Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-ABMM-att1.pdf

Other Text extracted ABMM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 275

Page 1

          
Page 2

          
Page 3
A Resilient Future
Seiring langkah ABM di tahun 2024, kami tetap teguh
dalam komitmen untuk membangun “A Resilient
Future”. Tema Laporan Keberlanjutan tahun ini
menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi,
semangat inovasi, serta pertumbuhan berkelanjutan
di tengah komplesitas tantangan global yang terus
meningkat.
Dalam upaya menciptakan ketangguhan tersebut,
kami secara konsisten memperkuat aspek operasional
perusahaan, mengoptimalkan kinerja lingkungan,
serta menjalin hubungan yang erat dan kolaboratif
dengan masyarakat serta seluruh mitra kami. Inisiatif-
inisiatif ini kami kembangkan agar perusahaan mampu
menghadapi berbagai tantangan yang dinamis,
memastikan bahwa kami tidak hanya melindungi
kepentingan saat ini, namun juga memastikan masa
depan yang lebih sejahtera bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Melalui tema “A Resilient Future”, kami ingin
menunjukkan langkah-langkah nyata dalam
memperkuat ketahanan praktik bisnis, infrastruktur
perusahaan, serta dampak positif kami terhadap
masyarakat. Laporan ini mencerminkan perjalanan
berkelanjutan kami dalam meningkatkan kemampuan
adaptasi terhadap berbagai tekanan eksternal
sekaligus menanamkan prinsip keberlanjutan
secara lebih mendalam ke dalam inti strategi bisnis
Perusahaan. Kami siap menyongsong masa depan,
siap menghadapi segala bentuk tantangan, serta
berkomitmen penuh untuk terus berkembang seiring
dengan perubahan industri dan tuntutan global.



As ABM Investama steps into 2024, we are steadfast
in our commitment to building “A Resilient Future.”
This year’s Sustainability Report theme highlights our
focus on adaptability, innovation, and sustainable
growth as we navigate an increasingly complex
global landscape. In our pursuit of resilience,
we are fortifying our operations, optimizing our
environmental practices, and fostering strong,
collaborative relationships with communities and
partners. These efforts are designed to withstand
and thrive amidst evolving challenges, ensuring we
are not only protecting the present but also securing
a prosperous future.
In A Resilient Future, we aim to showcase our
progress in reinforcing the resilience of our business
practices, infrastructure, and impact on society. This
report reflects our ongoing journey to enhance our
adaptability in the face of external pressures while
embedding sustainability deeper into our core. We
are prepared for tomorrow, equipped to handle
disruptions, and committed to evolving alongside the
demands of our industry and the planet.
Page 4
Daftar Isi
                                                                 ii   Tema dan Pendahuluan         30 Keberlanjutan di ABM
                                                                      Theme and Introduction            Sustainability at ABM

                                                                 06 Ikhtisar                       41 Topik Material Dalam
Contents
                                                                      Highlights                        Laporan Ini
                                                                                                        Material Topics in
                                                                 08 Tentang Kami                        This Report
                                                                      About Us		
                                                                 24 Joint Message dari             56 Penghargaan
                                                                                                        dan Sertifikasi
                                                                      Komisaris Utama dan
                                                                                                        Award and Certification
                                                                      Direktur Utama Kami
                                                                      Joint Message from Our
                                                                      President Commissioner and
                                                                      President Director




62
           E
      Environmental
      Lingkungan
                                                                         108 Social		
                                                                                Sosial
                                                                                           S
63   E1    Emisi Gas Rumah Kaca                                          108   S1    Rasio Remunerasi CEO | CEO Pay Ratio
           GHG Emissions                                                 112   S2    Rasio Remunerasi Berdasarkan Gender
71   E2    Intensitas Emisi | Emissions Intensity                                    Gender Pay Ratio
73   E3    Penggunaan Energi | Energy Usage                              115   S3    Perputaran Karyawan | Employee Turnover
75   E4    Intensitas Energi | Energy Intensity                          118   S4    Keberagaman Gender | Gender Diversity
76   E5    Bauran Energi | Energy Mix                                    124   S5    Rasio Jumlah Pekerja Temporer
82   E6    Penggunaan Air | Water Usage                                              Temporary Worker Ratio
90   E7    Operasional Lingkungan                                        130   S6    Non-Diskriminasi | Non-Discrimination
           Environmental Operations                                      132   S7    Tingkat Kecelakaan Kerja | Injury Rate
99   E8    Pengawasan Iklim-Direksi                                      141   S8    Standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja Global
           Climate Oversight-Board                                                   Global Health and Safety Standard
99   E9    Pengawasan Iklim-Manajemen Senior                             155   S9    Pekerja Anak dan Kerja Paksa
           Climate Oversight-Senior Management                                       Child and Forced Labor
99   E10   Pengawasan Iklim-Manajemen                                    159   S10   Hak Asasi Manusia | Human Rights
           Climate Oversight-Management                                  160   S11   Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
                                                                                     Corporate Social Responsibilty



      4       Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 5
                                                          241   Ringkasan Pengungkapan TCFD
                                                                TCFD Disclosure Summary
                                                          247 Assurance oleh Pihak Ketiga
                                                                Third Party Assurance Statement
                                                          252 Indeks Laporan Terhadap GRI Standard
                                                                GRI Standard Content Reference Index
                                                          263 Indeks SEOJK 16/2021 Mengenai
                                                                Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten
                                                                dan Perusahaan Terbuka
                                                                Content Index with SEOJK 16/2021 Regard-
                                                                ing the Form and Content of Annual Report
                                                                for Issuers and Public Listed Companies

                                                          267   Indeks Referensi Terhadap NASDAQ
                                                                ESG Reporting Guidelines
                                                                Reference Index with NASDAQ ESG
                                                                Reporting Guidelines

                                                          271   Form Umpan Balik




            G
                                                                Feedback From




192 Governance                                            224 Ekonomi		
      Tata Kelola		                                             Economic

193   G1    Keberagaman Dewan | Board Diversity                 225   201   Kinerja Ekonomi
195   G2    Independensi Dewan | Board Independence                         Economic Performance
200   G3    Insentif | Incentivized Pay                         235   204   Praktik Pengadaan
                                                                            Procurement Practices
205   G4    Perjanjian Kerja Bersama
                                                                237   207   Transparansi Perpajakan
            Collective Bargaining Agreement
                                                                            Tax Transparency
208   G5    Kode Etik Pemasok
            Supplier Code of Conduct
211   G6    Etika & Anti-Korupsi
            Ethics & Anti-Corruption
218   G7    Privasi Data | Data Privacy
219   G8    Pelaporan ESG | ESG Reporting
220   G9    Praktik Pengungkapan | Disclosure Practices
221   G10   Assurance oleh Pihak Eksternal
            External Assurance




                                                                        P T ABM I nve st am a Tbk   5
Page 6
   Ikhtisar                         [SEOJK B.1][SEOJKB.2][SEOJKB.3]


   Highlights


                         Lingkungan		                                                                Sosial		
                         Environmental                                                               Social


 12.257.703,53 GJ                           37.696,70 ton CO2eq                  Aspek SDM
   Konsumsi energi total                          Total emisi | Total emission
                                                                                   Human Resources Aspect
   dalam organisasi
                                             0,0000314 ton CO2eq/US$
   Total energy consumption                                                        11.566
   within the organization                        Rasio intensitas emisi
                                                  Emission intensity ratio           Total karyawan
 56.486,31 ton CO2eq                                                                Total employees
                                             0,0102 GJ/US$
   Total GHG yang berhasil
                                                  Intensitas energi                170.392 jam | hours
   dicegah melalui Pembangkit
   Listrik Tenaga Biogas                          dalam organisasi                   Total pelatihan karyawan tahun
   (PLTBg) di Kecamatan                           Energy intensity within            2024 dengan durasi rata-rata
   Tanah Bumbu, Kalimantan                        the organization                   mencapai 14,47 jam per karyawan
   Selatan dari 2021-2024                                                            per tahun.
                                             99,04%                                 Total training hours in 2024 with
   Total GHG that has been
   successfully prevented                         Konsumsi energi berasal dari       average duration of 14.47 hours per
   through the operation of the                   sumber daya energi terbarukan      employee per year.
   Biogas Power Plant (PLTBg) in                  Energy consumption from
                                                                                   Rp15,05 miliar | billion
   Tanah Bumbu District, South                    renewable sources
   Kalimantan from 2021-2024                                                         Biaya pelatihan karyawan
                                             111,60 Megaliter                       Employee training expenses
 10,21% (417,24 ton | tons)                      Konsumsi air
   Limbah B3 yang telah                           Water consumption                2.363
   didaur ulang                                                                      Karyawan baru pada tahun 2024
                                             600
   Hazardous waste that                                                              New hires in 2024
                                                  Bibit Pohon bakau yang
   has been recycled
                                                  ditanam (Rhizophora)             100%
 901.26 Ha                                       Planted mangrove tree              Karyawan menerima tinjauan
   Luasan area reklamasi di                       seedlings (Rhizophora)             rutin terhadap kinerja dan
   dalam wilayah IUP tahun 2024                                                      pengembangan karier
   The size of the reclamation area                                                  Employee receiving regular
   within the IUP area in 2024                                                       career development and
                                                                                     performance review

   Penghargaan | Award


 ESG Transparency and Disclosure Award dengan predikat
   “Leadership AAA”
   ESG Transparency and Disclosure Award dengan predikat
   “Leadership AAA”
                                                                                   ZERO
 Penghargaan Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT)                          Insiden diskriminasi sepanjang
   2024 Peringkat “Emas”
                                                                                     periode pelaporan
   Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT) Award 2024
   Rank “Gold”.                                                                      Incident related to discrimination
                                                                                     throughout the reporting period




         6      Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 7
                                                                                      Tata Kelola		
                                                                                      Governance


                                                                 20%                            7,69%
                                                                   Persentase wanita                  Persentase
                                                                   dalam Susunan                      wanita dalam
                                                                   Dewan Komisaris                    Dewan Direksi
                                                                   Percentage of                      Percentage of
   Aspek K3                         Aspek Kemasyarakatan           women in the Board                 women on the
   OHS Aspect                       Social Aspect                  of Commissioners                   Board of Directors


 0,02                            20 orang | people                           Keluhan yang telah
                                                                               terselesaikan di tahun 2024
   Nilai TIFR per 1.000.000         Jumlah penerima manfaat       97%
                                                                               Grievances that have been
   jam kerja                        dalam beasiswa smart TIA
                                                                               resolved in 2024
   TIFR rate per 1,000,000          Number of beneficiaries
   worked hours                     in smart TIA scholarship

 91,05 juta | million            91 orang | people             ISO 37001: 2016
   Jumlah jam kerja aman                                           ABM telah memperoleh sertifikasi
                                    Jumlah penerima manfaat        Sistem Manajemen Anti Penyuapan
   Total safe hours                 dalam FAITH (Food Always
                                                                   ABM has obtained Anti-Bribery
                                    in The House)
                                                                   Management System certification
 100%                              Number of beneficiaries
   Dari karyawan dan                in FAITH (Food Always        100%
   kontraktor yang berada           In The House)                  Karyawan ABM telah menandatangani
   di area operasional                                             pakta integritas sesuai dengan Kode Etik
   kami tercakup dalam            10 orang | people               dan Perilaku yang berlaku di Perusahaan,
   sistem manajemen K3              Jumlah penerima manfaat        sebagai pernyataan kepatuhannya terhadap
   Employees and contractors        dalam pemberdayaan             kebijakan etika & antikorupsi, sekaligus
   in our operating areas are       perempuan penggiat             mendukung kebijakan Perusahaan
   covered by the health and        batik tenun Sasirangan         ABM have declared their compliance with
   safety management system.        Number of beneficiaries        the ethics & anti-corruption policy by signing
                                    in the Sasirangan              an integrity pact in accordance with the
 ISO 45000                         women batik program            Company’s Code of Ethics and Conduct

   Penerapan sistem               150 orang | people
   manajemen K3 berdasarkan         Jumlah penerima edukasi        Ekonomi | Economic
   SMK3 dari Kementerian            tentang stunting
   Ketenagakerjaan, SMKP dari
   Kementerian ESDM, dan ISO        Number of beneficiaries      US$ 1.200,13 juta | million
   45001 – Occupational Health      in education on
                                    stunting program               Penjualan bersih | Net sales
   and Safety Management
   System, dan Occupational       92,2%                         US$107,86 juta | million
   Safety and Health                                               Laba usaha | Operating profit
   Administration (OSHA) di         Dari total realisasi dana
   seluruh operasional ABM.         digunakan untuk pilar        1.211 pemasok lokal | local suppliers
                                    pendidikan
   The implementation of OHS
                                    The total realization of
                                                                 US$ 76,98 juta | million
   management systems based
   on SMK3 from the Ministry        funds used for education       Total pajak yang dibayarkan
   of Manpower, SMKP from                                          The total taxes paid
                                  Rp9,59 miliar | billion
   the Ministry of Energy and
                                    Realisasi dana
                                                                 US$ 1,83 juta | million
   Mineral Resources, and ISO
   45001 - Occupational Health      pemberdayaan masyarakat        Total royalti yang dibayarkan
   and Safety Management            Realization of community       The total royalties paid
   System, and Occupational
   Safety and Health
                                    empowerment fund
                                                                 0,18 juta ton | million tons
   Administration (OSHA)                                           Total Domestic Market Obligation
   for all ABM operations.                                         Total Domestic Market Obligations




                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk       7
Page 8
Tentang Kami | About Us




Tentang Kami
About Us

Sekilas ABM | ABM at a glance




Sebagai bagian dari keluarga besar PT Tiara Marga                    As part of the Tiara Marga Trakindo (TMT) family, PT
Trakindo (TMT), PT ABM Investama Tbk (ABM) bertujuan                 ABM Investama Tbk (ABM) aims to become a leading
untuk menjadi perusahaan investasi strategis terkemuka               strategic investment company in the integrated mining
di sektor pertambangan terintegrasi. Perusahaan                      sector, managing the full mining value chain, including
mengelola seluruh rantai nilai pertambangan, meliputi                resources, services, and infrastructure, supported by
sumber daya, layanan, dan infrastruktur yang diperkuat               logistics and engineering services. By adopting this
oleh dukungan logistik dan jasa rekayasa. Melalui                    approach, ABM strives to create synergy among its
pendekatan ini, ABM menciptakan sinergi antar unit                   business units to meet the supply chain needs of its
bisnis untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan rantai                mining partners.
pasok mitra bisnis di bidang pertambangan.

ABM mengintegrasikan unit bisnisnya untuk menciptakan                ABM integrates its business units to enhance synergy
sinergi dan memenuhi kebutuhan mitra, didukung oleh                  and operational efficiency, supported by top-tier
perusahaan logistik dan jasa rekayasa terkemuka. Hal ini             logistics and engineering firms within the mining
memastikan efisiensi dalam operasional pertambangan.                 industry.

Didukung oleh filosofi “Empowering Energy,” ABM                      Guided by the philosophy of “Empowering Energy,”
memprioritaskan tata kelola perusahaan yang                          ABM emphasizes strong corporate governance and
baik dan keberlanjutan, menyediakan energi yang                      sustainability, delivering energy that empowers society
memberdayakan masyarakat dan berkontribusi pada                      and contributes to long-term progress and civilization.
kemajuan peradaban secara berkelanjutan.




        8         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 9
Riwayat Perusahaan | Company Historical Journey




                        2024                                                         2024

Januari                                                     January

ABM menandatangani fasilitas kredit sebesar AS$395          ABM signed a credit facility of AS$395 million with PT
juta dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan           Bank Mandiri (Persero) Tbk, with a competitive interest
interest rate yang kompetitif untuk dipergunakan dalam      rate that will be used in refinancing and reprofiling
melakukan refinance dan reprofilling beberapa fasilitas     several credit facilities that have higher interest rates,
kredit yang memiliki interest rate lebih tinggi, termasuk   including Senior Notes. In addition, ABM through PT
Surat Utang. Selain itu ABM melalui PT Nagata Dinamika      Nagata Dinamika Hidro Pongko (NDHP), a subsidiary of
Hidro Pongko (NDHP) yang merupakan anak usaha               Reswara, acquired PT Nirmala Coal Nusantara, which
Reswara, mengakuisisi PT Nirmala Coal Nusantara             has a coal mine in the Sumatra region. ABM officially
yang memiliki tambang batu bara di wilayah Sumatera.        liquidated SSD, a subsidiary under the auspices of SSB,
ABM resmi melikuidasi SSD, entitas anak yang berada         which was established in 2017 and is engaged in the
di bawah naungan SSB, yang didirikan pada tahun 2017        field of trading and main distributor of merchandise.
dan bergerak di bidang perdagangan dan distributor
utama barang dagangan.




                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   9
Page 10
Tentang Kami | About Us




                                2024                                                          2024

Februari                                                             February

Pada tanggal 8 Februari, CKB Logstics meresmikan                     On February 8, CKB Logistics inaugurated a new
fasilitas pergudangan dan perkantoran baru seluas                    warehouse and office facility spanning over 23,000
lebih dari 23 ribu m2 di Jl. A Yani KM 22 Kecamatan                  square meters located at Jl. A Yani KM 22, Liang Anggang
Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.                  District, Banjarbaru City, South Kalimantan. The new
Perkantoran dan pergudangan baru CKB Group                           office and warehouse of the CKB Group are situated
terletak di kawasan segitiga emas, antara Bandara                    in the golden triangle area, between Syamsudin Noor
Internasional Syamsudin Noor dan Pelabuhan                           International Airport and Trisakti Port. This new facility
Trisakti. Fasilitas baru dan letak lokasi yang strategis             and strategic location are expected to facilitate better
ini diharapkan memudahkan para pelanggan                             service for customers, especially in the mining and oil
khususnya industri pertambangan dan migas.                           and gas industries.



Maret                                                                March

Pada tanggal 14 Maret, CKB Logistics meresmikan                      On March 14, CKB Logistics inaugurated a warehouse
fasilitas pergudangan dan cross dock yang terletak di                and cross dock facility located in Muara Enim, Jl. Lintas
Muara Enim, Jl. Lintas Prabumulih, Sumatera Selatan.                 Prabumulih, South Sumatra.


Mei                                                                  May

Pada tanggal 5 Mei, CKB Logistics mendapatkan                        On May 5, CKB Logistics received the “For Maintaining
penghargaan “For Maintaining Zero Accident Throughout                Zero Accident Throughout The Year 2022” award from
The Year 2022” dari Total Energies Indonesia.                        Total Energies Indonesia.


Juni                                                                 June

Pada tanggal 8 Juni, CKB Logistics berpartisipasi dalam              On June 8, CKB Logistics participated in the Indonesia
acara Indonesia Miner Exhibition yang bermitra dengan                Miner Exhibition event in partnership with Women in
Woman in Mining & Energy (WIME) dengan mengusung                     Mining & Energy (WIME) with the theme “Shaping the
tema “Shaping the Future Mining” yang diselenggarakan                Future Mining,” held at the Westin Hotel, Jakarta. During
di Westin Hotel, Jakarta. Pada kesempatan ini,                       this event, the company presented opportunities in the
perusahaan memaparkan peluang di sektor tambang                      mining sector for the involvement of Indonesian women in
terhadap keterlibatan Perempuan Indonesia dalam                      realizing downstreaming and energy transition to achieve
mewujudkan hilirisasi dan transisi energi untuk mencapai             Net Zero Emission (NZE) by 2060.
Net Zero Emission (NZE) pada 2060.


Juli                                                                 July

Pada 28 Juli, CKB Logistics mendapatkan penghargaan                  On July 28, CKB Logistics received an award from the
dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin atas                        Musi Banyuasin Regency Government for its efforts in
upayanya dalam memberdayakan tenaga kerja lokal.                     empowering local labor.


Agustus                                                              August

Pada tanggal 21 Agustus, CKB Logistics mendapatkan                   On August 21, CKB Logistics received an award from
penghargaan dari KPPBC Tipe Madya Pabean C                           the Sangatta Customs Type Madya Pabean C Office,
Sangatta, sebagai perusahaan pengurusan jasa                         as the best customs clearance service company in the
kepabeanan terbaik di wilayah Kabupaten Kutai Timur.                 Kutai Timur regency area.




       10         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 11
Pada Tanggal 30 Agustus, PT Sanggar Sarana Baja              On August 30, PT Sanggar Sarana Baja (SSB) inaugurated
(SSB) meresmikan Surabaya Hub. Dengan hadirnya Hub           the Surabaya Hub. With the establishment of this Support
Support di Surabaya ini diharapkan dapat memperkuat          Hub in Surabaya, it is expected to strengthen synergy
sinergi dalam Grup ABM dan menambah kapabilitas              within the ABM Group, enhance SSB’s capabilities, and
SSB juga dapat menjadi footprint SSB di East Indonesia.      expand SSB’s footprint in East Indonesia.


September                                                    September

PT Cipta Krida Bahari (CKB) Banjarmasin mengadakan           PT Cipta Krida Bahari (CKB) Banjarmasin held an
kegiatan penghijauan lingkungan bertema “Kebun               environmental greening activity themed “Our Garden.”
Kita”. Kegiatan tersebut merupakan bentuk aksi nyata         This activity is a tangible action and commitment of
serta komitmen CKB Banjarmasin berpartisipasi dalam          CKB Banjarmasin to participate in ESG (Environmental,
program ESG (Environmental, Social and Governance).          Social, and Governance) programs. The activity, which
Kegiatan yang diisi dengan menanam pohon dan sayuran,        included planting trees and vegetables, as well as utilizing
serta pemanfaatan sirkuler limbah menjadi barang yang        circular waste into useful products, is an effort to green
bermanfaat tersebut, merupakan upaya penghijauan             the operational area of CKB Banjarmasin.
lahan wilayah operasional CKB Banjarmasin.

Pada tanggal 13 sampai 16 September, SSB                     From September 13th to 16th, SSB participated in the
berpartisipasi dalam kegiatan industri energi dan alat       largest energy and heavy equipment industry event
berat terbesar di Asia Tenggara. Dalam kesempatan ini        in Southeast Asia. During this event, SSB introduced
SSB memperkenalkan salah satu Green Energy Solution          one of its Green Energy Solutions, the Solar Trailer,
yaitu Solar Trailer yang diperlihatkan di Trakindo Booth     showcased at the Trakindo Booth (Outdoor Space).
(Outdoor Space). Memiliki keunggulan dalam hal               With advantages in unit mobilization, the SSB Solar
mobilisasi unit, Solar Trailer SSB terbilang fleksibel dan   Trailer is considered flexible and serves various
memiliki fungsi sebagai Lighting Tower, Signal Receiver      functions according to needs, such as a Lightning
atau CCTV. Memanfaatkan Solar Panel sebagai media            Tower, Signal Receiver, or CCTV. Utilizing Solar Panels
penangkap panas matahari sebagai sumber energi,              as a medium to capture solar heat as an energy source,
Solar Trailer SSB dapat terisi penuh hanya dalam 60          the SSB Solar Trailer can be fully charged in just 60
menit dan dapat digunakan dalam waktu 3 hari.                minutes and used for up to 3 days.

Pada tanggal 15 September, CKB mencapai hasil                On September 15, CKB achieved satisfactory results in
yang memuaskan dalam kegiatan eksternal ISO audit            the external ISO audit 2023. The audit results indicate that
2023. Hasil audit ini menunjukkan bahwa CKB berhak           CKB is eligible to receive recommendations to maintain
menerima rekomendasi untuk mempertahankan sertifikat         ISO 9001:2015 (Quality Management System) and ISO
ISO 9001:2015 (Quality Management System/Sistem              45001:2018 (Occupational Health & Safety Management
Manajemen Mutu) dan ISO 45001:2018 (Occupational             System) certifications and has also successfully obtained
Health & Safety Management System/Sistem Manajemen           ISO 14001:2015 (Environmental Management System)
Keselamatan & Kesehatan Kerja) dan juga berhasil meraih      certification. This success is expected to serve as a
sertifikat ISO 14001:2015 (Environmental Management          catalyst for CKB to implement better management
System/Sistem Manajemen Lingkungan). Keberhasilan            systems and strengthen its commitment to continuous
ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi CKB dalam           improvement in order to maintain the achievements that
menerapkan sistem manajemen yang lebih baik dan              have been attained.
memperkuat komitmennya untuk terus melakukan
perbaikan berkelanjutan demi mempertahankan
pencapaian yang telah diraih.

Pelaksanaan program volunteering FAITH Batch 1               On September 27, the volunteering program FAITH
diselenggarakan pada tanggal 27 September. Kegiatan          Batch 1 was held. This activity aims to improve food
ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan            security and mitigate global warming. Held at Halaman
sekaligus mitigasi dari pemanasan global (global             7 Pondok Cabe, this event was attended by ABM Group
warming). Bertempat di Halaman Tujuh, Pondok Cabe,           employees along with Kebun Kumara team. Participants
kegiatan ini diikuti oleh karyawan Grup ABM bersama tim      gained knowledge and experience in managing food
Kebun Kumara. Para peserta mendapatkan pengetahuan           crops independently, as well as managing organic waste
dan pengalaman untuk mengelola tanaman pangan                for beneficial purposes.
secara mandiri, serta pengelolaan limbah organiknya
agar menjadi bermanfaat.



                                                                                     P T ABM I nve st am a Tbk   11
Page 12
Tentang Kami | About Us




Oktober                                                                  October

PT Tunas Inti Abadi (TIA) dan PT Cipta Kridatama                         PT Tunas Inti Abadi (TIA) and PT Cipta Kridatama (CK)
(CK) berpartisipasi dalam Percepatan Pengendalian                        participated in Forest and Land Fire Control Acceleration
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini                            (Karhutla). This was conveyed through a letter from
disampaikan melalui surat dari Sekretaris Daerah                         the Secretary of South Kalimantan Province. TIA sent
Provinsi Kalimantan Selatan. TIA mengirimkan 4 (empat)                   4 members and CK site BMB sent 2 Emergency Response
orang anggota dan CK site BMB mengirimkan 2 (dua)                        Team members to be part of the Joint Team of the South
orang Emergency Response Team untuk menjadi bagian                       Kalimantan Provincial Energy and Mineral Resources
dari Tim Gabungan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan                         Office in carrying out Karhutla control in the area around
Selatan dalam melaksanakan pengendalian Karhutla di                      Syamsudin Noor Airport.
area sekitar Bandara Syamsudin Noor.

Pada tanggal 6 Oktober, CKB Logistics mendapatkan                        On October 6, CKB Logistics received an award from
penghargaan dari CAGAR Foundation pada kategori                          the CAGAR Foundation in the category of “Empowering
“Perusahaan Pemberdaya IBK (Insan Berkemampuan                           People with Special Abilities (IBK)”. This award is
Khusus)”. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas                       recognition of the company’s commitment to corporate
komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial                       social responsibility, especially in caring for special needs
perusahaan, terutama dalam hal peduli terhadap anak-                     children at the Autism House School.
anak berkemampuan khusus di Sekolah Rumah Autis.

Pada Tanggal 12 Oktober, CKB Logistics meraih dua                        On October 12, CKB Logistics won two categories at
kategori penghargaan ajang Indonesia Logistics Award                     the Indonesia Logistics Award (ILA) 2023 event held
(ILA) 2023 yang digelar oleh Supply Chain Indonesia                      by Supply Chain Indonesia (SCI). The first category is
(SCI). Kategori pertama adalah 3PL Company of the                        3PL Company of the Year, and the second is Warehouse
Year dan kedua adalah Warehouse Provider of the Year.                    Provider of the Year


November                                                                 November

PT Nagata Bio Energi (NBE) sebagai Perusahaan                            PT Nagata Bio Energi (NBE) as a company engaged in
yang bergerak di bidang Energi Baru dan Terbarukan                       New and Renewable Energy realizes its commitment
(EBT) mewujudkan komitmennya dalam menciptakan                           to creating environmentally friendly electricity. For
energi listrik ramah lingkungan. Atas komitmennya,                       its commitment, this member of the ABM business
anggota ekosistem bisnis ABM ini berhasil meraih                         ecosystem has successfully received the “Aditama”
Piagam “Aditama” untuk kategori “Kinerja Pengembang                      Charter for the category of “Performance of Bioenergy
Pembangkit Tenaga Listrik Bioenergi” di ajang                            Power Plant Developers” at the Subroto 2023 Awards
penghargaan Subroto 2023 (Subroto Award) dari                            from the Ministry of Energy and Mineral Resources of
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral                               the Republic of Indonesia. NBE was assessed to have
(ESDM) Republik Indonesia. NBE dinilai berhasil dalam                    successfully applied good governance, power plant
menerapkan tata kelola yang baik, kinerja pembangkit                     performance, and greenhouse gas emission reduction,
dan reduksi emisi gas rumah kaca (emission reduction),                   excellent Occupational Health and Safety (OHS) and
hingga pengelolaan K3 dan lingkungan hidup yang                          environmental management in the new and renewable
unggul di sektor EBT                                                     energy sector.


Desember                                                                 December

ABM melalui PT Tunas Inti Abadi (TIA) meresmikan                         ABM through PT Tunas Inti Abadi (TIA) inaugurated the
Arboretum Nusantara di Sebamban, Kalimantan Selatan.                     Archipelago Arboretum in Sebamban, South Kalimantan.
Arboretum ini merupakan upaya konservasi lingkungan                      This arboretum is an effort to preserve the environment
terhadap jenis tumbuhan endemik Kalimantan dan wilayah                   for plant species endemic to Kalimantan and other regions
lainnya di Indonesia dengan prioritas luasan sebesar 4                   in Indonesia with 4 hectares of priority land located at
hektar yang berada di pintu masuk jalan hauling TIA.                     the entrance to the TIA hauling road.

Catatan: untuk riwayat perusahaan sebelumnya dapat dilihat di https://www.abm-investama.com/menu/12/historical-journey
Note: for the historical company history, it can be seen at https://www.abm-investama.com/menu/12/historical-journey




       12         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 13
      GRI 2         PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
   Organisasi dan Praktik Pelaporannya
   The Organization and Its Reporting Practices

 NASDAQ & GRI CRITERIA CHECKER
GRI 2-1        Detail Organisasi
               Organizational details
               Nama organisasi      PT ABM Investama Tbk.
               Name of the
               organization

               Kepemilikan dan      Tanggal Pendirian: 1 Juni 2006
               bentuk hukum         Date of Establishment: June 1, 2006
               Ownership and
               legal form           Dasar Hukum Pembentukan

               [SEOJK C.3]          Akta Notaris Asih Wahyuni Martaningrum, SH No. 01 tanggal 1 Juni 2006, dengan nama PT
                                    Adiratna Bani Makmur, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
                                    Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-22790.HT.01.01.TH.2006 tanggal 3
                                    Agustus 2006.
                                    Akta Notaris Dwi Yulianti, SH No. 5 tanggal 31 Agustus 2009 tentang perubahan nama
                                    Perusahaan dari PT Adiratna Bani Makmur menjadi PT ABM Investama yang telah disetujui
                                    oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
                                    AHU50239.AH.01.02. Tahun 2009 tanggal 16 Oktober 2009.
                                    Akta Notaris Jose Dima Satria, SH, MKn, NO.146 tanggal 18 Juni 2020 mengenai pergantian
                                    Direksi Perseroan. Perubahan tersebut telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak
                                    Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0271040 tanggal 2 Juli
                                    2020.
                                    Bentuk Legal dan Kepemilikan Saham
                                    Perusahaan berbentuk Perusahaan Terbatas Terbuka.
                                    Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia pada 6 Desember 2011.
                                    Kode Saham: ABMM
                                    Pemegang Saham:
                                    • PT Tiara Marga Trakindo : 53,559%
                                    • Valle Verde Pte Ltd : 25,511%
                                    • Rachmat Mulyana Hamami (Komisaris Utama): 0,222%
                                    • Achmad Ananda Djajanegara (Direktur Utama): 0,047%
                                    • Mivida Hamami (Komisaris): 0,005%
                                    • Masyarakat Umum dan Karyawan: 20,656%

                                    Legal Basis of Establishment
                                    Deed of Notary Asih Wahyuni Martaningrum, SH No. 01 dated June 1, 2006, under the name
                                    of PT Adiratna Bani Makmur, as ratified by the Republic of Indonesia Minister of Law and
                                    Human Rights DecreeNo. C-22790.HT.01.01.TH.2006 dated August 3, 2006.
                                    Deed of Notary Dwi Yulianti, SH No. 5 dated August 31, 2009 on the Change of the Company Name
                                    from PT Adiratna Bani Makmur to PT ABM Investama, as approved by the Republic of Indonesia
                                    Minister of Law and Human Rights Decree No. AHU50239.AH.01.02. Tahun 2009 dated October 16,
                                    2009.
                                    Deed of Notary Jose Dima Satria, SH, MKn, No 146 dated June 18, 2020 on the Change of
                                    Company’s Board of Directors, The change has been notified to the Republic of Indonesia
                                    Minister of Law and Human Rights Decree No. AHU-01.03-0271040 dated July 2, 2020.
                                    Legal Status and Share Ownership
                                    Limited Liability Company. Shares listed on the Indonesia Stock Exchange
                                    on December 6, 2011.
                                    Stock Code: ABMM
                                    Shareholders:
                                    • PT Tiara Marga Trakindo : 53.559%
                                    • Valle Verde Pte Ltd : 25.511%
                                    • Rachmat Mulyana Hamami (President Commissioner): 0.222%
                                    • Achmad Ananda Djajanegara (President Director): 0.047%
                                    • Mivida Hamami (Commissioner): 0.005%
                                    • General Public and Employees: 20.656%

Informasi lebih rinci mengenai kepemilikan saham dapat dilihat di Laporan Tahunan PT ABM Investama Tbk tahun 2024.
More detailed information on the share ownership can be found in the 2024 Annual Report of PT ABM Investama Tbk.

                                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   13
Page 14
Tentang Kami | About Us




       GRI 2           PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
   Organisasi dan Praktik Pelaporannya
   The Organization and Its Reporting Practices

 NASDAQ & GRI CRITERIA CHECKER
GRI 2-1                                   Gedung TMT 1, 18th Floor, Suite 1802
                 Lokasi kantor
                 pusat                    Jl. Cilandak KKO No. 1
                 Location of              Jakarta, 12560, Indonesia
                 headquarters             (+62 21) 2997 6767
                                          (+62 21) 2997 6768
                 [SEOJK C.2]              corporate.secretary@abm-investama.co.id
                                          www.abm-investama.com

                 Lokasi operasi
                 Location of              Lihat penjelasan dan peta pada bagian Lokasi operasi [GRI 2-1] di halaman 15
                 operations               See explanation and map in section Location of operations [GRI 2-1] on page 15
                 [SEOJK C.3]

                 Pasar yang
                 dilayani                 Lihat penjelasan pada bagian Pasar yang dilayani di halaman 16
                                          See explanation in section Markets served on page 16
                 Markets served




       14         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 15
  Lokasi Operasi                    Semua operasi dan usaha ABM sepenuhnya berpusat di Indonesia dan
                                    tidak mencakup wilayah operasi atau kegiatan bisnis di luar negeri.
     Location of                    ABM’s operations and business activities are entirely focused within
      Operations                    Indonesia and do not encompass operations or business activities
                                    outside the country.
                     [GRI 2-1]


                                       KALIMANTAN
                                         UTARA              SULAWESI
                                                             UTARA

                                              KALIMANTAN
                                              TIMUR
                                                     SULAWESI
                                                      SELATAN                        PAPUA
                                                                                     BARAT
                                 KALIMANTAN
                                               KALIMANTAN
                                     TENGAH
                                                 SELATAN

                  KEPULAUAN
ACEH                 RIAU

                            KALIMANTAN
                                 BARAT
                  RIAU

                         JAMBI
       SUMATERA
         UTARA




                                                                       NTB


                                                       JAWA
                                                       TIMUR
       SUMATERA                                                 BALI
          BARAT                               JAWA BARAT


                                                                                                   RESWARA
              BENGKULU                                                                             Lokasi Konsesi
                                                                                                   Pertambangan
                                                                                                   Mining Concession
                            SUMATERA
                                          JAKARTA                                                  Sites
                             SELATAN
                                                                   SSB                             PWP
                                                                   Workshop Jasa                   Lokasi Distribusi
                                                                   Rekayasa                        Bahan Bakar
                                                                   Engineering Services            Fuel Distribution
                                     TANGERANG                     Workshop                        Location
                                       BANTEN                      CKB Logistics                   AJN
                                                                   Kantor Logistik                 Energi Baru dan
                                                                   Terintegrasi                    Terbarukan Biogas
                                                                   Integrated Logistic             Renewable Energy
                                                                   Offices                         and Biofuels
                                                                   CK                              ND
                                                                   Lokasi Kontrak                  Energi Baru dan
                                                                   Pertambangan                    Terbarukan Biogas
                                                                   Contract Mining                 Renewable Energy
                                                                   Project Sites                   and Biofuels




                                                                               P T ABM I nve st am a Tbk    15
Page 16
Tentang Kami | About Us




Pasar yang Dilayani
Markets Served [GRI 2-1]

ABM memasarkan produk-produk dari portofolio                                 ABM markets its mining portfolio products to
pertambangannya ke perusahaan pembangkit listrik,                            power generation companies in both domestic and
baik di pasar domestik maupun internasional, termasuk                        international markets, including China, Thailand,
Tiongkok, Thailand, Vietnam, dan Filipina. ABM juga                          Vietnam, and the Philippines. In the domestic market,
menyediakan beragam layanan di pasar domestik secara                         ABM also provides a comprehensive range of services,
komprehensif, seperti jasa kontraktor pertambangan,                          such as mining contracting, logistics, engineering, fuel
logistik, rekayasa, pasokan bahan bakar, dan pasokan                         supply, and energy resource supply, all tailored to
sumber daya energi listrik, yang telah disesuaikan untuk                     meet the industrial needs across Indonesia.
mendukung kebutuhan industri di seluruh wilayah
Indonesia.



Skala Organisasi | Scale of the Organization [SEOJK C.3][GRI 2-1]

                                                                     Satuan
                                                                                       2022             2023              2024
                                                                      Unit

Jumlah Karyawan (tetap dan kontrak)                                  Orang
                                                                                       9.302            11.195           11.566
Number of Employees (permanent and contract)                         People
Entitas Anak                                                         Entitas
                                                                                         6                6                7
Subsidiary                                                            Entity
Penjualan Bersih                                                      US$
                                                                                      1.445,53         1.492,99         1.200,13
Net Sales
Jumlah Aset                                                           US$
                                                                                      1.982,58          2.156,6         2.095,4
Total Assets
Jumlah Liabilitas                                                     US$
                                                                                      1.365,06         1.397,76         1.248,19
Total Liabilities
Ekuitas Neto                                                          US$
                                                                                       617,52           758,93           847,25
Net Equity




       16         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 17
                                                           GRI 2
                          PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
                                             Aktivitas dan Tenaga Kerja
                                               Activities and Workers

GRI 2-6       Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya
[SEOJK C.4]   Activities, value chain and other business relationships
                                       1. Layanan konsultasi manajemen bisnis mencangkup perencanaan dan
                                          perancangan strategi untuk pengembangan manajemen bisnis dalam sektor energi
                                          dan pertambangan, rekayasa teknik, industri minyak, gas, panas bumi, sumber
                                          daya energi, dan layanan konsultasi lainnya, dengan pengecualian layanan di
                                          bidang hukum dan pajak.
                                       2. Layanan penyewaan meliputi berbagai penyewaan, termasuk ruang perkantoran,
                                          properti hunian, dan peralatan berat untuk kebutuhan sektor pertambangan
                                          maupun industri lainnya
                                       Kami menjual produk secara masal tanpa mencantumkan merek tertentu dan
                                       tidak pernah melakukan penarikan produk. ABM dan seluruh anak perusahaannya
                                       berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan profesionalisme, menghormati
                                       setiap pelanggan tanpa diskriminasi, dan secara rutin mengevaluasi kepuasan
                                       pelanggan melalui survei yang sesuai karakteristik produk dan layanan masing-
                                       masing . Selain itu ABM memastikan produk dan layanan memenuhi standar kualitas,
                                       serta menyediakan saluran komunikasi untuk menangani pengaduan pelanggan
              Kegiatan, merek,         dengan respons cepat dan transparan. Kami juga secara rutin melakukan survei
              produk, dan jasa         kepuasan pelanggan, yang dilakukan oleh masing-masing anak perusahaan dengan
                                       metode yang sesuai dengan karakteristik produk dan layanan mereka. ABM secara
              Activities, brands,      keseluruhan memprioritaskan kepuasan pelanggan. [SEOJK F.17][SEOJK F.29][SEOJK F.30]
              products, and services
                                       1. Business management consulting services include planning and designing strate-
                                          gies for business management development in the energy and mining sectors,
                                          engineering, oil and gas industries, geothermal, energy resources, and other consul-
                                          ting services, excluding legal and tax services.
                                       2. Rental services cover various offerings, including office spaces, residential proper-
                                          ties, and heavy equipment rentals for the mining sector and other industries.
                                       We sell products in bulk without specific branding and have never conducted product
                                       recalls. ABM and its subsidiaries are committed to delivering exceptional services
                                       with professionalism, respecting all customers without discrimination, and regularly
                                       evaluating customer satisfaction through tailored surveys for each subsidiary’s products
                                       and services. Additionally, ABM ensures that its products and services meet quality
                                       standards while providing effective communication channels to promptly address
                                       customer complaints. Each of our subsidiaries regularly conducts customer satisfaction
                                       surveys using methods tailored to the specific characteristics of their products and
                                       services. Overall, ABM emphasizes ensuring customer satisfaction satisfaction.
              Rantai pasokan           Lihat penjelasan pada bagian Rantai Pasokan [GRI 2-6] di halaman 18
              Supply chain             See explanation in section Supply Chain [GRI 2-6] on page 18
                                       Selama periode pelaporan, tidak terdapat perubahan signifikan pada struktur
                                       organisasi maupun rantai pasokan kami.
                                       Namun, ABM telah menyusun rencana strategis untuk memperkuat dan memperluas
                                       portofolio bisnisnya menjadi ekosistem multi-sektoral. Penting untuk dicatat
              Perubahan signifikan
                                       bahwa rencana transformasi ini tidak menimbulkan gangguan atau perubahan
              pada organisasi dan
                                       besar terhadap operasi dan rantai pasokan yang tetap stabil hingga akhir periode
              rantai pasokannya
                                       pelaporan.
              Significant changes to
                                       During the reporting period, there were no significant changes in our organizational
              the organization and its
                                       structure or supply chain.
              supply chain
                                       However, ABM has developed a strategic plan aimed at strengthening and expanding its
                                       business portfolio into a multi-sectoral business ecosystem. It is important to note that
                                       this transformation plan did not disrupt or cause any significant changes to the opera-
                                       tions and supply chain that remained stable until the end of the reporting period.
GRI 2-7       Karyawan                 Dapat dilihat di Bab Sosial halaman 128
              Employees                It can be seen in the Social Chapter of page 128
GRI 2-8       Pekerja yang bukan
              Karyawan                 Dapat dilihat di Bab Sosial halaman 128
              Workers who are not      It can be seen in the Social Chapter of page 128
              employees


                                                                                             P T ABM I nve st am a Tbk    17
Page 18
Tentang Kami | About Us




Rantai Pasokan
Supply Chain [GRI 2-6]

Grup ABM berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan                           The ABM Group focuses on sustainable growth by
dengan mengoptimalkan operasional dan memperluas                           optimizing its operations and expanding its investment
portofolio investasinya di sektor pertambangan. Kami                       portfolio in the mining sector. We implement a multi-
mengadopsi konsep ekosistem bisnis multi-sektoral                          sectoral business ecosystem model to address energy
untuk memenuhi kebutuhan pasar energi, mencakup                            market needs, including energy resources, mining and
sumber daya energi, jasa pertambangan dan energi,                          energy services, and renewable energy infrastructure.
serta infrastruktur energi terbarukan. Kami juga terlibat                  Additionally, we are actively involved in progressive
aktif dalam inisiatif progresif seperti proyek offset karbon               initiatives like carbon offset projects and renewable
dan eksplorasi energi terbarukan, yang merupakan                           energy exploration as part of our commitment to
bagian dari komitmen kami untuk menerapkan praktik                         sustainable practices. In this context, we present
berkelanjutan. Dalam hal ini, kami menyajikan ilustrasi                    the illustration of the ABM Multi-Sectoral Business
ABM Multi-Sectoral Business Ecosystem sebagai berikut:                     Ecosystem as follows:

  MULTI SECTORAL BUSINESS
  ECOSYSTEM ABM
  ABM MULTI-SECTORAL                                                 RENEWABLE
  BUSINESS ECOSYSTEM                                                   ENERGY
                                   FUEL
                                 SOLUTIONS                                              RENEWABLE
                                                                                          ENERGY




          INTEGRATED                                                                               MINING
           LOGISTICS                                                                             CONTRACTOR
           SOLUTIONS




                                                                                               COAL, TRADING
                                                                                                & MARKETING




            ENGINEERING
              SERVICES
             SOLUTIONS




       18         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 19
ABM telah mengembangkan model bisnis terintegrasi                ABM has developed an integrated business model
yang mengkoordinasikan operasi antar sektor, mulai               that coordinates operations across various sectors,
dari pertambangan, jasa pertambangan, manajemen                  from mining and mining services to fuel management,
bahan bakar, hingga logistik energi dan rekayasa                 energy logistics, and engineering services. We have
teknik. Kami membangun pusat sinergi atau hub yang               created hubs as centers of synergy, combining
menggabungkan operasi anak perusahaan, memastikan                the operations of subsidiaries to optimize resource
pemanfaatan sumber daya yang optimal. Dengan cara                utilization. Through this initiative, ABM aims to enhance
ini, ABM dapat meningkatkan efisiensi operasional                the efficiency of operations across our subsidiaries and
seluruh anak perusahaan dan memberikan solusi yang               provide the most effective solutions to our customers.
lebih efisien bagi pelanggan kami.


   Segmen Usaha                                        Entitas Anak                  Bidang Usaha Entitas Anak
   Business Segment                                    Subsidiary                    Subsidiary’s Line of Business

                                                                                     Kontraktor tambang batubara
                                                       PT Cipta Kridatama (“CK”)
                                                                                     Coal mining contractor
  Kontraktor Tambang dan Tambang Batubara
                                                                                  Penambangan dan perdagangan
  Kontraktor penambangan serta penambangan dan         PT Reswara Minergi Hartama
                                                                                  batubara
  perdagangan batubara.                                (“Reswara”)
                                                                                  Coal mining and trading
  Mining and Coal Mining Contractor
  The mining and coal mining contractor.                                             Pemasok bahan bakar untuk operasi
                                                       PT Prima Wiguna Parama
                                                                                     pertambangan
                                                       (“Parama Energi-PWP”)
                                                                                     Fuel supplier for mining operations

                                                       PT Anzara Janitra Nusantara Jasa industri tenaga listrik terbarukan
  Logistik, Jasa Rekayasa, Pengembangan                (“AJN”)                     Renewable power industry services
  Bisnis Baru (LENB)
  Solusi ketenagalistrikan, logistik terintegrasi,
                                                       PT Cipta Krida Bahari         Jasa logistik terintegrasi
  jasa rekayasa, perancangan dan pembuatan/
                                                       (“CKB Logistics”)             Integrated logistics services
  manufaktur perlengkapan penunjang alat-alat
  berat pertambangan, alat angkut bahan dan                                          Jasa rekayasa, pengembangan dan
  pengembangan usaha.                                  PT Sanggar Sarana Baja        pabrikasi/manufaktur
  Logistics, Engineering, New Business (LENB)          (“SSB”)                       Engineering, development services, and
  The Electricity solutions, integrated logistics,                                   manufacturing
  engineering, design, and manufacturing of
  supporting equipment for heavy mining equipment,
                                                       PT Nagata Dinamika            Jasa industri tenaga listrik terbarukan
  material transportation, and development services.
                                                       (“ND”)                        Renewable electricity power industry




                                                                                         P T ABM I nve st am a Tbk   19
Page 20
Tentang Kami | About Us




                                                                       GRI 2
                                  PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
                                                     Strategi, Kebijakan dan Praktik
                                                     Strategy, Policies and Practices

                                                           NASDAQ & GRI Criteria Checker

GRI 2-22          Pernyataan tentang strategi
[SEOJK D.1]       pembangunan berkelanjutan Lihat penjelasan ini pada Sambutan Direksi di halaman 24
                  Statement on sustainable    See explanation in CEO Message on page 24
                  development strategy
GRI 2-23          Komitmen Kebijakan
                  Policy commitments                     ABM Investama memiliki Corporate Manual sebagai pedoman utama
                  Nilai, prinsip, standar, dan           dalam pengelolaan operasional, kepatuhan regulasi, dan penerapan prinsip
                  norma perilaku                         keberlanjutan termasuk aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Untuk
                                                         memastikan efektivitasnya, ABM menerapkan praktik pencegahan melalui
                  Values, principles, standards,
                                                         kebijakan, sistem pemantauan komprehensif, dan integrasi praktik terbaik, guna
                  and norms of behavior
                                                         mengurangi risiko dan memastikan keberlanjutan bisnis.
                                                         ABM Investama has a Corporate Manual as the primary guideline for operational
                  Pendekatan atau Prinsip                management, regulatory compliance, and implementing sustainability principles,
                  Pencegahan                             including environmental, social, and governance (ESG) aspects. To ensure
                                                         its effectiveness, ABM implements preventive measures through policies, a
                  Precautionary Principle or
                                                         comprehensive monitoring system, and the integration of best practices to mitigate
                  Approach
                                                         risks and ensure business sustainability.


GRI 2-24          Menanamkan
                  komitmen kebijakan                     Lihat penjelasan pada bagian Keberlanjutan di ABM di halaman 30
                  Embedding policy                       See explanation in section Sustainability at ABM on page 30
                  commitments
GRI 2-27                                                 Pada tahun 2024, ABM tidak menerima denda atau sanksi non-moneter terkait
                                                         pelanggaran hukum, serta tidak ada pelanggaran peraturan di bidang sosial
                                                         atau ekonomi. ABM juga tidak mendapatkan surat peringatan dari otoritas pasar
                                                         modal, menunjukkan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan yang berlaku.
                                                         Informasi lengkap tentang korespondensi ABM dengan Bursa Efek Indonesia
                  Kepatuhan terhadap hukum               dan Otoritas Jasa Keuangan tahun 2024 dapat diakses melalui situs web resmi
                  dan peraturan                          ABM, dengan rincian lebih lanjut pada Laporan Tahunan.
                  Compliance with laws and
                  regulations                            In 2024, ABM did not incur any fines or non-monetary sanctions for legal violations,
                                                         nor were there any penalties for breaches in social or economic regulations. The
                                                         company did not receive warnings from capital market authorities, highlighting its
                                                         substantial compliance. Full details of ABM’s communications with the Indonesia
                                                         Stock Exchange and the Financial Services Authority for 2024 are available on the
                                                         official website, with additional information in the Annual Report.

GRI 2-28                                                 ABM aktif berpartisipasi dalam berbagai asosiasi, seperti Asosiasi Emiten
[SEOJK C.5]                                              Indonesia, Asosiasi Sekretaris Perusahaan Indonesia (ICSA) dari tahun 2017,
                                                         Indonesia Center for Sustainable Development (ICSD) dari tahun 2017, dan
                                                         Women in Mining & Energy (WIME) dari tahun 2022. Informasi lebih lanjut
                                                         tentang keanggotaan anak perusahaan ABM dapat ditemukan dalam Laporan
                                                         Tahunan. Selain itu, ABM juga berperan dalam penyusunan Panduan Laporan
                                                         Keberlanjutan untuk Sektor Pertambangan Batubara, bekerja sama dengan
                  Keanggotaan                            Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) dari tahun 2009, CDP
                  asosiasi                               Asia Pacific dari tahun 2024, dan Global Reporting Initiative (GRI) dari tahun 2017.
                                                         ABM is actively involved in several associations, such as the Indonesia Emitters
                  Membership of associations             Association, the Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) since 2017, the
                                                         Indonesia Center for Sustainable Development (ICSD) since 2017, and Women
                                                         in Mining & Energy (WIME) since 2022. More details about ABM subsidiaries’
                                                         membership in these organizations are available in the Annual Report. Additionally,
                                                         ABM has contributed to developing the Sustainability Reporting Guidelines for the coal
                                                         mining sector, collaborating with the Indonesian Coal Mining Association (APBI-ICMA)
                                                         since 2009, CDP Asia Pacific since 2024, and the Global Reporting Initiative (GRI)
                                                         since 2017.




      20          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 21
Pendekatan atau Prinsip Pencegahan
Precautionary Principle or Approach [GRI 2-23]

ABM menerapkan pendekatan manajemen risiko                     ABM implements an integrated risk management
yang terintegrasi dengan prinsip pencegahan melalui            approach based on the principles of prevention through
skema Enterprise Risk Management (ERM). Kami                   the Enterprise Risk Management (ERM) framework. We
memanfaatkan teknologi digital untuk memonitor dan             also utilize digital tools to monitor and assess the latest
menilai perkembangan terkini dalam pengelolaan risiko,         developments in risk management, reinforcing our
sebagai bagian dari komitmen kami untuk menerapkan             commitment to applying prevention principles across
prinsip pencegahan di seluruh anak perusahaan kami.            all our subsidiaries.



 Topik           Risiko                                  Mitigasi
 Topic           Risk                                    Mitigation
Lingkungan    • Risiko terkait meningkatnya              • Menerapkan praktik efisiensi operasional secara optimal
Environmental cuaca ekstrem sebagai                        (operational excellence)
                dampak dari perubahan iklim              • Mengadopsi standar manajemen mutu yang ketat
              • Potensi dampak pencemaran                  dalam pengelolaan lingkungan hidup, termasuk upaya
                dari lingkungan                            pengurangan dan pengelolaan limbah sesuai regulasi
              • Potensi gangguan terhadap                • Berperan aktif dalam konservasi dan pemulihan
                keseimbangan ekosistem                     lingkungan serta pelestarian flora dan fauna lokal
                • Risks related to the increase          • Implementing optimal operational efficiency practices
                  in extreme weather events                (operational excellence)
                  due to climate change                  • Adopting strict environmental management quality
                • Potential environmental                  standards, including waste reduction and management in
                  pollution impacts                        compliance with regulations
                • Potential disruptions to               • Actively participating in environmental conservation and
                  ecosystem balance                        the restoration of local flora and fauna

Sosial          • Keselamatan dan                        • Menerapkan standar keselamatan dan kesehatan yang
Social            kesehatan pekerja                        tinggi secara konsisten
                • Hubungan dengan komunitas              • Mengimplementasikan program pemberdayaan
                                                           masyarakat dan melibatkan komunitas dalam pelestarian
                • Workers safety and health
                                                           ekosistem
                • Relationships with the
                  surrounding communities                • Consistently applying high safety and health standards
                                                         • Implementing community empowerment programs and
                                                           involving local communities in ecosystem preservation
Ekonomi         • Risiko yang berkaitan dengan           • Menjamin layanan pelanggan sesuai standar yang telah
Economy           kejadian tak terduga dan                 ditetapkan
                  situasi darurat lainnya                • Menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang
                • Risiko terkait dengan kualitas           Baik («Good Corporate Governance» - GCG) dalam
                  pekerjaan mitra usaha                    pengadaan barang dan jasa
                • Risiko fluktuasi harga dan             • Mengoptimalkan prinsip transaksi lindung nilai dan
                  nilai tukar mata uang asing              efisiensi biaya secara berkelanjutan
                • Risks related to unforeseen            • Ensuring customer service meets established standards
                  events and other emergency             • Adopting Good Corporate Governance (GCG) principles in
                • Risks associated with the                procurement of goods and services
                  quality of work performed              • Continuously optimizing hedging transactions and cost-
                  by business partners                     efficiency principles.
                • Risks related to price fluctuations
                  and foreign exchange rates




                                                                                       P T ABM I nve st am a Tbk   21
Page 22
Tentang Kami | About Us




Nilai, Prinsip, Standar, dan Norma Perilaku
Values, Principles, Standards, and Norms of Behavior
[SEOJK C.1][GRI 2-23]




      Visi & Misi
      Vision & Mission


 Visi                                                                Vision
 Untuk menjadi perusahaan investasi terkemuka dengan                 To be the leading investment company
 melakukan berbagai investasi strategis di bidang sumber             with strategic investments in energy resources,
 daya energi, jasa energi, dan infrastruktur energi.                 energy services, and energy infrastructures.
 Misi                                                                Mission
 • Secara terus menerus menciptakan lapangan                         • To create meaningful and challenging
   kerja yang layak dan berkualitas bagi                               job opportunities for as many
   sebanyak mungkin rakyat Indonesia.                                  Indonesians as possible.
 • Selalu memastikan pertumbuhan bisnis yang                         • To ensure sustainable and profitable growth
   berkelanjutan dan menguntungkan yang                                that maximizes shareholder value.
   memaksimalkan nilai pemegang saham.
 • Senantiasa menyediakan solusi-solusi bernilai tambah              • To provide value-added solutions that
   yang akan mengoptimalkan kepuasan pelanggan.                        will optimize customer satisfaction.
 • Secara aktif terlibat dalam masyarakat                            • To actively engage within communities
   sebagai warga korporat yang baik.                                   as a good corporate citizen.




      Nilai
      Perusahaan
      Core Value

 • Integritas                                                        •   Integrity
   Kami senantiasa menerapkan standar etika dan                          We enforce the highest ethical and
   moral tertinggi dengan selalu mengedepankan azas                      moral standards, demonstrating
   kejujuran dan keadilan dalam setiap kegiatan.                         honesty and fairness in all activities.
 • Pengembangan Berkelanjutan                                        • Continuous Development
   Kami bertekad untuk senantiasa mengembangkan                        We are committed to continuously developing
   perusahaan kami berikut sumber daya manusianya.                     both our companies and employees.
 • Keunggulan                                                        • Excellence
   Kami terus berupaya mencapai standar                                We continuously strive to achieve
   kinerja tertinggi.                                                  the highest standard of result.
 • Proaktif                                                          •   Proactive
   Kami terus mencari dan mengadopsi teknik dan                          We pursue and adopt new techniques and
   pendekatan baru untuk meningkatkan mutu bisnis kami.                  approaches to improve our business quality.
 • Tanggung Jawab                                                    •   Accountability
   Kami bertanggung jawab kepada seluruh                                 We assume responsibility to stakeholders for
   pemangku kepentingan atas segala keputusan                            all the decisions and actions taken.
   dan tindakan yang kami ambil.
 • Kerja Sama Kelompok                                               •   Teamwork
   Kami mendorong dan mendukung keanekaragaman                           We promote and support a multicultural
   tenaga kerja berdasarkan azas saling percaya dan                      workforce, based on trust and respect,
   menghormati, serta komunikasi yang baik dalam                         achieving goals by communicating
   mencapai semua tujuan yang telah dicanangkan.                         appropriately.




      22          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 23
     Sifat
     Kepemimpinan
     Leadership Traits

•   Kompeten                                                •   Competent
    Menunjukkan kompetensi kepemimpinan                         Display leadership competence in
    dalam mengambil keputusan yang tepat.                       making correct decisions.
•   Berwawasan ke Depan                                     •   Visionary
    Dapat menetapkan tujuan secara menyeluruh; memiliki         Set encompassing goals; have a well-
    visi yang dapat dikomunikasikan dengan baik dan             communicated vision that all members of
    kemudian dimiliki oleh seluruh anggota organisasi;          the organization would take into ownership;
    mempunyai gambaran bagaimana cara untuk meraih              envision how to succeed and establish priorities
    keberhasilan dan menetapkan prioritas berdasarkan           based on the company’s core values.
    nilai-nilai inti perusahaan.
•   Menginspirasi                                           •   Inspiring
    Memperlihatkan kepercayaan diri dalam semua                 Exhibit confidence in all interactions; take charge;
    interaksi; memegang kendali; memiliki daya tahan;           demonstrate endurance; communicate, inspire,
    senantiasa berkomunikasi, memberi inpsirasi,                and empower others to achieve new heights.
    dan memberdayakan para karyawan untuk terus
    berprestasi.
•   Mengaktualisasi Diri                                    •   Self-actualizing
    Terus mengembangkan potensi diri dan mencari                Develop self potential and seek
    tantangan baru.                                             new challenges.
•   Jujur dan Rendah Hati                                   •   Honest and Humble
    Selalu bersikap tulus, rendah hati, dapat diandalkan,       Be sincere, modest, reliable, and straightforward
    dan jujur dalam menjaga kepercayaan.                        in maintaining trustworthiness.




                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   23
Page 24
Joint Message Komisaris Utama
dan Direktur Utama              [SEOJK D.1][GRI 2-22]



Joint Message Komisaris Utama
dan Direktur Utama




       Rachmat Mulyana Hamami                           Achmad Ananda Djajanegara
   




                                            




       KOMISARIS UTAMA                                  DIREKTUR UTAMA / CEO
       PRESIDENT COMMISSIONER                           PRESIDENT DIRECTOR / CEO
Page 25
ˮ
             Kami berupaya menjadi agen perubahan yang aktif dalam
             mengatasi tantangan lingkungan dan sosial saat ini. Untuk
             itu, kami terus berinovasi dan berkolaborasi dengan
             berbagai pihak untuk mencapai tujuan keberlanjutan.”
             “We strive to be an active agent of change in tackling today’s environmental and
             social challenges. To that end, we persist in innovating and collaborating with various
             stakeholders to achieve our sustainability goals.”




Tahun 2024 telah menjadi tahun penuh tantangan            The year 2024 has been a challenging yet insightful journey
sekaligus pembelajaran bagi kami di Grup ABM. Di tengah   for us at ABM Group. Amid dynamic circumstances, our
dinamika yang ada, pencapaian yang berhasil diraih        achievements would not have been possible without the
tidak lepas dari kerja sama yang solid antara seluruh     strong collaboration of all stakeholders. We sincerely
pihak yang terlibat. Kami mengapresiasi kontribusi        appreciate the invaluable contributions of our partners,
para mitra, pelanggan, pemasok, pemegang saham,           customers, suppliers, shareholders, regulators, investors,
regulator, investor, perbankan, serta pemimpin, dan       financial institutions, as well as the leadership, and
seluruh karyawan Grup ABM yang telah menunjukkan          employees of ABM Group, who have demonstrated
komitmen dan dedikasi luar biasa.                         exceptional commitment and dedication.

Tahun ini, Grup ABM menghadapi tantangan dari             This year, ABM Group faced challenges stemming from
penurunan kinerja keuangan akibat cuaca yang              a decline in financial performance due to unfavorable
tidak mendukung serta tren penurunan harga                weather conditions and the drop in coal prices. To tackle
batubara. Untuk menjawab tantangan ini, kami telah        these challenges, we implemented strategies aimed
mengimplementasikan strategi yang berfokus pada           at enhancing internal synergy through collaboration
penguatan sinergi internal melalui kolaborasi Grup ABM    between ABM Investama and strategic partners while
Investama dengan partner strategis, serta menjalankan     maintaining operational excellence with a strong focus
prinsip operational excellence dengan prioritas pada      on occupational health and safety.
keamanan dan keselamatan kerja.

Komitmen kami tidak hanya pada aspek finansial dan        Our commitment extends beyond financial and
operasional, tetapi juga memberikan kontribusi positif    operational aspects; we also aim to make a positive
bagi lingkungan dan masyarakat sehingga keberlanjutan     contribution to the environment and society, ensuring
menjadi landasan bagi setiap keputusan bisnis yang        that sustainability remains the foundation of every
kami ambil. Bagi kami, keberlanjutan adalah kunci untuk   business decision we make. For us, sustainability is
terus menyediakan energi yang memberdayakan bagi          the key to continuously providing empowering energy
masa depan. Tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi,         for the future—one that supports not only economic
tetapi juga lingkungan dan masyarakat. Kami ingin turut   growth but also environmental and societal well-being.
berkontribusi mendorong kemajuan peradaban.               We are dedicated to advancing civilization.

Kami berupaya menjadi agen perubahan yang aktif           We aspire to be active agents of change in addressing
dalam mengatasi tantangan lingkungan dan sosial saat      today’s environmental and social challenges. To this
ini. Untuk itu, kami terus berinovasi dan berkolaborasi   end, we continue to innovate and collaborate with
dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan               various stakeholders to achieve our sustainability
keberlanjutan. Untuk mencapai tujuan keberlanjutan,       goals. In pursuit of these goals, we have established
kami telah menetapkan Visi ABM 2025. Visi ini menjadi     our “ABM Vision 2025.” This vision serves as a guiding
pedoman bagi seluruh divisi bisnis dalam Grup ABM,        framework for all business divisions within ABM Group,
termasuk karyawan, fokus bisnis perusahaan, cara          encompassing employees, business focus, operational
operasional, dan aspek keuangan untuk mencapai            approach, and financial aspects to reach our ambitious
target-target ambisius yang telah ditetapkan. Dalam       targets. Within this Vision 2025 framework, 2024 marks
Vision 2025, tahun 2024 merupakan awal bagi Grup          the beginning of ABM Group’s Growth Story phase in
ABM memasuki fase Growth Story dalam strategi bisnis      our corporate strategy.
Perusahaan.




                                                                                  P T ABM I nve st am a Tbk   25
Page 26
Kinerja Keberlanjutan                                            Sustainability Performance
Sepanjang 2024, kami terus berinovasi melalui inisiatif          Throughout 2024, we continued to drive innovation by
perbaikan proses, organisasi, dan sistem di semua                improving processes, organization, and systems across
sektor, termasuk Mining Value Chain (MVC), Logistic,             all sectors, including the Mining Value Chain (MVC),
Engineering & New Business (LENB), dan ABM Holding.              Logistics, Engineering & New Business (LENB), and
Dengan standar proses operasi yang konsisten, seluruh            ABM Holding. By maintaining consistent operational
anak perusahaan mampu menjalankan operasional                    standards, all subsidiaries have operated effectively,
secara efektif, yang berdampak pada semakin kuatnya              enhancing the overall performance of ABM Group. With
performa bisnis Grup ABM. Dari sisi keselamatan kerja,           respect to workplace safety, we take pride in upholding
kami bangga dapat mempertahankan target Zero Fatality            our Zero Fatality target, reinforcing our commitment to
sebagai bukti komitmen kami terhadap budaya kerja                a safe and healthy work culture.
yang aman dan sehat.

Pertumbuhan keberlanjutan Grup ABM dalam industri                ABM Group’s sustainable growth in the coal industry,
batubara, yang kami pandang cukup stabil selama                  which we expect to remain stable over the next decade,
dekade ke depan, menjadi landasan dalam mengakuisisi             forms the foundation for our acquisition of coal mining
perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan                      license (IUP) holders in Sumatra and other regions
batubara di wilayah Sumatera maupun perusahaan                   across Indonesia. The expansion of ABM Group’s
pemegang IUP batubara lainnya di Indonesia.                      LENB sector through inorganic growth is progressing
Pengembangan usaha Grup ABM di sektor LENB                       as planned. We continue to explore and conduct due
secara inorganic berjalan sesuai dengan rencana.                 diligence on new business opportunities, and we look
Proses penjajakan dan uji tuntas usaha baru tetap                forward to achieving tangible outcomes in the near
berlangsung dan kita berharap hasilnya dapat terlihat            future.
dalam beberapa waktu ke depan.

Selain itu, Grup ABM juga mencatat kepercayaan yang              Additionally, ABM Group has gained increasing trust
semakin besar dari mitra perbankan. Pada kuartal akhir           from its banking partners. In the final quarter of 2024,
2024, kami memperoleh fasilitas perbankan baru yang              we secured new, competitive banking facilities that
kompetitif, yang berkontribusi pada arus kas yang lebih          contribute to a healthier cash flow and strengthen our
sehat serta neraca keuangan yang kuat. Komitmen ABM              financial position. ABM’s commitment to developing
dalam mengembangkan bisnis terbarukan menjadi salah              renewable businesses has been a key factor in securing
satu dorongan bagi perbankan untuk memberikan                    financing from banks.
pendanaan.

Hal ini terbukti dari salah satu kegiatan bisnis terbarukan      One example of ABM’s renewable business initiatives
yang dilakukan oleh ABM, melalui anak usaha Anzara               is our subsidiary, Anzara Janitra Nusantara (AJN),
Janitra Nusantara (AJN), yang mengoperasikan                     which operates a Biogas Power Plant (PLTBg) in South
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di Kalimantan           Kalimantan. Additionally, PT Cipta Kridatama (CK)
Selatan. Selain itu, PT Cipta Kridatama (CK) Site KIM juga       Site KIM is set to operate a Solar Power Plant (PLTS)
siap mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya              to supply electricity to the CK Site KIM operational
(PLTS) untuk memenuhi kebutuhan listrik di kompleks              complex, replacing diesel-powered generators.
operasional CK Site KIM yang menggantikan konsumsi
listrik dari generator berbahan bakar solar.

Kami juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan            We also demonstrate our commitment to sustainability
melalui berbagai inisiatif untuk mengurangi jejak karbon.        through various initiatives aimed at reducing our carbon
Salah satunya adalah dengan melaksanakan program                 footprint. One such initiative is a mangrove planting
penanaman bakau di Taman Wisata Alam Muara Angke,                program at Muara Angke Nature Park in North Jakarta,
Jakarta Utara, yang melibatkan 100 relawan dari karyawan         where 100 ABM Group employees volunteered to plant
Grup ABM dan berhasil menanam 600 bibit pohon bakau.             600 mangrove saplings.




     26       Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 27
Kebijakan efisiensi pemakaian bahan bakar fosil dan        We continue to enhance fuel efficiency policies and
meningkatkan penggunaan bahan bakar yang lebih             increase our use of more environmentally friendly
ramah lingkungan juga terus ditingkatkan. Pada tahun       energy sources. In 2024, total recorded emissions
2024, total emisi yang dihasilkan sejumlah 37.696,70 ton   reached 37,696.70 tons of ton CO2eq, representing a
CO2eq, turun signifikan sebesar 68,59% dibandingkan        significant decrease of 68.59% from the previous year.
tahun sebelumnya. Penurunan yang signifikan tahun          This considerable reduction was primarily driven by
ini terutama didorong oleh TIA yang saat ini berfokus      TIA, which is currently focused on land reclamation and
pada aktivitas reklamasi dan rehabilitasi lahan. Selain    rehabilitation efforts. Furthermore, the energy efficiency
itu, upaya efisiensi energi yang diterapkan ABM            initiatives implemented by ABM throughout 2024 also
sepanjang 2024 turut berkontribusi pada penurunan          contributed to this decline in emissions.
emisi tersebut.

Pada aspek sosial, ABM melalui PT Cipta Krida Bahari       On the social front, ABM, through PT Cipta Krida Bahari
(CKB Logistics) meluncurkan program Corporate Social       (CKB Logistics), launched the “Peduli Asupan Sehat
Responsibility (CSR) Peduli Asupan Sehat (BUNDA PAS)       (BUNDA PAS)” Corporate Social Responsibility (CSR)
di Surabaya untuk berkontribusi menurunkan angka           program in Surabaya. This initiative aims to reduce
stunting dengan memberikan paket makanan bergizi           stunting rates by providing nutritious food packages
kepada 50 balita yang berpotensi stunting di empat         to 50 infants at risk of stunting in four urban villages.
kelurahan. Kemudian dari sisi internal, hasil Employee     Internally, the results of the 2024 Employee Engagement
Engagement Survey tahun 2024 turut menjadi indikator       Survey serve as indicators of ABM Group’s success in
keberhasilan Grup ABM dalam pengelolaan organisasi         organizational and workforce management and align
dan karyawan yang sejalan dengan core values Grup          with ABM Group’s core values.
ABM.

Pengakuan atas kinerja tahun 2024 turut diperoleh dari     Recognition for our 2024 performance has come
berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri. Hal ini     from various national and international institutions.
merupakan hasil dari eksekusi strategi Grup ABM dalam      This achievement results from ABM Group’s strategic
pelaksanaan yang sesuai dengan tata kelola perusahaan      execution, dedication to Good Corporate Governance
yang baik (Good Corporate Governance/GCG) serta            (GCG), and adherence to Environmental, Social, and
pelaksanaan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata   Governance (ESG) principles.
kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG).

Melangkah ke tahun 2025, kami akan terus meningkatkan      As we approach 2025, we will continue to enhance our
kapasitas dan kapabilitas di seluruh lini bisnis Grup      capacity and capabilities across all business lines within
ABM. Fokus kami adalah membangun fondasi usaha             the ABM Group. Our focus remains on strengthening our
yang lebih kokoh, meningkatkan efektivitas dan efisiensi   business foundations, improving operational efficiency
proses kerja, serta memperluas portofolio usaha di         and effectiveness, and expanding our portfolio in both
sektor tambang dan non-tambang. Pertumbuhan                mining and non-mining sectors. This growth will be
ini akan didorong oleh penerapan prinsip tata kelola       driven by implementing sound corporate governance
perusahaan yang baik (GCG) dan strategi keberlanjutan      (GCG) and sustainability (ESG) strategies that are
(ESG) yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan mitra         tailored to market needs and stakeholder expectations.
bisnis.

Kami optimis bahwa dengan kerja sama seluruh pihak,        We remain optimistic that, through collaboration with all
Grup ABM dapat terus bertumbuh, memberikan dampak          stakeholders, ABM Group will continue to grow, create
positif bagi masyarakat, dan menjadi mitra yang andal      positive impacts on society, and serve as a reliable
bagi para pemangku kepentingan. Kami meyakini,             partner. We firmly believe that business success is
kesuksesan dalam bisnis dapat dicapai melalui kerja        achieved through teamwork rather than individual
sama tim dan bukan dilakukan oleh satu orang saja.         efforts alone.




                                                                                  P T ABM I nve st am a Tbk   27
Page 28
                    Surat Pernyataan
            Dewan Komisaris dan Direksi tentang
      Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2024
                 PT ABM Investama Tbk.
                                                           [SEOJK E.1][GRI 2-14]




         Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Laporan Keberlanjutan
 PT ABM Investama Tbk tahun buku 2024 telah disusun dengan mengacu pada Peraturan Otoritas
 Jasa Keuangan nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
 Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan nomor
      16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
 Semua informasi dalam Laporan ini telah dimuat secara lengkap sesuai regulasi tersebut dan kami
           bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan.


                                                   Jakarta, 27 Maret, 2025




                                       Dewan Komisaris PT ABM Investama Tbk,
                                   PT ABM Investama Tbk’s Board of Commissioners,




                                             Rachmat Mulyana Hamami
                                                           KOMISARIS UTAMA
                                                   PRESIDENT COMMISSIONER


 Mivida Hamami                            Arief Tarunakarya Surowidjojo             Manggi Taruna Habir
      KOMISARIS                                      KOMISARIS INDEPENDEN             KOMISARIS INDEPENDEN
     COMMISSIONER                                INDEPENDENT COMMISSIONER           INDEPENDENT COMMISSIONER




28      Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 29
                  Responsibility Statement of
               The Board of Commissioners and
      Board of Directors for the Sustainability Report 2024
                   of PT ABM Investama Tbk.
                                            [SEOJK E.1][GRI 2-14]




We, the undersigned, certify that the Sustainability Report of PT ABM Investama Tbk for the 2024 financial
 year has been prepared with reference to the Indonesia Financial Services Authority Regulation number
 51/POJK.03/2017 regarding the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Issuers and Public Companies, and Circular Letter of the Indonesia Financial Services Authority number 16/
 SEOJK.04/2021 concerning the Form and contents of Annual Reports of Issuers or Public Companies. All
information in this Report has been prepared and presented in accordance to these regulations and we are
         fully responsible for the accuracy of the contents of the Company’s Sustainability Report.


                                         Jakarta, March 27, 2025




                                  Dewan Direksi PT ABM Investama Tbk,
                                PT ABM Investama Tbk’s Board of Directors,




                                  Achmad Ananda Djajanegara
                                             DIREKTUR UTAMA
                                           PRESIDENT DIRECTOR


 Feriwan Sinatra                           Haris Mustarto                    Hans Christian Manoe
      DIREKTUR                                  DIREKTUR                                DIREKTUR
      DIRECTOR                                  DIRECTOR                                DIRECTOR




                                                                               P T ABM I nve st am a Tbk   29
Page 30
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM




Keberlanjutan di ABM                                                                           [SEOJK A.1][GRI 2-23][GRI 2-24]



Sustainability at ABM

                                                                      GRI 2
                                   PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
                                                      Strategi, Kebijakan dan Praktik
                                                      Strategy, Policies and Practices

                                                            NASDAQ & GRI Criteria Checker

GRI 2-23a Menjelaskan komitmen                       Lihat penjelasan mengenai ABM Vision 2025 Target Keberlanjutan ABM 2025.
                 kebijakan untuk bisnis              See an explanation of ABM Vision 2025 and ABM's Sustainability Target 2025.
                 yang bertanggung jawab
                 Describe its policy
                 commitments for
                 responsible business
                 conduct
GRI 2-23b Menjelaskan komitmen                Saat ini, ABM sedang dalam proses penyusunan kebijakan Hak Asasi
                 kebijakan spesifik untuk     Manusia (HAM).
                 menghormati Hak Asasi        Currently, ABM is in the process of developing a Human Rights (HR) policy.
                 Manusia
                 Describe its specific policy
                 commitment to respect
                 human rights
GRI 2-23c Menyediakan tautan
                 komitmen kebijakan jika
                 dapat diakses oleh publik
                 Provide links to the policy
                 commitments if publicly
                 available
GRI 2-23d Melaporkan sampai ke                       Seluruh kebijakan telah mendapat persetujuan dari Direksi.
                 tingkat apa komitmen                Our policies have been approved by Board of Director.
                 kebijakan ini disetujui
                 Perusahaan, apakah
                 termasuk sampai ke
                 tingkat paling senior
                 Report the level at
                 which each of the policy
                 commitments was
                 approved within the
                 organization, including
                 whether this is the most
                 senior level
GRI 2-23e Melaporkan sejauh mana             Lihat penjelasan mengenai ABM Vision 2025 dan Pilar-pilar Keberlanjutan ABM.
                 komitmen kebijakan          See an explanation of ABM Vision 2025 and ABM's Sustainability Pillars.
                 berlaku untuk aktivitas
                 perusahaan dan hubungan
                 bisnisnya
                 Report the extent to which
                 the policy commitments
                 apply to the organization’s
                 activities and to its
                 business relationships




       30          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 31
                                                            GRI 2
                           PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
                                           Strategi, Kebijakan dan Praktik
                                           Strategy, Policies and Practices

                                                NASDAQ & GRI Criteria Checker

GRI 2-23f Menjelaskan bagaimana            ABM telah melaksanakan sosialisasi visi, misi, dan nilai-nilai inti perusahaan kepada
[SEOJK F.1]   komitmen kebijakan           seluruh pegawai sebagai bagian dari penguatan budaya keberlanjutan perusahaan.
              dikomunikasikan kepada       Informasi ini juga telah dipublikasikan secara resmi di website perusahaan, yang
              pekerja, mitra bisnis, dan   dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk mitra bisnis dan
              pihak terkait lainnya        pemasok, melalui tautan berikut: https://www.abm-investama.com/menu/43/vision-
              Describe how the             mission.
              policy commitments are       ABM has conducted the socialization of the company’s vision, mission, and
              communicated to workers,     core values to all employees as part of strengthening the corporate culture. This
              business partners, and       information has also been officially published on the company’s website, which can
              other relevant parties       be accessed by all stakeholders, including business partners and suppliers, through
                                           the following link. https://www.abm-investama.com/menu/43/vision-mission
                                           Catatan: *Sehubungan dengan kelompok pemangku kepentingan pekerja sudah
                                           mencakup kelompok rentan yang telah diidentifikasi oleh ABM, antara lain orang
                                           dengan kebutuhan khusus, perempuan, dan etnis minoritas.
                                           Note: *Regarding the stakeholder group of employees, it already encompasses
                                           vulnerable groups identified by ABM, including people with special needs, women,
                                           and ethnic minorities.

GRI 2-24      Menjelaskan bagaimana        ABM telah mengimplementasikan komitmen terhadap keberlanjutan melalui
              perusahaan menanamkan        penyusunan ESG Strategy 2025 dan ESG Target 2025, yang akan diperbarui setiap
              setiap komitmen              lima tahun. Perusahaan telah melakukan sosialisasi strategi dan target ESG kepada
              kebijakannya untuk           seluruh pegawai, baik di tingkat grup maupun di anak perusahaan, guna memastikan
              kegiatan bisnis yang         pemahaman dan penerapan yang konsisten di seluruh entitas usaha.
              bertanggung jawab di
              seluruh aktivitas dan        Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, ABM secara aktif melakukan pemantauan
              hubungan bisnisnya           terhadap kinerja ESG perusahaan untuk memastikan pencapaian target yang telah
                                           ditetapkan. Untuk mendukung implementasi komitmen ini, ABM menyediakan
              Describe how it              pelatihan berkala bagi seluruh karyawan terkait kebijakan ESG, kode etik, serta
              embeds each of its           regulasi yang berlaku, guna memastikan pemahaman dan penerapan yang konsisten
              policy commitments for       di seluruh lini bisnis. ESG Target ABM dikategorikan ke dalam empat aspek utama,
              responsible business         yaitu ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola, yang menjadi landasan dalam
              conduct throughout its       pengelolaan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
              activities and business
              relationships                ABM has implemented its commitment to sustainability through the development of
                                           the ESG Strategy 2025 and ESG Target 2025, which will be updated every five years.
                                           The company has communicated its ESG strategy and targets to all employees, both
                                           at the group level and within its subsidiaries, to ensure a consistent understanding
                                           and implementation across all business entities.
                                           As part of its ongoing efforts, ABM actively monitors the company’s ESG performance
                                           to ensure the achievement of the established targets. To support the implementation
                                           of this commitment, ABM provides regular training for all employees on ESG policies,
                                           codes of conduct, and applicable regulations, to ensure consistent understanding and
                                           application across all lines of business. ABM’s ESG targets are categorized into four
                                           key aspects: economic, environmental, social, and governance, which serve as the
                                           foundation for responsible and sustainable business management.




                                                                                             P T ABM I nve st am a Tbk   31
Page 32
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM




ˮ
                   Membangun masa depan yang berkelanjutan adalah
                   komitmen kami dalam menjalankan setiap langkah di lini
                   bisnis kami. Bagi ABM, keberlanjutan merupakan sebuah
                   perjalanan bersama. Melalui investasi yang bertanggung
                   jawab, operasi yang berkesinambungan, dan inovasi, ABM
                   mengambil peran untuk membangun masa depan energi
                   yang lebih baik dan berkelanjutan bagi pertumbuhan
                   ekonomi, lingkungan dan masyarakat.”
                   “Building a sustainable future is our commitment at every step of our business. For
                   ABM, sustainability represents a shared journey. Through responsible investments,
                   sustainable operations, and innovation, ABM contributes to creating a better
                   and more sustainable energy future for economic growth, the environment, and
                   communities.”




Grup ABM menyadari pentingnya keberlanjutan dalam                     ABM Group recognizes the importance of sustainability
menjalankan bisnis. Sebagai perusahaan bisnis, kami                   in conducting business. As a commercial enterprise,
berkomitmen untuk memberikan timbal balik yang baik                   we are committed to delivering strong financial returns
secara finansial kepada pemegang saham, kami juga                     to our shareholders while also positively impacting
berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi                  the environment and society—placing sustainability
lingkungan dan masyarakat, menjadikan keberlanjutan                   at the core of every business decision we make. To
sebagai landasan setiap keputusan bisnis yang                         ensure long-term sustainability, we have developed
kami ambil. Untuk memastikan keberlanjutan bisnis                     a comprehensive strategy that encompasses various
jangka panjang, kami telah menyusun strategi yang                     initiatives, from responsible resource management to
komprehensif. Strategi ini mencakup berbagai inisiatif,               the creation of environmentally friendly products and
mulai dari pengelolaan sumber daya yang bertanggung                   services.
jawab hingga pengembangan produk dan layanan
ramah lingkungan.

Kehadiran ABM dalam bisnis bertujuan untuk                            ABM’s presence in the industry is intended to
memberikan dampak positif yang signifikan bagi                        significantly impact both the environment and society
lingkungan dan masyarakat. Kami berupaya menjadi                      positively. We strive to be active agents of change in
agen perubahan yang aktif dalam mengatasi tantangan                   addressing the environmental and social challenges
lingkungan dan sosial saat ini. Untuk itu, kami terus                 of today. Therefore, we continue to innovate and
berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak                    collaborate with various stakeholders to achieve our
untuk mencapai tujuan keberlanjutan dan menemukan                     sustainability goals while exploring new solutions
solusi-solusi baru untuk tantangan keberlanjutan.                     to sustainability issues. Collaborating with diverse
Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan                       stakeholders enables us to create a broader positive
memungkinkan kami untuk menciptakan dampak                            impact..
positif yang lebih luas.

Komitmen kami terhadap keberlanjutan terwujud dalam                   Our commitment to sustainability is evident in every
setiap aspek bisnis kami, mulai dari pengambilan                      aspect of our business, from strategic decision-making
keputusan strategis hingga pelaksanaan operasional                    to daily operations. We ensure that all our actions align
sehari-hari. Kami memastikan bahwa setiap tindakan                    with sustainability principles.
yang kami lakukan selaras dengan prinsip-prinsip
keberlanjutan.




       32          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 33
Untuk mencapai tujuan keberlanjutan, kami telah                    We have launched ABM Vision 2025 to meet our
menetapkan Visi ABM 2025. Visi ini menjadi pedoman                 sustainability goals. This vision acts as a guiding
bagi seluruh entitas dan fungsi dalam Grup ABM dalam               framework for all entities and functions within the
menentukan fokus bisnis perusahaan, memilih dan                    ABM Group, helping to determine the company’s
mengimplementasikan cara-cara operasional, serta                   business focus, select and implement operational
mengelola aspek keuangan, untuk mencapai target-                   methodologies, and manage financial aspects to
target ambisius yang telah ditetapkan.                             achieve the ambitious targets we have set.

Tahun 2024 menjadi awal bagi Grup ABM memasuki                     The year 2024 marks the beginning of ABM Group’s
fase Growth Story dalam strategi bisnis perusahaan.                Growth Story phase in its business strategy. Our
Fokus utama saat ini adalah untuk mendorong                        primary focus is to drive the company’s growth
pertumbuhan perusahaan ke arah yang lebih baik,                    towards a better future, identify new opportunities,
mengidentifikasi peluang baru, dan menjalankan                     and implement strategies that enable us to expand
strategi yang memungkinkan kami untuk berkembang                   and compete more effectively in the market. This
dan bersaing secara lebih efektif di pasar. Ini merupakan          represents a crucial step in our evolution, transitioning
langkah penting dalam evolusi kami, dari menghadapi                from navigating significant changes to entering a more
perubahan besar menuju fase pertumbuhan yang lebih                 progressive growth phase.
progresif.




                                     VISI ABM 2025 | ABM Vision 2025
                                                                                               Tahap 3 - Perjalanan Menuju
             Tahap 1 - Menstabilkan                      Tahap 2 – Melangkah Pasti                Puncak Pertumbuhan
               Stage 1 – Stabilize                          Stage 2 – Bold Move                  Stage 3 – Growth Story

                  2020 - 2021                                  2022 - 2023                        2024 dan seterusnya
                                                                                                    2024 and Beyond

• Memaksimalkan sinergi di dalam TMT                • Meningkatkan manajemen modal           • Meraih pertumbuhan EBITDA
• Memfokuskan diri pada rantai nilai                  dan kinerja keuangan                     yang berkelanjutan
  pertambangan batubara                             • Memperoleh aset dan kapabilitas        • Menyempurnakan laporan
• Mengembangkan bisnis logistik dan teknik            baru                                     ekuitas
  rekayasa lebih lanjut secara menguntungkan        • Mempercepat bisnis logistik dan        • Mengoperasikan kapabilitas-
• Mengelola bisnis energi terbarukan secara           rekayasa melalui sinergi dan             kapabilitas baru
  berkelanjutan                                       kemitraan
• Menargetkan pertumbuhan yang sesuai untuk         • Memaksimalkan efisiensi dan            • Achieve sustainable EBITDA
  semua entitas di bawah ABM                          likuiditas operasional                   growth
• Meningkatkan profitabilitas, dengan arus kas      • Mengimplementasikan roadmap            • Improve equity story
  dan Net Present Value (NPV) yang positif di         ESG                                    • Operationalize new capabilities
  seluruh MVC, CKB & SSB
                                                    • Improve capital management and
• Maximize synergy within TMT                         financial performance
• Focus on coal mining value chain                  • Acquire new assets and capabilities
• Continue growing logistics and engineering        • Accelerate logistics and engineering
  business profitably                                 business through synergy and
• Maintain renewables business                        partnership
• Aim for modest growth for all entities under      • Maximize operational efficiency and
  ABM                                                 liquidity
• Grow profitability, with positive cash flow and   • Implement ESG roadmap
  Net Present Value (NPV) across MVC, CKB &
  SSB




                                                                                             P T ABM I nve st am a Tbk   33
Page 34
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM




Dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan,                     With a strong commitment to sustainability, we have
kami telah merumuskan ABM Sustainability Target 2025                  developed the comprehensive ABM Sustainability
yang komprehensif, mencakup berbagai aspek mulai                      Target 2025, which addresses various aspects,
dari ekonomi, lingkungan, sosial, hingga tata kelola.                 including economic, environmental, social, and
Pendekatan yang inovatif dengan menerapkan lima                       governance dimensions. Our innovative approach,
pilar utama menjadi landasan bagi perusahaan untuk                    built upon five key pillars, serves as the foundation for
mencapai transformasi berkelanjutan.                                  achieving sustainable transformation.

ABM bertujuan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip                  ABM aims to integrate sustainability principles into
keberlanjutan ke dalam seluruh aktivitas bisnis. Setiap               all business activities. Each aspect of the ABM
aspek dari ABM Sustainability Target 2025 memiliki                    Sustainability Target 2025 includes specific and
topik ESG dan target kinerja yang spesifik serta terukur,             measurable ESG topics and performance targets that
yang harus dicapai pada tahun 2025. Target-target                     must be achieved by 2025. These targets will serve
ini akan menjadi acuan bagi seluruh unit bisnis ABM,                  as a reference for all ABM business units, both at
baik di tingkat Grup maupun anak perusahaan, dalam                    the Group and subsidiary levels, in implementing
mengimplementasikan praktik-praktik keberlanjutan                     sustainability practices. By establishing sustainability
dengan menetapkan target kinerja keberlanjutan                        performance targets as both organizational and
sebagai KPI organisasi maupun individu. Dengan                        individual KPIs, we can systematically monitor and
demikian, kami dapat memantau dan mengevaluasi                        evaluate our sustainability performance and KPIs on a
kinerja keberlanjutan dan KPI yang telah ditetapkan                   regular basis.
secara berkala.

ABM Sustainability Target 2025 telah menjadi                          The ABM Sustainability Target 2025 has become
tulang punggung sistem manajemen di seluruh anak                      the foundation of the management system across all
perusahaan. Dengan mengadopsi mekanisme Plan-Do-                      subsidiaries. By adopting the Plan-Do-Check-Action
Check-Action (PDCA), prinsip keberlanjutan tertanam                   (PDCA) mechanism, sustainability principles are
dalam setiap langkah kerja, dari perencanaan hingga                   integrated into every workflow step, from planning
evaluasi yang tergambar pada Standar Prosedur                         to evaluation, as outlined in our Standard Operating
Operasional (SOP). Hal ini tidak hanya memastikan                     Procedures (SOPs). This not only ensures operational
efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi pada                 efficiency but also supports long-term sustainability
program keberlanjutan secara jangka panjang di tiap                   programs within each subsidiary. [GRI 2-23]
anak perusahaan. [GRI 2-23]

ABM berkomitmen untuk menciptakan budaya                              ABM is committed to creating a transparent and
perusahaan yang transparan dan berorientasi pada                      sustainability-oriented corporate culture. We believe that
keberlanjutan. Kami percaya bahwa informasi yang                      open and accessible information is essential for engaging
terbuka dan mudah diakses adalah kunci untuk                          all employees in achieving the ABM Sustainability Target
melibatkan seluruh karyawan dalam mencapai ABM                        2025. Through various awareness initiatives using
Sustainability Target 2025. Melalui berbagai inisiatif                multiple communication channels, including periodic
sosialisasi menggunakan berbagai saluran komunikasi,                  training sessions and digital platforms, we proactively
termasuk sesi pelatihan periodik dan platform digital,                share the latest information on best practices and
kami secara proaktif menyebarkan informasi terkini                    sustainability policies related to the ABM Sustainability
mengenai praktik-praktik terbaik dan kebijakan                        Target 2025.
keberlanjutan terkait ABM Sustainability Target 2025.

Kami membuka saluran komunikasi yang luas untuk                       We have established open communication channels
memastikan setiap karyawan merasa didengar dan                        to ensure every employee feels heard and involved.
dilibatkan. Melalui kotak saran, survei karyawan, dan                 Through suggestion boxes, employee surveys, and
pertemuan terbuka, kami mendorong partisipasi aktif                   open discussions, we encourage active participation
dari seluruh lapisan organisasi. Masukan dan ide-                     at all organizational levels. We highly value employee
ide inovatif dari karyawan sangat kami hargai dan                     feedback and innovative ideas, incorporating them
menjadi bagian integral dalam pengembangan strategi                   as integral components of our sustainability strategy
keberlanjutan kami.                                                   development.

Selain itu, kolaborasi yang erat dengan mitra bisnis                  Furthermore, effective collaboration with business
juga merupakan pilar penting dalam perjalanan menuju                  partners is a crucial aspect of our sustainability journey.
keberlanjutan. Oleh karena itu, kami secara aktif telah               As a result, we have consistently communicated the
menyosialisasikan ABM Sustainability Target 2025                      ABM Sustainability Target 2025 to business partners,
kepada mitra bisnis, rekan bisnis, dan pihak lainnya                  stakeholders, and other relevant parties through



       34          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 35
untuk melalui platform komunikasi, termasuk dalam            various communication platforms, including contractual
dokumen kontrak kerja sama, pertemuan resmi, dan             agreements, official meetings, and digital channels. This
melalui platform digital. Sehingga, informasi mengenai       guarantees that information about our sustainability
tujuan keberlanjutan ini tersampaikan secara jelas dan       objectives is conveyed clearly and systematically.
terstruktur.

Fokus kami adalah membangun konsensus dan                    Our focus is on building consensus and shared
komitmen bersama untuk mencapai tujuan yang lebih            commitment to achieve a greater purpose. By doing so,
besar. Dengan demikian, kami tidak hanya membangun           we cultivate strong business relationships and contribute
hubungan bisnis yang kuat, tetapi juga berkontribusi         to a more sustainable business ecosystem.
pada ekosistem bisnis yang lebih berkelanjutan.



           ABM Target Keberlanjutan 2025 | ABM Sustainability Target 2025
     Aspek          Topik Utama                                                    Target 2025
                                          SDGs
    Aspects          Key Topics                                                    Target 2025

                 Kinerja                                 Pondasi keuangan yang kuat -
                 Ekonomi                                 Pertumbuhan laba tahunan >5%.
                 Economic                                Solid financial fudamentals -
                 Performance                             Annual profit growth >5%
Ekonomi
Economic         Investasi                               ‫ ׅ‬Total pendapatan tahunan dari bisnis yang berkelanjutan >8%
                 Berkelanjutan                           ‫ ׅ‬Total Investasi Akumulatif dalam Energi Terbarukan >30%
                 Sustainable                             ‫ ׅ‬Total annual revenue from sustainable business >8%
                 Investment                              ‫ ׅ‬Total Accumulative Investment in Renewable Energy >30%
                                                         ‫ ׅ‬15% total pengurangan konsumsi energi dari
                                                           seluruh anak perusahaan dan seluruh operasi
                                                         ‫ ׅ‬5% pengurangan total emisi karbon dari semua
                 Energi dan Emisi                          anak perusahaan dan semua operasi
                 Energy and
                 Emission                                ‫ ׅ‬15% total energy consumption reduction from
                                                           all subsidiaries and all operations
                                                         ‫ ׅ‬5% total carbon emission reduction from
                                                           all subsidiaries and all operations
                                                         ‫ ׅ‬20% pengurangan konsumsi air bersih (air minum) absolut
Lingkungan
                                                           dari seluruh anak perusahaan dan seluruh lokasi operasi
Environment
                 Air & Efluen                            ‫ ׅ‬Tidak ada tumpahan yang signifikan di semua lokasi operasi
                 Water & Effluents                       ‫ ׅ‬20% reduction of absolute freshwater (potable) water
                                                           consumption from all subsidiaries and all operation site
                                                         ‫ ׅ‬Zero significant spill at all operations sites
                                                         Meningkatkan total volume limbah yang didaur ulang
                                                         dan digunakan kembali sebesar 30% di seluruh
                 Limbah
                                                         anak perusahaan dan seluruh wilayah operasi
                 Waste
                                                         Increase total volume of recycle and reused waste by
                                                         30% at all subsidiaries and all operation areas

                 Kesehatan &                             ‫ ׅ‬100% lokasi operasional menerapkan sistem manajemen K3
                 Keselamatan                             ‫ ׅ‬Menurunkan tingkat keparahan kecelakaan kerja sebesar 20%
                 Kerja                                   ‫ ׅ‬100% operational sites implements OHS management system
                 Health & Safety                         ‫ ׅ‬Reduced Severity Rate by 20%

                 Pengadaan Lokal                         40% Proporsi anggaran pengadaan untuk pemasok lokal
                 Local Procurement                       40% Proportion of procurement budget for local suppliers
Sosial
Social                                                   ‫ ׅ‬100% lokasi operasi memiliki program
                                                           CSR yang terkait dengan SDGs
                 Pengembangan                            ‫ ׅ‬Setidaknya 70% Program Pengembangan
                 Masyarakat                                Masyarakat memperoleh skor >1
                 Community
                 Development                             ‫ ׅ‬100% operations site have in place SDGs-linked CSR programs
                                                         ‫ ׅ‬At least 70% Community Development
                                                           Programs obtains score >1

                                                         100% pelatihan anti-korupsi untuk
Tata Kelola      Anti Korupsi
                                                         semua karyawan dan eksekutif
Governance       Anti-corruption
                                                         100% anti-corruption training for all employees and executives



                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   35
Page 36
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM




                                                                      GRI 2
                                   PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
                                                 Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                                       Stakeholder Engagement

NASDAQ & GRI Criteria Checker

 GRI 2-29 i           Daftar kelompok pemangku kepentingan                 Pemegang saham, karyawan, badan regulator mitra kerja,
                      List of stakeholder groups                           pelanggan, masyarakat*, dan media massa
                                                                           Shareholders, employees, regulatory bodies, partners,
                                                                           customers, communities*, and mass media

 GRI 2-29 i           Mengidentifikasi dan memilih pemangku                Lihat penjelasan pada bagian Identifikasi, Pendekatan, dan
                      kepentingan                                          Topik-Topik Utama Pemangku Kepentingan di bawah ini
                      Identifying and selecting stakeholders               See explanation in section Identification, Approach and Key
                                                                           Topics of Stakeholders on below

 GRI 2-29 ii          Tujuan pelibatan pemangku kepentingan                Lihat penjelasan pada bagian Identifikasi, Pendekatan, dan
                      The purpose of the stakeholder engagement            Topik-Topik Utama Pemangku Kepentingan di bawah ini
                                                                           See explanation in section Identification, Approach and Key
                                                                           Topics of Stakeholders on below
                      Bagaimana Perusahaan berusaha untuk                  Lihat penjelasan pada bagian Identifikasi, Pendekatan, dan
                      memastikan pendekatan ini berarti bagi               Topik-Topik Utama Pemangku Kepentingan di bawah ini
 GRI 2-29 iii         pemangku kepentingan                                 See explanation in section Identification, Approach and Key
                      How the organization seeks to ensure                 Topics of Stakeholders on below
                      meaningful engagement with stakeholders

Catatan: *Sehubungan dengan kelompok pemangku kepentingan masyarakat sudah mencakup kelompok rentan yang telah diidentifikasi oleh
ABM, antara lain kelompok masyarakat yang rentan diskriminasi atau kekerasan, seperti orang dengan kebutuhan khusus, perempuan dan etnis
minoritas. Selain itu, kelompok rentan juga mencakup masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Note: *Regarding the stakeholder group of the community, it already encompasses vulnerable groups identified by ABM, including groups
vulnerable to discrimination or violence, such as people with special needs, women, and ethnic minorities. Additionally, vulnerable groups also
include communities living below the poverty line.




Keterlibatan Pemangku Kepentingan                                             Stakeholder Engagement
Proses identifikasi pemangku kepentingan kami                                 Our stakeholder identification process adheres to
mengikuti standar internasional AA1000 Stakeholder                            the international AA1000 Stakeholder Engagement
Engagement Standard 2015 untuk mengukur dan                                   Standard 2015, which provides a framework for
mengelola kinerja keberlanjutan Perusahaan. Standar                           measuring and managing the Company’s sustainability
ini memberikan panduan yang jelas tentang bagaimana                           performance. This standard offers clear guidance on
sebuah organisasi dapat mengidentifikasi, melibatkan,                         how organizations can identify, engage, and address
dan merespons kebutuhan serta harapan dari berbagai                           the needs and expectations of various stakeholders.
pemangku kepentingan. Kemudian, kami melakukan                                Adhering to this framework, we perform thorough
pemetaan yang cermat untuk memahami jaringan                                  stakeholder mapping to grasp the complex network
hubungan bisnis yang kompleks. Analisis mendalam                              of business relationships. A comprehensive analysis
terhadap dampak operasional memungkinkan kami                                 of operational impacts allows us to identify all affected
mengidentifikasi semua pihak yang terpengaruh, baik                           parties, both directly and indirectly.
secara langsung maupun tidak langsung.

Selain itu, ABM Investama secara aktif melibatkan                             Additionally, ABM Investama actively engages
pemangku kepentingan melalui berbagai pertemuan                               stakeholders through various regular meetings and
rutin dan platform digital. Diskusi mendalam ini                              digital platforms. These in-depth discussions enable
memungkinkan perusahaan untuk memperoleh                                      the company to better understand critical issues
pemahaman yang lebih baik terhadap isu-isu krusial                            and ensure that sustainability programs align with
serta memastikan program keberlanjutan sejalan dengan                         stakeholder aspirations.
aspirasi semua pihak.




       36          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 37
Pemangku kepentingan juga dapat memberikan                 Stakeholders are encouraged to provide consistent
umpan balik secara berkala melalui berbagai saluran        feedback through multiple communication channels,
komunikasi yang tersedia, sehingga menciptakan             fostering ongoing dialogue and ensuring transparency
dialog yang berkelanjutan dan memastikan transparansi      in the implementation of sustainability policies. This
dalam implementasi kebijakan keberlanjutan. Dengan         inclusive approach guarantees that the solutions
demikian, solusi-solusi yang dihasilkan tidak hanya        developed are not only sustainable but also relevant
berkelanjutan, tetapi juga relevan dan mengakomodasi       and reflect diverse perspectives. It allows all voices
berbagai perspektif. Pendekatan inklusif ini berarti       to be heard, including those from underrepresented
memberikan kesempatan bagi semua suara untuk               groups, ensuring that no stakeholder is left behind.
didengar, termasuk kelompok-kelompok yang seringkali
kurang terwakili, sehingga diharapkan bahwa tidak ada
pihak yang tertinggal.



Indikator dan Penjelasan
Indicators and Explanation


   Dependency (D)                      Attention (A)                         Diverse Perspective (DP)
   Jika perusahaan memiliki            Jika seseorang atau sebuah            Jika seseorang atau sebuah
   ketergantungan pada                 organisasi membutuhkan                organisasi memiliki pandangan
   seseorang atau sebuah               perhatian perusahaan                  yang berbeda yang dapat
   organisasi, atau sebaliknya.        terkait isu ekonomi, sosial           mempengaruhi situasi dan
   If the company has a                atau lingkungan tertentu.             mendorong adanya aksi yang
   dependency on a person or an        If a person or an organization        tidak ada sebelumnya.
   organization, or vice versa.        needs the company’s attention         If a person or an organization
                                       related to certain economic,          has different views that
                                       social or environmental issues.       may affect the situation and
                                                                             encourage non-existent actions


   Responsibility (R)                  Influence (I)                         Proximity (P)
   Jika perusahaan memiliki            Jika seseorang atau sebuah            Jika seseorang atau
   tanggung jawab legal, komersial     organisasi memiliki pengaruh          sebuah organisasi memiliki
   atau etika terhadap seseorang       terhadap perusahaan,                  kedekatan geografis dan
   atau sebuah organisasi.             strategi, dan/atau kebijakan          operasional dengan ABM.
                                       pemangku kepentingan lain.            If a person or an organization
   If the company has legal,
                                       If a person or an organization        has geographic and operational
   commercial or ethical
                                       has influence on the company          proximity to the company.
   responsibilities against a
                                       or other stakeholder’s
   person or an organization.
                                       strategies or policies.




                                                                                P T ABM I nve st am a Tbk   37
Page 38
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM




Identifikasi, Pendekatan, dan Topik-topik Utama
Pemangku Kepentingan [SEOJK E.4][GRI 2-29]
Identification, Approach, and Key Topics of Stakeholder

   Kelompok
                          Basis
   Pemangku
                       Identifikasi                       Topik Utama                              Metode Pelibatan
  Kepentingan
                         Basic                             Key Topic                             Engagement Methods
  Stakeholders
                      Identification
     Groups
Pemegang                 D, R, I, P      ‫ ׅ‬Kinerja operasi, produksi, dan        ‫ ׅ‬Pertemuan berkala (RUPS atau RUPS-LB)
Saham                                      keuangan perusahaan                   ‫ ׅ‬Korespondensi melalui surat-menyurat
Shareholders                             ‫ ׅ‬Pengembangan usaha                      atau pengumuman melalui media
                                         ‫ ׅ‬Company operations, production          massa, sesuai kebutuhan
                                           and financial performance             ‫ ׅ‬Periodic meetings (AGMS or EGMS)
                                         ‫ ׅ‬Business development                  ‫ ׅ‬Correspondence or announcements
                                                                                   through mass media, as needed
Karyawan               D, R, T, I, P     ‫ ׅ‬Kepastian dan perlindungan         ‫ ׅ‬Pertemuan berkala forum bipartit
Employees                                  hubungan ketenagakerjaan           ‫ ׅ‬Family gathering pada setiap ulang tahun
                                         ‫ ׅ‬Kesejahteraan dan pemenuhan          perusahaan dan/atau masing-masing entitas anak
                                           hak-hak normatif                   ‫ ׅ‬Publikasi internal melalui surat edaran dan
                                         ‫ ׅ‬Pengembangan kompetensi dan karier majalah internal, atau sesuai kebutuhan
                                         ‫ ׅ‬Certainty and protection              ‫ ׅ‬Regular meetings of the bipartite forum
                                           of labor relations                    ‫ ׅ‬Family gatherings on each company
                                         ‫ ׅ‬Welfare and fulfillment                 and/or subsidiary anniversary
                                           of normative rights                   ‫ ׅ‬Internal publications through Circulars
                                         ‫ ׅ‬Competency and career development       and internal magazines, as needed
Badan                    D, R, T, I,     ‫ ׅ‬Pengurusan izin usaha dan             ‫ ׅ‬Pertemuan dengan regulator/
Regulator                 DP, P            pemenuhan unsur kepatuhan               otoritas, atau sesuai kebutuhan
Regulatory                                 terhadap hukum lainnya                ‫ ׅ‬Keterlibatan pada kegiatan pemerintah
Bodies                                   ‫ ׅ‬Koordinasi rutin mengenai               daerah setempat, atau sesuai kebutuhan
                                           kegiatan komersial perusahaan         ‫ ׅ‬Meetings with regulators/authorities,
                                         ‫ ׅ‬Business permit arrangement             as appropriate needs
                                           and fulfillment of compliance         ‫ ׅ‬Involvement in local government
                                           against other regulation                activities local, according to needs
                                         ‫ ׅ‬Regular coordination of company’s
                                           commercial activities
Mitra Kerja              D, R, T, P      ‫ ׅ‬Transparansi kontrak kerja            ‫ ׅ‬Informasi tender pekerjaan secara
Patners                                    dan pelaksanaannya                      terbuka, atau sesuai kebutuhan
                                         ‫ ׅ‬Pemenuhan hak dan kewajiban sesuai    ‫ ׅ‬Pertemuan berkala, atau sesuai kebutuhan
                                           kontrak kerja yang telah disepakati   ‫ ׅ‬Open job tender information, as needed
                                         ‫ ׅ‬Penerapan GCG secara berkelanjutan    ‫ ׅ‬Periodic meetings, as needed
                                         ‫ ׅ‬Transparency of work contracts
                                           and implementation
                                         ‫ ׅ‬Fulfillment of rights and
                                           obligations in accordance with
                                           agreed work contracts
                                         ‫ ׅ‬Sustainable GCG implementation
Pelanggan                D, R, I, P      ‫ ׅ‬Produk dan layanan yang               ‫ ׅ‬Informasi produk dan layanan melalui
Customers                                  dihasilkan perusahaan                   website, media sosial, iklan dan promosi
                                         ‫ ׅ‬Kepuasan dari kualitas produk         ‫ ׅ‬Layanan pelanggan
                                           dan layanan perusahaan                ‫ ׅ‬Survei kepuasan pelanggan
                                         ‫ ׅ‬Products and services                 ‫ ׅ‬Products and services information through websites,
                                           produced by the company                 social media, advertisements and promotions
                                         ‫ ׅ‬Satisfaction for the company’s        ‫ ׅ‬Customer service
                                           products and services quality         ‫ ׅ‬Customer satisfaction survey
Masyarakat*              D, R, T, I,     ‫ ׅ‬Dampak kegiatan operasional           ‫ ׅ‬Pertemuan rutin melalui forum komunikasi
Communities               DP, P            perusahaan                            ‫ ׅ‬Pembentukan kelembagaan di tingkat lokal
                                         ‫ ׅ‬Kesempatan kerja sama                 ‫ ׅ‬Regular meetings through communication forums
                                         ‫ ׅ‬Impact of company’s                   ‫ ׅ‬Formation of institutions at the local level
                                           operational activities
                                         ‫ ׅ‬Opportunity for cooperation




       38          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 39
   Kelompok
                        Basis
   Pemangku
                     Identifikasi                   Topik Utama                                          Metode Pelibatan
  Kepentingan
                       Basic                         Key Topic                                         Engagement Methods
  Stakeholders
                    Identification
     Groups
Media Massa            T, I, DP      ‫ ׅ‬Keterbukaan informasi publik dan              ‫ ׅ‬Jumpa pers yang dilaksanakan sesuai kebutuhan
Mass Media                             akses-akses informasi kinerja                 ‫ ׅ‬Kunjungan media massa ke wilayah kerja
                                     ‫ ׅ‬Public information transparency and             perusahaan dan/atau anak perusahaan
                                       access to performance information               yang dilaksanakan sesuai kebutuhan
                                                                                     ‫ ׅ‬Press conferences, as needed
                                                                                     ‫ ׅ‬Mass media visits to the company and/or
                                                                                       its subsidiaries work areas, as needed
Catatan:
*Sehubungan dengan kelompok pemangku kepentingan masyarakat sudah mencakup kelompok rentan yang telah diidentifikasi oleh ABM, antara
lain kelompok masyarakat yang rentan diskriminasi atau kekerasan, meliputi orang dengan kebutuhan khusus, perempuan, dan etnis minoritas.
Selain itu, kelompok rentan juga mencakup masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Notes:
*In relation to community stakeholder groups, this includes vulnerable groups that have been identified by ABM, including community groups that
are vulnerable to discrimination or violence, such as people with special needs, women and ethnic minorities. Apart from that, vulnerable groups
also include people who live below the poverty line.




                                                                    GRI 2
                                  PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
                                                Strategi, Kebijakan, dan Praktik
                                                Strategy, Policies and Practices

                                                      NASDAQ & GRI Criteria Checker

 GRI 2-25           Proses untuk      ABM mempunyai pengendalian internal yang didesain untuk menjaga transparansi
 [SEOJK E.3]        memulihkan        dan kepatuhan karyawan dan manajemen. Sistem ini melalui adalah Sistem Pelaporan
                    dampak negatif    Pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS). Sistem WBS ABM berpedoman
                    Processes         pada “International Fraud Examiners Manual-2016”. Setiap saran dan laporan dugaan
                    to remediate      pelanggaran dapat disampaikan melalui surat elektronik (e-mail) atau mengirimkan
                    negative impacts  laporan tertulis kepada Perusahaan. Untuk lebih lengkap mengenai WBS ini dapat
                                      dilihat di Laporan tahunan PT ABM Investama Tbk dan https://www.abm-investama.
                                      com/menu/30/whistleblowing-system-wbs. untuk lebih jelasnya dapat dilihat di bawah
 GRI 2-26           Mekanisme untuk
                                      ini. Untuk lebih jelas terkait independensi dapat dilihat di Laporan Tahunan ABM.
 [SEOJK E.3]        mencari saran dan
                    menyampaikan      ABM has an internal control mechanism designed to maintain employees and
                    kekhawatiran      management’s transparency and appropriateness. This system is the Whistleblowing
                                      System (WBS). The ABM WBS system is guided by the International Fraud Examiners
                    Mechanisms for    Manual-2016. All suggestions and Reports of suspected violations can be submitted via
                    seeking advice    electronic mail (e-mail) or send a written report to the Company. Further information on
                    and raising       the WBS can be found in the PT ABM Investama Tbk. Annual Report and https://www.
                    concerns          abm-investama.com/menu/30/whistleblowing-system-wbs. Further information can be
                                      seen below. For more details on independence, please refer to ABM’s Annual Report.




ABM Investama berkomitmen untuk meminimalkan                                 ABM Investama is committed to minimizing the negative
dampak negatif operasional bisnisnya melalui strategi                        operational impacts of its business by implementing a
mitigasi risiko yang berfokus pada keberlanjutan.                            risk mitigation strategy focused on sustainability. The
Perusahaan secara proaktif menyediakan berbagai                              company proactively provides various communication
saluran komunikasi untuk memastikan bahwa semua                              channels to ensure that all stakeholders can contribute
pemangku kepentingan memiliki kesempatan untuk                               their input and perspectives.
menyampaikan masukan dan pendapat.

Dengan demikian, ABM dapat secara efektif mengelola                          By doing so, ABM effectively manages risks and aligns
risiko dan memastikan bahwa praktik bisnisnya selaras                        its business practices with sustainability values while
dengan nilai-nilai keberlanjutan serta memperhatikan                         considering the interests of all relevant parties. Below are
kepentingan semua pihak yang terkait. Berikut adalah                         the approaches and remedial measures implemented by
pendekatan-pendekatan ABM dan langkah-langkah                                ABM to mitigate negative impacts:[GRI 2-25]
remediasi untuk mengurangi dampak negatif tersebut.
[GRI 2-25]



                                                                                                         P T ABM I nve st am a Tbk      39
Page 40
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM




• ABM mengidentifikasi tingkat dan sifat dampak                                • ABM assesses the scope and nature of negative
  negatif, mengembangkan langkah-langkah remediasi,                              impacts, formulates remediation measures, and
  dan mengimplementasikannya.                                                    implements them.
• ABM telah menetapkan mekanisme pengaduan untuk                               • ABM has established a grievance mechanism to
  mengidentifikasi dan menangani setiap keluhan dari                             identify and address stakeholder concerns, including
  para pemangku kepentingan, termasuk karyawan,                                  those from employees, suppliers, customers, and the
  pemasok, pelanggan dan masyarakat* dimana ABM                                  communities where ABM operates. This includes a
  beroperasi, salah satunya mekanisme whistleblowing                             whistleblowing Mechanism that is accessible to the
  yang bisa diakses oleh masyarakat luas. Pendekatan                             public. The company’s approach to identifying and
  perusahaan dalam mengidentifikasi dan menangani                                addressing grievances includes conducting regular
  keluhan termasuk melakukan kegiatan pelibatan                                  stakeholder engagement activities, offering multiple
  pemangku kepentingan secara teratur, menyediakan                               channels for grievances, and investigating and
  berbagai saluran untuk menyampaikan keluhan dan                                responding to them in a timely and effective manner.
  menyelidiki serta menanggapi keluhan secara tepat
  waktu dan efektif.
• Selain mekanisme pengaduan, ABM telah menetapkan                             • In addition to grievance mechanisms, ABM has
  berbagai proses lain untuk memberikan remediasi                                established several other processes to address
  atas dampak negatif yang diidentifikasi sebagai                                identified negative impacts, including an environmental
  penyebab atau kontribusinya. Hal ini mencakup sistem                           management system, health and safety policies, and
  manajemen lingkungan, kebijakan kesehatan dan                                  social responsibility programs designed to enhance the
  keselamatan, dan program tanggung jawab sosial                                 quality of life in the communities where the company
  yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup                               operates.
  masyarakat dimana perusahaan beroperasi.
• Untuk memahami kebutuhan dan preferensi para                                 • To gain a deeper understanding of stakeholder
  pemangku kepentingan, ABM mengumpulkan umpan                                   needs and preferences, ABM gathers feedback on
  balik mengenai efektivitas mekanisme pengaduan.                                the effectiveness of its grievance mechanisms. This
  Umpan balik dari para pemangku kepentingan                                     feedback is considered for ongoing improvement and
  diperhitungkan dalam pengembangan dan perbaikan                                enhancement of the mechanisms.
  mekanisme.
• ABM melacak efektivitas mekanisme pengaduan                                  • ABM tracks the effectiveness of its grievance
  dan proses remediasi lainnya dengan memantau                                   mechanisms and other remediation processes by
  indikator kinerja utama, seperti jumlah dan sifat                              monitoring key performance indicators, such as the
  pengaduan yang diajukan dan waktu penyelesaiannya.                             number and nature of complaints received, along with
  Perusahaan juga melakukan survei dan konsultasi                                their resolution times. The company also conducts
  pemangku kepentingan secara berkala untuk                                      periodic stakeholder surveys and consultations to gain
  mengumpulkan umpan balik mengenai efektivitas                                  insights into the effectiveness of these mechanisms
  mekanisme dan prosesnya. ABM melaporkan contoh-                                and processes. ABM reports on the effectiveness of
  contoh efektivitas langkah-langkah remediasi dan                               its remediation measures and grievance mechanisms,
  mekanisme pengaduan, termasuk umpan balik                                      including stakeholder feedback, through sustainability
  dari para pemangku kepentingan, dalam laporan                                  reports and other public disclosures.
  keberlanjutan dan pengungkapan publik lainnya.


   Catatan: *Sehubungan dengan kelompok pemangku kepentingan masyarakat sudah mencakup kelompok rentan yang telah diidentifikasi oleh
   ABM, antara lain kelompok masyarakat yang rentan diskriminasi atau kekerasan, meliputi orang dengan kebutuhan khusus, perempuan, dan
   etnis minoritas. Selain itu, kelompok rentan juga mencakup masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.
   Note: *Regarding the stakeholder group of the community, it already encompasses vulnerable groups identified by ABM, including groups
   vulnerable to discrimination or violence, such as people with special needs, women, and ethnic minorities. Additionally, vulnerable groups also
   include communities living below the poverty line




       40          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 41
Topik Material Dalam Laporan Ini
Material Topics in This Report

                    GRI 2        PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
                                 Organisasi dan Praktik Pelaporannya
                              The Organization and Its Reporting Practices

                                           NASDAQ & GRI Criteria Checker

GRI 2-2    Entitas yang termasuk      Lihat penjelasan pada bagian Entitas yang termasuk dalam laporan keuangan
           dalam laporan keuangan     konsolidasi di bawah ini
           konsolidasi                See explanation in section Entities included in the consolidated financial statements
           Entities included in the   on below
           consolidated financial
           statements

GRI 2-3    Periode pelaporan,         Terdapat di bab Governance dalam laporan ini di halaman 219
           frekuensi, dan kontak      Can be found in the Governance chapter of this report on page 219
           Reporting period,
           frequency and contact
           point

GRI 2-4    Pernyataan kembali         Lihat penjelasan pada bagian Pernyataan Kembali Informasi di bawah ini
           informasi                  See explanation in section Restatements of Information on below
           Restatements of
           information

GRI 2-5    Assurance eksternal        Terdapat di bab Governance dalam laporan ini di halaman 219 dan 221
           External assurance         Can be found in the Governance chapter of this report on page 219 and 221




Entitas yang Termasuk dalam Laporan Keuangan                    Entities Included in the Consolidated Financial
Konsolidasi [GRI 2-2][GRI 2-6]                                  Statements [GRI 2-2][GRI 2-6]

Laporan Keberlanjutan 2024 ini mengungkapkan                    This 2024 Sustainability Report discloses the
data keuangan konsolidasi grup ABM sesuai dengan                consolidated financial data of the ABM Group in
Laporan Keuangan perusahaan yang telah diaudit.                 accordance with the Company’s audited Financial
Data ini mencerminkan kinerja keuangan keseluruhan              Statements. This data reflects the overall financial
perusahaan. Adapun metode pengumpulan dan                       performance of the Company. The methodology for
konsolidasi data kinerja lingkungan, sosial dan                 collecting and consolidating environmental, social, and
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk tahun                Occupational Health and Safety (OHS) performance
2024 tetap konsisten dengan tahun sebelumnya,                   data for 2024 remains consistent with previous years.
yang meliputi entitas anak pada sektor pertambangan             This includes subsidiaries operating in the coal mining
batubara (Mining Value Chain/MVC), dan sektor                   sector (Mining Value Chain/MVC) and Logistics,
Logistik, Jasa Rekayasa, Pengembangan Bisnis Baru               Engineering Services, new Business Development
(LENB). Hal ini memungkinkan perbandingan yang                  (LENB) sectors. Maintaining this consistency enables
akurat dari tahun ke tahun dan memberikan gambaran              accurate year-over-year comparisons and provides a
yang jelas mengenai perkembangan keberlanjutan di               clear representation of sustainability progress across
seluruh grup ABM.                                               the ABM Group.




                                                                                         P T ABM I nve st am a Tbk   41
Page 42
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report




Cakupan Kinerja Lingkungan, Sosial, dan K3
Scope of Environmental, Social, and OHS Performance

                Sektor                                                Perusahaan
                Sector                                                 Company

Pertambangan Batubara                     PT Reswara Minergi Hartama (RWA), PT Tunas Inti Abadi (TIA),
(Mining Value Chain/MVC)                  PT Cipta Kridatama (CK), PT Prima Wiguna Parama (PWP),
                                          PT Baruna Dirga Dharma (BDD), PT Pelabuhan Buana Reja
Coal Mining                               (PBR), PT Dianta Daya Embara (DDE), dan PT Nirmala Coal
(Mining Value Chain/MVC)                  Nusantara (NCN).

Logistik, Jasa Rekayasa,
Pengembangan Bisnis Baru                  PT Sanggar Sarana Baja (SSB),
(Logistics, Engineering, New              PT Cipta Krida Bahari (CKB),
Business/ LENB)                           PT Alfa Trans Raya (ATR),
                                          PT Anzara Janitra Nusantara (AJN),
Logistics, Engineering, New               PT Nagata Dinamika (ND).
Business (LENB)

Catatan: *Sesuai dengan prinsip GHG Accounting untuk menghindari penghitungan ganda, cakupan laporan CK hanya mencakup kinerja
lingkungan, sosial, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada konsesi yang dimiliki dan dikendalikan oleh Grup ABM. Sementara untuk
konsesi yang dimiliki dan dikendalikan oleh pihak lain yang dikelola oleh CK, aspek kinerja terkait akan dimasukkan ke dalam laporan milik pemilik
konsesi yang bersangkutan.
Note: **In accordance with GHG Accounting principles to avoid double counting, CK’s report scope includes only the environmental, social, and
occupational health and safety (OHS) performance of concessions owned and controlled by ABM Group. Meanwhile, for concessions owned and
managed by other parties but overseen by CK, the relevant performance aspects will be included in the report of the respective concession owner.




Pernyataan Kembali Informasi                                                  Restatement of Information
[SEOJK C.6][GRI 2-4]                                                          [SEOJK C.6][GRI 2-4]

Laporan Keberlanjutan 2024 ini mencatat adanya                                The 2024 Sustainability Report records several data
beberapa penyesuaian data pada laporan tahun 2023                             adjustments from the 2023 report, particularly emission
yaitu data emisi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan                      data, as part of the organization’s ongoing efforts
organisasi untuk meningkatkan akurasi dan transparansi                        to enhance reporting accuracy and transparency.
pelaporan. Selain itu, anak perusahaan kami yag                               Additionally, our subsidiary in the coal mining sector,
bergerak di sektor pertambangan batubara, PT Tunas                            PT Tunas Inti Abadi (TIA), is currently focused solely
Inti Abadi (TIA) yang saat ini hanya berfokus pada                            on land reclamation and rehabilitation activities.
aktivitas reklamasi dan rehabilitasi lahan.



       42          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 43
                        GRI 3      TOPIK MATERIAL 2024 | MATERIAL TOPICS 2024




Proses untuk Menentukan Topik                                   Process for Determining Material
Material [GRI 3-1]                                              Topics [GRI 3-1]
Penyusunan laporan keberlanjutan ini dilandasi oleh             The preparation of this Sustainability Report is guided
sejumlah prinsip fundamental yang menjadi acuan                 by fundamental principles that serve as a reference
dalam mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan                 for identifying, measuring, and reporting on business
dampak bisnis terhadap lingkungan, sosial, dan                  impacts across environmental, social, and economic
ekonomi, seperti:                                               aspects, including:




                                   Konteks
              Materialitas       Keberlanjutan       Keseimbangan         Komparabilitas           Kelengkapan
              Materiality        Sustainability         Balance           Comparability            Completeness
                                   Context




                                                                           Keterlibatan
                                   Ketepatan                                Pemangku
                Akurasi             Waktu               Kejelasan          Kepentingan               Keandalan
               Accuracy                                  Clarity                                     Reliability
                                  Punctuality                              Stakeholder
                                                                           Engagement




Prinsip-prinsip ini berperan sebagai kerangka kerja             These principles serve as a consistent and
yang konsisten dan komprehensif dalam menyajikan                comprehensive framework for presenting relevant
informasi yang relevan bagi pemangku kepentingan.               information to stakeholders. Additionally, the selection
Selain itu, proses pemilihan topik material dalam Laporan       of material topics in this Sustainability Report
Keberlanjutan dilakukan dengan mempertimbangkan                 considers the requirements established by applicable
persyaratan yang ditetapkan oleh regulasi nasional              national regulations while also conforming to relevant
yang berlaku, serta mengadopsi standar pelaporan                international sustainability reporting standards, such as:
keberlanjutan internasional yang relevan, yakni:



                                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk   43
Page 44
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report




         Peraturan Otoritas Jasa                           Nasdaq ESG Guidance 2.0
         Keuangan (POJK) No. 51/                           (2019) yang digunakan
         POJK.03/2017 tentang                              oleh lembaga sustainability
         Penerapan Keuangan                                performance rating MSCI,
         Berkelanjutan bagi                                Sustainalytics, dan Bumi
         Lembaga Jasa Keuangan,                            Global Karbon (BGK) dalam
         Emiten dan Perusahaan                             pengembangan kriteria
         Publik.                                           rating mereka.
         The Financial Services                            Nasdaq ESG Guidance 2.0
         Authority Regulation                              (2019) which is used by
         (POJK) No. 51/                                    sustainability rating agency,
         POJK.03/2017 concerning                           MSCI, Sustainalytics, and
         the Implementation of                             Bumi Global Karbon in
         Sustainable Finance                               developing their rating criteria.
         for Financial Services
         Institutions, Issuers and
         Public Companies.




                                                           Referensi lain yang sesuai
                                                           dan relevan dengan bisnis
                                                           Perusahaan di bidang
         Global Reporting Initiatives                      pertambangan secara
         (GRI) versi 2021 opsi “In                         umum, serta emerging
         Accordance” sebagai
                                                           mega tren global yang
         panduan penyusunan
                                                           memiliki dampak signifikan
         laporan keberlanjutan. Untuk
         GRI Sector Standard, ABM                          terhadap keberlanjutan
         sebagai holding investasi                         ABM.
         yang membawahi bisnis                             Other references that are
         dari berbagai sektor, belum                       appropriate and relevant to
         ada Sector Standard yang                          the Company’s business
         relevan untuk digunakan                           in the field of coal mining,
         untuk pelaporan tahun ini                         as well as emerging global
         tetapi kami menggunakan                           mega trends that have a
         GRI Sector Standard: COAL                         significant impact on ABM’s
         (GRI 12) sebagai salah satu                       sustainability.
         sektor bisnis kami.
         Global Reporting Initiatives
         (GRI) version 2021 option
         "In Accordance" as a guide
         for preparing sustainability
         reports. For the GRI Sector
         Standard, ABM as an
         investment holding that
         oversees businesses from
         various sectors, there is no
         relevant Sector Standard
         to be used for this year's
         reporting but we use the GRI
         Sector Standard: COAL (GRI
         12) as one of our business
         sectors.




       44          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 45
Secara umum, gambaran proses penentuan topik material untuk laporan ini adalah sebagai berikut:
In general, the description of the process of determining material topics for this report is as follows:




MENGANALISA                 IDENTIFIKASI ISU               MENYUSUN                         PERSETUJUAN
DAFTAR TOPIK                IDENTIFICATION                 SKALA PRIORITAS                  DEWAN KOMISARIS
MATERIAL TAHUN              OF ISSUES                      DEVELOP                          DAN DIREK
SEBELUMNYA                                                 PRIORITY SCALE                   APPROVAL BY THE
ANALYZING                   Identifikasi isu-isu                                            BOC AND BOD
                            dan topik-topik yang           Menyusun skala
THE LIST OF                 relevan dengan kondisi         prioritas berdasarkan           Dewan Komisaris dan
PREVIOUS YEAR'S             operasional perusahaan         pertimbangan-                   Direksi ABM telah
MATERIAL TOPICS             di tahun 2024 yang             pertimbangan                    meninjau dan menyetujui
                            diperoleh dari:                sebagai berikut:                topik materialitas yang
Melakukan tinjauan                                                                         menjadi dasar dalam
untuk menentukan            • Interaksi perusahaan         • Arah strategi bisnis
                              dengan para pemangku                                         penyusunan Laporan
relevansi setiap                                             perusahaan
                              kepentingan di tiap-                                         Keberlanjutan. Proses
material topik dari                                        • Umpan balik pemangku          ini dilakukan untuk
tahun sebelumnya.             tiap area operasional
                                                             kepentingan                   memastikan bahwa
                            • Identifikasi dan                                             topik yang dipilih
Perform assessments                                        • Tren yang sedang
                              kategorisasi isu-isu                                         selaras dengan strategi
and determine                                                berkembang
                              yang beririsan                                               bisnis, relevan dengan
relevance of each                                          • Praktik terbaik ESG
topic from the previous     • Memastikan emerging                                          ekspektasi pemangku
                                                             dan kriteria rating
material topics.              mega tren global                                             kepentingan, serta
                                                             ESG nasional dan
                              dan best practice di                                         mencerminkan dampak
                                                             internasional
                              ESG dan dari sektor                                          ekonomi, lingkungan,
                             pertambangan
                              tercakup dalam daftar
                                                           Develop a priority scale        dan sosial perusahaan
                                                                                           secara menyeluruh
                                                           based on the following
                              isu yang disusun                                             untuk periode 2024.
                                                           considerations:
                            Issues and topics              • Company's business            The BOC and BOD of
                            Identification relevant          strategy direction            ABM have reviewed and
                            to the company's                                               approved the material
                                                           • Stakeholder feedback
                            operational conditions                                         topics that serve as
                            in 2024 obtained from:         • Emerging trends               the foundation for the
                                                           • ESG best practice and         Sustainability Report. This
                            • Company interaction            national and international    process ensures that the
                              with stakeholders in           ESG rating criteria           selected topics align with
                              each operational area
                            • Identification and
                                                                                          the company’s business
                                                                                           strategy, are relevant to
                              categorization of                                            stakeholder expectations,
                              intersecting issues                                          and comprehensively
                            • Ensuring the inclusion of                                    reflect the company’s
                              global mega-trends and                                       economic, environmental,
                              best practices in ESG                                        and social impacts for the
                              (Environmental, Social,                                      period of 2024..
                              and Governance) and
                              the mining sector in the
                              compiled list of issues                                  
                        
                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   45
Page 46
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report




Daftar Topik Material [GRI 3-2]
List of Material Topics
Pada tahun 2024, penilaian materialitas dilakukan                                                                                 In 2024, the materiality assessment was conducted
menggunakan metode tinjauan manajemen, sejalan                                                                                    using a management review approach, in line with the
dengan evaluasi yang telah dilakukan pada tahun                                                                                   evaluation carried out in the previous year. The major
sebelumnya. Metode major assessment tidak diterapkan                                                                              assessment method was not implemented this year,
tahun ini, mengingat tidak adanya perubahan signifikan                                                                            as there were no significant changes in the business
dalam model bisnis maupun pemangku kepentingan                                                                                    model or key stakeholders related to ABM’s operations.
yang terkait dengan operasional ABM. Pendekatan                                                                                   This approach ensures that the identified material
ini memastikan bahwa isu-isu material yang telah                                                                                  issues remain relevant to the company’s business
diidentifikasi tetap relevan dengan strategi bisnis dan                                                                           strategy and sustainability commitments.
komitmen keberlanjutan perusahaan.

Berdasarkan proses dan langkah-langkah yang                                                                                       Based on the processes and steps outlined above, as
disebutkan di atas, serta tidak adanya perubahan topik                                                                            well as the lack of significant topic changes from last
material dari laporan tahun sebelumnya, kemudian                                                                                  year’s report, the Company has identified 13 material
Perusahaan mengidentifikasi 13 topik material untuk                                                                               topics for the 2024 Sustainability Report, detailed
Laporan Keberlanjutan 2024 sebagaimana yang                                                                                       below.
digambarkan di bawah ini.
                Pengaruh terhadap penilaian dan pengambilan keputusan oleh stakeholder




                                                                                                                   3 3      1 1 1
                                                                                                                   23   2 1
                         Impact Perceptions and decisionmaking by stakeholder

                                                                                         Sangat Penting
                                                                                         Most Important




                                                                                                                      2  4  2  4
                                                                                         More Important
                                                                                         Lebih Penting
                                                                                         Important
                                                                                          Penting




                                                                                                             Penting             Lebih Penting             Sangat Penting
                                                                                                            Important            More Important            Most Important


                                                                                                           Signifikasi terhadap dampak Ekonomi, LIngkungan, dan Sosial
                                                                                                          Significance towards Economic, Environment and Social Impacts




       46                                    Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 47
                  ‫ ׅ‬Pengendalian Polusi                                     ‫ ׅ‬Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3)
                    (Air, Udara, Tanah)                                     ‫ ׅ‬Manajemen Ketenagakerjaan
                  ‫ ׅ‬Energi & Emisi                                          ‫ ׅ‬Dampak Sosio-ekonomi kepada
                  ‫ ׅ‬Sistem Manajemen                                          Masyarakat, termasuk Sustainable
                    Keanekaragaman Hayati                                     Social Community Programs
                  ‫ ׅ‬Penilaian Kinerja Lingkungan                              sebagai Bagian dari Rencana Pasca
                  ‫ ׅ‬Pollution Control (Water, Air, Soil)                      Tambang yang Mendukung SDGs.
     Kinerja      ‫ ׅ‬Energy & Emission                                       ‫ ׅ‬Occupational Health & Safety (OHS)
                                                           Kinerja Sosial
   Lingkungan     ‫ ׅ‬Biodiversity Management Plans                           ‫ ׅ‬Employee Management
                                                              Social
  Environmental   ‫ ׅ‬Environmental Performance                               ‫ ׅ‬Socio-economic Impact on Society,
                                                           Performance
  Performance       Assessment                                                Including Sustainable Social Community
                                                                              Programs as Part of the Mine Closure
                                                                              Plan that Supports SDGs.

                  ‫ ׅ‬Tata Kelola Perusahaan yang                             ‫ ׅ‬Kinerja Ekonomi dan Dampak Ekonomi
                    Baik & Manajemen Risiko                                 ‫ ׅ‬Transisi dan Strategi Adaptasi
                  ‫ ׅ‬Transparansi, Integritas                                  Perubahan Iklim
                    dan Anti-korupsi                                        ‫ ׅ‬Pengaruh Terhadap Penilaian dan
                  ‫ ׅ‬Pengelolaan ESG Dalam                                     Pengambilan Keputusan oleh Stakeholder
                    Tata Kelola Perusahaan                                  ‫ ׅ‬Economic Performance and Impacts
  Kinerja Tata                                             Kinerja dan
                  ‫ ׅ‬Kepatuhan                                               ‫ ׅ‬Climate Change Transition and Adaptation
     Kelola                                                  Dampak
  Governance      ‫ ׅ‬Good Corporate Governance                Ekonomi          Strategies
  Performance       (GCG) & Risk Management                 Economic        ‫ ׅ‬Impact Perceptions and Decision Making by
                  ‫ ׅ‬Transparency, Integrity                Performance        Stakeholder
                    and Anti-corruption                    and Impacts
                  ‫ ׅ‬ESG Management in
                    Corporate Governance
                  ‫ ׅ‬Compliance




Dalam upaya mewujudkan komitmen terhadap                       In its commitment to sustainability, ABM proactively
keberlanjutan, ABM secara proaktif menyelaraskan               aligns key topics with its ESG Target 2025. One of the
topik-topik utama dengan ESG Target 2025. Salah satu           strategic steps taken includes a significant adjustment to
langkah strategis yang telah diambil adalah melakukan          the methodology for calculating emissions and energy
penyesuaian signifikan terhadap metodologi perhitungan         consumption. This initiative is integral to the company’s
emisi dan penggunaan energi. Langkah ini merupakan             strategy for achieving its established environmental
bagian integral dari strategi perusahaan untuk mencapai        goals targets.
target lingkungan yang telah ditetapkan.

Selain aspek lingkungan, ABM juga mengintegrasikan             In addition to environmental aspects, ABM integrates
pertimbangan ekonomi, sosial, dan tata kelola yang             economic, social, and good governance (ESG)
baik dalam seluruh operasional bisnisnya. Dengan               considerations throughout its entire operations. This
demikian, perusahaan berupaya menghadirkan solusi              approach ensures that the company provides solutions
yang tidak hanya berkelanjutan secara lingkungan, tetapi       that are not only environmentally sustainable but also
juga memberikan dampak positif terhadap aspek sosial           generate positive social and economic impacts.
dan ekonomi.

Melalui penerapan prinsip materialitas ganda, ABM              By implementing the double materiality principle, ABM
secara cermat mempertimbangkan dampak material                 thoroughly evaluates the material impact of its business
bisnis terhadap isu-isu ESG, maupun sebaliknya,                on ESG issues, as well as the material impact of ESG
yaitu dampak material isu-isu ESG terhadap bisnis.             issues on its business. This comprehensive approach
Pendekatan holistik ini memungkinkan perusahaan untuk          allows the company to effectively identify and respond
mengidentifikasi dan merespons secara efektif terhadap         to sustainability-related risks and opportunities.
risiko dan peluang yang terkait dengan keberlanjutan.          Consequently, ABM’s strategic actions demonstrate its
Dengan demikian, langkah-langkah strategis yang telah          commitment to responsible and sustainable business
diambil oleh ABM mencerminkan komitmen perusahaan              practices, aligning with global efforts to create a better
terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab dan             future for generations to come.
berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan upaya global dalam
membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi
mendatang.




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   47
Page 48
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report




                                                                                                          Dampak dan Pengelolaan
   Aspects and              Topik Material [GRI 3-2]                     Referensi
                                                                                                      Impact and Management Approach
      SDGs                      Material Topic                      GRI Topic Standard                            [GRI 3-3]

                                                                                          Kinerja ekonomi memiliki dampak signifikan terhadap
                                                                                          pertumbuhan bisnis, kesejahteraan karyawan, serta
                                                                                          kontribusi terhadap perekonomian nasional. ABM
                                                                                          menerapkan strategi bisnis yang adaptif dan inovatif untuk
                                                                                          menjaga daya saing serta keberlanjutan usaha. Kinerja
                                                                                          ekonomi dimonitor secara berkala melalui pencatatan dan
                                                                                          pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi
                                                                     Kinerja Ekonomi      yang berlaku. Perusahaan melakukan evaluasi terhadap
                                                                           (201)          berbagai indikator keuangan, termasuk pendapatan,
                                                                                          profitabilitas, arus kas, serta rasio keuangan lainnya
                                                                        Economic
                                                                    Performance (201)     Economic performance greatly influences business growth,
                                                                                          employee well-being, and national economic contributions.
                                                                                          ABM employs adaptive and innovative strategies to ensure
                                                                                          competitiveness and sustainability. We regularly monitor
                                                                                          economic performance through financial documentation
                                                                                          and reporting, adhering to relevant accounting standards.
                                                                                          The company assesses multiple financial indicators, such as
                                                                                          revenue, profitability, cash flow, and various financial ratios.

                                                                                          ABM memberikan dampak ekonomi tidak langsung yang
                                                                                          signifikan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
                                                                                          Dampak ini meliputi penciptaan lapangan kerja,
                                                                                          pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan kapasitas
                                                                                          mitra usaha, serta kontribusi terhadap pembangunan
                                                                                          infrastruktur di sekitar wilayah operasional. Topik
                                                                                          ini dikelola melalui kebijakan tanggung jawab sosial
                                                                                          perusahaan (CSR) yang terarah dan dokumen Rencana
     EKONOMI            Kinerja dan Dampak Ekonomi                                        Induk Pemberdayaan Masyarakat (RI-PPM). ABM secara
    ECONOMIC            Economic Performance and                      Dampak Ekonomi      rutin melakukan penilaian tahunan terhadap laporan kinerja
                        Impacts                                        Tidak Langsung     dan pencapaian key performance indicators (KPI) terkait
                                                                            (203)         pelaksanaan program CSR.
                        • Kinerja Ekonomi dan
                          Dampak Ekonomi                              Indirect Economic   ABM has substantial indirect economic impacts on
                        • Transisi dan Strategi                          Impact (203)     communities and stakeholders. These impacts include
                          Adaptasi Perubahan Iklim                                        job creation, local economic empowerment, the capacity
                                                                                          building of business partners, as well as contributions to
                        • Economic Performance and                                        infrastructure development around operational areas. These
                          Impacts                                                         topics are managed through a targeted corporate social
                        • Climate Change Transition                                       responsibility (CSR) policy and a Community Empowerment
                          and Adaptation Strategies                                       Master Plan (RI-PPM) document. ABM conducts annual
                                                                                          assessments of performance reports and the achievement
                                                                                          of key performance indicators (KPIs) related to the execution
                                                                                          of CSR programs.

                                                                                          ABM berkontribusi terhadap penerimaan negara melalui
                                                                                          pembayaran pajak yang sesuai dengan ketentuan yang
                                                                                          berlaku. Kepatuhan terhadap regulasi perpajakan tidak
                                                                                          hanya mencerminkan tanggung jawab perusahaan
                                                                                          sebagai wajib pajak, tetapi juga menjaga reputasi dan
                                                                                          kredibilitas di mata pemangku kepentingan. ABM memiliki
                                                                                          pendekatan sistematis terhadap risiko pajak, strategi pajak,
                                                                                          serta pendekatan perpajakan yang terintegrasi dengan
                                                                                          kebijakan internal yang mendukung kepatuhan terhadap
                                                                                          regulasi. Evaluasi terhadap kepatuhan ini dilakukan melalui
                                                                                          audit eksternal, dengan hasil yang dipublikasikan secara
                                                                      Perpajakan (207)    transparan sebagai bentuk akuntabilitas kepada para
                                                                         Tax (207)        pemangku kepentingan.

                                                                                          ABM contributes to state revenue through tax payments
                                                                                          in line with applicable regulations. Compliance with tax
                                                                                          regulations not only reflects the company’s responsibility as
                                                                                          a taxpayer but also upholds its reputation and credibility with
                                                                                          stakeholders. ABM employs a systematic approach to tax
                                                                                          risk and strategy, along with an integrated taxation method
                                                                                          that aligns with internal policies supporting regulatory
                                                                                          compliance. Compliance evaluations are carried out through
                                                                                          external audits, with the results transparently published to
                                                                                          ensure accountability to stakeholders.




       48          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 49
                                                                                 Dampak dan Pengelolaan
Aspects and      Topik Material [GRI 3-2]        Referensi
                                                                             Impact and Management Approach
   SDGs              Material Topic         GRI Topic Standard                           [GRI 3-3]

                                                                  ABM memiliki kebutuhan energi yang signifikan untuk
                                                                  mendukung operasionalnya, yang berdampak pada biaya
                                                                  serta emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Untuk mengelola hal
                                                                  ini, ABM melaksanakan berbagai inisiatif dan program
                                                                  efisiensi energi di setiap unit bisnis. Konsumsi energi
                                                                  dipantau secara berkala, termasuk total penggunaan,
                                                                  intensitas energi per unit produksi, dan kontribusi energi
                                                                  terbarukan, guna memastikan efektivitas kebijakan dan
                                                                  keberlanjutan operasional. Topik ini dievaluasi melalui
                                                                  mekanisme penilaian kinerja berdasarkan pelaporan
                                               Energi (302)       berkala serta pencapaian KPI.
                                               Energy (302)       ABM has considerable energy needs to support its
                                                                  operations, which affect both costs and Greenhouse
                                                                  Gas (GHG) emissions. To manage this, ABM carries out
                                                                  various energy efficiency initiatives and programs within
                                                                  each business unit. Energy consumption is regularly
                                                                  monitored, including total usage, energy intensity per unit
                                                                  of production, and renewable energy contributions, to
                                                                  ensure the effectiveness of policies and the sustainability of
                                                                  operations. This topic is evaluated through a performance
                                                                  appraisal mechanism based on periodic reporting and the
LINGKUNGAN                                                        achievement of Key Performance Indicators (KPIs).
ENVIRONMENT                                                       Air merupakan elemen penting dalam operasional ABM,
              Kinerja Lingkungan
                                                                  baik untuk mendukung kegiatan produksi maupun aktivitas
              Environmental Performance
                                                                  penunjang lainnya. ABM berkomitmen untuk menggunakan
              • Pengendalian Polusi                               air secara bertanggung jawab guna memastikan
                                                                  ketersediaan cadangan air bersih bagi masyarakat sekitar,
                (Air, Udara, Tanah)
                                                                  tanpa mengurangi kualitas sumber air maupun badan air
              • Energi & Emisi                                    saat dialirkan kembali. Dalam mengelola air, ABM memiliki
              • Sistem Manajemen                                  kebijakan dan strategi pengelolaan air ke seluruh entitas
                Keanekaragaman Hayati                             lini bisnis perusahaan. ABM kemudian melakukan evaluasii
              • Penilaian Kinerja             Air dan Efluen      melalui mekanisme penilaian pelaporan berkala kepada
                Lingkungan                         (303)          pihak-pihak berwenang, serta pencapaian KPI.
              • Pollution Control           Water and effluents   Water is an important element in ABM’s operations,
                (Water, Air, Soil)                 (303)          supporting both production and other supporting activities.
              • Energy & Emission                                 ABM is committed to utilizing water responsibly to ensure
              • Biodiversity Management                           the availability of clean water reserves for the surrounding
                                                                  community, while maintaining the quality of water sources
                Plans
                                                                  and bodies during their return flow. To manage water
              • Environmental Performance                         effectively, ABM has water management policies and
                Assessment                                        strategies for all entities within the company’s business
                                                                  lines. Furthermore, ABM conducts evaluations through
                                                                  periodic reporting assessment mechanisms to authorized
                                                                  parties, as well as tracking KPI achievements.

                                                                  Pengelolaan emisi yang efektif penting untuk memitigasi
                                                                  risiko lingkungan, memastikan kepatuhan terhadap
                                                                  regulasi, serta meningkatkan efisiensi operasional.
                                                                  ABM senantiasa menjalankan pengelolaan emisi dengan
                                                                  cara yang profesional, terukur, dan akuntabel. ABM
                                                                  telah melakukan berbagai pendekatan untuk mencapai
                                                                  komitmen pengurangan emisi GRK di beberapa area kerja
                                                                  ABM. ABM secara berkala melakukan penghitungan emisi
                                                                  GRK dengan melihat perbandingan 3 tahun terakhir
                                               Emisi (305)        emisi GRK
                                             Emissions (305)
                                                                  Effective emissions management is essential for mitigating
                                                                  environmental risks, ensuring regulatory compliance, and
                                                                  improving operational efficiency. ABM consistently conducts
                                                                  emissions management in a professional, measurable,
                                                                  and accountable manner. ABM has employed various
                                                                  approaches to fulfill its Greenhouse Gas (GHG) emission
                                                                  reduction commitments across several operational areas.
                                                                  ABM routinely calculates GHG emissions by analyzing the
                                                                  last 3 years of GHG emissions.




                                                                                       P T ABM I nve st am a Tbk      49
Page 50
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report




                                                                                                           Dampak dan Pengelolaan
   Aspects and              Topik Material [GRI 3-2]                     Referensi
                                                                                                       Impact and Management Approach
      SDGs                      Material Topic                      GRI Topic Standard                             [GRI 3-3]

                                                                                           Kegiatan operasional yang dijalankan berdampak langsung
                                                                                           pada lingkungan, salah satunya aspek keanakeragaman
                                                                                           hayati. ABM telah melakukan identifikasi dampak
                                                                                           keanekaragaman hayati serta upaya mitigasi dengan
                                                                                           menerapkan praktik-praktik keberlanjutan secara konsisten
                                                                                           seperti rehabilitasi lahan pasca-tambang, perlindungan
                                                                                           satwa liar, dan pengelolaan limbah yang baik. ABM juga
                                                                                           melakukan evaluasi terhadap kebijakan dan strategi
                                                                      Keanekaragaman       keanekaragaman hayati selalu dilakukan secara berkala
                                                                        Hayati (304)       dan akan dilakukan pembaruan sesuai dengan peraturan
                                                                                           dan perkembangan terkini.
                                                                      Biodiversity (304)
                                                                                           Operational activities have a direct impact on the
                                                                                           environment, including biodiversity. ABM has identified
                                                                                           biodiversity impacts and mitigated them by consistently
                                                                                           implementing sustainable practices such as post-mining
                                                                                           land rehabilitation, wildlife protection, and effective waste
                                                                                           management. ABM also regularly evaluates its biodiversity
                                                                                           policies and strategies, updating them in line with the latest
                                                                                           regulations and developments.

                                                                                           Pengelolaan limbah yang efektif penting untuk mengurangi
                                                                                           pencemaran, meningkatkan efisiensi sumber daya,
                                                                                           serta mendukung prinsip ekonomi sirkular. ABM telah
                                                                                           memiliki sistem pengelolaan dan pengolahan limbah yang
                                                                                           disesuaikan dengan bentuk dan karakteristik limbah.
                                                                                           Evaluasi terhadap kebijakan dan strategi pengelolaan
                                                                                           lingkungan, yang mencakup energi, emisi, air, dan limbah,
 LINGKUNGAN                                                                                dilakukan secara berkala. Pembaruan akan dilakukan
 ENVIRONMENT                                                                               sesuai dengan peraturan yang berlaku dan perkembangan
                        Kinerja Lingkungan                              Limbah (306)       terkini.
                        Environmental Performance                        Waste (306)
                                                                                           Effective waste management is vital for reducing pollution,
                        • Pengendalian Polusi                                              improve resource efficiency, and supporting circular
                          (Air, Udara, Tanah)                                              economy principles. ABM has a waste management
                        • Energi & Emisi                                                   and treatment system tailored to the specific forms and
                        • Sistem Manajemen                                                 characteristics of the waste. Regular evaluations of
                          Keanekaragaman Hayati                                            environmental management policies and strategies, which
                                                                                           include energy, emissions, water, and waste, are conducted.
                        • Penilaian Kinerja                                                Updates will be made in accordance with applicable
                          Lingkungan                                                       regulations and recent developments.
                        • Pollution Control
                                                                                           ABM berupaya menerapkan praktik keberlanjutan
                          (Water, Air, Soil)                                               melalui penilaian lingkungan kepada para pemasok guna
                        • Energy & Emission                                                menjalankan value chain yang ramah lingkungan dan
                        • Biodiversity Management                                          meminimalkan dampak operasional terhadap ekosistem.
                          Plans                                                            ABM memastikan setiap pemasok/mitra kerja/kontraktor
                        • Environmental Performance                                        baru di ABM dan anak perusahaan wajib menandatangani
                          Assessment                                                       dokumen dan memenuhi ketentuan kode etik yang
                                                                    Penilaian Lingkungan
                                                                                           tercantum dalam Pakta Integritas, Perjanjian Kemitraan,dan
                                                                      Pemasok (308)        Non-disclosure Agreement.
                                                                          Supplier
                                                                                           ABM strives to implement sustainability practices through
                                                                       Environmental       environmental assessments of suppliers to maintain an
                                                                      Assessment (308)     environmentally friendly value chain and reduce operational
                                                                                           impacts on the ecosystem. ABM ensures that every new
                                                                                           supplier, work partner, or contractor associated with ABM
                                                                                           and its subsidiaries must sign documents and adhere
                                                                                           to the provisions of the code of conduct outlined in the
                                                                                           Integrity Pact, Partnership Agreement, and Non-disclosure
                                                                                           Agreement.

                                                                                           ABM berupaya menerapkan praktik keberlanjutan melalui
                                                                                           penilaian sosial kepada para pemasok guna menjalankan
                                                                                           value chain yang dapat meminimalkan dampak sosial.
                                                                                           ABM memastikan setiap pemasok/mitra kerja/kontraktor
                                                                                           baru di ABM dan anak perusahaan wajib menandatangani
                                                                                           dokumen dan memenuhi ketentuan kode etik yang
                                                                          Supplier
                                                                                           tercantum dalam Pakta Integritas, Perjanjian Kemitraan,dan
                                                                       Environmental       Non-disclosure Agreement.
                                                                      Assessment (414)
                                                                                           ABM berupaya menerapkan praktik keberlanjutan melalui
                                                                       Supplier Social     penilaian sosial kepada para pemasok guna menjalankan
                                                                      Asessment (414)      value chain yang dapat meminimalkan dampak sosial. ABM
                                                                                           memastikan setiap pemasok/mitra kerja/kontraktor baru di
                                                                                           ABM dan anak perusahaan wajib menandatangani dokumen
                                                                                           dan memenuhi ketentuan kode etik yang tercantum dalam
                                                                                           Pakta Integritas, Perjanjian Kemitraan,dan Non-disclosure
                                                                                           Agreement.




       50          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 51
                                                                                  Dampak dan Pengelolaan
Aspects and      Topik Material [GRI 3-2]        Referensi
                                                                              Impact and Management Approach
   SDGs              Material Topic         GRI Topic Standard                            [GRI 3-3]

                                                                  Pengelolaan ketenagakerjaan yang baik penting untuk
                                                                  meningkatkan produktivitas, menjaga kesejahteraan tenaga
                                                                  kerja, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi
                                                                  ketenagakerjaan. ABM menerapkan kebijakan rekrutmen
                                                                  yang adil, pengembangan kompetensi, serta perlindungan
                                                                  hak-hak karyawan. Pemantauan dilakukan secara berkala
                                                                  mencakup tingkat perputaran karyawan, program manfaat,
                                                                  kesetaraan dan keberagaman, serta keselamatan dan
                                            Kepegawaian (401)     kesehatan kerja.
                                             Employment (401)
                                                                  Good labor management is crucial for enhancing
                                                                  productivity, ensuring workforce welfare, and complying
                                                                  with labor regulations. ABM enforces equitable recruitment
                                                                  policies, fosters competency development, and safeguards
                                                                  employee rights. Regular monitoring is carried out, focusing
                                                                  on employee turnover rates, benefit programs, equality and
                                                                  diversity, and occupational safety and health.
 SOSIAL
                                                                  ABM berupaya mewujudkan terciptanya budaya K3 yang
  SOCIAL
                                                                  dapat memberikan lingkungan kerja yang aman, sehat,
              Kinerja Sosial                                      dan nyaman untuk memastikan kelancaran kegiatan
              Social Performance                                  operasional bagi seluruh para pekerja. ABM menerapkan
              • Kesehatan & Keselamatan                           standar tertinggi pada aspek K3 mengikuti standar yang
                Kerja (K3)                                        berlaku baik nasional maupun internasional. Kinerja
                                                                  pengelolaan K3 kemudian dievaluasi oleh Direksi melalui
              • Manajemen
                                                                  mekanisme penilaian laporan kinerja dan pencapaian KPI
                Ketenagakerjaan                                   terkait aspek K3, utamanya pencapaian zero fatalities
              • Dampak Sosial-Ekonomi        Keselamatan dan
                                                                  dan zero Lost Time Injury (LTI) dan Recordable Incident di
                Kepada Masyarakat,           Kesehatan Kerja      seluruh lini bisnis dan anak perusahaan.
                Termasuk Sustainable              (403)
                                                                  ABM aims to foster an Occupational Health and Safety
                Social Community Programs   Occupational Health   (OHS) culture that ensures a safe, healthy, and comfortable
                sebagai Bagian dari          and Safety (403)     working environment for all employees, facilitating smooth
                Rencana Pasca Tambang                             operations. ABM adheres to the highest standards in
                yang Mendukung SDGs.                              OHS matters, in compliance with relevant national and
              • Occupational Health                               international regulations. The Board of Directors evaluates
                                                                  OHS management performance by reviewing performance
                & Safety (OHS)                                    reports and tracking key performance indicators (KPIs)
              • Employee Management                               related to OHS, particularly focusing on achieving zero
              • Socio-economic Impact                             fatalities, zero Lost Time Injuries (LTIs), and zero Recordable
                on Society, Including                             Incidents across all business lines and subsidiaries
                Sustainable Social
                                                                  ABM secara konsisten berusaha meningkatkan kompetensi
                Community Programs as
                                                                  dan kinerja karyawan melalui berbagai program pelatihan
                Part of the Mine Closure                          dan pengembangan SDM yang didasarkan pada kebutuhan
                Plan that Supports SDGs.                          pengembangan bisnis di masa depan. Pengelolaan aspek
                                                                  ini penting untuk meningkatkan kompetensi karyawan,
                                                                  mendukung pengembangan karier, serta memastikan
                                                                  kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi dinamika
                                                                  industri. Dalam upaya perusahaan meningkatkan kualitas
                                                                  karyawan, ABM telah menyusun kebijakan terkait Strategi
                                              Pelatihan dan       People Development di Grup ABM dengan menitikberatkan
                                             Pendidikan (404)     pada pengembangan biasa disingkat dengan 4C
                                                                  (Capability, Competence, Character, Contribution).
                                              Training and
                                             Education (404)      ABM consistently strives to improve employee competence
                                                                  and performance through various training and HR
                                                                  development programs that align with future business
                                                                  needs. Managing this aspect is crucial for improving
                                                                  employee competencies, supporting career advancement,
                                                                  and ensuring workforce readiness to tackle industry
                                                                  dynamics. To elevate the quality of its workforce, ABM has
                                                                  established a People Development Strategy within the ABM
                                                                  Group, focusing on the four key areas commonly referred to
                                                                  as 4C (Capability, Competence, Character, Contribution).




                                                                                       P T ABM I nve st am a Tbk       51
Page 52
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report




                                                                                                           Dampak dan Pengelolaan
   Aspects and              Topik Material [GRI 3-2]                     Referensi
                                                                                                       Impact and Management Approach
      SDGs                      Material Topic                      GRI Topic Standard                             [GRI 3-3]

                                                                                            ABM berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja
                                                                                            yang inklusif dan menghargai keberagaman. Pengelolaan
                                                                                            aspek ini penting untuk memastikan kesempatan yang adil
                                                                                            bagi seluruh karyawan, meningkatkan keterlibatan tenaga
                                                                                            kerja, serta menciptakan budaya kerja yang harmonis
                                                                                            dan produktif. ABM secara berkala melakukan evaluasi
                                                                                            terkait kebijakan, prosedur dan implementasi mengenai
                                                                                            kesetaraan gender. Evaluasi tersebut diperoleh dari
                                                                      Keanekaragaman        pelaporan pihak internal, eksternal, dan perkembangan
                                                                      dan Kesempatan        terkini mengenai isu dan regulasi terkait gender di tempat
                                                                        Setara (405)        kerja.

                                                                    Diversity and Equal     ABM consistently strives to improve employee competence
                                                                    Opportunity (405)       and performance through various training and HR
                                                                                            development programs that align with future business
                                                                                            needs. Managing this aspect is crucial for improving
                                                                                            employee competencies, supporting career advancement,
     SOSIAL                                                                                 and ensuring workforce readiness to tackle industry
      SOCIAL                                                                                dynamics. To elevate the quality of its workforce, ABM has
                        Kinerja Sosial                                                      established a People Development Strategy within the ABM
                                                                                            Group, focusing on the four key areas commonly referred to
                        Social Performance
                                                                                            as 4C (Capability, Competence, Character, Contribution).
                        • Kesehatan & Keselamatan
                          Kerja (K3)                                                        ABM berkomitmen untuk menerapkan prinsip non-
                                                                                            diskriminasi dalam seluruh aspek operasional dan sumber
                        • Manajemen
                                                                                            daya manusia guna menciptakan lingkungan kerja yang
                          Ketenagakerjaan                                                   adil, inklusif, dan menghargai perbedaan. Sebagai upaya
                        • Dampak Sosial-Ekonomi                                             mewujudkan prinsip non-diskriminasi, ABM memiliki
                          Kepada Masyarakat,                                                mekanisme penyampaian tindakan diskriminatif, termasuk
                          Termasuk Sustainable                                              pelecahan seksual di tempat kerja melalui Whistleblowing
                          Social Community Programs                                         System. ABM juga memiliki kebijakan khusus terkait sexual
                          sebagai Bagian dari                                               harassment dan diskriminasi yang diatur dalam Peraturan
                                                                                            Perusahaan. ABM secara berkala melakukan evaluasi
                          Rencana Pasca Tambang
                                                                                            terkait efektivitas kebijakan dan prosedur serta perangkat
                          yang Mendukung SDGs.                        Non-diskriminasi
                                                                                            mekanisme pelaporan tindak diskriminasi dan pelecehan
                        • Occupational Health                             (406)             seksual di tempat kerja dievaluasi.
                          & Safety (OHS)                            Non-discrimination
                                                                                            ABM is committed to applying the principle of non-
                        • Employee Management                             (406)             discrimination in all aspects of operations and human
                        • Socio-economic Impact                                             resources to create a fair, inclusive, and respectful work
                          on Society, Including                                             environment. To uphold this principle, ABM has established
                          Sustainable Social                                                a mechanism for reporting discriminatory actions,
                          Community Programsas Part                                         including sexual harassment in the workplace through the
                          of the Mine Closure Plan                                          Whistleblowing System. Additionally, ABM has specific
                                                                                            policies addressing sexual harassment and discrimination,
                          that Supports SDGs.                                               which are outlined in the Company Regulations. ABM
                                                                                            regularly evaluates the effectiveness of these policies and
                                                                                            procedures, as well as the reporting mechanism tools for
                                                                                            discrimination and sexual harassment in the workplace.

                                                                                            ABM berupaya memenuhi tanggung jawab dan kewajiban
                                                                                            untuk menjamin dan melindungi hak karyawan dan
                                                                                            pekerja melalui mekanisme penyusunan dan perundingan
                                                                        Kebebasan           Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Pengelolaan aspek ini
                                                                       Berserikat dan       penting untuk memastikan hubungan industrial yang
                                                                    Perundingan Kolektif    harmonis, meningkatkan kesejahteraan karyawan, serta
                                                                           (407)            menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
                                                                         Freedom of         ABM strives to fulfill its responsibilities and obligations
                                                                      Association and       to guarantee and protect the rights of employees and
                                                                    Collective Bargaining   workers through the mechanism of drafting and negotiating
                                                                            (407)           Collective Labor Agreements (CLAs). Effectively managing
                                                                                            this process is crucial to fostering harmonious industrial
                                                                                            relations, enhancing employee welfare, and establishing a
                                                                                            conducive working environment.




       52          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 53
                                                                                Dampak dan Pengelolaan
Aspects and      Topik Material [GRI 3-2]        Referensi
                                                                            Impact and Management Approach
   SDGs              Material Topic         GRI Topic Standard                          [GRI 3-3]

                                                                 ABM memahami bahwa pekerjaan di lingkungan
                                                                 perusahaan memiliki risiko tinggi dan memerlukan
                                                                 keterampilan serta keahlian khusus, sehingga tidak sesuai
                                                                 untuk mempekerjakan anak di bawah umur. Sesuai dengan
                                                                 Peraturan Perusahaan, ABM dan seluruh anak usaha
                                                                 menetapkan bahwa usia minimum untuk karyawan adalah
                                                                 18 tahun, sebagai bentuk tanggung jawab kami terhadap
                                            Pekerja anak (408)   perlindungan hak-hak anak dan kepatuhan terhadap
                                                                 standar internasional.
                                             Child labor (408)
                                                                 ABM recognizes that work within the company involves high
                                                                 risks and requires specialized skills and expertise, making it
                                                                 unsuitable to employ minors. In accordance with company
                                                                 regulations, ABM and its subsidiaries establish the minimum
                                                                 age for employees at 18 years, as part of our responsibility
                                                                 to protecting children’s rights and adhering to international
                                                                 standards.

                                                                 Kerja paksa terhadap karyawan akan berbahaya
 SOSIAL                                                          dan berisiko tinggi yang tentunya akan berpengaruh
  SOCIAL                                                         terhadap kelangsungan operasional Perusahaan. Untuk
              Kinerja Sosial                                     itu, ABM menerapkan sistem kerja giliran (shift work).
              Social Performance                                 Kami memastikan shift karyawan diatur sesuai dengan
                                                                 kebutuhan operasional Perusahaan dengan berpedoman
              • Kesehatan & Keselamatan                          pada peraturan yang berlaku. Dalam pengelolaan jam kerja,
                Kerja (K3)                                       perusahaan memastikan tidak memberlakukan overtime
                                             Kerja paksa atau
              • Manajemen                                        (lembur) secara berlebihan, serta mematuhi ketentuan
                                             wajib kerja (409)
                Ketenagakerjaan                                  peraturan perundang-undangan terkait waktu kerja dan
              • Dampak Sosial-Ekonomi           Forced or        istirahat.
                Kepada Masyarakat,           compulsory labor    Requiring forced labor from employees poses significant
                Termasuk Sustainable              (409)          dangers and risks that could certainly disrupt the Company’s
                Social Community Programs                        operations. For this reason, ABM adopts a shift work system.
                sebagai Bagian dari                              We make sure that employee shifts are structured according
                Rencana Pasca Tambang                            to the Company’s operational needs while complying with
                                                                 applicable regulations. In managing working hours, the
                yang Mendukung SDGs.
                                                                 Company is careful not to impose excessive overtime and
              • Occupational Health                              adheres to laws and regulations regarding working hours
                & Safety (OHS)                                   and rest periods.
              • Employee Management
                                                                 ABM menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat
              • Socio-economic Impact                            melalui berbagai program yang secara langsung
                on Society, Including                            berkontribusi pada pertumbuhan serta pembangunan
                Sustainable Social                               ekonomi dan sosial di sekitar wilayah operasional. ABM
                Community Programsas Part                        secara konsisten mengembangkan potensi lokal dan
                of the Mine Closure Plan                         memberdayakan masyarakat melalui kebijakan CSR yang
                that Supports SDGs.                              terarah dan dokumen Rencana Induk Pemberdayaan
                                                                 Masyarakat (RI-PPM). Implementasi program-program
                                                                 ini dilakukan oleh fungsi CSR di masing-masing anak
                                                                 perusahaan serta berkolaborasi dengan pemerintah
                                                                 dan pemangku kepentingan. Sebagai bagian dari upaya
                                                                 keberlanjutan, ABM secara rutin melakukan penilaian
                                             Masyarakat Lokal    tahunan terhadap laporan kinerja dan pencapaian KPI
                                                   (413)         terkait pelaksanaan program CSR.
                                            Local Communities
                                                                 ABM demonstrates its commitment to the community
                                                   (413)
                                                                 through various programs that directly contribute to
                                                                 economic and social growth and development in its
                                                                 operational areas. ABM continuously develops local
                                                                 potential and empowers communities through targeted
                                                                 CSR policies and Community Empowerment Master Plan
                                                                 (RI-PPM) documents. The CSR function in each subsidiary,
                                                                 in collaboration with the government and stakeholders,
                                                                 implements these programs. As part of its sustainability
                                                                 efforts, ABM regularly conducts annual assessments
                                                                 of performance reports and the achievement of key
                                                                 performance indicators (KPIs) related to the implementation
                                                                 of its CSR programs.




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk      53
Page 54
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report




                                                                                                           Dampak dan Pengelolaan
   Aspects and              Topik Material [GRI 3-2]                     Referensi
                                                                                                       Impact and Management Approach
      SDGs                      Material Topic                      GRI Topic Standard                             [GRI 3-3]


                                                                                            ABM menentang segala bentuk upaya pelanggaran
                                                                                            terkait korupsi dan penyuapan demi menciptakan
                                                                                            ekosistem kerja yang mampu melahirkan nilai-nilai
                                                                                            keberlanjutan. ABM memastikan bahwa setiap karyawan
                        Kinerja Tata Kelola
                                                                                            dan pemasok mematuhi Kebijakan Anti Suap dan
                        Governance Performance                                              Kebijakan Anti Korupsi perusahaan sebagai bagian dari
                                                                                            komitmen untuk menjalankan praktik bisnis yang bersih
                        • Tata Kelola Perusahaan                                            dan bebas dari pelanggaran korupsi serta gratifikasi.
                          yang Baik dan Manajemen                                           Implementasi kebijakan dan prosedur anti-korupsi yang
                          Risiko                                                            dijalankan ABM Group merujuk pada Undang-Undang
                        • Transparansi, Integritas dan                                      Anti-Korupsi Republik Indonesia yang dikeluarkan oleh
                          Anti-korupsi                                                      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ABM memiliki
 TATA KELOLA
                                                                                            Whistleblowing System (Sistem Pelaporan Pelanggaran)
  GOVERNANCE            • Pengelolaan ESG dalam
                                                                                            yang memungkinkan karyawan atau para pemangku
                          Tata Kelola Perusahaan                     Anti korupsi (205)     kepentingan lain melaporkan dugaan pelanggaran etika
                        • Kepatuhan                                 Anti-corruption (205)   atau tindakan penyimpangan di lingkungan perusahaan.
                        • Good Corporate                                                    ABM opposes all forms of offenses related to corruption
                          Governance (GCG) & Risk                                           and bribery to create a work environment that generates
                          Management                                                        sustainable value. ABM ensures that all employees and
                        • Transparency, Integrity and                                       suppliers adhere to the company’s Anti-Bribery Policy and
                          Anti-corruption                                                   Anti-Corruption Policy as part of its commitment to clean
                        • ESG Management in                                                 business practices free from corruption and gratuities. The
                          Corporate Governance                                              implementation of ABM Group’s anti-corruption policies
                                                                                            and procedures aligns with the Republic of Indonesia
                          Compliance                                                        Anti-Corruption Law issued by the Corruption Eradication
                        • Compliance                                                        Commission (KPK). ABM has a Whistleblowing System
                                                                                            that allows employees and other stakeholders to report
                                                                                            suspected ethical violations or irregularities within the
                                                                                            company.




Pengelolaan Topik Material [GRI 3-3]                                                Management of Material Topics [GRI 3-3]
Laporan keberlanjutan ini memperlihatkan komitmen                                   This sustainability report showcases ABM’s commitment
ABM dalam mengelola isu-isu material yang berdampak                                 to addressing material issues that significantly impact
signifikan terhadap bisnis dan pemangku kepentingan,                                its business and stakeholders, while also highlighting
serta bagaimana kegiatan operasional Grup ABM                                       the positive and negative effects of the Group’s
berdampak positif dan negatif di bidang lingkungan,                                 operations on the environment, society, and human
sosial dan hak asasi. Di samping itu, seluruh topik material                        rights. Furthermore, all material topics have been
telah disebarluaskan ke seluruh anak perusahaan dan                                 communicated with subsidiaries and business partners
mitra usaha guna memastikan penerapan manajemen                                     to ensure effective and sustainable management, with
yang efektif dan berkelanjutan, dengan penekanan pada                               a focus on minimizing negative impacts.
upaya mitigasi dampak negatif.

Untuk memastikan efektivitas pengelolaan isu-isu                                    To ensure effective management of material issues,
material, kami telah mengintegrasikan prinsip-prinsip                               we have integrated sustainability principles into all
keberlanjutan ke dalam seluruh aspek bisnis kami dengan                             aspects of our business. We have established clear
menetapkan target dan indikator kinerja yang jelas dan                              and measurable targets and performance indicators for
terukur untuk setiap isu material, sesuai dengan Strategi                           each material issue, in accordance with the “A Better
“A Better Method (ABM) in Empowering Energy”, yang                                  Method (ABM) in Empowering Energy” Strategy, which
terdiri dari lima pilar. Sehingga, kemajuan kami dapat                              consists of five pillars. This allows us to monitor our
dipantau secara berkala. Setiap topik material yang                                 progress regularly. Additionally, we have successfully
berpotensi menimbulkan dampak negatif juga telah                                    identified any material topics with potential negative
berhasil diidentifikasi dan upaya mitigasi telah dilakukan                          impacts and optimized our mitigation efforts.
secara optimal.




       54          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 55
P T ABM I nve st am a Tbk   55
Page 56
Penghargaan dan Sertifikasi
Award and Certification




Penghargaan dan Sertifikasi
Award and Certification
Penghargaan | Award



            PT ABM Investama Tbk. (ABM)                                                PT Cipta Kridatama (CK)
Asia Sustainability Reporting Rating(ASSRAT) - Gold Rank             Penghargaan Aditama untuk Pemegang Izin Usaha Jasa
Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT) - Gold Rank            Pertambangan (IUJP) dalam aspek Pengelolaan Standarisasi dan
Pemberi | From: National Center for Coporate Reporting               Usaha Jasa Mineral dan Batubara tahun 2024 (Site PT Borneo
(NCCR)                                                               Indobara)

ESG Transparency and Disclosure Award dengan predikat                Aditama Award for Mining Services Business Permit (IUJP) holders
“Leadership AAA”                                                     in the aspect of Standardization Management and Mineral and Coal
ESG Transparency and Disclosure Award dengan predikat                Services Business in 2024 (PT Borneo Indobara Site)
“Leadership AAA”                                                     Pemberi | From:
Pemberi | From: InvestorTrust dan Bumi Global Karbon (BGK)           Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan
Foundation                                                           Sumber Daya Mineral (ESDM)
                                                                     Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and
Runner-up for Next-Gen Innovator Category (SAP Customer              Mineral Resources
Excellence Award SEA 2024)
Pemberi | From: SAP                                                  Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Jasa
                                                                     Pertambangan (IUJP) dalam aspek Pengelolaan Standarisasi dan
Fortune 100 Indonesia’s Biggest Companies
                                                                     Usaha Jasa Mineral dan Batubara tahun 2024 (Site PT Tunas Inti
Pemberi | From: Fortune Indonesia
                                                                     Abadi)
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze
                                                                     Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan
Winner Sektor Korporasi Swasta Kategori Kanal Digital Sub
                                                                     (IUJP)
Kategori Website
                                                                     dalam aspek Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze Winner,
                                                                     Batubara tahun 2024 (Site PT Tunas Inti Abadi)
Private Corporate Sector, Sub Digital - Investortrust, Bumi Global
Karbon (BGK) Foundation dan IPMI                                     Pemberi | From:
Channel Category, Website Category                                   Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan
Pemberi | From: Public Relations Indonesia (PR Indonesia)            Sumber Daya Mineral (ESDM)
                                                                     Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze
                                                                     Mineral Resources
Winner Sektor Korporasi Swasta Kategori Laporan Tahunan
Sub Kategori Annual Report                                           Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Jasa
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze Winner,        Pertambangan (IUJP) dalam aspek Pengelolaan Standarisasi dan
Private Corporate Sector, Annual Report                              Usaha Jasa Mineral dan Batubara tahun 2024 (Site PT Multi Harapan
Category, Annual Report Sub Category                                 Utama)
Pemberi | From: Public Relations Indonesia (PR Indonesia)
                                                                     Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze                (IUJP) dalam aspek Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral
Winner Sektor Korporasi Swasta Kategori Laporan Tahunan              dan Batubara tahun 2024 (Site PT Multi Harapan Utama)
Sub Kategori Sustainability Report
                                                                     Pemberi | From:
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze Winner,
                                                                     Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan
Private Corporate Sector, Annual Report
                                                                     Sumber Daya Mineral (ESDM)
Category, Sustainability Report Sub Category
                                                                     Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and
Pemberi | From: Public Relations Indonesia (PR Indonesia)
                                                                     Mineral Resources
Gold Plus Kategori Pengurangan Emisi Award
Gold Plus, Category of Emission Reduction Award                      Penghargaan Excellence Award for Safety and Health
Pemberi | From: Transparansi & Penurunan Emisi Korporasi             Excellence Award for Safety and Health
Terbaik 2024                                                         Pemberi | From: Indonesia Safety Excellence Award (ISEA)
Best Corporate Transparency & Emission Reduction 2024
                                                                     Penghargaan The Best Improvement Safety Management
Indonesia Regulation Compliance Awards -                             Performance
Sapphire untuk kategori Governance Award                             The Best Improvement Safety Management Performance
Indonesia Regulation Compliance Awards -                             Pemberi | From: Indonesia Safety Excellence Award (ISEA)
Sapphire for Governance Award Category
Pemberi | From: Hukum Online                                         Penghargaan The Best Health and Safety Leadership of The Year
CSR Award 2024 - Kategori Most Impactful Program -                   The Best Health and Safety Leadership of The Year
Health & Education                                                   Pemberi | From: Indonesia Safety Excellence Award (ISEA)
CSR Award 2024 - Category of Most Impactful Program                  Penghargaan Champion of The Year 2024
- Health & Education                                                 Champion of The Year 2024
Pemberi | From: Investortrust, Bumi Global Karbon (BGK)              Pemberi | From: Indonesia QSHE Sustainability Award (IQSA)
Foundation dan IPMI
Silver Achievement OPEXCON 2024                                      Penghargaan Best Innovation for QSHE
Pemberi | From: Operational Excellent Conference and Award           Best Innovation for QSHE
                                                                     Pemberi | From: Indonesia QSHE Sustainability Award (IQSA)
Best Non-Financial Sector Company IICD
Corporate Governance Awards 2024                                     Penghargaan Best QSHE Digital Transformation
Pemberi | From: Indonesian Institute for Corporate                   Best QSHE Digital Transformation
Directorship                                                         Pemberi | From: Indonesia QSHE Sustainability Award (IQSA)


       56         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 57
                                                  PT Cipta Kridatama (CK)
Penghargaan Best Director QSHE Excellent | Best Director QSHE Excellen
Pemberi | From: Indonesia QSHE Sustainability Award (IQSA)
Penghargaan Best Senior Vice President for QSHE Excellent | Best Senior Vice President for QSHE Excellent
Pemberi | From: Indonesia QSHE Sustainability Award (IQSA)
Penghargaan Gold Medal Fitness Drill | Gold Medal Fitness Drill
Pemberi | From: Kalimantan Fire and Rescue Challenge (KFRC)
Penghargaan Silver Medal Water Rescue | Silver Medal Water Rescue
Pemberi | From: Kalimantan Fire and Rescue Challenge (KFRC)
Penghargaan The Best Team Spirit | The Best Team Spirit
Pemberi | From: Sumatra Fire and Rescue Challenge (SFRC)
Penghargaan 1st Runner Up Winner Road Accident Rescue | 1st Runner Up Winner Road Accident Rescue
Pemberi | From: Sumatra Fire and Rescue Challenge (SFRC)
Penghargaan 2nd Runner Up Winner Structural Fire Fighting | 2nd Runner Up Winner Structural Fire Fighting
Pemberi | From: Sumatra Fire and Rescue Challenge (SFRC)
Penghargaan 3rd Runner Up Winner Water Rescue | 3rd Runner Up Winner Water Rescue
Pemberi | From: Sumatra Fire and Rescue Challenge (SFRC)
Penghargaan Juara Harapan II untuk kategori Fire Competency Test | Juara Harapan II untuk kategori Fire Competency Test
Pemberi | From: Indonesia Fire and Rescue Challenge (IFRC)
Gold Achievement kategori Innovation in Technology Development - Other Service Industries
Pemberi | From: Stevie Award
Best Spirit Team (1st Sumatera Fire and Rescue Challenge Kategori Best Spirit Team
1st Sumatera Fire and Rescue Challenge Best Spirit Team Category)
Pemberi | From: PT Bukit Asam
Juara Harapan 1 Road Accident Rescue | 1st Place Honorable Mention Road Accident Rescue
Pemberi | From: PT Bukit Asamuara
Juara Harapan 2 Fire Fighter Combat | 2nd Place Honorable Place of Fire Fighter Combat
Pemberi | From: PT Bukit Asam
Forum Ilmiah Tahunan - Masyarakat Geologi Teknik Indonesia (FIT-MGTI)
Annual Scientific Forum - Indonesian Society of Geological Engineering (FIT-MGTI)
Pemberi | From:
Forum Ilmiah Tahunan - Masyarakat Geologi Teknik Indonesia (FIT-MGTI)
Annual Scientific Forum -Indonesian Society of Engineering Geology (FIT-MGTI)
Best OHS in Mining Category
Pemberi | From:
First Indonesia Magazine dan didukung oleh INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
First Indonesia Magazine and is supported by INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
Improvement Safety Management Performance
Pemberi | From:
First Indonesia Magazine dan didukung oleh INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
First Indonesia Magazine and is supported by INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
Best Health & Safety Leadership of the Year
Pemberi | From:
First Indonesia Magazine dan didukung oleh INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
First Indonesia Magazine and is supported by INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
Excellence Award for Safety
Pemberi | From:
First Indonesia Magazine dan didukung oleh INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
First Indonesia Magazine and is supported by INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
Aditama kategori Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batu Bara site PT Borneo Indobara
The category of Standardization Management and Mineral and Coal Services Business site PT Borneo Indobara
Pemberi | From: Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) | Ministry of Energy and Human Resources (MEMR)
Utama Kategori Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batu Bara site PT Tunas Inti Abadi
Main category of Standardization Management and Mineral and Coal Services Business PT Tunas Inti Abadi site
Pemberi | From: Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) | Ministry of Energy and Human Resources (MEMR)
Utama kategori Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batu Bara site PT Multi Harapan Utama
Main category of Standardization Management and Mineral and Coal Services Business PT Multi Harapan Utama site
Pemberi | From: Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) | Ministry of Energy and Human Resources (MEMR)
Silver Achievement OPEXCON 2024
Pemberi | From: Operational Excellent Conference and Award



                                                                                               P T ABM I nve st am a Tbk   57
Page 58
Penghargaan dan Sertifikasi
Award and Certification




               PT Cipta Krida Bahari (CKB)                                   PT Prima Wiguna Parama (PWP)
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Balikpapan, Provinsi               Penghargaan Kecelakaan Nihil Kabupaten Aceh Barat,
Kalimantan Timur                                                     Provinsi Aceh
Zero Accident Award for Balikpapan City, East Kalimantan             Zero Accident Award, West Aceh Regency, Aceh Province
Province
                                                                     Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Menteri                 Manpower of the Republic of Indonesia
Ketenagakerjaan RI
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Samarinda, Provinsi
Kalimantan Timur
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Samarinda, Provinsi
Kalimantan Timur
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Timur | Gubernur
Kalimantan Timur
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan
Angkutan Umum
Public Transport Company Safety Management System
Certificate
Pemberi | From: Dirjen Perhubungan Darat | Dirjen
Perhubungan Darat
Penghargaan Performance KPLH Terbaik Subcontractor
Logistic
Best Performance KPLH Subcontractor Logistic
Pemberi | From: PT Adaro Energy
Best Safety Leadership Performance
Best Safety Leadership Performance
Pemberi | From: PT British Petroleum
Best Safety Implementation
Best Safety Implementation
Pemberi | From: PT Medco Energy
Maintaining Performance 2023
Maintaining Performance 2023
Pemberi | From: PT Total Energies
Best of the Best Vendors 2023
Pemberi | From: : PT Cipta Kridatama
Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan Terpatuh
Most Compliant Customs Service Provider
Pemberi | From:
Direktorat Bea dan Cukai Jakarta | Directorate General of
Customs and Excise
Kepatuhan Sebagai Perusahaan Penerima Fasilitas Tempat
Penimbunan Berikat (TPB)
Pemberi | From: :
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan
Bagian Timur
Directorate General of Customs and Excise East Kalimantan
Bronze Achievement for Innovation in Transportation &
Logistics Category
Pemberi | From: Stevie Awards




       58         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 59
                                              PT Sanggar Sarana Baja (SSB)
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur
Zero Accident Award for Balikpapan, East Kalimantan Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Zero Accident Award for Samarinda, East Kalimantan Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur
Zero Accident Award, Berau Regency, East Kalimantan Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur
Zero Accident Award, East Kutai Regency, East Kalimantan Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan
Zero Accident Award, Balangan Regency, South Kalimantan Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur
Zero Accident Award for Balikpapan City, East Kalimantan Province
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Timur | Governor of East Kalimantan
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan
Zero Accident Award, Balangan Regency, South Kalimantan Province
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Selatan | Governor of East Kalimantan
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dengan kategori Platinum (PT SSB Site Sangatta)
Award for HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace with Platinum category (PT SSB Site Sangatta)
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS
di tempat kerja dengan kategori Gold (PT SSB Site Bengalon)
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace with the Gold category (PT SSB Site Bengalon)
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dengan kategori Silver (PT SSB Kalimantan
Selatan)
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace in the Silver category (PT SSB South Kalimantan)
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dengan kategori Gold (PT SSB Kutai Timur)
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace with the Gold category (PT SSB East Kutai)
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Timur | Governor of East Kalimantan
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dengan kategori Silver
(PT SSB Kabupaten Balangan)
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace in the Silver category (PT SSB Balangan Regency)
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Selatan | Governor of East Kalimantan
Juara 2 Mining Service Company PJO Evaluation | 2nd Place Mining Service Company PJO Evaluation
Pemberi | From: Freeport Indonesia
Penghargaan K3 Tingkat Provinsi Banten Kategori Panitia Pembina Keselamatan & Kesehatan Kerja (P2K3)
OHS Award at Banten Province Level Category Occupational Safety & Health Supervisory Committee (P2K3)
Pemberi | From: Provinsi Banten | Banten Province
Penghargaan K3 Tingkat Provinsi Banten Kategori Pencegahan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja
OHS Award at Banten Province Level Category Prevention of HIV/AIDS in the Workplace
Pemberi | From: Provinsi Banten | Banten Province
Juara 1 dalam kategori Lomba Green Workshop pada pelaksanaan Bulan K3 Nasional 2025
1st Place in the Green Workshop Competition category during the 2024 National K3 Month
Pemberi | From: PT TIA
Zero Accident SSB Samarinda
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Timur | Governor of East Kalimantan
Zero Accident SSB Berau
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Timur | Governor of East Kalimantan
Gold Achievement OPEXCON 2024
Pemberi | From: Operational Excellent Conference and Award




                                                                                                 P T ABM I nve st am a Tbk   59
Page 60
                                                       PT Tunas Inti Abadi (TIA)
Penghargaan Aditama dan trofi Best of The Best untuk Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP)
dalam aspek Keselamatan Pertambangan tahun 2024
Aditama Award and Best of The Best trophy for Mining Business Permit (IUP) Holders in
the Mining Safety aspect in 2024
Pemberi | From:
Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
Penghargaan Aditama trofi Best of The Best untuk Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP)
dalam aspek Pengelolaan Lingkungan Hidup tahun 2024
Aditama Award Best of The Best trophy for Mining Business Permit (IUP) Holders in the Environmental Management aspect in 2024
Pemberi | From:
Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP)
dalam aspek Teknis Pertambangan tahun 2024
Main Award for Mining Business Permit (IUP) Holders in Mining Technical Aspects in 2024
Pemberi | From:
Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam aspek Konservasi tahun 2024
Main Award for Mining Business Permit (IUP) Holders in the Conservation aspect in 2024
Pemberi | From: Dirjen Minerba | Dirjen Minerba
Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam aspek Pengelolaan Standarisasi
dan Usaha Jasa Mineral dan Batubara tahun 2024
Main Award for Mining Business License (IUP) Holders in the Standardization and Management of Mineral
and Coal Services Business aspects in 2024
Pemberi | From:
Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS
di tempat kerja dengan kategori Gold
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace in the Gold category
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Menteri Ketenagakerjaan RI
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dengan kategori Platinum
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace in the Platinum category
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Selatan | Governor of East Kalimantan
CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2024 - Kategori Silver
CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2024 - Silver Category
Pemberi | From: Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia
Minister of Village and Development of Disadvantaged Regions and Transmigration of the Republic of Indonesia




                                                                                              Daftar penghargaan Grup
                                                                                              ABM selengkapnya dapat
                                                                                              dilihat di Laporan Tahunan
                                                                                                       Perusahaan
                                                                                               Complete list of award of
                                                                                               ABM Group refers to the
                                                                                               Company Annual Report




     60       Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 61
Sertifikasi | Certification
                     ISO 37001:                                                               Periode Berlaku | Validity:
                     2016 Mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan                            22 Desember 2022-22 Desember 2025
                     (Anti-Bribery Management System)                                         22 Desember 2022- 22 Desember 2025
                     ISO 37001: 2016 on Anti-Bribery Management System                        (PT. SGS Indonesia)


                                                           MINING VALUE CHAIN
           ISO 9001:2015                                                                                                        ISO 9001:2015
           Periode Berlaku | Validity: 5 Desember 2022-5 Desember 2025 (PT. SGS Internasional)                                  Periode Berlaku | Validity
           ISO 14001:2015                                                                                                       5 Desember 2022- 5 Desember 2025
           Periode Berlaku | Validity: 5 Desember 2022- 5 Desember 2025 (PT. SGS Internasional)                                 (PT. SGS Internasional)
           ISO 45001:2018
           Periode Berlaku | Validity: 5 Desember 2022-5 Desember 2025 (PT. SGS Internasional)                                  ISO 37001:2016
           ISO 37001:2016                                                                                                       Periode Berlaku | Validity
           Periode Berlaku | Validity: 12 Maret 2023- 12 maret 2024 (PT. SGS Internasional)                                     24 Januari 2025-25 Januari 2028
                                                                                                                                (PT. SGS Internasional)




                                                                               LENB


ISO 9001:2015 Periode Berlaku | Validity:30 September 2022 – 19 Agustus 2025 (TUV Rheinland)                            ISO 9001:2015
                                                                                                                        Periode Berlaku | Validity:
ISO 14001:2015 Periode Berlaku | Validity:26 September 2022 – 25 Juni 2025 (TUV Rheinland)
                                                                                                                        3 Januari 2024- 2 Desember 2026
ISO 45001:2018 Periode Berlaku | Validity: 26 September 2022- 25 Juni 2025 (TUV Rheinland)                              (PT. TUV NORD Indonesia)
ISO 37001:2016 Periode Berlaku | Validity: 17 Januari 2025- 16 Januari 2028 (TUV Rheinland)                             ISO 14001:2015
Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai No. KEP-266/BC/2024 Tentang Perpanjangan Atas KEP-30/BC/2016                  Periode Berlaku | Validity:
Tentang Pengakuan PT Cipta Krida Bahari Sebagai Operator Ekonomi Bersertifikat (Authorized Economic Operator)           3 Januari 2024-2 Desember 2026
Decision of the Director General of Customs and Excise No. KEP-266/BC/2024                                              (PT. TUV NORD Indonesia)
Concerning Extension of KEP-30/BC/2016 Concerning Recognition of PT Cipta Krida                                         ISO 45001:2018
Bahari as a Certified Economic Operator (Authorized Economic Operator)                                                  Periode Berlaku | Validity
Periode Berlaku | Validity 27 Desember 2024- 25 Januari 2026                                                            3 Januari 2024- 2 desember 2026 (
(Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI | Director General                                           PT. TUV NORD Indonesia)
of Customs and Excise of the Indonesian Ministry of Finance)
                                                                                                                        Sistem Manajemen Kesehatan dan
Sertifikat Perpanjangan Pengakuan sebagai Authorized Economic Operator (AEO)                                            Keselamatan Kerja (SMK3)
Certificate of Extension of Recognition as Authorized Economic Operator (AEO)                                           (Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia)
Periode Berlaku | Validity 25 Januari 2021- 25 Januari 2026
                                                                                                                        Occupational Health & Safety Design and
(Direktur Jenderal Bea dan Cukai | Director General of Customs and Excise)
                                                                                                                        Implementation (the Minister of Manpower of the
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan PP No 50 Tahun 2012                             Republic of Indonesia)
(Tahap Awal - 64 Kriteria) SK Menaker RI No. 95 Tahun 2023 CKB Cakung
                                                                                                                        Certificate of Authorization “R” for Metallic and
Occupational Safety & Health Management System based on PP No. 50 of 2012 (Initial Stage - 64 Criteria)
                                                                                                                        Repairs and Alterations Izin penggunaan simbol
Degree of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia No. 95 Year 2023 Certificate CKB Cakung
                                                                                                                        R sesuai ketentuan National Board Inspection
Periode Berlaku | Validity 9 Juni 2023 - 9 Juni 2026
                                                                                                                        Code dan NB-415, Akreditasi Organisasi
(TUV Rheinland Indonesia)
                                                                                                                        Perbaikan “R”
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum berdasarkan Keputusan Menteri
                                                                                                                        Certificate of Authorization “R” for Metallic and
Perhubungan RI No. 85 Tahun 2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum
                                                                                                                        Repairs and Alterations Permission to use the
Certificate of Safety Management System of Public Transport Company based
                                                                                                                        R symbol in accordance with the provisions of
on the Decree of the Minister of Transportation of the Republic
                                                                                                                        the National Board Inspection Code and NB-415,
of Indonesia No. 85 Year 2018 on Safety Management System of Public Transport Company
                                                                                                                        Accreditation of Major “R” Repair Organizations
Periode Berlaku | Validity 29 Agustus 2022 - 929 Agustus 2027
                                                                                                                        Mining Technical Management criteria.
(Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI | Director General
of Land Transportation, Ministry of Transportation)                                                                     Periode Berlaku | Validity :
                                                                                                                        1 Desember 2020 - 14 Januari 2024
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012
                                                                                                                        (The American Society of Mechanical Engineers)
(Tahap Awal - 64 Kriteria) SK Menaker RI No. 185 Tahun 2024 CKB Banjamasin
Occupational Safety and Health Management System Certificate based on PP No. 50 of 2012 (Initial Stage - 64 Criteria)
Decree of the Minister of Manpower of the Republic of Indonesia No. 185 of 2024 Certificate CKB Banjarmasin
Periode Berlaku | Validity 6 Agustus 2024 - 6 Agustus 2027 (TUV Rheinland Indonesia)
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012                                     Sepanjang tahun 2024,
(Tahap Awal - 64 Kriteria) SK Menaker RI No. 185 Tahun 2024 CKB Surabaya                                                    ABM telah terdaftar dalam berbagai
Occupational Safety and Health Management System Certificate based on PP No. 50 of 2012 (Initial Stage - 64 Criteria)           ESG Ratings, antara lain:
Decree of the Minister of Manpower of the Republic of Indonesia No. 185 of 2024 Certificate CKB Surabaya
Periode Berlaku | Validity 6 Agustus 2024 - 6 Agustus 2027 (TUV Rheinland Indonesia)                                         Throughout 2024, ABM has been
TWIMC Letter Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
                                                                                                                               listed in various ESG Ratings,
Kerja berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 (CKB Balikpapan)                                                                                   including:
TWIMC Letter Audit of Occupational Health and Safety Management System
Certification based on PP No. 50 of 2012 (CKB Balikpapan)
Periode Berlaku | Validity 6 Agustus 2024 - 6 Agustus 2027 (TUV Rheinland Indonesia)
TWIMC Letter Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
Kerja berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 (CKB Samarinda)
TWIMC Letter Audit of Occupational Safety and Health Management System
Certification based on PP No. 50 of 2012 (CKB Samarinda)
Periode Berlaku | Validity 6 Agustus 2024 - 6 Agustus 2027 (TUV Rheinland Indonesia)
TWIMC Letter Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 (Ruang Lingkup 7 Lokasi CKB)
TWIMC Letter Audit of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System Certification (Scope 7 CKB Locations)
Periode Berlaku | Validity 2 Oktober 2024 - 2 oktober 2027 (TUV Rheinland Indonesia)




                                                                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk           61
Page 62
   E
Lingkungan
Environmental




      Bagi ABM, menjaga lingkungan bukan
      sekadar kewajiban, melainkan investasi
      kami bagi masa depan.
      For ABM, caring for the environment
      is not merely an obligation, but our
      investment for the future.
Page 63
                                                               NDAQ E1
                                        EMISI GAS RUMAH KACA | GHG EMISSIONS
 0,0000314 Ton                               [SEOJK F.11][GRI 305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-3]
                                                   [GRI 305-5][GRI 305-6][GRI 305-7]
  CO2eq/US$
  Rasio intensitas emisi
  Emission Intensity Ratio
                             Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
 0,0102 GJ/US$              Dalam aspek keberlanjutan, isu perubahan iklim menjadi perhatian utama
  Intensitas energi          bagi pemangku kepentingan. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap hal
  dalam organisasi           tersebut, ABM senantiasa melaksanakan pengelolaan dampak lingkungan
  Energy intensity within    secara profesional, terukur, dan akuntabel, khususnya dalam pengendalian
  the organization           emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
                             Pengendalian emisi GRK merupakan salah satu isu material yang menjadi
 99,04%                     prioritas utama bagi grup ABM. Kami berkomitmen untuk secara bertahap
  Konsumsi energi berasal    mengurangi emisi di seluruh lini bisnis Grup ABM melalui pengukuran dan
  dari sumber daya           pemantauan emisi GRK secara konsisten. Pengukuran ini dilakukan dengan
  energi terbarukan          mengacu pada regulasi pemerintah serta standar internasional seperti ISO
  Energy consumption from    dan panduan IPCC GHG Protocol.
  renewable sources
                             Komitmen ini merupakan kontribusi nyata ABM untuk mendukung agenda
                             pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim yang dijalankan oleh
                             pemerintah Indonesia. Pemerintah telah menetapkan berbagai target
                             dan skenario Net Zero pada tahun 2060 sebagai upaya mitigasi dampak
                             perubahan iklim.
                             Dalam rangka mendukung pencapaian target tersebut, ABM telah menerapkan
                             berbagai pendekatan strategis guna memenuhi komitmen pengurangan emisi
                             GRK, antara lain: [SEOJK F.7][SEOJK F.12]



                             Management Approach [GRI 3-3]
                             From the aspect of sustainability, stakeholders place significant emphasis
                             on climate change issues. In response, the Company effectively manages
                             its environmental impacts in a professional, measurable, and accountable
                             way, especially in controlling Greenhouse Gas (GHG) emissions.
                              For the ABM Group, the control of GHG emissions is crucial and regarded
                             as a material issue. The Company is committed to persistently reducing
                             emissions throughout the entire ABM Group. This commitment includes
                             regular calculations of GHG emissions and compliance with government
                             regulations as well as international standards like ISO and IPCC.
                             Moreover, this commitment demonstrates ABM’s alignment with and
                             contribution to the Indonesian government’s initiatives for low-carbon
                             development and climate resilience. The government has established clear
                             targets and devised scenarios for 2030, 2045, 2050, and 2070 to reduce
                             GHG emissions and mitigate their effects.
                             To support these efforts, ABM has undertaken various initiatives to fulfill its
                             GHG reduction commitments across several operational areas, including:
                             [SEOJK F.7][SEOJK F.12]




                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk   63
Page 64
Lingkungan | Environment




• Penggunaan biodisel B35, sebagai kombinasi BBM                    • Adoption of B35 biodiesel as a blend with conventional
  konvensional                                                        fuel.
• Pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU)                      • Installation of solar panel-powered streetlights in East
  dengan sistem panel surya di Kalimantan Timur dan                   Kalimantan and South Kalimantan.
  Kalimantan Selatan
• Penggunaan panel surya pada transponder Mine                      • Utilization of solar panels for the Mine Management
  Management System                                                   System transponder.
• Project pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi                   • A project to convert palm oil waste into biogas
  energi biogas                                                       energy.
• Penggantian lampu Tube Lamp (TL) dengan lampu                     • Replacement of fluorescent lamps with environmentally
  LED yang ramah lingkungan                                           friendly LED lighting.
• Pemberlakuan     e-reporting,  terutama     untuk                 • Implementation of e-reporting for environmental
  pengelolaan dan pemantauan aspek lingkungan hidup                   management and monitoring.
• Standarisasi parameter operasional yang berkaitan                 • Standardization of operational parameters related to
  dengan efisiensi penggunaan bahan bakar                             fuel efficiency.
• Penanaman 600 bibit bakau di Pantai Indah Kapuk,                  • Planting of 600 mangrove seedlings at Pantai Indah
  Jakarta Utara                                                       Kapuk, North Jakarta.
• Perhitungan Baseline GRK tahun 2022                               • Calculation of the 2022 GHG baseline.
• Arboretum Nusantara di Sebamban, Kalimantan                       • Development of the Arboretum Nusantara in Sebamban,
  Selatan untuk fauna (39 Jenis) endemik                              South Kalimantan, to support endemic flora and fauna
                                                                      (39 species).

Evaluasi Pendekatan Manajemen                                       Management Approach Evaluation
ABM secara rutin melakukan pengukuran emisi Gas                     ABM routinely measures Greenhouse Gas (GHG)
Rumah Kaca (GRK) guna memonitor dan mengevaluasi                    emissions to monitor and evaluate the company's
kinerja lingkungan perusahaan. Hasil pengukuran ini                 environmental performance. The results of these
digunakan untuk menganalisis tren emisi selama tiga                 measurements are used to analyze emission trends
tahun terakhir sebagai dasar evaluasi dan perbaikan                 over the past three years as a foundation for continuous
berkelanjutan. Proses ini menjadi tanggung jawab                    evaluation and improvement. This process falls under the
dari fungsi Safety, Health, and Environmental (SHE),                responsibility of the Safety, Health, and Environmental
yang secara berkala melaporkan hasil evaluasi kepada                (SHE) function, which regularly reports the evaluation
manajemen sebagai bagian dari pemantauan KPI.                       results to management as part of KPI monitoring.




      64         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 65
NASDAQ & GRI Criteria Checker

NDAQ E1.1     Jumlah total, dalam ekuivalen 28.544,36 ton CO2eq
              CO2, untuk Cakupan 1
              Total amount, in CO2
              equivalents, for Scope 1
NDAQ E1.2     Jumlah total, dalam ekuivalen 9.152,35 ton CO2eq
              CO2, untuk Cakupan 2
              Total amount, in CO2
              equivalents, for Scope 2
NDAQ E1.3     Jumlah total, dalam ekuivalen 19.889,03 ton CO2eq
              CO2, untuk Cakupan 3
              Total amount, in CO2
              equivalents, for Scope 3
GRI 305-1a    Emisi GRK (Cakupan 1)         Lihat data pada tabel di bawah ini.
              langsung kotor                Please see data presented in the tables below
              Gross direct (Scope 1) GHG
              emissions
GRI 305-2a    Emisi energi GRK (Cakupan     Lihat data pada tabel di bawah ini.
              2) tidak langsung kotor       Please see data presented in the tables below.
              Gross location-based energy
              indirect (Scope 2) GHG
              emissions
GRI 305-3a    Emisi GRK (Cakupan 3) tidak   19.889,03 ton CO2eq untuk Cakupan 3 kategori 9 transportasi dan distribusi
              langsung lainnya kotor        hilir dan biaya perjalanan bisnis BOD
              Gross other indirect (Scope 3) 19.889,03 ton CO2eq for Scope 3 category 9 Downstream transportation and
              GHG emissions                  distribution and BOD business travel expenses

GRI 305-1b    Gas-gas yang termasuk         Gas-gas yang termasuk dalam kalkulasi untuk tiap-tiap sumber energi yang
GRI 305-2c    dalam perhitungan             digunakan perusahaan telah sesuai dengan deskripsi gas-gas rumah kaca
                                            dalam IPCC AR 5 tahun 2014 dan GRK Protocol yaitu CO2, N2O, CH4 dan HFC.
GRI 305-3b    Gases included in the
GRI 305-5b    calculation                   The gases included in the calculation for each energy source used by the
                                            company in accordance with the description of greenhouse gases in the IPCC
                                            AR 5 year 2014 and GHG Protocol namely CO2, N2O, CH4 and HFC.
GRI 305-2b    Emisi GRK Cakupan 2           Listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) digunakan untuk seluruh area
              berdasarkan pasar             operasional kami di Indonesia. Berhubung PLN adalah penyedia tunggal dari
                                            energi listrik di Indonesia, maka perhitungan emisi GRK Cakupan 2 tidak
              Gross market-based energy     menggunakan pendekatan berbasis pasar (market-based), melainkan dihitung
              indirect Scope 2 GHG          berdasarkan konsumsi listrik PLN secara langsung. Dengan demikian, nilai
              emissions                     market-based emisi GRK Cakupan 2 tidak langsung sama dengan location-
                                            based emisi GRK Cakupan 2 tidak langsung. Pada tahun 2024, perusahaan
                                            menggunakan metode perhitungan IPCC AR 5 tahun 2014 dan GHG Protocol
                                            dan faktor emisi konversi dari dari Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya
                                            Mineral (ESDM) No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 tahun 2021 tentang Penetapan
                                            Faktor Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan.
                                            Electricity from the Perusahaan Listrik Negara (PLN) is used for all our
                                            operational areas in Indonesia. Since PLN is the sole provider of electrical
                                            energy in Indonesia, the calculation of market-based indirect Scope 2 GHG
                                            emissions is the same as location-based indirect Scope 2 GCG emissions. In
                                            2023, The calculation method use is from the Decree of the Minister of Energy
                                            and Mineral Resources (ESDM) No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 of 2021 concerning
                                            Determination of Greenhouse Gas Emission Factors for Electricity Systems.
GRI 305-1c    Emisi CO2 biogenik            Sampai dengan akhir tahun 2024, ABM tidak mengidentifikasi penggunaan
GRI 305-3c    Biogenic CO2 emissions        sumber energi dari bahan alam sebagai sumber energi. Untuk itu, nilai biogenic
                                            emission ABM untuk tahun pelaporan adalah nol.
                                            Until the end of 2023, ABM has not identified the use of energy sources from
                                            natural materials as an energy source. Therefore, the value of ABM biogenic
                                            emissions in the reporting year is zero




                                                                                       P T ABM I nve st am a Tbk   65
Page 66
Lingkungan | Environment




NASDAQ & GRI Criteria Checker

GRI 305-3d          Kegiatan dan kategori emisi            ABM melakukan perhitungan emisi GRK tidak langsung dari transportasi
                    GRK Cakupan 3 lainnya                  kategori 9 yaitu transportasi dan distribusi hilir. Selain itu kami juga melakukan
                    yang dimasukan dalam                   perhitungan kategori 6 yaitu perjalanan dinas BOD.
                    perhitungan
                                                           ABM calculates indirect GHG emissions from category 9 transportation, namely
                    Other indirect Scope 3 GHG             downstream transportation and distribution. Apart from that, we also calculate
                    emissions categories and               category 6 BOD official travel.
                    activities included in the
                    calculation
GRI 305-1d          Tahun dasar perhitungan                ABM menjadikan tahun 2022 sebagai tahun dasar perhitungan karena adanya
GRI 305-2d          dan alasan pemilihan                   perubahan metode perhitungan dan akibat restrukturisasi model bisnis dan
                    Base year for the calculation          organisasi yang dilakukan mulai tahun 2022.
GRI 305-3e
                    and the rationale for                  ABM made 2022 the base year for calculations due to changes in calculation
GRI 305-5c          choosing it                            methods and due to the restructuring of business and organizational models that
                                                           began in 2022.
GRI 305-1e          Sumber faktor emisi dan nilai          IPCC AR 5 tahun 2014 dan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
GRI 305-2e          potensi pemanasan global               (ESDM) No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 tahun 2021 tentang Penetapan Faktor
                    (GWP) yang digunakan                   Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan.
GRI 305-3f
GRI 305-7b          Source of the emission factors IPCC AR 5 year 2014 and Decree of the Minister of Energy and Mineral
                    and the global warming         Resources (ESDM) No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 of 2021 concerning
                    potential (GWP) rates used     Determination of Greenhouse Gas Emission Factors for Electricity Systems.
GRI 305-1f          Pendekatan konsolidasi                 Kontrol finansial
GRI 305-2f          untuk emisi                            Financial control
GRI 305-3f          Consolidation approach for
                    emissions
GRI 305-1g          Standar, metodologi,                   ‫ ׅ‬Perhitungan emisi Cakupan 1 menggunakan IPCC AR 5 tahun 2014
GRI 305-2g          asumsi, alat perhitungan               ‫ ׅ‬Perhitungan emisi Cakupan 2 menggunakan Keputusan Menteri Energi dan
                    yang digunakan                           Sumber Daya Mineral (ESDM) No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 tahun 2021
GRI 305-3g
                    Standards, methodologies,                tentang Penetapan Faktor Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan.
GRI 305-6d
                    assumptions, calculation               ‫ ׅ‬Perhitungan emisi Cakupan 3 menggunakan metode yang digunakan
GRI 305-7c
                    tools used                               berbasis pada penggunaan bahan bakar dengan standar perhitungan
                                                             menggunakan IPCC AR 5 tahun 2014
                                                           ‫ ׅ‬Perhitungan Pengurangan emisi dihitung berdasarkan SRN PPI MSL-002
                                                             untuk solar panel dalam pengoperasian lampu penerangan jalan umum
                                                             dengan modul fotovoltaik yang disesuaikan, serta metode UNFCCC - Clean
                                                             Development Mechanism (CDM) AMS-III.H. versi 19.0 untuk PLTBg dalam
                                                             pemulihan metana dari pengolahan air limbah.
                                                           ‫ ׅ‬Calculation of Scope 1 emissions is using IPCC AR 5 year 2014
                                                           ‫ ׅ‬Calculation of Scope 2 emissions uses Minister of Energy and Mineral
                                                             Resources (ESDM) Decree No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 of 2021 concerning
                                                             Determination of Greenhouse Gas Emission Factors in Electricity Systems.
                                                           ‫ ׅ‬The calculation of Scope 3 emissions uses the method used based on fuel use
                                                             with calculation standards using IPCC AR 5 of 2014
                                                           ‫ ׅ‬Calculation Emission reductions are calculated based on SRN PPI MSL-002
                                                             for solar panels in the operation of public street lighting with customized
                                                             photovoltaic modules, as well as the UNFCCC method - Clean Development
                                                             Mechanism (CDM) AMS-III.H. version 19.0 for PLTBg in methane recovery from
                                                             wastewater treatment.


GRI 305-5a          Pengurangan emisi GRK                  Dapat dilihat di halaman 69 pada bab ini dan sudah divalidasi dan diverifikasi
GRI 305-5c          Reduction of GHG emissions             untuk mengurangi emisi Cakupan 1 dan 2.
SEOJK F.12                                                 Please refer to page 69 of this chapter and it has been validated and verified to
                                                           reduce Scope 1 and 2 emissions.




      66         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 67
NASDAQ & GRI Criteria Checker

GRI 305-6a    Emisi zat perusak ozon (ODS) ABM menyadari risiko lingkungan yang ditimbulkan oleh penggunaan Ozone
GRI 305-6b    Emissions of ozone-depleting Depleting Substances (ODS) dan berkomitmen untuk mendukung kebijakan
              substances (ODS)             pemerintah dalam mengurangi penggunaannya. Sebagai bagian dari upaya ini,
GRI 305-6c                                 ABM telah mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 41/M-IND/
GRI 305-6d                                 PER/5/2014 tentang Larangan Penggunaan Hydrochlorofluorocarbon (HCFC)
                                           di sektor industri.
                                              Sebagai langkah mitigasi, ABM tidak lagi menggunakan ODS dalam
                                              operasionalnya. Sebagai gantinya, perusahaan telah beralih ke senyawa yang
                                              lebih ramah lingkungan, seperti hydrofluorocarbon (HFC), yang memiliki nilai
                                              Ozone Depletion Potential (ODP) sebesar nol. Penggunaan HFC ini didasarkan
                                              pada regulasi Environmental Protection Agency (EPA) (2023) dan Ozone Layer
                                              Protection (Substitutes for Ozone-Depleting Substances), yang menegaskan
                                              bahwa senyawa ini tidak berdampak pada lapisan ozon.
                                              Dengan langkah ini, ABM tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi
                                              yang berlaku tetapi juga berkontribusi dalam perlindungan lingkungan global,
                                              khususnya dalam upaya menjaga keberlanjutan atmosfer dan mengurangi
                                              dampak perubahan iklim.
                                              ABM is aware of the environmental risks posed by the use of ozone-depleting
                                              substances (ODS) and is committed to supporting government policies to
                                              reduce their use. As part of this effort, ABM has referred to the Minister of
                                              Industry Regulation Number 41/M-IND/PER/5/2014 concerning Prohibition of the
                                              Use of Hydrochlorofluorocarbons (HCFC) in the industrial sector.
                                              As a mitigation measure, ABM no longer uses ODS in its operations. Instead,
                                              companies have switched to more environmentally friendly compounds, such
                                              as hydrofluorocarbons (HFC), which have an Ozone Depletion Potential (ODP)
                                              value of zero. The use of HFCs is based on Environmental Protection Agency
                                              (EPA) regulations (2023) and Ozone Layer Protection (Substitutes for Ozone-
                                              Depleting Substances), which confirm that these compounds have no impact on
                                              the ozone layer.
                                              With this step, ABM not only ensures compliance with applicable regulations
                                              but also contributes to global environmental protection, especially in efforts to
                                              maintain the sustainability of the atmosphere and reduce the impact of climate
                                              change.
GRI 305-7a    Emisi udara yang signifikan    Emisi udara yang signifikan lainnya bersumber dari genset crusher, genset
              dalam kilogram atau            conveyor, dan genset peralatan lainnya yang berlokasi di tambang, pelabuhan,
              kelipatannya untuk NOx, SOx, workshop, pergudangan (warehouse), kantor, dan lokasi penunjang lainnya.
              Persistent Organic Pollutants Dalam pengukuran emisi udara, ABM bekerja sama dengan pihak ketiga
              (POP), senyawa organik yang dengan mengacu pada ketetapan baku mutu Peraturan Pemerintah tentang
              mudah menguap (VOC),           Baku Mutu Udara Ambien dan Baku Mutu Tingkat Kebisingan dan PP Nomor 22
              polutan berbahaya (HAP),       tahun 2021 Tentang Penyelenggaran Perlindungan Lingkungan Hidup.
              dan materi partikulat (PM)
                                             Other significant air emissions come from crusher generators, conveyor
              Significant air emissions, in  generators and other equipment generators located in mines, ports, workshops,
              kilograms or multiples, for    warehouses, offices and other supporting locations. In measuring air emissions,
              each of the following NOx,     ABM collaborates with third parties by referring to the quality standard provisions
              SOx, Persistent organic        of South Kalimantan Governor Regulation number 053 of 2007 concerning
              pollutants (POP), Volatile     Ambient Air Quality Standards and Noise Level Quality Standards and PP Number
              organic compounds (VOC),       22 of 2021 concerning Implementation of Environmental Protection.
              Hazardous air pollutants
              (HAP), Particulate matter (PM)




                                                                                           P T ABM I nve st am a Tbk   67
Page 68
Lingkungan | Environment




[GRI 305-1A] [GRI 305-2A] [SEOJK F.11][SEOJK F.12]
Emisi GRK | GHG Emissions (ton CO2eq)

   Unit Bisnis | Business Unit                                                           2022              2023             2024
Mining Value Chain (MVC)
Emisi GRK Cakupan 1 langsung kotor
Gross direct Scope 1 GHG emissions
                                                                                         95.812,24         85.926,80         27.591,17
Emisi energi GRK Cakupan 2 tidak langsung kotor
Gross location-based energy indirect Scope 2 GHG emissions
                                                                                          8.004,89              7.967,76     3.392,32

Logistics, Engineering, New Business (LENB)

Emisi GRK Cakupan 1 langsung kotor
Gross direct Scope 1 GHG emissions
                                                                                            225,46          3.496,83           953,18

Emisi GRK Cakupan 2 tidak langsung kotor
Gross location-based energy indirect (Scope 2) GHG emissions
                                                                                          4.698,43          4.094,69         5.760,03

Total Emisi GRK Cakupan 1 langsung kotor
Total Gross direct Scope 1 GHG emissions
                                                                                         97.948,45        89.423,63        28.544,35

Total Emisi GRK Cakupan 2 tidak langsung kotor
Total Gross location-based energy indirect Scope 2 GHG emissions
                                                                                         13.539,76         12.062,45         9.152,35

 Total Emisi GRK
 Total GHG Emissions
                                                                                       111.488,22        101.486,09        37.696,70

 Intensitas Emisi (ton CO2eq/US$) [GRI 305-4]                                           0,000077          0,000068         0,0000314

Catatan: Total emisi GRK tahun 2024 mengalami penurunan signifikan karena TIA sudah tidak melakukan produksi.
Note: Total GHG emissions in 2024 will experience a significant decrease because TIA is no longer producing




      68         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 69
[GRI 305-7a] Emisi Udara yang Signifikan | Significant Air Emissions

                                                          Baku Mutu                                           TIA
         Pengukuran Kadar Emisi                                                 Satuan
                                                            Quality
        Emission Level Measurement                                               Unit        2022            2023            2024
                                                          Standards

 Lokasi Tambang | Mine Location

Kadar emisi Nitrogen Dioksida ( NO2)
                                                              <200              mg/Nm3              3,14             161            161
Nitrogen Dioxide emission levels ( NO2)
Kadar emisi Karbon Monoksida (CO)
                                                             <10.000            mg/Nm3              994             1.199       1.199
Carbon Monoxide emission levels (CO)

 Lokasi Pelabuhan | Port Location

Kadar emisi Nitrogen Dioksida ( NO2)
                                                              <200              mg/Nm3         948,83                146            147
Nitrogen Dioxide emission levels ( NO2)
Kadar emisi Karbon Monoksida (CO)
                                                             <10.000            mg/Nm3           74,11           58,46              72
Carbon Monoxide emission levels (CO)
Lokasi Penunjang | Supporting Location

Kadar emisi Nitrogen Dioksida ( NO2)
                                                              <200              mg/Nm3           8,43                162            162
Nitrogen Dioxide emission levels ( NO2)
Kadar emisi Karbon Monoksida (CO)
                                                             <10.000            mg/Nm3           1.063           1.202         1.202
Carbon Monoxide emission levels (CO)
Catatan: Kualitas udara diambil sampel di titik dengan potensi pencemaran tertinggi
Note: Air quality sample taken in the most vulnerable spot




Pengurangan Emisi pada Grup ABM | Emission Reduction in ABM Group [SEOJK F. 12][GRI 305-5]



                         56.486,31 ton CO2eq                                                 60.865,19 ton CO2eq
                                                                                             total GRK yang berhasil
                         total GRK yang berhasil dicegah                                     dicegah melalui Pembangkit Listrik
                         melalui Pembangkit Listrik Tenaga                                   Tenaga Biogas melalui pengolahan
                         Biogas melalui pengolahan/                                          air limbah
                         penangkapan gas methane.
                                                                                             total GHG that has been
                         total GHG that has been successfully                                successfully prevented through
                         prevented through Biogas Power                                      Biogas Power Plants through waste
                         Plants through processing/capturing                                 water treatment
                         methane gas.




Melalui Grup AJN, ABM berkomitmen untuk mengurangi                          Through the AJN Group, ABM is committed to reducing
dampak lingkungan terkait upaya pencegahan pelepasan                        environmental impacts related to efforts to prevent
GRK melalui operasional Pembangkit Listrik Tenaga                           the release of GHG through the operation of a Biogas
Biogas (PLTBg) di Kecamatan Tanah Bumbu, Kalimantan                         Power Plant (PLTBg) in Tanah Bumbu District, South
Selatan. Sampai dengan tahun 2024, jumlah total GRK                         Kalimantan. By 2024, the total amount of GHG prevented
yang berhasil dicegah mencapai 56.486,31 ton CO2e.                          will reach 56,486.31 ton CO2eq.




                                                                                                 P T ABM I nve st am a Tbk    69
Page 70
Lingkungan | Environment




   ABM Berkontribusi dalam                                          ABM Helps Reduce Air
   Pengurangan Polusi Udara melalui                                 Pollution Through Eco-Friendly
   Inovasi Transportasi Ramah                                       Transportation Innovations
   Lingkungan
   Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam                    As part of its ongoing commitment to environmental
   menjaga kualitas lingkungan, ABM melalui Grup                    quality, ABM, through the CKB Group, has
   CKB telah menerapkan berbagai inisiatif untuk                    implemented various initiatives to reduce air pollution
   mengurangi polusi udara di area operasionalnya.                  in its operational areas. A key step in this direction
   Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah                   is the adoption of electric forklifts, with several
   penggunaan electric forklift, di mana beberapa unit              units of forklifts and reach trucks now powered by
   forklift dan reach-truck kini telah menggunakan                  electricity. These electric forklifts operate without
   tenaga listrik. Forklift listrik beroperasi tanpa emisi          exhaust emissions and significantly reduce noise
   gas buang, sekaligus mengurangi tingkat kebisingan,              levels, creating a cleaner and more comfortable
   sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih                 working environment.
   bersih dan nyaman.

   Selain itu, ABM juga melakukan peremajaan armada                 Additionally, ABM has modernized its fleet by
   dengan mengadopsi kendaraan yang memenuhi                        introducing vehicles that comply with Euro 4 emission
   standar emisi Euro 4. Standar ini membatasi emisi                standards. These standards limit the release of
   polutan dari kendaraan, seperti nitrogen oksida dan              pollutants such as nitrogen oxides and fine particles,
   partikel halus. Sehingga secara signifikan mengurangi            thereby significantly reducing air pollution and aiding
   dampak pencemaran udara dan kontribusi terhadap                  climate change mitigation efforts.
   perubahan iklim.




      70         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 71
                                                   NDAQ E2
                               INTENSITAS EMISI | EMISSIONS INTENSITY
                                              [SEOJK F.11][GRI 305-4]




Pendekatan Manajemen                                        Management Approach
ABM berkomitmen untuk turut serta mendukung agenda          ABM is committed to supporting the Government of
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan        Indonesia's agenda through the Ministry of National
Pembangunan        Nasional/Badan       Perencanaan         Development      Planning/National    Development
Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), yang                   Planning Agency (PPN/Bappenas), which aims for a
menargetkan penurunan emisi GRK sebesar 31,89%              31.89% reduction in GHG emissions by 2030 through
pada tahun 2030 melalui Pembangunan Rendah Karbon           Low Carbon Development Indonesia (LCDI).
Indonesia (Low Carbon Development Indonesia/LCDI).

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, ABM telah               To realize this commitment, ABM has implemented
menetapkan kebijakan pengurangan intensitas emisi           a policy aimed at reducing GHG emission intensity.
GRK. Intensitas emisi dihitung berdasarkan rasio total      Emission intensity is calculated as the ratio of total
emisi yang dihasilkan terhadap total pendapatan             emissions produced to total company revenue. This
perusahaan. Metode ini dipilih karena ABM memiliki          method was chosen because ABM operates across
berbagai lini bisnis selain sektor pertambangan,            various business lines, including the mining sector,
sehingga pendekatan berbasis pendapatan dapat               making a revenue-based approach more effective for
memberikan gambaran yang lebih tepat mengenai               demonstrating overall environmental performance.
kinerja lingkungan secara keseluruhan.

Evaluasi Pendekatan Manajemen                               Evaluation of Management Approach
Sebagai bentuk komitmen lebih lanjut, pemantauan            As part of its ongoing commitment, ABM regularly
dan perhitungan intensitas emisi GRK dievaluasi secara      monitors and evaluates GHG emission intensity
berkala dengan melakukan perbandingan dari tahun ke         through year-on-year comparisons. The Safety,
tahun. Tanggung jawab untuk melakukan pemantauan            Health, and Environmental (K3) function is responsible
dan perhitungan intensitas emisi dilakukan oleh fungsi      for monitoring and calculating emission intensity,
Safety, Health and Environmental (SHE) dan dievaluasi       which is evaluated by the Board of Directors through
Direksi melalui mekanisme penilaian pelaporan berkala       a periodic reporting assessment mechanism as part
sebagai bagian dari pemantauan Key Performance              of Key Performance Indicator (KPI) monitoring.
Indicator (KPI).




                                                                                 P T ABM I nve st am a Tbk   71
Page 72
Lingkungan | Environment




                                                      NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E2.1            Total Emisi GRK per keluaran           37.696,70 ton CO2eq
                     faktor
                     Total GHG emissions per
                     output scaling factor
NDAQ E2.2            Total Emisi non-GRK per                Belum dilakukan perhitungan
                     keluaran faktor                        No calculations have been made yet
                     Total non-GHG emissions per
                     output scaling factor
GRI 305-4a           Rasio intensitas emisi                 0,0000314 ton CO2eq/US$
                     GRK untuk organisasi
                     GHG emissions intensity ratio
                     for the organization
GRI 305-4b           Metrik khusus organisasi               Unit moneter (Pendapatan)
                     yang dipilih untuk                     Monetary units (Revenue)
                     menghitung rasio
                     Organization-specific metric
                     chosen to calculate the ratio
GRI 305-4c           Jenis GRK yang dimasukkan              Cakupan 1 dan Cakupan 2
                     dalam rasio intensitas                 Scope 1 and Scope 2
                     Types of GHG emission
                     included in the intensity ratio
GRI 305-4d           Gas-gas yang termasuk                  Gas-gas yang termasuk dalam perhitungan dikalkulasi untuk tiap- tiap
                     dalam perhitungan                      sumber energi digunakan perusahaan sesuai dengan penjabaran gas-gas
                     Gases included in the                  rumah kaca dalam IPCC AR 5 tahun 2014 GHG Protocol yaitu CO2, N2O , CH4
                     calculation                            The gases included in the calculation are calculated for each energy source
                                                            used by the company in accordance with the description of greenhouse gases
                                                            in the IPCC AR 5 year 2014 GHG Protocol, namely CO2, N2O, and CH4.




   Pemantauan Berkala untuk                                                   Periodic Monitoring for a Cleaner
   Lingkungan yang Lebih Bersih                                               Environment
   Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas                                 As part of its efforts to maintain environmental
   lingkungan di area operasional, CK secara aktif                            quality in operational areas, CK actively monitors
   melakukan pemantauan terhadap sumber polutan                               pollutant sources generated by mining activities. Air
   yang dihasilkan dari aktivitas pertambangan. Polusi                        pollution in CK’s mining areas primarily results from
   udara di area tambang CK umumnya disebabkan oleh                           fuel combustion during energy generation for coal
   proses pembakaran bahan bakar dalam pembangkitan                           production and overburden removal. To ensure that
   energi untuk mendukung produksi batubara dan                               emissions remain within safe limits, PT CK regularly
   pemindahan overburden. Untuk memastikan emisi                              measures the concentration of hazardous and toxic
   tetap dalam batas aman, CK secara berkala mengukur                         pollutants and implements effective control measures
   konsentrasi polutan berbahaya dan beracun guna                             to comply with established quality standards.
   menentukan langkah pengendalian yang efektif agar
   tidak melebihi standar baku mutu yang ditetapkan.

   Pada tahun 2024, CK telah melakukan pengukuran                             In 2024, CK conducted air quality measurements
   kualitas udara di enam area kerja (site) melalui dua                       across six operational sites using two main methods:
   metode utama, yaitu pemantauan kualitas udara                              ambient air quality monitoring at 20 sampling points
   ambient di 20 titik sampel yang tersebar di sekitar                        distributed throughout the operational areas and
   area operasional, serta pengukuran emisi dari sumber                       emission measurements from 117 stationary sources,
   tidak bergerak pada 117 unit operasional, termasuk                         including generator sets and air compressors. The
   generator set dan air compressor. Parameter                                parameters tested included particulate matter (PM 10,
   yang diuji dalam pemantauan ini mencakup materi                            PM 5, PM 2.5), nitrogen dioxide (NO₂), non-methane
   partikulat (PM 10, PM 5, PM 2.5), nitrogen dioksida                        hydrocarbons (NMHC), sulfur dioxide (SO₂), and
   (NO₂), senyawa non-methane hydrocarbon (NMHC),                             carbon monoxide (CO).
   sulfur dioksida (SO₂), dan karbon monoksida (CO).




      72         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 73
  Hasil pengukuran menunjukkan bahwa secara umum,              The results indicated that, in general, toxic emission
  konsentrasi emisi beracun masih berada di bawah              concentrations remained below the thresholds set
  ambang batas yang diatur dalam PP 22 Tahun 2021.             by Government Regulation No. 22 of 2021. A slight
  Namun, ditemukan indikasi kadar karbon monoksida             exceedance was noted in carbon monoxide (CO)
  (CO) yang melebihi batas standar pada enam unit              levels at six generator sets in the CK Site DMP project
  genset di area proyek CK Site DMP. Menindaklanjuti           area. In response, CK performed maintenance and
  temuan ini, CK telah melakukan perawatan ulang               replaced air filters on four generator sets, while the
  dan penggantian filter udara pada empat genset,              other two units were decommissioned and returned
  sementara dua unit lainnya dihentikan operasinya dan         to headquarters for disposal.
  dikembalikan ke kantor pusat untuk proses disposal.




                                                     NDAQ E3
                                 PENGGUNAAN ENERGI | ENERGY USAGE
                                                [GRI 302-1] [GRI 302-2]




Pendekatan Manajemen                                           Management Approach
ABM memahami bahwa pengelolaan energi merupakan                ABM acknowledges that energy management
satu rangkaian penting dengan pengelolaan emisi.               is inherently linked to emission management.
Komitmen penurunan emisi akan ditentukan dari                  Commitments to reduce emissions are closely tied to
efisiensi energi yang dilakukan. Untuk itu, ABM memiliki       energy efficiency initiatives. Guided by its philosophy
filosofi “Empowering Energy” di mana ABM percaya               of “Empowering Energy,” ABM perceives sustainability
bahwa keberlanjutan menjadi bagian dari jati diri              as integral to its identity. The company is dedicated
kami. ABM berkomitmen menghadirkan energi yang                 to providing sustainable energy that empowers future
memberdayakan secara berkelanjutan dari generasi               generations.
ke generasi.

Dalam menjalankan aktivitas operasional, Energi primer         For our operational activities, ABM’s primary energy
Perusahaan sebagian besar berasal dari bahan bakar             largely comes from fossil fuels, specifically petroleum
fosil yaitu Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diperoleh            fuel, which we procure from suppliers. We utilize
dengan cara membeli dari pemasok. BBM digunakan                this fuel for operating heavy machinery and smaller
pada operasional alat berat dan kendaraan kecil.               vehicles. Additionally, we use electricity as our
Sedangkan pemanfaatan energi listrik sebagai sumber            secondary energy source to power technical equipment
energi sekunder digunakan untuk kebutuhan peralatan            and other supporting production facilities.
teknik serta sarana penunjang produksi lainnnya.

ABM melaksanakan berbagai inisiatif dan program                ABM has implemented various energy efficiency
efisiensi energi di setiap unit bisnis, antara lain            initiatives across its business units, including the
meningkatkan penggunaan bahan bakar yang lebih                 adoption of more environmentally friendly fuels
ramah lingkungan seperti Biosolar B35, pembatasan              such as B35 Biosolar (biofuel), daily fuel refill limits,
pengisian ulang bahan bakar harian, standarisasi               standardization of operational parameters, LED lighting,
parameter operasional, penggunaan lampu LED,                   solar-powered Public Roads’ streetlights (PJU), and
instalasi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan             electricity efficiency measures in employee housing.
sistem panel surya, serta efisiensi penggunaan listrik         These energy management strategies comply with the
di mess karyawan. Strategi pengelolaan energi di ABM           Ministry of Energy and Mineral Resources Regulation
dirancang dengan mengacu pada ketentuan yang                   No. 14 of 2012 on Energy Management.
diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No. 14 Tahun
2012 tentang Manajemen Energi.




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   73
Page 74
Lingkungan | Environment




Evaluasi Pendekatan Manajemen                                                  Evaluation of Management Approach
Upaya ABM mencapai efisiensi menjadi tanggung jawab                            ABM’s energy efficiency efforts are the responsibility of
dan fungsi dari Safety, Health and Environmental (SHE)                         the Safety, Health, and Environmental (SHE) function
pada entitas anak, dan dievaluasi melalui mekanisme                            within its subsidiaries. Progress is measured through
penilaian kinerja berdasarkan pelaporan berkala serta                          performance evaluations based on regular reporting and
pencapaian Key Performance Indicators (KPI).                                   the achievement of Key Performance Indicators (KPIs).


                                                      NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E3.1              Total energi langsung                        12.257.703,53 GJ
                       yang dikonsumsi
                       Total amount of energy
                       directly consumed
NDAQ E3.2              Total energi tidak langsung                  Tidak diukur
                       yang dikonsumsi                              Not Measured
                       Total amount of energy
                       indirectly consumed
GRI 302-1e             Konsumsi energi total                        12.257.703,53 GJ
                       dalam organisasi
                       Total energy consumption
                       within the organization
GRI 302-1f             Standar, metodologi, asumsi,                 Perhitungan energi menggunakan metodologi dan standar AR 5
GRI 302-2b             dan/atau alat perhitungan                    tahun 2014 dan GHG Protocol. Penggunaan energi dalam aktivitas
                       yang digunakan                               perusahaan diukur menggunakan beberapa alat seperti:
                       Standards, methodologies,                    ‫ ׅ‬Listrik melalui kWh meter listrik
                       assumptions, and/or                          ‫ ׅ‬Bahan bakar minyak solar melalui flow meter BBM di masing-
                       calculation tools used                         masing site yang dikonversi menjadi satuan energi
                                                                    Energy calculations use the IPCC AR 5 of 2024 and GHG Protocol
                                                                    methodology and standards. Energy use in company activities is
                                                                    measured using several tools such as:
                                                                    ‫ ׅ‬Electricity via kWh electricity meter
                                                                    ‫ ׅ‬Solar oil fuel through fuel flow meters at each site is converted into
                                                                      energy units

GRI 302-2a             Konsumsi energi total                        Beberapa anak perusahaan seperti CK, PWP, SSB, dan TIA
                       di luar organisasi                           tidak menggunakan sumber energi eksternal untuk aktivitas
                       Energy consumption outside                   operasional, sehingga tidak ada penagihan penggunaan energi
                       of the organization                          dari pihak luar. Untuk salah satu unit bisnis grup CKB yang
                                                                    berada di dalam kawasan industri melakukan pencatatan dan
                                                                    pembayaran terhadap penggunaan energinya secara independen.
                                                                    Several subsidiaries such as CK, PWP, SSB, and TIA do not
                                                                    use external energy sources for operational activities, thus
                                                                    there is no billing for energy usage from outside parties. Also,
                                                                    one of the CKB group business units located in the industrial
                                                                    area records and pays for its energy use independently.

GRI 302-1g             Sumber faktor konversi                       IPCC GHG Protocol AR 5 tahun 2014
GRI 302-2c             yang digunakan
                       Sources of the conversion
                       factors used




      74         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 75
                                                          NDAQ E4
                                  INTENSITAS ENERGI | ENERGY INTENSITY
                                                     [SEOJK F.6][GRI 302-3]




Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]                                      Management Approach [GRI 3-3]
Dengan beragamnya lini bisnis Grup ABM antara lain                  Considering the diverse business lines within the ABM
pertambangan, logistik, dan engineering, perhitungan                Group, such as mining, logistics, and engineering,
intensitas energi dilaporkan berdasarkan pendapatan                 energy intensity is calculated and reported based
perusahaan. Intensitas energi mengacu pada jumlah                   on company revenue. Energy intensity refers to the
energi yang digunakan atau dihasilkan per satuan output             amount of energy used or generated per unit of output
atau aktivitas tertentu.                                            or specific activity.

Evaluasi Pendekatan Manajemen                                       Evaluation of Management Approach
Pengelolaan energi di Grup ABM merupakan upaya                      Energy management at the ABM Group is a collaborative
kolaboratif lintas fungsi dan departemen yang melibatkan            effort across functions and departments, involving all
seluruh anak perusahaan, dengan dukungan dan                        subsidiaries and facilitated by the Safety, Health, and
difasilitasi oleh fungsi Safety, Health, and Environment            Environment (SHE) function.
(SHE).



                                            NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E4           Total energi langsung yang digunakan              12.257.703,53 GJ
                  per output scaling factor
                  Total direct energy usage per
                  output scaling factor
GRI 302-3a        Rasio intensitas energi untuk organisasi          0,0102 GJ/US$
                  Energy intensity ratio for the organization
GRI 302-3b        Metrik khusus organisasi yang                     Unit moneter (Pendapatan)
                  dipilih untuk menghitung rasio                    Monetary units (Revenue)
                  Organization-specific metric
                  chosen to calculate the ratio
GRI 302-3c        Jenis-jenis energi yang termasuk                  BBM (mobility luar site), Biosolar
                  dalam rasio intensitas                            (mobility dalam site), dan Listrik
                  Types of energy included in the intensity ratio   BBM (mobility outside the site), Biodiesel
                                                                    (mobility within the site), and Electricity.
GRI 302-3d        Apakah rasio menggunakan konsumsi energi          Perhitungan rasio intensitas energi dihitung
                  dalam organisasi, di luarnya, atau keduanya       menggunakan total konsumsi energi
                  Wheter the ratio uses energy consumption          di dalam organisasi (internal).
                  within organization, outside of it, or both       The energy intensity ratio calculation is calculated using the
                                                                    total energy consumption within the organization (internal).




                                                                                              P T ABM I nve st am a Tbk   75
Page 76
Lingkungan | Environment




                                                                    NDAQ E5
                                                   BAURAN ENERGI | ENERGY MIX
                                                         [SEOJK F.6][SEOJK F.7] [GRI 302-1]




Pendekatan Manajemen                                                         Management Approach
ABM memahami bahwa perubahan iklim akan berdampak                            ABM acknowledges that climate change will affect
pada keberlanjutan bisnis Perusahaan di masa                                 the company’s future business sustainability. In
mendatang. Dengan demikian, ABM telah melakukan                              response, ABM has implemented several initiatives to
beberapa inisiatif untuk menggunakan Energi Baru                             adopt Renewable Energy, such as B35 biosolar which
Terbarukan (EBT) seperti bahan bakar biosolar B35 yang                       consists of 35% plant-based fuel. The company is also
mengandung 35% bahan bakar nabati. Perusahaan juga                           developing solar panel systems that generate no GHG
mengembangkan pemanfaatan panel surya yang tidak                             emissions to meet part of its electricity needs. These
menghasilkan emisi GRK, untuk memenuhi sebagian                              efforts contribute to ABM’s support for Indonesia’s
konsumsi listrik. Hal ini merupakan bentuk kontribusi                        national energy mix target by 2025.
ABM untuk mendukung target pencapaian bauran energi
nasional sebesar pada 2025.

Evaluasi Pendekatan Manajemen                                                Evaluation of Management Approach
Dalam hal mencapai target yang telat ditetapkan,                             Programs and policies concerning the energy mix
program dan kebijakan terkait bauran energi menjadi                          fall under the responsibility of the Safety, Health, and
tanggung jawab fungsi Safety, Health and Environmental                       Environmental (SHE) function. Progress is assessed
(SHE), dan dievaluasi melalui mekanisme penilaian                            through performance evaluations based on regular
kinerja berdasarkan pelaporan berkala serta pencapaian                       reporting and the attainment of Key Performance
Key Performance Indicators (KPI).                                            Indicators (KPI).




      76         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 77
CK Site BIB Terapkan Panel Surya                        CK Site BIB Implements Solar
untuk Penerangan Berkelanjutan                          Panels for Sustainable Lighting
Pada akhir 2024, CK Site BIB telah menyelesaikan        By the end of 2024, CK Site BIB had completed
instalasi sistem panel surya dengan teknologi sel       the installation of a solar panel system using
polycrystalline untuk mendukung penerangan di           polycrystalline cell technology to support lighting in
area tambang menggunakan lampu LED berarus              the mine area with DC LED lights. In February 2025,
DC. Dan pada Februari 2025, CK Site BIB mulai           CK site BIB began utilizing the solar panel system
mengoperasikan sistem panel surya tersebut dalam        for operational activities. The system comprises five
kegiatan operasional. Sistem ini terdiri dari 5 unit    panel units with a total capacity of 400 WP. With an
panel dengan kapasitas total 400 WP. Dengan rata-       average sun exposure of 5 hours per day, the total
rata paparan sinar matahari selama 5 jam per hari       energy generated is approximately 2 kWh daily. This
energi total yang dihasilkan sekitar 2 kWh energi per   energy is sufficient to support lighting operations at
hari. Energi ini cukup untuk mendukung operasional      night or during cloudy weather.
penerangan di malam hari atau saat cuaca mendung.

Sistem ini dilengkapi dengan baterai lithium            The system is equipped with a lithium battery
yang mampu menyimpan energi hingga dua hari,            capable of storing energy for up to two days, along
serta solar charge controller, yang memastikan          with a solar charge controller that ensures optimal
pengelolaan listrik lebih optimal.                      management of electricity usage.

Inisiatif ini tidak hanya memenuhi kebutuhan            This initiative not only meets the lighting needs
penerangan secara mandiri, tetapi juga menghadirkan     independently but also provides an energy-efficient
solusi yang hemat energi dan berkelanjutan bagi         and sustainable solution for CK Site BIB. It aligns
CK Site BIB. Langkah ini sejalan dengan komitmen        with the company’s commitment to adopting
perusahaan untuk mengadopsi teknologi ramah             environmentally friendly technologies and enhancing
lingkungan dan meningkatkan efisiensi operasional.      operational efficiency.




                                                                               P T ABM I nve st am a Tbk   77
Page 78
Lingkungan | Environment




                                                         NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E5.1         Persentase: Penggunaan   ‫ ׅ‬Konsumsi BBM : 0,71%
                  energi berdasarkan       ‫ ׅ‬Konsumsi Listrik : 0,25%
                  sumber                   ‫ ׅ‬Konsumsi Bio Solar: 99,04%
                  Percentage: Energy usage ‫ ׅ‬Fuel Consumption: 0.71%
                  by generation type       ‫ ׅ‬Electricy Consumption: 0.25%
                                           ‫ ׅ‬BioFuel Consumption: 99.04%
GRI 302-1a        Konsumsi bahan bakar             Lihat tabel GRI 302-1 di bawah ini
                  total dalam organisasi           Please see the GRI 302-2 table below.
[SEOJK
                  dari sumber daya tak
F.6]              terbarukan
                  Total fuel consumption
                  within the organization
                  from non-renewable
                  sources
GRI 302-1b Konsumsi bahan bakar               Lihat tabel GRI 302-1 di bawah ini
                  total dalam organisasi dari Please see the GRI 302-1 table below.
                  sumber daya terbarukan
                  Total fuel consumption
                  within the organization
                  from renewable sources
GRI 302-1c Konsumsi listrik,                       Dalam perhitungan energi, ABM baru menghitung konsumsi listrik
                  konsumsi pemanasan,              In energy calculations, ABM only calculates electricity consumption
                  konsumsi pendinginan,
                  konsumsi uap
                  Electricity consumption,
                  heating consumption,
                  cooling consumption,
                  steam consumption
GRI 302-1d Listrik terjual, pemanasan ABM memiliki satu anak usaha yakni AJN yang menjual listrik dari hasil pembangkit
                  terjual, pendinginan             energi terbarukan. Sebagian listrik yang dihasilkan digunakan untuk kebutuhan internal,
                  terjual, uap terjual             sementara sisanya dijual kepada pihak eksternal. Pengukuran konsumsi dan distribusi listrik
                  Electricity sold, heating        dilakukan secara langsung menggunakan kWh meter, tanpa menggunakan asumsi dalam
                  sold, cooling sold, steam        perhitungannya
                  sold                             ABM has one subsidiary, namely AJN, which sells electricity from renewable energy plants.
                                                   Some of the electricity produced is used for internal needs, while the rest is sold to external
                                                   parties. Electricity consumption and distribution measurements are carried out directly using a
                                                   kWh meter, without using assumptions in the calculations.




      78         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 79
                                                 NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 302-4a Pengurangan konsumsi             ABM merevisi baseline untuk energi dan emisi akibat restrukturisasi model bisnis dan organisasi
              energi                        yang dilakukan mulai tahun 2022, sehingga perhitungan reduksi energi akan dilakukan bila
[SEOJK                                      proses ini selesai dilakukan dan masih menentukan jenis-jenis energi yang masuk dalam
              Reductions in energy
F.7]          consumption                   pengurangan.
                                          Efisiensi penggunaan energi dilakukan ABM melalui berbagai inovasi dan inisiatif sebagai
GRI 302-4b Jenis-jenis energi             berikut:
              yang termasuk dalam
              pengurangan; apakah         ‫ ׅ‬Secara langsung menggunakan solar panel untuk penerangan sebesar 7,41 Kwp dan secara
              bahan bakar, listrik,         tidak langsung berkontribusi dalam pengurangan konsumsi energi ABM yang tidak terbarukan
              pemanasan, pendinginan,       melalui pembangkit listrik biogas AJN tetapi tidak termasuk dalam pengurangan pemanfaatan
              uap, atau semuanya            energi dalam lingkup ABM, karena pemanfaatan energinya tidak digunakan oleh pihak ABM.
              Types of energy included
                                          ‫ ׅ‬Pemanfaatan panel surya untuk penerangan di CK Site BIB yang berkapasitas 400 WP untuk
                                            mendukung penerangan area tambang. Sistem ini secara langsung berkontribusi dalam
              in the reductions; whether
                                            pengurangan konsumsi energi berbasis fosil dengan memanfaatkan tenaga surya untuk
              fuel, electricity, heating,
                                            kebutuhan operasional penerangan. Dengan rata-rata paparan sinar matahari selama 5 jam
              cooling, steam, or all.
                                            per hari, sistem ini mampu menghasilkan sekitar 2 kWh energi harian yang cukup untuk
GRI 302-4c    Dasar untuk menghitung        mendukung penerangan di malam hari atau saat cuaca mendung. Namun, pemanfaatan
              pengurangan konsumsi          energi ini tidak termasuk dalam pengurangan pemanfaatan energi dalam lingkup ABM secara
GRI 302-5b    energi seperti tahun          keseluruhan, karena penggunaannya terbatas pada kebutuhan spesifik CK Site BIB.
              dasar atau kondisi awal,    ‫ ׅ‬CK Site KIM memanfaatkan PLTS berkapasitas 638 kWP untuk menggantikan sebagian
              termasuk alasan memilih       kebutuhan listrik operasional yang sebelumnya menggunakan generator berbahan bakar
              Basis for calculating         solar. Secara tidak langsung, inisiatif ini berkontribusi dalam peningkatan efisiensi energi dan
              reductions in energy          pengurangan emisi karbon, namun tidak termasuk dalam pengurangan konsumsi energi dalam
              consumption, such as          lingkup ABM, karena listrik yang dihasilkan digunakan khusus untuk operasional CK Site KIM
              base year or baseline,        tetapi baru beroperasi di tahun 2025.
              including the rationale for ‫ ׅ‬Grup CKB telah mengadopsi atap skylight di gudang-gudangnya. Skylight adalah atap
              choosing it                   transparan yang memungkinkan sinar matahari masuk ke dalam gudang, mengurangi
                                            ketergantungan pada penerangan listrik. Dengan mengoptimalkan pemanfaatan cahaya alami,
                                            kita dapat mengurangi konsumsi energi, menghemat biaya operasional, dan berkontribusi
                                            pada pengurangan emisi karbon.
                                            ABM is revising the baseline for energy and emissions due to the restructuring of the business
                                            model and organization which will be carried out starting in 2022, so that energy reduction
                                            calculations will be carried out when this process is complete and is still determining the types of
                                            energy included in the reduction.
                                            ABM achieves energy use efficiency through various innovations and initiatives as follows:
                                            ‫ ׅ‬Directly using solar panels for lighting amounting to 7.41 Kwp and indirectly contributing to
                                             reducing ABM's non-renewable energy consumption through the AJN biogas power plant but
                                             it is not included in the reduction of energy utilization within the scope of ABM, because the
                                             energy utilization is not used by ABM.
                                            ‫ ׅ‬Utilization of Solar Panels for Lighting at CK Site BIB with a capacity of 400 WP to support
                                             lighting several mining areas. This system directly contributes to reducing fossil-based energy
                                             consumption by utilizing solar power for operational lighting needs. With an average of 5 hours of
                                             sunlight per day, this system is able to produce around 2 kWh of daily energy, which is enough to
                                             support lighting at night or during cloudy weather. However, this energy utilization is not included
                                             in the reduction of energy utilization within the overall ABM scope, because its use is limited to
                                             the specific needs of the CK Site BIB.
                                            ‫ ׅ‬CK Site KIM utilizes PLTS with a capacity of 638 kWP to replace some of the operational
                                             electricity needs which previously used diesel-fueled generators. Indirectly, this initiative
                                             contributes to increasing energy efficiency and reducing carbon emissions, but is not included in
                                             reducing energy consumption within the scope of ABM, because the electricity produced is used
                                             specifically for CK Site KIM operations but will only be operational in 2025.
                                            ‫ ׅ‬CKB Group has used skylight roofs in its warehouses. Skylights are transparent roofs that allow
                                             sunlight to enter the warehouse, reducing dependence on electric lighting. By optimizing the use
                                             of natural light, we can reduce energy consumption, save operational costs and contribute to
                                             reducing carbon emissions.
GRI 302-4d Standar, metodologi,             Perhitungan Energi menggunakan metodologi dan standar IPCC AR 5 tahun 2014
              asumsi, dan alat              & GHG Protocol
GRI 302-5c    penghitungan yang             Energy calculations use the IPCC AR 5 tahun 2014 & GHG Protocol methodology
              digunakan                     and standards
              Standards, methodologies,
              assumptions, and/or
              calculation tools used
GRI 302-5a Pengurangan pada energi ABM, melalui PT Anzawara Jaya Nusantara (AJN), menghasilkan dan menjual listrik kepada
              yang dibutuhkan produk        pihak eksternal. AJN memproduksi listrik dari proses methane capture dari limbah cair kelapa
              dan jasa terjual yang         sawit, yang berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca serta meningkatkan
              dicapai selama periode        efisiensi energi. Dalam periode pelaporan ini, AJN telah menjual listrik sebesar 10.847.120
              pelaporan                     kWh atau sebesar 39.049,63 gigajoule.
              Reductions in energy          ABM, through PT Anzawara Jaya Nusantara (AJN), produces and sells electricity to external
              requirements of sold          parties. AJN produces electricity from the methane capture process from liquid palm oil waste,
              products and services         which contributes to reducing greenhouse gas emissions and increasing energy efficiency. In this
              achieved during the           reporting period, AJN has sold 10,847,120 kWh of electricity or or 39,049.63 gigajoules.
              reporting period, in joules
              or multiples


                                                                                                     P T ABM I nve st am a Tbk      79
Page 80
Lingkungan | Environment




GRI 302-1b Konsumsi Bahan Bakar Total dalam Organisasi dari Sumber Daya Terbarukan
Total fuel consumption within the organization from renewable sources


                    Konsumsi Energi
               Sumber Daya Terbarukan                               Satuan
                                                                                       2022                2023                2024
                  Energy Consumption                                 Unit
                of Renewable Resources


 Mining Value Chain (MVC)
Bio Solar (B35)                                                       liter               5.323.87          341.834,21     362.452.983,00
Konsumsi Energi (B35)
                                                                    gigajoule          338.607,46        11.952.558,07        12.132.311,15
Energy Consumption (B35)
Bio Solar (B30)                                                       liter         231.775.934,45                     -                   -
Konsumsi Energi (B30)
                                                                    gigajoule         8.099.331,66                     -                   -
Energy Consumption (B30)
Panel Surya
                                                                      kWh                          -         8.486,93              25.910
Panel Surya
Konsumsi Energi (Panel Surya)
                                                                    gigajoule                      -              30,55               93,28
Energy Consumption (Panel Surya)

 Logistics, Engineering, New Business (LENB)
Bio Solar (B30)                                                       liter             818.943,47         190.566,00              122.106
Konsumsi Energi (B30)
                                                                    gigajoule            28.369,51            6.601,51           7.592,90
Energy Consumption (B30

                                                                      liter         237.918.751,92     342.024.777,95      362.575.089,11
 Total
GRI        Konsumsi
       Konsumsi
    302-1A          Bahan
                Sumber      Bakar Total dalam Organisasi dari Sumber Daya Tak Terbarukan
                       Terbarukan
 dalam
Total   Organisasi
      fuel consumption within the organization fromkWh
                                                     non-renewable sources -                                    30,55               93,28
 Total consumption of renewable
 sources within the organization
                                                  gigajoule     8.466.308,63                             11.959.190,14      12.139.997,33



              Konsumsi Energi Sumber Daya
                    Tak Terbarukan                                      Satuan
                                                                                        2022               2023               2024
                  Energy Consumption of                                  Unit
                 Non-Renewable Resources


 Mining Value Chain (MVC)

Konsumsi BBM                                                            kiloliter         7.281,09             136,53              100,03
Fuel Consumption                                                       gigajoule       262.049,99             4.915,02            3.601,15
Konsumsi Listrik                                                         kWh           9.182.893,18       7.566.252,78       3.000.332,00
Electricity Consumption                                                gigajoule        33.058,42           27.229,07           10.801,50

 Logistics, Engineering, New Business (LENB)

Konsumsi BBM                                                            kiloliter                 -           1.058,33           2.306,14
Fuel Consumption                                                       gigajoule                  -         38.099,79           82.849,22
Konsumsi Listrik                                                         kWh          5.257.010,00        5.051.138,00        5.681.767,00
Electricity Consumption                                                gigajoule         18.925,24           18.184,09          20.454,33
Total Konsumsi BBM                                                      kiloliter         7.281,09            1.058,33            2.406,17
Total Fuel Consumption                                                 gigajoule       262.049,99            43.014,81          86.450,37
Total Konsumsi Listrik                                                   kWh         14.439.903,18       12.617.390,78       8.682.099,00
Total Electricity Consumption                                          gigajoule         51.983,66           45.413,16          31.255,83

 Total Konsumsi Sumber Terbarukan dalam Organisasi
 Total Consumption of Non-Renewable Source in The                      gigajoule      314.033,65           88.427,97          117.706,20
 Organization




      80         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 81
[GRI 302-3] Intensitas Energi Dalam Organisasi [SEOJK F.6]
Energy Intensity within the Organization


                   Deskripsi                       Satuan
                                                                     2022                2023                      2024
                   Description                      Unit

Total Energi
                                                  Gigajoule         8.780.342,28       12.047.618,11             12.257.703,53
Total Energy
Total Pendapatan Bersih
                                                    US$             1.445.527.371     1.492.998.856          1.200.132.454
Total Net Revenue
Intensitas Energi Dalam Organisasi [GRI 302-3]
                                                   GJ/US$                   0,0061             0,0081                  0,0102
Energy Intensity within the Organization




  PLTS sebagai Solusi Keberlanjutan                           Solar Power as a Sustainable
  Operasional                                                 Operational Solution
  Sebagai bagian dari komitmen ABM Investama dalam            As part of ABM Investama’s commitment to supporting
  mendukung transisi energi dan operasional yang lebih        the energy transition and sustainable operations, CK
  berkelanjutan, pada awal tahun 2024, PT CK Site KIM         Site KIM, located in Tanjung Belit Village, Jujuhan,
  yang berlokasi di Desa Tanjung Belit, Kecamatan             Bungo Regency, Jambi, partnered with PT Surya
  Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi, menjalin                   Utama Nuansa (SUN Energy) in early 2024 to lease a
  kerja sama dengan PT Energi Nuansa Jaya untuk               638 kWp Solar Power Plant (PLTS). Installation began
  penyewaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)            in September 2024 and was completed by the end
  berkapasitas 638 kWP. Instalasi PLTS ini dimulai pada       of December 2024, with commissioning scheduled
  September 2024 di area kompleks PT CK Site KIM              for early 2025. As of November 2024, progress had
  dan direncanakan selesai pada akhir Desember 2024,          reached 74.5%, which included the construction of
  yang akan dilanjutkan dengan proses commissioning.          the main hole, powerhouse, inverter station, BESS
  Hingga November 2024, progres pengerjaan telah              foundation, and cable tray installation, with full
  mencapai 74,5%, mencakup pembangunan main                   operation anticipated in 2025.
  hole, power house, inverter station, BESS foundation,
  dan pemasangan cable tray dan baru peroperasi di
  tahun 2025.

  Berdasarkan desain proyek, energi listrik yang              According to the project design, the electricity
  dihasilkan dari PLTS ini akan memenuhi kebutuhan            generated by the PLTS will meet CK Site KIM’s
  listrik operasional PT CK Site KIM selama 15 tahun,         operational needs for the next 15 years, partially
  menggantikan sebagian pasokan listrik yang                  replacing the electricity previously supplied by diesel
  sebelumnya menggunakan generator berbahan bakar             generators. With an estimated production capacity
  solar. Dengan kapasitas produksi sekitar 61.740 kWh         of 61,740 kWh per month, this PLTS signifies a
  per bulan, PLTS ini menjadi langkah strategis dalam         strategic move towards enhancing energy efficiency
  meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi          and reducing carbon emissions in the company’s
  karbon dalam kegiatan operasional perusahaan.               operations.




                                                                                     P T ABM I nve st am a Tbk        81
Page 82
Lingkungan | Environment




                                                                    NDAQ E6
                                                PENGGUNAAN AIR | WATER USAGE
                                   [SEOJK F.8][GRI 303-1][GRI 303-2][GRI 303-3][GRI 303-4][GRI 303-5]




Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]                                          Management Approach [GRI 3-3]
Air merupakan elemen penting dalam operasional ABM,                     Water is a vital resource for ABM’s operations,
baik untuk mendukung kegiatan produksi maupun                           supporting both production activities and auxiliary
aktivitas penunjang lainnya. ABM berkomitmen untuk                      functions. ABM is committed to using water responsibly
menggunakan air secara bertanggung jawab guna                           to ensure the availability of clean water reserves for
memastikan ketersediaan cadangan air bersih bagi                        nearby communities while preserving the quality of
masyarakat sekitar, tanpa mengurangi kualitas sumber                    water sources and bodies when water is discharged
air maupun badan air saat dialirkan kembali.                            back into the environment.

Dalam mengelola air, ABM memiliki kebijakan dan                         To manage water resources effectively, ABM has established
strategi pengelolaan air ke seluruh entitas lini bisnis                 comprehensive water management policies and strategies
perusahaan. Pengelolaan air menjadi tanggung jawab                      across all business units. The responsibility for water
fungsi SHE dan dipantau secara ketat berdasarkan izin                   management rests with the SHE function, which ensures
dan regulasi pihak wewenang.                                            strict compliance with permits and regulations set by the
                                                                        relevant authorities.

ABM menggunakan air yang bersumber dari air tanah,                      ABM sources its water from groundwater, surface
air permukaan seperti sungai dan kolam, dan pembelian                   water (such as rivers and ponds), and third-party
dari pihak ketiga. Pemanfaatan sumber air permukaan                     suppliers. The use of surface water is approved by local
telah memperoleh izin dari Pemerintah Daerah (Pemda)                    governments (PEMDA) through Water Usage Permits
dalam bentuk Surat Izin Pemakaian Air (SIPA).                           (Surat Izin Pemakaian Air/SIPA).

Adapun penggunaan air dari sungai tidak terlalu                         The use of river water is minimal, primarily limited to
signifikan karena hanya dilakukan untuk pencucian                       washing equipment, road sprinkling, and daily employee
unit, penyiraman jalan, dan kegiatan aktivitas                          activities. The Company enforces strict monitoring and
karyawan sehari-hari. Perusahaan memberlakukan                          supervision policies to ensure the availability of clean
kebijakan pengawasan dan pemantauan ketat terhadap                      water reserves for operational areas.
penggunaan air permukaan untuk memastikan
ketersediaan cadangan air bersih di wilayah operasi.

Untuk memastikan kualitas air limbah, ABM mematuhi                      To guarantee the quality of waste water, ABM follows
standar baku mutu yang ditetapkan. Pada lini                            established quality standards. In the coal mining
usaha pertambangan batubara, air dimanfaatkan                           industry, water is re-utilized in production support
di fasilitas penunjang proses produksi. Efluen yang                     facilities. Effluents are managed through sedimentation
terbawa bersama air dikelola dengan sistem kolam                        ponds before being released back into public water
pengendapan sebelum dialirkan kembali ke badan air                      bodies. Meanwhile, our logistics, manufacturing, and
umum. Sedangkan pada anak perusahaan logistik dan                       renewable energy subsidiaries, water management
manufaktur serta EBT, pengelolaan air mengikuti acuan                   adheres to applicable regulatory standards.
regulasi yang berlaku.

Kualitas air olahan ini diperiksa secara berkala untuk                  The quality of treated water is routinely tested to ensure
memastikan kesesuaiannya dengan standar baku mutu                       it complies with government standards, guaranteeing
yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga efluen yang                   that the effluents discharged into water bodies do not
dialirkan kembali ke badan air tidak memiliki potensi                   negatively impact ecosystems.
dampak negatif bagi ekosistem.




      82         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 83
Evaluasi Pendekatan Manajemen                                      Evaluation of Management Approach
Evaluasi kinerja air Perusahaan dilakukan oleh masing-             Evaluation of the Company's water performance
masing anak usaha dan dilaporkan kepada manajemen                  is carried out by each subsidiary and reported to
melalui mekanisme pelaporan berkala yang terintegrasi              management through a periodic reporting mechanism
dengan manajemen sistem lingkungan dan dipantau                    integrated with environmental system management and
sebagai bagian dari Key Performance Indicator (KPI).               monitored as part of the Key Performance Indicators
Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2024, Perusahaan                  (KPI). According to the evaluation results in 2024, the
berhasil mengelola penggunaan air dan efluen secara                Company managed to use water and effluent optimally
optimal serta sepenuhnya sesuai dengan peraturan dan               and fully complied with applicable regulations and
standar yang berlaku.                                              standards.



                                            NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E6.1     Total air yang dikonsumsi        >111,60 Megaliter
              Total amount of water
              consumed
NDAQ E6.2 Total air yang dimanfaatkan          13,42% dari total air sump (1,24 Megaliters) atau sebesar
              kembali                          0,17 Megaliters
              Total amount of water            13,42% of total sump water (1,23 Megaliter) or 0,17 Megaliters
              reclaimed
GRI 303-1a Bagaimana air diambil,              ‫ ׅ‬Perusahaan menggunakan air yang bersumber dari air tanah, air permukaan,
              dikonsumsi, dan dibuang,           dan pembelian dari pihak ketiga. Pemanfaatan sumber air permukaan telah
              serta dampaknya                    memperoleh izin dari Pemda dalam bentuk SIPA.
              Description of how the           ‫ ׅ‬Air kemudian dikonsumsi untuk proses produksi dan domestik kemudian
              organization interacts with        dialirkan kembali ke badan air umum.
              water, including how and         ‫ ׅ‬Kegiatan penunjang produksi di lini bisnis pertambangan mengakibatkan
              where water is withdrawn,          efluen yang menyisakan endapan. Efluen ini tidak berpotensi berdampak
              consumed, and discharged,          pada lingkungan karena telah dikelola dengan sistem kolam pengendapan
              and the water-related impacts      sebelum dialirkan kembali ke badan air umum.
                                               ‫ ׅ‬Untuk lini bisnis manufaktur dan logistik, air sisa proses produksi dialirkan
                                                 kembali melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dalam kawasan
                                                 industri.
                                               ‫ ׅ‬The company uses water sourced from groundwater, surface water, and
                                                 purchases from third parties. Utilization of surface water sources has received
                                                 permission from the Regional Government in the form of a Water Use Permit
                                                 (SIPA).
                                               ‫ ׅ‬Water is then consumed for domestic production and processes and then
                                                 returned to public water bodies.
                                               ‫ ׅ‬Production support activities in mining business lines produce liquid waste
                                                 which leaves behind dregs. This liquid waste has no potential impact on the
                                                 environment because it has been managed using a settling pond system
                                                 before being returned to public water bodies.
                                               ‫ ׅ‬For manufacturing and logistics business lines, waste water from the
                                                 production process is channeled back through the Waste Water Treatment
                                                 Plant (IPAL) in the industrial area.
GRI 303-1b Pendekatan yang digunakan           Pengukuran air menggunakan satuan liter yang diukur secara teknis sesuai
              untuk mengidentifikasi           dengan Peraturan Daerah (Perda) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan
              dampak-dampak terkait            Kehutanan (KLHK).
              air, termasuk ruang lingkup      Water measurements use units per liter which are technically measured in
              penilaian, kerangka waktu,       accordance with regional regulations and the Ministry of Environment
              dan alat atau metodologi.
              A description of the approach
              used to identify water-
              related impacts, including the
              scope of assessments, their
              timeframe, and any tools or
              methodologies used




                                                                                            P T ABM I nve st am a Tbk   83
Page 84
Lingkungan | Environment




                                                      NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 303-1c Bagaimana dampak air                  ‫ ׅ‬Pengelolaan efluen dan ampas batubara dilakukan dengan menerapkan
                  ditangani dan bagaimana          sistem kolam pengendapan sebelum dialirkan kembali ke badan air umum.
                  organisasi bekerja sama          Untuk memastikan kadar air sesuai dengan baku mutu maka dilakukan
                  dengan para pemasok/             pengukuran secara periodik baik harian, bulanan, dan triwulan.
                  pelanggan dengan dampak-       ‫ ׅ‬Pengelolaan air yang dilakukan wilayah tambang sesuai dengan dokumen
                  dampak terkait air yang          RPL-UPL, termasuk penerapan sistem pengendalian yang sesuai
                  signifikan                       dengan karakteristik lingkungan setempat. Sedangkan di wilayah bukan
                                                   tambang, pengelolaan air merujuk pada peraturan daerah serta dokumen
                  A description of how water-      lingkungan seperti UKL-UPL, tergantung pada skala dan jenis kegiatan.
                  related impacts are addressed,   Metode pengelolaan air di area ini disesuaikan dengan kondisi lingkungan
                  including how the organization   dan regulasi yang berlaku untuk memastikan pemanfaatan air yang
                  works with stakeholders to       berkelanjutan serta minimalisasi dampak lingkungan.
                  steward water as a shared      ‫ ׅ‬Keterlibatan dengan pemangku kepentingan mengenai penggunaan air
                  resource, and how it engages     dapat dilihat di Bab Sosial halaman 179.
                  with suppliers or customers
                  with significant water-related ‫ ׅ‬Management of effluen and coal dregs is carried out by implementing a
                  impacts                          settling pond system before being channeled back into public water bodies.
                                                   Periodic measurements are carried out every day, monthly and quarterly to
                                                   ensure the water content meets quality standards.
                                                 ‫ ׅ‬Water management carried out in mining areas is in accordance with the
                                                   RKL-RPL documents, including the implementation of control systems that are
                                                   appropriate to local environmental characteristics. Meanwhile, in non-mining
                                                   areas, water management refers to regional regulations and environmental
                                                   documents such as UKL-UPL, depending on the scale and type of activity.
                                                   Water management methods in this area are adapted to environmental
                                                   conditions and applicable regulations to ensure sustainable water use and
                                                   minimize environmental impacts.
                                                 ‫ ׅ‬Stakeholder involvement regarding water use can be seen in the Social
                                                   Chapter on page 179.
GRI 303-1d Proses menetapkan tujuan                        Berdasarkan studi air yang dilakukan oleh Bappenas tahun 2021, area
                  dan target yang berkaitan                operasional ABM tidak ada yang berada di area-area yang telah dikategorikan
                  dengan air yang menjadi                  sebagai area dengan water stress.
                  bagian dari pendekatan                   Based on the water study conducted by Bappenas in 2021, none of ABM’s
                  manajemen organisasi, serta              operational areas are located in areas categorized as water.
                  bagaimana tujuan dan target
                  tersebut terhubung dengan
                  kebijakan publik dan konteks
                  lokal di setiap wilayah yang
                  mengalami stres air.
                  An explanation of the process
                  for setting any water-related
                  goals and targets that are
                  part of the organization’s
                  management approach, and
                  how they relate to public policy
                  and the local context of each
                  area with water stress
GRI 303-2a Deskripsi atas rangkaian                        Grup ABM senantiasa memastikan baku mutu olahan efluen sesuai dengan
                  standar-standar minimum                  standar yang ditetapkan oleh Pemerintah sebelum dialirkan kembali ke badan
                  untuk kualitas efluen yang               air. Parameter baku mutu air limbah yang dilepas ke lingkungan (outlet pond)
                  dibuang dan bagaimana                    Kalimantan Selatan berdasarkan Kepmen LH Nomor 113/2003 dan untuk
                  standar-standar minimum                  Kalimantan Selatan menambahkan peraturan berdasarkan Pergub Kalimantan
                  ditetapkan.                              Selatan Nomor 036/2008. ABM tetap menggunakan Kepmen LH Nomor
                  A description of any minimum             113/2003 dan Pergub Kalimantan Selatan Nomor 036/2008 karena parameter
                  standards set for the quality of         baku mutu air limbahnya lebih lengkap dan komprehensif.
                  effluent discharge, and how              The ABM Group always ensures that the quality standards for processed
                  these minimum standards                  effluent comply with the standards set by the Government before being
                  were determined                          returned to water bodies. The standard parameters for the quality of waste
                                                           water released into the environment (outlet pond) in South Kalimantan are
                                                           based on Minister of Environment Decree Number 113/2003 and for South
                                                           Kalimantan additional regulations are based on South Kalimantan Gubernatorial
                                                           Regulation Number 036/2008. ABM continues to use Minister of Environment
                                                           Decree Number 113/2003 and South Kalimantan Gubernatorial Regulation
                                                           Number 036/2008 because the waste water quality standard parameters are
                                                           more complete and comprehensive.




      84         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 85
                                              NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 303-3a Total pengambilan air                Lihat tabel di bawah ini
             dari semua wilayah dalam           Refer to table below
             Megaliter
             Total water withdrawal from all
             areas in Megaliters
GRI 303-3b Total pengambilan air                Lihat tabel di bawah ini
             dari semua wilayah yang            Refer to table below
             mengalami stres air dalam
             Megaliter
             Total water withdrawal from
             all areas with water stress in
             Megaliters
GRI 303-3c Perincian atas total                 Lihat tabel di bawah ini
             pengambilan air dari setiap        Refer to table below
             sumber yang tertera di
             303-3a dan 303-3b dalam
             Megaliter berdasarkan
             kategori Total Dissolved Solid
             (TDS) dan Total Suspended
             Solid (TSS)
             A breakdown of total water
             withdrawal from each of the
             sources listed in Disclosures
             303-3-a and 303-3-b in
             Megaliters by the following
             categories TDS and TSS
GRI 303-3d Semua informasi kontekstual          ‫ ׅ‬ABM menggunakan pendekatan water accounting checking untuk
GRI 303-4e yang diperlukan untuk                  perhitungan pengambilan air. Monitoring volume pengambilan air dilakukan
GRI 305-5d memahami proses                        dengan flow meter.
             penyusunan data, seperti           ‫ ׅ‬Meskipun wilayah operasional ABM di lokasi 5-6 km dari daerah
             standar, metodologi, dan             pemukiman, tetapi penggunaan air tidak berdampak bagi masyarakat.
             asumsi yang digunakan.             ‫ ׅ‬Pada tahun 2024 menggunakan metodologi perhitungan pengambilan,
             Any contextual information           pembuangan, dan konsumsi air yang sama dengan tahun 2023.
             necessary to understand       ‫ ׅ‬ABM uses water accounting checking to calculate water withdrawal.
             how the data have been          Monitoring for water withdrawal volume is conducted using flow meter.
             compiled, such as any         ‫ ׅ‬Even though ABM’s operational area is located 5-6 km from residential areas,
             standards, methodologies, and   water use does not have an impact on the community.
             assumptions used              ‫ ׅ‬In 2024, use the same water withdrawal, discharge and consumption
                                             calculation methodology as in 2023.
GRI 303-4a Total pembuangan air ke              Lihat tabel di bawah ini
             seluruh wilayah dalam              Refer to table below
             Megaliter
             Total water discharge to all
             areas in Megaliters
GRI 303-4b Perincian total pembuangan           Lihat tabel di bawah ini
             air ke seluruh wilayah dalam       Refer to table below
             Megaliter berdasarkan
             kategori TDS dan TSS
             A breakdown of total water
             discharge to all areas in
             Megaliters by the following
             categories TDS and TSS
GRI 303-4c Total pembuangan air                 Lihat tabel di bawah ini
             ke seluruh wilayah yang            Refer to table below
             mengalami stres air dalam
             Megaliter berdasarkan
             kategori TDS dan TSS
             Total water discharge to all
             areas with water stress in
             Megaliters, and a breakdown
             of this total by the following
             categories TDS and TSS




                                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk   85
Page 86
Lingkungan | Environment




                                                      NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 303-4d Zat-zat prioritas yang                Kadar air pengelolaan ABM mempunyai beberapa zat logam berat seperti Fe,
                  patut diperhatikan yang        Mn dan Cd tetapi masih di bawah baku mutu standar sehingga sesuai dengan
                  pembuangannya diolah           peraturan Kepmen LH no.113/2003 tidak termasuk dalam limbah B3. Dan pada
                  Priority substances of concern tahun 2024 tidak ada kejadian ketidakpatuhan.
                  for which discharges are       The water content of ABM management contains several heavy metals such as
                  treated                        Fe, Mn and Cd but is still below quality standards, and is still in accordance with
                                                 Minister of Environment Decree No. 113 of 2003 is not included in hazardous
                                                 waste.
GRI 303-5a Total konsumsi air dari semua 111,60 Megaliter
                  wilayah dalam Megaliter
                  Total water consumption from
                  all areas in Megaliters
GRI 303-5b Total konsumsi air dari semua 0 Megaliter
                  wilayah yang mengalami stres Berdasarkan studi air yang dilakukan oleh Bappenas tahun 2021, area
                  air dalam Megaliter            operasional ABM tidak ada yang berada di area-area yang telah dikategorikan
                  Total water consumption from sebagai area dengan water stress oleh Bappenas. Metode pengukuran air
                  all areas with water stress in menggunakan flow meter. Untuk entitas usaha TIA menggunakan “sparing”
                  Megaliters                     sesuai dengan ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
                                                           0 Megalitres
                                                           Based on a water study conducted by Bappenas in 2021, there is not a single
                                                           ABM operational area is located in an area categorized as a water crisis area by
                                                           Bappenas. The water measurement method is a flow meter. TIA subsidiaries use
                                                           “sparing” in accordance with the provisions of the Ministry of the Environment.
GRI 303-5c Perubahan dalam                                 Tidak ada
                  penyimpanan air dalam                    None
                  Megaliter, jika penyimpanan
                  air telah diidentifikasi sebagai
                  memiliki dampak terkait air
                  signifikan
                  Change in water storage in
                  Megaliters, if water storage
                  has been identified as having
                  a significant water-related
                  impact




      86         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 87
[GRI 303-3][GRI 303-5] Total Pengambilan Air Berdasarkan Sumber
Total Water Withdrawal and Total Water Consumption by Sources

                   Sumber                                                              Satuan
                                                                                                                                             2022                                 2023                                               2024
                   Source                                                               Unit
Air Permukaan
                                                                                     Megaliter                                                        256,54                                 182,93                                             66,77
Surface Water
Air Tanah
                                                                                     Megaliter                                                              5,49                                       5,06                                        4,52
Groundwater
Air yang Berasal dari Pihak Ketiga
                                                                                     Megaliter                                                            12,79                                       10,15                                     38,82
Third Party Water
Air Sump
                                                                                     Megaliter                                                              8,79                                       0,98                                        1,24
Sump Water
Air Hujan
                                                                                     Megaliter                                                                    -                                               -                                 0,17
Rain Water

 Total                                                                               Megaliter                                                       283,61                                 197,79                                            111,60

Catatan: Berdasarkan studi air yang dilakukan oleh Bappenas tahun 2021, area operasional ABM tidak ada yang berada di area-area yang telah
dikategorikan sebagai area dengan water stress oleh Bappenas. [1] Metode pengukuran air menggunakan flow meter. Sumber dari air sumber
lainnya mencakup air baku dari lokasi operasional serta air baku lainnya yang sebagian dipasok menggunakan mobil tangki dari luar site.
Notes: Based on the water assessment conducted by Bappenas in 2021, none of ABM’s operational areas are located in areas that have been
included as water stressed by Bappenas. The water measurement method used are using flow meter. Sources of other water sources include raw
water from the operational site as well as other raw water that is partially supplied using tankers from off-site


GRI 303-4A, 303-4B, 303-4C Total Air yang Dialirkan ke Badan Air Umum Berdasarkan Wilayah
Total Air yang Dialirkan ke Badan Air Umum Berdasarkan Wilayah

                                                                        2022                                                                      2023                                                                   2024

                                                                         Berdasarkan                                                          Berdasarkan                                                                Berdasarkan
                                                                          Kualitas Air                                                         Kualitas Air                                                               Kualitas Air
                                                                           Based on                                                             Based on                                                                   Based on
                                                                         Freshwater or                                                     Freshwater or Other                                                           Freshwater or
                                                                          Other Water                                                            Water                                                                    Other Water
                      Tujuan
                                         Seluruh Area (Megaliter)




                                                                                                                Seluruh Area (Megaliter)




                                                                                                                                                                                       Seluruh Area (Megaliter)


  Lini Bisnis
                    Pembuangan
  Busniness
                     Discharge
                                                                    mg/L Total Dissolved




                                                                                                                                           mg/L Total Dissolved




                                                                                                                                                                                                                  mg/L Total Dissolved
     Line
                                                                    Freshwater (≤1,000




                                                                                                                                           Freshwater (≤1,000




                                                                                                                                                                                                                  Freshwater (≤1,000
                                         All Area (Mega liter




                                                                                           (>1,000 mg/L Total




                                                                                                                All Area (Mega liter




                                                                                                                                                                  (>1,000 mg/L Total




                                                                                                                                                                                       All Area (Mega liter




                                                                                                                                                                                                                                         (>1,000 mg/L Total
                     Destination
                                                                                           Dissolved Solids)




                                                                                                                                                                  Dissolved Solids)




                                                                                                                                                                                                                                         Dissolved Solids)
                                                                                           Non-freshwater




                                                                                                                                                                  Non-freshwater




                                                                                                                                                                                                                                         Non-freshwater
                                                                    Solids)




                                                                                                                                           Solids)




                                                                                                                                                                                                                  Solids)




                                                                         Mining Value Chain (MVC)

                    Anak Sungai
      TIA                               256,26                        256,26                              0 182,63                            182,63                               0 66,68                             66,68                             0
                      Stream


                                         Logistics, Engineering, New Business (LENB)

                  Badan air umum
     CKB            Public water                                                                                                                                                                                      0,0085
                      bodies


                                       Catatan: Data hanya mencakup entitas usaha TIA yang diukur dengan menggunakan alat
                                       pantau Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan
                                       “SPARING” sesuai kepatuhan regulasi KLHK. Sedangkan anak usaha ABM lainnya tidak
                                       melakukan pembuangan ke badan air.
                                       Notes: Data only includes TIA entities measured using “SPARING” monitoring tools in
                                       accordance with Ministry of Environment and Forestry regulations. Other ABM subsidiaries do
                                       not discharge to water bodies.




                                                                                                                                                                           P T ABM I nve st am a Tbk                                      87
Page 88
Lingkungan | Environment




                                                                    2022                     2023                           2024
                                           Baku
    Tambang Kalimantan                                       Nilai Perolehan           Nilai Perolehan               Nilai Perolehan
                                           Mutu
          Selatan*                                              Tertinggi                 Tertinggi                     Tertinggi
                                          Quality
   South Kalimantan Mine*                                 Highest Achievement       Highest Achievement           Highest Achievement
                                         Standard
                                                                   Value                     Value                         Value
 ph                                         6-9                               7,5                            8                             7,11
 TSS (mg/L)                                ≤ 200                               77                           24                            11,6
 Fe (mg/L)                                   ≤7                            <0,023                         0.58                             0,1
 Mn (mg/L)                                   ≤4                              0,15                         3.54                             0,1
 Cd (mg/L)                                 ≤ 0,05                          <0,014                      <0.014                         0,0003

*Parameter baku mutu air limbah yang dilepas ke lingkungan (outlet pond) berdasarkan Pergub Kalimantan Selatan no.036/2008 dan Kepmen
LH no.113/2003
*The standard parameters for the quality of waste water discharged into the environment (pool outlet) are based on South Kalimantan Governor
Regulation no.036/2008 and Minister of Environment Decree no.113/2003




   Konservasi Air dan                                                        Water Conservation and
   Keanekaragaman Hayati di Water                                            Biodiversity in Water Reservoirs
   Reservoir [GRI 303-1C]                                                    [GRI 303-1C]

   Sebagai bagian dari komitmen ABM dalam mengelola                          As part of its commitment to sustainable water
   sumber daya air secara berkelanjutan, perusahaan                          resource management, ABM continues to optimize
   terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan water                           the use of water reservoirs to support ecosystem
   reservoir guna mendukung keseimbangan ekosistem.                          balance. These reservoirs not only function as storage
   Water reservoir ini tidak hanya berfungsi sebagai                         for operational needs but also contribute to broader
   penyimpanan air untuk operasional, tetapi juga                            environmental conservation efforts initiatives.
   menjadi bagian dari inisiatif konservasi lingkungan
   yang lebih luas.
   Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah                          One specific action taken by ABM is the maintenance
   pemeliharaan ikan di dalam reservoir. Keberadaan                          of fish populations in the reservoirs. The presence
   ikan berperan dalam menjaga kualitas air                                  of fish helps uphold water quality by regulating the
   dengan membantu mengendalikan pertumbuhan                                 growth of certain organisms, while also promoting
   organisme tertentu, sekaligus meningkatkan                                biodiversity in the operational area. This initiative
   keanekaragaman hayati di sekitar area operasional.                        demonstrates ABM’s approach to integrating
   Inisiatif ini mencerminkan pendekatan ABM dalam                           environmental considerations into responsible
   mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam praktik                        business practices.
   bisnis yang bertanggung jawab.




      88         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 89
Optimalisasi Pemanfaatan Air Hujan                        Optimizing Rainwater Use for
untuk Operasional Berkelanjutan                           Sustainable Operations
ABM melalui anak usahanya, PT Sanggar Sarana              ABM, through its subsidiary PT Sanggar Sarana Baja
Baja (SSB), yang berlokasi di Sebamban, Kalimantan        (SSB) in Sebamban, South Kalimantan, continues
Selatan, terus menunjukkan komitmen terhadap              to demonstrate its commitment to sustainability by
keberlanjutan melalui inovasi pengelolaan sumber          implementing innovative water resource management.
daya air. Salah satu langkah strategis yang dilakukan     One strategic initiative involves converting used IBC
adalah dengan mendaur ulang kembali IBC TANK              tanks from waste storage into rainwater collection
bekas limbah menjadi tangki penampungan air hujan,        tanks that support operational activities.
yang dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan
operasional.
Hingga saat ini, tangki-tangki tersebut telah digunakan   To date, these tanks have been utilized to collect
untuk menampung air hujan yang dimanfaatkan dalam         rainwater for various operational needs, such as
berbagai aktivitas operasional, termasuk pencucian        washing components and maintaining general
komponen serta fasilitas sanitasi umum di area kerja.     sanitation facilities in the work area. This initiative
Selain berfungsi mengurangi ketergantungan pada           not only decreases reliance on primary water sources
sumber air utama, inisiatif ini menjadi solusi efektif    but also provides an effective way to reduce plastic
untuk menekan potensi limbah plastik sekaligus            waste and enhance water efficiency. This innovative
mendorong efisiensi penggunaan air. Pemanfaatan           approach reflects ABM’s dedication to adopting
inovatif ini merefleksikan dedikasi ABM dalam             sustainable operational practices, delivering clear
menerapkan praktik operasional berkelanjutan,             economic and environmental benefits.
dengan manfaat nyata baik dari segi ekonomi maupun
tanggung jawab lingkungan.



Kapasitas tangki IBC masing-masing 1.000 liter per unit
IBC Tank volume 1,000 liters/each




                                                                                 P T ABM I nve st am a Tbk   89
Page 90
Lingkungan | Environment




                                                                    NDAQ E7
                           OPERASIONAL LINGKUNGAN | ENVIRONMENTAL OPERATIONS
                                                                    [GRI 306]




Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]                                              Management Approach [GRI 3-3]
ABM berkomitmen untuk menjalankan operasional yang                          ABM is committed to conducting responsible operations
bertanggung jawab dengan meminimalkan potensi                               by minimizing potential environmental impacts. To
dampak lingkungan. Dalam mewujudkan komitmen                                uphold this commitment, ABM has established and
tersebut, ABM telah menetapkan standar dan kebijakan                        regularly updates its environmental standards and
lingkungan yang diperbarui secara berkala. Kebijakan                        policies. These policies are issued by ABM, the parent
ini dikeluarkan oleh ABM sebagai induk dari berbagai                        company, and are applied across its various business
lini bisnis dan entitas perusahaan. Sementara itu,                          lines and entities. Meanwhile, the implementation of
penerapan standar prosedur operasional diserahkan                           standard operating procedures is delegated to each
kepada masing-masing anak perusahaan agar sesuai                            subsidiary to ensure alignment with their specific
dengan karakteristik kegiatan usaha, peraturan, dan                         business characteristics and regulatory needs.
kebutuhan yang berlaku.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian ABM dalam                           One key focus area for ABM in conducting responsible
menjalankan operasional yang bertanggung jawab                              operations is waste management. Waste generated
adalah limbah. Limbah yang dihasilkan dari kegiatan                         from operational activities must be managed in
operasional harus dikelola dengan baik, sesuai                              accordance with applicable laws and regulations. ABM
dengan peraturan dan perundang-undangan yang                                has established a waste management and treatment
berlaku. ABM telah memiliki sistem pengelolaan dan                          system tailored to the types and characteristics of the
pengolahan limbah yang disesuaikan dengan bentuk                            waste, whether managed internally or outsourced to
dan karakteristik limbah tersebut, baik yang dikelola                       licensed third parties. At ABM, waste is categorized
secara internal maupun yang diserahkan kepada                               into two types: hazardous waste and non- hazardous
pihak ketiga berizin. Limbah di ABM dibagi menjadi                          waste.
dua kategori, yaitu limbah yang mengandung Bahan
Berbahaya dan Beracun (B3) serta limbah non-B3.

Evaluasi Pendekatan Manajemen                                               valuation of Management Approach
Evaluasi terhadap kebijakan dan strategi pengelolaan                        The assessment of environmental management
lingkungan, yang mencakup energi, emisi, air, dan                           policies and strategies related to energy, emissions,
limbah, dilakukan secara berkala. Pembaruan akan                            water, and waste is carried out periodically. Updates
dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan                          are made in accordance with applicable regulations
perkembangan terkini.                                                       and the latest developments.




      90         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 91
                                      NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E7.1    Apakah Perusahaan memiliki kebijakan lingkungan             Kebijakan Lingkungan
             secara resmi?                                               ABM-PLC-CAF-005
             Does your company follow a formal Environmental             Environmental Policy
             Policy?                                                     ABM-PLC-CAF-005
NDAQ E7.2    Apakah Perusahaan memiliki kebijakan khusus terkait         Tertuang di dalam SOP masing-masing
             limbah, air, energi, dan/atau material daur ulang?          anak usaha ABM
             Does your company follow specific waste, water, energy, It is contained in the SOP of each
             and/or recycling policies?                              ABM Subsidiary


NDAQ E7.3    Apakah Perusahaan menggunakan sistem                        Mengacu pada ISO 51000
             manajemen energi yang diakui?                               Refer to ISO 51000
             Does your company use a recognized energy
             management system?
GRI 306-1    Organisasi yang memiliki dampak yang signifikan             Lihat tabel GRI 306-2 di bawah ini.
             terkait limbah, baik aktual maupun potensial, penjelasan    Untuk aktivitas perawatan dan pengoperasi
             tentang:                                                    mesin, pengecatan unit, dan penyepuhan krom
             • Masukan, aktivitas, dan keluaran yang menimbulkan         di wilayah operasional SSB, Perusahaan telah
               atau yang dapat menimbulkan dampak-dampak                 bersertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001.
               tersebut
             • Apakah dampak tersebut terkait limbah yang timbul         Refer to GRI 306-2 table below.
               dalam aktivitas organisasi atau limbah yang timbul        For maintenance and operation of machines,
               pada bagian hulu atau hilir rantai nilainya               painting units, and chrome plating in SSB
                                                                         operational areas, the Company has been certified
             For the organization’s significant actual and potential     to ISO 14001 and ISO 45001.
             waste-related impacts, a description of:
             • The inputs, activities, and outputs that lead or could
               lead to these impacts;
             • Whether these impacts relate to waste generated in
               the organization’s own activities or to waste generated
               upstream or downstream in its value chain
GRI 306-2a   Tindakan yang diambil, termasuk upaya pendekatan            Lihat tabel GRI 306-2 di bawah ini
             sirkuler, untuk mencegah timbulan limbah dalam              Refer to GRI table 306-2 below
             aktivitas organisasi itu sendiri serta pada bagian hulu
             dan hilir rantai nilainya, dan untuk mengelola dampak
             yang signifikan dari timbulan limbah
             Actions, including circularity measures, taken to prevent
             waste generation in the organization’s own activities
             and upstream and downstream in its value chain, and to
             manage significant impacts from waste generated
GRI 306-2b   Jika limbah yang timbul dari aktivitas organisasi dikelola Dapat dilihat di halaman 94
             oleh pihak ketiga, maka jelaskan proses yang dipakai       Dapat dilihat di halaman 94
             untuk menentukan apakah pihak ketiga melakukan
             pengelolaan limbah mengikuti kewajiban kontraktual
             atau peraturan
             If the waste generated by the organization in its own
             activities is managed by a third party, a description of
             the processes used to determine whether the third party
             manages the waste in line with contractual or legislative
             obligations
GRI 306-2c   Proses yang digunakan untuk mengumpulkan                    Pengukuran limbah menggunakan
             dan memantau data terkait limbah                            ton yang diukur secara teknis yang
GRI 306-4e                                                               sesuai dengan Perda dan KLH.
             The processes used to collect and monitor
             waste-related data                                          Waste measurement uses technically
                                                                         measured tons in accordance with regional
                                                                         regulations and the Ministry of Environment.
GRI 306-3a   Berat total limbah yang ditimbulkan dalam metrik ton,       Lihat tabel GRI 306-3a di bawah ini
             dan perincian jumlah tersebut menurut komposisi             Refer to GRI table 306-3a below
             limbah
             Total weight of waste generated in metric tons, and a
             breakdown of this total by composition of the waste




                                                                                       P T ABM I nve st am a Tbk   91
Page 92
Lingkungan | Environment




                                                      NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 306-3b             Informasi kontekstual yang diperlukan untuk memahami ABM menghimpun seluruh data limbah dengan
                       data dan cara penghimpunan data                         menimbang, mengukur dan mendokumentasikan
                       Contextual information necessary to understand the data limbah yang dihasilkan di seluruh operasional
                       and how the data has been compiled                      ABM. Pengelolaan limbah dilakukan dengan
                                                                               mencatat secara rinci jumlah limbah yang
                                                                               dihasilkan berdasarkan jenisnya, seperti limbah
                                                                               B3 (bahan berbahaya dan beracun) dan limbah
                                                                               non-B3. Selanjutnya, limbah-limbah tersebut
                                                                               dikelola sesuai dengan peraturan yang berlaku,
                                                                               penyimpanan sementara, pengangkutan, hingga
                                                                               pemrosesan akhir oleh mitra pengelola limbah
                                                                               yang memiliki izin resmi yang melalui aplikasi.
                                                                               Data ini kemudian dilaporkan secara berkala
                                                                               untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas
                                                                               perusahaan dalam pengelolaan limbah.
                                                                                   ABM collects all waste data by weighing,
                                                                                   measuring, and documenting the waste generated
                                                                                   throughout ABM's operations. Waste management
                                                                                   involves detailed recording of the amount of
                                                                                   waste produced by type, including hazardous
                                                                                   and non-hazardous waste. Additionally, these
                                                                                   wastes are managed according to applicable
                                                                                   regulations, encompassing temporary storage,
                                                                                   transportation, and final processing by authorized
                                                                                   waste management partners. This data is reported
                                                                                   regularly to ensure the company's transparency
                                                                                   and accountability in waste management.


GRI 306-4a             Berat total limbah yang dialihkan dari pembuangan           Lihat tabel GRI 306-4a di bawah ini
                       akhir dalam metrik ton, dan perincian jumlah tersebut       Refer to GRI table 306-4a below
                       berdasarkan komposisi limbah
                       Total weight of waste diverted from disposal in metric
                       tons, and a breakdown of this total by composition of the
                       waste
GRI 306-4b             Berat total limbah berbahaya (B3) yang dialihkan dari       Lihat tabel GRI 306-4b di bawah ini
                       pembuangan akhir dalam metrik ton, dan perincian            Refer to GRI table 306-4b below
                       jumlah tersebut berdasarkan pengerjaan pemulihan
                       seperti persiapan untuk digunakan kembali, daur ulang,
                       pengerjaan pemulihan lainnya
                       Total weight of hazardous waste diverted from disposal
                       in metric tons, and a breakdown of this total by the
                       following recovery operations: Preparation for reuse,
                       Recycling, Other recovery operations
GRI 306-4c             Berat total limbah tidak berbahaya yang dialihkan dari      Lihat tabel GRI 306-4c di bawah ini
                       pembuangan akhir dalam metrik ton, dan perincian            Refer to GRI table 306-4c below
                       jumlah tersebut menurut pengerjaan pemulihan seperti
                       persiapan untuk digunakan kembali, daur ulang,
                       pengerjaan pemulihan lainnya
                       Total weight of non-hazardous waste diverted from
                       disposal in metric tons, and a breakdown of this total by
                       the following recovery operations: Preparation for reuse,
                       Recycling, Other recovery operations
GRI 306-4d             Untuk setiap pengerjaan pemulihan yang tertera dalam        Lihat tabel GRI 306-4d di bawah ini
                       Pengungkapan 306-4-b dan 306-4-c, sajikan rincian           Refer to GRI table 306-4d below
                       berat total dalam metrik ton dari limbah berbahaya
                       dan limbah tidak berbahaya yang dialihkan dari
                       pembuangan akhir di tempat dan/atau di luar
                       For each recovery operation listed in Disclosures 306-4-
                       b and 306-4-c, a breakdown of the total weight in metric
                       tons of hazardous waste and of non-hazardous waste
                       diverted from disposal onsite and/or offsite




      92         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 93
                                       NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 306-5a   Berat total limbah yang dikirimkan ke pembuangan             Lihat tabel GRI 306-5a di bawah ini
             akhir dalam metrik ton, dan perincian jumlah tersebut        Refer to GRI table 306-5a below
             menurut komposisi limbah
             Total weight of waste directed to disposal in metric tons,
             and a breakdown of this total by composition of the
             waste

GRI 306-5b   Berat total limbah bahan berbahaya dan beracun yang          Lihat tabel GRI 306-5b di bawah ini
             dikirimkan ke pembuangan akhir dalam metrik ton, dan         Refer to GRI table 306-5b below
             perincian total ini menurut cara pembuangan:
             i. Insinerasi (dengan perolehan energi)
             ii. Insinerasi (tanpa perolehan energi)
             iii. Penimbunan (TPA)
             iv. Cara pembuangan lainnya
             Total weight of hazardous waste directed to disposal
             in metric tons, and a breakdown of this total by the
             following disposal operations:
             i. Incineration (with energy recovery)
             ii. Incineration (without energy recovery)
             iii. Landfilling
             iv. Other disposal operations

GRI 306-5c   Berat total limbah non bahan berbahaya dan beracun           Lihat tabel GRI 306-5c di bawah ini
             yang yang dikirim ke pembuangan akhir dalam metrik           Refer to GRI table 306-5c below
             ton, dan perincian jumlah tersebut menurut cara
             pembuangan:
             i. Insinerasi (dengan perolehan energi)
             ii. Insinerasi (tanpa perolehan energi)
             iii. Penimbunan (TPA)
             iv. Cara pembuangan lainnya
             Total weight of non-hazardous waste directed to
             disposal in metric tons, and a breakdown of this total by
             the following disposal operations:
             i. Incineration (with energy recovery)
             ii. Incineration (without energy recovery)
             iii. Landfilling
             iv. Other disposal operations

GRI 306-5d   Untuk setiap cara pembuangan yang tertera dalam         Lihat tabel GRI 306-5c di bawah ini
             Pengungkapan 306-5-b dan 306-5-c, perincian berat       Refer to GRI table 306-5c below
             total dalam metrik ton dari limbah berbahaya dan limbah
             non bahan berbahaya dan beracun yang dikirimkan ke
             pembuangan akhir di tempat dan/atau di luar
             For each disposal operation listed in Disclosures 306-5-
             b and 306-5-c, a breakdown of the total weight in metric
             tons of hazardous waste and of non-hazardous waste
             directed to disposal onsite and/or offsite

GRI 2-27     Denda yang signifikan dan sanksi non-moneter karena          ABM tidak memiliki catatan mendapatkan denda
SEOJK F.16   ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan/atau               dan sanksi non-moneter terkait ketidakpatuhan
             peraturan tentang lingkungan hidup dalam hal:                lingkungan terhadap undang-undang.
             i. Nilai moneter total dari denda yang signifikan            ABM has no record of fines or non-monetary
             ii. Jumlah total sanksi non-moneter                          sanctions for non-compliance with the law.
             iii. Kasus yang diajukan ke mekanisme penyelesaian
             sengketa
             Significant fines and non-monetary sanctions for non-
             compliance with environmental laws and/or regulations
             in terms of:
             i. Total monetary value of significant fines
             ii. Total number of non-monetary sanctions
             iii. Cases brought through dispute resolution mechanisms




                                                                                        P T ABM I nve st am a Tbk   93
Page 94
Lingkungan | Environment




GRI 306-2 Timbulan Limbah dan Dampak-dampak yang Signifikan Terkait Limbah
Timbulan Limbah dan Dampak-dampak yang Signifikan Terkait Limbah


                                                               Jenis Timbulan           Pengaruh                  Pengelolaan
                                                                  Limbah                Terhadap                Timbulan Limbah
  Lini Bisnis              Tahapan Kegiatan                                            Lingkungan
                                                                Form of Waste                                   Waste Generation
 Business Line               Activity Stage
                                                                 Generation         Influence on the             Management
                                                                    [SEOJK F. 13)     Environment                   [SEOJK F. 14)

                                                                                                         Perusahaan melaksanakan
                                                                                                         revegetasi kawasan
                                                                                    Perubahan rona
                                                                                                         serta membuat void atau
                                                             Tanah pucuk,           lingkungan,
                       Pembukaan lubang                                                                  penampungan air buatan dari
                                                             overburden             potensi erosi
                       tambang (pit)                                                                     bekas lubang tambang
                                                             Top soil,              Environmental
                       Mining-pit opening                                                                The Company revegetates
                                                             Overburden             color changes,
                                                                                                         areas and creates voids or
                                                                                    Potential erosion
                                                                                                         artificial water reservoirs
                                                                                                         in the ex-mining pits.
                                                             Limbah
                                                                                                       Diserahkan kepada pihak
                       Operasi alat berat                    mengandung             Potensi mencemari
                                                                                                       ketiga berizin untuk dikelola/
                       dan perawatan                         bahan berbahaya        tanah dan air
Mining Value                                                                                           diolah lebih lanjut
                       Heavy equipment operation             dan beracun (B3)       Potential soil and
Chain (MVC)                                                                                            Sent to licensed third parties for
                       and maintenance                       Hazardous and          water pollution
                                                                                                       further management/processing
                                                             toxic waste
                                                                                                      Sebagian sampah organik
                                                                                                      diolah menjadi kompos dan
                                                                                                      sebagian lagi dibawa ke TPA,
                                                                                    Potensi mencemari sedangkan sampah anorganik
                       Perkantoran dan                       Limbah non-B3
                                                                                    tanah dan air     seluruhnya dibawa ke TPA.
                       administrasi                          Non-hazardous
                                                                                    Potential soil and   Sebagian sampah organik
                       Offices and administration            and toxic waste
                                                                                    water pollution      diolah menjadi kompos dan
                                                                                                         sebagian lagi dibawa ke TPA,
                                                                                                         sedangkan sampah anorganik
                                                                                                         seluruhnya dibawa ke TPA.
                       Perawatan dan pengoperasi
                       mesin; Pengecatan
                                                                                    Potensi mencemari
                       unit/equipment;                                                                Bekerja sama dengan
                                                                                    tanah dan air
                       Penyepuhan chrome         Limbah B3                                            pihak ketiga berizin
                                                                                    Potential to
                       Perawatan dan pengoperasi Hazardous waste                                      Collaborate with licensed
                                                                                    contaminate
Logistics,             mesin; Pengecatan                                                              third parties
                                                                                    soil and water
                       unit/equipment;
Engineering,
                       Penyepuhan chrome
New Business
(LENB)                                                                                                Diserahkan kepada pihak
                       Oli bekas pakai dari armada                                  Potensi mencemari ketiga berizin untuk dikelola/
                       (truk, alat berat, kapal)             Limbah B3              tanah dan air     diolah lebih lanjut
                       Used oil from fleets (trucks,         Hazardous waste        Potential soil and   Handed over to a licensed
                       heavy equipment, ships)                                      water pollution      third party for further
                                                                                                         management/processing




      94         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 95
[GRI 306-3A, 306-4A, 306-5A] [SEOJK F.13]

Limbah Menurut Lini Bisnis | Waste by Business Line


                 Kategori                        Satuan               Lini Bisnis
                                                                                                  2022              2023            2024
                 Category                          Unit             Business Line

                                                              Mining Value Chain (MVC)            10.086,90          6.679,54        1.759,98
Total timbulan limbah B3
                                                   Ton
Total hazardous waste generated                                 Logistics, Engineering,
                                                                                                     132,60            135,82           177,06
                                                                New Business (LENB)

                                                                  Mining Value Chain              13.855,49         14.687,21        5.789,30
Total timbulan limbah non-B3
                                                   Ton
Total non hazardous waste generated                             Logistics, Engineering,
                                                                                                     497,53          1.340,37         1.180,22
                                                                New Business (LENB)

 Total timbulan limbah B3
                                                   Ton                                           10.219,50          6.815,36         1.937,04
 Total hazardous waste generated

 Total timbulan limbah non B3
                                                   Ton                                           14.353,02         16.027,58        6.969,52
 Total non hazardous waste generated

Catatan: Data untuk limbah B3 dan Non-B3 tahun 2022 dan tahun 2023 berasal dari anak perusahaan ABM yakni TIA, PWP, CK dan ATR.
Kenaikan jumlah limbah B3 & non-B3 antara lain disebabkan meningkatnya pencapaian produksi tahun 2023 dibandingkan tahun 2022. Sebagai
contoh CK pada tahun 2022 memproduksi sebanyak 202.900.182,47 BCM terhadap 277.227.362,32 BCM pada tahun 2023. Hal ini berimbas
terhadap material input yang dibutuhkan dalam proses produksi seperti oli, grease barang- barang lainnya serta material output yang timbul baik
secara langsung maupun tidak langsung.
Note: Data on hazardous and Non-hazardous waste for 2022 and 2023 comes from ABM subsidiaries, namely TIA, PWP, CK and ATR. The increase
in the amount of hazardous & non-hazardous waste, among other things, has led to an increase in production achievements in 2023 compared to
2022. For example, PT CK in 2022 produced 202,900,182.47 BCM compared to 277,227,362.32 BCM in 2023. This has an impact on input materials
needed in the production process such as oil, grease and other goods as well as output materials that arise either directly or indirectly.




Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir Menurut Cara Pembuangan
Waste Disposed by Method of Disposal
GRI 306-4B, 306-4D, GRI 306-5B, 306-5D


ABM memastikan pengelolaan limbah menjadi aspek                             ABM recognizes that waste management is a critical
penting dalam kegiatan operasional. ABM membagi                             aspect of its operations. Waste is divided into
timbulan limbah terdiri dari limbah organik dan anorganik                   hazardous and non-hazardous waste, which are
yang dikelola dan dipisahkan sesuai jenisnya. ABM                           handled and separated according to their type. ABM
menyediakan tempat sampah yang berbeda untuk                                provides distinct waste bins to encourage proper
memudahkan pemisahan sampah yang sesuai jenisnya.                           waste segregation. As of 2024, none of the companies
Hingga 2024, seluruh Perusahaan di Grup ABM belum                           within the ABM Group have incineration facilities for
memiliki fasilitas insinerasi (pembakaran) pemusnahan                       waste disposal.
sampah.

Limbah B3 Perusahaan dikumpulkan di TPS dan                                 Hazardous waste is collected at temporary storage
dipantau secara periodik. Hampir seluruh limbah B3                          sites (TPS) and monitored regularly. Almost all
yang dihasilkan oleh Perusahaan dikirim dan dikelola                        hazardous waste generated by the company is
lebih lanjut oleh pihak ketiga transporter dan pengumpul                    transported and managed by licensed third-party
limbah B3 yang berizin resmi dari Kementrian Lingkungan                     transporters and waste collectors authorized by the
Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Khusus di                           Ministry of Environment and Forestry of the Republic
CK Site MHU pada tahun 2023 limbah B3 berupa oli                            of Indonesia. Notably, at CK MHU in 2023, some of
bekas sebagiannya dimanfaatkan kembali sebagai                              the used oil waste was repurposed as a component in
pencampuran ANFO (ammonium nitrat fuel oil) untuk                           ANFO (ammonium nitrate fuel oil) for blasting activities.
kegiatan peledakan.




                                                                                                        P T ABM I nve st am a Tbk    95
Page 96
Lingkungan | Environment




Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir Menurut Cara Pembuangan
Hazardous Waste Disposed to Landfill by Disposal Method

                                   Kategori                                     Satuan
                                                                                                 2022             2023           2024
                                   Category                                      Unit
Total timbulan limbah B3
                                                                                   Ton             3.183,67        4.439,90      4.087,43
Total hazardous waste generated
Total limbah B3 yang diolah/dialihkan dari TPA
yang berada di luar lokasi (Pihak ke-3)
                                                                                   Ton             3.183,67        3.823,48       3.857,20
Total hazardous waste processed/ diverted from
off-site landfill (third party)
Total limbah B3 yang didaur ulang
(termasuk perkiraan berat di tempat)-(RECYCLE)
                                                                                   Ton                 0,00           515,59        417,24
Total hazardous waste recycled
(including estimated on-site weight)
 Total timbulan limbah non B3
                                                                                   Ton            9.979,88        6.708,50       2.940,20
 Total non hazardous waste generated

Total limbah non-B3 yang diolah/dialihkan dari
TPA yang berada di tempat (landfill)                                               Ton            8.855,23            808,14         0,00
Total non-Hazardous waste processed/ diverted from on-site landfill

Total limbah non-B3 yang diolah/dialihkan dari
TPA yang berada di luar lokasi (Pihak ke-3)
                                                                                   Ton              432,58           477,69      2.940,20
Total non-hazardous waste processed/diverted
from off-site landfill (third party)
Total limbah non-B3 yang didaur ulang
(termasuk perkiraan berat di tempat) (REUSE)
                                                                                   Ton                 0,00           741,30         0,00
Total non-hazardous waste recycled (
including estimated on-site weight) (REUSE)

Catatan: Seluruh limbah B3 langsung dikirimkan ke pihak ketiga sehingga tidak ada limbah B3 yang diolah atau dialihkan ke TPA.
Note: All hazardous waste is sent directly to third parties so that no hazardous waste is treated or diverted to landfill




   Pengelolaan Limbah Melalui                                              Waste Management Through
   Pemanfaatan Oli Bekas dalam                                             the Utilization of Used Oil in
   Peledakan [GRI 306-2B]                                                  Blasting [GRI 306-2B]
   Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan                       As part of its commitment to responsible waste
   limbah yang bertanggung jawab, ABM melalui CK                           management, ABM, through CK Site MHU in Sungai
   Site MHU di Desa Sungai Payang, Kabupaten Kutai                         Payang Village, Kutai Kartanegara Regency, East
   Kartanegara, Kalimantan Timur, memanfaatkan oli                         Kalimantan, utilizes used oil in its mining operations.
   bekas dalam operasional pertambangan. Bekerja                           In collaboration with PT Dahana, CK employs used
   sama dengan PT Dahana, CK menggunakan oli                               oil as a component in ANFO (Ammonium Nitrate Fuel
   bekas sebagai bahan campuran ANFO (Ammonium                             Oil) for blasting activities, eliminating the need for
   Nitrat Fuel Oil) untuk kegiatan blasting, menggantikan                  new fuel with a more economical and sustainable
   kebutuhan bahan bakar baru dengan alternatif                            alternative. By November 2024, CK Site MHU had
   yang lebih ekonomis dan berkelanjutan. Hingga                           supplied 391 tons of used oil to PT Dahana for 99
   November 2024, CK Site MHU telah memasok 391                            blasting activities, replacing an equivalent amount of
   ton oli bekas kepada PT Dahana untuk digunakan                          391 tons of diesel fuel and generating an economic
   dalam 99 kegiatan blasting, menggantikan jumlah                         value of IDR 5.69 billion. This initiative not only
   bahan tambahan setara 391 ton solar dengan                              helps reduce B3 waste but also optimizes resource
   nilai ekonomis sebesar Rp5,69 miliar. Inisiatif ini                     utilization by extending its lifecycle.
   tidak hanya membantu mengurangi limbah B3,
   tetapi juga mengoptimalkan sumber daya dengan
   memperpanjang siklus pemanfaatannya.




      96         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 97
Proses pencampuran oli bekas dengan ANFO                  The process of mixing used oil with ANFO involves
dilakukan melalui tahapan yang ketat, mulai dari          strict steps, including crushing ammonium nitrate,
penghancuran ammonium nitrate, pencampuran oli            mixing oil in precise proportions, and homogenizing
dengan perbandingan tertentu, hingga pengadukan           the mixture with specialized equipment. To ensure
menggunakan mesin khusus untuk mencapai                   effectiveness and safety, used oil undergoes regular
homogenitas optimal. Untuk memastikan efektivitas         laboratory testing, and further tests are conducted
dan keamanan, oli bekas yang digunakan telah melalui      if deviations from standards are detected. CK also
uji laboratorium rutin, serta pengujian tambahan          implements strict quality control through periodic
jika ditemukan penyimpangan dari standar yang             inspections of PT Dahana’s production facilities
ditetapkan. CK juga menerapkan kontrol kualitas           to ensure compliance with standard operating
ketat melalui inspeksi berkala ke fasilitas produksi PT   procedures (SOP). As a company certified to ISO
Dahana, memastikan kepatuhan terhadap prosedur            14001, 9001, and 45001 standards, PT Dahana is
operasional standar (SOP). Sebagai perusahaan             responsible for managing blasting waste according
bersertifikat ISO 14001, 9001, dan 45001, PT Dahana       to environmental regulations.
bertanggung jawab atas pengelolaan limbah sisa
peledakan agar tetap sesuai dengan regulasi
lingkungan yang berlaku.




                                                                                P T ABM I nve st am a Tbk   97
Page 98
Lingkungan | Environment




   ABM Perkuat Sistem Pencegahan                                    ABM Strengthens Fuel Spill
   Fuel Spill untuk Operasi yang Lebih                              Prevention System for More
   Berkelanjutan [SEOJK F.28]                                       Sustainable Operations [SEOJK F.28]
   Pada tahun 2024, ABM melalui CK Site MHU terus                   In 2024, ABM, through CK Site MHU, continued
   berupaya memperkuat sistem pencegahan insiden                    strengthening its environmental incident prevention
   lingkungan dalam operasional pertambangannya.                    system in mining operations. A key focus was a
   Salah satu fokus utama adalah evaluasi menyeluruh                comprehensive evaluation of the Corrective Action
   terhadap Rencana Tindak Perbaikan (RTP) untuk                    Plan (RTP) for fuel spill incidents. The evaluation
   insiden tumpahan bahan bakar. Evaluasi tersebut                  highlighted the effectiveness of previous policies
   menunjukkan efektivitas kebijakan sebelumnya                     but identified challenges in implementation across
   namun mengidentifikasi beberapa tantangan dalam                  various locations.
   implementasinya di berbagai lokasi.

   Sebagai langkah perbaikan, sejak April 2024,                     As a corrective measure, beginning in April 2024,
   ABM menetapkan Penanggung Jawab (PIC) di                         ABM appointed a Person in Charge (PIC) at each
   setiap site guna memastikan koordinasi lebih ketat               site to ensure better coordination and compliance
   dan peningkatan kepatuhan terhadap prosedur                      with operational procedures. Policy socialization and
   operasional. Sosialisasi kebijakan dan verifikasi                offline verification were carried out, with evaluation
   secara offline dilakukan, dengan hasil evaluasi                  results reported to the Board of Directors in May 2024.
   disampaikan kepada Dewan Direksi pada Mei 2024.                  The implementation of 17 RTPs across all operations
   Pelaksanaan 17 RTP di seluruh operasional dimulai                commenced in June 2024, with compliance rates
   pada Juni 2024, dengan tingkat kepatuhan yang                    rising from 85% in June to 100% by November 2024.
   meningkat dari 85% pada Juni menjadi 100% pada
   November 2024.

   Audit internal Sistem Manajemen Keselamatan                      An internal audit of the Mining Safety Management
   Pertambangan (SMKP) yang dilaksanakan pada                       System (SMKP) conducted from November to
   November–Desember           2024   mengonfirmasi                 December 2024 confirmed the success of this
   keberhasilan inisiatif ini. Dengan capaian 100%                  initiative. With a 100% RTP closeout and an
   RTP Close Out dan tingkat insiden lingkungan                     environmental incident rate (Environmental Incident
   (Environmental Incident FR) ≤ 0.09 pada akhir                    FR) of ≤ 0.09 by year-end, ABM demonstrated its
   tahun, ABM menunjukkan komitmennya dalam                         commitment to the highest safety standards and
   mengedepankan standar keselamatan tertinggi                      ensuring a safer,
   sekaligus memastikan operasional yang lebih aman
   dan berkelanjutan.




      98         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 99
 Penerapan Automatic Oil                                         Implementation of the Automatic Oil
 Regeneration System (AORS) untuk                                Regeneration System (AORS) for
 Optimalisasi Operasional OHT                                    OHT Operational Optimization
 Sebagai bagian dari komitmen terhadap efisiensi dan             As part of its commitment to efficiency and
 keberlanjutan, Grup ABM melalui CK telah merancang              sustainability, the ABM Group, through CK, has
 dan memasang Automatic Oil Regeneration System                  designed and installed an Automatic Oil Regeneration
 (AORS) pada 10 unit Off Highway Truck (OHT) CAT                 System (AORS) on 10 CAT 777 Off-Highway Trucks
 777. Teknologi ini dirancang untuk memperpanjang                (OHT). This technology extends the intervals for oil and
 interval penggantian oli dan filter, sehingga                   filter replacements, making heavy vehicle operations
 operasional kendaraan berat menjadi lebih optimal,              more optimal, efficient, and environmentally friendly.
 efisien, dan ramah lingkungan.

 Penerapan AORS memberikan berbagai manfaat                      The implementation of AORS provides several
 strategis, termasuk mengurangi limbah oli dan                   strategic advantages, including a reduction in used oil
 filter bekas, yang secara langsung mendukung                    and filter waste, which directly improves harzardous
 pengelolaan limbah B3 yang lebih baik. Selain itu,              waste management. Moreover, the system helps
 sistem ini membantu menurunkan risiko kecelakaan                reduce the risk of workplace accidents during oil
 kerja yang dapat terjadi selama proses penggantian              and filter changes, thereby enhancing safety for field
 oli dan filter, meningkatkan keselamatan bagi para              technicians. From an economic perspective, AORS
 teknisi di lapangan. Dari sisi ekonomi, AORS juga               helps reduce OHT maintenance costs, increasing
 berkontribusi dalam menekan biaya pemeliharaan                  overall operational efficiency.
 OHT, sehingga meningkatkan efisiensi operasional
 secara keseluruhan.




                                                NDAQ E8, E9, E10
           PENGAWASAN IKLIM/DIREKSI | CLIMATE OVERSIGHT/BOARD
   PENGAWASAN IKLIM/MANAJEMEN SENIOR | CLIMATE OVERSIGHT/MANAGEMENT
      PENGAWASAN IKLIM/MANAJEMEN | CLIMATE OVERSIGHT/MANAGEMENT

                                         NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E8        Berat total limbah tidak berbahaya Apakah Dewan Direksi          Ya
               mengawasi dan/atau mengelola risiko terkait iklim?               Yes
               Does your Board of Directors oversee and/or manage climate-
               related risks?
NDAQ E9        Apakah tim manajemen senior mengawasi dan/atau                   Ya, untuk penjelasan tentang tim
               mengelola risiko terkait iklim?                                  manajemen yang mengelola risiko dapat
               Does your Senior Management Team oversee and/or manage           dilihat di bab Tata Kelola di Laporan ini.
               climate-related risks?                                           Yes, for a description of the management
                                                                                team that manages risk, see the
                                                                                Governance chapter of this Report.
NDAQ E10       Total biaya investasi tahunan terkait iklim, infrastruktur,      Rp 34,65 Miliar
SEOJK F.4      ketahanan, dan pengembangan produk                               atau/ US$2.14 Miliar
               Total amount invested, annually, in climate-related              Rate: 16.161,87
               infrastructure, resilience, and product development




                                                                                         P T ABM I nve st am a Tbk   99
Page 100
Lingkungan | Environment




                                                                    GRI 304
                                       KEANEKARAGAMAN HAYATI | BIODIVERSITY
                                                 [GRI 304-1][GRI 304-2][GRI 304-3][GRI 304-4]




Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]                                            Management Approach [GRI 3-3]
ABM memahami bahwa kegiatan operasional yang                              ABM acknowledges that its operational activities
dijalankan berdampak langsung pada lingkungan.                            directly impact the environment. Biodiversity is a vital
Salah satunya aspek keanakeragaman hayati menjadi                         aspect that the company takes seriously, consistently
perhatian serius perusahaan untuk senantiasa                              committing to the best mining practices as part of its
berkomitmen mengedepankan penerapan praktik                               environmental responsibility.
pertambangan terbaik sebagai bentuk tanggung jawab.

Untuk itu, kami telah melakukan identifikasi dampak                       To address this, ABM has conducted biodiversity impact
keanekaragaman hayati serta upaya mitigasi dengan                         assessments and implemented mitigation measures
menerapkan praktik-praktik keberlanjutan secara                           through ongoing sustainability practices, such as
konsisten seperti rehabilitasi lahan pasca-tambang,                       post-mining land rehabilitation, wildlife protection, and
perlindungan satwa liar, dan pengelolaan limbah yang                      effective waste management.
baik.

Evaluasi Pendekatan Manajemen                                             Evaluation of Management Approach
ABM senantiasa melakukan evaluasi terhadap kebijakan                      ABM regularly assesses its biodiversity policies and
dan strategi keanekaragaman hayati selalu dilakukan                       strategies, ensuring they remain aligned with current
secara berkala dan akan dilakukan pembaruan sesuai                        regulations and developments.
dengan peraturan dan perkembangan terkini.




     100         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 101
                                          NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 304-1   Lokasi Operasi yang           ABM tidak memiliki lokasi operasi yang berdekatan dengan nilai
            Dimiliki, Disewa, Dikelola,   keanekaragaman hayati tertinggi di kawasan lindung.
            atau Berdekatan Dengan,       ABM does not have any operational locations close to the
            Kawasan Lindung               highest biodiversity values in protected areas.
            dan Kawasan Dengan
            Nilai Keanekaragaman
            Hayati Tinggi di Luar
            Kawasan Lindung
            Operational Sites Owned,
            Leased, Managed In, or
            Adjacent to, Protected
            Areas and Areas of
            High Biodiversity Value
            Outside Protected Areas

GRI 304-2   Dampak Signifikan             Dari kegiatan Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, energi,
SEOJK F.9   dari Kegiatan, Produk,        dan logistik, kami telah melakukan identifikasi dampak keanekaragaman
            dan Jasa Pada                 hayati potensial dalam dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan
            Keanekaragaman Hayati         Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL). Dari dokumen tersebut kegiatan
            Significant Impacts of        operasional Perusahaan memiliki potensi dampak terhadap keanekaragaman
            Activities, Products, and     hayati seperti penurunan kualitas habitat, penurunan populasi satwa liar, dan
            Services on Biodiversity      peningkatan polusi lingkungan. Oleh karena itu, ABM dan anak perusahaan
                                          telah melakukan upaya mitigasi dengan menerapkan praktik-praktik
                                          keberlanjutan secara konsisten seperti rehabilitasi lahan pasca-tambang,
                                          perlindungan satwa liar, dan pengelolaan limbah yang baik. Lebih lanjut,
                                          Perusahaan juga melakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk
                                          meminimalkan dampak negatif pada keanekaragaman hayati. Selain itu, untuk
                                          wilayah operasional yang tidak termasuk dalam kegiatan pertambangan,
                                          dampak terhadap keanekaragaman hayati dimonitor melalui dokumen
                                          Upaya Pegelolaan Lingkungan (UKL) - Upaya Pemantauan Lingkungan
                                          (UPL). Kami melaksanakan kegiatan keanekaragaman hayati di Ring 3
                                          daerah operasional Kalimantan Selatan dengan menanam benih Kopi.
                                          Pada tahun 2024, dalam operasinya di TIA, tidak ada spesies yang terpengaruh
                                          secara khusus oleh aktivitas penambangan. Sebelumnya, area tersebut
                                          merupakan bagian dari Hutan Tanaman Industri (HTI) dengan tanaman acacia
                                          mangium yang tidak menimbulkan dampak khusus terhadap spesies tertentu.
                                          Penambangan telah berlangsung sejak tahun 2009 dan diperkirakan akan
                                          berlanjut hingga 2024, sementara upaya pemulihan lingkungan telah dimulai
                                          pada tahun 2010 dan dijadwalkan berlanjut hingga 2031. Dengan karakteristiknya
                                          yang dapat dipulihkan, dampak dari aktivitas penambangan menunjukkan
                                          bahwa pemulihan lingkungan dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan
                                          peruntukannya. ABM juga telah mendefinisikan pengelolaan biodiversity melalui
                                          penerapan prosedur yang tertata rapi dan didukung penuh oleh manajemen.
                                          From the Company's activities in the mining, energy and logistics sectors, we
                                          have identified potential biodiversity impacts in the RKL/RPL documents. From
                                          this document, the Company's operational activities have potential impacts on
                                          biodiversity, such as decreasing habitat quality, decreasing wildlife populations
                                          and increasing environmental pollution. Therefore, ABM and its subsidiaries
                                          have made mitigation efforts by consistently implementing sustainable practices
                                          such as post-mining land rehabilitation, wildlife protection and good waste
                                          management. Furthermore, the Company also collaborates with related parties
                                          to minimize negative impacts on biodiversity. In addition, for operational
                                          areas that are not included in mining activities, impacts on biodiversity are
                                          monitored through UKL-UPL documents. We carry out biodiversity activities in
                                          Ring 3 of the South Kalimantan operational area by planting coffee seeds.
                                          In 2024, in its operations at PT Tunas Inti Abadi, no species were specifically
                                          affected by mining activities. Previously, this area was part of an Industrial
                                          Plantation Forest (HTI) with acacia mangium plants which did not cause any
                                          special impact on certain species. Mining has been ongoing since 2009 and is
                                          expected to continue until 2024, while environmental restoration efforts have
                                          begun in 2010 and are scheduled to continue until 2031. With its reversible
                                          characteristics, the impact of mining activities shows that environmental
                                          restoration can be realized according to its needs and designation. ABM
                                          has also defined biodiversity management through the implementation of
                                          well-organized procedures and is fully supported by management.




                                                                                           P T ABM I nve st am a Tbk   101
Page 102
Lingkungan | Environment




                                                      NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 304-3 Habitat yang Dilindungi                    Program reklamasi, rehabilitasi, dan revegetasi telah dilaksanakan oleh
SEOJK F.10 atau Dilestarikan                         ABM dan anak perusahaannya dengan kolaborasi dengan berbagai
                  Habitats Protected                 pihak ketiga dari komunitas masyarakat dan LSM lokal. Untuk menjamin
                  or Restored                        keberlanjutan dan keberhasilan program, tindakan inklusif ini diambil.
                                                     Selain itu, kerja sama dengan pihak lain seperti Kementerian Lingkungan
                                                     Hidup dan Kehutanan dan lembaga kemasyarakatan lainnya juga dilakukan
                                                     untuk mendukung program keanekaragaman hayati di luar operasional
                                                     Untuk memastikan keberlanjutan lingkungan, TIA melakukan kegiatan restorasi
                                                     dan reklamasi sesuai dengan “Rencana Reklamasi” yang telah disetujui oleh
                                                     pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
                                                     Rencana reklamasi dilakukan dengan mematuhi standar dan metodologi yang
                                                     ditetapkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 tahun 2018, tentang
                                                     praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan pengawasan terhadap
                                                     kegiatan pertambangan mineral dan batubara. Dari total lahan seluas 1.184,94
                                                     hektar yang terganggu sejak awal kegiatan TIA, sebanyak 901,26 hektar telah
                                                     berhasil direklamasi dan direstorasi. Selain di area penambangan, kami juga
                                                     melakukan penanaman mangrove di wilayah SSB yang terdampak oleh aktivitas
                                                     tongkang. Jika terjadi dampak pada ekosistem mangrove, tanaman yang
                                                     kami tanam memiliki kemampuan untuk beregenerasi secara alami, sehingga
                                                     habitat tetap terjaga dan keberlanjutan ekosistem dapat dipertahankan. CKB
                                                     Group juga berperan aktif dalam kegiatan penanaman mangrove di kawasan
                                                     Romokalisari, Surabaya. Program ini bertujuan untuk mendukung konservasi
                                                     lingkungan, mengembalikan ekosistem mangrove yang hilang, serta melibatkan
                                                     masyarakat lokal dalam upaya konservasi dan perlindungan lingkungan.
                                                     Reclamation, rehabilitation and revegetation programs have been implemented
                                                     by ABM and its subsidiaries in collaboration with various third parties from local
                                                     communities and NGOs. To ensure the sustainability and success of the program,
                                                     this inclusive action was taken. Apart from that, collaboration with other parties
                                                     such as the Ministry of Environment and Forestry and other social institutions
                                                     is also carried out to support biodiversity programs outside of operations.
                                                     To ensure environmental sustainability, TIA carries out restoration and reclamation
                                                     activities in accordance with the "Reclamation Plan" which has been approved
                                                     by the government, especially the Ministry of Energy and Mineral Resources
                                                     (ESDM). The reclamation plan is carried out in compliance with the standards
                                                     and methodology stipulated in the Minister of Energy and Mineral Resources
                                                     Regulation Number 26 of 2018, concerning responsible mining practices and
                                                     supervision of mineral and coal mining activities. Of the total land area of 1,184.94
                                                     hectares that was disturbed since the start of TIA activities, 901.26 hectares have
                                                     been successfully reclaimed and restored. Apart from mining areas, we also
                                                     plant mangroves in SSB areas that are affected by barging activities. If there is
                                                     an impact on the mangrove ecosystem, the plants we plant have the ability to
                                                     regenerate naturally, so that the habitat is maintained and the sustainability of the
                                                     ecosystem can be maintained. CKB Group also plays an active role in mangrove
                                                     planting activities in the Romokalisari area, Surabaya. This program aims to
                                                     support environmental conservation, restore lost mangrove ecosystems, and
                                                     involve local communities in conservation and environmental protection efforts.
GRI 304-4         Spesies Daftar Merah               ABM sudah melakukan pemetaan di kawasan tersebut dan menemukan
                  IUCN dan Spesies                   spesies-spesies tertentu yang masuk dalam Daftar Merah IUCN (Unit
                  Daftar Konservasi                  Internasional untuk Konservasi Alam) dan Daftar Konservasi Nasional yang
                  Nasional dengan Habitat            berada dalam lokasi operasional. Sebagai bentuk komitmen ABM terhadap
                  dalam Wilayah yang                 keberlanjutan, Perusahaan berinisiatif membuat kebijakan terkait keberadaan
                  Terkena Efek Operasi               spesies-spesies tersebut agar tetap terjaga, terlindungi dan tidak punah.
                  IUCN Red List Species              Daftar status konservasi fauna dan flora Dapat dilihat
                  and National Conservation          di tabel [GRI 304-4] di bawah ini.
                  List Species With                  ABM has carried out mapping in the area and found certain species that
                  Habitats in Areas                  are included in the IUCN (International Unit for Conservation of Nature) Red
                  Affected by Operations             List and the National Conservation List that are in operational locations.
                                                     As a form of ABM's commitment to sustainability, the Company took the
                                                     initiative to create policies regarding the existence of these species so
                                                     that they are maintained, protected and do not become extinct.
                                                     The list of fauna and flora conservation status can
                                                     be seen in the table [GRI 304-4] below.




     102         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 103
Uraian Luas Lahan Terganggu [GRI 304-1]
Description of Disturbed Land Area

                                Uraian                                        Satuan                          Jumlah | Total
                              Description                                      Unit             2022                2023               2024
 Wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (TIA)
 Mining Business Permit Area (IUP) Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan (TIA)

Luas bukaan lahan
                                                                                 Ha                1.176,20         1.184,943            1.550,06
Land opening area
Luasan area reklamasi di wilayah IUP
                                                                                 Ha                834,02              880,63             901,26
The size of the reclamation area within the IUP area

Luasan keberhasilan reklamasi di dalam wilayah IUP
                                                                                 Ha                240,88                     0                 0
The size of the reclamation area within the IUP area
Luasan area rehabilitasi DAS di luar wilayah IUP
                                                                                 Ha               2.067,70            2.017,00           2.017,00
Watershed rehabilitation area outside the IUP area
Luasan keberhasilan rehabilitasi DAS di luar wilayah IUP
                                                                                 Ha                 425,13             314,40                   0
Successfully rehabilitated watershed areas outside the IUP area

Catatan: ABM tidak memiliki operasional yang berdekatan ataupun di dalam area konservasi ataupun area yang
dilindungi dan bukan hutan lindung. [SEOJK F.10]
Note: ABM does not operate around or inside conservation areas or protected areas and is not at protected forest.


Spesies Dilindungi Berdasarkan Daftar Merah IUCN Di Wilayah Pertambangan [GRI 304-4]
IUCN Red List of Protected Species in Mining Areas
                                                                                                                                Dilindungi
                                                             Status              Sensus Populasi                             Menurut KLHK
        Nama Ilmiah                Nama Lokal                                                              Lokasi
                                                         Perlindungan               Census of                             Protected According
       Scientific Name            Common Name                                                             Location
                                                        Protection Status          population                               to the Ministry of
                                                                                                                              Environment
                                                                      Flora
                                                             Rentan                                                               Dilindungi
Eusideroxylon zwageri                    Ulin                                            ya                   TIA
                                                            Vulnerable                                                            Protected
                                                        Terancam punah
                                                                                                                             Tidak Dilindungi
Aquilaria malaccensis                  Gaharu               Critically                   ya                   TIA
                                                                                                                               Unprotected
                                                          endangered
                                                        Terancam punah
                                                                                                                                  Dilindungi
Eurycoma apiculata                  Pasak Bumi              Critically                  tidak
                                                                                                                                  Protected
                                                          endangered
                                                          Risiko Rendah                                   TIA, SSB,          Tidak Dilindungi
Rizophora mucronata                  Bakau Bini                                          ya
                                                          Least Concern                                     CKB                Unprotected
                                                          Risiko Rendah
Rizophora apiculata                  Bakau Laki                                          ya                   TIA
                                                          Least Concern
                                                                     Fauna
                                                          Risiko Rendah
Muntiacus muntjak                      Kijang                                           tidak                 TIA
                                                          Least Concern
Nasalis larvatus /                                           Rentan                                                               Dilindungi
                                      Bekantan                                          tidak              TIA, SSB
Proboscis monkey                                            Vulnerable                                                            Protected
Lanthanotus borneensi /                                 Tidak dievaluasi                                                          Dilindungi
                                       Biawak                                           tidak                 TIA
Earless monitor lizard                                   Not evaluated                                                            Protected
                                                        Terancam punah
Eretmochelys imbricata /                                                                                                          Dilindungi
                                    Penyu sisik             Critically                  tidak            Balikpapan
Hawksbill sea turtle                                                                                                              Protected
                                                          endangered
                                                        Terancam punah
Manis javanica / Sunda                                                                                                            Dilindungi
                                    Trenggiling             Critically                  tidak                 TIA
pangolin                                                                                                                          Protected
                                                          endangered
Helarctos malayanus /                                        Rentan                                                               Dilindungi
                                  Beruang madu                                          tidak                 TIA
Sun bear                                                    Vulnerable                                                            Protected
                                  Elang laut perut        Risiko Rendah                                                           Dilindungi
Haliaeetus leucogaster                                                                  tidak                 TIA
                                       putih              Least Concern                                                           Protected
                                                          Risiko Rendah                                                           Dilindungi
Nisaetus cirrhatus                 elang brontok                                        tidak                 TIA
                                                          Least Concern                                                           Protected

                                                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk     103
Page 104
Lingkungan | Environment




                                                   ELANG LAUT
                                                   PERUT PUTIH
                                               Haliaeetus leucogaster
                                                 RISIKO RENDAH                             ELANG BRONTOK
                                                Least concern (LC)                          Nisaetus cirrhatus
                                               Dilindungi | Protected                        RISIKO RENDAH
                                                                                            Least concern (LC)
                      BEKANTAN                                                             Dilindungi | Protected
                   Nasalis larvatus/
                  Proboscis monkey
                Rentan | Vulnerable (VU)
                 Dilindungi | Protected
                                                           SPESIES
                                                                                                              BAKAU LAKI
                                                         DILINDUNGI                                        Rhizophora apiculata
                                                     SESUAI IUCN RED LIST                                      Risiko rendah
                                                                                                            Least concern (LC)
                                                         DI WILAYAH
                                                      OPERASIONAL ABM
                                                    IUCN Red List of Protected Species
                 PASAK BUMI                             in ABM Operational Areas
              Eurycoma apiculata                                      [GRI 304-4]
                 Terancam punah
           Critically endangered (CR)                                                                BERUANG MADU
             Dilindungi | Protected                                                                 Helarctos malayanus/
                                                                                                          Sun bear
                                                                                                   Rentan | Vulnerable (VU)
                                                                                                    Dilindungi | Protected




                                             KIJANG
                                       Muntiacus muntjak
                                         Risiko rendah
                                       Least concern (LC)




                 ULIN                                                                                               GAHARU
       Eusideroxylon zwageri                                                                                 Aquilaria malaccensis
      Rentan | Vulnerable (VU)                                                                                   Terancam punah
        Dilindungi | Protected                                                                             Critically endangered (CR)
                                                                                                         Tidak dilindungi | Unprotected

                                                                    BAKAU BINI
                                                           Rhizophora mucronata
                                                                Risiko rendah
                                                             Least concern (LC)
                                                        Tidak Dilindungi | Unprotected




         BIAWAK                                                                                                     TRENGGILING
 Lanthanotus borneensi/                                                                                         Manis javanica/Sunda
  Earless monitor lizard                                                                                                 pangolin
     Tidak dievaluasi                                                                                                Terancam punah
       Not evaluated                                                                                           Critically endangered (CR)
  Dilindungi | Protected                                                                                         Dilindungi | Protected


                                                                     PENYU SISIK
                                                              Eretmochelys imbricata/
                                                                  Hawksbill sea turtle
                                                                    Terancam punah
                                                              Critically endangered (CR)
                                                                Dilindungi | Protected

     104         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 105
                 Wujud komitmen ABM terkait lingkungan, dapat dilihat dari
           Environmental Performance yang telah dilaksanakan hingga tahun 2024.

                   ABM's commitment to the environment can be seen from the
               Environmental Performance which has been implemented until 2024.




       1.745 Ha                                                             240 Ha
  Total luas Izin Pinjam Pakai            1.550 Ha                           Keberhasilan
   Kawasan Hutan (IPPKH)              Bukan Lahan Terganggu                Reklamasi KLHK
Total area of Forest Area Borrow-     Land Clearing Disturbed         Success Reclamation of the
       Use Permit (IPPKH)                                               Ministry of Environment




         564 Ha                                                            649 Ha
                                        58% atau | or
          Keberhasilan                                                    atau 42%
        Reklamasi ESDM                    901 Ha                           Lahan Terganggu
  Success Reclamation of the                                               Belum Reklamasi
                                           Total Reklamasi
 Ministry of Energy and Mineral
                                          Total Reclamation          Disturbed Land Has Not Been
       Resources (ESDM)
                                                                              Reclaimed




       2.067 Ha                         83% atau | or                    17% atau | or
       Total Penanaman                   1.458 Ha                          290 Ha
       Rehabilitasi DAS
                                    Keberhasilan Rehabilitasi DAS   Sisa Kewajiban Rehabilitasi DAS
       Total Watershed
                                       Success of Watershed             Remaining Watershed
     Rehabilitation Planting
                                           Rehabilitation              Rehabilitation Obligations




                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk   105
Page 106
Lingkungan | Environment




   ABM Selenggarakan Seminar                                        ABM Hosts Seminar and
   dan Workshop Pengelolaan                                         Workshop on Biodiversity
   Keanekaragaman Hayati                                            Management
   Wujud komitmen terhadap lingkungan, ABM Group                    Demonstrating its commitment to the environment,
   mengadakan Seminar dan Workshop Pengelolaan                      the ABM Group organized a seminar and workshop
   Keanekaragaman Hayati yang bertujuan untuk                       on biodiversity management on May 27, 2024. This
   meningkatkan pemahaman tentang Biodiversity                      hybrid event aimed to enhance understanding of
   Management. Kegiatan yang berlangsung secara                     biodiversity management and involved all relevant
   hybrid pada 27 Mei 2024 ini melibatkan seluruh                   personnel and functions throughout the ABM Group.
   PIC perusahaan dan fungsi-fungsi terkait di                      ABM also invited external expert Dr. Rony Megawanto
   ABM Group. Selain itu, ABM turut menghadirkan                    from the KEHATI Foundation to share in-depth insights
   narasumber eksternal, yaitu Dr. Rony Megawanto                   on biodiversity.
   dari Yayasan KEHATI, untuk memberikan wawasan
   lebih mendalam terkait biodiversity.

   Selain itu pelaksanaan seminar dan workshop ini                  Additionally, the seminar and workshop also served
   juga bertujuan untuk mensosialisasikan SOP UCD_                  to familiarize all relevant personnel and functions
   TIA-PR-HSE-40_00 terkait Prosedur Pengelolaan                    with the Standard Operating Procedure (SOP) UCD_
   Keanekaragaman Hayati kepada seluruh PIC                         TIA-PR-HSE-40_00, which outlines the Biodiversity
   Perusahaan dan fungsi-fungsi terkait. Kehadiran                  Management Procedure. The introduction of this SOP
   SOP ini menjadi bukti nyata komitmen ABM dalam                   underscores ABM’s commitment to implementing
   menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan                     best practices in biodiversity management.
   keanekaragaman hayati.




     106         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 107
CDP Forest 2024:                                   CDP Forest 2024:
Menuju Pengelolaan Hutan yang                      Toward More Sustainable Forest
Lebih Berkelanjutan                                Management
Pada tahun 2024, ABM berhasil memperoleh           In 2024, ABM received a "C" rating from CDP Forest,
penilaian "C" dari CDP Forest, yang mencerminkan   reflecting the company’s awareness and efforts in
kesadaran perusahaan dalam mengelola dampak        managing its environmental impacts, particularly
lingkungan, khususnya terkait deforestasi dan      regarding deforestation and land use. This rating
penggunaan lahan. Penilaian ini menunjukkan        indicates that ABM has started identifying and
bahwa ABM telah mulai mengidentifikasi serta       disclosing risks and opportunities related to the
mengungkapkan risiko dan peluang yang berkaitan    sustainability of forest resources within its supply
dengan keberlanjutan sumber daya hutan dalam       chain and operations.
rantai pasok dan operasionalnya.




                                                                         P T ABM I nve st am a Tbk   107
Page 108
                        S



                         S
Sosial | Social




Sosial
Social




                                               “Di ABM, manusia adalah penggerak utama
                                               keberhasilan kami. Dengan memberdayakan
                                               karyawan serta menjalin hubungan harmonis
                                               dengan masyarakat, kami tumbuh bersama
                                               menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.”

                                               “At ABM, people drive our success. By
                                               empowering our employees and building
                                               harmonious relationships with communities, we
                                               grow together toward sustainable prosperity.”


      108         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 109
                                                                   NDAQ S1
                                             RASIO REMUNERASI CEO | CEO PAY RATIO
                                                                     [GRI 2-21]
 11.566
   Total karyawan
   Total employees

 170.392 jam | hours
                                  Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
   Total pelatihan karyawan
   tahun 2024 dengan durasi       ABM telah memiliki ketentuan mengenai remunerasi Dewan Komisaris dan
   rata-rata mencapai 14,47       Dewan Direksi, dan karyawan yang tercantum dalam Risalah Rapat Komite
   jam per karyawan per
                                  Remunerasi Perusahaan tertuang di Risalah Nomor 006/ABM-KNR/X/2020
   tahun.
                                  tertanggal 23 Oktober 2020. Berdasarkan kebijakan tersebut, maka
   Total training hours in 2024
                                  remunerasi Direktur Utama ditentukan oleh beberapa aspek penilaian, yaitu:
   with average duration of
   14.47 hours per employee
   per year.                      1. Key Performance Indicators (KPI) atau hasil penilaian kinerja masing-masing
                                     anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
 91,05 juta | million            2. Kinerja Perseroan;
   Jumlah jam kerja aman
   Total safe hours               3. Ukuran bisnis; dan

 92,2%                           4. Hasil benchmarking remunerasi di pasar tenaga kerja.
   Dari total realisasi dana      Sejak tahun 2021, pencapaian Perusahaan di bidang ESG menjadi salah satu
   digunakan untuk pilar
                                  KPI Direktur Utama, dan diturunkan secara terstruktur menjadi KPI masing-
   pendidikan
                                  masing Direktur dan departemen terkait di setiap anak perusahaan ABM.
   The total realization of       Pencapaian KPI di bidang ESG ini akan turut menentukan besaran remunerasi
   funds used for education       yang diterima oleh Direktur Utama dan para Direktur anak perusahaan ABM.



                                  Management Approach
                                  ABM has established guidelines for the remuneration of the Board of
                                  Commissioners, the Board of Directors, and employees, as outlined in
                                  the Minutes of the Company Remuneration Committee Meeting No. 006/
                                  ABM-KNR/X/2020 dated October 23, 2020. According to this policy, the
                                  remuneration of the President Director is determined by several assessment
                                  criteria including:

                                  1. Key Performance Indicators (KPIs): Performance evaluations of each
                                     member of the Board of Commissioners and Directors;
                                  2. Company Performance;
                                  3. Business Scale;
                                  4. Market Benchmarking: Remuneration benchmarks within the labor market.

                                  Since 2021, the company’s achievements in Environment, Social and
                                  Governance (ESG) have been integrated as one of the Key Performance
                                  Indicators (KPIs) for the President Director. These ESG KPIs are systematically
                                  cascaded into the performance metrics of each director and relevant
                                  departments across ABM’s subsidiaries. The achievement of these ESG
                                  KPIs is essential in determining the remuneration of the President Director
                                  and the directors of ABM’s subsidiaries.




                                                                                  P T ABM I nve st am a Tbk   109
Page 110
Sosial | Social

                        S
Evaluasi Pendekatan Manajemen                                              Evaluation of Management Approach
Filosofi Grup ABM dalam pengelolaan dan pelaksanaan                        The ABM Group’s philosophy in managing and
penyusunan Compensation & Benefit (C&B) dan Talent                         implementing Compensation & Benefits (C&B) and Talent
Management untuk Executive adalah:                                         Management for executives is centered on:

• Meningkatkan motivasi & produktivitas Executive.                         • Enhancing executive motivation and productivity.
• Mengoptimalkan kinerja perusahaan melalui sinergi                        • Optimizing company performance through inter-entity
  antar entitas.                                                             synergy.
• Mendorong mobilisasi bakat utama antar                                   • Encouraging the mobilization of key talents across
  perusahaan.                                                                companies.
• Pertahankan potensi tinggi dan talenta berkinerja                        • Retaining high-potential and high-performing talents.
  tinggi.                                                                  • Fostering professional and personal growth and
• Mendorong pertumbuhan & pengalaman profesional                             experiences.
  dan pribadi.                                                             • Cost optimization.
• Pengoptimalan biaya.

Tujuan dari         C&B      for    Executive       di    Grup       ABM   The objectives of C&B for Executives within the ABM
adalah:                                                                    Group are:

• Menyelaraskan total penghasilan dengan kinerja                           • Aligning total compensation with business
  bisnis dan rekan pasar.                                                    performance and market benchmarks.
• Meningkatkan proporsi remunerasi variabel.                               • Increasing the proportion of variable remuneration.
• Mengembangkan desain bonus yang mendorong                                • Designing bonus structures that promote a
  budaya kinerja dan sinergi.                                                performance-driven and synergistic culture.
• Standarisasi kebijakan remunerasi.                                       • Standardizing remuneration policies.
• Menjaga tingkat daya saing dengan pasar.                                 • Maintaining competitive market positioning.
• Memberikan manfaat kesejahteraan untuk pencapaian                        • Providing welfare benefits for significant executive
  penting Executive.                                                         achievements.
• Membedakan struktur remunerasi berdasarkan peran                         • Differentiating remuneration structures based on roles
  dan kontribusi.                                                            and contributions.




       110        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 111
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ S1.1   Rasio: Remunerasi Direktur              Dapat dilihat di tabel GRI 2-21
            Utama dengan Remunera-                  Refer to GRI table 2-21
            si Median Karyawan Tetap
            Ratio: CEO total compensation to
            median FTE total compensation


NDAQ S1.2   Apakah perusahaan melaporkan me- Ya.
            trik ini sebagai kewajiban regulasi? Sebagai perusahaan terbuka metrik ini dilaporkan secara
            Does your company report this        berkala (tahunan) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui
            metric in regulatory filings?        Laporan Tahunan Perusahaan dan Laporan Keberlanjutan.
                                                    Yes.
                                                    As a public company, this metric is reported regularly
                                                    (every year) to the Financial Services Authority through the
                                                    Annual Report and Company Sustainability Report


GRI 2-21a   Rasio total kompensasi tahunan          ABM memutuskan untuk tidak mempublikasikan rincian terkait rasio
            untuk individu dengan bayaran           total kompensasi tahunan dalam laporan ini. Keputusan ini diambil
            tertinggi organisasi di setiap negara   dengan mempertimbangkan sifat informasi yang konfidensial dan
            dari operasi yang signifikan terha-     potensi dampaknya terhadap aspek strategis perusahaan.
            dap median total kompensasi ta-         Perusahaan tetap berkomitmen untuk menerapkan praktik
            hunan untuk semua karyawan (tidak       pengelolaan sumber daya manusia yang adil, transparan,
            termasuk individu dengan bayaran        dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
            tertinggi) di negara yang sama.
                                                    Data mengenai rasio total kompensasi dapat dilihat di Laporan Tahunan ABM.
            Ratio of the annual total com-          ABM decided not to publish details regarding the annual total compensation
            pensation for the organization’s        ratio and the percentage increase ratio of total remuneration in this report.
            highest-paid individual in each         This decision was taken by considering the confidential nature of the
            country of significant opera-           information and its potential impact on the company’s strategic aspects.
            tions to the median annual total
            compensation for all employees          The Company remains committed to implementing human
            (excluding the highest-paid in-         resource management practices that are fair, transparent
            dividual) in the same country           and in accordance with applicable regulations.




GRI 2-21b   Rasio kenaikan persentase dari total
            remunerasi tahunan bagi individu
            yang paling banyak dibayar oleh
            organisasi kepada peningkatan
            persentase median dalam total
            kompensasi tahunan untuk semua
            karyawan (tidak termasuk indivi-
            du dengan bayaran tertinggi)
            Ratio of the percentage increase in
            annual total compensation for the
            organization’s highest-paid indi-
            vidual to the median percentage
            increase in annual total compen-
            sation for all employees (excluding
            the highest-paid individual)



GRI 2-21c   informasi kontekstual yang diper-
            lukan untuk memahami data dan
            bagaimana data telah dikompilasi.
            Contextual information necessary
            to understand the data and how
            the data has been compiled.




                                                                                              P T ABM I nve st am a Tbk    111
Page 112
Sosial | Social

                        S                                                NDAQ S2
                    RASIO REMUNERASI BERDASARKAN GENDER | GENDER PAY RATIO
                                                                     [GRI 2-20][GRI 405-2]




Pendekatan Manajemen                                                              Management Approach
ABM memiliki kebijakan remunerasi karyawan yang adil                              ABM adheres to a fair and non-discriminatory employee
dan tidak diskriminatif, tanpa membeda-bedakan jenis                              remuneration policy, ensuring there is no gender-based
kelamin antara laki-laki dan perempuan. Remunerasi                                differentiation between male and female employees.
karyawan ditentukan berdasarkan dari aspek                                        Remuneration is determined by experience, performance,
pengalaman, kinerja atau pencapaian, dan tanggung                                 achievements, and responsibilities, as outlined in the
jawab. Hal ini tercantum dalam Kebijakan Perusahaan                               Company’s Employee Remuneration Policy No ABM-
mengenai Employee Remuneration Policy nomor ABM-                                  PLC-HC-01.
PLC-HC-01.

Penyusunan kebijakan remunerasi berdasarkan strategi                              The remuneration policy aligns with the ABM Group’s
dan filosofi remunerasi Grup ABM yang bertujuan untuk:                            strategic and philosophical objectives, which aim to:

• Memastikan alignment antara remunerasi dengan                                   • Ensure alignment between remuneration and the
  kinerja Grup ABM.                                                                 Group’s performance.
• Meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan.                               • Enhance employee motivation and productivity.
• Mengoptimalisasi kinerja perusahaan melalui sinergi                             • Optimize company performance through inter-
  antar perusahaan.                                                                 company synergy.
• Mendukung mobilitas talent antar perusahaan.                                    • Support talent mobility across companies.
• Mempertahankan talenta terbaik dan berkinerja tinggi.                           • Retain top-performing and high-potential talents.
• Mendukung perkembangan kehidupan profesional                                    • Foster professional and personal development for
  dan personal setiap individu karyawan.                                            each employee.
• Mengoptimalisasi biaya.                                                         • Optimize costs..


Evaluasi Pendekatan Manajemen                                                     Evaluation of Management Approach
[GRI 2-20]                                                                        [GRI 2-20]

ABM memastikan bahwa kebijakan remunerasi berlaku                                 ABM ensures its remuneration policy is applied fairly
secara adil bagi seluruh karyawan di seluruh lokasi                               to all employees, regardless of gender, across all work
kerja, tanpa membedakan jenis kelamin, baik karyawan                              locations. To maintain fairness and competitiveness,
pria maupun wanita. Untuk menjaga kesetaraan dan                                  ABM regularly evaluates and adjusts its remuneration
daya saing, ABM secara berkala melakukan evaluasi                                 structure. Additionally, the company routinely conducts
dan penyelarasan struktur remunerasi. Selain itu,                                 salary surveys to ensure its policies are aligned with
perusahaan juga rutin mengadakan survei gaji guna                                 industry trends and best practices.
memastikan kebijakan yang diterapkan tetap sesuai
dengan tren industri dan praktik terbaik.

Dalam menentukan remunerasi, ABM memiliki beberapa                                In determining remuneration, ABM has several provisions
ketentuan yang mendasari penyusunan gaji tahunan                                  that regulate the preparation of annual salaries for
untuk para karyawan di antaranya sebagai berikut:                                 employees, including the following:

• Penyesuaian gaji akan mempertimbangkan person                                   • Salary adjustments will take into account a person’s
  quality yang diukur berdasarkan konsistensi kinerja                               quality which is measured based on the consistency
  karyawan, kompetensi, potensi, dan attitude yang                                  of the employee’s performance, competency, potential
  ditunjukkan.                                                                      and demonstrated attitude.




       112        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 113
• Untuk menjaga internal equity antar karyawan di                         • To maintain internal equity between employees at the
  dalam grade yang sama, maka besarnya persentase                           same level, the salary adjustment percentage will also
  penyesuaian gaji juga akan mempertimbangkan                               take into account the employee comparison ratio in
  compa-ratio karyawan dalam struktur gaji.                                 the salary structure.

• Sesuai dengan filosofi remunerasi dan diatur dalam                      • In accordance with the remuneration philosophy
  ketentuan internal yang dikeluarkan setiap melakukan                      and regulated in internal regulations issued every
  penyesuaian gaji berkala, maka penentuan gaji melihat                     time a salary adjustment is made periodically, salary
  ke person quality, dengan tidak membedakan jenis                          determination looks at a person’s quality, without
  kelamin ataupun faktor lain seperti ras, agama, etnis,                    distinguishing between gender or other factors such
  dan lain-lain.                                                            as race, religion, ethnicity, etc.




                                                              NDAQ S2

                  RASIO REMUNERASI BERDASARKAN GENDER | GENDER PAY RATIO
                                                                [GRI 405-2]


NDAQ S2              Rasio: median remunerasi         Lihat data pada tabel di bawah ini.
                     karyawan pria dibandingkan       Please see data presented in the tables below.
                     dengan median remunerasi
                     karyawan wanita.
                     Ratio: Median male com-
                     pensation to median female
                     compensation
GRI 405-2            Rasio gaji pokok dan remune-     ABM memastikan kebijakan remunerasi berlaku bagi seluruh karyawan di seluruh
                     rasi karyawan pria diban-        lokasi kerja termasuk tidak membedakan jenis kelamin, baik karyawan pria
GRI 202-1
                     dingkan dengan karyawan          maupun wanita serta status karyawan. Rasio upah dan remunerasi pria terhadap
[SEOJK F.20]         wanita untuk setiap kategori     wanita adalah 1:1 terhadap karyawan Management Trainee yang baru bergabung.
                     karyawan di tiap-tiap lokasi     ABM juga menerapkan prinsip kesetaraan gender dan non-diskriminasi dalam
                     operasional utama.               penetapan remunerasi, memastikan setiap karyawan mendapatkan hak yang adil
                     Ratio of the basic salary and    sesuai dengan peran, tanggung jawab, dan kinerjanya. Selain memenuhi regulasi
                     remuneration of women to         UMR di seluruh area operasional, ABM menyediakan tunjangan tambahan seperti
                     men for each employee cate-      kesehatan, pelatihan, dan transportasi, yang berlaku merata dan dievaluasi secara
                     gory by significant locations    berkala untuk menjaga kesejahteraan karyawan.
                     of operations.                   ABM ensures that the remuneration policy applies to all employees in all work
                                                      locations including no distinction between gender, both male and female employees
                                                      and employee status. The ratio of male to female wages and remuneration is 1:1 for
                                                      new Management Trainee employees. ABM also applies the principles of gender
                                                      equality and nondiscrimination in the determination of remuneration, ensuring that
                                                      each employee receives fair rights in accordance with their roles, responsibilities
                                                      and performance. In addition to meeting minimum wage regulations in all operational
                                                      areas, ABM provides additional benefits such as health, training and transportation,
                                                      which are applied equally and evaluated regularly to maintain employee welfare.




GRI 405-2 Rasio Gaji Pokok Rata-Rata
Ratio of Average Basic Salary

                                                     Karyawan Permanen                                   Karyawan Kontrak
                                                     Permanent Employee                                  Contract Employee
       Lokasi Operasional
       Operational Location
                                                  Pria                  Wanita                    Pria                         Wanita
                                                  Male                  Female                    Male                         Female

                Jakarta                                     1,25                       1                        1,02                     1

             Non-Jakarta*                                  1,20                        1                        1,20                     1

Keterangan *: Non-Jakarta merupakan daerah lokasi site setiap anak perusahaan
Karyawan kontrak mencakup mereka yang telah mencapai usia pensiun.
Note *: Non-Jakarta is the site location of each subsidiary company
Contract employees include those who have reached retirement age.




                                                                                                       P T ABM I nve st am a Tbk   113
Page 114
Sosial | Social

                        S                                                                   2024
                                                                                   Rata-rata Gaji Pokok
                                                                                    Ratio Basic Salary
                       Status Karyawan
                       Employees Status                              Karyawan Permanen             Karyawan Kontrak
                                                                     Permanent Employees           Contract Employees

                                                                     Pria          Wanita          Pria           Wanita
                                                                     Male          Female          Male           Female

                        Senior Manager                                      1,07            1                -             -

                              Manager                                       1,06            1                -             -
                            Supervisor                                      1,07            1              1,11            1
                                 Staff                                      1,05            1             1,04             1




       114        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 115
                                                    NDAQ S3
                         PERPUTARAN KARYAWAN | EMPLOYEE TURNOVER
                                                    [GRI 401-1B]




Pendekatan Manajemen                                          Management Approach
ABM memahami bahwa persaingan bisnis di sektor                ABM recognizes the growing competitiveness of the
energi yang semakin kompetitif menjadi tantangan              energy sector and the challenges it poses. To ensure
yang harus dihadapi di masa depan. Untuk memastikan           the company remains competitive, ABM is committed
perusahaan tetap unggul dan kompetitif, ABM                   to maintaining a talent pool that fulfills both quantitative
berkomitmen menyediakan talent pool yang sesuai,              and qualitative business needs. This initiative is crucial
baik dari segi jumlah maupun keahlian yang relevan            to achieving the company’s strategic targets and vision.
dengan kebutuhan bisnis. Upaya ini merupakan bagian
dari strategi perusahaan untuk mencapai target dan visi
yang telah ditetapkan.

Pengelolaan perputaran karyawan dilakukan oleh unit           Employee turnover is managed by the Human Resources
Human Resource di tingkat kantor pusat maupun anak            department at both headquarters and subsidiary
perusahaan. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas        levels. This approach ensures workforce stability and
tenaga kerja sekaligus memastikan kualitas sumber daya        upholds the quality of human resources that support
manusia yang mendukung keberlanjutan perusahaan.              the company sustainability.

Lebih lanjut, ABM juga memiliki kebijakan menjaga angka       Furthermore, ABM has implemented policies to keep
turnover karyawan di bawah 5%. ABM telah melakukan            employee turnover rates below 5%. Key strategies
berbagai pendekatan kebijakan untuk mencapai angka            include:
turnover tersebut, antara lain:

• Strategic Man Power Planning yang disesuaikan               • Strategic Workforce Planning that aligns with the
  dengan strategic direction perusahaan, baik dalam             company’s short-, medium-, and long-term goals
  jangka pendek, menengah, dan panjang.                         direction.
• Pelaksanaan program retensi karyawan dan Employee           • Employee retention programs that incorporate
  Engagement Survey (EES) untuk mempertahankan                  Employee Engagement Survey (EES) to retain top
  talenta-talenta terbaik.                                      talent talent.
• Fokus program pengembangan karyawan melalui                 • Employee development that integrates learning and
  program pembelajaran dan pengembangan karier                  career growth programs.
  yang terintegrasi.
• Pada tahun 2024, ABM Grup telah melakukan EES               • In 2024, ABM Group has completed EES and obtained
  dan berhasil meraih skor 88%.                                 a score of 88%


Evaluasi Pendekatan Manajemen                                 Evaluation of Management Approach
Dalam mengelola perputaran karyawan, Pendekatan               In managing employee turnover, ABM Approach
ABM memastikan adanya evaluasi dan perbaikan                  ensures continuous evaluation and improvement as
berkelanjutan sesuai kebutuhan. Proses ini dilakukan          needed. This process is implemented by referring to
dengan mengacu pada benchmark berdasarkan atas                benchmarks based on best practice turnover applied
best practice turnover yang diterapkan di perusahaan          in similar companies and related industry sectors.
sejenis dan sektor industri terkait.




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   115
Page 116
Sosial | Social

                           S                                                NDAQ S3
                                      PERPUTARAN KARYAWAN | EMPLOYEE TURNOVER
                                                                            [GRI 401-1B]



 NDAQ S3.1                 Persentase: Tingkat Perputaran Karyawan Tetap              Lihat tabel data NDAQ S3.1 – S3.2 – S3-3 di bawah ini.
                           Percentage: YOY change for full time employees             Please see the tables NDAQ S3.1 – S3.2 – S3-3 below.
                           (annual)


 NDAQ S3.2                 Persentase: Tingkat Perputaran Karyawan
                           Kontrak
                           Percentage: YOY change for part-time employees
                           (annual)

 NDAQ S3.3                 Persentase: Tingkat Perputaran Kontraktor atau
                           Konsultan
                           Percentage: YOY change for contractor or consul-
                           tants (annual)

 GRI 401-1b                Total Jumlah dan rate perputaran karyawan                  Lihat tabel GRI 401-1b di bawah ini.
                           berdasarkan kelompok usia, gender, dan lokasi              Please see the tables GRI 401-1b below.
                           operasional.
                           Total number and rate of employee turnover during
                           the reporting period, by age group, gender and
                           region.




[S3.1][S3.2][S3-3] Perputaran Karyawan Tetap, Karyawan Kontrak
Turnover of Permanent Employees and Contract Employees


      NDAQ                 Karyawan Tetap (PKWTT)                           Karyawan Kontrak (PKWT)                           Alih Daya
       S3.1                  Permanent Employees                               Contract employees                            Outsourcing
      S3.2
      S3-3                 2022           2023            2024              2022       2023         2024          2022          2023          2024


   Turnover (%)            0.28%           0.19%          0.24%             0.04%      0.03%        0.03%         6.00%         1.00%          1.00%




[GRI 401-1B] Turnover Berdasarkan Kelompok Usia Tahun 2024
Turnover by Age Group in 2024


                                                                   Keluar
                                                                                                     Note: Karyawan yang meninggalkan/keluar
                                                                  Turnover
          Kelompok Usia                                                                              perusahaan baik secara voluntary atau involuntary,
            Age Group                                                                                dimana voluntary berdefinisi mengundurkan diri
                                                   Jumlah                       Proporsi             secara sukarela dan untuk Involuntary berdefinisi
                                                    Total                      Proportion            karyawan yang telah selesai kontrak (PKWT) dan
                                                                                                     PHK (proyek selesai, performansi kurang, kejahatan
              18-30 Tahun                                               0                    0%      yang serius dan perubahan organisasi). Data turnover
                                                                                                     merupakan karyawan band B dan C.
              31-45 Tahun                                          20                       63%      Note: Employees who leave the company either
                                                                                                     voluntarily or involuntarily, where voluntary is
              46-55 Tahun                                           10                      31%      defined as resigning voluntarily and involuntary
                                                                                                     is defined as employees who have completed
                  >55 Tahun                                             2                    6%      contracts (PKWT) and layoffs (finished projects,
                                                                                                     underperformance, committed crimes, and
                   TOTAL                                          32                       100%      organizational changes). The turnover data are band
                                                                                                     B and C employees.




       116           Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 117
GRI 401-1B] Turnover Berdasarkan Gender dan Lokasi Operasional Tahun 2024
Turnover by Gender and Location of Operations in 2024


                                                  Karyawan Tetap (PKWTT)                                  Turnover Karyawan
                                                    Permanent Employees                                    Employee Turnover
                Lokasi
                                                             Pria | Male                                     Wanita | Female
               Location
                                                  Jumlah                  Proporsi                   Jumlah                    Proporsi
                                                   Total                 Proportion                   Total                   Proportion

                                                  ABM – Kantor Pusat | | Head Office

Jakarta                                                          5                      21%                          5                         63%

 Mining Value Chain (MVC)*

Jakarta                                                          4                      17%                           1                        13%

Seluruh wilayah operasional
                                                                 3                      13%                          0                         0%
All Site

                                         Logistics, Engineering, New Business (LENB)**
Jakarta & seluruh wilayah operasional
                                                                12                     50%                           2                         25%
Jakarta & All Site

 Total                                                        24                     100%                           8                     100%


Keterangan:
*) Data Mining Value Chain (MVC) meliputi PT Tunas Inti Abadi, PT Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna Parama, dan PT Reswara Minergi Hartama.
**) Data Logistics, Engineering, New Business (LENB) meliputi PT Sanggar Sarana Baja, PT Cipta Krida Bahari dan PT Anzara Janitra Nusantara.
Note:
*) Mining Value Chaindata includes PT Tunas Inti Abadi, PT Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna Parama, dan PT Reswara Minergi Hartama.
**) Logistics, Engineering, New Business (LENB) data includes PT Sanggar Sarana Baja, PT Cipta Krida Bahari and PT Anzara Janitra Nusantara.




                                                                                                         P T ABM I nve st am a Tbk     117
Page 118
Sosial | Social

                        S                                                NDAQ S4
                                       KEBERAGAMAN GENDER | GENDER DIVERSITY
                                                                     [GRI 2-7][GRI 405-1]




Pendekatan Manajemen                                                               Management Approach
ABM berkomitmen untuk menciptakan lingkungan                                       ABM is committed to fostering an inclusive work
kerja yang inklusif dan menghargai keberagaman.                                    environment that values diversity. The company
Perusahaan memberikan kesempatan yang setara                                       provides equal opportunities for all individuals,
bagi semua individu, tanpa membedakan gender,                                      regardless of gender, race, religion, background, or
ras, agama, latar belakang, maupun status sosial.                                  social status. We believe that every talent, whether male
Kami percaya bahwa setiap talenta, baik pria maupun                                or female, has the potential to contribute meaningfully
wanita, memiliki potensi yang sama untuk memberikan                                and achieve success alongside the company.
kontribusi terbaik dan mencapai kesuksesan bersama
perusahaan.

Prinsip-prinsip kesetaraan gender diberlakukan                                     The principles of gender equality are upheld from the
perusahaan sejak tahap awal proses rekrutmen,                                      initial stages of recruitment to the ongoing treatment
hingga kepada seluruh karyawan yang telah bekerja                                  of all employees at ABM. We ensure equal treatment
di ABM. Kami memberikan perlakuan yang sama antara                                 for both male and female employees, as outlined in
karyawan laki-laki dan wanita sebagaimana tercantum                                ABM’s Human Resource Management policies and
dalam kebijakan dan prosedur pengelolaan sumber                                    procedures, which apply to all subsidiaries.
daya manusia ABM dan seluruh anak perusahaan.

ABM memastikan bahwa SDM perusahaan baik laki-                                     ABM guarantees that all employees, regardless of
laki maupun wanita, memiliki kesempatan dan peluang                                gender, have equal opportunities to work, innovate,
yang sama untuk bekerja, berinovasi, berkarya, dan                                 contribute, and grow with us.
tumbuh berkembang bersama kami.

Selain itu, ABM juga menyadari bahwa kegiatan                                      Additionally, ABM recognizes that its operations span
operasional perusahaan tersebar di berbagai wilayah                                various regions across Indonesia. As such, the company
Indonesia. Oleh karena itu, ABM berkomitmen untuk                                  is committed to empowering local communities by
memberdayakan potensi masyarakat lokal dengan                                      offering opportunities for individuals residing near
membuka peluang bagi putra-putri daerah yang                                       operational areas to join the ABM Group.
berdomisili di sekitar wilayah operasional untuk
bergabung dengan ABM Group.

Putra/putri daerah didefinisikan sebagai individu yang                             Local individuals are defined as those born, residing,
lahir dan tinggal atau berdomisili dalam satu provinsi                             or domiciled in the same province as ABM’s operational
dengan lokasi operasional ABM, yang dibuktikan melalui                             sites, as verified by their National Identity Card (KTP).
Kartu Tanda Penduduk (KTP). Setelah bergabung,                                     Once hired, these employees are provided with the
karyawan tersebut diberikan kesempatan yang sama                                   same opportunities as all other ABM staff.
di ABM.




       118        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 119
Evaluasi Pendekatan Manajemen                                            Management Approach Evaluation
ABM secara berkala melakukan evaluasi terkait                            ABM periodically evaluates its policies, procedures,
kebijakan, prosedur dan implementasi mengenai                            and implementation of gender equality initiatives.
kesetaraan gender. Evaluasi tersebut diperoleh dari                      These evaluations that the company received are
input yang diperoleh Perusahaan, antara lain dari:                       informed by various inputs including:

• Pelaporan dari pihak internal terkait tindak                           • Internal reports on gender discrimination or workplace
  diskriminasi gender ataupun dugaan pelecehan                             sexual harassment.
  seksual di tempat kerja.
• Pelaporan dari pihak eksternal, termasuk dari                          • External reports, including from contractors and
  kontraktor dan vendor terkait dugaan tindak                              vendors, regarding alleged gender discrimination in
  diskriminasi gender di lingkungan kerja Perusahaan.                      the workplace.
• Perkembangan terkini mengenai isu dan regulasi                         • Updates on workplace gender-related issues and
  terkait gender di tempat kerja oleh regulator terkait.                   regulations from relevant authorities.

Perkembangan terkini mengenai isu gender dan                             Developments in gender-related issues and their
implementasinya di tempat kerja di sektor industri                       implementation in similar industries, both nationally
sejenis baik secara nasional ataupun global.                             and globally.




                                                            NDAQ S4
                               KEBERAGAMAN GENDER | GENDER DIVERSITY
                                                         [GRI 2-7][GRI 405-1]

NDAQ S4.1     Persentase: Jumlah karyawan pria       Tabel data [S4.1]
              dan wanita                             Tabel data [S4.1]
              Percentage: Number of male and
              female employees
NDAQ S4.2 Persentase: Entry dan mid-level            Tabel data [S4.2] [S4.3]
              karyawan pria dan wanita               Tabel data [S4.2] [S4.3]
              Percentage: Entry and mid-level
              male and female employees


NDAQ S4.3 Persentase: senior & executive
              level karyawan pria dan wanita
              Percentage: senior & executive level
              male and female employees

GRI 405-1a Persentase Komisaris dan Direksi          Tabel data [GRI 405-1a]
              berdasarkan gender dan usia            Tabel data [GRI 405-1a]
              Percentage of Commissioners and
              Directors by gender and age




GRI 405-1b Persentase karyawan sesuai                Tabel data [GRI 405-1b]
              dengan kategori karyawan               Tabel data [GRI 405-1b]
              berdasarkan gender dan usia.
              Percentage of employees according
              to employee category by gender
              and age




                                                                                               P T ABM I nve st am a Tbk   119
Page 120
Sosial | Social

                          S                                            NDAQ S4
                                        KEBERAGAMAN GENDER | GENDER DIVERSITY
                                                                     [GRI 2-7][GRI 405-1]

GRI 202-2            Proporsi Manajemen Senior yang            ABM Investama berkomitmen untuk mendukung pengembangan masyarakat
                     Direkrut dari Masyarakat Sekitar          lokal melalui kebijakan rekrutmen yang inklusif. Sebagai bagian dari komitmen
                     Proportion of senior management           ini, ABM Investama memprioritaskan perekrutan tenaga kerja manajemen
                     hired from the local community            dari masyarakat lokal kabupaten wilayah operasi perusahaan. Pada tahun
                                                               2024, sebanyak 81,06% dari manajemen senior di tingkat Group Head
                                                               dan Executive level (L1 & L2) berasal dari masyarakat lokal, sesuai dengan
                                                               kompetensi dan kualifikasi yang ditetapkan. ABM juga menyediakan pelatihan
                                                               dan pengembangan guna meningkatkan kapabilitas mereka. Wilayah ‘lokal’
                                                               didefinisikan dalam batasan kabupaten tempat perusahaan beroperasi,
                                                               sementara lokasi operasi signifikan mencakup domisili usaha di daerah atau site.
                                                               Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada Tabel GRI 202-2.
                                                               ABM is committed to supporting the development of local communities through
                                                               an inclusive recruitment policy. As part of this commitment, ABM Investama
                                                               prioritizes the recruitment of management personnel from local communities in
                                                               the company’s operating districts. By 2024, 81.06% of senior management at
                                                               Group Head and Executive level (L1 & L2) will come from local communities, in
                                                               accordance with established competencies and qualifications. ABM also provides
                                                               training and development to enhance their capabilities. The ‘local’ area is defined
                                                               within the boundaries of the district in which the company operates, while the
                                                               location of significant operations includes the domicile of the business in the
                                                               region or site. Further information can be found in GRI Table 202-2.




[S4.1] Jumlah dan Persentase Total Karyawan Berdasarkan Gender
Number and Percentage of Total Employees by Gender

                       2022                                                2023                                                      2024

       Pria | Male            Wanita | Female               Pria | Male              Wanita | Female                Pria | Male             Wanita | Female


    Jumlah                     Jumlah                    Jumlah                      Jumlah                       Jumlah                    Jumlah
    Total            %          Total          %          Total           %            Total            %          Total          %         Total           %
 Head Count                  Head Count                Head Count                   Head Count                  Head Count               Head Count


          8.745      94%              557      6%            10.567       94%                    628    6%               11.913 94%                653       6%



[S4.2][S4.3] Jumlah dan Persentase Karyawan Berdasarkan Jenjang Manajemen & Gender
Number and Percentage of Employees by Management Level & Gender

                       Jenjang                           2022                                      2023                                  2024
     Level            Manajemen
     Level            Management            Pria       Wanita        Jumlah          Pria         Wanita        Jumlah        Pria       Wanita       Jumlah
                         Level              Male       Female          Total         Male         Female         Total        Male       Female          Total

     Level                Direktur
   Eksekutif                                       9             1             10           11              1            12       10              1              11
                          Director
   Executive
     Level                 Chief                   5            0              5            3            0               3           2            0              2

 Level Senior
                      Group Head                 33             4              37       47               4               51       45              5          50
 Senior Level

   Tingkat                 Staf
                                              2.159          287        2.446        2.390             424        2.814        2.603          445         3.048
   Awal &                  Staff
  Menengah
   Entry &               Non Staf
                                             6.540           264        6.804         8.116            199        8.315        8.252          203         8.455
  Mid Level              Non Staff

                  Total                     8.746           556        9.302        10.567             628       11.195       10.913         653       11.566



      120         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 121
[GRI 401-1A] Karyawan Baru Berdasarkan Gender dan Lokasi Operasional Tahun 2024
New Hires by Gender and Location of Operations in 2024


                  Lokasi                                          Jumlah                                         Proporsi
                 Location                                          Total                                        Proportion

 Lokasi | Location
ABM - Kantor Pusat | Head Office                                                            8                                            0,40%
Mining Value Chain (MVC)                                                                1.552                                           78,07%
Logistics, Engineering, New
                                                                                         428                                             21,53%
Business (LENB)
Jumlah | Total                                                                          1.988                                             100%

 Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male                                                                             1.880                                                95%
Wanita | Female                                                                           108                                                 5%
Jumlah | Total                                                                          1.988                                             100%

 Kelompok Usia | Age Group
> 55 tahun | years old                                                                      1                                            0,05%
46 - 55 tahun | years old                                                                  59                                           2,979%
36 - 45 tahun | years old                                                                434                                             21,83%
25 - 35 tahun | years old                                                               1.168                                           58,75%
<25 tahun | years old                                                                    326                                            16,40%

 Jumlah | Total                                                                        1.988                                             100%



[GRI 405-1A] Jumlah dan Persentase Dewan Komisaris dan Direksi Berdasarkan Gender dan Usia
Number and Percentage of the Board of Commissioners and Directors by Gender and Age


      Top                                           2022                               2023                               2024
                        Kelompok
   Manajemen
                          Usia
      Top                               Pria       Wanita       Jumlah     Pria       Wanita       Jumlah    Pria       Wanita         Jumlah
                        Age Group
   Management                           Male       Female        Total     Male       Female        Total    Male       Female          Total

                         >50 tahun
                                              4             1         5           4            1         5        3                1            4
                         years old
 Dewan Komisaris
                      30 – 50 tahun
    Board of                                  0           0           0           0         0            0        0            0                0
                        years old
  Commissioners
                         <30 tahun
                                              0           0           0           0         0            0        0            0                0
                         years old

                         >50 tahun
                                             10             1         11        12             1        13        11           0                11
                         years old
      Dewan
      Direksi         30 – 50 tahun
                                               1            1         2           1            1         2          1              1            2
     Board of           years old
     Director
                         <30 tahun
                                              0           0           0           0         0            0        0            0                0
                         years old


Catatan: Dalam pengumpulan data kami tidak menghitung jumlah indikator keberagaman lainnya seperti kelompok minoritas atau kelompok rentan.
Note: In data collection we did not count the number of other diversity indicators such as minority groups or vulnerable groups.




                                                                                                       P T ABM I nve st am a Tbk       121
Page 122
Sosial | Social

                         S
[GRI 405-1B] Jumlah dan Persentase Karyawan Sesuai Kategori Berdasarkan Gender dan Usia
Number and Percentage of Employees by Gender and Age Categories


      Kategori                                             2022                                    2023                               2024
                         Kelompok
     Karyawan
                           Usia
     Employee                                Pria         Wanita          Jumlah       Pria       Wanita       Jumlah       Pria     Wanita    Jumlah
                         Age Group
     Category                                Male         Female           Total       Male       Female        Total       Male     Female     Total

                          >50 tahun
                                                  249                 9       258         455          14          469        327         10      337
                          years old
  Karyawan Tetap
                        30–50 tahun
     Permanent                                  4.501           242         4.743       5.376         271        5.647      6.069       270      6.339
                         years old
     employees
                          <30 tahun
                                                1.366           156          1.522      1.438         129         1.773     2.229       226      2.455
                          years old

      Karyawan            >50 tahun
                                                   48                 4        52          69              3        72         59         2         61
     Tidak Tetap          years old
     (Temporer/
       Kontrak)         30–50 tahun
                                                1.466             17        1.483        1.746         22        1.768      1.228        29      1.257
     Temporary           years old
     employee             <30 tahun
     (Contract)                                   1116          128          1244       1.453         129        1.582       1.001       116      1.117
                          years old
                         >50 tahun |
    Tenaga Ahli                                       1               0            1          0            0         0          0         0          0
                          years old
    (Kontraktor/
    Konsultant)         30–50 tahun
                                                      1               0            1          0            0         0          0         0          0
      Experts            years old
    (Contractor/
                          <30 tahun
    Consultant)                                      2                2         4             1            0            1       0         0          0
                          years old
                          >50 tahun
                                                   40                 0        40          45              0        45         26         0        26
                          years old
      Ahli Daya         30–50 tahun
                                                  669             15          684         437         30           467        467         12      479
      Outsource          years old
                          <30 tahun
                                                  640            75           715         137          75          212        222        38       260
                          years old

Catatan: Dalam pengumpulan data kami tidak menghitung jumlah indikator keberagaman lainnya seperti kelompok minoritas atau kelompok rentan.
Note: In data collection we did not count the number of other diversity indicators such as minority groups or vulnerable groups.vulnerable groups.




ABM mempekerjakan karyawan dengan status perjanjian                                    ABM employs workers under fixed-term employment
kerja waktu tertentu (PKWT) atau kontrak sesuai dengan                                 agreements (PKWT) or contracts, in compliance with
ketentuan peraturan perundang-undangan yang                                            Indonesian labor laws. Contract workers are employed
berlaku di Indonesia. Masa kerja karyawan kontrak                                      for a maximum of five years, which may consist of
ditetapkan maksimal 5 tahun, yang dapat terdiri dari                                   multiple contract periods. Each contract extension is
beberapa periode kontrak. Setiap perpanjangan kontrak                                  based on performance evaluations and the company’s
dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan kebutuhan                                   operational needs. Initial contracts may last 6-12
operasional perusahaan. Berdasarkan regulasi, kontrak                                  months, with one extension permitted under labor
pertama dapat diberikan untuk jangka waktu 6-12                                        regulations. ABM ensures that all recruitment and
bulan, dengan perpanjangan satu kali sesuai regulasi                                   contract extension processes are conducted fairly and
ketenagakerjaan. Perusahaan memastikan bahwa setiap                                    transparently, while adhering to employee rights and
proses perekrutan dan perpanjangan kontrak dilakukan                                   legal requirements.
secara adil dan transparan, dengan tetap mematuhi
hak-hak karyawan serta ketentuan hukum yang berlaku.




       122         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 123
Perjalanan Karier APRIATY SIRAIT:                            Career Journey of Apriaty Sirait:
Dari Green Operator hingga                                   From Green Operator to CK’s
Trainer Perempuan Pertama di CK                              First Female Trainer




Bagi Apriaty Sirait, setiap tantangan adalah                 For Apriaty Sirait, every challenge is an opportunity to
kesempatan untuk tumbuh. Lahir di Tarakan pada               grow. Born in Tarakan on April 30, 1989, Apriaty has
30 April 1989, Apriaty telah menempuh perjalanan             built an extraordinary career in the male-dominated
karier yang luar biasa di dunia pertambangan, sebuah         mining industry. After graduating high school in 2009,
industri yang didominasi oleh laki-laki. Setelah             she began her career at PT Kaltim Prima Coal (KPC)
lulus SMA pada 2009, Apriaty memulai kariernya               as a Fresh Green Operator (FGO). Through hard work
di PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebagai Fresh Green            and dedication, she ranked first in the program. By
Operator (FGO). Berkat kerja keras dan dedikasinya,          mastering various heavy equipment, from Caterpillar
ia berhasil meraih peringkat pertama dalam program           785 B/C/D to Liebherr T282, she proved that
tersebut. Dengan menguasai berbagai alat berat,              perseverance could overcome any barrier.
mulai dari Caterpillar 785 B/C/D hingga Liebherr
T282, ia membuktikan bahwa kegigihannya mampu
mengatasi batasan apa pun.
Setelah menikah pada 2011, Apriaty memutuskan                However, life does not always go as planned.
untuk resign. Beliau kembali ke industri pertambangan        After marrying in 2011, Apriaty decided to resign.
dengan bergabung di PT Thiess sebagai operator               Unfortunately, the marriage did not last. Refusing to
alat berat. Dengan semangat pantang menyerah,                give up, she returned to the mining industry, joining
ia meraih posisi permanen setelah hanya tiga                 PT Thiess as a heavy equipment operator. With
bulan bekerja. Perjalanan kariernya terus berlanjut,         unwavering determination, she secured a permanent
meski sempat mengalami redundancy setelah tujuh              position within three months. Her career journey
tahun di Thiess, ia kemudian bekerja di beberapa             continued, and despite being made redundant after
perusahaan lainnya, termasuk kembali ke KPC dan              seven years at Thiess, she worked at several other
Macmahon.                                                    companies, including returning to KPC and Macmahon.
Titik balik terbesar dalam kariernya datang ketika           The turning point in her career came when she
ia melihat lowongan di PT Cipta Kridatama (CK).              saw a job opening at PT Cipta Kridatama (CK).
Mendengar banyak hal positif tentang perusahaan              Hearing many positive things about the company,
tersebut, ia pun melamar. Keputusan itu membawanya           she applied. This decision led her to become CK’s
menjadi Trainer Perempuan Pertama di CK—sebuah               First Female Trainer—a proud achievement. To date,
pencapaian yang membanggakan. Hingga saat ini,               she has trained approximately 300 operators. The
dia bahkan telah memberikan pelatihan kepada                 supportive work environment, exceptional employee
sekitar 300 operator. Lingkungan kerja yang suportif,        development programs, and opportunities for growth
program pengembangan karyawan yang luar biasa,               have reinforced her belief that CK is the right place.
serta kesempatan untuk berkembang semakin                    Apriaty even had the opportunity to obtain a Training
mengokohkan keyakinannya bahwa CK adalah                     of Trainer (TOT) Level 4 certification, a valuable
tempat yang tepat. Apriaty bahkan mendapatkan                experience for her career.
kesempatan untuk mengikuti sertifikasi Training of
Trainer (TOT) Level 4, sebuah pengalaman yang
sangat berharga bagi karirnya.



              “Saya mungkin merasa belum pantas berada di sini, tapi saya akan membuktikan
             bahwa saya layak. Tidak ada yang mustahil jika kita mau berusaha!” – Apriaty Sirait
                     “I may feel like I don’t belong here yet, but I will prove that I deserve it.
                                   Nothing is impossible if you are willing to try!”




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   123
Page 124
Sosial | Social

                        S
[GRI 202-2] Proporsi Manajemen Senior yang Direkrut dari Masyarakat Sekitar
Proportion of Senior Management Hired from The Local Community


                                       Jumlah
                                                            Masyarakat
            Kategori                  karyawan                                       Proporsi
                                                                Lokal
            Category                    Total                                        Proporsi
                                                          Local Community
                                      Employee
      Senior Management
      (Executive Level dan                         227                       184          81,06%
        Manager Level)

    Supervisor/Analyst Level                       977                       427           43,71%

        Staff/Officer Level                     1.960                       875           44,64%




                                                                        NDAQ S5
                   RASIO JUMLAH PEKERJA TEMPORER | TEMPORARY WORKER RATIO
                                                                     [GRI 2-7][GRI 2-8]




Pendekatan Manajemen                                                               Management Approach
ABM mendefinisikan pekerja temporer sebagai tenaga                                 ABM defines temporary workers as contract workers,
kerja yang terdiri dari pekerja kontrak, kontraktor,                               contractors, and/or consultants. Collaboration with
dan/atau konsultan. Kolaborasi yang dilakukan ABM                                  these workers is aimed at meeting the company’s
dengan tenaga kerja tersebut dilakukan untuk memenuhi                              need for specialized skills to navigate the increasingly
kebutuhan perusahaan akan keahlian dan keterampilan                                competitive mining sector. Based on employment status,
yang khusus serta spesifik, guna menghadapi persaingan                             the Company Regulations categorize employees to
serta dinamika bisnis yang semakin kompetitif di                                   ensure effective and compliant workforce management,
sektor pertambangan. Berdasarkan status hubungan                                   including:
kerja, Peraturan Perusahaan mengelompokkan jenis-
jenis karyawan sesuai ketentuan yang berlaku untuk
memastikan pengelolaan tenaga kerja yang efektif dan
sesuai regulasi, yang dikelompokkan dalam:

• Karyawan Tetap berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu                                • Permanent employees under an Indefinite-Term
  Tidak Tertentu (PKWTT);                                                            Employment Agreement (PKWTT).
• Karyawan Tidak Tetap berdasarkan Perjanjian Kerja                                • Non-permanent employees under a Fixed-Term
  Waktu Tertentu (PKWT);                                                             Employment Agreement (PKWT).

Dalam kebijakan Perusahaan, ABM memastikan bahwa                                   Based on the company’s policy, ABM ensures that all
setiap aktivitas utama (core activity/core process)                                core activities or processes performed by non-employee
yang dilakukan oleh personel non-karyawan, seperti                                 personnel, such as contractors or consultants, are
kontraktor atau konsultan, tetap berada di bawah                                   directly supervised by ABM employees. These personnel
supervisi langsung karyawan ABM. Personel dari                                     are bound by work contracts that include Service Level
kontraktor dan konsultan tersebut terikat oleh kontrak                             Agreements (SLAs), targets, and agreed-upon timelines.
kerja yang mencakup Service Level Agreement (SLA),
target, serta waktu pekerjaan yang telah disepakati
bersama.

ABM berkomitmen untuk mematuhi seluruh aturan                                      ABM is committed to complying with all labor laws and
ketenagakerjaan dan perundang-undangan yang berlaku                                regulations in Indonesia. As part of this commitment,
di Indonesia. Sebagai wujud kepatuhan tersebut, ABM                                ABM has designated specific types of work that can be
telah menetapkan tipe dan jenis pekerjaan tertentu yang                            performed by non-employee personnel, such as:
dapat dikerjakan oleh tenaga non-karyawan, antara lain:



      124         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 125
• Tidak berhubungan langsung dengan proses produksi     • Non-production-related roles, such as cleaning
  seperti petugas kebersihan                              staff.
• Tidak berhubungan dengan proses bisnis inti           • Non-core business         process       roles,   such   as
  perusahaan seperti staf administrasi                    administrative staff.

Berdasarkan kebijakan status ketenagakerjaan, ABM       ABM does not offer part-time employment options.
tidak menerapkan opsi pekerja paruh waktu. Namun,       However, the company provides opportunities through
perusahaan menyediakan peluang melalui program          internship programs open to fresh graduates interested
magang yang terbuka bagi fresh graduate yang            in gaining hands-on experience and contributing to
berminat untuk memperoleh pengalaman kerja langsung     various operational areas of ABM. This program is a
dan berkontribusi di berbagai bidang operasional        strategic step in identifying and developing young talent
ABM. Program ini menjadi salah satu langkah strategis   to meet the company’s dynamic operational needs. As
perusahaan dalam mengenali dan mengembangkan            of the end of 2024, 409 individuals have participated
talenta muda potensial sesuai kebutuhan operasional     in internship programs across ABM’s operational areas
yang semakin dinamis. Sampai dengan akhir tahun         and subsidiaries in Indonesia.
2024, tercatat 409 orang yang mengikuti program
magang di berbagai area operasional dan anak
perusahaan ABM di seluruh Indonesia.


Evaluasi Pendekatan Manajemen                           Management Approach Evaluation
Kebijakan dan prosedur pengelolaan pekerja temporer     ABM’s policies and procedures for managing temporary
di ABM dievaluasi secara berkala oleh tim Corporate     workers are periodically evaluated by the Corporate
Human Capital. Proses evaluasi ini mempertimbangkan     Human Capital team. These evaluations consider
berbagai input dan wawasan, termasuk Strategic Man      various inputs, including the company’s Strategic
Power Planning perusahaan yang disesuaikan dengan       Manpower Planning, which aligns with short term,
arah strategis perusahaan dalam jangka pendek,          medium term, and long-term strategic directions. This
menengah, dan panjang. Hal ini juga mencakup            includes the need for personnel with specialized skills
kebutuhan personel dengan spesifikasi khusus untuk      to support future, ensuring the right human resources
mendukung berbagai rencana perusahaan ke depan,         are in place to achieve business objectives.
guna memastikan pemenuhan kebutuhan sumber daya
manusia yang tepat dan mendukung tujuan bisnis
perusahaan.




                                                                               P T ABM I nve st am a Tbk   125
Page 126
Sosial | Social

                        S                                              NDAQ S5

                    RASIO JUMLAH PEKERJA TEMPORER | TEMPORARY WORKER RATIO
                                                                 [GRI 2-7][GRI 2-8]

 NDAQ S5.1 Persentase: Jumlah total                           Tidak Ada
           karyawan paruh waktu                               None
  GRI 2-7
                  Percentage: Total number of part-
                  time employees

 NDAQ S5.2 Persentase: Jumlah total                           Total = 765
           kontraktor dan/atau konsultan                      6%
  GRI 2-8
                  Percentage Total number of
                  contractors and/or consultants

    GRI 2-7       Total karyawan tetap dan                    Lihat tabel
                  temporer (kontrak) berdasarkan              Distribusi Karyawan Tetap, Temporer, dan Kontraktor di ABM
                  gender                                      See table
                  Total permanent and temporary               Distribution of Permanent, Temporary, and Contractor Employees at ABM
                  (contract) employees by gender
    GRI 2-7       Total karyawan tetap dan
                  temporer (kontrak) berdasarkan
                  wilayah
                  Total permanent and temporary
                  (contract) employees by region
    GRI 2-7       Total karyawan paruh waktu                  Tidak ada karyawan paruh waktu di ABM.
                  berdasarkan gender dan wilayah              There are no part-time employees at ABM
                  Total part-time employees by
                  gender and by region

   GRI 2-8        Tipe pekerja yang paling banyak             Lihat penjelasan pada bagian pendekatan manajemen
   GRI 2-7c       dan hubungan kerja dengan                   See the description of the management approach
                  perusahaan
                  The most common types of worker
                  and their contractual relationship
                  with the organization
   GRI 2-8        Menjelaskan metodologi dan                  Data terkait ketenagakerjaan di ABM dikumpulkan hingga akhir Desember 2024
   GRI 2-7e       asumsi untuk pengumpulan data,              oleh Departemen Corporate Human Capital. Dalam pengumpulan data tersebut,
                  termasuk apakah jumlah pekerja              ABM berkoordinasi dengan Departemen Human Capital di masing-masing anak
                  non-karyawan dilaporkan                     perusahaan, termasuk PT Tunas Inti Abadi, PT Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna
                  Describe the methodologies and              Parama, dan PT Reswara Minergi Hartama untuk mengumpulkan data MVC. Selain
                  assumptions used to compile                 itu, data EES dikumpulkan dari PT Sanggar Sarana Baja, sementara data ILS
                  the data, including whether the             dikumpulkan dari PT Cipta Krida Bahari.
                  number of workers who are not               The Corporate Human Capital Department collected employment data at ABM
                  employees is reported                       until the end of December 2024. In collecting the data, ABM coordinated with the
                                                              Human Capital Department in each subsidiary, including PT Tunas Inti Abadi, PT
                                                              Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna Parama, and PT Reswara Minergi Hartama to
                                                              collect MVC data. PT Sanggar Sarana Baja provided EES data, and PT Cipta Krida
                                                              Bahari provided ILS data.
    GRI 2-8       Menjelaskan fluktuasi signifikan Tidak terdapat perubahan signifikan pada jumlah pekerja non-karyawan.
                  pada jumlah pekerja non-         There was no significant change in the number of non-employee workers
                  karyawan selama tahun pelaporan
                  dan di antara tahun pelaporan
                  Describe signifikan fluctuations
                  in the number of workers who
                  are not employees during the
                  reporting period and between
                  reporting periods




       126        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 127
                                                       NDAQ S5

             RASIO JUMLAH PEKERJA TEMPORER | TEMPORARY WORKER RATIO
                                                [GRI 2-7][GRI 2-8]

GRI 401-2   Tunjangan yang diberikan kepada   Sesuai dengan UU dan regulasi yang berlaku, ABM memberikan cakupan program
            karyawan purnawaktu yang          manfaat untuk karyawan tetap yang ditetapkan dan diwajibkan dalam ABM,
            tidak diberikan kepada karyawan   meliputi asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan kecelakaan, pengobatan, cuti
            sementara atau paruh waktu        kelahiran anak, pengobatan untuk anak, tunjangan pensiun, tunjangan makan,
            Benefits Provided to Full-Time    tunjangan transportasi, dan Alat Pelindung Diri (APD).
            Employees That are Not Provided   Sedangkan untuk cakupan program manfaat untuk karyawan tidak tetap (kontrak)
            to Temporary or Part-Time         yang ditetapkan dan diwajibkan dalam ABM, meliputi asuransi jiwa, asuransi
            Employees                         kesehatan dan kecelakaan, pengobatan, cuti kelahiran anak, tunjangan makan,
                                              tunjangan transportasi, kompensasi yang disesuaikan dengan peraturan, dan Alat
                                              Pelindung Diri (APD). Lokasi operasi yang signifikan mencakup operasional ABM
                                              dan kantor pusat ABM. Kami memastiksn sebagian besar tunjangan sama tetapi
                                              nominalnya berbeda berdasarkan jenis karyawan dan tingkat karyawan.
                                              In accordance with applicable laws and regulations, ABM provides benefit program
                                              coverage for permanent employees as determined and required in ABM, including
                                              life insurance, health and accident insurance, medical treatment, child birth
                                              leave, treatment for children, retirement benefits, meal allowances, transportation
                                              allowances, and Personal Protective Equipment (PPE).
                                              Meanwhile, the benefit program coverage for non-permanent (contract) employees
                                              which is stipulated and required in the ABM, includes life insurance, health
                                              and accident insurance, medical treatment, child birth leave, food allowance,
                                              transportation allowance, retirement allowance, compensation in accordance with
                                              regulation, and Personal Protective Equipment (PPE). Significant operating locations
                                              include ABM operations and ABM headquarters. We ensure most benefits are the
                                              same but the amounts differ based on employee type and employee level.

GRI 401-3   Cuti melahirkan                   Seluruh (100%) karyawan tetap dan karyawan kontrak wanita berhak
            Parental leave                    mendapatkan cuti melahirkan sesuai dengan peraturan PP ABM tahun 2024
                                              mengenai cuti melahirkan. Pada tahun 2024, sebanyak 239 karyawan wanita dan
                                              59 karyawan pria telah mengambil cuti melahirkan dan seluruh karyawan sudah
                                              bekerja kembali. Sementara untuk karyawan lainnya akan kembali bekerja setelah
                                              cuti melahirkannya telah usai (return to work rate) dari karyawan yang mengambil
                                              cuti melahirkan selama tahun 2024 adalah 100%.
                                              Selain memberikan cuti melahirkan bagi karyawan perempuan sesuai ketentuan
                                              peraturan perundang-undangan, ABM juga memberikan hak cuti kepada pekerja
                                              pria saat istrinya melahirkan. Pekerja pria berhak mendapatkan 2 hari cuti untuk
                                              mendampingi proses persalinan istrinya.
                                              All (100%) female permanent and contract employees are entitled to maternity leave
                                              in accordance with PP ABM regulation 2024 regarding maternity leave. In 2024,
                                              239 female employees and 59 male employees have taken maternity leave and all
                                              employees have returned to work. Meanwhile, other employees will return to work
                                              after their maternity leave has ended (return to work rate) of employees who took
                                              maternity leave during 2024 is 100%.
                                              In addition to providing maternity leave for female employees in accordance with
                                              laws and regulations, ABM also provides leave to male employees when their wives
                                              give birth. Male employees are entitled to 2 days of leave to accompany their wife’s
                                              labor.




                                                                                            P T ABM I nve st am a Tbk   127
Page 128
Sosial | Social

                        S
[GRI 2-7][GRI 2-8] Distribusi Karyawan Tetap, Temporer, dan Kontraktor di ABM
Distribution of Permanent, Temporary, and Contractor Employees at ABM

     Kategori                                                  2022                              2023                             2024
    Karyawan           Kelompok Usia
    Employee             Age Group                Pria        Wanita        Jumlah    Pria       Wanita     Jumlah     Pria       Wanita       Jumlah
    Category                                      Male        Female         Total    Male       Female      Total     Male       Female        Total

                             ABM –
                           Kantor Pusat                60             45       105       67          61         128       40           12          52
                           Head Office
  Tetap (PKWTT)            Mining Value
                                                    4.561             138    4.699     5.735        169      5.904       7.101       250         7.351
    Permanent              Chain (MVC)
                           Logistics,
                        Engineering, New            1.495            224      1.719    1.497        244       1.741     1.484        244         1.728
                        Business (LENB)


 (a) TOTAL KARYAWAN
 TETAP (PKWTT)                                     6.116             407     6.523    7.299        474       7.773     8.625        506         9.131
 TOTAL PERMANENT EMPLOYEES


                             ABM –
                           Kantor Pusat                 14             16       30           2        3           5           3            -        3
                           Head Office
  Kontrak (PKWT)           Mining Value
                                                    1.602             27      1.629    2.160         28       2.188     1.298         40         1.331
     Contract              Chain (MVC)
                           Logistics,
                        Engineering, New            1.014            106      1.120    1.106        123       1.229      987          107        1.094
                        Business (LENB)

 (b) TOTAL KARYAWAN
 KONTRAK (PKWT)                                   2.630              149     2.779    3.268         154      3.422     2.621         162        2.783
 TOTAL CONTRACT EMPLOYEES

                             ABM –
  Kontraktor dan/         Kantor Pusat |                 3              1        4           2          1         3           -            1         1
  atau Konsultan           Head Office
     dan/ atau
    outsource              Mining Value
                                                       83              17      100       99           17        116        35            2         37
                           Chain (MVC)
 Contractor and/or
  Consultant and/          Logistics,
   or outsource         Engineering, New            1.263             72      1.335    1.152         74       1.226      680          47          727
                        Business (LENB)
(c) TOTAL KONTRAKTOR
/ KONSULTAN                                         1.349             90      1.439    1.253         92       1.345       715         50          765
TOTAL CONTRACTOR /CONSUTANT

(d) TOTAL KARYAWAN (a+b)
                                                    8.746            556     9.302    10.567        628       11.195   10.913        653        11.566
TOTAL EMPLOYEE


(e) TOTAL KARYAWAN +
KONTRAKTOR (a+b+c)                                10.095             646     10.741   11.820        720      12.540    11.628        703        12.331
TOTAL EMPLOYEES + CONTRACTOR

% KARYAWAN KONTRAK
(PKWT) ((b/e)*100%)                                  26%             23%      26%      28%          21%        27%      20%          21%         20%
% CONTRACT EMPLOYEES
% KONTRAKTOR/KONSULTAN
((c/e)*100%)                                         13%             14%       13%      11%         13%        11%        6%          7%          6%
CONTRACTOR/CONSULTANT


Keterangan:
*) Data Mining Value Chain (MVC) meliputi PT Tunas Inti Abadi, PT Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna Parama, dan PT Reswara Minergi Hartama.
**) Data Logistics, Engineering, New Business (LENB) meliputi PT Sanggar Sarana Baja, PT Cipta Krida Bahari dan PT Anzara Janitra Nusantara.
***) Jumlah karyawan di Kantor Pusat terjadi penurunan karena adanya reorganisasi fungsi dan dipindahkan ke anak perusahaan ABM Group.

Note:
*) Mining Value Chain (MVC) data includes PT Tunas Inti Abadi, PT Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna Parama, dan PT Reswara Minergi Hartama.
**) Logistics, Engineering, New Business (LENB) data includes PT Sanggar Sarana Baja, PT Cipta Krida Bahari and PT Anzara Janitra Nusantara
***) The number of employees at Head Office decreased due to reorganization of functions and transfer to ABM Group subsidiaries.




       128        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 129
Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Composition by Education Level

                                  2022                              2023                                    2024

 Keterangan
 Description     Pria    Wanita Jumlah                 Pria    Wanita   Jumlah              Pria       Wanita    Jumlah
                                             %                                     %                                            %
                 Male    Female  Total                 Male    Female    Total              Male       Female     Total



 Perseroan | The Company
Pasca
Sarjana (S2)
                   29       10        39      0,42%      27        12        39    0,4%         10           3           13     0,1%
Post-graduate
(S2)

Sarjana (S1)
                    41      46        87      0,94%      38        46        84    0,8%         31           8           39    0,4%
Bachelor (S1)

Diploma
(D1, D2, D3)
                    2        4           6    0,06%       2         5         7     0,1%           1         1            2     0,0%
Diploma
(D1, D2, D3)

Sekolah
Menengah
Atas dan
Sederajat           2         1          3    0,03%       2         1         3    0,0%            1         0             1   0,0%
High School
and Equivalent


Sub-Total          74        61      135      1,45%      69        64       133     1,3%        43          12           55     0,5%


Entitas Anak | Subsidiaries

Pasca
Sarjana (S2)
                    61       12       73      0,78%       51       10        61    0,6%         63          14           77     0,7%
Post-graduate
(S2)


Sarjana (S1)
                 1.299     366      1.665     17,90%   1.636      415     2.051    19,4%     1835         480          2.315   21,9%
Bachelor (S1)

Diploma (D1,
D2, D3)
                   471      64       535      5,75%     583        62      645      6,1%       418          41          459     4,3%
Diploma (D1,
D2, D3)

Sekolah
Menengah
Atas dan
Sederajat        6.840      54     6.894      74,11%   7.628       43      7.671   72,6%     8554         106      8.660       82,0%
Sederajat
High School
and Equivalent

Sub-Total        8.671     496      9.167    98,55%    9.898      530    10.428    98,7%   10,870         641          11.511 109,0%


Total            8.745      557     9.302    100,00%   9.967      594    10.561 100,0%      10,913        653      11.566 109,5%




                                                                                           P T ABM I nve st am a Tbk       129
Page 130
Sosial | Social

                        S                                             NDAQ S6
                                        NON-DISKRIMINASI | NON-DISCRIMINATION
                                                                 [GRI 406-1][SEOJK F.18]




Pendekatan Manajemen                                                            Management Approach
ABM memiliki komitmen tinggi dalam mencegah                                     ABM is deeply committed to preventing discriminatory
terjadinya tindakan diskriminatif dan menerapkan prinsip-                       practices and upholding equality across all operational
prinsip kesetaraan di seluruh wilayah operasional.                              areas. To promote equality and non-discrimination,
Sebagai upaya mewujudkan prinsip kesetaraan dan non-                            ABM has established a Whistleblowing System for
diskriminasi, ABM memiliki mekanisme penyampaian                                reporting discriminatory actions, including workplace
tindakan diskriminatif, termasuk pelecahan seksual di                           sexual harassment. All reports are confidential and will
tempat kerja melalui Whistleblowing System (WBS).                               be addressed in accordance with company policies and
Seluruh laporan bersifat rahasia dan akan ditindaklanjuti                       applicable laws.
sesuai dengan peraturan Perusahaan dan hukum yang
berlaku.

ABM juga memiliki kebijakan khusus terkait sexual                               ABM also has specific policies on sexual harassment
harassment dan diskriminasi yang diatur dalam                                   and discrimination, outlined in the Company Regulations
Peraturan Perusahaan, yaitu pada Pasal yang terkait                             under Workplace Ethics and Employee Prohibitions and
Etika di Tempat Kerja serta Larangan dan Kewajiban                              Obligations. These regulations are valid for 2 years, with
Karyawan. Masa berlaku PP tersebut selama 2 tahun                               the latest version issued in 2024, and will be continuously
dimana versi terakhir diterbitkan pada tahun 2024 yang                          updated to reflect industry developments. [GRI 406-1]
secara berkelanjutan akan terus diperbaharui mengikuti
perkembangan industri. [GRI 406-1]

Pada tahun 2024, ABM tidak menerima laporan tindak                              In 2024, ABM received no reports of discrimination or
ataupun insiden diskriminasi dan pelecehan seksual di                           sexual harassment incidents within its operational areas.
lingkungan wilayah operasional.


Evaluasi Pendekatan                                                             Management Approach
Manajemen                                                                       Evaluation
ABM secara berkala melakukan evaluasi terkait                                   ABM regularly evaluates the effectiveness of its
efektivitas kebijakan dan prosedur serta perangkat                              policies, procedures, and reporting mechanisms
mekanisme pelaporan tindak diskriminasi dan pelecehan                           for discrimination and sexual harassment. These
seksual di tempat kerja dievaluasi. Evaluasi ini dilakukan                      evaluations ensure that the policies remain relevant,
untuk memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan                                effective, and compliant with regulations. Efforts
tetap relevan, efektif, dan sesuai dengan peraturan                             include:
yang berlaku. Berbagai upaya yang dilakukan antara
lain dengan:

• Melakukan sosialisasi kepada seluruh karyawan dan                             • Conducting socialiaztions to employees and
  kontraktor mengenai tindakan apa-apa saja yang                                  contractors on what constitutes discriminatory actions
  termasuk dalam tindakan diskriminatif dan pelecehan                             and workplace sexual harassment.
  seksual di tempat kerja.
• Memastikan kebijakan dan prosedur Perusahaan                                  • Ensuring that company policies and procedures
  terkait non-diskriminasi dan pelecehan seksual tetap                            on non-discrimination and sexual harassment
  update dengan perkembangan terbaru dari regulasi                                are updated with the latest national regulations
  nasional dan norma-norma yang berlaku secara                                    and international norms, including those from the
  internasional, termasuk dari International Labor                                International Labor Organization (ILO).
  Organization (ILO).




      130         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 131
                                                           NDAQ S6
                                NON-DISKRIMINASI | NON-DISCRIMINATION
                                                           [GRI 406-1]



NASDAQ & GRI Criteria Checker

NDAQ S6       Apakah perusahaan memiliki kebijakan              Ya.
              mengenai non-diskriminasi dan pelecehan           Kebijakan non-diskriminasi dan perlindung karyawan dari tindak
              seksual?                                          pelecehan seksual di tempat kerja menjadi bagian dari kebijakan
              Does the company have a non-discrimination        manajemen sumber daya manusia yang dikelola oleh Corporate
              and sexual harassment policy?                     Human Capital.
                                                                Yes.
                                                                The non-discrimination policy and the protection of employees from
                                                                acts of sexual harassment in the workplace are part of the human
                                                                resource management policy managed by Corporate Human Capital.



GRI 406-1a Total jumlah insiden diskriminasi sepanjang          0 (Nihil)
              periode pelaporan                                 0 (Nihil)
              Total number of discrimination incidents during
              the reporting period




  Ciptakan Lingkungan Kerja Aman,                                       Creating a Safe Work
  ABM Raih Dua Penghargaan                                              Environment, ABM Wins
  Internasional                                                         Two International Awards
  ABM Group secara konsisten memberikan pelatihan                       ABM Group consistently provides training and skill
  dan pengembangan keterampilan kepada karyawan                         development to employees, ensuring they remain
  agar mereka selalu terhubung dengan perusahaan.                       connected to the company. This fosters a comfortable
  Dengan begitu, karyawan yang bekerja di perusahaan                    and engaging work environment.
  merasa betah dan nyaman.

  Bukti komitmen dan konsistensi dalam menciptakan                      Demonstrating its commitment to creating a
  lingkungan kerja yang kondusif, Grup ABM kembali                      conducive workplace, ABM Group has again received
  menyabet penghargaan berskala internasional.                          international recognition. Through its subsidiaries, CK
  Melalui kedua anak usahanya, yakni CK dan SSB,                        and SSB, ABM Group was awarded Best Employers
  tahun ini Grup ABM dianugerahi Best Employers 2023                    2023 and Most Engaged Workplace 2023 by
  dan Most Engaged Workplace 2023 oleh Kincentric.                      Kincentric. This marks CK’s second achievement in
  Penghargaan yang diraih CK dalam kategori Best                        these categories, following a similar award in 2020.
  Employers 2023 dan Most Engaged Workplace 2023
  menjadi pencapaian kedua setelah sebelumnya
  meraih penghargaan serupa pada tahun 2020.

  Prestasi ini memperkuat komitmen perusahaan                           These accolades reinforce ABM’s commitment to
  dalam menciptakan tempat kerja yang kondusif                          fostering a workplace that enhances human resource
  guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia                        quality and drives sustainable business growth.
  (SDM) dan mendorong pertumbuhan bisnis yang
  berkelanjutan.




                                                                                                P T ABM I nve st am a Tbk   131
Page 132
Sosial | Social

                          S                                                 NDAQ S7
                               TINGKAT KECELAKAAN KERJA | SAFETY INCIDENT RATE
                                                                   [GRI 403-9] [OJK F.21]




Pendekatan Manajemen                                                                   Management Approach
Dalam upaya keberlanjutan perusahaan terkait aspek                                     In our efforts towards workplace safety, ABM regularly
keselamatan kerja, ABM secara berkala melakukan                                        evaluates the implementation of our Occupational
evaluasi terhadap implementasi Sistem Manajemen                                        Health and Safety Management System (SMK3) and
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan sistem                                      hazard control and risk assessment systems across all
pengendalian potensi bahaya dan penilaian risiko                                       operational areas and subsidiaries.
kecelakaan kerja di seluruh wilayah operasional
termasuk anak perusahaan.

Pengelolaan risiko dan potensi insiden kecelakaan kerja                                The risk and incident management practices aim to
yang dijalankan bertujuan untuk meminimalkan tingkat                                   minimize workplace accidents and incidents. We have
kecelakaan dan insiden K3. Kami pun menerapkan                                         applied a hierarchy of control in line with international
hierarchy of control sesuai dengan standar internasional                               standards such as ISO 45001 and OSHA, as follows:
ISO 45001 dan Occupational Safety and Health
Administration (OSHA) sebagai berikut:




                                                                                                                  Menghilangkan bahaya secara fisik
                                                                                  01       Elimination            Physically remove the hazard



                                                                                                     Menggantikan bahaya
                                                                       02     Substitution           Replace the hazard
                  HIERARCHY OF
                    CONTROLS
                                                                 Engineering            Mengisolasi pekerja dari bahaya
                                                        03         controls
                                                                                        Isolate the workers from the hazard




                                                   Administrative           Mengubah cara pekerja bekerja
                                           05        controls
                                                                            Change the way workers work




                                                                Melindungi pekerja dengan alat pelindung diri
                              06             PPE                Protect the workers with personal protective
                                                                equipment




Komitmen Grup ABM dalam menerapkan standar K3                                          ABM Group’s commitment to implementing the best
terbaik telah membuahkan hasil dengan tidak adanya                                     safety standards has resulted in zero fatalities or lost-
insiden fatality maupun lost time injury (LTI) sepanjang                               time injuries (LTI) throughout 2024. This applies to all
tahun 2024. Hal ini berlaku baik bagi 14.997 karyawan                                  14,997 ABM Group employees and partner workers. This
Grup ABM maupun karyawan mitra kerja. Pencapaian                                       achievement is reflected in the total Safe Working Hours,
tersebut tercermin dalam total jam kerja aman (Safe                                    which reached 54,213,165 hours since February 2023.
Working Hours) yang mencapai 54.213.165 jam sejak                                      This positive trend highlights a reduction in fatalities and
bulan Februari tahun 2023. Hasil ini menjadi capaian                                   LTIs over the past three years.
positif bagi Grup ABM terkait tren penurunan insiden
fatality maupun LTI dalam tiga tahun terakhir.



       132          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 133
Evaluasi Pendekatan                                                 Management Approach
Manajemen                                                           Evaluation
Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja di wilayah               To prevent work accidents in operational areas,
operasional, pengelolaan dan pengendalian bahaya                    the management and control of hazards and OHS
serta risiko K3 di ABM terus dievaluasi secara berkala.             risks in ABM are evaluated regularly. The company’s
Upaya yang dilakukan perusahaan meliputi pemantauan                 efforts include monitoring the achievement of OHS-
pencapaian KPI terkait K3 di masing-masing area                     related KPIs in each operational area and subsidiary,
operasional dan anak perusahaan, serta pelaksanaan                  as well as conducting internal and external audits
audit internal dan eksternal terhadap implementasi                  on the implementation of the OHS management
sistem manajemen K3 secara rutin dilakukan minimal                  system routinely at least once a year, and conducting
satu tahun sekali, dan melakukan studi banding antar                comparative studies between subsidiaries as a
anak perusahaan sebagai platform knowledge sharing                  knowledge sharing platform on aspects of OHS
di aspek implementasi K3 di ABM.                                    implementation in ABM.




                                                            NDAQ S7
                      TINGKAT KECELAKAAN KERJA | SAFETY INCIDENT RATE
                                                            [GRI 403-9]



                                             NASDAQ & GRI Criteria Checker
   NDAQ S7      Persentase: Frekuensi terjadinya kecelakaan kerja          Lihat tabel
                dibandingkan dengan jumlah total pekerja                   [NDAQ S7] Tingkat Kecelakaan Kerja
                Percentage: The frequency of accidents at work             Injury Rate
                compared to the total number of workers                    Please see the table [NDAQ S7] Injury Rate

 GRI 403-9a     Untuk seluruh karyawan:                                    Lihat tabel
                • Frekuensi dan tingkat fatalities                         [GRI 403-9A][GRI 403-9B] Tingkat Kecelakaan
                • Frekuensi dan tingkat kecelakaan kerja yang signifikan   Kerja Karyawan dan Kontraktor
                • Frekuensi dan tingkat recordable injuries                Please see the table [GRI 403-9a][GRI 403-9b]
                • Tipe/kategori kecelakaan kerja di perusahaan             Employee and Contractor Work Accident Rate
                • Total jam kerja
                For all employees:
                • The number and rate of fatalities as a
                  result of work-related injury;
                • The number and rate of high-consequence
                  work-related injuries (excluding fatalities);
                • The number and rate of recordable
                  work-related injuries;
                • The main types of work-related injury;
                • The number of hours worked.
 GRI 403-9b     Untuk seluruh pekerja kontraktor:
                • Frekuensi dan tingkat fatalities
                • Frekuensi dan tingkat kecelakaan kerja yang signifikan
                • Frekuensi dan tingkat recordable injuries
                • Tipe/kategori kecelakaan kerja di perusahaan
                • Total jam kerja
                For all employees:
                • The number and rate of fatalities as a
                  result of work-related injury;
                • The number and rate of high-consequence
                  work-related injuries (excluding fatalities);
                • The number and rate of recordable
                  work-related injuries;
                • The main types of work-related injury;
                • The number of hours worked.




                                                                                               P T ABM I nve st am a Tbk   133
Page 134
Sosial | Social

                        S                                            NDAQ S7
                            TINGKAT KECELAKAAN KERJA | SAFETY INCIDENT RATE
                                                                     [GRI 403-9]



                                                       NASDAQ & GRI Criteria Checker
  GRI 403-9c         Potensi bahaya di tempat kerja dengan risiko                  Lihat bagian
                     dampak K3 dan cedera yang signifikan:                         [GRI 403-9C] Daftar Potensi/Risiko Bahaya
                     ‫ ׅ‬Bagaimana potensi bahaya ini diidentifikasi                 Kecelakaan Kerja Signifikan Tahun 2023
                     ‫ ׅ‬Potensi bahaya mana yang telah menyebabkan insiden          Please see the part [GRI 403-9c] [GRI
                       kecelakaan kerja tertinggi selama periode pelaporan         403-9d] List of Potential/Risk Hazards for
                     ‫ ׅ‬Tindak lanjut yang diambil / direncanakan                   Significant Work Accidents in 2023
                       oleh Perusahaan untuk mengeliminasi atau
                       meminimasi potensi bahaya siginfikan tersebut
                       menggunakan hierarchy of control.
                     The work-related hazards that pose a risk of
                     high-consequence injury, including:
                     ‫ ׅ‬how these hazards have been determined;
                     ‫ ׅ‬which of these hazards have caused or contributed to
                       high-consequence injuries during the reporting period;
                     ‫ ׅ‬actions taken or underway to eliminate these hazards
                       and minimize risks using the hierarchy of controls.


  GRI 403-9d         Tindak lanjut lain yang diambil / direncanakan oleh
                     Perusahaan untuk mengeliminasi atau meminimasi
                     potensi bahaya lain menggunakan hierarchy of control.
                     Any actions taken or underway to eliminate
                     other work-related hazards and minimize
                     risks using the hierarchy of controls.
  GRI 403-9e         Tingkat kecelakaan kerja di ABM apakah                        Tingkat Total Recordable Injury Rate (TRIR)
                     dihitung menggunakan denominator                              dihitung menggunakan denominator 1.000.000
                     200.000 atau 1.000.000 jam kerja                              sesuai dengan International Labour Organization
                     Whether the rates have been calculated based                  (ILO) dan Kementerian Ketenagakerjaan RI.
                     on 200,000 or 1,000,000 hours worked.                         The Total Recordable Injury Rate (TRIR) is calculated
                                                                                   using a denominator of 1,0 00,000 in accordance
                                                                                   with the International Labor Organization (ILO)
                                                                                   and the Indonesian Ministry of Manpower.
  GRI 403-1          Apakah ada insiden K3 oleh pekerja yang tidak                 Tidak. Data kinerja K3 dan tingkat kecelakaan kerja
  GRI 403-9f         dihitung dalam perhitungan kinerja K3 Perusahaan?             dalam laporan ini mencakup seluruh karyawan
                     Jika ada, jelaskan tipe pekerja tersebut.                     dan kontraktor yang bekerja di dalam area
                     Whether and, if so, why any workers have                      operasional ABM di tiap-tiap anak perusahaan.
                     been excluded from this disclosure, including                 No. The OHS performance data and work
                     the types of worker excluded.                                 accident rates in this report cover all employees
                                                                                   and contractors who work within ABM’s
                                                                                   operational areas in each of its subsidiaries.
  GRI 403-9g         Informasi lain mengenai data tingkat kecelakaan               Tercantum pada catatan di masing-masing tabel
                     kerja: Standar, Metodologi, Asumsi.                           yang disajikan dalam Laporan ini melalui sistem
                     Any contextual information necessary to understand            digital HSE dan laporan bulanan kontraktor.
                     how the data have been compiled, such as any                  Listed in the notes in each table presented
                     standards, methodologies, and assumptions used.               in this report Through the HSE digital system
                                                                                   and contractor monthly reports.




      134         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 135
[NDAQ S7] Tingkat Kecelakaan Kerja
Injury Rate

                                                                                 Tingkat / Frekuensi
     Tipe/Kategori Insiden                                                        Rate / Frequency
       Incident Category
                                                    2022                              2023                                     2024

Total Manhours                                           45.073.995                             48.859.707                                  54.235.372

Total Fatality                                                      1                                       0                                       0

Fatality Frequency Rate (LTIFR)                                  0,02                                       0                                       0

Total Loss Time Injury (LTI)                                        1                                        1                                      0

LTI Frequency Rate                                               0,02                                     0,02                                      0



[GRI 403-9A][GRI 403-9B] Tingkat Kecelakaan Kerja Karyawan dan Kontraktor
Employee and Contractor Work Accident Rate


    Tipe/                          2022                                        2023                                         2024
  Kategori
   Insiden
  Incident       Karyawan       Kontraktor       Jumlah       Karyawan Kontraktor            Jumlah        Karyawan       Kontraktor         Jumlah
  Category       Employee       Contractor        Total       Employee Contractor             Total        Employee       Contractor          Total

    Total
                 36.059.196       9.014.799 45.073.995        38.957.991      9.901.716 48.859.707         36.642.055      17.593.317 54.235.372
  Manhours
     Total
                           0             0,11         0,02              0             0              0               0                  0           0
    Fatality
    Fatality
  Frequency                 1              0              1             1             0               1              0                  0           0
     Rate
  Total Loss
  Time Injury               1              0              1             1             0               1              0                  0           0
     (LTI)
      LTI
  Frequency             0,03               0          0,02          0,03              0           0,02            0,00            0,00              0
     Rate


Catatan:
a. Data tingkat kecelakaan kerja pada tabel di atas mencakup seluruh area operasional dan anak perusahaan ABM.
b. Kenaikan jumlah jam kerja karyawan dan kontraktor disebabkan oleh penambahan produksi dan jumlah karyawan.
c. Tingkat cidera akibat kerja dihitung menggunakan denominator 1.000.000 sesuai dengan International Labour Organization (ILO) dan
   Kementerian Ketenagakerjaan.
d. Restatement angka di tahun 2022 menyesuaikan parameter yang distandarkan oleh Kemenaker.
Note:
a. The work incident rate data in the table above covers all ABM’s operational areas and subsidiaries.
b. The increase in total working hours of employees and contractors is due to the increase in production and the number of employees.
c. The injury rate is calculated using a denominator of 1,000,000 according to the International Labour Organization (ILO) and Ministry of Manpower.
d. Restatement of figures in 2022 adjusts the parameters standardized by the Ministry of Manpower.




                                                                                                            P T ABM I nve st am a Tbk        135
Page 136
Sosial | Social

                        S
[GRI 403-2][GRI 403-9C] [GRI 403-9D]

Daftar Potensi/Risiko Bahaya Kecelakaan Kerja Signifikan Tahun 2024
List of Potential/Risk Hazards for Significant Work Accidents in 2024


ABM berkomitmen untuk memitigasi risiko keamanan                     ABM is committed to mitigating risks to ensure
para pekerja demi menjamin keselamatan karyawan                      employee safety in carrying out operational activities,
dalam melaksanakan kegiatan operasional, sekaligus                   while ensuring the sustainability of company
memastikan keberlanjutan operasional perusahaan.                     operations. As part of this commitment, we identifies
Sebagai bagian dari komitmen ini, kami melakukan                     possible hazards and assesses risks in line with ISO
identifikasi potensi bahaya dan penilaian risiko sesuai              45001:2018 SMK3 and applicable regulations. Key
dengan standar internasional ISO 45001:2018 Sistem                   considerations on activities and potential dangers,
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3)                     include:
serta regulasi yang berlaku dengan mempertimbangkan
sejumlah aktivitas dan potensi bahaya, antara lain:

• Aktivitas rutin dan non-rutin di tempat kerja                      • Routine and non-routine workplace activities.
• Aktivitas semua pihak yang memasuki tempat kerja                   • Activities of all individuals entering the workplace,
  termasuk kontraktor, pemasok, pengunjung, dan tamu                   including contractors, suppliers, visitors, and guests.
• Perilaku manusia, kemampuan, dan faktor manusia                    • Human behavior, capabilities, and other human
  lainnya                                                              factors.
• Bahaya dari luar lingkungan tempat kerja                           • External workplace hazards.
• Bahaya yang timbul di tempat kerja, meliputi material,             • Hazards arising from workplace materials, facilities,
  sarana, prasarana, instalasi dan peralatan baik yang                 equipment, and installations provided / done by
  disediakan perusahaan maupun pihak lain yang                         the Company or other parties connected with the
  berhubungan dengan perusahaan                                        Company.
• Perubahan pada organisasi, aktivitas atau material                 • Changes in organizational, activity, or material
  yang digunakan                                                       used.
• Perubahan pada sistem manajemen K3 termasuk                        • Changes in the SMK3 system, including temporary
  perubahan yang bersifat sementara dan berdampak                      changes and affecting operations, process and work
  terhadap operasi, proses, dan aktivitas kerja                        activities.
• Kewajiban perundangan-undangan terkait penilaian                   • Legal obligations related to risk assessment and
  risiko dan tindakan pengendalian                                     control measures.
• Desain tempat kerja, proses, instalasi mesin/                      • Workplace design, processes, machinery/equipment
  peralatan, prosedur operasional, dan organisasi                      instalation, operational procedures, and work
  kerja                                                                organization.

Berikut ini adalah potensi bahaya dan risiko K3 signifikan           The following are the potential hazards and significant
di ABM berdasarkan hasil identifikasi bahaya, penilaian              OHS risks at ABM based on the results of hazard
risiko, pemantauan, dan tindak lanjut yang dilakukan                 identification, risk assessment, monitoring and follow-
oleh tim K3 di masing-masing area operasional dan                    up conducted by the OHS team in each operational
anak perusahaan sepanjang tahun 2024:                                area and subsidiary throughout 2024:




      136         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 137
                        Potensi Dampak
     Pekerjaan             Signifikan
                                                                         Upaya Pengendalia
   Berisiko Tinggi          Potential
                                                                          Control Measures
  High-Risk Activity       Significant
                             Impact
                                         ‫ ׅ‬Kursus Mengemudi Defensif (DDC)
                                         ‫ ׅ‬Izin Perusahaan (SIMPER)
                                         ‫ ׅ‬Program commissioning dan pemeliharaan preventif
                                         ‫ ׅ‬Manajemen lalu lintas
                                         ‫ ׅ‬Pencahayaan yang cukup pada shift malam
                                         ‫ ׅ‬Penggunaan APD yang sesuai
                                         ‫ ׅ‬Aturan Emas dan penerapan tindakan disipliner
                                         ‫ ׅ‬Program Akuntabilitas K3
                                         ‫ ׅ‬Inspeksi rutin
Pengoperasian
                        • Fatality       ‫ ׅ‬Audit
kendaraan dan alat                       ‫ ׅ‬Penyelesaian dan pemantauan rencana aksi
                        • LTI
berat bergerak
                        • Property       ‫ ׅ‬Defensive Driving Course (DDC)
Vehicle and mobile
                          Damage         ‫ ׅ‬Company License (SIMPER)
equipment operation
                                         ‫ ׅ‬Commissioning and preventive maintenance program
                                         ‫ ׅ‬Traffic management
                                         ‫ ׅ‬Adequate lighting in night shift
                                         ‫ ׅ‬Use of proper PPE
                                         ‫ ׅ‬Golden Rules and disciplinary action implementation
                                         ‫ ׅ‬Safety Accountability Program (SAP)
                                         ‫ ׅ‬Regular inspection
                                         ‫ ׅ‬Audit
                                         ‫ ׅ‬Action plan completion and monitoring
                                         ‫ ׅ‬Surat Izin Operator (SIO) alat angkat
                                         ‫ ׅ‬Sertifikasi alat angkat
                                         ‫ ׅ‬Commissioning dan program pemeliharaan rutin
                                         ‫ ׅ‬Izin Kerja Pengangkatan
                                         ‫ ׅ‬Pencahayaan yang memadai di malam hari
                                         ‫ ׅ‬Isolasi area pengangkatan
                                         ‫ ׅ‬Penggunaan APD yang sesuai
                                         ‫ ׅ‬Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
                                         ‫ ׅ‬Program Akuntabilitas K3
                                         ‫ ׅ‬Inspeksi rutin
                                         ‫ ׅ‬Audit
                        • Fatality       ‫ ׅ‬Penyelesaian dan pemantauan tindakan perbaikan dan pencegahan
Pengangkatan            • LTI
Lifting                 • Property       ‫ ׅ‬Lifting Operator License (SIO)
                          Damage         ‫ ׅ‬Lifting equipment certification
                                         ‫ ׅ‬Commissioning and preventive maintenance program
                                         ‫ ׅ‬Lifting Work Permit
                                         ‫ ׅ‬Adequate lighting in night shift
                                         ‫ ׅ‬Isolation of lifting area
                                         ‫ ׅ‬Use of proper PPE
                                         ‫ ׅ‬Golden Rules and disciplinary
                                         ‫ ׅ‬Action Implementation
                                         ‫ ׅ‬Safety Accountability Program (SAP)
                                         ‫ ׅ‬Regular inspection
                                         ‫ ׅ‬Audit
                                         ‫ ׅ‬Action plan completion and monitoring
                                         ‫ ׅ‬Pelatihan bekerja di ketinggian
                                         ‫ ׅ‬Surat Izin Operator (SIO) alat angkat
                                         ‫ ׅ‬Sertifikasi alat angkat
                                         ‫ ׅ‬Commissioning dan program pemeliharaan rutin
                                         ‫ ׅ‬Izin Bekerja di Ketinggian
                                         ‫ ׅ‬Pencahayaan yang memadai di malam hari
                                         ‫ ׅ‬Isolasi area kerja
                                         ‫ ׅ‬Penggunaan APD yang sesuai
                                         ‫ ׅ‬Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
                                         ‫ ׅ‬Program Akuntabilitas K3
                                         ‫ ׅ‬Inspeksi rutin
                        • Fatality       ‫ ׅ‬Audit
Bekerja di ketinggian   • LTI            ‫ ׅ‬Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Working at height       • Property       ‫ ׅ‬Working at height training
                          Damage         ‫ ׅ‬Lifting Operator License (SIO)
                                         ‫ ׅ‬Lifting equipment certification
                                         ‫ ׅ‬Commissioning and preventive maintenance program
                                         ‫ ׅ‬Working at Height Permit
                                         ‫ ׅ‬Adequate lighting in night shift
                                         ‫ ׅ‬Isolation of working area
                                         ‫ ׅ‬Use of proper PPE
                                         ‫ ׅ‬Golden Rules and disciplinary action implementation
                                         ‫ ׅ‬Safety Accountability Program (SAP)
                                         ‫ ׅ‬Regular inspection
                                         ‫ ׅ‬Audit
                                         ‫ ׅ‬Action plan completion and monitoring


                                                                                         P T ABM I nve st am a Tbk   137
Page 138
Sosial | Social




      Pekerjaan
    Berisiko Tinggi
                        S    Potensi Dampak
                                Signifikan
                                 Potential
                                                                                      Upaya Pengendalia
                                                                                       Control Measures
   High-Risk Activity           Significant
                                  Impact
                                                     • Pelatihan bekerja di dekat air
                                                     • Izin Bekerja di Dekat Air
                                                     • Pencahayaan yang memadai di malam hari
                                                     • Penggunaan APD yang sesuai
                                                     • Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
                                                     • Program Akuntabilitas K3
                                                     • Inspeksi rutin
                                                     • Audit
Bekerja di dekat air         • Fatality              • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Working near water           • LTI                   • Working near water training
                                                     • Working Near Water Permit
                                                     • Adequate lighting in night shift
                                                     • Use of proper PPE
                                                     • Golden Rules and disciplinary action implementation
                                                     • Safety Accountability Program (SAP)
                                                     • Regular inspection
                                                     • Audit
                                                     • Action plan completion and monitoring

                                                     • Desain dan pemantauan stabilitas tebing
                                                     • Larangan sistem potong bawah (under cut) pada tebing yang melebihi tinggi kabin unit
                                                     • Penetapan radius jarak aman
                                                     • Pencahayaan yang memadai di malam hari
                                                     • Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
                                                     • Program Akuntabilitas K3
                                                     • Inspeksi rutin
                                                     • Audit
Bekerja di dekat tebing      • Fatality              • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Working near cliff           • LTI                   • Design and monitoring of slope stability
                                                     • Prohibition of under cut working system to the cliff which height above the unit cabin
                                                     • Safe working radius procedure
                                                     • Adequate lighting in night shift
                                                     • Golden Rules and disciplinary action implementation
                                                     • Safety Accountability Program (SAP)
                                                     • Regular inspection
                                                     • Audit
                                                     • Action plan completion and monitoring


                                                     • Penetapan tanda batas dumping
                                                     • Penetapan radius jarak aman
                                                     • Larangan penggunaan metode full dump pada area disposal yang memiliki kolam
                                                     • Pencahayaan yang memadai di malam hari
                                                     • Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
                                                     • Program Akuntabilitas K3
                                                     • Inspeksi rutin
Bekerja di dekat area                                • Audit
disposal                     • Fatality              • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Working near disposal        • LTI                   • Dumping limiter installation
area                                                 • Safe working radius procedure
                                                     • Prohibition of full dump method to the pond
                                                     • Adequate lighting in night shift
                                                     • Golden Rules and disciplinary action implementation
                                                     • Safety Accountability Program (SAP)
                                                     • Regular inspection
                                                     • Audit
                                                     • Action plan completion and monitoring




      138         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 139
                          Potensi Dampak
     Pekerjaan               Signifikan
                                                                            Upaya Pengendalia
   Berisiko Tinggi            Potential
                                                                             Control Measures
  High-Risk Activity         Significant
                               Impact

                                           • Pelatihan bekerja di dalam ruang terbatas
                                           • Izin Bekerja di Ruang Terbatas
                                           • Izin Bekerja Panas
                                           • Pengetesan kualitas gas di dalam ruang terbatas sebelum memulai pekerjaan
                                           • Pengaturan ventilasi dan sirkulasi udara
                                           • Penggunaan APD yang sesuai
                                           • Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
                                           • Program Akuntabilitas K3
                                           • Inspeksi rutin
Bekerja di dalam                           • Audit
ruang terbatas            • Fatality       • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Working in confined       • LTI            • Working in confined space training
space                                      • Working in Confined Space Permit
                                           • Hot Work Permit
                                           • Gas detection prior to work
                                           • Arrangement of ventilation and air circulatio
                                           • Use of proper PPE
                                           • Golden Rules and disciplinary action implementation
                                           • Safety Accountability Program (SAP)
                                           • Regular inspection
                                           • Audit
                                           • Action plan completion and monitoring

                                           • Pelatihan dan penerapan prosedur
                                           • LOTO (Lock Out Tag Out)
                                           • Izin Kerja
                                           • Penggunaan APD yang sesuai
                                           • Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
Pemeliharaan dan                           • Program Akuntabilitas K3
perbaikan kendaraan,                       • Inspeksi rutin
peralatan, instalasi,                      • Audit
dan fasilitas         • Fatality           • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Maintenance and       • LTI                • Training and certification of blasting competencies
repair of vehicle,                         • Blasting clearing zone procedure
equipment, installation                    • Evacuation and isolation of blasting area
and facility                               • Blasting Work Permit
                                           • Golden Rules and disciplinary action implementation
                                           • Safety Accountability Program (SAP)
                                           • Regular inspection
                                           • Audit
                                           • Action plan completion and monitoring
                                           • Pelaksanaan evakuasi dan isolasi area peledakan
                                           • Izin Kerja Peledakan
                                           • Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
                                           • Program Akuntabilitas K3
                                           • Inspeksi rutin
                                           • Audit
                                           • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
                          • Fatality       • Penetapan jarak aman evakuasi
Peledakan                 • LTI            • Pelaksanaan evakuasi dan isolasi area peledakan
Blasting                  • Property       • Training and certification of blasting competencies
                            Damage         • Blasting clearing zone procedure
                                           • Evacuation and isolation of blasting area
                                           • Blasting Work Permit
                                           • Golden Rules and disciplinary action implementation
                                           • Safety Accountability Program (SAP)
                                           • Regular inspection
                                           • Audit
                                           • Action plan completion and monitoring




                                                                                             P T ABM I nve st am a Tbk   139
Page 140
Sosial | Social




      Pekerjaan
    Berisiko Tinggi
   High-Risk Activity
                        S     Potensi Dampak
                                 Signifikan
                                  Potential
                                 Significant
                                                                                          Upaya Pengendalia
                                                                                           Control Measures
                                   Impact
                                                      • Pelatihan dan sertifikasi kompetensi penebangan
                                                      • Commissioning dan program pemeliharaan rutin
                                                      • Penetapan radius jarak aman
                                                      • Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
                                                      • Program Akuntabilitas K3
                                                      • Inspeksi rutin
                             • Fatality               • Audit
 Penebangan dan                                       • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
 pembersihan area            • LTI
                             • Property               • Training and certification of land clearing competencies
 Land clearing                  Damage                • Commissioning and preventive maintenance program
                                                      • Safe working radius procedure
                                                      • Golden Rules and disciplinary action implementation
                                                      • Safety Accountability Program (SAP)
                                                      • Regular inspection
                                                      • Audit
                                                      • Action plan completion and monitoring

* Kategori insiden | incident category:                                 ** Tindak lanjut berdasarkan hierarchy of control
· NM: Near Miss                                                            Follow up based on hierarchy of control:
· PD: Property Damages                                                  · PPE: Personal protective equipment
· RI: Recordable Injuries (LTI, Minor Injury, First Aid Case)           · AC: Administrative Control
  (LTI – menyebabkan hilangnya hari kerja | cause lost workdays)        · EC: Engineering Control
                                                                        · SU: Subsitution
· MI: Major Incident (cedera serius menyebabkan kecacatan |
                                                                        · EL: Elimination
  serious injury causes disability)
· F: Fatalities




    ABM Implementasikan Slope                                                   ABM Implements Slope Stability
    Stability Radar (SSR) di CK Site BIB                                        Radar (SSR) at CK Site BIB
    Sebagai wujud komitmen perusahaan dalam                                     Demonstrating its commitment to enhancing OHS,
    meningkatkan aspek Keselamatan dan Kesehatan                                ABM, through CK Site BIB, has implemented Slope
    Kerja (K3), ABM melalui CK Site BIB telah                                   Stability Radar (SSR) to monitor slope stability in
    mengimplementasikan Slope Stability Radar (SSR)                             real-time. This technology enables early detection
    untuk memantau stabilitas lereng secara real-time.                          of ground movement, mitigating landslide risks
    Teknologi ini memungkinkan deteksi dini terhadap                            and ensuring worker safety and continous mining
    potensi pergerakan tanah, sehingga dapat memitigasi                         activities.
    risiko longsor serta memastikan keselamatan pekerja
    dan kelancaran aktivitas pertambangan.
    Sebagai bagian dari implementasi SSR, ABM telah                             As part of SSR implementation, ABM conducted
    melakukan sosialisasi SOP CK-PD-ENG-04-01-(0)                               socialization sessions on SOP CK-PD-ENG-04-01-(0)
    terkait Pengelolaan Kestabilan Lereng dengan Slope                          related to Slope Stability Radar Management in Active
    Stability Radar di Area Aktif dan Kritikal dari HO ke                       and Critical Areas for the Geotech and OSHE teams at
    tim Geotech dan OSHE CK Site BIB pada 11 Januari                            CK Site BIB on January 11, 2024, followed by sessions
    2024, serta sosialisasi oleh tim Geotech Site ke                            with relevant departments on January 25, February
    departemen terkait pada 25 Januari, 11 Februari,                            11, and February 20, 2024. Emergency drills were
    dan 20 Februari 2024. Selain itu, emergency drill                           also conducted to prepare for potential disasters.
    juga telah dilaksanakan untuk mengantisipasi
    kemungkinan bencana yang dapat terjadi.
    Dengan adanya SSR, tim operasional perusahaan                               With SSR, operational teams can make faster, more
    dapat mengambil keputusan lebih cepat dan                                   accurate decisions, reducing operational disruptions
    akurat, mengurangi potensi gangguan operasional,                            and enhancing compliance with mining safety
    serta    meningkatkan       kepatuhan    terhadap                           standards. This initiative reflects ABM’s commitment
    standar keselamatan tambang. Implementasi ini                               to adopting innovative technologies for safer and
    mencerminkan komitmen ABM dalam mengadopsi                                  more sustainable operations.
    teknologi inovatif guna mendukung operasional yang
    lebih aman dan berkelanjutan.




      140         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 141
                                                          NDAQ S8
                      STANDAR KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA GLOBAL
                     GLOBAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY STANDARDS
                                                           [GRI 403]




Pendekatan Manajemen Sistem                                        Management Approach to
Manajemen K3 di ABM                                                Occupational Health and Safety
                                                                   (OHS) Management System at ABM
ABM berupaya mewujudkan terciptanya budaya K3 yang                 ABM strives to cultivate a safety culture that ensures
dapat memberikan lingkungan kerja yang aman, sehat,                a safe, healthy, and comfortable work environment,
dan nyaman untuk memastikan kelancaran kegiatan                    enabling smooth operational activities for all employees.
operasional bagi seluruh para pekerja. Sebagai upaya               To achieve this, ABM is committed to implementing the
mewujudkan hal tersebut, ABM senantiasa berkomitmen                highest standards in Occupational Health and Safety
menerapkan standar tertinggi pada aspek Kesehatan                  (OHS), adhering to both national and international
dan Keselamatan Kerja (K3) mengikuti standar yang                  regulations.
berlaku baik nasional maupun internasional.

Pengelolaan kinerja K3 Perusahaan menjadi tanggung                 The management of OHS performance is a cross-
jawab bersama lintas fungsi yang difasilitasi Safety, Health,      functional responsibility facilitated by the Safety,
and Environmental (SHE). Kinerja pengelolaan K3 kemudian           Health, and Environmental (SHE) department. The OHS
dievaluasi oleh Direksi melalui mekanisme penilaian laporan        performance is evaluated by the Board of Directors
kinerja dan pencapaian key performance indicators (KPI)            through performance reports and the achievement of key
terkait aspek K3, utamanya pencapaian zero fatalities              performance indicators (KPIs), particularly focusing on
dan zero Lost Time Injury (LTI) dan Recordable Incident            zero fatalities, zero Lost Time Injuries (LTI), and recordable
di seluruh lini bisnis dan anak perusahaan.                        incidents across all business lines and subsidiaries.

Evaluasi Pendekatan Manajemen                                      Management Approach Evaluation
Komitmen ABM terhadap upaya peningkatan budaya                     ABM is committed to enhancing its OHS culture by
K3 dengan secara berkala melakukan evaluasi terkait                periodically evaluating the implementation of its OHS
penerapan sistem manajemen K3 di seluruh wilayah                   management system across all operational areas, based
operasional berdasarkan SMK3, ISO 45001, dan                       on the OHS Management System (SMK3), ISO 45001,
SMKP. Berbagai upaya yang dilakukan antara lain:                   and the Mining Safety Management System (SMKP).
                                                                   Efforts include:
• Pemantauan pencapaian KPI terkait K3 di masing-                  • Monitoring OHS-related KPIs in each operational area
  masing area operasional dan anak perusahaan.                       and subsidiary.
• Pelaksanaan audit internal dan audit eksternal serta             • Conducting internal and external audits, as well as
  evaluasi terhadap implementasi sistem manajemen                    evaluations of the OHS management system and
  K3 dan SMKP minimal satu tahun sekali.                             SMKP, at least once a year.
• Melaksanakan sertifikasi dan re-sertifikasi ISO 45001.           • Implementing ISO 45001 certification and re-certification.
• Melakukan update berkala terhadap KPI K3 dan                     • Regularly updating OHS KPIs and procedures based
  prosedur K3 berdasarkan hasil audit internal dan                   on internal and external audit results, as well as
  eksternal, serta bila ada perubahan pada standar                   changes in OHS standards and regulations.
  dan regulasi tekait K3.

Sistem Manajemen K3 di ABM [GRI 403-1]                             OHS Management System at ABM [GRI 403-1]
ABM dan seluruh entitas anak perusahaan berkomitmen                ABM and all its subsidiaries are committed to ensuring
untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)              occupational health and safety across all operational
di seluruh area operasional. Pengelolaan K3 mengacu                areas. OHS management follows national and
pada standar nasional dan internasional di antaranya               international standards, including the SMK3 from the
SMK3 dari Kementerian Ketenagakerjaan, SMKP dari                   Ministry of Manpower, SMKP from the Ministry of
Kementerian ESDM, dan ISO 45001 – Occupational                     Energy and Mineral Resources (ESDM), and ISO 45001
Health and Safety Management System.                               – Occupational Health and Safety Management System.

                                                                                            P T ABM I nve st am a Tbk   141
Page 142
Sosial | Social

                        S
            Area Operasional / Anak Perusahaan
               Operational Area / Subsidiaries
                                                                              SMK3 Nasional               ISO 45001               SMKP


 PT Sanggar Sarana Baja

 PT Cipta Kridatama

 PT Cipta Krida Bahari

 PT Prima Wiguna Parama

 PT Tunas Inti Abadi

Catatan | Note:     Implementasi| Implementation          Sertifikasi | Certification




Pendekatan Sistem Manajemen                                                             Mining Safety Management
Keselamatan Pertambangan (SMKP)                                                         System (SMKP) Approach
di ABM                                                                                  at ABM
Dalam mengelola Keselamatan dan Kesehatan Kerja                                         In managing Occupational Health and Safety (OHS) and
(K3) dan Keselamatan Operasional (KO) di seluruh                                        Operational Safety (OS) across all operational areas and
area operasional dan anak perusahaan ABM yang                                           subsidiaries in the mining industry, ABM is committed
bergerak di industri pertambangan, ABM berkomitmen                                      to consistently implementing, assessing, and reporting
terhadap penerapan, penilaian dan pelaporan SMKP                                        SMKP in accordance with ESDM Regulation No. 26
secara konsisten sesuai dengan ketentuan Permen                                         of 2018, ESDM Decree No. 1827.K/30/MEM/2018, and
ESDM Nomor 26 Tahun 2018, Kepmen ESDM Nomor                                             the Director General of Minerals and Coal Decree No.
1827.K/30/MEM/2018, dan Kepdirjen Minerba Nomor                                         185.K/37.04/DJB/2019.
185.K/37.04/DJB/2019.

Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko,                                                  Hazard Identification, Risk Assessment,
dan Investigasi Insiden [GRI 403-2]                                                     and Incident Investigation [GRI 403-2]
ABM senantiasa melakukan identifikasi bahaya,                                           ABM consistently conducts hazard identification, risk
penilaian risiko, dan investigasi insiden sesuai dengan                                 assessment, and incident investigations in line with
standar sistem manajemen K3 berbasis ISO 45001 dan                                      ISO 45001-based OHS management systems and
regulasi yang berlaku. Hal ini didasari atas kegiatan                                   applicable regulations. Given the high-risk nature of
operasional kerja ABM memiliki risiko tinggi dan                                        ABM’s operations, serious attention is given to OHS
memerlukan perhatian yang serius dalam pengelolaan                                      management. Based on these standards, the process
K3. Berdasarkan standar tersebut proses identifikasi                                    of hazard identification, risk assessment and incident
bahaya, penilaian risiko dan investigasi insiden di ABM                                 investigation at ABM and its subsidiaries is as follows:
dan anak perusahaan adalah sebagai berikut:



      142         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 143
                                                                                                    Pencatatan penerapan
                                                                                                    dan peninjauan
                                                                                                    HIRADC dan
                                             Implementation
     Preparation             HIRADC                                Documentation                    pencapaian
                                               & Review                                             kinerja K3
                                                                                                    Documentation
                                                                                                    of HIRADC
                                                                                                    implementation
                                                                                                    and review and the
                                                                                                    achievement of
                                                                                                    OHS performance



 • Pembentukan tim                          • Identifikasi bahaya               • Persetujuan manajemen
   manajemen risiko K3                        Hazard identification               Management approval
   Forming an OHS risk                      • Penilaian risiko                  • Komunikasi dan konsultasi
   management team                            Risk assessment                     Communcation and consultation
 • Penugasan dan penentuan proses           • Penetapan upaya                   • Penerapan upaya pengendalian risiko
   kerja tim manajemen risiko K3              pengendalian risiko                 Implementation of control measures
   Assignment and determination               Determining control measures      • Implementation of control measures
   of the work process of the OHS           • Penetapan Tujuan,Sasaran            Regular inspections and audits
   risk management team                       dan Program                       • Peninjauan HIRADC secara berkala
 • Pengumpulan informasi yang relevan         Determining Objectives,             Regular HIRADC review
   Gathering relevant information             Target and Program




Sebagai wujud komitmen ABM terkait peningkatan                 Sebagai wujud komitmen ABM terkait peningkatan
implementasi K3, perusahaan secara berkala                     As a form of ABM’s commitment to enhancing OHS
melaksanakan pengembangan kompetensi karyawan                  implementation, the company regularly conducts
melalui pelatihan secara internal maupun eksternal. Kami       employee competency development through both
memastikan pelatihan HIRADC (Hazard Identification Risk        internal and external training. We ensure that HIRADC
Assesment and Determining Control) menjadi pelatihan           (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining
wajib yang harus diikuti oleh karyawan (mandatory              Control) training is mandatory for all employees.
training). Selain itu, pelatihan sertifikasi secara rutin      Additionally, certification training is routinely provided
dilakukan untuk para karyawan mendapatkan sertifikat           for employees to obtain valid competency certificates
kompetensi yang valid sesuai dengan regulasi dan sesuai        in accordance with regulations and the specific hazards
dengan karakteristik bahaya dan risiko pekerjaannya.           and risks associated with their work.

Perusahaan juga telah memiliki program Hazard report           ABM has also implemented a Hazard Reporting
yang menjadi kewajiban karyawan untuk melaporkan               Program, requiring employees to report any hazards
setiap bahaya yang ditemukan di area kerja (baik kondisi       (unsafe conditions or actions) in their work areas. This
tidak aman maupun tindakan tidak aman). Program                program is digitized through the e-SIAP platform (oshe.
ini dilakukan secara digitalisasi dalam bentuk e-SIAP          ciptakridatama.co.id), reflecting ABM’s commitment to
(oshe.ciptakridatama.co.id). Implementasi ini sebagai          protecting employees and encouraging their participation
wujud komitmen Perusahaan dalam melindungi setiap              in hazard identification, risk control, and workplace
karyawan dan juga mendorong partisipasi karyawan               improvements.
dalam identifikasi bahaya, pengendalian risiko dan
pelaksanaan perbaikan di area kerja.

Selain itu, ABM juga memiliki komitmen yang kuat               Additionally, ABM is deeply committed to ensuring
untuk selalu memastikan kepatuhan terhadap seluruh             compliance with all laws and regulations related to
perundang-undangan terkait dengan keselamatan                  workplace safety, including Law No. 1 of 1970. This
kerja, termasuk di dalamnya UU No. 1 Tahun 1970,               law guarantees workers the right to refuse work that
yang memberikan poin jaminan bahwa pekerja berhak              can endanger their health and safety if hazards are not
untuk menolak pekerjaan yang dapat membahayakan                managed at the hazards that exist in the work. These
kesehatan dan keselamatannya, selama belum                     laws and regulations have been implemented by ABM in
dilakukan pengelolaan terhadap bahaya yang ada di              company policies regarding hazard identification.
pekerjaan tersebut. Peraturan perundangan-undangan
tersebut telah diimplementasikan ABM dalam peraturan
perusahaan terkait identifikasi bahaya.

                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   143
Page 144
Sosial | Social

                        S
Sebagai sarana peningkatan aspek K3 yang
berkelanjutan, ABM telah memiliki mekanisme investigasi
                                                                     To facilitate continuous improvement of OHS aspects,
                                                                     ABM has established an incident investigation
insiden jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kerja.                 mechanism in the event of a work accidents. This aims
Hal ini bertujuan agar terjadi tindakan perbaikan dan                to ensure that appropriate corrective and preventive
pencegahan yang tepat sasaran, serta memastikan                      actions are implemented and that all action plans are
penyelesaian seluruh rencana tindakan agar insiden                   completed to prevent similar incidents in the future.
tidak terjadi kembali. Berikut di bawah ini merupakan                The incident investigation process includes:
alur investigasi insiden.

1. Setiap karyawan yang mengalami insiden atau melihat               1. Every employee who experiences an incident or sees
   insiden yang terjadi di area kerjanya harus melaporkan               an incident occurring in their work area must report
   insiden tersebut kepada atasan langsung.                             the incident to their immediate superior.
2. Atasan dari karyawan yang mengalami insiden                       2. Supervisors, along with the OHS team and emergency
   beserta Bagian OSHE dan Team Emergency (bila                         teams (if needed), must immediately visit the location
   diperlukan) harus segera mengunjungi lokasi untuk                    to handle the incident that occurred and record data
   menangani insiden yang terjadi dan mencatat data-                    for reporting and investigation purposes as well as
   data untuk kepentingan pelaporan dan investigasi                     securing the incident area.
   serta melakukan pengamanan terhadap area insiden.
3. Kejadian insiden harus segera dilaporkan sebagi                   3. Incidents must be reported immediately as an Initial
   bentuk Laporan Awal Insiden paling lambat 1x24 jam                   Incident Report no later than 1x24 hours to all relevant
   kepada seluruh pihak terkait.                                        parties.
4. Kemudian berdasarkan klasifikasi keparahan atau                   4. Then, based on the classification of severity or
   kerusakan akibat dari suatu insiden maka untuk                       damage resulting from an incident, an Investigation
   dilakukan pembentukan Tim Investigasi/penyelidikan                   Team/incident investigation will be formed. The
   insiden. Anggota Tim Investigasi terdiri dari beberapa               members of the Investigation Team consist of several
   pihak terkait dan mempunyai kompetensi yang                          related parties and have the required competencies
   disyaratkan untuk melaksanakan investigasi.                          to carry out the investigation.
5. Penyelidikan insiden harus mulai dilaksanakan dalam               5. Incident investigations must begin within 2x24 hours
   waktu 2x24 jam setelah kejadian insiden, kecuali                     of the incident, except for major incidents that require
   untuk insiden besar yang membutuhkan waktu                           a longer time to investigate, such as fatalities, LTIs,
   yang lebih panjang dalam penyelidikannya, seperti                    large fuel spills, property damage with a value of
   kejadian kematian, LTI, tumpahan BBM dalam volume                    >$10,000, and so on.
   besar, kerusakan properti dengan nilai >$10.000, dan
   sebagainya.
6. Jika faktor-faktor penyebab Insiden telah ditemukan               6. If the factors causing the Incident have been found,
   maka Tim Investigasi akan membuat rekomendasi                        the Investigation Team will make recommendations
   tindakan perbaikan atas insiden tersebut serta                       for corrective action on the incident and prepare
   menyiapkan Laporan Investigasi Insiden. Laporan                      an Incident Investigation Report. The Incident
   Investigasi    Insiden   didistribusikan     kepada                  Investigation Report is distributed to Management
   Management dan pihak terkait.                                        and related parties.
7. Manajemen project dan manajemen korporat                          7. Project management and corporate management are
   berkewajiban untuk memastikan setiap rekomendasi                     obligated to ensure that any recommended corrective
   tindakan perbaikan dilaksanakan sesuai dengan                        actions are properly implemented in accordance with
   rekomendasi yang diberikan dengan benar.                             the recommendations provided.

Pelaksanaan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan               ABM’s implementation of hazard identification, risk
investigasi insiden K3 yang dilakukan ABM mengacu                    assessment, and OHS incident investigation refers to
pada berbagai regulasi yang relevan dengan industri                  various regulations relevant to the industry in which the
yang dijalankan perusahaan. Ini termasuk Undang-                     company operates. These include Law No. 1 Year 1970,
undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja,                   which addresses Occupational Safety, Government
Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang                       Regulation No. 50 Year 2012 on Occupational Safety
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan                           and Health Management Systems, and Minister of
Kesehatan Kerja, dan Peraturan Menteri ESDM No. 26                   Energy and Mineral Resources Regulation No. 26
Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan                   Year 2018 which pertains to Good Mining Practices.




      144         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 145
Yang Baik. Selain itu, kami mengacu pada regulasi lain    Additionally, we adhere to regulations such as Minister
seperti Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 187 Tahun      of Manpower Regulation No. 187 of 1999 on the Control
1999 tentang Pengendalian Bahan Kimia Berbahaya           of Hazardous Chemicals in the Workplace, Minister of
di Tempat Kerja, Peraturan Menteri Tenaga Kerja           Manpower Regulation No. 03 of 1998 regarding Accident
No. 03 Tahun 1998 tentang Tata Cara Pelaporan dan         Reporting and Investigation Procedures, and Minister
Pemeriksaan Kecelakaan, dan Peraturan Menteri Tenaga      of Manpower Regulation No. 15 of 2008 on First Aid
Kerja No. 15 Tahun 2008 tentang P3K di Tempat Kerja.      in the Workplace.

Regulasi yang lebih spesifik seperti Peraturan Menteri    Specific regulations include Minister of Manpower
Ketenagakerjaan No. 12 Tahun 2015 tentang Keselamatan     Regulation No. 12 of 2015, which governs Occupational
dan Kesehatan Kerja Listrik di Tempat Kerja, Peraturan    Safety and Health for Electricity in the Workplace;
Menteri Kesehatan No. 48 Tahun 2016 tentang Standar       Minister of Health Regulation No. 48 of 2016, which
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoran, dan          sets Office Occupational Safety and Health Standards;
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 5 Tahun 2018        and Minister of Manpower Regulation No. 5 of 2018,
tentang Keselamatan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja      related to Occupational Safety and Health in the Working
juga menjadi panduan bagi kami. Revisi regulasi terbaru   Environment. Furthermore, recent updates such as
seperti Keputusan Dirjen Minerba No.10 Tahun 2023         Director General of Mineral and Coal Decree No. 10 of
tentang Petunjuk Teknis Pengukuran Tingkat Pencapaian     2023, outlining Technical Guidelines for Mining Safety
Kinerja Keselamatan Pertambangan, Peraturan Menteri       Performance; Minister of Health Regulation No. 02 of
Kesehatan No. 02 Tahun 2023 tentang Kesehatan             2023 on Environmental Health; and Law No. 17 of
Lingkungan, dan Undang Undang No. 17 Tahun 2023           2023 concerning Health are rigorously monitored. By
Tentang Kesehatan juga diikuti secara cermat. Dengan      following these regulations, ABM demonstrates a strong
memperhatikan regulasi ini, ABM memastikan komitmen       commitment to ensuring occupational safety and health.
yang kuat terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.




                                                                                P T ABM I nve st am a Tbk   145
Page 146
Sosial | Social

                        S
    Implementasi Aplikasi ASICS                                      Implementation of ASICS
    (Advance Safety Interaction and                                  (Advanced Safety Interaction and
    Coaching System)                                                 Coaching System)
    Penerapan ASICS (Advance Safety Interaction and                  The Advanced Safety Interaction and Coaching
    Coaching System) bertujuan untuk meningkatkan                    System (ASICS) aims to strengthen safety culture
    serta memperkuat budaya keselamatan kerja melalui                through proactive interactions and an effective
    interaksi proaktif dan sistem pelatihan yang efektif.            training system. The system encourages employee
    Sistem ini dirancang untuk mendorong keterlibatan                engagement in identifying risks, enhancing
    aktif karyawan dalam mengidentifikasi potensi                    compliance with safety procedures, and improving
    risiko, memperkuat kepatuhan terhadap prosedur                   hazard mitigation skills in the workplace.
    keselamatan, serta meningkatkan keterampilan dalam
    mitigasi bahaya di tempat kerja.

    Sebagai bagian dari implementasi ASICS, ABM                      As part of the ASICS implementation, ABM launched
    mengadakan sosialisasi sekaligus peluncuran                      the ASICS application at CK on December 23, 2024,
    aplikasi ASICS CK pada 23 Desember 2024. Kegiatan                with support from site representatives and CK’s
    ini juga diikuti oleh perwakilan dari seluruh site,              programming team, who provided user guidance
    dengan dukungan tim programmer CK yang telah                     for optimal utilization.
    menyediakan User Guidance guna memastikan
    pemanfaatan aplikasi secara optimal.




      146         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 147
Layanan Kesehatan Bagi Pekerja                             Health Services for Workers
[GRI 403-3][OJK F.21]                                      [GRI 403-3][OJK F.21]

ABM berkomitmen untuk senantiasa menjaga kesehatan         ABM is committed to maintaining employee health to
karyawan demi memastikan kegiatan operasional              ensure sustainable operations. This is achieved through
yang berkelanjutan. Hal tersebut diimplementasikan         on-site clinics and company doctors in all operational
perusahaan melalui penyediaan layanan kesehatan kerja      areas.
berupa klinik dan dokter perusahaan yang terdapat di
setiap wilayah operasional.

ABM juga secara rutin melakukan pemeriksaan                ABM also routinely conducts health checks for all
kesehatan bagi seluruh karyawan guna memastikan            employees to ensure they are healthy and fit for
kondisi karyawan dalam keadaan sehat dan fit untuk         operational activities. ABM’s health services aim to
menjalankan kegiatan operasional. Layanan kesehatan        support the prevention of occupational accidents and
yang dilakukan ABM sebagai upaya mendukung                 diseases (PAK).
pencegahan kecelakaan kerja maupun Penyakit Akibat
Kerja (PAK).

Pada tahun 2024, ABM Group secara konsisten                In 2024, ABM Group will consistently implement and
mengimplementasikan serta berupaya meningkatkan            strive to improve the Quality Management System,
Sistem Manajemen Mutu, Keselamatan dan Kesehatan           Occupational Health and Safety, and Environment
Kerja, serta Lingkungan (SMK3L) di seluruh perusahaan.     (SMK3L) across the company. Specifically, ABM Group’s
Secara khusus, fokus ABM Group dalam peningkatan           focus on improving QSHE performance throughout 2024
kinerja QSHE sepanjang tahun 2024, antara lain:            includes:

• Penguatan disiplin para Pimpinan, Pengawas dan           • Strengthening discipline among leaders, supervisors,
  karyawan dalam melaksanakan seluruh kewajiban              and employees in implementing the Safety
  dalam Program Akuntabilitas K3 (Safety Accountability      Accountability Program throughout the company.
  Program) di seluruh Perusahaan.
• Penguatan implementasi inspeksi dan perawatan rutin      • Strengthening routine inspections and maintenance
  terhadap Sarana, Prasarana, Instalasi dan Peralatan        of facilities, infrastructure, and equipment (SPIP).
  (SPIP).
• Implementasi teknologi Slope Stability Radar (SSR)       • Implementing Slope Stability Radar (SSR) technology
  di PT Cipta Kridatama site PT Borneo Indobara, PT          at PT Cipta Kridatama Site, PT Borneo Indobara, PT
  Multi Harapan Utama dan PT Binuang Mitra Bersama.          Multi Harapan Utama and PT Binuang Mitra Bersama.
• Implementasi program Advance Safety Interaction          • Implementing the Advanced Safety Interaction
  and Coaching System (ASICS) dan Traffic Safety             and Coaching System (ASICS) and Traffic Safety
  Management Index (TSMI) di CK.                             Management Index (TSMI) at PT Cipta Kridatama.
• Implementasi audit dan peningkatan berkelanjutan         • Implementing audits and continuous improvements
  pada aktivitas fuel truck di CK.                           for fuel truck activities at PT Cipta Kridatama.

Dengan berbagai implementasi yang dilakukan terkait        By 2024, ABM Group will ensure that there are no
kinerja QSHE, pada tahun 2024, Grup ABM memastikan         instances of Occupational Diseases (PAK) in its
tidak terjadi kasus Penyakit Akibat Kerja (PAK) dalam      operational activities, thanks to several implementations
kegiatan operasional.                                      focused on QSHE performance.

Lebih lanjut, langkah nyata ABM dalam meningkatkan         Furthermore, ABM has taken concrete steps to enhance
kesadaran dan kualitas kesehatan karyawan melalui          employee health awareness and quality through the
kampanye K3. Kampanye K3 adalah salah satu promosi         OHS campaign. This OHS campaign, managed by the
kesehatan yang dilakukan oleh divisi Health, Safety, and   Health, Safety, and Environmental (HSE) division, aims to
Environmental (HSE), yang bertujuan untuk melakukan        prevent occupational diseases, address safety hazards,
pencegahan baik terhadap penyakit akibat kerja, bahaya     and promote healthy lifestyles. From the OHS campaign
keselamatan, hingga gaya hidup sehat. Dari kampanye        conducted by the Company anticipates that employees
K3 yang dilakukan Perusahaan diharapkan karyawan           to adopt healthier lifestyles in their everyday routines.
dapat menerapkan gaya hidup sehat dalam kegiatan
kesehariannya.




                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   147
Page 148
Sosial | Social

                        S
Partisipasi, Konsultasi, dan
Komunikasi K3 [GRI 403-3][GRI 403-4]
                                                                     Participation, Consultation, and
                                                                     Communication on OHS [GRI 403-3][GRI 403-4]
ABM memahami bahwa industri sektor pertambangan                      ABM recognizes that the mining industry carries a high
memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi karena          risk of workplace accidents due to the complexity of
kompleksitas dalam kegiatan operasional. Perusahaan                  its operations. The company consistently emphasizes
senantiasa mengimbau dan mensosialisasikan prosedur                  and communicates OHS procedures, particularly the
K3 terkait pentingnya penggunaan alat keselamatan                    importance of using safety equipment, to all employees
kerja kepada setiap karyawan maupun rantai pasokan                   and supply chain partners.
perusahaan.

Kami secara rutin melaksanakan pelatihan K3 sebagai                  To manage and enhance OHS performance across all
upaya pengelolaan dan peningkatan kinerja K3 di seluruh              operational areas, ABM conducts regular OHS training
wilayah operasional. ABM juga selalu memastikan                      and ensures safety briefings are held at the start of
melakukan safety briefing di setiap shift di seluruh                 every shift. These briefings aim to encourage employee
lini operasional. Dengan adanya safety briefing ini,                 participation, consultation, and communication on
bertujuan agar semua karyawan dapat berpartisipasi,                  matters related to workplace health and safety.
konsultasi ataupun komunikasi mengenai hal-hal yang
terkait kesehatan dan keselamatan kerja.

Selain itu, ABM juga berkomitmen secara rutin                        In addition, ABM is committed to running various
menjalankan berbagai program, sosialisasi, kampanye,                 programs, campaigns, communication forums,
forum komunikasi K3, dan pelatihan K3 secara rutin                   and comprehensive OHS training for employees
dan menyeluruh bagi para karyawan dan kontraktor                     and contractors. ABM also intensively implements
perusahaan. ABM juga secara intens melaksanakan                      supervision and monitors to ensure that employees fully
pengawasan dan pemantauan agar para pekerja                          implement and adhere to OHS procedures, fostering a
secara serius melaksanakan dan mematuhi prosedur                     culture of safety and health aspects become a culture
K3 sehingga aspek keselamatan dan kesehatan menjadi                  for all ABM personnel and our contractors.
budaya di seluruh insan ABM dan para kontraktor kami.

Upaya tersebut diimplementasikan Perusahaan                          The Company implements these initiatives through
melalui berbagai program sosialisasi Keselamatan                     various Occupational Safety and Health (OHS) outreach
dan Kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan secara rutin                   programs carried out regularly throughout the year.
sepanjang tahun, yang mencakup Forum P2K3 yang                       These include the Occupational Health and Safety
diadakan setiap bulan, pembuatan buletin SHE yang                    Steering Committee Forum held monthly, the creation
disampaikan melalui email dan majalah dinding setiap                 of SHE bulletins distributed via email and wall magazines
bulan, serta pertemuan bulanan dan safety talk bersama               each month, and ongoing monthly meetings and safety
kontraktor dan mitra kerja.                                          discussions with contractors and work partners.

Kami juga melakukan pemasangan banner dan spanduk                    ABM also installs OHS banners and posters every three
K3 setiap tiga bulan, serta stiker K3 sebagai pengingat.             months, along with OHS stickers as reminders. Toolbox
Toolbox meeting atau Pembicaraan 5 Menit (P5M) dan                   meetings, or 5-Minute Safety Talks (P5M), and National
kegiatan bulan K3 Nasional turut menjadi bagian dari                 OHS Month activities are part of the regular agenda.
agenda rutin kami, sementara Safety & Health talk                    Safety and Health Talks, as well as OHS procedure
serta sosialisasi prosedur K3 seperti penggunaan radio               socialization—such as the use of communication radios
komunikasi dan aplikasi percakapan diintegrasikan                    and chat applications—are integrated into the program.
dalam program. Selain itu, kami juga mengadopsi                      Additionally, ABM adopts digital methods like hazard
metode daring seperti hazard observation dan inspeksi                observations, routine OHS inspections, and online work
rutin K3 pada area kerja, serta penerbitan online Work               permits. Employees also undergo OHS induction every
Permit. Setiap karyawan juga mengikuti induksi K3 setiap             time they return from leave.
kembali dari cuti.

Selama tahun 2024, Toolbox Meeting atau P5M dilakukan                Throughout 2024, Toolbox Meetings (P5M) were
secara rutin setiap hari di awal shift kerja, sementara HSE          conducted daily at the start of each shift, while HSE
Talk diadakan minimal satu kali setiap minggu dengan                 Talks were held at least once a week with varying topics
topik yang berbeda, yang selalu terkait dengan materi                related to health, safety, and environment.
Health, Safety, dan Environment.




      148         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 149
Sedangkan komitmen penerapan aspek K3 wilayah                 While committed to implementing K3 aspects in mining
operasional pertambangan, kami telah membentuk                operational areas, we have established a Mining
Komite Keselamatan Pertambangan yang mengambil                Safety Committee that addresses mining issues. This
keputusan dalam permasalahan di pertambangan.                 committee fulfills its duties and responsibilities at least
Komite ini melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya           once a month, including:
paling sedikit 1 kali dalam 1 bulan yang antara lain:

a. Mengidentifikasi, menetapkan, mengesahkan tujuan,          a. Identify, establish, and approve mining safety objectives,
   sasaran, dan program keselamatan pertambangan;                targets, and programs.
b. Memastikan pelaksanaan dan perkembangan tujuan,            b. Ensure the implementation and development of mining
   sasaran, dan program keselamatan pertambangan;                safety objectives, targets, and programs.
c. Memastikan diterbitkannya kebijakan, standar, dan          c. Ensure the issuance of mining safety policies, standards
   prosedur keselamatan pertambangan;                            and procedures;
d. Memastikan terselenggaranya audit keselamatan              d. Ensure that regular mining safety audits are carried
   pertambangan secara berkala;                                  out.
e. Memastikan terlaksananya tinjauan manajemen                e. Ensure that management reviews are carried out on
   terhadap penerapan SMKP Minerba paling sedikit 1              the implementation of Minerba SMKP at least 1 (one)
   (satu) kali dalam 1 tahun; dan                                time in 1 year.
f. Membahas masalah-masalah dan membuat berbagai              f. Discusses problems and creates various prevention
   program pencegahan mengenai keselamatan                       programs regarding mining safety which can result in
   pertambangan yang dapat mengakibatkan kecelakaan              work accidents, including the occurrence of unsafe
   kerja, antara lain terjadinya kondisi dan tindakan tidak      conditions and actions, near misses, dangerous events,
   aman, nyaris hampir celaka, kejadian berbahaya,               accidents, incidents resulting from worker diseases,
   kecelakaan, kejadian akibat penyakit tenaga kerja,            occupational diseases, and disease outbreaks;
   Penyakit Akibat Kerja (PAK), dan wabah penyakit.




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   149
Page 150
Sosial | Social

                        S
    Tingkatkan Aspek Keselamatan
    Kerja, ABM Lakukan
                                                                     Enhancing Safety:
                                                                     Development of the Traffic
    Pengembangan Traffic Safety                                      Safety Management System
    Management System (TSMS)                                         (TSMS)
    Sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan                As part of its commitment to operational safety, ABM
    kegiatan operasional, ABM terus mengembangkan                    continues to develop and improve its TSMS to create
    dan meningkatkan Traffic Safety Management                       a safer work environment and reduce traffic accident
    System (TSMS) guna menciptakan lingkungan kerja                  risks in mining areas.
    yang lebih aman serta mengurangi risiko kecelakaan
    lalu lintas di area tambang.

    Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah review            One key step was the review of Standard Operating
    terhadap SOP, di mana diputuskan bahwa TSMI                      Procedures (SOPs), leading to the creation of
    memerlukan SOP tersendiri yang lebih spesifik untuk              a specific TSMI SOP to ensure more effective
    memastikan penerapan sistem yang lebih efektif.                  implementation.

    Pengembangan TSMS ini bertujuan untuk                            The development of TSMS aims to enhance traffic
    meningkatkan efektivitas manajemen keselamatan                   safety management effectiveness, targeting a Traffic
    lalu lintas, dengan target pencapaian Traffic Safety             Safety Management Index (TSMI) of at least 75%
    Management Index (TSMI) minimal 75%, serta                       and a 10% reduction in traffic incidents compared
    mengurangi jumlah insiden lalu lintas di jalan tambang           to FY 2023.
    sebesar 10% dibandingkan FY 2023.

    Pada 12 Juli 2024, ABM telah melakukan sosialisasi               On July 12, 2024, ABM conducted a hybrid
    dan workshop TSMI secara hybrid. Upaya ini                       socialization and workshop on TSMI. This initiative
    diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan                   is expected to strengthen the safety culture in the
    di lingkungan kerja serta meningkatkan kepatuhan                 workplace and improve compliance with established
    terhadap standar keselamatan yang telah ditetapkan.              safety standards.




Pelatihan Bagi Pekerja Mengenai                                      Training on Occupational Health
Keselamatan dan Kesehatan Kerja                                      and Safety
[GRI 403-5]                                                          [GRI 403-5]

ABM memiliki komitmen yang tinggi dalam memastikan                   ABM is strongly committed to ensuring occupational
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di seluruh area                 safety and health (OHS) in all operational areas. A
operasional. Salah satu wujud nyata dari komitmen                    concrete manifestation of this commitment is the
ini adalah penyelenggaraan pelatihan K3 yang rutin                   annual implementation of OHS training. This training
dilakukan setiap tahunnya. Pelatihan K3 bertujuan                    aims to enhance employee competency and ensure
untuk meningkatkan kompetensi karyawan, serta                        their readiness to handle work accidents and work-
memastikan kesiapan mereka dalam menjalankan                         related illnesses (PAK).
prosedur penanganan kejadian kecelakaan kerja
maupun penyakit akibat kerja (PAK).


      150         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 151
Untuk itu, ABM telah melaksanakan kegiatan pelatihan      For this reason, ABM has conducted OHS training
K3 sepanjang tahun 2024. Berbagai kegiatan atau           activities throughout 2024. Some of the activities or
program yang telah diselenggarakan ABM, antara lain:      programs organized by ABM include:

• Penanganan pada kecelakaan kerja,                       • Workplace accident handling,
• Manajemen tingkat kelelahan (fatigue),                  • Fatigue management,
• Workshop LOTO (Lock Out Tag Out),                       • Lock Out Tag Out (LOTO) workshops,
• Effective Safety Leadership,                            • Effective Safety Leadership,
• Pelatihan dan Sertifikasi Sistem Manajemen              • OHS Management System (SMK3) training and
  Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3),                   certification,
• Refreshment Sistem Manajemen Keselamatan                • Mining Safety Management System (SMKP) refresher
  Pertambangan (SMKP),                                      courses,
• Pelatihan dan Sertifikasi Implementasi dan Audit SMKP   • SMKP implementation and audit training,
• Semiloka Dasar-Dasar K3 pertambangan,                   • Basic mining OHS seminars,
• Semiloka Teknik Investigasi Kecelakaan,                 • Accident investigation techniques,
• Seminar Zero Accident,                                  • Zero Accident seminars,
• Diklat dan Uji Kompetensi POP/POM,                      • POP/POM competency training,
• Workshop Life Cycle Assessment (LCA), HIRADC            • Life Cycle Assessment (LCA), HIRADC, and CPR
  dan CPR,                                                  workshops,
• Praktik dasar kerja aman.                               • Basic safe work practices.


Mempromosikan Gaya Hidup Sehat                            Promoting Healthy Lifestyles Among
Bagi Para Pekerja [GRI 403-6][OJK F.21]                   Workers [GRI 403-6][OJK F.21]
Guna memastikan tingkat kesadaran kesehatan               To ensure an optimal level of health awareness
yang optimal di kalangan karyawan, ABM telah              among employees, ABM has implemented various
mengimplementasikan berbagai program kesehatan            health programs for workers. These programs aim to
bagi pekerja. Program ini bertujuan untuk meningkatkan    improve the health quality of employees and prevent
kualitas kesehatan karyawan serta mencegah penyakit       occupational diseases, which is one of the important
akibat kerja, yang merupakan salah satu aspek             aspects in supporting the sustainability of the company’s
penting dalam mendukung keberlanjutan operasional         operations.
perusahaan.

ABM juga aktif mempromosikan gaya hidup sehat             ABM actively promotes a healthy lifestyle for all
kepada seluruh karyawan melalui berbagai kegiatan.        employees through various activities. The company
Perusahaan memastikan bahwa para pekerja, khususnya       ensures that staff, particularly those working in mining
mereka yang bertugas di area pertambangan, agar           areas, stay fit and healthy. This initiative is achieved
tetap fit dan bugar. Upaya ini diwujudkan melalui         by organizing regular sports activities and educating
penyelenggaraan rutin kegiatan olahraga dan edukasi       employees about lifestyle choices and healthy eating
mengenai pola hidup serta konsumsi makanan sehat.         habits. Additionally, ABM offers access to comprehensive
Selain itu, ABM memberikan akses kepada layanan           health services, including periodic medical check-ups
kesehatan komprehensif, seperti pemeriksaan medis         (MCU), immunization services, and vaccinations to
berkala Medical Check Up (MCU) layanan imunisasi, dan     prevent infectious diseases. This program includes
vaksinasi untuk mencegah penyakit menular. Program        a chronic disease prevention campaign and provides
ini dilengkapi dengan kampanye pencegahan penyakit        free health consultation services for employees and
kronis serta penyediaan fasilitas konsultasi kesehatan    their families.
secara gratis bagi karyawan dan keluarganya.

Oleh karena itu, ABM secara aktif menyelenggarakan        Therefore, ABM is actively conducting various activities
berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan       aimed at raising awareness of the significance of health
kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan           among employees throughout 2024. This includes
karyawan sepanjang tahun 2024. Ini meliputi               managing fatigue levels, monitoring hygiene, and
pengelolaan tingkat kelelahan (fatigue), pemantauan       conducting inspections such as testing drinking water
dan inspeksi hygiene termasuk pemeriksaan air layak       and evaluating food menus. Additionally, we organize
minum serta evaluasi menu makanan. Selain itu, kami       physical fitness exercises, drug prevention campaigns,
juga menyelenggarakan senam kesegaran jasmani,            and vaccination and immunization programs. ABM also
kampanye pencegahan Narkotika, Psikotropika, dan          oversees the work environment by measuring dust,
Zat Adiktif Lain (NAPZA), serta program vaksinasi         noise, vibration, and ergonomics to minimize health risks
dan imunisasi. ABM juga memonitor dan mengelola           associated with work. Other activities include health

                                                                                 P T ABM I nve st am a Tbk   151
Page 152
Sosial | Social

                        S
lingkungan kerja dengan mengukur tingkat debu,
kebisingan, getaran, dan ergonomi, untuk meminimalkan
                                                                     checks related to HIV/AIDS, ergonomic surveys, regular
                                                                     employee medical checks, including MCU and GCU,
risiko kesehatan akibat pekerjaan. Kegiatan lainnya                  and health outreach through various media like banners,
mencakup pemeriksaan kesehatan terkait HIV/AIDS,                     posters, and bulletins. We also organize joint sports
survei ergonomi, pemeriksaan medis karyawan                          events, control disease vectors, and conduct hygiene
termasuk MCU dan GCU secara berkala, serta                           and sanitation inspections in the canteen, mess, and
sosialisasi kesehatan melalui berbagai media seperti                 office areas.
spanduk, banner, dan buletin. Kami juga mengatur
olahraga bersama, mengendalikan sumber penyakit,
serta melakukan inspeksi hygiene dan sanitasi di area
kantin, mess, dan kantor.

Melalui komitmen ini, ABM tidak hanya menciptakan                    By committing to these activities, ABM not only promotes
tempat kerja yang sehat dan aman, tetapi juga                        a healthy and safe workplace but also enhances the
mendukung kesejahteraan fisik, mental, dan sosial                    physical, mental, and social well-being of its employees
karyawan sebagai bagian dari pendekatan holistik                     as part of a holistic approach to sustainability.
terhadap keberlanjutan.


Pencegahan dan Mitigasi Kesehatan                                    Prevention and Mitigation
dan Keselamatan Kerja yang                                           of OHS Impacts on Business
Berdampak Langsung dalam                                             Relationships
Hubungan Bisnis [GRI 403-7]                                          [GRI 403-7]


ABM memastikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)                  ABM ensures that Occupational Health and Safety (OHS)
juga diimplementasikan dengan efektif dan konsisten                  is effectively and consistently implemented across its
di keseluruhan rantai nilai ABM. Untuk itu, Perusahaan               entire value chain. To this end, the company requires its
mewajibkan para kontraktor kami untuk menerapkan                     contractors to adopt the Contractor Safety Management
Contractor Safety Management System (CSMS).                          System (CSMS).

Persyaratan CSMS sebagai bagian penting dari proses                  CSMS requirements are an integral part of the selection
seleksi dan evaluasi yang dilakukan perusahaan.                      and evaluation process. As a commitment to workplace
Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan kerja,                  safety, every contractor must undergo prequalification
setiap kontraktor diwajibkan untuk melewati tahap                    (PQ) to ensure compliance with safety standards before
prakualifikasi (PQ). Langkah ini bertujuan memastikan                partnering with ABM in operational activities.
bahwa standar keselamatan yang ditetapkan telah
terpenuhi sebelum kontraktor menjadi mitra ABM dalam
kegiatan operasional.

ABM memastikan manajemen risiko kontraktor                           ABM ensures contractor risk management is based
dilaksanakan berdasarkan hasil Hazard Identification,                on Hazard Identification, Risk Assessment, and
Risk Assessment, and Determined Control (HIRADC)                     Determined Control (HIRADC) outcomes. ABM also
yang telah ditetapkan. Selain itu, ABM secara aktif                  actively collaborates with contractors on various OHS
berkolaborasi dengan kontraktor dalam melaksanakan                   programs designed to build a safety culture among all
berbagai program Keselamatan dan Kesehatan Kerja                     workers. These programs are continuously improved
(K3) yang dirancang untuk membangun budaya                           through OHS communication forums, involving active
keselamatan bagi seluruh pekerja. Program-program                    participation from all relevant parties to ensure effective
ini terus ditingkatkan melalui forum komunikasi K3, yang             implementation.
melibatkan partisipasi aktif dari seluruh pihak terkait
guna memastikan efektivitas pelaksanaannya.

Selain itu, ABM memiliki Tim Tanggap Darurat di setiap               Additionally, ABM has Emergency Response Teams
lokasi kerja yang dilengkapi dengan kompetensi sesuai                at every work location, equipped with competencies
bidang masing-masing. Keberadaan tim ini tidak hanya                 tailored to their respective fields. These teams not
meningkatkan kesiapan perusahaan dalam menghadapi                    only enhance the company’s preparedness for internal
situasi darurat di lingkungan internal, tetapi juga                  emergencies but also contribute to national humanitarian




       152        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 153
berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan          efforts. This team actively involve with the ESDM
berskala nasional. Tim ini secara aktif terlibat dalam     National Disaster Response Program coordinated by
Program ESDM Tanggap Bencana Nasional yang                 the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM).
dikoordinasikan oleh Kementerian Energi dan Sumber
Daya Mineral (ESDM).

Pekerja yang Tercakup dalam                                Workers Covered by OHS
Sistem Manajemen Keselamatan dan                           Management Systems [403-8]
Kesehatan Kerja [403-8]
ABM berkomitmen terhadap keselamatan dan kesehatan         ABM is committed to workplace health and safety by
kerja (K3) dengan menerapkan sistem manajemen yang         implementing a management system that includes all
melibatkan seluruh karyawan dan pekerja kontraktor di      employees and contractors in operational areas. This
area operasional. Implementasi keterlibatan karyawan       commitment is reflected in the OHS Accountability
ini tercermin dalam Program Akuntabilitas K3, di mana      Program, which covers 100% of permanent employees,
100% karyawan tetap, kontraktor, dan tenaga kerja          contractors, and outsourced workers without exception.
alih daya telah tercakup dalam sistem manajemen K3         ABM ensures all workers receive relevant safety
tanpa terkecuali. ABM juga memastikan bahwa semua          training, have access to incident and hazard reporting
pekerja menerima pelatihan keselamatan kerja yang          mechanisms, and are provided with optimal workplace
relevan, memiliki akses terhadap mekanisme pelaporan       protection.
insiden dan kondisi tidak aman, serta mendapatkan
perlindungan optimal di tempat kerja.

Untuk memastikan efektivitas sistem K3, evaluasi           To ensure the effectiveness of the OHS system, regular
dilakukan secara rutin melalui audit internal dan          evaluations are conducted through internal and external
eksternal. Pengumpulan data keselamatan kerja              audits. Data collection on workplace safety follows
mengacu pada standar internasional seperti ISO 45001       international standards such as ISO 45001 and applicable
serta peraturan nasional yang berlaku. Metodologi yang     national regulations. The methodology includes system-
digunakan mencakup pelaporan insiden berbasis sistem,      based incident reporting, field inspections, and periodic
inspeksi lapangan, serta survei keselamatan yang           safety surveys. Data is analyzed considering incident
dilakukan secara berkala. Setiap data dianalisis dengan    severity, impact, and historical trends to identify areas
mempertimbangkan tingkat keparahan insiden dan             for improvement.
dampaknya, serta tren historis untuk mengidentifikasi
area yang membutuhkan perbaikan.

Penyakit Akibat Kerja [403-10]                             Occupational Diseases (PAK) [403-10]
Beberapa penyakit akibat kerja berpotensi muncul dari      Certain occupational diseases may arise from company
aktivitas perusahaan yang disebabkan oleh berbagai         activities due to various factors, including chemical,
faktor, seperti faktor kimia, fisika (contohnya gangguan   physical (e.g., hearing loss and muscle disorders),
pendengaran dan kelainan pada otot), biologi, serta        biological, and infectious or parasitic causes, as outlined
penyakit infeksi atau parasit sebagaimana tercantum        in Presidential Regulation No. 7 of 2019 on Occupational
dalam Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2019 tentang          Illnesses.
Penyakit Akibat Kerja.

Sebagai langkah pencegahan, ABM telah melakukan            As a preventive measure, ABM has identified main
identifikasi terhadap PAK utama yang menjadi fokus         occupational diseases (PAK) of concern. In 2024, no
perhatian perusahaan. Selama tahun 2024, tidak             cases of occupational diseases or fatalities caused by
terdapat kasus penyakit akibat kerja dan fatalitas yang    such diseases were reported among ABM employees
disebabkan penyakit akibat kerja yang dilaporkan di        or contractors.
kalangan karyawan ABM maupun pekerja kontraktor.




                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   153
Page 154
Sosial | Social

                        S
[S4.2][S4.3] Kategori Pekerjaan yang Berpotensi Menyebabkan PAK
Works that Potentially Cause Occupational Diseases (PAK)

          Pekerjaan yang Berpotensi
             Menyebabkan PAK                                                              Langkah Mitigasi
        Works that Potentially Cause                                                       Mitigation Steps
        Occupational Diseases (PAK)
                                                         Pengukuran lingkungan kerja, pemasangan dust net, penyiraman dengan watertruck,
                                                         penanaman pohon penggunaan APD, meminimalkan penggunaan genset dengan
 Pekerja Crusher, Genset dan Stockpile                   menggunakan listrik PLN, program pelatihan dan edukasi K3, MCU.
 Crusher, Generator and Stockpile Workers                Measurement of the work environment, installation of dust nets, watering with water
                                                         trucks, planting trees using PPE, and minimizing the use of generators using PLN
                                                         electricity, OHS training and education programs, MCU.
                                                         Pengukuran lingkungan kerja, pemasangan dust net, penyiraman dengan watertruck,
                                                         penanaman pohon, penggunaan APD yang sesuai, senam ergonomi, program
 Mengendarai kendaraan/unit, service unit                pelatihan dan edukasi K3, MCU.
 dan pengisian bahan bakar minyak
 Driving unit, service unit and fuel refueling           Measurement of the work environment, installation of dust net, watering with a
                                                         watertruck, using appropriate PPE and ergonomic exercise, OHS training and education
                                                         programs, MCU.
                                                         Pengukuran lingkungan kerja; pengukuran sinar UV setahun sekali; rehat sejenak
                                                         setelah 20 menit kerja selama 20 detik melihat 20 feet; melakukan peregangan otot,
                                                         MCU (audiometri dan spirometri) dan biomonitoring berkala kadar logam berat pada
 Welding/Gouging/Cutting/ Grinding                       darah/urin, penggunaan APD yang sesuai, program pelatihan dan edukasi K3, MCU.
 Welding/Gouging/Cutting/Grinding                        Measurement of the work environment; UV light measurement once a year; Take a
                                                         break after 20 minutes of work for 20 seconds looking at 20 feet; do muscle stretches,
                                                         MCU (audiometry and spirometry) and periodic biomonitoring of heavy metal levels in
                                                         blood/urine, using appropriate PPE, OHS training and education programs, MCU.
                                                         Pengukuran lingkungan kerja, pengukuran BTX (Benzene, Toluene, Xylene);
                                                         preventive maintenance dan penggantian filter LEV; penggunaan APD yang sesuai,
 Painting                                                program pelatihan dan edukasi K3, MCU.
 Painting                                                Measurement of the work environment; BTX measurement (Benzene, Toluene, Xylene);
                                                         Preventive Maintenance and LEV filter replacement; using appropriate PPE, OHS
                                                         training and education programs, MCU.

                                                         Pengukuran lingkungan kerja; pengukuran getaran 1 tahun sekali; melakukan tindakan
                                                         preventif maintenance secara berkala; rehat sejenak 10-15 menit setiap 2 jam
 Operator alat berat (material preparation)              bekerja; melakukan peregangan otot, program pelatihan dan edukasi K3, MCU.
 Heavy equipment Operators (material
 preparation                                             Measurement of work environment; vibration measurement once a year; conduct PM
                                                         periodically; take a 10-15 minute break every 2 hours of work; do muscle stretches,
                                                         OHS training and education program, MCU.

                                                         Pengukuran lingkungan kerja; memposisikan monitor lebih tinggi agar mata sejajar,
                                                         rehat sejenak 10-15 menit setiap 2 jam bekerja, melakukan perengangan otot;
                                                         pengukuran pencahayaan; rehat setelah 20 menit kerja selama 20 detik dengan
                                                         melihat 20 feet; Melakukan pengukuran indoor air quality; pagi dan sore (untuk
 Officer/Administration                                  kantor site), pemasangan air purifier, program pelatihan dan edukasi K3, MCU.
 Officer/Administration                                  Measurement of work environment; Position the monitor higher so that the eyes are
                                                         level, take a break for 10-15 minutes every 2 hours of work, do muscle stretches;
                                                         lighting measurement; take a break after 20 minutes of work for 20 seconds by looking
                                                         at 20 feet; carry out measurements of indoor air quality; morning and evening (for site
                                                         office), installation of air purifier, OHS training and education programs, MCU.




      154         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 155
                                                  NDAQ S9
                                    PEKERJA ANAK & KERJA PAKSA
                                    CHILD LABOR & FORCED LABOR
                                          [GRI 408] [GRI 409] [GRI 411]




Pendekatan Manajemen                                        Management Approach
[S9.1][S9.2][GRI 408-1][OJK F.19]                           [S9.1][S9.2][GRI 408-1][OJK F.19]

ABM memahami bahwa pekerjaan di lingkungan                  ABM recognizes that the nature of work within the
perusahaan memiliki risiko tinggi dan memerlukan            company’s operations involves high risks and requires
keterampilan serta keahlian khusus, sehingga tidak          specialized skills and expertise, making it unsuitable
sesuai untuk mempekerjakan anak di bawah umur. Kami         for the employment of minors. We are committed to
berkomitmen untuk mencegah keberadaan pekerja anak          preventing the presence of child labor across all our
di seluruh wilayah operasional perusahaan.                  operational areas.

ABM senantiasa patuh terhadap peraturan dan                 ABM strictly adheres to all applicable laws and
ketentuan yang berlaku, termasuk Undang-Undang              regulations, including the Labor Law, ILO Convention
Ketenagakerjaan serta Konvensi 138 ILO tentang “Usia        138 on the “Minimum Age for Employment,” and ILO
Minimum untuk Bekerja” dan Konvensi 182 ILO tentang         Convention 182 on the “Elimination of the Worst Forms
“Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk         of Child Labor.” In compliance with these regulations,
Anak.” Berdasarkan ketentuan tersebut, perusahaan           the company prohibits the employment of individuals
dilarang mempekerjakan anak di bawah umur.                  below the legal working age.

Sesuai dengan Peraturan Perusahaan, ABM dan seluruh         In line with our company policies, ABM and all its
anak usaha menetapkan bahwa usia minimum untuk              subsidiaries have established a minimum employment
karyawan adalah 18 tahun, sebagai bentuk tanggung           age of 18 years. This reflects our responsibility to protect
jawab kami terhadap perlindungan hak-hak anak dan           children’s rights and uphold international standards.
kepatuhan terhadap standar internasional.



                                                                                    P T ABM I nve st am a Tbk   155
Page 156
Sosial | Social

                        S                              NASDAQ & GRI Criteria Checker
   NDAQ S9.1          Apakah perusahaan Anda mengikuti kebijakan anak             Ya
                      dan/atau kerja paksa?                                       Perusahaan kami mengikuti kebijakan hak asasi manusia
                      Does the company have a non-discrimination and              Yes
                      sexual harassment policy?                                   Our company follows the human rights policy

   NDAQ S9.2          Apakah kebijakan anak Anda dan/atau kerja paksa.            Ya
                      Lihat juga: mencakup pemasok dan vendor?                    Mencakup pemasok dan vendor yang dapat dilihat di
                      Does your company have a child and/or forced labor          bagian [S9.2][GRI 409-1] Operasi dan Pemasok yang
                      policy? See also: including suppliers and vendors?          Berisiko Signifikan Terhadap Insiden Kerja Paksa atau
                                                                                  Wajib Kerja dan Operasi dan [S9.2][GRI 408-1] Pemasok
                                                                                  yang Berisiko Signifikan Terhadap Insiden Pekerja Anak
                                                                                  Yes
                                                                                  Includes suppliers and vendors which can be seen in
                                                                                  sections [S9.2][GRI 409-1] Operations and Suppliers at
                                                                                  Significant Risk of Forced or Compulsory Labor Incidents
                                                                                  and Operations and [S9.2][GRI 408-1] Suppliers at Risk
                                                                                  Significant to Child Labor Incidents


    GRI 408-1         Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan                Seluruh operasional kami tidak berisiko dalam insiden
                      terhadap insiden pekerja anak                               pekerja anak karena ABM mengikuti kebijakan hak asasi
                                                                                  manusia.
                      Operations and suppliers that are at significant risk of
                      child labor incidents.                                      Our all operations are not at risk of child labor incidents
                                                                                  because ABM follows human rights policies.

    GRI 409-1         Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan                Seluruh operasional kami tidak berisiko dalam insiden
                      terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja               kerja paksa karena ABM mengikuti kebijakan hak asasi
                                                                                  manusia.
                      Operations and suppliers at significant risk of forced or
                      compulsory labor incidents                                  Our all operations are not at risk of forced labor incidents
                                                                                  because ABM follows a human rights policy.
   GRI 411 -1a        Jumlah total insiden pelanggaran yang teridentifikasi       Tidak ada, untuk penjelasan lebih lengkap dapat dilihat
                      yang melibatkan hak-hak masyarakat adat selama              pada bagian Hak Masyarakat Adat
                      periode pelaporan.
                                                                                  None, for further information can be seen in section Rights
                      Total number of identified incidents of violations          of Indigenous Peoples. below
                      involving the rights of indigenous peoples during the
                      reporting period.




      156         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 157
Operasi dan Pemasok yang Berisiko                       Operations and Suppliers at Significant
Signifikan Terhadap Insiden Kerja                       Risk of Forced or Compulsory Labor
Paksa atau Wajib Kerja [S9.2][GRI 409-1]                Incidents [S9.2][GRI 409-1]
Kami menyadari bahwa kerja paksa terhadap karyawan      We acknowledge that forced labor poses significant
akan berbahaya dan berisiko tinggi yang tentunya akan   risks to employees and can adversely affect the
berpengaruh terhadap kelangsungan operasional           company’s operational continuity. To address this, ABM
Perusahaan. Untuk itu, ABM menerapkan sistem kerja      implements a shift work system, ensuring that employee
giliran. Kami memastikan shift karyawan diatur sesuai   shifts are organized according to operational needs
dengan kebutuhan operasional Perusahaan dengan          while adhering to applicable regulations. ABM enforces
berpedoman pada peraturan yang berlaku. ABM             company policies that mandate a maximum of 8 hours
memberlakukan Peraturan Perusahaan yaitu jumlah         of work per day and 40 hours per week. Any overtime
waktu kerja wajib bagi seluruh karyawan Perusahaan      work is compensated by the company in accordance
adalah 8 (delapan) jam sehari dan 40 (empat puluh)      with labor laws and collective labor agreements (CLA).
jam seminggu. Perusahaan memberikan kompensasi
bagi setiap kelebihan jam kerja berupa upah lembur,
sesuai ketentuan UU Ketenagakerjaan dan Perjanjian
Kerja Bersama (PKB).

ABM berkomitmen untuk menciptakan lingkungan            ABM is committed to fostering a fair work environment
kerja yang adil dan menghormati hak-hak karyawan.       that respects employees’ rights. In managing working
Dalam pengelolaan jam kerja, perusahaan memastikan      hours, the company ensures that overtime is not
tidak memberlakukan secara berlebihan, serta            excessive and complies with legal provisions regarding
mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan         working and rest hours. The company also refrains from
terkait waktu kerja dan istirahat. Perusahaan juga      withholding employees’ original educational certificates,
tidak melakukan penahanan terhadap dokumen              upholding principles of trust and professionalism. All
ijazah asli karyawan. ABM menjunjung tinggi prinsip     administrative processes are conducted with respect
kepercayaan dan profesionalisme, sehingga seluruh       for employees’ privacy and personal ownership rights.
proses administrasi kepegawaian dilakukan dengan
menghormati hak privasi dan hak kepemilikan pribadi
karyawan.

Bagi karyawan yang bertugas di remote area, ABM         For employees stationed in remote areas, ABM provides
memberikan waktu bebas jika tidak dalam kondisi jam     free time outside working hours. Overtime is never
kerja. Karyawan tidak dipaksakan untuk melakukan        forced, especially when environmental conditions or
lembur, terutama jika kondisi lingkungan atau faktor    health and safety factors are unfavorable. Decisions to
kesehatan dan keselamatan tidak memungkinkan.           work overtime are based solely on mutual agreement
Keputusan untuk melakukan lembur sepenuhnya             and consent from the employees involved. Through
berdasarkan kesepakatan dan persetujuan dari            these policies, ABM is dedicated to creating a healthy,
karyawan yang bersangkutan. Melalui kebijakan ini,      safe, and employee-centric work environment.
ABM berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja
yang sehat, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan
karyawan

ABM juga memastikan dalam melaksanakan rekrutmen,       ABM ensures that all recruitment, promotion, and
promosi, dan mutasi karyawan selalu berlandaskan        employee transfer processes are based on mutual
asas kesepakatan antara kedua belah pihak. Hal ini      agreement between both parties. This policy ensures
merupakan bagian dari kebijakan perusahaan untuk        that no coercion or threats are present in the employer-
memastikan tidak ada unsur paksaan ataupun ancaman      employee relationship, thereby eliminating any instances
dalam hubungan kerja antara karyawan dan perusahaan.    of forced labor across ABM’s operations and supply
Sehingga tidak terdapat pekerja yang dipaksa untuk      chain.
bekerja di seluruh operasional perusahaan maupun di
rantai pasokan perusahaan ABM.




                                                                               P T ABM I nve st am a Tbk   157
Page 158
Sosial | Social

                        S
Hak Masyarakat Adat [GRI 411-1]                                      Indigenous Rights [GRI 411-1]
ABM berkomitmen selalu menghormati budaya dan                        ABM is committed to respecting the culture and rights of
hak masyarakat adat maupun masyarakat lokal                          indigenous and local communities in the areas where we
sekitar wilayah operasional perusahaan. Oleh karena                  operate. Thus, ABM consistently uphold and prioritize
itu, ABM senantiasa menghormati dan menjunjung                       the protection of local community rights across all
tinggi perlindungan atas hak-hak masyarakat lokal                    operational regions. When ABM’s operations intersect
di seluruh wilayah operasional. Pemenuhan hak-hak                    with indigenous or local community territories, fulfilling
dari masyarakat adat maupun lokal menjadi prioritas                  their rights becomes a company priority.
perusahaan jika area operasional ABM bersinggungan
dengan wilayah mereka.

Untuk itu, ABM secara konsisten melakukan                            To this end, ABM provides tailored support to meet
pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan                       community needs, particularly through programs that
masyarakat terutama program yang dijalankan                          align with local livelihoods. These efforts aim to maintain
berkaitan dengan mata pencaharian yang sudah                         harmony between ABM and local communities while
turun-temurun. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk                preserving local wisdom and values.
menjaga keharmonisan antara ABM dan komunitas
masyarakat setempat, terutama untuk menjaga nilai-
nilai kearifan lokal.

Sepanjang tahun 2024, tidak ada insiden pelanggaran                  Throughout 2024, there were no reported incidents
yang berkaitan dengan hak-hak masyarakat adat                        of violations related to the rights of indigenous or
atau masyarakat setempat di mana perusahaan                          local communities in ABM’s operational areas. This is
beroperasi. Hal ini dibuktikan dengan nihilnya laporan               evidenced by the absence of complaints through the
pelanggaran, baik dari kanal WBS, media massa,                       WBS, media reports, or direct stakeholder feedback.
maupun penyampaian secara langsung dari para
pemangku kepentingan.

Sebagai bentuk komitmen ABM terhadap hak                             As part of our commitment to indigenous rights, ABM
masyarakat adat, ABM memastikan bahwa setiap                         ensures that all employees receive adequate training and
karyawan mendapatkan pelatihan dan pemahaman                         understanding of human rights protection aspects. This
yang memadai terkait aspek-aspek perlindungan hak                    initiative aims to equip employees with the knowledge
asasi manusia. Langkah ini bertujuan agar seluruh                    to apply human rights principles appropriately and
karyawan mampu menerapkan tindakan yang sesuai                       effectively in their daily work activities.
dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia secara tepat
dan terukur dalam setiap aktivitas kerja sehari-hari.

Area Dilindungi                                                      Protected Areas
ABM memastikan bahwa seluruh wilayah operasional                     ABM ensures that none of its operational areas overlap
tidak berada dalam kawasan masyarakat adat, kawasan                  with indigenous territories, IUCN-protected areas,
lindung berdasarkan Kategori Manajemen Kawasan                       Ramsar Convention sites, or nationally designated
Lindung IUCN, Konvensi Ramsar, maupun legislasi                      conservation zones. Nevertheless, ABM remains
nasional. Meskipun demikian, ABM tetap berkomitmen                   committed to environmental preservation by establishing
pada kelestarian lingkungan dengan menetapkan                        biodiversity protection zones in several operational
kawasan perlindungan keanekaragaman hayati di                        areas. As of 2024, ABM has undertaken environmental
sejumlah wilayah operasionalnya. Hingga tahun 2024,                  restoration efforts covering approximately 2,000
ABM telah melaksanakan upaya pemulihan lingkungan                    hectares across various operational sites.
dengan total luas sekitar 2.000 hektar yang tersebar di
berbagai area operasional.




      158         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 159
                                                        NDAQ S10
                              HAK ASASI MANUSIA | HAK ASASI MANUSIA



                                             NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ S10.1 Apakah perusahaan Anda mengikuti                Ya
              kebijakan hak asasi manusia?                 Perusahaan kami mengikuti kebijakan hak asasi manusia
              Does your company follow a human rights      Yes
              policy?                                      Our company follows the human rights policy

NDAQ S10.2 Apakah kebijakan hak asasi manusia Anda         Dalam hal hak asasi manusia baik di tempat kerja maupun di rantai
              Lihat juga: mencakup pemasok dan vendor?     pasokan, ABM secara umum diatur dalam kode etik dan peraturan
              Does your human rights policy cover          perusahaan yang berlaku bagi seluruh karyawan serta klausul-klausul
              suppliers and vendors?                       perjanjian kontrak dan pakta integritas yang disepakati oleh pemasok
                                                           kami menjadi pendekatan ABM untuk memastikan perlindungan hak
                                                           asasi manusia. Terkait dengan tinjauan implementasi, ABM senantiasa
                                                           mengikuti ketentuan yang diminta oleh regulasi yang berlaku,
                                                           termasuk dalam melakukan tinjauan HAM. Hingga saat ini, kami
                                                           belum merencanakan penyelenggaraan sesi pelatihan khusus HAM,
                                                           mengingat pertimbangan efektivitas dan efisiensi. Namun demikian,
                                                           kami secara rutin melaksanakan sosialisasi peraturan perusahaan,
                                                           yang mencakup klausul hak asasi manusia, setiap tahun bagi seluruh
                                                           karyawan.
                                                           When it comes to human rights both in the workplace and in the supply
                                                           chain, ABM is generally governed by a code of conduct and company
                                                           regulations that apply to all employees, as well as the clauses of
                                                           contractual agreements and integrity pacts agreed with our suppliers,
                                                           which are ABM’s approach to ensuring the protection of human
                                                           rights. In terms of the implementation review, ABM always follows
                                                           the provisions required by applicable regulations, including when
                                                           conducting human rights reviews. At this moment, we have not planned
                                                           to organize specific human rights training sessions, considering
                                                           effectiveness and efficiency considerations. However, we routinely
                                                           conduct annual socialization of company regulations, including human
                                                           rights clauses, for all employees.


 GRI 410-1    Pelatihan karyawan mengenai kebijakan atau ABM memastikan bahwa 100% petugas keamanan, termasuk yang
              prosedur hak asasi manusia.                   berasal dari pihak ketiga, telah menerima pelatihan resmi mengenai
              Employee training on human rights policies or kebijakan organisasi terkait hak asasi manusia dan prosedur
              procedures.                                   keamanan yang berlaku. Persyaratan pelatihan ini diberlakukan secara
                                                            setara bagi seluruh petugas keamanan, baik yang direkrut langsung
                                                            oleh perusahaan maupun yang disediakan oleh pihak ketiga, guna
                                                            memastikan penerapan standar keamanan yang bertanggung jawab
                                                            dan menghormati hak asasi manusia di seluruh area operasional.
                                                           ABM ensures that 100% of security personnel, including those from
                                                           third parties, have received formal training on the organization’s human
                                                           rights policies and security procedures. This training requirement
                                                           applies equally to all security guards, whether recruited directly by the
                                                           company or provided by third parties, to ensure responsible security
                                                           standards and respect for human rights in all operational areas.




                                                                                             P T ABM I nve st am a Tbk    159
Page 160
Sosial | Social

                        S                                            NDAQ S11
                               KEGIATAN CSR | CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
                                                           [SEOJK F.23][GRI 203][GRI 413]




Pendekatan Manajemen                                                          Management Approach
Tumbuh dan berkembangnya ABM saat ini tidak                                   ABM’s growth and development are deeply rooted
terlepas dari dukungan besar yang diberikan                                   in the strong support of all stakeholders, particularly
oleh seluruh pemangku kepentingan, khususnya                                  the communities in which we operate. Therefore, the
masyarakat. Untuk itu, Perusahaan harus memiliki                              company strives to balance economic, environmental,
tujuan dan target yang selaras dan seimbang antara                            and social performance. ABM is committed to generating
kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial. ABM selalu                           positive outcomes that extend beyond business success,
berupaya menghasilkan kinerja positif yang tidak hanya                        aiming to deliver broad benefits and added value to the
berfokus pada keberhasilan bisnis, tetapi juga pada                           communities.
bagaimana ABM dapat memberikan manfaat yang luas
dan menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.

ABM menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat                               ABM demonstrates its commitment to communities
melalui berbagai program yang secara langsung                                 through various programs that directly contribute to
berkontribusi pada pertumbuhan serta pembangunan                              economic and social development in our operational
ekonomi dan sosial di sekitar wilayah operasional. Di                         areas. These include investments in local infrastructure,
antaranya, ABM berinvestasi dalam pengembangan                                such as healthcare facilities, road access, and educational
infrastruktur lokal, seperti pembangunan fasilitas                            services, which significantly enhance the well-being of
kesehatan, akses jalan, dan layanan pendidikan,                               surrounding communities. ABM consistently develops
yang secara langsung meningkatkan kesejahteraan                               local potential and empowers communities through
masyarakat     sekitar.  ABM      secara   konsisten                          targeted corporate social responsibility (CSR) initiatives
mengembangkan potensi lokal dan memberdayakan                                 and the Master Plan for Community Empowerment (RI-
masyarakat melalui kebijakan tanggung jawab                                   PPM). These programs are implemented by the CSR
sosial perusahaan (CSR) yang terarah dan dokumen                              functions of each subsidiary, with regular evaluations
Rencana Induk Pemberdayaan Masyarakat (RI-PPM).                               conducted by the Board of Directors.
Implementasi program-program ini dilakukan oleh
fungsi CSR di masing-masing anak perusahaan, dengan
evaluasi yang dilaksanakan secara rutin oleh Direksi.

Dalam pelaksanaan program CSR, ABM senantiasa                                 In executing CSR programs, ABM collaborates with
berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku                                  government bodies and local stakeholders to ensure
kepentingan setempat untuk memastikan program                                 alignment with community needs and sustainable
yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat                            development commitments. The positive impacts of
dan sejalan dengan komitmen terhadap pembangunan                              these programs include enhancing economic capacity
berkelanjutan. Dampak positif dari program-program                            through entrepreneurship training, improving education
ini meliputi peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat                         quality via scholarships, and supporting public health
melalui pelatihan kewirausahaan, peningkatan kualitas                         through disease prevention and free healthcare services.
pendidikan dengan menyediakan beasiswa, dan                                   ABM prioritizes human rights principles and complies
mendukung kesehatan masyarakat melalui program                                with local and national regulations. Additionally, our
pencegahan penyakit dan layanan kesehatan gratis.                             programs are designed to align with the Sustainable
ABM juga mengutamakan prinsip-prinsip hak asasi                               Development Goals (SDGs) across various sectors,
manusia serta mematuhi aturan dan regulasi yang                               including economy, health, infrastructure, education,
ditetapkan oleh pemerintah daerah maupun pusat.                               environment, culture, and social development.
Selain itu, program-program yang dilaksanakan oleh
perusahaan dirancang agar selaras dengan tujuan
pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development
Goals/SDGs) di berbagai bidang, seperti ekonomi,
kesehatan, infrastruktur, pendidikan, lingkungan,
budaya, dan sosial.



      160         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 161
Evaluasi Pendekatan Manajemen                             Management Approach Evaluation
[GRI 2-25]                                                [GRI 2-25]


Program CSR yang dilaksanakan oleh ABM bertujuan          ABM’s CSR programs aim to deliver significant social
untuk memberikan kontribusi sosial yang signifikan        contributions while fostering community development
sekaligus mendorong pengembangan potensi                  toward sustainable well-being and self-reliance,
masyarakat menuju terciptanya kesejahteraan dan           particularly for communities near our operational
kemandirian yang berkelanjutan, khususnya bagi            areas. ABM maintains consistent communication with
komunitas di sekitar wilayah operasional perusahaan.      stakeholders regarding social, economic, and cultural
ABM secara konsisten berkomunikasi dengan seluruh         aspects to ensure our presence maximizes positive
pemangku kepentingan terkait berbagai aspek sosial,       impacts in line with community expectations, needs,
ekonomi, dan budaya lokal. Hal ini dilakukan untuk        and local wisdom.
memastikan kehadiran perusahaan dapat memberikan
dampak positif yang maksimal, sesuai dengan
harapan, kebutuhan, serta menghormati kearifan lokal
masyarakat di setiap daerah operasional.

Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan, ABM secara       As part of our sustainability efforts, ABM conducts
rutin melakukan penilaian tahunan terhadap laporan        annual assessments of CSR program performance
kinerja dan pencapaian KPI terkait pelaksanaan            and key performance indicators (KPIs). Based on the
program CSR. Berdasarkan evaluasi tahun 2024,             2024 evaluation, ABM successfully implemented all
ABM berhasil merealisasikan program-program CSR           planned CSR programs, ensuring optimal execution and
sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, sehingga     significant impact across all subsidiaries.
seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh entitas anak
dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak
yang signifikan.

Selain itu, ABM berkomitmen untuk membangun               Furthermore, ABM is committed to building harmonious
hubungan yang harmonis dan konstruktif dengan seluruh     and constructive relationships with stakeholders.
pemangku kepentingan. Perusahaan menyediakan              The company provides accessible channels for
akses bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan          community grievances or complaints and actively
atau pengaduan, serta secara aktif membuka dialog         engages in dialogue to achieve mutually beneficial
guna mencapai solusi yang saling menguntungkan            solutions. Complaints can be submitted through ABM’s
bagi kedua belah pihak. Keluhan atau pengaduan            headquarters in Jakarta or subsidiary offices nationwide.
dapat disampaikan melalui kantor pusat ABM di Jakarta     Each complaint is documented by the external relations
maupun kantor anak perusahaan yang tersebar di            function and forwarded to relevant departments for
berbagai daerah. Setiap keluhan atau pengaduan yang       appropriate resolution.
diterima didokumentasikan dengan baik oleh fungsi
hubungan eksternal dan diteruskan kepada fungsi
terkait untuk ditindaklanjuti dengan solusi yang tepat.

Operasi dengan Keterlibatan Masyarakat Lokal,             Operations Involving Local Communities, Impact
Penilaian Dampak, dan Program Pengembangan                Assessments, and Development Programs
[S11][OJK F.25][GRI 2-25][GRI 413-1]                      [S11][OJK F.25][GRI 2-25][GRI 413-1]

Dalam merancang dan melaksanakan program                  In designing and implementing community empowerment
pemberdayaan serta pengembangan masyarakat, ABM           and development programs, ABM actively collaborates
senantiasa bersinergi dan menjalin komunikasi aktif       with stakeholders to support sustainable development.
dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung          ABM ensure that each subsidiary in our operational
terciptanya pembangunan yang berkelanjutan. ABM           areas executes CSR programs that are develop based
berupaya memastikan bahwa setiap anak perusahaan          on assessments of operational impacts, stakeholder
di wilayah operasionalnya melaksanakan program CSR        input, and local needs.
yang dirancang berdasarkan penilaian dampak negatif
dari kegiatan operasional, masukan, kebutuhan, serta
harapan pemangku kepentingan setempat.




                                                                                  P T ABM I nve st am a Tbk   161
Page 162
Sosial | Social

                        S
Untuk mendukung hal tersebut, ABM telah membentuk
Komite ESG (Environmental, Social, and Governance)
                                                                                To support this, ABM has established an ESG
                                                                                (Environmental, Social, and Governance) Committee
yang bertugas mengawasi dan memastikan pelaksanaan                              to oversee and ensure the targeted and measurable
program CSR berjalan secara tepat sasaran dan terukur.                          implementation of CSR programs. Comprising experts
Komite ini terdiri dari berbagai pihak yang memiliki                            in ESG fields, the committee ensures alignment with
kompetensi di bidang ESG, sehingga program CSR                                  sustainability and social justice principles. With the ESG
yang dijalankan dapat selaras dengan prinsip-prinsip                            Committee in place, ABM aims to deliver substantial
agenda tujuan pencapaian keberlanjutan dan keadilan                             benefits to communities and the environment.
sosial. Dengan keberadaan Komite ESG, diharapkan
program-program CSR dapat memberikan manfaat
besar bagi masyarakat.

Selain itu, 100% operasi ABM telah mencakup program                             Additionally, 100% of ABM’s operations include
keterlibatan masyarakat, mencerminkan komitmen                                  community engagement programs, reflecting our
perusahaan dalam memastikan setiap aktivitas                                    commitment to ensuring positive impacts on surrounding
operasionalnya membawa dampak positif bagi                                      communities.
komunitas sekitar.

Berikut di bawah ini merupakan ringkasan flagship CSR                           Below is a summary of the flagship CSR programs for
program unggulan dari masing-masing anak perusahaan                             each ABM subsidiary set to be implemented in 2024:
ABM yang dijalankan di tahun 2024:




                                                      Sinergi                Total Jumlah                   Durasi
    Pilar CSR               Objective                Program               Penerima Manfaat                Program    GRI / SDG Linkage
    CSR Pillar              Objective                Synergy                Total number of                Program    GRI / SDG Linkage
                                                     Program                 beneficiaries                 Duration

                                                                                                              4
                                                  MDP -
                                                                     16 orang | People                      bulan
                                                  SSB
                                                                                                            month

                                                                     • 928 orang siswa
                                                                     • 72 orang guru
                                                  Teaching            (SMKN 1 Tapin Selatan)                  3
                                                  Factory -                                                 bulan
                                                  CK Site BMB        • 928 students                         month
                                                                     • 72 teachers
                                                                      (SMKN 1 Tapin Selatan)
                      Meningkatkan                                   325 orang (terdiri dari guru, siswa
                      Kemampuan Talenta                              dan relawan)                             3
                                                  CKB -
 Pendidikan           Lokal                                                                                 tahun
                                                  Rumah Autis        325 people (consisting of teachers,
 Education                                                                                                   year
                      Elevating Local                                students and volunteers)
                      Talent Capability
                                                  Fresh Green
                                                  Operator (FGO)                                              3
                                                                     FGO=174 orang |people
                                                  Fresh Green                                               bulan
                                                                     FGT=93 orang | people
                                                  Technical (FGT)                                           month
                                                  - CK

                                                                     20 orang mahasiswa/i
                                                                     (desa lingkar tambang dan                6
                                                  Beasiswa –         Kab. Tanah Bumbu)                      bulan
                                                  TIA Scholarship
                                                                     20 students (villages around the       month
                                                                     mine and Tanah Bumbu Regency)




       162        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 163
                                            Sinergi               Total Jumlah                   Durasi
  Pilar CSR            Objective           Program              Penerima Manfaat                Program         GRI / SDG Linkage
  CSR Pillar           Objective           Synergy               Total number of                Program         GRI / SDG Linkage
                                           Program                beneficiaries                 Duration


                  Meningkatkan
                  Kemampuan Talenta     Perlengkapan                                                  1
Pendidikan        Lokal                 Sekolah CKB       270 orang | people                        hari
Education
                  Elevating Local       School Supplies                                             day
                  Talent Capability


                                                          28 Nelayan di area pesisir pantai
                                                                                                      1
                                        Mangrove -        Romokalisari
                                        CKB                                                        tahun
                                                          28 Fishermen in Romokalisari
                                                                                                    year
                                                          coastal area
                                                          Kerjasama perawatan Mangrove
                                                          dengan Program Kampung Iklim
                                                                                                      1
                                                          (Proklim) Kariangau-Balikpapan
                                        Mangrove - SSB                                             tahun
                                                          Collaboration of Mangrove planting
                                                                                                    year
                                                          with Climate Village Program
Lingkungan &                                              (Proklim) Kariangau-Balikpapan
                  Melibatkan
Dampak            Pelestarian           Pedampingan
Ekologis          Keanekaragaman        Sekolah           20 orang siswa
Environment &     Hayati                Adiwiyata         10 orang guru (SMAN 1
                                        Mandiri           Sungai Loban)                              1
Ecological        Engage Biodiversity                                                              tahun
Impact            Preservation          Independent       20 students                               year
                                        Adiwiyata         10 teachers (SMAN 1
                                        School            Sungai Loban)
                                        Mentoring



                                        FAITH                                                       3
                                        (Food Always In 91 Orang | people                         bulan
                                        The House)                                                month



                                                          10 orang Ibu Desa Bunati Kec.
                                        Batik             Sungai Loban,Kab. Tanah Bumbu              1
                                        Sasirangan -      10 moms of Bunati Village, Sungai        tahun
                                        TIA               Loban sub-district, Tanah Bumbu           year
                                                          district
                  Membangun             Budidaya
Pemberdayaan                                                                                         6
                  Kesejahteraan         Perikanan – TIA   5 Kelompok
Ekonomi                                                                                           Bulan
                  Masyarakat            Fisheries         5 group
Economic                                                                                          month
                  Building Welfare      cultivation
Empowerment
                  Communities
                                        Budidaya dan
                                        pengolahan        Petani hutan Kopi
                                        Kopi - ABM        Coffee forest farmers                       1
                                        Coffee            • Area Tahura Sultan Adam:           minggu week
                                        cultivation and    10 orang | people
                                        processing
                                        Pendidikan
                                        tentang                                                      6
                  Mengembangkan         Stunting          150 orang se Kec. Angsana
Kesehatan                                                 50 people in Angsana Sub-district       bulan
                  Mata
Masyarakat                              Education of                                              month
                  Pencaharian
& Infrastruktur                         Stunting - TIA
                  Masyarakat
Public Health &                                           53 anak stunting di Puskesmas
                  Develop Community                                                                  6
Infrastructure                          Stunting          Sukapura - Cilincing Jakut
                  Livelihood                                                                      bulan
                                        - CKB             53 stunted children at Sukapura
                                                                                                  month
                                                          Health Center - Cilincing Jakut




                                                                                               P T ABM I nve st am a Tbk   163
Page 164
Sosial | Social

                        S
Program Pendidikan Masyarakat [S11]                                  Community Education Programs [S11]
Bidang pendidikan senantiasa menjadi perhatian utama                 Education remains a central focus of ABM’s CSR
pelaksanaan program CSR Perusahaan. Bagi ABM,                        initiatives. We believe education is key to shaping
pendidikan menjadi kunci penting dalam membangun                     mindsets and competencies, ultimately driving
pola pikir dan kompetensi masyarakat sehingga pada                   community future progress.
akhirnya akan membawa kemajuan masyarakat di masa
yang akan datang.

Pelaksanaan program CSR bidang pendidikan yang                       ABM’s education-focused CSR programs aim to
dijalankan ABM berfokus pada peningkatan kualitas                    enhance the quality and competitiveness of human
dan daya saing SDM bagi masyarakat di sekitar                        resources in our operational areas. Beyond meeting
wilayah operasional. Selain untuk memenuhi kebutuhan                 the need for skilled professionals at project sites,
SDM profesional di tingkat tapak proyek, ABM juga                    ABM supports government efforts to improve human
berkeinginan untuk mendukung program pemerintah                      resource capacity in remote regions.
dalam peningkatan kapasitas SDM hingga ke wilayah
pelosok.

Beberapa program unggulan di pilar Pendidikan yang                   Several key programs in the Education pillar run by
dijalankan Grup ABM, antara lain:                                    the ABM Group include:

1. Fresh Green Operator (FGO), Fresh Green Technical                 1. Fresh Graduate Operator (FGO) and Fresh Green
   (FGT), dan Program Teaching Factory yang                             Technical (FGT) programs, along with the Teaching
   dilaksanakan oleh CK.                                                Factory Program by CK.
2. Welding Development Program (WDP), Machining                      2. Welding Development Program (WDP), Machining
   Development Program (MDP), Saya Senang Belajar,                      Development Program (MDP), Saya Senang Belajar,
   Guru Tamu dan kerjasama pemagangan (internship)                      Guru Tamu, and SMK internship collaborations by
   siswa SMK yang dilaksanakan oleh SSB.                                SSB.
3. CKB melaksanakan kegiatan Peningkatan kapasitas
   guru untuk sekolah berkebutuhan khusus (Rumah                     3. Capacity-building for teachers at special needs
   Autis), dan bantuan peralatan sekolah di SDN                         schools (Autism House) and school equipment
   Amamapare Mimika - Papua Tengah dengan total                         donations at SDN Amamapare Mimika – Central
   anak didik 270 anak.                                                 Papua, benefiting 270 students by CKB.
4. Beasiswa pendidikan tinggi, pendampingan sekolah
   Kurikulum Merdeka, kunjungan industri dan kuliah                  4. Higher education scholarships, support for
   lapangan, serta bantuan sarana sekolah, yang                         the Merdeka Curriculum, industrial visits, and
   dilaksanakan oleh TIA.                                               school facility assistance by TIA.
5. ABM juga melaksanakan program bantuan
   pendidikan, beberapa program yang dijalankan                      5. ABM also implements various educational
   antara lain Program Pengembangan Kompetensi                          support programs, including teacher competency
   Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Program Kejar                      development, equivalency education (Paket A, B,
   Paket A, B, dan C, serta bantuan fasilitas belajar yang              and C), and school infrastructure assistance.
   berbentuk sarana dan prasarana sekolah.

Dalam implementasi pelaksanaan CSR, Grup ABM                         In implementing CSR, ABM collaborates with
selalu bersinergi dengan para pemangku kepentingan                   stakeholders    such    as   central    government,
terkait seperti Pemerintah, Dinas Pendidikan, Dinas                  government of education offices, labor departments
Ketenagakerjaan dan Balai Besar Latihan Kerja (BBLK),                and vocational training centers (BBLK) and other
serta Institusi pendidikan. Berbagai topik materi                    education institutions. Training topics include
pembelajaran diantaranya yaitu internalisasi nilai grup              internalizing TMT Group values, mental and character
TMT, penguatan mental dan karakter, penerapan                        development, occupational health and safety (OHS)
standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta                  standards, and industry exposure.
pengenalan terhadap industri.

Wujud komitmen ABM pada pilar pendidikan, sepanjang                  A manifestation of ABM’s commitment to the education
tahun 2024 total alokasi sebesar Rp. 9,83 miliar.                    pillar, throughout 2024 the total allocation is IDR. 9,83
                                                                     billion.




      164         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 165
Sanggar Sarana Baja Tingkatkan                         Sanggar Sarana Baja Enhances
Kompetensi Masyarakat Melalui                          Community Competency Through
Machining Development Program                          Machining Development Program
(MDP)                                                  (MDP)
Sebagai     bagian   dari   komitmen    terhadap       As part of its commitment to community development,
pengembangan masyarakat di sekitar area                SSB—an ABM subsidiary specializing in engineering
operasional, SSB sebagai anak usaha ABM yang           and manufacturing services—implemented the
bergerak di bidang jasa rekayasa dan manufaktur,       Machining Development Program (MDP). This CSR
melaksanakan Machining Development Program             initiative aims to enhance the technical skills of local
(MDP). Program ini merupakan salah satu inisiatif      communities.
corporate social responsibility (CSR) perusahaan
yang bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat
lokal.
                                                       MDP equips participants with industrial machine
MDP dirancang untuk membekali peserta dengan           operation skills, including CNC (Computer Numerical
keterampilan teknis di bidang pengoperasian mesin      Control) machines, Portable Line Boring Machines,
industri, seperti mesin Mesin CNC (Computer            and lathes. A total of 16 participants from regions such
Numerical Control), Portable Line Boring Machine,      as Balikpapan, Samarinda, and Sebamban completed
dan Mesin Bubut. Sebanyak 16 peserta dari berbagai     intensive training and are now in the On-the-Job
wilayah di Kalimantan, termasuk Balikpapan,            Training (OJT) phase.
Samarinda, dan Sebamban, berhasil menyelesaikan
tahap pelatihan intensif dan kini memasuki fase On
the Job Training (OJT).
                                                       During this phase, participants apply their skills in
Dalam fase ini, peserta diharapkan dapat menerapkan    real-world settings. Such that, 3 participants have
keterampilan yang diperoleh secara langsung di         already been recruited by SSB, demonstrating
lapangan. Dari seluruh peserta, sebanyak 3 orang       the program’s success in producing job-ready
telah direkrut untuk bergabung dan bekerja di          professionals.
SSB, mencerminkan keberhasilan program dalam
mencetak tenaga kerja yang siap pakai.
                                                       Through MDP, SSB is committed to not only
Melalui MDP, SSB berkomitmen untuk tidak hanya         developing skilled workers but also improving the
mencetak tenaga kerja yang terampil dan profesional,   quality of life for communities near its operations.
tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas
hidup masyarakat di sekitar area operasional
perusahaan.




                                                                              P T ABM I nve st am a Tbk   165
Page 166
Sosial | Social

                        S
Lingkungan dan Dampak Ekologis                                       Environment and Ecological Impact

ABM menyadari bahwa pemangku kepentingan memiliki                    ABM recognizes stakeholders’ growing concerns
perhatian yang besar terhadap isu lingkungan dan                     about environmental and climate change issues. Thus,
perubahan iklim. Oleh karena itu, kami berkomitmen                   we are committed to actively supporting environmental
untuk berperan aktif dalam mendukung upaya pelestarian               conservation efforts. Our operations prioritize
lingkungan. Kami senantiasa memastikan bahwa setiap                  sustainability principles to minimize ecological impacts,
kegiatan operasional Perusahaan dilaksanakan dengan                  including effects on local flora and fauna.
mengutamakan prinsip-prinsip keberlanjutan, dengan
tujuan untuk meminimalkan dampak operasional terhadap
lingkungan, termasuk fauna dan flora di sekitar wilayah
operasional.

ABM juga berkomitmen untuk berperan aktif dalam                      ABM is dedicated to actively involve in sustainable
pelestarian lingkungan yang dikelola secara berkelanjutan,           environmental management through collaborative
melalui berbagai inisiatif dan inovasi yang berkolaborasi            initiatives with stakeholders. These commitments align
dengan pemangku kepentingan terkait dalam program-                   with government targets for achieving the Sustainable
program lingkungan. Komitmen ini selaras dengan target               Development Goals (SDGs).
pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan
berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs).

Grup ABM berkomitmen untuk melaksanakan program                      ABM Group is committed to rehabilitating and
rehabilitasi dan revegetasi pada lahan kritis, baik di dalam         revegetating programs on critical lands within and
maupun di luar wilayah konsesi operasional. Kegiatan                 outside operational concessions. These activities
ini bertujuan untuk memulihkan kesuburan tanah,                      aim to restore soil fertility, enhance water absorption
meningkatkan daya serap serta cadangan air tanah, dan                and groundwater reserves, and support biodiversity
mendukung pelestarian keanekaragaman hayati.                         conservation.

Di kawasan hulu, Grup ABM melaksanakan program                       In upstream areas, ABM Group conducts land
rehabilitasi lahan melalui penanaman kombinasi tanaman               rehabilitation by planting cover crops and various tree
penutup dan berbagai jenis pohon, seperti ulin, cemara,              species, such as ulin, pine, mangroves, ketapang,
bakau, ketapang, meranti, gaharu, mahoni, mahang,                    meranti, agarwood, mahogany, mahang, angsana, and
angsana, serta tanaman bernilai ekonomis, seperti karet,             economically valuable plants like rubber, candlenut,
kemiri, durian, cempedak, jengkol, petai, dan sukun.                 durian, cempedak, jengkol, petai, and breadfruit.

Keanekaragaman varietas ini menciptakan peluang                      This diversity of crops provides sustainable income
pendapatan berkelanjutan melalui hasil panen buah,                   opportunities through fruit harvests, sap extraction,
getah, maupun produksi pupuk kompos organik. Selain                  and the production of organic compost. Additionally,
itu, inisiatif ini menghasilkan efek domino, seperti                 this initiative creates a domino effect by developing
pengembangan potensi ekowisata yang dapat dikelola                   ecotourism potential that can be independently
secara mandiri oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)                  managed by local Village-Owned Enterprises
setempat, serta pemberdayaan perkebunan masyarakat                   (BUMDes) and empowering community plantations to
untuk menghasilkan komoditas hasil hutan bukan kayu.                 produce non-timber forest product commodities.

Selain itu ABM juga melakukan rehabilitasi Daerah Aliran             ABM also prioritizes the rehabilitation of Watershed
Sungai (DAS) yang menjadi salah satu prioritas penting               Areas (DAS), which are crucial for environmental
dalam menjaga lingkungan dan mendukung pembangunan                   sustainability in Indonesia. Damage to DAS affects
yang berkelanjutan di Indonesia. Kerusakan DAS tidak                 ecosystems and human livelihoods dependent on
hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga pada                     water resources. Aligned with Government Regulation
kehidupan manusia yang bergantung pada sumber                        No. 37 of 2012, ABM, through its subsidiary PT Tunas
daya air. Untuk itu, selaras dengan Peraturan Pemerintah             Inti Abadi (TIA), undertakes DAS rehabilitation in
Nomor 37 tahun 2012, ABM melakukan berbagai upaya                    priority areas such as Sebamban Baru Village (KPH
rehabilitasi DAS melalui entitas usaha, TIA berkomitmen              Kusan), Tiwingan Lama Village (Aranio District), and
mengambil langkah konkret melalui berbagai program                   Kalaan Village (Aranio District) within the Sultan Adam
yang dijalankan di tiga lokasi rehabilitasi prioritas yakni          Forest Park Conservation Area.
Desa Sebamban Baru di wilayah KPH Kusan, Desa
Tiwingan lama dan Desa Kalaan di Kecamatan Aranio
yang berada di kawasan Konservasi Taman Hutan Raya
Sultan Adam.



      166         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 167
Komitmen nyata dalam kegiatan rehabilitasi DAS dapat       Genuine commitment to watershed rehabilitation
dilihat dari rentang tahun 2013-2014 dilakukan kegiatan    activities is evident from 2013 to 2014, during which
penanaman pohon dengan luasan lahan 2.067 hektare.         tree planting took place across 2,067 hectares. In
Tidak hanya melakukan penanaman, TIA juga melakukan        addition to planting, TIA conducts regular monitoring
pemantauan dan perawatan berkala untuk mendukung           and maintenance to support plant growth and ensure
pertumbuhan tanaman guna memastikan keberhasilan           successful rehabilitation.
rehabilitasi.

Di kawasan tengah, entitas anak ABM bersinergi untuk       In midstream areas, ABM subsidiaries implement
menjalankan upaya perlindungan lingkungan hidup dan        environmental protection and cost-efficiency initiatives.
efisiensi biaya operasional. Beberapa inisiatif yang       The initiatives include the use of biofuels, optimization
dilaksanakan meliputi penggunaan BBM nabati atau           of electric equipment, water recycling, regular emission
biofuel, optimasi penggunaan peralatan berbasis tenaga     measurements, and careful management of hazardous
listrik, daur ulang serta konservasi air, pengukuran       waste.
emisi secara berkala, dan pengelolaan limbah Bahan
Berbahaya dan Beracun (B3) dengan cermat.

Inisiatif lain yang dijalankan di kawasan tengah adalah    Other midstream initiatives include efficient mining
penataan tahapan penambangan secara efisien.               stage planning, which supports energy savings and
Langkah ini tidak hanya mendukung penghematan              accelerates land reclamation and rehabilitation post-
energi, tetapi juga mempercepat proses reklamasi           mining. Reclamation uses a conventional method
dan rehabilitasi lahan setelah kegiatan penambangan        with a 60:40 ratio of fast-growing to long-cycle loxal
berakhir. Proses reklamasi menggunakan metode              plants. thus generating a domino effect that increases
konvensional dengan komposisi tanaman fast growing         employment for village communities around the
dan tanaman lokal berdaur panjang dalam rasio              operational area.
60:40 persen. Metode konvensional ini memberikan
peluang untuk melibatkan masyarakat lokal dalam
pelaksanaannya, sehingga menciptakan efek domino
berupa peningkatan penyerapan tenaga kerja bagi
masyarakat desa di sekitar wilayah operasional.

Di kawasan pesisir, Grup ABM mengupayakan penataan         In coastal areas, ABM focuses on environmental
dan konservasi lingkungan, serta perlindungan terhadap     conservation and land protection. Initiatives include
daratan. Inisiatif yang dilakukan yaitu transplantasi      coral reef transplantation in South Kalimantan and
terumbu karang di Kalimantan Selatan, serta rehabilitasi   mangrove rehabilitation in Balikpapan, Surabaya, and
kawasan hutan bakau. Rehabilitasi bakau dilakukan          South Kalimantan, which done simultaneously with
simultan di tiga wilayah sekaligus yaitu Balikpapan,       over 10,000 trees planted. Mangroves not only prevent
Surabaya, dan Kalimantan Selatan, dengan total             coastal erosion and enrich biodiversity but also serve
tegakan pohon mencapai lebih dari 10 ribu pohon.           as measurable carbon sinks for the company.
Selain bermanfaat untuk mencegah abrasi pantai dan
memperkaya keanekaragaman hayati, kawasan bakau
juga menjadi sentra serapan karbon perusahaan yang
terukur.

Sepanjang tahun 2024, Grup ABM berkomitmen secara          Throughout 2024, the ABM Group is committed to
berkelanjutan melanjutkan inisiatif konservasi dan         ongoing environmental conservation and rehabilitation
rehabilitasi lingkungan dengan total investasi sebesar     initiatives, with a total investment of IDR 416,911,286.
Rp. 416.911.286,-




                                                                                  P T ABM I nve st am a Tbk   167
Page 168
Sosial | Social

                        S
                                                                     Mengelola 100 Hektare Lahan
                                                                     Rehabilitasi untuk Masa Depan
                                                                     Berkelanjutan
                                                                     “Harapan kami adalah agar hutan yang kami kelola dapat
                                                                     terus memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi
                                                                     generasi mendatang. Kami ingin memastikan bahwa upaya
                                                                     rehabilitasi ini berkelanjutan dan dapat menjadi model
                                                                     di wilayah lain. Masyarakat juga harus memahami arti
                                                                     penting hutan sebagai penyangga kehidupan dan selalu
                                                                     meningkatkan perannya dalam perlindungan, pengawetan,
                                                                     dan pemanfaatan kawasan hutan secara lestari sehingga
                                                                     dapat menciptakan masyarakat yang sejahtera dan hutan
                                                                     yang lestari.


                                                                     Managing 100 Hectares of Rehabilitated
                                                                     Land for a Sustainable Future
                                                                     “Our hope is that the forest we manage will continue to
                                                                     provide ecological and economic benefits for future
                                                                     generations. We aim to ensure that these rehabilitation efforts
                                                                     are sustainable and can serve as a model for other regions.
                                                                     The community must also understand the importance of
                                                                     forests as life-support systems and continually enhance
         Bapak Ahmad Yani                                            their role in protecting, preserving, and sustainably utilizing
         Pengawas KTH Alimpung                                       forest areas. This will lead to prosperous communities and
                                                                     sustainable forests.”




Pada tahun 2024, upaya ABM di bidang lingkungan                             In 2024, ABM’s environmental efforts yielded
telah membuahkan hasil yang membanggakan dengan                             remarkable achievements, earning several prestigious
diraihnya berbagai penghargaan dan sertifikasi, di                          awards and certification, including:
antaranya:

• Penghargaan Kementerian ESDM Minerba - Good                               • Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
  Mining Practice (GMP) Kategori Utama, Aspek                                 Award – Good Mining Practice (GMP) in the Main
  Lingkungan Hidup Pertambangan                                               Category for Environmental Aspects of Mining.
• ISO 37001: 2016 mengenai Sistem Manajemen Anti                            • ISO 37001:2016 – Anti-Bribery Management System.
  Penyuapan
• ISO 9001:2015 mengenai Sistem Manajemen Mutu                              • ISO 9001:2015 – Quality Management System.
• ISO 14001:2015 mengenai Sistem Manajemen                                  • ISO 14001:2015 – Environmental Management System.
  Lingkungan
• ISO 45001: 2018 mengenai Sistem Kesehatan dan                             • ISO 45001:2018 – Occupational Health and Safety
  Keselamatan Kerja                                                           Management System.
• Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan                              • Occupational Health and Safety Management System
  Kesehatan Kerja (SMK3)                                                      (SMK3) Certification.




      168         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 169
ABM Investama Peringati                               ABM Investama
Hari Keanekaragaman Hayati                            Commemorates International
Internasional dengan Penanaman                        Biodiversity Day with Mangrove
Mangrove                                              Planting
Dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman         In celebration of International Biodiversity Day on
Hayati Internasional yang jatuh pada 22 Mei 2024,     May 22, 2024, PT ABM Investama Tbk (ABMM) and
PT ABM Investama Tbk (ABMM) bersama keempat           its four subsidiaries-PT Cipta Kridatama (CK), PT
anak usahanya-PT Cipta Kridatama (CK), PT Cipta       Cipta Krida Bahari (CKB Logistics), PT Prima Wiguna
Krida Bahari (CKB Logistics), PT Prima Wiguna         Parama (PWP), and PT Sanggar Sarana Baja (SSB)-
Parama (PWP), dan PT Sanggar Sarana Baja (SSB)-       organized a mangrove planting event at the Muara
melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di           Angke Nature Reserve (TWA) in North Jakarta.
Taman Wisata Alam (TWA) Muara Angke, Jakarta
Utara.

Mengusung tema “Jadilah Bagian dari Rencana”          Under the theme “Be Part of the Plan,” this initiative
(Be Part of the Plan), kegiatan ini menjadi bagian    was part of ABM Group’s ongoing efforts to enrich
dari program lanjutan sinergi Grup ABM dalam          mangrove vegetation. Earlier, SSB had planted
pengkayaan vegetasi mangrove. Sebelumnya, SSB         mangroves on 1.2 hectares of government-owned
telah melakukan penanaman mangrove di lahan           land in Balikpapan as part of its environmental
milik pemerintah Kota Balikpapan seluas 1,2 hektare   conservation commitment.
sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian
lingkungan.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 100 relawan dari         In this activity, A total of 100 volunteers from ABM
seluruh karyawan Grup ABM berpartisipasi, dengan      Group’s employees participated, planting 600
total penanaman mencapai 600 bibit pohon bakau.       mangrove saplings. This activity was also part of the
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari inisiatif     annual 1 Volunteer Day initiative, allowing employees
1 Volunteer Day yang diberikan kepada seluruh         to contribute to environmental sustainability.
karyawan setiap tahunnya, sebagai bentuk kontribusi
nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Penanaman mangrove bertujuan untuk mendukung          The mangrove planting aims to support biodiversity
pelestarian keanekaragaman hayati, mengurangi         conservation, mitigate the impact of extreme weather
dampak gelombang dan cuaca ekstrem, serta             and waves, and protect coastal areas from erosion.
melindungi pantai dari risiko abrasi. Melalui aksi    Through this initiative, ABM Group reaffirms its
ini, Grup ABM menunjukkan komitmen terhadap           commitment to environmental sustainability and its
keberlanjutan lingkungan dan peran aktif dalam        active role in preserving coastal ecosystems.
menjaga ekosistem pesisir.




                                                                             P T ABM I nve st am a Tbk   169
Page 170
Sosial | Social




Pemberdayaan Ekonomi
[GRI 203-1][GRI 203-2]
                        S                                            Economic Empowerment
                                                                     [GRI 203-1][GRI 203-2]

Program CSR yang dilaksanakan ABM terkait                            ABM’s CSR programs in economic empowerment
pemberdayaan      ekonomi    masyarakat    selalu                    focus on leveraging local economic potential and
menitikberatkan pada potensi ekonomi lokal dan                       enhancing the value of community-produced goods.
meningkatkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan
masyarakat.

ABM memberikan kepercayaan penuh kepada anak                         ABM entrusts its subsidiaries to design and implement
perusahaan untuk merancang dan melaksanakan                          initiatives tailored to the needs of communities in their
kontribusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat                  operational areas. This approach is based on the
sekitar wilayah operasional. Pendekatan ini didasarkan               belief that subsidiaries have a deeper understanding
pada keyakinan bahwa anak perusahaan memiliki                        of local dynamics, enabling them to create targeted
wawasan lebih mendalam terhadap dinamika lokal,                      programs. ABM’s headquarters oversees these efforts
sehingga mampu merancang program yang lebih                          to ensure effective, transparent, and integrity-driven
tepat sasaran. ABM di tingkat pusat berperan sebagai                 implementation.
pengawas, memastikan pelaksanaan program berjalan
secara efektif, transparan, dan berintegritas.

Direksi ABM, sebagai pemantau utama, secara berkala                  The ABM Board of Directors regularly reviews and
menerima laporan dan mengevaluasi pelaksanaan                        evaluates the progress of these social contribution
kegiatan kontribusi sosial. Pendekatan ini memberi                   activities. This approach grants subsidiaries greater
anak perusahaan otonomi yang lebih besar untuk                       autonomy to fulfill their responsibilities while
menjalankan tanggung jawabnya, memastikan bahwa                      ensuring alignment with local community needs and
setiap kontribusi yang diberikan selaras dengan                      aspirations.
kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan program CSR yang berfokus                          In implementing CSR programs focused on economic
pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, ABM                            empowerment, ABM prioritizes the development of
memprioritaskan pengembangan potensi ekonomi                         local economic potential and the enhancement of
lokal dan peningkatan nilai produk masyarakat. Proses                community products. Programs are carefully mapped
perencanaan program dilakukan melalui pemetaan yang                  to align with regional resources and potential. In
cermat untuk memastikan kesesuaian dengan sumber                     the implementations, the company engage with the
daya dan potensi daerah. Dalam pelaksanaannya,                       communities and stakeholders to create sustainable
perusahaan melibatkan masyarakat dan para pemangku                   impacts.
kepentingan, guna menciptakan dampak yang
berkelanjutan.

Komitmen ABM tercermin dalam implementasi program                    ABM’s commitment is reflected in initiatives that
pemberdayaan ekonomi masyarakat yang tidak hanya                     not only support local economic growth but also
mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga                     contribute to achieving the Sustainable Development
berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan                     Goals (SDGs).
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).




       170        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 171
Pada implementasinya, ABM melalui entitas usaha,           Through its subsidiary, PT Tunas Inti Abadi (TIA), ABM is
yakni TIA berkomitmen untuk secara berkelanjutan           committed to sustainably developing and strengthening
mengembangkan dan menguatkan kelembagaan                   local economic institutions through Village-Owned
ekonomi lokal melalui program pengembangan                 Enterprises (BUMDes). Since 2015, this program has
masyarakat berbasis BUMDes. Program yang diinisiasi        aimed to collaborate with the government in achieving
sejak tahun 2015 ini berangkat dari kesadaran perusahaan   regional development targets. Together with BUMDes
untuk bekerja bersama pemerintah dalam mengejar            Tirta Amerta Jaya, we have tapped into underutilized
target Rencana Pembangunan Jangka Menengah                 local potential, organizing and optimizing it to ensure
Daerah (RPJMD). Kami bersama BUMDes Tirta Amerta           communities are not just beneficiaries but active
Jaya memanfaatkan potensi lokal desa yang belum            participants in development.
tergarap secara maksimal. Hal yang dilakukan adalah
menggali, mengorganisir dan mengoptimalkan potensi
tersebut. Diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi
penerima manfaat, tapi juga menjadi aktor utama dalam
pembangunan.

Pada tahun 2024, total alokasi anggaran untuk pilar        In 2024, ABM allocated a total of Rp. 236,491,000 for
kemandirian ekonomi sebesar Rp. 236.491.000,-              economic empowerment pillar.




  Penghargaan Atas Dedikasi TIA                            Award for TIA’s Dedication
  ABM melalui TIA selaku entitas usaha berhasil            ABM, through its subsidiary TIA, received the Silver
  meraih penghargaan silver dalam aja CSR dan              Award at the 2024 CSR and Sustainable Village
  Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) awards             Development (PDB) Awards for its commitment to
  2024 atas komitmennya mendukung percepatan               accelerating village development and achieving
  desa dan pencapaian SDGs/TPB melalui program             the SDGs through the program “Building BUMDes
  “Membangun Kemandirian BUMDes Menuju Desa                Independence Toward Self-Reliant Villages.”
  Binaan Mandiri”.

  Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri         The award was presented by the Minister of
  Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar, kepada Fajrinor,        Villages, Development of Disadvantaged Regions,
  Manajer Government & Community Development               and Transmigration, Abdul Halim Iskandar, to
  TIA, pada tanggal 7 Mei 2024 di Hotel the Westin         Fajrinor, TIA’s Manager of Government & Community
  Jakarta. Program ini melibatkan BUMDes Tirta Amerta      Development, on May 7, 2024, at The Westin
  Jaya dari Desa Trimartani, Kabupaten Tanah Bumbu,        Jakarta. The program, involving BUMDes Tirta
  dengan fokus menjadikan Bumdes sebagai motor             Amerta Jaya from Trimartani Village, Tanah Bumbu
  penggerak ekonomi desa, TIA terus berkomitmen            Regency, focuses on making BUMDes a driver of
  mewujudkan visi “korporat yang berkontribusi aktif       village economies, reflecting TIA’s vision of being
  terhadap masyarakat”.                                    a corporation that actively contributes to society.




                                                                                  P T ABM I nve st am a Tbk   171
Page 172
Sosial | Social

                        S
    Desa Binaan CK Sukses                                            CK Mentored Village
    Kembangkan Klaster Pertanian                                     Successfully Develops Biotron-
    Ramah Lingkungan Berbasis                                        Based Eco-Friendly Agricultural
    Inovasi Biotron                                                  Cluster
    Sebagai bentuk komitmen terhadap pemberdayaan                    As part of its commitment to community empowerment
    masyarakat dan keberlanjutan lingkungan melalui                  and environmental sustainability, CK, a subsidiary
    Desa Binaan di CK Site BIB, bersama dengan Balai                 of ABM Group, through Desa Binaan at the BIB site,
    Penyuluh Pertanian (BPP) Kusan Hulu, Kabupaten                   together with the Kusan Hulu Agricultural Extension
    Tanah Bumbu, berhasil mengembangkan klaster                      Center (BPP), Tanah Bumbu Regency, successfully
    pertanian budidaya tanaman melon yang ramah                      developed an environmentally friendly melon
    lingkungan berbasis inovasi biotron.                             cultivation cluster based on biotron innovation.

    Keberhasilan ini ditandai dengan kegiatan panen raya             This achievement was marked by a melon harvest
    melon yang diselenggarakan di halaman kantor BPP                 festival held at the BPP Kusan Hulu and Teluk
    Kusan Hulu dan Teluk Kepayang pada 17 Juli 2024.                 Kepayang offices on July 17, 2024. During this
    Pada musim ini, sebanyak 1.500 bibit melon telah                 season, 1,500 melon seedlings were planted,
    ditanam dan menghasilkan sekitar 3.000 buah melon.               yielding approximately 3,000 melons.

    Inovasi biotron menjadi kunci dalam peningkatan                  Innovative Biotron, a carbon-rich material produced
    produksi pertanian yang berkelanjutan. Biotron                   through pyrolysis, activation, and immobilization,
    merupakan bahan padat kaya karbon yang dihasilkan                serves as a soil enhancer that improves soil physical,
    melalui proses pirolisis, aktivasi, dan immobilisasi.            chemical, and biological properties. Its use not
    Produk ini berfungsi sebagai pembenah tanah yang                 only boosts crop yields cost-effectively but also
    mampu memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi                reduces reliance on chemical fertilizers, making it
    tanah. Penggunaan biotron tidak hanya membantu                   environmentally friendly.
    meningkatkan hasil panen dengan anggaran yang
    lebih efisien, tetapi juga mengurangi ketergantungan
    terhadap pupuk kimia, sehingga lebih ramah terhadap
    lingkungan.

    Melalui program ini, CK berharap dapat mendukung                 Through this program, CK aims to prepare
    kesiapan masyarakat desa lingkar tambang untuk                   communities near mining sites to diversify
    mengembangkan budidaya tanaman yang lebih                        crop cultivation and adopt the latest innovative
    variatif dan memperkenalkan inovasi pertanian                    agricultural practices. This initiative is expected
    terkini. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong                to promote greater economic independence within
    peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat serta                 the community and create sustainable agriculture
    menciptakan praktik pertanian yang berkelanjutan.                practices.




       172        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 173
Arboretum Nusantara:                                     Arboretum Nusantara:
Konservasi dan Edukasi                                   Biodiversity Conservation
Keanekaragaman Hayati                                    and Education
Sebagai wujud komitmen ABM terhadap pelestarian          As part of ABM’s commitment to environmental
lingkungan, Arboretum Nusantara di Sebamban              conservation, the Arboretum Nusantara at Sebamban
Hub dihadirkan untuk melestarikan berbagai               Hub was established to preserve endemic plants from
tanaman endemik dari seluruh Indonesia. Inisiatif ini    across Indonesia. This initiative aims to contribute to
bertujuan untuk berkontribusi aktif dalam konservasi     biodiversity conservation, support scientific research,
keanekaragaman hayati, mendukung penelitian              and provide educational resources for the community.
ilmiah, serta memberikan sarana pendidikan bagi
masyarakat.
Arboretum Nusantara terbagi dalam tiga zona              The arboretum is divided into three main zones,
utama, yang masing-masing memamerkan spesies             each showcasing endemic plant species that reflect
tanaman endemik, mencerminkan kekayaan flora             Indonesia’s rich flora. As an integral part of the
Indonesia. Sebagai bagian integral dari area komersial   Sebamban Hub commercial area, the arboretum
Sebamban Hub, arboretum ini tidak hanya berfungsi        serves not only as a conservation space but also as a
sebagai ruang konservasi, tetapi juga sebagai            sustainable educational and recreational destination..
destinasi edukasi dan rekreasi yang berkelanjutan.
Tiga Zona Arboretum Nusantara:                           Three Zones of Arboretum Nusantara:
1. Zone A – Restorative Space                            1. Zone A – Restorative Space
   Zona ini menyediakan pengenalan yang ramah               This zone provides a friendly and informative
   dan informatif tentang arboretum. Fasilitas              introduction to the arboretum. Key facilities in this
   utama di zona ini meliputi:                              zone include:
   o Rumah Kaca untuk pengembangan dan                       o Greenhouse for plant development and
      perawatan tanaman.                                        care.
   o Area Pembibitan sebagai pusat                           o Nursery Area as a center for breeding
     pengembangbiakan tanaman endemik.                          endemic plants.
   o Fasilitas Pengomposan untuk mendukung                   o Composting Facility to support sustainable
     praktik pertanian berkelanjutan.                           agricultural practices.
2. Zone B – Native Habitat                               2. Zone B – Native Habitat
   Zona ini mereplikasi dan melestarikan beragam            Zona ini mereplikasi dan melestarikan beragam
   habitat asli yang ditemukan di seluruh                   habitat asli yang ditemukan di seluruh Indonesia.
   Indonesia. Di dalamnya terdapat:                         Di dalamnya terdapat:
   o Pohon-pohon endemik dari pulau atau                    o Trees endemic to a particular island or
      ekosistem tertentu.                                      ecosystem.
   o Pohon produktif untuk tujuan penelitian dan            o Productive tree for research and conservation
      konservasi.                                              purposes.
   o Jalur pejalan kaki dan sudut pandang yang              o Pedestrian paths and viewpoints
      memungkinkan pengunjung menikmati                        allow visitors to enjoy the beauty of nature
      keindahan alam sambil mempelajari                        while learning about the diverse
      beragam ekosistem.                                       ecosystem.
3. Zone C – Indigenous Wetland                           3. Zone C – Indigenous Wetland
   Zona ini berfungsi sebagai penyangga kawasan             This zone functions as a buffer for conservation
   konservasi dan mempertahankan keaslian                   areas and maintains the authenticity of swamp and
   ekosistem rawa serta lahan basah.                        wetland ecosystems.
   o Kawasan ini akan tetap terbatas aksesnya               o Limited Access to this area to
      demi menjaga keamanan dan kelestarian                    maintain security and preserve
      habitat.                                                 the habitat.
   o Namun, zona ini dapat difungsikan sebagai              o However, this zone can function
      area penelitian untuk studi keanekaragaman               as a research area for biodiversity studies
      hayati jika diperlukan.                                  if necessary.




                                                                                P T ABM I nve st am a Tbk   173
Page 174
Sosial | Social

                        S
  Melalui pengalaman ini, diharapkan pengunjung                      Through this experience, it is hoped that visitors
  dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam                     can gain a deeper understanding of the importance
  tentang pentingnya pelestarian keanekaragaman                      of preserving Indonesia’s biodiversity, as well
  hayati Indonesia, serta mendorong peran aktif dalam                as encourage an active role in maintaining
  menjaga keberlanjutan lingkungan untuk masa depan.                 environmental.




Kesehatan & Infrastruktur Masyarakat                                 Community Health & Infrastructure
[GRI 203-1][GRI 203-2]                                               [GRI 203-1][GRI 203-2]

Kesehatan merupakan aspek penting masyarakat                         Health is a critical aspect of community well-being
dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.                     and daily economic activity. ABM actively involves
ABM selalu melibatkan para pemangku kepentingan                      stakeholders in improving healthcare accessibility
dalam rangka peningkatan aksesibilitas dan kualitas                  and quality through direct assistance and health
kesehatan masyarakat baik itu bantuan langsung                       programs. These health programs focus on preventive
maupun program kesehatan. Berbagai program                           and promotive measures, including health education
kesehatan yang dilakukan ABM merupakan upaya                         campaigns.
preventif dan promotif melalui penyuluhan dalam
meningkatkan kesehatan masyarakat.

ABM berkomitmen untuk meningkatkan kualitas                          ABM is committed to improving the quality of public
kesehatan masyarakat dengan berkontribusi aktif                      health by actively addressing the stunting issue. The
dalam penanganan masalah stunting. Berbagai                          company’s various programs center on maternal and
program yang dijalankan oleh perusahaan berfokus                     child health initiatives, which are crucial for preventing
pada upaya kesehatan ibu dan anak, yang menjadi                      stunting. According to the national nutritional status in
kunci dalam mencegah stunting. Berdasarkan status                    2023, one in four children under five are stunted, with
gizi nasional tahun 2023, menyebut satu dari empat                   Indonesian survey data indicating a stunting prevalence
anak balita mengalami stunting dan menurut data                      of 21.5%. Therefore, in alignment with Presidential
survei Indonesia menyebut bahwa prevalensi stunting                  Regulation (Perpres) Number 72 of 2021, which focuses
masih berada di angka 21,5%. Untuk itu, mengacu pada                 on accelerating the reduction of stunting rates, ABM,
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021                     along with its subsidiaries, has undertaken multiple
terkait percepatan penurunan angka stunting, ABM                     efforts to help lower stunting rates in Indonesia through
bersama entitas anak melakukan berbagai upaya dalam                  implemented programs.
berkontribusi menurunkan angka stunting di Indonesia
melalui berbagai program yang dijalankan.

Program-program ini mencakup dukungan terhadap                       These programs include support for Posyandu activities
kegiatan Posyandu di desa-desa binaan, pembinaan                     in assisted villages, training Posyandu cadres to improve
kader Posyandu untuk meningkatkan kapasitas mereka                   their health service skills, and providing supplementary
dalam pelayanan kesehatan, serta Pemberian Makanan                   food (PMT) for toddlers. PMT is regularly administered
Tambahan (PMT) untuk balita. PMT dilakukan secara                    during Posyandu activities, serving as direct support to
rutin setiap kali Posyandu melaksanakan kegiatannya,                 meet toddlers’ nutritional needs. This program aligns
sebagai bentuk dukungan nyata untuk memenuhi                         with Sustainable Development Goal (SDG) Number
kebutuhan gizi balita. Program ini sejalan dengan upaya              3, which aims to ensure healthy lives and promote
SDGs Nomor 3, yaitu menjamin kehidupan sehat dan                     community well-being.
mendukung kesejahteraan masyarakat.

Grup ABM juga berkomitmen untuk meningkatkan                         The ABM Group is also committed to improving the quality
kualitas layanan kesehatan tingkat pertama melalui                   of first-level health services through a program aimed
program peningkatan akreditasi Puskesmas di tingkat                  at increasing the accreditation of Community Health
kecamatan. Dukungan yang diberikan mencakup                          Centers at the sub-district level. The support provided
pelatihan gawat darurat dalam penanganan bencana                     includes emergency training in disaster management
(mass casualty response), pencegahan dan penanganan                  (mass casualty response), fire prevention and handling,
kebakaran, keselamatan dan kesehatan di lingkungan                   safety and health in the workplace, alongside efforts to
kerja, serta penyediaan bantuan untuk peningkatan                    improve health facility infrastructure.
sarana dan prasarana fasilitas kesehatan.


       1 74       Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 175
Selain itu, Grup ABM juga memiliki sejumlah program        In addition to that, the ABM Group has several outstanding
unggulan pilar kesehatan melalui program pencegahan        health pillar programs aimed at preventing and
dan penanganan stunting dengan bantuan Pemberian           managing stunting. These include providing additional
Makanan Tambahan (PMT) untuk Posyandu di 5                 food (PMT) to Posyandu in 5 villages near the mine
desa lingkar tambang setiap bulannya, pelayanan            each month, community health examination services as
pemeriksaan kesehatan masyarakat dalam bentuk              part of a social service initiative, and supplying medical
bakti sosial, dan pemberian bantuan alat kesehatan         equipment to Poskesdes in 5 villages around the mine,
untuk Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di 5 desa             all carried out by PT Tunas Inti Abadi (TIA). Furthermore,
lingkar tambang, yang dilaksanakan oleh TIA. Selain        the ABM Group has also implemented a program to
itu, Grup ABM juga melaksanakan program peningkatan        enhance the capacity of Community Health Centers by
kapasitas Puskesmas melalui program peningkatan            increasing their accreditation and assisting with patient
akreditasi Puskesmas, bantuan peralatan antrian pasien     queuing equipment at these centers, carried out by PT
di Puskesmas, yang dilaksanakan oleh CKB.                  Cipta Krida Bahari (CKB).

Khusus di wilayah Jakarta Utara, sejak pertengahan         In North Jakarta, starting in mid-2023, ABM, through PT
2023, ABM melalui CKB bersama dengan Pemerintah            CKB, is collaborating with the City Government on the
Kota berkolaborasi dalam program Bunda Pas (Bunda          Bunda Pas (Mother Cares for Healthy Intake) program.
Peduli Asupan Sehat). Program ini menyasar kelompok        This initiative targets groups of women with toddlers
perempuan yang memiliki balita yang masuk kategori         classified as stunted. The program encourages these
stunting. Melalui program ini, para perempuan didorong     women to create simple, healthy, and nutritious snacks.
untuk menciptakan olahan kudapan sederhana, sehat,         Additionally, during its implementation, the involved
dan bergizi. Selain itu pada implementasinya para pihak    parties established an interaction space that serves as a
yang terlibat juga membangun ruang interaksi yang          venue for exchanging experiences and knowledge about
menjadi sarana bertukar pengalaman dan berbagai ilmu       addressing stunting. Furthermore, stunting programs
tentang penanganan stunting. Selain itu terkait program    are also conducted in various locations, including the
stunting juga dilakukan di beberapa tempat antara lain     Spread Love program (Semper Barat Prevent Stunting
program Sebar Cinta (Semper Barat Cegah Stunting           Toddlers) in Cilincing District.
Balita) di Kecamatan Cilincing.

Selain fokus pada kesehatan, ABM turut berpartisipasi      In addition to prioritizing health, ABM also contributes to
dalam pembangunan nasional dengan memberikan               national development by making tangible contributions
kontribusi nyata bagi negara dan masyarakat.               to the country and society. The uneven infrastructure
Infrastruktur yang belum merata di Indonesia menjadi       in Indonesia presents an opportunity for ABM, which
peluang bagi ABM, yang memiliki wilayah kerja tersebar     operates in various regions across the nation, to
di seluruh negeri, untuk secara langsung merespons         directly address the infrastructure needs in each of its
kebutuhan infrastruktur di setiap area operasionalnya.     operational areas.

Melalui anak usahanya, ABM dapat langsung menanggapi       Through its subsidiaries, ABM can directly respond to
kebutuhan infrastruktur di setiap wilayahnya, baik untuk   infrastructure needs in each region, enhancing both
peningkatan jumlah maupun kualitas. Pembangunan            quantity and quality. The construction of places of
rumah ibadah, renovasi fasilitas sekolah dasar,            worship, renovation of elementary school facilities,
pembangunan MCK warga, perbaikan irigasi, perbaikan        building community toilets, improving irrigation,
jalan desa, hingga rekonstruksi jembatan desa adalah       upgrading village roads, and reconstructing village
beberapa bentuk konkret infrastruktur yang dilakukan       bridges are some of the tangible infrastructure projects
oleh anak perusahaan ABM yang memberikan dampak            undertaken by ABM subsidiaries that have positively
positif pada akses ekonomi dan mobilitas masyarakat.       impacted economic access and community mobility.

Pada tahun 2024, total alokasi anggaran untuk pilar        In 2024, the total budget allocation for the health pillar
kesehatan sebesar Rp. 177.586.200.                         will be IDR 177,586,200.




                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   175
Page 176
Sosial | Social

                        S
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
yang Signifikan [GRI 203-2]
                                                                     Significant Indirect Economic Impact
                                                                     [GRI 203-2]


Komitmen ABM memberikan dampak positif yang                          ABM’s commitment to the People pillar generates
berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah                     sustainable positive impacts for communities near
operasional. Dengan melibatkan putra daerah terbaik                  its operational areas. By employing local talent, ABM
sebagai karyawan ABM dan anak perusahaan, ABM tidak                  not only improves employee families’ well-being but
hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga karyawan                   also boosts local purchasing power, driving regional
tetapi juga mendukung daya beli lokal yang menjadi                   economic growth.
motor penggerak ekonomi di wilayah tersebut.

Selain itu, kerja sama erat dengan pemasok, vendor,                  Furthermore, close collaboration with local suppliers,
dan kontraktor setempat mempercepat dinamika                         vendors, and contractors accelerates the dynamics
perekonomian daerah, memberikan kontribusi nyata                     of the regional economy, contributing significantly
terhadap kesejahteraan finansial masyarakat. Hubungan                to the financial well-being of the community. These
timbal balik yang harmonis ini diharapkan dapat                      harmonious relationships are anticipated to foster a win-
menciptakan situasi yang saling menguntungkan,                       win situation, promoting the sustainability of ABM and
mendukung keberlanjutan operasi dan bisnis ABM                       its subsidiaries’ operations and business.
serta entitas anak.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, ABM juga menginisiasi            As part of these efforts, ABM also initiates various
berbagai program pembangunan infrastruktur serta                     infrastructure development programs and realizes
merealisasikan dana tanggung jawab sosial perusahaan                 corporate social responsibility (CSR) funding. These
(CSR). Program-program ini dirancang untuk memberikan                programs are designed to have a significant direct
dampak langsung yang signifikan, menjawab kebutuhan                  impact, address community needs, and support local
masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi                        economic growth.
lokal.

Kemitraan Strategis [GRI 203-1][GRI 203-2]                           Strategic Partnerships [GRI 203-1][GRI 203-2]
Keberlanjutan ABM hingga saat ini didukung oleh                      ABM’s sustainability thus far is supported by continuous
kemitraan strategis yang berkesinambungan dengan                     strategic partnerships with various competent entities.
berbagai pihak yang kompeten. Perusahaan bekerja                     The company works alongside partners who possess
sama dengan mitra yang memiliki keahlian khusus untuk                specialized expertise to develop programs and policies
merumuskan program dan kebijakan yang tepat, terukur,                that are relevant, measurable, and create a positive
dan berdampak positif.                                               impact.

Melalui kemitraan strategis ini, ABM aktif menjalin kerja            Through these strategic partnerships, ABM actively
sama dengan pihak-pihak terkait dan menandatangani                   collaborates with relevant parties and has signed
Nota Kesepahaman (MOU) dengan berbagai instansi                      Memorandums of Understanding (MOUs) with various
untuk memperkuat dan mendukung implementasi                          agencies to strengthen and support the implementation
program yang mendukung keberlanjutan perusahaan                      of programs that support the company’s overall
secara keseluruhan.                                                  sustainability.




       176        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 177
Realisasi Dana Pemberdayaan                                Community Empowerment Fund
Masyarakat [SEOJK F.25]                                    Realization [SEOJK F.25]
Pada tahun 2024, ABM berhasil merealisasikan               In 2024, ABM successfully distributed funds totalling
penyaluran dana sebesar Rp9,59 miliar untuk program        IDR 9.59 billion for community empowerment programs
pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah                 across all operational areas. These funds support
operasional. Dana tersebut digunakan untuk mendukung       various activities conducted during the reporting
berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama           period, including education, health, job creation or
periode pelaporan, yang meliputi sektor pendidikan,        increasing real income, and promoting economic,
kesehatan, peningkatan pendapatan riil atau penciptaan     social, and cultural independence, as well as enhancing
lapangan pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial dan        community participation in environmental management.
budaya, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan     Additionally, this initiative involves strengthening
lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup         community institutions, developing infrastructure.
penguatan kelembagaan komunitas, pembangunan
infrastruktur, dan pelestarian lingkungan.



Realisasi Dana Pemberdayaan Masyarakat tahun 2024 (Rp)
Realization of Community Empowerment Funds in 2024 (IDR)

                Pilar CSR                      Dalam Rp
                   Pillar                       in IDR

Pilar Pendidikan
                                                8.846.362.901
Education
Pilar lingkungan dan dampak Ekologi
                                                   375.220.157
Lingkungan and Ecological Impact
Pilar Pemberdayaan Ekonomi
                                                  212.841.900
Economic Empowerment
Pilar Kesehatan Masyarakat
& Infrastruktur Public                             159.827.580
health & Infrastructure




Operasi yang Secara Aktual dan yang                        Operations with Actual or Potential
Berpotensi Memiliki Dampak Negatif                         Significant Negative Impacts on Local
Signifikan Terhadap Masyarakat Lokal                       Communities
[GRI 2-5][GRI 413-2][SEOJK F.23][SEOJK F.28]               [GRI 2-5][GRI 413-2][SEOJK F.23][SEOJK F.28]


Kehadiran ABM di setiap wilayah operasional tentunya       ABM’s presence in every operational area inevitably
akan memberikan dampak secara secara langsung              impacts local communities, both directly and indirectly.
maupun tidak langsung terhadap masyarakat di sekitar       Positive impacts include job creation for local
wilayah operasional. Dampak positif dari kehadiran         residents within ABM, its subsidiaries, and supplier
kami antara lain membuka lapangan pekerjaan bagi           companies, contributing to improved local economic
masyarakat sekitar di ABM, anak perusahaan, maupun         well-being. However, there are also potential negative
perusahaan pemasok. Hal ini turut berkontribusi pada       impacts, such as cultural changes resulting from the
peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.        company’s presence and shifts in social dynamics
Namun, di sisi lain, terdapat pula dampak negatif          due to operational activities.
berupa perubahan budaya yang dapat terjadi pada
masyarakat lokal akibat masuknya perusahaan dan
perubahan dinamika sosial yang mengikuti operasional
perusahaan.




                                                                                  P T ABM I nve st am a Tbk   177
Page 178
Sosial | Social

                        S
    ABM Investama Bergerak Cepat                                     ABM Investama Acts Swiftly
    dalam Pemulihan Banjir Bandang                                   in Flood Recovery Efforts in
    di Sumatera Barat                                                West Sumatra
    Banjir bandang yang melanda Sumatera Barat                       The flash floods that struck West Sumatra caused
    menyebabkan kerusakan infrastruktur, menghambat                  significant   infrastructure   damage,     disrupted
    akses transportasi, dan berdampak pada kehidupan                 transportation access, and impacted the lives of local
    masyarakat setempat. Menyikapi kondisi tersebut,                 communities. In response, PT ABM Investama Tbk
    ABM bergerak cepat dengan mengerahkan sumber                     (ABMM) acted swiftly by deploying resources and
    daya dan tenaga bantuan untuk mendukung                          assistance to support the recovery of affected areas.
    pemulihan wilayah terdampak.

    Sebagai bagian dari respons tanggap darurat,                     As part of its emergency response, ABM mobilized
    ABM mengerahkan alat berat, termasuk excavator,                  heavy equipment, including excavators, to clear flood
    untuk membersihkan material banjir yang menutup                  debris blocking roads and damaging public facilities.
    jalan serta merusak fasilitas umum. Upaya ini                    These efforts aimed to restore transportation access
    bertujuan untuk memulihkan akses transportasi                    and expedite the distribution of aid to residents.
    dan mempercepat distribusi bantuan kepada warga.                 Additionally, ABM’s Emergency Response Team
    Selain itu, Emergency Response Team (ERT) ABM                    (ERT) was dispatched to the affected areas, with
    juga diterjunkan ke lokasi terdampak, dengan fasilitas           accommodation facilities prepared to ensure their
    akomodasi yang telah disiapkan untuk memastikan                  effective and smooth operations on the ground.
    efektivitas dan kelancaran operasional mereka di
    lapangan.

    Selain bantuan teknis, ABM juga menyalurkan bantuan              Beyond technical assistance, ABM also distributed
    sembako bagi masyarakat yang terdampak, mencakup                 essential food supplies to affected communities,
    kebutuhan pokok guna membantu pemulihan                          providing basic necessities to help restore daily life.
    kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, total                 In total, the assistance distributed reached more than
    bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp39                 IDR 39 million.
    juta.




       178        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 179
ABM menyadari bahwa aktivitas operasional yang                          ABM acknowledges that its operations can affect local
dilakukan dapat memberikan dampak terhadap                              communities through factors like noise, dust, water
masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional, seperti                quality, and other environmental conditions. These
kebisingan, debu, kualitas air, dan kondisi lingkungan                  impacts are a primary concern for stakeholders.
lainnya. Dampak-dampak tersebut menjadi perhatian                       We ensure that all complaints or concerns raised
utama bagi pemangku kepentingan. Kami memastikan                        by communities regarding ABM’s operations are
bahwa setiap keluhan atau teguran yang disampaikan                      addressed promptly and resolved in accordance with
oleh masyarakat terkait kegiatan operasional ABM                        established procedures.
ditangani dengan baik dan diselesaikan sesuai
prosedur yang berlaku.

Sebagai perusahaan yang mematuhi peraturan                              As a company committed to compliance with
dan perundang-undang yang berlaku, ABM telah                            applicable laws and regulations, ABM has identified
mengidentifikasi wilayah operasional yang signifikan                    significant operational areas and implemented
dan mengambil langkah-langkah mitigasi yang sesuai                      appropriate mitigation measures. This commitment is
dengan ketentuan yang ada. Komitmen ini merupakan                       part of our efforts to ensure compliance and safety
bagian dari upaya kami untuk memastikan kepatuhan                       at every operational stage, supporting the company’s
dan keamanan di setiap tahap operasional, demi                          sustainability goals.
tercapainya keberlanjutan perusahaan.

Berikut potensi dampak operasional yang paling                          The following are the most significant potential
signifikan di 2024:                                                     operational impacts in 2024:



   Kategori
   Dampak             Potensi Dampak               Respon Perusahaan                    Pelibatan Pemangku kepentingan
    Impact            Impact Potential             Company Response                          Stakeholder Engagement
   Category
                                                ‫ ׅ‬Pemantauan kualitas air kolam
                                                                                   • Penyampaian data pantauan melalui SIMPEL
                                                  pengendapan secara real
                                                                                   • Penyampaian laporan semester RKL RPL kepada
                                                  time 24 jam (settling pond)
                                                                                     Dinas Lingkungan Hidup Provinsi
                  Penurunan kualitas air          menggunakan alat sparing
                                                                                   • Komunikasi dengan perwakilan masyarakat
                  permukaan di sekitar          ‫ ׅ‬Normalisasi kualitas air
  Lingkungan                                                                         melalui musrenbang setiap 3 bulan sekali
                  masyarakat                      dengan metode koagulasi
     Hidup                                                                         • Submission of monitoring data through SIMPEL
                  Decreased quality of          ‫ ׅ‬Monitoring the quality of
  Environment                                                                      • Submission of RKL RPL semester reports to the
                  surface water around the        settling pond water in real time
                                                                                     Provincial Environmental Office
                  community                       24 hours (settling pond) using
                                                                                   • Communication with community representatives
                                                  a sparing device
                                                                                     through Multi Stakeholder Consultation Forum for
                                                ‫ ׅ‬Normalization of water quality
                                                                                     Development Planning every 3 months
                                                 by coagulation method

                                                Memastikan akuisisi lahan          • Koordinasi dengan badan regulator terkait
                Hambatan kegiatan                                                  • Melakukan serah terima secara sah dan
   Kepemilikan                                  melalui proses legalitas yang
                operasional                                                          terdokumentasi
     Lahan                                      sah
                Barriers to operational
 Land Ownership
                activities
                                                Ensuring land acquisition          • Coordination with related regulatory agencies
                                                through a valid legality process   • Carry out a legal and documented handover

                                                                                   • Koordinasi dengan perwakilan masyarakat melalui
                  ‫ ׅ‬Gangguan operasional                                             forum komunikasi resmi minimal 2x dalam setahun
                                                ‫ ׅ‬Menyediakan sarana
                    yang bersumber dari                                            • Pertemuan dengan tokoh masyarakat dan
                                                 komunikasi publik
                    ketersediaan tenaga kerja                                        pemerintah (desa, kecamatan dan kabupaten)
  Kesetaraan                                    ‫ ׅ‬Merancang program
                    yang sesuai                                                      terkait pelaksanaan kegiatan operasional
  Kesempatan                                     pemberdayaan masyarakat
                  ‫ ׅ‬Kesenjangan pendapatan                                           perusahaan.
    Bekerja                                      secara berkelanjutan
                    masyarakat                                                     • Coordination with community representatives
     Equal                                      ‫ ׅ‬Provide means of public
  Employment      ‫ ׅ‬Operational disruption                                           through official communication forums at least 2x
                                                 communication
  Opportunity       stemming from the                                                a year
                                                ‫ ׅ‬Designing community
                    availabili of suitable                                         • Meetings with community and government
                                                 empowerment programs in a
                    manpower                                                         leaders (village, sub-district, district) regarding
                                                 sustainable manner
                  ‫ ׅ‬Community income gap                                             the implementation of the company’s operational
                                                                                     activities.




                                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   179
Page 180
Sosial | Social

                        S
Survei Sikap dan Persepsi Masyarakat
Atas Kegiatan Pertambangan ABM
                                                                     Community Perception and Attitude
                                                                     Survey on ABM’s Mining Activities
[GRI 413-2] [SEOJK F.16]                                             [GRI 413-2] [SEOJK F.16]

ABM senantiasa memperhatikan secara khusus para                      ABM consistently prioritizes stakeholders affected
pemangku kepentingan yang terdampak kegiatan                         by its operations. To this end, we regularly conduct
operasional Perusahaan. Untuk itu, Kami secara                       surveys to gauge community attitudes and perceptions
rutin melakukan survei mengenai sikap dan persepsi                   regarding ABM’s operational activities and those of its
masyarakat terkait kegiatan operasional yang dilakukan               subsidiaries. The results of these surveys serve as a
ABM beserta entitas anak perusahaan. Hasil dari                      basis for evaluation, helping us build harmonious and
pelaksanaan survei tersebut menjadi bahan evaluasi                   constructive relationships with stakeholders.
kami untuk membangun hubungan yang harmonis dan
konstruktif dengan para pemangku kepentingan.

ABM memastikan pengelolaan pengaduan masyarakat                      ABM ensures that community complaints are managed in
dilakukan secara terstruktur dan responsif melalui                   a structured and responsive manner through accessible
mekanisme pengaduan yang dapat diakses oleh                          grievance mechanisms, including hotlines and online
masyarakat luas, termasuk hotline dan portal daring.                 portals. Every complaint received is documented,
Setiap keluhan yang diterima didokumentasikan,                       investigated, and highly prioritized for resolution in line
diselidiki, dan ditangani dengan prioritas tinggi sesuai             with internal policies and regulations. Throughout 2024,
dengan kebijakan internal dan peraturan yang berlaku.                ABM recorded no significant community complaints
Sepanjang 2024, ABM mencatat bahwa tidak terdapat                    related to environmental impacts requiring substantial
pengaduan masyarakat terkait dampak operasional                      follow-up. [SEOJK F.24]
lingkungan hidup yang memerlukan tindak lanjut
signifikan. [SEOJK F.24]

Berdasarkan matrikulasi risiko ABM yang tertuang di                  Based on ABM’s risk matrix outlined in the 2021
dalam kebijakan “Enterprise Risk Management” ABM-                    Enterprise Risk Management Policy (ABM-PLC-
PLC-ERM-001 tahun 2021, sepanjang 2024 kami                          ERM-001), we received no significant negative feedback
tidak menerima persepsi negatif yang signifikan dari                 from communities near our operational areas in 2024.
masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dampak                    The impacts of our operations are monitored through
kegiatan operasional Perusahaan melalui pelaksanaan                  periodic surveys conducted every six months, with
survei mengenai sikap dan persepsi masyarakat terkait                results reported to relevant regulatory bodies.
kegiatan operasional yang dilakukan ABM secara
periodik tiap semester dan dilaporkan kepada badan
regulator yang relevan.

Lokasi yang mendapat pemantauan paling intensif                      The most intensively monitored operations by ABM are
oleh ABM adalah entitas usaha yang bergerak di                       those business entities in the mining sector. Meanwhile,
bidang pertambangan. Sementara itu, untuk lini bisnis                for ABM’s logistics, engineering, and mining services
ABM yang bergerak di sektor jasa logistik, rekayasa                  businesses, community perception management is
teknik, dan jasa pertambangan, pengelolaan sikap dan                 handled by area managers in each operational region.
persepsi masyarakat dilakukan oleh pengelola kawasan
di masing-masing wilayah operasional.

Survei yang dilaksanakan mencakup berbagai aspek,                    The surveys cover various aspects, including positive
seperti dampak positif dari aktivitas operasional, keluhan           impacts of operations, operational complaints,
terkait aktivitas operasional, efektivitas penanganan                effectiveness of disturbance management, and the
gangguan kegiatan operasi, serta pelaksanaan                         implementation of CSR programs. Additionally, the
program-program CSR perusahaan. Selain itu, survei                   surveys assess community satisfaction with ABM’s
juga mencakup kepuasan masyarakat terhadap                           communication and engagement in managing
komunikasi dan keterlibatan ABM dalam pengelolaan                    environmental and social impacts. Detailed survey results
dampak lingkungan dan sosial. Hasil survei secara                    are reported to regulators as part of our transparency
terperinci dilaporkan kepada regulator sebagai bentuk                and accountability efforts. [SEOJK F.27]
transparansi dan akuntabilitas. [SEOJK F.27]




      180         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 181
                                                       GRI 404
                          PENDIDIKAN & PELATIHAN | TRAINING & DEVELOPMENT



Pendekatan Manajemen                                        Management Approach
ABM memahami bahwa setiap karyawan harus mampu              ABM recognizes that employees must quickly adapt
cepat beradaptasi dengan tantangan dan peluang di           to challenges and opportunities in the mining industry.
sektor industri sektor pertambangan. Untuk itu, ABM         Therefore, ABM consistently strives to enhance
secara konsisten berusaha meningkatkan kompetensi           employee competence and performance through
dan kinerja karyawan melalui berbagai program               various training and development programs tailored
pelatihan dan pengembangan SDM yang didasarkan              to future business needs. The company ensures that
pada kebutuhan pengembangan bisnis di masa                  these programs aim to improve employee competency
depan. Perusahaan memastikan bahwa pelatihan                and performance quality.
dan pengembangan SDM yang diberikan bertujuan
untuk meningkatkan kualitas kompetensi dan kinerja
karyawan.

Dalam upaya perusahaan meningkatkan kualitas                To elevate employee quality, ABM has established a
karyawan, ABM telah menyusun kebijakan terkait              People Development Strategy focused on the 4Cs:
Strategi People Development di Grup ABM dengan              Capability, Competence, Character, and Contribution
menitikberatkan pada pengembangan biasa disingkat           throughout the ABM Group. This strategy is guided by
dengan 4C (Capability, Competence, Character,               the following principles: [SEOJK F.22][GRI 404-2]
Contribution). Strategi tersebut disusun dengan filosofi:
[SEOJK F.22][GRI 404-2]

• Semua karyawan memiliki kesempatan yang                   • All employees have equal opportunities to develop
  sama untuk dikembangkan sesuai dengan potensi               their potential and excel in their fields.
  dan kebutuhannya untuk menjadi yang terbaik di
  bidangnya.
• Membangun kemampuan dan kompetensi saat ini               • Building current and future capabilities to drive
  dan masa depan untuk membangun kinerja yang                 sustainable performance.
  berkelanjutan.
• Membangun karakter sesuai nilai perusahaan untuk          • Cultivating character aligned with company values
  menghasilkan pemimpin yang agile dan inovatif.              to foster agile and innovative leaders.

Sebagai upaya ABM menciptakan karyawan terbaik,             As part of its efforts to create top-tier employees,
Perusahaan telah memiliki ABM Academy, yang                 ABM has established the ABM Academy, a center
berfungsi sebagai pusat pengembangan karyawan untuk         for employee development aimed at unlocking their
mendorong potensi mereka. Melalui berbagai program          potential. Through various training and development
pelatihan dan pengembangan yang diselenggarakan,            programs, the ABM Academy provides opportunities for
ABM Academy memberikan peluang bagi karyawan                employees to grow and strengthen the skills required
untuk terus berkembang dan memperkuat keterampilan          in the modern workplace, aligning with business and
yang dibutuhkan di dunia kerja modern, yang sejalan         operational needs to support company sustainability.
dengan kebutuhan bisnis dan operasional untuk
mendukung keberlanjutan perusahaan.




                                                                                  P T ABM I nve st am a Tbk   181
Page 182
Sosial | Social

                        S
Lebih lanjut, ABM juga telah melakukan upaya
transformasi digital manajemen SDM, ABM menerapkan
                                                                     Furthermore, ABM has implemented a digital
                                                                     transformation in human resource management through
sistem SAP Success Factors yang dikenal dengan nama                  the SAP Success Factors system, known as FALCON.
FALCON. FALCON berperan penting dalam memastikan                     FALCON plays a crucial role in ensuring sustainable
pertumbuhan berkelanjutan perusahaan dengan                          company growth by developing top talent. The system
mengembangkan bakat terbaik. Sistem ini menyediakan                  offers self-service features for employees to enhance
layanan mandiri untuk karyawan guna meningkatkan                     transaction efficiency, covering comprehensive
efisiensi transaksi, mencakup proses rekrutmen dan                   recruitment and onboarding processes, competitive
onboarding yang menyeluruh, manajemen kompensasi                     compensation management, transparent performance
yang kompetitif, evaluasi kinerja yang transparan, serta             evaluations, and succession planning to support long-
perencanaan suksesi untuk mendukung pertumbuhan                      term company growth. FALCON represents a sustainable
jangka panjang perusahaan. FALCON merupakan                          investment in ABM’s human resource development.
investasi berkelanjutan bagi pengembangan sumber
daya manusia di ABM.




    Transformasi Kepemimpinan                                        Visionary Leadership
    Visioner di Grup ABM                                             Transformation at ABM Group

    Membangun Kepemimpinan Visioner                                  Building Visionary Leadership

    Pada tahun 2024, Grup ABM meluncurkan Leadership                 In 2024, ABM Group launched the Leadership
    Development Program (LDP), mencakup seluruh                      Development Program (LDP), which encompasses
    tingkatan kepemimpinan, mulai dari frontline                     all levels of leadership, from frontline positions to the
    hingga level tertinggi. Program ini berfokus pada                highest level. This program emphasizes leadership
    pengembangan kepemimpinan dalam organisasi,                      development within the organization, fostering the
    seiring dengan pertumbuhan bisnis ABM yang                       growth of the ABM business, which in turn impacts
    berdampak pada ekspansi organisasi. Oleh karena                  organizational growth. As such, competent leaders
    itu, diperlukan pemimpin yang kompeten untuk                     are essential to manage and promote the company’s
    mengelola dan mendorong kemajuan perusahaan.                     progress. Previously, the learning approach leaned
    Sebelumnya, proses pembelajaran lebih banyak                     heavily toward enhancing technical knowledge and
    berfokus pada peningkatan pengetahuan dan                        skills in both core areas and supporting functions.
    keterampilan teknis, baik dalam aspek inti maupun                However, in running a business, not just technical
    fungsi pendukung. Namun, dalam menjalankan bisnis,               skills and knowledge are required; strong leadership
    tidak hanya keterampilan dan pengetahuan teknis                  is also crucial. ABM hopes this program will cultivate
    yang dibutuhkan, tetapi juga kepemimpinan yang                   reliable leaders with the capability to guide and propel
    kuat. ABM berharap program ini dapat menciptakan                 business processes toward achieving company
    pemimpin yang andal dan memiliki kemampuan dalam                 sustainability.
    memimpin serta menggerakkan proses bisnis guna
    mencapai keberlanjutan perusahaan.

    Grup ABM memahami bahwa kesuksesan jangka                        ABM Group understands that long-term success
    panjang tidak hanya bergantung pada strategi bisnis              depends not only on robust business strategies but
    yang kuat, tetapi juga pada kepemimpinan yang                    also on visionary leadership. Therefore, the LDP was
    visioner. Oleh karena itu, LDP diluncurkan sebagai               launched as a strategic initiative to develop leaders
    inisiatif strategis untuk membentuk pemimpin yang                who are not only technically competent but also
    tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga                  effective in team management and innovation in a
    mampu mengelola tim secara efektif dan mendorong                 dynamic industry.
    inovasi dalam industri yang dinamis.




       182        Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 183
Struktur Program yang Sistematis                       Systematic Program Structure
Program LDP dirancang secara berjenjang, dimulai       The LDP is designed in tiers, starting with LDP 1.0 for
dari LDP 1.0 untuk karyawan level G hingga LDP         Grade G employees up to LDP 6.0 for top executives.
6.0 untuk eksekutif tingkat tertinggi. Bagi mereka     For those who are already in a leadership position
yang sudah berada dalam posisi kepemimpinan            but have not received official training, ABM offers the
tetapi belum mendapatkan pembekalan resmi, ABM         Leadership Intensive Course (LIC). This systematic
menghadirkan Leadership Intensive Course (LIC).        approach ensures that every leader possesses
Dengan pendekatan yang sistematis, program             strategic insight and the ability to manage resources
ini memastikan bahwa setiap pemimpin memiliki          effectively to achieve company goals.
wawasan strategis dan kemampuan untuk mengelola
sumber daya secara optimal guna mencapai tujuan
perusahaan.

Pencapaian Besar Sejak Peluncuran                      Significant Achievements Since Launch

Sejak diluncurkan, program ini telah mencatat          Since its launch, the program has achieved
pencapaian besar dengan berbagai batch yang            significant milestones with multiple batches
telah berjalan:                                        completed:

• LIC 1.0 - 6 batch khusus untuk frontline mining CK   • LIC 1.0 – 6 batches for frontline mining at CK
• LDP 3.0 - 1 batch                                    • LDP 3.0 – 1 batch
• LDP 1.0 - 1 batch khusus untuk warehousing CKB       • LDP 1.0 – 1 batch for CKB warehousing
• GH Enrichment Program - 2 batch                      • GH Enrichment Program – 2 batches

Masa Depan Kepemimpinan di ABM                         The Future of Leadership at ABM

Dan ini baru permulaan! Tahun 2025 akan menjadi        This is just the beginning! 2025 will be an even
tahun yang lebih besar bagi program kepemimpinan       bigger year for ABM’s leadership programs, with
ABM, dengan lebih banyak batch, cakupan yang           more batches, broader coverage, and a stronger
lebih luas, dan komitmen yang semakin kuat dalam       commitment to developing future leaders who will
mencetak pemimpin masa depan yang siap membawa         drive the company toward sustainable success.
perusahaan menuju kesuksesan berkelanjutan.




                                                                              P T ABM I nve st am a Tbk   183
Page 184
Sosial | Social

                        S                                             GRI 404
                              PENDIDIKAN & PELATIHAN | TRAINING & DEVELOPMENT


                                                       NASDAQ & GRI Criteria Checker
       GRI 404-1            Rata-rata Jam Pelatihan Per Tahun Per Karyawan            Lihat Tabel GRI 404-1 di bawah ini
                            Average hours of training per year per employee           Please see the GRI 404-1 table below


       GRI 404-2            Program untuk Meningkatkan Keterampilan Karyawan          Lihat penjelasan pada bagian bawah dan atas
                            dan Program Persiapan Pensiun                             Please see explanation at the bottom and above
                            Programs for upgrading employee skills and transition
                            assistance programs

       GRI 404-3            Persentase Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin          Lihat tabel GRI 404-2 di bawah ini
                            Terhadap Kinerja dan Pengembangan Karier                  Please see the GRI 404-2 table below
                            Percentage of employees receiving regular
                            performance and career development reviews




Rata-rata Jam Pelatihan Per Tahun                                              Average Training Hours Per Year
Per Karyawan [GRI 404-1][OJK F.22]                                             Per Employee [GRI 404-1][OJK F.22]
ABM secara rutin melaksanakan pelatihan dan                                    ABM regularly conducts training and development
pengembangan kepada karyawan guna meningkatkan                                 programs to enhance employee competence.
dan menciptakan karyawan terbaik. Sepanjang tahun                              Throughout 2024, ABM organized 170,392 training
2024, ABM telah menyelenggarakan 170.392 jam                                   hours, averaging 430 hours per employee annually,
pelatihan untuk karyawan dengan jumlah peserta                                 with a total of 14.47 participants. The total training
430 orang. Rata-rata jumlah jam pelatihan 14,47 jam                            cost for 2024 reached Rp15.5 billion.
per karyawan per tahun dan realisasi biaya pelatihan
mencapai Rp 15,5 miliar.



Rata-rata Jam Pelatihan Per Karyawan, Jumlah Peserta, dan Biaya Pelatihan Per Tahun
Average Training Hours Per Employee, Number of Participants, and Annual Training Costs

 Deskripsi                                                           Satuan
                                                                                         2022               2023               2024
 Description                                                          Unit
 Total Durasi Pelatihan Terakumulasi
                                                                                              380.100           140.935            170.392
 Total Accumulated Training Duration

 Durasi Pelatihan Terakumulasi – Eksekutif                            Jam                           2                109                 430
 Accumulated Training Duration – Executive                            Hour

 Durasi Pelatihan Terakumulasi – Non Eksekutif
                                                                                             341.437            140.826            169.962
 Accumulated Training Duration – Non Executive

 Jumlah Peserta                                                      Orang
                                                                                               23.153             14.620               23.399
 Number of participants                                              Person

 Total Biaya Pelatihan Karyawan                                      Miliar
                                                                                                 23,7               18,2                15,05
 Total Employee Training Fee                                         Billion




      184         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 185
[GRI 404-1] Pendidikan dan Pelatihan Berdasarkan Kategori Jabatan
Education and Training by Job Category

                                     Tingkat Jabatan dan Jumlah Peserta
                                   Position Level and Number of Participants

Jenis Pendidikan           General             Senior                           Staf &
  dan Pelatihan   Direktur Manajer             Manajer        Supervisory      Non Staf          Jumlah
                                                                                                                   %
Type of Education Director General              Senior        Supervisory       Staff &           Total
   and Training            Manager             Manajer                         Non Staff

Keterampilan
Fungsional                 11       162              808             3.815          12.564               17.360         74%
Functional Skills

Soft Skill
                          20        122              318              1.154           3.182               4.796     20%
Soft Skill

Sertifikasi
                            1         6                  17           328              890                1.242         5%
Certification

Jumlah Peserta
Number of                 32        290             1.143            5.297          16.636              23.398      100%
participants



[GRI 404-1] Pendidikan dan Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin
Education and Training by Gender


                                                                                     Rata-rata Jam Pelatihan
                       Jumlah Pekerja
   Jenis Kelamin                                 Jumlah Jam Pelatihan                  per-Karyawan (jam)
                       Total Number of
      Gender                                     Total of Training Hours            Average Hours of Training
                           workers
                                                                                       per-Employee (jam)
             Pria
                                      10.913                         152.568                                        13,98
             Male
         Wanita
                                          653                         17.824                                        27,30
         Female

             Total                    11.566                        170.392                                         14,73




                                                                                     P T ABM I nve st am a Tbk    185
Page 186
Sosial | Social

                           S
    Optimalisasi Operasional
    Bisnis, ABM Lakukan
                                                                            Optimizing Business
                                                                            Operations, ABM Develops People
    pengembangan People Information                                         Information Governance Efficiency
    Governance Efficiency Operation                                         Operation Network
    Network (PIGEON)                                                        (PIGEON)
    Sebagai bagian dari komitmen terhadap efisiensi                         As part of its commitment to efficiency and digital
    dan inovasi digital, ABM secara berkelanjutan                           innovation, ABM is continuously developing
    mengembangkan aplikasi untuk meningkatkan                               applications to optimize business operations. One
    optimalisasi operasional bisnis. Salah satu inisiatif                   key initiative is the People Information Governance
    utama yang sedang dikembangkan adalah People                            Efficiency Operation Network (PIGEON), part of the
    Information Governance Efficiency Operation                             General Affairs Integrated System (GIAS).
    Network (PIGEON), yang merupakan bagian dari
    General Affairs Integrated System (GIAS).

    Pada 15 Agustus 2024, ABM menggelar kick-off                            On August 15, 2024, ABM Investama held a kick-
    meeting untuk menandai dimulainya pengembangan                          off meeting to mark the start of PIGEON Phase 2
    PIGEON fase 2. Inisiatif ini bertujuan untuk                            development. This initiative aims to integrate all
    mengintegrasikan seluruh proses bisnis General                          General Affairs (GA) business processes into a
    Affairs (GA) dalam satu platform terpadu, sehingga                      single platform, enhancing efficiency, productivity,
    dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta                      and employee satisfaction.
    kepuasan karyawan.

    Dalam pengembangannya, aplikasi ini akan                                The application will be tailored to the specific needs
    disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap unit                       of each ABM business unit. The company has
    bisnis ABM Investama. Perseroan telah menyusun                          developed a roadmap with approximately 11 new
    roadmap pengembangan dengan sekitar 11 fitur baru                       features to be implemented at both headquarters
    yang akan diterapkan baik di kantor pusat maupun di                     and branch offices. These features will align with
    cabang. Implementasi fitur-fitur ini akan disesuaikan                   each unit’s workflow to maximize benefits.
    dengan alur kerja masing-masing unit bisnis agar
    dapat memberikan manfaat maksimal.

    Beberapa modul utama yang akan dikembangkan                             Key modules under development include travel
    dalam aplikasi ini meliputi travel management                           management,     service   performance,   facility
    system, service performance, facility management                        management, and asset management systems.
    system, dan juga asset management. Selain itu,                          Additionally, complaint and satisfaction survey
    layanan pengaduan dan survey kepuasan juga                              services have been added for feedback and
    ditambahkan untuk kebutuhan feedback dan                                continuous improvement.
    continuous improvement.



         Aplikasi PIGEON telah diimplementasikan dalam berbagai kegiatan operasional, termasuk dalam
      proses pemesanan tiket dan akomodasi. Penggunaan aplikasi ini memberikan efisiensi dan efektivitas
       yang signifikan dalam pengelolaan perjalanan dinas dan operasional General Affairs (GA), meliputi:
         The PIGEON application has been implemented in various operational activities, including the ticket
         and accommodation booking process. The use of this application provides significant efficiency and
               effectiveness in managing official travel and General Affairs (GA) operations, including:


                       26.732 Tiket | Ticket
     Total Transaksi Permintaan Tiket Penerbangan yang                                84.651 Jam | Hours
                  diproses Selama 8 bulan                                        Manfaat hemat waktu yang diperoleh
                  Total Flight Ticket Request Transactions                          Time saving benefits obtained
                           processed for 8 months


       Memangkas proses 11 langkah menjadi 4 langkah                    Durasi waktu pemesanan dari 210 menit menjadi 20 menit
          Cutting down an 11 step process to 4 steps                          Ordering time from 210 minutes to 20 minutes




      186            Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 187
Program untuk Meningkatkan                                   Programs to Enhance Employee
Keterampilan Karyawan dan                                    Skills and Retirement Preparation
Program Persiapan Pensiun [GRI 404-2]                        [GRI 404-2]


ABM sangat menghargai kontribusi dan pengabdian              ABM highly values the long-term contributions and
panjang setiap karyawan yang telah memberikan dedikasi       dedication of its employees. As a token of appreciation,
untuk perusahaan. Sebagai bentuk penghargaan, ABM            ABM offers retirement programs for employees aged
menyediakan berbagai program pensiun yang dapat              52 to 55. These programs aim to help employees
diikuti oleh karyawan yang memasuki usia pensiun,            manage their finances and secure alternative income
yaitu antara 52 hingga 55 tahun. Melalui program             sources post-retirement.
ini, kami berharap para karyawan dapat mengelola
keuangan mereka dengan baik dan memperoleh sumber
penghasilan alternatif yang mendukung kehidupan
mereka setelah pensiun.

Pada tahun 2024, program masa persiapan pensiun              In 2024, the retirement preparation program was
dilaksanakan sebanyak 1 batch dengan total peserta 45        conducted in 1 batch, with 45 participants from
orang dari seluruh anak usaha di Grup ABM. Program           across ABM Group subsidiaries. The program equips
pelatihan masa persiapan pensiun akan membekali              employees with financial, psychological, and soft
karyawan dengan pengetahuan finansial, psikologi,            skills training, along with coaching sessions to discuss
dan soft skill lainnya, selain itu juga ada sesi coaching    post-retirement plans.
untuk berdiskusi mengenai planning pasca pensiun.

Selain program persiapan pensiun, ABM juga                   Beyond retirement programs, ABM is committed to
berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan                   ensuring the continued employability of its workforce
kemampuan kerja karyawan di setiap tahapan karier            at every career stage. Such that, the company provides
mereka. Untuk itu, perusahaan menyediakan berbagai           various training and skill development programs to
program pelatihan dan pengembangan keterampilan              enhance employee competitiveness. These include
guna meningkatkan daya saing tenaga kerja. Program           technical training, leadership development, and
ini mencakup pelatihan teknis sesuai dengan bidang           digital skills programs to adapt to new technologies.
pekerjaan, pengembangan kepemimpinan, serta program          For employees affected by layoffs, ABM provides
peningkatan keterampilan digital dan adaptasi terhadap       compensation in accordance with labor laws.
teknologi baru. Bagi karyawan yang terdampak oleh
pemutusan hubungan kerja (PHK), ABM memberikan
pendampingan serta akses ke pelatihan ulang (reskilling)
dan peningkatan keterampilan (upskilling), sehingga
mereka dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan
di dunia kerja selanjutnya.



   100%                                         23,5% dari total
  Seluruh Karyawan Menerima                     karyawan
  Tinjauan Rutin Terhadap Kinerja dan
  Pengembangan Karier [GRI 404-3]               Sebanyak 2.795 karyawan
                                                (2.700 karyawan pria dan 95
  All Employees Receiving                       karyawan wanita) berhasil
  Regular Career Development                    mendapatkan promosi
  and Performance Reviews                       di sepanjang tahun 2024.
  [GRI 404-3]
                                                A total of 2,795 employees
                                                (2,700 male employee and 95
                                                female employee) managed to
                                                get promotions throughout 2024.




                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   187
Page 188
Sosial | Social

                        S


    Mengukir Masa Depan dengan                                       Shaping the Future with
    Kepemimpinan dan Talent                                          Leadership and Talent
    Management di Grup ABM                                           Management at ABM Group
    Di Grup ABM, kami meyakini bahwa keberlanjutan                   At ABM Group, we believe that company sustainability
    perusahaan tidak hanya bergantung pada inovasi dan               depends not only on innovation and business
    strategi bisnis, tetapi juga pada kesiapan sumber daya           strategies but also on the readiness of human
    manusia yang akan memimpin di masa depan. Oleh                   resources to lead in the future. Therefore, Talent
    karena itu, kami menempatkan Talent Management                   Management is a top priority to ensure leadership
    sebagai prioritas utama dalam memastikan                         continuity and organizational growth. One tangible
    kesinambungan kepemimpinan dan pertumbuhan                       example of this commitment is incorporating Bench
    organisasi. Salah satu wujud nyata dari komitmen                 Strength Readiness into the Key Performance
    ini adalah dengan menjadikan kesiapan karyawan                   Indicators (KPIs) of ABM Group’s Directors, ensuring
    sebagai suksesor (Bench Strength Readiness)                      the availability of future-ready leaders. This approach
    sebagai bagian dari KPI para Direksi Grup ABM,                   ensures that talent development is not just a program
    guna memastikan tersedianya pemimpin masa depan                  but a long-term strategy integrated into company
    yang andal. Dengan langkah ini, kami memastikan                  operations.
    bahwa pengembangan talenta bukan sekadar
    program, tetapi sebuah strategi jangka panjang yang
    terintegrasi dalam operasional perusahaan.




      188         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 189
Strategi Pengelolaan Talenta                             Strategic Talent
yang Terarah                                             Management
Grup ABM menerapkan proses Talent Mapping                ABM Group implements Talent Mapping to
untuk mengidentifikasi dan mengembangkan                 systematically identify and develop employee
potensi karyawan secara sistematis. Tahapan              potential. The process begins with People Review,
awalnya adalah People Review, yaitu diskusi antara       where the Human Capital Talent Management team
tim Human Capital Talent Management dan para             and business unit leaders evaluate performance,
pemimpin unit bisnis untuk mengevaluasi pencapaian       technical and behavioral competency assessments,
kinerja, hasil assessment kompetensi teknikal dan        and verify talent mapping. The results are discussed
perilaku, serta verifikasi pemetaan talenta. Hasil       in Talent Committees C, B, and A, involving senior
dari proses ini kemudian dibahas lebih lanjut dalam      management and directors. This approach ensures
Komite Talent C, B, dan A, yang melibatkan jajaran       objective and strategy-aligned talent management
manajemen senior dan direksi. Pendekatan ini             decisions. Thus, employees identified through
memastikan bahwa keputusan terkait pengelolaan           Talent Mapping receive Individual Development
talenta diambil secara objektif dan selaras dengan       Plans (IDPs) or Performance Improvement Plans
strategi perusahaan. Sebagai tindak lanjut, setiap       (PIPs) tailored to their development needs.
karyawan yang teridentifikasi dalam proses Talent
Mapping mendapatkan Individual Development Plan
(IDP) atau Performance Improvement Plan (PIP) yang
dirancang sesuai dengan kebutuhan pengembangan
masing-masing individu.

IDP merupakan siklus program pengembangan                The IDP is a cycle of employee development programs
karyawan yang dirancang, dilaksanakan, dan               that are designed, implemented, and periodically
dimonitor secara berkala, dengan hasil yang dievaluasi   monitored, with results evaluated through an
melalui proses assessment. Program ini ditujukan bagi    assessment process. This program targets employees
karyawan yang berada dalam talent box 1 hingga 7         categorized in talent boxes 1 to 7 based on the Talent
berdasarkan hasil Talent Mapping. IDP mencakup           Mapping results. The IDP incorporates various learning
berbagai metode pembelajaran, seperti Learning,          methods, such as coaching, on-the-job training, job
Coaching, On-the-Job Training, Job Assignment, dan       assignments, and others, all aimed at supporting
lainnya, yang dirancang untuk mendukung pencapaian       individual performance and ensuring that company
kinerja individu serta memastikan tercapainya target     performance targets are met. Meanwhile, the PIP is
kinerja perusahaan. Sementara itu, PIP adalah            a performance improvement program intended for
program perbaikan kinerja yang diperuntukkan bagi        employees in talent boxes 8 and 9, according to the
karyawan yang berada dalam talent box 8 dan 9            outcomes of Talent Mapping. The preparation of both
sesuai hasil Talent Mapping. Penyusunan IDP dan          the IDP and PIP is conducted in collaboration with
PIP dilakukan bersama atasan, dan implementasi           supervisors, and the implementation of the learning
program pembelajaran dari kedua skema ini menjadi        programs from these two initiatives provides essential
salah satu masukan bagi Learning Academy ABM             input for the ABM Learning Academy when preparing
dalam menyusun Training Need Analysis (TNA) serta        the Training Need Analysis (TNA) and employee
program pengembangan karyawan.                           development programs.




                                                                                P T ABM I nve st am a Tbk   189
Page 190
Sosial | Social

                        S
    Mengelola Talenta dengan                                         Structured Talent Management
    Pendekatan Terstruktur                                           Approach
    Untuk memastikan pengelolaan talenta yang efektif,               To ensure effective talent management, ABM
    ABM Group menggunakan 9-Box Talent Mapping,                      Group employs 9-Box Talent Mapping, which maps
    yang memetakan karyawan berdasarkan potensi                      employees based on their leadership potential and
    kepemimpinan dan kinerja aktual. Key Talent—                     actual performance. Key Talent—employees in
    karyawan dalam box 1, 2, dan 3—memiliki potensi                  boxes 1, 2, and 3—show high potential for advancing
    tinggi untuk berkembang ke posisi yang lebih                     into more strategic positions and entering the
    strategis dan masuk dalam Talent Pool. Karyawan                  Talent Pool. Employees in boxes 4 to 7 receive
    dalam box 4 hingga 7 mendapatkan pengembangan                    development through Individual Development
    melalui IDP, yang mencakup pelatihan, coaching,                  Plans (IDP), which include training, coaching,
    On-the-Job Training, dan penugasan khusus                        on-the-job training, and special assignments to
    untuk memperkuat kapabilitas mereka. Karyawan                    strengthen their skills. Employees in boxes 8 and
    dalam box 8 dan 9 diberikan PIP, program khusus                  9 participate in a Performance Improvement Plan
    yang berfokus pada peningkatan performa agar                     (PIP), a targeted program that aims to boost their
    mereka dapat memenuhi ekspektasi perusahaan.                     performance to meet company expectations. This
    Pendekatan ini memastikan bahwa setiap karyawan                  approach guarantees that each employee receives
    mendapatkan strategi pengembangan yang sesuai                    a personalized development strategy tailored to their
    dengan kebutuhan dan potensinya, sehingga dapat                  needs and potential, enabling them to make optimal
    memberikan kontribusi optimal bagi perusahaan.                   contributions to the company.



    Komitmen Berkelanjutan                                           Sustainable Commitment
    Di ABM Group, Talent Management bukan hanya                      At ABM Group, Talent Management is an ongoing
    proses tahunan, melainkan siklus berkelanjutan                   cycle of planning, development, monitoring, and
    yang mencakup perencanaan, pengembangan,                         evaluation. We are committed to providing every
    pemantauan, dan evaluasi. Kami berkomitmen untuk                 individual with growth opportunities, clear career
    memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk                 paths, and relevant development programs.
    tumbuh dan berkembang, memastikan bahwa mereka                   Through this structured and strategic approach,
    memiliki jalur karier yang jelas serta didukung dengan           we not only prepare future leaders but also ensure
    program pengembangan yang relevan. Dengan                        the organization remains competitive and adaptive
    pendekatan yang terstruktur dan strategis, kami tidak            in a changing industry. For us, employees are not
    hanya menyiapkan pemimpin masa depan, tetapi juga                just workers but valuable assets key to achieving
    memastikan bahwa organisasi tetap kompetitif dan                 business goals and company sustainability.
    adaptif di tengah perubahan industri. Bagi kami,
    karyawan bukan sekadar tenaga kerja, tetapi aset
    berharga yang menjadi kunci dalam mencapai tujuan
    bisnis dan keberlanjutan perusahaan.




      190         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 191
                                   6                                     3                                       1
Potensi Berkinerja Terbaik             Mengembangkan                         Berkinerja Bintang
• Gagal memenuhi ekspektasi            Performa Terbaik                      • Secara konsisten melampaui
  kinerja saat ini namun               • Memenuhi atau terkadang               ekspektasi kinerja
  memiliki potensi yang kuat             melebihi ekspektasi kinerja.        • Talenta ini dapat dengan mudah
• Mungkin baru dalam peran atau        • Menunjukkan potensi                   berkembang ke tanggung jawab
  organisasi dan membutuhkan             yang kuat untuk peran                 dan tantangan yang lebih tinggi.
  waktu untuk menyesuaikan diri.         kepemimpinan di masa depan.         • Kandidat potensial
• Membutuhkan pembinaan,               Cocok untuk program                     untuk suksesi dan peran
  pendampingan, dan                    pengembangan yang dipercepat            kepemimpinan yang penting.
  pengembangan untuk                   dan penugasan yang menantang          Star Performer
  meningkatkan kinerja                 Developing Top performer              • Consistenly exceeds
Potensial Top Performer                                                        performance expectations.
                                       • Meets or occasionally exceeds
                                         performance expectations.           • This talent can easily stretch
• Fails to meet current                                                        into higher responsibilities
  performance expectations             • Exhibits strong potential to
                                         future leadership roles.              and challenges.
  but has strong potential.                                                  • Potential candidats for
• May be new to the role               • Suitable for accelerated
                                         development to unlock                 succesion planning and
  or organization and                                                          critical leadership roles.
  needs time to adjust.                  higher potential.
• Requires coaching,
  mentoring, and development
  to improve performance.


                                   8                                     4                                      2
Berkinerja tidak konsisten             Berkinerja efektif                    Berkinerja Kuat
• Gagal memenuhi ekspektasi            • Secara konsisten memenuhi           • Secara konsisten melampaui
  kinerja tetapi menunjukkan             ekspektasi kinerja                    ekspektasi kinerja
  beberapa potensi untuk perbaikan.    • Menunjukkan Potensi untuk           • Menunjukkan potensi untuk
• Mungkin memiliki keterampilan          pengembangan lebih lanjut             peran yang lebih tinggi dengan
  atau pengetahuan teknis tetapi         dengan pelatihan yang sesuai          pengembangan lebih lanjut
  kesulitan dalam pelaksanaannya       • Membutuhkan pengembangan            • Cocok untuk program
• Membutuhkan rencana                    yang ditargetkan untuk membuka        pengembangan kepemimpinan
  pengembangan yang difokuskan           potensi yang lebih tinggi             dan penugasan/proyek
  pada peningkatan kinerja             Effective Performer                     potensi yang lebih tinggi
Inconsistent Performer                                                       Strong Performer
                                       • Consistenly meets
• Fails to meet performance              performance expectations.           • Consistenly exceeds
  expectations but show some           • Demonstrates potential                performance expectations.
  potential for improvement.             for higher.                         • Demonstrates potential
• May have technical skills            • Suitable for leadership               for higher.
  or knowledge but struggles             development programs and            • Suitable for leadership
  with execution.                        strecth assignments/projects.         development programs and
• Requires development plans                                                   strecth assignments/projects.
  focuse on enhancing performance.


                                   9                                     7                                      5
Berkinerja Kurang                      Spesialis yang Efektif                Performer yang
• Secara konsisten gagal               • Memenuhi beberapa target            Dapat Diandalkan
  memenuhi target dan                    kinerja tetapi kurang konsisten.    • Secara konsisten melampaui
  harapan kinerja                      • Dapat diandalkan dalam peran          ekspektasi kinerja.
• Minat atau kemampuan yang              saat ini tetapi tidak mungkin       • Sangat terampil dalam peran
  terbatas untuk mengambil               berkembang lebih jauh.                saat ini namun kurang memiliki
  tanggung jawab baru.                 • Cocok untuk peran yang                ambisi atau kemampuan untuk
• Membutuhkan pengawasan                 membutuhkan stabilitas                peran yang lebih tinggi.
  dan arahan yang signifikan             dan konsistensi tanpa               • Lebih memilih untuk tetap
Under Performer                          potensi tinggi untuk maju             berada di bidang keahlian
                                       Effective Specialist                    mereka daripada pindah ke
• Consistently fails to meet                                                   posisi kepemimpinan.
  performances targets                 • Meets some performances             Berharga untuk peran yang
  and expectations.                      target but lack consistency.        membutuhkan keahlian mendalam
• Limited interest or ability to       • Reliable in current role but        dan kinerja tinggi yang konsisten
  take one new responbilities            unlikely to progress further.
• Requires significant                 • Suitable for roles requiring        Dependable Performer
  supervision and direction.             stability and consistency without   • Consistenly exceeds
                                         high potential for advancement.       performance expectations.
                                                                             • Highly skilled in current
                                                                               role but lacks ambition or
                                                                               ability for higher roles.
                                                                             • Prefer to remain in the area
                                                                               of expertise rather than move
                                                                               into leadership positions.
                                                                             • Valuable for roles requiring
                                                                               deep   expertise
                                                                                 P T ABM            and
                                                                                           I nve st am   consistent
                                                                                                       a Tbk     191
                                                                               high performance.
Page 192
                           G



                 G
Tata Kelola | Governance




Tata Kelola
Governance




                                               “ABM, tata kelola yang kuat adalah fondasi
                                               keberlanjutan kami. Dengan transparansi,
                                               akuntabilitas, dan inovasi, kami memastikan
                                               pertumbuhan yang bertanggung jawab dan
                                               berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.”

                                               “At ABM, strong governance is the foundation of our
                                               sustainability. Through transparency, accountability,
                                               and innovation, we ensure responsible and
                                               sustainable growth for all stakeholders.”


      192         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 193
 97%
  Keluhan yang telah                                          NDAQ G1
  terselesaikan di tahun
  2024                                  KEBERAGAMAN DEWAN | BOARD DIVERSITY
  Grievances that have been                                     [405-1]
  resolved in 2024

 ISO 37001: 2016
  BM telah memperoleh         Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
  sertifikasi Sistem
  Manajemen Anti              Sebagai wujud komitmen dari pelaksanaan tata kelola perusahaan yang
  Penyuapan                   baik, ABM menjunjung tinggi keberagaman di lingkungan perusahaan. ABM
  ABM has obtained            memastikan memberikan kesempatan yang sama bagi semua karyawan
  Anti-Bribery                mulai dari tingkat pemula hingga ke tingkat manajemen perusahaan, untuk
  Management System           berkembang dan mengeluarkan potensi terbaik bagi perusahaan.
  certification
                              Komitmen ABM terkait keberagaman tercantum dalam misi Perusahaan,
                              yang dituangkan secara teknis dalam peraturan tata kelola perusahaan
 20%                         yang berlandaskan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 dan prosedur Tata
  Persentase wanita dalam     Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG).
  Susunan Dewan Komisaris
  Percentage of women         ABM memastikan tata kelola perusahaan yang baik diterapkan dalam setiap
  in the Board of             proses pemilihan posisi, jabatan dan fungsi di perusahaan, termasuk untuk
  Commissioners               Dewan Komisaris dan Dewan Direksi. Pemilihan dilakukan berdasarkan
                              kompetensi dan pengalaman, dengan memastikan proses seleksi berlangsung
                              secara transparan dan adil, tanpa diskriminasi terhadap latar belakang atau
                              jenis kelamin.

                              Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan dalam tata kelola, ABM
                              secara rutin melakukan analisis dan peninjauan terhadap kebijakan dan
                              prosedur yang diterapkan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa
                              implementasi tata kelola dilakukan secara efektif dan sesuai dengan harapan
                              serta standar yang telah ditetapkan.



                              Management Approach [GRI 3-3]
                              As part of its commitment to implementing sound corporate governance,
                              ABM upholds diversity within the company. ABM ensures equal opportunities
                              for all employees, from entry-level to management, to grow and contribute
                              their best potential to the company.

                              This commitment to diversity is embedded in the company’s mission and
                              is technically outlined in its corporate governance regulations, which
                              are based on Law No. 40 of 2007 and the principles of Good Corporate
                              Governance (GCG).

                              ABM ensures that good corporate governance is applied in every process
                              of selecting positions, roles, and functions within the company, including
                              for the Board of Commissioners and the Board of Directors. Selection is
                              based on competence and experience, with a transparent and fair selection
                              process that avoids discrimination based on background or gender.

                              As part of its sustainability commitment in governance, ABM regularly
                              conducts analyses and reviews of its policies and procedures. This step
                              ensures that governance implementation is effective and aligns with
                              established expectations and standards.




                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk   193
Page 194
Tata Kelola | Governance


                           G
Dalam melakukan peninjauan, Perusahaan menggunakan
beberapa prinsip yang berlandaskan regulasi dan
                                                                              In conducting these reviews, the company adheres to
                                                                              principles based on regional and national government
hukum di tingkat Pemerintah Daerah dan Nasional.                              regulations. Additionally, non-discriminatory and
Selain itu, prinsip non-diskriminatif dan keberagaman                         diversity principles align with international norms
juga sejalan dengan norma-norma yang berlaku secara                           on diversity, gender equality, and respect for human
internasional terkait keberagaman, kesetaraan gender                          rights.
dan penghormatan hak-hak asasi manusia.




                                                       NASDAQ & GRI Criteria Checker
      NDAQ G1.1             Persentase jumlah wanita dalam Susunan Dewan Direksi           Tabel data G1.1
                            Percentage of women on the Board of Directors                  View table G1.1

      NDAQ G1.2             Persentase jumlah wanita dalam Susunan Komisaris               Tabel data G1.2
                            Percentage of women on the Board of Commissioners              View table G1.2

     GRI 405-1a             Persentase anggota Dewan Komisaris dan Direksi                 Tabel data [GRI 405-1a]
                            berdasarkan gender dan usia                                    Pada bab Social di halaman 121
                            Percentage of members of the Board of Commissioners            View table [405-1a]
                            and Board of Directors by gender and age                       In the Social chapter on page 121
     GRI 405-1b             Persentase karyawan sesuai dengan kategori karyawan            Tabel data [GRI 405-1b]
                            berdasarkan gender dan usia.                                   Pada bab Social di halaman 121
                            Percentage of employees according to employee category         View table [405-1b]
                            by gender and age.                                             In the Social chapter on page 121




[G1.1][G1.2] Persentase Jumlah Wanita dalam Susunan Direksi dan Komisaris
Percentage of Total Women in the Composition of Directors and Commissioners

                                                              2022                       2023                         2024
                  Dewan
                                                    Pria             Wanita       Pria          Wanita        Pria             Wanita
                  Board
                                                    Male             Female       Male          Female        Male             Female
                                                    (%)                (%)        (%)             (%)         (%)                (%)
 Dewan Komisaris
                                                    80%               20%         80%            20%          80%               20%
 Board of Commissioners
 Dewan Direksi
                                                   84,61%            15,39%       87%            13%         92,31%            7,69%
 Board of Director




      194         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 195
                                                  NDAQ G2
                              INDEPENDENSI DEWAN | BOARD INDEPENDENCE
                                               [GRI 2-9][GRI 2-11]




Independensi Direktur                                       Independence of Directors
dan Komisaris                                               and Commissioners
[G2.1][G2.2][GRI 2-9][GRI 2-11][GRI 2-15]                   [G2.1][G2.2][GRI 2-9][GRI 2-11][GRI 2-15]


ABM berkomitmen memastikan pelaksanaan tata                 ABM is committed to ensuring that governance is
kelola berjalan dengan berdasarkan etika dan standar        conducted ethically and in accordance with established
yang telah ditetapkan guna mewujudkan tata kelola           standards to achieve the best governance practices. To
terbaik. Untuk itu, ABM memberikan tanggung jawab           this end, ABM assigns responsibilities to independent
pada komisaris independen yang bertugas melakukan           commissioners, who oversee and provide objective
pengawasan serta memberikan saran dan masukan               advice and input to the Board of Directors.
secara objektif kepada Direksi.

Penetapan komisaris Independen juga dilakukan untuk         The appointment of independent commissioners also
mencegah kemungkinan akan konflik kepentingan               aims to prevent potential conflicts of interest between
antara Direksi dan Dewan Komisaris, sehingga                the Board of Directors and the Board of Commissioners,
perusahaan mampu mencapai pelaksanaan Good                  enabling the company to achieve Good Corporate
Corporate Governance (GCG).                                 Governance (GCG).

Pencegahan konflik kepentingan telah diatur dalam           Conflict of interest prevention is regulated in the
Board Manual perusahaan. Board Manual berfungsi             company’s Board Manual. The Board Manual serves
sebagai pedoman utama untuk pelaksanaan hubungan            as the primary guideline for the relationship between
antar organ perusahaan, yang mencakup tugas,                corporate organs, covering duties, responsibilities,
tanggung jawab, wewenang, mekanisme rapat,                  authorities, meeting mechanisms, decision-making
pengambilan keputusan, serta prinsip pengendalian           processes, and control and supervision principles carried
dan pengawasan yang dilakukan oleh Direksi, Dewan           out by the Board of Directors, Board of Commissioners,
Komisaris, dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).            and Shareholders’ General Meeting. The Board Manual
Dalam Board Manual dijelaskan bahwa Dewan Komisaris         stipulates that the Board of Commissioners must be
harus bebas dan independen dalam mengawasi kinerja          free and independent in overseeing the performance
Dewan Direksi, sehingga pengawasan dapat dilakukan          of the Board of Directors, ensuring effective supervision
secara efektif dan tanpa benturan kepentingan.              without conflicts of interest.

Board Manual juga tidak memperbolehkan Direktur             The Board Manual also prohibits the Chief Executive
Utama (Chief Executive Officer) perusahaan untuk            Officer (CEO) from holding concurrent positions as
merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris           a member or Chair of the Board of Commissioners.
atau Komisaris Utama perusahaan. Hal ini dilakukan          This ensures that the Board of Commissioners can
untuk memastikan pengawasan yang dilakukan oleh             effectively oversee the performance of the Board of
Dewan Komisaris terhadap kinerja Direksi dapat              Directors without conflicts of interest.
dilaksanakan dengan efektif dan bebas dari benturan
kepentingan.

ABM juga memastikan setiap anggota Dewan Komisaris          ABM also ensures that no members of the Board of
dan Direksi tidak memiliki hubungan keluarga satu           Commissioners and Board of Directors are related by
sama lain , serta tidak ada lintas kepemilikan saham        family ties, and there is no cross-shareholding with
dengan pemasok dan para pemangku kepentingan lain           suppliers or other stakeholders outside the TMT Group.
di luar Grup TMT. Tercatat pada 2024 ABM memiliki 2         As of 2024, ABM has two independent commissioners,
Komisaris Independen atau 50% dari total Komisaris.         representing 50% of the total commissioners.




                                                                                     P T ABM I nve st am a Tbk   195
Page 196
Tata Kelola | Governance


                           G
      ABM menerapkan pendekatan GCG untuk                            ABM Investama implements a robust Good
      memastikan bahwa konflik kepentingan dapat                     Corporate Governance (GCG) approach to
      dihindari dan diminimalkan. Proses yang                        ensure that conflicts of interest are avoided
      dilakukan mencakup pedoman etika dan tata                      and minimized. This process includes ethical
      kelola, pengungkapan konflik kepentingan melalui               and governance guidelines, regular written
      pernyataan tertulis secara rutin, pengawasan oleh              conflict-of-interest disclosures, oversight by the
      Komite Tata Kelola Perusahaan, dan pengaturan                  Corporate Governance Committee, and regulation
      transaksi afiliasi yang harus memenuhi aturan                  of affiliated transactions that must comply with
      yang berlaku, diaudit, dan diungkapkan secara                  applicable rules, be audited, and disclosed
      transparan kepada pemangku kepentingan. ABM                    transparently to stakeholders. ABM Investama
      memastikan transparansi pengelolaan konflik                    ensures transparency in managing conflicts of
      kepentingan dengan pengungkapan kepada                         interest by disclosing cross-board memberships,
      pemangku kepentingan, termasuk keanggotaan                     cross-organizational shareholdings, controlling
      lintas dewan, kepemilikan saham lintas organisasi,             shareholders, and related-party transactions
      keberadaan pemegang saham pengendali, serta                    recorded and disclosed in consolidated financial
      transaksi dengan pihak terkait yang dicatat                    statements in accordance with applicable
      dan diungkapkan dalam laporan keuangan                         accounting standards. Through these measures,
      konsolidasi sesuai dengan standar akuntansi                    ABM Investama ensures integrity, transparency,
      yang berlaku. Dengan langkah-langkah tersebut,                 and trust in corporate governance.
      ABM memastikan integritas, transparansi, dan
      kepercayaan dalam tata kelola perusahaan.




      196         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 197
                                     NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ G2.1   Apakah Perusahaan melarang CEO/ Ya. Kami mematuhi peraturan di Indonesia yang mengikuti sistem
            Direktur utama merangkap jabatan Dua Tingkat. Sistem ini menetapkan bahwa CEO/Direktur Utama tidak
            sebagai Komisaris Utama?          diizinkan untuk menggabungkan jabatannya dengan Komisaris Utama
            Does the Company prohibit         di perusahaan ini. Namun, CEO/Direktur Utama perusahaan dapat
            the CEO/ Main Director from       menjabat sebagai Komisaris Utama di anak perusahaan perusahaan
            concurrently serving as President ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
            Commissioner?                        Yes. We comply with regulations in Indonesia which follow the Two
                                                 Tier system. This system stipulates that the CEO/President Director is
                                                 not permitted to combine his position with the President Commissioner
                                                 in this company. However, the CEO/President Director of the company
                                                 can serve as President Commissioner in this company’s subsidiaries in
                                                 accordance with applicable regulations.

NDAQ G2.2   Persentase jumlah anggota Dewan      Lihat tabel data
            Komisaris dan Direksi independen.    [NDAQ G2.2] [GRI 2-9] di bawah ini. Untuk lebih lengkapnya dapat
            Percentage of the number             dilihat di Laporan Tahunan ABM pada bagian Bab Tata Kelola.
            of members of the Board of           View data table
            Commissioners and Independent
            Directors                            [NDAQ G2.2] [GRI 2-9] below. For more details, see ABM’s Annual
                                                 Report in the Governance Chapter.
 GRI 2-9    Struktur dan komposisi tata kelola
            Governance structure and
            composition

 GRI 2-11   Ketua badan tata kelola tertinggi    Tidak. Fungsi pengawasan dan fungsi eksekutif dijalankan secara
            a. apakah ketua badan tata kelola    terpisah, di mana Dewan Komisaris bertanggung jawab atas fungsi
               tertinggi juga merupakan          pengawasan, sementara Direksi bertanggung jawab atas fungsi
               eksekutif senior dalam organisasi eksekutif.
            b. jika ketua juga merupakan         Tata kelola ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perseroan
               eksekutif senior, jelaskan fungsi Terbatas No. 40 tahun 1997, yang mengharuskan seluruh perusahaan
               mereka dalam manajemen            terbatas di Indonesia menerapkan sistem Dua Tingkat. Sistem ini
               organisasi, alasan pengaturan     mengatur bahwa Komisaris Utama tidak dapat memegang jabatan
               ini, dan bagaimana konflik        sebagai Direktur Utama/CEO (eksekutif). Informasi lebih lanjut dapat
               kepentingan dapat dicegah dan     ditemukan dalam Laporan Tahunan ABM.
              dimitigasi                         No. The supervisory function and executive function are carried out
            Chair of the highest governance      separately, where the Board of Commissioners is responsible for the
            body                                 supervisory function, while the Board of Directors is responsible for
                                                 the executive function.
            a. whether the chair of the highest
               governance body is also a senior This governance is in accordance with the provisions of the Limited
               executive in the organization;    Liability Company Law no. 40 of 1997, which requires all limited
                                                 companies in Indonesia to implement a two-tier system. This system
            b. if the chair is also a senior     stipulates that the President Commissioner cannot hold the position of
               executive, explain their function President Director/CEO (executive). Further information can be found
               within the organization’s         in the ABM Annual Report.
               management, the reasons for this
               arrangement, and how conflicts
               of interest are prevented and
               mitigated.




                                                                                    P T ABM I nve st am a Tbk   197
Page 198
Tata Kelola | Governance


                           G
[G2.1][GRI 2-9] Komposisi Komisaris
Composition of the Commissioner



                              Dewan Komisaris                                     Jenis
                                                                                            Executive /       Independen
                           Board of Commissioners                                Kelamin
                                                                                           Non-Executive      Independent
                                                                                 Gender




                                                                     Komisaris
                              Rachmat Mulyana                         Utama       Pria                     Tidak Independen
                                  Hamami                                          Male     Non-Executive
                                                                 President                                 Not Independent
                                                               Commissioner




                                Mivida Hamami                   Komisaris        Wanita                    Tidak Independen
                                                                                           Non-Executive
                                                               Commissioner      Female                    Not Independent




                                                                 Komisaris
                              Arief Tarunakarya                 Independen        Pria                           Ya
                                                                                           Non-Executive
                                 Surowidjojo                    Independent       Male                           Yes
                                                               Commissioner




                                                                 Komisaris
                                Manggi Taruna                   Independen        Pria                           Ya
                                                                                           Non-Executive
                                   Habir                        Independent       Male                           Yes
                                                               Commissioner




      198         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 199
  Lama masa jabatan
  di posisi yang sama
      hingga 2024                        Jabatan di Perusahaan atau Institusi lain                        Kompetensi ESG
                                         Position in other companies or institution                       ESG Competency
 Length of tenure in the
same position until 2024




                           Menjabat sebagai Direktur Utama PT Tiara Marga Trakindo (sejak
Menjabat sejak 2010        2005), dan Direktur Utama PT Trakindo Utama (since 2008).                                 -
 Served since 2010         Served as President Director of PT Tiara Marga Trakindo (since 2005),
                           and President Director of PT Trakindo Utama (since 2008).




                           Saat ini juga menjabat sebagai Direktur PT Tiara Marga
                           Trakindo (sejak 2005), Direktur Utama PT Mahadana Dasha
                           Utama (sejak 2010), Komisaris PT Mitra Solusi Telematika
                           (sejak 2014), Komisaris PT Triyasa Propertindo (sejak
Menjabat sejak 2006        2016); dan Komisaris PT Chitra Paratama (sejak 2010).
                                                                                                                     -
 Served since 2006         Currently also serves as Director of PT Tiara Marga Trakindo
                           (since 2005), President Director of PT Mahadana Dasha Utama
                           (since 2010), Commissioner of PT Mitra Solusi Telematika (since
                           2014), Commissioner of PT Triyasa Propertindo (since 2016);
                           and Commissioner of PT Chitra Paratama (since 2010).



                           Saat ini juga menjabat sebagai Pendiri di Lubis Ganie
                           Surowidjojo Law Firm (sejak 1985 - sekarang).
Menjabat sejak 2015        [Ketua Komite ESG 2021 – sekarang]                                                       Ada
 Served since 2015         Currently also serves as Founder at Lubis Ganie                                        Present
                           Surowidjojo Law Firm (since 1985 - present).
                           [ESG 2021 Committee Chair – now]



                           Saat ini juga memegang posisi sebagai:
                           • Ketua Komite Audit (2021-Sekarang)
                           • PT Berdayakan Usaha Indonesia (BATUMBU) (2020-sekarang)
                              Jakarta, Indonesia Komisaris Independen (Anggota Dewan Komisaris)
                           • Yusof Ishak Institute, Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS),
                             (2020-sekarang), Singapore Visiting Fellow di Departemen Studi
                             Indonesia
                           • Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI) (1991-sekarang)
                             Jakarta, Indonesia
                           • Mitra Gagas Emha Kreasi (1991-sekarang) Jakarta,
                             Indonesia Senior Advisor
Menjabat sejak 2021                                                                                                 Ada
                           Currently also holding positions as:
 Served since 2021                                                                                                Present
                           • Chairman of the Audit Committee (2021-Present)
                           • PT Berdayakan Usaha Indonesia (BATUMBU) (2020-present) Jakarta,
                             Indonesia Independent Commissioner (Member of the Board of
                             Commissioners)
                           • Yusof Ishak Institute, Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS),
                             (2020-present), Singapore Visiting Fellow at Department of
                             Indonesian Studies
                           • Indonesia Institute for Management Development (IPMI)
                             (1991-present) Jakarta, Indonesia
                           • Mitra Gagas Emha Kreasi (MGK) (1991-present) Jakarta, Indonesia
                             Senior Advisor




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk      199
Page 200
Tata Kelola | Governance


                           G                                         NDAQ G3
                                                      INSENTIF | INCENTIVIZED PAY
                                                                     [GRI 2-19]




Dalam menentukan Compensation & Benefit Executive,                            In determining Executive Compensation & Benefits,
ABM memercayakan tanggung jawab keputusan pada                                ABM entrusts the decision-making responsibility to
Komite Remunerasi dan Nominasi. Struktur remunerasi                           the Remuneration and Nomination Committee. The
Executive sendiri disusun berdasarkan job band dan                            executive remuneration structure is based on job
person grade. Kompensasi yang diberikan ABM berupa                            bands and person grades. ABM provides both short-
insentif jangka pendek dan insentif jangka panjang.                           term and long-term incentives.

Perusahaan memberikan insentif jangka pendek                                  The company offers short-term incentives based on
berdasarkan evaluasi kinerja tahunan berupa bonus/                            annual performance evaluations, such as bonuses
apresiasi. Sedangkan insentif jangka panjang                                  or appreciation awards. Long-term incentives are
merupakan kompensasi yang diberikan apabila                                   provided when the company achieves its long-term
perusahaan telah mencapai target pertumbuhan jangka                           growth targets.
panjangnya.

Insentif jangka panjang diberikan perusahaan jika                             Long-term incentives are granted if the company
tercapai target pertumbuhan yang ditetapkan baik dari                         meets its growth targets in terms of profitability or
segi profitabilitas ataupun keberlanjutan Perusahaan.                         sustainability. These incentives are designed on a
Insentif jangka panjang ini merupakan rancangan                               rolling three-year basis in line with company policy.
bergulir 3 tahunan berdasarkan kebijakan Perusahaan.                          Furthermore, the ABM Group does not implement
Lebih lanjut, Grup ABM tidak memberlakukan                                    clawbacks.
clawbacks.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para eksekutif yang                           As a form of appreciation for retiring executives, ABM
memasuki masa pensiun, ABM telah menetapkan                                   has established a retirement program that allows
program pensiun yang memberikan kebebasan kepada                              executives to choose their participation, with the option
para eksekutif untuk menentukan partisipasi mereka,                           to join or not. This retirement program is regulated
dengan opsi untuk bergabung atau tidak. Program                               by ABM through specific policies covering all related
pensiun ini diatur oleh ABM melalui peraturan yang                            aspects.
secara khusus mencakup seluruh aspek terkait.

Dalam menetapkan kebijakan remunerasi, ABM                                    In setting remuneration policies, ABM ensures a
memastikan proses yang transparan dan akuntabel                               transparent and accountable process through the
melalui Komite Remunerasi dan Nominasi, yang                                  Remuneration and Nomination Committee, which
melibatkan evaluasi berbasis kinerja dan masukan dari                         involves performance-based evaluations and input
pemangku kepentingan terkait. Sebagai bagian dari                             from relevant stakeholders. As part of this policy,
kebijakan ini, ABM menetapkan ketentuan mengenai                              ABM establishes provisions for severance payments
pembayaran uang pesangon bagi anggota badan tata                              for top governance bodies and senior executives in
kelola tertinggi dan eksekutif senior sesuai dengan                           accordance with Indonesian labor regulations and
peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia                           industry best practices.
serta praktik terbaik di industri.

Kebijakan ini dirancang untuk mendukung pencapaian                            This policy is designed to support sustainability goals,
tujuan keberlanjutan, dengan indikator kinerja ekonomi,                       with integrated economic, environmental, and social
lingkungan, dan sosial yang terintegrasi dalam                                performance indicators in executive evaluations.
evaluasi kinerja eksekutif. Selain itu, ABM mengacu                           Additionally, ABM refers to international best practices
pada praktik terbaik internasional untuk memastikan                           to ensure equity and inclusion, including diversity
kesetaraan dan inklusi, termasuk mempertimbangkan                             considerations in remuneration structures and policies.
aspek keberagaman dalam struktur dan kebijakan                                Severance payments are conducted transparently
remunerasi. Proses pemberian pesangon dilakukan                               and in compliance with regulations to ensure fair
secara transparan dan sesuai dengan regulasi, guna                            treatment of internal stakeholders. All components of




     200          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 201
memastikan perlakuan yang adil bagi para pemangku                remuneration for top governance bodies and senior
kepentingan internal. Semua komponen remunerasi                  executives are disclosed transparently in accordance
anggota badan tata kelola tertinggi dan eksekutif                with applicable regulations.
senior diungkapkan secara transparan sesuai dengan
peraturan yang berlaku.

Dalam hal kebijakan remunerasi bagi anggota badan                In terms of remuneration policies for top governance
tata kelola tertinggi dan eksekutif senior, kebijakan            bodies and senior executives, these policies are
tersebut dirancang dengan mempertimbangkan tujuan                designed to align with their objectives and performance,
dan kinerja mereka, khususnya dalam mengelola                    particularly in managing the organization’s impact on
dampak organisasi terhadap ekonomi, lingkungan,                  the economy, environment, and society.
dan masyarakat.

Di bawah ini merupakan daftar kompensasi dan                     Below is a list of compensation and benefits inherent
tunjangan yang merupakan hak melekat pada jabatan                to executive positions, including:
sebagai Eksekutif yang terdiri atas:

a. Insentif & Anugerah Kinerja (Bonus)                            a. Performance Incentives & Awards (Bonuses)
b. Transportasi & Perjalanan Dinas                                b. Transportation & Business Travel
c. Cuti Tahunan & Tunjangan Perjalanan Cuti                       c. Annual Leave & Travel Allowances
d. Pengobatan & Perawatan, Pemeriksaan Kesehatan,                 d. Medical & Health Check-ups,
   Asuransi Jiwa                                                     Life Insurance
e. Tunjangan Pendidikan Anak                                      e. Child Education Allowances
f. Tunjangan Utilitas                                             f. Utility Allowances
g. Keanggotaan Klub                                               g. Club Memberships
h. Manfaat Lainnya                                                h. Other Benefits



                                          NASDAQ & GRI Criteria Checker
  NDAQ G3      Apakah eksekutif Perusahaan secara formal diberikan insentif untuk kinerja terkait                     Ya.
               keberlanjutan? Ya/Tidak                                                                                Yes.
               Are Company executives formally provided with incentives for sustainability-related
               performance? Yes / No

  GRI 2-19     Jelaskan kebijakan remunerasi untuk anggota badan tata kelola tertinggi dan ekseku-         Penjelasan dapat
               tif senior, termasuk:                                                                     dilihat pada paragraf
               • gaji tetap dan gaji variabel;                                                                   di atas
               • bonus masuk atau pembayaran insentif perekrutan;                                            The information
                                                                                                          can be seen in the
               • pembayaran pemutusan hubungan kerja;
                                                                                                           paragraph above
               • ganti rugi; dan
               • tunjangan pensiun.
               Jelaskan bagaimana kebijakan remunerasi untuk anggota badan tata kelola tertinggi
               dan eksekutif senior terkait dengan tujuan dan kinerja mereka dalam kaitannya den-
               gan pengelolaan dampak organisasi terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.
               Describe the remuneration policies for members of the highest governance body and
               senior executives, including:
               • fixed pay and variable pay;
               • sign-on bonuses or recruitment incentive payments;
               • termination payments;
               • clawbacks; and
               • retirement benefits.
               Describe how the remuneration policies for members of the highest governance body
               and senior executives relate to their objectives and performance in relation to the
               management of the organization’s impacts on the economy, environment, and people.




                                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk      201
Page 202
Tata Kelola | Governance


                           G                                             GRI 2
                                   PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURE
                                         TATA KELOLA | GOVERNANCE
           [GRI 2-9][GRI 2-10][GRI 2-12][GRI 2-13][GRI 2-14][GRI 2-15][GRI 2-16] [GRI 2-17][GRI 2-18] [GRI 2-20] [GRI 2-21]


                                                       NASDAQ & GRI Criteria Checker

     GRI 2-9          Struktur dan komposisi tata              Terdapat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM halaman 194.
                      kelola                                   Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report page 194.
                      Governance structure and
                      composition
    GRI 2-10          Nominasi dan pemilihan badan             Terdapat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM pada halaman 223.
                      tata kelola tertinggi                    Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report page 223.
                      Nomination and selection of the
                      highest governance body
    GRI 2-12          Peran badan tata kelola                  Dewan Komisaris membentuk Komite ESG, diketuai oleh Komisaris
                      tertinggi dalam memonitor dan            Independen yang beranggotakan Komisaris Independen lain serta senior
                      mengelola dampak                         management lain dari ABM. Tugas-tugas komite ESG mencakup untuk
                      Role of the highest governance           memastikan setiap dampak ESG - Environment Social Governance dipantau
                      body in overseeing the                   dengan baik dan konsisten di seluruh ABM dan anak perusahaan yang telah
                      management of impacts                    ditetapkan dalam kerangka strategis ABM Sustainability House. Komite
                                                               ini memiliki tanggung jawab dan melapor langsung ke Dewan Komisaris
    GRI 2-13          Delegasi tanggung jawab                  melalui rapat berkala.
  [SEOJK E.1]         dalam pengelolaan dampak
                                                               Komite ESG bertugas memberikan nasihat strategis, melakukan
                      Delegation of responsibility for         pengawasan, dan memastikan bahwa kebijakan serta praktik ESG ABM
                      managing impacts                         sesuai dengan standar internasional dan peraturan yang berlaku. Komite
                                                               ini juga bertanggung jawab untuk menilai risiko dan peluang ESG serta
                                                               memastikan bahwa pendekatan keberlanjutan terintegrasi dalam proses
                                                               pengambilan keputusan di seluruh tingkatan organisasi.
                                                               Untuk lebih lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab dari komite ini,
                                                               termasuk meeting rutin yang membahas evaluasi ESG di tahun 2024 lebih
                                                               lengkap dituangkan pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM pada
                                                               halaman 278.
                                                               Struktur ESG Task Force ABM diilustrasikan dibawah ini.
                                                               The Board of Commissioners forms the ESG Committee, chaired by
                                                               an Independent Commissioner which consists of other Independent
                                                               Commissioners and other senior management from ABM.
                                                               The ESG committee’s duties include ensuring that every impact of ESG -
                                                               Environment Social Governance is monitored properly and consistently
                                                               across ABM and its subsidiaries that have been defined in the ABM
                                                               Sustainability House strategic framework.
                                                               This committee has the responsibility and reports directly to the Board of
                                                               Commissioners through regular meetings. For more details regarding the
                                                               duties and responsibilities of this committee, including regular meetings that
                                                               discuss ESG evaluation in 2023, it is more fully outlined in the Governance
                                                               chapter in ABM’s Annual Report on pages 278. The structure of the ABM ESG
                                                               Task Force is illustrated below.
    GRI 2-14          Peran badan tata kelola                  Laporan Keberlanjutan ini telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi,
  [SEOJK E.1]         tertinggi dalam pelaporan                yang mencakup persetujuan terhadap daftar topik material serta data dan
                      keberlanjutan                            informasi yang disajikan. Proses persetujuan tersebut melalui tinjauan
                      Role of the highest governance           menyeluruh untuk memastikan laporan ini mencerminkan transparansi dan
                      body in sustainability reporting         akurasi dalam menyajikan kinerja keberlanjutan ABM. Dewan Komisaris dan
                                                               Direksi juga memastikan bahwa penyusunan laporan ini telah memenuhi
                                                               standar pelaporan yang berlaku, termasuk dengan melibatkan pemangku
                                                               kepentingan dalam penentuan topik material yang relevan.
                                                               This Sustainability Report has received approval from the Board of
                                                               Commissioners and Directors, which includes approval of the list of material
                                                               topics as well as the data and information presented. The approval process
                                                               was subject to a comprehensive review to ensure this report demonstrates
                                                               transparency and accuracy in presenting ABM’s sustainability performance.
                                                               The Board of Commissioners and Directors also ensures that the preparation
                                                               of this report complies with applicable reporting standards, including
                                                               involving stakeholders in determining relevant material topics.



     202          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 203
                                          NASDAQ & GRI Criteria Checker

 GRI 2-15     Konflik kepentingan              Terdapat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM halaman 315.
              Conflicts of interest            Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report page 315.

 GRI 2-16     Komunikasi tentang masalah-      Terdapat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM halaman 315.
              masalah kritis                   Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report page 315.
              Communication of critical
              concerns
  GRI 2-17  Pengetahuan kolektif badan         Terdapat pada bab Tata kelola di Laporan Tahunan ABM
[SEOJK E.2] tata kelola tertinggi              halaman 214- 215 dan 221-222.
              Collective knowledge of the      Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report
              highest governance body          page 214- 215 and 221-222.

 GRI 2-18     Evaluasi kinerja badan tata      Terdapat pada bab Tata kelola di Laporan Tahunan ABM halaman 243.
              kelola tertinggi                 Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report page 243.
              Evaluation of the performance
              of the highest governance body

 GRI 2-20     Proses untuk menentukan          Terdapat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM halaman 243 dan
              remunerasi                       bab Sosial laporan ini.
              Process to determine             Secara umum ABM meminta persetujuan RUPS sebagai salah satu
              remuneration                     pemangku kepentingan untuk penentuan remunerasi Dewan Komisaris dan
                                               Direksi dimana telah tercantum dalam mata acara dalam agenda RUPS.
                                               ABM belum meminta pertimbangan pemangku kepentingan lain di luar
                                               RUPS terkait dengan hal ini.
                                               Available in the Governance chapter of the ABM Annual Report page 243 and
                                               the Social chapter of this Report.
                                               In general, ABM seeks approval from the GMS as one of the stakeholders for
                                               determining the remuneration for the Board of Commissioners and Directors
                                               which has been listed in the agenda item on the GMS agenda.
                                               ABM has not asked for consideration from other stakeholders outside the
                                               GMS regarding this matter.
 GRI 2-21     Rasio kompensasi total           ABM memutuskan untuk tidak mempublikasikan rincian terkait rasio total
              tahunan                          kompensasi tahunan dan rasio kenaikan persentase dari total remunerasi
              Annual total compensation        dalam laporan ini. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan
              ratio                            sifat informasi yang konfidensial dan potensi dampaknya terhadap aspek
                                               strategis perusahaan.
                                               Perusahaan tetap berkomitmen untuk menerapkan praktik pengelolaan
                                               sumber daya manusia yang adil, transparan, dan sesuai dengan peraturan
                                               yang berlaku.
                                               Data mengenai rasio total kompensasi dapat dilihat di Laporan Tahunan
                                               ABM.
                                               ABM decided not to publish details regarding the annual total compensation
                                               ratio and the percentage increase ratio of total remuneration in this report.
                                               This decision was taken by considering the confidential nature of the
                                               information and its potential impact on the company’s strategic aspects.
                                               The company remains committed to implementing fair, transparent human
                                               resource management practices that comply with applicable regulations.




                                                                                         P T ABM I nve st am a Tbk   203
Page 204
Tata Kelola | Governance




Peran Strategis Dewan
                           G
Komisaris dan Komite ESG dalam
                                                                     Strategic Role of the Board of
                                                                     Commissioners and ESG Committee
Pengembangan Keberlanjutan ABM                                       in ABM’s Sustainability Development
[SEOJK E.1] [GRI 2-12] [GRI 2-13] [GRI 2-14]                         [SEOJK E.1] [GRI 2-12] [GRI 2-13] [GRI 2-14]


ABM memiliki semangat dan komitmen yang tinggi dalam                 ABM demonstrates a strong spirit and commitment
upaya keberlanjutan. Kami berupaya senantiasa secara                 toward sustainability. We consistently strive to balance
konsisten menyeimbangkan kinerja aspek ekonomi,                      the economic, social, and environmental performance
sosial dan lingkungan dari kegiatan operasional yang                 of our operational activities.
dijalankan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Dewan Komisaris ABM                  To achieve these goals, the ABM Board of
berperan penting dalam mengembangkan, menyetujui,                    Commissioners plays a crucial role in developing,
dan memperbarui visi, misi, nilai, strategi, kebijakan,              approving, and updating the vision, mission, values,
serta sasaran organisasi yang berkaitan dengan                       strategies, policies, and organizational goals related to
pembangunan berkelanjutan. Dewan Komisaris tidak                     sustainable development. The Board of Commissioners
hanya berperan aktif dalam memastikan keselarasan                    not only ensures alignment with sustainability principles
dengan prinsip-prinsip keberlanjutan, tetapi juga                    but also engages stakeholders as strategic partners in
melibatkan pemangku kepentingan sebagai mitra                        this process.
strategis dalam proses tersebut.

Dalam implementasi pengawasan keberlanjutan                          In overseeing the economic, environmental, and
segi ekonomi, lingkungan dan sosial di lingkungan                    social aspects of sustainability within the company,
perusahaan, badan tata kelola tertinggi senantiasa                   the top governance body consistently considers input
memperhatikan masukan dan perspektif dari berbagai                   and perspectives from various stakeholders as the
pemangku kepentingan, sebagai dasar kebijakan dan                    foundation for the company’s sustainable policies and
strategi keberlanjutan perusahaan.                                   strategies.

Lebih lanjut, bentuk komitmen perusahaan terkait                     Furthermore, as part of its sustainability commitment,
keberlanjutan yaitu dengan Dewan Komisaris                           the Board of Commissioners has established an
membentuk Komite ESG. Komite ini diketuai oleh                       ESG Committee. This committee is chaired by an
Komisaris Independen yang beranggotakan sesama                       Independent Commissioner and includes other
Komisaris Independen serta manajemen senior ABM.                     Independent Commissioners and senior ABM
Tugas komite ESG yaitu memastikan pemantauan                         management. The ESG Committee’s role is to monitor
dampak ESG di seluruh ABM dan anak perusahaan                        ESG impacts across ABM and its subsidiaries in line
sesuai dengan kerangka strategis ABM Sustainability                  with the ABM Sustainability House strategic framework.
House.

Komite ini memiliki tanggung jawab dan melapor                       The committee reports directly to the Board of
langsung ke Dewan Komisaris melalui rapat berkala.                   Commissioners through regular meetings. For more
Untuk lebih lengkap mengenai tugas dan tanggung                      details on the committee’s duties and responsibilities,
jawab dari komite ini, termasuk pertemuan rutin yang                 including regular meetings discussing ESG evaluations
membahas evaluasi ESG di tahun 2024 lebih lengkap                    in 2024, please refer to the Governance section of
dituangkan pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan                   ABM’s Annual Report on page 280.
ABM pada halaman 280.

Komitmen perusahaan terhadap aspek keberlanjutan                     The company’s commitment toward sustainability is
juga tercermin melalui Laporan Keberlanjutan yang telah              also reflected in the Sustainability Report, which has
disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk                 been approved by the Board of Commissioners and
persetujuan untuk daftar topik material dan data-data                Directors, including the approval of material topics and
serta informasi yang disajikan dalam laporan. Badan                  the data and information presented in the report. The
tata kelola tertinggi juga memiliki tanggung jawab untuk             top governance body is also responsible for reviewing
meninjau dan menyetujui informasi yang dilaporkan,                   and approving the reported information, including the
termasuk topik-topik material organisasi. Proses                     organization’s material topics. The review and approval
penelahaan dan persetujuan atas informasi tersebut                   process for this information is detailed in on page 28-
dijelaskan pada halaman 28-29.                                       29.




     204          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 205
                                     Bagan Struktur ESG Task Force ABM [GRI 2-13]
                                         ABM ESG Task Force Structure Chart




                                                Executive Sponsor




                                                           Champion


                                                                 PMO



                                                  Initiative Owners
                                                                           Materical,     Energy
                 General   Employee Health     Anti-                                                  Water &
                                                            Biodiversity   Chemical,    Consumption               Engine 2
                  ESG         & Safety       Corruption                                               Pollution
                                                                            Waste         & GHG




                                                    Sumber: Dokumen Internal ABM
                                                    Source: ABM Internal Document




                                                              NDAQ G4
                       KODE ETIK PEMASOK | SUPPLIER CODE OF CONDUCT
                                                          [GRI 2-30][GRI 407-1]




ABM berupaya memenuhi tanggung jawab dan                                     ABM strives to fulfill its responsibility and obligation to
kewajiban untuk menjamin dan melindungi hak karyawan                         ensure and protect the rights of employees and workers
dan pekerja melalui mekanisme penyusunan dan                                 through the mechanism of drafting and negotiating
perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Komitmen                         Collective Labor Agreements (CLA). This commitment
ini dijalankan perusahaan sebagaimana yang diatur                            is carried out in accordance with ILO Convention No.
dalam Konvensi ILO No. 98 tahun 1949 tentang Dasar-                          98 of 1949 on the Right to Organize and Collective
dasar Hak untuk Berorganisasi dan untuk Berunding                            Bargaining, which has been ratified through Law No.
Bersama yang telah diratifikasi melalui Undang-undang                        18 of 1956. This provides comprehensive clarity on the
No. 18 tahun 1956 untuk memberikan kejelasan yang                            rights and obligations of employers and workers, as well
menyeluruh mengenai hak dan kewajiban antara                                 as workplace regulations and conduct.
pengusaha dan pekerja serta tata tertib dalam bekerja
dan di lingkungan kerja.




                                                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk   205
Page 206
Tata Kelola | Governance


                           G
PKB disusun dan dirundingkan bersama antara
manajemen dan pekerja, dengan demikian ABM
                                                                     The CLA is jointly drafted and negotiated between
                                                                     management and workers, ensuring that ABM
menjamin dan melindungi hak karyawan. Seluruh hak                    guarantees and protects employee rights. All rights and
dan kewajiban baik pengusaha maupun karyawan dibuat                  obligations of both employers and employees are clearly
secara jelas dan transparan. Demikian juga tata tertib               and transparently outlined. Thus, workplace regulations
dalam bekerja dan di lingkungan kerja, telah dibuat                  are also established to create a comfortable working
untuk menciptakan kenyamanan di tempat kerja.                        environment.


Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]                                       Management Approach [GRI 3-3]
ABM berkomitmen untuk membangun hubungan                             ABM is committed to building effective, harmonious,
industrial yang efektif, harmonis dan konstruktif                    and constructive industrial relations with all employees
dengan seluruh karyawan melalui kesepakatan yang                     through agreements outlined in Company Regulations
tertuang dalam Peraturan Perusahaan (PP) ataupun                     or Collective Labor Agreements (CLA), in compliance
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sesuai dengan peraturan               with applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.

PP/PKB disusun dengan mengacu kepada internal                        The Company Regulations/CLA is drafted in accordance
policy Grup ABM dan diberlakukan hingga ke setiap                    with ABM Group’s internal policies and is applied across
entitas anak perusahaan. Dengan demikian, semua                      all subsidiaries. As a result, all employees (100%)
karyawan (100%) yang bekerja di Grup ABM dilindungi                  working in the ABM Group are covered by these
oleh PP ini.                                                         Company Regulations.

Perusahaan meyakini bahwa PP/PKB yang telah                          The company believes that the Company Regulations/
disepakati bersama ABM dan seluruh karyawan akan                     CLA, agreed upon by ABM and its employees, serves as
menjadi payung dalam penyelesaian persoalan yang ada                 a framework for resolving issues based on established
berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan seperti                  regulations, such as employee grievances, disciplinary
keluh kesah karyawan, pelanggaran kedisiplinan, dan                  violations, and disputes.
perselisihan.

Kami meyakini bahwa PP/PKB telah melindungi                          We are confident that the Company Regulations/CLA
kepentingan pengusaha dan pekerja secara adil.                       fairly protects the interests of both employers and
Untuk menjaga asas keadilan itu, maka secara berkala                 employees. To maintain this principle of fairness, ABM
Grup ABM juga melakukan evaluasi terkait hubungan                    Group regularly evaluates industrial relations. This
industrial. Evaluasi bersama karyawan itu dilakukan                  evaluation is conducted at least twice a year through
minimal dua kali dalam setahun melalui mekanisme                     town hall meetings with employees.
town hall meeting.

ABM juga secara berkala tiap tahunnya menggelar                      ABM also holds annual routine meetings with all
pertemuan rutin dengan seluruh entitas anak perusahaan               subsidiaries to socialize and communicate the Company
sebagai upaya sosialisasi dan mengkomunikasikan PP/                  Regulations/CLA, as well as to conduct joint evaluations
PKB sekaligus untuk evaluasi bersama terkait aturan                  of these regulations. ABM ensures that 100% of its
tersebut. ABM memastikan 100% karyawan dilindungi                    employees are protected by Company Regulations and
oleh Peraturan PP dan PKB.                                           Collective Labor Agreements.

Selain itu, untuk menjaga transparansi dan komunikasi                Additionally, to maintain transparency and effective
yang efektif dengan semua pemangku kepentingan                       communication with all stakeholders regarding
terkait perubahan operasional yang signifikan yang                   significant operational changes that impact employees,
berdampak pada karyawan. Rencana aksi korporasi                      the company’s corporate action plans are communicated
perusahaan akan disampaikan kepada seluruh                           to all employees and workers in accordance with
karyawan dan pekerja sesuai dengan prosedur yang                     applicable procedures. This communication is carried
berlaku. Komunikasi ini akan dilakukan dalam jangka                  out within the timeframe stipulated by regulations,
waktu yang sesuai dengan regulasi yang berlaku,                      referring to the 2024 Company Regulations, which
merujuk pada peraturan tahun 2024, yakni 1 bulan(4                   requires notification 1 month (4 weeks) prior to the
minggu) sebelum perubahan operasional perusahaan                     implementation of operational changes. [402-1]
berlangsung. [GRI 402-1]




     206          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 207
      100%
      Karyawan yang bekerja di
      Grup ABM dilindungi oleh
      Peraturan Perusahaan.
      Employees who are working
      at ABM Group is covered by
      Company’s Regulation.




Operasi dan Pemasok di mana                              Operations and Suppliers Where the
Hak Atas Kebebasan Berserikat                            Right to Freedom of Association and
dan Perundingan Kolektif Mungkin                         Collective Bargaining May Be at Risk
Berisiko [GRI 407-1]                                     [GRI 407-1]


ABM memastikan bahwa kebebasan berserikat bagi           ABM ensures that employees’ freedom of association
karyawan telah dipenuhi dan dilindungi, sebagai wujud    is respected and protected, reflecting the company’s
komitmen Perusahaan menjunjung tinggi hak asasi          commitment to upholding human rights and
manusia serta untuk memperkuat hubungan industrial       strengthening industrial relations with employees.
dengan karyawan.

Upaya ABM menciptakan hubungan industrial yang           To foster harmonious industrial relations, ABM openly
harmonis, Perusahaan secara terbuka mendukung dan        supports and facilitates dialogue with employees. All
memfasilitasi dialog dengan para karyawan. Seluruh       employees can express their opinions or ideas through
karyawan bisa mengutarakan pendapat atau gagasan         the communication channels provided by the company,
melalui mekanisme dan kanal-kanal komunikasi yang        such as coffee morning meetings, morning briefings,
telah disediakan Perusahaan. Kanal komunikasi itu        town halls, and other forums.
antara lain berupa pertemuan coffee morning, morning
briefing, town hall dan lain sebagainya.

Dengan saluran komunikasi tersebut, ABM bisa             Through these communication channels, ABM mitigates
mencegah risiko yang mungkin muncul dari kebebasan       potential risks arising from freedom of association and
berserikat dan perundingan kolektif di operasional-      collective bargaining in its operations. The company
operasional perusahaan. ABM juga memastikan              ensures that every employee has the right to join a labor
setiap karyawan memiliki hak untuk menjadi anggota       union and participate in union activities.
serikat pekerja. Setiap karyawan juga dibolehkan untuk
berpartisipasi dalam aktivitas serikat pekerja.

Sampai tahun 2024, anak perusahaan ABM yang              As of 2024, PT Sanggar Sarana Baja (SSB), an ABM
membentuk serikat pekerja sendiri adalah PT Sanggar      subsidiary, has established its own labor union. SSB
Sarana Baja (SSB). SSB telah melakukan sejumlah          has held several meetings with its labor union in 2024 to
agenda pertemuan dengan serikat pekerjanya di tahun      discuss labor-related matters. No conflicts between the
2024 guna membahas hal-hal terkait ketenagakerjaan.      labor union and the ABM Group were reported in 2024.
Tidak ada konflik antara serikat pekerja dan Grup ABM
di tahun 2024.




                                                                                P T ABM I nve st am a Tbk   207
Page 208
Tata Kelola | Governance


                           G                                            NDAQ G5
                                 KODE ETIK PEMASOK | SUPPLIER CODE OF CONDUCT
                                                                     [GRI 308][GRI 414]




Dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang                                      In realizing responsible corporate governance, ABM
bertanggung jawab, ABM memastikan bahwa semua                                     ensures that all suppliers comply with the company’s
pemasok mematuhi prinsip-prinsip kode etik dan pakta                              code of conduct and integrity pact, which align
integritas Perusahaan yang sesuai dengan kriteria                                 with environmental and social criteria. This policy
lingkungan dan sosial. Kebijakan tersebut berlaku bagi                            applies to both existing and new suppliers. Through
para pemasok lama maupun baru. Melalui pendekatan                                 this approach, ABM aims to encourage suppliers
tersebut, ABM bertujuan mengajak para pemasok untuk                               to participate in the company’s value chain, which
turut serta menjalankan value chain Perusahaan yang                               prioritizes environmental, social, and ethical business
mengutamakan kepedulian dalam aspek lingkungan,                                   considerations.
sosial, dan etika bisnis.

ABM memastikan setiap pemasok/mitra kerja/                                        ABM ensures that every new supplier/partner/
kontraktor baru di ABM dan anak perusahaan wajib                                  contractor for ABM and its subsidiaries must sign
menandatangani dokumen dan memenuhi ketentuan                                     and comply with the code of conduct outlined in the
kode etik yang tercantum dalam:                                                   following documents:

• Pakta Integritas;                                                               • Integrity Pact;
• Perjanjian Kemitraan; dan                                                       • Partnership Agreement; and
• Non-Disclosure Agreement (NDA) yang ditandatangani                              • Non-Disclosure Agreement (NDA) signed by the
  oleh direktur mitra kerja.                                                        vendor’s director.



                                                       NASDAQ & GRI Criteria Checker
   NDAQ G5.1               Apakah pemasok dan mitra kerja                        Ya. Seluruh pemasok dan mitra kerja ABM dan anak
                           Perusahaan wajib mengikuti kode etik                  perusahaan wajib patuh dan memenuhi kode etik yang
                           Perusahaan? Ya/Tidak                                  dipersyaratkan oleh Perusahaan. Hal ini menjadi salah satu
                           Are the Company’s vendors and suppliers               kriteria pada saat proses seleksi dan evaluasi vendor.
                           obligated to follow the Company’s code of             Yes. All vendors and suppliers of ABM and its subsidiaries
                           ethics? Yes / No                                      must comply with and fulfill the code of ethics required by
                                                                                 the Company. This is one of the criteria during the vendor
                                                                                 selection and evaluation process.

   NDAQ G5.2               Jika Ya, berapa persentase dari pemasok               Seluruh atau 100% pemasok kami telah mengikuti Kode
                           dan mitra kerja Perusahaan yang telah                 Etik dan Perilaku (Code of Ethics & Conduct) ABM dan
                           tersertifikasi secara formal mengenai                 memenuhi kriteria lingkungan dan sosial. Kode Etik dan
                           kepatuhannya pada kode etik tersebut?                 Perilaku ini sebagai pedoman bersama dalam berinteraksi
                           If Yes, what percentage of the Company’s              dengan pemangku kepentingan, dan mencegah terjadinya
                           vendors/suppliers have been formally                  benturan kepentingan.
                           certified regarding their compliance with the         All or 100% of our suppliers follow ABM’s Code of Ethics &
                           code of ethics?                                       Conduct and meet environmental and social criteria. This
                                                                                 Code of Ethics and Conduct serves as a common guideline
                                                                                 in interacting with stakeholders, and preventing conflicts of
                                                                                 interest from occurring.

    GRI 308-1              Persentase pemasok/mitra kerja baru yang              100%
                           diseleksi menggunakan kriteria lingkungan             Seluruh pemasok/mitra kerja utamanya yang memiliki
                           Percentage of new suppliers/vendors                   potensi dampak lingkungan signifikan wajib mengikuti
                           selected using environmental criteria                 ketentuan pengelolaan dampak lingkungan hidup sesuai
                                                                                 dengan panduan dari Grup ABM.
                                                                                 100%
                                                                                 All suppliers/vendors, especially those with significant
                                                                                 potential environmental impacts, must comply with
                                                                                 the provisions for managing environmental impacts in
                                                                                 accordance with the guidelines from the ABM Group.




     208          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 209
                                     NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 308-2   Dampak lingkungan signifikan pada rantai        Setiap site sendiri mempunyai kebijakan K3LH yang harus
            nilai perusahaan dan Tindakan yang diambil      dipenuhi oleh pemasok/mitra kerja yang ingin bekerja
            oleh:                                           sama. ABM telah menilai dampak lingkungan dari semua
            • Jumlah pemasok/mitra kerja yang diaudit       pemasok/ vendor dan hingga saat ini tidak ada potensi yang
               menggunakan kriteria lingkungan.             mempengaruhi dampak lingkungan di area operasional
            • Jumlah pemasok/mitra kerja yang telah         ABM. Dalam proses tender (100%) Seluruh pemasok/vendor
               diidentifikasi memiliki potensi dampak       menandatangani Vendor Assessment yang disesuaikan
               lingkungan signifikan                        dengan ketentuan lingkungan di masing-masing tempat
            • Potensi dampak lingkungan signifikan di       mereka beroperasi.
               rantai nilai Perusahaan
            • Persentase pemasok/mitra kerja yang           Each site has its own K3LH policy that must be met by
               memiliki dampak lingkungan signifikan        suppliers/vendors who wish to work together. ABM has
               yang telah setuju untuk melakukan            assessed the environmental impacts of all suppliers/vendors
               perbaikan sebagai hasil audit                and to date there is no potential to impact the environment in
            • Persentase pemasok/mitra kerja yang           ABM’s operational areas. All suppliers/vendors periodically
               memiliki dampak lingkungan signifikan        provide monthly reports which are adjusted to the
               yang diterminasi (diputus kontrak) sebagai   environmental conditions in the respective places where they
               akibat dari hasil audit lingkungan dan       operate.
               alasannya
            Significant environmental impacts on the
            company’s value chain and Actions taken by:
            • Number of suppliers/vendors audited using
              environmental criteria.
            • Number of suppliers/vendors that have
              been identified as having significant
              potential environmental impacts
            • The potential for significant environmental
              impacts in the Company’s value chain
            • Percentage of suppliers/vendors with
              significant environmental impacts who have
              agreed to make improvements as a result of
              the audit
            • Percentage of suppliers/vendors with
              significant environmental impacts that
              were terminated (terminated) as a result of
              environmental audit results and reasons




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   209
Page 210
Tata Kelola | Governance




    GRI 414-1
                           G                           NASDAQ & GRI Criteria Checker
                           Persentase pemasok/vendor baru yang              ABM memastikan seluruh pemasok telah menandatangani
                           diseleksi menggunakan kriteria sosial            Pedoman Perilaku . Hal ini mencerminkan komitmen ABM
                           Percentage of new suppliers/vendors              terhadap penerapan standar sosial dan etika bisnis yang
                           selected using social criteria                   bertanggung jawab. Pedoman ini mencakup larangan
                                                                            terhadap praktik-praktik pemasok yang tidak dapat diterima
                                                                            dalam kegiatan operasional mereka, yang meliputi:
    GRI 414-2              Dampak sosial signifikan pada rantai nilai
                                                                            1. Mempekerjakan anak di bawah umur.
                           perusahaan dan tindakan yang diambil oleh:
                           • Jumlah pemasok/mitra kerja yang diaudit        2. Mempekerjakan tenaga kerja dengan paksa.
                             menggunakan kriteria sosial.                   3. Memberikan upah di bawah standar yang ditetapkan oleh
                           • Jumlah pemasok/mitra kerja yang telah             peraturan dan perundangan yang berlaku.
                             diidentifikasi memiliki potensi dampak         4. Kondisi kerja yang tidak layak.
                             sosial signifikan                              5. Mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
                           • Potensi dampak sosial signifikan di rantai        sesuai dengan kebijakan dan prosedur HSE Perusahaan.
                             nilai Perusahaan
                                                                            6. Mengintimidasi pekerja yang mempertahankan hak-hak
                           • Persentase pemasok/mitra kerja yang               mereka.
                             memiliki dampak sosial signifikan yang
                             telah setuju untuk melakukan perbaikan         7. Melakukan intimidasi atau ancaman terhadap karyawan Grup
                                                                               ABM.
                             sebagai hasil audit
                           • Persentase pemasok/mitra kerja yang            Saat ini ABM belum melaksanakan audit kepada pemasok
                             memiliki dampak sosial signifikan yang         terkait pemenuhan Code of Conduct
                             diterminasi (diputus kontrak) sebagai
                             akibat dari hasil audit sosial dan alasannya   ABM ensures that all suppliers have signed the Code
                                                                            of Conduct, reflecting its commitment to responsible
                           Significant social impacts on the company’s
                                                                            social standards and business ethics. The Code prohibits
                           value chain and Actions taken by:
                                                                            unacceptable practices by suppliers in their operations,
                           • Number of suppliers/vendors audited using
                                                                            including:
                             social criteria.
                           • Number of suppliers/vendors that have          1. Employing minors.
                             been identified as having significant          2. Employing labor forcefully.
                             potential social impacts                       3. Paying wages below the standards set by applicable
                           • The potential for significant social impacts      regulations and laws.
                             in the Company’s value chain                   4. Providing inappropriate working conditions.
                           • Percentage of suppliers/vendors with
                                                                            5. Ignoring occupational safety and health (K3) elements as per
                             significant social impact who have agreed
                                                                               the Company’s HSE policies and procedures.
                             to make improvements as a result of the
                             audit                                          6. Intimidating workers who advocate for their rights.
                           • Percentage of suppliers/vendors with           7. Threatening ABM Group employees.
                             significant social impacts that were
                                                                            Currently, ABM has not conducted an audit of suppliers
                             terminated (terminated) as a result of the
                                                                            regarding the adherence to the Code of Conduct.
                             social audit results and the reasons




      210         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 211
                                                   NDAQ G6
                       ETIKA & ANTI-KORUPSI | ETHICS & ANTI-CORRUPTION
                                                     [GRI 205]




Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]                               Management Approach [GRI 3-3]
Dalam menjalankan kegiatan bisnis perusahaan, ABM            In conducting its business activities, ABM consistently
senantiasa menekankan pentingnya transparansi dan            emphasizes the importance of transparency and
akuntabilitas yang diimplementasikan melalui kebijakan       accountability, implemented through anti-corruption
dan prosedur anti-korupsi. ABM berupaya menerapkan           policies and procedures. ABM strives to uphold high-
praktik bisnis dengan integritas yang tinggi. ABM            integrity business practices and opposes all forms of
menentang segala bentuk upaya pelanggaran terkait            corruption and bribery to create a sustainable work
korupsi dan penyuapan demi menciptakan ekosistem             ecosystem.
kerja yang mampu melahirkan nilai-nilai keberlanjutan.

ABM memastikan bahwa setiap karyawan dan pemasok             ABM ensures that all employees and suppliers comply
mematuhi Kebijakan Anti Suap dan Kebijakan Anti              with the company’s Anti-Bribery and Anti-Corruption
Korupsi perusahaan sebagai bagian dari komitmen untuk        Policies as part of its commitment to conducting clean
menjalankan praktik bisnis yang bersih dan bebas dari        and corruption-free business practices as well as
pelanggaran korupsi serta gratifikasi.                       gratuity-free.

Implementasi kebijakan dan prosedur anti-korupsi yang        The implementation of anti-corruption policies and
dijalankan ABM Group merujuk pada Undang-Undang              procedures by ABM Group is guided by the Anti-
Anti-Korupsi Republik Indonesia yang dikeluarkan oleh        Corruption Law of the Republic of Indonesia, issued
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).                          by the Corruption Eradication Commission (KPK).

Upaya lebih lanjut terkait pencegahan korupsi,               To further strengthen corruption prevention, the
Perusahaan secara berkala melakukan evaluasi terhadap        company regularly evaluates its anti-corruption policies
kebijakan dan prosedur antikorupsi guna memastikan           and procedures to ensure compliance with applicable
kesesuaian peraturan dan regulasi yang berlaku.              laws and regulations. This evaluation is also aligned
Evaluasi ini juga mengikuti regulasi yang diperbaharui       with updated regulations from the Internal Audit
oleh Departemen Internal Audit, yang merujuk pada            Department, which refers to Law No. 31 of 1999 and
Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 dan Undang-                  Law No. 20 of 2001 on the Eradication of Corruption.
Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi.




     100%
     Karyawan ABM telah menandatangani pakta integritas sesuai
     dengan Kode Etik dan Perilaku yang berlaku di Perusahaan,
     sebagai pernyataan kepatuhannya terhadap kebijakan etika &
     antikorupsi, sekaligus mendukung kebijakan Perusahaan.

     ABM employees have declared their compliance with the
     ethics & anti-corruption policy by signing an integrity pact in
     accordance with the Company’s Code of Ethics and Conduct.




                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   211
Page 212
Tata Kelola | Governance


                           G
Operasi-operasi yang Dinilai Memiliki
Risiko Terkait Korupsi [GRI 205-1]
                                                                     Operations Assessed for Corruption-
                                                                     Related Risks [GRI 205-1]
Dalam menjalankan aktivitas bisnis dan operasional,                  In conducting its business and operational activities,
ABM menyadari berbagai kemungkinan atas risiko                       ABM recognizes the inherent risks of fraud or
melekat seperti kecurangan atau korupsi. Oleh karena                 corruption. Therefore, the company routinely evaluates
itu, Perusahaan secara rutin melakukan evaluasi                      potential corruption risks in its operations.
terhadap risiko korupsi yang mungkin muncul dalam
aktivitas operasional perusahaan.

Untuk itu, ABM telah mengintegrasikan risiko korupsi ke              To address this, ABM has integrated corruption risks
dalam Enterprise Risk Management System Dashboard                    into its Enterprise Risk Management System Dashboard,
yang secara rutin dipantau dan dinilai setiap bulan oleh             which is monitored and assessed monthly by the
Departemen Enterprise Risk Management ABM. Tim                       Enterprise Risk Management Department. The Internal
Internal Audit mendukung proses ini dengan melakukan                 Audit Team supports this process by conducting audits
audit setiap tiga bulan.                                             every three months.

Melalui Enterprise Risk Management, risiko korupsi dapat             Through the Enterprise Risk Management system,
dimitigasi dan dipantau secara menyeluruh di seluruh                 corruption risks are comprehensively mitigated and
operasional ABM melalui mekanisme pemantauan                         monitored across ABM’s operations. Additionally, ABM
dan evaluasi. Selain itu, ABM telah mempertahankan                   has maintained ISO 37001:2016 certification for Anti-
sertifikasi ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen                    Bribery Management Systems at our headquarters.
Anti Penyuapan di Kantor pusat ABM.




                                                                                                 ISO 37001: 2016
                                                                                                  ABM telah memperoleh
                                                                                               sertifikasi Sistem Manajemen
                                                                                                       Anti Penyuapan
                                                                                                  ABM has obtained Anti-
                                                                                               Bribery Management System
                                                                                                       certification




      212         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 213
ABM telah mengidentifikasi berbagai kegiatan                 ABM has identified various operational activities with
operasi Perusahaan yang dinilai memiliki risiko terkait      potential corruption risks, including:
kecurangan dan korupsi antara lain adalah:
‫ ׅ‬Kegiatan pengadaan barang dan jasa                         ‫ ׅ‬Procurement of goods and services
‫ ׅ‬Pembebasan lahan                                           ‫ ׅ‬Land acquisition
‫ ׅ‬Pengurusan perizinan                                       ‫ ׅ‬Licensing and permits
‫ ׅ‬Pengelolaan kas dan setaranya                              ‫ ׅ‬Cash and cash equivalent management
‫ ׅ‬Pengelolaan aset                                           ‫ ׅ‬Asset management
‫ ׅ‬Pengelolaan persediaan                                     ‫ ׅ‬Inventory management
‫ ׅ‬Klaim                                                      ‫ ׅ‬Claims
‫ ׅ‬Penerimaan gratifikasi                                     ‫ ׅ‬Gratification

Tindakan tersebut dapat mempengaruhi integritas dan          These actions can impact the company’s integrity
reputasi perusahaan sehingga penting bagi manajemen          and reputation, making it essential for management to
untuk menerapkan GCG dalam menjalankan kegiatan              implement good corporate governance in operational
operasional.                                                 activities.

ABM senantiasa memastikan bahwa perusahaan                   The company ensures that it operates with high integrity
beroperasi dengan integritas yang tinggi dan menjaga         and maintains a strong reputation through the consistent
reputasi yang baik melalui implementasi sistem               implementation of internal control systems. This ensures
pengendalian internal secara konsisten. Dengan               that all business processes are effective, efficient,
demikian seluruh proses kegiatan bisnis senantiasa           reliable, secure, and compliant with applicable laws
berjalan efektif, efisien, andal, aman serta mematuhi        and regulations.
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Pada implementasinya, sistem pengendalian internal           The internal control system used by the company
yang digunakan oleh Perusahaan ini terdiri dari              consists of five components, directly adopted from the
lima komponen yang diadopsi secara langsung dari             internationally recognized Committee on Sponsoring
Committee on Sponsoring Organization of The Treadway         Organizations of the Treadway Commission (COSO).
Commission (COSO) yang berlaku secara internasional.

Komunikasi dan Pelatihan Tentang                             Communication and Training on Anti-
Kebijakan dan Prosedur Anti-korupsi                          Corruption Policies and Procedures
[GRI 205-2]                                                  [GRI 205-2]

ABM berupaya membangun budaya perusahaan yang                ABM strives to build a healthy corporate culture and
sehat dan memastikan bahwa semua aktivitas bisnis            ensure that all business activities are conducted
dilakukan dengan transparan dan menjunjung tinggi            transparently and with high ethical standards. This is
etika bisnis. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi   achieved through socialization via email communications,
di media komunikasi surel, artikel pada majalah internal     articles in ABM’s internal magazine, campaigns, and
ABM, kampanye dan pelatihan bagi setiap anggota              training for all governance bodies, employees, and
badan tata kelola, karyawan, dan mitra bisnis.               business partners.

Selain itu, ABM juga menggelar pelatihan kepada              Additionally, ABM provides training to 100% of
seluruh (100%) anggota badan tata kelola, karyawan,          its governance bodies, employees, and business
dan mitra bisnis, untuk menanamkan nilai-nilai integritas    partners to instill the company’s integrity values and
perusahaan dan budaya anti-korupsi yang secara aktif         anti-corruption culture. This training actively and
dan sistematis diberikan informasi yang memadai              systematically provides adequate information on anti-
mengenai kebijakan dan prosedur anti-korupsi.                corruption policies and procedures.

ABM memastikan seluruh unit bisnis telah mendapatkan         ABM ensures that all business units have received
kampanye dan pemberitahuan terkait anti-korupsi.             anti-corruption campaigns and notifications. In 2024,
Pada tahun 2024, Perusahaan melanjutkan program              the company continued its fraud awareness program,
peningkatan kesadaran terhadap tindak penipuan yang          previously implemented by the Group of Internal
sebelumnya telah dilaksanakan oleh Group of Internal         Audit (GIA). As an additional measure, ABM has also
Audit (GIA). Sebagai langkah tambahan, ABM juga telah        implemented the Gratification Control Center Policy and
mengimplementasikan Kebijakan dan Sistem Pusat               System (PPG).
Pengendalian Gratifikasi (PPG).




                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   213
Page 214
Tata Kelola | Governance


                           G
Tiap tahunnya, ABM secara rutin menginisiasi
serangkaian kegiatan kampanye dan sosialisasi terkait
                                                                     Annually, ABM initiates a series of campaigns and
                                                                     socialization activities related to anti-corruption and anti-
kebijakan anti-korupsi dan anti-gratifikasi. Hingga akhir            gratification policies. By the end of 2024, the company
tahun 2024, perusahaan telah melaksanakan:                           had carried out the following:

• Pengiriman surel secara rutin setiap bulan kepada                  • Monthly email blasts to all employees;
  seluruh karyawan.
• Pengiriman surel sosialisasi dan refreshment kepada                • Socialization and refreshment emails to all vendors
  seluruh vendor terkait fraud dan anti-gratifikasi.                   regarding fraud and anti-gratification;
• Pelaksanaan pelatihan awareness dan refreshment                    • Awareness and refreshment training for all
  untuk semua pemangku kepentingan, termasuk                           stakeholders, including employees, Board of
  karyawan, Dewan Komisaris, Direksi, vendor supplier,                 Commissioners, Directors, vendors, suppliers, and
  dan kontraktor.                                                      contractors;
• Penandatanganan pakta integritas yang terkait                      • Annual signing of integrity pacts related to anti-
  dengan anti-korupsi dan anti-gratifikasi setiap tahun                corruption and anti-gratification by all employees,
  oleh seluruh karyawan, Dewan Komisaris, Direksi,                     Board of Commissioners, Directors, vendors,
  pemasok, dan kontraktor.                                             suppliers, and contractors;
• Sosialisasi terkait kebijakan untuk tidak menerima                 • Socialization of policies prohibiting the acceptance
  ataupun mengirimkan bingkisan pada perayaan hari                     or sending of gifts during religious holidays and
  besar keagamaan dan ulang tahun kepada seluruh                       birthdays to all employees, Board of Commissioners,
  karyawan, Dewan Komisaris, Direksi, pemasok, dan                     Directors, vendors, suppliers, and contractors.
  kontraktor.

Untuk membangun budaya perusahaan yang antikorupsi,                  To build an anti-corruption corporate culture, GIA
GIA melaksanakan inovasi melalui penggunaan aplikasi                 has innovated through the use of the “Internal Audit
“Internal Audit Clinic” (IA Clinic) yang dapat diakses               Clinic” (IA Clinic) application, accessible at https://
melalui alamat https://iaclinic.abminvestama.co.id, serta            iaclinic.abminvestama.co.id, as well as campaigns via
kampanye melalui media komunikasi e-mail dan artikel                 email communications and articles in ABM’s internal
pada majalah internal ABM. Untuk Informasi lebih lanjut              magazine. For more information on anti-fraud campaigns
mengenai kegiatan kampanye anti-fraud yang dilakukan                 conducted throughout 2024, please refer to the Annual
sepanjang 2024 dapat dilihat di Laporan Tahunan.                     Report.




      214         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 215
Whistleblowing System                                         Whistleblowing System
(Sistem Pelaporan Pelanggaran)
ABM berkomitmen menerapkan praktik GCG terbaik                ABM is committed to implementing the best GCG
di setiap kegiatan operasional dan bisnis perusahaan.         practices in all its operational and business activities.
Salah satunya melalui penerapan mekanisme WBS.                One of these efforts is through the implementation
Sistem ini memungkinkan karyawan atau para pemangku           of a WBS. This system allows employees or other
kepentingan lain melaporkan dugaan pelanggaran etika          stakeholders to report suspected ethical violations or
atau tindakan penyimpangan di lingkungan perusahaan.          misconduct within the company.

ABM telah mengimplementasikan kebijakan dan                   ABM Investama has implemented comprehensive anti-
prosedur anti-korupsi yang menyeluruh untuk                   corruption policies and procedures to prevent corrupt
mencegah terjadinya praktik korupsi dalam seluruh             practices in all company operations. As part of this
kegiatan operasional perusahaan. Sebagai bagian dari          commitment, the company provides a Whistleblowing
komitmen tersebut, perusahaan menyediakan sistem              System that enables employees and other stakeholders
Whistleblowing yang memungkinkan karyawan dan                 to report suspected ethical violations or corruption
pemangku kepentingan lainnya untuk melaporkan                 safely, without fear of retaliation. Throughout 2024, ABM
dugaan pelanggaran etika atau tindakan korupsi secara         received several reports related to suspected ethical
aman, tanpa kekhawatiran akan adanya pembalasan.              violations, which were followed up in accordance with
Sepanjang tahun 2024, ABM menerima sejumlah                   applicable procedures. The follow-up process involved
laporan yang terkait dengan dugaan pelanggaran etika,         transparent investigations and the implementation of
yang telah ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang        corrective measures to ensure similar violations do
berlaku. Proses tindak lanjut melibatkan investigasi          not recur in the future. Additionally, ABM regularly
yang transparan serta penerapan langkah-langkah               evaluates and updates its anti-corruption policies and
korektif guna memastikan pelanggaran serupa tidak             procedures to ensure their effectiveness in maintaining
terulang di masa depan. Selain itu, ABM secara rutin          the company’s integrity and preventing all forms of
melakukan evaluasi dan pembaruan terhadap kebijakan           corruption.
serta prosedur anti-korupsi yang diterapkan, untuk
memastikan efektivitasnya dalam menjaga integritas
perusahaan dan mencegah segala bentuk tindakan
korupsi.




                                            Jumlah Keluhan tahun 2024
       Media                               Number of Complaints in 2024                                       Jumlah
      Channel             Terselesaikan                          Dalam Proses                                  Total
                            Resolved                               On going
                                                                                               1
                                          32              Pengaduan saat ini proses audit khusus
        Surel                                                    masih berlanjut ke tahun 2025
                                   Pengaduan                                                                            33
        Email
                                   Complaints    Complaints: The special audit process is currently
                                                                             continuing until 2025
        Surat
                                             0                                                     0                    0
        Letter



Sebagai tindak lanjut dari pelaporan dugaan pelanggaran       As a follow-up to the reports of alleged violations
yang diterima, Internal Audit Perusahaan melaksanakan         received, the Company’s Internal Audit carried out one
satu kegiatan audit khusus/dengan tujuan tertentu,            special audit activity with a specific purpose, namely
yaitu untuk mengungkap dugaan pelanggaran atau                to uncover alleged violations or fraud that occurred in
kecurangan yang terjadi dalam aktivitas operasional           operational activities within the company. Based on
di lingkungan perusahaan. Berdasarkan hasil dari proses       the results of the audit process of the 33 cases, the
audit terhadap 33 kasus tersebut, manajemen ABM               management of ABM and its subsidiaries conducted
Investama dan entitas anak melakukan proses tindak            a follow-up process in accordance with applicable
lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                  regulations.




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   215
Page 216
Tata Kelola | Governance


                           G
Insiden Korupsi yang Terbukti dan
Tindakan yang Diambil [GRI 205-3]
                                                                     Confirmed Corruption Incidents and
                                                                     Actions Taken [GRI 205-3]
Pada tahun 2024, terdapat beberapa insiden terbukti                  In 2024, ABM identified several confirmed incidents
terkait tindak pidana korupsi atau penyuapan, yang                   related to corruption or bribery involving the company
mencakup Perusahaan dan anak perusahaan, termasuk                    and its subsidiaries, including company directors and
Direksi Perusahaan dan karyawan. Namun dengan                        employees. However, with the effective implementation
sistem penanganan pelaporan melalui mekanisme WBS                    of the Whistleblowing System, all reported corruption
yang sudah teraplikasi dengan baik maka semua insiden                incidents were proven, and appropriate actions were
korupsi yang dilaporkan dapat terbukti dan selanjutnya               taken, including termination of employment or contracts
dilakukan pemutusan hubungan kerja atau hukuman                      with business partners. ABM has legal cases related to
terhadap karyawan berupa pengakhiran atau tidak                      corruption filed by the public against the organization
diperbarui kontrak dengan mitra bisnis. ABM memiliki                 or employees during the reporting period.
kasus hukum terkait korupsi yang diajukan oleh publik
terhadap organisasi atau karyawan selama periode
pelaporan.

Berikut di bawah jumlah pengaduan laporan                            Below is an illustration of the number of violation reports
pelanggaran, termasuk indikasi kecurangan, korupsi,                  received by the WBS team in 2024, including indications
dan gratifikasi yang diterima oleh tim WBS selama tahun              of fraud, corruption, and gratification, along with the
2024, beserta jumlah yang telah ditindaklanjuti, disajikan           number of cases that have been followed up. All reports
dalam ilustrasi di bawah ini. Seluruh laporan pelanggan              were addressed by ABM Investama management and
telah diberikan proses tindak lanjut oleh manajemen                  subsidiary management in accordance with applicable
ABM Investama dan manajemen anak perusahaan                          regulations.
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.




               32                                                        1
                                        97% telah selesai                                3% sedang dalam proses
                                        ditindaklanjuti; dan                             pemeriksaan.

               Kasus | Cases
                                        97% have completed           Kasus | Case
                                                                                         3% are currently in the
                                        follow-up; and                                   process of being investigated.




Kasus Terkait dengan Buruh dan                                       Cases Related to Labor and
Karyawan                                                             Employees
ABM menyadari bahwa karyawan merupakan aset                          ABM recognizes that employees are a critical asset
penting guna mewujudkan keberlanjutan bisnis maupun                  in achieving business and operational sustainability.
operasional perusahaan. Untuk itu ABM selalu menjaga                 Therefore, ABM always maintains harmonious relations
hubungan yang harmonis antara perusahaan dan                         between the company and its workers. The company
pekerja. Perusahaan selalu berusaha memenuhi semua                   strives to meet all needs and uphold the rights of its
kebutuhan dan menjunjung tinggi hak-hak pekerja.                     employees. Throughout 2024, no cases related to
Sepanjang tahun 2024, tidak ditemukan kasus terkait                  labor or employees were reported across ABM Group’s
dengan buruh dan karyawan di seluruh lingkungan                      operations.
operasional Grup ABM.




      216         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 217
Sanksi Pelanggaran COEC                                      Sanctions for COEC Violations
Dalam menjalankan bisnis dan operasional, ABM                In conducting its business and operations, ABM
mengedepankan budaya kerja yang profesional,                 promotes a professional, transparent, and responsible
transparan, dan bertanggung jawab menjadi etika              work culture as the ethical foundation that must be
dan dasar perilaku yang harus dijunjung tinggi. Budaya       upheld. This work culture must be ingrained in all
kerja itu harus tumbuh dan mengakar di setiap kegiatan       of ABM’s operational activities. Therefore, ABM has
operasional ABM. Oleh karena itu, ABM membuat dan            developed and implemented a Code of Ethics and
mengimplementasikan Code of Ethics and Conduct               Conduct (COEC) across all levels of the company.
(COEC) di seluruh lini perusahaan. COEC menjadi              The COEC serves as the primary guide outlining the
panduan utama yang mengatur tentang nilai-nilai,             values, principles, and behaviors that all employees
prinsip, dan perilaku yang harus dijalankan oleh seluruh     and directors must adhere to.
karyawan dan jajaran direksi ABM.

Seluruh karyawan didorong untuk melaporkan kepada            All employees are encouraged to report to the
Perusahaan jika mengetahui adanya pelanggaran                company if they become aware of any violations of
terhadap COEC. Terdapat dua alternatif langkah               the COEC. There are two reporting options available to
pelaporan yang dapat dilakukan oleh pelapor. Pertama,        whistleblowers. First, they can discuss the matter with
pelapor dapat berdiskusi dengan Departemen Sumber            the Human Resources Department, Legal Department,
Daya Manusia, Departemen Hukum, anggota Direksi,             members of the Board of Directors, or the Board of
atau Dewan Komisaris. Kedua, jika pelapor merasa             Commissioners. Second, if the whistleblower is
keberatan dengan mekanisme tersebut, pelapor dapat           uncomfortable with this mechanism, they can use
menggunakan WBS yang menjamin kerahasiaan dan                the Whistleblowing System (WBS), which guarantees
keamanan informasi.                                          confidentiality and security of information.

Apabila ada karyawan ABM yang terbukti melanggar             If an ABM employee is found to have violated company
Peraturan Perusahaan, maka karyawan tersebut akan            regulations, they will face sanctions according to the
dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya,       severity of the violation, which may include warnings,
yang dapat berupa teguran, peringatan tertulis, hingga       written reprimands, or termination of employment.
pemutusan hubungan kerja.

Sepanjang tahun 2024, jumlah pelanggaran terhadap            The number of violations against company regulations
Peraturan Perusahaan dapat dilihat pada tabel berikut        throughout 2024 is presented in the following table:
ini: [SEOJK F.16]                                            [SEOJK F.16]



                                                                                  Masih Ditindaklanjuti
                                                    Selesai Proses                Still Being Followed Up
    Jenis Pelanggaran         Jumlah Pelaporan
                                                       Process
     Type of Violation         Report Received
                                                      Completed           Proses Observasi     Proses Investigasi
                                                                         Observation Process Investigation Process
Pemerasan Ekonomi
                                                5                    5                        0                        0
Economic Extortion
Balas Jasa
                                                0                    0                        0                        0
Kick Back
Penyalahgunaan Aset
                                                1                    0                        0                        1
Asset Miss Use
Penyuapan
                                                7                    7                        0                        0
Bribery
Penipuan & Penggelapan
                                               10                 10                          0                        0
Fraud & Embezzlement
Penyalahgunaan Wewenang
                                                5                    5                        0                        0
Abuse of Authority
Gratifikasi
                                                0                    0                        0                        0
Gratification
Pelanggaran Pedoman &
Peraturan Perusahaan
                                                5                    5                        0                        0
Violation of Company
Guidelines & Regulations




                                                                                     P T ABM I nve st am a Tbk   217
Page 218
Tata Kelola | Governance


                           G                                         NDAQ G7
                                                     PRIVASI DATA | DATA PRIVACY
                                                                     [GRI 418]




ABM berupaya membangun kepercayaan dan menjaga                               ABM strives to build trust and maintain good relationships
hubungan baik dengan konsumen. Dalam melaksanakan                            with its customers. In fulfilling this commitment, ABM
komitmen tersebut, ABM memastikan informasi terkait                          ensures that customer and supplier data is well-
data para pelanggan serta pemasok dapat terlindungi                          protected and not misused.
dengan baik dan tidak disalahgunakan.

Dalam praktiknya, ABM menerapkan kebijakan dan                               In practice, ABM implements an information security
prosedur keamanan informasi (no. ABM-PLC-JKT-                                policy and procedure (No. ABM-PLC-JKT-ICT-07)
ICT-07) di seluruh entitas Grup ABM. Kebijakan ini                           across all ABM Group entities. This policy focuses on
berfokus pada keamanan informasi, bertujuan untuk                            information security, aiming to protect the company’s
melindungi aset informasi perusahaan, data pelanggan,                        information assets, customer data, and supplier data.
dan pemasok. Selain itu, kebijakan dan prosedur terkait                      Additionally, ABM’s data privacy policies and procedures
privasi data di ABM mencakup kebijakan perlindungan                          include consumer data protection policies, IT service
data konsumen, jaminan tingkat keamanan jasa                                 security level guarantees, and anti-piracy software
teknologi informasi, dan kebijakan anti perangkat lunak                      policies. [G7.1]
tak berlisensi. [G7.1]

Upaya ABM untuk melindungi data konsumen dan                                 To protect customer data and ensure the security of
menjaga keamanan jasa teknologi informasi, ABM                               IT services, ABM uses servers stored in AWS cloud
menggunakan server yang tersimpan di komputasi awan                          computing, which is ISO 27001 certified. AWS is owned
AWS yang memiliki ISO 27001. AWS dimiliki dan dikelola                       and managed by TMT and is the largest cloud computing
oleh TMT dan merupakan komputasi awan terbesar di                            provider in the industry. With TMT’s best practices, there
dalam bisnis komputasi awan. Dengan praktik terbaik                          have been no cybersecurity incidents to date.
yang diterapkan TMT, hingga kini tidak ada kasus terkait
dengan keamanan siber.

TMT Group merupakan induk dari ABM Group, dan                                TMT Group is the parent company of ABM Group, and
pengelolaan IT ABM Group dilakukan oleh anak usaha                           ABM Group’s IT management is handled by a TMT
TMT di bidang IT yang sudah tersertifikasi ISO 27001.                        subsidiary in the IT sector, which is ISO 27001 certified.
TMT juga memiliki komite siber, yakni IT Security                            TMT also has a cybersecurity committee, the IT Security
Governance Committee, di mana komite ini memastikan                          Governance Committee, which ensures that all security
semua prosedur keamanan terjaga baik dan tidak ada                           procedures are well-maintained and that there are no
kebocoran di mana pun.                                                       data leaks.

Lebih lanjut, Manajemen ABM secara berkelanjutan                             Furthermore, ABM management continuously evaluates
juga melakukan evaluasi dan menilai semua prosedur                           and assesses all operational procedures through
operasional melalui mekanisme continuous improvement                         continuous improvement and the Plan-Do-Check-Action
dan Plan-Do-Check-Action. Manajemen memastikan                               mechanism. Management ensures that all processes
semua proses sesuai dengan regulasi yang berlaku dan                         comply with applicable regulations and industry best
praktik terbaik di industri sejenis serta internasional.                     practices, both locally and internationally. Evaluations
Evaluasi melibatkan mekanisme audit internal dan IT                          involve internal audit mechanisms and IT due diligence
due diligence yang dilakukan satu kali dalam satu tahun.                     conducted once a year.

Sepanjang tahun 2024, ABM tidak menerima pengaduan                           Throughout 2024, ABM received no complaints
terkait pelanggaran privasi pelanggan atau kehilangan                        related to customer privacy violations or data loss. The
data pelanggan. Kebijakan keamanan dan perlindungan                          company’s data security and protection policies have
data terbukti efektif dalam menjaga integritas dan                           proven effective in maintaining the integrity and security
keamanan informasi perusahaan. [GRI 418-1]                                   of corporate information. [GRI 418-1]




      218         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 219
                                                    NDAQ G8
                                 PELAPORAN ESG | ESG REPORTING
                                    [GRI 2-2][GRI 2-3][GRI 2-4][GRI 3-1][GRI 3-2]


NASDAQ & GRI Criteria Checker
  NDAQ G8.1     Apakah Perusahaan menerbitkan          Ya.
                Laporan Berkelanjutan? Ya/Tidak        ABM menerbitkan Laporan Berkelanjutan secara terpisah dari
                Does the company publish a             Laporan Tahunan Perusahaan setiap tahun.
                Sustainability Report? Yes No          Yes.
                                                       ABM publishes a Sustainability Report separately from the
                                                       Company’s Annual Report every year.

  NDAQ G8.2     Apakah data-data keberlanjutan         Ya.
                termasuk dalam data yang wajib         Kinerja dan data keberlanjutan tercakup dalam kewajiban regulasi
                dilaporkan oleh Perusahaan             yang harus dipenuhi oleh Perusahaan berdasarkan Peraturan
                berdasarkan regulasi?                  OJK nomor 51 tahun 2017 mengenai Penerapan Keuangan
                Are sustainability data included in    Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
                the data that must be reported by      Perusahaan Publik.
                the Company based on regulations?      Yes.
                                                       Sustainability performance and data are included in regulatory
                                                       obligations that must be met by companies based on OJK
                                                       Regulation number 51 of 2017 concerning the Implementation of
                                                       Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers and
                                                       Public Companies.
    GRI 2-2     Entitas yang termasuk dalam           Terdapat pada bab Topik Material dalam Laporan Ini di halaman
                laporan keuangan konsolidasi          42
                Entities included in the consolidated Available in the Material Topics chapter in this report on page 42
                financial statements
    GRI 2-3     Periode pelaporan                      1 Januari 2023 – 31 Desember 2024
                Reporting period
                Siklus pelaporan                       Tahunan
                Reporting cycle                        Annual

                Kontak untuk pertanyaan                PT ABM Investama Tbk
                mengenai laporan                       Gedung TMT 1 18th floor, Suite 1802
                Contact for questions regarding        Jl. Cilandak KKO no. 1
                the report                             Jakarta 12560, Indonesia
                                                       +61 21 29976767
                                                       www.abm-investama.com
                                                       corporate.secretary@abm-investama.co.id

                Tanggal terbit laporan                 Submit ke OJK dan rilis Website pada tanggal 18 April 2024
                keberlanjutan periode sebelumnya       Submit to OJK and release the Website on April 18, 2024
                Date of publication of the previous
                period’s sustainability report

    GRI 2-4     Penyajian kembali informasi            Untuk informasi mengenai Penyajian kembali informasi dapat
                Restatement of information             dilihat pada bab Topik material dalam laporan ini halaman 45.
                                                       For information on the restatement of information, please refer to
                                                       the chapter on Material topics in this report on page 45.

    GRI 2-5     Assurance Eksternal                    Terdapat di halaman 247
  [SEOJK G.1]   External Assurance                     Stated on page 247

    GRI 3-1     Menetapkan isi laporan dan             Terdapat pada bab Topik Material dalam Laporan Ini di
                batasan topik                          halaman 43
                Define report content and topic        Available in the Material Topics chapter in this report on page 43
                Boundaries
    GRI 3-2     Daftar topik material                  Terdapat pada bab Topik Material dalam Laporan Ini di
                List of material topics                halaman 46
                                                       Available in the Material Topics chapter in this report on page 46




                                                                                        P T ABM I nve st am a Tbk   219
Page 220
Tata Kelola | Governance


                           G                                         NDAQ G9
                                  PRAKTIK PENUNGKAPAN | DISCLOSURE PRACTICES

  NASDAQ & GRI Criteria Checker
    NDAQ G9.1              Apakah perusahaan Anda menyediakan Ya.
                           data keberlanjutan untuk kerangka          ABM menerbitkan Laporan Berkelanjutan secara terpisah dari
                           kerja pelaporan keberlanjutan?             Laporan Tahunan Perusahaan setiap tahun sesuai dengan standar
                           Does the company provide                   nasional dan internasional yang diakui dengan memperhatikan
                           sustainability data for the sustainability kriteria penilaian kinerja ESG, seperti MSCI, Sustainalytics, dan
                           reporting framework?                       Nasdaq.
                                                                      Yes.
                                                                      ABM publishes a Sustainability Report separately from the
                                                                      Company’s Annual Report every year in accordance with
                                                                      recognized national and international standards by taking into
                                                                      account ESG performance assessment criteria, such as MSCI,
                                                                      Sustainalytics, and Nasdaq.
   NDAQ G9.2               Apakah perusahaan Anda berfokus            Ya.
                           pada Tujuan Pembangunan
                           Berkelanjutan (SDGs) tertentu?             ABM telah menyusun Sustainability House sebagai strategic
                                                                      framework yang dilengkapi dengan fokus area dan target- target
                           Is your company focused on specific        yang ingin kami capai di aspek operasional, keuangan, pelanggan,
                           Sustainable Development Goals              ketenagakerjaan, hak asasi manusia, kesehatan dan keselamatan
                           (SDGs)?                                    kerja, lingkungan dan iklim, serta sosial kemasyarakatan. Tiap-
                                                                      tiap fokus area dan target-target tersebut terlah diselaraskan
                                                                      dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang relevan.
                                                                      Lebih lengkap mengenai ABM Sustainability House, Fokus Pillar,
                                                                      target-target Perusahaan, dan SDGs yang terkait dapat ditemukan
                                                                      pada halaman 35 laporan ini.
                                                                      Yes.
                                                                      ABM has developed the Sustainability House as a complete
                                                                      strategic framework with focus areas and targets that we want to
   NDAQ G9.3               Apakah perusahaan Anda menetapkan
                           target dan melaporkan UN SDGs?             achieve in operational, financial, customer, employment, human
                                                                      rights, occupational health and safety, environment and climate,
                           Does your company set targets and          and social aspects. Each of these focus areas and targets has been
                           report on UN SDGs?                         aligned with the relevant Sustainable Development Goals (SDGs).
                                                                      More details about ABM Sustainability House, Focus Pillars,
                                                                      Company targets, and related SDGs can be found on page 35 of
                                                                      this report.




     220          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 221
                                                  NDAQ G10
                  ASSURANCE OLEH PIHAK EKSTERNAL | EXTERNAL ASSURANCE
                                                    [GRI 2-5]




Assurance oleh Pihak Eksternal                              External Assurance
[G10.1][GRI 2-5] [SEOJK G.1]                                [G10.1][GRI 2-5] [SEOJK G.1]

Perusahaan bekerja sama dengan pihak ketiga                 ABM collaborates with TUV Rheinland Indonesia, an
independen yakni TUV Rheinland Indonesia, untuk             independent third party, to provide assurance for this
memberikan jaminan pada Laporan ini dengan fokus            Report, with a focus on verifying the content of the
pada verifikasi konten laporan, khususnya pada topik-       report, particularly on material topics. The appointment
topik material. Penunjukan assurance provider ini           of this assurance provider aims to ensure that the
bertujuan untuk memastikan bahwa proses dan hasil           assurance process and outcomes are objective. TUV
assurance bersifat objektif. TUV Rheinland Indonesia        Rheinland Indonesia has no business relationship
tidak memiliki hubungan bisnis dengan ABM, yang             with ABM, guaranteeing its independence. In this
menjamin independensinya. Dalam proses assurance            assurance process, the company’s Top Management,
ini, Top Management Perusahaan, manajemen dan               management, and data contributors are actively
kontributor data terlibat secara aktif.                     involved.

vv dilakukan sesuai dengan standar AA1000AS V3              The assurance is conducted in accordance with the
(2020) level moderate, sesuai dengan prinsip AA1000         AA1000AS V3 (2020) standard at a moderate level,
AP (2018) yaitu Inklusivitas, Materialitas, Responsif       aligned with the AA1000 AP (2018) principles of
dan Dampak. Untuk mendapatkan pernyataan                    Inclusivity, Materiality, Responsiveness, and Impact.
assurance secara lengkap, silahkan lihat halaman            For the full assurance statement, please refer to page
248 Laporan ini.                                            248 of this Report.



                                                    GRI 206
                   TINDAKAN ANTI-PERSAINGAN | ANTI-COMPETITIVE BEHAVIOR




Pendekatan Manajemen dan                                    Management Approach and
Komponennya                                                 Components
ABM menyadari bahwa sebagai perusahaan energi               As an integrated energy company, ABM recognizes its
yang terintegrasi, Perusahaan memiliki peranan penting      critical role in addressing mining needs through end-
dalam menjawab segala kebutuhan pertambangan                to-end, one-stop mining solutions. With its Mining
melalui end-to-end one stop mining solutions. Dengan        Value Chain concept, ABM continuously innovates,
konsep Mining Value Chain, ABM senantiasa melakukan         breaks new ground, and improves to remain at the
inovasi, terobosan dan improvement agar ABM menjadi         forefront of the mining industry, delivering the best
yang terdepan dan terbaik bagi para konsumen dari           solutions to customers from upstream to downstream.
hulu sampai ke hilir di sektor industri pertambangan.

Implementasi Mining Value Chain tercermin dari              The implementation of the Mining Value Chain is
kegiatan bisnis ABM yang menyediakan rantai pasok           reflected in ABM’s business activities, which provide
kebutuhan pertambangan dan energi, mulai dari bidang        a supply chain for mining and energy needs, ranging
sumber daya energi, pelayanan jasa pertambangan             from energy resources, mining and energy services, to
dan energi, hingga jasa infrastruktur pendukung             supporting infrastructure services. Through this, ABM
pertambangan dan energi. Dengan demikian, ABM               supports the business resilience of its partners.
mendukung ketahanan bisnis bagi para mitra.




                                                                                    P T ABM I nve st am a Tbk   221
Page 222
Tata Kelola | Governance


                           G
Melihat betapa pentingnya posisi perusahaan dalam
mendukung ketahanan energi, ABM juga secara rutin
                                                                     Given the company’s significant role in supporting
                                                                     energy resilience, ABM regularly holds discussion
mengadakan pertemuan diskusi bersama dengan para                     forums with stakeholders, including mining industry
pemangku kepentingan, termasuk pelaku bisnis dalam                   players, policymakers, and relevant organizations,
industri pertambangan, politisi, serta organisasi yang               to discuss ethical codes, fair trade principles, and
terkait, untuk membicarakan tentang kode etik, prinsip               compliance with applicable regulations.
perdagangan yang adil dan tekad untuk patuh terhadap
peraturan yang berlaku.

Kasus Hukum Terkait Tindakan                                         Legal Cases Related to Anti-
Anti-persaingan, Praktik Anti-trust                                  Competitive Practices, Anti-Trust,
dan Monopoli [GRI 206-1]                                             and Monopoly [GRI 206-1]
ABM sangat memegang komitmen tinggi terhadap                         ABM is deeply committed to ethical and integrity-driven
praktik bisnis yang etis dan berintegritas, serta patuh              business practices and compliance with all applicable
terhadap seluruh peraturan dan undang-undang yang                    laws and regulations. We are also committed to
berlaku. Kami juga berkomitmen untuk mematuhi                        adhering to provisions related to Monopolistic Practices
ketentuan yang berkaitan dengan Praktik Monopoli                     and Unfair Business Competition, as outlined in the
dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, sebagaimana                        GCG chapter of the Company’s Annual Report in law
tercantum dalam bab GCG Laporan Tahunan pada                         cases sections.
bagian perkara hukum.

Sebagai wujud komitmen kami terhadap kepatuhan                       As part of our commitment to legal compliance,
hukum, kami secara aktif melaporkan segala bentuk                    we actively report all business activities relevant to
kegiatan bisnis yang relevan dengan peraturan kepada                 regulations to the Financial Services Authority (OJK)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga berwenang                   and other authorized institutions.
lainnya.

Pada tahun 2024, ABM tidak terlibat dalam kasus hukum                In 2024, ABM was not involved in any legal cases
yang berkaitan dengan pelanggaran persaingan, praktik                related to competition violations, anti-trust practices,
anti-trust, atau monopoli perdagangan yang masuk                     or trade monopolies brought before the courts of
ke pengadilan Republik Indonesia. Kami berkomitmen                   the Republic of Indonesia. We remain committed to
menjalankan bisnis dengan integritas dan mendukung                   conducting business with integrity and supporting
persaingan yang sehat di pasar.                                      healthy market competition.




     222          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 223
P T ABM I nve st am a Tbk   223
Page 224
Kinerja Ekonomi | Economic Performance




Kinerja Ekonomi
Economic Performance




                                              Kinerja keuangan yang solid
                                              memperkuat kapasitas ABM dalam
                                              membangun rantai nilai yang tangguh
                                              dan bertanggung jawab.
                                              The solid financial performance
                                              strengthens ABM’s capacity to build a
                                              resilient and responsible value chain.

     224         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 225
 US$ 1.200,13
  Juta | Million                                                 GRI 201
  Penjualan bersih
  Net sales                               Kinerja Ekonomi | Economic Performance
                                               [GRI 201-1] [GRI 201-2] [GRI 201-3] [GRI 201-4]
 1.211
  Pemasok lokal
  Local suppliers

 US$ 76,98                  Pendekatan Manajemen
  Juta | Million
  Total pajak yang           Dalam konteks keberlanjutan, profitabilitas merupakan salah satu faktor
  dibayarkan                 penting bagi Perseroan dalam mendistribusikan manfaat ekonomi kepada
  The total taxes paid       seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, Perusahaan berupaya untuk
                             terus meningkatkan kinerja ekonomi dan keuangan agar berjalan dengan
 US$ 1,83                   baik sepanjang tahun 2024.
  Juta | Million
  Total royalti yang         Pada tahun 2024, ABM mencetak laba usaha sebesar US$$107,86 juta. Angka
  dibayarkan                 ini lebih rendah dari tahun 2023 yang membukukan laba usaha sebesar
  The total royalties paid   US$305,62 juta. Penurunan laba usaha sebesar US$197,76 juta tersebut
                             terjadi karena dekonsolidasi Media Djaja Bersama Group dari ABM. Dari
 0,18                       sisi pendapatan, ABM mencatat pendapatan mencapai US$1.200,13 juta
  Juta Ton | Million Tons    dan laba tahun berjalan US$139,34 juta. Perusahaan juga berkontribusi
  Total Domestik Pasar       untuk pendapatan negara dalam bentuk pajak penghasilan yang mencapai
  Obligasi
                             US$76,98 juta, menurun 37,59% atau US$46,37 juta dibandingkan tahun
  Total Domestic
  Market Obligations         sebelumnya yang tercatat sebesar US$123,35 juta.

                             Terkait aspek sosial dan lingkungan, ABM telah memberikan remunerasi
                             dan fasilitas karyawan kepada 11.566 orang karyawan ABM di seluruh
                             Indonesia. Selain itu juga telah dilakukan pembayaran utang, pembagian
                             dividen, realisasi dan distribusi dana pengembangan masyarakat, serta
                             dana pelestarian lingkungan sebesar US$1.709,18.



                             Management Approach
                             In the context of sustainability, profitability is a crucial factor for the Company
                             in distributing economic benefits to all stakeholders. To achieve this, ABM
                             aims to continuously enhance its economic and financial performance to
                             ensure steady growth throughout 2024.

                             In 2024, ABM recorded an operating profit of US$$107.86 million, which
                             is lower than the US$305.62 million reported in 2023. The decrease in
                             operating profit of US$197.76 million occurred due to the deconsolidation of
                             Media Djaja Bersama Group from ABM. In terms of revenue, ABM reported
                             a total of US$1,200.13 million, with a net profit of US$139.34 million. The
                             Company also contributed to national revenue through income tax payments
                             totaling US$76.98 million, reflecting a 37.59% decrease of US$46.37 million
                             compared to the previous year’s US$123.35 million.

                             From a social and environmental standpoint, ABM compensated 11,566
                             employees throughout Indonesia with remuneration and benefits. Furthermore,
                             the Company met its financial obligations such as debt repayments and
                             dividend distributions, as well as allocating funds for community development
                             and environmental conservation, totaling US$1,709.18.




                                                                            P T ABM I nve st am a Tbk   225
Page 226
Kinerja Ekonomi | Economic Performance




Evaluasi Pendekatan Manajemen                                       Evaluation of Management Approach
Melihat kondisi dan tantangan yang semakin kompleks                 In light of the growing complexities and challenges within
di industri pertambangan dan energi, ABM berkomitmen                the mining and energy industries, ABM is dedicated to
menjaga dan meningkatkan kinerja ekonomi perusahaan                 sustaining and enhancing the company’s economic
dengan membuat peta jalan (rencana kerja) strategis.                performance via a well-defined strategic roadmap. This
Peta jalan ini dirancang dengan saksama dan                         roadmap is meticulously designed and closely overseen
penerapannya di lapangan diawasi ketat oleh para                    by the Board of Directors at both the subsidiary and
direksi baik di tingkat anak usaha maupun di kantor                 corporate levels levels.
pusat.

Pengawasan yang dilakukan melibatkan peninjauan                     Regular reviews are conducted at all operational levels
rutin di setiap tingkatan kerja. Dengan pendekatan                  to maintain oversight. This structured approach ensures
ini, perusahaan dapat memastikan bahwa kinerja                      that the Company’s financial performance is in line with
ekonomi perusahaan berjalan sesuai rencana dan                      its strategic objectives while remaining competitive in a
mampu menjawab tantangan persaingan di industri                     challenging environment industry.
yang semakin kompetitif.

Selain pengawasan oleh jajaran direksi, Dewan Komisaris             Alongside the oversight of the Board of Directors, the
juga turut berperan sebagai perwakilan pemegang                     Board of Commissioners serves as vital representatives
saham. Pengawasan ini dilakukan melalui mekanisme                   of the shareholders. They conduct regular assessments
penilaian atas laporan berkala yang disampaikan oleh                of management reports to ensure that the Board of
manajemen. Evaluasi rutin tersebut bertujuan untuk                  Directors properly executes the strategic directives
memastikan bahwa arahan strategis dari Dewan                        established by the Board Commissioners.
Komisaris dilaksanakan dengan baik oleh Dewan Direksi.

Indikator kinerja ekonomi yang dipantau oleh ABM                    ABM monitors key economic performance indicators
mencakup profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas.              such as profitability, liquidity, and solvency, while
Selain itu, perusahaan juga secara proaktif mengelola               actively managing risks that may affect its operations
berbagai risiko yang berpotensi mempengaruhi                        and long-term sustainability. A comprehensive risk
operasional dan keberlanjutan usaha. Setiap risiko                  assessment is performed, leading to the implementation
yang mungkin timbul diidentifikasi secara komprehensif,             of suitable mitigation strategies. Each subsidiary creates
disertai dengan penerapan langkah-langkah mitigasi                  customized risk mitigation plans to enhance their
yang tepat. Penyusunan rencana aksi mitigasi ini                    effectiveness. One of the primary risks ABM confronts
dilakukan secara khusus di masing-masing anak                       is climate change, managed through an comprehensive
perusahaan untuk memastikan efektivitasnya. Salah satu              mitigation strategy.
risiko yang menjadi perhatian utama adalah dampak dari
perubahan iklim, yang dikelola melalui strategi mitigasi
yang menyeluruh.

Nilai Ekonomi Langsung yang                                         Economic Value Generated and
Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1]                          Distributed [GRI 201-1]
ABM menyadari bahwa peningkatan kinerja operasional                 ABM recognizes that improved operational performance
akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan, yang              will positively impact financial performance, ultimately
pada akhirnya memberikan manfaat optimal bagi seluruh               providing optimal benefits for all stakeholders. The
pemangku kepentingan. Distribusi nilai ekonomi yang                 distribution of economic value generated by the
dihasilkan Perusahaan meliputi pembayaran gaji dan                  Company includes payment of salaries and employee
kesejahteraan karyawan, pembagian dividen kepada                    welfare, dividend distribution to shareholders, tax
pemegang saham, kontribusi pajak kepada pemerintah,                 contributions to the government, and investment for
serta investasi untuk pemberdayaan masyarakat.                      community empowerment.




     226         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 227
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
Direct Economic Value Generated and Distributed
                     Deskripsi | Description                       2022               2023                        2024

 A. Nilai Ekonomi yang Dihasilkan (US$) | Economic Value Generated (USD)

Pendapatan Bersih
                                                                   1.445.527.371     1.492.998.856            1.200.132.454
Net Income
Pendapatan Lainnya
                                                                     15.282.698         47.753.670                  34.173.237
Other Income
Bagian Laba Entitas Asosiasi – Neto
                                                                     66.587.832        143.996.935                 151.375.901
Share of Profit of Associates - Net
Pendapatan Dividen
                                                                     22.500.000        25.000.000                      831.453
Dividend Income
Pendapatan Keuangan – Neto
                                                                       2.596.132         4.812.848                  4.558.293
Finance Income – Net
Jumlah Ekonomi yang Dihasilkan
                                                                  1.552.494.033      1.714.562.309                1.391.071.338
Total Economic Value Generated

 B. Nilai Ekonomi yang Didistribusikan (US$) | Economic Value Distributed (USD)

Beban Pokok Pendapatan
                                                                  (923.623.100)     (1.100.952.827)         (1.068.940.836)
Cost of Revenue
Beban Penjualan Umum, Administrasi Termasuk Gaji dan
Kesejahteraan Karyawan*
                                                                   (105.067.870)      (110.370.850)               (56.891.458)
Selling, General and Administrative Expenses Including
Employee Salaries and Benefits
Beban Lainnya
                                                                   (20.688.755)        (23.801.736)                  (613.889)
Other Expenses
Biaya Keuangan
                                                                    (52.481.411)      (106.107.407)           (109.803.082)
Financial Charges
Beban Pajak Final
                                                                     (1.872.758)        (1.838.566)                 (1.081.457)
Final Tax Expenses
Beban Pajak Penghasilan
                                                                     (91.157.937)     (55.867.030)                (14.398.767)
Income Tax Expenses - Net
Pos yang Akan Direklasifikasi ke Laba Rugi:
Selisih Kurs dari Penjabaran Laporan Keuangan
                                                                    (12.578.869)          3.449.191                (8.309.335)
Items that will be reclassified to Profit or Loss: Exchange
Differences from Translation of Financial Statements
Pos yang Akan Direklasifikasi Ke Laba Rugi:
Pengukuran Kembali Atas Program Imbalan Pasti
                                                                        975.025         (1.965.162)                   206.424
Items that will be reclassified to Profit or Loss:
Remeasurement of Defined Benefit Plan
Pembayaran Dividen
                                                                   (66.504.624)        (97.100.000)               (50.000.025)
Dividend Payments
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
                                                                (1.273.000.299 )    (1.494.554.387)         (1.309.832.425)
Total Economic Value Distributed

 Jumlah Nilai Ekonomi Ditahan (US$) | Total Economic Value Retained (USD)

Nilai Ekonomi yang Dihasilkan Dikurangi Nilai Ekonomi
yang Didistribusikan
                                                                    279.493.734        220.007.922                  81.238.913
Economic Value Generated Less Economic Value
Distributed

*) Biaya community investment termasuk dalam bagian ini
*) Community investment costs are included in this section




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk       227
Page 228
Kinerja Ekonomi | Economic Performance




Implikasi Finansial Serta Risiko                                    Financial Implications, Risks,
dan Peluang Lain Akibat dari                                        and Opportunities Related to Climate
Perubahan Iklim [SEOJK F.3] [GRI 201-2]                             Change [SEOJK F.3] [GRI 201-2]
Perubahan iklim menjadi perhatian utama para                        Climate change is a major concern for stakeholders
pemangku kepentingan dan masyarakat global. ABM                     and the worldwide community. ABM recognizes
memahami bahwa kegiatan operasional yang dijalankan                 that its operations influence the environment and, if
akan berdampak pada lingkungan dan jika tidak dikelola              unmanaged, may threaten the Company’s long-term
dengan baik akan berpengaruh pada keberlanjutan                     sustainability. In response, ABM is committed to running
bisnis perusahaan. Maka, ABM memiliki komitmen                      its business sustainably by implementing best practices
menjalankan bisnis secara berkelanjutan dengan                      in operational activities as an effort to minimize the
melaksanakan best practice dalam kegiatan operasional               impact of climate change.
sebagai upaya meminimalkan dampak perubahan iklim.

Melihat hal itu, ABM telah mengidentifikasi risiko dan              ABM has discerned a range of risks and opportunities
peluang yang muncul akibat perubahan iklim. Perusahaan              related to climate change, which encompass not only
tidak hanya merinci risiko fisik, tetapi juga risiko regulatif      physical risks but also regulatory and other associated
dan lainnya yang terkait dengan perubahan iklim. Dalam              risks. In light of these findings, the Company has
konteks ini, perusahaan telah mengembangkan rencana                 developed an integrated action plan that engages
kerja yang melibatkan seluruh anak usahanya untuk                   all subsidiaries to anticipate and mitigate climate-
mencegah dan mengatasi dampak perubahan iklim ini.                  related impacts. The risk mapping derived from this
Peta risiko yang dihasilkan dari inventarisasi ini menjadi          inventory assessment provides a fundamental basis
dasar bagi manajemen perusahaan dalam menentukan                    for management in developing strategic policies and
kebijakan dan arah strategis di masa depan.                         future directions.

Di sisi lain, perubahan iklim juga membuka peluang                  At the same time, climate change offers substantial
besar bagi ABM, terutama dalam pengembangan energi                  opportunities for ABM, particularly in the advancement
baru dan terbarukan. Peluang ini dipandang sebagai                  of new and renewable energy. These opportunities are
pendorong utama untuk meningkatkan kinerja keuangan                 considered crucial drivers for improving the Company’s
perusahaan di masa depan. Selain itu, kesadaran                     financial performance in the future. Furthermore,
akan perubahan iklim telah mendorong ABM untuk                      increasing climate awareness has prompted ABM to
mengembangkan berbagai inovasi yang bertujuan                       develop a range of innovations designed to reduce its
mengurangi jejak karbon dari aktivitas operasionalnya.              operational carbon emissions footprint.

Hasil identifikasi risiko dan peluang tersebut telah                The identified risks and opportunities have been
diintegrasikan ke dalam rencana aksi iklim perusahaan,              integrated into the Company’s climate action plan,
termasuk peta jalan menuju Net Zero Emission yang                   which includes the roadmap towards achieving Net
mulai diterapkan sejak tahun 2023. Rencana aksi ini                 Zero Emissions, a plan that has been in effect since
dirancang agar selaras dengan Roadmap Nasional                      2023. This roadmap is in line with Indonesia’s National
Pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero                        Roadmap aimed at reaching Net Zero Emissions by
Emission pada tahun 2060.                                           2060.

Dalam pengelolaan risiko dan peluang tersebut, ABM                  ABM adopts a holistic and systematic approach to
mengadopsi pendekatan holistik dan sistematis.                      managing risks and opportunities. Concrete steps are
Langkah-langkah konkret diambil untuk menghadapi                    implemented to tackle challenges and reduce potential
tantangan serta mitigasi potensi biaya yang mungkin                 financial impacts. All these efforts are aimed at ensuring
timbul. Seluruh upaya ini difokuskan untuk memastikan               operational sustainability and promoting environmental
keberlanjutan operasional perusahaan sekaligus                      conservation positively.
memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian
lingkungan.

Sampai dengan akhir tahun pelaporan, kami telah                     By the end of the reporting period, we successfully
berhasil mengidentifikasi risiko dan peluang terkait                identified climate-related risks and opportunities and
perubahan iklim serta menyusun strategi perusahaan                  developed corporate strategies through a qualitative
menggunakan pendekatan kualitatif yang dapat dilihat                approach, as detailed in the Climate Change chapter.
di bab perubahan iklim.




     228         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 229
Proyek yang Sejalan dengan                                   Sustainability-Aligned Projects
Keberlanjutan [SEOJK F.3]                                    [SEOJK F.3]

Kami mengevaluasi dan membandingkan portofolio               We evaluate and align our investment and financial
investasi dan keuangan kami dengan standar                   portfolio with sustainability standards, prioritizing
keberlanjutan. Fokus utama adalah investasi dalam            projects that promote sustainability. The Company is
proyek-proyek berkelanjutan. ABM berkomitmen untuk           committed to incorporating sustainability principles
mewujudkan keberlanjutan dan praktik keuangan yang           into its financial practices, ensuring alignment with its
ramah lingkungan sesuai dengan penyusunan rencana            climate action plan and Net Zero Emission roadmap
aksi iklim dan peta jalan Net Zero Emission perusahaan       established in 2023.
pada tahun 2023.




  ABM Implementasikan                                        ABM implements Sustainability
  Inisiatif Keberlanjutan terkait                            Initiatives Addressing Climate
  Perubahan Iklim [SEOJK F.3]                                Change [SEOJK F.3]
  Indonesia menghadapi sejumlah tantangan terkait            Indonesia faces numerous challenges related to
  perubahan iklim, termasuk kenaikan permukaan               climate change, including rising sea levels (projected
  air laut (diperkirakan 20–30 cm pada tahun 2100),          to be 20-30 cm by 2100), increasing temperatures
  peningkatan suhu (sekitar 0,8–1,4°C pada tahun             (approximately 0.8-1.4°C by 2050), and extreme
  2050), serta cuaca ekstrem. Tantangan ini dapat            weather events. These challenges could jeopardize
  mengancam ketahanan pesisir, ketahanan pangan,             coastal resilience, food security, and infrastructure,
  dan infrastruktur, termasuk sektor pertambangan            particularly in the coal mining sector, which
  batu bara yang berkontribusi sebesar 35% terhadap          contributes 35% of the national energy sector’s
  emisi gas rumah kaca (GRK) sektor energi nasional.         greenhouse gas (GHG) emissions.
  Enhanced Nationally Determined Contribution                The Enhanced Nationally Determined Contribution
  Republic of Indonesia (ENDC) melalui persetujuan           of the Republic of Indonesia (ENDC), approved
  Presiden RI no B-915/M/S/L.01.02/09/2022,                  by the President of Indonesia under No. B-915/M/
  menunjukkan proyeksi emisi Gas Rumah Kaca (GRK)            S/L.01.02/09/2022, outlines Indonesia’s projected
  Indonesia pada 2030 dalam skenario Business-as-            Greenhouse Gas (GHG) emissions in 2030 under
  Usual (BAU) dan dua skenario mitigasi (Climate             the Business-as-Usual (BAU) scenario, as well as
  Mitigation 1 dan Climate Mitigation 2). Sektor energi      two mitigation scenarios: Climate Mitigation 1 and
  menjadi penyumbang terbesar (1.669 juta ton CO2-           Climate Mitigation 2. The energy sector is the largest
  eq pada BAU 2030), diikuti oleh sektor kehutanan           contributor, accounting for 1,669 million tons CO2-eq
  dan penggunaan lahan (FOLU). Target mitigasi               in BAU 2030, followed by the forestry and land use
  nasional menargetkan pengurangan emisi sebesar             (FOLU) sectors. The national mitigation target aims
  31,89% (CM1) dan 43,20% (CM2) pada 2030, dengan            to reduce emissions by 31.89% (CM1) and 43.20%
  kontribusi signifikan dari sektor energi, limbah, dan      (CM2) by 2030, with significant contributions from
  FOLU.                                                      the energy, waste, and FOLU sectors.
  Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada                   As a company committed to sustainability, PT ABM
  keberlanjutan, ABM telah menetapkan target                 has established a goal to reduce GHG emissions
  pengurangan intensitas emisi GRK sebesar 15% pada          intensity by 15% by 2020 (using a 2022 baseline),
  tahun 2020 (dengan baseline 2022), sejalan dengan          aligning with national climate objectives. Some of
  tujuan iklim nasional. Beberapa inisiatif strategis yang   ABM’s strategic initiatives include:
  dilakukan ABM meliputi:


                                                                                    P T ABM I nve st am a Tbk   229
Page 230
Kinerja Ekonomi | Economic Performance




                 Sektor Energi | Energy Sector


   Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg): ABM                    Biogas Power Plant (PLTBG): ABM operates the
   mengoperasikan PLTBG Sukadamai dengan kapasitas                  Sukadam PLTBG with a capacity of 2.4 MW and
   2,4 MW dan sedang membangun PLTBG kedua di                       is constructing a second PLTBG in Batu Licin to
   Batu Licin untuk mengurangi ketergantungan pada                  decrease reliance on fossil fuels and lower emissions
   bahan bakar fosil serta menekan emisi di sektor                  in the energy sector.
   energi.

   Energi Surya: Pemasangan panel surya di lokasi                   Solar Energy: Installation of solar panels at the CK
   CK Site KIM dengan kapasitas 638 KWP, yang                       Site KIM with a capacity of 638 KWP. This initiative
   mendukung diversifikasi energi terbarukan dan                    supports the diversification of renewable energy and
   sejalan dengan target mitigasi CM1/CM2.                          aligns with the CM1/CM2 mitigation goals.


   B35: Implementasi B35 sepanjang tahun 2024 untuk                 B35: Implement B35 throughout 2024 to reduce
   mengurangi emisi dari penggunaan diesel, sesuai                  emissions from diesel-related emissions, aligned with
   dengan strategi mitigasi sektor energi dan IPPU.                 energy sector and IPPU mitigation strategies



                 Manajemen Risiko | Risk Management

   Teknologi Radar Stabilitas Lereng (SSR): Teknologi               Slope Stability Radar (SSR) technology is utilized to
   ini digunakan untuk meminimalkan risiko longsor di               minmize the risk of landslides in operational areas
   area operasional dan mencegah degradasi lahan.                   and to prevent land degradation.




   Inisiatif yang telah dilaksanakan tidak hanya                    The initiatives implemented support not only the
   mendukung pencapaian target pengurangan                          achievement of the ABM GHG emission intensity
   intensitas emisi GRK ABM sebesar 15% dan target                  reduction target of 15% and the national emission
   nasional pengurangan emisi (31,89%–43,20% pada                   reduction target (31.89%–43.20% by 2030) but also
   2030), tetapi juga memperkuat ketahanan operasional              strengthen operational resilience to climate change
   terhadap risiko perubahan iklim, seperti banjir dan              risks, such as floods and droughts, and contribute
   kekeringan, serta berkontribusi pada pemulihan                   to ecosystem recovery through post-mining land
   ekosistem melalui reklamasi lahan pascatambang.                  reclamation.
   Dengan demikian, ABM menunjukkan komitmennya                     In this way, ABM reaffirms its commitment toward
   untuk secara berkelanjutan melaksanakan transisi                 sustainability advancing the energy transition and
   energi dan mengadopsi teknologi rendah karbon,                   adopting low-carbon technologies. This approach
   sehingga dapat menyelaraskan operasi pertambangan                aligns its mining operations with global climate goals
   dengan tujuan iklim global, sekaligus mendukung                  while contributing to the fulfillment of SDGs 7 and 13,
   pencapaian SDGs 7 dan 13 serta komitmen terhadap                 in addition to our commitment to the Paris Agreement.
   Perjanjian Paris. Inisiatif ini mengintegrasikan energi          The initiative includes the use of renewable energy,
   terbarukan, bahan bakar rendah karbon, dan teknologi             low-carbon fuels, and cutting-edge technologies to
   inovatif guna mewujudkan masa depan yang lebih                   promote a sustainable future.
   berkelanjutan.




     230         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 231
P T ABM I nve st am a Tbk   231
Page 232
Kinerja Ekonomi | Economic Performance




    Meningkatkan Efisiensi                                          Enhancing Operational
    Operasional dengan GIOMP                                        Efficiency through GIOMP
    di CK                                                           at CK
    Sebagai     upaya     meningkatkan         efisiensi            To enhance operational efficiency and service
    operasional dan kualitas layanan, perusahaan                    quality, the company has launched the Gate In-
    mengimplementasikan GIOMP (Gate In-Out                          Out Monitoring Platform (GIOMP), a digital tool
    Monitoring Platform), sebuah solusi digital yang                that enables monitoring of truck movements
    dirancang untuk memantau pergerakan truk                        throughout the entire process- from gate-in to
    mulai dari proses gate in, inspeksi kendaraan,                  vehicle inspections, queuing, and gate-out. This
    hingga antrian dan gate out. Inovasi ini diterapkan             innovative solution was rolled out at the SPM
    di SPM & ILS JASUM Cakung, dengan tahap                         & ILS JASUM Cakung facility using a phased
    implementasi bertahap: pemantauan gerbang                       approach: gate monitoring began in August
    sejak Agustus 2019, inspeksi digital sejak                      2019, digital inspections started in February
    Februari 2022, dan manajemen antrian digital                    2022, and digital queue management was
    sejak Oktober 2022.                                             implemented in October 2022.
    Latar belakang dari implementasi GIOMP adalah                   The GIOMP initiative directly addresses
    respon terhadap keluhan pelanggan terkait                       customer complaints about delays in truck
    keterlambatan truk. Data pada September                         services. Data from September 2019 showed
    2019 menunjukkan bahwa 40% truk mitra kerja                     that 40% of vendor trucks faced delays in cargo
    mengalami keterlambatan pengambilan kargo.                      retrieval. A thorough analysis revealed the need
    Analisis mendalam mengungkap perlunya sistem                    for a more transparent and accurate system
    yang lebih transparan dan akurat dalam memantau                 for tracking vehicle entry and exit. As a result,
    aktivitas keluar-masuk kendaraan. Oleh karena                   the GIOMP was created to enhance operational
    itu, GIOMP dikembangkan untuk meningkatkan                      visibility, reduce customer complaints, optimize
    visibilitas operasional, mengurangi keluhan                     vendor services, and boost overall productivity.
    pelanggan, memastikan layanan mitra kerja tetap
    optimal, dan memaksimalkan produktivitas.
    Manfaat Implementasi GIOMP                                      Benefits of GIOMP Implementation
    ‫ ޤ‬Meningkatkan visibilitas operasional – Tim                    ‫ ޤ‬Improve operational visibility - Operational
      operasional kini dapat mengetahui status truk                   teams can now know the status of trucks in
      secara real-time, termasuk waktu tempuh di                      real-time, including travel time at each stage.
      setiap tahapan.
    ‫ ޤ‬Mengurangi keluhan pelanggan – Dengan                         ‫ ޤ‬Reduce customer complaints - With a more
      sistem yang lebih transparan dan terstruktur,                   transparent and structured system, the
      jumlah keluhan terkait keterlambatan                            number of complaints related to delays is
      berkurang hingga 80%.                                           reduced by 80%.
    ‫ ޤ‬Memastikan layanan vendor tetap optimal –                     ‫ ޤ‬Ensuring vendor services remain optimal - A
      Sistem antrean yang lebih baik membantu                         better queuing system helps reduce vendor
      mengurangi ketidakpuasan vendor, sehingga                       dissatisfaction, thereby improving the quality
      meningkatkan kualitas layanan kepada                            of service to customers.
      pelanggan.
    ‫ ޤ‬Memaksimalkan produktivitas – Digitalisasi                    ‫ ޤ‬Maximize productivity - Digitalization of gate
      proses gate in-out, inspeksi, dan antrean                       in-out, inspection and queuing processes
      membantu meningkatkan efisiensi dan                             helps improve efficiency and significantly
      mengurangi waktu tunggu secara signifikan.                      reduce waiting time.




     232         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 233
      Digital Gate In-Out Report                  Digital Inspection               Digital Queue Management




                                            
                                            Ini telah distandarisasi dengan
                                            formulir manual FRM-OPS-007
                                            Daftar Periksa Pemuatan
                                           Inspeksi Kendaraan.
    Dasbor Gerbang Digital Masuk-           The dashboard of Digital
    Keluar menunjukkan: (1) lalu            Inspection shows: (1) the number
    lintas setiap aktivitas, (2)            of inspection activity per month,
    outstanding/status setiap Nopol.        (2) the number rejected vs
                                            passed inspection, and (3) the
    The dashboard of Digital Gate In-       most often inspector.
    Out shows: (1) the traffic of each
    activity, (2) the outstanding/status
    of each Nopol.




Kewajiban Program Pensiun                                   Obligations for Defined Benefit
Manfaat Pasti dan Program Pensiun                           Pension Plans and Other Retirement
Lainnya [GRI 201-3]                                         Programs [GRI 201-3]
ABM menempatkan kesejahteraan karyawan sebagai              ABM prioritizes employee welfare as a top priority,
salah satu prioritas utama, baik selama masa kerja          both during their tenure and post-retirement. To honor
maupun setelah memasuki masa pensiun. Sebagai               employees’ commitment and loyalty, the Company has
bentuk penghargaan atas pengabdian dan loyalitas            established benefit policies and retirement programs
karyawan, perusahaan mengimplementasikan kebijakan          in line with Labor Law. According to the Company
pemberian imbalan kerja dan program pensiun sesuai          Regulations and the Collective Labor Agreement (PKB),
dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Berdasarkan           the official retirement age for employees is 55 years old.
Peraturan Perusahaan dan Perjanjian Kerja Bersama
(PKB), usia pensiun karyawan telah ditetapkan pada
usia 55 tahun.

ABM memberikan fasilitas kepesertaan karyawan dalam         ABM offers its employees a defined contribution pension
program pensiun iuran pasti yang dikelola Dana Pensiun      plan overseen by Dana Pensiun Lembaga Keuangan
Lembaga Keuangan (DPLK) PT Bank Negara Indonesia            (DPLK) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Selain itu, dana pensiun manfaat pasti       Moreover, ABM and select subsidiaries provide a defined
juga menjadi program ABM dan entitas anak tertentu          benefit pension plan, making monthly contributions
melalui kontribusi bulanan kepada dana pensiun yang         to the pension fund managed by Dana Pensiun PT
dikelola Dana Pensiun PT Tiara Marga Trakindo. ABM          Tiara Marga Trakindo. Both ABM and its participating
dan entitas anak tertentu memberikan kontribusi dana        subsidiaries contribute 10% of employees’ salaries to
program pensiun sebesar 10% dari gaji, sementara            the pension plan, while employees contribute 5% of
kontribusi dari karyawan sebesar 5% dari gaji.              their salaries.



                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   233
Page 234
Kinerja Ekonomi | Economic Performance




Dalam program pensiun yang berlaku di ABM, liabilitas                            Under ABM’s retirement program, employee benefit
imbalan kerja atas karyawan dihitung berdasarkan                                 liabilities are assessed based on the minimum standards
persyaratan minimum UU Penciptaan Lapangan Kerja                                 set by the Job Creation Law (Law No. 11/2020) and
(UU Cipta Kerja) No. 11/2020 dan termasuk dengan                                 relevant regional regulations. As of December 31,
regulasi daerah. Liabilitas imbalan kerja karyawan                               2024, the recognized employee benefit liabilities in the
pada 31 Desember 2024 yang diakui dalam laporan                                  consolidated financial position report were established
posisi keuangan konsolidasian, ditentukan melalui                                through an independent assessment. The liability
perhitungan independen untuk periode tahun 2021                                  assessments for the years 2021 and 2022 were carried
dan KKA Halim & Rekan untuk periode tahun 2022                                   out by KKA Halim & Rekan, with reports dated March
berdasarkan laporan tertanggal 28 Maret 2023 untuk                               28, 2023, for the December 31, 2022, and March 10,
tanggal 31 Desember 2022 dan laporan tertanggal 10                               2022, for the December 31, 2021. Throughout 2024,
Maret 2022 untuk tanggal 31 Desember 2021. Selama                                the Company met the retirement commitments for 68
tahun 2024 Perusahaan telah membayar kewajiban                                   employees who officially retired.
kepada 68 karyawan yang tercatat telah pensiun.


Manfaat Kepegawaian dan Pensiun
Employment and Pension Benefits

               Deskripsi
                                                             2022                           2023                        2024
              Description
Tingkat Diskonto
                                                   4,96% - 7,43% p.a                 6,34% - 7,09% p.a           6,71% - 7,13% p.a
Discount Rate
Kenaikan Gaji Tahunan Annual
                                                   5,00% - 8,00% p.a                5,00% - 8,00% p.a           5,00% - 8,00% p.a
Salary Increase
Tingkat Moralitas
                                                       TMI 4 (2019)                     TMI 4 (2019)                TMI 4 (2019)
Mortality Rate
Usia Pensiun                                           55 Tahun (asumsi seluruh karyawan pensiun pada usia pensiun)
Retirement Age                                        55 Years (all employees are assumed to retire at the retirement age)
                                                                     35% Untuk karyawan usia di bawah 30 tahun dan
Tingkat Pengunduran Diri                                                    menurun hingga 2% pada usia 55 tahun
Level of Resignation                                                35% for employees below the age of 30 years and
                                                                    will linearly decrease until 2% at the age of 55 years
Tingkat Disabilitas                                                              10% dari tingkat mortalitas
Level of Disability                                                               10% of the mortality rate


Bantuan Finansial yang Diterima                                                  Financial Assistance Received from
dari Pemerintah [GRI 201-4]                                                      the Government [GRI 201-4]
Sepanjang tahun 2024, ABM tidak menerima bantuan                                 Throughout 2024, ABM did not receive any financial
atau insentif keuangan dari pemerintah dalam bentuk                              support or incentives from the government. The
apa pun. Perusahaan juga tidak memperoleh keringanan                             company was neither granted tax relief, tax credits,
pajak, kredit pajak, subsidi, hibah investasi, maupun                            subsidies, investment grants, nor research and
hibah untuk penelitian dan pengembangan. Selain                                  development funding. Additionally, ABM did not obtain
itu, ABM tidak menerima fasilitas pembebasan royalti,                            royalty exemptions or financial assistance from export
bantuan keuangan dari Lembaga Kredit Ekspor, insentif                            credit agencies, nor did it receive any other economic
keuangan atau manfaat keuangan lain yang berasal                                 benefits or incentives from government sources to aid
dari pemerintah manapun untuk mendukung kegiatan                                 our operational activities.
operasional perusahaan.

Selama periode pelaporan tahun 2024 juga tidak ada                               During the 2024 reporting period, there was no
partisipasi pemerintah dalam struktur kepemilikan saham                          government involvement in ABM’s shareholding
perusahaan. Perusahaan ini sepenuhnya bersifat swasta                            structure. The company continues to be fully privately
dan tidak ada kepemilikan saham yang terkait dengan                              owned, without any government-linked shares among
entitas pemerintah dalam struktur kepemilikan ABM.                               ABM shareholders composition.



     234         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 235
Perbandingan Kinerja                                             Comparison of Economic
Ekonomi [SEOJK F.2]                                              Performance [SEOJK F.2]
ABM menyadari bahwa tumbuh dan berkembangnya                     ABM acknowledges that sustainable business growth
bisnis secara berkelanjutan tidak terlepas dari tercapainya      and development are inherently linked to achieving
target produksi yang telah ditetapkan sesuai dengan              production targets, as well as adherence to governance
prinsip-prinsip tata kelola dan aspek keberlanjutan baik         principles and sustainability aspects, including social
itu di bidang sosial maupun lingkungan. Perusahaan               and environmental considerations. The Company
berupaya dalam setiap peningkatan produksi diimbangi             ensures that any increase in production is paired
dengan mempertahankan lingkungan dan sosial di                   with a steadfast commitment to preserving social and
wilayah operasional.                                             environmental equilibrium in its operational areas.

Selain itu, ABM terus memperbarui portofolio produk              Furthermore, ABM continually enhances its product and
dan layanan kami untuk menekankan pada inovasi                   service offerings, emphasizing sustainable innovation
berkelanjutan dan kebutuhan pelanggan yang semakin               and addressing the evolving needs of its customers.
berkembang. Kinerja kami secara finansial meningkat              The financial performance of the Company reflects
sesuai dengan target dan menghasilkan peningkatan                consistent growth, successfully achieving the company’s
pendapatan dan laba yang konsisten. Untuk lebih                  targets while concurrently facilitating steady increases
jelasnya dapat dilihat di Laporan Tahunan ABM pada               in revenue and profit. For additional information, please
bab Management Discussion and Analysis tahun                     refer to the 2024 ABM Annual Report, particularly within
2024.                                                            the Management Discussion and Analysis section.



                                                         GRI 204
                          PRAKTIK PENGADAAN | PROCUREMENT PRACTICES
                                                        [GRI 204-1]




Pendekatan Manajemen dan                                         Management Approach and
Komponennya [GRI 3-3]                                            Key Components [GRI 3-3]
ABM memahami pentingnya tata kelola rantai pasokan               ABM recognizes the importance of an effective
yang efektif untuk mendukung kelancaran kegiatan                 supply chain governance system is vital for seamless
operasional perusahaan. Upaya ini diwujudkan melalui             operations. This is facilitated by maintaining strong
pemeliharaan dan pengembangan komunikasi yang                    communication and collaboration with goods and
baik dengan penyedia barang dan jasa. ABM juga                   services suppliers. Additionally, the Company is
berkomitmen untuk secara aktif melibatkan pemasok                dedicated to engaging local suppliers, creating a
lokal, guna menciptakan multiplier effect yang dapat             multiplier effect that aids economic growth in the
meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar                 communities surrounding the company’s operational
wilayah operasional perusahaan.                                  areas.

Pada aspek pengadaan dan manajemen rantai                        In procurement and supply chain management, ABM
pasokan, ABM telah menetapkan peraturan dan                      has established regulations and procedures in the form
prosedur dalam bentuk Kebijakan dan Standard                     of policies and Standard Operating Procedures (SOPs)
Operating Procedure untuk seluruh entitas grup dan               applicable to all subsidiaries within the group. These
anak perusahaannya. Bertujuan untuk meningkatkan                 policies aim to improve consistency, transparency,
konsistensi, transparansi dan kelancaran dalam semua             and efficiency throughout all company operational
kegiatan operasi perusahaan.                                     activities.

Kebijakan dan prosedur terkait pengelolaan proses                Policies and procedures for managing the procurement
pengadaan di ABM mencakup beberapa aspek kunci.                  process at ABM cover several key aspects. Firstly, the
Pertama, pendaftaran calon pemasok, pemilihan                    registration of potential suppliers and their selection
pemasok dilakukan melalui pemenuhan peraturan                    adhere to government regulations based on expertise
pemerintah sesuai keahlian (KBLI), penilaian faktor              (KBLI). This process involves a structured assessment
teknis dan komersial yang terstruktur yang melibatkan            of technical and commercial aspects, which includes
evaluasi terhadap 5 aspek non-harga (aspek kualitas,             assessing 5 non-price aspects (quality, delivery,
pengiriman, harga, keselamatan kerja dan lingkungan)             price, safety, and environmental considerations) and 2
dan 2 aspek komersial (harga total dan harga satuan).            commercial aspects (total price and unit price).

                                                                                        P T ABM I nve st am a Tbk   235
Page 236
Kinerja Ekonomi | Economic Performance




Dokumen kontrak telah ditetapkan untuk mengatur hak-                Contract documents have been established to outline the
hak pemasok barang atau jasa serta hak perusahaan,                  rights of goods or services suppliers and the company,
termasuk hak pemasok dalam menerima pembayaran                      including the supplier’s entitlement to timely payment
tepat waktu dan mengajukan permintaan fasilitas-                    and the ability to request facilities from the company. The
fasilitas kepada perusahaan. Proses pembatalan                      process for canceling orders and returning goods has
pesanan dan retur barang juga telah diatur dalam                    also been regulated in the Supply Chain Governance SOP,
SOP Tata Kelola Rantai Pasokan, memastikan adanya                   ensuring that there is clarity in the mechanism for each
kejelasan mekanisme dalam setiap transaksi. Semua                   transaction. All these processes are all managed through
proses di atas dilakukan melalui sistem Enterprise                  the Enterprise Resource Planning system to ensure
Resource Planning sehingga terjaga kontrol dan                      control and consistency in implementation maintained.
konsistensi pelaksanaannya.

ABM juga menerapkan Sistem Manajemen Anti                           ABM also implements the Anti-Bribery Management
Penyuapan (SMAP) sesuai ISO 37001:2016 guna ikut                    System (SMAP) in accordance with ISO 37001:2016,
mendukung program Pemerintah untuk meningkatkan                     supporting the government’s compliance and anti-
Kepatuhan dan mencegah gratifikasi. Setiap tahun                    corruption initiatives. Each year, all suppliers receive
semua pemasok akan menerima penyegaran tentang                      training on SMAP and must complete a compliance
SMAP serta mengisi formulir tentang penerapan                       form to ensure awareness and adherence to these
SMAP sehingga pemasok ingat, paham dan patuh                        standards. In line with its commitment to supporting local
untuk memenuhi standar SMAP. Selanjutnya, ABM                       businesses, ABM prioritizes local suppliers whenever
memberikan prioritas kepada penggunaan pemasok                      possible. If local suppliers are unavailable, only then
lokal, bila tidak tersedia dari pemasok lokal, barulah              will the company seek procurement from international
ABM akan mencari ke pemasok luar negeri.                            sources vendors.

Proporsi Pengeluaran untuk                                          Proportion of Expenditure on Local
Pemasok Lokal [GRI 204-1]                                           Suppliers [GRI 204-1]
ABM mengelompokkan pemasok perusahaan ke dalam                      ABM categorizes its suppliers into two categories,
dua kategori, yaitu lokal dan non-lokal, berdasarkan dua            local and non-local. This classification is based on
parameter utama: lokasi geografis dan Nomor Pokok                   two main parameters: geographical location and
Wajib Pajak (NPWP) yang diterbitkan oleh pemerintah.                the government-issued Tax Identification Number
Pemasok lokal, yang berlokasi di kabupaten atau                     (NPWP). Local suppliers, defined as those operating
kotamadya yang sama dengan wilayah operasional                      within the same regency or municipality as ABM’s key
yang signifikan, diprioritaskan untuk memenuhi                      operational areas, are prioritized to meet the Company’s
kebutuhan ABM dan anak perusahaannya. Pendekatan                    procurement needs. This approach optimizes
ini mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas dalam                efficiency while reinforcing ABM’s commitment to
proses pengadaan. Selain itu, kerja sama dengan                     regional economic development. By collaborating with
pemasok lokal merupakan bentuk komitmen ABM                         local suppliers, the Company aims to generate positive
dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah.                        social impacts while ensuring smooth operational
Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial                 activities.
yang positif sekaligus mendukung kelancaran aktivitas
operasional perusahaan.

Sementara itu, pemasok non-lokal merupakan mitra                    On the other hand, non-local suppliers are partners who
yang memiliki kualifikasi, klasifikasi, sertifikasi, serta          possess qualifications, classifications, certifications,
kemampuan untuk menangani pekerjaan dengan                          and the capability to manage more complex tasks.
tingkat kompleksitas yang lebih tinggi. Kerja sama                  Collaboration with non-local suppliers occurs when the
dengan pemasok non-lokal dilakukan jika kebutuhan                   company’s needs involve complex work that requires
perusahaan melibatkan pekerjaan yang kompleks dan                   specialized skills or qualifications.
memerlukan keahlian atau kualifikasi khusus.

Definisi lokasi operasi yang signifikan oleh ABM                    ABM defines key operational sites as office spaces,
mencakup area perkantoran, pertambangan, pusat                      mines, warehouses, logistics centers, assembly plants,
pergudangan dan logistik, pabrik perakitan, serta                   and ports. These criteria provide clear guidance on
pelabuhan. Kriteria ini memberikan panduan jelas                    how ABM classifies suppliers based on their location
mengenai bagaimana ABM membagi pemasoknya                           and NPWP parameters, as well as the approaches
berdasarkan lokasi dan parameter NPWP, serta                        used to interact with each supplier category.
bagaimana pendekatan yang diambil dalam kerja sama
dengan setiap kategori pemasok tersebut.


     236         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 237
                              38,68%       1.211 Pemasok Lokal                    1,211 Local Suppliers (Regency/
                             Pemasok       (tingkat Kabupaten/                    Municipality/Provincial level)
                                Lokal
                                           Kotamadya/Ibukota Propinsi)            1,923 Non-local Suppliers
                                Local
  61,35%                     Suppliers     1.923 Pemasok Non-lokal                (Jabodetabek and Overseas)
  Pemasok                                  (Jabodetabek dan Luar Negeri)          38.68% Local Suppliers
  Non-Lokal
  Non-local
                                           38,68% Pemasok Lokal                   (Regency/Municipality level)
  Suppliers                                61,35% Pemasok Non-lokal               61.35% Non-local Suppliers




                                                      GRI 207
                       TRANSPARANSI PERPAJAKAN | TAX TRANSPARENCY
                                    [GRI 207-1] [GRI 207-2] [GRI 207-3] [GRI 207-4]




Pendekatan Manajemen dan                                       Management Approach and
Evaluasi Pendekatan Manajemen                                  Evaluation of Management Approach
[GRI 3-3]                                                      [GRI 3-3]

Perusahaan berkomitmen untuk selalu patuh terhadap             The Company is committed to full compliance with tax
ketentuan pembayaran pajak secara tepat waktu                  obligations, ensuring timely and accurate tax payments.
dan tepat jumlah. Dalam pengelolaan pajak, ABM                 While managing its tax duties, the Company maintains
menjalankan kewajiban pajak dengan transparansi                transparency and accountability in accordance with
dan akuntabilitas, sesuai dengan regulasi dan hukum            relevant regulations and legal standards.
yang berlaku.

ABM melaksanakan pembayaran pajak sebagai wujud                ABM meets its tax responsibilities consistent with
tanggung jawab dan ketaatan terhadap peraturan dan             its corporate social responsibility and compliance
ketentuan yang diberlakukan oleh otoritas perpajakan           with Indonesian tax laws. The Company conducts
di Indonesia. ABM secara rutin tiap tahun melaksanakan         annual tax payments at both national and local levels,
pembayaran pajak di kantor pelayanan pajak, baik di            addressing all tax obligations applicable to ABM, its
tingkat pusat maupun daerah, sesuai dengan jenis pajak         subsidiaries, employees, contractors, suppliers, and
yang menjadi tanggung jawab Perusahaan, entitas anak,          other relevant taxpayers. Moreover, ABM frequently
karyawan, kontraktor/pemasok, dan pihak-pihak lain             hosts tax socializations and consultations regarding
yang terlibat sebagai wajib pajak. ABM juga secara             tax reporting (SPT) to promote proper compliance
berkala menyelenggarakan sosialisasi dan konsultasi            among all stakeholders.
terkait Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) kepada para
wajib pajak.

Selain memenuhi kewajiban pajak, ABM turut                     In addition to fulfilling its tax duties, ABM supports
berkontribusi pada penerimaan negara melalui                   state revenue through Non-Tax State Revenue (PNBP),
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), pelaksanaan              Domestic Market Obligation (DMO) implementation,
Domestic Market Obligation (DMO), serta pembayaran             as well as royalty payments. To ensure compliance
royalti. Untuk memastikan kepatuhan terhadap                   with tax obligations, ABM regularly evaluates PNBP
kewajiban perpajakan, ABM secara rutin mengevaluasi            and royalty payments on a monthly basis.These
PNBP dan pembayaran royalti setiap bulannya. Evaluasi          assessments are designed to ensure that ABM’s tax
ini bertujuan memastikan bahwa mekanisme pelaporan             reporting systems align with Indonesia’s tax laws and
pajak telah sesuai dengan peraturan perpajakan yang            other relevant requirements.
berlaku di Republik Indonesia, serta ketentuan terkait
lainnya.




                                                                                       P T ABM I nve st am a Tbk   237
Page 238
Kinerja Ekonomi | Economic Performance




 US$76,98                                                                           US$1,83
 juta | million                                                                     juta | million
 Total pajak yang dibayarkan oleh                                                   Total royalti yang dibayarkan oleh
 ABM di tahun 2024 menurun                                                          ABM di tahun 2024. menurun
 37,59% atau US$46,37 juta                                                          80,02% atau US$7,33 juta
 dibandingkan tahun 2023 yang                                                       dibandingkan tahun 2023 yang
 tercatat sebesar US$123,35 juta.                                                   tercatat sebesar US$9,16 juta.
 The total taxes paid by ABM in 2024                                                The total royalties paid by ABM in
 decreased 37.59% or US$46.37                                                       2024 increased 80.02% or US$7.33
 million compared to 2023 which was                                                 million compared to 2023 which
 recorded at US$123.35 million.                                                     was recorded at US$9.16 million.



                                          0,18
                                    juta ton | million tons
          Total Domestic Market Obligation sepanjang tahun 2024.
            Total Domestic Market Obligations throughout 2024.




Pendekatan Terhadap Pajak, Tata                                      Approach to Tax , Governance,
kelola dan Manajemen Risiko Pajak                                    and Tax Risk Management
                                                                     [GRI 207-1] [GRI 207-2]
[GRI 207-1] [GRI 207-2]

Dalam pengelolaan perpajakan, berada di bawah                        Taxation management is overseen by the Director of
Direktur Keuangan dan didukung oleh pejabat senior                   Finance, with support from senior officers specializing
yang khusus menangani aspek perpajakan di Grup ABM.                  in tax issues within the ABM Group. To ensure tax
Perusahaan juga memastikan kepatuhan perpajakan                      compliance, the Company hires an independent auditor
dengan melibatkan lembaga auditor independen untuk                   to conduct external audits. The findings from these
melakukan audit eksternal. Hasil audit ini dianggap                  audits are crucial, as tax compliance plays a significant
penting bagi Perusahaan karena kepatuhan perpajakan                  role in the Company’ s financial management, which will
menjadi bagian integral dari pengelolaan keuangan                    be transparently presented in the annual report. This
perusahaan, yang kemudian akan dipublikasikan secara                 practice underscores the Company’ s commitment to
transparan dalam laporan tahunan. Hal menjadi wujud                  transparency and integrity in taxation. ABM employs a
nyata keseriusan perusahaan dalam menegakkan                         systematic strategy towards tax risks, which involves
transparansi dan kredibilitas terkait perpajakan.                    identifying, managing, and continuously monitoring
ABM memiliki pendekatan sistematis terhadap risiko                   these risks with the involvement of senior officers,
pajak yang mencakup identifikasi, manajemen, dan                     alongside independent auditors for external audit
pemantauan risiko secara berkelanjutan oleh pejabat                  evaluations.
senior, serta melibatkan auditor independen untuk
evaluasi eksternal.

ABM memiliki strategi pajak yang diakui, dan tautan ke               ABM has a well- recognized tax strategy that is publicly
strategi ini tersedia untuk umum. Direktur Keuangan dan              accessible. The Chief Financial Officer, along with
pejabat senior secara resmi bertanggung jawab meninjau               senior officers, is formally responsible for the regular
dan menyetujui strategi pajak dengan frekuensi tertentu.             review and approval of this strategy. Our approach to
Pendekatan untuk kepatuhan perpajakan sesuai dengan                  tax compliance not only adheres to regulations but also
peraturan, dan tautan pendekatan pajak dengan bisnis                 aligns with the organization’ s business and sustainable
serta strategi pembangunan berkelanjutan organisasi.                 development goals. The Finance Director and senior
Direktur Keuangan dan pejabat senior bertanggung                     officers share the responsibility for ensuring adherence
jawab secara resmi atas kepatuhan terhadap strategi                  to the tax strategy, which is integrated throughout the
pajak, sedangkan pendekatan pajak ditanamkan di                      organization.
seluruh organisasi.



     238          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 239
Pendekatan perpajakan ABM juga terintegrasi dengan         ABM’s tax strategy is also integrated with internal policies
kebijakan internal yang mendukung kepatuhan terhadap       that support regulatory compliance and emphasize the
regulasi dan mempromosikan prinsip transparansi di         principle of transparency throughout the organization.
seluruh tingkatan organisasi.

Pendekatan terhadap risiko pajak, termasuk identifikasi,   ABM’s approach to tax risk involves identifying,
manajemen, dan pemantauan risiko, serta evaluasi           managing, and monitoring risks while also assessing
kepatuhan terhadap kerangka kerja tata kelola dan          compliance with the tax governance and control
pengendalian pajak, semuanya menjadi bagian                framework. Compliance evaluations are conducted
integral dari praktik perpajakan ABM. Evaluasi             through external audits, and results are shared openly to
terhadap kepatuhan ini dilakukan melalui audit             ensure accountability to stakeholders. Additionally, ABM
eksternal, dengan hasil yang dipublikasikan secara         has a system for reporting unethical or illegal activities
transparan sebagai bentuk akuntabilitas kepada para        to maintain tax integrity. This system is overseen
pemangku kepentingan. Selanjutnya, ABM memiliki            by an independent unit to ensure confidentiality
mekanisme untuk melaporkan perilaku yang tidak             and transparency in handling reports received. The
etis atau melanggar hukum dan integritas organisasi        assurance process for tax disclosures is included in the
terkait pajak. Mekanisme pelaporan ini dikelola oleh       annual report, referencing specific assurance reports,
unit independen untuk memastikan kerahasiaan dan           statements, or opinions.
penanganan transparan atas laporan yang diterima.
Proses penjaminan atas pengungkapan pajak dijelaskan
dalam laporan tahunan dengan referensi khusus
terhadap laporan, pernyataan, atau opini penjaminan.


Keterlibatan Pemangku Kepentingan                          Stakeholder Engagement and
dan Pengelolaan Kepedulian yang                            Tax-Related Concerns Management
Berkaitan dengan Pajak [GRI 207-3]                         [GRI 207-3]

ABM Group selalu mematuhi ketentuan pembayaran             The ABM Group consistently adheres to the requirements
pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).            for paying taxes and Non-Tax State Revenue (PNBP).
Kepatuhan ini tercermin melalui pelaksanaan                This adherence is reflected through regular tax reporting
pemeriksaan pelaporan pajak secara berkala oleh            audits conducted by the Directorate General of Taxes
Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia terhadap      of the Republic of Indonesia for the ABM Group.
Grup ABM. Selain itu, pembayaran pajak kepada negara       Furthermore, tax payments to the state are made in
dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku, baik oleh   compliance with applicable regulations by companies,
perusahaan, karyawan, pemasok, maupun kontraktor           employees, suppliers, and contractors who benefit from
yang mendapatkan manfaat dari kegiatan operasional         the company’s operations.
perusahaan.

Untuk memastikan kepatuhan perpajakan, ABM                 ABM holds annual tax awareness programs to uphold
secara rutin menyelenggarakan sosialisasi perpajakan       tax compliance. This activity aims to increase the
setidaknya sekali dalam setahun. Kegiatan ini bertujuan    understanding of employees, suppliers, contractors and
untuk meningkatkan pemahaman karyawan, pemasok,            other stakeholders regarding tax management carried
kontraktor, serta pemangku kepentingan lainnya             out by the company.
terhadap pengelolaan pajak yang dilakukan perusahaan.

ABM menerapkan pendekatan holistik dalam melibatkan        ABM employs a holistic approach to stakeholder
pemangku kepentingan terkait perpajakan. Perusahaan        engagement on tax-related issues. The Company works
secara aktif berinteraksi dengan otoritas perpajakan,      closely with tax authorities, promoting transparent and
membangun hubungan yang terbuka dan berkelanjutan          continuous communication to guarantee consistent
untuk memastikan kepatuhan yang konsisten. Selain itu,     compliance. Additionally, ABM participates in public
ABM memiliki pendekatan advokasi kebijakan publik          policy advocacy on taxation, actively contributing to
di bidang perpajakan, berpartisipasi dalam dialog          discussions to convey our perspectives and interests
dan diskusi untuk menyuarakan pandangan serta              regarding tax policies.
kepentingan terkait perpajakan.




                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   239
Page 240
Kinerja Ekonomi | Economic Performance




    Proses ini mencakup pengumpulan dan pertimbangan                This process involves gathering and considering
    pandangan dari berbagai pemangku kepentingan,                   perspectives from both internal and external
    baik internal maupun eksternal. ABM menyadari                   stakeholders. ABM recognizes the importance of
    pentingnya mendengarkan dan mempertimbangkan                    listening to and considering diverse perspectives
    berbagai perspektif untuk menciptakan praktik                   to establish fair, transparent, and sustainable tax
    perpajakan yang adil, transparan, dan berkelanjutan.            practices.


    Yurisdiksi Perpajakan [GRI 207-4]                               Tax Juridiction [GRI 207-4]
    ABM menjalankan operasinya sesuai dengan                        ABM operates in strict compliance with Indonesian
    peraturan yang berlaku di Indonesia, Kami                       tax regulations, adhering to the policies set by
    senantiasa mematuhi ketentuan perpajakan yang                   the Directorate General of Taxes (Ministry of
    ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak Kementerian             Finance of the Republic of Indonesia) and the
    Keuangan Republik Indonesia, serta peraturan yang               Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM).
    ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber                   The Company’s Financial Report records taxes,
    Daya Mineral (ESDM). Jumlah pajak, royalti, dan                 royalties, and other state payments. This report
    pembayaran lainnya kepada negara tercatat dalam                 has been thoroughly audited by an external public
    Laporan Keuangan Perusahaan yang telah diaudit                  accounting firm (Ernst & Young) for the 2024
    secara ketat oleh lembaga akuntan publik eksternal              reporting year, with the consolidated financial
    eksternal (Ernst & Young) selama tahun pelaporan                report dated December 31, 2024.
    di dalam laporan keuangan konsolidansi tanggal 31
    desember 2024.




     240         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 241
Perubahan Iklim                                           [GRI 201-2]



Climate Change




Perubahan iklim merupakan salah satu tantangan               Climate change stands as one of the most significant
terbesar bagi perekonomian global saat ini.                  challenges facing the global economy today. Rising
Meningkatnya suhu bumi, kejadian cuaca ekstrem,              temperatures, extreme weather, and changing policies
dan perubahan kebijakan menimbulkan risiko signifikan        present significant risks across various business
bagi berbagai sektor bisnis. Sektor pertambangan,            sectors. The mining industry, especially, is under
khususnya, menghadapi pengawasan yang semakin                greater scrutiny because of its high carbon emissions.
ketat akibat operasinya yang intensif karbon. Sebagai        As a major participant in Indonesia’s mining sector, ABM
pemain penting di industri pertambangan Indonesia,           acknowledges its duty to tackle this issue proactively.
ABM menyadari tanggung jawabnya untuk menangani
isu ini secara proaktif.

ABM memahami bahwa mengurangi dampak lingkungan              ABM recognizes that minimizing environmental impact
sangat penting untuk mendukung pembangunan                   is essential to supporting sustainable development.
berkelanjutan. Selain itu, langkah ini juga krusial          Moreover, such efforts are also key to ensuring
untuk menjaga ketahanan bisnis jangka panjang dan            business resilience over the long term and preserving
mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan.             stakeholder trust. In light of the global commitment
Dengan adanya komitmen global untuk membatasi                to curbing temperature increases, ABM aims to align
kenaikan suhu, ABM berupaya menyelaraskan                    its operations with national and international climate
operasinya dengan target iklim baik di tingkat nasional      objectives.
maupun internasional.




                                                                                   P T ABM I nve st am a Tbk   241
Page 242
Perubahan Iklim | Climate Change




Saat ini, ABM sedang melakukan identifikasi dan evaluasi                     Currently, ABM is working on identifying and assessing
risiko serta peluang terkait perubahan iklim. Proses                         climate-related risks and opportunities. This includes
ini mencakup penilaian terhadap risiko transisi seperti                      evaluating transition risks, such as shifts in low-carbon
perubahan kebijakan energi rendah karbon, serta risiko                       energy policies, alongside physical risks like severe
fisik seperti cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi                           weather events that may impact mining activities.
operasional tambang. Selain itu, ABM juga mengevaluasi                       Furthermore, ABM is exploring opportunities from
peluang dari inovasi teknologi dan diversifikasi energi,                     technological advancements and energy diversification,
seperti pemanfaatan energi terbarukan dan peningkatan                        which encompasses embracing renewable energy and
efisiensi operasional.                                                       improving operational efficiency.

Hasil dari proses evaluasi tersebut digunakan untuk                          This evaluation’s findings are being used to develop
menyusun strategi mitigasi risiko iklim. ABM tidak hanya                     a thorough climate risk mitigation strategy. ABM’s
bertujuan memperkuat ketahanan terhadap perubahan                            objective is to bolster its resilience against climate
iklim, tetapi juga meningkatkan kinerja keuangan melalui                     change while improving financial performance via
praktik bisnis berkelanjutan. Dengan langkah ini, ABM                        sustainable business practices. In this way, ABM is
berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi                            dedicated to delivering long-term value to stakeholders
pemangku kepentingan dan menjadi pemimpin industri                           and establishing itself as a responsible leader in the
energi yang bertanggung jawab.                                               energy sector.


Risiko Fisik | Physical Risks


           Risiko                  Dampak Terhadap Bisnis                  Dampak Finansial                  Langkah Mitigasi
            Risk                     Impact on Business                     Financial Impact                 Mitigation Steps

                               Gangguan operasional
                                                                     Peningkatan biaya                Berinvestasi dalam
                               tambang, kerusakan
                                                                     perbaikan, biaya asuransi        infrastruktur tahan cuaca
                               infrastruktur, dan
                                                                     lebih tinggi, serta kehilangan   ekstrem, meningkatkan
                               peningkatan biaya asuransi
                                                                     pendapatan akibat                sistem drainase, dan
    Cuaca Ekstrem              serta pemulihan.
                                                                     keterlambatan produksi.          pemantauan cuaca.
   Extreme Weather             Disruption of mine
                                                                     Increased repair costs, higher Invest in extreme weather-
                               operations, damage
                                                                     insurance costs, and lost      resistant infrastructure,
                               to infrastructure, and
                                                                     revenue due to production      improving drainage systems
                               increased insurance and
                                                                     delays.                        and weather monitoring.
                               recovery costs.
                               Ancaman terhadap
                                                                                                      Menggunakan teknologi daur
                               keberlanjutan operasional
                                                                                                      ulang air dan meningkatkan
                               tambang yang                          Peningkatan biaya
                                                                                                      efisiensi penggunaan air
                               membutuhkan air dalam                 operasional untuk
    Kelangkaan Air                                                                                    dalam operasional.
                               jumlah besar.                         pengadaan air
    Water Scarcity                                                                                    Using water recycling
                               Threats to the sustainability         Increased operational costs
                                                                                                      technology and increasing the
                               of mining operations that             for water supply
                                                                                                      efficiency of water usage in
                               require large amounts of
                                                                                                      operations.
                               water.
                               Berkurangnya produktivitas
                                                           Peningkatan biaya                          Menyediakan fasilitas
                               pekerja serta peningkatan
                                                           operasional akibat konsumsi                pendinginan bagi pekerja
                               biaya pendinginan
                                                           energi yang lebih tinggi                   dan menggunakan peralatan
    Kenaikan Suhu              peralatan dan fasilitas.
                                                           untuk pendinginan.                         hemat energi.
   Temperature Rise            Decreased worker
                                                           Rising operational costs due               Provide cooling facilities for
                               productivity and higher
                                                           to higher energy use for                   workers and utilize energy-
                               costs for cooling equipment
                                                           cooling.                                   saving equipment.
                               and facilities.
                                                                     Keterlambatan pengiriman         Diversifikasi jalur distribusi
                               Kerusakan infrastruktur
                                                                     berdampak pada kehilangan        dan menggunakan sistem
   Gangguan Rantai             transportasi menghambat
                                                                     pendapatan dan denda             pemantauan rantai pasok
        Pasok                  distribusi batubara.
                                                                     kontrak keterlambatan.           digital.
    Supply Chain               Damage to transportation
      Disruption                                                     Delays in delivery lead to lost Diversify distribution channels
                               infrastructure hinders coal
                                                                     revenue and penalties for late and implement a digital supply
                               distribution.
                                                                     contracts.                      chain monitoring system.



     242          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 243
Risiko Transisi | Transition Risk


          Risiko             Dampak Terhadap Bisnis              Dampak Finansial               Langkah Mitigasi
           Risk                Impact on Business                 Financial Impact              Mitigation Steps

                            Peningkatan biaya            Biaya tambahan untuk           Mengadopsi teknologi
                            kepatuhan terhadap           memenuhi regulasi dan          rendah karbon dan
                            kebijakan pajak karbon dan   potensi denda jika tidak       berpartisipasi dalam
    Regulasi Emisi          sistem perdagangan emisi.    patuh.                         program perdagangan emisi.
  Emission Regulations      Higher costs associated      Additional expenses for        Adopt low-carbon
                            with compliance to carbon    adhering to regulations        technologies and participate
                            tax policies and emissions   and possible penalties for     in emissions trading
                            trading systems.             non-compliance.                programs.
                                                         Peningkatan belanja
                            Investasi besar dalam
                                                         modal (CAPEX) untuk       Mencari pendanaan hijau
                            teknologi rendah karbon
                                                         modernisasi peralatan dan atau insentif pemerintah
                            untuk memenuhi standar
                                                         sistem produksi.          dan meningkatkan efisiensi
  Perubahan Teknologi       lingkungan.
                                                         Increased capital         energi.
  Technological Change      Major investments in low-
                                                         expenditure (CAPEX)      Seek green funding or
                            carbon technologies to
                                                         aimed at modernizing     government incentives and
                            comply with environmental
                                                         production equipment and improve energy efficiency.
                            standards.
                                                         systems.
                            Pergeseran global            Penurunan pendapatan           Diversifikasi ke sektor
                            ke energi terbarukan         dan risiko aset tambang        energi terbarukan dan
                            mengurangi permintaan        menjadi tidak bernilai         mengembangkan solusi
 Penurunan Permintaan       batubara.                    (stranded assets).             logistik rendah karbon.
  Decreasing Demand         The global transition        Reduction in income and        Diversify into the renewable
                            to renewable energy          the risk of mining assets      energy sector and develop
                            decreases the demand for     becoming worthless             low-carbon logistics
                            coal.                        (stranded assets).             solutions.


Risiko Reputasi dan Liabilitas | Reputation Risk and Liability


          Risiko              Dampak Terhadap Bisnis             Dampak Finansial               Langkah Mitigasi
           Risk                 Impact on Business               Financial Impact               Mitigation Steps

                                                           Risiko kehilangan
                                                                                       Transparansi melalui
                                                           investor dan mitra
                            Tekanan dari masyarakat                                    pelaporan ESG dan
                                                           bisnis akibat kurangnya
                            dan investor untuk                                         mengembangkan kebijakan
                                                           kepatuhan terhadap
                            menerapkan praktik bisnis                                  keberlanjutan yang lebih
   Pengawasan Publik                                       standar ESG.
                            berkelanjutan.                                             kuat.
    Public Oversight                                       Risk of losing
                            Pressure from society and                                  Transparency in ESG
                                                           investors and business
                            investors to adopt sustainable                             reporting and the
                                                           partners because of
                            business practices.                                        development of stronger
                                                           noncompliance with
                                                                                       sustainability policies.
                                                           ESG standards.
                                                       Biaya hukum yang        Memastikan kepatuhan
                          Tuntutan hukum atau sanksi
                                                       tinggi, denda besar,    lingkungan dan melakukan
                          dari regulator akibat dampak
                                                       serta potensi penutupan audit keberlanjutan secara
    Litigasi dan Sanksi   negatif terhadap lingkungan.
                                                       operasi.                berkala.
 Litigation and Sanctions Lawsuits or sanctions from
                                                       High legal costs, large Ensure environmental
                          regulators due to negative
                                                       fines, and potential    compliance and conduct
                          impacts on the environment.
                                                       closure of operations.  regular sustainability audits.




                                                                                      P T ABM I nve st am a Tbk   243
Page 244
Perubahan Iklim | Climate Change




Peluang Iklim | Climate Opportunities

         Peluang                     Dampak Terhadap Bisnis              Dampak Finansial            Langkah Implementasi
        Opportunity                    Impact on Business                 Financial Impact           Implementation Steps

                                                                     Penghematan biaya           Menggunakan peralatan
                                   Peningkatan efisiensi
                                                                     operasional jangka          hemat energi dan
                                   operasional melalui
                                                                     panjang serta akses         memanfaatkan energi
      Efisiensi Energi             pengurangan emisi dan
                                                                     ke insentif atau            terbarukan dalam
         dan Emisi                 konsumsi energi.
                                                                     pembiayaan hijau.           operasional.
     Energy Efficiency             Increased operational
      and Emissions                                                  Long-term operational       Using energy-saving
                                   efficiency through
                                                                     cost savings as well as     equipment and utilizing
                                   reduced emissions and
                                                                     access to incentives        renewable energy
                                   energy consumption.
                                                                     or green financing.         in operations.

                                                                     Menciptakan sumber
                                                                                                 Mengeksplorasi mineral
                                                                     pendapatan baru
                                                                                                 seperti nikel dan litium serta
        Diversifikasi              Mengembangkan bisnis              dan mengurangi
                                                                                                 mengembangkan layanan
         Portofolio                di luar batubara.                 ketergantungan
                                                                                                 logistik berkelanjutan.
          Portfolio                Expanding business                pada batubara.
       Diversification                                                                           Exploring minerals like nickel
                                   beyond coal.                      Develop new income
                                                                                                 and lithium while developing
                                                                     sources and reduce
                                                                                                 sustainable logistics services.
                                                                     dependence on coal.

                                                                                                 Memperkuat kepatuhan
                                   Investor semakin mencari   Meningkatkan akses
                                                                                                 terhadap standar ESG
                                   perusahaan dengan standar terhadap pendanaan
                                                                                                 dan berpartisipasi dalam
   Peluang Pasar ESG               keberlanjutan yang kuat.   hijau serta menarik
                                                                                                 skema kredit karbon.
       ESG Market                  Investors are increasingly investor berbasis ESG.
      Opportunities                                                                             Strengthen compliance
                                   seeking companies                 Increasing access to green
                                                                                                with ESG standards and
                                   that maintain strong              funding and attracting
                                                                                                participate in carbon
                                   sustainability standards.         ESG-focused investors.
                                                                                                credit schemes.



ABM menyadari pentingnya untuk terus mengevaluasi                         ABM acknowledges the necessity of regularly
risiko dan peluang yang terkait dengan perubahan                          assessing climate-related risks and opportunities. In
iklim. Sejalan dengan komitmen ini, kami bertekad                         line with this commitment, the company is determined
untuk mengembangkan strategi komprehensif dalam                           to develop a robust strategy for navigating the
menghadapi dinamika perubahan iklim yang semakin                          increasing complexities of climate change. This
kompleks. Pendekatan proaktif ini bertujuan untuk                         proactive approach aims to strengthen operational
memperkuat ketahanan operasional, meningkatkan                            resilience, enhance corporate financial performance,
kinerja keuangan perusahaan, dan menciptakan masa                         and foster a sustainable future for all stakeholders.
depan yang lebih berkelanjutan bagi seluruh pemangku
kepentingan.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, ABM akan                           To meet these objectives, ABM will conduct a
melakukan penilaian risiko iklim secara menyeluruh.                       comprehensive climate risk assessment. This includes
Hal ini mencakup identifikasi risiko fisik seperti cuaca                  identifying physical risks, such as severe weather
ekstrem dan kelangkaan air, serta risiko transisi seperti                 events and water shortages, along with transition
kebijakan emisi karbon dan pergeseran permintaan                          risks, including carbon emission regulations and
pasar. Selain itu, kami juga akan menetapkan target                       shifts in market demand. Additionally, the company
pengurangan emisi yang ambisius untuk mendukung                           will set ambitious targets for emission reductions to
upaya global dalam membatasi kenaikan suhu. Melalui                       support global initiatives aimed at curbing temperature
langkah ini, kami ingin memastikan bahwa setiap risiko                    increases. By implementing these strategies, ABM
dapat dikelola dengan baik dan setiap peluang dapat                       seeks to effectively manage all risks and optimally
dimanfaatkan secara optimal.                                              leverage all opportunities.




     244          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 245
ABM juga berkomitmen untuk melakukan dialog                 ABM is committed to engaging in active dialogue
aktif dengan para pemangku kepentingan, termasuk            with stakeholders, including investors, government
investor, pemerintah, dan masyarakat. Kami percaya          bodies, and local communities. The company believes
bahwa kolaborasi dan transparansi adalah kunci dalam        that collaboration and transparency are the key in
menghadapi tantangan perubahan iklim. Dengan                addressing climate change. By promoting open and
menjalin komunikasi yang terbuka dan konstruktif,           productive communication, ABM ensures that its
kami dapat memastikan bahwa strategi iklim yang kami        climate strategies align with the expectations and
terapkan sejalan dengan harapan dan kebutuhan para          needs of stakeholders.
pemangku kepentingan.

Selain itu, ABM akan melakukan analisis skenario iklim      Moreover, ABM will conduct climate scenario analysis
untuk memahami dampak potensial dari berbagai               to understand the potential impacts of various climate
skenario perubahan iklim terhadap aset operasional          scenarios on its operational assets and workforce. By
dan sumber daya manusia kami. Dengan mengevaluasi           evaluating greenhouse gas emission trajectories and
trajektori emisi gas rumah kaca dan proyeksi pemanasan      global warming projections, the company can develop
global, kami dapat merumuskan strategi yang tepat dan       informed and effective strategies. This guarantees that
terinformasi. Langkah ini memastikan bahwa risiko dan       climate-related risks and opportunities are seamlessly
peluang terkait iklim terintegrasi dengan baik dalam        integrated into decision-making and operational
pengambilan keputusan dan operasional perusahaan,           processes, promoting long-term resilience and
sehingga menciptakan ketahanan jangka panjang dan           sustainable value creation.
nilai berkelanjutan.

Saat ini, ABM tengah mengkaji tiga skenario iklim yang      Currently, ABM is exploring three distinct climate
berbeda untuk digunakan dalam penilaian risiko iklim        scenarios for future climate risk assessments. This
di masa depan. Kajian ini bertujuan untuk memahami          study aims to understand the potential impacts of
potensi dampak perubahan iklim terhadap operasional         climate change on the company’s operations and
perusahaan dan merumuskan strategi mitigasi yang            develop suitable mitigation strategies. The three
tepat. Adapun ketiga skenario tersebut mencakup:            scenarios being considered include:




  Representative                         Shared Socioeconomic                  Skenario Paris Agreement:
  Concentration Pathways                 Pathways (SSPs)                       Paris Agreement Scenario:
  (RCPs)                                 Lima skenario sosial ekonomi          Skenario ini menargetkan
  Skenario ini mencakup empat            yang mempertimbangkan faktor          pembatasan pemanasan global
  trajektori emisi gas rumah kaca        seperti pertumbuhan populasi,         di bawah 2°C, dengan upaya
  dari RCP2.6 (emisi rendah,             ekonomi, dan konsumsi energi.         maksimal hingga 1,5°C, melalui
  pemanasan <2°C) hingga                 SSP digunakan bersama RCP             mitigasi emisi signifikan dan
  RCP8.5 (emisi tinggi, risiko           untuk analisis risiko yang lebih      pencapaian net-zero pada
  pemanasan ekstrem).                    komprehensif.                         pertengahan abad ini.
  This scenario outlines four            Five socioeconomic scenarios          This scenario targets to limit
  greenhouse gas emission                consider factors like population      global warming to below 2°C,
  trajectories, ranging from RCP2.6      growth, the economy, and              with a maximum effort to reach
  (low emissions, less than 2°C          energy consumption. SSP is            1.5°C, through significant
  warming) to RCP8.5 (high               used alongside RCP for a more         emissions reductions and
  emissions, with a risk of extreme      comprehensive risk analysis.          achieving net-zero by the
  warming).                                                                    middle of the century.




                                                                                  P T ABM I nve st am a Tbk   245
Page 246
Perubahan Iklim | Climate Change




ABM telah menerapkan sejumlah strategi mitigasi                                ABM has implemented several strategies to mitigate
untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan                                    the impact of climate change and ensure operational
memastikan keberlanjutan operasional. Inisiatif tersebut                       sustainability. These initiatives include the adoption
meliputi pemanfaatan energi terbarukan seperti listrik                         of renewable energy sources like solar power and
tenaga surya dan biogas untuk mendukung kegiatan                               biogas to support operational activities. Additionally,
operasional. Selain itu, ABM juga menjalankan program                          ABM is actively involved in environmental rehabilitation
rehabilitasi lingkungan dan pengelolaan limbah,                                and waste management programs, including material
termasuk daur ulang material untuk mengurangi dampak                           recycling, to reduce negative impacts on ecosystems.
negatif terhadap ekosistem. Melalui berbagai langkah                           Through these efforts, ABM is committed to maintaining
ini, ABM berkomitmen untuk menjaga keseimbangan                                environmental balance and promoting responsible
lingkungan dan meningkatkan praktik bisnis yang                                business practices.
bertanggung jawab.



   Penerapan Prinsip ESG                                             Pemanfaatan Energi             Penggunaan Alat
   Application of ESG (Environment,                                  Terbarukan                     Pertambangan Ramah
   Social, Governance) Principles                                    Utilization of                 Lingkungan
   ABM secara konsisten mengintegrasikan                             Renewable Energy               Utilizing Environmentally
   prinsip ESG dalam operasionalnya                                  Perusahaan                     Friendly Mining Equipment
   untuk memastikan praktik bisnis yang                              memanfaatkan listrik           ABM menggunakan peralatan
   berkelanjutan dan bertanggung jawab.                              tenaga surya dan biogas        pertambangan terbaru yang
   ABM consistently integrates                                       dari limbah cair kelapa        lebih efisien dan ramah
   ESG principles into company’s                                     sawit (POME) sebagai           lingkungan untuk mengurangi
   operations to ensure sustainable and                              sumber energi alternatif.      emisi dan dampak negatif
   responsible business practices.                                   The company uses               terhadap lingkungan.
                                                                     solar electricity and          ABM uses the latest mining
                                                                     biogas from liquid             equipment that is more efficient
                                                                     palm oil waste (POME)          and environmentally friendly to
                                                                     as alternative energy          reduce emissions and negative
                                                                     sources                        impacts on the environment.


   Program Rehabilitasi Lingkungan                                   Pengelolaan Limbah             Asuransi
   Environmental Rehabilitation Program                              dan Daur Ulang                 Insurance
   Konservasi lingkungan dilakukan terhadap                          Waste Management               ABM mengasuransikan aset
   jenis tumbuhan endemik Kalimantan dan                             and Recycling                  perusahaan untuk melindungi
   daerah lainnya di Indonesia dengan luas                           Di area operasional CK         dari risiko kerugian akibat
   prioritas sebesar 4 hektar yang terletak di                       Site MHU, sebagian             cuaca ekstrem, kebakaran,
   pintu masuk jalan hauling TIA. Arboretum                          limbah B3 berupa oli           banjir, dan risiko iklim lainnya.
   ini diharapkan tidak hanya berfungsi                              bekas dimanfaatkan             Langkah ini meminimalkan
   sebagai tempat konservasi, tetapi                                 kembali sebagai bahan          dampak finansial,
   juga sebagai wahana pendidikan dan                                campuran ANFO                  mempercepat pemulihan
   penelitian untuk mendukung pelestarian                            (Ammonium Nitrate Fuel         operasional, dan menjaga
   keanekaragaman hayati.                                            Oil) untuk mendukung           kepercayaan pemangku
                                                                     kegiatan peledakan.            kepentingan.
   Environmental conservation focuses on
   plant species endemic to Kalimantan and                           In the operational area        ABM insures company assets
   other regions in Indonesia, especially                            of the CK Site MHU,            to guard against the risk of loss
   within a priority area of 4 hectares at the                       some of the B3 waste,          caused by extreme weather,
   entrance of the TIA hauling road. This                            specifically used oil, is      fire, floods, and other climate-
   arboretum aims to serve not only as a                             repurposed as a mixture        related risks. This measure
   conservation site but also as a platform                          of ANFO (Ammonium              reduces the financial impact,
   for education and research to support                             Nitrate Fuel Oil) to aid in    speeds up operational recovery,
   biodiversity conservation                                         blasting activities.           and preserves stakeholder trust.




     246          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 247
                                                             IAC0422503SN




          Laporan Kesesuaian dengan Standar GRI
      Statement of GRI Standards in Accordance Check

National   Center    for  Corporate     The National Center for Corporate
Reporting (NCCR) telah melakukan        Reporting has conducted a GRI
pengecekan               kesesuaian     Standards 2021 in Accordance
dengan Standar GRI 2021 atas            Check on PT ABM Investama Tbk
Laporan Keberlanjutan PT ABM            Sustainability Report 2024 (“Report”).
Investama Tbk 2024 (“Laporan”).         The check communicates the extent
Pengecekan      dilakukan      untuk    to which the GRI Standards 2021
memberikan     gambaran     tentang     has been applied in the Report. The
sejauh mana Standar GRI 2021 telah      check does not provide an opinion
diterapkan dalam Laporan tersebut.      on the sustainability performance
Pengecekan ini bukan merupakan          of the reporter or the quality of the
opini atas kinerja keberlanjutan        information provided in the Report.
maupun kualitas informasi yang
dimuat dalam Laporan tersebut.

Kami menyimpulkan bahwa Laporan         We conclude that this report has
ini telah disusun sesuai dengan         been prepared in accordance to GRI
Standar GRI 2021.                       Standards 2021.

Jakarta, 24 Maret 2025                  Jakarta, March 24, 2025



                  National Center for Corporate Reporting
                      GRI Standards Aligning Service




             Andrew K. Twohig, BCom, BA (Hons), MA, CSRA
                                Director




                                                              P T ABM I nve st am a Tbk   247
Page 248
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




     248          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 249
P T ABM I nve st am a Tbk   249
Page 250
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




     250          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 251
P T ABM I nve st am a Tbk   251
Page 252
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




Indeks Laporan Terhadap GRI Standard
GRI Standard Content Reference Index

                                                                       PT ABM Investama Tbk. (ABM) menyusun laporan keberlanjutan sesuai
                                                                       dengan (in accordance with) GRI Standards untuk periode 01 Januari
Pernyataan Penggunaan Standar
                                                                       2022 sampai 31 Desember 2024.
Statement of use
                                                                       PT ABM Investama Tbk. (ABM) has reported in accordance with the GRI
                                                                       Standards for the period 01 January 2022 to 31 December 2024.
GRI 1 yang digunakan
                                                                       GRI 1: Foundation 2021
GRI 1 used

Standar Sektoral yang Digunakan
                                                                       GRI Sector Standard: COAL (GRI 12)
Applicable GRI Sector Standard(s)


                                                                                                                                        Referensi
                                                                                                   Omission | Omission
                                                                                                                                         Standar
 Standar GRI/
                                                                                                                                       Sektor GRI.
 Sumber Lain            Pengungkapan                                       Lokasi         Persyaratan                                      No.
 GRI Standard/          Disclosure                                        Location         Omission         Alasan       Penjelasan    GRI Sector
 Other Source                                                                            Requirement(S)     Reason       Explanation    Standard
                                                                                            Omitted                                      Ref. No.

 PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES

                        2-1 Detail Organisasi
                                                                        13; 14; 15; 16
                        Organizational details

                        2-2 Entitas yang termasuk dalam
                        pelaporan keberlanjutan organisasi
                                                                              41; 219
                        Entities included in the organization’s
                        sustainability reporting
                        2-3 Periode pelaporan, frekuensi
                        dan titik kontak
                                                                              41; 219
                        Reporting period, frequency and
                        contact point.
                        2-4 Pernyataan ulang mengenai
                                                                         41; 42; 219
                        informasi Restatements of information
                        2-5 Assurance dari pihak eksternal              41; 177; 219;
 GRI 2:                 External assurance                                   221
 Pengungkapan           2-6 Kegiatan, rantai pasokan, dan
 Umum 2021              hubungan bisnis lainnya
 GRI 2: General                                                           17; 18; 41
                        Activities, value chain and other
 Disclosures 2021       business relationships
                        2-7 Karyawan
                                                                        17; 126; 128
                        Employees
                        2-8 Pekerja yang bukan karyawan
                                                                        17; 126; 128
                        Workers who are not employees
                        2-9 Struktur dan komposisi tata
                                                                          195; 197;
                        kelola Governance structure and
                                                                          198; 202
                        composition
                        2-10 Nominasi dan pemilihan badan
                        tata kelola tertinggi
                                                                               202
                        Nomination and selection of the
                        highest governance body
                        2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi
                                                                          195; 197
                        Chair of the highest governance body
 GRI 2:                 2-12 Peran badan tata kelola tertinggi
 Pengungkapan           dalam mengawasi pengelolaan
 Umum 2021              dampak Role of the highest                        202; 204
 GRI 2: General         governance body in overseeing the
 Disclosures 2021       management of impacts.



     252          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 253
                                                                                                                            Referensi
                                                                                     Omission | Omission
                                                                                                                             Standar
Standar GRI/
                                                                                                                           Sektor GRI.
Sumber Lain        Pengungkapan                               Lokasi        Persyaratan                                        No.
GRI Standard/      Disclosure                                Location        Omission          Alasan        Penjelasan    GRI Sector
Other Source                                                               Requirement(S)      Reason        Explanation    Standard
                                                                              Omitted                                        Ref. No.
                   2-13 Pendelegasian tanggung jawab
                   untuk mengelola dampak                   202; 204;
                   Delegation of responsibility for           205
                   managing impacts
                   2-14 Peran badan tata kelola tertinggi
                   dalam pelaporan keberlanjutan            28-29; 202;
                   Role of the highest governance body         204
                   in sustainability reporting
                   2-15 Konflik kepentingan
                                                             195; 203
                   Conflicts of interest
                   2-16 Komunikasi tentang masalah-
                   masalah kritis                              203
                   Communication of critical concerns
                   2-17 Pengetahuan kolektif badan tata
                   kelola tertinggi
                                                               203
                   Collective knowledge of the highest
                   governance body
                   2-18 Evaluasi kinerja badan tata
                   kelola tertinggi
                                                               203
                   Evaluation of the performance of the
                   highest governance body.
GRI 2:             2-19 Kebijakan remunerasi
                                                                201
Pengungkapan       Remuneration policies
Umum 2021          2-20 Proses untuk menentukan
GRI 2: General     remunerasi                                112; 203
Disclosures 2021   Process to determine remuneration
                   2-21 Rasio kompensasi total tahunan
                                                             111; 203
                   Annual total compensation ratio.
                   2-22 Pernyataan tentang strategi
                   pembangunan berkelanjutan
                                                              20; 24
                   Statement on sustainable
                   development strategy
                                                            20; 21; 22-
                   2-23 Komitmen kebijakan Policy
                                                            23; 30 ; 31;
                   commitments
                                                                34
                   2-24 Menanamkan komitmen
                   kebijakan Embedding policy               20; 30; 31
                   commitments.
                   2-25 Proses untuk memulihkan
                   dampak negatif
                                                              39; 161
                   Processes to remediate negative
                   impacts
                   2-26 Mekanisme untuk meminta
                   saran dan menyampaikan
                   kekhawatiran                                 39
                   Mechanisms for seeking advice and
                   raising concerns.




                                                                                            P T ABM I nve st am a Tbk   253
Page 254
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




                                                                                                                                       Referensi
                                                                                                  Omission | Omission
                                                                                                                                        Standar
Standar GRI/
                                                                                                                                      Sektor GRI.
Sumber Lain            Pengungkapan                                        Lokasi        Persyaratan                                      No.
GRI Standard/          Disclosure                                         Location        Omission         Alasan       Penjelasan    GRI Sector
Other Source                                                                            Requirement(S)     Reason       Explanation    Standard
                                                                                           Omitted                                      Ref. No.
                       2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan
                       peraturan                                              20; 93
                       Compliance with laws and regulations
GRI 2:                 2-28 Keanggotaan asosiasi
Pengungkapan                                                                    20
                       Membership associations
Umum 2021
GRI 2: General         2-29 Pendekatan terhadap
Disclosures 2021       keterlibatan pemangku kepentingan                      36; 38                                                    12.10.1
                       Approach to stakeholder engagement
                       2-30 Perjanjian kerja bersama
                                                                               205
                       Collective bargaining agreements

 TOPIK MATERIAL | MATERIAL TOPICS

                       3-1 Proses untuk menentukan topik
                       material                                               43; 219                                                 45-47; 190
GRI 3:
                       Process to determine material topics
Topik Material
2021
GRI 3: Material        3-2 Daftar topik material List of                 46; 48-54;
Topics 2021                                                                                                                             48-51
                       material topics                                       219


Kinerja Ekonomi | Economic Performance
GRI 3: Topik
Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material
                                                                        48-54; 225                                                      12.8.1
GRI 3: Material        Management of material topics
Topics 2021

                       201-1 Nilai ekonomi langsung yang
                       dihasilkan dan didistribusikan                                                                                   12.8.2;
                                                                          226; 227
                       Direct economic value generated and                                                                              12.21.2
                       distributed

                       201-2 Implikasi finansial serta
                       risiko dan peluang lain akibat dari
GRI 201: Kinerja       perubahan iklim
                                                                          227; 241                                                      12.2.2
Ekonomi 2016           Financial implications and other risks
GRI 201:               and opportunities due to climate
Economic               change
Performance            201-3 Kewajiban program pensiun
2016                   manfaat pasti dan program pensiun
                       lainnya                                                 233                                                         -
                       Defined benefit plan obligations and
                       other retirement plans
                       201-4 Bantuan finansial yang diterima
                       dari pemerintah
                                                                               234                                                      12.21.3
                       Financial assistance received from
                       government
Dampak Ekonomi Tidak Langsung | Indirect Economic Impacts
GRI 3:
Topik Material
                       3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021                                                                     48-54; 170                                                     12.8.1
                       Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
                       203-1 Investasi infrastruktur dan
GRI 203: Dampak        dukungan layanan
Ekonomi Tidak                                                           170; 174; 176                                                   12.8.4
                       Infrastructure investments and
Langsung 2016          services supported
GRI 203: Indirect
Economic               203-2 Dampak ekonomi tidak
Impacts 2016           langsung yang signifikan                         170; 174; 176                                                   12.8.5
                       Significant indirect economic impacts




     254          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 255
                                                                                                                          Referensi
                                                                                   Omission | Omission
                                                                                                                           Standar
Standar GRI/
                                                                                                                         Sektor GRI.
Sumber Lain         Pengungkapan                              Lokasi      Persyaratan                                        No.
GRI Standard/       Disclosure                               Location      Omission          Alasan        Penjelasan    GRI Sector
Other Source                                                             Requirement(S)      Reason        Explanation    Standard
                                                                            Omitted                                        Ref. No.
Antikorupsi | Anti-corruption
GRI 3:
Topik Material
                    3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021                                                        48-54; 211                                                     12.20.1
                    Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
                    205-1 Operasi-operasi yang dinilai
                    memiliki risiko terkait korupsi
                                                               212                                                        12.20.2
                    Operations assessed for risks related
                    to corruption
                    205-2 Komunikasi dan pelatihan
GRI 205:
                    tentang kebijakan dan prosedur anti-
Antikorupsi 2016
                    korupsi Communication and training         213                                                        12.20.3
GRI 205: Anti-
                    about anti-corruption policies and
corruption 2016
                    procedures
                    205-3 Insiden korupsi yang terbukti
                    dan tindakan yang diambil
                                                               216                                                        12.20.4
                    Confirmed incidents of corruption and
                    actions taken
Perilaku Anti Persaingan | Anti-competitive Behavior
GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material
                                                               221                                                            -
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021
GRI 206: Perilaku   206-1 Langkah-langkah hukum untuk
Anti Persaingan     perilaku anti- persaingan, praktik
2016                anti-trust dan monopoli
                                                                                                                              -
GRI 206: Anti-      Legal actions dor anti-competitive
competitive         behavior, anti-trust, and monopoly
Behavior 2016       practices
Pajak | Tax
GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material
                                                            48-54; 237                                                     12.21.1
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021
                    207-1 Pendekatan Terhadap Pajak
                                                               238                                                         12.21.4
                    Approach To Tax
                    207-2 Tata Kelola, Pengendalian, dan
                    Manajemen Risiko Pajak
                                                               238                                                         12.21.5
                    Tax Governance, Control, and Risk
                    Management
GRI 207: Pajak
2019                207-3 Keterlibatan Pemangku
GRI 207: Tax        Kepentingan dan Pengelolaan
2019                Perhatian yang Berkaitan Dengan
                    Pajak                                      239                                                         12.21.6
                    Stakeholder Engagement and
                    Management of Concerns
                    Related To Tax
                    207-4 Laporan Per Negara Country-
                                                               240                                                         12.21.7
                    By-Country Reporting

Energi | Energy

GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material
                                                            48-54; 73                                                       12.1.1
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021




                                                                                          P T ABM I nve st am a Tbk   255
Page 256
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




                                                                                                                                        Referensi
                                                                                                   Omission | Omission
                                                                                                                                         Standar
 Standar GRI/
                                                                                                                                       Sektor GRI.
 Sumber Lain            Pengungkapan                                       Lokasi         Persyaratan                                      No.
 GRI Standard/          Disclosure                                        Location         Omission         Alasan       Penjelasan    GRI Sector
 Other Source                                                                            Requirement(S)     Reason       Explanation    Standard
                                                                                            Omitted                                      Ref. No.
                        302-1 Konsumsi Energi dalam
                        Organisasi                                       73; 74; 78;
                                                                                                                                         12.1.2
                        Energy Consumption Within the                        80
                        Organization
                        302-2 Konsumsi energi di luar
                        organisasi
                                                                              73; 74                                                     12.1.3
 GRI 302: Energi        Energy consumption outside of the
 2016                   organization
 GRI 302: Energy        302-3 Intensitas Energi
                                                                              75; 81                                                     12.1.4
 2016                   Energy Intensity
                        302-4 Pengurangan konsumsi energi
                                                                                79                                                          -
                        Reduction of energy consumption
                        302-5 Pengurangan pada energi
                        yang dibutuhkan untuk produk dan
                                                                                79                                                          -
                        jasa Reduction in energy requirements
                        of products and services
 Air dan Efluen | Water and Effluents
 GRI 3:
 Topik Material
                        3-3 Pengelolaan topik-topik material
 2021                                                                    48-54; 82                                                        12.7.1
                        Management of material topics
 GRI 3: Material
 Topics 2021
                        303-1 Interaksi Dengan Air Sebagai
                        Sumber Daya Bersama
                                                                         83; 84; 88                                                      12.7.2
                        Interactions With Water As A Shared
                        Resource
                        303-2 Manajemen Dampak yang
 GRI 303: Air dan                                                                                                                        12.7.3;
                        Berkaitan Dengan Pembuangan Air
 Efluen 2018                                                                    84                                                       12.13.1;
                        Management of Water Discharge-
 GRI 303: Water                                                                                                                          12.13.2
                        Related Impacts
 and Effluents
                        303-3 Pengambilan Air
 2018                                                                         85; 87                                                     12.7.4
                        Water Withdrawal
                        303-4 Pembuangan Air
                                                                         85; 86; 87                                                      12.7.5
                        Water Discharge
                        303-5 Konsumsi Air
                                                                         85; 86; 87                                                      12.7.6
                        Water Consumption
 Keanekaragaman Hayati | Biodiversity
 GRI 3:
 Topik Material
                        3-3 Pengelolaan topik-topik material
 2021                                                                    48-54; 100                                                      12.5.1
                        Management of material topics
 GRI 3: Material
 Topics 2021
                   304-1 Lokasi Operasi yang
                   Dimiliki, Disewa, Dikelola, atau
                   Berdekatan Dengan,Kawasan
                   Lindung dan Kawasan Dengan Nilai
                   Keanekaragaman Hayati Tinggi di
                                                                              101; 103                                                   12.5.2
 GRI 304:          Luar Kawasan Lindung
 Keanekaragaman Operational Sites Owned, Leased,
 Hayati 2018       Managed In, or Adjacent To, Protected
 GRI 304:          Areas and Areas of High Biodiversity
 Biodiversity 2016 Value Outside Protected Areas
                   304-2Dampak signifikan dari
                   kegiatan, produk, dan jasa pada
                   keanekaragaman hayati                                        101                                                      12.5.3
                   Significant impacts of activities,
                   products, and services on biodiversity




     256          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 257
                                                                                                                            Referensi
                                                                                     Omission | Omission
                                                                                                                             Standar
Standar GRI/
                                                                                                                           Sektor GRI.
Sumber Lain         Pengungkapan                               Lokasi       Persyaratan                                        No.
GRI Standard/       Disclosure                                Location       Omission          Alasan        Penjelasan    GRI Sector
Other Source                                                               Requirement(S)      Reason        Explanation    Standard
                                                                              Omitted                                        Ref. No.
                    304-3 Habitat yang Dilindungi atau
                    Dilestarikan                                 102                                                         12.5.4
                    Habitats Protected or Restored
GRI 304:
Keanekaragaman      304-4 Spesies Daftar Merah IUCN
Hayati 2018         dan spesies daftar konservasi
GRI 304:            nasional dengan habitat dalam
                                                              102; 103;
Biodiversity 2016   wilayah yang terkena efek operasi                                                                        12.5.5
                                                                104
                    IUCN Red List species and national
                    conservation list species with habitats
                    in areas affected by operations
Emisi | Emissions
GRI 3:
Topik Material
2021                3-3 Pengelolaan topik-topik material
                                                               48-54                                                          12.1.1
GRI 3:              Management of material topics
Material Topics
2021
                    305-1 Emisi GRK Langsung (Cakupan
                    1)                                         65; 68                                                        12.1.5
                    Direct (Scope1) GHG Emissions
                    305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2)
                    tidak langsung
                                                               65; 68                                                        12.1.6
                    Energy indirect (Scope 2) GHG
                    emissions
                    305-3 OEmisi GRK (Cakupan 3) tidak
                    langsung lainnya
                                                                 65                                                          12.1.7
                    Other indirect (Scope 3) GHG
GRI 305: Emisi      emisions
2018                305-4 Intensitas Emisi GRK GHG
                                                               66; 72                                                        12.1.8
GRI 305:            emissions intensity
Emissions 2016      305-5 Pengurangan Emisi GRK
                                                               66; 69                                                        12.2.3
                    Reduction of GHG emissions
                    305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
                    Emissions of ozone-depleting                 67                                                             -
                    substances (ODS)
                    305-7 Nitrogen Oksida (NOX), Sulfur
                    Oksida (SOX), dan Emisi Udara
                    Signifikan Lainnya
                                                               67; 69                                                        12.4.2
                    Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
                    (SOx), and other significant air
                    emissions
Limbah | Waste
GRI 3:
Topik Material
                    3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021                                                          48-54; 90                                                      12.6.1
                    Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
                    306-1 Timbulan Limbah Dan Dampak-
                    Dampak Yang Signifikan Terkait
                    Limbah                                       91                                                          12.6.2
                    Waste generation and significant
GRI 306:            waste-related impacts
Limbah 2020
                    306-2 Pengelolaan Dampak Yang
GRI 306: Waste
                    Signifikan Terkait Limbah
2020                                                          91; 94; 96                                                     12.6.3
                    Management of significant waste-
                    related impacts
                    306-3 Timbulan Limbah
                                                               92; 95                                                        12.6.4
                    Waste generated



                                                                                            P T ABM I nve st am a Tbk   257
Page 258
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




                                                                                                                                       Referensi
                                                                                                  Omission | Omission
                                                                                                                                        Standar
Standar GRI/
                                                                                                                                      Sektor GRI.
Sumber Lain            Pengungkapan                                        Lokasi        Persyaratan                                      No.
GRI Standard/          Disclosure                                         Location        Omission         Alasan       Penjelasan    GRI Sector
Other Source                                                                            Requirement(S)     Reason       Explanation    Standard
                                                                                           Omitted                                      Ref. No.

                       306-4 Limbah yang Dialihkan dari
                                                                         91; 92; 95;
                       Pembuangan Akhir                                                                                                 12.6.5
                                                                             96
GRI 306:               Waste diverted from disposal
Limbah 2020
GRI 306: Waste
2020                   306-5 Limbah Yang Dikirimkan Ke
                       Pembuangan Akhir                                  93; 95; 96                                                     12.6.6
                       Waste directed to disposal

Penilaian Lingkungan Pemasok | Supplier Environmental Assessment
GRI 3: Topik
Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material
                                                                        48-54; 208                                                         -
GRI 3: Material        Management of material topics
Topics 2021"
                       308-1 Seleksi Pemasok Baru dengan
GRI 308:               Menggunakan Kriteria Lingkungan
Penilaian                                                                     208                                                          -
                       New suppliers that were screened
Lingkungan             using environmental criteria
Pemasok 2016
GRI 308: Supplier      308-2 Dampak lingkungan negatif
Environmental          dalam rantai pasokan dan
Assessment             tindakan yang telah diambil                            209                                                          -
2016"                  Negative environmental impacts in the
                       supply chain and actions taken
Ketenagakerjaan | Employment
GRI 3: Topik
Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material
                                                                         48-54; 115                                                     12.15.1
GRI 3: Material        Management of material topics
Topics 2021
                       401-1 Perekrutan Karyawan Baru
                       dan Pengantian Karyawan | New
                                                                        116; 121; 122                                                   12.15.2
                       employee hires and employee
                       turnover
GRI 401:
                       401-2 Tunjangan yang Diberikan
Ketenagakerjaan
                       Kepada Karyawan Purnawaktu
2016
                       yang Tidak Diberikan Kepada
GRI 401:
                       Karyawan Sementara atau Paruh                          127                                                       12.15.3
Employment
                       Waktu | Benefits provided to full-time
2016
                       employees that are not provided to
                       temporary or part-time employees
                       401-3 Cuti melahirkan                                                                                           12.15.4;
                                                                              127
                       Parental leave                                                                                                  12.19.4
Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Health and Safety
GRI 3: Topik
Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material             48-54; 132;
                                                                                                                                        12.14.1
GRI 3: Material        Management of material topics                       141
Topics 2021
GRI 403:                403-1 Sistem Manajemen Kesehatan
Keselamatan Dan         dan Keselamatan Kerja
                                                                          134; 141                                                      12.14.2
Kesehatan Kerja         Occupational health and safety
2018                    management system
GRI 403:                403-2 Identifikasi bahaya, penilaian
Occupational            risiko, dan investigasi insiden
Health and Safety                                                         136; 142                                                      12.14.3
                        Hazard identification, risk assessment,
2018                    and incident investigation




     258          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 259
                                                                                                                              Referensi
                                                                                       Omission | Omission
                                                                                                                               Standar
Standar GRI/
                                                                                                                             Sektor GRI.
Sumber Lain         Pengungkapan                               Lokasi         Persyaratan                                        No.
GRI Standard/       Disclosure                                Location         Omission          Alasan        Penjelasan    GRI Sector
Other Source                                                                 Requirement(S)      Reason        Explanation    Standard
                                                                                Omitted                                        Ref. No.
                    403-3 Layanan Kesehatan Kerja
                                                               147; 148                                                        12.14.4
                    Occupational health services
                    403-4 Partisipasi, Konsultan, dan
GRI 403:
                    Komunikasi Pekerja pada Kesehatan
Keselamatan Dan
                    dan Keselamatan Kerja
Kesehatan Kerja                                                  148                                                           12.14.5
                    Worker participation, consultation,
2018
                    and communication on occupational
GRI 403:
                    health and safety
Occupational
Health and Safety   403-5 Pelatihan bagi pekerja
2018                mengenai keselamatan dan
                    kesehatan kerja                              150                                                           12.14.6
                    Worker training on occupational health
                    and safety
                    403-6 Peningkatan kualitas
                    kesehatan pekerja                            151                                                           12.14.7
                    Promotion of worker health
                  403-7 Pencegahan dan Mitigasi
                  Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                  yang Berdampak Langsung dalam
                  Hubungan Bisnis
GRI 403:                                                         152                                                           12.14.8
                  Prevention and mitigation of
Keselamatan Dan occupational health and safety
Kesehatan Kerja impacts directly linked by business
2018              relationships
GRI 403:
                  403-8 Pekerja yang tercakup dalam
Occupational
                  sistem manajemen keselamatan dan
Health and Safety
                  kesehatan kerja
2018                                                             153                                                           12.14.9
                  Workers covered by an occupational
                  health and safety management
                  system
                    403-9 Kecelakaan kerja                    133; 135;
                                                                                                                              12.14.10
                    Work-related injuries                       136
                    403-10 Penyakit akibat kerja Work-
                                                                 153                                                           12.14.11
                    related ill health
Pelatihan dan Pendidikan | Training and Education
GRI 3:
Topik Material
                    3-3 Pengelolaan topik-topik material                                                                       12.15.1;
2021                                                            48-54
                    Management of material topics                                                                              12.19.1
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 404:
Pelatihan dan       404-1 Rata-Rata Jam Pelatihan Per
Pendidikan 2016     Tahun Per Karyawan                                                                                        12.15.6;
                                                               184; 185
GRI 404: Training   Average hours of training per year per                                                                    12.19.5
and Education       employee
2016
                    404-2 Program untuk Meningkatkan
                    Keterampilan Karyawan dan Program
                    Bantuan Peralihan                                                                                          12.15.7;
                                                             181; 184; 187
GRI 404:            Programs for upgrading employee                                                                             12.3.3
Pelatihan dan       skills and transition assistance
Pendidikan 2016     programs
GRI 404: Training 404-3 Persentase Karyawan yang
and Education     Menerima Tinjauan Rutin Terhadap
2016              Kinerja dan Pengembangan Karier
                                                                 184                                                              -
                  Percentage of employees receiving
                  regular performance and career
                  development reviews
Keanekaragaman dan Kesempatan yang Setara | Diversity and Equal Opportunity



                                                                                              P T ABM I nve st am a Tbk   259
Page 260
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




                                                                                                                                        Referensi
                                                                                                   Omission | Omission
                                                                                                                                         Standar
Standar GRI/
                                                                                                                                       Sektor GRI.
Sumber Lain            Pengungkapan                                        Lokasi         Persyaratan                                      No.
GRI Standard/          Disclosure                                         Location         Omission         Alasan       Penjelasan    GRI Sector
Other Source                                                                             Requirement(S)     Reason       Explanation    Standard
                                                                                            Omitted                                      Ref. No.
GRI 3:
Topik Material
                       3-3 Pengelolaan topik-topik material             48-54; 112;
2021                                                                                                                                     12.19.1
                       Management of material topics                       118
GRI 3: Material
Topics 2021
                       405-1 Keanekaragaman Badan Tata
GRI 405:               Kelola dan Karyawan
Keanekaragaman                                                            119; 194                                                       12.19.6
                       Diversity of governance bodies and
dan Kesempatan         employees
yang Setara 2016
GRI 405:               405-2 Rasio Gaji Pokok dan
Diversity              Remunerasi Perempuan
and Equal              Dibandingkan Laki-Laki                                 113; 114                                                   12.19.7
Opportunity 2016       Ratio of basic salary and remuneration
                       of women to men
Non-diskriminasi | Non-discrimination
GRI 3:
Topik Material
                        3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021                                                                    48-54; 130                                                       12.19.1
                        Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 406: Non-
                        406-1 Insiden Diskriminasi dan
diskriminasi 2016
                        Tindakan Perbaikan yang Dilakukan
GRI 406: Non-                                                             130; 131                                                       12.19.8
                        Incidents of discrimination and
discrimination
                        corrective actions taken
2016
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif | Freedom of Association and Collective Bargaining
GRI 3:
Topik Material
                        3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021                                                                    48-54; 206                                                       12.18.1
                        Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 407:
Kebebasan
                        407-1 Operasi dan pemasok di mana
Berserikat dan
                        hak atas kebebasan berserikat
Perundingan
                        dan perundingan kolektif mungkin
Kolektif 2016
                        berisiko Operations and suppliers                 205; 207                                                       12.18.2
GRI 407:
                        in which the right to freedom of
Freedom of
                        association and collective bargaining
Association
                        may be at risk
and Collective
Bargaining 2016
Pekerja Anak | Child Labor
GRI 3:
Topik Material
                        3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021                                                                          48-54                                                      12.16.1
                        Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
                        408-1 Operasi dan pemasok yang
GRI 408: Pekerja
                        berisiko signifikan terhadap insiden
Anak 2016
                        pekerja anak Operations and suppliers             155; 156                                                       12.16.2
GRI 408: Child
                        at significant risk for incidents of child
Labor 2016
                        labor
Kerja Paksa atau Wajib Kerja | Forced or Compulsory Labor




     260          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 261
                                                                                                                             Referensi
                                                                                     Omission | Omission
                                                                                                                              Standar
Standar GRI/
                                                                                                                            Sektor GRI.
Sumber Lain        Pengungkapan                                Lokasi       Persyaratan                                         No.
GRI Standard/      Disclosure                                 Location       Omission          Alasan        Penjelasan     GRI Sector
Other Source                                                               Requirement(S)      Reason        Explanation     Standard
                                                                              Omitted                                         Ref. No.
GRI 3:
Topik Material
                   3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021                                                           48-54                                                          12.17.1
                   Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 409: Kerja     409-1 Operasi dan pemasok yang
Paksa atau Wajib   berisiko signifikan terhadap insiden
Kerja 2016         pekerja kerja paksa atau wajib kerja
                                                              156; 157                                                        12.17.2
GRI 409: Forced    Operations and suppliers at significant
or Compulsory      risk for incidents of forced or
Labor 2016         compulsory labor
Masyarakat Lokal | Local Communities
GRI 3:
Topik Material
                   3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021                                                         48-54; 160                                                       12.9.1
                   Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
                   413-1 Operasi dengan Keterlibatan
                   Masyarakat Lokal, Penilaian Dampak
                   dan Program Pengembangan
                                                                161                                                           12.9.2
                   Operations with local community
GRI 413:           engagement, impact assessments,
Masyarakat         and development programs
Lokal 2016
GRI 413: Local     413-2 Operasi yang secara aktual
Communities        dan yang berpotensi memiliki
2016               dampak negatif signifikan terhadap
                   masyarakat lokal                           177; 180                                                        12.9.3
                   Operations with significant actual and
                   potential negative impacts on local
                   communities

Topik-topik dalam Sektor Standar GRI yang berlaku tetapi tidak dianggap material
Topics in the applicable GRI Sector Standards determined as not material

                   202-1 Rasio standar upah karyawan
                   entry-level berdasarkan jenis kelamin
                   terhadap upah minimum regional
                                                                113                                                           12.19.2
                   Standard Ratio of entry level employee
                   wage by gender against regional
GRI 202:           minimum wage
Keberadaan
Pasar 2016                                                                Belum dapat
GRI 202: Market                                                           disajikan
Presence 2016      202-2 Proporsi manajemen senior                        sesuai dengan
                   yang berasal dari masyarakat lokal                     permintaan GRI                                      12.8.3;
                                                              120; 124
                   Proportion of senior management                        Belum dapat                                         12.19.3
                   from local communities                                 disajikan
                                                                          sesuai dengan
                                                                          permintaan GRI
GRI 204: Praktik
                   204-1 Proposi pengeluaran untuk
Pengadaan
                   pemasok lokal
GRI 204:                                                     235; 236                                                         12.8.6
                   Proportion of spending on local
Procurement
                   suppliers
Practices 2016




                                                                                            P T ABM I nve st am a Tbk      261
Page 262
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




                                                                                                                                       Referensi
                                                                                                  Omission | Omission
                                                                                                                                        Standar
Standar GRI/
                                                                                                                                      Sektor GRI.
Sumber Lain            Pengungkapan                                        Lokasi       Persyaratan                                       No.
GRI Standard/          Disclosure                                         Location       Omission          Alasan       Penjelasan    GRI Sector
Other Source                                                                           Requirement(S)      Reason       Explanation    Standard
                                                                                          Omitted                                       Ref. No.
GRI 402:
Hubungan               402-1 Periode pemberitahuan
Tenaga Kerja/          minimum terkait perubahan                                                                                        12.3.1;
Manajemen 2016         operasional                                            206                                                      12.15.5;
Labor/                 Minimum notice periods regarding                                                                                 12.3.2
Management             operational changes.
Relations 2016
                       410-1 Petugas keamanan yang dilatih
GRI 410: Praktik
                       mengenai kebijakan atau prosedur
Keamanan 2016
                       hak asasi manusia                                      159                                                       12.12.2
Security
                       Security guards trained on human
Practices 2016
                       rights policies or procedures
GRI 411: Hak-Hak
Masyarakat Adat        411-1 Insiden pelanggaran yang
                                                                                                                                        12.11.1;
2016                   melibatkan hak-hak masyarakat adat
                                                                          156; 158                                                      12.11.2;
Rights of              Incidents of violations involving rights
                                                                                                                                        12.11.3
Indigenous             of indigenous peoples
Peoples 2016
GRI 415:                                                               Tidak ada kontribusi politik yang
Kebijakan Publik                                                       diberikan
                       415-1 Kontribusi politik                                                                                        12.22.1;
2016
                       Political contributions                         No political contributions                                      12.22.2
Public Policy
2016                                                                   were made

                       418-1 Pengaduan yang berdasar
GRI 418:
                       mengenai pelanggaran terhadap
Privasi
                       privasi pelanggan dan hilangnya data
Pelanggan
                       pelanggan                                              218
2016
                       Substantiated complaints concerning
Customer Privacy
                       breaches of customer privacy and
2016”
                       losses of customer data
Penilaian Sosial Pemasok | Supplier Social Assessment
GRI 3:
Topik Material
                       3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021                                                                          208                                                       12.15.1
                       Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
                       414-1 Seleksi Pemasok Baru dengan
                                                                                                                                       12.15.8;
                       Menggunakan Kriteria Sosial
GRI 414:                                                                      210                                                      12.16.3;
                       New suppliers that were screened
Penilaian Sosial                                                                                                                        12.17.3
                       using social criteria
Pemasok 2016
GRI 414:         414-2 Dampak sosial negatif dalam
Supplier Social  rantai pasokan dan tindakan yang
Assessment 2016 telah diambil                                                 210                                                       12.15.9
                 Negative social impacts in the supply
                 chain and actions taken




     262          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 263
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan
Ototitas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
List Of Disclosure Based On POJK NO.51/POJK.03/2017 [SEOJK G.4]


 No. Indeks   Nama Indeks                                                                                  Halaman

              Strategi Keberlanjutan
              Sustainability Strategy
              Penjelasan Strategi Keberlanjutan
    A.1                                                                                                          30
              Explanation on Sustainability Strategies
              Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
              Overview of Sustainability Aspects Performance
              Aspek Ekonomi
    B.1                                                                                                           6
              Economy Aspects
              Aspek Lingkungan Hidup
    B.2                                                                                                           6
              Environmental Aspects
              Aspek Sosial
    B.3                                                                                                           6
              Social Aspects
              Profil Perusahaan
              Company Profile
    C.1       Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
                                                                                                             22-23
              Vission, Mission, Sustainable Values
    C.2       Alamat Perusahaan
                                                                                                                 14
              Company Address
    C.3       Skala Usaha:
              • Total aset atau kapitalisasi dan total kewajiban;
              • Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status
                ketenagakerjaan;
              • Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
              • Wilayah operasional                                                                        13; 14; 16
              Business Scale:
              • Total assets or assets capitalizationm and total liabilities;
              • Total employee based on gender, position, age, education and employment status;
              • Percentage of share ownership; and
              • Operational area.
    C.4       Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
                                                                                                                 17
              Product, Service and Business Activities
    C.5       Keanggotaan pada Asosiasi
                                                                                                                 20
              Member Association
    C.6       Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
                                                                                                                 42
              Significant Changes in Issuers and Public Companies
              Penjelasan Direksi
              Director Explanation
    D.1       Penjelasan Direksi
                                                                                                             20; 24
              Director Explanation
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainable Corporate Governance
    E.1       Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                      28-29; 202; 204
              Person in Charge Responsibility for Sustainable Finance
    E.2       Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                 203
              Sustainable Finance Competency Development
    E.3       Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                 39
              Sustainable Finance Risk Assessment Implementation
    E.4       Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
                                                                                                                 38
              Stakeholders Relations




                                                                                     P T ABM I nve st am a Tbk         263
Page 264
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




   No. Indeks        Nama Indeks                                                                                  Halaman

        E.5          Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                     Sustainable Finance Implementation Problems
                     Kinerja Keberlanjutan
                     Sustainable Performance
        F.1          Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
                                                                                                                     31
                     The Activities of Building a Culture of Sustainability
                     Kinerja Ekonomi
                     Economic Performance
        F.2          Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
                     Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
                                                                                                                    235
                     Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financial Targets, or
                     Investment, Revenue and Profit
        F.3          Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi
                     pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan
                     Berkelanjutan
                                                                                                              227; 228; 2292
                     Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments
                     in Financial Instruments or Projects in Line With the Implementation of Sustainable
                     Finance
                     Kinerja Lingkungan Hidup
                     Environmental Performance
        F.4          Biaya Lingkungan Hidup
                                                                                                                     99
                     Environment Cost Incurred
                     Aspek Material
                     Material Aspect
        F.5          Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                             Aspek ini tidak relevan
                     Use of Environmentally Friendly Materials                                              dengan operasional
                                                                                                            perusahaan, namun
                                                                                                             perusahaan tetap
                                                                                                               berkomitmen
                                                                                                            menjalankan praktik
                                                                                                            keberlanjutan sesuai
                                                                                                              dengan bidang
                                                                                                                usahanya.
                                                                                                              This aspect is not
                                                                                                                relevant to the
                                                                                                           company’s operations,
                                                                                                              but the company
                                                                                                              is still committed
                                                                                                               to implementing
                                                                                                           sustainability practices
                                                                                                           in accordance with its
                                                                                                               business fields.
                     Aspek Energi
                     Energy Aspect
        F.6          Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
                                                                                                               75; 76; 78; 81
                     The Amount and Intensity of Energy Used
        F.7          Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
                     Efforts and Achievement of Energy Efficiency Including Use of Renewable Energy              63; 76; 79
                     Sources
                     Aspek Air
                     Water Aspect
        F.8          Penggunaan Air
                                                                                                                     82
                     Water Used
                     Aspek Keanekaragaman Hayati
                     Biodiversity Aspect
        F.9          Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi
                     atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
                                                                                                                     101
                     Impacts from Operational Areas Close to or in Conservation Areas or Having
                     Biodiversity



     264          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 265
No. Indeks   Nama Indeks                                                                                Halaman

   F.10      Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
                                                                                                              102
             Biodiversity Conservation Efforts
             Aspek Emisi
             Emission Aspect
   F.11      Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
                                                                                                          68; 71
             The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
   F.12      Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
                                                                                                       63; 68; 69
             Efforts and Achievement Emission Reduction Carried Out
             Aspek Limbah dan Efluen
             Waste and Effluent Aspect
   F.13      Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
                                                                                                         94; 95
             The Amount of Waste and Effluent Produced by Type
   F.14      Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
                                                                                                              94
             Mechanism of Waste and Effluent Management
   F.15      Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                                 98;
             Spills that Occur (if any)
                                                                                                 Tidak ada tumpahan
                                                                                                       No spills
             Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
             Environmental Complaint Aspect
   F.16      Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
                                                                                                      93; 180; 217
             The Amount and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
             Kinerja Sosial
             Social Aspect
   F.17      Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
             kepada Konsumen
                                                                                                              17
             Commitment to Provide Services for Equivalent Products and/or Services to
             Consumers
             Aspek Ketenagakerjaan
             Employment Aspect
   F.18      Kesetaraan Kesempatan Bekerja
                                                                                                              130
             Equality of Employment Opportunities
   F.19      Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
                                                                                                              155
             Child Labor and Forced Labor
  F.20       Upah Minimum Regional
                                                                                                              113
             The Regional Minimum Wage
   F.21      Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
                                                                                                      132; 147; 151
             Decent and Safe Working Environment
  F.22       Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
                                                                                                         181; 184
             Training and Capacity Building of Employees
             Aspek Masyarakat
             Society Aspect
  F.23       Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
                                                                                                         160; 177
             Operational Impacts to the Surrounding Community
  F.24       Pengaduan Masyarakat
                                                                                                              180
             Public Complaints
  F.25       Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
                                                                                                         161; 177
             Environmental and Social Responsibility Activities




                                                                                  P T ABM I nve st am a Tbk         265
Page 266
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




   No. Indeks        Nama Indeks                                                                               Halaman

                     Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
                     Responsibilities for Developing Sustainable Products/Services
       F.26          Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                 229
                     Innovation and Development of Sustainable Financial Products and/or Services
       F.27          Produk/Jasa yang Sudah Dievalualsi Keamanannya bagi Pelanggan
                                                                                                                 180
                     Products/Services that have been Evaluated for Safety for Customers
       F.28          Dampak Produk/Jasa
                                                                                                                 177
                     Products/Service Impacts
       F.29          Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
                                                                                                                  17
                     Number of Products Recalled
       F.30          Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
                     Berkelanjutan                                                                                17
                     Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance and/or Services
                     Lain-lain
                     Others
        G.1          Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
                                                                                                               247-253
                     Written Verification from an Independent Party (if any)
        G.2          Lembar Umpan Balik
                                                                                                                 274
                     Feedback Form
        G.3          Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                Kami menyatakan
                     Feedback on Previous Year’s Sustainability Report                                     bahwa tidak ada
                                                                                                         tanggapan terhadap
                                                                                                         umpan balik laporan
                                                                                                             keberlanjutan
                                                                                                          tahun sebelumnya
                                                                                                           karena kami tidak
                                                                                                         menerima tanggapan
                                                                                                            yang signifikan
                                                                                                            dari pemangku
                                                                                                             kepentingan.
                                                                                                         We declare that there
                                                                                                           was no feedback
                                                                                                            on the previous
                                                                                                         year’s sustainability
                                                                                                          report since we did
                                                                                                           not received any
                                                                                                         significant feedback
                                                                                                            from any of our
                                                                                                              stakeholders
        G.4          Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
                     POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
                     Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
                                                                                                                 266
                     Disclosure List Based on POJK Number 51/POJK.03/2017 regarding the
                     Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Listed
                     Companies and Public Companies




     266          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 267
Indeks Referensi Terhadap Nasdaq ESG
Reporting Guidelines
Reference Index with NASDAQ ESG Reporting Guidelines

                                                                                                             Dilaporkan pada
           Aspek             Indeks yang Dilaporkan                     Keterangan                               halaman
           Aspect                Reported Index                          Remarks                               Reported on
                                                                                                                  page

Environmental - Lingkungan

                                                      Jumlah total, dalam ekuivalen
                             NDAQ E1.1                CO2, untuk Cakupan 1                                          65
                                                      Total amount, in CO2 equivalents, for Scope 1
NDAQ E1                                               Jumlah total, dalam ekuivalen
Emisi Gas Rumah Kaca         NDAQ E1.2                CO2, untuk Cakupan 2                                          65
GHG Emissions                                         Total amount, in CO2 equivalents, for Scope 2
                                                      Jumlah total, dalam ekuivalen
                             NDAQ E1.3                CO2, untuk Cakupan 3                                          65
                                                      Total amount, in CO2 equivalents, for Scope 3
                                                      Total Emisi GRK Per Keluaran Faktor
                             NDAQ E2.1                                                                              72
NDAQ E2                                               Total GHG emissions per output scaling factor
Intensitas Emisi                                      Total Emisi non-GRK Per Keluaran Faktor
Emissions Intensity          NDAQ E2.2                Total non-GHG emissions per                                   72
                                                      output scaling factor
                                                      Total energi langsung yang dikonsumsi
NDAQ E3                      NDAQ E3.1                                                                              74
                                                      Total amount of energy directly consumed
Penggunaan Energi
Energy Usage                                          Total energi tidak langsung yang dikonsumsi
                             NDAQ E3.2                                                                              74
                                                      Total amount of energy indirectly consumed
                                                      Total energi langsung yang digunakan
NDAQ E4
                                                      per output scaling factor
Intensitas Energi            NDAQ E4                                                                                75
                                                      Total direct energy usage per
Energy Intensity
                                                      output scaling factor
NDAQ E5                                               Persentase: Penggunaan energi
Bauran Energi                NDAQ E5.1                berdasarkan sumber                                            78
Energy Mix                                            Percentage: Energy usage by generation type
                                                      Total air yang dikonsumsi
NDAQ E6                      NDAQ E6.1                                                                              83
                                                      Total amount of water consumed
Penggunaan Air
Water Usage                                           Total air yang dimanfaatkan kembali
                             NDAQ E6.2                                                                              83
                                                      Total amount of water reclaimed
                                                      Apakah Perusahaan memiliki kebijakan
                                                      lingkungan secara resmi?
                             NDAQ E7.1                                                                              91
                                                      Does your company follow a
                                                      formal Environmental Policy?
                                                      Apakah Perusahaan memiliki kebijakan
NDAQ E7                                               khusus terkait limbah, air, energi,
Operasional Lingkungan       NDAQ E7.2                dan/atau material daur ulang?                                 91
Environmental Operations                              Does your company follow specific waste,
                                                      water, energy, and/or recycling policies?
                                                      Apakah Perusahaan menggunakan sistem
                                                      manajemen energi yang diakui?
                             NDAQ E7.3                                                                              91
                                                      Does your company use a recognized
                                                      energy management system?
                                                      Apakah Dewan Direksi mengawasi dan/
NDAQ E8
                                                      atau mengelola risiko terkait iklim?
Pengawasan Iklim/Direksi     NDAQ E8                                                                                99
                                                      Does your Board of Directors oversee
Climate Oversight/Board
                                                      and/or manage climate-related risks?




                                                                                        P T ABM I nve st am a Tbk   267
Page 268
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




                                                                                                                    Dilaporkan pada
               Aspek                    Indeks yang Dilaporkan                           Keterangan                     halaman
               Aspect                       Reported Index                                Remarks                     Reported on
                                                                                                                         page
NDAQ E9                                                               Apakah tim manajemen senior mengawasi
Pengawasan Iklim/                                                     dan/atau mengelola risiko terkait iklim?
                                        NDAQ E9                                                                           99
Manajemen Senior Climate                                              Does your Senior Management Team oversee
Oversight/Management                                                  and/or manage climate-related risks?
                                                                      Total biaya investasi tahunan terkait
NDAQ E10
                                                                      iklim, infrastruktur, ketahanan,
Pengawasan Iklim/
                                                                      dan pengembangan produk
Manajemen                               NDAQ E10                                                                          99
                                                                      Total amount invested, annually, in
Climate Oversight/
                                                                      climate-related infrastructure, resilience,
Management
                                                                      and product development.
                                                                      Rasio: Remunerasi Direktur Utama dengan
                                                                      Remunerasi Median Karyawan Tetap
                                        NDAQ S1.1                                                                         111
                                                                      Ratio: CEO total compensation to
NDAQ S1                                                               median FTE total compensation
Rasio Remunerasi CEO
CEO Pay Ratio                                                         Apakah perusahaan melaporkan metrik
                                                                      ini sebagai kewajiban regulasi?
                                        NDAQ S1.2                                                                         111
                                                                      Does your company report this
                                                                      metric in regulatory filings?
NDAQ S2                                                               Rasio: Remunerasi Direktur Utama
Rasio Remunerasi                                                      dengan Remunerasi Median Karyawan Tetap
                                        NDAQ S2                                                                           113
Berdasarkan Gender                                                    Ratio: CEO total compensation to
Gender Pay Ratio                                                      median FTE total compensation
                                                                      Persentase: Tingkat Perputaran
                                                                      Karyawan Tetap
                                        NDAQ S3.1                                                                         116
                                                                      Percentage: YOY change for full time
                                                                      employees (annual)
                                                                      Persentase: Tingkat Perputaran
NDAQ S3
                                                                      Karyawan Kontrak
Perputaran Karyawan                     NDAQ S3.2                                                                         116
                                                                      Percentage: YOY change for part-time
Employee Turnover
                                                                      employees (annual)
                                                                      Persentase: Tingkat Perputaran
                                                                      Kontraktor atau Konsultan
                                        NDAQ S3.3                                                                         116
                                                                      Percentage: YOY change for contractor
                                                                      and/or consultants (annual)
                                                                      Persentase: Jumlah karyawan pria dan wanita
                                        NDAQ S4.1                     Percentage: Number of male                       119; 120
                                                                      and female employees
                                                                      Persentase: Entry dan mid-level
NDAQ S4                                                               karyawan pria dan wanita
                                        NDAQ S4.2                                                                      119; 120
Keragaman Gender                                                      Percentage: Entry and mid-level
Gender Diversity                                                      male and female employees
                                                                      Persentase: senior & executive level
                                                                      karyawan pria dan wanita
                                        NDAQ S4.3                                                                      119; 120
                                                                      Percentage: senior & executive level
                                                                      male and female employees
                                                                      Persentase: Jumlah total karyawan
                                                                      paruh waktu (part-time)
                                        NDAQ S5.1                                                                        126
NDAQ S5                                                               Percentage: Total number of
Rasio Jumlah                                                          part-time employees
Pekerja Temporer                                                      Persentase Jumlah total kontraktor
Temporary Worker Ratio                                                dan/atau konsultan
                                        NDAQ S5.2                                                                        126
                                                                      Percentage Total number of
                                                                      contractors and/or consultants
                                                                      Apakah perusahaan memiliki
NDAQ S6                                                               kebijakan mengenai non-diskriminasi
Non-Diskriminasi                        NDAQ S6                       dan pelecehan seksual?                              131
Non-Discrimination                                                    Does the company have a non-discrimination
                                                                      and sexual harassment policy?




     268          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 269
                                                                                                            Dilaporkan pada
           Aspek             Indeks yang Dilaporkan                    Keterangan                               halaman
           Aspect                Reported Index                         Remarks                               Reported on
                                                                                                                 page
                                                      Persentase: Frekuensi terjadinya kecelakaan
NDAQ S7
                                                      kerja dibandingkan dengan jumlah total pekerja
Tingkat Kecelakaan           NDAQ S7                                                                               133; 135
                                                      Percentage: The frequency of accidents at
Kerja Injury Rate
                                                      work compared to the total number of workers
NDAQ S8                                               Apakah Perusahaaan mengikuti kebijakan
Standar Kesehatan Dan                                 kesehatan dan keselamatan kerja?
                             NDAQ S8                                                                                 141
Keselamatan Kerja Global                              Does your company follow an
Global Health & Safety                                occupational health and safety policy?
                                                      Apakah perusahaan Anda mengikuti
                                                      kebijakan anak dan/atau kerja paksa?
                             NDAQ S9.1                                                                             155; 156
                                                      Does your company adhere to a child
                                                      and/or forced labor policy?
NDAQ S9
Pekerja Anak & Kerja Paksa                            Apakah kebijakan anak Anda dan/
Child & Forced Labor                                  atau kerja paksa Lihat juga: mencakup
                                                      pemasok dan vendor?
                             NDAQ S9.2                                                                        `55; 156; 157
                                                      Does your company have a child and/
                                                      or forced labor policy? See also:
                                                      including suppliers and vendors?
                                                      Apakah perusahaan Anda mengikuti
                                                      kebijakan hak asasi manusia?
                             NDAQ S10.1                                                                              159
                                                      Does your company follow a
NDAQ S10                                              human rights policy?
Hak Asasi Manusia
Human Rights                                          Apakah kebijakan hak asasi manusia Anda
                                                      Lihat juga: mencakup pemasok dan vendor?
                             NDAQ S10.2                                                                              159
                                                      Does your human rights policy
                                                      cover suppliers and vendors?

Sosial | Social

                                                      Persentase jumlah wanita dalam
                             NDAQ G1.1                Susunan Dewan Direksi
NDAQ G1                                               Percentage of women on the Board of Directors
Keragaman Dewan                                       Persentase jumlah wanita dalam                                 194
Board Diversity                                       Susunan Komisaris
                             NDAQ G1.2
                                                      Percentage of women on the
                                                      Board of Commissioners
                                                      Apakah Perusahaan melarang CEO/
                                                      Direktur utama merangkap jabatan
                                                      sebagai Komisaris Utama? Ya/Tidak?
                             NDAQ G2.1                                                                        195; 197; 198
                                                      Does the Company prohibit the CEO
NDAQ G2                                               from concurrently serving as the
Independensi Dewan                                    President Commissioner? Yes No?
Board Independence                                    Persentase jumlah anggota Dewan
                                                      Komisaris dan Direksi independen.
                             NDAQ G2.2                Percentage of the number of members                          195; 197
                                                      of the Board of Commissioners
                                                      and Independent Directors
                                                      Apakah eksekutif Perusahaan secara
NDAQ G3                                               formal diberikan insentif untuk kinerja
Insentif                     NDAQ G3                  terkait keberlanjutan? Ya/Tidak                                201
Incentivized Pay                                      Are Company executives formally incentivized
                                                      for sustainability-related performance? Yes/No
                                                      Persentase: total jumlah karyawan yang
NDAQ G4
                                                      menyetujui perjanjian kerja Bersama kolektif
Perjanjian Kerja Bersama     NDAQ G4                                                                                 205
                                                      Percentage: total enterpreise headcount
Collective Bargaining
                                                      covered by collective bargaining agreements
                                                      Apakah vendor dan supplier Perusahaan wajib
NDAQ G5                                               mengikuti kode etik Perusahaan? Ya/Tidak
Kode Etik Pemasok            NDAQ G5.1                Are the Company's vendors and                                  208
Supplier Code Of Conduct                              suppliers required to follow the
                                                      Company's code of ethics? Yes? No




                                                                                       P T ABM I nve st am a Tbk      269
Page 270
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




                                                                                                                      Dilaporkan pada
               Aspek                    Indeks yang Dilaporkan                          Keterangan                        halaman
               Aspect                       Reported Index                               Remarks                        Reported on
                                                                                                                           page
                                                                      Apakah perusahaan Anda mengikuti etika
                                                                      dan / atau kebijakan anti-korupsi? Ya/Tidak
                                        NDAQ G6.1                                                                           211
                                                                      Does your company follow an ethics and/
                                                                      or anti-corruption policy? Yes/No
NDAQ G6
Etika & Anti-Korupsi                                                  Jika ya, berapa persentase tenaga kerja
Ethics & Anti-Corruption                                              Anda yang telah secara resmi mempunyai
                                                                      sertifikasi kepatuhan terhadap kebijakan ini.
                                        NDAQ G6.2                                                                           211
                                                                      If yes, what percentage of your
                                                                      workforce has formally certified its
                                                                      compliance with this policy?
                                                                      Apakah perusahaan Anda mengikuti
                                                                      kebijakan privasi data? Ya/Tidak
                                        NDAQ G7.1                                                                          218
                                                                      Does your company follow a data
                                                                      privacy policy? Yes/No
NDAQ G7
                                                                      Apakah perusahaan Anda telah
Privasi Data
                                                                      mengambil langkah-langkah untuk
Data Privacy
                                                                      mematuhi aturan Peraturan Perlindungan
                                        NDAQ G7.2                     Data Umum (GDPR)? Ya/Tidak                           218
                                                                      Has your company taken steps to
                                                                      comply with General Data Protection
                                                                      Regulation (GDPR) rules? Yes/No
                                                                      Apakah Perusahaan menerbitkan
                                                                      Laporan Berkelanjutan? Ya/Tidak
                                        NDAQ G8.1                                                                          219
                                                                      Does the Company publish a
                                                                      Sustainability Report? Yes/ No
NDAQ G8
Pelaporan ESG                                                         Apakah data-data keberlanjutan termasuk
ESG Reporting                                                         dalam data yang wajib dilaporkan oleh
                                                                      Perusahaan berdasarkan regulasi?
                                        NDAQ G8.2                                                                          219
                                                                      Is sustainability data included in
                                                                      data that has been reported by the
                                                                      Company based on regulations?
                                                                      Apakah perusahaan Anda menyediakan
                                                                      data keberlanjutan untuk kerangka
                                        NDAQ G9.1                     kerja pelaporan keberlanjutan?                       220
                                                                      Does your company provide sustainability
                                                                      data to sustainability reporting frameworks?
NDAQ G9                                                               Apakah perusahaan Anda berfokus pada Tujuan
Praktik Pengungkapan                                                  Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tertentu?
                                        NDAQ G9.2                                                                          220
Disclosure Practices                                                  Does your company focus on specific UN
                                                                      Sustainable Development Goals (SDGs)?
                                                                      Apakah perusahaan Anda menetapkan
                                                                      target dan melaporkan UN SDGs?
                                        NDAQ G9.3                                                                          220
                                                                      Does your company set targets and
                                                                      report progress on the UN SDGs?
NDAQ G10
Assurance Oleh                                                        Are your sustainability disclosures assured
                                        NDAQ G10                                                                           221
Pihak Eksternal                                                       or validated by a third party? Yes/No
External Assurance




     270          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 271
                                               Laporan ini mudah dimengerti:
                                                    This report is easy to understand:

Lembar                                                       Tidak Setuju Disagree                           Netral Neutral                     Setuju Agree


Umpan Balik                                    Laporan ini sudah menggambarkan informasi aspek material
                                                    yang sesuai dengan kegiatan usaha Perusahaan:

Feedback
                                                    This report has described information on material aspects
                                                    in accordance with the Company's business activities:


Form                                                         Tidak Setuju Disagree                           Netral Neutral                     Setuju Agree

                                               Mohon berikan penilaian untuk topik material yang paling penting
                                                    menurut anda (nilai 1 = paling tidak penting s/d 5= paling penting)
                                                    Please rate the most important material topics in your opinion
                                                    (score 1 = least important to 5 = most important):
                                                    •     Efluen dan Limbah | Effluents and Waste 		                                                       []
                                                    •     Energi | Energy					                                                                             []
                                                    •     Material Materials					                                                                          []
                                                    •     Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                                                          Occupational Health and Safety			                                                                []
                                                    •     Kepatuhan Lingkungan | Environmental Compliance                                                  []
                                                    •     Dampak Ekonomi Tidak Langsung
                                                          Indirect Economic Impacts				                                                                    []
                                                    •     Kinerja Ekonomi | Economic Performance		                                                         []
                                                    •     Emisi | Emission					                                                                            []
                                                    •     Antikorupsi | Anti-corruption				                                                                []
                                                    •     Pelatihan dan Pendidikan | Training and Education                                                []
                                                    •     Masyarakat Lokal | Local Communities 		                                                          []

                                               Saran atau informasi lain terkait Laporan:
                                                    Any suggestions or other information regarding the Report:




                                                   Profil Anda | Your Profile


                                              Nama (bila berkenan) | Name (if wish to disclose):
                                              ............................................................................................................................

                                              Institusi/Perusahaan | Institution/Company:

                                              ............................................................................................................................

                                              E-mail:

PT ABM INVESTAMA Tbk
Laporan Keberlanjutan                             Golongan Pemangku Kepentingan | Stakeholders Group
Sustainability Report 2023
                                                        Pemegang Saham | Shareholders
                                                        Pelanggan | Customers
Terima kasih atas masukan anda. Mohon
lembar umpan balik dapat dikirim melalui                Pekerja | Employee
surat elektronik kepada kontak yang tertera
di Laporan ini, atau langsung ke:                       Investor
Thank you for your input. Please send the               Regulator, Legislatif, dan Lembaga Pengawas
feedback sheet by e-mail to the contact                 Regulator, Legislative, and Supervisory Bodies Communities
listed on this Report, or directly to:
PT ABM Investama Tbk                                    Masyarakat di Sekitar Wilayah Usaha Perusahaan
Kantor Pusat / Head Office:                             Communities Around the Company’s Business Area
Gedung TMT 1, 18th Floor, Suite 1802
                                                        Media Massa | Mass Media
Jl. Cilandak KKO No. 1 Jakarta, 12560,
Indonesia                                               Kontraktor | Contractors
T. (+62 21) 2997 6767
F. (+62 21) 2997 6768                                   Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
E. corporate.secretary@abm-investama.co.id              Non-governmental Organizations (NGOs)
www.abm-investama.com
                                                        Lembaga Penelitian dan Perguruan Tinggi
                                                        Research Institute and Universities


                                                                                                            P T ABM I nve st am a Tbk                 271
Page 272
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




     272          Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 273
P T ABM I nve st am a Tbk   273
Page 274
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index




     2 74         Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 275
P T ABM I nve st am a Tbk   275

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.94 MB
Published3 Apr 2025
Pages275
Characters1,209,788
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 150 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ABM Investama p.3 ×59
linked org PT Tiara Marga p.8
linked org Tiara Marga Trakindo p.8 ×12
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.9 ×5
linked org Pemerintah Kabupaten p.10
linked org Valle Verde Pte Ltd p.13 ×3
linked person Rachmat Mulyana p.13 ×5
linked person Achmad Ananda Djajanegara p.13 ×4
linked person Mivida Hamami · Komisaris p.13 ×4
linked person Arief Tarunakarya p.28 ×2
linked person Manggi Taruna Habir p.28
linked person Feriwan Sinatra p.29
linked person Haris Mustarto p.29
linked person Hans Christian Manoe p.29
linked org Borneo Indobara p.56 ×3
linked org Fortune Indonesia p.56
linked org Bukit Asam p.57 ×2
linked org Adaro Energy p.58
linked org Pantai Indah Kapuk p.64
possible org Bursa Efek Indonesia p.13 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.20 ×3
unresolved org Kementerian ESDM p.7
unresolved org Ministry of Energy p.7 ×4
unresolved org PT Trakindo p.8
unresolved org PT Nagata Dinamika p.9 ×3
unresolved org PT Nirmala Coal Nusantara p.9 ×2
unresolved org Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin p.10
unresolved org PT Sanggar Sarana Baja p.11 ×5
unresolved org PT Cipta Krida Bahari p.11 ×8
unresolved org PT Tunas Inti Abadi p.12 ×9
unresolved org PT Cipta Kridatama p.12 ×8
unresolved org PT Nagata Bio Energi p.12 ×2
unresolved org Ministry of Energy and Mineral Resources p.12 ×5
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.12 ×5
unresolved person Akta Notaris Asih Wahyuni Martaningrum p.13
unresolved org PT Adiratna Bani Makmur p.13 ×4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.13 ×3
unresolved person Akta Notaris Dwi Yulianti p.13
unresolved person Akta Notaris Jose Dima Satria p.13
unresolved person Notary Asih Wahyuni Martaningrum p.13
unresolved org Minister of Law p.13
unresolved person Notary Dwi Yulianti p.13
unresolved person Notary Jose Dima Satria p.13
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.13 ×2
unresolved org PT Reswara Minergi Hartama p.19 ×2
unresolved org PT Prima Wiguna Parama p.19 ×3
unresolved org PT Anzara Janitra Nusantara Jasa p.19
unresolved org Financial Services Authority p.20 ×3
unresolved person Joint Message · Komisaris Utama p.24 ×2
unresolved org PT ABM Investama Tbk’s Board p.28 ×2
unresolved — Regulatory p.38
unresolved — Bodies p.38
unresolved — Patners p.38
unresolved org PT Baruna Dirga Dharma p.42
unresolved org PT Pelabuhan Buana Reja Coal Mining p.42
unresolved org PT Dianta Daya Embara p.42
unresolved org PT Nirmala Coal p.42
unresolved org PT Alfa Trans Raya p.42
unresolved org PT Anzara Janitra Nusantara p.42
unresolved org PT Tunas p.42
unresolved org PT Borneo p.56
unresolved org PT Borneo Indobara Site p.56
unresolved org Kementerian Energi p.56 ×3
unresolved org PT Tunas Inti Pemberi p.56
unresolved org PT Multi Harapan Category p.56
unresolved org PT Multi Harapan Utama p.56 ×2
unresolved org PT Bukit Asam Juara Harapan p.57
unresolved org PT Bukit Asamuara Juara Harapan p.57
unresolved org PT Bukit Asam Forum Ilmiah p.57
unresolved org PT Borneo Indobara Pemberi p.57
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia p.57 ×3
unresolved org Ministry of Energy and Human Resources p.57 ×3
unresolved org PT Tunas Inti Abadi Main p.57
unresolved org PT Multi Harapan Utama Main p.57
unresolved org Menteri Ketenagakerjaan RI p.58 ×11
unresolved org Minister of Pemberi p.58
unresolved org PT Adaro Energy Best Safety Leadership Performance Best p.58
unresolved org PT British Petroleum Best Safety Implementation Best Safety p.58
unresolved org PT Medco Energy Maintaining Performance p.58
unresolved org PT Total Energies Best p.58
unresolved org PT Cipta Kridatama Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan Terpatuh p.58
unresolved org Directorate General of Customs and Excise Kepatuhan Sebagai Perusahaan Penerima Fasilitas Tempat Penimbunan Berikat p.58
unresolved org Direktorat Jenderal Bea dan Cukai p.58
unresolved org Minister of Manpower p.59 ×11
unresolved org PT SSB Site Sangatta p.59 ×2
unresolved org PT SSB Site Bengalon p.59 ×2
unresolved org PT SSB Kalimantan Selatan p.59
unresolved org PT SSB South Kalimantan p.59
unresolved org PT SSB Kutai Timur p.59
unresolved org PT SSB East Kutai p.59
unresolved org PT SSB Kabupaten Balangan p.59
unresolved org PT SSB Balangan Regency p.59
unresolved org PT TIA Zero Accident SSB Samarinda Pemberi p.59
unresolved org Menteri Ketenagakerjaan RI Penghargaan p.60
unresolved org Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Minister of Village and Development p.60
unresolved org PT. SGS Indonesia p.61
unresolved org PT. SGS Internasional p.61 ×6
unresolved org PT. TUV NORD Indonesia p.61 ×3
unresolved org PT Cipta Krida p.61
unresolved org Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI p.61
unresolved org Ministry of Finance p.61
unresolved org Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia p.61
unresolved org Ministry of Health p.61
unresolved org Menteri Certificate of Authorization p.61
unresolved org Minister of Transportation p.61
unresolved org Kementerian Perhubungan RI p.61
unresolved org Ministry of Transportation p.61
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral p.65
unresolved org Minister of Energy and Mineral Resources p.65 ×2
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral GRI p.66
unresolved org Minister of Energy and Mineral p.66
unresolved org Menteri Energi p.66
unresolved org Menteri Perindustrian p.67
unresolved org Minister of Industry Regulation p.67
unresolved org Kementerian Perencanaan p.71
unresolved org Ministry of National Pembangunan p.71
unresolved org PT CK p.72
unresolved org Ministry of Energy and Mineral Resources Regulation p.73
unresolved org Menteri ESDM p.73
unresolved org PT Anzawara Jaya Nusantara p.79 ×2
unresolved org PT CK Site KIM p.81 ×3
unresolved org PT Surya Jujuhan p.81
unresolved org PT Energi Nuansa Jaya p.81
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup p.83 ×2
unresolved org Ministry of Environment p.83
unresolved org Minister of Environment Decree p.84 ×3
unresolved org Air Umum Berdasarkan Wilayah Total Air p.87
unresolved org Air Umum Berdasarkan Wilayah p.87
unresolved org Ministry of Environment and Forestry p.87
unresolved person KPI · Direktur Utama p.109
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan p.141
unresolved org Ministry of Manpower p.141
unresolved org Ministry of Kementerian ESDM p.141
unresolved person Independensi · Direktur p.195
unresolved person Independence · Direktur p.195
unresolved person Manual · Direktur p.195
unresolved person ABM · Komisaris p.195
unresolved person Wanita · Komisaris p.198
unresolved person Female · Commissioner p.198
unresolved org PT Trakindo Utama p.199 ×2
unresolved — Served · President Director p.199
unresolved org PT Mahadana Dasha Utama p.199 ×2
unresolved org PT Mitra Solusi Telematika p.199 ×2
unresolved org PT Triyasa Propertindo p.199 ×2
unresolved org PT Chitra Paratama p.199 ×2
unresolved org PT Berdayakan Usaha Indonesia p.199 ×2
unresolved org Departemen Studi Indonesia p.199
unresolved org Departemen Sumber p.217
unresolved org Departemen p.217
unresolved person Alongside · Komisaris p.226

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result