Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 82
Page 1
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk (DAHULU/FORMERLY PT HERO SUPERMARKET Tbk) DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT/ UNAUDITED INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024/ 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024 DAN/AND UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR/ FOR THE THREE MONTH PERIODS ENDED 31 MARET/MARCH 2025 DAN/AND 2024
Page 2
Page 3
Page 4
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 1/1 - Schedule
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Maret/ Catatan/ 31 Desember/
March 2025 Notes December 2024
ASET ASSETS
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas 136,389 5 142,034 Cash and cash equivalents
Piutang usaha pihak ketiga 83,061 6 77,008 Third parties trade receivables
Piutang lain-lain: Other receivables:
- Pihak ketiga 60,515 46,010 Third parties -
- Pihak berelasi 4,070 25c 13,054 Related parties -
Persediaan 929,840 7 820,656 Inventories
Pajak dibayar di muka: 16a Prepaid taxes:
- Pajak penghasilan badan 25,213 8,620 Corporate income taxes -
- Pajak lainnya 156,532 141,201 Other taxes -
Biaya dibayar di muka dan
uang muka 30,828 40,080 Prepayments and advances
Aset dimiliki untuk dijual 194,205 8 194,205 Assets held for sale
Jumlah aset lancar 1,620,653 1,482,868 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Pajak dibayar di muka: Prepaid taxes:
- Pajak penghasilan badan 169,904 16b 169,904 Corporate income taxes -
Biaya dibayar di muka dan
uang muka 1,861 5,299 Prepayments and advances
Aset tetap 1,855,975 9 1,895,526 Property and equipment
Aset tak berwujud lainnya 91,273 99,374 Other intangible assets
Properti investasi 806,657 10 806,657 Investment properties
Aset pajak tangguhan 165,018 16e 197,640 Deferred tax assets
Aset tidak lancar lainnya 70,026 62,500 Other non-current assets
Jumlah aset tidak lancar 3,160,714 3,236,900 Total non-current assets
JUMLAH ASET 4,781,367 4,719,768 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes form an integral part of
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian these consolidated financial statements
Page 5
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 1/2 - Schedule
LAPORAN POSISI KEUANGAN UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
INTERIM TIDAK DIAUDIT FINANCIAL POSITION
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Maret/ Catatan/ 31 Desember/
March 2025 Notes December 2024
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha: Trade payables:
- Pihak ketiga 643,338 11 497,847 Third parties -
- Pihak berelasi 75 25c 75 Related parties -
Utang lain-lain: Other payables:
- Pihak ketiga 108,721 12 180,485 Third parties -
- Pihak berelasi 44,910 25c 78,261 Related parties -
Utang pajak - lainnya 19,189 16c 22,461 Taxes payable - others
Akrual 222,716 13 196,291 Accruals
Provisi 199,082 13 199,211 Provisions
Kewajiban imbalan Employee benefit
kerja karyawan 59,234 14 97,465 obligations
Penghasilan tangguhan 39,864 18,872 Deferred income
Pinjaman pihak berelasi 330,593 25c 284,311 Intercompany borrowing
Pinjaman bank jangka pendek 1,235,000 27b 1,275,000 Short-term bank loans
Liabilitas sewa 75,297 15 82,353 Lease liabilities
Jumlah liabilitas
jangka pendek 2,978,019 2,932,632 Total current liabilities
Liabilitas jangka panjang Non-current liabilities
Penghasilan tangguhan 2,192 4,893 Deferred income
Provisi 33,191 13 34,332 Provisions
Kewajiban imbalan kerja Employee benefit
kerja karyawan 60,939 14 58,095 obligations
Liabilitas sewa 186,675 15 196,594 Lease liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
jangka panjang 282,997 293,914 liabilities
JUMLAH LIABILITAS 3,261,016 3,226,546 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
- Modal dasar - 9.000.000.000 Authorised - 9,000,000,000 -
saham dengan nilai nominal shares with par value of
Rp 50 (dalam Rupiah penuh) Rp 50 (in full Rupiah)
per saham per share
- Modal ditempatkan dan Issued and -
disetor penuh – fully paid up
4.183.634.000 saham 209,182 17 209,182 4,183,634,000 shares
Tambahan modal disetor 2,988,060 18 2,988,060 Additional paid in capital
Komponen ekuitas lain: Other reserves:
- Cadangan penyesuaian Fair value -
nilai wajar 606,640 606,640 revaluation reserves
- Cadangan lindung nilai (11) (3) Hedging reserves -
(Akumulasi kerugian)/ (Accumulated losses)/
saldo laba: retained earnings:
- Dicadangkan 42,000 19 42,000 Appropriated -
- Belum dicadangkan (2,325,520) (2,352,657) Unappropriated -
JUMLAH EKUITAS 1,520,351 1,493,222 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
DAN EKUITAS 4,781,367 4,719,768 AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes form an integral part of
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian these consolidated financial statements
Page 6
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 2/1 - Schedule
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN UNAUDITED INTERIM CONSOLIDATED
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
INTERIM TIDAK DIAUDIT COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR FOR THREE-MONTH PERIODS ENDED
31 MARET 2025 DAN 2024 31 MARCH 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Maret/ Catatan/ 31 Maret/
March 2025 Notes March 2024*)
Pendapatan bersih 1,210,232 21 1,070,835 Net revenue
Beban pokok pendapatan (656,507) 22a (614,514) Cost of revenue
Laba kotor 553,725 456,321 Gross profit
Beban usaha (484,791) 22b (453,046) Operating expenses
Biaya keuangan (33,541) (68,000) Finance costs
Penghasilan keuangan 545 367 Finance income
Penghasilan lainnya - bersih 7,640 5,626 Other income - net
Laba/(Rugi) sebelum Profit/(Loss) before
pajak penghasilan 43,578 (58,732) income tax
Beban pajak Income tax
penghasilan (32,730) 16d (17,459) expense
Laba/(rugi) periode berjalan dari Profit/(loss) for the period from
operasi yang dilanjutkan 10,848 (76,191) continuing operations
Laba periode berjalan Profit for the period from
dari operasi yang dihentikan 16,289 8 75,066 discontinued operation
Laba/(rugi) periode berjalan 27,137 (1,125) Profit/(loss) for the period
Laba/(rugi) komprehensif Other comprehensive income/
lain: (loss):
Pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Perubahan nilai wajar pada Changes in fair value of
lindung nilai arus kas (10) 2,187 cash flow hedges
Pajak penghasilan terkait 2 (13) Related income tax
(8) 2,174
(Rugi)/Laba komprehensif lain
periode berjalan Other comprehensive income
setelah pajak (8) 2,174 for the period
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive
periode berjalan 27,129 1,049 income for the period
Laba/(Rugi) per saham Profit/(Loss) per share
dasar dan dilusian basic and diluted
(Rupiah penuh) 6 20 (0) (full Rupiah)
Laba/(Rugi) per saham Earnings/(loss) per share
dasar dan dilusian: basic and diluted:
Dari operasi yang From continuing
dilanjutkan 3 (18) operations
Dari operasi yang From discontinued
dihentikan 3 18 operations
6 (0)
*) Setelah direklasifikasi, lihat Catatan 30. *) As reclassified, refer to Note 30
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes form an integral part of
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian these consolidated financial statements
Page 7
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 2/1 - Schedule
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN UNAUDITED INTERIM CONSOLIDATED
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
INTERIM TIDAK DIAUDIT FOR THE THREE MONTH PERIODS ENDED
31 MARET 2025 DAN 2024 31 MARCH 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Komponen ekuitas lain/ Akumulasi kerugian/
Other reserves Accumulated loss
Cadangan
penyesuaian
Tambahan nilai wajar/ Cadangan
modal disetor/ Fair value lindung nilai/ Belum
Modal saham/ Additional revaluation Hedging Dicadangkan/ dicadangkan/ Jumlah/
Share capital paid in capital reserves reserves Appropriated Unappropriated Total
Saldo pada Balance as at
1 Januari 2024 209,182 2,988,060 615,114 (1,706) 42,000 (2,432,528) 1,420,122 1 Januari 2024
Rugi periode berjalan - - - - - (1,125) (1,125) Loss for the period
Cadangan penyesuaian Fair value
nilai wajar - - - 2,174 - - 2,174 revaluation reserves
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive
periode berjalan - - - 2,174 - (1,125) 1,049 income for the period
Saldo pada Balance as at
31 Maret 2024 209,182 2,988,060 615,114 468 42,000 (2,433,653) 1,421,171 31 March 2024
Saldo pada Balance as at
1 Januari 2025 209,182 2,988,060 606,640 (3) 42,000 (2,352,657) 1,493,222 1 January 2025
Laba periode berjalan - - - - - 27,137 27,137 Profit for the period
Cadangan penyesuaian Fair value
nilai wajar - - - (8) - - (8) revaluation reserves
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive
periode berjalan - - - (8) - 27,137 27,129 income for the period
Saldo pada Balance as at
31 Maret 2025 209,182 2,988,060 606,640 (11) 42,000 (2,325,520) 1,520,351 31 March 2025
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes form an integral part of
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian . these consolidated financial statements.
Page 8
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 4/1 - Schedule
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN UNAUDITED INTERIM
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR STATEMENT OF CASH FLOWS
INTERIM TIDAK DIAUDIT FOR THE THREE MONTH PERIODS ENDED
31 MARET 2025 DAN 2024 31 MARCH 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
31 Maret/ Catatan/ 31 Maret/
March 2025 Notes March 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI: OPERATING ACTIVITIES:
Penerimaan dari pelanggan 1,210,425 1,243,397 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (625,544) (864,245) Payments to suppliers
Pembayaran kepada karyawan (201,300) (227,082) Payments to employees
Pembayaran untuk Payments for other
aktivitas operasi lainnya (274,509) (244,159) operating activities
Penerimaan bunga 545 367 Receipts of interest
Pembayaran bunga (40,776) (68,913) Payments of interest
Pembayaran pajak Payments of corporate
penghasilan badan (16,697) (21,055) income tax
Arus kas bersih diperoleh dari/ Net cash flows generated from/
(digunakan untuk) (used in) operating
aktivitas operasi 52,144 (181,690) activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI: INVESTING ACTIVITIES:
Proceeds from sale of
Hasil dari penjualan aset tetap, property and equipment,
properti investasi dan aset investment properties and
dimiliki untuk dijual 35 178,073 assets held for sale
Purchase of property
Pembelian aset tetap (24,747) (16,293) and equipment
Perolehan aset tak Purchase of other
berwujud lainnya (3,665) (24) intangible assets
Arus kas bersih (digunakan untuk)/ Net cash flows (used in)/
diperoleh dari generated from
aktivitas investasi (28,377) 161,756 investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN: FINANCING ACTIVITIES:
(Pembayaran)/penerimaan Proceeds from/(payments for)
pinjaman bank jangka pendek (40,000) 31 59,000 short-term bank loan
Penerimaan pinjaman Proceeds from
pihak bereleasi 46,282 31 3,700 intercompany borrowing
Pembayaran liabilitas sewa (35,938) 31 (20,867) Payments for lease liabilities
Arus kas bersih (digunakan untuk)/ Net cash flows (used in)/
diperoleh dari generated from
aktivitas pendanaan (29,656) 41,833 financing activities
(Penurunan)/Kenaikan bersih Net (decrease)/increase in
kas dan setara kas cash and cash equivalents
dan cerukan (5,889) 21,899 and bank overdrafts
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
dan cerukan and bank overdrafts
pada awal tahun 142,034 118,747 at beginning of the year
Dampak perubahan selisih Effect of exchange rate
kurs terhadap kas dan differences on cash
setara kas 244 599 and cash equivalents
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas dan cerukan and bank overdrafts
pada akhir periode 136,389 141,245 at end of the periode
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes form an integral part of
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian . these consolidated financial statements.
Page 9
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/1 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT DFI Retail Nusantara Tbk (dahulu PT Hero PT DFI Retail Nusantara Tbk (formerly PT Hero
Supermarket Tbk – “Perusahaan”) berdasarkan Supermarket Tbk – the “Company”) based on
Akta Notaris Djojo Muljadi, S.H., No. 19 tanggal Notarial Deed of Djojo Muljadi, S.H., No. 19
5 Oktober 1971. Akta pendirian tersebut disetujui dated 5 October 1971. The deed was approved
oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia by the Minister of Justice of the Republic of
dalam Surat Keputusan No. J.A.5/169/11 Indonesia in its Decision Letter No.J.A.5/169/11
tanggal 5 Agustus 1972 serta diumumkan dalam dated 5 August 1972 and published in the State
Berita Negara RI No. 83 tanggal 17 Oktober Gazette of the Republic of Indonesia No. 83
1972, Tambahan No. 390. dated 17 October 1972, supplement No. 390.
Anggaran Dasar Perusahaan telah diubah dari The Company’s Articles of Association have
waktu ke waktu. Perubahan terakhir sehubungan been amended from time to time. The latest
perubahan Anggaran Dasar dalam rangka amendment was in relation with the amendment
pengubahan Pasal 1 Ayat 1 Anggaran Dasar to Article 1 Paragraph 1 of the Company's
Perseroan mengenai Nama Perseroan menjadi Articles of Association on the Company Name
PT DFI Retail Nusantara Tbk yang dimuat dalam to become PT DFI Retail Nusantara Tbk which
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum was affected on Deed of Resolutions of the
Pemegang Saham Luar Biasa No. 19 tanggal Extraordinary General Meeting of Shareholders
4 Desember 2024 yang dibuat dihadapan Mala No. 19 dated 4 December 2024 made before
Mukti S.H., LL.M. Akta tersebut telah disetujui Mala Mukti S.H., LL.M. The Notary Deed has
oleh Menteri Hukum Republik Indonesia dengan been approved by the Minister of Law of the
Surat Keputusan No. AHU-0078678.AH.01.02 Republic of Indonesia with Letter
TAHUN 2024 dan telah didaftarkan dalam Daftar No. AHU-0078678.AH.01.02 YEAR 2024 and
Perseroan No. AHU-0263239.AH. 01.11.TAHUN has been registered in the Company Register
2024 tanggal 4 Desember 2024. No. AHU-0263239.AH.01.11.YEAR 2024 dated
4 December 2024.
Sesuai dengan Pasal 3 dari Anggaran Dasarnya, In accordance with Article 3 of its Articles of
Perusahaan bergerak di bidang usaha ritel. Association, the Company is engaged in retail
businesses.
Kegiatan usaha komersial Perusahaan dimulai The Company commenced commercial
pada Agustus 1972. operations in August 1972.
Page 10
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/2 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Perubahan struktur permodalan Perusahaan The changes in capital structure related with
terkait dengan penawaran umum saham adalah public offering of shares of the Company are as
sebagai berikut: follows:
Tindakan Tahun/ Action
Year
Penawaran Umum Perdana kepada publik sejumlah 1989 Initial Public Offering (“IPO”) of 1.76 million shares or
1,76 juta lembar saham atau 15% dari 11,76 juta 15% of 11.76 million shares issued and fully paid at the
lembar saham yang ditempatkan dan disetor penuh price of Rp 7,200 (full Rupiah) per share. The IPO was
Perusahaan dengan harga penawaran Rp 7.200 registered on the Indonesia Stock Exchange on
(Rupiah penuh) per saham. Penawaran Umum 21 August 1989.
Perdana tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia
pada 21 Agustus 1989.
Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan 1990 Limited public offering with pre-emptive rights of
Efek Terlebih Dahulu atas 17,6 juta saham biasa 17.6 million ordinary shares at the price of Rp 3,800
dengan harga Rp 3.800 (Rupiah penuh) per saham. (full Rupiah) per share.
Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan 1992 Limited public offering with pre-emptive rights of
Efek Terlebih Dahulu atas 29,4 juta saham biasa 29.4 million ordinary shares at the price of Rp 1,500
dengan harga Rp 1.500 (Rupiah penuh) per saham. (full Rupiah) per share.
Distribusi saham bonus di mana setiap 1994 Distribution of bonus shares where each
pemegang saham berhak atas 1 saham bonus shareholder was entitled to 1 bonus share for
untuk setiap saham yang dimiliki. each share owned.
Pemecahan nilai nominal saham dari Rp1.000 1996 Changes in par value from Rp1,000 (full Rupiah) to
(Rupiah penuh) menjadi Rp 500 (Rupiah penuh) Rp500 (full Rupiah) per share.
per saham.
Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan 2001 Limited public offering with pre-emptive rights of
Efek Terlebih Dahulu atas 94,1 juta saham biasa 94.1 million ordinary shares at the price of Rp 1,100
dengan harga penawaran Rp 1.100 (Rupiah penuh) (full Rupiah) per share.
per saham.
Pemecahan nilai nominal saham dari Rp500 2012 Changes in par value from Rp500 (full Rupiah) to Rp
(Rupiah penuh) menjadi Rp50 (Rupiah penuh) per 50 (full Rupiah) per share, changing the number of
saham, yang mengubah jumlah saham beredar dari issued shares from 329,420,000 to 3,294,200,000.
329.420.000 saham menjadi 3.294.200.000 saham. Share price before changes in par value (4 April 2012)
Harga saham sebelum pemecahan nilai nominal and after changes in par value (5 April 2012) were Rp
saham (4 April 2012) dan setelah pemecahan nilai 29,600 (full Rupiah) and Rp 3,550 (full Rupiah),
nominal saham (5 April 2012) masing-masing respectively.
adalah Rp 29.600 (Rupiah penuh) dan Rp3.550
(Rupiah penuh).
Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan 2013 Limited public offering with pre-emptive rights of
Efek Terlebih Dahulu atas 889,4 juta saham biasa 889.4 million ordinary shares at the price of Rp 3,350
dengan harga penawaran Rp 3.350 (Rupiah penuh) (full Rupiah) per share. As a result, the number of
per saham. Sehingga jumlah saham beredar issued shares increased from 3,294,200,000 shares to
meningkat dari 3.294.200.000 saham menjadi 4,183,634,000 shares.
4.183.634.000 saham.
Page 11
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/3 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the members of the Board of
adalah sebagai berikut: Commissioners and the Board of Directors was as
follows:
31 Maret 31 Desember
March 2025 December 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris Ipung Kurnia Ipung Kurnia President Commissioner
Komisaris Independen Erry Riyana Hardjapamekas Erry Riyana Hardjapamekas Independent Commissioner
Komisaris Independen Lindawati Gani Lindawati Gani Independent Commissioner
Komisaris Independen Natalia P.P. Soebagjo Natalia P.P. Soebagjo Independent Commissioner
Komisaris Jan Martin Onni Lindstrom Jan Martin Onni Lindstrom Commissioner
Komisaris Tom Cornelis Gerardus van der Lee Tom Cornelis Gerardus van der Lee Commissioner
Komisaris Hei Lam Wong Hei Lam Wong Commissioner
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur Hadrianus Wahyu Trikusumo Hadrianus Wahyu Trikusumo President Director
Direktur Dina Sandri Fani Dina Sandri Fani Director
Direktur Man Kit Lee Man Kit Lee Director
Direktur Adrian Geoffrey Worth Adrian Geoffrey Worth Director
Direktur Anna Hull Anna Hull Director
Susunan Komite Audit Perusahaan terdiri dari: The composition of the Company’s Audit
Committee consisted of:
31 Maret 31 Desember
March 2025 December 2024
Komite Audit Audit committee
Ketua Natalia P.P. Soebagjo Natalia P.P. Soebagjo Chairman
Anggota Lindawati Gani Lindawati Gani Member
Anggota Rafika Yuniasih Rafika Yuniasih Member
Entitas induk langsung Perusahaan adalah The parent company is Mulgrave Corporation B.V.
Mulgrave Corporation B.V. yang pada akhirnya which its ultimate parent is Jardine Matheson
merupakan bagian dari Jardine Matheson Holdings Limited through The Dairy Farm
Holdings Limited melalui The Dairy Farm Company, Limited.
Company, Limited.
Pada 31 Maret 2025, Perusahaan dan entitas As at 31 March 2025, the Company and
anak mempunyai jumlah karyawan 4.357 (31 subsidiaries had a total of employee 4,357
Desember 2024: 4.176) – tidak diaudit. (31 December 2024: 4,176) - unaudited.
Page 12
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/4 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Entitas anak Perusahaan b. The Company’s subsidiaries
Dengan mengacu kepada Catatan 2b, In accordance with Note 2b, the Company
Perusahaan mengkonsolidasi entitas-entitas consolidates the following entities which all are
berikut yang semua berdomisili di Indonesia ini: domiciled in Indonesia:
Jumlah aset
Persentase (sebelum eliminasi)/
Tahun mulai kepemilikan Total asset
beroperasi/ efektif/ (before elimination)
Starting Effective
Entitas anak/ Jenis usaha/ year of percentage of 31 Maret/ 31 Desember/
Subsidiaries Main activity operation ownership March 2025 December 2024
PT Rumah Mebel
Nusantara Ritel/Retail 2020 99.9% 1,047,283 1,137,298
PT Distribusi
Kesehatan dan Perdagangan besar/
Kecantikan Nusantara Wholesaler 2022 99.9% 12,342 11,844
PT Distribusi Mebel Perdagangan besar/
Nusantara Wholesaler 2021 100%* 267,651 251,866
*) Jumlah saham termasuk saham yang dimiliki sebesar 99,99% *) Number of shares include shares owned amounted 99.99%
melalui entitas anak Perusahaan yaitu PT Rumah Mebel through PT Rumah Mebel Nusantara, the Company’s
Nusantara. subsidiary
c. Penerbitan laporan keuangan konsolidasian c. The issuance of consolidated financial
statements
Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan The consolidated financial statements of the
dan entitas anak (”Grup”) telah disahkan untuk Company and its subsidiaries (the "Group”)
terbit oleh Direksi pada tanggal 30 April 2025. were authorised for issue by the Board of
Directors on 30 April 2025.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
INFORMATION
Laporan keuangan konsolidasian PT DFI Retail The consolidated financial statements of
Nusantara Tbk dan entitas anak (bersama-sama PT DFI Retail Nusantara Tbk and subsidiaries
disebut “Grup”) telah disusun dan disajikan sesuai (together the “Group”) have been prepared and
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia presented in accordance with Indonesian Financial
dan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Accounting Standards and the Capital Market and
Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”) No. VIII.G.7 Financial Institution Supervisory Agency
tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan (“Bapepam-LK”)’s Regulation No. VIII.G.7 regarding
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang the Presentations and Disclosures of Financial
terlampir dalam surat keputusan Statements of listed entity, enclosed in the decision
No. KEP 347/BL/2012. letter No. KEP 347/BL/2012.
Page 13
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/5 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan The consolidated financial statements include the
keuangan Perusahaan dan entitas anak. financial statements of the Company and its
subsidiaries.
Berikut ini adalah kebijakan akuntansi yang material Presented below is material accounting policies
yang diterapkan dalam penyusunan laporan adopted in preparing the consolidated financial
keuangan konsolidasian. statements.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian financial statements
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements have
berdasarkan konsep harga perolehan, kecuali been prepared under the historical cost
untuk properti investasi yang diukur sebesar nilai concept, except for investment properties which
wajar melalui laba rugi dan menggunakan dasar are measured at fair value through profit or loss
akrual kecuali untuk laporan arus kas and using the accrual basis except for the
konsolidasian. Laporan arus kas konsolidasian consolidated statements of cash flows. The
disusun dengan menggunakan metode langsung consolidated statements of cash flows are
dengan mengelompokkan arus kas ke dalam prepared based on the direct method by
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. classifying cash flows on the basis of operating,
investing and financing activities.
Seluruh angka dalam laporan keuangan Figures in the consolidated financial statements
konsolidasian ini dibulatkan menjadi dan are rounded to and stated in millions of Rupiah,
disajikan dalam jutaan Rupiah yang terdekat, unless otherwise stated. Refer to Note 2d for the
kecuali dinyatakan lain. Lihat catatan 2d untuk information on the group’s functional currency.
informasi mata uang fungsional grup.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of consolidated financial
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di statements in conformity with Indonesian
Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi Financial Accounting Standards requires the
dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan use of accounting estimates and assumptions.
manajemen untuk membuat pertimbangan It also requires management to exercise its
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi judgement in the process of applying the
Grup. Area yang kompleks atau memerlukan Group’s accounting policies. The areas
tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area involving a higher degree of judgement or
di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak complexity or areas where assumptions and
signifikan terhadap laporan keuangan estimates are significant to the consolidated
konsolidasian diungkapkan di Catatan 4. financial statements are disclosed in Note 4.
Perubahan pada Pernyataan Standar Changes to the Statements of Financial
Akuntansi Keuangan (“PSAK”) Accounting Standards (“PSAK”)
Pada tanggal 1 Januari 2025, Grup telah On 1 January 2025, the Group has adopted the
menerapkan amendemen berikut yang berlaku following amendments that became effective on
efektif pada tanggal tersebut dan yang relevan that date and that are relevant to the Group:
bagi Grup:
- Amendemen PSAK 221 “Pengaruh - Amendment to PSAK 221 “The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing” Changes in Foreign Exchange Rate”
- Amendemen PSAK 212 “Pajak - Amendment to PSAK 212 “Income taxes”
Penghasilan”
Tidak terdapat amendemen yang relevan yang There is no relevant amendment issued but not
telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif yet effective for the financial year beginning
untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 January 2025.
1 Januari 2025.
Page 14
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/6 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian (lanjutan) financial statements (continued)
Sehubungan dengan adanya reformasi acuan Following the floating interest rate benchmark
suku bunga mengambang, Grup telah reform, the Group has made an assessment and
melakukan penelaahan serta berdiskusi dengan discussed with the banks on the loan contracts
bank atas kontrak-kontrak pinjaman yang which refer to Jakarta Interbank. Management is
mengacu pada Jakarta Interbank Offered Rate of the opinion that there is no significant impact
JIBOR. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak on the the JIBOR is still available until 31
ada dampak signifikan terhadap laporan December 2025.
keuangan konsolidasian Grup karena JIBOR
masih tersedia hingga 31 Desember 2025.
b. Prinsip - prinsip konsolidasi b. Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements include
laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak. the financial statements of the Company and its
subsidiaries.
Entitas anak adalah seluruh entitas dimana Grup Subsidiaries are all entities over which the
memiliki pengendalian. Grup mengendalikan Group has control. The Group controls an entity
suatu entitas ketika Grup terekspos atas, atau when the Group is exposed to, or has rights to,
memiliki hak untuk, pengembalian yang variable returns from its involvement with the
bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas entity and has the ability to affect those returns
dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi through its power over the entity. Subsidiaries
pengembalian tersebut melalui kekuasaannya are fully consolidated from the date on which
atas entitas tersebut. Entitas anak control is transferred to the Group. They are
dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal di deconsolidated from the date on which that
mana pengendalian dialihkan kepada Grup. control ceases.
Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak
tanggal dimana Grup kehilangan pengendalian.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas Changes in parent’s ownership interest in a
induk pada entitas anak yang tidak subsidiary that do not result in the loss of control
mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat are accounted for as equity transactions. When
sebagai transaksi ekuitas. Ketika pengendalian control over a previous subsidiary is lost, any
atas entitas anak hilang, bagian kepemilikan remaining interest in the entity is remeasured at
yang tersisa di entitas tersebut diukur kembali fair value and the resulting gains or losses are
pada nilai wajarnya dan keuntungan atau recognised in profit or loss.
kerugian yang dihasilkan diakui dalam laba rugi.
Seluruh transaksi, saldo, keuntungan dan All material intercompany transactions,
kerugian intra kelompok usaha yang belum balances, unrealised surpluses and deficits on
direalisasi yang material dalam Grup telah transactions between Group are eliminated.
dieliminasi.
c. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi c. Transactions with related parties
Grup mempunyai transaksi dengan pihak-pihak The Group has transactions with related parties.
berelasi. Definisi pihak-pihak berelasi yang The definition of related parties used is in
dipakai adalah definisi yang diatur dalam accordance with PSAK 224 “Related Parties
PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-Pihak Disclosures”.
Berelasi”.
Page 15
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/7 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi c. Transactions with related parties (continued)
(lanjutan)
Seluruh transaksi dan saldo yang material All significant transaction and balances with
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam related parties are disclosed in the notes to the
catatan atas laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.
d. Penjabaran mata uang asing d. Foreign currency translation
1) Mata uang pelaporan 1) Reporting currency
Laporan keuangan konsolidasian disajikan The consolidated financial statements are
dalam Rupiah yang merupakan mata uang presented in Rupiah, which is the functional
fungsional Perusahaan. currency of the Company.
2) Transaksi dan saldo 2) Transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing Foreign currency transactions are
dijabarkan ke dalam mata uang fungsional translated into functional currency using
dengan menggunakan kurs yang berlaku the exchange rates prevailing at the dates
pada tanggal transaksi. Pada setiap tanggal of the transactions. At each reporting date,
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam monetary assets and liabilities
mata uang asing dijabarkan ke dalam mata denominated in foreign currency are
uang fungsional menggunakan kurs translated into functional currency using
penutup. Mata uang asing utama yang the closing exchange rate. The main
digunakan pada tanggal 31 Maret 2025 foreign currency used as at 31 Maret 2025
adalah Dolar Amerika Serikat (“AS”). Pada is the United States Dollar (“USD”). At the
tanggal pelaporan, aset dan liabilitas reporting date, monetary assets and
moneter dalam mata uang Dolar AS liabilities in USD are translated at the
dijabarkan dengan kurs tengah dari kurs jual middle rate of the sell and buy rates
dan kurs beli yang diterbitkan Bank published by Bank Indonesia which is
Indonesia yaitu Rp 16.588 /1 Dolar AS Rp 16,588/USD 1 (31 December 2024:
(31 Desember 2024: Rp 16.162/1 Dolar AS). Rp 16,162/USD 1).
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Foreign exchange gains and losses
timbul dari penyelesaian transaksi dalam resulting from the settlement of such
mata uang asing dan dari penjabaran aset transactions and from the translation at
dan liabilitas moneter dalam mata uang period-end exchange rates of monetary
asing diakui dalam laporan laba rugi assets and liabilities denominated in
konsolidasian dan disajikan sebagai bagian foreign currencies are recognised in the
dari ”Penghasilan lainnya - bersih”. consolidated profit or loss and presented as
part of “Other income - net”.
e. Kas dan setara kas e. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari kas dan kas pada Cash and cash equivalents include cash on
bank yang tidak digunakan sebagai jaminan atau hand and cash in banks that are not used as
tidak dibatasi penggunaannya. Pada laporan collateral or are not restricted. In the
arus kas konsolidasian, kas dan setara kas consolidated statement of cash flows, cash and
mencakup kas, kas pada bank, deposito cash equivalents include cash on hand, cash in
berjangka yang jatuh tempo dalam waktu tiga banks, time deposits with maturities of three
bulan atau kurang dan cerukan. Pada laporan months or less and bank overdraft. In the
posisi keuangan konsolidasian, cerukan consolidated statement of financial position,
disajikan dalam liabilitas jangka pendek. bank overdraft is presented in current liabilities.
Page 16
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/8 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Instrumen keuangan f. Financial instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives
memberikan kenaikan nilai aset keuangan dari rise to a financial asset of one entity and a
satu entitas dan liabilitas keuangan atau financial liability or equity instrument of another
instrumen ekuitas dari entitas lainnya. entity.
Klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan The classification and measurement of financial
harus didasarkan pada model bisnis dan arus instruments are based on business model and
kas kontraktual - apakah semata dari contractual cash flows - whether from solely
pembayaran pokok dan bunga. payment of principal and interest.
Instrumen keuangan diklasifikasikan dalam dua Financial instruments are classified in the two
kategori sebagai berikut: categories as follows:
1) Instrumen keuangan yang diukur dengan 1) Financial instruments measured at
biaya diamortisasi. amortised cost.
2) Instrumen keuangan yang diukur dengan 2) Financial instruments measured at Fair
nilai wajar melalui laba rugi atau melalui Value Through Profit and Loss (“FVTPL”)
penghasilan komprehensif lain. or Other Comprehensive Income
(“FVOCI”).
(i) Aset keuangan (i) Financial assets
Aset keuangan Grup diukur dengan biaya The Group’s financial assets are measured
diamortisasi, yang meliputi kas dan setara at amortised cost, which include cash and
kas, piutang usaha dan piutang lain-lain dan cash equivalents, trade and other
aset keuangan tidak lancar lainnya. Pada receivables and other non-current financial
saat pengakuan awal, aset keuangan Grup assets. The Group’s financial assets are
diakui sebesar nilai wajar ditambah biaya recognised initially at fair value plus
transaksi yang dapat diatribusikan secara transaction costs that are directly
langsung dengan perolehan aset keuangan. attributable to the acquisition of the
Selanjutnya, aset keuangan diukur pada financial asset. Subsequently, financial
biaya perolehan diamortisasi dengan assets are stated at amortised cost using
menggunakan metode suku bunga efektif. the effective interest method.
Aset keuangan (atau mana yang lebih tepat, A financial asset (or where applicable, a
bagian dari aset keuangan atau bagian dari part of a financial asset or part of a group
kelompok aset keuangan serupa) dihentikan of similar financial assets) is derecognised
pengakuannya pada saat: (1) hak when: (1) the contractual rights to the cash
kontraktual atas arus kas yang berasal dari flows from the financial assets expire; or (2)
aset keuangan tersebut telah berakhir; atau the Group has transferred its contractual
(2) Grup telah mengalihkan hak kontraktual rights to receive the cash flows of the
mereka untuk menerima arus kas yang financial assets or retains the contractual
berasal dari aset keuangan atau memiliki rights to receive the cash flows of the
hak kontraktual untuk menerima arus kas financial asset but assumes a contractual
yang berasal dari aset keuangan tetapi juga obligation to pay the cash flows to one or
menanggung kewajiban kontraktual untuk more recipients.
membayar arus kas yang diterima tersebut
kepada satu atau lebih pihak penerima
Page 17
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/9 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
f. Instrumen keuangan (lanjutan) f. Financial instruments (continued)
(ii) Liabilitas keuangan (ii) Financial liabilities
Liabilitas keuangan Grup meliputi cerukan, The Group’s financial liabilities include
utang usaha dan utang lain-lain, akrual, bank overdraft, trade and other payables,
pinjaman pihak berelasi, pinjaman bank accruals, intercompany borrowings, short-
jangka pendek dan liabilitas sewa. Pada term bank borrowings and lease liabilities.
saat pengakuan awal, liabilitas keuangan The Group’s financial liabilities are initially
Grup diakui sebesar nilai wajar dikurangi recognised at fair value net of transaction
dengan biaya-biaya transaksi yang terjadi. costs incurred. Subsequently, financial
Selanjutnya, liabilitas keuangan diukur pada liabilities are stated at amortised cost using
biaya perolehan diamortisasi dengan the effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognised when
pengakuannya pada saat liabilitas tersebut the obligation under the liability is
dilepaskan atau dibatalkan atau discharged or cancelled or has expired.
kedaluwarsa.
Pada tanggal 31 Maret 2025, Grup tidak As at 31 March 2025, the Group did not
memiliki liabilitas keuangan yang diukur have financial liabilities measured at
dengan nilai wajar melalui laba rugi atau FVTPL or FVOCI.
melalui penghasilan komprehensif lain.
g. Piutang usaha dan piutang lain-lain g. Trade and other receivables
Piutang usaha dari pihak ketiga terdiri dari Trade receivables from third parties comprise of
piutang dari kegiatan promosi dan penjualan receivables from promotional activities and
yang dibayar dengan kartu kredit. Jika piutang sales paid by credit cards. If collection is
diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu expected in one year or less, they are classified
tahun atau kurang, piutang diklasifikasikan as current assets. If not, they are presented as
sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan non-current assets.
sebagai aset tidak lancar.
Piutang lain-lain dari pihak ketiga terdiri dari Other receivables from third parties comprise of
piutang transaksi dari kegiatan non- receivables transaction from non-trade
perdagangan. activities.
Piutang usaha dan piutang lain-lain pada Trade and other receivables are initially
awalnya diakui sebesar nilai wajar dan recognised at fair value and subsequently
selanjutnya diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost using the effective
diamortisasi dengan menggunakan metode interest method if the discounting impact is
bunga efektif apabila dampak pendiskontoan significant, less allowance for impairment.
signifikan, dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai.
Cadangan penurunan nilai piutang diukur Provisions for impairment of receivables are
berdasarkan kerugian kredit ekspektasian measured based on expected credit losses by
dengan melakukan penelaahan atas reviewing the collectability of individual or
kolektibilitas saldo secara individual atau kolektif collective balances in a lifetime of the
sepanjang umur piutang menggunakan receivables using a simplified approach with
pendekatan yang disederhanakan dengan considering the forward-looking information at
mempertimbangkan informasi yang bersifat the end of each reporting period.
forward-looking yang dilakukan setiap akhir
periode pelaporan.
Page 18
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/10 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
g. Piutang usaha dan piutang lain-lain (lanjutan) g. Trade and other receivables (continued)
Selanjutnya, lihat Catatan 2i - Penurunan nilai Furthermore, see Note 2i - Impairment of
aset keuangan. financial assets.
Piutang ragu-ragu dihapusbukukan pada saat Doubtful receivables are written-off during the
piutang tersebut tidak akan tertagih. period in which they are determined to be not
collectible.
h. Instrumen keuangan disalinghapus h. Offsetting financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling Financial assets and liabilities are offset, and
hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada the net amount is reported in the statement of
laporan posisi keuangan ketika terdapat hak financial position when there is a legally
yang berkekuatan hukum untuk melakukan enforceable right to offset the recognised
saling hapus atas jumlah yang telah diakui amounts and there is an intention to settle on a
tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan net basis or realise the asset and settle the
secara neto atau untuk merealisasikan aset dan liability simultaneously.
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di The legally enforceable right must not be
masa depan dan dapat dipaksakan secara contingent on future events and must be
hukum dalam situasi bisnis yang normal dan enforceable in the normal course of business or
dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa in the event of default, insolvency or bankruptcy
kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak of the Group of the counterparty.
lawan.
i. Penurunan nilai aset keuangan i. Impairment of financial assets
Untuk piutang dan aset keuangan tanpa For receivables and financial assets without
komponen pendanaan yang signifikan, Grup significant financing component, the Group
menerapkan pendekatan yang disederhanakan applies the simplified approach permitted by
yang diperkenankan PSAK 109 “Instrumen PSAK 109 “Financial Instrument”, which
Keuangan”, yang mensyaratkan kerugian kredit requires expected credit losses to be
ekspektasian harus diakui sejak pengakuan awal recognised from initial recognition of the
aset keuangan. financial asset.
Page 19
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/11 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
j. Persediaan j. Inventories
Persediaan dinyatakan berdasarkan nilai yang Inventories are stated at the lower of cost or net
lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisable value.
realisasi bersih.
Harga perolehan ditentukan dengan The cost is determined using the moving
menggunakan metode rata-rata bergerak. Harga average method. The cost of inventory for sale
perolehan persediaan untuk dijual terdiri dari consists of the inventory purchase cost,
biaya pembelian persediaan barang dagang, attributable distribution cost from the main
biaya distribusi dari gudang utama ke gerai-gerai warehouse to the outlets and all costs incurred
yang dapat diatribusikan dan seluruh biaya-biaya to bring the inventory to the current location and
yang terjadi untuk menjadikan persediaan condition.
tersebut sampai ke lokasi dan kondisi saat ini.
Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga Net realisable value is the estimate of the selling
penjualan dalam kegiatan usaha normal price in the ordinary course of business, less the
dikurangi estimasi beban penjualan. estimate of the selling expenses.
Penyisihan kehilangan persediaan ditentukan A provision for inventory loss is determined
berdasarkan tingkat kehilangan persediaan based on actual inventory loss rate for some
aktual selama beberapa tahun. years.
Penyisihan untuk penurunan nilai persediaan A provision for impairment of inventory is
ditentukan berdasarkan estimasi penjualan determined based on an estimate of future sale
masing-masing jenis persediaan di masa of the inventory items taking into consideration
mendatang dengan mempertimbangkan nilai the net realisable value of the inventory items.
realisasi bersih dari persediaan tersebut.
k. Beban dibayar dimuka k. Prepaid expenses
Beban dibayar dimuka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortised over the
masa manfaat yang diharapkan dengan expected period of benefit using the straight-line
menggunakan metode garis lurus. method.
Beban dibayar di muka yang diharapkan dapat Prepaid expenses that are expected to be
direalisasikan atau dikonsumsi dalam jangka realised or consumed within 12 months
waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan following the reporting date are classified as
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Beban current assets. Prepaid expenses that are
dibayar di muka yang diperkirakan akan expected to be realised or consumed after the
direalisasikan atau dikonsumsi setelah periode 12-month period from the reporting date are
12 bulan sejak tanggal pelaporan diklasifikasikan classified as non-current assets.
sebagai aset tidak lancar.
Page 20
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/12 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap dan penyusutan l. Property and equipment and depreciation
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya Fixed assets are initially recognised at cost,
perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan which comprises its purchase price and any
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan additional costs directly attributable to bring the
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan asset to its intended condition and location
kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan based on management intention. Subsequent
sesuai intensi manajemen. Setelah pengakuan to initial recognition, fixed assets are carried at
awal, aset tetap dinyatakan pada biaya cost less accumulated depreciation and
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan impairment losses, if any.
kerugian penurunan nilai, jika ada.
Dalam menentukan akuntansi untuk hak atas In determining the accounting for land rights, the
tanah, Grup menganalisa fakta dan keadaan Group analyses the facts and circumstances for
masing-masing hak atas tanah. Jika hak atas each type of land rights. If the land rights do not
tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian transfer the control of the underlying assets, but
atas aset pendasar melainkan mengalihkan hak gives the rights to use the underlying assets, the
untuk menggunakan aset pendasar, maka Grup Group applies PSAK116 “Leases” for these land
menerapkan PSAK 116 “Sewa” atas hak atas rights. If land rights substantially similar to land
tanah tersebut. Jika hak atas tanah secara purchases, the Group applies PSAK 216 “Fixed
substansi menyerupai pembelian tanah, maka assets”.
Grup menerapkan PSAK 216 “Aset tetap”.
Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan Fixed assets, except land, are depreciated
menggunakan metode garis lurus untuk using the straight-line method to allocate their
mengalokasikan biaya ke nilai sisa berdasarkan cost to their residual values over their estimated
estimasi masa manfaat aset tetap sebagai useful lives, as follows:
berikut:
Tahun/Years
Bangunan 20 – 40 Buildings
Peralatan kantor dan toko 3 – 10 Office and store equipment
Kendaraan 5 Vehicles
Mesin dan peralatan 3 – 10 Machinery and equipment
Nilai tercatat atas aset tetap diestimasi apabila The carrying amount of fixed assets is
terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang estimated whenever events or changes in
memberikan indikasi bahwa nilai perolehan circumstances indicate that its carrying amount
mungkin tidak sepenuhnya dapat diperoleh may not be fully recoverable.
kembali.
Page 21
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/13 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap dan penyusutan (lanjutan) l. Property and equipment and depreciation
(continued)
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of fixed assets is derecognised upon
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat disposal or when no future economic benefits
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang are expected from its use or disposal. Any gain
diharapkan dari penggunaan atau or loss arising on the derecognition of the asset
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari (calculated as the difference between the net
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai disposal proceeds and the carrying amount of
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan the asset) is included in profit or loss in the year
dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam the asset is derecognised.
laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan
pengakuannya.
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, masa At each financial year end, the asset’s residual
manfaat dan metode penyusutan ditelaah dan values, useful lives and methods of depreciation
jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara are reviewed prospectively and if appropriate,
prospektif. adjusted.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan dan The accumulated costs of the construction of
pemasangan peralatan dikapitalisasi sebagai buildings and the installation of equipment are
”aset dalam pembangunan” dan dinyatakan capitalised as “assets under construction” and
sebesar harga perolehan. Biaya tersebut stated at cost. These costs are reclassified to
direklasifikasi ke akun aset tetap terkait pada the appropriate property and equipment
saat selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada account upon completion. Depreciation is
saat aset tersebut siap digunakan sesuai dengan charged from the date when assets are ready
tujuan yang diintensikan manajemen. for use in the manner intended by management.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui Subsequent costs are included in the asset’s
sebagai bagian dari jumlah tercatat aset atau carrying amount or recognised as a separate
sebagai aset yang terpisah, sebagaimana asset, as appropriate, only when it is probable
mestinya, hanya apabila kemungkinan besar that future economic benefits associated with
Grup akan mendapatkan manfaat ekonomis the item will flow to the Group and the cost of
masa depan berkenaan dengan aset tersebut the item can be measured reliably. The carrying
dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan amount of the replaced part is derecognised.
andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti
tidak lagi diakui.
Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan All other repairs and maintenance are charged
lainnya diakui pada laporan laba rugi to the consolidated profit or loss during the
konsolidasian pada saat terjadinya. financial year in which they are incurred.
Page 22
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/14 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Properti Investasi m. Investment Property
Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam Property that is held for long-term rental yields
jangka panjang atau untuk kenaikan nilai atau or for capital appreciation or both, rather than for
keduanya, bukan untuk digunakan maupun dijual use or sale in the ordinary course of business.
dalam kegiatan usaha normal.
Properti investasi yang diakui merupakan aset Investment property recognised is the property
tetap yang mengalami perubahan intensi and equipment which intended use has
penggunaannya menjadi disewakan. Pada saat changed to leased out. When the property is
properti direklasifikasi menjadi properti investasi, reclassified to investment property, it is
properti direvaluasi pada nilai wajarnya dan revaluated to its fair value and the impact of the
dampak perubahan nilai wajarnya diakui sebagai fair value changes is recognised as other
pendapatan komprehensif lain. comprehensive income.
Nilai wajar properti investasi ditentukan The fair value of investment property is
berdasarkan harga pasar aktif, disesuaikan, jika determined based on active market prices,
perlu, dengan perbedaan sifat, lokasi atau adjusted, if necessary, for differences in the
kondisi dari aset tersebut. Penilaian dilakukan nature, location or condition of the specific
oleh penilai independen dengan kualifikasi yang asset. Valuations are performed by an
diakui dan relevan dan memiliki pengalaman independent appraiser who hold recognised
terbaru atas kategori dari properti investasi yang and relevant professional qualifications and
dinilai. Penilaian ini membentuk dasar untuk have recent experience in the category of the
jumlah tercatat pada laporan keuangan investment property being valued. These
konsolidasian. valuations form the basis for the carrying
amounts in the consolidated financial
statements.
Perubahan nilai wajar setelah pengakuan awal Subsequent changes in fair values are
diakui di laporan laba rugi dan penghasilan recognised in the statement of profit or loss and
komprehensif lain. Properti investasi dihentikan other comprehensive income. Investment
pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properties are derecognised when disposed or
properti investasi tersebut tidak digunakan lagi permanently withdrawn from use and no longer
secara permanen dan tidak memiliki manfaat has a future economic benefit. Gains or losses
ekonomis di masa depan. Keuntungan atau arsing from the retirement or disposal of
kerugian yang timbul dari penghentian atau investment property are determined from the
pelepasan properti investasi ditentukan dari difference between the net proceeds and the
selisih antara hasil bersih dari pelepasan dan carrying amount of the disposed asset and are
jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi. recognised in profit or loss.
n. Penurunan nilai aset non-keuangan n. Impairment of non-financial assets
Setiap tanggal pelaporan, Grup menelaah ada At reporting date, the Group reviews any
atau tidaknya indikasi penurunan nilai aset. indication of asset impairment.
Page 23
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/15 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan) n. Impairment of non-financial assets
(continued)
Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui Non-financial assets are reviewed for
apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana impairment whenever events or changes in
terjadi perubahan atau keadaan yang circumstances indicate that the carrying amount
mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset may not be recoverable. An impairment loss is
tersebut tidak dapat terpulihkan. Kerugian akibat recognised for the amount by which the asset’s
penurunan nilai diakui sebesar selisih antara carrying amount exceeds its recoverable
jumlah tercatat aset yang melampaui jumlah amount. The recoverable amount is the higher
terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah nilai of an asset’s fair value less cost to sell or value
yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi in use.
biaya untuk menjual atau nilai pakai aset.
Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset For the purposes of assessing impairment,
dikelompokkan hingga unit terkecil yang assets are grouped at the lowest levels for
menghasilkan arus kas terpisah (cash-generating which there are separately identifiable cash
units). Aset non-keuangan yang mengalami flows (cash-generating units). Non-financial
penurunan nilai ditelaah untuk kemungkinan assets that have suffered an impairment are
adanya pembalikan terhadap penurunan nilai reviewed for possible reversal of the impairment
pada setiap tanggal pelaporan. at each reporting date.
o. Sewa o. Leases
Grup sebagai penyewa The Group as a lessee
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan, Determination whether an arrangement is, or
atau mengandung, sewa dibuat berdasarkan contains, a lease is made based on the
substansi perjanjian itu sendiri dan penilaian substance of the arrangement and assessment
apakah pemenuhan atas perjanjian bergantung of whether fulfilment of the arrangement is
dari penggunaan aset atau aset-aset tertentu, dependent on the use of a specific asset or
dan apakah perjanjian memberikan hak untuk assets, and the arrangement conveys a right to
menggunakan aset. use the asset.
Grup menyewa aset tetap tertentu dengan The Group leases certain property and
mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa. Aset equipment by recognising the right-of-use
hak guna diakui sebesar biaya perolehan assets and lease liabilities. Right-of-use assets
dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan are stated at cost less accumulated
penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan depreciation and impairment. Right-of-use
selama jangka waktu yang lebih pendek antara assets are depreciated over the shorter of the
masa manfaat aset-hak-guna atau masa sewa. useful life of the assets or the lease term. Right-
Aset hak guna disajikan sebagai bagian dari aset of-use assets are classified as part of property
tetap. and equipment.
Pembayaran sewa didiskontokan dengan The lease payments are discounted using the
menggunakan tingkat bunga implisit dalam interest rate implicit in the lease. If the interest
sewa. Jika tingkat bunga tidak dapat segera rate cannot be readily determined, which is
ditentukan, di mana hal tersebut secara umum generally the case for leases in the Group, the
terjadi pada sewa dalam Grup, tingkat bunga lessee’s incremental borrowing rate is used,
pinjaman inkremental penyewa digunakan, yaitu being the rate that the lessee would have to pay
tarif yang harus dibayar oleh penyewa untuk to borrow the funds necessary to obtain an
meminjam dana yang diperlukan untuk asset of similar value to the right-of-use asset in
memperoleh aset dengan nilai yang sama a similar economic environment with similar
dengan aset hak guna dalam lingkungan terms and conditions.
ekonomi serupa dengan syarat dan ketentuan
yang serupa.
Page 24
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/16 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
o. Sewa (lanjutan) o. Leases (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara Each lease payment is allocated between the
porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. liability portion and finance cost. Lease liabilities
Liabilitas sewa, disajikan sebagai liabilitas are classified in long-term liabilities except for
jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh those with maturities of 12 months or less which
tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang yang are included in current liabilities. The interest
disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur element of the finance cost is charged to the
bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke consolidated profit or loss over the lease period
laba rugi konsolidasian selama masa sewa yang so as to produce a constant rate of interest on
menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas the remaining balance of the liability.
saldo liabilitas.
Grup menentukan jangka waktu sewa sebagai The Group determines the lease term as the
jangka waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan, non-cancellable term of the lease, together with
bersama dengan setiap periode dalam opsi any periods covered by an option to extend the
untuk memperpanjang sewa jika kemungkinan lease if it is highly probable to be exercised.
besar opsi akan diambil.
Grup tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas The Group does not recognise right-of-use
sewa untuk: assets and lease liabilities for:
- Sewa jangka-pendek yang memiliki masa - Short-term leases that have a lease term of
sewa 12 bulan atau kurang; atau 12 months or less; or
- Sewa yang asetnya bernilai rendah. - Leases with low-value assets.
Pembayaran yang dilakukan untuk sewa Payments made under those leases are
tersebut dibebankan ke laba rugi konsolidasian charged to the consolidated profit or loss on a
dengan dasar garis lurus selama masa sewa. straight-line basis over the period of the lease.
Saat terjadi perubahan pada kontrak sewa In the event of a change in the lease contract
setelah tanggal awal dimulainya sewa, Grup subsequent to the initial start date of lease, the
perlu menilai apakah perubahan kontrak sewa Group should assess whether the change of the
berdampak pada modifikasi sewa. Modifikasi lease contract would result in a lease
sewa didefinisikan sebagai perubahan pada modification. Lease modification is defined as a
ruang lingkup sewa, atau imbalan sewa, yang change in the scope of a lease, or the
tidak termasuk dalam syarat dan ketentuan pada consideration for a lease, that is not part of the
kontrak orisinal. original terms and conditions of the lease.
Modifikasi sewa yang meningkatkan ruang The lease modification that increases the scope
lingkup sewa akan menghasilkan kontrak sewa of lease will result in a separate lease contract.
terpisah. Atas modifikasi sewa yang For the lease modification that results in a
mengakibatkan penurunan ruang lingkup sewa, decrease in scope, lease liability is re-measured
liabilitas sewa diukur ulang dan jumlah tercatat and the carrying amount of right-of-use asset is
aset hak guna dikurangi, dengan selisih dampak decreased, with the remainder impact to be
yang dibebankan pada laba rugi. Perubahan charged to profit or loss. A change of lease
pada kontrak sewa yang bukan merupakan contract that does not account as lease
modifikasi sewa mewajibkan pengukuran modification requires a remeasurement of lease
kembali liabilitas sewa dengan penyesuaian liability with a commensurate adjustment to the
yang sepadan pada aset hak guna. right-of-use assets.
Page 25
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/17 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
o. Sewa (lanjutan) o. Leases (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Sewa di mana Grup tidak mengalihkan secara A lease in which the Group does not transfer
substansial seluruh risiko dan manfaat dari substantially all the risks and benefits of the
kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai ownership of an asset is classified as an
sewa operasi. Biaya langsung awal yang operating lease. Initial direct costs incurred in
dikeluarkan dalam menegosiasikan sewa negotiating an operating lease are added to the
operasi ditambahkan pada jumlah tercatat aset carrying amount of the leased asset and
sewa dan diakui selama masa sewa dengan recognised over the lease term on the same
dasar yang sama dengan pendapatan sewa. basis as rental income.
Beberapa sewa properti berisi syarat Some property leases contain variable payment
pembayaran variabel yang dihubungkan ke terms that are linked to sales generated from a
penjualan yang dihasilkan dari toko. Untuk toko store. For individual stores, up to 100 per cent
individu, hingga 100 persen pembayaran sewa of lease payments are on the basis of variable
didasarkan pada syarat pembayaran variabel payment terms and there is a wide range of
dan terdapat persentase penjualan yang sales percentages applied. Variable payment
diterapkan dalam rentang yang luas. Ketentuan terms are used for a variety of reasons,
pembayaran variabel digunakan untuk berbagai including minimising the fixed costs base.
alasan, termasuk meminimalkan dasar biaya Variable lease payments that depend on sales
tetap. Pembayaran sewa variabel yang are recognised in profit or loss in the period in
bergantung pada penjualan diakui dalam laporan which the condition that triggers those
laba rugi pada periode terjadinya kondisi yang payments occurs.
memicu pembayaran tersebut.
Grup sebagai pesewa The Group as a lessor
Pada sewa di mana Grup tidak mengalihkan Leases in which the Group does not transfer
secara substansial semua risiko dan manfaat substantially all the risks and rewards of
kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai ownership of an asset are classified as
sewa operasi. Biaya langsung awal yang operating leases. Initial direct costs incurred in
dikeluarkan untuk melakukan negosiasi dan negotiating and arranging an operating lease
pengaturan sewa operasi diakui sebagai biaya are recognized as expense as incurred. Rental
pada saat terjadinya. Pendapatan sewa diakui income is recognized over the lease period.
seiring berjalannya periode sewa.
Pesewa mengakui pembayaran sewa dari sewa A lessor shall recognise lease payments from
operasi sebagai pendapatan berdasarkan garis operating leases as income on either a straight-
lurus atau metode sistematis lainnya. Pesewa line basis or another systematic basis. The
menerapkan metode sistematis lainnya jika lessor shall apply another systematic basis if
dasar tersebut lebih mewakili pola dimana that basis is more representative of the pattern
manfaat dari pemakaian aset yang bersangkutan in which benefit from the use of the underlying
berkurang. asset is diminished.
p. Aset tak berwujud p. Intangible assets
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan Costs associated with maintaining computer
program perangkat lunak komputer diakui software programs are recognised as an
sebagai beban pada saat terjadinya. expense as incurred.
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung Directly attributable costs that are capitalised as
yang dikapitalisasi sebagai bagian produk part of the software product include the software
perangkat lunak mencakup beban development costs and an appropriate portion
pengembangan perangkat lunak dan bagian of relevant overheads.
overhead yang relevan.
Page 26
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/18 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tak berwujud (lanjutan) p. Intangible assets (continued)
Biaya pengembangan perangkat lunak komputer Computer software development costs
diakui sebagai aset yang diamortisasi selama recognised as assets are amortised over their
estimasi masa manfaat. estimated useful life.
Waralaba yang diperoleh disajikan sebesar Acquired franchises are shown at historical
harga perolehan. Waralaba memiliki masa cost. Franchises have a finite useful life and are
manfaat yang terbatas dan dicatat sebesar harga carried at cost less accumulated amortisation.
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisation is calculated using the straight-line
Amortisasi dihitung dengan menggunakan method to allocate the cost of franchise over
metode garis lurus untuk mengalokasikan harga their estimated useful life.
perolehan selama estimasi masa manfaatnya.
q. Penghasilan tangguhan q. Deferred income
Penghasilan yang diterima dimuka untuk periode Income received in advance for the period
yang tercantum dalam kontrak atas sewa diakui stipulated in the contract for rental is taken up
sebagai liabilitas dalam laporan posisi keuangan as a liability in the consolidated statements of
konsolidasian dan dikreditkan ke laporan laba financial position and credited to the
rugi konsolidasian berdasarkan metode garis consolidated profit or loss on a straight-line
lurus sesuai dengan periode yang tercantum basis over the period stipulated in the related
dalam kontrak yang bersangkutan. contract.
r. Provisi r. Provisions
Biaya pemulihan toko purnaoperasi dan Reinstatement costs and other obligations are
kewajiban lainnya diakui ketika Grup mempunyai recognised when the Group has a present legal
kewajiban hukum atau konstruktif di masa kini or constructive obligation as a result of past
sebagai akibat dari kejadian di masa lalu; events; it is probable that an outflow of
terdapat kemungkinan besar terjadinya resources will be required to settle the
(probable) bahwa akan ada arus keluar sumber obligation; and the amount can be estimated
daya untuk menyelesaikan kewajiban tersebut; reliably. Provisions are not recognised for future
dan jumlahnya dapat diestimasi secara andal. operating losses.
Provisi tidak diakui untuk kerugian operasi masa
depan.
Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi Provisions are measured at the present value of
terbaik manajemen atas pengeluaran yang management’s best estimate of the expenditure
diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini required to settle the present obligation at the
pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto end of the reporting period. The discount rate
yang digunakan untuk menentukan nilai kini used to determine the present value is a pretax
adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang rate that reflects current market assessments of
mencerminkan penilaian pasar atas nilai waktu the time value of money and the risks specific to
uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban. the liability. The increase in the provision due to
Peningkatan provisi karena berjalannya waktu the passage of time is recognised as interest
diakui sebagai beban bunga. expense.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi and adjusted to reflect the current best estimate.
kini terbaik. Jika tidak terdapat kemungkinan If it is no longer probable that an outflow of
arus kas keluar sumber daya yang mengandung resources embodying economic benefits will be
manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas required to settle the obligation, the provision is
tersebut, provisi tersebut dibalik. reversed.
Page 27
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/19 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
s. Utang usaha dan utang lain-lain s. Trade and other payables
Utang usaha dan utang lain-lain adalah Trade and other payables are obligations to pay
kewajiban membayar barang atau jasa yang for goods or services that have been acquired
telah diterima dari pemasok dalam kegiatan from suppliers in the ordinary course of
usaha normal. business.
Utang usaha dan utang lain-lain diklasifikasikan Trade and other payables are classified as
sebagai liabilitas jangka pendek jika current liabilities if payment is due within one
pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu year or less. If not, they are presented as non-
tahun atau kurang. Jika tidak, utang tersebut current liabilities.
disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
t. Pengakuan pendapatan dan beban t. Revenue and expenses recognition
Grup melakukan analisis transaksi melalui lima The Group perform transaction analysis through
langkah berikut: the following five steps:
1) Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, 1) Identify contract with customers with
dengan kriteria berikut: certain criteria as follows:
- Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak - The contract has been agreed by the
terkait dalam kontrak. parties involved in the contract.
- Grup dapat mengidentifikasi hak dari - The Group can identify the rights of
pihak-pihak terkait dan jangka waktu relevant parties and the terms of
pembayaran dari barang atau jasa yang payment for the goods or services to be
akan dialihkan. transferred.
- Kontrak memiliki substansi komersial. - The contract has commercial substance.
- Besar kemungkinan Grup akan - It is possible that the Group will receive
menerima imbalan atas barang atau jasa benefits for the goods or services
yang dialihkan. transferred.
2) Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan 2) Identify the performance obligations in the
dalam kontrak, untuk menyerahkan barang contract, to transfer distinctive goods or
atau jasa yang memiliki karakteristik yang services to the customer.
berbeda ke pelanggan.
3) Menentukan harga transaksi, setelah 3) Determine the transaction price, net of
dikurangi diskon, retur dan insentif discounts, returns and sales incentives,
penjualan, yang berhak diperoleh suatu which an entity expects to be entitled in
entitas sebagai kompensasi atas exchange for transferring promised goods
diserahkannya barang atau jasa yang or services to a customer.
dijanjikan ke pelanggan.
4) Mengalokasikan harga transaksi kepada 4) Allocate the transaction price to each
setiap kewajiban pelaksanaan dengan performance obligation on the basis of the
menggunakan dasar harga jual berdiri relative standalone selling prices of each
sendiri relatif dari setiap barang atau jasa good or services promised in the contract.
yang dijanjikan di kontrak.
5) Mengakui pendapatan ketika kewajiban 5) Recognise revenue when the performance
pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang obligation is satisfied (over time or at a
waktu atau pada suatu waktu tertentu). point in time).
Kewajiban pelaksanaan umumnya dipenuhi The performance obligation is typically satisfied
pada suatu waktu tertentu. at a point in time.
Kriteria tertentu juga harus terpenuhi untuk The specific criteria also must be met for each
setiap aktivitas Grup seperti yang dijelaskan of the Group’s activities as described below.
di bawah.
Page 28
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/20 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan) t. Revenue and expenses recognition
(continued)
Pendapatan dari penjualan barang diakui Revenue from sales of goods are recognised
sebesar harga transaksi pada saat pengendalian based on transaction price when control over
atas barang dialihkan kepada pelanggan. the goods has been transferred to customers.
Pendapatan dari penjualan konsinyasi Revenue from consignment sales are recorded
dibukukan sebesar jumlah penjualan barang at the amount of sales of consigned goods to
konsinyasi kepada pelanggan dikurangi jumlah the customers less amounts payable to
yang terutang kepada pemilik (consignors). consignors.
Beban diakui pada saat terjadinya secara akrual. Expenses are recognised when incurred on an
accrual basis.
u. Perpajakan u. Taxation
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini The income tax expense comprises current and
dan pajak tangguhan. Pajak kini dan pajak deferred tax. Current tax and deferred tax are
tangguhan diakui dalam laporan laba rugi recognised in the consolidated profit or loss,
konsolidasian, kecuali jika pajak penghasilan except to the extent that it relates to items
tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian recognised directly in equity or other
yang langsung diakui ke ekuitas atau comprehensive income. In this case, the tax is
pendapatan komprehensif lain. Dalam hal ini, recognised directly in equity or other
pajak penghasilan diakui langsung pada ekuitas comprehensive income.
atau pendapatan komprehensif lain.
Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan The current income tax charge is calculated on
menggunakan tarif pajak yang berlaku pada the basis of the tax applicable tax rate at the
tanggal pelaporan. reporting date.
Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi Management periodically evaluates positions
yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan taken in tax returns with respect to situations in
Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi which applicable tax regulation is subject to
dimana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretation. It establishes provision on the
interpretasi. Manajemen membentuk provisi basis of amounts expected to be paid to the tax
berdasarkan jumlah yang diharapkan akan authorities.
dibayar kepada otoritas pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk Deferred income tax is recognised for all
semua perbedaan temporer antara dasar temporary differences arising between the tax
pengenaan pajak atas aset dan liabilitas dengan bases of assets and liabilities and their carrying
jumlah tercatatnya. Pajak penghasilan amounts. Deferred income tax is determined
tangguhan ditentukan dengan menggunakan using tax rates that have been enacted or
tarif pajak yang telah diberlakukan atau secara substantially enacted at the reporting date and
substansi telah diberlakukan pada tanggal are expected to apply when the related deferred
pelaporan dan diharapkan berlaku pada saat income tax asset is realised, or the deferred
aset pajak tangguhan direalisasi atau kewajiban income tax liability is settled.
pajak tangguhan diselesaikan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar Deferred tax assets are recognised to the extent
kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di that it is probable that future taxable profit will
masa mendatang akan tersedia untuk be available against which the unused tax
dikompensasi dengan kerugian pajak yang losses and temporary differences can be
belum digunakan dan perbedaan temporer yang utilised.
dapat dikurangkan.
Page 29
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/21 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
u. Perpajakan (lanjutan) u. Taxation (continued)
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan Deferred tax assets and liabilities are offset
dapat saling hapus apabila terdapat hak yang when there is a legally enforceable right to offset
berkekuatan hukum untuk melakukan saling current tax assets and liabilities and when the
hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas deferred tax balances relate to the same
pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak taxation authority. Current tax assets and tax
penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas liabilities are offset where the entity has a legally
perpajakan yang sama. Aset pajak kini dan enforceable right to offset and intends either to
liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika settle on a net basis, or to realise the asset and
entitas memiliki hak yang berkekuatan hukum settle the liability simultaneously.
untuk melakukan saling hapus dan adanya niat
untuk melakukan penyelesaian secara neto atau
untuk merealisasikan dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
Pada Desember 2021, Organisation for In December 2021, the Organisation for
Economic Co-operation and Development Economic Co-operation and Development
(“OECD”) memperkenalkan aturan model Pillar (“OECD”) introduced the Pillar Two model rules
Two (Global Anti-Base Erosion Proposal, atau (the Global Anti-Base Erosion Proposal, or
“GloBE”). “GloBE”).
Sebagai respons, Peraturan Menteri Keuangan In response, the Minister of Finance Regulation
No. PMK-136 Tahun 2024 ("PMK-136") telah No. PMK-136 Year 2024 ("PMK-136") was
disahkan di Indonesia, yurisdiksi di mana Grup enacted in Indonesia, the jurisdiction in which
didirikan, dan mulai berlaku pada 1 Januari 2025. the Group is incorporated, and come into effect
Oleh karena PMK-136 belum berlaku efektif from 1 January 2025. Since the PMK-136 was
pada tanggal pelaporan, Grup tidak memiliki not effective at the reporting date, the Group
eksposur pajak kini terkait. Grup menerapkan has no related current tax exposure. The Group
pengecualian dalam pengakuan dan applies the exception to recognising and
pengungkapan informasi mengenai aset dan disclosing information about deferred tax assets
liabilitas pajak tangguhan terkait pajak and liabilities related to Pillar Two income taxes,
penghasilan Pillar Two, sebagaimana diberikan as provided in the amendments to PSAK 212
dalam amendemen PSAK 212 yang diterbitkan issued in December 2023.
pada Desember 2023.
Grup dalam proses menilai apakah Grup The Group is in the process of assessing
termasuk ke dalam lingkup dari model Pillar Two whether they are within the scope of Pillar Two
dan apakah terdapat eksposur dari PMK-136 model and if there is any exposure to the PMK-
pada saat berlakunya. Oleh karena kompleksitas 136 for when it comes into effect. Due to the
dalam menerapkan PMK-136 dan menghitung complexities in applying the PMK-136 and
pendapatan GloBE, dampak kuantitatif dari calculating GloBE income, the quantitative
PMK-136 belum dapat diestimasikan secara impact of the enacted PMK-136 is not yet
wajar. reasonably estimable.
v. Imbalan kerja v. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek yang merupakan Short-term employee benefits which represent
liabilitas kepada karyawan atas gaji dan bonus liabilities to employees for salary and bonuses
diakui pada saat terutang kepada karyawan are recognised when liable to the employee
berdasarkan metode akrual. based on accrual method.
Page 30
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/22 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Imbalan kerja (lanjutan) v. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun Pension benefit
Grup telah menerapkan undang-undang yang The Group has implemented the applicable law
berlaku dalam perhitungan kewajiban imbalan in calculating the employee benefits obligation,
kerja karyawan, kecuali jika peraturan tersebut unless it is regulated otherwise in the Collective
diatur berbeda dalam Perjanjian Kerja Bersama. Labor Agreement.
Pada 28 April 2010, Grup bergabung dengan On 28 April 2010, the Group joined a defined
program pensiun iuran pasti dari Dana Pensiun contribution pension plan managed by Allianz
Lembaga Keuangan Allianz Indonesia (“DPLK”). Indonesia (“DPLK”). All permanent employees
Semua karyawan tetap berhak mengikuti are eligible for this plan.
program ini.
Kontribusi yang diberikan Grup kepada DPLK Contribution made by the Group to DPLK is
berkisar antara 4% sampai dengan 8% dari gaji ranging from 4% up to 8% of employees’
bulanan karyawan. Kontribusi kepada DPLK monthly salary. Contribution to DPLK is
dibebankan dalam laporan laba rugi charged to the consolidated profit and loss. In
konsolidasian . Sesuai dengan peraturan yang accordance with applicable regulation, the
berlaku, Grup berkewajiban menutupi Group has further payment obligations if the
kekurangan pembayaran pensiun bila program benefits provided by the existing plan do not
yang ada sekarang belum cukup untuk menutupi adequately cover the obligation under
kewajiban sesuai dengan peraturan yang applicable regulation. The projected excess is
berlaku. Kelebihan yang diproyeksikan dianggap considered as a defined benefit obligation.
sebagai kewajiban imbalan pasti.
Kewajiban terkait diakui dalam laporan posisi The related liability is recognised in the
keuangan konsolidasian pada nilai kini consolidated statement of financial position at
kewajiban imbalan pasti pada tanggal the present value of the defined benefit
pelaporan. Kewajiban imbalan pensiun pasti obligation at the reporting date. The defined
dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen benefit obligation is calculated annually by an
dengan menggunakan metode projected unit independent actuary using the projected unit
credit. credit method.
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan estimasi arus kas obligation is determined by discounting the
keluar masa depan dengan menggunakan imbal estimated future cash outflows using yield at
hasil pada tanggal pelaporan dari obligasi the reporting date of long-term government
pemerintah dalam mata uang Rupiah sesuai bonds that are denominated in Rupiah in which
dengan mata uang dimana imbalan tersebut the benefits will be paid and that have terms to
akan dibayarkan dan yang memiliki jangka maturity similar to the related pension
waktu yang sama dengan kewajiban imbalan obligation.
pensiun yang bersangkutan.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul Actuarial gains and losses arising from
dari penyesuaian pengalaman dan perubahan experience adjustments and changes in
asumsi aktuarial dibebankan atau dikreditkan actuarial assumptions charged or credited to
pada pendapatan komprehensif lain pada other comprehensive income in the period in
periode terjadinya. Pengukuran kembali which they arise. Remeasurement of the
kewajiban imbalan kerja yang diakui dalam employee benefit obligation recognised in other
penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi pada periode to profit or loss in a subsequent period. The
berikutnya. Grup mengalihkan jumlah yang Group transfers those amounts recognised in
diakui sebagai penghasilan komprehensif lain other comprehensive income into retained
tersebut ke dalam saldo laba. earnings.
Page 31
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/23 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Imbalan kerja (lanjutan) v. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun (lanjutan) Pension benefits (continued)
Biaya jasa lalu diakui secara langsung di laporan Past service costs are recognised immediately
laba rugi konsolidasian . in the consolidated profit or loss.
Imbalan karyawan jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits
Imbalan karyawan jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits such as long
seperti cuti berimbalan jangka panjang dihitung service leave are calculated in accordance with
berdasarkan peraturan Grup. Imbalan ini the Group’s regulations. These benefits are
dihitung dengan menggunakan metode yang accounted for using the same method as for the
sama dengan metode yang digunakan untuk defined benefit pension plan, except for
program pensiun imbalan pasti, kecuali untuk actuarial gains and losses which are recognized
keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui in the consolidated profit or loss.
pada laporan laba rugi konsolidasian .
Pesangon pemutusan kontrak kerja Termination benefits
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang Termination benefits are payable when
ketika Grup memberhentikan hubungan kerja employment is terminated by the Group before
sebelum usia pensiun normal, atau ketika the normal retirement date, or whenever an
seorang pekerja menerima penawaran employee accepts voluntary redundancy in
mengundurkan diri secara sukarela dengan exchange for these benefits.
kompensasi imbalan pesangon.
Grup mengakui pesangon pemutusan kontrak The Group recognises termination benefits at
kerja pada tanggal yang lebih awal antara: (i) the earlier of the following dates: (i) when the
ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran Group can no longer withdraw the offer of those
atas imbalan tersebut; dan (ii) ketika Grup benefits; and (ii) when the Group recognises
mengakui biaya untuk restrukturisasi yang costs for a restructuring that is within the scope
berada dalam ruang lingkup PSAK 237 dan of PSAK 237 and involves the payment of
melibatkan pembayaran pesangon. termination benefits.
Dalam hal penawaran pesangon untuk In the case of an offer made to encourage
mengundurkan diri secara sukarela, pesangon voluntary redundancy, the termination benefits
pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan are measured based on the number of
jumlah karyawan yang diharapkan menerima employees expected to accept the offer.
penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh tempo Benefits falling due more than 12 months after
lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan the reporting date are discounted to their
didiskontokan menjadi nilai kininya. present value.
w. Rugi/laba per saham dasar dan dilusian w. Basic and diluted loss/earnings per share
Rugi/laba per saham dasar dihitung dengan Basic loss/earnings per share is calculated by
membagi rugi atau laba tahun berjalan yang dividing the loss or earnings for the year
dapat diatribusikan kepada saham biasa attributable to ordinary shares of the Company
Perusahaan dengan rata-rata tertimbang jumlah by the weighted average number of ordinary
saham biasa yang beredar selama tahun yang shares outstanding during the year.
bersangkutan.
Tidak ada instrumen yang dapat mengakibatkan There were no existing instruments which could
penerbitan lebih lanjut saham biasa sehingga result in the issue of further ordinary shares.
rugi atau laba per saham dilusian sama dengan Therefore, diluted loss or earnings per share is
rugi atau laba per saham dasar. equivalent to the basic loss or earnings per
share.
Page 32
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/24 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
x. Pelaporan segmen x. Segment reporting
Segmen operasi dilaporkan secara konsisten Operating segments are reported in a manner
sesuai dengan laporan internal yang dilaporkan consistent with the internal reporting provided to
ke pengambil keputusan operasional. the chief operating decision-maker. The chief
Pengambil keputusan operasional, yang operating decision-maker, who is responsible for
merupakan orang yang bertanggung jawab allocating resources and assessing performance
untuk mengalokasikan sumber daya dan menilai of the operating segments, has been identified
kinerja dari segmen operasi adalah Presiden as the President Director.
Direktur.
y. Aset dimiliki untuk dijual dan operasi yang y. Assets held for sale and discontinued
dihentikan operations
Aset diklasifikasikan sebagai aset dimiliki untuk Assets are classified as assets held for sale
dijual ketika jumlah tercatatnya akan dipulihkan when their carrying amount is to be recovered
terutama melalui transaksi penjualan daripada principally through a sale transaction rather than
melalui pemakaian berlanjut dan penjualannya through continuing use and a sale is considered
sangat mungkin terjadi. Aset ini dicatat pada highly probable. They are stated at the lower of
nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat carrying amount and fair value less costs to sell,
dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk except for investment property that are carried at
menjual, kecuali untuk properti investasi yang fair value.
dicatat pada nilai wajar.
Kerugian penurunan nilai awal atau selanjutnya An impairment loss is recognised for any initial
diakui atas penurunan nilai aset ke nilai wajar or subsequent write‑down of the asset to fair
dikurangi dengan biaya untuk menjual aset. value less costs to sell. A gain is recognised for
Keuntungan diakui atas peningkatan nilai wajar any subsequent increases in fair value less costs
dikurangi biaya untuk menjual aset, tetapi tidak to sell of an asset, but not in excess of any
boleh melebihi akumulasi rugi penurunan nilai cumulative impairment loss previously
yang telah diakui sebelumnya. Keuntungan atau recognised. A gain or loss not previously
kerugian yang sebelumnya tidak diakui pada recognised by the date of the sale of the asset is
tanggal penjualan aset diakui pada tanggal recognised at the date of derecognition.
penghentian pengakuan.
Aset tidak boleh disusutkan atau diamortisasi The assets are not depreciated or amortised
selama diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk while they are classified as held for sale.
dijual. Bunga dan beban lainnya yang dapat Interest and other expenses attributable to the
diatribusikan pada liabilitas dari kelompok liabilities of a disposal group classified as held
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki for sale continue to be recognised.
untuk dijual tetap diakui.
Aset yang dimiliki untuk dijual disajikan secara The assets classified as held for sale are
terpisah dari aset lainnya dalam laporan posisi presented separately from the other assets in
keuangan konsolidasian . the consolidated statements of financial
position.
Page 33
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/25 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Aset dimiliki untuk dijual dan operasi yang y. Assets held for sale and discontinued
dihentikan (lanjutan) operations (continued)
Operasi yang dihentikan adalah komponen A discontinued operation is a component of the
entitas yang telah dilepaskan atau entity that has been disposed of or is classified
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual dan as held for sale and that represents a separate
mewakili lini usaha atau area geografis operasi major line of business or geographical area of
utama yang terpisah, merupakan bagian dari operations, is part of a single coordinated plan
suatu rencana tunggal terkoordinasi untuk to dispose of such a line of business or area of
melepaskan lini usaha atau area operasi. Hasil operations. The results of discontinued
dari operasi yang dihentikan disajikan secara operations are presented separately in the
terpisah dalam laporan laba rugi dan consolidated statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. other comprehensive income.
Klasifikasi sebagai aset yang dimiliki untuk dijual The classification as assets held for sale ceases
diakhiri pada saat kondisi-kondisi yang when the conditions that indicate the sales
mendukung bahwa penjualannya sangat within a year is highly probable are not met. The
mungkin terjadi dalam satu tahun sudah tidak classification of the respective assets will be
terpenuhi. Klasifikasi atas aset terkait akan returned to the nature of each individual asset
dikembalikan pada sifat masing-masing aset based on their intended use.
berdasarkan tujuan penggunaannya.
z. Pendapatan dari pemasok z. Income from suppliers
Grup memiliki berbagai perjanjian dengan The Group has various arrangements with
pemasok dimana diskon dan insentif suppliers whereby volume-based discounts and
berdasarkan volume, insentif promosi dan incentives, promotional and marketing
pemasaran dan berbagai potongan harga dan incentives and various other rebates and
diskon lainnya diperoleh sehubungan dengan discounts are earned in connection with the
pembelian barang dari pemasok tersebut untuk purchase of goods from those suppliers for
dijual kembali. resale.
Mayoritas pendapatan dari pemasok didorong The majority of income from suppliers is driven
oleh volume atau skema berdasarkan kegiatan. by volume-based measures or event-driven
Sifat pendapatan ini dan cara pengakuannya schemes. The nature and the manner in which
bervariasi tergantung pada perjanjian dengan it is recognised varies depending on the
masing-masing pemasok. arrangements with the individual suppliers.
Pendapatan dari pemasok diakui pada saat Income from suppliers is recognised when
diperoleh oleh Perusahaan, yang terjadi ketika earned by the Company, which occurs when all
semua kewajiban yang bersyarat untuk obligations conditional for earning income have
memperoleh pendapatan telah dilakukan, dan been discharged, and the income can be
pendapatan tersebut dapat diukur dengan andal measured reliably based on the terms of the
berdasarkan persyaratan kontrak. Pendapatan contract. The income is recognised as a credit
diakui sebagai pengurang harga pokok within cost of sales. Where the income earned
penjualan. Jika pendapatan yang diperoleh relates to inventory which are held by the
terkait dengan persediaan yang dimiliki oleh Company at period ends, the income is included
Perusahaan pada akhir periode, pendapatan within the cost of those stocks and recognised
dimasukkan dalam biaya perolehan persediaan in cost of sales upon sale of those stocks.
tersebut dan diakui dalam harga pokok
penjualan pada saat penjualan persediaan
tersebut.
Nilai akrual pada tanggal pelaporan termasuk The accrued value at the reporting date is
dalam piutang atau utang usaha, tergantung included in trade receivables or trade
pada hak saling hapus. payables, depending on the right of offset.
Page 34
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/26 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
z. Pendapatan dari pemasok (lanjutan) z. Income from suppliers (continued)
Pengakuan atas pendapatan dari pemasok Recognition of income from supplier must be
harus didukung dengan perjanjian/konfirmasi supported by a valid written agreement/
tertulis dari pemasok, dan pendapatan ini hanya confirmation from suppliers, and it should be
dapat diakui ketika: recognised only when:
- besar kemungkinan manfaat ekonomi - it is probable that the economic benefits
sehubungan dengan transaksi tersebut associated with the transaction will flow to
akan mengalir ke Perusahaan; the Company;
- pendapatan dapat diukur dengan nyata - the income can be measured reliably based
berdasarkan kontrak atau konfirmasi on contractual or written confirmations.
tertulis.
Manajemen mengestimasi penyisihan Management estimates the provision for
pembatalan pendapatan dari pemasok uncollectible income from suppliers based on
berdasarkan tingkat pembatalan yang the expected cancellation rate.
diharapkan.
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Berbagai aktivitas yang dilakukan membuat Grup The Group’s activities expose it to a variety of
terekspos terhadap berbagai macam risiko keuangan financial risks: market risk (including foreign
terutama: risiko pasar (termasuk risiko nilai tukar exchange risk and interest rate risk), credit risk and
mata uang asing dan risiko tingkat suku bunga), liquidity risk. Overall, the Group’s financial risk
risiko kredit serta risiko likuiditas. Secara management program focuses on the
keseluruhan, program manajemen risiko keuangan unpredictability of financial markets and seeks to
Grup terfokus pada ketidakpastian pasar keuangan minimise the potential adverse effects on the
dan meminimalisasi potensi kerugian yang financial performance of the Group.
berdampak pada kinerja keuangan Grup.
(i) Risiko pasar (i) Market risk
Risiko nilai tukar mata uang asing Foreign exchange risk
Grup rentan terhadap risiko nilai tukar mata uang The Group is exposed to foreign exchange risk
asing yang timbul dari berbagai eksposur mata arising from various currency exposures,
uang, terutama terhadap Dolar AS. Risiko nilai primarily with respect to the US Dollar. Foreign
tukar mata uang asing timbul dari transaksi exchange risk arises from future commercial
komersial di masa depan serta aset dan liabilitas transactions and recognised assets and
yang diakui. liabilities.
Page 35
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/27 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(i) Risiko pasar (lanjutan) (i) Market risk (continued)
Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan) Foreign exchange risk (continued)
Posisi aset dan liabilitas moneter dalam mata Monetary assets and liabilities in foreign
uang asing pada 31 Maret 2025 dan currencies as at 31 March 2025 and
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2024 are as follows:
31 Maret/March 2024
USD HKD NTD
Aset Assets
Kas dan setara kas 570,328 - - Cash and cash equivalents
Piutang lain-lain - - - Other receivables
Jumlah aset 570,328 - - Total assets
Liabilitas Liabilities
Utang usaha (3,777,982) - - Trade payables
Utang lain-lain: Other payables:
- Pihak ketiga (20,484) - - Third parties -
- Pihak berelasi (187,221) (5,192,432) - Related parties -
Jumlah liabilitas (3,985,687) (5,192,432) - Total liabilities
Liabilitas bersih (3,415,359) (5,192,432) - Net liabilities
Nilai setara Rupiah (56,654) (11,078) - Rupiah equivalent
(dalam jutaan) (in million)
31 Desember/December2024
USD HKD NTD
Aset Assets
Kas dan setara kas 1,152,022 - - Cash and cash equivalents
Piutang lain-lain 411,020 - - Other receivables
Jumlah aset 1,563,042 - - Total assets
Liabilitas Liabilities
Utang usaha (2,853,571) - - Trade payables
Utang lain-lain: Other payables:
- Pihak ketiga (647,308) - - Third parties -
- Pihak berelasi (775,102) (5,343,771) (12,114,090) Related parties -
Jumlah liabilitas (4,275,981) (5,343,771) (12,114,090) Total liabilities
Liabilitas bersih (2,712,939) (5,343,771) (12,114,090) Net liabilities
Nilai setara Rupiah (43,847) (11,126) (5,800) Rupiah equivalent
(dalam jutaan) (in million)
Kurs yang berlaku pada tanggal pelaporan Exchange rates prevailing at the reporting date
diungkapkan pada Catatan 2d. are disclosed in Note 2d.
Grup mengendalikan dampak transaksi dalam The Group manages its foreign currency
mata uang asing dengan melakukan konversi transaction exposures by converting its surplus
dana lebih ke mata uang asing yang relevan. cash into the relevant foreign currency. The
Dampak dari pergerakan mata uang asing exposures to foreign currency movements are
dimonitor untuk memastikan bahwa dampak monitored to ensure they are within acceptable
tersebut dalam batas-batas yang dapat diterima limits and with the long-term objective of
dan dengan tujuan jangka panjang untuk minimising all material exposures.
meminimalkan semua dampak material yang
timbul.
Page 36
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/28 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(i) Risiko pasar (lanjutan) (i) Market risk (continued)
Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan) Foreign exchange risk (continued)
Pada 31 Maret 2025, jika mata uang Rupiah As at 31 March 2025, if Rupiah had
melemah/menguat sebesar 1% terhadap weakened/strengthened by 1% against the
Dolar AS dengan variabel lain konstan, rugi USD with all other variables held constant, loss
periode berjalan akan lebih tinggi/rendah for the period would have been higher/lower by
sebesar Rp 566 (31 Desember 2024: rugi tahun Rp 566 (31 December 2024: loss for the year
berjalan akan lebih tinggi/rendah sebesar would have been higher/lower by Rp 342).
Rp 342).
(ii) Risiko suku bunga (ii) Interest rate risk
Risiko suku bunga Grup timbul dari pinjaman The Group’s interest rate risk arises from short-
jangka pendek. Eksposur risiko suku bunga dari term borrowing. Interest rate risk exposure from
pinjaman jangka pendek ditentukan tidak the short-term borrowings is determined to be
signifikan karena fluktuasi jangka pendek yang insignificant due to insignificant short-term
tidak signifikan. fluctuation.
(iii) Manajemen modal (iii) Capital management
Grup secara aktif dan rutin menelaah dan The Group actively and regularly reviews and
mengelola struktur permodalan untuk manages its capital structure to ensure optimal
memastikan struktur modal dan hasil capital structure and shareholder returns, taking
pengembalian ke pemegang saham yang into consideration the future capital
optimal, dengan mempertimbangkan kebutuhan requirements and capital efficiency of the
modal masa depan dan efisiensi modal Grup, Group, current and future profitability, projected
profitabilitas masa sekarang dan yang akan operating cash flows, prevailing and projected
datang, proyeksi arus kas operasi, proyeksi capital expenditures and projected strategic
belanja modal dan proyeksi peluang investasi investment opportunities. The Group also
yang strategis. Grup juga secara aktif actively market its assets held for sale which are
memasarkan aset dimiliki untuk dijual yang expected to generate the significant amount of
diharapkan dapat menghasilkan arus kas masuk cash inflow in the foreseeable future.
yang signifikan pada masa yang akan datang.
(iv) Risiko kredit (iv) Credit risk
Grup memiliki risiko kredit yang terutama berasal The Group is exposed to credit risk primarily
dari simpanan di bank, piutang usaha, piutang from deposits with banks, trade receivables,
lain-lain dan uang jaminan. Grup mengelola other receivables and refundable deposits. The
risiko kredit yang terkait dengan simpanan di Group manages credit risk exposed from its
bank dengan memonitor reputasi bank. Informasi deposits with banks by monitoring the bank’s
yang tersedia mengenai bank-bank tersebut reputation. Information available regarding
pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut: those banks at the reporting date is as follows:
Page 37
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/29 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(iv) Risiko kredit (lanjutan) (iv) Credit risk (continued)
31 Maret 31 Desember
March 2025 December 2024
Dengan pihak yang memiliki Counterparties with
peringkat kredit eksternal external credit rating
Pefindo Pefindo
- AAA 98,631 62,726 AAA -
- AA+ 1 168 AA+ -
Moody’s Moody’s
- P-1 27,514 72,610 P-1 -
126,146 135,504
Lihat Catatan 6 mengenai analisis umur piutang See Note 6 for the aging analysis of trade
usaha. receivables.
Tidak terdapat konsentrasi risiko kredit karena There is no concentration of credit risk as the
Grup memiliki banyak pelanggan tanpa adanya Group has a large number of customers without
pelanggan individu yang signifikan. any individually significant customer.
Eksposur maksimum Group atas risiko kredit The Group’s maximum exposure to credit risk is
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Maret 31 Desember
March 2025 December 2024
Kas di bank 107,512 61,253 Cash in banks
Deposito berjangka 18,634 74,251 Time deposit
Piutang usaha 83,061 77,008 Trade receivables
Piutang lain-lain 64,585 59,064 Other receivables
Aset tidak lancar lainnya 70,026 62,500 Other non-current assets
343,818 334,076
(v) Risiko likuiditas (v) Liquidity risk
Risiko likuiditas timbul jika Grup mengalami Liquidity risk arises if the Group has difficulty in
kesulitan dalam mendapatkan sumber obtaining financial sources. Liquidity risk
pendanaan. Manajemen risiko likuiditas berarti management implies maintaining sufficient
menjaga kecukupan saldo kas dan setara kas. cash and cash equivalents. The Group
Grup mengelola risiko likuiditas dengan manages its liquidity risk by continuously
pengawasan proyeksi dan arus kas aktual monitoring forecast and actual cash flows and
secara terus menerus serta pengawasan continuous supervision of final maturity date of
berkesinambungan terhadap tanggal jatuh assets and financial liabilities.
tempo aset dan liabilitas keuangan.
Tabel di bawah ini menganalisis liabilitas The table below analyses the Group’s financial
keuangan Grup yang diselesaikan secara neto liabilities into relevant maturity groupings based
yang dikelompokkan berdasarkan periode yang on the remaining period to the contractual
tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo maturity date. The amounts disclosed in the
kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam table are the contractual undiscounted cash
tabel merupakan arus kas kontraktual yang tidak flows (including estimated interest payment).
didiskontokan (termasuk estimasi pembayaran
bunga).
Page 38
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/30 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(v) Risiko likuiditas (lanjutan) (v) Liquidity risk (continued)
Jatuh tempo kontraktual liabilitas keuangan/
Contractual maturities of financial liabilities
Antara Antara
1 dan 2 2 dan 5
Kurang dari tahun/ tahun/ Lebih dari
1 tahun/ Between Between 5 tahun/
Less than 1 year 2 and 5 More than Jumlah/
1 year and 2 years years 5 years Total
31 March 2025 31 March 2024
Utang usaha 643,413 - - - 643,413 Trade payables
Utang lain-lain 153,631 - - - 153,631 Other payables
Akrual 228,900 - - - 228,900 Accruals
Pinjaman pihak
berelasi 330,593 - - - 330,593 Intercompany borrowing
Pinjaman bank
jangka pendek 1,235,000 - - - 1,235,000 Short-term bank loan
Liabilitas sewa 140,153 85,165 90,084 89,078 404,480 Lease liabilities
2,731,690 85,165 90,084 89,078 2,996,017
Jatuh tempo kontraktual liabilitas keuangan/
Contractual maturities of financial liabilities
Antara Antara
1 dan 2 2 dan 5
Kurang dari tahun/ tahun/ Lebih dari
1 tahun/ Between Between 5 tahun/
Less than 1 year 2 and 5 More than Jumlah/
1 year and 2 years years 5 years Total
31 Desember 2024 31 December 2024
Utang usaha 497,922 - - - 497,922 Trade payables
Utang lain-lain 258,746 - - - 258,746 Other payables
Akrual 196,291 - - - 196,291 Accruals
Pinjaman pihak
berelasi 299,948 - - - 299,948 Intercompany borrowing
Pinjaman bank
jangka pendek 1,303,422 - - - 1,303,422 Short-term bank loan
Liabilitas sewa 100,339 49,496 50,602 345,927 546,364 Lease liabilities
2,656,668 49,496 50,602 345,927 3,102,693
(vi) Nilai wajar instrumen keuangan (vi) Fair value of financial instruments
Aset keuangan Grup terutama terdiri dari kas The Group’s financial assets are mostly
dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain- comprised of cash and cash equivalents, trade
lain yang jatuh tempo kurang dari satu tahun. and other receivables with maturity less than
Nilai wajar dari aset keuangan tersebut one year. The fair values of those financial
mendekati jumlah tercatatnya karena dampak assets approximate their carrying amounts as
dari diskonto tidak signifikan. Kecuali atas aset the impact of the discounting is not significant.
derivatif yang termasuk dalam piutang lain-lain, Except for derivative assets recorded in the
jumlah tercatatnya diukur pada nilai wajar. other receivables, its carrying amount is
measured at fair value.
Liabilitas keuangan Grup terutama terdiri dari The Group’s financial liabilities are mostly
beberapa liabilitas jangka pendek, seperti utang comprised of certain short-term liabilities, such
usaha, utang lain-lain, pinjaman kepada pihak as trade payables, other liabilities,
berelasi, pinjaman jangka pendek dengan jatuh intercompany borrowing, short-term loans with
tempo kurang dari satu tahun. maturity less than one year.
Nilai wajar dari liabilitas jangka pendek tersebut The fair values of the short-term liabilities
mendekati jumlah tercatatnya karena dampak approximate their carrying amounts as the
dari diskonto tidak signifikan. impact of the discounting is not significant.
Page 39
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/31 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
3. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 3. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(vi) Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) (vi) Fair value of financial instruments
(continued)
Nilai wajar liabilitas sewa diestimasikan sebesar The fair value of lease liabilities are estimated
nilai kini dari arus kas di masa datang, yang as the present value of future cash flows,
didiskontokan dengan tingkat suku bunga yang discounted using non-observable interest rate
tidak dapat diobservasi (tingkat 3) sebesar (level 3) which is 9.32%.
9.32%.
Nilai wajar uang jaminan dan liabilitas sewa The fair values of refundable deposits and lease
beserta jumlah tercatatnya adalah sebagai liabilities compared to their carrying amounts
berikut: are as follows:
31 Maret/March 2025 31 Desember/December 2024
Nilai Nilai Nilai Nilai
tercatat/ wajar/ tercatat/ wajar/
Carrying Fair Carrying Fair
value value value value
Uang jaminan 70,026 60,881 62,500 57,158 Refundable deposits
Liabilitas sewa 261,972 246,912 278,947 262,683 Lease liabilities
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING JUDGEMENTS
Estimasi dan pertimbangan terus dievaluasi Estimates and judgements are continually evaluated
berdasarkan pengalaman historis dan and are based on historical experience and other
faktor-faktor lain, termasuk ekspektasi atas factors, including expectations of future events that
peristiwa masa depan yang diyakini wajar are believed to be reasonable under the
berdasarkan kondisi yang ada. Hasil aktual dapat circumstances. Actual results may differ from these
berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Estimasi estimates. The estimates and judgements that have
dan pertimbangan yang memiliki pengaruh a significant effect on the carrying amounts of assets
signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan and liabilities are disclosed below.
liabilitas diungkapkan di bawah ini.
Group membuat estimasi dan asumsi mengenai The Group makes estimates and assumptions
masa depan. Estimasi akuntansi yang dihasilkan, concerning the future. The resulting accounting
sesuai definisi, jarang bisa sama dengan hasil estimates will, by definition, seldom equal the related
aktualnya. actual results.
Estimasi dan pertimbangan yang secara signifikan The estimates and judgements that have a
berisiko menyebabkan penyesuaian material significant risk of causing a material adjustment to
terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas selama the carrying amounts of assets and liabilities within
12 bulan ke depan dipaparkan di bawah ini. the next 12 months are addressed below.
Imbalan kerja Employee benefits
Nilai kini dari kewajiban pensiun tergantung pada The present value of the pension obligations
sejumlah faktor yang ditentukan berdasarkan basis depends on a number of factors that are determined
aktuarial dengan menggunakan sejumlah asumsi. on an actuarial basis using a number of
Asumsi yang digunakan dalam menentukan assumptions. The assumptions used in determining
biaya/(penghasilan) bersih untuk pensiun the net cost/(income) for pensions include the
mencakup tingkat diskonto. Setiap perubahan discount rate. Any changes in these assumptions will
dalam asumsi ini akan berdampak pada jumlah impact the carrying amount of pension obligations.
tercatat atas kewajiban pensiun.
Page 40
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/32 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Imbalan kerja (lanjutan) Employee benefits (continued)
Dalam menentukan tingkat diskonto yang sesuai, In determining the appropriate discount rate, the
Grup mempertimbangkan tingkat imbal hasil dari Group considers the yield of government bonds that
obligasi pemerintah dalam mata uang dimana are denominated in the currency in which the
imbalan tersebut akan dibayarkan dan memiliki benefits will be paid and that have terms to maturity
periode jatuh tempo mendekati periode kewajiban approximating the terms of the related pension
pensiun yang terkait. obligation.
Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Grup For the rate of future salary increases, the Group
mengumpulkan data historis mengenai perubahan collects all historical data relating to changes in base
gaji dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan salaries and adjusts it for future business plans.
rencana bisnis masa datang.
Asumsi kunci lainnya untuk kewajiban pensiun Other key assumptions for pension obligations are
sebagian didasarkan pada kondisi pasar saat ini. based in part on current market conditions.
Informasi tambahan diungkapkan dalam Additional information is disclosed in Note 14 to the
Catatan 14 atas laporan keuangan konsolidasian . consolidated financial statements.
Estimasi penurunan nilai aset non-keuangan Estimated impairment of non-financial assets
Aset tetap ditelaah untuk mengetahui apakah telah Property and equipment are reviewed for
terjadi penurunan nilai bilamana terdapat kejadian impairment whenever events or changes in
atau perubahan keadaan yang mengindikasikan circumstances indicate that the carrying amount
bahwa jumlah tercatat aset tersebut tidak dapat may not be recoverable. An impairment loss is
terpulihkan. Kerugian akibat penurunan nilai diakui recognised for the amount by which the carrying
sebesar selisih lebih antara jumlah tercatat aset amount of the asset exceeds its recoverable
dengan jumlah terpulihkannya. amount.
Dalam menentukan penurunan nilai, aset For the purposes of assessing impairment, assets
dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah are grouped at the lowest levels for which there are
dimana terdapat arus kas yang dapat diidentifikasi, separately identifiable cash flows, which are largely
yang sebagian besar tidak tergantung pada arus kas independent of the cash flows from other assets or
dari aset atau kelompok aset atau unit penghasil kas group of assets or cash-generating units (”CGU”).
lain. Jumlah terpulihkan atas suatu aset atau unit The recoverable amount of an asset or a CGU is
penghasil kas ditentukan berdasarkan nilai yang lebih determined based on the higher of an asset’s fair
tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk value less costs to sell and its value in use,
menjual dan nilai pakai aset, yang dihitung calculated on the basis of the management’s
berdasarkan asumsi dan estimasi manajemen. assumptions and estimates. Changes in the key
Perubahan dari asumsi penting, seperti tingkat assumptions, such as the growth rate, discount rate,
pertumbuhan, tingkat diskonto, tingkat inflasi dan inflation rate and other assumptions, could
asumsi lainnya, dapat mempengaruhi perhitungan materially affect the calculation of recoverable
jumlah terpulihkan secara material. Perhitungan amount. The calculations use pre-tax cash flow
menggunakan proyeksi arus kas sebelum pajak projections based on financial budgets approved by
berdasarkan anggaran keuangan yang disetujui oleh the board of directors covering the period of store
direksi yang mencakup periode sewa toko. leases.
Jika terdapat indikasi bahwa aset individual mungkin If there is any indication that an individual asset may
mengalami penurunan nilai, maka jumlah terpulihkan be impaired, recoverable amount shall be estimated
diestimasi untuk aset individual tersebut. Dalam for the individual asset. In estimating the recoverable
mengestimasi jumlah terpulihkan atas aset individual, amount of the individual asset, management
manajemen mempertimbangkan kondisi fisik dari considers the physical condition of the asset and the
aset dan rencana penggunaan aset tersebut di masa plan of used of the assets in the future.
yang akan datang.
Page 41
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/33 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Provisi untuk penurunan nilai persediaan Provision for impairment of inventory
Perhitungan dari provisi ini melibatkan estimasi The calculation of this provision involves estimating
beberapa unsur, terutama periode dimana a number of variables, principally the period at
persediaan diharapkan terjual dan tingkat harga which the inventory items are expected to be sold
dimana persediaan dapat terjual. Ketidakpastian and the price level at which the inventory items can
yang terkait dengan faktor tersebut dapat be sold. Uncertainty associated with these factors
menghasilkan jumlah akhir yang dapat direalisasi may result in the ultimate realisable amount being
berbeda dengan jumlah tercatat persediaan yang different from the reported carrying amount of
dilaporkan. inventories.
Estimasi masa manfaat aset tetap Useful life estimates for property and equipment
Grup menentukan estimasi masa manfaat dan beban The Group determines the estimated useful lives
penyusutan aset tetap. Grup akan merevisi beban and related depreciation charges for property and
penyusutan jika masa manfaat berbeda dengan equipment. The Group will revise the depreciation
estimasi sebelumnya, menghapusbukukan atau pun charge where useful lives are different from those
menurunkan nilai aset yang secara teknis telah usang previously estimated, or it will write-off or write-down
atau tidak digunakan lagi. technically obsolete assets or assets that have been
abandoned.
Pemulihan aset pajak tangguhan Recoverability of deferred tax assets
Grup melakukan penelaahan atas jumlah tercatat The Group reviews the carrying amounts of
aset pajak tangguhan pada setiap akhir periode deferred tax assets at the end of each reporting
pelaporan dan mengurangi nilai tersebut sampai tidak period and reduces these to the extent that it is no
lagi memungkinkan penghasilan kena pajak akan longer probable that sufficient taxable income will
tersedia untuk penggunaan seluruh atau sebagian be available to allow all or part of the deferred tax
dari aset pajak tangguhan tersebut. Penilaian Grup assets to be utilised. The Group’s assessment on
atas pengakuan aset pajak tangguhan untuk the recognition of deferred tax assets on deductible
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan temporary differences is based on the level and
didasarkan atas tingkat dan waktu dari perkiraan timing of forecasted taxable income of the
penghasilan kena pajak untuk periode pelaporan subsequent reporting period. This forecast is based
berikutnya. Perkiraan ini berdasarkan hasil on the Group’s past results and future expectations
pencapaian Grup di masa lalu dan ekspektasi di on revenues and expenses as well as future tax
masa depan terhadap pendapatan dan beban, planning strategies. However, there is no certainty
sebagaimana juga dengan strategi perencanaan that the Group will generate sufficient taxable
perpajakan di masa depan. Namun, tidak ada income to allow all or part of the deferred tax assets
kepastian bahwa Grup pasti menghasilkan to be utilised.
penghasilan kena pajak yang cukup untuk
memungkinkan penggunaan sebagian atau seluruh
bagian dari aset pajak tangguhan.
Ketidakpastian posisi perpajakan Uncertain tax position
Dalam situasi tertentu, Grup tidak dapat menentukan In certain circumstances, the Group may not be able
secara pasti jumlah utang pajak kini atau masa to determine the exact amount of its current or
mendatang atau jumlah klaim restitusi pajak yang future tax liabilities or recoverable amount of the
dapat terpulihkan karena proses pemeriksaan yang claim for tax refund due to ongoing investigations by
masih berlangsung oleh atau diskusi dengan otoritas or discussions with the taxation authority.
perpajakan.
Page 42
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/34 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Ketidakpastian posisi perpajakan (lanjutan) Uncertain tax position (continued)
Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari Uncertainties exist with respect to the interpretation
peraturan perpajakan yang kompleks dan jumlah dan of complex tax regulations and the amount and
waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan timing of future taxable income and other taxes. In
dan pajak lain. Dalam menentukan jumlah yang harus determining the amount to be recognised in respect
diakui terkait dengan utang pajak yang tidak pasti of an uncertain tax liability or the recoverable
atau klaim restitusi pajak yang dapat terpulihkan amount of the claim for tax refund related to
terkait dengan ketidakpastian posisi perpajakan, uncertain tax positions, the Group applies similar
Grup menerapkan pertimbangan yang sama yang considerations as it would use in determining the
akan digunakan dalam menentukan jumlah provisi amount of a provision to be recognised in
yang harus diakui sesuai dengan PSAK 237, “Provisi, accordance with PSAK 237, “Provisions,
Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi” dan Contingent Liabilities and Contingent Assets” and
PSAK 212 “Pajak Penghasilan”. PSAK 212, “Income Taxes”.
Penentuan masa sewa dan tingkat bunga Determining lease period and incremental
inkremental interest rate
Aset hak guna dan liabilitas sewa terkait yang timbul The corresponding right-of-use assets and lease
dari sewa pada awalnya diukur pada nilai kini liabilities arising from leases are initially measured
pembayaran sewa pada tanggal dimulainya dan at the present value of the lease payments at the
didiskontokan menggunakan tingkat bunga pinjaman commencement date and discounted using the
inkremental. Grup menerapkan tingkat bunga incremental borrowing rate. The Group applies the
pinjaman inkremental dengan mengacu pada tingkat incremental borrowing rate with reference to the
bunga yang harus dibayar oleh Grup untuk rate of interest that the Group would have to pay to
meminjam, dalam jangka waktu yang sama dengan borrow, over a similar term as that of the lease.
sewa.
Grup menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka The Group determines the lease term as the non-
waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan, bersama cancellable term of the lease, together with any
dengan setiap periode dalam opsi untuk periods covered by an option to extend the lease if
memperpanjang sewa jika kemungkinan besar opsi it is highly probable to be exercised.
akan diambil.
Grup menerapkan pertimbangan dalam The Group applies judgement in evaluating whether
mengevaluasi apakah kemungkinan besar opsi akan it is highly probable to exercise the option. The
diambil. Grup mempertimbangkan semua faktor- Group considers all relevant factors to exercise the
faktor yang relevan untuk melakukan perpanjangan. renewal. The Group reassesses the lease term if
Grup menilai kembali masa sewa jika terdapat there is a significant event or change that could
peristiwa atau perubahan signifikan yang dapat affect the decision to exercise the option to renew.
memengaruhi keputusan untuk menggunakan opsi The assessment of whether the Group will exercise
untuk memperpanjang. Penilaian apakah Grup akan the option impacts the determination of lease terms,
menggunakan opsi tersebut berdampak pada which can significantly affect the amount of right-of-
penentuan masa sewa, yang dapat secara signifikan use assets and lease liabilities recognised.
memengaruhi jumlah aset hak guna dan liabilitas
sewa yang diakui.
Aset tersedia untuk dijual Assets held for sales
Grup mengklasifikasikan suatu aset tidak lancar The Group classifies a non-current asset as held for
sebagai dimiliki untuk dijual jika jumlah tercatatnya sale if the carrying amount will be recovered in
akan dipulihkan secara prinsip melalui transaksi principle through a sale transaction rather than
penjualan daripada melalui pemakaian berlanjut. through continued use.
Page 43
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/35 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Aset tersedia untuk dijual (lanjutan) Assets held for sales (continued)
Pada tanggal 31 Maret 2025, Grup As at 31 March 2025, the Group classifies properties
mengklasifikasikan properti sebagai dimiliki untuk as held for sale if the sale is highly probable within
dijual jika penjualannya sangat mungkin akan terjadi one year, as indicated by subsequent signed sales
dalam waktu satu tahun, sebagaimana ditunjukkan purchase agreements.
dengan perjanjian jual beli yang ditandatangani
setelahnya.
Nilai wajar properti investasi Fair value of investment property
Nilai wajar properti investasi ditentukan The fair value of investment property is determined
menggunakan teknik valuasi. Properti investasi milik using valuation techniques. The Group's investment
Grup dinilai oleh penilai independen yang memiliki properties were valued by an independent appraiser
kualifikasi dan pengalaman relevan terkait kategori who has relevant qualifications and experience
dari properti investasi yang dinilai. relating to the category of the investment property
being valued.
Nilai wajar didasarkan pada harga pasar aktif yang The fair value is based on active market prices,
disesuaikan untuk perbedaan lokasi, kondisi dan adjusted for differences in location, condition and
karakteristik properti investasi. Untuk semua properti characteristics of the investment properties. For all
investasi, penggunaan saat ini setara dengan investment properties, their current use equates to
penggunaan tertinggi dan terbaik dengan the highest and best use by using independent
menggunakan data perbandingan independen dari comparison data from commercial property surveys
survei properti komersial dan pembandingan dengan and benchmarking against market data for similar
data pasar untuk jenis aset serupa yang berada di types of assets located in the same area. Other key
area aset tersebut. Faktor-faktor utama lainnya untuk factors in determining the fair value of investment
menentukan nilai wajar properti investasi didasarkan properties are based on current market conditions
pada kondisi pasar terkini dan mencakup and include the property business growth and
pertumbuhan bisnis properti serta tingkat inflasi. inflation rates.
Hasil dari pendekatan ini kemudian digabungkan The outcome of this approach is then combined with
dengan penilaian berdasarkan pendekatan valuations derived from the income approach with a
pendapatan dengan pembobotan tertentu. Faktor certain weighting. Key factors in the income
utama dalam model pendekatan pendapatan adalah approach model are rental rate and discount rate
asumsi tingkat sewa dan tingkat diskonto yang assumptions used in the calculation. Changes in
digunakan dalam perhitungan. Perubahan dalam these assumptions may affect the reported fair value
asumsi-asumsi ini dapat mempengaruhi nilai wajar of the investment properties.
properti investasi yang dilaporkan.
Page 44
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/36 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS
31 Maret 31 Desember
Maret 2025 December 2024
Kas Cash on hand
Rupiah 10,243 6,530 Rupiah
Bank Cash in banks
Rupiah: Rupiah:
PT Bank Central Asia Tbk 70,199 19,820 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23,930 7,029 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 4,352 595 (Persero) Tbk
PT Bank HSBC Indonesia 702 26,713 PT Bank HSBC Indonesia
Citibank, N.A. 202 1,098 Citibank, N.A.
MUFG Bank Ltd. 149 151 MUFG Bank Ltd.
PT Bank Permata Tbk 148 1,281 PT Bank Permata Tbk
PT Bank SMBC Indonesia Tbk 2 2 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
PT Bank BCA Syariah 1 168 PT Bank BCA Syariah
Dolar AS: US Dollar:
PT Bank HSBC Indonesia 7,661 4,235 PT Bank HSBC Indonesia
Citibank, N.A. 166 161 Citibank, N.A.
107,512 61,253
Deposito Berjangka Time Deposit
Rupiah: Rupiah:
PT Bank HSBC Indonesia 17,000 26,000 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk - 34,000 (Persero) Tbk
Dolar AS: US Dollar:
PT Bank ANZ Indonesia 1,634 14,251 PT Bank ANZ Indonesia
18,634 74,251
136,389 142,034
Page 45
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/37 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
5. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)
Tingkat suku bunga per tahun kontraktual untuk kas Contractual interest rates per annum on cash at
pada bank dan deposito bank jangka pendek adalah bank and short-term bank deposits are as follows:
sebagai berikut:
31 Maret 31 Desember
Maret 2025 December 2024
Rupiah 0.3%-5.00% 0.3%-5.60% Rupiah
Dolar AS 3.70%-4.20% 4.00%-4.25% US Dollar
Eksposur maksimum risiko kredit pada akhir periode The maximum exposure to credit risk at the end of the
pelaporan adalah sebesar jumlah tercatat kas di bank reporting period is the carrying amount of the cash in
dan deposito berjangka sebagaimana yang banks and time deposit mentioned above.
dijabarkan di atas.
6. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA 6. TRADE RECEIVABLES - THIRD PARTIES
31 Maret 31 Desember
Maret 2025 December 2024
Piutang dari pemasok 35,570 31,846 Receivables from supplier
Kartu kredit dan lain-lain 48,360 47,627 Credit cards and others
83,930 79,473
Dikurangi: Less:
- Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment -
nilai piutang usaha (869) (2,465) of trade receivables
83,061 77,008
Semua piutang usaha adalah dalam mata uang All trade receivables are denominated in Rupiah.
Rupiah.
31 Maret 31 Desember
Maret 2025 December 2024
Lancar 56,561 51,254 Current
Lewat jatuh tempo Overdue by
- kurang dari 30 hari 10,550 9,188 less than 30 days -
- 30 - 120 hari 3,411 9,992 30 - 120 days -
- lebih dari 120 hari 13,408 9,039 more than 120 days -
83,930 79,473
Dikurangi: Less:
- Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of -
nilai piutang usaha (869) (2,465) trade receivables
83,061 77,008
Page 46
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/38 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
6. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA (lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES - THIRD PARTIES
(continued)
Manajemen menganalisis dan menelaah kualitas Management analyses and reviews the quality of
kredit piutang usahanya beserta provisi penurunan trade receivables including the provision for
nilainya berdasarkan pengelompokan umur piutang impairment based on classification of aging, risk
usaha, karakteristik risiko dan waktu jatuh tempo characteristic and due date using collective method
secara kolektif seperti yang dijelaskan dalam as stated in Note 2g.
Catatan 2g.
Pada tanggal 31 Maret 2025, tidak terdapat piutang At 31 March 2025, there are no trade receivables
usaha yang telah jatuh tempo namun tidak that are past due but not impaired.
mengalami penurunan nilai.
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang Movements in the allowance for impairment of trade
usaha adalah sebagai berikut: receivables are as follows:
31 Maret 31 Desember
Maret 2025 December 2024
Saldo awal 2,465 3,349 Beginning balance
Penambahan/(pemulihan) (494) 410 Addition/(Reversal)
Penghapusbukuan (1,102) (1,294) Written off
Saldo akhir 869 2,465 Ending balance
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan akun piutang Based on a review of the status of the individual
masing-masing debitur pada akhir tahun dan dengan trade receivable account at the end of the year and
mempertimbangkan riwayat kredit, manajemen Grup considering the credit history, the Group’s
berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian management believes that the amount of allowance
penurunan nilai piutang usaha telah memadai untuk for impairment of trade receivables is sufficient to
menutupi kerugian atas tidak tertagihnya piutang cover losses from the non-collection of trade
usaha. receivables.
Tidak terdapat piutang usaha yang dijaminkan. There are no trade receivables pledged as collateral.
Page 47
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/39 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
7. PERSEDIAAN 7. INVENTORIES
31 Maret 31 Desember
Maret 2025 December 2024
Persediaan untuk dijual*) 1,040,636 960,593 Merchandise for sale*)
Dikurangi: Less:
- Cadangan kehilangan dan Allowance for inventory -
penurunan nilai persediaan (110,796) (139,937) loss and impairment
929,840 820,656
*) *)
Termasuk barang dalam perjalanan Including goods in transit
Mutasi cadangan atas persediaan adalah sebagai The movement in the allowance for inventory is as
berikut: follows:
31 Maret 31 Desember
Maret 2025 December 2024
Saldo awal 139,937 132,726 Beginning balance
Penambahan 7,738 34,462 Addition
Penghapusbukuan (27,301) (13,112) Written off
Pemulihan (9,578) (14,139) Reversal
Saldo akhir 110,796 139,937 Ending balance
Manajemen yakin bahwa jumlah cadangan atas Management believes that the amount of allowance
persediaan telah memadai untuk menutupi kerugian for inventory is sufficient to cover losses. There were
yang timbul. Tidak terdapat persediaan yang no inventories pledged as collateral.
dijaminkan.
Pada 31 Maret 2025 dan 31 December 2024, As at 31 March 2025 and 31 December 2024, the
persediaan telah diasuransikan terhadap risiko inventories were covered by insurance against the
kerugian yang disebabkan oleh bencana alam, risk of loss due to natural disaster, fire, riots,
kebakaran, kerusuhan, sabotase, kerusakan dan sabotage, vandalism and business interruption. The
gangguan usaha lainnya. Jumlah pertanggungan total coverage as at 31 March 2025 amounting
pada 31 Maret 2025 sebesar Dolar AS 77,1 juta atau USD 77.1 million or equivalent to Rp 1,279,746
setara dengan Rp 1.279.746 (31 Desember 2024: (31 December 2024: USD 77.1 million or equivalent
Dolar AS 77,1 juta atau setara dengan Rp 1.246.881) to Rp 1,246,881) was considered adequate by
yang dianggap memadai oleh manajemen untuk management to cover possible losses arising from
menutupi kerugian yang mungkin timbul dari risiko- such risks.
risiko tersebut.
8. OPERASI YANG DIHENTIKAN 8. DISCONTINUED OPERATION
Pada tahun 2021, Perusahaan memutuskan untuk In 2021, the Company decided to close the Giant
menutup bidang usaha Giant yang terdiri dari toko business which consisted of hypermarket and
hipermarket dan supermarket. supermarket stores.
Pada Juni 2024, Perusahaan memutuskan untuk In June 2024, the Company divested its Hero
melepaskan Segmen Hero Supermarket ke pihak Supermarket segment to its related party,
berelasi, PT Hero Retail Nusantara. PT Hero Retail Nusantara.
Page 48
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/40 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
8. OPERASI YANG DIHENTIKAN (lanjutan) 8. DISCONTINUED OPERATION (continued)
Analisis hasil operasi yang dihentikan adalah sebagai Analysis of the result of discontinued operation is as
berikut: follows:
31 Maret/ 31 Maret/
March 2025 March 2024
Pendapatan - 184,129 Revenue
Beban - (174,826) Expenses
Penghasilan lainnya – bersih 16,289 65,763 Other income - net
Laba periode berjalan dari Profit for the period from
operasi yang dihentikan 16,289 75,066 discontinued operations
Aset dimiliki untuk dijual Assets held for sale
Pada tanggal 31 Maret 2025, Perusahaan memiliki As at 31 March 2025, the Company recognised
aset dimiliki untuk dijual berupa tanah dan bangunan assets held for sale consisting of land and buildings
dengan klasifikasi sebagai berikut: with following classification:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Properti investasi 124,205 124,205 Investment properties
Aset tetap 70,000 70,000 Property and equipment
194,205 194,205
Aset dimiliki untuk dijual berupa aset tetap dicatat Assets held for sale of property and equipment is
pada nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat stated at the lower of carrying amount and fair value
dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual, less costs to sell, while assets held for sale of
sedangkan aset dimiliki untuk dijual berupa properti investment properties is carried at fair value.
investasi dicatat pada nilai wajar.
Mutasi aset dimiliki untuk dijual adalah sebagai The movement in the asset held for sales is as
berikut: follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Saldo awal 194,205 119,224 Beginning balance
Penjualan - (119,224) Sales
Reklasifikasi dari/(ke) Reclassification from/(to)
aset tetap - 70,000 property and equipment
Reklasifikasi dari/(ke) Reclassification from/(to)
properti investasi - 124,205 investment properties
Saldo akhir 194,205 194,205 Ending balance
Page 49
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/41 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
8. OPERASI YANG DIHENTIKAN (lanjutan) 8. DISCONTINUED OPERATION (continued)
Aset dimiliki untuk dijual (lanjutan) Assets held for sale (continued)
Grup hanya mengklasifikasikan properti sebagai aset The Group only classifies properties as asset held
dimiliki untuk dijual atas properti yang penjualannya for sale for the properties which the sales is highly
sangat mungkin terjadi dalam waktu satu tahun probable within one year, as indicated by
sebagaimana ditunjukkan dengan perjanjian jual beli subsequent signed sales purchase agreements.
yang ditandatangani setelahnya. Selama tahun 2025, During 2025, the Company actively marketed the
Perusahaan aktif memasarkan properti dan properties and received offer from third party and
menerima tawaran dari pihak ketiga dan pihak related party.
berelasi.
Pada Januari 2025, Perusahaan menandatangani In January 2025, the Company entered into Sale
Perjanjian Pengikatan Jual Beli kepada pihak and Purchase Binding Agreement with related party,
berelasi, PT Binamandiri Majugemilang ("BMM") atas PT Binamandiri Majugemilang (“BMM”), for two
dua properti milik Perusahaan yang berlokasi di properties owned by the Company which located in
Parigi, Tangerang Selatan dan Ciangsana, Bogor. Parigi, South Tangerang and Ciangsana, Bogor.
BMM adalah entitas yang dikendalikan oleh Ipung BMM is an entity controlled by Ipung Kurnia, who
Kurnia yang merupakan Presiden Komisaris serves as the President Commissioner of the
Perusahaan. Company.
9. ASET TETAP 9. PROPERTY AND EQUIPMENT
31 Maret/March 2025
Pemindahan
dari aset dalam
pembangunan/ Reklasifikasi
Saldo awal/ Transfer from bersih/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ assets under Pelepasan/ Net Ending
balance Additions construction Disposal reclassification balance
Harga perolehan Cost
Kepemilikan
langsung Directly owned
Tanah 508,402 - - - 508,402 Land
Bangunan 781,002 - 409 - 781,411 Buildings
Peralatan kantor Office and store
dan toko 358,451 133 1,807 (1,425) - 358,966 equipment
Kendaraan 23,253 - - - - 23,253 Vehicles
Mesin dan Machinery and
peralatan 1,213,052 287 8,074 (5,141) - 1,216,272 equipment
Aset dalam Assets under
pembangunan 17,370 4,096 (10,290) - - 11,176 construction
Sub-jumlah 2,901,530 4,516 - (6,566) - 2,899,480 Sub-total
Aset hak guna Right-of-use-assets
Bangunan 1,092,851 32,361 - (8,581) - 1,116,631 Buildings
3,994,381 36,877 - (15,147) - 4,016,111
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Kepemilikan
langsung Directly owned
Bangunan (229,272) (5,967) - - - (235,239) Buildings
Peralatan kantor Office and store
dan toko (235,424) (9,135) - 869 - (243,690) equipment
Kendaraan (15,438) (1,040) - - - (16,478) Vehicles
Mesin dan Machinery and
peralatan (853,480) (26,928) - 3,802 - (876,606) equipment
Sub-jumlah (1,333,614) (43,070) - 4,671 - (1,372,013) Sub-total
Aset hak guna Right-of-use-assets
Bangunan (638,106) (33,966) - 7,703 - (664,369) Buildings
Sub-jumlah (1,971,720) (77,036) - 12,374 - (2,036,382) Sub-total
Penyisihan Provision for impairment
penurunan of property and
nilai aset tetap (127,135) 2,899 - 482 - (123,754) equipment
Nilai buku bersih 1,895,526 1,855,975 Net book value
Page 50
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/42 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
9. ASET TETAP (lanjutan) 9. PROPERTY AND EQUIPMENT (continued)
31 Desember/December 2024
Pemindahan
dari aset dalam
pembangunan/ Reklasifikasi
Saldo awal/ Transfer from bersih/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ assets under Pelepasan/ Net Ending
balance Additions construction Disposal reclassification balance
Harga perolehan Cost
Kepemilikan
langsung Directly owned
Tanah 667,457 - - (52,808) (106,247) 508,402 Land
Bangunan 906,180 3,661 26,282 (43,988) (111,133) 781,002 Buildings
Peralatan kantor Office and store
dan toko 372,058 2,404 32,591 (48,602) - 358,451 equipment
Kendaraan 25,099 140 - (1,986) - 23,253 Vehicles
Mesin dan Machinery and
Peralatan 1,384,320 4,295 113,657 (289,220) - 1,213,052 equipment
Aset dalam Assets under
pembangunan 74,509 115,391 (172,530) - - 17,370 construction
Sub-jumlah 3,429,623 125,891 - (436,604) (217,380) 2,901,530 Sub-total
Aset hak guna Right-of-use-assets
Bangunan 1,764,815 190,093 - (862,057) - 1,092,851 Buildings
5,194,438 315,984 - (1,298,661) (217,380) 3,994,381
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Kepemilikan
langsung Directly owned
Bangunan (350,646) (18,940) - 43,463 96,851 (229,272) Buildings
Peralatan kantor Office and store
dan toko (243,788) (36,080) - 44,444 - (235,424) equipment
Kendaraan (13,264) (4,160) - 1,986 - (15,438) Vehicles
Mesin dan Machinery and
peralatan (965,080) (101,422) - 213,022 - (853,480) equipment
Sub-jumlah (1,572,778) (160,602) - 302,915 96,851 (1,333,614) Sub-total
Aset hak guna Right-of-use-assets
Bangunan (636,536) (150,237) - 148,667 - (638,106) Buildings
Sub-jumlah (2,209,314) (310,839) - 451,582 96,851 (1,971,720) Sub-total
Penyisihan Provision for impairment
penurunan of property and
nilai aset tetap (326,485) (22,244) - 221,594 - (127,135) equipment
Nilai buku bersih 2,658,639 1,895,526 Net book value
Penyusutan sejumlah Rp 77.036 dibebankan sebagai Depreciation of Rp 77,036 was charged to operating
beban usaha. expenses.
Penyisihan penurunan nilai aset tetap diatribusikan Allowance for impairment of property and equipment
terhadap bangunan, mesin dan peralatan, kendaraan is attributable to buildings, machinery and
dan peralatan kantor dan toko. equipment, vehicles and office and store equipment.
Pada 31 Maret 2025, Grup mempunyai beberapa As at 31 Maret 2025, the Group had several parcels
bidang tanah yang terdiri dari beberapa sertifikat Hak of land with Building Use Rights (“HGB”) title
Guna Bangunan (“HGB”) dengan sisa masa hak certificates that have remaining terms ranging from
antara 8 tahun sampai dengan 29 tahun. Grup yakin 8 to 29 years. The Group’s management believes
bahwa HGB tersebut dapat diperpanjang pada saat that all HGB titles can be renewed when they expire.
jatuh tempo.
Page 51
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/43 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
9. ASET TETAP (lanjutan) 9. PROPERTY AND EQUIPMENT (continued)
Aset tetap Grup telah diasuransikan terhadap risiko The Group’s property and equipment were covered
kerugian yang disebabkan oleh bencana alam, by insurance against the risk of loss due to natural
kebakaran, kerusuhan, sabotase, kerusakan dan disaster, fire, riots, sabotage, vandalism and
gangguan usaha lainnya. Jumlah pertanggungan business interruption. The total coverage as at
pada 31 Maret 2025 sebesar Dolar AS 132,3 juta 31 March 2025 amounting to USD 132.3 million or
atau setara dengan Rp 2.194.088 (31 Desember equivalent to Rp 2,194,088 (31 December 2024:
2024: Dolar AS 132,3 juta atau setara dengan USD 132.3 million or equivalent to Rp 2,137,741) is
Rp 2.137.741) dinilai manajemen Grup memadai considered adequate by the Group’s management
untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari to cover possible losses arising from such risks.
risiko-risiko tersebut.
Aset dalam pembangunan terdiri atas mesin, Assets under construction comprised of machinery,
peralatan dan bangunan dalam kondisi belum siap equipment and building which are not ready for use.
pakai.
Pada 31 Maret 2025, persentase penyelesaian rata- As at 31 March 2025, the average percentage of
rata atas aset dalam pembangunan yang diakui completion of the assets under construction
dalam laporan keuangan konsolidasian adalah recognised in the consolidated financial statements
sekitar 20% - 80% dari nilai kontrak. Aset dalam is approximately 20% - 80% of the total contract
pembangunan pada 31 Maret 2025 diperkirakan value. Assets under construction as at 31 March
akan selesai pada tahun 2025. 2025 are estimated to be completed by 2025.
Pada 31 Maret 2025, Grup memiliki aset tetap yang As at 31 March 2025, the Group has fully
telah disusutkan penuh dan masih digunakan depreciated property and equipment which are still
dengan nilai perolehan sebesar Rp 306.710 being used with the cost of Rp 306,710
(31 Desember 2024: Rp 310.195). (31 December 2024: Rp 310,195).
Sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup, In accordance with the Group’s accounting policies,
manajemen melakukan pengujian penurunan nilai management tests its property and equipments for
atas aset bilamana terdapat kejadian atau impairment whenever events or changes in
perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa circumstances indicate that the carrying amount
jumlah tercatat aset tersebut tidak terpulihkan. may not be recoverable.
Berdasarkan penelaahan manajemen, nilai buku Based on management review, the net book value
bersih aset tetap setelah dikurangi dengan of property and equipment after deducted by the
penyisihan penurunan nilai tidak melebihi jumlah provision for impairment does not exceed its
terpulihkan. recoverable amount.
Tidak terdapat aset tetap yang dijaminkan. There is no property and equipment pledged as
collateral.
Page 52
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/44 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
9. ASET TETAP (lanjutan) 9. PROPERTY AND EQUIPMENT (continued)
Perhitungan kerugian atas penjualan dan The calculation of the loss on sales and write-off
penghapusan aset tetap dari operasi yang property and equipment from continuing operation
dilanjutkan adalah sebagai berikut: is as follows:
31 Maret/ 31 Maret/
March 2025 March 2024
Hasil penjualan aset Net proceed from sale of
tetap bersih 35 76 property and equipment
Dikurang : Less :
Harga perolehan 6,566 8,462 Acquisition cost
Akumulasi penyusutan (4,672) (6,820) Accumulated depreciation
Penurunan nilai aset tetap (1,381) (1,581) Impairment of fixed assets
Beban (500) 5 Expense
13 66
Keuntungan atas penjualan dan Gain on sales and write-off
penghapusan aset tetap 22 10 property and equipment
10. PROPERTI INVESTASI 10. INVESTMENT PROPERTIES
Properti investasi yang dimiliki oleh Grup terdiri dari: Investment properties held by the Group are
consisted of:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Tanah dan bangunan
yang disewakan 806,657 806,657 Leased out land and buildings
Properti investasi merupakan aset tetap yang Investment properties are leased out fixed asset. The
disewakan. Mutasi properti investasi adalah sebagai movement of the investment properties is as follows:
berikut:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Saldo awal 806,657 922,918 Beginning balance
Reklasifikasi dari aset tetap - 50,529 Reclassification from fixed asset
Reklasifikasi ke aset untuk dijual - (124,205) Reclassification to asset held for sale
Penjualan - (99,127) Sales
Perubahan nilai wajar - 56,542 Changes in fair value
806,657 806,657
Nilai wajar properti investasi pada tanggal Fair value of investment property as at
31 Desember 2024 didasarkan pada laporan 31 December 2024 was based on the valuation
penilaian yang disiapkan oleh KJPP Wiseso dan report prepared by Kantor Jasa Penilai Publik
Rekan, penilai independen, sebagaimana tertera KJPP Wiseso dan Rekan, an independent appraiser
dalam laporannya tertanggal 24 Januari 2025. registered in OJK, as stated in its reports dated
24 January 2025.
Page 53
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/45 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
10. PROPERTI INVESTASI 10. INVESTMENT PROPERTIES
Pengukuran nilai wajar properti investasi pada The fair value measurement of investment
31 Desember 2024 menggunakan hierarki nilai wajar properties as at 31 December 2024, used Level 3
Tingkat 3 yang mempertimbangkan kombinasi dari fair value hierarchies which takes into account a
harga pasar aktif dari properti dan model arus kas combination of active market prices of properties
diskontoan. and discounted cash flow models.
Harga pasar aktif ditentukan dengan input paling Active market price is determined with the most
signifikan berupa asumsi harga per meter significant input of price per square meter
berdasarkan perbandingan harga pasar properti assumption based on the comparison of market
sejenis. Harga pasar yang paling mendekati price of similar properties. The approximate market
disesuaikan dengan perbedaan atribut-atribut utama prices are adjusted for differences in the key
seperti jenis dan hak yang melekat pada properti, attributes such as the type and rights on the
lokasi, karakteristik fisik, ukuran dan penggunaan property, location, physical characteristics, size and
properti. use of property.
Teknik valuasi arus kas diskontoan memiliki asumsi The discounted cash flow valuation technique has
yang paling signifikan meliputi tarif sewa dan tingkat the rental rates and discount rates as the most
diskonto. Tarif sewa ditentukan berdasarkan significant assumption. The rental rate is determined
perbandingan tarif sewa pasar atas properti sejenis based on the comparison of the market rental rates
yang disesuaikan atas perbedaan pada atribut-atribut for similar properties that are adjusted for
utama seperti lokasi, karakteristik fisik dan ukuran differences in the key attributes such as location,
properti. Tingkat diskonto yang digunakan adalah physical characteristics and size of the properties.
11,38% yang ditentukan dengan mempertimbangkan The discount rate used 11.38% which determined by
berbagai faktor termasuk kondisi pasar industri considering several factors including the market
properti. condition of property industry.
11. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA 11. TRADE PAYABLES - THIRD PARTIES
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Rupiah 580,670 451,728 Rupiah
Dolar AS 62,668 46,119 US Dollar
643,338 497,847
Saldo ini merupakan utang atas pembelian This balance represents payables for inventory
persediaan. purchases.
Page 54
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/46 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
12. UTANG LAIN-LAIN - PIHAK KETIGA 12. OTHER PAYABLES - THIRD PARTIES
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Acquisition of property
Perolehan aset tetap dan and equipment and
aset tak berwujud 31,106 52,948 intangible assets
Kupon belanja 22,945 22,021 Shopping voucher
Uang jaminan penyewa 10,849 12,556 Refundable tenant deposits
Iklan dan promosi 18,891 49,002 Advertising and promotion
Perbaikan dan pemeliharaan 9,581 16,787 Repair and Maintenance
Distribusi 2,749 6,247 Distribution
Lain-lain (masing-masing Others (below
di bawah Rp 2,000) 12,600 20,924 Rp 2,000 each)
108,721 180,485
Rupiah 108,381 170,023 Rupiah
Mata uang asing 340 10,462 Foreign currencies
108,721 180,485
13. AKRUAL DAN PROVISI 13. ACCRUALS AND PROVISIONS
Akrual Accruals
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Perbaikan dan pemeliharaan 39,733 29,839 Repairs and maintenance
Distribusi 36,967 37,434 Distribution
Jasa profesional 34,384 34,905 Professional fee
Iklan dan promosi 31,542 21,764 Advertising and promotion
Utilitas 18,793 17,222 Utilities
Sewa 18,671 22,340 Rent
Biaya waralaba 17,039 9,261 Franchise fee
Asuransi 5,153 3,272 Insurance
Pertanggungan pihak ketiga 4,985 5,690 Third party liabilities claim
Ijin usaha 2,384 1,806 Business license
Bunga 1,346 2,106 Interest
Lain-lain (masing-masing Others (below
di bawah Rp 2.000) 11,719 10,652 Rp 2,000 each)
222,716 196,291
Page 55
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/47 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
13. AKRUAL DAN PROVISI (lanjutan) 13. ACCRUALS AND PROVISIONS (continued)
Provisi jangka pendek Short Term Provision
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Pajak 146,156 146,156 Taxation
Kompensasi penyewa 39,510 39,510 Tenant compensation
Pendapatan dari pemasok 5,496 5,574 Income from supplier
Kontrak dengan penyewa 4,920 4,920 Contract with lessee
Lain-lain 3,000 3,051 Others
199,082 199,211
Provisi jangka panjang Non-current provisions
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Kontrak dengan penyewa 3,280 4,510 Contract with lessee
Pemulihan toko purnaoperasi 29,911 29,822 Store reinstatement
33,191 34,332
Mutasi provisi adalah sebagai berikut: Movements in the provision are as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Saldo awal 233,543 206,825 Beginning balance
Penambahan 2,249 42,874 Addition
Realisasi (3,519) (16,156) Utilization
Saldo akhir 232,273 233,543 Ending balance
14. KEWAJIBAN IMBALAN KERJA KARYAWAN 14. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Kewajiban imbalan kerja di laporan Employee benefit obligations in
posisi keuangan konsolidasian the consolidated statements of
terdiri dari: financial position consist of:
- Imbalan pensiun 50,365 47,087 Pension benefits -
- Imbalan jangka panjang Other long-term -
lainnya 17,732 16,804 benefits
68,097 63,891
Kewajiban imbalan kerja Short-term employee
jangka pendek 52,076 91,669 benefit obligation
120,173 155,560
Dikurangi: Less:
Bagian jangka pendek (59,234) (97,465) Current portion
Bagian jangka panjang 60,939 58,095 Non-current portion
Page 56
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/48 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
14. KEWAJIBAN IMBALAN KERJA KARYAWAN 14. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS
(lanjutan) (continued)
Jumlah kumulatif kerugian aktuarial yang diakui Cummulative actuarial losses recognised in other
dalam kerugian komprehensif lain, adalah sebagai comprehensive losses, are as follows:
berikut:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Saldo awal (17,182) (18,646) Beginning balance
Keuntungan aktuarial Actuarial
periode berjalan - 1,464 gains for the period
Saldo akhir (17,182) (17,182) Ending balance
Mutasi kewajiban imbalan pasti selama periode The movement in the defined benefit obligation for
berjalan adalah sebagai berikut: the period is as follows:
Imbalan jangka
panjang lainnya/
Imbalan pensiun/ Other long-term
Pension benefits employee benefits Jumlah/Total
31/03/2025 31/12/2024 31/03/2025 31/12/2024 31/03/2025 31/12/2024
Pada awal tahun 47,087 60,436 16,804 12,981 63,891 73,417 At beginning of the year
Dibebankan pada
laba rugi: Profit or loss charges:
Biaya jasa kini 2,464 10,494 666 2,161 3,130 12,655 Current service costs
Biaya bunga 814 3,509 262 882 1,076 4,391 Interest cost
Pengukuran kembali: Remeasurements:
Keuntungan aktuarial
yang timbul Actuarial gain from
dari perubahan asumsi change in financial
keuangan - - - (81) - (81) assumptions
Keuntungan aktuarial
yang timbul Actuarial gain
penyesuaian from experience
pengalaman - - (427) - (427) losses adjustment
Amendemen program - (12,599) - 6,523 - (6,076) Plan amendment
Kurtailmen - (12,639) - (3,352) - (15,991) Curtailment
Dibebankan pada Charged to other
laba/(rugi) comprehensive
komprehensif lain: income/(loss):
Kerugian aktuarial
yang timbul Actuarial loss
dari perubahan from change in
asumsi keuangan - 371 - - - 371 financial assumptions
Keuntungan
aktuarial yang timbul Actuarial gain
dari penyesuaian from experience
pengalaman - (2,248) - - - (2,248) adjustment
Pembayaran dari
program: Payment from plans:
Imbalan yang
dibayarkan - (237) - (1,883) - (2,120) Benefits paid
50,365 47,087 17,732 16,804 68,097 63,891
Page 57
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/49 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
14. KEWAJIBAN IMBALAN KERJA KARYAWAN 14. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued)
(lanjutan)
Penilaian aktuarial atas kewajiban imbalan kerja The actuarial valuation of the employee
pada 31 Desember 2024 dilakukan oleh Kantor benefits obligations as at 31 December 2024 was
Konsultan Aktuaria Santhi Devi dan Ardianto prepared by Kantor Konsultan Aktuaria Santhi Devi
Handoyo, aktuaris independen, dalam laporan dan Ardianto Handoyo, an independent actuary, on
aktuaris tanggal 10 Maret 2025 berdasarkan its actuary report dated 10 March 2025 based on the
Kesepakatan Kerja Bersama Perusahaan dan Company’s Collective Labour Agreement and
peraturan yang berlaku. Aktuaris menggunakan applicable regulation. The actuary used the
metode Projected Unit Credit dengan menggunakan Projected Unit Credit method with the following
asumsi-asumsi pokok sebagai berikut: principal assumptions:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Tingkat diskonto 6.75% - 7.00% 6.75% - 7.00% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 5.50% - 6.00% 5.50% - 6.00% Salary increment rate
Dalam rangka pendanaan kewajiban imbalan In order to fund the pension benefit obligations, the
pensiun, Perusahaan bergabung dengan DPLK Company joined DPLK Allianz Indonesia (see Note
Allianz Indonesia (lihat Catatan 2v). Kontribusi yang 2v). Expected contributions to post-employment
diharapkan untuk program imbalan pasca kerja untuk benefit plans for three month periods ended
periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2025 31 March 2025 amounted to Rp 788 (2024: Rp 913)
adalah sebesar Rp 788 (2024: Rp 913) kepada DPLK to the DPLK.
tersebut.
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap The sensitivity of the defined benefit obligation to
perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai changes in the weighted principal assumptions is as
berikut: follows:
Dampak terhadap kewajiban imbalan pasti/
Impact on defined benefit obligation
Perubahan Kenaikan Penurunan
asumsi/ asumsi/ asumsi/
Change in Increase in Decrease in
assumption assumption assumption
Tingkat diskonto 1.0% Penurunan sebesar/ Kenaikan sebesar/ Discount rate
Decrease by 1.8% Increase by 5.6%
Tingkat kenaikan 1.0% Kenaikan sebesar/ Penurunan sebesar/ Salary increment rate
gaji di masa Increase by 8.1% Decrease by 4.0%
depan
Analisis sensitivitas di atas didasarkan pada The above sensitivity analysis is based on a change
perubahan atas asumsi tunggal dengan asumsi in an assumption while holding all other assumptions
lainnya konstan. Pada praktiknya, kecil kemungkinan constant. In practice, this is unlikely to occur, and
hal tersebut terjadi, dan perubahan-perubahan dalam changes in some of the assumptions may be
beberapa asumsi mungkin saling berhubungan. correlated. When calculating the sensitivity of the
Ketika melakukan perhitungan sensitivitas dari defined benefit obligation to significant actuarial
kewajiban imbalan pasti ke asumsi aktuarial yang assumptions, the same method (present value of the
signifikan, metode yang sama (nilai kini dari defined benefit obligation calculated with the
kewajiban imbalan pasti yang dihitung dengan projected unit credit method at the end of the
menggunakan metode projected unit credit pada reporting period) has been applied as when
akhir periode pelaporan) telah diterapkan seperti saat calculating the pension liability recognised within the
menghitung kewajiban pensiun yang diakui pada consolidated statements of financial position.
laporan posisi keuangan konsolidasian.
Page 58
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/50 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
14. KEWAJIBAN IMBALAN KERJA KARYAWAN 14. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued)
(lanjutan)
Jatuh tempo kewajiban imbalan pasti - bersih yang The maturity of undiscounted defined benefit
tidak terdiskontokan pada 31 Maret 2025 dan obligations - net as at 31 March 2025 and
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2024 are as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Dalam waktu 12 bulan berikutnya 7,744 6,671 Within the next 12 months
Antara 2 dan 10 tahun 99,740 98,667 Between 2 and 10 years
Antara 11 dan 20 tahun 199,659 197,463 Between 11 and 20 years
Di atas 20 tahun 283,330 288,267 Beyond 20 years
590,473 591,068
Durasi rata-rata tertimbang dari kewajiban imbalan The weighted average duration of the defined benefit
pasti adalah 8.44 tahun (31 Desember 2024: obligation is 8.44 years (31 December 2024:
8,44 tahun) 8.44 years).
15. LIABILITAS SEWA 15. LEASE LIABILITIES
Liabilitas sewa secara efektif terjamin karena hak Lease liabilities are effectively secured as the rights
atas aset sewaan akan kembali kepada pihak yang to the leased asset revert to the lessor in the event
menyewakan jika terjadi peristiwa gagal bayar. of default.
Pembayaran sewa minimum di masa mendatang, Future minimum lease payments together with the
serta nilai kini atas pembayaran minimum sewa pada present value of the minimum lease payments as at
tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 31 Maret 2025 dan 31 December 2024 are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Liabilitas sewa bruto 404,480 420,841 Gross lease liabilities
Beban keuangan di masa Future finance charges
depan atas sewa (142,508) (141,894) on leases
Nilai kini liabilitas sewa 261,972 278,947 Present value of lease liabilities
Nilai kini liabilitas sewa adalah The present value of lease
sebagai berikut: liabilities is as follows:
Kurang dari 1 tahun 75,297 82,353 Less than 1 year
Antara 1 tahun dan 5 tahun 135,774 144,929 Between 1 year and 5 years
Lebih dari 5 tahun 50,901 51,665 More than 5 years
261,972 278,947
Dikurangi: Less:
Bagian jangka pendek (75,297) (82,353) Current portion
Bagian jangka panjang 186,675 196,594 Non-current portion
Jumlah beban bunga atas sewa sebesar Rp 8.136 Total interest on lease liabilities of Rp 8,136
(31 Maret 2024 : Rp 28.366) disajikan dalam laba rugi (31 March 2024: Rp 28,366) is presented in the
konsolidasian. consolidated profit or loss.
Page 59
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/51 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
16. PERPAJAKAN 16. TAXATION
a. Pajak dibayar dimuka - lancar a. Prepaid taxes – current
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
Perusahaan Company
- 2025 2,627 - 2025 -
- 2023 8,620 8,620 2023 -
Entitas anak Subsidiaries
- 2025 13,966 - 2025 -
25,213 8,620
Pajak lainnya Other taxes
Perusahaan 24,597 - Company
Entitas anak 131,935 141,201 Subsidiaries
156,532 141,201
181,745 149,821
b. Pajak dibayar dimuka - tidak lancar b. Prepaid taxes - non-current
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
Perusahaan Company
- 2024 7,190 7,190 2024 -
Entitas anak Subsidiaries
- 2024 77,279 77,279 2024 -
- 2023 85,435 85,435 2023 -
169,904 169,904
c. Utang pajak c. Taxes payable
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Pajak lainnya Other taxes
Perusahaan 9,622 18,208 Company
Entitas anak 9,567 4,253 Subsidiaries
19,189 22,461
Page 60
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/52 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
16. PERPAJAKAN (lanjutan) 16. TAXATION (continued)
d. Beban pajak penghasilan d. Income tax expense
31 Maret/ 31 March/
March 2025 March 2024
Perusahaan The Company
Tangguhan (23,390) (7,534) Deferred
Entitas anak Subsidiaries
Kini (106) - Current
Tangguhan (9,234) (9,925) Subsidiaries
Beban pajak Income tax
penghasilan (32,730) (17,459) expense
(i) Rekonsiliasi antara beban pajak (i) The reconciliation between income tax
penghasilan konsolidasian dengan hasil expense and the theoretical tax amount on
perhitungan teoritis laba sebelum pajak the consolidated profit before income tax is
penghasilan konsolidasian adalah sebagai as follows:
berikut:
31 Maret/ 31 March/
March 2025 March 2024*)
Laba/(rugi) sebelum
pajak penghasilan Consolidated profit/(loss)
konsolidasian before income tax
- Operasi yang dilanjutkan 43,578 (58,732) Continuing operation -
- Operasi yang dihentikan 16,289 75,066 Discontinued operation -
Laba sebelum
pajak penghasilan Consolidated profit
konsolidasian 59,867 16,334 before income tax
Beban pajak dihitung
pada tarif pajak Tax expense calculated at
yang berlaku (13,171) (3,594) applicable tax rate
Beban yang tidak
dapat dikurangkan (7,446) (13,054) Non-deductible expenses
Penghasilan kena
pajak final 5,050 2,067 Income subject to final tax
Penggunaan rugi pajak 2,914 1,909 Utilisation of fiscal loss
Penyesuaian pengakuan Adjustment on deferred
aset pajak tangguhan (20,077) (4,786) tax asset recognition
Beban pajak
penghasilan (32,730) (17,459) Income tax expense
*) Setelah direklasifikasi, lihat Catatan 30. *)as reclassified, refer to Notes 30.
Page 61
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/53 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
16. PERPAJAKAN (lanjutan) 16. TAXATION (continued)
d. Beban pajak penghasilan (lanjutan) d. Income tax expense (continued)
(ii) Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak (ii) The reconciliation between the
penghasilan konsolidasian dengan laba consolidated profit before income tax and
pajak Perusahaan untuk periode tiga bulan the Company’s tax profit for three month
yang berakhir pada 31 Maret 2025 dan 2024 periods ended 31 March 2025 and 2024 is
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Maret/ 31 March/
March 2025 March 2024
Laba sebelum pajak
penghasilan Consolidated profit
konsolidasian 59,867 16,334 before income tax
Dikurangi: Less :
Rugi sebelum
pajak penghasilan Loss before income tax
entitas anak 57,075 119,970 of subsidiaries
Laba sebelum
pajak penghasilan Profit before income
Perusahaan 116,942 136,304 of the Company
Beban yang tidak dapat Non deductible
dikurangkan 5,275 26,544 expense
Penghasilan kena Income subject to
pajak final (22,635) (47,417) final tax
Penyisihan untuk
persediaan (5,586) (8,513) Provision for inventories
Kewajiban imbalan kerja 1,946 (2,445) Employee benefit obligations
Akrual dan provisi (23,816) 28,149 Accruals and provisions
Liabilitas sewa 16,311 6,106 Lease liabilities
Perbedaan beban penyusutan Difference between commercial
komersial dan fiskal and fiscal depreciation of
dari aset tetap dan property and equipment
realisasi penurunan nilai (10,178) (2,423) and impairment realisation
Laba pajak
perusahaan 78,259 136,305 Tax profit of the Company
Kompensasi rugi pajak Tax loss carry forward
perusahaan (78,259) (136,305) of the Company
Pajak penghasilan Current income taxes
kini Perusahaan - - of the Company
Pajak dibayar dimuka 2,627 2,748 Prepaid taxes
Lebih bayar pajak
penghasilan badan Corporate income tax
perusahaan 2,627 2,748 overpayment of the Company
Page 62
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/54 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
16. PERPAJAKAN (lanjutan) 16. TAXATION (continued)
e. Aset pajak tangguhan-bersih e. Deferred tax assets-net
Dikreditkan/ Dikreditkan/
(dibebankan) (dibebankan) ke
ke laporan pendapatan
laba rugi/ komprehensif
Credited/ lain/ Credited/
1 Januari/ (charged) (charged) to other 31 Maret/
January to profit comprehensive March
2025 or loss income 2025
Perusahaan: The Company:
Aset pajak Deferred tax
tangguhan - bersih asset – net
Rugi fiskal 81,243 - - 81,243 Fiscal loss
Kewajiban Employee benefit
imbalan kerja 6,374 2,087 - 8,461 obligations
Cadangan lindung nilai (2) - 2 - Hedging Reserve
Liabilitas sewa 49,906 9,853 - 59,759 Lease liabilities
Perbedaan antara Difference between
nilai buku bersih financial reporting
aset tetap komersial and tax net book
dan fiskal dan values of property
penurunan and equipment and
nilai aset (29,469) (35,330) - (64,799) impairmant of asset
108,052 (23,390) 2 84,664
Entitas anak: Subsidiaries:
Aset pajak Deferred tax
tangguhan assets
Lain-lain 89,588 (9,234) - 80,354 Others
Dikreditkan/ Dikreditkan/
(dibebankan) (dibebankan) ke
ke laporan pendapatan
laba rugi/ komprehensif
Credited/ lain/ Credited/
1 Januari/ (charged) (charged) to other 31 Desember/
January to profit comprehensive December
2024 or loss income 2024
Perusahaan: The Company:
Aset pajak Deferred tax
tangguhan - bersih asset – net
Rugi fiskal 99,455 (18,212) - 81,243 Fiscal loss
Kewajiban Employee benefit
imbalan kerja 11,034 (3,704) (956) 6,374 obligations
Cadangan lindung nilai 13 (15) (2) Hedging Reserve
Liabilitas sewa 42,627 7,279 - 49,906 Lease liabilities
Perbedaan antara Difference between
nilai buku bersih financial reporting
aset tetap komersial and tax net book
dan fiskal dan values of property
penurunan and equipment and
nilai aset (17,171) (12,298) - (29,469) impairmant of asset
135,958 (26,935) (971) 108,052
Entitas anak: Subsidiaries:
Aset pajak Deferred tax
tangguhan assets
Lain-lain 98,774 (9,264) 78 89,588 Others
Page 63
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/55 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
16. PERPAJAKAN (lanjutan) 16. TAXATION (continued)
e. Aset pajak tangguhan-bersih (lanjutan) e. Deferred tax assets-net (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, aset pajak As At 31 December 2024, deferred tax assets
tangguhan Grup sebagian besar merupakan of the Group mostly represent tax loss carry
akumulasi rugi pajak yang diyakini manajemen forward which management believes can be
dapat dipulihkan, tahun kedaluwarsa paling awal recovered, the earliest expiration year for the
untuk akumulasi rugi pajak adalah tahun 2026. tax loss carry forward is 2026.
Aset pajak tangguhan senilai Rp 373.973 Deferred tax assets of Rp 373,973 (2024:
(2024: Rp 376.798) tidak diakui terkait dengan Rp 376,798) have not been recognised in
rugi pajak sejumlah Rp 1.699.878 respect of total tax losses of Rp 1,699,878
(2024: Rp 1.076.661) karena manajemen (2024: Rp 1,706,661) as management is in the
berpendapat bahwa kecil kemungkinannya akan opinion that it is not probable that sufficient
tersedia cukup penghasilan kena pajak di masa taxable income will be available in the
mendatang untuk memanfaatkan kerugian pajak. foreseeable future against which the tax losses
can be utilised.
f. Surat ketetapan pajak f. Tax assessment letters
Perusahaan menerima beberapa surat The Company received a number of tax
ketetapan pajak untuk berbagai tahun pajak dan assessment letters for various fiscal years and
Perusahaan telah menelaah surat ketetapan the Company has review these tax assessment
pajak tersebut dan menilai bahwa jumlah provisi letter and assess that the existing provision
yang ada sebesar Rp146 miliar (31 Desember amounted Rp 146 billion (31 December 2024:
2024: Rp 146 miliar) telah memadai untuk Rp 146 billion) is adequate to cover losses that
menutupi kerugian yang mungkin timbul may arise.
Grup telah mengajukan keberatan. Jumlah The Group has filed objections. The amounts of
ketetapan pajak (tanpa klaim restitusi pajak yang tax assessments (with no associated claims for
terasosiasikan pada laporan keuangan tax refund reported on the consolidated financial
konsolidasian) yang dalam proses keberatan statements) that were in the process of
dan peninjauan kembali adalah sebagai berikut: objections and judicial review were as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Pajak lain-lain 111,652 111,652 Other taxes
g. Administrasi g. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the taxation laws of Indonesia,
berlaku di Indonesia, setiap perusahaan each company submits tax returns on the basis
menghitung, menetapkan dan membayar sendiri of self-assessment. Under prevailing
besarnya jumlah pajak yang terhutang. regulations, the DGT may assess or amend
Berdasarkan peraturan perundang-undangan taxes within five years of the time the tax
yang berlaku, DJP dapat menetapkan atau becomes due.
mengubah jumlah pajak terutang dalam jangka
waktu lima tahun sejak saat terutangnya pajak.
Page 64
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/56 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
17. MODAL SAHAM 17. SHARE CAPITAL
Komposisi pemegang saham Perusahaan pada The composition of the Company’s shareholders as
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 adalah at 31 March 2025 and 31 December 2024 were as
sebagai berikut: follows:
Jumlah saham/
Number of
shares Nilai/Value %
Mulgrave Corporation BV 2,660,194,960 133,010 63.59% Mulgrave Corporation BV
The Dairy Farm Company, The Dairy Farm Company,
Limited*) 1,075,607,367 53,780 25.71% Limited*)
PT Hero Pusaka Sejati 112,123,931 5,606 2.68% PT Hero Pusaka Sejati
Masyarakat 335,707,742 16,786 8.02% Publics
4,183,634,000 209,182 100%
*) Jumlah saham termasuk saham yang dimiliki oleh *) Number of shares include shares owned by the
pemegang saham melalui Credit Lyonnais Securities shareholder through Credit Lyonnais Securities Asia Ltd.
Asia Ltd.
18. TAMBAHAN MODAL DISETOR 18. ADDITIONAL PAID IN CAPITAL
Merupakan selisih tambahan modal disetor terutama Represents the difference of additional paid in capital
agio saham dari penawaran umum Perusahaan mainly because of share premium from the
seperti yang tercantum dalam Anggaran Dasar Company’s public offering as stated in the
Perusahaan dengan jumlah yang sesungguhnya Company’s Articles of Association and the amount
dibayar oleh para pemegang saham untuk jumlah actually paid by the shareholders for the shares
saham yang ditawarkan kepada masyarakat. offered to the public.
31 Maret 2025 dan
31 Desember 2024/
31 March 2025 and
31 December 2024
Agio saham: Share premium:
Penawaran Perdana tahun 1989 10,943 Initial Public Offering in 1989
Penawaran Umum Terbatas: Rights Issue:
- 1990 49,413 1990 -
- 1992 14,821 1992 -
- 2001 56,472 2001 -
- 2013 2,935,131 2013 -
3,066,780
Dikurangi: Less:
Saham bonus pada tahun 1993 (58,825) Bonus shares in 1993
Biaya Penawaran Umum Terbatas: Rights Issue Costs:
- 2001 (1,599) 2001 -
- 2013 (18,296) 2013 -
(78,720)
2,988,060
Page 65
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/57 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
19. SALDO LABA DICADANGKAN 19. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
Undang-Undang Perusahaan Terbatas tahun 1995 The Limited Liability Law of 1995 which was
sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang subsequently amended by the Law No. 40/2007,
No. 40/2007, mewajibkan suatu perseroan terbatas requires a limited liability company to set up a
untuk membuat penyisihan cadangan wajib hingga statutory reserve amounting to at least 20% of the
sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal yang issued and paid-up capital. The Company has made
ditempatkan dan disetor penuh. Perusahaan telah a statutory reserve amounting to Rp 42,000 (20%) of
membuat cadangan wajib sebesar Rp 42.000 (20%) the Company’s issued and paid-up capital.
dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
20. LABA PER SAHAM DASAR 20. BASIC EARNINGS PER SHARE
31 Maret/ 31 March/
March 2025 March 2024
Laba/(Rugi) periode berjalan yang
diatribusikan kepada Profit/(Loss) for the period
pemegang saham 27,137 (1,125) attributable to shareholders
Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number of
saham yang beredar (dalam shares outstanding
unit saham) 4,183,634,000 4,183,634,000 (in units of shares)
Laba/(Rugi) per saham Earmings/(loss) per share
dasar (Rupiah penuh) 6 (0) (full Rupiah)
Perusahaan tidak memiliki saham biasa yang The Company has no potential dilutive ordinary
berpotensi dilutif. Dengan demikian, laba per saham shares. Therefore, the diluted earnings per share is
dilusian setara dengan laba per saham dasar. equivalent to the basic earnings per share.
21. PENDAPATAN BERSIH 21. NET REVENUE
31 Maret/ 31 March/
March 2025 March 2024*)
Pendapatan kotor 1,514,946 1,309,134 Gross revenue
Potongan rabat (304,714) (238,299) Sales rebates
1,210,232 1,070,835
Pendapatan kotor: Gross revenue:
- Pendapatan eceran 1,378,320 1,187,972 Retail -
- Pendapatan konsinyasi 193,780 157,332 Consignment -
- Pendapatan rumah makan 52,793 50,733 Restaurant -
1,624,893 1,396,037
Potongan rabat (304,714) (238,299) Sales rebates
Biaya konsinyasi (109,947) (86,903) Consignment cost
1,210,232 1,070,835
Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi. There was no revenue from related party.
*) Setelah direklasifikasi, lihat Catatan 30. *)as reclassified, refer to Notes 30.
Page 66
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/58 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
22. BEBAN BERDASARKAN SIFAT 22. EXPENSES BY NATURE
a. Beban pokok pendapatan a. Cost of revenue
31 Maret/ 31 March/
March 2025 March 2024*)
Persediaan untuk dijual - awal 960,593 1,073,714 Inventory for sale - beginning
Pembelian 765,691 682,323 Purchases
1,726,284 1,756,037
Persediaan untuk dijual - akhir (1,040,636) (1,123,053) Inventory for sale - ending
Perubahan provisi untuk
persediaan (29,141) (18,470) Change in inventory provision
Beban pokok pendapatan 656,507 614,514 Cost of revenue
Pemasok dengan transaksi pembelian melebihi Supplier with transactions more than 10% of
10% dari jumlah penjualan yaitu IKEA Supply AG total sales was IKEA Supply AG with total
dengan jumlah pembelian sebesar Rp 160.383. purchase amounting to Rp 160,383.
b. Beban usaha b. Operating expenses
31 Maret/ 31 March/
March 2025 March 2024*)
Gaji dan tunjangan 165,913 167,800 Salaries and allowances
Penyusutan dan amortisasi 88,085 77,645 Depreciation and amortisation
Sewa 40,449 38,606 Rental
Perbaikan dan pemeliharaan 29,351 25,991 Repair and maintenance
Iklan dan promosi 28,139 23,416 Advertising and promotion
Administrasi kartu kredit bank 23,263 15,143 Bank credit cards charges
Utilitas 17,699 18,570 Utilities
Royalti 14,547 15,016 Royalties
Distribusi 11,308 13,401 Distribution
Administrasi kantor 10,376 9,791 Office administration
Jasa profesional 9,717 10,659 Professional fee
Telekomunikasi 9,108 7,110 Telecommunication
Ijin usaha 8,535 7,012 Business licenses
Pengepakan dan Packaging and
pelabelan harga 6,948 8,217 price labelling
Keamanan 6,600 6,943 Security
Perjalanan ` 5,622 4,560 Transportation
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp 5.000) 9,131 3,166 Others (below Rp 5,000)
484,791 453,046
*) Setelah direklasifikasi, lihat Catatan 30. *)as reclassified, refer to Notes 30.
Page 67
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/59 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
23. LIABILITAS KONTINJENSI 23. CONTINGENT LIABILITIES
Perkara Johnny Andrean Group (JCO, BreadTalk Johnny Andrean Group (JCO, BreadTalk dan
dan Salon Johnny Andrean) Salon Johnny Andrean) Case
Perusahaan mencatat bahwa JCO, BreadTalk, dan The Company records that JCO, BreadTalk, and
Salon Johnny Andrean (“Grup JAG”) memiliki utang Salon Johnny Andrean (”JAG Group”), has a debt of
atas biaya sewa, utilitas dan biaya lainnya sebesar Rp 15 billion for rent, utilities and other costs, which,
Rp 15 miliar yang jika diperhitungkan dengan sisa after deducting the remaining compensation
kewajiban pembayaran kompensasi JCO dan obligations of JCO and BreadTalk amounting to
BreadTalk sebesar Rp 6,8 miliar atas penutupan Rp 6.8 billion for the closure of several Giant stores,
beberapa toko Giant menyisakan utang Grup JAG resulted in a remaining outstanding debt of
sebesar Rp 8,2 miliar. Rp 8.2 billion for the JAG Group.
Pada Maret 2024, Perusahaan bersama-sama In March 2024, the Company together with a third
dengan kreditor pihak ketiga mengajukan party creditor submitted a bankruptcy application for
permohonan kepailitan untuk JCO dengan jumlah JCO, claiming a total of Rp 4.8 billion including taxes
klaim sebesar Rp 4,8 miliar termasuk pajak (“Bankruptcy Application”). However, the
("Permohonan Kepailitan"). Namun Permohonan Bankruptcy Application was withdrawn after JCO
Kepailitan dicabut setelah JCO melakukan made a payment to the Company amounting to
pembayaran kepada Perusahaan sebesar Rp 4.4 billion, including taxes.
Rp 4,4 miliar, termasuk pajak.
Pada Juni 2024, Perusahaan menerima somasi dari In June 2024, the Company received a summons
Grup JAG yang menuntut kompensasi sekitar letter from the JAG Group demanding compensation
Rp 226 miliar untuk klaim kerugian terkait penjualan, of approximately Rp 226 billion for alleged losses
keuntungan, investasi dan pengembalian deposit dari related to sales, profits, investments and deposits
penutupan toko-toko. Perusahaan from the closure of the stores. The Company
mempertimbangkan bahwa klaim ini tidak berdasar considered these claims to be entirely baseless.
sama sekali.
Saat ini, persidangan atas perkara-perkara terkait Currently, the proceedings related to the JAG Group
dengan Grup JAG masih berjalan di Pengadilan cases are ongoing at the South Jakarta District Court
Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Negeri and the Tangerang District Court. The Company has
Tangerang. Perusahaan juga mengajukan gugatan also filed lawsuits against the JAG Group, which
kepada Grup JAG yang terbagi pada Pengadilan have been divided between the South Jakarta
Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Jakarta District Court and the West Jakarta District Court, in
Barat, menyesuaikan dengan domisili hukum sesuai accordance with the legal domicile stipulated in the
dengan perjanjian sewa menyewa, dengan jumlah lease agreements, with a total claim amounting
klaim sebesar Rp 14,1 miliar. Rp 14.1 billion.
Page 68
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/60 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
23. LIABILITAS KONTINJENSI (lanjutan) 23. CONTINGENT LIABILITIES (continued)
Perkara Pusat Distribusi – Pengadilan Tata Usaha Distribution Center Case – Administrative Court of
Negara Bandung Bandung
Pada bulan Desember 2023, Perusahaan menerima In December 2023, the Company received a
pemberitahuan dari Pengadilan Tata Usaha Negara notification from the Bandung State Administrative
Bandung ("PTUN") yang memanggil Perusahaan ke Court ("PTUN") summoning the Company to a
sidang pengadilan pendahuluan. Pengadilan preliminary court hearing. The court requested the
meminta kehadiran Perusahaan untuk memberikan Company's presence to provide information
informasi terkait sengketa tanah antara Sopiyati dan regarding a land dispute between Sopiyati and Budi
Budi Sopiyan ("Penggugat") terhadap Kepala Badan Sopiyan ("Plaintiffs") against the Head of the Bekasi
Pertanahan Bekasi ("Tergugat") yang bertujuan Land Office ("Defendant") to annul the Land
untuk membatalkan Sertifikat Hak Pengelolaan Management Right Certificate ("HPL") No. 1
Lahan (“HPL”) No. 1 yang terdaftar atas nama registered in the name of the Bekasi Regional
Pemerintah Daerah Bekasi dimana Perusahaan Government, where the Company holds the Building
adalah pemegang Sertifikat Hak Guna Bangunan Use Right Certificate ("HGB") No. 46 over HPL No.
(“HGB”) No. 46 di atas HPL No. 1, yang merupakan 1, which is the legal document underlying the
dokumen hukum yang mendasari hak Perusahaan Company's rights to the land used as the Company's
atas tanah tersebut dan dipergunakan sebagai Pusat Distribution Center.
Distribusi Perusahaan.
Pada Juni 2024, PTUN menyampaikan putusannya In June 2024, PTUN delivered its verdict electronically
secara elektronik melalui e-Court. Majelis hakim through e-Court. The panel of judges decided to annul
memutuskan untuk membatalkan HPL No. 1 dan HPL No. 1 and required the Defendant to revoke HPL
mewajibkan Tergugat untuk mencabut HPL No. 1. No. 1. However, the panel also ruled that the HGB
Namun, majelis hakim juga memutuskan bahwa HGB would remain valid.
akan tetap berlaku.
Perusahaan mengajukan banding terhadap keputusan The Company filed an appeal against the PTUN
PTUN tersebut ke PTUN Bandung bersama-sama decision to the Bandung PTUN, along with the Bekasi
dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Badan Regency Government, the Bekasi Regency Land
Pertanahan Kabupaten Bekasi, dan pemegang Office, and other HGB certificate holders over the land.
sertifikat HGB lainnya atas tanah.
Pada September 2024, majelis hakim telah In September 2024, the panel delivered Decision
membacakan Putusan Nomor 355/B/2024/ Number 355/B/2024/PT.TUN.JKT, which essentially
PT.TUN.JKT, yang pada intinya menyatakan bahwa stated that the lawsuit filed by the appellee (formerly
gugatan para terbanding (semula para penggugat) the plaintiffs) was not admissible. In response to this
tidak dapat diterima. Terhadap putusan ini, para decision, the appellee (formerly the plaintiffs)
terbanding (semula para penggugat) telah mengajukan submitted a memory for cassation in September 2024,
memori kasasi pada September 2024 melalui Panitera through the Registrar of the Bandung Administrative
Pengadilan tata Usaha Bandung, dilanjutkan dengan Court, followed by the Company's submission of a
penyampaian kontra memori kasasi oleh Perusahaan counter-memory for cassation in October 2024, also
pada Oktober 2024 melalui Panitera Pengadilan Tata through the Registrar of the Bandung Administrative
Usaha Bandung. Court.
Melalui melalui website Direktori Putusan Mahkamah Through the website of the Decision Directory of the
Agung RI, diketahui bahwa telah terdapat putusan Supreme Court of the Republic of Indonesia, it has
kasasi pada tanggal 19 Maret 2025 dengan amar been ascertained that a cassation decision was issued
putusan menolak kasasi yang di ajukan para terbanding on 19 March 2025, in which the Supreme Court
(semula para penggugat). rejected the cassation petition filed by the appellants
(formerly the Plaintiffs).
24. KOMITMEN 24. COMMITMENTS
Pada tanggal 31 Maret 2025, Grup mempunyai As at 31 March 2025, the Group had commitments
komitmen pengadaan aset tetap sebesar Rp 19.156 to purchase property and equipments amounted
(31 Desember 2024: Rp 3.273). Rp 19,156 (31 December 2024: Rp 3,273).
Page 69
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/61 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
25. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK- PIHAK 25. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI RELATED PARTIES
a. Hubungan dengan pihak-pihak berelasi a. Nature of relationships with related parties
Pihak-pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transactions
The Dairy Farm Company, Limited Entitas induk langsung/ Penasihat teknis/Technical advisor
Immediate parent
Jardine Services (Hong Kong) Limited Entitas sepengendali/ Jasa managemen/Management fee
Entity under common control
Jardine Matheson Entitas sepengendali Penggantian Manfaat Karyawan/
Entity under common control Employment Benefit Reimbursement
The Dairy Farm Company, Limited Entitas sepengendali/ Jasa teknis/Technical services
- ROHQ Entity under common control
DFI Home Furnishing Ltd Entitas sepengendali/ Penasihat teknis/Technical advisor
Entity under common control
PT Archipelago Property Entitas sepengendali/ Jasa teknis, sewa properti
Development Entity under common control dan penempatan dana antar
perusahaan/Technical service,
property lease and intercompany
funds placement
PT Hero Intiputra Entitas yang dikendalikan oleh Pembelian barang dagangan/
personil manajemen kunci/ Purchases of merchandise for sale
An entity controlled by key
management personnel
PT Mitra Sarana Purnama Entitas yang dikendalikan oleh Jasa impor dan pembelian barang
personil manajemen kunci/ dagangan/Import services and
An entity controlled by key purchases of merchandise for
management personnel sale
PT Hero Retail Nusantara Entitas yang dikendalikan oleh Penjualan segmen bisnis Hero
personil manajemen kunci/ Supermarket, sewa dan jasa
An entity controlled by key layanan transisi/Sale of Hero
management personnel Supermarket business segment,
rent and transition service
PT Binamandiri Majugemilang Entitas yang dikendalikan oleh Penjualan properti/Sale of properties
personil manajemen kunci/
An entity controlled by key
management personnel
Dewan Komisaris dan Direksi/ Personel manajemen kunci/ Kompensasi dan remunerasi/
Board of Commissioners and Key management personnel Compensation and remuneration
Directors
Page 70
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/62 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
25. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK- 25. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
b. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi b. Transactions with related parties
31 Maret/ 31 March/
March 2025 March 2024*)
Pembelian Purchase
PT Hero Intiputra - 1,646 PT Hero Intiputra
PT Mitra Sarana Purnama - 29 PT Mitra Sarana Purnama
- 1,675
Persentase dari jumlah Percentage of total
pembelian 0.0% _0.2% purchase
Beban usaha Operating expense
PT Archipelago Property PT Archipelago Property
Development 6,892 48,179 Development
The Dairy Farm The Dairy Farm
Company, Limited 3,223 3,689 Company, Limited
The Dairy Farm Company, The Dairy Farm Company,
Limited - ROHQ 316 2,016 Limited – ROHQ
Jardine Services (Hongkong) Jardine Services (Hongkong)
Limited - 2,486 Limited
10,431 56,370
Persentase dari jumlah Percentage of total
beban usaha 2.2% 12.4% operating expense
Penghasilan lainnya - bersih Other income - net
Operasi yang dilanjutkan Continued operation
PT Archipelago Property PT Archipelago Property
Development 52 52 Development
Persentase dari jumlah
penghasilan lainnya Percentage of total
0.7% 0.9% other income - net
Operasi yang dihentikan Discontinued operation
PT Hero Retail Nusantara 1,612 - PT Hero Retail Nusantara
Persentase dari laba Percentage of profit from
dari operasi yang discontinued income
dihentikan 9.9% 0.0%
*) Setelah direklasifikasi, lihat Catatan 30. *)as reclassified, refer to Notes 30.
Page 71
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/63 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
25. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK- PIHAK 25. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
b. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi b. Transactions with related parties (continued)
(lanjutan)
Kompensasi manajemen kunci Key management compensation
Manajemen kunci termasuk dewan komisaris, Key management includes board of
direksi dan personil manajemen kunci lainnya. commissioners, board of directors and other
Kompensasi yang dibayar atau terutang kepada key management personnel. The compensation
manajemen kunci atas jasa karyawan adalah paid or payable to key management for
sebagai berikut: employee services is shown below:
31 Maret/March 2025
Direksi
dan personil
manajemen kunci
lainnya/Board of
Dewan Komisaris/ Directors and other
Board of key management
Commisioners personnel
Gaji dan imbalan Salaries and other
karyawan jangka 768 4,632 short-term employee
pendek lainnya benefits
Imbalan kerja Employee benefits
karyawan - 65 obligations
768 4,697
31 Maret/March 2024
Direksi
dan personil
manajemen kunci
lainnya/Board of
Dewan Komisaris/ Directors and other
Board of key management
Commisioners personnel
Gaji dan imbalan Salaries and other
karyawan jangka short-term employee
pendek lainnya 768 3,576 benefits
Kewajiban Imbalan kerja Employee benefits
karyawan - 51 obligations
768 3,627
31 Maret/ 31 March/
March 2025 March 2024
Persentase dari jumlah Percentage of total
beban karyawan 3.3% 2.6% employee costs
Beban ini dicatat sebagai bagian dari beban This expense is recorded as part of operating
usaha. expenses.
Page 72
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/64 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
25. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK- PIHAK 25. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
c. Saldo dengan pihak-pihak berelasi c. Balances with related parties
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Piutang lain-lain Other receivables
PT Hero Retail Nusantara 3,883 4,283 PT Hero Retail Nusantara
The Dairy Farm Company, The Dairy Farm Company,
Limited – ROHQ 134 6,777 Limited -ROHQ
PT Archipelago Property PT Archipelago Property
Development 53 - Development
The Dairy Farm Company, The Dairy Farm Company,
Limited - 1,293 Limited
DFI Home Furnishing Ltd - 701 DFI Home Furnishing Ltd
4,070 13,054
Persentase dari jumlah Percentage of total
piutang lain-lain 6.3% 22.1% other receivables
Utang usaha Trade payables
PT Mitra Sarana Purnama 74 74 PT Mitra Sarana Purnama
PT Hero Intiputra 1 1 PT Hero Intiputra
75 75
Persentase dari jumlah Percentage of total
utang usaha 0.0% 0.0% trade payables
Utang lain-lain Other payables
PT Archipelago Property PT Archipelago Property
Development 24,177 47,774 Development
The Dairy Farm Company, The Dairy Farm Company,
Limited 14,339 13,782 Limited
DFI Home Furnishing Ltd 6,184 6,184 DFI Home Furnishing Ltd
PT Hero Retail Nusantara 160 175 PT Hero Retail Nusantara
The Dairy Farm Company, The Dairy Farm Company,
Limited – ROHQ 31 8,003 Limited -ROHQ
Jardine Matheson 19 19 Jardine Matheson
Jardine Services (Hong Kong) Jardine Services (Hong Kong)
Limited - 2,324 Limited
44,910 78,261
Persentase dari jumlah Percentage of total
utang lain-lain 29.2% 30.2% other payables
Page 73
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/65 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
25. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK- PIHAK 25. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
c. Saldo dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan) c. Balances with related parties (continued)
31 Maret/ 31 Desember/
March 2025 December 2024
Pinjaman Borrowing
PT Archipelago Property PT Archipelago Property
Development 330,593 284,311 Development
Persentase dari jumlah
pinjaman kepada Percentage of total
pihak berelasi 100% 100% intercompany borrowing
Pada Juli 2022 entitas anak perusahaan, In July 2022 the company’s subsidiary,
PT Rumah Mebel Nusantara (“RMN“) PT Rumah Mebel Nusantara (“RMN“) entered
menandatangani perjanjian penempatan dana into inter-company funds placement agreement
antar perusahaan dengan PT Archipelago with PT Archipelago Property Development
Property Development (“APD”) untuk tujuan (“APD”) for the purpose of working capital
pendanaan modal kerja. Selama jangka waktu funding. During the agreement period, the RMN
perjanjian, RMN dapat meminjamkan atau may lend or accept deposit from APD. Loan and
menerima simpanan dari APD. Pinjaman dan deposit are recorded under joint bank accounts
simpanan dicatat dalam rekening bank bersama facilitated by PT Bank HSBC Indonesia, and
yang difasilitasi oleh PT Bank HSBC Indonesia, any automated funds movement shall be
dan setiap pergerakan dana otomatis akan deemed as a deposit, or a loan (as applicable)
dianggap sebagai simpanan atau pinjaman made by the RMN and APD. RMN loan to APD
(sebagaimana berlaku) yang dibuat oleh RMN bears interest rate 1.75% above Bank Indonesia
dan APD. Pinjaman RMN kepada APD Standing Facilities Rates – Deposit Facility
dikenakan tingkat bunga 1,75% di atas Tarif Overnight Rate. While the RMN deposit to APD
Bank Indonesia Standing Facilities - Deposit bears interest 0.25% above Bank Indonesia
Facility Overnight Rate. Sedangkan simpanan Standing Facilities Rates - Deposit Facility
RMN ke APD dikenakan bunga sebesar 0,25% Overnight Rate. No collateral is pledged in this
di atas Tarif Bank Indonesia Standing Facilities - agreement.
Deposit Facility Overnight Rate. Tidak ada
agunan yang dijaminkan dalam perjanjian ini.
26. INFORMASI SEGMEN USAHA 26. SEGMENT INFORMATION
Perusahaan bergerak dalam bidang penjualan The Group’s operation is engaged in business of
barang. Pembuat keputusan operasional adalah sales of merchandise. The chief operating decision-
Direksi. Direksi melakukan penelaahan terhadap maker is the Board of Directors. The Board of
pelaporan internal Perusahaan untuk menilai kinerja Directors reviews the internal reporting of the
dan mengalokasikan sumber daya. Direksi Company in order to assess performance and
menentukan segmen operasi berdasarkan laporan allocate resources. Board of Directors has
tersebut. determined the operating segment based on those
reports.
Perusahaan mengoperasikan dan mengelola bisnis The Group’s operates and manages the business in
dalam satu segmen yang bergerak dalam bidang a single segment which is special retails segments.
segmen ritel khusus. Segmen ritel khusus Special retail segments relate to special retail
berhubungan dengan kegiatan usaha eceran khusus operations (such as pharmacy, drugs stores, health
(seperti apotek, toko obat, kesehatan dan kecantikan, and beauty stores, home furnishing).
furnitur rumah tangga).
Page 74
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/66 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
27. PERJANJIAN – PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN 27. SIGNIFICANT AGREEMENTS
a. Perjanjian waralaba a. Franchise agreement
Pada tanggal 1 Januari 2021, entitas anak On 1 January 2021, the Company’s subsidiary,
Perusahaan, PT Rumah Mebel Nusantara PT Rumah Mebel Nusantara (”RMN”), entered
(”RMN”), mengadakan perjanjian waralaba into a franchise agreement with Inter IKEA
dengan Inter IKEA Systems B.V. selaku pemberi Systems B.V. as the franchisor. Under this
waralaba. Berdasarkan perjanjian ini, Inter IKEA agreement, Inter IKEA Systems B.V. agreed to
Systems B.V. setuju untuk memberikan hak dan grant RMN the exclusive right and license to
lisensi kepada RMN untuk mengoperasikan toko operate an IKEA store under the IKEA retail
IKEA di bawah sistem nilai eceran IKEA, untuk system, for the retail sales of the products to
pengguna akhir dan menawarkan produk end users and offering of the food products.
makanan.
Perjanjian ini akan tetap berlaku hingga This agreement will continue in effect up to and
31 Desember 2029 dan akan diperbaharui including 31 December 2029 and will be
secara otomatis untuk lima tahun berikutnya automatically renewed for subsequent five
kecuali diakhiri lebih awal oleh salah satu pihak years extension unless being terminated by one
dengan pemberitahuan tertulis tidak kurang dari of the parties by written notice not less than
12 bulan. 12 months.
b. Fasilitas kredit dan cerukan b. Credit and overdraft facility
Fasilitas kredit/Credit Facility
Jumlah saldo/Total balance
Kreditur/ Mata uang/ 31 Maret/ 31 Desember/
Creditor Currency March 2025 December 2024
MUFG Bank Ltd Rupiah 465,000 115,000
PT Bank HSBC Indonesia Rupiah 290,000 15,000
PT Bank DBS Indonesia Rupiah 200,000 200,000
PT Bank ANZ Indonesia Rupiah 160,000 445,000
PT Bank OCBC NISP Tbk Rupiah 120,000 500,000
1,235,000 1,275,000
Page 75
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/67 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
27. PERJANJIAN – PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN 27. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
(lanjutan)
b. Fasilitas kredit dan cerukan (lanjutan) b. Credit and overdraft facility (continued)
Fasilitas kredit dan cerukan merupakan Credit and overdraft facility represent the
perjanjian antara Grup dengan bank dimana agreements between the Group and the banks
bank akan menyediakan fasilitas pinjaman dan whereby the banks will provide loan and
cerukan dengan batas tertentu dan Grup akan overdraft facility with certain maximum limits
dikenai biaya bunga serta biaya komitmen. and the Group will be charged interest expense
and commitment fee.
Periode Tingkat suku
Jumlah Periode pembayaran bunga per tahun/
Kreditur/ Mata uang/ fasilitas/ Pinjaman/ bunga/Interest Interest rate
Creditor Currency Total facilities*) Borrowing Period payment period per annum
PT Bank HSBC Rupiah 500,000 23 Desember/December 2024- Triwulanan/ TLR – 5%**)
Indonesia 23 Desember/December 2025 Quarterly
PT Bank HSBC Rupiah 300,000 1 Februari/February 2025 – Triwulanan/ TLR – 5%**)
Indonesia 1 Februari/February 2026 Quarterly
MUFG Bank Ltd Rupiah 430,000 31 Oktober/October 2024 - Semesteran/ JIBOR + 1.65%
31 Oktober/October 2025 Semi-annually
MUFG Bank Ltd Dolar AS/ 30,000,000 25 September 2024 - Disesuaikan dengan JIBOR + 1.65%
US Dollar 25 September 2025 jangka waktu pinjaman
/inline with loan tenor
Citibank N. A, Rupiah 300,000 10 Januari/January 2025 - Semesteran/ JIBOR + 1.85%
10 Januari/January 2026 Semi-annually
PT Bank SMBC Dolar AS/ 75,000,000 29 Februari/February 2024 Triwulanan/ JIBOR + 2.25%
Indonesia Tbk US Dollar - 28 Februari/February 2025 Quarterly
PT Bank DBS Dolar AS/ 25,000,000 10 Maret/March 2025 Bulanan/ JIBOR + 1.75%
Indonesia US Dollar 7 Desember/December 2025 Monthly
PT Bank ANZ Rupiah 500,000 22 Februari/February 2025- Triwulanan/ JIBOR + 1.5%
Indonesia 21 Februari/February 2026 Quarterly
PT Bank OCBC Rupiah 1,000,000 24 Mei/May 2024 - Triwulanan/ JIBOR + 1.75%
NISP Tbk 25 Mei/May 2025 Quarterly
Standard Chatered Rupiah 500,000 5 April 2024 - Disesuaikan dengan JIBOR + 1.5%
Indonesia 5 April 2025 jangka waktu pinjaman
/inline with loan tenor
Fasilitas cerukan Overdraft facility
Tingkat suku
Jumlah Periode bunga per tahun/
Kreditur/ Mata uang/ fasilitas/ pinjaman/ Interest rate
Creditor Currency Total facilities*) Borrowing period per annum
PT Bank HSBC Rupiah 200,000 Fasilitas cerukan berkelanjutan/ 5.5%
Indonesia continuing overdraft facility.
*)
Nilai penuh untuk mata uang Dolar AS/ Full amount for US Dollar currency
**)
Term Lending Rate (“TLR”) adalah suku bunga mengambang yang diterapkan oleh HSBC untuk pinjaman berjangka/ Term Lending Rate
(“TLR”) is a floating interest rate applied by HSBC on term loans.
Page 76
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/68 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
27. PERJANJIAN – PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN 27. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
(lanjutan)
b. Fasilitas kredit dan cerukan (lanjutan) b. Credit and overdraft facility (continued)
Seluruh pinjaman yang diperoleh diperuntukkan The purpose of the loans is to finance the
untuk pembiayaan modal kerja. working capital.
Seluruh pinjaman tidak dijamin dengan aset All loans are not collateralised by any specific
tertentu milik Grup. asset of the Group.
PT Bank HSBC Indonesia (dahulu The PT Bank HSBC Indonesia (previously The
Hongkong and Shanghai Banking Hongkong and Shanghai Banking
Corporation) ("HSBC") Corporation) ("HSBC")
Pada April 2014, Perusahaan menandatangani In April 2014, the Company entered into a
fasilitas Perjanjian Fasilitas Perbankan Korporasi Corporate Facility Agreement (“CFA”) with
dengan HSBC. Sub limit dalam fasilitas ini terdiri HSBC. The sub limit of this facility comprises
dari fasilitas cerukan dengan nilai jumlah overdraft facility with maximum amount of
maksimum Rp 300.000, fasilitas pinjaman Rp 300,000, revolving loan facility with total
berulang dengan jumlah maksimum Rp 500.000, maximum amount of Rp 500,000, guarantee
fasilitas bank garansi dengan jumlah maksimum facility with maximum amount of Rp 100,000
Rp 100.000 dan fasilitas kartu kredit korporasi and corporate credit card with total maximum
dengan jumlah maksimum Rp 4.000. Fasilitas ini amount of Rp 4,000. This facility is available for
berlaku satu tahun sejak tanggal perjanjian dan one year since the agreement date and will be
akan diperpanjang secara otomatis sampai automatically extended until terminated by one
dihentikan oleh salah satu pihak. party.
Pada Juli 2022, PT Rumah Mebel Nusantara In July 2022, PT Rumah Mebel Nusantara
(”RMN”), menandatangani perjanjian pemberian (“RMN”), entered into a CFA with HSBC. This
fasilitas perbankan korporasi dengan HSBC. facility comprises overdraft facility with maximum
Fasilitas ini terdiri dari fasilitas cerukan dengan amount of Rp 200,000 to fund RMN short-term
jumlah maksimum sebesar Rp 200.000 untuk working capital needs. This facility has been
membiayai kebutuhan modal kerja jangka secured by corporate guarantee from the
pendek RMN. Fasilitas pinjaman ini dijamin Company.
dengan jaminan perusahaan dari Perusahaan.
Pada Februari 2024, HSBC sepakat untuk In February 2024, HSBC has agreed to provide
menyediakan fasilitas kredit tanpa komitmen an uncommitted credit facility for working capital
untuk modal kerja sebesar Rp 300.000 kepada amounted to Rp 300,000 to the Company and
Perusahaan dan RMN. Fasilitas ini berlaku satu RMN. This facility is valid for one year from the
tahun sejak tanggal perjanjian dan akan date of the agreement and will be automatically
diperpanjang secara otomatis sampai dihentikan extended until terminated by either party.
oleh salah satu pihak.
Page 77
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/69 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
27. PERJANJIAN – PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN 27. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
(lanjutan)
b. Fasilitas kredit dan cerukan (lanjutan) b. Credit and overdraft facility (continued)
Citibank N.A ("Citibank") Citibank N.A ("Citibank")
Pada Desember 2014, Perusahaan In December 2014, the Company entered into
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman loan agreement with Citibank which was
dengan Citibank yang diubah pada amended on 2 August 2021 for a maximum
2 Agustus 2021 dengan jumlah maksimum amount of Rp 300,000.
sebesar Rp 300.000.
Pada Januari 2025, Perusahaan dan PT Rumah In January 2025, the Company together with
Mebel Nusantara menandatangani PT Rumah Mebel Nusantara entered into
perpanjangan surat perjanjian fasilitas pinjaman extension of the Letter of Agreement for loan
dengan Citibank untuk jumlah maksimum facility with Citibank for a maximum amount of
sebesar Rp 300.000. Tidak ada agunan yang Rp 300,000. No collateral was pledged on this
dijaminkan untuk fasilitas ini. facility.
Fasilitas ini tersedia sampai dengan 10 Januari This facility is available up to 10 January 2026.
2026.
MUFG Bank Ltd ("MUFG") MUFG Bank Ltd ("MUFG")
Pada Desember 2020, Perusahaan In December 2020, the Company entered short-
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman term loan facility agreement with MUFG with
jangka pendek dengan MUFG dengan nilai maximum amount of Rp 430,000. In
maksimum sebesar Rp 430.000. Pada October 2023, the Company together with RMN
Oktober 2023, Perusahaan bersama dengan and PT Distribusi Mebel Nusantara (“DMN”),
RMN dan PT Distribusi Mebel Nusantara has extend this facility up to 31 October 2025.
(”DMN”) memperpanjang fasilitas ini hingga No collateral was pledged on this facility.
31 Oktober 2025. Tidak ada agunan yang
dijaminkan untuk fasilitas ini.
Pada Juni 2024, Perusahaan bersama dengan In June 2024, the Company together with RMN,
RMN menandatangani perjanjian fasilitas entered into short-term loan facility agreement
pinjaman jangka pendek dengan MUFG dengan with MUFG with maximum amount of
nilai maksimum sebesar Dolar AS 50.000.000. USD 50,000,000.
Pada September 2024, Perusahaan bersama In September 2024, the Company together with
dengan RMN menandatangani perubahan atas RMN, entered into amendment to loan agreement
perjanjian pinjaman dengan MUFG untuk with MUFG to decrease the maximum amount of
mengurangi jumlah fasilitas dari Dolar AS USD 50,000,000 to become USD 30,000,000 or
50.000.000 menjadi Dolar AS 30.000.000 atau its equivalent in Rupiah. No collateral was
jumlah yang setara dalam mata uang Rupiah. pledged into this facility.
Tidak ada agunan yang dijaminkan untuk fasilitas
ini.
Pada Desember 2024, Perusahaan bersama In December 2024, the Company together with
dengan RMN menandatangani perubahan atas RMN, entered into amendment of the loan
perjanjian pinjaman dengan MUFG. Fasilitas ini agreement with MUFG. This facility is available
tersedia hingga 25 Maret 2025, dengan tanggal until 25 March 2025, with the final repayment date
pelunasan terakhir pada 25 September 2025. on 25 September 2025.
Page 78
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/70 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
27. PERJANJIAN– PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN 27. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
(lanjutan)
b. Fasilitas kredit dan cerukan (lanjutan) b. Credit and overdraft facility (continued)
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (dahulu PT PT Bank SMBC Indonesia (formerly PT Bank
Bank BTPN Tbk) BTPN Tbk)
Pada Februari 2021, Perusahaan dan RMN In February 2021, the Company and RMN
menandatangani perjanjian fasilitas kredit entered into credit facility agreement with PT Bank
dengan PT Bank BTPN Tbk untuk pinjaman BTPN Tbk for a revolving loan with total maximum
berulang dengan jumlah maksimum sebesar amount of USD 75,000,000. No collateral is
Dolar AS 75.000.000. Tidak ada agunan yang pledged, and covenants are required to be fulfilled
dijaminkan dan persyaratan yang wajib dipenuhi by the Group on this facility. This facility is valid
Grup untuk fasilitas ini. Fasilitas ini berlaku until 28 February 2025 and up to the date of this
sampai dengan 28 Februari 2025 dan sampai report, is still in extension process.
dengan tanggal laporan ini, masih dalam proses
perpanjangan.
DFI Retail Group Treasury Limited DFI Retail Group Treasury Limited
Pada Juni 2024, Perusahaan dan RMN In June 2024, the Company and RMN entered
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman into revolving credit facility agreement in foreign
bergulir dalam mata uang asing Dolar AS dengan currency USD with DFI Retail Group Treasury
DFI Retail Group Treasury Limited (“DFI Retail”), Limited (“DFI Retail”), entity under common
entitas sepengendali, dengan jumlah maksimum control, with maximum amount of
sebesar Dolar AS 40.000.000 yang berlaku USD 40,000,000, with effective date as of
efektif sejak 28 April 2024. Fasilitas ini dikenakan 28 April 2024. This facility bears annual interest
biaya bunga tahunan sebesar 1,25% ditambah rate of 1.25% plus the USD lending interest rate
suku bunga pinjaman Dolar AS yang disepakati as agreed by DFI Retail and the Company, or
antara DFI Retail dengan Perusahaan, atau based on SOFR if no agreement is reached.
berdasarkan SOFR apabila tidak tercapai
kesepakatan.
PT Bank OCBC NISP Tbk ("OCBC") PT Bank OCBC NISP Tbk ("OCBC")
Pada Mei 2023, Perusahaan dan RMN In May 2023, the Company and RMN entered
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman into a loan facility agreement with OCBC for a
dengan OCBC untuk nilai pinjaman paling sedikit minimum amount of Rp 200,000 and maximum
sebesar Rp 200.000 dan maksimum sebesar amount of Rp 500,000.
Rp 500.000.
Pada Februari 2024, Perusahaan dan RMN In February 2024, The Company and RMN
menandatangani perubahan perjanjian fasilitas entered into amendment of the loan facility
pinjaman dengan OCBC bahwa para pihak agreement with OCBC whereas the both parties
menyetujui penambahan fasilitas baru berupa have agreed to add new facility which is
fasilitas kredit revolving uncommitted sebesar uncommitted revolving credit facility in the
Rp 500.000. amount of Rp 500,000.
Fasilitas ini berlaku sampai 25 Mei 2025 dan This facility is valid until 25 May 2025 and
menjadi hak OCBC untuk membatalkan fasilitas subject to the OCBC’s right to cancel the facility.
tersebut. Tidak ada agunan yang dijaminkan No collateral was pledged on this facility.
untuk fasilitas ini.
Page 79
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/71 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
27. PERJANJIAN – PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN 27. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
(lanjutan)
b. Fasilitas kredit dan cerukan (lanjutan) b. Credit and overdraft facility (continued)
PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia
Pada November 2024, PT Rumah Mebel In November 2024, PT Rumah Mebel Nusantara
Nusantara (“RMN”) menandatangani perjanjian (“RMN”) entered into renewal credit facility with
perpanjangan fasilitas kredit dengan PT Bank PT Bank DBS Indonesia for loan with maximum
DBS Indonesia untuk pinjaman dengan jumlah amount of USD 25,000,000 or the equivalent
maksimum sebesar Dolar AS 25.000.000 atau amount in Rupiah.
jumlah yang setara dalam Rupiah.
Pada tanggal 10 Maret 2025, RMN dan PT Bank On 10 March 2025, RMN and PT Bank DBS
DBS Indonesia sepakat dan setuju untuk Indonesia hereby agree and consent to add
menambahkan Perusahaan sebagai para pihak Company in the Agreement. With condition
dalam perjanjian ini. Dengan ketentuan jumlah maximum available amount for RMN is
maksimum yang tersedia untuk RMN adalah USD 24,900,000 and maximum available amount
sebesar Dolar AS 24.900.000 dan jumlah for the Company is USD 100,000 with repayment
maksimum yang tersedia untuk Perusahaan date falling 7 December 2025 or such later date
sebesar Dolar AS 100.000, dengan tanggal agreed between the Parties and will be
pembayaran Kembali pada tanggal 7 Desember automatically extended for 3 (three) months
2025 atau tanggal lain yang disepakati dan akan period commencing from the repayment date.
diperpanjang secara otomatis untuk jangka
waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal pembayaran
kembali.
PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia
Pada Februari 2024, PT Bank ANZ Indonesia In February 2024, PT Bank ANZ Indonesia has
sepakat untuk menyediakan fasilitas kredit agreed to make available joint revolving facility
berulang bersama untuk modal kerja sebesar for working capital amounted to Rp 500,000 to
Rp 500.000 kepada Perusahaan dan PT Rumah the Company and PT Rumah Mebel Nusantara.
Mebel Nusantara.
Pada Februari 2025, Perusahaan dan PT Rumah On February 2025, the Company together with
Mebel Nusantara menandatangani perubahan PT Rumah Mebel Nusantara entered into first
pertama atas perjanjian fasilitas kredit berulang amendment of joint revolving facility for working
bersama untuk modal kerja sebesar Rp 500.000 capital amounted Rp 500,000 with PT Bank ANZ
dengan PT Bank ANZ Indonesia. Fasilitas ini Indonesia. This facility is valid until
berlaku sampai dengan 21 Februari 2026. 21 February 2026.
Standard Chartered Indonesia Standard Chartered Indonesia
Pada April 2024, Perusahaan dan RMN In April 2024, the Company and RMN entered
menandatangani surat fasilitas tanpa ikatan into uncommitted facility letter with Standard
dengan Standard Chartered Indonesia dengan Chartered Indonesia with maximum amount of
jumlah maksimum sebesar Rp 500.000 (dan Rp 500,000 (and maximum amount of
maksimum Rp 300.000 untuk RMN) untuk tujuan Rp 300,000 for RMN), for general corporate
umum Perusahaan dan/atau kebutuhan modal purposes and/or working capital requirement.
kerja. Fasilitas ini tersedia untuk 12 bulan sejak This facility available for 12 months from the date
tanggal penandatanganan surat fasilitas dan of signing the facility letter and will be
akan secara otomatis diperpanjang setiap tahun, automatically extended on annual basis subject
tunduk pada peninjauan tahunan Bank. to Bank’s annual review.
Page 80
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/72 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
28. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK ARUS KAS 28. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH
FLOW
31 Maret/ 31 March/
March 2025 March 2024
Aktivitas investasi non-kas Significant non-cash
yang signifikan: investing activities:
Acquisition of property and
Perolehan aset tetap equipment through
melalui utang 31,106 4,813 incurrence of payables
29. KELANGSUNGAN USAHA 29. GOING CONCERN
Grup telah melaporkan laba sebelum pajak The Group reported a loss before income tax from
penghasilan dari operasi yang dilanjutkan sebesar continuing operation amounting Rp 47,631 for the
Rp 47.631 untuk periode tiga bulan yang berakhir three month periods ended 31 March 2025 and an
pada tanggal 31 Maret 2025, akumulasi kerugian accumulated losses of Rp 2,283,985 and a negative
sebesar Rp 2.283.985 dan modal kerja negatif working capital of Rp 1,375,162 as at 31 March
sebesar Rp 1.375.162 pada tanggal 31 Maret 2025. 2025. The Group’s trading performance has been
Kinerja perdagangan Grup berangsur membaik gradually improving following the end of the
dengan berakhirnya pandemi. Namun, tingkat pandemic. However, the Group’s current revenue
pendapatan Grup saat ini masih belum dapat level is still not able to cover the Group’s operational
memenuhi kebutuhan beban operasional Grup. Untuk expenses. To address it, the Group has been
mengatasinya, Grup telah melakukan divestasi divesting its non-core properties since 2022 which
properti non-inti sejak tahun 2022 yang akan berlanjut will continue in the next and following years.
di tahun-tahun mendatang.
Selain itu, Grup juga telah melakukan beberapa In addition, the Group has also taken several actions
tindakan untuk meningkatkan kinerja to enhance its trading performance which include:
perdagangannya yang meliputi:
Mengoptimalkan operasi toko untuk mendorong Optimizing store operation to drive efficiency.
efisiensi
Mengoptimalkan rentang produk dan strategi Optimizing product ranges and pricing strategies
penetapan harga
Terus mengembangkan platform ritel daring Continues to develop online retail platforms like
seperti situs web dan aplikasi untuk websites and application etc. to enhance its
meningkatkan aksesibilitasnya. accessibility.
Pengendalian yang ketat atas anggaran dan Strict controls on Group’s budget and spending
pengeluaran Grup
Page 81
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/73 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
29. KELANGSUNGAN USAHA(Lanjutan) 29. GOING CONCERN(Continued)
Grup telah memperoleh konfirmasi bahwa pemegang The Group has also obtained confirmation that the
saham mayoritas tidak langsung, Dairy Farm indirect majority shareholder, Dairy Farm
Management Limited akan memberikan dukungan Management Limited, will provide financial support
finansial kepada Grup untuk mempertahankan posisi to the Group to maintain its financial position and
keuangannya dan memenuhi kewajibannya untuk meet its obligations due for a period of at least
jangka waktu paling sedikit 12 bulan setelah tanggal 12 months subsequent to the date of issuance of the
penerbitan laporan keuangan konsolidasian interim interim consolidated financial statements ended
yang berakhir pada 31 Maret 2025. 31 March 2025.
Dengan tindakan-tindakan di atas, manajemen With the above action, management believe that
percaya bahwa tidak terdapat ketidakpastian material there is no material uncertainty about the entity’s
tentang kemampuan entitas untuk melanjutkan ability to continue as a going concern.
kelangsungan usahanya.
Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan The consolidated financial statements have been
asumsi bahwa Grup akan terus beroperasi secara prepared assuming the Group will continue to
berkelanjutan. operate as a going concern.
30. REKLASIFIKASI 30. RECLASSIFICATION
Akun-akun tertentu dalam laporan keuangan Certain accounts in the consolidated financial
konsolidasian untuk periode tiga bulan yang berakhir statements for three month periods ended 31 Maret
pada tanggal 31 Maret 2024 telah direklasifikasi agar 2024 has been reclassified to conform with the
sesuai dengan penyajian laporan keuangan presentation to the consolidated financial statements
konsolidasian untuk periode tiga bulan yang berakhir for three month periods ended 31 March 2025.
pada tanggal 31 Maret 2025.
Rincian akun yang direklasifikasi adalah sebagai The detail of the account being reclassified is
berikut: presented below:
31 Maret/March 2024
Sebelumnya
dilaporkan/ Setelah
As previously Reklasifikasi/ reklasifikasi/
Reported Reclassification As reclassified
Pendapatan bersih 1,254,964 (184,129) 1,070,835 Net revenue
Beban pokok pendapatan (743,187) 128,673 (614,514) Cost of revenue
Beban usaha (499,199) 46,153 (453,046) Operating expenses
Penghasilan lainnya - bersih 5,626 - 5,626 Other income – net
Laba periode berjalan dari Loss for the period from
operasi yang dihentikan 65,763 9,303 75,066 discontinued operation
Laba/(rugi) per saham Earnings/(loss) per share
dasar dan dilusian basic and diluted
- Operasi yang dilanjutkan (16) (2) (18) Continuing operation -
- Operasi yang dihentikan 16 2 18 Discontinued operation -
(0) - (0)
Akun-akun pendapatan bersih dan beban pokok Net revenue and cost of revenue accounts are
pendapatan disajikan sebagai bagian dari operasi presented as part of continuing operation and
yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan, discontinued operation, refer to Note 8.
mengacu pada Catatan 8.
Page 82
PT DFI RETAIL NUSANTARA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran - 5/74 - Schedule
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE UNAUDITED INTERIM
KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024 31 MARCH 2025 AND 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
31. REKONSILIASI UTANG BERSIH 31. NET DEBT RECONCILIATION
Pinjaman
jatuh tempo Kas bersih
dalam 1 tahun/ dikurangi
Liabilitas Borrowings cerukan/
sewa/Lease due within Cash net off Utang bersih/
liabilities 1 year overdraft Net debt
Saldo pada Balance as at
1 Januari 2025 (278,947) (1,559,311) 142,034 (1,696,224) 1 January 2025
Arus kas 35,939 (6,282) (5,889) 23,768 Cash flows
Akuisisi Acquisition
liabilitas sewa (19,448) - - (19,448) lease liabilities
Pengakhiran Termination
liabilitas sewa 484 - - 484 lease liability
Penyesuaian valuta Foreign exchange
asing - - 244 244 adjustment
Saldo pada Balance as at
31 Maret 2025 (261,972) (1,565,593) 136,389 (1,691,176) 31 March 2025
Pinjaman
jatuh tempo Kas bersih
dalam 1 tahun/ dikurangi
Liabilitas Borrowings cerukan/
sewa/Lease due within Cash net off Utang bersih/
liabilities 1 year overdraft Net debt
Saldo pada Balance as at
1 Januari 2024 (958,528) (2,023,676) 118,747 (2,863,457) 1 January 2024
Arus kas 162,214 464,365 22,426 649,005 Cash flows
Akuisisi Acquisition
liabilitas sewa (177,751) - - (177,751) lease liabilities
Pengakhiran Termination
liabilitas sewa 695,118 - - 695,118 lease liability
Penyesuaian valuta Foreign exchange
asing - - 861 861 adjustment
Saldo pada Balance as at
31 Desember 2024 (278,947) (1,559,311) 142,034 (1,696,224) 31 December 2024
Names mentioned 102 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
HERO SUPERMARKET Tbk
p.1 ×4
unresolved
org
PT Hero
p.9
unresolved
org
Supermarket Tbk
p.9
unresolved
person
Akta Notaris Djojo Muljadi
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Minister of Justice
p.9
unresolved
person
Mukti S.H.
p.9
unresolved
person
Mala Mukti S.H.
p.9
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Minister of Law
p.9
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.10
unresolved
person
Natalia P.P. Soebagjo
· Komisaris Independen
p.11 ×5
unresolved
person
Jan Martin Onni Lindstrom
· Komisaris
p.11
unresolved
person
Tom Cornelis Gerardus
· Komisaris
p.11
unresolved
person
Hei Lam Wong
· Komisaris
p.11
unresolved
person
Hadrianus Wahyu Trikusumo
· Presiden Direktur
p.11 ×4
unresolved
person
Adrian Geoffrey Worth
· Direktur
p.11
unresolved
person
Anna Hull
· Direktur
p.11
unresolved
org
Mulgrave Corporation B.V. Mulgrave Corporation B.V.
p.11
unresolved
org
Holdings Limited
p.11
unresolved
org
Dairy Farm Holdings Limited
p.11
unresolved
org
PT Rumah Mebel Nusantara
p.12 ×8
unresolved
org
PT Distribusi Mebel
p.12
unresolved
org
PT Rumah Mebel
p.12
unresolved
org
PT DFI Retail
p.12
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.12
unresolved
org
Bapepam-LK
p.12 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.15 ×5
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.29
unresolved
org
Minister of Finance Regulation No. PMK-
p.29
unresolved
org
PT Bank HSBC Indonesia Citibank
p.44 ×2
unresolved
org
N.A. MUFG Bank Ltd.
p.44
unresolved
org
PT Bank BCA Syariah
p.44
unresolved
org
PT Bank BCA Syariah Dolar AS
p.44
unresolved
org
PT Bank ANZ Indonesia
p.44 ×3
unresolved
org
PT Hero Retail Nusantara.
p.47 ×7
unresolved
org
PT Binamandiri Majugemilang
p.49 ×3
unresolved
org
KJPP Wiseso
p.52 ×2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Rekan
p.52
unresolved
org
KJPP Wiseso dan Rekan
p.52
unresolved
org
Mulgrave Corporation
p.64 ×2
unresolved
org
PT Hero Pusaka Sejati
p.64
unresolved
org
PT Hero Pusaka Sejati Masyarakat
p.64
unresolved
org
Credit Lyonnais Securities Asia Ltd. Asia Ltd.
p.64
unresolved
—
Pendapatan kotor
p.65
unresolved
—
Potongan rabat
p.65 ×2
unresolved
—
- Pendapatan eceran
p.65
unresolved
—
- Pendapatan konsinyasi
p.65
unresolved
—
- Pendapatan rumah makan
p.65
unresolved
—
Biaya konsinyasi
p.65
unresolved
org
South Jakarta District Court
p.67
unresolved
org
Tangerang District Court
p.67
unresolved
org
West Jakarta District Court
p.67
unresolved
org
Pemerintah Kabupaten Bekasi
p.68
unresolved
org
DFI Home Furnishing Ltd
p.69 ×3
unresolved
org
PT Archipelago Property
p.69 ×6
unresolved
org
PT Mitra Sarana Purnama
p.69 ×5
unresolved
org
PT Archipelago Property Development
p.70 ×5
unresolved
org
PT Hero Retail Nusantara The Dairy Farm
p.72 ×2
unresolved
org
Limited DFI Home Furnishing Ltd
p.72 ×2
unresolved
org
PT Archipelago
p.73
unresolved
org
PT Archipelago Property Development Property Development
p.73
unresolved
org
Bank Indonesia Standing Facilities
p.73 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia Facility Overnight Rate. Sedangkan
p.73
unresolved
org
Inter IKEA Systems B.V.
p.74 ×2
unresolved
org
Systems B.V.
p.74 ×2
unresolved
org
PT Bank HSBC
p.75 ×3
unresolved
org
Quarterly MUFG Bank Ltd
p.75
unresolved
org
Semi-annually MUFG Bank Ltd
p.75
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.75
unresolved
org
PT Bank ANZ
p.75
unresolved
org
PT Bank OCBC
p.75
unresolved
org
Banking Corporation
p.76
unresolved
org
PT Distribusi Mebel Nusantara
p.77 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.