Skip to content
Back to announcement

20260907_RATU_Public Expose_32145601_lamp1.pdf

Other Text extracted RATU

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 26

Page 1
PUBLIC EXPOSE 2026
PT RAHARJA ENERGI CEPU TBK (IDX: RATU)
10 September 2026

Page 2
                                                                         Presenter:
                                                                          Sumantri
                                                                     Direktur Utama




                          AGENDA PUBLIC EXPOSE 2026

  01
LANSKAP BISNIS
                  02PROFIL
                              03
                              RINGKASAN
                                          04
                                          PENCAPAIAN
                                                        05
                                                         KINERJA
                                                                      06
                                                                       KINERJA
  MIGAS 2026     PERUSAHAAN      ASET        RATU      PERUSAHAAN   KEBERLANJUTAN

Page 3
Lanskap Bisnis
                 I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

                 II
Migas 2026
                       Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

                 III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                                3

Page 4
                                                                                                                                                                                               Presenter:

Lanskap Bisnis Minyak & Gas                                                                                                                                                                     Sumantri
                                                                                                                                                                                           Direktur Utama


Kondisi Pasar Global Minyak & Gas 2026
Penutupan Selat Hormuz menempatkan pasar minyak global dalam kondisi kekurangan supply sepanjang 2026, dan harga bertahan tinggi hingga akhir tahun.

                                             Harga Minyak & Gas                                                               Perubahan Supply and Demand 2026 dibandingkan 2025
                                                                     Harga minyak mentah Brent naik
                        Harga Minyak Brent 2023 - 2026               tajam setelah Selat Hormuz ditutup                      Supply             Demand                                   Supply             Demand
 100,00
              82,40
                                                         86,81       pada akhir Februari 2026. Brent
                             80,70
                                                                     sempat menyentuh USD 105 per                            Turun 4,3          Turun 1,6                              Turun 54             Turun 20
  80,00                                     69,00
                                                                     barel pada 23 Juli 2026, lalu bergerak                 juta BOPD          juta BOPD                               miliar m³            miliar m³
  60,00                                                              turun dan bertahan di kisaran USD 95
                                                                     per barel pada awal September 2026.                              Global · IEA                                                Global · IEA
  40,00
                                                                     Untuk kuartal IV 2026, EIA               Sebelum konflik, sekitar 21,6 juta barel minyak per hari melewati Selat Hormuz. Setelah
  20,00                                                              memperkirakan harga Brent berada         penutupan pada akhir Februari 2026, arus turun menjadi 4,9 juta barel per hari, menyebabkan
                                                                     di USD 78 per barel. Perkiraan           defisit supply sekitar 1,8 juta barel per hari pada Q3 2026. Persediaan minyak dunia pun turun
   0,00                                                              tersebut lebih rendah daripada harga     69 juta barel pada Juli, sementara kapasitas tambahan OPEC+ hanya sekitar 1,09 juta barel per
             2023           2024            2025         2026*       yang berlaku saat ini, sehingga arah     hari, sehingga pasar tetap rentan terhadap gangguan supply.
                           Harga Minyak Brent                        harga pada sisa 2026 masih sangat
                                                                                                                                       Sumber: IEA OMR Agustus 2026; IEA Gas Market Report Q3 2026; OPEC MOMR Agustus 2026
                                                                     bergantung pada perkembangan
 (dalam USD / barel)             *Proyeksi (EIA STEO Agustus 2026)   konflik.
                                                                                                                         Faktor Penentu Harga dan Supply pada Kuartal III dan IV 2026
                                                                     Harga gas tidak lagi bergerak
                 Harga Gas Henry Hub 2024 - 2026                     seragam di semua kawasan. Di                      Selat Hormuz masih tertutup
  4,00                               3,50                  3,44      Amerika Serikat, harga gas Henry Hub               Penutupan Hormuz masih membatasi arus
  3,50                                                               tetap rendah karena supply domestik                minyak hingga awal September 2026, sehingga                  Transaksi jual beli aset migas melambat
                                                                                                                        supply yang melewati kawasan Selat Hormuz
  3,00                                                               melimpah dan tidak terpengaruh                     tetap terbatas.
                 2,20                                                                                                                                                                Nilai transaksi aset migas AS turun dari USD38
  2,50                                                               gangguan di Timur Tengah, dengan                                                                                miliar pada Q1 menjadi USD9,1 miliar pada
  2,00                                                               rata-rata USD 2,87 per MMBtu pada                 Ruang tambah produksi OPEC+ terbatas                          Q2 2026, seiring volatilitas harga.
  1,50                                                               kuartal III 2026. Sebaliknya, harga               OPEC+ telah mengembalikan 1,65 juta BOPD
  1,00                                                               LNG di pasar spot Asia yang diwakili              produksi yang sebelumnya dipangkas, namun                     Outlook 2027 bergantung pada konflik
  0,50                                                               indeks Japan Korea Market (JKM) naik              realisasinya masih tertinggal sekitar 300–500
  0,00                                                                                                                 ribu BOPD dari kuota.
                                                                     menjadi USD 17,5 per MMBtu pada                                                                                  Supply minyak global diperkirakan naik
                2024                 2025                2026*                                                                                                                        menjadi 110,3 juta BOPD pada 2027 jika
                                                                     kuartal II 2026, atau 45% lebih tinggi            Pemasok LNG dunia berpindah                                    selat Hormuz kembali normal.
                           Harga Gas Henry Hub                       dibandingkan periode yang sama
                                                                                                                       Penutupan Selat Hormuz menurunkan produksi
(dalam USD / MMBTU)                                  *Proyeksi EIA   tahun sebelumnya, karena Asia                     LNG Qatar dan Uni Emirat Arab sekitar 45%
                                                                     kehilangan sebagian supply LNG dari               dibandingkan 2025. Kekurangan tersebut                Sumber: IEA OMR Agustus 2026; OPEC MOMR Agustus
                                                                                                                       tertutup oleh proyek LNG baru di luar kawasan         2026; IEA Gas Market Report Q3 2026; Enverus
Sumber: EIA Short-Term Energy Outlook Agustus 2026                   kawasan selat Hormuz.                             Selat Hormuz, sehingga volume perdagangan
                                                                                                                       dunia tetap, tetapi pembeli di Asia membayar
                                                                                                                       lebih mahal.

Page 5
                                                                                                                                                                                             Presenter:

Lanskap Bisnis Minyak & Gas                                                                                                                                                                   Sumantri
                                                                                                                                                                                         Direktur Utama


Kinerja dan Prospek Minyak & Gas Nasional 2026
Lifting masih di bawah target APBN hingga pertengahan tahun, dengan tambahan produksi dari proyek baru diharapkan menopang pemulihan pada semester II.

        Realisasi Produksi & Lifting (per Juni 2026)                                                                        Target Lifting
           Produksi & Lifting                    Produksi         Lifting

                                                                                                     610.000                      600.000 – 610.000
           578.000                              6.511          5.207                                Target APBN 2026                   Proyeksi akhir 2026
               BOPD                             MMSCFD         MMSCFD
                                                                                        Target lifting APBN 2026 sebesar 610 ribu BOPD, dengan outlook 600–610 ribu BOPD
                                                                                        atau 98–100% dari target.
Realisasi produksi dan              Realisasi produksi gas nasional hingga
lifting minyak nasional             30 Juni 2026 mencapai 6.511 MMSCFD,
sampai 30 Juni 2026                 dengan lifting sebesar 5.207 MMSCFD
mencapai 578.000 BOPD,              atau sekitar 94.5% dari target APBN
                                                                                                       5.508                           5.400
                                                                                                    Target APBN 2026               Proyeksi akhir 2026
atau sekitar 94.8% dari             tahun ini.
target APBN tahun ini.                                                                 Target lifting APBN 2026 sebesar 5.508 MMSCFD, dengan outlook 5.400 MMSCFD
                                                                                       atau 98% dari target.
Asumsi ICP APBN 2026: USD 70 per barel.
Realisasi Juni 2026: USD 83,45 per barel.

                                                      Faktor Penentu Pencapaian 2026

         Gangguan operasional semester I                                         Dua proyek baru dijadwalkan mulai
         menahan lifting nasional                                                berproduksi kuartal IV
   Kebocoran pipa Grissik-Duri, gangguan listrik di Rokan, dan              Tambahan produksi 2026 berasal dari 8 proyek hulu dengan
   penurunan produksi secara alami di lapangan utama                        total 46.413 BOEPD dan investasi USD478 juta. 6 proyek
   menahan lifting semester I 2026, sehingga pemulihannya                   telah berproduksi sejak semester I, sementara 2 proyek
   menentukan hasil kuartal IV.                                             lainnya dijadwalkan mulai berproduksi pada Q4 2026.


         Pengeboran dan perawatan sumur                                          Lelang wilayah kerja menyiapkan
         menahan penurunan lapangan tua                                          cadangan tahun-tahun mendatang
   Sebagian besar lapangan minyak Indonesia sudah berusia                   Sepanjang 2026, pemerintah menawarkan 110 wilayah
   tua, sehingga produksi secara alami turun 15–20% per                     kerja migas, termasuk 13 wilayah pada tahap pertama
   tahun. Untuk menahan penurunan ini, kontraktor                           seperti Natuna D-Alpha. Namun, wilayah yang baru
   mengandalkan pengeboran sumur baru dan workover, yang                    dimenangkan belum menambah produksi 2026 karena
   menjadi penentu utama lifting pada sisa 2026.                            masih memerlukan tahap eksplorasi dan pembangunan
                                                                                                                                                                           Sumber: SKK Migas; Kementerian ESDM; APBN 2026
                                                                            fasilitas.

 Harga minyak yang tinggi menopang pendapatan perusahaan hulu minyak dan gas, sementara tantangan produksi nasional menunjukkan
 pentingnya memiliki portofolio dengan aset yang sudah berproduksi.

Page 6
PROFIL
             I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

             II
PERUSAHAAN
                   Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

             III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                            6

Page 7
                                                                                                                                                              Presenter:

Profil Perusahaan RATU                                                                                                                                         Sumantri
                                                                                                                                                          Direktur Utama


RATU adalah perusahaan induk dengan investasi (Non-Operator) di sektor minyak dan gas. Saat ini perusahaan memegang
participating interest di Blok Cepu, Blok Jabung, Blok Madura, dan Blok Kasuri.

             PT Raharja Energi Cepu Tbk (IDX: RATU)

Sebagai bagian dari Grup Rukun Raharja (“RAJA”), visi dan misi RATU berfokus                       Menjadi Perusahaan yang fokus pada eksplorasi dan produksi migas,
pada investasi hulu minyak dan gas, diawali melalui kepemilikan minoritas pada         Visi        memberikan nilai tambah yang berkesinambungan bagi seluruh pemangku
3–5 tahun pertama, dengan tujuan bertransformasi menjadi operator di masa                          kepentingan serta berkontribusi pada ketahanan energi nasional.
depan.
                                                                                                   •     Menemukan dan mengembangkan cadangan minyak dan gas bumi baru
RATU mengelola investasinya melalui Participating Interest di Blok Cepu, Blok                      •     Mengoptimalkan aset dan sumber daya melalui inovasi teknologi
Jabung, Blok Madura, dan yang terbaru Blok Kasuri.
                                                                                                   •     Meningkatkan produksi dan efisiensi operasi
    Blok Cepu                  Blok Jabung     Blok Madura           Blok Kasuri
                                                                                                   •     Menerapkan pengelolaan investasi yang berkelanjutan
                                                                                       Misi        •     Membangun kemitraan yang strategis dengan berbagai pihak
                                                                                                   •     Mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdedikasi
 2.2423%                          8%             20%                    5%                         •     Melaksanakan kegiatan bisnis secara bertanggung jawab dengan
    PI (Indirect)               PI (Direct)     PI (Indirect)          PI (Direct)                       menekankan aspek keselamatan, keamanan, dan lingkungan


                 Blok Cepu                                      Blok Jabung                        Blok Selat Madura                                Blok Kasuri

                 Jawa Tengah      Jawa Timur                              Jambi                                   Selat Madura
                                                                                                                                                                           Papua Barat


                                                                                                                   Jawa
                                                                                                                   Timur
    Pulau Jawa                                       Pulau Sumatra                            Pulau Jawa                                Pulau Papua
                                                                           Operator:                               Operator:                                                Operator:
                           Operator:
  Kontrak PSC:                                       Kontrak PSC:                         Kontrak PSC:                                     Kontrak PSC:
    30 tahun                                           20 tahun                               20 tahun                                       30 tahun


 Per Juni 2026

Page 8
                                                                                                                                                                                                                                                            Presenter:

   Profil Perusahaan RATU                                                                                                                                                                                                                                    Sumantri
                                                                                                                                                                                                                                                        Direktur Utama


   RATU dipimpin oleh Dewan Komisaris dan Direksi berpengalaman di bidang energi dan investasi, sehingga eksekusi strategi
   berjalan efektif.
   Struktur Korporasi Terkini (per Juni 2026)                                                                                                                                                         Dewan Komisaris & Direksi

                 PT Rukun Raharja Tbk                                                                                                                PT Rukun Prima
                       (“RAJA”)
                                                                                       Saham Publik
                                                                                                                                                     Sarana (“RPS”)
                                                                                                                                                                                                                                  Dewan Komisaris
                   68.677%                                                                           31.319%                                                          0.004%


                                                                                  PT Raharja Energi
                                                                                 Cepu Tbk (“RATU”)


                                                                                                               1.00%
    1.00%                     99.00%                                           49.00%                                        99.00%                         99.99%            0.004%

            PT Raharja Energi                               PT Petrogas Jatim                                                                                                                               Taufik Ahmad          Orias Petrus Moedak               Merly
                                                                                                            PT Raharja Energi                               PT Raharja Energi
             Tanjung Jabung                                 Utama Cendana                                                                                                                                Komisaris Independen       Komisaris Utama               Komisaris
                                                                                                             Negeri (“REN”)                                 Indonesia (“REI”)
                (“RETJ”)                                        (“PJUC”) *
                                                                                                                                                                                 51.00%
                                                                                                                                                             PT Raharja Energi
                                                                                                                                                                                                                                       Direksi
                                                                                                                                                             Madura3 (“REM”)
                                                                                                                                                                                100.00%
                                                                                                                                                          SMS Development Ltd
                                                                                                                                                              (“SMSD”) 1

                            8.00% PI                                          2.24% PI                                       5.00% PI                                             20.00%
                                                                                                                                                            Husky-CNOOC
                                                                                                                                                          Madura Ltd. (“HCML”)
                                                                                                                                                                                100.00%
                 8%
              Blok Jabung                                       Blok Cepu                                       Blok Kasuri                                   Blok Madura
                                                                                                                                                                                                           Alexandra Sinta
                                                                                                                                                                                                                                       Sumantri               Adrian Hartadi
     Operator:                                      Operator:                                         Operator:                                       Operator:                                            Wahjudewanti
                                                                                                                                                                                                                                    Direktur Utama               Direktur
                                                                                                                                                                                                               Direktur

 * PT Petrogas Jatim Utama memiliki 51% saham di PT Petrogas Utama Cendana.
(1)
(1) RATU mengakuisisi SMSD melalui REM, yang memegang 20% kepemilikan di HCML, operator Blok Madura.                                                                                                                                                                           8
(2) REN menandatangani FOA & JOA dengan GOKPL pada April 2026 untuk 5% participating interest di Blok Kasuri. Transaksi kini berada pada tahap akhir penyelesaian, menunggu persetujuan Pemerintah.

Page 9
RINGKASAN
            I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

            II
ASET
                  Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

            III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                           9

Page 10
                                                                                                                                                       Presenter:

Ringkasan Blok Cepu                                                                                                                 Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                                                          Direktur

Sebagai salah satu blok migas terbesar di Indonesia, Blok Cepu menyumbang 30% produksi minyak nasional dan telah
berproduksi sejak 2009.
                                                              Gambaran Umum & Lokasi



                                                                                 Jawa Tengah                • Lokasi: Bojonegoro, Jawa Timur dan Blora, Jawa Tengah

                                                                                                            • Masa kontrak: 30 tahun (17 September 2005 – 16
                                                                                                              September 2035)
                                                                                               Jawa Timur
                                                                                                            • Kontraktor Blok Cepu adalah ExxonMobil Cepu Ltd.
                                                                  Pulau Jawa                                  (Operator), PT Pertamina EP Cepu, serta BUMD di Jawa
                                                                                                              Timur dan Jawa Tengah.

                                                                                                            • Perpanjangan PSC sedang dibahas dengan beberapa
                                                                                                              usulan insentif, terutama penyesuaian split.


                                                              Area Penemuan

                                                               • Cendana – 1998 (gas)                               Rata-rata                           Cadangan
                                                               • Banyu Urip – 2001 (minyak): mulai            Produksi YTD Juni 2026                   Tersisa 2P (2)
                                                                 produksi akhir 2008
 Lapangan Banyu Urip – Blok Cepu

 Banyu Urip merupakan lapangan minyak pertama yang
 dikembangkan di Blok Cepu. Ditemukan pada 2001 dengan
                                                               • Jambaran – 2002 (gas)(1)
                                                               • Alas Tua West – 2010 (gas)
                                                                                                        >
                                                                                                                     127k                                 272
 estimasi 450 juta barel, produksi dimulai pada 2008 dan                                                              BOPD                                MMBO
 mencapai 165 ribu BOPD pada 2015. Saat ini, Banyu Urip
 menjadi salah satu lapangan minyak terbesar di Indonesia.



(1) PJUC tidak lagi berpartisipasi di Lapangan Gas Jambaran
(2) Cadangan tersisa 2P (proven and probable) per Juni 2026                                                                                                             10

Page 11
                                                                                                                                                         Presenter:

Ringkasan Blok Jabung                                                                                                                 Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                                                            Direktur

Produksi Q1 2026 bertahan di 46,5k BOEPD, ditopang bauran hidrokarbon yang beragam serta perpanjangan izin jangka
panjang hingga 2043.                    Gambaran Umum & Lokasi


                                                                                                      • Lokasi: Provinsi Jambi, Sumatra
                                                                                       Jambi
                                                                                                      • Masa kontrak:
                                                                                                      - PSC ke-1: 30 tahun (1993 – 2023)
                                                                                                      - PSC ke-2: perpanjangan 20 tahun (2023 – 2043)

                                                                Pulau                                 • Kontraktor Blok Jabung adalah PetroChina International Jabung
                                                                Sumatra                                 Ltd. (Operator), PT Pertamina Hulu Energi Jabung, PETRONAS
                                                                                                        Carigali (Jabung) Ltd., PT GPI Jabung Indonesia dan PT Raharja
                                                                                                        Energi Tanjung Jabung
                                                              Area Penemuan

                                                               • Mulai produksi Agustus 1997                         Rata-rata                             Cadangan
                                                               • Formasi reservoir produktif: Air              Produksi YTD Juni 2026                     Tersisa 2P(*)
                                                                 Benakat, Gumai, Baturaja, Talang
                                                                 Akar
                                                               • Sumur penemuan pertama:
                                                                                                        >
                                                                                                                     47.2k                                  234
                                                                 Geragai Utara – 1 (Januari 1995)
                                                                                                                      BOEPD                                MMBOE
                                                               • Produksi Blok Jabung mencakup gas,
 Blok Jabung
                                                                 LPG, kondensat, dan minyak
 Blok Jabung berperan penting dalam supply gas nasional.
 PCJL menegaskan komitmennya untuk mendukung target
 produksi nasional 1 juta BOPD dan 12 miliar SCFD gas pada
 2030.
                                                                      GAS                         LPG                         KONDENSAT                             MINYAK
                                                                  18.9K BOEPD                  15K BOEPD                       7.4K BCPD                          5.2K BOPD

(*) Cadangan tersisa 2P (proven and probable) per Juni 2026
                                                                                                                                                                              11

Page 12
                                                                                                                                                   Presenter:

Ringkasan Blok Selat Madura                                                                                                     Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                                                      Direktur

Pada Juni 2026, RATU menyelesaikan akuisisi SMS Development Limited (“SMSD”) sehingga memperoleh 20% participating
interest secara tidak langsung di PSC Selat Madura.
                                                                Gambaran Umum & Lokasi

                                                                                                        • Lokasi: Selat Madura, Jawa Timur

                                                                                                        • Masa kontrak:
                                                                                                        - PSC ke-1: 30 tahun (1982 – 2012)
                                                                                                        - PSC ke-2: perpanjangan 20 tahun (2012 – 2032)

                                                                                                        • Kontraktor Blok Selat Madura adalah 100% Husky –
                                                                    Pulau Jawa           Jawa             CNOOC Madura Limited (“HCML”)
                                                                                         Timur

                                                                                                        • Saham HCML dimiliki oleh Husky Oil Madura Partnership
                                                                                                          (40%), CNOOC Southeast Asia Ltd (40%), dan SMS
                                                                                                          Development Ltd. (20%) (“SMSD”).
                                                                Area Penemuan

                                                                Lapangan produksi:                               Rata-rata                          Cadangan
                                                                                                           Produksi YTD Juni 2026                  Tersisa 2P(1)
                                                                • BD – mulai produksi 2017 (gas &
                                                                                                                   Gas
                                                                  kondensat)
                                                                • MDA & MBH (“2M”) – 2022 (gas)
                                                                • MAC – 2023 (gas)
                                                                                                                  219                                   Gas
 Blok Selat Madura

 Selat Madura merupakan produsen gas terbesar di Jawa           Lapangan prospektif:
                                                                                                    >             MMSCFD
                                                                                                                                                  584 BCF
 Timur dengan kontribusi sekitar 30% dari total produksi gas                                                    Kondensat
 di wilayah tersebut. Puncak produksi sales gas mencapai        • MAX
 250 MMSCFD dari tiga lapangan utama: BD, 2M (MDA-MBH),
 dan MAC.
                                                                • MBJ
                                                                • MBF – proyek eksklusif CNOOC-
                                                                                                                  2.9k                               Kondensat

                                                                                                                                                   6.7 MMBO
                                                                  Husky                                             BCPD

(1)   Cadangan tersisa 2P (proven and probable) per Juni 2026
                                                                                                                                                                   12

Page 13
                                                                                                                                                                   Presenter:

Ringkasan Blok Kasuri                                                                                                                           Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                                                                      Direktur

Blok Kasuri merupakan aset pengembangan gas berskala besar yang ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) di
Papua Barat
                                                                Gambaran Umum & Lokasi

                                                                                                              • Lokasi: Papua Barat (selat Bintuni & Kabupaten Fakfak)

                                                                                     Papua                    • Masa kontrak:
                                                                                     Barat
                                                                                                              - PSC 30 tahun (27 Mei 2008 – 26 Mei 2038)

                                                                                                              • Status PSC:
                                                                                                              - Tahap pengembangan · POD1 disetujui 2023
                                                                                                              Pengembangan lapangan Asap, Merah, Kido, dan Foroda dengan target
                                                                                                              produksi gas gross ~365 MMSCFD; supply gas ke BP (~102 BBTUD) dan
                                                                  5% PI (saat ini)           Target: 20% PI
                                                                                                              FLNG (~221 BBTUD / 1,2 MTPA).

                                                                Area Penemuan

                                                                                                                            Proyeksi Produksi                      Recoverable
                                                                 Lapangan produksi:
                                                                                                                                                                   Reserve 2P(*)
                                                                 • Asap – gas, ditargetkan lebih dulu                              Gas
                                                                   melalui jalur FLNG
                                                                 • Kido – gas                                                  ~365
 Blok Kasuri                                                     • Merah – gas                                                  MMSCFD
                                                                                                                 >                                                      Gas
                                                                 • Foroda – gas
 Genting memegang 100% participating interest dan
 mengoperasikan Blok Kasuri melalui PSC yang berlaku             Lapangan prospektif:                                                                           2,244 BCF
 hingga 2038. Proyek Asap, Kido & Merah (AKM) telah
 ditetapkan sebagai PSN dan ditargetkan menghasilkan             • Pengembangan POD2 (setelah PSC                         ~221            ~102
 sekitar 330 MMSCFD.                                               2038) sedang menunggu persetujuan                       BBTUD           BBTUD
                                                                   perpanjangan Pemerintah/SKK Migas
                                                                                                                            FLNG          BP Berau


(*) Cadangan terambil 2P (proven and measured) per Maret 2026
                                                                                                                                                                                   13

Page 14
                                                                                                                                                                                                                                                    Presenter:

Ringkasan Kinerja Blok                                                                                                                                                                                                           Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                                                                                                                                                       Direktur

Realisasi produksi Januari–Juni 2026 dibandingkan WP&B di Blok Cepu, Jabung, dan Selat Madura.
         200.000
                        146.058    147.134
                                              148.389    149.145    148.789    150.424    150.854                  151.767       149.290      144.191
                                                                                                                                                                                                      Blok Cepu
         150.000           140.590    138.827                                                                                                                136.799
                                                 129.618    125.774
                                                                       115.499
                                                                                                                                                                               129.323                Produksi YTD Juni 2026: 127K BOPD
                                                                                  110.704
BOPD




         100.000                                                                                                                                                                                       PRODUCTION DRIVER
                                                                                                                                                                                                      Kinerja produksi Cepu YTD Juni 2026 terutama dipengaruhi oleh natural
          50.000                                                                                                                                                                                      decline pada reservoir Banyu Urip dan Kedung Keris seiring semakin
                                                                                                                                                                                                      menipisnya oil column, yang menyebabkan peningkatan GOR dan water
                   0                                                                                                                                                                                  cut. Kenaikan produksi gas dan air semakin membatasi optimasi
                              Jan           Feb          Mar         Apr          Mei         Jun         Jul          Agu           Sep           Okt            Nov            Des                  produksi minyak karena kapasitas fasilitas pengolahan telah mendekati
                                                                                                                                                                                                      batas maksimum.
         60.000
                       49.118
                                               49.016
                                                     48.702
                                                            47.927     48.249    48.077     48.101                    47.643                                                                          Blok Jabung
                                   48.739 48.270                48.362
         50.000
                            42.866
                                                                            47.524    47.283                                     47.319          46.731                        45.956                 Produksi YTD Juni 2026 : 47,283 BOPD
         40.000                                                                                                                                                 33.560                                 PRODUCTION DRIVER
 BOPD




         30.000                                                                                                                                                                                       Kinerja produksi Jabung YTD Juni 2026 masih menghadapi tekanan dari
         20.000                                                                                                                                                                                   >   akumulasi berbagai kendala operasional, termasuk well downtime,
                                                                                                                                                                                                      gangguan artificial lift dan power system, serta keterbatasan surface
         10.000
                                                                                                                                                                                                      facilities. Kondisi tersebut juga diperburuk oleh beberapa kejadian pipeline
               0                                                                                                                                                                                      leak, compressor trip, dan faktor cuaca yang memengaruhi gas feed dan
                             Jan          Feb            Mar         Apr          Mei         Jun         Jul          Agu           Sep           Okt            Nov            Des                  NGL recovery. Namun, tambahan produksi dari sumur baru dan program
                                                                                                                                                                                                      workover berhasil mengompensasi sebagian production losses dan
                                                                                                                                                                                                      mendukung pemulihan produksi
         300                                      230                                               254                                                                             7000
                       254                                     254                      225                                                254
         250           217
                                    244
                                      214
                                                   242
                                                               230
                                                                            241
                                                                                        226
                                                                                                                               245                        248
                                                                                                                                                                         230        6000              Blok Selat Madura
                                                                            188
                                                                                                                193                                                                 5000              Produksi YTD Juni 2026: 2,908 BOEPD Kond. | 220 MMSCFD gas
         200
MMSCFD




                                                                                                                                                                                           BOPD
                                                                                                                                                                                    4000               PRODUCTION DRIVER
         150   3.150            3.050 3.048 2.869 3.119 3.150 3.027 3.150 2.980           2.985 3.150      3.150         3.150        3.150          3.150
                                                                                                                                                                   2.869
                                                                                                                                                                                    3000
         100
                        2.286
                                                                                    1.923                                                                                                             Lifting YTD hingga Juni 2026 masih sedikit di bawah target WP&B,
                                                                                                                                                                                    2000              dengan realisasi lifting gas mencapai sekitar 92% dari target. Kinerja
          50                                                                                                                                                                        1000              yang kuat dari Lapangan MDA-MBH (2M) mampu mengompensasi
           0                                                                                                                                                                        0                 sebagian kontribusi yang lebih rendah dari Lapangan BD dan MAC.
                       Jan          Feb           Mar          Apr         Mei          Jun         Jul         Agu            Sep         Okt            Nov            Des                          Secara keseluruhan, Isu performa sumur dan kendala operasional di
         WP&B Minyak/Kondensat 2026                                        Produksi Minyak/Kond.                      WP&B Gas                             Produksi Gas                               masing-masing lapangan masih membatasi upaya optimasi
                                                                                                                                                                                                      produksi, terutama di BD dan MAC.
                                                                                                                                                                                                                                                                                     14
*MMKBN = minyak mentah dan kondensat bagian negara. Sumber: laporan produksi bulanan, Juni 2026.

Page 15
PENCAPAIAN
             I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

             II
RATU
                   Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

             III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                            15

Page 16
                                                                                                                                                                                   Presenter:

Pencapaian RATU: 2025–2026                                                                                                                                                     Adrian Hartadi
                                                                                                                                                                                      Direktur

Perjalanan pertumbuhan RATU dari IPO hingga masuk indeks, peringkat korporasi, akuisisi, dan pembagian dividen
                                                                                                                                                                               2025                 2026




    Penawaran Umum Perdana                             RATU masuk Indeks MSCI                                                                                    Pefindo Menetapkan Peringkat
                                                                                                              Masuk Indeks IDX80
          (IPO) RATU                                         Small Cap                                                                                             Korporasi ‘idA’ untuk RATU
    RATU tercatat di Bursa Efek Indonesia                 Mencerminkan kepercayaan                        RATU masuk sebagai anggota baru                   RATU memperoleh peringkat ‘idA’ dengan
   pada 8 Januari 2025 pada harga Rp1.150            internasional terhadap pertumbuhan                  Indeks IDX80, menandai pengakuan                         outlook stabil dari Pefindo,
    per saham, menghimpun Rp624 miliar              kapitalisasi pasar dan likuiditas RATU.            sebagai salah satu dari 80 saham teratas             mencerminkan profil keuangan yang solid
          dengan porsi publik 20%.                                                                             di Bursa Efek Indonesia.                             & arus kas yang stabil.




                      Q1                                              Q3                                                Q4                                                       Q4
                     2025                                            2025                                              2025                                                     2025


                Q2                                    Q2                                       Q2                                       Q2                                           Q1
               2026                                  2026                                     2026                                     2026                                         2026




     RUPST & Pembagian                  Akuisisi 5% PI di Blok Kasuri            Akuisisi SMSD, memperoleh              Dukungan Fasilitas Kredit USD
          Dividen                               melalui REN                        20% PI di Selat Madura                109,2 Juta dari Bank Mandiri                      Penerbitan Obligasi
 RATU menyelenggarakan RUPST pada       Melalui anak usaha PT Raharja Energi      RATU secara resmi mengakuisisi
                                                                                                                         RATU, melalui REM, menandatangani                    Rp800 Miliar
 7 Mei 2026, dengan pemegang saham      Negeri (REN), RATU mengakuisisi 5%                                               perjanjian kredit bilateral USD 109,2
                                                                                   SMSD senilai USD 121,5 juta,                                                       RATU menerbitkan obligasi sebesar
   menyetujui dividen tunai sebesar      PI di Blok Kasuri senilai USD 9,645                                               juta dengan Bank Mandiri untuk
                                                                                 memperoleh 20% PI tidak langsung di                                                  Rp800 miliar bertenor 5 dan 7 tahun,
 Rp122,18 miliar atau setara Rp45 per    juta yang dioperasikan Genting Oil                                               mendanai akuisisi 20% PI di Selat
                                                                                        Blok Selat Madura.                                                            didukung peringkat ‘idA’ dari Pefindo
                saham.                         Kasuri Pte Ltd (“GOKPL”)                                                                Madura.
                                                                                                                                                                                                              16

Page 17
KINERJA
             I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

             II
PERUSAHAAN
                   Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

             III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                            17

Page 18
                                                                                                                           Presenter:

Ikhtisar Kinerja Keuangan Utama Semester I 2026                                                                        Adrian Hartadi
                                                                                                                              Direktur

Profitabilitas menguat: Adjusted EBITDA naik 38% dan laba bersih naik 102% YoY, sementara pendapatan tetap stabil (+2%).


                                                    Pada Semester I 2026, RATU
                                                          mencatatkan:

                           Pendapatan                             Adj. EBITDA                    Laba Bersih


                                USD                                  USD                            USD

                       25,65              juta                21,28             juta        15,54              juta


                            ↑ 2% YoY                              ↑ 38% YoY                    ↑ 102% YoY

                                                                                          Didukung bargain purchase
                     Pendapatan stabil sejalan            Adj. EBITDA meningkat seiring
                                                                                           dari akuisisi Blok Madura
                    dengan kinerja lifting minyak         kenaikan harga crude oil yang
                                                                                           dan kenaikan laba entitas
                       dan gas Blok Jabung.                    memperkuat margin.
                                                                                                   asosiasi.


                         Semester I 2025:                       Semester I 2025:               Semester I 2025:
                          USD 25,15 juta                         USD 15,37 juta                 USD 7,71 juta



                                                                                                                                         18

Page 19
                                                                                                                                             Presenter:

Ikhtisar Keuangan                                                                                                                        Adrian Hartadi
                                                                                                                                                Direktur

Profitabilitas menguat pada Semester I 2026.

                                                            Komposisi Laba Rugi (dalam juta USD)

                        Pendapatan                                    Adjusted EBITDA                                         Laba Bersih


                                                                                                                                             +102%


                                                                                      +38%
                                                             30,1                                                 15,2                                      15,5
           49,3



                                        +2%                                                  21.28


                                                  25,6                       15,4                                                  7,7
                              25,2




         FY 2025             1H 2025            1H 2026     FY 2025         1H 2025          1H 2026             FY 2025         1H 2025                   1H 2026




 Meskipun pendapatan relatif stabil (+2% YoY), Adjusted EBITDA dan Laba Bersih masing-masing meningkat sebesar 38% dan 102%, didorong oleh peningkatan bagian
                                     laba dari Blok Cepu (melalui PJUC) serta keuntungan dari pembelian SMSD di bawah nilai wajar.

                                                                                                                                                                     19
Catatan: Data diatas merupakan data RATU konsolidasi

Page 20
                                                                                                                                                      Presenter:

Ikhtisar Keuangan                                                                                                                                 Adrian Hartadi
                                                                                                                                                         Direktur

Neraca RATU mengalami peningkatan yang signifikan pasca akuisisi Blok Madura, dengan tingkat leverage yang aman.

                                                                              Neraca (dalam juta USD)

                                                                     Total Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
            Total Aset       Total Liabilitas    Total Ekuitas   Total Aset         Total Liabilitas   Total Ekuitas   Total Aset   Total Liabilitas       Total Ekuitas



                                                                                                                           231,8




                                                                                                                                      166,8




                                                                      76,0
                                                                                                                                                         65,0
                 52,8                                                                                  56,6

                                 25,4           27,4
                                                                                        19,4


                                2024                                                   2025                                         1H 2026


   Total aset meningkat menjadi USD 231,8 juta setelah akuisisi SMS Development Ltd. (20% kepemilikan pada HCML), yang dibiayai melalui penerbitan obligasi dan
  sukuk serta fasilitas perbankan. Total liabilitas meningkat menjadi USD 166,8 juta seiring dengan pembiayaan akuisisi, sementara ekuitas meningkat menjadi USD
               65,0 juta seiring dengan akumulasi laba ditahan. DER meningkat menjadi 2,42x, namun masih berada jauh di bawah covenant sebesar 4,0x.
                                                                                                                                                                           20
Catatan: Data di atas merupakan data RATU konsolidasi

Page 21
                                                                                                                                                                                        Presenter:

Rasio Keuangan                                                                                                                                                                      Adrian Hartadi
                                                                                                                                                                                           Direktur

Profitabilitas menguat pada seluruh rasio, sementara leverage berada pada level yang lebih tinggi pasca penerbitan obligasi.
                            EBITDA Margin                                                         Net Profit Margin                                            Debt Service Coverage Ratio (DSCR)



                                                                                                                                          60,61%
                                                                82,99%                                                                                              5,81x
                      65,71% 61,09% 62,29% 61,13% 63,51%                                     45,08%                              44,00%
                                                                                                                                                                            4,04x   4,11x   4,24x
  49,52% 51,54%                                                                                                                                             3,45x
                                                                                                      30,64% 31,51% 30,83%                          3,25x                                             3,02x
                                                                                    24,16%
                                                                           21,35%
                                                                                                                                                                                                              1,80x




  Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026          Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026         Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026


 RATU mencatatkan profitabilitas tertinggi pada Q2 2026, dengan EBITDA margin meningkat menjadi 82,99% dan net profit margin mencapai 60,61%, didukung oleh peningkatan equity income dari entitas
 asosiasi serta keuntungan pembelian di bawah nilai wajar yang diakui dari akuisisi SMSD. Sementara itu, DSCR menurun menjadi 1,80x setelah penerbitan obligasi dan penarikan utang selanjutnya. Namun
                                     demikian, kemampuan pembayaran utang tetap berada pada tingkat yang memadai, didukung oleh arus kas operasional yang solid.

                        Return on Assets (ROA)                                                  Return on Equity (ROE)                                              Debt to Equity Ratio (DER)


                                                                           54,26%                                                                                                                             2,42x
                                                                                    50,93% 51,40%
                       33,53%                                                                                                             47,81%

             26,42%                                                                                   36,91%   34,44%
    23,74%                      24,06%   23,83%                                                                                  31,15%
                                                  20,00%                                                                26,86%
                                                                                                                                                    1,04x                                             1,05x
                                                           14,69% 13,41%                                                                                    0,80x
                                                                                                                                                                    0,43x   0,44x   0,37x   0,26x



   Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026         Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026         Q3-2024 Q4-2024 Q1-2025 Q2-2025 Q3-2025 Q4-2025 Q1-2026 Q2-2026


 ROA menurun menjadi 13,41% seiring dengan ekspansi Perseroan pasca akuisisi HCML, sementara laba diperkirakan akan meningkat sejalan dengan bertambahnya portofolio aset. ROE menguat menjadi
   47,81%, mencerminkan profitabilitas bottom-line yang solid. Sementara itu, DER meningkat menjadi 2,42x seiring dengan pembiayaan akuisisi. Namun, DER tetap berada jauh di bawah 4,0x financial
                                           covenant Perseroan, sehingga memberikan ruang yang memadai untuk mendukung inisiatif pertumbuhan ke depan.
                                                                                                                                                                                                                      21
Catatan: Data diatas merupakan data RATU konsolidasi

Page 22
KINERJA
                I     Lanskap Bisnis Migas 2026   IV   Pencapaian RATU

                II
KEBERLANJUTAN
                      Profil Perusahaan           V    Kinerja Perusahaan

                III   Ringkasan Aset              VI   Kinerja Keberlanjutan
                                                                               22

Page 23
                                                                                                                                                                                        Presenter:

Kinerja Keberlanjutan                                                                                                                                                Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                                                                                           Direktur

Kerangka ESG RATU telah sejalan dengan POJK 51, performa lingkungan tergolong baik dengan emisi rendah, tidak ada sanksi
maupun litigasi, dan pada 2026 Perseroan tercatat dalam Morningstar Sustainalytics.
               Area Kerja                                                                                 Poin Utama                                                                   Metrik Utama
                                                • 100% armada kendaraan operasional kini berbasis listrik, menekan pembakaran bahan                                                 100% armada EV
 Lingkungan                                       bakar fosil;
 Jejak dan batasan                          >   • Sebagai pemegang non-operating interest, emisi aset dan HSE berada pada operator blok;                                            59,49 GJ energi
                                                • Total konsumsi energi 59,49 GJ dan konsumsi air 70,21 m³. Seluruh air limbah diolah.                                              70,21 m³ air

                                                • Empat pilar CSR: Ratu Lestari (lingkungan), Ratu Berilmu (pendidikan), Ratu Berdaya                                               4 pilar CSR
 Kerangka CSR                                     (pemberdayaan ekonomi), dan Ratu Setara (inklusi);
 Empat pilar                                >   • Disusun dari riset social mapping primer bersama konsultan CSR independen;                                                        4 program 2026
                                                • Dikelola melalui SOP kemitraan end-to-end; pelaksanaannya dirinci selanjutnya.                                                    8 SDGs dipetakan

 Tata Kelola dan                                • Dewan Komisaris terdiri atas tiga orang, satu di antaranya merupakan Komisaris                                                    0 laporan WBS
 Pengendalian                                     Independen, dilengkapi Komite Audit, dan Komite Nominasi dan Remunerasi;
 FY2025 dan 2026 hingga
                                            >   • Code of Conduct, regulasi antikorupsi, dan Whistleblowing System, tanpa kasus terlapor;                                           0 sanksi
 kini                                           • Laporan Tahunan Terintegrasi FY2025 diterbitkan April 2026 sesuai POJK 51/POJK.03/2017.                                           0 kasus litigasi

                                                                                                                                                                                    43 tCO2e Scope 1+2
 Cakupan ESG                                    • Pada 2026, RATU masuk dalam cakupan Morningstar Sustainalytics; 1
                                            >
                                                                                                                                   2
 Eksternal                                      • 43 tCO2e dan intensitas 0,86 (data FY2025) kini terlihat dari sumber independen;                                                  0,86 per USD juta
 Morningstar Sustainalytics                     • Detail risiko iklim dan taksonomi EU masih belum diterbitkan penuh di Sustainalytics.
                                                                                                                                                                                    Tahun data 2025

                                                • Pada 2026, RATU mulai menetapkan isu material ESG menggunakan standar IFRS SASB;                                                  10 topik SASB
 Isu Material ESG
 SASB Materiality Finder
                                            >   • 10 dari 26 kategori isu umum dinilai relevan dan dipetakan ke 10 topik pengungkapan;
                                                                                                                                                                                    Standar EM-EP
                                                • Mencakup emisi, udara, air dan limbah, ekologi, HAM, keselamatan, dan etika bisnis.

                                                1 Informasi didapatkan dari Center for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS) Universitas Airlangga
     Lingkungan      Sosial   Tata Kelola       2 Informasi resmi dari situs Morningstar Sustainalytics                                                                                                  23

Page 24
                                                                                                               Presenter:

Pelaksanaan Program CSR                                                                     Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                                  Direktur

Sepanjang 2026, RATU menjalankan delapan program CSR di Jawa, Madura, dan Sumba, menjangkau sekitar 250 penerima
manfaat langsung dan selaras dengan empat pilar CSR Perseroan.

             Jaties Ngaruh 2026                                                                           Titian Scholarship
Bojonegoro




                                                                                  Beasiswa bagi lima penerima manfaat dari
             Edukasi pengelolaan sampah dan penanaman




                                                                                                                                          Klaten
                                                                                  keluarga berpenghasilan rendah, dengan
             pohon bagi 65 penerima manfaat, dengan 145
                                                                                  verifikasi rumah,    pendampingan,  dan
             bibit serta pemberian tempat sampah.
                                                                                  pemantauan.




             Rumah Maggot Rancage                                                   Bojonegoro Future Ready Talent




                                                                                                                                          Bojonegoro
             Sampah organik diolah menjadi protein maggot,                        Literasi bahasa Inggris dan AI bagi 33 penerima
Bogor




             pupuk, dan telur. 34 penerima manfaat dilatih,                       manfaat, dengan empat sesi daring serta
             melayani kelompok PKK dan rumah tangga.                              asesmen baseline hingga endline.




             Sumur Bor Sumba                                                                       Apresiasi Seni Difabel




                                                                                                                                          Nasional
                                                                                  Lomba lukis, pameran, dan pertunjukan bagi
Sumba




             Tiga sumur bor di rumah ibadah warga, masing-
                                                                                  seniman disabilitas. 60 penerima manfaat, 20
             masing berkapasitas desain 250 hingga 500
                                                                                  pemenang, enam karya akan ditampilkan di
             orang.
                                                                                  kalender RATU 2027.




             Sumenep Eco School                                                                      Digital Woman Class




                                                                                                                                          Sumenep
Sumenep




             Sepuluh tim siswa, 35 penerima manfaat dari                          Literasi digital, konten, fotografi, dan live selling
             lima sekolah, didampingi menjalankan rencana                         bagi 25 perempuan pelaku usaha mikro, dengan
             aksi termasuk penanaman mangrove.                                    bantuan pendanaan.


                                                                                                                                                       24

Page 25
                                                                                                       Presenter:

Roadmap Pengembangan Kami                                                           Alexandra Sinta Wahjudewanti
                                                                                                          Direktur

Mendorong pertumbuhan melalui investasi energi yang strategis.

Tahapan Pengembangan RATU

Investasi Non-Operating
RATU berfokus pada investasi non-                                 1-3
operating     dengan      mengakuisisi                           Tahun
participating interest di PSC berskala
besar, memperoleh kepemilikan
strategis dengan tanggung jawab
operasional minimal.
                                                                                    Transisi ke Investasi Operasional
                                                                  3-5
                                                                 Tahun               RATU beralih ke investasi operasional
                                                                                     dengan mengakuisisi participating interest
                                                                                     pada PSC produksi berskala lebih kecil
                                                                                     serta mulai mengelola aset secara
                                                                                     langsung.
Investasi Operasional
RATU        memperluas         investasi                         6-10
operasional ke PSC dengan skala                                  Tahun
produksi lebih besar, memperkuat
kapabilitas      operasional        dan
kontribusinya pada portofolio produksi.

Update Pengembangan Usaha
                                                                            Status saat ini:
                                                                            Mayoritas proyek masih dalam tahap due diligence
               7                                       4                    dan negosiasi.
    Proyek akuisisi aktif dalam          Peluang cross-border acquisition          RATU terus melakukan screening aset baru,
             pipeline                      (Asia Pasifik & Timur Tengah)           di dalam maupun luar negeri, termasuk
                                                                                   yang membuka peluang jadi operator.
                                                                                                                               25

Page 26
TERIMA KASIH
PT RAHARJA ENERGI CEPU TBK
10 September 2026


File

File Open PDF
Source IDX
Size6.61 MB
Published7 Sep 2026
Pages26
Characters84,877
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 28 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org RAHARJA ENERGI CEPU TBK p.1 ×11
linked org Rukun Raharja p.7 ×3
linked person Taufik Ahmad p.8
linked person Orias Petrus Moedak p.8
linked person Alexandra Sinta p.8 ×9
linked person Adrian Hartadi p.8 ×6
linked org Pertamina Hulu Energi p.11
linked org Bank Mandiri p.16 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.16 ×2
unresolved org Kementerian ESDM p.5
unresolved org PT Rukun Prima p.8
unresolved org PT Raharja Energi p.8 ×3
unresolved org PT Petrogas Jatim p.8
unresolved person Cendana · Komisaris Independen p.8
unresolved org PT Raharja Energi Direksi Madura p.8
unresolved org SMS Development Ltd p.8 ×4
unresolved org Husky-CNOOC Madura Ltd. p.8
unresolved org PT Petrogas Jatim Utama p.8
unresolved org PT Petrogas Utama Cendana. p.8
unresolved org ExxonMobil Cepu Ltd. p.10
unresolved org PT Pertamina EP Cepu p.10
unresolved org PT Pertamina Hulu Energi Jabung p.11
unresolved org PT GPI Jabung Indonesia p.11
unresolved org PT Raharja Energi Tanjung Jabung Area Penemuan p.11
unresolved org CNOOC Madura Limited p.12
unresolved org CNOOC Southeast Asia Ltd p.12
unresolved org Kasuri Pte Ltd p.16

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result