Back to announcement
Lap Keu Bank of India Indonesia 31 Mar 2025.pdf
Financial statement Text extracted BSWDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 111
Page 1
PT BANK OF INDIA INDONESIA Tbk.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Financial Statements
Per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
(Tidak Diaudit)
For the Month Ended March 31, 2025 & December 31, 2024
(Unaudited)
Page 2
PT BANK OF INDIA INDONESIA Tbk.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Financial Statements
Per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024
(Tidak Diaudit)
For the Month Ended March 31, 2025 & December 31, 2024
(Unaudited)
DAFTAR ISI CONTENTS
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement
Halaman/Pages
LAPORAN POSISI KEUANGAN 1-2 Statement of Financial Position
Laporan Posisi Keuangan 31 Maret 2025 Statement of Financial Position
March 31, 2025
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan 3-4 Statement of Profit or loss and other
Komprehensif lain Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 5 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 6-7 Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 8-108 Notes to the Financial Statements
Page 3
Page 4
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 MARET 2025 AS OF MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret/ 31 Desember/
Catatan/ March 31, December 31,
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas 4 21.776.608.160 14.060.906.255 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 175.934.654.222 150.335.811.997 Current accounts with
Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6,32 Current accounts with other banks
- Pihak berelasi 1.272.120.475 1.137.065.602 - Related parties
- Pihak ketiga 5.615.774.823 6.132.753.197 - Third parties
Jumlah giro pada bank lain 6.887.895.298 7.269.818.799 Total current account with other
banks
Penempatan pada Bank Indonesia 7 80.406.695.505 103.984.837.756 Placements with Bank Indonesia
dan bank lain and other banks
Efek-efek 8 1.812.235.500.752 1.962.740.993.730 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji 9 203.091.746.269 266.444.326.913 Securities purchased under
dijual kembali agreements to resell
Tagihan derivatif 10 87.735.000 1.349.500.000 Derivative receivables
Kredit yang diberikan 11,32 Loans
- Pihak berelasi 66.077.763 - - Related parties
- Pihak ketiga 4.370.681.998.493 4.140.311.144.536 - Third parties
4.370.748.076.256 4.140.311.144.536
Dikurangi: Cadangan kerugian (139.376.312.417) (119.077.078.234) Less : Allowance for impairment
penurunan nilai losses
Kredit yang diberikan - bersih 4.231.371.763.839 4.021.234.066.302 Loans - net
Tagihan akseptasi 12 - - Acceptances receivable
Aset tetap – bersih 13 126.914.410.928 125.865.129.050 Property, plant and equipment - net
Aset takberwujud – bersih 14 4.795.716.962 5.480.819.313 Intangible asset - net
Aset pajak tangguhan - bersih 20 20.681.021.403 20.681.021.403 Deferred tax assets - net
Agunan yang diambil alih - bersih 15 81.727.216.860 96.235.216.860 Foreclosed assets - net
Aset lain-lain 16 47.744.914.403 39.474.306.887 Other assets
TOTAL ASET 6.813.655.879.601 6.815.156.755.265 TOTAL ASSETS
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-1-
Page 5
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 MARET 2025 AS OF MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret/ 31 Desember/
Catatan/ March 31, December 31,
Notes 2025 2024
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 17 1.829.395.626 718.159.212 Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah 18,32 Deposits from customers
- Pihak berelasi 4.015.724.434 6.012.795.049 - Related parties
- Pihak ketiga 3.289.155.207.835 3.096.693.130.508 - Third parties
Jumlah simpanan dari nasabah 3.293.170.932.269 3.102.705.925.557 Total deposits from customers
Simpanan dari bank lain – pihak berelasi 19,32 70.791.789 209.296.585.611 Deposits from other banks – related
parties
Liabilitas derivatif 10 250.000.000 2.204.270.813 Derivative liabilities
Liabilitas akseptasi 12 - - Acceptances payables
Utang pajak 20 6.881.713.383 2.291.431.721 Taxes payable
Pendapatan diterima dimuka 4.469.889.027 4.718.706.644 Unearned income
Liabilitas imbalan pasca kerja 21 20.671.859.112 20.046.809.112 Post-employment benefits liabilities
Liabilitas lain-lain 22 15.892.038.363 15.811.714.532 Other liabilities
TOTAL LIABILITAS 3.343.236.619.569 3.357.793.603.202 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Modal dasar - 11.000.000.000 saham 23 737.773.369.000 737.773.369.000 Authorized - 11,000,000,000
dengan nilai nominal Rp200 per shares with par value of Rp200
saham masing-masing pada tanggal per share as of March 31, 2025
31 Maret 2025 dan 31 Desember and December 31, 2024,
2024 respectively
Modal ditempatkan dan disetor penuh - Issued and fully paid -
3.688.866.845 lembar saham 3,688,866,845 shares as of
masing-masing pada tanggal March 31, 2025 and December
31 Maret 2025 dan 31 Desember 31, 2024, respectively
2024
Tambahan modal disetor 24 2.895.253.902.287 2.895.253.902.287 Additional paid-in capital
Cadangan revaluasi aset tetap 107.626.614.466 107.626.614.466 Property, plant and equipment
revaluation reserves
Pengukuran kembali atas program (1.260.170.494) (1.260.170.494) Remeasurement of defined
imbalan pasti – bersih benefit plan - net
Saldo laba (defisit) Retairned earning (deficit)
Ditentukan penggunaannya 20.000.000.000 20.000.000.000 Appropriated
Tidak ditentukan penggunaannya (288.974.455.227) (302.030.563.196) Unappropriated
TOTAL EKUITAS 3.470.419.260.032 3.457.363.152.063 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 6.813.655.879.601 6.815.156.755.265 TOTAL LIABILITIES AND
EQUITY
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-2-
Page 6
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN LABA RUGI STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret/ 31 Maret/
Catatan/ March 31, March 31,
Notes 2025 2024
Pendapatan dan beban Operating income and
operasional expenses
Pendapatan bunga Interest income
Bunga 26 104.705.739.567 91.863.639.588 Interest earned
Provisi dan komisi 2.990.194.511 2.485.574.183 Fee and commissions
Jumlah pendapatan bunga 107.695.934.078 94.349.213.771 Total interest income
Beban bunga Interest expenses
Bunga 27 (35.132.890.893) (27.705.356.525) Interest incurred
Premi program penjaminan (1.890.436.261) (1.147.238.506) Premium on depost guarantee
simpanan program
Jumlah beban bunga ( 37.023.327.154) (28.852.595.031) Total interest expenses
Pendapatan bunga – bersih 70.672.606.924 65.496.618.740 Interest income - net
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Keuntungan transaksi mata uang 348.615.655 (826.089) Gain on foreign exchange – net
asing – bersih
Provisi dan komisi selain dari (54.774.664) (51.009.241) Fees and commissions not related to
kredit – bersih loans – net
Penerimaan kembali kredit yang 11j 5.771.810.425 5.645.880.000 Recoveries of loans previously
telah dihapus buku written-off
Lain-lain 186.418.086 631.657.548 Others
Jumlah pendapatan operasional 6.252.069.502 6.225.702.218 Total other operating income
lainnya
Pembentukan cadangan kerugian 28 (32.049.318.131) (32.846.518.937) Provision for allowance of impairment
penurunan nilai atas aset keuangan losses on financial and non-financial
dan nonkeuangan – bersih assets – net
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Tenaga kerja dan tunjangan 29 (14.862.216.279) (14.111.953.146) Personnel and benefits
Umum dan administrasi 30 (11.056.438.853) (14.893.798.086) General and administrative
Jumlah beban operasional lainnya (25.918.655.132) (29.005.751.232) Total other operating expenses
Beban operasional lainnya – bersih (51.715.903.761) (55.626.567.951) Other operating expenses - net
Laba operasi – bersih 18.956.703.163 9.870.050.789 Operating income – net
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-3-
Page 7
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN LABA RUGI STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret/ 31 Maret/
Catatan/ March 31, March 31,
Notes 2025 2024
Laba operasi – bersih 18.956.703.163 9.870.050.789 Operating income –
(saldo pindahan) net (balance brought forward)
Pendapatan (beban) non Non-operating income
operasional
Keuntungan dari penjualan aset tetap 129.999.999 50.999.999 Gain from sale of property, plant and
equipment
Lainnya – bersih (2.348.103.216) (49.842.104) Others - net
Jumlah beban non operasional – (2.218.103.217) (1.157.895) Total non-operating expense - net
bersih
Laba sebelum beban pajak Income before income
penghasilan 16.738.599.946 9.871.208.684 tax expense
Beban pajak penghasilan 20 Income tax expense
Kini (3.682.491.977) (2.171.665.910) Current
Tangguhan - - Deferred
Jumlah beban pajak penghasilan (3.682.491.977) (2.171.665.910) Total income tax expense
Laba bersih tahun berjalan 13.056.107.969 7.699.542.774 Net income for the year
Penghasilan komperehensif lain Other comprehesive income
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss :
Pengukuran kembali atas program - - Remeasurement of defined benefit
imbalan pasti plan
Pajak penghasilan terkait - - Related income tax
Jumlah penghasilan - - Total other comprehensive
komprehensif lain - setelah income - after tax
pajak
Jumlah penghasilan komprehensif 13.056.107.969 7.699.542.774 Total net comprehensive
bersih tahun berjalan income for the year
Laba per saham dasar 31 3,54 2,09 Basic income per share
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-4-
Page 8
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2025 For the Year Ended March 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise specified)
Cadangan Pengukuran
Modal revaluasi aset kembali Saldo laba (defisit)/
ditempatkan tetap/ Property, atas program Retained earning (deficit)
dan disetor Tambahan plant and imbalan pasti/
penuh/ Issued modal disetor/ Dana Setoran equipment Remeasurement Ditentukan Tidak ditentukan
Catatan/ and fully paid Additional paid- modal/Capital revaluation of defined benefit penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes capital in capital deposit funds reserves plan Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo 1 Januari 2024 737.773.369.000 2.895.153.904.971 - 107.626.614.466 (1.327.383.553) 20.000.000.000 (380.785.500.558) 3.378.441.004.326 Balance as of
Januari 1. 2024
Koreksi penyesuaian biaya 23,24, - 99.997.316 - - - - - 99.997.316 Correction of adjustment
emisi saham PUT V 25 to share issuance costs for
rights issue V
Penghasilan komprehensif - - - - 67.213.059 - 78.754.937.362 78.822.150.421 Net comprehensive
bersih tahun berjalan income for the year
Saldo Per 31 Desember 2024 737.773.369.000 2.895.253.902.287 - 107.626.614.466 (1.260.170.494) 20.000.000.000 (302.030.563.196) 3.457.363.152.063 Balance as of
December 31, 2024
biaya emisi saham - - - - - - - - share issuance costs
Penghasilan komprehensif - - - - - - 13.056.107.969 13.056.107.969 Net comprehensive
bersih tahun berjalan income for the year
Saldo Per 31 Maret 2025 737.773.369.000 2.895.253.902.287 - 107.626.614.466 (1.260.170.494) 20.000.000.000 (288.974.455.227) 3.470.419.260.032 Balance as of
March 31, 2025
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the Financial Statements taken as a whole
keseluruhan
-5-
Page 9
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 FOR THE YEAR ENDED MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret/ 31 Maret/
Catatan/ March 31, March 31,
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi, dan komisi 107.001.111.867 92.616.138.179 Interest, fees and commissions
received
Penerimaan operasional lainnya 7.025.904.013 6.854.984.010 Other operating income received
Pembayaran bunga, provisi dan komisi (34.593.287.624) (26.314.826.564) Interest, fees and commissions paid
Pembayaran beban tenaga kerja (14.217.948.779) (14.072.037.545) Payment of personnel expenses
dan tunjangan and benefits
Pembayaran beban umum (8.898.972.677) (12.484.692.105) General, administrative, repairs and
administrasi, pemiliharaan dan maintenance expenses paid
perbaikan
Pendapatan non operasional (2.348.103.216) (49.842.104) Non-operating income
Arus kas sebelum perubahan dalam 53.968.703.584 46.549.723.871 Cash flows before changes in
aset dan liabilitas operasi operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset operasi: Changes in operating assets:
Kredit (210.137.697.537) (95.679.237.846) Loans
Aset lain-lain (29.292.001.832) (49.108.040.253) Other assets
Perubahan dalam liabilitas operasi: Changes in operating liabilities:
Liabilitas segera 1.111.236.414 1.179.966.856 Obligations due immediately
Simpanan (18.760.787.110) 140.401.915.073 Deposits
Liabiltas lain-lain (283.929.443) 1.014.429.844 Other liabilities
Arus kas bersih diperoleh (203.394.475.924) 44.358.757.545 Net cash provided by (used in)
(digunakan) untuk aktivitas operating activities
operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penambahan efek yang dimiliki hingga 150.505.492.978 59.260.587.497 Additional of held-to maturity
jatuh tempo securities
Pengurangan efek yang dibeli dengan 63.352.580.644 (307.909.079.455) Deductional of securities
janji dijual kembali purchased under agreements to
resell
Hasil dari penjualan aset tetap 129.999.999 - Proceeds from sale of fixed assets
Pembelian aset tetap dan aset (759.223.746) (260.700.856) Acquisitions of fixed assets and
takberwujud intangible assets
Arus kas bersih (digunakan untuk) 213.228.849.875 (248.909.192.814) Net cash (used in) provided by
diperoleh dari aktivitas investasi investing activities
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-6-
Page 10
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 MARET 2025 FOR THE YEAR ENDED MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret/ 31 Maret/
Catatan/ March 31, March 31,
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran liabilitas sewa (136.055.416) (123.940.908) Payments of lease liabilities
Biaya emisi saham - - Share Issuance cost
Arus kas bersih digunakan untuk (136.055.416) (123.940.908) Net cash used in
aktivitas pendanaan financing activities
(PENURUNAN) KENAIKAN 9.698.318.535 (204.674.376.177) NET (DECREASE) INCREASE
BERSIH KAS DAN SETARA KAS IN CASH AND CASH
EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS PADA 275.651.374.807 437.799.533.992 CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN AT BEGINNING OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs mata Effect of foreign exchange
uang asing (343.840.157) (30.067.465) rate changes
KAS DAN SETARA KAS 285.005.853.185 233.095.090.350 CASH AND CASH
PADA AKHIR TAHUN EQUIVALENTSAT END OF
YEAR
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN SUPPLEMENTAL
DISCLOSURES
Kas dan setara kas terdiri dari : Cash and cash equivalents consists of:
Kas 21.776.608.160 18.625.107.655 Cash
Giro pada Bank Indonesia 175.934.654.222 176.395.351.657 Current account with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain 6.887.895.298 7.074.631.038 Current account with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia 80.406.695.505 31.000.000.000 Placements in Bank Indonesia
dan bank lain and other banks
Total Kas dan Setara Kas 285.005.853.185 233.095.090.350 Total Cash and Cash Equivalents
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-7-
Page 11
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. The Bank’s Establishment and General Information
PT Bank of India Indonesia Tbk (“Bank”) didirikan PT Bank of India Indonesia Tbk (the “Bank”) was
berdasarkan Akta Notaris No. 20 tanggal 28 September established based on Notarial Deed No. 20 dated
1968 dari Njoo Sioe Liep, S.H., Notaris di Surabaya, September 28, 1968 of Njoo Sioe Liep, S.H., Notary in
dengan nama PT Bank Pasar Swadesi. Akta pendirian ini Surabaya, under the name of PT Bank Pasar Swadesi.
telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman The deed of establishment was approved by the
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Minister of Justice of the Republic of Indonesia through
No. Y.A.5/35/8 tanggal 3 Februari 1975 serta Decision Letter No. Y.A.5/35/8 dated February 3, 1975
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia and was published in State Gazette of the Republic of
No. 19 tanggal 5 Maret 1976, Tambahan No. 162. Indonesia No. 19, Supplement No. 162, dated March 5,
1976.
Bank mendapat ijin usaha sebagai bank umum dari The Bank obtained its license to operate as a
Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat commercial bank from the Minister of Finance of the
Keputusannya No. 906/KMK.013/1989 tanggal Republic of Indonesia through Decision Letter
16 Agustus 1989. Sesuai dengan Surat Keputusan No. 906/KMK.013/1989 dated August 16, 1989.
Direksi Bank Indonesia No. 27/68/KEP/DIR tanggal Based on the Decision Letter of Bank Indonesia
12 Oktober 1994, Bank memperoleh ijin untuk No. 27/68/KEP/DIR dated October 12, 1994, the Bank
melakukan kegiatan usaha sebagai bank devisa. obtained approval to conduct foreign exchange
banking activities.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia Based on the Decision Letter of Governor of
No. 13/91A/KEP.GBI/2011 tanggal 17 November 2011, Bank Indonesia No. 13/91A/KEP.GBI/2011 dated
Bank Indonesia telah menyetujui: November 17, 2011, Bank Indonesia has approved:
1. Perubahan nama PT Bank Swadesi Tbk menjadi 1. The change of the Bank’s name from PT Bank
PT Bank of India Indonesia Tbk. Swadesi Tbk to PT Bank of India Indonesia Tbk.
2. Ijin usaha Bank sebagai bank umum berdasarkan 2. The Bank’s business license as a commercial bank
Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia based on the Decree of the Minister of Finance of
No. 906/KMK.013/1989 tanggal 16 Agustus 1989 the Republic of Indonesia No. 906/KMK.013/1989
tetap berlaku bagi Bank. dated August 16, 1989 is still valid for the Bank.
Pemegang saham pengendali utama Bank adalah Bank The Bank’s ultimate controlling shareholder is Bank of
of India yang didirikan di India. India which was incorporated in India.
Anggaran Dasar Bank telah mengalami perubahan The Bank’s Articles of Association have been amended
beberapa kali. Perubahan terakhir melalui Rapat Umum several times. The latest amendement through Notarial
Pemegang Saham Luar Tahunan (RUPST) yang Deed of the Extraordinary General Meeting of
didokumentasikan dalam akta No. 18 tanggal 27 Juni Shareholders No. 18 dated June 27, 2024 of
2024, di hadapan Winter Sigiro, S.H., M.H., Notaris di Winter Sigiro, S.H., M.H., Notary in Jakarta.
Jakarta. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri The amendement was approved by the Minister of
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0173557 on its Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0173557
tanggal 18 Juli 2024. dated July 18, 2024.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, ruang In accordance with article 3 of the Bank’s Articles
lingkup kegiatan Bank adalah menjalankan kegiatan of Association, the scope of its activities is to engage in
yang berhubungan dengan perbankan. activities related to banking.
Kantor pusat Bank berlokasi di Jalan H. Samanhudi The Bank’s head office is located at Jalan H.
No. 37, Jakarta Pusat. Bank mempunyai 8 kantor cabang, Samanhudi No. 37, Central Jakarta. The Bank has
6 kantor cabang pembantu, 1 kantor pusat 8 branch offices, 6 sub-branch offices, 1 non-
non-operasional dan 2 kantor kas. operational head office and 2 cash offices.
-8-
Page 12
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan b. Boards of Commissioners and Directors, Audit
Komite Pemantau Risiko Committee and Risk Monitoring Committee
Berdasarkan Akta Notaris Winter Sigiro S.H., M.H., Based on Notarial Deed of Winter Sigiro, S.H., M.H.,
No. 07 tanggal 27 Desember 2024 dan No 13 tanggal No. 07 dated December 27, 2024 and No. 13 date June
27 Juni 2023, susunan Dewan Komisaris dan Direksi 27, 2023 the composition of the Board of
pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 Commissioners and Directors as of March 31, 2025
adalah sebagai berikut: and December 31,2024 are as follows:
2025 2024
Komisaris Utama Sudhiranjan Padhi Sudhiranjan Padhi President Commissioner
Komisaris Independen Handadjaja Sulaiman Handadjaja Sulaiman Independent Commissioner
Komisaris Independen Lungguk Gultom Lungguk Gultom Independent Commissioner
Direktur Utama Jayaprakash Bharathan Jayaprakash Bharathan President Director
Direktur Kepatuhan Dennis Kusuma Halim Dennis Kusuma Halim Compliance Director
Direktur Operasional Carolina Dina Rusdiana Carolina Dina Rusdiana Operational Director
Direktur Bisnis Chandra Sekhar Chandra Sekhar Business Director
Mukherjee Mukherjee
Direktur Keuangan Rahmat Hendratama** Rahmat Hendratama* Finance Director
*Rahmat Hendratama diangkat sebagai Direktur *Rahmat Hendratama was appointed as Director
Keuangan berdasarkan keputusan RUPSLB pada tanggal Finance based on the AGMS decision on December 27,
27 Desember 2024 dan berlaku efektif setelah mendapat 2024 and effective after obtaining approval from the
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Financial Services Authority (OJK).
**Rahmat Hendratama telah efektif diangkat sebagai **Rahmat Hendratama has been effectively appointed
Direktur Keuangan pada tanggal 17 Maret 2025 as Director of Finance on March 17, 2025 based on the
berdasarkan Surat Keputusan Kepala Departemen Decree of the Head of the Department of Licensing and
Perizinan dan Manajemen Krisis Perbanakan Otoritas Banking Crisis Management of the Financial Services
Jasa Keuangan Nomor : KEPR-4/PB.02/2025. Authority Number: KEPR-4/PB.02/2025.
Susunan Komite Bank per 31 Maret 2025 dan 31 The composition of the Bank’s Committees as of March
Desember 2024 adalah sebagai berikut: 31, 2025 and December 31, 2024 are as follows:
2025 2024
Komite Audit Audit Committee
Ketua Lungguk Gultom Lungguk Gultom Chairman
Anggota Handadjaja Sulaiman Handadjaja Sulaiman Member
Anggota Maya Indreswari Teddy Reinier Sondakh Member
Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee
Ketua Lungguk Gultom Lungguk Gultom Chairman
Anggota Maya Indreswari Maya Indreswari Member
Anggota - Teddy Reinier Sondakh Member
-9-
Page 13
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan b. Boards of Commissioners and Directors, Audit
Komite Pemantau Risiko (lanjutan) Committee and Risk Monitoring Committee
(continued)
Susunan Komite Bank per 31 Maret 2025 dan 31 The composition of the Bank’s Committees as of March
Desember 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan) 31, 2025 and December 31, 2024 are as follows:
(continued)
2025 2024
Komite Remunerasi Remuneration and Nomination
dan Nominasi Committee
Ketua Handadjaja Sulaiman Handadjaja Sulaiman Chairman
Anggota Sudhiranjan Padhi Sudhiranjan Padhi Member
Anggota Dwi Anita Kurniasih Dwi Anita Kurniasih Member
Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada Salaries and other compensation paid to the Boards of
Dewan Komisaris dan Direksi dan Karyawan Kunci Commissioners and Directors and Key Employees for
untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Maret 2025 the years ended March 31, 2025 and 2024 are as
dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Dewan Komisaris 379.500.000 714.000.000 Board of Commissioners
Dewan Direksi 1.641.642.053 1.641.783.172 Board of Directors
Karyawan Kunci 1.320.200.144 1.065.416.994 Key Managements
Bank mempunyai 221 dan 224 karyawan tetap masing- The Bank has 221 and 224 permanent employees as of
masing pada tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 March 31, 2025 and 2024, respectively (unaudited).
(tidak diaudit).
c. Penawaran Umum Saham Bank c. Public Offering of the Bank’s Shares
Pada tanggal 12 April 2002, Bank memperoleh On April 12, 2002, the Bank obtained the notice of
pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar effectivity from the Chairman of Capital Market
Modal (BAPEPAM) dengan suratnya Supervisory Agency (“BAPEPAM”) through letter
No. S-75/PM/2002 untuk melakukan penawaran umum No. S-75/PM/2002 for its public offering of 60,000,000
atas 60.000.000 saham biasa atas nama kepada common shares to the public. The nominal value is
masyarakat. Nilai nominal per saham Rp200 dengan Rp200 per share with an offering price of Rp250 per
harga penawaran Rp250 per saham. Pada tanggal share. As of May 1, 2002, these shares were listed in the
1 Mei 2002, saham tersebut telah dicatatkan pada Jakarta Stock Exchange (currently Indonesia Stock
Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia). Exchange or IDX).
Pada tanggal 24 Juni 2008, Bank memperoleh On June 24, 2008, the Bank obtained the notice of
pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM-LK dengan effectivity from the Chairman of BAPEPAM-LK
surat No. S-4071/BL/2008 untuk melakukan Penawaran through letter No. S-4071/BL/2008 for its Limited
Umum Terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Public Offering I for Pre-emptive Rights amounting to
Dahulu (HMETD) sebesar 558.000.000 saham. 558,000,000 shares. These shares were listed in the
Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia Stock Exchange on July 2, 2008.
Indonesia pada tanggal 2 Juli 2008.
Berdasarkan surat pernyataan efektif dari OJK dengan Based on notice of effectivity from OJK through letter
surat No. S-500/D.04/2014 tanggal 3 Desember 2014, No. S-500/D.04/2014 dated December 3, 2014, the
Bank telah melakukan Penawaran Umum Terbatas II Bank has undertaken Limited Public Offering II for
dalam rangka HMETD sebanyak 173.600.000 lembar Pre-emptive Rights of 173,600,000 shares from
saham dari tanggal 17 Desember 2014 sampai dengan December 17, 2014 up to January 6, 2015 with an
tanggal 6 Januari 2015 dengan harga penawaran sebesar offering price of Rp2,800 per share. These shares were
Rp2.800 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan listed in the Indonesia Stock Exchange on
pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 6 Januari 2015. January 6, 2015.
- 10 -
Page 14
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran Umum Saham Bank (lanjutan) c. Public Offering of the Bank’s Shares (continued)
Berdasarkan surat pernyataan efektif dari OJK dengan Based on notice of effectivity from OJK through letter
surat No. S-469/D.04/2017 tanggal 13 Desember 2017, No. S-469/D.04/2017 dated December 13, 2017, the
Bank telah melakukan Penawaran Umum Tebatas III Bank has undertaken the Limited Public Offering III for
dalam rangka Penambahan Modal dengan memberikan Pre-emptive Rights of 347,200,000 shares with an
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) offering price of Rp1,890 per share with nominal value
sebanyak 347.200.000 lembar saham dengan harga of Rp200 per share. These shares were listed in the
pelaksanaan HMETD sebesar Rp1.890 per saham Indonesia Stock Exchange on December 29, 2017.
dengan nilai nominal sebesar Rp 200 per saham. Saham-
saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia
pada tanggal 29 Desember 2017.
Berdasarkan surat pernyataan efektif dari OJK dengan Based on notice of effectivity from OJK through letter
surat No. S-178/D.04/2022 tanggal 19 Agustus 2022, No. S-178/D.04/2022 dated August 19, 2022, the Bank
Bank telah melakukan Penawaran Umum Terbatas IV has undertaken the Limited Public Offering IV for
dalam rangka Penambahan Modal dengan memberikan Pre-emptive Rights of 1,388,800,000 shares with an
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) offering price of Rp1,000 per share with nominal value
sebanyak 1.388.800.000 lembar saham dengan harga of Rp200 per share. These shares were listed in the
pelaksanaan HMETD sebesar Rp1.000 per saham Indonesia Stock Exchange on September 2, 2022.
dengan nilai nominal sebesar Rp200 per saham.
Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek
Indonesia pada tanggal 2 September 2022.
Pada tanggal 30 Maret 2023, Bank memperoleh On March 30, 2023, the Bank received an effective
pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM-LK dengan statement from the Chairman of BAPEPAM-LK in his
suratnya No. S-86/D.04/2023 untuk melakukan letter No. S-86/D.04/2023 to conduct a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas V. Jumlah keseluruhan Offering V. The total number of shares issued in PUT V
saham yang telah diterbitkan dalam PUT V PT. Bank of India India Tbk is 1,300,005,367 shares.
PT. Bank of India Indonesia Tbk adalah sebanyak Thus the number of shares issued by
1.300.005.367 saham. Dengan demikian jumlah saham PT. Bank of India India, Tbk until the end of this
yang telah diterbitkan oleh PT. Bank of India Indonesia, LPO V became 3,688,866,845. In accordance with
Tbk sampai dengan berakhirnya PUT V ini menjadi Government Regulation No. 29 of 1999 concerning the
3.688.866.845. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Purchase of Commercial Bank Shares which, among
No.29 Tahun 1999 tentang Pembelian Saham Bank other things, stipulates that 99% of Bank shares may
Umum yang antara lain menerapkan bahwa saham Bank only be listed on the Stock Exchange, the number of
hanya boleh tercatat di Bursa Efek sebanyak banyaknya shares listed on the Indonesian Stock Exchange is
99%, maka Jumlah saham yang dicatatkan di 3,651,978,177 shares.
PT. Bursa Efek Indonesia adalah 3.651.978.177 saham.
d. Tanggung Jawab Manajemen dan Persetujuan atas d. Management’s Responsibility and Approval of the
Laporan Keuangan Financial Statement
Penyusunan dan penyajian laporan keuangan The preparation and presentation of the financial
merupakan tanggung jawab manajemen Bank dan telah statements were the responsibilities of the management
disetujui oleh Dewan Direksi Bank untuk diterbitkan of the Bank and were approved by the Board of
pada tanggal 28 April 2025. Directors for issuance on April 28, 2025.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL
a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan serta The financial statements have been prepared and
diterapkan secara konsisten dengan periode sebelumnya presented and implemented consistently with the
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan previous period in accordance with Financial
di Indonesia (SAK) yang mencakup Pernyataan Standar Accounting Standards in Indonesia (FAS) which
Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar comprise the Statements of Financial Accounting
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Standards (SFAS) and Interpretations of Financial
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Accounting Standards (IFAS) issued by the Financial
Indonesia serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Accounting Standards Board of the Institute of
Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Indonesia Chartered Accountants and the guidelines on
Keuangan (OJK). Financial Statement Presentation and Disclosures
issued by the Financial Service Authority (OJK).
- 11 -
Page 15
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan b. Basis of Preparation of Financial Statements
Dasar penyusunan laporan keuangan Bank, kecuali The basis of preparation of the Bank’s financial
untuk laporan arus kas, adalah dasar akrual. Laporan statements, except for the statements of cash flows, is
keuangan Bank disusun berdasarkan nilai historis, the accrual basis. The financial statements are
kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan measured based on historical cost, except for certain
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan accounts which are measured on the bases described in
akuntansi masing-masing akun tersebut. the related accounting policies. Historical cost is
Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar generally based on the fair value of the consideration
imbalan yang diserahkan dalam perolehan aset. given in exchange of assets.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell an
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk asset or paid to transfer a liability in an orderly
mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu transaksi transaction between market participants at the
teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. measurement date.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode Statements of cash flows have been prepared using the
langsung yang dimodifikasi dan arus kas dikelompokkan modified direct method and the cash flows have been
atas dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. classified on the basis of operating, investing and
Kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada financing activities. Cash and cash equivalents consist
Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada of cash, current accounts with Bank Indonesia, current
Bank Indonesia dan bank lain yang jatuh tempo accounts with other banks, placements with Bank
dalam waktu 3 bulan sejak tanggal perolehan, sepanjang Indonesia and other banks maturing within 3 months or
tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang less from the acquisition date provided they are not
diterima serta tidak dibatasi penggunaannya. used as collateral for borrowings nor restricted.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan The reporting currency used in the financial statements
laporan keuangan adalah mata uang Rupiah, preparation is Indonesian Rupiah, which is the
yang merupakan mata uang fungsional Bank. functional currency of the Bank.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar The preparation of financial statements in conformity
Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan with Indonesian Financial Accounting Standards
penggunaan estimasi dan asumsi akuntansi yang requires the use of certain critical accounting estimates
signifikan. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen and assumptions. It also requires management to
untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan exercise its judgment in the process of applying the
kebijakan akuntansi. Area yang kompleks atau accounting policies. Areas that are complex or require
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau a higher level of judgment or areas where assumptions
area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak and estimates could have a significant impact on the
signifikan terhadap laporan keuangan. financial statements.
c. Standar Baru dan Amendemen Standar Akuntansi c. New Standards and Amendments to Financial
Keuangan Efektif 1 Januari 2024 Accounting Standards Effective from January 1, 2024
Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan, The followings are financial accounting standard,
perubahan, dan interpretasi standar akuntansi keuangan amendments and interpretation of financial accounting
yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2024. standard which become effective starting January 1,
2024:
Amendemen PSAK No. 116, “Sewa tentang Liabilitas Amendment of SFAS 116: “Lease regarding Lease
Sewa dalam Jual dan Sewa-Balik” Amendemen ini Liability in a Sale and Leaseback”. This amendment
diadopsi dari amandemen IFRS No. 16, “Lease: lease adopted from IFRS No. 16 amendment, “Lease: lease
Liability in a Sale and Leaseback”. Amendemen ini Liability in a Sale and Leaseback”. This amendment
mengatur pengukuran selanjutnya untuk aset hak guna regulates the next measurement for right-of-use assets
dan liabilitas sewa dari transaksi jual dan sewa balik. and lease liability from sale and leaseback
transactions.
- 12 -
Page 16
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
c. Standar Baru dan Amendemen Standar Akuntansi c. New Standards and Amendments to Financial
Keuangan Efektif 1 Januari 2024 (lanjutan) Accounting Standards Effective from January 1, 2024
(continued)
Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Amendment of SFAS 201: “Presentation of Financial
Keuangan tentang Liabilitas Jangka Panjang dengan Statements Regarding Long-term Liabilities with
Konvenan”. Amendemen ini diadopsi dari amendemen Convenants”. This amendment was adopted from IAS
IAS No. 1, “Presentation of Financial Statements: No. 1 amendment, “Presentation of Financial
Non-Current Liabilities with Covenants”. Statements: Non-Current Liabilities with Covenants”.
Amendemen ini mengatur bahwa hanya konvenan This amendment regulates that only the convenants
yang harus dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal must complied with entity on or before reporting date
pelaporan yang akan mempengaruhi klasifikasi dan will affect its classification and short-term or long-term
liabilitas jangka pendek atau jangka panjang serta and its disclosure.
pengungkapannya.
Amendemen PSAK 207, “Laporan Arus Kas” dan Amendment of SFAS 207: “Statement of Cash Flows”
Amendemen PSAK 107, “Instrumen Keuangan: and Amendment of SFAS 107, “Statements of Financial
Pengungkapan tentang Pengaturan Pembiayaan Reports: Disclosure regarding Supplier Finance
Pemasok”. Amendemen ini diadopsi dari amendemen Arrangements”. This amendment adopted from IAS
IAS No. 7 “Statement of Cash Flows” dan IFRS No. 7, No. 7 Amendment “Statement of Cash Flows” dan IFRS
Financial Instruments: Disclosures – Supplier Finance No. 7, Financial Instruments: Disclosures – Supplier
Arrangements”. Amendemen ini menjelaskan Finance Arrangements”. This amendment disclose
pengungkapan terkait pengaturan pembiayaan about supplier finance arrangements.
pemasok.
Implementasi dari standar-standar dan amendemen The implementation of the above standards and
tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial amendments did not result in substantial changes to the
terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki Bank’s accounting policies and had no material impact
dampak yang material terhadap laporan keuangan di to the financial statements in the current period or prior
periode berjalan atau periode sebelumnya. financial period.
d. Instrumen Keuangan d. Financial Instruments
(i) Aset Keuangan (i) Financial Assets
Aset keuangan Bank terutama terdiri dari kas, giro The Bank’s financial assets mainly consist of cash,
pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, accounts with other banks, placements with Bank
efek-efek, efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Indonesia and other banks, marketable securities,
kembali, tagihan derivatif, kredit yang diberikan, securities purchased under agreements to resell,
tagihan akseptasi dan pendapatan bunga yang masih derivative receivables, loans, acceptance
harus diterima. receivables and accrued interest receivables.
Sesuai dengan PSAK 109, Bank mengklasifikasikan In accordance with SFAS 109, the Bank classifies
aset keuangannya dalam tiga kategori: its financial assets into three categories:
(a) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (a) Financial assets measured at amortised fair
diamortisasi, value,
(b) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (b) Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
(FVOCI), dan (FVOCI), and
(c) Aset keuangan yang diukur pada FVPL. (c) Financial assets measured at FVPL.
Aset keuangan diklasifikasikan menjadi kategori Financial assets are classified into these categories
tersebut diatas berdasarkan model bisnis dimana based on the business model within which they are
aset keuangan tersebut dimiliki dan karakteristik held and their contractual cash flow
arus kas kontraktualnya. Model bisnis characteristics. The business model reflects how
merefleksikan bagaimana kelompok aset keuangan groups of financial assets are managed to achieve a
dikelola untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. particular business objective.
- 13 -
Page 17
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(i) Aset Keuangan (lanjutan) (i) Financial Assets (continued)
a) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar a) Financial assets measured at amortised cost
diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets measured at amortised cost if
diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam the financial assets are managed in a business
model bisnis yang bertujuan untuk memiliki model that aims to have financial assets in
aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus order to obtain contractual cash flows.
kas kontraktual. Arus kas kontraktual dari aset Contractual cash flow of the financial assets
keuangan yang pada tanggal tertentu hanya which on a certain date solely payment from
berasal dari pembayaran pokok dan bunga principal and interest payments (“SPPI”) of
(“SPPI”) atas jumlah pokok terutang. the principal outstanding.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang At initial recognition, financial assets
diukur pada biaya perolehan diamortisasi measured at amortised cost are recognised at
diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya fair value plus transaction costs (if any) and
transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur subsequently measured using the effective
dengan menggunakan suku bunga efektif. interest rate.
Biaya transaksi mencakup seluruh imbalan/ Transaction cost includes all fees and
provisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau provisions paid or received that are an
diterima yang merupakan bagian tak integral part of the effective interest rate.
terpisahkan dari suku bunga efektif.
Tingkat suku bunga efektif adalah suku bunga The effective interest rate is the interest rate
yang secara tepat mendiskontokan estimasi that exactly discounts the estimated future
arus kas di masa datang selama perkiraan umur cash flows thorugh the expected life of the
dari aset keuangan atau liabilitas keuangan financial assets or financial liability (or,
(atau jika lebih tepat, digunakan periode yang where appropriate a shorter period) to the net
lebih singkat) untuk memperoleh nilai tercatat carrying amount at initial recognition. When
bersih pada saat pengakuan awal. Pada saat calculating the effective interest rate, the Bank
menghitung tingkat suku bunga efektif, Bank estimates future cash flows considering all
mengestimasi arus kas di masa datang dengan contractual terms of the financial instrument,
mempertimbangkan seluruh persyaratan but does not consider any future credit losses.
kontraktual dalam instrumen keuangan
tersebut, namun tidak mempertimbangkan
kerugian kredit di masa mendatang.
Pendapatan bunga dari aset keuangan yang Interest income from financial assets
diukur pada biaya perolehan diamortisasi measured at amortised cost is recorded in the
dicatat dalam laporan laba/rugi dan diakui profit/loss and is recognised as “Interest
sebagai “Pendapatan bunga”. income”.
Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian When an impairment occurs, an impairment
penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari loss is recognised as a deduction from the
nilai tercatat aset keuangan dan diakui di carrying value of financial assets and is
dalam laporan laba rugi sebagai “Cadangan recognised in the statement of profit or loss as
kerugian penurunan nilai”. “Allowance for impairment losses”.
- 14 -
Page 18
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(i) Aset Keuangan (lanjutan) (i) Financial Assets (continued)
b) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar b) Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
(“FVOCI”) (“FVOCI”)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income are
merupakan aset keuangan dikelola dalam financial assets that are managed in a
model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi business model whose objectives will be
dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan fulfilled by obtaining contractual cash flows
menjual aset keuangan. Arus kas kontraktual and selling financial assets. Cash flow
dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu contractual of financial assets which on a
hanya dari pembayaran pokok dan bunga certain date solely payment from principal
(“SPPI”) dari jumlah pokok terutang. and interest (“SPPI”) of the principal
outstanding.
Pada saat pengakuan awalnya, aset keuangan At initial recognition, financial instruments
yang diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain diakui pada comprehensive income are recognised at fair
nilai wajarnya ditambah biaya transaksi value plus transaction costs (if any) and
(jika ada) dan selanjutnya diukur pada nilai subsequently measured at fair value where
wajarnya dimana keuntungan atau kerugian gains or losses on changes in fair value, gains
atas perubahan nilai wajar, keuntungan atau or losses on foreign exchange, and
kerugian atas selisih kurs, dan kerugian impairment losses are recognised as other
penurunan nilai, diakui sebagai penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
Kerugian kredit ekspektasian diakui sebagai Expected credit losses are recognised as
penambah/pengurang dari penghasilan addition/deduction to other comprehensive
komprehensif lain di dalam laporan keuangan income in the financial statements
(tidak mengurangi jumlah tercatat aset (not reducing the carrying amount of financial
keuangan dalam laporan keuangan). assets in the financial statements). Interest
Pendapatan bunga dihitung menggunakan income is calculated using the effective
metode suku bunga efektif. interest method.
c) Aset keuangan yang diukur pada FVPL c) Financial assets measured at FVPL
Aset keuangan yang dimiliki atau dikelola Financial assets that are held or managed for
untuk diperdagangkan dan yang kinerjanya trading and whose performance is evaluated
dievaluasi berdasarkan nilai wajar diukur pada on a fair value basis are measured at FVPL as
FVPL karena aset keuangan tersebut tidak they are neither held to collect contractual
dimiliki untuk menerima arus kas kontraktual cash flows nor held both to collect contractual
atau tidak dimiliki untuk menerima arus kas cash flows and to sell financial assets.
kontraktual dan untuk menjual aset keuangan.
Penilaian Apakah Arus Kas Kontraktual Hanya Assessment of Whether Contractual Cash Flows are
Merupakan Pembayaran Pokok dan Bunga Semata Solely Payments of Principal and Interest (SPPI)
(SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok' didefinisikan For purposes of this assessment, ‘principal’ is
sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada defined as the fair value of the financial asset on
pengakuan awal. 'Bunga' didefinisikan sebagai initial recognition. ‘Interest’ is defined as the
imbalan untuk nilai waktu atas uang dan untuk consideration for the time value of money and for
risiko kredit yang terkait dengan jumlah pokok yang the credit risk associated with the principal amount
terutang selama periode waktu tertentu dan untuk outstanding during a particular period of time and
risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya for other basic lending risks and costs
(misalnya risiko likuiditas dan biaya administrasi) (e.g. liquidity risk and administrative costs) as well
serta marjin keuntungan. as profit margin.
- 15 -
Page 19
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(i) Aset Keuangan (lanjutan) (i) Financial Assets (continued)
Penilaian Apakah Arus Kas Kontraktual Hanya Assessment of Whether Contractual Cash Flows are
Merupakan Pembayaran Pokok dan Bunga Semata Solely Payments of Principal and Interest (SPPI)
(SPPI) (lanjutan) (continued)
Dalam menilai apakah arus kas kontraktual adalah In assessing whether the contractual cash flows are
SPPI, Bank mempertimbangkan ketentuan SPPI, the Bank considers the contractual terms of
kontraktual instrumen tersebut. Hal ini termasuk the instrument. This includes assessing whether the
menilai apakah aset keuangan mengandung financial asset contains a contractual term that
ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu could change the timing or amount of contractual
atau jumlah arus kas kontraktual sehingga tidak cash flows such that it would not meet this
memenuhi kondisi. Dalam melakukan penilaian, condition. In making the assessment, the Bank
Bank mempertimbangkan: considers:
- Kejadian kontinjensi yang akan mengubah - Contingent events that would change the amount
jumlah dan waktu arus kas; and timing of cash flows;
- Fitur leverage; - Leverage features;
- Persyaratan pelunasan dipercepat dan - Prepayment and extension terms;
perpanjangan fasilitas;
- Ketentuan yang membatasi klaim Bank atas arus - Terms that limit the Bank’s claims to cash flows
kas dari aset tertentu (seperti pinjaman non- from specified assets (e.g. non-recourse loans);
recourse); dan and
- Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai - Features that modify consideration of the time
waktu atas uang (seperti penetapan ulang suku value of money (e.g. periodical reset of interest
bunga berkala). rates).
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Penilaian model bisnis Bank melakukan penilaian In regard to the business model assessment, the
terhadap tujuan model bisnis dari kepemilikan suatu Bank makes an assessment of the objective of a
aset pada tingkatan portofolio, karena hal ini yang business model in which an asset is held at a
paling mencerminkan cara bisnis dikelola dan portfolio level because this best reflects the way the
informasi diberikan kepada manajemen. business is managed and information is provided to
management.
Model bisnis mengacu pada bagaimana aset Business model refers to how financial assets are
keuangan dikelola bersama untuk menghasilkan managed together to generate cash flows for the
arus kas untuk Bank. Arus kas mungkin dihasilkan Bank. This may be collecting contractual cash
dengan menerima arus kas kontraktual, menjual aset flows, selling financial assets or both. Business
keuangan atau keduanya. Model bisnis ditentukan models are determined at a level of aggregation
pada tingkat agregasi di mana kelompok aset where groups of assets are managed together to
dikelola bersama untuk mencapai tujuan tertentu achieve a particular objective and do not depend on
dan tidak bergantung pada niat manajemen pada management's intentions for individual instruments.
instrumen individual.
Bank menilai model bisnis pada aset keuangan The Bank assesses the business model of financial
setidaknya pada tingkat lini bisnis atau pada di mana assets at least at business line level or where there
terdapat variasi mandate atau tujuan dalam lini are varying mandates or objectives within a
bisnis pada tingkat lini bisnis produk yang lebih business line at a more granular product business
granular (misalnya sub-portofolio atau sub-lini line (e.g. sub-portfolios or sub-business lines).
bisnis).
- 16 -
Page 20
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(i) Aset Keuangan (lanjutan) (i) Financial Assets (continued)
Penilaian Model Bisnis (lanjutan) Business Model Assessment (continued)
Penentuan model bisnis dilakukan dengan Business model determinations are made by
mempertimbangkan semua bukti relevan yang considering all relevant evidences available at the
tersedia pada tanggal penilaian, termasuk tetapi date of the assessment, which include, but not
tidak terbatas pada: limited to:
- Bagaimana kinerja bisnis dan aset keuangan - How the performance of the business and the
yang ada di dalam unit bisnis itu dievaluasi dan financial assets held within that business unit
dilaporkan kepada manajemen. Tingkat are evaluated and reported to management.
pemisahan yang diidentifikasi untuk klasifikasi The level of segregation identified for SFAS 109
PSAK 109 harus konsisten dengan bagaimana classification should be consistent with how
portofolio aset dipisahkan dan dilaporkan asset portfolios are segregated and reported to
kepada manajemen; management;
- Risiko yang mempengaruhi kinerja unit bisnis - The risks that affect the performance of the
dan aset keuangan yang dimiliki dalam unit business unit and the financial assets held within
bisnis itu dan khususnya bagaimana risiko itu that business unit and in particular the way
dikelola; dan those risks are managed; and
- Bagaimana manajer unit bisnis dikompensasi - How managers of the business unit are
(misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada compensated (for example, whether the
nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus compensation is based on the fair value of the
kas kontraktual yang dikumpulkan). assets managed or on the contractual cash flows
collected).
Penentuan model bisnis dilakukan berdasarkan Business model determinations are made on the
skenario yang diperkirakan akan terjadi oleh Bank basis of scenarios that the Bank reasonably expects
dan tidak dalam kondisi sangat tertekan atau to occur and not under highly stressed or 'worst
'kondisi terburuk'. Jika aset dijual dalam kondisi case conditions'. Where assets are disposed of
yang tidak diharapkan oleh Bank untuk berlaku under conditions that the Bank did not reasonably
ketika aset diakui, klasifikasi aset keuangan yang expect to prevail when the assets were recognised,
ada dalam portofolio tidak disajikan secara tidak the classification of existing financial assets in the
akurat, tetapi kondisi tersebut harus portfolio are not rendered inaccurate but the
dipertimbangkan untuk aset yang diperoleh pada conditions in question should be considered for any
masa mendatang. assets acquired going forward.
Perubahan pada model bisnis atau pengenalan Changes to business models or the introduction of
model bisnis baru ditentukan melalui proses new business models are determined through the
persetujuan unit bisnis baru. new business unit approval process.
Bank dapat mereklasifikasi seluruh aset keuangan The Bank can reclassify all of its financial assets, if
yang terpengaruh jika dan hanya jika, model bisnis and only if, its business model for managing those
untuk pengelolaan aset keuangan berubah. financial assets changes.
(ii) Liabilitas Keuangan (ii) Financial Liabilities
Liabilitas keuangan Bank terutama terdiri dari The Bank’s financial liabilities mainly consist of
liabilitas segera, simpanan dari nasabah, simpanan obligations due immediately, deposits from
dari bank lain, liabilitas derivatif, utang akseptasi, customers, deposits from other banks, derivative
bunga yang masih harus dibayar dan setoran liabilities, acceptance payables, accrued interest
jaminan. and security deposits.
- 17 -
Page 21
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(ii) Liabilitas Keuangan (lanjutan) (ii) Financial Liabilities (continued)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke dalam Financial liabilities are classified into the following
kategori pengukuran sebagai berikut pada saat measurement categories at initial recognition based
pengakuan awal berdasarkan sifat dan tujuannya: on their nature and purpose:
a) Liabilitas keuangan yang diukur pada FVPL a) Financial liabilities measured at FVPL
Liabilitas keuangan diukur pada FVPL, yang Financial liabilities measured at FVPL, which
memiliki 2 sub-klasifikasi, yaitu liabilitas has 2 sub-classifications, i.e. financial liabilities
keuangan yang ditetapkan demikian pada saat designated as such upon initial recognition and
pengakuan awal dan liabilitas keuangan yang financial liabilities classified as held for trading.
diklasifikasikan dalam kelompok
diperdagangkan.
Liabilitas keuangan yang diukur pada FVPL Financial liabilities measured at FVPL is
diklasifikasikan sebagai diperdagangkan jika classified as held for trading if it is acquired or
diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan incurred principally for the purpose of selling or
dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat repurchasing it in the near term or if it is part of
atau jika merupakan bagian dari portofolio a portfolio of identified financial instruments that
instrumen keuangan tertentu yang dikelola are managed together and for which there is
bersama dan terdapat bukti mengenai pola evidence of a recent actual pattern of short-term
ambil untung dalam jangka pendek profit-taking. Derivatives are also classified as
(short-term profit-taking) yang terkini. held for trading instrument unless they are
Derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen designated and effective as hedging instruments.
diperdagangkan kecuali ditetapkan dan efektif
sebagai instrumen lindung nilai.
Jika Bank pada pengakuan awal telah If the Bank designated certain debt securities
menetapkan instrumen utang tertentu sebagai upon initial recognition as at FVPL
FVPL (opsi nilai wajar), maka selanjutnya, (fair value option), then this designation cannot
penetapan ini tidak dapat diubah. be changed subsequently.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari Gains and losses arising from changes in fair
perubahan nilai wajar liabilitas keuangan yang value of financial liabilities classified held for
diklasifikasikan sebagai diperdagangkan dicatat trading are included in the statement of profit or
dalam laporan laba rugi. loss.
b) Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya b) Financial liabilities measured at amortised cost
perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortised cost
perolehan diamortisasi terdiri dari liabilitas consist of non-derivative financial liabilities that
keuangan non-derivatif yang tidak dimiliki are not held for trading purpose and not
Bank untuk diperdagangkan dan tidak designated at fair value through profit or loss.
ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi.
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan Financial liabilities at amortised cost are
yang diukur dengan biaya perolehan initially recognised at fair value plus transaction
diamortisasi diukur pada nilai wajar ditambah costs (if any). After initial recognition, the Bank
biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan measures all financial liabilities at amortised
awal, Bank mengukur seluruh liabilitas cost using effective interest rate method.
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
- 18 -
Page 22
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(iii) Pengakuan (iii) Recognition
Semua aset atau liabilitas keuangan pada saat All financial assets or liabilities are measured
pengakuan awal diukur sebesar nilai wajarnya initially at their fair value plus transaction costs,
ditambah biaya transaksi, kecuali untuk aset except for financial assets and financial liabilities
keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur pada measured at fair value through profit or loss,
nilai wajar melalui laba rugi, dimana biaya transaksi transaction costs are recognised directly in profit
diakui langsung dalam laba rugi. or loss.
Pembelian dan penjualan aset keuangan yang lazim Regular purchases and sales of financial assets are
(regular), diakui pada tanggal perdagangan dimana recognised on the trade date on which the Bank
Bank memiliki komitmen untuk membeli atau commits to purchase or sell those assets.
menjual aset tersebut.
Semua aset dan liabilitas keuangan lainnya pada All other financial assets and liabilities are initially
awalnya diakui pada tanggal perdagangan dimana recognised on the trade date at which the Bank
Bank menjadi suatu pihak dalam ketentuan becomes a party to the contractual provisions of the
kontraktual instrumen tersebut. instrument.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang Transaction costs include only those costs that are
dapat diatribusikan secara langsung untuk directly attributable to the acquisition of a financial
perolehan suatu aset keuangan atau penerbitan suatu asset or issuance of a financial liability and are
liabilitas keuangan dan merupakan biaya tambahan incremental costs that would not have been
yang tidak akan terjadi apabila instrumen keuangan incurred if the financial instruments had not been
tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset acquired or issued. In the case of financial assets,
keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada jumlah transaction costs are added to the amount
yang diakui pada awal pengakuan aset, sedangkan recognised initially, while for financial liabilities,
untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi transaction costs are deducted from the amount of
dikurangkan dari jumlah liabilitas yang diakui pada liability recognised initially.
awal pengakuan liabilitas.
Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama umur Such transaction costs are amortised over the terms
instrumen berdasarkan metode suku bunga efektif of the instruments based on the effective interest
dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga method and are recorded as part of interest income
untuk biaya transaksi sehubungan dengan aset for transaction costs related to financial assets or
keuangan atau sebagai bagian dari beban bunga interest expenses for transaction costs related to
untuk biaya transaksi sehubungan dengan liabilitas financial liabilities.
keuangan.
(iv) Penghentian Pengakuan (iv) Derecognition
Bank menghentikan pengakuan aset keuangan pada The Bank derecognises a financial asset when the
saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari contractual rights to the cash flows from the
aset keuangan tersebut kadaluwarsa atau pada saat financial asset expire or when the Bank transfers
Bank mentransfer seluruh hak untuk menerima arus the rights to receive the contractual cash flows on
kas kontraktual dari aset keuangan dalam transaksi the financial asset in a transaction in which
dimana Bank secara substansial telah mentransfer substantially all the risks and rewards of ownership
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset of the financial asset are transferred. Any interest
keuangan. Setiap hak atau kewajiban yang timbul in transferred financial assets that is created or
atau yang masih dimiliki oleh Bank diakui sebagai retained by the Bank is recognised as a separate
aset atau liabilitas secara terpisah. asset or liability.
Bank menghentikan pengakuan liabilitas keuangan The Bank derecognises a financial liability when its
pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak contractual obligations are discharged or
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. cancelled or expired.
- 19 -
Page 23
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(iv) Penghentian Pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
Dalam transaksi dimana Bank secara substansial In transaction in which the Bank neither retains nor
tidak memiliki atau tidak mentransfer seluruh risiko transfers substantially all the risks and rewards of
dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, ownership of a financial asset, the Bank
Bank menghentikan pengakuan aset tersebut jika derecognises the asset if it does not retain control
Bank tidak lagi memiliki pengendalian atas aset over the asset. The rights and obligations retained
tersebut. Hak dan kewajiban yang masih dimiliki in the transfer are recognised separately as assets
dalam transfer tersebut diakui secara terpisah and liabilities as appropriate. In transfers in which
sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer dimana control over the asset is retained, the Bank
pengendalian atas aset masih dimiliki, Bank tetap continues to recognise the asset to the extent of its
mengakui aset yang ditransfer tersebut sebesar continuing involvement, determined by the extent to
keterlibatan berkelanjutan Bank yang ditentukan which it is exposed to changes in the value of the
dengan seberapa jauh Bank terekspos terhadap transferred asset.
perubahan nilai aset yang ditransfer.
Bank menghapusbukukan aset keuangan dan The Bank writes off financial assets and any related
cadangan kerugian penurunan nilai terkait pada saat allowance for impairment losses when the Bank
Bank menentukan bahwa aset keuangan tersebut determines that those financial assets are
tidak dapat ditagih. Keputusan ini diambil setelah uncollectible. The decision is reached after Bank
Bank melakukan berbagai upaya untuk memperoleh undertakes various efforts to obtain back the
kembali aset keuangan tersebut serta financial asset as well as considering information
mempertimbangkan informasi seperti telah such as the occurrence of significant changes in the
terjadinya perubahan signifikan pada posisi financial position of the borrower/financial asset
keuangan debitur/ penerbit aset keuangan sehingga issuer such that the borrower/financial asset issuer
debitur/ penerbit aset keuangan tidak lagi dapat can no longer pay the obligation or that proceeds
melunasi kewajibannya atau hasil penjualan agunan from collateral will not be sufficient to pay back the
tidak akan cukup untuk melunasi seluruh eksposur entire exposure.
yang diberikan.
(v) Saling Hapus Instrumen Keuangan (v) Offset Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus Financial assets and liabilities are offset and the net
buku dan nilai netonya disajikan dalam laporan amount presented in the statement of financial
posisi keuangan jika memiliki hak yang position when there is a legally enforceable right to
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus offset the recognised amounts and there is an
buku atas jumlah yang telah diakui tersebut dan intention to settle on a net basis or to realise the
berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk asset and settle the liability simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
secara bersamaan.
Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa The legally enforceable right must not be contingent
dimasa depan dan dapat dipaksakan secara hukum on future events and must be enforceable in the
dalam situasi bisnis yang normal dan dalam normal course of business and in the event of
peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau default solvency, or bankruptcy of the Bank or the
kebangkrutan Bank atau pihak lawan. counterparty.
(vi) Pengukuran Biaya Perolehan Diamortisasi (vi) Amortised Cost Measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas The amortised cost of a financial asset or liability is
keuangan adalah jumlah aset atau liabilitas the amount at which the financial asset or liability
keuangan yang diukur pada saat pengakuan awal, is measured at initial recognition, minus principal
dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau repayments, plus or minus the cumulative
dikurangi dengan amortisasi kumulatif dengan amortisation using the effective interest method of
menggunakan metode suku bunga efektif yang any difference between the initial amount
dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh recognised and the maturity amount, and adjusted
temponya, dan untuk aset keuangan disesuaikan for any expected credit loss (ECL) allowance. The
dengan cadangan kerugian kredit ekspektasian gross carrying amount of a financial asset is the
(ECL). Nilai tercatat bruto aset keuangan amortised cost of a financial asset before adjusting
merupakan biaya perolehan diamortisasi aset for any ECL allowance.
keuangan sebelum disesuaikan dengan cadangan
ECL.
- 20 -
Page 24
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(vi) Pengukuran Biaya Perolehan Diamortisasi (vi) Amortised Cost Measurement (continued)
(lanjutan)
Tingkat suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan estimasi arus kas pada discounts the estimated future cash flows through
masa datang selama perkiraan umur dari aset the expected life of the financial asset or financial
keuangan atau liabilitas keuangan (atau jika lebih liability (or, where appropriate, a shorter period),
tepat, digunakan periode yang lebih singkat), atas to the gross carrying amount of the financial asset
nilai tercatat bruto aset keuangan (ketika aset tidak (when the asset is not credit-impaired) or to the
mengalami penurunan nilai kredit) atau pada biaya amortised cost of the financial liability. When
perolehan diamortisasi untuk liabilitas keuangan. calculating the effective interest rate, the Bank
Pada saat menghitung tingkat suku bunga efektif, estimates future cash flows considering all
Bank mengestimasi arus kas pada masa datang contractual terms of the financial instrument (for
dengan mempertimbangkan seluruh ketentuan example prepayment options), but does not
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut consider any future credit losses. For purchased or
(antara lain opsi pelunasan dipercepat), namun originated credit-impaired financial assets, a
tidak mempertimbangkan kerugian kredit pada credit adjusted effective interest rate is calculated
masa mendatang. Untuk aset keuangan yang dibeli using estimated future cash flows including ECL.
atau yang berasal dari aset keuangan memburuk,
suku bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko
kredit dihitung dengan menggunakan arus kas pada
masa datang termasuk ECL.
Perhitungan suku bunga efektif mencakup biaya The calculation of the effective interest rate
transaksi dan seluruh provisi yang dibayarkan atau includes transaction costs and all fees paid or
diterima yang merupakan bagian tak terpisahkan received that are an integral part of the effective
dari suku bunga efektif. interest rate.
(vii) Pengukuran Nilai Wajar (vii) Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is an acceptable amount at which a
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar financial asset could be sold or price paid to
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi exchange liabilities in an orderly transaction
teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar between market participants on a measurement
(market participants) pada tanggal pengukuran di date in an active market, or in the absence of an
pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, active market, in a market most profitable in which
di pasar yang paling menguntungkan dimana Bank Bank has an access on that date. Fair value of
memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilities reflects the risk of default.
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Bank mengukur nilai wajar instrumen When available, the Bank measures the fair value
keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di of a financial instrument using the quoted price in
pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu pasar an active market for that instrument. A market is
dianggap aktif jika transaksi atas aset dan liabilitas regarded as active if transactions for the asset or
terjadi dengan frekuensi dan volume yang memadai liability takes place with sufficient frequency and
untuk menyediakan informasi penentuan harga volume to provide pricing information on an
secara berkelanjutan. ongoing basis.
- 21 -
Page 25
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(vii) Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) (vii) Fair Value Measurement (continued)
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif, If there is no quoted price in an active market, then
Bank menggunakan teknik penilaian dengan the Bank uses valuation techniques that maximize
memaksimalkan penggunaan input yang dapat the use of relevant observable inputs and minimize
diobservasi dan relevan dan meminimalkan the use of unobservable inputs. The chosen
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. valuation technique incorporates all of the factors
Teknik penilaian yang dipilih menggabungkan that market participants would take into account in
semua faktor yang diperhitungkan oleh pelaku pricing a transaction.
pasar dalam penentuan harga transaksi.
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen keuangan The best evidence of the fair value of a financial
pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, instrument at initial recognition is normally the
yaitu nilai wajar dari pembayaran yang diberikan transaction price, i.e., the fair value of the
atau diterima. Jika Bank menetapkan bahwa nilai consideration given or received. If the Bank
wajar pada pengakuan awal berbeda dengan harga determines that the fair value at initial recognition
transaksi dan nilai wajar tidak dapat dibuktikan differs from the transaction price and the fair value
dengan harga kuotasian di pasar aktif untuk aset is evidenced neither by a quoted price in an active
atau liabilitas yang identik atau berdasarkan teknik market for an identical asset or liability nor based
penilaian yang hanya menggunakan data dari pasar on a valuation technique that uses only data from
yang dapat diobservasi, maka nilai wajar instrumen observable markets, then the financial instrument is
keuangan pada saat pengakuan awal disesuaikan initially measured at fair value, adjusted to defer
untuk menangguhkan perbedaan antara nilai wajar the difference between the fair value at initial
pada saat pengakuan awal dan harga transaksi. recognition and the transaction price.
Setelah pengakuan awal, perbedaan tersebut diakui Subsequently, that difference is recognised in profit
dalam laba rugi berdasarkan umur dari instrumen or loss on an appropriate basis over the life of the
tersebut namun tidak lebih lambat dari saat instrument but no later than when the valuation is
penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data wholly supported by observable market data or
pasar yang dapat diobservasi atau saat transaksi when the transaction is closed.
ditutup.
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai wajar If an asset or a liability measured at fair value has
memiliki harga penawaran dan harga permintaan, a bid price and an ask price, then the Bank
maka Bank mengukur aset dan posisi long measures assets and long positions at a bid price
berdasarkan harga penawaran dan mengukur and liabilities and short positions at an ask prices.
liabilitas dan posisi short berdasarkan harga
permintaan.
Portofolio aset keuangan dan liabilitas keuangan Portfolios of financial assets and financial
yang diukur pada nilai wajar yang terekspos risiko liabilities measured at fair value that are exposed
pasar dan risiko kredit yang dikelola oleh Bank to market risk and credit risk that are managed by
berdasarkan eksposur netonya baik terhadap risiko the Bank on the basis of the net exposure to either
pasar ataupun risiko kredit diukur berdasarkan market or credit risk are measured on the basis of
harga yang akan diterima untuk menjual posisi net a price that would be received to sell a net long
long (atau dibayar untuk mengalihkan posisi net position (or paid to transfer a net short position)
short) untuk eksposur risiko tertentu. Penyesuaian for a particular risk exposure. Those portfolio level
pada level portofolio tersebut dialokasikan pada adjustments are allocated to the individual assets
aset dan liabilitas individual berdasarkan and liabilities on the basis of the relative risk
penyesuaian risiko relatif dari masing-masing adjustment of each of the individual instruments in
instrumen individual di dalam portofolio. the portfolio.
- 22 -
Page 26
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
e. Transaksi dengan Pihak Berelasi e. Transactions with Related Parties
Dalam usahanya, Bank melakukan transaksi dengan In the normal course of business, the Bank enters into
pihak-pihak berelasi. Dalam laporan keuangan ini, transactions with related parties. In these financial
istilah pihak berelasi sesuai dengan PSAK 7 tentang statements, the term related parties are defined under
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. SFAS No. 7 on “Related Parties Disclosures”.
Suatu pihak dianggap pihak berelasi dengan Bank jika: A party is considered as a related party of the Bank if:
1) Langsung atau tidak langsung yang melalui satu 1) A party directly or indirectly through one or more
atau lebih perantara, suatu pihak (i) intermediaries, a party (i) controls, or controlled
mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau by, or under common control with the Bank; (ii)
berada di bawah pengendalian bersama, dengan has substantial importance in the Bank that gives
Bank; (ii) memiliki kepentingan dalam Bank yang significant influence to the Bank; or (iii) has joint
memberikan pengaruh signifikan atas Bank; atau control over the Bank;
(iii) memiliki pengendalian bersama atas Bank;
2) Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha 2) A party which is related to the Bank;
yang sama dengan Bank;
3) Suatu pihak adalah ventura bersama dimana Bank 3) A party is a joint venture in which the Bank acts as
sebagai venturer; a venturer;
4) Suatu pihak adalah anggota dari personil dari 4) A party is a member of the key management
manajemen kunci Bank; personnel of the Bank;
5) Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari 5) A party is a close family member of an individual
individu yang diuraikan dalam butir (1) atau (4); as described in point (1) or (4);
6) Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, 6) A party is an entity that is controlled, jointly
dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan controlled or significantly influenced by or has
oleh atau untuk pihak yang memiliki hak suara significant voting rights in several entities, directly
signifikan pada beberapa entitas, langsung maupun or indirectly, which are individuals describe in
tidak langsung, yaitu individu seperti diuraikan point (4) or (5); and
dalam butir (4) atau (5); dan
7) Suatu pihak adalah suatu program imbalan 7) A party is a post-employment benefit plan program
pascakerja untuk imbalan kerja dari Bank atau for the employee benefit of either the Bank or its
entitas yang terkait dengan Bank. related party.
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan Transactions with related parties are carried out under
dengan syarat dan kondisi yang sama dengan the same terms and conditions as the transactions with
transaksi-transaksi dengan pihak ketiga. third parties.
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan All significant transactions and balances with related
pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas parties are disclosed in the notes to the financial
laporan keuangan. statements.
f. Kas f. Cash
Kas terdiri dari kas di khazanah, kas di anjungan tunai Cash comprised of cash on vault, cash on automated
mandiri dan kas kecil. Setelah pengakuan awal, kas teller machines and petty cash. Subsequent to initial
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. recognition, cash are measured at amortised cost.
g. Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain g. Current Accounts with Bank Indonesia and Other
Banks
Setelah pengakuan awal, giro pada Bank Indonesia dan Subsequent to initial recognition, current accounts with
bank lain diukur pada biaya perolehan diamortisasi Bank Indonesia and other banks are measured at
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. amortised cost using the effective interest method.
Giro pada Bank Indonesia disajikan sebesar biaya Current accounts with Bank Indonesia are stated at
perolehan. Giro pada bank lain dinyatakan sebesar saldo acquisition cost. Current accounts with other banks are
giro dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai bila stated at their outstanding balance, net of allowance for
terdapat indikasi penurunan nilai. impairment loss when there is indication of impairment.
- 23 -
Page 27
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
h. Penempatan pada bank indonesia dan bank lain h. Placements with bank indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks are
merupakan penanaman dana dalam bentuk Fasilitas placements in the form of Bank Indonesia Deposit
Simpanan Bank Indonesia (FASBI), call money, Facility (FASBI), call money, time deposits and others.
deposito berjangka dan lain-lain.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks are
disajikan sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan stated at amortised cost using the effective interest rate
menggunakan suku bunga efektif dikurangi dengan less allowance for impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
i. Efek-efek i. Marketable securities
Surat berharga terdiri dari obligasi pemerintah dan Securities consist of government bonds and Bank
Sertifikat Bank Indonesia yang diperdagangkan di pasar Indonesia Certificates traded on the money market.
uang.
Surat-surat berharga pada awalnya disajikan sebesar Marketable securities are initially measured at fair
nilai wajarnya. Setelah pengakuan awal, surat-surat value. After the initial recognition, the marketable
berharga dicatat sesuai dengan kategorinya yaitu securities are recorded according to their category, i.e.,
investasi pada biaya perolehan diamortisasi, FVOCI amortised cost investments, FVOCI or at FVPL.
atau berdasar FVPL.
Penilaian surat-surat berharga didasarkan atas The value of marketable securities is stated based on the
klasifikasian sebagai berikut: classification as follows:
- Surat-surat berharga yang dicatat pada biaya - Amortised cost marketable securities are carried
perolehan yang diamortisasi menggunakan metode at amortised cost using the effective interest rate
suku bunga efektif. method.
- Surat-surat berharga yang dimiliki untuk - Marketable securities classified as held for trading
diperdagangkan dan yang ditetapkan pada nilai and designated at FVPL on initial recognition are
wajar melalui laba rugi pada saat pengakuan awal stated at fair value. Gains and losses from changes
dinyatakan pada nilai wajar. Keuntungan dan in fair value are recognised in profit or loss.
kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar
diakui dalam laba rugi.
- Surat-surat berharga yang diklasifikasikan pada - Marketable securities classified as FVOCI
FVOCI dinyatakan pada nilai wajar. Setelah investments are stated at fair value. Subsequently,
pengakuan awal, aset keuangan tersebut diukur financial assets carried at fair value with all
pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian unrealised gains or losses arising from changes in
yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar fair value are recognised in other comprehensive
akan diakui sebagai penghasilan komprehensif income. Interest income is recognised in profit or
lain. Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi loss using the effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Perubahan nilai wajar lainnya diakui secara langsung Other fair value changes are recognised directly in
dalam ekuitas sampai dengan surat-surat berharga equity until the marketable securities are sold or
tersebut dijual atau mengalami penurunan nilai, dimana impaired, whereby the cumulative gains and losses
keuntungan dan kerugian kumulatif yang sebelumnya previously recognised in equity are recognised in the
diakui dalam ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi statement of profit or loss and other comprehensive
dan penghasilan komprehensif lain. income.
j. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali j. Securities purchased under agreements to resell
Efek-efek yang dibeli kembali dengan janji dijual Marketable securities purchased under agreements to
kembali merupakan transaksi dimana Bank membeli resell are transactions in which the Bank purchases a
aset keuangan dan secara simultan masuk ke dalam financial assets and simultaneously enters into an
perjanjian untuk menjual kembali aset (atau aset yang agreement to resell the asset (or substantially similar
serupa secara substansial) dengan harga tetap pada masa asset) at a fixed price on a future date. The underlying
depan. Aset yang mendasari tidak diakui dalam laporan asset is not recognised in the Bank’s financial
keuangan Bank. statements.
- 24 -
Page 28
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
j. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali j. Securities purchased under agreements to resell
(lanjutan) (continued)
Pada pengukuran awal, surat berharga yang dibeli Marketable securities purchased under agreements to
dengan janji dijual kembali disajikan sebesar nilai wajar resell are initially measured at fair value plus directly
ditambah dengan biaya transaksi yang dapat attributable transaction costs.
diatribusikan secara langsung.
Setelah pengakuan awal, efek-efek yang dibeli dengan Subsequent to initial recognition, securities purchased
janji dijual kembali diukur pada biaya perolehan under agreements to resell are measured at amortised
diamortisasi. Selisih antara harga beli dan harga jual cost. The difference between purchase and resale price
kembali diakui sebagai pendapatan bunga dengan is recognised as interest income using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif. interest method.
Surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali Marketable securities purchased under agreements to
disajikan sebagai aset dalam laporan posisi keuangan resell are presented as an asset in the statement of
sebesar harga beli ditambah dengan pendapatan bunga financial position at the purchase price added with
yang sudah diakui tapi belum diterima, dikurangi interest income recognised but not yet received, less
dengan cadangan kerugian penurunan nilai, jika allowance for impairment losses, where appropriate.
diperlukan.
k. Tagihan dan Liabilitas Derivatif k. Derivative Receivables and Liabilities
Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta All derivative instruments (including foreign currency
asing untuk tujuan pendanaan dan perdagangan) dicatat transactions for funding and trading) are recorded in
dalam laporan posisi keuangan berdasarkan nilai the statement of financial position at fair value. Fair
wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan value is determined based on market value using Reuters
harga pasar dengan menggunakan kurs Reuters pada rate at reporting date or discounted cash flow method.
tanggal laporan atau metode diskonto arus kas.
Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif Gains or losses on derivative contracts are presented in
disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan tujuan the financial statements based on its purpose on the
Bank atas transaksi yaitu untuk (1) lindung nilai atas transaction as (1) a hedge of the fair value, (2) a cash
nilai wajar, (2) lindung nilai atas arus kas, (3) lindung flow hedge, (3) a hedge of a net investment in foreign
nilai atas investasi neto pada kegiatan operasi luar negeri operations and (4) trading instruments, as follows:
dan (4) instrumen perdagangan, sebagai berikut:
a. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif a. Gains or losses on derivative contracts that
yang ditujukan dan memenuhi syarat sebagai are designated and qualify as hedging instruments
instrumen lindung nilai atas nilai wajar dan in the fair value of assets and liabilities that
keuntungan atau kerugian atas perubahan nilai wajar are protected, recognised as a gain or loss
aset dan liabilitas yang dilindungi, diakui sebagai may be offset in the same accounting period.
laba atau rugi yang dapat saling hapus dalam periode Any difference representing hedge show
akuntansi yang sama. Setiap selisih yang terjadi ineffectiveness and directly recognises as profit or
menunjukkan terjadinya ketidakefektifan lindung loss in current year.
nilai dan secara langsung diakui sebagai laba atau
rugi tahun berjalan.
b. Bagian efektif dari keuntungan atau kerugian atas b. The effective portions of gains or losses on
kontrak derivatif yang ditujukan sebagai lindung derivative contracts designated as cash flow hedge
nilai atas arus kas dilaporkan sebagai penghasilan are reported as other comprehensive income. The
komprehensif lainnya. Bagian yang tidak efektif dari ineffective portions of the hedge are reported as
lindung nilai dilaporkan sebagai laba atau rugi tahun profit or loss in current year.
berjalan.
c. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif c. Gains or losses on derivative contracts designated
yang ditujukan sebagai lindung nilai atas investasi as hedges of a net investment in a foreign operation
neto pada kegiatan operasi luar negeri dilaporkan are reported as other comprehensive income to the
sebagai penghasilan komprehensif lainnya, extent as long as it is effective as a hedge.
sepanjang transaksi tersebut dianggap efektif
sebagai transaksi lindung nilai.
- 25 -
Page 29
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
k. Tagihan dan liabilitas derivatif (lanjutan) k. Derivative receivables and liabilities (continued)
Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif Gains or losses on derivative contracts are presented in
disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan tujuan the financial statements based on its purpose on the
Bank atas transaksi yaitu untuk (1) lindung nilai atas transaction as (1) a hedge of the fair value, (2) a cash
nilai wajar, (2) lindung nilai atas arus kas, (3) lindung flow hedge, (3) a hedge of a net investment in foreign
nilai atas investasi neto pada kegiatan operasi luar negeri operations and (4) trading instruments, as follows:
dan (4) instrumen perdagangan, sebagai berikut: (continued)
(lanjutan)
d. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif d. Gains or losses on derivative contracts not
yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai designated as a hedging instrument (or derivative
(atau kontrak derivatif yang tidak memenuhi contract that does not qualify as a hedging
persyaratan sebagai instrumen lindung nilai) diakui instrument) is recognised as profit or loss in current
sebagai laba atau rugi pada tahun berjalan. year.
Tagihan derivatif diklasifikasikan sebagai aset keuangan Derivative receivables are classified as financial assets
dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui laba at fair value through profit or loss, whereas the
rugi, sedangkan liabilitas derivatif diklasifikasikan derivative liabilities classified as financial liabilities in
sebagai liabilitas keuangan dalam kelompok diukur measured at fair value through profit or loss.
pada nilai wajar melalui laba rugi.
l. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi l. Acceptance Receivables and Liabilities
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai aset Acceptance receivables are classified as financial assets
keuangan dalam kelompok biaya perolehan measured at amortized cost. Acceptance liabilities are
diamortisasi. Liabilitas akseptasi diklasifikasikan classified financial liabilities measured at amortized
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya cost.
perolehan diamortisasi.
Lihat (Catatan 2d) untuk kebijakan akuntansi atas aset Refer to (Note 2d) for the accounting policies of
dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
m. Kredit yang Diberikan m. Loans
Kredit yang diberikan diukur pada biaya perolehan Loans are measured at amortised cost using the effective
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif, interest method, less allowance for impairment losses.
dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Amortised cost is calculated by taking into account any
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan discount or premium on acquisition and transaction
memperhitungkan diskonto atau premi pada saat costs that are an integral part of effective interest rate.
akuisisi dan biaya transaksi yang merupakan bagian The amortisation is recognised in profit or loss.
tidak terpisahkan dari suku bunga efektif. Amortisasi
diakui dalam laba rugi.
Kredit yang diberikan adalah penyediaan uang atau Loans represent funds provided or receivables that can
tagihan yang dapat disetarakan dengan itu, berdasarkan be considered as equivalents thereof, based on
persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam dengan agreements or financing contracts with borrowers,
debitur yang mewajibkan debitur untuk melunasi utang where borrowers are required to repay their debts with
dan bunganya setelah jangka waktu tertentu. interest after a specified period.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai kredit Loans are classified as loans and receivables under
yang diberikan dan piutang berdasarkan PSAK 55 dan SFAS 55 and are classified as financial assets at
klasifikasi aset keuangan pada biaya diamortisasi amortised cost under SFAS 109.
berdasarkan PSAK 109.
Restrukturisasi kredit yang diberikan Loan restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi persyaratan Loan restructuring may involve a modification of the
kredit, konversi kredit menjadi saham atau instrumen terms of the loans, conversion of loans into equity or
keuangan lainnya dan/atau kombinasi dari keduanya. other financial instruments and/or a combination of
both.
- 26 -
Page 30
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
m. Kredit yang Diberikan (lanjutan) m. Loans (continued)
Restrukturisasi kredit yang diberikan (lanjutan) Loan restructuring (continued)
Untuk restrukturisasi kredit bermasalah dengan cara For non-performing loan restructuring which involves a
konversi kredit yang diberikan menjadi saham atau conversion of loans into equity or other financial
instrumen keuangan lainnya, kerugian dari instruments, a loss on loan restructuring is recognised
restruktrurisasi kredit diakui hanya apabila nilai wajar only if the fair value of the equity investments or other
penyertaan saham atau instrumen keuangan yang financial instruments received, reduced by estimated
diterima dikurangi estimasi biaya untuk menjualnya, costs to sell the equity or other financial instruments, is
adalah kurang dari nilai tercatat kredit yang diberikan. less than the carrying value of loan.
Setelah syarat dan ketentuan kredit direnegosiasi, After the terms of loans have been renegotiated, any
penurunan nilai diukur dengan menggunakan suku impairment is measured using the original effective
bunga efektif awal yang dihitung sebelum persyaratan interest rate as calculated before the modification of
dimodifikasi dan kredit tersebut tidak lagi dianggap terms and the loan is no longer considered past due.
menunggak. Manajemen akan melakukan penelaahan Management continuously reviews renegotiated loans to
ulang atas kredit yang direnegosiasi secara ensure that all criteria are met and that future payments
berkelanjutan untuk memastikan bahwa semua kriteria are likely to occur. The loans continue to be subjected to
terpenuhi dan pembayaran pada masa datang akan an individual or collective impairment assessment,
terjadi. Evaluasi penurunan nilai individual atau kolektif following the impairment assessment of loans.
akan terus dilakukan untuk kredit tersebut, mengikuti
evaluasi penurunan nilai atas kredit.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit yang Losses on loan restructuring in respect of modification
berkaitan dengan modifikasi persyaratan kredit hanya of the terms of the loans are recognised only if the cash
diakui bila nilai tunai penerimaan kas masa depan yang value of total future cash receipts specified in the new
telah ditentukan dalam persyaratan kredit yang baru, terms of the loans, including both receipts designated as
termasuk penerimaan yang diperuntukkan sebagai interest and those designated as loan principal, are less
bunga maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai kredit than the recorded amounts of loans before
yang diberikan yang tercatat sebelum restrukturisasi. restructuring.
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan n. Identification and Measurement of Impairment
Nilai Losses
Aset produktif terdiri dari giro pada bank lain, Earning assets consist of current accounts with other
penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, surat banks, placements with Bank Indonesia and other banks,
berharga, efek-efek yang dibeli dengan janji dijual marketable securities, marketable securities purchased
kembali (reverse repo), kredit yang diberikan, tagihan under agreements to resell (reverse repo), loans, other
lainnya dan komitmen dan kontinjensi. Komitmen dan receivable and commitments and contingencies.
kontinjensi pada transaksi rekening administratif, antara Commitments and contingencies are off-balance sheet
lain terdiri dari tetapi tidak terbatas pada penerbitan transactions which include but are not limited to issued
jaminan dan fasilitas kredit yang belum digunakan. guarantees and unused loan facilities.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
PSAK 109 mengharuskan cadangan kerugian diakui SFAS 109 requires a loss allowance to be recognised at
sebesar kerugian kredit ekspektasian 12 bulan an amount equal to either 12 month Expected Credit
(12-month ECL) atau kerugian kredit ekspektasian Losses (ECL) or lifetime ECL's.
sepanjang umur aset keuangan (lifetime ECL).
Lifetime ECL adalah kerugian kredit ekspektasian yang Lifetime ECL's are the ECL's that result from all
berasal dari semua kemungkinan kejadian gagal bayar possible default events over the expected life of a
sepanjang umur ekspektasian suatu instrumen financial instrument, whereas 12-month ECL's are the
keuangan, sedangkan ECL 12 bulan adalah porsi dari portion of ECL's that result from default events that are
kerugian kredit ekspektasian yang berasal dari possible within the 12 months after reporting date.
kemungkinan kejadian gagal bayar dalam 12 bulan
setelah tanggal pelaporan.
- 27 -
Page 31
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan n. Identification and Measurement of Impairment Losses
Nilai (lanjutan) (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Bank mengakui cadangan kerugian untuk ECL pada Bank recognises loss allowances for ECL on the
instrumen keuangan berikut yang tidak diukur pada following financial instruments that are not measured at
FVPL: FVPL:
- Aset keuangan yang merupakan instrumen utang; - Financial assets that are debt instruments;
- Kontrak jaminan keuangan yang diterbitkan; dan - Financial guarantee contracts issued; and
- Kredit yang diberikan - Loans.
Bank menggunakan model yang kompleks yang The Bank primarily uses sophisticated models that
menggunakan matriks probability of default (“PD”), utilise the probability of default (“PD”), loss given
loss given default (“LGD”) dan exposure at default default (“LGD”) and exposure at default (“EAD”)
(“EAD”), yang didiskontokan menggunakan suku metrics, discounted using the effective interest rate.
bunga efektif.
a) Probability of Default (“PD”) a) Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul pada suatu waktu dimana The probability at a point in time that a
debitur mengalami gagal bayar, dikalibrasikan counterparty will default, calibrated over up to
sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal 12 months from the reporting date (Stage 1) or over
laporan (Stage 1) atau sepanjang umur the lifetime of the product (Stage 2 and 3) and
(Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak incorporating the impact of forward-looking
asumsi ekonomi masa depan yang memiliki risiko economic assumptions that have an effect on credit
kredit. PD diestimasikan pada point in time dimana risk. PD is estimated at a point in time that means it
hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi. will fluctuate in line with the economic cycle.
b) Loss Given Default (“LGD”) b) Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari The loss that is expected to arise on default,
debitur yang mengalami gagal bayar dengan incorporating the impact of relevant forward
menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi looking economic assumptions (if any), which
masa depan yang relevan (jika ada) dimana hal ini represents the difference between the contractual
mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual cash flows due and those that the Bank expects to
yang akan jatuh tempo dengan arus kas yang receive. The Bank estimates LGD based on the
diharapkan untuk diterima. Bank mengestimasikan historical recovery rates and considers the recovery
LGD berdasarkan data historis dari tingkat of any collateral that is integral to the financial
pemulihan dan memperhitungkan pemulihan yang assets, taking into account forward looking
berasal dari jaminan terhadap aset keuangan dengan economic assumptions if relevant.
mempertimbangkan asumsi ekonomi pada masa
depan jika relevan.
c) Exposure at Default (“EAD”) c) Exposure at Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur neraca pada saat gagal The expected balance sheet exposure at the time of
bayar dengan mempertimbangkan bahwa default, taking into account that expected change in
perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa exposure over the lifetime of the exposure. This
eksposur. Hal ini menggabungkan dampak incorporates the impact of drawdowns of committed
penarikan fasilitas yang dijanjikan, pembayaran facilities, repayments of principal and interest,
pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran amortisation and prepayments, together with the
dipercepat, bersama dengan dampak asumsi impact of forward looking economic assumptions
ekonomi masa depan jika relevan. where relevant.
- 28 -
Page 32
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan n. Identification and Measurement of Impairment Losses
Nilai (lanjutan) (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (Stage 1) 12-months expected credit losses (Stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian diakui pada saat Expected credit losses are recognised at the time of
pengakuan awal instrumen keuangan dan initial recognition of a financial instrument and
merepresentasikan kekurangan kas sepanjang umur aset represent the lifetime cash shortfalls arising from
yang timbul dari kemungkinan gagal bayar di masa yang possible default events up to twelve months into the
akan datang dalam kurun waktu dua belas bulan sejak future from the reporting date. Expected credit losses
tanggal pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian terus continue to be determined on this basis until there is
ditentukan oleh dasar ini sampai timbul peningkatan either a significant increase in the credit risk of an
risiko kredit yang signifikan pada instrumen tersebut instrument or the instrument becomes credit-impaired.
atau instrumen tersebut telah mengalami penurunan If an instrument is no longer considered to exhibit a
nilai kredit. Jika suatu instrumen tidak lagi dianggap significant increase in credit risk, expected credit losses
menunjukkan peningkatan risiko kredit yang signifikan, will revert to being determined on a twelve month basis.
maka kerugian kredit ekspektasian dihitung kembali
berdasarkan basis dua belas bulan.
Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan (Stage 2) Significant Increase in Credit Risk (Stage 2)
Jika aset keuangan mengalami peningkatan risiko kredit If a financial asset experiences a significant increase in
yang signifikan (“SICR”) sejak pengakuan awal, credit risk (“SICR”) since initial recognition, an
kerugian kredit ekspektasian diakui atas kejadian gagal expected credit loss provision is recognised for default
bayar yang mungkin terjadi sepanjang umur aset. events that may occur over the lifetime of the asset.
Peningkatan signifikan dalam risiko kredit dinilai Significant increase in credit risk is assessed by
dengan membandingkan risiko gagal bayar atas comparing the risk of default of an exposure at the
eksposur pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal reporting date to the risk of default at origination (after
bayar saat pengakuan awal (setelah memperhitungkan taking into account the passage of time). Significant
perjalanan waktu dari akun tersebut). Signifikan tidak does not mean statistically significant nor is it assessed
berarti signifikan secara statistik, juga tidak dinilai in the context of changes in expected credit loss.
dalam konteks perubahan dalam cadangan kerugian Whether a change in the risk of default is significant or
kredit ekspektasian. Perubahan atas risiko gagal bayar not is assessed using a number of quantitative and
dinilai signifikan atau tidak, dinilai menggunakan qualitative factors, the weight of which depends on the
sejumlah faktor kuantitatif dan kualitatif, yang bobotnya type of product and counterparty. Financial assets that
bergantung pada tipe produk dan pihak lawan. Aset are 30 or more days past due and not credit impaired
keuangan dengan tunggakan 30 hari atau lebih dan tidak will always be considered to have experienced a
mengalami penurunan nilai akan selalu dianggap telah significant increase in credit risk.
mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan.
- 29 -
Page 33
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan n. Identification and Measurement of Impairment Losses
Nilai (lanjutan) (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Eksposur yang Mengalami Penurunan Nilai Kredit Credit-Impaired (or Defaulted) Exposures (Stage 3)
Atau Gagal Bayar (Stage 3)
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit Financial assets that are credit-impaired (or in default)
(atau gagal bayar) merupakan aset yang setidaknya telah represent those that are at least 90 days past due in
memiliki tunggakan lebih dari 90 hari atas pokok respect of principal and/or interest. Financial assets are
dan/atau bunga. Aset keuangan juga dianggap also considered to be credit-impaired where the debtors
mengalami penurunan nilai kredit dimana debitur are unlikely to pay on the occurrence of one or more
kemungkinan besar tidak akan membayar dengan observable events that have a detrimental impact on the
terjadinya satu atau lebih kejadian yang teramati yang estimated future cash flows of the financial asset. Loss
memiliki dampak menurunkan jumlah estimasi arus kas provisions against credit-impaired financial assets are
masa depan dari aset keuangan tersebut. Cadangan determined based on an assessment of the recoverable
kerugian penurunan nilai terhadap aset keuangan yang cash flows under a range of scenarios, including the
mengalami penurunan nilai ditentukan berdasarkan realisation of any collateral held where appropriate.
penilaian terhadap arus kas yang dapat dipulihkan The ECL will reflect weighted average of the scenarios
berdasarkan sejumlah skenario, termasuk realisasi based on the probability of the relevant scenario to
jaminan yang dimiliki jika memungkinkan. ECL akan occur. The loss provisions held represent the difference
mencerminkan rata-rata tertimbang dari skenario between the present value of the cash flows expected to
berdasarkan probabilitas dari skenario yang relevan be recovered, discounted at the instrument’s original
untuk terjadi. Cadangan kerugian penurunan nilai effective interest rate and the gross carrying value of the
merupakan selisih antara nilai sekarang dari arus kas instrument prior to any credit impairment.
yang diperkirakan akan dipulihkan, didiskontokan pada
suku bunga efektif awal dan nilai tercatat bruto
instrumen sebelum penurunan nilai kredit.
Periode yang diperhitungkan ketika mengukur kerugian The period considered when measuring expected credit
kredit ekspektasian adalah periode yang lebih pendek loss is the shorter of the expected and the contractual
antara umur ekspektasian dan periode kontrak aset term of the financial asset. The expected life may be
keuangan. Umur ekspektasian dapat dipengaruhi oleh impacted by prepayments and the maximum contractual
pembayaran dimuka dan periode kontrak maksimum term by extension options. For certain revolving
melalui opsi perpanjangan kontrak. Untuk portofolio portfolios, including credit cards, the expected life is
revolving tertentu, termasuk kartu kredit, umur assessed over the period that the Bank is exposed to
ekspektasian dinilai sepanjang periode dimana Bank credit risk (which is based on the length of time it takes
terekspos dengan risiko kredit (berdasarkan durasi for credit facilities to be withdrawn) rather than the
waktu yang dibutuhkan untuk fasilitas kredit ditarik), contractual term.
bukan sepanjang periode kontrak.
Untuk aset keuangan yang bisnis modelnya merupakan For financial assets under business model hold to
untuk mendapatkan arus kas kontraktual, seperti kredit collect, such as loans, carried at amortised cost, the
yang diberikan, aset keuangan tersebut dicatat pada Bank first determines whether there is objective
biaya perolehan diamortisasi, Bank pertama kali evidence of impairment individually on financial assets
menentukan apakah terdapat bukti objektif penurunan that are individually significant or collectively, for
nilai secara individual atas aset keuangan yang non-individually significant financial assets.
signifikan secara individual atau secara kolektif, untuk
aset keuangan yang tidak signifikan secara individual.
Penilaian secara individual dilakukan atas aset keuangan Individual valuations are made on significant financial
yang signifikan yang memiliki bukti objektif penurunan assets that have objective evidence of impairment.
nilai. Aset keuangan yang tidak signifikan dimasukkan Insignificant financial assets are included in a group of
dalam kelompok aset keuangan yang memiliki financial assets that have similar credit risk
karakteristik risiko kredit yang sejenis dan dilakukan characteristics and are assessed collectively.
penilaian secara kolektif.
- 30 -
Page 34
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan n. Identification and Measurement of Impairment Losses
Nilai (lanjutan) (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Eksposur yang Mengalami Penurunan Nilai Kredit Credit-Impaired (or Defaulted) Exposures (Stage 3)
Atau Gagal Bayar (Stage 3) (lanjutan) (continued)
Bank menganggap sekuritas investasi pemerintah dalam The Bank considers a Rupiah denominated government
mata uang Rupiah dan dana yang ditempatkan pada investment securities and funds placed with Bank
Bank Indonesia memiliki risiko kredit yang rendah, Indonesia as having low credit risk since the principal
karena pokok dan bunga investasi pemerintah tersebut and interest of government bond are guaranteed by the
dijamin oleh pemerintah dan tidak ada kerugian yang government and there is no historical loss experience.
pernah terjadi. Bank tidak menerapkan pengecualian The Bank does not apply the low credit risk exemption
risiko kredit yang rendah untuk instrumen keuangan to any other financial instruments.
lainnya.
Cadangan kerugian untuk ECL disajikan dalam laporan Loss allowances for ECL are presented in the statement
posisi keuangan sebagai berikut ini: of financial position as follows:
- Aset keuangan diukur pada biaya perolehan - Financial assets measured at amortised cost: as a
diamortisasi: sebagai pengurang dari nilai tercatat deduction from the gross carrying amount of the
bruto aset; assets;
- Komitmen pinjaman dan kontrak jaminan - Loan commitments and financial guarantee
keuangan: umumnya, sebagai provisi yang dicatat contracts: generally, as a provision which is
pada liabilitas lainnya. presented in other liabilities.
Hapus Buku Aset Keuangan Write-Off of Financial Assets
Aset keuangan dan penyisihan yang terkait tersebut The associated financial assets and allowance are
dihapuskan jika tidak ada peluang yang realistis untuk written-off in the absence of realistic opportunities for
pengembalian pada masa datang dan semua jaminan future returns and any guarantees have been realised or
telah direalisasi atau sudah diambil alih oleh Bank. undertaken by the Bank. The financial assets are
Aset keuangan tersebut dihapus buku dengan menjurnal written-off by reversing the allowance for impairment
balik penyisihan kerugian penurunan nilai. Aset losses. The financial assets may be written-off after all
keuangan tersebut dapat dihapus buku setelah semua necessary procedures have been performed and the
prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah amount of the loss has been determined.
kerugian telah ditentukan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang telah Subsequent recoveries from financial assets which were
dihapusbukukan pada periode berjalan dikreditkan written-off in the current period is credited to the
dengan menyesuaikan akun cadangan kerugian allowance for impairment losses account. While,
penurunan nilai. Sementara, penerimaan kembali atas subsequent recoveries from financial assets which were
aset keuangan yang telah dihapusbukukan yang telah written-off in the previous period are recorded as other
dihapusbukukan pada periode sebelumnya dicatat operating income in profit or loss.
sebagai pendapatan operasional lainnya pada laba rugi.
Penurunan Nilai Atas Aset Non-produktif Impairment of Non-Productive Assets
Penyesuaian atas penyisihan penghapusan aset Adjustments to the allowance for losses on
non-produktif dicatat dalam periode dimana non-productive assets are reported in the year that such
penyesuaian tersebut diketahui atau dapat ditaksir secara adjustments become known or can be reasonably
wajar. Termasuk di dalam penyesuaian ini adalah estimated. These adjustments include additional
penambahan penyisihan penghapusan aset non- allowance for losses as well as recoveries of previously
produktif maupun pemulihan aset non-produktif yang written-off non-productive assets.
telah dihapusbukukan sebelumnya.
Aset non-produktif dihapusbukukan dengan Non-productive assets are written-off against the
mengurangi penyisihan penghapusan yang respective allowance for losses when management
bersangkutan apabila menurut manajemen aset tersebut believes that the recoverability of those assets is
tidak mungkin dipulihkan lagi. unlikely.
- 31 -
Page 35
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
o. Aset Tetap o. Fixed Assets
Bank menerapkan PSAK 216 (Amendemen 2015), The Bank implemented SFAS 216 (Amendment 2015),
"Aset Tetap". "Fixed Assets".
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga The initial cost of fixed assets consists of its purchase
perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian price, including non-refundable import duties and taxes
yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat and any directly attributable costs in bringing the assets
diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke to its working condition and location for its intended
lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan use.
penggunaan yang ditetapkan.
Sejak Desember 2015, Bank melakukan perubahan Since December 2015, the Bank changed its accounting
kebijakan akuntansi atas tanah dan bangunan dari model policies for land and buildings from cost model to
biaya menjadi model revaluasi. revaluation model.
Tanah dan bangunan disajikan sebesar nilai wajar, Land and buildings are stated at fair value, less
dikurangi akumulasi penyusutan untuk bangunan. accumulated depreciation for buildings. Valuation of
Penilaian terhadap tanah dan bangunan dilakukan oleh land and buildings are performed with sufficient
penilai independen eksternal yang telah memiliki regularity to ensure that the fair value of a revalued
sertifikasi. Penilaian atas aset tersebut dilakukan secara asset does not differ materially from its carrying
berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar aset yang amount. Accumulated depreciation at the date of
direvaluasi tidak berbeda secara material dengan nilai revaluation is eliminated against the gross carrying
tercatatnya. Akumulasi penyusutan pada tanggal amount of the asset and the net amount is restated to the
revaluasi dieliminasi terhadap nilai tercatat bruto aset, revalued amount of the asset.
dan nilai netonya disajikan kembali sebesar nilai
revaluasian aset tetap.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tanah Increase in the carrying amount arising from
dan bangunan dicatat sebagai “Cadangan Revaluasi revaluations of land and buildings is recorded in “Fixed
Aset Tetap”. Penurunan nilai tercatat yang timbul dari Asset Revaluation Reserves”. Decrease in carrying
revaluasi dicatat sebagai beban pada tahun berjalan. amount arising from revaluation is recorded as expense
Apabila aset tersebut memiliki saldo “Keuntungan in the current year. If the asset has a balance on its
Revaluasi Aset Tetap” yang disajikan sebagai “Gain of Revaluation of Fixed Assets”, which is
“Penghasilan Komprehensif Lain”, maka selisih presented under “Other Comprehensive Income”, then
penurunan nilai tercatat tersebut dibebankan terhadap the loss on impairment is deducted from the “Gain on
“Keuntungan Revaluasi Aset Tetap” dan sisanya diakui Revaluation of Fixed Asset” and the rest of the amount
sebagai beban tahun berjalan. is charged to current year’s expenses.
Surplus revaluasi tanah dan bangunan yang telah The revaluation surplus of land and buildings are
disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke saldo directly transferred to retained earnings when the asset
laba pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya. is derecognised.
Aset tetap, kecuali tanah dan bangunan, dinyatakan Fixed assets other than land and buildings are stated at
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi cost less accumulated depreciation and impairment
penyusutan dan rugi penurunan nilai (jika ada). Biaya losses (if any). The initial cost of the fixed assets consists
perolehan awal aset tetap meliputi biaya konstruksi atau of its construction cost or purchase price and any
harga pembelian dan setiap biaya diatribusikan secara directly attributable costs of bringing the asset to its
langsung untuk membawa aset ke kondisi kerjanya dan working condition and location for its intended use.
lokasi untuk digunakan.
- 32 -
Page 36
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
o. Aset Tetap (lanjutan) o. Fixed Assets (continued)
Pengakuan penyusutan dimulai ketika aset tersebut ada Recognition of depreciation commences when an asset
di lokasi dan kondisinya dan dapat dioperasikan is in its location and condition and capable of being
sebagaimana yang dimaksud oleh manajemen. operated in the manner intended by management.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode Depreciation is computed using the double-declining
saldo menurun ganda (double-declining balance balance method, except for buildings, which
method), kecuali untuk bangunan yang dihitung dengan depreciation is computed using the straight-line method,
menggunakan metode garis lurus (straight-line method), based on the estimated useful lives of the fixed assets as
berdasarkan umur manfaat aset tetap yang diestimasi follows:
sebagai berikut:
Tarif Depresiasi/ Umur Manfaat/
Depreciation Rates Useful Life
Bangunan 5% 20 tahun/years Buildings
Perlengkapan dan peralatan kantor 25% - 12,5% 4-8 tahun/years Office furniture and equipment
Kendaraan bermotor 25% - 12,5% 4-8 tahun/years Vehicles
Pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya When a significant repair of the asset is performed, the
inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat cost of repair is capitalized as part of the replacement
(carrying amount) aset tetap sebagai suatu penggantian cost of the asset’s carrying amount if the criteria for
jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya recognition are met. All maintenance and repair costs
pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi which do not fulfill the capitalization criteria are
kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi pada saat recognised in profit or loss upon occurrence. At each
terjadinya. Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, financial year end, the assets’ residual values, useful
umur manfaat, dan metode penyusutan ditelaah kembali lives and methods of depreciation are reviewed and
dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara adjusted prospectively as appropriate.
prospektif.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya The carrying amounts of the fixed assets are
pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat derecognised upon disposal or when no future economic
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan benefits are expected from its use or disposal. Any gain
atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari or loss arising from derecognition of the asset
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai (calculated as the difference between the net disposal
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan proceeds and the carrying amount of the asset) is
jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan included in the statement of profit or loss and other
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada tahun comprehensive income at the year the asset is
aset tersebut dihentikan pengakuannya. derecognised.
Dalam Hal aset tetap disajikan pada jumlah revaluasian In the case of fixed assets presented at revalued amount,
hal berikut wajib diungkapkan: the following must be disclosed:
i. Tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian); i. Effective date of revaluation (Valuation Date);
ii. Tanggal efektif persetujuan dari Direktorat ii. Effective date of approval from the Directorate
Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk General of Taxes (DJP) if Fixed Assets for tax
perhitungan pajak menggunakan jumlah calculations use revalued amounts;
revaluasian; iii. Appraiser's name and date of last appraisal
iii. Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian report;
terakhir; iv. Methods and significant assumptions used in
iv. Metode dan asumsi signifikan yang digunakan estimating the Fair Value of assets;
dalam mengestimasi Nilai Wajar aset; v. The carrying amount for each fixed asset if the
v. Jumlah tercatat untuk setiap aset tetap seandainya asset were recorded using the cost model, and
aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan vi. Revaluation surplus or impairment loss, which
vi. Surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang shows changes in the distribution of surplus
menunjukan perubahan distribusi saldo surplus balances to shareholders.
kepada para pemegang saham.
- 33 -
Page 37
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
p. Aset Takberwujud p. Intangible Assets
Aset takberwujud diukur sebesar nilai perolehan pada Intangible asset is measured at cost at initial
pengakuan awal. Setelah pengakuan awal, aset recognition. After initial recognition, intangible asset is
takberwujud dicatat pada biaya perolehan dikurangi carried at cost less any accumulated amortisation and
akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi penurunan any accumulated impairment loss. The useful life of
nilai. Umur manfaat aset takberwujud dinilai apakah intangible asset is assessed to be either definite or
terbatas atau tidak terbatas. indefinite.
Aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas Intangible asset with definite useful life
Aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas Intangible asset with definite life is amortised over the
diamortisasi selama umur manfaat ekonomi dengan economic useful life by using a straight-line method
metode garis lurus (atau metode lainnya sepanjang (or method as it reflects the pattern in which the asset’s
mencerminkan pola manfaat ekonomi masa depan yang future economic benefits are expected to be consumed
diperkirakan dikonsumsi oleh entitas). by the entity).
Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset The amortisation period and the amortisation method
takberwujud dengan umur manfaat terbatas ditelaah for intangible assets with a definite useful life are
setidaknya setiap akhir tahun buku. reviewed at least at each financial year-end.
Amortisasi dihitung sebagai penghapusan biaya Amortisation is calculated so as to write-off the cost of
perolehan aset, dikurangi nilai residunya, atas umur the assets, less its estimated residual value, over its
ekonomisnya sebagai berikut: useful economic life as follows:
Tahun/ Years
Perangkat lunak 4 Software
q. Sewa q. Leases
Bank sebagai penyewa The Bank as lessee
Bank menilai apakah sebuah kontrak mengandung The Bank assesses whether a contract is or contains a
sewa, pada awal kontrak. Bank mengakui aset hak-guna lease, at the inception of the contract. The Bank
dan liabilitas sewa sehubungan dengan seluruh recognises a right-of-use asset and a corresponding
kesepakatan sewa di mana Bank merupakan penyewa, lease liability with respect to all lease arrangements in
kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan which it is the lessee, except for short-term leases
sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau (defined as leases with a lease term of 12 months or less)
kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai and leases of low value assets. For these leases, the
rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Bank mengakui Bank recognises the lease payments as an operating
pembayaran sewa sebagai beban operasi secara garis expense on a straight-line basis over the term of the
lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lease unless another systematic basis is more
lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat representative of the time pattern in which economic
penyewa dari aset sewa. benefits from the leased assets are consumed.
Liabilitas sewa awalnya diukur sebesar nilai kini dari The lease liability is initially measured at the present
pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan value of the lease payments that are not paid at the
pada tanggal dimulainya, yang didiskontokan commencement date, discounted using the rate implicit
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika in the lease. If this rate cannot be readily determined,
suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Bank the Bank uses its incremental borrowing rate.
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the
liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap, termasuk lease liability comprise fixed payments, including in-
pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan substance fixed payments less any lease incentive
piutang insentif sewa. receivable.
- 34 -
Page 38
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
q. Sewa (lanjutan) q. Leases (continued)
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan The lease liability is subsequently measured by
meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan increasing the carrying amount to reflect the interest on
bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode suku the lease liability (using the effective interest method)
bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat and by reducing the carrying amount to reflect the lease
untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar. payments made.
Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas The right-of-use assets comprise the initial
liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada measurements of the corresponding lease liability, lease
saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung payments made at or before the commencement day and
awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya any initial direct costs. They are subsequently measured
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan at cost less accumulated depreciation and impairment
kerugian penurunan nilai. losses.
Jika Bank memiliki kewajiban atas biaya pembongkaran Whenever the Bank incurs an obligation for costs to
dan pemindahan aset sewa, merestorasi tempat di mana dismantle and remove a leased asset, restore the site on
aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi which it is located or restore the underlying assets to the
yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, conditions required by the terms and conditions of the
provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya lease, a provision is recognised and measured under
tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna terkait, SFAS 57. The costs are included in the related right-of-
kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi use asset, unless those costs are incurred to produce
persediaan. inventories.
Aset hak-guna disusutkan selama periode yang lebih Right-of-use assets are depreciated over the shorter
singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset period of lease term and useful life of the underlying
pendasar. Jika pesewa mengalihkan kepemilikan aset assets. If a lease transfers ownership of the underlying
pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna assets or the cost of the right-of-use assets reflects that
merefleksikan Bank akan mengeksekusi opsi beli, aset of the Bank expects to exercise a purchase option, the
hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset related right-of-use asset is depreciated over the useful
pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal dimulainya life of the underlying assets. The depreciation starts at
sewa. the commencement date of the lease.
Aset hak-guna Bank disajikan sebagai bagian dari “aset The Bank’s right-of-use assets are presented as “fixed
tetap”, dan liabilitas sewa secara terpisah di dalam assets” and lease liabilities are presented separately in
laporan posisi keuangan. the statement of financial position.
r. Agunan yang Diambil Alih r. Foreclosed Assets
Agunan yang diambil alih (AYDA) sehubungan dengan Foreclosed assets (AYDA) with respect to settlement of
penyelesaian kredit diakui sebesar nilai neto yang dapat loans are recognised at net realizable value or the
direalisasi atau sebesar nilai tercatat dari kredit, mana carrying amount of the loan, whichever is lower. Net
yang lebih rendah. Nilai neto yang dapat direalisasi realizable value is the fair value of the collateral after
adalah nilai wajar agunan setelah dikurangi dengan deducting the estimated costs of disposal. Excess loan
estimasi biaya pelepasan. Kelebihan saldo kredit yang given, which has not been repaid by the borrower on the
diberikan, yang belum dilunasi oleh peminjam diatas value of foreclosed assets, is charged as an allowance
nilai dari agunan yang diambil alih, dibebankan sebagai for uncollectible loans in the current year. The
penyisihan penghapusan kredit yang diberikan pada differences between the value of the collateral and the
tahun berjalan. Selisih antara nilai agunan yang diambil proceeds from sale are recognised as a gain or loss
alih dengan hasil penjualannya diakui sebagai upon sale of the collateral.
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan agunan.
Manajemen mengevaluasi nilai agunan yang diambil Management evaluates the value of foreclosed asset on
alih secara berkala. Penyisihan kerugian agunan yang a regular basis. Allowance for losses on foreclosed
diambil alih dibentuk berdasarkan penurunan nilai assets is provided based on decrease in the value of
agunan yang di ambil alih dan kerugiannya dibebankan foreclosed assets and any such write-down is recognised
dalam laporan laba rugi. in profit or loss.
Beban perbaikan yang timbul setelah pengambilalihan Reconditioning costs that arise after the takeover of
agunan dikapitalisasi dalam akun agunan yang diambil collateral is capitalized in the accounts of the foreclosed
alih tersebut. assets.
- 35 -
Page 39
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
s. Aset Lain-lain s. Other Assets
Aset lain-lain terdiri dari pendapatan bunga yang masih Other assets consist of accrued interest receivables,
harus diterima, biaya dibayar dimuka, beban yang prepaid expense, deferred expense and others.
ditangguhkan dan lain-lain.
t. Liabilitas Segera t. Obligations Due Immediately
Liabilitas segera merupakan liabilitas kepada pihak lain Obligations due immediately represent liabilities to
yang sifatnya wajib segera dibayarkan sesuai perjanjian other parties that are to be paid immediately in
yang ditetapkan sebelumnya. accordance with the terms of the relevant agreements.
u. Simpanan dari Nasabah u. Deposits from Customers
Simpanan dari nasabah adalah dana yang ditempatkan Deposits from customers are the funds placed by the
oleh masyarakat (tidak termasuk Bank) berdasarkan public (excluding banks) based on fund deposit
perjanjian penyimpanan dana. Termasuk dalam pos ini agreements. Included in this account are current
adalah giro, tabungan, deposito berjangka dan bentuk accounts, saving deposits, time deposits and other
simpanan lain yang dipersamakan dengan itu. deposits.
Giro merupakan simpanan nasabah yang penarikannya Current accounts are customer deposits which may be
dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek withdrawn at any time by cheque or by transfers using
atau dengan cara pemindahbukuan dengan bilyet giro bank draft or other means of payment order.
atau sarana perintah pembayaran lainnya.
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang Saving deposits are customer deposits which can be
penarikannya hanya dapat dilakukan sesuai dengan withdrawn only by customers in accordance with certain
persyaratan tertentu yang disepakati. conditions.
Deposito berjangka merupakan simpanan nasabah yang Time deposits represent customer deposits which can be
penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu withdrawn only at certain time in accordance with the
tertentu sesuai dengan perjanjian antara pemegang agreement between the deposit holders and the Bank.
deposito berjangka dan Bank.
Simpanan dari nasabah pada awalnya diukur pada nilai Deposits from customers are initially measured at fair
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan value plus directly attributable transaction costs and
secara langsung dan setelah pengakuan awal diukur after initial recognition are measured at amortised cost
pada biaya perolehan diamortisasi dengan using the effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
v. Simpanan dari Bank Lain v. Deposits from Other Banks
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas terhadap Deposits from other banks represent liabilities to other
bank lain, baik lokal maupun luar negeri, dalam bentuk banks, whether local or overseas, in the form of savings
tabungan, giro, deposito dan interbank call money deposits, current accounts, time deposits and interbank
dengan periode jatuh tempo menurut perjanjian kurang call money with original maturities of less than 90 days
dari 90 hari atau lebih. Simpanan dari bank lain dicatat or more. Deposits from other banks are recorded as a
sebagai liabilitas terhadap bank lain. liability to other banks.
Simpanan dari bank lain pada awalnya diukur pada nilai Deposits from other banks are initially measured at fair
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan value plus directly attributable transaction costs and
secara langsung dan setelah pengakuan awal diukur are subsequently measured at amortised cost using the
pada biaya perolehan diamortisasi dengan effective interest method. Incremental costs directly
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya attributable to the acquisition of the deposits from other
tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung banks are deducted from the amount of deposits.
dengan perolehan simpanan dari bank lain dikurangkan
dari jumlah simpanan yang diterima.
- 36 -
Page 40
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
w. Biaya Emisi Saham w. Stock Issuance Costs
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran Costs incurred in connection with the offering of shares
saham kepada masyarakat (termasuk penerbitan hak to the public (including the issuance of preemptive
memesan efek terlebih dahulu) dikurangkan langsung rights) are deducted directly from the proceeds and are
dari hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang pada presented as a deduction in the “Additional Paid-in
akun “Tambahan Modal Disetor” sebagai bagian dari Capital” account as part of equity in the statements of
ekuitas pada laporan posisi keuangan. financial position.
x. Pengakuan Pendapatan dan Beban Bunga x. Interest Income and Expense Recognition
Pendapatan dan beban bunga untuk semua instrumen Interest income and expense for all interest bearing
keuangan yang dikenakan suku bunga diakui sebagai financial instruments are recognised as “interest
“pendapatan bunga” dan “beban bunga” di dalam laba income” and “interest expense” in profit or loss using
rugi menggunakan metode suku bunga efektif. the effective interest method.
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of calculating
digunakan untuk menghitung biaya perolehan the amortised cost of a financial asset or a financial
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan liability and of allocating the interest income or interest
dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga expense over the relevant period. The effective interest
atau beban bunga selama periode yang relevan. Suku rate is the rate that exactly discounts estimated future
bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat cash payment or receipts through the expected life of the
mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan financial instrument or, when appropriate, a shorter
kas pada masa mendatang selama perkiraan umur dari period to the net carrying amount of the financial asset
instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan or financial liability.
periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai
tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Bank When calculating the effective interest rate, the Bank
mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan estimates cash flows considering all contractual terms
seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen of the financial instrument, but does not consider future
keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan credit losses. The calculation includes significant fees,
kerugian kredit pada masa mendatang. Perhitungan ini commissions and other fees paid or received between
mencakup komisi, provisi yang material, dan bentuk parties to the contract that are integral part of the
lain yang dibayarkan atau diterima oleh para pihak effective interest rate, transaction costs and all other
dalam kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan premiums or discounts.
dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan seluruh
premi atau diskon lainnya.
Pendapatan bunga atas kredit yang diberikan atau aset Interest income on loans or other earning assets that are
produktif lainnya yang diklasifikasikan sebagai classified as non-performing is recognised only to the
bermasalah diakui pada saat pendapatan tersebut extent that interest is received in cash. When a financial
diterima. Pada saat aset keuangan diklasifikasikan asset is classified as non-performing, any interest
sebagai bermasalah, bunga yang telah diakui tetapi income previously recognised but not yet collected is
belum ditagih akan dibatalkan pengakuannya. reversed against interest income. The reversed interest
Selanjutnya bunga yang dibatalkan tersebut diakui income is recognised as a contingent receivable.
sebagai tagihan kontinjensi.
y. Pendapatan dan Beban Provisi dan Komisi y. Fees and Commission Income and Expense
Pendapatan dan beban provisi dan komisi merupakan Fees and commission income and expenses that are
bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif atas aset integral to the effective interest of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan dimasukkan dalam financial liability are included in the calculation of
suku bunga efektif. effective interest rate.
Pendapatan provisi dan komisi yang jumlahnya Significant fees and commission income that are directly
signifikan yang berkaitan dengan kegiatan pemberian related to lending activities are recognised as a
kredit diakui sebagai bagian/(pengurang) dari biaya part/(deduction) of lending cost and will be recognised
perolehan kredit dan akan diakui sebagai pendapatan as interest income by amortising the carrying value of
bunga dengan cara diamortisasi berdasarkan suku bunga the loan based on the effective interest rate and included
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari as a part of interest income in profit or loss.
pendapatan bunga pada laba rugi.
- 37 -
Page 41
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
y. Pendapatan dan Beban Provisi dan Komisi y. Fees and Commission Income and Expense
(lanjutan) (continued)
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak berkaitan Fees and commission income which are not related to
dengan kegiatan pemberian kredit atau suatu jangka lending activities or at a specific period are recognised
waktu diakui dan/atau terkait dengan pemberian suatu as income at transaction date as other operating
jasa, sebagai pendapatan pada saat terjadinya transaksi income.
dan dicatat pada akun pendapatan operasional lainnya.
Beban provisi dan komisi lainnya sehubungan dengan Other fees and commission expenses relating to
transaksi antar bank diakui sebagai beban pada saat jasa inter-bank transactions are recognised as an expense
tersebut diterima. when the services are received.
Apabila pinjaman diselesaikan sebelum jatuh tempo, If the loan is settled before maturity, the unamortised
maka saldo pendapatan provisi dan komisi yang belum fees and commissions income is recognised when the
diamortisasi diakui pada saat pinjaman diselesaikan. loan is settled.
z. Pendapatan (Beban) Operasional Lainnya z. Other Operating Income (Expenses)
i. Penghasilan Jasa Perbankan Lainnya i. Other Banking Services Income
Pendapatan jasa perbankan lainnya terdiri dari Other banking services income includes transfer
komisi transfer, komisi inkaso, biaya administrasi fees, collection fees, and commissions from saving
tabungan, giro dan jasa pengelolaan keuangan. deposits, demand deposits and financial
management services.
ii. Beban Tenaga Kerja ii. Personnel Expenses
Beban tenaga kerja meliputi beban berupa gaji Personnel expenses represent expenses which relate
karyawan, bonus, lembur, tunjangan dan pelatihan. to salaries of employees, bonuses, overtime,
allowances and training.
iii. Beban Umum dan Administrasi iii. General and Administration Expenses
Beban umum dan administrasi merupakan beban General and administration expenses represent
yang timbul sehubungan dengan aktivitas kantor dan expenses which relate to office activities and the
operasional Bank. Bank’s operational activities.
aa. Penjabaran Mata Uang Asing aa. Foreign Currency Translation
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata Transactions denominated in foreign currency are
uang Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal converted into Rupiah using the spot rate at those
transaksi tersebut. Pada tanggal laporan posisi transaction dates. At the financial position report dates,
keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang monetary assets and liabilities in foreign currencies are
asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan translated using the Reuters spot rate at 16.00 Western
menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 16.00 Indonesia Time (WIB) prevailing at that date.
Waktu Indonesia Barat (WIB) yang berlaku pada
tanggal tersebut.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari Exchange gains and losses arising from transactions in
transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran foreign currency and on the translation of foreign
aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui currency monetary assets and liabilities are recognised
pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif in the statement of profit or loss and other
lain. comprehensive income.
- 38 -
Page 42
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aa. Penjabaran Mata Uang Asing (lanjutan) aa. Foreign Currency Translation (continued)
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, As of March 31, 2025 and December 31, 2024, the
kurs yang digunakan adalah sebagai berikut: exchange rates used are as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
1 Pound Sterling Inggris 21.383,11 20.218,54 1 Great Britain Pound Sterling
1 Euro Eropa 17.825,19 16.758,12 1 Euro European
1 Dollar Amerika Serikat 16.560,00 16.095,00 1 United States Dollar
1 Dollar Singapura 12.358,67 11.844,58 1 Singapore Dollar
1 Dollar Hongkong 2.129,67 2.073,11 1 Hongkong Dollar
1 Rupee India 192,97 187,98 1 India Rupee
1 Yen Jepang 110,01 103,03 1 Japanese Yen
ab. Perpajakan ab. Taxation
Bank menerapkan PSAK 212 (Amendemen 2016) yang The Bank applied SFAS 212 (Amendment 2016) which
mengharuskan Bank untuk memperhitungkan requires the Bank to account for the current and future
konsekuensi pajak kini dan pajak masa depan atas tax consequences of the future recovery (settlement) of
pemulihan pada masa depan (penyelesaian) dari jumlah the carrying amount of assets (liabilities) that are
tercatat aset (liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi recognised in the statements of financial position and
keuangan, dan transaksi-transaksi serta peristiwa lain transactions and other events of the current period that
yang terjadi dalam periode berjalan yang diakui dalam are recognised in the financial statements.
laporan keuangan.
Beban pajak terdiri dari pajak tangguhan dan pajak kini. The tax expense comprises of deferred and current tax.
Pajak diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak Taxes are recognised in the profit or loss, except to the
tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang extent that it relates to items recognised on other
diakui di penghasilan komprehensif lain atau langsung comprehensive income or directly in equity. In this case,
diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut the tax is also recognised in other comprehensive
masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif income or directly in equity, respectively.
lain atau ekuitas.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif Deferred tax is calculated using the prevailing or
pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku substantially prevailing tax rate at the statements of
pada tanggal laporan posisi keuangan. Perubahan nilai financial position date. The changes in the carrying
tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang amount of deferred tax assets and liabilities caused by
disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada the change in tax rates shall be charged to current year,
tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang except for the prior transactions, which are directly
sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan charged or credited to equity.
ke ekuitas.
Semua perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset Deferred income tax is provided, using the liability
dan liabilitas untuk pelaporan keuangan dengan dasar method, for temporary differences arising between the
pengenaan pajaknya diakui sebagai pendapatan pajak tax bases of assets and liabilities and their carrying
tangguhan dengan metode liabilitas (liability method). values for financial reporting purposes. The effective tax
Tarif pajak yang berlaku saat ini dipakai untuk rate is used to determine deferred tax.
menentukan pajak tangguhan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinan A deferred tax asset is recognised to the extent that it is
bahwa jumlah laba fiskal pada masa mendatang akan probable that future taxable profits will be available
memadai untuk dapat dikompensasi dengan aset pajak against which the deferred tax asset can be utilised.
tangguhan yang diakui tersebut.
- 39 -
Page 43
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
ab. Perpajakan (lanjutan) ab. Taxation (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat Deferred tax assets and liabilities are offset when there
saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan is a legally enforceable right to offset current tax assets
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak against current tax liabilities and when the deferred
kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset dan income taxes assets and liabilities relate to income taxes
liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh levied by the same taxation authority on either the same
otoritas perpajakan yang sama, baik atas entitas kena taxable entity or different taxable entities where there is
pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk an intention to settle the balances on a net basis.
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara
neto.
ac. Liabilitas Imbalan Pascakerja ac. Post-Employment Benefits Liabilities
Pesangon pemutusan kontrak kerja terhutang ketika Employment termination benefits are payable whenever
karyawan dihentikan kontrak kerjanya sebelum usia an employee's employment is terminated before the
pensiun normal. Bank mengakui pesangon pemutusan normal retirement date. The Bank recognises
kontrak kerja ketika Bank menunjukkan komitmennya termination benefits when it is demonstrably committed
untuk memutuskan kontrak kerja dengan karyawan to terminate the employment of current employees
berdasarkan suatu rencana formal terperinci yang kecil according to a detailed formal plan and the possibility
kemungkinannya untuk dibatalkan. Biaya pemutusan to withdraw the plan is low. Termination costs are
kontrak kerja diakui pada periode ketika Bank telah recognised in the period when the Bank is demonstrably
menunjukkan komitmennya untuk mengurangi secara committed to make a significant reduction in the number
signifikan jumlah pekerja yang ditanggung oleh of employees covered by a plan.
program.
Bank mengakui penyisihan imbalan kerja berdasarkan The Bank recognises provisions for employee service
Undang-undang Ketenagakerjaan. Penyisihan tersebut entitlements in accordance with the Labor Law.
diakui berdasarkan perhitungan aktuaris. Metode The provisions are recognised using actuarial
perhitungan aktuaria yang digunakan aktuaris adalah calculation. The method used by the actuary for
metode Projected Unit Credit. actuarial calculation is the Projected Unit Credit.
Liabilitas imbalan pasti yang diakui dalam laporan The liability recognised in the statement of financial
posisi keuangan adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti position in respect of a defined pension benefit plan is
pada tanggal laporan posisi keuangan disesuaikan the present value of the defined benefit obligation at the
dengan keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya statement of financial position date adjusted for
jasa lalu yang belum diakui. unrecognised actuarial gains or losses of past service
costs.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan The present value of the defined benefit obligation is
mendiskontokan arus kas estimasi menggunakan tingkat determined by discounting the estimated future cash
bunga Obligasi Pemerintah (dengan pertimbangan saat outflows using interest rates of Government Bonds
ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporasi (considering currently there is no deep market for high
berkualitas tinggi) dalam mata uang yang sama dengan quality corporate bonds) that are denominated in the
mata uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu currency in which the benefit will be paid and that have
jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh terms to maturity approximating the terms of the related
tempo liabilitas pensiun yang bersangkutan. pension liability.
Pengukuran kembali dapat timbul dari perubahan pada Remeasurement arising from experience adjustments
asumsi-asumsi aktuarial yang dibebankan atau and changes in actuarial assumptions are charged or
dikreditkan ke ekuitas di penghasilan komprehensif lain credited to equity in other comprehensive income and
dan disajikan bagian dari penghasilan komprehensif lain presented as part of other comprehensive income in
di ekuitas. equity.
Biaya jasa lalu diakui segera di laporan laba rugi dan Past service costs are recognised immediately in the
penghasilan komprehensif lain. statement of profit or loss and other comprehensive
income.
- 40 -
Page 44
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
ad. Provisi ad. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki kewajiban kini A provision is recognised when the Bank has a present
(baik secara hukum maupun bersifat konstruktif) obligation (legal or constructive) where, as a result of a
sebagai akibat peristiwa masa lalu dimana ada past event, it is probable that an outflow of resources
kemungkinan bahwa untuk penyelesaian kewajiban embodying economic benefits will be required to settle
tersebut diperlukan arus keluar sumber daya yang the obligation, and a reliable estimate can be made of
mengandung manfaat ekonomi, dan total kewajiban the amount of the obligation.
tersebut dapat diestimasi secara andal.
Provisi direviu pada setiap akhir periode pelaporan dan All provisions are reviewed at the end of each reporting
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik. period and adjusted to reflect the current best estimate.
Jika tidak lagi terdapat kemungkinan arus keluar sumber If it is no longer probable that an outflow of resources
daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk embodying economic benefits will be required to settle
menyelesaikan kewajiban tersebut, provisi dibatalkan. the obligations, the provisions are reversed.
ae. Laba (Rugi) per Saham Dasar ae. Basic Earnings (Loss) per Share
Laba (rugi) per saham dasar dihitung berdasarkan PSAK Basic earnings (loss) per share is computed based on
233 dengan membagi laba (rugi) tahun berjalan yang SFAS 233 by dividing income (loss) for the year
dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa attributable to ordinary equity holders of the parent
entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham company by the weighted average number of shares
yang beredar pada tahun yang bersangkutan. outstanding during year.
Bank tidak memiliki efek berpotensi saham biasa yang The Bank has no outstanding dilutive potential ordinary
bersifat dilutif pada tanggal-tanggal 31 Maret 2025 dan shares as of March 31, 2025 and December 31, 2024,
31 Desember 2024, dan oleh karenanya, laba per saham and accordingly, no diluted earnings per share is
dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba calculated and presented in the statement of profit or
rugi dan penghasilan komprehensif lain. loss and other comprehensive income.
af. Informasi Segmen af. Segment Information
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan Segment information is prepared using the accounting
akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian policies adopted for preparing and presenting the
laporan keuangan. financial statements.
Segmen wilayah adalah komponen Bank yang secara An area segment is a clearly defined component area of
jelas operasionalnya dapat dibedakan mengenai aset, the Bank which is distinguishable from one area to
kinerja dan aktivitas suatu wilayah dengan wilayah lain another with regards to its assets, performance and
dalam Bank. activities.
Bank menyajikan segmen berdasarkan laporan internal The Bank presents the segments based on the Bank’s
bank yang disajikan kepada pengambil keputusan internal reporting to the chief operating decision-maker
operasional sesuai PSAK 108. Pengambil keputusan in accordance with SFAS 108. The Bank’s chief
operasional Bank adalah direksi. operating decision-maker is a director.
Aset dan liabilitas yang digunakan bersama dalam satu Assets and liabilites that are used in one segment or
segmen atau lebih dialokasikan kepada setiap segmen more are allocated to each segment if, and only if,
jika, dan hanya jika, pendapatan dan beban yang terkait income and expenses that are related to those assets are
dengan aset tersebut juga dialokasikan kepada segmen- also allocated to those segments.
segmen tersebut.
ag. Liabilitas dan Aset Kontinjensi ag. Contingent Liabilities and Assets
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan Contingent liabilities are not recognised in the financial
keuangan tetapi diungkapkan kecuali jika kemungkinan statements but are disclosed unless the possibility of an
terjadi kecil. Aset kontinjensi tidak diakui namun outflow of resources embodying economic benefits is
diungkapkan dalam laporan keuangan ketika adanya remote. Contingent assets are not recognised but are
kemungkinan untuk mendapatkan manfaat ekonomi. disclosed in the financial statements when an inflow of
economic benefits is probable.
- 41 -
Page 45
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
ah. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan ah. Events After the Reporting Period
Setiap peristiwa setelah akhir periode yang Any post-period-end event that provides additional
menyebabkan tambahan informasi mengenai posisi information about the Bank’s financial position
keuangan Bank (adjusting event) akan disesuaikan (adjusting event) is reflected in the financial statements.
dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah akhir periode Post-period-end events that are not adjusting events, if
yang bukan merupakan adjusting events, jika ada, akan any, are disclosed when material to the financial
diungkapkan ketika memiliki dampak material terhadap statements.
laporan keuangan.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar The preparation of financial statements in conformity with
Akuntansi Keuangan di Indonesia dibutuhkan estimasi dan Financial Accounting Standards in Indonesia requires the
asumsi yang mempengaruhi: use of estimates and assumptions that effects:
Nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan pengungkapan The reported amounts of assets and liabilities and
atas aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan disclosure of contingent assets and liabilities at the date
keuangan; dan of the financial statements; and
Jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. The reported amounts of revenues and expenses during
the reporting period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan Although these estimates are based on management's best
terbaik manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil knowledge of current events and activities, actual results
yang timbul mungkin berbeda dengan jumlah yang may differ from those estimates.
diestimasi semula.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan profesional dan estimasi signifikan dalam The most significant judgment and estimates in determining
menentukan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan the amounts recognised in the financial statements are as
adalah sebagai berikut: follows:
Usaha yang Berkelanjutan Going Concern
Manajemen Bank telah melakukan penilaian atas The Bank's management has made an assessment of the
kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan Bank's ability to continue as a going concern and is satisfied
usahanya dan berkeyakinan bahwa Bank memiliki sumber that the Bank has the resources to continue in business for
daya untuk melanjutkan usahanya pada masa mendatang. the foreseeable future. Futhermore, the management is not
Selain itu, manajemen tidak mengetahui adanya aware of any material uncertainties that may cast
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan significant doubt on the Bank's ability to continue as a going
yang signifikan terhadap kemampuan Bank untuk concern. Therefore, the financial statements continue to be
mempertahankan kelangsungan usahanya. Oleh karena itu, prepared on the going concern basis.
laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha yang
berkelanjutan.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumption
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan setelah Allowance for Impairment Losses of Financial Assets upon
Penerapan PSAK 109 Adoption of SFAS 109
Kondisi spesifik counterparty yang mengalami penurunan The specific counterparty component of the total allowances
nilai dalam pembentukan cadangan kerugian atas aset for impairment applies to financial assets evaluated
keuangan dievaluasi secara individu berdasarkan estimasi individually for impairment and is based upon
terbaik manajemen atas nilai kini arus kas yang diharapkan management's best estimate of the present value of the cash
akan diterima. Dalam mengestimasi arus kas tersebut, flows that are expected to be received. In estimating these
manajemen membuat pertimbangan tentang situasi cash flows, management makes judgments about the
keuangan counterparty dan nilai realisasi neto dari setiap counterparty's financial situation and the net realisable
agunan. Setiap aset yang mengalami penurunan nilai dinilai value of any underlying collateral. Each impaired asset is
sesuai dengan manfaat yang ada, dan strategi penyelesaian assessed on its merits, and the workout strategy and
serta estimasi arus kas yang diperkirakan dapat diterima estimated cash flows considered recoverable are approved
disetujui oleh manajemen. by management.
- 42 -
Page 46
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumption (continued)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan setelah Allowance for Impairment Losses of Financial Assets upon
Penerapan PSAK 109 (lanjutan) Adoption of SFAS 109 (continued)
Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif meliputi Collectively assessed impairment allowances cover credit
kerugian kredit yang melekat dalam portofolio aset losses inherent in portfolios of financial assets with similar
keuangan dengan karakteristik ekonomi yang sama ketika economic characteristics when there is objective evidence
terdapat bukti objektif penurunan nilai terganggu, tetapi to suggest that they contain impaired financial assets, but
penurunan nilai secara individu belum dapat diidentifikasi. the individual impaired items cannot yet be identified. In
Dalam menilai kebutuhan untuk cadangan kolektif, assessing the need for collective allowances, management
manajemen mempertimbangkan faktor-faktor seperti considers factors such as credit quality and type of product.
kualitas kredit dan jenis produk.
Perhitungan ECL Bank adalah hasil dari model yang The Bank’s ECL calculations are outputs of complex models
kompleks dengan sejumlah asumsi yang mendasarinya. with a number of underlying assumptions.
Pertimbangan signifikan dalam menentukan ECL meliputi: Significant judgments in determining ECL include: defining
menentukan apa yang dianggap sebagai peningkatan risiko what is considered to be a significant increase in credit risk,
kredit yang signifikan, mengembangkan model ECL, developing the ECL models, including the choice of inputs
termasuk pilihan input yang berkaitan dengan variabel relating to macroeconomic variables, and making
makro ekonomi, dan membuat asumsi dan estimasi untuk assumptions and estimates to incorporate relevant
menggunakan informasi yang relevan tentang kejadian masa information about past events, current conditions and
lalu, kondisi saat ini dan prakiraan kondisi ekonomi. forecasts of economic conditions.
Dalam membuat estimasi terdapat tingkat ketidakpastian A high degree of uncertainty is involved in making
yang tinggi dalam menggunakan asumsi yang sangat estimations using assumptions that are highly subjective
subjektif dan sangat sensitif terhadap faktor risiko. and very sensitive to the risk factors.
Nilai tercatat kredit yang diberikan diungkapkan pada The carrying value of loans is disclosed in Note 11.
Catatan 11.
Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan In determining the fair value of financial assets and
yang tidak mempunyai harga pasar, Bank menggunakan liabilities which do not have a market price, the Bank uses
teknik penilaian seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2d the assessment technique as described in Note 2d for
untuk instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan financial instruments that are not traded in an active market
secara aktif dan memiliki informasi harga yang terbatas, and have limited price information, less objective fair value
nilai wajar yang kurang obyektif dan membutuhkan and require varying degrees of judgment depending on
berbagai tingkat penilaian tergantung pada likuiditas, liquidity, concentration, factor in the uncertainty of the
konsentrasi, faktor ketidakpastian pasar, asumsi harga dan market, price assumption and other risks.
risiko lainnya.
Umur Ekonomis Aset Tetap Useful Life of Fixed Assets
Bank memperkirakan masa manfaat aset tetap berdasarkan The Bank estimates the useful lives of fixed assets based on
periode dimana aset diharapkan akan tersedia untuk the period over which the assets are expected to be available
digunakan. Masa manfaat ekonomis aset tetap ditinjau for use. The estimated useful lives of fixed assets are
secara berkala dan diperbarui jika memiliki ekspektasi yang reviewed periodically and are updated if expectations differ
berbeda dari perkiraan sebelumnya, karena kerusakan secara from previous estimates due to physical wear and tear,
fisik dan teknis, atau keusangan secara komersial dan legal technical or commercial obsolescence and legal or other
atau batasan lainnya atas penggunaan aset tersebut. limits on the use of the assets.
Selain hal tersebut, estimasi masa manfaat dari aset tetap In addition, estimation of the useful lives of fixed assets is
didasarkan pada penilaian secara kolektif dengan based on collective assessment of industry practice, internal
menggunakan praktik industri, teknik evaluasi internal dan technical evaluation and experience with similar assets.
pengalaman dengan aset serupa. Tetap dimungkinkan, It is possible, however, that future results of operations
bagaimanapun, bahwa hasil masa depan dapat secara could be materially affected by changes in estimates brought
material dipengaruhi oleh perubahan estimasi yang about by changes in factors mentioned above.
disebabkan oleh perubahan faktor-faktor tersebut di atas.
- 43 -
Page 47
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumption (continued)
Umur Ekonomis Aset Tetap (lanjutan) Useful Life of Fixed Assets (continued)
Jumlah dan saat pencatatan biaya untuk setiap periode akan The amounts and timing of recorded expenses for any
dipengaruhi oleh perubahan dari faktor dan keadaan saat period would be affected by changes in these factors and
pencatatan. Pengurangan taksiran masa manfaat dari aset circumstances. A reduction in the estimated useful lives of
tetap akan meningkatkan beban operasional yang diakui. fixed assets would increase the recorded operating
expenses.
Nilai tercatat aset tetap diungkapkan pada Catatan 13. The carrying value of fixed assets is disclosed in Note 13.
Penurunan Nilai Aset Non-keuangan Impairment of Non-Financial Assets
Bank mengevaluasi penurunan nilai aset apabila terdapat The Bank assesses impairment on assets whenever events or
kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan changes in circumstances indicate that the carrying amount
bahwa nilai tercatat aset tidak dapat dipulihkan kembali. of an assets may not be recoverable. The factors that which
Faktor-faktor penting yang dapat menyebabkan penelaahan could trigger an impairment review include the following:
penurunan nilai adalah sebagai berikut:
Kinerja yang rendah secara signifikan jika Significant underperformance relative to expected
dibandingkan dengan ekspektasi dari hasil operasi historical or projected future operating results;
historis maupun proyeksi hasil operasi pada masa yang
akan datang;
Perubahan yang signifikan dalam cara penggunaan aset Siginificant changes in the manner of use of the acquired
atau strategi bisnis secara keseluruhan; dan assets or the strategy for overall business; and
Tren negatif industri dan ekonomi signifikan. Significant negative industry or economic trends.
Bank mengakui kerugian penurunan nilai apabila nilai The Bank recognises an impairment loss whenever the
tercatat aset melebihi nilai yang dapat dipulihkan. carrying amount of an asset exceeds its recoverable
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai amount. The recoverable amount is the higher of an asset’s
wajar dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakai aset fair value less costs to sell and its value in use
(Unit Penghasil Kas). Jumlah terpulihkan diestimasi untuk (Cash Generating Unit). Recoverable amounts are
aset individual atau, jika tidak memungkinkan, untuk Unit estimated for individual assets or, if it is not possible, for the
Penghasil Kas yang mana aset tersebut merupakan bagian Cash Generating Unit to which the asset belongs.
daripada unit tersebut.
Pengakuan Pajak Tangguhan Recognition of Deferred Taxes
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh saldo rugi fiskal Deferred tax assets are recognised for all unused fiscal loss
dan perbedaan temporer sampai pada batas adanya and temporary differences to the extent that it is probable
kemungkinan bahwa keuntungan yang dikenai pajak akan that taxable profit will be available against which the losses
tersedia dimana kerugian dapat dimanfaatkan. can be utilised. Significant management judgment is
Pertimbangan manajemen yang signifikan juga diperlukan required to determine the amount of deferred tax assets that
untuk menentukan jumlah dari aset pajak tangguhan yang can be recognised, based upon the likely timing and level of
dapat diakui, berdasarkan waktu yang mungkin terjadi dan future taxable profits together with future tax planning
tingkatan dari keuntungan yang dikenakan pajak pada masa strategies.
yang akan datang bersama dengan strategi perencanaan
pajak pada masa yang akan datang.
Nilai Sekarang dari Imbalan Kerja Present Value of Post-Employment Benefits
Biaya untuk imbalan pascakerja ditentukan menggunakan The cost of post-employment benefits is determined using
penilaian aktuaria. Penilaian aktuarial melibatkan actuarial valuations. The actuarial valuation involves
pembuatan asumsi mengenai tingkat diskonto, tingkat making assumptions about discount rates, expected rates of
pengembalian dari aset yang diharapkan, peningkatan gaji return on assets, future salary increases, mortality rates and
pada masa depan, tingkat kematian dan peningkatan jumlah future pension increases. Due to the long-term nature of
pensiun pada masa depan. Karena sifat jangka panjang these plans, such estimates are subject to significant
rencana-rencana ini, estimasi memiliki ketidakpastian yang uncertainty. In determining the appropriate discount rate,
signifikan. Dalam menentukan tingkat diskonto yang tepat, the Bank considers the interest rates of Government Bonds
Bank mempertimbangkan tingkat suku bunga atas Obligasi that have terms to maturity approximating the terms of the
Pemerintah yang mempunyai jatuh tempo yang menyerupai related employee benefits liability.
jangka waktu imbalan kerja karyawan.
- 44 -
Page 48
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Rupiah 17.600.656.400 11.874.738.500 Rupiah
Dollar Amerika Serikat 4.175.951.760 2.186.167.755 United States Dollar
Jumlah 21.776.608.160 14.060.906.255 Total
Saldo kas termasuk kas pada Anjungan Tunai Cash balance includes cash in Automatic Teller Machine
Mandiri (ATM) pada tanggal 31 Maret 2025 dan (ATM), which as of March 31, 2025 and December 31,
31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp418.100.000 2024, amounted to Rp418,100,000 and Rp376,350,000,
dan Rp376.350.000. respectively.
Cash In Safe dan Cash In Transit diasuransikan terhadap Cash In Safe and Cash In Transit are insured for burglary
risiko kebongkaran kepada PT MAG Fairfax (pihak ketiga) risks with PT MAG Fairfax (third party) wi th insurance
dengan nilai pertanggungan sebesar Rp29.166.100.000 coverage of Rp29,166,100,000 for Cash In Safe and
untuk Cash In Safe dan Rp324.405.947.500 untuk Cash In Rp324,405,947,500 for Cash In Transit, respectively.
Transit.
Manajemen Bank berpendapat bahwa nilai pertanggungan The management of the Bank believes that the insurance
tersebut telah memadai untuk menutupi kemungkinan coverage is adequate to cover possible losses arising from
kerugian dari risiko tersebut. such risks.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Rupiah 141.324.254.222 121.525.761.997 Rupiah
Dollar Amerika Serikat 34.610.400.000 28.810.050.000 United States Dollar
Jumlah 175.934.654.222 150.335.811.997 Total
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum The Bank is required to maintain Minimum Statutory
(GWM) dalam mata uang Rupiah dalam kegiatannya Reserves (GWM) in Rupiah for conventional banking and
sebagai bank umum, serta GWM dalam mata uang asing GWM in foreign currency for foreign exchange
dalam kegiatannya melakukan transaksi mata uang asing. transactions. GWM are maintained in the form of current
GWM disimpan dalam bentuk giro pada Bank Indonesia. accounts with Bank Indonesia.
Rasio GWM Bank untuk rekening Rupiah dan mata uang The Bank’s GWM ratio for its Rupiah and foreign currency
asing pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 accounts as of March 31, 2025 and December 31, 2024 are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
GWM Primer 5,63% 5,06% Primary GWM
Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity Buffer
Makroprudensial (PLM) 74,88% 82,45% (PLM)
Dollar Amerika Serikat 4,11% 4,25% United States Dollar
- 45 -
Page 49
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
(continued)
Rasio GWM Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember The calculation of the GWM ratios as of March 31, 2025
2024, dihitung berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) and December 31, 2024 are calculated based on Bank
No. 20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 tentang Giro Indonesia Regulation (PBI) No. 20/3/PBI/2018 dated
Wajib Minimum Bank Umum dalam Rupiah dan Valuta March 29, 2018 concerning Minimum Statutory Reserves
Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum for Commercial Banks in Rupiah and Foreign Currency for
Syariah, dan Unit Usaha Syariah sebagaimana telah diubah Commercial Banks, Sharia Commercial Banks, and Syaria
terakhir dengan PBI No. 24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret Business Unit as last by PBI No. 24/4/PBI/2022 dated
2022. PBI tersebut dijelaskan dengan Peraturan Anggota March 1, 2022. Those PBI are explained by (PADG) No.
Dewan Gubernur (PADG) No. 20/10/PADG/2018 tanggal 20/10/PADG/2018 dated May 31, 2018 has been changed
31 Mei 2018 sebagaimana telah diubah beberapa kali, saveral times, last by PADG Number 12 Year 2023 dated
terakhir dengan PADG Nomor 12 Tahun 2023 tanggal October 1, 2023 regarding “Minimum Statutory Reserve
1 Oktober 2023 tentang “Giro Wajib Minimum dalam Requirements in Rupiah and Foreign Currencies of
Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Conventional Commercial Banking, Sharia Commercial
Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah”. Banking and Sharia Business Units”.
PLM adalah cadangan likuiditas minimum yang wajib PLM is the minimum liquidity reserve that must be
dipelihara oleh Bank dalam bentuk surat berharga yang maintained by Banks in the form of securities that meet
memenuhi persyaratan tertentu, yang besarnya ditentukan certain requirements, the amount of which is determined by
oleh Bank Indonesia. Bank Indonesia.
Bank telah memenuhi peraturan yang berlaku tentang GWM The Bank has complied with the prevailing regulations
Bank Umum Konvensional pada tanggal 31 Maret 2025 dan regarding GWM of Conventional Commercial Banks as of
31 Desember 2024. March 31, 2025 and December 31, 2024.
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Mata uang asing Foreign currencies
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Bank of India - New York 596.668.392 543.301.854 Bank of India - New York
Dollar Singapura Singapore Dollar
Bank of India – Singapura 63.508.857 134.298.292 Bank of India – Singapore
Yen Jepang Japan Yen
Bank of India – Tokyo 127.052.255 124.250.883 Bank of India – Tokyo
Euro Euro
Bank of India – Paris 53.903.359 112.870.932 Bank of India – Paris
Pound Sterling Pound Sterling
Bank of India – London 110.731.554 106.943.137 Bank of India – London
Dollar Hongkong Hongkong Dollar
Bank of India – Hongkong 144.286.505 78.433.297 Bank of India – Hongkong
India Rupee Indian Rupee
Bank of India – Mumbai 175.969.553 36.967.207 Bank of India – Mumbai
Sub jumlah 1.272.120.475 1.137.065.602 Sub total
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Maybank Indonesia Tbk 59.437.079 59.515.792 PT Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 889.676.575 889.816.575 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Negara Indonesia Tbk 94.848.405 98.666.862 PT Bank Negara Indonesia Tbk
Mata uang asing Foreign currencies
Bank of America 4.090.163.674 4.255.467.301 Bank of America
PT Bank Central Asia Tbk 224.616.362 538.643.157 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 257.032.728 290.643.510 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Sub jumlah 5.615.774.823 6.132.753.197 Sub total
Jumlah 6.887.895.298 7.269.818.799 Total
- 46 -
Page 50
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
Tingkat suku bunga efektif rata-rata per tahun giro pada The average annual effective interest rates of demand
bank lain untuk mata uang Rupiah dan valuta asing sebesar deposits with other banks in Rupiah and foreign currencies
0% pada 31 Maret 2025. are, 0% on March 31, 2025.
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, semua As of March 31, 2025 and December 31, 2024, all current
giro pada bank lain diklasifikasikan sebagai lancar accounts with other banks are classified as current based on
berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia. the collectibility of Bank Indonesia.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan The management believes that no allowance for impairment
kerugian penurunan nilai giro pada bank lain yang perlu losses on current accounts with other banks is necessary as
dibentuk pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember of March 31, 2025 and December 31, 2024.
2024.
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN OTHER BANKS
Seluruh penempatan pada bank lain dilakukan dengan pihak All placements with other banks are made with third parties.
ketiga.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain berdasarkan Placements with Bank Indonesia and other banks by type
jenis penempatan dan mata uang adalah sebagai berikut: and currency of placements are as follows:
31 Maret/ March 31, 2025
Tingkat bunga
Jangka rata-rata efektif
waktu per tahun/
(hari)/ Average annual
Term Effective Jumlah/
Jenis penempatan (days) interest rate Total Type of placements
Rupiah Rupiah
Fasilitas Simpanan Bank 12 5,00% 29.000.000.000 Bank Indonesia Deposit Facilities
Indonesia
Bunga diskonto (28.147.532) Discount interest
Call Money Call Money
Bank SBI Indonesia 12 6,25% 10.008.680.556 Bank SBI Indonesia
Sub jumlah 38.980.533.024 Sub total
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Call Money Call Money
Bank of India – Hongkong 28 4,55% 41.426.162.481 Bank of India – Hongkong
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Jumlah – bersih 80.406.695.505 Total – net
31 Desember/ December 31, 2024
Tingkat bunga
Jangka rata-rata efektif
waktu per tahun/
(hari)/ Average annual
Term Effective Jumlah/
Jenis penempatan (days) interest rate Total Type of placements
Rupiah Rupiah
Fasilitas Simpanan Bank 4 5,25% 104.000.000.000 Bank Indonesia Deposit Facilities
Indonesia
Bunga diskonto (15.162.244) Discount interest
Sub jumlah 103.984.837.756 Sub total
Jumlah – bersih 103.984.837.756 Total – net
- 47 -
Page 51
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pada Placements with Bank Indonesia and other banks as of
tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 digolongkan March 31, 2025 and December 31, 2024 are classified as
sebagai lancar berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia. current based on Bank Indonesia collectibility. There were
Tidak terdapat penempatan pada Bank Indonesia dan bank no placements with Bank Indonesia and other banks which
lain yang diblokir atau dijaminkan. were blocked or guaranteed.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan The management believes that no allowance for impairment
kerugian penurunan nilai penempatan pada Bank Indonesia losses on placements with Bank Indonesia and other banks
dan bank lain yang perlu dibentuk pada tanggal is necessary as of March 31, 2025 and December 31, 2024.
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024.
8. EFEK-EFEK 8. MARKETABLE SECURITIES
a. Berdasarkan Jenis dan Peringkat a. By Type and Rating
31 Maret/ March 31, 2025
Nilai tercatat/ Peringkat/
Carrying value Rating
Biaya perolehan yang diamortisasi At amortised cost
Rupiah Rupiah
Surat Utang Negara 1.775.235.500.752 - Government Securities
Bank Mandiri Obligasi Tahap I 22.000.000.000 idAAA Bank Mandiri Bonds Phase I
Seri A 2016 Series A 2016
Bank BTN Tahap II Tahun 15.000.000.000 idAA Bank BTN Tahap II Tahun
2022 Seri A 2022 Seri A
Jumlah 1.812.235.500.752 Total
31 Desember/ December 31, 2024
Nilai tercatat/ Peringkat/
Carrying value Rating
Biaya perolehan yang diamortisasi At amortised cost
Rupiah Rupiah
Surat Utang Negara 1.473.214.598.500 - Government Securities
Obligasi Negara Ritel 452.526.395.230 - State Retail Bonds
Bank Mandiri Obligasi Tahap I 22.000.000.000 idAAA Bank Mandiri Bonds Phase I
Seri A 2016 Series A 2016
Bank BTN Tahap II Tahun 15.000.000.000 idAA Bank BTN Tahap II Tahun
2022 Seri A 2022 Seri A
Jumlah 1.962.740.993.730 Total
Efek-efek di atas telah diperingkat oleh PT Pemeringkat Securities as mentioned above were rated by
Efek Indonesia. PT Pemeringkat Efek Indonesia.
b. Berdasarkan Penerbit b. By Issuer
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Efek pemerintah 1.775.235.500.752 1.925.740.993.730 Government securities
Efek bukan pemerintah 37.000.000.000 37.000.000.000 Non-government securities
Jumlah 1.812.235.500.752 1.962.740.993.730 Total
- 48 -
Page 52
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
c. Berdasarkan Jangka Waktu c. By Maturity
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
> 1 bulan ≤ 3 bulan 1.231.532.962.789 198.459.917.294 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 60 bulan 580.702.537.963 1.764.281.076.436 > 3 months ≤ 60 months
Jumlah 1.812.235.500.752 1.962.740.993.730 Total
Nilai tercatat dari efek-efek yang diukur pada biaya The carrying amount of securities measured at amortized
perolehan diamortisasai adalah sebagai berikut: cost is as follows:
2025 2024
Pendapatan bunga yang masih akan 8.539.490.528 6.460.910.995 Accrued intereset receivables (Note 16)
diterima (Catatan 16)
Jumlah 8.539.490.528 6.460.910.995 Total
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, tidak As of March 31, 2025 and December 31, 2024, there are no
terdapat efek-efek yang dijadikan agunan oleh Bank. securities which are used as collateral by the Bank.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan The management believes that no allowance for
kerugian penurunan nilai efek-efek yang perlu dibentuk impairment losses on marketable securities is necessary as
pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. of March 31, 2025 and December 31, 2024.
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER AGREEMENTS
DIJUAL KEMBALI TO RESELL
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali dari pihak Securities purchased under agreements to resell from third
ketiga terdiri dari: parties are as follows:
31 Maret/ March 31, 2025
Pendapatan
Nilai bunga yang
Jenis Nilai Tanggal Tanggal penjualan belum Nilai
efek-efek/ nominal/ dimulai/ Jatuh kembali/ diamortisasi/ tercatat/
Nasabah/ Type of Nominal Starting tempo/ Resale Unamortised Carrying
Counterparty Securities Amount Date Due date amount Interest Value
Bank Indonesia VR0034 30.000.000.000 21/03/2025 08/04/2025 29.697.583.788 33.108.362 29.664.475.426
Bank Indonesia VR0046 60.000.000.000 25/03/2025 08/04/2025 59.754.443.458 66.659.729 59.687.783.729
Bank Indonesia VR0034 65.000.000.000 26/03/2025 08/04/2025 64.358.387.140 71.807.153 64.286.579.987
Bank Indonesia VR0034 50.000.000.000 27/03/2025 08/04/2025 49.508.154.104 55.246.977 49.452.907.127
Jumlah/ Total 205.000.000.000 203.318.568.490 226.822.221 203.091.746.269
31 Desember/ December 31, 2024
Pendapatan
Nilai bunga yang
Jenis Nilai Tanggal Tanggal penjualan belum Nilai
efek-efek/ nominal/ dimulai/ Jatuh kembali/ diamortisasi/ tercatat/
Nasabah/ Type of Nominal Starting tempo/ Resale Unamortised Carrying
Counterparty Securities Amount Date Due date amount Interest Value
Bank Indonesia VR0034 100.000.000.000 27/12/2024 03/01/2025 98.923.286.011 32.936.003 98.890.350.008
Bank Indonesia VR0042 70.000.000.000 30/12/2024 06/01/2025 68.706.874.612 57.189.008 68.649.685.604
Bank Indonesia VR0034 100.000.000.000 31/12/2024 07/01/2025 99.003.179.111 98.887.810 98.904.291.301
Jumlah/ Total 270.000.000.000 266.633.339.734 189.012.821 266.444.326.913
- 49 -
Page 53
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER AGREEMENTS
DIJUAL KEMBALI (lanjutan) TO RESELL (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali tersebut Securities purchased under agreements to resale are
di atas diklasifikasikan sebagai lancar. classified as current.
Tingkat suku bunga tetap tahunan: Annual fixed interest rates:
2025 2024
Suku bunga kontrak 5,75% 6% Contractual interest rates
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan The management believes that no allowance for impairment
kerugian penurunan nilai efek-efek yang dibeli dengan janji losses on securities purchased under agreements to resale
untuk dijual kembali yang perlu dibentuk pada tanggal 31 is necessary as of March 31, 2025 and December 31, 2024.
Maret 2025 dan 31 Desember 2024.
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND LIABILITIES
Bank melakukan transaksi derivatif dalam bentuk kontrak The Bank’s derivative financial instruments consist
berjangka mata uang asing dan foreign currency swaps. principally of forward foreign currency contracts and
Kontrak berjangka valuta asing merupakan komitmen foreign currency swaps. Swap and forward foreign
kepada penjual atau pembeli kontrak untuk menjual dan exchange contracts are agreements to the seller or buyer to
membeli sejumlah mata uang tertentu pada tanggal pada buy and sell a currency for another currency at a future
masa mendatang dengan harga yang telah ditentukan date and at a specified price.
terlebih dahulu.
Transaksi perangkat moneter derivatif di atas menimbulkan The Bank’s derivative financial instruments give rise to
risiko pasar dan risiko kredit. Risiko pasar dari transaksi market and credit risks. The market risk of derivative
perangkat moneter derivatif timbul sebagai akibat dari financial instruments arises from the potential changes in
adanya fluktuasi dalam tingkat bunga dan kurs mata uang. value due to fluctuations in interest and foreign exchange
Sedangkan risiko kredit timbul dalam hal pihak lain tidak rates. Credit risk is the possibility that a loss may occur due
memenuhi kewajibannya kepada Bank. Jangka waktu dari to the failure of the counter party to fulfill its obligations
transaksi perangkat moneter derivatif Bank berjangka according to the terms of the contract. The Bank’s
valuta asing berkisar antara 4 sampai 184 hari. derivative financial instruments have terms ranging from
4 to 184 days.
Rincian tagihan dan liabilitas derivatif berdasarkan jenis The details of derivative receivables and liabilities by type
pada tanggal 31 Maret 2025 adalah sebagai berikut: as of March 31, 2025 are as follows:
31 Maret/ March 31, 2025
Jumlah nosional/Notional amount Nilai wajar/Fair value
Tagihan/ Liabilitas/
Beli/ Buy Jual/ Sell Receivables Liabilities
Spot Spot
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Danamon 24.850.000000 16.562.500.000 12.500.000 20.000.000 PT Bank Danamon
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
PT Bank Negara 1.493.100.000 - - 2.700.000 PT Bank Negara
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
PT Bank Central - 8.282.500.000 2.500.000 - PT Bank Central
Asia Tbk Asia Tbk
PT Bank Mega Tbk 24.847.000.000 29.867.750.000 59.750.000 7.000.000 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Permata Tbk 8.280.000.000 9.070.605.000 12.585.000 300.000 PT Bank Permata
Sub jumlah 59.470.100.000 63.783.355.000 87.335.000 30.000.000 Sub total
Swap Swap
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Negara 83.020.000.000 - - 220.000.000 PT Bank Negara
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
PT Bank Mega Tbk - 3.312.400.000 400.000 - PT Bank Mega Tbk
Sub jumlah 83.020.000.000 3.312.400.000 400.000 220.000.000 Sub total
Jumlah 142.490.100.000 67.095.755.000 87.735.000 250.000.000 Total
- 50 -
Page 54
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND LIABILITIES
(continued)
Rincian tagihan dan liabilitas derivatif berdasarkan jenis The details of derivative receivables and liabilities by type
pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: as of December 31, 2024 are as follows:
31 Desember/ December 31, 2024
Jumlah nosional/ Notional amount Nilai wajar/ Fair value
Tagihan/ Liabilitas/
Beli/ Buy Jual/ Sell Receivables Liabilities
Spot Spot
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Danamon 16.154.000.000 121.131.000.000 418.500.000 59.000.000 PT Bank Danamon
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
PT Bank Negara 16.180.000.000 64.685.000.000 305.000.000 85.000.000 PT Bank Negara
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
PT Bank Central - 88.919.500.000 397.000.000 - PT Bank Central
Asia Tbk Asia Tbk
PT Bank Mega Tbk 193.850.000.000 16.182.000.000 87.000.000 710.000.000 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Permata Tbk 113.108.000.000 48.427.000.000 142.000.000 443.000.000 PT Bank Permata Tbk
Sub jumlah 339.292.000.000 339.344.500.000 1.349.500.000 1.297.000.000 Sub total
Swap Swap
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Mega Tbk 217.387.175.000 - - 907.270.813 PT Bank Mega Tbk
Sub jumlah 217.387.175.000 - - 907.270.813 Sub total
Jumlah 556.679.175.000 339.344.500.000 1.349.500.000 2.204.270.813 Total
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan pada Information in respect to maturities is disclosed in Note 38.
Catatan 38.
Seluruh tagihan derivatif pada tanggal 31 Maret 2025 dan All derivative receivables as of March 31, 2025 and
31 Desember 2024 digolongkan sebagai lancar. December 31, 2024 are classified as current.
11. KREDIT YANG DIBERIKAN 11. LOANS
a. Berdasarkan Jenis Kredit a. By Type of Credit
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Karyawan 66,077,763 - Employees
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 3,336,584,745,355 3.148.391.321.548 Working capital
Investasi 213,160,620,371 179.651.724.907 Investment
Konsumsi 19,614,768,498 27.368.391.111 Consumer
Karyawan 284,471,746 331.123.657 Employees
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Modal kerja 801,037,392,523 784.568.583.313 Working capital
Investasi - - Investment
Sub jumlah – Pihak ketiga 4,370,681,998,493 4.140.311.144.536 Sub total – Third parties
Jumlah 4,370,748,076,256 4.140.311.144.536 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian (139,376,312,417) (119.077.078.234) Less: Allowance for impairment
penurunan nilai losses
Jumlah kredit – bersih 4,231,371,763,839 4.021.234.066.302 Total loans – net
- 51 -
Page 55
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
b. Berdasarkan Kualitas Kredit b. By Credit Quality
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Lancar 3,858,988,940,610 3.627.752.087.529 Current
Dalam perhatian khusus 202,080,979,627 263.157.663.432 Special mention
Kurang lancar 2,124,597,495 - Substandard
Diragukan 51,517,584,370 1.298.696.416 Doubtful
Macet 256,035,974,154 248.102.697.159 Loss
Jumlah 4,370,748,076,256 4.140.311.144.536 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian (139,376,312,417) (119.077.078.234) Less: Allowance for impairment
penurunan nilai losses
Jumlah kredit – bersih 4,231,371,763,839 4.021.234.066.302 Total loans- net
c. Berdasarkan Sektor Ekonomi c. By Economic Sector
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
Jasa bisnis 1,530,731,594,310 1.306.652.966.555 Business services
Perdagangan 916,432,250,740 881.595.970.643 Trade
Manufaktur 540,798,202,890 572.457.825.786 Manufacturing
Transportasi 126,760,717,574 129.371.178.052 Transportation
Konstruksi 87,200,543,952 88.022.006.692 Construction
Pertambangan 5,733,901,271 5.553.494.614 Mining
Jasa pelayanan 4,074,933,521 1.759.208.522 Public services
Pertanian 528,818,951 415.292.906 Agriculture
Lain-lain 357,449,720,524 369.914.617.453 Others
Sub jumlah 3,569,710,683,733 3.355.742.561.223 Sub total
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Manufaktur 298,171,725,343 290.926.863.602 Manufacturing
Pertambangan 247,484,694,355 241.045.333.596 Mining
Perdagangan 237,992,972,825 234.087.136.115 Trade
Transportasi 12,420,000,000 12.071.250.000 Transportation
Jasa bisnis 4,968,000,000 6.438.000.000 Business services
Sub jumlah 801,037,392,523 784.568.583.313 Sub total
Jumlah 4,370,748,076,256 4.140.311.144.536 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian (139,376,312,417) (119.077.078.234) Less: Allowance for impairment
penurunan nilai losses
Jumlah kredit – bersih 4,231,371,763,839 4.021.234.066.302 Total loans- net
- 52 -
Page 56
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
d. Berdasarkan Penilaian Secara Kolektif dan Individual d. By Assessment as Collective and Individual
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Kredit yang dievaluasi secara 503,121,105,840 498.553.230.640 Loans assessed for individual
individual impairments
Penurunan nilai individual (131,067,803,878) (108.903.171.555) Individual impairments
Jumlah 372,053,301,962 389.650.059.085 Total
Kredit yang dievaluasi secara 3,867,626,970,416 3.641.757.913.896 Loans assessed for collective
kolektif impairments
Penurunan nilai kolektif (8,308,508,539) (10.173.906.679) Collective impairments
Jumlah 3,859,318,461,877 3.631.584.007.217 Total
Jumlah Kredit – bersih 4,231,371,763,839 4.021.234.066.302 Total Loans- net
e. Berdasarkan Jangka Waktu Pinjaman e. By Term of Loans
Jangka waktu kredit diklasifikasikan berdasarkan The classification of loans according to term of credit
periode pinjaman sebagaimana yang tercantum dalam agreements are as follows:
perjanjian kredit adalah sebagai berikut:
Berdasarkan periode perjanjian kredit: Based on term of credit agreements:
31 Maret/ March 31, 2025
Pihak berelasi/ Pihak ketiga/
Related parties Third parties
Dollar
Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
United States United States Jumlah /
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
Sampai dengan
1 tahun 66,077,763 - 2,241,197,416,955 321,836,767,841 2,563,100,262,559 Up to 1 year
1 – 2 tahun - - 168,088,480,102 34,875,567,497 202,964,047,599 1-2 years
2 – 5 tahun - - 783,028,130,580 107,611,798,320 890,639,928,900 2-5 years
Lebih dari 5 - - 377,330,578,333 336,713,258,865 714,043,837,198 More than 5
tahun years
Jumlah 66,077,763 - 3,569,644,605,970 801,037,392,523 4,370,748,076,256 Total
Cadangan (8,479) - (24,361,490,760) (115,014,813,178) (139,376,312,417) Allowance for
kerugian impairment
penurunan nilai losses
Jumlah kredit 66,069,284 - 3,545,283,115,210 686,022,579,345 4,231,371,763,839 Total loans
– bersih – net
- 53 -
Page 57
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
e. Berdasarkan Jangka Waktu Pinjaman (lanjutan) e. By Term of Loans (continued)
Berdasarkan periode perjanjian kredit: (lanjutan) Based on term of credit agreements: (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
Pihak berelasi/ Pihak ketiga/
Related parties Third parties
Dollar
Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
United States United States Jumlah /
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
Sampai dengan
1 tahun - - 2.064.935.097.650 316.059.943.736 2.380.995.041.386 Up to 1 year
1 – 2 tahun - - 377.844.283.741 33.887.995.460 411.732.279.201 1-2 years
2 – 5 tahun - - 558.355.397.938 106.199.590.215 664.554.988.153 2-5 years
Lebih dari 5 - - 354.607.781.894 328.421.053.902 683.028.835.796 More than 5
tahun years
Jumlah - - 3.355.742.561.223 784.568.583.313 4.140.311.144.536 Total
Cadangan - - (22.294.135.751) (96.782.942.483) (119.077.078.234) Allowance for
kerugian impairment
penurunan nilai losses
Jumlah kredit - - 3.333.448.425.472 687.785.640.830 4.021.234.066.302 Total loans
– bersih – net
f. Berdasarkan Stage f. By Stage
Perubahan jumlah tercatat bruto kredit yang diberikan menurut The movement of gross carrying amount of loans by stage are
stage adalah sebagai berikut: as follows:
31 Maret/ March 31, 2025
Stage 1/ Stage 2/ Stage 3/ Jumlah /
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 3.628.187.046.328 262.722.704.633 249.401.393.575 4.140.311.144.536 Balance at beginning
of year
Transfer ke kerugian kredit (500.000.000) (500.000.000) Transfer to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umurnya (Stage 2) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit (59.991.633.890) (59.991.633.890) Transfer to credit
yang mengalami impaired (Stage 3)
penurunan nilai (Stage 3)
Aset keuangan baru yang 366.372.643.615 366.372.643.615 New financial assets
diberikan originated
Pelunasan 134.778.852.526 (1.441.987.923) 285.128.554 (135.935.711.895) Settlement
Jumlah 3.859.280.837.417 201.789.082.820 309.678.156.019 4.370.748.076.256 Total
Cadangan kerugian (7.817.476.742) (3.199.654.176) (128.359.181.499) (139.376.312.417) Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Saldo akhir periode 3.851.463.360.675 198.589.428.644 181.318.974.520 4.231.371.763.839 Balance at end of
period
- 54 -
Page 58
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
f. Berdasarkan Stage (lanjutan) f. By Stage (continued)
Perubahan jumlah tercatat bruto kredit yang diberikan menurut The movement of gross carrying amount of loans by stage are
stage adalah sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
Stage 1/ Stage 2/ Stage 3/ Jumlah /
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 3.171.996.987.362 311.013.192.865 233.143.437.475 3.716.153.617.702 Balance at beginning
of year
Transfer ke kerugian kredit (173.923.934.220) 173.923.934.220 - - Transfer to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umurnya (Stage 2) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit - (114.144.819.482) 114.144.819.482 - Transfer to credit
yang mengalami impaired (Stage 3)
penurunan nilai (Stage 3)
Aset keuangan baru yang 1.204.033.588.710 - - 1.204.033.588.710 New financial assets
diberikan originated
Pelunasan (573.919.595.524) (108.069.602.970) (97.886.863.382) (779.876.061.876) Settlement
Jumlah 3.628.187.046.328 262.722.704.633 249.401.393.575 4.140.311.144.536 Total
Cadangan kerugian (9.790.445.981) (4.128.511.470) (105.158.120.783) (119.077.078.234) Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Saldo akhir periode 3.618.396.600.347 258.594.193.163 144.243.272.792 4.021.234.066.302 Balance at end of
period
g. Kredit yang Direstrukturisasi g. Restructured Loans
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, jumlah As of March 31, 2025 and December 31, 2024, total restructured
kredit yang direstrukturisasi selama tahun berjalan berdasarkan loans during the year based on the collectibility are as follow:
kolektibilitas adalah:
31 Maret/ March 31, 2025
Dalam perhatian Kurang
Lancar/ khusus/ lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Special mention Sub-standard Doubtful Loss Total
Perpanjangan 58,103,193 87,142,857,147 - 18,752,400,000 242,236,139,482 348,189,499,822 Extension of credit
jangka terms and other
waktu dan scheme
skema lain
31 Desember/ December 31, 2024
Dalam perhatian Kurang
Lancar/ khusus/ lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Special mention Sub-standard Doubtful Loss Total
Perpanjangan 65.041.201 18.972.237.500 - - 235.602.697.159 254.639.975.860 Extension of credit
jangka terms and other
waktu dan scheme
skema lain
- 55 -
Page 59
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
h. Rasio Non-Performing Loan (NPL) h. Non-Performing Loans (NPL) Ratio
Rasio pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember Ratio as of March 31, 2025 and December 31, 2024 are
2024 adalah sebagai berikut: as follows:
2025 2024
NPL Gross 7.09% 6.02% Gross NPL
NPL Neto 4.15% 3.48% Net NPL
i. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal i. The changes in the allowance for impairment losses as of
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai March 31, 2025 and December 31, 2024 are as follows:
berikut:
2025
Dollar Amerika
Serikat/
United States Jumlah/
Rupiah Dollar Total
Saldo awal tahun 22.294.135.751 96.782.942.483 119.077.078.234 Balance at beginning of year
Penambahan cadangan 2.067.363.487 15.455.979.150 17.523.342.637 Additional of allowance
selama tahun berjalan during the year (Note 28)
(Catatan 28)
Penghapusan selama tahun Write-off during the year
berjalan
Selisih kurs 2.775.891.546 2.775.891.546 Exchange rate differences
Saldo akhir Periode 24.361.499.238 115.014.813.179 139.376.312.417 Balance at end of Period
2024
Dollar Amerika
Serikat/
United States Jumlah/
Rupiah Dollar Total
Saldo awal tahun 98.734.880.934 68.213.121.331 166.948.002.265 Balance at beginning of year
Penambahan cadangan 61.374.264.033 24.485.910.380 85.860.174.413 Additional of allowance
selama tahun berjalan during the year (Note 28)
(Catatan 28)
Penghapusan selama tahun (137.815.009.216) - (137.815.009.216) Write-off during the year
berjalan
Selisih kurs - 4.083.910.772 4.083.910.772 Exchange rate differences
Saldo akhir periode 22.294.135.751 96.782.942.483 119.077.078.234 Balance at end of period
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai atas kredit yang diberikan telah impairment losses on loans is adequate to cover the
memadai untuk menutup kerugian yang mungkin losses which might arise from uncollectible loans.
timbul akibat tidak tertagihnya kredit.
j. Mutasi kredit (termasuk didalamnya wesel ekspor dan j. Changes in loans (including export bills and foreclosed
agunan yang diambil alih) yang dihapusbukukan adalah assets) written-off are as follows
sebagai berikut:
2025 2024
Saldo awal tahun 821,955,101,073 705.659.699.418 Balance at beginning of year
Penghapusan dalam tahun berjalan 137.815.009.152 Written-off during the year
Penerimaan kembali yang telah (5,771,810,425) (21.515.612.060) Recovery during the year
dihapus buku
Hapus tagih (3.995.437) Discharge of claim
Saldo akhir periode 816,183,290,648 821.955.101.073 Balance at end of period
- 56 -
Page 60
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
k. Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, k. As of March 31, 2025 and December 31, 2024, the Bank
Bank tidak melampaui Batas Maksimum Pemberian did not exceed its Legal Lending Limit (LLL) to related
Kredit (BMPK) kepada pihak berelasi. parties.
l. Rasio kredit mikro usaha kecil dan menengah terhadap l. The ratio of loans to small medium enterprises to total
total kredit yang diberikan pada tanggal 31 Maret 2025 loans as of March 31, 2025 and December 31, 2024 are
dan 31 December 2024 masing-masing sebesar 11,54% 11.54% and 11.22%, respectively.
dan 11,22%.
m. Tingkat suku bunga rata-rata efektif per tahun m. Average effective interest rates per annum
2025 2024
Rupiah 10,06% 9,78% Rupiah
Dollar Amerika Serikat 5,84% 5,57% United States Dollar
n. Rasio kredit usaha kecil (KUK) terhadap jumlah kredit n. The ratio of KUK enterprises to total loans as of March
yang diberikan pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 31, 2025 and December 31, 2024 were 2.06% and
Desember 2024 masing-masing sebesar 2,06% dan 1.96%, respectively.
1,96%.
o. Deposito berjangka yang diblokir dan dijadikan o. Time deposits which are blocked and pledged as loan
jaminan pinjaman dan hal lain sebesar collateral and others amounted to Rp412,506,367,594
Rp412.506.367.594 dan USD1.961.061 pada tanggal and USD 1,961,061 as of March 31, 2025 and Rp
31 Maret 2025 dan Rp395.779.608.077 dan 395,779,608,077 and USD 1,954,429 as of December 31,
USD1.954.429 pada tanggal 31 Desember 2024.. 2024.
12. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 12. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLE
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 Tidak As of March 31, 2025 and December 31, 2024, there were
terdapat tagihan dan liabilitas akseptasi yang dilakukan oleh no acceptances receivable and payable made by the bank.
bank.
Tidak terdapat cadangan kerugian penurunan nilai yang No allowance for impairment losses on acceptances
dibukukan untuk tagihan akseptasi pada tanggal receivable has been booked for March 31, 2025.
31 Maret 2025.
- 57 -
Page 61
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. ASET TETAP 13. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
31 Maret/ March 31, 2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Disposals balance
Biaya perolehan Cost
Model revaluasi: At revaluation model:
Tanah 87.302.045.554 - - 87.302.045.554 Land
Bangunan 38.784.438.943 - - 38.784.438.943 Buildings
Model biaya: At cost model:
Perlengkapan dan 20.463.638.462 196.435.927 - 20.660.074.389 Office furniture and
peralatan kantor equipment
Kendaraan bermotor 3.888.844.523 562.787.820 540.000.000 3.911.632.343 Vehicles
Aset hak-guna 7.219.357.596 1.765.500.000 2.043.749.996 6.941.107.600 Right-of-use assets
Jumlah 157.658.325.078 2.524.723.747 2.583.749.996 157.599.298.829 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Model revaluasi: At revaluation model:
Bangunan 6.698.435.143 480.539.176 - 6.698.435.143 Building
Model biaya: At cost model:
Perlengkapan dan 18.258.804.402 275.091.311 - 18.258.804.402 Office furniture and
peralatan kantor equipment
Kendaraan bermotor 2.557.899.338 107.733.295 539.999.999 2.557.899.338 Vehicles
Aset hak-guna 4.278.057.145 238.489.345 1.670.161.255 4.278.057.145 Right-of-use assets
Jumlah 31.793.196.028 1.101.853.127 2.210.161.254 30.684.887.901 Total
Nilai buku bersih 125.865.129.050 126.914.410.928 Net book value
31 Desember/ December 31, 2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Disposals balance
Biaya perolehan Cost
Model revaluasi: At revaluation model:
Tanah 87.302.045.554 - - 87.302.045.554 Land
Bangunan 38.498.261.194 286.177.749 - 38.784.438.943 Buildings
Model biaya: At cost model:
Perlengkapan dan 18.791.576.068 1.703.905.794 31.843.400 20.463.638.462 Office furniture and
peralatan kantor equipment
Kendaraan bermotor 4.031.544.523 - 142.700.000 3.888.844.523 Vehicles
Aset hak-guna 6.284.690.724 2.008.790.999 1.074.124.127 7.219.357.596 Right-of-use assets
Jumlah 154.908.118.063 3.998.874.542 1.248.667.527 157.658.325.078 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Model revaluasi: At revaluation model:
Bangunan 4.779.812.145 1.918.622.998 - 6.698.435.143 Building
Model biaya: At cost model:
Perlengkapan dan 17.431.330.901 858.502.068 31.028.567 18.258.804.402 Office furniture and
peralatan kantor equipment
Kendaraan bermotor 2.225.289.453 475.309.885 142.700.000 2.557.899.338 Vehicles
Aset hak-guna 3.655.180.508 1.697.000.764 1.074.124.127 4.278.057.145 Right-of-use assets
Jumlah 28.091.613.007 4.949.435.715 1.247.852.694 31.793.196.028 Total
Nilai buku bersih 126.816.505.056 125.865.129.050 Net book value
- 58 -
Page 62
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. ASET TETAP (lanjutan) 13. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2021, tanah dan bangunan dicatat On December 31, 2021, the land and buildings were
berdasarkan nilai revaluasi yang telah direviu oleh recorded based on the revaluation value that had been
manajemen dan didukung oleh laporan penilai independen reviewed by the management and supported by the report
eksternal, KJPP Benedictus Darmapuspita & Rekan, of an external independent appraiser, KJPP Benedictus
berdasarkan laporan No. 00120/2.0103- Darmapuspita & Partners, based on report
00/PI/07/0121/1/III/2022 tanggal 18 Maret 2022. No. 00120/2.0103-00/PI/07/0121/1/III/2022 dated March
Pendekatan penilaian yang digunakan adalah pendekatan 18, 2022. The valuation approach used is the market,
pasar, pendapatan, dan biaya. income, and cost approach.
Selisih antara nilai wajar hak atas tanah dan bangunan The difference between the fair value of land and building
dengan nilai buku sebelum revaluasi pada tanggal rights and the book value before the revaluation on the date
31 Desember 2021 adalah sebagai berikut: of December 31, 2021 is as follows:
31 Desember/ December 31, 2021
Nilai buku sebelum
revaluasi/ Book
value before Nilai Wajar/ Surplus Revaluasi/
Aset Tetap revaluation Fair value Surplus revaluation Fixed assets
Hak atas tanah 83.158.327.535 87.302.045.554 4.143.718.019 Land rights
Bangunan 34.486.752.621 38.343.853.194 3.857.100.573 Buildings
Jumlah 117.645.080.156 125.645.898.748 8.000.818.592 Total
Jika hak atas tanah dan bangunan dicatat sebesar biaya If the land rights and buildings are recorded at cost, book
perolehan, nilai buku atas hak atas tanah dan bangunan pada value of land rights landrights and buildings as of
tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: December 31, 2022 are as follows:
2022
Hak atas tanah 5.046.115.250 Land rights
Bangunan 24.129.750.756 Building
Jumlah 29.175.866.006 Total
- 59 -
Page 63
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. ASET TETAP (lanjutan) 13. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT (continued)
Aset tetap kecuali tanah diasuransikan terhadap risiko Property, plant and equipment except for land are covered
kebakaran dan risiko kerugian lainnya kepada by insurance against losses by fire and other risks with
PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan PT Asuransi Central Asia with insurance coverage of
sebesar Rp53.394.845.978 dan Rp53.394.845.978 masing- Rp53,394,845,978 and Rp53,394,845,978 as of March 31,
masing pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. 2025 and December 31, 2024, respectively.
Manajemen telah mengkaji ulang estimasi umur ekonomis, Management has undertaken a review of the estimated
nilai residu dan metode penyusutan aset tetap dan useful lives, residual values and depreciation method of
menyimpulkan bahwa tidak ada perubahan metode dan fixed assets and concluded that there was no change in the
asumsi pada tanggal 31 Maret 2025. methods and assumptions as of March 31, 2025.
Tidak terdapat aset tetap yang dijaminkan oleh Bank pada There are no fixed assets pledged by the Bank as of March
tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. 31, 2025 and December 31, 2024.
Berdasarkan penelaahan manajemen Bank, tidak terdapat Based on the assessment made by the management of the
kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang Bank, there was no events or changes in circumstances
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada which indicates an impairment in the value of fixed assets
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. as of March 31, 2025 and December 31, 2024.
Bank menyewa beberapa aset termasuk gedung kantor dan The Bank had leased a number of assets which include
kendaraan. Rata-rata masa sewa adalah 3 tahun. office building and vehicles. The average lease term is
3 years.
Bank telah melakukan revaluasi pada tahun 2021. The bank has conducted a revaluation in 2021. The
Manajemen memutuskan untuk melakukan revaluasi management decided to conduct a re-evaluation in 2025.
kembali pada tahun 2025.
Aset hak-guna pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Right-of-use assets as of March31, 2025 and December 31,
Desember 2024 adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
31 Maret/ March 31, 2025
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Balance Additions Disposals Ending balance
Biaya perolehan Cost
Bangunan 5.560.566.597 1.765.500.000 2.043.749.995 5.282.316.602 Buildings
Kendaraan bermotor 1.658.790.999 - - 1.658.790.999 Vehicles
Jumlah 7.219.357.596 1.765.500.000 2.043.749.995 6.941.107.601 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 3.825.383.574 - 1.670.161.256 2.155.222.318 Buildings
Kendaraan bermotor 452.673.571 238.489.345 - 691.162.916 Vehicles
Jumlah 4.278.057.145 238.489.345 1.670.161.256 2.846.385.234 Total
Nilai buku bersih 2.941.300.451 4.094.722.367 Net book value
- 60 -
Page 64
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. ASET TETAP (lanjutan) 13. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT (continued)
Aset hak-guna pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Right-of-use assets as of December 31, 2024 and 2023 are
adalah sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Balance Additions Disposals Ending balance
Biaya perolehan Cost
Bangunan 5.210.566.597 350.000.000 - 5.560.566.597 Buildings
Kendaraan bermotor 1.074.124.127 1.658.790.999 1.074.124.127 1.658.790.999 Vehicles
Jumlah 6.284.690.724 2.008.790.999 1.074.124.127 7.219.357.596 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 2.689.126.077 1.136.257.497 - 3.825.383.574 Buildings
Kendaraan bermotor 966.054.431 560.743.267 1.074.124.127 452.673.571 Vehicles
Jumlah 3.655.180.508 1.697.000.764 1.074.124.127 4.278.057.145 Total
Nilai buku bersih 2.629.510.216 2.941.300.451 Net book value
14. ASET TAKBERWUJUD 14. INTANGIBLE ASSETS
31 Maret/ March 31, 2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Disposal balance
Harga perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 27.682.896.101 - - 27.682.896.101 Software
Akumulasi Accumulated
amortisasi amortization
Perangkat lunak 22.202.076.788 685.102.351 - 22.887.179.139 Software
Jumlah – bersih 5.480.819.313 4.795.716.962 Total - net
31 Desember/ December 31, 2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Disposal balance
Harga perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 23.122.896.101 4.560.000.000 - 27.682.896.101 Software
Akumulasi Accumulated
amortisasi amortization
Perangkat lunak 18.401.257.976 3.800.818.812 - 22.202.076.788 Software
Jumlah – bersih 4.721.638.125 5.480.819.313 Total - net
Beban amortisasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada Amortisation expense for the years ended March31, 2025
tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 adalah and December 31, 2024 amounted to Rp Rp2,174,317,969
sebesar Rp2.174.317.969 dan Rp1.823.978.306 yang and Rp1,823,978,306, respectively, charged to general and
dibebankan dalam beban umum dan administrasi (Catatan administrative expenses (Note 30).
30).
- 61 -
Page 65
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH 15. FORECLOSED ASSETS
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Agunan yang diambil alih 134.419.607.778 134.419.607.778 Foreclosed assets
Dikurangi: Cadangan kerugian (52.692.390.918) (38.184.390.918) Less: Allowance for impairment
penurunan nilai losses
Jumlah – bersih 81.727.216.860 96.235.216.860 Total – net
Agunan yang diambil alih merupakan jaminan kredit dalam Foreclosed assets represent collaterals on loan in the form
bentuk tanah dan bangunan yang telah diambil alih Bank. of land and buildings that have been foreclosed by the
Bank.
Bank telah melakukan upaya penyelesaian atas agunan yang The Bank has taken actions for the resolution of foreclosed
diambil alih untuk memenuhi Peraturan Bank Indonesia asset as required by Bank Indonesia under regulation
No. 14/15/PBI/2012 Bab IV tanggal 24 Oktober 2012 dan No. 14/15/PBI/2012 Chapter IV dated October 24, 2012
POJK 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset and POJK 40/POJK.03/2019 concerning Asset Quality
Bank Umum yang berlaku 1 Januari 2020. Assessment for Commercial Banks which is effective on
January 1, 2020.
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal 31 The changes in the allowance for impairment losses as of
Maret 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: March 31, 2025 and December 31, 2024, are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 38.184.390.918 39.934.390.918 Balance at beginning of year
Penambahan cadangan selama tahun 14.508.000.000 17.000.000.000 Additional allowance during the year
berjalan (Catatan 28) (Note 28)
Penjualan agunan yang diambil alih - (18.750.000.000) Sell of foreclosed collateral
Saldo akhir periode 52.692.390.918 38.184.390.918 Balance at end of period
16. ASET LAIN-LAIN 16. OTHER ASSETS
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Pendapatan bunga yang masih harus 22.159.996.724 21.565.060.243 Accrued interest receivables
diterima
Biaya dibayar dimuka 14.179.860.903 13.225.446.025 Prepaid expenses
Beban yang ditangguhkan 228.983.186 242.756.936 Deferred expenses
Lainnya 11.176.073.590 4.441.043.683 Others
Jumlah 47.744.914.403 39.474.306.887 Total
17. LIABILITAS SEGERA 17. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
Biaya yang masih harus dibayar 1.716.443.220 606.061.182 Accrued expenses
Bunga yang masih harus dibayar 98.399.334 98.399.334 Accrued interest
Kiriman uang 228.352 228.352 Fund transfers
Sub jumlah 1.815.070.906 704.688.868 Sub total
Mata uang asing Foreign currencies
Kiriman uang 14.324.720 13.470.344 Fund transfers
Bunga yang masih harus dibayar - - Accrued interest
Biaya yang masih harus dibayar - - Accrued expenses
Sub jumlah 14.324.720 13.470.344 Sub total
Jumlah 1.829.395.626 718.159.212 Total
- 62 -
Page 66
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN DARI NASABAH 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
31 Maret/ March 31, 2025
Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Jumlah/
Related parties Third parties Total
Rupiah Rupiah
Giro - 401.131.221.788 401.131.221.788 Current accounts
Tabungan 1.351.549.019 90.847.151.399 92.198.700.418 Savings accounts
Deposito berjangka 2.405.476.586 1.946.081.789.170 1.948.487.265.756 Time deposits
Sub jumlah 3.757.025.605 2.438.060.162.357 2.441.817.187.962 Sub total
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Giro 258.698.829 107.897.597.757 108.156.296.586 Current accounts
Deposito berjangka - 743.197.447.721 743.197.447.721 Time deposits
Sub jumlah 258.698.829 851.095.045.478 851.353.744.307 Sub total
Jumlah 4.015.724.434 3.289.155.207.835 3.293.170.932.269 Total
31 Desember/ December 31, 2024
Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Jumlah/
Related parties Third parties Total
Rupiah Rupiah
Giro - 383.906.724.886 383.906.724.886 Current accounts
Tabungan 975.540.146 95.484.586.609 96.460.126.755 Savings accounts
Deposito berjangka 4.801.653.556 1.889.601.113.181 1.894.402.766.737 Time deposits
Sub jumlah 5.777.193.702 2.368.992.424.676 2.374.769.618.378 Sub total
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Giro 235.601.347 97.314.024.692 97.549.626.039 Current accounts
Deposito berjangka - 630.386.681.140 630.386.681.140 Time deposits
Sub jumlah 235.601.347 727.700.705.832 727.936.307.179 Sub total
Jumlah 6.012.795.049 3.096.693.130.508 3.102.705.925.557 Total
Pada tanggal 31Maret 2025 dan 31 Desember 2024, Bank As of March 31, 2025 and December 31, 2024, the Bank is
adalah peserta dari program penjaminan Lembaga Penjamin a participant of the insurance program of Deposit
Simpanan (Catatan 36). Insurance Corporation (Note 36).
a. Giro dan Tabungan a. Current Accounts and Savings Accounts
2024 2024
Tingkat bunga efektif rata-rata Average annual effective interest
per tahun: rates:
Giro Current accounts
Rupiah 0,25% 0,25% Rupiah
Dollar Amerika Serikat 0,25% 0,25% United States Dollar
Tabungan Savings accounts
Rupiah 1,43% 1,49% Rupiah
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, As of March 31, 2025 and December 31, 2024, there
tidak ada giro dan tabungan yang diblokir dan were no current account and savings account which
dijadikan jaminan kredit. were blocked nor pledged as loan.
- 63 -
Page 67
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Deposito Berjangka b. Time Deposits
2025 2024
Tingkat bunga efektif rata-rata Average annual effective interest rates:
per tahun:
Rupiah 4,87% 4,64% Rupiah
Dollar Amerika Serikat 4,18% 3,96% United States Dollar
Klasifikasi deposito berjangka berdasarkan jangka The classification of time deposits based on maturity
waktu dan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo dates and remaining period to maturity dates are as
adalah sebagai berikut: follows:
Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu: Time deposits by time period:
31 Maret/ March 31, 2025
Pihak berelasi/ Related parties Pihak ketiga/ Third parties
Dollar Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
Rupiah/ United States Rupiah/ United States Jumlah/
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
1 bulan 2.395.396.017 - 593.789.534.721 82.939.635.410 679.124.566.148 1 month
> 1 bulan 10.080.569 - 1.352.292.254.449 660.257.812.311 2.012.560.147.329 > 1 month
Jumlah 2.405.476.586 - 1.946.081.789.170 743.197.447.721 2.691.684.713.477 Total
31 Desember/ December 31, 2024
Pihak berelasi/ Related parties Pihak ketiga/ Third parties
Dollar Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
Rupiah/ United States Rupiah/ United States Jumlah/
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
1 bulan 4.791.653.556 - 608.358.150.707 42.049.688.037 655.199.492.300 1 month
> 1 bulan 10.000.000 - 1.281.242.962.474 588.336.993.103 1.869.589.955.577 > 1 month
Jumlah 4.801.653.556 - 1.889.601.113.181 630.386.681.140 2.524.789.447.877 Total
Deposito berjangka berdasarkan sisa umur sampai Time deposits by remaining periods to maturity dates:
dengan saat jatuh tempo:
31 Maret/ March 31, 2025
Pihak berelasi/ Related parties Pihak ketiga/ Third parties
Dollar Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
Rupiah/ United States Rupiah/ United States Jumlah/
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
1 bulan 2.395.396.017 - 882.223.932.680 202.440.071.854 1.087.059.400.551 1 month
> 1 bulan 10.080.569 - 1.063.857.856.490 540.757.375.867 1.604.625.312.926 > 1 month
Jumlah 2.405.476.586 - 1.946.081.789.170 743.197.447.721 2.691.684.713.477 Total
31 Desember/ December 31, 2024
Pihak berelasi/ Related parties Pihak ketiga/ Third parties
Dollar Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
Rupiah/ United States Rupiah/ United States Jumlah/
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
1 bulan 4.791.653.556 - 878.237.852.893 208.441.519.074 1.091.471.025.523 1 month
> 1 bulan 10.000.000 - 1.011.363.260.288 421.945.162.066 1.433.318.422.354 > 1 month
Jumlah 4.801.653.556 - 1.889.601.113.181 630.386.681.140 2.524.789.447.877 Total
- 64 -
Page 68
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Deposito Berjangka (lanjutan) b. Time Deposits (continued)
Deposito berjangka yang diblokir dan dijadikan Time deposits which are blocked and pledged as loan
jaminan pinjaman dan hal lain sebesar collateral and others amounted to Rp412,506,367,594
Rp412.506.367.594 dan USD1.961.061 pada and USD1,961,061 as of March 31, 2025 and
tanggal 31 Maret 2025 dan Rp395.779.608.077 dan Rp395,779,608,077 and USD1,954,429 as of December
USD1.954.429 pada tanggal 31 Desember 2024. 31, 2024.
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Simpanan dari bank lain berdasarkan jenis dan mata uangg Deposits from other banks by type and currency consist of:
terdiri dari:
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Giro 70.791.789 61.585.611 Current accounts
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Interbank Call Money - 209.235.000.000 Interbank Call Money
Jumlah 70.791.789 209.296.585.611 Total
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka - - Time deposits
Jumlah 70.791.789 209.296.585.611 Total
Tingkat bunga efektif rata-rata Average annual effective interest rates:
per tahun:
Rupiah Rupiah
Giro - - Current accounts
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Interbank Call Money - 5,11% Interbank Call Money
Pada 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat As of March 31, 2025 and December 31, 2024, there were no
simpanann dari bank lain yang dijadikan jaminan atas kredit deposits from other banks that were pledged as loan
yangg diberikan. collateral.
20. PERPAJAKAN 20. TAXATION
a. Utang Pajak a. Taxes Payable
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Pajak Penghasilan Income Taxes
Taksiran Pajak Tahun Berjalan 3.682.491.977 - Estimated Current Year Tax
Pasal 4(2) 2.142.629.738 2.082.631.133 Article 4(2)
Pasal 21 898.063.822 171.476.767 Article 21
Pasal 23/26 89.615.581 28.555.489 Article 23/26
Pasal 29 44.672 44.672 Article 29
Lainnya 68.867.593 8.723.660 Others
Jumlah 6.881.713.383 2.291.431.721 Total
- 65 -
Page 69
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
b. Aset Pajak Tangguhan – Bersih b. Deferred Tax Assets – Net
2025
Dikreditkan (dibebankan)/
Credited (charge) to
Penghasilan
Komprehensif
lain/
Saldo awal/ Other
Beginning Laba rugi/ Comprehensive Penyesuaian/ Saldo akhir/
Balance Profit or loss Income Adjustment Ending balance
Aset (liabilitas) Deferred tax assets
pajak tangguhan (liabilities)
Cadangan kerugian 24.844.095.028 - - - 24.844.095.028 Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Liabilitas imbalan 4.161.501.350 - - - 4.161.501.350 Post-employment
pascakerja benefits liabilities
Revaluasi aset tetap (8.324.574.975) - - - (8.324.574.975) Revaluation of fixed
assets
Jumlah - bersih 20.681.021.403 - - - 20.681.021.403 Total – net
2024
Dikreditkan (dibebankan)/
Credited (charge) to
Penghasilan
Komprehensif
lain/
Saldo awal/ Other
Beginning Laba rugi/ Comprehensive Penyesuaian/ Saldo akhir/
Balance Profit or loss Income Adjustment Ending balance
Aset (liabilitas) Deferred tax assets
pajak tangguhan (liabilities)
Cadangan kerugian 27.495.734.623 (2.651.639.595 - - 24.844.095.028 Allowance for
penurunan nilai ) impairment losses
Liabilitas imbalan 4.155.112.140 25.346.740 (18.957.530) - 4.161.501.350 Post-employment
pascakerja benefits liabilities
Revaluasi aset tetap (8.324.574.975) - - - (8.324.574.975) Revaluation of fixed
Assets
Jumlah - bersih 23.326.271.788 (2.626.292.855) (18.957.530) - 20.681.021.403 Total – net
- 66 -
Page 70
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
b. Aset Pajak Tangguhan – Bersih (lanjutan) b.Deferred Tax Assets – Net (continued)
Sesuai dengan ketentuan peralihan dalam Peraturan Based on the transitional provisions in the Regulation of
Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 74 the Minister of Finance of the Republic of Indonesia
Tahun 2024, Bank telah melaksanakan perhitungan Number 74 of 2024, the Bank has calculated the carrying
nilai tercatat cadangan piutang tak tertagih untuk awal value of the allowance for doubtful accounts for the
tahun fiskal 2024 dan selisih lebih sebesar beginning of the fiscal year 2024 and the excess of
Rp47.207.243.785 akan diakui sebagai biaya yang Rp47,207,243,785 will be recognized as an expense
dibebankan untuk tahun fiskal 2024 sebesar charged for the fiscal year 2024 of Rp6,370,000,000 and
Rp6.370.000.000 dan tahun fiskal 2025 sebesar the fiscal year 2025 of Rp40,837,243,785. In relation to
Rp40.837.243.785. Terkait dengan hal tersebut, aset this, the deferred tax assets that will be utilized by the
pajak tangguhan yang akan dimanfaatkan Bank pada Bank in the fiscal year 2024 amounting to
tahun fiskal 2024 sebesar Rp1.401.400.000 dan tahun Rp1,401,400,000 and the fiscal year 2025 amounting to
fiskal 2025 sebesar Rp8.984.193.633. Rp8,984,193,633.
Manajemen berpendapat bahwa aset pajak tangguhan Management believes that the deferred tax assets arising
yang timbul dari perbedaan temporer diperkirakan from temporary differences can be realised in future
dapat direalisasikan pada periode mendatang. Pada periods. As of December 31, 2024 and 2023, the
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, manajemen tidak management did not recognise deferred tax asset from
mengakui aset pajak tangguhan dari akumulasi rugi accumulated fiscal losses since the management believes
fiskal karena manajemen berkeyakinan bahwa rugi that these fiscal losses cannot be recovered through
fiskal tersebut tidak dapat terpulihkan kembali melalui sufficient future taxable income.
penghasilan kena pajak masa depan secara memadai.
c. Administrasi c. Administration
Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, Bank Under the taxation laws in Indonesia, the Bank
melaporkan/menyetorkan pajak berdasarkan prinsip submit/pay tax returns on the basis of self-assessment.
self-assesment. Direktorat Jenderal Pajak dapat The Directorate General of Tax may assess or amend
menetapkan/mengubah pajak-pajak tersebut dalam taxes within the statute of limitations under the prevailing
jangka waktu tertentu sesuai peraturan yang berlaku. regulations.
- 67 -
Page 71
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA 21.POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
Sejak Januari 2015, Bank menyelenggarakan program Since January 2015, the Bank has defined contribution
pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetapnya dan pension plan that cover all permanent employees and
dikelola serta diadministrasikan oleh PT Asuransi Jiwa managed by PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia which is
Manulife Indonesia yang merupakan pihak ketiga Bank. the Bank’s third party.
Bank membukukan imbalan kerja (termasuk dana pensiun) The Bank provides employee benefits (including pension
sesuai dengan perjanjian kesepakatan antara Bank dan fund) in accordance with agreements between the Bank
karyawan yang telah disesuaikan dengan Undang-Undang and employees which has complied with the Labor Law. The
Ketenagakerjaan. Liabilitas imbalan pascakerja karyawan post-employment benefits liabilities is calculated based on
dihitung berdasarkan perhitungan aktuaris yang dilakukan actuarial calculations made by Actuarial Consulting Office
oleh Kantor Konsultan Aktuaria Enny Diah Awal dan Enny Diah Awal and Actuarial Consulting Office Steven &
Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Maurits, aktuaris Maurits, an independent actuary, for the years
independen, untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal ended December 31, 2024 and 2023, in its reports dated
31 Desember 2024 dan 2023, dalam laporannya masing- January 16, 2025 and March 14, 2024, respectively.
masing pada tanggal 16 Januari 2025 dan 14 Maret 2024.
Mutasi liabilitas bersih yang diakui di dalam laporan posisi The changes in the net liability recognised in the statement
keuangan adalah sebagai berikut: of financial position are as follows:
2025 2024
Saldo awal 20.046.809.112 20.017.767.248 Beginning balance
Beban tahun berjalan 625.050.000 115.212.453 Expense during the year
Biaya yang diakui pada penghasilan - (86.170.589) Cost recognised in other comprehensive
komprehensif lain income
Saldo akhir 20.671.859.112 20.046.809.112 Ending balance
Risiko Suku Bunga Interest Rate Risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit obligation is
menggunakan tingkat diskonto ditentukan dengan mengacu calculated using a discount rate determined by reference to
pada tingkat pengembalian pasar atas obligasi pemerintah. market yields of government bonds. Generally, a decrease
Umumnya, penurunan suku bunga dari obligasi pemerintah in the interest rate of a government bonds will increase the
akan meningkatkan kewajiban program. plans obligation.
Risiko Tingkat Kenaikan Gaji Salary Growth Rate Risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan estimasi The present value of the defined benefit obligation is
tingkat kenaikan gaji, semakin tinggi tingkat kenaikan gaji calculated using the estimated of salary growth rate, higher
akan menyebabkan semakin besarnya kewajiban. salary growth rate will lead to higher obligation.
- 68 -
Page 72
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan) 21. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
(continued)
Risiko Tingkat Kenaikan Gaji (lanjutan) Salary Growth Rate Risk (continued)
Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian The key assumptions used by the actuary as of March 31,
aktuaria pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 2025 and December 31, 2024 were carried out using the
adalah sebagai berikut: following key assumptions:
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Tingkat diskonto 6,09% 6,09% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 5,00% 5,00% Salary increment rate
Tingkat kematian TMI 4 TMI 4 Mortality rate
Tingkat pengunduran diri 5% per tahun sampai usia 25 dan 5% per tahun sampai usia 25 Resignation rate
menurun secara linear ke 1% di dan menurun secara linear ke
usia 45 tahun dan setelahnya/ 1% di usia 45 tahun dan
5% p.a up to age 25 years old setelahnya/
and reducing linearly to 1% p.a 5% p.a up to age 25 years old
at age 45 years old and and reducing linearly to 1% p.a
thereafter at age 45 years old and
thereafter
Tingkat pensiun normal 100% 100% Normal retirement rate
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan Significant actuarial assumptions for the determination of
kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan the defined obligation are discount rate and expected salary
kenaikan gaji yang diharapkan. Sensitivitas analisis di growth. The sensitivity analysis below has been determined
bawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing perubahan based on reasonably possible changes of the respective
asumsi yang mungkin terjadi pada akhir periode pelaporan, assumptions occurring at the end with all other assumptions
dengan semua asumsi lain konstan. held constant.
- 69 -
Page 73
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. LIABILITAS LAIN-LAIN 22. OTHER LIABILITIES
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Bunga yang masih harus dibayar 9.955.066.714 11.275.621.210 Accrued interest
Liabilitas sewa 1.124.356.843 1.260.412.259 Lease liabilities
Setoran jaminan 744.500.000 744.000.000 Security deposits
Lainnya 4.068.114.806 2.531.681.063 Others
Jumlah 15.892.038.363 15.811.714.532 Total
Bunga yang Masih Harus Dibayar Accrued Interest
Merupakan bunga yang masih harus dibayar atas simpanan Represents accrued interest on deposits from customers
dari nasabah dan simpanan dari bank lain. and deposits from other banks.
Liabilitas Sewa Lease Liabilities
Liabilitas sewa merupakan liabilitas Bank atas sewa Lease liabilities refer to the Bank's liability for leasing
bangunan dan kendaraan kantor pusat dan cabang. buildings and vehicles at the head office and branches.
Pembayaran sewa selama tahun 2025 dan 2024 masing- Rental payments during 2025 and 2024 amounted to
masing berjumlah Rp136.055.416 dan Rp495.763.632. Rp495,763,632 and Rp495,763,632.
Analisis jatuh tempo liabilitas lain-lain terkait sewa adalah The maturity analysis of other liabilities related to lease is
sebagai berikut: as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
1 Tahun 21.307.387 31.724.341 1 Year
2 Tahun 1.103.049.456 1.228.687.918 2 Years
Jumlah 1.124.356.843 1.260.412.259 Total
Setoran Jaminan Security Deposits
Merupakan setoran jaminan atas sewa safe deposit dan letter Represents security deposits of safe deposit rentals and
of credit. letter of credit.
Lainnya Others
Liabilitas lainnya terdiri dari titipan kliring dan lainnya. Others account consists of suspense account and others.
Estimasi nilai wajar dari liabilitas lain-lain yang merupakan The estimated fair value of other liabilities, which are non-
liabilitas tanpa suku bunga dan tanpa jangka waktu adalah interest bearing liabilities and with indefinite term,
jumlah yang harus dikembalikan saat ada permintaan. Pada is the amount that should be payable on demand. As of
tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, nilai wajar March 31, 2025 and December 31, 2024, fair value of these
dari liabilitas ini adalah sebesar nilai tercatatnya. financial liabilities is its carrying value.
- 70 -
Page 74
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. MODAL SAHAM 23. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Bank pada tanggal 31 Maret 2025 The compositions of the Bank’s shareholders as of March
dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 31, 2025 and December 31, 2024 are as follows:
31 Maret/ March 31, 2025
Persentase Modal ditempatkan
kepemilikan/ dan disetor penuh/
Jumlah saham/ Percentage Issued and fully
Number of shares of ownership paid capital
Pemegang Saham Shareholders
Bank of India 3.355.488.000 90,96% 671.097.600.000 Bank of India
PT Panca Mantra Jaya 184.037.991 4,99% 36.807.598.200 PT Panca Mantra Jaya
Deepak Rupo Chugani 61.954.784 1,68% 12.390.956.800 Deepak Rupo Chugani
Prakash Rupchand Chugani 20.736.723 0,56% 4.147.344.600 Prakash Rupchand Chugani
Dilip Rupo Chugani 20.560.023 0,56% 4.112.004.600 Dilip Rupo Chugani
Masyarakat Public
(masing-masing di bawah 5%) 46.089.324 1,25% 9.217.864.800 (below 5% each)
Jumlah 3.688.866.845 100% 737.773.369.000 Total
31 Desember/ December 31, 2024
Persentase Modal ditempatkan
kepemilikan/ dan disetor penuh/
Jumlah saham/ Percentage Issued and fully
Number of shares of ownership paid capital
Pemegang Saham Shareholders
Bank of India 3.355.488.000 90,96% 671.097.600.000 Bank of India
PT Panca Mantra Jaya 184.037.991 4,99% 36.807.598.200 PT Panca Mantra Jaya
Deepak Rupo Chugani 61.954.784 1,68% 12.390.956.800 Deepak Rupo Chugani
Prakash Rupchand Chugani 20.736.723 0,56% 4.147.344.600 Prakash Rupchand Chugani
Dilip Rupo Chugani 20.560.023 0,56% 4.112.004.600 Dilip Rupo Chugani
Masyarakat Public
(masing-masing di bawah 5%) 46.089.324 1,25% 9.217.864.800 (below 5% each)
Jumlah 3.688.866.845 100% 737.773.369.000 Total
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Based on The Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) yang didokumentasikan dalam akta Shareholders which is documented in deed no. 31 September
No. 31 tanggal 28 September 2022, di hadapan Winter 28, 2022, before Winter Sigiro, S.H., M.H., Notary in
Sigiro, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, para pemegang saham Jakarta, the Bank's shareholders agreed on several matters
Bank menyetujui beberapa hal diantaranya; including;
a. Penambahan modal ditempatkan dan disetor penuh Bank a. by granting Preemptive Rights (HMETD) IV to issue a
dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih maximum of 1,650,000,000 shares with a nominal value
Dahulu (HMETD) IV untuk mengeluarkan sebanyak- of Rp200 (full amount) per share, or a maximum of
banyaknya 1.650.000.000 lembar saham dengan nilai Rp330,000,000,000.
nominal Rp200 (nilai penuh) per saham, atau sebanyak-
banyaknya sebesar Rp330.000.000.000.
b. Bahwa berdasarkan laporan hasil Penawaran Umum b. Whereas based on the report on the results of the
Terbatas (PUT IV) dari PT Adimitra Jasa Korpora selaku Limited Public Offering (PUT IV) from PT Adimitra
Biro Administrasi Efek, jumlah seluruh saham yang Jasa Korpora as the Securities Administration Bureau,
telah diterbitkan baik saham dari hasil pelaksanaan PUT the total number of shares that have been issued, both
IV maupun yang berasal dari pesanan tambahan dalam shares resulting from the implementation of PUT IV and
PUT IV adalah sebanyak 1.000.061.478 saham. Dengan those originating from additional orders in PUT IV, is
demikian jumlah saham yang telah diterbitkan oleh Bank 1,000,061,478 shares. Thus the number of shares issued
sampai dengan berakhirnya PUT IV menjadi by the Bank until the end of PUT IV was 2,388,861,478
2.388.861.478 saham. shares.
- 71 -
Page 75
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. MODAL SAHAM (lanjutan) 23. SHARE CAPITAL (continued)
Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum The amendment has been approved by the Minister of
dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusan Law and Human Rights in a Decree
No. AHU 0194919.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal No. AHU 0194919.AH.01.11.TAHUN 2022 dated
30 September 2022. September 30, 2022.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Based on The Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) yang didokumentasikan dalam Shareholders which is documented in deed No. 08 November
akta No. 08 Tanggal 15 November 2022, di hadapan 15, 2022, before Winter Sigiro, S.H., M.H., Notary in
Winter Sigiro SH., M.H., Notaris di Jakarta, para pemegang Jakarta, the Bank's shareholders agreed on several matters
saham Bank menyetujui beberapa hal diantaranya: including;
a. Penambahan Modal Dasar Perseroan yang semula a. The increase in the Company's Authorized Capital
sebesar 3.450.000.000 saham dengan nilai nominal which was originally 3,450,000,000 shares with a
sebesar Rp200 atau seluruhnya sebesar nominal value of Rp200 or a total of
Rp690.000.000.000 ditambah menjadi sebesar Rp690,000,000,000 was increased to 11,000,000,000
11.000.000.000 saham dengan nilai nominal sebesar shares with a nominal value of
Rp200 atau seluruhnya sebesar Rp2.200.000.000.000. Rp200 or a total of Rp2,200,000,000,000.
b. Penambahan modal ditempatkan dan disetor penuh Bank b. by granting Preemptive Rights (HMETD) V to issue a
dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih maximum of 2,400,000,000 shares with a nominal
Dahulu (HMETD) V untuk mengeluarkan value of Rp200 (full amount) per share, or a maximum
sebanyak-banyaknya 2.400.000.000 lembar saham of Rp480,000,000,000.
dengan nilai nominal Rp200 (nilai penuh) per saham,
atau sebanyak-banyaknya sebesar Rp480.000.000.000.
c. Bahwa berdasarkan laporan hasil Penawaran Umum c. Whereas based on the report on the results of the
Terbatas (PUT V) dari PT Adimitra Jasa Korpora selaku Limited Public Offering (PUT V) from PT Adimitra
Biro Administrasi Efek, jumlah seluruh saham yang Jasa Korpora as the Securities Administration Bureau,
telah diterbitkan baik saham dari hasil pelaksanaan the total number of shares that have been issued, both
PUT V maupun yang berasal dari pesanan tambahan shares resulting from the implementation of PUT V and
dalam PUT V adalah sebanyak 1.300.005.367 saham. those originating from additional orders in PUT V, is
Dengan demikian jumlah saham yang telah diterbitkan 1,300,005,367 shares. Thus the number of shares
oleh Bank sampai dengan berakhirnya PUT V menjadi issued by the Bank until the end of PUT V was
3.688.866.845 saham. 3,688,866,845 shares.
Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan The amendement was approved by the Minister of Justice
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat and Human Rights of the Republic of Indonesia on its
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0063099 tanggal 12 Mei Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0063099 dated May 12,
2023. 2023.
24. TAMBAHAN MODAL DISETOR 24. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Right issue tahun 2002 1.703.948.954 1.703.948.954 Rights issue in 2002
Penawaran umum terbatas I tahun 2008 27.198.056.100 27.198.056.100 Limited public offering I in 2008
Penawaran umum terbatas II tahun 2014 449.399.315.760 449.399.315.760 Limited public offering II in 2014
Penawaran umum terbatas III tahun 2017 558.083.314.326 558.083.314.326 Limited public offering III in 2017
Penawaran umum terbatas III tahun 2018 25.385.824.570 25.385.824.570 Limited public offering III in 2018
Penawaran umum terbatas IV tahun 2022 796.899.151.661 796.899.151.661 Limited public offering IV in 2022
Penawaran umum terbatas V tahun 2023 1.036.484.293.600 1.036.484.293.600 Limited public offering V in 2023
Koreksi peyesuaian biaya emisi saham 99.997.316 99.997.316 Correction of adjustment to share
PUT V issuance costs for right issue V
Jumlah 2.895.253.902.287 2.895.253.902.287 Total
Koreksi penyesuaian biaya emisi saham pada tanggal The adjustment correction for share issuance costs in
31 Desember 2024 sebesar Rp99.997.316 berasal dari December 31, 2024, amounting to Rp99,997,316,
pengembalian kelebihan biaya emisi saham penawaran originates from the refund of excess share issuance costs
umum terbatas V (PUT V) pada 1 November 2024. from the Limited Public Offering V (PUT V) in November
1, 2024.
- 72 -
Page 76
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan) 24. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL (continued)
Tambahan modal disetor/agio saham pada tanggal The additional paid-in capital/share premium on
31 Desember 2023 sebesar Rp1.036.484.293.600 berasal December 31, 2023 in the amount of Rp1,036,484,293,600
dari penawaran umum terbatas V (PUT V) sebesar arise from the limited public offering V (PUT V) amounted
Rp1.040.004.293.600 dikurangi dengan biaya-biaya emisi to Rp1,040,004,293,600 less the costs of issuing shares at
penerbitan saham pada PUT V sebesar Rp3.520.000.000. PUT V amounted to Rp3,520,000,000.
25. DANA SETORAN MODAL 25. CAPITAL DEPOSIT FUNDS
Sehubungan dengan rencana Bank melakukan Penawaran In connection with the Bank's plan to conduct a Limited
Umum Terbatas dengan memberikan Hak Memesan Efek Public Offering by providing Preemptive Rights IV
Terlebih Dahulu IV (HMETD IV), pada bulan Desember (HMETD IV), in December 2021, the Bank has received an
2021, Bank telah menerima setoran modal awal dari initial capital deposit from the controlling shareholder of
pemegang saham pengendali Bank of India sebesar Bank of India in the amount of Rp1,000,000,000,000. As of
Rp1.000.000.000.000. Pada tanggal 31 Desember 2022, nilai December 31, 2022, this value has been converted to share
tersebut telah dikonversi ke modal saham dan tambahan capital and additional paid-in capital in connection with the
modal disetor sehubungan dengan selesainya proses completion of the HMETD IV process (Notes 1c, 22, 23).
HMETD IV (Catatan 1c, 22 dan 23).
Sehubungan dengan rencana Bank melakukan Penawaran In connection with the Bank's plan to conduct a Limited
Umum Terbatas dengan memberikan Hak Memesan Efek Public Offering by granting Pre-emptive Rights V (HMETD
terlebih dahulu V (HMETD V), Pada tahun 2022, Bank V), in 2022, the Bank has received an initial capital deposit
telah menerima setoran modal awal dari pemegang saham from the controlling shareholder of Bank of India amounting
pengendali Bank of India sebesar Rp1.300.000.000.000. to Rp1,300,000,000,000. In 2023, this value has been
Pada tahun 2023, nilai tersebut telah dikonversi ke modal converted into share capital and additional paid-in capital
saham dan tambahan modal disetor sehubungan dengan in connection with the completion of the HMETD V process
selesainya proses HMETD V(Catatan 25). (Note 25).
26. PENDAPATAN BUNGA 26. INTEREST INCOME
2025 2024
Kredit 67.727.929.887 61.014.866.235 Loans
Efek-efek 35.769.857.390 29.110.113.705 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia 1.207.952.290 1.738.659.648 Placements with Bank Indonesia and
dan bank lain other banks
Jumlah 104.705.739.567 91.863.639.588 Total
27. BEBAN BUNGA 27. INTEREST EXPENSE
2024 2024
Simpanan Deposits
Deposito berjangka 34.055.469.880 26.806.678.697 Time deposits
Tabungan 319.689.937 631.637.557 Saving accounts
Giro 298.734.704 200.562.067 Current accounts
Interbank Call Money 458.996.372 - Interbank Call Money
Lainnya - 66.478.204 Others
Jumlah 35.132.890.893 27.705.356.525 Total
- 73 -
Page 77
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. (PEMBENTUKAN) PEMULIHAN CADANGAN 28. (PROVISION FOR) REVERSAL OF ALLOWANCE OF
KERUGIAN PENURUNAN NILAI ATAS ASET IMPAIRMENT LOSSES ON FINANCIAL AND NON-
KEUANGAN DAN NONKEUANGAN FINANCIAL ASSETS
2025 2024
Aset keuangan Financial assets
Kredit yang diberikan dan (17.541.318.131) (32.846.518.937) Loans and unused Loans
Kelonggaran Tarik
Aset nonkeuangan Non-financial assets
Agunan yang diambil alih (14.508.000.000) - Foreclosed asset (Note 15)
(Catatan 15)
Jumlah (32.049.318.131) (32.846.518.937) Total
29. TENAGA KERJA DAN TUNJANGAN 29. PERSONNEL AND BENEFITS
2025 2024
Gaji 8.958.098.423 8.777.441.278 Salaries
Tunjangan 4.313.327.452 3.835.060.588 Benefits
Tenaga kerja lainnya 1.590.790.404 1.499.451.280 Others
Jumlah 14.862.216.279 14.111.953.146 Total
30. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 30. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2025 2024
Komunikasi dan TI 4.907.224.412 7.852.167.567 Communication and IT
Penyusutan dan amortisasi (Catatan 13 2.174.317.969 1.823.978.306 Depreciation and amortization
dan 14) (Notes 13 and 14)
Pajak dan perijinan 489.439.826 1.957.976.261 Taxes and licenses
Barang cetak dan keperluan kantor 1.306.094.603 1.101.127.189 Printing and office supplies
Honorarium tenaga ahli 530.439.524 798.829.330 Professional fees
Perbaikan dan pemeliharaan 282.533.967 292.149.827 Repairs and maintenance
Transportasi 249.936.193 270.300.140 Transportation
Sewa 313.728.830 258.836.754 Rental
Iklan dan promosi 231.431.250 81.568.720 Advertisement and promotions
Asuransi 17.291.154 29.615.892 Insurance
Lain- lain 554.001.125 427.248.100 Others
Jumlah 11.056.438.853 14.893.798.086 Total
31. LABA PER SAHAM DASAR 31. BASIC PROFIT PER SHARE
Berikut ini adalah data yang digunakan untuk perhitungan Below are the data used to calculate the basic profit per
laba per saham dasar: share:
2025 2024
Laba bersih Net profit
Laba bersih untuk perhitungan laba per 13.056.107.969 7.699.542.774 Net profit for the calculation of basic
saham dasar profit per share
Jumlah saham Number of shares
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa 3.688.866.845 3.688.866.845 Weighted average ordinary shares for
untuk perhitungan laba per saham calculation of basic earnings per
dasar share
Laba per saham dasar 3,54 2,09 Basic profit per share
- 74 -
Page 78
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND
PIHAK-PIHAK BERELASI TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Dalam kegiatan normal usahanya, Bank juga mengadakan In the normal course of business, the Bank also entered
transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak yang into certain transactions with related parties.
berelasi.
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan Transactions with related parties are made based on terms
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah agreed by the parties, which may not be the same as those
pihak, yang mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang of the transaction between unrelated parties.
dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang signifikan The details of the relationship and type of significant
dengan pihak-pihak berelasi pada tanggal 31Maret 2025 dan transactions with related parties as of March 31, 2025 and
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2024 are as follows:
Pihak-pihak berelasi/ Sifat hubungan berelasi/ Jenis transaksi/
No. Related parties Nature of related party relationship Type of transactions
1 Bank of India Pemegang Saham/Shareholders Giro pada bank lain/ Current accounts with other
banks, Pinjaman singkat/ Call Money
2 Lungguk Gultom Komisaris Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
3 Handadjaja Sulaiman Komisaris Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
4 Jayaprakash Bharathan Direktur Utama Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
5 Chandra Sekhar Mukherjee Direktur Bisnis Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
6 Carolina Dina Rusdiana Direktur Operasional Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
7 Dennis Kusuma Halim Direktur Kepatuhan Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
8 Ajay Kapoor Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
9 Anurag Singh Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
10 Robby Chaiyadi Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
11 Arifin Siswidodo Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
12 Siti Yanti E Gultom Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
13 Muhammad Chotib Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
14 Erma Rumadja Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
15 Hary Suryawan Dwiputra Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
16 Arief Budi Winarto Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
17 Santoso Pribadi Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
18 Dwi Anita Kurniasih Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
19 Ibrahim Iman Utomo Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
20 Putu Puspitha Saraswati Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
21 Tjong Indrihartini Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
22 Putu Diyah Ayu Pitaloka Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
23 Rahmat Irfan Arfi Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
24 Indarmawan Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
25 Marthania Pratiwi Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
26 Cherly Pongarrang Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
27 Eka Surya Chandra Kakak Kandung Hary Suryawan Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
Dwiputra
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank juga In conducting its business, the Bank also entered into
mengadakan transaksi tertentu dengan pihak-pihak berelasi. certain transactions with related parties. According to the
Menurut manajemen Bank, transaksi-transaksi tersebut Bank’s management, transactions with related parties were
dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal seperti made at similar conditions and terms as those done with
yang dilakukan dengan pihak ketiga lainnya, kecuali third parties, except for loans to employees.
pinjaman yang diberikan kepada para karyawan. These transactions include the following:
Transaksi- transaksi tersebut meliputi:
a. Giro pada bank lain (Catatan 6) a. Current accounts with other banks (Note 6)
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, As of March 31, 2025 and December 31, 2024,
persentase giro pada bank lain kepada pihak berelasi percentages of current accounts with other banks to
terhadap jumlah keseluruhan giro pada bank lain masing- related parties to total current accounts with other
masing sebesar kurang lebih 18,46% dan 15,64%. banks are approximately 18,46% and 15,64%
respectively.
- 75 -
Page 79
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS
PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) WITH RELATED PARTIES (continued)
b. Kredit (Catatan 11) b. Loans (Note 11)
Pada tanggal laporan posisi keuangan, persentase kredit At the statements of financial position date, the
yang diberikan kepada pihak berelasi terhadap jumlah percentages of loans to related parties were 0,002% as
keseluruhan kredit yang diberikan adalah masing-masing of March 31, 2025 and December 31, 2024,
0,002% pada tanggal 31 Maret 2024 dan 0% pada respectively. Interest rates per annum on loans to
tanggal 31 Desember 2024. Tingkat bunga per tahun related parties were 6% in 2025 for Rupiah currency
untuk kredit yang diberikan kepada pihak berelasi adalah and 0% (no credit denominated in USD) for foreign
6% pada tahun 2025 untuk mata uang Rupiah dan 0% currency.
(tidak ada kredit dalam mata uang USD) untuk mata
uang asing.
c. Penempatan dana dari pihak-pihak berelasi dalam bentuk c. Placements of funds from related parties in the form of
simpanan (Catatan 18 dan 19) deposits (Notes 18 and 19)
- Giro - Current accounts
Pada tanggal laporan posisi keuangan, persentase At statements of financial position date, percentages
rekening giro pihak berelasi dari jumlah rekening of current accounts from related parties are 0.05%
giro adalah 0,05% dan 0,05% masing-masing pada and 0.05% of the total current accounts as of March
tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. Untuk 31, 2025 and December 31, 2024, respectively.
rekening giro Rupiah, tingkat suku bunga rata-rata Average interest rates on currents accounts in
yang diberikan adalah 0,25% dan 0,25% masing- Rupiah a 0.25% and 0.25% in 2025 and 2024,
masing pada tahun 2025 dan 2024. Sedangkan untuk respectively. Average interest rates for current
Dollar Amerika Serikat adalah 0,25% dan 0,25% accounts in United States Dollar are 0.25% and
masing-masing pada tahun 2025 dan 2024. 0.25% in 2025 and 2024, respectively.
- Tabungan - Saving accounts
Pada tanggal laporan posisi keuangan, persentase At statements of financial position date, percentages
tabungan pihak berelasi dari jumlah tabungan adalah of saving accounts from related parties accounted
1,47% dan 1,01% masing-masing pada tanggal for 1.47% and 1.01% of the total saving accounts as
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. Tingkat of March 31, 2025 and December 31, 2024,
bunga rata-rata yang diberikan adalah 1,43% dan respectively. Average interest rates on saving
1,49% masing-masing pada tahun 2025 dan 2024. accounts are 1.43% and 1.49% in 2025 and 2024,
respectively.
- Deposito berjangka - Time deposits
Pada tanggal laporan posisi keuangan, persentase At statements of financial position date, percentages
deposito berjangka pihak berelasi dari jumlah of time deposits from related parties accounted for
deposito berjangka adalah 0,09% dan 0,19% masing- 0.09% and 0.19% of the total time deposits as of
masing pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember March 31, 2025 and December 31, 2024,
2024. Untuk deposito berjangka Rupiah, tingkat respectively. Average interest rate for time deposits
bunga rata-rata yang diberikan adalah 4,87% dan in Rupiah is 4.87% and 4.64% in 2025 and 2024,
4,64% masing-masing pada tahun 2025 dan 2024. respectively. Average interest rates on time deposits
Untuk Dollar Amerika Serikat adalah 4,18% dan in United States Dollar are 4.18% and 3.96% in
3,96% masing-masing pada tahun 2025 dan 2024. 2025 and 2024, respectively.
- 76 -
Page 80
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS
PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) WITH RELATED PARTIES (continued)
c. Penempatan dana dari pihak-pihak berelasi dalam bentuk c. Placements of funds from related parties in the form of
simpanan (Catatan 18 dan 19) (lanjutan) deposits (Notes 18 and 19) (continued)
Saldo simpanan dari nasabah dan simpanan dari bank The balance of deposits from customers and deposits
lain dari pihak berelasi dapat diikhtisarkan sebagai from other banks with related parties are summarised
berikut: as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 2.405.476.586 4.801.653.556 Time deposits
Giro 258.698.829 235.601.347 Current accounts
Tabungan 1.351.549.019 975.540.146 Savings accounts
Sub jumlah 4.015.724.434 6.012.795.049 Sub total
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Interbank Call Money - 209.235.000.000 Interbank Call Money
Giro 70.791.789 61.585.611 Current accounts
Sub jumlah 70.791.789 209.296.585.611 Sub total
Jumlah 4.086.516.223 215.309.380.660 Total
Persentase terhadap jumlah 0,12% 6,41% Percentage to total liabilities
liabilitas
d. Liabilitas lain-lain (Catatan 22) d. Other liabilities (Note 22)
Saldo liabilitas komitmen dan kontinjensi kepada Outstanding commitments and contingent liabilities to
pihak-pihak berelasi pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 related parties as of March 31, 2025 and December 31,
Desember 2024 masing-masing sebesar Rp0. 2024 amounted to Rp0, respectively.
- 77 -
Page 81
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank has commitment and contingency receivables
kontinjensi sebagai berikut: and liabilities as follows:
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
KOMITMEN COMMITMENTS
Tagihan komitmen Commitment receivables
Rupiah Rupiah
Lainnya 50.229.104.293 49.716.912.491 Others
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Pembelian berjangka valuta asing 142.250.400.000 554.472.750.000 Purchase of foreign exchange
futures
Lainnya 21.148.685.914 20.764.640.097 Others
Jumlah tagihan komitmen 213.628.190.207 624.954.302.588 Total commitment receivables
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Rupiah Rupiah
Fasilitas kredit kepada nasabah 236.497.946.812 200.272.224.165 Unused loan commitments granted
yang belum digunakan to customers
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Fasilitas kredit kepada nasabah 23.844.158.770 19.922.638.863 Unused loan commitments granted to
yang belum digunakan Customers
L/C yang irrevocable dan masih - - Outstanding irrevocable letters of
berjalan credit
Penjualan berjangka valuta asing 67.018.320.000 337.995.000.000 Unsettled sales of foreign
yang belum selesai currencies forward
Jumlah liabilitas komitmen 327.360.425.582 558.189.863.028 Total commitment liabilities
Jumlah liabilitas komitmen – (113.732.235.375) 66.764.439.560 Total commitment liabilities – net
bersih
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Rupiah Rupiah
Lainnya 12.823.949.450 9.911.778.039 Others
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Lainnya 11.344.572.569 8.516.844.846 Others
Jumlah tagihan kontinjensi 24.168.522.019 18.428.622.885 Total contingent receivables
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Rupiah Rupiah
Penerbitan jaminan dalam bentuk 30.418.043.322 30.418.043.322 Bank guarantees issued
bank garansi
Jumlah liabilitas kontinjensi 30.418.043.322 30.418.043.322 Total contingent liabilities
Jumlah tagihan kontinjensi – (6.249.521.303) (11.989.420.437) Total contingent receivables – net
bersih
Jumlah liabilitas komitmen dan (119.981.756.678) 54.775.019.123 Total commitments and contingencies
kontinjensi liabilities
LAIN-LAIN OTHERS
Kredit hapus buku 816.183.290.648 821.955.101.073 Write-off
- 78 -
Page 82
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 33. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued)
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024, tidak As of March 31, 2025 and December 31, 2024, there were
terdapat komitmen yang mengalami penurunan nilai. no impairment on commitments.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan adanya Management believes that no expected credit losses is
kerugian kredit ekspektasian pada liabilitas komitmen. necessary on commitment liabilities.
34. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 34. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
Posisi aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing The balances of monetary assets and liabilities
pada tanggal laporan posisi keuangan adalah sebagai denominated in foreign currencies at statements of
berikut: financial position dates are as follows:
31 Maret/ March 31, 2025
Mata uang
asing/
Foreign Setara dalam Rp/
currencies Equivalent in Rp
Aset Assets
Kas USD 252.171 4.175.951.760 Cash
Giro pada Bank Indonesia USD 2.090.000 34.610.400.000 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain USD 2.1813.686 46.594.643.637 Current accounts with other banks
INR 911.901 175.969.553
GBP 5.179 110.731.554
SGD 5.139 63.508.857
EUR 3.024 53.903.359
JPY 1.154.968 127.052.255
HKD 67.751 144.286.506
Penempatan pada bank lain USD - - Placements with other banks
Kredit yang diberikan Loans
Pihak ketiga USD 48.371.823 801.037.392.523 Third parties
Cadangan kerugian penurunan (6.945.339) (115.014.813.177) Allowance for impairment losses
USD
nilai
Aset lain-lain USD 39.388 652.270.579 Other assets
Jumlah aset 772.731.297.406 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera USD 110.471 1.829.395.626 Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro Current accounts
Pihak berelasi USD - - Related parties
Pihak ketiga USD 6.531.177 108.156.296.585 Third parties
Deposito berjangka Time deposits
Pihak ketiga USD 44.879.073 743.197.447.721 Third parties
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pihak berelasi USD - 209.235.000.000 Related parties
Liabilitas lain-lain USD 209.664 3.472.034.835 Other liabilities
Jumlah liabilitas 856.655.174.766 Total liabilities
Aset – bersih (83.923.877.360) Assets – net
- 79 -
Page 83
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 34. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
UANG ASING (lanjutan) DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
(continued)
Posisi aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing The balances of monetary assets and liabilities
pada tanggal laporan posisi keuangan adalah sebagai denominated in foreign currencies at statements of
berikut (lanjutan): financial position dates are as follows (continued):
31 Desember/ December 31, 2024
Mata uang
asing/
Foreign Setara dalam Rp/
currencies Equivalent in Rp
Aset Assets
Kas USD 135.829 2.186.167.755 Cash
Giro pada Bank Indonesia USD 1.790.000 28.810.050.000 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain USD 349.677 5.628.055.822 Current accounts with other banks
INR 196.655 36.967.207
GBP 5.289 106.943.137
SGD 11.338 134.298.292
EUR 6.735 112.870.932
JPY 1.205.968 124.250.883
HKD 37.834 78.433.297
Penempatan pada bank lain USD - - Placements with other banks
Kredit yang diberikan USD Acceptances receivable
Pihak ketiga 48.746.106 784.568.583.313 Loans
Cadangan kerugian penurunan 6.013.230 (96.782.942.603) Third parties
USD
nilai
Aset lain-lain USD 154.080 2.479.917.600 Allowance for impairment losses
Jumlah aset USD 135.829 2.186.167.755 Other assets
Kas 727.483.595.635 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera USD 837 13.470.344 Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro Current accounts
Pihak berelasi USD 14.638 235.601.347 Related parties
Pihak ketiga USD 6.046.227 97.314.024.692 Third parties
Deposito berjangka Time deposits
Pihak ketiga USD 39.166.616 630.386.681.140 Third parties
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pihak berelasi 13.000.000 209.235.000.000 Related parties
Jumlah liabilitas USD 837 13.470.344 Other liabilities
Liabilitas segera 942.883.226.598 Total liabilities
Aset – bersih (215.399.630.963) Assets – net
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas The foreign exchange rates used for assets and liabilities
dalam mata uang asing adalah kurs Reuters jam 16.00 denominated in foreign currencies were Reuters’ spot rates
Waktu Indonesia Barat. at 16:00 Western Indonesia Time.
- 80 -
Page 84
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI SEGMEN 35. SEGMENT INFORMATION
Bank beroperasi di dua wilayah utama: Daerah Khusus The Bank operates in two main areas: Special District of
Ibukota (DKI) Jakarta dan di luar DKI Jakarta. Jakarta (DKI Jakarta) and outside DKI Jakarta.
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen The area segment information is as follows:
wilayah:
2025
DKI Jakarta/ Luar DKI Jakarta/
Special District Outside DKI Jumlah/
of Jakarta Jakarta Total
PENDAPATAN INCOME
Pendapatan bunga 90.349.933.394 14.355.806.173 104.705.739.567 Interest income
Pendapatan lainnya 24.083.400.300 2.146.956.025 26.230.356.325 Other income
Jumlah 114.433.333.694 16.502.762.198 130.936.095.892 Total
Laba operasi segmen 12.413.806.691 6.542.896.472 18.956.703.163 Segment operating profit
Laba sebelum pajak 10.213.815.488 6.524.784.409 16.738.599.897 Profit before tax
Laba – bersih 13.056.107.969 Net – loss
31 Maret/ March 31, 2025
DKI Jakarta/ Luar DKI Jakarta/
Special District Outside DKI Jumlah/
of Jakarta Jakarta Total
INFORMASI LAINNYA OTHER INFORMATION
ASET ASSETS
Penempatan pada Bank 263.229.245.025 - 263.229.245.025 Placements with Bank
Indonesia dan bank Indonesia and other
lain – bersih banks – net
Efek-efek – bersih 2.015.327.247.021 - 2.015.327.247.021 Marketable securities – net
Kredit yang diberikan – 3.380.145.647.508 851.226.116.331 4.231.371.763.839 Loans – net
bersih
Aset tetap – bersih 90.866.352.099 36.048.058.829 126.914.410.928 Fixed assets – net
Aset lain-lain 167.075.265.182 9.737.947.606 176.813.212.788 Other assets
Jumlah aset 5.916.643.756.835 897.012.122.766 6.813.655.879.601 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan dari nasabah 2.838.876.804.479 454.294.127.790 3.293.170.932.269 Deposits from customers
Liabilitas lain-lain 46.424.605.122 3.641.082.178 50.065.687.300 Other liabilities
Jumlah liabilitas 2.885.301.409.601 457.935.209.968 3.343.236.619.569 Total liabilities
Pengeluaran modal 759.223.746 - 759.223.746 Capital expenditures
Penyusutan dan 1.443.955.780 263.306.467 1.707.262.247 Depreciation and
amortisasi amortization
2024
DKI Jakarta/ Luar DKI Jakarta/
Special District Outside DKI Jumlah/
of Jakarta Jakarta Total
PENDAPATAN INCOME
Pendapatan bunga 83.339.260.589 8.524.378.999 354.993.260.160 Interest income
Pendapatan lainnya 17.305.676.922 820.679.368 45.507.330.067 Other income
Jumlah 100.644.937.511 9.345.058.367 392.615.868.899 Total
Laba operasi segmen 8.070.978.220 1.799.072.569 9.870.050.789 Segment operating profit
Laba sebelum pajak 8.027.123.717 1.844.084.969 9.871.208.684 Profit before tax
Laba – bersih 7.699.542.774 Net - loss
- 81 -
Page 85
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 35. SEGMENT INFORMATION (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen The area segment information is as follows: (continued)
wilayah: (lanjutan)
31 Desember/ December 31, 2024
DKI Jakarta/ Luar DKI Jakarta/
Special District Outside DKI Jumlah/
of Jakarta Jakarta Total
INFORMASI LAINNYA OTHER INFORMATION
ASET ASSETS
Penempatan pada Bank 261.590.468.552 - 261.590.468.552 Placements with Bank
Indonesia dan bank Indonesia and other
lain – bersih banks – net
Efek-efek – bersih 2.229.185.320.643 - 2.229.185.320.643 Marketable securities – net
Kredit yang diberikan – 3.485.866.957.237 535.367.109.065 4.021.234.066.302 Loans – net
bersih
Aset tetap – bersih 91.156.439.646 34.708.689.405 125.865.129.051 Fixed assets – net
Aset lain-lain 166.881.299.706 10.400.471.011 177.281.770.717 Other assets
Jumlah aset 6.234.680.485.784 580.476.269.481 6.815.156.755.265 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan dari nasabah 2.680.497.687.687 422.208.237.870 3.102.705.925.557 Deposits from customers
Liabilitas lain-lain 429.520.045.130 (174.432.367.535) 255.087.677.595 Other liabilities
Jumlah liabilitas 3.110.017.732.817 247.775.870.335 3.357.793.603.152 Total liabilities
Pengeluaran modal 1.602.452.954 98.763.940 1.701.216.894 Capital expenditures
Penyusutan dan 3.125.177.514 431.954.086 3.557.131.600 Depreciation and
amortisasi amortization
36. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP LIABILITAS 36. GOVERNMENT’S GUARANTEE ON COMMERCIAL
PEMBAYARAN BANK UMUM BANKS’ OBLIGATIONS
Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Based on the Law No. 24 year 2004 of the Republic of
No. 24 tahun 2004 tanggal 22 September 2004, Pemerintah Indonesia dated September 22, 2004, The Government has
telah membentuk lembaga penjaminan independen, yaitu established an independent guarantee institution, namely
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menjamin dana the Deposit Insurance Corporation (LPS) to guarantee
masyarakat termasuk dana dari bank lain dalam bentuk giro, public funds including funds from other banks in the form
deposito, sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk of demand deposits, deposits, certificates of deposit,
lainnya yang dipersamakan dengan itu. savings and/or other equivalent forms.
Berdasarkan Salinan Peraturan LPS No. 2/PLPS/2014 Based on a copy of the LPS Regulation No. 2/PLPS/2014
tanggal 22 September 2014 tentang Perubahan atas dated September 22, 2014 concerning Amendments to the
Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan No. 2/PLPS/2010 Deposit Insurance Corporation Regulation No.
tentang Program Penjaminan Simpanan, besarnya saldo 2/PLPS/2010 concerning the Deposit Guarantee Program,
yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank adalah the maximum guaranteed balance for each customer at one
paling tinggi sebesar Rp2.000.000.000. bank is Rp2,000,000,000.
Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal 31 Maret 2025 The LPS deposit interest rates as of March 31, 2025 and
dan 2024 masing-masing sebesar 4.25% untuk simpanan 2024 is 4,25% for deposits in Rupiah currency and 2,25%
dalam mata uang Rupiah dan masing-masing sebesar 2.25% for deposits in foreign currencies, respectively.
untuk simpanan dalam mata uang asing.
Beban premi penjaminan yang dibayarkan untuk tahun- Guarantee premium expense paid for the years ended
tahun yang berakhir pada 31 Maret 2025 dan 2024 masing- March 31, 2025 and 2024 amounted to Rp1,890,436,261
masing sebesar Rp1.890.436.261 dan Rp1.147.238.506. and Rp1,147,238,506, respectively.
- 82 -
Page 86
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
37. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 37. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Sebagian besar instrumen keuangan pada laporan posisi A significant number of financial instruments are carried
keuangan disajikan menggunakan nilai wajar. at fair value in the statements of financial position.
Tabel di bawah ini menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar The table below presents the carrying amount and fair
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan pada tanggal values of the financial assets and liabilities as of March 31,
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. 2025 and December 31, 2024.
31 Maret/ March 31, 2025
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar diamortisasi Amortised cost
Kas 21.776.608.160 21.776.608.160 Cash
Giro pada Bank Indonesia 175.934.654.222 175.934.654.222 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain – bersih 6.887.895.298 6.887.895.298 Current accounts with other banks – net
Penempatan pada Bank Indonesia 80.406.695.505 80.406.695.505 Placements with Bank Indonesia and
dan bank lain other banks
Efek-efek 1.812.235.500.752 1.812.235.500.752 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji 203.091.746.269 203.091.746.269 Securities purchased under agreements
dijual Kembali to resell
Kredit yang diberikan 4.370.748.076.256 4.370.748.076.256 Loans
Aset lain-lain*) 22.159.996.724 22.159.996.724 Other assets*)
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif 87.735.000 87.735.000 Derivative receivables
Jumlah aset keuangan 6.693.328.908.186 6.693.328.908.186 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Simpanan dari nasabah 3.293.170.932.269 3.293.170.932.269 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 70.791.789 70.791.789 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain**) 10.699.566.714 10.699.566.714 Other liabilities**)
Jumlah liabilitas keuangan 3.303.941.290.772 3.303.941.290.772 Total financial liabilities
31 Desember/ December 31, 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar diamortisasi Amortised cost
Kas 14.060.906.255 14.060.906.255 Cash
Giro pada Bank Indonesia 150.335.811.997 150.335.811.997 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain – bersih 7.269.818.799 7.269.818.799 Current accounts with other banks – net
Penempatan pada Bank Indonesia 103.984.837.756 103.984.837.756 Placements with Bank Indonesia and
dan bank lain other banks
Efek-efek 1.962.740.993.730 1.962.740.993.730 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji 266.444.326.915 266.444.326.915 Securities purchased under agreements
dijual Kembali to resell
Kredit yang diberikan 4.140.311.144.537 4.140.311.144.537 Loans
Aset lain-lain*) 21.565.060.243 21.565.060.243 Other assets*)
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif 1.349.500.000 1.349.500.000 Derivative receivables
Jumlah aset keuangan 6.668.062.400.232 6.668.062.400.232 Total financial assets
- 83 -
Page 87
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
37. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 37. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Tabel di bawah ini menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar The table below presents the carrying amount and fair
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan pada tanggal values of the financial assets and liabilities as of March 31,
31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024. (lanjutan) 2025 and December 31, 2024. (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Liabilitas segera Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah 3.102.705.925.559 3.102.705.925.559 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 209.296.585.611 209.296.585.611 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain**) 12.019.621.210 12.019.621.210 Other liabilities**)
Jumlah liabilitas keuangan 3.324.022.132.380 3.324.022.132.380 Total financial liabilities
*) Aset lain lain terdiri dari pendapatan bunga yang masih *) Other assets consist of accrued interest receivables.
harus diterima.
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari bunga yang masih harus **) Other liabilities consist of accrued interest and security
dibayar dan setoran jaminan. deposits.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan di atas The fair values of the above financial assets and liabilities
diukur dengan dasar sebagai berikut: are determined based on the following:
Aset keuangan Financial assets
Nilai tercatat dari kas dan setara kas, serta penempatan The carrying amount of cash and cash equivalents, as well
dengan suku bunga mengambang adalah perkiraan yang as placements with floating rates are a reasonable
layak atas nilai wajar. approximation of fair value.
Estimasi nilai wajar terhadap penempatan dengan suku The estimated fair values of fixed interest bearing
bunga tetap, efek-efek, efek-efek yang dibeli dengan janji placements, marketable securities, securities purchased
untuk dijual kembali, tagihan akseptasi dan aset lain-lain under agreements to resell, acceptance receivables and
ditetapkan berdasarkan diskonto arus kas dengan other assets were based on discounted cash flows using
menggunakan suku bunga pasar uang yang berlaku untuk prevailing money market interest rates for debts with
utang dengan risiko kredit dan sisa jatuh tempo yang similar credit risk and remaining maturity. Since the
serupa. Karena sisa jatuh tempo di bawah satu tahun maturity is below one year, the carrying amounts of fixed
sehingga nilai tercatat dari penempatan dengan suku bunga rate placements, securities purchased under agreements to
tetap, efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual resell, acceptance receivables and other assets were a
kembali, tagihan akseptasi dan aset lain-lain adalah reasonable approximation of their fair values.
perkiraan yang layak atas nilai wajar.
Portofolio kredit Bank secara umum terdiri dari pinjaman Generally, the Bank’s portfolio consists of loans with
yang diberikan dengan suku bunga mengambang dan floating interest rate and short-term loans with fixed
pinjaman yang diberikan jangka pendek dengan suku bunga interest rate. Loans are stated at amortized cost. The
tetap. Pinjaman yang diberikan dinyatakan berdasarkan estimated fair value of loans represents the discounted
biaya yang diamortisasi. Nilai wajar dari pinjaman yang amount of estimated future cash flows expected to be
diberikan menunjukkan nilai diskon dari perkiraan arus kas received by the Bank using the current market rates.
masa depan yang diharapkan akan diterima oleh Bank
dengan menggunakan suku bunga pasar saat ini.
Nilai tercatat dari pinjaman yang diberikan dengan suku The carrying amount of floating rate loans and short-term
bunga mengambang dan nilai tercatat atas pinjaman jangka fixed rate loans are the reasonable approximation of their
pendek dengan suku bunga tetap adalah perkiraan yang fair values.
layak atas nilai wajar.
- 84 -
Page 88
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
37. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 37. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Estimasi nilai wajar liabilitas segera, simpanan tanpa jatuh The estimated fair value of obligations due immediately
tempo, termasuk simpanan tanpa bunga adalah sebesar and deposits with no stated maturity, which include non-
jumlah yang harus dibayarkan kembali sewaktu-waktu. interest bearing deposits, are the amounts repayable on
demand.
Estimasi nilai wajar terhadap simpanan dengan tingkat suku The estimated fair values of fixed interest bearing deposits
bunga tetap dan liabilitas akseptasi ditetapkan berdasarkan and acceptance payables are based on discounted cash
diskonto arus kas dengan menggunakan suku bunga utang flows using interest rates for new debts with similar
baru dengan sisa jatuh tempo yang serupa. Karena sisa jatuh remaining maturity. Since the maturity is below one year,
tempo dibawah satu tahun sehingga nilai tercatat dari the carrying amounts of fixed rate deposits, acceptance
simpanan dengan suku bunga tetap, liabilitas akseptasi dan payables and other liabilities are the reasonable
liabilitas lain-lain adalah perkiraan yang layak atas nilai approximation of their fair values.
wajar.
Hirarki nilai wajar Fair value hierarchy
PSAK 68, “Pengukuran nilai wajar” mensyaratkan SFAS 68, “Fair value measurement” requires disclosure
pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan tingkat of fair value measurements by level of the following fair
hirarki nilai wajar sebagai berikut: value measurement hierarchy:
- Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif - Quoted prices (unadjusted) in active markets for
untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1); identical assets or liabilities (level 1);
- Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat - Inputs other than quoted prices included within level 1
1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik that are observable for the asset or liability, either
secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak directly (as prices) or indirectly (as derived from prices)
langsung (misalnya derivasi dari harga) (tingkat 2); dan (level 2); and
- Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan - Inputs for the asset or liability that are not based on
data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat observable market data (unobservable inputs) (level 3).
diobservasi) (tingkat 3).
Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen keuangan yang The table below shows the financial instruments measured
diukur pada nilai wajar yang dikelompokkan berdasarkan at fair value grouped according to the fair value hierarchy:
hirarki nilai wajar:
31 Maret/ March 31, 2025
Jumlah
tercatat/ Total
carrying amount Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif 87.735.000 87.735.000 - - Derivative receivables
Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan 2 selama There were no transfers between levels 1 and 2 during
periode berjalan. the period.
Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang The fair value of financial instruments traded in active
diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan markets is based on quoted market prices at the reporting
kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan. date.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan The fair value of financial instruments that are not traded
di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan teknik in an active market is determined using specific valuation
penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar techniques. These valuation techniques use the observable
yang dapat diobservasi sepanjang tersedia dan seminimal market data where it is available and rely as little as
mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input possible on estimates. If all significant inputs of fair value
signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi, instrumen are observable, these financial instruments are included in
keuangan ini termasuk dalam tingkat 2. level 2.
- 85 -
Page 89
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
37. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 37. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Hirarki nilai wajar (lanjutan) Fair value hierarchy (continued)
Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan Specific valuation technique used to determine
nilai instrumen keuangan atas perbedaan yang digunakan the financial instruments value includes determination of
dengan menggunakan suku bunga yang berbeda. fair value of foreign exchange contracts using forward
exchange rates at reporting date.
38. MANAJEMEN RISIKO 38. RISK MANAGEMENT
Risiko dalam konteks perbankan merupakan potensi Risk in the context of banking is the potential for financial
kerugian finansial maupun non-finansial akibat terjadinya or non-financial losses due to the occurrence of a particular
suatu peristiwa tertentu, baik yang diperkirakan (expected) event, whether expected or unexpected, which can have a
maupun yang tidak diperkirakan (unexpected), yang dapat negative impact on the business activities or business
berdampak negatif terhadap aktivitas usaha atau continuity of the Bank.
kelangsungan usaha Bank.
Manajemen risiko adalah serangkaian metodologi dan Risk management is a set of methodologies and procedures
prosedur yang digunakan untuk mengidentifikasi, used to identify, measure, monitor, or control the risks
mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang arising from the entire Bank’s business activities,
timbul dari seluruh kegiatan usaha Bank, termasuk upaya including the efforts to mitigate and/or minimize financial
untuk memitigasi dan/atau meminimalisir kerugian or non-financial losses that may arise from product and
finansial maupun non-finansial yang mungkin timbul dari services of the Bank, the relationship between the Bank and
produk dan layanan Bank, hubungan antara Bank dengan its customer is also within the Bank internal.
nasabah maupun dalam internal Bank.
Bank menerapkan manajemen risiko secara independen dan The Bank implements risk management independently and
merujuk pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), refers to the provisions of the Financial Services Authority
Bank Indonesia (BI), standar akuntansi keungan yang (OJK), Bank Indonesia (BI), applicable financial
berlaku yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan accounting standards, namely the Financial Accounting
(PSAK) serta best practice yang umum diterapkan Standards Statement (PSAK) and best practices generally
perbankan nasional. Bank menerapkan konsep Enterprise applied by national banking. The Bank implements the
Risk Management (ERM) sebagai salah satu strategi Enterprise Risk Management (ERM) concept as one of the
manajemen risiko yang komprehensif dan terintegrasi, yang comprehensive and integrated risk management strategies,
disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan operasional Bank. which is adjusted to the Bank's business and operational
needs..
ERM adalah sebuah proses manajemen risiko yang melekat ERM is a risk management process that is inherent in the
dalam proses bisnis Bank, artinya manajemen risiko Bank's business processes, meaning that risk management
menjadi bagian yang menyatu dalam pengambilan is an integral part of the Bank's daily business decision
keputusan bisnis Bank sehari-hari. Dengan ERM, Bank making. With ERM, the Bank will have a systematic and
akan memiliki kerangka kerja manajemen risiko yang comprehensive risk management framework by linking the
sistematis dan menyeluruh dengan menghubungkan capital management strategy and business processes with
pengelolaan modal dan proses bisnis dengan risiko yang the risk full faced.
dihadapi secara utuh.
Kerangka manajemen risiko maupun pelaksanaan Good The risk management framework and implementation of
Corporate Governance dalam Bank mengacu pada Good Corporate Governance in Bank refers to Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor Services Authority Regulation (POJK)
18/POJK.03/2016 dan Surat Edaran Otoritas Jasa No. 18/POJK.03/2016 and Financial Services Authority
Keuangan (SEOJK) Nomor 34/SEOJK.03/2016 tentang Circular Letter (SEOJK)
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum serta No. 34/SEOJK.03/2016 concerning Implementation of Risk
POJK Nomor 17 Tahun 2023 dan SEOJK Nomor Management for Commercial Banks also POJK Nomor 17
13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Year 2023 dan SEOJK Nomor 13/SEOJK.03/2017
Bank Umum. concerning Implementation of Good Corporate
Governance for Commercial Banks.
- 86 -
Page 90
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Bank menyadari bahwa situasi lingkungan eksternal dan The Bank realizes that the external and internal situation
internal perbankan mengalami perkembangan pesat yang in its scope undergo a rapid development that is also
diiringi pula dengan semakin kompleksnya risiko-risiko followed by even more complex risks that the bank has to
yang dihadapi Bank dalam menjalankan kegiatan usahanya. face in conducting its business. This pushes the Bank to
Hal ini mendorong Bank untuk terus meningkatkan praktek- keep improving its good corporate governance practices
praktek tata kelola perusahaan yang baik (good corporate as well as an effective risk management in accordance to
governance) serta pengelolaan risiko yang efektif sesuai the rules that apply concerning good corporate
dengan peraturan dan perundang-undangan berlaku yang governance and implementation of risk management for
mengatur tentang penerapan tata kelola serta penerapan commercial banks and public corporation
manajemen risiko bagi bank umum dan perusahaan publik.
Bank senantiasa menerapkan kebijakan dan strategi Bank has always implemented an effective risk
manajemen risiko yang efektif dalam upaya merespon management policy and strategy to respond the above
kondisi tersebut. condition.
Pengawasan aktif dari Direksi dan Dewan Komisaris dalam Active supervision from Board of Directors and Board of
aktivitas manajemen risiko Bank secara langsung dan tidak Commissioners on Bank risk management activities
langsung diimplementasikan melalui pembentukan komite. directly and indirectly implemented by forming some
Komite di tingkat Dewan Komisaris yaitu Komite committees. Committees supervised by Board of
Pemantauan Risiko, Komite Audit, serta Komite Nominasi Commissioners level, namely Risk Monitoring Committee,
dan Remunerasi. Komite tersebut memiliki tugas dan Audit Committee, and Nomination and Remuneration
tanggung jawab untuk melakukan kajian dan evaluasi atas Committee. The committees have the duty and
kebijakan dan pelaksanaan manajemen risiko Bank. responsibility to conduct studies and evaluations of
policies and implementation of Bank risk management.
Implementasi manajemen risiko dilakukan melalui 4 pilar
penerapan manajemen risiko yaitu: The implementation of risk management through 4 pillars
of the application of risk management, namely:
- Tata kelola risiko melalui pengawasan aktif Direksi dan - Risk governance through active supervision from the
Dewan Komisaris; Board of Directors and Board of Commissioners;
- Kerangka manajemen risiko melalui kecukupan - Risk management framework through adequacy of risk
kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta management policies and procedures and setting limits;
penetapan limit;
- Proses manajemen risiko (identifikasi, pengukuran, - Risk management processes (risk identification,
pemantauan dan pengendalian risiko), kecukupan measurement, monitoring and control), adequacy of
sumber daya manusia, dan kecukupan sistem informasi human resources, and adequacy of management
manajemen; serta information systems; and
- Sistem pengendalian risiko yang menyeluruh. - Comprehensive risk control system
Sesuai ketentuan regulator, Bank mengelola dan In accordance with regulatory provisions, the Bank has
menerapkan manajemen risiko pada 8 jenis risiko yaitu: managed and implemented risk management on 8 types of
risks, namely:
1. Risiko Kredit; 1. Credit Risk;
2. Risiko Likuiditas; 2. Liquidity Risk;
3. Risiko Pasar; 3. Market Risk;
4. Risiko Operasional; 4. Operational Risk;
5. Risiko Hukum; 5. Legal Risk;
6. Risiko Reputasi; 6. Reputation Risk;
7. Risiko Stratejik; dan 7. Strategic Risk; and
8. Risiko Kepatuhan. 8. Compliance Risk.
Untuk membantu pelaksanaan tugas penerapan manajemen To assist the implementation of risk management,
risiko, Bank telah membentuk Satuan Kerja Manajemen Risiko the Bank has formed a Risk Management Unit (SKMR).
(SKMR) yang independen terhadap Satuan Kerja Operasional SKMR are independent on Internal Audit (SKAI) and
maupun Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) agar pengelolaan Operational Division with an aim that in general they can
risiko secara keseluruhan dapat dilakukan secara terpadu, manage the risk integrated, focused, coordinated and
terarah, terkoordinir dan berkesinambungan. Dalam upaya continuously. As a way to manage the existing risks,
mengelola risiko yang ada, Bank telah memiliki Komite the Bank owned Risk Management Committee consisting of
Manajemen Risiko yang terdiri dari Direksi dan pejabat- Board of Directors and Bank officials in charge of identifying,
pejabat Bank yang terkait yang bertugas mengidentifikasi, measuring, controlling and monitoring risk on a regular basis.
mengukur, mengendalikan serta melakukan pemantauan risiko
secara berkala.
- 87 -
Page 91
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
SKMR memiliki fungsi utama untuk melakukan penelaahan SKMR has the main function to conduct risk reviews on all
risiko terhadap seluruh jenis risiko yang melekat (risiko types of inherent risks and on the quality of risk
inheren) maupun terhadap kualitas penerapan manajemen management implementation on these risks. SKMR also
risiko pada risiko-risiko tersebut. SKMR juga melakukan prepares reports related to risk management such as risk
penyusunan laporan-laporan terkait manajemen risiko profile reports and risk exposure and capital reports. In
seperti laporan profil risiko serta laporan eksposur risiko dan addition, SKMR also conducts reviews on plans for
permodalan. Selain itu SKMR juga melakukan kajian atas implementing new products or activities at the Bank and
rencana penyelenggaraan produk atau aktivitas baru di Bank evaluates the credit rating model in credit.
serta melakukan evaluasi terhadap model pemeringkatan
kredit (credit rating) dalam perkreditan.
Selanjutnya untuk memantau efektivitas dari pelaksanaan To monitor the performance of Risk Management
tugas Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Committee and Risk Management Unit, the Bank has also
Manajemen Risiko, Bank juga telah membentuk Komite formed a Risk Monitoring Committee who is directly
Pemantau Risiko yang bertanggung jawab secara langsung responsible to Board of Commissioners.
kepada Dewan Komisaris.
Profil Risiko Risk Profile
Dalam penyusunan profil risiko, Bank secara garis besar On the risk profile report, the Bank outlines the activities
memetakan aktivitas yang memiliki risiko maupun potensi having risk or caring potential risks that may disrupt
risiko yang dapat mengganggu kelangsungan bisnis Bank. Bank’s business continuity.
Penilaian profil risiko Bank merupakan penilaian terhadap The assessment of Bank Risk Profile is an assessment of
8 jenis risiko yang melekat pada setiap aktivitas fungsional 8 types of risk which inherent to each functional activity
(inherent risk) dan kualitas penerapan manajemen risiko. namely inherent risk and risk control system.
Penilaian profil risiko dilakukan oleh Bank terhadap The risk profile assessment performed by the Bank against
8 risiko, yaitu: 8 risks namely:
1. Risiko Kredit mengelola kemungkinan kerugian yang 1. Credit Risk manage the possibility losses arising from
timbul akibat debitur gagal bayar atas pinjaman atau debtor who is failing to repay the loan or credit facility
fasilitas kredit yang diberikan dan/atau pihak lain dalam granted by and/or other party liabilities to Bank;
memenuhi kewajiban kepada Bank;
2. Risiko Likuiditas mengelola kemungkinan 2. Liquidity Risk manages the possibility of Bank’s
ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban inability to fufill short-term liabilities that are due –
jangka pendek yang jatuh tempo terhadap deposan, against depositors, investors and creditors, as well as
investor dan kreditur, serta pemenuhan GWM dari fulfillment of GWM from cash flow funding sources
sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid and/or high-quality liquid assets that can be pledged
berkualitas tinggi yang dapat diagunkan tanpa without disrupting activities and Bank finance
menganggu aktivitas dan kondisi keuangan Bank; condition;
3. Risiko Pasar mengelola kemungkinan kerugian pada 3. Market Risks manage the possibility losses on statement
laporan posisi keuangan dan rekening administratif Bank of financial position and administrative accounts of
termasuk derivatif akibat perubahan secara keseluruhan Bank including derivatives due to overall changes in
dari kondisi pasar, termasuk risiko perubahan harga market conditions, and also risk of changes option
option; price;
4. Risiko Operasional mengelola kemungkinan risiko 4. Operational Risks managing the possibility of risk due
akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya to inadequacy and/or malfunction of internal processes,
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, human error, system failure, and/or the external events
dan/atau adanya kejadian-kejadian eksternal yang affecting the Bank’s operations;
mempengaruhi operasional Bank;
5. Risiko Hukum mengelola kemungkinan risiko akibat 5. Legal Risk managing the possibility of risk due to
tuntutan hukum atau kelemahan aspek yuridis seperti lawsuits or juridicial aspects weakness such as the
ketiadaan peraturan perundang-undangan yang absence of supporting legislation or weakness of
mendukung atau kelemahan perikatan seperti tidak engagement due to the contract and collateral binding
dipenuhinya syarat sahnya kontrak atau pengikatan not comply with legalised requirement.
agunan yang tidak sempurna;
- 88 -
Page 92
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
Penilaian profil risiko dilakukan oleh Bank terhadap The risk profile assessment performed by the Bank against
8 risiko, yaitu : (lanjutan) 8 risks namely: (continued)
6. Risiko Stratejik mengelola kemungkinan risiko akibat 6. Strategic Risks managing the possibility of risk due to
ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan inaccuracy in taking and/or execution of strategic
suatu keputusan strategis serta kegagalan dalam decision as well as failure in anticipating changes of
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis; business environment;
7. Risiko Kepatuhan mengelola kemungkinan risiko akibat 7. Compliance Risk managing the possibility of risk due to
Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan Bank’s failure to comply with or not to enforce the laws
perundang- undangan dan ketentuan; and regulations;
8. Risiko Reputasi mengelola kemungkinan risiko akibat 8. Reputation Risk managing the possibility of risk due to
menurunnya tingkat kepercayaan pemangku decreased of stakeholder confidence caused by negative
kepentingan (stakeholder) yang bersumber dari persepsi perceptions of Bank.
negatif terhadap Bank.
Penilaian dan pelaporan profil risiko Bank dilakukan secara The Bank's risk profile assessment and reporting is
triwulanan kepada OJK. Berdasarkan laporan hasil conducted in quarterly basis to OJK. Based on the self-
penilaian sendiri (self-assessment) posisi 31 Maret 2025, assessment report as of March 31, 2025, the Bank's
secara komposit profil risiko Bank adalah Peringkat 2 composite risk profile is Rank 2 with aggregate inherent
dengan risiko inheren agregat adalah Low to Moderate dan risk of Low to Moderate and aggregate risk management
kualitas penerapan manajemen risiko agregat adalah implementation quality of Satisfactory.
Satisfactory.
Net Risk untuk risiko kredit adalah 2 (Low to Moderate) Net Risk for credit risk is 2 (Low To Moderate) with
dengan risiko inheren berada pada tingkat 3 (Moderate) dan inherent risk at level 3 (Moderate) and the quality of risk
kualitas penerapan manajemen risiko berada pada tingkat 2 management implementation is at the level of 2
(Satisfactory). (Satisfactory).
1. Risiko Kredit 1. Credit Risk
Tujuan pengelolaan risiko kredit Bank selain untuk The Bank credit risk management objective other than to
memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan meet the requirements set by the regulations of Bank
oleh peraturan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Indonesia and the Financial Services Authority is also to
Keuangan adalah juga untuk mengelola kemungkinan manage possible loss incurred due to debtor default on
kerugian yang timbul akibat debitur gagal bayar atas loans or credit facilities provided and other financial
pinjaman atau fasilitas kredit yang diberikan dan kontrak contracts is minimal as possible, both at the level of
keuangan lainnya seminimal mungkin, baik pada tingkat individual and overall credit portfolio.
individu maupun portofolio kredit secara keseluruhan.
Risiko kredit timbul dari kemungkinan kegagalan Credit risk arises from the possibility of counterparty
counterparty dalam memenuhi liabilitasnya kepada failure in fulfilling its liability to Bank. In managing
Bank. Dalam pengelolaan risiko kredit ini, kebijakan credit risk, Bank’s credit policies is directed to manage
perkreditan Bank diarahkan untuk mengelola kualitas the quality of each credit since day of disbursement of
setiap kredit sejak saat diberikan sampai dengan dilunasi credit until the repayment is completed in order to
untuk mencegah kredit tersebut menjadi bermasalah prevent it become non-performing loan (NPL).
(NPL).
Bank menerapkan pengelolaan risiko kredit pada tingkat The Bank implements credit risk management at the
individu dan tingkat portofolio. Pada tingkat individu, individual level and portfolio level. At the individual
manajemen risiko kredit dilakukan oleh unit-unit kerja level, credit risk management is carried out by the
Bisnis, Legal, dan Reviu Kredit. Sedangkan pada tingkat Business, Legal, and Credit Review work units. While at
portofolio, manajemen risiko kredit dilakukan oleh unit- the portfolio level, credit risk management is carried out
unit kerja Legal, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan. by the Legal, Risk Management, and Compliance work
Mekanisme persetujuan kredit dilakukan melalui Komite units. The credit approval mechanism is carried out
Kredit. Komite Kredit merupakan organ dalam Bank through the Credit Committee. The Credit Committee is
pengambil keputusan pemberian kredit yang an organ within the Bank that makes credit granting
beranggotakan Direksi dan kepala satuan kerja terkait. decisions consisting of the Board of Directors and
related work units.
- 89 -
Page 93
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
1. Risiko Kredit (lanjutan) 1. Credit Risk (continued)
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur terkait The Bank has written policies and procedure related to
dengan kegiatan perkreditan yang antara lain mengatur credit activities which among others regulate credit
prosedur pengajuan kredit, analisis kredit, persetujuan proposal procedure, credit analysis, credit approval,
kredit, pencatatan dan pengawasan kredit, dan credit recording and supervision, and credit
restrukturisasi kredit. Kebijakan tersebut memberikan restructuring. The policy provides complete and detailed
pedoman secara lengkap dan terperinci atas kegiatan guidelines on credit management activities from the time
manajemen kredit dari saat pengajuan kredit, proses of credit application, the process of analysis, approval,
analisis, persetujuan, pemantauan, pendokumentasian, monitoring, documentation, control, rescue
pengendalian, penyelamatan (restrukturisasi) dan (restructuring) and settlement of NPL.
penyelesaian kredit bermasalah.
Bank juga telah menerapkan standar dan prosedur untuk The Bank has implemented procedures and standards to
mendukung terciptanya suatu proses pemberian kredit support the process of granting credit based on risk and
yang mempertimbangkan risiko dan perolehan hasil. yields. The Bank measures and monitors the risk for
Bank mengukur dan memantau risiko untuk setiap every debtor individually, the economic sector as well as
debitur baik secara individual, sektor ekonomi maupun the entire loan portfolio by applying a consistent four-
seluruh portofolio kredit dengan menerapkan four-eyes eyes principle.
principle secara konsisten
Bank senantiasa melakukan pemantauan terhadap The Bank keeps on monitoring the development of credit
perkembangan portofolio risiko kredit melalui laporan risk portfolio through quaterly risk profile reports which
profil risiko yang disusun secara triwulanan yang is a composite assessment of inherent risk and quality of
merupakan penilaian komposit dari penilaian terhadap risk management implementation, which is specifically
risiko inheren dan kualitas penerapan manajemen risiko, regulated by Financial Services Authority (OJK).
di mana hal ini secara khusus diatur oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
Parameter penilaian yang dilakukan dalam penilaian The evaluation parameters carried out in the assessment
profil risiko kredit antara lain tingkat konsentrasi kredit of credit risk profiles, among others, concentration of
berdasarkan sektor ekonomi tertentu, kualitas kredit credit based on particular economic sectors, quality of
bermasalah, konsentrasi pembelian surat berharga, non-performing loans, concentration of securities
kecukupan cadangan dan agunan. procurement, adequacy of reserves and collateral.
- 90 -
Page 94
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
1. Risiko Kredit (lanjutan) 1. Credit Risk (continued)
Berikut ini adalah tabel dari eksposur maksimum Below is the table of maximum exposure to credit risk,
terhadap risiko kredit, analisis risiko konsentrasi kredit concentration of credit risk analysis and credit
dan konsentrasi kredit berdasarkan jenis debitur: concentration by type of debtors:
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit i. Maximum exposure to credit risk
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Giro pada Bank Indonesia 175.934.654.222 150.335.811.997 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6.887.895.298 7.269.818.799 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank 80.406.695.505 103.984.837.756 Placements with Bank Indonesia and
Indonesia dan lain other banks
Efek-efek 1.812.235.500.752 1.962.740.993.730 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli dengan 203.091.746.269 266.444.326.913 Securities purchased under agreements
janji dijual kembali to resell
Tagihan derivatif 87.735.000 1.349.500.000 Derivative receivables
Kredit yang diberikan - bersih 4.231.371.763.839 4.021.234.066.302 Loans – net
Sub jumlah 6.510.015.990.885 6.513.359.355.497 Sub total
Komitmen dan kontinjensi Commitments and contingencies
Fasilitas kredit kepada nasabah 260.342.105.582 220.194.863.030 Unused loan commitments granted to
yang belum digunakan customers
Bank garansi yang diterbitkan 30.418.043.322 30.418.043.022 Bank guarantees issued
L/C yang irrevocable dan - - Outstanding irrevocable letters of credit
masih berjalan
Sub jumlah 290.760.148.904 250.612.906.052 Sub total
Jumlah 6.800.776.139.789 6.763.972.261.549 Total
- 91 -
Page 95
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
1. Risiko Kredit (lanjutan) 1. Credit Risk (continued)
ii. Analisis risiko konsentrasi kredit (lanjutan) ii. Concentration of credit risk analysis (continued)
Konsentrasi kredit yang diberikan berdasarkan jenis Concentration of credit risk of loans by type of loans,
kredit, dan sektor ekonomi. and economic sector.
Tabel berikut menyajikan konsentrasi kredit The following table presents the credit concentration
berdasarkan jenis kredit yang diberikan: by type of loans:
31 Maret 2025/ December 31, 2024
2024 2023
Jumlah/Total % Jumlah/Total %
Modal kerja 4.137.622.137.878 94,67% 3.932.959.904.861 94,99% Working capital
Investasi 213.160.620.371 4,88% 179.651.724.907 4,34% Investment
Konsumsi 19.965.318.007 0,45% 27.699.514.768 0,67% Consumption
Jumlah 4.370.748.076.256 100,00% 4.140.311.144.536 100,00% Total
Tabel berikut menyajikan konsentrasi kredit untuk The following table presents the loan’s credit
kredit yang diberikan berdasarkan sektor ekonomi: concentration by economic sector:
31 Maret 2025/ December 31, 2024
2025 2024
Jumlah / Total % Jumlah / Total %
Jasa bisnis 1.535.699.594.310 35,14% 1.313.090.966.555 31,71% Business services
Perdagangan 1.154.425.223.565 26,41% 1.115.683.106.758 26,95% Trade
Manufaktur 838.969.928.233 19,20% 863.384.689.388 20,85% Manufacturing
Pertambangan 253.218.595.626 5,79% 246.598.828.210 5,96% Mining
Transportasi 139.180.717.574 3,18% 141.442.428.052 3,42% Transportation
Konstruksi 87.200.543.952 2,00% 88.022.006.692 2,13% Construction
Jasa pelayanan 4.074.933.521 0,09% 1.759.208.522 0,04% Public services
Pertanian 528.818.951 0,01% 415.292.906 0,01% Agriculture
Lain-lain 357.449.720.524 8,18% 369.914.617.453 8,93% Others
Jumlah 4.370.748.076.256 100,00% 4.140.311.144.536 100,00% Total
Penilaian Bank atas Net Risk untuk risiko kredit The Bank's assessment of Net Risk for credit risk is
adalah 2 (Low To Moderate) dengan pertimbangan 2 (Low To Moderate) with consideration, among
antara lain Bank telah melakukan usaha perbaikan others, that the Bank has made efforts to improve
proses bisnis, adanya peningkatan kredit baru secara business processes, there is a measurable increase
terukur, realisasi Non-Performing Loan (NPL) Net in new loans, the realization of Net Non-Performing
berada di bawah batas regulator 5%, dan penurunan Loan (NPL) is below the 5% regulatory limit, and
pada persentase Loan At Risk (LAR) dan rasio decrease in the percentage of Loan At Risk (LAR)
AYDA terhadap total aset serta rasio konsentrasi and the ratio of AYDA to total assets as well as the
kredit. credit concentration ratio.
- 92 -
Page 96
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas 2. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko akibat ketidakmampuan Liquidity risk is a risk due to the inability of Bank to
Bank melikuidasi aset tanpa terkena diskon yang material liquidate assets without being exposed to material
karena tidak adanya pasar aktif atau adanya gangguan discounts due to absence of an active market or market
pasar yang parah (market liquidity risk). liquidity risk.
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, December 31,
2025 2024
Kas 21.776.608.160 14.060.906.255 Cash
Giro, penempatan, sertifikat 263.229.245.025 261.590.468.552 Current accounts, placement, certificates
Bank Indonesia of Bank Indonesia
Jumlah aset likuid 285.005.853.185 275.651.374.807 Total liquid assets
Simpanan dari nasabah 3.293.170.932.269 3.102.705.925.558 Deposits from customers
Rasio likuiditas 8,65% 8,88% Liquidity ratio
- 93 -
Page 97
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas (lanjutan) 2. Liquidity Risk (continued)
Analisa perbedaan jatuh tempo aset dan liabilitas Maturity mismatch analysis between financial assets
keuangan and liabilities
Tabel di bawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset The table below shows the maturity analysis between
dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 financial assets and liabilities as of March 31, 2025 and
Desember 2024, berdasarkan jangka waktu yang tersisa December 31, 2024 based on the remaining period to the
sampai tanggal jatuh tempo kontrak dan asumsi perilaku contractual maturity date and behavior assumptions:
(behavior assumptions):
31 Maret/ March 31, 2025
> 3 bulan s.d > 1 tahun s.d
Sampai dengan 12 bulan/ 5 tahun/
3 bulan/ > 3 months to > 1 year > 5 tahun/ Jumlah/
Up to 3 months 12 months to 5 years > 5 years Total
Aset/Asset
Tanpa suku bunga/
Without interest
Kas/Cash 21.776.608.160 - - - 21.776.608.160
Giro pada Bank 175.934.654.222 - - - 175.934.654.222
Indonesia/ Current
accounts with Bank
Indonesia
Tagihan derivatif/ 87.735.000 - - - 87.735.000
Derivative
receivables
Tagihan akseptasi/ - - - - -
Acceptamce
receivables
Suku bunga variabel/
Variable interest
Giro pada bank lain/ 6.887.895.298 6.887.895.298
Current accounts
with other banks
Kredit/ Loans 1.515.271.689.344 1.251.171.075.321 1.104.382.162.595 449.923.148.996 4.370.748.076.256
Dikurangi/Less:
Cadangan kerugian (139.376.312.417) - - - (139.376.312.417)
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Suku bunga tetap/ Fixed
interest
Penempatan pada 80.406.695.505 - - - 80.406.695.505
Bank Indonesia dan
bank lain/
Placements with
Bank Indonesia and
other banks
Efek-efek/ Marketable 1.231.532.962.789 405.420.172.500 175.282.365.463 - 1.812.235.500.752
securities
Efek-efek yang dibeli 203.091.746.269 - - - 203.091.746.269
dengan janji dijual
kembali/ Securities
purchased under
agreements to resell
Jumlah Aset (saldo 3.095.613.674.170 1.656.591.247.821 1.279.664.528.058 449.923.148.996 6.531.792.599.045
dipindahkan) / Total
Assets (balance carry
forward)
- 94 -
Page 98
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas (lanjutan) 2. Liquidity Risk (continued)
Analisa perbedaan jatuh tempo aset dan liabilitas Maturity mismatch analysis between financial assets
keuangan (lanjutan) and liabilities (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset The table below shows the maturity analysis between
dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 financial assets and liabilities as of March 31, 2025 and
Desember 2024, berdasarkan jangka waktu yang tersisa December 31, 2024 based on the remaining period to the
sampai tanggal jatuh tempo kontrak dan asumsi perilaku contractual maturity date and behavior assumptions:
(behavior assumptions): (lanjutan) (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
> 3 bulan s.d > 1 tahun s.d
Sampai dengan 12 bulan/ 5 tahun/
3 bulan/ > 3 months to > 1 year > 5 tahun/ Jumlah/
Up to 3 months 12 months to 5 years > 5 years Total
Jumlah Aset (saldo 1.584.585.726.968 3.235.294.328.835 1.245.058.721.203 462.481.484.746 6.527.420.261.752
pindahan)/ Total Assets
(balance carry forward)
Liabilitas/Liabilities
Tanpa suku bunga/ Without
interest
Liabilitas segera/ 1.829.395.626 - - - 1.829.395.626
Obligation due
immediately
Liabilitas derivatif/ 250.000.000 - - - 250.000.000
Derivative liabilities
Liabilitas akseptasi/ - - - - -
Acceptances payables
Suku bunga variabel/ - - - - -
Variable interest
Simpanan dari nasabah - - - - -
(Giro dan tabungan)/
Deposits from
customers (Demand
and savings accounts)
Simpanan dari bank lain 601.486.218.792 - - - 601.486.218.792
(Giro)/ Deposits from
other banks (Current
accounts)
Suku bunga tetap/ Fixed - - - - -
interest
Simpanan dari nasabah 2.008.570.283.170 605.131.051.839 - - 2.691.684.713.477
(Deposito berjangka)/
Deposits from
customers (Time
deposits)
Jumlah Liabilitas/ Total 2.612.135.897.588 605.131.051.839 - - 3.295.250.327.895
Liabilities
Jumlah Aset - Bersih/ 483.477.776.582 1.051.460.195.982 1.279.664.528.058 449.923.148.996 3.236.542.271.150
Total Assets – Net
- 95 -
Page 99
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas (lanjutan) 2. Liquidity Risk (continued)
Analisa perbedaan jatuh tempo aset dan liabilitas Maturity mismatch analysis between financial assets
keuangan (lanjutan) and liabilities (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset The table below shows the maturity analysis between
dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 financial assets and liabilities as of March 31, 2025 and
Desember 2024, berdasarkan jangka waktu yang tersisa December 31, 2024 based on the remaining period to the
sampai tanggal jatuh tempo kontrak dan asumsi perilaku contractual maturity date and behavior assumptions:
(behavior assumptions): (lanjutan) (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
> 3 bulan s.d > 1 tahun s.d
Sampai dengan 12 bulan/ 5 tahun/
3 bulan/ > 3 months to > 1 year > 5 tahun/ Jumlah/
Up to 3 months 12 months to 5 years > 5 years Total
Aset/Asset
Tanpa suku bunga/
Without interest
Kas/Cash 14.060.906.255 - - - 14.060.906.255
Giro pada Bank 150.335.811.997 - - - 150.335.811.997
Indonesia/ Current
accounts with Bank
Indonesia
Tagihan derivatif/ 1.349.500.000 - - - 1.349.500.000
Derivative
receivables
Tagihan akseptasi/ - - - - -
Acceptamce
receivables
Suku bunga variabel/
Variable interest
Giro pada bank lain/ 7.269.818.799 7.269.818.799
Current accounts
with other banks
Kredit/ Loans 961.757.686.188 1.773.099.695.829 942.972.277.773 462.481.484.746 4.140.311.144.536
Dikurangi/Less:
Cadangan kerugian (119.077.078.234) - - - (119.077.078.234)
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Suku bunga tetap/ Fixed
interest
Penempatan pada 103.984.837.756 - - - 103.984.837.756
Bank Indonesia dan
bank lain/
Placements with
Bank Indonesia and
other banks
Efek-efek/ Marketable 198.459.917.294 1.462.194.633.00 302.086.443.430 - 1.962.740.993.730
securities 6
Efek-efek yang dibeli 266.444.326.913 - - - 266.444.326.913
dengan janji dijual
kembali/ Securities
purchased under
agreements to resell
Jumlah Aset (saldo 1.584.585.726.968 3.235.294.328.835 1.245.058.721.203 462.481.484.746 6.527.420.261.752
dipindahkan) / Total
Assets (balance carry
forward)
- 96 -
Page 100
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas (lanjutan) 2. Liquidity Risk (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan analisa jatuh tempo aset The table below shows the maturity analysis between
dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Maret 2025 dan 31 financial assets and liabilities as of March 31, 2025 and
Desember 2024, berdasarkan jangka waktu yang tersisa December 31, 2024 based on the remaining period to the
sampai tanggal jatuh tempo kontrak dan asumsi perilaku contractual maturity date and behavior assumptions:
(behavior assumptions): (lanjutan) (continued)
31 Desember/ December 31, 2023
> 3 bulan s.d > 1 tahun s.d
Sampai dengan 12 bulan/ 5 tahun/
3 bulan/ > 3 months to > 1 year > 5 tahun/ Jumlah/
Up to 3 months 12 months to 5 years > 5 years Total
Jumlah Aset (saldo 1.584.585.726.968 3.235.294.328.835 1.245.058.721.203 462.481.484.746 6.527.420.261.752
pindahan)/ Total Assets
(balance carry forward)
Liabilitas/Liabilities
Tanpa suku bunga/ Without
interest
Liabilitas segera/ 718.159.211 - - - 718.159.211
Obligation due
immediately
Liabilitas derivatif/ 2.204.270.813 - - - 2.204.270.813
Derivative liabilities
Liabilitas akseptasi/ - - - - -
Acceptances payables
Suku bunga variabel/ - - - - -
Variable interest
Simpanan dari nasabah - - - - -
(Giro dan tabungan)/
Deposits from
customers (Demand
and savings accounts)
Simpanan dari bank lain 209.296.585.611 - - - 209.296.585.611
(Giro)/ Deposits from
other banks (Current
accounts)
Suku bunga tetap/ Fixed - - - - -
interest
Simpanan dari nasabah 1.919.658.396.039 605.131.051.839 - - 2.524.789.447.878
(Deposito berjangka)/
Deposits from
customers (Time
deposits)
Jumlah Liabilitas/ Total 2.131.877.411.674 605.131.051.839 - - 2.737.008.463.513
Liabilities
Jumlah Aset - Bersih/ (547.291.684.706) 2.630.163.276.996 1.245.058.721.203 462.481.484.746 3.790.411.798.239
Total Assets – Net
- 97 -
Page 101
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas (lanjutan) 2. Liquidity Risk (continued)
Penilaian profil risiko Bank dilakukan per triwulan. The Bank's risk profile assessment is conducted
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri quarterly. Based on the self-assessment report on March
(self-assessment) posisi 31 Maret 2025, Net Risk untuk 31, 2025, Net Risk for liquidity risk is 2 (Low To
risiko likuiditas adalah 2 (Low To Moderate) dengan Moderate) with inherent risk at level 2 (Low To
risiko inheren berada pada tingkat 2 (Low To Moderate) Moderate) and the quality of risk management
dan kualitas penerapan manajemen risiko berada pada implementation is at level 2 (Satisfactory), which is
tingkat 2 (Satisfactory), yang didasarkan pada based on considerations including:
pertimbangan antara lain :
- Liquidity Coverage Ratio posisi 31 Maret 2025 adalah - Liquidity Coverage Ratio as of March 31, 2025 is
1.426,87%. Dengan kondisi lebih dari 100% ini maka 1,426.87%. With this condition of more than 100%,
risiko likuiditas Bank masuk kategori rendah dan the Bank's liquidity risk is categorized as low and very
sangat likuid; liquid.;
- Net Stable Funding Ratio (NSFR) posisi 31 Maret - The Net Stable Funding Ratio (NSFR) as of March 31,
2025 adalah 211,18% lebih tinggi dari batas menurut 2025 was 211.18% higher than the minimum limit
OJK minimal 100%; according to OJK of 100%.;
- Bank menempatkan idle fund pada instrumen aset - Banks place idle funds on SBI instruments in
keuangan dalam jumlah yang cukup untuk sufficient amounts to anticipate daily liquidity
mengantisipasi kebutuhan likuiditas harian; requirements;
- Dalam hal sumber pendanaan alternatif, Bank juga - In the case of alternative funding sources, Bank is
didukung oleh perusahaan induk yang siap membantu also supported by a parent company that is ready to
likuiditas Bank dalam kondisi darurat. assist Bank's liquidity in an emergency.
3. Risiko Pasar 3. Market Risk
Potensi timbulnya kerugian yang diakibatkan perubahan Potential losses arising from changes in market factors
faktor pasar yang tidak sesuai dengan posisi yang diambil that are not in accordance with positions taken by Bank
oleh Bank baik pada posisi aset dan liabilitas keuangan both in financial assets and liabilities position and
dan rekening administratif. Risiko pasar melekat pada administrative accounts. Market risk is inherent to
hampir seluruh aktivitas Bank, baik trading book maupun almost all bank activities, both trading book and banking
banking book yang mencakup risiko suku bunga dan book covering interest rate risk and exchange rate risk.
risiko nilai tukar.
Risiko pasar dikelola dalam batas risiko secara Market risk is managed within the overall risk limit. All
menyeluruh. Seluruh aktivitas perdagangan sehubungan trading activities in connection with foreign exchange,
dengan pertukaran mata uang asing, derivatif, dan pasar derivatives, and money markets is monitored on a daily
uang dipantau tiap hari dan dikaji dengan basis mark to basis and reviewed on a mark to market basis within the
market sesuai limit yang telah ditetapkan. Pengelolaan prescribed limit. Market risk management formed
risiko pasar dilakukan melalui koordinasi beberapa unit through coordination of several units namely Risk
kerja terkait yaitu unit-unit kerja tresuri, operasional, dan Management Division, Treasury Division and
manajemen risiko. Operational Division responsible to Operational
Director.
Pengukuran potensi risiko pasar untuk pengendalian The measurement of market risk potential to internal
internal Bank dilakukan secara harian Value at Risk (VaR) control Bank is performed on daily basis at Value at Risk
Methodology, sedangkan pengukuran dalam rangka (VaR) Methodology, meanwhile the measurement to
perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum calculate the Minimum Capital Adequacy Ratio is
dilakukan secara bulanan menggunakan metode standar. performed on monthly basis using the Bank standard
Bank juga melakukan pengukuran risiko suku bunga pada method. Bank also monitors interest rate risk on banking
banking book secara bulanan menggunakan Assets & book on a monthly basis using Assets & Liabilities Gap
Liabilities Gap Report serta pengukuran risiko nilai tukar Report as well as measurement of exchange rate risk on
pada banking book melalui perhitungan Posisi Devisa the banking book on Net Open Position (PDN) daily and
Neto (PDN) secara harian dan bulanan sesuai ketentuan monthly calculation according to regulator’s provision.
regulator.
- 98 -
Page 102
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
3. Risiko Pasar (lanjutan) 3. Market Risk (continued)
Risiko Nilai Tukar Forex Risk
Risiko nilai tukar merupakan risiko yang timbul dari Forex risk is the risk arises from foreign exchange
transaksi valuta asing baik dari posisi laporan posisi transactions from both on and off-statement of financial
keuangan maupun di luar. position.
Dalam melakukan pengelolaan risiko nilai tukar, Bank In managing the exchange rate risk, Bank guided by
berpedoman pada Peraturan Bank Indonesia Bank Indonesia Regulation No. 17/5/PBI/2015
No. 17/5/PBI/2015 tentang Perubahan Keempat Atas regarding the Fourth Amendment to Bank Indonesia
Peraturan Bank Indonesia No. 5/13/PBI/2003 tentang Regulation No. 5/13/PBI/2003 concerning Net Open
Posisi Devisa Neto Bank Umum, bank umum Position for Commercial Banks which it is required to
diwajibkan untuk memelihara Posisi Devisa Netonya maintain their net open positions at the maximum 20%
setinggi-tingginya 20% dari modal. Berdasarkan of the capital. Based on the guidelines of Bank
pedoman Bank Indonesia, “Posisi Devisa Neto” Indonesia, “net open position” is the sum of absolute
merupakan penjumlahan dari nilai absolut atas selisih value comes from net difference on assets and liabilities
neto aset dan liabilitas untuk setiap mata uang asing dan for each foreign currency and net difference between
selisih neto tagihan dan liabilitas, berupa komitmen dan claims and liabilities among others commitments and
kontinjensi di rekening administratif, untuk setiap mata contingencies in administrative accounts, for each
uang, yang semuanya dinyatakan dalam Rupiah. currency, all stated in Rupiah.
Berikut ini disajikan rincian Posisi Devisa Neto (PDN) Following is the Bank’s Net Open Position (PDN):
Bank:
2025
Liabilitas dan
Aset dan tagihan Liabilitas
komitmen dan komitmen dan
kontinjensi/ kontinjensi/
Assets, Liabilities,
commitment and commitment and
Contingent contingent Neto - absolut/
Mata uang asing Receivables Liabilities Net – absolute Foreign currencies
Rp000 Rp000 Rp000
Dollar Amerika Serikat 932.673.494.760 923.673.494.760 8.906.710.562 United States Dollar
Dollar Singapura 63.508.857 63.508.857 Singapore Dollar
Yen Jepang 127.052.255 127.052.255 Japanese Yen
Dollar Hongkong 144.286.506 144.286.506 Hongkong Dollar
Euro Eropa 53.903.359 53.903.359 Euro European
Pound Sterling Inggris 110.731.554 110.731.554 Great Britain Pound Sterling
India Rupee 175.969.553 175.969.553 Indian Rupee
Jumlah 923.673.494.760 923.673.494.760 9.582.162.646 Total
Modal 3.425.618.000.000 Capital
Persentase PDN 0,28% Percentage of PDN to
terhadap modal capital
- 99 -
Page 103
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
3. Risiko Pasar (lanjutan) 3. Market Risk (continued)
Risiko Nilai Tukar (lanjutan) Forex Risk (continued)
Berikut ini disajikan rincian Posisi Devisa Neto (PDN) Following is the Bank’s Net Open Position (PDN):
Bank: (lanjutan) (continued)
2024
Liabilitas dan
Aset dan tagihan Liabilitas
komitmen dan komitmen dan
kontinjensi/ kontinjensi/
Assets, Liabilities,
commitment and commitment and
Contingent contingent Neto - absolut/
Mata uang asing Receivables Liabilities Net – absolute Foreign currencies
Rp000 Rp000 Rp000
Dollar Amerika Serikat 716.982.763.613 716.036.031.854 946.731.759 United States Dollar
Dollar Singapura 12.190.875 - 12.190.875 Singapore Dollar
Yen Jepang 137.783.959 - 137.783.959 Japanese Yen
Dollar Hongkong 172.545.108 - 172.545.108 Hongkong Dollar
Euro Eropa 189.994.229 - 189.994.229 Euro European
Pound Sterling Inggris 189.510.109 - 189.510.109 Great Britain Pound Sterling
India Rupee 32.578.657 - 32.578.657 Indian Rupee
Jumlah 717.717.366.552 716.036.031.854 1.681.334.698 Total
Modal 3.289.288.000.000 Capital
Persentase PDN 0,05% Percentage of PDN to
terhadap modal capital
Batas nilai (absolut) PDN pada tanggal 31 Maret 2025 The (absolute) limit of NPL as of March 31, 2024 and
dan 2024 masing-masing sebesar Rp9.582 juta dan 2025 amounted to Rp9,582 million and Rp1,681 million,
Rp1.681 juta. Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 tidak respectively. As of March 31, 2025 and 2024, there were
terdapat pelampauan dari batas nilai (absolut) PDN yang no exceedances of the (absolute) NPL limit permitted by
diperkenankan oleh Bank Indonesia. Bank Indonesia.
Dalam pengelolaan risiko pasar sebagai dampak dari To minimise the impact of changes in interest rate on the
perubahan risiko suku bunga terhadap pendapatan Bank, Bank’s earnings, the Bank try to reduce the gap between
Bank berupaya mengurangi gap antara aset dan liabilitas rate of sensitive assets (RSA) and rate of sensitive
yang sensitif terhadap suku bunga. Apabila terjadi liabilities (RSL). If interest rates move parallel in both
perubahan suku bunga secara paralel pada aset dan assets and liabilities, the Bank is not exposed to too
liabilitas, Bank tidak terekspos risiko suku bunga yang much interest rate risk.
terlalu besar.
Sensitivitas Suku Bunga Interest Rate Sensitivitiy
Analisa sensitivitas suku bunga diukur dengan Interest rate sensitivity analysis measured by Bank’s
kemampuan ekses modal Bank untuk menyerap potential excess capital ability to absorb potential loss from
loss dari perubahan suku bunga, yaitu membuat asumsi interest rate movements i.e: making assumptions about
perubahan/fluktuasi suku bunga. Fluktuasi suku bunga interest rate/movement. The interest rate fluctuation
dipilih mana lebih tinggi antara asumsi fluktuasi masing- chosen is higher for the interest rate assumption for
masing suku bunga laporan posisi keuangan Rupiah dan Rupiah statement of financial position and forex
laporan posisi keuangan valas berdasarkan historical statement of financial position based on historical data
data selama setahun ke belakang. for the preceding one year.
- 100 -
Page 104
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
3. Risiko Pasar (lanjutan) 3. Market Risk (continued)
Sensitivitas Suku Bunga (lanjutan) Interest Rate Sensitivitiy (continued)
Penilaian profil risiko Bank dilakukan per triwulan. The Bank's risk profile assessment is conducted
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri quarterly. Based on the self-assessment report on
(self-assessment) posisi 31 Maret 2025, Net Risk untuk March 31, 2025, Net Risk for market risk is 2
risiko pasar adalah 2 (Low To Moderate) dengan risiko (Low To Moderate) with inherent risk at level 2 (Low To
inheren berada pada tingkat 2 (Low To Moderate) dan Moderate) and the quality of risk management
kualitas penerapan manajemen risiko berada pada tingkat implementation is at level 2 (Satisfactory), which is
2 (Satisfactory), yang didasarkan pada pertimbangan based on considerations including:
antara lain :
- Pelaksanaan kegiatan unit kerja yang berhubungan - The implementation of work unit activities related to
dengan risiko pasar telah memadai sesuai dengan market risk/treasury is adequate in accordance with
tingkat kompleksitas dan skala bisnis bank, serta telah level of complexity and scale of bank's business, and
berjalan dengan relatif baik, dengan pengawasan has been running relatively well, with tiered
berjenjang. supervision.
- Pemantauan dan sistem pengendalian internal dinilai - Monitoring and internal control systems considered
telah cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan adequacy enough to support the implementation of
manajemen risiko pasar, terutama peran sistem market risk management, especially the role of
informasi manajemen untuk membantu dalam management information systems to help monitor
pemantauan eksposur risiko pasar yang dihadapi market risk exposures faced by Banks information
Bank. systems.
- Organisasi di unit kerja tresuri relatif masih kecil, - The organization in the treasury work unit is still
tidak kompleks namun pelaksanaan tugas sehari-hari relatively small, not complex, but the implementation
dalam mengelola risiko pasar telah memadai. of daily tasks in managing market risk is adequate..
- Kebijakan, prosedur dan limit risiko pasar dinilai - Policies, procedures and market risk limits are
masih mencukupi untuk skala bisnis dan kompleksitas considered still sufficient for current business scale
Bank saat ini. Reviu berkala secara konsisten and bank complexity, but need to be reviewed
dilakukan untuk memastikan relevansinya dengan continuously from time to time to ensure their
kondisi terkini. relevance to the current conditions.
4. Risiko Operasional 4. Operational Risk
Risiko operasional adalah risiko yang disebabkan oleh Operational risk is a risk caused by insufficient and / or
ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses non-functioning of internal processes, human error,
internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem atau system failure or the presence of external factors that
adanya faktor eksternal yang mempengaruhi operasional affect the Bank's operations.
Bank.
Pengelolaan risiko operasional meliputi hal-hal yang Operational risk management also includes matters
terkait dengan pengembangan produk, sistem, sumber related to the development of products, systems, human
daya manusia dan prinsip “know your customer” sebagai resources and the principle of "know your customer" as
aspek pencegahan terhadap kemungkinan adanya hal-hal a precaution against possible aspect of things that are
yang tidak diinginkan. Risiko operasional merupakan not desirable. Operational risk is the chance of loss due
peluang kerugian yang disebabkan adanya kegagalan to failure of processes, systems or personnel weaknesses,
proses, kelemahan sistem atau personil, kelalaian, omissions, crime, the combination of the above factors
kejahatan, kombinasi faktor diatas maupun karena faktor as well as factors that are not always under the control
yang tidak selalu berada di bawah kendali Bank. Dalam of the Bank. In operational risk management, each
pengelolaan risiko operasional, masing-masing unit business unit is responsible for the risks that occur in
usaha bertanggung jawab untuk risiko yang terjadi pada day-to-day operational activities with reference to the
kegiatan operasional sehari-hari dengan mengacu pada policies and procedures, controls and monitoring
kebijakan dan prosedur, pengendalian dan pengawasan routine.
rutin.
- 101 -
Page 105
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
4. Risiko Operasional (lanjutan) 4. Operational Risk (continued)
Dalam rangka efektivitas pengelolaan risiko operasional, In order to have effective operational risk management,
Bank menyusun kerangka kerja mengacu pada regulasi the Bank draws up a framework referring to Bank
Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, best practise di Indonesia regulations, the Financial Services Authority,
industri perbankan. Dalam hal ini, Bank memiliki best practices in the banking industry. In this case, the
Kebijakan Manajemen Risiko, Standar Operasi dan Bank has a Risk Management Policy, Operating
Prosedur, Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan dan Standards and Procedures, Statement of Financial
Petunjuk Teknis Operasional yang meliputi aspek Accounting Standards and Operational Technical
governance maupun sistem pelaporan. Guidelines covering aspects of governance and
reporting systems.
Pelaksanaan operational risk governance dilakukan The operational risk governance implementation is
melalui: carried out through:
Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi Active supervision by the Board of Commissioners
melalui Komite; and Directors through the Committees;
Pelaksanaan pengelolaan risiko operasional: Implementation of operational risk management:
- Unit kerja sebagai risk owner yang - Work unit as a risk owner responsible for the
bertanggungjawab terhadap pengelolaan risiko management of operational risk directly;
operasional secara langsung;
- Unit manajemen risiko yang menjalankan fungsi - Risk management unit that runs the surveillance
pengawasan; function;
- Internal audit yang menjalankan fungsi - Internal audit perform the independent assurance
independent assurance. function.
Bank telah meningkatkan fungsi kontrol dalam Bank has increased its control function in the processing
pemrosesan transaksi yang dilakukan antara lain of transactions conducted, among others, by
dengan cara menerapkan prosedur yang menjamin implementing procedures that ensure timely completion
ketepatan waktu penyelesaian transaksi, melakukan of the transaction, make adjustments to the accounting
penyesuaian metode akuntansi terhadap standar yang methods applicable standards, maintain document and
berlaku, memelihara dokumen dan arsip secara tertib, records in an orderly, secure access to asset, data and
mengamankan akses terhadap aset, data dan aset dalam assets in custody through the use of passwords and
kustodian melalui penggunaan password dan apply the principle of know your customer to minimize
menerapkan prinsip mengenal nasabah untuk the operational risks incurred. By increasing the
meminimalisasi risiko operasional yang timbul. intensity of training and socialization that aims to
Penambahan intensitas pelatihan dan sosialisasi yang increase the understanding and awareness of each
bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan individual in carrying out their duties and
awareness setiap individu dalam menjalankan tugas responsibilities is to minimization of operational risk in
dan tanggung jawabnya merupakan suatu langkah terms of human resources.
untuk minimalisasi risiko operasional dari segi sumber
daya manusia.
Penilaian profil risiko Bank dilakukan per triwulan. The Bank's risk profile assessment is conducted
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri quarterly. Based on the self-assessment report position
(self-assessment) posisi 31 Maret 2025, Net Risk untuk on March 31, 2025, Net Risk for operational risk is 2
risiko operasional adalah 2 (Low to Moderate) dengan (Low To Moderate) with inherent risk at level 3
risiko inheren berada pada tingkat 2 (Low to Moderate) (Moderate) and the quality of risk management
dan kualitas penerapan manajemen risiko berada pada implementation is at level 2 (Satisfactory), which is
tingkat 2 (Satisfactory), yang didasarkan pada based on considerations including:
pertimbangan antara lain :
1. Bisnis yang dijalankan Bank memiliki karakteristik 1. The business run by the Bank has characteristics
yang dinilai belum terlalu kompleks; that are considered not too complex;
2. Peningkatan kapabilitas sumber daya manusia terus 2. Human resource capability improvements are
dilakukan untuk menghindari peristiwa risiko continuously carried out to avoid operational risk
operasional yang mengakibatkan sanksi denda dari events that result in fines from regulators.;
regulator;
- 102 -
Page 106
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
4. Risiko Operasional (lanjutan) 4. Operational Risk (continued)
3. Pengembangan Aplikasi pendukung Central Bank 3. There are still many manual mechanisms in
Reporting (CBR) masih berlangsung, yang ke preparing reports, as well as online integration into
depannya diharapkan dapat memproses pembuatan the core banking system of two applications, namely
laporan kepada regulator secara otomatis dan dapat RTGS Gen 2 and SKN Gen 2, resulting in exposure
menurunkan risiko kesalahan yang disebabkan oleh to the risk of human error from the reporting
human error. process.
5. Risiko Hukum 5. Legal Risk
Risiko hukum merupakan risiko yang disebabkan oleh Legal risk is the risk caused by the weakness of juridicial
kelemahan sistem yuridis atau oleh adanya gugatan system or by the legal challenge, the absence of clear
hukum, ketiadaan hukum yang jelas atau adanya legal support or a weakness in the contract, claims or
kelemahan dalam kontrak, klaim atau agunan. Risiko collaterals. Legal risk at the Bank are managed to
hukum di Bank dikelola untuk mengurangi reduce the likelihood of harm from lawsuits or
kemungkinan kerugian dari tuntutan hukum atau weaknesses of the juridicial aspects such as the absence
kelemahan aspek yuridis seperti ketiadaan peraturan of legislation in favour of or weakness of engagement
perundang-undangan yang mendukung atau kelemahan such as non-compliance with the terms of contracts or
perikatan seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya imperfect collateral binding.
kontrak atau pengikatan agunan yang tidak sempurna.
Dalam rangka mengelola risiko hukum yang mungkin In order to manage legal risk that may occur, the Bank
terjadi, Bank telah membentuk unit-unit kerja legal dan has established legal and remedial units at the head
remedial di kantor pusat. Unit kerja tersebut bertugas office. This division is in charge of analyzing the legal
melakukan analisis aspek hukum terhadap produk atau aspects of existing and new products or activities, as
aktivitas existing dan baru, juga melakukan supervise well as regularly supervising and reviewing agreements
dan review secara berkala terhadap perjanjian atau or contracts that have been made and executed by
kontrak yang telah dibuat dan dilaksanakan oleh unit- business unit while taking into account the applicable
unit bisnis dengan tetap memperhatikan ketentuan legal provisions and laws.
hukum dan perundangan yang berlaku.
Dalam pengendalian risiko hukum, Bank telah To control legal risk, the Bank has mitigated legal risk,
melakukan mitigasi risiko hukum, dengan cara antara by means of:
lain:
- Membuat kebijakan manajemen risiko hukum, - Creating a legal risk management policy, has
mempunyai ketentuan internal yang mengatur internal provisions managing the organizational
mengenai struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan structure and job description of all work units, as
seluruh unit kerja, serta membuat standardisasi well as standardising legal documents;
dokumen hukum;
- Mendaftarkan aset-aset milik Bank diantaranya hak - Registering assets belonging to the Bank, for
atas tanah dan bangunan milik Bank pada instansi example, rights to land and buildings owned by the
yang berwenang; Bank at the competent authority;
- Melakukan pemantauan dan upaya tindakan hukum - Monitor and carry out legal actions for violations
atas pelanggaran terhadap aset-aset Bank; of Bank assets;
- Melakukan inventarisasi, memonitor, menganalisa - Conduct inventory, monitor, analyse and calculate
dan menghitung potensi kerugian yang mungkin potential losses that may arise related to legal cases
timbul terkait kasus-kasus hukum yang terjadi. that occur.
- 103 -
Page 107
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
5. Risiko Hukum (lanjutan) 5. Legal Risk (continued)
Penilaian profil risiko Bank dilakukan per triwulan. The Bank's risk profile assessment is conducted
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri quarterly. Based on the self-assessment report position
(self-assessment) posisi 31 Maret 2025, Net Risk untuk on March 31, 2025, Net Risk for legal risk is 2
risiko hukum adalah 2 (Low To Moderate) dengan risiko (Low To Moderate) with inherent risk at level 2 (Low To
inheren berada pada tingkat 2 (Low To Moderate) dan Moderate) and the quality of risk management
kualitas penerapan manajemen risiko berada pada tingkat implementation is at level 2 (Satisfactory), which is
2 (Satisfactory), yang didasarkan pada pertimbangan based on considerations including:
antara lain :
1. Tingkat risiko bidang hukum yang diambil dinilai 1. The level of risk in the legal field taken is considered
sejalan dengan risk appetite Bank dan dengan arah in line with the Bank's risk appetite and with the
sasaran strategis yang ditetapkan; direction of the strategic objectives set;
2. Pelaksanaan pengawasan bidang hukum dinilai telah 2. The implementation of legal supervision is
berjalan dengan peningkatan yang berkelanjutan; considered to have been carried out with continuous
improvement.;
3. Kebijakan dan prosedur manajemen risiko hukum 3. Legal risk management policies and procedures are
senantiasa direview dalam hal identifikasi, always reviewed in terms of identifying, measuring,
mengukur, memantau dan mengendalikan risiko monitoring and controlling legal risk, related to
hukum, terkait dengan kondisi yang terus menerus conditions that are constantly changing.
berubah.
4. Dalam menjalankan penerapan manajemen risiko 4. In carrying out the implementation of risk
secara menyeluruh, prosedur terkait bidang legal management as a whole, procedures related to the
dinilai perlu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya legal field need to be carried out properly
dengan mempertimbangkan risiko-risiko yang ada, considering the existing risks, including related
antara lain terkait analisis, pengikatan maupun analysis, binding and reassessment of credit
penilaian ulang jaminan kredit. guarantees.
6. Risiko Reputasi 6. Reputational Risk
Risiko reputasi Bank dikelola untuk mengurangi Bank reputational risk is managed to reduce the
kemungkinan kerugian akibat menurunnya tingkat likelihood of losses due to decreasing stakeholder
kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) yang confidence stemming from negative perceptions of the
bersumber dari persepsi negatif terhadap Bank. Upaya Bank. The Bank manages reputational risk by optimizing
Bank mengelola risiko reputasi dengan mengoptimalkan the management of customer complaints report, further
pengelolaan pelaporan keluhan pelanggan, selanjutnya resolving the matter in accordance with applicable
menyelesaikan permasalahan tersebut sesuai ketentuan provisions; manage the amount of negative news
yang berlaku; mengelola jumlah pemberitaan negatif available in the media, both printed and electronic and
yang ada di media, baik media cetak maupun media follow up the news in accordance with applicable
elektronik dan menindaklanjuti pemberitaan tersebut regulations and SLA.
sesuai dengan ketentuan dan SLA yang berlaku.
Penilaian profil risiko Bank dilakukan per triwulan. The Bank's risk profile assessment is conducted
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri quarterly. Based on the self-assessment report position
(self-assessment) posisi 31 Maret 2025, Net Risk untuk on March 31, 2025, Net Risk for reputation risk is 2 (Low
risiko reputasi adalah 2 (Low To Moderate) dengan risiko To Moderate) with inherent risk at level 2 (Low To
inheren berada pada tingkat 2 (Low To Moderate) dan Moderate) and the quality of risk management
kualitas penerapan manajemen risiko berada pada tingkat implementation is at level 2 (Satisfactory), which is
2 (Satisfactory), yang didasarkan pada tidak terdapat based on there are no negative publications affecting the
publikasi negatif yang mempengaruhi bisnis Bank dan Bank's business and all customer complaints have been
semua pengaduan nasabah telah diselesaikan dengan baik resolved properly in accordance with applicable
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. regulations.
- 104 -
Page 108
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
7. Risiko Strategis 7. Strategic Risk
Risiko yang disebabkan oleh adanya pengambilan The risk caused by the decision making and/or
keputusan dan/atau penerapan strategi Bank yang tidak implementation on strategy that is not appropriate to the
tepat atau kegagalan Bank dalam merespon perubahan- Bank, or the Bank failures in responding to the changes
perubahan dari kondisi eksternal. Risiko stratejik dikelola of external conditions. Strategic risk is managed by the
oleh Bank setiap akhir tahun untuk penetapan stratejik Bank at the end of each year to decide strategies for the
pada awal tahun berikutnya, dengan melibatkan berbagai beginning of next year, with the involvement of internal
pihak internal Bank sehingga diharapkan pencapaian parties thus achievement of Bank’s strategies can be
strategi bank dapat lebih terfokus dan dipahami oleh more focused and understood by each implementing work
setiap unit kerja pelaksana. unit.
Rencana kerja dan rencana stratejik yang telah ditetapkan Work Plan and Strategic Plan established by the Bank
Bank dikomunikasikan kepada pejabat dan pegawai Bank are communicated to the Bank’s officers and employees
pada setiap jenjang organisasi, dan memantau kemajuan at every level of the organization, and monitor the
yang dicapai dari realisasi anggaran dan kinerja sesuai progress of the budget and performance in accordance
dengan yang telah ditetapkan. with determined basis.
Penilaian profil risiko Bank dilakukan per triwulan. The Bank's risk profile assessment is conducted
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri quarterly. Based on the self-assessment report position
(self-assessment) posisi 31 Maret 2025, Net Risk untuk on March 31, 2025, Net Risk for strategic risk is 2 (Low
risiko strategis adalah 2 (Low To Moderate) dengan risiko To Moderate) with inherent risk at level 2 (Low To
inheren berada pada tingkat 2 (Low To Moderate) dan Moderate) and the quality of risk management
kualitas penerapan manajemen risiko berada pada tingkat implementation is at level 2 (Satisfactory), which is
2 (Satisfactory), yang didasarkan pada pertimbangan based on considerations, among others, the achievement
antara lain pencapaian kinerja Bank secara umum telah of the Bank's performance in general has met the RBB
memenuhi target RBB Tahun 2025-2027. target for 2025-2027.
8. Risiko Kepatuhan 8. Compliance Risk
Risiko kepatuhan adalah risiko yang disebabkan Bank Compliance risk is the risk that arises because the Bank
tidak memenuhi penerapan peraturan perundang- does not comply with legislation implementation and
undangan dan ketentuan lain yang berlaku, antara lain other applicable provisions, such as, the fulfillment of
pemenuhan rasio Kewajiban Pemenuhan Modal Capital Adequacy Ratio (KPMM), Legal Lending Limit
Minimum (KPMM), Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), Net Open Position (PDN), implementation of
(BMPK), Posisi Devisa Neto (PDN), penerapan tata Good Corporate Governance (GCG) and others,
kelola perusahaan (GCG) dan lain-lain, termasuk juga including the fulfillment of targets that must be submitted
pemenuhan target-target laporan yang harus disampaikan both reports to Bank Indonesia, Financial Services
baik ke Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, maupun Agency, and the capital market institutions regarding the
ke institusi pasar modal terkait status Bank sebagai status of the Bank as a public company and listed on the
perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Indonesia Stock Exchange. The Bank’s efforts to manage
Upaya Bank mengelola risiko kepatuhan melalui compliance risks through company guidelines along with
mengelola pedoman perusahaan bersama dengan unit legal unit and certifying compliance with policies and
kerja legal dan melakukan sertifikasi kepatuhan terhadap procedures in accordance with applicable provisions.
kebijakan dan prosedur sesuai dengan ketentuan yang
belaku.
- 105 -
Page 109
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
8. Risiko Kepatuhan (lanjutan) 8. Compliance Risk (continued)
Tidak terpenuhinya ketentuan-ketentuan tersebut Non-fulfillment of these requirements carries risks for
membawa risiko bagi Bank antara lain pengenaan sanksi the Bank, which will lead to the imposition of sanctions
denda dan juga sanksi lainnya terhadap Manajemen Bank. of fines and other sanctions against the management of
Dalam pelaksanaannya, Direktur Kepatuhan dibantu the Bank. In practice, the Director of Compliance is fully
sepenuhnya oleh Satuan Kerja Kepatuhan dalam hal supported by the Compliance Working Unit in terms of
memantau terlaksananya pemenuhan atas peraturan- monitoring the implementation of compliance with
peraturan yang ada, baik internal maupun eksternal. existing regulations, both internal and external.
Penilaian profil risiko Bank dilakukan per triwulan. The Bank's risk profile assessment is conducted
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri quarterly. Based on the self-assessment report position
(self-assessment) posisi 31 Maret 2025, Net Risk untuk on March 31, 2025, Net Risk for compliance risk is 2
risiko kepatuhan adalah 2 (Low To Moderate) dengan (Low To Moderate) with inherent risk at level 2 (Low to
risiko inheren berada pada tingkat 2 (Low to Moderate) Moderate) and the quality of risk management
dan kualitas penerapan manajemen risiko berada pada implementation is at level 2 (Satisfactory).
tingkat 2 (Satisfactory).
Dalam rangka memenuhi kepatuhan pada POJK Nomor In order to comply POJK No. 17 Year 2023 regarding
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank the Implementation of Good Corporate Governance, the
Umum, Bank secara terus-menerus berupaya Bank is continuing its endeavour to improve its
memperbaiki tata kelola perusahaan yang baik dengan governance by performing several actions to improve the
melakukan langkah-langkah perbaikan tingkat kesehatan Bank’s soundness level including capital section to
Bank termasuk pada sisi permodalan dengan mengacu comply with applicable regulations in Indonesia.
pada ketentuan yang berlaku di Indonesia.
Laporan Profil Risiko Risk Profile Report
Secara berkala Bank melakukan penilaian risiko terhadap The Bank periodically conducts a risk assessment of the
8 risiko diatas sebagaimana telah diatur oleh OJK. 8 risks above as stipulated by OJK. Risk assessment
Penilaian risiko menghasilkan profil risiko yang terdiri results risk profile which consists of inherent risk which
dari risiko inheren yaitu risiko yang melekat pada is the risk attached in bank activities and risk control
aktivitas bank dan sistem pengendalian risiko yaitu systems which control the inherent risks.
pengendalian terhadap risiko inheren.
Hasil penilaian profil Bank yang telah disampaikan The Bank profile assessment results which have been
kepada Direktur Utama dan Komite Manajemen Risiko submitted to the President Director and Risk
segera disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan Management Committee are immediately submitted to
(OJK) secara triwulanan. Financial Services Authority (OJK) on a quarterly basis.
- 106 -
Page 110
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO PERMODALAN 39. CAPITAL RISK MANAGEMENT
Bank memelihara modal yang dikelola untuk mengatasi The Bank maintains its managed capital base to cover
risiko yang melekat dalam bisnis perbankan. Kecukupan inherent risks in the banking business. The adequacy of the
modal Bank dipantau menggunakan rasio Kewajiban Bank’s capital is monitored using a Capital Adequacy
Penyediaan Modal Minimum (KPMM), sebagaimana Ratio (KPMM), as requested by Bank Indonesia.
disyaratkan oleh Bank Indonesia.
Pengelolaan modal Bank berfokus pada kepatuhan terhadap The Bank’s capital management focuses on compliance
jumlah modal minimum yang disyaratkan dan pemeliharaan with the minimum required capital and maintenance of an
rasio KPMM yang memadai untuk membiayai dan adequate KPMM to finance and sustain its day-to-day
menopang operasi dan untuk memaksimalkan nilai operations and to maximize ownership value.
kepemilikan pemegang saham.
Bank menghitung kebutuhan modal berdasarkan POJK Bank calculates capital requirements based on POJK
Nomor 11/POJK.03/2016 dan perubahannya yang kedua Number 11/POJK.03/2016 and its second amendments,
yaitu POJK Nomor 27 Tahun 2022 tentang Kewajiban namely POJK Number 27 of 2022 concerning the Minimum
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum dimana modal Capital Provision Obligation for Commercial Banks, where
yang diwajibkan regulator dianalisis dalam 2 tier sebagai the capital required by the regulator is analyzed in 2 tiers
berikut: as follows:
Modal inti (tier 1) merupakan modal inti utama. Modal Core capital (tier 1) is core capital. Core capital
inti utama antara lain meliputi modal ditempatkan dan includes issued and fully paid-up capital, additional
disetor penuh, tambahan modal disetor, cadangan paid-in capital, general reserve, retained earnings and
umum, laba tahun-tahun lalu dan periode/tahun berjalan profit for the period/year (100%), other
(100%), penghasilan komprehensif lainnya, selisih comprehensive income, shortfall between allowable
kurang dari Penyisihan Penilaian Kualitas Aset sesuai amount of allowance for uncollectible account on
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Cadangan productive assets according to Financial Services
Kerugian Penurunan Nilai aset produktif yang Authority (OJK) regulation and allowance for
diperbolehkan. Perhitungan pajak tangguhan dan aset impairment losses on productive assets. Calculation of
tak berwujud merupakan faktor pengurang modal inti deferred tax and intangible assets are deducted from
utama. core capital.
Modal pelengkap (tier 2) meliputi penyisihan Suplementary capital (tier 2), which includes
penghapusan aset produktif sesuai ketentuan Otoritas allowance for uncollectible account on productive
Jasa Keuangan (OJK). assets according to Financial Services Authority
(OJK) regulation.
Bank tidak mempunyai modal inti tambahan yang The Bank does not have any additional core capital which
memenuhi kriteria peraturan OJK yang berlaku. meets the criteria under prevailing OJK regulation.
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum sebagaimana Capital Adequacy Ratio are as follows:
dimaksud ditetapkan sebagai berikut:
8% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 8% of Risk-Weighted Asset (ATMR) for banks with risk
untuk bank dengan profil risiko peringkat 1. rating 1.
9% sampai dengan kurang dari 10% dari ATMR untuk 9% up to less than 10% of ATMR for banks with risk
bank dengan profil risiko peringkat 2. rating 2.
10% sampai dengan kurang dari 11% dari ATMR untuk 10% up to less than 11% of ATMR for banks with risk
bank dengan profil risiko peringkat 3. rating 3.
11% sampai dengan 14% dari ATMR untuk bank 11% up to 14% of ATMR for banks with risk rating
dengan profil risiko peringkat 4 atau peringkat 5. 4 or rating 5.
- 107 -
Page 111
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 MARET 2025 MARCH 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. MANAJEMEN RISIKO PERMODALAN (lanjutan) 39. CAPITAL RISK MANAGEMENT (continued)
Posisi rasio kecukupan modal (KPMM) Bank pada The Bank’s capital adequacy ratio (CAR) as of March 31,
31 Maret 2025 dan 2024 adalah masing-masing sebesar 2025 and December 31, 2024 are 84.66% and 91.88%,
84,66% dan 91,88% dengan rincian sebagai berikut: respectively,
computed as follows:
2025 2024
Rp000.000 Rp000.000
Modal Capital
Modal inti (Tier 1) 3.371.282 3.300.108 Core capital (Tier 1)
Modal pelengkap (Tier 2) 34.553 29.689 Supplementary capital (Tier 2)
Jumlah Modal 3.405.835 3.329.797 Total Capital
Aset tertimbang menurut risiko: Risk weighted assets:
Risiko kredit 3.804.258 3.432.967 Credit risk
Risiko operasional 218.466 191.181 Operational risk
Dengan memperhitungkan risiko 4.022.724 3.624.148 Including credit, market and operational
kredit, pasar dan operasional risks
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Capital Adequacy Ratio (KPMM):
Minimum (KPMM):
Rasio CET 1 83,81% 91,88% Ratio CET 1
Rasio Tier 1 83,81% 91,88% Ratio Tier 1
Rasio Tier 2 0,86% 0,82% Ratio Tier 2
Rasio Jumlah 84,66% 91,88% Ratio total
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal 9,99% 10,00% Minimum Capital Adequacy Ratio
Minimum yang diwajibkan
- 108 -
Names mentioned 67 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×77
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.4 ×2
unresolved
org
India Indonesia Tbk
p.11 ×5
unresolved
person
Njoo Sioe Liep
p.11 ×2
unresolved
org
PT Bank Pasar Swadesi. Akta
p.11
unresolved
org
PT Bank Pasar Swadesi.
p.11
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.11
unresolved
org
Minister of Justice
p.11
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.11 ×2
unresolved
org
Minister of Finance
p.11 ×2
unresolved
org
Bank Swadesi Tbk
p.11 ×2
unresolved
org
Swadesi Tbk
p.11
unresolved
org
Minister of Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.11
unresolved
person
H. Samanhudi
p.11
unresolved
person
Committee Berdasarkan Akta Notaris Winter Sigiro S.H.
· Notaris
p.12 ×4
unresolved
org
Financial Services Authority
p.12 ×3
unresolved
person
Dwi Anita Kurniasih
· Anggota
p.13
unresolved
org
Pengawas Pasar
p.13
unresolved
org
BAPEPAM
p.13 ×2
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.13 ×8
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.13 ×4
unresolved
org
India India Tbk
p.14
unresolved
org
Bank Indonesia Deposit Simpanan Bank Indonesia
p.27
unresolved
org
PT MAG Fairfax
p.48 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia. Rasio GWM Bank
p.48
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.49
unresolved
org
Maybank Indonesia Tbk
p.49 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia Deposit Facilities Indonesia Bunga
p.50 ×2
unresolved
org
Bank SBI Indonesia
p.50
unresolved
org
Bank SBI Indonesia Sub
p.50
unresolved
org
Bank Mandiri Obligasi Tahap I
p.51 ×2
unresolved
org
Bank Mandiri Bonds Phase I Seri A
p.51 ×2
unresolved
org
Bank BTN Tahap II Tahun
p.51 ×4
unresolved
org
PT Pemeringkat
p.51
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia.
p.51
unresolved
org
Bank Indonesia VR
p.52 ×3
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.53 ×5
unresolved
org
PT Bank Central
p.53 ×2
unresolved
org
Asia Tbk
p.53 ×2
unresolved
org
PT Bank Permata Sub
p.53
unresolved
org
KJPP Benedictus Darmapuspita & Rekan
p.62
unresolved
org
KJPP Benedictus Darmapuspita
p.62
unresolved
org
KJPP Benedictus
p.62
unresolved
org
Bank Risk Profile
p.91
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.