Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 220
Page 1
Page 2
Tentang Sampul Untuk Dicermati
Sampul Laporan Keberlanjutan PT Vale Indonesia Tbk 2024 Laporan Keberlanjutan PT Vale Indonesia Tbk, selanjutnya
menampilkan sekelompok siswa Yayasan Pendidikan Sorowako disebut “Laporan”, mencakup data dan informasi yang
(YPS) berdiri di depan bus listrik yang dioperasikan oleh PT bersifat material bagi para pemangku kepentingan terkait
Vale. Gambar ini bukan sekadar representasi visual, melainkan kinerja keberlanjutan PTVI pada periode 2024. Secara umum,
simbol dari tema besar laporan tahun ini: Resourcing for a isi Laporan ini berasal dari laporan internal yang telah
Greener Future: Leading with Impact through Sustainability. terverifikasi pihak ketiga. Istilah “PT Vale”, “PTVI”, “Perseroan”,
“Perusahaan”, atau “Kami” yang digunakan di dalam Laporan
Bus listrik ini adalah bagian dari inisiatif PT Vale dalam merujuk pada PT Vale Indonesia Tbk.
menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan di
wilayah operasional. Seluruh energi yang digunakan untuk Para pembaca perlu menyadari bahwa Laporan ini juga
menggerakkan bus bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga menyajikan informasi yang memuat data dan informasi
Air (PLTA) milik PT Vale, menjadikannya 100% berbasis energi tentang pandangan dan pernyataan yang mengarah pada
terbarukan tanpa emisi karbon. Ini mencerminkan strategi kondisi ke depan (forward-looking). PTVI memahami bahwa
perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki risiko dan ketidakpastian dari berbagai macam faktor dapat
secara bertanggung jawab untuk mendorong transisi menuju mempengaruhi kinerja operasional dan kondisi usaha di
masa depan yang lebih hijau. masa yang akan datang. Oleh karena itu, kami mengingatkan
pembaca bahwa Perusahaan tidak dapat memastikan bahwa
Tak hanya menjadi sarana transportasi bagi karyawan, bus pernyataan yang bersifat forward looking akan mencerminkan
ini juga melayani kebutuhan mobilitas siswa dari tingkat kondisi aktual di masa mendatang. Dengan demikian, kami
Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas di bawah mengingatkan pembaca untuk menggunakannya dengan
naungan YPS—baik anak karyawan maupun masyarakat bijak.
umum—secara gratis. Dengan cara ini, PT Vale mengintegra-
sikan inovasi lingkungan dengan kebermanfaatan sosial secara Tabel dan grafik pada Laporan ini memaparkan data numerik
nyata. dengan standar penulisan mengikuti kaidah Bahasa Indonesia.
Penyajian nilai numerik dalam teks juga menggunakan kaidah
Melalui program ini, PT Vale menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia.
keberlanjutan bukan hanya tentang lingkungan, tetapi juga
tentang menciptakan dampak positif bagi generasi masa Secara umum, pelaporan data dan informasi di laporan
depan. Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa resourcing untuk ini fokus terhadap operasi produksi di area tambang dan
masa depan yang lebih hijau dapat sekaligus menjadi langkah pengelolaan nikel di Sorowako, namun, beberapa topik juga
konkret dalam memimpin dengan dampak. mencakup operasi yang sedang berjalan di area tambang
Pomalaa dan Bahodopi.
1 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 3
Daftar Isi
Tajuk Istimewa 87
01 Untuk Dicermati 1 07 Manajemen Keberlanjutan dalam
Adaptasi dan Ketahanan Iklim 88
Menumbuhkan Nilai Jangka Panjang 35
Manajemen Emisi dan Energi 91
Pendekatan Berkelanjutan 36
02 Daftar Isi 2 Pengelolaan Air dan Efluen 97
Pelibatan Pemangku Kepentingan 38
Pengelolaan Limbah 100
Penilaian Risiko dan Peluang ESG 44
Perlindungan Keanekaragaman Hayati 105
03 Sorotan Kinerja Keberlanjutan 2024 4 Penerapan Materialitas Ganda untuk Pengelolaan
Rehabilitasi Lahan dan Daerah Aliran Sungai di Luar
Kinerja Operasional 4 Dampak dan Penyusunan Strategi Perusahaan 46
CoW 108
Kinerja Lingkungan 5 Pengelolaan Topik-topik Material 48
Perencanaan Pascatambang 111
Kinerja Sosial 7 Peta Jalan ESG 58
Efisiensi dan Konservasi Mineral dalam Pengolahan
Kinerja Tata Kelola 9 Tata Kelola Keberlanjutan 59
Nikel 112
Pengawasan dan Evaluasi Kinerja Berkelanjutan 61
Rantai Pasokan yang Bertanggung Jawab 62
04 Penjelasan Tema 10
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa 65 10 Keunggulan Human Capital untuk
Pertumbuhan Berkelanjutan 113
05 Sambutan Presiden Direktur 12 Pendekatan PT Vale dalam Pengelolaan Isu Material
08 Memimpin Melalui Tata Kelola yang Etis 65
Tanda Tangan Direksi dan Komisaris 17 terkait Human Capital 114
Struktur Tata Kelola 67
Statistik Karyawan 115
Manajemen Risiko dan Peran Tata Kelola 69
06 Tentang PT Vale Indonesia Tbk 19 Perlindungan dan Pemenuhan Hak Pekerja 116
Penguatan Kapasitas Tata Kelola 70
Jejak PT Vale Indonesia dalam Hilirisasi Nikel 20 Komitmen terhadap Keberagaman, Kesetaraan, dan
Penilaian Kinerja dan Remunerasi 73
Nama Perusahaan dan Alamat 21 Inklusi 119
Kebijakan Tata Kelola 74
Skala Usaha 22 Pelatihan dan Pengembangan Karyawan 121
Saluran Pelaporan 77
Wilayah Operasional 23 Remunerasi dan Tunjangan Karyawan 122
Keamanan Data dan Informasi Digital 80
Pemegang Saham dan Bentuk Legal 24 Proses Perekrutan dan Pergantian Tenaga Kerja 124
Aktivitas dan Proses Bisnis 24
Kinerja Keuangan dan Kontribusi Ekonomi 25
09 Meningkatkan Komitmen Kami terhadap
Perubahan Perseroan yang Signifikan 29
Lingkungan 82
Sertifikasi dan Keanggotaan Asosiasi 30
Pendekatan PT Vale dalam Pengelolaan Isu Material
Penghargaan dan Prestasi Inspiratif 2024 31
Lingkungan 83
Nilai-nilai Inti PTVI 34
2 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 4
Penanganan Keluhan Karyawan 125
13 Kontribusi Kami Terhadap Tujuan
Komitmen terhadap Kesehatan dan Keselamatan
Pembangunan Berkelanjutan 169
Karyawan 126
Kinerja terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja 131
14 Tabel Data 176
Inisiatif Mengenai Kesehatan Mental 133
06 Tentang PT Vale Indonesia Tbk 176
07 Manajemen Keberlanjutan dalam Menumbuhkan
Nilai Jangka Panjang 176
11 Menjaga Harmoni Komunitas melalui
08 Memimpin Melalui Tata Kelola yang Etis 177
Keterlibatan Strategis 134
09 Meningkatkan Komitmen Kami terhadap
Pengantar Bab/Pendekatan Umum 135
Lingkungan 178
Penghormatan Hak Asasi Manusia 137
10 Keunggulan SDM untuk Pertumbuhan Berkelanjutan 190
Relokasi dan Hak atas Tanah serta Sumber Daya 140
Keterlibatan/Hubungan Komunitas 141
Inisiatif untuk Menciptakan Dampak Positif bagi 15 Lampiran
Masyarakat 151 Pernyataan Assuror Independen 196
Indeks POJK 200
12 Tentang Laporan Ini 160 Indeks GRI 214
Pengungkapan Topik Material[GRI 3-2] 165 Indeks SASB 217
Lembar Umpan Balik 219
3 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 5
Sorotan Kinerja Keberlanjutan 2024
Kinerja Operasional[POJK51-B.1]
Total Produksi dan Penjualan Pendapatan Usaha Biaya Produksi Nikel
Nikel dalam Matte (Ton) (Ribu AS$) dalam Matte (AS$ per Ton)
Produksi mencapai Penjualan mencapai Total Pendapatan Laba Tahun Berjalan Biaya Produksi Nikel dalam Matte sebesar
mencapai mencapai
71.311 ton 72.625 ton AS$ 9.479 per Ton 6,05% dibandingkan tahun 2023
0,82% dibandingkan tahun 2023 3,59% dibandingkan tahun 2023
950.388 Ribu AS$ 57.761 Ribu AS$
23% dibandingkan tahun 2023 78.95% dibandingkan tahun 2023
1.232.263 11.444
1.179.452
10.089
72.625
70.728 70.108 71.311 950.388 9.479
60.090 60.090
Total Pendapatan
Laba Tahun Berjalan
(Ribuan AS$)
274.334
200.401
2022 2023 2024 57.761 2022 2023 2024
Biaya Produksi Nikel dalam Matte Tren Biaya Produksi Nikel
Produksi Penjualan 2022 2023 2024 (AS$ per Ton) dalam Matte
Di tengah penurunan harga nikel sebesar 30%, dari AS$21.482 per ton pada tahun 2023 menjadi AS$14.965 per ton pada tahun
Stabilitas Operasional di Tengah 2024, perusahaan berhasil mempertahankan stabilitas operasional dan menunjukkan kinerja positif melalui peningkatan efisiensi
Fluktuasi Harga Nikel serta kemampuan menghasilkan output produksi yang lebih besar (0.82%) dengan biaya yang lebih rendah (6,05%).
4 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 6
Kinerja Lingkungan[POJK51-B.2]
PROPER Emas* Non GRK Penggunaan Energi
Perolehan penilaian tertinggi nasional dari
program kementrian lingkungan hidup dan
kehutanan (KLHK).
Total Emisi SO2 52.172 2023: 53.188
Total Penggunaan 31.785.655
2022: 43.377
Energi (GJ)
(Ton SO2eq) 2023: 30.974.879 2022: 26.956.105
1.91% dibandingkan tahun 2023
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Intensitas Energi 445,73
(GJ/Ton Ni)
Scope 1 dan Scope 2 Intensitas Emisi SO2 0,73 2023: 0,75 2023: 437,90 2022: 448,60
2022: 0,72
(Ton SO2eq/Ton Ni)
2,67% dibandingkan tahun 2023
Total Emisi GRK 2.135.742 30,6% penggunaan dari total energi berasal dari
energi terbarukan
(Ton CO2eq) 2023: 2.032.313 2022: 1.748.552
Total Emisi Partikulat 2023: 600
(Ton Partikulat) 879 2022: 681
Intensitas Emisi GRK 29,95
(Ton CO2eq/Ton Ni) 2023: 28,73 2022: 29,10 Intensitas Emisi
2023: 0,007 Limbah
Partikulat 0,012 2022: 0,009
Penjelasan mengenai dinamika Produksi dan Intensitas Emisi GRK dapat dilihat pada (Ton Partikulat/Ton Ni)
halaman XX. Produksi Limbah B3 2.407,5
(Ton)
2023: 2.041 2022: 1.865,3
Penggunaan Air dan Produksi Efluen Pemanfaatan Limbah
1.453 ton pemanfaatan kembali limbah
Penggunaan Air Intensitas Seluruh titik bahan beracun dan berbahaya (B3)
Penggunaan Air
510 m³
(Megaliter) penaatan air
(Megaliter/Ton Ni) air daur ulang
memenuhi baku pemanfaatan slag nikel (limbah
di Lamella Gravity Settler 377.964,29 ton non-B3) menjadi material
mutu yang ditetapkan
8.498,94 0,12 dimanfaatkan sebagai bahan
oleh pemerintah konstruksi dan lapisan jalan
baku larutan Ferrousulfat
2023: 7.561,10 2022: 8.519,80 2023: 0,11 2022: 0,14 tambang
*PROPER merupakan penilaian kinerja lingkungan tahunan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Peringkat Emas adalah penghargaan tertinggi bagi perusahaan yang melampaui ketaatan dan menerapkan praktik berkelanjutan, termasuk
aspek sosial. PT Vale menjadi satu-satunya perusahaan tambang dan pengolahan nikel terintegrasi yang meraih peringkat Emas tahun ini.
5 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 7
Kinerja Lingkungan[POJK51-B.2]
Reklamasi dan Konservasi
Pelatihan terkait
Rehabilitasi Keanekaragaman Hayati
Lingkungan di 2024
di 2024
Reklamasi Lahan
Bekas Tambang 178,9 2023: 224,4
2022: 295,4
(Ha)
67.903
pohon endemik ditanam kembali
Rehabilitasi DAS 14.740 2023: 10.435
di area pascatambang
(Ha) 2022: 10.435
41.3% dibandingkan tahun 2023 633 karyawan dan 75 karyawan dan
41.3% dibandingkan tahun 2023 1.134 kontraktor 29 kontraktor
Mengonservasi rusa sebanyak mendapatkan pelatihan mengikuti sertifikasi terkait
139.151 berbagai jenis pohon ditanam pada lahan
22 ekor terkait lingkungan pengelolaan lingkungan
yang telah selesai ditambang
Menghadapi Tantangan, Memperkuat Komitmen
Tahun 2024 menjadi tahun yang menantang dalam kinerja lingkungan, dengan sejumlah Meski demikian, kami menjadikan berbagai tantangan tersebut sebagai pijakan untuk
capaian yang belum sejalan dengan target dan tujuan keberlanjutan perusahaan— mempercepat transformasi menuju operasi yang lebih efisien dan rendah karbon. Inisiatif
termasuk di antaranya peningkatan emisi dan konsumsi energi, naiknya volume limbah seperti ore de-watering, pemanfaatan limbah panas (heat-waste), dan penggunaan
B3, serta menurunnya realisasi reklamasi. Tantangan ini muncul di tengah upaya kami biomassa merupakan contoh nyata dari langkah berkelanjutan yang kami lakukan untuk
untuk meningkatkan produksi nickel matte di pabrik pengolahan Sorowako dengan meningkatkan kinerja lingkungan secara menyeluruh.
bijih berkadar nikel lebih rendah. Di sisi lain, faktor alam seperti curah hujan yang tinggi
menyebabkan bijih memiliki kadar kelembaban lebih tinggi. Untuk memproduksi volume Rincian lebih lanjut mengenai kinerja lingkungan dan inisiatif yang kami lakukan dapat dilihat
nikel matte yang sama, dibutuhkan konsumsi energi yang lebih besar akibat kandungan di halaman XX.
nikel yang lebih rendah dan kelembaban yang lebih tinggi.
6 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 8
Kinerja Sosial[POJK51-B.3]
Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Statistik Karyawan Pelatihan Karyawan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3)
Total 3.038 Jumlah Jam 65.687
Karyawan 2023: 3.018 2022: 2.929 Pelatihan 2023: 87.639 2022: 117.360
Nihil Kematian Akibat Kerja (Zero Fatality)
di 2024
Jumlah Karyawan
Keberagaman 83% yang Mengikuti 7.221
Karyawan di 2024 merupakan karyawan lokal 2023: 9.330 2022: 2.934
Pelatihan Jumlah Jam 27.220.763
Kerja Selamat 2023: 8.737.825 2022: 14.182.199
Rata-rata 22
jam pelatihan Statistik kecelakaan 76,73%
88% 12% 2023: 29 2022: 40
terendah
karyawan laki-laki karyawan perempuan 1.4% 2023: 73,56% 2022: 70,24%
total karyawan dalam sejarah PT Vale: Di 2024,
2,686 352 perempuan
dibandingkan 0,92% turnover rate, 0.07% dibandingkan 2023 persentase jam kerja selamat 29,7%
dibandingkan 2023. Persentase
4,3% dibandingkan 2023
tahun 2023
karyawan laki-laki karyawan perempuan Kepatuhan terhadap Sistem
Manajemen Keselamatan
88,18% 143 Pertambangan (SMKP) Minerba.
18 10,19% karyawan bergabung mendapatkan uji kompetensi
karyawan perempuan dari total pejabat oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
dalam serikat pekerja Jumlah Karyawan dan
menempati posisi manajerial, manajerial Perseroan
Kontraktor yang
18.402
2023: 16.813 2022: -
Mengikuti Pemeriksaan
Kesehatan 9,5% dibandingkan 2023
Total Jam Pelatihan Karyawan
2023: 694
K3 & Tanggap Darurat
1.020 2022: 361
47,1% dibandingkan 2023
Kontraktor
2023: 3.964
6.166 2022: 4.525
55,6% dibandingkan 2023
7 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 9
Kinerja Sosial[POJK51-B.3]
Berkontribusi pada Pemberdayaan Masyarakat
Realisasi Anggaran Program Pengembangan
dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Bentuk Dukungan di 2024
di Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi.
Sarana transportasi
AS$4.000.198 pendidikan
2023: AS$ 5.571.359 2022: AS$ 6.381.165 bagi siswa-siswi di lima desa, yaitu Balambano,
Laskap, Pongkeru, Pasi-Pasi, dan Harapan
Penerima Manfaat di 2024 600 pohon
kelapa genja ditanam
~300 KK dan di area perkebunan nanas
>15 fasilitas umum
di Kecamatan Nuha mendapatkan subsidi listrik 309 paket makanan
untuk upaya pencegahan stunting
113 pelaku usaha mikro, kecil,
dan menengah (UMKM) 5.000 bibit pohon
peserta program peningkatan kapasitas untuk penghijauan Kawasan
dan daya saing Wisata Rammang-rammang
115 anggota kelompok
wanita tani
dari 10 kelompok mengikuti pelatihan Keterlibatan/
pertanian organik
Hubungan Masyarakat
9 puskesmas 41 pelajar/mahasiswa
di area pemberdayaan melakukan penelitian maupun Pengaduan/Keluhan 83.7%
PT Vale kerja praktik di area operasi yang Selesai keluhan diselesaikan
di Bahodopi
8 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 10
Kinerja Tata Kelola
Tata Kelola Penilaian Kinerja
Di 2024, Pengesahan Kebijakan
Keberlanjutan
Keberlanjutan PT Vale
29.4
Skor ESG Sustainalytics
Di 2024, 23,53% Kategori Risiko Sedang,
0,9% dari skor tahun 2023
anggota Dewan Komisaris dan Direksi
adalah perempuan
Termasuk dalam Indeks (berlaku hingga
28 Mei 2025)
SRI-KEHATI**
98,68%
tingkat penerapan Good Corporate Governance (GCG)
berdasarkan penilaian ASEAN Corporate Governance
Peringkat kredit PT Vale naik dari
Scorecard (ACGS) di 2023,
‘BB’ ke ‘BB+’
11% dibandingkan 2021 oleh S&P Global Ratings
Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab Keamanan
Pemasok Lokal dan 77% Siber
Nasional 2023: 83% 2022: 85%
(% dari total pemasok)
100% Nihil insiden terkait kerusakan, modifikasi, atau
kebocoran data digital pelanggan, karyawan, dan
pemasok mendapatkan sosialisasi
pemangku kepentingan.
Pedoman Perilaku Pemasok
**SRI-KEHATI, Indeks yang mengukur kinerja harga saham dari perusahaan tercatatan di Bursa Efek Indonesia yang memiliki kinerja yang baik dalam mendorong
usaha-usaha berkelanjutan, serta memiliki kesadaran terhadap lingkungan hidup (https://kehati.or.id/indeks-sri-kehati/).
9 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 11
Penjelasan Tema
Resourcing for a Greener Future: Leading with dapat dicapai melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan
Impact through Sustainability yang dijalankan secara konsisten.
Sejak memulai eksplorasi di Indonesia pada tahun 1920-an, Tema ini juga mencerminkan evolusi bisnis PT Vale, yang
PT Vale (sebelumnya dikenal dengan PT Internasional Nickel tidak hanya berfokus pada aktivitas penambangan yang
Indonesia/INCO) telah berkomitmen untuk memimpin industri berkelanjutan, tetapi juga pada pengembangan proses
dengan integritas dan prinsip keberlanjutan yang kuat. pemurnian melalui kemitraan strategis untuk menghasilkan
“Resourcing for a Greener Future: Leading with Impact produk nikel yang dibutuhkan oleh dunia guna mendorong
through Sustainability” tidak hanya sekadar tema laporan transisi energi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi
keberlanjutan kami tahun ini, tetapi merupakan refleksi dan hilirasasi kami untuk meningkatkan nilai tambah, selaras
sekaligus penegasan dari visi dan misi kami dalam menjawab dengan misi pemerintah Republik Indonesia dalam mendorong
tantangan global menuju masa depan yang lebih hijau. industrialisasi berbasis hilirisasi guna meningkatkan nilai
tambah, yang pada akhirnya akan menunjang pertumbuhan
Kami memahami bahwa nikel memainkan peran krusial dalam ekonomi Indonesia.
transisi energi global, terutama sebagai bahan baku utama
untuk teknologi energi terbarukan seperti baterai kendaraan Sepanjang tahun 2024, PT Vale terus menunjukkan komitmen
listrik (EV) dan sistem penyimpanan energi. terhadap keberlanjutan melalui berbagai program mitigasi
dampak, penguatan inisiatif lingkungan, dan pengembangan
Dalam konteks ini, PT Vale Indonesia menyadari sepenuhnya sosial masyarakat. Namun, kami juga menghadapi sejumlah
bahwa kegiatan penambangan, meskipun penting bagi tantangan yang tidak terelakkan. Penurunan kadar nikel
pembangunan dan mendukung agenda dekarbonisasi, dalam bijih, curah hujan ekstrem, serta tekanan harga nikel
membawa dampak yang tidak kecil bagi masyarakat dan global memberikan tekanan tambahan terhadap upaya
lingkungan. efisiensi energi dan dekarbonisasi. Di saat yang sama,
pemanfaatan biomassa sebagai energi alternatif masih
Kesadaran ini melahirkan tekad mendalam untuk tidak hanya menghadapi kendala dari sisi kelayakan teknis dan biaya.
menyediakan bahan baku secara bertanggung jawab, tetapi
juga meminimalkan dampak negatif serta menciptakan Semua tantangan ini tidak melemahkan semangat kami
kontribusi positif yang nyata bagi lingkungan dan komunitas namun justru menjadi pemicu untuk terus berinovasi dan
sekitar. Komitmen ini sejalan dengan tujuan perusahaan, beradaptasi. PT Vale menyadari bahwa tidak semua upaya
yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun akan langsung berhasil, namun kami terus belajar dan
masa depan yang lebih baik secara bersama-sama. Di tengah mencari cara yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan
peran strategis nikel dalam mewujudkan masa depan rendah untuk mencapai tujuan keberlanjutan. Kami percaya bahwa
karbon, kami juga memahami bahwa keberlanjutan hanya masa depan yang lebih hijau hanya dapat dicapai melalui
10
Page 12
kolaborasi dan inovasi. Oleh karena itu, Perseroan, bersama mitra, memutuskan untuk membangun fasilitas pengolahan bijih nikel yang dapat memaksimalkan penggunaan bijih nikel yang telah ditambang dan dan meminimalkan konsumsi energi, seperti proyek High-Pressure Acid Leach (HPAL) di Pomalaa, Bahodopi, dan Sorowako Limonite. Ketiga proyek pengembangan ini sekaligus juga mendukung rantai pasok industri energi hijau. Sebagai bagian dari komitmen untuk memimpin dengan dampak positif, PT Vale juga berupaya mengadopsi standar keberlanjutan global, termasuk melalui proses menuju sertifikasi Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA). Di sisi lingkungan, kami terus mengoptimalkan penggunaan energi dan menurunkan jejak karbon, sejalan dengan Peta Jalan Menuju Karbon Netral 2050. Sementara di sisi sosial, kami secara proaktif memberdayakan masyarakat sekitar melalui peningkatan modal sosial, pengembangan keterampilan, penguatan kelembagaan, dukungan bagi kelompok rentan, serta perbaikan infrastruktur dan nilai-nilai budaya lokal. Ke depan, PT Vale akan terus mendorong transformasi menuju ekonomi hijau dengan memastikan bahwa setiap kegiatan bisnis kami tidak hanya mendukung pertumbuhan industri, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan. 11
Page 13
Sambutan Presiden Direktur [POJK51-D.1] [GRI 2-22]
Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat, Sebagai bagian dari ekosistem global industri nikel, PTVI
Dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati, kami menyadari tanggung jawab strategis yang kami emban. Kami
menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan tidak sekadar menjalankan operasi tambang namun juga
dan kepercayaan yang terus diberikan kepada PT Vale Indonesia membangun masa depan yang lebih baik. Dengan menjunjung
Tbk. Di tengah kompleksitas dan dinamika global yang terus tinggi prinsip-prinsip International Council on Mining and
berkembang, kami semakin yakin bahwa kekuatan sejati sebuah Metals (ICMM), kami telah mengintegrasikan aspek lingkungan,
perusahaan terletak pada sinergi dan kolaborasi yang kokoh sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam setiap aspek bisnis.
bersama para pemangku kepentingannya. Perjalanan kami Komitmen ini tidak bersifat sementara; ia telah melekat dalam
dalam industri nikel adalah perjalanan untuk terus belajar, identitas perusahaan dan menjadi panduan dalam setiap
beradaptasi, dan bertumbuh—bersama dan untuk Indonesia. pengambilan keputusan.
Seiring percepatan transisi energi global, nikel telah menjelma Pada tahun 2024, kami turut serta dalam Conference of the
menjadi mineral kritis yang memainkan peran sentral dalam Parties (COP) ke-29 sebagai bentuk komitmen kami dalam
mendorong transformasi menuju ekonomi rendah karbon. mengambil bagian dalam upaya global untuk keberlanjutan.
Namun, peran strategis ini datang dengan tanggung jawab Partisipasi ini adalah cerminan dari kesadaran kami bahwa
yang tidak ringan. Industri kami dihadapkan pada beragam tantangan iklim hanya dapat diatasi melalui kolaborasi lintas
tantangan baik dari tekanan lingkungan yang kian kompleks, sektor, lintas negara, dan lintas kepentingan. Kami hadir untuk
ekspektasi sosial yang meningkat, hingga regulasi yang terus berkontribusi, belajar, dan menunjukkan bahwa sektor mineral
berkembang baik di tingkat nasional maupun internasional. Di kritis pun dapat menjadi bagian dari solusi.
tengah tekanan ini, hanya mereka yang mampu bertransforma-
si secara berkelanjutanlah yang akan bertahan dan memberikan Melalui Laporan Keberlanjutan ini, kami menyampaikan secara
dampak positif jangka panjang. transparan langkah-langkah nyata yang telah kami ambil baik
dari inisiatif lingkungan untuk menekan jejak karbon, hingga
Tak hanya aspek eksternal, kami juga menghadapi tantangan program sosial yang memperkuat kapasitas masyarakat
internal yang memerlukan ketangguhan dan kreativitas. Harga sekitar. Di setiap program, kami tanamkan semangat untuk
nikel yang terus berfluktuasi sepanjang tahun menuntut kami terus belajar dan memperbaiki diri, karena kami menyadari
untuk berpikir ulang tentang efisiensi, ketahanan bisnis, dan bahwa keberlanjutan adalah proses yang terus berkembang,
Febriany Eddy daya saing operasional. Dalam situasi ini, kami berkomitmen
untuk menjaga keseimbangan antara kinerja ekonomi dan
bukan tujuan akhir.
Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk
tanggung jawab sosial-lingkungan. Karena kami percaya,
keberlanjutan bukan pilihan, melainkan satu-satunya jalan ke
depan.
1 12 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 14
inklusif dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari transformasi
pasca-divestasi, kami menjalankan proses carve-out
untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat
pengambilan keputusan, dan memperkuat sinergi lintas unit,
sambil tetap menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian.
Kemajuan dalam tata kelola juga terlihat dari peningkatan
representasi perempuan di Dewan Komisaris dan Direksi yang
kini mencapai 23,5%, serta keterlibatan pemasok lokal dan
nasional sebesar 77% dari total pengadaan. Peningkatan ini
menjadi pondasi yang memperkuat komitmen ESG kami, yang
terus kami dorong melalui berbagai strategi sepanjang 2024.
Kinerja Operasional dan Proyek Strategis transisi energi bersih. Proyek HPAL Sambalagi di Morowali,
Di tengah tekanan pasar global dan tantangan eksternal yang yang dirancang untuk mencapai netral karbon sejak awal Pendekatan materialitas ganda kami terapkan untuk
tidak ringan, PT Vale menunjukkan ketangguhan dan komitmen operasional, saat ini tengah menyelesaikan tahap perizinan, memahami risiko ESG tidak hanya dari perspektif perusahaan,
tinggi dalam menjaga keberlanjutan operasional. Sepanjang dengan kemajuan konstruksi tambang telah mencapai 70% tetapi juga dari sudut pandang masyarakat dan lingkungan. Ini
tahun 2024, kami berhasil mencatatkan produksi nikel dalam dari target penyelesaian. Bersama mitra strategis seperti bukan sekadar proses teknis, tetapi wujud nyata dari empati
matte sebesar 71.311 ton—melebihi target dan menunjukkan Ford dan Huayou, proyek Pomalaa terus menunjukkan dan rasa tanggung jawab kami dalam menciptakan nilai yang
peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Volume perkembangan positif, sementara proyek Sorowako Limonite berkelanjutan.
penjualan juga meningkat menjadi 72.625 ton, mencerminkan Ore saat ini berada dalam proses perizinan. Seluruh proyek ini
kepercayaan pelanggan terhadap kualitas dan keandalan kami. bukan hanya investasi fisik, tetapi juga cerminan komitmen Kami juga telah meluncurkan Kebijakan Keberlanjutan sebagai
kami untuk terus bertumbuh secara bertanggung jawab dan kerangka strategis perusahaan, dan membentuk Komite
Melalui berbagai inisiatif efisiensi, kami mampu menurunkan berkelanjutan—bersama para pemangku kepentingan dan Keberlanjutan untuk memperkuat pengambilan keputusan
biaya produksi tunai per ton ke titik terendah dalam tiga untuk masa depan Indonesia. berbasis ESG. Seiring dengan munculnya tantangan baru dari
tahun terakhir, yakni sebesar $9.479/ton. Meskipun rata-rata proyek-proyek ekspansi dan peningkatan kapasitas produksi,
harga penjualan nikel mengalami penurunan sebesar 30,3% Peningkatan Tata Kelola dan Kinerja ESG kami sedang menyempurnakan peta jalan ESG kami agar tetap
dibandingkan tahun lalu, kami tetap mampu mencatatkan laba Kami percaya bahwa tata kelola yang baik adalah fondasi relevan dan adaptif. Peta jalan ini akan memuat target-target
bersih yang dinormalisasi sebesar AS$7357,73 juta. Pencapaian utama dari keberlanjutan jangka panjang. Di tahun 2023, skor konkret—mulai dari dekarbonisasi, peningkatan kontribusi
ini mencerminkan kemampuan kami dalam menciptakan nilai PT Vale dalam ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) sosial, hingga penguatan tata kelola—sehingga keberlanjutan
jangka panjang secara konsisten di tengah dinamika pasar meningkat menjadi 98,68% dari sebelumnya 87,68% pada 2021. menjadi budaya hidup di seluruh organisasi, bukan sekadar
yang menantang. Kami juga mulai menerapkan nilai-nilai baru perusahaan, komitmen di atas kertas.
CARES: Compassion, Accountability, Resilience, Excellence,
Tahun 2024 juga menjadi momentum penting bagi akselerasi Sustainability, sebagai pedoman budaya organisasi dalam
proyek-proyek strategis kami yang selaras dengan visi menghadapi tantangan dan mengambil keputusan secara lebih
2 13 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 15
Komitmen PT Vale mulai tercermin dalam hasil penilaian selaras dengan target internal. Karakteristik bijih dengan Langkah-langkah ini diperkuat dengan strategi transisi energi
eksternal. Peringkat risiko ESG kami diperbarui oleh kadar nikel yang lebih rendah dan tingkat kelembapan yang jangka panjang. Kami mengoptimalkan pemanfaatan PLTA
Sustainalytics menjadi 29,4 (kategori risiko sedang), merupakan tinggi, serta kompleksitas operasional, turut memengaruhi dan memperluas penggunaan biomassa sebagai bahan bakar
tingkat terendah dalam tiga tahun terakhir. Sementara itu, capaian tersebut. Selain itu, upaya pencapaian target netral reduktor di fasilitas pengolahan nikel. Inisiatif ini, yang dimulai
peringkat kredit PT Vale berdasarkan S&P Global Ratings karbon juga memerlukan dukungan yang signifikan, termasuk pada 2023, ditargetkan rampung pada 2027 sebagai bagian
meningkat dari ‘BB’ menjadi ‘BB+ kebutuhan akan inovasi teknologi, ketersediaan energi dari kontribusi kami terhadap target dekarbonisasi karbon
hijau yang andal, serta investasi yang tidak kecil. Perseroan nasional.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan standar, kami saat ini memandang berbagai kondisi ini sebagai bagian dari tantangan
dalam proses untuk memenuhi standar IRMA 50 (Initiative for yang melekat dalam proses peningkatan berkelanjutan, yang Kami percaya bahwa kepemimpinan di bidang lingkungan
Responsible Mining Assurance)—standar keberlanjutan yang memerlukan respons adaptif melalui inovasi, optimalisasi bukan hanya bentuk tanggung jawab moral, melainkan juga
komprehensif di sektor pertambangan. Ini merupakan langkah proses, dan penguatan kinerja pengelolaan lingkungan secara fondasi daya saing jangka panjang. Semua pencapaian dan
lanjut dari komitmen kami untuk memperkuat transparansi, menyeluruh. upaya ini kami uraikan lebih lanjut dalam Bab 09: Meningkatkan
keterlibatan pemangku kepentingan, dan praktik sosial-ling- Komitmen Kami terhadap Lingkungan dalam laporan ini.
kungan yang bertanggung jawab. Sebagai bagian dari respons terhadap tantangan tersebut,
PT Vale terus mengembangkan pendekatan yang lebih Komitmen Sosial dan Keselamatan
Pencapaian Bidang Lingkungan menyeluruh, termasuk penerapan Life Cycle Assessment Di PT Vale, kami percaya bahwa manusia adalah inti
PT Vale terus memperkuat komitmennya dalam menjaga dan dalam menilai dampak operasional dari hulu ke hilir. Di sisi lain, dari keberlanjutan. Sepanjang tahun 2024, kami terus
melestarikan lingkungan hidup sebagai bagian tak terpisahkan transisi energi juga menjadi prioritas strategis, dengan 30,6% menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai
dari operasi kami. Bagi kami, kepatuhan terhadap regulasi dari total energi yang digunakan pada tahun 2024 berasal dari
bukanlah batas akhir, melainkan titik awal untuk melangkah sumber terbarukan. Selanjutnya, kami memanfaatkan kembali
lebih jauh. Setelah tiga tahun berturut-turut meraih PROPER 1.453 ton limbah B3 dan 377.964 ton slag sebagai material
Hijau, pada tahun 2024 kami berhasil memperoleh PROPER konstruksi dan pelapis jalan tambang, sebagai bagian dari
Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan— upaya pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab.
sebuah pengakuan tertinggi atas kinerja lingkungan dan
kontribusi sosial kami. Penghargaan ini menjadi bukti Capaian lain yang signifikan mencakup pemenuhan standar
nyata bahwa upaya berkelanjutan yang konsisten dapat kualitas air di seluruh titik pemantauan sesuai baku mutu yang
menghasilkan dampak yang berarti. ditetapkan pemerintah, serta rehabilitasi lahan seluas 21.055,21
hektar hingga akhir tahun 2024, termasuk lahan di luar konsesi
Kami menyadari bahwa perjalanan menuju keberlanjutan sebagai bagian kewajiban atas didapatkannya Izin Pinjam Pakai
merupakan proses jangka panjang yang penuh tantangan. Kawasan Hutan. Luas rehabilitasi ini setara dengan sekitar 3,6
Kinerja lingkungan PT Vale pada tahun 2024 turut dihadapkan kali lipat dari total luas area yang telah dibuka untuk kegiatan
pada berbagai dinamika. Beberapa indikator utama, seperti pertambangan sejak awal operasi. Pendekatan reklamasi
intensitas emisi, konsumsi energi, volume limbah B3, serta pasa-tambang secara progresif menjadi strategi kami untuk
realisasi reklamasi menunjukkan tren yang belum sepenuhnya meminimalkan jejak lingkungan dari waktu ke waktu.
3 14 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 16
utama dan tak bisa ditawar. Kami bersyukur bahwa sepanjang Kami memahami bahwa setiap proyek strategis membawa
2024, PT Vale berhasil mempertahankan zero fatality dan dinamika sosial tersendiri. Karena itu, di wilayah Bahodopi,
mencatat tingkat kecelakaan kerja terendah dalam sejarah Pomalaa, Sorowako Limonite, dan Tanamalia, kami terus
perusahaan. Di tiga area utama proyek—Pomalaa, Bahodopi, mendorong dialog terbuka dan kolaborasi yang konstruktif agar
dan Sorowako Limonite—kami mencatat lebih dari 13,3 juta solusi yang dihasilkan benar-benar berakar pada kebutuhan
jam kerja tanpa satu pun kasus fatalitas atau cedera serius. masyarakat. Pendekatan ini didukung oleh penguatan sistem
Ini adalah hasil dari kedisiplinan, upaya yang tidak kenal lelah pengelolaan sosial yang merujuk pada standar internasional
secara terus menerus serta budaya keselamatan yang terus seperti IFC Performance Standard 5 dan prinsip-prinsip hak
kami tanamkan dan wujudkan dalam praktik sehari-hari. asasi manusia.
Kinerja kami dalam menerapkan Sistem Manajemen Kami juga menyadari bahwa ruang untuk perbaikan selalu ada.
Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) juga meningkat, Pada 2024, kami mengambil langkah penting dengan melakukan
dengan tingkat kepatuhan mencapai 76,73%, naik 4,3% pengungkapan publik atas aduan masyarakat terkait dugaan
dibandingkan tahun sebelumnya. Kami mencatat kemajuan pelanggaran hak. Kami memandang transparansi ini sebagai
signifikan dalam langkah-langkah preventif, termasuk bentuk nyata dari komitmen terhadap akuntabilitas, serta
pelaksanaan pemeriksaan kesehatan yang menjangkau 18.402 sebagai pengingat bagi diri kami sendiri untuk terus berbenah,
karyawan dan kontraktor. Jam pelatihan K3 dan tanggap mendengarkan, dan bertindak secara bertanggung jawab.
darurat juga meningkat drastis—naik 47,1% untuk karyawan
dan 55,6% untuk kontraktor. Semua ini adalah bagian dari Apresiasi dan Arah Masa Depan
komitmen kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang Kami menyampaikan apresiasi yang setulus-tulusnya kepada
aman, sehat, dan berkelanjutan. seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, mitra usaha,
karyawan, komunitas lokal, serta masyarakat luas—yang
Dengan fondasi internal yang semakin kokoh, kami terus telah menjadi bagian dari perjalanan PT Vale. Kepercayaan dan
memperkuat keterlibatan sosial sebagai bagian dari tanggung kolaborasi yang terbangun selama ini menjadi fondasi kokoh
jawab perusahaan. Selama tahun 2024, kami mengalokasikan bagi kami dalam menapaki jalan keberlanjutan. Tidak ada satu
fondasi utama pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. dana sebesar AS$4.000.198 untuk Program Pengembangan pun capaian dalam laporan ini yang lahir dari upaya tunggal.
Dari total 3.045 karyawan, 82,6% berasal dari daerah operasi dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dijalankan di wilayah Semua adalah hasil kerja sama, saling percaya, dan komitmen
kami. Komitmen terhadap keberagaman dan kesetaraan juga Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa, dengan fokus pada bersama untuk menciptakan nilai yang lebih besar.
terus kami perkuat, salah satunya tercermin dari peningkatan bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang
jumlah karyawan p erempuan menjadi 353 orang, naik 1,4% dari dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. Atas Di tengah dinamika industri yang terus bergerak, kami melihat
tahun sebelumnya, dan peningkatan keterwakilan perempuan komitmen ini, PT Vale meraih Subroto Award untuk kategori peluang besar untuk menjadikan aspek lingkungan, sosial,
dalam posisi manajerial menjadi 10,9%. pemberdayaan masyarakat—sebuah bentuk pengakuan yang dan tata kelola (ESG) sebagai keunggulan kompetitif jangka
semakin memotivasi kami untuk terus memberikan kontribusi panjang. Kami berkomitmen untuk memperkuat kontribusi
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tetap menjadi prioritas terbaik bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. kami terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),
4 15 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 17
mempercepat agenda dekarbonisasi, dan terus menegaskan
posisi kami sebagai pelaku industri pertambangan yang
bertanggung jawab di tingkat global.
Transparansi, keadilan, dan keberlanjutan bukan sekadar
prinsip yang kami pegang, melainkan arah kompas yang
membimbing setiap langkah kami ke depan.
Tahun 2025 akan kami sambut dengan optimisme yang
realistis dan kesiapan yang menyeluruh. Kami mewaspadai
fluktuasi harga nikel global, namun kami juga melihat
peluang dari meningkatnya permintaan nikel seiring dengan
percepatan transisi energi dunia. Melalui komitmen yang
kuat dan kolaborasi yang tulus, kami percaya bahwa kita
bisa bersama-sama membentuk masa depan yang lebih
berkelanjutan, lebih adil, dan lebih inklusif—bukan hanya
untuk hari ini, tetapi untuk generasi yang akan datang.
Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan ini.
Kami terus melangkah, dengan semangat untuk tumbuh,
memperbaiki diri, dan memberikan dampak positif yang nyata.
Jakarta, April 2025
Salam hormat,
Febriany Eddy
Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk
Catatan:
Febriany Eddy telah menyampaikan pemberitahuan
berakhirnya masa jabatannya pada Perseroan, efektif sejak 21
April 2025.
5 16 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 18
Tanda Tangan Direksi dan Komisaris
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT
Vale Indonesia Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi laporan sesuai dengan POJK 51/POJK.03/2017. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Direksi
Febriany Eddy Abu Ashar Adriansyah Chaniago
Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur Direktur
Bernardus Irmanto Rizky Andhika Putra Muhammad Asril
Direktur Direktur Direktur
Luke Mahony
Direktur
6 17 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 19
Dewan Komisaris
Muhammad Rachmat Emily Olson Fabio Ferraz
Wakil Presiden Komisaris Komisaris
Kaimuddin
Presiden Komisaris
Kristina Gauthier M Jasman Panjaitan Edi Permadi
Komisaris Komisaris Komisaris
Yusuke Niwa Rudiantara Retno L.P. Marsudi
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Keterangan:
Struktur Dewan Komisaris Perseroan
terakhir berdasarkan keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Perseroan pada tanggal 14 Januari
Marita Alisjahbana 2025.
Komisaris Independen
7 18 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 20
Tentang PT Vale Indonesia Tbk
Page 21
Jejak PT Vale Indonesia dalam Hilirisasi Nikel
PT Vale Indonesia Tbk telah beroperasi di Indonesia selama komersial pada tahun 1978 dengan mengandalkan pembangkit tahun 2011, setelah restrukturisasi pemegang saham, kami
lebih dari 56 tahun dan menjadi pelopor hilirisasi berbasis listrik tenaga air (PLTA) untuk mendukung operasi pabrik, mengubah nama dari PT INCO menjadi PT Vale Indonesia Tbk.
energi terbarukan dalam industri pengolahan nikel nasional. menjadikan kami salah satu perusahaan nikel pertama Saat ini, PT Vale terus memperkuat komitmen pada keunggulan
Perjalanan kami dimulai pada tahun 1920-an dengan yang menerapkan konsep hilirisasi berkelanjutan. Selain operasional, keberlanjutan, dan pengelolaan sumber daya yang
eksplorasi nikel, dan pada tahun 1968 resmi menjadi PT itu, Perseroan menggunakan teknologi Rotary Kiln-Electric bertanggung jawab. Komitmen ini semakin diperkuat dengan
International Nickel Indonesia (INCO) setelah menandatangani Furnace (RKEF) untuk mengolah bijih nikel menjadi nikel matte, diterbitkannya perpanjangan Izin Usaha Pertambangan
Kontrak Karya (KK) dengan pemerintah Indonesia. Sejak saat memastikan bahwa hasil tambang memiliki nilai tambah Khusus (IUPK) pada 13 Mei 2024, yang memastikan operasi
itu, Perseroann senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan sebelum dipasarkan. perusahaan dapat berlanjut hingga 28 Desember 2035. Selain
nilai tambah (added value) sumber daya mineral Indonesia itu, PT Vale berhak mengajukan perpanjangan lebih lanjut,
melalui pengoperasian pertambangan nikel terintegrasi. Seiring dengan perkembangannya, PT INCO berkembang memungkinkan Perseroan untuk terus beroperasi setelah
menjadi perusahaan tambang nikel terkemuka. Pada tahun 2035 dan berkontribusi lebih jauh terhadap industri nikel
Jauh sebelum pemerintah Indonesia menggaungkan kebijakan 1996, Perseroan memperoleh perpanjangan Kontrak Karya (KK) berkelanjutan di Indonesia. Kepastian hukum ini mendukung
hilirisasi mineral, Perseroan telah mengoperasikan pabrik hingga tahun 2025 dan meningkatkan kapasitas pengolahan strategi pertumbuhan bisnis kami ke depan.
pengolahan di Sorowako sejak 1977. Kami memulai produksi menjadi 68.000 metrik ton nikel matte per tahun. Pada
IUPK ini adalah simbol kepercayaan Pemerintah
“
Indonesia atas komitmen kami dalam praktik
pertambangan berkelanjutan dan memperkokoh
posisi kami dalam menjaga keberlanjutan operasi
serta mendukung pembangunan nasional dan
pelestarian lingkungan.
-
Febriany Eddy
CEO
20
Page 22
Nama Perusahaan dan Alamat [GRI 2-1]
Nama Perusahaan Alamat Pabrik Pengolahan
Sesuai akta : PT Vale Indonesia Tbk Main Office Plant Site Sorowako
Nama lain : PT Vale Luwu Timur 92984
Sulawesi Selatan, Indonesia
Alamat Kantor Pusat[POJK51-C.2] Telepon : +62 475 332 9100
Sequis Tower, Lantai 20, Unit 6 & 7 Faksimili : +62 475 332 9575
Jl. Jend. Sudirman Kav. 71,
Jakarta 12190, Indonesia Alamat PTVI IGP Pomalaa
Telepon : +62-21 5249000 JI. Alam Mekongga No. 81 A
Faksimili : +62-21 5249020 Kel. Laloeha, Kec. Kolaka
Situs web : https://vale.com/indonesia Kab. Kolaka 93561,
Surel : ptvicommunications@vale.com Sulawesi Tenggara, Indonesia
Alamat Kantor Perwakilan Alamat PTVI Bahodopi
Makassar, Sulawesi Selatan Port PT Vale, Jl. Trans Sulawesi
Jl. Somba Opu, PO Box 1143 Desa Bahomatefe, Kecamatan Bungku Timur
Makassar 90001, Sulawesi Selatan, Indonesia Kab. Morowali 94973
Telepon : +62 411 873731, 873732 Sulawesi Tengah, Indonesia
Faksimili : +62 411 856157
21 Sustainability Report 2024
Page 23
Skala Usaha[POJK51-C.3]
3.038 Orang AS$ 443,8 Juta
Karyawan PT Vale
Total Liabilitas
Indonesia Tbk
71.311 Ton AS$ 2.73 Miliar
Produksi Nikel
Total Ekuitas
dalam Matte
$ AS$ 954,1 Juta
Total Pendapatan
AS$ 3.2 Miliar
Total Aset
AS$ 57,8 Juta Data Skala Usaha selama tiga tahun terakhir
Laba Bersih Tahun dapat dilihat dalam Bab Tabel Data.
Berjalan
22 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 24
Wilayah Operasional [GRI 2-1][POJK51-C.3]
Negara tempat beroperasi: Republik Indonesia
Sementara itu, Proyek Sorowako Limonite merupakan inisiatif untuk mengoptimalkan pemanfaatan bijih nikel dari kegiatan
penambangan di Sorowako. Selama ini, hanya bijih saprolit yang dimanfaatkan untuk proses pirometalurgi, sementara bijih limonit
Perseroan tidak memiliki wilayah operasi di negara lain.
tidak digunakan dan dibuang. Dengan adanya proyek ini, PT Vale dapat memanfaatkan bijih limonit yang sebelumnya terbuang,
Kegiatan penambangan bijih nikel dan produksi nikel dalam
sehingga mendukung prinsip konservasi mineral dan memperkuat komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.
matte dilakukan di Blok Sorowako, Kabupaten Luwu Timur,
Sulawesi Selatan. Hasil produksi nikel dalam matte dijual
kepada Vale Canada Limited (VCL), dan Sumitomo Metal
Mining Co.Ltd (SMM). [GRI 2-6]
PT Vale Indonesia memiliki wilayah Izin Usaha Pertambangan
Khusus (IUPK) dengan total konsesi seluas 118.017 hektar yang 118,017 Ha
tersebar di tiga provinsi: Sulawesi Selatan (70.566 ha), Sulawesi
Tengah (22.699 ha), dan Sulawesi Tenggara (24.752 ha). Central
Sulawesi
70,566 ha
Dari total area tersebut, sekitar 56.000 ha merupakan area
yang dapat ditambang dan dieksplorasi, sementara sisanya
22,699
22.699haHa
merupakan area pendukung yang tidak digunakan untuk
Southeast
aktivitas penambangan. Sulawesi
South
Sulawesi
Operasi utama berlokasi di Blok Sorowako, Sulawesi Selatan, di
mana perusahaan menambang nikel laterit dan memprosesnya
24,752 Ha
menggunakan teknologi pirometalurgi untuk menghasilkan
nikel dalam matte.
Selain Sorowako, PT Vale tengah mengembangkan tiga proyek
pengolahan nikel menggunakan teknologi High-Pressure
Acid Leach (HPAL) untuk memproduksi Mixed Hydroxide
Precipitate (MHP) sebagai bahan baku pembuatan baterai,
yaitu di Bahodopi, Pomalaa, dan Sorowako (Proyek Sorowako
Limonite). Proyek Bahodopi dan Pomalaa mencakup
pembangunan tambang baru serta fasilitas pengolahan guna
mendukung hilirisasi industri nikel di Indonesia.
23
Page 25
Pemegang Saham dan tambang besar, merepresentasikan kepemilikan negara. Proses Bisnis dan Rantai Pasok
Dengan demikian, Pemerintah Indonesia menjadi beneficial
Bentuk Legal [GRI 2-1] owner melalui kepemilikan MIND ID dalam Perseroan.[GRI 14.22.6]
PT Vale [GRI 2-6]
Kemitraan antara MIND ID dan Vale Canada Limited
Status Badan Hukum: memperkuat posisi PT Vale Indonesia Tbk di pasar domestik
Perseroan Terbatas Terbuka. maupun global, serta menegaskan komitmen kami sebagai
Terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Mei 1990. pemimpin dalam industri pertambangan nikel yang
berkelanjutan.
Kode Saham: INCO
Aktivitas dan Proses Bisnis
Komposisi Pemegang Saham per 31 Desember 2024
Aktivitas Usaha PT Vale [GRI 2-6]
Vale Canada Limited
20,39% [POJK51-C.4]
34,00% PT Mineral Industri Indonesia (Persero)
Tidak ada perubahan terkait lingkup kegiatan PT Vale maupun
11,48% produk yang dihasilkan pada tahun 2024 dengan periode
Sumitomo Metal Mining Co., Ltd.
1. Penambangan bijih
sebelumnya.
33,88% Publik 2. Stasiun penyaringan
3. Stok bijih basah
Lingkup kegiatan pada tahun buku 2024
4. Kiln pengering
Struktur kepemilikan PT Vale Indonesia Tbk mencerminkan Operasi pertambangan bijih nikel, produksi nikel dalam matte
5. Stok bijih pengering
kemitraan strategis antara pemegang saham global dan dan penjualan nikel matte. Total produksi nikel dalam matte
6. Kiln reduksi
nasional. Per 31 Desember 2024, pemegang saham utama tahun 2024 mencapai 71.311 ton.[SASB EM-MM-000.A]
7. Tungku listrik
terdiri dari Vale Canada Limited (33,88%), PT Mineral Industri
8. Konverter
Indonesia (MIND ID) (34,00%), dan Sumitomo Metal Mining Co., Lingkup kegiatan sesuai Anggaran Dasar Perseroan
9. Pengiriman
Ltd. (11,48%), sementara sisanya sebesar 20,64% dimiliki oleh Berdasarkan perubahan Anggaran Dasar terakhir tanggal
10. Pelabuhan
publik. 28 Juni 2024, kegiatan usaha Perseroan meliputi kegiatan
pertambangan, perdagangan besar, pengangkutan,
Dua pemegang saham terbesar, MIND ID dan Vale Canada pengadaan listrik, real estate, pengelolaan air limbah,
Limited (VCL), memegang kendali secara bersama atas pengelolaan dan daur ulang sampah, serta aktivitas remediasi.
perusahaan dan memainkan peran penting dalam menentukan Adapun kegiatan utama yang dilakukan Perseroan adalah
arah strategis jangka panjang PT Vale Indonesia Tbk. MIND ID, operasi pertambangan bijih nikel, produksi nikel dalam matte,
sebagai holding BUMN yang membawahi sejumlah perusahaan dan penjualan nikel matte.
24
Page 26
Penguatan Rantai Pasok Domestik dan Pencapaian Kinerja Keuangan pada tahun sebelumnya. Bila dibandingkan dengan target tahunan, PT
Vale berhasil melampaui target produksi sebesar 70.805 ton, dengan
TKDN
Sebagai langkah transparansi, kami melakukan restatement dan Kontribusi tingkat pencapaian 100,71%. Target penjualan sebesar 71.797 ton juga
terlampaui, dengan realisasi 101,15%.[POJK51-F.2]
data TKDN sejak tahun 2022, seiring dengan perubahan
metodologi perhitungan dan pengetatan kriteria yang Ekonomi[POJK51-B.1] Target dan Realisasi Produksi dan Penjualan Nikel dalam
diterapkan oleh regulator. Data ini mencerminkan pencapaian Matte Tahun 2024 (Ton)[POJK51-F.2]
yang dihitung berdasarkan produk yang telah tersertifikasi. Kinerja Keuangan dan Operasional
Berdasarkan verifikasi independen yang dilakukan oleh PT Tahun 2024 merupakan periode penuh tantangan, Uraian Target Realisasi Persentase
Sucofindo, yang ditunjuk oleh Kementerian ESDM, pencapaian khususnya dalam aspek kinerja keuangan Produksi 70.805 71.311 100,71%
TKDN kami adalah sebagai berikut: perusahaan. PT Vale Indonesia dihadapkan pada
penurunan signifikan harga nikel global, yang Penjualan 71.797 72.625 101,15%
2024* 2023** 2022*** menuntut perusahaan untuk terus beradaptasi
dan menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi
Pencapain TKDN 25.37% 36.04% 55.82% Realisasi Produksi Nikel dalam Matte (Ton)
dinamika pasar. Rata-rata harga nikel tercatat turun
*Data 2024 merupakan hasil self-assessment dengan metode yang sama, sekitar 30%, dari AS$21.482 per ton pada tahun 2023 2024 2023 2022 %
namun proses verifikasi masih berlangsung. menjadi AS$14.965 per ton pada tahun 2024. Uraian
**Penyajian ulang (restatement) data 2023: Hasil setelah verifikasi
1 2 3 1:2 2:3
***Penyajian ulang (restatement) data 2024: Hasil setelah verifikasi Kondisi ini berdampak langsung pada penurunan Produksi 71.311 70.728 60.090 0,8 17,7
pendapatan usaha, di mana PT Vale mencatatkan
Pencapaian TKDN kami pada tahun 2024 menunjukkan Penjualan 72.625 70.108 60.960 3,6 16,7
total pendapatan sebesar AS$954.107.000 pada
penurunan menjadi 25,37%. Penurunan ini disebabkan oleh
tahun 2024, turun 22,88% dibandingkan dengan
beberapa faktor, di antaranya adalah ketidaktahuan sebagian
AS$1.268.839.000 pada tahun sebelumnya. Sejalan Peningkatan produksi dan penjualan mencerminkan stabilitas
pemasok domestik mengenai kewajiban untuk memiliki
dengan itu, laba perusahaan juga mengalami operasional yang tetap terjaga di tengah berbagai tantangan, sementara
sertifikat TKDN atas produk yang disuplai. Meskipun demikian,
penurunan sebesar 78.95%, menjadi AS$ 57.761 pada peningkatan realisasi penjualan menunjukkan pertumbuhan permintaan
kami tetap berkomitmen untuk meningkatkan kinerja TKDN
tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023. pasar serta efektivitas strategi operasional dan distribusi yang dijalankan
melalui berbagai inisiatif strategis yang telah kami implemen-
oleh PT Vale.
tasikan dan akan terus kami jalankan.
Meskipun menghadapi tekanan signifikan pada
kinerja keuangan, PT Vale tetap mampu menjaga Selain tekanan pada harga, PT Vale menghadapi tantangan signifikan
stabilitas operasional. Pada tahun 2024, produksi yang dipicu oleh perubahan iklim. Curah hujan ekstrem yang semakin
nikel matte tercatat sebesar 71.311 ton, meningkat sering terjadi menyebabkan bijih (ore) menjadi lebih basah, sehingga
0,8% dibandingkan dengan 70.728 ton pada tahun proses pembakaran membutuhkan waktu lebih lama dan konsumsi
2023. Dari sisi penjualan, realisasi penjualan nikel bahan bakar pun meningkat. Kondisi ini berdampak pada penurunan
matte pada tahun 2024 mencapai 72.625 ton, efisiensi energi secara keseluruhan dan menambah tekanan terhadap
meningkat 3,6% dibandingkan dengan 70.108 ton upaya dekarbonisasi yang tengah dijalankan.
25
Page 27
Di sisi lain, penurunan kadar nikel dalam cadangan tambang Nilai Ekonomi Dihasilkan dan Didistribusikan[GRI 201-1] Distribusi nilai ekonomi selengkapnya disajikan dalam tabel
turut memengaruhi produktivitas dan biaya operasional, Sebagai salah satu pelaku utama dalam industri nikel di berikut:
sementara inisiatif penggunaan biomassa sebagai energi Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) berupaya untuk
alternatif masih menghadapi tantangan dari sisi kelayakan menciptakan nilai tambah yang melampaui aktivitas Uraian 2024 2023 2022
ekonomi. Kondisi-kondisi tersebut tidak hanya berdampak operasional semata. Setiap aspek bisnis kami dirancang untuk
pada aspek operasional, tetapi juga secara langsung maupun memberikan dampak positif, baik terhadap perekonomian Nilai Ekonomi Dihasilkan (Ribu AS$)
tidak langsung memengaruhi profitabilitas serta kapasitas lokal maupun terhadap penerimaan negara.
perusahaan dalam menciptakan nilai ekonomi jangka panjang. Pendapatan Usaha 950.388 1.232.263 1.179.452
[GRI 201-2]
Sebagai perusahaan yang berperan aktif dalam hilirisasi Pendapatan Lain 3.719 36.576 10.691
mineral, PTVI secara konsisten memenuhi kewajiban fiskal
Meskipun kinerja ekonomi mengalami tekanan yang signifikan melalui pembayaran pajak dan royalti. Keberadaan kami juga Total Pendapatan 954.107 1.268.839 1.190.143
pada tahun 2024, PT Vale tetap berhasil mencatatkan laba, mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah operasional Nilai Ekonomi Didistribusikan (Ribu AS$)
yang mencerminkan ketahanan fundamental perusahaan. melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan rantai
Salah satu faktor pendukung utama dalam menjaga kinerja pasok lokal, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui Biaya Operasi 785.160 550.958 772.065
ini adalah keberhasilan pengendalian biaya. Biaya produksi per berbagai program pemberdayaan. Gaji Karyawan dan
ton nikel matte tercatat sebesar AS$9.479 per ton—terendah 95.254 87.436 91.819
Tunjangan
dalam tiga tahun terakhir—atau turun 6,05% dibandingkan Sebagai bagian dari komitmen PTVI dalam menciptakan nilai
tahun 2023 yang mencapai AS$10.089 per ton. Capaian ini ekonomi yang berkelanjutan, perusahaan secara transparan Pembayaran kepada
0 60.093 0
mencerminkan efektivitas strategi efisiensi dan pengendalian melaporkan distribusi nilai ekonomi sesuai ketentuan Penyandang Dana
biaya yang diterapkan secara konsisten di seluruh lini operasi. pelaporan GRI yang mencakup nilai ekonomi yang dihasilkan, Pembayaran kepada
nilai ekonomi yang didistribusikan, dan nilai ekonomi yang 202.242 204.617 178.676
Pemerintah
Biaya Produksi Nikel dalam Matte (AS$ per Ton) ditahan.
Investasi untuk
3.912 4.291 4.929
2024 2023 2022 Nilai ekonomi yang dihasilkan adalah pendapatan yang Komunitas
9.479 10.089 11.444 diperoleh dari hasil kegiatan bisnis Perseroan. Sedangkan nilai Total Distribusi Nilai
ekonomi yang didistribusikan merupakan pengeluaran yang 1.082.656 907.395 1.047.489
Ekonomi
didistribusikan sebagai bentuk kontribusi Perseroan dalam
meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan Nilai Ekonomi Ditahan (Ribu AS$)
Perseroan tidak menerima bantuan finansial dari para pemangku kepentingan, termasuk biaya operasi, (Jumlah Ekonomi Dihasilkan - Jumlah Ekonomi
Pemerintah Indonesia, namun seusai struktur pembayaran gaji, dan tunjangan karyawan, pembayaran Didistribusikan
kepemilikan saham, Pemerintah memiliki saham pajak kepada pemerintah, pembayaran kepada penyandang Jumlah Ekonomi
Perseroan secara tidak langsung melalui kepemilikan dana, serta realisasi investasi untuk komunitas. Adapun nilai 73.693 361.444 142.654
Ditahan
MIND ID yang menjadi salah satu pemegang saham ekonomi yang ditahan adalah selisih antara nilai ekonomi yang
PT Vale sejak 2020. [GRI 201-4][GRI 415-1] dihasilkan dikurangi dengan nilai ekonomi yang didistribusi-
kan, yang digunakan untuk pengembangan usaha Perseroan.
26
Page 28
sedangkan harga cobalt disesuaikan dengan acuan Fastmarket, sebagai Kontribusi Pajak dan PNBP
bagian dari komitmen kami untuk memberikan layanan yang adil dan PT Vale melakukan pembayaran pajak
transparan kepada semua pihak.[GRI 206-1] dan Penerimaan Negara Bukan Pajak
(PNBP) kepada Pemerintah sesuai dengan
Data penjualan tahun 2024 menunjukkan peningkatan yang signifikan. ketentuan perpajakan yang berlaku di
Vale Canada Limited mencatat pembelian sebanyak 58.088 ton, naik Indonesia. Kebijakan, pengelolaan, dan
16,9% dibanding tahun 2023, sementara Sumitomo Metal Mining pengawasan pajak serta PNBP Perseroan
Co. Ltd mencapai volume pembelian sebesar 14.537 ton, meningkat menjadi tanggung jawab Departemen
28,8% dari tahun sebelumnya. Dengan pencapaian tersebut, PT Vale Keuangan, yang diawasi oleh Direksi
Indonesia berhasil menjaga kestabilan produksi dan kelancaran distribusi Keuangan. Laporan terkait hal ini
nikel matte, sekaligus memenuhi target dan memastikan pelayanan disampaikan setiap bulan dan setiap
profesional yang konsisten kepada pelanggan utama. kuartal kepada Vale Canada dan Vale
Brazil.
Realisasi Penjualan Nikel Matte (dan Cobalt) Kepada Pembeli
2024 2023 2022 Kami bekerja sama dengan Kantor
Pembeli Pelayanan Pajak setempat untuk
Ton % Ton % Ton % memastikan kepatuhan terhadap
Vale Canada kewajiban pajak, baik bagi badan
Distribusi Penjualan Berdasarkan Pembeli 58.088 80 49.670 81 53.265 80
Limited (VCL) hukum maupun perorangan. PT Vale
PT Vale Indonesia bertekad untuk menyediakan layanan yang konsisten
juga memiliki SOP (Standard Operating
dan berkualitas tinggi kepada seluruh pelanggan, tanpa membedakan. Sumitomo Procedure) Perpajakan untuk memantau
Kami memastikan setiap konsumen mendapatkan produk dengan Metal Mining 14.537 20 11.290 19 13.350 20 risiko pajak dan mendukung transparansi,
mutu yang terjaga, didukung oleh sistem operasional yang efektif dan Co. Ltd termasuk berkontribusi pada pelaporan
manajemen rantai pasokan yang bertanggung jawab.[POJK51-F.17]
Total 72.625 100 71.108 100 60.960 100 EITI (Extractive Industries Transparency
Initiatives) Indonesia.
Sesuai dengan perjanjian antara PT Vale Indonesia, MIND ID, Vale Canada
Limited (VCL), dan Sumitomo Metal Mining Co. Ltd (SMM), produk
nikel matte kami dipasarkan melalui perjanjian tersebut. Berdasarkan
ketentuan dalam perjanjian ini, apabila produksi PT Vale Indonesia
melebihi batas yang ditentukan, maka kelebihan produksi tersebut akan
ditawarkan kepada MIND ID. Sebaliknya, jika produksi tidak melebihi
batas yang ditentukan, pembagian akan dilakukan antara VCL dan SMM.
Kepastian pasar yang tercipta melalui kontrak ini membuat kami tidak
menghadapi persaingan langsung dengan perusahaan sejenis. Kami juga
menetapkan harga jual nikel yang mengacu pada London Metal Exchange,
27
Page 29
Sepanjang tahun 2024, tidak ada pelanggaran pajak Pembayaran Kewajiban PT Vale Kepada Pemerintah Pusat Komponen Pajak yang Dibayarkan PT Vale (Ribu AS$)
yang terjadi. Laporan ini mencakup kewajiban pajak dan Pemerintah Daerah (Ribu AS$)
dan PNBP yang dibayarkan kepada Pemerintah Komponen Pajak 2024 2023 2022
Indonesia, baik pusat maupun daerah. Pada tahun Uraian 2024 2023 2022
2024, total pembayaran kami mencapai AS$202,24 Pajak Pertambahan Nilai 15.030 6.532 1.452
Pemerintah Pusat 168.625 174.051 151.646
juta, mengalami penurunan dibandingkan tahun Pajak Bumi dan
2023 yang sebesar AS$204,61 juta. [GRI 207-1] [GRI 207-2] [GRI 3.204 3.121 2.401
Provinsi Sulawesi Selatan 17.091 14.084 14.331 Bangunan
207-3]
Pajak Penghasilan
Kabupaten Luwu Timur 14.850 15.995 13.031 18.706 14.340 12.229
Karena PT Vale hanya beroperasi di Indonesia, Karyawan
laporan ini hanya mencakup pelaksanaan Provinsi Sulawesi
68 18 10 Pajak Penghasilan Badan 91.430 91.618 79.588
kewajiban pajak dan PNBP yang dibayarkan kepada Tenggara
Pemerintah Indonesia, baik pemerintah pusat Pajak, Retribusi dan
33.616 30.565 27.378
maupun pemerintah daerah. Pada tahun 2024, Kabupaten Kolaka 14 1 0 Hibah Daerah
total pajak dan PNBP yang kami bayarkan kepada Pemotongan Pajak
Pemerintah Indonesia mencapai AS$202,24 juta. Provinsi Sulawesi Tengah 21 19 6 8.209 12.409 5.452
Penghasilan Pihak Ketiga
Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 1,16%
dibandingkan tahun 2023, yang tercatat sebesar Kabupaten Morowali 1.572 449 0 Bea Masuk 4.307 4.603 3.756
AS$204.62 juta. [GRI 207-4] Jumlah 174.502 163.189 132.256
Jumlah 202.242 204.617 179.024
Komponen PNBP yang Dibayarkan Kepada
Pemerintah (Ribu AS$)
Pembayaran Pajak dan PNBP PT Vale (Ribu AS$)
Komponen PNBP 2024 2023 2022
Uraian 2024 2023 2022
Iuran Produksi 19.449 33.990 35.614
Pembayaran Pajak 174.502 163.189 132.256
Iuran Tetap Wilayah
496 496 496
Pembayaran PNBP 27.739 41.427 46.768 Kontrak Karya
PNBP Lainnya 7.794 6.941 10.658
Total Pembayaran Pajak
202.241 204.617 179.024
dan PNBP Jumlah 27.739 41.427 46.768
28
Page 30
Perubahan Perseroan yang Signifikan [POJK51-C.6]
Pada tanggal 26 Februari 2024 di Jakarta, PT Mineral Industri pada Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan, yang telah disetujui dalam RUPSLB.
Indonesia (MIND ID), bersama Vale Canada Limited (VCL), dan
Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (SMM) menandatangani Pada 10 Juni 2024, PT Vale mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di mana pemegang saham menyetujui
perjanjian jual beli saham dalam rangka memenuhi kewajiban perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Perubahan ini akan berlaku efektif sejak tanggal penyelesaian Transaksi Pen-
divestasi PT Vale Indonesia Tbk sesuai dengan peraturan pe- gambilalihan (sebagaimana didefinisikan dalam RUPSLB pada 19 April 2024) hingga RUPST tahun 2027.
rundang-undangan yang berlaku. Melalui perjanjian ini, MIND
ID bersama VCL dan SMM menyepakati akuisisi 34% saham
PT Vale oleh MIND ID. Kesepakatan ini memperkuat struktur Susunan Direksi:
kepemilikan PT Vale dengan tata kelola yang lebih kolaboratif, • Presiden Direktur & Chief Executive Officer : Febriany Eddy
di mana MIND ID dan VCL akan bersama-sama berkontribusi • Wakil Presiden Direktur & Chief Operation and Infrastructure Officer : Abu Ashar
pada pengambilan keputusan strategis. • Direktur & Chief Human Capital Officer : Adriansyah Chaniago
• Direktur & Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer : Bernardus Irmanto
Pada tanggal 28 Maret 2024 di Jakarta, PT Vale mengadakan • Direktur Independen & Chief Financial Officer : Rizky Andhika Putra
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang • Direktur Independen & Chief Project Officer : Muhammad Asril
menyetujui pengunduran diri Ibu Deshnee Naidoo sebagai • Direktur Independen & Chief Strategy and Technical Officer : Luke Mahoney
Presiden Komisaris dan Bapak Gustavo Garavaglia sebagai
Komisaris. Serta melakukan pengangkatan Ibu Emily Olson Susunan Dewan Komisaris:
sebagai Presiden Komisaris dan Ibu Olga Kovalik sebagai • Presiden Komisaris : Muhammad Rachmat Kaimuddin
Komisaris. • Wakil Presiden Komisaris : Emily Olson
• Komisaris : Fabio Ferraz
Selanjutnya, pada 19 April 2024, PT Vale mengadakan RUPSLB • Komisaris : Kristina Gauthier
yang menyetujui rencana Penambahan Modal Perseroan • Komisaris : M. Jasman Panjaitan
melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD), • Komisaris : Edi Permadi
dengan penerbitan maksimal 603.445.814 (enam ratus tiga • Komisaris : Yusuke Niwa
juta empat ratus empat puluh lima ribu delapan ratus empat • Komisaris Independen : Rudiantara
belas) saham baru dengan nilai nominal Rp 25 per saham, • Komisaris Independen : Raden Sukhyar
sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 32/POJK.04/2015 tentang • Komisaris Independen : Marita Alisjahbana
Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Memberikan
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, yang telah diubah dengan Selain itu, dalam RUPST ini juga disetujui pengunduran diri Ibu Farrah Carrim sebagai Komisaris
Peraturan OJK Nomor 14/POJK.04/2019. Sejalan dengan serta pengangkatan Ibu Kristina Litzinger dan Ibu Marita Alisjahbana sebagai Komisaris
keputusan ini, Perseroan juga akan meningkatkan modal Independen.
disetor dan modal ditempatkan, yang mencakup perubahan
29 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 31
Sertifikasi dan Keanggotaan Asosiasi [POJK51-C.5][GRI 2-28]
Sertifikasi Keanggotaan Asosiasi
ISO 14001:2015
Sistem Manajemen Lingkungan
No. Sertifikasi
ID005666, oleh Bureau Veritas ISO
14001:2015 Masa Berlaku
23 September 2024 - 3 Oktober 2027
International Council on Indonesia Business Council Nickel Institute: Anggota
Lingkup Sertifikasi
Mining and Metals: for Sustainable Development: Lingkup Nasional
Pertambangan, pabrik pengolahan nikel,
Anggota Lingkup Global Febriany Eddy sebagai Vice
termasuk pendukung dan jasanya
Chairman Lingkup Nasional
ISO 17025
Standar Uji dan Kalibrasi Laboratorium
No. Sertifikasi
LP-1729-DN, oleh Komite Akreditasi
Nasional Masa Berlaku
28 Desember 2022 - 27 Desember 2027 Asosiasi Pengusaha Indonesian Mining Indonesia Corporate
Lingkup Sertifikasi Indonesia: Anggota Luar Association: Anggota Secretary Assosiation:
Kompetensi Laboratorium Penguji dan Biasa Lingkup Nasional Lingkup Nasional Anggota Lingkup Nasional
Laboratorium Kalibrasi
ISO 50001 Sistem Manajemen Energi
No. Sertifikasi
IND.25.7130/EN/U
Masa Berlaku Asosiasi Emiten Indonesia: Forum Komunikasi UN Global Compact:
13 Mei 2024 - 24 November 2026 Anggota Lingkup Nasional Pengelola Lingkungan Anggota Lingkup Nasional
Lingkup Sertifikasi Pertambangan Indonesia:
Pertambangan dan Pengolahan Produk Anggota Lingkup Nasional
Nikel Matte
Untuk rincian lebih lanjut tentang sertifikasi kami, silakan kunjungi Penghargaan dan Sertifikasi.
30
Page 32
Penghargaan dan Prestasi Inspiratif 2024
Selama tahun 2024, PT Vale mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari pihak eksternal, yaitu:
Untuk rincian lebih lanjut tentang penghargaan yang PTVI terima, silakan kunjungi Penghargaan dan Sertifikasi.
31 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 33
Penghargaan dan Prestasi Inspiratif 2024
Selama tahun 2024, PT Vale mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari pihak eksternal, yaitu:
Untuk rincian lebih lanjut tentang penghargaan yang PTVI terima, silakan kunjungi Penghargaan dan Sertifikasi.
32 Sustainability Report 2024
Page 34
Penghargaan dan Prestasi Inspiratif 2024
Selama tahun 2024, PT Vale mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari pihak eksternal, yaitu:
Indonesia Corporate Sustainability Award (ICSA) 2024 oleh
PT Olahkarsa Inovasi Indonesia bekerja sama dengan
Indonesia Business Council for Sustainable Development
(IBCSD).
Kategori Silver untuk Best Practice in Community
Development
Kategori silver untuk Innovative Human Capital
ManagementAtas komitmen Indonesia Growth Project
(IGP) Morowali dalam menjalankan praktik bisnis yang
bertanggung jawab dan berkelanjutan
Untuk rincian lebih lanjut tentang penghargaan yang PTVI terima, silakan kunjungi Penghargaan dan Sertifikasi.
33 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 35
Nilai Inti PTVI
[GRI 2-24][POJK51-F.1] Vale Indonesia
Pada tahun 2024, kami menegaskan CARES
kembali dan memperkuat nilai-nilai
perusahaan sebagai pembaruan dari
nilai sebelumnya, untuk mendukung
praktik pertambangan yang
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Compassion Accountability Resilience Excellence Sustainability
Nilai-nilai ini dirangkum dalam prinsip Kita bertindak berlandaskan Kita bertanggung jawab Kita tangguh dalam Kita berupaya keras untuk Kita berkomitmen pada
kepedulian mendalam penuh atas tindakan kita menghadapi tantangan, mencapai keunggulan keberlanjutan melalui
‘CARES’, yang menjadi landasan dalam dengan mengutamakan dengan penuh integritas dengan kelincahan dan melalui sinergi, inovasi, pemanfaatan sumber
setiap aspek operasional kami. Kami keselamatan pekerja, aset, untuk menciptakan nilai kemampuan dan penyederhanaan, daya yang bertanggung
aktif mensosialisasikan prinsip ini dan masyarakat, karena dan mencapai tujuan bagi beradaptasi. untuk mendorong jawab, meningkatkan
kehidupan adalah yang masyarakat Indonesia dan pertumbuhan. kesejahteraan masyarakat
untuk memastikan semua karyawan terpenting. dunia. luas, dan menjaga
dan pekerja dapat menginternalisasi kelestarian lingkungan.
dan menerapkannya dalam aktivitas
sehari-hari, serta membimbing setiap
keputusan yang kami buat, mulai
dari kebijakan inti hingga strategi Tujuan Kami Perilaku Utama Pendorong Kami Ambisi Kami
operasional, guna menciptakan dampak
Kami ada untuk 1. Obsesi terhadap 1. Keselamatan Menjadi perusahaan besar yang diakui
positif bagi masyarakat dan lingkungan. meningkatkan kualitas keselamatan dan oleh masyarakat karena:
hidup dan membentuk manajemen risiko. 2. Sistem Produksi Vale
masa depan yang lebih (VPS) 1. Standar tertinggi dalam
baik bersama-sama. 2. Dialog yang terbuka keselamatan.
dan transparan. 3. Sumber Daya Manusia
2.O perator yang andal dan terbaik di
kelasnya.
3. Pemberdayaan dengan 4. Inovasi
akuntabilitas. 3. Organisasi yang dipenuhi talenta.
5. Keberlanjutan 4. Pemimpin dalam pertambangan
4. Rasa memiliki. yang berkelanjutan.
5. Referensi dalam menciptakan dan
5. Mendengarkan secara membagikan nilai.
aktif dan berinteraksi
dengan masyarakat.
34
Page 36
Manajemen Keberlanjutan dalam Menumbuhkan Nilai Jangka Panjang
Page 37
Pendekatan Berkelanjutan [POJK51-A.1] [GRI 2-22][GRI 2-23]
Dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, PTVI telah mengintegrasikan prinsip-prinsip lingkungan,
transisi energi, dan tuntutan pembangunan inklusif, PT Vale sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam strategi bisnis Perseroan.
Kebijakan Keberlanjutan Kami[GRI 2-22]
Indonesia Tbk (PTVI) berkomitmen untuk menjadi bagian dari Kami berkomitmen untuk menciptakan nilai jangka panjang
Komitmen terhadap keberlanjutan kami
solusi. Keberlanjutan bukan hanya sebuah kewajiban, tetapi yang bermanfaat bagi para pemangku kepentingan, termasuk
tuangkan dalam Kebijakan Keberlanjutan
juga peluang untuk menciptakan masa depan yang lebih pemegang saham, karyawan, pemerintah, dan masyarakat
yang telah mendapat persetujuan dari Dewan
baik bagi generasi mendatang. Hal ini selaras dengan tujuan sekitar, sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan
Direksi. Kebijakan ini mencakup berbagai aspek,
perusahaan: meningkatkan kualitas kehidupan dan menjadi hidup.
termasuk:
bagian dari transformasi masa depan yang lebih baik.
• Perlindungan lingkungan
• Kondisi kerja yang layak, keberagaman,
serta kebebasan di tempat kerja
• Kesehatan, keselamatan kerja, dan
penghormatan terhadap hak asasi manusia
dalam operasional bisnis dan rantai nilai
• Kepedulian terhadap pengembangan
masyarakat lokal dan perlindungan
pelanggan
• Pengadaan yang bertanggung jawab dan
etika bisnis
• Kesetaraan gender dalam kepemimpinan
serta independensi dewan
• Manajemen berkelanjutan, transparansi,
dan pengelolaan risiko
Akses Kebijakan Keberlanjutan PT Vale Indonesia
pada tautan berikut:
https://vale.com/in/indonesia/tata-kelola-esg
36 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 38
Tiga Pilar Keberlanjutan PTVI praktik terbaik industri, menerapkan standar ESG global, serta • Serta regulasi lainnya yang relevan.
Dalam menjalankan kegiatan operasional PT Vale berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong inovasi Melalui kepatuhan terhadap regulasi dan standar nasional dan
mengedepankan prinsip keberlanjutan yang tidak hanya dalam pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung global ini, PTVI memastikan operasional yang bertanggung
mencakup efisiensi dan inovasi dalam bisnis pertambangan jawab. jawab serta memberikan manfaat jangka panjang bagi
tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat masyarakat dan lingkungan.
melalui tiga pilar: Regulasi dan Standar Keberlanjutan
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, PT Vale
Pilar 1: Sustainable Operator Indonesia Tbk (PTVI) berkomitmen untuk mengikuti standar
Sebagai operator yang bertanggung jawab, PTVI berupaya keberlanjutan global yang relevan, sejalan dengan perannya
mengelola seluruh siklus kegiatan pertambangan dan sebagai bagian dari komunitas global (global citizen),
pemrosesan mulai dari perencanaan, implementasi, operasi, khususnya dalam industri pertambangan. Kami juga merujuk
hingga pasca-tambang dengan prinsip keberlanjutan. Kami pada berbagai standar internasional, seperti:
menerapkan standar tinggi dalam keselamatan kerja, efisiensi ICMM Principles
sumber daya, dan pengelolaan dampak lingkungan. Selain • ISO 14001:2015 (Manajemen Lingkungan)
itu, PTVI juga berkomitmen untuk menjaga keanekaragaman • ISO 45001:2018 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
hayati dan memastikan bahwa kegiatan operasional kami • ISO 26000 (Tanggung Jawab Sosial)
sejalan dengan praktik pertambangan yang berkelanjutan. • SASB Metals & Mining Standards
• Sustainable Development Goals (SDGs)
Pilar 2: Local Development Catalyst • Global Reporting Initiative (GRI)
PTVI berperan sebagai katalisator pembangunan daerah • OECD (Organisation for Economic Co-operation and
dengan menjalin kolaborasi erat bersama pemerintah, Development) Due Diligence
masyarakat, pemasok lokal, dan sektor bisnis lainnya. Melalui • IRMA (The Initiative for Responsible Mining Assurance)
program pemberdayaan ekonomi dan sosial, kami berupaya • IFRS (International Financial Reporting Standards)
menciptakan nilai jangka panjang bagi komunitas sekitar guna • IFC (International Finance Corporation) Sustainability
mendorong terciptanya masyarakat yang mandiri dan berdaya. Framework
Kami percaya bahwa keberlanjutan tidak hanya bergantung • Serta standar lainnya yang relevan.
pada kegiatan pertambangan dan pemrosesan, tetapi juga PTVI juga memastikan kepatuhan terhadap praktik
pada pengembangan ekonomi alternatif yang memungkinkan keberlanjutan yang sesuai dengan regulasi nasional yang
masyarakat berkembang bahkan setelah masa operasional berlaku, antara lain:
tambang berakhir. • UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
• Keputusan Menteri ESDM No. 1827/K/30/MEM/2018
Pilar 3: Global Sustainability Agent tentang Pedoman Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik
Sebagai bagian dari ekosistem global, PTVI berkontribusi • POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Keuangan
dalam diskusi dan aksi kolektif terkait keberlanjutan di tingkat Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
nasional maupun internasional. Kami aktif dalam mengadopsi Perusahaan Publik
37 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 39
Pelibatan Pemangku Kepentingan[POJK51-E.4][GRI 2-29]
Sebagai perusahaan yang beroperasi di tengah masyarakat yang inklusif dan mencakup seluruh lapisan masyarakat. Proses
dan lingkungan yang dinamis, PTVI menyadari bahwa ini mempertimbangkan berbagai faktor, seperti pengaruh
keberlanjutan bisnis bergantung pada keterlibatan aktif pemangku kepentingan terhadap perusahaan, tingkat urgensi
para pemangku kepentingan. Keterlibatan ini bukan hanya isu yang mereka angkat, serta legitimasi tuntutan yang
bagian dari tanggung jawab sosial, tetapi juga strategi untuk diajukan. Di sisi lain, PTVI juga menilai bagaimana perusahaan
menciptakan nilai bersama (shared value). Oleh karena itu, hal memengaruhi pemangku kepentingan, termasuk kedekatan
tersebut menjadi bagian penting dari kebijakan dan aktivitas geografis, tingkat kerentanan, serta dampak sosial, ekonomi,
bisnis PTVI guna memperoleh izin sosial (social license to dan lingkungan yang dihasilkan. Berdasarkan hasil dari
operate) di samping izin resmi dari otoritas terkait. pemetaan ini, kami juga mengembangkan metode dan rencana
pelibatan yang relevan dan optimal dengan masing-masing
Dalam mewujudkan peranan sebagai pendorong pembangunan pemangku kepentingan untuk menciptakan hubungan yang
lokal (Local Development Catalyst), PTVI berkomitmen harmonis dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah,
komunitas, pemasok, dan pelaku usaha lainnya. Kolaborasi ini Pendekatan ini sejalan dengan standar internasional seperti
bertujuan untuk mendukung pembangunan sosial-ekonomi Prinsip ke-10 ICMM, ISO 26000 tentang Tanggung Jawab Sosial,
dan lingkungan di wilayah operasional PTVI sepanjang siklus AA1000 Stakeholder Engagement Standard, serta pedoman
mineral serta membentuk kemitraan lintas sektor guna GRI, IFC, dan SASB. Dengan landasan ini, PTVI berupaya
menciptakan dampak positif jangka panjang. membangun keterlibatan dengan pemangku kepentingan
yang transparan, strategis, dan berkelanjutan.
PTVI melakukan pemetaan pemangku kepentingan secara
cermat di seluruh area operasi untuk memastikan keterlibatan
38 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 40
Pemangku Kepentingan Kami
Jenis Pemangku Keterlibatan dengan Pemangku Respon perusahaan atas topik
Pemangku kepentingan Topik Keberlanjutan Terkait Frekuensi Pelibatan
Kepentingan Kepentingan material
Tenaga Kerja dalam • Karyawan Tenaga kerja merupakan • Kesehatan dan • Penyusunan Rencana Jangka • Laporan kinerja berkala:
Organisasi • Pimpinan Perusahaan pemangku kepentingan utama Keselamatan Kerja Panjang Perusahaan (RJPP). triwulan, semester,
• Kontraktor yang mendorong keberhasilan • Pengembangan Sumber • Efisiensi dan optimalitasi tahunan.
• Serikat pekerja perusahaan melalui peningkatan Daya Manusia produksi serta penjualan. • Evaluasi berkala sesuai
kinerja ekonomi, keselamatan, dan • Hubungan Industrial dan • Penerapan protokol kebutuhan.
pengelolaan lingkungan. Partisipasi Hak Tenaga Kerja kesehatan. • Perundingan dan
mereka mendukung optimalisasi • Penerapan Vale Production Penyusunan Perjanjian
produksi, implementasi sistem, System (VPS), Contractor Kerja Bersama (PKB) tiap 2
serta pencapaian tujuan jangka Safety Management System tahun sekali.
panjang, sekaligus membangun (CSMS), serta sertifikasi K3
hubungan industrial yang harmonis. dan pengelolaan lingkungan.
• Penerapan Promote National
Interest (PNI) dan Local
Business Initiative (LBI).
• PKB menjamin kebebasan
berserikat serta memperkuat
komunikasi dan musyawarah
dengan serikat pekerja.
• Pembentukan Lembaga Kerja
Sama (LKS) Bipartit sesuai
peraturan yang berlaku
sebagai forum komunikasi
dan konsultasi dengan serikat
pekerja untuk memperkuat
hubungan industrial dan
meningkatkan kesejahteraan
pekerja.
39 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 41
Jenis Pemangku Keterlibatan dengan Pemangku Respon perusahaan atas topik
Pemangku kepentingan Topik Keberlanjutan Terkait Frekuensi Pelibatan
Kepentingan Kepentingan material
Masyarakat dan • Masyarakat Hubungan yang erat dengan • Relokasi • Proses rekrutmen oleh • Rekrutmen karyawan
Pemimpin Lokal • Pemimpin Formal komunitas, pemimpin formal dan • Hak Asasi Manusia dalam PT Vale maupun melalui dilaksanakan sesuai
• Pemimpin Informal informal, organisasi masyarakat, Komunitas kontraktor. kebutuhan.
• Organisasi LSM, serta lembaga adat • Keterlibatan dan • Forum Badan Kerja sama • Forum BKAD bertemu di
Masyarakat memastikan PTVI dapat merespon Hubungan dengan Antar-Desa (BKAD) untuk awal tahun, pertengahan
• Lembaga Swadaya aspirasi mereka, membangun Komunitas pembahasan, penyusunan tahun, dan di akhir tahun,
Masyarakat (LSM) dukungan, serta berkontribusi pada • Dampak Ekonomi dan evaluasi Program atau sewaktu-waktu
kesejahteraan sosial, ekonomi, dan Pengembangan dan sesuai kebutuhan.
kelestarian budaya serta lingkungan Pemberdayaan Masyarakat • Dialog dan konsultasi
lokal. (PPM). rutin dilakukan bulanan
• Pembentukan komite atau sesuai isu yang
di tingkat desa untuk muncul dengan pemangku
memastikan pelaksanaan kepentingan terkait.
Program Pengembangan dan
Pemberdayaan Masyarakat
(PPM) berjalan efektif dan
sesuai dengan kebutuhan
lokal.
• Penyediaan mekanisme
pengaduan dan penyelesaian
keluhan
• Pelatihan dan Pengembangan
Kapasitas: Dukungan bagi
usaha mikro dan peningkatan
keterampilan masyarakat
melalui program pelatihan
kewirausahaan dan sertifikasi
keahlian.
40 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 42
Jenis Pemangku Keterlibatan dengan Pemangku Respon perusahaan atas topik
Pemangku kepentingan Topik Keberlanjutan Terkait Frekuensi Pelibatan
Kepentingan Kepentingan material
Pemerintah • Pemerintah Pusat Keterlibatan dengan pemerintah • Manajemen Lingkungan • Pemenuhan kewajiban • Komunikasi dan
dan Daerah di tingkat pusat dan daerah • Tata Kelola Perusahaan pembayaran pajak dan PNBP pembahasan IUP/IUPK
• Militer dan Polisi memastikan kepatuhan regulasi, yang Baik (GCG • Koordinasi dan kerjasama dilakukan setiap waktu
mendukung advokasi kebijakan, pengamanan dengan TNI dan dengan pihak-pihak
serta memperlancar perizinan Polri. berwenang.
dan persetujuan. Interaksi positif • Pelaporan kinerja kepada • Pembayaran pajak dan
dengan aparat keamanan juga dinas terkait mencakup: PNBP sesuai waktu yang
membantu memastikan kepatuhan ditetapkan Pemerintah.
terhadap hukum dan menjaga Keuangan: Laporan • Secara berkala PT
stabilitas operasional. pembayaran pajak, PNBP Vale berkoordinasi
(Penerimaan Negara dengan Polda Sulawesi
Bukan Pajak), dan laporan Selatan, Polda Sulawesi
keuangan tahunan. Tenggara, dan Kodam
Lingkungan: Laporan XIV Hasanuddin, terkait
pemantauan kualitas air, kerjasama pengamanan.
emisi, limbah B3, rehabilitasi • Secara berkala PT Vale
lahan, serta kepatuhan berkoordinasi dengan
terhadap AMDAL dan Gubernur (Sulawesi
peraturan lingkungan Selatan, Sulawesi tengah
lainnya. dan Sulawesi Tenggara),
Sosial: Laporan Serta bupati (Luwu Timur,
realisasi program CSR, Morowali, Pomalaa)
pengembangan masyarakat, terkait masalah sosial
dan pengelolaan tenaga kemasyarakatan serta
kerja lokal. operasional dan investasi
Tata Kelola: Laporan perusahaan.
kepatuhan terhadap • Pelaporan kinerja triwulan,
regulasi, implementasi semester dan tahunan.
GCG (Good Corporate
Governance), serta hasil
audit internal dan eksternal.
41 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 43
Jenis Pemangku Keterlibatan dengan Pemangku Respon perusahaan atas topik
Pemangku kepentingan Topik Keberlanjutan Terkait Frekuensi Pelibatan
Kepentingan Kepentingan material
Sektor Publik • BUMN terkait Kolaborasi dengan sektor publik • Manajemen Lingkungan • Kemitraan dalam proyek • Pelaporan kinerja triwulan,
• Perusahaan mitra di memungkinkan PTVI menyelaraskan • Dampak Ekonomi strategis • semester dan tahunan
sektor publik kebijakan sosial-ekonomi, • Partisipasi dalam diskusi
mendukung pengembangan industri kebijakan publik
nikel, serta berpartisipasi dalam • Kolaborasi lintas sektor dalam
inisiatif strategis yang mendukung inisiatif keberlanjutan
operasional perusahaan.
Hubungan Bisnis • Investor Investor, pemasok, bank/lembaga • Keamanan Siber dan • Penyusunan Rencana Jangka • Pelaporan kinerja triwulan,
• Bank/Lembaga keuangan, dan mitra berperan Privasi Data Panjang Perusahaan (RJPP). • Semester dan tahunan
Keuangan dalam mendukung pendanaan, • Produksi yang • Pelaporan berkala akan
• Pemasok dan Mitra memastikan rantai pasokan yang Bertanggung Jawab kinerja perusahaan, seperti
stabil, menyediakan solusi keuangan • Tata Kelola Perusahaan Laporan Tahunan dan
strategis, serta membangun yang Baik (GCG) Laporan Keberlanjutan
kemitraan untuk meningkatkan • Pengungkapan dan
efisiensi operasional dan keterbukaan informasi publik
pertumbuhan perusahaan. • Diskusi dan pertemuan secara
berkala
• Sosialisasi pedoman atau
kebijakan kepada pemasok
Pelanggan • Pelanggan Melibatkan pelanggan, membantu • Produksi yang • Penyusunan Rencana Jangka • Setidaknya sebulan sekali.
memahami kebutuhan mereka, Bertanggung Jawab Panjang Perusahaan (RJPP).
meningkatkan kualitas produk • Keamanan Siber dan • Diskusi dan pertemuan
dan layanan, serta memperkuat Privasi Data dengan pelanggan
kepuasan pelanggan.
42 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 44
Jenis Pemangku Keterlibatan dengan Pemangku Respon perusahaan atas topik
Pemangku kepentingan Topik Keberlanjutan Terkait Frekuensi Pelibatan
Kepentingan Kepentingan material
Media, Akademisi dan • Media Interaksi dengan media dan • Manajemen Lingkungan • Publikasi dan penyampaian • Dilaksanakan sesuai
Lembaga Swadaya • Akademisi akademisi mendukung transparansi, • Tata Kelola Perusahaan informasi publik melalui kebutuhan.
Masyarakat • Lembaga Swadaya membentuk persepsi publik yang yang Baik (GCG) jumpa pers, rilis berita, dan
Masyarakat positif, serta memberikan wawasan ekspose publik.
• Entitas Lain berbasis riset untuk pengambilan • Kerja sama terkait penilitian,
keputusan yang lebih baik. dan pemenuhan tanggung
jawab sosial dan lingkungan
(TJSL).
43 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 45
Penilaian Risiko dan Peluang ESG
dentifikasi risiko dan peluang yang paling krusial dan memiliki
Dalam menghadapi dinamika bisnis yang terus berkembang Tahapan Penilaian Risiko dan Peluang ESG
dampak terbesar terhadap perusahaan.
serta meningkatnya kompleksitas isu lingkungan, sosial, dan
tata kelola (ESG), PTVI berkomitmen untuk secara proaktif 1. Kompilasi dan Penentuan Risiko dan Peluang ESG
3. Mitigasi dan Rekomendasi
mengelola risiko dan peluang yang muncul dari aspek-aspek Pada tahap ini, PTVI mengumpulkan dan menganalisis data
Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan, PTVI
tersebut. Dengan pendekatan berbasis data dan analisis risiko dari seluruh operasional di tiga lokasi utama, yaitu
menyusun rencana mitigasi untuk mengurangi risiko serta
mendalam, PTVI secara rutin memperbarui penilaian risiko ESG Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa. Selain mengompilasi
rekomendasi strategis guna memaksimalkan pemanfaatan
guna mengidentifikasi risiko dan tantangan yang berpotensi daftar risiko yang telah ada, PTVI juga mengidentifikasi risiko
peluang.
memengaruhi operasional dan strategi bisnis. dan peluang baru berdasarkan analisis tren, pendapat ahli,
serta kondisi faktual yang relevan dengan aspek ESG dan
Hasil Penilaian Risiko dan Peluang ESG
Pada tahun 2024, PTVI melanjutkan upaya ini dengan keberlanjutan perusahaan. Hasil dari proses ini adalah daftar
Berdasarkan erdasarkan penilaian komprehensif atas risiko
melakukan penilaian risiko dan peluang ESG yang lebih risiko dan peluang ESG yang lebih komprehensif, terkini, dan
dan peluang ESG menggunakan ISO 31000, standar IFRS S1 dan
komprehensif. Penilaian ini merupakan kelanjutan dari yang mencakup seluruh operasional perusahaan.
S2 dan FGD dengan Manajemen perusahaan, maka setidaknya
dilakukan pada tahun 2022 dengan cakupan yang lebih luas
terdapat tiga fokus utama dalam ESG, yakni:
serta mengacu pada referensi dan informasi terkini dari 2. Penilaian Risiko dan Peluang
sumber internal maupun eksternal. Untuk menentukan risiko dan peluang ESG yang paling
1. Keterlibatan, Pelibatan, dan Interaksi dengan Komunitas
signifikan, PTVI menerapkan penilaian berdasarkan
Keterlibatan, pelibatan, dan interaksi dengan komunitas
Proses penilaian risiko dan peluang ESG ini juga menjadi bagian kemungkinan terjadinya (likelihood), konsekuensi finansial,
merupakan prioritas strategis yang kami tangani secara
dari penilaian materialitas ganda (double materiality) untuk toleransi risiko (risk appetite), prioritas risiko, serta dampaknya
sungguh-sungguh dan konsisten. Kami percaya bahwa setiap
menentukan sejauh mana aspek ESG berpengaruh pada kinerja terhadap kinerja keuangan dalam jangka pendek, menengah,
aktivitas operasional perusahaan harus mampu menciptakan
keuangan perusahaan (financial materiality). dan panjang. Hasil penilaian ini memungkinkan PTVI mengi-
nilai tambah nyata bagi para pemangku kepentingan utama
kami. Oleh karena itu, PT Vale Indonesia berkomitmen melalui
inisiatif investasi sosial sebagai upaya proaktif kami dalam
membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat sekitar,
mempersiapkan komunitas agar dapat secara aktif terintegrasi
dalam rantai nilai bisnis perusahaan, serta mendorong dampak
positif nyata terhadap lingkungan hidup guna meningkatkan
kualitas kehidupan mereka dan memastikan kondisi yang
berkelanjutan pasca-tambang.
44
Page 46
Kami menyadari adanya asimetri informasi yang mungkin dan akuntabilitas, serta dampaknya terhadap kepercayaan 3. Pengendalian Emisi dan Polusi
timbul dalam hubungan dengan pemangku kepentingan, pemangku kepentingan. Kegagalan dalam tata kelola yang Investasi dalam teknologi pengendalian emisi dan polusi tidak
sehingga kami selalu mengedepankan dialog dan interaksi baik dapat merugikan reputasi dan keberlanjutan bisnis PTVI. hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi juga membuka
aktif dengan para pemangku kepentingan yang relevan. Dalam Untuk memitigasi risiko ini, PTVI terus memperkuat sistem tata peluang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan
setiap kegiatan tersebut, kami senantiasa mengedepankan kelola dengan menanamkan prinsip transparansi, akuntabilitas, mengurangi biaya jangka panjang.
aspek hak asasi manusia untuk menjamin penghormatan dan integritas dalam seluruh proses bisnis. Upaya seperti
terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan sosial. penerapan kebijakan anti-korupsi, penguatan peran Dewan Hasil penilaian ini didiskusikan dengan direksi untuk
Komisaris, dan pembentukan Komite Keberlanjutan menjadi memperoleh arahan strategis dan memastikan keselarasan
2. Manajemen Emisi dan Energi bagian penting dari komitmen ini. Selain itu, PTVI juga terus dengan tujuan perusahaan. Selain itu, hasil dari penilaian ini
Risiko bahwa emisi dan konsumsi energi PTVI tidak memenuhi meningkatkan efektivitas sistem pelaporan dan pengaduan digunakan sebagai dasar dalam menentukan topik material
regulasi atau ekspektasi pemangku kepentingan, berdampak (whistleblowing system) sebagai kanal akuntabilitas yang setelah dikombinasikan dengan impact materiality dan
pada biaya operasional, kepatuhan hukum, dan daya saing. inklusif dan dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan. dimasukkan ke dalam matriks materialitas.
Emisi dari aktivitas pertambangan dan pemrosesan juga
berkontribusi pada perubahan iklim dan kualitas udara. Hal Selain risiko, penilaian ini juga mengidentifikasi peluang
ini perlu dikelola melalui investasi dan optimalisasi energi strategis yang dapat dimanfaatkan:
terbarukan, efisiensi operasional, dan teknologi rendah
karbon. 1. Kemitraan terkait Keanekaragaman Hayati
PT Vale Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan
PTVI memandang emisi karbon sebagai tantangan berbagai universitas, lembaga penelitian, serta lembaga
sekaligus peluang usaha. Penurunan emisi umumnya swadaya masyarakat (LSM) dalam mengembangkan program
sejalan dengan efisiensi energi, yang dapat menurunkan perlindungan spesies endemik dan rehabilitasi habitat.
biaya produksi. Komitmen Perusahaan mendorong agenda Pendekatan berbasis ilmiah yang kami terapkan tidak hanya
dekarbonisasi sekaligus membuka peluang kemitraan usaha bertujuan meningkatkan efektivitas upaya konservasi, tetapi
yang berkelanjutan, ditunjukkan dalam pembangunan juga memperkuat kredibilitas perusahaan di mata para
pembangunan fasilitas pengolahan baru berteknologi HPAL pemangku kepentingan, termasuk regulator dan komunitas
bersama mitra di Pomalaa, Bahodopi, dan Sorowako, yang lokal.
lebih rendah dalam konsumsi energi dan emisi karbon. Bahkan,
salah satu pabrik HPAL yang akan kami bangun bersama mitra 2. Manajemen Berkelanjutan dan Kinerja ESG
di Sulawesi tengah dirancang untuk mencapai net-zero sejak Fokus pada manajemen berkelanjutan dan peningkatan kinerja
awal operasi. ESG dapat menjadi diferensiator kompetitif. Dengan mengin-
tegrasikan prinsip-prinsip ESG ke dalam operasional dan
3. Tata Kelola Perusahaan strategi bisnis, PTVI dapat menarik investor yang berorientasi
Risiko dalam aspek ini mencakup kepatuhan terhadap regulasi pada keberlanjutan, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan
yang terus berkembang, potensi celah dalam transparansi membangun kepercayaan pemangku kepentingan.
45 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 47
Penerapan Materialitas Ganda untuk Pengelolaan Dampak dan Penyusunan
Strategi Perusahaan[GRI 3-1]
Di PT Vale Indonesia, kami memahami bahwa keberlanjutan Tahapan Materialitas Ganda
bukan hanya tentang bagaimana bisnis kami berdampak pada
lingkungan dan masyarakat, tetapi juga bagaimana faktor
eksternal seperti regulasi, perubahan iklim, dan dinamika
pasar dapat memengaruhi ketahanan bisnis kami. Oleh karena
itu, pada tahun pelaporan, kami menerapkan pendekatan
materialitas ganda (double materiality) untuk memastikan
strategi keberlanjutan mempertimbangkan dua perspektif
utama yaitu Materialitas Dampak (Impact Materiality) dan
Materialitas Keuangan (Financial Materiality).
Pendekatan ini krusial bagi PTVI untuk memenuhi ekspektasi
pemangku kepentingan dan kepatuhan terhadap regulasi
global yang menuntut transparansi dalam mengelola dampak
keberlanjutan dan risiko finansial. Dengan memahami kedua
perspektif ini, kami dapat mengambil keputusan strategis yang
tidak hanya memitigasi risiko dan memastikan kepatuhan,
tetapi juga menciptakan nilai bagi perusahaan dan masyarakat.
PT Vale Indonesia memulai proses identifikasi topik ESG dengan kepentingan internal dan eksternal melalui survei untuk
menyusun daftar topik yang relevan berdasarkan standar memastikan relevansi dan ekspektasi bersama.
global seperti GRI, SASB, ICMM, MSCI, dan Sustainalytics, serta
benchmarking terhadap praktik terbaik industri. Proses ini Sebagai bagian dari pendekatan double materiality, kami
juga mempertimbangkan konteks bisnis terkini melalui diskusi juga menilai risiko dan peluang ESG terhadap kinerja finansial
internal dengan manajemen. Setiap topik kemudian dianalisis perusahaan. Hasil dari penilaian dampak dan finansial
untuk memahami dampak aktual maupun potensial terhadap ini diintegrasikan ke dalam matriks materialitas untuk
masyarakat dan lingkungan, serta melibatkan pemangku menentukan prioritas utama.
46 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 48
PT Vale Indonesia telah melaksanakan proses penilaian materialitas secara komprehensif,
yang menghasilkan 18 topik keberlanjutan sebagai cerminan prioritas perusahaan
dalam aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola, sekaligus mempertimbangkan potensi
pengaruhnya terhadap ketahanan bisnis. Topik-topik ini menjadi dasar dalam merumuskan
strategi dan mengembangkan program keberlanjutan jangka panjang perusahaan.
Dalam laporan ini, PT Vale mengelompokkan 18 topik keberlanjutan tersebut secara tematik
ke dalam 9 topik material, yaitu:
1. Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG)
2. Pengelolaan Air dan Efluen
3. Pengelolaan Limbah (B3 dan Non-B3)
4. Pengelolaan Emisi dan Energi
5. Keanekaragaman Hayati dan Penggunaan Lahan
6. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
7. Hubungan Industrial dan Hak Tenaga Kerja
8. Keterlibatan dan Hubungan dengan Komunitas
9. Hak Asasi Manusia dalam Komunitas
47 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 49
Pengelolaan Topik-topik Material[GRI 3-2]
Lingkungan
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait Risiko dan Peluang Terkait Topik Cakupan Pengelolaan Topik Materialt
Keanekaragaman Hayati Penutupan dan Rehabilitasi Lahan Risiko terkait topik ini: Area operasi: Sorowako Pengelolaan topik material ini dapat
dan Penggunaan Lahan Penutupan tambang dapat • Kemunduran ekonomi dan sosial di lokasi sekitar dilihat pada bagian Pengelolaan
berdampak pada lingkungan tambang setelah penutupan tambang karena kurangnya Pascatambang dan Perlindungan
dan masyarakat sekitar. PTVI sumber daya ekonomi alternatif. Keanekaragaman Hayati di halaman
melaksanakan reklamasi progresif • Kualitas rehabilitasi yang rendah, menyebabkan kualitas XXX.
untuk memulihkan ekosistem ekosistem lingkungan yang rendah pula.
di lahan pasca-tambang dan
mendukung keberlanjutan Peluang terkait topik ini:
sosial-ekonomi masyarakat serta Penutupan dan rehabilitasi lahan yang efektif meningkatkan
mendorong terciptanya masyarakat reputasi perusahaan, mematuhi regulasi, dan mengelola risiko
mandiri dan berdaya pasca-tambang lingkungan. Ini juga membuka peluang pemanfaatan kembali
lahan bekas tambang, mendukung keberlanjutan, serta
membangun kepercayaan pemangku kepentingan, termasuk
pemerintah, untuk potensi penambangan di masa depan.
Keanekaragaman Hayati Risiko terkait topik ini: Area operasi: Sorowako Pengelolaan topik material ini dapat
Kegiatan pertambangan dan Hilangnya habitat dan degradasi lingkungan diakibatkan dilihat pada bagian Pengelolaan
pemrosesan berisiko mengganggu pembukaan lahan, menyebabkan ketegangan dengan LSM Pascatambang dan Perlindungan
habitat dan spesies lokal. PTVI mengenai dampak terhadap ekosistem. Keanekaragaman Hayati di halaman
berkomitmen untuk melindungi dan XXX.
memulihkan keanekaragaman hayati Peluang terkait topik ini:
di wilayah operasinya Meningkatkan nilai lingkungan dan reputasi perusahaan
melalui upaya perlindungan dan restorasi habitat, serta
kolaborasi konservasi yang dapat memperkuat lisensi sosial
dan dukungan pemangku kepentingan.
48 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 50
Pengelolaan Topik-topik Material[GRI 3-2]
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait Risiko dan Peluang Terkait Topik Cakupan Pengelolaan Topik
Pengelolaan Air dan Pengelolaan Air dan Efluen Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Pengelolaan topik material
Efluen Kebutuhan air dalam aktivitas Berkurangnya kuantitas dan kualitas air akibat operasional • Area operasi: ini dapat dilihat pada bagian
pertambangan dan pemrosesan dapat dan produksi efluen yang berpotensi mencemari sumber air Sorowako, Pengelolaan Air dan Efluen di
memengaruhi pasokan bagi masyarakat yang digunakan secara bersama dengan masyarakat sekitar. Bahodopi, Pomalaa halaman XXX
dan ekosistem. PTVI menerapkan
efisiensi air dan pengelolaan efluen Peluang terkait topik ini:
untuk mencegah dampak negatif Pengelolaan air dan efluen yang optimal di sektor
terhadap sumber daya air. Air larian pertambangan mendorong efisiensi operasional, memastikan
tambang/efluen berpotensi mencemari kepatuhan terhadap regulasi, dan memperkuat reputasi
badan air alami, terutama akibat tingkat perusahaan di mata pemangku kepentingan. Lebih dari itu,
kekeruhan yang tinggi dan kandungan pendekatan ini meningkatkan ketahanan terhadap dampak
kromium yang dapat menimbulkan risiko perubahan iklim serta membuka peluang pemanfaatan air
kesehatan bagi masyarakat sekitar. secara berkelanjutan, termasuk untuk mendukung kebutuhan
masyarakat sekitar.
Pengelolaan Limbah (B3 Pengelolaan Limbah (B3 dan Non-B3) Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Pengelolaan topik material
dan Non-B3) Limbah yang dihasilkan dari kegiatan Pengelolaan limbah tambang dan pemprosesan, yang • Area operasi: ini dapat dilihat pada bagian
tambang dan pemrosesan bijih tidak tepat dapat menyebabkan pencemaran air, tanah, Sorowako, Pengelolaan Limbah di halaman
nikel, baik B3 maupun non-B3, dan udara, serta berpotensi menimbulkan penyakit bagi Bahodopi, Pomalaa XXX.
berpotensi mencemari lingkungan dan masyarakat sekitar. Kegagalan dalam mematuhi peraturan
membahayakan kesehatan masyarakat lingkungan dapat mengakibatkan sanksi hukum, denda, atau
jika tidak dikelola dengan baik. Oleh penangguhan operasional.
karena itu, pengelolaan limbah menjadi
aspek material bagi PTVI untuk Peluang terkait topik ini:
memastikan kepatuhan terhadap Pengelolaan limbah B3 dan non-B3 yang efektif membuka
regulasi serta mengurangi dampak peluang bagi perusahaan tambang untuk mendukung
lingkungan melalui penerapan teknologi ekonomi sirkular melalui daur ulang dan pemanfaatan limbah
yang mendukung minimisasi dan sebagai bahan baku alternatif. Limbah dapat diolah atau
pengolahan limbah secara efektif. dimanfaatkan kembali untuk menciptakan produk bernilai
tambah yang tidak hanya mengurangi dampak lingkungan,
tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi. Praktik ini
turut memperkuat kinerja ESG serta menciptakan nilai sosial
melalui kolaborasi dengan komunitas.
49 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 51
Pengelolaan Topik-topik Material[GRI 3-2]
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait Risiko dan Peluang Terkait Topik Cakupan Pengelolaan Topik
Pengelolaan Limbah (B3 Pengelolaan Residu Risiko terkait topik ini: • Area operasi: Pengelolaan topik material
dan Non-B3) Ke depan, terdapat potensi dampak Kontaminasi lingkungan (air, tanah, udara) akibat kebocoran Bahodopi, Pomalaa ini dapat dilihat pada bagian
tidak langsung dari mitra bisnis PTVI atau kegagalan sistem pengelolaan limbah lumpur sisa Pengelolaan Limbah di halaman
dalam produksi MHP, yang merupakan pengolahan mineral yang menimbulkan dampak jangka XXX.
bagian dari strategi hilirisasi untuk panjang terhadap ekosistem dan kesehatan masyarakat
mendukung perkembangan industri sekitar.
baterai. Dalam proses tersebut, limbah
lumpur sisa pengolahan mineral dari Peluang terkait topik ini:
mitra akan dikelola secara bersama Pengelolaan limbah lumpur sisa pengolahan mineral yang
guna memastikan kepatuhan terhadap berkelanjutan memberikan peluang besar bagi perusahaan
standar yang selaras dengan komitmen tambang untuk berkontribusi pada ekonomi sirkular, dengan
GISTM. memanfaatkan limbah sebagai bahan baku alternatif
seperti material konstruksi atau sumber logam tambahan.
Pendekatan ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan,
tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan reputasi
perusahaan di mata pemangku kepentingan.
Pengelolaan Emisi dan Pengelolaan Emisi dan Energi Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Pengelolaan topik material
Energi Meskipun PTVI telah memanfaatkan Ancaman gagal mencapai target peta jalan emisi nol bersih • Area operasi: ini dapat dilihat pada bagian
tenaga listrik dari tiga pembangkit listrik (Net Zero Emissions) Vale 2050. Sorowako, Manajemen Emisi dan Energi di
tenaga air, kegiatan pertambangan dan Tekanan dari pembeli, mitra dan pemangku kepentingan lain Bahodopi, Pomalaa halaman XXX
pemrosesan nikel di Sorowako masih terkait emisi karbon dari produk nikel yang dihasilkan.
menghasilkan emisi karbon. PTVI terus
meningkatkan efisiensi energi dan Peluang terkait topik ini:
mengurangi emisi untuk meminimalkan Pengelolaan emisi dan energi yang efektif membuka
dampak lingkungan, memenuhi regulasi, peluang bagi perusahaan tambang untuk mengurangi biaya
serta mendukung transisi menuju operasional melalui efisiensi energi dan transisi ke sumber
operasional yang lebih berkelanjutan. energi terbarukan. Praktik ini juga mendukung kepatuhan
terhadap regulasi, memperkuat reputasi perusahaan,
serta membuka akses ke pendanaan hijau. Selain itu,
inovasi teknologi dalam pengelolaan energi dan emisi
dapat menciptakan nilai tambah dan mengurangi dampak
lingkungan.
50 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 52
Pengelolaan Topik-topik Material[GRI 3-2]
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait Risiko dan Peluang Terkait Topik Cakupan Pengelolaan Topik
Pengelolaan Emisi dan Adaptasi dan Ketahanan Iklim Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Pengelolaan topik material
Energi Perubahan iklim berpotensi Gangguan operasional akibat perubahan iklim atau musim • Area operasi: ini dapat dilihat pada bagian
memengaruhi operasional ekstrem, seperti banjir, kekeringan, atau badai. Sorowako, Adaptasi dan Ketahanan Iklim,
pertambangan, sementara industri juga Bahodopi, Pomalaa halaman XXX.
bertanggung jawab mengurangi emisi. Peluang terkait topik ini:
Salah satu tantangan utama bagi PTVI Perusahaan tambang memiliki peluang untuk menjual kredit
adalah curah hujan, karena pasokan air karbon melalui mitigasi emisi dan penerapan teknologi
dari Danau Matano dan Danau Towuti ramah lingkungan, yang meningkatkan efisiensi dan reputasi.
menopang operasional PLTA. Musim Kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan,
kemarau panjang dapat menurunkan serta pemanfaatan local knowledge untuk adaptasi dan
produksi listrik dan berdampak pada mitigasi perubahan iklim, dapat mendukung keberlanjutan
tingkat produksi. Untuk menjaga dan menunjukkan komitmen perusahaan terhadap tanggung
keberlanjutan, PTVI menerapkan jawab sosial dan lingkungan.
strategi adaptasi dan rutin memantau
kondisi lingkungan di sekitar wilayah
operasional.
• Pengelolaan Air dan Sistem Manajemen Lingkungan Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Pengelolaan topik material
Efluen Tanpa manajemen lingkungan yang Ketidakkonsistenan dalam penerapan standar ISO 14001:2015 • Area operasi: ini dapat dilihat pada bagian
• Pengelolaan Limbah kuat, operasional dapat berisiko di seluruh operasional PTVI di luar Sorowako, yang dapat Sorowako, Pendekatan PT Vale dalam
(B3 dan Non-B3) terhadap kepatuhan regulasi dan mengakibatkan ketidakpatuhan terhadap regulasi dan Bahodopi, Pomalaa Pengelolaan Isu Material
• Pengelolaan Emisi keberlanjutan. PTVI menerapkan penurunan reputasi. Lingkungan di halaman XXX.
dan Energi standar ISO 14001:2015 dan prinsip
• Keanekaragaman ICMM untuk memastikan praktik Peluang terkait topik ini:
Hayati dan pertambangan dan pemrosesan yang Sistem manajemen lingkungan yang efektif membantu
Penggunaan Lahan bertanggung jawab. perusahaan tambang meningkatkan efisiensi operasional,
mematuhi regulasi, dan memperkuat reputasi perusahaan,
sambil mendorong inovasi berkelanjutan. Selain itu, sistem
manajemen lingkugan memungkinkan pengelolaan risiko
lingkungan yang lebih proaktif dan mendukung keberlanjutan
jangka panjang.
51 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 53
Pengelolaan Topik-topik Material[GRI 3-2]
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait Risiko dan Peluang Terkait Topik Cakupan Pengelolaan Topik
• Pengelolaan Air dan Produksi yang Bertanggung Jawab Risiko terkait topik ini: • Area operasi: Pendekatan PTVI dalam
Efluen PTVI berkomitmen menjalankan • Ketidakefisienan operasional yang dapat menyebabkan Sorowako, mengelola topik material ini
• Pengelolaan Limbah kegiatan operasi yang bertanggung pemborosan sumber daya tanpa manfaat yang optimal. Bahodopi, Pomalaa dijelaskan lebih lanjut pada
(B3 dan Non-B3) jawab dengan mengelola ekstraksi • Peningkatan dampak lingkungan dan sosial akibat bagian Efisiensi dan Konservasi
• Pengelolaan Emisi mineral secara efisien, memaksimalkan pemanfaatan mineral yang tidak maksimal, seperti Mineral dalam Pengolahan Nikel
dan Energi pemanfaatan setiap material yang limbah berlebih, pencemaran, deforestasi, serta potensi di halaman XXX.
• Keanekaragaman diperoleh untuk mencapai nilai maksimal konflik dengan masyarakat.
Hayati dan sekaligus meminimalkan dampak
Penggunaan Lahan lingkungan sosial serta memastikan Peluang terkait topik ini:
kepatuhan terhadap standar Pendekatan produksi yang bertanggung jawab mendorong
keberlanjutan. inovasi hijau, memperkuat reputasi, serta meningkatkan daya
saing perusahaan tambang di tengah pasar yang semakin
menuntut praktik berkelanjutan dan transparansi.
52 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 54
Pengelolaan Topik-topik Material[GRI 3-2]
Sosial
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait Risiko dan Peluang Terkait Topik Cakupan Pengelolaan Topik Materialt
Hak Asasi Manusia Pemukiman Kembali Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Strategi pengelolaan topik material
dalam Komunitas Kegiatan operasional dapat Pemindahan masyarakat (community displacement) berisiko • Area operasi: ini dapat ditemukan di bagian
berdampak pada masyarakat menimbulkan ketidakpuasan atau konflik akibat potensi Sorowako, Relokasi dan Hak atas Tanah serta
sekitar, terutama dalam hal akses gangguan terhadap budaya dan struktur sosial, serta Bahodopi, Pomalaa Sumber Daya, halaman XXX.
lahan untuk kegiatan operasional. penolakan akses lahan untuk eksplorasi dan penambangan.
Penyelesaian permasalahan tanah,
termasuk relokasi dan hak-hak Peluang terkait topik ini:
sosial menjadi tantangan utama Pemukiman kembali yang adil dan transparan membuka
perusahaan. PTVI berupaya dalam peluang bagi perusahaan tambang untuk membangun
proses pembebasan lahan dan hubungan yang kuat dengan masyarakat dan pemangku
pemukiman kembali dilakukan kepentingan, meningkatkan reputasi perusahaan, serta
secara adil dengan mengikuti memastikan kelancaran operasi dengan meminimalkan
prinsip-prinsip yang berlaku secara potensi konflik.
internasional, serta menyediakan
mekanisme pengaduan yang
transparan.
Hak Asasi Manusia Masyarakat Risiko terkait topik ini: • Area operasi: Strategi pengelolaan topik material
Kegiatan pertambangan dan Perselisihan terkait akses sumber daya alam dapat memicu Sorowako, ini dapat ditemukan di bagian
pemrosesan dapat berdampak ketidakpuasan masyarakat, tuduhan pelanggaran hak asasi Bahodopi, Pomalaa Penghormatan Hak Asasi Manusia,
terhadap prinsip dasar hak asasi manusia, perambahan ilegal, serta risiko finansial dalam halaman XXX.
manusia seperti akses air bersih akuisisi dan pembebasan lahan.
dan juga hak untuk menyampaikan
pendapat. PTVI senantiasa Peluang terkait topik ini:
menjunjung hak masyarakat dan Melindungi hak asasi manusia masyarakat di sekitar
menyediakan mekanisme pengaduan operasi tambang membuka peluang bagi perusahaan untuk
yang dapat diakses oleh seluruh meningkatkan reputasi, mematuhi regulasi internasional, dan
pemangku kepentingan. mengelola risiko sosial. Praktik ini juga mendorong kolaborasi
dengan komunitas lokal, memperkuat kinerja ESG, dan
membuka akses ke pendanaan berkelanjutan, mendukung
keberlanjutan jangka panjang perusahaan.
53 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 55
Pengelolaan Topik-topik Material[GRI 3-2]
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait Risiko dan Peluang Terkait Topik Cakupan Pengelolaan Topik
Keterlibatan dan Keterlibatan/Hubungan Masyarakat Risiko terkait topik ini: • Area operasi: Strategi pengelolaan topik
Hubungan dengan Hubungan yang baik dengan masyarakat Konflik lahan, tuntutan masyarakat terkait pekerjaan, dan Sorowako, material ini dapat ditemukan di
Komunitas sekitar penting untuk keberlanjutan program PPM, serta tuduhan pelanggaran HAM. Selain itu, Bahodopi, Pomalaa bagian Keterlibatan/Hubungan
operasi. PTVI membangun komunikasi ketegangan sosial akibat keberadaan tenaga kerja asing, Komunitas, halaman XXX.
terbuka dan menjalankan program perambahan lahan, atau gangguan operasional dapat
sosial yang mendukung kesejahteraan menimbulkan ketidakstabilan dan merusak hubungan dengan
masyarakat. masyarakat sekitar.
Peluang terkait topik ini:
Membangun hubungan yang lebih kuat dan saling
menguntungkan dengan masyarakat melalui komunikasi
terbuka dan program PPM yang relevan.
Dampak Ekonomi Risiko terkait topik ini: • Area operasi: Strategi pengelolaan topik
Kegiatan Operasional pertambangan Pemenuhan permintaan tenaga kerja lokal, keterbatasan Sorowako, material ini dapat ditemukan di
dan pemrosesan berkontribusi terhadap keberagaman tenaga kerja, serta tekanan dari pelanggan Bahodopi, Pomalaa bagian Kinerja Keuangan dan
ekonomi lokal, tetapi juga dapat besar terkait pasokan nikel dapat menimbulkan risiko Kontribusi Ekonomi, halaman
menciptakan tantangan keberlanjutan keselamatan kerja atas kapasitas yang belum memadai. XXX.
pasca-operasi. PTVI berkomitmen
mendukung pengembangan ekonomi Peluang terkait topik ini:
jangka panjang yang bisa menciptakan Perusahaan tambang dapat memperkuat ekonomi lokal
kemandirian ekonomi-sosial pasca melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan
tambang infrastruktur, dan pemanfaatan lahan pasca-tambang untuk
agroforestri atau usaha lokal. Selain itu, pertumbuhan pasar
EV, investasi energi terbarukan, dan riset rantai pasok nikel
membuka peluang untuk hilirisasi dan peningkatan nilai
tambah di wilayah operasional.
54 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 56
Pengelolaan Topik-topik Material[GRI 3-2]
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait Risiko dan Peluang Terkait Topik Cakupan Pengelolaan Topik
Kesehatan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Strategi pengelolaan topik
Keselamatan Kerja Keselamatan pekerja dan masyarakat Kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, atau insiden • Area operasi: material ini dapat ditemukan
sekitar adalah prioritas utama. PTVI keselamatan yang dapat membahayakan pekerja, masyarakat Sorowako, di bagian Komitmen terhadap
menerapkan standar K3 yang ketat sekitar, dan mengganggu operasional. Kegagalan dalam Bahodopi, Pomalaa Kesehatan dan Keselamatan
untuk mencegah kecelakaan dan menerapkan standar K3 yang ketat dapat menyebabkan Karyawan, halaman XXX.
penyakit akibat kerja. cedera serius, tuntutan hukum, kerugian finansial, serta
penurunan reputasi perusahaan.
Peluang terkait topik ini:
Penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
yang ketat dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi
biaya operasional, dan memastikan kepatuhan terhadap
regulasi. Selain itu, K3 yang baik meningkatkan kepuasan dan
loyalitas karyawan, serta memperkuat reputasi perusahaan di
mata pemangku kepentingan.
Hubungan Industrial dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Strategi pengelolaan topik
Hak Tenaga Kerja Industri pertambangan dan pemrosesan Keterbatasan tenaga kerja yang kompeten dan berkualitas, • Area operasi: material ini dapat ditemukan
memerlukan tenaga kerja yang terutama dalam menghadapi tantangan industri tambang Sorowako, di bagian Pelatihan dan
kompeten untuk menjaga keberlang- yang semakin kompleks. Kurangnya investasi dalam Bahodopi, Pomalaa Pengembangan Karyawan,
sungan operasi dan meningkatkan daya pengembangan human capital dapat menyebabkan halaman XXX.
saing. PTVI terus melakukan investasi rendahnya produktivitas, kesenjangan keterampilan, dan
dalam pengembangan karyawan ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan
guna meningkatkan produktivitas, teknologi dan regulasi.
keterampilan, dan daya saing.
Peluang terkait topik ini:
• Pelatihan keterampilan teknis, kepemimpinan,
serta kesadaran keberlanjutan dapat meningkatkan
produktivitas dan inovasi.
• Sebagai perusahaan tambang pertama dengan Lembaga
Sertifikasi Profesi (LSP), PTVI menjadi School of Nickel,
mencetak talenta unggul industri, meningkatkan
daya saing tenaga kerja, dan memperkuat reputasi
perusahaan.
55 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 57
Pengelolaan Topik-topik Material[GRI 3-2]
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait Risiko dan Peluang Terkait Topik Cakupan Pengelolaan Topik
Hubungan Industrial dan Hubungan Industrial dan Hak Buruh Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Strategi pengelolaan topik
Hak Tenaga Kerja Hubungan industrial yang sehat Ketegangan hubungan industrial, seperti konflik dengan • Area operasi: material ini dapat ditemukan
mendukung kelangsungan usaha serikat pekerja, tuntutan kenaikan upah, atau ketidakpuasan Sorowako, di bagian Perlindungan dan
sekaligus meningkatkan kesejahteraan terkait kondisi kerja. Bahodopi, Pomalaa Pemenuhan Hak Pekerja,
pekerja. PTVI berkomitmen menerapkan halaman XXX.
praktik ketenagakerjaan yang adil, Peluang terkait topik ini:
menghormati hak buruh, serta menjamin Perlindungan hak buruh yang adil meningkatkan loyalitas
kebebasan berserikat. PTVI juga karyawan, memperkuat reputasi perusahaan, meningkatkan
membangun hubungan konstruktif produktivitas, serta menciptakan kondisi yang aman bagi
dengan serikat pekerja melalui dialog seluruh pemangku kepentingan.
sosial yang transparan, mekanisme
penyelesaian perselisihan yang efektif,
serta pelibatan serikat pekerja dalam
diskusi dan penyusunan Perjanjian Kerja
Bersama (PKB).
56 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 58
Pengelolaan Topik-topik Material[GRI 3-2]
Tata Kelola
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait Risiko dan Peluang Terkait Topik Cakupan Pengelolaan Topik Materialt
Tata Kelola Perusahaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Pendekatan PTVI dalam mengelola
yang Baik (GCG) (GCG) Praktik tata kelola yang lemah dapat memicu skandal korupsi, • Area operasi: topik material ini dijelaskan lebih
Tata kelola yang kuat memastikan penyalahgunaan wewenang, atau pelanggaran etika, yang Sorowako, lanjut pada bagian Memimpin
transparansi, akuntabilitas, dapat merusak reputasi perusahaan dan mengganggu Bahodopi, Pomalaa Melalui Tata Kelola yang Etis di
dan kepatuhan hukum. PTVI operasional. halaman XXX.
menerapkan prinsip GCG untuk
menjaga integritas bisnis. Peluang terkait topik ini:
Tata kelola yang baik dapat memperkuat kepercayaan
investor, regulator, dan masyarakat, membuka peluang untuk
mendapatkan pendanaan yang lebih baik dan kemitraan
strategis.
Keamanan Siber dan Privasi Data Risiko terkait topik ini: • Kantor Pusat Pendekatan PTVI dalam mengelola
Perlindungan data menjadi semakin Serangan siber, kebocoran data, atau pelanggaran privasi • Area operasi: topik material ini dijelaskan lebih
krusial dalam operasional bisnis. yang dapat mengakibatkan kerugian finansial, gangguan Sorowako, lanjut pada bagian Keamanan Data
PTVI memperkuat keamanan siber operasional, dan kerusakan reputasi. Kegagalan dalam Bahodopi, Pomalaa dan Informasi Digital di halaman
untuk mencegah risiko kebocoran melindungi data sensitif perusahaan, karyawan, atau mitra XXX.
data dan menjaga kepercayaan bisnis dapat menyebabkan tuntutan hukum, sanksi regulasi,
pemangku kepentingan. dan hilangnya kepercayaan pemangku kepentingan.
Peluang terkait topik ini:
Penerapan teknologi keamanan terkini dan pelatihan
kesadaran siber bagi karyawan dapat mengurangi risiko
serangan dan meningkatkan ketahanan operasional.
57 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 59
Peta Jalan ESG
Pada tahun 2024, kami berkomitmen untuk mencapai membutuhkan perbaikan, serta memastikan keselarasan dengan mengembangkan dan menerapkan perbaikan untuk
“Keunggulan” (excellence) dalam inisiatif ESG kami melalui dengan tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Dengan memperkuat program ESG kami, sekaligus mendorong
pendekatan yang lebih menyeluruh dan terintegrasi. Kami demikian, setiap inisiatif yang kami jalankan berkontribusi pertumbuhan yang berkelanjutan. Tahun depan, kami
secara rutin mengevaluasi dampak dari program-program secara signifikan terhadap pencapaian tujuan keberlanjutan berencana untuk memperbarui dan memperkuat peta jalan
terkait ESG. Hasil evaluasi yang mendalam dan terperinci kami, sambil menjaga agar strategi kami tetap relevan dan ESG kami guna memastikan bahwa strategi kami tetap selaras
dapat ditemukan pada bab-bab terkait dalam laporan ini. efektif. dengan kondisi terkini dan terus memberikan dampak positif
yang berkelanjutan.
Pengukuran kinerja, termasuk KPI, metrik, dan target, kami Kemajuan dan komitmen kami secara lebih rinci dapat
telaah dengan seksama untuk mengidentifikasi area yang dilihat dalam bab-bab terkait. Kami juga terus berinovasi
58
Page 60
Tata Kelola Keberlanjutan[POJK51-E.1]
Tata kelola keberlanjutan yang kuat memastikan kepatuhan,
transparansi, dan pengelolaan risiko ESG. Dengan sistem
KOMITE KEBERLANJUTAN
yang terstruktur, perusahaan dapat mengintegrasikan
prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis, mendukung Dewan Komisaris
pengambilan keputusan jangka panjang, serta menciptakan
nilai bagi masyarakat dan lingkungan.
Struktur tata kelola keberlanjutan PT Vale Indonesia Tbk
Direksi
mencakup Dewan Komisaris, Direksi, Komite Keberlanjutan,
Departemen Sustainability, Penanggung Jawab Isu Material
ESG, dan Kelompok Fokus Tematik. Pelibatan seluruh Komite Keberlanjutan di bawah Dewan Direksi
lapisan ini memastikan keberlanjutan diimplementasikan
secara konsisten, mendukung pencapaian target ESG, serta
memperkuat akuntabilitas dalam pengelolaan dampak sosial
Departemen Sustainability
dan lingkungan.
Rapat Operasional ESG
Rapat ESG Khusus (Kelompok Fokus Tematik*)
(Pemantauan dan Eksekusi KPI Rutin)
Penanggung Jawab Isu Material ESG
Uji Tuntas Hak Persiapan Emisi GRK Masyarakat
Asasi Manusia IRMA dan dan Pemangku
Perubahan Iklim Kepentingan
*Kelompok fokus bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai dengan agenda atau tujuan spesifik
yang ingin dicapai oleh perusahaan.
59 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 61
Sebagai bagian penting dari struktur tersebut, Komite berpartisipasi dalam rapat komite apabila terdapat agenda perusahaan, mencakup operasi yang sedang berjalan,
Keberlanjutan dibentuk sebagai forum strategis untuk tertentu yang memerlukan kehadiran mereka. proyek yang tengah dilaksanakan, maupun rencana
memperkuat arah kebijakan dan pengawasan terkait isu-isu investasi di masa depan.
ESG di tingkat perusahaan. Komite ini berada di bawah Rapat Komite Keberlanjutan dilaksanakan setiap bulan untuk
koordinasi Direksi dan pengawasan Dewan Komisaris, yang memastikan progress keberlanjutan sejalan dengan nilai nilai Sementara itu, pembahasan terkait KPI ESG dilakukan
memiliki peran sentral dalam memastikan integrasi prinsip perusahaan yang fokus dalam: secara terpisah yang melibatkan pihak-pihak relevan atau
keberlanjutan ke dalam strategi bisnis perusahaan secara penanggung jawab isu material ESG.
menyeluruh. 1. Mengidentifikasi dan membahas isu-isu penting terkait
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) yang signifikan. Setiap hasil diskusi dan/atau rekomendasi dari rapat Komite
Komite ini diketuai oleh Chief Sustainability and Corporate 2. Meninjau dan memantau kemajuan inisiatif utama ESG, akan dilaporkan dan disampaikan dalam rapat Direksi (BoD),
Affairs Officer (CSCAO), dengan anggota yang terdiri dari Chief serta memastikan kesesuaiannya dengan visi perusahaan guna memastikan proses pengambilan keputusan yang
Operation and Infrastructure Officer (COIO), Chief Corporate untuk menjadi pemimpin global dalam produksi nikel terinformasi dan selaras dengan arah bisnis perusahaan.
Strategy & Technology Officer (CSTO), Chief Project Officer berkelanjutan.
(CPO), serta Kepala Departemen Sustainability. Anggota 3. Memastikan bahwa prinsip-prinsip Keberlanjutan dan
Direksi dan/atau kepala departemen lain akan diundang untuk ESG terintegrasi secara menyeluruh dalam strategi bisnis
60 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 62
Pengawasan dan Evaluasi Kinerja Berkelanjutan
Pengawasan dan pelaporan memainkan peran penting dalam Untuk mendukung pemantauan kinerja yang lebih
memastikan akuntabilitas, transparansi, dan perbaikan komprehensif, Departemen Sustainability juga
PT Vale Indonesia secara rutin melaporkan
berkelanjutan. Tanpa sistem pemantauan yang efektif, mengembangkan ESG Dashboard yang mengompilasi dan
potensi risiko dapat terlewatkan dan program keberlanjutan Communication on Progress (CoP) sebagai memperbarui data kinerja ESG secara rutin. Dashboard ini
sulit diukur keberhasilannya secara objektif. mempermudah pelacakan internal sekaligus memastikan
bentuk partisipasi aktif dalam keanggotaan
pemenuhan terhadap peraturan dan standar yang berlaku.
Untuk itu, PT Vale Indonesia Tbk telah mengimplementasikan UNGC (The United Nation Global Compact).
sistem evaluasi kinerja berkelanjutan yang terstruktur guna Selain evaluasi internal, kinerja ESG PT Vale Indonesia Tbk
Melalui dokumen CoP ini, kami menyampaikan
memastikan program ESG berjalan sesuai dengan peta jalan (PTVI) juga dinilai oleh lembaga pemeringkat eksternal
yang telah disusun. Progres dipantau melalui Key Performance kinerja dan kemajuan dalam menerapkan seperti Sustainalytics, dan S&P. Pemerintah turut mengawasi
Indicators (KPI) yang ditetapkan oleh masing-masing kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Umpan balik
prinsip-prinsip UNGC terkait hak asasi
departemen dan dilaporkan secara berkala, baik mingguan dari pihak eksternal dimanfaatkan untuk menyempurnakan
maupun bulanan. Selain itu, PTVI juga menyampaikan manusia, tenaga kerja, lingkungan, dan strategi ESG Perseroan.
pelaporan eksternal atas topik-topik tertentu sesuai peraturan
yang berlaku maupun permintaan pihak-pihak terkait.
Salah satu lembaga pemeringkat yang secara aktif menilai kinerja ESG Pada pembaruan skor Oktober
PTVI adalah Sustainalytics. Penilaian didasarkan pada dua dimensi utama: 2024, PT Vale memperoleh Trend Skor
Skor Risiko
RisikoESG
ESGSustainalytics
SustainalyticsPTVI
PTVI
exposure (tingkat risiko ESG material) dan management (kemampuan skor risiko ESG sebesar 29,4 Skor Tren Skor Risiko ESG
perusahaan dalam mengelola risiko tersebut). Dengan metode dari Sustainalytics, yang 40
34,7
34,7 (High)
pemeringkatan sebagai berikut: menempatkan perusahaan 30,5
34,7 (High)
29,4
29,4 (Medium)
dalam kategori Risiko 30
Skor Risiko Kategori Deskripsi ESG Menengah. Capaian
Dianggap memiliki risiko ESG yang dapat diabaikan
0-10 Neligible ini menunjukkan adanya
20
Dianggap memiliki risiko ESG yang rendah perbaikan dibandingkan
10-20 Low
penilaian sebelumnya dan
Dianggap memiliki risiko ESG yang sedang
20-30 Medium menjadi dorongan bagi 10
Dianggap memiliki risiko ESG yang tinggi perusahaan untuk terus Dec 2023A pril 2024 Oct 2024
30-40 High
memperkuat pengelolaan 0
Dianggap memiliki risiko ESG yang berat Dec 2023 Skor Tren
AprilSkor
2024Risiko ESG Oct 2024
>40 Severe risiko ESG ke depannya.
61 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 63
PTVI menyadari berbagai tantangan dalam implementasi
sistem evaluasi kinerja berkelanjutan, termasuk kompleksitas
Rantai Pasokan yang Bertanggung Jawab[GRI 3-3]
pengelolaan data, keterbatasan sumber daya, serta perubahan
PT Vale menyadari bahwa tanggung jawab keberlanjutan kelola, seperti kepatuhan terhadap peraturan dan pendekatan
regulasi yang dinamis. Untuk mengantisipasi hal tersebut,
tidak hanya terbatas pada operasi internal perusahaan, tetapi anti-korupsi. Hal ini dilakukan untuk memastikan integritas,
PTVI terus berinvestasi dalam pengembangan teknologi dan
juga mencakup seluruh rantai nilai, termasuk rantai pasokan. transparansi, dan akuntabilitas calon pemasok sebagai fondasi
peningkatan kapasitas tim, agar sistem evaluasi tetap relevan
Sebagian besar dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan.
dan efektif.[POJK51-E.5]
(ESG) yang signifikan berasal dari aktivitas pemasok dan mitra
bisnis. Oleh karena itu, rantai pasokan yang bertanggung Bagi pemasok yang telah terdaftar, evaluasi dilakukan secara
Kami juga secara konsisten menyelenggarakan pelatihan
jawab merupakan elemen kunci dalam strategi keberlanjutan berkala. Kami menelaah perubahan kualifikasi dan klasifikasi,
karyawan terkait ESG untuk meningkatkan pemahaman akan
kami. serta meninjau rekam jejak kinerja mereka di tahun-tahun
peran mereka dalam pencapaian target keberlanjutan. Selain
sebelumnya.
itu, PTVI membuka ruang dialog dengan masyarakat guna
Praktik Pengadaan yang Bertanggung Jawab
menerima masukan dan memperkuat implementasi program
PT Vale menerapkan praktik pengadaan yang bertanggung Komitmen Melalui Kontrak dan Kode Etik dan Perilaku
sosial dan lingkungan.
jawab dengan menetapkan ekspektasi dan persyaratan Pemasok
yang jelas melalui Kode Etik dan Perilaku Pemasok. Kode PT Vale memperkuat komitmen keberlanjutannya melalui
ini mencakup kepatuhan terhadap hukum, peraturan, dan penerapan Kode Etik dan Perilaku Pemasok yang berlaku
standar internasional yang berlaku, termasuk prinsip- bagi seluruh mitra pemasok. Ketentuan ini tercantum secara
prinsip hak asasi manusia, hak-hak ketenagakerjaan, serta eksplisit dalam setiap kontrak kerja sama sebagai standar
anti-korupsi. Kebijakan anti-korupsi kami secara tegas wajib yang harus dipenuhi. Kode ini menetapkan prinsip-
melarang segala bentuk suap, gratifikasi, dan praktik tidak etis prinsip dasar meliputi tanggung jawab sosial, perlindungan
dalam hubungan bisnis dengan pemasok.[GRI 205-2] lingkungan, serta praktik tata kelola yang baik, yang
menjadi pedoman bersama dalam menjalin kemitraan yang
Kami juga mengoperasikan sistem e-Procurement, sebuah berkelanjutan dan bertanggung jawab.
platform berbasis web yang mencakup seluruh tahapan
pengadaan mulai dari registrasi vendor, pra-kualifikasi, proses Sebagai implementasi konkret, kami mewajibkan seluruh
tender, hingga manajemen kontrak. Sistem ini dirancang untuk pemasok untuk menjunjung tinggi hak asasi manusia
meningkatkan transparansi, akurasi data, dan efisiensi dalam dan standar ketenagakerjaan yang berlaku. PT Vale tidak
proses pengadaan. mentolerir pelanggaran terhadap hak pekerja untuk berserikat
dan berunding secara kolektif. Selain itu, kami secara tegas
Uji Tuntas dan Asesmen Pemasok[GRI 414-1] melarang penggunaan tenaga kerja anak, kerja paksa, dan
Selain memastikan proses yang transparan melalui sistem kerja wajib di seluruh kegiatan operasional maupun rantai
digital, kami juga melakukan uji tuntas dalam proses pra- pasokan.[GRI 407-1][GRI 408-1][GRI 409-1]
kualifikasi untuk mengintegrasikan nilai-nilai ESG dalam
seleksi pemasok. Penilaian ini terutama mencakup aspek tata
62 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 64
Untuk memastikan kepatuhan terhadap standar tersebut, membangun praktik sourcing yang bertanggung
kami menerapkan mekanisme pemantauan dan evaluasi jawab di seluruh rantai pasokan.
secara berkala. Kepatuhan terhadap Kode Etik dan Perilaku
Pemasok serta ketentuan kontrak merupakan syarat hukum Dukungan untuk Pemasok Lokal[GRI 204-1]
yang tidak dapat dinegosiasikan. Melalui pendekatan ini, kami Sebagai wujud komitmen dalam mendukung
memperkuat praktik tata kelola perusahaan dan memastikan perekonomian daerah dan nasional, PT Vale pada
bahwa seluruh mitra bisnis turut berkontribusi dalam tahun 2024 bekerja sama dengan 151 pemasok
pencapaian tujuan keberlanjutan.[GRI 414-2] lokal yang mencakup 15% dari total pemasok,
serta 632 pemasok nasional yang mencapai 62%
Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Pemasok dari total pemasok. Pemasok lokal didefinisikan
Secara berkala, kami mengevaluasi kinerja para pemasok sebagai perusahaan yang beroperasi di
dan mitra kerja. Evaluasi ini tidak hanya menilai aspek teknis Kabupaten Luwu Timur selama minimal 10 Total Pemasok per
Kategori
pekerjaan, tetapi juga mencakup pengelolaan lingkungan dan tahun dan memiliki pemilik perusahaan dengan
dampak sosial yang mungkin ditimbulkan. Pada tahun 2024, identitas KTP Luwu Timur, termasuk dokumen
Pengadaan AS$
evaluasi dilakukan terhadap 100% pemasok dan mitra kerja pendirian perusahaan yang sah. Berdasarkan
Kategori Pemasok
baru.
Dalam hal nilai kontrak, PT Vale mengalokasikan
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, tidak terdapat operasi AS$116.623.037,23 untuk pemasok lokal (15% dari Penjabaran lebih lanjut terkait proporsi pelibatan pemasok dapat dilihat
atau pemasok yang teridentifikasi memiliki risiko signifikan nilai pengadaan pemasok) dan AS$611.153.381,01 pada Bab Tabel Data bagian Rantai Pasokan yang Bertanggung Jawab.
terkait penggunaan tenaga kerja anak maupun praktik kerja untuk pemasok nasional (77% dari nilai
paksa atau kerja wajib. pengadaan). Alokasi ini mencerminkan komitmen Penegakan Prinsip Keberlanjutan dalam Rantai Pasokan
perusahaan dalam memberdayakan ekonomi Sebagai kelanjutan dari upaya evaluasi dan pengawasan, kami mempertegas
Selama periode pelaporan, tidak ditemukan dampak lokal, memperkuat industri dalam negeri, komitmen keberlanjutan melalui kebijakan yang tidak mengizinkan
sosial negatif yang signifikan dalam rantai pasokan yang sekaligus mengurangi dampak lingkungan melalui kemitraan dengan pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hak asasi
mengakibatkan pemutusan kontrak. Namun demikian, jika rantai pasokan yang lebih dekat. manusia. Sanksi disiplin diterapkan kepada pemasok, kontraktor, pihak
ditemukan ketidaksesuaian, PT Vale akan mengambil tindakan ketiga, maupun entitas internal apabila terbukti melakukan pelanggaran,
korektif yang proporsional, termasuk mengevaluasi kembali sebagai bentuk konsistensi kami dalam menegakkan prinsip keberlanjutan.
kelanjutan kemitraan dengan pemasok terkait Sebagai bagian dari upaya pencegahan dan peningkatan kepatuhan, PT
. Vale secara rutin menyelenggarakan sosialisasi Kode Etik dan Perilaku
Kami juga mendorong keterlibatan aktif dari para pemasok Pemasok. Pada setiap awal kontrak, pemasok mengikuti kick-off meeting
dalam memantau dan meningkatkan kinerja mereka secara yang membahas klausul perjanjian, termasuk ketentuan etika dan sanksi
berkelanjutan. Fokus utama kami mencakup risiko serta atas pelanggaran. Inisiatif ini mencerminkan komitmen PT Vale dalam
potensi dampak terhadap hak asasi manusia, keselamatan dan membangun praktik bisnis yang bertanggung jawab dan memperkuat
kesehatan kerja (K3), serta keanekaragaman hayati. Kolaborasi kapasitas mitra kerja untuk memenuhi standar keberlanjutan yang berlaku.
yang erat dengan para mitra menjadi fondasi penting dalam [GRI 2-24]
63 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 65
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa
Proses produksi serta produk nikel matte PT Vale telah di tahun 2024, menegaskan keandalan dan konsistensi kualitas
memenuhi standar global, termasuk persyaratan Restriction yang kami jaga. [POJK51-F.28] [POJK51-F.29]
of Hazardous Substances (RoHS) dan ISO 17025:2008 yang
diakui di pasar Uni Eropa. Produk kami pun telah berhasil Tidak hanya dari sisi produksi, kami juga berkomitmen untuk
melalui evaluasi bahaya berdasarkan Globally Harmonized menjaga kualitas layanan kepada pelanggan. Pembelian
System of Classification and Labelling of Chemicals (GHS), produk dilakukan melalui kontrak jangka panjang, sehingga
suatu sistem yang diadopsi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa mekanisme penilaian kepuasan pelanggan secara terpisah
dan diterapkan di Indonesia melalui Peraturan Menteri tidak diterapkan. Sebagai alternatif, PT Vale secara rutin
Perindustrian Nomor 23 Tahun 2013.[POJK51-F.27] mengadakan rapat mingguan dengan pelanggan untuk
mendiskusikan hal-hal terkait produk. Forum ini juga menjadi
Sebagai produk antara, nikel matte kami memiliki peran sarana untuk mengidentifikasi dan menindaklanjuti setiap
strategis sebagai bahan baku penting dalam proses lanjutan isu atau permasalahan secara cepat. Dengan pendekatan ini,
oleh pelanggan, sehingga tidak menimbulkan dampak kami memastikan komunikasi yang terbuka dan responsif,
langsung terhadap konsumen maupun lingkungan. Keamanan serta implementasi perbaikan yang tepat waktu guna
dan mutu produk kami tercermin dari fakta bahwa selama mempertahankan standar layanan yang profesional dan
periode pelaporan tidak ada keluhan terkait dampak terhadap konsisten.[POJK51-F.30]
kesehatan karyawan, pekerja, maupun pembeli. Lebih lanjut,
tidak ada produk yang ditarik kembali atas permintaan pembeli
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa[POJK51 F.26]
PT Vale fokus mengembangkan produk nikel dalam matte, serta merencanakan peluncuran produk-produk nikel
berkualitas tinggi yang mendukung transisi energi dalam beberapa tahun mendatang.
Mixed Hydroxide Precipitate (MHP):
Produk ini akan dihasilkan melalui fasilitas pemurnian pemurnian dan pengolahan nikel limonit yang
berasal dari Proyek Sorowako Limonit, Bahodopi, serta Pomalaa. Kapasitas produksi MHP ditargetkan
mencapai 60 ribu ton per tahun untuk Sorowako dan Bahodopi, serta 120 ribu ton per tahun di Pomalaa.
Pabrik HPAL di Pomalaa, yang dikembangkan bersama Ford Motor Co. sebagai mitra strategis, saat ini
memasuki tahap mobilisasi kontraktor utama dan ditargetkan rampung pada tahun 2026. Sementara
itu, pembangunan pabrik HPAL di Bahodopi direncanakan akan dimulai pada kuartal IV 2025 dan
diharapkan selesai pada tahun 2026. Adapun untuk Proyek Sorowako Limonit, pabriknya ditargetkan
dapat mengirimkan bijih pertama pada kuartal ketiga tahun 2026.
64 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 66
Memimpin Melalui Tata
Kelola yang Etis
Page 67
Pendekatan PT Vale dalam Pengelolaan Isu Material Tata Kelola
Kami percaya bahwa tata kelola yang baik merupakan pondasi prinsip ini tidak hanya tertuang dalam dokumen, tetapi juga
utama untuk mencapai tujuan keberlanjutan dan kesuksesan diinternalisasikan ke dalam budaya kerja, sistem, dan proses
jangka panjang. Komitmen kami untuk menjalankan praktik pengambilan keputusan di seluruh organisasi.
bisnis yang beretika, transparan, dan bertanggung jawab
dilandasi oleh prinsip-prinsip Good Corporate Governance Kami memahami bahwa tata kelola yang baik bukan hanya
(GCG) yang diterapkan secara konsisten di seluruh lapisan soal kepatuhan terhadap peraturan, tetapi juga mencakup
organisasi. Setiap individu di dalam perusahaan, mulai dari pengelolaan risiko yang efektif, pemberdayaan seluruh
Dewan Komisaris, Direksi, manajemen, karyawan, hingga pihak fungsi organisasi, dan pencapaian kinerja yang optimal.
terkait lainnya, diwajibkan untuk mematuhi hukum dan etika Langkah ini sejalan dengan tujuan kami untuk meningkatkan
bisnis, dengan berlandaskan pada nilai-nilai tanggung jawab, kontribusi terhadap perekonomian nasional dan menciptakan
kejujuran, integritas, dan rasa hormat dalam setiap tindakan iklim investasi yang kondusif bagi perkembangan yang
yang diambil. berkelanjutan.
Untuk mendukung penerapan GCG yang berkelanjutan, PT Melalui pendekatan ini, PTVI tidak hanya memastikan
Vale telah menyusun kebijakan dan dokumen pendukung yang kepatuhan terhadap peraturan, tetapi juga memperkuat
komprehensif, seperti Kebijakan Keberlanjutan, Kebijakan pengelolaan risiko tata kelola, mengoptimalkan peluang
Antikorupsi, Kode Etik, serta berbagai piagam untuk Direksi, peningkatan kinerja, serta mencegah dampak negatif dari
Dewan Komisaris, dan komite-komite terkait. Prinsip- lemahnya penerapan tata kelola.[GRI 2-27]
Topik Material Inisiatif Utama
Topik Material Pencapaian
ESG di 2024
Tata Kelola
Pelatihan Anti Suap 247 karyawan mendapatkan
Perusahaan
& Korupsi Pelatihan Anti Suap & Korupsi
yang Baik (GCG)
Tata Kelola
Perusahaan
yang Baik (GCG)
Nihil insiden kerusakan, modifikasi, atau
Keamanan Meningkatkan
kebocoran data dan informasi digital dari
Siber dan kampanye kesadaran
pelanggan, karyawan, maupun pemangku
Privasi Data keamanan siber
kepentingan lainnya.
66 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 68
Struktur Tata Kelola
PT Vale Indonesia Tbk menyusun struktur tata kelola dengan
merujuk pada UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas dan prinsip-prinsip GCG. Struktur tata kelola terdiri
dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai organ
Struktur GCG Perseroan tertinggi, Direksi yang bertanggung jawab atas pengelolaan
operasional, dan Dewan Komisaris yang mengawasi dengan
bantuan komite-komite terkait. Pemegang saham memiliki
Rapat Umum Pemegang Saham hak untuk menominasikan dan mengangkat anggota Direksi
serta Dewan Komisaris yang disahkan melalui RUPS. Tata
kelola ini sejalan dengan kebijakan GCG yang memastikan
transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan dalam setiap
pengambilan keputusan perusahaan.[GRI 2-9] [GRI 2-10][GRI 2-11]
Direksi Dewan Komisaris Komposisi dan Keberagaman Dewan
Komposisi Direksi dan Dewan Komisaris PT Vale mencerminkan
kompetensi serta keberagaman pengalaman. Keberagaman ini
mencakup aspek keahlian, pendidikan, pengalaman kerja, usia,
gender, dan kewarganegaraan.
Departemen Pendukung Komite Pendukung
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris memiliki latar belakang
• Operasional • Komunikasi dan • Komite Audit
• People & Culture Hubungan Luar • Komite Tata Kelola, Nominasi, dan Remunerasi keahlian yang beragam, termasuk manajemen bisnis, hukum,
• Hukum • Urusan Korporasi • Komite Mitigasi Risiko komersial, pertambangan, keberlanjutan, dan manajemen
• Sekretaris Perusahaan • Unit Audit Internal risiko. Mereka juga memiliki pengalaman luas di berbagai
• Hubungan Investor • Pengendalian Internal
• Keuangan sektor, seperti bisnis dan pertambangan, lembaga nasional
• Kepatuhan dan Etika
• Unit Manajemen Risiko maupun global, konsultasi, akademisi, serta pemerintahan dan
birokrasi.
Dalam hal keberagaman gender, PT Vale terus mendorong
keterwakilan perempuan di posisi kepemimpinan. Pada tahun
2024, dari total 7 anggota Direksi, 1 di antaranya adalah
perempuan. Sementara itu, dari 10 anggota Dewan Komisaris,
67 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 69
3 di antaranya adalah perempuan. Secara keseluruhan,
keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan PT Vale
mencapai 23,5%, mencerminkan komitmen perusahaan
Direksi Dewan Komisaris
terhadap kesetaraan gender dalam kepemimpinan (Gender
Equality in Leadership).
14%
Struktur tata kelola PT Vale juga mengedepankan prinsip 30%
check and balance yang kuat. Saat ini, posisi Presiden Direktur
tidak dirangkap oleh Presiden Komisaris maupun anggota
Dewan Komisaris, memastikan pemisahan yang jelas antara
86% 70%
fungsi eksekutif dan pengawasan. Hal ini mendukung tata
kelola yang transparan dan akuntabel.[GRI 2-9]
Laki laki Perempuan Laki laki Perempuan
Informasi lebih lanjut mengenai tahapan pemilihan, struktur,
dan komposisi Direksi serta Dewan Komisaris dapat dilihat
dalam Laporan Tahunan PT Vale Indonesia Tbk tahun 2024.
68 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 70
Manajemen Risiko dan Peran Tata Kelola
PT Vale Indonesia Tbk menerapkan manajemen risiko menerima pembaruan dari unit seperti Internal Audit,
berdasarkan standar internasional seperti ISO 31000:2018, Compliance & Ethics, Legal, Keuangan, Corporate Affairs, dan
Delegasi Wewenang dan Tanggung
ISO 55001:2014, dan COSO-ERM. Sistem manajemen risiko fungsi korporat lainnya. Dewan Komisaris dan Komite Audit Jawab[GRI 2-13]
ini dirancang untuk mengidentifikasi, menilai, memitigasi, memberikan pengawasan independen, khususnya dalam
dan memantau risiko yang dapat memengaruhi operasional memastikan kepatuhan terhadap kebijakan etika seperti Kode Direksi mendelegasikan wewenang kepada pejabat perusahaan
perusahaan, pencapaian tujuan strategis, kinerja keuangan, Etik dan program antikorupsi. sesuai dengan bidang tanggung jawab masing-masing. Unit
serta reputasi. Proses ini diawasi oleh Direksi dan dijalankan Manajemen Risiko memimpin proses identifikasi dan mitigasi
secara terkoordinasi oleh Unit Manajemen Risiko, Manajemen risiko pada tingkat korporat, sementara fungsi Compliance
Lini, dan Internal Audit. Dewan Komisaris bersama Komite & Ethics memastikan kesesuaian terhadap standar hukum
Mitigasi Risiko menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi dan etika. Setiap departemen menyampaikan laporan terkait
berkala untuk memastikan efektivitas pengendalian risiko dan kemajuan dan tantangan kepada Direksi. Pengawasan
tata kelola.[POJK51-E.3] tambahan dilakukan oleh Komite Mitigasi Risiko di bawah
pengawasan Dewan Komisaris. Seluruh proses ini didukung
Sebagaimana telah dijelaskan di halaman 44, PT Vale juga oleh pelatihan dan pengembangan kapasitas sumber daya
melakukan penilaian risiko dan peluang ESG yang difokuskan manusia yang memadai guna menjamin pelaksanaan tanggung
pada isu-isu keberlanjutan. Penilaian ini dikembangkan secara jawab secara efektif.
terintegrasi dengan kerangka manajemen risiko Perseroan,
dengan fokus mendalam pada topik-topik terkait ESG. Sepanjang tahun 2024, Komite Mitigasi Risiko menjalankan
fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap kebijakan serta
implementasi manajemen risiko. Cakupan tugas ini meliputi
Peran Tertinggi dalam Pengambilan penelaahan pembaruan kebijakan, profil risiko, strategi
Keputusan[GRI 2-12] risiko tahun 2025, dan ERM Roadmap 2025–2029. Komite
juga memberikan rekomendasi atas kajian risiko strategis,
Direksi memegang peran utama dalam pengambilan keputusan pembaruan anggaran, dan kinerja keuangan Perseroan.
terkait risiko. Direksi secara rutin meninjau kebijakan risiko dan Informasi lebih lanjut mengenai peran dan hasil kerja Komite
memantau risiko utama yang berkaitan dengan operasional, dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan PT Vale Indonesia
keuangan, hukum, dan kepatuhan melalui laporan terstruktur Tbk tahun 2024.
dari unit terkait. Untuk memastikan akuntabilitas, Direksi
69 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 71
Penguatan Kapasitas Tata Kelola [POJK51-E.2] [GRI 2-17]
PT Vale Indonesia Tbk meyakini bahwa efektivitas tata khususnya dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi penguatan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC),
kelola perusahaan sangat bergantung pada kapasitas dan serta mengedepankan kesejahteraan masyarakat dan pemahaman terhadap keamanan informasi dan manajemen
kompetensi organ tata kelola. Oleh karena itu, perusahaan perlindungan lingkungan.[GRI 2-12] [GRI 2-13] [GRI 2-17] risiko siber, serta pengembangan budaya organisasi yang
secara konsisten mendorong pengembangan pengetahuan mendorong integritas dan kolaborasi. Selain itu, pelatihan
dan kemampuan anggota Direksi serta Dewan Komisaris untuk Pada tahun 2024, perusahaan memfokuskan upaya penguatan juga difokuskan pada peningkatan kapasitas kepemimpinan
menjawab tantangan tata kelola yang semakin kompleks, kapasitas tata kelola partisipasi aktif Direksi dalam berbagai dan sinergi antara Direksi dan manajemen eksekutif untuk
khususnya dalam menghadapi dinamika regulasi, ekspektasi kegiatan pengembangan. Inisiatif ini merupakan bagian dari mendukung efektivitas pengambilan keputusan strategis.
pemangku kepentingan, serta isu-isu lingkungan dan sosial. komitmen perusahaan untuk memastikan penerapan prinsip
tata kelola terintegrasi yang mendukung pencapaian tujuan Melalui berbagai pelatihan tersebut, diharapkan Direksi
Sebagai bagian dari upaya tersebut, anggota Direksi dan Dewan keberlanjutan. Dengan melibatkan Direksi secara langsung, dapat semakin adaptif dalam merespons dinamika bisnis dan
Komisaris PT Vale dibekali pengetahuan mengenai risiko, tata perusahaan mendorong keselarasan antara arahan strategis regulasi, serta lebih proaktif dalam mengarahkan strategi
kelola, dan keberlanjutan melalui pengalaman profesional, dan praktik operasional yang bertanggung jawab. perusahaan secara berkelanjutan. Peningkatan kapasitas
pelatihan berkala, serta sesi paparan dari manajemen dan ini juga memperkuat peran Direksi dalam pengawasan dan
pakar eksternal. Upaya ini bertujuan memperkuat kapasitas Sepanjang tahun, Direksi mengikuti sejumlah program pengambilan keputusan yang berbasis prinsip tata kelola yang
organ tata kelola dalam menjalankan peran secara efektif, pelatihan yang mencakup topik-topik penting seperti baik.
Selain itu, PT Vale secara proaktif
mengikuti berbagai forum strategis
untuk menunjukkan komitmen dan
berbagi praktik terbaik, seperti:
PT Vale berpartisipasi pada Indonesia Climate Change Expo PT Vale berpartisipasi pada ajang Climate Actions dalam
& Forum (ICCEF) 2024 di Balikpapan, Kalimantan Timur. Conference of the Parties (COP) 29. Pada event tersebut PT
Perseroan menyampaikan fokus pada upaya menuju Net Zero Vale menegaskan komitmennya mendukung percepatan
Emissions pada tahun 2050 yang merupakan target lebih awal transisi energi secara bertanggung jawab dan berkeadilan,
dari program pemerintah. sejalan dengan tujuan pertumbuhan hijau Indonesia.
70 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 72
Pada beberapa kesempatan, Direksi tampil menjadi pembicara pada kegiatan yang bertema keberlanjutan, yaitu:
Febriany Eddy - Presiden Direktur PT Vale Abu Ashar - Wakil Presiden Direktur PT Vale
Febriany Eddy, Presiden Direktur PT Vale, Membahas Febriany Eddy, Presiden Direktur, PT Vale sebagai Wakil Presiden Direktur PT Vale berbagi pengalaman
Peran Penting Mineral Kritis dalam Transisi Energi Global pembicara pada forum CNN Indonesia “The Big Idea” mencapai Net Zero Emission pada The 8th Expert Forum.
dan Praktik ESG untuk Pembangunan Berkelanjutan yang memaparkan Peran Nickel dalam Solusi Perubahan
Mendukung Indonesia Emas 2024 di Forum Bloomberg Iklim, Transisi Energi dan Kepatuhan ESG PT Vale, untuk
NEF. Mendukung Pengurangan Emisi Karbon di Indonesia.
Bernardus Irmanto - Direktur Keberlanjutan
dan Corporate Affair PT Vale
Pada Dialog CEO Paviliun Indonesia COP 29 tentang Presiden Direktur PT Vale, Febriany Eddy pada Konferensi
Aksi Iklim di Baku, Azerbaijan. Presiden Direktur PT Pertambangan ASEAN 2024, menyampaikan paparan
Vale, Febriany Eddy, menyampaikan komitmen PT Vale tentang pentingnya penerapan keberlanjutan dengan
Direktur Keberlanjutan dan Corporate Affair PT Vale,
untuk menjadi Pemimpin Global dalam Pertambangan disiplin, karena tanpa tindakan nyata, keberlanjutan
Bernardus Irmanto menjadi pembicara pada Katadata
yang Bertanggung Jawab dengan investasi sebesar US$9 hanya akan menjadi greenwashing.
SAFE 2024 tentang Upaya berkelanjutan yang dilakukan
miliar untuk ekspansi produk nikel secara bertanggung
oleh PTVI dalam lima dasawarsa.
jawab dan pengembangan fasilitas Net-Zero karbon.
71 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 73
Bernardus Irmanto - Direktur Keberlanjutan dan Corporate Affair PT Vale
Bernardus Irmanto, Direktur Keberlanjutan dan Dalam wawancara dengan Detik.com, Direktur Bernardus Irmanto, Direktur Keberlanjutan dan
Corporate Affair PT Vale, pada Investor Daily TV Keberlanjutan dan Corporate Affair PT Vale Corporate Affair PT Vale, menjadi Pembicara pada
Investor Daily Special menyampaikan Upaya PTVI untuk Bernardus Irmanto menyampaikan bahwa PTVI selalu Indonesia International Sustainability Forum 2024
mendorong praktik pertambangan yang berkelanjutan mengutamakan prinsip-prinsip pertambangan yang Panel 2: Keberlanjutan di Sektor Mineral Kritikal, yang
dan terbarukan. berkelanjutan dalam lima dasawarsa operasionalnya. Menyoroti Peran Penting Mineral Tertentu dalam
Mendorong Transisi Energi.
Pada Sesi Khusus Investor Daily Summit 2024, Direktur Direktur Keberlanjutan dan Corporate Affair PT Vale Direktur Keberlanjutan dan Corporate Affair PT Vale,
Keberlanjutan dan Corporate Affair PT Vale, Bernardus Bernardus Irmanto pada Konferensi Para Pihak (COP) A8 Bernardus Irmanto, hadir pada acara Djakarta Mining
Irmanto, memaparkan upaya PTVI untuk mencapai - Bappenas menjadi pembicara dengan tema Menyusun Club: Diskusi yang membicarakan perubahan iklim,
tujuan emisi nol bersih pada tahun 2050. Indonesia ke Depan Sebagai Pusat Baterai Global Hijau. praktik keberlanjutan, dan potensi premium hijau untuk
nikel.
72 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 74
Penilaian Kinerja dan Remunerasi
Andriansyah Chaniago -
Penilaian kinerja tata kelola di PT Vale dilakukan dengan Selain itu, untuk menjaga integritas dan objektivitas
Direktur Human Capital PT Vale
mengevaluasi kinerja perusahaan sepanjang periode berjalan, penilaian, PT Vale juga melakukan evaluasi independen terkait
termasuk pencapaian target KPI yang telah ditetapkan. Proses keberlanjutan yang dilakukan oleh pihak ketiga. Evaluasi ini
evaluasi ini dilakukan melalui rapat Dewan Komisaris dan Direksi mencakup berbagai dimensi, seperti pengelolaan dampak
untuk menilai kinerja perusahaan dalam mencapai tujuan lingkungan, keberagaman sosial, serta etika dalam tata kelola
strategis yang telah disusun, serta mengidentifikasi area perusahaan.[GRI 2-18]
yang perlu perbaikan, terutama dalam aspek keberlanjutan.
Penilaian ini melibatkan pengukuran dampak sosial, ekonomi, Penetapan kompensasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi
dan lingkungan, yang mencerminkan komitmen kami terhadap dilakukan melalui RUPS, dengan mempertimbangkan hasil
praktik pertambangan berkelanjutan. Hasil evaluasi, yang evaluasi kinerja secara menyeluruh, termasuk pencapaian
mencakup pencapaian dalam bidang keberlanjutan dan tata dalam pengelolaan keberlanjutan yang merupakan bagian
Adriansyah Chaniago, Chief of Human Capital
kelola, kemudian disampaikan kepada Pemegang Saham dalam penting dari strategi perusahaan. Proses ini didukung oleh
PT Vale, Membahas Peluang dengan Investor
Rapat Umum Pemegang Saham, yang menjadi forum penting Komite Nominasi dan Remunerasi (KTNR) yang berperan
Daily TV (IDTV): Operasi PTVI dalam Pelestarian
untuk komunikasi transparan dan akuntabilitas kepada dalam menyusun rekomendasi dan memastikan kebijakan
Sumber Daya Manusia, Lingkungan, dan Peran
pemangku kepentingan utama. kompensasi selaras dengan prinsip keadilan, transparansi, dan
Pertambangan dalam Transisi Energi.
kontribusi terhadap tujuan jangka panjang perusahaan.[GRI 2-19]
[GRI 2-20] [GRI 2-21]
Sepanjang tahun 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi
(KTNR) menjalankan peran strategis dalam penguatan tata
kelola perusahaan, termasuk pengawasan atas pelaksanaan
inisiatif peningkatan GCG dan rencana kerja tata kelola.
Komite juga memberikan rekomendasi terhadap kebijakan
kompensasi Direksi dan pejabat senior, serta memastikan
keselarasan antara kinerja dan insentif yang diberikan.
Selain itu, perusahaan terus membangun keberlanjutan
kepemimpinan melalui sistem Career & Succession Planning
(CSP), yang mencakup evaluasi kinerja, pengembangan talenta,
dan perencanaan suksesi untuk mendukung kesinambungan
manajemen. Informasi selengkapnya mengenai kebijakan
remunerasi dan hasil evaluasi kinerja tersedia dalam Laporan
Tahunan 2024 PT Vale Indonesia Tbk.
73 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 75
Kebijakan Tata Kelola
Tata kelola yang transparan dan akuntabel merupakan landasan utama dalam setiap lini operasional PT Vale. Kami berkomitmen tidak hanya untuk menjalankan prinsip keberlanjutan yang kuat,
tetapi juga memastikan bahwa seluruh rantai nilai, termasuk karyawan, mitra, dan pihak eksternal, beroperasi sesuai dengan standar tinggi dalam etika, integritas, dan transparansi.
Kami menerapkan Code of Conduct (CoC) sebagai pedoman utama dalam mewujudkan tata kelola yang berkelanjutan. Kode Etik ini mencakup prinsip-prinsip berikut:
Antikorupsi dan Menghindari Benturan Keselamatan dan
Transparansi Kepentingan Kesehatan Kerja
Antisuap
Menjaga keterbukaan dalam Menerapkan kebijakan tegas Menghindari tindakan atau Memprioritaskan keselamatan
operasional perusahaan dan terhadap tindak korupsi dan suap, keputusan yang dapat menyebabkan dan kesejahteraan karyawan dan
pengungkapan informasi dengan menyediakan saluran benturan kepentingan, baik secara pekerja, serta menciptakan
yang akurat. pelaporan pelanggaran. pribadi maupun dalam hubungan bisnis. lingkungan kerja yang aman. Tanggung Jawab
dalam Hubungan
dengan Pemasok
dan Mitra
Membangun hubungan
Tanggung Jawab Sosial Kepatuhan terhadap Pengelolaan Risiko dan Menghormati yang berbasis etika dan
dan Lingkungan Hukum dan Regulasi Kontrol Internal Keberagaman dan Inklusi transparansi dengan
pemasok dan mitra bisnis.
Beroperasi dengan cara yang Mematuhi semua hukum dan Menjaga sistem manajemen risiko Menciptakan lingkungan
mendukung pembangunan peraturan yang berlaku di dan kontrol internal yang ketat kerja yang inklusif, adil,
berkelanjutan dan menghargai negara tempat beroperasi dan untuk meminimalkan kerugian. dan menghargai perbedaan
hak asasi manusia. standar internasional yang relevan. budaya, gender, dan latar belakang.
74 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 76
Sosialisasi berkala dilakukan setiap tahun untuk memastikan mengikuti Pelatihan Anti Suap dan Korupsi, dengan prioritas
seluruh pihak memahami dan menjalankan prinsip-prinsip pada unit yang berinteraksi langsung dengan pihak eksternal
Pedoman Perilaku (Code of Conduct) sebagai bagian dari seperti pemerintah, mitra, dan lainnya. Materi pelatihan
komitmen kami terhadap aspek Lingkungan, Sosial, dan mencakup kebijakan antikorupsi, studi kasus, mekanisme
Tata Kelola (ESG). Pada tahun 2024, kami menyelenggarakan pelaporan, dan peningkatan kesadaran atas risiko korupsi
pelatihan Code of Conduct bagi karyawan melalui platform dalam proses bisnis.[GRI 205-2]
Vale Education System (VES). Materi pelatihan juga tersedia
di intranet perusahaan agar dapat diakses kapan saja sebagai Kami secara rutin melakukan penilaian risiko untuk mengiden-
referensi yang mudah dijangkau oleh seluruh karyawan. tifikasi potensi korupsi, dengan mengacu pada Indeks Persepsi
Sebanyak 557 karyawan telah mengikuti pelatihan ini, Korupsi (CPI) sebagai bagian dari Program Antikorupsi Global
mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam membangun Vale. Komitmen ini juga berlaku bagi mitra bisnis dan pemasok
budaya kerja yang beretika dan berintegritas di seluruh lini kami.
organisasi.[GRI 2-24]
Sebagai upaya pencegahan, PT Vale bekerja sama dengan firma
Sebagai upaya memperluas penerapan prinsip-prinsip etika hukum Hadiputranto, Hadinoto & Partners dalam menilai risiko
dan kepatuhan, termasuk pencegahan korupsi, di seluruh korupsi, terutama dalam proses pengadaan barang dan jasa.
rantai pasok perusahaan, kami juga menyelenggarakan Kami menerapkan sistem e-procurement dan mencantumkan
pelatihan mengenai Pedoman Perilaku Pemasok bagi para klausul antisuap dan antikorupsi dalam kontrak dengan pihak
pemasok. [GRI 205-2] ketiga. Pedoman Antikorupsi Global Vale dapat diakses oleh
seluruh karyawan, dan kami menyediakan saluran pelaporan
yang aman dan rahasia. [GRI 205-1]
Antikorupsi dan Anti-fraud
[SASB EM-MM-510a.1] [SASB EM-MM-510a.2]
Selama periode pelaporan, tidak terdapat pengaduan
maupun kasus hukum terkait pelanggaran antikorupsi, baik
PT Vale menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap korupsi, oleh karyawan maupun mitra kerja. Hal ini menunjukkan
penyuapan, dan penyalahgunaan kekuasaan. Kebijakan ini tidak efektivitas pelaksanaan kebijakan dalam menjaga integritas
hanya mendukung kepatuhan hukum, tetapi juga memperkuat dan membangun kepercayaan publik. Kami terus berkomitmen
tata kelola, integritas, dan keberlanjutan perusahaan. menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari korupsi,
mendukung transparansi, dan memperkuat akuntabilitas.
Sepanjang tahun 2024, kami juga menyampaikan sosialisasi Selama periode pelaporan, tidak ada pengaduan terkait
kebijakan antikorupsi melalui media internal seperti email pelanggaran antikorupsi, baik oleh karyawan maupun mitra
blast dan banner dan menyelenggarakan berbagai kegiatan kerja. Kami juga tidak menghadapi kasus hukum publik terkait
sosialisasi dan pelatihan antikorupsi. Sebanyak 247 karyawan dugaan korupsi.[GRI 205-3]
75 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 77
Mengelola Benturan Kepentingan
[GRI 2-15]
Kami berkomitmen untuk memastikan tidak terdapat
benturan kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas
dan integritas pengambilan keputusan, baik di tingkat Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham. Selama tahun
pelaporan, terdapat laporan dari Vale Whistleblower Channel
(VWC) terkait dugaan benturan kepentingan. Seluruh laporan
tersebut telah ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,
dan jika terbukti merupakan klaim yang valid, kami segera
Sejalan dengan komitmen
mengambil langkah korektif sesuai kebijakan perusahaan.
pada penerapan tata
kelola keberlanjutan,
Pengungkapan informasi mengenai benturan kepentingan dan
Perseroan memiliki
tindak lanjutnya disampaikan dalam Laporan Tahunan 2024
kebijakan untuk melarang
PT Vale Indonesia Tbk. Upaya ini mencerminkan komitmen
segala bentuk kontribusi
perusahaan dalam menjaga tata kelola yang transparan,
pada kegiatan politik,
akuntabel, dan bebas dari pengaruh yang tidak semestinya.
baik langsung maupun
tidak langsung. Kami
Penghormatan Terhadap Hak Milik juga tidak mengizinkan
pemanfaatan fasilitas
Kami berkomitmen untuk menghormati hak milik dalam maupun aset PT Vale
setiap aspek operasional penambangan nikel yang kami untuk kegiatan politik.
[GRI 415-1]
jalankan. Kami mematuhi kerangka hukum yang berlaku
dan menghormati hak kepemilikan atas tanah, memastikan
bahwa setiap kegiatan operasional yang kami lakukan tidak
melanggar hak-hak individu atau kelompok. Komitmen ini
mencerminkan dedikasi kami untuk menerapkan prinsip etika
yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku,
serta memastikan perlindungan hak milik sebagai bagian
dari upaya kami untuk mendukung keberlanjutan sosial dan
lingkungan dalam setiap langkah operasional perusahaan.
76 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 78
Saluran Pelaporan [GRI 2-16][GRI 2-26]
Komitmen kami terhadap transparansi dan akuntabilitas hari seminggu, dan siap menerima laporan terkait isu seperti pembalasan terhadap pelapor, yang dianggap sebagai
diwujudkan melalui Vale Whistleblower Channel (VWC), korupsi, konflik kepentingan, diskriminasi, serta pelanggaran pelanggaran serius dan dapat dikenakan sanksi tegas. Kami
saluran pelaporan independen yang memungkinkan pemasok, terhadap peraturan atau kode perilaku perusahaan. juga mendorong seluruh karyawan untuk melaporkan
pelanggan, dan pihak ketiga untuk menyampaikan dugaan setiap tindakan pembalasan guna menjaga integritas dan
pelanggaran secara anonim, aman, dan tanpa rasa takut akan Sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip tata menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan adil.
pembalasan. Dikelola oleh penyedia layanan profesional di kelola yang baik, perlindungan pelapor menjadi prioritas Evaluasi laporan dilakukan setiap tiga bulan dan dilaporkan
Indonesia, VWC terhubung langsung dengan Tim Whistleblower utama. Perusahaan menjamin kerahasiaan laporan serta langsung kepada CEO PT Vale Indonesia.
PTVI, yang memastikan setiap laporan ditindaklanjuti sesuai menangani setiap kasus dengan netralitas, objektivitas, dan
prosedur yang berlaku. Saluran ini tersedia 24 jam sehari, 7 tanpa intimidasi. PT Vale sangat menentang segala bentuk
Sarana Pelaporan melalui VWC
Scan this QR code
Telepon Email Website to access the
VWC Website
0 800 100 2233 vwc@tipoffs.info https://idn.deloitte-halo.com/
valewhistleblowerchannel/?Pg=4
Faksimili SMS/WhatsApp Surat
+62 21 2993 8456 +62 812 80400622 Vale Whistleblower Channel
PO Box 3035 JKP 10030
77 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 79
Proses Penanganan Pelaporan VWC
Independent PTVI Whistleblower
Whistleblower Whistleblower Company Team
23 Laporan Masuk
Mengajukan laporan Menerima laporan Jenis pelanggaran
Penipuan, konflik kepentingan, hubungan
interpersonal, hubungan dengan pihak ketiga,
Menyampaikan kesehatan dan keselamatan kerja dan lingkungan
Konfirmasi laporan
dugaan
Menerima
umpan balik
Berkomunikasi
sebagai perantara
Memberikan
umpan balik
17 Laporan Valid
Laporan lengkap
(akhir)
Konfirmasi
laporan 11 Tidak Terbukti
Pada tahun 2024, VWC menerima 23 laporan dugaan Setiap kasus yang terbukti ditangani sesuai perjanjian kerja
5 Tidak Dapat Dipastikan
Kebenarannya
pelanggaran, dengan 17 laporan (74%) dinyatakan valid dan bersama yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, pekerja
ditindaklanjuti melalui investigasi yang menjaga kerahasiaan dan pemberi kerja, dengan mempertimbangkan tingkat
dan objektivitas. Jenis pelanggaran yang dilaporkan adalah pelanggaran serta dampaknya terhadap lingkungan kerja.
1 Terbukti
penipuan, konflik kepentingan, hubungan interpersonal,
hubungan dengan pihak ketiga, kesehatan dan keselamatan Data penanganan pelaporan pelanggaran melalui Vale
kerja dan lingkungan. Whistleblower Channel (VWC) selama tiga tahun terakhir dapat
Jenis pelanggaran
dilihat pada Bab Tabel Data di bagian Penanganan Pelaporan Pelecahan dan diskriminasi
Pelanggaran Melalui Vale Whistleblower Channel (VWC).
78 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 80
Tindakan Disiplin terhadap
Tindakan Disiplin dan Jumlah Pelanggaran
Pelanggaran
Setiap pelanggaran terhadap ketentuan dalam Kode Etik dan 2024 2023 2022
Perilaku dikenakan sanksi disiplin yang diterapkan secara Tahapan Tindakan
Non Non Non
bertahap, mulai dari peringatan (lisan atau tertulis), skorsing, Safety Safety Safety
Safety Safety Safety
hingga pemutusan hubungan kerja. PT Vale memanfaatkan
laporan yang diterima melalui berbagai kanal, termasuk Vale Langkah I: Pengarahan Tertulis 23 22 19 15 9 7
Whistleblower Channel (VWC), serta hasil investigasi internal, Langkah II: Peringatan Tertulis I 46 17 15 28 29 5
sebagai dasar evaluasi dan perbaikan pengendalian internal
untuk mencegah terulangnya pelanggaran di masa mendatang. Langkah III: Peringatan Tertulis II 12 4 5 1 4 3
Langkah IV: Peringatan Terakhir 5 3 8 - 1 7
Terhadap pelanggaran yang terbukti, Perseroan menjatuhkan
berbagai bentuk tindakan disiplin dan sanksi, antara lain Langkah V: Pemutusan Hubungan Kerja 1 1 1 1 1 -
masukan formal, peringatan, pelatihan ulang, skorsing, Jumlah 87 47 48 45 44 22
pemutusan hubungan kerja, dan/atau langkah hukum lainnya
sesuai dengan tingkat pelanggaran.
Berikut merupakan bentuk tindakan disiplin yang dijatuhkan Pendekatan ini mencerminkan komitmen PT Vale dalam menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas, transparan, dan bebas
selama tahun pelaporan, baik berdasarkan laporan yang dari pelanggaran etika. Dengan sistem pelaporan yang efektif serta investigasi yang profesional, perusahaan terus berupaya
diterima melalui Vale Whistleblower Channel (VWC) maupun memperkuat budaya kepatuhan dan mencegah pelanggaran di masa mendatang.
temuan dari mekanisme pengawasan internal lainnya:
79 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 81
Keamanan Data dan Informasi Digital[GRI 3-3][GRI 418-1]
Di era digital, keamanan data dan informasi menjadi aspek
yang semakin krusial bagi keberlanjutan bisnis. PT Vale
menyadari bahwa pengelolaan data yang aman dan transparan
bukan hanya kewajiban kepatuhan terhadap regulasi, tetapi
juga bagian dari upaya menjaga kepercayaan pemangku
kepentingan. Ancaman siber yang terus berkembang dapat
berdampak pada operasional perusahaan, perlindungan hak
individu, serta reputasi perusahaan. Oleh karena itu, keamanan
siber dan perlindungan data pribadi menjadi salah satu topik
material dalam strategi keberlanjutan Vale.
PT Vale berkomitmen penuh untuk melindungi privasi dan
data pribadi semua individu yang diproses oleh perusahaan,
termasuk karyawan, pelanggan, penyedia jasa, dan pemangku
kepentingan lainnya. Untuk itu, kami menerapkan Kebijakan
Perlindungan Data Pribadi dan Privasi yang memastikan
pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, dan penghapusan
data dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Data pribadi dikumpulkan hanya untuk tujuan yang sah, jelas,
dan spesifik, seperti pengelolaan hubungan kerja, manajemen
kontrak, serta kepatuhan terhadap peraturan, termasuk
perlindungan kesehatan dan keselamatan karyawan. Selain
itu, data pribadi juga diproses dalam rangka pengelolaan
hubungan dengan pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis untuk
memastikan kepatuhan terhadap kewajiban kontraktual dan
regulasi yang berlaku.
Pemrosesan data pribadi dilakukan berdasarkan persetujuan
pemilik data, pelaksanaan kontrak, kewajiban hukum, atau
kepentingan sah perusahaan. Untuk data yang bersifat sensitif,
seperti informasi kesehatan, agama, dan data biometrik,
Vale hanya memprosesnya dengan persetujuan eksplisit dari
pemilik data dan untuk tujuan yang sangat spesifik.
80 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 82
Langkah Keamanan dan Manajemen ROPA) dan melakukan Analisis Dampak Perlindungan Data Edukasi dan Kesadaran Karyawan
untuk setiap proses yang berisiko tinggi terhadap hak dan
Risiko Siber kebebasan pemilik data.
Menyadari bahwa aspek keamanan siber juga bergantung
Untuk melindungi data dari akses tidak sah, kehilangan, atau
Dalam menghadapi potensi ancaman siber, PT Vale menerapkan pada kesadaran individu, Vale secara aktif meningkatkan
kerusakan, Vale menerapkan langkah-langkah teknis seperti
berbagai langkah teknis dan organisasi guna memastikan pemahaman karyawan mengenai pentingnya perlindungan
sistem enkripsi, autentikasi multi-faktor, firewall, serta
perlindungan data yang optimal. Kami memastikan bahwa data dan privasi. Edukasi dilakukan melalui berbagai kampanye
pemantauan keamanan secara berkala. Data hanya dapat
data pribadi hanya dibagikan kepada pihak ketiga yang telah internal, seperti pemasangan banner, penyebaran pesan
diakses oleh pihak yang memiliki wewenang, dan sistem
disetujui dan memiliki kewajiban untuk memproses data melalui WhatsApp broadcast, serta penayangan informasi
cadangan serta pemulihan data juga telah diterapkan. Jika
secara aman serta sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. melalui videotron. Selain itu, materi terkait keamanan siber
terjadi pelanggaran data, perusahaan memiliki prosedur
Untuk transfer data internasional, Vale menggunakan juga diintegrasikan dalam program onboarding bagi karyawan
tanggapan insiden yang mencakup pelaporan kepada Data
mekanisme perlindungan seperti klausul kontrak standar atau dan kontraktor baru.
Protection Officer (DPO) serta langkah mitigasi untuk
aturan perusahaan mengikat (binding corporate rules) guna
meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
memastikan kepatuhan terhadap persyaratan hukum global. Melalui pendekatan ini, Vale memastikan seluruh lapisan
organisasi memahami peran mereka dalam menjaga keamanan
Sepanjang tahun 2024, Vale tidak menerima laporan terkait
Sebagai bagian dari upaya kepatuhan, PT Vale mendoku- data dan privasi. Dengan sistem pelaporan yang efektif,
kerusakan, modifikasi, atau kebocoran data dan informasi
mentasikan seluruh prosedur terkait pemrosesan data dalam mekanisme perlindungan yang ketat, serta peningkatan
digital dari pelanggan, karyawan, maupun pemangku
Inventarisasi Data Pribadi (Record of Processing Activities/ kapasitas karyawan, perusahaan terus berupaya memperkuat
kepentingan lainnya..
budaya keamanan siber untuk mencegah risiko pelanggaran di
masa mendatang.
81 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 83
Meningkatkan Komitmen Kami terhadap Lingkungan
Page 84
Pendekatan PT Vale dalam Pengelolaan Isu Material Lingkungan[SASB EM-MM-160a.1][GRI 3-3]
Dalam menghadapi tantangan global terkait perubahan Sebagai bagian dari pengelolaan dampak lingkungan, PT Vale internasional dan bertujuan untuk memastikan bahwa
iklim dan degradasi lingkungan, PT Vale berkomitmen untuk menerapkan Life Cycle Assessment (LCA) untuk mengukur proyek-proyek pertambangan tidak hanya memitigasi dampak
mengelola dampak operasional secara bertanggung jawab dan dampak lingkungan di setiap tahap siklus tambang. Pendekatan lingkungan, tetapi juga mempertimbangkan kesejahteraan
berkelanjutan melalui Environmental Management System ini memungkinkan perusahaan menilai dan memitigasi sosial masyarakat sekitar. [GRI 101-4]
(EMS) yang terintegrasi. Sistem ini memastikan bahwa setiap dampak negatif secara lebih komprehensif, serta memastikan
tahap operasional, mulai dari kegiatan eksplorasi hingga operasional yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh PT Vale menetapkan program berbasis target untuk
rehabilitasi lahan pasca tambang, dilaksanakan sesuai dengan IFC dan ISO. Selain itu, PT Vale juga mengadopsi Preliminary memastikan efektivitas kebijakan lingkungan, dengan
prinsip keberlanjutan yang telah ditetapkan. Risk Analysis and Aspects Assessment serta pendekatan evaluasi berkala guna meningkatkan efisiensi sumber daya
Change Management untuk mengidentifikasi dan mengurangi dan meminimalkan dampak operasional. Kebijakan terkait
Komitmen ini tertuang dalam Kebijakan Keberlanjutan kami dampak lingkungan sejak tahap perencanaan. Program ini konservasi, emisi, efisiensi energi, dan target lainnya telah
dan diterapkan di seluruh operasi dan rantai pasok, dengan telah diterapkan di wilayah operasional Blok Sorowako, terintegrasi dalam RKL dan RPL, dengan pelaporan rutin
mengacu pada prinsip-prinsip internasional, seperti Prinsip Pomalaa, dan Bahodopi. [GRI 101-4] kepada otoritas terkait. Sejalan dengan proses divestasi,
Pengelolaan Tambang Berkelanjutan ICMM, Standar Kinerja perusahaan melakukan pembaruan terhadap kebijakan
Lingkungan dari International Finance Corporation (IFC), dan Sebagai bagian dari pendekatan yang komprehensif, PT Vale keberlanjutan yang memberikan peluang untuk menyesuaikan
Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015. juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai strategi secara lebih independen untuk menciptakan dampak
pemangku kepentingan dalam pengelolaan lingkungan. positif yang lebih besar.
Perusahaan secara aktif melibatkan masyarakat, pemerintah,
dan mitra bisnis dalam penyusunan Analisis Mengenai Dampak Dalam penerapannya, sistem manajemen lingkungan PT Vale
Lingkungan (AMDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), diawasi langsung oleh Kepala Teknik Tambang bersama Manajer
Pada tahun 2024, site kami di Sorowako dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) melalui kegiatan Lingkungan, guna memastikan keselarasan dengan praktik
berhasil memperpanjang sertifikasi Sistem konsultasi publik. Namun, karena AMDAL lebih berfokus pada terbaik industri dan tujuan keberlanjutan. Untuk memastikan
Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 yang aspek lingkungan, maka pada tahun ini PT Vale juga melakukan kepatuhan terhadap regulasi, perusahaan menggunakan
mencakup lingkup pertambangan, pabrik Environmental and Social Impact Assessment (ESIA) untuk aplikasi khusus, yaitu Regulation Compliance System (RCS).
pengolahan nikel, serta pendukung dan memastikan pendekatan yang lebih luas, mencakup baik Melalui aplikasi ini, kepatuhan dipantau secara berkala, untuk
jasanya. dampak lingkungan maupun dampak sosial secara menyeluruh. memastikan kesesuaiannya dengan peraturan pemerintah
Pendekatan ESIA ini merupakan salah satu upaya pengelolaan yang berlaku. Melalui sistem manajemen lingkungan, PT Vale
dampak yang lebih menyeluruh yang sejalan dengan standar juga melakukan pemantauan emisi GRK, pengelolaan limbah,
83 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 85
audit air dan efisiensi energi, serta audit internal dan eksternal.
Kinerja pengelolaan lingkungan dilaporkan secara berkala Infografis di bawah ini merangkum program unggulan PT Vale, termasuk topik material, inisiatif, serta pencapaian
melalui situs perusahaan dan kepada otoritas terkait, seperti hingga tahun 2024:
Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK), Dinas
Pengelolaan Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan, dan Dinas Topik Material Pengelolaan Emisi dan Energi
Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Timur.
Sebagai bagian dari implementasi sistem pengelolaan Topik Keberlanjutan Manajemen Emisi Adaptasi dan Sistem Manajemen
Terkait dan Energi Ketahanan Iklim Lingkungan
lingkungan, PT Vale secara konsisten mengalokasikan anggaran
khusus untuk mendukung berbagai program dan kegiatan
terkait. Pada tahun 2024, PT Vale mengalokasikan dana Inisiatif Unggulan Inisiatif Emisi GRK dan Energi
sebesar AS$28,4 juta untuk mendukung upaya pengelolaan di 2024
lingkungan secara menyeluruh. 1. Rekayasa Level Slag Nikel di Tanur Listrik (REALITAS)
Merupakan inovasi Rekayasa Level Slag Nikel di Tanur Listrik yang diterapkan oleh
PT Vale Indonesia untuk meningkatkan efisiensi energi dalam proses peleburan nikel
melalui sistem pengukuran slag mekanis (mechanized rod measurement/MRM).
2. Logic Cascade
Sistem otomatis yang mengatur penambahan dan pengurangan batubara di
Reduction Kiln untuk menjaga stabilitas karbon dalam produk, mengurangi
Biaya Pengelolaan konsumsi energi, serta menekan emisi, dan dampak lingkungan.
Lingkungan (AS$) Inisiatif Penurunan Emisi Non-GRK
1. Baghouse pada Electric Furnace No. 1 dan 2
Program peningkatan sistem filtrasi untuk mengoptimalkan pengendalian emisi
2024 28.373.231 partikulat dan meningkatkan efisiensi operasional.
Inisiatif Terkait Emisi GRK
Pencapaian
2023 67.340.642 1. Melalui penerapan REALITAS pada tahun 2024, telah dicapai penghematan energi
sebesar 142.529 GJ serta peningkatan penggunaan energi terbarukan sebesar
2%, yang berkontribusi pada penurunan emisi karbon.
2022 20.142.498 2. Penerapan program Logic Cascade selama tahun 2024 menghasilkan efisiensi
energi sebesar 346.413 GJ dan penurunan emisi GRK sebesar 33.285 ton CO₂eq.
Inisiatif Terkait Emisi Non-GRK
1. Melalui perbaikan sistem di Electric Furnace 2, emisi non-GRK partikulat berhasil
dikurangi sebesar 42 ton, dan sebesar 22 ton pada Electric Furnace 1.
84 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 86
Topik Material Pengelolaan Air dan Efluen Topik Material Pengelolaan Limbah (B3 dan Non-B3)
Topik Keberlanjutan Topik Keberlanjutan Pengelolaan Limbah Bahan Limbah
Pengelolaan Air dan Efluen
Terkait Terkait Berbahaya dan Tidak Berbahaya Tambang
1. Substitusi Air Pendingin dengan Udara di Furnace 4 Hazardous Waste
Inisiatif Unggulan Inisiatif Unggulan
(SUPER FURNACE 4) 1. Pemanfaatan Oli Bekas Sebagai Bahan Bakar pada Dryer
di 2024 di 2024
Penggantian air dengan udara untuk pendinginan sehingga dan Reduction Kiln
mengurangi penggunaan air tanpa mengurangi efisiensi Program pemanfaatan oli bekas yang dihasilkan dari area
produksi. workshop serta perawatan alat berat dan kendaraan ringan
sebagai bahan bakar alternatif untuk operasional Dryer dan
2. Sensor Level Pengendali Overflow di Matte Pond (SEL POLISI Reduction Kiln. Inisiatif ini mendukung efisiensi energi
di MP) sekaligus mengurangi timbulan limbah B3.
Pemasangan sensor level air untuk mengontrol penambahan air 2. Optimalisasi Penggantian Oil Engine
guna mencegah pemborosan. Inovasi untuk mengoptimalkan penggantian oli mesin dengan
teknologi centrifugal filter, sehingga memperpanjang masa
3. Intelligent Coagulant for Mine Water Treatment (INCO pakai oli dan mengurangi limbah B3.
MATTE) Limbah Non B3
Penggunaan sistem otomatis untuk menyesuaikan dosis 1. Transformasi Sampah Organik Menjadi Pakan Ternak
koagulan guna meningkatkan efisiensi pengolahan air limpasan Woliko dengan Inovasi Metode Biopond Bertingkat
tambang. (TRAMPIL WOLIKO)
Inovasi mengubah sampah organik menjadi pakan ternak
1. Melalui inovasi SUPER FURNACE 4, pada tahun 2024 konsumsi magot dengan metode biopond bertingkat, meningkatkan
Pencapaian air berhasil dikurangi sebesar 22.536 m³. efisiensi pengolahan sampah dan berpotensi mengurangi
emisi GRK.
2. Inovasi SEL POLISI di MP berkontribusi pada pengurangan 2. Track Shoe Regrouser
konsumsi air hingga 133.540 m³ pada tahun 2024. Inovasi untuk memanfaatkan kembali limbah scrap metal
track shoe dengan memodifikasi bagian yang aus, mengurangi
3. Penerapan sistem INCO MATTE pada tahun 2024 berkontribusi limbah non-B3, dan memperpanjang umur pakai track shoe.
pada penurunan beban pencemar, yaitu 87 ton TSS dan 0,11 ton
Cr6+. Hazardous Waste
Pencapaian 1. Pada tahun 2024, inisiatif Pemanfaatan Oli Bekas sebagai
Bahan Bakar pada Dryer dan Reduction Kiln berhasil
2. mengurangi limbah B3 sebesar 1.107 ton.
Inisiatif Penggunaan Centrifugal Filter turut berkontribusi
pada pengurangan limbah B3 sebesar 4 ton pada tahun 2024.
Limbah Non-B3
1. TRAMPIL WOLIKO berhasil mengolah 5,60 ton sampah
organik menjadi pakan ternak melalui inovasi biopond
bertingkat.
2. Track Shoe Regrouser berhasil memanfaatkan kembali 60 ton
limbah scrap metal dengan memperpanjang umur pakai
Track Shoe pada bulldozer.
85 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 87
Topik Material Pengelolaan Limbah (B3 dan Non-B3)
Topik Keberlanjutan Penutupan & Keanekaragaman
Terkait Rehabilitasi Lahan Hayati
Inisiatif Unggulan 1. Reklamasi dengan metode penatagunaan lahan dan
di 2024 revegetasi lahan bekas tambang.
2. Pelaksanaan konservasi flora dan fauna endemik melalui
penanaman host plant serta kegiatan penangkaran
kupu-kupu di Taman Keanekaragaman Hayati (Taman
Kehati).
3. Konservasi spesies Rusa Timor (Rusa timorensis) di area
Nursery PT Vale Indonesia Tbk.
4. Restorasi ekosistem pesisir melalui rehabilitasi mangrove air
tawar di Danau Matano dan pemulihan kawasan pesisir di
wilayah Pantai Malili.
5. Penanaman Rehabilitasi DAS seluas 6.615 ha selama Tahun
2024.
1. Mereklamasi lahan bekas tambang seluas 178,9 ha
Pencapaian
2. Mengkonservasi sebanyak 67.903 pohon
3. Mengkonservasi rusa Cervus timorensis sebanyak 22 ekor
4. Restorasi mangrove sebanyak/seluas 1 ha diarea pesisir Malili
5. Rehabilitasi mangrove sebanyak/seluas 203 ha di Lokasi
Rehabilitasi DAS
86 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 88
Tajuk Istimewa
PT Vale Indonesia Tbk dan GEM Tandatangani Pada November 2024, PT Vale pusat penelitian teknologi ramah lingkungan,
bermitra dengan GEM Co., Ltd. untuk AS$30 juta untuk ESG Compound guna
Kolaborasi Strategis untuk Investasi Produksi mengembangkan proyek High-Pressure memastikan kepatuhan keberlanjutan, dan
Nikel Acid Leach (HPAL) senilai AS$1,4 miliar di AS$10 juta untuk pembangunan pengembangan
Sulawesi Tengah. Proyek ini mencakup masyarakat. Proyek ini mendorong
pabrik pengolahan nikel net-zero dekarbonisasi industri nikel melalui teknologi
berkapasitas 60.000 ton Mixed Hydroxide rendah emisi dan energi hijau, memperkuat
Precipitate (MHP) per tahun, bahan utama daya saing Indonesia di pasar global, sekaligus
baterai kendaraan listrik. mendukung transisi energi bersih.
Dari keseluruhan anggaran proyek,
Ssebanyak AS$40 juta dialokasikan untuk
PT Vale Raih Penghargaan PT Vale Indonesia meraih
penghargaan PROPER predikat
komitmen dan upaya yang tak
henti PT Vale dalam inovasi dan
“
PROPER Emas Pertama di Emas 2024, menjadikannya keberlanjutan. Penghargaan
Di PT Vale, kami percaya bahwa keberlanjutan
sebagai perusahaan pertama ini mencerminkan kepatuhan
Tambang dan Industri Nikel di pertambangan dan industri terhadap regulasi serta
lebih dari sekadar operasi pertambangan yang
bertanggung jawab; ini tentang bagaimana kami
nikel yang mendapat pengakuan keberhasilan inisiatif lebih dari
dapat berkontribusi pada solusi global.
tertinggi dari Kementerian kepatuhan seperti pengurangan
Lingkungan Hidup dan emisi, efisiensi energi, pengelolaan
-
Kehutanan (KLHK). air dan limbah, rehabilitasi lahan
Abu Ashar
pasca-tambang, dan program
Wakil Presiden Direktur & Chief Operations
Setelah tiga tahun berturut-turut sosial.
& Infrastructure Officer PT Vale
mempertahankan PROPER Hijau,
pencapaian ini menegaskan
87 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 89
Adaptasi dan Ketahanan Iklim [SASB EM-MM-110a.2]
Transisi energi adalah kunci dalam mengatasi perubahan iklim Peta Jalan Menuju Karbon Netral pada 2050 yang selaras Peta jalan karbon netral berfokus pada kajian-kajian terhadap
dan membatasi kenaikan suhu global sesuai Perjanjian Paris. dengan Paris Agreement dan Peraturan Presiden No. 98 Tahun beberapa alternatif program pengurangan emisi yang
Sebagai produsen nikel, PT Vale berperan penting dalam 2021. Selain itu, kami berkomitmen untuk mengurangi emisi ditargetkan selesai pada tahun 2025. Implementasi hasil-hasil
mendukung pengembangan energi terbarukan dan kendaraan karbon sebesar 33% pada 2030 untuk operasi penambangan kajian direncanakan akan dimulai pada tahun 2006 dan akan
listrik, seiring meningkatnya permintaan nikel sebagai salah dan pengolahan kami di Sorowako. Target pencapaian ini lebih memberikan dampak pada penurunan emisi sebesar 33% pada
satu bahan baku utama baterai kendaraan listrik. Hal ini pada cepat dari target NDC Indonesia untuk mencapai karbon netral akhir 2030.
akhirnya memberikan peluang positif bagi kinerja perusahaan. pada 2060. Peta jalan berikut merinci strategi dan langkah
Tantangan perubahan iklim mendorong permintaan mineral konkret dalam mengurangi emisi, meningkatkan efisiensi Melalui pendekatan peta jalan ini kami menargetkan
kritis seperti nikel, dan membuka peluang bagi PT Vale untuk energi, serta beralih ke energi terbarukan. pengurangan emisi sebesar 29% di tanur pengering dan 58%
terus berinovasi dalam mendukung transisi energi hijau. Untuk di tanur pereduksi (reduction kiln). Untuk proses peleburan, PT
mengelola resiko perubahan iklim ini, PT Vale telah menyusun Vale sedang melakukan studi kelayakan terkait pemanfaatan
panas limbah dari gas buang dan slag di tanur listrik (electric
furnace), yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi
energi. Penggunaan tanur listrik ini juga dirancang untuk
• Mengubah Boiler #2 menjadi tenaga listrik selaras dengan pemanfaatan sumber energi rendah karbon,
• Mengoptimalkan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Air dengan sebagian besar pasokan listrik berasal dari Pembangkit
• Mendesain ulang area penumpukan bijih untuk
mengurangi kadar air Listrik Tenaga Air (PLTA).
Pengurangan emisi
• Menggunakan biomassa sebagai reduktan dalam GRK absolut 33%
tungku Kiln Ringkasan kemajuan kajian-kajian tersebut hingga akhir tahun
2024 disajikan dalam tabel di samping.
2023 – 2027 2030
Hasil-hasil kajian serta proses yang tengah berlangsung
Hingga
2028 – 2030 2050 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan,
tahun 2022
meskipun tantangan teknis dan keekonomian masih dihadapi.
• Mengubah Boiler #1 menjadi tenaga listrik • Lebih meningkatkan penggunaan Netralitas Karbon melalui Sehubungan dengan temuan tersebut, serta rencana
• Meningkatkan penggunaan biodiesel biodiesel adopsi tenaga pengembangan proyek penambangan baru di Bahodopi dan
• Melapisi ulang Kanal PLTA • Memanfaatkan panas buangan hidroelektrik dan inisiatif
Pomalaa, kami akan meninjau kembali peta jalan menuju
• Mengurangi penggunaan air untuk proses • 100% elektrifikasi pada seluruh reklamasi lahan yang
karbon netral pada tahun depan.
penyaringan bijih peralatan tambang kami komprehensif
Hal ini dilakukan untuk memastikan pencapaian target
Dengan urgensi untuk segera mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK), kami berkomitmen untuk hanya mengandalkan
teknologi yang telah matang dan tanpa menggunakan skema carbon offset untuk mencapai target tahun 2030. PT secara optimal, seiring dengan dinamika operasional yang
Vale juga sejalan dengan target ambisius Net Zero Emission Indonesia di tahun 2060, serta berkontribusi secara terus berkembang. Penyesuaian berbagai inisiatif juga akan
signifikan terhadap upaya keberlanjutan nasional. dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan
keberlanjutan strategi dekarbonisasi.
88 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 90
Program Project Kemajuan/Hasil Tantangan
Subtitusi bahan bakar Penggunaan bio-carbon untuk proses reduksi menggantikan batu Hasil uji pada tanur pereduksi menunjukkan penggunaan • Ketersediaan dan kesinambungan suplai
bara bio-carbon hingga 30% secara teknis tidak menimbulkan • Harga komoditas
kendala operasi
Penggunaan bio-carbon untuk proses pembakaran (combustion) Hasil uji coba pada tanur pengering dan tanur pereduksi • Impurities dan kadar air
menggantikan batu bara menunjukkan hasil yang baik • Ketersediaan dan kesinambungan suplai
• Harga komoditas
Penggunaan hydrotreated vegetable oil (HVO) sebagai pengganti Hasil uji coba pada peralatan tambang menunjukkan • Ketersediaan dan kesinambungan suplai
bahan bakar solar penggunaan HVO dapat menggantikan B35 • Harga komoditas
Elektrifikasi peralatan Penggunaan truk angkut tambang listrik kapasitas 70 ton Pengujian operasional lapangan menunjukkan beberapa • Truk hanya bisa beroperasi pada jalan dan area yang
kendala teknis relatif datar, tidak cocok dengan kondisi topografi
area tambang
• Durasi pengisian baterai memerlukan waktu lebih
panjang
Penggunaan mobil dan bis listrik Pengujian lapangan menunjukkan hasil yang baik secara Pengaturan rute dan penentuan stasiun pengisian
teknis dan dari sisi keselamatan baterai
Penggunaan boiler listrik menggantikan boiler berbahan bakar fosil Detail engineering desain telah diselesaikan dan proses Diperlukan treatment air untuk memastikan kualitasnya
fase-2 pembuatan sedang berjalan memenuhi spesifikasi yang diperlukan
Efisiensi Energi Pemanfaatan panas dari pemrosesan (waste heat recovery) untuk Tahapan evaluasi teknis awal selesai Tata letak/layout existing pabrik pengolahan/smelter
tanur pengering memerlukan pengaturan ulang
Penguatan penstock pada PLTA Larona untuk meningkatkan Konstruksi sedang berjalan -
pembangkitan energi
Pengurangan kadar air umpan bijih nikel untuk megurangi energi yang Studi lapangan penggunaan tipe dan metode pengatapan Teknis pengaturan kadar air yang tepat agar umpan bijih
dibutuhkan untuk proses pengeringan (ore dewatering) untuk menghindari air hujan pada tempat penyimpanan basah tidak menyebabkan pennyumbatan pada saat
bijih basah/wet ore stockpile (WOS) sedang berjalan pengumpanan
Penggunaan energi Pemanfaatan energi matahari menggunakan solar PV menggantikan Studi detail desain engineering dan uji coba skala kecil -
terbarukan electric grid dari PLN di area pelabuhan sedang berjalan
89 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 91
Program Matano Iniaku: Keberlanjutan dan
Pemberdayaan Masyarakat
“Dulu, mata pencaharian masyarakat Desa Matano hanya bertani. Banyak yang menebang
pohon dan membakar lahan. Kami mulai mempertanyakan apakah tanaman lada dapat
menahan erosi saat hujan deras. Kami tidak ingin desa kami tercemar atau Sungai Lawaa
mengalami pendangkalan akibat sistem pertanian yang kurang baik.
Danau Matano adalah sumber kehidupan bagi masyarakat sekitarnya, PT Vale hadir melalui program Rehabilitasi DAS, dengan lebih dari 200 ha hektare lahan yang
namun terancam oleh perubahan tata guna lahan dan rendahnya kesadaran telah direhabilitasi. Sebelumnya, kami mengira membuka lahan dengan menebang pohon
lingkungan. Untuk mengatasi hal ini, PT Vale menjalankan Program Matano adalah cara bertani yang cepat dan sukses. Namun, setelah mengikuti pelatihan dari PT Vale,
Iniaku di Desa Matano, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur. kami memahami bahwa pertanian yang baik harus tetap menjaga alam. Kini, Sungai Lawaa
tetap jernih dan Danau Matano tetap lestari.
Program ini mendorong peralihan dari pertanian monokultur ke polikultur
(agroforestri) dan meningkatkan pengelolaan wisata melalui kelembagaan PT Vale juga memberikan pelatihan bagi pengelola ekowisata. Sekarang, masyarakat
lokal. Selain melestarikan lingkungan, program ini juga membuka peluang lebih profesional dalam mengelola wisata di Desa Matano. Kehadiran PT Vale tidak hanya
ekonomi baru bagi masyarakat. meningkatkan ekonomi dengan sumber pendapatan yang lebih beragam, tetapi juga menjaga
kelestarian lingkungan.”
Melalui rehabilitasi DAS dan pelatihan, masyarakat kini menerapkan praktik
-
pertanian berkelanjutan dan mengelola ekowisata secara profesional. Program
Amsal
ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga meningkatkan
Pemerhati Lingkungan & Pengelola Eco-Creative
kesejahteraan masyarakat sekitar Danau Matano.
90 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 92
Manajemen Emisi dan Energi
PT Vale menerapkan strategi pengurangan emisi gas rumah berkelanjutan dan pengurangan emisi. Ini menjadi bagian dari pelaporan tahun 2024, PT Vale mencatat total konsumsi energi
kaca (GRK) yang komprehensif di seluruh rantai produksi nikel upaya menuju transisi energi bersih. Pembangunan smelter sebesar 31.785.655,01 GJ, dengan intensitas energi sebesar
matte. Strategi ini berfokus pada tiga aspek utama: efisiensi HPAL di Bahodopi direncanakan akan dimulai pada kuartal IV 451,9 GJ/Ton Ni. Terjadi peningkatan dibandingkan tahun
energi, transisi ke bahan bakar bersih, dan integrasi teknologi 2025. sebelumnya, yang disebabkan oleh peningkatan konsumsi
rendah karbon. bahan bakar minyak (MFO) untuk menghilangkan kadar air
Melalui strategi ini, PT Vale tidak hanya mengurangi kebutuhan bijih di tanur pengering maupun tanur pereduksi. Peningkatan
PT Vale tengah merencanakan optimalisasi pengelolaan bahan energi, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan kadar air bijih diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi dengan
baku di wet ore stockpile melalui redesain stockpile, yang bakar fosil serta mempercepat transisi menuju operasi rata-rata bulanan 281,5 mm pada tahun 2024 dibanding
bertujuan untuk menurunkan kadar air bijih sebelum memasuki pertambangan yang lebih ramah lingkungan. Pendekatan rata-rata bulanan 240,0 mm pada tahun 2023. Selain itu, kadar
proses pengeringan di tanur pengering (dryer kiln). Langkah ini ini sejalan dengan target jangka panjang perusahaan untuk nikel umpan bijih pada tahun 2024 lebih rendah dari tahun
diharapkan dapat menurunkan konsumsi energi selama proses mengurangi emisi Scope 1 dan 2 sebesar 33% pada 2030 dan 2023 (1,75 Ni/ton dibanding 1,76), sehingga untuk mendapatkan
pengeringan. Selain itu, PT Vale tengah melakukan peralihan mencapai karbon netral pada 2050. hasil yang sama diperlukan umpan bijih yang lebih banyak yang
bahan bakar dari batu bara ke biokarbon dan biofuel pada pada akhirnya memerlukan energi yang lebih banyak juga.
tahap pengeringan dan reduksi. Hal ini dijelaskan lebih lanjut Manajemen Energi
di dalam peta jalan penurunan emisi PT Vale Indonesia pada [POJK51-F.6][SASB EM-MM-130a.1]
sub bab sebelumnya. Total Konsumsi Energi
Pengurangan konsumsi bahan bakar fosil dan peningkatan
(GJ)
efisiensi produksi merupakan langkah krusial dalam
Dalam proses peleburan, PT Vale mengimplementasikan
mengurangi dampak perubahan iklim serta mendukung 30,6%
pemanfaatan panas limbah dari gas buang dan slag di electric 30,8%
upaya dekarbonisasi. Konsumsi energi kami terutama berasal
furnace, yang berkontribusi terhadap efisiensi energi. Selain 9.725.374 GJ
dari dua aktivitas penambangan nikel dan proses produksi. 9.551.444 GJ
31,1%
itu, penggunaan tanur listrik (electric furnace) mendukung
Di Sorowako, sebagian besar energi digunakan untuk proses 8.378.897 GJ
pengurangan jejak karbon dalam pemrosesan nikel matte.
pengolahan bijih nikel untuk memproduksi nikel matte melalui 69,2% 69,4%
teknologi RKEF. Tanur pereduksi (reduction kiln) memegang 68,91% 21.423.435 GJ 22.060.281 GJ
Selain itu, PT Vale bersama mitra berfokus pada
peran signifikan dalam hal ini., Tanur pereduksi menyumbang 18.577.208 GJ
pengembangan fasilitas pengolahan bijih nikel dengan
sekitar sepertiga dari total konsumsi energi kami, dengan
teknologi rendah karbon, High Pressure Acid Leach (HPAL), di
menggunakan batubara dan bahan bakar minyak (MFO)
proyek pengembangan penambangan Bahodopi , dan Pomalaa
sebagai sumber bahan bakar utama.
dengan kapasitas produksi 300.000 ton MHP (mixed hydroxide
2022 2023 2024
precipitate) per tahun. Teknologi ini memiliki intesitas energi
Perhitungan konsumsi dan intensitas energi dilakukan dengan
yang lebih rendah dibandingkan dengan teknologi rotary Terbarukan Tidak Terbarukan
mengacu pada pedoman IPCC serta menggunakan pendekatan
kiln electric electric furnace (RKEF) yang saat ini digunakan
spesifik berdasarkan standar ISO 50001. Pada periode
di Sorowako, sehingga akan mendukung produksi nikel
91 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 93
Meskipun perubahan ini mengakibatkan peningkatan sebelumnya. Pada bulan November 2024, perusahaan
sementara dalam intensitas energi, PTVI terus berupaya melakukan uji coba penggunaan Hydrotreated Vegetable Oil
untuk menyeimbangkan kebutuhan operasional dengan (HVO), yang memiliki emisi karbon lebih rendah dibandingkan
tujuan keberlanjutan jangka panjang. Untuk mengatasi B35 meskipun harganya lebih tinggi. Penggunaan HVO ini
tantangan ini, kami akan menerapkan inisiatif ore dewatering sejalan dengan strategi dekarbonisasi perusahaan dan
pada tahun 2025 sebagaimana dijelaskan sebelumnya, untuk menjadi langkah penting dalam upaya mengurangi jejak
mengurangi kadar air umpan bijih, sehingga tercapai efisiensi karbon. Dengan mengadopsi HVO di sektor pertambangan dan
penggunaan energi. Proses dewatering yang mencakup menguji penggunaannya pada alat berat, emisi karbon dapat
pengaturan drainase pada tempat penyimpanan umpan bijih dikurangi hingga 70%, serta emisi gas rumah kaca hingga 80%
basah dan pengatapan untuk menghindari tambahan kadar dibandingkan bahan bakar solar konvensional.
air dari curah hujan dapat membantu mengelola kadar air di
tempat penyimpanan bijih basah. Pada tahun 2024, intensitas Selain itu, seperti yang disebutkan sebelumnya, PT Vale juga
penggunaan energi terbarukan mencapai 136,38 GJ/Ton tengah melakukan uji coba terhadap biomassa sebagai sumber
Ni, meningkat 1,82% dari 133,94 GJ/Ton Ni pada tahun 2023. energi alternatif untuk pembangkit, yang diharapkan dapat
Pencapaian ini mencerminkan dedikasi kami dalam mendorong memperluas portofolio energi terbarukan perusahaan pada
pemanfaatan energi terbarukan dan mengurangi dampak masa yang akan datang. [POJK51-F.5] [POJK51-F.7]
lingkungan secara bertahap. Pada tahun pelaporan, PTVI tidak
menghitung konsumsi di luar organisasi.[GRI 302-1] [GRI 302-2][GRI 302-3][GRI Untuk pengoperasian rutin pabrik pengolahan RKEF di
302-4]
Sorowako, PT Vale memanfaatkan energi terbarukan dari tiga
pembangkit listrik tenaga air (PLTA):
Selama tahun 2024, energi terbarukan menyumbang 30,6% • PLTA Larona (3 x 68 MW),
dari total konsumsi energi PT Vale. Hal ini mencerminkan • PLTA Balambano (2 x 68,5 MW), dan
komitmen perusahaan dalam mengurangi ketergantungan • PLTA Karebbe (2 x 65 MW).
pada energi non-terbarukan dengan mengoptimalkan sumber
energi yang lebih ramah lingkungan. Pada tahun ini, PT Vale Ketiga PLTA ini menghasilkan energi bersih yang mencakup
sepenuhnya beralih ke B35 dan tidak lagi menggunakan B30. 28,11% dari total kebutuhan energi PT Vale. Tidak hanya
B35 menyumbang 8,12% dari total konsumsi energi terbarukan memenuhi kebutuhan internal, PLTA tersebut juga
perusahaan, menunjukkan peningkatan penggunaan biodiesel menghibahkan 10,7 MW listrik untuk wilayah Luwu Timur,
berbasis minyak nabati. berkontribusi sebagai komitmen yang kuat atas peningkatan
energi bersih bagi masyarakat sekitar. [POJK51-F.5] [SASB EM-MM-130a.1]
Selain B35, PT Vale juga menjajaki potensi penggunaan bahan [POJK51-F.7]
bakar terbarukan lainnya, yaitu HVO seperti yang dijelaskan
92 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 94
Pemantauan dan Pengurangan Emisi ditetapkan. Pada tahun 2024, intensitas emisi GRK kami
tercatat sebesar 29,95 CO2e/ton, yang menunjukkan
GRK[POJK51-F.11] [POJK51-F.12][SASB EM-MM–110a.2] peningkatan sebesar 4,25% dibandingkan tahun sebelumnya.
PLTA Larona menjadi yang pertama di
Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan konsumsi bahan
Indonesia menerapkan kanal berlapis Penghitungan emisi GRK di Sorowako mencakup Scope 1, yang
bakar minyak (MFO) untuk menghilangkan kadar air bijih
geomembran dan geotekstil, meningkatkan berasal dari kegiatan produksi dan konsumsi BBM, serta Scope
di tanur pengering maupun tanur pereduksi. Peningkatan
retensi air dan mengurangi kebocoran. 2 dari pemakaian listrik. Saat ini, PT Vale belum menghitung
konsumsi MFO ini disebabkan oleh meningkatnya kadar air
Inovasi ini meningkatkan efisiensi dan emisi Scope 3. Namun, pada tahun pelaporan ini, kami telah
umpan bijih yang diakibatkan oleh curah hujan yang lebih
ketahanan pembangkit listrik tenaga air, mulai menyusun tools dan memetakan sumber-sumber emisi
tinggi dan menurunnya kadar nikel dibandingkan di tahun 2023
serta menetapkan tolok ukur baru untuk relevan sebagai langkah awal menuju perhitungan Scope 3.
sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sub bab sebelumnya.
energi berkelanjutan. Kami menargetkan untuk dapat menghitung emisi Scope 3
dalam 1–2 tahun mendatang, sejalan dengan komitmen kami
Oleh karena itu, kami terus berinovasi dalam upaya mengurangi
Hal ini menegaskan komitmen kami untuk menyajikan laporan emisi yang lengkap dan transparan
kadar air bijih, termasuk merancang ulang tempat penyimpanan
terhadap pengelolaan lingkungan dan di seluruh rantai nilai.
bijih basah untuk meningkatkan pengurangan alami kadar air.
terus menginspirasi proyek masa depan,
Selain itu, sesuai dengan peta jalan dekarbonisasi, kami saat
memperkuat kepemimpinan kami dalam Hasil penghitungan dinyatakan dalam satuan ton CO₂e dan
ini fokus pada pemanfaatan gas buang dan konversi batu bara
energi terbarukan. mencakup konversi dari emisi GRK non-CO₂ seperti CH₄,
menjadi biokarbon. Ke depan, kami akan terus mengevaluasi
N₂O, dan HFC. PT Vale tidak melakukan penghitungan atas
dan mengembangkan inovasi guna memastikan intensitas
emisi CO₂ biogenik. Metode penghitungan mengacu pada
emisi tetap sesuai target dan dapat terus diturunkan. [GRI 305-4]
neraca konsumsi energi dari bahan bakar fosil dan gas rumah
kaca, menggunakan baseline tahun 2017 dan indeks Global
Warming Potential (GWP) sebesar 1. Panduan yang digunakan
adalah dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), Produksi Emisi GRK
Untuk melihat Volume Pemakaian Energi dalam Organisasi
dengan GWP mengacu pada laporan penilaian kelima tahun
(GJ) berdasarkan sumber energi dan penggunaannya, silakan
2014 (AR-5). [GRI 305-4] 0,1%
merujuk ke tabel data di bagian Volume Pemakaian Energi
dalam Organisasi (GJ).
Pada tahun 2024, total emisi GRK PT Vale dari Scope 1 dan
Scope 2 mencapai 2,135,742 ton CO₂e. Dari jumlah tersebut,
Laporan ini belum menghitung besaran reduksi/efisiensi energi
Scope 1 menyumbang 2,132,973 ton CO₂e, sedangkan Scope
dari produk/layanan terjual tahun 2024. Hal ini dikarenakan
2 tercatat sebesar 2.769 ton CO₂e. Jumlah ini menunjukkan
pengiriman nikel dalam matte menggunakan kapal yang
adanya peningkatan sebesar 6% dibandingkan baseline tahun 99,9%
disediakan pembeli, dengan demikian penghitungan energi
2017 yang sebesar 2.013.950 ton CO₂e.[GRI 305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-3]
berdasarkan konversi dari volume pemakaian bahan bakar [GRI 305-5][SASB EM-MM-110a.1]
Scope 1
bukan menjadi tanggung jawab PT Vale. [302-5] Scope 2
Selain itu, PT Vale berkomitmen untuk terus memantau
intensitas emisi GRK guna memastikan setiap lokasi operasi
tetap berada dalam batasan atau target emisi yang telah
93 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 95
Tren Intensitas Emisi GRK
(Ton CO2eq/Ton)
29,95 Inovasi REALITAS: Efisiensi Logic Cascade[GRI 305-5]
Energi dalam Proses
Peleburan Nikel[GRI 305-5]
29,1
PT Vale Indonesia menerapkan inovasi Rekayasa PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) menggunakan batubara
28,73 Level Slag Nikel di Tanur Listrik (REALITAS) untuk dan Marine Fuel Oil (MFO) untuk menghasilkan panas
meningkatkan efisiensi energi dalam proses dalam proses peleburan bijih nikel. Batubara juga
peleburan nikel. Sebelumnya, pengukuran level slag berfungsi sebagai redaktan dalam pemurnian nikel.
2022 2023 2024 dilakukan secara manual oleh operator di atap tanur Sebelumnya, operator menambahkan batubara
listrik. Demi keselamatan kerja, pengukuran ini hanya secara manual dengan melihat kadar gas CO di layar
Intensitas Emisi GRK Garis Tren Intensitas Emisi GRK
dapat dilakukan saat tanur dalam keadaan mati kontrol. Jika pembakaran tidak sempurna, batubara
selama pemeliharaan rutin bulanan. Keterbatasan yang tidak terbakar meningkat, menyebabkan emisi
data ini menyebabkan proses pembuangan slag gas buang berlebih dan mempengaruhi kualitas
tidak optimal, yang berdampak pada peningkatan produk.
konsumsi listrik.
Emisi Mengandung Substansi Penipis Untuk mengatasi hal ini, PTVI mengembangkan Logic
Ozon (Ozone Depleted Substances/ODS) Sebagai solusi, PT Vale mengimplementasikan Cascade, yaitu sistem otomatis yang mengatur suplai
[GRI 305-6]
mechanized rod measurement (MRM), sebuah udara dalam ruang bakar. Sistem ini menyesuaikan
sistem pengukuran mekanis yang memungkinkan kecepatan kipas udara agar pembakaran lebih
PT Vale tidak menggunakan freon HCF-22 pemantauan slag dari jarak jauh tanpa menghentikan efisien, sehingga mengurangi batubara yang tidak
(CHF2Cl) dan telah beralih ke freon yang lebih operasi tanur. Dengan teknologi ini, pengukuran terbakar, menjaga kualitas produk, dan menekan
ramah lingkungan. Sebagian besar freon dapat dilakukan setiap hari, sehingga proses dampak lingkungan.
yang digunakan adalah R32, yang memiliki produksi menjadi lebih terkendali dan efisiensi energi
nilai Potensi Penipisan Ozon (ODP) sebesar 0. meningkat. Selama 2024, efisiensi energi yang dihasilkan oleh
Kami secara rutin menghitung penggunaan program ini sebesar 346.413 GJ serta pengurangan
freon, termasuk memasukkannya dalam Pada tahun 2024, penerapan REALITAS telah emisi GRK sebesar 33.285 TonCO2eq.
perhitungan emisi Gas Rumah Kaca. menghasilkan penghematan energi sebesar 142.529
GJ, juga mendorong peningkatan penggunaan energi
terbarukan sebesar 2%, yang berkontribusi pada
penurunan emisi karbon.
94 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 96
Pengendalian Emisi Non-GRK Emisi Partikulat
[SASB EM-MM-120a.1][GRI 305-7] PTVI terus melakukan pengendalian emisi partikulat melalui
pemantauan dan pengukuran sesuai peraturan pemerintah
Intensitas Emisi SO2
yang berlaku. Kegiatan ini difokuskan pada sumber-sumber
Dalam menjalankan operasional kami, PTVI tidak hanya (Ton SO2/Ton Ni)
emisi cerobong tanur pengering (dryer kiln), tanur reduksi
berkomitmen untuk mengurangi emisi GRK, tetapi juga
(reduction kiln), tungku peleburan (electric furnace), dan
memastikan pengelolaan dan pengendalian emisi non-GRK
pengering produk (product dryer). Pengukuran intensitas
yang dihasilkan. Emisi non-GRK yang menjadi fokus utama
partikulat dinyatakan dalam satuan ton Partikulat per ton Ni
perusahaan meliputi Sulfur Dioksida (SO₂) dan Partikulat. 0,75 (ton Partikulat/ton Ni), yang menjadi indikator kinerja dalam
Dalam perhitungan emisi non GRK kami mengikuti metodologi
mengurangi dampak lingkungan dari operasional kami.
yang ditetapkan dalam PERMEN KLHK No.4/2014.
0,73
0,72
Jumlah partikulat yang diemisikan pada tahun 2024 tercatat
Emisi SO₂
sebesar 879 ton, mengalami peningkatan dibandingkan tahun
Emisi SO₂ dari operasional berasal dari penggunaan sulfur dalam 2022 2023 2024 2023 yang sebesar 600 ton, atau naik sebesar 46,5%. Hasil
proses sulfidasi selama pengolahan bijih nikel dan penggunaan
pengukuran intensitas partikulat juga menunjukkan kenaikan,
Marine Fuel Oil (MFO) serta batu bara sebagai sumber energi. Intensitas Emisi SO2 Baku Mutu SO2 Garis Tren untuk dari 0.007 ton Partikulat/ton Ni pada tahun sebelumnya
Kami telah melakukan berbagai langkah untuk mengendalikan Intensitas Emisi SO2
menjadi 0,012 ton Partikulat/ton Ni pada tahun 2024.
emisi ini, utamanya. Menstabilkan proses di tanur pereduksi
untuk optimasi penggunaan sulfur. Perhitungan emisi SO
Sebagaimana dijelaskan pada bagian emisi GRK sebelumnya,
menggunakan metode neraca massa dengan menentukan
peningkatan ini dipengaruhi oleh penurunan kadar nikel pada
intensitas emisi melalui perbandingan berat SO2 diemisikan
Intensitas Emisi Partikulat umpan. Sehingga untuk menghasilkan jumlah produk yang
dengan berat produk dihasilkan, dan dinyatakan dalam satuan
Ton Partikulat/Ton Ni sama diperlukan umpan yang lebih banyak untuk diproses.
ton SO2/ton Ni. 0.012
Untuk mengatasi hal ini, selain program yang sudah ada,
Pada tahun 2024, intensitas emisi SO₂ tercatat sebesar 0,73 0.009
kedepannya PT Vale menginisiasi program Dust Aglomeration,
ton SO₂ per ton nikel (Ni), mengalami penurunan sebesar 2,7%
dimana debu dimampatkan dalam bentuk pelet sehingga
dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 0,75 ton SO₂
0.007 dapat menekan debu yang tersirkulasi di dalam alat pengendali
per ton Ni. Capaian ini menunjukkan komitmen berkelanjutan
pencemaran (dusting rate). Pada tahun 2024, progres
kami dalam menjaga emisi tetap berada di bawah ambang
pengembangan program ini mencapai 57%, yang terdiri dari
batas yang ditetapkan, yaitu 0,8 ton SO₂ per ton Ni. Ke
2022 2023 2024 kajian, uji coba, dan konstruksi. Direncanakan program ini
depannya, kami akan terus berupaya menurunkan emisi SO2
dapat diimplementasikan secara penuh pada tahun 2026.
secara konsisten dengan berfokus pada peningkatan efisiensi Intensitas Emisi Partikulat Garis Tren untuk Intensitas Emisi Partikulat
penggunaan sulfur.
95 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 97
Baghouse Furnace Improvement pada Electric Furnace No. 1 dan 2
Sebagai bagian dari upaya mereduksi emisi
partikulat, PT Vale melaksanakan program Baghouse
Furnace Improvement pada Electric Furnace No. 1 dan
2. Tanpa sistem filtrasi yang optimal, emisi partikulat
dari proses peleburan berpotensi meningkat, yang
dapat berdampak pada kualitas udara serta efisiensi
operasional.
Melalui peningkatan sistem filtrasi ini, pengendalian
emisi menjadi lebih efektif, mengurangi akumulasi
debu, dan memastikan kepatuhan terhadap standar
lingkungan yang berlaku. Pada tahun 2024, perbaikan
sistem pada Electric Furnace 2 berhasil menurunkan
emisi partikulat sebesar 42 ton, dan sebesar 22 ton
pada Electric Furnace 1.
Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi terhadap
penurunan emisi, tetapi juga meningkatkan kinerja
operasional dengan meminimalkan potensi gangguan
akibat penumpukan partikulat. Langkah ini sejalan
dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan
praktik industri yang lebih bersih dan berkelanjutan.
96 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 98
Pengelolaan Air dan Efluen[GRI 303-1]
Air merupakan komponen penting dalam seluruh fase dan petani, serta transportasi. Oleh karena itu, perusahaan berkala sebelum dialirkan ke Danau Matano. Pemantauan ini
operasional PT Vale. Kami menggunakan air untuk pemrosesan berkomitmen untuk mengelola air secara berkelanjutan dan memastikan bahwa efluen yang dilepaskan telah memenuhi
bijih, pembersihan peralatan, pengendalian lingkungan, kolaboratif, menjaga kelestarian sumber air, serta memastikan baku mutu sesuai dengan ketentuan perizinan yang berlaku.
kebutuhan industri, kebersihan, dan konsumsi manusia. pemanfaatannya yang adil. PT Vale mengatur volume dan
Sumber air utama yang kami gunakan berasal dari Danau debit air untuk operasional PLTA guna memastikan kelestarian Perhitungan debit pembuangan limbah cair dilakukan
Matano, Mahalona, dan Towuti. Kebutuhan air terbesar PT Vale danau serta keberlanjutan pemanfaatannya oleh masyarakat. menggunakan metode pengukuran langsung dengan alat
adalah untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Komitmen ini juga mendukung status ketiga danau sebagai ukur yang dikalibrasi secara berkala. Seluruh perhitungan dan
di Sungai Larona. Air dari danau ini dialirkan ke reservoir di Kawasan Konservasi Taman Wisata Alam, berdasarkan Surat pemantauan mengacu pada standar baku mutu air limbah
bendungan sebelum diteruskan ke kanal untuk menggerakkan Keputusan Menteri Pertanian No. 274/Kpts/Um/4/1979 tanggal sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan
turbin. Seluruh air yang diambil digunakan sepenuhnya dalam 24 April 1979. Hidup No. 9 Tahun 2006 serta ketentuan dalam SK No. 1295/
proses operasional, sehingga jumlah air yang dikonsumsi MENLHK/SEKJEN/PLA.4/12/2023.[GRI 303-2] [GRI 303-4]
setara dengan volume air yang diambil dari sumber. [GRI 303-3] Dalam mengelola air dan efluen, PT Vale menerapkan tiga
prinsip utama:
Pengambilan air dilakukan secara bertanggung jawab melalui 1. Berpartisipasi dalam forum pengelolaan air di area operasi
PT Vale menjadi pionir dalam penerapan
pemantauan berkala terhadap ketersediaan dan kualitas air dan area pengaruh.
teknologi LGS (Lamella Gravity Settler)
dan memastikan tidak mengambil dari wilayah yang mengalami 2. Melestarikan kuantitas dan kualitas air permukaan serta
di sektor pertambangan dan pengolahan
kelangkaan air (water stress) serta memperhatikan kejernihan air tanah.
mineral. Dikembangkan bersama BPPT,
air, penerapan teknologi yang efisien dan implementasi praktik 3. Mendorong perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan
teknologi ini mempercepat pemisahan
terbaik untuk meminimalkan dampak lingkungan. Pemantauan air dan efluen.
partikel padat dari air, sehingga efluen
rutin kualitas air juga dilakukan untuk memastikan tidak ada
dapat diolah lebih efektif dan efisien.
bahan pencemar yang masuk ke danau. [SASB EM-MM-210b.1] Untuk memastikan air yang dikembalikan ke lingkungan
Dengan kemampuannya mereduksi polutan
memenuhi standar kualitas, efluen dari berbagai proses
seperti TSS dan Cr6+, LGS memastikan air
PT Vale memahami bahwa kualitas air Danau Matano operasional dikumpulkan dan melalui tahap pemrosesan
yang dialirkan kembali ke Danau Matano
dipengaruhi oleh kegiatan eksternal dan aktivitas operasional. sebelum dialirkan ke Danau Matano. Salah satunya
telah memenui standard baku mutu
Karena itu kami mengimplementasikan program Matano Iniaku menggunakan sistem ini yang disebut LGS (Lamella Gravity
lingkungan. Ini adalah wujud kepatuhan PT
yang tidak hanya fokus pada rehabilitasi lahan kritis, tapi juga Settler), yang berfungsi sebagai unit penampungan dan
Vale terhadap peraturan lingkungan, serta
melibatkan masyarakat pada kegiatan pertanian polikultur, pemrosesan akhir sebelum efluen dialirkan ke danau Matano.
upaya berkelanjutan untuk melindungi
ekowisata serta pengolahan hasil pertanian. Tujuannya adalah Mencakup beberapa tahapan utama, termasuk sedimentasi,
kualitas air dan menjaga keberlanjutan
untuk menjaga kualitas danau, memberdayakan masyarakat pemisahan partikel padat, serta pengolahan lanjutan untuk
ekosistem danau tersebut.[GRI 303-1]
dan mengupayakan pengelolaan lingkungan yang lebih baik. mengurangi kandungan polutan seperti TSS dan Cr6+. [GRI 303-4]
[GRI 14.6.1] [GRI 14.6.2]
Sumber air ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat setempat Air limbah dari berbagai proses operasional dikumpulkan,
untuk kebutuhan domestik, mata pencaharian sebagai nelayan dianalisis di laboratorium internal, dan dimonitor secara
97 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 99
PT Vale mengelola dan memantau penggunaan air secara PTVI juga berinvestasi dalam perluasan jaringan pemantauan Perhitungan konsumsi dan intensitas air ini mengacu pada
komprehensif dengan membentuk Komite Sumber Daya Air air, inisiatif daur ulang efluen, pengimplementasian teknologi metodologi pelaporan dari International Council on Mining
dan menerapkan Aplikasi SWAP (Steam, Water, Air, and Power) terbaru, serta pengembangan studi untuk meningkatkan and Metals (ICMM). Pada tahun 2024, total konsumsi air kami
online monitoring system. SWAP memungkinkan pemantauan pengelolaan air secara berkelanjutan. Upaya ini dilakukan tercatat sebesar 8.498.939 m³, meningkat 12,4% dibandingkan
penggunaan air secara real-time, sehingga membantu dengan mempertimbangkan batas pengambilan air di area tahun sebelumnya. Intensitas penggunaan air juga meningkat
meningkatkan efisiensi dan memastikan pengelolaan yang operasi dan area pengaruh PTVI, serta selaras dengan prinsip- sebesar 12,3%, dari 106,9 m³/ton Ni menjadi 119,18 m³/ton Ni.
lebih akurat. prinsip International Council on Mining and Metals (ICMM). Sebagaimana dijelaskan pada sub-bab emisi, penurunan kadar
nikel pada tahun 2024 menyebabkan kebutuhan umpan (feed)
Selain pemantauan internal, kami juga melibatkan masyarakat yang lebih besar untuk menghasilkan volume produk nikel
sekitar untuk memantau kualitas air, terutama di area
Mencapai Efisiensi Konsumsi Air (matte) yang setara. Kondisi ini turut mendorong peningkatan
[SASB EM-MM-140a.1]
yang berpotensi terdampak kegiatan operasional. Melalui intensitas konsumsi air sepanjang tahun berjalan.[POJK51-F.8] [GRI
pertemuan berkala dengan perwakilan pengguna air 303-3] [GRI 303-5][SASB EM-MM-140a.1]
utama dan masyarakat, kami membahas progres serta hasil Volume Pemakaian Air
pemantauan yang kemudian dilaporkan secara tahunan kepada (m3) Meskipun demikian, kami tetap berkomitmen untuk menjaga
Komite Keberlanjutan. Langkah ini memastikan transparansi, dan meningkatkan efisiensi penggunaan air melalui berbagai
akuntabilitas, serta memperkuat peran masyarakat dalam 8.519.761 8.498.939 inovasi dan pengembangan yang berfokus pada penerapan
7.561.108
menjaga kualitas air secara bersama-sama. daur ulang air di proses produksi. Salah satu inisiatif yang telah
kami terapkan adalah pemanfaatan air daur ulang dari Lamella
Untuk mewujudkan komitmen ini, PT Vale telah menetapkan Gravity Settler sebagai bahan baku larutan Ferrousulfat,
Target Air 2030 yang bertujuan mengurangi penggunaan air dengan total pemanfaatan sebesar 510 m³.
langsung dari lingkungan (fresh water) per ton produksi, yang 2022 2023 2024
berarti efisiensi penggunaan air tanpa mengorbankan tingkat Volume Pemakaian Air Garis Tren untuk Volume Pemakaian Air Langkah ini sejalan dengan komitmen kami untuk memperkuat
produksi. Target ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan pengelolaan air secara berkelanjutan dan mengurangi
Berkelanjutan (SDGs) No. 6, yaitu memastikan ketersediaan air ketergantungan pada sumber daya air dari lingkungan
bersih dan sanitasi bagi semua. Intensitas Konsumsi Air (fresh water). Kedepannya, kami juga akan mengkaji potensi
(m3/Ton Ni) penerapan daur ulang air ini pada proses pendinginan terak
Untuk mencapai Target penurunan intensitas Air 2030, PT nikel (slag) dan proses penyaringan bijih di stasiun penyaringan
Vale mengimplementasikan beberapa inisiatif terukur, antara 141,8 (screening station).
lain:[GRI 303-1] 119,18
106,9
• Meningkatkan efisiensi penggunaan air di area pabrik,
pertambangan, kantor, dan fasilitas pendukung sebesar
Mengelola Efluen dengan
1% setiap tahun. Bertanggung Jawab
• Mengurangi beban pencemaran air limbah dari operasi 2022 2023 2024
perusahaan dan aktivitas masyarakat sekitar, dengan Kajian yang dilakukan pada tahun 2023, yang masih relevan
Intensitas Konsumsi Air Garis Tren untuk Intensitas Konsumsi Air
target penurunan TSS sebesar 30 ton/tahun dan Cr6+ hingga saat ini, di area tambang PT Vale di Sorowako
sebesar 0,05 ton/tahun. menunjukkan bahwa tidak ada potensi terbentuknya air asam
98 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 100
tambang (AAT) di lokasi ini. Hal ini dikonfirmasi oleh tidak disyaratkan, sehingga tidak berdampak negatif terhadap pemantauan kualitas air limbah di berbagai lokasi pada tahun
ditemukannya batuan yang dapat menyebabkan timbulan lingkungan sekitar.[SASB EM-MM-140a.2] 2024 menunjukkan bahwa seluruh parameter masih berada di
AAT di area tambang. AAT merupakan perhatian utama dalam bawah batas baku mutu yang ditetapkan.[SASB EM-MM-140a.2]
industri pertambangan, karena dapat merusak ekosistem dan Sebagai bagian dari sistem pengelolaan air yang bertanggung
mencemari sumber air seperti sungai, danau, dan air tanah. jawab, kami juga mengukur total pembuangan efluen dari Beberapa lokasi titik penaatan dengan volume air limbah
Oleh karena itu, pengelolaan lingkungan yang bertanggung operasi kami. Pada tahun 2024 tercatat sebesar 100,709,801 m³, terbesar yang diolah, secara berturut mencakup Petea Far East
jawab, terutama terhadap limbah cair, sangat penting. yang dialirkan ke berbagai badan air sesuai dengan peraturan (38.815.275 m³), Petea West (13.099.563 m³), dan Petea East
[SASB EM-MM-160a.2]
dan perizinan yang berlaku. Sebagian besar dialirkan ke Sungai (11.900.854 m³). Di lokasi-lokasi ini, konsentrasi TSS berkisar
Petea sebanyak 50.716.130 m³, Danau Matano sebanyak antara 9,01 hingga 11,84 mg/L (baku mutu 200mg/L), juga kadar
Kami berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan 25.639.690 m³, Danau Mahalona sebanyak 20,648,522 m³, Cr Total, Cr6+, Fe, dan Ni berada dalam ambang batas yang
dengan memastikan bahwa seluruh limbah cair yang dihasilkan dan Sungai Salo Lamunto sebanyak 3.705.430 m³. Pada tahun ditetapkan. Data lebih lanjut mengenai pengukuran kualitas air
memenuhi standar kualitas yang disyaratkan. Secara berkala, pelaporan, tidak terdapat pembuangan air yang berasal dari limbah di setiap lokasi dapat ditemukan pada Bab Data Tabel
kami mengirim contoh air limbah yang telah diolah ke pihak ketiga maupun air yang dikirim ke pihak ketiga. bagian Hasil Pengukuran Kualitas Efluen Tahun 2024.[POJK51-F.13]
laboratorium independen yang terakreditasi untuk analisis
kualitas, menggunakan metode berdasarkan SNI 6989.59:2008 Di Sorowako, kami memantau kualitas air limbah sebelum Dengan penerapan sistem pemantauan yang ketat dan
dan prosedur standar APHA. Proses ini untuk memastikan dialirkan ke badan air melalui 11 titik penaatan untuk mengukur pengelolaan air limbah yang berkelanjutan, kami memastikan
keakuratan dan independensi hasil pengukuran, bahwa hasil konsentrasi Total Suspended Solids (TSS), Kromium Total (Cr bahwa seluruh aktivitas operasional kami berjalan sesuai
pengelolaan telah benar-benar memenuhi baku mutu yang Total), Kromium Heksavalen (Cr6+), Besi (Fe), dan Nikel (Ni). Hasil dengan prinsip keberlanjutan dan memenuhi kepatuhan
terhadap regulasi lingkungan yang berlaku.
Intelligent Coagulant for Mine Water Sensor Pengendali Overflow di Matte Pond Substitusi Air Pendingin dengan Udara di
Treatment (INCO MATTE) (SEL POLISI di MP) Furnace 4 (SUPER FURNACE 4)
PT Vale Indonesia mengembangkan inovasi Super PT Dalam sistem pendinginan smelting, PT Vale Indonesia PT Vale Indonesia mengembangkan inovasi Super
Vale Indonesia mengoptimalkan proses pengolahan air menggunakan air yang bersirkulasi antara matte pond, Furnace 4 untuk mengurangi penggunaan air dalam
tambang dengan menerapkan sistem INCO MATTE, yang cooling tower, dan furnace. Sebelumnya, air tambahan proses pendinginan di Furnace 4. Sebelumnya, furnace ini
mengotomatiskan pengaturan dosis koagulan (FeSO₄) (make-up water) ditambahkan secara manual oleh menggunakan air dalam jumlah besar untuk menjaga suhu
berdasarkan debit air masuk ke sistem sediment pond. operator, yang sering kali berlebih dan menyebabkan operasional. Dengan inovasi ini, PT Vale menggantinya
Sebelumnya, dosis ini disesuaikan secara manual, berisiko pemborosan. Untuk mengatasi hal ini, PT Vale menerapkan dengan udara yang didorong oleh blower, sehingga dapat
menyebabkan kelebihan atau kekurangan koagulan yang sistem otomatis SEL POLISI di MP, yaitu sensor level air yang mengurangi konsumsi air secara signifikan. Implementasi
berdampak pada kualitas air buangan. Dengan inovasi memberikan alarm kepada operator untuk mengontrol ini berhasil menghemat penggunaan air sebanyak 22.536 m³
ini, penggunaan koagulan menjadi lebih presisi, sehingga penambahan air secara lebih efisien. Dengan inovasi ini, per tahun, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
mampu menurunkan kadar Cr6+ hingga 0,11 ton Cr6+, konsumsi air berlebih dapat dikurangi sebesar 133.540
menjaga keseimbangan pH, serta mengurangi beban m³ per tahun, sekaligus meningkatkan efisiensi sistem
pencemar seperti TSS dan Fe sebesar 87 ton TSS. pendinginan.
99 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 101
Pengelolaan Limbah[SASB EM-MM-150a.4][GRI 306-1] [GRI 306-2]
PT Vale berkomitmen untuk mengurangi produksi limbah Aktivitas Jenis Limbah Manajemen Limbah[GRI 306-4]
melalui inisiatif pengelolaan lingkungan yang menyeluruh.
Kami menargetkan untuk mencapai zero waste to landfill Produksi Oli dan gemuk bekas Dimanfaatkan sebagai substitusi bahan bakar. Seluruh jumlah oli
(tidak ada limbah yang dibuang ke tempat pembuangan (pemeliharaan bekas yang dihasilkan, yaitu sebanyak 1.107 ton, telah dimanfaatkan
akhir) pada tahun 2025, lebih cepat lima tahun dari target peralatan) kembali.
Pemerintah. Target ini diwujudkan dengan mengoptimalkan Produksi • Pelumas dan minyak bekas Dikirim ke pihak ketiga.
pengelolaan limbah dari seluruh lini baik dari kegiatan operasi (pemeliharaan • Baterai bekas
pertambangan, proses produksi, serta kegiatan penunjang, peralatan) • Sampah yang terkontaminasi logam berat
dan domestik. • Sampah asbes
• Sampah layanan kesehatan (abu insinerator)
Limbah padat yang dihasilkan oleh lokasi operasional kami • Sampah yang terkontaminasi
terbagi menjadi dua kategori utama: limbah bahan berbahaya • Pelumas dan sampah
dan beracun (B3) serta limbah non-B3. Untuk mengelola limbah • Sampah khusus
secara bertanggung jawab, PT Vale telah mengembangkan
strategi komprehensif yang berfokus pada pencegahan, Pelayanan Sampah medis Diolah secara internal di insinerator berizin (RS INCO). Abu
pengurangan di sumber, pemanfaatan kembali, daur ulang, dan Kesehatan insinerator selanjutnya dikirim ke pihak ketiga yang berizin.
pengambilan kembali (reduce, reuse, recycle, and recovery/4R), Penambangan Tanah penutup (overburden) Tanah penutup, termasuk tanah pucuk (topsoil) digunakan untuk
guna meminimalkan jumlah limbah yang dikirim ke tempat material timbunan kembali pada areal yang telah selesai ditambang,
pemrosesan akhir. Seluruh data pengelolaan limbah dicatat yang selanjutnya dilakukan kegiatan rehabilitasi lahan.
dan dilaporkan melalui sistem Simpel dan SiRaja milik KLHK.
Aktivitas Produksi • Terak tungku Terak nikel (slag) digunakan sebagai material konstruksi untuk
Selama periode pelaporan tidak ada limbah B3 yang dikirim • Terak konverter lapisan atas permukaan jalan tambang khusus. Pada tahun 2024,
secara internasional dan tidak ada tumpahan signifikan dari PTVI memanfaatkan timbulan terak nikel sebanyak 377.964,29 ton.
material limbah yang membahayakan lingkungan. Selain Pemanfaatan ini telah disetujui pemerintah berdasarkan Dokumen
itu, seperti yang telah dijelasan sebelumnya bahwa PT Vale Rincian Teknis Pengelolaan Limbah Non-B3 Terdaftar untuk
menggunakan Reduction Kiln Electric Furnace (RKEF) sehingga Kegiatan Pemanfaatan Limbah Non-B3 dengan Nomor SK 1295/
tidak menghasilkan limbah tailing.[POJK51-F.14] [POJK51-F.15] [GRI 306-2] [GRI Menlhk/Setjen/PLA.4/12/2023.
306-3] [GRI 306-4] [GRI 306-5] [SASB EM-MM-150a.9] [SASB EM-MM-150a.10] [SASB EM-MM-150a.5]
Aktivitas • Sampah rumah tangga non-industri Dimanfaatkan kembali dan didaur ulang, baik secara internal
[SASB EM-MM-540a.1] [SASB EM-MM-540a.2] [SASB EM-MM-540a.3]
Pendukung • Sampah rumah tangga industri maupun oleh entitas pihak ketiga.
• Sampah logam yang dihasilkan
100 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 102
Limbah B3[GRI 306-1]
Dalam mengelola limbah B3, PT Vale mematuhi peraturan Selain itu, kami juga menghasilkan limbah medis sebesar 10,21 gemuk bekas dan dimanfaatkan kembali sebagai pengganti
yang berlaku untuk menghindari dampak terhadap kesehatan ton, limbah baterai bekas sebanyak 30,38 ton, dan jenis limbah bahan bakar setelah melalui proses pengolahan sesuai dengan
manusia dan lingkungan. Kami berpedoman pada Peraturan khusus lainnya. Informasi lebih lengkap mengenai komposisi perizinan.
Menteri LHK No. 18 Tahun 2020 tentang pengelolaan limbah limbah B3 tersedia pada Tabel Data bagian Produksi Limbah.
B3 dan Peraturan Menteri LHK No. 6 Tahun 2021, yang [SASB EM-MM-150a.7]
Sementara itu, sebanyak 1.589,6 ton limbah lainnya yang
mengatur tata cara serta persyaratan pengelolaannya. Setiap tidak diolah dibuang ke lokasi pembuangan akhir (landfill)
tahapan pengelolaan, mulai dari pengurangan, penyimpanan, Angka produksi limbah B3 meningkat sebesar 32,1% sesuai ketentuan yang berlaku. Adapun limbah medis dikelola
pengangkutan, pemanfaatan, hingga pengolahan, dilakukan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini utamanya secara khusus melalui proses insinerasi di rumah sakit INCO
dengan cermat untuk mencegah pencemaran. Limbah B3 disebabkan oleh kenaikan produksi, termasuk di dalamnya yang telah memiliki izin, dengan abu pembakaran dan bahan
diserahkan dan dikelola oleh pihak yang kompeten dan aktivitas pemeliharaan fasilitas pabrik seperti reline pada berbahaya lainnya diserahkan kepada pihak ketiga berizin
memiliki izin guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi. dinding converter. Hal ini menyebabkan meningkatnya jumlah untuk pengelolaan lanjutan.[SASB EM-MM-150a.8]
limbah padat terkontaminasi logam berat seperti refraktori,
Pada tahun 2024, kami menghasilkan 2.696,6 ton limbah yang masuk dalam kategori sebagai limbah B3 sesuai ketentuan Selain itu, limbah dari kegiatan pendukung juga didaur ulang
Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari kegiatan produksi, yang berlaku. dan dimanfaatkan kembali, baik di perusahaan maupun melalui
jenis limbah B3 terbesar yang dihasilkan adalah minyak bekas vendor pihak ketiga yang memiliki izin untuk pengelolaan
dan gemuk sebanyak 1.135,5 ton, disusul oleh limbah yang Dari total limbah yang dihasilkan, 1.107 ton limbah B3 telah limbah.[GRI 306-3] [SASB EM-MM-150a.7][SASB EM-MM-150a.8]
mengandung logam berat sebesar 934,96 ton, serta limbah dikelola sesuai dengan peraturan yang berlaku. Limbah yang
yang terkontaminasi minyak dan gemuk sebesar 525,27 ton. dimanfaatkan kembali ini seluruhnya merupakan oli dan
Produksi Limbah B3 Produksi Limbah B3 Berdasarkan Jenis
(Ton)
Sampah medis 10,21
Sampah khusus 54,58
2.696,60
1.865,30 2.041 Jenis Limbah
Sampah yang terkontaminasi oli dan lemak 525,27
Sampah layanan kesehatan 3,79
Sampah asbes 2,04
Produksi Limbah B3 Sampah yang mengandung logam berat 934,96
Garis Tren untuk Baterai dan aki bekas 30,38
Produksi Limbah B3
Oli dan lemak bekas 1.135,50
2022 2023 2024
Produksi Limbah (Ton)
101 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 103
Pemanfaatan Oli Bekas Sebagai Subtitusi Bahan Optimalisasi Penggantian Minyak Pelumas
Bakar pada Dryer dan Reduction Kiln Mesin (Oil Engine) Menggunakan Centrifugal
Filter (OPO-Center) untuk Mengurangi Oli Bekas
Program pemanfaatan oli bekas sebagai substitusi bahan bakar pada Dryer dan Reduction Program ini dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dalam penggunaan oli mesin.
Kiln bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan limbah yang dihasilkan dari area Dengan teknologi ini, masa pakai oli dapat diperpanjang sehingga frekuensi penggantiannya
workshop serta kegiatan pemeliharaan (maintenance) alat berat dan kendaraan ringan berkurang secara signifikan. Hal ini berdampak langsung pada penurunan jumlah limbah B3
(light vehicle). Dengan memanfaatkan oli bekas sebagai bahan bakar substitusi, program yang dihasilkan serta efisiensi dalam pemakaian sumber daya. Inovasi ini juga berkontribusi
ini tidak hanya mendukung efisiensi energi dalam operasional perusahaan, tetapi juga terhadap efisiensi operasional perusahaan dengan mengurangi kebutuhan pembelian oli
berkontribusi dalam mengurangi jumlah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang baru serta mendukung praktik pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan. Pada
dikirimkan kepihak ketiga yang berizin. Selain itu, inisiatif ini selaras dengan prinsip tahun 2024, program ini berhasil mengurangi limbah B3 sebanyak 4 ton.
ekonomi sirkular yang mendorong pemanfaatan kembali sumber daya serta mendukung
pengelolaan limbah sesuai kaidah yang baik. Pada tahun 2024, program ini berhasil
mengurangi limbah B3 sebanyak 1.107 ton.
102 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 104
Limbah Non-B3 Seperti telah dijelaskan sebelumnya, seluruh limbah non-B3 yang masih memiliki potensi guna telah
[GRI 306-1][GRI 306-2][SASB EM-MM-150.a.6] dimanfaatkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pada tahun 2024, PTVI memanfaatkan timbulan terak
nikel sebanyak 377.964,29 ton. Terak nikel (slag) tersebut digunakan sebagai material konstruksi untuk
lapisan atas permukaan jalan tambang khusus. Selain itu, limbah dari kegiatan pendukung juga didaur ulang
Sebagai landasan operasional pengelolaan limbah non-B3, PT Vale mengacu pada
dan dimanfaatkan kembali, baik di lingkungan perusahaan maupun melalui kerja sama dengan pihak ketiga
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 19 Tahun 2021,
yang memiliki izin pengelolaan limbah. [GRI 306-3][SASB EM-MM-150a.7]
yang mengatur pengelolaan limbah non bahan beracun berbahaya (non B3). Selain itu
kami merasa perlu mengelola limbah non-B3 ini untuk menciptakan lingkungan yang
bersih dan sehat bagi kami dan masyarakat sekitar.
Berikut adalah rincian produksi limbah non-B3 kami berdasarkan aktivitas dan
jenisnya:
Transformasi Sampah Organik Menjadi Pakan Ternak
Woliko dengan Inovasi Metode Biopond Bertingkat
Aktivitas Jenis Limbah Satuan Jumlah
(TRAMPIL WOLIKO)
Aktivitas Penambangan Tanah lapisan atas (Topsoil) WMT 371.243,67
(Mine Waste) Program ini adalah upaya PTVI dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah organik melalui
pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF). Dilatarbelakangi oleh tingginya kebutuhan lahan akibat
pesatnya pertumbuhan larva BSF, yang menuntut ketersediaan biopond dalam jumlah besar.
Aktivitas Penambangan Lapisan Tanah Penutup WMT 36.012.124,64 Untuk mengatasi keterbatasan lahan, PTVI mengembangkan biopond bertingkat dari kayu palet
(Mine Waste) (Overburden) bekas. Pada 2024, program ini berhasil meningkatkan efisiensi penguraian sampah organik dan
memperbanyak populasi BSF yang kemudian dimanfaatkan sebagai pakan ternak oleh kelompok
Aktivitas Produksi Terak tungku listrik Ton peternak Woliko Berkembang. Pada tahun pelaporan, program ini berhasil memanfaatkan 5,60 ton
(Kegiatan Peleburan) (Furnace Slag)* 4.212.058 sampah organik.
Aktivitas Produksi Terak konverter Ton 380.417
(Kegiatan Peleburan) (Converter Slag)* Track Shoe Regrouser
Program Track Shoe Regrouser adalah inisiatif PTVI untuk memperpanjang umur pakai Track Shoe
Aktivitas Pendukung Sampah rumah tangga Ton 1.461 pada bulldozer dengan menambahkan pelat pada bagian grouser yang aus. Hal ini dilatarbelakangi
nonindustri yang dihasilkan oleh tingginya timbulan limbah scrap metal akibat penggantian Track Shoe secara menyeluruh,
Aktivitas Pendukung Sampah rumah tangga Ton 5.906 padahal bagian lain selain grouser masih layak pakai. Pada tahun ini, program ini berhasil menekan
industri yang dihasilkan jumlah limbah non-B3 secara signifikan. Selama tahun 2024 program ini berhasil memanfaatkan
kembali limbah scrap metal sebanyak 60 ton.
Aktivitas Pendukung Sampah logam bekas yang Ton 6.347
dihasilkan
103 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 105
Vale Goes to School di SMPN 1 Baula: Membangun Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
Masalah sampah, khususnya sampah plastik, merupakan tantangan serius
bagi Indonesia yang berdampak pada ekosistem dan kesehatan masyarakat.
Sebagai respon terhadap kondisi ini, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale)
menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan
melalui berbagai inisiatif, termasuk program edukatif “Vale Goes to School”.
Program ini menyasar siswa sekolah dasar dan menengah dengan tujuan
membentuk generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Melalui
kegiatan edukatif di beberapa sekolah di wilayah Pomalaa, siswa diajarkan
cara kreatif mengelola sampah organik dan anorganik menjadi kompos
serta kerajinan tangan dari limbah plastik.
Selain pendidikan, PT Vale juga menjalankan praktik pengelolaan
lingkungan di area operasional, seperti budidaya maggot untuk mengolah
sampah organik dan pengolahan limbah anorganik menjadi produk daur
ulang. Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik pertambangan
berkelanjutan, PT Vale tengah membangun pusat pembibitan tanaman di
Kebun Raya Kolaka seluas 5 ha dengan kapasitas hingga satu juta bibit per
tahun. Bibit-bibit ini akan digunakan untuk reklamasi lahan pasca-tambang,
guna mengembalikan fungsi ekologis kawasan tambang.
Ke depan, PT Vale berencana memperluas jangkauan program ke lebih
banyak sekolah, menyusun materi pembelajaran yang lebih interaktif, dan
menjalin kolaborasi dengan organisasi lingkungan lokal. Melalui semangat
kolaboratif ini, PT Vale terus mendorong kesadaran dan partisipasi
masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang
lebih baik.
104 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 106
Perlindungan Keanekaragaman Hayati [POJK51-F.10]
Kami menyadari bahwa keanekaragaman hayati merupakan 2. Meminimalkan: Mengurangi dampak selama fase desain Untuk menghindari dampak terhadap keanekaragaman
elemen penting bagi kelangsungan ekosistem serta dan konstruksi melalui praktik terbaik dan inovasi hayati, PT Vale menetapkan zona penyangga (buffer zone) di
memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi yang teknologi. area sempadan danau sebagai kawasan lindung yang tidak
tidak tergantikan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. 3. Memperbaiki: Melakukan rehabilitasi dan restorasi diperbolehkan untuk kegiatan penambangan, guna menjaga
ktivitas pertambangan yang dijalankan PT Vale berpotensi lingkungan yang terdampak untuk mengembalikan fungsi fungsi ekologis dan keberlangsungan habitat di sekitar
memengaruhi keanekaragaman hayati dan ekosistem di ekosistem. perairan tersebut. Selain itu, kami juga menjaga zona karst
sekitar wilayah operasi, antara lain melalui perubahan habitat, 4. Mengganti Kerugian: Sebagai langkah terakhir, kami tetap bebas dari aktivitas penambangan karena karakteristik
fragmentasi ekosistem, penurunan populasi spesies, polusi mengganti kerugian ekologis melalui program-program ekologis dan hidrologisnya yang rentan serta penting bagi
lingkungan, serta potensi masuknya spesies invasif. Sebagian kompensasi yang sesuai. pelestarian biodiversitas.
besar area tambang kami berada di dalam atau berdekatan
dengan kawasan hutan yang memiliki nilai ekologis tinggi dan
menyediakan berbagai jasa ekosistem penting bagi masyarakat Hirarki Mitigasi untuk Mengelola Risiko Keanekaragaman Hayati
sekitar, seperti penyediaan air bersih, penyerapan karbon,
dan habitat bagi berbagai spesies. Oleh karena itu, kami terus
berupaya untuk memastikan bahwa operasi kami selaras Tindakan
Konservasi
dengan prinsip-prinsip konservasi keanekaragaman hayati dan Net positive
impact Tambahan
berkomitmen untuk meminimalkan dampak, termasuk pada
kawasan lindung. [GRI 304-2] Offset Offset
+
Residual
impact
Nilai No net loss
PT Vale mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan pada Keanekaragaman
perlindungan dan pemeliharaan keanekaragaman hayati dari
dampak penambangan. Sebagai bagian dari upaya ini, kami
Hayati
- Dampak
Keanekaragaman
Hayati
Dampak
Keanekaragaman
Hayati
Dampak
Keanekaragaman
Hayati
Dampak
Keanekaragaman
Hayati
secara terus menerus mencari potensi penerapan prinsip
“no net loss” dan “net positive impact” serta tidak akan Merestorasi Merestorasi Merestorasi
mengembangkan tambang baru di kawasan lindung tanpa
persetujuan dari pemerintah, sesuai dengan komitmen yang Meminimalisir Meminimalisir Meminimalisir Meminimalisir
tercantum dalam Kebijakan Keberlanjutan kami. [GRI 101-1]
Menghindari Menghindari Menghindari Menghindari Menghindari
Dalam mengelola dampak terhadap keanekaragaman hayati,
kami mengikuti hierarki mitigasi berikut [GRI 101-2]: Sumber:
Publikasi UN Global Compact dan IUCN tahun 2012: Kerangka Kerja untuk Aksi Korporasi terhadap Keanekaragaman Hayati dan Layanan Ekosistem
1. Menghindari: Memilih lokasi dan teknologi yang
meminimalkan dampak terhadap keanekaragaman hayati
sejak tahap perencanaan.
105 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 107
Selain itu untuk meminimalkan dampak terhadap 1. Konservasi jenis-jenis pohon lokal hasil inventarisasi Pada tahun 2024, PT Vale telah melakukan beberapa upaya
keanekaragaman hayati, kami juga berupaya untuk melalui pengambilan anakan dari berbagai tahap pemulihan keanekaragaman hayati, di antaranya:
mengurangi sisa bukaan lahan tambang dengan melaksanakan pertumbuhan—semai, pancang, dan tiang—untuk 1. Penanaman kembali jenis- jenis tanaman lokal pada area
reklamasi lahan tambang secara progresif sesuai dengan ditanam dan dipelihara di arboretum. rehabilitasi tambang seluas 62 ha sebanyak 67.903 pohon
Rencana Reklamasi dan Rencana Pascatambang (RPT) dan 2. Penerapan teknik root-balling dalam penyediaan yang terdiri dari 34 jenis, diantaranya Nyatoh, Bitti, Betau,
Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2010. Reklamasi progresif bibit tanaman lokal, yang kemudian ditanam kembali Dengen, Agathis, Jamu-jambu dan Mata Kucing.
ini dilakukan dengan mengintegrasikan rencana penambangan di lahan-lahan rehabilitasi. Setiap bibit ditandai 2. Penangkaran 22 ekor rusa lokal (Cervus timorensis).
dan reklamasi melalui, sistem kompartemenisasi, untuk menggunakan geo-tagging guna mendukung pemantauan 3. Restorasi dan rehabilitasi ekosistem mangrove dengan
mengoptimalkan pelaksanaan back-filling. Penjelasan lebih pertumbuhan dan keberlanjutannya. total luasan 204 ha, dengan penanaman jenis Rhizophora
lanjut mengenai reklamasi dijelaskan pada sub bab selanjutnya. 3. Penetapan kawasan Taman Keanekaragaman Hayati sp.
Sawerigading sebagai pusat konservasi flora, terutama
Sebagai langkah awal dari upaya konservasi keanekaragaman tanaman yang penyerbukannya dibantu satwa, serta Upaya-upaya ini dilakukan untuk meminimalkan dampak
hayati, kami melakukan inventarisasi flora dan fauna untuk sebagai bagian dari konservasi kupu-kupu lokal. negatif kegiatan pertambangan serta memastikan
memperoleh informasi awal terkait kondisi keanekaragaman 4. Peningkatan status penangkaran rusa timor (Rusa keberlanjutan ekosistem di wilayah operasi PT Vale. Sebagai
hayati sebelum kegiatan penambangan dimulai. Untuk timorensis) menjadi pusat konservasi satwa khusus, upaya perbaikan dan pemulihan yang berkesinambungan pada
mengatasi potensi dampak terhadap spesies, PT Vale yang saat ini dalam proses pengajuan ke Balai Konservasi tahun 2025, PT Vale akan melakukan kajian yang lebih seksama
menerapkan upaya konservasi ex-situ., yang diwujudkan Sumber Daya Alam (BKSDA). untuk menyusun rencana strategi konservasi keanekaragaman
melalui berbagai program berikut:[GRI 101-6][GRI 101-8] 5. Penetapan area reklamasi Himalaya sebagai arboretum hayati dalam upaya bertahap untuk mencapai target no-net
yang berada di kawasan bekas tambang. loss dan net positive impact.
Sebagai wujud nyata komitmen terhadap Penetapan taman ini secara internal dilakukan
konservasi keanekaragaman hayati, PT Vale pada Agustus 2024, dan disahkan melalui
menetapkan Taman Keanekaragaman Hayati keputusan Bupati Luwu Timur Nomor 54/D-05/II/
(Kehati) Sawerigading Wallacea sebagai kawasan Tahun 2025. Taman Kehati Sawerigading Wallacea
khusus yang mengintegrasikan fungsi konservasi, tidak hanya mencerminkan komitmen perusahaan
edukasi, dan rekreasi. Terletak di area seluas ±71,8 terhadap perlindungan lingkungan, tetapi juga
hektare, taman ini menjadi rumah bagi berbagai membuka ruang pembelajaran dan keterlibatan
jenis tumbuhan lokal, tempat penangkaran publik dalam menjaga kekayaan hayati lokal.
rusa timor (Rusa timorensis), serta konservasi
kupu-kupu lokal dan endemik.
106 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 108
Cocogrow Untuk Percepatan Konservasi Dengen Aksi Iklim PT Vale: 1.000 Bibit Mangrove dan
(Dillenia celebica dan Dillenia serrata) Pelepasan Kepiting
insert a photo
Pada tahun 2024, PT Vale mengembangkan Program Cocogrow untuk Percepatan Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale)
Konservasi Dengen (Dillenia celebica dan Dillenia serrata), flora endemik Sulawesi yang menggelar aksi lingkungan di Desa Pasi-pasi Malili, Luwu Timur, pada 28 September 2024.
masuk dalam daftar merah IUCN dengan status terancam punah (Endangered). Sebelum Kegiatan ini meliputi penanaman 1.000 bibit mangrove dari jenis Rhizophora mucronata
adanya program ini, perbanyakan Dengen dilakukan secara generatif konvensional melalui dan Rhizophora aviculata serta pelepasan kepiting bakau untuk menjaga keseimbangan
benih dan anakan, yang memiliki ketidakpastian genetik dan membutuhkan waktu lebih ekosistem pesisir.
dari satu tahun untuk menghasilkan bibit siap tanam. Untuk mengatasi tantangan ini,
PT Vale berkolaborasi dengan akademisi Universitas Hasanuddin dalam mengembangkan Aksi ini melibatkan masyarakat setempat, Pemerintah Daerah Luwu Timur, Yayasan
metode perbanyakan vegetatif melalui cangkok, menggunakan kombinasi cocopeat dan air Konservasi Cinta Laut Indonesia (YKCLI), serta Badan Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan
kelapa kaya nutrisi sebagai media tanam. Metode ini terbukti mempercepat pembentukan Laut (BPSPL) Makassar. Selain rehabilitasi ekosistem, PT Vale juga meresmikan mangrove
akar, memungkinkan bibit siap tanam dalam waktu 3 bulan, serta memastikan kepastian track sepanjang 100 meter sebagai jalur edukasi untuk meningkatkan kesadaran
genetik bibit dengan morfologi dan kualitas yang seragam dengan induknya. masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir dan lapisan ozon.
Selain berkontribusi terhadap target “No Net Loss Biodiversity”, program ini juga PT Vale berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian keanekaragaman hayati
memberikan dampak ekonomi melalui industrial symbiosis. PT Vale berkolaborasi dan pengurangan emisi karbon. Dengan semangat kolaborasi, PT Vale berharap aksi ini
dengan Gabungan Petani Tanaman Buah (GAPETAB) Kecamatan Towuti sebagai pemasok dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem dan generasi mendatang.
cocopeat, yang menghasilkan tambahan pendapatan sebesar Rp 78 juta per tahun, dengan
proyeksi peningkatan hingga Rp 99,5 juta dalam 5 tahun ke depan. Selain itu, kelompok
Himpunan Pegiat Herbal Organik (HIPHO) memanfaatkan buah Dengen untuk produksi
minuman herbal, dengan potensi omzet tahunan mencapai Rp 57.150.000 dari penjualan
5.715 kemasan jus Dengen.
107 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 109
Rehabilitasi Lahan dan Daerah Aliran Sungai di Luar CoW [SASB EM-MM-160a.1]
Rehabilitasi Lahan
PT Vale berkomitmen untuk senantiasa segera merehabilitasi Sebagian dari wilayah operasi terletak di dalam kawasan Pada tahun ini, kegiatan reklamasi dilakukan di tiga blok
area yang telah selesai ditambang untuk meminimalkan hutan lindung, dan untuk kegiatan tersebut, Perseroan tambang di Sorowako, dengan total luas mencapai 178,98 ha,
dampak lingkungan. Selain untuk menimalkan dampaka telah memperoleh Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang terdiri terdiri dari Blok Sorowako Barat seluas 75,69 ha.
lingkungan, rehabilitasi bertujuan untuk mengembalikan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sesuai Blok Sorowako Timur seluas 38,45 ha, dan Blok Petea seluas
fungsi lahan sesuai peruntukan-nya dan juga mengembalikan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, wilayah 64,85 ha. Realisasi ini mengalami penurunan 20,3% dari 224,4
nilai ekologisnya dengan mengupayakan keanekaragaman operasi tidak berada dalam wilayah konflik aktif.[GRI 304-1][GRI 101-5] ha di tahun sebelumnya yang disebabkan oleh ketersediaan
hayati tetap terjaga. Rehabilitasi yang optimal sangat penting [SASB EM-MM-160a.3][SASB EM-MM-210a.1]
lahan yang telah selesai ditambang untuk direhabilitasi lebih
untuk meminimalkan dampak lingkungan dan mencegah risiko kecil dari yang direncanakan.
jangka panjang seperti kerusakan lanskap, hilangnya spesies Terkait transparansi kontrak, dokumen lengkap IUPK dan
endemik, serta dampak sosial terhadap komunitas sekitar. perijinan lainnya tidak tersedia secara publik karena tunduk Dari total area reklamasi tersebut, seluas 38,74 ha merupakan
pada ketentuan hukum dan klausul kerahasiaan yang berlaku pengganti reklamasi yang belum tercapai pada 2023, sesuai hasil
Untuk memastikan keberlanjutan tahapan rehabilitasi hingga dalam perizinan sektor pertambangan di Indonesia. Meskipun evaluasi terpadu 2024 oleh Ditjen Minerba Kementerian ESDM.
pascatambang, PT Vale telah menyusun rencana rehabilitasi demikian, PT Vale berkomitmen terhadap keterbukaan Dengan demikian, luas reklamasi yang berhasil dilaksanakan
dan penutupan tambang yang telah disetujui oleh Kementerian informasi dan secara rutin menyampaikan informasi terkait pada 2024 mencapai 140,24 ha, atau 52% dari target 265 ha
ESDM. Rencana ini diperbarui secara berkala agar tetap sesuai status izin dan kegiatan operasionalnya melalui siaran pers yang termuat dalam Dokumen Rencana Reklamasi 2023-2025.
dengan regulasi dan kondisi terkini di lapangan. Kementerian resmi dan keterbukaan informasi yang dipublikasikan di situs
ESDM juga melakukan pemantauan dan evaluasi berkala untuk Bursa Efek Indonesia (BEI).[GRI 14.22.5] Tidak tercapainya target luasan reklamasi tahun 2024,
memastikan pemenuhan persyaratan kriteria keberhasilan dikarenakan dalam penyusunan rencananya belum mem-
sebelum diserahkan kepada Pemerintah. Kriteria keberhasilan Sebagai bagian dari strategi mitigasi dampak, PT Vale berupaya pertimbangkan pemanfaatan material limonit sebagai
meliputi penatagunaan lahan, revegetasi, serta penyelesaian untuk meminimalkan luas area yang dibuka setiap tahun. umpan proses pengolahan dengan teknologi HPAL untuk
akhir sesuai dengan persetujuan dan peraturan yang berlaku. Pada periode pelaporan, luas lahan yang dibuka baru untuk diolah menjadi produk MHP. Pemanfaatan material limonite
[GRI 14.8.4][GRI 14.8.5]
operasi penambangan di Sorowako adalah 177,70 ha, sehingga merupakan inisiatif konservasi mineral yang digagas pada
total luas lahan yang telah digunakan untuk penambangan tahun 2024, sebelumnya material ini tidak dimanfaatkan
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, wilayah operasi hingga akhir 2024 mencapai 5.895,4 ha. Dari total luasan ini (hanya sebagai overburden). Dampak dari kegiatan konservasi
pertambangan PT Vale Indonesia Tbk berada di atas konsesi telah direhabilitasi secara progresif seluas 3.791,1 ha, sehingga mineral ini menyebabkan kegiatan back-filling menjadi lebih
yang dimiliki berdasarkan Kontrak Karya (KK) dengan hanya menyisakan areal terbuka seluas 2.104,3 ha. Untuk lama, karena berkuranganya material overburden, yang pada
Pemerintah Republik Indonesia yang telah diamandemen pada melihat data tiga tahun terakhir secara lebih lengkap, silakan akhirnya areal penimbunan (disposal) memerlukan jangka
tahun 2014, dan selanjutnya diperbarui melalui pemberian Izin merujuk ke Bab Tabel Data bagian Luas Lahan Terganggu dan waktu lebih lama untuk bisa direhabilitasi. Seiring dengan
Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) pada 13 Mei 2024. Melalui Direhabilitasi. Untuk area Bahodopi dan Pomalaa belum ada kondisi ini, PT Vale telah mengajukan permohonan perubahan
IUPK tersebut, jangka waktu izin diperpanjang hingga 28 kegiatan pembukaan lahan untuk penambangan, pembukaan rencana reklamasi pada bulan Agustus 2024 yang saat ini
Desember 2035. lahan dilakukan untuk kegiatan konstruksi.[GRI 101-5] [GRI 101-7] sedang berproses untuk mendapatkan persetujuan.[GRI 14.8.6]
108 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 110
Rehabilitasi Lahan Daerah Aliran Hingga akhir Tahun 2024, progres penanaman rehabilitasi DAS jenis bibit yang sesuai, serta pelibatan masyarakat lokal dalam
yang dilakukan PT Vale mencapai 6.829 ha, sehingga total kegiatan rehabilitasi DAS.
Sungai di Luar CoW[GRI 304-1][SASB keseluruhan rehabilitasi DAS yang telah dilakukan sejak 2012
EM-MM210a.1][SASB EM-MM-160a.3] [POJK51-F.9]
hingga 2024 mencapai 17.264 ha. Untuk melihat sebaran lokasi dan luasan rehabilitasi DAS, lihat
Bab Tabel Data.
Selain melakukan rehabilitasi lahan, Kami juga melakukan Untuk memastikan kesuksesan program, perseroan bersama
rehabilitasi dan penghijauan di luar area tambang, khususnya pemangku kepentingan melakukan Gemba atau peninjauan
di lahan kritis dan Daerah Aliran Sungai (DAS), sesuai Permen lapangan ke Desa Marinding dan Desa Burasia di Kabupaten
LHK No. 59 Tahun 2019. Rehabilitasi DAS dilakukan di 18 Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, serta Desa Tanglad di
kabupaten yang tersebar di empat provinsi: Sulawesi Selatan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali.
Sulawesi Tengah, Jawa Barat, dan Bali.
Dalam kegiatan ini, pemangku kepentingan memberikan
Pada Tahun 2024, progres penanaman rehabilitasi DAS yang masukan terkait peningkatan koordinasi dengan stakeholder,
dilakukan PT Vale mencakup berbagai tahapan: penyesuaian rancangan teknis sesuai kondisi tapak, pemilihan
• Di Provinsi Sulawesi Selatan Batch 1, dilakukan pengambilan
data geotagging tanaman untuk kebutuhan penilaian dan
serah terima pekerjaan rehabilitasi DAS dari PT Vale ke
Kementerian Kehutanan seluas 10.000 ha. Kabupaten yang
PT Vale Rehabilitasi DAS di Tana Toraja
termasuk dalam Batch 1 ini meliputi Luwu Timur, Luwu
Utara, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Pinrang, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melaksanakan rehabilitasi
Soppeng, Bone, Barru, Maros, Gowa, Gowa 2, dan Takalar. daerah aliran sungai (DAS) tahap kedua di Tana Toraja
• Di Provinsi Sulawesi Selatan Batch 2, kegiatan penanaman pada 15–16 Januari 2024 sebagai bagian dari kewajiban
dan pemeliharaan tahun berjalan (P0) dilakukan pada area Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (IPPKH).
seluas 4.230 ha, mencakup Barru, Bone, Enrekang, Gowa, Bekerja sama dengan LPPM Universitas Hasanuddin,
Jeneponto, Kota Pare-Pare, Luwu, Luwu Timur, Pinrang, kegiatan ini mencakup 214 ha di tiga blok—Marinding,
Sidenreng Rappang, Tana Toraja, dan Wajo. Otoritas Bandara, dan Burasia—dengan penanaman
• Di Provinsi Sulawesi Tengah, kegiatan penanaman dan 424.000 bibit pohon, termasuk eukaliptus, ketapang
pemeliharaan tahun berjalan (P0) mencakup 2.310 ha, terdiri kencana, jati putih, dan mangga. Selain mendukung
dari Kabupaten Palu (17 ha) dan Tojo Una-Una (2.293 ha). pemulihan lingkungan dan meningkatkan fungsi DAS,
• Di Provinsi Jawa Barat, dilakukan kegiatan pemeliharaan program ini juga memberdayakan masyarakat lokal dalam
tahun pertama (P1) seluas 435 ha, mencakup Kabupaten penanaman dan pemeliharaan tanaman, memberikan
Sumedang, Pangandaran, dan Tasikmalaya. manfaat ekonomi melalui hasil hutan bukan kayu.
• Di Provinsi Bali, kegiatan penanaman dan pemeliharaan
tahun berjalan (P0) dilakukan pada area seluas 75 ha,
tepatnya di Kabupaten Klungkung, DAS Tabuna.
109 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 111
PT Vale Bersama Pemerintah Daerah Tanam 700 Bibit Pohon di Nuha Rehabilitasi Sempadan Sungai Lamoare PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, melaksanakan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menanam bibit pohon dan buah-buahan di sempadan rehabilitasi lahan pascatambang di Alur Langolia, Kecamatan Nuha, Luwu Timur, dengan Sungai Lamoare, Sorowako, pada 23 Juli 2024, sebagai bagian dari peringatan Hari menanam 700 bibit pohon pada 24 April 2024. Upaya ini bertujuan untuk memulihkan Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2024. Inisiatif ini bertujuan untuk mencegah erosi, lahan terbuka guna mencegah erosi serta meningkatkan kualitas lingkungan. Pada tahap menjaga ekosistem sungai, serta mendukung kualitas air yang bermuara ke Danau awal, 50 bibit pohon, termasuk jambu, mangga, dan durian, telah ditanam, dengan rencana Matano. Penanaman pohon buah juga dipilih untuk memberikan manfaat ekologis dan penanaman lebih lanjut setelah evaluasi kondisi lahan. Pemerintah Daerah menyambut ekonomis bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah baik inisiatif ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dan daerah dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian alam. lingkungan. 110 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 112
Perencanaan Pascatambang[GRI 402-1] [GRI 14.8.2] [GRI 14.8.4]
Saat ini, PTVI belum memasuki fase pascatambang. Namun, Perkiraan Umur Tambang (LOM)
sebagai bentuk komitmen terhadap penutupan tambang [GRI 14.8.7]
dan rehabilitasi lahan, PT Vale telah memperbarui dokumen
Sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang dan
Rencana Pascatambang (RPT) pada tahun 2022. Dokumen ini
keberlanjutan operasional, PT Vale Indonesia terus mengelola
mencakup seluruh area operasional di Sorowako dan telah diso-
sumber daya mineral secara bertanggung jawab guna
sialisasikan kepada para pemangku kepentingan serta disetujui
memastikan pemanfaatan yang optimal dan berkelanjutan.
melalui Surat Persetujuan Revisi Rencana Pascatambang dan
Perkiraan umur tambang menjadi faktor penting dalam
Penetapan Jaminan Pascatambang PT Vale Indonesia Tbk Blok
strategi operasional dan perencanaan investasi, termasuk
Sorowako Nomor T-2204/MB.07/DJB.T/2023.[GRI 14.8.5]
dalam penyusunan provisi keuangan untuk penutupan
tambang di masa depan.
RPT memuat berbagai kegiatan dan rencana pemulihan
sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap praktik
pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Untuk mendukung implementasi rencana tersebut, PTVI
juga telah menyediakan jaminan penutupan tambang melalui
provisi keuangan sebesar AS$69.870.161, yang tercatat dalam Perkiraan Umur
laporan keuangan perusahaan. [GRI 14.8.8]
Tambang
Selain provisi keuangan, Rencana Penutupan Tambang
(RPT) juga mencakup provisi non-keuangan, termasuk
penanganan PHK karyawan sesuai ketentuan ketenagaker- 2045 Sorowako
jaan yang berlaku. PT Vale menyediakan kompensasi layak
serta pelatihan kewirausahaan bagi karyawan terdampak.
Proses PHK dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah, 2044 Bahodopi
sosialisasi dini, dan pemenuhan hak-hak karyawan. RPT juga
mencakup pengembangan dan pemberdayaan masyarakat
lokal melalui bantuan pengembangan kawasan perdesaan, 2045 Pomalaa
kemitraan strategis di bidang pendidikan dan kesehatan, serta
dukungan kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan. [GRI 14.8.9]
Sementara itu, untuk area Bahodopi dan Pomalaa, dokumen
RPT masih dalam tahap pengembangan.
111 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 113
Efisiensi dan Konservasi Mineral dalam Pengolahan Nikel
Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor pertambangan, IV mencapai 261 ton. Pengelolaan cadangan marginal juga
PT Vale Indonesia memahami bahwa efisiensi dalam terus dilakukan melalui pemetaan kuantitas, kadar, dan lokasi
pemanfaatan bijih nikel adalah aspek material yang berdampak guna memastikan optimalisasi sumber daya.
langsung pada keberlanjutan bisnis dan lingkungan.
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya tidak hanya Sebagai bagian dari strategi pengurangan limbah dan
berkontribusi pada peningkatan nilai ekonomi perusahaan, pemanfaatan kembali material, sepanjang tahun 2024, PT
tetapi juga mendukung upaya pengurangan limbah dan emisi. Vale telah memanfaatkan 3.905.235 wmt slag dan 1.158.003
wmt reject dryer. Material ini digunakan untuk perkerasan
Untuk itu, PT Vale menerapkan berbagai inovasi dalam jalan, area muka tambang, dan pengembangan infrastruktur
proses penambangan dan pengolahan nikel guna mengurangi tambang, sejalan dengan inisiatif sirkularitas material dalam
kehilangan material berharga dan meningkatkan tingkat operasional pertambangan.[GRI 301-2][GRI 301-3]
pemulihan nikel. Langkah ini memungkinkan perusahaan
untuk memaksimalkan hasil dari sumber daya yang ada, Dengan penerapan strategi konservasi mineral yang ketat
Optimasi Pengolahan dengan
sehingga mengurangi kebutuhan akan ekspansi tambang yang dan peningkatan efisiensi pemanfaatan material, PT Vale
Oversize Product Crusher
dapat berdampak pada lingkungan. tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi
juga mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan
PT Vale Indonesia menerapkan inovasi
Sebagai pemegang Kontrak Karya, PT Vale Indonesia keberlanjutan operasional dalam industri pertambangan.
Oversize Product Crusher dalam
berkomitmen menjalankan praktik konservasi mineral sesuai
sistem granulasi untuk meningkatkan
KEPMEN ESDM No. 1827K/30/MEM/2018, dengan fokus pada
recovery pengolahan nikel. Teknologi ini
optimalisasi pemanfaatan sumber daya dan pengurangan
memungkinkan pemanfaatan kembali
limbah.
oversize reject product, yang sebelumnya
dikembalikan ke tanur pemurnian,
Selama tahun 2024, PT Vale mencatat total bijih tertambang
berisiko meningkatkan biaya operasi dan
sebesar 14.668.236 wmt, dengan rata-rata kadar 1,75% Ni
kehilangan unsur nikel ke terak pemurnian.
dan 0,07% Co.[GRI 301-1] Pada Triwulan IV, realisasi recovery
Dengan pemasangan reject crusher, produk
penambangan mencapai 95%, sementara recovery pengolahan
berukuran besar dapat dihancurkan dan
dan pemurnian mencapai 90,63%, menunjukkan efisiensi
digabungkan langsung dengan produk
dalam pengelolaan sumber daya mineral.
nikel sesuai spesifikasi pelanggan.
Selain itu, PT Vale melakukan pencatatan dan pemantauan
terhadap mineral ikutan seperti Cobalt, dengan jumlah Cobalt
dalam Nikel Matte yang diproduksi dan dijual selama Triwulan
112 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 114
Keunggulan Human Capital untuk
Pertumbuhan Berkelanjutan
Page 115
Pendekatan PT Vale dalam Pengelolaan Isu Material terkait Human Capital
Di PT Vale, kami meyakini bahwa karyawan adalah fondasi keberlanjutan yang mencakup aspek anti-diskriminasi, kecelakaan kerja, pelanggaran hak tenaga kerja, ketimpangan
pondasi utama dan aset strategis yang integral bagi kesuksesan keberagaman dan inklusi, kebebasan berserikat, serta kesempatan kerja, serta menurunnya moral dan keterlibatan
dan pertumbuhan berkelanjutan perusahaan. Sejalan kesehatan dan keselamatan kerja. Kebijakan ini berlaku karyawan. Untuk mengantisipasi dan memitigasi risiko
dengan pandangan ini, kami menempatkan kesejahteraan, bagi seluruh karyawan, mitra kerja, dan kontraktor, dengan tersebut, kami menerapkan pelatihan keselamatan,
pengembangan kapabilitas, dan perlindungan hak-hak tujuan menciptakan lingkungan kerja yang adil, aman, dan memperkuat budaya kerja yang inklusif, serta menyediakan
karyawan sebagai prioritas utama. Komitmen ini tercermin mendukung pengembangan setiap individu. sistem pelaporan keluhan dengan mekanisme tindak lanjut
dalam upaya kami membangun tenaga kerja yang produktif, yang responsif.
beragam, inklusif, dan termotivasi, guna menciptakan nilai Kami menerapkan sistem manajemen yang merujuk pada
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.Oleh standar nasional dan internasional, seperti ISO 45001 dan Seluruh upaya ini mendukung tujuan jangka panjang kami
karena itu, kesejahteraan dan perlindungan hak-hak karyawan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), serta dalam menciptakan lingkungan kerja yang tangguh, adaptif,
menjadi prioritas utama, sejalan dengan komitmen kami untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip Konvensi International dan berkelanjutan. Kami juga menetapkan target dan indikator
membangun tenaga kerja yang produktif, beragam, inklusif, Labour Organization (ILO). Pelaksanaan pendekatan ini kinerja terukur untuk memastikan isu material terkait human
dan termotivasi. dievaluasi secara berkala melalui audit internal, survei capital terkelola dengan baik.
kepuasan karyawan, serta dialog dengan serikat pekerja.
Pendekatan pengelolaan modal manusia (human capital)
sumber daya manusia kami tercermin dalam kebijakan Risiko utama dalam pengelolaan human capital meliputi
Topik Material Kesehatan dan Hubungan Industrial
Keselamatan Kerja dan Hak Tenaga Kerja
Topik Keberlanjutan Pengembangan Sumber
Hubungan Industrial Kesehatan dan
Terkait Daya Manusia
Human Capital
dan Hak Buruh Keselamatan Kerja
Inisiatif Utama di 2024 Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
Pencapaian 65.687 22 jam pelatihan 88 karyawan dan kontraktor
total jam per karyawan mengikuti First Operational Supervisor (POP)
28 karyawan dan kontraktor
mengikuti Intermediate Operational Supervisor (POM)
114 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 116
Statistik Karyawan[GRI 2-7][GRI 405-1][POJK51-C.3][SASB EM-MM-000.B]
Hingga akhir tahun 2024, jumlah karyawan PT Vale mencapai
3.038 orang, meningkat sebanyak 21 orang dibandingkan tahun
Di tahun 2024
2023. Dari jumlah tersebut, 83% atau 2.516 orang merupakan
karyawan lokal yang berasal dari wilayah sekitar operasi. PT
Vale mendefinisikan karyawan lokal sebagai individu yang
berdomisili di kabupaten yang sama dengan lokasi operasional Jumlah Karyawan Berdasarkan
78
perusahaan. Sebanyak 335 karyawan lokal menduduki posisi Jabatan dan Gender
manajerial, yang setara dengan 13,1% dari total karyawan lokal, Karyawan Lokal Wanita 1.386
83%
Pria
atau 45,33% dari seluruh posisi manajerial di perusahaan. PT 155
Vale berkomitmen untuk terus memperkuat peran karyawan 102
lokal sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan 685
4 13
473
dan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.[GRI 202-2] 30 112
Pria Wanita Karyawan Disabilitas
88% 12%
Manajer Staf Senior Staf Bukan Staf
Pada tahun 2024, komposisi tenaga kerja PT Vale terdiri atas
2.686 karyawan laki-laki (88,4%) dan 352 karyawan perempuan
2% Manajemen Umum atau
Spesialis
atau Manajer
(11,6%). Meskipun industri pertambangan yang menjadi
bidang usaha PT Vale secara tradisional didominasi oleh
laki-laki, perusahaan tetap berkomitmen untuk mendorong
keberagaman, karena meyakini bahwa keberagaman Jumlah Karyawan Berdasarkan Jumlah Karyawan Berdasarkan Jumlah Karyawan Berdasarkan
42
Usia Tingkat Pendidikan Status Kepegawaian
merupakan pendorong utama inovasi dan kinerja yang Wanita
28 Pria Wanita
322 Wanita
berkelanjutan. 1,526 Pria Pria
577
2.607
Selaras dengan prinsip Hak Asasi Manusia dalam Kerangka Kerja 254 219
70 769 64
Pembangunan Berkelanjutan ICMM, PT Vale berkomitmen 13 26 30
untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan setara. 112
198 1 68 79
129 8 301 14
Perusahaan menerapkan kebijakan yang menghormati dan
30-50 Doktor Pasca Sarjana Diploma SLTA/ SLTP/ Karyawan Karyawan
> 50 Tahun < 30 Tahun
melindungi hak serta kepentingan perempuan di tempat kerja, Tahun (S3) sarjana (S1) sederajat sederajat Tetap Kontrak
sekaligus mendorong perempuan untuk terus berkembang
dan berkontribusi di seluruh lini organisasi.
115 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 117
Perlindungan dan Pemenuhan Hak Pekerja
T Vale menempatkan perlindungan dan pemenuhan hak pekerja dan kesehatan kerja, serta kesejahteraan karyawan secara
sebagai bagian integral dari komitmen terhadap prinsip-
Dukungan Pada Serikat Pekerja dan umum. Sebagai bentuk komitmen kami, PT Vale secara rutin
prinsip Hak Asasi Manusia dan pembangunan berkelanjutan. Perjanjian Kerja Bersama berkomunikasi dengan serikat pekerja untuk mengevaluasi
Sejalan dengan Kebijakan Keberlanjutan, perusahaan dan memperbarui PKB, yang bertujuan melindungi hak-hak
menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, nondiskriminasi, karyawan dan memastikan kesejahteraan mereka. Kami juga
Sebagai wujud nyata dari komitmen terhadap perlindungan
keselamatan, serta kebebasan berserikat dan berekspresi di membentuk komite-komite bersama antara manajemen
hak pekerja, PT Vale secara konsisten mendukung kebebasan
tempat kerja. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi karyawan dan serikat pekerja untuk mendiskusikan isu-isu terkait
berserikat dan hak untuk bernegosiasi secara kolektif.
langsung, tetapi juga mencakup pekerja tidak langsung yang operasional perusahaan.
Perusahaan memastikan bahwa seluruh karyawan memiliki
berkontribusi dalam rantai operasional perusahaan.
akses dan kesempatan yang setara untuk membentuk,
PKB yang berlaku di PT Vale melindungi seluruh karyawan
bergabung, dan berpartisipasi dalam serikat pekerja tanpa
Dengan merujuk pada standar nasional dan internasional tetap, sementara pekerja warga negara asing (ekspatriat)
diskriminasi atau tekanan.
seperti Konvensi ILO, UN Guiding Principles on Business and tunduk pada ketentuan kontrak kerja masing-masing sesuai
Human Rights, serta prinsip-prinsip ICMM, PT Vale berupaya peraturan yang berlaku. Komunikasi antara manajemen dan
Hubungan industrial yang dibangun oleh PT Vale dilandasi
memastikan lingkungan kerja yang layak, aman, dan inklusif serikat pekerja dilakukan secara rutin, termasuk dalam proses
oleh prinsip keterbukaan dan saling menghormati antara
bagi seluruh tenaga kerja, serta mendorong terciptanya evaluasi dan pembaruan PKB yang diselenggarakan setiap dua
manajemen dan perwakilan pekerja. Dialog sosial difasilitasi
hubungan industrial yang harmonis dan produktif. tahun.
secara rutin melalui mekanisme formal seperti perundingan
Perjanjian Kerja Bersama (PKB), forum komunikasi bipartit,
PKB juga memuat ketentuan terkait kewajiban perusahaan
dan penyampaian aspirasi karyawan. Upaya ini bertujuan
dalam memberikan pemberitahuan kepada karyawan atas
untuk menjaga keharmonisan hubungan kerja, meningkatkan
perubahan operasional yang berdampak pada hubungan
kesejahteraan karyawan, serta menciptakan lingkungan kerja
kerja, sejalan dengan komitmen PT Vale dalam menjunjung
yang adil dan berkelanjutan.
tinggi prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia. Sebagai bagian dari
pendekatan ini, PT Vale mendukung penuh hak karyawan
Dengan mendukung hak kebebasan berserikat dan berkumpul,
untuk berserikat dan berkumpul secara berkala sebagai wadah
kami berupaya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, di
untuk menyuarakan aspirasi dan memperkuat hubungan
mana setiap individu dapat menyampaikan pandangannya
industrial yang konstruktif.[GRI 2-30][GRI 407-1][GRI 402-1][SASB EM-MM-310a.1]
dengan bebas, tanpa rasa takut atau diskriminasi. Kebijakan
ini mencerminkan nilai-nilai yang kami junjung tinggi dalam
menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung
jawab.
Serikat pekerja memegang peranan penting dalam mendorong
kebijakan serta implementasi kebijakan dalam hal keselamatan
116 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 118
PKB ke-21: Mewujudkan Kesejahteraan Bersama Melalui Kolaborasi PTVI,
Pemerintah, dan Serikat Pekerja “PT Vale sudah menunjukkan
komitmen terhadap kebebasan
Hasil perundingan yang tercantum dalam PKB tidak hanya berlaku berserikat sebagaimana tercantum
untuk karyawan di wilayah operasional Soroako tapi juga mencakup dalam PKB. Hubungan antara serikat
seluruh wilayah di mana PT Vale beroperasi yaitu di Jakarta, dan manajemen selama ini cukup
Makassar, Bahodopi dan Polamaa. Langkah ini diambil untuk baik, terutama melalui komunikasi
menyesuaikan kesepakatan kerja bersama dengan perkembangan informal yang terbuka. Ke depan, kami
kebijakan nasional, termasuk implementasi Undang-Undang Cipta melihat pentingnya penguatan peran
Kerja (Omnibus Law) dan rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan forum LKS-Bipartit agar dialog dapat
Nilai (PPN). berlangsung secara lebih terstruktur
dan konsisten.
Proses perundingan PKB kali ini dimulai pada 18 November 2024
di Taman Antar Bangsa (TAB), Sorowako, Luwu Timur. PTVI mendorong pendekatan kolaboratif dalam perundingan Kami menghargai keterbukaan
ini, guna mencapai kesepakatan yang adil dan seimbang bagi manajemen, terutama di tingkat
seluruh pihak. Perundingan juga diarahkan untuk memperkuat direksi, namun komunikasi dua
Kesejahteraan karyawan merupakan prioritas utama bagi PT Vale
hubungan industrial, menjaga keberlangsungan operasional, serta arah masih perlu diperkuat hingga
Indonesia Tbk (PTVI). Perusahaan meyakini bahwa keberlanjutan
meningkatkan kesejahteraan karyawan di tengah perubahan ke seluruh lini di organisasi. Kami
tidak hanya ditentukan oleh performa operasional, tetapi juga oleh
kebijakan dan tantangan industri yang terus berkembang. berharap ke depan seluruh kebijakan
hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan. Dalam rangka
yang berkaitan dengan kesejahteraan
memperkuat komitmen tersebut, PTVI secara berkala mengadakan
Keterlibatan serikat pekerja dalam proses ini menjadi wujud nyata pekerja dapat terus dibahas secara
perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) setiap dua tahun sekali,
dari komitmen Perusahaan untuk menghormati hak-hak pekerja kolaboratif bersama serikat, dengan
sebagai bentuk pemenuhan hak-hak karyawan sesuai dengan
dan menjamin partisipasi mereka dalam pengambilan keputusan penguatan peran LKS Bipartit secara
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
yang berdampak langsung terhadap kondisi kerja. Dukungan konsisten serta peningkatan dialog
dari pemerintah daerah, termasuk dari Dinas Tenaga Kerja dan terbuka yang berkesinambungan, guna
Pada tahun 2024, proses perundingan PKB ke-21 dimulai pada 18
Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan serta Kabupaten Luwu Timur, mewujudkan hubungan industrial yang
November di Taman Antar Bangsa (TAB), Sorowako, Kabupaten Luwu
turut memperkuat legitimasi dan inklusivitas proses perundingan. semakin sehat, harmonis, inklusif dan
Timur. Perundingan ini melibatkan kolaborasi antara manajemen
konstruktif.”
perusahaan, pemerintah daerah, dan tiga serikat pekerja utama yang
Melalui proses ini, kami menegaskan komitmen untuk tidak
telah terverifikasi, yakni Serikat Pekerja Kimia Energi, Pertambangan,
hanya berfokus pada produktivitas dan efisiensi, tetapi juga pada -
Minyak, Gas Bumi dan Umum (SPKEP), Satuan Pekerja Bersatu
pembangunan hubungan kerja yang adil dan berkelanjutan guna Baso Murdin
Vale Indonesia (SPBVI), serta Federasi Pertambangan dan Energi –
menciptakan kesejahteraan bersama bagi perusahaan, pekerja, dan Ketua Serikat SP-KEP
Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE-KSBSI).
masyarakat.
117 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 119
Pencegahan Pekerja Paksa dan Untuk memperkuat komitmen ini, PT Vale secara proaktif
melakukan berbagai langkah pencegahan. Pelatihan reguler
Pekerja Anak[POJK51-F.19] [GRI 408-1] [GRI 409-1] diberikan kepada manajemen dan kontraktor mengenai
[MM4] [EM-MM-310a.1]
pentingnya pencegahan pekerja anak. Klausul khusus yang
melarang praktik pekerja paksa juga dicantumkan dalam
Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada praktik bisnis seluruh perjanjian kerja dengan mitra bisnis. Kolaborasi dengan
yang bertanggung jawab, PT Vale Indonesia secara tegas pemerintah daerah dan organisasi terkait terus dijalin untuk
menolak segala bentuk pekerja anak dan pekerja paksa dalam memastikan pengawasan yang komprehensif.
seluruh operasional perusahaan. Komitmen ini tidak hanya
diterapkan pada karyawan langsung, tetapi juga diperluas Meskipun tidak ditemukan pelanggaran selama periode
kepada seluruh mitra kerja, termasuk kontraktor dan pemasok. pelaporan, PT Vale menyadari bahwa risiko pekerja anak dan
Dalam menjalankan operasionalnya, perusahaan berpedoman pekerja paksa tetap perlu diwaspadai, terutama dalam rantai
pada peraturan perundang-undangan Indonesia, khususnya pasok yang lebih luas. Oleh karena itu, perusahaan terus
Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, serta memperkuat sistem uji tuntas (due diligence) dalam proses
standar internasional yang ditetapkan oleh Organisasi rekrutmen dan mengembangkan mekanisme whistleblowing
Perburuhan Internasional (ILO). Sebagai implementasinya, yang lebih protektif. Upaya sosialisasi hak pekerja juga
PT Vale menetapkan batas usia minimal 18 tahun untuk diperluas hingga ke komunitas sekitar tambang, sebagai
seluruh pekerja tanpa terkecuali. Persyaratan ini secara ketat bagian dari komitmen jangka panjang untuk menciptakan
diaplikasikan dalam proses rekrutmen, termasuk melalui lingkungan kerja yang adil dan bermartabat.
verifikasi dokumen identitas dan monitoring lapangan secara
berkala. Komitmen PT Vale dalam pencegahan pekerja anak dan
pekerja paksa sejalan dengan upaya global untuk mencapai
Sepanjang tahun 2024, hasil pemantauan internal Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Target
menunjukkan tidak adanya temuan kasus pekerja anak 8.7 yang menyerukan penghapusan segala bentuk pekerja
maupun indikasi pekerja paksa di lingkungan kerja PT Vale. paksa dan pekerja anak. Melalui praktik-praktik yang telah
Hal ini mencerminkan efektivitas sistem pengawasan yang diimplementasikan, perusahaan berkontribusi aktif dalam
telah dibangun, termasuk mekanisme pengaduan yang dapat menciptakan dunia kerja yang lebih baik, sekaligus memperkuat
diakses oleh seluruh pekerja. Selain itu, perusahaan juga fondasi bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
memastikan kepatuhan penuh terhadap regulasi jam kerja,
termasuk pemberian kompensasi yang sesuai untuk setiap
kelebihan jam kerja yang dilakukan oleh karyawan.
118 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 120
Komitmen terhadap Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi[POJK51-F.18]
Di PT Vale, kami percaya bahwa keberagaman, kesetaraan, Bagi kami DEI bukan sekedar prinsip, tetapi juga pilar budaya menghargai perbedaan, dengan kebijakan rekrutmen yang adil
dan inklusi (DEI) adalah fondasi utama untuk menciptakan perusahaan. Budaya ini mendorong terciptanya lingkungan dan komunikasi yang terbuka, di mana setiap suara didengar.
lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan inovatif. Kami yang saling mendukung, di mana setiap individu dapat Secara konsisten, kami memberikan kesempatan yang setara
berkomitmen memastikan setiap karyawan merasa dihargai, tumbuh, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi terbaik. kepada setiap individu untuk berkembang, berinovasi, dan
dihormati, dan diberdayakan, tanpa memandang latar PT Vale juga memiliki Diversity and Inclusion Charter (Piagam memberikan kontribusi terbaik.
belakang, jenis kelamin, usia, atau pengalaman. Keragaman dan Inklusi) yang mencakup lima komitmen utama
terhadap DEI. Dalam rangka meningkatkan keterlibatan perempuan di
sektor ekstraktif, PT Vale menargetkan untuk mencapai
Meskipun komposisi tenaga kerja lokal di PT Vale sudah proporsi perempuan di perusahaan sebesar 18% pada tahun
Diversity and Inclusion Charter mencapai 83% ,masih terdapat tantangan pada isu kesetaraan 2030. Hingga 31 Desember 2024, jumlah karyawan perempuan
dan upaya menarik generasi muda pada sektor pertambangan. tercatat 352 orang (11,6% dari total karyawan), meningkat dari
Karenanya PT Vale selalu melibatkan semua pemangku 2023 yang berjumlah 307 orang (10,2%). Dari total karyawan
Komitmen pada keragaman, kesetaraan dan
kepentingan. Inisiatif ini mendapat apresiasi dari pemda perempuan tersebut, 17 orang menjabat di posisi manajerial.
inklusi:
setempat sebagai langkah menuju hubungan yang lebih [GRI 405-1]
1. Menciptakan lingkungan yang menghormati
harmonis dan berkelanjutan.
keistimewaan setiap orang, di mana setiap
Sebagai bagian dari komitmennya PT Vale juga memberikan
orang memiliki kesempatan yang sama untuk
Kami memberi kesempatan yang setara bagi setiap individu kesempatan kepada penyandang disabilitas yang memenuhi
mengembangkan potensi mereka.
untuk bekerja dan berkarir di PT Vale, tanpa memandang kualifikasi untuk posisi yang tersedia. Pada 2024, terdapat
2. Membangun lingkungan yang aman dan sehat
gender, suku, agama, golongan, afiliasi politik, atau disabilitas. 70 karyawan penyandang disabilitas yang mencakup 2% dari
di mana orang bebas untuk mengutarakan
total karyawan. Mereka bekerja sebagai non-staff dan senior
ide, mengeluarkan pandangan, dan dapat
Proses rekrutmen kami bebas dari diskriminasi dalam bentuk staff.[GRI 405-1]
menjadi diri mereka sendiri.
apapun. Selama tahun 2024, kami tidak menerima pengaduan
3. Menjalankan proses yang transparan, adil,
terkait diskriminasi di tempat kerja. [GRI 406-1]
dan bebas bias dalam rekrutmen, serta
mengevaluasi, dan menciptakan lingkungan
kerja yang beragam. Inisiatif Terkait Keberagaman,
4. Tidak ada toleransi untuk segala jenis
pelecehan, diskriminasi, maupun prasangka.
Kesetaraan dan Inklusi
5. Membuka dialog dan meningkatkan kesadaran
akan keragaman. Untuk menciptakan budaya yang inklusif dan beragam,
kami telah meluncurkan berbagai inisiatif, seperti program
mentorship, pelatihan bias bawah sadar, dan rekrutmen
inklusif. Ini kami lakukan untuk membangun lingkungan yang
119 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 121
Dukungan terhadap Pekerja mereka dapat kembali bekerja di posisi yang sama setelah masa bekerja di area pabrik atau di lapangan guna menghindari
cuti berakhir. Sementara itu, karyawan laki-laki diberikan cuti potensi risiko kesehatan dan keselamatan kerja. Penyesuaian
Perempuan untuk mendampingi istri mereka melahirkan, yakni selama tugas dilakukan agar dengan menempatkan karyawan di
2 hari kalender bagi yang bekerja di site, dan 3 hari kalender lingkugan berbasis kantor (desktop-type environment)
PT Vale berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja
bagi yang bekerja di luar site. 100% karyawan perempuan yang untuk memastikan mereka tetap dapat berkontribusi secara
yang inklusif dan mendukung peran perempuan, baik sebagai
selesai menjalani cuti melahirkan telah kembali bekerja pada produktif selama masa kehamilan.
profesional maupun sebagai ibu. Kami menjamin hak-hak
jabatan yang sama, menunjukkan komitmen kami terhadap
karyawan perempuan untuk dapat bekerja secara optimal
kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di tempat kerja. Dukungan terhadap perempuan juga tercermin melalui
tanpa mengesampingkan peran dan kodratnya sebagai [GRI 401-2][GRI 401-3]
penyediaan fasilitas ruang laktasi di lokasi kerja kami di
perempuan. Komitmen ini diwujudkan antara lain melalui
kantor Jakarta dan kantor Sorowako. Fasilitas ini bertujuan
penyediaan fasilitas dan lingkungan kerja yang inklusif.
PT Vale juga memastikan bahwa karyawan perempuan untuk memberikan kenyamanan bagi ibu menyusui selama
yang sedang hamil bekerja di lingkungan yang aman dan bekerja, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen PT Vale
Dalam mendukung keseimbangan kehidupan kerja, kami
mendukung kondisi kehamilan mereka. Sebagai bagian dari dalam menciptakan tempat kerja yang ramah keluarga dan
memberikan hak cuti melahirkan selama 120 hari kalender bagi
kebijakan ini, karyawan hamil tidak diperbolehkan untuk mendukung peran ganda perempuan.
karyawan perempuan yang melahirkan, serta memastikan
Jumlah Karyawan yang
Berhak Mendapat Cuti Melahirkan
100%
Tingkat karyawan yang
209 kembali bekerja setelah
195 mengambil cuti melahirkan
180
100%
Tingkat karyawan yang
kembali bekerja dan dapat
dipertahankan setelah
2022 2023 2024 mengambil cuti melahirkan
120 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 122
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan[POJK51-F.22][GRI 404-1][GRI 404-2]
PT Vale percaya bahwa pengembangan karyawan merupakan kami selenggarakan antara lain sertifikasi profesi, pelatihan 1. Perencanaan dan persiapan pensiun
fondasi penting dalam membangun keunggulan organisasi keselamatan dan kesehatan kerja, sertifikasi pengawasan 2. Kunjungan usaha dan berbagi inspirasi bisnis
yang berkelanjutan. Untuk itu, perusahaan secara konsisten operasional, serta pelatihan teknis lainnya yang relevan 3. Manajemen kesehatan masa pensiun
menyelenggarakan berbagai program pelatihan guna dengan perkembangan industri. 4. Perencanaan keuangan dan investasi
memastikan bahwa setiap individu memiliki keterampilan
dan pengetahuan yang relevan untuk menghadapi tantangan Pelatihan yang yang kami berikan meliputi berbagai sertifikasi PT Vale memberi kesempatan luas bagi setiap karyawan
industri yang terus berkembang. Program pengembangan antara lain; Renewal Remote Pilot Certification, Sertifikasi Juru mengembangkan karir, tentunya dengan mempertim-
difokuskan pada peningkatan kapasitas kepemimpinan, Ukur Tambang, Pengawas Operasional Madya (POM), ada juga bangkan hasil penilaian kinerja. Hal ini berlaku bagi seluruh
penguatan keterampilan teknis, serta pemahaman terhadap pelatihan di bidang manajemen seperti Certified Maintenance karyawan (100%). Bagi karyawan non-staff, mereka dapat
praktik keberlanjutan dan standar keselamatan kerja. Dengan and Reliability Professional (CMRP) dan Certified Supply Chain mencapai posisi tertinggi dari jenjang karirnya apabila
pendekatan ini, PT Vale mendorong setiap karyawan untuk Professional (CSCP). Kami juga memberikan pelatihan khusus di memenuhi standar kompetensi kerja pada posisi tersebut dan
mencapai potensi terbaiknya dan memberikan kontribusi bidang keselamatan, keberlanjutan, dan pengelolaan sumber memenuhi kualifikasi yang disyaratkan. Untuk menilai standar
maksimal bagi pertumbuhan perusahaan. daya alam. Dengan demikian karyawan kami tidak hanya siap kompetensi kerja yang disyaratkan, secara internal Perusahaan
menghadapi tantangan dalam menjalankan profesinya tetapi telah menunjuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sebagai LSP
Pada tahun tahun 2024 total jam pelatihan untuk karyawan juga mampu menjadi pemimpin di bidangnya. Pihak-1 untuk melakukan asesmen standard kompetensi kerja
mencapai 65.687 jam. Rata-rata jam pelatihan per karyawan sesuai dengan kualifikasi kompetensi setiap jabatan.
adalah 22 jam. Kami juga menyelenggarakan pelatihan bagi para karyawan
yang akan pensiun agar mereka dapat mempersiapkan diri Pada tahun 2024 ada 370 karyawan yang mendapatkan
Ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memberikan setelah pensiun, baik untuk berwirausaha maupun bekerja di promosi jabatan, terdiri dari 324 atau 88% laki -laki, dan 46
kesempatan kepada karyawan untuk meningkatkan potensi sektor lain. Pada periode pelaporan ada 74 karyawan mengikuti atau 12% perempuan.[GRI 404-3]
dan kompetensi mereka. Beberapa program pelatihan yang pelatihan khusus ini, dengan materi antara lain: [GRI 404-1] [GRI 404-2]
pelatihan ini merupakan kesempatan baginya untuk mengembangkan
Pelatihan Angakatan Kerja Lokal kemampuan dalam hal teknis alat berat.
Pada Agustus 2024, PT Vale IGP Pomalaa, bekerja sama dengan Bagi PT Vale, pelatihan ini adalah investasi jangka panjang yang
Pemerintah Daerah Kolaka, mengadakan pelatihan keterampilan seperti menguntungkan baik perusahaan maupun masyarakat serta memberi
operator alat berat, elektrikal, dan pengelasan. Program ini bertujuan peluang yang sama bagi laki-laki dan perempuan.
mengembangkan dan mempersiapkan SDM lokal, memberikan peluang
yang sama, terutama bagi perempuan. Program pelatihan ini terus membuka peluang bagi tenaga kerja
lokal, khususnya perempuan, untuk sukses dan berkontribusi pada
Yuyun mengatakan bahwa perempuan tidak boleh kalah dari laki-laki, pembangunan SDM di Kabupaten Kolaka.
ia sangat antusias selama masa pelatihan. Ranita mengatakan bahwa
121 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 123
Remunerasi dan Tunjangan Karyawan [GRI 401-2]
Setiap karyawan PT Vale berhak menerima kompensasi dan PERMANENT TEMPORARY
tunjangan yang adil. Perusahaan secara rutin melakukan EMPLOYEE COMPENSATION AND BENEFIT
EMPLOYEE EMPLOYEE
evaluasi terhadap struktur gaji untuk memastikan kompensasi
yang diberikan tetap kompetitif dan mencerminkan kinerja Gaji Pokok
masing-masing karyawan. Selain gaji pokok, karyawan juga
menerima berbagai tunjangan dan insentif tambahan. Tunjangan Hari Raya Keagamaan
Tunjangan Transportasi*
Untuk karyawan dengan sistem kerja bergilir, perusahaan
memberikan premi tambahan berdasarkan waktu kerja, Tunjangan Cuti*
sementara mereka yang bekerja pada hari Minggu berhak Tunjangan Lembur*
atas premi kerja khusus. Kompensasi yang diberikan oleh PT
Vale tidak hanya memenuhi regulasi dan perundang-undan- Tunjangan Pernikahan
gan yang berlaku, tetapi juga melampaui standar kepatuhan Fasilitas Kesehatan*
(beyond compliance), guna memastikan kesejahteraan
karyawan. Program BPJS Kesehatan
program BPJS Ketenagakerjaan
Sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap
kesejahteraan karyawan, hak-hak lain, seperti cuti, juga Uang Duka/Santunan Duka Cita
diberikan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Pembayaran Layanan Panjang*
Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
Program Kepemilikan Kendaraan
Sesuai dengan PKB yang berlaku Perusahaan memiliki Bonus Tahunan
skema pemberian insentif berbasis kinerja atau Annual
Incentive Program (AIP) yang memperhitungkan kinerja PT Fasilitas Makan
Vale Indonesia, Tbk, dan kinerja Tim/Individu. Besarannya Program Insentif Tahunan
ditentukan berdasarkan kinerja perusahaan secara
keseluruhan, kinerja PT Vale Tbk, kontribusi tim dan kontribusi Bantuan Pendidikan Anak Karyawan
individu. Cuti Tambahan
Tunjangan Masa Kerja 25 Tahun
122 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 124
di Kabupaten Luwu Timur. [POJK51-F.20] [GRI 202-1][GRI 405-2] Dalam skema PPIP, kontribusi dana pensiun terdiri atas 10%
dari perusahaan dan 2% dari karyawan. Pada tahun 2024, dana
Perbandingan Remunerasi Terendah Dana Pensiun Karyawan pensiun yang dikelola mencapai AS$53.068.476, meningkat
dengan Upah Minimum PT Vale memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan
0,3% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar
AS$52.892.019.
jangka panjang karyawan, salah satunya melalui penyediaan
Sebagai wujud dari komitmen kami terhadap kesejahteraan
program pensiun yang berkelanjutan dan sesuai dengan
karyawan, kami menetapkan bahwa imbal jasa pekerjaan Selain program DPLK, perusahaan juga menyediakan
ketentuan yang berlaku. Perusahaan mewajibkan seluruh
(remunerasi) yang diberikan memenuhi standar yang setara program “Saving Plan” yang dikelola oleh pihak ketiga.
karyawan dengan masa kerja lebih dari tiga tahun untuk
antara karyawan laki-laki dan perempuan, dengan rasio 1:1 Program ini memberikan manfaat berupa nilai tunai dan
mengikuti Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) yang dikelola
untuk jabatan yang sama. Besaran total remunerasi mencakup uang pertanggungan asuransi jiwa apabila peserta meninggal
oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), serta Program
tunjangan, bonus, insentif penempatan, dan fasilitas tempat dunia selama masa perlindungan asuransi. Dalam skema ini,
Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) yang diseleng-
tinggal di lokasi operasi seperti Sorowako, Bahodopi, dan perusahaan menanggung kontribusi sebesar 10% dari upah
garakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Pomalaa. Secara umum, remunerasi terendah PT Vale pada pokok, yang terdiri atas saving plan sebesar 9,3% dan premi
tahun 2024 lebih tinggi 15,2% dari upah minimum yang berlaku asuransi jiwa maksimal sebesar 0,7%.[GRI 201-3]
123 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 125
Proses Perekrutan dan Pergantian Tenaga Kerja
memperkuat rekrutmen dan retensi tenaga kerja lokal melalui
Sistem Rekrutmen yang Setara dan kemitraan dengan lembaga pendidikan. Kami memprioritaskan
Tingkat Pergantian Karyawan
Inklusif penerimaan pegawai dari kabupaten setempat, diikuti oleh
Peningkatan kesejahteraan karyawan tetap menjadi prioritas
pegawai dari Sulawesi Selatan, dan jika belum terpenuhi,
utama kami, dan kami secara aktif memantau tingkat
Sistem rekrutmen PT Vale memberikan kesempatan kesempatan terbuka bagi pegawai dari seluruh Indonesia.
pergantian karyawan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai
setara bagi semua orang dengan fokus pada keberagaman Pendekatan ini mendukung pemberdayaan tenaga kerja lokal
inisiatif yang telah diterapkan, serta mengidentifikasi area
talenta yang mencerminkan komunitas yang dilayani. Kami serta kelancaran operasional perusahaan.
yang memerlukan perbaikan. Pada tahun 2024, tingkat
mengutamakan proses perekrutan yang transparan, aktif
pergantian karyawan (turnover) mencapai 0,92%, dengan
merekrut tenaga kerja lokal, serta bekerja sama dengan Pada tahun 2024 terdapat penambahan 166 karyawan baru,
28 karyawan yang memilih untuk mengundurkan diri dari
sekolah dan program vokasi untuk menciptakan peluang kerja yang terdiri dari 116 orang (69,8%) laki-laki dan 50 orang
perusahaan. Kami memberikan berbagai tunjangan dan
dan jalur tenaga kerja terampil. Vale Indonesia berkomitmen (30,2%) perempuan. [GRI 401-1]
fasilitas dengan mempertimbangkan status kepegawaian dan
lokasi penempatan, sebagai bagian dari upaya kami untuk
mempertahankan karyawan yang berkualitas.
Jumlah Penambahan Karyawan Baru Berdasarkan
Daerah Penempatan 2022
171 2023
2024
97
32 39 36
21 23 23
7 12 0
2
1 0 0
Jakarta Makassar Sorowako Pomalaa Bungku Timur
124 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 126
Penanganan Keluhan Karyawan
Kami menerapkan kebijakan pintu terbuka, memungkinkan kerja. Proses penyelesaian dilakukan melalui beberapa & Culture – Industrial Relations (P&C–IR), dan dapat
karyawan untuk menyampaikan kekhawatiran atau tingkatan yang mengedepankan dialog dan penyelesaian dilakukan melalui perwakilan Serikat Pekerja.
keluhan melalui saluran pengaduan yang bersifat rahasia. secara internal. Jika pekerja merasa tidak puas dengan 4. Penyelesaian Bipartit
Dengan sistem ini kami menjamin setiap masalah ditangani kebijakan atau tindakan atasan/pengusaha, mereka dapat Apabila seluruh tahapan internal belum menghasilkan
secara adil dan cepat, sebagai bagian dari komitmen kami mengajukan keluhan melalui saluran yang telah disediakan. kesepakatan, penyelesaian dilakukan melalui mekanisme
untuk menciptakan lingkungan kerja yang transparan dan Bipartit sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
mendukung. Kami mendefinisikan komplain sebagai berikut: Mekanisme ini dirancang untuk memastikan setiap keluhan undangan yang berlaku. Dalam proses ini, pekerja dapat
1. Komplain ditangani secara adil, transparan, dan menghormati hak-hak didampingi oleh Serikat Pekerja.
Keluhan yang diajukan pekerja kepada pengusaha pekerja. Pekerja berhak menyampaikan komplain (keberatan)
apabila pengusaha dianggap melanggar ketentuan atau atau keluh-kesah secara tertulis menggunakan Formulir-8
syarat-syarat yang disepakati dalam Perjanjian Kerja Pengaduan Keluh-Kesah kepada atasan langsung.
Bersama.
2. Keluh kesah Proses penyelesaian keluhan pekerja dapat dilakukan melalui
Pemogokan oleh Karyawan
Keluhan yang disampaikan oleh pekerja kepada pengusaha tahap berikut: [SASB EM-MM-310a.2 ][GRI 14.20.3]
terkait kondisi kerja atau lingkungan kerja meskipun tidak 1. Tahap Awal
ada pelanggaran terhadap isi atau syarat-syarat kerja Pekerja dapat menyampaikan keluhan secara tertulis
Tidak terdapat insiden mogok kerja atau
dalam PKB. kepada atasan langsung. Tanggapan diberikan dalam
penghentian kerja oleh karyawan sepanjang
jangka waktu tertentu. Apabila tidak ada tanggapan
tahun 2024. Perusahaan menjunjung
Atasan langsung bertanggung jawab untuk menyelesaikan atau penyelesaian, pekerja dapat melanjutkan ke tahap
tinggi prinsip hubungan industrial yang
keluhan sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). berikutnya.
harmonis dan terbuka melalui dialog sosial
Penyelesaian diupayakan secepatnya dalam jangka waktu 2. Eskalasi ke Atasan yang Lebih Tinggi
yang konstruktif antara manajemen dan
tertentu untuk menjaga lingkungan kerja tetap kondusif. Jika keluhan belum terselesaikan, pekerja dapat
karyawan. Setiap isu ketenagakerjaan
mengajukan keluhan ke jenjang manajerial yang lebih
diselesaikan secara damai melalui mekanisme
tinggi. Pertemuan dapat dilakukan untuk mencari solusi
Mekanisme Penyampaian dan bersama antara pekerja dan pihak manajemen terkait.
komunikasi yang telah disepakati bersama.
Penyelesaian Keluhan Pekerja 3. Peninjauan Keputusan
Jika hasil penyelesaian masih belum memuaskan, pekerja
PPT Vale menyediakan mekanisme yang transparan dan berhak meminta peninjauan atas keputusan tersebut
bertahap bagi pekerja untuk menyampaikan keluhan terkait sesuai dengan peraturan perusahaan dan Perjanjian Kerja
hubungan industrial, kondisi kerja, atau isu lainnya di tempat Bersama (PKB). Proses ini difasilitasi oleh fungsi People
125 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 127
Komitmen terhadap Kesehatan dan Keselamatan Karyawan[POJK51-F.21]
PT Vale berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja terdapat insiden kritis di seluruh wilayah operasi PT Vale.[GRI melalalui pembaruan protokol keselamatan yang dilakukan
kesehatan dan keselamatan kerja secara berkelanjutan dengan 14.15.3][GRI 14.15.4]
secara berkala dan pelatihan yang terus diberikan untuk
tujuan akhir nihil bahaya (zero harm), sejalan dengan Prinsip- seluruh tim Dengan melakukan hal tersebut kami berharap
Prinsip Pengelolaan Tambang Berkelanjutan berdasarkan Secara berkala setiap bulan, perusahaan mengadakan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman
Kerangka Kerja Pembangunan Berkelanjutan ICMM. pertemuan dengan seluruh mitra kerja yang melakukan dan mencapai tujuan nihil celaka dan nol insiden. Kami
pengawasan proyek secara mandiri untuk mengevaluasi juga melakukan perbaikan dan terus memperkuat sistem
Untuk mendukung komitmen tersebut, PT Vale menerapkan kinerja keselamatan kerja dan menyampaikan inisiatif-inisiatif manajemen keselamatan kerja.
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral peningkatannya.
dan Batubara (SMKP Minerba) sesuai Keputusan Menteri Salah satu langkah signifikan adalah dimulainya proses
ESDM Nomor 1827/K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Di PT Vale, kami meyakini bahwa keberhasilan perusahaan sertifikasi ISO 45001 dimulai pada akhir 2024, melalui kerja
Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Kami didorong oleh kontribusi setiap karyawan. Oleh karena itu, sama dengan konsultan untuk melakukan Gap Analysis
juga mengembangkan sistem keselamatan yang merujuk pada kami menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan sinkronisasi dengan Sistem Manajemen Keselamatan
ISO 45001, memberlakukan Safe Work Permit (SWP) atau Izin dan memprioritaskan kesehatan serta keselamatan. Kami Pertambangan. Pada awal 2025, proses ini akan dilanjutkan
Kerja Aman dalam setiap aktivitas kerja dan Contractor Safety menerapkan standar keselamatan yang ketat dan memperbarui dengan pelatihan dan sosialisasi ISO 45001 kepada calon
Management System (CSMS) dalam pengelolaan keselamatan protokol secara berkala agar karyawan dapat bekerja tanpa auditor dan pemangku kepentingan terkait.[GRI 403-1] [GRI 403-8]
dan kesehatan mitra kerja. khawatir. Beberapa inisiatif yang kami jalankan meliputi
latihan keselamatan rutin, program kesehatan komprehensif,
Selain itu, kami juga menerapkan prinsip industrial hygiene serta sistem pemantauan canggih dan pengetahuan untuk
yang mencakup pengendalian terhadap paparan debu, bekerja dengan aman dan efisien.
kebisingan, dan ergonomi, yang seluruhnya dimonitor melalui
Key Performance Indicators (KPI) dan ditinjau secara berkala. Kami secara aktif memantau kinerja untuk menjaga agar
standar industri tetap terpenuhi dan mendorong perbaikan
Penerapan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) berkelanjutan di setiap aspek operasional. Pada tahun 2024,
mencakup 100% karyawan, termasuk pekerja kontraktor/ jumlah kecelakaan sedang-berat turun menjadi 2 kejadian dari
vendor, tanpa pengecualian. Kebijakan ini juga berlaku bagi tahun 2023 yang terjadi sebanyak 3 kejadian. Sementara itu,
seluruh pemangku kepentingan yang beraktivitas atau kecelakaan ringan tercatat sebanyak 18 kejadian, setelah pada
berkunjung ke area kerja PT Vale.[GRI 403-1][GRI 403-8] tahun sebelumnya tidak terjadi.
Seluruh lokasi operasi telah menerapkan program kesiapsiagaan Meskipun terjadi penurunan dalam kecelakaan yang lebih serius,
dan tanggap darurat sebagai bagian dari pelaksanaan Sistem adanya peningkatan dalam kecelakaan ringan menunjukkan
Manajemen K3, yang dilengkapi dengan pelatihan rutin bagi bahwa masih ada area yang perlu kami tingkatkan. Untuk
karyawan maupun kontraktor. Sepanjang tahun 2024, tidak itu kami terus memperkuat sistem manajemen keselamatan
126 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 128
insiden yang terjadi pada tahun 2024 telah diselidiki untuk bulan, diikuti dengan rapat khusus untuk membahas kebijakan
Identifikasi Bahaya Utama dan menemukan penyebabnya dan melaksanakan rekomendasi dan penetapan key performance indicator (KPI).[GRI 403-4]
Pelatihan K3 [GRI 403-2] [GRI 202-2] tindakan perbaikan, termasuk didalamnya terdapat 20 kasus
kecelakaan berpotensi fatalitas (HIPO). Pelatihan K3 yang diberikan oleh pelatih bersertifikat
Pada tahun 2024, kami mencatatkan pencapaian terbaik dalam kompetensi sesuai bidang, dan lisensi dari Badan Nasional
sejarah perusahaan dalam aspek keselamatan kerja, termasuk Kami juga telah meningkatkan sistem pelaporan bahaya Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi bagian penting dalam
keberhasilan melaksanakan Penilaian Tingkat Pencapaian dengan menetapkan target perbaikan setiap temuan dan memastikan setiap pekerja memiliki pemahaman dan
Kinerja Keselamatan Pertambangan sesuai Kepdirjen Minerba mengevaluasi kualitas pelaporan bahaya yang masuk. Informasi kompetensi yang memadai. Evaluasi dilakukan melalui ujian
No. 10 Tahun 2023. Capaian ini tercermin dari meningkatnya keselamatan dan kesehatan kerja disampaikan secara berkala untuk menilai pemahaman peserta terhadap materi yang
pemenuhan standar kompetensi oleh tim kami, seperti melalui Intranet, WA Broadcast, billboard, dan Safety Share disampaikan.
sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP) dari Dirjen yang diterima oleh seluruh area kerja.
Minerba Kementerian ESDM, serta pelaksanaan pelatihan Pada tahun 2024, terdapat 2 kegiatan pelatihan utama:
Hazard Identification & Risk Assessment (HIRA) yang dilakukan Komite Keselamatan Pertambangan berperan penting dalam 1. First Operational Supervisor (POP), diikuti oleh 88
secara rutin setiap dua tahun. menetapkan Tujuan Sasaran dan Program (TSP) Keselamatan, karyawan dan kontraktor.
serta memastikan kebijakan dan prosedur keselamatan 2. Intermediate Operational Supervisor (POM), diikuti oleh
Sebagai bagian dari komitmen terhadap perbaikan diterapkan dengan efektif. Rapat rutin dilaksanakan setiap 28 karyawan dan kontraktor.
berkelanjutan, kami menerapkan langkah-langkah
keselamatan yang terstruktur dan sistematis. Identifikasi
bahaya dan penilaian risiko dilakukan secara berkala melalui
sistem Contractor Safety Management System (CSMS) setiap Rata-rata Jam Pelatihan
bulan. Selain itu, kami menyelenggarakan pelatihan induksi
yang diperbarui setiap dua tahun, serta melakukan Risk
Kesehatan, Keselamatan dan Tanggap Darurat
Assessment dan Job Safety Analysis (JSA) sebelum pekerjaan
(jam) 6.166
dimulai atau jika terjadi perubahan dalam kondisi kerja. Safety
talks juga dilakukan sebelum setiap pekerjaan dimulai, dan 4.525
kami secara rutin melakukan audit bulanan terhadap aktivitas
2022 3.964
berisiko tinggi serta pemeriksaan harian terhadap alat berat 2023
sebelum dioperasikan. [GRI 403-2] 2024
Untuk memastikan keberhasilan pengendalian bahaya 1.020
secara menyeluruh, standar keselamatan yang diadopsi 694
diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, termasuk rambu-rambu
361
peringatan dibuat dalam dua bahasa (bilingual). Pekerja dapat
melaporkan bahaya melalui aplikasi CRM, sementara insiden
Karyawan Kontraktor/Vendor
atau kecelakaan dilaporkan melalui aplikasi IRIS. Semua
127 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 129
Kesehatan Kerja [GRI 403-3]
Pada tahun 2024, fokus utama kami dalam penerapan
kesehatan kerja adalah mengubah pola pikir dan perilaku Wellness Program Batch II IGP Morowali
karyawan tentang pentingnya hidup sehat melalui “Wellness
Program”. Program ini mengedepankan lima pilar utama, yaitu
pola makan sehat dan bergizi seimbang, istirahat cukup 7
hingga 8 jam per hari, pengelolaan stres dengan baik, olahraga
teratur yang cukup, dan membangun komunitas sosial serta
lingkungan yang bersih. Dengan pendekatan ini, kami berharap
para karyawan menjadi lebih sehat dan produktif.
Pengelolaan Risiko Keselamatan
Operasi
PT Vale memperhatikan risiko keselamatan dan kesehatan
yang terkait dengan pekerjaan di operasional pertambangan
dan produksi nikel. Beberapa jenis pekerjaan di operasional
pertambangan dan produksi nikel berisiko tinggi terhadap
keselamatan dan kesehatan kerja, seperti menangani material
secara manual, bekerja dengan peralatan pertambangan, PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project hidup dan pencegahan penyakit. Pengalaman dari
bekerja di dekat gas berbahaya, atau berkerja di are yang sangat (IGP) Morowali kembali meluncurkan Wellness Program peserta Batch I menunjukkan bahwa konsistensi dalam
bising. Beberapa pekerjaan di operasional pertambangan dan Batch II sebagai upaya mendorong karyawan dan menerapkan pola hidup sehat tidak hanya berdampak
produksi nikel memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kontraktor untuk menerapkan pola hidup sehat secara pada perubahan fisik, tetapi juga berkontribusi pada
kesehatan. Kami telah melakukan mitigasi untuk mengurangi berkelanjutan. Program ini tidak hanya difokuskan pada penurunan risiko penyakit seperti kolesterol tinggi dan
potensi bahaya. Selain menerapkan standar keselamatan penurunan berat badan, melainkan juga membentuk gangguan metabolik lainnya.
operasional, PT Vale juga mengikuti regulasi pemerintah yang kebiasaan hidup sehat yang mencakup pengaturan pola
berlaku. [GRI 403-7] makan seimbang, olahraga teratur, manajemen stres, Wellness Program diharapkan menjadi bagian dari
dan istirahat yang cukup. budaya hidup sehat di lingkungan kerja PT Vale dan terus
mendorong partisipasi aktif seluruh karyawan dan mitra
Melalui program ini, peserta diberikan pemahaman kerja di setiap lokasi operasional.
mengenai pentingnya menjaga keseimbangan fisik
dan mental sebagai bagian dari peningkatan kualitas
128 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 130
Risiko yang Apakah Work-related Hazard Tindakan yang diambil untuk menghilangkan
Dihadapi tersebut menjadi penyebab bahaya dan untuk meminimalkan risiko dengan
Program Kesehatan dan Jenis Pekerjaan
Karyawan dan penyakit selama periode menggunakan hierarki pengendalian. [GRI 403-9][GRI
Kebugaran Karyawan — Pekerja pelaporan (2024) 403-10][GRI 403-3]
Wellness Talkshow Pomalaa Mengoperasikan Cidera serius/ Tidak • Mengembangkan standar CAR/MHS-03
peralatan berat. kematian • Pelatihan dan audit pengoperasian kendaraan.
Bekerja di Cidera serius/ Tidak • Penerapan standar CAR/MHS 01.
ketinggian. kematian • Pelatihan dan audit bahaya bekerja di ketinggian.
Peledakan Cidera serius/ Tidak • Penerapan standar CAR/MHS-09.
kematian • Sertifikasi juru ledak.
• Audit terkait pekerjaan peledakan.
Bekerja di dekat gas Keracunan gas Tidak • Melakukan hygiene industrial risk assessment.
Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam berbahaya. • Pemantauan secara langsung maupun daring.
mendukung kesejahteraan karyawan, PT Vale Indonesia • Menyiapkan prosedur kerja aman.
Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa • Penggunaan alat pelindung diri (APD).
mengadakan talkshow Wellness Program bertema Bekerja di area yang Heat stress Tidak • Melakukan hygiene industrial risk assessment.
“Keseimbangan Energi Kita & Tips Wellness Saat terpapar panas. • Pemantauan secara langsung maupun daring.
Berpuasa”. Kegiatan ini diikuti oleh peserta Wellness • Menyiapkan prosedur kerja aman.
Program secara hybrid dan menghadirkan Coach Hendri • Penggunaan alat pelindung diri (APD).
Pardede sebagai narasumber.
Bekerja di area yang Gangguan Tidak • Melakukan hygiene industrial risk assessment.
Program ini mendorong karyawan untuk menerapkan bising. pendengaran • Pemantauan secara langsung maupun daring.
pola hidup sehat dan seimbang, tidak hanya melalui • Menyiapkan prosedur kerja aman.
pengaturan pola makan yang tepat, tetapi juga dengan • Penggunaan alat pelindung diri (APD).
aktivitas fisik rutin sebagai bagian dari pengelolaan
kesehatan jangka panjang. Dalam sesi ini, peserta Jenis pekerjaan lain Gangguan Tidak • Melakukan engineering control peralatan
mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya yang diidentifikasi muskuloskel- tambang yang berisiko tinggi terhadap bahaya
keseimbangan energi, teknik konsumsi makanan yang dari analisis etal (nyeri ergonomis.
optimal, serta panduan nutrisi selama berpuasa. Selain permintaan punggung • Pengendalian adminsitratif dengan
itu, karyawan juga dibekali tips praktis mengenai pola pekerjaan proyek: bawah, hernia, menumbuhkan kesadaran operator tambang yang
makan sehat saat sahur dan berbuka, serta anjuran untuk • Bekerja dengan nucleus bekerja dengan peralatan berisiko tinggi terhadap
menjaga kebugaran melalui olahraga ringan selama bulan peralatan pulposus, dan bahaya ergonomis.
Ramadan. pertambangan; lainnya) • Kontrol administratif untuk semua jenis
• Menangani pekerjaan dengan penanganan material manual.
material secara
manual.
129 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 131
Untuk memberikan perlindungan kepada karyawan terhadap
kebutuhan tindakan medis, PT Vale mendaftarkan seluruh
karyawan dalam program jaminan sosial kesehatan BPJS
Kesehatan. Sebagai peserta, mereka mendapatkan layanan Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman, IGP Morowali Bangun
kesehatan untuk non-PAK (Penyakit Akibat Kerja) di fasilitas
kesehatan pertama hingga rumah sakit rujukan. Kami juga
Kesadaran Karyawan dengan Edukasi Pencegahan HIV/AID
menyediakan pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up/
MCU) berkala bagi karyawan dan pekerja. Pada 2024, sebanyak
3.099 karyawan dan 15.303 pekerja kontraktor telah menjalani
MCU. Hal ini merupakan langkah proaktif untuk memastikan
kesejahteraan tenaga kerja.[GRI 403-6]
Kami juga melakukan upaya dalam mengelola kondisi kesehatan
yang membahayakan. Sejak tahun 2008 kami bekerja sama
dengan Dinas Kesehatan Luwu Timur melakukan program
sukarela penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja Kami juga
menangani penyakit lain seperti Tuberkulosis dan Demam
Berdarah. Hal ini dilakukan untuk memberi perlindungan
terhadap pekerja dari penyakit yang berpotensi mengganggu
Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia pada 1 dari segalanya. Dengan deteksi dini dan pengobatan yang
kinerja dan keselamatan di tempat kerja.[GRI 403-6]
Desember, PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) melalui Indonesia tepat, penderita tetap bisa hidup sehat dan produktif,”
Growth Project (IGP) Morowali mengadakan sosialisasi ujarnya.
pencegahan HIV/AIDS bagi karyawan dan kontraktor
di Kantin Si’e, Port Bahomotefe, Morowali, pada 2 Perwakilan Dinas Kesehatan, Nursiah Musa, turut
Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan memaparkan program pemeriksaan dini HIV/AIDS untuk
pemahaman dan mengurangi stigma terhadap HIV/AIDS, mempermudah akses layanan kesehatan, terutama di
dengan partisipasi sekitar 70 peserta. tempat kerja. Sesi ini juga diisi dengan diskusi interaktif,
di mana peserta aktif bertanya mengenai langkah-
Manager Health Safety & Operational Risk (HSOR) IGP langkah pencegahan dan perlindungan dari HIV.
Morowali, Asri Djaya, menegaskan bahwa edukasi ini
merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan PTVI IGP Morowali berkomitmen untuk terus mengadakan
dalam menjaga kesehatan karyawan. Pemateri, dr. Arnis program kesehatan guna menciptakan lingkungan kerja
Fanasari Umar dari RSUD Morowali, menjelaskan HIV, yang sehat, inklusif, dan bebas stigma terhadap HIV/AIDS.
cara penularan, serta pencegahannya. “HIV bukan akhir
130 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 132
Kinerja terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja
PT Vale melakukan audit kepatuhan K3 secara rutin setiap Statistik Kinerja K3 [GRI 403-9]
tahun berdasarkan standar SMKP Minerba dan IMS-EHS, yang
dilaksanakan oleh auditor internal bersertifikat. Hasil audit 2024
Indikator
internal SMKP Minerba tahun 2024 menunjukkan tingkat Sorowako Bahodopi Pomalaa
kepatuhan sebesar 76,73%, meningkat dibandingkan tahun
sebelumnya yang mencapai 73,56%. Lost Time Injuries 1 0 0
First Aid Injuries 20 2
Selain itu, kinerja keselamatan kerja dipantau secara berkala
menggunakan indikator Severity Rate (SR) dan Frequency Rate Near Miss Unsafe Action, Unsafe Condition 59 6 1
(FR) per 1.000.000 jam kerja. Pada tahun 2024, FR di Sorowako Days Lost due to Accident (Severity Rate) 400 0 0
tercatat 0,30, di Bahodopi 0,27, dan di Pomalaa 0. Sementara
untuk SR, Sorowako mencatatkan 400 hari kerja hilang akibat Total Accident Rate (Frequency Rate) 0.30 0.27 0
kecelakaan, sedangkan Bahodopi dan Pomalaa nihil.
Tingkat dan Jumlah Peristiwa Kecelakaan Kerja 2024 [GRI 403-9]
Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR) PT Vale tercatat
berada di bawah rata-rata yang dilaporkan oleh International Tingkat Sorowako Bahodopi Pomalaa
Council on Mining and Metals (ICMM). Selama periode yang Kecelakaan Kerja
sama, tidak terdapat kasus Fatal Injury Frequency Rate (FIFR). Jumlah Tingkat Jumlah Tingkat Jumlah Tingkat
Terkait kejadian dengan konsekuensi tinggi (tidak termasuk Ringan 15 0,51 2 0,55 1 0,39
fatalitas), telah tercatat 17 kejadian di Sorowako, 2 di
Bahodopi, dan 1 di Pomalaa — data ini digunakan sebagai dasar Sedang dan Berat 2 0,07 0 0 0 0
evaluasi dan penguatan pengendalian risiko di seluruh lokasi Fatal 0 0 0 0 0 0
operasional.
Jumlah 17 0,57 2 0,55 1 0,39
Selain itu, Near Miss Unsafe Action, Unsafe Condition
dilaporkan sebanyak 59 kejadian di Sorowako, 6 di Bahodopi,
dan 1 di Pomalaa selama tahun 2024. Pengawasan terhadap ke-
jadian-kejadian ini menjadi bagian penting dalam mendeteksi
dini potensi kecelakaan dan memperbaiki sistem pengendalian
di lapangan. [GRI 403-9][EM-MM-320a.1]
131 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 133
Sosialisasi Safety Awareness untuk Kontraktor[GRI 202-2]
Keselamatan kerja adalah prioritas utama di PT Vale Indonesia Tbk (PTVI), terutama bagi kontraktor—termasuk pengemudi bus dan light vehicle (LV), supervisor, dan penanggung
pengemudi kendaraan operasional yang menghadapi risiko kecelakaan akibat kelelahan, jawab operasional (PJO)—mengikuti pelatihan ini. Program ini bertujuan mengurangi
kelalaian, dan pelanggaran aturan keselamatan. Pada 2023, Departemen Contractor pelanggaran, meningkatkan disiplin berkendara, serta membangun budaya keselamatan
Management Operations (CMT) mencatat 202 pelanggaran berkendara oleh pekerja yang lebih kuat. Selain edukasi tentang risiko kelelahan dan konsekuensi pelanggaran,
kontraktor, dengan 39 di antaranya tergolong berat (Step 5). Angka ini meningkat pada sesi ini juga mendorong peran aktif PJO dalam menegakkan aturan di lapangan.
2024 menjadi 264 pelanggaran, menunjukkan urgensi peningkatan kepatuhan terhadap
standar keselamatan. Komitmen ini sejalan dengan semangat #SafetyAdalahSaya, menegaskan bahwa
keselamatan adalah tanggung jawab bersama. PTVI akan terus memperkuat inisiatif
Sebagai respons, PTVI menggelar Sosialisasi Safety Awareness pada 19-22 November ini dengan mendorong kepatuhan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan demi
2024 di Sorowako, bekerja sama dengan Departemen Health, Safety, Operational menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan berkelanjutan.
Risk, Environment, and Sustainability Operations (HSORESO). Lebih dari 600 pekerja
132 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 134
Inisiatif Mengenai
Kesehatan Mental Dukungan Pemulihan Psikologis Pascabencana — Trauma
Dalam menjaga kesehatan mental karyawan, kami menyediakan
Healing untuk Anak Korban Banjir dan Longsor di Luwu
berbagai layanan yang mendukung kesejahteraan mental
dan emosional. Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT Vale Program ini dilaksanakan pada 12 Mei 2024,
menyediakan akses kepada psikolog dan psikiater di RS/Klinik berkolaborasi dengan Polres Palopo dan mahasiswa
INCO Sorowako, yang siap memberikan layanan profesional Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN
kepada karyawan yang membutuhkan bantuan mental. Selain Makassar, melalui berbagai aktivitas edukatif dan
itu, kami juga rutin mengadakan pemeriksaan kesehatan rekreatif seperti bernyanyi, menggambar, mewarnai,
berkala untuk memastikan kondisi fisik dan mental karyawan serta permainan kelompok yang bertujuan untuk
dalam keadaan baik. membantu memulihkan kondisi mental anak-anak
korban bencana. Selain itu, PT Vale turut menyalurkan
Tidak hanya untuk karyawan, PT Vale juga memberikan paket makanan sehat bagi ibu hamil dan balita
bantuan kepada masyarakat sekitar yang terkena dampak sebagai bagian dari dukungan pemenuhan gizi di
bencana. Bantuan yang diberikan antara lain, layanan wilayah terdampak.
trauma healing bagi anak-anak korban bencana dan layanan
trauma healing. Dengan langkah-langkah ini, kami berupaya Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian
menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung program tanggap bencana PT Vale, yang sebelumnya
karyawan untuk mencapai keseimbangan antara kehidupan telah mengirimkan Tim Emergency Response
pribadi dan profesional. Group (ERG) untuk mendukung proses evakuasi
korban, serta bantuan logistik dan alat berat guna
mempercepat pemulihan infrastruktur dan akses
transportasi di lokasi bencana.
PT Vale berkomitmen untuk terus berkontribusi
Sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam aksi kemanusiaan di wilayah operasional
dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, dan sekitarnya, baik pada fase tanggap darurat
PT Vale Indonesia Tbk memberikan layanan trauma maupun dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi
healing bagi anak-anak terdampak banjir dan tanah pascabencana sebagai bentuk tanggung jawab sosial
longsor di Kelurahan Lindajang, Kecamatan Suli perusahaan.
Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
133 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 135
Menjaga Harmoni Komunitas
melalui Keterlibatan Strategis
1
Page 136
Pendekatan Umum
PT Vale Indonesia (PTVI) menyadari bahwa kegiatan operasional Selain itu, kami turut mendukung pelestarian budaya lokal,
kami sangat berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat pengembangan kapasitas masyarakat, serta peningkatan
sekitar. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memastikan kualitas hidup melalui program-program di bidang pendidikan,
setiap langkah operasional dijalankan secara bertanggung kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur. Dalam menghadapi
jawab, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, potensi dampak sosial seperti relokasi, kami menerapkan
keselamatan, kesejahteraan, serta pelestarian lingkungan, prinsip hierarki mitigasi dan sebisa mungkin menghindari
melebihi pertimbangan ekonomi semata. pemindahan. Jika relokasi tidak dapat dihindari, proses
dilakukan dengan mengacu pada regulasi nasional dan standar
Pendekatan kami dalam mengelola dampak sosial mengacu internasional, serta melibatkan pemangku kepentingan secara
pada standar internasional seperti IFC Performance Standards, aktif.
ISO 26000, dan pedoman ICMM. Kebijakan keberlanjutan
menjadi landasan dalam menangani isu-isu sosial, termasuk Seluruh langkah ini mencerminkan komitmen PTVI dalam
yang berkaitan langsung dengan masyarakat di sekitar wilayah menjalankan operasional tambang secara transparan, inklusif,
operasi. Sebagai wujud komitmen jangka panjang, kami telah dan selaras dengan kepentingan masyarakat di sekitar wilayah
menyusun peta jalan keberlanjutan yang menjadi pedoman operasi.
strategis dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pro-
gram-program yang bertujuan menciptakan nilai bersama Sebagai bentuk transparansi, kami mengelompokkan berbagai
secara berkelanjutan. program unggulan yang dirancang untuk menjawab isu, risiko,
dan peluang terkait aspek komunitas. Infografis di bawah
Kami menjaga hubungan yang konstruktif dengan ini merangkum program-program tersebut, termasuk topik
masyarakat melalui keterlibatan yang terbuka, bermakna, material, serta capaian hingga tahun 2024.
dan berkelanjutan. Hal ini mencakup penyampaian informasi,
penyerapan aspirasi, hingga penanganan keluhan melalui
mekanisme pengaduan yang terstruktur. Sistem SDI
(Stakeholders, Demands, and Issues) digunakan untuk mencatat
interaksi, memantau isu, dan memastikan tindak lanjut yang
cepat dan responsif. Dalam merancang dan menjalankan
program sosial, kami juga membangun komunikasi yang
erat dengan masyarakat serta pemerintah daerah untuk
memastikan bahwa program-program yang dijalankan relevan
dengan kebutuhan lokal dan memberikan dampak jangka
panjang yang berkelanjutan.
2 135
Page 137
Topik Material Hak Asasi Manusia dalam Komunitas Keterlibatan dan Hubungan dengan Komunitas
Topik Keberlanjutan
Hak Asasi Manusia Masyarakat Keterlibatan Masyarakat Dampak Ekonomi Permukiman Kembali
Terkait
• Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang bertujuan
Inisiatif Utama
Sistem SDI (Stakeholders, Demands, and meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi
di 2024
Issues) kreatif, pengembangan infrastruktur, serta peningkatan kesehatan dan
pendidikan.
Memastikan semua pengaduan dan • Pelatihan dan pendampingan di sekolah lapang bagi petani
keluhan, termasuk pelanggaran HAM, • Pelatihan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas teknis dan
tercatat dan ditindaklanjuti. manajerial mereka
• Mengembangkan agrowisata dan pariwisata di sekitar Danau Matano
Pencapaian
• ~300 KK dan >15 fasilitas umum di Kecamatan Nuha
2024
• Sepanjang tahun 2024, 83,7% keluhan diselesaikan. mendapatkan subsidi listrik
• Pembaharuan rencana keterlibatan pemangku kepentingan • 113 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
dan mekanisme pengaduan sesuai standar IFC. peserta program peningkatan kapasitas dan daya
• Penanganan keluhan terkait pelanggaran HAM dengan saing
pelaksanaan Human Rights Due Diligence (HRDD). • 115 anggota kelompok wanita tani dari 10 kelompok
• Penyusunan Land Acquisition and Resettlement Framework mengikuti pelatihan pertanian organik
(LARF) dan Security Management Plan (SMP) • 9 puskesmas di area pemberdayaan PT Vale
• Pembaharuan Security Risk Assessment (SRA) merujuk ke • 41 pelajar/mahasiswa melakukan penelitian maupun
standar Voluntary Principles on Security and Human Rights kerja praktik di area operasi di Bahodopi
(VPSHR)
• Pelatihan mekanisme keluhan kepada seluruh departemen
terkait.
3 136
Page 138
Penghormatan Hak Asasi Manusia
Kami juga memahami bahwa pengakuan terhadap kelompok
PT Vale berkomitmen untuk menghormati hak asasi manusia Penghormatan terhadap Masyarakat Lokal
masyarakat tertentu merupakan bagian penting dari
(HAM) bagi seluruh pihak yang berisiko terdampak oleh
perlindungan hak asasi manusia. Oleh karena itu, apabila
kegiatan operasional kami, termasuk karyawan, mitra kerja, Penghormatan terhadap hak-hak masyarakat, termasuk
ke depan terdapat ketentuan hukum yang secara khusus
dan masyarakat sekitar. Komitmen ini tercermin dalam kelompok yang memiliki ikatan kuat dengan wilayah
mengatur hak-hak kelompok tersebut, PT Vale berkomitmen
Kebijakan Keberlanjutan PT Vale, yang mencakup penilaian operasional perusahaan, merupakan prinsip penting yang
untuk menjalankan proses keterlibatan sesuai dengan
risiko hak asasi manusia di seluruh rantai pasok dan proses menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan kami. Pada tahun
peraturan dan kebijakan yang berlaku. Komitmen ini sejalan
produksi. 2024, kami terus melanjutkan kerjasama dengan para pihak
dengan nilai-nilai keberlanjutan dan prinsip penghormatan
terkait untuk memastikan proses keterlibatan masyarakat
terhadap hak asasi manusia yang menjadi dasar dalam seluruh
sesuai dengan standar yang dianut oleh PTVI.
kegiatan operasional kami.
Sebelum memulai segala bentuk kegiatan PT Vale mengadakan
Kami juga secara rutin melakukan studi sosial dan lingkungan
Kebijakan HAM PT Vale menjadi pedoman dalam konsultasi terbuka dengan masyarakat, memberikan informasi
untuk mengidentifikasi potensi dampak terhadap komunitas.
memastikan penghormatan, perlindungan, dan yang relevan dan cukup, serta membuka ruang dialog untuk
Jika ditemukan dampak yang signifikan, PT Vale akan
pemulihan hak-hak individu dalam konteks menyampaikan pandangan dan kekhawatiran. Proses
mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat, seperti
operasional perusahaan. ini difasilitasi melalui forum koordinasi yang melibatkan
penyesuaian wilayah kerja, perlindungan situs budaya, serta
pemerintah desa dan kelompok masyarakat, sebagai wujud
dukungan terhadap pengembangan kapasitas masyarakat.
Akses Kebijakan Hak Asasi Manusia: komitmen awal dalam membangun persetujuan yang
Seluruh proses ini dilakukan secara partisipatif dan dengan
https://vale.com/in/indonesia/kebijakan-kami bermakna dan partisipatif.
menghormati nilai-nilai budaya yang dianut oleh masyarakat
setempat. [SASB EM-MM-210b.1]
PT Vale memastikan bahwa seluruh mitra bisnis, termasuk
pemasok dan kontraktor, tidak terlibat dalam pelanggaran hak
asasi manusia (HAM). Melanjutkan komitmen kami dalam terus
melakukan pelatihan dan pengidentifikasian risiko pelanggaran
HAM secara transparan, PT Vale menerapkan prinsip hierarki
mitigasi dalam kegiatan usaha untuk memastikan hak asasi
manusia tidak dilanggar, sesuai dengan standar internasional
seperti International Finance Corporation Performance
Standards dan voluntary Principles on Security and Human
Rights (VPSHR).
4 137
Page 139
Penanganan Keluhan terkait HAM melalui Proses Uji Tuntas (Due Diligence) [SASB EM-MM-210a.3]
PT Vale berkomitmen untuk menghormati, melindungi, dan hasil dari investigasi, kami menerima kesimpulan bahwa akuntabilitas, laporan investigasi dan rencana
memenuhi hak asasi manusia sebagai bagian dari penerapan kekhawatiran yang disampaikan dalam surat tersebut memang aksi ini telah dipublikasikan dan dapat diakses
prinsip keberlanjutan dan tata kelola yang bertanggung diyakini oleh sebagian anggota masyarakat. melalui situs resmi perusahaan:
jawab. Kami menyadari bahwa dalam menjalankan kegiatan
Akses dokumen Laporan Investigasi Publik Hak
operasional yang kompleks, potensi tantangan dan Selama proses investigasi, sejumlah anggota masyarakat juga
Asasi Manusia:
kekhawatiran dari pemangku kepentingan dapat muncul. Oleh menyampaikan pengakuan atas kontribusi positif yang telah
karena itu, kami berupaya untuk mendengarkan, memahami, dan terus diberikan oleh PT Vale terhadap kehidupan dan
https://vale.com/documents/d/guest/ptvi-in-
serta secara proaktif mengambil langkah-langkah perbaikan penghidupan mereka. Temuan ini menjadi bagian penting dari
vestigation-public-report-_-20240730
yang sesuai dan transparan. refleksi kami dalam menyusun langkah-langkah perbaikan
yang lebih konstruktif dan berorientasi pada penguatan
Akses Tanggapan dan Rencana Aksi PTVI:
Pada tahun 2023, kami menerima surat terbuka dari masyarakat hubungan dengan seluruh pemangku kepentingan.
yang memuat tuduhan mengenai dugaan pelanggaran hak
https://vale.com/documents/d/guest/human-
asasi manusia di sekitar wilayah operasional kami, khususnya PT Vale menyambut baik dan mendukung penuh hasil
rights-commitment-and-action-plan
di Sorowako, Asuli, dan Tanamalia. investigasi tersebut, termasuk keterbukaan hasilnya kepada
publik. Investigasi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi
Menindaklanjuti laporan tersebut, Vale Base Metals (VBM) yang merespons pengalaman dan kekhawatiran masyarakat,
yang merupakan pemegang saham utama PT Vale lainnya, di antaranya terkait dengan akses terhadap air bersih,
menugaskan dilaksanakannya investigasi independen sebagai mekanisme kompensasi, keberlanjutan mata pencaharian,
bagian dari proses Human Rights Due Diligence (HRDD) guna pendekatan keamanan, serta pelibatan komunitas.
memperoleh pemahaman yang komprehensif, objektif, dan
berbasis fakta terkait dugaan dampak operasional terhadap Sebagai tindak lanjut, PT Vale menerima rekomendasi tersebut
hak asasi manusia di wilayah yang dilaporkan. dan menyusun Human Rights Commitment and Action Plan,
sebuah rencana aksi komprehensif yang berisi langkah-lang-
Investigasi independen dilakukan dengan tujuan untuk kah perbaikan dan penguatan sistem perlindungan hak asasi
menilai sejauh mana kekhawatiran yang disampaikan melalui manusia.
surat terbuka benar-benar mencerminkan pandangan dan
pengalaman sebagian anggota masyarakat di Sorowako, Asuli, Rencana ini juga mencakup peningkatan kebijakan internal,
dan Tanamalia. Selain itu, investigasi ini juga bertujuan untuk mekanisme keluh kesah, serta alpendekatan keterlibatan
menentukan apakah kekhawatiran tersebut memerlukan masyarakat yang lebih inklusif dan partisipatif.
penelaahan lebih lanjut dan tindak lanjut melalui langkah-
langkah korektif atau pencegahan yang sesuai. Berdasarkan Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan
5 138
Page 140
Ringkasan Rencana Aksi Tindak Lanjut Human Rights Due Diligence
Topik Tujuan dan Tindak Lanjut
Manajemen Sosial & Memperkuat keterlibatan masyarakat yang partisipatif dan
Lingkungan pembaruan mekanisme pengaduan sesuai standar IFC PS5.
Termasuk pelatihan staf, pelaporan berkala ke Direksi, dan
pencatatan isu melalui sistem SDI.
Sorowako: Evaluasi praktik kompensasi dan pemukiman kembali. Penyusunan
Kompensasi & Lahan Land Acquisition and Resettlement Framework (LARF) untuk
memastikan kesesuaian dengan regulasi nasional dan standar
internasional.
Asuli: Akses Air Bersih Kajian berbasis HAM terhadap dampak akses air, pemantauan
kualitas air, dan peninjauan rencana pemantauan berbasis
komunitas (Community-Based Monitoring).
Tanamalia: Mata Strategi perlindungan mata pencaharian, komunikasi terbuka
Pencaharian & terkait eksplorasi, studi hidrologi, dan penyusunan MoU sebagai
Konsultasi dasar kesepahaman dengan komunitas.
Pendekatan Penyesuaian kebijakan keamanan mengacu pada Voluntary
Keamanan & Principles on Security and Human Rights (VPSHR), pelatihan
Kebebasan keamanan berbasis HAM, dan pelibatan fasilitator independen
Berekspresi dalam dialog masyarakat.
Perkembangan pelaksanaan rencana aksi akan diperbarui secara berkala melalui situs resmi PT
Vale sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan keterbukaan informasi kepada
6 139
Page 141
Relokasi dan Hak atas Tanah serta Sumber Daya [GRI 14.12.2]
Pelatihan Hak Asasi Manusia untuk Petugas PT Vale menyadari bahwa kegiatan operasional memerlukan Kerangka ini mencakup:
Keamanan[GRI 410-1] akses terhadap lahan yang saat ini juga dimanfaatkan 1. Pengembangan kebijakan kompensasi yang jelas,
oleh masyarakat. Kami berkomitmen untuk menghindari konsisten, dan transparan;
Perseroan memastikan bahwa seluruh relokasi sebisa mungkin. Namun, apabila relokasi tidak dapat 2. Peninjauan atas pembayaran masa lalu dan dampaknya
personel keamanan memiliki pengetahuan dan dihindari, kami akan memastikan proses dilakukan secara terhadap mata pencaharian masyarakat;
pemahaman yang memadai mengenai hak asasi adil, transparan, dan menghormati hak serta kesejahteraan 3. Penyampaian hasil kajian kepada pemangku kepentingan
manusia. Komitmen ini diwujudkan melalui masyarakat terdampak. secara terbuka;
pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi yang 4. Pengambilan tindakan korektif yang dibutuhkan secara
mengacu pada Keputusan Kepala Kepolisian Mengacu pada Standar Kinerja IFC PS5, PT Vale bekerja sama bertanggung jawab;
Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun dengan masyarakat untuk mengidentifikasi, mencegah, dan 5. Pemisahan yang jelas antara kegiatan mitigasi dampak
2020 tentang Pengamanan Swakarsa. Dalam mengelola dampak sosial dan ekonomi yang timbul akibat dan investasi sosial; serta proses konsultasi yang proaktif,
ketentuan tersebut, materi mengenai hukum pembebasan lahan atau pembatasan penggunaan lahan. terdokumentasi, dan inklusif.
dan hak asasi manusia merupakan bagian dari Prinsip utama yang kami pegang adalah perlindungan hak atas
kurikulum pelatihan wajib. tanah, penghidupan, serta perlakuan setara terhadap semua Melalui pendekatan ini, PT Vale berupaya memastikan bahwa
pihak yang terdampak. proses akuisisi lahan dan relokasi dilakukan secara bertanggung
Seluruh personel keamanan, baik karyawan jawab dan sejalan dengan prinsip hak asasi manusia, keadilan
Perseroan maupun tenaga alih daya dari Sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola, PT Vale sosial, serta pembangunan berkelanjutan.
Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang telah memulai proses diagnostik menyeluruh terhadap praktik
bersertifikat dan terdaftar pada Asosiasi BUJP kompensasi dan relokasi sebelumnya, termasuk di wilayah
Indonesia, telah mengikuti pelatihan dan Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa. Tujuan dari kajian ini adalah
memperoleh sertifikasi resmi dengan kualifikasi untuk menilai kesesuaian proses masa lalu dengan standar dan
Gada Pratama dan Gada Madya dari Kepolisian mengidentifikasi tindakan korektif yang diperlukan. Kajian
Negara Republik Indonesia. ini juga bertujuan mengantisipasi potensi klaim tambahan
akibat kekurangan dalam proses sebelumnya serta mengelola
ekspektasi masyarakat secara adil.
Untuk memastikan keseragaman standar di seluruh wilayah
operasi, PT Vale sedang menyusun Kerangka Akses Tanah dan
Relokasi (Land Access and Resettlement Framework/LARF)
yang mengintegrasikan kepatuhan terhadap regulasi nasional
dan standar internasional.
7 140
Page 142
Program Pemulihan dan Pengembangan Program Penghidupan Berkelanjutan
Pasca-Relokasi Masyarakat Dongi[GRI 14.12.2][GRI 14.12.3]
kepala keluarga masyarakat Dongi sebagai pihak yang berhak • Dukungan infrastruktur berkelanjutan: Inisiatif seperti
menerima penyelesaian. pemasangan lampu jalan tenaga surya dan pembangunan
sanitasi ramah lingkungan turut menciptakan lingkungan
Sebagai wujud komitmen terhadap penghormatan hak hidup yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
asasi manusia dan pembangunan berkelanjutan, PT Vale • Program livelihood pasca-relokasi ini dijalankan dengan
telah melaksanakan program relokasi terpadu secara prinsip inklusif, kolaboratif, dan berbasis pada kebutuhan
partisipatif bersama pemerintah daerah dan para pemangku masyarakat. Dialog yang konstruktif terus dibangun
kepentingan. Program ini telah selesai dilaksanakan, dan saat sebagai bentuk tata kelola partisipatif, menjadikan
ini PT Vale memfokuskan upaya pada penguatan penghidupan masyarakat Dongi sebagai mitra aktif dalam setiap tahap
berkelanjutan masyarakat Dongi pasca-relokasi. pembangunan.
Fokus program saat ini adalah menciptakan kemandirian
ekonomi dan peningkatan kesejahteraan melalui pendekatan Capaian Infrastruktur Utama (2020–2024):
pemberdayaan yang berkelanjutan. Beberapa inisiatif utama • Renovasi 57 unit rumah dengan sistem sanitasi layak.
meliputi: • Renovasi gereja komunitas untuk mendukung kegiatan
sosial dan keagamaan.
• Pelatihan ekonomi lokal: Warga dilatih dalam budidaya • Pembangunan dan perbaikan akses jalan sepanjang 1.400
sayuran organik, pembuatan pupuk alami, dan meter.
pengembangan produk herbal. Kegiatan ini tidak hanya • Pembangunan sistem drainase jalan sepanjang 1.800
membuka peluang usaha baru, tetapi juga memperkuat meter sebagai mitigasi banjir.
ketahanan pangan keluarga. • Pembangunan jaringan pipa air bersih (2023–2024),
• Pemberdayaan tenaga kerja lokal: Selama proses dengan proses AMDAL sedang berlangsung untukh
pembangunan hunian dan infrastruktur, sekitar memastikan pembangunan berkelanjutan.
90% tenaga kerja berasal dari komunitas lokal.
Suku To Karunsi’e Dongi merupakan salah satu suku di
Selain memberikan penghasilan, keterlibatan ini juga Untuk kronologi lengkap program relokasi Masyarakat Dongi,
Sorowako, Luwu Timur, yang kembali ke wilayah tersebut pada
meningkatkan keterampilan masyarakat dalam sektor silakan kunjungi:
1970-an setelah sebelumnya mengungsi akibat konflik pada
konstruksi dan teknik sipil. vale.com/in/indonesia/esg/pemberdayaan-masyarakat-dongi
1950-an. Pada saat kepulangan mereka, sebagian dari kawasan
• Penguatan peran perempuan: PT Vale secara aktif
yang mereka tempati telah termasuk dalam wilayah Kontrak
melibatkan kelompok perempuan dalam pelatihan Untuk capaian Infrastruktur dapat di monitor dalam:
Karya PT Vale. Sebagai bagian dari proses penyelesaian,
kewirausahaan dan praktik pertanian berkelanjutan, https://vale.com/in/indonesia/esg/pemberdayaan-masyara-
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menerbitkan Surat
membuka ruang partisipasi yang lebih luas dalam ekonomi kat-dongi
Keputusan Bupati Nomor 166 Tahun 2004 yang menetapkan 57
keluarga dan komunitas.
8 141
Page 143
Keterlibatan/Hubungan Komunitas[GRI 413-1]
Pengelolaan Dampak terhadap Masyarakat [GRI 413-1] [GRI Persentase Dari
Jumlah Desa Pengelolaan Dampak dan
413-2] [POJK51-F.23] Wilayah Desa Di
Terdampak Bentuk Investasi Sosial
Setiap lokasi operasi memiliki tantangan sosio-politik dan Wilayah Operasi
lingkungan yang unik. Oleh karena itu, pendekatan kami
terhadap keterlibatan pemangku kepentingan bersifat adaptif, Blok Sorowako
namun tetap konsisten dengan prinsip transparansi dan
akuntabilitas. Kami juga menyadari bahwa keterlibatan yang Kecamatan Nuha 5 13% Polusi Udara
terbuka dapat memunculkan ekspektasi baru dari masyarakat, Pengelolaan:
potensi penyalahgunaan informasi, serta kebutuhan alokasi • Penggunaan filter/saringan udara
sumber daya tambahan. • Teknologi pengurangan emisi karbon
• Pengelolaan lingkungan berkelanjutan
Kami secara konsisten menjalankan berbagai program yang
memberikan manfaat tidak langsung bagi masyarakat, seperti Polusi Air
perbaikan jalan dan jembatan di Desa Loeha, serta penyediaan Pengelolaan:
fasilitas air bersih di Desa Mahalona. Kami percaya bahwa • - Kolam pengendapan air limpasan
keterlibatan yang bermakna akan memperkuat kepercayaan • - Instalasi pengolahan air limbah (water treatment)
dan mengurangi potensi konflik sosial, yang pada akhirnya • - Daur ulang limbah cair dan padat
mendukung terciptanya social license to operate (SLO) secara • - Pengelolaan lingkungan berkelanjutan
berkelanjutan.
Polusi tanah
Sebagian besar operasi kami telah menerapkan proses Pengelolaan:
keterlibatan masyarakat secara partisipatif dalam penilaian • Reklamasi lahan bekas tambang
dampak sosial, dan program pengembangan komunitas • Daur ulang limbah padat
sebagai bagian dari praktik operasional kami.[SASB EM-MM-210b.2] [GRI • Pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
413-2]
Kesempatan kerja
Berikut ini adalah rangkuman dari penilaian dampak dari ketiga Pengelolaan
wilayah kegiatan operasional kami: • Peningkatan pendapatan riil
• Pembangunan infrastruktur
• Program ketahanan pangan
9 142
Page 144
Persentase Dari Desa Di Pengelolaan Dampak dan
Wilayah Jumlah Desa Terdampak
Wilayah Operasi Bentuk Investasi Sosial
Penambahan jumlah penduduk
Pengelolaan:
• Pembangunan infrastruktur
• Program ketahanan pangan
Pengelolaan lingkungan berkelanjutan Perubahan kultur
Pengelolaan:
• Penguatan sosial dan budaya lokal
• Pengelolaan lingkungan berkelanjutan
Kecamatan 6 15% • Program ketahanan pangan
Wasuponda • Peningkatan pendapatan riil
• Pembangunan infrastruktur
• Penguatan sosial dan budaya lokal
• Pengelolaan lingkungan berkelanjutan
Kecamatan Towuti 18 47% Polusi Udara
Pengelolaan:
• Penggunaan filter/saringan udara
• Teknologi pengurangan emisi karbon
• Pengelolaan lingkungan berkelanjutan
Polusi Air
Pengelolaan:
• Kolam pengendapan air limpasan
• Instalasi pengolahan air limbah
• Daur ulang limbah cair
• Pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
10 143
Page 145
Persentase Dari Desa Di Pengelolaan Dampak dan
Wilayah Jumlah Desa Terdampak
Wilayah Operasi Bentuk Investasi Sosial
Polusi Tanah
Pengelolaan:
• Reklamasi lahan bekas tambang
• Daur ulang limbah padat.
• Pengelolaan lingkungan berkelanjutan
Kesempatan kerja
Pengelolaan:
• Program ketahanan pangan
• Peningkatan pendapatan riil
• Pembangunan infrastruktur
Pertambahan penduduk
Pengelolaan:
• Pembangunan infrastruktur
• Program ketahanan pangan
• Pengelolaan lingkungan berkelanjutan
Perubahan kultur lokal Pengelolaan:
• Program ketahanan sosial dan budaya lokal
• Pengelolaan lingkungan berkelanjutan
Kecamatan Malili 9 23% Pencemaran udara (peningkatan partikel debu akibat aktivitas kendaraan operasional
Pengelolaan:
• Perbaikan jalan dan pembatasan kecepatan kendaraan untuk mengurangi debu terbang
• Pemeliharaan dan penyoraman air secara berkala
11 144
Page 146
Persentase Dari Desa Di Pengelolaan Dampak dan
Wilayah Jumlah Desa Terdampak
Wilayah Operasi Bentuk Investasi Sosial
Pencemaran air (dampak potensi pencemaran air akibat aktivitas industri atau proyek)
Pengelolaan:
• Pengelolaan lingkungan untuk menjaga kualitas air.
Kesempatan kerja (terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat lokal)
Pengelolaan:
• Program ketahanan pangan untuk mendukung kesejahteraan
• Peningkatan pendapatan riil
Penambahan jumlah penduduk (akibat masuknya tenaga kerja dari luar daerah)
Pengelolaan:
• Pembangunan infrastruktur penjunjang
• Perencanaan tata ruang dan penyediaan layanan dasar
Perubahan budaya lokal
Pengelolaan:
• Program ketahanan sosial dan budaya lokal
Blok Pomalaa
Kecamatan Pomalaa 12 55% Penambahan jumlah penduduk, perubahan budaya lokal Pengelolaan:
• Intervensi program peningkatan pendapatan riil, kelestarian sosial budaya
Peningkatan partikel debu akibat aktivitas kendaraan operasional.
Pengelolaan:
• Pemeliharaan dan penyiraman jalan secara berkala
12 145
Page 147
Persentase Dari Desa Di Pengelolaan Dampak dan
Wilayah Jumlah Desa Terdampak
Wilayah Operasi Bentuk Investasi Sosial
Akuisisi lahan perkebunan masyarakat rentan
Pengelolaan:
• Persiapan program Land Rehabilitation Prgram (LRP)
Kecamatan Baula 10 45% Penambahan jumlah penduduk, perubahan budaya lokal
Pengelolaan:
• Intervensi program peningkatan pendapatan riil, kelestarian sosial budaya
Peningkatan partikel debu akibat aktivitas kendaraan operasional
Pengelolaan:
• Pemeliharaan dan penyiraman jalan secara berkala, serta pembatasan kecepatan kendaraan
Akuisisi lahan perkebunan masyarakat
Pengelolaan:
• Persiapan program Land Rehabilitation Prgram (LRP)
at
Kecamatan Bungku 10 77% Penambahan jumlah pendduduk, perubahan budaya lokal
Timur Pengelolaan:
• Intervensi program peningkatan pendapatan riil, kelestarian sosial budaya.
Timbunan sampah
Pengelolaan:
• Pengelolaan sampah rumah tangga
Peningkatan partikel debu akibat aktivitas kendaraan operasional.
Pengelolaan:
• Pemeliharaan dan penyiraman jalan secara berkala
13 146
Page 148
Persentase Dari Desa Di Pengelolaan Dampak dan
Wilayah Jumlah Desa Terdampak
Wilayah Operasi Bentuk Investasi Sosial
Kecamatan 3 23% Penambahan jumlah penduduk, perubahan budaya lokal
Bahodopi Pengelolaan:
• Intervensi program peningkatan pendapatan riil, kelestarian sosial budaya.
Timbunan sampah
Pengelolaan:
• Pengelolaan sampah rumah tangga.
Peningkatan partikel debu akibat aktivitas kendaraan operasional:
Pengelolaan:
• Pemeliharaan dan penyiraman jalan secara berkala
14 147
Page 149
Mekanisme Keluhan/Grievance[GRI 14.10][POJK F.24][GRI 14.10.4]
Untuk terus mendukung keterlibatan yang bertanggung merujuk pada Prinsip-Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis
jawab, PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) memiliki mekanisme dan Hak Asasi Manusia (UNGPs) serta panduan ICMM. Dengan
pengaduan yang dapat diakses secara mudah oleh seluruh menyediakan saluran pengaduan yang jelas, terbuka, dan
pemangku kepentingan, termasuk masyarakat. Mekanisme ini inklusif, PTVI berharap dapat terus membangun hubungan
berfungsi sebagai sarana akuntabilitas untuk menyampaikan yang harmonis dan saling menghormati dengan masyarakat
kekhawatiran, keluhan, atau dugaan pelanggaran hak asasi sekitar serta para pemangku kepentingan lainnya.
manusia. Untuk memastikan efektivitas dan keselarasan
dengan praktik terbaik global, PTVI telah memperbarui
Mekanisme Penanganan Keluhan/Pengaduan:
Rencana Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Mekanisme 3. Tindak Lanjut Keluhan
Pengaduan serta melaksanakan pelatihan internal bagi seluruh Keluhan yang dinyatakan layak akan diproses lebih
unit terkait. lanjut dengan pendekatan penyelesaian yang sesuai,
seperti penanganan langsung oleh unit terkait,
Saluran komunikasi yang tersedia meliputi nomor telepon, negosiasi, musyawarah, atau melibatkan pihak ketiga.
kotak keluhan, alamat email dan surat, serta pertemuan Solusi yang disepakati didokumentasikan dalam berita
1. Penerimaan Keluhan
koordinasi rutin di tingkat kecamatan. Semua keluhan dicatat acara yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Keluhan/pengaduan dapat disampaikan secara lisan
dalam Sistem Stakeholder Demands and Issues (SDI), dan akan
atau tertulis melalui email, kontak telepon, dan kotak
ditindaklanjuti Departemen External Relations sesuai dengan
keluhan, selanjutnya akan dicatat lalu dikirim kepada
tipe interaksi yang masuk, seperti tuduhan, keluhan, informasi,
pihak terkait untuk diselidiki dan ditindaklanjuti.
permohonan, dan pujian, serta akan ditindaklanjuti dengan
berbagai metode pendekatan dan melibatkan fungsi-fungsi
terkait. ditelaah dan ditindaklanjuti sesuai prosedur, serta
dikomunikasikan kembali kepada pelapor sebagai bentuk
4. Mekanisme Penyelesaian
transparansi. Data keluhan juga dilaporkan secara berkala
Pelaksanaan penyelesaian diverifikasi berdasarkan
kepada Direksi PTVI guna memastikan dukungan manajerial
dokumen yang disepakati, dan didukung dengan
terhadap penyelesaian isu strategis secara tepat waktu. 2. Investigasi Keluhan
bukti pendukung seperti dokumentasi foto dan surat
Keluhan ditelaah oleh tim gabungan yang melibatkan
perjanjian. Jika kedua pihak menyatakan puas, kasus
Jika ditemukan adanya dampak terhadap hak asasi manusia, External Relations dan perwakilan dari unit terkait.
dianggap selesai. Namun, apabila terdapat keluhan
PTVI berkomitmen untuk melakukan langkah pemulihan Dalam proses ini, saran atau masukan dari pihak
baru di luar kesepakatan, maka akan diproses kembali
dan mitigasi secara adil dan efektif, bekerja sama dengan eksternal, seperti perwakilan pemerintah daerah,
sebagai pengaduan baru.
pihak-pihak terkait. dapat dipertimbangkan. Hasil evaluasi akan
menentukan apakah keluhan layak untuk ditindaklan-
PTVI mengedepankan prinsip legitimasi, aksesibilitas, keadilan, juti atau tidak.
transparansi, dan pembelajaran berkelanjutan, dengan
15 148
Page 150
Sepanjang tahun 2024, terdapat sejumlah laporan dan
pengaduan yang disampaikan kepada PT Vale oleh masyarakat % Total Laporan
dan pemangku kepentingan, mencerminkan kepedulian Lokasi Jumlah Keluhan
Diselesaikan
terhadap berbagai aspek sosial, operasional, dan lingkungan.
Pengaduan ini menjadi bagian penting dalam membangun
komunikasi dua arah yang transparan dan konstruktif antara Sorowako 207 74,9%
perusahaan dan komunitas sekitar. Topik yang dilaporkan
bervariasi, termasuk isu lingkungan hidup yang menjadi Bahodopi 80 100%
perhatian bersama dalam upaya menjaga keberlanjutan
kegiatan operasional.[POJK51 F.16] Pomalaa 86 76,1%
Berikut ini adalah ringkasan jenis keluhan yang diterima:
• Wilayah operasi blok Sorowako mendapatkan 207 laporan
Beberapa keluhan yang masih dalam proses penyelesaian saat
keluhan yang terdiri dari permasalahan mengenai akses
ini terus kami upayakan untuk mencapai solusi yang terbaik
dan kondisi jalan, pembayaran ganti rugi, konflik dan
bagi semua pihak. Kami menyadari bahwa setiap keluhan
pembebasan lahan, peluang kerja, akses terhadap air
memiliki konteks yang unik, oleh karena itu kami berkomitmen
dan sumber daya air, permintaan perumahan permanen,
untuk menyelesaikannya dengan pendekatan yang adil dan
kerusakan properti atau rumah, kualitas air, debu,
transparan. Kami memastikan adanya komunikasi yang
kepatuhan terhadap perjanjian hukum, serta keterlibatan
terbuka dengan pihak pengadu agar mereka merasa dihargai
penyedia jasa atau pemasok.
dan didengarkan.
• Wilayah operasi Blok Pomalaa menerima 80 laporan
Selain itu, kami akan terus mengevaluasi setiap tahapan yang
keluhan yang mencakup isu konflik dan pembebasan
telah dilalui untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang
lahan, serta penyampaian informasi umum mengenai
diambil memenuhi standar keadilan, hak asasi manusia, dan
proyek seperti lingkup dan jadwal. Keluhan lainnya
transparansi. Kami juga berkomitmen untuk terus belajar
mencakup debu, kepatuhan terhadap perjanjian hukum,
dari setiap keluhan guna mencegah terjadinya permasalahan
kebakaran, kecelakaan di jalan atau pelabuhan, serta isu
serupa di masa mendatang.
terkait aktivitas penebangan atau deforestasi.
• Wilayah operasi Blok Pomalaa menerima 86 laporan
keluhan yang mencakup isu-isu seperti akses jalan,
kesempatan kerja, dampak terhadap properti, konflik
lahan, serta permintaan dukungan sosial.
16 149
Page 151
Pendekatan Bertanggung Jawab dalam Eksplorasi Tanamalia
langsung mengenai potensi dampak serta strategi mitigasi
yang dapat diterapkan. Masukan dari masyarakat menjadi
landasan utama dalam penyusunan pendekatan Land Access
Plan (LAP), yang bertujuan untuk menciptakan kesepahaman
bersama. Pendekatan ini akan memberikan kepastian terkait
komitmen PTVI terhadap perlindungan hak masyarakat dan
pengelolaan dampak sosial yang timbul, dengan menekankan
konsep “co-existence framework” yang kami dorong, di mana
Vocational Program
masyarakat dapat tetap menjalankan aktivitas mereka dengan
Pelatihan bersertifikat untuk menciptakan tenaga
dampak minimal dari kegiatan eksplorasi.
kerja lokal yang kompeten dan berdaya saing.
Selain itu, PTVI terus membangun komunikasi yang konstruktif
dengan Pemerintah Daerah, termasuk DPRD, untuk memastikan
bahwa proses eksplorasi mendapakan dukungan yang sesuai
dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat. Semua
langkah ini dilakukan dengan prinsip keterbukaan, partisipasi,
dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta untuk
mendukung praktik terbaik ESG dan standar internasional
seperti IFC PS5. Kami juga memastikan bahwa solusi terkait Safari Ramadan
Untuk memastikan kegiatan eksplorasi di Tanamalia berjalan
livelihood dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di Silaturahmi antara masyarakat dan perusahaan
secara inklusif dan bertanggung jawab, PT Vale Indonesia
Tanamalia akan selalu menjadi bagian integral dari proses ini, serta penguatan peran sosial perusahaan.
(PTVI) berkomitmen untuk melibatkan pemangku kepentingan
guna menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi
sejak tahap awal. PTVI secara aktif berdialog dengan kelompok
dan perlindungan sosial.
masyarakat, termasuk petani dan perwakilan organisasi lokal,
melalui forum formal maupun informal guna mendengarkan
Selama tahun 2024, PT Vale terus memperkuat keterlibatan
dan memahami kekhawatiran mereka terkait dampak jangka
dengan pemangku kepentingan melalui berbagai inisiatif, baik
panjang terhadap lahan, mata pencaharian, dan akses
secara formal maupun informal. Engagement ini diwujudkan
terhadap air bersih.
melalui beragam program yang dirancang untuk mendorong
partisipasi masyarakat dan mendukung pengembangan sosial,
Kegiatan engagement ini tidak hanya mencakup penyampaian Talent Scouting
pendidikan, serta lingkungan. Beberapa program yang telah
informasi terbuka mengenai rencana eksplorasi melalui Bimbingan belajar untuk persiapan masuk
dilaksanakan antara lain:
media cetak dan digital, tetapi juga melibatkan diskusi perguruan tinggi.
17 150
Page 152
Inisiatif untuk Menciptakan Dampak Positif bagi
Masyarakat[POJK51-F.25]
PT Vale melaksanakan inisiatif sosial terpadu untuk Informasi rinci mengenai alokasi biaya berdasarkan jenis
memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar tambang, program dapat ditemukan pada Bab Tabel Data.
meningkatkan kesejahteraan mereka, dan mempersiapkan
Pelatihan KSP 2024 Sekolah Loeha Raya ekonomi pasca tambang. Program ini melibatkan kemitraan Dukungan Dana PPM Tahun (AS$)
Penguatan kapasitas sekolah dan pendidik melalui antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan untuk 2024 2023 2022
pelatihan kurikulum dan manajemen berbasis mencapai pembangunan berkelanjutan.
sekolah. 4.000.198 5.571.359 6.381.165
Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan
Masyarakat (PPM), PT Vale meningkatkan kualitas hidup Program dan
Sorowako Pomalaa* Jumlah
masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi kreatif, Kegiatan
pengembangan infrastruktur, serta peningkatan kesehatan Pendidikan 142.608 25.430 - 168.038
dan pendidikan. Inisiatif ini bertujuan untuk membuka peluang
kerja, meningkatkan pendapatan, dan mempermudah akses Kesehatan 255.729 38.817 - 294.546
terhadap pendidikan serta layanan kesehatan. [GRI 203-1] [GRI 203-2] Tingkat Pendapat
181.517 176.671 57.448 415.636
Hari Lingkungan Hidup Sedunia Blok Tanamalia Riil
Komitmen Vale kepada masyarakat tidak hanya terbatas pada
Penyadaran masyarakat tentang pentingnya Kemandirian
masa aktif penambangan, tetapi juga pada keberlanjutan 832.568 49.929 - 882.497
merawat lingkungan dan mengelola sampah Ekonomi
hidup mereka setelah tambang berakhir. Program ini dirancang
secara bijak menjadi barang bernilai guna.
untuk membantu masyarakat mengelola sumber daya lokal Sosial Budaya 320.524 27.472 - 347.996
secara berkelanjutan, agar mereka tetap berkembang dan
mandiri tanpa bergantung pada aktivitas tambang. Sosial Lingkungan 48.250 130.938 - 179.188
Kelembagaan
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, pada tahun 272.149 16.041 - 288.190
Komunitas
2024 kami mengalokasikan sebesar AS$4.000.198 untuk
pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Pembangunan
Masyarakat (PPM) di seluruh wilayah operasional PTVI. Jumlah Infrastruktur yang 1.244.470 179.637 - 1.424.107
Event 17 Agustus 2024 ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, Menunjang PPM
Acara untuk mempererat silaturahmi antar desa di disebabkan belum dimulainya kegiatan PPM Reguler di wilayah Jumlah 3.297.815 644.936 57.448 4.000.198
Blok Tanamalia dan PT Vale. Pomalaa yang masih menunggu penetapan pejabat definitif.
* Belum ada realisasi program dikarenakan menunggu pejabat definitif dilantik tahun ini
18 151
Page 153
Realisasi PPM Sorowako[GRI 203-2]
Pendidikan setempat mencakup pemeriksaan, konsultasi, perawatan, untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial mereka.
Pada tahun 2024, program Pemberdayaan dan Peningkatan dan rujukan ke rumah sakit lain jika diperlukan. Pada kuartal Pertanian organik melibatkan 115 peserta dari 10 Kelompok
Masyarakat (PPM) PT Vale pada sektor pendidikan fokus untuk pertama 2024, sebanyak 456 orang dari komunitas telah Wanita Tani (KWT). Dengan pelatihan-pelatihan tersebut kami
meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyediaan sarana mendapat manfaat pelayanan rawat jalan, rawat inap, dan berharap masyarakat dapat meningkatkan pendapatannya
pendukung dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik, beberapa kasus rujukan. sehingga memperkuat perekonomian di wilayah mereka.
serta mendukung akses pendidikan di daerah terpencil sesuai
dengan komitmen kami di tahun sebelumnya. Program pencegahan penyakit juga kami jalankan dengan Kepada pengusaha UMKM kami juga memberikan mereka
fokus pada penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) pendampingan untuk membuka peluang pemasaran yang
Salah satu program yang kami laksanakan adalah bus sekolah melalui kegiatan seperti lomba pembuangan sarang nyamuk lebih luas terutama di tingkat regional. Untuk ini, kami
di lima desa, Balambano, Laskap, Pongkeru, Pasi-Pasi, serta pelatihan “Kader Jumantik Cilik” untuk siswa sekolah berkolaborasi dengan APINDO Sulawesi Selatan. PT Vale juga
dan Harapan, dengan adanya sarana tersebut masalah dasar. Ada pula program untuk penanganan penyakit seperti berinisiatif mengembangkan agrowisata dan pariwisata di
keterbatasan transportasi dapat diatasi. Harapan kami hipertensi dan diabetes melitus program ini kami namakan sekitar Danau Matano. Kawasan wisata lainnya pun masuk
fasilitas ini dapat meningkatkan kehadiran siswa di sekolah “Martabak Berdasi”. Kami juga mengadakan program ke dalam program Kemandirian Ekonomi ini. Masih dalam
dan memotivasi mereka untuk terus melanjutkan pendidikan, edukasi seperti pentingnya kepesertaan BPJS dan membantu upaya memperkuat UMKM dan memanfaatkan momentum
PT Vale juga menyalurkan beasiswa tingkat S2 dan S3 kepada masyarakat membuat kartu keanggotaan, serta “Sosialisasi bulan Ramadhan, sebanyak 50 UMKM berpartisipasi dalam
masyarakat untuk meningkatkan kualitas SDM di komunitas Narkoba dan Safety Driving” yang disampaikan oleh Badan UMKMFest yang kami adakan. Acara ini membantu mereka
sekitar. Pada Agustus 2024, PT Vale memberikan beasiswa Narkotika Nasional (BNN) untuk generasi muda, orang tua dan memperluas jaringan pemasaran dan menciptakan peluang
kepada 70 mahasiswa Universitas Sembilanbelas November kalangan pendidik. Edukasi masyarakat, penting bagi kami ekonomi baru.
Kolaka (USN) yang berprestasi namun menghadapi kesulitan untuk menumbuhkan kesadaran mereka tentang pentingnya
ekonomi untuk melanjutkan studi. kesehatan preventif.
Berbagai program ini, menunjukkan peran penting PT Vale Kontribusi kami ini membantu masyarakat sekitar area
dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, demi tambang untuk mendapat akses yang lebih baik ke pelayanan
generasi yang lebih cerdas dan berdaya saing. kesehatan yang berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan
mereka.
Kesehatan
Rumah Sakit Inco adalah salah satu bentuk kepedulian kami Kemandirian Ekonomi
terhadap peningkatan kualitas masyarakat di sekitar wilayah Program pemberdayaan ekonomi di Sorowako difokuskan
operasional kami, utamanya untuk meningkatkan kualitas pada peningkatan pendapatan masyarakat melalui pertanian
kesehatan masyarakat, organik serta peningkatan kapasitas, ekonomi sirkular serta
pemberdayaan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah
Layanan kesehatan yang kami sediakan untuk masyarakat (UMKM). Program kami meliputi pelatihan dan pendampingan
di sekolah lapang bagi petani, pelatihan bagi pelaku UMKM
19 152
Page 154
Sosial Budaya Program lainnya adalah pengelolaan sampah berbasis
PT Vale mendukung kegiatan keagamaan dan pelestarian masyarakat untuk mengurangi sampah dan menciptakan
budaya lokal. Kami terlibat dalam renovasi masjid di beberapa peluang ekonomi melalui bank sampah di desa-desa Matano,
desa, seperti Masjid Darul Amin di Puncak Indah Malili dan Towuti, Wasuponda, dan Nuha. Inisiatif ini melibatkan
Masjid Al-Furqan di Palopo. Kami juga berpartisipasi dalam masyarakat dalam pelatihan pengelolaan sampah dan
acara budaya seperti Hari Jadi Luwu dan Hari Perlawanan pembuatan produk dari limbah, seperti lilin aromaterapi
Rakyat Luwu, serta mendukung kegiatan keagamaan seperti dari minyak jelantah. Sasarannya adalah mencapai target
Tabligh Akbar dan pembangunan Masjid Nurul Ilham di Lette, pengurangan sampah 30% dan penanganan 70% hingga 2025 .
Kabupaten Mariso Losari. Artinya, 30% sampah diusahakan tidak sampai menjadi limbah
melalui upaya daur ulang dan 70% ditangani dengan cara yang
PT Vale turut melestarikan budaya lokal melalui renovasi ramah lingkungan (dipilah, didaur ulang, diproses menjadi
masjid dan mendukung acara budaya seperti Hari Jadi Luwu. kompos atau dikirim ke tempat pembuangan akhir yang
Di Laa Waa River Park, perusahaan juga mendukung ekowisata sesuai dengan standar lingkungan). Sebagaimana diatur dalam
dan kesadaran lingkungan melalui penanaman pohon dan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan
pelatihan pengelolaan ekowisata. Melalui pemberdayaan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
ekonomi, budaya, dan lingkungan, PT Vale menciptakan dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga (Jakstranas).
dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat. Dampaknya termasuk peningkatan kesadaran lingkungan dan
menciptakan peluang ekonomi melalui pengelolaan sampah
yang berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi antara
Lingkungan
masyarakat, pemerintah, dan PT Vale.
Program kami di sektor lingkungan dilakukan di beberapa
lokasi. Di Danau Matano, PT Vale melibatkan masyarakat
lokal dalam melakukan konservasi dan pengelolaan ekosistem
danau. Kegiatan ini meliputi survei populasi ikan, pemeliharaan
keanekaragaman hayati, dan pemanfaatan ikan invasif secara
berkelanjutan. Beberapa tujuan dari program ini untuk
melindungi spesies endemik dan meningkatkan keseimbangan
ekologi sekaligus memberikan manfaat ekonomi. Kami
melibatkan masyarakat setempat terutama kaum muda
dalam pelatihan dan pengelolaan melalui Badan Usaha Milik
Desa Nikkel. Pemerintah setempat dan lembaga pemuda ikut
terlibat dalam pelaksanaan kebijakan pelestarian lingkungan
ini. Diharapkan program ini dapat meningkatkan kesadaran
masyarakat dalam menjaga lingkungan dan memberi manfaat
ekonomi.
20 153
Page 155
Realisasi PPM Pomalaa Realisasi PPM Bahodopi
inisiatif promotif dan preventif seperti program “Satu Pohon
Di Pomalaa, PT Vale membantu petani konvensional beralih Pendidikan
Satu Rumah” di Desa Bohomahi untuk mendorong konsumsi
ke pertanian organik yang ramah lingkungan melalui program Sepanjang tahun 2024, PT Vale Indonesia melalui Proyek
gizi seimbang melalui penanaman pohon kelor dan kegiatan
Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB). IGP Morowali menjalankan berbagai inisiatif di bidang
senam bersama. PT Vale juga mendukung UKBM Herbal melalui
Dukungan kami berbentuk pelatihan dan mendampingi mereka pendidikan untuk memperkuat kapasitas generasi muda di
pendampingan kelompok PKK di delapan desa dalam produksi,
mengadopsi Sistem Intensifikasi Padi Organik (SRI) serta wilayah pemberdayaan. Sebanyak 41 pelajar dan mahasiswa
sanitasi, administrasi, dan sertifikasi halal produk herbal
membantu memasarkan hasil pertanian tersebut. Dampak dari berbagai sekolah dan universitas di Indonesia mengikuti
lokal. Beberapa kelompok telah memperoleh sertifikat halal,
dari program ini terlihat dari meningkatnya hasil pertanian dan program magang dan penelitian yang memberi pengalaman
memperluas akses pasar dan meningkatkan nilai ekonomi
pendapatan para petani. Selain pertanian kami juga berperan langsung di sektor pertambangan dan pengembangan
komunitas.
mengajak untuk mengelola sampah organik menjadi pupuk masyarakat. Selain itu, berbagai pelatihan juga diselenggara-
program Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat
kompos. kan guna meningkatkan kesiapan kerja dan daya saing lokal,
(UKBM) Herbal, mencakup kegiatan produksi, sanitasi dan
seperti simulasi wawancara kerja, pengenalan tes psikologis,
administrasi. Hingga saat ini kelompok PKK di delapan desa
Program pemberdayaan masyarakat lainnya yang kami lakukan serta pelatihan membuat CV yang efektif.
telah mengolah dan memasarkan berbagai produk herbal yang
di wilayah ini adalah pengolahan tanaman obat menjadi
berbahan dasar tanaman obat lokal.
produk herbal berkualitas. Masyarakat setempat telah mampu Perusahaan turut mengadakan seminar pengembangan
memproduksi Wedang Rempah, Rosella, Simplisia Bunga diri bertema growth mindset dan pengenalan teknologi
Pendampingan ini telah membuahkan hasil, dengan
Telang dan Virgin Coconut Oil (VCO). Kami mengikutsertakan kecerdasan buatan (AI) bagi pemuda desa sekitar area proyek.
diterbitkannya sertifikat halal yang mampu memperkuat
produk-produk tersebut ke ajang International Conference Sebagai bentuk inklusi sosial di sektor pendidikan, PT Vale
produk dan memperluas pemasarannya.
and Expo Jamu (Loloh) di Bali pada Desember 2024. Program ini juga memfasilitasi program pendidikan kesetaraan Paket B
meningkatkan keterampilan masyarakat lokal dan membuka dan C bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan
peluang pasar yang lebih luas dalam memperkenalkan potensi formal, mendukung akses pendidikan yang merata dan
kekayaan alam Pomalaa ke dunia internasional. pembangunan berkelanjutan.
Kesehatan
Pada tahun 2024, PT Vale Indonesia melalui Proyek IGP
Morowali memfokuskan upaya kesehatan pada penanganan
stunting dan peningkatan gizi ibu hamil serta balita di wilayah
pemberdayaan. Bersama Dinas Kesehatan Morowali dan
kader desa, perusahaan menyalurkan makanan tambahan
dan memberikan edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang,
serta pendampingan keluarga. Program ini ditargetkan
rampung pada kuartal I 2025 sebagai strategi jangka panjang
dalam memperkuat kesehatan generasi mendatang.
Selain pendekatan kuratif, perusahaan juga menjalankan
21 154
Page 156
Tingkat Pendapatan Riil / Pekerjaan dan Kemandirian Hasil dari program ini mulai terlihat, seperti keberhasilan
Ekonomi Sambal Lumako meraih Juara Favorit di Festival Sambal
Melalui Proyek IGP Morowali, PT Vale Indonesia mendorong Nusantara 2024, serta partisipasi UMKM binaan dalam Jamu
transformasi ekonomi lokal yang berkelanjutan dengan fokus International Expo untuk mempromosikan produk herbal
pada peningkatan pendapatan riil, penciptaan lapangan kerja, lokal. PT Vale mengusung strategi pengembangan UMKM
dan penguatan rantai nilai komunitas. Program Pertanian berbasis komunitas secara berkelanjutan, sejalan dengan
Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) telah prinsip ESG dan mendukung target SDG terkait pertumbuhan
mendampingi budidaya padi organik seluas 11,89 hektar di ekonomi, inovasi industri, serta konsumsi dan produksi yang
empat desa dan sayuran organik 4,59 hektar di tujuh desa, berkelanjutan.
serta berhasil memperoleh sertifikasi dari INOFICE. Program
ini memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan Sosial Budaya
kualitas dan daya saing produk pertanian lokal. PT Vale Indonesia melalui proyek IGP Morowali terus
menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya lokal
Pengembangan inovasi bisnis dilakukan melalui PEPSOLI, dan pembangunan sosial inklusif. Sepanjang tahun, berbagai
model usaha petani organik yang mengintegrasikan produksi inisiatif dilakukan untuk memperkuat identitas budaya dan
hingga distribusi dan pemasaran beras organik. Produk mempererat kohesi sosial masyarakat. Dukungan diberikan
PEPSOLI telah menjangkau berbagai segmen pasar dengan pada kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat
kemasan bervariasi, didukung strategi pemasaran digital dan kabupaten dan pelaksanaan Festival Budaya Lokal yang
partisipasi dalam pameran. Melalui pendekatan kolaboratif menampilkan permainan tradisional seperti “Mehule” dan
dengan kelompok tani, toko, agen, dan tengkulak lokal, serta tarian “Luminda”, sebagai upaya menjaga warisan budaya dan
pemanfaatan teknologi tepat guna, PEPSOLI memperluas mendorong keterlibatan generasi muda.
jangkauan distribusi sekaligus menciptakan nilai tambah dari
hasil samping pertanian. Selain itu, perusahaan juga menunjukkan kepedulian sosial
melalui penyaluran bantuan bagi warga terdampak kebakaran
Kemandirian Ekonomi di Desa Bahomotefe. Seluruh inisiatif ini mencerminkan
PT Vale Indonesia melalui proyek IGP Morowali terus pendekatan berbasis komunitas yang responsif dan
memperkuat sektor UMKM sebagai pilar kemandirian berkelanjutan, sejalan dengan prinsip Social Responsibility
ekonomi lokal. Sepanjang 2024, pendampingan dilakukan dalam kerangka ESG, serta mendukung pencapaian SDG 4,
melalui pelatihan interaktif dan aplikatif di Desa Laroue, SDG 10, dan SDG 11.
mencakup perencanaan bisnis, manajemen produksi, dan
strategi pemasaran untuk tiga kelompok usaha: Nata de Coco,
Ikan Asap, dan Sambal Lumako. Pendekatan ini bertujuan
menciptakan pelaku usaha yang adaptif dan inovatif serta
mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
22 155
Page 157
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Kelas” dan difasilitasi dalam pengembangan branding serta
Lingkungan perluasan pasar.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola lingkungan
yang partisipatif, PT Vale Indonesia melalui proyek IGP Morowali Di bidang pengelolaan lingkungan, PT Vale turut mendukung
terus mendorong pengelolaan sampah berbasis komunitas pembentukan LPM Valone Jaya di Desa Onepute sebagai
untuk menciptakan sistem yang mandiri, terstandarisasi, dan pengelola TPS 3R. Kelembagaan ini dibina dalam hal manajemen
adaptif. Sepanjang tahun, pendampingan dilakukan terhadap keuangan dan pelaporan kegiatan, serta dijajaki sebagai
operasional TPS 3R Onepute Jaya, termasuk penyusunan SOP model replikasi berbasis masyarakat. Upaya ini memperkuat
teknis, peningkatan partisipasi warga, dan edukasi pemilahan kapasitas sosial dan tata kelola lokal yang bertanggung jawab,
sampah. Di saat yang sama, persiapan pembangunan TPS sejalan dengan prinsip Social Governance dalam kerangka ESG
3R baru di Desa Dampala terus dilakukan dengan merujuk dan mendukung pencapaian SDG 8, SDG 11, dan SDG 17.
pada standar teknis dari Kementerian PUPR dan melibatkan
koordinasi lintas pemangku kepentingan. Pembangunan Infrastruktur Penunjang PPM
Sebagai wujud pembangunan berbasis aspirasi masyarakat,
PT Vale juga memperkuat kapasitas kelembagaan LPM Valone PT Vale Indonesia melalui proyek IGP Morowali melanjutkan
Jaya sebagai pengelola TPS 3R melalui pelatihan manajemen pelaksanaan Program Partisipasi Desa sepanjang 2024.
keuangan dan dukungan akuntabilitas. Program edukasi Program ini memungkinkan warga desa binaan menentukan
lingkungan diperluas ke sekolah dasar, mendorong tumbuhnya langsung prioritas pembangunan melalui forum musyawarah.
kesadaran sejak dini. Dalam empat bulan, pelanggan TPS 3R Hingga kuartal IV 2024, enam proyek infrastruktur berhasil
Onepute Jaya meningkat lebih dari 100%, mencerminkan diselesaikan, mencakup pembangunan pagar desa, fasilitas
peningkatan partisipasi masyarakat. Ke depan, model ini akan wisata, breakwater, dan penampungan air bersih. Infrastruktur
direplikasi di desa-desa lainnya sebagai strategi membangun tersebut bertujuan memperbaiki akses publik, layanan dasar,
ekosistem pengelolaan sampah yang inklusif dan berbasis serta mendukung kegiatan sosial-ekonomi masyarakat.
pemberdayaan masyarakat.
Tujuh kegiatan tambahan masih dalam tahap pembangunan
Pembentukan Kelembagaan Komunitas dan ditargetkan rampung pada kuartal I 2025, sementara dua
PT Vale Indonesia melalui proyek IGP Morowali menempatkan desa lainnya berada dalam tahap persiapan administratif.
penguatan kelembagaan lokal sebagai elemen kunci dalam Program ini tidak hanya memperkuat infrastruktur fisik,
mewujudkan pemberdayaan yang berkelanjutan. Sepanjang tetapi juga menumbuhkan tata kelola lokal, partisipasi
tahun, pendampingan difokuskan pada penguatan organisasi aktif, dan kolaborasi lintas pihak. Inisiatif ini mencerminkan
komunitas seperti TPK, komunitas herbal, dan UMKM di desa komitmen perusahaan terhadap prinsip ESG, khususnya dalam
binaan, mencakup aspek tata kelola, inovasi produk, dan aspek tata kelola dan tanggung jawab sosial, serta mendukung
strategi pemasaran yang relevan dengan potensi lokal. Di Desa pencapaian SDG 6, SDG 9, dan SDG 11.
Laroue, terbentuk tiga UMKM resmi—Berkah Jaya, Lumako,
dan Bahonala—yang telah mengikuti program “UMKM Naik
23 156
Page 158
Program Agrowisata Nanas Desa Tabarano Yang lebih menggembirakan, kerja keras kami ini membuahkan
hasil, program ini berhasil meraih penghargaan bergengsi
Sebagai bagian dari komitmen PT Vale dalam pemberdayaan Subroto Award 2024 untuk kategori Kinerja Pengembangan
masyarakat dan pelestarian lingkungan, kami mengembangkan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
sebuah inisiatif di keindahan lanskap Desa Tabarano, Penghargaan ini seakan menjadi pengakuan atas dedikasi
Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kami menggandeng kami sekaligus penyemangat untuk mengembangkan pro-
masyarakat menjalankan Program Agrowisata Tabarano, gram-program yang berdampak positif bagi masyarakat.
yang menjadi babak baru bagi pembangunan ekonomi dan
pelestarian lingkungan desa tersebut. Evaluasi terhadap program ini menggunakan metode Indeks
Kepuasan Masyarakat (IKM), yang mengukur tingkat kepuasan
Program yang dimulai pada awal tahun 2024 ini kami bekerja dalam tiga tahapan: perencanaan, implementasi, dan dampak
bahu membahu mengubah lahan tidur yang sebelumnya rentan sosial-ekonomi. Hasil evaluasi menunjukkan angka kepuasan
terhadap bencana menjadi area pertanian yang produktif dan 78,86%, mencerminkan bahwa sebagian besar masyarakat
berkelanjutan. Di lahan seluas 1,5 ha ini sebanyak 15.000 bibit merasa puas dengan program ini. Program ini dinilai sangat
nanas telah ditanam. Hal tersebut dilakukan bukan hanya baik dalam hal partisipasi masyarakat, pemahaman tentang
untuk menciptakan peluang ekonomi, tetapi juga sebagai budidaya, dan pendampingan teknis dari PT Vale. Namun,
upaya untuk melindungi wilayah ini dari potensi bencana alam masih ada ruang untuk perbaikan, seperti dalam peningkatan
seperti kekeringan, kebakaran, dan longsor yang sering terjadi. pemahaman warga tentang relevansi program dan
Warga desa juga mendapat pelatihan budidaya nanas yang keterlibatan mereka dalam per encanaan serta penerapan
ramah lingkungan, tanpa penggunaan pupuk kimia. ilmu yang diperoleh.
“Dengan adanya kawasan perkebunan hortikultura
nanas ini, kami dapat membantu warga yang masuk
“
dalam kategori rumah tangga miskin. Kami sudah
mempekerjakan 15 warga dan berencana untuk
memperluas wilayah ini,” Kepala Desa Tabarano,
Rimal Manukallo
Menurut Kepala Desa Tabarano, Rimal Manukallo, gerakan
ini membuka lapangan pekerjaan, sekaligus meningkatkan
keterampilan warganya dalam pertanian berkelanjutan.
24 157
Page 159
Laa Waa River Park: Ekowisata Berkelanjutan untuk
Dalam lebih dari 50 tahun aktivitas pertambangan kami,
Masyarakat dan Alam
ekosistem Danau Matano tetap terjaga dengan baik, menjadi
Laa Waa River Park, terletak di Desa Matano, Kecamatan bukti komitmen kami terhadap kelestarian lingkungan.
Nuha, Kabupaten Luwu Timur, adalah bentuk keberhasilan
pengelolaan ekowisata yang berkelanjutan. Laa Wa bermakna Meskipun program ini memberikan dampak positif,
“yang tak pernah kering,”, ini berlokasi di tepi Danau Matano evaluasi menunjukkan bahwa beberapa perbaikan masih
dengan keindahan alam yang mempesona. Sejak dibuka pada diperlukan. Salah satunya adalah peningkatan keterlibatan
2022, Laa Waa River Park tidak hanya menjadi destinasi wisata masyarakat yang masih dalam tahap perencanaan. Kami
populer, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang besar juga perlu meningkatkan komunikasi yang lebih transparan
bagi masyarakat setempat. untuk memperkuat rasa kepemilikan dan mengurangi
kesalahpahaman. Selain itu, penguatan peran pendamping
Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan yang kompeten dan pengembangan kapasitas masyarakat lokal
Masyarakat (PPM), kami mengembangkan Laa Waa River sangat penting untuk mendukung keberlanjutan program ini.
photo
Park. Kami memberi dukungan berupa pembangunan aula, Pengembangan sektor UMKM dan wisata lokal harus menjadi
“
penyediaan speedboat, serta ambulans desa. Dukungan ini
sangat dibutuhkan warga, karena akses ke desa dibatasi
oleh danau Matano. Fasilitas tersebut mempermudah akses
“Saya jauh-jauh dari Jakarta datang ke Luwu Timur
warga kepada fasiitas kesehatan dan memperlancar mobilitas
dan berkunjung ke Laa Waa River Park ini sangat
mereka.
senang, perjalanan yang jauh terbayarkan dengan
keindahannya. Terlebih lagi tempat ini sangat bersih,
Kawasan ini tidak hanya memperkenalkan potensi alam,
bahkan tidak terlihat sampah satu pun,” ujar Tias,
tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan
Pengunjung Laa Waa River
pendapatan warga setempat. Seiring dengan meningkatnya
jumlah pengunjung Laa Waa River Park tercipta pula peluang
usaha kecil menengah (UMKM) bagi masyarakat. Ini semakin
dipermudah dengan tersedianya fasilitas pembayaran digital
dan tarif masuk yang terjangkau.
Pada 2022, Laa Waa River Park masuk dalam 50 besar
desa wisata terbaik di Indonesia. Penghargaan ini
menjadi bukti bahwa pengelolaan ekowisata yang
melibatkan masyarakat dan peduli lingkungan dapat
memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
25 158
Page 160
Perubahan Pertanian Organik di Kolaka: Berkah dari Kami bangga program ini dapat menciptakan dampak positif
Program PT Vale bagi kehidupan para petani, seperti yang dikisahkan Ketua
Asosiasi Petani Organik Kolaka, Watno bahwa kini para petani
Perjalanan kami dalam memperkenalkan System of Rice In-
telah beralih ke praktik pertanian ramah lingkungan dan tidak
tensification (SRI) atau Metode Budidaya Padi Organik kepada
lagi bergantung pada bahan kimia dalam pertanian.
masyarakat di Kolaaka tidaklah mulus. Sekelompok petani
di desa Puuroda, Kolaka tampak ragu saat kami dekati, dan
Yang mereka dapat bukan hanya pertanian, tapi juga
meminta mereka untuk mencoba metode tersebut lewat
emasaran dan pengembangan produk pertanian.
Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan
(PSRLB). Hal ini dapat dimengerti, karena metode SRI ini baru
PT Vale juga memfasilitasi pemasaran produk pertanian
bagi mereka. Berbeda dengan sistem pertanian konvensional
mereka. Beras organik yang diproduksi kini dipasarkan dengan
yang selama ini mereka lakukan dan sangat bergantung pada
harga yang lebih kompetitif, mencapai Rp20 ribu per kilogram.
pupuk kimia. Setelah mereka setuju untuk mencobanya, kami
mulai memberikan pelatihan teknis, pemahaman tentang
Sebanyak 56 petani sudah bergabung dalam program binaan
pentingnya pertanian berkelanjutan dan bagaimana mengelola
kami ini, dengan total area tanam hampir 12 hektar dan mereka
hasil pertanian.
telah melaksanakan 12 kali panen.
Mustari, salah satu petani yang mengikuti program ini
Kami percaya pertanian yang berkelanjutan tidak hanya
mensyukuri keputusannya untuk ikut pelatihan PSRLB.
meningkatkan hasil panen tetapi juga kesehatan petani.
kami sangat bersyukur. Pertanian organik ini
“
“Kami sempat ragu, tapi setelah melihat hasilnya,
Melalui Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan
Berkelanjutan (PSRLB), kami mendorong petani dalam
pengolahan tanaman obat herbal. Kami yakin bahwa metode
ini akan meningkatkan kualitas pertanian dan kesejahteraan
benar-benar membawa perubahan. Memang kami
petani secara keseluruhan.
harus bekerja lebih keras pada awalnya, tetapi
hasilnya sangat memuaskan. Pertanian organik
ini bukan hanya mengurangi biaya, tetapi juga
memberikan hasil yang lebih baik,”” Mustari,
Penerima Manfaat Program PSRLB.
SRI Organik yang kami perkenalkan kepada petani Desa
Puuroda ternyata membuahkan hasil yang jauh lebih tinggi.
Mustari mengatakan, kini ia mampu menghasilkan hingga lima
ton padi per hektar, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan
saat ia masih menjalankan metode konvensional.
26 159
Page 161
Pengetahuan baru yang diberikan oleh program ini membantu
para petani lainnya merawat kesehatan mereka dengan cara
yang alami dan ramah lingkungan.
Seorang petani lain, Salmi, menceritakan kondisi kesehatannya
membaik setelah mengikuti program ini. Salmi yang menderita
penyakit jantung, Salmi mulai mengkonsumsi beras organik
dan obat herbal yang tersedia di program PSRLB ini.
Kami bangga atas capaian program ini, karena selain mampu
meningkatkan hasil pertanian, juga menyehatkan bahkan
menyejahterakan petani. Ini semua sesuai dengan prinsip
berkelanjutan dan Environment, Social and Governance (ESG).
PT Vale berharap, PSRLB dapat memperkuat kemandirian
ekonomi petani, mendukung pertanian yang ramah lingkungan
untuk keberlanjutan di masa depan.
“Dengan belajar PSRLB-UKBM Herbal kami terhindar
“
dari membeli racun pestisida dan pupuk kimia
sintesis, selain itu keuntungan lain yang didapatkan
kami adalah pada saat panen Padi SRI Organik
melebihi dari sebelumnya saat masih menggunakan
cara bertani pakai pupuk kimia sintesis dan racun
pestisida. Salah satu bukti mendapatkan keuntungan
lebih adalah dari hasil panen Padi SRI Organik bisa
membeli sepeda motor baru, tentunya kami terima
kasih pada PT Vale yang telah mau membina kami.”
Bapak Rudin
Petani Padi SRI Organik di Desa Ululere
27 160
Page 162
Tentang Laporan ini
Page 163
Tentang Laporan Ini
Laporan Keberlanjutan ini mencerminkan komitmen PTVI
terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola
isu-isu keberlanjutan yang utama pada tahun 2024. Melalui
laporan ini, kami berupaya memberikan gambaran yang
komprehensif kepada seluruh pemangku kepentingan,
termasuk pemerintah, karyawan, perwakilan serikat pekerja,
lembaga swadaya masyarakat (LSM), masyarakat sipil, investor,
dan pemasok tentang upaya dan pencapaian kami dalam
menjalankan operasi yang bertanggung jawab.
Dalam laporan ini, kami bermaksud membagikan perjalanan
keberlanjutan PTVI, dengan fokus pada pendekatan strategis
dan tata kelola perusahaan yang kami terapkan. Kami juga
menguraikan langkah-langkah konkret yang telah kami ambil
untuk meningkatkan efisiensi operasi, mengatasi tantangan,
melindungi lingkungan, serta memberikan kontribusi positif
bagi masyarakat sekitar.
Sebagai wujud akuntabilitas, laporan keberlanjutan PTVI telah
disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris, sebagai organ tata
kelola tertinggi yang bertanggung jawab atas pelaksanaan
dan pengawasan aspek keberlanjutan di perusahaan. Laporan
Keberlanjutan ini juga telah melalui proses penjaminan
(assurance) eksternal dari pihak independen berdasar
persetujuan Direksi, yakni PT Sejahtera Rambah Asia. Tidak
ada benturan kepentingan dalam pelaksanaan proses verifikasi
yang dilaksanakan pada 10-15 April 2025.[GRI 2-5][GRI 2-14]
162 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 164
Prinsip Pelaporan
Prinsip-prinsip Pelaporan GRI
Laporan Keberlanjutan untuk tahun fiskal 2024 disusun
dengan mengacu pada kerangka kerja, peraturan, standar dan
Akurasi (Accuracy) Kelengkapan (Completeness)
indikator pemeringkatan ESG sebagai berikut:
Perusahaan melaporkan informasi Perusahaan memberikan informasi
yang benar dan terperinci untuk yang cukup untuk memungkinkan
• Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
memungkinkan penilaian dampak penilaian dampak selama periode
Terbatas;
Perusahaan. pelaporan.
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor
51/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Keuangan Keseimbangan (Balance) Konteks Keberlanjutan (Sustainability
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan melaporkan informasi Context)
Perusahaan Publik; dengan cara yang tidak memihak Perusahaan melaporkan informasi
• Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021; dan memberikan gambaran yang adil tentang dampaknya dalam konteks
• GRI 14: Sektor Pertambangan 2024; tentang dampak negatif dan positif pembangunan berkelanjutan yang
• Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Metals Perusahaan. lebih luas.
and Mining Standard 2021;
Ketepatan Waktu (Timeliness)
• MSCI (digunakan sebagai referensi untuk indikator terkait Kejelasan (Clarity)
Perusahaan melaporkan informasi
pengungkapan); Perusahaan menyajikan informasi
pada jadwal berkala dan tersedia bagi
• Sustainalytics (digunakan sebagai referensi untuk dengan cara yang dapat diakses dan
pengguna informasi untuk mengambil
indikator terkait pengungkapan); dipahami.
keputusan.
• International Council on Mining and Metals (ICMM)
(digunakan sebagai referensi untuk indikator terkait
Perbandingan (Comparability) Dapat Diverifikasi (Verifiability)
pengungkapan).
Perusahaan memilih, menyusun, dan Perusahaan mengumpulkan, mencatat,
melaporkan informasi secara konsisten menyusun, dan menganalisis informasi
Dengan mengintegrasikan standar internasional terbaik
untuk memungkinkan analisis sedemikian rupa sehingga informasi
dan mematuhi regulasi nasional, PTVI berkomitmen untuk
perubahan dari waktu ke waktu dan tersebut dapat diperiksa untuk
menyajikan laporan yang relevan, akuntabel, dan memenuhi
analisis relatif terhadap Perusahaan menentukan kualitasnya.
harapan pemangku kepentingan di tingkat lokal maupun
lain.
global. Pendekatan ini memastikan bahwa pelaporan ESG kami
selaras dengan praktik terbaik serta ketentuan hukum yang
berlaku di Indonesia dan standar internasional.
163 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 165
Ruang Lingkup dan Batasan
Pelaporan
Laporan keberlanjutan ini menyajikan gambaran komprehensif 1. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
PTVI sangat menghargai setiap masukan
mengenai aktivitas operasional PTVI di seluruh unit bisnis. Data Penyesuaian dilakukan karena perbedaan metode pendataan.
dan tanggapan dari para pembaca Laporan
utama berasal dari wilayah operasi Sorowako, serta dilengkapi Pada laporan tahun 2024, pemasok lokal yang dihitung adalah
Keberlanjutan ini. Kami mendorong para pembaca
dengan data dari Bahodopi dan Pomalaa.[GRI 2-2] mereka yang memiliki sertifikasi TKDN yang masih berlaku,
dan pengguna laporan untuk menyampaikan
berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan acuan
saran, umpan balik, pendapat, maupun wawasan
Sebagai catatan, operasional di Bahodopi dan Pomalaa saat tingkat produksi dalam negeri (PDN).
lainnya yang dapat membantu meningkatkan
ini masih dalam tahap konstruksi. Hal ini berdampak pada
kualitas pelaporan keberlanjutan kami.
kompleksitas dan kelengkapan data yang tersedia. Oleh 2. Nilai Pengadaan oleh Pemasok
karena itu, pada beberapa bagian laporan, data dari kedua Penyesuaian dilakukan untuk menyesuaikan dengan metode
Untuk memudahkan partisipasi Anda, kami
lokasi disajikan secara terpisah dengan cakupan indikator pendataan terbaru, seperti yang dijelaskan pada poin TKDN.
menyediakan Formulir Umpan Balik di bagian
yang disesuaikan. Selain itu, biaya proyek Bahodopi dan
akhir laporan. Kontribusi Anda sangat berarti
Pomalaa belum dimasukkan dalam perhitungan biaya 3. Data Karyawan dengan Disabilitas
dan akan berperan penting dalam mendukung
operasional karena masih tergolong sebagai belanja modal Perhitungan disesuaikan dengan kategorisasi berdasarkan
perbaikan berkelanjutan laporan kami di masa
(Capital Expenditure/Capex), dan dicatat sebagai aset tetap ketentuan Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang
mendatang.
dalam laporan keuangan. Ketika proyek telah memasuki tahap Penyandang Disabilitas.
operasional, data dan biaya terkait akan dikonsolidasikan
Mohon kirimkan lembar umpan balik yang telah
secara penuh. Penjelasan lebih lanjut mengenai ruang lingkup 4. Data Karyawan
diisi melalui surat elektronik ke:[GRI 2-3]
dan batasan pelaporan untuk masing-masing topik material Direksi dikeluarkan dari perhitungan total data karyawan.
ptvicommunications@vale.com
disampaikan dalam bagian Pengungkapan Topik Material. dapat diverifikasi.
Catatan Tahun 2023[POJK51 G.3]
Laporan ini mencakup data dan informasi sepanjang periode
Pada tahun pelaporan 2023, PTVI tidak menerima
1 Januari hingga 31 Desember 2024, dan merupakan laporan
umpan balik formal atas laporan keberlanjutan
keberlanjutan kami yang ke-14. Beberapa penyesuaian
yang telah diterbitkan.
(restatement) dilakukan terhadap data laporan sebelumnya
guna memastikan akurasi dan konsistensi informasi yang
disajikan, yaitu data terkait:[GRI 2-3][GRI 2-4]
164 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 166
Pengungkapan Topik Material[GRI 3-2]
Sebagaimana dijelaskan dalam bab “Manajemen Keberlanjutan dalam
Menumbuhkan Nilai Jangka Panjang,” penentuan topik material dilakukan
dengan mempertimbangkan isu-isu paling relevan bagi PTVI dan para pemangku
kepentingan. Melalui proses penilaian materialitas ganda yang komprehensif,
PTVI mengidentifikasi sembilan topik material yang menjadi dasar pengembangan
strategi keberlanjutan Perusahaan. Topik tersebut telah diperbarui dari pelaporan
sebelumnya untuk memastikan responsivitas terhadap isu-isu terkini, termasuk
penambahan topik baru terkait hak asasi manusia yang kami nilai penting dalam
mendukung keberlanjutan operasional.
Untuk melengkapi penjelasan tersebut, tabel berikut menyajikan keterkaitan
antara topik material PTVI dan indikator pengungkapan yang relevan berdasarkan
standar GRI dan SASB, guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas melalui
acuan pada kerangka pelaporan yang diakui secara global.
165 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 167
Topik Material dan Referensi Pengungkapan GRI/SASB [GRI 3-2]
Pengungkapan Topik Khusus
Topik Material Topik Keberlanjutan Terkait
GRI SASB
tttt
Tata Kelola Perusahaan yang • Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) • GRI 204: Praktik Pengadaan Etika Bisnis dan Transparansi
Baik (GCG) • Keamanan Siber dan Privasi Data • GRI 205: Anti-korupsi 2016 EM-MM-510a.1
• GRI 206: Perilaku Anti-persaingan 2016 EM-MM-510a.2
• GRI 207: Pajak 2019
• GRI 301: Material 2016
• GRI 415: Kebijakan Publik 2016
• GRI 418: Privasi Pelanggan 2016
• GRI 14: Topik 14.22 Anti-korupsi
• GRI 14: Topik 14.23 Pembayaran kepada pemerintah
2 Pengelolaan Air dan Efluen • Pengelolaan Air dan Efluen • GRI 303: Air dan Limbah Pengelolaan Air
• Sistem Manajemen Lingkungan EM-MM-140a.1
• Produksi yang Bertanggung Jawab EM-MM-140a.2
3 Pengelolaan Limbah (B3 dan • Pengelolaan Limbah (B3 dan Non-B3) • GRI 306: Limbah dan Limbah 2016 Pengelolaan Limbah dan Bahan Berbahaya
Non-B3) • Pengelolaan Residu • GRI 306: Limbah 2020 EM-MM-150a.4
• Sistem Manajemen Lingkungan EM-MM-150a.5
• Produksi yang Bertanggung Jawab EM-MM-150a.6
EM-MM-150a.7
EM-MM-150a.8
EM-MM-150a.9
EM-MM-150a.10
166 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 168
Topik Material dan Referensi Pengungkapan GRI/SASB [GRI 3-2]
Pengungkapan Topik Khusus
Kelompok Topik Material Topik Material Terkait
GRI SASB
Pengelolaan Fasilitas Penyimpanan Tailing
EM-MM-540a.1
EM-MM-540a.2
EM-MM-540a.3
4 Pengelolaan Emisi dan Energi • Pengelolaan Emisi dan Energi • GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016 Emisi Gas Rumah Kaca
• Adaptasi dan Ketahanan Iklim • GRI 302: Energi 2016 EM-MM-110a.1
• Sistem Manajemen Lingkungan • GRI 305: Emisi 2016 EM-MM-110a.2
• Produksi yang Bertanggung Jawab
Kualitas Udara
EM-MM-120a.1
Manajemen Energi
EM-MM-130a.1
5 Keanekaragaman Hayati dan • Penutupan dan Rehabilitasi Lahan • GRI 101: Keanekaragaman Hayati 2024 Dampak Keanekaragaman Hayati
Penggunaan Lahan • Keanekaragaman Hayati • GRI 304: Keanekaragaman Hayati 2016 EM-MM-160a.1
• Sistem Manajemen Lingkungan • GRI 402: Hubungan Ketenagakerjaan/Manajemen EM-MM-160a.2
• Produksi yang Bertanggung Jawab 2016 EM-MM-160a.3
• GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016
• GRI 14: Topik 14.8 Penutupan dan rehabilitasi 2024
6 Kesehatan dan Keselamatan • Kesehatan dan Keselamatan Kerja • GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018 Kesehatan dan Keselamatan Tenaga Kerja
Kerja EM-MM-320a.1
167 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 169
Topik Material dan Referensi Pengungkapan GRI/SASB [GRI 3-2]
Pengungkapan Topik Khusus
Kelompok Topik Material Topik Material Terkait
GRI SASB
7
Hubungan Industrial dan Hak • Pengembangan Sumber Daya Manusia • GRI 202: Keberadaan Pasar 2016 Praktik Ketenagakerjaan
Tenaga Kerja • Hubungan Industrial dan Hak Buruh • GRI 401: Ketenagakerjaan 2016 EM-MM-310a.1
• GRI 402: Hubungan Perburuhan/Manajemen 2016 EM-MM-310a.2
• GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan
• GRI 405: Keanekaragaman dan Kesempatan yang
Sama 2016
• GRI 406: Nondiskriminasi 2016
• GRI 407: Kebebasan Berserikat dan Perundingan
Bersama 2016
• GRI 408: Pekerja anak
• GRI 409: Pekerja Paksa atau Wajib
• GRI 14: Topik 14.20 Kebebasan berserikat dan
perundingan bersama tawar-menawar
8 Keterlibatan dan Hubungan • Keterlibatan Masyarakat • GRI 201: Kinerja Ekonomi
dengan Komunitas • Dampak Ekonomi • GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung
• GRI 410: Praktik Keamanan 2016
• GRI 413: Komunitas Lokal 2016
• GRI 14: Topik 14.9 Dampak Ekonomi
• GRI 14: Topik 14.10 Komunitas lokal
• GRI 14: Topik 14.12 Hak atas tanah dan sumber daya
9 Hak Asasi Manusia dalam • Pemukiman Kembali • GRI 14: Topik 14.12 Hak atas tanah dan sumber daya Hubungan Masyarakat
Komunitas • Hak Asasi Manusia Masyarakat • GRI 14: Topik 14.25 Daerah yang terkena dampak EM-MM-210b.1
konflik dan berisiko tinggi EM-MM-210b.2
168 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 170
KontribusiTema
Penjelasan Kami Terhadap Melalui keanggotaan dan inisiatif keberlanjutan: Indonesia Business Council
for Sustainable Development (IBCSD), PT Vale turut serta merancang dokumen
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan kontribusi bisnis dalam mendukung TPB.
TUJUAN BAPPENAS METADATA PT VALE’S SUPPORT
PEMBANGUNAN
BERKELANJUTAN Target Indikator Target Strategi Pencapaian
2. Tanpa Kelaparan Menghilangkan segala Prevalensi stunting Menurunkan angka stunting di Meluncurkan program Gerakan Melalui program ini, PT Vale telah
bentuk kekurangan gizi, (pendek dan sangat Kabupaten Luwu Timur hingga Pencegahan Stunting dan menyalurkan 309 paket makanan sehat
termasuk pada tahun pendek) pada anak di 14% dan menciptakan generasi Pemenuhan Gizi (Genzi) yang ke sembilan Puskesmas, membentuk
2025 mencapai target bawah lima tahun/balita. muda yang sehat dan produktif. fokus pada edukasi gizi, Mentor Sebaya, dan menyelenggarakan
yang disepakati secara pemberian makanan sehat, dan Kampanye Aksi Bergizi bersama Forum
internasional untuk anak kampanye aksi bergizi. Genre Luwu Timur. Selain itu, PT Vale
pendek dan kurus di juga berkolaborasi dengan BKKBN dalam
bawah usia 5 tahun, dan pelaksanaan Dapur Sehat Atasi Stunting
memenuhi kebutuhan serta memperkuat layanan gizi dan
gizi remaja perempuan, kesehatan di wilayah pemberdayaan.
ibu hamil dan menyusui,
serta manula.
3. Kehidupan Sehat dan Mencapai cakupan Cakupan pelayanan Partisipasi pekerja dalam BPJS Mewajibkan partisipasi dalam • Mencapai 100% kepesertaan BPJS
Sejahtera kesehatan universal, kesehatan esensial. Kesehatan. BPJS Kesehatan bagi karyawan Kesehatan bagi karyawan PT Vale.
termasuk perlindungan PT Vale serta mendorong • Mencapai 100% kepesertaan BPJS
risiko keuangan, akses kontraktor, mitra kerja, dan Kesehatan bagi pekerja kontraktor,
terhadap pelayanan vendor untuk mendaftarkan mitra, dan vendor.
kesehatan dasar yang pekerjanya ke BPJS Kesehatan.
baik, dan akses terhadap
obat obatan dan vaksin
dasar yang aman,
efektif, berkualitas, dan
terjangkau bagi semua
orang.
169
Page 171
TUJUAN BAPPENAS METADATA PT VALE’S SUPPORT
PEMBANGUNAN
Target Indikator Target Strategi Pencapaian
BERKELANJUTAN
5. Kesetaraan Gender Mengurangi segala Ketersediaan kerangka Peningkatan jumlah karyawan • Menerapkan Piagam • Melaksanakan sosialisasi Piagam DEI
bentuk diskriminasi hukum yang mendorong, perempuan dan karyawan Keberagaman, Kesetaraan, kepada karyawan dan pemangku
terhadap perempuan. menetapkan dan penyandang disabilitas. dan Inklusi (DEI). kepentingan lainnya.
memantau kesetaraan • Merekrut lebih banyak • Meningkatkan proporsi karyawan
gender dan penghapusan karyawan perempuan dan perempuan hingga 11,6% pada tahun
diskriminasi berdasarkan karyawan penyandang 2024.
jenis kelamin. disabilitas, dengan • Proporsi karyawan penyandang
mempertimbangkan disabilitas sebesar 0,1% pada tahun
jenis pekerjaan yang akan 2024.
dilakukan.
Membangun ketahanan Proporsi perempuan Pemberian kesempatan yang Melaksanakan program Mencapai proporsi perempuan dalam
masyarakat miskin dan yang berada di posisi setara serta dukungan bagi pengembangan kapasitas untuk posisi manajerial sebesar 10,9%, dengan
mereka yang berada managerial. karyawan perempuan untuk meningkatkan pengetahuan, 18 karyawan perempuan yang menempati
dalam kondisi rentan, menempati posisi manajerial. keterampilan, dan kompetensi posisi tersebut. Capaian ini mencerminkan
dan mengurangi karyawan sesuai dengan komitmen Perseroan terhadap kesetaraan
kerentanan mereka kebutuhan organisasi dan gender dan pemberdayaan perempuan di
terhadap kejadian tantangan bisnis yang lingkungan kerja.
ekstrem terkait iklim berkembang.
dan guncangan ekonomi,
sosial, lingkungan, dan
bencana.
170
Page 172
TUJUAN BAPPENAS METADATA PT VALE’S SUPPORT
PEMBANGUNAN
Target Indikator Target Strategi Pencapaian
BERKELANJUTAN
7. Energi Bersih dan Memperluas Kapasitas Terpasang Energi terbarukan untuk Mengoptimalkan energi bersih, Pada tahun 2024, sebesar 30,6% dari
Terjangkau infrastruktur dan Pembangkit Listrik dari operasional PT Vale dengan stabilitas daya, pemanfaatan total konsumsi energi PT Vale berasal
meningkatkan teknologi Energi Terbarukan di 100% pembangkitan energi panas buang, pemanfaatan dari sumber energi terbarukan, yaitu
untuk penyediaan Negara Berkembang bersih guna mencapai tenaga surya, dan konversi tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
layanan energi modern (dalam watt per kapita). kemandirian energi pada tahun bahan bakar. dan Biodiesel B35, yang tidak hanya
dan berkelanjutan bagi 2030. memasok sebagian besar kebutuhan listrik
semua negara-negara operasional, tetapi juga mencerminkan
berkembang, khususnya komitmen perusahaan dalam mendukung
negara kurang transisi menuju energi bersih dan
berkembang, negara berkelanjutan.
berkembang pulau kecil
dan negara berkembang.
10. Berkurangnya Memastikan kesetaraan Proporsi dugaan Meningkatkan kesadaran • Melaksanakan kampanye Melestarikan budaya lokal melalui
Kesenjangan peluang dan mengurangi pelanggaran hak asasi tentang hak asasi manusia, dan pelatihan peningkatan kolaborasi dengan komunitas lokal
ketimpangan manusia yang ditangani. termasuk keberagaman gender kesadaran tentang hak asasi Mekongga, termasuk pembangunan
hasil, termasuk dan inklusivitas, di kalangan manusia bagi karyawan. paviliun di area makam Raja Mekongga
dengan menghapus pemimpin (supervisor ke atas) • Memberdayakan masyarakat untuk mendukung aktivitas tradisional.
undang-undang, dan karyawan. adat melalui program
kebijakan, dan praktik pemberdayaan dan
yang diskriminatif serta pengembangan komunitas
mendorong legislasi, terpadu.
kebijakan, dan tindakan
yang sesuai dalam hal ini.
171
Page 173
TUJUAN BAPPENAS METADATA PT VALE’S SUPPORT
PEMBANGUNAN
Target Indikator Target Strategi Pencapaian
BERKELANJUTAN
11. Kota dan Pemukiman Secara signifikan Jumlah korban Menjadi bagian dari upaya Mengirim tim tanggap darurat Secara aktif memberikan bantuan
yang Berkelanjutan mengurangi jumlah meninggal, hilang dan percepatan pemulihan wilayah ke daerah terdampak bencana kebencanaan.
kematian dan jumlah terkena dampak bencana terdampak bencana. dan menyalurkan bantuan ke
orang yang terdampak per 100.000 orang. wilayah yang terkena bencana.
serta secara substansial
menurunkan kerugian
ekonomi langsung
relatif terhadap produk
domestik bruto (PDB)
global yang disebabkan
oleh bencana, termasuk
bencana terkait air,
dengan fokus pada
perlindungan terhadap
masyarakat miskin dan
kelompok dalam situasi
rentan.
12. Konsumsi dan Pengelolaan bahan kimia • Persentase • Menurunkan konsumsi • Menghentikan penggunaan • Menghentikan penggunaan freon
Produksi yang dan limbah yang ramah penurunan tingkat zat perusak ozon secara freon HCF-22 dan HCF-22 (CHF2Cl) dan beralih ke freon
Bertanggung Jawab lingkungan di seluruh konsumsi perusak bertahap hingga mencapai menggantinya dengan yang lebih ramah lingkungan. Saat ini,
siklus hidupnya, sesuai ozon dari baseline nol, dibandingkan dengan refrigeran alternatif yang sebagian besar freon yang digunakan
dengan kerangka kerja • (a) Limbah B3 yang baseline awal. memiliki Ozone Depletion adalah R32, yang memiliki nilai Potensi
internasional, dan secara dihasilkan per kapita; • Mengurangi timbulan Potential (ODP) nol, seperti Penipisan Ozon (ODP) sebesar 0.
signifikan mengurangi dan (b) Proporsi limbah B3 per kapita R32. • Sebanyak 1.453 ton limbah B3 telah
pencemaran bahan kimia limbah B3 yang dan meningkatkan • Meningkatkan efisiensi berhasil dimanfaatkan kembali sebagai
dan limbah ke udara, ditangani / diolah proporsi limbah B3 yang operasional untuk bagian dari komitmen perusahaan
air, dan tanah untuk berdasarkan jenis dimanfaatkan atau diolah mengurangi limbah B3, dalam mengurangi dampak lingkungan.
meminimalkan dampak penanganannya / secara aman dan sesuai serta mengembangkan
buruknya. pengolahannya. peraturan. fasilitas dan kemitraan untuk
pemanfaatannya melalui
pengolahan yang sesuai.
172
Page 174
TUJUAN BAPPENAS METADATA PT VALE’S SUPPORT
PEMBANGUNAN
Target Indikator Target Strategi Pencapaian
BERKELANJUTAN
Menargetkan untuk Jumlah timbulan sampah Mengurangi volume limbah Mendorong inovasi dalam Sebanyak 377.964,29 ton slag telah
secara substansial yang didaur ulang. yang dibuang ke lingkungan penggunaan kembali slag dimanfaatkan kembali sebagai material
mengurangi produksi dengan meningkatkan tingkat sebagai material konstruksi dan konstruksi dan lapisan jalan tambang,
limbah pada tahun 2030 pemanfaatan kembali non-B3, jalan tambang. menunjukkan upaya perusahaan dalam
melalui pencegahan, serta mendukung penerapan mendukung ekonomi sirkular dan
pengurangan, daur prinsip ekonomi sirkular di mengurangi limbah industri.
ulang, dan penggunaan seluruh rantai operasional.
kembali.
Mendorong perusahaan, • Jumlah perusahaan • Laporan keberlanjutan • Menstandarisasi pelaporan • Menerbitkan Laporan Keberlanjutan
terutama perusahaan yang mempublikasi diterbitkan secara rutin. sesuai dengan GRI dan POJK setiap tahun sejak 2011.
besar dan multinasional, laporan • Sertifikasi ISO 14001:2015 No. 51/POJK.03/2017. • Memperbarui sertifikasi ISO 14001:2015.
untuk mengadopsi keberlanjutannya untuk Sistem Manajemen • Melakukan penilaian ISO
praktik berkelanjutan • Jumlah perusahaan Lingkungan. 14001:2015 secara berkala.
dan mengintegrasikan yang menerapkan
informasi keberlanjutan sertifikasi SNI ISO
ke dalam siklus 14001.
pelaporan mereka.
Mendukung Kapasitas pembangkit Energi terbarukan untuk Mengoptimalkan energi bersih, 30,6% sumber energi yang digunakan
negara-negara energi terbarukan yang operasional PT Vale dengan stabilitas daya, pemanfaatan operasional pada tahun 2024 adalah
berkembang dalam terpasang (dalam watt 100% pembangkitan energi panas buang, pemanfaatan sumber energi terbarukan.
memperkuat kapasitas per kapita). bersih guna mencapai tenaga surya, dan konversi
ilmiah dan teknologi kemandirian energi pada tahun bahan bakar.
mereka untuk beralih 2030.
ke pola konsumsi dan
produksi yang lebih
berkelanjutan.
173
Page 175
TUJUAN BAPPENAS METADATA PT VALE’S SUPPORT
PEMBANGUNAN
Target Indikator Target Strategi Pencapaian
BERKELANJUTAN
13. Penanganan Mengintegrasikan • Terwujudnya • Menuju operasional rendah • Mengoptimalkan konsumsi Tidak menggunakan biodiesel B30 dan
Perubahan Iklim langkah-langkah penyelenggaraan karbon dan netral karbon energi dalam rantai pasok, beralih sepenuhnya ke B35
penanganan perubahan inventarisasi gas pada tahun 2050. mengganti bahan bakar
iklim ke dalam rumah kaca (GRK), • Pengurangan emisi GRK dengan bahan bakar
kebijakan, strategi, dan serta monitoring, sebesar 33% pada tahun berkarbon lebih rendah,
perencanaan nasional. pelaporan dan 2030. serta melakukan elektrifikasi
verifikasi emisi GRK • 100% produksi energi bersih peralatan tambang berat
yang dilaporkan dalam untuk mencapai kemandirian dan peralatan pendukung.
dokumen Biennial energi pada tahun 2030. • Mengonversi bahan bakar
Update Report fosil menjadi sumber energi
(BUR) dan National terbarukan, merehabilitasi
Communications. area pra-tambang, dan
• Jumlah emisi gas melaksanakan reforestasi
rumah kaca (GRK) per lintas batas.
tahun.
16. Perdamaian, Secara signifikan Indeks Perilaku Anti Meningkatkan kesadaran etika Mengampanyekan dan Melaksanakan kegiatan berikut:
Keadilan, dan mengurangi korupsi Korupsi (IPAK). dan perbaikan berkelanjutan. mengadakan pelatihan tentang • Pelatihan Etika & Kepatuhan, Anti-Suap,
Perdamaian yang dan suap dalam segala anti-korupsi serta etika & dan Anti-Korupsi untuk karyawan baru.
Tangguh bentuknya. perilaku. • Sosialisasi Anti-Suap & Korupsi untuk
seluruh karyawan dan pimpinan.
Menyediakan Saluran Pelaporan • Peningkatan kesadaran tentang saluran
Vale untuk menyampaikan pelaporan melalui poster, spanduk, dan
dugaan dan keluhan terkait e-flyer.
suap, pemerasan, dan • Pelatihan kode etik secara daring untuk
nepotisme. seluruh karyawan PT Vale.
174
Page 176
TUJUAN BAPPENAS METADATA PT VALE’S SUPPORT
PEMBANGUNAN
Target Indikator Target Strategi Pencapaian
BERKELANJUTAN
17. Kemitraan untuk Memperkuat mobilisasi Proporsi anggaran Kontribusi langsung dan tidak Pajak dan penerimaan negara Total pembayaran pajak dan PNBP kepada
Mencapai Tujuan sumber daya domestik, domestik yang didanai langsung kepada pemerintah bukan pajak yang dibayarkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pada
termasuk melalui oleh pajak domestik. daerah. kepada pemerintah kabupaten tahun 2024 sebesar AS$ 14,9 juta.
dukungan internasional Luwu Timur mencakup
kepada negara-negara pendapatan asli daerah,
berkembang, untuk pendapatan transfer, dan
meningkatkan kapasitas pendapatan sah daerah lainnya.
domestik dalam
pengumpulan pajak dan
pendapatan lainnya.
175
Page 177
Tabel DataTema
Penjelasan
06 Tentang PT Vale Indonesia Tbk
Skala Usaha Nilai Ekonomi Dihasilkan dan Didistribusikan (Ribu AS$)
Uraian Satuan 2024 2023* 2022* Realisasi Produksi Nikel dalam Matte
Jumlah Pekerja 2024 2023 2022 %
Uraian
Karyawan PT Vale Indonesia Tbk Orang 3.038 3.018 2.929 1 2 3 1:2 2:3
Volume Produksi Produksi 71.311 70.728 60.090 0,8 17,7
Produksi Nikel dalam Matte Ton 71.311 70.728 60.090 Penjualan 72.625 70.108 60.960 3,6 16,7
Pendapatan Usaha
Total Pendapatan 950.388 1.232.263 1.179.452
Ribu AS$ 07 Manajemen Keberlanjutan dalam
Laba Bersih Tahun Berjalan 57.761 274.334 200.401
Menumbuhkan Nilai Jangka Panjang
Total Kapitalisasi
Total Liabilitas 443.752 361.462 303.336 Proporsi Pelibatan Pemasok
Total Ekuitas Ribu AS$ 2.732.776 2.564.537 2.354.780
2024 2023 2022
Uraian
Total Aset 3.176.528 2.925.999 2.658.116
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
*Penyajian ulang: Direksi dikeluarkan dari perhitungan total karyawan
Lokal 151 15% 158 17% 301 11%
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Nasional 632 62% 629 66% 2.051 74%
Uraian 2024* 2023** 2022*** Internasional 235 23% 163 17% 432 16%
Pencapaian TKDN 25,37% 36,04% 55,82% Total 1.018 100% 950 100% 2.784 100%
*Data 2024 merupakan hasil self-assessment dengan metode yang sama, namun proses verifikasi masih berlangsung.
**Penyajian ulang (restatement) data 2023: Hasil setelah verifikasi
***Penyajian ulang (restatement) data 2024: Hasil setelah verifikasi
176 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 178
Nilai Pengadaan oleh Pemasok (AS$) [GRI 204-1]
2024 2023 2022
Uraian
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Lokal 116.623.037,23 15% 96.389.658,55 11% 128.307.342,32 18%
Nasional 611.153.381,01 77% 627.139.936,48 74% 516.979.943,74 71%
Internasional 68.768.362,08 9% 119.703.373,33 14% 78.339.538,99 11%
Total 796.544.780,33 100% 843.232.968,36 100% 723.626.825,04 100%
08 Memimpin Melalui Tata Kelola yang Etis
Penanganan Pelaporan Pelanggaran Melalui Vale Whistleblower Channel (VWC)
Uraian 2024 2023 2022
Jumlah Laporan Diterima 23 34 27
Jumlah Laporan Ditindaklanjuti 17 30 20
Persentase Laporan Valid 74% 94% 74%
177 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 179
09 Meningkatkan Komitmen Kami terhadap Lingkungan
Volume Pemakaian Energi Dalam Organisasi (GJ)[GRI 302-1][POJK51-F.6] [SASB EM-MM-130a.1]
Sumber Energi (a, b) Peruntukan (c) Satuan 2024 2023 2022
Tidak Terbarukan
Batu bara Drying Kilns/Tanur Pengering GJ 5.380.753,10 4.477.155,00 3.221.576,00
Reduction Kilns – Reductant/Tanur Reduksi
GJ 3.263.552,46 3.399.804,00 3.226.794,00
– Reductant
Reduction Kilns –
GJ 2.611.034,77 1.761.553,00 1.685.919,00
Combustion/Tanur Reduksi – Combustion
Total Firing Kilns/Total Tanur Pembakar GJ 11.255.625,11 9.638.512,00 8.134.288,00
High Speed Diesel (HSD) Thermal Generators/Pembangkit Thermal GJ 1.349,89 9.269,00 2.506,00
Steam Boilers/Ketel Uap GJ 6.631,87 7.740,00 6.804,00
PP Dryer Furnaces & Others/PP Tanur
GJ 370.522,86 335.981,00 314.318,00
Pengering & Lainnya
Reduction Kilns/Tanur Pereduksi GJ 29.650,21 40.555,00 47.087,00
Refining – 78% Nickel/Pemurnian – Nikel
GJ 38.950,98 40.571,00 36.775,00
78%
Heavy Vehicles/Kendaraan Berat GJ 1.700.685,55 1.593.558,00 1.409.259,00
Light Vehicles, Trucks, and Others/
GJ 108.137,52 216.462,00 119.638,00
Kendaraan Ringan, Truk dan Lainnya
Total GJ 2.255.928,89 2.244.136,00 1.936.386,00
178 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 180
Sumber Energi (a, b) Peruntukan (c) Satuan 2024 2023 2022
High Sulphur Fuel Oil (HSFO) Steam Boilers/Ketel Uap GJ 30.696,12 24.928,00 11.811,00
Drying Kilns/Tanur Pengering GJ 1.202.834,46 1.600.666,00 1.980.456,00
Reduction Kilns/Tanur Pereduksi GJ 8.097.404,44 8.669.728,00 7.088.557,00
Total GJ 9.330.935,01 10.295.322,00 9.080.824,00
Bensin Light Vehicles/Kendaraan Ringan GJ 7.367,19 5.784,00 6.625,00
Terbarukan
Pembangkit Listrik Tenaga Air GJ 8.935.798,81 8.791.124,00 7.797.981,00
Biodiesel B30 Processing Plant/Pabrik Pengolahan GJ - 150.766,00 580.916,00
Biodiesel B35 GJ 789.575,11 609.554,00 N/A
Energi Tak Terbarukan + Energi Terbarukan (e) 31.785.655,01 30.974.879 26.956.105
Intensitas Energi[GRI 302-3][POJK51-F.6]
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Jumlah Produksi Nikel Ton 71.310,68 70.728,00 60.090,00
Jumlah Energi Terpakai GJ 31.785.655,01 30.974.879,00 26.956.105,00
Intensitas Energi GJ/Ton Ni 445,73 437,90 448,60
Pengurangan Konsumsi Energi[GRI 302-4]
Sumber Energi Satuan 2024 2023 Volume Perubahan Persentase Perubahan
HSFO Barel 1.509.299,55 1.654.992,70 -145.693,15 -8,80%
HSD Liter 68.261.137,58 68.057.320,00 203.817,58 0,30%
Batu Bara Ton 403.351,64 347.362,00 55.989,64 16,12%
179 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 181
Hasil Perhitungan Nilai Intensitas Emisi GRK[GRI 305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-4] [POJK51-F.11][SASB EM-MM-110a.1]
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Scope 1 Ton CO2eq 2.132.973,00 2.029.486,00 1.745.817,00
Scope 2 Ton CO2eq 2.769,00 2.827,00 2.735,00
Total Ton CO2eq 2.135.742,00 2.032.313,00 1.748.552,00
Jumlah Produksi Nikel Ton 71.310,68 70.728,00 60.090,00
Intensitas Emisi GRK Ton CO2eq/Ton 29,95 28,73 29,10
Hasil Pengukuran dan Penghitungan Intensitas Emisi SO2[GRI 305-7] [POJK51-F.11][SASB EM-MM-120a.1]
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Jumlah produksi nikel Ton 71.311 70.728 60.090
Jumlah Emisi SO2 Ton SO2eq 52.172,00 53.188,00 43.377,00
Intensitas Emisi 0,73 0,75 0,72
Ton SO2eq/Ton Ni
Baku Mutu SO2 0,80 0,80 0,80
Hasil Pengukuran dan Penghitungan Intensitas Emisi Partikulat[GRI 305-7] [POJK51-F.11][SASB EM-MM-120a.1]
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Jumlah produksi nikel Ton 71.311 70.728 60.090
Jumlah Partikulat Diemisikan Ton Partikulat 879 600 681
Ton Partikulat/
Intensitas Emisi Partikulat 0,012 0,007 0,009
Ton Ni
180 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 182
Nilai Intensitas Konsumsi Air[GRI303-5][SASB EM-MM-140a.1]
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Volume Produksi Nikel dalam Matte Ton 71.310,68 70.728,00 60.090,00
m3 8.498.939,00 7.561.108,00 8.519.762,00
Volume Pemakaian Air
Megaliter 8.498,94 7.561,10 8.519,80
m3/Ton Ni 118,35 106,90 141,80
Intensitas Konsumsi Air
Megaliter/Ton Ni 0,12 0,11 0,14
Pembuangan Air berdasarkan Tujuan Pembuangan[GRI 303-4]
Tujuan Air Satuan 2024
Air Permukaan
Danau Matano m3 25.639.690
Danau Mahalona m3 20.648.522
Sungai Salo Lamunto m3 3.705.430
Sungai Petea m3 50.716.129
Total pembuangan air 100.709.801
181 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 183
Produksi Limbah [GRI 306-3]
Aktivitas Jenis Limbah Satuan 2024 2023 2022 2021
Produksi Oli dan gemuk bekas Ton 1.135,5 1.094,5 1.079,7 1.102,0
Produksi Baterai dan aki bekas Ton 30,38 56,2 53,6 54,6
Produksi Sampah yang mengandung logam berat Ton 934,96 488,4 356,8 2,5
Produksi Sampah asbes Ton 2,04 5,8 3,8 3,5
Limbah B3 Produksi Sampah layanan kesehatan (abu insinerator) Ton 3,79 3,6 4,1 4,3
Produksi Sampah yang terkontaminasi oli dan gemuk Ton 525,27 295,9 292,1 360,1
Produksi Sampah khusus Ton 54,48 62,5 45,4 47,4
Produksi Sampah medis Ton 10,21 34,1 29,8 29,8
Produksi Jumlah Limbah B3 Ton 2.696,6 2.041,0 1.865,3 1.604,2
Penambangan Topsoil (Tanah lapisan atas) WMT 371.243,67 468.061,40 495.832,20 459.314,20
Penambangan Overburden (Lapisan tanah penutup) WMT 36.012.124,64 30.112.378 29.607.650 35.979.568
Produksi Terak tungku Ton 4.212.058 4.131.817 3.533.347 3.739.088
Produksi Terak konverter Ton 380.417 409.568 377.804 417.906
Produksi Jumlah Ton 4.592.475 4.541.385 3.911.151 4.156.994
Limbah Non-B3
Sampah rumah tangga non-industri yang
Pendukung Ton 1.461 875 670 1.001
dihasilkan
Sampah rumah tangga non-industri yang
Pendukung % 17 15,1 15,2 10,2
dipisahkan
Pendukung Sampah rumah tangga industri yang dihasilkan Ton 5.906 6.378 6.295 3.492
Pendukung Sampah logam bekas yang dihasilkan Ton 6.347 5.786 7.497 5.229
182 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 184
Hasil Pengukuran Kualitas Efluen Tahun 2024[POJK51 F.13]
Parameter, Baku Mutu, dan Hasil Pengukuran
Lokasi Volume Diolah (m3) TSS Jumlah Cr Cr6+ Fe Ni
<200 ppm 0,5 ppm 0,1 ppm 5 ppm 0,5 ppm
Petea East 11.900.854 11,13 0,09 0,02 0,04 0,01
Petea West 13.099.563 10,84 0,08 0,02 0,04 0,01
Petea Far East 38.815.275 11,84 0,07 0,01 0,04 0,01
Lorraine 1.872.745 2,91 0,03 0,005 0,026 0,011
Kathryn 7.175.570 7,09 0,08 0,01 0,42 0,03
Lamoare Creek A 3.184.204 5,12 0,09 0,01 0,01 0,01
Lamangka 1 6.494.250 4,23 0,06 0,02 0,02 0,02
Lamangka 2 4.866.408 6,76 0,14 0,01 0,02 0,02
Lamangka 3 8.862.665 18,17 0,19 0,01 0,04 0,02
Petea Washing Pad 307.608 11,59 0,07 0,01 0,07 0,03
Petea D3 West 3.705.430 9,01 0,09 0,02 0,03 0,01
Total 100.284.572
183 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 185
Luas Lahan Terganggu dan Direhabilitasi (Ha) [GRI 304-3] [GRI 14.8.6]
Total Akumulasi Luas Area
Luas Area Terganggu Pada Tahun Luas Lahan Direhabilitasi Pada Akumulasi Luas Lahan yang Belum
Terganggu yang Belum
Berjalan Tahun Berjalan Direhabilitasi Pada Akhir Tahun
Tahun Direhabilitasi Pada Awal Tahun
1 2 3 1+2-3
2024 2.014,1 177,7 178,9 2.104,3
2023 1.958,4 230,2 224,4 1.964,2
2024 2.054,1 199,8 295,4 1.958,4
IPPKH, Luas Wilayah dan Persentase Kawasan Dilindungi [GRI 304-1][SASB EM-MM-210a.1][SASB EM-MM-160a.3]
Luas Wilayah Cadangan Terbukti Cadangan Terkira
Blok Nomor IPPKH Persentase
Dilindungi (Ha) (Ha) (Ha)
SK No.645/MenLHK/SetJen/PLA.0/12/2018 8.199
Sorowako SK No.866/MenLHK/SetJen/PLA.o/10/2021 3.730 41% 1.986 1.462
SK No.850/MenLHK/SetJen/PLA.0/10/2021 17.239
SK No.341/MenLHK/SetJen/PLA.0/5/2019 2.143
Bahodopi 68% 0 0
SK No.5/MenLHK/SetJen/PLA.0/1/2022 2.493
Pomalaa SK No.238/1/KLHK/2021 11.439 46% 440 1.011
184 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 186
Daftar Spesies Fauna Dilindungi Berdasarkan Daftar Merah IUCN [GRI 304-4]
Nama Lokal Nama Spesies Status Perlindungan
Monyet Digo Macaca ochreata Rentan
Rusa Timor Rusa timorensis Rentan
Anoa Bubalus sp. Terancam
Babi Hutan Sus celebensis Hampir terancam
Cabai Panggu Kelabu Dicaeum celebicum Risiko rendah
Cabai Panggu Kuning Dicaeum aureolimbatum Risiko rendah
Elang Bondol Haliastur indus Risiko rendah
Elang Alap Kecil Accipiter nanus Hampir terancam
Elang Alap Nipon Accipiter gularis Risiko rendah
Elang Hitam Ictinaetus malayensis Risiko rendah
Alap-alap Sapi Falco moluccensis Risiko rendah
Elang Alap Ekor Total Accipiter trivirgatus Risiko rendah
Elang Ular Sulawesi Spilornis rufipectus Risiko rendah
Elang Tiram Pandion haliaetus Risiko rendah
Kadalan Sulawesi Rhamphococcyx calyorhynchus Rentan
Tiong Lampu Sulawesi Coracias temminckii Risiko rendah
Kepudang Sungu Biru Coracina temminckii Risiko rendah
Udang Merah Sulawesi Ceyx fallax Hampir terancam
Pelatuk Kelabu Sulawesi Mulleripicus fulvus Risiko rendah
Julang Sulawesi Rhyticeros cassidix Rentan
Kangkareng Sulawesi Rhabdotorrhinus exarhatus Rentan
185 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 187
Nama Lokal Nama Spesies Status Perlindungan
Serindit Sulawesi Loriculus stigmatus Risiko rendah
Tir-kiring Bukit Prioniturus platurus Risiko rendah
Raja Perling Sulawesi Basilornis celebensis Risiko rendah
Maleo Senkawor Macrocephalon maleo Terancam
Daftar Spesies Flora Dilindungi Berdasarkan Daftar Merah IUCN [GRI 304-4]
Nama Lokal Nama Spesies Status Perlindungan
Agathis Agathis dammara Rentan
Eboni Diospyros celebica Rentan
Manggis Hutan Garcinia celebica -
Jambu-jambu Kjellbergiodendron celebicum -
Kayu asa Lithocarpus celebicus Risiko rendah
Buri Weinmannia devogelii -
Angsana Dillenia serrata Risiko rendah
Bayur Pterospermum celebicum Risiko rendah
Belimbing Majo Sarcotheca celebica -
Cenrana Pterocarpus indicus Terancam
Kantong Semar Maksimum Nepenthes maxima -
Kantong Semar Bersungut Nepenthes tentaculata Risiko rendah
Kantong Semar Nepenthes petiolata Rentan
Beluang Stemonurs celebicus -
Lokomomo Deplanchea bancana Risiko rendah
186 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 188
Nama Lokal Nama Spesies Status Perlindungan
Kayu Mata Kucing Hopea celebica Rentan
Dengen Dillenia serrata Risiko rendah
Kumea Manilkara fasciculata Rentan
Knema Knema matanesis Risiko rendah
Lokasi dan Luasan Rehabilitasi DAS oleh PT Vale Tahun 2024
Sulawesi Selatan Batch 1
Kabupaten DAS Luasan (Ha)
Luwu Timur DAS Labongko, DAS Kalaena, dan DAS Pongkeru 1.490,00
Luwu Utara DAS Rongkong 895,00
DAS Tomboe, DAS Keppe, DAS Larompong, dan DAS
Luwu 1.101,00
Lamasi
Tana Toraja DAS Saddang 1.190,00
Toraja Utara DAS Saddang dan DAS Paremang 329,00
Enrekang DAS Saddang 200,00
Pinrang DAS Saddang 450,00
Soppeng DAS Bila Walanae 400,00
Bone DAS Bila Walanae dan DAS Matuju 1.735,00
Barru DAS Lisu 250,00
Maros DAS Bila Walanae 1.000,00
Gowa 1 DAS Jeneberang 100,00
Gowa 2 DAS Jeneberang, DAS Kelara, dan DAS Tangka 735,00
Takalar DAS Pamukkulu 125,00
Total 10.000,00
187 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 189
Jawa Barat
Kabupaten DAS Luasan (Ha)
Sumedang DAS Cipunagara 191,00
Pangandaran DAS Cikembulang dan DAS Cikeuleuweung 35,00
DAS Cisaringi, Cipatujah I, Cikamunding, Cipanyerang,
Tasikmalaya Cipalireman, Cilanglah, Cilangiah I, Ciwulang, Cimedang, 209,00
Cipacor, Cipadabumi, dan Cipadabumi II
Total 435,00
Sulawesi Selatan Batch 2
Kabupaten DAS Luasan (Ha)
Barru Lisu (Selatan) dan Malusetasi 212,00
Bone Pangkajene dan Baleng 249,00
Enrekang Saddang (Selatan) 556,00
Gowa Tangka 79,00
Jeneponto Cikoang 66,00
Kota Pare-Pare Karajae 58,00
Luwu Suli (Barat dan Selatan), Suso dan Battang 605,00
Luwu Timur Kalaena (Barat) 1.350,00
Pinrang Saddang (Barat) 427,00
Sidenreng Rappang Sawitto - Kariago - Rappang 134,00
Tana Toraja Saddang (Timur) 214,00
Wajo Gilireng 280,00
Total 4.230,00
188 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 190
Sulawesi Tengah Batch 1
Kabupaten DAS Luasan (Ha)
Palu Palu (Utara) 17,00
Tojo Una-Una Bongka 2.293,00
Total 2.310,00
Bali Bali
Kabupaten
Kabupaten DAS DAS Luasan (Ha)
Klungkung Tabuana
Tabuana 75,00
Total
Total 75,00
189 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 191
10 Keunggulan SDM untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Jumlah dan Persentase Pekerja Lokal Jumlah Karyawan Berdasarkan Jabatan dan Gender[GRI 405-1]
Uraian Satuan 2024 2023 2022 2024 2023 2022
Jabatan dan
Gender
Jumlah Karyawan Orang 3.038 3.018* 2.929* Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Jumlah Karyawan Lokal Orang 2.516 2.589 2.550 Manajemen 30 4 34 24 4 28 17 2 19
Persentase Karyawan Lokal % 83 86 87 General
*Pernyataan ulang: Direktur dikecualikan dari jumlah total karyawan
Manager atau 112 13 125 104 11 115 83 10 93
Spesialis
Jumlah dan Persentase Karyawan berdasarkan Gender, Penyandang Staf Senior
473 102 575 402 79 481 358 64 422
Disabilitas, dan Pekerja Lokal[GRI 405-1] atau Manajer
Staf 685 155 840 691 131 822 680 102 782
2024 2023* 2022*
Uraian
Non-Staf 1.386 78 1.464 1.489 83 1.572 1.536 77 1.613
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Jumlah 2.686 352 3.038 2.710 308 3.018 2.674 255 2.929
Pria 2.689 88,5 2.710 89,8 2.674 91,3
Gender Wanita 352 11,6 308 10,2 255 8,7 Jumlah Karyawan PT Vale Indonesia Tbk Berdasarkan Usia dan Gender[GRI 405-1]
Jumlah 3.038 100 3.018 100 2.929 100
Kelompok Usia 2024 2023 2022
Penyandang dan Gender
70 2,3 64 2,1 58 1,9 Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Disabilitas
> 50 Tahun 577 28 605 539 24 563 555 17 572
Pekerja Lokal 2.516 82,8 2.589 85,8 2.550 87,1
*Penyajian ulang: Penyesuaian perhitungan dengan kategorisasi UU no.8 tahun 2016
30-50 Tahun 1.980 254 2.234 2.059 228 2.287 2.042 210 2.252
< 30 Tahun 129 70 199 112 56 168 77 28 105
Jumlah 2.686 352 3.038 2.710 308 3.018 2.674 255 2.929
190 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 192
Jumlah Karyawan PT Vale Indonesia Tbk Berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Gender[GRI 405-1]
2024 2023 2022
Tingkat Pendidikan dan Gender
Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Doktor (S3) 8 1 9 1 - 1 1 - 1
Pascasarjana (S2) 68 26 94 56 22 78 51 16 67
Sarjana (S1) 769 219 988 700 176 876 607 133 740
Diploma 3 301 64 365 276 57 333 284 58 342
SLTA/Sederajat 1.526 42 1.568 1.657 53 1.710 1.705 48 1.753
SLTP/Sederajat 14 - 14 20 - 20 26 - 26
Jumlah 2.686 352 3.038 2.710 308 3.018 2.674 255 2.929
Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian dan Gender[GRI 405-1]
2024 2023 2022
Status Kepegawaian dan Gender
Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Pegawai Tetap 2.607 322 2.929 2.653 280 2.933 2.621 252 2.873
Pegawai Tidak Tetap 79 30 109 57 28 85 53 3 56
Jumlah 2.686 352 3.038 2.714 309 3.018 2.674 255 2.929
191 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 193
Jumlah dan Karyawan Berdasar Daerah Penempatan dan Gender
2024 2023 2022
Daerah Penempatan dan Gender
Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Kantor Pusat Jakarta 58 35 93 45 26 71 45 23 68
Kantor Perwakilan Makassar 5 3 8 3 2 5 4 2 6
Sorowako 2.477 266 2.743 2.550 243 2.793 2.625 230 2.855
Pomalaa 71 29 100 56 21 77 15 3 18
Bahodopi 74 19 93 55 16 71 0 0 0
Palu 1 0 1 1 0 1 0 0 0
Jumlah 2.686 352 3,038 2.710 308 3.018 2.674 255 2.929
Jumlah Karyawan yang Bukan Pekerja Langsung [GRI 2-8]
Jakarta Makassar Sorowako Pomalaa Bungku Timur
Tahun
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
2024 13 3 4 2 7.659 1.040 0 0 0 0
2023 3 2 0 0 8.680 1.028 0 0 0 0
2022 3 1 0 0 7.420 800 0 0 0 0
Cuti melahirkan [GRI 401-3]
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Total jumlah karyawan yang berhak mendapat cuti melahirkan Orang 209 195 180
Total jumlah karyawan yang mengambil cuti melahirkan Orang 7 4 6
192 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 194
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Total jumlah karyawan yang kembali bekerja pada periode pelaporan
Total 7 4 6
setelah cuti melahirkan berakhir
Total jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan
Orang 7 4 6
berakhir, yang masih dipekerjakan 12 bulan setelah kembali bekerja
Tingkat karyawan yang kembali bekerja setelah mengambil cuti
% 100% 100% 100%
melahirkan
Tingkat karyawan yang kembali bekerja dan dapat dipertahankan
% 100% 100% 100%
setelah mengambil cuti melahirkan
Jumlah Karyawan yang Mengikuti Tinjauan Kinerja Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori
2024 2023 2022
Kategori Karyawan
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
General Management Senior 37 5 28 5 21 3
General Management 112 13 104 11 82 8
Staf Senior 474 102 402 79 360 62
Staf 689 153 691 131 682 101
Non-staf 1.415 78 1.489 83 1.541 78
Jumlah 1.493 1.572 1.619
193 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 195
Statistik Kinerja K3 [GRI 403-9]
2024 2023 2022
Indikator
Sorowako Bahodopi Pomalaa Sorowako Bahodopi Pomalaa Sorowako Bahodopi Pomalaa
Lost Time Injuries 1 0 0 3 0 0 2 0 0
First Aid Injuries 20 2 0 10 0 1 13 0 0
Near Miss Unsafe Action, Unsafe
59 6 1 62 0 0 70 0 0
Condition
Days Lost due to Accident (Severity
400 0 0 0,51 0 0 254,14 0 0
Rate)
Total Accident Rate (Frequency
0,30 0,27 0 0,31 0 0 0,68 0 0
Rate)
Tingkat dan Jumlah Peristiwa Kecelakaan Kerja GRI 403-9]
Sorowako Bahodopi Pomalaa
Tingkat Kecelakaan Kerja
Jumlah Tingkat Jumlah Tingkat Jumlah Tingkat
2024
Ringan 15 0,51 2 0,55 1 0,39
Sedang dan Berat 2 0,07 0 0 0 0
Fatal 0 0 0 0 0 0
Jumlah 17 0,57 2 0,55 1 0,39
2023
Ringan 0 0 0 0 0 0
Sedang dan Berat 3 0,25 0 0 0 0
Fatal 0 0 0 0 0 0
194 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 196
Sorowako Bahodopi Pomalaa
Tingkat Kecelakaan Kerja
Jumlah Tingkat Jumlah Tingkat Jumlah Tingkat
2022
Ringan 0 0 0 0 0 0
Sedang dan Berat 6 0,25 0 0 0 0
Fatal 1 0,50 0 0 0 0
Jumlah 7 0,30 0 0 0 0
Distribusi Bantuan Dana PPM (AS$)
2024 2023 2022
Program dan Kegiatan
Sorowako Bahodopi Pomalaa Jumlah Sorowako Bahodopi Pomalaa Jumlah Sorowako Bahodopi Pomalaa Jumlah
Pendidikan 142.608 25.430 - 168.038 151.579 92.010 5.004 248.593 116.670 0 4.038 15.705
Kesehatan 255.729 38.817 - 294.546 408.288 143.181 73.070 624.539 943.347 179.242 4.058 1.126.647
Tingkat Pendapatan Riil 181.517 176.671 57.448 358.188 348.902 158.310 188.432 695.644 1.069.078 97.000 7.159 1.076.334
Kemandirian Eknomi 832.568 49.929 - 882.497 963.783 - 12.780 976.573 522.478 - - 522.478
Sosial Budaya 320.524 27.472 - 347.996 210.895 221.654 61.509 494.058 156.075 62.546 143.430 232.964
Sosial Lingkungan 48.250 130.938 - 179.188 106.903 112.946 - 219.849 18.445 4.581 13.687 36.713
Kelembagaan Komunitas 272.149 16.041 - 288.190 169.821 74.053 - 243.874 252.885 - - 252.885
Pembangunan Infrastruktur
1.244.470 179.637 - 1.424.107 1.321.323 233.437 513.469 2.068.229 2.264.607 389.234 132.609 2.786.450
yang Menunjang PPM
Jumlah 3.297.815 644.936 57.448 3.942.750 3.681.504 1.035.591 854.469 5.571.359 5.343.585 732.603 304.977 6.381.165
195 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 197
TOPIK HALAMAN
A Strategi Keberlanjutan
A.1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan 36
B Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1. Aspek Ekonomi, paling sedikit memuat: 4, 25
a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual;
b. Pendapatan atau penjualan;
c. Laba atau rugi bersih;
d. Produk ramah lingkungan; dan
e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan.
B.2. Aspek Lingkungan Hidup, paling sedikit memuat: 5-6
a. Penggunaan energi;
b. Pengurangan emisi yang dihasilkan;
c. Pengurangan limbah dan efluen; dan
d. Pelestarian keanekaragaman hayati.
B.3. Aspek Sosial 7-8
C Profil Perusahaan
C.1. Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.2. Alamat Perusahaan 21
C.3. Skala Usaha, paling sedikit memuat: 22-23, 115
a. Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban;
b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status ketenagakerjaan;
c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
196 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 198
TOPIK HALAMAN
d. Wilayah operasional.
C.4. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 24
C.5. Keanggotaan pada Asosiasi 30
C.6. Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan 29
D Penjelasan Direksi
D.1. Penjelasan Direksi 12
a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan
b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
c. Strategi pencapaian target
E Tata Kelola Keberlanjutan
E.1. Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 59
E.2. Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 70
E.3. Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 69
E.4. Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan 38
E.5. Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 62
F Kinerja Keberlanjutan
F.1. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 34
Kinerja Ekonomi
F.2. Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi 25
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan
F.3. Tidak relevan
dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
197 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 199
TOPIK HALAMAN
Aspek Umum
F.4. Biaya Lingkungan Hidup
Aspek Material
F.5. Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 92
Aspek Energi
F.6. Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 91,178-179
F.7. Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 92
Aspek Air
F.8. Penggunaan Air 98
Aspek Keankearagaman Hayati
F.9. Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati 109
F.10. Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 105
Aspek Emisi
F.11. Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 93, 180
F.12. Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 93
Aspek Limbah dan Efluen
F.13. Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 99
F.14. Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 100
F.15. Tumpahan yang Terjadi (jika ada) 100
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16. Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Displeasing 149
Kinerja Sosial
F.17. Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen 27
Aspek Ketenagakerjaan
198 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 200
Indeks GRITema
Penjelasan
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
GRI 2: Pengungkapan 2-1 Rincian organisasi 21, 23, 24
Umum 2021
2-2 Entitas yang dicantumkan dalam pelaporan
164
keberlanjutan organisasi
2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak
164
pelaporan
2-4 Penyajian kembali informasi 164
2-5 Penjaminan eksternal 162
2-6 Kegiatan, rantai nilai dan hubungan bisnis
23-24
lain
2-7 Tenaga kerja 115
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung 192
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 67-68
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata
kelola tertinggi 67
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 67
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam
69-70
mengawasi manajemen dampak
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola
69-70
dampak
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam
162
pelaporan keberlanjutan
2-15 Konflik kepentingan 76
2-16 Komunikasi masalah penting 77
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola
70
tertinggi
199 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 201
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 73
2-19 Kebijakan remunerasi 73
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi 73
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 73
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan
12, 36
berkelanjutan
2-23 Komitmen kebijakan 36
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 34, 63, 75
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan
77
mengemukakan masalah
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 66
2-28 Asosiasi keanggotaan 30
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku
38
kepentingan
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 116
GRI 3: Topik Material 2021 3-1 Proses untuk menentukan topik material 46
4 8 - 5 7,1 6 5 -
3-2 Daftar topik material
166
3-3 Manajemen topik material 62, 80, 83
GRI 101: Keanekaragaman 101-1 Kebijakan untuk menghentikan dan
Hayati 2024 mengembalikan hilangnya keanekaragaman 105 14.4.2
hayati
101-2 Manajemen dampak keanekaragaman
105 14.4.3
hayati
200 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 202
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
Seluruh pengungkapan Informasi tidak relevan PT Vale tidak
melakukan
akses terhadap
sumber daya
genetik maupun
pengetahuan
tradisional dalam
101-3 Akses dan berbagi manfaat - operasionalnya.
Oleh karena
itu, indikator ini
tidak dianggap
relevan dalam
konteks kegiatan
operasional
Perseroan.
101-4 Identifikasi dampak keanekaragaman
83 14.4.4
hayati
101-5 Lokasi yang memiliki dampak
108 14.4.5
keanekaragaman hayati
101-6 Pemicu langsung hilangnya
106 14.4.6
keanekaragaman hayati
101-7 Perubahan kondisi keanekaragaman hayati 108 14.4.7
101-8 Layanan ekosistem 106 14.4.8
GRI 201: Kinerja Ekonomi 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan
26 14.2.2
2016 dan didistribusikan
14.2.2
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan peluang
26 14.9.2
lain akibat dari perubahan iklim 14.23.2
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti
123
dan program pensiun lainnya
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari
26 14.23.3
pemerintah
201 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 203
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
GRI 202: Keberadaan 202-1 Rasio standar upah karyawan pemula
Pasar 2016 berdasarkan jenis kelamin terhadap upah 123 14.17.2
minimum regional
202-2 Proporsi manajemen senior yang berasal
115, 127, 132 14.21.2
dari masyarakat setempat
203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan
GRI 203: Dampak 151 14.9.3
layanan
Ekonomi Tidak Langsung
2016 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang
151-152 14.9.4
signifikan
GRI 204: Praktik 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok
63, 177 14.9.5
Pengadaan 2016 lokal
GRI 205: Antikorupsi 2016 205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko
75 14.22.2
terkait korupsi
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang
62, 75 14.22.3
kebijakan dan prosedur antikorupsi
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan
75 14.22.4
tindakan yang diambil
GRI 206: Perilaku Anti- 206-1 Langkah-langkah hukum untuk perilaku
27
persaingan 2016 antipersaingan, praktik antipakat dan monopoli
GRI 207: Pajak 2019 207-1 Pendekatan terhadap pajak 28 14.23.4
207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan
28 14.23.5
manajemen risiko pajak
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan
pengelolaan kepedulian yang berkaitan dengan 28 14.23.6
pajak
207-4 Laporan per negara 28 14.23.7
202 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 204
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
GRI 301: Material 2016 301-1 Material digunakan berdasarkan berat
112
atau volume
301-2 Material input dari daur ulang yang
112
digunakan
301-3 Pemerolehan ulang produk dan material
112
kemasannya
GRI 302: Energi 2016 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 92, 178 14.1.2
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 92 14.1.3
302-3 Intensitas energi 92, 179 14.1.4
302-4 Pengurangan konsumsi energi 92, 179
302-5 Pengurangan untuk energi yang
93
dibutuhkan untuk produk dan jasa
GRI 303: Air dan Efluen 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya
97-98 14.7.2
2018 bersama
303-2 Manajemen dampak yang berkaitan
97 14.7.3
dengan pembuangan air
303-3 Pengambilan air 97-98 14.7.4
303-4 Pembungan air 97,181 14.7.5
303-5 Konsumsi air 98 14.7.6
203 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 205
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
GRI 304: 304-1 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa,
Keanekaragaman Hayati dikelola, atau berdekatan dengan,
2016 kawasan lindung dan kawasan dengan nilai 108-109,184
keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan
lindung
304-2 Dampak signifikan dari aktivitas, produk,
105
dan jasa pada keanekaragaman hayati
304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi 184
304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies
daftar konservasi nasional dengan habitat 185-186
dalam wilayah yang terkena efek operasi
GRI 305: Emisi 2016 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 93,180 14.1.5
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
93,180 14.1.6
langsung
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
93 14.1.7
lainnya
305-4 Intensitas emisi GRK 93,180 14.1.8
305-5 Pengurangan emisi GRK 93-94 14.1.9
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) 94
305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida
95,180 14.3.2
(SOx), dan emisi udara signifikan lainnya
204 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 206
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
GRI 306: Efluen dan 306-1 Pelepasan air berdasarkan mutu dan
100-101, 103
Limbah 2016 tujuan
306-2 Limbah berdasarkan jenis dan metode
100-103
pembuangan
306-3 Tumpahan yang signifikan 100-103 14.15.2
306-4 Pengangkutan limbah berbahaya 100
306-5 Badan air yang dipengaruhi oleh
100
pelepasan dan/atau limpahan air
GRI 306: Limbah 2020 306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan
100-101,103 14.5.2
terkait limbah
306-2 Manajemen dampak signifikan terkait
100-103 14.5.3
limbah
306-3 Timbulan limbah 100-103 14.5.4
306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan
100 14.5.5
akhir
306-5 Limbah yang dikirimkan ke pembuangan
100 14.5.6
akhir
GRI 401: Kepegawaian 401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian
124 14.17.3
2016 karyawan
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada
karyawan purnawaktu yang tidak diberikan
120, 122 14.17.4
kepada karyawan pada kurun waktu tertentu
atau paruh waktu
14.17.5
401-3 Cuti melahirkan 120, 192
14.21.3
GRI 402: Hubungan
402-1 Periode pemberitahuan minimum terkait 14.8.2
Tenaga Kerja/Manajemen 111, 116
perubahan operasional 14.17.3
2016
205 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 207
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
GRI 403: Kesehatan dan 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan
126 14.17.4
Keselamatan Kerja 2018 keselamatan kerja
403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian 14.17.5
127
risiko, dan investigasi insiden 14.21.3
403-3 Layanan kesehatan kerja 128 14.16.4
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi
pekerja tentang kesehatan dan keselamatan 127 14.16.5
kerja
403-5 Pelatihan pekerja mengenai kesehatan
14.16.6
dan keselamatan kerja
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan Pekerja 130 14.16.7
403-7 Pencegahan dan mitigasi
dampak-dampak kesehatan dan keselamatan
128 14.16.8
kerja yang secara langsung terkait hubungan
bisnis
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem
126 14.16.9
manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
403-9 Kecelakaan kerja 129, 131 14.16.10
403-10 Penyakit akibat kerja 129 14.16.11
GRI 404: Pelatihan dan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per 14.17.7
121
Pendidikan 2016 karyawan 14.21.4
404-2 Program untuk meningkatkan
14.8.3
keterampilan karyawan dan program bantuan 121
14.17.8
peralihan
404-3 Persentase karyawan yang menerima
tinjauan rutin terhadap kinerja dan 121
pengembangan karier
206 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 208
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan 115, 119, 14.21.5
Keanekaragaman dan karyawan 190-191
Peluang Setara 2016
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi
123 14.21.6
perempuan dibandingkan laki-laki
GRI 406: Nondiskriminasi 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan
119 14.21.7
2016 perbaikan yang dilakukan
GRI 407: Kebebasan
407-1 Operasi dan pemasok di mana hak atas
Berserikat dan
kebebasan berserikat dan perundingan kolektif 62, 116 14.20.3
Perundingan Kolektif
mungkin berisiko
2016
GRI 408: Pekerja anak 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko
62, 118 14.18.2
2016 signifikan terhadap insiden pekerja anak
GRI 409: Kerja Paksa atau 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko
Wajib Kerja 2016 signifikan terhadap insiden kerja paksa atau 62, 118 14.19.2
wajib kerja
GRI 410: Praktik 410-1 Petugas keamanan yang dilatih mengenai
140 14.14.2
Keamanan 2016 kebijakan atau prosedur hak asasi manusia
GRI 413: Masyarakat 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat
Setempat 2016 setempat, penilaian dampak, dan program 142 14.10.2
pengembangan
413-2 Operasi yang secara aktual dan yang
berpotensi memiliki dampak negatif signifikan 142 14.10.3
terhadap masyarakat setempat
GRI 414: Penilaian Sosial 14.17.9
414-1 Seleksi pemasok baru dengan
Pemasok 2016 62 14.18.3
menggunakan kriteria sosial
14.19.3
414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai
63 14.17.10
pasokan dan tindakan yang telah diambil
GRI 415: Kebijakan Publik
415-1 Kontribusi politik 26, 76 14.24.2
2016
418-1 Pengaduan yang berdasar mengenai
GRI 418: Privasi
pelanggaran terhadap privasi pelanggan dan 80
Pelanggan 2016
hilangnya data pelanggan
207 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 209
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
GRI 14: Sektor Pertambangan 2024
14.6 Endapan (Tailings) 14.6.2 Laporkan metode pembuangan endapan
97
yang digunakan oleh organisasi.
14.6.3 Sebutkan fasilitas endapan organisasi,
dan laporkan nama, lokasi, dan status
100
kepemilikan, termasuk apakah organisasi selaku
operator atau tidak
14.8 Penutupan dan 14.8.4 Untuk setiap lokasi tambang, laporkan
Rehabilitasi apakah lokasi tambang:
• Memiliki rencana penutupan dan rehabilitasi;
108, 111
• Sedang melakukan aktivitas penutupan
tambang dan rehabilitasi;
• Telah ditutup dan direhabilitasi.
14.8.5 Untuk setiap rencana penutupan dan
rehabilitasi:
• Laporkan apakah rencana telah disetujui oleh
108, 111
otoritas terkait;
• Laporkan tanggal evaluasi rencana terbaru
dan evaluasi selanjutnya.
14.8.6 Untuk setiap lokasi tambang, laporkan
dalam satuan hektare:
• Total lahan yang terganggu dan belum
direhabilitasi; 108, 184
• Total lahan yang terganggu dan telah
direhabilitasi (termasuk yang direhabilitasi
secara progresif, jika ada).
14.8.7 Untuk setiap lokasi tambang, laporkan
111
perkiraan umur tambang (LOM).
208 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 210
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
14.8.8 Untuk provisi keuangan yang dibuat oleh
organisasi untuk penutupan dan rehabilitasi,
termasuk pemantauan lingkungan dan
sosial-ekonomi pascapenutupan dan tindak
pemulihan untuk lokasi tambang, laporkan:
• Total perkiraan biaya penutupan (tidak
dipotong), apakah provisi finansial mampu
menutup biaya penutupan perkiraan saat ini
secara penuh, dan apakah provisi finansial
111
yang dibuat telah sejalan dengan persyaratan
peraturan yang berlaku, berdasarkan lokasi
tambang;
• Metode yang digunakan untuk menghitung
perkiraan biaya penutupan;
• Instrumen keuangan yang digunakan atau
dikembangkan untuk memastikan provisi
finansial cukup untuk penutupan dan
rehabilitasi.
14.8.9 Jelaskan provisi nonkeuangan yang
dibuat oleh organisasi untuk mengelola
transisi sosial-ekonomi masyarakat lokal
111
menuju ekonomi pascapenambangan yang
berkelanjutan, termasuk upaya, proyek, dan
program kolaboratif.
14.9 Dampak Ekonomi 14.9.6 Laporkan persentase pekerja yang
direkrut dari masyarakat lokal di tingkat lokasi
tambang, diperinci berdasarkan gender, dan 115, 119, 190
definisi ‘masyarakat lokal’ (komunitas lokal)
menurut organisasi.
14.10 Komunitas Lokal 14.10.4 Untuk setiap lokasi tambang, laporkan:
• Jumlah dan jenis pengaduan dari masyarakat
lokal selama periode pelaporan;
• Persentase pengaduan yang ditangani dan 148
diselesaikan selama periode pelaporan;
• Persentase pengaduan yang diselesaikan
melalui remediasi selama periode pelaporan.
209 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 211
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
14.12 Hak atas Tanah dan 14.12.2 Sebutkan lokasi tambang di mana
Sumber Daya pemukiman kembali secara paksa direncanakan,
berlangsung, atau telah dilakukan.Untuk setiap
lokasi tambang tersebut:
• Laporkan berapa banyak orang yang telah
140-141
atau akan digusur, dan rincilah berdasarkan
gender;
• Jelaskan bagaimana mata pencaharian dan
hak asasi manusia terdampak atau dapat
terdampak dan telah dipulihkan.
14.12.3 Sebutkan lokasi operasi tempat
terjadinya konflik atau pelanggaran hak
atas tanah dan sumber daya (termasuk hak
penguasaan adat, kolektif, dan informal), dan 141
jelaskan insiden serta pemangku kepentingan
yang hak-haknya terdampak atau dapat
terdampak.
14.15 Manajemen Krisis 14.15.3 Laporkan jumlah insiden kritis dalam
periode pelaporan, jelaskan dampak, dan 126
tindakan untuk memulihkan itu
14.15.4 Laporkan persentase lokasi tambang
yang memiliki program kesiapan dan tanggap
126
darurat, dan sebutkan lokasi yang tidak
memilikinya.
14.20 Kebebasan 14.20.3 Laporkan jumlah mogok kerja dan
Perserikat dan larangan bekerja yang melibatkan 1.000 pekerja
Perundingan Bersama atau lebih yang berlangsung satu shift penuh 125
atau lebih lama, beserta durasi total hari pekerja
menganggur.
210 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 212
YANG TIDAK DICANTUMKAN NO. RUJUKAN
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN LOKASI PERSYARATAN YANG STANDAR
ALASAN PENJELASAN SEKTOR GRI
TIDAK DICANTUMKAN
14.22 Antikorupsi 14.22.5 Menjelaskan pendekatan terhadap
transparansi kontrak, termasuk:• apakah
kontrak dan izin terbuka untuk publik. Jika ya, di
mana hal itu dipublikasikan;
108
• Jika kontrak atau izin tidak tersedia secara
publik, alasan atas hal ini dan tindakan yang
dilakukan untuk menjadikannya tersedia
secara publik di masa depan.
14.22.6 Laporkan informasi berikut tentang
pihak yang berhak atas manfaat organisasi,
termasuk usaha patungan:
• Nama, kewarganegaraan, dan negara tempat
tinggal; 24
• Apakah orang yang memiliki pengaruh politik;
• Tingkat kepemilikan;
• Bagaimana kepemilikan atau pengendalian
digunakan.
14.23 Pembayaran 14.23.8 Untuk mineral yang dibeli dari negara, Seluruh pengungkapan Informasi tidak relevan PT Vale tidak
kepada Pemerintah atau pihak ketiga yang ditunjuk oleh negara membeli mineral
untuk menjual atas nama mereka, laporkan: dari negara
• Volume dan jenis mineral yang dibeli; - sehingga indikator
• Nama lengkap entitas penjual dan penerima ini tidak relevan
pembayaran; dengan operasional
PT Vale.
• Pembayaran yang dilakukan untuk pembelian.
211 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 213
TOPIK DALAM STANDAR SEKTOR GRI YANG BERLAKU YANG DITENTUKAN SEBAGAI BUKAN MATERIAL
TOPIK PENJELASAN
Topik ini bukan menjadi topik material untuk Perusahaan saat ini karena belum terdapat pengakuan
resmi atau regulasi nasional terkait penetapan wilayah adat di area operasional Perseroan. Meskipun
14.11 Hak-hak Masyarakat Adat
demikian, Perseroan tetap berkomitmen untuk menghormati hak-hak masyarakat sesuai dengan
prinsip-prinsip hak asasi manusia.
PT Vale tidak terlibat dalam kegiatan pertambangan rakyat maupun pertambangan skala kecil (artisanal
and small-scale mining / ASM), baik secara langsung maupun melalui rantai pasokannya. Operasional
14.13 Pertambangan rakyat dan pertambangan skala kecil perusahaan sepenuhnya dilakukan dalam skala industri dengan izin usaha pertambangan yang sah dan
pengawasan ketat dari pemerintah Indonesia. Dengan demikian, topik ini tidak dianggap material dalam
konteks kegiatan operasional dan dampak keberlanjutan Perseroan.
PT Vale tidak beroperasi di wilayah yang diklasifikasikan sebagai kawasan terdampak konflik bersenjata
maupun wilayah berisiko tinggi sebagaimana dimaksud dalam panduan internasional. Seluruh kegiatan
14.25 Kawasan terdampak konflik dan berisiko tinggi operasional utama perusahaan berada di wilayah yang relatif stabil secara politik dan sosial, serta berada
di bawah pengawasan dan perlindungan hukum nasional. Oleh karena itu, topik ini tidak dianggap
material dalam konteks risiko dan dampak keberlanjutan yang relevan bagi Perseroan.
212 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 214
Indeks SASB
Penjelasan Tema
KODE METRIK LOKASI
Emisi Gas Rumah Kaca
EM-MM-110a.1 Emisi Scope 1 global bruto, persentase yang tercakup dalam peraturan pembatasan emisi 93, 180
Diskusi strategi jangka panjang dan pendek untuk mengelola emisi Scope 1, target pengurangan
EM-MM-110a.2 88, 93
emisi, dan analisis kinerja terhadap target tersebut
Kualitas Udara
Emisi udara dari polutan berikut: (1) CO, (2) NOx (tidak termasuk N2O), (3) SOx, (4) partikel materi
EM-MM-120a.1 95, 180
(PM10), (5) merkuri (Hg), (6) timbal (Pb), dan (7) senyawa organik volatil (VOCs)
Pengelolaan Energi
EM-MM-130a.1 Total energi yang dikonsumsi, persentase listrik jaringan, dan persentase energi terbarukan 91-92, 178
Pengelolaan Air
Total air yang diambil, total air yang dikonsumsi; persentase masing-masing di wilayah dengan
EM-MM-140a.1 98, 181
Tekanan Air Dasar Tinggi atau Sangat Tinggi
EM-MM-140a.2 Jumlah insiden ketidakpatuhan terkait izin, standar, dan regulasi kualitas air 99
Pengelolaan Limbah & Bahan Berbahaya
EM-MM-150a.4 Total berat limbah non-mineral yang dihasilkan 100
EM-MM-150a.5 Total berat tailing yang dihasilkan 100
EM-MM-150a.6 Total berat batuan limbah yang dihasilkan
EM-MM-150a.7 Total berat limbah berbahaya yang dihasilkan 101, 103
EM-MM-150a.8 Total berat limbah berbahaya yang didaur ulang 101
EM-MM-150a.9 Jumlah insiden signifikan terkait dengan bahan berbahaya dan pengelolaan limbah 100
Deskripsi kebijakan dan prosedur pengelolaan limbah dan bahan berbahaya untuk operasi aktif dan
EM-MM-150a.10 100
tidak aktif
213 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 215
KODE METRIK LOKASI
Dampak Keanekaragaman Hayati
EM-MM-160a.1 Deskripsi kebijakan dan praktik manajemen lingkungan untuk lokasi aktif 83, 108
Persentase lokasi tambang di mana pengaliran air asam tambang: (1) diprediksi terjadi, (2) secara aktif
EM-MM-160a.2 99
dimitigasi, dan (3) sedang dalam perawatan atau remediasi
Persentase dari (1) cadangan terbukti dan (2) cadangan probable yang berada di lokasi atau dekat
EM-MM-160a.3 108, 184
dengan kawasan konservasi atau habitat spesies yang terancam punah
Keamanan, Hak Asasi Manusia, dan Hak Masyarakat Adat
EM-MM-210a.1 Persentase dari (1) cadangan terbukti dan (2) cadangan probable yang berada di area konflik 108, 184
Persentase dari (1) cadangan terbukti dan (2) cadangan probable yang berada di tanah masyarakat
EM-MM-210a.2 -
adat
Diskusi tentang proses keterlibatan dan praktik uji tuntas terkait dengan hak asasi manusia, hak
EM-MM-210a.3 138
masyarakat adat, dan operasi di daerah konflik
Hubungan Masyarakat
Diskusi tentang proses pengelolaan risiko dan peluang yang terkait dengan hak-hak masyarakat dan
EM-MM-210b.1 97, 137
kepentingan
EM-MM-210b.2 (1) Jumlah dan (2) durasi keterlambatan non-teknis 142
Praktik Ketenagakerjaan
EM-MM-310a.1 Persentase tenaga kerja aktif yang dipekerjakan berdasarkan perjanjian kolektif 116, 118
EM-MM-310a.2 (1) Jumlah dan (2) durasi pemogokan dan penutupan perusahaan 125
Kesehatan & Keselamatan Tenaga Kerja
(1) Tingkat semua kejadian, (2) tingkat kematian, (3) tingkat frekuensi nyaris celaka (NMFR) dan (4)
EM-MM-320a.1 rata-rata jam pelatihan kesehatan, keselamatan, dan tanggap darurat untuk (a) karyawan langsung 131
dan (b) karyawan kontrak.
214 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 216
KODE METRIK LOKASI
Etika Bisnis dan Transparansi
EM-MM-510a.1 Deskripsi sistem manajemen pencegahan korupsi dan penyuapan di seluruh rantai nilai 75
Produksi di negara-negara yang memiliki peringkat 20 terendah dalam Indeks Persepsi Korupsi
EM-MM-510a.2 75
Transparency International
Pengelolaan Fasilitas Penyimpanan Tailing
Tabel inventaris fasilitas penyimpanan tailing: (1) nama fasilitas, (2) lokasi, (3) status kepemilikan, (4)
status operasional, (5) metode konstruksi, (6) kapasitas penyimpanan maksimum yang diizinkan,
EM-MM-540a.1 100
(7) jumlah tailing yang disimpan saat ini, (8) klasifikasi konsekuensi, (9) tanggal tinjauan teknis
independen terbaru, (10) temuan material, (11) tindakan mitigasi, (12) EPRP spesifik lokasi
Ringkasan sistem pengelolaan tailing dan struktur tata kelola yang digunakan untuk memantau dan
EM-MM-540a.2 100
menjaga stabilitas fasilitas penyimpanan tailing
Pendekatan untuk pengembangan Rencana Kesiapsiagaan dan Respons Darurat (EPRP) untuk fasilitas
EM-MM-540a.3 100
penyimpanan tailing
Metrik Aktivitas
EM-MM-000.A Produksi (1) bijih logam dan (2) produk logam jadi 24
EM-MM-000.B Jumlah total karyawan, persentase kontraktor 115
215 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 217
Pernyataan Asuror Independen 216 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 218
Pernyataan Asuror Independen 217 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 219
Lembar Umpan Balik [POJK G.2] 1. Laporan ini memuat informasi yang bermanfaat mengenai kinerja ekonomi, lingkungan, sosial dan tata kelola
yang telah dilaksanakan oleh PTVI.
Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari dalam
Sangat Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju
membaca Laporan Keberlanjutan PT Vale Indonesia Tbk Tahun
2024.
2. Data dan informasi yang diungkapkan dalam Laporan ini disajikan secara terstruktur, sistematis, dan mudah
dipahami.
Untuk meningkatkan kualitas laporan, memperkuat
transparansi kinerja keberlanjutan, serta sebagai masukan Sangat Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju
untuk penyusunan laporan di tahun mendatang, kami mohon
kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk mengisi Lembar 3. Data dan informasi yang diungkapkan dalam Laporan ini disajikan secara lengkap, transparan dan berimbang.
Umpan Balik berikut dan mengembalikannya kepada kami
Sangat Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju
melalui surel, atau dengan memindai kode QR untuk mengisi
secara daring.
4. Desain, jenis font, ukuran, tata warna, tata letak dan gambar dalam Laporan ini menarik dan mudah dibaca.
Terima kasih sekali lagi atas waktu dan dukungan yang Sangat Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju
diberikan.
5. Informasi apa dalam Laporan ini yang menurut Anda paling bermanfaat?
6. Informasi apa dalam Laporan ini yang menurut Anda dapat ditingkatkan?
Profil Pembaca 7. Informasi apa dalam Laporan ini yang menurut Anda harus dilengkapi dalam Laporan mendatang?
Nama Lengkap:
Nama Institusi/Perusahaan:
Surel:
Kategori:
Terima kasih telah meluangkan waktu untuk
Pemerintahan Media memberikan masukan terhadap laporan ini.
Kami sangat menghargai kontribusi Anda dalam
LSM Masyarakat Umum mengisi lembar ini. Mohon kirimkan lembar
umpan balik yang telah diisi melalui surat
Industri Lain-lain (mohon sebutkan) elektronik ke: ptvicommunications@vale.com
Akademik
218 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 220
Names mentioned 59 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Sorowako
p.2
unresolved
person
Sambutan
· Direktur
p.3 ×2
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Peringkat Emas
p.6
unresolved
org
PT Internasional Nickel
p.11
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
p.15 ×2
unresolved
org
PT INCO
p.21 ×2
unresolved
org
Vale Total Liabilitas Indonesia Tbk
p.23 ×2
unresolved
org
Sumitomo Metal Mining Co.Ltd
p.24
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.26
unresolved
org
PNBP Perseroan Co. Ltd
p.28
unresolved
org
Co. Ltd
p.28
unresolved
org
Sumitomo Metal Mining Co. Ltd
p.28
unresolved
person
Deshnee Naidoo
p.30
unresolved
person
Gustavo Garavaglia
· Komisaris
p.30
unresolved
person
Olga Kovalik
p.30
unresolved
person
Farrah Carrim
· Komisaris
p.30
unresolved
person
Assosiation
· Anggota
p.31
unresolved
org
PT Olahkarsa Inovasi Indonesia
p.34
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.37 ×2
unresolved
org
Menteri ESDM
p.38
unresolved
org
Kerja
p.41
unresolved
org
Departemen Sustainability
p.60 ×3
unresolved
org
Departemen Pendukung
p.68
unresolved
org
PT Vale Febriany Eddy
p.72
unresolved
org
PT Vale Pada Dialog CEO Paviliun Indonesia COP
p.72
unresolved
org
PT Vale Bernardus Irmanto
p.73
unresolved
org
Hadinoto & Partners
p.76
unresolved
org
PT Vale Indonesia. PTVI
p.78
unresolved
org
GEM Co., Ltd.
p.88
unresolved
org
PT Vale Raih Penghargaan
p.88
unresolved
org
Menteri Pertanian
p.98
unresolved
org
Menteri Lingkungan
p.98
unresolved
org
Departemen External Relations
p.149
unresolved
org
PT Sejahtera Rambah Asia.
p.163
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.