Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 252
Page 1
2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Building a Sustainable Impact:
Creating a Future of Sustainable Progress
Membangun Dampak Berkelanjutan: Mewujudkan Masa Depan yang Berkelanjutan
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 2
2 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 3
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
PENJELASAN TEMA
THEME EXPLANATION
Building Sustainable
Impact, Realizing a
Sustainable Future
Membangun Dampak Berkelanjutan, Mewujudkan
Masa Depan yang Berkelanjutan
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk sebagai salah satu perusahaan PT ADHI KARYA (Persero) Tbk as one of the leading construction
konstruksi terkemuka di Indonesia berkomitmen untuk membangun companies in Indonesia is committed to building projects that not
proyek-proyek yang tidak hanya memenuhi kebutuhan infrastruktur only meet national infrastructure needs but also provide sustainable
nasional tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi impacts for society and the environment. By integrating sustainability
masyarakat dan lingkungan. Dengan mengintegrasikan prinsip principles in every stage of development, ADHI ensures that each of
keberlanjutan dalam setiap tahap pembangunan, ADHI memastikan its projects is aligned with the Environmental, Social and Governance
bahwa setiap proyeknya selaras dengan aspek Environmental, Social (ESG) aspects. Through this approach, the Company seeks to create
and Governance (ESG). Melalui pendekatan ini, Perusahaan berupaya long-term value for stakeholders and encourage inclusive and
menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan dan environmentally friendly economic growth.
mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berwawasan
lingkungan.
Selaras dengan itu, dalam mewujudkan masa depan yang In line with its vision for a sustainable future, ADHI integrates
berkelanjutan, ADHI menerapkan inovasi dan revitalisasi dalam innovation and revitalization into its operations. The company adopts
operasionalnya. Kebijakan yang diambil antara lain mengadopsi environmentally friendly technologies and sound management
teknologi ramah lingkungan dan praktik manajemen yang baik practices to minimize negative environmental impacts. Additionally,
untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Selain ADHI actively engages stakeholders—including local communities—
itu, Perusahaan juga aktif dalam melibatkan pemangku kepentingan, in every project to generate broader economic and social benefits.
termasuk masyarakat lokal, dalam setiap proyek yang dijalankan Through this approach, ADHI remains focused not only on profitability
sehingga dapat menciptakan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih but also on maximizing its social and environmental responsibilities.
luas. Dengan demikian, ADHI tidak hanya fokus pada profitabilitas
tetapi juga berupaya untuk mengoptimalkan tanggung jawab sosial
terhadap lingkungan dan masyarakat.
Keberhasilan ADHI dalam membangun dampak berkelanjutan ADHI’s success in building sustainable impacts is evident from its
terlihat dari kinerjanya yang terus bertumbuh di tengah perekonomian performance that continues to grow amidst the challenging national
nasional yang penuh tantangan. Ditopang komitmen untuk economy. Supported by a commitment to improving the quality of
meningkatkan kualitas tata kelola dan transparansi, Perusahaan governance and transparency, the Company continues to strive
terus berupaya untuk menjaga kepercayaan dari para pemangku to maintain the trust of stakeholders. This effort reflects ADHI’s
kepentingan. Upaya ini mencerminkan dedikasi ADHI dalam dedication to creating a better and more sustainable future for all
menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan untuk parties involved in Company operations.
semua pihak yang terlibat dengan operasional Perusahaan.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 3
Page 4
DAFTAR ISI
TABLE OF CONTENTS
Penjelasan Tema Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan
66
3 Risk Assessment of Sustainable Finance/Activity Implementation
Theme Explanation
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Kode Etik
6 Code of Conduct
70
Sustainability Performance Overview
Whistleblowing System
Penjelasan Direksi Whistleblowing System
81
8
Board of Directors’ Explanation
Kebijakan Anti-Korupsi/Anti-Gratifikasi
Tentang Laporan Keberlanjutan Anti-Corruption/Anti-Gratification Policy
83
20
About Sustainability Report Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Relations
84
Profil Perusahaan Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Issues in the Implementation of Sustainable Finance
85
Company Profile
Identitas Perusahaan
Company Identity
26
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Riwayat Singkat Perusahaan Sustainability Economic Performance:
Brief Company History
28
Membangun Budaya Keberlanjutan
90
Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan Building a Culture of Sustainability
Company Vision, Mission, and Values
32
Mengukuhkan Pencapaian Ekonomi Berkelanjutan
Bidang Usaha Confirming the Achievement of Sustainable 92
Business Line
40
Economy
Wilayah Operasi dan Pasar yang Dilayani
Operational Areas and Markets Served
41 Sekilas Ekonomi Global dan Nasional
Overview of Global and National Economy
92
Skala Organisasi
Organizational Scale
42 Kinerja Lapangan Usaha Konstruksi Tahun 2024
Construction Business Field Performance in 2024
93
Tenaga Kerja/Karyawan
Labor/Employees
42 Inisiatif dan Kebijakan Strategis ADHI
ADHI Strategic Initiatives and Policies
95
Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung
Non-Direct Workers
45 Kinerja Ekonomi ADHI Tahun 2024
ADHI Economic Performance in 2024
97
Rantai Pasokan
Supply Chain
45 Distribusi Nilai Ekonomi
Distribution of Economic Value
98
Perubahan Signifikan pada Organisasi dan Rantai Pasokan
Significant Changes to the Organization and Supply Chain
48 Proyek/Investasi yang Sejalan dengan Kegiatan Berkelanjutan
Projects/Investments in Line with Sustainable Activities
99
Keanggotaan Asosiasi
Association Membership
53 Implikasi Finansial Serta Risiko dan Peluang Lain Akibat dari
Perubahan Iklim
Financial Implications and Other Risks and Opportunities Due to
100
Climate Change
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Bantuan Finansial yang Diterima dari Pemerintah
Financial Assistance Received from the Government
103
Prinsip Tata Kelola
Governance Principles
56
Struktur Tata Kelola Kinerja Lingkungan
Governance Structure
59 Environmental Performance
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
60 Membangun Keselarasan dengan Lingkungan
General Meeting of Shareholders (GMS) 108
Building Harmony with the Environment
Dewan Komisaris Komitmen ADHI terhadap Kelestarian Lingkungan
Board of Commissioners
60 110
ADHI's Commitment to Environmental Sustainability
Direksi Implementasi Kepedulian terhadap Lingkungan
Board of Directors
61 131
Implementation of Environmental Concern
Pengembangan Kompetensi Keuangan Berkelanjutan Pengelolaan Material/Bahan Baku
Development of Sustainable Finance Competence
62 133
Material/Raw Material Management
4 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 5
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Pengelolaan Air Pelatihan dan Sertifikasi K3
Water Management
143 Training and OHS Certification
202
Pengelolaan Energi Kinerja K3 Tahun 2024
Energy Management
146 OHS Performance in 2024
205
Pengelolaan Emisi
Emission Management
150
Konsisten Menjaga Kepercayaan Pelanggan
Pengelolaan Limbah 208
153 Consistently Maintaining Customer Trust
Waste Management
Konsep Sistem Manajemen Mutu
Tumpahan yang Terjadi Quality Management System Concept
209
Spills That Occur
160
Layanan Setara untuk Konsumen
Keanekaragaman Hayati Equal Services for Consumers
209
Biodiversity
160
Informasi Produk/Jasa
Biaya Lingkungan Product/Service Information
210
Environmental Costs
171
Inovasi dan Pengembangan Produk dan/atau Jasa
Product and/or Service Innovation and Development
210
Pencapaian Optimal dengan Sumber Daya Manusia Pilihan Evaluasi Keamanan Produk dan Jasa terhadap Pelanggan
Optimal Achievement with Selected Human Resources Product and Service Safety Evaluation for Customers
214
Landasan Kebijakan Survei Kepuasan Pelanggan
Policy Basis
177 Customer Satisfaction Survey
216
Program Human Capital ADHI
ADHI Human Capital Program
177
Maju dan Berkembang Bersama Masyarakat
Rekrutmen dan Turnover 218
178 Advancing and Developing with the Community
Recruitment and Turnover
TJSL dan Pembangunan Berkelanjutan
Kesetaraan Kesempatan Bekerja TJSL and Sustainable Development
219
Equal Employment Opportunity
181
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Upah Minimum Regional Community Economic Empowerment
220
Regional Minimum Wage
182
Realisasi Program TJSL/CSR Tahun 2024
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa Realization of TJSL/CSR Programs in 2024
228
Child Labor and Forced Labor
183
Investasi Infrastruktur dan Dukungan Layanan
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Karyawan Infrastructure Investment and Service Support
232
Employee Training and Capacity Development
183
Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
Collective Labor Agreement (PKB)
187
Daftar Pengungkapan Sesuai POJK No.51/
OJK.03/2017
236
List of Disclosures According to POJK No.51/
Lingkungan Kerja Terbaik Pondasi Kinerja Optimal OJK.03/2017
Best Work Environment, Fouwndation for Optimal 190
Performance Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen
240
Written Verification from the Independent
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
Occupational Safety and Health Management System (SMK3)
192 Lembar Umpan Balik
241
Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K3L)
Feedback Sheet
Occupational Health, Safety and Environment (K3L)
193
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
Roadmap K3L/HSE Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
194 243
K3L/HSE Roadmap Response to Feedback on Previous Year
Program K3 dan Pelaksanaan pada Tahun 2024 Sustainability Report
OHS Program and Implementation in 2024
195
Indeks GRI Universal Standards 2021
244
Promosi, Sosialisasi dan Komunikasi K3L GRI Universal Standards Index 2021
K3L Promotion, Socialization and Communication
197
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Pengendalian Bahaya
Hazard Identification, Risk Assessment and Hazard Control
198
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 5
Page 6
Ikhtisar Kinerja
Performance Highlight
IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE HIGHLIGHTS
Deskripsi Satuan
2022 2023 2024
Desription Unit
Kinerja Ekonomi [OJK B.1]
Economic Performance [OJK B.1]
Kuantitas produk/jasa Lini Usaha
4 4 4
Product/service quantity Business Line
Pendapatan/Penjualan Miliar Rupiah
13.549,0 20.073 13.352
Revenue/Sales Billion Rupiah
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Miliar Rupiah
81,2 290 281
Net Profit (Loss) for the Year Billion Rupiah
Produk ramah lingkungan Unit Produk
- 7 11
Environmentally friendly product Product Units
40 dari 84 94 dari 277 168 dari 379
Pemasok lokal Partisipasi (%)
40 of 84 94 of 277 168 of 379
Local suppliers Participation (%)
(48%) (33,94%) (41,48%)
Kinerja Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Performance [OJK B.2]
Penggunaan listrik Kantor Pusat kWh 585.774 *) 14.962.528**) 25.024.815**)
Head Office electricity usage Gigajoule 2.108,7 **) 53.865* 90.089
Penggunaan Air Meter kubik
4.632*) 66.794**) 379.867.173***)
Water Usage Cubic meter
Penambahan/(Pengurangan) limbah berbahaya
Kg 130.687 (15.348) 160.926
Addition/(Reduction) from hazardous waste
Penambahan/(Pengurangan) emisi Cakupan 2 dari
penggunaan listrik
Kg CO2eq 36.327,94 *) 15.277.007,08 **) 7.549.057**)
Addition/(Reduction) of Scope 2 emissions from
electricity usage
Jumlah pohon
Pelestarian keanekaragaman hayati ditanam
178.150 82.265 176.383
Biodiversity conservation Number of trees
planted
Kinerja Sosial [OJK B.3]
Social Performance [OJK B.3]
Insiden Kecelakaan Kerja Kasus
10 4 0
Work Accident Incidents Cases
Jumlah Jam Pelatihan Jam
6.515,5 5.197 5.068,5
Number of Training Hours Hours
Indeks Kepuasan Pelanggan Persen
88,35% 94,15% 92,90
Customer Satisfaction Index Percentage
Dana CSR Jutaan Rupiah
1.594 2.206 2.196
CSR Funds Million Rupiah
*) Kantor Pusat
**) Kantor Pusat dan 10 Proyek
***) Kantor Pusat dan semua Proyek Adhi Karya
*) Head Office
**) Head Office and 10 Projects
***) Head Office and all Adhi Karya Projects
6 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 7
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 7
Page 8
Laporan Manajemen
Management Report
PENJELASAN DIREKSI [GRI 2-22][OJK D.1]
BOARD OF DIRECTORS EXPLANATION [GRI 2-22][OJK D.1]
Entus Asnawi Mukhson
(Direktur Utama)
(President Director)
8 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 9
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Dear Shareholders and Stakeholders, Terhormat, Puji syukur kami haturkan kepada Tuhan yang Maha Esa, atas We express our gratitude to God Almighty, by His will, PT Adhi kehendak-Nya, PT Adhi Karya (Persero) Tbk berhasil melewati Karya (Persero) Tbk has successfully passed 2024 with optimal tahun 2024 dengan pencapaian kinerja optimal. Selain melakukan performance achievement. In addition to paying off all bonds that pelunasan seluruh obligasi yang jatuh tempo pada tahun berjalan, matured in the current year, the Company managed to record Perseroan berhasil membukukan peningkatan laba bersih dan laba an increase in net profit and profit from joint operation projects proyek-proyek joint operation dibandingkan tahun sebelumnya . compared to the previous year. Pencapaian tersebut merupakan cerminan atas ketepatan dan This achievement is a reflection of the accuracy and consistency of konsistensi segenap manajemen dan karyawan ADHI dalam all ADHI management and employees in implementing plans and mengimplementasikan rencana dan strategi di sepanjang tahun strategies throughout the reporting year. In addition, the Company’s pelaporan. Selain itu, keberhasilan Perseroan juga tak lepas dari success is also inseparable from the positive growth of the Indonesian pertumbuhan positif perekonomian Indonesia tahun 2024 yang economy in 2024 which reached 5.03% as reported by the Central mencapai 5,03% sebagaimana dilansir Badan Pusat Statistik (BPS). Statistics Agency (BPS). In the midst of this sustainable economic Di tengah pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan itulah, ADHI growth, ADHI took advantage of existing opportunities, optimizing memanfaatkan peluang yang ada, mengoptimalkan semua sumber all resources so that it was able to achieve good performance. daya sehingga mampu meraih kinerja yang baik. Melalui laporan keberlanjutan inilah, pencapaian kinerja aspek Through this sustainability report, we convey the achievement of the ekonomi tersebut kami sampaikan. Selain aspek ekonomi, sesuai economic aspect performance. In addition to the economic aspect, dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 in accordance with Financial Services Authority Regulation No. tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik atau POJK Keuangan Finance for Financial Services Institutions, Issuers and Public Berkelanjutan, laporan ini juga menyampaikan pencapaian kinerja Companies or POJK Sustainable Finance, this report also conveys the aspek sosial dan lingkungan. achievement of social and environmental aspects of performance. Kinerja Lapangan Usaha Konstruksi Tahun 2024 Construction Business Field Performance in 2024 BPS menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 BPS stated that Indonesia’s economic growth in 2024 was supported ditopang oleh bertumbuhnya semua lapangan usaha, termasuk by the growth of all business fields, including the construction lapangan usaha atau sektor konstruksi yang tumbuh 7,02%. Bahkan, business field or sector which grew by 7.02%. In fact, the construction sektor konstruksi termasuk sebagai salah satu penyumbang utama sector is one of the main contributors to economic growth in 2024. pertumbuhan ekonomi tahun 2024. Pertumbuhan sektor konstruksi The growth of the construction sector is in line with the development seiring dengan pembangunan proyek infrastruktur oleh pemerintah of infrastructure projects by the government and the private sector. dan swasta. Pertumbuhan tersebut juga sejalan dengan peningkatan This growth is also in line with the increase in government capital belanja modal pemerintah untuk konstruksi serta pembangunan spending for construction and other infrastructure development, infrastruktur lainnya, seperti jalan tol, bendungan, kawasan industri, such as toll roads, dams, industrial areas, and tourism areas. dan kawasan pariwisata. Berkaitan dengan pembangunan sektor konstruksi tahun 2024, Related to the development of the construction sector in 2024, the Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ministry of Public Works and Public Housing (PUPR) has provided a menyediakan anggaran sebesar Rp423,4 triliun, setara dengan budget of IDR 423.4 trillion, equivalent to 12.73% of the total state 12,73% dari total anggaran belanja negara tahun 2024 yang budget in 2024 which reached IDR 3,325.1 trillion. The funds are mencapai sebesar Rp3.325 ,1 triliun . Dana tersebut digunakan untuk used to work on various large projects such as the construction of mengerjakan berbagai proyek besar seperti pembangunan jalan tol, toll roads, bridges, ports, airports, and other public facilities. Several jembatan, pelabuhan, bandara, dan fasilitas umum lainnya. Beberapa major projects in the first semester of 2024 include the construction proyek utama di semester pertama 2024 termasuk pembangunan of the Trans-Sumatra toll road, the development of Patimban Port, tol Trans-Sumatera, pengembangan Pelabuhan Patimban, dan and the Project of Nusantara Capital City (IKN). Proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sebagai bagian dari perusahaan yang bergerak di bidang As part of a company engaged in the construction sector, ADHI is konstruksi, ADHI turut ambil bagian dalam berbagai pengerjaan also involved in various infrastructure projects in the country. This proyek infrastruktur di Tanah Air. Keikutsertaan itu turut menopang participation also supports the Company’s economic performance kinerja ekonomi Perseroan tahun 2024. Di IKN, ADHI antara lain in 2024. In IKN, ADHI is building the National Football Team membangun Pusat Pelatihan Tim Nasional Sepak Bola dengan Training Center using a volumetric modular system, an innovative menggunakan sistem modular volumetrik, teknologi konstruksi construction technology that was first applied in Indonesia. In inovatif yang pertama kali diterapkan di Indonesia .Selain itul, addition, the Company is also working on the IKN toll project Package Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 9
Page 10
Laporan Manajemen
Management Report
Perseroan juga mengerjakan proyek tol IKN Paket 1B Segmen 1B Sepinggan Airport Segment-Balsam Toll Road, 22 Construction
Bandara Sepinggan-Tol Balsam , 22 Tower Hunian Pekerja Konstruksi, Worker Housing Towers, IKN Toll Road Section 3A Karangjoang-KKT
tol IKN Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau, fender Jembatan Kariangau, fenders of the Pulau Balang Bridge and Pulau Balang
Pulau Balang dan Jembatan Pulau Balang II, Prasarna Intake dan II Bridge, Sepaku Intake Infrastructure and Transmission Pipeline
Jaringan Pipa Transmisi Sepaku, serta Land Development Kawasan Network, and Land Development of the Core Government Center
Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Zona 1B. Area (KIPP) Zone 1B.
ADHI dan Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan ADHI and Sustainable Finance/Activities
Sebagai perusahaan publik, ADHI berkomitmen untuk menerapkan As a public company, ADHI is committed to implementing sustainable
prinsip keuangan berkelanjutan sebagaimana diatur dalam finance principles as stipulated in the POJK Sustainable Finance.
POJK Keuangan Berkelanjutan. Menurut peraturan ini, keuangan According to this regulation, sustainable finance is comprehensive
berkelanjutan adalah dukungan menyeluruh dari sektor jasa support from the financial services sector to create sustainable
keuangan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan economic growth by aligning economic, environmental, and social
dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, lingkungan hidup, interests. In a broad sense, sustainable finance for issuers and public
dan sosial. Dalam arti luas, keuangan berkelanjutan bagi emiten dan companies can be interpreted as sustainable operations, namely
perusahaan publik dapat dimaknai sebagai kegiatan berkelanjutan company operational activities that are carried out by considering
(sustainable operation), yaitu kegiatan operasi perusahaan yang economic, environmental, and social aspects.
dijalankan dengan memperhatikan aspek ekonomi, lingkungan
hidup, dan sosial.
Bagi ADHI, menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, lingkungan, For ADHI, maintaining a balance between economic, environmental,
dan sosial bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan bagian dari and social aspects is not just an obligation, but is part of a sustainable
strategi bisnis yang berkelanjutan. Dalam penerapan ketiga aspek business strategy. In implementing these three aspects, the Company
tersebut, Perseroan juga senantiasa menerapkan tata kelola yang also always implements good governance so that all ADHI activities
baik sehingga seluruh kegiatan ADHI dapat dipertanggungjawabkan. can be accounted for. The Company not only focuses on achieving
Perseroan tidak hanya berfokus pada pencapaian profitabilitas, profitability, but also strives to minimize environmental impacts and
tetapi juga berupaya meminimalkan dampak lingkungan dan make positive contributions to society. Thus, ADHI ensures that the
memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Dengan demikian, business growth achieved remains responsible and provides long-
ADHI memastikan bahwa pertumbuhan usaha yang dicapai tetap term benefits for all stakeholders.
bertanggung jawab dan memberikan manfaat jangka panjang bagi
seluruh pemangku kepentingan.
Lebih dari itu, ADHI meyakini bahwa harmoni antara empat aspek Moreover, ADHI believes that the harmony between the four aspects
keberlanjutan tersebut menjadi fondasi utama dalam menciptakan of sustainability is the main foundation in creating a business that
bisnis yang berdaya tahan dan mampu menghadapi tantangan di is resilient and able to face future challenges. By implementing
masa depan. Dengan menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan, sustainable finance principles, the Company can maintain
Perseroan dapat menjaga stabilitas kinerja, meningkatkan daya performance stability, increase competitiveness, and build trust
saing, serta membangun kepercayaan dari pemangku kepentingan from stakeholders, thereby ensuring stronger business continuity
sehingga memastikan kesinambungan bisnis yang lebih kuat dan and orientation towards long-term value.
berorientasi pada nilai jangka panjang.
Kebijakan ADHI untuk Merespons Tantangan dalam ADHI’s Policy to Respond the Challenges in Fulfilling
Pemenuhan Strategi Keberlanjutaan Sustainability Strategy
Sebagai perusahaan konstruksi dan infrastruktur terkemuka, As a leading construction and infrastructure company, ADHI faces
ADHI menghadapi berbagai tantangan dalam penerapan strategi various challenges in implementing its sustainability strategy in 2024.
keberlanjutan pada tahun 2024. Tantangan utama mencakup The main challenges include increasing energy efficiency, managing
peningkatan efisiensi energi, pengelolaan limbah konstruksi, construction waste, implementing circular economy principles, and
penerapan prinsip ekonomi sirkular, serta kepatuhan terhadap complying with increasingly stringent environmental regulations.
regulasi lingkungan yang semakin ketat. Untuk mengatasi tantangan To address these challenges, the Company has adopted a policy
ini, Perseroan mengadopsi kebijakan yang menitikberatkan that emphasizes environmentally friendly technological innovation,
pada inovasi teknologi ramah lingkungan, peningkatan efisiensi increasing operational efficiency, and strengthening sustainability
operasional, serta penguatan tata kelola keberlanjutan guna governance to ensure a resilient and responsible business.
memastikan bisnis yang berdaya tahan dan bertanggung jawab.
Dalam aspek lingkungan, ADHI menerapkan kebijakan konstruksi In terms of the environment, ADHI has implemented a green
hijau yang berfokus pada efisiensi penggunaan sumber daya dan construction policy that focuses on efficient use of resources and
pengurangan jejak karbon . Perusahaan mulai mengintegrasikan reducing carbon footprints. The Company has begun to integrate the
penggunaan material ramah lingkungan, sistem manajemen limbah use of environmentally friendly materials, a recycling-based waste
10 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 11
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
berbasis daur ulang, serta implementasi teknologi hemat energi management system, and implementing energy-efficient technology
dalam proyek-proyeknya. Selain itu, Perseroan juga memperkuat in its projects. In addition, the Company is also strengthening its
inisiatif pengurangan emisi karbon melalui penerapan energi carbon emission reduction initiative through the implementation
terbarukan di beberapa proyek strategis. Dengan kebijakan ini, of renewable energy in several strategic projects. With this policy,
Perseroan berupaya tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga the Company seeks not only to comply with regulations, but also to
memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan. strengthen its commitment to sustainable development.
Dari sisi sosial, ADHI mengadopsi kebijakan yang menitikberatkan From a social perspective, ADHI has adopted a policy that
pada peningkatan kesejahteraan tenaga kerja dan pemberdayaan emphasizes improving the welfare of workers and empowering
masyarakat sekitar proyek. Perseroan terus memastikan aspek communities around the project. The Company continues to ensure
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam setiap operasinya occupational health and safety (OHS) aspects in all its operations
serta meningkatkan pelatihan bagi tenaga kerja untuk mendukung and improves training for workers to support their competency
peningkatan kompetensi mereka. Selaras dengan itu, selain merekrut improvement. In line with that, in addition to recruiting local workers
tenaga kerja lokal serta menjalin kerja sama dengan pemasok and collaborating with local suppliers who run businesses around
lokal yang menjalankan usaha di sekitar Perseroan mengerjakan the Company’s projects, the Company continuously runs various
proyek, Perseroan secara berkesinambungan menjalankan berbagai social and environmental responsibility (TJSL) programs, both in
program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) baik yang terms of community engagement such as improving village facilities,
bersifat engagement komunitas sekitar seperti peningkatan fasilitas developing MSME capacity, and increasing the potential of local
desa, pengembangan kapasitas UMKM, maupun peningkatan workers such as certification of construction workers. An equally
peningkatan potensi tenaga kerja lokal seperti sertifikasi tenaga important concrete step is that the Company builds various social
kerja konstruksi. Langkah nyata yang tak kalah penting, Perseroan infrastructures to improve community welfare.
membangun berbagai infrastruktur sosial guna meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, untuk memastikan keberlanjutan bisnis jangka Furthermore, to ensure long-term business sustainability, ADHI
panjang, ADHI menerapkan kebijakan digitalisasi dan inovasi dalam implements a digitalization and innovation policy in its operations.
operasionalnya. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Perseroan To support this policy, the Company consistently utilizes Building
secara konsisten memanfaatkan teknologi berbasis Building Information Modeling (BIM)-based technology to increase efficiency
Information Modeling (BIM) untuk meningkatkan efisiensi dan and reduce material waste. In addition, the business diversification
mengurangi pemborosan material. Selain itu, strategi diversifikasi strategy is also strengthened by exploring opportunities in the green
usaha juga diperkuat dengan mengeksplorasi peluang di sektor infrastructure and renewable energy sectors. With this policy, ADHI
infrastruktur hijau dan energi terbarukan. Dengan kebijakan ini, not only adapts to sustainability challenges, but also ensures its
ADHI tidak hanya beradaptasi dengan tantangan keberlanjutan, competitiveness amidst the transformation of the construction
tetapi juga memastikan daya saingnya di tengah transformasi industry which is increasingly oriented towards ESG (Environmental,
industri konstruksi yang semakin berorientasi pada prinsip ESG Social, and Governance) principles.
(Environmental, Social, and Governance).
Konsistensi ADHI dalam menerapkan strategi keberlanjutan, ADHI’s consistency in implementing sustainability strategies,
termasuk mitigasi risiko dan mengatasi berbagai tantangan yang including risk mitigation and overcoming various challenges that
muncul, membuahkan berbagai apresiasi dari berbagai pihak arise, has resulted in various appreciations from various external
eksternal melalui berbagai penghargaan. Di sepanjang tahun parties through various awards. Throughout 2024, several awards
2024, beberapa penghargaan yang diperoleh Perseroan antara received by the Company include Transparency in Corporate
lain Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi dari Investortrust, Emission Calculations from Investortrust, Support for Increasing
Dukungan Peningkatan Produk Dalam Negeri dari Kementerian Domestic Products from the Ministry of Public Works, Safety Culture
PU, Safety Culture Award dari World Safety Organization (WSO) Award from the World Safety Organization (WSO) Indonesia, and
Indonesia, serta ASRRAT - Predikat Gold Laporan Keberlanjutan ASRRAT - Gold Predicate for Sustainability Report for Fiscal Year
Tahun Buku 2023 dari National Center for Corporate Reporting. 2023 from the National Center for Corporate Reporting.
Penerapan Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan Implementation of Sustainable Finance/Activities
Selama tahun 2024, manajemen dan karyawan ADHI telah berupaya Throughout 2024, ADHI management and employees have made
semaksimal mungkin untuk melaksanakan kegiatan berkelanjutan maximum efforts to carry out sustainable activities by aligning the
dengan menyelaraskan pencapaian aspek ekonomi, lingkungan achievement of economic, environmental, and social aspects. These
hidup, dan sosial. Upaya tersebut meraih hasil sebagai berikut: efforts have achieved the following results:
1. Kinerja Aspek ekonomi: 1. Economic Aspect Performance:
Secara umum, ADHI berhasil mewujudkan target yang ditetapkan In general, ADHI has succeeded in realizing the targets set in
dalam RKAP Tahun 2024. Laba bersih sebesar Rp281miliar atau the 2024 RKAP. Net profit of IDR281 billion or 281% of the
281% dari target dan ROE tercatat sebesar 2,99% atau 249% target and ROE was recorded at 2.99% or 249% of the target
dari target sebesar 1,20%. Adapun beban pokok pendapatan, of 1.20%. As for the cost of revenue, the Company succeeded in
Perseroan berhasil mengurangi beban dengan melakukan reducing the expenses by carrying out efficiency, namely IDR3.45
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 11
Page 12
Laporan Manajemen
Management Report
efisiensi yaitu Rp3,45triliun pada tahun 2024, di mana realisasi trillion in 2024, which the realization of the cost of revenue in
beban pokok pendapatan tahun 2024 adalah sebesar 11,72 2024 was 11.72 trillion compared to the target of 15.17 trillion.
triliun dibandingkan dengan target sebesar 15,17 triliun.
Sesuai dengan pencapaian kinerja ekonomi di atas, maka In accordance with the achievement of the economic
nilai ekonomi langsung yang dihasilkan, nilai ekonomi yang performance above, the direct economic value generated, the
didistribusikan, dan nilai ekonomi yang disimpan dapat economic value distributed, and the economic value stored can
disampaikan. Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan berupa be conveyed. The direct economic value generated in the form
pendapatan yang diperoleh dari hasil kegiatan bisnis Perseroan of revenue obtained from the Company’s business activities was
tercatat sebesar Rp13,35 triliun, turun dibandingkan tahun 2023 recorded at IDR13.35 trillion, a decrease if compared to 2023
yang mencapai Rp20,07 triliun . Sedangkan nilai ekonomi which reached IDR20.07 trillion. Meanwhile, the distributed
yang didistribusikan merupakan beragam pengeluaran yang economic value is a variety of expenses distributed as a form of
didistribusikan sebagai bentuk kontribusi Perseroan dalam the Company’s contribution to increasing the rate of economic
meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan growth and the welfare of stakeholders, such as salary payments,
para pemangku kepentingan, seperti pembayaran gaji, pajak, taxes, dividends, payments to suppliers, and the realization of
dividen, pembayaran untuk pemasok, maupun realisasi dana funds for the community as a form of realization of Social and
untuk masyarakat sebagai salah satu bentuk perwujudan Environmental Responsibility (TJSL). As of December 31, 2024,
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Per 31 Desember the distributed economic value was recorded at IDR12.64 trillion,
2024, nilai ekonomi yang didistribusikan tercatat sebesar a decrease if compared to 2023 which was IDR18.86 trillion.
Rp12,64triliun, turun dibandingkan tahun 2023 yaitu sebesar
Rp18,86 triliun.
Adapun nilai ekonomi yang disimpan yaitu selisih antara nilai The retained economic value, which is the difference between
ekonomi yang dihasilkan dikurangi dengan nilai ekonomi yang the generated economic value minus the distributed economic
didistribusikan, yang digunakan untuk pengembangan usaha value, which is used for the development of the Company’s
Perseroan, mengalami penurunan. Pada tahun pelaporan, nilai business, has decreased. In the reporting year, the retained
ekonomi yang disimpan tercatat sebesar Rp709,76 miliar, economic value was recorded at IDR 709.76 billion, compared
sedangkan tahun 2023 mencapai Rp1,21 triliun. to IDR 1.21 trillion in 2023.
2. Kinerja Aspek Sosial: 2. Social Aspect Performance:
ADHI berkomitmen untuk menjalankan tanggung jawab ADHI is committed to carrying out its social responsibility
sosialnya terhadap seluruh pemangku kepentingan, baik internal towards all stakeholders, both internal and external. Internal
maupun eksternal. Pemangku kepentingan internal mencakup stakeholders include shareholders, employees, and management,
pemegang saham, karyawan, dan manajemen, sedangkan while external stakeholders include project owners, suppliers,
pemangku kepentingan eksternal meliputi pemilik proyek and communities around the operational locations and projects
(owner), pemasok, serta masyarakat di sekitar lokasi operasional worked on by ADHI. This commitment is realized through various
dan proyek yang dikerjakan ADHI. Komitmen ini diwujudkan initiatives that ensure harmonious and sustainable relationships
melalui berbagai inisiatif yang memastikan hubungan yang with all related parties.
harmonis dan berkelanjutan dengan seluruh pihak terkait.
Sebagai hasil dari komitmen tersebut, ADHI berhasil mencapai As a result of this commitment, ADHI has succeeded in achieving
sejumlah pencapaian penting, termasuk nihilnya insiden a number of important achievements, including zero incidents
diskriminasi maupun pelanggaran hak-hak normatif karyawan. of discrimination or violations of employee normative rights.
Sepanjang tahun 2024, tidak tercatat kasus kerja paksa, pekerja Throughout 2024, there were no cases of forced labor, child labor,
anak, atau pelanggaran terhadap ketentuan upah minimum. or violations of minimum wage provisions. This demonstrates
Hal ini menunjukkan kepatuhan ADHI terhadap regulasi ADHI’s compliance with labor regulations and its commitment
ketenagakerjaan serta komitmennya dalam menciptakan to creating a fair, safe, and comfortable work environment for
lingkungan kerja yang adil, aman, dan nyaman bagi seluruh all employees.
karyawan.
Selain itu, ADHI terus berinvestasi dalam pengembangan In addition, ADHI continues to invest in employee competency
kompetensi karyawan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan development as part of the company’s sustainability strategy.
perusahaan. Sepanjang tahun, ADHI menyelenggarakan 273 Throughout the year, ADHI held 273 training programs attended
program pelatihan yang diikuti oleh 4.163 karyawan dan by 4,163 employees and management with a total training
manajemen dengan total investasi pelatihan sebesar Rp6,8 investment of IDR6.8 billion. This program aims to improve
12 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 13
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
miliar. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan employee skills and productivity so that they can contribute
dan produktivitas karyawan sehingga mereka dapat berkontribusi more optimally in supporting the company’s growth and facing
lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan perusahaan the dynamics of the ever-growing construction industry.
dan menghadapi dinamika industri konstruksi yang terus
berkembang.
Sejalan dengan komitmen ADHI dalam menciptakan lingkungan In line with ADHI’s commitment to creating a healthy and safe
kerja yang sehat dan aman, perusahaan berhasil mencatat total work environment, the company has succeeded in recording a
jam kerja sebanyak 61.871.899 jam dengan incident rate sebesar total of 61,871,899 working hours. hours with an incident rate
0,02 Pencapaian ini menunjukkan bahwa Sistem Manajemen of 0.02 This achievement shows that the Occupational Safety,
Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (SMK3L) di Health, and Environmental Management System (SMK3L)
lingkungan ADHI telah berjalan secara efektif. Dampak positif in ADHI has been running effectively. The positive impact of
dari penerapan SMK3L juga tercermin dalam tingkat kepuasan the implementation of SMK3L is also reflected in the level of
pelanggan terhadap penerapan sistem ini yaitu sebesar 92,90%. customer satisfaction with the implementation of this system,
which is 92.90%.
Dalam aspek rantai pasok, ADHI berupaya untuk memprioritaskan In terms of the supply chain, ADHI strives to prioritize and
dan memberdayakan pemasok lokal serta non-lokal (nasional) empower local and non-local (national) suppliers in meeting
dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa sesuai spesifikasi the needs for goods and services according to the specified
yang ditetapkan. Melalui kebijakan ini, ADHI berkontribusi pada specifications. Through this policy, ADHI contributes to
penguatan industri dalam negeri sekaligus memastikan kualitas strengthening the domestic industry while ensuring the quality
dan keberlanjutan rantai pasok. Pada tahun pelaporan, tidak and sustainability of the supply chain. In the reporting year, there
tercatat adanya pemasok asing atau internasional, menunjukkan were no foreign or international suppliers recorded, indicating
bahwa seluruh kebutuhan pengadaan dapat dipenuhi oleh that all procurement needs can be met by domestic suppliers.
pemasok dalam negeri. Hingga 31 Desember 2024, jumlah As of December 31, 2024, the number of local and national
pemasok lokal dan nasional yang bekerja sama dengan ADHI suppliers working with ADHI was recorded at 405 suppliers
tercatat sebanyak 405 pemasok dengan total nilai kontrak with a total contract value of IDR381.3 billion.
mencapai Rp381,3 miliar.
Lebih lanjut, sebagai bagian dari komitmen terhadap tanggung Furthermore, as part of its commitment to social responsibility,
jawab sosial, ADHI menjalankan berbagai inisiatif bagi ADHI is carrying out various initiatives for the community
masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan through the State-Owned Enterprises Social and Environmental
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara (TJSL BUMN). Pada Responsibility Program (TJSL BUMN). In 2024, ADHI distributed
tahun 2024, ADHI menyalurkan program Pendanaan Usaha the TJSL BUMN Micro and Small Business Funding (PUMK)
Mikro dan Kecil (PUMK) TJSL BUMN melalui mekanisme kerja program through a cooperation mechanism with Bank BRI as the
sama dengan Bank BRI sebagai Holding Ultra Mikro sebesar Ultra Micro Holding amounting to IDR1.4 billion. The allocation
Rp1,4 miliar. Alokasi dana didasarkan pada hasil penilaian Bank of funds is based on the results of Bank BRI’s assessment of
BRI terhadap calon mitra binaan yang memenuhi kriteria. prospective fostered partners who meet the criteria.
Selain program Pendanaan UMK, ADHI juga mengeluarkan In addition to the MSE Funding program, ADHI also disbursed
dana sebesar Rp2,20 miliar untuk kegiatan Corporate Social IDR 2.20 billion for the Corporate Social Responsibility (CSR)
Responsibility (CSR) Adhi Peduli. Dana tersebut digunakan untuk Adhi Care activity. The funds are used for various forms of
berbagai bentuk bantuan sosial, termasuk program pendidikan social assistance, including education and training programs,
dan pelatihan, pembangunan sarana dan prasarana umum, construction of public facilities and infrastructure, provision of
penyediaan fasilitas ibadah, serta bantuan bagi korban bencana worship facilities, and assistance for victims of natural disasters.
alam. Melalui pemetaan yang dilakukan, ADHI memastikan Through the mapping carried out, ADHI ensures that the
bahwa implementasi program TJSL dan CSR sepanjang tahun implementation of the TJSL and CSR programs throughout
2024 selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan. 2024 is in line with the sustainable development agenda. The
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program yang dijalankan evaluation results show that the programs implemented have
telah berkontribusi terhadap pencapaian 12 dari 17 Tujuan contributed to the achievement of 12 of the 17 Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan (TPB), memperkuat dampak Development Goals (TPB), strengthening the positive impact
positif bagi masyarakat dan lingkungan. on society and the environment.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 13
Page 14
Laporan Manajemen
Management Report
3. Aspek lingkungan: 3. Environmental aspects:
Seiring dengan meningkatnya urgensi penerapan prinsip Along with the increasing urgency of implementing the
Environmental, Social & Governance (ESG), ADHI berkomitmen Environmental, Social & Governance (ESG) principles, ADHI
untuk memastikan setiap proyek yang dijalankan mematuhi is committed to ensuring that every project implemented
seluruh regulasi yang berlaku, terutama di bidang lingkungan. complies with all applicable regulations, especially in the
Komitmen ini bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif environmental sector. This commitment aims to minimize
terhadap lingkungan, salah satunya dengan memenuhi negative impacts on the environment, one of which is by
persyaratan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) meeting the requirements of the Environmental Impact Analysis
dalam setiap proyek. Selain itu, ADHI juga telah memperoleh (AMDAL) in each project. In addition, ADHI has also obtained
sertifikasi ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 certification on Quality Management Systems
dan ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan. and ISO 14001:2015 on Environmental Management Systems.
Sebagai bagian dari implementasi POJK terkait Kegiatan As part of the implementation of POJK related to Sustainable
Berkelanjutan, ADHI mengerjakan proyek yang mendukung Activities, ADHI is working on projects that support the principles
prinsip keberlanjutan, termasuk Dumai Tirta Persada, Karian of sustainability, including Dumai Tirta Persada, Karian Water
Water Service, dan Kawasan Industri/FPLT Medan. Service, and Medan Industrial Area/FPLT.
ADHI juga menerapkan prinsip ESG dalam operasional ADHI also applies ESG principles in office operations by
perkantoran dengan mengoptimalkan praktik ramah lingkungan. optimizing environmentally friendly practices. Efforts made
Upaya yang dilakukan mencakup efisiensi penggunaan energi include efficient use of electricity and fuel oil (BBM) to reduce
listrik dan bahan bakar minyak (BBM) guna menekan emisi greenhouse gas emissions, water conservation, waste reduction,
gas rumah kaca, konservasi air, pengurangan limbah, baik yang both hazardous and toxic materials (B3) and non-B3, waste
tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3) maupun non-B3, sorting programs, and effective wastewater management to
program pilah sampah, serta pengelolaan air limbah yang efektif prevent environmental pollution. However, if during the reporting
untuk mencegah pencemaran lingkungan. Meskipun demikian, period there is an increase in energy consumption or other
jika selama periode pelaporan terjadi peningkatan konsumsi resources, this is more due to the expansion of data coverage,
energi atau sumber daya lainnya, hal tersebut lebih disebabkan additional operating hours, and the development of projects
oleh perluasan cakupan data, penambahan jam operasional, serta currently being worked on by ADHI. Thus, ADHI continues to
perkembangan proyek yang tengah dikerjakan ADHI. Dengan adjust its sustainability strategy to ensure a balance between
demikian, ADHI terus menyesuaikan strategi keberlanjutan business growth and compliance with environmental regulations.
guna memastikan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis
dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Untuk memenuhi tanggung jawab terhadap upaya perbaikan To fulfill its responsibility for environmental improvement efforts,
lingkungan, sekaligus meningkatkan daya dukung lingkungan, while increasing environmental carrying capacity, ADHI has
ADHI mengalokasikan biaya lingkungan tahum 2024 sebesar allocated an environmental budget of Rp3.7 billion for 2024. The
Rp3,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membiayai berbagai funds are used to finance various pro-environmental programs
program prolingkungan seperti pelatihan terkait lingkungan, such as environmental training, managing environmental
mengurus perizinan lingkungan, program TJSL./CSR di bidang permits, TJSL/CSR programs in the environmental sector,
lingkungan, dan sebagainya. Secara spesifik, untuk menjaga and so on. Specifically, to maintain biodiversity, the Company
keanekaragaman hayati, Perseroan melakukan penanaman planted 16,383 tree seedlings and rehabilitated 125 hectares
pohon sebanyak 16.383 bibit pohon serta merehabilitasi of mangroves by planting 160,000 seedlings.
mangrove seluas 125 hektare dengan menanam sebanyak
160.000 bibit.
Strategi Pencapaian Target Target Achievement Strategy
ADHI menyadari bahwa dalam upaya mencapai target yang telah ADHI recognizes that in striving to achieve the established targets,
ditetapkan, berbagai risiko dan tantangan dapat muncul serta various risks and challenges may arise and potentially hinder the
berpotensi menghambat pencapaian tersebut. Untuk mengantisipasi achievement. To anticipate and mitigate these risks, the Company
dan memitigasi risiko tersebut, Perseroan terus memperkuat continues to strengthen the implementation of comprehensive risk
penerapan manajemen risiko yang komprehensif sesuai dengan management in accordance with the Regulation of the Minister of
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia State-Owned Enterprises of the Republic of Indonesia number PER-
nomor PER-2/MBU/03/2023. Sebagai bentuk konsistensi, ADHI 2/MBU/03/2023. As a form of consistency, ADHI has implemented
menerapkan SK Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk No. 14- the Decree of the Board of Directors of PT Adhi Karya (Persero)
6/2020/502 tentang Penerapan Kebijakan Manajemen Risiko Tbk No. 14-6/2020/502 concerning the Implementation of Risk
sejak 17 Desember 2020. Kebijakan ini disusun dengan mengacu Management Policy since December 17, 2020. This policy is
pada SNI ISO 31000:2018 – Risk Management Guidelines guna prepared with reference to SNI ISO 31000:2018 – Risk Management
memastikan pendekatan yang sistematis dan berbasis standar Guidelines to ensure a systematic approach based on international
internasional. Selain itu, Perseroan secara berkala melakukan standards. In addition, the Company periodically evaluates the
14 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 15
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
evaluasi terhadap penerapan manajemen risiko serta menetapkan implementation of risk management and determines appropriate
langkah mitigasi yang tepat sesuai dengan perkembangan bisnis mitigation steps in accordance with business developments and
dan tantangan eksternal. external challenges.
Di samping penerapan manajemen risiko yang berkelanjutan, ADHI In addition to the implementation of sustainable risk management,
juga telah merumuskan serangkaian rencana dan strategi untuk ADHI has also formulated a series of plans and strategies to achieve
mencapai target bisnis serta memastikan keberlanjutan usaha. business targets and ensure business sustainability. The Company’s
Rencana dan strategi Perseroan tahun 2024 adalah sebagai berikut : plans and strategies for 2024 are as follows:
1. Pertumbuhan perolehan kontrak baru dan pendapatan. 1. Growth in new contract acquisition and revenue.
2. Komitmen pemenuhan kewajiban melalui peneriman proyek 2. Commitment to fulfill obligations through project acceptance
dan rencana aksi korporasi. and corporate action plans.
3. Meningkatkan operational excellence dengan digitalisasi (ERP/ 3. Increasing operational excellence with digitalization (ERP/SAP),
SAP), proses bisnis yang ringkas, cepat dan agile. concise, fast and agile business processes.
4. Penguatan implementasi ESG dalam rangka mengoptimalkan 4. Strengthening ESG implementation in order to optimize
peluang bisnis lingkungan. environmental business opportunities.
5. Transformasi proses bisnis, sistem, dan peningkatan kapabilitas. 5. Transformation of business processes, systems, and capability
enhancement.
Untuk mendukung implementasi rencana dan strategi tersebut, ADHI To support the implementation of these plans and strategies,
secara aktif memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku ADHI actively strengthens collaboration with various stakeholders,
kepentingan, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam optimizes the use of technology in project implementation, proactively
pelaksanaan proyek, proaktif mengadopsi prinsip ESG dalam setiap adopts ESG principles in every operational line, and so on. Through
lini operasional, dan sebagainya. Melalui langkah-langkah tersebut, these steps, the Company is able to increase competitiveness and
Perseroan mampu meningkatkan daya saing serta memastikan ensure ADHI’s contribution to sustainable development in Indonesia.
kontribusi ADHI dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Prospek dan Peluang Prospects and Opportunities
Memasuki tahun 2025, ADHI tetap menjalankan bisnis dengan Entering 2025, ADHI continues to operate its business with optimism,
penuh optimis, meskipun perekonomian global dan nasional even though the global and national economy is expected to slow
diperkirakan mengalami perlambatan. Hal itu tidak lepas karena down. This is because the construction and infrastructure sector
sektor konstruksi dan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas is still one of the government’s priorities in supporting economic
pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama growth, especially through national strategic projects such as the
melalui proyek-proyek strategis nasional seperti pembangunan Ibu development of the Nusantara Capital City (IKN), transportation
Kota Nusantara (IKN), infrastruktur transportasi, serta pengelolaan infrastructure, and water and waste management. With its strong
air dan limbah. Dengan pengalaman dan kapabilitasnya yang kuat, experience and capabilities, ADHI has a great opportunity to win
ADHI memiliki peluang besar untuk memenangkan proyek-proyek these projects, especially in sustainability-based construction which
ini, khususnya dalam konstruksi berbasis keberlanjutan yang semakin is increasingly in demand by various stakeholders.
diminati oleh berbagai pemangku kepentingan.
Di sisi lain, tren keberlanjutan dan penerapan Environmental, On the other hand, the trend of sustainability and the implementation
Social, and Governance (ESG) membuka peluang baru bagi ADHI of Environmental, Social, and Governance (ESG) opens up new
untuk menggarap proyek-proyek hijau, seperti water & waste opportunities for ADHI to work on green projects, such as water
management, gedung ramah lingkungan, serta pengembangan & waste management, environmentally friendly buildings, and
kawasan pemukiman dengan konsep Transit Oriented Development the development of residential areas with the Transit Oriented
(TOD). Dengan meningkatnya kesadaran investor dan pemerintah Development (TOD) concept. With increasing investor and
terhadap aspek ESG, ADHI dapat memanfaatkan peluang tersebut government awareness of ESG aspects, ADHI can take advantage
untuk memperluas portofolio proyeknya serta meningkatkan daya of these opportunities to expand its project portfolio and increase
saing di tengah tantangan ekonomi. competitiveness amidst economic challenges.
Berdasarkan proyeksi optimis tersebut, ADHI telah menetapkan Based on the optimistic projection, ADHI has set production and
target produksi dan kinerja ekonomi tahun 2025 berdasarkan economic performance targets for 2025 based on the 2024
prognosa pencapaian tahun 2024. Untuk kontrak baru misalnya, achievement prognosis. For new contracts, for example, the Company
Perseroan menargetkan pertumbuhan sebesar 30%-40% is targeting growth of 30%-40% compared to new contracts in
dibandingkan kontrak baru tahun 2024. Untuk mencapai target 2024. To achieve the above production and economic performance
produksi dan kinerja ekonomi di atas, ADHI telah menetapkan targets, ADHI has set plans and strategies as stated in the 2025
rencana dan strategi sebagaimana disampaikan dalam RKAP Tahun RKAP which are comprehensive and interrelated by discussing
2025 yang komprehensif dan saling berkaitan dengan membahas all aspects of the company, both in terms of strategy, marketing,
seluruh aspek perusahaan baik dari sisi strategis, pemasaran, tujuan investment objectives, production, finance, law and compliance,
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 15
Page 16
Laporan Manajemen
Management Report
investasi, produksi, keuangan, hukum dan kepatuhan, sumber daya human resources, information systems and technology, and health
manusia, sistem dan teknologi informasi, maupun health and safety. and safety. Through hard work and synergy across all levels, the
Dengan kerja keras dan bersinergi di semua lini, Perseroan optimistis Company is optimistic about seizing opportunities and achieving
dapat menangkap peluang dan meraih target-target tersebut demi these targets to realize ADHI’s sustainable business growth.
mewujudkan bisnis ADHI yang berkelanjutan.
Apresiasi Appreciation
Kinerja optimal yang berhasil dibukukan ADHI pada tahun 2024 The optimal performance achieved by ADHI in 2024 is the
merupakan hasil implementasi rencana dan strategi yang tepat serta result of the effective implementation of well-planned strategies
implementasi yang konsisten sepanjang tahun. Lebih dari sekadar and consistent execution throughout the year. Beyond having a
strategi yang solid, pencapaian ini juga didukung oleh sinergi dan solid strategy, this achievement was also supported by strong
kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, baik synergy and collaboration with all stakeholders, both internal and
internal maupun eksternal. Oleh karena itu, kami menyampaikan external. Therefore, we express our appreciation to the Board of
apresiasi kepada Dewan Komisaris atas pengawasan dan arahan Commissioners for their oversight and guidance, which enabled
yang diberikan sehingga Direksi dapat menjalankan kebijakan the Board of Directors to implement policies effectively. We also
dengan efektif. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada express our gratitude to the shareholders for entrusting us with
pemegang saham yang telah mempercayakan kepemimpinan ADHI’s leadership during this reporting period. In particular, we
ADHI kepada kami selama periode pelaporan ini. Secara khusus, appreciate all employees for their hard work, dedication, and loyalty,
kami mengapresiasi seluruh karyawan atas kerja keras, dedikasi, dan which have significantly contributed to the Company’s improved
loyalitas mereka, yang berkontribusi besar terhadap peningkatan performance compared to the previous year.
kinerja Perseroan dibanding tahun sebelumnya.
Kami juga ingin menyampaikan penghargaan kepada mitra/ We would also like to express our appreciation to our partners
pemasok, pelanggan/owner, pemerintah, regulator, serta and suppliers, customers and owners, the government, regulators,
masyarakat yang telah memberikan dukungan berkelanjutan bagi and the community for their continued support of ADHI’s business
keberlangsungan bisnis ADHI. Sinergi yang telah terjalin menjadi sustainability. The synergy that has been established serves as a
fondasi bagi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan ke depan. Kami strong foundation for the Company’s future sustainable growth. We
berharap kepercayaan dan kolaborasi yang telah terbangun dapat hope that the trust and collaboration we have built will continue to
terus diperkuat sehingga ADHI semakin maju dan berkembang be strengthened, enabling ADHI to advance and grow further in
dalam mewujudkan visi: Menjadi Korporasi Inovatif dan Berbudaya realizing its vision of becoming an innovative and culturally excellent
Unggul untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. corporation for sustainable growth.
Jakarta, 8 April 2025
Jakarta, April 8, 2025
Atas Nama Direksi
On behalf of Board of Directors
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Entus Asnawi Mukhson
Direktur Utama
President Director
16 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 17
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 17
Page 18
Ikhtisar Kinerja
Performance Highlight
18 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
2 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 19
LAPORAN TAHUNAN 2023 ANNUAL REPORT
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
01
Tentang Laporan
Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 19
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan
3
Page 20
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN
ABOUT SUSTAINABILITY REPORTS
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk sebagai perusahaan yang bergerak PT ADHI KARYA (Persero) Tbk as a company engaged in the
di bidang jasa konstruksi memiliki dampak lingkungan dan sosial construction services sector has significant environmental and
yang signifikan. Oleh karena itu, penerbitan Laporan Keberlanjutan social impacts. Therefore, the publication of an annual Sustainability
setiap tahun menjadi penting bagi Perusahaan untuk memastikan Report is important for the Company to ensure transparency in
transparansi dalam operasionalnya. Melalui laporan ini, ADHI its operations. Through this report, ADHI discloses plans and
mengungkapkan rencana dan implementasi dalam mengelola implementations in managing environmental impacts, as well as
dampak lingkungan, serta kontribusinya terhadap pembangunan its contribution to the social and economic development of the
sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar Perusahaan beroperasi. communities around the Company’s operations.
Selain itu, Laporan Keberlanjutan juga berperan dalam meningkatkan In addition, the Sustainability Report also plays a role in increasing
akuntabilitas Perusahaan terhadap segenap pemangku kepentingan, the Company’s accountability to all stakeholders, both internal and
baik internal maupun eksternal. Dengan adanya laporan ini, external. With this report, ADHI demonstrates its commitment to
ADHI menunjukkan komitmennya terhadap praktik bisnis yang responsible and sustainable business practices. The publication
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Penerbitan Laporan of the Sustainability Report is also a strategy for ADHI to increase
Keberlanjutan juga menjadi strategi bagi ADHI untuk meningkatkan competitiveness and become an important means of gaining market
daya saing serta menajdi sarana penting dalam mendapatkan trust.
kepercayaan pasar.
Lebih dari itu, keberadaan Laporan Keberlanjutan juga mencerminkan Moreover, the existence of the Sustainability Report also reflects
kontribusi ADHI dalam mendukung pencapaian Sustainable ADHI’s contribution in supporting the achievement of the Sustainable
Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Development Goals (SDGs), especially in the aspects of the
(TPB), terutama dalam aspek lingkungan dan pembangunan sosial. environment and social development. Thus, this report is not just
Dengan demikian, laporan ini bukan hanya sekadar dokumen a compliance document, but also a form of the Company’s real
kepatuhan, tetapi juga bentuk komitmen nyata Perusahaan terhadap commitment to business and environmental sustainability.
keberlanjutan bisnis dan lingkungan.
20 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 21
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Laporan Keberlanjutan PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Tahun This 2024 Sustainability Report of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
2024 ini merupakan penerbitan kesembilan, sedangkan laporan is the ninth publication, while the previous report was published
sebelumnya terbit pada 08 Maret 2024. Penerbitan laporan ini on March 8, 2024. The publication of this report is the Company’s
merupakan kepatuhan Perusahaan terhadap Peraturan Otoritas compliance with the Financial Services Authority Regulation
Jasa Keuangan (POJK) No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and
Perusahaan Publik atau POJK Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan. Public Companies or POJK Finance/Sustainable Activities. ADHI as
ADHI sebagai bagian dari perusahaan publik wajib menerapkan part of a public company is required to implement this regulation
peratuan ini per 1 Januari 2021.[GRI 2-3] as of January 1, 2021. [GRI 2-3]
PRINSIP PELAPORAN REPORTING PRINCIPLES
Laporan ADHI disusun dengan merujuk pada delapan prinsip ADHI’s report is prepared with reference to the eight reporting
pelaporan sebagaimana ditentukan dalam GRI 1: Landasan 2021 principles as specified in GRI 1: Foundation 2021 as follows:
sebagai berikut:
1. Akurasi: 1. Accuracy:
Perusahaan melaporkan informasi yang benar dan cukup The company reports information that is correct and detailed
terperinci agar dapat dilakukan penilaian dampak organisasi. enough to allow for an assessment of the organization’s impact.
2. Keseimbangan: 2. Balance:
Perusahaan melaporkan informasi dengan cara netral dan The company reports information in a neutral manner and
menyediakan gambaran yang seimbang tentang dampak negatif provides a balanced picture of the organization’s negative and
dan positif organisasi. positive impacts.
3. Kejelasan: 3. Clarity:
Perusahaan menyajikan informasi dengan cara yang dapat Companies present information in a way that is accessible and
diakses dan dapat dipahami. understandable.
4. Keterbandingan: 4. Comparability:
Perusahaan memilih, menyusun, dan melaporkan informasi Companies select, organize, and report information consistently
secara konsisten agar mereka dapat melakukan analisis to enable them to analyze changes in the organization’s impacts
mengenai perubahan dalam dampak organisasi seiring waktu over time and analyze these impacts in relation to the impacts
dan analisis dampak ini yang berkaitan dengan dampak of other organizations.
organisasi lain.
5. Kelengkapan 5. Completeness
Perusahaan menyediakan informasi yang memadai agar Companies provide sufficient information to allow for an
penilaian dampak organisasi dapat dilakukan selama periode assessment of the organization’s impacts during the reporting
pelaporan. period.
6. Konteks keberlanjutan: 6. Sustainability context:
Perusahaan melaporkan informasi tentang dampak mereka Companies report information about their impacts in the broader
dalam konteks yang lebih luas dari pembangunan berkelanjutan. context of sustainable development.
7. Ketepatan waktu: 7. Timeliness:
Perusahaan melaporkan informasi secara rutin dan menyediakan Companies report information regularly and make it available in
informasi tersebut secara tepat waktu bagi pengguna informasi a timely manner for users of the information to make decisions.
untuk mengambil keputusan.
8. Keterverifikasian: 8. Verifiability:
Perusahaan mengumpulkan, mencatat, menyusun, dan Companies collect, record, organize, and analyze information in
menganalisis informasi dengan cara sedemikian rupa sehingga a manner that allows it to be scrutinized to determine its quality.
informasi tersebut dapat diteliti untuk menentukan kualitasnya.
RUJUKAN LAPORAN REPORT REFERENCES
Laporan ini disusun berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK This report is prepared based on POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK
Nomer 16/SEOJK.04/2021 dan GRI Standards Universal 2021 No. 16/SEOJK.04/2021 and GRI Standards Universal 2021 (GRI
(Standard GRI) yang diterbitkan oleh Global Sustainability Standards Standard) issued by the Global Sustainability Standards Board
Board (GSBB) –lembaga yang dibentuk oleh Global Reporting (GSBB) – an institution established by the Global Reporting Initiative
Initiative (GRI) untuk menangani pengembangan standar laporan (GRI) to handle the development of sustainability reporting standards.
keberlanjutan.
Selaras dengan komitmen untuk menyelenggarakan kegiatan In line with the commitment to carry out sustainable activities, the
berkelanjutan, Perusahaan berupaya untuk menyampaikan Company strives to convey all information and data requested by
semua informasi dan data yang diminta oleh panduan. Untuk the guidelines. To make it easier for readers to find information that
memudahkan pembaca menemukan informasi yang sesuai dengan is in accordance with the guidelines, we include special markers in
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 21
Page 22
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
panduan, kami menyertakan penanda khusus berupa huruf dan the form of letters and numbers according to Appendix II of POJK
angka sesuai Lampiran II POJK No.51/2017 dan SEOJK Nomer 16/ No.51/2017 and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, or the inclusion of
SEOJK.04/2021, atau pencantuman angka pengungkapan Standard GRI Standard disclosure numbers behind the relevant sentence or
GRI di belakang kalimat atau alinea yang relevan. Data lengkap paragraph. Complete data on the suitability of the report content
kecocokan isi laporan dengan kedua rujukan disajikan di bagian with both references is presented at the back of this report.
belakang laporan ini .
Melalui laporan ini, kami berharap para pemangku kepentingan, Through this report, we hope that stakeholders, such as customers,
seperti pelanggan, pemegang saham, karyawan,pemerintah, shareholders, employees, government, community, media and
masyarakat, media dan pemasok dan pemangku kepentingan suppliers and other stakeholders, can understand the Company’s
lainnya, dapat mengetahui komitmen dan kontribusi Perusahaan commitment and contribution to achieving the Sustainable
dalam upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Development Goals (TPB/SDGs).
(TPB/SDGs)
Data keuangan dalam laporan ini menggunakan nominasi Rupiah, The financial data in this report uses Rupiah denominations, unless
kecuali diindikasikan lain. Dalam melaporkan data keuangan, kami otherwise indicated. In reporting financial data, we use techniques
menggunakan teknik berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi based on the Indonesian Financial Accounting Standards Statement
Keuangan (“PSAK”) Indonesia. Sedangkan untuk data keberlanjutan, (“PSAK”). As for sustainability data, we use internationally applicable
kami menggunakan teknik pengukuran data yang berlaku secara data measurement techniques. To reach a wider readership, this
internasional. Untuk menjangkau pembaca yang lebih luas, laporan report is prepared in two languages, namely Indonesian and English.
ini dibuat dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa To help stakeholders analyze the Company’s performance trends,
Inggris. Untuk membantu pemangku kepentingan melakukan quantitative data in this report is presented using the principle of
analisis tren kinerja Perusahaan, data kuantitatif dalam laporan comparability, for a minimum of three consecutive years.
ini disajikan dengan menggunakan prinsip daya banding, minimal
dalam tiga tahun berturut-turut.
CAKUPAN DAN BATASAN LAPORAN SCOPE AND REPORT LIMITATION
Laporan ini mencakup kegiatan operasional ADHI di bidang ekonomi, This report covers ADHI’s operational activities in the economic,
lingkungan dan sosial beserta dampak yang ditimbulkannya selama environmental and social fields along with the impacts they cause
periode 1 Januari 2024-31 Desember 2024, termasuk di dalamnya during the period 1 January 2024-31 December 2024, including
dampak yang bermakna positif. Laporan tidak termasuk kegiatan impacts that are positive. The report does not include the operational
operasional anak perusahaan. [GRI 2-2] activities of subsidiaries. [GRI 2-2]
SIKLUS, PERIODE PELAPORAN DAN C YC L E, R E P O RT I N G P E R I O D A N D
PERNYATAAN PENGGUNAAN STATEMENT OF USE
Sebagai bagian tak terpisahkan dari Laporan Tahunan Perusahaan, As an integral part of the Company’s Annual Report, this report is
laporan ini terbit setahun sekali. ADHI telah melaporkan informasi published once a year. ADHI has reported the information cited in
yang dikutip pada indeks konten GRI untuk periode dari 1 Januari the GRI content index for the period from January 1, 2024-December
2024-31 Desember 2024 “Sesuai dengan Standard GRI.” [GRI 2-3] 31, 2024 “In accordance with GRI Standards.” [GRI 2-3]
PERUBAHAN TERKAIT LAPORAN RELATED CHANGES TO THE REPORT
Pada Laporan Keberlanjutan 2024 tidak terdapat perubahan In the 2024 Sustainability Report, there are no changes related to
terkait topik material dibanding tahun sebelumnya. Penetapan material topics compared to the previous year. The determination of
tidak adanya perubahan diputuskan setelah Perusahaan melakukan no changes was decided after the Company conducted a review of the
peninjauan terhadap topik material tahun 2023 dengan melibatkan 2023 material topics by involving internal and external stakeholders
pemangku kepentingan internal dan eksternal sesuai panduan GRI in accordance with the 2021 GRI Standards Universal guidelines.
Standards Universal Tahun 2021. Melalui peninjauan tersebut, selain Through this review, in addition to identifying and assessing impacts
mengidentifikasi dan menilai dampak secara berkesinambungan, on an ongoing basis, the Company can also ensure that the material
sekaligus Perusahaan dapat memastikan bahwa topik material topics in this report represent the most significant impacts during
dalam laporan ini mewakili dampak paling signifikan selama tahun the reporting year. The review was conducted through an online
pelaporan. Peninjauan dilakukan melalui (FGD) secara pada focus group discussion (FGD) on Tuesday, January 14, 2025, which
Selasa, 14 Januari 2025 yang diikuti oleh pemangku kepentingan was attended by the Company’s internal and external stakeholders,
internal dan eksternal Perusahaan, yaitu manajemen dan karyawan namely management and employees across divisions, including
lintas divisi, termasuk para penanggung jawab penyusunan laporan, those responsible for preparing the report, as well as consultants,
serta konsultan, mitra dan pengguna laporan. [GRI 3-1] partners and report users. [GRI 3-1]
22 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 23
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Proses untuk menentukan topik material
The process of determining material topics
Mengidentifikasi dan menilai dampak secara
Menentukan topik material untuk pelaporan
berkesinambungan
Define material topics for reporting
Identify and assess impacts on an ongoing basis
Menguji topik material
Melibatkan berbagai
dengan pakar dan
pemangku kepentingan
pengguna informasi
dan pakar yang relevan
Test material topics with
Engage with relevant
experts and information
stakeholders and experts
users
1 2 3 4 Topik Material
Material Topics
Menilai
Memahami Mengidentifikasi Memprioritaskan
signifkansi
konteks dampak actual dampak paling
dampak
organisasi dan potensial signifikan untuk
Assessing the
Understand the Identify actual and pelaporan
significance of the
organizational potential impacts Prioritize the most
impact
context significant impacts
for reporting
Mempertimbangkan
Menguji topik material
Menggunakan Standar topik dan dampak yang
terhadap topik dalam
Sektor untuk memahami dideskripsikan dalam
Standar Sektor
konteks sektor Standar Sektor
Examine material topics
Using Sector Standards Consider the topics and
against topics in the
to understand sector impacts described in
Sector Standards
context the Sector Standards
Selanjutnya, daftar topik material laporan tahun 2024 sebanyak Furthermore, the list of 15 material topics for the 2024 report
15 topik yang ditetapkan dalam FGD tersebut telah mendapatkan determined in the FGD has received approval from the Board
persetujuan dari Direksi. Daftar topik material laporan keberlanjutan of Directors. The complete list of material topics for the 2024
tahun 2024 selengkapnya adalah sebagai berikut: [GRI 3-2] sustainability report is as follows: [GRI 3-2]
Tabel Topik Material Tahun 2024
Table of Material Topic in 2024
Nomor Boundary
Topik Material Pengungkapan GRI
Kenapa Topik Ini Material Di Luar
Material Topic Standards Di Dalam ADHI
Why This Topic Is Material ADHI
GRI Standards At ADHI
Disclosure Number Outside ADHI
Topik Ekonomi
Economic Topics
Menggambarkan pencapaian dan kinerja Perusahaan selama
Kinerja ekonomi
tahun pelaporan 201-1, 201-2,
Economic √
Describes the Company's achievements and performance during 201-3, 201-4
Performance
the reporting year
Menggambarkan komitmen Perseroan dalam memberikan upah
Keberadaan Pasar dan gaji yang layak bagi seluruh karyawan
202-1, 202-2 √
Market Presence Describes the Company's commitment to providing decent
wages and salaries for all employees
Dampak Ekonomi Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam membangun
tidak Langsung sarana dan prasarana yang layak
203-1, 203-2 √ √
Indirect Economic Describes the Company's commitment to building decent
Impact facilities and infrastructure
Menggambarkan komitmen Perseroan terhadap keberadaan
Praktik Pengadaan
pemasok lokal 204-1
Procurement √ √
Describes the Company's commitment to the existence of local
Practices
suppliers
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 23
Page 24
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Tabel Topik Material Tahun 2024
Table of Material Topic in 2024
Nomor Boundary
Topik Material Pengungkapan GRI
Kenapa Topik Ini Material Di Luar
Material Topic Standards Di Dalam ADHI
Why This Topic Is Material ADHI
GRI Standards At ADHI
Disclosure Number Outside ADHI
Menggambarkan komitmen Perusahaan untuk memerangi dan
Antikorupsi mencegah adanya praktik korupsi di Perseroan 205-1, 205-2,
√
Anti-Corruption Describes the Company's commitment to combating and 205-3
preventing corrupt practices in the Company
Topik Lingkungan
Environmental Topics
Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap penggunaan
material yang ramah lingkungan bagi kegiatan operasional di
Material
Perusahaan 301-3 √ √
Materials
Describes the Company's concern for the use of environmentally
friendly materials for operational activities in the Company
Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap pengelolaan 302-1, 302-2, 302-
Energi energi yang ketersediannya kian terbatas 3, 302-4,
√
Energy Describes the Company's concern for energy management 302-5
whose availability is increasingly limited
Air dan Air Limbah Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap pengelolaan
303-1, 303-2, 303-
(Efluen) sumber daya air yang ketersediaannya kian terbatas
3, 303-4, √ √
Water and Describes the Company's concern for water resource
303-5
Wastewater (Effluent) management whose availability is increasingly limited
305-1, 305-2, 305-
Menggambarkan Komitmen Perseroan terhadap pengurangan
Emisi 3, 305-4, 305-5,
emisi √
Emissions 305-6,
Describes the Company's commitment to reducing emissions
305-7
Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap pengelolaan
306-1, 306-2, 306-
Limbah limbah yang aman bagi lingkungan
3, 306-4, √ √
Waste Describes the Company's concern for environmentally safe waste
306-5
management
Topik Sosial
Social Topics
Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam memberikan
kesempatan bekerja yang setara bagi seluruh insan serta
Kepegawaian menghormati HAM
401-1, 401-2, 401-3 √
Employment Describes the Company's commitment to providing equal
employment opportunities for all people and respecting human
rights
403-1, 403-2, 403-
Kesehatan dan Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam menjaga
3, 403-4,
Keselamatan Kerja keselamatan dan kesehatan karyawan di tempat kerja
403-5, 403-6, √
Occupational Health Describes the Company's commitment to maintaining employee
403-7, 403-8,
and Safety safety and health in the workplace
403-9, 403-10
Pelatihan dan Menggambarkan komitmen Perseroan dalam upaya
pendidikan meningkatkan kompetensi pekerja
404-3 √
Training and Describes the Company's commitment to improving employee
Education competence
Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam menebar
Masyarakat Lokal manfaatnya bagi masyarakat
413-1, 413-2 √ √
Local Communities Describes the Company's commitment to spreading its benefits
to the community
Pemasaran dan Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam menyediakan
Pelabelan informasi produk yang jelas bagi pelanggan
417-1 √
Marketing and Describes the Company's commitment to providing clear product
Labeling information for customers
24 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 25
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT PERNYATAAN ULANG INFORMASI RESTATEMENT OF INFORMATION Untuk mendukung validitas isi laporan, apabila terdapat pernyataan To support the validity of the report content, if there is a restatement ulang informasi yang diberikan dalam laporan sebelumnya, kami of information provided in the previous report, we mark it *restated. In memberi tanda *disajikan kembali. Dalam laporan ini, penyajian this report, the restatement includes, among others, the Comparison kembali antara lain terkait Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Table of Targets and Realization of Environmentally Friendly Pembiayaan Investasi Ramah Lingkungan Tahun 2022-2024 Investment Financing for 2022-2024 (Rupiah). [GRI 2-4] (Rupiah). [GRI 2-4] VERIFIKASI OLEH PIHAK INDEPENDEN VERIFICATION BY AN INDEPENDENT PARTY GRI merekomendasikan penggunaan external assurance oleh GRI recommends the use of external assurance by an independent pihak ketiga yang independen untuk memastikan kualitas dan third party to ensure the quality and reliability of the information keandalan informasi yang disampaikan dalam laporan ini. Walau presented in this report. Although it has not been verified by an belum dilakukan verifikasi oleh pihak independen, ADHI menjamin independent party, ADHI guarantees the truth of the contents of kebenaran atas isi laporan ini. [GRI 2-5] this report. [GRI 2-5] AKSESIBILITAS DAN UMPAN BALIK ACCESSIBILITY AND FEEDBACK ADHI mengundang para pembaca dan pemangku kepentingan ADHI invites readers and stakeholders to access and download untuk mengakses dan mengunduh laporan keberlanjutan melalui the sustainability report through the website www.adhi.co.id. We website www.adhi.co.id. Kami menyambut baik komentar, ide dan welcome comments, ideas and feedback from readers to improve umpan balik dari para pembaca demi perbaikan kualitas laporan the quality of our next report. These inputs can be submitted to us kami berikutnya. Masukan-masukan tersebut dapat disampaikan through: [GRI 2-3] kepada kami melalui: [GRI 2-3] Corporate Secretary Corporate Secretary PT ADHI KARYA (Persero) Tbk PT ADHI KARYA (Persero) Tbk ADHI Tower ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27, Jl. MT Haryono No. 27, Jakarta 13630 - Indonesia Jakarta 13630 - Indonesia Telp: +62 21 797 5312 Telp: +62 21 797 5312 E-mail: adhi@adhi.co.id E-mail: adhi@adhi.co.id Email Informasi : corpcomm@adhi.co.id Informastion Email: corpcomm@adhi.co.id Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 25
Page 26
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Identitas Perusahaan
Company Identity
Nama
Name [GRI 2-1] PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Bidang Usaha Jasa Konstruksi
Line of Business [GRI 2-6] Construction Services
Nama Panggilan
Nickname [GRI 2-1] ADHI
Tanggal Pendirian Date of Establishment 11 Maret 1960 March 11, 1960
Informasi Perubahan nama Tidak terdapat perubahan nama “Adhi Karya” pada tahun buku.
Name Change Information There was no change in the name of “Adhi Karya” in the fiscal year.
• Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 2 • Government Regulation of the Republic
Tahun 1960 Tentang Penentuan Pemborongan of Indonesia No. 2 of 1960 Concerning
Milik Belanda yang Dikenakan Nasionalisasi Determination of Dutch-Owned Contracts
Subject to Nationalization
• Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan • Decree of the Minister of Public Works and
Tenaga Listrik No. 5 Tahun 1960 tanggal 11 Electricity No. 5 of 1960 dated March 11, 1960
Maret 1960
• Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. • Government Regulation of the Republic of
65 Tahun 1961 Tentang Pendirian Perusahaan Indonesia No. 65 of 1961 Concerning the
Negara “Adhi Karya” Establishment of the State Company “Adhi
Karya”
Dasar Hukum Pendirian
• Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. • Government Regulation of the Republic of
Legal Basis of Establishment
41 Tahun 1971 Tentang Pengalihan Bentuk Indonesia No. 41 of 1971 Concerning the
Perusahaan Bangunan Negara Adhi Karya Change of the Form of the State Building
Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Company Adhi Karya to a Limited Liability
Company (Persero)
• Akta Notaris No. 1 Tanggal 1 Juli 1974 yang • Notarial Deed No. 1 dated July 1, 1974 which
diubah melalui Akta No. 2 Tanggal 3 Desember was amended through Deed No. 2 dated
1974 dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H. December 3, 1974 made before Kartini Muljadi,
Notaris di Jakarta, yang telah disahkan oleh S.H. Notary in Jakarta, which has been legalized
Menteri kehakiman melalui Surat Keputusan by the Minister of Justice through Decree of the
Menteri Kehakiman No. Y.A.5/5/13 Tanggal 7 Minister of Justice No. Y.A.5/5/13 dated January
Januari 1975 7, 1975
Kepemilikan Saham
(64%) Government of Republic of Indonesia (36%) Public
Pemerintah Republik Indonesia Publik
Shareholding
[GRI 2-1][OJK C.3]
22,000,000,000 saham dengan nilai nominal 22,000,000,000 shares with a nominal value of IDR
Modal Dasar
Rp2,200,000,000 atau masing-masing bernilai 2,200,000,000 or each worth IDR 100 per share
Authorized Capital
Rp100,-per saham
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 8.407.608.979 saham dengan nilai nominal Rp840.760.897.900,-
Issued and Fully Paid-up Capital 8,407,608,979 shares with a nominal value of IDR840,760,897,900,-
Total Aset per 31 Desember 2024
Total Assets
Rp I IDR Rp35.271.044.169.379 as of December 31, 2024
26 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 27
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Pencatatan Saham Perdana 18 Maret 2004 March 18, 2004
Initial Public Offering Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange
Kode Saham
Stock Code ADHI
Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap I Adhi Karya Shelf Registration Bond II Phase I
• ADHI02CN1 jatuh tempo pada 22 Juni 2022 • ADHI02CH1 maturing on June 22, 2022
Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap II Adhi Karya Shelf Registration Bond II Phase II
• Seri A: ADHI02ACN2 jatuh tempo pada 25 Juni • Series A: ADHI02ACN2 maturing on June 25,
2022 2022
• Seri B: ADHI02BCN2 jatuh tempo pada 25 Juni • Series B: ADHI02BCN2 maturing on June 25,
2024 2024
Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap I Adhi Karya Shelf Registration Bond III Phase I
• ADHI03CN1 jatuh tempo pada 18 November • ADHI03CH1 maturing on November 18, 2023
2023
Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap II Tahun Adhi Karya Shelf Registration Bond III Phase II Year
2021 2021
• Seri A: ADHI03ACN2 jatuh tempo pada 4 • Series A: ADHI03ACN2 maturing on
Kode Obligasi
September 2022 September 4, 2022
Bond Code
• Seri B: ADHI02BCN2 jatuh tempo pada 24 • Series B: ADHI02BCN2 maturing on August
Agustus 2024 24, 2024
Obligasi Berkelanjutan III Adhi Tahap III 2022 Adhi Karya Shelf Registration Bond III Phase III Year
2022
• Seri A: ADHI03ACN3 jatuh tempo pada 24 Mei • Series A: ADHI03ACN3 maturing on May 24,
2025 2025
• Seri B: ADHI03BCN3 jatuh tempo pada 24 Mei • Series B: ADHI03BCN3 maturing on May 24,
2027 2027
• Seri C: ADHI03CCN3 jatuh tempo pada 24 Mei • Series C: ADHI03CCN3 maturing on May 24,
2029 2029
Obligasi Berkelanjutan IV Adhi Tahap I 2024 Adhi Karya Shelf Registration Bond IV Phase I Year
• Seri A: ADHIACN1 jatuh tempo pada 9 Juli 2024
2027 • Series A: ADHIACN1 maturing on July 9, 2027
Jumlah Pegawai
2.502 orang / people (2024)
Total Employees [GRI 2-6]
Entitas Asosiasi
Entitas Anak
Associated Entities
Subsidiaries
• PT Jasamarga Bali Tol
• PT Adhi Persada Properti (APP)
• PT Trans-Pacific Petrochemicals Indotama
• PT Adhi Persada Gedung (APG)
• PT Perusahaan Air Indonesia Amerika
• PT Adhi Persada Beton (APB)
Entitas Anak dan Asosiasi • PT Jasamarga Jogjasolo
• PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP)
Subsidiaries and Associates • PT Jasamarga Jogja Bawen
• PT Dumai Tirta Persada (DTP)
• PT Karian Water Services
• PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA)
• PT Jasamarga Akses Patimban
• PT Adhi Jalintim Riau (AJR)
• PT Karya Logistik Nusantara
• PT Jakarta Metro Ekspressway
• PT Bogor Serpong Infra Selaras
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 27
Page 28
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Riwayat Singkat Perusahaan
Brief History of the Company
PT Adhi Karya (Persero) Tbk, yang selanjutnya disebut dengan ADHI atau Perseroan, merupakan
salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkemuka yang bergerak di bidang konstruksi di
Indonesia
PT Adhi Karya (Persero) Tbk, hereinafter referred to as ADHI or the Company, is one of the leading State-Owned Enterprises (SOE)
engaged in the construction sector in Indonesia
Pada tahun 2024, ADHI meraih sejumlah kontrak besar dan prestisius In 2024, ADHI achieved a number of large and prestigious contracts
antara lain Tol IKN Paket 1B Segmen Bandara Sepinggan-Tol Balsam including IKN Toll Package 1B Sepinggan Airport Segment-Balsam
, CWP-IDG Wulan River Improvement Works Package I and Satreyan Toll, CWP-IDG Wulan River Improvement Works Package I and
River Works, Kuta-Legian-Seminyak Beach Conservation Works Satreyan River Works, Kuta-Legian-Seminyak Beach Conservation
Package 2, Peningkatan Kapasitas Sungai Veteran Kota Banjarmasin, Works Package 2, Increasing the Capacity of the Veteran River in
Sarana & Prasarana Tambak Udang Sumbawa KKP RI, Istana Wakil Banjarmasin City, Facilities & Infrastructure for Sumbawa Shrimp
Presiden di IKN , Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek Fase II, Farms of the Ministry of Marine Affairs and Fisheries of the Republic
serta Gedung Otorita IKN. of Indonesia, the Vice President’s Palace in IKN, the Short-Span
Balang Island Bridge Phase II, and the IKN Authority Building.
Nama Adhi Karya pertama kali tercantum dalam Surat Keputusan The name of Adhi Karya was first listed in the Decree of the Minister
Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Kerja tanggal 11 Maret 1960. of Public Works and Manpower dated March 11, 1960. Furthermore,
Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 65 tahun based on Government Regulation (PP) No. 65 of 1961, Adhi Karya
1961, Adhi Karya ditetapkan menjadi Perusahaan Negara Adhi was designated as the State Company Adhi Karya (PN Adhi Karya). In
Karya (PN Adhi Karya). Pada tahun yang sama, berdasarkan PP the same year, based on the same PP, the former Dutch Construction
yang sama, Perusahaan Konstruksi bekas milik Belanda yang telah Company that had been nationalized, Associate NV, was merged
dinasionalisasikan, Associate NV, dilebur ke dalam Perusahaan. into the Company.
Penggunaan nama PT Adhi Karya secara resmi dimulai pada tanggal The use of the name PT Adhi Karya officially began on June 1,
1 Juni 1974 ketika status perusahaan berubah dari PN Adhi Karya 1974 when the company’s status changed from PN Adhi Karya
menjadi Perseroan Terbatas berdasarkan pengesahan Menteri to a Limited Liability Company based on the ratification of the
Kehakiman Republik Indonesia sesuai Peraturan Pemerintah No. 26 Minister of Justice of the Republic of Indonesia in accordance with
tahun 1974. Pendirian Perusahaan dikukuhkan melalui Akta Notaris Government Regulation No. 26 of 1974. The establishment of the
No. 1 tanggal 1 Juni 1974 dari Kartini Mulyadi, S.H., yang telah diubah Company was confirmed through Notarial Deed No. 1 dated June
28 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 29
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
dengan akta No. 2 tanggal 3 Desember 1974 dari notaris yang sama. 1, 1974 from Kartini Mulyadi, S.H., which was amended by deed No.
Akta Pendirian ini telah memperoleh pengesahan dari Menteri 2 dated December 3, 1974 from the same notary. This Deed of
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Establishment has been ratified by the Minister of Law and Human
Keputusan No. Y.A.5/5/13 tanggal 17 Januari 1975, dan diumumkan Rights of the Republic of Indonesia with Decree No. Y.A.5/5/13 dated
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 85 tanggal 24 Oktober January 17, 1975, and was announced in the State Gazette of the
1975, Tambahan No. 600. [GRI 2-1] Republic of Indonesia No. 85 dated October 24, 1975, Supplement
No. 600. [GRI 2-1]
Untuk mendukung ekspansi usaha, ADHI melakukan aksi korporasi To support business expansion, ADHI took corporate action
melalui Initial Public Offering (IPO) pada 18 Maret 2004, sekaligus through an Initial Public Offering (IPO) on March 18, 2004, while
mencatatkan sebagai perusahaan konstruksi pertama yang melantai simultaneously registering as the first construction company listed
di Bursa Efek Indonesia. Dengan aksi korporasi tersebut, maka status on the Indonesia Stock Exchange. With this corporate action, ADHI’s
ADHI menjadi perusahaan terbuka dengan nama PT Adhi Karya status became a public company under the name PT Adhi Karya
(Persero) Tbk. Pada saat itu, tercatat mayoritas saham ADHI yaitu (Persero) Tbk. At that time, the majority of ADHI shares, namely
sebesar 51% dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, sedangkan 51%, were owned by the Government of the Republic of Indonesia,
sebesar 24,5% dimiliki oleh manajemen Perseroan yang diperoleh while 24.5% were owned by the Company’s management obtained
melalui program Employee Management Buy Out (EMBO) dan through the Employee Management Buy Out (EMBO) program and
sisanya yang berjumlah 24,5% dimiliki oleh Publik. the remaining 24.5% were owned by the Public.
Dalam statusnya sebagai perusahaan terbuka, ADHI memiliki In its status as a public company, ADHI has a great responsibility
tanggung jawab besar kepada pemegang saham untuk menunjukkan to shareholders to demonstrate the best performance and
performa dan kinerja terbaik. Tanggung jawab tersebut terpenuhi performance. This responsibility is fulfilled by the Company’s
dengan kemampuan Perusahaan menjadi perusahaan konstruksi ability to become a leading construction company in Southeast
terkemuka di Asia Tenggara melalui daya saing dan pengalaman Asia through competitiveness and experience as proven by the
yang dibuktikan pada keberhasilan proyek konstruksi yang sudah success of construction projects that have been carried out. The
dijalankan. Keberhasilan usaha yang sudah diraih ADHI tidak akan business success that ADHI has achieved would not be meaningful
bermakna tanpa dukungan dan peran serta masyarakat. Untuk itu, without the support and participation of the community. For this
ADHI sebagai salah satu BUMN RI memberikan sumbangsihnya reason, ADHI as one of the Indonesian SOEs contributes to the entire
kepada seluruh masyarakat dengan senantiasa berupaya ikut community by always trying to play an active role in becoming part
berperan aktif menjadi bagian dari pertumbuhan infrastruktur di of infrastructure growth in Indonesia.
Indonesia.
Dalam perjalanannya, ADHI terus berupaya maksimal untuk Throughout its journey, ADHI has consistently strived to fulfill its
memenuhi tanggung jawabnya kepada segenap pemangku responsibilities to all stakeholders, both during periods of business
kepentingan, baik pada saat bisnis ADHI sedang berkembang growth and amid increasing competition in Indonesia’s construction
maupun saat persaingan industri konstruksi di Indonesia semakin industry. The intensifying competition and price wars within the
melaju. Adanya intensitas persaingan dan perang harga antar industri construction sector have led the Company to redefine its vision
konstruksi menjadikan Perseroan melakukan redefinisi visi dan and mission. Based on the Decree of the Board of Directors of
misi. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) PT Adhi Karya (Persero) Tbk No. 014-6/2020/432 dated October
Tbk No. 014-6/2020/432 tanggal 2 Oktober 2020, Perseroan 2, 2020, the Company revised its Vision, Mission, and Corporate
mengubah Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan sebagai perwujudan Values as a manifestation of its commitment to continuous growth
komitmen Perseroan untuk terus tumbuh menjadi korporasi inovatif as an innovative corporation with an excellent culture for sustainable
dan berbudaya unggul untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. development.
Keterangan Perubahan Nama dan Status Badan Hukum
Information on Change of Name and Legal Entity Status
1960 1960 1960
PN Adhi Karya PT Adhi Karya (Persero) PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
11 Maret 1960 Pengesahan Menteri Kehakiman RI 18 Maret 2024
March 11, 1960 No. 26 Tahun 1971 tanggal 1 Juni 1974 March 18, 2024
Ratification of the Minister of
Justice of the Republic of Indonesia
No. 26 0f 1974 dated June 1, 1974
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 29
Page 30
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Jejak Langkah Adhi
Adhi Milestones
1960 1961 1971 1974
PN Adhi Karya dibentuk dari hasil Pemerintah Republik Indonesia Pemerintah Republik Indonesia PN Adhi Karya berubah menjadi
nasionalisasi perusahaan Belanda secara resmi mengeluarkan mengeluarkan Peraturan PT Adhi Karya (Persero).
bernama Associatie NV. Peraturan Pemerintah Republik Pemerintah Republik Indonesia No.
Indonesia No. 65 Tahun 1961 41 Tahun 1971 Tentang Pengalihan PN Adhi Karya changed its name
PN Adhi Karya was established Tentang Pendirian Perusahaan Bentuk Perusahaan Bangunan to PT Adhi Karya (Persero).
from the nationalization of a Dutch Negara “Adhi Karya”. Negara Adhi Karya Menjadi
company called Associatie NV. Perusahaan Perseroan (Persero).
The Government of the
Republic of Indonesia officially The Government of the Republic
issued Government Regulation of Indonesia issued Government
of the Republic of Indonesia Regulation of the Republic of
No. 65 of 1961 concerning the Indonesia No. 41 of 1971 concerning
Establishment of the State the Change of Form of the State
Company “Adhi Karya”. Building Company Adhi Karya to a
Limited Liability Company (Persero).
2021 2020 2019
• Pendirian PT Adhi • Mendirikan entitas anak, yaitu Mendirikan PT Dumai
Jalintim Riau. PT Jalintim Adhi Abipraya. Tirta Persada, sebuah
• Peresmian FPLT KIM • Membuat perubahan Nilai entitas anak Perseroan.
Medan. Perseroan.
Established PT Dumai
• Establishment of • Establish a subsidiary, namely Tirta Persada, a subsidiary
PT Adhi Jalintim Riau. PT Jalintim Adhi Abipraya. of the Company.
• Inauguration of FPLT • Make changes to the
KIM Medan. Company’s Value.
2022 2023
• PT Adhi Commuter Properti Tbk. • Pementukan Perusahaan afiliasi PT Jasamarga Akses Patimban.
(ADCP) melantai di Bursa Efek • Pembentukan Perusahaan afiliasi PT Karya Logistik Nusantara.
Indonesia • Pembentukan Perusahaan afiliasi PT Jakarta Metro Ekspressway
• Pelaksanaan Penawaran Umum • Peresmian LRT Jabodebek dan Indonesia Arena GBK.
Terbatas II Tahun 2022.
• Establishment of affiliated company PT Jasamarga Akses Patimban.
• PT Adhi Commuter Properti Tbk. • Establishment of affiliated company PT Karya Logistik Nusantara.
(ADCP) listed on the Indonesia • Establishment of affiliated company PT Jakarta Metro Ekspressway
Stock Exchange • Inauguration of Jabodebek LRT and Indonesia Arena GBK..
• Implementation of Limited Public
Offering II in 2022.
30 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 31
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
2004 2011 2012
Menjadi BUMN Konstruksi pertama Mengalami transformasi bisnis dengan Mengembangkan bisnis dengan
yang tercatat di Bursa Efek Indonesia melakukan beberapa Langkah strategis, mendirikan entitas anak bernama
(BEI) d.h. Bursa Efek Jakarta (BEJ) antara lain: PT Adhi Persada Properti.
pada tanggal 18 Maret 2004 • Mengubah Visi, Misi, dan Tata Nilai
sehingga berubah nama menjadi Perseroan. Developing the business by
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. • Melakukan restrukturisasi organisasi. establishing a subsidiary named
• Mendirikan ADHI Learning Center PT Adhi Persada Properti.
Became the first SOE Construction (ALC).
listed on the Indonesia Stock
Exchange (BEI) formerly the Jakarta Undergoing business transformation by
Stock Exchange (BEJ) on March 18, taking several strategic steps, including:
2004, thus changing its name to • Changing the Company’s Vision,
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Mission, and Values.
• Restructuring the organization.
• Establishing the ADHI Learning
Center (ALC).
2018 2015 2014
• Mendirikan entitas anak, yaitu Memulai pelaksanaan proyek LRT Mendirikan 2 (dua) entitas anak, yaitu
PT Adhi Commuter Properti. Jabodebek yang ditandai dengan • PT Adhi Persada Gedung (APG).
• Melakukan redefinisi visi dan misi melakukan groundbreaking. • PT Adhi Persada Beton (APB).
Perseroan.
Starting the implementation of the Established 2 (two) subsidiaries,
• Establish a subsidiary, namely Jabodebek LRT project which was namely
PT Adhi Commuter Properti. marked by the groundbreaking. • PT Adhi Persada Gedung (APG).
• Redefine the Company’s vision • PT Adhi Persada Beton (APB).
and mission.
• Pembentukan Perusahaan afiliasi
PT Bogor Serpong Infra Selaras.
2024 • Establishment of an affiliated
company PT Bogor Serpong Infra
Selaras
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 31
Page 32
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan [GRI 2-23] [OJK C.1]
Vision, Mission, and Corporate Values [GRI 2-23] [OJK C.1]
Perseroan telah menetapkan Visi, Misi, dan The Company has established the Vision,
Nilai Budaya Perseroan berdasarkan Surat Mission, and Corporate Cultural Values
Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) based on the Decree of the Board of
Tbk No. 014-6/2020/432 tanggal 2 Oktober Directors of PT Adhi Karya (Persero) Tbk No.
2020 tentang Penetapan Visi, Misi, dan Nilai 014-6/2020/432 dated October 2, 2020
Perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk . concerning the Determination of the Vision,
Mission, and Corporate Values of PT Adhi
Karya (Persero) Tbk.
VISI Vision
Menjadi Korporasi Inovatif dan Berbudaya
Unggul untuk Pertumbuhan Berkelanjutan.
To become an innovative and excellent corporation with a culture
of excellence for sustainable growth.
MISI Mission
1. Membangun insan yang unggul, profesional, 1. Membangun insan yang unggul, profesional,
amanah, dan berjiwa wirausaha. amanah, dan berjiwa wirausaha.
Competent. Competent.
2. Mengembangkan bisnis konstruksi, rekayasa, 2. Mengembangkan bisnis konstruksi, rekayasa,
property industri, dan investasi yang bereputasi. property industri, dan investasi yang bereputasi.
Learner to Eunterpeneurship. Learner to Eunterpeneurship.
3. Mengembangkan inovasi produk dan proses 3. Mengembangkan inovasi produk dan proses
untuk memberi solusi serta impact bagi untuk memberi solusi serta impact bagi
stakeholders. stakeholders.
Innovation To Problem Solver. Innovation To Problem Solver.
4. Menjalankan organisasi dengan tata kelola 4. Menjalankan organisasi dengan tata kelola
perusahaan yang baik. perusahaan yang baik.
Integrity. Integrity.
5. Menjalankan sistem manajemen yang menjamin 5. Menjalankan sistem manajemen yang menjamin
pencapaian sasaran kualitas, keselamatan, pencapaian sasaran kualitas, keselamatan,
kesehatan, dan lingkungan kerja. kesehatan, dan lingkungan kerja.
Competent. Competent.
6. Mengembangkan teknologi informasi dan 6. Mengembangkan teknologi informasi dan
komunikasi sebagai sarana untuk pembuatan komunikasi sebagai sarana untuk pembuatan
keputusan dan pengelolaan risiko korporasi. keputusan dan pengelolaan risiko korporasi.
32 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 33
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Nilai Budaya Cultural Values
Sejak tahun 2020, Perseroan mengadopsi Nilai Perusahaan yaitu Since 2020, the Company has adopted the Corporate Values,
AKHLAK yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi namely AKHLAK, which are stipulated based on the Decree of
Nomor 014-6/2020/432 tentang Penetapan Visi, Misi dan Nilai the Board of Directors Number 014-6/2020/432 concerning the
Perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Determination of the Vision, Mission and Corporate Values of PT
Adhi Karya (Persero) Tbk.
1. Amanah 1. Trustworthy
Memegang teguh kepercayaan yang diberikan Upholding the trust given
2. Kompeten 2. Competent
Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas Continue to learn and develop capabilities
3. Harmonis 3. Harmonious
Saling peduli dan menghargai perbedaan Caring for each other and respecting differences
4. Loyal 4. Loyal
Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan Dedicated and prioritizing the interests of the nation and state
negara
5. Adaptif 5. Adaptive
Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun Continue to innovate and be enthusiastic in driving or facing
menghadapi perubahan change
6. Kolaboratif 6. Collaborative
Membangun kerja sama yang sinergis Building synergistic cooperation
Review Visi, Misi dan Nilai Perusahaan Review of the Company’s Vision,
Mission and Values
Perseroan senantiasa mendukung program kerja Kementerian The Company always supports the work program of the Ministry of
Badan Usaha Milik Negara dalam mewujudkan peran perusahaan State-Owned Enterprises in realizing the role of SOE companies as
BUMN sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi, akselerator the spearhead of economic growth, accelerators of social welfare,
kesejahteraan sosial (social welfare), penyedia lapangan kerja, dan job providers, and providers of competent talent. To achieve this
penyedia talenta yang kompeten. Untuk mencapai kondisi tersebut condition, it is necessary to transform SOE HR in all lines. With the
perlu dilakukan transformasi SDM BUMN di semua lini. Dengan HR transformation, it is expected to become an identity and glue for
transformasi SDM tersebut diharapkan dapat menjadi identitas work culture that supports sustainable performance improvement.
dan perekat budaya kerja yang mendukung peningkatan kinerja
secara berkelanjutan.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan Perseroan untuk One of the real steps taken by the Company to realize HR
mewujudkan transformasi SDM pada tahun 2021 adalah dengan transformation in 2021 is to review the vision, mission, and cultural
melakukan review terhadap visi, misi, dan nilai budaya. Perseroan values. The Company has determined that the vision, mission,
menetapkan bahwa visi, misi, dan nilai budaya masih relevan dengan and cultural values are still relevant to current conditions and no
kondisi saat ini dan belum diperlukan penyesuaian. Dewan Komisaris adjustments are needed. The Board of Commissioners and Directors
dan Direksi pun telah mendukung penetapan tersebut. have also supported this determination.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 33
Page 34
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Roadmap Budaya Perusahaan
Corporate Culture Roadmap
Peningkatan performa kualitas budaya kerja AKHLAK dengan melakukan review Tata Kelola
HC, struktur organisasi, mempercepat transformasi digital, menciptakan lingkungan kerja yang
Meningkatkan Kualitas Budaya harmonis inovatif, peningkatan kompetensi dan moralitas melalui perilaku karakter pegawai dan
Kerja AKHLAK kepemimpinan yang berintegritas.
2024
Improving the Quality of Work Improving the quality performance of AKHLAK work culture by reviewing HC Governance,
Culture AKHLAK organizational structure, accelerating digital transformation, creating an innovative harmonious
work environment, increasing competence and morale through employee character behavior and
leadership with integrity.
Melakukan sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai AKHLAK di perusahaan melalui 3 metode, yaitu
internalisasi melalui sistem manajemen kinerja pegawai, aspek simbol dan atribut AKHLAK pada
lingkungan kantor, baik atribut fisik maupun atribut pada sosial media, dan komitmen pimpinan
yang ditunjukkan melalui berbagai kegiatan, seperti Townhall Meeting sebagai wadah diskusi
Menetapkan dan Membangun
refleksi perjalanan AKHLAH selama 3 tahun terakhir.
Momentum Budaya AKHLAK
2023 Conducting socialization and internalization of AKHLAK values in the company through 3
Establishing and Building the
methods, namely internalization through the employee performance management system,
Momentum of AKHLAK Culture
aspects of AKHLAK symbols and attributes in the office environment, both physical attributes and
attributes on social media, and leadership commitment demonstrated through various activities,
such as the Townhall Meeting as a forum for discussion of reflections on AKHLAH's journey over
the past 3 years.
Melakukan perbaikan alat ukur AKHLAK dalam sistem Performance Appraisal. Menerapkan
edukasi nilai-nilai AKHLAK melalu platform digital korporasi mengadakan perlombaan Semarak
Mendorong Kinerja dengan AKHLAK AKHLAK untuk memberikan reward & motivation kepada seluruh insan ADHI
2022
Driving Performance with AHLAK Improving the AKHLAK measuring tool in the Performance Appraisal system. Implementing
AKHLAK values education through the corporate digital platform by holding the Semarak
AKHLAK competition to provide rewards & motivation to all ADHI people.
Implementasi penerapan AKHLAK di ADHI selama 1 tahun terakhir.
Peringatan 1 tahun AKHLAK ADHI
2021
1st Anniversary of AKHLAK ADHI
Implementation of AKHLAK application at ADHI for the past 1 year.
Konsep Peluncuran Program Bagaimana ADHI ingin meningkatkan kesadaran dalam learning organization dan meningkatkan
Budaya ADHI tingkat adaptability dalam dunia bisnis
2020
ADHI Cultural Program Launch How ADHI wants to raise awareness in learning organizations and increase the level of
Concept adaptability in the business world
Profiing Indeks Budaya ADHI Pengukuran Indeks Budaya 2019 untuk menjadi program Peningkatan Indeks Budaya 2020
2019
ADHI Cultural Index Profiling 2019 Cultural Index Measurement to become 2020 Cultural Index Improvement program
Transformasi 3.0 – Back to be ADHI ingin meraih kembali sebagai market leader industrinya dengan merumuskan Visi, Misi dan
the Best Nilai Budaya baru
2018
Transformation 3.0 – Back to be ADHI wants to regain its position as the market leader in its industry by formulating a new Vision,
the Best Mission and Cultural Values.
Penerapan nilai budaya baru yaitu bekerja cerdas, jujur bertanggung jawab, dan bersahaja.
Budaya 3B
2017 Implementation of new cultural values, namely working smart, being honest, responsible and
3B Culture
modest.
Implementasi Budaya Perusahaan Implementation of Corporate Culture
Era digitalisasi dan kompetisi bisnis yang semakin terbuka saat ini The era of digitalization and increasingly open business competition
merupakan tantangan tersendiri bagi Perseroan untuk bertahan, is currently a challenge for the Company to survive, adapt to
beradaptasi terhadap perubahan, serta mengembangkan diri guna change, and develop itself in order to realize business sustainability.
mewujudkan keberlanjutan usaha. Implementasi nilai budaya Implementation of cultural values is very important and necessary in
menjadi sangat penting dan diperlukan dalam menghadapi facing these challenges. Cultural values are a distinguishing feature
tantangan tersebut. Nilai budaya merupakan ciri pembeda yang that characterizes the Company in the current dynamic conditions.
menjadi karakteristik Perseroan di kondisi saat ini yang dinamis.
34 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 35
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Fase Implementasi Perubahan Budaya
Cultural Change Implementation Phase
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Tahap 5
Phase 1 Phase 2 Phase 3 Phase 4 Phase 5
Profiling Nilai Budaya Evaluasi dan Monitoring
Perseroan Launching Budaya ADHI Sosialisasi Budaya Aktivasi Budaya Cultural Budaya
Profiling of Cultural Values Launching of ADHI Culture Cultural Socialization Cultural Activation Evaluation and Monitoring
Company Culture
Program Sosialisasi Nilai-nilai Budaya Perusahaan Corporate Cultural Values S
ocialization Program
Untuk memperkuat penanaman nilai-nilai budaya perusahaan, To strengthen the instillation of corporate cultural values, ADHI
ADHI melaksanakan program sosialisasi nilai-nilai budaya guna implements a cultural values socialization program to provide
memberikan pengetahuan, menanamkan serta meningkatkan knowledge, instill and improve understanding of the Company’s
pemahaman mengenai nilai-nilai budaya Perusahaan di dalam diri cultural values within ADHI employees so that they can be a
insan ADHI sehingga dapat menjadi acuan dalam berperilaku yang reference for behaving well in the work environment. The socialization
baik di lingkungan kerja. Program sosialisasi dilaksanakan melalui program is implemented through organizing workshops and
penyelenggaraan workshop dan penyebaran informasi melalui disseminating information through internal media, in the form of
media internal, berupa tampilan pada website, standing banner, displays on the website, standing banners, and logo displays on ID
serta tampilan logo pada id-card, dan atribut lainnya. Di samping cards, and other attributes. In addition, in celebrating ADHI’s 64th
itu dalam merayakan HUT ADHI ke-64 juga diadakan rangkaian Anniversary, a series of activities were also held to further improve
kegiatan untuk lebih meningkatkan penerapan budaya perusahaan the implementation of corporate culture by company employees.
oleh karyawan perusahaan. Secara spesifik, sosialisasi nilai-nilai Specifically, the socialization of corporate cultural values in
2024
budaya perusahaan tahun 2024 diadakan melalui kegiatan berupa was held through activities in the form of the Akhlak Townhall and
Townhall Akhlak dan Perayaan 4 tahun AKHLAK. the 4th Anniversary of AKHLAK.
Kampanye Melalui Media Sosial Campaign Through Social Media
Sesuai dengan perkembangan terkini, implementasi nilai budaya juga In accordance with current developments, the implementation of
disebarluaskan Perseroan dengan melakukan kampanye melalui cultural values is
also disseminated by the Company by conducting
media sosial. Kampanye dilakukan pada hari-hari nasional tertentu campaigns through social media. Campaigns are carried out on
untuk menampilkan nilai budaya perusahaan di seluruh media sosial. certain national days to display the company’s cultural values
Ada beragam cara yang digunakan dalam kampanye melalui media across all social media. There are various methods used in social
sosial antara lain mengunggah status WhatsApp (WA), mengganti media campaigns, including uploading WhatsApp (WA) statuses,
gambar profil, atau mengunggah nilai-nilai budaya di media sosial changing profile pictures, or uploading cultural values on
other social
lainnya. Selain itu, upaya-upaya lain yang dilakukan ADHI dalam media. In addition, other efforts made by ADHI in the context of
rangka kampanye budaya AKHLAK adalah melalui pelaksanaan the AKHLAK cultural campaign are through the implementation of
beberapa program lain di media sosial, seperti kuis, sosialisasi, serta several other programs on social media, such as quizzes, socialization,
lomba video AKHLAK. and AKHLAK video competitions.
Di samping itu, ADHI juga memiliki akun Instagram @being.adhi, In addition, ADHI also has an Instagram account @being.adhi, as a
sebagai media untuk mengomunikasikan budaya kerja di lingkungan medium to communicate the work culture in the ADHI environment.
ADHI. Akun Instagram tersebut digunakan agar para pegawai, di The Instagram account is used so that employees, wherever they
manapun ditugaskan mereka dapat terinformasi perihal program- are assigned, can be informed about what employee programs the
program kepegawaian apa saja yang dimiliki oleh perusahaan. Tak company has. Not only that, @being.adhi is also expected to attract
hanya itu, @being.adhi juga diharapkan dapat menarik calon pegawai potential employees who have values or cultures similar to ADHI
potensial yang memiliki nilai atau budaya yang serupa dengan to be interested in joining and developing together.
ADHI menjadi tertarik untuk bergabung dan berkembang bersama.
Aktivasi Activation
Program aktivasi dan internalisasi nilai-nilai budaya dilakukan The activation and internalization program of cultural values is
oleh insan ADHI agar senantiasa diyakini dan diterapkan dalam carried out by ADHI employees so that they are always believed in
kinerja sehari-hari. Melalui program ini diharapkan nilai-nilai budaya and applied in daily performance. Through this program, it is hoped
perusahaan dapat tertanam dan tercermin dalam perilaku para that the company’s cultural values can
be embedded and reflected
insan ADHI dalam bekerja demi mencapai visi dan misi Perseroan. in the behavior of ADHI employees in working in order to achieve
the Company’s vision and mission.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 35
Page 36
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
KEPEMILIKAN SAHAM [OJK C.3][GRI 2-1]
SHAREHOLDING [OJK C.3][GRI 2-1]
64.33% 36.67%
Pemerintah Republik Indonesia Masyarakat Umum
Republic of Indonesia overnment Public
Pemegang Saham Utama dan Pengendali Majority and Controlling Shareholders
Mayoritas saham ADHI, yaitu sebesar 64% saat ini dimiliki The majority of ADHI shares, which is 64%, are currently owned by
oleh Pemerintah Negara Republik Indonesia yang merupakan the Government of the Republic of Indonesia, which is the major and
pemegang saham utama dan pengendali ADHI. Sedangkan 36% controlling shareholder of ADHI. Meanwhile, 36% of the shares are
saham dimiliki oleh publik. Pada tanggal 7 April 2022 melalui owned by the public. On April 7, 2022, through the Annual General
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan telah ditetapkan bahwa Meeting of Shareholders, it was determined that there was a change
terdapat perubahan klasifikasi saham ADHI yang semula tanpa in the classification of ADHI shares, which were originally without a
seri, menjadi terdiri dari Saham Seri A Dwiwarna dan Saham Seri series, to consist of Series A Dwiwarna Shares and Series B Shares.
B. Dan ditetapkan 1 (satu) Saham Seri A Dwiwarna yang diambil And it was determined that 1 (one) Series A Dwiwarna Share was
dari kepemilikan 64% Pemerintah. Penetapan tersebut dituangkan taken from the Government’s 64% ownership. The determination
dalam Akta No. 12, tanggal 7 April 2022 oleh Ashoya Ratam, S.H., was stated in Deed No. 12, dated April 7, 2022 by Ashoya Ratam,
M.Kn., Notaris di Jakarta. S.H., M.Kn., Notary in Jakarta.
Per 1 Januari 2024 Per 31 Desember 2024
January 1, 2024 December 31, 2024
Jumlah Jumlah
Pemegang Pemegang Pemegang
Jumlah Saham Persentase Jumlah Saham Persentase
Saham Saham Saham
(Lembar) Kepemilikan (Lembar) Kepemilikan
Shareholders (Subjek) (Subjek)
Number of Shares Ownership Number of Shares Ownership
Number of Number of
(Shares) Percentage (Shares) Percentage
Shareholders Shareholders
(Subject) (Subject)
Nilai Nominal Saham = Rp100,-/lembar saham
Share Nominal Value = Rp100,-/share
Pemodal Nasional
National Investors
Negara Republik
Indonesia
1 5.408.773.792 64,33% 1 5.408.773.792 64,33%
Republic of
Indonesia
Perorangan
Indonesia
47.492 2.115.708.356 25,16% 47.543 2.421.567.847 28,80%
Indonesian
Individual
Karyawan
1 10.000 0,00% 1 10.000 0,00%
Employee
Koperasi
4 1.655.060 0,02% 4 1.655.060 0,02%
Cooperative
Yayasan
11 24.634.651 0,29% 10 22.833.872 0,27%
Foundation
Dana Pensiun
64 83.960.588 1,00% 55 67.205.654 0,80%
Pension Fund
36 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 37
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Per 1 Januari 2024 Per 31 Desember 2024
January 1, 2024 December 31, 2024
Jumlah Jumlah
Pemegang Pemegang Pemegang
Jumlah Saham Persentase Jumlah Saham Persentase
Saham Saham Saham
(Lembar) Kepemilikan (Lembar) Kepemilikan
Shareholders (Subjek) (Subjek)
Number of Shares Ownership Number of Shares Ownership
Number of Number of
(Shares) Percentage (Shares) Percentage
Shareholders Shareholders
(Subject) (Subject)
Asuransi
17 44.543.819 0,53% 12 26.757.145 0,32%
Insurance
Bank 1 3.000.000 0,04% 1 3.000.000 0,36%
Perseroan
Terbatas
79 213.089.923 2,53% 78 324.614.317 3,86%
Limited Liability
Company
Lembaga
Pemerintah
1 87 0,00% 1 87 0,00%
Government
Institution
Reksa Dana
22 146.829.723 1,75% 18 36.587.923 0,44%
Mutual Fund
Sub jumlah
47.693 8.042.205.999 95,65% 47.724 8.313.005.697 98,87%
Sub Total
Pemodal Asing
Foreign Investors
Perorangan
Asing 267 6.902.546 0,08% 259 23.450.646 0,28%
Foreign Individual
Badan Usaha
Asing
76 358.500.434 4,26% 55 71.152.636 0,85%
Foreign
Corporation
Sub Jumlah
343 365.402.980 4,35% 314 94.603.282 1,13%
Sub Total
Jumlah
48.036 8.407.608.979 100,00% 48.038 8.407.608.979 100,00%
Total
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 37
Page 38
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Struktur Organisasi PT Adhi Karya
(Persero) Tbk
per 31 Desember 2024
ADHI’s organizational structure as of December 31,
2024
Satuan Pengawasan Intern
Internal Audit Unit
Ary Sulistyo Vambudi
Direktur Operasi I Direktur Operasi II
Director of Operations I Director of Operations II
Alloysius Suko Widigdo Harimawan
Entitas Anak dan Entitas Asosiasi
Subsidiaries and Associated Entities
APP PT Jasamarga Bali Tol
Harry Wibowo Departemen Infrastruktur I Departemen Perkerataapian
PT Trans-Pacific Petrochemicals
IndotamaIndotama Infrastructure I Department Railway Department
APG
Isman Widodo Rony Kusumanegara Siswanto
PT Perusahaan Air Indonesia Amerika
APB PT Jasamarga Jogjasolo
Johan Arifin Departemen Infrastruktur II Departemen Gedung
PT Jasamarga Jogja Bawen Infrastructure II Department Department of Building
ADCP PT Karian Water Services Sudiyat Miko Bagus Prima Anugerah
Rizkan Firman
PT Jasamarga Akses Patimban
AJR PT Karya Logistik Nusantara Departemen Energi & Industrial
Departemen Pemasaran
Lalu Iqbal Kamaludin Department of Energy & Industrial
PT Jakarta Metro Ekspressway Department of Marketing
Susetyo Rohadi
DTP Sudiyat Miko
PT Bogor Serpong Infra Selaras
Yunan Kurnianto
JAA
Riza Fandopa
JMJ
Pristi Wahyono
JJB
Edi Sutrisno
KWS
Yunan Kurnianto
KLN
J. B. Wowok Birowo
38 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 39
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Direktur Utama
President Director
Entus Asnawi Mukhson
Corporate Secretary
Rozi Sparta
Direktur Operasi III Direktur Keuangan Direktur Human Direktur Manajemen
Director of Finance and Risk Director of Finance Capital & Legal Risiko & Kesisteman
Management Bani Iqbal Direktur Human Direktur Manajemen
Vera Kirana Capital & Legal Risiko & Kesisteman
Ki Syahgolang Yan Arianto
Permata
Departemen QHSE Departemen Keuangan Departemen Human Departemen Manajemen Risiko
Department of QHSE Department Of Finance Capital Department of Risk
Herry Ardianto Department of Human Management
Achmad Afandi
Capital Hafiz Bambang Pamungkas
Wahyuni Sutantri R.
Departemen Pengendali Departemen Akuntansi
Operasi Department of Departemen Kesisteman
Department of Operations Accounting Departemen Legal Korporasi & IT
Control Bambang Utaryo Legal Department Department of Corporate
Bindut Agus Dewanto Systems & IT
Sumantri
Inonu Ferryanto
Departemen Strategi
Departemen Korporasi Departemen Supply
Pengembangan Bisnis Department of Chain Management
Department of Business Corporate Strategy Departemen Supply
Development Parwanto Noegroho Chain Management
Lasarus Bambang S. Mochamad Yusuf
Adhi Learning Center
Tanti Indriastuti
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 39
Page 40
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
BIDANG USAHA [GRI 2-6] [OJK C.4] LINE OF BUSINESS [GRI 2-6] [OJK C.4]
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan Pasal 3 yang termasuk In accordance with the Company’s Articles of Association Article
dalam Akta No. 47 tanggal 23 Juni 2021, Perseroan memiliki 3 included in Deed No. 47 dated June 23, 2021, the Company
beragam kegiatan usaha, yang dapat dikelompokkan menjadi 4 lini has various business activities, which can be grouped into 4 main
bisnis utama, yaitu lini bisnis Engineering & Construction, Property business lines, namely the Engineering & Construction, Property &
& Hospitality, Manufacture, serta Investment & Concession. Untuk Hospitality, Manufacture, and Investment & Concession business
mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan menjalankan lines. To achieve these aims and objectives, the Company runs its
usahanya secara berkelanjutan dengan memiliki 5 (lima) departemen business sustainably by having 5 (five) operational departments and
operasional dan 7 (tujuh) entitas usaha yang tersebar di seluruh 7 (seven) business entities spread throughout Indonesia.
wilayah Indonesia.
Sementara itu, berdasarkan sumber pendanaannya, Perseroan Meanwhile, based on its funding sources, the Company divides its
membagi segmentasi pasarnya menjadi beberapa segmen, yaitu: market segmentation into several segments, namely: government
proyek pemerintah (APBN/APBD), swasta, dan BUMN. Perseroan projects (APBN/APBD), private, and SOEs. The Company also groups
juga mengelompokkan proyek yang dikerjakannya menjadi proyek the projects it works on into infrastructure and energy projects,
infrastruktur dan energi, proyek properti, dan proyek lainnya. property projects, and other projects.
Sejalan dengan perkembangan teknologi yang pesat di era digital, In line with the rapid development of technology in the digital era,
Perseroan saat ini mengandalkan penerapan teknologi dalam the Company currently relies on the application of technology in its
operasional usahanya. Beberapa teknologi yang digunakan adalah business operations. Some of the technologies used are as follows:
sebagai berikut:
1. e-procurement, yaitu proses pengadaan barang dan jasa tertentu 1. e-procurement, which is the process of procuring certain goods
di lingkungan Perseroan, di mana seluruh proses pengadaan and services within the Company, where the entire procurement
dilakukan sesuai prosedur yang telah ada namun diterapkan process is carried out according to existing procedures but
secara elektronik; implemented electronically;
2. e-risk, yaitu aplikasi yang digunakan untuk mendokumentasi 2. e-risk, which is an application used to automatically document
tiap tahap manajemen risiko secara otomatis, yang meliputi each stage of risk management, which includes risks and their
risiko beserta monitoring-nya; monitoring;
3. Enterprise Resource Planning (ERP), yaitu sistem pengelolaan 3. Enterprise Resource Planning (ERP), which is the Company’s
proses bisnis Perseroan yang mengintegrasikan seluruh sumber business process management system that integrates all
daya perusahaan sehingga memungkinkan setiap departemen company resources so that every department in the company
di perusahaan dapat terhubung pada satu sistem yang sama; can be connected to the same system;
4. Building Information Modelling (BIM) 8D, yaitu suatu sistem 4. Building Information Modeling (BIM) 8D, which is a system or
atau teknologi yang mencakup Informasi penting dalam technology that includes important information in the Design,
proses Design, Construction, Maintenance yang terintegrasi Construction, Maintenance process integrated in 3D modeling
pada pemodelan 3D untuk menunjang pekerjaan konstruksi di to support construction work in the project. By implementing
proyek. Dengan implementasi BIM 8D, maka modul yang dapat BIM 8D, the modules that can be used in BIM are Software
digunakan dalam BIM adalah Software Integration, Risk Analysis, Integration, Risk Analysis, Safety Recommendation, 3D Safety
Safety Recommendation, 3D Safety Visualization, Risk Report, Visualization, Risk Report, Volume Calculation, Cost Estimation,
Volume Calculation, Cost Estimation, serta Authentication; and Authentication;
5. BIM Interactive 3D Visualization, yaitu optimalisasi pemanfaatan 5. BIM Interactive 3D Visualization, optimizing the use of BIM
BIM untuk otomatisasi beberapa fitur bangunan melalui to automate several building features through interactive 3D
visualisasi 3D interaktif. Inovasi ini meningkatkan efisiensi proyek visualization. The innovation improves project efficiency through
melalui deteksi benturan (clash detection), perencanaan waktu clash detection, 4D scheduling, and 5D cost analysis;
(4D scheduling), dan analisis biaya (5D cost analysis);
6. Integrasi ERP-BIM, yaitu pengitegrasian antara software ERP 6. ERP-BIM integration, an integration between ERP and BIM
dan BIM yang memungkinkan optimalisasi manajemen proyek software that enables optimization of construction project
konstruksi melalui pengelolaan sumber daya yang lebih efisien. management through more efficient resource management.
BIM menyediakan model digital bangunan yang mencakup BIM provides a digital model of the building that includes detailed
informasi detail mengenai desain, struktur, dan sistem teknis, information on design, structure, and technical systems, while
sementara ERP mengelola aspek bisnis seperti anggaran, tenaga ERP manages business aspects such as budget, labor, and
kerja, dan rantai pasokan. Dengan integrasi ini, data dari BIM supply chain. This integration allows data from BIM to be directly
dapat secara langsung digunakan dalam sistem ERM untuk used in the ERM system to improve budget planning, material
meningkatkan perencanaan anggaran, pengadaan material, procurement, and real-time labor scheduling; and
serta penjadwalan tenaga kerja secara real-time; dan
7. Modular Box (MOBOX), yaitu proses di mana sebuah bangunan 7. Modular Box (MOBOX), which is a process in which a building is
dibuat dalam bentuk modul-modul di luar lokasi di bawah kondisi made in the form of modules off-site under controlled factory
pabrik yang terkendali, yang kemudian dikirimkan dan dibangun conditions, which are then shipped and built at the project site.
di lokasi proyek.
40 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 41
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Bidang Usaha yang Dijalankan Pada Tahun Buku Line of Business Carried Out in the Fiscal Year
[OJK C.4] [OJK C.4]
Pada tahun buku 2024, ADHI menjalankan seluruh kegiatan usaha In the 2024 fiscal year, ADHI carried out all business activities listed
yang tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan. in the Company’s Articles of Association.
Empat Lini Bisnis ADHI [OJK C.4] ADHI’s Four Business Lines [OJK C.4]
Sesuai dengan Akta No. 47 tanggal 23 Juni 2021 tentang perubahan In accordance with Deed No. 47 dated 23 June 2021 concerning
Anggaran Dasar PT Adhi Karya (Persero) Tbk, yang dibuat oleh amendments to the Articles of Association of PT Adhi Karya
Notaris dan PPAT Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., dinyatakan bahwa (Persero) Tbk, made by Notary and PPAT Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.,
bidang usaha ADHI adalah: it is stated that ADHI’s Line of Business are:
Lini Bisnis
Business Line
Engineering & Construction Property & Hospitality Manufacture Investment & Confession
Infrastruktur Properti Infrastruktur
Infrastructure Properties Infrastructure
Pengelolaan Air
Building TOD
Water Management
Precast Concrete
Pengelolaan Limbah
Power Plant
Waste Management
Hotel
Lainnya
Oil and Gas
Others
Operasional, Anak Usaha Dan Afiliasi
Operations, Subsidiaries and Affiliates
Operasional
Operations
• Departemen Infrastruktur I • Department of Infrastructure I
• Departemen Infrastruktur II • Department of Infrastructure II
• Departemen Gedung • Department of Buildings
• Departemen Energi dan Industrial • Department of Energy and Industry
• Departemen Perkeretaapian • Department of Railways
ANAK USAHA DAN AFILIASI
SUBSIDIARIES AND AFFILIATES
Anak Usaha Afiliasi
Subsidiaries Affiliates
PT ADHI Persada Gedung (APG) PT Jasamarga Bali Tol
PT ADHI Persada Properti (APP) PT Trans-Pacific Petrochemicals Indotama
PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) PT Perusahaan Air Indonesia Amerika (PAIA)
PT ADHI Persada Beton (APB) PT Jasamarga Jogjasolo
PT Dumai Tirta Persada (DTP) PT Jasamarga Jogja Bawen
PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA) PT Karian Water Services
PT Adhi Jalintim Riau (AJR) PT Jasamarga Akses Patimban
PT Karya Logistik Nusantara
PT Jakarta Metro Ekspressway
PT Bogor Serpong Infra Selaras
WILAYAH OPERASI DAN PASAR YANG OPERATIONAL AREAS AND MARKETS
DILAYANI [GRI 2-1, 2-6][OJK C.3] SERVED [GRI 2-1, 2-6][OJK C.3]
ADHI menjalankan usahanya secara berkelanjutan di seluruh wilayah ADHI operates its business sustainably throughout Indonesia.
Indonesia. Per 31 Desember 2024, Perseroan memiliki 5 (lima) As of December 31, 2024, the Company has 5 (five) operational
departemen operasional. Produk dan layanan yang diberikan ADHI departments. The products and services provided by ADHI are all
seluruhnya ditujukan untuk segmen korporasi. aimed at the corporate segment.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 41
Page 42
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
SKALA ORGANISASI
ORGANIZATIONAL SCALE [GRI 2-6] [OJK C.3]
Deskripsi Satuan
2022 2023 2024
Description Unit
Jumlah Karyawan Orang
2.667 2.595 2.502
Number of Employees Employees
Miliar Rupiah
Jumlah Pendapatan
Billion Rupiah 13.549,0 20.073 13.352
Total Revenue
Miliar Rupiah
Jumlah Liabilitas
Billion Rupiah 31.162,6 31.273 25.368
Total Liabilities
Miliar Rupiah
Jumlah Ekuitas
Billion Rupiah 8.823,8 9.219 9.675
Total Equity
Miliar Rupiah
Jumlah Aset
Billion Rupiah 39.986,4 40.492 35.043
Total Assets
Miliar Rupiah
Laba Tahun Berjalan
Billion Rupiah 81,2 290 281
Profit for the Year
Jumlah Produk dan Jasa yang
Ditawarkan Lini Bisnis
4 4 4
Number of Products and Services Business Line
Offered
Jumlah Total Operasi
Kantor Operasional
Total Number of Operations 5 5 5
Operational Office
Pemerintah Pemerintah Pemerintah
Pemegang Saham Terbesar Persen Indonesia (64%) Indonesia (64%) Indonesia (64%)
Largest Shareholder Percent Government of Indonesia Government of Indonesia Government of Indonesia
(64%) (64%) (64%)
TENAGA KERJA/KARYAWAN [GRI 2-7] LABOR/EMPLOYEES [GRI 2-7]
Per 31 Desember 2024, jumlah karyawan ADHI tercatat sebanyak As of December 31, 2024, the number of ADHI employees was
2.502 orang, berkurang sebanyak 93 orang atau 3,58% dibandingkan recorded at 2,502 people, a decrease of 93 people or 3.58%
tahun 2023 dengan karyawan sebanyak 2.595 orang. Pengurangan compared to 2023 with 2,595 employees. The reduction occurred
terjadi karena karyawan pensiun dan mengundurkan diri. Demografi due to employee retirement and resignation. The complete employee
karyawan selengkapnya disajikan dalam tabel-tabel berikut: [GRI 3-3] demographics are presented in the following tables: [GRI 3-3]
Demografi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi (orang)
Employee Demographics by Organizational Level (employees)
2022 2023 2024
Level Organisasi
Organization Level Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
Direksi Anak Perusahaan
15 0,6% 18 0,7% 14 0,6%
Board of Directors of Subsidiaries
General Manager 27 1% 23 0,9% 27 1,1%
Manajer Divisi
139 5,2% 120 4,6% 117 4,7%
Division Manager
Tenaga Ahli
27 1% 38 1,5% 47 1,9%
Experts
Senior Staff 198 7,4% 218 8,4% 252 10,1%
Staff 591 22,2% 572 22,0% 535 21,4%
Admin 34 1,3% 11 0,4% 17 0,7%
Project Manager (PM) 204 7,6% 206 7,9% 199 8,0%
42 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 43
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Demografi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi (orang)
Employee Demographics by Organizational Level (employees)
2022 2023 2024
Level Organisasi
Organization Level Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
Level 2 Proyek
689 25,8% 708 27,3% 671 26,8%
Level 2 Project
Level 3 Proyek
731 27,4% 677 26,1% 622 24,9%
Level 3 Project
Level 4 Proyek
12 0,4% 4 0,2% 0 0
Level 4 Project
Level 5 Proyek
0 0 0 0 0 0
Level 5 Project
Jumlah
2.667 100% 2.595 100,0% 2.502 100%
Total
Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan (orang)
Employee Demographics by Education Level (employees)
2022 2023 2024
Tingkat Pendidikan
Education Level Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
S3
3 0,1% 3 0,1% 2 0,08%
Doctorate Degree
S2
289 10,8% 331 12,8% 361 14,43%
Masters’s Degree
S1
1.890 70,9% 1.769 68,2% 1722 68,82%
Bachelor’s Degree
D4
42 1,6% 46 1,8% 41 1,64%
Diploma 4
D3
216 8,1% 214 8,2% 195 7,79%
Diploma 3
D2
4 0,2% 3 0,1% 3 0,12%
Diploma 2
D1
6 0,2% 7 0,3% 7 0,28%
Diploma 2
SMA/SMK/STM
Senior High School/ 215 8,1% 221 8,5% 170 6,79%
Relevant
SMP
2 0,1% 1 0,0% 1 0,04%
JUNIOR HIGH SCHOOL
SD
3 0,1% 0 0,0% 0 0,00%
Elementary School
Jumlah
2.667 100% 2.595 100,0% 2.502 100,00%
Total
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 43
Page 44
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian (orang)
Employee Demographics by Employment Status (employees)
2022 2023 2024
Status Kepegawaian
Employment Status Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
Tetap
1.837 68,9% 1.773 68,32% 1.725 68,90%
Permanent
Tidak Tetap
830 31,1% 822 31,68% 777 31,10%
Contract
Jumlah
2.667 100% 2.595 100,00% 2.502 100,00%
Total
Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin (orang)
Employee Demographics by Employment Status and Gender (employees)
Status 2022 2023 2024
Kepegawaian
Employment Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
% % % % % %
Status Male Female Male Female Male Female
Tetap
1.515 57% 322 12% 1.458 56% 315 12% 1.414 56,51% 311 12,43%
Permanent
Tidak Tetap
694 26% 136 5% 693 27% 129 5% 636 25,42% 141 5,64%
Contract
Jumlah
2.209 83% 458 17% 2.151 83% 444 17% 2.050 81,93% 452 18,07%
Total
KP=Kantor Pusat | KD=Kantor di Daerah/Proyek
KP=Head Office | KD=Regional/Project Office
Demografi Karyawan Berdasarkan Rentang Usia (orang)
Employee Demographics By Age Range (employees)
2022 2023 2024
Rentang Usia
Age Range Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
>30 tahun/years old 886 33,2% 750 28,9% 424 16,95%
>31-45 tahun/years old 1.080 40,5% 1.146 44,2% 1.339 53,52%
>46-55 tahun/years old 685 25,7% 677 26,1% 665 26,58%
>55 tahun/years old 16 0,6% 22 0,8% 74 2,96%
Jumlah
2.667 100% 2.595 100,0% 2.502 100%
Total
Demografi Karyawan Berdasarkan Gender/Jenis Kelamin (orang)
Employee demographics by gender (employees)
2022 2023 2024
Gender/Jenis Kelamin Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
Laki-laki
2.209 82,8% 2.151 83% 2.050 81,93%
Male
Perempuan
458 17,2% 444 17% 452 18,07%
Female
Jumlah
2.667 100% 2.595 100% 2.502 100%
Total
44 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 45
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
PEKERJA YANG BUKAN PEKERJA LANGSUNG INDIRECT WORKERS [GRI 2-8]
[GRI 2-8]
Selain tenaga kerja/karyawan dengan kategori di atas, Perusahaan In addition to workers/employees in the above categories, the
memiliki pekerja yang bukan pekerja langsung, yaitu mereka yang Company has workers who are not direct workers, namely those
melakukan pekerjaan untuk ADHI tetapi tidak memiliki hubungan who do work for ADHI but do not have a direct working relationship
kerja langsung dengan ADHI. Pekerja yang termasuk dalam with ADHI. Workers included in this category include outsourced
kategori ini antara lain tenaga kerja alih daya yang bekerja sebagai workers who work as office attendants, cleaning services, security,
pramukantor, cleaning service, security, driver, teknisi, dan magang drivers, technicians, and interns as shown in the following table:
sebagaimana tabel berikut:
Tabel Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung Tahun 2022-2024
Table of Indirect Workers 2022-2024
Uraian
2022 2023 2024
Description
Tenaga kerja alih daya
110 229 219
Outsourced Labor
Tenaga kerja magang
55 15 10
Internship Labor
Jumlah
165 244 229
Total
RANTAI PASOKAN [GRI 2-6] SUPPLY CHAIN [GRI 2-6]
Pengelolaan rantai pasokan serta pengadaan barang dan jasa sangat Supply chain management and procurement of goods and services
penting bagi keberhasilan bisnis ADHI karena berperan dalam are critical to ADHI’s business success as they play a role in optimizing
mengoptimalkan biaya serta meningkatkan efisiensi operasional. costs and improving operational efficiency. Moreover, the Company
Terlebih lagi, Perusahaan menjalankan usaha dengan empat operates a business with four diverse business lines. To that end,
lini bisnis yang beragam. Untuk itu, Perusahaan menggandeng the Company collaborates with suppliers/vendors, both goods
pemasok/vendor, baik barang maupun jasa, untuk berbagai and services, for various needs. The need for goods includes raw
kebutuhan. Kebutuhan barang antara lain berupa bahan baku/ materials/materials required by the Company such as bulk cement,
material yang diperlukan Perusahaan seperti semen curah, batu split stone, reinforced concrete, and other materials. Meanwhile, the
split, besi beton, dan bahan material lainnya. Sedangkan kebutuhan need for services that require cooperation with suppliers includes
jasa yang memerlukan kerja sama dengan pemasok di antaranya outsourcing, training, employee development, heavy equipment
tenaga alih daya, pelatihan, pengembangan karyawan, sewa alat rental for projects, office equipment rental, project consultants, and
berat proyek, sewa peralatan kantor, konsultan proyek dan supervisi supervision of construction services. [GRI 3-3]
jasa konstruksi. [GRI 3-3]
As part of a State-owned Enterprises, procurement of goods and
Sebagai bagian dari BUMN, pengadaan barang dan jasa di ADHI services at ADHI follows the regulations/provisions of the Ministry
mengikuti regulasi/ketentuan dari Kementerian Badan Usaha Milik of State-Owned Enterprises, including Regulation of the Minister
Negara di antaranya Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara of State-Owned Enterprises of the Republic of Indonesia Number
Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman PER-2/MBU/03/2023 concerning Guidelines for Governance and
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Significant Corporate Activities of State-Owned Enterprises. To
Negara. Untuk mendukung proses pengadaan yang transparan, support a transparent procurement process, before the regulation
sebelum regulasi dari Kementerian BUMN terbit, Direksi ADHI telah from the Ministry of SOEs is issued, the ADHI Board of Directors
menerbitkan Surat Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk, has issued a Decree of the Board of Directors of PT Adhi Karya
No. 014-6/2024/305 tentang MP 015 Tata Kelola Supply Chain (Persero) Tbk, No. 014-6/2024/305 concerning MP 015 Supply
Management PT ADHI KARYA (Persero) Tbk. pada tanggal 15 Chain Management Governance of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk.
Juli 2024. on July 15, 2024.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 45
Page 46
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Dalam pengadaan barang dan jasa, Perusahaan memegang prinsip- In the procurement of goods and services, the Company adheres
prinsip: to the following principles:
1. Efisien 1. Efficient
2. Efektif 2. Effective
3. Kompetitif 3. Competitive
4. Transparan 4. Transparent
5. Adil dan Wajar 5. Fair and Reasonable
6. Terbuka 6. Open
7. Akuntabel 7. Accountable
8. Anti gratifikasi dan independensi 8. Anti-gratification and independence
9. Mengutamakan produksi dalam negeri dengan tetap 9. Prioritizing domestic production while still adhering to applicable
mengindahkan ketentuan perundangan yang berlaku laws and regulations
10. Perluasan kesempatan bagi UMKM 10. Expanding opportunities for MSMEs
11. Kolaboratif 11. Collaborative
12. Berlandaskan Tata Kelola Perusahaan yang Baik 12. Based on Good Corporate Governance
13. Serta merujuk pada implementasi Sistem Manajemen Anti 13. And referring to the implementation of the Anti-Bribery
Penyuapan sesuai dengan ISO 37001:2016 Management System in accordance with ISO 37001:2016
Adapun tujuan pengadaan barang dan jasa di ADHI di antaranya The objectives of procurement of goods and services at ADHI
adalah: include:
1. Menghasilkan barang dan jasa yang tepat kualitas, jumlah, 1. Producing goods and services of the right quality, quantity, time,
waktu, biaya, lokasi, dan penyedia cost, location, and provider
2. Mendukung penciptaan nilai tambah bagi ADHI 2. Supporting the creation of added value for ADHI
3. Meningkatkan efisiensi bagi korporasi 3. Increasing efficiency for corporations
4. Menyederhanakan dan mempercepat proses pengambilan 4. Simplifying and accelerating the decision-making process
keputusan
5. Meningkatkan kemandirian, tanggung jawab, dan profesionalisme 5. Increasing independence, responsibility, and professionalism
6. Mewujudkan pengadaan yang fleksibel dan inovatif namun tetap 6. Realizing flexible and innovative procurement that remains
kompetitif, transparan, akuntabel dan dilandasi etika pengadaan competitive, transparent, accountable and based on good
yang baik procurement ethics
7. Meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri 7. Increasing the use of domestic production
8. Meningkatkan peran pelaku usaha nasional termasuk usaha 8. Increasing the role of national business actors including small
kecil businesses
9. Meningkatkan sinergi antar BUMN, sinergi Anak Perusahaan, 9. Increasing synergy between State-owned Enterprises, synergy
dan/atau Perusahaan Terafiliasi BUMN of Subsidiaries, and/or State-owned Enterprises Affiliated
Companies
Untuk mendukung prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa To support the principles of procurement of goods and services
di atas, ADHI mengembangkan sistem Electronic Supply Chain above, ADHI has developed the ADHI Electronic Supply Chain
Management ADHI (ELISA), yaitu aplikasi Supply Chain Management Management (ELISA) system, namely a Supply Chain Management
yang dikembangkan oleh ADHI untuk pengelolaan proses pengadaan application developed by ADHI for digital procurement process
secara digital. Dengan sistem ini, ADHI telah memiliki Daftar Penyedia management. With this system, ADHI has a List of Goods and
Barang dan Jasa di dalam sebuah database tunggal yang dapat Services Providers in a single database that can be included in the
diikutkan pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan oleh procurement of goods and services organized by ADHI.
ADHI.
Selain mengadopsi perkembangan teknologi terbaru, fungsi In addition to adopting the latest technological developments,
keberadaan ELISA adalah untuk mendukung Perseroan dalam the function of ELISA’s existence is to support the Company in
memberikan perlakuan yang adil dan sama terhadap semua calon providing fair and equal treatment to all prospective partners, as
rekanan, serta menerapkan database tunggal untuk para rekanan well as implementing a single database for ADHI partners whose
ADHI yang pengelolaannya dilakukan secara terpusat sehingga management is carried out centrally so as to ensure the validity
memastikan validitas data tersebut. of the data.
Di samping itu, untuk memastikan kualitas dan mutu produk yang In addition, to ensure the quality and quality of products produced
dihasilkan ADHI, maka ADHI mengimplementasikan Construction by ADHI, ADHI implements the Construction Quality and Safety
Quality and Safety Management System (CQSMS), yaitu Sistem Management System (CQSMS), namely the Quality and K3L
Manajemen Mutu dan K3Lyang diterapkan kepada kontraktor(dan Management System applied to contractors (and subcontractors),
subkontraktor), meliputi beberapa elemen mutu dan K3L yang covering several quality and K3L elements in accordance with the
sesuai dengan standar yang diacu. Penerapan CQSMS bertujuan referred standards. The implementation of CQSMS aims to ensure
46 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 47
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT agar kegiatan operasional perusahaan berjalan dengan aman that the company’s operational activities run safely and productively, dan produktif, meningkatkan reputasi perusahaan, meningkatkan improve the company’s reputation, improve the capabilities of kemampuan rekanan, dan mengeliminasi dampak negatif aspek partners, and eliminate the negative impacts of quality and K3L mutu dan K3L untuk mencegah kerugian perusahaan, rekanan dan aspects to prevent losses for the company, partners and other stakeholder lainnya. stakeholders. Implementasi CQSMS tersebut dilakukan berdasarkan: The implementation of CQSMS is carried out based on: 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan 1. Law Number 1 of 1970 concerning Occupational Safety Kerja 2. Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection & 2. Undang-Undang No.32Tahun 2009 tentang Perlindungan & Management Pengelolaan Lingkungan Hidup 3. Law No. 2 of 2017 concerning Construction Services 3. Undang-undang No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi 4. Government Regulation Number 50 of 2012 concerning 4. Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan the Implementation of the Occupational Safety and Health Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Management System 5. Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2021 tentang Perubahan 5. Government Regulation No. 14 of 2021 concerning Amendments atas PP No.20 tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan to PP No. 20 of 2020 concerning Implementing Regulations of UUNo.2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi Law No. 2 of 2017 concerning Construction Services 6. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 6. Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Number 10 of 2021 concerning Guidelines for Construction Keselamatan Konstruksi Safety Management Systems 7. ISO9001:2015 7. ISO9001:2015 8. ISO14001:2015 8. ISO14001:2015 9. ISO45001:2018 9. ISO45001:2018 Hal yang tak kalah penting, berdasarkan regulasi yang berlaku, No less important, based on applicable regulations, ADHI is ADHI berkomitmen untuk memajukan pemasok lokal/dalam negeri committed to advancing local/domestic suppliers and increasing dan meningkatkan peran serta UMK sebagaimana diatur dalam the role of MSEs as stipulated in the Regulation of the Minister of Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia State-Owned Enterprises of the Republic of Indonesia Number Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan PER-2/MBU/03/2023 concerning Guidelines for Governance Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara tanggal 3 and Significant Corporate Activities of State-Owned Enterprises Maret 2023, yaitu “Pengguna mengutamakan penggunaan produksi dated March 3, 2023, namely “Users prioritize the use of domestic dalam negeri dan pemberdayaan produk Usaha Mikro dan Usaha production and empowerment of Micro and Small Business Kecil”. products”. Merujuk semangat tersebut, ADHI berkomitmen untuk Referring to this spirit, ADHI is committed to prioritizing and mengutamakan dan memberdayakan pemasok lokal, yaitu pemasok empowering local suppliers, namely suppliers who run businesses yang menjalankan usaha dan berdomisili dalam satu wilayah provinsi and are domiciled in the same province as the ADHI project yang sama dengan kantor operasional proyek ADHI. Kategori yang operational office. Another category is non-local suppliers, namely lain adalah pemasok non-lokal, yaitu pemasok yang menjalankan suppliers who run businesses and are domiciled outside the Province usaha dan berdomisili di luar Provinsi kantor operasional proyek of the ADHI project operational office. If local and non-local (national) ADHI. Jika pemasok lokal dan non lokal (nasional) tidak bisa suppliers cannot provide the goods and services needed by ADHI menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan ADHI atau dengan or with certain considerations, the Company will cooperate with pertimbangan tertentu, maka Perseroan akan bekerja sama dengan foreign/international suppliers, namely suppliers who run businesses pemasok asing/internasional, yaitu pemasok yang menjalankan and are domiciled outside Indonesia. usaha dan berdomisili di luar Indonesia. Selain sejalan dengan komitmen untuk memberdayakan pemasok In addition to being in line with the commitment to empower local lokal dan non-lokal/nasional, kebijakan ADHI menjalin kerja sama and non-local/national suppliers, ADHI’s policy of collaborating dengan kedua jenis pemasok juga didasari oleh pertimbangan with both types of suppliers is also based on environmental lingkungan. Dalam hal ini, kerja sama dengan pemasok yang lebih considerations. In this case, cooperation with suppliers that are dekat secara geografis akan mengurangi jejak karbon dari proses geographically closer will reduce the carbon footprint of the goods/ pengiriman barang/jasa diperlukan Perseroan. services delivery process required by the Company. Berdasarkan kriteria, kategorisasi dan pertimbangan di atas, maka Based on the criteria, categorization and considerations above, ADHI’s rantai pasokan ADHI selama tahun 2022-2024 adalah sebagai supply chain for 2022-2024 is as follows: [GRI 204-1] berikut: [GRI 204-1] Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 47
Page 48
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Tabel Pemasok Barang dan Jasa beserta Nilai Kontrak
Table of Goods Suppliers and Services along with Contract Values
Jumlah Pemasok Barang Nilai Kontrak Pekerjaan (Rp Miliar)
Keterangan Number of Goods Suppliers Work Contract Value (IDR Billion)
Information
2022 2023 2024 2022 2023 2024
Lokal
40 94 168 137,6 92 39,35
Local
Non-lokal (Nasional)
44 183 237 243,7 371,6 653,88
Non-local (National)
Asing/Internasional
- - - - - 6,55
Foreign/International
Jumlah
84 277 405 381,3 463,6 699,78
Total
Sesuai tabel di atas, pelibatan pemasok lokal tercatat sebanyak According to the table above, the involvement of local suppliers
41,48% dari total pemasok barang dan jasa yang digandeng ADHI was recorded at 41.48% of the total suppliers of goods and services
tahun 2024. Persentase tersebut naik dibandingkan tahun 2023 collaborated with ADHI in 2024. This percentage increased compared
yang mencapai 33,94%. to 2023 which reached 33.94%.
PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA ORGANISASI SIGNIFICANT CHANGES IN ORGANIZATION
DAN RANTAI PASOKAN [GRI 2-6] [OJK C.6] AND SUPPLY CHAIN [GRI 2-6] [OJK C.6]
Pada tahun 2024, terdapat perubahan signifikan di ADHI antara lain In 2024, there were significant changes in ADHI, including the
bertambahnya entitas afiliasi yaitu PT Bogor Serpong Infra Selaras. addition of an affiliated entity, namely PT Bogor Serpong Infra
Sementara itu, berkaitan dengan rantai pasokan, pada tahun 2024, Selaras. Meanwhile, related to the supply chain, in 2024, there were
terdapat perubahan berupa penambahan jumlah pemasok dari 277 changes in the form of an increase in the number of suppliers
pemasok pada tahun 2023 menjadi 405 pemasok pada tahun 2024. from 277 suppliers in 2023 to 405 suppliers in 2024. This change
Perubahan tersebut diikuti dengan bertambahnya nilai kontrak dari was followed by an increase in the contract value from IDR 463.6
Rp463,6 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp699,78 miliar pada billion in 2023 to IDR 699.78 billion in 2024. These changes in the
tahun 2024. Perubahan rantai pasokan ini turut memengaruhi upaya supply chain also influenced ADHI’s efforts to achieve targets and
ADHI mewujudkan target dan kinerja selama tahun pelaporan. performance during the reporting year.
PENDEKATAN ATAU PRINSIP PENCEGAHAN PREVENTION APPROACH OR PRINCIPLE [GRI
[GRI 2-23] 2-23]
ADHI menyadari adanya berbagai risiko yang berpotensi ADHI is aware of various risks that have the potential to hinder
menghambat pencapaian kinerja dan target-target yang telah the achievement of performance and targets that have been set
ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan in the Company’s Work Plan and Budget (RKAP). Therefore, the
(RKAP). Untuk itu, Perusahaan secara konsisten menerapkan Company consistently implements Risk Management so that various
Manajemen Risiko sehingga berbagai risiko yang dihadapi akan risks faced can be identified, managed, controlled, and mitigated
dapat diidentifikasi, dikelola, dikendalikan, dan dilakukan mitigasi appropriately. Thus, if the risk cannot be prevented, the risk will not
secara tepat. Dengan demikian, apabila risiko tidak bisa dicegah, cause a significant negative impact on the Company. In managing
risiko tersebut tidak menimbulkan dampak negatif yang signifikan risk, ADHI uses the SNI ISO 31000: 2018 guidelines, and has
bagi Perseroan. Dalam mengelola risiko, ADHI menggunakan included it in the roadmap for accelerating the implementation of
pedoman SNI ISO 31000: 2018, dan telah menuangkannya di risk management. A more complete description of Risk Management
dalam roadmap akselerasi penerapan manajemen risiko. Uraian is presented in the Sustainability Governance Chapter of this report.
tentang Manajemen Risiko selengkapnya disajikan dalam Bab Tata
Kelola Keberlanjutan pada laporan ini.
INISIATIF EKSTERNAL EXTERNAL INITIATIVES
ADHI berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan ADHI is committed to presenting the best products and services
terbaik demi mewujudkan kepuasan maksimal pelanggan. Untuk in order to realize maximum customer satisfaction. Therefore, the
itu, Perusahaan mengadopsi berbagai standar eksternal yang relevan Company adopts various external standards that are relevant
dengan kegiatan usaha ADHI seperti sertifikasi berskala nasional to ADHI’s business activities such as national and international
maupun internasional. Komitmen Perseroan dalam menerapkan certifications. The Company’s commitment to implementing business
operasional usaha dengan berpedoman pada standar terbaik operations based on the best standards has received appreciation
48 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 49
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
tersebut telah mendapatkan apresiasi dari pihak eksternal dengan from external parties by giving awards. The applicable certifications
memberikan penghargaan. Sertifikasi yang berlaku dan penghargaan and awards obtained during the reporting year are as follows:
yang diperoleh selama tahun pelaporan adalah sebagai berikut:
Sertifikasi
Certification
Lembaga
Pemberi
Nama Sertifikasi Ruang Lingkup Sertifikasi Deskripsi Singkat Masa Berlaku Sertifikat
Sertifikasi
Certification Name Scope of Certification Short Description Certificate Validity Period
Issuing
Institution
ISO 21502 memberikan panduan
tentang berbagai praktik yang
diperlukan dalam setiap fase
siklus hidup proyek, termasuk
perencanaan dan pengendalian,
Guidance on Project serta mengelola manfaat,
Management The Provision of Project perubahan dan informasi bisnis Berlaku dari 10 Maret 2022
SNI ISO Management for Engineering, dan masyarakat. sampai 10 Maret 2025
DGI Certification
21502:2020 Procurment and Construction, Valid from March 10, 2022 to
PT Adhi Karya Building and Infrastructure ISO 21502 provides guidance March 10, 2025
(Persero) Tbk. on the practices required in each
phase of the project life cycle,
including planning and controlling,
and managing business and
societal benefits, change and
information.
Achieved BIM for Design,
Construction and Commissioning ISO 19650-2018 Kitemark
in Accordance with ISO 19650- merupakan sertifikasi dengan
BIM (Building
1:2018, ISO 19650-2:2018, and standar internasional untuk Berlaku dari 12 Oktober 2022
information
the implementation of a Security penerapan implementasi BIM. sampai 11 Oktober 2025
modelling)
Minded Approach in Accordance BSI Group
SNI ISO 19650
with BS EN ISO 19650-5:2020 ISO 19650-2018 Kitemark is a Valid from October 12, 2022 to
Kitemark PT Adhi
following the assessment of certification with international October 11, 2025
Karya (Persero) Tbk.
Project Delivery and Collaborative standards for the implementation
Working Maturity with project of BIM.
stakeholders
Sistem Manajemen
ISO 27001 adalah standar
Keamanan Informasi Sistem Manajemen Keamanan
internasional yang mengatur
SNI ISO 27001:2013 Informasi untuk pengelolaan
Sistem Manajemen Keamanan
PT Adhi Karya infrastruktur jaringan dan server
Informasi (Information Security Berlaku dari 16 Maret 2023
(Persero) Tbk. dalam operasional data center
Management System/ISMS) sampai 30 September 2025.
SUCOFINDO
Valid from March 16, 2023 to
Information Security Information Security Management
ISO 27001 is an international September 30, 2025.
Management System for managing network
standard that regulates
System SNI ISO and server infrastructure in data
Information Security Management
27001:2013 PT Adhi center operations
Systems (ISMS).
Karya (Persero) Tbk.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 49
Page 50
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Lembaga
Pemberi
Nama Sertifikasi Ruang Lingkup Sertifikasi Deskripsi Singkat Masa Berlaku Sertifikat
Sertifikasi
Certification Name Scope of Certification Short Description Certificate Validity Period
Issuing
Institution
ISO 14001 adalah bagian dari
International Standard Series
yang bisa diaplikasikan pada
semua sistem organisasi
dengan fokus pada kinerja
Sistem Manajemen lingkungan, yang didefinisikan
Lingkungan SNI ISO sebagai hasil yang terukur dari
14001:2015 PT Adhi Provision of construction business pengelolaan yang dilakukan
Karya (Persero) Tbk. activities (including EPC, property oleh suatu organisasi terhadap Berlaku dari 27 Juli 2022
and realty, and investment), lingkungannya. sampai 27 Juli 2024
SUCOFINDO
Environmental covering construction of Valid from July 27, 2022 to July
Management buildings and infrastructure, civil, ISO 14001 is part of the 27, 2024
System SNI ISO mechanical, integrated project) International Standard Series
14001:2015 PT Adhi that can be applied to all
Karya (Persero) Tbk. organizational systems with
a focus on environmental
performance, which is defined
as the measurable results of an
organization's management of its
environment.
ISO 9001:2015 adalah standar
internasional yang digunakan
untuk menetapkan kebijakan dan
sasaran mutu (quality objective)
serta pencapaiannya yang bisa
diterapkan dalam Perusahaan.
Dengan menerapkan SNI ISO
Sistem Manajemen 9001:2015 Perusahaan telah
Mutu SNI ISO menjamin bahwa produk atau jasa
Provision of construction business
9001:2015 PT Adhi yang dihasilkan sudah memenuhi
activities (including EPC, property Berlaku dari 27 Juli 2022
Karya (Persero) Tbk. standar yang diberlakukan di
and realty, and investment), sampai 27 Juli 2024
dunia SUCOFINDO
covering construction of Valid from July 27, 2022 to July
SNI ISO 9001:2015
buildings and infrastructure, civil, 27, 2024
Quality Management ISO 9001:2015 is an international
mechanical, integrated project)
System of PT Adhi standard used to establish policies
Karya (Persero) Tbk. and quality objectives and their
achievements that can be applied
in the Company.
By implementing SNI ISO
9001:2015, the Company has
guaranteed that the products or
services produced have met the
standards applied in the world
ISO 45001 adalah standar
internasional untuk sistem
Sistem Manajemen
manajemen keselamatan dan
keselamatan dan
kesehatan kerja (K3) yang
kesehatan kerja (K3)
memberikan panduan bagi
SNI ISO 45001:2018
Provision of construction business organisasi untuk mengidentifikasi,
PT Adhi Karya
activities (including EPC, property mengelola, dan mengurangi risiko Berlaku dari 27 Juli 2022
(Persero) Tbk.
and realty, and investment), terkait K3. sampai 27 Juli 2024
SUCOFINDO
covering construction of Valid from 27 July 2022 to 27
Occupational
buildings and infrastructure, civil, ISO 45001 is an international July 2024
safety and health
mechanical, integrated project) standard for occupational health
(K3) management
and safety (OHS) management
system SNI ISO
systems that provides guidance
45001:2018 PT Adhi
for organizations to identify,
Karya (Persero) Tbk.
manage and reduce OHS-related
risks.
50 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 51
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Lembaga
Pemberi
Nama Sertifikasi Ruang Lingkup Sertifikasi Deskripsi Singkat Masa Berlaku Sertifikat
Sertifikasi
Certification Name Scope of Certification Short Description Certificate Validity Period
Issuing
Institution
SMK3 Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan
Kerja PP 50 Tahun 2012 ,
dalam peraturan tersebut,
semua pemberi kerja wajib
melaksanakan SMK3 terutama
perusahaan yang mempekerjakan
minimal 100 tenaga kerja atau
perusahaan yang memiliki
tingkat potensi kecelakaan yang
tinggi akibat karakteristik proses
kerja. SMK3 adalah bagian dari
Sistem Manajemen
sistem manajemen perusahaan
Keselamatan dan
secara keseluruhan dalam
Kesehatan Kerja
rangka pengendalian risiko yang
(SMK3) berdasarkan
berkaitan dengan kegiatan kerja
PP 50 Tahun 2012 Berlaku dari 9 Juni 2023 sampai
guna terciptanya tempat kerja
Jasa Konstruksi 9 Juni 2026
yang aman, efisien dan produktif. SUCOFINDO
Occupational Construction Services Valid from June 9, 2023 to June
Safety and Health 9, 2026
SMK3 Occupational Safety
Management
and Health Management
System (SMK3)
System PP 50 of 2012, in the
based on PP 50 of
regulation, all employers are
2012
required to implement SMK3
especially companies that
employ at least 100 workers
or companies that have a high
level of potential accidents due
to the characteristics of the work
process. SMK3 is part of the
overall company management
system in order to control risks
related to work activities in order
to create a safe, efficient and
productive workplace.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 51
Page 52
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Lembaga
Pemberi
Nama Sertifikasi Ruang Lingkup Sertifikasi Deskripsi Singkat Masa Berlaku Sertifikat
Sertifikasi
Certification Name Scope of Certification Short Description Certificate Validity Period
Issuing
Institution
Departemen Infrastruktur 1,
Departemen Infrastruktur 2,
Departemen Perkeretaapian,
Departemen Energi dan Industri,
Departemen Gedung, Departemen
Legal, Departemen Pemasaran,
Departemen Pemasaran,
Departemen Keuangan,
ISO 37001:2016 adalah standar
Departemen Akuntansi & Pajak,
internasional mengenai Sistem
Departemen Manajemen Risiko,
Manajemen Anti Penyuapan.
Departemen Pengembangan
Standar ini bertujuan untuk
Bisnis, Departemen Human
memberikan kepastian kepada
Capital, Departemen Sistem IT
organisasi bahwa sistem anti
dan Inovasi, Departemen Strategi
penyuapan dengan menetapkan
Korporasi, Portofolio Bisnis dan
Sistem Manajemen serangkaian langkah-langkah
SCM, Departemen QHSE, Satuan
Anti Penyuapan SNI dan kontrol yang berurusan
Pengawas Intern, Corporate
ISO 37001:2016 PT dengan penyuapan, dan juga
Secretary PT Adhi Karya (Persero)
Adhi Karya (Persero) dimaksudkan untuk mencegah,
Tbk. Berlaku dari 4 September 2023
Tbk. mengurangi, serta mendeteksi
sampai 1 September 2026
risiko korupsi. SUCOFINDO
Department of Infrastructure 1, Valid from September 4, 2023
Anti-Bribery
Department of Infrastructure to September 1, 2026
Management ISO 37001:2016 is an
2, Department of Railways,
System SNI ISO international standard on Anti-
Department of Energy and
37001:2016 PT Adhi Bribery Management Systems.
Industry, Department of Building,
Karya (Persero) Tbk. This standard aims to provide
Department of Legal, Department
assurance to organizations
of Marketing, Department of
that the anti-bribery system by
Marketing, Department of Finance,
establishing a set of measures
Department of Accounting &
and controls that deal with bribery,
Taxation, Department of Risk
and are also intended to prevent,
Management, Department
reduce and detect corruption
of Business Development,
risks.
Department of Human Capital,
Department of IT Systems
and Innovation, Department of
Corporate Strategy, Business
Portfolio and SCM, Department
of QHSE, Internal Audit Unit,
Corporate Secretary of PT Adhi
Karya (Persero) Tbk.
52 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 53
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
KEANGGOTAAN ASOSIASI [GRI 2-28] [OJK C.5] ASSOCIATION MEMBERSHIP [GRI 2-28] [OJK C.5]
ADHI bergabung dan berperan aktif dalam asosiasi yang bergerak di ADHI joins and plays an active role in associations engaged in the
bidang jasa konstruksi. Melalui keanggotaan di asosiasi, ADHI dapat construction services sector. Through association membership, ADHI
memperluas jaringan bisnis, berbagi pengetahuan dan pengalaman can expand its business network, share knowledge and experience
dengan sesama pelaku industri sejenis, serta mendapatkan akses ke with fellow industry players, and gain access to human resource
pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai capacity development through various training and certifications. In
pelatihan dan sertifikasi. Selain itu, keterlibatan dalam asosiasi juga addition, involvement in associations also allows ADHI to participate
memungkinkan ADHI berpartisipasi dalam perumusan kebijakan in the formulation of construction services industry policies, voice
industri jasa konstruksi, menyuarakan kepentingan bersama, dan common interests, and improve service standards in accordance with
meningkatkan standar pelayanan sesuai dengan praktik terbaik. best practices. During 2024, ADHI joined the following associations:
Selama tahun 2024, ADHI bergabung dalam asosiasi sebagai berikut:
Nama Asosiasi Skala Asosiasi Posisi Iuran Tahunan 2024
No.
Association Name Association Scale Position Annual Fee in 2024
KTA KADIN Anggota Nasional
1 6.500.000
Indonesian Chamber of Commerce and Industry Member Member National
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI)
Anggota Nasional
2 Indonesian National Construction Implementation Association 15.000.000
Member National
(GAPENSI)
Gabungan Perusahaan Nasional Rancangbangun Indonesia (GAPENRI)
Anggota Nasional
3 Indonesian National Design and Construction Company Association 12.500.000
Member National
(GAPENRI)
Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) Anggota Nasional
4 100.000.000
Indonesian Contractor Association (AKI) Member National
Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar (KNIBB) Anggota Nasional
5 5.000.000
Indonesian National Committee for Large Dams (KNIBB) Member National
Perkumpulan Pengusaha Konstruksi Terintegrasi (PAKTI) Anggota Nasional
6 12.000.000
Integrated Construction Entrepreneurs Association (PAKTI) Member National
Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional (GAPEKNAS) Anggota Nasional
7 15.000.000
National Contractor Company Association (GAPEKNAS) Member National
KTA Green Building (GBCI) Anggota Nasional
8 5.700.000
Green Building Association (GBCI) Member National
Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Anggota Nasional
9 5.000.000
Indonesian Toll Road Association (ATI) Member National
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota Nasional
10 12.000.000
Indonesian Issuers Association (AEI) Member National
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 53
Page 54
Ikhtisar Kinerja
Performance Highlight
54 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
4 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 55
LAPORAN TAHUNAN 2023 ANNUAL REPORT
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
02
Tata Kelola
Keberlanjutan
Sustainability Governance
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 55
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan
5
Page 56
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance Good Corporate Governance (GCG) is a fundamental foundation
(GCG) merupakan landasan fundamental bagi ADHI dalam for ADHI in its operational activities. Recognizing the importance of
menjalankan operasionalnya. Menyadari pentingnya GCG, Perseroan GCG, the Company applies it across all aspects of the organization to
menerapkannya di seluruh aspek organisasi untuk memastikan ensure the smooth functioning of business activities and to mitigate
bahwa kegiatan perusahaan berjalan dengan baik dan mengurangi the risk of mismanagement. Consistent implementation of GCG
risiko mismanajemen. Implementasi GCG yang konsisten juga also contributes to operational efficiency and enables effective
berkontribusi pada efisiensi operasional dan memungkinkan management performance measurement.
pengukuran kinerja manajemen secara efektif.
Bagi perusahaan publik seperti ADHI, penerapan GCG berperan For publicly listed companies like ADHI, the application of GCG
penting dalam meningkatkan kepercayaan publik, terutama dari plays a crucial role in enhancing public trust, especially among
pemegang saham bahwa investasi mereka dikelola dengan baik shareholders, ensuring that their investments are managed properly
dan aman. Sejalan dengan itu, ADHI terus mengikuti perkembangan and securely. In line with this, ADHI continues to follow the latest
terkini dalam praktik GCG dan terbuka untuk melakukan pembaruan developments in GCG practices and is open to making updates to
agar penerapan prinsip-prinsipnya selalu relevan dengan zaman. ensure that its principles remain relevant to current times. Support
Dukungan dari pemegang saham dan pemangku kepentingan from shareholders and stakeholders is essential to improve ADHI’s
sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja ADHI, menjawab performance, address the challenges of the times, and achieve
tantangan zaman, serta mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. sustainable growth.
Lebih lanjut, ADHI berkomitmen untuk menerapkan GCG secara Furthermore, ADHI is committed to consistently implementing GCG
konsisten sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Penerapan ini in line with the company’s vision and mission. This implementation
tidak hanya menciptakan keseimbangan dalam pengendalian not only creates a balance in corporate control but also minimizes
perusahaan tetapi juga meminimalkan risiko kesalahan dalam the risk of management errors. Additionally, GCG is expected to
pengelolaan. Selain itu, GCG diharapkan dapat menciptakan nilai create optimal added value for the Company.
tambah yang optimal bagi Perusahaan.
56 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 57
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Adapun prinsip-prinsip GCG yang diterapkan oleh ADHI mengacu The principles of GCG applied by ADHI are based on applicable laws
pada Undang-Undang dan Peraturan yang berlaku, Peraturan OJK, and regulations, the Financial Services Authority (OJK) regulations,
Pedoman Umum GCG di Indonesia yang dikeluarkan oleh Komite the General Guidelines for GCG in Indonesia issued by the National
Nasional Kebijakan Governance (KNKG), serta Peraturan Menteri Committee on Governance Policy (KNKG), and the Minister of
Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang State-Owned Enterprises Regulation No. PER-2/MBU/03/2023
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan on Guidelines for Governance and Significant Corporate Activities
Usaha Milik Negara. of State-Owned Enterprises.
Selain menjadi fondasi dalam menjalankan operasional Perusahaan, In addition to being the foundation for the Company’s operations, the
penerapan GCG oleh Perseroan sebagai bagian dari Badan Usaha implementation of GCG by the Company, as part of State-Owned
Milik Negara di Indonesia juga bertujuan untuk: Enterprises in Indonesia, also aims to:
1. Melindungi hak dan kepentingan Pemegang Saham dan 1. Protect the rights and interests of Shareholders and stakeholders;
pemangku kepentingan;
2. Mendorong Pemegang Saham, Dewan Komisaris, Direksi, dan 2. Encourage Shareholders, the Board of Commissioners, the Board
Karyawan untuk mengambil keputusan dan menjalankan of Directors, and employees to make decisions and act based
tindakannya dilandasi oleh nilai moral yang tinggi dan keputusan on high moral values and compliance with laws and regulations;
terhadap peraturan perundang-undangan; dan
3. Meningkatkan nilai Perusahaan. 3. Increase the value of the Company.
PRINSIP TATA KELOLA GOVERNANCE PRINCIPLES
ADHI berkomitmen untuk selalu menerapkan praktik bisnis ADHI is committed to always applying healthy business practices
yang sehat dengan mengedepankan prinsip-prinsip GCG saat by prioritizing GCG principles when carrying out its business
menjalankan kegiatan bisnis maupun operasionalnya guna and operational activities to enhance the quality of corporate
meningkatkan kualitas pengelolaan Perseroan. Sesuai regulasi management. In accordance with applicable regulations, including
yang berlaku, termasuk Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik the Minister of State-Owned Enterprises Regulation No. PER-2/
Negara No. PER-2/MBU/03/2023, prinsip-prinsip tersebut adalah MBU/03/2023, these principles are: transparency, accountability,
transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi, serta responsibility, independence, and fairness.
kesetaraan dan kewajaran.
1. Transparency (Keterbukaan) 1. Transparency
Keterbukaan adalah prinsip yang sangat vital dalam pengambilan Transparency is a vital principle in decision-making and the
keputusan dan pengungkapan informasi material yang relevan accurate and timely disclosure of material information to all
secara akurat dan tepat waktu kepada seluruh pemegang saham shareholders and stakeholders to ensure that the rights of all
dan pemangku kepentingan guna menjamin terpenuhinya hak- shareholders and stakeholders are met.
hak seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.
2. Accountability (Akuntabilitas) 2. Accountability
Prinsip akuntabilitas tidak bisa dihilangkan dalam mencapai The principle of accountability is essential for achieving
efektivitas dan efisiensi kegiatan operasional Perseroan. operational effectiveness and efficiency. This principle governs
Prinsip ini mengatur kejelasan fungsi, struktur, sistem, dan the clarity of functions, structures, systems, and the responsibility
pertanggungjawaban masing-masing organ Perseroan. of each corporate organ.
3. Responsibility (Tanggung jawab) 3. Responsibility
Prinsip responsibility atau tanggung jawab berfungsi menjaga The principle of responsibility ensures the Company’s
kepatuhan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan compliance with applicable laws and regulations to create a
yang berlaku demi menciptakan iklim bisnis yang sehat dan healthy and conducive business climate.
kondusif.
4. Independency (Kemandirian) 4. Independence
Independensi berfungsi menjalankan pelaksanaan tugas, Independence involves the execution of tasks, duties, and
kewajiban serta wewenang dari masing-masing organ Perseroan authorities by each corporate organ without interference from
tanpa keterlibatan organ-organ lainnya yang tidak sesuai dengan other organs in ways that do not comply with applicable laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Prinsip ini and regulations. This principle plays a crucial role in decision-
memegang peran penting dalam pengambilan keputusan atau making or management policies to ensure that decisions are
kebijakan manajemen agar keputusan yang dihasilkan bersifat objective and free from conflicts of interest or external influence.
objektif dan bebas dari konflik kepentingan atau pengaruh
pihak mana pun.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 57
Page 58
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
5. Fairness (Kesetaraan dan Kewajaran) 5. Fairness
Kewajaran diwujudkan dengan perlakuan yang adil dan setara Fairness is realized through equitable and just treatment of
di dalam memenuhi hak-hak para pemegang saham maupun shareholders and stakeholders in fulfilling their rights based
pemangku kepentingan yang timbul berdasarkan perjanjian on agreements and applicable laws, without any form of
serta peraturan perundangan yang berlaku, tanpa melakukan discrimination in the application of this principle.
tindakan diskriminatif apa pun dalam pelaksanaan prinsip
tersebut.
Selanjutnya, sebagaimana implementasi sikap terbuka dalam Furthermore, as part of its open approach to adopting updates,
mengadopsi pembaruan, ADHI mengadopsi prinsip-prinsip baru ADHI has embraced the new principles introduced by the National
yang dikeluarkan Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) Committee on Governance Policy (KNKG) through the publication
melalui penerbitan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia of the Indonesian Corporate Governance Guidelines (PUG-KI).
(PUG-KI) di mana prinsip-prinsip di dalamnya dijiwai oleh empat These principles are based on four pillars of corporate governance:
pilar tata kelola korporat yaitu: perilaku beretika, akuntabilitas, ethical behavior, accountability, transparency, and sustainability,
transparansi, dan keberlanjutan, yang pertama kali diperkenalkan first introduced in the PUGKI 2021. PUG-KI is an updated version
dalam PUGKI 2021. PUG-KI merupakan pengembangan sesuai of the previous TARIF (Transparency, Accountability, Responsibility,
dengan perkembangan terkini dari nilai dasar TARIF (Transparansi, Independence, and Fairness) principles, last used in PUG-KI 2019.
Akuntabilitas, Responsibility, Independensi, dan Fairness) yang The four core principles of PUG-KI 2021 are as follows:
terakhir digunakan pada PUGKI 2019. Keempat prinsip dasar PUG-
KI 2021 selengkapnya adalah sebagai berikut:
Perilaku Beretika Ethical Behavior
Dalam melaksanakan kegiatannya, korporasi senantiasa In its operations, the corporation consistently prioritizes honesty,
mengedepankan kejujuran, memperlakukan semua pihak dengan treats all parties with respect, honors commitments, and builds
hormat (respect), memenuhi komitmen, membangun serta menjaga and maintains moral values and trust consistently. The corporation
nilai-nilai moral dan kepercayaan secara konsisten. Korporasi considers the interests of shareholders and other stakeholders
memperhatikan kepentingan pemegang saham dan pemangku based on the principles of fairness and equality and is managed
kepentingan lainnya berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan independently, ensuring that each corporate organ does not dominate
(fairness) dan dikelola secara independen sehingga masing-masing or get intervened by other parties.
organ perusahaan tidak saling mendominasi dan tidak dapat
diintervensi oleh pihak lain.
Akuntabilitas Accountability
Korporasi dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara The corporation is accountable for its performance transparently and
transparan dan wajar. Untuk itu Korporasi harus dikelola secara fairly. To achieve this, the corporation must be managed correctly,
benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan korporat dengan tetap measurably, and in line with corporate interests while still considering
memperhitungkan kepentingan pemegang saham dan pemangku the interests of shareholders and stakeholders. Accountability is a
kepentingan. Akuntabilitas merupakan prasyarat yang diperlukan prerequisite for achieving sustainable performance.
untuk mencapai kinerja yang berkelanjutan.
Transparansi Transparency
Untuk menjaga obyektivitas dalam menjalankan bisnis, korporasi To maintain objectivity in its business operations, the corporation
menyediakan informasi yang material dan relevan dengan cara provides material and relevant information in a manner that is easily
yang mudah diakses dan dipahami oleh pemangku kepentingan. accessible and understandable to stakeholders. The corporation
Korporasi mengambil inisiatif untuk mengungkapkan tidak hanya takes the initiative to disclose not only matters required by regulations
masalah yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan, but also important information for decision-making by shareholders,
tetapi juga hal yang penting untuk pengambilan keputusan oleh creditors, and other stakeholders.
pemegang saham, kreditur dan pemangku kepentingan lainnya.
Keberlanjutan Sustainability
Korporasi mematuhi peraturan perundang-undangan serta The corporation complies with laws and regulations and is committed
berkomitmen melaksanakan tanggung jawab terhadap masyarakat to fulfilling its responsibilities toward society and the environment. It
dan lingkungan agar berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan contributes to sustainable development through collaboration with
melalui kerja sama dengan semua pemangku kepentingan terkait all relevant stakeholders to enhance their lives in a way that aligns
untuk meningkatkan kehidupan mereka dengan cara yang selaras with business interests and sustainable development agendas.
dengan kepentingan bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan
58 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 59
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT STRUKTUR TATA KELOLA [GRI 2-9] GOVERNANCE STRUCTURE [GRI 2-9] Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, In accordance with applicable laws and regulations, ADHI has ADHI merancang struktur tata Kelola perusahaan yang baik. designed a corporate governance structure that aligns with Law Hal ini diimplementasikan ADHI merujuk pada Undang-Undang No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies in Indonesia. Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Based on this regulation, there are three main governance organs: the Berdasarkan peraturan perundang-undangan ini, terdapat 3 (tiga) General Meeting of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, organ utama tata kelola yaitu Rapat Umum Pemegang Saham and the Board of Directors. Further, in accordance with the Company’s (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi. Selanjutnya, sesuai dengan Articles of Association, the governance system adheres to a two- Anggaran Dasar Perseroan, sistem kepengurusannya menganut tier system, consisting of the Board of Commissioners and the sistem dua badan (two tier system), yaitu Dewan Komisaris dan Board of Directors, each with clear authority and responsibilities in Direksi yang memiliki wewenang dan tanggung jawab yang jelas line with their respective functions, as mandated in the Articles of sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana diamanatkan dalam Association and applicable laws. At ADHI, the Board of Directors Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan. Di ADHI, also functions as the senior executive body, directly elected by the Direksi sekaligus merupakan eksekutif senior yang dipilih langsung shareholders, and holds responsibility for the overall management oleh pemegang saham dan memikul tanggung jawab terhadap of the company. [GRI 2-11] jalannya perusahaan secara keseluruhan. [GRI 2-11] Untuk mengoptimalkan dalam menjalankan tugas, Dewan Komisaris To optimize task execution, the Board of Commissioners is supported dibantu oleh Organ Pendukung yaitu Sekretaris Dewan Komisaris, by Supporting Organs such as the Secretary of the Board of Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen Risiko dan Mutu, Commissioners, the Audit Committee, the Risk Management and Komite Pengawasan GCG dan Legal, serta Komite Nominasi dan Quality Monitoring Committee, the GCG and Legal Supervision Remunerasi. Sementara itu, Direksi dibantu Organ Pendukung Committee, and the Nomination and Remuneration Committee. berupa Corporate Secretary dan Satuan Pengawasan Intern. Di Meanwhile, the Board of Directors is supported by the Corporate antara organ pendukung Dewan Komisaris dan Direksi, pihak yang Secretary and the Internal Audit Unit. Among the supporting organs bertanggung jawab untuk mengambil keputusan dan mengawasi of both the Board of Commissioners and the Board of Directors, manajemen dampak Perusahaan terhadap ekonomi, lingkungan, the party responsible for decision-making and monitoring the dan masyarakat adalah Corporate Secretary yang melaksanakan company’s impact on the economy, environment, and society is tugasnya melalui pengelolaan program Tanggung Jawab Sosial the Corporate Secretary, who executes this responsibility through the dan Lingkungan. Selain itu ADHI juga memiliki departemen yang management of the Corporate Social Responsibility (CSR) program. bertanggung jawab untuk pengawasan dan pengelolaan isu- Additionally, ADHI has a department responsible for monitoring isu strategis yang berkaitan dengan Environment, Social, dan and managing strategic issues related to Environment, Social, and Governance yang dilaksanakan di Biro ESG di bawah departemen Governance (ESG) through the ESG Bureau under the Corporate Strategi Korporasi. Juga untuk mendukung penerapan ESG di Strategy Department. To further support the implementation of perusahaan, ADHI juga sudah membentuk komite ESG sesuai ESG within the company, ADHI has established an ESG Committee dengan Surat Keputusan Direksi Nomor 014-6/2023/190 dan in accordance with the Director’s Decree No. 014-6/2023/190, diubah dengan Surat Keputusan Direksi nomor 014-6/2024/297 amended by Decree No. 014-6/2024/297, which aims to develop yang memiliki tujuan untuk menyusun strategi dan kebijakan ESG ADHI’s ESG strategy and policies, ensuring the company’s sustainable ADHI, untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan perusahaan growth by considering environmental, social, and good corporate dengan mempertimbangkan faktor keberlanjutan lingkungan, sosial governance factors. [GRI 2-9] dan tata kelola perusahaan yang baik. [GRI 2-9] Dalam posisinya sebagai Perusahaan Publik, ADHI terkena As a Public Company, ADHI is subject to the obligation to kewajiban untuk menerapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan implement the Financial Services Authority Regulation No. 51/ No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public per 1 Januari 2020. Dalam Lampiran II, peraturan ini mengatur Companies, effective January 1, 2020. In Attachment II, this regulation tentang adanya pegawai, pejabat dan/ atau unit kerja yang menjadi stipulates the appointment of employees, officials, and/or work penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan. Namun units responsible for the implementation of Sustainable Finance. demikian, hingga akhir tahun 2024, ADHI belum secara resmi However, as of the end of 2024, ADHI has not officially established membentuk atau menugaskan pegawai, pejabat atau unit kerja yang or assigned employees, officials, or work units responsible for the menjadi penanggung jawab penerapan keuangan berkelanjutan. implementation of sustainable finance. As such, the responsibility for Untuk itu, penanggung jawab penerapan keuangan/kegiatan the implementation of sustainable finance activities is undertaken berkelanjutan dilaksanakan oleh Corporate Secretary. [OJK E.1] by the Corporate Secretary. [OJK E.1] Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 59
Page 60
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
(GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham, yang selanjutnya disebut RUPS, The General Meeting of Shareholders, hereinafter referred to as
adalah Organ Perusahaan yang mempunyai wewenang yang GMS, is an organ of the Company with authority that is not delegated
tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam to the Board of Directors or the Board of Commissioners, within
batas yang ditentukan dalam Undang-Undang ini dan/atau the limits specified by law and/or the Articles of Association. In
Anggaran Dasar. Sesuai Anggaran Dasar Perusahaan, RUPS terdiri accordance with the Company’s Articles of Association, the GMS
atas RUPS Tahunan dan RUPS lainnya (RUPS Luar Biasa). RUPS consists of the Annual GMS and other GMS (Extraordinary GMS).
tahunan wajib diselenggarakan dalam jangka waktu paling lambat 6 The Annual GMS must be held no later than 6 (six) months after
(enam) bulan setelah tahun buku berakhir, sedangkan RUPS lainnya the end of the fiscal year, while other GMS can be held at any time
dapat diselenggarakan pada setiap waktu berdasarkan kebutuhan as needed for the Company’s interests.
untuk kepentingan Perusahaan.
Selama tahun pelaporan, ADHI menyelenggarakan 1 (satu) kali During the reporting year, ADHI held 1 (one) Annual GMS and did
RUPS Tahunan, dan tidak melaksanakan RUPS Luar Biasa. RUPS not hold any Extraordinary GMS. The Annual GMS was held on
Tahunan diselenggarakan pada 1 April 2024, di Kantor Pusat PT April 1, 2024, at the Head Office of PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Adhi Karya (Persero) Tbk.
DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
Dewan Komisaris adalah Organ Perusahaan yang bertugas The Board of Commissioners is an organ of the company responsible
melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai for conducting general and/or specific oversight according to the
dengan anggaran dasar serta memberi nasihat kepada Direksi. Tugas Articles of Association and providing advice to the Board of Directors.
Dewan Komisaris selengkapnya disampaikan dalam Bab Tata Kelola The full duties of the Board of Commissioners are described in the
Perusahaan yang Baik pada Laporan Tahunan ADHI halaman........ Corporate Governance section of ADHI’s Annual Report on page...
Berdasarkan Pasal 31 Undang-undang No. 19 Tahun 2003 Based on Article 31 of Law No. 19 of 2003 on State-Owned
tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tugas dan wewenang Enterprises (BUMN), the supervisory and advisory duties and
pengawasan serta pemberian nasihat dari Dewan Komisaris kepada authority of the Board of Commissioners to the Board of Directors
Direksi juga diatur di dalam Board Manual Perseroan dan mengacu are also outlined in the Company’s Board Manual and refer to the
dengan Anggaran Dasar Perseroan. Dewan Komisaris dalam Company’s Articles of Association. In performing its supervisory
melaksanakan tugas dan wewenang pengawasan dan pemberian and advisory duties and authority, the Board of Commissioners is
nasihat terbatas pada isu - isu yang terkait dengan kegiatan usaha limited to issues related to the Company’s business activities (going
Perseroan (going concern). [GRI 2-12] concern). [GRI 2-12]
Sesuai Pedoman Kerja, Dewan Komisaris terdiri dari paling sedikit 2 In accordance with the Working Guidelines, the Board of
(dua) orang, yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama; 1 (satu) Commissioners consists of at least 2 (two) members: 1 (one)
orang Komisaris atau lebih; dengan memperhatikan peraturan yang President Commissioner and 1 (one) or more Commissioner(s),
berlaku di bidang Pasar Modal. Apabila Dewan Komisaris terdiri dari with consideration of the applicable regulations in the Capital Market
2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris, maka 1 (satu) di antaranya sector. If the Board of Commissioners consists of 2 (two) members,
adalah Komisaris Independen. Sementara itu, bila Dewan Komisaris then 1 (one) of them must be an Independent Commissioner.
terdiri lebih dari 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris, maka Meanwhile, if the Board of Commissioners consists of more than
jumlah Komisaris Independen wajib paling kurang 30% (tiga puluh 2 (two) members, the number of Independent Commissioners
persen) dari jumlah seluruh anggota Dewan Komisaris. must be at least 30% (thirty percent) of the total number of Board
of Commissioners members.
Pada tahun 2024, sebagaimana informasi selengkapnya disampaikan In 2024, as further detailed in the Company’s 2024 Annual Report,
pada Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2024, komposisi Dewan the composition of the ADHI Board of Commissioners underwent
Komisaris ADHI mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya. changes compared to the previous year. As of December 31,
Per 31 Desember 2024, susunan dan komposisi Dewan Komisaris 2024, the composition and structure of the Company’s Board of
Perseroan adalah sebagai berikut: Commissioners are as follows:
Nama dan Jabatan Masa Jabatan Periode Jabatan Dasar Pengangkatan
Name and Position Term of Office Period of Office Basis of Appointment
RUPST 2020–RUPST
Keputusan RUPST 4 Juni 2020
Dody Usodo Hargo S. 2025 Ke-1 (satu)
Resolution of the AGMS on June 4,
(Komisaris Utama/President Commissioner) AGMS 2020–AGMS First
2020
2025
60 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 61
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Nama dan Jabatan Masa Jabatan Periode Jabatan Dasar Pengangkatan
Name and Position Term of Office Period of Office Basis of Appointment
Bob Arthur Lombogia RUPST 2024–RUPST Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 1 April 2024
(Komisaris/Commissioner) 2029 First Resolution of the AGMS on April 1, 2024
Elan Suherlan RUPST 2024–RUPST Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 1 April 2024
(Komisaris Independen/Independent Commissioners) 2029 First Resolution of the AGMS on April 1, 2024
RUPST 2024–RUPST
Rustam Sofyan Sirait 2029 Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 1 April 2024
(Komisaris Independen/Independent Commissioners) AGMS 2024–AGMS First Resolution of the AGMS on April 1, 2024
2029
RUPST 2015–RUPST
Keputusan RUPST 20 Maret 2015
2020 Ke-1 (satu)
Resolution of the AGMS on March 20,
AGMS 2015–AGMS First
2015
Hironimus Hilapok 2020
(Komisaris Independen/Independent Commissioners) RUPST 2020–RUPST
Keputusan RUPST 4 Juni 2020
2025 Ke-2 (dua)
Resolution of the AGMS on June 4,
AGMS 2015–AGMS Second
2020
2020
RUPST 2023–RUPST
Keputusan RUPST 11 April 2023
Erwin Moeslimin S. 2028 Ke-1 (satu)
Resolution of the AGMS on April 11,
(Komisaris Independen/Independent Commissioners) AGMS 2023–AGMS First
2023
2028
DIREKSI BOARD OF DIRECTORS
Direksi adalah Organ Perusahaan yang berwenang dan bertanggung The Board of Directors is an organ of the company that has full
jawab penuh atas pengurusan Perusahaan untuk kepentingan authority and responsibility for managing the company in the
Perusahaan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta best interests of the company, in accordance with the company’s
mewakili Perusahaan, baik di dalam maupun di luar pengadilan objectives and purposes, and representing the company, both in
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. Secara umum, Direksi and out of court, in accordance with the provisions of the Articles
berperan untuk mengelola kegiatan operasional Perusahaan of Association. In general, the Board of Directors is responsible for
dengan orientasi kepentingan terbaik Perusahaan. Tugas Direksi managing the company’s operational activities with a focus on the
selengkapnya diuraikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan dalam company’s best interests. The full duties of the Board of Directors
Laporan Tahunan ADHI. [GRI 2-12] are described in the Corporate Governance section of ADHI’s Annual
Report. [GRI 2-12]
Merujuk pada Anggaran Dasar, Direksi Perusahaan terdiri dari paling Referring to the Articles of Association, the Company’s Board of
sedikit 2 (dua) orang, yang terdiri dari: Directors consists of at least 2 (two) members, comprising:
• 1 (satu) orang Direktur Utama; dan • 1 (one) President Director; and
• 1 (satu) orang Direktur atau lebih. • 1 (one) or more Director(s).
Pada tahun 2024, sebagaimana informasi selengkapnya disampaikan In 2024, as further detailed in the Company’s 2024 Annual Report,
pada Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2024, komposisi Direksi the composition of the ADHI Board of Directors underwent changes
ADHI mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya. Per 31 compared to the previous year. As of December 31, 2024, the
Desember 2024, susunan dan komposisi Direksi Perseroan adalah composition and structure of the Company’s Board of Directors
sebagai berikut are as follows:
Nama dan Jabatan Masa Jabatan Periode Jabatan Dasar Pengangkatan
Name and Position Term of Office Period of Office Basis of Appointment
Keputusan RUPST 13 April 2018
RUPST 2018-RUPST Resolution of the AGMS on April
Ke-1 (satu) 13, 2018
2023
First
AGMS 2018-AGMS Keputusan RUPST 4 Juni 2020
Entus Asnawi Mukhson 2023 Resolution of the AGMS on June
(Direktur Utama/President Director) 4, 2020
RUPST 2023-RUPST
Keputusan RUPST 11 April 2023
2028 Ke-2 (dua)
Resolution of the AGMS on April
AGMS 2023-AGMS Second
11, 2023
2028
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 61
Page 62
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Nama dan Jabatan Masa Jabatan Periode Jabatan Dasar Pengangkatan
Name and Position Term of Office Period of Office Basis of Appointment
RUPST 2020-RUPST
Keputusan RUPST 4 Juni 2020
A. Suko Widigdo 2025 Ke-1 (satu)
Resolution of the AGMS on June
(Direktur Operasi I/Director of Operations I) AGMS 2020-AGMS First
4, 2020
2025
Keputusan RUPST 1 April 2024
Harimawan RUPST 2024-2029 Ke-1 (satu)
Resolution of the AGMS on April
(Direktur Operasi II/Director of Operations II) AGMS 2024-2029 First
1, 2024
Keputusan RUPST 1 April 2024
Bani Iqbal RUPST 2024-2029 Ke-1 (satu)
Resolution of the AGMS on April
(Direktur Keuangan/Director of Finance) AGMS 2024-2029 First
1, 2024
RUPST 2023-RUPST
Ki Syahgolang Permata Keputusan RUPST 11 April 2023
2028 Ke-1 (satu)
(Direktur Human Capital dan Legal/Director of Human Capital Resolution of the AGMS on April
AGMS 2023-AGMS First
and Legal) 11, 2023
2028
RUPST 2021-RUPST
Keputusan RUPST 25 Mei 2021
Vera Kirana 2026 Ke-1 (satu)
Resolution of the AGMS on May
(Direktur Operasi III/Director of Operations III) AGMS 2021-AGMS First
25, 2021
2026
Yan Arianto Keputusan RUPST 1 April 2024
RUPST 2024-2029 Ke-1 (satu)
(Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman/Director of Risk Resolution of the AGMS on April
AGMS 2024-2029 First
Management and Systematics) 1, 2024
PERAN BADAN TATA KELOLA TERTINGGI ROLE OF THE HIGHEST GOVERNANCE BODY
DALAM PELAPORAN KEBERLANJUTAN [GRI IN SUSTAINABILITY REPORTING [GRI 2-14]
2-14]
ADHI wajib menerapkan kegiatan berkelanjutan yang laporannya ADHI is required to implement sustainability activities, the reports of
disampaikan melalui pelaporan keberlanjutan seperti diamanatkan which are submitted through sustainability reporting as mandated in
dalam POJK Keuangan Berkelanjutan. Dengan demikian, sebagai the POJK on Sustainable Finance. As a public company, submitting
salah satu perusahaan publik, penyampaian laporan keberlanjutan a sustainability report is therefore an obligation for ADHI. In this
merupakan keharusan bagi ADHI. Berkaitan dengan hal ini, selain regard, in addition to approving the selected material topics while
memberikan persetujuan atas topik material terpilih dengan considering the Sustainable Development Goals (SDGs) and aspects
mempertimbangkan Sustainable Development Goals (SDGs) serta of environmental, socio-economic, and governance (Environmental,
aspek lingkungan, sosial-ekonomi dan tata kelola (Environmental Social, and Governance/ESG), the Board of Directors, as the highest
Social and Governance/ESG), Direksi sebagai badan tata kelola governance body, continuously encourages the enhancement of
tertinggi, senantiasa mendorong agar laporan keberlanjutan yang the quality and comprehensiveness of the sustainability report
diterbitkan ADHI terus ditingkatkan kualitas dan kelengkapan issued by ADHI to ensure that it aligns with the reporting guidelines,
kontennya agar memenuhi panduan penyusunan laporan yaitu namely the POJK on Sustainable Finance and the GRI Universal
POJK Keuangan Berkelanjutan dan GRI Universal Standards 2021. Standards 2021. By adhering to both guidelines, the material topics
Dengan memenuhi kedua panduan, maka topik-topik material in the Sustainability Report have covered the application of ESG
dalam Laporan Keberlanjutan telah mencakup penerapan aspek aspects, which are in line with the expectations of stakeholders,
ESG yang sejalan dengan harapan pemangku kepentingan, baik both internal and external.
internal maupun eksternal.
Adapun peran Dewan Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaporan The roles of the Board of Directors and the Board of Commissioners
keberlanjutan adalah melakukan pengawasan atas pembuatan in sustainability reporting are to oversee the preparation of the
Laporan Keberlanjutan dan memberikan pengarahan dalam Sustainability Report and provide guidance in drafting ADHI’s
penulisan Laporan Keberlanjutan ADHI. Sustainability Report.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERKAIT COMPETENCY DEVELOPMENT RELATED TO
KEUANGAN/KEGIATAN BERKELANJUTAN SUSTAINABLE FINANCE/ACTIVITIES [GRI 2-17]
[GRI 2-17] [OJK E.2] [OJK E.2]
ADHI memberikan fasilitas dan kesempatan kepada Dewan ADHI provides facilities and opportunities for the Board of
Komisaris dan Direksi untuk meningkatkan pengetahuan dan Commissioners and the Board of Directors to enhance knowledge
kompetensi yang relevan dengan bisnis Perusahaan dalam rangka and competencies relevant to the Company’s business in order to
menunjang pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris support the oversight duties of the Board of Commissioners and the
dan pengelolaan Perusahaan yang dilakukan oleh Direksi melalui management of the Company performed by the Board of Directors
program pengembangan kompetensi, termasuk yang berkaitan through competency development programs, including those related
62 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 63
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
dengan keuangan/kegiatan berkelanjutan. Program pengembangan to sustainable finance/activities. The competency development
kompetensi yang diikuti bisa berupa pelatihan, workshop, seminar, programs may include training, workshops, seminars, conferences,
conference, kursus, lokakarya dan lain-lain. Kesempatan yang courses, and other similar activities. The same opportunities are
sama diberikan kepada Corporate Secretary sebagai penanggung provided to the Corporate Secretary, who is temporarily responsible
jawab sementara penerapan keuangan/kegiatan berkelanjutan di for implementing sustainable finance/activities within the Company.
Perseroan.
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan dan
Nama dan Jabatan Pelatihan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Name and Position Types of Education and Materials of Education and Venue/Date Organizer
Training Training
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Pelatihan Integrating
Risk Capacity With
Organizational Risk
Pelatihan Appetite 01 - 02 Februari 2024
ABDUL MUNI GRC
Training Training of Integrating February 1 – 2, 2024
Risk Capacity With
Organizational Risk
Appetite
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 06 - 13 Mei 2024
RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk May 6 – 13, 2024
Governance Professional
(CRGP)
Pelatihan Certification
In Audit Committee Ikatan Komite Audit
Sertifikasi Practices (CACP) 08 - 10 Oktober 2024 Indonesia
Certification Training of Certification October 8 – 10, 2024 Indonesian Audit
ANDI NUGROHO SURYO KUNCORO In Audit Committee Committee Association
Practices (CACP)
Sustainability For
Organizational Resillience
12 - 13 Desember 2024
Workshop & Competitive Advantage RAP Indonesia
December 12 – 13, 2024
(Wisuda CRGP/CRGP
Graduation)
Pelatihan Integrating
Risk Capacity With
Organizational Risk
01 - 02 Februari 2024
Pelatihan Appetite
February 1 – 2, 2024 GRC
Training Training of Integrating
Risk Capacity With
Organizational Risk
Appetite
Pelatihan Certified Risk
DODY USODO HARGO Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 06 - 13 Mei 2024
RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk May 6 – 13, 2024
Governance Professional
(CRGP)
Sustainability For
Organizational Resillience
12 - 13 Desember 2024
Workshop & Competitive Advantage RAP Indonesia
12 - 13 December 2024
(Wisuda CRGP/CRGP
Graduation)
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 63
Page 64
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan dan
Nama dan Jabatan Pelatihan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Name and Position Types of Education and Materials of Education and Venue/Date Organizer
Training Training
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 17 - 20 September 2024
RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk September 17 - 20, 2024
Governance Professional
(CRGP)
ELAN SUHERLAN
Sustainability For
Organizational Resillience
12 - 13 Desember 2024
Workshop & Competitive Advantage RAP Indonesia
December 12 – 13, 2024
(Wisuda CRGP/ CRGP
Graduation)
Pelatihan Sertifikasi
Sertifikasi BIMTEK GM SDM 26 April 2024
LSP HCMI
Certification Training of GM SDM April 26, 2024
BIMTEK Certification
HIRONIMUS HILAPOK Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 17 - 20 September 2024
RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk September 17 - 20, 2024
Governance Professional
(CRGP)
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 06 - 13 Mei 2024
RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk May 6 – 13, 2024
Governance Professional
(CRGP)
Pelatihan Certification
IKATAN KOMITE AUDIT
In Audit Committee
INDONESIA
Sertifikasi Practices (CACP) 08 - 10 Oktober 2024
INDONESIAN
Certification Training of Certification October 8 – 10, 2024
MARDIANNUS PRAMUDYA AUDIT COMMITTEE
In Audit Committee
ASSOCIATION
Practices (CACP)
Sustainability For
Organizational Resillience
12 - 13 Desember 2024
Workshop & Competitive Advantage RAP Indonesia
December 12 – 13, 2024
(Wisuda CRGP/CRGP
Graduation)
Sustainability For
Organizational Resillience
12 - 13 Desember 2024
RATIH KUSMARTIWI Workshop & Competitive Advantage RAP Indonesia
December 12 – 13, 2024
(Wisuda CRGP/ CRGP
Graduation)
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 12 - 15 November 2024
R. ERWIN M SINGAJURU RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk November 12 – 15, 2024
Governance Professional
(CRGP)
64 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 65
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan dan
Nama dan Jabatan Pelatihan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Name and Position Types of Education and Materials of Education and Venue/Date Organizer
Training Training
Pelatihan Integrating
Risk Capacity With
Organizational Risk
Pelatihan Appetite 01 - 02 Februari 2024
WIDIARTO GRC
Training Training of Integrating February 1 – 2, 2024
Risk Capacity With
Organizational Risk
Appetite
Direksi
Board of Directors
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 12 - 15 November 2024
ALLOYSIUS SUKO WIDIGDO RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk November 12 – 15, 2024
Governance Professional
(CRGP)
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 17 - 20 September 2024
BANI IQBAL RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk September 17 – 20, 2024
Governance Professional
(CRGP)
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 12 - 15 November 2024
ENTUS ASNAWI MUKHSON RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk November 12 – 15, 2024
Governance Professional
(CRGP)
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 12 - 15 November 2024
HARIMAWAN RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk November 12 – 15, 2024
Governance Professional
(CRGP)
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 17 - 20 September 2024
KI SYAHGOLANG PERMATA RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk September 17 – 20, 2024
Governance Professional
(CRGP)
Pelatihan Sertifikasi Risk
Pelatihan – Erg 04 - 06 Maret 2024
VERA KIRANA CRMS
Training Training of Risk March 4 – 6, 2024
Certification – Erg
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 06 - 13 Mei 2024
YAN ARIANTO RAP Indonesia
Certification Training of Certified Risk May 6 – 13, 2024
Governance Professional
(CRGP)
Corporate Secretary
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 65
Page 66
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan dan
Nama dan Jabatan Pelatihan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Name and Position Types of Education and Materials of Education and Venue/Date Organizer
Training Training
Pelatihan The Art Of 25 Juni 2024
JRP
Training Communications June 25, 2024
Pelatihan Penyusunan
Pelatihan BUKP Tahun 2025 02 - 03 Juli 2024
HC/Internal
Training Training of 2025 BUKP July 2 – 3, 2024
Preparation
ROZI SPARTA Workshop Post
Pelatihan 29 - 30 Oktober 2024
Assessment Development DDI
Training October 29 – 30, 2024
Batch 2
Pelatihan Certified Risk
Governance Professional
Sertifikasi (CRGP) 12 - 15 November 2024
RAP INDONESIA
Certification Training of Certified Risk November 12 – 15, 2024
Governance Professional
(CRGP)
PENILAIAN RISIKO ATAS PENERAPAN RISK ASSESSMENT FOR THE
KEUANGAN/KEGIATAN BERKELANJUTAN IMPLEMENTATION OF SUSTAINABLE
[GRI 2-23] [OJK E.3] FINANCE/ACTIVITIES [GRI 2-23] [OJK E.3]
ADHI menyadari adanya berbagai risiko yang berpotensi ADHI recognizes the various risks that may hinder the achievement
menghambat pencapaian target dan kinerja yang telah ditetapkan of the Company’s established targets and performance. To prevent
Perusahaan. Untuk mencegah dan meminimalkan dampak atas and minimize the potential impact of such risks, the Company
risiko yang mungkin terjadi, Perusahaan menerapkan Manajemen implements Risk Management, which includes policies related to risk
Risiko, yang di dalamnya terdapat berbagai kebijakan terkait mapping, reducing the likelihood and impact of risks, and developing
penyusunan peta risiko, menekan kemungkinan terjadinya risiko appropriate and efficient risk mitigation strategies. Effective risk
dan dampak risiko, serta menyusun upaya mitigasi risiko yang management allows the Company to minimize the adverse effects
tepat dan efisien. Dengan pengelolaan risiko yang tepat, maka of risks on its performance.
dampak berbagai risiko terhadap kinerja Perusahaan bisa ditekan
dan diminimalkan.
Implementasi manajemen risiko dijalankan secara terpadu dari The implementation of risk management is carried out
tahap awal hingga akhir demi meminimalkan potensi risiko comprehensively from the initial to the final stages to mitigate
terhadap perolehan pendapatan. Kebijakan manajemen risiko di potential risks to revenue generation. ADHI’s risk management policy
Perseroan telah dibekali dengan kerangka manajemen risiko secara is structured systematically, covering risk identification, measurement,
sistematis mulai dari proses identifikasi, pengukuran, mitigasi, hingga mitigation, and monitoring at all levels.
pemantauan pada semua level.
Direksi bersama-sama dengan Unit Audit Internal dan Dewan The Board of Directors, together with the Internal Audit Unit and the
Komisaris yang diwakili oleh Komite Audit melakukan kajian Board of Commissioners—represented by the Audit Committee—
dan merumuskan strategi pengelolaan dan mitigasi risiko yang conducts evaluations and formulates risk management and
diperlukan. Dewan Komisaris berperan dalam memonitor aktivitas mitigation strategies as needed. The Board of Commissioners
manajemen risiko dengan tetap memberikan wewenang penuh monitors risk management activities while granting full authority
kepada Direksi dan Unit Audit Internal untuk mengelola risiko sesuai to the Board of Directors and the Internal Audit Unit to manage risks
profil risiko yang ditemui dalam aktivitas bisnis dan operasional. according to the risk profile identified in business and operational
activities.
Identifikasi, Pengukuran, dan Pemantauan Risiko Risk Identification, Measurement, and Monitoring
[GRI 2-24] [GRI 2-24]
Dalam penerapannya, sistem manajemen risiko meliputi proses In practice, the risk management system encompasses the
identifikasi, pengukuran, dan pemantauan risiko pada proses, aktivitas identification, measurement, and monitoring of risks across
transaksi, portofolio, dan infrastruktur di seluruh kegiatan operasional processes, transactional activities, portfolios, and infrastructure in
Perseroan. Pemetaan terhadap profil risiko senantiasa dilakukan all of the Company’s operational activities. Risk profile mapping
66 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 67
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
secara berkala dengan mengukur tingkat eksposur risiko, baik risiko is conducted periodically by measuring the level of risk exposure,
yang berasal dari internal maupun eksternal perusahaan, dan dinilai whether originating from internal or external factors, and assessing
memiliki dampak signifikan terhadap kegiatan operasional dan its potential impact on business operations and corporate objectives.
bisnis serta pencapaian tujuan Perseroan.
Hasil identifikasi dan pengukuran risiko kemudian menjadi dasar The results of risk identification and measurement serve as the
bagi Perseroan dalam menentukan langkah mitigasi yang tepat basis for the Company in determining appropriate mitigation steps
dan disesuaikan dengan masing-masing profil risiko. Bersamaan tailored to each risk profile. Concurrently, the Company continuously
dengan proses tersebut, Perseroan secara berkesinambungan ensures risk monitoring and review processes are in place to verify
memastikan pemantauan dan reviu risiko demi memastikan the effectiveness of risk management implementation and provide
implementasi manajemen risiko berjalan secara efektif dan feedback for achieving corporate objectives.
memberikan umpan balik bagi Perseroan dalam mencapai
sasarannya.
Untuk mengelola risiko, sekaligus meminimalkan dampak yang To manage risks and minimize potential impacts, ADHI has
mungkin timbul, ADHI telah menyusun kebijakan penerapan established a risk management policy outlined in a Board of Directors
manajemen risiko yang dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi. Decree.
Kebijakan tersebut memuat: The policy contains:
1. PT Adhi Karya (Persero) Tbk menerapkan sistem Manajemen 1. PT Adhi Karya (Persero) Tbk applies a Risk Management System
Risiko berbasis standar SNI ISO 31000:2018, yang diintegrasikan based on SNI ISO 31000:2018 standards, integrating it into
ke dalam semua proses bisnis dan sesuai dengan Tata Kelola all business processes and aligning it with Good Corporate
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) dengan Governance (GCG) principles to create and protect corporate
tujuan untuk menciptakan dan melindungi nilai perusahaan. value.
2. Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam memastikan 2. The Board of Commissioners is responsible for ensuring
pemantauan atas efektivitas pelaksanaan sistem pengendalian effective monitoring of the internal control and risk management
internal dan pengendalian risiko oleh Direksi dan manajemen system implemented by the Board of Directors and management
melalui management review atas: through management reviews on:
a. Pelaksanaan strategi dan risiko strategis perusahaan secara a. The execution of corporate strategy and strategic risks on
berkala. a periodic basis.
b. Pemantauan atas tindak lanjut temuan dan rekomendasi b. Monitoring follow-up actions on findings and
yang disampaikan oleh regulator, audit internal dan audit recommendations provided by regulators, internal and
eksternal melalui Komite Audit dan Komite Pemantau external auditors via the Audit Committee, Risk and Quality
Manajemen Risiko dan Mutu, dan Komite Pemantau Good Management Monitoring Committee, and Good Corporate
Corporate Governance dan Legal. Governance & Legal Monitoring Committee.
c. Direksi bersama dengan manajemen melakukan Review c. The Board of Directors and management conducting regular
secara berkala terhadap pelaksanaan strategi Perusahaan reviews of the implementation of corporate strategies in
dalam kegiatan operasional maupun non-operasional both operational and non-operational activities based on
berdasarkan kebijakan dan prosedur pengendalian internal. internal control policies and procedures.
3. Integrasi proses manajemen risiko dilakukan berdasarkan risk 3. Integration of risk management processes is carried out
based thinking approach dimulai dari penetapan visi misi, RJPP, based on a risk-based thinking approach starting from the
RKAP, KPI dan pelaksanaan seluruh proses bisnis termasuk determination of the vision and mission, RJPP, RKAP, KPI
pengambilan keputusan untuk lebih menjamin ketercapaian and the implementation of all business processes including
sasaran dengan target-target kinerjanya. decision making to further ensure the achievement of targets
with performance targets.
4. Manajemen memfasilitasi sumber daya yang diperlukan untuk 4. Management facilitates the resources needed to meet the
memenuhi penerapan Manajemen Risiko berbasis standar SNI implementation of Risk Management based on SNI ISO
ISO 31000:2018. 31000:2018 standardsIntegration of Risk Management:
Penanggung Jawab Penerapan Manajemen Risiko Par ty in Charge of Risk Management
Implementation
Penanggung jawab penerapan manajemen risiko di ADHI adalah The party in charge of implementing risk management at ADHI is the
Departemen Manajemen Risiko, yang bertanggung jawab kepada Risk Management Department, which is responsible to the Director
Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman. Departemen of Risk Management and Systematics. The Risk Management
Manajemen Risiko merupakan pemilik fungsi Manajemen Risiko Department is the owner of the Risk Management function at the
di tingkat Korporat. Corporate level.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 67
Page 68
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pada setiap unit kerja juga terdapat unit manajemen risiko yang In each work unit there is also a risk management unit that is
bertanggung jawab dalam pelaksanaan manajemen risiko di responsible for implementing risk management in their respective
lingkungannya masing-masing. Unit manajemen risiko ini terdiri dari environments. This risk management unit consists of risk owners,
risk owner yaitu pemilik risiko yang merupakan Kepala Satuan Kerja namely risk owners who are Heads of Work Units at every level of
di setiap tingkatan organisasi, mulai dari Korporat hingga Proyek, the organization, from Corporate to Project, who have the authority
yang memiliki kewenangan dan otoritas untuk mengelola risiko. Risk and authority to manage risk. Risk treatment owners are all levels in
treatment owner merupakan seluruh jajaran pada Unit Pengelola the Risk Management Unit who help Risk Owners manage various
Risiko yang membantu Pemilik Risiko mengelola berbagai risiko yang risks that affect the achievement of targets and performance targets.
memengaruhi ketercapaian sasaran dan target-target kinerja. Risk Risk officers as a functional role to facilitate (daily coaching) risk
officer sebagai peran fungsional untuk memfasilitasi (daily coaching) owners in each work unit in carrying out the risk management
para risk owner di setiap satuan kerja dalam menjalankan proses process in their respective units.
manajemen risiko di unitnya masing-masing.
Roadmap Manajemen Risiko Risk Management Roadmap
Perseroan memiliki Roadmap Manajemen Risiko yang dibuat The Company has a Risk Management Roadmap that is based on
berdasarkan Manual Manajemen Risiko dengan tetap melaksanakan the Risk Management Manual while continuing to implement the
pengembangan Infrastruktur, Kapabilitas, Integrasi, dan Budaya development of Infrastructure, Capabilities, Integration, and Risk
Risiko. Culture.
1. Infrastruktur Manajemen Risiko 1. Risk Management Infrastructure
Pengelolaan infrastruktur manajemen risiko menyediakan Risk management infrastructure management provides risk
infrastruktur manajemen risiko dalam pengelolaan risiko di management infrastructure in risk management in the company,
perusahaan, agar mampu mendukung pencapaian kinerja in order to support the achievement of maximum company
perusahaan secara maksimal dan meningkatkan level maturitas performance and increase the company’s maturity level.
perusahaan.
a. Program digitalisasi (ADHI e-risk). a. Digitalization program (ADHI e-risk).
b. Review dan melaksanakan kajian roadmap Manajemen b. Review and implement a Risk Management roadmap study.
Risiko. c. Implementation of Risk Management Implementation
c. Pelaksanaan Asesmen Tingkat Maturitas Penerapan Maturity Level Assessment by External Parties.
Manajemen Risiko oleh Pihak Eksternal.
2. Kapabilitas Manajemen Risiko 2. Risk Management Capability
Pengelolaan kapabilitas manajemen risiko melaksanakan Risk management capability management carries out Risk
kegiatan fungsi Kapabilitas Manajemen Risiko agar mampu Management Capability function activities in order to support
mendukung pencapaian kinerja perusahaan secara optimal the achievement of optimal company performance and increase
dan meningkatkan level maturitas. the maturity level.
a. Sosialisasi Manual dan Prosedur Manajemen Risiko beserta a. Socialization of the Risk Management Manual and Procedures
risk appetite & risk tolerance korporat. along with corporate risk appetite & risk tolerance.
b. Risk Awareness. b. Risk Awareness.
c. Peningkatan kapabilitas Manajemen Risiko. c. Increasing Risk Management capabilities.
d. Benchmarking Manajemen Risiko. d. Risk Management Benchmarking.
3. Integrasi Manajemen Risiko 3. Risk Management Integration
Pengelolaan integrasi manajemen risiko melaksanakan proses Risk management integration management carries out the
integrasi manajemen risiko ke dalam proses bisnis perusahaan, process of integrating risk management into the company’s
agar mampu mendukung pencapaian kinerja perusahaan secara business processes, in order to support the achievement of
maksimal dan meningkatkan level maturitas perusahaan. maximum company performance and increase the company’s
maturity level.
a. Pelaksanaan assessment internal Manajemen Risiko. a. Implementation of internal Risk Management assessments.
b. Pembuatan RKAP berbasis risiko. b. Creating a risk-based RKAP.
4. Budaya Manajemen Risiko 4. Risk Management Culture
Manajemen risiko mengusahakan agar tercipta budaya sadar Risk management strives to create a risk-aware culture. The
risiko. Penerapan budaya perusahaan biasanya dilakukan melalui implementation of corporate culture is usually done through
perumusan nilai-nilai yang akan dianut oleh perusahaan tersebut. the formulation of values that will be adopted by the company.
a. Dashboard Manajemen Risiko. a. Risk Management Dashboard.
b. FGD antara Risk Champion Team dan Risk Officer dengan b. FGD between the Risk Champion Team and Risk Officer with
Biro Manajemen Risiko dan Komite Pemantau Manajemen the Risk Management Bureau and the Risk Management
Risiko dan Mutu. and Quality Monitoring Committee.
68 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 69
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Bagan Roadmap Penerapan Manajemen Risiko
Bagan Roadmap Penerapan Manajemen Risiko
2024
2021
2020 Dioptimalkan
2019 Dikelola Optimized
2018 Ditetapkan Managed
Berulang Defined
Inisial
Repeatable
Initial
Mengacu pada program dan strategi improvement di atas, maka Referring to the improvement programs and strategies above, ADHI’s
sasaran manajemen risiko ADHI pada tahun 2024 berada pada risk management target in 2024 is at the “Optimized” level.
level “Optimized”.
Sebagai bagian dalam penerapan Manajemen Risiko, ADHI As part of the implementation of Risk Management, ADHI
memahami pentingnya peran sistem pengendalian internal yang understands the importance of the role of an effective internal
efektif. Dalam hal ini Manajemen ADHI juga memastikan bahwa control system. In this case, ADHI Management also ensures that
sistem pengendalian internal diterapkan secara menyeluruh di the internal control system is implemented comprehensively in
setiap lini bisnis ADHI. Seluruh kebijakan Manajemen Risiko yang every ADHI business line. All Risk Management policies designed
dirancang sesuai dengan Visi, Misi, Sasaran serta karakteristik bisnis in accordance with ADHI’s Vision, Mission, Targets and business
ADHI telah ditetapkan dan didokumentasikan, termasuk mencakup characteristics have been determined and documented, including
tujuan dan komitmen pelaksanaannya. the objectives and commitments for their implementation.
Terdapat 9 (sembilan) risiko yang dikelola oleh ADHI yaitu: There are 9 (nine) risks managed by ADHI, namely:
1. Risiko Strategis adalah risiko yang disebabkan oleh 1. Strategic Risk is a risk caused by the uncertainty of ADHI’s
ketidakpastian kondisi ADHI dalam ketidaktepatan arahan condition in the inaccuracy of strategic policy directions that
kebijakan strategis yang dapat memberikan dampak yang can have a material impact on ADHI’s position in the industry
material terhadap posisi ADHI dalam industri di mana ADHI in which ADHI operates.
beroperasi.
2. Risiko Pemasaran dibedakan berdasarkan lini bisnisnya. Risiko 2. Marketing Risk is distinguished based on its business line.
Pemasaran dalam lini bisnis Engineering & Construction adalah Marketing Risk in the Engineering & Construction business
risiko ketidaktercapaian target perolehan kontrak sesuai dengan line is the risk of not achieving the target for obtaining contracts
yang direncanakan mulai dari perencanaan tender sampai as planned from tender planning to implementation. Marketing
pada pelaksanaannya. Risiko Pemasaran dalam lini bisnis Risk in the property & manufacturing business line is the risk
property & manufacturing adalah risiko pelaksanaan kegiatan of implementing activities to promote a product/service and
mempromosikan suatu produk/layanan serta pencarian info searching for new market information that is the target in
pasar baru yang menjadi target dalam pencapaian KPI achieving KPI
3. Risiko Investasi adalah risiko yang dihadapi oleh entitas mulai 3. Investment Risk is the risk faced by an entity from planning to
dari perencanaan sampai pada pelaksanaan proyek investasi implementation of an investment project that includes the risk of
yang mencakup risiko pemilihan dan keputusan proyek investasi selecting and deciding on an investment project and investment
dan kelayakan investasi (return, payback period, dan strategi feasibility (return, payback period, and business strategy).
bisnisnya).
4. Risiko Produksi adalah risiko terkait dengan biaya, mutu, dan 4. Production Risk is the risk related to costs, quality, and time that
waktu yang menyebabkan tidak tercapainya target revenue causes the revenue target not to be achieved according to the
sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. plan that has been set.
5. Risiko Keuangan adalah risiko yang disebabkan oleh struktur 5. Financial Risk is the risk caused by the structure and access
dan akses pendanaan, terkait perpajakan, anggaran, akuntansi, to funding, related to taxation, budget, accounting, receivables,
piutang, pengelolaan modal kerja dan arus kas serta Risiko working capital management and cash flow as well as the
integritas atas penyusunan dan laporan keuangan, termasuk integrity risk of financial preparation and reporting, including
pergerakan tingkat bunga referensi dan pergerakan nilai tukar the movement of reference interest rates and the movement
rupiah. of the rupiah exchange rate.
6. Risiko Sumber Daya Manusia (SDM) adalah Risiko yang 6. Human Resources (HR) Risk is the risk related to Human
berkaitan dengan Sumber Daya Manusia terkait dengan Resources related to recruitment, productivity, competence,
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 69
Page 70
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
rekrutmen, produktivitas, kompetensi, kompensasi dan benefit, compensation and benefits, industrial relations, and the accuracy
industrial relationship, serta ketepatan penempatannya of its placement.
7. Risiko Hukum, Reputasi dan Kepatuhan adalah risiko yang 7. Legal, Reputation and Compliance Risk is the risk caused by
disebabkan oleh tindakan dan/atau tuntutan hukum, kecurangan legal actions and/or lawsuits, fraud in the context of corruption,
dalam konteks korupsi, kolusi, dan nepotisme, perburukkan collusion, and nepotism, deterioration of reputation and non-
reputasi dan ketidakpatuhan pada peraturan perundang- compliance with applicable laws and regulations that can affect
undangan yang berlaku yang dapat berpengaruh terhadap reputation and performance.
reputasi dan kinerja.
8. Risiko Sistem & Teknologi Informasi adalah risiko yang 8. Information Technology & System Risk is the risk caused by
disebabkan oleh kegagalan perangkat lunak, perangkat the failure of software, hardware, networks, or other information
keras, jaringan, atau sistem teknologi informasi lainnya yang technology systems resulting from cyber attacks, data loss,
diakibatkan oleh serangan siber (cyber attacks), kehilangan privacy violations, malicious data manipulation, and/or data
data, pelanggaran privasi, manipulasi data berbahaya, dan/atau access management.
pengelolaan akses data.
9. Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Lingkungan, 9. Occupational Health and Safety (OHS), Environmental, and
dan Sosial adalah risiko terhadap potensi kerugian yang Social Risk is the risk of potential losses caused by internal
disebabkan oleh proses internal, kegagalan sistem, kecelakaan processes, system failures, occupational health and safety
dalam kesehatan keselamatan kerja, kesalahan manusia, atau accidents, human error, or external events that affect daily
kejadian eksternal yang mempengaruhi operasi bisnis sehari- business operations. Environmental and social risks are potential
hari. Risiko terkait lingkungan dan sosial yaitu potensi eksposur exposures caused by physical climate change events, and/or
yang disebabkan oleh peristiwa perubahan iklim fisik, dan/atau Transition risks related to changes in environmental policies, risks
Risiko transisi terkait perubahan kebijakan lingkungan, Risiko related to poor relationships with the surrounding community/
terkait hubungan yang tidak baik dengan komunitas/masyarakat society and social engagement.
sekitar dan social engagement.
KODE ETIK [GRI 2-23] CODE OF CONDUCT [GRI 2-23]
Dalam rangka meningkatkan penerapan prinsip-prinsip tata kelola In order to improve the implementation of good corporate
perusahaan yang baik, ADHI memiliki Code of Conduct (Kode Etik) governance principles, ADHI has a Code of Conduct as a behavioral
sebagai panduan perilaku bagi setiap insan Perusahaan, baik dalam guide for every Company employee, both in dealing with internal
berhubungan dengan pihak internal maupun eksternal. Kode etik ini and external parties. This code of ethics applies to all Company
berlaku bagi seluruh insan Perusahaan, mulai dari Dewan Komisaris, employees, starting from the Board of Commissioners, Directors and
Direksi dan seluruh pegawai. Supaya seluruh insan Perusahaan all employees. In order for all Company personnel to understand,
mengerti, memahami dan bisa menerapkan Kode Etik, Perusahaan comprehend and be able to implement the Code of Ethics, the
terus melakukan sosialisasi dengan berbagai peranti, seperti situs Company continues to socialize with various tools, such as the
perusahaan, media teknologi informasi internal yang aksesnya company website, internal information technology media that is open
terbuka bagi seluruh karyawan, atau memo dan surat edaran Direksi. to all employees, or memos and circulars from the Board of Directors.
Pokok-Pokok Kode Etik Main Points of the Code of Conduct
Pedoman Etika Bisnis ADHI (Code of ADHI Business Conduct) The ADHI Code of Business Conduct contains moral and ethical
memuat tingkah laku moral dan etika yang harus dimiliki oleh behavior that must be possessed by all employees and managers
semua pegawai dan pengurus Perseroan. Pedoman tersebut berisi of the Company. The guidelines contain the following:
hal-hal berikut:
1. Aset dan informasi Perseroan. 1. Company assets and information.
2. Perseroan dan karyawan. 2. Company and employees.
3. Berhati-hati dalam melakukan usaha dan pekerjaan sampingan. 3. Be careful in conducting business and side jobs.
4. Memperlakukan keluarga dan teman secara etis dalam 4. Treat family and friends ethically in work.
pekerjaan.
5. Berhati-hati dalam menghadapi tawaran dan pemberian hadiah, 5. Be careful in dealing with offers and giving gifts, meals, and
jamuan, dan hiburan. entertainment.
6. Menjalin hubungan yang wajar dengan pemerintah. 6. Establish fair relationships with the government.
7. Menjaga reputasi ADHI dalam aktivitas politik. 7. Maintain ADHI’s reputation in political activities.
8. Memperlakukan mitra bisnis ADHI dengan adil. 8. Treat ADHI’s business partners fairly.
9. Bersaing secara sehat. 9. Compete fairly.
Informasi selengkapnya tentang Kode Etik bisa diakses melalui More information about the Code of Ethics can be accessed via
situs: https://adhi.co.id/wp-content/uploads/2022/03/code-of- the website: https://adhi.co.id/wp-content/uploads/2022/03/
conduct-2018.pdf code-of-conduct-2018.pdf
70 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 71
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Sosialisasi dan Penyebarluasan Kode Etik [GRI 2-24] Socialization and Dissemination of the Code of
Conduct [GRI 2-24]
Setiap Departemen/Divisi/Proyek diwajibkan untuk melakukan Each Department/Division/Project is required to socialize and
sosialisasi dan penyebarluasan Kode Etik kepada seluruh disseminate the Code of Conduct to all employees in their respective
karyawan yang ada di lingkungan masing-masing. Secara environments. Periodically, each employee is required to fill out
berkala, setiap karyawan diwajibkan untuk mengisi lembar a statement sheet of compliance with the Guidelines as a form
pernyataan kepatuhan terhadap Pedoman sebagai wujud komitmen. of commitment. The HC Department together with the General
Departemen HC bersama General Manager, Kepala Divisi akan Manager, Head of Division will monitor the implementation of the
melakukan monitoring pelaksanaan pedoman di masing-masing guidelines in each Department/Division/Project and conduct periodic
Departemen/Divisi/Proyek dan melakukan evaluasi secara berkala evaluations of the implementation of the guidelines.
terhadap penerapan pedoman tersebut.
Sanksi bagi Pelanggar Kode Etik Sanctions for Violators of the Code of Conduct
Seluruh karyawan wajib mengikuti pelatihan kode etik Perusahaan All employees are required to attend training on the Company’s
yang memiliki maksud dan tujuan yang baik bagi keberlanjutan code of conduct that has good intentions and objectives for the
Perseroan. Untuk mengimplementasikan maksud dan tujuan tersebut, sustainability of the Company. To implement these intentions
ADHI menegakkan Kode Etik dengan merumuskan mekanisme dan and objectives, ADHI enforces the Code of Ethics by formulating
jenis sanksi bagi pelanggar. Dalam hal ini, mekanisme dan sanksi mechanisms and types of sanctions for violators. In this case, the
merujuk pada Peraturan Perusahaan, serta prosedur yang telah mechanisms and sanctions refer to the Company Regulations,
disepakati dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Sanksi dijatuhkan as well as procedures that have been agreed upon in the Joint
secara konsisten dan proporsional sesuai dengan tingkat atau derajat Working Agreement (PKB). Sanctions are imposed consistently and
pelanggarannya. Di sisi lain, ADHI akan memberikan penghargaan proportionally according to the level or degree of violation. On the
terkait pelaksanaan Kode Etik sebagai bagian dari penilaian Insan other hand, ADHI will provide awards related to the implementation of
ADHI. Untuk itu, Perseroan akan memilih Insan ADHI yang dinilai the Code of Conduct as part of the assessment of ADHI Personnel.
memiliki integritas yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan For this reason, the Company will select ADHI personnel who are
wewenangnya, dan memberinya penghargaan. considered to have high integrity in carrying out their duties and
authorities, and give them awards.
Jumlah Pelanggar Kode Etik Number of Code of Conduct Violators
Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat laporan mengenai pelanggaran Throughout 2024, there were no reports of violations of the Code
Kode Etik sehingga Perseroan tidak menjatuhkan sanksi apa pun of Conduct so that the Company did not impose any sanctions
sepanjang tahun buku . throughout the financial year.
KOMUNIKASI MASALAH PENTING, SERTA COMMUNICATION OF CRITICAL ISSUES,
MEKANISME UNTUK MENCARI NASIHAT DAN AND MECHANISMS FOR SEEKING ADVICE
MENGEMUKAKAN MASALAH [GRI 2-16, 2-26] AND RAISING CONCERNS [GRI 2-16, 2-26]
ADHI membuka diri terhadap berbagai masalah penting tentang ADHI is open to various critical issues regarding potential or actual
dampak negatif potensial maupun aktual dari pemangku kepentingan negative impacts from stakeholders through a complaint mechanism
melalui mekanisme pengaduan berupa Whistleblowing System in the form of a Whistleblowing System (WBS). The impacts in
(WBS). Dampak dimaksud termasuk yang berkaitan dengan aspek question include those related to environmental, socio-economic and
lingkungan, sosial-ekonomi dan tata kelola (Environmental Social governance (ESG) aspects. All complaints received will be reviewed
and Governance/ESG). Seluruh pengaduan yang masuk akan ditinjau by the WBS Team and for complaints that are critical or important
oleh Tim WBS dan untuk pengaduan yang bersifat kritis atau penting will be discussed by the team together with the highest governance
akan dibahas oleh tim bersama badan tata kelola tertinggi yaitu body, namely the Board of Commissioners and the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi melalui rapat-rapat, baik rapat Dewan Directors through meetings, both Board of Commissioners meetings,
Komisaris, rapat Direksi maupun rapat gabungan Dewan Komisaris Board of Directors meetings and joint meetings of the Board of
dan Direksi. Pelaksanaan rapat gabungan antara Dewan Komisaris Commissioners and the Board of Directors. The implementation
dan Direksi diagendakan 15 kali dalam setahun. of joint meetings between the Board of Commissioners and the
Board of Directors is scheduled 15 times a year.
Selanjutnya, untuk mengantisipasi isu-isu terkait ekonomi, lingkungan Furthermore, to anticipate issues related to the economy, environment
dan sosial –termasuk ESG, beserta dampak yang mungkin timbul, and social – including ESG, along with the impacts that may arise,
ADHI mengoptimalkan peran Corporate Secretary sebagai organ ADHI optimizes the role of the Corporate Secretary as a supporting
pendukung tata kelola yang bertanggung jawab untuk mengambil organ for governance that is responsible for making decisions on
keputusan mengenai topik-topik ekonomi, lingkungan, dan sosial economic, environmental and social topics in the Company.
di Perseroan.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 71
Page 72
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Secara spesifik, topik ESG yang dibahas Dewan Komisaris dan Specifically, ESG topics discussed by the Board of Commissioners
Direksi selama tahun pelaporan di antaranya: and Board of Directors during the reporting year include:
Waktu/Tempat Rapat
Jenis Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Time/Venue of
Type of Meeting ESG topics discussed Participants
Meeting
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Widiarto (Komisaris)
3. Abdul Muni (Komisaris Independen)
4. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
6. Bambang Krisminarno (Direktur Keuangan dan
Manajemen Risiko)
7. Ki Syahgolang Permata (Direktur Human Capital
dan Sistem)
8. Vera Kirana (Direktur QHSE dan Pengembangan
Bisnis)
9. A. Suko Widigdo (Direktur Operasi 1)
Rapat Gabungan Dewan 10. Pundjung Setya Brata (Direktur Operasi 2)
Komisaris dengan Direksi Laporan Manajemen Desember 2023 11. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Joint Meeting of the Board ADHI Tower Management Report of December 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
of Commissioners and the 2023 2. Widiarto (Commissioner)
Board of Directors 3. Abdul Muni (Independent Commissioner)
4. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Commissioner)
6. Bambang Krisminarno (Director of Finance and
Risk Management)
7. Ki Syahgolang Permata (Director of Human
Capital and Systems)
8. Vera Kirana (Director of QHSE and Business
Development)
9. A. Suko Widigdo (Director of Operations 1)
10. Pundjung Setya Brata (Director of Operations 2)
11. Sri Handayani (Secretary of the Board of
Commissioners)
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Widiarto (Komisaris)
3. Abdul Muni (Komisaris Independen)
4. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
Rapat Gabungan Dewan
6. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama(
Komisaris dengan Direksi
Laporan Manajemen Januari 2024 7. Pundjung Setya Brata (Direktur Operasi 2)
Joint Meeting of the Board ADHI Tower
Management Report of January 2024 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
of Commissioners and the
2. Widiarto (Commissioner)
Board of Directors
3. Abdul Muni (Independent Commissioner)
4. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Commissioner)
6. Entus Asnawi Mukhson (President Director(
7. Pundjung Setya Brata (Director of Operations 2)
72 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 73
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Waktu/Tempat Rapat
Jenis Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Time/Venue of
Type of Meeting ESG topics discussed Participants
Meeting
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Widiarto (Komisaris)
3. Abdul Muni (Komisaris Independen)
4. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
6. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
7. Bambang Krisminarno (Direktur Keuangan dan
Manajemen Risiko)
8. Ki Syahgolang Permata (Direktur Human Capital
dan Sistem)
9. Vera Kirana (Direktur QHSE dan Pengembangan
Bisnis)
10. A. Suko Widigdo (Direktur Operasi 1)
11. Pundjung Setya Brata (Direktur Operasi 2)
Rapat Gabungan Dewan 12. Farid Budiyanto (Corporate Secretary)
Komisaris dengan Direksi Laporan Manajemen Februari 2024 13. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Joint Meeting of the Board ADHI Tower Management Report of February 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
of Commissioners and the 2024 2. Widiarto (Commissioner)
Board of Directors 3. Abdul Muni (Independent Commissioner)
4. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Commissioner)
6. Entus Asnawi Mukhson (President Director)
7. Bambang Krisminarno (Director of Finance and
Risk Management)
8. Ki Syahgolang Permata (Director of Human
Capital and Systems)
9. Vera Kirana (Director of QHSE and Business
Development)
10. A. Suko Widigdo (Director of Operations 1)
11. Pundjung Setya Brata (Director of Operations 2)
12. Farid Budiyanto (Corporate Secretary)
13. Sri Handayani (Secretary of the Board of
Commissioners)
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 73
Page 74
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Waktu/Tempat Rapat
Jenis Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Time/Venue of
Type of Meeting ESG topics discussed Participants
Meeting
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Elan Suherlan (Komisaris Independen)
3. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
4. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
5. Rustam Sofyan Sirait (Komisaris Independen)
6. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
7. Bani Iqbal (Direktur Keuangan)
8. Ki Syahgolang Permata (Direktur Human Capital
dan Legal)
9. Alloysius Suko Widigdo (Direktur Operasi I)
10. Harimawan (Direktur Operasi II)
11. Vera Kirana (Direktur Operasi III)
12. Yan Arianto (Direktur Manajemen Risiko dan
Kesisteman)
13. Farid Budiyanto (Corporate Secretary)
Rapat Gabungan Dewan
14. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Komisaris dengan Direksi
Laporan Manajemen Maret 2024 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
Joint Meeting of the Board ADHI Tower
Management Report of March 2024 2. Elan Suherlan (Independent Commissioner)
of Commissioners and the
3. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
Board of Directors
4. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Commissioner)
5. Rustam Sofyan Sirait (Independent
Commissioner)
6. Entus Asnawi Mukhson (President Director)
7. Bani Iqbal (Director of Finance)
8. Ki Syahgolang Permata (Director of Human
Capital and Legal)
9. Alloysius Suko Widigdo (Director of Operations I)
10. Harimawan (Director of Operations II)
11. Vera Kirana (Director of Operations III)
12. Yan Arianto (Director of Risk Management and
Systematics)
13. Farid Budiyanto (Corporate Secretary)
14. Sri Handayani (Secretary to the Board of
Commissioners)
74 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 75
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Waktu/Tempat Rapat
Jenis Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Time/Venue of
Type of Meeting ESG topics discussed Participants
Meeting
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Bob Arthur Lombogia (Komisaris)
3. Elan Suherlan (Komisaris Independen)
4. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
6. Rustam Sofyan Sirait (Komisaris Independen)
7. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
8. Bani Iqbal (Direktur Keuangan)
9. Ki Syahgolang Permata (Direktur Human Capital
dan Legal)
10. Alloysius Suko Widigdo (Direktur Operasi I)
11. Vera Kirana (Direktur Operasi III)
12. Yan Arianto (Direktur Manajemen Risiko dan
Kesisteman)
13. Farid Budiyanto (Corporate Secretary)
Rapat Gabungan Dewan
14. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Komisaris dengan Direksi Laporan Manajemen April 2024
1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
Joint Meeting of the Board ADHI Tower Management Report of April 2024
2. Bob Arthur Lombogia (Commissioner)
of Commissioners and the
3. Elan Suherlan (Independent Commissioner)
Board of Directors
4. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Commissioner)
6. Rustam Sofyan Sirait (Independent
Commissioner)
7. Entus Asnawi Mukhson (President Director)
8. Bani Iqbal (Director of Finance)
9. Ki Syahgolang Permata (Director of Human
Capital and Legal)
10. Alloysius Suko Widigdo (Director of Operations I)
11. Vera Kirana (Director of Operations III)
12. Yan Arianto (Director of Risk Management and
Systematics)
13. Farid Budiyanto (Corporate Secretary)
14. Sri Handayani (Secretary to the Board of
Commissioners)
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 75
Page 76
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Waktu/Tempat Rapat
Jenis Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Time/Venue of
Type of Meeting ESG topics discussed Participants
Meeting
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Bob Arthur Lombogia (Komisaris)
3. Elan Suherlan (Komisaris Independen)
4. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
5. Rustam Sofyan Sirait (Komisaris Independen)
6. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
7. Bani Iqbal (Direktur Keuangan)
8. Ki Syahgolang Permata (Direktur Human Capital
dan Legal)
9. Alloysius Suko Widigdo (Direktur Operasi I)
10. Harimawan (Direktur Operasi II)
11. Vera Kirana (Direktur Operasi III)
12. Yan Arianto (Direktur Manajemen Risiko dan
Kesisteman)
13. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
Rapat Gabungan Dewan
14. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Komisaris dengan Direksi
Laporan Manajemen Mei 2024
ADHI Tower 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
Joint Meeting of the Board Management Report of May 2024
2. Bob Arthur Lombogia (Commissioner)
of Commissioners and the
3. Elan Suherlan (Independent Commissioner)
Board of Directors
4. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
5. Rustam Sofyan Sirait (Independent
Commissioner)
6. Entus Asnawi Mukhson (President Director)
7. Bani Iqbal (Director of Finance)
8. Ki Syahgolang Permata (Director of Human
Capital and Legal)
9. Alloysius Suko Widigdo (Director of Operations I)
10. Harimawan (Director of Operations II)
11. Vera Kirana (Director of Operations III)
12. Yan Arianto (Director of Risk Management and
Systematics)
13. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
14. Sri Handayani (Secretary to the Board of
Commissioners)
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Bob Arthur Lombogia (Komisaris)
3. Elan Suherlan (Komisaris Independen)
4. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
6. Rustam Sofyan Sirait (Komisaris Independen)
7. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
8. Bani Iqbal (Direktur Keuangan)
9. Ki Syahgolang Permata (Direktur Human Capital
dan Legal)
10. Vera Kirana (Direktur Operasi III)
Rapat Gabungan Dewan
11. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
Komisaris dengan Direksi
Laporan Manajemen Juni 2024
Joint Meeting of the Board ADHI Tower
Management Report of June 2024 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
of Commissioners and the
2. Bob Arthur Lombogia (Commissioner)
Board of Directors
3. Elan Suherlan (Independent Commissioner)
4. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Commissioner)
6. Rustam Sofyan Sirait (Independent
Commissioner)
7. Entus Asnawi Mukhson (President Director)
8. Bani Iqbal (Director of Finance)
9. Ki Syahgolang Permata (Director of Human
Capital and Legal)
10. Vera Kirana (Director of Operations III)
11. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
76 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 77
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Waktu/Tempat Rapat
Jenis Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Time/Venue of
Type of Meeting ESG topics discussed Participants
Meeting
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Elan Suherlan (Komisaris Independen)
3. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
4. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
5. Rustam Sofyan Sirait (Komisaris Independen)
6. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
7. Bani Iqbal (Direktur Keuangan)
8. Ki Syahgolang Permata (Direktur Human Capital
dan Legal)
9. Alloysius Suko Widigdo (Direktur Operasi I)
10. Vera Kirana (Direktur Operasi III)
11. Yan Arianto (Direktur Manajemen Risiko dan
Kesisteman)
12. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
Rapat Gabungan Dewan 13. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Komisaris dengan Direksi
Laporan Manajemen Juli 2024
Joint Meeting of the Board ADHI Tower 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
Management Report of July 2024
of Commissioners and the 2. Elan Suherlan (Independent Commissioner)
Board of Directors 3. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
4. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Commissioner)
5. Rustam Sofyan Sirait (Independent
Commissioner)
6. Entus Asnawi Mukhson (President Director)
7. Bani Iqbal (Director of Finance)
8. Ki Syahgolang Permata (Director of Human
Capital and Legal)
9. Alloysius Suko Widigdo (Director of Operations I)
10. Vera Kirana (Director of Operations III)
11. Yan Arianto (Director of Risk Management and
Systematics)
12. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
13. Sri Handayani (Secretary to the Board of
Commissioners)
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Elan Suherlan (Komisaris Independen)
3. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
4. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
5. Bani Iqbal (Direktur Keuangan)
6. Ki Syahgolang Permata (Direktur Human Capital
dan Legal)
7. Alloysius Suko Widigdo (Direktur Operasi I)
8. Harimawan (Direktur Operasi II)
9. Vera Kirana (Direktur Operasi III)
10. Yan Arianto (Direktur Manajemen Risiko dan
Kesisteman)
11. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
Rapat Gabungan Dewan
12. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Komisaris dengan Direksi
Laporan Manajemen Agustus 2024
Joint Meeting of the Board ADHI Tower
Management Report of August 2024 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
of Commissioners and the
2. Elan Suherlan (Independent Commissioner)
Board of Directors
3. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
4. Entus Asnawi Mukhson (President Director)
5. Bani Iqbal (Director of Finance)
6. Ki Syahgolang Permata (Director of Human
Capital and Legal)
7. Alloysius Suko Widigdo (Director of Operations I)
8. Harimawan (Director of Operations II)
9. Vera Kirana (Director of Operations III)
10. Yan Arianto (Director of Risk Management and
Systematics)
11. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
12. Sri Handayani (Secretary to the Board of
Commissioners)
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 77
Page 78
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Waktu/Tempat Rapat
Jenis Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Time/Venue of
Type of Meeting ESG topics discussed Participants
Meeting
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
3. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
4. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
5. Bani Iqbal (Direktur Keuangan)
6. Ki Syahgolang Permata (Direktur Human Capital
dan Legal)
7. Alloysius Suko Widigdo (Direktur Operasi I)
8. Harimawan (Direktur Operasi II)
9. Vera Kirana (Direktur Operasi III)
10. Yan Arianto (Direktur Manajemen Risiko dan
Kesisteman)
11. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
Rapat Gabungan Dewan
Laporan Manajemen September 12. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Komisaris dengan Direksi
2024
Joint Meeting of the Board ADHI Tower
Management Report of September 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
of Commissioners and the
2024 2. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
Board of Directors
R. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Commissioner)
3. Entus Asnawi Mukhson (President Director)
4. Bani Iqbal (Director of Finance)
5. Ki Syahgolang Permata (Director of Human
Capital and Legal)
6. Alloysius Suko Widigdo (Director of Operations I)
7. Harimawan (Director of Operations II)
8. Vera Kirana (Director of Operations III)
9. Yan Arianto (Director of Risk Management and
Systematics)
10. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
11. Sri Handayani (Secretary to the Board of
Commissioners)
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Elan Suherlan (Komisaris Independen)
3. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
4. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
5. Rustam Sofyan Sirait (Komisaris Independen)
6. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
7. Bani Iqbal (Direktur Keuangan)
8. Alloysius Suko Widigdo (Direktur Operasi I)
9. Harimawan (Direktur Operasi II)
10. Vera Kirana (Direktur Operasi III)
11. Yan Arianto (Direktur Manajemen Risiko dan
Kesisteman)
12. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
Rapat Gabungan Dewan 13. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Komisaris dengan Direksi
Laporan Manajemen Oktober 2024
Joint Meeting of the Board ADHI Tower 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
Management Report of October 2024
of Commissioners and the 2. Elan Suherlan (Independent Commissioner)
Board of Directors 3. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
4. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Commissioner)
5. Rustam Sofyan Sirait (Independent
Commissioner)
6. Entus Asnawi Mukhson (President Director)
7. Bani Iqbal (Director of Finance)
8. Alloysius Suko Widigdo (Director of Operations I)
9. Harimawan (Director of Operations II)
10. Vera Kirana (Director of Operations III)
11. Yan Arianto (Director of Risk Management and
Systematics)
12. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
13. Sri Handayani (Secretary to the Board of
Commissioners)
78 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 79
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Waktu/Tempat Rapat
Jenis Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Time/Venue of
Type of Meeting ESG topics discussed Participants
Meeting
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Bob Arthur Lombogia (Komisaris)
3. Elan Suherlan (Komisaris Independen)
4. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
6. Rustam Sofyan Sirait (Komisaris Independen)
7. Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama)
8. Bani Iqbal (Direktur Keuangan)
9. Ki Syahgolang Permata (Direktur Human Capital
dan Legal)
10. Harimawan (Direktur Operasi II)
11. Yan Arianto (Direktur Manajemen Risiko dan
Kesisteman)
12. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
Rapat Gabungan Dewan 13. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Komisaris dengan Direksi Laporan Manajemen November 2024
Joint Meeting of the Board ADHI Tower Management Report of November 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
of Commissioners and the 2024 2. Bob Arthur Lombogia (Commissioner)
Board of Directors 3. Elan Suherlan (Independent Commissioner)
4. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Commissioner)
6. Rustam Sofyan Sirait (Independent
Commissioner)
7. Entus Asnawi Mukhson (President Director)
8. Bani Iqbal (Director of Finance)
9. Ki Syahgolang Permata (Director of Human
Capital and Legal)
10. Harimawan (Director of Operations II)
11. Yan Arianto (Director of Risk Management and
Systematics)
12. Rozi Sparta (Corporate Secretary)
13. Sri Handayani (Secretary to the Board of
Commissioners)
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Widiarto (Komisaris)
3. Abdul Muni (Komisaris Independen
4. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
5. Ratih Kusmastiwi (Anggota KPMRM)
6. Yunita Hiryudani (Anggota KPMRM)
7. Andi Nugroho Suryo Kuncoro (Anggota Komite
Audit)
8. Mardiannus Pramudya (Anggota Komite Audit)
9. Shinta Rahmasari (Anggota KP GCG & Legal)
10. Gendut Suprayitno (Anggota KP GCG & Legal)
11. Bambang Budiono (Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi)
Rapat Dewan Komisaris 12. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
dengan Komite Dewan
Update Laporan Keberlanjutan Tahun
Komisaris 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
2023
Board of Commissioners ADHI Tower 2. Widiarto (Commissioner)
Update on Sustainability Report for
Meeting with the Board 3. Abdul Muni (Independent Commissioner)
2023
of Commissioners 4. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
Committee 5. Ratih Kusmastiwi (Member of KPMRM)
6. Yunita Hiryudani (Member of KPMRM)
7. Andi Nugroho Suryo Kuncoro (Member of Audit
Committee)
8. Mardiannus Pramudya (Member of Audit
Committee)
9. Shinta Rahmasari (Member of GCG & Legal
Committee)
10. Gendut Suprayitno (Member of GCG & Legal
Committee)
11. Bambang Budiono (Member of Nomination and
Remuneration Committee)
12. Sri Handayani (Secretary of the Board of
Commissioners)
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 79
Page 80
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Waktu/Tempat Rapat
Jenis Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Time/Venue of
Type of Meeting ESG topics discussed Participants
Meeting
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Bob Arthur Lombogia (Komisaris)
3. Elan Suherlan (Komisaris Independen
4. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Komisaris
Independen)
6. Rustam Sofyan Sirait (Komisaris Independen)
7. Ratih Kusmastiwi (Anggota KPMRM)
8. Yunita Hiryudani (Anggota KPMRM)
9. Andi Nugroho Suryo Kuncoro (Anggota Komite
Audit)
10. Mardiannus Pramudya (Anggota Komite Audit)
11. Shinta Rahmasari (Anggota KP GCG & Legal)
12. Gendut Suprayitno (Anggota KP GCG & Legal)
13. Bambang Budiono (Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi)
14. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Rapat Dewan Komisaris
Update Pelaksanaan Kebijakan
dengan Komite Dewan
Program TJSL dan ESG/SDGs yang 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
Komisaris
Terintegrasi sampai Anak Perusahaan 2. Bob Arthur Lombogia (Commissioner)
Board of Commissioners ADHI Tower
Update on the Implementation of 3. Elan Suherlan (Independent Commissioner
Meeting with the Board
Integrated TJSL and ESG/SDGs 4. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
of Commissioners
Program Policies to Subsidiaries 5. R. Erwin Moeslimin Singajuru (Independent
Committee
Commissioner)
6. Rustam Sofyan Sirait (Independent
Commissioner)
7. Ratih Kusmastiwi (Member of KPMRM)
8. Yunita Hiryudani (Member of KPMRM)
9. Andi Nugroho Suryo Kuncoro (Member of Audit
Committee)
10. Mardiannus Pramudya (Member of Audit
Committee)
11. Shinta Rahmasari (Member of GCG & Legal
Committee)
12. Gendut Suprayitno (Member of GCG & Legal
Committee)
13. Bambang Budiono (Member of Nomination and
Remuneration Committee)
14. Sri Handayani (Secretary of the Board of
Commissioners)
1. Dody Usodo Hargo S. (Komisaris Utama)
2. Bob Arthur Lombogia (Komisaris)
3. Elan Suherlan (Komisaris Independen
4. Hironimus Hilapok (Komisaris Independen)
5. Ratih Kusmastiwi (Anggota KPMRM)
6. Yunita Hiryudani (Anggota KPMRM)
7. Andi Nugroho Suryo Kuncoro (Anggota Komite
Audit)
8. Shinta Rahmasari (Anggota KP GCG & Legal)
Update Arsitektur Dokumen ADHI 9. Gendut Suprayitno (Anggota KP GCG & Legal)
berdasarkan PER-1/MBU/3/2023, 10. Bambang Budiono (Anggota Komite Nominasi
Rapat Dewan Komisaris
PER-2/MBU/3/2023, PER-3/ dan Remunerasi)
dengan Komite Dewan
MBU/3/2023 termasuk Pengadaan 11. Sri Handayani (Sekretaris Dewan Komisaris)
Komisaris
Barang dan Jasa
Board of Commissioners ADHI Tower
Update on ADHI Document 1. Dody Usodo Hargo S. (President Commissioner)
Meeting with the Board
Architecture based on PER-1/ 2. Bob Arthur Lombogia (Commissioner)
of Commissioners
MBU/3/2023, PER-2/MBU/3/2023, 3. Elan Suherlan (Independent Commissioner)
Committee
PER-3/MBU/3/2023 including 4. Hironimus Hilapok (Independent Commissioner)
Procurement of Goods and Services 5. Ratih Kusmastiwi (Member of KPMRM)
6. Yunita Hiryudani (Member of KPMRM)
7. Andi Nugroho Suryo Kuncoro (Member of Audit
Committee)
8. Shinta Rahmasari (Member of KP GCG & Legal)
9. Gendut Suprayitno (Member of KP GCG & Legal)
10. Bambang Budiono (Member of Nomination and
Remuneration Committee)
11. Sri Handayani (Secretary of the Board of
Commissioners)
80 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 81
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT WHISTLEBLOWING SYSTEM [GRI 2-25] WHISTLEBLOWING SYSTEM [GRI 2-25] Untuk memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang To strengthen the implementation of good corporate governance and baik dan menjalankan praktik terbaiknya, Perusahaan memiliki uphold best practices, the Company has established a Whistleblowing sistem pelaporan pelanggaran (Whistleblowing System) yang System (WBS), which has been in place for a considerable time. This telah diimplementasikan sejak lama. Dengan adanya sistem ini, system enables the Company to prevent and minimize fraudulent maka Perusahaan dapat mencegah dan meminimalkan terjadinya activities while fostering a culture of honesty and transparency. tindak kecurangan, sekaligus mendorong budaya kejujuran dan keterbukaan. Setiap pengaduan yang masuk akan dikelola oleh Tim Whistleblowing, All complaints received are managed by the Whistleblowing Team, yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama. Hasil dari which reports directly to the President Director. The results of investigasi dapat digunakan sebagai landasan kebijakan Perusahaan investigations serve as a basis for the Company’s policies regarding terhadap suatu Tindakan penyimpangan atau pelanggaran. Adapun any misconduct or violations. The development of the whistleblowing manfaat pengembangan sistem pelaporan pelanggaran di antaranya system benefits the Company by providing a foundation for corrective yaitu landasan Perusahaan dalam merancang tindakan perbaikan actions and serving as an early warning system for potential issues yang diperlukan dan menyediakan mekanisme deteksi dini (early arising from violations. For whistleblowers, the system ensures warning system) atas kemungkinan terjadinya masalah akibat suatu confidentiality and protection from any form of retaliation. pelanggaran. Sedangkan manfaat bagi pelapor adalah diberikan jaminan perlindungan dan kerahasiaan terhadap setiap pelapor pengaduan/pengungkapan. Pengelola WBS WBS MANAGEMENT Dalam mengelola pelaksanaan penelaahan awal terhadap To oversee the initial review of complaints or disclosures of violations, pengaduan/penyingkapan pelanggaran, ADHI membentuk ADHI has established an Ethics Committee, formalized through the Komite Etik yang disahkan melalui Surat Keputusan Direksi No. Board of Directors’ Decree No. 014-6/2024/133 concerning the 014-6/2024/133 tentang Penyempurnaan Atas Pedoman Sistem Enhancement of the Whistleblowing System (WBS) Guidelines Pelaporan Pelanggaran pada Whistleblowing System (WBS) PT at PT Adhi Karya (Persero) Tbk. This committee is responsible Adhi Karya (Persero) Tbk. Komite ini bertugas memberikan kajian for providing assessments and recommendations to the Board of dan rekomendasi kepada Direksi untuk melakukan pengambilan Directors for decision-making. The Ethics Committee comprises keputusan. Komite Etik terdiri dari unsur-unsur sebagai berikut: the following members: Ketua :General Manager Departemen Legal. Chairman : General Manager of the Legal Department Anggota : 1. General Manager Departemen HC Members : 1. General Manager of the HC Department 2. General Manager Depar temen 2. General Manager of the Corporate Systems Kesisteman Korporasi & IT & IT Department 3. Corporate Secretary 3. Corporate Secretary Sarana/Media Pelaporan Reporting Channels Perseroan menyediakan media bagi para pelapor yang hendak The Company provides a dedicated reporting platform for menyampaikan pengungkapan/pelaporan pengaduan pelanggaran whistleblowers to submit complaints or disclosures to the Ethics kepada Komite Etik melalui aplikasi e-WBS yang tersedia pada Committee through the e-WBS application, accessible via the WBS menu WBS di situs web ADHI (www.adhi.co.id) yang khusus bagi menu on ADHI’s website (www.adhi.co.id). The whistleblowing system Sistem Pengelolaan Pelanggaran. Adapun pelanggaran yang dapat allows reports on the following types of violations: dilaporkan melalui WBS, meliputi: 1. Benturan Kepentingan; 1. Conflict of Interest 2. Korupsi; 2. Corruption 3. Kecurangan; 3. Fraud 4. Penggelapan; 4. Embezzlement 5. Gratifikasi; 5. Gratification 6. Suap; dan 6. Bribery 7. Pelanggaran dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa. 7. Violations in the Procurement of Goods and Services Perseroan senantiasa menjamin kerahasiaan identitas setiap pelapor The Company guarantees the confidentiality of whistleblowers’ (whistleblower), serta memberikan perlindungan dari segala bentuk identities and provides protection from any form of threats, ancaman, intimidasi, ataupun Tindakan tidak menyenangkan dari intimidation, or unfavorable actions by any party, provided that the pihak manapun, sepanjang Pelapor dapat menjaga kerahasiaan whistleblower maintains the confidentiality of the reported case. kasus yang diadukan/dilaporkan. Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 81
Page 82
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Selain itu, seluruh petugas yang ditunjuk Perseroan juga mendapat Furthermore, all personnel assigned by the Company to conduct
perlindungan dalam melaksanakan investigasi, verifikasi maupun investigations, verifications, or provide information related to
pihak-pihak yang memberikan informasi terkait dengan pengaduan/ disclosures are also granted protection in the performance of their
penyingkapan fakta penyimpangan. duties.
Informasi selengkapnya tentang WBS bisa diakses melalui situs: For more detailed information on the Whistleblowing System,
https://adhi.co.id/wp-content/uploads/2022/03/whistleblowing- please visit: https://adhi.co.id/wp-content/uploads/2022/03/
system-wbs-pt-adhi-karya-persero-tbk.pdf whistleblowing-system-wbs-pt-adhi-karya-persero-tbk.pdf.
Sosialisasi WBS WBS Socialization
Pada tahun 2024, Perseroan telah melakukan sosialisasi In 2024, the Company conducted a socialization of the Whistleblowing
Whistleblowing System yang diikuti oleh karyawan dari seluruh System which was attended by employees from all Departments.
Departemen. Sosialisasi tersebut dilakukan melalui ILMU ADHI The socialization was carried out through ILMU ADHI, an e-learning
yaitu media e-learning yang dapat diakses oleh seluruh Insan ADHI. media that can be accessed by all ADHI personnel. This activity was
Kegiatan ini diinisiasi oleh Departemen SDM dan ditujukan kepada initiated by the HR Department and aimed at all ADHI personel. In
seluruh insan ADHI. Selain itu, Perseroan juga memberikan materi addition, the Company also provided Gratuity and Code of Conduct
Gratifikasi dan Code of Conduct (CoC) pada sosialisasi tersebut. (CoC) materials during the socialization.
Jumlah Pengaduan dan Tindak Lanjut Number of Complaints and Follow-up
Selama tahun 2024, ADHI tidak menerima pengaduan melalui WBS During 2024, ADHI did not receive any complaints through WBS
sebagaimana disampaikan dalam tabel berikut: as stated in the following table:
82 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 83
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tindak Lanjut
Follow-up
2022 2023 2024
Laporan dalam Proses
- - 0
Reports in Process
Laporan yang Selesai Ditindaklanjuti
0 2 0
Reports Completed Followed Up
Laporan Tidak Terbukti
1 1 0
Reports Not Proven
Jumlah
1 3 0
Total
KEBIJAKAN ANTIKORUPSI/ANTI GRATIFIKASI ANTI-CORRUPTION/ANTI-GRATIFICATION
[GRI 2-23, 2-24] POLICY [GRI 2-23, 2-24]
Perseroan meyakini bahwa korupsi merupakan musuh bersama, The Company believes that corruption is a common enemy, as well
sekaligus menjadi penghambat bagi lajunya pembangunan as an obstacle to the progress of development that is currently
yang saat ini sedang dilakukan secara sungguh-sungguh dan being carried out seriously and sustainably. ADHI’s attitude and
berkelanjutan. Sikap dan komitmen ADHI tersebut merupakan commitment are in support of and implementation of Law No. 20 of
dukungan dan implementasi Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 2001 concerning Amendments to Law No. 31 of 1999 concerning the
tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Eradication of Criminal Acts of Corruption, as well as Circular Letter
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Surat Edaran No. S-35/ No. S-35/MBU/01/2020 dated January 10, 2020, which contains
MBU/01/2020 tanggal 10 Januari 2020, yang berisi instruksi agar instructions for the Board of Directors of BUMN to implement the
Direksi BUMN mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti-Suap Anti-Bribery Management System (SMAP). [GRI 3-3]
(SMAP). [GRI 3-3]
As a manifestation of its commitment to the implementation of
Sebagai wujud komitmennya terhadap penerapan antikorupsi/ anti-corruption/anti-gratification, the Company issued Decree of
anti gratifikasi, Perseroan mengeluarkan Surat Keputusan Direksi the Board of Directors of PT Adhi Karya (Persero) Tbk No. 014-
PT Adhi Karya (Persero) Tbk No. 014-6/2020/389B Pedoman 6/2020/389B Guidelines for Gratification Control of PT Adhi
Pengendalian Gratifikasi PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang disahkan Karya (Persero) Tbk which was ratified on August 14, 2020, which
pada tanggal 14 Agustus 2020, yang mengatur pengendalian regulates the control of gratification that is considered contrary
gratifikasi yang dianggap berlawanan dengan tugas dan kewajiban to the duties and obligations of employees. Every employee is
karyawan. Setiap karyawan diwajibkan untuk melakukan penolakan required to politely refuse if offered a gratification that does not
secara sopan apabila ditawarkan gratifikasi yang tidak sesuai comply with the provisions stipulated in the ADHI guidelines. Any
dengan ketentuan yang telah diatur dalam pedoman ADHI. Setiap acceptance of gratification that is considered a bribe must be refused,
penerimaan gratifikasi yang dianggap suap wajib ditolak, bilamana if the refusal is feared to disrupt the relationship and/or the gift
dengan penolakan dikhawatirkan bisa mengganggu hubungan dan/ is already at the recipient’s place, then the gratification must be
atau pemberian tersebut sudah berada di tempat penerima, maka reported to the Corruption Eradication Commission (KPK) or to the
gratifikasi tersebut wajib dilaporkan ke Komisi Pemberantas Korupsi Gratification Control Implementation Team (TPPG) as the manager
(KPK) atau ke Tim Pelaksana Pengendali Gratifikasi (TPPG) sebagai of gratification at ADHI.
pengelola gratifikasi di ADHI.
Informasi selengkapnya tentang pengendalian gratifikasi bisa diakses More information about gratification control can be accessed through
melalui situs https://adhi.co.id/wp-content/uploads/2022/03/7- the website https://adhi.co.id/wp-content/uploads/2022/03/7-
pedoman-pengendalian-gratifikasi.pdf pedoman-pengendalian-gratifikasi.pdf
Selain menerbitkan kebijakan pengendalian gratifikasi, ADHI telah In addition to issuing a gratification control policy, ADHI has
melakukan pemetaan dan mitigasi terhadap proses bisnis yang mapped and mitigated business processes that are at high risk of
berisiko besar terjadi korupsi/penyuapan antara lain pengadaan corruption/bribery, including procurement of goods and services,
barang dan jasa, sumber daya manusia serta keuangan. Adapun human resources and finance. The mitigation of the risk of corruption
mitigasi atas risiko terjadinya korupsi yang diambil Perseroan adalah taken by the Company is the implementation of routine audits both
pelaksanaan audit secara rutin baik internal maupun eksternal. internally and externally. [GRI 205-1]
[GRI 205-1]
Sejalan dengan penerapan kebijakan antikorupsi dan implementasi In line with the implementation of the anti-corruption policy
SMAP, ADHI telah melakukan berbagai upaya sosialisasi untuk and the implementation of the SMAP, ADHI has made various
mengomunikasikan kebijakan antikorupsi, baik kepada badan tata socialization efforts to communicate the anti-corruption policy, both
kelola (Dewan Komisaris dan Direksi), karyawan maupun mitra/ to the governance body (Board of Commissioners and Directors),
vendor. Kepada badan tata kelola dan karyawan, sosialisasi dilakukan employees and partners/vendors. To the governance body and
melalui Sosialisasi GCG yang berisi Materi GCG, Materi ISO 37001 employees, socialization is carried out through GCG Socialization
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 83
Page 84
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
& Gratifikasi, serta Materi WBS kepada seluruh Insan ADHI. Dengan which contains GCG Material, ISO 37001 & Gratification Material,
sosialisasi tersebut, per 31 Desember 2024, sebanyak 100% dari and WBS Material to all ADHI Personnel. With this socialization, as
Dewan Komisaris, 100% dari Direksi, dan 100% karyawan telah of December 31, 2024, 100% of the Board of Commissioners, 100%
mendapatkan informasi terkait kebijakan dan prosedur anti-korupsi. of the Board of Directors, and 100% of employees have received
Sementara itu, sosialisasi kebijakan anti-korupsi kepada mitra/vendor information regarding anti-corruption policies and procedures.
dan stakeholder yang lain dilakukan Perseroan secara insidental Meanwhile, the Company has conducted socialization of anti-
sesuai dengan kebutuhan penginformasian dan adanya mitra – mitra corruption policies to partners/vendors and other stakeholders
yang baru bekerja sama dengan ADHI. Melalui sosialisasi tersebut, incidentally according to information needs and the presence of new
mitra/vendor telah mendapatkan informasi terkait kebijakan dan partners working with ADHI. Through this socialization, partners/
prosedur anti-korupsi yang diterapkan di Perseroan. Di sisi lain, pada vendors have received information regarding anti-corruption policies
tahun pelaporan, ADHI tidak menyelenggarakan atau mengikuti and procedures implemented in the Company. On the other hand,
pelatihan antikorupsi sehingga tidak bisa menyampaikan jumlah in the reporting year, ADHI did not organize or participate in anti-
maupun persentase badan tata kelola maupun karyawan yang telah corruption training so that it cannot convey the number or percentage
mengikuti pelatihan antikorupsi. [GRI 205-2] of governance bodies or employees who have participated in anti-
corruption training. [GRI 205-2]
Komitmen dan kesungguhan insan ADHI terhadap antikorupsi ADHI’s commitment and sincerity towards anti-corruption have
membawa hasil positif dengan tidak terdapat insiden korupsi pada brought positive results with no incidents of corruption in the
tahun pelaporan. Dengan demikian, Perseroan tidak mengambil reporting year. Thus, the Company did not take any specific actions
tindakan tertentu untuk perbaikan, baik tindakan secara internal for improvement, either internally or externally, and there were no
maupun eksternal, serta tidak terdapat tindakan tertentu terhadap specific actions against partners/vendors, such as termination of
mitra/vendor, misalnya pemutusan kerja sama karena terlibat tindak cooperation due to involvement in corruption. [GRI 205-3]
korupsi. [GRI 205-3]
HUBUNGAN DENGAN PEMANGKU RELATIONSHIP WITH STAKEHOLDERS [GRI
KEPENTINGAN [GRI 2-29] [OJK E.4] 2-29] [OJK E.4]
Pemangku kepentingan adalah entitas atau individu yang Stakeholders are entities or individuals affected by ADHI’s activities,
terpengaruh oleh kegiatan, produk, dan jasa ADHI. Di sisi lain, products, and services. On the other hand, their existence also
keberadaan mereka juga memengaruhi ADHI dalam mewujudkan influences ADHI in realizing the success of implementing strategies
keberhasilan penerapan strategi dan pencapaian tujuan. Berkaitan and achieving objectives. In relation to stakeholders, ADHI has
dengan pemangku kepentingan, ADHI telah melakukan identifikasi identified individuals or groups who are stakeholders based on their
individu atau kelompok yang merupakan pemangku kepentingan respective influences. The complete list and involvement of ADHI’s
berdasarkan pengaruh masing-masing. Daftar dan pelibatan stakeholders are presented in the following table:
pemangku kepentingan ADHI selengkapnya disajikan pada tabel
berikut:
Pemangku Kepentingan Topik Pembahasan Pendekatan Frekuensi Pendekatan
Stakeholders Discussion Topics Approach Approach Frequency
Informasi kinerja keuangan
terkait aksi korporat dan strategi
perusahaan RUPS Tahunan Setahun Sekali
Financial performance information Annual General Meeting Once a Year
Pemegang Saham related to corporate actions and
Shareholders company strategies
Informasi kinerja non keuangan
Laporan triwulanan Setahun 4 Kali
Non-financial performance
Quarterly Report Four times a year
information
Pemenuhan hak-hak normatif dan
perlindungan kerja Media internal [Majalah] 3 Bulan sekali
Fulfillment of normative rights and Internal Media [Magazine] Once every three months
work protection
Pengembangan karier Perjanjian Kerja Bersama 2 tahun sekali
Karyawan Career development Collective Labor Agreement Once every two years
Employees Kesetaraan kesempatan Orientasi karyawan baru Program
pengembangan karier pengembangan individu Setiap program insidental
Equality of career development New Employee Orientation Every incidental program
opportunities Individual Development Program
Kesehatan dan keselamatan kerja Serikat Pekerja Setahun sekali
Occupational health and safety Labor Union Once a Year
84 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 85
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Pemangku Kepentingan Topik Pembahasan Pendekatan Frekuensi Pendekatan
Stakeholders Discussion Topics Approach Approach Frequency
Pelaksanaan pekerjaan tepat
waktu, tepat anggaran, dan aman. Pelaporan kemajuan pekerjaan Sesuai termin yang Ditentukan
Work implementation on time, on Job Progress Reporting According to the determined term
budget, and safely.
Owner Kualitas produk dan jasa Pengkajian Kontrak Kerja Saat dibutuhkan
Product and service quality Employment Contract Review When needed
Setahun 2 kali
Inovasi Survei kepuasan pelanggan
Twice a year
Innovation Customer Satisfaction Survey
Kepatuhan pada peraturan dan
perundangan Laporan Tahunan Minimal setahun sekali
Compliance with regulations and Annual Report At Least Once a Year
laws
Transparansi dan informasi terkini
Laporan Keberlanjutan Minimal setahun sekali
Transparency and up-to-date
Pemerintah Sustainability Report At Least Once a Year
information
Government
Program Kemitraan dan Bina
Tata Kelola perusahaan yang baik Lingkungan Minimal setahun sekali
Good corporate governance Partnership and Community At Least Once a Year
Development Program
Anti korupsi dan etika bisnis Sosialisasi Minimal setahun sekali
Anti-corruption and business ethics Socialization At Least Once a Year
Program CSR yang direncanakan Kerja sama strategis dalam
dan dilaksanakan program CSR Minimal setahun sekali
Planned and implemented CSR Strategic cooperation in CSR At Least Once a Year
programs program
Dampak dan kinerja lingkungan
Pelaporan PKBL Minimal setahun sekali
Environmental impact and
Masyarakat PKBL Reporting At Least Once a Year
performance
Community
Kesempatan untuk berkolaborasi Program CSR di sekitar lingkungan
pada kegiatan CSR proyek Minimal setahun sekali
Opportunity to collaborate on CSR CSR program around the project At Least Once a Year
activities environment
Informasi kegiatan Media untuk masyarakat Minimal setahun sekali
Activity information Media for the community At Least Once a Year
Press release
Kinerja keuangan dan non
Paparan publik kunjungan proyek
keuangan Insidental
Media
Financial and non-financial Incidental
Press release of Public exposure of
performance
project visits
Proses pengadaan barang dan jasa Sosialisasi sistem pengadaan
yang Transparan barang dan jasa Insidental
Transparent procurement process Socialization of goods and services Incidental
of goods and services procurement system
Pemasok Hubungan bisnis yang saling
Suppliers menguntungkan antara Perseroan
Apresiasi penghargaan bagi
dan pemasok Insidental
pemasok
Mutually beneficial business Incidental
Awards appreciation for suppliers
relationships between the
Company and suppliers
PERMASALAHAN TERHADAP PENERAPAN ISSUES RELATING TO THE IMPLEMENTATION
KEUANGAN/KEGIATAN BERKELANJUTAN OF SUSTAINABLE FINANCE/ACTIVITIES [OJK
[OJK E.5] E.5]
ADHI tidak menghadapi permasalahan yang signifikan dalam ADHI has not encountered significant issues in implementing
menerapkan kegiatan berkelanjutan (sustainable operation), yaitu sustainable activities, which include the Company’s operations while
kegiatan operasi Perusahaan dengan memperhatikan aspek considering economic, environmental, and social aspects. Specifically,
ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial. Secara khusus, berkaitan regarding the implementation of sustainable activities through the
dengan penerapan kegiatan berkelanjutan melalui pengalokasian allocation of part of the Corporate Social Responsibility (CSR) funds
sebagian dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)/ for financing programs aligned with sustainable activities as outlined
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 85
Page 86
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
CSR untuk membiayai program-program yang selaras dengan in the POJK Sustainable Finance/Activities regulations, the Company
kegiatan berkelanjutan seperti diatur dalam POJK Keuangan/ has made every effort to carry this out effectively during the reporting
Kegiatan Berkelanjutan, Perusahaan telah berupaya secara maksimal year. Activities carried out include the development of infrastructure
melaksanakannya selama tahun pelaporan. Kegiatan yang dilakukan and facilities aimed at improving the quality of life for communities
antara lain membangun sarana dan prasarana untuk meningkatkan surrounding the Company’s operational areas. In carrying out CSR,
kualitas hidup masyarakat di sekitar daerah operasi perusahaan. the Company has also not faced any significant issues.
Dalam menjalankan TJSL/CSR, Perusahaan juga tidak menghadapi
permasalahan berarti.
86 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 87
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 87
Page 88
Ikhtisar Kinerja
Performance Highlight
88 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
6 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 89
LAPORAN TAHUNAN 2023 ANNUAL REPORT
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
03
Kinerja Ekonomi
Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance:
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 89
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan
7
Page 90
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Business Supporting Function
KINERJA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE
ADHI sebagai bagian dari perusahaan publik di Indonesia memiliki ADHI as part of a public company in Indonesia has an obligation
kewajiban untuk menerapkan keuangan/kegiatan berkelanjutan to implement sustainable finance/activities as regulated in POJK
sebagaimana diatur dalam POJK No.51/POJK.03/2017 tentang No.51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Emiten, dan Perusahaan Publik atau POJK Keuangan Berkelanjutan. Companies or POJK Sustainable Finance.
Keuangan berkelanjutan adalah dukungan menyeluruh dari Sustainable finance is comprehensive support from the financial
sektor jasa keuangan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi services sector to create sustainable economic growth by aligning
berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, economic, environmental, and social interests. In a broad sense, the
lingkungan hidup, dan sosial. Dalam arti luas, makna keuangan meaning of sustainable finance for issuers and public companies
berkelanjutan bagi emiten dan perusahaan publik adalah kegiatan is sustainable operations, namely company operational activities
berkelanjutan (sustainable operation), yaitu kegiatan operasi that are carried out by paying attention to economic, environmental,
perusahaan yang dijalankan dengan memperhatikan aspek ekonomi, and social aspects.
lingkungan hidup, dan sosial.
Bagi ADHI, keserasian antara aspek ekonomi, lingkungan hidup dan For ADHI, suitability between economic, environmental and social
sosial merupakan suatu keharusan. Sebab, fungsi suatu perusahaan aspects is a must. This is because the function of a company is not
bukan hanya mencetak laba tetapi juga dituntut menjaga kelestarian only to make a profit but is also required to maintain environmental
lingkungan hidup dan menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu sustainability and show concern for social issues. Moreover, the
sosial. Lebih dari itu, Perseroan meyakini keserasian ketiga aspek Company believes that the harmony of the three aspects is an
merupakan fondasi penting untuk mewujudkan bisnis yang important foundation for realizing a sustainable business with optimal
berkesinambungan dengan pencapaian kinerja yang optimal. performance achievement.
90 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 91
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT MEMBANGUN BUDAYA KEBERLANJUTAN BUILDING A SUSTAINABILITY CULTURE [OJK F.1] [OJK F.1] Komitmen dan dukungan ADHI terhadap kegiatan berkelanjutan ADHI’s commitment and support for sustainable activities are direalisasikan melalui berbagai kebijakan antara lain melakukan realized through various policies, including financing or investment pembiayaan atau investasi yang selaras dengan kegiatan that is in line with sustainable activities and implementing Social and berkelanjutan serta melaksanakan Tanggung Jawab Sosial Environmental Responsibility (TJSL)/Corporate Social Responsibility dan Lingkungan (TJSL)/Corporate Social Responsibility (CSR). (CSR). Furthermore, to realize the implementation of effective Selanjutnya, untuk mewujudkan penerapan kegiatan berkelanjutan sustainable activities, ADHI uses 8 (eight) principles of sustainable yang efektif, ADHI menggunakan 8 (delapan) prinsip keuangan finance as a guide, namely: berkelanjutan sebagai panduan yaitu: 1. Prinsip investasi bertanggung jawab; 1. The principle of responsible investment; 2. Prinsip strategi dan praktik bisnis berkelanjutan; 2. The principle of sustainable business strategy and practices; 3. Prinsip pengelolaan risiko sosial dan lingkungan hidup; 3. The principle of managing social and environmental risks; 4. Prinsip tata kelola; 4. The principle of governance; 5. Prinsip komunikasi yang informatif; 5. The principle of informative communication; 6. Prinsip inklusif; 6. The principle of inclusiveness; 7. Prinsip pengembangan sektor unggulan prioritas; dan 7. The principle of developing priority leading sectors; and 8. Prinsip koordinasi dan kolaborasi 8. The principle of coordination and collaboration Merujuk pada delapan prinsip tersebut, ADHI menetapkan budaya Referring to these eight principles, ADHI establishes a culture of keberlanjutan yang disosialisasikan kepada seluruh manajemen sustainability that is socialized to all management and employees dan karyawan sehingga keberadaannya menjangkau seluruh so that its existence reaches all members of the Company. The insan Perseroan. Budaya keberlanjutan merujuk pada budaya culture of sustainability refers to ADHI’s culture as part of a State- ADHI sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Owned Enterprise (SOE), namely AKHLAK (Trusted, Competent, yaitu AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Harmonious, Loyal, Adaptive, and Collaborative). The Company Kolaboratif). Sosialisasi untuk membangun budaya keberlanjutan carries out socialization to build a culture of sustainability through dilakukan Perseroan melalui berbagai media dan kesempatan, various media and opportunities, such as sites/websites, social media, seperti situs/website, media sosial, pertemuan antara manajemen meetings between management and employees or meetings with dengan pegawai atau pertemuan dengan mitra kerja, masyarakat work partners, the community or other external stakeholders, both atau pemangku kepentingan eksternal lainnya, baik yang terjadwal scheduled and incidental. maupun yang insidental. Selain itu, sosialisasi budaya keberlanjutan juga dilakukan In addition, the socialization of the culture of sustainability is also melalui berbagai kegiatan yang sejalan dengan kaidah kegiatan carried out through various activities that are in line with the principles berkelanjutan, seperti tidak berdampak negatif terhadap lingkungan, of sustainable activities, such as not having a negative impact on pelaksanaan TJSL/CSR, serta menerapkan operasional kantor the environment, implementing TJSL/CSR, and implementing yang ramah lingkungan. Operasional kantor ramah lingkungan environmentally friendly office operations. Environmentally friendly diimplementasikan melalui serangkaian program seperti efisiensi office operations are implemented through a series of programs such penggunaan material, penghematan material pendukung berupa as efficient use of materials, saving supporting materials in the form kertas, listrik, bahan bakar minyak (BBM), air dan sebagainya. Selaras of paper, electricity, fuel oil (BBM), water and so on. In line with that, dengan itu, budaya keberlanjutan yang juga dilaksanakan secara the culture of sustainability is also optimally implemented by ADHI optimal oleh ADHI dengan menciptakan lingkungan kerja yang by creating a safe and healthy work environment in accordance with aman dan sehat sesuai dengan prinsip Kesehatan dan Keselamatan the principles of Occupational Health and Safety (K3) with the aim Kerja (K3) dengan tujuan tidak terjadi kecelakaan kerja dan serta of preventing work accidents and occupational diseases. terdapat penyakit akibat kerja. Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 91
Page 92
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Business Supporting Function
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
MENGUKUHKAN PENCAPAIAN EKONOMI CONFIRMING SUSTAINABLE ECONOMIC
BERKELANJUTAN ACHIEVEMENTS
Sekilas Ekonomi Global dan Nasional A Glance at the Global and National Economy
Pertumbuhan ekonomi global tahun 2024 mengalami perlambatan Global economic growth in 2024 has slowed down compared to
dibandingkan tahun 2023. Merujuk laporan World Economic Outlook 2023. Referring to the World Economic Outlook Update report
Update yang dirilis oleh Dana Moneter Internasional (IMF) April released by the International Monetary Fund (IMF) in April 2024,
2024, pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan sebesar 3,2% global economic growth is projected to be 3.2% for 2024, or slowing
untuk tahun 2024, atau melambat dibandingkan tahun 2023 dengan down compared to 2023 with a growth of 3.3%. The slowdown
pertumbuhan sebesar 3,3%. Perlambatan tersebut disebabkan was caused by several factors including tighter monetary policies
oleh beberapa faktor di antaranya kebijakan moneter yang lebih in developed countries and sustainable geopolitical uncertainty.
ketat di negara-negara maju serta ketidakpastian geopolitik yang
berkelanjutan.
Ekonomi beberapa mitra dagang utama Indonesia tetap tumbuh The economies of several of Indonesia’s main trading partners
di tengah pertumbuhan ekonomi global yang penuh tantangan. continued to grow amidst challenging global economic growth.
Singapura tumbuh 4,0% dibanding tahun sebelumnya dengan Singapore grew 4.0% compared to the previous year with a growth
pertumbuhan 1,1%, Malaysia tumbuh 5,1% (2023:3,6%), Korea Selatan of 1.1%, Malaysia grew 5.1% (2023: 3.6%), South Korea grew 2.0%
tumbuh 2,0% (2023: 1,4%). Adapun ekonomi Tiongkok tumbuh 5,0%, (2023: 1.4%). Meanwhile, the Chinese economy grew 5.0%, slowing
melambat dibandingkan tahun 2023 dengan pertumbuhan sebesar down compared to 2023 with a growth of 5.4%. A similar trend is
5,4%. Tren yang sama terjadi dengan ekonomi Amerika Serikat di observed in the U.S. economy, which grew by 2.8% in 2024, slowing
mana tahun 2024 tumbuh sebesar 2,8%, melambat dibanding down compared to the 2.9% growth in 2023.
tahun 2023 dengan pertumbuhan sebesar 2,9%.
92 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 93
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Sementara itu, merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Meanwhile, referring to data from the Central Statistics Agency (BPS),
Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%, melambat the Indonesian economy in 2024 grew by 5.03%, slowing down
dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 5,05%. Dari sisi produksi, compared to 2023 which reached 5.05%. In terms of production, the
penyumbang utama pertumbuhan ekonomi tahun 2024 adalah main contributors to economic growth in 2024 are the Manufacturing
Industri Pengolahan, Konstruksi, dan Perdagangan. Hal ini sejalan Industry, Construction, and Trade. This is in line with the increase
dengan peningkatan aktivitas produksi dan permintaan luar negeri. in production activity and foreign demand. The three business
Adapun tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah fields with the highest growth are Other Services, Transportation
Jasa Lainnya, Transportasi & Pergudangan, serta Akomodasi & & Warehousing, and Accommodation & Food and Beverage.
Makan Minum.
Walau mengalami perlambatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia Despite the slowdown, Indonesia’s economic growth in 2024 is
tahun 2024 masih berada dalam rentang pertumbuhan yang still within the growth range reported by various global economic
disampaikan berbagai lembaga ekonomi global. Bank Dunia, Dana institutions. The World Bank, International Monetary Fund (IMF) and
Moneter Internasional (IMF) dan Asia Development Bank (ADB) Asia Development Bank (ADB) project Indonesia’s economic growth
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 in 2024 at 5%. Meanwhile, Bank Indonesia projects economic growth
sebesar 5%. Adapun Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan of 5.1%, while the Ministry of Finance is at 5-5.2%.
ekonomi sebesar 5,1%, sedangkan Kementerian Keuangan di angka
5-5,2 %.
Kinerja Lapangan Usaha Konstruksi Tahun 2024 Construction Business Field Performance in 2024
BPS menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 BPS stated that Indonesia’s economic growth in 2024 was supported
ditopang oleh bertumbuhnya semua lapangan usaha, termasuk by the growth of all business fields, including the construction
lapangan usaha atau sektor konstruksi yang tumbuh 7,02%. Bahkan, business field or sector which grew by 7.02%. In fact, the construction
sektor konstruksi termasuk sebagai salah satu penyumbang utama sector is one of the main contributors to economic growth in 2024.
pertumbuhan ekonomi tahun 2024.
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menurut Lapangan Usaha
Indonesia’s Economic Growth According to Business Sector
10 9,02
9 7,02
6,56 6,97 6,80 6,09
8
611 6,36
7
5,22 5,76 4,91
6
5
4 2,81
3
2,01
2
1
0
-1
-2
-3
-4
-3,26
2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Sumber: Rilis Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (5 Februari 2025)
Source: Official Statistics News Release of the Central Statistics Agency (February 5, 2025)
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 93
Page 94
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Business Supporting Function
Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2024
Sources of Indonesia’s Economic Growth in 2024
5,31%
5,05% 3,70%
1,01
0,95
0,20 0,90
3,70%
0,72 0,47
0,67
0,70 0,63
0,48
0,28 0,64
0,49
0,60 0,50
0,41
2,90
2,51
2,32
1,71
2022 2023 2024
Industri Pengolahan Perdagangan Konstruksi Infokom Lainnya
Manufacturing Industry Trade Construction Infocomm Others
Sumber: Rilis Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (5 Februari 2025)
Source: Official Statistics News Release of the Central Statistics Agency (February 5, 2025)
Pertumbuhan sektor konstruksi seiring dengan pembangunan The growth of the construction sector is in line with the development
proyek infrastruktur oleh pemerintah dan swasta. Pertumbuhan of infrastructure projects by the government and the private sector.
ini sejalan dengan peningkatan belanja modal pemerintah untuk This growth is in line with the increase in government capital
konstruksi serta pembangunan infrastruktur lainnya, seperti jalan spending for construction and other infrastructure development,
tol, bendungan, kawasan industri, dan kawasan pariwisata. such as toll roads, dams, industrial areas, and tourism areas.
Berkaitan dengan pembangunan sektor konstruksi tahun 2024, Related to the development of the construction sector in 2024, the
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ministry of Public Works and Public Housing (PUPR) has provided a
menyediakan anggaran sebesar Rp423,4 triliun, setara dengan budget of IDR 423.4 trillion, equivalent to 12.73% of the total state
12,73% dari total anggaran belanja negara tahun 2024 yang budget in 2024 which reached IDR 3,325.1 trillion. The funds are
mencapai sebesar Rp3.325,1 triliun . Dana tersebut digunakan untuk used to work on various large projects such as the construction of
mengerjakan berbagai proyek besar seperti pembangunan jalan tol, toll roads, bridges, ports, airports, and other public facilities. Several
jembatan, pelabuhan, bandara, dan fasilitas umum lainnya. Beberapa major projects in the first semester of 2024 include the construction
proyek utama di semester pertama 2024 termasuk pembangunan of the Trans-Sumatra toll road, the development of Patimban Port,
tol Trans-Sumatera, pengembangan Pelabuhan Patimban, dan and the National Capital City Project (IKN) Nusantara.
Proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Sebagai bagian dari perusahaan yang bergerak di konstruksi, ADHI As part of a company engaged in construction, ADHI is also involved
turut ambil bagian dalam berbagai pengerjaan proyek infrastruktur in various infrastructure projects in the country. This participation
di Tanah Air. Keikutsertaan itu turut menopang kinerja ekonomi also supports the Company’s economic performance in 2024. In IKN,
Perusahaan pada tahun 2024. Di IKN, ADHI antara lain membangun ADHI, among others, built the National Football Team Training Center
Pusat Pelatihan Tim Nasional Sepak Bola dengan menggunakan using a modular volumetric system, an innovative construction
sistem modular volumetric, teknologi konstruksi inovatif yang technology that was first applied in Indonesia. In addition, the
pertama kali diterapkan di Indonesia .Selain itul, Perseroan juga Company is also working on the IKN Package 1B toll project,
mengerjakan proyek tol IKN Paket 1B Segmen Bandara Sepinggan- Sepinggan Airport Segment-Balsam Toll Road, 22 Construction
Tol Balsam , 22 Tower Hunian Pekerja Konstruksi, tol IKN Seksi Worker Housing Towers, IKN Toll Road Section 3A Karangjoang-KKT
3A Karangjoang-KKT Kariangau, fender Jembatan Pulau Balang Kariangau, fenders of the Balang Island Bridge and Balang Island
dan Jembatan Pulau Balang II, Prasarna Intake dan Jaringan Pipa Bridge II, Sepaku Intake Infrastructure and Transmission Pipeline
Transmisi Sepaku, serta Land Development Kawasan Inti Pusat Network, and Land Development of the Core Government Center
Pemerintahan (KIPP) Zona 1B. Area (KIPP) Zone 1B.
94 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 95
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
INISIATIF DAN KEBIJAKAN STRATEGIS ADHI ADHI’S STRATEGIC INITIATIVES AND
POLICIES
Sebagai entitas bisnis di bidang konstruksi, ADHI turut terdampak As a business entity in the construction sector, ADHI has also been
positif atas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan positively impacted by Indonesia’s sustainable economic growth in
pada tahun 2024. Hal itu ditunjukkan dengan pencapaian kinerja 2024. This is indicated by the achievement of economic performance
ekonomi sebagaimana disampaikan dalam laporan keuangan tahun as stated in the financial report for the reporting year that has been
pelaporan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik audited by a Public Accounting Firm
Pencapaian Perusahaan meraih kinerja positif tidak lepas dari The Company’s achievement in achieving positive performance
ketepatan inisiatif dan kebijakan strategis yang ditetapkan ADHI cannot be separated from the accuracy of the strategic initiatives
untuk mewujudkan target dan kinerja terbaik dalam Rencana and policies set by ADHI to realize the targets and best performance
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2024. Rencana in the 2024 Company Work and Budget Plan (RKAP). The plan was
tersebut disusun berdasarkan evaluasi atas kondisi perekonomian prepared based on an evaluation of Indonesia’s economic conditions
Indonesia tahun 2023 dan prediksi dari berbagai lembaga terhadap in 2023 and predictions from various institutions regarding the
perekonomian tahun 2024 yang bernada optimis. Adapun inisiatif economy in 2024 which are optimistic. ADHI’s strategic initiatives
dan kebijakan strategis ADHI pada tahun 2024 adalah sebagai and policies in 2024 are as follows: [GRI 3-3]
berikut: [GRI 3-3]
1. Aspek Strategis 1. Strategic Aspect
Re-branding ADHI: Creating Value and Sustainability , hal Rebranding ADHI: Creating Value and Sustainability. This
ini bertujuan untuk menjawab isu ESG yang berorientasi initiative aims to address ESG issues focusing on sustainable
pada pembangunan berkelanjutan (SDGs), sekaligus untuk development (SDGs), while also capturing opportunities in
menangkap peluang kebijakan keuangan berkelanjutan, dan sustainable financial policies and emerging market segments,
peluang pangsa pasar baru khususnya terkait proyek-proyek particularly related to environmental projects. ADHI’s ESG
lingkungan/environmental. ADHI yang berorientasi ESG orientation is expected to become a competitive advantage
diharapkan menjadi competitive advantage di masa mendatang. in the future.
2. Aspek Pemasaran 2. Marketing Aspect
Menumbuhkan portofolio pangsa pasar baru di sektor Developing a new market portfolio in the waste management
pengelolaan limbah dan sektor environmental lain, bisnis sector and other environmental sectors, water investment
investasi air untuk recurring income, investasi jalan tol dan businesses for recurring income, toll roads, and other
infrastruktur lain. Dengan portofolio yang semakin beragam infrastructure investments. With a more diversified portfolio,
diharapkan ke depan akan dapat mengurangi ketergantungan ADHI aims to reduce dependence on government infrastructure
pada proyek-proyek infrastruktur pemerintah. Selain itu, ADHI projects. Additionally, ADHI plans to seize market opportunities
juga berencana menangkap peluang pasar pada sektor BUMN in both SOEs and private sectors, considering the prevailing
dan swasta dengan tetap mempertimbangkan kondisi dan conditions and risks. Specifically for railway infrastructure, due
risiko. Khusus infrastruktur railway, karena keterbatasan pangsa to limited domestic market share, ADHI will expand into regional
pasar di dalam negeri, ADHI akan melakukan ekspansi ke markets, carefully considering measured risks. For property
pasar regional dengan tetap mempertimbangkan risiko secara marketing, the operation of the Jabodebek LRT presents the
terukur. Sedangkan untuk pemasaran properti, beroperasinya right momentum to maximize the advantage of TOD-based
LRT Jabodebek, menjadi momentum yang tepat untuk properties as a differentiation in the property products offered
memaksimalkan keunggulan properti berbasis TOD sebagai by ADHI.
diferensiasi produk properti yang ditawarkan ADHI.
3. Aspek Investasi 3. Investment Aspect
Strategi investasi ADHI berorientasi terhadap diferensiasi dari ADHI’s investment strategy is focused on differentiation from
pesaing/produk lain dalam pasar yang terfokus. Konsep ESG competitors and other products in the market. The ESG concept
ADHI akan menjadi diferensiasi investasi ADHI. Keterbatasan will serve as a differentiation for ADHI’s investments. ADHI’s
ekuitas ADHI menjadi risiko kapabilitas untuk mengembangkan limited equity presents a risk to the capability to develop
proyek-proyek investasi yang memerlukan sumber dana yang investment projects that require significant funding. Therefore,
cukup besar. Oleh sebab itu, ADHI harus selektif memilih proyek ADHI must be selective in choosing investment projects,
investasi yang akan disasar dengan mempertimbangkan considering potential funding and financial risks. Subsequently,
risiko pendanaan/keuangan yang mungkin terjadi. Setelah itu, completed toll road investment projects will be divested. The
proyek investasi jalan tol yang telah diselesaikan akan segera gains from these divestitures are expected to strengthen ADHI’s
didivestasi. Dengan gain yang diperoleh, diharapkan ADHI dapat equity, allowing it to increase leverage and develop new, selective,
meningkatkan ekuitasnya sehingga mampu meningkatkan and measured investment projects.
leverage untuk dapat mengembangkan proyek investasi baru
dengan selektif dan terukur.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 95
Page 96
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Business Supporting Function
4. Aspek Produksi 4. Production Aspect
Risiko produksi di industri konstruksi terdiri dari risiko biaya, risiko Production risks in the construction industry include cost, quality,
mutu, dan risiko waktu. ADHI harus menerapkan sistem operating and time risks. ADHI must implement an operating excellence
excellence untuk mengeliminir kemungkinan dan dampak terjadinya system to eliminate potential risks and their impacts. ADHI
risiko konstruksi. ADHI juga perlu mengoptimalkan order book, should also optimize the order book by accelerating production
dengan cara percepatan produksi dan cost reduction untuk menekan and reducing costs to minimize Cost of Goods Sold (COGS)
Harga Pokok Penjualan/HPP tanpa mengurangi kualitas prosuk without compromising product quality, employing value
yang dihasilkan dengan melakukan value engineering. Dari sisi engineering. Regarding procurement processes, to enhance the
proses pengadaan barang dan jasa, untuk meningkatkan daya saing company’s competitiveness and deliver value-added services to
perusahaan dan memberikan nilai tambah (value added) kepada clients, as well as improve supply chain management, a precise
pelanggan, serta untuk meningkatkan competitive advantage dari strategy is needed in supply chain management with continuous
pengelolaan manajemen rantai suplai, diperlukan strategi yang tepat improvements, including acquiring qualified strategic partners
dalam pengelolaan rantai suplai dan perbaikan yang berkelanjutan, and enhancing procurement & SCM processes.
antara lain dengan memperoleh strategic partener yang qualified
dan improvement procurement & SCM process.
5. Aspek Keuangan 5. Financial Aspect
Untuk financing ADHI akan mengoptimalkan creative financing For financing, ADHI will optimize creative financing as a
sebagai competitive advantage yang bertujuan untuk project competitive advantage, aimed at project financing/loan
financing/loan allocation khususnya untuk proyek-proyek baru allocation, particularly for new projects that require working
yang memerlukan pinjaman bank untuk modal kerja. Sedangkan capital bank loans. To improve the efficiency of receivables, a
untuk membantu kelancaran piutang, Satgas Piutang telah Receivables Task Force has been established to address overdue
dibentuk untuk mengupayakan piutang macet, membantu receivables, assist business unit and project finance teams, and
team keuangan unit usaha dan proyek, serta mempercepat accelerate the collection of other outstanding receivables. With
pencairan piutang-piutang lainnya. Dengan ekuitas yang limited equity and increasing opportunities in PPP projects,
terbatas, sementara peluang proyek KPBU ke depan semakin ADHI will increase equity by applying for additional state
besar, ADHI akan menambah ekuitas dengan mengajukan equity (PMN) to complete National Strategic Projects (PSN)
tambahan PMN untuk menyelesaikan Proyek Strategis Nasional/ and other government projects, particularly to support the IKN
PSN, serta proyek-proyek Pemerintah lainnya khususnya untuk Development Program.
mensukseskan program Pembangunan IKN.
6. Aspek SDM 6. HR Aspect
ADHI memiliki sumber daya manusia dengan demografi umur ADHI has a human resource base with an ideal demographic
dan strata pendidikan yang cukup ideal untuk menunjang and educational structure to support its business going forward.
bisnisnya ke depan. Risiko rendahnya produktivitas SDM The risk of low productivity among ADHI’s workforce must be
ADHI harus ditingkatkan melalui beberapa program sertifikasi addressed through various certification programs and relevant
keahlian dan pelatihan lain yang relevan. Pengembangan training. Talent development is categorized based on individual
Talenta dikelompokkan berdasarkan kompetensi individu yaitu competencies, including mandatory and specific/functional
pengembangan development. Additionally, business process improvements must
mandatory dan pengembangan spesifik/fungsional. Selain be made by adjusting the organizational structure of Work Units
itu perlu dilakukan business process improvement dengan and Projects, ensuring better coordination and responsibility
perubahan struktur organisasi Unit Kerja dan Proyek, untuk flows aligned with business processes while reducing project
memastikan alur koordinasi dan alur tanggung jawab yang overhead and office operating costs.
lebih terstruktur sesuai proses bisnis, sekaligus untuk menekan
overhead proyek dan biaya usaha kantor.
7. Aspek Legal and Compliance 7. Legal and Compliance Aspect
PER-02 /MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan PER-02/MBU/03/2023 on Guidelines for Corporate
Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, menekankan kewajiban Governance and Significant Corporate Activities of SOEs
bagi BUMN untuk menerapkan GCG secara konsisten dan emphasizes the obligation for SOEs to consistently apply
atau menjadikan prinsip-prinsip GCG sebagai landasan GCG principles as the foundation for their operations, aiming to
operasionalnya, yang pada dasarnya bertujuan untuk enhance business success and corporate accountability to create
meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan long-term shareholder value while considering the interests of
guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang other stakeholders, and in compliance with applicable laws and
dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholders lainnya, business ethics. Regarding legal risks, mitigation efforts are
serta berlandaskan pada peraturan perundang-undangan required through business process improvements in the legal
dan nilai-nilai etika (business ethics) yang berlaku. Berkaitan domain, including developments through the Sub PMO Claim
dengan risiko legal, diperlukan mitigasi dengan business process and Change Management, focusing on key capabilities in the
improvement di bidang legal, hasil dari pengembangan melalui contract review function.
Sub PMO Claim and Change Management, salah satunya adalah
key capabilities di contract review function.
96 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 97
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT 8. Aspek Sistem dan Teknologi Informasi 8. Information Systems and Technology Aspect Tata kelola perusahaan yang baik merupakan kewajiban untuk Good corporate governance is an obligation to ensure ADHI diterapkan agar ADHI dapat meningkatkan dan mengembangkan enhances and develops management practices that align with pengelolaan perusahaan yang dapat mengarah pada praktek- best business practices according to established standards. praktek bisnis terbaik sesuai dengan standar yang ditetapkan. Furthermore, strengthening performance control systems and Selain itu, penguatan sistem pengendalian kinerja dan risk management must be aligned with BUMN regulations manajemen risiko perlu diselaraskan dengan Permen BUMN, while considering the dynamic internal and external factors serta dengan mempertimbangkan dinamika perubahan in the industry. In terms of technology, ADHI must leverage faktor internal dan eksternal di lingkungan industri. Pada sisi information technology advancements for more efficient teknologi, ADHI harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi processes. SAP implementation should be complemented by informasi untuk proses yang lebih efisien. Implementasi SAP a Vendor Management System and Procurement Monitoring harus diimbangi dengan Vendor Management System dan System, enabling ADHI to implement Strategic Sourcing at the Procurement Monitoring System, sehingga ADHI dapat dengan corporate level effectively. mudah menerapkan Strategic Sourcing secara korporasi. 9. Aspek Health, Safety and Environment 9. Health, Safety, and Environment Aspect Kecelakaan konstruksi, ketidaksesuaian mutu, penyakit akibat Construction accidents, quality non-conformance, work-related kerja, dan pencemaran lingkungan yang masih terjadi di illnesses, and environmental pollution continue to occur in beberapa proyek yang sedang dikerjakan ADHI. Kasus terkait some of ADHI’s ongoing projects. QHSE-related issues do not QHSE tidak memandang proyek yang memiliki risiko pekerjaan distinguish between high-risk or low-risk projects. To mitigate tinggi atau rendah. Adapun untuk mitigasi risiko tersebut, ADHI these risks, ADHI must continue to tighten the implementation harus terus berkomitmen memperketat implementasi prosedur of work procedures and guidelines at the project sites and dan petunjuk kerja di proyek serta memperketat pengawasan di strengthen oversight. This is expected to reduce the risks of proyek. Hal ini diharapkan akan mengurangi risiko kecelakaan construction accidents, quality issues, work-related illnesses, konstruksi, ketidaksesuaian mutu, penyakit akibat kerja dan and environmental pollution. pencemaran lingkungan. KINERJA EKONOMI ADHI TAHUN 2024 ADHI’S ECONOMIC PERFORMANCE IN 2024 ADHI meyakini bahwa keberhasilan implementasi inisiatif dan ADHI believes that the success of implementing strategic initiatives kebijakan strategis, termasuk pencapaian target RKAP 2024, sangat and policies, including achieving the 2024 RKAP target, is greatly dipengaruhi oleh dukungan dari para pemangku kepentingan, influenced by support from stakeholders, both internal and external. baik internal maupun eksternal. Untuk itu, ADHI secara rutin For this reason, ADHI routinely socializes various strategic policies menyosialisasikan berbagai kebijakan dan inisiatif strategis guna and initiatives to ensure optimal understanding and involvement. memastikan pemahaman dan keterlibatan yang optimal. Bagi pemangku kepentingan internal, sosialisasi dilakukan melalui For internal stakeholders, socialization is carried out through various berbagai media dan kesempatan, termasuk dalam rapat terjadwal media and opportunities, including in scheduled meetings and maupun pertemuan insidental yang dihadiri oleh manajemen. incidental meetings attended by management. This effort is not Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan kebijakan only aimed at conveying company policies and strategies, but also dan strategi perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan becomes part of strengthening the culture of sustainability in ADHI’s budaya keberlanjutan di lingkungan ADHI. Sementara itu, sosialisasi environment. Meanwhile, socialization to external stakeholders, such kepada pemangku kepentingan eksternal, seperti pemerintah, as the government, regulators, creditors, and suppliers, is carried out regulator, kreditur, dan pemasok, dilaksanakan melalui berbagai through various forums, including investor gatherings, corporate forum, termasuk investor gathering, pembaruan informasi korporasi information updates to investors, and public exposes held annually. kepada investor, serta keterbukaan publik (public expose) yang diselenggarakan setiap tahun. Sosialisasi kepada pemangku kepentingan internal dilakukan Socialization to internal stakeholders is carried out by the Perusahaan dengan memanfaatkan berbagai media dan kesempatan, Company by utilizing various media and opportunities, including termasuk saat manajemen melakukan rapat yang terjadwal when management holds scheduled meetings or other incidental maupun pertemuan-pertemuan lain yang bersifat insidental. meetings. Socialization of strategic policies and initiatives is also part Sosialisasi kebijakan dan inisiatif strategis, sekaligus merupakan of ADHI’s efforts to build a culture of sustainability in the company’s bagian dari upaya ADHI membangun budaya keberlanjutan di environment. Meanwhile, socialization to external stakeholders, such lingkungan perusahaan. Sementara itu, sosialisasi kepada pemangku as the government, regulators, creditors, and suppliers, is carried out kepentingan eksternal, seperti pemerintah, regulator, kreditur, dan through investor gatherings (corporate updates to investors, public pemasok, antara lain dilakukan melalui investor gathering (update disclosure once a year. korporasi kepada investor, keterbukaan publik/public expose setahun sekali. Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 97
Page 98
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Business Supporting Function
Sejalan dengan berbagai upaya sosialisasi tersebut, manajemen In line with these various socialization efforts, management together
bersama seluruh karyawan secara konsisten mengimplementasikan with all employees consistently implement strategic initiatives
inisiatif dan kebijakan strategis sepanjang tahun pelaporan. and policies throughout the reporting year. Its implementation is
Pelaksanaannya terus dipantau dan dievaluasi untuk mengidentifikasi continuously monitored and evaluated to identify and overcome any
serta mengatasi setiap deviasi atau kendala yang muncul di deviations or obstacles that arise in the field. With high commitment
lapangan. Dengan komitmen dan kesungguhan yang tinggi, ADHI and sincerity, ADHI has succeeded in achieving optimal performance
berhasil mencapai kinerja optimal pada tahun 2024 serta memenuhi in 2024 and meeting some of the targets set in the 2024 RKAP
sebagian target yang telah ditetapkan dalam RKAP 2024 sebagai as follows: [OJK F.2]
berikut: [OJK F.2]
Target dan Realisasi Tahun 2022-2024 (dalam Miliar Rupiah)
Target and Realization for 2022-2024 (in Billion Rupiah)
2022 2023 2024
Uraian Satuan
No. Realisasi Realisasi Realisasi
Description Unit Target Target Target
Realization Realization Realization
Pendapatan
Operasional Rp miliar
1 14.928 13.549 18.876 20.073 16.996 13.352
Operating IDR Billion
Revenue
Laba kotor Rp miliar
2 1.974 1.796 2.065 2.323 1.824 1.628
Gross Profit IDR Billion
Laba bersih Rp miliar
3 70 81 215 290 100 281
Net Profit IDR Billion
Beban pokok
Rp miliar
4 pendapatan (12.953) (11.753) (16.811) (17.750) -15.172 -11.724
IDR Billion
Cost of Revenue
Persen
5 ROE 0,81% 1,8% 1,27% 3,3% 1,20% 2,99%
Percent
Sesuai dengan tabel di atas, secara umum, pencapaian laba bersih In accordance with the table above, in general, the company’s net
perusahaan lebih tinggi dibangingkan dengan target yang ditetapkan profit achievement is higher than the target set in the 2024 RKAP.
dalam RKAP Tahun 2024. Hal itu dipengaruhi oleh upaya-upaya This is driven by the efficiency efforts made. A complete description
efisiensi yang dilakukan. Uraian selengkapnya tentang kinerja of economic performance is presented in the Management Analysis
ekonomi disampaikan dalam Bab Analisa dan Pembahasan and Discussion Chapter of the Company’s 2024 Annual Report
Manajemen Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2024 halaman ......... on page .........
DISTRIBUSI NILAI EKONOMI DISTRIBUTION OF ECONOMIC VALUE
Dengan pencapaian kinerja tersebut di atas, maka distribusi nilai With the achievement of the above performance, the distribution of
ekonomi ADHI, yaitu nilai ekonomi langsung yang dihasilkan, nilai ADHI’s economic value, namely the direct economic value generated,
ekonomi yang didistribusikan, dan nilai ekonomi yang ditahan, the distributed economic value, and the retained economic value,
dapat dihitung. Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan adalah can be calculated. The direct economic value generated is a number
sejumlah pendapatan yang diperoleh dari hasil kegiatan bisnis of income obtained from the results of the Company’s business
Perseroan. Sedangkan nilai ekonomi yang didistribusikan merupakan activities. Meanwhile, the distributed economic value is a number
sejumlah pengeluaran yang didistribusikan sebagai bentuk kontribusi of expenses distributed as a form of the Company’s contribution
Perseroan dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan to increasing the rate of economic growth and the welfare of
kesejahteraan para pemangku kepentingan, seperti pembayaran gaji, stakeholders, such as salary payments, taxes, dividends, payments
pajak, dividen, pembayaran untuk pemasok, maupun realisasi dana to suppliers, or the realization of funds for the community as a
untuk masyarakat sebagai salah satu bentuk perwujudan Tanggung form of manifestation of Social and Environmental Responsibility
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang diimplementasikan (TJSL), which is implemented through various Corporate Social
melalui berbagai Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Responsibility (CSR) Programs. The retained economic value is
(Corporate Social Responsibility/CSR). Adapun nilai ekonomi the difference between the generated economic value minus the
yang disimpan adalah selisih antara nilai ekonomi yang dihasilkan distributed economic value, which is used for the development of
dikurangi dengan nilai ekonomi yang didistribusikan, yang digunakan the Company’s business. [GRI 201-1]
untuk pengembangan usaha Perseroan. [GRI 201-1]
98 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 99
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Distribusi Nilai Ekonomi Tahun 2022-2024 (Rp Juta)
Table of Economic Value Distribution 2022-2024 (IDR Million)
Indikator
2022 2023 2024
Indicators
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Economic Value Generated
Pendapatan
13.549.010 20.072.993 13.351.717
Revenue
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Economic Value Distributed
Beban Pokok Pendapatan
11.752.722 17.750.066 11.723.660
Cost of Revenue
Beban Pegawai
465.988 591.402 610.274
Employee Expenses
Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham
0 0 0
Dividend Payments to Shareholders
Beban Pajak Penghasilan
368.065 520.921 305.829
Income Tax Expenses
Pengeluaran untuk Masyarakat
1.594 2.206 2.196
Public Expenditures
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
12.588.369 18.864.595 12.641.959
Total Distributed Economic Value
Nilai Ekonomi yang Ditahan
960.641 1.208.398 709.758
Economic Value Saved
PROYEK/INVESTASI YANG SEJALAN PROJECTS/INVESTMENTS IN LINE WITH
DENGAN KEGIATAN BERKELANJUTAN [OJK F.3] SUSTAINABLE ACTIVITIES [OJK F.3]
ADHI sebagai bagian dari perusahaan publik dikenai kewajiban ADHI as part of a public company is required to implement POJK
untuk menerapkan POJK No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan No.51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Perusahaan Publik atau POJK Keuangan Berkelanjutan. Peraturan Companies or POJK Sustainable Finance. The regulation, among
tersebut antara lain mengatur tentang perlunya perusahaan others, regulates the need for public companies to organize financing
publik menyelenggarakan program pembiayaan atau investasi or investment programs in instruments or projects that are in line
pada instrumen atau proyek yang sejalan dengan keuangan/ with sustainable finance/activities. According to the regulation, the
kegiatan berkelanjutan. Sesuai peraturan tersebut, kriteria program criteria for financing programs, investments or projects that are in
pembiayaan, investasi atau proyek yang sejalan dengan keuangan/ line with sustainable finance/activities are as follows:
kegiatan berkelanjutan adalah sebagai berikut:
1. Mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan 1. Prioritizing efficiency and effectiveness in the sustainable use
sumber daya alam secara berkelanjutan; of natural resources
2. Mencegah/membatasi/mengurangi/memperbaiki kerusakan 2. preventing/limiting/reducing/repairing environmental damage,
lingkungan hidup, peningkatan polusi, limbah, kerusakan increased pollution, waste, ecosystem damage, and social
ekosistem, dan ketidakadilan/kesenjangan sosial; atau injustice/inequality; or
3. Memberikan solusi bagi masyarakat yang menghadapi dampak 3. providing solutions for communities facing the impacts of
perubahan iklim. climate change.
Sesuai dengan bidang usaha ADHI di bidang jasa konstruksi, ADHI In accordance with ADHI’s business field in the construction services
menjalankan POJK Keuangan Berkelanjutn dengan membiayai sector, ADHI implements the POJK on Sustainable Finance by
proyek atau investasi yang sesuai dengan prinsip keuangan/kegiatan financing projects or investments that are in accordance with the
berkelanjutan sebagai berikut: [GRI G4: CRE8] principles of sustainable finance/activities as follows: [GRI G4: CRE8]
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 99
Page 100
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Business Supporting Function
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pembiayaan Investasi Ramah Lingkungan Tahun 2022-2024 (Rupiah)
Table of Comparison between Targets and Realization of Environmentally Friendly Investment Financing in 2022-2024
(Rupiah)
2022 2023 2024
Uraian
Description Realisasi Realisasi Realisasi
Target Target Target
Realization Realization Realization
Dumai Tirta
20.247.000.000 0 2.611.000.000 59.639.000.000 13.416.000.000 1.964.000.000
Persada*
Karian Water
58.120.000.000 0 38.349.000.000 0 36.469.000.000 0
Service*
Kawasan
Industri /FPLT
Medan 7.203.219.355 2.650.685.135 16.979.058.882 17.090.822.187 20.001.882.190 24.072.806.953
Industrial Area
/FPLT Medan
*Dinyatakan kembali (nilai investasi)
*Restated (investment value)
IMPLIKASI FINANSIAL SERTA RISIKO DAN FINANCIAL IMPLICATIONS AND OTHER
PELUANG LAIN AKIBAT DARI PERUBAHAN RISKS AND OPPORTUNITIES DUE TO
IKLIM CLIMATE CHANGE
Saat ini, dunia menghadapi tantangan besar yang membutuhkan Today, the world is facing major challenges that require global
kolaborasi global untuk mengatasinya. Salah satu tantangan collaboration to overcome. One of these challenges is climate
tersebut adalah perubahan iklim dan pemanasan global, yang change and global warming, the negative impacts of which are
dampak negatifnya semakin nyata. Perubahan ini menyebabkan increasingly apparent. These changes cause various phenomena
berbagai fenomena seperti cuaca ekstrem, meningkatnya suhu such as extreme weather, increasing air temperatures, heavier rain
udara, hujan yang lebih deras dengan pola yang sulit diprediksi, atau with unpredictable patterns, or longer dry seasons that trigger crop
musim kemarau yang lebih panjang hingga memicu gagal panen failures and other impacts. In addition to damaging the environmental
dan dampak lainnya. Selain merusak keseimbangan lingkungan, balance, climate change also has a negative impact on human life
perubahan iklim juga berdampak negatif terhadap kehidupan and the ecosystem as a whole. [GRI 3-3]
manusia serta ekosistem secara keseluruhan. [GRI 3-3]
Mengingat dampaknya yang sangat luas dan signifikan, ADHI Given its very broad and significant impacts, ADHI understands the
memahami pentingnya pengelolaan risiko yang cukup untuk dapat importance of adequate risk management to be able to mitigate
memitigasi dampak-dampak negatif yang ada. Dalam hal ini ADHI the negative impacts that exist. In this case, ADHI is committed to
berkomitmen untuk dapat menerapkan pengelolaan risiko yang baik being able to implement good risk management by maintaining
dengan menjaga implementasi Manajemen Risiko berjalan efektif the implementation of Risk Management effectively through the
melalui kecukupan kebijakan Manajemen Risiko, toleransi risiko, adequacy of ADHI’s Risk Management policies, risk tolerance, and
dan batasan risiko ADHI yang dikaji secara berkala dan disetujui risk limits which are reviewed periodically and approved by the Board
oleh Direksi dan Dewan Komisaris. Bentuk realisasi komitmen ADHI of Directors and Board of Commissioners. The form of realization of
adalah dengan adanya Tata Kelola Manajemen Risiko yang mengatur ADHI’s commitment is through the existence of Risk Management
ketentuan umum Manajemen Risiko ADHI, arsitektur, penerapan, Governance which regulates the general provisions of ADHI’s Risk
peran dan tanggung jawab organ risiko, proses, serta Proses bisnis Management, architecture, implementation, roles and responsibilities
lain yang terkait dengan Manajemen Risiko. of risk organs, processes, and other business processes related to
Risk Management.
Dalam menjalankan bisnisnya, pengelolaan risiko ADHI dilakukan In running its business, ADHI’s risk management is carried out
secara sistematis, terstruktur, dan terintegrasi guna meningkatkan systematically, structured, and integrated to increase the certainty of
kepastian tercapainya tujuan dan sasaran Perseroan, baik dalam achieving the Company’s goals and objectives, both in the Company’s
Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) maupun Rencana Long-Term Plan (RJPP) and the Company’s Work and Budget Plan
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). ADHI juga menerapkan (RKAP). ADHI also implements a process of continuous identification,
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko measurement, monitoring, and risk control of all significant risk
secara berkelanjutan terhadap seluruh faktor risiko yang signifikan factors to the business process supported by an integrated Risk
terhadap proses bisnis dengan didukung oleh sistem informasi Management information system. ADHI’s Risk Management is also
Manajemen Risiko yang terintegrasi. Pengelolaan Manajemen Risiko implemented with the principle of prudence and maintaining high
ADHI juga diterapkan dengan prinsip kehati-hatian serta menjaga vigilance in carrying out its operations. This is intended to maximize
100 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 101
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
kewaspadaan tinggi dalam melaksanakan operasionalnya. Hal added value to shareholders and ensure profitability and sustainable
tersebut dimaksudkan untuk memaksimalkan nilai tambah kepada business growth. ADHI’s Risk Management System has adopted the
pemegang saham serta memastikan profitabilitas dan pertumbuhan Principles, Frameworks, and processes in ISO 31000:2018.
bisnis yang berkelanjutan. Sistem Manajemen Risiko ADHI telah
mengadopsi Prinsip, Framework dan proses pada ISO 31000:2018.
Sebagai bagian dalam penerapan Manajemen Risiko, ADHI As part of the implementation of Risk Management, ADHI
memahami pentingnya peran sistem pengendalian internal yang understands the importance of the role of an effective internal
efektif. Dalam hal ini Manajemen ADHI juga memastikan bahwa control system. In this case, ADHI Management also ensures that
sistem pengendalian internal diterapkan secara menyeluruh di the internal control system is implemented comprehensively in
setiap lini bisnis ADHI. Seluruh kebijakan Manajemen Risiko yang every ADHI business line. All Risk Management policies designed
dirancang sesuai dengan Visi, Misi, Sasaran serta karakteristik bisnis in accordance with ADHI’s Vision, Mission, Targets and business
ADHI telah ditetapkan dan didokumentasikan, termasuk mencakup characteristics have been determined and documented, including
tujuan dan komitmen pelaksanaannya. the objectives and commitments for their implementation.
Terdapat 9 (sembilan) risiko yang dikelola oleh ADHI yaitu: There are 9 (nine) risks managed by ADHI, namely:
1. Risiko Strategis adalah risiko yang disebabkan oleh 1. Strategic Risk is a risk caused by the uncertainty of ADHI’s
ketidakpastian kondisi ADHI dalam ketidaktepatan arahan condition in the inaccuracy of strategic policy directions that
kebijakan strategis yang dapat memberikan dampak yang can have a material impact on ADHI’s position in the industry
material terhadap posisi ADHI dalam industri di mana ADHI in which ADHI operates.
beroperasi.
2. Risiko Pemasaran dibedakan berdasarkan lini bisnisnya. Risiko 2. Marketing Risk is distinguished based on its business line.
Pemasaran dalam lini bisnis Engineering & Construction adalah Marketing Risk in the Engineering & Construction business
risiko ketidaktercapaian target perolehan kontrak sesuai dengan line is the risk of not achieving the target for obtaining contracts
yang direncanakan mulai dari perencanaan tender sampai as planned, starting from tender planning to its implementation.
pada pelaksanaannya. Risiko Pemasaran dalam lini bisnis Marketing Risk in the property & manufacturing business line
property & manufacturing adalah risiko pelaksanaaan kegiatan is the risk of implementing activities to promote a product/
mempromosikan suatu produk/layanan serta pencarian info service and searching for new market information that is the
pasar baru yang menjadi target dalam pencapaian KPI target in achieving KPI
3. Risiko Investasi adalah risiko yang dihadapi oleh entitas mulai 3. Investment Risk is a risk faced by an entity from planning to
dari perencanaan sampai pada pelaksanaan proyek investasi implementing an investment project that includes the risk of
yang mencakup risiko pemilihan dan keputusan proyek investasi selecting and deciding on an investment project and investment
dan kelayakan investasi (return, payback period, dan strategi feasibility (return, payback period, and business strategy).
bisnisnya).
4. Risiko Produksi adalah risiko terkait dengan biaya, mutu, dan 4. Production Risk is a risk related to costs, quality, and time that
waktu yang menyebabkan tidak tercapainya target revenue causes the revenue target not to be achieved according to the
sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. plan that has been set.
5. Risiko Keuangan adalah risiko yang disebabkan oleh struktur 5. Financial Risk is the risk caused by the structure and access
dan akses pendanaan, terkait perpajakan, anggaran, akuntansi, to funding, related to taxation, budget, accounting, receivables,
piutang, pengelolaan modal kerja dan arus kas serta Risiko working capital management and cash flow as well as integrity
integritas atas penyusunan dan laporan keuangan, termasuk risk for the preparation and reporting of financial statements,
pergerakan tingkat bunga referensi dan pergerakan nilai tukar including the movement of reference interest rates and the
rupiah. movement of the rupiah exchange rate.
6. Risiko Sumber Daya Manusia (SDM) adalah Risiko yang 6. Human Resources (HR) Risk is the risk related to Human
berkaitan dengan Sumber Daya Manusia terkait dengan Resources related to recruitment, productivity, competence,
rekrutmen, produktivitas, kompetensi, kompensasi dan benefit, compensation and benefits, industrial relations, and the accuracy
industrial relationship, serta ketepatan penempatannya of their placement.
7. Risiko Hukum, Reputasi dan Kepatuhan adalah risiko yang 7. Legal, Reputation and Compliance Risk is the risk caused by
disebabkan oleh tindakan dan/atau tuntutan hukum, kecurangan legal actions and/or lawsuits, fraud in the context of corruption,
dalam konteks korupsi, kolusi, dan nepotisme, perburukkan collusion and nepotism, deterioration of reputation and non-
reputasi dan ketidakpatuhan pada peraturan perundang- compliance with applicable laws and regulations that can affect
undangan yang berlaku yang dapat berpengaruh terhadap reputation and performance.
reputasi dan kinerja.
8. Risiko Sistem & Teknologi Informasi adalah risiko yang 8. Information Technology & System Risk is a risk caused by the
disebabkan oleh kegagalan perangkat lunak, perangkat failure of software, hardware, networks, or other information
keras, jaringan, atau sistem teknologi informasi lainnya yang technology systems resulting from cyber attacks, data loss,
diakibatkan oleh serangan siber (cyber attacks), kehilangan privacy violations, malicious data manipulation, and/or data
data, pelanggaran privasi, manipuplasi data berbahaya, dan/ access management.
atau pengelolaan akses data.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 101
Page 102
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Business Supporting Function
9. Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Lingkungan, 9. Occupational Health and Safety (OHS), Environmental, and
dan Sosial adalah risiko terhadap potensi kerugian yang Social Risk is a risk of potential losses caused by internal
disebabkan oleh proses internal, kegagalan sistem, kecelakaan processes, system failures, occupational health and safety
dalam kesehatan keselamatan kerja, kesalahan manusia, atau accidents, human error, or external events that affect daily
kejadian eksternal yang mempengaruhi operasi bisnis sehari- business operations. Environmental and social risks are potential
hari. Risiko terkait lingkungan dan sosial yaitu potensi eksposur exposures caused by physical climate change events, and/or
yang disebabkan oleh peristiwa perubahan iklim fisik, dan/ Transition risks related to changes in environmental policies, risks
atau Risiko transisi terkait perubahan kebijakan lingkungan, related to poor relationships with the surrounding community/
Risiko terkait hubungan yang tidaka baik dengan komunitas/ society and social engagement.
masyarakat sekitar dan sociaal engagement.
ADHI telah menetapkan kebijakan terkait manajemen risiko melalui ADHI has established a policy related to risk management through
Surat Keputusan Direksi ADHI. Kebijakan tersebut mengatur the Decree of ADHI Board of Directors. The policy regulates the
penerapan manajemen risiko yang mengacu pada standar SNI implementation of risk management that refers to the SNI ISO
ISO 31000 dan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor 31000 standard and the Regulation of the Minister of State-Owned
PER-2/MBU/03/2023. Adapun beberapa hal yang tercantum dalam Enterprises Number PER-2/MBU/03/2023. There are several things
kebijakan manajemen risiko, yaitu: listed in the risk management policy, namely:
1. ADHI menerapkan sistem Manajemen Risiko berbasis standar 1. ADHI implements a Risk Management system based on the SNI
SNI ISO 31000:2018, yang diintegrasikan ke dalam semua ISO 31000:2018 standard, which is integrated into all business
proses bisnis dan sesuai dengan Tata Kelola Perusahaan processes and in accordance with Good Corporate Governance
yang Baik (Good Corporate Governance) dengan tujuan untuk with the aim of creating and protecting the Company’s value.
menciptakan dan melindungi nilai Perseroan.
2. Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam memastikan 2. The Board of Commissioners is responsible for ensuring
pemantauan atas efektivitas pelaksanaan sistem pengendalian monitoring of the effectiveness of the implementation of the
internal dan pengendalian risiko oleh Direksi dan manajemen internal control system and risk control by the Board of Directors
melalui management review atas: and management through management reviews of:
a. Pelaksanaan strategi dan risiko strategis Perseroan secara a. Periodic implementation of the Company’s strategic
berkala. strategies and risks.
b. Pemantauan atas tindak lanjut temuan dan rekomendasi b. Monitoring of the follow-up to findings and recommendations
yang disampaikan oleh regulator, audit internal, dan submitted by regulators, internal audits, and external audits
audit eksternal melalui Komite Audit, Komite Pemantau through the Audit Committee, Risk Management and Quality
Manajemen Risiko dan Mutu, Tata Kelola Terintegrasi dan Monitoring Committee, Integrated Governance and Good
Komite Pemantau Good Corporate Governance dan Legal. Corporate Governance and Legal Monitoring Committee.
c. Direksi bersama-sama dengan manajemen melakukan c. The Board of Directors together with management conduct
review secara berkala terhadap pelaksanaan strategi periodic reviews of the implementation of the company’s
perusahaan dalam kegiatan operasional maupun strategy in operational and non-operational activities based
non operasional berdasarkan kebijakan dan prosedur on internal control policies and procedures.
pengendalian internal.
3. Integrasi proses manajemen risiko dilakukan berdasarkan risk 3. Integration of risk management processes is carried out based on
based thinking approach dimulai dari penetapan visi, misi, RJPP, a risk-based thinking approach starting from the determination
RKAP, KPI dan pelaksanaan seluruh proses bisnis termasuk of the vision, mission, RJPP, RKAP, KPI and the implementation
pengambilan keputusan untuk lebih menjamin ketercapaian of all business processes including decision making to further
sasaran dengan target-target kinerjanya. ensure the achievement of targets with performance targets.
4. Manajemen memfasilitasi sumber daya yang diperlukan untuk 4. Management facilitates the resources needed to fulfill the
memenuhi penerapan sistem Manajemen Risiko berbasis implementation of the Risk Management system based on
standar SNI ISO 31000:2018. the SNI ISO 31000:2018 standard.
Dampak dari perubahan iklim yang dipicu oleh pemanasan The impact of climate change triggered by global warming is
global menjadi tantangan bagi seluruh sektor bisnis dan industri a challenge for all business and industrial sectors in Indonesia,
di Indonesia, termasuk industri konstruksi. Fenomena yang perlu including the construction industry. Phenomena that need to be
diantisipasi antara lain perubahan pola curah hujan, meningkatnya anticipated include changes in rainfall patterns, increasing extreme
kejadian cuaca ekstrem, serta naiknya tinggi muka laut. Bagi ADHI, weather events, and rising sea levels. For ADHI, these changes affect
perubahan ini berpengaruh terhadap pelaksanaan dan penyelesaian the implementation and completion of projects that are being worked
proyek-proyek yang sedang dikerjakan. Untuk menghadapi tantangan on. To address these challenges, ADHI has established the following
tersebut, ADHI telah menetapkan langkah-langkah mitigasi sebagai mitigation measures: [GRI 201-2, GRI G4: CRE8]
berikut: [GRI 201-2, GRI G4: CRE8]
1. Memastikan semua proyek yang menerima dukungan 1. Ensure that all projects receiving Government support
Pemerintah menerapkan seluruh ruang lingkup Standar Mitigasi implement the full scope of the Climate Change Mitigation
dan Adaptasi Perubahan Iklim serta risiko bencana and Adaptation Standards and disaster risks
102 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 103
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT 2. Mendorong pengelola proyek untuk memastikan pelaksanaan 2. Encourage project managers to ensure that construction runs konstruksi berjalan lancar dan adanya upaya pencegahan smoothly and that there are preventive efforts against changes terhadap perubahan kondisi iklim, seperti kenaikan suhu in climate conditions, such as rising global temperatures, rising bumi, kenaikan muka air laut, perubahan pola curah hujan, sea levels, changes in rainfall patterns, and changes in storm dan perubahan pola badai serta menyiapkan penanganannya patterns and prepare for their handling 3. Memastikan setiap proyek yang menerima dukungan dari 3. Ensure that every project receiving Government support Pemerintah patuh dan melaksanakan segala jenis peraturan complies with and implements all types of regulations and dan perundang-undangan yang berkaitan dengan bangunan laws related to green buildings and buildings, as well as related dan bangunan hijau, serta peraturan yang terkait regulations 4. Melakukan identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan terhadap 4. Identify Environmental Aspects & Impacts on waste aspects, aspek limbah, aspek pencemaran, aspek sumber daya air & pollution aspects, water & energy resources aspects, biodiversity energi, aspek keanekaragaman hayati, aspek perubahan iklim, aspects, climate change aspects, cultural heritage aspects, aspek cagar budaya, aspek 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, 5R aspects (Ringkas, Neat, Clean, Maintain, Rajin), and Social Rajin), dan Aspek Sosial Lingkungan Sekitar yang di dalamnya Aspects of the Surrounding Environment which include impact terdapat analisa dampak, mitigasi pengendalian, rencana analysis, mitigation control, environmental program plans, and program lingkungan, dan penanggung jawab. Hal ini tertera those responsible. This is stated in the Work Instructions for pada Petunjuk Kerja Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan Identification of Environmental Aspects and Impacts (IADL) (IADL) dan Rencana Program Lingkungan SP 014 ES W01 and the Environmental Program Plan SP 014 ES W01 PROGRAM PENSIUN PENSION PROGRAM ADHI senantiasa memperhatikan kesejahteraan karyawannya selama ADHI always pays attention to the welfare of its employees during mengabdi maupun saat memasuki masa purnabakti. Berkaitan their service and when they enter retirement. In relation to this, dengan hal tersebut, karyawan yang memasuki masa purnabakti employees who enter retirement will receive pension funds according akan menerima dana pensiun sesuai perhitungan pesangon UU to the severance pay calculation of the Manpower Law and cooperate Ketenagakerjaan dan melakukan kerja sama pengelolaan dana in managing pension program funds at the Financial Institution program pensiun di Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Pension Fund (DPLK). [GRI 3-3] [GRI 3-3] Program Pensiun yang berlaku di lingkungan ADHI adalah Program The Pension Programs applicable in ADHI are the Defined Pensiun Iuran Pasti (PPIP) yang dikelola oleh DPLK BNI dan Program Contribution Pension Program (PPIP) managed by DPLK BNI and the Pensiun Untuk Kompensasi Pesangon (PPUKP) yang dikelola oleh Pension Program for Severance Compensation (PPUKP) managed DPLK Jiwasraya. Adapun besaran manfaat pensiun yang akan by DPLK Jiwasraya. The amount of pension benefits that will be diterima karyawan disesuaikan dengan ketentuan perhitungan received by employees is adjusted to the provisions for calculating pesangon pada UU Ketenagakerjaan yang berlaku. Di mana severance pay in the applicable Manpower Law. Where ADHI has ADHI memiliki kewajiban untuk memenuhi hak tersebut dengan an obligation to fulfill these rights by using the highest nominal menggunakan nominal yang tertinggi antara perhitungan pesangon between the severance pay calculation or the accumulated balance atau akumulasi saldo iuran kontribusi Perseroan. [GRI 201-3] of the Company’s contribution contributions. [GRI 201-3] BANTUAN FINANSIAL YANG DITERIMA DARI FINANCIAL ASSISTANCE RECEIVED FROM PEMERINTAH THE GOVERNMENT Sejak tahun 2010, Pemerintah memberikan perhatian khusus Since 2010, the Government has given special attention to SOE kepada BUMN dengan menyalurkan dana melalui mekanisme by channeling funds through the State Capital Investment (PMN) Penyertaan Modal Negara (PMN). Kebijakan tersebut diambil sejalan mechanism. This policy was taken in line with the government’s dengan upaya pemerintah agar BUMN bisa menjadi salah satu efforts so that SOEs can become one of the driving forces of the motor penggerak perekonomian di Tanah Air. Pada tahun 2024, economy in the country. In 2024, the Ministry of Finance (Kemenkeu) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Komisi XI DPR RI sepakat and Commission XI of the Indonesian House of Representatives untuk memberikan penyertaan modal negara (PMN) kepada 17 agreed to provide state capital participation (PMN) to 17 SOEs with BUMN dengan total nilai Rp26,79 triliun. PMN ini diberikan dalam a total value of IDR 26.79 trillion. This PMN is provided in cash or bentuk tunai maupun non tunai. Di antara 17 BUMN, ADHI tidak non-cash. Among the 17 SOEs, ADHI is not one of them. On the other termasuk salah satu di antaranya . Di sisi lain, pada tahun 2024, hand, in 2024, the Company also did not receive financial assistance Perseroan juga tidak menerima bantuan finansial dari pemerintah, from the government, either in the form of tax exemptions and tax baik dalam bentuk pembebasan pajak dan kredit pajak, subsidi, credits, subsidies, investment grants, or other forms. [GRI 3-3, 201-4] hibah investasi, maupun bentuk lainnya . [GRI 3-3, 201-4] Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 103
Page 104
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Business Supporting Function
PENGUNGKAPAN KERANGKA GOVERNANSI, D I S C LO S U R E O F G O V E R N A N C E
PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN ASPEK FRAMEWORK, MANAGEMENT AND
PERPAJAKAN CONTROL OF TAX ASPECTS
Sebagai wajib pajak, ADHI berkomitmen untuk berkontribusi As a taxpayer, ADHI is committed to contributing to development
terhadap pembangunan melalui ketaatan dalam pembayaran pajak. through compliance in paying taxes. In line with that, during 2024,
Selaras dengan itu, selama tahun 2024, Perseroan telah mematuhi the Company has complied with all regulations and fulfilled tax
semua peraturan dan memenuhi kewajiban pajak sesuai dengan obligations in accordance with applicable laws and regulations. Thus,
hukum dan peraturan yang berlaku. Dengan demikian, Perseroan the Company did not receive any warnings or significant sanctions
tidak menerima peringatan apapun atau sanksi signifikan terkait related to taxation until December 31, 2024.
dengan perpajakan sampai dengan 31 Desember 2024.
Pengelolaan pajak di ADHI dilakukan oleh Departemen Akuntansi Tax management at ADHI is carried out by the Accounting and
dan Pajak di bawah Direktur Keuangan, yang sekaligus merupakan Tax Department under the Director of Finance, which is also the
badan tata kelola tertinggi yang secara resmi meninjau dan highest governance body that officially reviews and approves the
menyetujui strategi pajak Perusahaan. Sebagai wajib pajak, Perseroan Company’s tax strategy. As a taxpayer, the Company makes every
berupaya semaksimal mungkin menghindari terjadinya pelanggaran effort to avoid violations of tax regulations so as not to be subject
peraturan perpajakan agar tidak terkena saksi administrasi, baik to administrative sanctions, either in the form of administrative
berupa sanksi denda administrasi, sanksi bunga, sanksi kenaikan, fines, interest sanctions, increase sanctions, and criminal sanctions
serta sanksi pidana atau kurungan. or imprisonment.
Sebagai salah satu bagian dari perencanaan pajak, Departemen As part of tax planning, the Accounting and Tax Department conducts
Akuntansi dan Pajak melakukan sosialisasi tentang manajemen socialization on tax risk management to all Company personnel.
risiko pajak kepada seluruh insan Perseroan. Pada tahun 2024, In 2024, socialization was carried out online and offline with the
sosialisasi dilakukan melalui daring maupun luring dengan materi material PMK 79 of 2024 concerning Tax Treatment in Operational
PMK 79 Tahun 2024 tentang Perlakuan Perpajakan Dalam Kerja Cooperation. PMK 80 of 2024 concerning Tax Provisions in the
Sama Operasi. PMK 80 Tahun 2024 tentang Ketentuan Perpajakan Framework of Implementing the Core Tax Administration System.
dalam Rangka Pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan.
Pada tahun 2024, ADHI mengerjakan proyek di luar negeri di In 2024, ADHI worked on projects abroad, including the construction
antaranya pembangunan prasarana perkeretaapian di Filipina of railway infrastructure in the Philippines. However, the tax reports
. Walau demikian, laporan perpajakan yang disampaikan tetap submitted still refer to the tax provisions and regulations in
merujuk pada ketentuan dan regulasi perpajakan di Indonesia. Per Indonesia. As of December 31, 2024, ADHI has paid income tax of
31 Desember 2024, ADHI telah membayarkan pajak penghasilan Rp447,539,223,370, Value Added Tax (VAT) of Rp1,173,644,179,797,
sebesar Rp447.539.223.370, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Customs and Excise of Rp118,208,990 and Land & Building Tax
Rp1.173.644.179.797, Bea dan Cukai Rp 118.208.990 dan Pajak (PBB) of Rp2,575,930,884 with a total of Rp1,623,877,543,041, down
Bumi & Bangunan (PBB) Rp 2.575.930.884 dengan total sebesar compared to 2023 with tax payments of Rp3,053,455,545,362.
Rp1.623.877.543.041, turun dibandingkan tahun 2023 dengan
pembayaran pajak sebesar Rp3.053.455.545.362 .
104 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 105
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 105
Page 106
Ikhtisar Kinerja
Performance Highlight
106 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
8 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 107
LAPORAN TAHUNAN 2023 ANNUAL REPORT
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
04
Kinerja
Lingkungan
Environmental Performance:
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 107
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan
9
Page 108
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
MEMBANGUN KESELARASAN DENGAN LINGKUNGAN
BUILDING HARMONY WITH THE ENVIRONMENT
ADHI menyadari bidang usaha yang dijalankan yaitu konstruksi ADHI recognizes that its core business in construction and
dan infrastruktur berdampak langsung terhadap lingkungan, infrastructure has a direct impact on the environment, including
termasuk mengubah bentang alam. Untuk itu, Perseroan memiliki altering natural landscapes. Consequently, the Company assumes
tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa setiap aktivitas a significant responsibility to ensure that every operational activity
operasionalnya selaras dengan prinsip keberlanjutan. Perhatian is aligned with sustainability principles. Environmental stewardship
terhadap aspek lingkungan menjadi bagian dari komitmen Perseroan is an integral part of the Company’s commitment to balancing
dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan business growth with ecological preservation. By implementing
pelestarian alam. Dengan menerapkan kebijakan yang ramah environmentally friendly policies, ADHI not only complies with
lingkungan, ADHI tidak hanya mematuhi regulasi yang berlaku, applicable regulations but also contributes to global efforts to
tetapi juga turut berkontribusi dalam upaya global mengurangi mitigate the adverse effects of global warming and climate change.
dampak negatif akibat pemanasan global dan perubahan iklim.
Kepatuhan terhadap aspek lingkungan juga merupakan wujud Compliance with environmental aspects is also a form of corporate
tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat dan generasi social responsibility to the community and future generations. In
mendatang. Dalam setiap proyek yang dikerjakan, ADHI berupaya every project undertaken, ADHI strives to minimize carbon emissions,
meminimalkan emisi karbon, mengelola limbah konstruksi dengan manage construction waste properly, and optimize the use of
baik, serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya secara efisien. resources efficiently. With this strategy, ADHI can reduce adverse
Dengan strategi ini, ADHI dapat mengurangi dampak lingkungan environmental impacts, such as air, water, and soil pollution, thereby
yang merugikan, seperti pencemaran udara, air, dan tanah sehingga ensuring environmental sustainability around the project.
memastikan keberlanjutan lingkungan di sekitar proyek.
Selain itu, kepatuhan terhadap standar lingkungan dapat In addition, compliance with environmental standards can improve
meningkatkan reputasi dan daya saing ADHI di industri konstruksi. ADHI’s reputation and competitiveness in the construction industry.
Para pemangku kepentingan, termasuk investor, mitra bisnis, Stakeholders, including investors, business partners, and customers,
108 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 109
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
dan pelanggan, semakin menaruh perhatian terhadap aspek are increasingly paying attention to sustainability aspects in choosing
keberlanjutan dalam memilih perusahaan untuk berkolaborasi. companies to collaborate with. By implementing environmentally
Dengan menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab secara responsible business practices, ADHI can build a positive image and
lingkungan, ADHI dapat membangun citra positif dan meningkatkan increase added value for the company in the eyes of stakeholders.
nilai tambah bagi perusahaan di mata para pemangku kepentingan.
Lebih jauh, perhatian terhadap aspek lingkungan dapat memberikan Furthermore, attention to environmental aspects can provide
manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan usaha ADHI. Dengan long-term benefits for ADHI’s business sustainability. By adopting
mengadopsi teknologi ramah lingkungan, seperti penggunaan environmentally friendly technologies, such as the use of sustainable
material berkelanjutan dan penerapan prinsip green construction, materials and the application of green construction principles, ADHI
ADHI dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi can improve operational efficiency and reduce potential risks related
potensi risiko yang berkaitan dengan perubahan regulasi lingkungan. to changes in environmental regulations. Thus, compliance with
Dengan demikian, kepatuhan terhadap aspek lingkungan tidak environmental aspects is not only a legal obligation, but also a smart
hanya menjadi kewajiban hukum, tetapi juga strategi bisnis yang business strategy in maintaining the growth and sustainability of
cerdas dalam menjaga pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan. the company.
LANDASAN KEBIJAKAN [GRI 3-3] POLICY FOUNDATION [GRI 3-3]
Komitmen ADHI terhadap aspek lingkungan dalam menjalankan ADHI’s commitment to environmental aspects in carrying out
operasional usaha berpedoman pada berbagai regulasi antara lain: business operations is guided by various regulations, including:
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2007 1. Law of the Republic of Indonesia Number 30 of 2007 concerning
tentang Energi Energy
2. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan 2. Law Number 18 of 2008 concerning Waste Management
Sampah
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan 3. Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. and Management.
4. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan 4. Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022
Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang concerning Job Creation into Law
5. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang 5. Government Regulation Number 22 of 2021 concerning the
Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Implementation of Environmental Protection and Management
Hidup
6. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang 6. Government Regulation Number 74 of 2001 concerning
Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun Management of Hazardous and Toxic Materials
7. Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2023 tentang Konservasi 7. Government Regulation Number 33 of 2023 concerning Energy
Energi Conservation
8. Instruksi Presiden Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penghematan 8. Presidential Instruction Number 13 of 2011 concerning Energy
Energi Saving
9. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik 9. Regulation of the Minister of Environment and Forestry of
Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan the Republic of Indonesia Number 12 of 2010 concerning
Pengendalian Pencemaran Udara di Daerah Implementation of Air Pollution Control in Regions
10. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor 10. Regulation of the Minister of Environment and Forestry Number
6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan 6 of 2021 concerning Procedures and Requirements for the
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Management of Hazardous and Toxic Materials Waste.
11. Peraturan Menteri PUPR No. 9 Tahun 2021 tentang Program 11. Regulation of the Minister of PUPR No. 9 of 2021 concerning
Penyelenggaraan Konstruksi Berkelanjutan the Sustainable Construction Implementation Program
12. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan 12. Decree of the Minister of State for Environment and Forestry
Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2003 Tentang Pedoman of the Republic of Indonesia Number 111 of 2003 concerning
Mengenai Syarat dan Tata Cara Perizinan Serta Pedoman Kajian Guidelines Concerning Licensing Requirements and Procedures
Pembuangan Air Limbah ke Air atau Sumber Air. and Guidelines for the Study of Wastewater Discharge into
Water or Water Sources.
13. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik 13. Decree of the Minister of Environment and Forestry of the
Indonesia No.45 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan Republic of Indonesia No. 45 of 2005 concerning Guidelines
Pelaksanaan RKL-RPL for the Preparation of the Implementation of RKL-RPL
14. Indeks saham Sustainable and Responsible Investment (SRI)- 14. Sustainable and Responsible Investment (SRI)-KEHATI stock
KEHATI. index.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 109
Page 110
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Selanjutnya, mengacu berbagai regulasi di atas, Perseroan Furthermore, referring to the various regulations above, the Company
merumuskan berbagai peraturan internal dan acuan internal formulates various internal regulations and internal references in
dalam mengimplementasikan kinerja keberlanjutan di bidang implementing sustainable performance in the environmental sector
lingkungan hidup di lapangan. Perseroan juga senantiasa berupaya in the field. The Company also always makes maximum efforts to
secara maksimal untuk meningkatkan daya dukung lingkungan, increase environmental carrying capacity, has an environmental
memiliki analisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL), impact analysis (AMDAL), carries out environmental management
melakukan upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya efforts and environmental monitoring efforts (UKL-UPL), meets
pemantauan lingkungan hidup (UKL-UPL), memenuhi baku mutu environmental quality standards, and prioritizes environmentally
lingkungan, serta mengedepankan operasional perusahaan yang friendly company operations, and so on. In terms of environmental
ramah lingkungan, dan sebagainya. Dalam hal kinerja keberlanjutan sustainability performance, the Company has been certified with ISO
lingkungan, Perseroan telah tersertifikasi ISO 9001:2015 tentang 9001:2015 on Quality Management Systems and ISO 14001:2015
Sistem Manajemen Mutu dan ISO 14001:2015 tentang Sistem on Environmental Management Systems.
Manajemen Lingkungan.
KOMITMEN ADHI TERHADAP KELESTARIAN ADHI’S COMMITMENT TO ENVIRONMENTAL
LINGKUNGAN [GRI 3-3] SUSTAINABILITY [GRI 3-3]
ADHI sebagai bagian dari pelaku usaha di Indonesia berkomitmen ADHI, as a prominent business operator in Indonesia, is dedicated
untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan. to creating a better and more sustainable environment. This
Komitmen ini diwujudkan tidak hanya sebagai bentuk kepatuhan commitment is reflected not only in adherence to regulatory
terhadap regulasi, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam requirements but also as a tangible contribution to mitigating the
mengurangi dampak perubahan iklim dan pemanasan global yang impacts of climate change and global warming. Through strategically
dampaknya kian nyata. Dengan langkah-langkah strategis yang sustainable initiatives, ADHI endeavors to proactively address the
berorientasi pada keberlanjutan, ADHI berupaya mengantisipasi ongoing effects of global warming, ensuring that its business
dampak lanjutan dari pemanasan global dan memastikan bahwa operations deliver economic benefits while preserving ecosystem
kegiatan usahanya tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, balance.
tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem.
Implementasi atas komitmen tersebut semakin bermakna dengan The significance of this commitment is further underscored by the
terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.51/POJK.03/2017 issuance of the Financial Services Authority Regulation No. 51/
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable Finance for
Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik atau POJK Keuangan Financial Institutions, Issuers, and Public Companies (Sustainable
Berkelanjutan. Peraturan ini membagi dua kategori perusahaan Finance POJK). This regulation classifies companies into two
berdasarkan proses bisnis dan pengaruhnya terhadap lingkungan, categories based on their business processes and environmental
yaitu perusahaan yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan impact: those whose operations are directly related to the
lingkungan hidup dan perusahaan yang proses bisnisnya tidak environment and those that are not. In this context, the Company
berkaitan langsung dengan lingkungan hidup. Merujuk kategori ini, is categorized among those whose business activities have a direct
Perseroan termasuk dalam kategori pertama, yaitu perusahaan environmental impact.
yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan lingkungan hidup.
Perseroan meyakini upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan The Company firmly believes that preserving the environment
memerlukan kerja bersama dan kontribusi semua pemangku requires collaborative efforts and contributions from all stakeholders.
kepentingan. Oleh karena itu, ADHI mendukung sepenuhnya upaya Accordingly, ADHI fully supports the government’s initiatives led by
Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan the Ministry of Environment and Forestry, which has been actively
yang telah berupaya untuk mengendalikan persoalan kerusakan coordinating with various stakeholders to address environmental
lingkungan melalui koordinasi dengan para pemangku kepentingan. degradation. Beyond central government efforts, the Company also
Selain Pemerintah pusat, koordinasi juga dilakukan dengan dunia engages with the business community, academia, non-governmental
usaha, dunia Pendidikan, LSM, serta para pelaku di lapangan. organizations, and field practitioners.
Sejalan dengan semangat kolaborasi tersebut, ADHI terus Aligned with this collaborative spirit, ADHI continuously integrates
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek sustainability principles across all aspects of its operations. As a
operasionalnya. Sebagai perusahaan konstruksi, ADHI berupaya construction firm, ADHI strives to involve all stakeholders in its
melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya menjaga environmental conservation efforts. This is achieved through various
kelestarian lingkungan. Berbagai kerja sama dilakukan, baik dalam partnerships in waste management, as well as through environmental
pengelolaan limbah maupun pelatihan dan sertifikasi lingkungan. training and certification programs. For example, through its business
Melalui unit bisnisnya misalnya, FPLT Medan ADHI Estate unit, FPLT Medan ADHI Estate Management, the Company manages
Management, Perseroan mengelola limbah lanjutan pada proyek- waste generated from its projects to ensure responsible processing.
proyek ADHI guna memastikan pemrosesan yang bertanggung In addition, ADHI conducts training on greenhouse gas emissions
jawab. Selain itu, ADHI juga menyelenggarakan berbagai pelatihan calculation and the implementation of ISO 14001 standards to
110 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 111
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT terkait perhitungan emisi gas rumah kaca serta penerapan standar enhance environmental awareness and management capabilities. ISO 14001 untuk meningkatkan kesadaran dan kapabilitas dalam mengelola dampak lingkungan. Kolaborasi yang dilakukan ADHI untuk mendukung pelestarian alam, In support of environmental conservation and greenhouse gas sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca antara lain melalui reduction, ADHI has undertaken collaborative initiatives such as the kegiatan rehabilitasi dan penanaman tahap satu seluas 125 hektare rehabilitation and initial planting of 125 hectares of mangroves in mangrove di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Karawang Regency on November pada 20 November 2024. Sebagai program berkelanjutan, ADHI 20, 2024. As part of its ongoing program, ADHI aims to expand the menargetkan penanaman total 525 hektar hingga 2025. Kegiatan total mangrove plantation area to 525 hectares by 2025, a project berpotensi menyerap emisi GRK dari pertumbuhan mangrove projected to sequester up to 137 million kg CO2(e) in greenhouse sebesar 137 juta kg CO2(e) pada tahun 2028. gas emissions by 2028. Program penanaman mangrove di Karawang merupakan hasil kerja The mangrove planting program in Karawang is the result of a sama ADHI dengan Kementerian Kehutanan Balai Perencanaan collaboration between ADHI, the Ministry of Forestry’s Citarum- Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum-Ciliwung sebagai perencana Ciliwung Watershed Regional Planning Agency (BPDAS) as the kegiatan, Kementerian Kehutanan Balai Perhutanan Sosial dan program planner, the Ministry of Forestry’s Social Forestry and Kemitraan Lingkungan Wilayah Jawa sebagai pihak berwenang Environmental Partnership Agency for the Java region as the dalam pengelolaan Perhutanan Sosial , serta Lembaga Masyarakat regulatory authority for Social Forestry management, and the Desa Hutan (LMDH) Rimba Jaya Sedari sebagai pelaksana kegiatan Rimba Jaya Sedari Forest Village Community Institution (LMDH) rehabilitasi penanaman . Selain di Karawang, program penanaman as the executor of the rehabilitation planting activities. In addition to mangrove juga dilakukan ADHI di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Karawang, ADHI is also implementing mangrove planting programs dan di Pantai Nipah-Nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi at Pantai Indah Kapuk, North Jakarta, and at Pantai Nipah-Nipah Kalimantan Timur pada Maret 2024. in Penajam Paser Utara Regency, East Kalimantan, in March 2024. Berbagai inisiatif di atas merupakan bentuk nyata dukungan ADHI These initiatives serve as a tangible demonstration of ADHI’s terhadap program go green yang diusung pemerintah. Dengan commitment to the government’s go-green agenda. By integrating mengintegrasikan keberlanjutan dalam strategi bisnis dan sustainability into its business strategy and operations, ADHI not operasionalnya, ADHI tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, only complies with regulatory requirements but also creates long- tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang bagi lingkungan dan term value for the environment and society. The Company remains masyarakat. Perseroan berkomitmen untuk terus berinovasi dan committed to continuous innovation and enhancing measures that memperkuat langkah-langkah dalam menjaga keseimbangan antara balance business growth with environmental preservation. pertumbuhan bisnis dan kelestarian lingkungan. Di samping itu, komitmen ADHI dalam menjaga kelestarian In addition, ADHI’s commitment to preserving the environment is lingkungan dibuktikan dengan melakukan Identifikasi Aspek & proven by conducting Identification of Environmental Aspects & Dampak Lingkungan (IADL) di setiap proyek sebagai berikut: Impacts (IADL) in each project as follows: Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 111
Page 112
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
ASPEK LIMBAH
1.
WASTE ASPECT
LIMBAH KONSTRUKSI ORGANIK
ORGANIC CONSTRUCTION WASTE
Metode bekisting dari bahan besi
yang bisa menghilangkan limbah
Program Metode
kayu dan bisa dipakai berulang
Kerja & Teknologi
kali (reduce)
Berkelanjutan
Sustainable Work
Formwork method from iron
Method & Technology
material that can eliminate wood
Program
waste and can be used repeatedly
(reduce)
Limbah kayu bekisting yang Pengadaan material kayu dan
tidak dikelola dengan baik, dapat multipleks yang kuat tahan lama,
menimbulkan dampak negatif Program
sehingga bisa dipakai secara
• Kondisi proyek tidak rapi & kotor Procurement
berulang (Reuse)
• Jika dibakar, menimbulkan emisi Berkelanjutan
gas CO2 Sustainable
Procurement of strong and
• Bahan kimia pengawet pada kayu Procurement
durable wood and multiplex
dapat larut sehingga mencemari Program
materials, so that they can be
Limbah Kayu Pekerjaan tanah dan mempengaruhi used repeatedly (Reuse)
Bekisting bekisting beton kualitas air tanah
Formwork Wood Concrete Jika dalam kondisi tidak dapat
Waste formwork work Unmanaged formwork wood waste dipakai kembali, maka diolah
can have negative impacts menjadi pupuk kompos atau Program Pengelolaan
• The project condition is untidy dipakai untuk alat bantu (recycle) Limbah Non B3
& dirty Non-B3 Waste
• If burned, it causes CO2 gas If in a condition that cannot Management
emissions be reused, then it is processed Program
• Chemical preservatives in wood into compost or used for tools
can dissolve and pollute the soil (recycle)
and affect groundwater quality Mitigasi terakhir, jika masih
terdapat limbah kayu, maka
dipindahkan ke lokasi tempat
Program Pengelolaan
pembuangan sampah akhir
Limbah Non B3
(landfill)
Non-B3 Waste
Management
The last mitigation, if there is still
Program
wood waste, then it is moved to
the final waste disposal location
(landfill)
112 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 113
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Pengadaan beton sesuai dengan
perhitungan quantity pengecoran Program
sehingga meminimalkan sisa Procurement
beton (Reduce) Berkelanjutan
Procurement of concrete in Sustainable
accordance with the calculation of Procurement
casting quantity so as to minimize Program
concrete waste (Reduce)
Sisa beton readymix jika tidak dikelola
dengan baik, dapat menimbulkan Metode pemasangan sarung pada Program Metode
dampak negatif terhadap lingkungan, corong tuang beton truk mixer Kerja & Teknologi
di antaranya : (Reduce) Berkelanjutan
• Kondisi proyek tidak rapi & kotor Method of installing a cover on Sustainable Work
• Senyawa kimia dalam beton a concrete pouring funnel of a Method & Technology
dapat mempengaruhi pH tanah mixer truck (Reduce) Program
• Jika masuk ke saluran air, dapat
Pemanfaatan sisa beton untuk
Sisa Beton Pekerjaan menyebabkan sedimentasi
pembuatan produk lain misal
Readymix pengecoran beton Program Pengelolaan
untuk jalan kerja, kanstin, saluran
Readymix Concrete Concrete casting If readymix concrete residue is not Limbah Non B3
precast U-ditch (Recycle)
Waste work managed properly, it can have a Non-B3 Waste
Utilization of concrete waste to
negative impact on the environment, Management
make other products such as for
including: Program
work roads, curbs, precast U-ditch
• The project condition is untidy
channels (Recycle)
& dirty
• Chemical compounds in concrete Penyediaan area khusus
Program Pengelolaan
can affect soil pH pembuangan sisa beton yang
Limbah Non B3
• If it enters water channels, it can terkendali
Non-B3 Waste
cause sedimentation Provision of a special area for
Management
controlled disposal of concrete
Program
waste
Program Pengelolaan
Pembersihan ceceran beton yang
Limbah Non B3
jatuh di jalan
Non-B3 Waste
Cleaning up spilled concrete that
Management
falls on the road
Program
LIMBAH KONSTRUKSI ANORGANIK
INORGANIC CONSTRUCTION WASTE
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 113
Page 114
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Pengadaan besi sesuai
perhitungan kebutuhan besi
Program
dengan cermat, sehingga
Procurement
meminimalkan kelebihan sisa
Berkelanjutan
Scrap besi beton jika tidak dikelola besi (Reduce)
Sustainable
dengan baik, dapat menimbulkan Procurement of iron according
Procurement
dampak negatif terhadap lingkungan, to the calculation of iron needs
Program
di antaranya : carefully, so as to minimize excess
• Kondisi proyek tidak rapi & kotor iron scrap (Reduce)
• Kondisi korosi besi dapat Metode bestad potongan
mencemari tanah dan kualitas Program Metode
besi dengan cermat sehingga
Pekerjaan air tanah Kerja & Teknologi
meminimalkan potongan besi
pembesian beton • Serbuk potongan besi dapat Berkelanjutan
beton (reduce)
bertulang membahayakan kesehatan Sustainable Work
Scrap besi beton Method of bestad iron scrap
Reinforced Method and
Scrap iron concrete carefully so as to minimize iron
concrete If not managed properly, concrete iron Technology Program
concrete scrap (reduce)
reinforcement scrap can have a negative impact on
work the environment, including: Program Pengelolaan
Dimanfaatkan ulang untuk stek
• Untidy and dirty project Limbah Non B3
besi pekerjaan arsitektur (Reuse)
conditions Non-B3 Waste
Reused for iron scraps for
• Iron corrosion conditions can Management
architectural work (Reuse)
pollute the soil and groundwater Program
quality Mitigasi terakhir, jika masih
• Iron scrap dust can be harmful terdapat scrap besi, maka kerja Program Pengelolaan
to health sama dengan pihak pengolahan Limbah Non B3
besi (Recycle) Non-B3 Waste
The last mitigation, if there is still Management
iron scrap, then cooperate with the Program
iron processing party (Recycle)
LIMBAH KONSTRUKSI B3
B3 CONSTRUCTION WASTE
114 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 115
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Pengadaan alat berat dengan
umur di bawah 5 tahun dan
kondisi baik, sehingga frekuensi Program
penggantian oli mesin bisa Procurement
diminimalkan (reduce) Berkelanjutan
Procurement of heavy equipment Sustainable
with an age of less than 5 years Procurement
Oli mesin bekas yang tidak dikelola and in good condition, so that the Program
dengan baik, dapat menimbulkan frequency of engine oil changes
dampak negatif terhadap lingkungan, can be minimized (reduced)
di antaranya :
• Kondisi proyek tidak rapi & kotor Dimanfaatkan kembali untuk Program Pengelolaan
• Bahan kimia dalam oli dapat pelumas alternatif pada alat Limbah B3
menyebabkan pencemaran tanah tertentu (reuse) B3 Waste
dan kualitas air tanah Reused as an alternative lubricant Management
• Jika masuk ke saluran air, for certain tools (reuse) Program
Operasional Alat dapat menyebabkan kerusakan Dikemas dan dikumpulkan di
Oli mesin bekas Berat ekosistem air TPS Limbah B3 dan kerja sama
Used engine oil Heavy Equipment Program Pengelolaan
dengan pihak ketiga pengolahan
Operations Used engine oil that is not managed Limbah B3
oli mesin bekas (recycle)
properly can have a negative impact B3 Waste
Packaged and collected at the B3
on the environment, including: Management
Waste TPS and in collaboration
• Untidy and dirty project Program
with third parties for processing
conditions used engine oil (recycle)
• Chemicals in oil can cause soil
pollution and groundwater quality Jika status alat berat adalah sewa
• If it enters water channels, it atau milik subkontraktor, meminta
can cause damage to the water kepada Pemilik Alat untuk
ecosystem membawa oli bekas keluar lokasi Program Pengelolaan
proyek (Recover) Limbah B3
If the status of the heavy B3 Waste
equipment is rented or owned Management
by a subcontractor, ask the Program
Equipment Owner to take the
used oil out of the project location
(Recover)
LIMBAH DOMESTIK ORGANIK
ORGANIC DOMESTIC WASTE
Mengurangi sampah kertas
dengan cara dokumen digital dan
Kertas bekas misal bekas print yang
surat elektronik (reduce) Program Digitalisasi
tidak dikelola dengan baik, dapat
Reducing paper waste by Digitalization Program
menyebabkan dampak negatif
means of digital documents and
terhadap lingkungan, di antaranya :
electronic mail (reduce)
• Kondisi kantor tidak rapi
• Jika dibakar, dapat menimbulkan Pemanfaatan kembali kertas Program Pengelolaan
Kegiatan kantor
emisi gas CO2. bekas dengan cara bolak balik / Limbah Non B3
Kertas bekas print proyek
duplex (reuse) Non-B3 Waste
Used printing paper Project office
Used paper, for example used printing Reusing used paper by double- Management
activities
paper that is not managed properly, sided / duplex (reuse) Program
can cause negative impacts on the
Jika sudah tidak dipakai lagi,
environment, including: Program Pengelolaan
kerja sama dengan pihak ketiga
• Untidy office conditions Limbah Non B3
pengolahan kertas bekas (recycle)
• If burned, it can cause CO2 gas Non-B3 Waste
If it is no longer used, cooperate
emissions. Management
with third parties to process used
Program
paper (recycle)
LIMBAH DOMESTIK ANORGANIK
1.5 INORGANIC DOMESTIC WASTE
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 115
Page 116
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Sampah botol plastik yang tidak Program Pengelolaan
Menggunakan peralatan minum
dikelola dengan baik, dapat Limbah Non B3
yang bisa diisi ulang (Reduce)
menimbulkan dampak negatif Non-B3 Waste
Using refillable drinking
terhadap lingkungan, di antaranya : Management
equipment (Reduce)
• Kondisi kantor tidak rapi Program
• Jika dibuang ke saluran air, dapat
Pemanfaatan kembali botol
mempengaruhi ekosistem air
plastik, misal untuk wadah Program Pengelolaan
• Jika dibuang ke tanah,
penyimpanan, pot bunga, Limbah Non B3
menimbulkan pencemaran tanah
kerajinan seni (reuse) Non-B3 Waste
• Jika dibakar, menimbulkan emisi
Kegiatan kantor Reusing plastic bottles, for Management
Sampah botol gas CO2
proyek example for storage containers, Program
plastik
Project office flower pots, art crafts (reuse)
Plastic bottle waste Plastic bottle waste that is not
activities
managed properly can have a
Kondisi terakhir, jika masih
negative impact on the environment,
terdapat sampah botol plastik,
including:
maka kerja sama dengan pihak Program Pengelolaan
• Untidy office conditions
ketiga pengolahan plastik bekas Limbah Non B3
• If thrown into water channels, it
(Recycle ) Non-B3 Waste
can affect the water ecosystem
The final condition, if there is Management
• If thrown into the ground, it
still plastic bottle waste, then Program
causes soil pollution
cooperate with a third party to
• If burned, it causes CO2 gas
process used plastic (Recycle)
emissions
LIMBAH DOMESTIK B3
DOMESTIC B3 WASTE
Mengurangi pemakaian tinta
printer dengan cara dokumen
digital dan surat elektronik
Program Digitalisasi
(reduce)
Digitalization Program
Reduce printer ink usage by
digitalizing documents and e-mail
Cartridge tinta printer yang tidak
(reduce)
dikelola dengan baik, dapat
menimbulkan dampak negatif Program
lingkungan, di antaranya : Pengadaan printer dan cartridge Procurement
• Kondisi kantor tidak rapi yang dapat diisi ulang (Reduce) Berkelanjutan
• Bahan kimianya dapat Procurement of refillable printers Sustainable
Limbah cartridge Kegiatan kantor
menyebabkan pencemaran tanah and cartridges (Reduce) Procurement
tinta printer proyek
dan kualitas air tanah Program
Printer ink cartridge Project office
waste activities Jika kondisi cartridge sudah rusak,
Printer ink cartridges that are not
dikumpulkan di TPS Limbah B3
managed properly can have negative
dan kerja sama dengan pihak
environmental impacts, including:
ketiga yang mempunyai ijin
• Untidy office conditions Program Pengelolaan
pengangkutan dan pengolahan
• Chemicals can cause soil Limbah B3
limbah B3 (Recycle)
pollution and groundwater quality B3 Waste
If the cartridge is damaged, it
Management
is collected at the B3 Waste
Program
TPS and in collaboration with a
third party that has a permit to
transport and process B3 waste
(Recycle)
LIMBAH CAIR
LIQUID WASTE
116 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 117
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Jika tidak dikelola dengan baik Daur ulang air limbah misalnya
dapat menimbulkan dampak negatif untuk penyiraman tanaman, debu,
terhadap lingkungan di antaranya: dan lain – lain sehingga jumlah air
• Ikan dan berbagai organisme air limbah yang dikeluarkan ke badan Program Daur Ulang
akan mati, bahkan punah. Hal air berkurang Air
tersebut akan menyebabkan Recycling wastewater, for example Water Recycling
masalah pada ekosistem for watering plants, dusting, etc., Program
• Banjir jika hujan turun dengan so that the amount of wastewater
intensitas tinggi. Hal ini akan discharged into water bodies is
memberikan dampak buruk reduced.
terhadap jalan, jembatan, tol, dan
berbagai infrastruktur lainnya Pengujian baku mutu air
• Bau tidak sedap serta tumpukan limbah secara periodik dengan
Limbah cair kantor: Program Pengujian
sampah yang tersebar di mana parameter: TSS, BOD, pH, minyak
kegiatan harian Lingkungan
– mana dan lemak
seperti mencuci Environmental
• Menimbulkan pencemaran air Periodic testing of wastewater
piring dan buang Kegiatan kantor Testing Program
yang mengandung banyak virus quality standards with parameters:
air ke toilet Proyek TSS, BOD, pH, oil and fat
penyakit
Office liquid waste: Project office
daily activities such activities
If not managed properly, it can have
as washing dishes
negative impacts on the environment,
and going to the
including:
toilet
• Fish and various aquatic
organisms will die, even become Pemantauan dan memberikan
extinct. This will cause problems perlakuan pada air limbah
in the ecosystem sebelum dibuang ke badan air Program Inspeksi
• Floods if the rain falls with agar sesuai dengan baku mutu Lingkungan
high intensity. This will have a Monitoring and treating Environmental
bad impact on roads, bridges, wastewater before it is discharged Inspection Program
toll roads, and various other into water bodies to ensure it
infrastructure meets quality standards.
• Bad smells and piles of garbage
scattered everywhere
• Causes water pollution that
contains many disease viruses
ASPEK PENCEMARAN
2
POLLUTION ASPECT
2.1. PENCEMARAN UDARA
2.1. AIR POLLUTION
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 117
Page 118
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Program Metode
Metode pemasangan terpal
Kerja & Teknologi
penutup pada dump truk
Berkelanjutan
pengangkut tanah (Reduce)
Sustainable
Method of installing tarpaulin
Working Methods
cover on dump truck for
and Technologies
transporting soil (Reduce)
Program
Program Pengelolaan
Pembatasan kecepatan dump
Limbah Non B3
truck pengangkut tanah (Reduce)
Non-B3 Waste
Speed restrictions for dump
Management
trucks transporting soil (Reduce)
Program
Debu tanah yang timbul pada
pekerjaan timbunan tanah berpotensi Program Pengelolaan
Penyiraman rutin lokasi di saat
mempengaruhi kualitas udara dan Limbah Non B3
kondisi tidak hujan (Reduce)
mengganggu kesehatan, dan dapat Non-B3 Waste
Regular watering of the location
Debu tanah Timbunan tanah menimbulkan komplain warga sekitar Management
when it is not raining (Reduce)
Earth dust Landfill Program
Soil dust that arises during earth
Sosialisasi saat akan mulai
filling work has the potential to affect
kegiatan proyek dengan unsur
air quality and harm health, and can Program Sosialisasi
pemerintahan setempat,
cause complaints from local residents. & Koordinasi Pihak
perwakilan masyarakat termasuk
Terkait
wartawan dan LSM (reduce)
Socialization &
Socialization when starting
Coordination
project activities with local
Program for Related
government elements, community
Parties
representatives including
journalists and NGOs (reduce)
Program Analisis
Uji kualitas udara, termasuk
Kualitas Lingkungan
tingkat partikel debu
Environmental
Air quality testing, including dust
Quality Analysis
particle levels
Program
2.2. PENCEMARAN AIR
2.2. WATER POLLUTION
Pengadaan beton secara tepat
Program
sesuai kebutuhan, sehingga
Procurement
meminimalkan sisa beton
Berkelanjutan
Sustainable
Procurement of concrete
Procurement
precisely according to needs, thus
Program
minimizing concrete waste
Air hasil cucian sisa beton dari
Truck Mixer yang tidak dikelola Metode pembuatan tempat
Air hasil cucian sisa dengan baik, saat masuk dalam khusus pencucian dan
beton dari Truck saluran air berpotensi menyebabkan pengolahan air beton bekas
Program Metode
Mixer Pek. pengecoran pencemaran air dan sedimentasi cuci TM, sehingga terkendali
Kerja & Teknologi
Water from beton dan air hasil pengolahan dapat
Berkelanjutan
washing the Concrete casting Water from washing leftover dimanfaatkan kembali (reuse)
Sustainable
remaining concrete package concrete from a mixer truck that
Working Methods
from the Mixer is not managed properly, when it Method for creating a special
and Technologies
Truck enters the water channel, has the place for washing and processing
Program
potential to cause water pollution and used TM concrete water, so that
sedimentation. it is controlled and the processed
water can be reused.
Program Analisis
Uji kualitas air di saluran eksisting Kualitas Lingkungan
Water quality testing in existing Environmental
channels Quality Analysis
Program
2.3. PENCEMARAN TANAH
2.3. LAND POLLUTION
118 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 119
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Memilih petugas yang terampil
dalam pengisian dan pengeluaran
Program Pengelolaan
solar sehingga menghindari
Limbah B3
tumpahan solar (Reduce)
B3 Waste
Management
Choose officers who are skilled in
Program
filling and dispensing diesel fuel
to avoid diesel spills (Reduce)
Tangki penyimpanan solar dalam
kondisi baik dan tidak bocor, Program Pengelolaan
sehingga tidak terjadi kebocoran Limbah B3
Kebocoran dan tumpahan solar (Reduce) B3 Waste
yang masuk ke dalam tanah dapat The diesel storage tank is in good Management
Kebocoran dan Kegiatan menyebabkan pencemaran tanah, condition and does not leak, so Program
tumpahan solar ke pengisian dan karena senyawa kimia dalam solar there are no leaks (Reduce)
dalam tanah pengeluaran akan merusak kualitas tanah
Diesel fuel leaks Charging and Bangunan tempat tangki BBM
and spills into the dispensing Diesel leaks and spills that enter the sesuai standar, di antaranya lantai
ground activities soil can cause soil pollution, because dari beton, terdapat saluran dan
the chemical compounds in diesel will bak penampungan tumpahan Program Pengelolaan
damage the quality of the soil. solar (Reduce) Limbah B3
B3 Waste
The building where the fuel tank Management
is located meets standards, Program
including a concrete floor,
channels and a tank for collecting
diesel spills (Reduce)
Program Analisis
Kualitas Lingkungan
Uji kualitas kondisi tanah
Environmental
Soil condition quality test
Quality Analysis
Program
ASPEK SUMBER DAYA AIR & ENERGI
3
WATER RESOURCES & ENERGY ASPECTS
3.1. SUMBER DAYA AIR
3.1. WATER RESOURCES
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 119
Page 120
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Desain bangunan dengan
tetap semaksimal mungkin
mempertahankan vegetasi
eksisting, sehingga tidak
Program Bangunan
mengurangi daya resap air hujan
Ramah Lingkungan
(Reduce)
Green Building
Program
The building design maintains
existing vegetation as much as
possible, so as not to reduce the
Berkurangnya area resapan air hujan absorption of rainwater (Reduce)
akibat pembangunan kantor proyek
berpotensi dampak negatif terhadap Desain jalan dan parkir kendaraan
Bangunan kantor lingkungan yaitu berkurangnya menggunakan produk yang bisa
Berkurangnya area proyek dan ketersediaan air tanah menyerap air hujan, misalkan
Program Bangunan
resapan air hujan landscape paving blok permeable (Reduce)
Ramah Lingkungan
Reduced rainwater Project office The reduction in rainwater catchment Green Building
catchment area building and areas due to the construction of Design roads and vehicle parking
Program
landscape project offices has the potential using products that can absorb
to have a negative impact on the rainwater, for example permeable
environment, namely a reduction in paving blocks (Reduce)
the availability of groundwater. Program Konservasi
Membuat sumur resapan di area
Sumber Daya Air
strategis (Reduce)
Water Resources
Making infiltration wells in
Conservation
strategic areas (Reduce)
Program
Penanaman pohon dan vegetasi Program Konservasi
yang bisa meningkatkan Sumber Daya Air
penyerapan air Water Resources
Planting trees and vegetation that Conservation
can increase water absorption Program
3.2. EFISIENSI ENERGI & ENERGI TERBARUKAN
3.2. ENERGY EFFICIENCY & RENEWABLE ENERGY
Desain bangunan kantor
proyek dengan banyak jendela
kaca sehingga tidak perlu
Penggunaan lampu listrik saat kerja menghidupkan lampu listrik saat Program Hemat
kantor siang hari dapat menyebabkan siang hari (reduce) Energi
Penggunaan lampu peningkatan konsumsi listrik PLN atau Energy Saving
Kegiatan kantor
listrik siang hari inefisiensi energi Design of project office building Program
proyek
Use of electric with lots of glass windows so that
Project office
lights during the The use of electric lights during there is no need to turn on electric
activities
day office work during the day can cause lights during the day (reduce)
increased PLN electricity consumption
or energy inefficiency. Program Hemat
Efisiensi pemakaian listrik Energi
Efficient use of electricity Energy Saving
Program
Penggunaan lampu listrik PJU pada
area landscape menyebabkan Pemakaian produk energi
peningkatan konsumsi listrik PLN atau terbarukan di antaranya lampu
Penggunaan lampu Program Hemat
inefisiensi energi panel surya (Reduce)
listrik PJU Landscape kantor Energi
Use of PJU electric Office Landscape Energy Saving
The use of PJU electric lights in Use of renewable energy products
lights Program
landscape areas causes an increase in including solar panel lights
PLN electricity consumption or energy (Reduce)
inefficiency.
ASPEK KEANEKARAGAMAN HAYATI
4
BIODIVERSITY ASPECTS
4.1. KEANEKARAGAMAN HAYATI FLORA
4.1. BIODIVERSITY OF FLORA
120 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 121
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Program Pelestarian
Semaksimal mungkin tetap
Keanekaragaman
mempertahankan pohon eksisting
Hayati
(Reduce)
Biodiversity
Maintain existing trees as much
Penebangan pohon berdiameter Conservation
as possible (Reduce)
besar saat pekerjaan land clearing, Program
akan menimbulkan dampak negatif
Program Pelestarian
terhadap lingkungan, di antaranya :
Pemindahan pohon eksisting ke Keanekaragaman
Peningkatan suhu lingkungan sekitar
lokasi sekitar (Reuse) Hayati
Land clearing Berkurangnya resapan air hujan
Relocation of existing trees to Biodiversity
Penebangan pohon bangunan Terganggunya ekosistem
surrounding locations (Reuse) Conservation
Tree logging Land clearing
Program
building Felling large diameter trees during
land clearing work will have negative Pergantian dengan pohon baru
impacts on the environment, including: dengan perbandingan 1 : 10,
Program Pelestarian
• Increased ambient temperature artinya 1 pohon lama hilang
Keanekaragaman
• Reduced rainwater absorption kemudian diganti 10 pohon baru
Hayati
• Disturbance of the ecosystem (Recycle)
Biodiversity
Replacement with new trees with
Conservation
a ratio of 1:10, meaning 1 old tree
Program
is lost then replaced by 10 new
trees (Recycle)
4.2. KEANEKARAGAMAN HAYATI FAUNA
4.2. BIODIVERSITY OF FAUNA
Terganggunya ekosistem monyet
ekor panjang akibat penebangan
pohon buah saat pekerjaan land
clearing, berpotensi menyebabkan
Penanaman pohon pengganti
ketidakseimbangan ekosistem dan Program Pelestarian
Gangguan yang menjadi sumber makanan
hewan tersebut dapat mengganggu Keanekaragaman
ekosistem satwa alami satwa tersebut (Reduce)
aktivitas proyek Hayati
hewan Land clearing
Biodiversity
Disturbance of Planting replacement trees that
Disruption of the long-tailed monkey Conservation
animal ecosystem are a natural food source for
ecosystem due to the felling of fruit Program
these animals (Reduce)
trees during land clearing work has
the potential to cause an imbalance in
the ecosystem and these animals can
disrupt project activities.
ASPEK PERUBAHAN IKLIM
5
CLIMATE CHANGE ASPECTS
5.1. PEMANASAN GLOBAL & KENAIKAN PERMUKAAN AIR
5.1. GLOBAL WARMING and WATER LEVEL RISE
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 121
Page 122
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Pengendalian emisi gas buang
alat berat (reduce) dengan cara di
antaranya :
Pemilihan alat berat umur di
bawah 5 tahun
Pemilihan alat berat yang
mempunyai teknologi
pengurangan emisi
Pemilihan alat yang mempunyai
SILO dan uji riksa rutin berkala
Pergantian alat yang tidak
memenuhi syarat uji emisi gas Program
buang Procurement
Berkelanjutan
Controlling heavy equipment Sustainable
exhaust emissions (reduce) by Procurement
means of, among others: Program
Selecting heavy equipment under
5 years old
Selecting heavy equipment
Penggunaan BBM alat berat akan that has emission reduction
mengeluarkan emis gas buang di technology
Penggunaan BBM Operasional alat antaranya CO2 yang berpotensi Selecting equipment that has
alat berat berat meningkatkan SILO and regular periodic
Heavy equipment Heavy equipment The use of heavy equipment fuel will inspection tests
fuel usage operations produce exhaust emissions including Replacing equipment that does
CO2 which has the potential to not meet the exhaust emission
increase test requirements
Mengurangi emisi gas buang alat
berat (reduce) dengan cara di
antaranya :
Perawatan alat secara rutin
berkala
Program
Pemakaian BBM yang lebih bersih
Procurement
dan alternatif
Berkelanjutan
Sustainable
Reducing heavy equipment
Procurement
exhaust emissions (reduce) by
Program
means of, among others:
Periodic routine equipment
maintenance
Using cleaner and alternative
fuels
Program Analisis
Uji emisi gas buang secara
Kualitas
berkala
Quality Analysis
Regularly test exhaust emissions
Program
PERUBAHAN CUACA
WEATHER CHANGE
Pengadaan alat elektronik (AC
dan kulkas) yang menggunakan
bahan pendingin pengganti freon
Penggunaan freon CFC pada alat
yang lebih ramah lingkungan dan
elektronik AC dan kulkas dapat
tidak merusak ozon di antaranya
menyebabkan penipisan lapisan ozon,
memakai bahan pendingin Program
yang berpotensi peningkatan radiasi
Kegiatan Kantor hidrofluorokarbon (HFC) Procurement
Penggunaan freon UV matahari
Proyek Berkelanjutan
CFC
Project Office Procurement of electronic devices Sustainable
Use of CFC freon The use of CFC freon in electronic
Activities (AC and refrigerators) that use Procurement
devices such as air conditioners and
alternative coolants to freon Program
refrigerators can cause thinning of the
which are more environmentally
ozone layer, which has the potential to
friendly and do not damage
increase UV radiation from the sun.
the ozone layer, including using
hydrofluorocarbon (HFC)
coolants.
122 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 123
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
RISIKO BENCANA
DISASTER RISK
Metode pancang dengan
metode yang ramah lingkungan,
misal metode Hydraulic Static
Program Metode
Pile Driver (HSDP) dapat
Kerja & Teknologi
meminimalkan terjadinya getaran
Berkelanjutan
Pemancangan fondasi spun pile (Reduce)
Sustainable
di bangunan IPA yang berdekatan Working Methods
Pemancangan dengan perbukitan, berpotensi Piling methods with
and Technologies
fondasi spun pile menyebabkan bencana tanah longsor environmentally friendly methods,
Bencana tanah Program
di bangunan IPA di area perbukitan tersebut for example the Hydraulic Static
longsor Pile Driver (HSDP) method, can
Piling of spun pile
Landslide disaster minimize vibrations (Reduce)
foundations in IPA The installation of spun pile
buildings foundations in IPA buildings adjacent Laporan pemantauan dan
to hills has the potential to cause dokumentasi kondisi lereng Program
landslides in the hilly area. perbukitan sebelum, selama dan Pengendalian Aset &
sesudah pemancangan Utilitas Publik
Monitoring report and Public Asset &
documentation of hillside Utilities Control
conditions before, during and after Program
piling
Pemantauan kondisi tanggul
saluran irigasi, jika ditemukan
kondisi kerusakan, dilakukan Program
perbaikan tanggul dahulu Pengendalian Aset &
(Reduce) Utilitas Publik
Monitoring the condition of the Public Asset &
Pekerjaan galian fondasi main hole irrigation channel embankment, Utilities Control
perpipaan di lokasi yang berdekatan if damage is found, the Program
dengan saluran irigasi eksisting, embankment must be repaired
berpotensi jebolnya tanggul yang first (Reduce)
Fondasi main hole akan menyebabkan banjir di area
Koordinasi dengan pihak terkait Program Sosialisasi
perpipaan tersebut
Bencana Banjir (BBWS) tentang pelaksanaan & Koordinasi Pihak
Main hole
Floods pekerjaan di area tersebut Terkait
foundation for Excavation work for the manhole
Coordination with related Socialization &
piping foundation for the pipe at a location
parties (BBWS) regarding the Coordination
adjacent to the existing irrigation
implementation of work in the Program for Related
channel has the potential to cause
area Parties
the embankment to break, which will
cause flooding in the area. Metode perkuatan dinding Program Metode
mainhole dengan sheetpile Kerja & Teknologi
sebelum penggalian fondasi Berkelanjutan
(Reduce) Sustainable
Mainhole wall reinforcement Working Methods
method with sheet piles before and Technologies
foundation excavation (Reduce) Program
ASPEK CAGAR BUDAYA
6
CULTURAL HERITAGE ASPECTS
BANGUNAN & SITUS CAGAR BUDAYA
BUILDINGS AND CULTURAL HERITAGE SITES
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 123
Page 124
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Tes Georadar atau GPR untuk
memastikan ada tidaknya
bangunan cagar budaya yang
kemungkinan ada di bawah Program Pelestarian
permukaan tanah lokasi proyek Cagar Budaya
(reduce)
Pekerjaan galian tanah untuk fondasi Cultural Heritage
bangunan berpotensi merusak cagar Georadar or GPR test to ensure Conservation
budaya berupa makam kuno yang whether or not there are cultural Program
Cagar budaya Galian tanah terletak di bawah permukaan tanah heritage buildings that may be
makam kuno bangunan below the surface of the project
Cultural heritage of Excavation of Excavation work for building site (reduce)
ancient tombs building soil foundations has the potential to
damage cultural heritage in the form Jika ditemukan cagar budaya,
of ancient tombs located below the segera koordinasi dengan otoritas
Program Pelestarian
ground surface. terkait untuk penanganan dan
Cagar Budaya
pelestarian (reduce)
Cultural Heritage
If cultural heritage is found,
Conservation
immediately coordinate with the
Program
relevant authorities for handling
and preservation (reduce)
FOSIL PURBAKALA
ANCIENT FOSSILS
Tes Georadar atau GPR untuk
memastikan ada tidaknya
fosil hewan purbakala yang
kemungkinan ada di bawah Program Pelestarian
permukaan tanah lokasi proyek Cagar Budaya
(reduce)
Cultural Heritage
Pekerjaan galian tanah untuk fondasi Georadar or GPR tests to ensure Conservation
bangunan berpotensi merusak fosil the presence or absence of Program
hewan purbakala yang terletak di ancient animal fossils that may be
Fosil hewan Galian tanah
bawah beneath the surface of the project
purbakala bangunan
Prehistoric animal Excavation of site (reduce)
Excavation work for building
fossils building soil Jika ditemukan fosil hewan
foundations has the potential to
damage ancient animal fossils located purbakala, segera koordinasi
below. dengan otoritas terkait untuk Program Pelestarian
penanganan dan pelestarian Cagar Budaya
(reduce)
Cultural Heritage
If ancient animal fossils are found, Conservation
immediately coordinate with the Program
relevant authorities for handling
and preservation (reduce)
ASPEK 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin)
7
5R ASPECT (Compact, Neat, Clean, Maintain, Diligent)
KONDISI 5R DI KANTOR
5R CONDITIONS IN THE OFFICE
124 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 125
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Membentuk tim khusus
memantau dan bertanggungjawab
keberlanjutan kondisi 5R
Program 5R
5R Program
Form a special team to monitor
and be responsible for the
sustainability of 5R conditions.
Memisahkan barang yang tidak
terpakai ke dalam gudang
penyimpanan (Ringkas ) Program 5R
5R Program
Kegiatan kantor yang tidak terkontrol Separate unused items into
program 5R-nya, berpotensi storage warehouses (Compact)
menimbulkan ketidakrapian dan Menata barang pada tempatnya
ketidakbersihan lokasi kantor, dapat dan menyediakan lemari rak
Kondisi 5R Kantor Kegiatan kantor menimbulkan ketidaknyamanan bagi penyimpanan (Rapi ) Program 5R
Proyek proyek personil 5R Program
5R Condition of Project office Arrange items in their place and
Project Office activities Office activities that are not controlled provide storage shelves (neat)
by the 5R program have the potential
to cause untidiness and uncleanliness Merawat peralatan dan bangunan
in the office location, which can cause kantor (Rawat )
Program 5R
discomfort for personnel. 5R Program
Maintaining office equipment and
buildings (Maintenance)
Rutin melakukan pembersihan
ruang kantor (Resik )
Program 5R
5R Program
Routinely clean the office space
(Resik)
Edukasi dan pengarahan tentang
5R Program 5R
5R Program
Education and guidance on 5R
KONDISI 5R DI LAPANGAN
5R CONDITIONS IN THE FIELD
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 125
Page 126
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Membentuk tim khusus
memantau dan bertanggungjawab
keberlanjutan kondisi 5R
Program 5R
5R Program
Form a special team to monitor
and be responsible for the
sustainability of 5R conditions.
Membentuk pekerja khusus yang
bertanggungjawab kebersihan
lapangan Program 5R
5R Program
Pekerjaan konstruksi di lapangan Form special workers who are
yang tidak terkontrol program responsible for cleaning the field
5R, berpotensi menimbulkan
ketidakrapian dan ketidakbersihan Memisahkan barang yang tidak
lokasi, yang dapat menghambat terpakai ke dalam gudang
Pekerjaan kecepatan produksi dan kenyamanan penyimpanan (Ringkas ) Program 5R
Kondisi 5R 5R Program
konstruksi pekerja
Lapangan Separate unused items into
5R Field Conditions storage warehouses (Compact)
Construction work Construction work in the field that is
not controlled by the 5R program has Menata barang pada tempatnya
the potential to cause untidiness and dan menyediakan rak
uncleanliness at the location, which penyimpanan di gudang (Rapi )
can hinder production speed and Program 5R
worker comfort. 5R Program
Arrange items in their place and
provide storage shelves in the
warehouse (neat)
Merawat peralatan kerja (Rawat)
Program 5R
Maintaining work equipment 5R Program
(Maintenance)
Rutin melakukan pembersihan
lapangan (Resik ) Program 5R
5R Program
Routinely clean the field (Resik)
ASPEK SOSIAL LINGKUNGAN SEKITAR
8
SOCIAL ASPECTS OF THE SURROUNDING ENVIRONMENT
LALU LINTAS
TRAFFIC
126 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 127
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Program Metode
Metode pelaksanaan yang tepat
Kerja & Teknologi
dan pemilihan waktu kerja di
Berkelanjutan
malam hari (reduce)
Sustainable
The right implementation method
Working Methods
and selection of working hours at
and Technologies
night (reduce)
Program
Pengaturan lalu lintas dengan
penempatan personil lalu lintas
yang kompeten, papan rambu Program Traffic
yang sesuai (Reduce) Management
Pekerjaan perpipaan HDPE di
sepanjang tepi jalan raya berpotensi Traffic management with Traffic Management
menyebabkan kemacetan lalu competent traffic personnel Program
Pek. perpipaan
Penutupan lintas sekitar 1 - 2 jam, yang dapat placement, appropriate signage
HDPE di tepi
sebagian jalan menimbulkan komplain warga dan (Reduce)
jalan raya
umum pengguna jalan
Berkoordinasi dan perijinan
HDPE pipework dengan instansi terkait di
Partial closure of HDPE piping work along the edge of Program Traffic
on the side of the antaranya Dishub, Polantas
public roads the highway has the potential to cause Management
highway
traffic congestion for around 1 - 2
hours, which can cause complaints Coordinating and obtaining
Traffic Management
from residents and road users. permits with related agencies
Program
including the Transportation
Agency and Traffic Police
Sosialisasi dan komunikasi ke
publik tentang adanya pekerjaan
tersebut, sehingga pengguna
Program Traffic
jalan sudah antisipasi terhadap
Management
kemacetan
Traffic Management
Socialization and communication
Program
to the public about the work, so
that road users can anticipate
traffic jams.
Sosialisasi dan komunikasi
dengan warga sekitar tentang
Program Traffic
Parkir kendaraan dump truck tanah area parkir kendaraan dump truck
Management
berpotensi menimbulkan kemacetan tanah
dan kerusakan jalan umum, yang Traffic Management
dapat menimbulkan komplain dari Socialization and communication
Parkir dump truck Pek. timbunan Program
warga dan pengguna jalan with local residents regarding the
tanah tanah land dump truck parking area
Ground dump truck
Parking dump trucks on the ground Penempatan area khusus parkir
parking Landfill Pack
has the potential to cause traffic jams kendaraan dump truck, sehingga Program Traffic
and damage to public roads, which bisa terkontrol dengan baik Management
can lead to complaints from residents
and road users. Placement of a special parking Traffic Management
area for dump trucks, so that it Program
can be properly controlled
8.2. UTIILITAS DAN ASET PUBLIK
8.2. PUBLIC UTILITIES AND ASSETS
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 127
Page 128
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Berkoordinasi dan inspeksi
bersama dengan Pihak Ketiga
Pekerjaan perpipaan HDPE di pemilik utilitas tentang jenis Program
sepanjang tepi jalan raya berpotensi utilitas dan titik lokasi dan Pengendalian Aset &
menyebabkan kerusakan utilitas kedalaman (reduce) Utilitas Publik
milik Pihak Ketiga (Telkom, PLN,
PGN), dan jika terjadi kerusakan Coordinate and inspect together Public Asset &
Pek. perpipaan with the Third Party utility owner Utilities Control
akan menyebabkan layanan publik
HDPE di tepi regarding the type of utility and Program
Kerusakan Utilitas terganggu dan terkena denda dari
jalan raya location point and depth (reduce)
Pihak Ketiga Pihak Ketiga tersebut
Third Party Utility
HDPE pipework
Damage HDPE piping work along the edge Tes Georadar atau GPR untuk
on the side of the
of the highway has the potential to memastikan ada tidaknya utilitas Program
highway
cause damage to utilities owned by di bawah permukaan tanah Pengendalian Aset &
Third Parties (Telkom, PLN, PGN), and (reduce ) Utilitas Publik
if damage occurs, it will disrupt public
services and result in fines from the Georadar or GPR test to ensure Public Asset &
Third Party. the presence or absence of Utilities Control
utilities below the ground surface Program
(reduce)
Laporan identifikasi aset atau
lahan warga yang terkena
dampak pekerjaan, termasuk Program
yang sudah pembebasan atau Pengendalian Aset &
belum Utilitas Publik
Report on the identification Public Asset &
of assets or land of residents Utilities Control
affected by the work, including Program
those that have been acquired
or not.
Terdapat beberapa titik di jalur
perpipaan HDPE yang belum selesai Program Sosialisasi
Sosialisasi komunikasi ke
pembebasan lahan oleh Owner, & Koordinasi Pihak
warga yang lahan atau asetnya
yang berpotensi terjadi resistensi Terkait
terdampak pekerjaan
dam demonstrasi oleh warga saat
Pek. perpipaan Socialization &
Lahan belum bebas pekerjaan tersebut dimulai Communication socialization to
HDPE Coordination
residents whose land or assets
Not free Land There are several points on the Program for Related
HDPE piping pack are affected by the work
HDPE pipeline route where land Parties
acquisition by the Owner has not been Program
completed, which has the potential to Monitoring perkembangan
Pengendalian Aset &
cause resistance and demonstrations progres pembebasan lahan oleh
Utilitas Publik
by residents when the work begins. Owner
Public Asset &
Monitoring of land acquisition
Utilities Control
progress by Owner
Program
Program
Menghindari melakukan
Pengendalian Aset &
pekerjaan di lokasi yang belum
Utilitas Publik
bebas
Public Asset &
Avoid carrying out work in
Utilities Control
locations that are not yet free
Program
KEBISINGAN & GETARAN
NOISE and VIBRATION
128 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 129
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Pengadaan alat breaker yang Program
mempunyai teknologi rendah Procurement
kebisingan (reduce) Berkelanjutan
Procurement of breaker tools Sustainable
that have low noise technology Procurement
(reduce) Program
Program Metode
Kerja & Teknologi
Metode waktu pelaksanaan di
Berkelanjutan
Pemakaian excavator breaker untuk siang hari (Reduce)
memecah jalan beton eksisting pada Sustainable
pekerjaan pipa HDPE, berpotensi Daytime execution time method
Working Methods
menimbulkan kebisingan suara yang (Reduce)
and Technologies
dapat mengganggu kenyamanan Program
Pek. perpipaan
warga dan timbul komplain
Kebisingan HDPE Program Analisis
Noise Pemantauan dan pengukuran
The use of excavator breakers to Kualitas Lingkungan
HDPE piping pack tingkat kebisingan
break up existing concrete roads
during HDPE pipe work has the Environmental
Monitoring and measurement of
potential to cause noise that can Quality Analysis
noise levels
disturb residents' comfort and give Program
rise to complaints. Sosialisasi saat akan mulai
kegiatan proyek dengan unsur
Program Sosialisasi
pemerintahan setempat,
& Koordinasi Pihak
perwakilan masyarakat termasuk
Terkait
wartawan dan LSM (reduce)
Socialization &
Socialization when starting
Coordination
project activities with local
Program for Related
government elements, community
Parties
representatives including
journalists and NGOs (reduce)
Metode pancang dengan
metode yang ramah lingkungan,
misal metode Hydraulic Static
Program Metode
Pile Driver (HSDP) dapat
Kerja & Teknologi
meminimalkan terjadinya getaran
Berkelanjutan
dan kebisingan (Reduce)
Sustainable
Piling methods with
Working Methods
environmentally friendly methods,
and Technologies
for example the Hydraulic Static
Program
Pile Driver (HSDP) method, can
Getaran pada pekerjaan minimize vibrations and noise
Pemancangan pemancangan spun pile dapat (Reduce)
Getaran dan fondasi spun menyebabkan keretakan pada rumah
Sosialisasi saat akan mulai
Keretakan pile di lokasi warga sekitar terdekat, yang dapat
kegiatan proyek dengan unsur
Bangunan Warga Bangunan menyebabkan komplain warga dan Program Sosialisasi
pemerintahan setempat,
Reservoir biaya klaim perbaikan & Koordinasi Pihak
perwakilan masyarakat termasuk
Vibrations Terkait
wartawan dan LSM (reduce)
and Cracks Piling of spun pile Vibrations during spun pile driving
in Residential foundations at the work can cause cracks in nearby Socialization &
Socialization when starting
Buildings Reservoir Building residents' houses, which can lead to Coordination
project activities with local
site complaints from residents and repair Program for Related
government elements, community
claim costs. Parties
representatives including
journalists and NGOs (reduce)
Laporan pemantauan dan
dokumentasi kondisi bangunan Program
rumah warga sebelum, selama Pengendalian Aset &
dan sesudah pemancangan Utilitas Publik
Monitoring report and Public Asset &
documentation of the condition of Utilities Control
residents' houses before, during Program
and after piling.
8.4. KETENAGAKERJAAN LOKAL
8.4. LOCAL EMPLOYMENT
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 129
Page 130
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Rencana Program
Aspek Lingkungan
Nama Kegiatan Dampak Mitigasi Pengendalian Lingkungan
No. Environmental
Name of Activity Impact Control Mitigation Environmental
Aspect
Program Plan
Adanya permintaan atau desakan Program Sosialisasi
dari warga sekitar untuk dikaryakan & Koordinasi Pihak
Sosialisasi dan komunikasi
sebagai pekerja. Jika tidak dipenuhi, Terkait
pendekatan ke warga sekitar
akan terjadi kecemburuan sosial yang
berpotensi terjadi "gangguan" atas Socialization &
Socialization and communication
pelaksanaan proyek Coordination
approaches to local residents
Program for Related
Akan tetapi, jika pemberdayaan Parties
tenaga lokal berjalan dengan baik,
Program
akan memberikan dampak positif
Ketenagakerjaan
Penggunaan Konstruksi secara ekonomi dan kelancaran
Program padat karya Lokal
tenaga kerja lokal pekerjaan proyek
Labor-intensive program
Local Employment
Use of local labor Construction work There is a request or pressure from
Program
local residents to be employed as
workers. If not fulfilled, there will
be social jealousy that has the Menetapkan standar kualifikasi
Program
potential to cause "disruption" to the dan kompetensi sebagai syarat
Ketenagakerjaan
implementation of the project lowongan pekerja
Lokal
However, if the empowerment of Establishing qualification and
Local Employment
local workers goes well, it will have a competency standards as a
Program
positive impact on the economy and requirement for job vacancies
smoothness of the project
130 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 131
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
IMPLEMENTASI KEPEDULIAN TERHADAP Implementation of Environmental Concern [GRI 3-3]
LINGKUNGAN [GRI 3-3]
ADHI's concern for the environment is manifested through various
Kepedulian ADHI terhadap lingkungan diwujudkan melalui berbagai programs and policies, including by complying with various
program dan kebijakan di antaranya dengan memenuhi berbagai environmental regulations. Environmental Regulations related to
regulasi lingkungan. Regulasi Lingkungan terkait ESG yang ESG that have been issued include the ESG Manual, Environmental
sudah diterbitkan antara lain Manual ESG, Prosedur Pengelolaan Management Procedures, Environmental Management System
Lingkungan, Prosedur Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan, Implementation Procedures, and several Work Instructions including
dan beberapa Petunjuk Kerja antara lain Identifikasi Analisa Dampak Identification of Environmental Impact Analysis, Management of
Lingkungan, Pengelolaan Limbah Konstruksi, Domestik dan B3, Construction Waste, Domestic and B3, Implementation of Greening
Pelaksanaan Penghijauan di lingkungan proyek. in the project environment.
Selain kebijakan di atas, ADHI juga mengimplementasikan SKD In addition to the above policies, ADHI also implements ESG Policy
Kebijakan ESG Nomor 014-6/2023/279 yang menegaskan SKD Number 014-6/2023/279 which emphasizes the Company's
komitmen Perseroan dalam menjalankan pembangunan dengan commitment to carrying out development by paying attention
memperhatikan aspek lingkungan. Kebijakan ini mencakup upaya to environmental aspects. This policy includes efforts to reduce
pengurangan limbah dan pengelolaan emisi gas rumah kaca sebagai waste and manage greenhouse gas emissions as part of ADHI's
bagian dari tanggung jawab lingkungan yang diemban ADHI. environmental responsibilities.
Dalam operasional kantor dan proyek konstruksi, ADHI berupaya In office operations and construction projects, ADHI strives to
menerapkan prinsip keberlanjutan secara maksimal. Salah satu implement the principle of sustainability to the maximum. One
inisiatif yang dilakukan adalah penggunaan Direksi Keet ramah of the initiatives carried out is the use of environmentally friendly
lingkungan melalui pemakaian Mobox, yang dibuat dari material Keet Directors through the use of Mobox, which is made from
ramah lingkungan dan dirancang dengan konsep pengurangan environmentally friendly materials and designed with the concept
limbah di proyek saat pembangunan berlangsung. Inisiatif ini tidak of reducing waste in projects during construction. This initiative not
hanya membantu mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga only helps reduce environmental impacts, but also supports resource
mendukung efisiensi sumber daya dalam proses konstruksi. efficiency in the construction process.
ADHI juga menjalankan program Public Transportation Day sebagai ADHI also runs the Public Transportation Day program as a step to
langkah pengurangan emisi karbon. Melalui program ini, diperkirakan reduce carbon emissions. Through this program, it is estimated that
kantor pusat ADHI dapat mengurangi sekitar 1.755 ton CO₂ per ADHI's head office can reduce around 1,755 tons of CO₂ per day. In
hari. Selain itu, kebijakan lingkungan lainnya diwujudkan melalui addition, other environmental policies are realized through the use
penggunaan material ramah lingkungan, seperti semen non-OPC of environmentally friendly materials, such as non-OPC cement
dan pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA ) pada beberapa and the use of fly ash and bottom ash (FABA) in several projects, as
proyek, serta pelaksanaan berbagai langkah efisiensi, seperti well as the implementation of various efficiency measures, such as
pengujian baku mutu lingkungan, penghematan energi dan air, serta environmental quality standard testing, energy and water savings, and
pengelolaan limbah konstruksi, domestik, dan B3. Perseroan juga management of construction, domestic, and B3 waste. The Company
secara konsisten menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) also consistently applies the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle)
dan ekonomi sirkular guna meminimalkan dampak lingkungan dari and a circular economy to minimize the environmental impact of
aktivitas operasionalnya. its operational activities.
Untuk memastikan keberhasilan program-program lingkungan To ensure the success of these environmental programs, ADHI
tersebut, ADHI secara aktif melakukan sosialisasi dan kampanye actively conducts socialization and campaigns regarding procedures,
mengenai prosedur, kebijakan, dan program kerja kepada seluruh policies, and work programs to all project levels. Through this strategy,
jajaran proyek. Melalui strategi ini, ADHI tidak hanya memastikan ADHI not only ensures compliance with applicable environmental
kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang berlaku, tetapi regulations, but also encourages a culture of sustainability in all
juga mendorong budaya keberlanjutan dalam seluruh aspek aspects of its operations.
operasionalnya.
Dalam setiap proyek konstruksinya, ADHI berkomitmen untuk In every construction project, ADHI is committed to maintaining
menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan, baik di area environmental balance and sustainability, both in the project area
proyek maupun di wilayah sekitarnya. Komitmen ini diwujudkan and in the surrounding area. This commitment is realized through
melalui berbagai kebijakan, salah satunya dengan menginisiasi various policies, one of which is by initiating a million tree planting
program penanaman sejuta pohon sebagai upaya untuk mengurangi program as an effort to reduce the impact of global warming and
dampak pemanasan global serta mempertahankan keseimbangan maintain ecosystem balance.
ekosistem.
ADHI meyakini bahwa keberlanjutan lingkungan adalah tanggung ADHI believes that environmental sustainability is a shared
jawab bersama, sehingga Perseroan secara aktif berkontribusi responsibility, so the Company actively contributes to preserving
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 131
Page 132
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
dalam menjaga kelestarian alam. Komitmen ini bukan hanya sejalan nature. This commitment is not only in line with the principle of
dengan prinsip keberlanjutan dalam industri konstruksi, tetapi sustainability in the construction industry, but is also part of ADHI's
juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial ADHI dalam social responsibility in creating a positive impact on the community
menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. and the surrounding environment.
Perseroan juga menegaskan bahwa hak atas lingkungan hidup yang The Company also emphasizes that the right to a clean and healthy
bersih dan sehat adalah hak fundamental bagi setiap individu. Hal ini environment is a fundamental right for every individual. This is in
selaras dengan amanat Pasal 28H Undang-Undang Dasar Negara line with the mandate of Article 28H of the 1945 Constitution of the
Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa “Setiap Republic of Indonesia which states that "Everyone has the right to
orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, live in physical and spiritual prosperity, to have a place to live, and to
serta mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.” Dengan have a good and healthy environment." With this foundation, ADHI
landasan ini, ADHI terus berupaya menjalankan praktik bisnis yang continues to strive to carry out business practices that are not only
tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oriented towards economic growth, but also ensure environmental
memastikan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang. sustainability for future generations.
Langkah nyata yang dilakukan ADHI terhadap aspek lingkungan The concrete steps taken by ADHI regarding environmental aspects
juga diwujudkan dengan menetapkan Sustainability ADHI sebagai are also realized by establishing ADHI Sustainability as follows:
berikut: [GRI 3-3] [OJK A.1] [GRI 3-3] [OJK A.1]
1 2 3 4 5
FIRST STEP SECOND STEP THIRD STEP FOURTH STEP FIFTH STEP
2023 2024 2025 2026 2027
• Komite ESG ADHI • Review Strategi dan Kebijakan • Review Strategi dan Kebijakan • Review Strategi dan Kebijakan • Review Strategi dan Kebijakan
• Perencanaan Strategis ESG • Sertifikasi ISO:26000 • Rencana Program • Rencana Program • Rencana Program
• Strategi dan Kebijakan ESG • Rencana Program Unggulan 2025 Unggulan 2026 Unggulan 2027
• Manual dan Prosedur ESG Unggulan 2024 • Implementasi Program • Implementasi Program • Implementasi Program
• Implementasi program • Implementasi Program Unggulan dan Evaluasinya Unggulan dan Evaluasinya Unggulan dan Evaluasinya
Unggulan Jangka Pendek Unggulan dan Evaluasinya • ESG Risk Assessment 2024 • ESG Risk Assessment 2025 • ESG Risk Assessment 2026
• Improvement Annual SR • ESG Risk Assessment 2023
• Komite ESG ADHI • Strategy and Policy Review • Strategy and Policy Review • Strategy and Policy Review
• Strategy and Policy Review • 2025 Featured Program Plan • 2026 Featured Program Plan • 2027 Featured Program Plan
• ADHI ESG Committee • ISO:26000 certification • Implementation of Flagship • Implementation of Flagship • Implementation of Flagship
• ESG Strategic Planning • 2024 Featured Program Plan Programs and Evaluation Programs and Evaluation Programs and Evaluation
• ESG Strategy and Policy • Implementation of Flagship • ESG Risk Assessment 2024 • ESG Risk Assessment 2025 • ESG Risk Assessment 2026
• ESG Manuals and Programs and Evaluation
• Procedures • ESG Risk Assessment 2023
• Implementation of the
Short-Term Excellence
program
• Annual SR Improvement
132 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 133
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
PENGELOLAAN MATERIAL/BAHAN BAKU MATERIAL/RAW MATERIAL MANAGEMENT
Sesuai dengan bidang usaha di bidang jasa konstruksi, ADHI In accordance with the business field in the construction services
memerlukan berbagai jenis bahan baku/material yang dapat sector, ADHI requires various types of raw materials/materials
dibedakan menjadi 2 (dua) kategori, yakni material terbarukan that can be divided into 2 (two) categories, namely renewable and
dan tidak terbarukan. Perseroan senantiasa memastikan bahwa non-renewable materials. The Company always ensures that all raw
semua bahan baku yang digunakan oleh Perseroan diperoleh dari materials used by the Company are obtained from official sources
sumber-sumber resmi yang legal dan memiliki izin resmi. Volume that are legal and have official permits. The volume of raw materials
bahan baku dan jenisnya yang digunakan Perseroan sepanjang 3 and their types used by the Company throughout the last 3 (three)
(tiga) tahun terakhir adalah sebagai berikut: years are as follows:
Tabel Pemakaian Material/Bahan Baku Tahun 2022-2024 [GRI 301-1][OJK F.4]
Table of Material/Raw Material Usage in 2022-2024 [GRI 301-1][OJK F.4]
Tabel Penggunaan Bahan Baku/Material
Table of Raw Material Usage
Tahun
Year
Nama Material Satuan
No. 2022 2023 2024
Material Name Unit
Nilai (Rp) Nilai (Rp) Nilai (Rp)
Volume Volume Volume
Value (IDR) Value (IDR) Value (IDR)
Material tidak terbarukan
Non-renewable materials
Pasir
1 M3 162.975 36.431.097.026 44.021 44.989.581.019 15.443 2.381.781.995
Sand
Batu Pecah
2 M3 72.131 84.234.539.071 1.427.493 351.148.102.551 56.452 27.885.501.250
Crushed Stone
Batu Amour
3 M3 545.117 64.101.621.915 33.134 10.325.599.320 34.310 8.968.496.100
Amour Stone
Batu Kali
4 M3 263.867 5.521.438.432 260.649 17.545.406.073 51.664 37.987.852.440
River Stone
Sirtu
5 M3 242.693 33.306.619.017 525.989 55.391.346.075 76.267 17.156.751.250
Semen
6 Sak 180.651 104.496.327.521 4.298.512 106.630.471.443 9.705 678.290.000
Cement
Material Terbarukan
Renewable Materials
Kayu
1 M3 16.495 5.533.709.044 47.434 12.013.296.299 396 1.138.950.000
Wood
Berdasarkan data pada tabel di atas, mayoritas material yang Based on the data in the table above, the majority of materials used
digunakan ADHI berasal dari sumber daya alam dan tergolong by ADHI come from natural resources and are classified as non-
dalam kategori tak terbarukan, seperti pasir, batu pecah, batu armour, renewable, such as sand, crushed stone, armour stone, river stone,
batu kali, sirtu, dan semen. Sebagai material yang ketersediaannya sirtu, and cement. As a material whose availability is increasingly
semakin terbatas, ADHI menyadari pentingnya pengelolaan yang limited, ADHI realizes the importance of wise management to ensure
bijak untuk memastikan efisiensi penggunaan serta mengurangi efficient use and reduce waste generated.
limbah yang dihasilkan.
Untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan, ADHI berupaya To support efficiency and sustainability, ADHI strives to utilize
memanfaatkan material secara optimal guna meminimalkan materials optimally to minimize waste and save raw materials. In
pemborosan dan menghemat bahan baku. Selain itu, untuk material addition, for certain materials that can be reused, the Company is
tertentu yang memungkinkan untuk digunakan kembali, Perseroan committed to implementing the principles of recycling and reuse
berkomitmen menerapkan prinsip daur ulang dan pemanfaatan according to applicable standards.
ulang sesuai standar yang berlaku.
Sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan, ADHI As part of environmental management efforts, ADHI implements
menerapkan Prosedur Pengelolaan Limbah Konstruksi, Domestik, Construction, Domestic, and B3 Waste Management Procedures
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 133
Page 134
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
dan B3 di setiap proyek. Prosedur ini mencakup penyediaan fasilitas in each project. This procedure includes the provision of facilities
pengumpulan, pemilahan, pencatatan, serta pembuangan akhir for collection, sorting, recording, and final disposal of waste. Waste
limbah. Limbah yang tidak dapat dikelola secara internal akan dikirim that cannot be managed internally will be sent to a third party that
ke pihak ketiga yang memiliki izin resmi untuk proses pengolahan has an official permit for further processing.
lebih lanjut.
Selanjutnya, merujuk Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan Furthermore, referring to the Environmental Aspect & Impact
(IADL), beberapa material yang sudah masuk kategori limbah dan Identification (IADL), several materials that are categorized as
bisa didaur ulang di antaranya limbah kayu bekisting, sisa beton waste and can be recycled include formwork wood waste, ready-
readymix, scrap besi beton, kertas bekas print, oli mesin bekas, mix concrete waste, concrete iron scrap, used printing paper, used
sampah botol plastik, dan limbah cartridge tinta printer. Adapun engine oil, plastic bottle waste, and printer ink cartridge waste. Several
beberapa material/limbah yang bisa digunakan kembal (reuse) materials/waste that can be reused include formwork wood waste,
di antaranya limbah kayu bekisting, scrap besi beton, oli mesin concrete iron scrap, used engine oil, used printing paper, plastic
bekas, kertas bekas print, sampah botol plastik, air hasil cucian sisa bottle waste, water from washing leftover concrete from truck mixers.
beton dari truck mixer. Selanjutnya, sesuai dengan bidang usaha Furthermore, in accordance with the Company’s business field in
Perseroan di jasa konstruksi, maka tidak terdapat produk reclaimed construction services, there are no reclaimed products and packaging
dan material kemasannya. [GRI 301-2, 301-3] materials. [GRI 301-2, 301-3]
Selain bahan baku utama untuk mendukung pekerjaan di sektor In addition to the main raw materials to support work in the
konstruksi, ADHI juga memerlukan kertas sebagai material construction sector, ADHI also requires paper as a supporting
pendukung, khususnya dalam kegiatan perkantoran. Kertas material, especially in office activities. Paper is used for various
digunakan untuk berbagai keperluan administrasi, seperti surat- administrative purposes, such as correspondence, work contracts
menyurat, kontrak kerja dengan mitra, memo, dan dokumen lainnya. with partners, memos, and other documents. ADHI realizes that the
ADHI menyadari bahwa proses produksi kertas memerlukan bubur paper production process requires wood pulp from felling trees, and
kayu dari hasil penebangan pohon, serta menggunakan energi listrik, uses electricity, fuel oil, water, and other chemicals. In addition, paper
bahan bakar minyak, air, dan zat kimia lainnya. Selain itu, produksi production produces various types of waste, both solid, liquid, and
kertas menghasilkan berbagai jenis limbah, baik padat, cair, maupun gas, including waste classified as Hazardous and Toxic Materials (B3)
gas, termasuk limbah yang tergolong sebagai Bahan Berbahaya dan and non-B3. Thus, the paper industry contributes to environmental
Beracun (B3) serta non-B3. Dengan demikian, industri kertas turut impacts, including global warming and climate change.
berkontribusi terhadap dampak lingkungan, termasuk pemanasan
global dan perubahan iklim.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak lingkungan yang As a form of concern for the environmental impact caused by
ditimbulkan oleh produksi kertas, ADHI berkomitmen untuk paper production, ADHI is committed to reducing paper use in
mengurangi penggunaan kertas dalam aktivitas operasionalnya. its operational activities. One of the steps taken is to reuse used
Salah satu langkah yang diterapkan adalah memanfaatkan kembali paper from non-confidential documents, using the blank side for
kertas bekas dari dokumen yang tidak bersifat rahasia, dengan internal purposes.
menggunakan sisi kosongnya untuk keperluan internal.
Selain itu, ADHI menerapkan kebijakan paperless dalam berbagai In addition, ADHI implements a paperless policy in various
proses administrasi dengan memanfaatkan teknologi digital. administrative processes by utilizing digital technology. The use
Penggunaan surat elektronik, sistem tanda tangan digital, dan aplikasi of electronic mail, digital signature systems, and online-based
berbasis online dioptimalkan untuk mengurangi ketergantungan applications are optimized to reduce dependence on printed
terhadap dokumen cetak. documents.
Sebagai bagian dari efisiensi penggunaan kertas, ADHI juga As part of the efficiency of paper use, ADHI also implements a
menerapkan pemeriksaan menyeluruh sebelum pencetakan thorough inspection before printing documents to avoid typos or
dokumen untuk menghindari kesalahan ketik atau ejaan yang dapat spelling errors that can lead to reprinting. With these efforts, ADHI
menyebabkan pencetakan ulang. Dengan berbagai upaya tersebut, strives to reduce paper consumption and contribute to sustainable
ADHI berusaha menekan konsumsi kertas dan berkontribusi pada environmental conservation efforts.
upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
134 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 135
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Penggunaan kertas oleh Perseroan secara otomatis menimbulkan The Company’s use of paper automatically creates waste that falls
limbah yang masuk kategori non-B3 (Bahan Berbahaya dan into the non-B3 (Hazardous and Toxic Materials) category. For
Beracun). Untuk pengolahan limbah kertas, Perseroan menyerahkan paper waste processing, the Company hands it over to a third party,
kepada pihak ketiga, termasuk kemungkinan untuk digunakan including the possibility of being reused or recycled. However, until
kembali atau didaur ulang. Namun demikian, hingga akhir tahun the end of 2024, ADHI does not utilize the recycled paper in its
2024, ADHI tidak memanfaatkan hasil kertas daur ulang tersebut daily operations. [OJK F.5]
dalam operasional sehari-hari. [OJK F.5]
Meskipun mayoritas bahan baku yang digunakan ADHi bersifat Although the majority of raw materials used by ADHI are non-
tidak terbarukan, ADHI tetap berusaha untuk mengimplementasikan renewable, ADHI continues to strive to implement innovations aimed
inovasi-inovasi yang bertujuan untuk penggunaan material ramah at using environmentally friendly materials. Some of ADHI’s use
lingkungan. Beberapa penggunaan material ramah lingkungan ADHI of environmentally friendly materials in 2024 can be seen in the
di tahun 2024 dapat dilihat pada tabel berikut: following table:
Tabel Penggunaan Material Ramah Lingkungan Tahun 2024
Table of Eco-Friendly Material Usage in 2024
Pemakaian Justifikasi Keterangan
No Material Status
Usage Justification Information
Efisiensi energi, masa pakai yang
lama, dampak lingkungan yang
rendah dan pengurangan emisi Diimplementasikan di semua proyek
Lampu LED Lampu proyek karbon Adhi Karya
1 Green
LED Lights Project light Implemented in all Adhi Karya
Energy efficiency, long service life, projects
low environmental impact and
reduced carbon emissions
Green (mampu
mereduksi emisi
Pengganti unsur semen karbon sebesar
yang dihasilkan dari limbah Diimplementasikan di Pabrik/ Plant 4.447,71 ton CO2
2 FLY ASH batu bara Non B3 APB Green (capable
Cement element substitute Implemented in APB Factory/Plant of reducing
produced from coal waste carbon emissions
by 4,447.71 tons
of CO2)
limbah dari industri baja
yang bisa digunakan
sebagai agregat dalam Pemanfaatan limbah dan
Diimplementasikan di Pabrik/ Plant
campuran beton. pengganti semen
3 SLAG APB Green
waste from the steel Utilization of waste and cement
Implemented in APB Factory/Plant
industry that can be used substitutes
as aggregate in concrete
mixes.
Mobox menggunakan
material ramah lingkungan
dan minim limbah dalam
https://adhi.co.id/mobox-adhi- Diimplementasikan di IKN sebagai
proses konstruksinya,
raih-rekor-muri-pembangunan- hunian pekerja di IKN
4 MOBOX Mobox uses Green
4-lantai-hunian-pekerja-di-ikn- Implemented in IKN as a housing for
environmentally friendly
hanya-selama-29-jam/ workers in IKN
materials and minimal
waste in its construction
process,
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 135
Page 136
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Penggunaan Material Ramah Lingkungan Tahun 2024
Table of Eco-Friendly Material Usage in 2024
Pemakaian Justifikasi Keterangan
No Material Status
Usage Justification Information
1. Infrastruktur 1
Infrastructure 1
CCTV workshop dan lampu
taman Proyek Pengendalian Banjir Kali
CCTV workshop and Bekasi Paket 1
garden lights Bekasi River Flood Control Project
Package 1
Pembangunan Jalan Tol Jakarta -
Cikampek II Selatan, Paket II B - Ruas
Lampu penerangan akses Sukaragam - Sukabungah
kerja Construction of the Jakarta -
Work access lighting Cikampek II South Toll Road, Package
II B - Sukaragam - Sukabungah
Section
Pembangunan Jaringan Perpipaan
Transmisi Sistem DC Cilincing
Segmen 3 Sistem Hilir Tahap 1 SPAM
Penerangan lampu selang
Regional Jatiluhur 1 Provinsi DKI
pagar pengaman dan rotari
Development of Cilincing DC System
Safety fence hose and
Transmission Pipeline Network
rotary lighting
Segment 3 Downstream System
Phase 1 Jatiluhur 1 Regional SPAM
DKI Province
Penerangan kantor, Estate Managemen IKN
alat press plastik, wood IKN Estate Management
chipper/ pencacah kayu,
lampu jalan kantor
Kumpulan sel surya yang
Office lighting, plastic press, 2. Infrastruktur 2
mengubah energi cahaya matahari
wood chipper, office street Infrastructure 2 Green (Mampu
menjadi energi listrik. teknologi
lights mereduksi emisi
energi terbarukan yang ramah
PLTU sebesar
lingkungan dan efisien
216,26 ton CO2
Pembangunan Bendungan Jlantah
5 Solar Panel Green (Capable
automatic water level A collection of solar cells di Kabupaten Karanganyar, Provinsi
of reducing PLTU
recorder (AWRL dan AWR) that converts sunlight energy Jawa Tengah
emissions by
automatic water level into electrical energy. An Construction of the Jlantah Dam in
216.26 tons of
recorder (AWRL and AWR) environmentally friendly and Karanganyar Regency, Central Java
CO2)
efficient renewable energy Province
technology.
Pembangunan Bendungan Way Apu
Lampu penerangan Main
Kab. Buru Prov. Maluku (Paket 1)
Dam
Construction of Way Apu Dam, Buru
Main Dam lighting
Regency, Maluku Province (Package 1)
Layanan Pekerjaan Konstruksi
Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta -
Lampu penerangan di Bawen Paket 1 (Seksi 1 & Seksi 6)
area Direksi Keet dan area Construction Work Services for the
proyek Development of the Yogyakarta -
Lighting in the Keet Bawen Toll Road Package 1 (Section 1
Directorate area and project & Section 6)
area Proyek Jalan Tol IKN Segmen 3A
Karangjoang - KKT Kariangau
IKN Segment 3A Karangjoang - KKT
Kariangau Toll Road Project
lampu penerangan jalan
Toll Road Development Of Semarang
akses komplek kantor
- Demak 1C
proyek
Toll Road Development Of Semarang
street lighting access to
- Demak 1C
project office complex
Jasa Konstruksi Pembangunan Jalan
lampu penerangan jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 1
akses lapangan STA -3+881 - STA 9+000
access road lighting Probolinggo-Banyuwangi Toll Road
Construction Services Package 1 STA
-3+881 - STA 9+000
136 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 137
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Penggunaan Material Ramah Lingkungan Tahun 2024
Table of Eco-Friendly Material Usage in 2024
Pemakaian Justifikasi Keterangan
No Material Status
Usage Justification Information
Pembangunan SPAM Regional
Wosusokas Kapasitas 750 L/Det
lampu penerangan di area
Provinsi Jawa Tengah
proyek
Construction of Wosusokas Regional
lighting in the project area
SPAM Capacity 750 L/Sec, Central
Java Province
Pembangunan Jalan Tol IKN Seksi
3A-2: Segmen Karangjoang – KKT
Kariangau
lampu penerangan area Construction of IKN Toll Road Section
proyek 3A-2: Karangjoang Segment – KKT
Kariangau
project area lighting
3. Gedung
Building
Lampu penerangan, sumur Hunian tetap THP 2 - Palu
bor Permanent residence THP 2 - Palu
Lighting lights, wells
lampu penerangan dan
CCTV Iswapres IKN
lighting lights and CCTV
lampu penerangan, cctv,
passenger hoist, lampu RS Vertikal Makassar
gapura Vertikal Makassar Hospital
lighting lights, CCTV,
passenger hoist, gate lights
Lampu penerangan direksi Asrama Stan Bintaro
keet dan gapura proyek Stan Bintaro Dormitory
Directorate keet and project
gate lighting 4. EI
Penggunaan CCTV PLTMG Sumbawa
Use of CCTV Sumbawa Gas Power Plant
Kaca sunergy adalah kaca pelapis
yang dapat mengurangi panas
matahari yang masuk ke dalam
bangunan dan termasuk jenis
kaca emisivitas rendah. Kaca ini
memiliki tampilan clear sehingga
pencahayaan alami bisa masuk
ke dalam bangunan. Material ini
dapat mengurangi beban panas
dan dapat mengurangi beban AC
Material kaca sunergy yang digunakan sehingga kaca
untuk fasad yang dapat Sun energy termasuk kaca yang
mereduksi suhu di dalam ramah lingkungan.
Kaca
gedung. Spesifikasi https://repository.ub.ac.id/id/
Sunergy
asahimas clear glass eprint/176558/7/Haliza%20 Lt 2 Building MTH 27
6 Clear
Sunergy glass material for Ning%20Fatmala.pdf
Sunergy
facades that can reduce
Clear Glass
the temperature inside the Sunergy glass is a coating glass
building. Asahimas clear that can reduce the heat of the
glass specifications sun entering the building and is a
type of low-emissivity glass. This
glass has a clear appearance so
that natural lighting can enter the
building. This material can reduce
the heat load and can reduce
the AC load used so that Sun
energy glass is an environmentally
friendly glass. https://repository.
ub.ac.id/id/eprint/176558/7/
Haliza%20Ning%20Fatmala.pdf
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 137
Page 138
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Penggunaan Material Ramah Lingkungan Tahun 2024
Table of Eco-Friendly Material Usage in 2024
Pemakaian Justifikasi Keterangan
No Material Status
Usage Justification Information
Lumpur bentonite dalam
pelaksanaan dapat dipakai
kembali (recyling) dan termasuk
bahan yang ramah lingkungan
Borpile butuh bento nitte
karena dapat dibuang tanpa
semaam material untuk
merusak lingkungan
pelicin/ slurry sebenernya Proyek yang terdapat lingkupborepile
https://kampus-sipil.blogspot.
bahannya tanah liat (dulu dan pipa jacking
com/2013/04/apa-itu-lumpur-
adanya material kimia) 1. Proyek Polder DKI
bentonite.html
7 Bentonite 2. Proyek JSDP Jakarta
Bore Pile needs overnight Projects that include borepile and
Bentonite mud can be
bento, the material for the pipe jacking1. Polder DKI Project2.
reused (recycling) and is an
lubricant/slurry is actually JSDP Jakarta Project
environmentally friendly material
clay (in the past there were
because it can be disposed of
chemical materials)
without damaging the environment
https://kampus-sipil.blogspot.
com/2013/04/apa-itu-lumpur-
bentonite.html
Penggunaan bahan-bahan Infrastruktur 1
substitusi ke dalam “blended 1. Infrastructure 1
cement” yang nantinya akan
Penanganan Jalan dan Jembatan
menjadi bahan penyusun beton
Tipe PCC TOA Pejat - Rokot - Sioban (SIMP.
dinilai dapat menurunkan emisi
PCC Type LOGPON)
gas rumah kaca, disebabkan
a. Road and Bridge Handling TOA
karena substitusi tersebut
Pejat - Rokot - Sioban (SIMP.
dapat mengurangi energi yang
LOGPON)
diperlukan dalam pembakaran
klinker untuk menghasilkan Preservasi Jalan batas prov. Sumut -
volume tertentu dari semen Simpang Batang (MYC)
Tipe PCC Portland yang diproduksi. b. Preservation of provincial border
PCC Type Menurut sejumlah sumber, setiap roads. North Sumatra - Simpang
jenis semen yang tersedia di Batang (MYC)
pasaran, memiliki sasaran dalam
Infrastruktur 2 GREEN (Mampu
penggunaannya.
2. Infrastructure 2 mereduksi
terhadap emisi
https://binamarga.pu.go.id/ Pembangunan Bendungan Bener
karbon sebesar
Semen Non Tipe PCC index.php/berita/membangun- Kabupaten Purworejo Paket 4 (MYC)
31,157.38 ton
OPC PCC Type konektivitas-dengan-semen-yang- Bener Dam Development, Purworejo
8 CO2)
Non OPC ramah-lingkungan Regency Package 4 (MYC)
GREEN (Capable
Cement
Pembangunan Bendungan Manikin di of reducing
The use of substitute materials in
Tipe PCC Kabupaten Kupang (Paket-1) carbon emissions
“blended cement” which will later
PCC Type Manikin Dam Development in Kupang by 31,157.38 tons
become the concrete component
Regency (Package-1) of CO2)
is considered to be able to reduce
greenhouse gas emissions, Pembangunan SPAM Regional
because the substitution can Wosusokas Kapasitas 750 L/Det
Tipe PCC reduce the energy required in Provinsi Jawa Tengah
PCC Type burning clinker to produce a Wosusokas Regional SPAM
certain volume of Portland cement Development with a Capacity of 750
produced. According to several L/Sec, Central Java Province
sources, each type of cement
available on the market has a
target in its use.
River Improvement And Sediment
Tipe PCC
https://binamarga.pu.go.id/ Control In Namo River And Kulawi
PCC Type
index.php/berita/membangun- River Area Kab. Sigi
konektivitas-dengan-semen-yang-
ramah-lingkungan
138 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 139
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Penggunaan Material Ramah Lingkungan Tahun 2024
Table of Eco-Friendly Material Usage in 2024
Pemakaian Justifikasi Keterangan
No Material Status
Usage Justification Information
Proyek River Improvement and
Sediment Control In MIU River and
Tipe PCC TUVA River
PCC Type River Improvement and Sediment
Control Project In MIU River and
PCC juga mendukung TUVA River
keberlanjutan lingkungan dengan
mengurangi penggunaan klinker Proyek Pembangunan Pengendalian
dan menambahkan bahan yang Banjir DAS Sanggai 1A Lanjutan
Tipe PCC lebih mudah diperoleh seperti batu (KIPP) (IKN)
PCC Type kapur. Continued Sanggai Watershed Flood
Produksi PCC menghasilkan Control Development Project 1A
emisi karbon yang lebih rendah (KIPP) (IKN)
dibandingkan dengan semen Jalan Bebas Hambatan Seksi 6A:
tradisional, menjadikannya Segmen Riko – Rencana Outer Ring
Tipe PCC pilihan yang lebih baik dari segi Road IKN
PCC Type lingkungan. Toll Road Section 6A: Riko Segment
– IKN Outer Ring Road Plan
PCC also supports environmental
sustainability by reducing the Pembangunan Pengaman Pantai
Tipe PCC use of clinker and adding more Kabupaten Cilacap
PCC Type readily available materials such Coastal Protection Development in
as limestone. PCC production Cilacap Regency
produces lower carbon emissions Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Nyia Kulon
compared to traditional cement, Progo Seksi 1 Paket 1.2 STA 22+300
Tipe PCC making it a better choice from an S.D STA 42+375
PCC Type environmental perspective. Solo-Yogyakarta-Nyia Kulon Progo
Toll Road Section 1 Package 1.2 STA
22+300 S.D STA 42+375
Tipe PCC Bendungan Jenelata
PCC Type Jenelata Dam
Pembangunan Jaringan Perpipaan
Air Limbah 2 Kawasan Inti Pusat
Pemerintahan Ibu Kota Negara (KIPP
Tipe PCC IKN)
PCC Type Construction of Wastewater Pipeline
Network 2 Core Areas of the National
Capital City Government Center
(KIPP IKN)
Semen PPC lebih ramah Pembangunan SPAM Kamijoro
lingkungan karena penggunaan Wilayah Pelayanan Kab. Kulon Progo
Tipe PPC pozzolan mengurangi kebutuhan Tahap I
PCC Type klinker, sehingga mengurangi emisi Construction of Kamijoro SPAM
karbon dioksida selama produksi. Service Area of Kulon Progo Regency
Bahan tambahan seperti pozzolan Phase I
juga membantu dalam daur ulang
9 Pekerjaan Design & Build Peninggian
limbah industri, yang mengurangi
Lantai Dermaga Samudera Kade
dampak negatif terhadap
0-275 DI Pelabuhan Tanjung Emas
Tipe PPC lingkungan.
Semarang
PCC Type
Design & Build Work on Elevating the
PPC cement is more
Floor of Samudera Kade Pier 0-275
environmentally friendly because
at Tanjung Emas Port, Semarang
the use of pozzolan reduces the
need for clinker, thereby reducing
carbon dioxide emissions during
production.
Gedung
Additives such as pozzolan also
3. Building
help in recycling industrial waste,
which reduces the negative impact
on the environment.
ProyekTol Sigli - Banda Aceh
Tipe PCC
Sigli - Banda Aceh Toll Road Project
PCC Type
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 139
Page 140
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Penggunaan Material Ramah Lingkungan Tahun 2024
Table of Eco-Friendly Material Usage in 2024
Pemakaian Justifikasi Keterangan
No Material Status
Usage Justification Information
Proyek Pembangunan Gedung Balai
Tipe PCC Diklat Keuangan Denpasar
PCC Type Denpasar Financial Training Center
Building Construction Project
Tipe PCC Proyek Rs Vertikal Makassar
PCC Type Makassar Vertical Hospital Project
Tipe PCC Proyek P4 LPSK Tahap III
PCC Type LPSK Phase III P4 Project
Tipe PCC PROYEK CWI-02 ITS SURABAYA
PCC Type ITS SURABAYA CWI-02 PROJECT
Proyek Rumah Tapak Jabatan Mentri
Tipe PCC Ministerial Official Landed House
PCC Type Project
Proyek BI Thamrin
Tipe PPC
BI Thamrin Project
PCC Type
Proyek Masjid Syekh Al-Banjari Kalsel
Tipe PCC South Kalimantan Sheikh Al-Banjari
PCC Type Mosque Project
Tipe PCC Proyek Rumah Sakit Surabaya Timur
PCC Type East Surabaya Hospital Project
Proyek Pembangunan Bangunan
Gedung dan Kawasan Masjid Negara
Tipe PCC Construction Project of State Mosque
PCC Type Building and Area
Proyek Pembangunan Rumah
Sakit Ibu dan Anak Dr. Wahidin
Tipe PCC Sudirohusodo Makassar
PCC Type Construction Project of Dr. Wahidin
Sudirohusodo Mother and Child
Hospital Makassar
Proyek Hunian Tetap Pasca Bencana
Provinsi Sulawesi Tengah Tahap 2B
Tipe PCC
Permanent Housing Project Post
PCC Type
Disaster Central Sulawesi Province
Phase 2B
Proyek Pembangunan Rumah sakit
Universitas Bengkulu
Tipe PCC
Construction Project of Bengkulu
PCC Type
University Hospital
Proyek Pembangunan Gedung
Asrama dan Fasilitas Pendukung PKN
Tipe PCC STAN (Kontrak Tahun Jamak)
PCC Type Construction Project of Dormitory
Building and Supporting Facilities
PKN STAN (Multi-Year Contract)
Pembangunan Sarana Prasarana
Tipe PCC Pemerintahan II – IKN
PCC Type Development of Government
Infrastructure Facilities II - IKN
PEMBANGUNAN TUGU PAL
NOL TAHAP II (TAHUN JAMAK)-
Tipe PCC BANJARMASIN
PCC Type DEVELOPMENT OF THE PAL ZERO
MOUNT PHASE II (MULTIPLE
YEARS)-BANJARMASIN
140 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 141
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Penggunaan Material Ramah Lingkungan Tahun 2024
Table of Eco-Friendly Material Usage in 2024
Pemakaian Justifikasi Keterangan
No Material Status
Usage Justification Information
Pembangunan Stadion Utama
Tipe PCC Sumatera Utara
PCC Type Construction of the North Sumatra
Main Stadium
Pekerjaan Lounge Umroh Terminal
Tipe PCC 2F Bandara Soekarno Hatta
PCC Type Work on the Umrah Lounge Terminal
2F Soekarno Hatta Airport
Pembangunan Proyek Rusun Dosen
Tipe PCC Poltek PU
PCC Type Development of the PU Polytechnic
Lecturer Flats Project
Proyek Pembangunan Gedung main
Control Center (MCC) dan Disaster
Recovery Control Center (DRC)
Tipe PCC
Main Control Center (MCC) and
PCC Type
Disaster Recovery Control Center
(DRC) Building Construction Project
Tipe PCC Proyek IKK-FBB1 Karawang
PCC Type IKK-FBB1 Karawang Project
Proyek Konstruksi Terintegrasi
Rancang dan Bangun Pembangunan
Rumah Susun POLRI dan BIN
Tipe PCC
Integrated Construction Project
PCC Type
Design and Build of POLRI and BIN
Flats
Menggunakan
material
kayu kelapa
dari proses
pekerjaan
land clearing
yang sudah
di somel
untuk bahan
rangka
bangunan
fasilitas
sementara,
PLTMG Tobelo
10 Using
coconut
wood
material
from the land
clearing work
process that
has been
processed
for the frame
material for
temporary
facility
buildings,
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 141
Page 142
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Penggunaan Material Ramah Lingkungan Tahun 2024
Table of Eco-Friendly Material Usage in 2024
Pemakaian Justifikasi Keterangan
No Material Status
Usage Justification Information
Sebagai pengguna listrik
yang dihasilkan dari
pemakaian energi bahan
bakar solar oleh diesel
generator konvensional,
maka proses monitoring
ini menjadi sangat penting
karena kebutuhan solar
yang akan digunakan
untuk genset menjadi
tinggi jika dibandingkan
dengan penggunaan
listrik konvensional yang
berlangganan kepada PT
PLN. Akibatnya, biaya yang
digunakan untuk pengadaan
daya listrik menggunakan
energi solar menjadi besar.
Everasia
Untuk menangani menyatakan
pembengkakan biaya serta bahwa emisi
penggunaan bahan bakar karbon yang
Pekerjaan Pembangunan Gedung
tidak terbarukan, kami akan dapat dikurangi
Depot Kas Utama Wilayah Timur
menggunakan teknologi melalui
(DKUT) serta fasiltas/ gedung
powerbank ‘Enertainer’. penggunaan
pendukung DKUT di kawasan gresik
Enertainer dari Everasia Enertainer adalah
(PK 18)
dirancang sebagai alternatif sebesar 82%
ramah lingkungan untuk
Carbon Reduction atau mampu
menggantikan generator 10.045.440 kgCO2- mereduksi
Diesel Generator
diesel konvensional. Produk eq per year emisi karbon
ini berfungsi sebagai Diesel consumption 396.000 L 855,360 kg
sistem penyimpanan CO2 per tahun
Emission factor 2,64kg per litre
energi berbasis baterai, Enertainer sebagai Upaya dibandingkan
Inovasi
yang dapat menyediakan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Enertainer
190.080 kgCO2-eq penggunaan
Power bank per year
daya listrik untuk berbagai dan Bahan bahan bakar
Enertainer
11 aplikasi, diantaranya Perusak Ozon Diesel consumption 72.000 L fossil sebesar
Entertainer
proyek konstruksi, yang Enertainer as an Effort to Reduce 1,045,440 kg
Power bank Emission factor 2,64kg per litre
membutuhkan sumber daya Greenhouse Gas Emissions and CO2 per tahun
innovation 855.360 kgCO2-eq
yang andal Ozone Depleting Substances Reduction per year
Everasia stated
82% reduction that carbon
As a user of electricity emissions that
generated from the 324.000 Litres 855 tons Co2eq
Est. Diesel saved Annual Reduction
can be reduced
use of solar fuel energy through the use
by conventional diesel Construction work on the Main Cash
Depot Building for the Eastern Region of Enertainer
generators, this monitoring are 82% or are
process is very important (DKUT) and supporting facilities/
buildings for DKUT in the Gresik area able to reduce
because the need for solar carbon emissions
to be used for generators is (PK 18)
by 855,360 kg
high when compared to the CO2 per year
use of conventional electricity compared to the
subscribed to PT PLN. As use of fossil fuels
a result, the cost used to of 1,045,440 kg
procure electricity using solar CO2 per year.
energy is large.
To deal with cost overruns
and the use of non-
renewable fuels, we will use
the ‘Enertainer’ powerbank
technology. Enertainer
from Everasia is designed
as an environmentally
friendly alternative to
replace conventional diesel
generators. This product
functions as a battery-based
energy storage system, which
can provide electricity for
various applications, including
construction projects, which
require reliable power sources.
142 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 143
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
PENGELOLAAN AIR WATER MANAGEMENT
Air merupakan salah satu kebutuhan utama bagi ADHI dalam Water is one of ADHI’s main needs in running its construction
menjalankan bisnis jasa konstruksi. Selain digunakan untuk services business. In addition to being used for domestic needs of
keperluan domestik karyawan di perkantoran dan lokasi proyek, employees in offices and project locations, such as bathing, washing,
seperti mandi, mencuci, memasak, dan wudu, air juga berperan cooking, and ablution, water also plays an important role in various
penting dalam berbagai tahapan pekerjaan konstruksi. Sebagian stages of construction work. Most of the water consumed by the
besar air yang dikonsumsi oleh Perseroan berasal dari air tanah. Company comes from groundwater. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]
ADHI menyadari bahwa air bersih merupakan sumber daya bersama ADHI realizes that clean water is a shared resource whose availability
yang ketersediaannya semakin terbatas. Di beberapa wilayah, bahkan is increasingly limited. In some areas, water stress has even occurred,
telah terjadi stres air, yaitu kondisi ketika pasokan air tidak mencukupi a condition where the water supply is insufficient to meet the needs
untuk memenuhi kebutuhan manusia dan lingkungan sekitarnya. of humans and the surrounding environment. This water stress can
Stres air ini dapat disebabkan oleh keterbatasan ketersediaan, be caused by limited availability, quality, or accessibility to clean water.
kualitas, atau aksesibilitas terhadap air bersih.
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian sumber daya As a form of responsibility for the sustainability of water resources,
air, ADHI berkomitmen untuk menggunakan air secara bijaksana. ADHI is committed to using water wisely. Efforts made include water
Upaya yang dilakukan antara lain kampanye penghematan air, conservation campaigns, regular inspections of water pipes, taps, and
pemeriksaan berkala terhadap saluran air, keran, dan valve untuk valves to prevent leaks, and immediate repairs if damage is found.
mencegah kebocoran, serta perbaikan segera jika ditemukan In addition, ADHI has implemented a water recycling system at the
kerusakan. Selain itu, ADHI telah menerapkan sistem daur ulang Head Office which is used for watering plants in the office area.
air di Kantor Pusat yang dimanfaatkan untuk penyiraman tanaman
di area kantor.
Dalam aspek sosial dan lingkungan, ADHI turut berkontribusi In terms of social and environmental aspects, ADHI also contributes
dalam penyediaan akses air bersih bagi masyarakat, salah satunya to providing access to clean water for the community, one of which
melalui kerja sama penyediaan air bersih di Desa Golo Ketak untuk is through cooperation in providing clean water in Golo Ketak Village
membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan langkah- to help people in need. With these steps, ADHI ensures that the use
langkah ini, ADHI memastikan bahwa penggunaan air dalam of water in its operations does not have a negative impact on the
operasionalnya tidak berdampak negatif terhadap lingkungan environment or the surrounding community, including ensuring that
maupun masyarakat sekitar, termasuk memastikan bahwa tidak there are no water stress areas affected by the company’s activities.
ada kawasan stres air yang terdampak akibat kegiatan perusahaan. [GRI 303-1] [OJK F.5]
[GRI 303-1] [OJK F.5]
Tabel Pengambilan Air Tahun 2022 – 2024 [GRI 303-3][OJK F.5, F.8]
Table of Water Withdrawal in 2022 – 2024 [GRI 303-3][OJK F.5, F.8]
Sumber Air Satuan
2022* 2023** 2024***
Water Sources Unit
Air tanah m3 4.632 66.794 230.524.346,2
Groundwater Megaliter 4,63 66,79 230.524,35
Air Hujan m3 - - 12.827.732,37
Rainwater Megaliter - - 12.827,73
Air PDAM m 3
- - 117.676.682,39
PDAM water Megaliter - - 117.676,68
Air Daur Ulang m 3
- - 18.838.412
Recycled water Megaliter - - 18.838,41
Jumlah m 3
- - 379.867.172,96
Total Megaliter - - 379.867,17
Konversi m3 ke liter/megaliter: https://convertlive.com/id/u/mengkonversi/meter-kubik/ke/liter
*) Data merujuk penggunaan air Kantor Pusat ADHI
**) Kantor Pusat dan 10 Proyek
***) Kantor Pusat dan semua Proyek Adhi Karya
Convert m3 to liter/megaliter: https://convertlive.com/id/u/mengkonvert/meter-kubik/ke/liter
*) Data refers to ADHI Head Office water usage
**) Head Office and 10 Projects
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 143
Page 144
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Di sisi lain, pemanfaatan dan pengambilan air oleh ADHI membawa On the other hand, the utilization and extraction of water by ADHI
konsekuensi dengan adanya air limbah (efluen) yang perlu dibuang has consequences in the form of wastewater (effluent) that needs
ke badan air sebagai penerima antara lain ke parit/selokan Sebelum to be disposed of into water bodies as recipients, including ditches/
dibuang ke badan air, Perseroan melakukan treatment atau drains. Before being disposed of into water bodies, the Company
pengolahan tertentu sehingga air limbah yang dibuang memenuhi carries out certain treatments or processing so that the wastewater
standar baku mutu dan tidak membahayakan bagi lingkungan, baik that is disposed of meets quality standards and is not harmful
habitat perairan maupun pengguna air berikutnya. Secara spesifik, to the environment, both aquatic habitats and subsequent water
untuk air limbah yang telah diolah di Sewage Treatment Plant Kantor users. Specifically, for wastewater that has been treated at the
Pusat Operasional ADHI di Jl. MT Haryono No.27, Jakarta, dibuang ke Sewage Treatment Plant of ADHI’s Operational Head Office on Jl.
sumur resapan, bukan ke badan air seperti saluran kota. [GRI 303-2] MT Haryono No.27, Jakarta, it is disposed of into infiltration wells,
not into water bodies such as city channels. [GRI 303-2]
Volume Pembuangan Air Tahun 2022-2024 [GRI 303-4][OJK F.13, F.14]
Water Discharge Volume in 2022-2024 [GRI 303-4][OJK F.13, F.14]
Badan Air Satuan Jenis/Mekanisme IPAL
No. 2022 2023 2024
Water Body Unit Types/Mechanisms of IPAL
Sumur Resapan
1 m3 Sewage Treatment Plant - - 9,746
Infiltration Well
Lebih lanjut, untuk mengetahui kualitas air limbah yang dibuang, Furthermore, to determine the quality of the discharged wastewater,
Perseroan secara berkala melakukan pengujian dengan melibatkan the Company periodically conducts tests involving an independent
tim laboratorium pihak ketiga yang independen. Selama tahun third-party laboratory team. During the reporting year, the quality
pelaporan, kualitas air limbah telah memenuhi ambang batas baku of the wastewater has met the threshold of quality standards so
mutu sehingga aman bagi lingkungan dan badan air penerima. that it is safe for the environment and receiving water bodies. The
Adapun zat-zat prioritas yang diuji adalah pH, BOD, COD, Amonia, priority substances tested are pH, BOD, COD, Ammonia, oil and fat,
minyak dan lemak, dan total coliform. and total coliform.
Tabel Zat-zat Prioritas yang Diperiksa dalam Air Limbah Bulan Desember Tahun 2024
Table of Priority Substances Examined in Wastewater in December 2024
Memenuhi?
Kadar Fulfil? Langkah
Nama Satuan Hasil Pengolahan
Maksimum lanjutan
Name Unit Processing Results Ya Tidak
Maximum Level Next steps
Yes No
Ya
pH - 6-9 6.97 - -
Yes
Ya
BOD/Biochemical Oxygen Demand mg/L 30 3 - -
Yes
Ya
COD/Chemical Oxygen Demand mg/L 100 <3 - -
Yes
Ya
amonia mg/L 10 0,26 - -
Yes
minyak dan lemak Ya
mg/L 5 < 0,04 - -
oil and fat Yes
Total Padatan Tersuspensi (TSS/Total
Ya
Suspended Solids) mg/L 30 1 - -
Yes
Total Suspended Solids (TSS)
Jumlah/100 mL Ya
Total coliform 3.000 < 1,8 - -
Total/100 mL Yes
144 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 145
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Pengambilan, Pembuangan dan Konsumsi Air Tahun 2022-2024
Table of Water Intake, Discharge and Consumption 2022-2024
Sumber Air Satuan
2022*) 2023**) 2024**)
Water Source Unit
Pengambilan Air
Water Extraction
Air tanah M3 4.632 66.794 230.524.346,2
Groundwater Megaliter 4,63 66,79 230.524,35
*) Data merujuk penggunaan air kantor pusat ADHI
**) Data merupakan volume total pengambilan air Kantor Pusat dan proyek di berbagai daerah yang dikerjakan Perseroan
Konversi m3 ke megaliter: https://www.unitconverters.net/volume/megaliter-to-cubic-meter.htm
*) Data refers to ADHI head office water usage
**) Data is the total volume of water withdrawals from the Head Office and projects in various regions undertaken by the Company
Convert m3 to megaliter: https://www.unitconverters.net/volume/megaliter-to-cubic-meter.htm
Tabel Pengambilan, Pembuangan dan Konsumsi Air Tahun 2024
Table of Water Intake, Discharge and Consumption in 2024
Sumber Air Satuan
2024*)
Water Source Unit
Air PDAM M3 14.307
PDAM Water Megaliter 14.31
Pembuangan Air M3 9.746
Water Disposal Megaliter 9.75
Konsumsi Air M 3
4.561
Water Consumption Megaliter 4.56
*) Data merujuk penggunaan air Kantor Pusat Operasional ADHI, Jl. MT Haryono No. 27, Jakarta
*) Data refers to water usage of ADHI Operational Head Office, Jl. MT Haryono No. 27, Jakarta
Merujuk tabel di atas, maka pengambilan air tahun 2024, yang Referring to the table above, the water extraction in 2024, which is
didapat dari pengurangan volume pengambilan air dengan obtained from the reduction in the volume of water intake with water
pembuangan air (air limbah), mengalami kenaikan/penurunan disposal (wastewater), has increased/decreased compared to the
dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan dipengaruhi oleh previous year. The increase/decrease is influenced by increase of
penambahan cakupan data ke Kantor Pusat dan seluruh proyek the scope of data to Head office and all ADHI project.
ADHI. [OJK F.8][GRI 303-3, 303-4, 303-5] [OJK F.8][GRI 303-3, 303-4, 303-5]
Terkhusus intensitas air bangunan, ADHI melakukan perhitungan Specifically for building water intensity, ADHI conducted calculations
pada Kantor Pusat Operasional di Jl. M.T. Haryono, Jakarta, dengan at the Operational Head Office on Jl. M.T. Haryono, Jakarta,
pertimbangan jumlah karyawan lebih pasti dibandingkan dengan considering that the number of employees there is more certain
jumlah karyawan di proyek yang dikerjakan Perseroan. Untuk compared to the number of employees at the Company’s project
mendapatkan intensitas penggunaan air, ADHI menghitung volume sites. To determine the intensity of water use, ADHI calculated the
konsumsi air Kantor Pusat Operasional di Jl. M.T. Haryono, Jakarta volume of water consumed at the Operational Head Office on Jl.
dengan jumlah karyawan di kantor tersebut. Dengan rumus tersebut M.T. Haryono, Jakarta, in relation to the number of employees at
intensitas air bangunan Kantor Pusat Operasional adalah 20,2 m3/ that office. Using this formula, the building water intensity at the
karyawan/tahun. [GRI G4: CRE2] Operational Head Office is 20.2 m3/employee/year.[GRI G4: CRE2]
Selain melakukan efisiensi, ADHI juga melaksanakan program In addition to efficiency, ADHI also implements a water conservation
konservasi air melalui pembuatan sumur resapan dan biopori program by creating 379 infiltration wells and biopores to capture
sebanyak 379 lubang untuk menangkap air hujan dan meresapkan rainwater and infiltrate it into the ground. This conservation has the
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 145
Page 146
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
air ke dalam tanah. Konservasi ini berpotensi menangkap air sebesar potential to capture 68,220 liters/hour of water. Furthermore, the
68.220 liter/jam. Lebih dari itu, Perseroan juga melaksanakan Company also implements a rain harvest program or the utilization
program rain harvest atau pemanfaatan air hujan untuk keperluan of rainwater for domestic. Meanwhile, for the project in IKN, East
domestik. Sementara itu, untuk proyek di IKN, Kalimantan Timur, dan Kalimantan, and the construction project of the PT Adonia Footwear
proyek pembangunan pabrik PT Adonia Footwear Indonesia (AFI) Indonesia (AFI) Tegal factory, Central Java, the Company utilizes
Tegal, Jawa Tengah, Perseroan memanfatkan sumber air permukaan. surface water sources.
PENGELOLAAN ENERGI ENERGY MANAGEMENT
ADHI menggunakan dua sumber energi utama dalam menjalankan ADHI uses two main energy sources in running its business, namely
usaha, yaitu listrik dan bahan bakar minyak (BBM) yang dipasok electricity and fuel oil (BBM) supplied by third parties. The Company
oleh pihak ketiga. Perusahaan menggunakan listrik sebagai sumber uses electricity as a source of energy for various equipment,
energi berbagai peralatan, sarana/prasarana elektronik di kantor electronic facilities/infrastructure at the head office and in projects
pusat maupun di proyek-proyek yang dikerjakan ADHI, sedangkan carried out by ADHI, while BBM is used as a source of energy for
BBM digunakan sebagai sumber energi alat berat di lokasi proyek, heavy equipment at the project location, office operational vehicles,
kendaraan operasional kantor, dan sebagainya. [GRI 3-3] and so on. [GRI 3-3]
Saat ini, sebagian besar listrik di Indonesia masih memanfaatkan batu Currently, most electricity in Indonesia still uses coal as a source
bara sebagai sumber energi pembangkit, yang notabene termasuk of power generation, which is included in non-renewable energy
dalam sumber energi tak terbarukan yang ketersediaannya terbatas. sources whose availability is limited. The same category applies to
Kategori yang sama berlaku untuk BBM sebagai sumber energi BBM as a fossil-based energy source. For this reason, the Company
berbasis fosil. Untuk itu, Perseroan berkomitmen untuk melakukan is committed to efficiency in using both types of energy, as well as
efisiensi dalam menggunakan kedua jenis energi, sekaligus sebagai supporting the implementation of Government Regulation No. 70
dukungan implementasi Peraturan Pemerintah No. 70 tahun 2009 of 2009 concerning Energy Conservation. Energy efficiency efforts
tentang Konservasi Energi. Upaya efisiensi energi yang sekaligus that also reduce emission levels are carried out by the Company,
mengurangi tingkat emisi dilakukan Perusahaan antara lain: [OJK including: [OJK F.7, F.12][GRI 302-4, 305-5]
F.7, F.12][GRI 302-4, 305-5]
1. Meminimalkan mobilitas dalam rangka perjalanan dinas. 1. Minimizing mobility during business trips.
2. Mengajak karyawan ADHI untuk lebih sering menggunakan 2. Inviting ADHI employees to use bicycles more often as a method
sepeda sebagai metode transportasi, melalui komunitas of transportation, through the ADHIGOS community.
ADHIGOS.
3. Transportation Day di mana pada waktu-waktu tertentu semua 3. Transportation Day where at certain times all management and
manajemen dan staf menggunakan transportasi publik untuk staff use public transportation to go to the office.
berangkat ke kantor.
4. Memasang panel surya di atap gedung Kantor Pusat sebagai 4. Installing solar panels on the roof of the Head Office building
implementasi program green office. as an implementation of the green office program.
5. Optimalisasi penggunaan AC pada saat jam pulang kantor. 5. Optimizing the use of AC during office hours.
6. Penggunaan lampu LED di ruang Direksi. 6. Use of LED lights in the Board of Directors’ room.
7. Mengurangi penggunaan microwave. 7. Reduce the use of microwaves.
8. Desain bangunan kantor proyek dengan banyak jendela kaca 8. Design the project office building with lots of glass windows
sehingga tidak perlu menghidupkan lampu listrik saat siang so that there is no need to turn on electric lights during the
hari (reduce). day (reduce).
Adapun pengurangan energi yang dibutuhkan untuk produk/jasa The reduction of energy needed for products/services is carried out
antara lain dilakukan ADHI melalui pemanfaatan alat berat dengan by ADHI, among others, through the use of heavy equipment with
umur di bawah 5 tahun serta melakukan perawatan alat berat secara an age of less than 5 years and carrying out regular maintenance
berkala. [GRI 302-5] of heavy equipment. [GRI 302-5]
Tabel Konsumsi Listrik Tahun 2022 – 2024 [GRI 302-1][OJK F.6]
Table of Electricity Consumption 2022 – 2024 [GRI 302-1][OJK F.6]
Jenis BBM Satuan
No. 2022* 2023**) 2024**)
Fuel Type Unit
Listrik kWh 585.774 14.962.528 25.024.814,73
1
Electricity Gigajoule 2.108,8 53.865 90.089,33
Konversi kWh ke Gigajoule: https://www.unitconverters.net/energy/kilowatt-hour-to-gigajoule.htm
*) Data Kantor Pusat ADHI (Pasar Minggu). Pencatatan listrik di proyek tidak tercatat karena tersebarnya proyek di berbagai daerah
sehingga belum adanya angka konsolidasi penggunaan energi listrik Perseroan.
**) Data ADHI dan Proyek ADHI
Convert kWh to Gigajoule: https://www.unitconverters.net/energy/kilowatt-hour-to-gigajoule.htm
*) Data from ADHI Head Office (Pasar Minggu). Electricity recording in the project is not recorded because the projects are spread across various regions, so there are no consolidated figures for the
Company’s electricity usage.
**) ADHI Data and ADHI Projects
146 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 147
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Sesuai tabel di atas, penggunaan listrik tahun 2024 naik sebesar According to the table above, electricity usage in 2024 increased
36.224,33 Gigajoule (GJ) atau 67,25% dibandingkan tahun 2023. by 36,224.33 Gigajoules (GJ) or 67.25% compared to 2023. The
Kenaikan dipengaruhi oleh penambahan cakupan data ke Kantor increase was influenced by the increase of the scope of data to
Pusat dan seluruh proyek ADHI. Head office and all ADHI project.
Adapun penggunaan panel surya di atap Kantor Pusat dan proyek- The use of solar panels on the roof of the Head Office and ADHI
proyek ADHI telah mengurangi penggunaan energi listrik dari PLN projects has reduced the use of electricity from PLN in 2024 by
pada tahun 2024 sebesar 25.024.814,73 kWh, naik dibandingkan 25,024,814.73 kWh, increase compared to 2023 which reached
tahun 2023 yang mencapai 14.962.528 kWh. [GRI 303-5] 14,962,528 kWh. [GRI 303-5]
Tabel Penggunaan BBM dan Gas Tahun 2022 – 2024 [GRI 302-1, 302-3][OJK F.6]
Table of Fuel and Gas Usage 2022 – 2024 [GRI 302-1, 302-3][OJK F.6]
Jenis Energi Satuan
No. 2022 2023*) 2024**)
Energy Type Unit
Liter - - 15.238.228,18
1 Solar
Gigajoule - - 612.531,46
Bensin Liter - 499,2 1.621.890,31
2
Gasoline Gigajoule - 17 65.200,55
Kg - - 39.915,60
3 Liquefied Petroleum Gas (LPG)
Gigajoule - - 1.955,86
Kg - - 48,00
4 Liquefied Natural Gas (LNG)
Gigajoule - - 2,62
Jumlah
Gigajoule - 17 2.738.794,43
Total
Konversi liter ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule
Konversi kg ke Gigajoule: https://www.elgas.com.au/elgas-knowledge-hub/residential-lpg/lpg-gas-unit-conversions/
*) Data penggunaan kendaraan kantor pusat
**) Data ADHI dan Proyek ADHI
Convert liters to Gigajoules: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoules
Convert kg to Gigajoules: https://www.elgas.com.au/elgas-knowledge-hub/residential-lpg/lpg-gas-unit-conversions/
*) Data: vehicle use from ADHI Head Office
**) ADHI and ADHI Project Data
ADHI memfasilitasi penempatan EV charger di Kantor Operasional ADHI facilitates the placement of EV chargers at the Operational
di Jl. MT Haryono No. 27 Jakarta untuk mendukung dan mendorong Office on Jl. MT Haryono No. 27 Jakarta to support and encourage
penggunaan kendaraan listrik menggantikan kendaraan berbahan the use of electric vehicles to replace fossil-fueled vehicles.
fosil. (Foto)
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 147
Page 148
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Berdasarkan tabel di atas, penggunaan BBM dan gas tahun 2024 Based on the table above, the use of fuel and gas in 2024 has
mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun 2023 karena increased significantly compared to 2023 due to the expansion of
terjadi perluasan cakupan data dibandingkan tahun 2023. [GRI 3-3] data coverage compared to 2023. .[GRI 3-3]
Selanjutnya, untuk menghitung intensitas energi bangunan, ADHI Furthermore, to calculate the energy intensity of the building, ADHI
melakukan perhitungan pada dua lokasi kantor, yaitu Kantor Pusat conducted calculations at two office locations, namely the Head
di Jl. Pasar Minggu, Jakarta dan Kantor Pusat Operasional di Jl. M.T. Office on Jl. Pasar Minggu, Jakarta and the Operational Head
Haryono, Jakarta, dengan pertimbangan jumlah karyawan lebih pasti Office on Jl. M.T. Haryono, Jakarta, considering that the number of
dibandingkan dengan jumlah karyawan di proyek yang dikerjakan employees is more certain compared to the number of employees
Perseroan. Untuk mendapatkan intensitas energi bangunan, ADHI in the projects worked on by the Company. To obtain the energy
menghitung volume penggunaan energi listrik dan BBM Kantor intensity of the building, ADHI calculated the volume of electricity
Pusat di Jl. Pasar Minggu, Jakarta dan Kantor Pusat Operasional di and fuel use at the Head Office on Jl. Pasar Minggu, Jakarta and
Jl. M.T. Haryono, Jakarta dengan jumlah karyawan di masing-masing the Operational Head Office on Jl. M.T. Haryono, Jakarta with the
kantor. [GRI G4: CRE1] number of employees in each office. [GRI G4: CRE1]
Sementara itu, untuk konsumsi energi di luar organisasi, seperti Meanwhile, for energy consumption outside the organization, such
penggunaan BBM dan listrik oleh pemasok/mitra, ADHI tidak bisa as the use of fuel and electricity by suppliers/partners, ADHI cannot
melaporkan karena dalam perjanjian kerja sama dengan pemasok report because the cooperation agreement with suppliers does not
tidak terdapat klausul tentang pencatatan volume energi yang contain a clause on recording the volume of energy spent by partners.
dikeluarkan oleh mitra. Namun demikian, sesuai dengan Standar However, in accordance with the Corporate Value Chain Accounting
Akuntansi dan Pelaporan Rantai Nilai Korporat (Cakupan 3) Protokol and Reporting Standards (Scope 3) of the GHG Protocol, ADHI
GRK (Gas Rumah Kaca), ADHI melakukan identifikasi konsumsi identifies relevant energy consumption outside the organization,
energi yang relevan di luar organisasi, yaitu kategori hulu berupa namely the upstream category in the form of business travel,
perjalanan bisnis, terkhusus perjalanan dengan menggunakan specifically travel by airplane.
pesawat terbang.
Dalam laporan ini, perjalanan dengan pesawat terbang merujuk In this report, travel by airplane refers to travel by the Board of
pada perjalanan Dewan Komisaris dan Direksi. Volume energi Commissioners and Directors. The volume of energy or fuel
atau bahan bakar yang dikonsumsi dari perjalanan dinas dengan consumed from business travel by airplane in 2023 is calculated
pesawat terbang pada tahun 2023 dihitung dengan kalkulator emisi using the ICAO (International Civil Aviation Organization) carbon
karbon ICAO (International Civil Aviation Organization/Asosiasi emission calculator.
Penerbangan Sipil Internasional).
148 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 149
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Konsumsi Energi dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat oleh Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2022-2024
Energy Consumption from Business Travel by Aircraft by the Board of Commissioners and Directors in 2022-2024
Total BBM
Tahun Total Perjalanan Total Jarak (KM) Total BBM (KG) Total fuel Total Energi (GJ)
Year Total Trip Total Distance (KM) Total fuel (KG)
Liter Kiloliter
2024 67 60.268 339.689 424.611 425 17.084
2023 75 54.957 313.948 392.435 392 15.757
2022 208 184.744 1.004.539 1.255.674 1.256 50.488.
Konversi kilogram ke liter: https://iataops,com/conversion/
Konversi liter ke Gigajoule: https://www,unitconverters,net/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter-to-gigajoule,htm
Konversi kilogram ke liter: https://iataops,com/conversion/
Konversi liter ke Gigajoule: https://www,unitconverters,net/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter-to-gigajoule,htm
Selanjutnya, intensitas energi secara keseluruhan adalah sebagai Next, the overall energy intensity is as follows:
berikut:
Tabel Intensitas Konsumsi Energi Tahun 2022-2024 [GRI 302-3][OJK F.6]
Table of Energy Consumption Intensity in 2022-2024 [GRI 302-3][OJK F.6]
Jenis Energi Satuan
2022 2023 2024
Energy Type Unit
Listrik
Gigajoule 2.108,80 53.865 90.089,33
Electricity
BBM dan Gas
Gigajoule - 200,98 679.690,49
Fuel and Gas
Avtur dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat
Gigajoule 50.488 15.757 17.084
Avtur from Business Travel by Airplane
Jumlah
Gigajoule 52.596,8 69.822,98 786.863,82
Total
Intensitas Energi GJ/Karyawan
- - 1.109,82
Energy Intensity GJ/Employee
*) data Kantor Pusat dan Kantor Pusat Operasional
*) Head Office and Operational Head Office data
Berdasarkan tabel di atas, intensitas konsumsi energi tahun 2024. Based on the table above, the intensity of energy consumption in
Dengan jumlah karyawan Kantor Pusat sebanyak 709 orang, maka 2024. With a total of 709 Head Office employees, the intensity of
intensitas konsumsi energi tahun 2024 adalah sebesar 1.109,82 energy consumption in 2024 is 1,109.82 GJ/Employee.
GJ/Karyawan.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 149
Page 150
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
PENGELOLAAN EMISI EMISSION MANAGEMENT
ADHI berkomitmen untuk berkontribusi dalam penanganan ADHI is committed to contributing to handling climate change
perubahan iklim dan pemanasan global yang saat ini menjadi fokus and global warming which are currently the focus and concern
dan perhatian masyarakat global. Komitmen diwujudkan Perseroan of the global community. The Company realizes its commitment
dengan mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari by reducing greenhouse gas emissions resulting from the use of
penggunaan listrik, BBM dan perjalanan dinas dengan pesawat electricity, fuel and business travel by airplane. In this report, the
terbang. Dalam laporan ini, emisi yang dilaporkan adalah emisi GRK emissions reported are direct GHG emissions (scope 1) resulting
langsung (cakupan 1) yang dihasilkan dari penggunaan bahan bakar from the use of fossil fuels (gasoline and diesel), indirect GHG
fosil (bensin dan solar), emisi GRK (cakupan 2) tidak langsung yang emissions (scope 2) originating from the use of electricity, and other
bersumber dari penggunaan listrik, serta emisi GRK (cakupan 3) indirect GHG emissions (scope 3) originating from business travel
tidak langsung lainya yang bersumber dari perjalanan dinas dengan by airplane. The dominant GHG emissions produced, both scopes
pesawat terbang. Emisi GRK dominan yang dihasilkan, baik cakupan 1, 2 and 3 are carbon dioxide (CO2). [GRI 3-3]
1, 2 dan 3 adalah karbon dioksida (CO2). [GRI 3-3]
Untuk menghitung emisi GRK (Cakupan 1) langsung, metode yang To calculate direct GHG emissions (Scope 1), the method used
dipakai di Indonesia dan negara-negara non-Annex 1 (negara in Indonesia and non-Annex 1 countries (developing countries) is
berkembang) adalah Tier-1, yaitu berdasarkan data konsumsi energi Tier-1, which is based on energy consumption data multiplied by
dikalikan faktor emisi default IPCC 2019 (Intergovernmental Panel the default emission factor of IPCC 2019 (Intergovernmental Panel
on Climate Change/Panel antar Pemerintah tentang Perubahan on Climate Change) with the following formula:
Iklim ) dengan rumus sebagai berikut:
EMISI HASIL PEMBAKARAN BAHAN BAKAR
EMISSIONS RESULTING FROM FUEL COMBUSTION
Emisi GRK [ ] kg
thn
= Konsumsi Energi [ ] TJ
thn
X Faktor Emisi [ ]kg
TJ
Dari hasil perhitungan sesuai rumus di atas, maka selama tahun From the calculation results according to the formula above, during
pelaporan, dari penggunaan BBM dan gas, Perusahaan menghasilkan the reporting year, from the use of fuel and gas, the Company
emisi gas rumah kaca langsung (cakupan 1) sebesar 44.530.918 produced direct greenhouse gas emissions (scope 1) of 44,530,918
kg CO2eq. kg CO2eq.
Tabel Emisi Gas Rumah Kaca Langsung (Cakupan 1) Tahun 2022-2024[GRI 305-1][OJK F.11]
Table of Direct Greenhouse Gas Emissions (Scope 1) in 2022-2024 [GRI 305-1][OJK F.11]
Konsumsi Energi
Total Emisi CO2 yang Dihasilkan (Kg)
Konsumsi Bahan Bakar Energy Consumption FE Default IPCC Total CO2 Emissions Generated (Kg)
Fuel Consumption [Terajoule] 2006 CO2 (Kg/TJ)
2022 2023 2024 2022 2023 2024
Bensin
- 0,02 53,52 69.300 - 1.386 3.708.936
Gasoline
Solar (Diesel) - - 548,58 74.100 - - 40.649.778
LPG - - 1,84 63.100 - - 116.104
LNG - - 1 56.100 - - 56.100
Jumlah
- 0,02 604,94 - 1.386 44.530.918
Total
Sedangkan emisi gas rumah kaca tidak langsung (cakupan 2, yaitu Meanwhile, indirect greenhouse gas emissions (scope 2, namely
yang bersumber dari energi dari luar berupa listrik) diperoleh dengan those originating from external energy in the form of electricity) are
mengalikan konsumsi listrik (dalam Kwh per tahun) dengan average obtained by multiplying electricity consumption (in Kwh per year) by
grid emission factor yang dikeluarkan Kementerian ESDM merujuk the average grid emission factor issued by the Ministry of Energy
RUPTL PLN 2015-2024 yaitu sebesar 0,934 kgCO2/Kwh (2017). and Mineral Resources referring to the 2015-2024 PLN RUPTL,
Berdasarkan perhitungan itu, emisi gas rumah kaca tidak langsung which is 0.934 kgCO2/Kwh (2017). Based on this calculation, indirect
(cakupan 2) adalah sebagai berikut: greenhouse gas emissions (scope 2) are as follows:
150 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 151
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung (Cakupan 2) Tahun 2022-2024 [GRI 305-2][OJK F.11]
Table of Indirect Greenhouse Gas Emissions (Scope 2) in 2022-2024 [GRI 305-2][OJK F.11]
Tahun (kWh) Emisi CO2 yang Dihasilkan (kg)
Konsumsi Energi Year (kWh) CO2 Emissions Generated (kg)
Energy Consumption
2022 2023 2024 2022 2023 2024
Listrik
585.774 14.962.528 25.024.815 547.112,92 15.824.120 23.373.177
Electricity
Berdasarkan tabel di atas, emisi gas rumah kaca tidak langsung Based on the table above, indirect greenhouse gas emissions (scope
(cakupan 2) dari penggunaan energi listrik tahun 2024 naik sebesar 2) from the use of electricity in 2024 increased by 7,549.05 kgCO2eq
7.549,05 kgCO2eq atau 47,71% dibandingkan tahun 2023. or 47.71% compared to 2023.
Untuk perhitungan emisi gas rumah kaca cakupan 3 dari perjalanan To calculate scope 3 greenhouse gas emissions from business
bisnis dengan pesawat terbang, ADHI menghitung dengan travel by airplane, ADHI calculated using the carbon calculator from
menggunakan kalkulator karbon dari ICAO (International Civil ICAO (International Civil Aviation Organization). In this report, scope
Aviation Organization/ Organisasi Penerbangan Sipil Internasional). 3 greenhouse gas emissions refer to business travel carried out by
Dalam laporan ini, emisi gas rumah kaca cakupan 3 merujuk pada the Board of Commissioners and Directors.
perjalanan dinas yang dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi
Tabel Emisi GRK (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat Terbang [GRI 305-3][OJK F.11]
Table of Other Indirect GHG Emissions (Scope 3) from Business Travel by Aircraft [GRI 305-3][OJK F.11]
2022 2023 2024
Jumlah Penggunaan Jumlah Penggunaan Jumlah Penggunaan
Pesawat Terbang Emisi (Kg CO2eq) Pesawat Terbang Emisi (Kg CO2eq) Pesawat Terbang Emisi (Kg CO2eq)
Number of Aircraft Emission (Kg CO2eq) Number of Aircraft Emission (Kg CO2eq) Number of Aircraft Emission (Kg CO2eq)
Usage Usage Usage
208 17.274 75 5.452 67 5.450
Merujuk tabel di atas, emisi gas rumah kaca [Cakupan 3] tidak Referring to the table above, other indirect greenhouse gas emissions
langsung lainnya dari perjalanan dinas dengan pesawat tahun 2024 [Scope 3] from business travel by plane in 2024 amounted to
sebesar 5.450 kgCO2eq, turun dibandingkan tahun 2023 yang 5,450 kgCO2eq, decrease compared to 2023 which reached 5,452
mencapai 5.452 kgCO2eq. kgCO2eq.
Selanjutnya, untuk menghitung intensitas emisi dilakukan dengan Furthermore, to calculate the emission intensity, the following formula
menggunakan rumus berikut: is used:
Jumlah emisi cakupan 1 + cakupan 2 + cakupan 3
Intensitas Emisi Total emissions scope 1 + scope 2 + scope 3
Emission Intensity Jumlah karyawan Kantor Pusat dan Kantor Pusat Operasional
Number of employees of Head Office and Operational Head Office
Sesuai rumus di atas, maka intensitas emisi GRK tahun 2024 adalah According to the formula above, the GHG (Greenhouse Gas)
sebesar 95,78tonCO2eq.GRI 305-4] [OJK F.11] emission intensity in 2024 is 95.78tonCO2eq. GRI 305-4] [OJK F.11]
Adapun intensitas emisi gas rumah kaca dari penggunaan listrik The intensity of greenhouse gas emissions from electricity use based
berdasarkan aktivitas pembangunan konstruksi dan proyek yang on construction and project development activities carried out by
dikerjakan Perseroan tahun 2024 adalah 1,75 tonCO2eq/juta the Company in 2024 is 1.75 tonCO2eq/million revenue, increased/
pendapatan, turun dibandingkan tahun 2023 yang mencapai decreased compared to 2023 which reached 7.88 tonsCO2eq/
7,88 tonCO2eq/juta pendapatan. Perhitungan diperoleh dengan million revenue. The calculation is obtained by dividing the total
membagi total emisi gas rumah kaca dari penggunaan listrik dengan greenhouse gas emissions from electricity use by the revenue
pendapatan yang diraih Perseroan pada tahun pelaporan. [GRI G4: achieved by the Company in the reporting year. [GRI G4: CRE4]
CRE4]
Selaras dengan komitmen ADHI dalam mengurangi emisi GRK, In line with ADHI’s commitment to reducing GHG emissions, ADHI
ADHI melakukan beberapa kebijakan di antaranya: [GRI 305-5] has implemented several policies, including: [GRI 305-5]
• Menggunakan alat berat umur di bawah 5 tahun • Using heavy equipment under 5 years old
• Menggunakan alat berat yang mempunyai teknologi • Using heavy equipment that has emission reduction technology
pengurangan emisi
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 151
Page 152
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
• Menggunakan alat yang mempunyai SILO dan uji riksa rutin • Using equipment that has SILO and routine periodic inspection
berkala tests
• Mengganti alat berat yang tidak memenuhi syarat uji emisi • Replacing heavy equipment that does not meet the exhaust
gas buang: emission test requirements:
• Melakukan perawatan alat berat secara berkala • Carrying out regular heavy equipment maintenance
• Menggunakan BBM yang lebih bersih dan alternatif • Using cleaner and alternative fuels
• Melakukan uji emisi gas buang alat berat secara berkala. • Carrying out regular heavy equipment exhaust emission tests.
Selanjutnya, berkaitan dengan pengelolaan emisi, ADHI juga Furthermore, in relation to emission management, ADHI also pays
memerhatikan penggunaan Bahan Perusak Ozon (BPO), yaitu attention to the use of Ozone Depleting Substances (ODS), which
senyawa kimia yang potensial dapat bereaksi dengan molekul ozon are chemical compounds that have the potential to react with ozone
di lapisan stratosfer. BPO biasa digunakan untuk mesin pendingin molecules in the stratosphere. ODS are commonly used for air
ruangan (AC), kulkas, dan tabung pemadam api. Penggunaan conditioners (AC), refrigerators, and fire extinguishers. The use
BPO akan menyebabkan terjadinya penipisan lapisan ozon yang of ODS will cause depletion of the ozone layer which results in
mengakibatkan terjadinya degradasi lingkungan, keterbatasan environmental degradation, limited clean water sources, damage to
sumber air bersih, kerusakan rantai makanan di laut, menurunnya the marine food chain, decreased agricultural production, and so on.
hasil produksi pertanian dan sebagainya.
ADHI menyadari adanya berbagai risiko lingkungan akibat ADHI is aware of the various environmental risks resulting from
penggunaan BPO. Untuk itu, Perusahaan mendukung penuh the use of BPO. For this reason, the Company fully supports the
kebijakan pemerintah memperketat, bahkan melarang, penggunaan government’s policy to tighten, or even prohibit, the use of BPO. In this
BPO. Terkait hal ini, Perusahaan telah melakukan pemetaan untuk regard, the Company has conducted mapping to determine whether
mengetahui ada atau tidaknya penggunaan zat tersebut. Hasil or not the substance is used. The mapping results indicate the use
pemetaan menunjukkan adanya penggunaan BPO, yaitu pada of BPO, namely in the use of AC and Refrigerators. Furthermore,
penggunaan AC dan Kulkas. Selanjutnya, sesuai dengan komitmen in accordance with the initial commitment to reduce greenhouse
awal untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, termasuk emisi akibat gas emissions, including emissions due to BPO, the Company has
BPO, Perusahaan telah memiliki kebijakan untuk mengurangi emisi a policy to reduce BPO emissions, namely using environmentally
BPO, yaitu menggunakan refrigeran AC dan kulkas yang ramah friendly AC and refrigerator refrigerants, namely hydrofluorocarbons
lingkungan yaitu hidrofluorokarbon (HFC). [GRI 305-6] [OJK F.12] (HFCs). [GRI 305-6] [OJK F.12]
Pengelolaan emisi yang juga mendapat perhatian ADHI adalah emisi Emission management that also receives ADHI’s attention is
terkait nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara emissions related to nitrogen oxides (NOX), sulfur oxides (SOX),
signifikan lainnya yang dihasilkan dalam proses konstruksi. produksi and other significant air emissions produced in the construction
beton pracetak dan readymix. Langkah nyata yang dilakukan process. precast and readymix concrete production. Real steps
Perusahaan untuk mengurangi pencemaran udara dilakukan dengan taken by the Company to reduce air pollution are carried out by
menerapkan kebijakan berupa Manual ESG, SKD Kebijakan ESG, implementing policies in the form of an ESG Manual, ESG Policy
Prosedur Pengelolaan Lingkungan, Prosedur Penerapan Sistem SKD, Environmental Management Procedures, Environmental
Manajemen Lingkungan, dan beberapa Petunjuk Kerja antara lain Management System Implementation Procedures, and several
Identifikasi Analisa Dampak Lingkungan, Pengelolaan Limbah Work Instructions including Identification of Environmental Impact
Konstruksi, Domestik dan B3. Selain itu, untuk penyerapan emisi Analysis, Construction Waste Management, Domestic and B3. In
gas rumah kaca, ADHI melakukan penanaman pohon di berbagai addition, to absorb greenhouse gas emissions, ADHI plants trees at
lokasi proyek dan mangrove sebagaimana tabel berikut: [GRI 305-7] various project locations and mangroves as shown in the following
table: [GRI 305-7]
Tabel Penanaman dan Potensi Nilai Serapan Karbon
Table of Planting and Potential Carbon Absorption Value
Nilai serapan karbon
No. Program Volume Carbon sequestration value
(ton CO2e)
Penanaman Pohon
1 16.383 1.302,59
Tree Planting
Rehabilitasi Mangrove 125 Ha
2 160.000 67,12
Mangrove Rehabilitation 125 Ha
Total 176.383 1.369,71
152 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 153
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
PENGELOLAAN LIMBAH WASTE MANAGEMENT
Limbah dapat menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan Waste can be one of the causes of environmental damage if
jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, sebagai bagian dari not managed properly. Therefore, as part of its commitment to
komitmen terhadap kelestarian lingkungan, ADHI menerapkan environmental sustainability, ADHI implements waste management
pengelolaan limbah yang sesuai dengan karakteristiknya. Limbah that is in accordance with its characteristics. Waste is classified into
diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori yaitu limbah organik, several categories, namely organic waste, non-organic waste, and
limbah non-organik, serta limbah B3 dalam bentuk cair dan padat. B3 waste in liquid and solid form. Each type of waste is placed in a
Setiap jenis limbah ditempatkan dalam kontainer terpisah agar separate container so that it can be managed with the right method.
dapat dikelola dengan metode yang tepat.
Sesuai dengan Prosedur Pengelolaan Limbah Konstruksi, Domestik, In accordance with the Construction, Domestic, and B3 Waste
dan B3, ADHI mengelola limbah melalui tahapan pengumpulan, Management Procedures, ADHI manages waste through the stages
pemilahan, pencatatan, serta pengolahan limbah berdasarkan prinsip of collecting, sorting, recording, and processing waste based on
3R (Reduce, Reuse, Recycle). Limbah yang tidak dapat dikelola lebih the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle). Waste that cannot be
lanjut akan dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) managed further will be disposed of at the Temporary Disposal
sebelum akhirnya diproses oleh pihak ketiga yang memiliki izin resmi. Site (TPS) before finally being processed by a third party that has
an official permit.
Untuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), ADHI menyediakan For Hazardous and Toxic Materials (B3) waste, ADHI provides
tempat penyimpanan khusus di TPS B3 yang memenuhi standar a special storage place at the B3 TPS that meets safety and
keselamatan dan lingkungan. Penanganan limbah B3 dilakukan oleh environmental standards. B3 waste handling is carried out by third-
mitra pihak ketiga yang memiliki sertifikasi resmi, serta diaudit setiap party partners who have official certification, and is audited annually
tahun berdasarkan standar yang ditetapkan oleh pemerintah guna based on standards set by the government to ensure compliance
memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Volume with applicable regulations. The volume of waste produced by the
limbah yang dihasilkan Perseroan selengkapnya disampaikan dalam Company is fully presented in the following table: [GRI 3-3, 306-1,
tabel berikut: [GRI 3-3, 306-1, 306-3][OJK F.13, F.14] 306-3][OJK F.13, F.14]
Tabel Volume Limbah Padat dan Metode Pengelolaan Tahun 2022-2024
Table of Solid Waste Volume and Management Methods in 2022-2024
Uraian Satuan
2022 2023 2024
Description Unit
Total limbah padat yang dihasilkan
Kg 135.442 309.955 748.507.030
Total solid waste generated
Penggunaan Kembali
Kg - 113.300 233.970
Reuse
Daur ulang
Kg - 15.170 341.992.290
Recycling
Pengolahan menjadi kompos
Kg - 320 186.130
Processing into compost
Pembakaran massa
Kg 108.140 0 0
Mass burning
Tempat pembuangan akhir
Kg 27.237 181.165 406.094.640
Final Dump
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 153
Page 154
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Dalam upaya untuk menjaga keberlangsungan usaha, ADHI In an effort to maintain business continuity, ADHI innovates to
berinovasi untuk mengembangkan sarana pengelolaan lingkungan, develop environmental management facilities, namely by developing
yaitu dengan mengembangkan Fasilitas Pengelolaan Limbah the Integrated Waste Management Facility (FPLT) for the Medan
Terpadu (FPLT) Kawasan Medan. Fasilitas ini diresmikan dan mulai Area. This facility was inaugurated and began operating at the end
beroperasi pada akhir tahun 2021, dan melalui fasilitas ini ADHI dapat of 2021, and through this facility ADHI can increase the amount
meningkatkan jumlah limbah yang dikelola. Melalui pengelolaan of waste managed. Through waste management carried out by
limbah yang dilakukan FPLT Kawasan Medan, ADHI dapat turut the FPLT for the Medan Area, ADHI can take an active role in
mengambil peran aktif dalam pengelolaan lingkungan, sehingga environmental management, so that it can improve the quality of
dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar. [GRI 306-2] life of the surrounding community. [GRI 306-2]
Tabel Limbah Berbahaya Tahun 2022-2024
Table of Hazardous Waste in 2022-2024
Uraian Satuan
2022 2023* 2024
Description Unit
Total berat limbah berbahaya yang dihasilkan
Kg 132.392 117.044 277.970
Total weight of hazardous waste generated
Total berat limbah berbahaya yang diangkut
Kg 132.392 117.044 277.970
Total weight of hazardous waste transported
*) Data dari 10 pilot project pengukuran limbah
*) Data from 10 waste measurement pilot projects
Merujuk tabel di atas, total berat limbah berbahaya yang dihasilkan Referring to the table above, the total weight of hazardous waste
dan diangkut tahun 2024 naik sebesar 160.926 kg atau 137,49% generated and transported in 2024 increased by 160,926 kg or
dibandingkan tahun 2023. Kenaikan terjadi karena perluasan cakupan 137.49% compared to 2023. The increase occurred due to the
data ke ADHI dan seluruh proyek ADHI. Adapun pengelolaan limbah expansion of data coverage to ADHI and all ADHI projects. The
padat domestik dari aktivitas perkantoran dilakukan Perusahaan management of domestic solid waste from office activities is carried
dengan menyediakan tempat penampungan sampah sementara out by the Company by providing temporary waste storage (TPS)
(TPS) sesuai jenisnya (organik & anorganik). Selanjutnya, sampah according to its type (organic & inorganic). Furthermore, the waste will
tersebut akan diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup be transported by local Environmental Service officers periodically.
setempat secara berkala. [GRI 306-3, 306-5][OJK F.14] [GRI 306-3, 306-5][OJK F.14]
Tabel Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir Tahun 2022-2024 [GRI 306-4, 306-5]
Table of Waste Diverted from Final Disposal in 2022-2024 [GRI 306-4, 306-5]
Limbah Padat B3 Limbah Padat Non-B3
Jenis Pengolahan Limbah Satuan B3 Solid Waste Non-B3 Solid Waste
Types of Waste Treatment Unit
2023 2024 2023* 2024
Persiapan untuk digunakan kembali
Ton 0 0,197 113,3 233,76
Preparation for reuse
Daur ulang
Ton 0 3,32 15,17 341.988,97
Recycling
Pengerjaan pemulihan lainnya
Ton 0 0 0 0
Other recovery operations
Total Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir
Ton 0 3,52 128,47 342.223
Total Waste Diverted from Landfill
*) Data dari 10 pilot project pengukuran limbah
*) Data from 10 waste measurement pilot projects
154 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 155
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Limbah yang Dikirim ke Pembuangan Akhir tahun 2022-2024 [GRI 306-4, 306-5]
Waste Sent to Final Disposal in 2022-2024 [GRI 306-4, 306-5]
Limbah Padat B3 Limbah Padat Non-B3
Jenis Pengolahan Limbah Satuan B3 Solid Waste Non-B3 Solid Waste
Types of Waste Treatment Unit
2022 2023* 2024 2022 2023 2024
Insinerasi dengan perolehan energi
Ton 0 0 0 0 0 0
Incineration with energy recovery
Insinerasi tanpa perolehan energi
Ton 0 0 0 0 0 0
Incineration without energy recovery
Penimbunan
Ton 132,392 117,044 0 0 0 406.094,64
Landfilling
Cara pembuangan lainnya
Ton 0 0 0 0 0 0
Other disposal methods
Total Limbah yang Dikirim ke Pembuangan Akhir
Ton 132,392 117,044 0 0 0 406.094,64
Total Waste Sent to Landfill
*) Data dari 10 pilot project pengukuran limbah
*) Data from 10 waste measurement pilot projects
Salah satu langkah ADHI dalam mengurangi limbah domestik dari One of ADHI’s steps in reducing domestic waste from office activities
aktivitas perkantoran adalah melalui Program Diet Plastik. Program is through the Plastic Diet Program. This program encourages
ini mendorong karyawan untuk lebih bijak dalam menggunakan employees to be wiser in using single-use plastics to minimize
plastik sekali pakai guna meminimalkan sampah plastik di plastic waste in the office environment and ADHI projects. Employees
lingkungan kantor maupun proyek ADHI. Karyawan dihimbau untuk are encouraged to bring personal drinking bottles and non-plastic
membawa botol minum pribadi dan kantong belanja non-plastik shopping bags as part of their daily habits. It is hoped that this habit
sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Diharapkan, kebiasaan will not only be applied in the work environment but also passed on
ini tidak hanya diterapkan di lingkungan kerja tetapi juga ditularkan to family and friends, thus creating a wider positive impact. [GRI 3-3]
kepada keluarga dan teman, sehingga menciptakan dampak positif
yang lebih luas. [GRI 3-3]
Selain plastik, ADHI juga menyadari bahwa kegiatan operasional In addition to plastic, ADHI is also aware that the company’s
perusahaan menghasilkan limbah kertas dari berbagai keperluan operational activities produce paper waste from various
administrasi, seperti surat menyurat, kontrak kerja, dan memo. administrative needs, such as correspondence, work contracts,
Untuk mengurangi limbah kertas, ADHI menerapkan Program Diet and memos. To reduce paper waste, ADHI implements the Paper
Kertas dengan mengoptimalkan penggunaan kertas secara efisien Diet Program by optimizing paper use efficiently and reducing
serta mengurangi pencetakan dokumen yang tidak perlu. Program unnecessary document printing. This program aims to reduce the
ini bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dari produksi environmental impact of paper production and disposal, in line with
dan pembuangan kertas, sejalan dengan komitmen ADHI terhadap ADHI’s commitment to the principle of sustainability.
prinsip keberlanjutan.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 155
Page 156
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
PROYEK JAPEK 2 SELATAN
SOUTH JAPEK 2 PROJECT
Limbah merupakan tantangan signifikan yang dihadapi hampir setiap industri. Seiring berjalannya waktu, jumlah limbah yang dihasilkan oleh suatu
industri cenderung meningkat. Untuk mengatasi masalah ini, Proyek Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2B Ruas Sukaragam-Bojongmangu (STA
17+750-STA 30+750) telah melaksanakan pengelolaan limbah domestik dan limbah plastik melalui kerjasama dengan Yayasan Pengangkutan
Sampah Domestik dan Bank Sampah Sirnajaya.
Pengangkutan limbah domestik dilakukan dua kali seminggu, sedangkan pengangkutan limbah plastik dilakukan sekali sebulan. Berikut rincian
pembagian pengangkutan limbah yang melibatkan masyarakat:
Waste is a significant challenge faced by almost every industry. Over time, the amount of waste produced by an industry tends to increase. To address
this problem, the South Jakarta-Cikampek II Project Package 2B Sukaragam-Bojongmangu Section (STA 17+750-STA 30+750) has implemented
domestic waste and plastic waste management through collaboration with the Domestic Waste Transportation Foundation and Sirnajaya Waste Bank.
Domestic waste transportation is carried out twice a week, while plastic waste transportation is carried out once a month. The following are details of
the division of waste transportation involving the community:
1. Limbah domestik dikelola oleh Yayasan Rumah Sehat Khorulummah Indonesia, yang berlokasi di Kampung Cempaka, RT 003/RW 005, Desa
Nagacipta, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Domestic waste is managed by the Khorulummah Indonesia Healthy Home Foundation, located in Kampung Cempaka, RT 003/RW 005,
Nagacipta Village, Serang Baru District, Bekasi Regency.
Sertifikat Pengesahan Sertifikat Pengesahan
Yayasan Rumah Sehat Khorulummah Indonesia Bank Sampah Sirna Jaya
Certificate of Approval Certificate of Approval
Yayasan Rumah Sehat Khorulummah Indonesia Bank Sampah Sirna Jaya
2. Keterlibatan Adhi Acset pada program ini adalah penyortiran limbah domestik dan limbah plastik menghasilkan produk olahan sampah sebagai
berikut:
Adhi Acset’s involvement in this program is sorting domestic waste and plastic waste produces the following processed waste products
Eco Enzyme: Produk olahan sampah organik yaitu sisa sampah potongan buah/sayur yang difermentasikan selama tiga bulan Pemanfaatan?
Eco Brick: Produk olahan sampah non organik yang diisi padat untuk membuat material yang dapat digunakan kembali ? Pemanfaatan?
Eco Enzyme: Organic waste processed product, namely leftover fruit/vegetable waste that is fermented for three months Utilization?
Eco Brick: Non-organic waste processed product filled with solids to make reusable material Utilization?
156 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 157
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT BBM Sintesis: Produk olahan limbah plastik yang dikelola dengan cara dibakar menggunakan bahan bakar oli bekas dan air. Pembakaran sampah tersebut telah diuji coba menggunakan alat pirolisis yang dihibahkan dari KEMENDIKBUD dan dihadiri oleh Camat, Secam Serang Baru, Kades, Sekdes Sirnajaya, Komunitas Pelita Nusantara, Ketua Posyantek antara desa Babinsa dan Bimaspol Serang Baru. Uji Coba Alat Hasil dari pirolisis yang menghasilkan BBM Sintesis Synthetic BBM: Plastic waste processed product that is managed by burning it using used oil and water. The burning of the waste has been tested using a pyrolysis tool donated by the Ministry of Education and Culture and was attended by the Sub-district Head, Serang Baru Sub-district, Village Head, Sirnajaya Village Secretary, Pelita Nusantara Community, Head of Posyantek between the village Babinsa and Bimaspol Serang Baru. Tool Trial Results of pyrolysis that produce synthetic fuel Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 157
Page 158
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
PENGELOLAAN LIMBAH IKN IKN WASTE MANAGEMENT
Pengelolaan sampah merupakan aspek krusial yang berdampak Waste management is a crucial aspect that has a direct impact
langsung pada kesehatan lingkungan, kebersihan ekosistem, serta on environmental health, ecosystem cleanliness, and the quality
kualitas hidup masyarakat sekitar. Seiring dengan berkembangnya of life of the surrounding community. Along with the development
proyek infrastruktur, volume sampah yang dihasilkan pun meningkat, of infrastructure projects, the volume of waste produced also
sehingga tantangan ini perlu dikelola dengan baik untuk memitigasi increases, so this challenge needs to be managed properly to
dampak negatifnya. Melalui pengelolaan sampah yang efektif, proyek mitigate its negative impacts. Through effective waste management,
infrastruktur tidak hanya berkontribusi pada pembangunan fisik, infrastructure projects not only contribute to physical development,
tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan but also to environmental sustainability and the welfare of society
masyarakat secara keseluruhan. as a whole.
Salah satu proyek besar yang dikerjakan ADHI sejak tahun 2022 dan One of the major projects that ADHI has been working on since
berlanjut pada tahun 2024 adalah Pembangunan Ibu Kota Nusantara 2022 and will continue in 2024 is the Development of the
(IKN) yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional. Dalam Indonesian Capital City (IKN) which is part of the National Strategic
proyek ini, ADHI dipercaya untuk melaksanakan Estate Management Project. In this project, ADHI is trusted to carry out ADHI Estate
ADHI, yaitu pengelolaan kawasan pembangunan IKN yang mencakup Management, namely the management of the IKN development
berbagai aspek, termasuk penyiraman jalan, manajemen lalu lintas, area which covers various aspects, including road watering, traffic
layanan ambulans dan rescue, serta pengelolaan sampah dan limbah management, ambulance and rescue services, as well as waste and
yang dihasilkan dari proyek tersebut. waste management generated from the project.
Lingkup pengelolaan sampah dan limbah dalam Estate Management The scope of waste and waste management in ADHI Estate
ADHI mencakup seluruh proyek pembangunan IKN, baik proyek Management covers all IKN development projects, both projects
yang dikerjakan ADHI maupun oleh perusahaan lainnya. Sampah carried out by ADHI and by other companies. Waste generated
yang dihasilkan dari proses konstruksi beragam, meliputi sampah from the construction process varies, including organic waste (such
organik (seperti sisa makanan, daun, dan kayu), sampah anorganik as food waste, leaves, and wood), inorganic waste (such as plastic
(seperti botol plastik, kertas, logam, dan sisa kabel), serta sampah bottles, paper, metal, and cable waste), and B3 waste (such as used
B3 (seperti oli bekas, gipsum, limbah cat, dan material konstruksi oil, gypsum, paint waste, and construction materials contaminated
yang terkontaminasi B3). Untuk memastikan pengelolaan yang tepat, with B3). To ensure proper management, waste in this project
sampah dalam proyek ini diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yaitu is classified into three categories, namely specific waste, waste
sampah spesifik, sampah dari aktivitas sehari-hari, dan sampah B3, di from daily activities, and B3 waste, each of which has a different
mana masing-masing memiliki metode pengelolaan yang berbeda. management method.
Dalam menjalankan proses pengelolaan sampah dan limbah di In carrying out the waste and waste management process at ADHI
Estate Management ADHI, Perseroan bekerja sama dengan pihak Estate Management, the Company collaborates with third parties
ketiga yang memiliki izin dan kompetensi dalam pengolahan limbah. who have permits and competence in waste processing. With this
Dengan pendekatan ini, ADHI berupaya menjaga keseimbangan approach, ADHI seeks to maintain a balance between accelerating
antara percepatan pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan infrastructure development and environmental sustainability in
lingkungan di kawasan IKN. the IKN area.
158 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 159
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT Mengurangi Sampah dengan Black Soldier Fly (BSF). Di Ibu Kota Nusantara (IKN), masalah tingginya volume limbah makanan yang berasal dari berbagai sumber, seperti hunian rusun, rumah sakit, perkantoran, dan rumah jabatan, memerlukan solusi pengelolaan yang efisien dan berkelanjutan. Sebagai respons terhadap tantangan ini, ADHI melalui Estate Management telah memulai pengelolaan limbah makanan dengan membangun Taman Sirkuler yang menerapkan metode biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF). Dalam kolaborasi dengan PT Biokonversi, limbah makanan yang telah dipilah dan dicacah akan diolah oleh larva BSF menjadi produk bernilai, seperti pakan ternak dan pupuk organik. Proses ini menghasilkan output berupa 24.000 liter pupuk cair dan 48.000 kg pupuk padat per bulan, yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian atau penghijauan di sekitar IKN. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir, tetapi juga mendukung terciptanya ekonomi sirkular yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di IKN. Reducing Waste with Black Soldier Fly (BSF). In the Indonesian Capital City (IKN), the problem of high volumes of food waste originating from various sources, such as residential flats, hospitals, offices, and official residences, requires an efficient and sustainable management solution. In response to this challenge, ADHI through Estate Management has started managing food waste by building a Circular Park that applies the bioconversion method using Black Soldier Fly (BSF) larvae. In collaboration with PT Biokonversi, food waste that has been sorted and shredded will be processed by BSF larvae into valuable products, such as animal feed and organic fertilizer. This process produces an output of 24,000 liters of liquid fertilizer and 48,000 kg of solid fertilizer per month, which can be used for agriculture or reforestation around IKN. This approach not only reduces the amount of waste that goes to landfills, but also supports the creation of an environmentally friendly and sustainable circular economy in IKN. Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 159
Page 160
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
TUMPAHAN YANG TERJADI [OJK F.15] SPILLS THAT OCCURRED [OJK F.15]
Tumpahan minyak, bahan bakar minyak, dan zat kimia tertentu Spills of oil, fuel oil, and certain chemicals are one of the risks in
merupakan salah satu risiko dalam operasional usaha ADHI, ADHI’s business operations, especially at project sites. If a spill occurs,
khususnya di lokasi proyek. Apabila terjadi tumpahan, insiden itu the incident could affect the quality of soil, water, air, biodiversity, and
bisa memengaruhi kualitas tanah, air, udara, keanekaragaman hayati, human health at the location. ADHI’s commitment to prevent spills
dan kesehatan manusia yang berada di lokasi. Komitmen ADHI has resulted in no significant spill incidents during the reporting year.
untuk mencegah terjadinya tumpahan membawa hasil dengan tidak Thus, the Company has not taken any special actions related to the
adanya insiden tumpahan yang signifikan selama tahun pelaporan. spill incidents. For waste management, ADHI refers to:
Dengan demikian, tidak ada tindakan khusus yang diambil Perseroan
terkait insiden tumpahan. Untuk pengelolaan limbah ADHI mengacu
pada:
1. Prosedur Pengelolaan Lingkungan (BP 014 ES P01) 1. Environmental Management Procedure (BP 014 ES P01)
2. Petunjuk Kerja Pengelolaan Limbah Konstruksi dan Limbah 2. Work Instructions for Construction Waste and Domestic Waste
Domestik (SP 014 ES W03) Management (SP 014 ES W03)
3. Petunjuk Kerja Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan 3. Work Instructions for Hazardous and Toxic Waste Management
Beracun (SP 014 ES W04) (SP 014 ES W04)
KEANEKARAGAMAN HAYATI [OJK F.9, F.10] BIODIVERSITY [OJK F.9, F.10]
ADHI menaruh perhatian besar terhadap upaya melestarikan ADHI pays great attention to efforts to preserve biodiversity because
keanekaragaman hayati karena menyadari bahwa perlindungan it realizes that protection of flora, fauna, genetic diversity, and natural
terhadap flora, fauna, keanekaragaman genetik, serta ekosistem ecosystems is very important to ensure the sustainability of life. In
alami sangat penting untuk memastikan keberlanjutan kehidupan. this regard, ADHI is committed to maintaining the balance of the
Dalam hal ini, ADHI berkomitmen untuk menjaga keseimbangan ecosystem, both inside and outside the operational area in order
ekosistem, baik di dalam maupun di luar area operasional guna to minimize the environmental impacts caused by the company’s
meminimalkan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari kegiatan business activities.
bisnis perusahaan.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, ADHI memastikan bahwa As part of this commitment, ADHI ensures that all operational areas
seluruh wilayah operasional dan proyek yang dijalankannya tidak and projects it carries out are not located in or adjacent to protected
berada di dalam atau berdekatan dengan kawasan lindung maupun areas or areas with high biodiversity outside protected forest areas.
kawasan dengan keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan With this step, the company can ensure that there is no significant
hutan lindung. Dengan langkah ini, perusahaan dapat memastikan impact from operational activities or projects that can threaten the
bahwa tidak ada dampak signifikan dari kegiatan operasional sustainability of the ecosystem. [OJK F.9]
maupun proyek yang dapat mengancam kelestarian ekosistem.
[OJK F.9]
Selain itu, ADHI secara aktif menjalankan berbagai program konkret In addition, ADHI actively runs various concrete programs to support
untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati. Salah satu the preservation of biodiversity. One of the steps that has been
langkah yang telah direalisasikan adalah penanaman 176.383 pohon realized is the planting of 176,383 trees and the conservation of
serta konservasi fauna tertentu melalui program Tanggung Jawab certain fauna through the Social and Environmental Responsibility
Sosial dan Lingkungan (TJSL)/CSR di bidang lingkungan. Program ini (TJSL)/CSR program in the environmental sector. This program
menjadi wujud nyata kontribusi ADHI dalam menjaga keseimbangan is a real manifestation of ADHI’s contribution in maintaining the
ekosistem dan keberlanjutan lingkungan hidup. [OJK F.10] balance of the ecosystem and environmental sustainability. [OJK F.10]
Tabel Konservasi Keanekaragaman Hayati Tahun 2022-2024
Table of Biodiversity Conservation in 2022-2024
Uraian Satuan
2022 2023 2024
Description Unit
Penanaman Pohon Batang Pohon
178.150 82.265 176.383
Tree Planting Tree Trunk
160 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 161
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 161
Page 162
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Kategori Red List
of Threatened Apakah habitat tersebut
Spesies Asal Proyek Departemen Species bersinggungan dengan Proyek?
No
Species Project Origin Department Red List Category Does the habitat intersect with the
of Threatened Project?
Species
Maluku Utara merupakan habitat
alami burung Mamoa/burung
Maleu/Eulipoa wallacei. Burung
yang umumnya hidup di hutan,
di gung atau bukit ini akan
menuju pantai untuk bertelur, lalu
menimbun telurnya dengan pasir.
Letak georgrafis proyek PLTMG
Tobelo berada pada bibir pantai, di
Desa Mamuya, Kecamatan Galela,
Kabupaten Halmahera Utara,
Provinsi Maluku Utara. Secara garis
besar letak geografis proyek yang
berada di bibir pantai merupakan
Burung Momoa/
habitat burung Mamoa untuk
Eulipoa wallacei Vulnerable
1 PLTMG Tobelo E&I bertelur.
Momoa Bird/ Eulipoa (Rentan)
wallacei
North Maluku is the natural habitat
of the Mamoa bird/Maleu bird/
Eulipoa wallacei. This bird, which
generally lives in forests, mountains
or hills, will go to the beach to lay
eggs, then cover its eggs with sand.
The geographical location of the
Tobelo PLTMG project is on the
coast, in Mamuya Village, Galela
District, North Halmahera Regency,
North Maluku Province. In general,
the geographical location of the
project on the coast is the habitat of
the Mamoa bird to lay eggs.
Gajah Sumatera/
Elephas maximus Tol Sigli - Habitat gajah bersinggungan
sumatranus Banda Aceh Infrastruktur 1 Endangered dengan Tol Sibanceh di Sta 13+850
2
Sumatran elephant/ Sigli - Banda Infrastructure 1 (Terancam) Elephant habitat intersects with the
Elephas maximus Aceh Toll Road Sibanceh Toll Road at Sta 13+850
sumatranus
162 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 163
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Foto/ Dokumentasi
Photo/ Documentation
Mitigasi yang telah dilakukan
Output
Mitigation that has been carried out
Lokasi pantai di Maluku Utara,
merupakan tempat bertelur burung
Mamoa. Dengan penanaman telur burung
Pelestarian Habitat Burung Momoa dengan cara
Mamoa di sekitar lingkungan proyek
penanaman telur burung mamoa siap tetas secara
maka eksistensi burung ini terjaga. Hal
massal di wilayah bibir pantai sekitar proyek PLTMG
itu terbukti dengan seringnya dijumpai
Tobelo. Dengan demikian pertumbuhan burung mamoa
burung Mamoa di wilayah hutan di sekitar
bisa dilestarikan, terutama di sekitar proyek PLTMG
proyek PLTMG Tobelo
Tobelo.
The location of the beach in North
Conservation of Momoa Bird Habitat by planting ready-
Maluku is a place where Mamoa birds
to-hatch mamoa bird eggs en masse in the coastal area
lay their eggs. By planting Mamoa bird
around the Tobelo PLTMG project. Thus the growth of
eggs around the project environment, the
mamoa birds can be preserved, especially around the
existence of this bird is maintained. This is
Tobelo PLTMG project.
proven by the frequent finding of Mamoa
birds in the forest area around the Tobelo
PLTMG project.
• Mitigasi membuat 1 unit jembatan 3 bentang,
sehingga jalur gajah di bawah jembatan tidak
terganggu.
• Mitigasi inisiasi dari DLHK Aceh, BKSDA Aceh, dan
WCS – IP
• ADHI berperan sebagai penyedia jasa yang diminta
oleh Hutama Karya untuk membangun jembatan
tersebut.
Jembatan sepanjang 110 meter dibangun oleh ADHI.
Gajah belum melalui lintasan yang
Pekerjaan masuk dalam kegiatan fisik yang dibayar
disediakan
oleh Hutama Karya
The elephant has not passed through the
path provided
• Mitigation by making 1 unit of 3-span bridge, so that
the elephant path under the bridge is not disturbed.
• Mitigation initiated by DLHK Aceh, BKSDA Aceh, and
WCS – IP
• ADHI acts as a service provider requested by
Hutama Karya to build the bridge.
The 110-meter bridge was built by ADHI. The work is
included in the physical activities paid for by Hutama
Karya
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 163
Page 164
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Kategori Red List
of Threatened Apakah habitat tersebut
Spesies Asal Proyek Departemen Species bersinggungan dengan Proyek?
No
Species Project Origin Department Red List Category Does the habitat intersect with the
of Threatened Project?
Species
Habitat primata melintasi tol
Tol Sigli - Sibanceh di Sta 12+265 dan
Primata Banda Aceh Infrastruktur 1 14+900
3
Primates Sigli - Banda Infrastructure 1 Primate habitat across the
Aceh Toll Road Sibanceh toll road at Sta 12+265
and 14+900
Tol Sigli - Habitat reptil berada sepanjang tol
Reptil Banda Aceh Infrastruktur 1 sta 7+000 - 16+000
4
Reptile Sigli - Banda Infrastructure 1 The reptile habitat is along the toll
Aceh Toll Road road sta 7+000 - 16+000
Jawa tengah
Monyet Ekor Panjang/ - SPAM
Macaca fascicularis Wososukas Infrastruktur 2 Endangered
5
Long-tailed Macaque/ Central Infrastructure 2 (Terancam)
Macaca fascicularis Java - SPAM
Wososukas
Jawa tengah
Pohon Sonokeling/ - SPAM
dalbergia latifolia Wososukas Infrastruktur 2 Vulnerable
6
Rosewood tree/ Central Infrastructure 2 (Rentan)
dalbergia latifolia Java - SPAM
Wososukas
Jawa tengah
Pohon Bungur/ - SPAM
Risiko Rendah
lagerstroemia speciosa Wososukas Infrastruktur 2
7 (Least Concern;
Bungur tree/ Central Infrastructure 2
LC)
lagerstroemia speciosa Java - SPAM
Wososukas
164 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 165
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Foto/ Dokumentasi
Photo/ Documentation
Mitigasi yang telah dilakukan
Output
Mitigation that has been carried out
• Mitigasi membuat 3 lokasi jembatan primata
sehingga primata dapat tetap melintasi habitatnya
melalui jembatan tersebut
• Mitigasi inisiasi dari DLHK Aceh, BKSDA Aceh, dan
WCS – IP
• ADHI berperan sebagai penyedia jasa yang diminta
oleh Hutama Karya untuk membangun jembatan
tersebut
Jembatan sepanjang 78 dan 88 meter dibangun
Primata belum melalui jembatan yang
oleh ADHI. Pekerjaan masuk dalam kegiatan fisik
disediakan
yang dibayar oleh Hutama Karya
Primates have not crossed the bridge
• Mitigation by creating 3 primate bridge locations
provided
so that primates can still cross their habitat via the
bridge
• Mitigation initiated by DLHK Aceh, BKSDA Aceh, and
WCS – IP
• ADHI acts as a service provider requested by
Hutama Karya to build the bridge
The 78 and 88 meter long bridges were built by
ADHI. The work is included in the physical activities
paid for by Hutama Karya
• Mitigasi yaitu memodifikasi dasar box culvert
menjadi bentuk V agar reptil dapat melintasi box
tersebut
• Mitigasi inisiasi dari DLHK Aceh, BKSDA Aceh, dan
WCS – IP
• ADHI berperan sebagai penyedia jasa yang diminta
oleh Hutama Karya untuk membangun box culvert
sesuai modifikasi yang disepakati
Box sepanjang 1,542 meter dibangun ADHI.
Pekerjaan masuk dalam kegiatan fisik yang dibayar Reptil (ular) sudah melalui box yang
oleh Hutama Karya disediakan
• Mitigation, namely modifying the base of the box Reptiles (snakes) have gone through the
culvert into a V shape so that reptiles can cross the box provided
box
• Mitigation initiated by DLHK Aceh, BKSDA Aceh, and
WCS – IP
• ADHI acts as a service provider requested by
Hutama Karya to build a box culvert according to the
agreed modifications
The 1,542 meter long box was built by ADHI. The
work is included in the physical activities paid for by
Hutama Karya
Merevegetasi makanan hewan endemik (Program
penanaman pohon (jenis buah - buahan) sebagai
sumber makanan alami monyet ekor pajang
Revegetation of endemic animal food (Tree planting
program (fruit species) as a natural food source for long-
tailed monkeys
Upaya mempertahankan pohon existing yang tidak
terkena lokasi bangunan dan merelokasi pohon yang
terkena lokasi bangunan
Efforts to maintain existing trees that are not affected by
the building site and relocate trees that are affected by
the building site
Upaya mempertahankan pohon existing yang tidak
terkena lokasi bangunan dan merelokasi pohon yang
terkena lokasi bangunan
Efforts to maintain existing trees that are not affected by
the building site and relocate trees that are affected by
the building site
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 165
Page 166
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Keanekaragaman Hayati Departemen Infrastruktur
Department of Infrastructure Biodiversity Table
Apakah habitat
tersebut
bersinggungan
Mitigasi yang telah dilakukan
Asal Proyek dengan Proyek? Foto/ Dokumentasi
Mitigation that has been Output
Project Origin (Jelaskan) Photo/ Documentation
carried out
Does the habitat
intersect with the
Project? (Explain)
Ekosistem/habitat
monyet tetap ada
Mengamati ekosistem dan tidak terganggu
Iya, karena di lokasi
habitat monyet ekor panjang meskipun ada pekerjaan
proyek termasuk
di lokasi proyek, inisiator tim pembangunan proyek.
tempat habitat
Jawa tengah - ADHI, IC dan PU dengan ADHI juga menanam
moyet ekor panjang
Proyek SPAM adanya informasi dari warga pohon sebagai sumber
untuk mencari
Wososukas setempat makanan alami satwa
makan
tersebut
Central Java Observing the long-tailed
Yes, because the
- Wososukas monkey habitat ecosystem The monkey ecosystem/
project location
SPAM Project at the project location, the habitat remains and is
includes a habitat for
initiator of the ADHI, IC and not disturbed despite the
long-tailed monkeys
PU teams with information construction work of the
to search for food.
from local residents project. ADHI also plants
trees as a natural food
source for the animals.
Mengamati lokasi
pepohonan yang mungkin
terdampak proyek,
inisiatornya ADHIy, IC &
PU. Semaksimal mungkin
Iya, karena di lokasi tetap mempertahankan Pohon existing tetap
proyek dan sekitar pohon existing (reduce), jika ada jika tidak terdampak
proyek termasuk ada pohon yang masuk/ proyek dan pohon yang
Jawa tengah - kawasan pohon terdampak proyek maka dipindahkan karena
Proyek SPAM Sonokeling dan dilakukan pemindahan terdampak proyek masih
Wososukas Bungur pohon existing ke lokasi hidup sampai sekarang
sekitar proyek (reuse)
Central Java Yes, because the Existing trees remain if
- Wososukas project location and Observing the location of they are not affected by
SPAM Project the surrounding area trees that may be affected the project and trees that
include Sonokeling by the project, the initiator is were moved due to the
and Bungur tree ADHIy, IC & PU. As much as impact of the project are
areas. possible, maintain existing still alive today.
trees (reduce), if there are
trees that enter/are affected
by the project, the existing
trees are moved to locations
around the project (reuse)
166 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 167
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Keanekaragaman Hayati Departemen Infrastruktur
Department of Infrastructure Biodiversity Table
Apakah habitat
tersebut
bersinggungan
Mitigasi yang telah dilakukan
Asal Proyek dengan Proyek? Foto/ Dokumentasi
Mitigation that has been Output
Project Origin (Jelaskan) Photo/ Documentation
carried out
Does the habitat
intersect with the
Project? (Explain)
Mengamati lokasi
pepohonan yang mungkin
terdampak proyek,
inisiatornya ADHIy, IC &
PU. Semaksimal mungkin
Iya, karena di lokasi tetap mempertahankan Pohon existing tetap
proyek dan sekitar pohon existing (reduce), jika ada jika tidak terdampak
proyek termasuk ada pohon yang masuk/ proyek dan pohon yang
Jawa tengah - kawasan pohon terdampak proyek maka dipindahkan karena
Proyek SPAM sonokelingdan dilakukan pemindahan terdampak proyek masih
Wososukas Pohon Bungur pohon existing ke lokasi hidup sampai sekarang
sekitar proyek (reuse)
Central Java Yes, because the Existing trees remain if
- Wososukas project location and Observing the location of they are not affected by
SPAM Project the area around trees that may be affected the project and trees that
the project include by the project, the initiator is were moved due to the
rosewood and ADHIy, IC & PU. As much as impact of the project are
Bungur trees. possible, maintain existing still alive today.
trees (reduce), if there are
trees that enter/are affected
by the project, the existing
trees are moved to locations
around the project (reuse)
Melakukan pengecekan
kondisi flora dan fauna
bersama dengan team KLHK,
melakukan sosialisasi secara
berkala kepada sumua
tim yang terlibat di proyek
agar tidak menganggu dan
membunuh flora dan fauna
Habitat tersebut masih
yang ditemui di lokasi kerja,
ada dan masih sering
melakukan pemasangan
di jumpai di lokasi kerja
Iya, karena lokasi spanduk himbauan
karna tim proyek juga
proyek merupakan larangan menganggu dan
melakukan penanaman
salah satu habitat membunuh flora dan fauna,
Kalimantan pohon agar menjadi
macan dahan dan melaksanakan simulasi
Timur- Jalan habitat baru bagi macan
ular Pyton sebagai penanggulangan hewan
Bebas dahan dan hewan-hewan
hewan endemik di buas dan berbisa yang di
Hambatan lainnya di area lokasi
area tersebut pandu oleh team Damkar
Seksi 6A proyek
Kabupaten Penajam.
Yes, because the
East The habitat still exists
project location is Conducting checks on the
Kalimantan- and is still often found
one of the habitats condition of flora and fauna
Toll Road at the work location
of clouded leopards together with the KLHK
Section 6A because the project
and pythons as team, conducting regular
team also planted trees
endemic animals in socialization to all teams
to create a new habitat
the area. involved in the project so as
for clouded leopards
not to disturb and kill flora
and other animals in the
and fauna found at the work
project area.
location, installing banners
urging people not to disturb
and kill flora and fauna,
carrying out simulations
for dealing with wild and
venomous animals guided
by the Penajam Regency Fire
Department team.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 167
Page 168
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Keanekaragaman Hayati Departemen Infrastruktur
Department of Infrastructure Biodiversity Table
Apakah habitat
tersebut
bersinggungan
Mitigasi yang telah dilakukan
Asal Proyek dengan Proyek? Foto/ Dokumentasi
Mitigation that has been Output
Project Origin (Jelaskan) Photo/ Documentation
carried out
Does the habitat
intersect with the
Project? (Explain)
Mengamati lokasi pohon-
pohon yang mungkin
terdampak proyek
melalui koordinasi antara
ADHI, Perhutani & PU.
Semaksimal mungkin tetap
mempertahankan pohon
existing dan jika memang
Terjadi pembebasan
ada keharusan penebangan
lahan dengan izin resmi
pohon untuk pembebasan
Iya, karena di lokasi dari Perhutani & PU,
JLS lot 1B lahan pembangunan jalan
proyek dan sekitar namun pihak proyek
Brumbun - P. maka harus mendapat
proyek termasuk melakukan penanaman
Sine Kab. persetujuan dari Perhutani
kawasan pohon kembali berupa tanaman
Tulungagung & PU, dan selanjutnya akan
Sengon sukun dan jati
dilakukan penanaman
JLS lot 1B kembali
Yes, because the Land acquisition took
Brumbun -
project location and place with official
Sine Island, Observing the location of
the surrounding area permission from
Tulungagung trees that may be affected
of the
project include Perhutani & PU, but the
Regency by the project through
Sengon trees. project team carried out
coordination between
replanting with breadfruit
ADHI, Perhutani & PU. As
and teak plants.
much as possible, maintain
existing trees and if there
is a need to cut down trees
for land acquisition for road
construction, then it must get
approval from Perhutani &
PU, and then replanting will
be carried out.
Kalimantan
Timur- Proyek
Iya, karena di - Untuk Mitigasi di proyek
Pembangunan
lokasi proyek kami kami bekerja sama dengan
Jalan Tol IKN Ekosistem Habitat ular
termasuk tempat BPBD setempat untuk
3A-1 Segmen tetap ada dan tidak
habitat jenis ular melakukan sosialisasi dan
Karangjoang - terganggu meskipun ada
tersebut. Karena pelatihan terkait tata cara
KKT Kariangau pekerjaan pembangunan
berdekatan dengan penanggulangan serangan
proyek
Sungai dan Rawa hewan liar.
East
Kalimantan The snake habitat
Yes, because our For mitigation in our project,
- IKN 3A-1 ecosystem remains intact
project location is a we work together with the
Toll Road and undisturbed despite
habitat for this type local BPBD to conduct
Development the construction work on
of snake. Because it outreach and training related
Project, the project.
is close to the River to procedures for dealing
Karangjoang
and Swamp. with wild animal attacks.
Segment -
KKT Kariangau
168 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 169
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Keanekaragaman Hayati Departemen Infrastruktur
Department of Infrastructure Biodiversity Table
Apakah habitat
tersebut
bersinggungan
Mitigasi yang telah dilakukan
Asal Proyek dengan Proyek? Foto/ Dokumentasi
Mitigation that has been Output
Project Origin (Jelaskan) Photo/ Documentation
carried out
Does the habitat
intersect with the
Project? (Explain)
Pengamatan terhadap
ekosistem habitat Blekok
Sawah (Ardeola speciosa)
di sekitar elevated 3, Bulus
Kali (Amyda cartilaginea) di
sekitar Bligo, serta Ular Piton
(Malayopython reticulatus)
di sekitar area exit. Selain itu,
dilakukan pemantauan berkala
untuk memastikan kelestarian
satwa di sekitar proyek dan
mengurangi dampak negatif
terhadap habitat mereka.
Inisiator mitigasi adalah tim Adhi
Iya, karena lokasi Karya (Proyek tol Jogja-bawen Outputnya saat ini
proyek dan area Paket 1 Seksi 1) berdasarkan menunjukkan bahwa
sekitarnya termasuk informasi dari warga setempat. ekosistem habitat bulus
dalam habitat Bentuk mitigasi yang dilakukan (Amyda cartilaginea),
beberapa spesies, mencakup pengamatan burung blekok
seperti Blekok langsung terhadap habitat (Ardeidae), dan ular piton
Sawah (Ardeola satwa, identifikasi potensi (Malayopython reticulatus)
speciosa) di sekitar gangguan dari aktivitas proyek, tetap ada dan tidak
elevated 3, serta serta penerapan kebijakan terganggu, meskipun
Bulus Kali (Amyda perlindungan satwa. Jika ada pekerjaan
cartilaginea) di ditemukan, satwa tersebut pembangunan proyek.
D.I. Yogyakarta sekitar area Bligo tidak boleh dibunuh, dilukai, Habitat mereka masih
- Proyek Tol dan Ular Piton dipelihara, diperjualbelikan, atau dalam kondisi stabil
Jogja-Bawen (Malayopython dipindahkan tanpa izin dari
tanpa terganggunya
Paket 1 (Seksi reticulatus) di sekitar pihak berwenang. Satwa yang
keberlangsungan
1) area exit. terdampak harus dilepaskan
ekosistemnya.
kembali ke habitatnya
D.I. Yogyakarta Yes, because the
The current output
- Jogja- project location Observation of the Blekok
shows that the habitat
Bawen Toll and surrounding Sawah (Ardeola speciosa)
habitat ecosystem around ecosystem of the
Road Project areas are included
elevated 3, Bulus Kali (Amyda softshell turtle (Amyda
Package 1 in the habitat of
cartilaginea) around Bligo, cartilaginea), the blekok
(Section 1) several species,
and Python (Malayopython bird (Ardeidae), and the
such as the Blekok
reticulatus) around the exit area. python (Malayopython
Sawah (Ardeola
In addition, periodic monitoring reticulatus) remains
speciosa) around
is carried out to ensure the and is not disturbed,
elevated 3, as well
sustainability of animals around despite the construction
as the Bulus Kali
the project and reduce negative work of the project.
(Amyda cartilaginea)
impacts on their habitat. The Their habitat is still
around the Bligo
mitigation initiator is the Adhi in a stable condition
area and the Python
Karya team (Jogja-Bawen without disturbing the
(Malayopython
Toll Road Project Package 1 sustainability of its
reticulatus) around
Section 1) based on information ecosystem.
the exit area.
from local residents. The
forms of mitigation carried out
include direct observation of
animal habitats, identification
of potential disturbances
from project activities, and
implementation of animal
protection policies. If found,
the animal must not be killed,
injured, kept, traded, or moved
without permission from the
authorities. Affected animals
must be released back into their
habitat
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 169
Page 170
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Keanekaragaman Hayati Departemen Infrastruktur
Department of Infrastructure Biodiversity Table
Apakah habitat
tersebut
bersinggungan
Mitigasi yang telah dilakukan
Asal Proyek dengan Proyek? Foto/ Dokumentasi
Mitigation that has been Output
Project Origin (Jelaskan) Photo/ Documentation
carried out
Does the habitat
intersect with the
Project? (Explain)
Iya, karena lokasi
pembangunan
proyek
Pembangunan
Bendungan Jenelata
merupakan
areal pertanian
lahan kering dan
Bentuk mitigasi yang telah
hutan sekunder
dan akan terus dilakukan
dengan jenis
ialah
vegetasi hutan
mengamati lokasi proyek
dataran rendah.
yang terdampak secara Ekosistem flora yang
Spesies flora yang
langsung terdampak langsung
mendominasi yaitu
terhadap komposisi fauna di area proyek, segera
Kirinyuh
dan flora di area proyek. dilakukan
(Euphatorium
Inisiator mitigasi adalah PT. mitigasi dengan
Odoratum),
Adhi Karya dan PT. Wijaya penghijauan kembali
Galinggang (Cassea
Karya menggunakan metode
Alata),
yang bekerja sama dengan Geomath.
dan Waru (Hibiscus
masyarakat setempat.
Tiliaceus) serta
Adapun mitigasi yang Selain itu , melakukan
spesies fauna
dilakukan ialah melakukan penanaman kembali
ialah Babi Hutan
penanaman tanaman/ tanaman pengganti
Sulawesi (Sus Scrofa), Kadal
vegetasi yang dilindungi seperti
Selatan, Kebun
dan apabila ditemukan Ketapang Kencana,,dan
Kabupaten (Eutripos
jenis satwa yang dilindungi Pohon Rambutan .
Gowa - multifasciata), Ular
menurut Penghijauan kembali
Proyek Pucuk (Ahaetulla sp)
undang-undang, maka dengan
Pembangunan dan terdapat satwa
mitigasi yang dilakukan ialah metode geomath dan
Bendungan yang dilindungi yaitu
melakukan pengembalian ke penanaman kembali
Jenelata Burung
habitatnya untuk jenis satwa sebagai upaya untuk
Madu Hitam
yang dilindungi secara legal menumbuhkan habitat
South (Nectarina Aspasia)
oleh undang-undang. baru bagi satwa liar yang
Sulawesi,
terdampak
Gowa Regency Yes, because the
The form of mitigation that
- location of the
has been and will continue to The directly affected
Jenelata Dam Jenelata Dam
be carried out is to observe flora ecosystem in the
Construction construction
the project location that project area, immediately
Project project is a dryland
is directly affected by the carried out mitigation
agricultural area
composition of fauna and by reforestation using
and secondary
flora in the project area. The the Geomath method.
forest with lowland
mitigation initiators are PT. In addition, replanting
forest vegetation.
Adhi Karya and PT. Wijaya replacement plants such
The dominant flora
Karya who work together as Ketapang Kencana,
species are Kirinyuh
with the local community. and Rambutan Trees.
(Euphatorium
The mitigation carried out Reforestation with the
Odoratum),
is to plant protected plants/ Geomath method and
Galinggang
vegetation and if a protected replanting as an effort
(Cassea Alata), and
animal species is found to grow new habitats for
Waru (Hibiscus
according to the law, the affected wildlife
Tiliaceus) and the
mitigation carried out is to
fauna species are
return it to its habitat for
Wild Boar (Sus
the animal species that are
Scrofa), Garden
legally protected by law.
Lizard (Eutripos
multifasciata),
Pucuk Snake
(Ahaetulla sp) and
there are protected
animals, namely the
Black Honey Bird
(Nectarina Aspasia)
170 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 171
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Keanekaragaman Hayati Departemen Infrastruktur
Department of Infrastructure Biodiversity Table
Apakah habitat
tersebut
bersinggungan
Mitigasi yang telah dilakukan
Asal Proyek dengan Proyek? Foto/ Dokumentasi
Mitigation that has been Output
Project Origin (Jelaskan) Photo/ Documentation
carried out
Does the habitat
intersect with the
Project? (Explain)
Bentuk mitigasi yang telah
dan akan terus dilakukan
ialah mengamati lokasi
proyek yang terdampak
secara langsung terhadap
komposisi fauna dan flora Ekosistem flora yang
di area proyek. Inisiator terdampak langsung
Iya, karena lokasi mitigasi adalah PT. PP - Adhi di area proyek, segera
pembangunan Karya , KSO yang bekerja dilakukan mitigasi
proyek sama dengan masyarakat dengan penghijauan
Pembangunan setempat. kembali menggunakan
Bendungan Way metode Geomath.
Apu merupakan Adapun mitigasi yang
areal hutan dilakukan ialah melakukan Selain itu , melakukan
sekunder dengan penanaman tanaman/ penanaman kembali
jenis vegetasi hutan vegetasi yang dilindungi tanaman pengganti
dataran tinggi. dan apabila ditemukan seperti pohon Pule
Ambon,
Spesies flora yang jenis satwa yang dilindungi dan pohon Mangga .
Kabupaten
mendominasi yaitu menurut undang-undang, Penghijauan kembali
Buru - Proyek
pohon minyak kayu maka mitigasi yang dengan metode geomath
Pembangunan
putih serta spesies dilakukan ialah melakukan dan penanaman kembali
Bendungan
fauna ialah Babi pengembalian ke habitatnya sebagai upaya untuk
way apu
Hutan (Sus Scrofa) untuk jenis satwa yang menumbuhkan habitat
dan rusa dilindungi secara legal oleh baru bagi satwa liar yang
Ambon, Buru
undang-undang. terdampak
Regency -
Yes, because the
Way Apu Dam
location of the The form of mitigation that The directly affected
Construction
Way Apu Dam has been and will continue to flora ecosystem in the
Project
construction project be carried out is to observe project area, immediately
is a secondary forest the project location that carried out mitigation
area with highland is directly affected by the by reforestation using
forest vegetation. composition of fauna and the Geomath method.
The dominant flora in the project area. In addition, replanting
flora species are The mitigation initiator is replacement plants such
eucalyptus oil trees PT. PP - Adhi Karya, KSO in as Pule trees and Mango
and fauna species collaboration with the local trees. Reforestation with
are Wild Boar (Sus community. The mitigation the geomath method and
Scrofa) and deer carried out is to plant replanting as an effort
protected plants/vegetation to grow new habitats for
and if a type of animal affected wildlife
protected by law is found, the
mitigation carried out is to
return it to its habitat for the
type of animal that is legally
protected by law.
BIAYA LINGKUNGAN ENVIRONMENTAL COSTS
ADHI berkomitmen untuk mewujudkan lingkungan yang lebih ADHI is committed to realizing a better environment by allocating
baik dengan mengalokasikan biaya lingkungan yang digunakan environmental costs used for various environmental purposes. In
untuk berbagai keperluan terkait lingkungan. Pada tahun 2023, 2023, the Company spent IDR3.74 billion on environmental costs,
Perusahaan mengeluarkan biaya lingkungan sebesar Rp3,74 miliar, an increase compared to 2023, which reached IDR2.21 billion, with
naik dibandingkan tahun 2023, yang mencapai Rp2,21 miliarm, the following allocation of use: [OJK F.4]
dengan alokasi penggunaan sebagai berikut: [OJK F.4]
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 171
Page 172
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Biaya Lingkungan Tahun 2022-2024 (Rupiah)
Table of Environmental Cost in 2022-2024 (Rupiah)
Tahun Jumlah Biaya Lingkungan Pemanfaatan/Penggunaan
Year Total Environmental Costs Utilization/Use
Pengeluaran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dan Program Lingkungan Lainnya
2024 3.742.649.938
Social and Environmental Responsibility Program Expenditure and Other Environmental Programs
Pengeluaran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan tahun 2023
2023 2.205.801.500
Social and Environmental Responsibility Program Expenditure in 2023
Pengeluaran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan tahun 2022
2022 1.593.776.210
Social and Environmental Responsibility Program Expenditure in 2022
KEPATUHAN LINGKUNGAN ENVIRONMENTAL COMPLIANCE
Dalam menjalankan usaha, ADHI berkomitmen untuk senantiasa In running its business, ADHI is committed to always complying
mematuhi peraturan pemerintah di bidang lingkungan hidup. with government regulations in the environmental sector. This
Komitmen itu membawa hasil dengan tidak adanya sanksi atau commitment has resulted in no sanctions or fines, either material
denda, baik material maupun non-material, terkait ketidakpatuhan or non-material, related to non-compliance with environmental
terhadap regulasi lingkungan selama tahun 2024. Selain itu, selama regulations during 2024. In addition, during the reporting year,
tahun pelaporan, Perseroan juga tidak menerima pengaduan terkait the Company also did not receive any complaints related to the
lingkungan hidup. [GRI 2-27][OJK F.16] environment. [GRI 2-27][OJK F.16]
Penghargaan Lingkungan Tahun 2024
Environmental Awards in 2024
Anugerah Utama Kategori Sustainability IDX
Main Award for IDX Sustainability Category
Top CSR Award
172 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 173
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Penghargaan Lingkungan Tahun 2024
Environmental Awards in 2024
Edge Advanced Preliminary (Green Building Council)
Trenasia ESG Awards
Silver Medal Transparansi & Penurunan Emisi Korporasi
Silver Medal for Transparency & Corporate Emission Reduction
Anugerah Utama sektor Infrastruktur dan The Most Committed ESG Leader (IDX Channel)
Main Award for Infrastructure Sector and The Most Committed ESG Leader (IDX Channel)
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 173
Page 174
Ikhtisar Kinerja
Performance Highlight
174 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
10 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 175
LAPORAN TAHUNAN 2023 ANNUAL REPORT
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
05
Kinerja
Sosial
Social Performance
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 175
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan
11
Page 176
Kinerja Sosial
Social Performance
PENCAPAIAN OPTIMAL DENGAN SUMBER DAYA
MANUSIA PILIHAN
PENCAPAIAN OPTIMAL DENGAN SUMBER DAYA MANUSIA PILIHAN
Sumber daya manusia (SDM) merupakan aset utama bagi kemajuan Human resources (HR) are the main asset for the progress of PT
bisnis PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Sebagai perusahaan yang Adhi Karya (Persero) Tbk. As a company operate in the construction
bergerak di industri konstruksi dan infrastruktur, keberhasilan proyek- and infrastructure industry, the success of ADHI projects is highly
proyek ADHI sangat bergantung pada kompetensi, dedikasi, dan dependent on the competence, dedication, and professionalism of
profesionalisme tenaga kerjanya. Oleh karena itu, ADHI berkomitmen its workforce. Therefore, ADHI is committed to creating a conducive
untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan work environment, improving employee welfare, and providing
kesejahteraan karyawan, serta menyediakan berbagai program various development and training programs to ensure excellent
pengembangan dan pelatihan guna memastikan SDM yang unggul and highly competitive HR.
dan berdaya saing tinggi.
ADHI secara berkelanjutan mengembangkan kapasitas SDM ADHI continuously develops HR capacity through various training
melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi. Program ini and certification programs. This program is designed to improve
dirancang untuk meningkatkan keahlian teknis, manajerial, serta technical and managerial skills, as well as understanding of safety
pemahaman terhadap standar keselamatan dan keberlanjutan. and sustainability standards. With this approach, employees not only
Dengan pendekatan ini, karyawan tidak hanya memiliki keterampilan have the skills needed by the industry, but are also able to adapt to
sesuai kebutuhan industri, tetapi juga mampu beradaptasi dengan technological developments and global trends. In addition, ADHI also
perkembangan teknologi dan tren global. Selain itu, ADHI juga encourages a work culture based on innovation and collaboration,
mendorong budaya kerja yang berbasis inovasi dan kolaborasi, so that each individual can make a maximum contribution to the
sehingga setiap individu dapat memberikan kontribusi maksimal company’s growth.
terhadap pertumbuhan perusahaan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja SDM, ADHI menerapkan As a form of appreciation for HR performance, ADHI implements
sistem penghargaan dan kesejahteraan yang kompetitif. Perseroan a competitive reward and welfare system. The Company ensures
176 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 177
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
memastikan bahwa kebijakan remunerasi, jenjang karier, serta that remuneration policies, career levels, and work-life balance are
keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi menjadi bagian part of the HR management strategy. By creating an inclusive work
dari strategi pengelolaan SDM. Dengan menciptakan lingkungan environment and encouraging professional development, ADHI
kerja yang inklusif dan mendorong pengembangan profesional, ensures that its workforce remains motivated to achieve their best
ADHI memastikan bahwa tenaga kerjanya tetap termotivasi untuk performance, which ultimately has a positive impact on business
mencapai kinerja terbaik, yang pada akhirnya berdampak positif sustainability and the achievement of the company’s vision.
pada keberlanjutan bisnis dan pencapaian visi perusahaan.
LANDASAN KEBIJAKAN [GRI 3-3] POLICY FOUNDATION [GRI 3-3]
ADHI mengelola karyawan secara komprehensif dengan merujuk ADHI manages employees comprehensively by referring to a number
pada sejumlah regulasi di di antaranya: of regulations, including:
1. Undang-Undang Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1. Law of the President of the Republic of Indonesia Number 11
1992 tentang Dana Pensiun of 1992 concerning Pension Funds
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2000 2. Law of the Republic of Indonesia Number 21 of 2000 concerning
tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh Workers’ Unions/Labor Unions
3. Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan 3. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 4. Law of the Republic of Indonesia Number 24 of 2011 concerning
tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial the Social Security Administering Agency
5. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan 5. Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022
Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang concerning Job Creation into Law
6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2021 6. Government Regulation of the Republic of Indonesia Number
tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja 35 of 2021 concerning Fixed-Term Employment Agreements,
dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja Outsourcing, Working Hours and Rest Hours, and Termination
of Employment
7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 7. Government Regulation of the Republic of Indonesia Number
2021 tentang Pengupahan 36 of 2021 concerning Wages
Merujuk regulasi di atas, selanjutnya Perseroan menyusun dan Referring to the above regulations, the Company then prepares and
menerbitkan kebijakan internal terkait pengelolaan karyawan issues internal policies related to employee management such as
seperti rekrutmen, pengupahan, jam kerja, pendidikan dan pelatihan, recruitment, wages, working hours, education and training, employee
penilaian karyawan dan sebagainya. Pengelolaan karyawan juga assessments and so on. Employee management is also related to
berkaitan dengan penghargaan hak-hak normatif yang melekat the appreciation of normative rights inherent in each employee
pada setiap karyawan seperti kebebasan untuk berserikat dan such as freedom of association and assembly, equal opportunity
berkumpul, kesetaraan kesempatan dalam bekerja, dan sebagainya. in work, and so on.
PROGRAM HUMAN CAPITAL ADHI ADHI HUMAN CAPITAL PROGRAM
Pengelolaan sumber daya manusia di Perseroan dilakukan secara Human resource management in the Company is carried out in
incorporated oleh Departemen Sumber Daya Manusia. Untuk an incorporated manner by the Human Resources Department.
mendapatkan kualitas pengelolaan terbaik, ADHI telah menyusun To achieve the best management quality, ADHI has prepared the
Program Human Capital 2024. Melalui program tersebut, Perseroan 2024 Human Capital Program. Through this program, the Company
menetapkan arah pengembangan pengelolaan sumber daya sets the direction for sustainable human resource management
manusia secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan development by considering current and future business needs and
kebutuhan dan tantangan bisnis saat ini maupun di masa mendatang. challenges. In its implementation in the field, the program serves
Dalam implementasi di lapangan, program tersebut menjadi acuan as a reference in determining every HR management policy and
dalam menetapkan setiap kebijakan dan strategi pengelolaan SDM strategy within ADHI.
di lingkup ADHI.
Program Human Capital 2024 selengkapnya adalah sebagai berikut: The complete Human Capital Program for 2024 is as follows:
Program Kerja Inisiatif Strategis
Work Program Strategic Initiative
Produktivitas Pegawai Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja secara berkelanjutan
Employee Productivity Continuously Improving Workforce Productivity
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 177
Page 178
Kinerja Sosial
Social Performance
Program Kerja Inisiatif Strategis
Work Program Strategic Initiative
• Talent Development
Implementasi program talent management di induk dan AP
• Sertifikasi tenaga ahli
Implementation of talent management programs in parent entity and
• Talent Development
subsidiaries
• Expert certification
Implementasi program perputaran talenta
Talent Mobility
Implementation of talent rotation programs
Memastikan pemenuhan kuantitas dan kualitas data dalam Portal HC
Dashboard HCIS FHCI terbaru dan termutakhir Kementerian BUMN dan Portal HCIS Kementerian BUMN
The latest and most up-to-date FHCI HCIS Dashboard Ensuring fulfillment of data quantity and quality in the Ministry of SOEs
HC Portal and the Ministry of SOEs HCIS Portal
Meningkatkan rasio talenta perempuan dalam Nominated Talent BUMN
dan rasio talenta muda dalam Nominated Talent BUMN, dengan target
• Top talent muda dalam nominated talent BUMN minimal lebih tinggi dari realisasi tahun sebelumnya dengan tetap
• Rasio perempuan dalam nominated talent BUMN memperhatikan karakteristik klaster
• Top young talents in SOE nominated talents Increasing the ratio of female talent in SOE Nominated Talent and the
• Ratio of women in SOE nominated talents ratio of young talent in SOE Nominated Talent, with a minimum target
higher than the previous year’s realization while still considering cluster
characteristics
Mengimplementasikan Respectful Workplace Policy (RWP) secara
Sosialisasi terkait RWP konsisten dan konsekuen sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Socialization related to RWP Implementing Respectful Workplace Policy (RWP) consistently and
consequently in accordance with applicable provisions
Menindaklanjuti Rekomendasi / mengimplementasikan Human Capital
Perbaikan prosedur dan tata kelola HC Maturity Assessment
Improvement of procedures and HC governance Following up on Recommendations / implementing Human Capital
Maturity Assessment
Penyelarasan Perjanjian Kerja Bersama dan Peraturan Perusahaan antar
Anak Perusahaan Penyelarasan Perjanjian Kerja Bersama antar Anak Perusahaan
Alignment of Joint Work Agreements and Company Regulations between Alignment of Joint Work Agreements between Subsidiaries
Subsidiaries
Program pengukuran dan internalisasi akhlak Mengimplementasikan AKHLAK Culture Journey
Akhlak measurement and internalization program Implementing AKHLAK Culture Journey
REKRUTMEN DAN TURNOVER RECRUITMENT AND TURNOVER
ADHI melaksanakan proses rekrutmen guna mendapatkan kandidat ADHI carries out the recruitment process to obtain the best
terbaik yang memiliki kemampuan, keahlian, dan pengetahuan candidates who have the abilities, expertise, and knowledge that
yang sesuai dengan kebutuhan serta perencanaan kepegawaian di are in accordance with the needs and personnel planning in the
Perseroan. Selain itu, rekrutmen juga bertujuan untuk membina dan Company. In addition, recruitment also aims to foster and prepare
mempersiapkan calon pemimpin di masa depan, sejalan dengan future leaders, in line with the company’s vision in creating excellent
visi perusahaan dalam menciptakan SDM yang unggul dan berdaya and competitive human resources.
saing.
Proses rekrutmen di ADHI dilakukan secara terbuka bagi seluruh The recruitment process at ADHI is carried out openly for all
warga negara Indonesia, tanpa membedakan suku, ras, golongan, Indonesian citizens, without distinguishing between ethnicity, race,
agama, maupun jenis kelamin. Perseroan menjunjung tinggi prinsip class, religion, or gender. The Company upholds the principles of
kesetaraan dan keberagaman dalam perekrutan, memastikan setiap equality and diversity in recruitment, ensuring that every individual
individu memiliki kesempatan yang sama untuk bergabung dan has an equal opportunity to join and develop with the company.
berkembang bersama perusahaan.
Untuk pekerjaan tertentu, ADHI menerapkan kebijakan perekrutan For certain jobs, ADHI implements a policy of recruiting local workers
tenaga kerja lokal dengan kualifikasi dan kompetensi yang with equivalent qualifications and competencies. This policy aims
setara. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan to support the empowerment of local communities, increase the
masyarakat setempat, meningkatkan keterlibatan tenaga kerja lokal involvement of local workers in company projects, and encourage
dalam proyek-proyek perusahaan, serta mendorong pertumbuhan economic growth in ADHI’s operational areas.
ekonomi di wilayah operasional ADHI.
Walau ADHI memiliki kriteria yang jelas tentang rekrutmen, namun Although ADHI has clear criteria for recruitment, the Company did
Perseroan tidak melakukan rekrutmen pada tahun 2024. Hal itu not conduct recruitment in 2024. This is different from the previous
berbeda dengan tahun sebelumnya di mana ADHI merekrut year where ADHI recruited 149 new employees. The policy of not
178 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 179
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
karyawan baru sebanyak 149 orang. Kebijakan tidak melakukan conducting recruitment was taken to increase the empowerment and
rekrutmen diambil untuk meningkatkan pemberdayaan dan capacity development of existing employees. Thus, the composition
pengembangan kapasitas karyawan yang sudah ada. Dengan of new employees based on age, gender and work area in full is as
demikian, komposisi karyawan baru berdasarkan usia, jenis kelamin follows: [GRI 401-1]
dan wilayah kerja selengkapnya adalah sebagai berikut: [GRI 401-1]
Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Usia Tahun 2022-2024
Composition of New Employees by Age in 2022-2024
Kelompok Usia
2022 2023 2024
Age Group
<29 tahun
107 45 0
<29 years old
30-50 tahun
73 28 0
30-50 years old
>51 tahun
4 1 0
>51 years old
Jumlah
184 74 0
Total
Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2022-2024
Composition of New Employees by Gender in 2022-2024
Jenis Kelamin
2022 2023 2024
Gender
Pria
151 55 0
Male
Wanita
33 19 0
Female
Jumlah
184 74 0
Total
Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Wilayah Kerja Tahun 2022-2024
Composition of New Employees by Work Area in 2022-2024
Wilayah Kerja
2022 2023 2024
Work Area
Kantor Pusat
14 2 0
Head Office
Unit Kerja Operasional
149 46 0
Operational Work Unit
Anak Perusahaan
21 26 0
Subsidiaries
Jumlah
184 74 0
Total
Bersamaan dengan kebijakan untuk tidak merekrut karyawan Along with the policy of not recruiting new employees, ADHI’s
baru, karyawan ADHI berkurang karena adanya karyawan yang employees have decreased due to employees who have resigned
berhenti bekerja atau meninggalkan Perseroan dengan alasan or left the Company for reasons justified by law. During 2024, 127
yang dibenarkan undang-undang. Selama tahun 2024, karyawan employees resigned or left the Company with various backgrounds,
yang berhenti atau meninggalkan Perseroan sebanyak 127 orang namely reaching retirement age, resigning, passing away, and others.
dengan berbagai latar belakang, yaitu mencapai usia pensiun, In full, the composition of employees who resigned or left ADHI
berhenti bekerja, meninggal, dan lain-lain. Secara lengkap, based on age group, gender and work area is presented in the
komposisi karyawan yang berhenti bekerja atau meninggalkan following table: [GRI 401-1]
ADHI berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin dan wilayah kerja
disajikan dalam tabel berikut: [GRI 401-1]
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 179
Page 180
Kinerja Sosial
Social Performance
Komposisi Karyawan Meninggalkan Perusahaan Berdasarkan Usia Tahun 2022-2024
Composition of Employees Leaving The Company by Age in 2022-2024
Kelompok Usia
2022 2023 2024
Age Group
<29 tahun
54 44 17
<29 years old
30-50 tahun
43 48 48
30-50 years old
>51 tahun
66 57 62
>51 years old
Jumlah
163 149 127
Total
Komposisi Karyawan Meninggalkan Perusahaan Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2022-2024
Composition of Employees Leaving The Company by Gender in 2022-2024
Jenis Kelamin
2022 2023 2024
Gender
Pria
134 115 108
Male
Wanita
29 34 19
Female
Jumlah
163 149 127
Total
Komposisi Karyawan Meninggalkan Perusahaan Berdasarkan Wilayah Kerja Tahun 2022-2024
Composition of Employees Leaving The Company by Work Area in 2022-2024
Wilayah Kerja
2022 2023 2024
Work Area
Kantor Pusat
17 27 12
Head Office
Unit Kerja Operasional
95 74 77
Operational Work Unit
Anak Perusahaan
51 48 38
Subsidiaries
Jumlah
163 149 127
Total
Adapun penyebab karyawan meninggalkan Perseroan dan tingkat The reasons why employees leave the Company and the turnover
turnover disajikan dalam tabel berikut: [GRI 3-3] rate are presented in the following table: [GRI 3-3]
Tabel Penyebab Karyawan Keluar dan Turnover Tahun 2022-2024
Table of Reason of Employee Leaving and Turnover in 2022-2024
Penyebab
2022 2023 2024
Reason
Pensiun
51 46 56
Pension
Meninggal Dunia
2 6 4
Passed Away
Berhenti Kerja
110 97 67
Resigned
Jumlah karyawan yang keluar
163 149 127
Total resigned employees
Total karyawan
2,667 2,595 2.502
Total employees
Persentase turnover
6% 5,66% 5,08%
Turnover percentage
180 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 181
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Sesuai tabel di atas, tingkat turnover tahun 2024 lebih rendah According to the table above, the turnover rate in 2024 is lower than
dibandingkan tahun 2023 yaitu sebesar 5,08%. Hal itu in 2023, which is 5.08%. This shows that the efforts made by ADHI
menunjukkan bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan ADHI to retain superior talents have been quite successful. To reduce the
untuk mempertahankan talenta-talenta unggul cukup berhasil. turnover rate, while retaining all of its employees (permanent and
Untuk menekan tingkat turnover, sekaligus mempertahankan contract/outsourced), the Company has taken steps and policies to
seluruh karyawannya (tetap maupun kontrak/outsource), Perseroan increase employee engagement, one of which is by creating activities
melakukan langkah dan kebijakan dengan meningkatkan that support employee hobbies, awards to commemorate the length
engagement karyawan salah satunya dengan membuat kegiatan- of service of employees who have achieved certain milestones,
kegiatan yang mendukung hobi karyawan, penghargaan untuk providing competitive financial or non-financial rewards, facilitating
memperingati masa kerja karyawan yang telah mencapai milestone sports, arts and religious associations through the Sports and Arts
tertentu, pemberian imbalan finansial ataupun non finansial Management Board (BAPORSI) and the Spiritual Coordinating Board
yang kompetitif, memfasilitasi perkumpulan olah raga, seni, dan (BAKKO), as well as the celebration of ADHI’s 64th Anniversary where
keagamaan melalui adanya Badan Pengurus Olahraga dan Seni employees can participate or compete in interesting activities such
(BAPORSI) dan Badan Koordinator Kerohanian (BAKKO), serta as the ADHI RUN running activity, the BIM Competition modeling
adanya kegiatan perayaan HUT ADHI ke-64 di mana karyawan competition, blood donation activities, mass circumcisions, Cultural
dapat berpartisipasi ataupun berkompetisi dalam kegiatan-kegiatan Night arts and cultural performances, ADHIgos cycling activities,
menarik seperti kegiatan lari ADHI RUN, kompetisi modelling BIM and the Photo & Video Competition. In addition, in order to increase
Competition, kegiatan donor darah, khitanan massal, pentas kesenian employee engagement, in ADHI’s 64th Anniversary activities, ADHI
dan budaya Cultural Night, kegiatan bersepeda ADHIgos, serta Photo also opened up opportunities for employees to carry out reforestation
& Video Competition. Di samping itu dalam rangka meningkatkan by jointly donating in the form of tree seedlings. [GRI 401-1]
engagement karyawan, di kegiatan HUT ADHI ke-64 ADHI juga
membuka peluang untuk karyawan dalam melakukan penghijauan
dengan bersama-sama berdonasi dalam bentuk bibit pohon. [GRI
401-1]
KESETARAAN KESEMPATAN BEKERJA [OJK F.18] EQUAL EMPLOYMENT OPPORTUNITIES [OJK
F.18]
ADHI menerapkan prinsip kesetaraan dan non-diskriminasi dalam ADHI applies the principle of equality and non-discrimination in
seluruh aspek ketenagakerjaan, mulai dari proses rekrutmen, all aspects of employment, starting from the recruitment process,
pengembangan kompetensi dan karier, hingga pemberian competency and career development, to remuneration and
remunerasi dan kesempatan promosi. Sesuai dengan prinsip promotion opportunities. In accordance with this principle, every
tersebut, setiap karyawan diberikan peluang yang sama untuk employee is given the same opportunity to work and occupy a
bekerja dan menempati posisi atau jabatan berdasarkan kapasitas position or position based on their capacity and competence. As
serta kompetensinya. Per 31 Desember 2024, komposisi karyawan of December 31, 2024, the composition of ADHI employees by
ADHI berdasarkan jenis kelamin terdiri dari 81,93% laki-laki dan gender consisted of 81.93% male and 18.07% female. This difference
18,07% perempuan. Perbedaan persentase ini bukan disebabkan in percentage is not due to discrimination, but rather due to the
oleh diskriminasi, melainkan karena karakteristik industri konstruksi characteristics of the construction industry which demands more
yang menuntut lebih banyak pekerjaan lapangan. field work.
Selain merupakan kepatuhan terhadap Undang-Undang In addition to being a compliance with the Manpower and Job
Ketenagakerjaan dan Cipta Kerja, penghargaan terhadap kesetaraan Creation Laws, respect for equal employment opportunities is in
kesempatan dalam bekerja selaras dengan Undang-Undang line with Law Number 21 of 1999 concerning the Ratification of
Nomor 21 Tahun 1999 tentang Pengesahan ILO Convention No. ILO Convention No. 111 Concerning Discrimination in Respect of
111 Concerning Discrimination in Respect of Employment and Employment and Occupation, and Guidelines for Equality and Non-
Occupation (Konvensi ILO Mengenai Diskriminasi dalam Pekerjaan Discrimination in the Workplace in Indonesia (Ministry of Manpower
dan Jabatan), serta Panduan Kesetaraan dan Non Diskriminasi and Transmigration of the Republic of Indonesia).
di Tempat Kerja di Indonesia (Kementerian Tenaga Kerja dan
Transmigrasi RI).
Komitmen ADHI untuk mewujudkan kesetaraan atau non- ADHI’s commitment to realizing equality or non-discrimination by
diskriminasi dengan memberikan kesempatan yang sama kepada providing equal opportunities for employees to work and occupy
karyawan untuk bekerja dan menempati berbagai posisi, termasuk various positions, including positions as top management, has
posisi sebagai top management, membawa hasil dengan tidak resulted in no incidents of discrimination during the reporting year.
adanya insiden diskriminasi selama tahun pelaporan. Dengan Thus, the Company does not need to take corrective action related
demikian, Perseroan tidak perlu melakukan tindakan perbaikan to the equality or non-discrimination policy.
terkait kebijakan kesetaraan atau non-diskriminasi tersebut.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 181
Page 182
Kinerja Sosial
Social Performance
UPAH MINIMUM REGIONAL REGIONAL MINIMUM WAGE
ADHI menjunjung tinggi hak normatif karyawan dalam bentuk upah ADHI upholds the normative rights of employees in the form of wages
atau imbalan kerja/remunerasi dengan memastikan pemenuhannya or work benefits/remuneration by ensuring that they are fulfilled
secara adil dan kompetitif. Pemberian upah di Perseroan berpedoman fairly and competitively. The provision of wages in the Company
pada prinsip keadilan serta disesuaikan dengan standar industri dan is guided by the principle of justice and is adjusted to industry
segmen bisnis yang sejenis guna memotivasi karyawan untuk bekerja standards and similar business segments in order to motivate
lebih produktif dan berprestasi. Selain itu, ADHI menerapkan sistem employees to work more productively and achieve. In addition,
penggajian yang bebas dari diskriminasi, di mana setiap karyawan ADHI implements a payroll system that is free from discrimination,
berhak mendapatkan perlakuan yang setara tanpa membedakan where every employee has the right to receive equal treatment
jenis kelamin. Jika terdapat perbedaan jumlah upah yang diterima, without distinguishing between genders. If there is a difference in
hal itu lebih disebabkan oleh faktor pencapaian kinerja dan prestasi the amount of wages received, it is more due to the achievement
masing-masing individu. of performance and achievements of each individual.
Dalam menentukan besaran upah, ADHI mengacu pada prinsip
pemenuhan kebutuhan hidup layak bagi karyawan. Oleh karena In determining the amount of wages, ADHI refers to the principle of
itu, upah minimum bagi karyawan tetap dengan level terendah fulfilling decent living needs for employees. Therefore, the minimum
disesuaikan dengan harga kebutuhan pokok, tingkat inflasi, standar wage for permanent employees at the lowest level is adjusted to
kelayakan hidup, serta faktor ekonomi lainnya. Mengingat proyek the price of basic necessities, inflation rate, standard of living, and
ADHI tersebar di berbagai wilayah Indonesia, maka besaran upah other economic factors. Given that ADHI projects are spread across
minimum bagi karyawan tetap level terendah mengikuti ketentuan various regions in Indonesia, the amount of the minimum wage for
Upah Minimum Regional (UMR) di lokasi proyek masing-masing. permanent employees at the lowest level follows the provisions
of the Regional Minimum Wage (UMR) at each project location.
Pemberian upah di ADHI sepenuhnya berbasis pada kinerja, bukan Wages at ADHI are entirely based on performance, not on gender
pada perbedaan gender. Dengan demikian, baik karyawan pria differences. Thus, both male and female employees receive wages
maupun wanita menerima upah dalam skala yang sama untuk on the same scale for equal positions and responsibilities. If there
posisi dan tanggung jawab yang setara. Jika terdapat perbedaan is a difference in the amount of wages received, it is more due to
dalam jumlah upah yang diterima, hal tersebut lebih disebabkan the achievement of individual performance and incentive policies
oleh pencapaian kinerja individu serta kebijakan insentif yang given based on the employee’s work results and contributions to
diberikan berdasarkan hasil kerja dan kontribusi karyawan terhadap the company.
perusahaan.
Selain mengacu pada berbagai kebijakan internal, ADHI juga In addition to referring to various internal policies, ADHI also
menetapkan pemberian upah berdasarkan regulasi ketenagakerjaan determines the provision of wages based on applicable employment
yang berlaku. Perseroan merujuk pada Keputusan Menteri Tenaga regulations. The Company refers to the Decree of the Minister of
Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000 tentang perubahan Manpower and Transmigration Number 226 of 2000 concerning
beberapa pasal dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER- amendments to several articles in the Regulation of the Minister
01/MEN/1999 mengenai Upah Minimum. Secara khusus, untuk of Manpower Number PER-01/MEN/1999 concerning Minimum
upah karyawan tetap level terendah tahun 2024, ADHI merujuk pada Wages. Specifically, for the wages of the lowest level permanent
Peraturan Pemerintah (PP) No. 51 Tahun 2023 tentang Perubahan employees in 2024, ADHI refers to Government Regulation (PP) No.
atas Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, 51 of 2023 concerning Amendments to Government Regulation No.
yang di dalamnya mengatur tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) 36 of 2021 concerning Wages, which regulates the 2024 Provincial
2024. Rasio standar upah karyawan tetap level terendah terhadap Minimum Wage (UMP). The ratio of the lowest level permanent
upah minimum regional selengkapnya disampaikan dalam tabel employee wage standard to the regional minimum wage is presented
berikut: [GRI 202-1][OJK F.20] in full in the following table: [GRI 202-1][OJK F.20]
Tabel Upah Karyawan Tetap Level Terendah Dibanding Upah Minimum Provinsi Tahun 2024
Table of Lowest Level Permanent Employee Wages Compared to Provincial Minimum Wages in 2024
Upah Karyawan Tetap
Upah Minimum Provinsi/
Tingkat Terendah
Area Operasional Provinsi/Daerah Regional Persentase
Lowest Level
Operational Area Province/Region Provincial/Regional Percentage
Permanent Employee
Minimum Wage
Wages
Kantor Pusat
DKI Jakarta Rp5.396.761 Rp9.617.160 178,20%
Head Office
182 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 183
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT TENAGA KERJA ANAK DAN TENAGA KERJA CHILD LABOR AND FORCED LABOR [OJK F.19] PAKSA [OJK F.19] ADHI berkomitmen penuh dalam mendukung penghapusan tenaga ADHI is fully committed to supporting the elimination of child labor kerja anak dan praktik kerja paksa, mengingat keduanya merupakan and forced labor practices, considering that both are violations of pelanggaran hak asasi manusia. Sebagai bentuk nyata dari komitmen human rights. As a concrete form of this commitment, the Company tersebut, Perseroan menetapkan batasan usia minimum karyawan sets a minimum age limit for employees and clear working hours. serta jam kerja yang jelas. Usia minimum untuk bekerja di ADHI The minimum age to work at ADHI is 22 years, while the working adalah 22 tahun, sementara jam kerja yang diberlakukan adalah 8 hours imposed are 8 (eight) hours per day and 40 (forty) hours (delapan) jam per hari dan 40 (empat puluh) jam per minggu untuk per week for a 5 (five) day work week system. This policy is in line sistem kerja 5 (lima) hari dalam seminggu. Kebijakan ini selaras with the provisions stipulated in Article 77 of Law No. 13 of 2003 dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 77 Undang-Undang No. concerning Manpower. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Di beberapa unit kerja dan pada level tertentu, ADHI menerapkan In several work units and at certain levels, ADHI implements a sistem kerja giliran (shift work) yang disesuaikan dengan kondisi shift work system that is adjusted to operational conditions and dan kebutuhan operasional. Pengaturan ini memastikan bahwa needs. This arrangement ensures that any excess working hours setiap kelebihan waktu kerja diperhitungkan sebagai lembur dengan are calculated as overtime with predetermined compensation so as kompensasi yang telah ditetapkan sehingga tidak merugikan not to harm employees. In addition, the Company also guarantees karyawan. Selain itu, Perseroan juga menjamin hak karyawan untuk the right of employees to rest at predetermined times, in order to beristirahat pada waktu-waktu yang telah ditentukan, guna menjaga maintain a balance between productivity and worker welfare. keseimbangan antara produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja. . Selain bentuk ketaatan terhadap undang-undang ketenagakerjaan, In addition to compliance with labor laws, policies related to employee kebijakan terkait usia karyawan selaras dengan Undang-Undang age are in line with the Republic of Indonesia Law Number 20 of Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 1999 tentang Pengesahan 1999 concerning Ratification of ILO Convention No. 138 Concerning ILO Convention No. 138 Concerning Minimum Age for Admission Minimum Age for Admission to Employment, and the Republic of to Employment (Konvensi ILO Mengenai Usia Minimum Untuk Indonesia Law Number 1 of 2000 concerning Ratification of ILO Diperbolehkan Bekerja), dan Undang-Undang Republik Indonesia Convention No. 182 Concerning The Prohibition and Immediate Nomor 1 Tahun 2000 tentang Pengesahan ILO Convention No. Action for The Elimination of The Worst Forms of Child Labor. 182 Concerning The Prohibition And Immediate Action for The Meanwhile, the implementation of working hours with clear time Elimination of The Worst Forms of Child Labour (Konvensi ILO limits is in line with the Republic of Indonesia Law Number 19 of No. 182 Mengenai Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan 1999 concerning Ratification of ILO Convention No. 105 Concerning Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak). Sedangkan The Abolition of Forced Labor. pemberlakuan jam kerja dengan batasan waktu yang jelas sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 1999 Tentang Pengesahan ILO Convention No. 105 Concerning The Abolition of Forced Labour (Konvensi ILO Mengenai Penghapusan Kerja Paksa). Komitmen ADHI terhadap penghapusan pekerja anak dan kerja ADHI’s commitment to eliminating child labor and forced labor has paksa membawa hasil positif dengan tidak adanya insiden pekerja yielded positive results with no incidents of child labor or forced anak maupun kerja paksa selama tahun pelaporan. labor during the reporting year. Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Training and Development For Employee Capability Karyawan Peningkatan kapasitas dan kompetensi karyawan merupakan faktor Increasing employee capability and competence is a key factor in kunci dalam mendukung pertumbuhan dan kinerja berkelanjutan supporting ADHI’s sustainable growth and performance. Therefore, ADHI. Oleh karena itu, Perseroan secara berkala menyelenggarakan the Company regularly organizes various training and education berbagai program pelatihan dan pendidikan, baik yang bersifat programs, both internal and external. These programs are designed internal maupun eksternal. Program ini dirancang untuk memastikan to ensure that each employee has relevant skills and continues to bahwa setiap karyawan memiliki keterampilan yang relevan dan develop in accordance with the demands of the construction industry. terus berkembang sesuai dengan tuntutan industri konstruksi. Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 183
Page 184
Kinerja Sosial
Social Performance
Selaras dengan prinsip kesetaraan, ADHI memberikan kesempatan In line with the principle of equality, ADHI provides equal opportunities
yang sama kepada seluruh karyawan untuk mengikuti program for all employees to participate in competency development
pengembangan kompetensi. Perseroan percaya bahwa investasi programs. The Company believes that investment in improving
dalam peningkatan keterampilan tenaga kerja akan berkontribusi workforce skills will contribute to increasing the company’s
pada peningkatan produktivitas dan daya saing perusahaan. productivity and competitiveness.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan sumber daya As a form of commitment to human resource development, in 2024,
manusia, pada tahun 2024, ADHI mengalokasikan dana sebesar ADHI allocated funds of IDR6,808,988,344, a decrease compared
Rp6.808.988.344, mengalami penurunan dibandingkan tahun to the previous year which reached IDR6,951,927,794. Details of the
sebelumnya yang mencapai Rp6.951.927.794. Rincian pelaksanaan implementation of competency development programs throughout
program pengembangan kompetensi sepanjang tahun 2024 dapat 2024 can be seen in the following table. [GRI 404-1, 404-2] [OJK F.22]
dilihat dalam tabel berikut. [GRI 404-1, 404-2] [OJK F.22]
Tabel Jam Pelatihan dan Pendidikan Tahun 2022-2024 [GRI 404-1]
Table of Training and Education Hours in 2022-2024 [GRI 404-1]
Rata-rata pelatihan
Jumlah Peserta
Jenis Pelatihan Jumlah Pelatihan Durasi (jam) (jam/orang)
Number of
Type of Training Number of Training Duration (hours) Average training
participants
(hours/person)
2024
Public Training 191 522 4.055,5 jam | hours 7,77 jam | hours
In House Training 76 3617 1.013,5 jam | hours 0,29 jam | hours
Dewan Komisaris & Direksi
6 24 151 jam | hours 6,29 jam | hours
Board of Commissioners & Directors
2023
Public Training 265 701 3.297 jam | hours 4,70 jam | hours
In House Training 91 2,453 1.875 jam | hours 0,76 jam | hours
Dewan Komisaris & Direksi
7 12 25 jam | hours 1,8 jam | hours
Board of Commissioners & Directors
2022
Public Training 248 951 4.826 jam | hours 5,1 jam | hours
In House Training 66 2,066 1.222 jam | hours 1 jam | hours
Dewan Komisaris & Direksi
4 7 467,5 jam | hours 66,7 jam | hours
Board of Commissioners & Directors
Tabel Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori Jabatan Tahun Tahun 2022-2024
Table of Training by Gender and Position Category for 2022-2024
Jumlah Pekerja yang Memperoleh
Pelatihan Jam Pelatihan Rata-rata Jam Pelatihan Setiap Pekerja
Uraian Number of Workers Who Received Training Hours Average Training Hours of Every Worker
Description Training
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Keseluruhan 6.515,5 jam 5.068,5 1,2 jam |
3,024 3,166 4.139 68,091 2.2 22
Whole | hours jam | hours hours
Berdasarkan Gender
Based on Gender
Laki-laki 44.267 jam 9.356 jam 17,75 jam | 2,7 jam |
2,494 2,573 3.444 55,108 21
Male | hours | hours hours hours
Perempuan 11.872 jam 1.893 jam 22,4 jam 4,7 jam |
530 593 406 12,983 21.9
Female | hours | hours | hours hours
184 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 185
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori Jabatan Tahun Tahun 2022-2024
Table of Training by Gender and Position Category for 2022-2024
Jumlah Pekerja yang Memperoleh
Pelatihan Jam Pelatihan Rata-rata Jam Pelatihan Setiap Pekerja
Uraian Number of Workers Who Received Training Hours Average Training Hours of Every Worker
Description Training
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Berdasarkan kategori jabatan karyawan
Based on employee position category
Komisaris
36 jam | 107 jam | 7,20 jam | 5,4 jam |
Board of 5 2 20 8 4
hours hours hours hours
Commissioner
Direksi 440,5 jam | 44 jam | 220,25 jam 6,3 jam |
2 10 7 32 3.2
Board of Directors hours hours | hours hours
Direksi AP
305 jam | 84 jam | 33,13 jam | 2,4 jam |
Board of Directors 18 33 35 332 10.1
hours hours hours hours
of Subsidiaries
763 jam | 85 jam | 35,18 jam | 1,2 jam |
GM 40 52 72 571 11
hours hours hours hours
17 jam | 26, 59 jam 3,4 jam |
M.Opr 17 2 5 0 6 3
hours | hours hours
M.Div 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3.234 jam | 329 jam | 16,42 jam | 2,3 jam |
M.Biro 197 140 146 2,231 15.9
hours hours hours hours
110 jam | 8 jam | 10 jam | 8 jam |
M.BD 11 6 1 135 22.5
hours hours hours hours
2,8 jam |
PD 0 0 77 0 0 214 0 0
hours
Koordinator 379 jam | 305 jam | 14,04 jam | 15,25 jam |
27 12 20 179 14.9
Coordinator hours hours hours hours
3.526 jam | 3.378 jam | 25,37 jam | 2,9 jam |
PM 139 386 1169 5,338 13.8
hours hours hours hours
9.946 jam | 1.531 jam | 17,6 jam | 2 jam |
L.2P 565 550 778 15,285 27.8
hours hours hours hours
13.661 jam | 1.942 jam | 13,61 jam | 2,2 jam |
L.3P 1004 1194 880 26,513 22.2
hours hours hours hours
299 jam | 16 jam | 14,24 jam | 8 jam |
L.4P 21 5 2 156 31.2
hours hours hours hours
70 jam | 14 jam | 11, 67 jam | 14 jam |
SPC 6 5 1 91 18.2
hours hours hours hours
461 jam | 27,12 jam |
Sr SPC 17 5 0 19 0 3.8 0
hours hours
6.378,5 jam 1.047 jam | 23,45 jam | 5,2 jam |
SS 272 244 203 5014 20.5
| hours hours hours hours
15.005,5 1.712 jam | 23,63 jam | 4,6 jam |
Staf 635 506 375 11,827 23.4
jam | hours hours hours hours
566 jam | 70,75 jam |
Admin 8 7 0 278 0 39.7 0
hours hours
196 jam | 14 jam |
No Cluster 14 7 0 76 0 10.9 0
hours hours
Selain memberikan pelatihan kepada karyawan yang masih aktif, In addition to providing training to active employees, ADHI also
ADHI juga memberikan pelatihan bagi karyawan yang akan pensiun. provides training for employees who are about to retire. The
Tujuan pelatihan antara lain memberikan bekal psikis dan keahlian objectives of the training include providing psychological provisions
praktis agar mereka tetap produktif pada saat pensiun. Karyawan and practical skills so that they remain productive upon retirement.
yang berhak mengikuti pelatihan ini adalah mereka yang dua tahun Employees who are eligible to take part in this training are those
lagi memasuki pensiun yaitu pada usia 58 tahun untuk BOD-1 who are two years away from retirement, namely at the age of 58
dan 56 tahun untuk di bawah BOD-1. Penyelenggaraan pelatihan for BOD-1 and 56 for below BOD-1. The implementation of pre-
menjelang pensiun pada tahun 2024 adalah sebagai berikut: [GRI retirement training in 2024 is as follows: [GRI 404-2]
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 185
Page 186
Kinerja Sosial
Social Performance
404-2]
Pelatihan Menjelang Pensiun/Program Bantuan Peralihan Tahun 2024
Pre-Retirement Training/Transition Assistance Program in 2024
Syarat Peserta Jumlah Peserta
Deskripsi Materi Pelatihan Tujuan Waktu/Tempat
Participant Number of
Training Materials Training Materials Objective Time/Venue
Requirements Participants
Memberikan pembekalan dalam
Psychological Well- mengelola aspek kesehatan dan
Being & Sharing kewirausahaan untuk persiapan Pensiunan ADHI
Program Persiapan
Session Usaha Kuliner menghadapi perubahan Tahun 2023 &
Pensiun 24 Januari 2024
Psychological Well- kehidupan setelah pensiun 2024 33
Retirement January 24, 2024
Being & Sharing Providing training in managing Retirees of ADHI in
Preparation Program
Session Culinary health and entrepreneurship 2023 & 2024
Business aspects to prepare for life
changes after retirement
Memberikan pembekalan dalam
Family Financial
mengelola aspek keuangan dan
Planning & Sharing
kewirausahaan untuk persiapan Pensiunan ADHI
Program Persiapan Session Usaha
menghadapi perubahan Tahun 2023 &
Pensiun Perikanan
kehidupan setelah pensiun 20 Februari 2024 2024 16
Retirement Family Financial
Providing training in managing Retirees of ADHI in
Preparation Program Planning & Sharing
financial and entrepreneurship 2023 & 2024
Session Fishery
aspects to prepare for life
Business
changes after retirement
Memberikan pembekalan dalam
mengelola aspek kewirausahaan
Couple Session
untuk persiapan menghadapi Pensiunan ADHI
Program Persiapan Entrepreneur &
perubahan kehidupan setelah Tahun 2023 &
Pensiun Ternak Ayam 31 Mei 2024
pensiun 2024 38
Retirement Couple Session May 31, 2024
Providing training in managing Retirees of ADHI in
Preparation Program Entrepreneur &
entrepreneurship aspects to 2023 & 2024
Chicken Farming
prepare for life changes after
retirement
Memberikan pembekalan dalam
Sharing Session mengelola aspek kesehatan dan
Bisnis Franchise dan kewirausahaan untuk persiapan Pensiunan ADHI
Program Persiapan
Bisnis Perkebunan menghadapi perubahan Tahun 2023 &
Pensiun 28 Juni 2024
Sharing Session of kehidupan setelah pensiun 2024 14
Retirement June 28, 2024
Franchise Business Providing training in managing Retirees of ADHI in
Preparation Program
and Plantation entrepreneurship aspects to 2023 & 2024
Business prepare for life changes after
retirement
Membantu individu dalam
beradaptasi dari status karyawan
Sharing Session
menjadi pensiunan dalam
Become Content
pembekalan mengelola aspek Pensiunan ADHI
Program Persiapan Creator in TikTok dan
keuangan, kesehatan, dan Tahun 2023 &
Pensiun Bisnis Online 29 Juli 2024
kewirausahaan 2024 15
Retirement Sharing Session of July 29, 2024
Helping individuals adapt from Retirees of ADHI in
Preparation Program Become Content
employee status to retiree in 2023 & 2024
Creator in TikTok and
training on managing financial,
Online Business
health, and entrepreneurship
aspects
Mendalami secara langsung
praktik usaha-usaha yang dapat
Kunjungan ke menunjang pengelolaan aspek
Pensiunan ADHI
Program Persiapan Hidroponik, Ternak kewirausahaan untuk persiapan
Tahun 2023 &
Pensiun Lele, dan Roti menghadapi kehidupan pensiun 21 Agustus 2024
2024 16
Retirement Visit to Hydroponics, Directly delving into business August 21, 2024
Retirees of ADHI in
Preparation Program Catfish Farming, and practices that can support the
2023 & 2024
Bread management of entrepreneurship
aspects to prepare for retirement
life
186 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 187
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Pelatihan Menjelang Pensiun/Program Bantuan Peralihan Tahun 2024
Pre-Retirement Training/Transition Assistance Program in 2024
Syarat Peserta Jumlah Peserta
Deskripsi Materi Pelatihan Tujuan Waktu/Tempat
Participant Number of
Training Materials Training Materials Objective Time/Venue
Requirements Participants
Membantu individu dalam
beradaptasi dari status karyawan
menjadi pensiunan dalam
pembekalan mengelola aspek Pensiunan ADHI
Program Persiapan Bisnis Travel/Travel
keuangan, kesehatan, dan Tahun 2023 &
Pensiun Agen dan Investasi 27 September 2024
kewirausahaan 2024 28
Retirement Travel Business/Travel September 27, 2024
Helping individuals adapt from Retirees of ADHI in
Preparation Program Agent and Investment
employee status to retiree in 2023 & 2024
training on managing financial,
health, and entrepreneurship
aspects
Membantu individu dalam
beradaptasi dari status karyawan
menjadi pensiunan dalam Pensiunan ADHI
Program Persiapan
Funwalk dan Ramah pembekalan mengelola aspek Tahun 2023 &
Pensiun 15 November 2024
Tamah kesehatan berupa funwalk 2024 30
Retirement November 15, 2024
Funwalk and Friendly Helping individuals adapt from Retirees of ADHI in
Preparation Program
employee status to retiree in 2023 & 2024
training on managing health
aspects in the form of funwalk
Jumlah
380
Total
PERJANJIAN KERJA BERSAMA (PKB) COLLECTIVE LABOR AGREEMENT (PKB)
ADHI menjamin hak normatif karyawan untuk berserikat dan ADHI guarantees the normative rights of employees to associate
berkumpul, termasuk dalam mendirikan serta bergabung dengan and gather, including in establishing and joining the Adhi Karya
Serikat Pekerja Adhi Karya. Kebebasan ini merupakan bagian dari Workers Union. This freedom is part of the Company’s commitment
komitmen Perseroan dalam menciptakan lingkungan kerja yang to creating an inclusive work environment and respecting employee
inklusif dan menghormati hak-hak karyawan. rights.
Penerapan kebebasan berserikat di ADHI merupakan bentuk The implementation of freedom of association at ADHI is a form of
kepatuhan terhadap Undang-Undang No. 21 Tahun 2000 tentang compliance with Law No. 21 of 2000 concerning Workers’ Unions/
Serikat Pekerja/Serikat Buruh serta Konvensi ILO No. 87. Regulasi ini Labor Unions and ILO Convention No. 87. This regulation emphasizes
menegaskan pentingnya jaminan kebebasan bagi seluruh karyawan the importance of guaranteeing freedom for all employees to join
untuk bergabung dalam organisasi pekerja yang dikelola secara professionally managed workers’ organizations.
profesional.
Keberadaan serikat pekerja di ADHI berperan sebagai jembatan The existence of a labor union at ADHI acts as a communication
komunikasi antara karyawan dan perusahaan dalam membangun bridge between employees and the company in building harmonious
hubungan industrial yang harmonis. Dengan adanya serikat pekerja industrial relations. With the existence of a labor union, it is hoped that
diharapkan tercipta sinergi yang saling menguntungkan bagi seluruh a mutually beneficial synergy will be created for all parties, thereby
pihak sehingga mendorong produktivitas dan keberlanjutan usaha. encouraging productivity and business sustainability.
Dalam konteks hubungan antara manajemen dengan karyawan, PKB In the context of the relationship between management and
menjadi perangkat yang menegaskan komitmen bersama antara employees, the CLA is a tool that emphasizes the joint commitment
karyawan dan Perusahaan dalam menciptakan iklim hubungan between employees and the Company in creating a harmonious
industrial harmonis dan berkeadilan. PKB bersifat mengikat dan and equitable industrial relations climate. The CLA is binding and
melindungi seluruh (100%) karyawan ADHI. PKB juga menjadi protects all (100%) ADHI employees. The PKB also serves as a
acuan bersama dalam penyelesaian setiap perselisihan hubungan common reference in resolving any industrial and employment
industrial dan ketenagakerjaan dengan tetap memperhatikan disputes while still observing the laws and regulations in force in
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Per 31 Indonesia. As of December 31, 2024, the number of ADHI employees
Desember 2024, jumlah karyawan ADHI yang menjadi anggota who are members of the Workers’ Union was recorded at 2,502
Serikat Pekerja tercatat sebanyak 2.502 orang, atau 100% dari people, or 100% of the total employees.
total karyawan.
Selama tahun 2024 tidak ada laporan terkait tindakan atau kebijakan During 2024, there were no reports related to Company actions or
Perusahaan yang dapat digolongkan sebagai bentuk-bentuk policies that could be classified as forms of suppression of freedom
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 187
Page 188
Kinerja Sosial
Social Performance
penekanan terhadap kebebasan berpendapat dan berserikat. Di of opinion and association. On the other hand, throughout 2024,
sisi lain, sepanjang tahun 2024, hubungan industrial antara ADHI industrial relations between ADHI and employees through the trade
dengan karyawan melalui serikat pekerja telah berjalan dengan union have been running well. Management meetings with the trade
baik. Pertemuan manajemen dengan serikat kerja telah dilakukan union have been held every 1 (one) semester discussing matters
per 1 (satu) semester yang membahas hal-hal yang terkait dengan related to employment, including discussions on employee rights
ketenagakerjaan antara lain pembahasan hak dan kewajiban and obligations, salary increases and inflation adjustments [GRI 2-30]
pegawai, kenaikan gaji serta penyesuaian inflasi [GRI 2-30]
SISTEM MANAJEMEN UNTUK KERJA MANAGEMENT SYSTEM FOR WORK
ADHI melakukan penilaian kinerja kepada seluruh karyawan (100 ADHI conducts performance assessments for all employees (100
persen) secara adil tanpa membedakan jenis kelamin. Penilaian percent) fairly without distinguishing between genders. Performance
kinerja diawali dengan penetapan performance planning di awal assessments begin with the determination of performance planning
tahun yang dituangkan dalam bentuk KPI, yang kemudian diturunkan at the beginning of the year which is stated in the form of KPIs, which
hingga tingkatan KPI individu. Tahap selanjutnya adalah performance are then broken down to the individual KPI level. The next stage is
review yang dilakukan setiap triwulan bersama dengan review a performance review conducted every quarter along with informal
informal yang dilakukan sesuai kebutuhan. Di tahap ini, para reviews conducted as needed. At this stage, leaders conduct coaching
pemimpin melakukan coaching dan counseling, mengevaluasi and counseling, evaluate the performance of the team and each
kinerja tim dan masing-masing individu dan langsung menyusun individual and immediately prepare an action plan to achieve the
action plan pencapaian sisa target ke depannya. [GRI 3-3] remaining targets in the future. [GRI 3-3]
Pada awal tahun berikutnya dilakukan performance appraisal untuk At the beginning of the following year, a performance appraisal is
menilai kinerja selama satu tahun, dengan sistem gabungan antara conducted to assess performance for one year, with a combined
penilaian kinerja individu (aspek bisnis dan perilaku) dan potensi system of individual performance assessments (business and
pengembangan karyawan. Hasil penilaian karyawan pada tahun behavioral aspects) and employee development potential. The
selengkapnya disampaikan dalam tabel berikut:. [GRI 404-3] results of employee assessments for the full year are presented in
the following table: [GRI 404-3]
Tabel Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karier Tahun 2022-2024 [GRI 404-3]
Table of Performance Assessment and Career Development in 2022-2024 [GRI 404-3]
2022 2023 2024
Uraian Rotasi/ Rotasi/ Rotasi/
Description Promosi Mutasi Demosi Promosi Mutasi Demosi Promosi Mutasi Demosi
Promotion Rotation/ Demotion Promotion Rotation/ Demotion Promotion Rotation/ Demotion
Mutation Mutation Mutation
Laki-laki
169 534 48 280 801 49 151 652 53
Male
Perempuan
28 91 7 38 167 2 25 163 3
Female
Sub Jumlah
197 625 55 318 968 51 176 815 56
Sub Total
Jumlah
877 1.337 1.047
Total
Persentase Cakupan
Penilaian Terhadap
Seluruh Karyawan 32,76% 51,70% 42,18%
Percentage of Assessment
Coverage of All Employees
CUTI MELAHIRKAN MATERNITY LEAVE
ADHI menjamin pemenuhan hak cuti melahirkan bagi karyawan ADHI guarantees the fulfillment of maternity leave rights for female
perempuan serta cuti bagi karyawan laki-laki yang istrinya melahirkan employees and leave for male employees whose wives give birth
(paternity leave). Pemberian hak ini bertujuan untuk memberikan (paternity leave). The granting of this right aims to provide an
kesempatan bagi karyawan agar dapat mempersiapkan kelahiran opportunity for employees to be able to prepare for the birth of a
anak dengan baik. Sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan, ADHI child properly. In accordance with employment regulations, ADHI
memberikan izin dengan upah tetap dibayar bagi karyawati yang provides permission with fixed wages paid for female employees
melahirkan, dengan masa cuti selama 90 hari kalender. Adapun who give birth, with a leave period of 90 calendar days. As for
kepada karyawan laki-laki yang istrinya melahirkan, Perseroan male employees whose wives give birth, the Company provides
memberikan izin tidak masuk kerja sebanyak 2 hari, baik di dalam permission to be absent from work for 2 days, both within the city
kota maupun di luar kota. and outside the city.
188 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 189
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Berdasarkan ketentuan tersebut, per 31 Desember 2024, jumlah Based on these provisions, as of December 31, 2024, the number
karyawan perempuan yang memiliki hak cuti melahirkan tercatat of female employees who have the right to maternity leave was
sebanyak 22 orang, dan seluruhnya telah mengambil hak tersebut. recorded as 22 people, and all of them have taken this right. Of
Dari jumlah itu, sebanyak 22 orang atau 100% telah kembali bekerja. that number, 22 people or 100% have returned to work. Meanwhile,
Sementara itu, tercatat tidak ada karyawan laki-laki yang berhak it was recorded that no male employees were entitled to leave to
cuti untuk mendampingi istrinya melahirkan accompany their wives giving birth.
Realisasi Cuti Melahirkan untuk Ayah (Paternity Leave) dan Ibu (Maternity Leave) Tahun 2022-2024 [GRI 401-3]
Realization of Paternity Leave and Maternity Leave in 2022-2024 [GRI 401-3]
2023 2024
Keterangan
Description Wanita Pria Wanita Pria
Female Male Female Male
Jumlah karyawan yang berhak mendapatkan hak cuti
22 0 22 0
Number of employees entitled to leave
Jumlah karyawan yang menggunakan hak cuti
22 0 22 0
Number of employees who utilize their leave
Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah masa cuti berakhir
22 0 22 0
Number of employees who returned to work after the end of their leave
Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah masa cuti berakhir, yang masih dipekerjakan kembali 12
bulan setelah kembali bekerja (cuti diambil pada tahun sebelumnya)
22 0 22 0
Number of employees who returned to work after the end of their leave, who were still employed 12
months after returning to work (leave taken in the previous year)
Tingkat karyawan yang menggunakan hak cuti yang kembali bekerja (%)
100% - 100% 0
Rate of employees who utilize their leave who returned to work (%)
Tingkat karyawan yang kembali setelah masa cuti berakhir, yang masih dipekerjakan kembali 12 bulan
setelah kembali bekerja (%)
100% - 100% 0
Rate of employees who returned after the end of their leave, who were still employed 12 months after
returning to work (%)
TUNJANGAN KARYAWAN EMPLOYEE BENEFITS
Berdasarkan statusnya, karyawan ADHI terbagi menjadi karyawan Based on their status, ADHI employees are divided into permanent
tetap dan tidak tetap. Walau demikian, perbedaan status tersebut and contract employees. However, the difference in status does not
tidak berpengaruh terhadap jenis tunjangan yang diterima, affect the type of benefits received, as presented in the following
sebagaimana disajikan dalam tabel berikut: [GRI 401-2] table: [GRI 401-2]
Tabel Tunjangan yang Diberikan kepada Karyawan Tetap dan Kontrak
Table of Benefits Given to Permanent and Contract Employees
Jenis Tunjangan Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Types of Benefits Permanent Employees Contract Employees
Asuransi Jiwa
√ √
Life Insurance
BPJS Tenaga Kerja
√ √
BPJS Employment
BPJS Kesehatan Karyawan + Keluarga Karyawan + Keluarga
BPJS Health Employees + Family Employees + Family
Asuransi Kesehatan Karyawan + Keluarga Karyawan + Keluarga
Health Insurance Employees + Family Employees + Family
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 189
Page 190
Kinerja Sosial
Social Performance
LINGKUNGAN KERJA TERBAIK PONDASI KINERJA
OPTIMAL
THE BEST WORK ENVIRONMENT AS THE FOUNDATION FOR OPTIMAL PERFORMANCE
KOMITMEN ADHI TERHADAP K3 [GRI 3-3][OJK F.21] ADHI’S COMMITMENT TO OHS [GRI 3-3][OJK F.21]
Penciptaan lingkungan kerja yang aman dan layak sesuai dengan Creating a safe and proper working environment in accordance with
prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berkontribusi the principles of Occupational Health and Safety (OHS) directly
langsung terhadap peningkatan kinerja karyawan. Oleh karena itu, contributes to improving employee performance. Therefore, ADHI is
ADHI berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja terbaik committed to creating the best working environment by complying
dengan mematuhi semua regulasi yang relevan, baik yang berkaitan with all relevant regulations, both those related to occupational
dengan keselamatan kerja, kesehatan, maupun pencegahan penyakit safety, health, and prevention of occupational diseases. Through
akibat kerja. Melalui berbagai upaya ini, Perseroan optimis kinerja these various efforts, the Company is optimistic that employee
karyawan akan meningkat, yang pada gilirannya akan berdampak performance will improve, which in turn will have a positive impact
positif pada kinerja keseluruhan perusahaan. on the company’s overall performance.
Kesehatan kerja menjadi fokus Perseroan sebagai bentuk kepatuhan Occupational health is the Company’s focus as a form of compliance
terhadap Pasal 98 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 with Article 98 of Law of the Republic of Indonesia Number 17
Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang menetapkan bahwa pemberi of 2023 concerning Health, which stipulates that employers are
kerja bertanggung jawab melaksanakan Upaya Kesehatan Kerja responsible for implementing Occupational Health Efforts that
yang terintegrasi dengan sistem keselamatan dan kesehatan are integrated with the occupational safety and health system.
kerja Sementara itu, keselamatan kerja juga menjadi perhatian Meanwhile, occupational safety is also a concern because it is
karena hal tersebut sesuai dengan semangat Undang-Undang in accordance with the spirit of Law of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Number 1 of 1970 concerning Occupational Safety, which affirms the
yang menegaskan hak setiap tenaga kerja untuk mendapatkan right of every worker to receive safety protection while working. In
perlindungan keselamatan saat bekerja. Selain itu, Perseroan juga addition, the Company also refers to Presidential Regulation of the
merujuk pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun Republic of Indonesia Number 7 of 2019 concerning Occupational
2019 mengenai Penyakit Akibat Kerja untuk memastikan bahwa Diseases to ensure that diseases caused by the work environment
190 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 191
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja tidak diabaikan. are not ignored. Thus, ADHI is committed to implementing OHS
Dengan demikian, ADHI berkomitmen untuk menerapkan prinsip- principles comprehensively and synergizing to jointly create a OHS
prinsip K3 secara menyeluruh dan bersinergi untuk bersama-sama culture in the company environment in order to reduce the number
menciptakan budaya K3 di lingkungan perusahaan guna menekan of work accidents towards zero accidents, as well as no work-related
angka kecelakaan kerja menuju zero accident, sekaligus tidak diseases.
terdapat penyakit akibat kerja.
LANDASAN KEBIJAKAN POLICY FOUNDATION
Upaya ADHI mewujudkan lingkungan bekerja yang layak dan aman ADHI’s efforts to create a decent and safe working environment
merujuk berbagai regulasi dan standar sebagai berikut: refer to various regulations and standards as follows:
1. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan; 1. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower;
2. Undang-Undang No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, 2. Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety, Law of the
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Republic of Indonesia Number 17 of 2023 concerning Health;
tentang Kesehatan;
3. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan; 3. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower;
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 4. Law of the Republic of Indonesia Number 24 of 2011 concerning
tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial; the Social Security Administering Body;
5. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan 5. Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022
Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang; concerning Job Creation into Law;
6. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 tentang 6. Government Regulation (PP) Number 50 of 2012 concerning
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan the Implementation of the Occupational Safety and Health
Kerja; Management System;
7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 7. Presidential Regulation of the Republic of Indonesia Number 7
tentang Penyakit Akibat Kerja; of 2019 concerning Occupational Diseases;
8. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 26 Tahun 2014 8. Regulation of the Minister of Manpower Number 26 of
tentang Penyelenggaraan Penilaian Penerapan Sistem 2014 concerning the Implementation of the Assessment of
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja; the Implementation of the Occupational Safety and Health
Management System;
9. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor: 9. Regulation of the Minister of Manpower of the Republic
PER.04/MEN/1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan Dan of Indonesia Number: PER.04/MEN/1987 concerning the
Kesehatan Kerja Serta Tata Cara Penunjukan Ahli Keselamatan Occupational Safety and Health Development Committee
Kerja; and Procedures for Appointing Occupational Safety Experts;
10. SNI ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan 10. SNI ISO 45001:2018 on Occupational Safety and Health
dan Kesehatan Kerja (SMK3). Management System (SMK3).
Selain regulasi tersebut di atas, ADHI memiliki sejumlah kebijakan In addition to the regulations above, ADHI has a number of internal
internal terkait kebijakan mutu dan K3L sebagai berikut: policies related to quality and K3L policies as follows:
1. Kebijakan Mutu, K3L, dan Sasaran Mutu PT ADHI KARYA 1. Quality Policy, K3L, and Quality Targets of PT ADHI KARYA
(Persero) Tbk. No. 014-6/2020/357 tanggal 2 Juli 2020; (Persero) Tbk. No. 014-6/2020/357 dated July 2, 2020;
2. Tata Kelola Manajemen Risiko – MP013, tanggal 28 Februari 2. Risk Management Governance – MP013, dated February 28,
2024; 2024;
3. Surat Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk No. 3. Decree of the Board of Directors of PT Adhi Karya (Persero) Tbk
014-6/2024/129 tentang Manual Manajemen Mutu, K3, dan No. 014-6/2024/129 concerning Quality, K3, and Environmental
Lingkungan – MP014; Management Manual – MP014;
4. Manual Manajemen Risiko No. 014-6/2021/359 tanggal 17 4. Risk Management Manual No. 014-6/2021/359 dated
Desember 2021; December 17, 2021;
5. Surat Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk No. 014- 5. Decree of the Board of Directors of PT Adhi Karya (Persero) Tbk
6/2023/380 tentang Perubahan Struktur Organisasi Panitia No. 014-6/2023/380 concerning Changes in the Organizational
Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) Tanggal Structure of the Occupational Safety and Health Supervisory
31 Oktober 2023; Committee (P2K3) dated October 31, 2023;
6. Kebijakan SWA (Stop Work Authority) No. 014-6/2020/369 6. SWA (Stop Work Authority) Policy No. 014-6/2020/369 dated
tanggal 22 Juli 2020; July 22, 2020;
7. Kebijakan Sistem Manajemen Risiko Asesmen Berbasis 7. Risk Management System Policy for Risk Management-Based
Manajemen Risiko sesuai dokumen No. BP 013 RS P04 tanggal Assessment according to document No. BP 013 RS P04 dated
17 Desember 2020; December 17, 2020;
8. Prosedur Penerapan SMM sesuai dokumen No. BP 024 QS 8. SMM Implementation Procedure according to document No.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 191
Page 192
Kinerja Sosial
Social Performance
P01 tanggal 18 Oktober 2021; dan BP 024 QS P01 dated October 18, 2021; and
9. Penerapan Prosedur Sistem Manajemen K3L sesuai dokumen 9. Implementation of K3L Management System Procedure
No. BP 014 HS P01 Edisi Ke-2 tanggal 9 Oktober 2023. according to document No. BP 014 HS P01 2nd Edition dated
October 9, 2023.
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH
KESEHATAN KERJA (SMK3) MANAGEMENT SYSTEM (SMK3)
ADHI sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor jasa konstruksi ADHI as a company operating in the construction services sector
memiliki kewajiban untuk menerapkan Sistem Manajemen is obliged to implement an Occupational Safety and Health
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai dengan Management System (SMK3) in accordance with government
peraturan pemerintah dan peraturan Menteri Ketenagakerjaan. regulations and regulations of the Minister of Manpower. This
Kewajiban ini berlaku karena Perseroan memenuhi dua kriteria, yaitu obligation applies because the Company meets two criteria,
mempekerjakan minimal 100 orang dan memiliki potensi bahaya namely employing a minimum of 100 people and having a high
yang tinggi dalam operasionalnya. Sebagai langkah untuk mematuhi potential for danger in its operations. As a step to comply with these
regulasi tersebut, ADHI telah mengembangkan Sistem Manajemen regulations, ADHI has developed an Occupational Safety and Health
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang diterapkan secara Management System (SMK3) which is applied comprehensively
menyeluruh kepada seluruh karyawan, baik di Kantor Pusat maupun to all employees, both at the Head Office and in all projects being
di semua proyek yang sedang dikerjakan. [GRI G4 : CRE6] worked on. [GRI G4: CRE6]
Implementasi SMK3 di ADHI memiliki tujuan sebagai berikut: [GRI The implementation of SMK3 in ADHI has the following objectives:
403-1, 403-8] [GRI 403-1, 403-8]
1. Meningkatkan efektivitas perlindungan keselamatan dan 1. Increasing the effectiveness of planned, measurable, structured,
kesehatan kerja yang terencana, terukur, terstruktur, dan and integrated occupational safety and health protection;
terintegrasi;
2. Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit 2. Preventing and reducing work accidents and occupational
akibat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/ diseases by involving elements of management, workers/
buruh, dan/atau serikat pekerja/serikat buruh; serta laborers, and/or trade unions/labor unions; and
3. Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien 3. Creating a safe, comfortable, and efficient workplace to
untuk mendorong produktivitas. encourage productivity.
Selanjutnya, sebagai konsekuensi penerapan SMK3, maka Perseroan Furthermore, as a consequence of the implementation of SMK3,
membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja the Company has formed an Occupational Safety and Health
(P2K3) sebagai penanggung jawab di bidang K3. P2K3 adalah Development Committee (P2K3) as the person in charge of K3.
badan pembantu di Perseroan yang merupakan wadah kerja sama P2K3 is an assistant body in the Company which is a forum for
antara pengusaha dan tenaga kerja atau pekerja/buruh untuk cooperation between employers and workers or workers/laborers
mengembangkan kerja sama saling pengertian dan partisipasi efektif to develop mutual understanding and effective participation in the
dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja. Sesuai regulasi implementation of occupational safety and health. In accordance
yang berlaku keanggotaan P2K3 terdiri dari unsur pengusaha with applicable regulations, P2K3 membership consists of elements
dan karyawan yang susunannya terdiri dari Ketua, Sekretaris dan of employers and employees whose composition consists of a
Anggota. Organisasi ini mempunyai tugas memberikan saran dan Chairperson, Secretary and Members. This organization has the
pertimbangan baik diminta maupun tidak kepada pengusaha atau task of providing advice and considerations, whether requested or
pengurus mengenai masalah keselamatan dan kesehatan kerja. not, to employers or management regarding occupational safety
[GRI 403-4] and health issues. [GRI 403-4]
Untuk melaksanakan tugasnya, P2K3 mempunyai fungsi sebagai To carry out its duties, P2K3 has the following functions:
berikut:
1. Menghimpun dan mengolah data tentang Keselamatan dan 1. Collecting and processing data on Occupational Safety and
Kesehatan Kerja di tempat kerja; Health in the workplace;
2. Membantu menunjukkan dan menjelaskan kepada setiap 2. Helping to show and explain to each worker:
tenaga kerja:
a. Berbagai faktor bahaya di tempat kerja yang dapat a. Various hazard factors in the workplace that can cause
menimbulkan gangguan keselamatan dan kesehatan kerja, occupational safety and health disorders, including fire and
termasuk bahaya kebakaran dan peledakan serta cara explosion hazards and how to deal with them.
penanggulangannya.
b. Faktor yang dapat mempengaruhi efisiensi dan produktivitas b. Factors that can affect work efficiency and productivity;
kerja;
c. Alat pelindung diri bagi tenaga kerja yang bersangkutan; c. Personal protective equipment for the workers concerned;
d. Cara dan sikap yang benar dan aman dalam melaksanakan d. Correct and safe methods and attitudes in carrying out
192 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 193
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
pekerjaannya; their work;
3. Membantu pengusaha atau pengurus dalam: 3. Assisting employers or managers in:
a. Mengevaluasi cara kerja, proses dan lingkungan kerja; a. Evaluating work methods, processes and work environments;
b. Menentukan tindakan koreksi dengan alternatif terbaik; b. Determining corrective actions with the best alternatives;
c. Mengembangkan sistem pengendalian bahaya terhadap c. Developing a hazard control system for occupational safety
keselamatan dan kesehatan kerja; and health;
d. Mengevaluasi penyebab timbulnya kecelakaan, penyakit d. Evaluating the causes of accidents, occupational diseases
akibat kerja serta mengambil langkah-langkah yang and taking the necessary steps;
diperlukan;
e. Mengembangkan penyuluhan dan penelitian di bidang e. Developing counseling and research in the fields of
keselamatan kerja, kehigienisan perusahaan, kesehatan occupational safety, company hygiene, occupational health
kerja dan ergonomi; and ergonomics;
f. Melaksanakan pemantauan terhadap gizi kerja dan f. Carrying out monitoring of work nutrition and providing
menyelenggarakan makanan di perusahaan; food in the company;
g. Memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan kerja; g. Checking the completeness of work safety equipment;
h. Mengembangkan pelayanan kesehatan tenaga kerja; h. Developing health services for workers;
i. Mengembangkan laboratorium kesehatan dan keselamatan i. Developing work health and safety laboratories, conducting
kerja, melakukan pemeriksaan laboratorium dan laboratory examinations and interpreting the results of the
melaksanakan interpretasi hasil pemeriksaan; examination;
j. Menyelenggarakan administrasi keselamatan kerja, j. Organizing work safety administration, company hygiene
kehigienisan perusahaan dan kesehatan kerja. and work health.
4. Membantu pimpinan perusahaan menyusun kebijaksanaan 4. Assisting company leaders in formulating management policies
manajemen dan pedoman kerja dalam rangka upaya and work guidelines in order to improve work safety, company
meningkatkan keselamatan kerja, kehigienisan perusahaan, hygiene, work health, ergonomics and nutrition of workers.
kesehatan kerja, ergonomi dan gizi tenaga kerja.
Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi tentang Perubahan Struktur In accordance with the Decree of the Board of Directors on Changes
Organisasi Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja to the Organizational Structure of the Occupational Safety and
(P2K3) No. 014-6/2023/380 tanggal 31 Oktober 2023, struktur Health Development Committee (P2K3) No. 014-6/2023/380
dan kepengurusan P2K3 ADHI tahun 2024 adalah sebagai berikut: dated October 31, 2023, the structure and management of P2K3
ADHI in 2024 are as follows:
1. Ketua : Vera Kirana 1. Chairperson : Vera Kirana
2. Wakil Ketua : Achmad Afandi 2. Vice Chairperson : Achmad Afandi
3. Sekretaris : Dalimin 3. Secretary : Dalimin
4. Anggota : Subandi 4. Members : Subandi
Yang Gisela Yang Gisela
Natali Agung Natali Agung
Noval Kurniawan Noval Kurniawan
Syahruddin Syahruddin
Anisful Lailil M. Anisful Lailil M.
Wahyudi Wahyudi
Sutarto Sutarto
Tatak Nurwahyudo Tatak Nurwahyudo
Sigit Santoso Sigit Santoso
Aditya Yuwono Aditya Yuwono
KESEHATAN, KESELAMATAN KERJA DAN OCCUPATIONAL HEALTH, SAFETY AND
LINGKUNGAN (K3L) ENVIRONMENT (K3L)
Untuk mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan aman, To create a healthy and safe work environment, while achieving OHS
sekaligus meraih tujuan K3, ADHI membentuk organisasi Kesehatan, goals, ADHI has formed a Health, Safety and Environment (K3L)
Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K3L), yang berada di bawah organization, which is under the direct supervision of the Director of
pengawasan langsung Direktur QHSE dan Pengembangan. ADHI QHSE and Development. ADHI implements K3L with the following
menerapkan K3L dengan tujuan sebagai berikut: [GRI 403-7] objectives: [GRI 403-7]
• Meningkatkan efektivitas perlindungan keselamatan dan • Increase the effectiveness of planned, measurable, structured,
kesehatan kerja yang terencana, terukur, terstruktur, dan and integrated occupational safety and health protection.
terintegrasi.
• Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit • Prevent and reduce work accidents and occupational diseases
akibat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/ by involving management, workers/laborers and trade unions/
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 193
Page 194
Kinerja Sosial
Social Performance
buruh dan serikat pekerja/serikat buruh. labor unions.
• Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, sehat dan efisien • Create a safe, comfortable, healthy and efficient workplace to
untuk mendorong produktivitas. encourage productivity.
• Pelaksanaan inisiatif Kesehatan, Keselamatan Kerja dan • Implementation of the Health, Safety and Environment (HSE)
Lingkungan (K3L) atau Health, Safety and Environment (HSE) initiative at ADHI is a realization of the Company’s commitment
di ADHI merupakan realisasi dari komitmen Perseroan untuk to serve customers and stakeholders as best as possible.
melayani pelanggan dan stakeholder dengan sebaik-baiknya.
Tujuan lain pelaksanaan K3L adalah mencapai sasaran Perseroan Another objective of implementing HSE is to achieve the Company’s
tanpa kecelakaan fatal (zero fatality accident) dan pencegahan polusi. target of zero fatality accidents and pollution prevention. Therefore,
Oleh karena itu, ADHI senantiasa berupaya untuk meningkatkan ADHI always strives to improve all aspects related to HSE. In line with
semua aspek yang berhubungan dengan K3L. Sejalan dengan itu, that, the Company has also adopted ISO 45001:2018 concerning
Perseroan juga telah mengadopsi ISO 45001:2018 tentang Sistem the Occupational Health and Safety Management System.
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
ROADMAP K3L/HSE K3L/HSE ROADMAP
Untuk memandu penerapan dan pencapaian, sekaligus evaluasi atas To guide the implementation and achievement, as well as evaluation
pelaksanaan program K3L/HSE, ADHI telah Menyusun roadmap of the implementation of the K3L/HSE program, ADHI has prepared
sebagai berikut : the following roadmap:
2023 2024 2025 2026 2027 2028
1. Zero Fatality
1. Zero Fatality 1. Zero Fatality 1. Zero Fatality 1. Zero Fatality 1. Zero Fatality
Accident (SR
Accident (SR Accident (SR Accident (SR Accident (Srmaks Accident (SR
maks 1,68 dan FR
maks 1,67 dan FR maks 1,67 dan FR maks 1,67dan FR 1,68 dan FR maks 1,68 dan FR
maks 0,92)
maks 0,92) maks 0,92) maks 0,92) maks0,93) maks 0,93)
2. Jumlah rekanan
2. Jumlah rekanan 2. Jumlah rekanan 2. Jumlah rekanan 2. Jumlah rekanan 2. Jumlah rekanan
terverifikasi
terverifikasi terverifikasi terverifikasi terverifikasi terverifikasi
CQSMS =
QSMS = 20% dari CQSMS = 40% CQSMS = 50% CQSMS = 60% CQSMS = 70%
30%dari total
total rekanan dari total rekanan dari total rekanan dari total rekanan dari total rekanan
rekanan
3. Skor Budaya 3. Skor Budaya 3. Skor Budaya 3. Skor Budaya 3. Skor Budaya
3. Skor Budaya
& Leadership & Leadership & Leadership & Leadership & Leadership
& Leadership
K3 distage 4: K3 distage 4: K3 distage 4: K3 distage 5: K3 distage 5:
K3 distage 4:
proactive proactive proactive generative generative
proactive
4. Target single 4. Target single 4. Target single 4. Target single 4. Target single
4. Target single
number SMKK number SMKK number SMKK number SMKK number SMKK
number SMKK
min. 95% dan min. 95% dan min. 95% dan min. 95% dan min. 95% dan
min. 95% dan
Keselamatan Keselamatan Keselamatan Keselamatan Keselamatan
Keselamatan
Publik min. 92% Publik min. 94% Publik min. 95% Publik min. 95% Publik min. 95%
Publik min. 93%
1. Zero Fatality 1. Zero Fatality 1. Zero Fatality 1. Zero Fatality 1. Zero Fatality
1. Zero Fatality
Accident (SR max Accident (SR max Accident (SR max Accident (Srmax Accident (SR max
Accident (SR max
1.67 and FR max 1.67 and FR max 1.67 and FR max 1.68 and FR 1.68 and FR max
1.68 and FR max
0.92) 0.92) 0.92) max0.93) 0.93)
0.92)
2. Number of QSMS 2. Number of 2. Number of 2. Number of 2. Number of
2. Number of
verified partners CQSMS verified CQSMS verified CQSMS verified CQSMS verified
CQSMS verified
= 20% of total partners = 40% of partners = 50% of partners = 60% of partners = 70% of
partners = 30% of
partners total partners total partners total partners total partners
total partners
3. OHS Culture 3. OHS Culture 3. K3 Culture & 3. K3 Culture & 3. OHS Culture
3. OHS Culture
& Leadership & Leadership Leadership Leadership & Leadership
& Leadership
Score at stage 4: Score at stage 4: Score at stage 4: Score at stage 5: Score at stage 5:
Score at stage 4:
proactive proactive proactive generative generative
proactive
4. SMKK single 4. SMKK single 4. SMKK single 4. SMKK single 4. SMKK single
4. SMKK single
number target number target number target number target number target
number target
min. 95% and min. 95% and min. 95% and min. 95% and min. 95% and
min. 95% and
Public Safety min. Public Safety min. Public Safety min. Public Safety min. Public Safety min.
Public Safety min.
92% 94% 95% 95% 95%
93%
Berdasarkan evaluasi atas implementasi roadmap K3L tahun 2024, Based on the evaluation of the implementation of the 2024 K3L
ADHI telah membukukan pencapaian sebagai berikut: [GRI 403-7] roadmap, ADHI has recorded the following achievements: [GRI 403-7]
Pencapaian
No. 2024
Achievement
Zero Fatality Accident (SR maks 1,68 dan FR maks 0,92)
1. SR = 0,50 dan FR = 0,03
Zero Fatality Accident (SR max 1.68 and FR max 0.92)
194 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 195
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Pencapaian
No. 2024
Achievement
Jumlah rekanan terverifikasi CQSMS = 30%dari total rekanan
2. 33,94%
Number of CQSMS verified partners = 30% of total partners
Skor Budaya & Leadership K3 di stage 4: proactive
3 4 (proactive)
OHS Culture & Leadership Score in stage 4: proactive
Target single number SMKK min. 95% dan Keselamatan Publik min. 93%
4. 94,57%
Single number SMKK target min. 95% and Public Safety min. 93%
Program K3 dan Pelaksanaan pada Tahun 2024 OHS Program and Implementation in 2024
Berpedoman pada roadmap K3L, pada tahun 2024, ADHI telah Based on the K3L roadmap, in 2024, ADHI has designed various
merancang berbagai program K3L sebagai berikut: [GRI 403-3, 403-6] K3L programs as follows: [GRI 403-3, 403-6]
Perencanaan Aspek Mutu, K3 dan Lingkungan Planning of Quality, OHS and Environmental Aspects
1. Review dan Update HIRADC, HRA dan IADL 1. Review and Update of HIRADC, HRA and IADL
2. Review Dokumen SMKK dan Metode Kerja Aman Proyek High 2. Review of SMKK Documents and Safe Work Methods for High
Risk Risk Projects
3. Penyusunan & Review Manual, Prosedur dan Petunjuk Kerja 3. Preparation & Review of Manuals, Procedures and Work
Instructions
Pelaksanaan Pengawasan dan Pembinaan QHSE Implementation of QHSE Supervision and Guidance
1. Aplikasi Adhi QHSE 1. Adhi QHSE Application
2. Aplikasi Adhi Manpower 2. Adhi Manpower Application
3. Kunjungan Lapangan 3. Field Visits
a. High Risk Project a. High Risk Project
b. Monitoring Evaluasi Integrasi (MONEVIN) b. Integration Evaluation Monitoring (MONEVIN)
4. Sosialisasi dan Komunikasi 4. Socialization and Communication
a. Sosialisasi dan Komunikasi a. Socialization and Communication
b. Sharing Knowledge & Sharing Session b. Sharing Knowledge & Sharing Session
5. Pengembangan Kompetensi 5. Competency Development
a. Sertifikasi Personil QHSE a. QHSE Personnel Certification
b. Internal Training QHSE b. Internal Training QHSE
c. Training Lainnya c. Other Training
6. Program Magang QHSE 6. QHSE Internship Program
7. Simulasi Tanggap Darurat ADHI TOWER 7. ADHI TOWER Emergency Response Simulation
8. Program Gugus Kendali Mutu (GKM) 8. Quality Control Circle (GKM) Program
9. Program Peningkatan Kematangan Berbudaya Keselamatan 9. Safety Culture Maturity Improvement Program
a. Behaviour Based Safety a. Behavior Based Safety
b. Program QHSE for non QHSE b. QHSE Program for non QHSE
c. Safety Golden Rules c. Safety Golden Rules
d. Knowledge Sharing & Awareness d. Knowledge Sharing & Awareness
e. Pengukuran Safety Culture Maturity Level (SCML) 2024 e. Safety Culture Maturity Level (SCML) Measurement 2024
10. Program Kesehatan 10. Health Program
a. Safety Briefing a. Safety Briefing
b. FGD High Risk Assessment b. High Risk Assessment FGD
c. Mini Health Talk c. Mini Health Talk
d. Uji Lingkungan Kerja d. Work Environment Test
e. Refreshment P2HIV e. P2HIV Refreshment
f. Kampanye TB-HIV f. TB-HIV Campaign
11. Program Lingkungan 11. Environmental Program
a. Kampanye Transportasi Umum a. Public Transportation Campaign
b. Pencatatan Emisi Gas Rumah Kaca, Pengelolaan Limbah b. Greenhouse Gas Emission Recording, Waste Management
c. Program Penanaman Pohon & Rehabilitasi Mangrove c. Tree Planting & Mangrove Rehabilitation Program
d. Inspeksi 5R d. 5R Inspection
e. Green Construction e. Green Construction
12. Kegiatan Lainnya 12. Other Activities
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 195
Page 196
Kinerja Sosial
Social Performance
Evaluasi Kinerja Tahun 2024
Performance Evaluation in 2024
Realisasi TW
Rencana Tahun Rencana TW IV
IV 2024 Keterangan
No Item Note 2024 2024
Realization in Information
Plan in 2024 Plan in Q4 2024
Q4 2024
Sasaran Quality Management
Quality Management Objectives
Hasil Audit Ekstemal SNI ISO 9001:2015
tahun 2024
1 Zero Major NC Quality Max 0 0 0
External Audit Results of SNI ISO 9001:2015
in 2024
Penilaian Pelanggan Mutu Nilai rata-rata dari hasil Survei Penilaian
dan K3L Pelanggan Tahun 2024
2 Min 90,00% 90,00% 92,90%
Customer Assessment of Average value of the results of the Customer
Quality and K3L Assessment Survey in 2024
Penilaian Penerapan
Sistem Manajemen QHSE
Penilaian pada aplikasi ADHI QHSE periode
/ QHSE Performance
Januari - Desember 2024.
3 Assessment of Min 94,00% 94,00% 94,57%
Assessment of the ADHI QHSE application
Implementation of QHSE
for the period January - December 2024.
Management System /
QHSE Performance
Sasaran Health & Safety Management
Health & Safety Management Objectives
Nihil fatality accident selama tahun 2024
1 Fatality Accident Max 0 0 0
Zero fatality accidents during 2024
Hasil Audit Ekstemal SNI ISO 45001:2018
tahun 2024
2 Zero Major NC K3 Max 0 0 0
Results of External Audit SNI ISO
45001:2018 in 2024
Maturity Budaya & Hasil Survei Kematangan Budaya secara
Leadership K3 internal pada Triwulan IV tahun 2024
3 Min Level 4 Level 4 Level 4
Cultural Maturity and OHS Results of Internal Cultural Maturity Survey in
Leadership Quarter IV of 2024
• Adanya transisi metode penilaian
COSMS menggunakan VM.2 yang
mengharuskan rekanan untuk
melengkapi seluruh data vendor.
• Help Desk online by Zoom kepada Calon
Rekanan setiap hari Selasa apabita ada
100,00% dari 100,00% dari
Penerapan Adhi CQSMS kendala dalam pengisian
rekanan rekanan
4 Adhi CSMS Min 33,94%
100.00% from 100.00% from
Implementation • Transition of COSMS assessment
partners partners
method using VM.2 which requires
partners to complete all vendor data.
• Online Help Desk by Zoom to
Prospective Partners every Tuesday if
there are any obstacles in filling in
Sasaran Environmental Management
Environmental Management Objectives
Nihil pencemaran lingkungan selama tahun
Pencemaran Lngkungan
1 Max 0 0 0 2024
Environmental Pollution
Zero environmental pollution during 2024
Zero Major NC Lingkungan
Hasil Audit Ekstemal ISO 14001 tahun 2024
2 Zero Major NC Max 0 0 0
Results of ISO 14001 External Audit in 2024
Environment
196 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 197
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Evaluasi Kinerja Tahun 2024
Performance Evaluation in 2024
Realisasi TW
Rencana Tahun Rencana TW IV
IV 2024 Keterangan
No Item Note 2024 2024
Realization in Information
Plan in 2024 Plan in Q4 2024
Q4 2024
Dept. QHSE bersama Biro QHSE Dept.
Operasional & anak usaha terkait, melakukan
pendampingan dalam proses pengisian back
Program pengelolaan
up data lingkungan (backdate) bulan Jan-
limbah konstruksi sesuai
Sep 2024 pada aplikasi ADHI QHSE
prosedur
3 Min 80,00% 80,00% 60,33% QHSE Dept. together with QHSE Bureau
Construction waste
of Operational Dept. & related subsidiaries,
management program
provide assistance in the process of filling
according to procedures
in environmental back up data (backdate)
for January-September 2024 on the ADHI
QHSE application
Berdasarkan program penurunan emisi
seperti Penanaman Pohon. Penggunaan
Solar Panel dan Program Rehabilitasi
Mangrove yang sudah terealisasi s/d TW
4 tahun 2024 dapat mereduksi emisi GRK
sebanyak 1.759,43 Ton C02e atau setara
Penurunan Karbon
dengan 2,40% terhadap emisi baseline
terhadap baseline
4 Min 2% 2% 2,40% tahun 2023.
Carbon reduction against
Based on emission reduction programs such
baseline
as Tree Planting. Use of Solar Panels and
Mangrove Rehabilitation Programs that have
been realized until Q4 2024 can reduce
GHG emissions by 1,759.43 Tons of C02e or
equivalent to 2.40% of baseline emissions
in 2023.
Skor Environment pada
Penilaian dilakukan secara internal ADHI
ESG (Sustainalytic)
5 Min 7,75 7,75 8,90 The assessment was carried out internally
Environment score on ESG
by ADHI
(Sustainalytic)
Promosi, Sosialisasi dan Komunikasi K3L Promotion, Socialization and Communication of K3L
Selama tahun 2024, ADHI telah melaksanakan berbagai program During 2024, ADHI has implemented various programs to promote,
untuk mempromosikan, mensosialisasikan dan mengomunikasikan socialize and communicate K3L as follows: [GRI 403-3]
K3L sebagai berikut: [GRI 403-3]
Judul Dokumen Tanggal
No.
Document Title Date
Triwulan I
Quarter I
Sosialisasi Prosedur & Program Lingkungan 8, 9, 16 Januari 2024
1
Socialization of Environmental Procedures & Programs January 8, 9, 16, 2024
Prosedur Reward dan Punishment QHSE 12 Januari 2024
2
QHSE Reward and Punishment Procedures January 12, 2024
Petunjuk Kerja Penggunaan Alat Angkat Crane dan/atau
Launcher Gantry dalam Pemasangan Gelagar 23 Januari 2024
3
Work Instructions for Using Crane Lifting Equipment and/or Launcher Gantry in Installing January 23, 2024
Beams
Petunjuk Kerja Pelaporan Perilaku Bekerja dengan Aman
19 Maret 2024
4 (Behaviour Based Safety)
March 19, 2024
Work Instructions for Reporting Safe Working Behavior (Behavior Based Safety)
Triwulan II
Quarter II
Sosialisasi Program Magang QHSE 22 April 2024
5
QHSE Internship Program Socialization April 22, 2024
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 197
Page 198
Kinerja Sosial
Social Performance
Judul Dokumen Tanggal
No.
Document Title Date
Sosialisasi Kebijakan
- SKD Unit Keselamatan Konstruksi (UKK)
- SKD Program Rehabilitasi Mangrove 21 Mei 2024
6
Policy Socialization May 21, 2024
- SKD Construction Safety Unit (UKK)
- SKD Mangrove Rehabilitation Program
Petunjuk Kerja Perhitungan Emisi Gas Rumah Kaca 27 Juni 2024
7
Greenhouse Gas Emission Calculation Work Instructions June 27, 2024
Petunjuk Kerja Pelaksanaan 5R 27 Juni 2024
8
5R Implementation Work Instructions June 27, 2024
Petunjuk Kerja Pemeriksaan Baku Mutu Lingkungan Hidup 28 Juni 2024
9
Environmental Quality Standard Inspection Work Instructions June 28, 2024
Petunjuk Kerja Penanganan Pencemaran Lingkungan 28 Juni 2024
10
Environmental Pollution Handling Work Instructions June 28, 2024
Triwulan III
Quarter III
Petunjuk kerja Pengelolaan sampah kantor pusat 4 Juli 2024
11
Work instructions for Head Office Waste Management July 4, 2024
Petunjuk kerja Pembuatan HIRADC, penanganan insiden 24 Juli 2024
12
Work instructions for HIRADC Creation, Incident Handling July 24, 2024
- Petunjuk kerja Tata laksana P3K
- Petunjuk kerja Penyiapan ruang P3K 7 Agustus 2024
13
- Work instructions for First Aid Procedures August 7, 2024
- Work instructions for First Aid Room Preparation
Petunjuk Kerja Ergornomi dan Pencahayaan 14 Agustus 2024
14
Work instructions for Ergonomics and Lighting August 14, 2024
MP 014 Manual Manajemen Mutu, K3 dan Lingkungan PT Adhi
21 Agustus 2024
15 Karya (Persero) Tbk
August 21, 2024
MP 014 Manual for Quality Management, K3 and Environment of PT Adhi Karya (Persero) Tbk
- Petunjuk kerja Higiene dan Sanitasi Kantin di Tempat Kerja
- Petunjuk kerja Pencegahan dan Penanggulangan HIV / AIDS
- Survei Diagnosis Stres Kerja
21 Agustus 2024
- Kerahasiaan Medical Record
16 August 21, 2024
- Work instructions for Hygiene and Sanitation of Workplace Canteen
- Work instructions for Prevention and Handling of HIV/AIDS
- Work Stress Diagnosis Survey
- Confidentiality of Medical Records
Tutorial Modul Lingkungan 23 Agustus 2024
17
Environmental Module Tutorial August 23, 2024
Triwulan IV
Quarter IV
Sosialisasi Safety Golden Rules
4 November 2024
18 Safety Golden Rules Socialization
November 4, 2024
Prosedur Pengelolaan dan Pengendalian Aktivitas Pekerjaan Risiko Tinggi 15 November 2024
19
High Risk Work Activity Management and Control Procedures November 15, 2024
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Pengendalian Hazard Identification, Risk Assessment and Hazard
Bahaya Control
ADHI telah melakukan pemetaan dan identifikasi berbagai jenis ADHI has mapped and identified various types of work and risks
pekerjaan serta risiko yang mungkin muncul, termasuk langkah that may arise, including mitigation steps to reduce the impact
mitigasi untuk mengurangi dampak dari risiko tersebut. Proses of these risks. This mapping and identification process is carried
pemetaan dan identifikasi ini dilakukan dengan mempertimbangkan out by considering the scope of activities, government regulatory
lingkup aktivitas, persyaratan peraturan pemerintah, serta standar requirements, and applicable contract standards and provisions.
dan ketentuan kontrak yang berlaku. Dalam hal ini, perusahaan In this case, the company applies the Hazard Identification Risk
menerapkan metode Hazard Identification Risk Assessment and Assessment and Determining Control (HIRADC) method in each
Determining Control (HIRADC) di setiap proyek untuk mengendalikan project to control hazards in the work environment.
bahaya yang ada di lingkungan kerja.
198 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 199
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Untuk memastikan bahwa semua potensi bahaya K3 teridentifikasi, To ensure that all potential OHS hazards are identified, ADHI
ADHI melaksanakan HIRADC dan mengambil tindakan pengendalian implements HIRADC and takes the necessary control measures
yang diperlukan untuk meminimalkan risiko. Untuk memastikan to minimize risks. To ensure that everything runs under ADHI’s
segalanya berjalan di bawah pengawasan ADHI, pelaporan terkait supervision, reporting related to OHS data to the QHSE Department
data K3 kepada Departemen QHSE senantiasa ditinjau minimal is always reviewed at least once a month to determine the severity
satu kali setiap bulan untuk mengetahui severity rate, frequency rate, rate, frequency rate, incident rate, working hours, number of workers,
incident rate, jam kerja, jumlah pekerja, hingga kecelakaan kerja yang and near-miss work accidents. Thus, improvement efforts can
nyaris terjadi. Dengan demikian, upaya-upaya perbaikan senantiasa always be carried out from time to time. The complete mapping
dapat dilakukan dari masa ke masa. Pemetaan dan identifikasi risiko and identification of work risks are presented in the following table:
kerja selengkapnya disampaikan dalam tabel berikut: [GRI 403-2] [GRI 403-2]
Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping Based on Work Unit
Jenis Pekerjaan Potensi risiko K3 Mitigasi Risiko
Type of Work OHS Risks Potential Risk Mitigation
• Terdapat Perhitungan Safety Factor erection girder yang
akurat
• Bekerja sesuai Prosedur / WI yang telah disepakati
• Dilakukan checklist kesiapan peralatan bersama (internal &
• Girder Patah eksternal)
• Jatuh dari ketinggian • Metode kerja, request kerja permit sesuai JSA (Job Safety
• Terkena Swing/Manuver Alat Berat Analysis) telah diperiksa tim pengawas
• Pekerja Kejatuhan Material • Manajemen Lalu Lintas, jalur kondisi darurat dan perkuatan
• Tali Sling Crane Putus Tanah dasar
• Crane terguling • Alat pelindung diri dan pemeriksaan kesehatan semua
Pembangunan Jembatan operator
Bridge Construction • Broken Girder
• Falling from a height • There is an accurate girder erection Safety Factor Calculation
• Hit by Swing/Maneuvering Heavy • Work according to the agreed Procedure / WI
Equipment • Joint equipment readiness checklist (internal & external) is
• Workers Falling Material carried out
• Crane Sling Rope Breaks • Work methods, work permit requests according to JSA (Job
• Crane Overturns Safety Analysis) have been checked by the supervisory team
• Traffic Management, emergency condition routes and
reinforcement of the base soil
• Personal protective equipment and health checks for all
operators
• Melakukan TBM sebelum melaksanakan pekerjaan
• Menjelaskan metode kerja yang akan digunakan kepada
seluruh pekerja
• Melakukan pemeriksaan alat berat maupun alat kerja sebelum
melakukan pekerjaan
• Memasang pelat besi untuk landasan alat pancang pada
tanah yang tidak stabil/lunak
• Selalu melakukan koordinasi dengan Stasiun Kadipiro terkait
• Alat pancang roboh pada saat melakukan jadwal kereta
pemancangan spunpile • Menghentikan pekerjaan saat kereta lewat
• Piling equipment collapsed while driving • Operator harus bersertifikat dan masih berlaku
spun piles • Conduct TBM before carrying out work
• Explain the work methods to be used to all workers
• Conduct inspections of heavy equipment and work tools
before carrying out work
• Install iron plates for pile foundations on unstable/soft soil
• Always coordinate with Kadipiro Station regarding train
schedules
• Stop work when a train passes
• Operators must be certified and still valid
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 199
Page 200
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping Based on Work Unit
Jenis Pekerjaan Potensi risiko K3 Mitigasi Risiko
Type of Work OHS Risks Potential Risk Mitigation
• Terdapat hasil-hasil pengujian tanah existing dan tanah
timbunan
• Dibuat SOP/WI metode kerja khusus pada timbunan tinggi
• Pada area timbunan tinggi didesain dasar timbunan ada
saluran melintang
• Lereng-lereng timbunan langsung ditanami tanaman penahan
longsoran
• Lereng badan jalan longsor yang • Dibuatkan saluran penangkap air hujan diarahkan ke saluran
mengakibatkan kerusakan badan jalan pembuangan
• Bangunan pelengkap jalan rusak • Terdapat Metode kerja dan SOP Pekerjaan
• Komplain warga yang fasilitas/lahannya • Operator dan Alat Berat berlisensi
terimbas longsoran • Terdapat Rambu dan Alat pelindung Kerja yang mumpuni
• Tertabrak alat berat • Terdapat Izin Kerja & Pengawas di lokasi
• Tertimbun beton basah • Tersedia APD yang sesuai
• Tersedia Flag man
Pembangunan Jalan
• The slope of the road collapsed, causing
Road Construction
damage to the road body • There are results of existing soil and embankment soil tests
• Complementary road buildings were • SOP/WI is made for special work methods on high
damaged embankments
• Complaints from residents whose • In the high embankment area, the base of the embankment is
facilities/land were affected by the designed with a transverse channel
landslide • The slopes of the embankment are directly planted with
• Hit by heavy equipment landslide-resistant plants
• Buried in wet concrete • A rainwater catchment channel is made that is directed to the
drainage channel
• There are Work Methods and Work SOPs
• Licensed Operators and Heavy Equipment
• There are Signs and Adequate Work Protective Equipment
• There are Work Permits & Supervisors on site
• Appropriate PPE is available
• Flag man is available
• Mitigasi area terkena dampak ledakan
• Radius Minimal Untuk Manusia = 500 M
• Radius minimal untuk struktur bangunan = 300 m
• Gunakan HT untuk komunikasi antar tim
• Lakukan Simulasi prosedur pengamanan pekerjaan peledakan
• Untuk struktur bangunan yang sudah terlanjur ada dan masuk
area terkena dampak ledakan (<300 m), maka gunakan
1. Komunikasi antara pelaksana dengan tim
rekayasa teknik peledakan untuk arah lontaran ledakan
K3 tidak berjalan baik (miskomunikasi)
menjauhi struktur bangunan
2. Kurangnya sosialisasi kepada pihak
• Sosialisasi kepada pekerja lain dan warga masyarakat sekitar
ekstern terhadap jadwal pelaksanaan
min 3 hari sebelum pelaksanaan
peledakan
• Memastikan Subkon memiliki pekerja bersertifikat KTT dan
3. Tim peledakan tidak kompeten
Pembangunan Bendungan Pelaksana Blasting yang masih valid
Dam Construction
1. Communication between the implementer
• Mitigation of the area affected by the explosion
and the OHS team is not going well
• minimum radius for humans = 500 m
(miscommunication)
• minimum radius for building structures = 300 m
2. Lack of socialization to external parties
• Use HT for communication between teams
regarding the blasting schedule
• Conduct a simulation of blasting work safety procedures
3. The blasting team is not competent
• For building structures that already exist and are in the area
affected by the explosion (<300 m), use blasting engineering
techniques to direct the blast away from the building structure
• Socialization to other workers and local residents at least 3
days before implementation
• Ensure that the Subcontractor has valid KTT certified workers
and Blasting Executors
200 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 201
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping Based on Work Unit
Jenis Pekerjaan Potensi risiko K3 Mitigasi Risiko
Type of Work OHS Risks Potential Risk Mitigation
• Mendatangkan pekerja sesuai skill dan memiliki pengalaman
sesuai medan kerja
• Membuat perencanaan sesuai dengan kendala yang sekiranya
akan muncul
• Memastikan alat pelindung diri yang disediakan sesuai jenis
pekerjaan dan layak digunakan
• Memastikan alat kerja lengkap dan layak dioperasikan
• Pekerja memiliki kondisi kesehatan yang fit
• Memiliki sertifikat atau sudah pernah mengikuti pelatihan
sesuai jenis pekerjaan
• Mengadakan refresh ulang pelatihan yang sesuai medan kerja
• Memastikan jadwal kerja setiap minggu sesuai kondisi cuaca
• Terjatuh dari ketinggian dan medan kerja
• Tertimpa material • Memastikan material datang sesuai dan dicek sebelum
• Tersayat besi dipasang
Pembangunan Stadium • Tergantung di full body harness • Wajib melakukan briefing sebelum bekerja
Stadium Construction • Falling from a height
• Hit by material • Bring in workers according to their skills and experience
• Cut by iron according to the work field
• Hanging from a full body harness • Make plans according to the obstacles that are likely to arise
• Ensure that the personal protective equipment provided is
according to the type of work and is suitable for use
• Ensure that work tools are complete and suitable for operation
• Workers are in good health
• Have certificates or have attended training according to the
type of work
• Hold refresher training according to the work field
• Ensure that the work schedule every week is according to
weather conditions and the work field
• Ensure that materials arrive according to and are checked
before being installed
• Must conduct a briefing before working
• Mendatangkan pekerja sesuai skill dan memiliki pengalaman
sesuai medan kerja
• Membuat perencanaan sesuai dengan kendala yang sekiranya
akan muncul
• Memastikan alat pelindung diri yang disediakan sesuai jenis
pekerjaan dan layak digunakan
• Memastikan alat kerja lengkap dan layak dioperasikan
• Pekerja memiliki kondisi kesehatan yang fit
• Memiliki sertifikat atau sudah pernah mengikuti pelatihan
sesuai jenis pekerjaan
• Mengadakan refresh ulang pelatihan yang sesuai medan kerja
• Memastikan jadwal kerja setiap minggu sesuai kondisi cuaca
• Terjatuh dari ketinggian dan medan kerja
• Terpeleset • Memastikan bersama QC terkait ukuran dan kekuatan
• Tergantung di full body harness bekisting sebelum dilakukan pengecoran
Pekerjaan Pemasangan
• Kejatuhan material • Wajib melakukan briefing sebelum bekerja
Bekisting
• Falling from a height
Formwork Installation Work
• Slipping • Bring in workers according to their skills and experience
• Hanging from a full body harness according to the work field
• Falling material • Make plans according to the obstacles that are likely to arise
• Ensure that personal protective equipment provided is
according to the type of work and is suitable for use
• Ensure that work tools are complete and suitable for operation
• Workers are in good health
• Have certificates or have attended training according to the
type of work
• Hold refresh training according to the work field
• Ensure that the work schedule every week is according to
weather conditions and the work field
• Ensure with QC regarding the size and strength of the
formwork before casting is carried out
• Must conduct a briefing before working
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 201
Page 202
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping Based on Work Unit
Jenis Pekerjaan Potensi risiko K3 Mitigasi Risiko
Type of Work OHS Risks Potential Risk Mitigation
• Melakukan safety induction, Toolbox meeting sebelum bekerja
• Petugas Rigger harus memiliki kompetensi di bidang
pengikatan
• Melakukan perhitungan alat crane dengan beban yang
• Ikatan sling pada girder putus
diangkat
• Crane roboh atau terguling
• Dipasang rambu " DILARANG DEKAT MANUVER ALAT
• Terkena manuver alat
BERAT"
Pembangunan Jalan Tol
• Memakai APD ( Helm, Rompi, Sepatu Safety)
Toll Road Construction • Sling ties on girder broken
• Crane collapsed or overturned
• Conduct safety induction, Toolbox meeting before working
• Hit by tool maneuver
• Rigger officers must have competence in the field of binding
• Calculate crane equipment with the load being lifted
• Install signs "DON'T BE NEAR HEAVY EQUIPMENT
MANEUVERS"
• Wear PPE (Helmet, Vest, Safety Shoes)
• Pekerja jatuh ke sungai
• Terkena swing alat servis crane • Melakukan Tool Box Meeting (TBM)
• Pekerja tertabrak material spunpile pada • Berhenti bekerja ketika cuaca buruk (hujan dan arus sungai
saat swing deras)
• Pekerja tertimpa, terjepit, kejatuhan • Memastikan kondisi alat dalam kondisi baik dan layak pakai
material spun pile (tersedia Surat Ijin Alat/ SIA)
• Servis crane/HSPD terguling • Inspeksi rutin alat berat dan kelengkapannya
Pembangunan Irigasi
Irrigation Construction
• Worker fell into river • Conduct Tool Box Meeting (TBM)
• Hit by crane service tool swing • Stop working during bad weather (rain and strong river
• Worker hit by spunpile material during currents)
swing • Ensure that the equipment is in good condition and fit for use
• Worker crushed, trapped, falling spun pile (Equipment Permit/SIA available)
material • Routine inspection of heavy equipment and its equipment
• Crane/HSPD service overturned
ADHI menerapkan metodologi identifikasi aspek K3L dan pengujian ADHI applies the methodology of identifying K3L aspects and
risiko sebagai dasar dalam menentukan pengendalian risiko bahaya, risk testing as a basis for determining hazard risk control, as well
serta menetapkan sasaran dan program K3L. Proses identifikasi as setting K3L targets and programs. The risk identification and
dan pengujian risiko dilakukan dengan mempertimbangkan lingkup testing process is carried out by considering the scope of activities,
aktivitas, kepatuhan terhadap peraturan pemerintah, serta standar compliance with government regulations, and applicable contract
dan persyaratan kontrak yang berlaku. standards and requirements.
Sebagai bagian dari upaya pengendalian bahaya di lingkungan As part of the effort to control hazards in the project work
kerja proyek, ADHI menerapkan HIRADC (Hazard Identification, environment, ADHI applies HIRADC (Hazard Identification, Risk
Risk Assessment, and Determining Control) di setiap proyek. Assessment, and Determining Control) in each project. HIRADC
HIRADC berfungsi untuk mengidentifikasi seluruh potensi bahaya functions to identify all potential K3 hazards that may occur during
K3 yang mungkin terjadi selama aktivitas kerja berlangsung, serta work activities, as well as to prepare control measures to eliminate
menyusun langkah-langkah pengendalian guna menghilangkan or minimize existing risks. HIRADC evaluations are carried out
atau meminimalkan risiko yang ada. Evaluasi HIRADC dilakukan periodically to ensure that all potential risks have been identified
secara berkala untuk memastikan bahwa semua potensi risiko telah and controlled effectively.
teridentifikasi dan dikendalikan dengan efektif.
Pelatihan dan Sertifikasi K3 OHS Training and Certification
ADHI secara berkala melakukan peningkatan kompetensi karyawan ADHI periodically improves employee competency related to OHS
terkait K3 melalui pelatihan dan sertifikasi K3. Selain mendapatkan through OHS training and certification. In addition to gaining the
pengetahuan terbaru terkait K3, keikutsertaan dalam pelatihan juga latest knowledge related to OHS, participation in training will also
akan mengasah ketrampilan dan kesiapsiagaan apabila terjadi hone skills and preparedness in the event of an emergency related
kedaruratan terkait K3. Per 31 Desember 2023, tercatat sebanyak to OHS. As of December 31, 2023, there were 410 employees who
410 karyawan mengikuti pelatihan dan sertifikasi K3. Program participated in K3 training and certification. The OHS training and
pelatihan dan sertifikasi K3 yang diikuti karyawan selama tahun certification programs that employees participated in during 2024
2024 adalah sebagai berikut: [GRI 403-5] were as follows: [GRI 403-5]
202 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 203
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Pelatihan dan Sertifikasi K3 Tahun 2024 [GRI 403-5]
Table of OHS Training and Certification in 2024 [GRI 403-5]
Jumlah Peserta
Uraian Tanggal Pelatihan Internal/Eksternal Detail/Materi
Number of
Description Training Date Internal/External Details/Materials
Participants
Ahli Utama K3 Konstruksi 08 Januari 2024 Eksternal Presentasi
1
Main Expert in Construction OHS January 08, 2024 External Presentation
Ahli Utama K3 Konstruksi 12 Januari 2024 Eksternal Presentasi
1
Main Expert in Construction OHS January 12, 2024 External Presentation
Ahli Utama K3 Konstruksi 15 Januari 2024 Eksternal Presentasi
1
Main Expert in Construction OHS January 15, 2024 External Presentation
Ahli Utama K3 Konstruksi 18 Januari 2024 Eksternal Presentasi
1
Main Expert in Construction OHS January 18, 2024 External Presentation
Supervisor K3 Konstruksi Utama 07 Februari 2024 Eksternal Presentasi
1
Main Construction OHS Supervisor February 07, 2024 External Presentation
Ahli Utama K3 Konstruksi 18 Februari 2024 Eksternal Presentasi
1
Main Expert in Construction OHS February 18, 2024 External Presentation
Ahli Utama K3 Konstruksi 28 Februari 2024 Eksternal Presentasi
1
Main Expert in Construction OHS February 28, 2024 External Presentation
Ahli Utama K3 Konstruksi 05 Maret 2024 Eksternal Presentasi
1
Main Expert in Construction OHS March 05, 2024 External Presentation
Ahli Utama K3 Konstruksi 06 Maret 2024 Eksternal Presentasi
1
Main Expert in Construction OHS March 06, 2024 External Presentation
Ahli Madya K3 Konstruksi 14 Maret 2024 Eksternal Presentasi
1
Associate Expert in Construction OHS March 14, 2024 External Presentation
Ahli Madya K3 Konstruksi 27 April 2024 Eksternal Presentasi
2
Associate Expert in Construction OHS April 27, 2024 External Presentation
Ahli Muda K3 Konstruksi 27 April 2024 Eksternal Presentasi
1
Junior Construction OHS Expert April 27, 2024 External Presentation
Ahli Utama K3 Konstruksi 15 Mei 2024 Eksternal Presentasi
1
Main Expert in Construction OHS May 15, 2024 External Presentation
Ahli Utama K3 Konstruksi 06 Agustus 2024 Eksternal Ujian
1
Main Expert in Construction OHS August 06, 2024 External Exam
Ahli Madya K3 Konstruksi 13 Agustus 2024 Eksternal Ujian
1
Associate Expert in Construction OHS August 13, 2024 External Exam
Ahli Muda K3 Konstruksi 13 Agustus 2024 Eksternal Ujian
1
Associate Expert in Construction OHS August 13, 2024 External Exam
Ahli Utama K3 Konstruksi 13 Agustus 2024 Eksternal Ujian
1
Main Expert in Construction OHS August 13, 2024 External Exam
Ahli Madya K3 Konstruksi 13 Agustus 2024 Eksternal Ujian
1
Associate Expert in Construction OHS August 13, 2024 External Exam
Ahli Utama K3 Konstruksi 13 Agustus 2024 Eksternal Ujian
1
Main Expert in Construction OHS August 13, 2024 External Exam
Ahli Madya K3 Konstruksi 27 Agustus 2024 Eksternal Ujian
1
Associate Expert in Construction OHS August 27, 2024 External Exam
Kebijakan K3, Prinsip Dasar
K3, Sistem Manajemen K3
dan Auditnya, Penerapan,
serta Praktek
Perpanjangan Ahli K3 Umum 10 September 2024 Eksternal
2 OHS Policy, Basic
Extension of General OHS Expert September 10, 2024 External
Principles of OHS, OHS
Management System and
Audit, Implementation, and
Practice
Kebijakan Keselamatan
Refreshment Pelatihan Ahli Madya K3 Konstruksi, SMKK, RKK,
Konstruksi 12 - 13 September Eksternal RMPK, RKPPL, dan RMLLP
17
Refreshment of Middle OHS Construction September 12 - 13 External Construction Safety Policy,
Expert Training SMKK, RKK, RMPK, RKPPL,
and RMLLP
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 203
Page 204
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Pelatihan dan Sertifikasi K3 Tahun 2024 [GRI 403-5]
Table of OHS Training and Certification in 2024 [GRI 403-5]
Jumlah Peserta
Uraian Tanggal Pelatihan Internal/Eksternal Detail/Materi
Number of
Description Training Date Internal/External Details/Materials
Participants
Kode dan Standar K3
Nasional dan Internasional,
Kebijakan K3, Penerapan
SMK3, dan Budaya K3
Pembinaan Sertifikasi Ahli Utama K3 17 - 19 September
Konstruksi
Konstruksi 2024 Eksternal
17 National and International
Guidance on Main OHS Construction September 17 - 19, External
OHS Codes and
Expert Certification 2024
Standards, OHS Policy,
Implementation of OHSMS,
and Construction OHS
Culture
Mekanisme, Teknik Audit,
Tingkat Penerapan dan
Pelatihan Sertifikasi Auditor SMK3 PP 50 30 September - 04
Sertifikasi SMK3
tahun 2012 Oktober 2024 Eksternal
20 Mechanism, Audit
SMK3 Auditor Certification Training PP 50 September 30 - External
Technique, Level of
of 2012 October 04, 2024
Implementation and
Certification of OHSMS
Kebijakan Keselamatan
Refreshment Pelatihan Ahli Muda Konstruksi, SMKK, RKK,
Keselamatan Konstruksi 24 - 25 Oktober 2024 Eksternal RMPK, RKPPL, dan RMLLP
19
Refreshment of Junior Construction Safety October 24 - 25, 2024 External Construction Safety Policy,
Expert Training SMKK, RKK, RMPK, RKPPL,
and RMLLP
Kebijakan K3 Nasional,
Prinsip Dasar K3, P2K3,
Penerapannya dan Praktek
Pelatihan Sertifikasi Ahli K3 Umum 15 - 30 Oktober 2024 Eksternal
17 National OHS Policy, Basic
General OHS Expert Certification Training October 15 - 30, 2024 External
Principles of OHS, P2K3,
Implementation and
Practice
Kebijakan Keselamatan
Pelatihan Sertifikasi Ahli Madya 28 Oktober - 1 Konstruksi, SMKK, RKK,
Keselamatan Konstruksi November 2024 Eksternal RMPK, RKPPL, dan RMLLP
18
Construction Safety Middle Expert October 28 - External Construction Safety Policy,
Certification Training November 1, 2024 SMKK, RKK, RMPK, RKPPL,
and RMLLP
Dasar-dasar K3 dan Teknik
Listrik, Pengaplikasiannya,
Refreshment Pelatihan Ahli Madya K3 02 - 09 Desember
Praktek, P3K dan Evaluasi
Konstruksi 2024 Eksternal
25 Basics of OHS and
Refreshment of Middle OHS Construction December 02 – 09, External
Electrical Engineering,
Expert Training 2024
Application, Practice, P3K
and Evaluation
204 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 205
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tanggap Darurat Emergency Response
Selain memastikan bahwa seluruh operasional bisnis di lokasi proyek In addition to ensuring that all business operations at the project
mematuhi peraturan dan standar keselamatan yang berlaku, ADHI site comply with applicable safety regulations and standards, ADHI
juga menerapkan standar operasional dalam menghadapi situasi also implements operational standards in dealing with emergency
darurat atau kecelakaan kerja. Kebijakan ini mencakup penyediaan situations or work accidents. This policy includes the provision of
sarana dan prasarana pendukung di area kerja, tersedianya supporting facilities and infrastructure in the work area, the availability
prosedur tanggap darurat, terbentuknya tim tanggap darurat, serta of emergency response procedures, the formation of an emergency
perencanaan dan pelaksanaan program simulasi tanggap darurat. response team, and the planning and implementation of emergency
response simulation programs.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan, Simulasi As part of the commitment to safety, Emergency Response Drills are
Tanggap Darurat (Emergency Response Drill) dilaksanakan secara carried out routinely, at least once a year. This simulation involves
rutin, minimal satu kali setiap tahun. Simulasi ini melibatkan seluruh all employees, both at the head office, department offices, and on
karyawan, baik di kantor pusat, kantor departemen, maupun di projects, to ensure readiness in dealing with potential emergencies.
proyek, guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi In addition to aiming to protect the safety of employees and all
keadaan darurat. Selain bertujuan untuk melindungi keselamatan individuals in the company environment, this simulation also serves
karyawan dan seluruh individu di lingkungan perusahaan, simulasi as an anticipatory step in safeguarding valuable assets and important
ini juga berfungsi sebagai langkah antisipatif dalam menjaga aset documents belonging to ADHI. [GRI 403-7]
berharga serta dokumen penting milik ADHI. [GRI 403-7]
Kinerja K3 Tahun 2024 OHS Performance in 2024
Segenap manajemen dan karyawan ADHI telah berupaya All ADHI management and employees have made maximum efforts
semaksimal mungkin untuk mewujudkan tujuan K3, yaitu zero to realize the OHS goals, namely zero accidents and no occupational
accident dan tidak ada penyakit akibat kerja, dengan melaksanakan diseases, by implementing all regulations and work procedures.
semua regulasi dan prosedur kerja. Melalui berbagai upaya tersebut, Through these various efforts, the achievement of OHS performance
pencapaian kinerja K3 selama tahun 2024 adalah sebagai berikut: during 2024 is as follows: [GRI 403-9]
[GRI 403-9]
Tabel Kinerja K3 Tahun 2022-2024
Table of OHS Performance in 2022-2024
Realisasi
Deskripsi Realization
Target
Description
2022 2023 2024
Kecelakaan yang Nyaris Terjadi
- 13 7 14
Near Miss Accident
Insiden
- 10 4 0
Incidents
Tingkat Insiden
- 0,15 0,003 0,02
Incident Rate
Tingkat Keparahan
Max 0,50 0,15 0 0
Severity Rate
Tingkat Keseringan
Max 0,40 0,02 0 0
Frequency Rate
Total Jam Kerja
- 65.624.363 52.952.124 61.871.899
Total Working Hours
Implementasi SMK3L
92,00% 91,86% 88,76% 94,57%
SMK3L Implementation
Kepuasan Pelanggan Penerapan SMK3L
90,00% 89,62% 90,99% 92,90%
Customer Satisfaction SMK3L Implementation
Berdasarkan tabel di atas, dengan total jam kerja sebanyak 61.871.899 Based on the table above, with a total working hours of 61,871,899
jam, tercatat incident rate sebesar 0,02 Dengan demikian, SMK3L di hours, the incident rate recorded was 0.02 Thus, the SMK3L in
lingkungan ADHI telah berfungsi dengan baik. Hal itu dipengaruhi ADHI’s environment has been functioning well. This is influenced by
oleh upaya-upaya ADHI dalam menjamin keselamatan dalam ADHI’s efforts to ensure safety in the project. ADHI has an obligation
proyek. ADHI memiliki kewajiban untuk menjamin keselamatan to ensure the safety and health of workers and the environmental
dan kesehatan pekerja serta kondisi lingkungan di sekitar proyek. conditions around the project.
Sebagai wujud komitmen manajemen terhadap keselamatan As a manifestation of management’s commitment to safety and
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 205
Page 206
Kinerja Sosial
Social Performance
dan kualitas, ADHI menetapkan Kebijakan Mutu dan K3L, yang quality, ADHI has established a Quality and K3L Policy, which was
ditandatangani oleh Direktur Utama pada 2 Juli 2020. Kebijakan signed by the President Director on July 2, 2020. This policy is
ini secara berkala direviu dan dievaluasi sesuai kebutuhan untuk periodically reviewed and evaluated as needed to ensure its
memastikan efektivitasnya. Selain itu, ADHI juga menerapkan effectiveness. In addition, ADHI also implements various supporting
berbagai kebijakan pendukung, termasuk Kebijakan Tanggap Darurat, policies, including the Emergency Response Policy, Stop Work
Kebijakan Stop Work Authority, Kebijakan Obat-obatan Terlarang, Authority Policy, Illegal Drugs Policy, and HIV-AIDS Prevention
serta Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS dan and Control Policy and HIV-AIDS Prevention and Control Policy
Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di Tempat in the Workplace. All of these policies are designed to support the
Kerja. Seluruh kebijakan ini dirancang untuk mendukung pencapaian achievement of ADHI’s K3L targets, namely preventing construction
sasaran K3L ADHI, yaitu mencegah kecelakaan konstruksi dan accidents and work accidents, reducing the risk of work-related
kecelakaan kerja, mengurangi risiko penyakit akibat kerja, serta diseases, and preventing environmental pollution.
mencegah pencemaran lingkungan.
Selain itu, setiap unit kerja memiliki fungsi QHSE yang bertanggung In addition, each work unit has a QHSE function that is responsible
jawab untuk memastikan pelaksanaan program keselamatan, for ensuring that the implementation of the occupational health,
kesehatan kerja, dan lingkungan (K3L) berjalan dengan efektif. safety, and environment (K3L) program runs effectively. In addition,
Selain itu, terdapat petugas tanggap darurat yang selalu siaga there are emergency response officers who are always on standby
serta memastikan kesiapan fasilitas tanggap darurat, seperti and ensure the readiness of emergency response facilities, such
APAR, hidran, dan kotak P3K, agar tetap dalam kondisi optimal saat as APAR, hydrants, and first aid kits, so that they remain in optimal
terjadi keadaan darurat. Sementara itu, tingkat kepuasan pelanggan condition when an emergency occurs. Meanwhile, the level of
terhadap penerapan SMK3L pada tahun 2024 tercatat sebesar customer satisfaction with the implementation of SMK3L in 2024
92,90% mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2023 was recorded at 92.90%, an increase compared to 2023 which
yang mencapai 90,99%. reached 90.99%.
Sejalan dengan komitmen terhadap kesehatan dan keselamatan In line with its commitment to occupational health and safety, ADHI
kerja, ADHI telah melakukan evaluasi terhadap risiko penyakit akibat has conducted an evaluation of the risk of occupational diseases that
kerja yang dapat dialami oleh pekerja, baik akibat sifat pekerjaan can be experienced by workers, both due to the nature of the work
maupun paparan zat tertentu di lingkungan kerja. Berdasarkan hasil and exposure to certain substances in the work environment. Based
evaluasi selama tahun pelaporan, tidak terdapat laporan mengenai on the evaluation results during the reporting year, there were no
pekerja yang mengalami penyakit akibat kerja j. [GRI 403-10] reports of workers experiencing occupational diseases. [GRI 403-10]
Kesehatan Lingkungan Kerja Work Environment Health
Komitmen ADHI untuk mewujudkan lingkungan kerja yang sehat ADHI’s commitment to creating a healthy and safe work environment
dan aman dikukuhkan melalui pemberian layanan kesehatan di is reinforced through the provision of health services in the work
lingkungan kerja di antaranya: [GRI 403-3] environment, including: [GRI 403-3]
1. Pemeriksaan rutin kesehatan lingkungan kerja ADHI, baik di 1. Routine health checks of ADHI’s work environment, both in
proyek, kantor divisi maupun kantor pusat. projects, division offices and head office.
2. Penyuluhan kesehatan dan pelatihan. 2. Health education and training.
3. Penyemprotan nyamuk dan serangga. 3. Spraying for mosquitoes and insects.
4. Pengukuran tingkat kebisingan. 4. Measuring noise levels.
5. Pengukuran kualitas air dan udara. 5. Measuring water and air quality.
6. Tingkat penerangan lampu. 6. Lighting levels.
7. Pengukuran kadar emisi kendaraan bermotor di lingkungan 7. Measuring vehicle emissions levels in the head office
kantor pusat. environment.
Sejalan dengan implementasi berbagai kegiatan di atas, In line with the implementation of the various activities above,
Perseroan juga melakukan berbagai kebijakan untuk memastikan the Company also implements various policies to ensure that the
terpeliharanya kesehatan seluruh karyawan. Selain melakukan health of all employees is maintained. In addition to conducting
penyuluhan intensif mengenai pengelolaan kesehatan, ADHI juga intensive education on health management, ADHI also emphasizes
menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan, the importance of maintaining a balance between work, physical
kesehatan jasmani dan rohani. Untuk menopang terciptanya kondisi and mental health. To support the creation of employee health
kesehatan dan kebugaran karyawan sehingga tetap bisa bekerja and fitness conditions so that they can continue to work well, the
dengan baik, Perseroan melaksanakan berbagai program sebagai Company implements various programs as follows: [GRI 403-6]
berikut: [GRI 403-6]
1. Medical check up setahun sekali. 1. Medical check-up once a year.
2. Evaluasi risiko kesehatan. 2. Health risk evaluation.
3. Pengukuran kelembaban, pencahayaan dan suhu ruangan. 3. Measurement of humidity, lighting and room temperature.
4. Pemeriksaan biometric. 4. Biometric examination.
5. Pemeriksaan bio-monitoring air minum. 5. Bio-monitoring examination of drinking water.
206 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 207
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
6. Poster-poster yang mendorong pola hidup sehat. 6. Posters that encourage a healthy lifestyle.
7. Pengukuran ergonomi. 7. Ergonomic measurement.
8. Program olah raga karyawan. 8. Employee sports program.
9. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan tenaga kerja 9. Provision of health services for workers
10. Memfasilitasi program ASI Eksklusif 10. Facilitating the Exclusive Breastfeeding program
11. Memfasilitasi konseling kesehatan kerja 11. Facilitating occupational health counseling
12. Penyediaan dan pemberian APD untuk pencegahan penularan 12. Provision and distribution of PPE to prevent disease transmission
penyakit
13. Memfasilitasi program gizi pekerja 13. Facilitating employee nutrition programs
14. Health Prevention Event 14. Health Prevention Event
15. Penanganan penyakit di tempat kerja 15. Handling of diseases in the workplace
Selain melakukan berbagai program di atas, Perseroan memberikan In addition to implementing the various programs above, the
dukungan untuk terwujudnya work life balance . Dukungan Company provides support for the realization of work-life balance.
diimplementasikan dengan menyediakan berbagai fasilitas olahraga Support is implemented by providing various sports facilities
di kantor pusat, seperti lapangan badminton, tenis lapangan, dan at the head office, such as badminton courts, tennis courts, and
futsal melalui ADHI Sports Centre. Selain itu, Perseroan juga memberi futsal through the ADHI Sports Center. In addition, the Company
keleluasaan terbentuknya berbagai komunitas sesuai dengan minat also provides flexibility for the formation of various communities
insan ADHI, di antaranya komunitas olahraga, seperti sepeda, according to the interests of ADHI employees, including sports
badminton, tenis lapangan, futsal, bola basket, serta komunitas communities, such as cycling, badminton, tennis courts, futsal,
seni, seperti fotografi, video, dan lain-lain. [GRI 403-6] basketball, and art communities, such as photography, video, and
others. [GRI 403-6]
Penghargaan K3 OHS Awards
Komitmen dan kesungguhan manajemen dengan dukungan The commitment and sincerity of management with the support
segenap karyawan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang sehat of all employees to create a healthy and safe work environment in
dan aman sesuai prinsip K3 selama tahun 2024 mendapatkan accordance with OHS principles during 2024 received appreciation
apresiasi dari pihak eksternal berupa penghargaan sebagai berikut: from external parties in the form of the following awards:
Waktu Perolehan Nama Penghargaan Penyelenggara
Acquisition Date Award Name Organizer
30 April 2024 World Safety Organization (WSO)
Safety Culture Award
April 30, 2024 Indonesia
Penghargaan kategori GOLD untuk Program Pencegahan &
Kementerian Ketenagakerjaan RI
13 September 2024 Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja
Ministry of Manpower of the Republic
September 13, 2024 GOLD category award for HIV/AIDS Prevention & Response Program in
of Indonesia
the Workplace
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 207
Page 208
Kinerja Sosial
Social Performance
KONSISTEN MENJAGA KEPERCAYAAN PELANGGAN
CONSISTENTLY UPHOLDING CUSTOMER TRUST
Pelanggan atau pemberi kerja memegang peran sentral dalam Customers or employers play a central role in the continuity of
keberlangsungan bisnis ADHI. Sebagai perusahaan konstruksi ADHI’s business. As a leading construction company, the Company
terkemuka, Perseroan bergantung pada kepercayaan dan kepuasan relies on customer trust and satisfaction to successfully execute
pelanggan dalam menjalankan proyek-proyek strategis. Setiap strategic projects. Each project is not merely a business contract, but
proyek yang dikerjakan bukan hanya merupakan kontrak bisnis, tetapi also a testament to ADHI’s commitment to delivering high-quality
juga bentuk komitmen ADHI dalam memberikan hasil berkualitas results that meet customer expectations. Consequently, maintaining
tinggi yang sesuai dengan ekspektasi pelanggan. Oleh karena strong customer relationships and understanding their needs and
itu, menjaga hubungan baik dengan pelanggan serta memahami aspirations is a top priority for ADHI.
kebutuhan dan harapan mereka menjadi prioritas utama bagi ADHI
dalam menjalankan bisnisnya.
Selain itu, pelanggan dan pemberi kerja turut berkontribusi dalam Furthermore, customers and employers contribute to driving
mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layanan di ADHI. innovation and enhancing service quality at ADHI. In an increasingly
Persaingan di industri konstruksi yang semakin ketat menuntut competitive construction industry, the Company must continually
Perseroan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan adapt to technological advancements, regulatory changes, and
teknologi, regulasi, dan standar keberlanjutan. Umpan balik dari sustainability standards. Customer feedback is a critical factor in
pelanggan menjadi salah satu faktor penting dalam evaluasi dan the evaluation and development of ADHI’s business strategies,
pengembangan strategi bisnis ADHI, baik dalam aspek teknis, spanning technical, operational, and customer service aspects.
operasional, maupun layanan pelanggan. Dengan mendengarkan By proactively listening and responding to customer needs, ADHI
dan merespons kebutuhan pelanggan secara proaktif, ADHI dapat ensures that its projects not only meet technical specifications but
memastikan bahwa proyek yang dikerjakan tidak hanya memenuhi also provide added value to stakeholders.
spesifikasi teknis, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para
pemangku kepentingan.
208 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 209
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT Keberlanjutan bisnis ADHI juga sangat dipengaruhi oleh reputasi ADHI’s business sustainability is also significantly influenced by dan loyalitas pelanggan. Kepuasan pelanggan yang tinggi dapat its reputation and customer loyalty. High customer satisfaction meningkatkan peluang bagi ADHI untuk mendapatkan proyek baru, enhances the likelihood of securing new projects from both the baik dari sektor pemerintah maupun swasta. Oleh karena itu, ADHI public and private sectors. Therefore, ADHI is committed to building terus berupaya membangun kepercayaan jangka panjang melalui long-term trust through professional service, transparent business pelayanan profesional, transparansi dalam setiap proses bisnis, processes, and the timely delivery of projects that adhere to quality serta penyelesaian proyek yang tepat waktu dan sesuai standar standards. By fostering strong relationships with customers and mutu. Dengan menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan employers, ADHI secures business continuity and reinforces its dan pemberi kerja, ADHI dapat memastikan kesinambungan bisnis position as a reliable and highly competitive construction company. serta memperkuat posisinya sebagai perusahaan konstruksi yang andal dan berdaya saing tinggi. LANDASAN KEBIJAKAN POLICY FOUNDATION Pemenuhan tanggung jawab terhadap konsumen dilakukan ADHI ADHI fulfills its consumer responsibilities by adhering to a range of dengan merujuk sejumlah regulasi, terutama Undang-Undang No. regulations, most notably Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, beserta aturan- and its subsequent regulations. aturan turunannya. KONSEP SISTEM MANAJEMEN MUTU QUALITY MANAGEMENT SYSTEM CONCEPT Upaya ADHI memberikan produk dan layanan paripurna kepada ADHI’s commitment to providing comprehensive products and konsumen dilakukan dengan merujuk pada berbagai regulasi dan services to its consumers is guided by various regulations and panduan, antara lain, Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. standards, including the ISO 9001:2015 Quality Management Merujuk sistem manajemen mutu tersebut, Perseroan memenuhi System. In accordance with this quality management framework, seluruh persyaratan pengguna sesuai dengan lingkup pekerjaan, the Company meets all user requirements within the agreed scope anggaran dan waktu yang telah disepakati. Pemenuhan sistem of work, budget, and timeline. Ensuring adherence to the quality manajemen mutu merupakan tanggung jawab dan komitmen ADHI management system reflects ADHI’s responsibility and commitment terhadap hak-hak konsumen sebagaimana diatur dalam undang- to consumer rights as mandated by consumer protection law. Key undang perlindungan konsumen. Konsep Sistem Manajemen Mutu principles of ADHI’s Quality Management System (QMS) include: (SMM) yang menjadi pegangan ADHI di antaranya: • Fokus kepada pelanggan • Customer Focus • Kepemimpinan • Leadership • Keterlibatan orang • People Involvement • Pendekatan proses • Process Approach • Peningkatan • Continuous Improvement • Pengambilan keputusan berbasis bukti • Evidence-Based Decision Making • Manajemen hubungan • Relationship Management LAYANAN SETARA UNTUK KONSUMEN [OJK F.17] EQUAL SERVICE FOR CONSUMERS [OJK F.17] ADHI menjunjung tinggi prinsip kesetaraan layanan dalam ADHI upholds the principle of service equality in its operations by menjalankan usahanya, dengan memastikan bahwa setiap ensuring that every consumer/client is treated fairly and equally. konsumen/pelanggan mendapatkan perlakuan yang adil dan setara. The Company does not differentiate its services based on ethnicity, Perseroan tidak membedakan layanan berdasarkan suku, agama, religion, race, skin color, political views, or any other factors. This ras, warna kulit, pandangan politik, atau faktor lainnya. Komitmen ini commitment aligns with Article 7(c) of the Consumer Protection sejalan dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Pasal 7 Law, which requires businesses to treat and serve consumers in Huruf C, yang mengharuskan pelaku usaha untuk memperlakukan a fair, honest, and non-discriminatory manner. The same article dan melayani konsumen secara benar, jujur, dan tidak diskriminatif. underscores the prohibition against discriminating against consumers Penjelasan dalam pasal tersebut juga menegaskan bahwa pelaku in the provision of services or service quality. usaha dilarang membeda-bedakan konsumen dalam pemberian layanan maupun mutu pelayanan yang diberikan. Selain itu, perlakuan setara terhadap pelanggan merupakan bagian Furthermore, equitable treatment of customers is an integral dari implementasi Code of Conduct ADHI Tahun 2018, khususnya component of ADHI’s 2018 Code of Conduct, specifically in Guideline dalam Pedoman 8: Memperlakukan Mitra Bisnis ADHI dengan Adil. 8: Fair Treatment of ADHI Business Partners, where customers are Dalam hal ini, yang dimaksud mitra di antaranya adalah pelanggan. included as key partners. The expected conduct is to treat customers Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 209
Page 210
Kinerja Sosial
Social Performance
Perilaku yang harus dilakukan adalah memperlakukan pelanggan fairly, while avoiding any practices that could be considered unfair.
dengan adil, sedangkan larangan atau yang harus dihindari adalah
melakukan praktik yang tidak adil.
INFORMASI PRODUK/JASA PRODUCT/SERVICE INFORMATION
ADHI menjunjung tinggi hak atas informasi yang benar, jelas, dan ADHI upholds the consumer’s right to accurate, clear, and honest
jujur yang melekat pada konsumen sebagaimana diatur dalam information as stipulated in Article 4 of Law No. 8 of 1999 on
Pasal 4, Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Consumer Protection. To fulfill this consumer right, the Company
Konsumen. Untuk memenuhi hak konsumen tersebut, Perseroan provides comprehensive details about its products and services
menyediakan informasi terkait produk dan layanan melalui website through its official website, www.adhi.co.id, which is easily accessible
resmi perusahaan, yakni www.adhi.co.id yang dapat diakses secara anytime and anywhere. The provision of clear information regarding
mudah di mana pun dan kapanpun. Pemberian informasi yang jelas products and services not only demonstrates compliance with
terkait produk maupun layanan, selain sebagai bentuk ketaatan applicable regulations but also reflects ADHI’s commitment to
terhadap regulasi yang berlaku, sekaligus merupakan komitmen marketing its products in a fair and responsible manner. [GRI 3-3]
ADHI untuk memasarkan produk secara adil dan bertanggung
jawab. [GRI 3-3]
ADHI berkomitmen untuk memastikan hak konsumen atas informasi ADHI is dedicated to ensuring that consumers receive accurate, clear,
yang benar, jelas, dan jujur, sebagaimana diatur dalam Pasal 4 and honest information in accordance with Article 4 of Law No. 8 of
Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. 1999 on Consumer Protection. In order to meet this obligation, the
Dalam rangka memenuhi hak tersebut, Perseroan menyediakan Company transparently disseminates information about its products
informasi mengenai produk dan layanan secara transparan melalui and services via its official website, www.adhi.co.id, accessible at all
situs web resmi perusahaan yaitu www.adhi.co.id yang dapat diakses times and from any location.
dengan mudah kapan saja dan di mana saja.
Penyampaian informasi yang jelas dan akurat mengenai produk serta Providing precise and accurate information about its products and
layanan tidak hanya merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi services is not only a regulatory requirement but also a reflection
yang berlaku, tetapi juga mencerminkan komitmen ADHI dalam of ADHI’s commitment to marketing its products in a fair and
memasarkan produk secara adil dan bertanggung jawab. Dengan responsible manner. By offering open access to essential information,
menyediakan akses informasi yang terbuka, ADHI memastikan ADHI enables consumers to make well-informed decisions and gain
bahwa konsumen dapat mengambil keputusan dengan lebih baik a comprehensive understanding of every aspect of the services
dan memahami setiap aspek dari layanan yang ditawarkan. [GRI 3-3] offered. [GRI 3-3]
Selain menyediakan informasi produk secara transparan, ADHI juga In addition to transparent product information, ADHI is committed
menjunjung tinggi etika dalam memasarkan produk dan layanan to upholding high ethical standards in the marketing of its products
kepada konsumen. Code of Conduct Perseroan menekankan and services. The Company’s Code of Conduct emphasizes the
pentingnya prinsip kehati-hatian dalam proses pemasaran dan importance of exercising caution throughout the marketing and
produksi, dengan memastikan bahwa kualitas produk tetap terjaga. production processes, ensuring that product quality is consistently
Sejalan dengan prinsip tersebut, ADHI selalu mematuhi aturan dan maintained. In alignment with these principles, ADHI adheres to all
standar yang berlaku dalam komunikasi pemasaran, termasuk applicable rules and standards in its marketing communications—
dalam periklanan, promosi, dan sponsor, guna memastikan bahwa including advertising, promotions, and sponsorships—to ensure
setiap aktivitas pemasaran dilakukan secara bertanggung jawab that every marketing activity is conducted in a responsible and
dan profesional. professional manner.
Komitmen ADHI dalam menerapkan etika dan regulasi pemasaran ADHI’s commitment to ethical marketing practices and regulatory
memberikan dampak positif bagi perusahaan. Sepanjang periode compliance has yielded positive outcomes for the Company.
pelaporan, tidak terdapat insiden atau laporan terkait ketidakpatuhan Throughout the reporting period, there have been no incidents or
dalam komunikasi pemasaran, termasuk dalam aspek periklanan, reports of non-compliance in marketing communications, including
promosi, dan sponsorship. Hal ini menunjukkan bahwa ADHI secara aspects related to advertising, promotions, and sponsorships. This
konsisten menjalankan praktik pemasaran yang adil, transparan, track record demonstrates that ADHI consistently employs fair,
dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.. [GRI 417-3]. transparent marketing practices in accordance with prevailing
regulations. [GRI 417-3]
INOVASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK INNOVATION AND PRODUCT/SERVICE
DAN/ATAU JASA [OJK F.26] DEVELOPMENT [OJK F.26]
Inovasi dan pengembangan produk serta layanan merupakan Innovation and the development of products and services are top
prioritas utama bagi ADHI dalam memenuhi kebutuhan dan harapan priorities for ADHI in meeting the evolving needs and expectations
210 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 211
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT pelanggan. Terlebih, pengembangan inovasi produk telah menjadi of its customers. In fact, product innovation has become a core salah satu misi Perseroan. Inovasi yang dilakukan tidak hanya mission of the Company. The innovations pursued are not limited to terbatas pada produk dan layanan, tetapi juga mencakup strategi products and services alone, but also extend to marketing strategies pemasaran dan aspek lainnya guna meningkatkan daya saing dan and other facets that enhance competitiveness and deliver added nilai tambah bagi pelanggan. value to customers. Sepanjang tahun 2024, ADHI terus berupaya menghadirkan inovasi Throughout 2024, ADHI has continuously strived to introduce dan pengembangan produk serta layanan yang berorientasi pada innovations and develop products and services that are focused efisiensi, kualitas, dan keberlanjutan. Inisiatif-inisiatif tersebut on efficiency, quality, and sustainability. These initiatives reflect the mencerminkan komitmen ADHI dalam memberikan solusi terbaik Company’s unwavering commitment to delivering the best possible bagi para pelanggan dan pemangku kepentingan. Adapun inovasi solutions for its customers and stakeholders. The specific innovations dan pengembangan yang dilakukan sepanjang tahun 2024 adalah and developments implemented during 2024 are as follows: sebagai berikut: 1. Enterprise Resource Planning (ERP), yaitu sistem pengelolaan 1. Enterprise Resource Planning (ERP), which is the Company’s proses bisnis Perseroan yang mengintegrasikan seluruh sumber business process management system that integrates all daya perusahaan sehingga memungkinkan setiap departemen company resources so that every department in the company di perusahaan dapat terhubung pada satu sistem yang sama; can be connected to the same system; 2. Building Information Modelling (BIM) 8D, yaitu suatu sistem 2. Building Information Modeling (BIM) 8D, which is a system or atau teknologi yang mencakup Informasi penting dalam technology that includes important information in the Design, proses Design, Construction, Maintenance yang terintegrasi Construction, Maintenance process that is integrated into 3D pada pemodelan 3D untuk menunjang pekerjaan konstruksi di modeling to support construction work on the project. With the proyek. Dengan implementasi BIM 8D, maka modul yang dapat implementation of BIM 8D, the modules that can be used in BIM digunakan dalam BIM adalah Software Integration, Risk Analysis, are Software Integration, Risk Analysis, Safety Recommendation, Safety Recommendation, 3D Safety Visualization, Risk Report, 3D Safety Visualization, Risk Report, Volume Calculation, Cost Volume Calculation, Cost Estimation, serta Authentication; Estimation, and Authentication; 3. BIM Interactive 3D Visualization, yaitu optimalisasi pemanfaatan 3. BIM Interactive 3D Visualization, which is optimizing the use of BIM untuk otomatisasi beberapa fitur bangunan melalui BIM to automate several building features through interactive visualisasi 3D interaktif. Inovasi ini meningkatkan efisiensi proyek 3D visualization. This innovation increases project efficiency melalui deteksi benturan (clash detection), perencanaan waktu through clash detection, time planning (4D scheduling), and (4D scheduling), dan analisis biaya (5D cost analysis); cost analysis (5D cost analysis); 4. Integrasi ERP-BIM, yaitu pengintegrasian antara software ERP 4. ERP-BIM Integration, which is the integration between ERP and dan BIM yang memungkinkan optimalisasi manajemen proyek BIM software that allows optimization of construction project konstruksi melalui pengelolaan sumber daya yang lebih efisien. management through more efficient resource management. BIM BIM menyediakan model digital bangunan yang mencakup provides a digital model of the building that includes detailed informasi detail mengenai desain, struktur, dan sistem teknis, information about the design, structure, and technical systems, sementara ERP mengelola aspek bisnis seperti anggaran, tenaga while ERP manages business aspects such as budget, labor, and kerja, dan rantai pasokan. Dengan integrasi ini, data dari BIM supply chain. With this integration, data from BIM can be directly dapat secara langsung digunakan dalam sistem ERM untuk used in the ERM system to improve budget planning, material meningkatkan perencanaan anggaran, pengadaan material, procurement, and labor scheduling in real time. serta penjadwalan tenaga kerja secara real-time. Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 211
Page 212
Kinerja Sosial
Social Performance
LRT, MODA TRANSPORTASI MASSAL RAMAH LINGKUNGAN
Latar Belakang Proyek LRT Jabodebek
Kemacetan parah di wilayah Jabodebek menjadi pemicu utama pembangunan Light Rail Transit (LRT). Pemerintah ingin menyediakan moda
transportasi massal yang modern, nyaman, mudah diakses, dan ramah lingkungan, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat pada
kendaraan pribadi. LRT juga diharapkan menjadi solusi untuk mengintegrasikan transportasi antarwilayah.
Perencanaan LRT Jabodebek berawal dari kebutuhan akan sistem transportasi yang mampu mengatasi kemacetan sekaligus menjadi alternatif
transportasi massal yang ramah lingkungan. Moda LRT dipilih karena dinilai sebagai solusi optimal yang mempertimbangkan fungsi, keterbatasan
anggaran, dan ketersediaan lahan di kawasan perkotaan. Hasil survei menunjukkan bahwa 65% kendaraan yang masuk ke Jakarta berasal dari Bekasi
dan Bogor. Oleh karena itu, jalur LRT diprioritaskan untuk menghubungkan kedua wilayah tersebut dengan pusat kota Jakarta.
Tujuan Pembangunan LRT
1. Mengurangi kemacetan di Jabodebek.
2. Mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.
3. Menyediakan moda transportasi yang modern, nyaman, dan terintegrasi.
4. Mengurangi polusi udara akibat emisi kendaraan pribadi.
5. Mewujudkan sistem transportasi berkelanjutan yang mendukung target pengurangan emisi karbon nasional.
Struktur
LRT Jabodebek menggunakan konstruksi jalur layang (elevated track) dengan teknologi U-Shaped Girder yang pertama kali diterapkan di Indonesia.
Teknologi ini dipilih karena memiliki beberapa keunggulan:
• Desain yang lebih ramping sehingga lebih efisien dalam penggunaan ruang di kawasan perkotaan.
• Mempercepat proses konstruksi dengan metode precast yang memungkinkan pemasangan dalam waktu singkat.
• Meningkatkan keamanan dan kenyamanan, karena memiliki fitur anti-derailment, peredam kebisingan, dan jalur evakuasi darurat di sisi girder.
Sistem Kendali dan Otomasi
LRT Jabodebek mengadopsi teknologi Communication-Based Train Control (CBTC) dengan Moving Block dan Grade of Automation (GoA) 3, yang
memungkinkan pengoperasian tanpa masinis (driverless). Sistem ini memiliki keunggulan Pengaturan otomatis jarak antar kereta (headway) yang
lebih singkat sehingga meningkatkan efisiensi operasional, keamanan lebih tinggi dengan sistem Automatic Train Protection (ATP) yang mencegah
adanya tabrakan dan memastikan perjalanan aman, pusat kendali yang terintegrasi melalui Operation Control Center (OCC) di depo Jatimulya,
dengan cadangan Backup OCC di Stasiun Harjamukti.
Sistem Keamanan dan Keselamatan
LRT Jabodebek dilengkapi dengan berbagai teknologi keamanan canggih:
• Platform Screen Door (PSD) di setiap stasiun untuk mencegah objek-objek jatuh ke jalur kereta dan menimbulkan kecelakaan.
• Seismic Detector Alarm System (SDAS) untuk mendeteksi gempa dan mengatur evakuasi darurat.
• Sistem Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) untuk pemantauan real-time terhadap operasional listrik, sistem komunikasi, dan
deteksi kebakaran.
Kapasitas dan Operasional
• Total panjang jalur tahap 1: 42,8 km, melayani 18 stasiun.
• Dua jalur layanan utama:
a. Cibubur Line: Dukuh Atas - Harjamukti (24,3 km, waktu tempuh 48 menit).
b. Bekasi Line: Dukuh Atas - Jatimulya (27,3 km, waktu tempuh 50 menit).
• Kapasitas satu rangkaian kereta (trainset): 1.308 penumpang.
Inovasi dan Capaian
LRT Jabodebek membawa berbagai inovasi dalam sistem transportasi di Indonesia:
1. Driverless System: Teknologi GoA 3 memungkinkan operasi otomatis tanpa masinis.
2. Sistem Keamanan Modern: Penggunaan Platform Screen Door (PSD) untuk mencegah kecelakaan di peron.
3. Infrastruktur Canggih: Jalur elevated dengan U-Shaped Girder dan desain yang menyesuaikan dengan kondisi perkotaan.
4. Integrasi Transportasi: Menghubungkan berbagai moda seperti KRL, MRT, dan Transjakarta.
5. Pengurangan Emisi Karbon: Dengan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, LRT Jabodebek berkontribusi dalam mengurangi emisi
gas rumah kaca.
Kontribusi LRT terhadap Keberlanjutan
Sebagai transportasi umum berbasis rel, LRT Jabodebek memiliki dampak positif terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Dengan kapasitas
penumpang yang besar, moda ini mampu mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya, yang akan mengurangi kemacetan dan emisi karbon.
Beberapa aspek keberlanjutan yang diterapkan dalam proyek ini meliputi:
• Pengurangan Polusi Udara: LRT Jabodebek menggunakan tenaga listrik sebagai sumber daya utama, sehingga tidak menghasilkan emisi
langsung seperti kendaraan berbahan bakar fosil. Dengan meningkatnya jumlah pengguna LRT, diharapkan dapat mengurangi jumlah kendaraan
bermotor yang menggunakan BBM.
• Transit-Oriented Development (TOD): Konsep TOD diterapkan di sekitar stasiun-stasiun LRT Jabodebek, memungkinkan masyarakat untuk
tinggal dan bekerja dalam radius yang dekat dengan transportasi publik. Hal ini mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan
meningkatkan efisiensi mobilitas perkotaan.
• Pengurangan Jejak Ekologis: Dengan membangun jalur LRT di sepanjang jalan raya, proyek ini dapat mengurangi kebutuhan pembebasan lahan
yang sering kali berdampak pada ekosistem dan pemukiman.
• Pengelolaan Limbah Konstruksi: ADHI menerapkan sistem green construction dengan menggunakan bahan bangunan yang lebih ramah
lingkungan serta sistem konstruksi pracetak untuk mengurangi limbah proyek.
• Peningkatan Kualitas Hidup: Dengan mengurangi kemacetan dan meningkatkan aksesibilitas transportasi umum, LRT Jabodebek memberikan
dampak positif bagi kesehatan masyarakat, terutama dalam mengurangi paparan polusi udara dan meningkatkan efisiensi waktu perjalanan.
Sebagai moda transportasi massal modern, LRT Jabodebek diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan sistem transportasi berkelanjutan
di kota-kota lain di Indonesia. Dengan berbagai inovasi dan komitmen terhadap keberlanjutan, proyek ini tidak hanya menciptakan sistem transportasi
yang lebih baik, tetapi juga mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan nasional.
212 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 213
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
LRT, AN ENVIRONMENTALLY FRIENDLY MASS TRANSPORTATION MODE
Background of the Jabodebek LRT Project
Severe traffic congestion in the Jabodebek area is the main trigger for the construction of the Light Rail Transit (LRT). The government wants to
provide a modern, comfortable, easily accessible, and environmentally friendly mass transportation mode, while reducing people’s dependence on
private vehicles. LRT is also expected to be a solution to integrate transportation between regions.
The planning of the Jabodebek LRT began with the need for a transportation system that is able to overcome congestion while being an alternative
to environmentally friendly mass transportation. The LRT mode was chosen because it was considered an optimal solution that considers function,
budget limitations, and land availability in urban areas. Survey results show that 65% of vehicles entering Jakarta come from Bekasi and Bogor.
Therefore, the LRT route is prioritized to connect the two areas with the center of Jakarta.
LRT Construction Objectives
1. Reduce traffic jamming in Jabodebek.
2. Encourage the shift from using private vehicles to public transportation.
3. Provide a modern, comfortable, and integrated mode of transportation.
4. Reducing air pollution due to private vehicle emissions.
5. Realizing a sustainable transportation system that supports the national carbon emission reduction target.
Structure
The Jabodebek LRT uses elevated track construction with U-Shaped Girder technology, which is the first to be implemented in Indonesia. This
technology was chosen because it has several advantages:
• A slimmer design that is more efficient in the use of space in urban areas.
• Accelerating the construction process with the precast method that allows installation in a short time.
• Increasing safety and comfort, because it has anti-derailment features, noise dampers, and emergency evacuation routes on the girder side.
Control and Automation System
The Jabodebek LRT adopts Communication-Based Train Control (CBTC) technology with Moving Block and Grade of Automation (GoA) 3, which
allows operation without a driver (driverless). This system has the advantage of shorter automatic train headway settings, thus increasing operational
efficiency, higher security with the Automatic Train Protection (ATP) system that prevents collisions and ensures safe travel, an integrated control
center through the Operation Control Center (OCC) at the Jatimulya depot, with a Backup OCC at Harjamukti Station.
Security and Safety System
The Jabodebek LRT is equipped with various advanced security technologies:
• Platform Screen Door (PSD) at each station to prevent objects from falling onto the train track and causing accidents.
• Seismic Detector Alarm System (SDAS) to detect earthquakes and organize emergency evacuations.
• Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) system for real-time monitoring of electrical operations, communication systems, and fire
detection.
Capacity and Operation
• Total line length of stage 1: 42.8 km, serving 18 stations.
• Two main service lines
a. Cibubur Line: Dukuh Atas - Harjamukti (24.3 km, travel time 48 minutes).
b. Bekasi Line: Dukuh Atas - Jatimulya (27.3 km, travel time 50 minutes).
• Capacity of one trainset: 1,308 passengers.
Innovation and Achievements
LRT Jabodebek brings various innovations to the transportation system in Indonesia:
1. Driverless System: GoA 3 technology allows automatic operation without a driver.
2. Modern Security System: Use of Platform Screen Door (PSD) to prevent accidents on the platform.
3. Advanced Infrastructure: Elevated line with U-Shaped Girder and design that adapts to urban conditions.
4. Transportation Integration: Connecting various modes such as KRL, MRT, and Transjakarta.
5. Carbon Emission Reduction: By reducing dependence on private vehicles, LRT Jabodebek contributes to reducing greenhouse gas emissions.
LRT Contribution to Sustainability
As a rail-based public transportation, the Jabodebek LRT has a positive impact on the environment and sustainability. With a large passenger capacity,
this mode is able to reduce the number of private vehicles on the highway, which will reduce congestion and carbon emissions.
Some aspects of sustainability implemented in this project include:
• Reducing Air Pollution: The Jabodebek LRT uses electricity as its main source of power, so it does not produce direct emissions like fossil fuel
vehicles. With the increasing number of LRT users, it is expected to reduce the number of motorized vehicles that use fuel.
• Transit-Oriented Development (TOD): The TOD concept is applied around Jabodebek LRT stations, allowing people to live and work within a
close radius of public transportation. This reduces dependence on private vehicles and increases the efficiency of urban mobility.
• Reducing Ecological Footprint: By building LRT lines along highways, this project can reduce the need for land acquisition which often impacts
ecosystems and settlements.
• Construction Waste Management: ADHI implements a green construction system by using more environmentally friendly building materials and
precast construction systems to reduce project waste.
• Improving Quality of Life: By reducing congestion and increasing accessibility to public transportation, Jabodebek LRT has a positive impact on
public health, especially in reducing exposure to air pollution and increasing travel time efficiency.
As a modern mass transportation mode, Jabodebek LRT is expected to be a model for the development of sustainable transportation systems in
other cities in Indonesia. With various innovations and commitments to sustainability, this project not only creates a better transportation system, but
also supports national sustainable development goals.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 213
Page 214
Kinerja Sosial
Social Performance
EVALUASI KEAMANAN PRODUK DAN JASA PRODUCT AND SERVICE SAFETY
TERHADAP PELANGGAN [OJK F.27] EVALUATION FOR CUSTOMERS [OJK F.27]
ADHI menjamin produk yang dihasilkan aman dan berkualitas ADHI guarantees that its products are safe and of the highest
tinggi sehingga aman bagi konsumen/pengguna. Jaminan tersebut quality, ensuring they are secure for consumer use. This assurance is
diberikan karena produk yang ditawarkan Perseroan dihasilkan provided as the products offered by the Company are manufactured
dari pabrikasi yang memiliki standar keselamatan dan kesehatan in facilities that adhere to safety and health standards in compliance
yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. with applicable laws and regulations. Every stage—from permitting
Setiap tahapan perizinan, sertifikasi, hingga distribusi telah dilakukan and certification to distribution—is rigorously managed to ensure
secara ketat guna memastikan keamanan pelanggan. ADHI juga customer safety. ADHI also ensures that 100% of its products meet
memastikan bahwa 100% produk yang dihasilkan telah memenuhi relevant safety standards and regulations, with stringent oversight
standar keamanan dan regulasi yang relevan, serta melalui and evaluation processes in place to guarantee quality and safety.
pengawasan dan evaluasi yang ketat untuk menjamin kualitas
dan keamanannya.
Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pemilik proyek, As part of its commitment to safeguarding project owners,
pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya, ADHI menugaskan customers, and other stakeholders, ADHI assigns QHSE officers
petugas QHSE di lapangan operasional untuk memberikan safety on-site to conduct safety inductions for every visitor. These officers
induction kepada setiap pengunjung. Petugas ini bertanggung jawab are responsible for briefing visitors on their obligations, potential
menjelaskan kewajiban pengunjung, potensi bahaya yang mungkin hazards, and essential information such as the locations of restrooms,
dihadapi, serta informasi penting lainnya seperti lokasi toilet, tempat prayer areas, evacuation routes, and assembly points. All these steps
ibadah, jalur evakuasi, dan titik kumpul. Semua langkah ini dilakukan are taken to support the achievement of the zero accident target
untuk mendukung tercapainya target zero accident yang merupakan which is the main objective in implementing Occupational Health
tujuan utama dalam penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja and Safety (OHS) in the Company.
(K3) di Perseroan.
Selain itu, ADHI juga melakukan penilaian dan uji kualitas pada setiap Furthermore, ADHI conducts assessments and quality tests on every
produk sebelum diserahterimakan kepada pelanggan. Perseroan juga product before handing them over to customers. The Company also
memberikan peringatan pada produk dengan tingkat risiko tertentu, issues warnings for products with certain risk levels—for instance,
misalnya dengan menandai fasilitas yang memiliki tegangan tinggi by marking facilities with high voltage or potential short-circuit
atau potensi arus pendek sebagai area berbahaya. areas as hazardous.
Lebih dari itu, sebagai bentuk kepatuhan terhadap tata kelola In addition, as part of its commitment to good corporate governance,
perusahaan yang baik, ADHI senantiasa memastikan seluruh ADHI consistently ensures that all its products and services comply
produk dan layanan mematuhi regulasi terkait Keselamatan dan with the Occupational Health and Safety (K3) regulations. As a result
Kesehatan Kerja (K3). Atas komitmen ini, sepanjang tahun 2024, of this commitment, throughout 2024, there were no incidents of
tidak terdapat insiden ketidakpatuhan terhadap standar keselamatan non-compliance with the applicable safety and health standards
dan kesehatan kerja dari produk maupun jasa yang dihasilkan oleh for any products or services delivered by the Company.
Perseroan
DAMPAK PRODUK/JASA [OJK F.28] PRODUCT/SERVICE IMPACT [OJK F.28]
Pembangunan infrastruktur melalui berbagai proyek konstruksi, Infrastructure development through various construction projects,
seperti jalan, jembatan, dan bendungan, memainkan peran such as roads, bridges, and dams, plays a crucial role in driving
krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Indonesia’s economic growth. As a company specializing in
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi, construction services, ADHI is committed to contributing to the
ADHI berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan nation’s infrastructure development across various sectors. During
infrastruktur di berbagai sektor di Tanah Air. Selama tahun 2024, 2024, the Company successfully executed and completed projects
proyek yang dikerjakan dan sudah diselesaikan Perseroan antara including Design and Construction of the Dumai City Drinking Water
lain Pekerjaan Rancang dan Bangun Sistem Penyediaan Air Minum Supply System, Construction of the Short Span Balang Bridge, and
Kota Dumai, Pembangunan Jembatan Balang Bentang Pendek, Construction of the Elevated Railway Line Between Solo Balapan -
dan Pembangunan Jalur KA Elevated Antara Solo Balapan - Kadipiro. Each project not only enhances connectivity and operational
Kadipiro. Setiap proyek yang dikerjakan tidak hanya meningkatkan efficiency but also generates significant social and economic benefits
konektivitas dan efisiensi, tetapi juga memberikan dampak sosial for the community.
dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Di sisi lain, Perseroan menyadari bahwa pembangunan berbagai On the other hand, the Company recognizes that construction
proyek konstruksi juga berpotensi atau secara faktual menimbulkan projects can potentially or factually result in negative environmental
dampak negatif akibat perubahan bentang alam yang terjadi. impacts due to alterations in the natural landscape. Such adverse
214 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 215
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Dampak negatif tersebut antara lain deforestasi, pencemaran air, effects include deforestation, water, soil, and air pollution, as well
tanah, dan udara, serta hilangnya habitat alam bagi beberapa spesies as the loss of natural habitats for certain species. Nevertheless,
makhluk hidup. Meski begitu beberapa program telah dilakukan several mitigation programs have been implemented to address
untuk memitigasi dampak potensial di atas, seperti penanaman these potential impacts, such as tree planting, waste processing,
pohon, pengolahan limbah dan penggunaan kembali limbah proyek. and the reuse of project waste.
Dampak yang lain, pembangunan konstruksi juga potensial mengenai Moreover, construction development can also affect residential
lahan dan permukiman warga sehingga memerlukan upaya areas, requiring land acquisition prior to project commencement.
pembebasan sebelum proyek dikerjakan. Untuk meminimalkan To minimize the negative impacts associated with these issues,
dampak negatif terkait masalah ini, penyelesaian musyawarah untuk the Company supports resolution through consensus-building and
mufakat dan win-win solution menjadi alternatif terbaik, termasuk di win-win solutions, including options for relocating and resettling
dalamnya opsi pemindahan dan permukiman kembali warga yang affected residents.
lahan dan permukimannya terkena proyek.
Per 31 Desember 2024, tidak terdapat penduduk yang pindah As of December 31, 2024, no residents have been displaced or
atau menjalani permukiman kembali karena terkena proyek yang required to undergo resettlement due to ADHI projects. This is
dikerjakan ADHI. Sebab, pembebasan lahan, termasuk yang sudah because land acquisition, including that involving inhabited areas,
dihuni penduduk, dilakukan oleh pemilik proyek dan ADHI tidak is managed by the project owner, and ADHI is not involved in that
terlibat di dalamnya. [GRI G4 : CRE7] process. [GRI G4: CRE7]
Lebih lanjut, sebagai wujud tanggung jawab terhadap masyarakat Furthermore, as a form of responsibility towards the community
dan lingkungan, ADHI membuka akses bagi pelanggan maupun and the environment, ADHI opens access for customers and other
pemangku kepentingan lainnya untuk menyampaikan keluhan stakeholders to submit complaints or grievances related to the
atau pengaduan terkait dampak yang ditimbulkan dari operasional impacts caused by the Company’s operations. Every complaint or
Perseroan. Setiap keluhan atau pengaduan yang diterima akan grievance received will be followed up with a quick response and the
ditindaklanjuti dengan tanggapan yang cepat dan solusi terbaik best solution in accordance with applicable operational standards.
sesuai dengan standar operasional yang berlaku. ADHI berkomitmen ADHI is committed to handling every report transparently and
untuk menangani setiap laporan secara transparan dan profesional professionally to ensure satisfaction and maintain good relations
guna memastikan kepuasan serta menjaga hubungan baik dengan with all stakeholders. Complaints from customers, the community,
seluruh pemangku kepentingan. Penyampaian keluhan dari and other stakeholders can utilize the following complaint channels:
pelanggan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dapat
memanfaatkan saluran pengaduan berikut:
Website Perseroan: www.adhi.co.id Company Website: www.adhi.co.id
Call Center: PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Call Center: PT Adhi Karya (Persero) Tbk,
Telepon : +62 21 797 5312, Telephone: +62 21 797 5312,
Faksimile : +62 21 797 5311 Facsimile: +62 21 797 5311
Email : adhi@adhi.co.id Email: adhi@adhi.co.id
Alamat Surat Menyurat: Mailing Address:
Kantor Pusat Head Office
PT Adhi Karya (Persero) Tbk PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Gedung Harmonis Harmonis Building
Jl. Raya Pasar Minggu KM.18 Jl. Raya Pasar Minggu KM.18
Jakarta 12510 – Indonesia Jakarta 12510 – Indonesia
Selain dampak produk/jasa, pengaduan yang bisa disampaikan In addition to the impact of products/services, complaints that can
kepada Perseroan adalah sebagai berikut: be submitted to the Company are as follows:
• Penyalahgunaan wewenang (benturan kepentingan, penyuapan, • Abuse of authority (conflict of interest, bribery, and gratification).
dan gratifikasi).
• Penyalahgunaan aset ( cash, non cash , dan pemalsuan • Misuse of assets (cash, non-cash, and falsification of expenses).
pengeluaran).
• Pemalsuan laporan (keuangan dan non keuangan/ operasional). • Falsification of reports (financial and non-financial/operational).
Selama tahun 2024, ADHI menerima pengaduan, termasuk dari During 2024, ADHI received complaints, including from customers,
pelanggan sebanyak 9 (sembilan) laporan yang seluruhnya telah as many as 9 (nine) reports, all of which have been resolved and
diselesaikan dan ditindaklanjuti sampai dengan akhir tahun 2024. followed up until the end of 2024.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 215
Page 216
Kinerja Sosial
Social Performance
PRODUK YANG DITARIK KEMBALI [OJK F.29] RECALLED PRODUCT [OJK F.29]
Selama tahun 2024, tidak terdapat produk dan layanan ADHI yang During 2024, no ADHI products or services were recalled, withdrawn,
ditarik kembali/ditutup/dibatalkan dengan alasan apa pun, baik or cancelled for any reason, whether due to consumer complaints,
karena pengaduan dari konsumen, regulator maupun pemangku regulatory actions, or feedback from other stakeholders.
kepentingan lainnya.
SURVEI KEPUASAN PELANGGAN [OJK F.30] CUSTOMER SATISFACTION SURVEY [OJK F.30]
Kepuasan pelanggan merupakan prioritas utama dalam layanan Customer satisfaction is a top priority in ADHI’s service delivery.
yang diberikan ADHI. Tingkat kepuasan yang tinggi tidak hanya High satisfaction levels not only reflect the quality of the Company’s
mencerminkan kualitas produk dan layanan Perseroan, tetapi products and services but also bolster customer trust, ultimately
juga memperkuat kepercayaan pelanggan, yang pada akhirnya strengthening ADHI’s image and reputation in the infrastructure and
berkontribusi terhadap penguatan citra dan reputasi ADHI di industri construction industry. To measure and ensure customer satisfaction,
infrastruktur dan konstruksi. Untuk mengukur dan memastikan ADHI conducts regular surveys, particularly for projects that have
tingkat kepuasan pelanggan, ADHI secara berkala mengadakan reached at least 50% progress.
survei kepuasan pelanggan, terutama untuk proyek-proyek yang
telah mencapai progres minimal 50%.
Survei kepuasan pelanggan ADHI menghasilkan skor sebesar ADHI’s customer satisfaction survey recorded a score of 92.90%, a
92,90%, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya slight decline compared to the previous year’s score of 94.15%. In
yang mencatat tingkat kepuasan sebesar 94,15%. Terhadap temuan light of these findings, ADHI remains steadfast in its commitment
tersebut, ADHI tetap berkomitmen untuk memberikan produk yang to delivering high-quality products that meet the expectations of
bermutu tinggi sehingga mampu memenuhi harapan untuk seluruh all its stakeholders, especially its customers.
pemangku kepentingan perusahaan, terkhusus bagi pelanggan/
konsumen.
Bagi ADHI, survei kepuasan pelanggan bukan sekadar evaluasi, For ADHI, customer satisfaction surveys are not merely evaluations,
tetapi juga menjadi dasar dalam peningkatan berkelanjutan terhadap but they form the basis for ongoing improvements in product
kualitas produk dan layanan. Dengan mendengarkan masukan and service quality. By actively listening to customer feedback,
dari pelanggan, ADHI dapat terus mengembangkan diri sebagai ADHI continues to evolve as a competitive, innovative, and trusted
perusahaan konstruksi yang kompetitif, inovatif, dan terpercaya. construction company.
216 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 217
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 217
Page 218
Kinerja Sosial
Social Performance
MAJU DAN BERKEMBANG BERSAMA MASYARAKAT
ADVANCING AND GROWING TOGETHER WITH THE COMMUNITY
Keberadaan ADHI sebagai salah satu perusahaan konstruksi ADHI’s existence as one of the leading construction companies in
terkemuka di Indonesia tidak hanya berorientasi pada keuntungan Indonesia is not only oriented towards profit. As part of a State-
semata. Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Owned Enterprise (SOE), the purpose of establishing the Company
tujuan pendirian Perseroan juga memiliki nilai luhur, yaitu turut aktif also has a noble value, namely to actively provide guidance and
memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan assistance to entrepreneurs in the lower economic class, cooperatives,
ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat. Sebab itu, sesuai dengan and the community. Therefore, in accordance with its purpose of
tujuan pendiriannya, ADHI tidak hanya berupaya meraih profit secara establishment, ADHI not only seeks to achieve maximum profit, but
maksimal, tetapi juga tetap berkomitmen dalam memberdayakan also remains committed to empowering Micro, Small, and Medium
pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), koperasi, serta Enterprises (MSMEs), cooperatives, and the community around its
masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. operational areas.
Kontribusi BUMN dalam pemberdayaan UMKM, koperasi, dan The contribution of SOE in empowering MSMEs, cooperatives, and
masyarakat diperkuat dengan terbitnya Peraturan Menteri BUMN the community is strengthened by the issuance of the Regulation
Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan of the Minister of SOE Number PER-1/MBU/03/2023 concerning
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Special Assignments and Social and Environmental Responsibility
Milik Negara. Regulasi ini mengatur tentang penerapan TJSL BUMN Programs of State-Owned Enterprises. This regulation regulates
melalui dua program besar yaitu Program Pendanaan Usaha Mikro the implementation of SOE TJSL through two major programs,
dan Usaha Kecil atau Program Pendanaan UMK, serta Bantuan dan/ namely the Micro and Small Business Funding Program or the MSME
atau Kegiatan Lainnya, termasuk Pembinaan. Funding Program, as well as Assistance and/or Other Activities,
including Coaching.
Merujuk regulasi terbaru, Program Tanggung Jawab Sosial dan Referring to the latest regulation, the SOE Social and Environmental
Lingkungan BUMN (Program TJSL BUMN) adalah kegiatan yang Responsibility Program (BUMN TJSL Program) is an activity that is
merupakan komitmen dan bakti BUMN terhadap pembangunan a commitment and devotion of SOE to sustainable development
218 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 219
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, by providing benefits to the economy, society, environment, law sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola dengan prinsip and governance with principles that are more integrated, focused, yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat measurable in impact and can be accounted for and is part of the dipertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari pendekatan company’s business approach. The spirit of this program is in line with bisnis perusahaan. Spirit program ini sejalan dengan TJSL TJSL as stipulated in Law Number 40 of 2007 concerning Limited sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Liability Companies, the implementation of which is regulated in tentang Perseroan Terbatas, yang pelaksanaannya diatur dalam Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 47 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2012 of 2012 concerning Social and Environmental Responsibility of tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Limited Liability Companies. Sebagai bentuk komitmen dalam pemberdayaan Usaha Mikro, As a form of commitment in empowering Micro, Small, and Medium Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat, ADHI menjalankan Enterprises (MSMEs) and the community, ADHI implements various berbagai kebijakan strategis. Salah satunya adalah memberikan strategic policies. One of them is providing the widest possible peluang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk menjadi pemasok opportunities for MSME actors to become local suppliers of goods lokal barang dan jasa, serta merekrut tenaga kerja dari masyarakat and services, as well as recruiting workers from the local community lokal atau putra daerah di sekitar wilayah operasional perusahaan. or local sons around the company’s operational area. Dalam laporan ini, masyarakat lokal atau putra daerah merujuk In this report, local people or native people refer to individuals pada individu yang berdomisili dan memiliki Kartu Tanda Penduduk who are domiciled and have an Identity Card (KTP) in the same (KTP) di provinsi yang sama dengan lokasi proyek yang dikerjakan province as the location of the project carried out by ADHI or the ADHI atau kantor operasional perusahaan, termasuk Kantor Pusat. company’s operational office, including the Head Office. Likewise, Begitu pula, pemasok lokal didefinisikan sebagai pelaku usaha yang local suppliers are defined as business actors who are domiciled and berdomisili dan menjalankan bisnis di provinsi yang sama dengan run businesses in the same province as the location of the project lokasi proyek atau operasional ADHI, termasuk Kantor Pusat. or ADHI’s operations, including the Head Office. Selama tahun 2024, ADHI menjalin kerja sama pemasok lokal During 2024, ADHI collaborated with 168 local suppliers of goods and barang dan jasa sebanyak 168 pemasok, naik dibandingkan tahun services, an increase compared to 2023 which reached 94 suppliers. 2023 yang mencapai 94 pemasok. Barang yang dipasok antara The goods supplied include construction raw materials such as lain berupa bahan baku konstruksi seperti pasir, batu pecah, sand, crushed stone, cement, while the services supplied include semen, sedangkan jasa yang dipasok di antaranya tenaga alih outsourcing, catering, and employee training and development. daya, penyediaan katering serta pelatihan dan pengembangan The recruitment of native employees in 2024 was 78,018 people, karyawan. Adapun rekrutmen karyawan putra daerah tahun 2024 an increase compared to the previous year which reached 19,944 sebanyak 78.018 orang, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang people. They occupy positions as project workers. Recruitment is mencapai 19.944 orang. Mereka menduduki posisi sebagai pekerja carried out openly and the selected native people must still meet proyek. Rekrutmen dilakukan secara terbuka dan putra daerah the qualifications required by the Company. [OJK F.23] yang terpilih tetap harus memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan Perusahaan. [OJK F.23] TJSL DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN TJSL AND SUSTAINABLE DEVELOPMENT Tuntutan terhadap implementasi Tanggung Jawab Sosial dan The demand for the implementation of Social and Environmental Lingkungan (TJSL) bagi emiten dan perusahaan publik semakin Responsibility (TJSL) for issuers and public companies is getting menguat dengan diterbitkannya Peraturan Otoritas Jasa stronger with the issuance of Financial Services Authority Regulation Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and dan Perusahaan Publik atau POJK Keuangan Berkelanjutan, yang Public Companies or POJK Sustainable Finance, which has been berlaku sejak 1 Januari 2020. Pasal 8 peraturan ini menyatakan in effect since January 1, 2020. Article 8 of this regulation states perusahaan publik yang diwajibkan melaksanakan TJSL dapat that public companies that are required to implement TJSL can mengalokasikan sebagian dana TJSL untuk mendukung kegiatan allocate part of their TJSL funds to support sustainable finance penerapan keuangan berkelanjutan. Sesuai dengan pedoman implementation activities. In accordance with the technical guidelines teknis peraturan ini, dalam arti luas, keuangan berkelanjutan bagi of this regulation, in a broad sense, sustainable finance for issuers emiten dan perusahaan publik dapat dimaknai sebagai kegiatan and public companies can be interpreted as sustainable operations, berkelanjutan (sustainable operation), yaitu kegiatan operasi namely company operational activities that are carried out by taking perusahaan yang dijalankan dengan memperhatikan aspek ekonomi, into account economic, environmental, and social aspects. lingkungan hidup, dan sosial. ADHI menerapkan TJSL melalui program Tanggung Jawab Sosial ADHI implements TJSL through the Corporate Social Responsibility Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Selain merujuk (CSR) program. In addition to referring to the Limited Liability Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 219
Page 220
Kinerja Sosial
Social Performance
Undang-Undang Perseroan Terbatas, pelaksanaan CSR sekaligus Company Law, the implementation of CSR is also a fulfillment
merupakan pemenuhan kewajiban Undang-Undang No.25 Tahun of the obligations of Law No. 25 of 2007 concerning Investment,
2007 tentang Penanaman Modal, Pasal 15 huruf b, bahwa setiap Article 15 letter b, that every investor is obliged to carry out
penanam modal berkewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial corporate social responsibility (CSR). Furthermore, referring to the
perusahaan (CSR). Selanjutnya, merujuk Surat Edaran Otoritas Jasa Circular Letter of the Financial Services Authority of the Republic
Keuangan Republik Indonesia Nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang of Indonesia Number 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik and Content of the Annual Report of Issuers or Public Companies
sebagai pedoman teknis pelaksanaan POJK Keuangan Berkelanjutan, as a technical guideline for the implementation of the POJK on
kegiatan TJSL tersebut perlu dikaitkan dengan 17 (tujuh belas) Sustainable Finance, these TJSL activities need to be linked to the
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ TPB (Sustainable Development 17 (seventeen) Sustainable Development Goals/SDGs in Indonesia.
Goals/SDGs) di Indonesia. Tautan implementasi program tersebut The link to the implementation of the program is conveyed through
disampaikan melalui Laporan Keberlanjutan. the Sustainability Report.
Sesuai dengan regulasi terbaru, yaitu Peraturan Menteri Badan Usaha In accordance with the latest regulation, namely the Regulation of
Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-1/MBU/03/2023 the Minister of State-Owned Enterprises of the Republic of Indonesia
Tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Number PER-1/MBU/03/2023 Concerning Special Assignments
Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, ADHI sebagai and Social and Environmental Responsibility Programs of State-
bagian dari BUMN menerapkan TJSL melalui Program Pendanaan Owned Enterprises, ADHI as part of BUMN implements TJSL through
Usaha Mikro dan Usaha Kecil (Program Pendanaan UMK, serta the Micro and Small Business Funding Program (UMK Funding
Program Pemberian Bantuan dan/atau Kegiatan lainnya, termasuk Program, as well as the Assistance and/or Other Activity Provision
Pembinaan. Pelaksanaan Program TJSL BUMN berorientasi pada Program, including Coaching. The implementation of the BUMN TJSL
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta Program is oriented towards achieving the Sustainable Development
berpedoman kepada ISO 26000 sebagai panduan pelaksanaan Goals (TPB) and is guided by ISO 26000 as a guide for program
program, dengan harapan pelaksanaan Program TJSL BUMN yang implementation, with the hope that the implementation of the BUMN
lebih terukur, berdampak dan berkelanjutan. Adapun program TJSL TJSL Program will be more measurable, impactful and sustainable.
BUMN bertujuan untuk: The BUMN TJSL program aims to:
1. Memberikan kemanfaatan bagi pembangunan ekonomi, 1. Provide benefits for economic development, social development,
pembangunan sosial, pembangunan lingkungan serta environmental development and legal development and
pembangunan hukum dan tata kelola bagi perusahaan; governance for companies;
2. Memberikan kontribusi pada penciptaan nilai tambah bagi 2. Contribute to the creation of added value for companies with
perusahaan dengan prinsip yang terintegrasi, terarah dan terukur integrated, targeted and measurable impact and accountable
dampaknya serta akuntabel; dan principles; and
3. Membina usaha mikro dan usaha kecil agar lebih tangguh dan 3. Foster micro and small businesses to be more resilient and
mandiri, serta masyarakat sekitar perusahaan. independent, as well as the community around the company.
Sesuai dengan berbagai regulasi di atas, ADHI menjalankan In accordance with the various regulations above, ADHI carries
kegiatan CSR dengan berorientasi pada kepedulian dan out CSR activities with an orientation towards caring for and
membangun ketahanan sosial masyarakat, serta pengembangan building social resilience of the community, as well as community
dan pemberdayaan masyarakat baik dari sosial maupun ekonomi. development and empowerment both socially and economically.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT COMMUNITY ECONOMIC EMPOWERMENT
Selama tahun 2024, ADHI melaksanakan Program Pendanaan During 2024, ADHI implemented the MSME Funding Program to
UMK untuk meningkatkan kemampuan Usaha Mikro dan Usaha improve the capabilities of Micro and Small Enterprises (MSMEs)
Kecil (UMKM) sebagai mitra binaan agar menjadi tangguh dan as fostered partners to become resilient and independent. Program
mandiri. Dana program disalurkan dalam bentuk pinjaman untuk funds are distributed in the form of loans to finance working capital
membiayai modal kerja dan/atau pembelian aset tetap dalam rangka and/or purchase of fixed assets in order to increase production and
meningkatkan produksi dan penjualan serta pinjaman tambahan sales as well as additional loans to finance short-term needs to fulfill
untuk membiayai kebutuhan yang bersifat jangka pendek untuk orders from fostered partner business partners.
memenuhi pesanan dari rekanan usaha mitra binaan.
Sesuai regulasi terbaru, Perseroan menetapkan jumlah pinjaman In accordance with the latest regulations, the Company sets the loan
untuk setiap mitra binaan dari program pembinaan dan dukungan amount for each fostered partner from the MSME development
kepada UMKM paling banyak adalah Rp250.000.000 (dua ratus and support program at a maximum of IDR 250,000,000 (two
lima puluh juta Rupiah). Adapun besarnya jasa administrasi pinjaman hundred and fifty million Rupiah). The amount of administrative
dana pembinaan UMKM adalah sebesar 3% (tiga persen) efektif fees for MSME development fund loans is 3% (three percent)
per tahun dari saldo pinjaman awal tahun. Selain menyalurkan effective per year of the loan balance at the beginning of the year.
pinjaman lunak kepada mitra binaan, ADHI juga melakukan In addition to distributing soft loans to fostered partners, ADHI
pembinaan secara terintegrasi, baik untuk membiayai pendidikan, also provides integrated coaching, both to finance education,
220 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 221
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
pelatihan pemagangan, pemasaran, promosi, dan hal-hal lain yang apprenticeship training, marketing, promotion, and other matters
menyangkut peningkatan produktivitas mitra binaan, maupun untuk relating to increasing the productivity of fostered partners, as well
pengkajian/penelitian yang berkaitan dengan Program Pendanaan as for studies/research related to the UMK Funding Program.
UMK.
Per 31 Desember 2024, ADHI merealisasikan penyaluran dana As of December 31, 2024, ADHI has disbursed funds of IDR
sebesar Rp1.400.000.000 yang disalurkan melalui mekanisme kerja 1,400,000,000 which was distributed through the PUMK Distribution
sama Penyaluran PUMK dengan Bank BRI sebagai Pengelola Kerja cooperation mechanism with Bank BRI as the Manager of the PUMK
Sama Program PUMK. Pencapaian tersebut merupakan 100% dari Program Cooperation. This achievement is 100% of the RKA with
RKA dengan dana sebesar Rp1.400.000.000. Penyaluran dana dan funds of IDR 1,400,000,000. The distribution of funds and fostered
mitra binaan pada tahun 2024, turun dibandingkan tahun 2023, yang partners in 2024 decreased compared to 2023, which reached IDR
mencapai Rp1.500.000.000. Penurunan terjadi karena turunnya 1,500,000,000. The decrease occurred due to a decrease in the
rencana yang dihitung berdasarkan prognosa pengembalian plan calculated based on the prognosis of the fostered partner’s
pinjaman mitra binaan di akhir tahun sebelumnya. loan repayment at the end of the previous year.
Melalui penyaluran Program PUMK secara kerja sama, dana Through the distribution of the PUMK Program through cooperation,
PUMK ADHI dititipkan ke pengelola kerja sama, yang kemudian ADHI PUMK funds are entrusted to the cooperation manager, who
menyalurkan dana tersebut ke mitra binaan yang sesuai kualifikasi. then distributes the funds to qualified fostered partners. [GRI 203-1,
[GRI 203-1, 203-2, 413-1][OJK F.3] 203-2, 413-1][OJK F.3]
Tabel Realisasi Program Pendanaan UMKM Berdasarkan Sektor (Rp juta)
Table of Realization of MSME Funding Program Based on Sector (Rp million)
Sektor
No. 2022 2023 2024
Sector
Industri
1. 750 - -
Industry
Pertanian
2. - - -
Agriculture
Perdagangan
3. 1.785 - -
Trade
Jasa
4. - - -
Services
Peternakan
5. 700 - -
Livestock
Perikanan
6. - - -
Fisheries
Perkebunan
7. 800 - -
Plantations
Pembinaan Mitra
8. - - -
Partner Development
Lainnya
9 - 1.500 1.400
Others
Jumlah
4.035 1.500 1.400
Total
Berdasarkan tabel di atas, pada tahun 2024, dana PUMK ADHI Based on the table above, in 2024, ADHI PUMK funds will be
disalurkan melalui mekanisme kerja sama sehingga alokasi distributed through a cooperation mechanism so that the allocation
berdasarkan sektor atas dana PUMK tersebut dilakukan berdasarkan based on the sector of the PUMK funds is carried out based on the
penilaian pengelola kerja sama PUMK atas calon mitra binaan yang assessment of the PUMK cooperation manager for prospective
dinilai berhak mendapatkan PUMK. fostered partners who are considered entitled to receive PUMK.
KEPEDULIAN TERHADAP KETAHANAN CONCERN FOR SOCIAL AND COMMUNITY
SOSIAL DAN MASYARAKAT RESILIENCE
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Menteri Badan Usaha As a form of compliance with the Regulation of the Minister of State-
Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-1/MBU/03/2023 Owned Enterprises of the Republic of Indonesia Number PER-1/
Tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial MBU/03/2023 concerning Special Assignments and Social and
dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, implementasi TJSL Environmental Responsibility Programs of State-Owned Enterprises,
dilaksanakan berdasarkan pilar utama: the implementation of TJSL is carried out based on the main pillars:
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 221
Page 222
Kinerja Sosial
Social Performance
1. Sosial, untuk tercapainya pemenuhan hak dasar manusia 1. Social, to achieve the fulfillment of basic human rights that are
yang berkualitas secara adil dan setara untuk meningkatkan of quality in a fair and equal manner to improve welfare for the
kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. entire community.
2. Lingkungan, untuk pengelolaan sumber daya alam dan 2. Environment, for the management of natural resources and
lingkungan yang berkelanjutan sebagai penyangga seluruh the environment that are sustainable as a support for all life.
kehidupan.
3. Ekonomi, untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi berkualitas 3. Economy, to achieve quality economic growth through
melalui keberlanjutan peluang kerja dan usaha, inovasi, industri, sustainable employment and business opportunities, innovation,
inklusif, infrastruktur memadai, energi bersih yang terjangkau industry, inclusive, adequate infrastructure, affordable clean
dan didukung kemitraan. energy and supported by partnerships.
4. Hukum dan Tata Kelola, untuk terwujudnya kepastian hukum 4. Law and Governance, to realize legal certainty and effective,
dan tata kelola yang efektif, transparan, akuntabel dan partisipatif transparent, accountable and participatory governance to create
untuk menciptakan stabilitas keamanan dan mencapai negara security stability and achieve a country based on law.
berdasarkan hukum.
Untuk mendukung pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial To support the implementation of the Social and Environmental
dan Lingkungan (TJSL/CSR) secara efektif, Perseroan secara Responsibility (TJSL/CSR) program effectively, the Company actively
aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat setempat. Dengan communicates with the local community. With this approach, ADHI
pendekatan ini, ADHI dapat memperoleh informasi dan data yang can obtain accurate information and data regarding community
akurat mengenai kebutuhan masyarakat, serta mencari solusi atas needs, as well as find solutions to obstacles that may arise in the
hambatan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan program implementation of the CSR program. This community involvement
CSR. Upaya keterlibatan masyarakat ini sejalan dengan prinsip effort is in line with ADHI’s principles in implementing TJSL/CSR
ADHI dalam melaksanakan kegiatan TJSL/CSR, yaitu ADHI Peduli. activities, namely ADHI Peduli. [OJK F.23]
[OJK F.23]
Per 31 Desember 2024, ADHI mengeluarkan biaya TJSL/CSR As of December 31, 2024, ADHI incurred TJSL/CSR costs of
sebesar Rp2.196.170.279, turun dibandingkan tahun 2023 yang IDR2,196,170,279, down compared to 2023 which reached
mencapai Rp2.205.801.500. Penurunan dipengaruhi oleh nilai IDR2,205,801,500. The decrease was influenced by the value of
program yang dilaksanakan lebih sedikit apabila dibandingkan the program implemented being less when compared to the previous
dengan tahun sebelumnya. Dana tersebut disalurkan melalui empat year. The funds are distributed through the following four pillars:
pilar sebagai berikut: [GRI 203-1, 203-2, 413-1][OJK F.3] [GRI 203-1, 203-2, 413-1][OJK F.3]
Tabel Realisasi Program TJSL Tahun 2022-2024 (Rp juta)
Table of TJSL Program Realization in 2022-2024 (Rp million)
Pilar TPB
2022 2023 2024
SDGs Pillar
Pilar Pembangunan Sosial
795.685.152 1.323.909.000 1.131.561.500
Pillars of Social Development
Pilar Pembangunan Ekonomi
390.195.135 351.892.500 403.051.712
Pillars of Economic Development
Pilar Pembangunan Lingkungan
407.895.923 530.000.000 648.397.067
Pillars of Environmental Development
Pilar Pembangunan Hukum & Tata Kelola
- - 13.160.000
Pillars of Legal & Governance Development
Jumlah
1.593.776.210 2.205.801.500 2.196.170.279
Total
Selanjutnya, Perseroan telah memetakan implementasi program Furthermore, the Company has mapped the implementation
TJSL/CSR tahun 2024 dalam mendukung Tujuan Pembangunan of the 2024 TJSL/CSR program in supporting the Sustainable
Berkelanjutan (TPB). Berdasarkan pemetaan tersebut, ADHI telah Development Goals (SDGs). Based on the mapping, ADHI has
mendukung 10 dari 17 TPB, sebagaimana tabel berikut: [GRI 203-1, supported 10 of the 17 SDGs, as shown in the following table: [GRI
203-2] [OJK F.23, F.25] 203-1, 203-2] [OJK F.23, F.25]
222 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 223
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Program TJSL/CSR dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2024
Table of TJSL/CSR Programs and Support for SDGs in 2024
Pilar dan Kesesuaian
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Realisasi Anggaran
Description Pillars and Compliance Activities Description Budget Realization
with SDGs
Pilar Sosial
1.131.561.500
Social Pillar
Indikator TPB 1.1, di mana Sembako diberikan ke
Bantuan Kebutuhan Pokok untuk masyarakat yang hidup dengan penghasilan di bawah
masyarakat fakir miskin Ke-1 Tanpa Kemiskinan garis kemiskinan
49.999.500
Basic Needs Assistance for the #1 No Poverty
Poor SDG Indicator 1.1, where staple foods are provided to
people living below the poverty line
Indikator TPB 4.4, di mana ADHI berkontribusi terhadap
peningkatan kemampuan mahasiswa dalam hal teknis
Ke-4 Pendidikan industri konstruksi
Adhi Cheerful Berkualitas 262.262.000
#4 Quality Educationr SDG Indicator 4.4, which ADHI contributes to improving
students' skills in terms of construction industry
techniques
Indikator TPB 2.1.1, di mana melalui program ini ADHI
meningkatkan ketersediaan bahan pangan melalui
penjualan sembako dengan harga murah
Ke-2 Tanpa Kelaparan
Safari Ramadhan 44.550.000
#2 No Hunger
SDG Indicator 2.1.1, which through this program ADHI
increases the availability of staple foods by selling staple
foods at low prices
Indikator TPB 2.1.1, di mana melalui program ini ADHI
meningkatkan ketersediaan bahan pangan melalui
pemberian sembako gratis
Bingkisan Ramadhan Ke-2 Tanpa Kelaparan
63.500.000
Ramadan Packages #2 No Hunger
SDG Indicator 2.1.1, which through this program ADHI
increases the availability of staple foods by providing free
staple foods
Indikator TPB 2.1.1, di mana melalui program ini ADHI
meningkatkan ketersediaan bahan pangan melalui
pemberian sembako gratis
Sembako ADHI-BAKKO Ke-2 Tanpa Kelaparan
85.340.000
ADHI-BAKKO Basic Necessities #2 No Hunger
SDG Indicator 2.1.1, which through this program ADHI
increases the availability of staple foods by providing free
staple foods
Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui program ini ADHI
Bantuan Sarpras MI An Nur Bunar Ke-4 Pendidikan meningkatkan fasilitas pendidikan
MI An Nur Bunar Infrastructure Berkualitas 50.000.000
Donation #4 Quality Education SDG Indicator 4.a.1, which through this program ADHI
improves educational facilities
Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui program ini ADHI
Bantuan Sarpras MTS An Nur
Ke-4 Pendidikan meningkatkan fasilitas pendidikan
Bunar
Berkualitas 50.000.000
MTS An Nur Bunar Infrastructure
#4 Quality Education SDG Indicator 4.a.1, which through this program ADHI
Donation
improves educational facilities
Indikator 3.3.1, di mana melalui program ini ADHI
menyediakan fasilitas khitanan tanpa dipungut biaya, dan
ADHI dapat memastikan bahwa proses dilaksanakan
Ke-3 Kehidupan Sehat dengan higienis sehingga mengurangi risiko adanya
Khitanan Massal Yayasan Makarti
dan Sejahtera penyakit menular atau infeksi
Mass Circumcision by Makarti 100.000.000
#3 Healthy and
Foundation
Prosperous Life Indicator 3.3.1, which through this program ADHI provides
circumcision facilities free of charge, and ADHI can ensure
that the process is carried out hygienically so as to reduce
the risk of infectious diseases or infections
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 223
Page 224
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Program TJSL/CSR dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2024
Table of TJSL/CSR Programs and Support for SDGs in 2024
Pilar dan Kesesuaian
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Realisasi Anggaran
Description Pillars and Compliance Activities Description Budget Realization
with SDGs
Indikator TPB 2.1.1, di mana melalui program ini ADHI
meningkatkan ketersediaan bahan pangan melalui
pemberian sembako gratis
Kurban ADHI-BAKKO Ke-2 Tanpa Kelaparan
42.050.000
ADHI-BAKKO Sacrifice #2 No Hunger
SDG Indicator 2.1.1, which through this program ADHI
increases the availability of food supplies by providing free
basic necessities
Indikator 1.5.1: Melalui bantuan kepada korban kebakaran,
ADHI membantu mengurangi kerentanan masyarakat
terhadap kejadian ekstrem, termasuk bencana, dengan
memberikan dukungan langsung untuk pemulihan kondisi
Bantuan Korban Kebakaran
Ke-1 Tanpa Kemiskinan sosial dan ekonomi pasca-kebakaran.
Manggarai 9.875.000
#1 No Poverty
Manggarai Fire Victim Donation
Indicator 1.5.1: Through assistance to fire victims, ADHI
helps reduce the vulnerability of communities to extreme
events, including disasters, by providing direct support for
post-fire social and economic recovery.
Renovasi Rumah Santri Al Hafizh Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui program ini ADHI
Bogor Ke-4 Pendidikan meningkatkan fasilitas pendidikan
Al Hafizh Bogor Santri House Berkualitas 10.000.000
Renovation #4 Quality Education SDG Indicator 4.a.1, which through this program ADHI
improves educational facilities
Indikator 1.3.1 (a), di mana melalui program ini ADHI
Bantuan Tenda/Tratakan , Kursi dan
membantu fasilitas Sarana prasarana desa
Traktor Ke-1 Tanpa Kemiskinan
98.000.000
Tent/Tratakan, Chair and Tractor #1 No Poverty
Indicator 1.3.1 (a), which through this program ADHI helps
Donation
village infrastructure facilities
Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui program ini ADHI
Ke-4 Pendidikan meningkatkan fasilitas pendidikan
Kolaborasi Pendidikan IKN Karya
Berkualitas 50.000.000
IKN Karya Education Collaboration
#4 Quality Education SDG Indicator 4.a.1, which through this program ADHI
improves educational facilities
Indikator TPB 3.3.1, di mana melalui program ini ADHI
mendukung program pemerintah, bersama-sama
meningkatkan kesadaran serta menciptakan lingkungan
kerja yang setara, menyinergikan dan mengkoordinasikan
program penanggulangan TB-HIV di tempat kerja, untuk
preventif dan mendorong perbaikan dalam melindungi
pekerja dari infeksi TB-HIV serta memastikan pekerja
Ke-3 Kehidupan Sehat
dapat mengakses layanan kesehatan yang baik.
Kampanye TB-HIV ADHI dan Sejahtera
24.985.000
ADHI TB-HIV Campaign #3 Healthy and
SDG Indicator 3.3.1, where through this program ADHI
Prosperous Life
supports government programs, together raising
awareness and creating an equal working environment,
synergizing and coordinating TB-HIV control programs
in the workplace, for prevention and encouraging
improvements in protecting workers from TB-HIV
infection and ensuring workers can access good health
services.
Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui program ini ADHI
meningkatkan fasilitas pendidikan
Ke-4 Pendidikan
Likupang Tana Lino Lestari III/Ata
Berkualitas 50.000.000
Modo SDG Indicator 4.a.1, which through this program ADHI
#4 Quality Education
improves educational facilities
Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui program ini ADHI
Ke-4 Pendidikan meningkatkan fasilitas pendidikan
Pengukuran Dampak SROI
Berkualitas 111.000.000
SROI Impact Measurement
#4 Quality Education SDG Indicator 4.a.1, which through this program ADHI
improves educational facilities
224 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 225
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Program TJSL/CSR dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2024
Table of TJSL/CSR Programs and Support for SDGs in 2024
Pilar dan Kesesuaian
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Realisasi Anggaran
Description Pillars and Compliance Activities Description Budget Realization
with SDGs
Indikator 1.5.1: Melalui bantuan kepada korban bencana
alam, ADHI berperan dalam mendukung ketahanan
komunitas yang terdampak, meminimalkan risiko dan
dampak ekonomi akibat bencana, serta memastikan
bantuan langsung diterima oleh masyarakat terdampak.
Bantuan Korban Bencana Alam Ke-1 Tanpa Kemiskinan
20.000.000
Natural Disaster Victim Donation #1 No Poverty
Indicator 1.5.1: Through assistance to victims of natural
disasters, ADHI plays a role in supporting the resilience of
affected communities, minimizing the risks and economic
impacts of disasters, and ensuring direct assistance is
received by affected communities.
Indikator 1.5.1: Melalui bantuan kepada korban kebakaran,
ADHI membantu mengurangi kerentanan masyarakat
terhadap kejadian ekstrem, termasuk bencana, dengan
memberikan dukungan langsung untuk pemulihan kondisi
Bantuan Kebakaran Kemayoran Ke-1 Tanpa Kemiskinan sosial dan ekonomi pasca-kebakaran.
10.000.000
Kemayoran Fire Donation #1 No Poverty
Indicator 1.5.1: Through assistance to victims of fires, ADHI
helps reduce the vulnerability of communities to extreme
events, including disasters, by providing direct support for
post-fire social and economic recovery.
Pilar Ekonomi
403.051.712
Economy Pillars
Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui program ini ADHI
berusaha untuk meningkatkan pendapatan Mitra Binaan
ADHI melalui rangkaian kegiatan Herb Euphoria Fest, dan
Ke-8 Pekerjaan Layak
salah satu bagian dari rangkaian kegiatan tersebut adalah
dan Pertumbuhan
bazar UMKM.
Bazaar UMKM Herb Euphoria Fest Ekonomi 68.079.612
#8 Decent Work and
SDG Indicator 8.1.1 (a), which through this program ADHI
Economic Growth
strives to increase the income of ADHI Fostered Partners
through a series of Herb Euphoria Fest activities, and one
part of the series of activities is the UMKM bazaar.
Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui program ini ADHI
Ke-10 Berkurangnya meningkatkan fasilitas pendidikan
Sertifikasi Mandor
Kesenjangan 19.067.200
Foreman Certification
#10 Reducing Inequality SDG Indicator 4.a.1, which through this program ADHI
improves educational facilities
Indikator 10.2.1: Melalui distribusi bantuan sembako,
ADHI membantu mengurangi kesenjangan sosial
dengan memastikan masyarakat yang membutuhkan
mendapatkan akses ke kebutuhan dasar, terutama di
Ke-10 Berkurangnya
Bantuan Nataru 2024 masa perayaan hari besar.
Kesenjangan 30.000.000
Nataru Donation in 2024
#10 Reducing Inequality
Indicator 10.2.1: Through the distribution of basic food
donation, ADHI helps reduce social disparities by ensuring
that people in need have access to basic needs, especially
during big celebrations.
Indikator 8.4.1: Melalui program vending machine plastik,
ADHI mendukung praktik ekonomi sirkular dengan
mendorong pengumpulan dan daur ulang plastik menjadi
produk yang memiliki nilai tambah seperti tas, sehingga
Ke-8 Pekerjaan Layak turut meningkatkan keberlanjutan lingkungan dan
dan Pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Vending Machine Plastik
Ekonomi 127.000.000
Plastic Vending Machine
#8 Decent Work and Indicator 8.4.1: Through the plastic vending machine
Economic Growth program, ADHI supports circular economic practices by
encouraging the collection and recycling of plastic into
products that have added value such as bags, thereby
increasing environmental and community economic
sustainability.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 225
Page 226
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Program TJSL/CSR dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2024
Table of TJSL/CSR Programs and Support for SDGs in 2024
Pilar dan Kesesuaian
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Realisasi Anggaran
Description Pillars and Compliance Activities Description Budget Realization
with SDGs
Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui program ini ADHI
berusaha untuk meningkatkan pendapatan Mitra Binaan
ADHI melalui rangkaian kegiatan Herb Euphoria Fest, dan
Ke-8 Pekerjaan Layak
Pembinaan UMKM Mitra Binaan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan tersebut adalah
dan Pertumbuhan
Klaten & Boyolali bazar UMKM.
Ekonomi 83.904.900
Coaching of Klaten & Boyolali
#8 Decent Work and
Fostered MSME Partners SDG Indicator 8.1.1 (a), which through this program ADHI
Economic Growth
strives to increase the income of ADHI Fostered Partners
through a series of Herb Euphoria Fest activities, and one
part of the series of activities is the UMKM bazaar.
Indikator 8.9.1: Melalui pembangunan Rumah Apung untuk
ekowisata mangrove, ADHI mendukung sektor pariwisata
Ke-8 Pekerjaan Layak berkelanjutan yang menciptakan lapangan kerja dan
dan Pertumbuhan mempromosikan budaya serta produk lokal.
Bantuan Rumah Apung ADHI
Ekonomi 75.000.000
ADHI Floating House Donation
#8 Decent Work and Indicator 8.9.1: Through the construction of Floating
Economic Growth Houses for mangrove ecotourism, ADHI supports a
sustainable tourism sector that creates jobs and promotes
local culture and products.
Pilar Lingkungan
648.397.067
Environmental Pillars
Indikator TPB 11.6.1 (b) di mana program ini merupakan
pemberian fasilitas pengelolaan sampah ke desa Pulisan
Ke-11 Kota dan Likupang, sehingga berkontribusi terhadap penanganan
Pemukiman yang sampah di Likupang
Kolaborasi Likupang Tahap II
Berkelanjutan 20.000.000
Likupang Collaboration at Phase II
#11 Sustainable Cities SDG Indicator 11.6.1 (b) where this program is the
and Settlements provision of waste management facilities to Pulisan
Likupang Village, thus contributing to waste management
in Likupang
Indikator TPB 13.2.2, di mana penanaman 6.000
mangrove yang dilakukan ADHI turut berkontribusi
Ke-13 Penanganan
terhadap penyerapan gas rumah kaca
Perubahan Iklim
ADHI GREEN 90.000.000
#13 Climate Change
SDG Indicator 13.2.2, where the planting of 6,000
Management
mangroves carried out by ADHI also contributes to the
absorption of greenhouse gases
Indikator TPB 11.2.1 (a), di mana melalui penyediaan bus
mudik meningkatkan akses publik atas transportasi
Ke-11 Kota dan yang mereka bisa gunakan, khususnya untuk pulang ke
Pemukiman yang kampung halaman mereka
Mudik Bersama
Berkelanjutan 116.644.067
Together Homecoming
#11 Sustainable Cities SDG Indicator 11.2.1 (a), where through the provision of
and Settlements homecoming buses, public access to transportation that
they can use is increased, especially to return to their
hometowns
Indikator TPB 14.2.1 (a), di mana melalui program ini ADHI
berkolaborasi bersama PTPNM dan Brantas Abipraya,
untuk mengelola keseimbangan ekosistem laut daerah
perairan Indonesia, khususnya WPP 716: Laut Sulawesi
Kolaborasi Terumbu Karang ADHI-
dan Sebelah Utara Pulau Halmahera
PNM-Abipraya Ke-14 Ekosistem Lautan
40.000.000
ADHI-PNM-Abipraya Coral Reef #14 Marine Ecosystems
SDG Indicator 14.2.1 (a), where through this program
Collaboration
ADHI collaborates with PTPNM and Brantas Abipraya,
to manage the balance of the marine ecosystem in
Indonesian waters, especially WPP 716: Sulawesi Sea and
North Halmahera Island
Indikator 6.2.1, di mana melalui program ini ADHI
Pembangunan Sarana Air Bersih Ke-6 Air Bersih dan membantu meningkatkan ketersediaan fasilitas MCK di
Desa Jrakah, Boyolali Sanitasi Layak Desa Jrakah
85.000.000
Construction of Clean Water #6 Clean Water and
Facilities in Jrakah Village, Boyolali Adequate Sanitation Indicator 6.2.1, which through this program ADHI helps
improve the availability of MCK facilities in Jrakah Village
226 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 227
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Tabel Program TJSL/CSR dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2024
Table of TJSL/CSR Programs and Support for SDGs in 2024
Pilar dan Kesesuaian
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Realisasi Anggaran
Description Pillars and Compliance Activities Description Budget Realization
with SDGs
Indikator 6.1.1, di mana melalui program ini ADHI
membantu meningkatkan ketersediaan air bersih melalui
Pembangunan Sumur Desa Ke-6 Air Bersih dan
penyediaan sumur air di Desa Jipangan
Ketitang, Boyolali Sanitasi Layak
85.000.000
Construction of Wells in Ketitang #6 Clean Water and
Indicator 6.1.1, which through this program ADHI helps
Village, Boyolali Adequate Sanitation
improve the availability of clean water by providing water
wells in Jrakah Village Jipangan
Indikator 6.3.1 (a), di mana melalui program ini ADHI
Ke-11 Kota dan
Pembangunan Talud Desa membantu memperbaiki fasilitas pembuangan air di Desa
Pemukiman yang
Jipangan, Boyolali Jipangan
Berkelanjutan 80.753.000
Construction of Talud in Jipangan
#11 Sustainable Cities
Village, Boyolali Indicator 6.3.1 (a), which through this program ADHI helps
and Settlements
improve water disposal facilities in Jipangan Village
Indikator 12.2.1: Melalui program Urban Farming, ADHI
mendukung pengelolaan sumber daya alam yang
berkelanjutan dengan meningkatkan praktik pertanian
ramah lingkungan di area perkotaan dan pemanfaatan
lahan kosong. Program ini juga membantu meningkatkan
Ke-12 Konsumsi
ketahanan pangan komunitas lokal dengan hasil
dan Produksi yang
pertanian yang dapat diakses langsung oleh masyarakat
Urban Farming Pasar Minggu Bertanggung Jawab
10.000.000
Pasar Minggu Urban Farming #12 Responsible
Indicator 12.2.1: Through the Urban Farming program,
Consumption and
ADHI supports sustainable natural resource management
Production
by improving environmentally friendly agricultural
practices in urban areas and utilizing vacant land. This
program also helps improve local community food
security with agricultural products that can be directly
accessed by the community
Indikator 11.3.2: Melalui bantuan fasilitas publik seperti
tenda dan kursi, ADHI berkontribusi dalam meningkatkan
akses dan kenyamanan masyarakat dalam kegiatan sosial
dan kemasyarakatan. Fasilitas ini mendukung terciptanya
Ke-11 Kota dan lingkungan pemukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan
Bantuan Tenda & Kursi RT 2
Pemukiman yang berkelanjutan.
Kramat Jati
Berkelanjutan 13.000.000
Donation for Tents & Chairs for RT
#11 Sustainable Cities Indicator 11.3.2: Through the assistance of public facilities
2 Kramat Jati
and Settlements such as tents and chairs, ADHI contributes to improving
community access and comfort in social and community
activities. These facilities support the creation of an
inclusive, safe, resilient, and sustainable residential
environment.
Indikator 11.3.2: Melalui bantuan fasilitas publik seperti
tenda dan kursi, ADHI berkontribusi dalam meningkatkan
akses dan kenyamanan masyarakat dalam kegiatan sosial
dan kemasyarakatan. Fasilitas ini mendukung terciptanya
Bantuan Tenda & Kursi RT 9
Ke-11 Kota dan lingkungan pemukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan
Kramat Jati
Pemukiman yang berkelanjutan.
Donation for Tents & Chairs for RT
Berkelanjutan 13.000.000
9 Kramat Jati
#11 Sustainable Cities Indicator 11.3.2: Through the assistance of public facilities
and Settlements such as tents and chairs, ADHI contributes to improving
community access and comfort in social and community
activities. These facilities support the creation of an
inclusive, safe, resilient, and sustainable residential
environment.
Indikator 11.6.1: Melalui bantuan fasilitas kebersihan, ADHI
berkontribusi dalam pengelolaan limbah yang lebih baik
Ke-11 Kota dan dan meningkatkan akses terhadap lingkungan yang bersih
Kolaborasi TJSL BUMN Karya
Pemukiman yang dan sehat di kawasan pemukiman.
Natakota
Berkelanjutan 25.000.000
Collaboration of TJSL BUMN Karya
#11 Sustainable Cities Indicator 11.6.1: Through the assistance of sanitation
Natakota
and Settlements facilities, ADHI contributes to better waste management
and increasing access to a clean and healthy environment
in residential areas.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 227
Page 228
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Program TJSL/CSR dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2024
Table of TJSL/CSR Programs and Support for SDGs in 2024
Pilar dan Kesesuaian
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Realisasi Anggaran
Description Pillars and Compliance Activities Description Budget Realization
with SDGs
Ke-11 Kota dan Indikator 1.3.1 (a), di mana melalui program ini ADHI
Pemukiman yang membantu fasilitas Sarana prasarana desa
Renovasi At Taqwa
Berkelanjutan 5.000.000
Renovation of At Taqwa
#11 Sustainable Cities Indicator 1.3.1 (a), which through this program ADHI assists
and Settlements village infrastructure facilities
Ke-11 Kota dan Indikator 1.3.1 (a), di mana melalui program ini ADHI
Pemukiman yang membantu fasilitas Sarana prasarana desa
Bantuan Musholla Baiturrahman
Berkelanjutan 50.000.000
Donation for Baiturrahman Mosque
#11 Sustainable Cities Indicator 1.3.1 (a), which through this program ADHI assists
and Settlements village infrastructure facilities
Ke-11 Kota dan Indikator 1.3.1 (a), di mana melalui program ini ADHI
Pemukiman yang membantu fasilitas Sarana prasarana desa
Bantuan Musholla Al-Hikmah
Berkelanjutan 5.000.000
Donation for Al-Hikmah Mosque
#11 Sustainable Cities Indicator 1.3.1 (a), which through this program ADHI assists
and Settlements village infrastructure facilities
Indikator 13.1.1: Melalui bantuan untuk penanganan
banjir rob di Karawang, ADHI membantu meningkatkan
ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim
Ke-13 Penanganan serta mendukung langkah-langkah adaptasi terhadap
Bantuan Banjir Rob Karawang Perubahan Iklim bencana yang terkait dengan iklim.
10.000.000
Donation for Karawang Rob Flood #13 Climate Change
Management Indicator 13.1.1: Through assistance for handling tidal
floods in Karawang, ADHI helps increase community
resilience to the impacts of climate change and supports
adaptation measures to climate-related disasters.
Pilar Hukum dan Tata Kelola
13.160.000
Law and Governance Pillars
Indikator 16.7.1: Melalui sosialisasi untuk pramukantor
yang merupakan tenaga outsourcing, ADHI berkontribusi
Ke-16 Perdamaian dalam membangun kelembagaan yang lebih inklusif
Keadilan dan dan transparan, serta memastikan keterlibatan yang
Sosialisasi UUTK Kelembagaan yang partisipatif di tingkat kelembagaan.
13.160.000
Socialization of UUTK Tangguh
#16 Peace Justice and Indicator 16.7.1: Through outreach to office workers who
Resilient Institutions are outsourced workers, ADHI contributes to building
more inclusive and transparent institutions, and ensures
participatory involvement at the institutional level.
Jumlah
2.196.170.279
Total
REALISASI PROGRAM TJSL/CSR TAHUN REALIZATION OF TJSL/CSR PROGRAM IN
2024 2024
Untuk memastikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan To ensure that the Social and Environmental Responsibility (TJSL)
(TJSL) yang terintegrasi, terarah, dan memiliki dampak terukur, ADHI program is integrated, targeted, and has a measurable impact, ADHI
secara selektif menyusun serta mengkurasi setiap kegiatan TJSL selectively compiles and curates every TJSL activity implemented.
yang dilaksanakan. Langkah ini dilakukan guna menjamin realisasi This step is taken to ensure the realization of programs that provide
program yang memberikan dampak maksimal dan tepat sasaran. maximum impact and are right on target.
Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN, ADHI memfokuskan In accordance with the Regulation of the Minister of SOEs, ADHI
kegiatan TJSL pada tiga bidang utama, yaitu Pendidikan, Lingkungan, focuses TJSL activities on three main areas, namely Education,
dan UMKM. Di luar ketiga bidang tersebut, ADHI juga tetap Environment, and MSMEs. Outside of these three areas, ADHI also
menjalankan program lain yang dikategorikan dalam fokus Sosial. continues to run other programs that are categorized as Social focus.
Salah satu contoh program di Bidang Lingkungan adalah Kolaborasi One example of a program in the Environmental Sector is the
Pelestarian Terumbu Karang ADHI-PNM-Abipraya, yang bertujuan ADHI-PNM-Abipraya Coral Reef Conservation Collaboration,
untuk meningkatkan kondisi ekosistem terumbu karang di Desa which aims to improve the condition of the coral reef ecosystem
Pulisan, Likupang Timur. Dalam program ini, ADHI bersama mitra in Pulisan Village, East Likupang. In this program, ADHI together
228 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 229
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
kolaborasi menanam 650 bibit terumbu karang guna mendukung with collaboration partners planted 650 coral reef seedlings to
kelestarian lingkungan laut serta mengoptimalkan dampak yang support the sustainability of the marine environment and optimize
dihasilkan. the resulting impact.
Di Bidang Pendidikan, ADHI menjalankan berbagai program, di In the field of education, ADHI runs various programs, including
antaranya bantuan sarana dan prasarana bagi MI & MTS An-Nur assistance for facilities and infrastructure for MI & MTS An-Nur Nurul
Nurul Jannah, yang menaungi 256 siswa dan 27 tenaga pengajar. Jannah, which accommodates 256 students and 27 teachers. The
Kondisi ruang kelas yang kurang layak mendorong ADHI untuk inadequate condition of the classrooms prompted ADHI to provide
memberikan bantuan renovasi serta penyediaan fasilitas pendukung, assistance for renovations and provision of supporting facilities, such
seperti meja, kursi, dan proyektor. as tables, chairs, and projectors.
Selain itu, ADHI juga aktif dalam aksi tanggap darurat bagi In addition, ADHI is also active in emergency response actions for
masyarakat terdampak bencana, termasuk bantuan bagi korban communities affected by disasters, including assistance for flood
banjir di Karawang serta korban kebakaran di Manggarai dan victims in Karawang and fire victims in Manggarai and Kemayoran,
Kemayoran, Jakarta. Jakarta.
Tak hanya merealisasikan program TJSL, ADHI juga melakukan In addition to realizing the TJSL program, ADHI also measures the
pengukuran dampak terhadap beberapa kegiatan melalui metode impact of several activities through the Social Return on Investment
Social Return on Investment (SROI). Evaluasi ini digunakan sebagai (SROI) method. This evaluation is used as a measuring tool for the
alat ukur efektivitas program TJSL dengan hasil sebagai berikut: effectiveness of the TJSL program with the following results:
• Pengadaan Air Bersih di Desa Jrakah – SROI: 4,79 • Clean Water Provision in Jrakah Village – SROI: 4.79
• Penyediaan Sarana & Prasarana MI & MTS An-Nur Banten – • Provision of Facilities & Infrastructure for MI & MTS An-Nur
SROI: 3,16 Banten – SROI: 3.16
• Program Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi – SROI: 3,13 • Construction Workforce Certification Program – SROI: 3.13
• Kolaborasi Tana Lino Lestari III/Ata Modo – SROI: 3,02 • Collaboration of Tana Lino Lestari III/Ata Modo – SROI: 3.02
Melalui pendekatan ini, ADHI berkomitmen untuk terus meningkatkan Through this approach, ADHI is committed to continuously improving
efektivitas dan keberlanjutan program TJSL demi memberikan the effectiveness and sustainability of the TJSL program in order to
manfaat yang optimal bagi masyarakat dan lingkungan. provide optimal benefits for the community and the environment.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 229
Page 230
Kinerja Sosial
Social Performance
MANFAAT NYATA PROGAM TJSL BAGI MASYRAKAT
Pengadaan Air Bersih di Desa Jrakah, Boyolali, Jawa Tengah
Program Sarana Air Bersih Desa Jrakah yang dilaksanakan ADHI berhasil mencapai dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan
masyarakat yang bersinggungan dengan pemenuhan kebutuhan air bersih. Berdasarkan hasil perhitungan Social Return on Investment (SRoI),
program ini menghasilkan nilai rasio SRoI sebesar 4,79 yang menunjukkan bahwa setiap Rp1 yang diinvestasikan menghasilkan manfaat sosial,
ekonomi, dan lingkungan senilai Rp4,79.
Stakeholder dalam Program Sarana Air Bersih Desa Jrakah mencakup masyarakat Dukuh Sepi dan Kajor, Desa Jrakah; Kelompok Tani Sido Maju
(Dukuh Sepi) dan Kelompok Tani Maju Rahayu (Dukuh Kajor); Masyarakat Dukuh Sumber dan Bakalan, Desa Klakah; Pemerintah Desa Jrakah; toko
material; dan ADHI. Masyarakat Desa Jrakah dan sekitarnya merasakan peningkatan kesejahteraan melalui akses air bersih yang lebih mudah,
efisiensi waktu, dan produktivitas pertanian. Pemerintah desa memperoleh efisiensi anggaran dalam pengelolaan sarana air bersih, sementara toko
material lokal mengalami peningkatan pendapatan dan reputasi dari keterlibatan mereka dalam penyediaanmaterial untuk Program “Pengadaaan Air
Bersih Desa Jrakah”.
Secara lebih rinci, manfaat Program Sarana Air Bersih Desa Jrakah dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Manfaat ekonomi (95,39%), termasuk efisiensi anggaran desa untuk program pipanisasi; penghematan biaya pipanisasi masyarakat, baik secara
mandiri maupun swadaya; peningkatan produktivitas hasil pertanian; dan peningkatan penjualan material untuk pipanisasi.
2. Manfaat sosial (4,35%), seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui tercukupinya kebutuhan air bersih dan peningkatan kohesivitas
masyarakat melalui gotong royong dalam merawat fasilitas air bersih.
3. Manfaat lingkungan (0,27%) berupa peningkatan kesuburan tanah akibat irigasi yang lebih baik.
Outcome Program “Pengadaaan Air Bersih Desa Jrakah” sesuai dengan tujuan utamanya yaitu memastikan tersedianya sarana air bersih yang
berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan domestik dan produktivitas pertanian. Program ini tidak hanya memberikan dampak langsung berupa
kemudahan akses air bersih, tetapi juga menciptakan dampak jangka panjang berupa peningkatan kesejahteraan dan keberlanjutan ekonomi lokal.
Kesuksesan program ini mencerminkan komitmen ADHI dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan melalui TJSL yang
terintegrasi dan berdampak luas.
Penyediaan Sarana & Prasarana MI & MTS An-Nur Banten
Program Sarana & Prasarana MI & MTs An-Nur Banten merupakan program sarana dan prasarana yang dilakukan oleh ADHI dengan aktivitas
utama berupa perbaikan ruang kelas dan lapangan serta pengadaan alat-alat penunjang untuk kegiatan belajar-mengajar. Hal yang dilakukan untuk
mengetahui kemajuan program adalah dengan melakukan studi Social Return of Investment. Tipe SRoI yang digunakan adalah SRoI evaluatif dengan
pelaksanaan studi yang dilakukan dari tanggal 3 November – 23 November 2024.
Berdasarkan analisis SRoI evaluatif Program Sarana & Prasarana MI & MTs An-Nur Banten diketahui bahwa nilai outcome terbesar berdasarkan
aspek berada pada aspek Infrastructure & Heritage dengan menghemat biaya yang dikeluarkan MI dan MTs An-Nur untuk memperbaiki dan
melengkapi sarana dan prasarana sekolah sebesar Rp192.550.000. Nilai outcome paling besar berdasarkan pilar yaitu pada pilar ekonomi dengan
perolehan 87,47% atau sama dengan Rp292.550.000 yang memuat efisiensi biaya pengeluaran sekolah MI dan MTs An- Nur untuk perbaikan sarana
dan prasarana, diperolehnya benefit income bagi toko-toko penyedia bahan bangunan dan alat penunjang belajar, dan diperolehnya pendapatan bagi
para pekerja bangunan yang terlibat dalam Program Sarana & Prasarana MI & MTs An-Nur Banten. Kemudian diketahui bahwa kelompok yang paling
banyak memiliki nilai outcome yaitu Organisasi Masyarakat Sipil dengan perolehan Rp209.150.000 yang di dalamnya mencakup MI dan MTs An-Nur,
siswa-siswi MI dan MTs An-Nur, toko bahan bangunan, toko eletronik, dan toko mebel.
Berdasarkan perolehan data di lapangan diketahui bahwa Program Sarana & Prasarana MI & MTs An-Nur Banten yang dilaksanakan ADHI
menciptakan manfaat yang dapat dikategorikan ke dalam manfaat secara ekonomi dan sosial. Hasil nilai SRoi Program Sarana & Prasarana MI & MTs
An-Nur Banten dipengaruhi oleh besaran input yaitu total dana yang diinvestasikan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk senilai Rp100.000.000. Dari
dana tersebut, diperoleh nilai SRoi Program Sarana & Prasarana MI & MTs An-Nur Banten sebesar 3,16.
Angka tersebut memberikan gambaran bahwa investasi yang diberikan oleh Program Sarana & Prasarana MI & MTs An-Nur Banten telah melewati
titik impas, yaitu nilai yang di dapatkan melebihi angka 1. Nilai outcome yang dihasilkan dari pelaksanaan program lebih besar dari nilai investasi yang
diberikan. Hal ini juga berarti bahwa setiap Rp1 yang diinvestasikan oleh perushaan memberikan nilai outcome sebesar Rp3,16. Nilai payback period
sebesar 3,80 yang berarti nilai balik investasi akan didapatkan dalam jangka waktu 3 bulan 24 hari sejak program pertama kali dilaksanakan dengan
asumsi program berjalan sesuai dengan rencana.
230 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 231
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
REAL BENEFITS OF THE TJSL PROGRAM FOR THE COMMUNITY
Clean Water Provision in Jrakah Village, Boyolali, Central Java
The Jrakah Village Clean Water Facility Program implemented by ADHI has succeeded in achieving a significant impact on various aspects of
community life that are related to the fulfillment of clean water needs. Based on the results of the Social Return on Investment (SRoI) calculation, this
program produced an SRoI ratio value of 4.79, indicating that every Rp1 invested produces social, economic, and environmental benefits worth Rp4.79.
Stakeholders in the Jrakah Village Clean Water Facility Program include the communities of Dukuh Sepi and Kajor, Jrakah Village; Sido Maju Farmers
Group (Dukuh Sepi) and Maju Rahayu Farmers Group (Dukuh Kajor); Sumber and Bakalan Hamlets, Klakah Village; Jrakah Village Government;
material shop; and ADHI. The communities of Jrakah Village and its surroundings feel an increase in welfare through easier access to clean water,
time efficiency, and agricultural productivity. The village government gained budget efficiency in the management of clean water facilities, while local
material stores experienced increased income and reputation from their involvement in providing materials for the “Jrakah Village Clean Water
Procurement” Program.
In more detail, the benefits of the Jrakah Village Clean Water Facility Program can be classified as follows:
1. Economic benefits (95.39%), including village budget efficiency for the piping program; savings in community piping costs, both independently
and independently; increased agricultural productivity; and increased sales of materials for piping.
2. Social benefits (4.35%), such as increased community welfare through the fulfillment of clean water needs and increased community cohesion
through mutual cooperation in maintaining clean water facilities.
3. Environmental benefits (0.27%) in the form of increased soil fertility due to better irrigation.
The outcome of the “Jrakah Village Clean Water Procurement” Program is in accordance with its main objective, namely ensuring the availability of
sustainable clean water facilities to support domestic needs and agricultural productivity. This program not only provides a direct impact in the form of
easy access to clean water, but also creates a long-term impact in the form of increased welfare and sustainability of the local economy. The success
of this program reflects ADHI’s commitment to supporting sustainable community development through integrated and broad-based TJSL.
Provision of Facilities & Infrastructure for MI & MTS An-Nur Banten
The MI & MTs An-Nur Banten Facilities & Infrastructure Program is a facilities and infrastructure program carried out by ADHI with the main activities
being the improvement of classrooms and fields and the procurement of supporting tools for teaching and learning activities. The thing that is
done to find out the progress of the program is to conduct a Social Return of Investment study. The type of SRoI used is an evaluative SRoI with the
implementation of the study conducted from November 3 - November 23, 2024.
Based on the evaluative SRoI analysis of the MI & MTs An-Nur Banten Facilities & Infrastructure Program, it is known that the largest outcome value
based on aspects is in the Infrastructure & Heritage aspect by saving costs incurred by MI and MTs An-Nur to repair and complete school facilities
and infrastructure amounting to IDR 192,550,000. The largest outcome value based on the pillar is the economic pillar with an acquisition of 87.47%
or equal to Rp292,550,000 which includes the efficiency of MI and MTs An-Nur school expenditure costs for repairing facilities and infrastructure,
obtaining benefit income for shops providing building materials and learning support tools, and obtaining income for construction workers involved in
the MI & MTs An-Nur Banten Facilities & Infrastructure Program. Then it was found that the group with the most outcome value was the Civil Society
Organization with an acquisition of Rp209,150,000 which included MI and MTs An-Nur, MI and MTs An-Nur students, building materials shops,
electronics shops, and furniture shops.
Based on the data obtained in the field, it is known that the MI & MTs An-Nur Banten Facilities & Infrastructure Program implemented by ADHI created
benefits that can be categorized into economic and social benefits. The SRoi value of the MI & MTs An-Nur Banten Facilities & Infrastructure Program
is influenced by the amount of input, namely the total funds invested by PT Adhi Karya (Persero) Tbk amounting to Rp100,000,000. From these
funds, the SRoi value of the MI & MTs An-Nur Banten Facilities & Infrastructure Program is 3.16.
The figure aboved illustrates that the investment provided by the MI & MTs An-Nur Banten Facilities & Infrastructure Program has passed the
break-even point, namely the value obtained exceeds 1. The outcome value generated from the implementation of the program is greater than the
investment value provided. This also means that every Rp1 invested by the company provides an outcome value of Rp3.16. The payback period value
is 3.80, which means that the return on investment will be obtained within 3 months and 24 days since the program was first implemented, assuming
the program runs according to plan.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 231
Page 232
Kinerja Sosial
Social Performance
Program Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi
Program Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dilakukan ADHI bekerja sama dengan PUPR dengan aktivitas utama berupa tes tertulis dan wawancara.
Dalam pelaksanaannya, 2 mandor dan 7 pekerja lapangan yang bekerja di proyek ADHI melakukan tes tertulis sesuai dengan jenjang masing-masing
melalui website yang telah di sediakan oleh lembaga LSP. Setelah itu, 2 mandor dan 7 pekerja lapangan tersebut melakukan wawancara bersama
assesor sesuai dengan jenjang masing-masing. Kegiatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini dilakukan di PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI),
Jl. Mayor Zen, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dampak
sosial program dengan melakukan Social Return of Investment. Tipe SROI yang digunakan adalah SROI Evaluatif dengan pelaksanaan studi yang
dilakukan dari 27 Oktober – 24 November 2024.
Perhitungan SROI evaluatif Program Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi menghasilkan nilai 3,13 yang berarti investasi yang diberikan oleh ADHI untuk
program ini telah melewati titik impas. Adapun payback period yang diperoleh pada perhitungan yaitu sebesar 3,83 yang berarti nilai balik investasi
akan didapatkan dalam jangka waktu 1 hari sejak program pertama kali dilaksanakan dengan asumsi program berjalan sesuai dengan rencana.
Adapun stakeholder yang terlibat dalam program ini adalah organisasi masyarakat sipil atau civil society organization (organisasi masyarakat sipil)
dengan nilai manfaat Rp37.950.000, private (perusahaan) dengan nilai manfaat Rp21.225.000, dan government (pemerintah) dengan nilai manfaat
Rp18.850.000. Outcome Program Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dapat diklasifikasikan ke dalam pilar sosial dan ekonomi. Nilai manfaat terbesar
ada pada pilar ekonomi dengan nilai total sebesar 88% atau sama dengan Rp69.615.000. Adapun total nilai manfaat pada pilar sosial sebesar 12%
atau sama dengan Rp9.600.000.
Terlepas dari manfaat yang dapat dikuantifikasi dalam bentuk monetasi, terdapat juga manfaat yang tidak dapat dikuantifikasi namun perlu juga
disorot karena merupakan manfaat yang secara langsung dirasakan oleh stakeholder, seperti meningkatnya kompetensi para pekerja kontruksi,
meningkatnya peluang dalam memperoleh kesempatan kerja di masa yang akan datang, meningkatnya relasi tenaga kerja konstruksi serta
Terpenuhinya target tenaga kerja konstruksi yang tersertifikasi sesuai aturan Undang-undang Jasa Kontruksi nomor 2 Tahun 2017 pasal 70.
Construction Workforce Certification Program
The Construction Workforce Certification Program is carried out by ADHI in collaboration with PUPR with the main activities in the form of written
tests and interviews. In its implementation, 2 foremen and 7 field workers working on the ADHI project took written tests according to their respective
levels through the website provided by the LSP institution. After that, the 2 foremen and 7 field workers conducted interviews with assessors according
to their respective levels. This construction workforce certification activity was carried out at PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI), Jl. Mayor Zen,
Sei Selayur Village, Kalidoni District, Palembang City, South Sumatra Province. This was done to determine the social impact of the program by
conducting a Social Return of Investment. The type of SROI used is Evaluative SROI with the implementation of the study conducted from October
27 - November 24, 2024.
The calculation of the evaluative SROI for the Construction Workforce Certification Program produced a value of 3.13, which means that the
investment provided by ADHI for this program has passed the break-even point. The payback period obtained in the calculation is 3.83, which means
that the return on investment will be obtained within 1 day since the program was first implemented, assuming the program runs according to plan.
The stakeholders involved in this program are civil society organizations with a benefit value of Rp37,950,000, private (companies) with a
benefit value of Rp21,225,000, and government with a benefit value of Rp18,850,000. The outcomes of the Construction Workforce Certification
Program can be classified into social and economic pillars. The largest benefit value is in the economic pillar with a total value of 88% or equal to
Rp69,615,000. The total benefit value in the social pillar is 12% or equal to Rp9,600,000.
Apart from the benefits that can be quantified in the form of monetization, there are also benefits that cannot be quantified but also need to be
highlighted because they are benefits that are directly felt by stakeholders, such as increasing the competence of construction workers, increasing
opportunities for obtaining employment opportunities in the future, increasing relations between construction workers and the fulfillment of the target
of certified construction workers according to the provisions of the Construction Services Law Number 2 of 2017 Article 70.
I N V E STA S I I N F R A ST R U K T U R DA N INFRASTRUCTURE INVESTMENT AND
DUKUNGAN LAYANAN [GRI 203-1, 413-1, 413-2] [OJK SERVICE SUPPORT [GRI 203-1, 413-1, 413-2] [OJK F.23, F.25]
F.23, F.25]
Selain pelaksanaan program CSR yang bersifat community In addition to the implementation of the CSR program of community
engagement di atas, ADHI menyadari bahwa operasi Perseroan dapat engagement above, ADHI realizes that the Company’s operations can
memberikan dampak terhadap lingkungan sekitarnya, baik yang have an impact on the surrounding environment, both positive and
positif maupun negatif. Beberapa dampak negatif yang mungkin negative. Some negative impacts that may arise from the Company’s
timbul dari kegiatan operasional Perseroan antara lain peningkatan operational activities include increased dust due to the mobilization
debu akibat mobilisasi kendaraan proyek, kerusakan jalan akses, of project vehicles, damage to access roads, health problems for
gangguan kesehatan bagi warga sekitar, serta pengalihan arus lalu local residents, and diversion of traffic flow to alternative roads. To
lintas ke jalan alternatif. Untuk mengatasi dampak tersebut, ADHI overcome these impacts, ADHI carries out various CSR activities
melaksanakan berbagai kegiatan CSR berupa penyiraman jalan di in the form of watering roads in the project area and community
area proyek dan jalan warga untuk mengurangi debu, pemeriksaan roads to reduce dust, health checks for residents, counseling and
kesehatan bagi warga, penyuluhan serta pemeriksaan kesehatan free health checks. In addition, the Company also repairs community
secara gratis. Selain itu, Perseroan juga melakukan perbaikan akses access roads, installs speed bumps, routinely scrubs access roads,
jalan warga, pemasangan speed bump, scrubbing jalan akses rutin, cleans surrounding gutters, and installs signs related to project work.
pembersihan selokan sekitar, dan pemasangan rambu-rambu terkait
pengerjaan proyek.
232 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 233
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Selain itu, Anak Perusahaan ADHI juga telah melakukan CSR, baik In addition, ADHI’s Subsidiaries have also carried out CSR, both to
untuk mengelola dampak operasi maupun kegiatan yang sifatnya manage the impact of operations and activities that are engagement
engagement dengan komunitas sekitar. Salah satu contoh anak with the surrounding community. One example of an ADHI subsidiary
usaha ADHI yang melaksanakan CSR adalah PT ADHI Persada that implements CSR is PT ADHI Persada Beton (APB) which is
Beton (APB) yang bergerak di bidang manufaktur. Dalam hal ini engaged in manufacturing. In this case, the implementation of CSR is
pelaksanaan CSR menjadi penting baik untuk mengatasi dampak important both to overcome the impact of the company’s operations
operasi perusahaan maupun untuk peningkatan kesejahteraan and to improve the welfare of the surrounding community. Several
komunitas sekitar. Beberapa kegiatan CSR yang dilakukan APB pada CSR activities carried out by APB in 2024 are APB Care which
tahun 2024 adalah APB Care yang mencakup kegiatan bakti sosial includes Safari Ramadhan social service activities, APB Berkurban,
Safari Ramadhan, APB Berkurban, dan Bantuan Dana Pendidikan; and Education Fund Assistance; Grow Green which includes tree
Grow Green yang mencakup kegiatan penanaman pohon dan planting and reforestation activities; and other social activities aimed
penghijauan; serta kegiatan sosial lainnya yang bertujuan untuk at improving the quality of life of the surrounding community such
meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar seperti sosialisasi as HIV socialization, Blood Donation, and orphanage donation.
HIV, Donor Darah, dan santunan yatim piatu.
Di samping itu, mengingat sifat kegiatan APB yang manufaktur maka In addition, considering the nature of APB’s manufacturing activities,
dengan mengedepankan prinsip 3R, beberapa kegiatan CSR mereka by prioritizing the 3R principle, several of their CSR activities are
dilakukan dengan memanfaatkan bahan sisa konstruksi seperti carried out by utilizing construction waste materials such as the use
pemanfaatan Benda Uji Beton untuk taman warga, pemanfaatan of Concrete Test Objects for community parks, the use of dry sludge
dry sludge untuk penimbunan jalan desa, serta pemanfaatan silinder for filling village roads, and the use of cylinders for village facilities.
untuk fasilitas desa.
Sementara itu, sebagai Anak Perusahaan ADHI yang bergerak di Meanwhile, as an ADHI subsidiary engaged in Transit Oriented
bidang Transit Oriented Development, PT Adhi Commuter Properti Development, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) has the
Tbk (ADCP) memiliki tanggung jawab untuk pengembangan dan responsibility for the development and improvement of the welfare
peningkatan kesejahteraan komunitas lingkungan sekitar yang of the surrounding community, one of which is realized through
salah satunya direalisasikan melalui kegiatan CSR. Kegiatan CSR activities. CSR activities carried out by ADCP in 2024 include
CSR yang telah dilakukan ADCP pada tahun 2024 antara lain cleaning river waste, planting trees & landscaping, empowering
pembersihan sampah sungai, penanaman pohon & landscape, MSMEs for the implementation of MSME bazaars, repairing facilities
kegiatan pemberdayaan UMKM untuk pelaksanaan bazar UMKM, such as street lighting, repairing drainage, and street lighting, as
perbaikan fasilitas seperti penerangan jalan, perbaikan saluran well as social activities such as orphanages, mosque donations,
pembuangan, dan penerangan jalan, serta kegiatan sosial seperti and carrying out sacrifices.
santunan anak yatim, sumbangan masjid, dan pelaksanaan kurban.
Adapun Anak Perusahaan ADHI yang bergerak di bidang properti, Meanwhile, ADHI’s subsidiary engaged in the property sector, PT
PT ADHI Persada Properti (APP) melakukan kegiatan CSR dengan ADHI Persada Properti (APP) carries out CSR activities with the aim
tujuan mengelola dampak perusahaan terhadap lingkungan dan juga of managing the company’s impact on the environment and also
bagi masyarakat luas. Salah satu inisiatif utama program TJSL APP on the wider community. One of the main initiatives of APP’s TJSL
adalah upaya pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup. Di sisi program is environmental management and protection efforts.
sosial, APP memiliki berbagai program pemberdayaan masyarakat On the social side, APP has various community empowerment
yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian programs designed to improve the quality of life and economic
ekonomi masyarakat sekitar proyek. Kegiatan yang dilaksanakan independence of the community around the project. The activities
berupa program bersih-bersih dan revitalisasi lingkungan sekitar, carried out were in the form of a clean-up and revitalization program
penghijauan dalam rangka HUT ADHI, pengajian bersama anak for the surrounding environment, reforestation in the framework of
yatim di Kantor Pusat Adhi Persada Properti, serta penyaluran ADHI’s anniversary, joint religious studies with orphans at the Adhi
hewan kurban sapi pada Hari Raya Idul Adha 1445 H. Persada Properti Head Office, and distribution of sacrificial cows
on Eid al-Adha 1445 H.
Sebagai Anak Perusahaan ADHI yang turut berkontribusi dalam As a subsidiary of ADHI that contributes to the construction sector,
sektor konstruksi, PT ADHI Persada Gedung (APG) juga menjalankan PT ADHI Persada Gedung (APG) also runs various CSR programs
berbagai program CSR yang berfokus pada keberlanjutan dan that focus on the sustainability and welfare of the surrounding
kesejahteraan masyarakat sekitar. Inisiatif APG untuk melaksanakan community. APG’s initiative to implement CSR programs shows
program CSR menunjukkan komitmen APG untuk dapat APG’s commitment to improving the quality of life of the community
meningkatkan kualitas hidup masyarakat selaku pemangku as stakeholders of the company and maintaining the sustainability
kepentingan perusahaan serta menjaga keberlanjutan perusahaan of the company and the surrounding environment. The programs
dan lingkungan sekitar. Program-program yang dilaksanakan APG implemented by APG include the APGreen Program which includes
meliputi Program APGreen yang mencakup penanaman mangrove, mangrove planting, coral reef conservation, and beach cleaning
pelestarian terumbu karang, dan kegiatan pembersihan pantai; activities; and APG Berbagi which includes donations to orphans.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 233
Page 234
Kinerja Sosial
Social Performance
serta APG Berbagi yang mencakup santunan kepada yatim piatu.
Selain berbagai kegiatan CSR di atas, ADHI juga secara konsisten In addition to the various CSR activities above, ADHI also consistently
melakukan pembangunan infrastruktur yang mendukung carries out infrastructure development that supports improving
peningkatan layanan berbagai sektor kehidupan masyarakat. Hal itu services in various sectors of community life. This is inseparable from
tidak terlepas dari banyaknya manfaat yang diambil dari ketersediaan the many benefits taken from the availability of this infrastructure.
infrastruktur tersebut. Tersedianya infrastruktur berupa jalan atau The availability of infrastructure in the form of roads or bridges, for
jembatan misalnya, maka masyarakat yang sebelumnya terisolasi example, means that previously isolated communities will have
akan terbuka aksesnya. Sementara itu, ketersediaan sekolah akan open access. Meanwhile, the availability of schools will be able to
mampu meningkatkan kualitas pendidikan, pembangunan layanan improve the quality of education, the development of other health
kesehatan yang lain akan menaikkan derajat kesehatan, sedangkan services will increase the level of health, while the establishment
berdirinya sarana ibadah akan membuat penganut agama tersebut of places of worship will enable adherents of the religion to carry
bisa menunaikan ibadah dengan khusyuk. out their worship devoutly.
Berkaitan dengan program TJSL/CSR di bidang pembangunan In relation to the TJSL/CSR program in the field of infrastructure
infrastruktur, Perseroan banyak menerima proposal atau usulan development, the Company has received many proposals or program
program dari masyarakat, dan ADHI berupaya semaksimal mungkin suggestions from the community, and ADHI has made every effort to
untuk menyerap dan mengakomodasi proposal tersebut. Namun absorb and accommodate these proposals. However, ADHI continues
demikian, ADHI tetap melakukan seleksi agar program-program yang to conduct selection so that the selected programs can provide
terpilih bisa memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. optimal benefits to the community.
Berdasarkan evaluasi ADHI, berbagai infrastruktur yang dibangun Based on ADHI’s evaluation, various infrastructures built during the
selama tahun pelaporan merupakan investasi berharga yang reporting year are valuable investments that provide significant
memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat. Semua program benefits to the community. All of these programs are assistance
tersebut merupakan bantuan dari perusahaan sehingga masyarakat from the company so that the community can use them without
dapat memanfaatkannya tanpa biaya (pro bono). Meskipun ada cost (pro bono). Although there is some assistance that requires
beberapa bantuan yang memerlukan biaya komersial, seperti commercial costs, such as the construction of health facilities, funds
pembangunan fasilitas kesehatan, dana yang dikeluarkan oleh spent by the community do not go into the Company’s cash. Various
masyarakat tidak masuk ke kas Perseroan. Beragam investasi infrastructure investments made by ADHI have proven to bring
infrastruktur yang dilakukan ADHI terbukti membawa perubahan positive changes and progress to the community.
positif dan kemajuan bagi masyarakat.
P E N G H A R G A A N ATA S H A K - H A K RESPECT FOR THE RIGHTS OF INDIGENOUS
MASYARAKAT ADAT PEOPLES
Dalam melaksanakan pembangunan dan pengembangan In carrying out infrastructure development and development,
infrastruktur, ADHI menyadari pentingnya interaksi dan peran ADHI is aware of the importance of interaction and the role of
masyarakat adat setempat, terutama di lokasi proyek. Untuk itu, local indigenous communities, especially at project locations. For
ADHI secara konsisten melaksanakan kegiatan Tanggung Jawab this reason, ADHI consistently carries out Social and Environmental
Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menjangkau masyarakat adat Responsibility (TJSL) activities that reach indigenous communities
di sekitar proyek. Dengan penerapan TJSL, Perseroan berharap around the project. By implementing TJSL, the Company hopes
dapat mengurangi dampak negatif dari operasionalnya terhadap to reduce the negative impacts of its operations on indigenous
masyarakat adat, sekaligus memberikan manfaat positif melalui communities, while providing positive benefits by improving their
peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka melalui welfare and quality of life through various programs implemented.
berbagai program yang dilaksanakan. Kegiatan TJSL ini mencakup TJSL activities include various initiatives, such as providing assistance
berbagai inisiatif, seperti pemberian santunan peningkatan fasilitas, for improving facilities, and other programs that support the lives
dan program lainnya yang mendukung kehidupan masyarakat adat. of indigenous communities.
PENGADUAN MASYARAKAT TERHADAP COMMUNITY COMPLAINTS ON NEGATIVE
DAMPAK NEGATIF YANG DITIMBULKAN IMPACTS CAUSED BY THE COMPANY
PERSEROAN
ADHI berkomitmen menjalankan usaha dengan mematuhi semua ADHI is committed to running its business by complying with
regulasi yang berlaku agar keberadaannya tidak memberikan all applicable regulations so that its existence does not have a
dampak negatif terhadap masyarakat maupun lingkungan. Walau negative impact on the community or the environment. However, the
demikian, Perseroan menyadari bahwa dalam pengerjaan suatu Company is aware that in carrying out a project, it has the potential,
proyek berpotensi, bahkan secara faktual, menimbulkan dampak even in fact, to cause certain impacts. For example, working on a
tertentu. Pengerjaan proyek yang berada atau berdekatan dengan project that is located or close to a road, will disrupt traffic flow, and
jalan misalnya, hal itu akan menyebabkan terganggunya arus lalu even potentially affect other facilities or infrastructure that already
234 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 235
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT lintas, bahkan berpotensi mengenai sarana atau infrastruktur lain exist. [GRI 3-3] yang sudah ada sebelumnya. [GRI 3-3] Berkaitan dengan risiko atas dampak negatif tersebut, sebelum Related to the risk of negative impacts, before carrying out a project, melakukan pengerjaan suatu proyek, ADHI terlebih dulu melakukan ADHI first coordinates with related parties/agencies to obtain koordinasi dengan pihak/instansi terkait untuk mendapat izin. permits. During the project implementation, the Company places Adapun saat pengerjaan proyek, Perseroan menempatkan personel supervisory personnel, installs warning signs, safety fences, and other pengawas, memasang rambu peringatan, pagar pengaman, dan supporting facilities so that the project runs according to plan, while sarana penunjang lain agar proyek berjalan sesuai rencana, sekaligus reducing negative impacts that arise such as the risk of accidents mengurangi dampak negatif yang timbul seperti risiko kecelakaan due to disrupted traffic and so on. Through such mechanisms, the akibat lalu lintas yang terganggu dan sebagainya. Melalui mekanisme Company can minimize the impacts that arise for the community seperti itu, Perseroan bisa meminimalkan dampak yang timbul bagi and the environment [GRI 413-2] masyarakat maupun lingkungan [GRI 413-2] Selaras dengan itu, sebagai bentuk pemenuhan tanggung jawab In line with that, as a form of fulfilling its responsibilities to the terhadap masyarakat maupun pemangku kepentingan yang lain, community and other stakeholders, the Company is also open Perseroan juga membuka diri jika ada keluhan atau dampak negatif to complaints or negative impacts arising from the operation or yang timbul akibat dari operasional maupun pengerjaan proyek implementation of the project by ADHI. For this reason, the Company oleh ADHI. Untuk itu, Perseroan menyediakan saluran pengaduan provides a complaint channel through: [OJK F.24] melalui: [OJK F.24] Unit Kepatuhan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Compliance Unit of PT Adhi Karya (Persero) Tbk Gedung Harmonis Harmonis Building Jl. Raya Pasar Minggu KM.18 Jakarta 12510 – Indonesia Jl. Raya Pasar Minggu KM.18 Jakarta 12510 – Indonesia Telepon : +62 21 797 5312 Telephone : +62 21 797 5312 Faksimile : +62 21 797 5311 Facsimile : +62 21 797 5311 Surel : unit.kepatuhan@adhi.co.id Email : unit.kepatuhan@adhi.co.id Per 31 Desember 2024, ADHI menerima pengaduan masyarakat As of December 31, 2024, ADHI received 2 (two) community sebanyak 2 (dua) pengaduan. Dari pengaduan sebanyak itu, seluruh complaints. Of the complaints, all complaints have been resolved. pengaduan sudah diselesaikan. Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 235
Page 236
DAFTAR PENGUNGKAPAN SESUAI POJK 51/2017 [OJK G.4]
LIST OF DISCLOSURES ACCORDING TO POJK 51/2017 [OJK G.4]
No Indeks Nama Indeks Hal.
Index Number Index Name Page
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1
Explanation of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Sustainability Aspects Performance Highlights
Aspek Ekonomi
B.1
Economic Aspect
Aspek Lingkungan Hidup
B.2
Environmental Aspect
Aspek Sosial
B.3
Social Aspect
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1
Vision, Mission, and Sustainability Values
Alamat Perusahaan
C.2
Company Address
Skala Usaha
C.3
Business Scale
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4
Products, Services, and Business Activities Carried Out
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5
Membership in Associations
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat
C.6 Signifikan
Significant Changes in Issuers and Public Companies
Penjelasan Direksi
Board of Directors' Explanation
Penjelasan Direksi
D.1
Board of Directors' Explanation
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Penanggungjawab Penerapan Keuangan berkelanjutan
E.1
Responsible for implementing sustainable finance
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan
E.2 Berkelanjutan
Competency Development Related to Sustainable Finance
Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan
E.3 berkelanjutan
Risk Assessment of the Implementation of Sustainable Finance
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4
Relationships with Stakeholders
Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan
E.5 berkelanjutan
Issues with the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1
Activities to Build a Culture of Sustainability
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
236 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 237
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
No Indeks Nama Indeks Hal.
Index Number Index Name Page
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio,
Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
F.2
Comparison between Targets and Performance of Production, Portfolio, Financing, or Investment, Income and Profit
and Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target
Pembiayaan, atau Investasi Pada Instrumen Keuangan
F.3 atau Proyek yang Sejalan dengan Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Comparison between Targets and Performance of Portfolio, Financing Targets, or Investments in Financial
Instruments or Projects that are in Line with the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspects
Biaya Lingkungan Hidup
F.4
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspect
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5
Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspects
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6
Amount and Intensity of Energy Used
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan
F.7 Energi Terbarukan
Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
Aspek Air
Water Aspects
Penggunaan Air
F.8
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspects
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau
Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
F.9
Keanekaragaman Hayati
Impact of Near Operational Areas or Located in a Conservation Area or Owned Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspects
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan
F.11 Berdasarkan Jenisnya
Number and Intensity of Emissions Produced Based on Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang
F.12 Dilakukan
Emission Reduction Efforts and Achievements Made
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan
F.13 Jenis
Amount of Waste and Effluent Generated Based on Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14
Waste and Effluent Management Mechanism
Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
F.15
Spills that Occur (If Any)
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 237
Page 238
No Indeks Nama Indeks Hal.
Index Number Index Name Page
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Aspects of Complaints Related to the Environment
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang
Diterima dan Diselesaikan
F.16
Number and Material of Environmental Complaints
Accepted and Completed
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk
Memberikan Layanan Atas Produk dan/atau Jasa yang
F.17 Setara Kepada Konsumen
LJK, Issuer or Public Company commitment to Providing Services for Products and/or Services that Equal
to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspects
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18
Equal Employment Opportunities
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20
Regional minimum wage
Lingkungan Bekerja yang Layak Dan Aman
F.21
Decent and Safe Working Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22
Employee Capacity Training and Development
Aspek Masyarakat
Community Aspects
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
F.23
Impact of Operations on Surrounding Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24
Community Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25
Activities of Social and Environmental Responsibility (TJSL)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan
F.26 berkelanjutan
Sustainable Financial Product/Service Innovation and Development
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan
F.27
Products/Services that have been evaluated for safety for customers
Dampak Produk/Jasa
F.28
Product/Service Impact
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29
Number of Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau
F.30 Jasa Keuangan Berkelanjutan
Customer Satisfaction Survey with Products and/or Sustainable Financial Services
Lain-lain
Others
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika Ada)
G.1
Written Verification from an Independent Party (if any)
Lembar Umpan Balik
G.2
Feedback Sheet
238 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 239
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
No Indeks Nama Indeks Hal.
Index Number Index Name Page
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
G.3
Response to Previous Year's Sustainability Report Feedback
Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik
G.4
List of Disclosures in Accordance with POJK 51/2017 concerning the Implementation of Sustainable
Finance for Financial Services Institutions, Issuers and Public Companies
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 239
Page 240
VERIFIKASI TERTULIS DARI PIHAK INDEPENDEN [OJK G.1] WRITTEN VERIFICATION FROM INDEPENDENT PARTIES [OJK G.1] Laporan Keberlanjutan ini belum diverifikasi oleh Penyedia Jasa This Sustainability Report has not been verified by the Assurance Assurance (Assurance Services Provider). Namun demikian, PT Services Provider. However, PT ADHI KARYA (Persero) Tbk ADHI KARYA (Persero) Tbk menjamin bahwa seluruh informasi yang guarantees that all information disclosed in this report is true, diungkapkan dalam laporan ini adalah benar, akurat, dan faktual. accurate, and factual. 240 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 241
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
LEMBAR UMPAN BALIK [OJK G.2]]
LEMBAR UMPAN BALIK [OJK G.2]
Terima kasih kepada Bapak/Ibu/Saudara yang telah berkenan
membaca Laporan Keberlanjutan PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Tahun 2024. Untuk meningkatkan isi Laporan Keberlanjutan pada
tahun-tahun mendatang, kami berharap Bapak/Ibu/Saudara
bersedia untuk mengisi Lembar Umpan Balik ini dengan melingkari
salah satu jawaban dan mengisi titik-titik yang tersedia. Terima kasih.
1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang
jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan PT Adhi
Karya (Persero) Tbk:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi
yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan
lingkungan PT Adhi Karya (Persero) Tbk:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah
dimengerti dan dipahami:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup
lengkap:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
5. Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan
Keberlanjutan ini sudah bagus?
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
................................................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................................
7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
................................................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................................
8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan Keberlanjutan mendatang?
Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan Keberlanjutan mendatang?
................................................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................................
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 241
Page 242
Identitas Pengirim:
Nama
:
Nama ................................................................................................................................................................................................
Email
:
Email ................................................................................................................................................................................................
HP
:
HP ................................................................................................................................................................................................
Pelanggan
:
Pelanggan
Pegawai/Organisasi Pegawai
Pegawai/Organisasi Pegawai
Pemegang saham
Pemegang saham
Pemerintah, Regulator, Legislatif
Pemerintah, Regulator, Legislatif
Identifikasi menurut kategori pemangku
kepentingan Mitra Kerja
Identifikasi menurut kategori pemangku Working Partner
kepentingan
Media Massa
Mass Media
Masyarakat
Community
Lain-lain (mohon sebutkan):
Other (please specify)
………………………………………………………………………………………………
Mohon lembar umpan balik ini dikirimkan ke:
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. [GRI 2-3]
Sekretaris Perusahaan
South Building
Jl. Raya Pasar Minggu Km 18
Jakarta Selatan 12510
Indonesia
P: +62 21 797 5312
F: +62 21 797 5311
E: adhi@adhi.co.id
www.adhi.co.id
242 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 243
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
TANGGAPAN TERHADAP UMPAN BALIK LAPORAN
TAHUN SEBELUMNYA [OJK G.3]
TANGGAPAN TERHADAP UMPAN BALIK LAPORAN TAHUN SEBELUMNYA
[OJK G.3]
Selama tahun 2024, PT Adhi Karya (Persero) Tbk tidak mendapat During 2024, PT Adhi Karya (Persero) Tbk did not receive any
tanggapan dari para pemangku kepentingan berkaitan dengan responses from stakeholders regarding the 2023 Sustainability
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023. Dengan demikian, dalam Report. Thus, in this report there is no specific information on
laporan ini tidak terdapat informasi secara spesifik tentang tindak the follow-up taken by the Company on the responses from
lanjut yang diambil Perusahaan atas tanggapan dari pemangku stakeholders.
kepentingan.
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 243
Page 244
INDEKS KONTEN GRI STANDARD 2021
CONTENT INDEX OF GRI STANDARD 2021
PT Adhi Karya (Persero) Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten GRI ini untuk
Pernyataan penggunaan periode 1 Januari 2024-31 Desember 2024 sesuai dengan Standard GRI.
Usage statements PT ADHI KARYA (Persero) Tbk. has reported the information stated in this GRI content index for the period 1
January 2024-31 December 2024 in accordance to the GRI Standards
GRI 1: Landasan 2021
GRI 1
GRI 1: Foundation 2021
GRI Sektor Standards GRI G4 Pengungkapan Sektor Konstruksi dan Real Estat 2013
GRI Sector Standards GRI G4 Disclosures of Construction and Real Estate Sector 2013
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirement(S)
Omitted
Detail Organisasi
2-1
Organizational details
Entitas yang tercakup dalam pelaporan
keberlanjutan organisasi
2-2
Entities included in the organization’s
sustainability reporting
Periode pelaporan, frekuensi dan titik kontak
2-3
Reporting period, frequency and contact point
Pernyataan ulang informasi
2-4
Restatements of information
Penjaminan eksternal
2-5
External assurance
Kegiatan, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya
2-6 Activities, value chain and other business
relationships
GRI Pengungkapan Karyawan
2-7
Umum 2021 Employees
GRI General
Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung
Disclosures 2021 2-8
Workers who are not employees
Struktur dan komposisi tata kelola
2-9
Governance structure and composition
Nominasi dan seleksi untuk badan tata kelola
tertinggi
2-10
Nomination and selection of the highest
governance body
Pejabat tata kelola tertinggi
2-11
Chair of the highest governance body
Peran pejabat tata kelola tertinggi dalam
memantau dampak manajemen
2-12
Role of the highest governance body in
overseeing the management of impacts
Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola
2-13 dampak
Delegation of responsibility for managing impacts
244 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 245
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirement(S)
Omitted
Peran badan tata kelola tertinggi dalam
pelaporan keberlanjutan
2-14
Role of the highest governance body in
sustainability reporting
Konflik kepentingan
2-15
Conflicts of interest
Komunikasi keprihatinan kritis
2-16
Communication of critical concerns
Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
2-17 Collective knowledge of the highest governance
body
Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
2-18 Evaluation of the performance of the highest
governance body
Kebijakan Remunerasi
2-19
Remuneration policies
Proses penentuan remunerasi
2-20
Process to determine remuneration
Rasio kompensasi total tahunan
2-21
Annual total compensation ratio
Pernyataan tentang strategi pembangunan
2-22 berkelanjutan
Statement on sustainable development strategy
Komitmen kebijakan
2-23
Policy commitments
Komitmen dalam menanamkan kebijakan
2-24
Embedding policy commitments
Proses untuk memulihkan dampak negatif
2-25
Processes to remediate negative impacts
Mekanisme untuk mencari nasihat dan
menyampaikan kekhawatiran
2-26
Mechanisms for seeking advice and raising
concerns
Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
2-27
Compliance with laws and regulations
Keanggotaan asosiasi
2-28
Membership associations
Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku
2-29 kepentingan
Approach to stakeholder engagement
Perjanjian perundingan kolektif
2-30
Collective bargaining agreements
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 245
Page 246
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirement(S)
Omitted
Proses untuk menentukan topik material
GRI 3: 3-1
Process to determine material topics
Topik Material 2021
Material topics 2021 Daftar topik material
3-2
List of material topics
PENGUNGKAPAN STANDAR KHUSUS
SPECIFIC STANDARD DISCLOSURES
TOPIK EKONOMI
ECONOMIC TOPICS
KINERJA EKONOMI
ECONOMIC PERFORMANCE
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
201-1 didistribusikan
Direct economic value generated and distributed
Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan
program pensiun lainnya
GRI 201: Kinerja 201-2
Financial implications and other risks and
Ekonomi 2016 opportunities due to climate change
GRI 201: Economic
Performance 2016 Kewajiban pada program imbalan pasti dan
program pensiun lainnya
201-3
Defined benefit plan obligations and other
retirement plans
Bantuan finansial dari pemerintah
201-4
Financial assistance received from government
KEBERADAAN PASAR
MARKET PRESENCE
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021
Management of material topics
Material topics 2021
Rasio standar upah karyawan entry-level
berdasarkan jenis kelamin terhadap upah
minimum regional
GRI 202: Keberadaan Ratios of standard entry level wage by gender
Pasar compared to local minimum wage
Market Presence Proporsi manajemen senior yang berasal dari
masyarakat lokal
Proportion of senior management hired from the
local community
DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG
INDIRECT ECONOMIC IMPACTS
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
GRI 203: Dampak 203-1 Infrastructure investments and services
Ekonomi Tidak supported
Langsung
Indirect economic Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
impacts 203-2
Significant indirect economic impacts
PRAKTIK PENGADAAN
PROCUREMENT PRACTICES
246 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 247
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirement(S)
Omitted
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
GRI 204: Praktik
Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
Pengadaan 204-1
Proportion of spending on local suppliers
Procurement Practices
ANTIKORUPSI
ANTI-CORRUPTION
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko
terkait korupsi
205-1
Operations assessed for risks related to
corruption
Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan
GRI 205: Antikorupsi prosedur anti-korupsi
205-2
Anti-Corruption Communication and training about anti-
corruption policies and procedures
Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang
205-3 diambil
Confirmed incidents of corruption and actions
taken
TOPIK LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL TOPIC
MATERIAL
MATERIALS
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
Material yang digunakan berdasarkan berat atau
301-1 volume
Materials used by weight or volume
GRI 301: Material 2016 Material input dari daur ulang yang digunakan
301-2
Materials 2016 Recycled input materials used
Produk reclaimed dan material kemasannya
301-3 Reclaimed products and their packaging
materials
ENERGI
ENERGY
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
Konsumsi energi dalam organisasi
302-1
Energy consumption within the organization
Konsumsi energi di luar organisasi
302-2
Energy consumption outside of the organization
Intensitas energi
302-3
GRI 302: Energi 2016 Energy intensity
Energy 2016
Pengurangan konsumsi energi
302-4
Reduction of energy consumption
Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk
produk dan jasa
302-5
Reductions in energy requirements of products
and services
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 247
Page 248
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirement(S)
Omitted
AIR DAN EFLUEN
WATER AND EFFLUENTS
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
Interaksi dengan air sebagai sumber daya
303-1 bersama
Interactions with water as a shared resource
Manajemen dampak yang berkaitan dengan
303-2 pembuangan air
GRI 303: Air dan
Management of water discharge-related impacts
Efluen 2018
Water And Effluents Pengambilan air
303-3
2018 Water withdrawal
Pembuangan air
303-4
Water discharge
Konsumsi air
303-5
Water consumption
EMISI
EMISSION
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1
Direct (Scope 1) GHG emissions
Emisi Energi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
305-2
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
305-3 Emisi GRK (Scope 3) tidak langsung lainnya
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
Intensitas Emisi GRK
305-4
GRI 305: Emisi 2016 GHG emissions intensity
Emission 2016
Pengurangan emisi GRK
305-5
Reduction of GHG emissions
Emisi zat perusak ozon (ODS)
305-6
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan
emisi udara yang signifikan lainny
305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and
other significant air emissions
LIMBAH
WASTE
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
248 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 249
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirement(S)
Omitted
Timbulan Limbah dan Dampak-dampak yang
Signifikan Terkait Limbah
306-1
Waste generation and significant waste-related
impacts
Pengelolaan Dampak yang Signifikan Terkait
306-2 Limbah
GRI 306: Limbah Management of significant waste-related impacts
2020
Timbulan Limbah
Waste 2020 306-3
Waste generated
Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir
306-4
Waste diverted from disposal
Limbah yang dikirimkan ke
306-5 pembuangan akhir
Waste directed to disposal
TOPIK SOSIAL
SOCIAL TOPICS
KEPEGAWAIAN
EMPLOYMENT
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
GRI 401: Kepegawaian Perekrutan karyawan baru dan pergantian
2016 401-1 karyawan
Employment 2016 New employee hires and employee turnover
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
purnawaktu yang tidak diberikan kepada
karyawan sementara atau paruh waktu
401-2
Benefits provided to full-time employees that
are not provided to temporary or part-time
employees
Cuti melahirkan
401-3
Parental leave
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan
Kerja
403-1
Occupational health and safety management
system
Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan
investigasi insiden
403-2
Hazard identification, risk assessment, and
GRI 403: Kesehatan incident investigation
dan Keselamatan Kerja
Layanan Kesehatan Kerja
2018 403-3
Occupational health services
Occupational Health
And Safety 2018 Partisipasi, Konsultan, dan Komunikasi Pekerja
pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja
403-4 Worker participation, consultation, and
communication on occupational health and
safety
Pelatihan Bagi Pekerja Mengenai Keselamatan
403-5 dan Kesehatan Kerja
Worker training on occupational health and safety
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 249
Page 250
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirement(S)
Omitted
Peningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja
403-6
Promotion of worker health
Pencegahan dan Mitigasi Kesehatan dan
Keselamatan Kerja yang Berdampak Langsung
dalam Hubungan Bisnis
403-7
Prevention and mitigation of occupational health
and safety impacts directly linked by business
relationships
Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
403-8
Workers covered by an occupational health and
safety management system
Kecelakaan Kerja
403-9
Work-related injuries
Penyakit Akibat Kerja
403-10
Work-related ill health
PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
TRAINING AND EDUCATION
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
404-1
Average hours of training per year per employee
Program untuk meningkatkan keterampilan
GRI 404: Pelatihan dan karyawan dan program bantuan peralihan
404-2
Pendidikan 2016 Programs for upgrading employee skills and
Training And Education transition assistance programs
2016
Persentase karyawan yang menerima tinjauan
rutin terhadap kinerja dan pengembangan karier
404-3
Percentage of employees receiving regular
performance and career development reviews
MASYARAKAT LOKAL
LOCAL COMMUNITIES
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
GRI 413: Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal,
Masyarakat Lokal 2016 penilaian dampak, dan program pengembangan
413-1
Local Communities Operations with local community engagement,
2016 impact assessments, and development programs
Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi
memiliki dampak negatif signifikan terhadap
413-2 masyarakat lokal
Operations with significant actual and potential
negative impacts on local communities
PEMASARAN DAN PELABELAN
MARKETING AND LABELING
GRI 3:
Manajemen topik material
Topik Material 2021 3-3
Management of material topics
Material topics 2021
250 Creating Legacy Through Sustainable Engineering
Page 251
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 SUSTAINABILITY REPORT
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirement(S)
Omitted
Persyaratan untuk pelabelan dan informasi
produk dan jasa
417-1
Requirements for product and service
information and labeling
GRI 417: Pemasaran Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan
dan Pelabelan 2016 pelabelan produk dan jasa
417-2
Marketing and Labeling Incidents of non-compliance concerning product
2016 and service information and labeling
Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi
pemasaran
417-3
Incidents of non-compliance concerning
marketing communications
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan 251
Page 252
2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Building a Sustainable Impact:
Creating a Future of Sustainable Progress
Membangun Dampak Berkelanjutan: Mewujudkan Masa Depan yang Berkelanjutan
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
South Building
Jl. Raya Pasar Minggu Km. 18 Jakarta 12510
- Indonesia
P. +62 21 797 5312
F. +62 21 797 5311
E. adhi@adhi.co.id www.adhi.co.id
Names mentioned 131 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Karya (Persero) Tbk
p.9 ×10
unresolved
org
Pusat Statistik
p.9
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9 ×4
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
p.9
unresolved
org
Ministry of Public Works and Public Housing
p.9
unresolved
org
Ministry of Public Works
p.11
unresolved
org
Milik Negara
p.13 ×4
unresolved
org
Bank BRI
p.13 ×2
unresolved
org
Bank BRI’s
p.13
unresolved
org
Minister of Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia
p.14 ×2
unresolved
org
Menteri Pekerjaan Umum
p.26
unresolved
org
Minister of Public Works
p.26
unresolved
person
Kartini Muljadi
· Notaris
p.26
unresolved
person
H. Notary
p.26
unresolved
org
Minister of Justice
p.26 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman No. Y.A.
p.26
unresolved
org
Minister of Justice No. Y.A.
p.26
unresolved
org
Government of Republic of Indonesia
p.26
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.27 ×3
unresolved
org
PT Adhi Persada Properti
p.27 ×3
unresolved
org
PT Trans-Pacific Petrochemicals Indotama
p.27 ×2
unresolved
org
PT Adhi Persada
p.27 ×4
unresolved
org
PT Perusahaan Air Indonesia Amerika
p.27 ×2
unresolved
org
PT Adhi Persada Beton
p.27 ×4
unresolved
org
PT Jasamarga Jogjasolo
p.27 ×2
unresolved
org
PT Dumai Tirta Persada
p.27 ×2
unresolved
org
PT Karian Water Services
p.27 ×3
unresolved
org
PT Jalintim Adhi Abipraya
p.27 ×4
unresolved
org
PT Adhi Jalintim Riau
p.27 ×3
unresolved
org
PT Karya Logistik Nusantara
p.27 ×4
unresolved
org
PT Jakarta Metro Ekspressway
p.27 ×4
unresolved
org
PT Bogor Serpong Infra Selaras Mencetak Warisan Melalui
p.27 ×2
unresolved
org
Ministry of Marine Affairs and Fisheries
p.28
unresolved
org
Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Kerja
p.28
unresolved
person
Government Regulation
· Notaris
p.28
unresolved
person
Kartini Mulyadi
p.28 ×2
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.29 ×4
unresolved
org
Information
p.29
unresolved
org
Menteri Kehakiman RI
p.29
unresolved
org
PT Dumai Jalintim Riau.
p.30
unresolved
org
PT Dumai
p.30
unresolved
org
PT Karya Logistik Nusantara. Indonesia
p.30
unresolved
org
PT Jakarta Metro Ekspressway Stock Exchange
p.30
unresolved
org
PT Adhi Persada Properti. Became
p.31
unresolved
org
PT Bogor Serpong Infra Selaras.
p.31 ×2
unresolved
org
Ministry of Badan Usaha Milik Negara
p.33
unresolved
org
Foreign Corporation
p.37
unresolved
—
Mencetak Warisan Melalui Rekayasa yang Berkelanjutan
p.37
unresolved
org
PT Jasamarga Bali Tol Harry Wibowo
p.38
unresolved
org
Departemen Infrastruktur I
p.38 ×2
unresolved
org
PT Trans-Pacific Petrochemicals IndotamaIndotama
p.38
unresolved
org
PT Perusahaan Air Indonesia Amerika APB
p.38
unresolved
org
PT Jasamarga Jogjasolo Johan Arifin
p.38
unresolved
org
Departemen Infrastruktur II
p.38 ×2
unresolved
org
Departemen
p.38 ×3
unresolved
org
PT Jasamarga Akses Patimban AJR
p.38
unresolved
org
Departemen Energi & Industrial Departemen Pemasaran Lalu Iqbal Kamaludin
p.38
unresolved
org
PT Bogor Serpong Infra Selaras Yunan Kurnianto JAA
p.38
unresolved
org
Departemen QHSE
p.39 ×2
unresolved
org
Departemen Keuangan
p.39 ×2
unresolved
org
Departemen Human
p.39 ×2
unresolved
org
Departemen Manajemen Risiko Department of QHSE
p.39
unresolved
org
Departemen Pengendali
p.39
unresolved
org
Departemen Akuntansi Operasi
p.39
unresolved
org
Departemen Kesisteman Department of Operations
p.39
unresolved
org
Departemen Legal
p.39 ×3
unresolved
org
Departemen Strategi Departemen
p.39
unresolved
org
Departemen Supply Pengembangan Bisnis
p.39
unresolved
org
Departemen Supply Development
p.39
unresolved
person
PPAT Ashoya Ratam
· Notaris
p.41 ×4
unresolved
org
Departemen Energi dan Industrial
p.41
unresolved
org
Departemen Perkeretaapian
p.41 ×2
unresolved
org
PT Bogor Serpong Infra Selaras WILAYAH OPERASI
p.41
unresolved
org
Kementerian Badan Usaha Milik
p.45
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.45 ×2
unresolved
org
Milik
p.45
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.45
unresolved
org
Ministry of SOEs
p.45
unresolved
org
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
p.47
unresolved
org
Minister of Public Works and Public Housing
p.47
unresolved
org
PT Bogor Serpong Infra Sementara
p.48
unresolved
org
Departemen Infrastruktur
p.52 ×2
unresolved
org
Departemen Energi dan Industri
p.52
unresolved
org
Departemen Pemasaran
p.52 ×2
unresolved
org
Departemen Akuntansi & Pajak
p.52
unresolved
org
Departemen Manajemen Risiko
p.52 ×2
unresolved
org
Departemen Pengembangan Standar
p.52
unresolved
org
Departemen Sistem IT
p.52
unresolved
org
Departemen Strategi
p.52
unresolved
org
Menteri Negara Badan Usaha Milik
p.57
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises Regulation No. PER-
p.57
unresolved
org
Departemen HC
p.71 ×2
unresolved
org
PT Adhi Pengendalian Gratifikasi
p.83
unresolved
—
triwulanan
p.84
unresolved
—
Quarterly
p.84
unresolved
org
Minister of State-Owned PER-
p.102
unresolved
org
PT Adonia Footwear
p.146
unresolved
org
PT Adonia Footwear Indonesia
p.146
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 1
ESG2024-ADHI.pdf
done