Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 275
Page 1
Page 2
Page 3
A Resilient Future Seiring langkah ABM di tahun 2024, kami tetap teguh dalam komitmen untuk membangun “A Resilient Future”. Tema Laporan Keberlanjutan tahun ini menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi, semangat inovasi, serta pertumbuhan berkelanjutan di tengah komplesitas tantangan global yang terus meningkat. Dalam upaya menciptakan ketangguhan tersebut, kami secara konsisten memperkuat aspek operasional perusahaan, mengoptimalkan kinerja lingkungan, serta menjalin hubungan yang erat dan kolaboratif dengan masyarakat serta seluruh mitra kami. Inisiatif- inisiatif ini kami kembangkan agar perusahaan mampu menghadapi berbagai tantangan yang dinamis, memastikan bahwa kami tidak hanya melindungi kepentingan saat ini, namun juga memastikan masa depan yang lebih sejahtera bagi seluruh pemangku kepentingan. Melalui tema “A Resilient Future”, kami ingin menunjukkan langkah-langkah nyata dalam memperkuat ketahanan praktik bisnis, infrastruktur perusahaan, serta dampak positif kami terhadap masyarakat. Laporan ini mencerminkan perjalanan berkelanjutan kami dalam meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap berbagai tekanan eksternal sekaligus menanamkan prinsip keberlanjutan secara lebih mendalam ke dalam inti strategi bisnis Perusahaan. Kami siap menyongsong masa depan, siap menghadapi segala bentuk tantangan, serta berkomitmen penuh untuk terus berkembang seiring dengan perubahan industri dan tuntutan global. As ABM Investama steps into 2024, we are steadfast in our commitment to building “A Resilient Future.” This year’s Sustainability Report theme highlights our focus on adaptability, innovation, and sustainable growth as we navigate an increasingly complex global landscape. In our pursuit of resilience, we are fortifying our operations, optimizing our environmental practices, and fostering strong, collaborative relationships with communities and partners. These efforts are designed to withstand and thrive amidst evolving challenges, ensuring we are not only protecting the present but also securing a prosperous future. In A Resilient Future, we aim to showcase our progress in reinforcing the resilience of our business practices, infrastructure, and impact on society. This report reflects our ongoing journey to enhance our adaptability in the face of external pressures while embedding sustainability deeper into our core. We are prepared for tomorrow, equipped to handle disruptions, and committed to evolving alongside the demands of our industry and the planet.
Page 4
Daftar Isi
ii Tema dan Pendahuluan 30 Keberlanjutan di ABM
Theme and Introduction Sustainability at ABM
06 Ikhtisar 41 Topik Material Dalam
Contents
Highlights Laporan Ini
Material Topics in
08 Tentang Kami This Report
About Us
24 Joint Message dari 56 Penghargaan
dan Sertifikasi
Komisaris Utama dan
Award and Certification
Direktur Utama Kami
Joint Message from Our
President Commissioner and
President Director
62
E
Environmental
Lingkungan
108 Social
Sosial
S
63 E1 Emisi Gas Rumah Kaca 108 S1 Rasio Remunerasi CEO | CEO Pay Ratio
GHG Emissions 112 S2 Rasio Remunerasi Berdasarkan Gender
71 E2 Intensitas Emisi | Emissions Intensity Gender Pay Ratio
73 E3 Penggunaan Energi | Energy Usage 115 S3 Perputaran Karyawan | Employee Turnover
75 E4 Intensitas Energi | Energy Intensity 118 S4 Keberagaman Gender | Gender Diversity
76 E5 Bauran Energi | Energy Mix 124 S5 Rasio Jumlah Pekerja Temporer
82 E6 Penggunaan Air | Water Usage Temporary Worker Ratio
90 E7 Operasional Lingkungan 130 S6 Non-Diskriminasi | Non-Discrimination
Environmental Operations 132 S7 Tingkat Kecelakaan Kerja | Injury Rate
99 E8 Pengawasan Iklim-Direksi 141 S8 Standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja Global
Climate Oversight-Board Global Health and Safety Standard
99 E9 Pengawasan Iklim-Manajemen Senior 155 S9 Pekerja Anak dan Kerja Paksa
Climate Oversight-Senior Management Child and Forced Labor
99 E10 Pengawasan Iklim-Manajemen 159 S10 Hak Asasi Manusia | Human Rights
Climate Oversight-Management 160 S11 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibilty
4 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 5
241 Ringkasan Pengungkapan TCFD
TCFD Disclosure Summary
247 Assurance oleh Pihak Ketiga
Third Party Assurance Statement
252 Indeks Laporan Terhadap GRI Standard
GRI Standard Content Reference Index
263 Indeks SEOJK 16/2021 Mengenai
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten
dan Perusahaan Terbuka
Content Index with SEOJK 16/2021 Regard-
ing the Form and Content of Annual Report
for Issuers and Public Listed Companies
267 Indeks Referensi Terhadap NASDAQ
ESG Reporting Guidelines
Reference Index with NASDAQ ESG
Reporting Guidelines
271 Form Umpan Balik
G
Feedback From
192 Governance 224 Ekonomi
Tata Kelola Economic
193 G1 Keberagaman Dewan | Board Diversity 225 201 Kinerja Ekonomi
195 G2 Independensi Dewan | Board Independence Economic Performance
200 G3 Insentif | Incentivized Pay 235 204 Praktik Pengadaan
Procurement Practices
205 G4 Perjanjian Kerja Bersama
237 207 Transparansi Perpajakan
Collective Bargaining Agreement
Tax Transparency
208 G5 Kode Etik Pemasok
Supplier Code of Conduct
211 G6 Etika & Anti-Korupsi
Ethics & Anti-Corruption
218 G7 Privasi Data | Data Privacy
219 G8 Pelaporan ESG | ESG Reporting
220 G9 Praktik Pengungkapan | Disclosure Practices
221 G10 Assurance oleh Pihak Eksternal
External Assurance
P T ABM I nve st am a Tbk 5
Page 6
Ikhtisar [SEOJK B.1][SEOJKB.2][SEOJKB.3]
Highlights
Lingkungan Sosial
Environmental Social
12.257.703,53 GJ 37.696,70 ton CO2eq Aspek SDM
Konsumsi energi total Total emisi | Total emission
Human Resources Aspect
dalam organisasi
0,0000314 ton CO2eq/US$
Total energy consumption 11.566
within the organization Rasio intensitas emisi
Emission intensity ratio Total karyawan
56.486,31 ton CO2eq Total employees
0,0102 GJ/US$
Total GHG yang berhasil
Intensitas energi 170.392 jam | hours
dicegah melalui Pembangkit
Listrik Tenaga Biogas dalam organisasi Total pelatihan karyawan tahun
(PLTBg) di Kecamatan Energy intensity within 2024 dengan durasi rata-rata
Tanah Bumbu, Kalimantan the organization mencapai 14,47 jam per karyawan
Selatan dari 2021-2024 per tahun.
99,04% Total training hours in 2024 with
Total GHG that has been
successfully prevented Konsumsi energi berasal dari average duration of 14.47 hours per
through the operation of the sumber daya energi terbarukan employee per year.
Biogas Power Plant (PLTBg) in Energy consumption from
Rp15,05 miliar | billion
Tanah Bumbu District, South renewable sources
Kalimantan from 2021-2024 Biaya pelatihan karyawan
111,60 Megaliter Employee training expenses
10,21% (417,24 ton | tons) Konsumsi air
Limbah B3 yang telah Water consumption 2.363
didaur ulang Karyawan baru pada tahun 2024
600
Hazardous waste that New hires in 2024
Bibit Pohon bakau yang
has been recycled
ditanam (Rhizophora) 100%
901.26 Ha Planted mangrove tree Karyawan menerima tinjauan
Luasan area reklamasi di seedlings (Rhizophora) rutin terhadap kinerja dan
dalam wilayah IUP tahun 2024 pengembangan karier
The size of the reclamation area Employee receiving regular
within the IUP area in 2024 career development and
performance review
Penghargaan | Award
ESG Transparency and Disclosure Award dengan predikat
“Leadership AAA”
ESG Transparency and Disclosure Award dengan predikat
“Leadership AAA”
ZERO
Penghargaan Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT) Insiden diskriminasi sepanjang
2024 Peringkat “Emas”
periode pelaporan
Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT) Award 2024
Rank “Gold”. Incident related to discrimination
throughout the reporting period
6 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 7
Tata Kelola
Governance
20% 7,69%
Persentase wanita Persentase
dalam Susunan wanita dalam
Dewan Komisaris Dewan Direksi
Percentage of Percentage of
Aspek K3 Aspek Kemasyarakatan women in the Board women on the
OHS Aspect Social Aspect of Commissioners Board of Directors
0,02 20 orang | people Keluhan yang telah
terselesaikan di tahun 2024
Nilai TIFR per 1.000.000 Jumlah penerima manfaat 97%
Grievances that have been
jam kerja dalam beasiswa smart TIA
resolved in 2024
TIFR rate per 1,000,000 Number of beneficiaries
worked hours in smart TIA scholarship
91,05 juta | million 91 orang | people ISO 37001: 2016
Jumlah jam kerja aman ABM telah memperoleh sertifikasi
Jumlah penerima manfaat Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Total safe hours dalam FAITH (Food Always
ABM has obtained Anti-Bribery
in The House)
Management System certification
100% Number of beneficiaries
Dari karyawan dan in FAITH (Food Always 100%
kontraktor yang berada In The House) Karyawan ABM telah menandatangani
di area operasional pakta integritas sesuai dengan Kode Etik
kami tercakup dalam 10 orang | people dan Perilaku yang berlaku di Perusahaan,
sistem manajemen K3 Jumlah penerima manfaat sebagai pernyataan kepatuhannya terhadap
Employees and contractors dalam pemberdayaan kebijakan etika & antikorupsi, sekaligus
in our operating areas are perempuan penggiat mendukung kebijakan Perusahaan
covered by the health and batik tenun Sasirangan ABM have declared their compliance with
safety management system. Number of beneficiaries the ethics & anti-corruption policy by signing
in the Sasirangan an integrity pact in accordance with the
ISO 45000 women batik program Company’s Code of Ethics and Conduct
Penerapan sistem 150 orang | people
manajemen K3 berdasarkan Jumlah penerima edukasi Ekonomi | Economic
SMK3 dari Kementerian tentang stunting
Ketenagakerjaan, SMKP dari
Kementerian ESDM, dan ISO Number of beneficiaries US$ 1.200,13 juta | million
45001 – Occupational Health in education on
stunting program Penjualan bersih | Net sales
and Safety Management
System, dan Occupational 92,2% US$107,86 juta | million
Safety and Health Laba usaha | Operating profit
Administration (OSHA) di Dari total realisasi dana
seluruh operasional ABM. digunakan untuk pilar 1.211 pemasok lokal | local suppliers
pendidikan
The implementation of OHS
The total realization of
US$ 76,98 juta | million
management systems based
on SMK3 from the Ministry funds used for education Total pajak yang dibayarkan
of Manpower, SMKP from The total taxes paid
Rp9,59 miliar | billion
the Ministry of Energy and
Realisasi dana
US$ 1,83 juta | million
Mineral Resources, and ISO
45001 - Occupational Health pemberdayaan masyarakat Total royalti yang dibayarkan
and Safety Management Realization of community The total royalties paid
System, and Occupational
Safety and Health
empowerment fund
0,18 juta ton | million tons
Administration (OSHA) Total Domestic Market Obligation
for all ABM operations. Total Domestic Market Obligations
P T ABM I nve st am a Tbk 7
Page 8
Tentang Kami | About Us
Tentang Kami
About Us
Sekilas ABM | ABM at a glance
Sebagai bagian dari keluarga besar PT Tiara Marga As part of the Tiara Marga Trakindo (TMT) family, PT
Trakindo (TMT), PT ABM Investama Tbk (ABM) bertujuan ABM Investama Tbk (ABM) aims to become a leading
untuk menjadi perusahaan investasi strategis terkemuka strategic investment company in the integrated mining
di sektor pertambangan terintegrasi. Perusahaan sector, managing the full mining value chain, including
mengelola seluruh rantai nilai pertambangan, meliputi resources, services, and infrastructure, supported by
sumber daya, layanan, dan infrastruktur yang diperkuat logistics and engineering services. By adopting this
oleh dukungan logistik dan jasa rekayasa. Melalui approach, ABM strives to create synergy among its
pendekatan ini, ABM menciptakan sinergi antar unit business units to meet the supply chain needs of its
bisnis untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan rantai mining partners.
pasok mitra bisnis di bidang pertambangan.
ABM mengintegrasikan unit bisnisnya untuk menciptakan ABM integrates its business units to enhance synergy
sinergi dan memenuhi kebutuhan mitra, didukung oleh and operational efficiency, supported by top-tier
perusahaan logistik dan jasa rekayasa terkemuka. Hal ini logistics and engineering firms within the mining
memastikan efisiensi dalam operasional pertambangan. industry.
Didukung oleh filosofi “Empowering Energy,” ABM Guided by the philosophy of “Empowering Energy,”
memprioritaskan tata kelola perusahaan yang ABM emphasizes strong corporate governance and
baik dan keberlanjutan, menyediakan energi yang sustainability, delivering energy that empowers society
memberdayakan masyarakat dan berkontribusi pada and contributes to long-term progress and civilization.
kemajuan peradaban secara berkelanjutan.
8 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 9
Riwayat Perusahaan | Company Historical Journey
2024 2024
Januari January
ABM menandatangani fasilitas kredit sebesar AS$395 ABM signed a credit facility of AS$395 million with PT
juta dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan Bank Mandiri (Persero) Tbk, with a competitive interest
interest rate yang kompetitif untuk dipergunakan dalam rate that will be used in refinancing and reprofiling
melakukan refinance dan reprofilling beberapa fasilitas several credit facilities that have higher interest rates,
kredit yang memiliki interest rate lebih tinggi, termasuk including Senior Notes. In addition, ABM through PT
Surat Utang. Selain itu ABM melalui PT Nagata Dinamika Nagata Dinamika Hidro Pongko (NDHP), a subsidiary of
Hidro Pongko (NDHP) yang merupakan anak usaha Reswara, acquired PT Nirmala Coal Nusantara, which
Reswara, mengakuisisi PT Nirmala Coal Nusantara has a coal mine in the Sumatra region. ABM officially
yang memiliki tambang batu bara di wilayah Sumatera. liquidated SSD, a subsidiary under the auspices of SSB,
ABM resmi melikuidasi SSD, entitas anak yang berada which was established in 2017 and is engaged in the
di bawah naungan SSB, yang didirikan pada tahun 2017 field of trading and main distributor of merchandise.
dan bergerak di bidang perdagangan dan distributor
utama barang dagangan.
P T ABM I nve st am a Tbk 9
Page 10
Tentang Kami | About Us
2024 2024
Februari February
Pada tanggal 8 Februari, CKB Logstics meresmikan On February 8, CKB Logistics inaugurated a new
fasilitas pergudangan dan perkantoran baru seluas warehouse and office facility spanning over 23,000
lebih dari 23 ribu m2 di Jl. A Yani KM 22 Kecamatan square meters located at Jl. A Yani KM 22, Liang Anggang
Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. District, Banjarbaru City, South Kalimantan. The new
Perkantoran dan pergudangan baru CKB Group office and warehouse of the CKB Group are situated
terletak di kawasan segitiga emas, antara Bandara in the golden triangle area, between Syamsudin Noor
Internasional Syamsudin Noor dan Pelabuhan International Airport and Trisakti Port. This new facility
Trisakti. Fasilitas baru dan letak lokasi yang strategis and strategic location are expected to facilitate better
ini diharapkan memudahkan para pelanggan service for customers, especially in the mining and oil
khususnya industri pertambangan dan migas. and gas industries.
Maret March
Pada tanggal 14 Maret, CKB Logistics meresmikan On March 14, CKB Logistics inaugurated a warehouse
fasilitas pergudangan dan cross dock yang terletak di and cross dock facility located in Muara Enim, Jl. Lintas
Muara Enim, Jl. Lintas Prabumulih, Sumatera Selatan. Prabumulih, South Sumatra.
Mei May
Pada tanggal 5 Mei, CKB Logistics mendapatkan On May 5, CKB Logistics received the “For Maintaining
penghargaan “For Maintaining Zero Accident Throughout Zero Accident Throughout The Year 2022” award from
The Year 2022” dari Total Energies Indonesia. Total Energies Indonesia.
Juni June
Pada tanggal 8 Juni, CKB Logistics berpartisipasi dalam On June 8, CKB Logistics participated in the Indonesia
acara Indonesia Miner Exhibition yang bermitra dengan Miner Exhibition event in partnership with Women in
Woman in Mining & Energy (WIME) dengan mengusung Mining & Energy (WIME) with the theme “Shaping the
tema “Shaping the Future Mining” yang diselenggarakan Future Mining,” held at the Westin Hotel, Jakarta. During
di Westin Hotel, Jakarta. Pada kesempatan ini, this event, the company presented opportunities in the
perusahaan memaparkan peluang di sektor tambang mining sector for the involvement of Indonesian women in
terhadap keterlibatan Perempuan Indonesia dalam realizing downstreaming and energy transition to achieve
mewujudkan hilirisasi dan transisi energi untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) by 2060.
Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
Juli July
Pada 28 Juli, CKB Logistics mendapatkan penghargaan On July 28, CKB Logistics received an award from the
dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin atas Musi Banyuasin Regency Government for its efforts in
upayanya dalam memberdayakan tenaga kerja lokal. empowering local labor.
Agustus August
Pada tanggal 21 Agustus, CKB Logistics mendapatkan On August 21, CKB Logistics received an award from
penghargaan dari KPPBC Tipe Madya Pabean C the Sangatta Customs Type Madya Pabean C Office,
Sangatta, sebagai perusahaan pengurusan jasa as the best customs clearance service company in the
kepabeanan terbaik di wilayah Kabupaten Kutai Timur. Kutai Timur regency area.
10 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 11
Pada Tanggal 30 Agustus, PT Sanggar Sarana Baja On August 30, PT Sanggar Sarana Baja (SSB) inaugurated
(SSB) meresmikan Surabaya Hub. Dengan hadirnya Hub the Surabaya Hub. With the establishment of this Support
Support di Surabaya ini diharapkan dapat memperkuat Hub in Surabaya, it is expected to strengthen synergy
sinergi dalam Grup ABM dan menambah kapabilitas within the ABM Group, enhance SSB’s capabilities, and
SSB juga dapat menjadi footprint SSB di East Indonesia. expand SSB’s footprint in East Indonesia.
September September
PT Cipta Krida Bahari (CKB) Banjarmasin mengadakan PT Cipta Krida Bahari (CKB) Banjarmasin held an
kegiatan penghijauan lingkungan bertema “Kebun environmental greening activity themed “Our Garden.”
Kita”. Kegiatan tersebut merupakan bentuk aksi nyata This activity is a tangible action and commitment of
serta komitmen CKB Banjarmasin berpartisipasi dalam CKB Banjarmasin to participate in ESG (Environmental,
program ESG (Environmental, Social and Governance). Social, and Governance) programs. The activity, which
Kegiatan yang diisi dengan menanam pohon dan sayuran, included planting trees and vegetables, as well as utilizing
serta pemanfaatan sirkuler limbah menjadi barang yang circular waste into useful products, is an effort to green
bermanfaat tersebut, merupakan upaya penghijauan the operational area of CKB Banjarmasin.
lahan wilayah operasional CKB Banjarmasin.
Pada tanggal 13 sampai 16 September, SSB From September 13th to 16th, SSB participated in the
berpartisipasi dalam kegiatan industri energi dan alat largest energy and heavy equipment industry event
berat terbesar di Asia Tenggara. Dalam kesempatan ini in Southeast Asia. During this event, SSB introduced
SSB memperkenalkan salah satu Green Energy Solution one of its Green Energy Solutions, the Solar Trailer,
yaitu Solar Trailer yang diperlihatkan di Trakindo Booth showcased at the Trakindo Booth (Outdoor Space).
(Outdoor Space). Memiliki keunggulan dalam hal With advantages in unit mobilization, the SSB Solar
mobilisasi unit, Solar Trailer SSB terbilang fleksibel dan Trailer is considered flexible and serves various
memiliki fungsi sebagai Lighting Tower, Signal Receiver functions according to needs, such as a Lightning
atau CCTV. Memanfaatkan Solar Panel sebagai media Tower, Signal Receiver, or CCTV. Utilizing Solar Panels
penangkap panas matahari sebagai sumber energi, as a medium to capture solar heat as an energy source,
Solar Trailer SSB dapat terisi penuh hanya dalam 60 the SSB Solar Trailer can be fully charged in just 60
menit dan dapat digunakan dalam waktu 3 hari. minutes and used for up to 3 days.
Pada tanggal 15 September, CKB mencapai hasil On September 15, CKB achieved satisfactory results in
yang memuaskan dalam kegiatan eksternal ISO audit the external ISO audit 2023. The audit results indicate that
2023. Hasil audit ini menunjukkan bahwa CKB berhak CKB is eligible to receive recommendations to maintain
menerima rekomendasi untuk mempertahankan sertifikat ISO 9001:2015 (Quality Management System) and ISO
ISO 9001:2015 (Quality Management System/Sistem 45001:2018 (Occupational Health & Safety Management
Manajemen Mutu) dan ISO 45001:2018 (Occupational System) certifications and has also successfully obtained
Health & Safety Management System/Sistem Manajemen ISO 14001:2015 (Environmental Management System)
Keselamatan & Kesehatan Kerja) dan juga berhasil meraih certification. This success is expected to serve as a
sertifikat ISO 14001:2015 (Environmental Management catalyst for CKB to implement better management
System/Sistem Manajemen Lingkungan). Keberhasilan systems and strengthen its commitment to continuous
ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi CKB dalam improvement in order to maintain the achievements that
menerapkan sistem manajemen yang lebih baik dan have been attained.
memperkuat komitmennya untuk terus melakukan
perbaikan berkelanjutan demi mempertahankan
pencapaian yang telah diraih.
Pelaksanaan program volunteering FAITH Batch 1 On September 27, the volunteering program FAITH
diselenggarakan pada tanggal 27 September. Kegiatan Batch 1 was held. This activity aims to improve food
ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan security and mitigate global warming. Held at Halaman
sekaligus mitigasi dari pemanasan global (global 7 Pondok Cabe, this event was attended by ABM Group
warming). Bertempat di Halaman Tujuh, Pondok Cabe, employees along with Kebun Kumara team. Participants
kegiatan ini diikuti oleh karyawan Grup ABM bersama tim gained knowledge and experience in managing food
Kebun Kumara. Para peserta mendapatkan pengetahuan crops independently, as well as managing organic waste
dan pengalaman untuk mengelola tanaman pangan for beneficial purposes.
secara mandiri, serta pengelolaan limbah organiknya
agar menjadi bermanfaat.
P T ABM I nve st am a Tbk 11
Page 12
Tentang Kami | About Us
Oktober October
PT Tunas Inti Abadi (TIA) dan PT Cipta Kridatama PT Tunas Inti Abadi (TIA) and PT Cipta Kridatama (CK)
(CK) berpartisipasi dalam Percepatan Pengendalian participated in Forest and Land Fire Control Acceleration
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini (Karhutla). This was conveyed through a letter from
disampaikan melalui surat dari Sekretaris Daerah the Secretary of South Kalimantan Province. TIA sent
Provinsi Kalimantan Selatan. TIA mengirimkan 4 (empat) 4 members and CK site BMB sent 2 Emergency Response
orang anggota dan CK site BMB mengirimkan 2 (dua) Team members to be part of the Joint Team of the South
orang Emergency Response Team untuk menjadi bagian Kalimantan Provincial Energy and Mineral Resources
dari Tim Gabungan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Office in carrying out Karhutla control in the area around
Selatan dalam melaksanakan pengendalian Karhutla di Syamsudin Noor Airport.
area sekitar Bandara Syamsudin Noor.
Pada tanggal 6 Oktober, CKB Logistics mendapatkan On October 6, CKB Logistics received an award from
penghargaan dari CAGAR Foundation pada kategori the CAGAR Foundation in the category of “Empowering
“Perusahaan Pemberdaya IBK (Insan Berkemampuan People with Special Abilities (IBK)”. This award is
Khusus)”. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas recognition of the company’s commitment to corporate
komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial social responsibility, especially in caring for special needs
perusahaan, terutama dalam hal peduli terhadap anak- children at the Autism House School.
anak berkemampuan khusus di Sekolah Rumah Autis.
Pada Tanggal 12 Oktober, CKB Logistics meraih dua On October 12, CKB Logistics won two categories at
kategori penghargaan ajang Indonesia Logistics Award the Indonesia Logistics Award (ILA) 2023 event held
(ILA) 2023 yang digelar oleh Supply Chain Indonesia by Supply Chain Indonesia (SCI). The first category is
(SCI). Kategori pertama adalah 3PL Company of the 3PL Company of the Year, and the second is Warehouse
Year dan kedua adalah Warehouse Provider of the Year. Provider of the Year
November November
PT Nagata Bio Energi (NBE) sebagai Perusahaan PT Nagata Bio Energi (NBE) as a company engaged in
yang bergerak di bidang Energi Baru dan Terbarukan New and Renewable Energy realizes its commitment
(EBT) mewujudkan komitmennya dalam menciptakan to creating environmentally friendly electricity. For
energi listrik ramah lingkungan. Atas komitmennya, its commitment, this member of the ABM business
anggota ekosistem bisnis ABM ini berhasil meraih ecosystem has successfully received the “Aditama”
Piagam “Aditama” untuk kategori “Kinerja Pengembang Charter for the category of “Performance of Bioenergy
Pembangkit Tenaga Listrik Bioenergi” di ajang Power Plant Developers” at the Subroto 2023 Awards
penghargaan Subroto 2023 (Subroto Award) dari from the Ministry of Energy and Mineral Resources of
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral the Republic of Indonesia. NBE was assessed to have
(ESDM) Republik Indonesia. NBE dinilai berhasil dalam successfully applied good governance, power plant
menerapkan tata kelola yang baik, kinerja pembangkit performance, and greenhouse gas emission reduction,
dan reduksi emisi gas rumah kaca (emission reduction), excellent Occupational Health and Safety (OHS) and
hingga pengelolaan K3 dan lingkungan hidup yang environmental management in the new and renewable
unggul di sektor EBT energy sector.
Desember December
ABM melalui PT Tunas Inti Abadi (TIA) meresmikan ABM through PT Tunas Inti Abadi (TIA) inaugurated the
Arboretum Nusantara di Sebamban, Kalimantan Selatan. Archipelago Arboretum in Sebamban, South Kalimantan.
Arboretum ini merupakan upaya konservasi lingkungan This arboretum is an effort to preserve the environment
terhadap jenis tumbuhan endemik Kalimantan dan wilayah for plant species endemic to Kalimantan and other regions
lainnya di Indonesia dengan prioritas luasan sebesar 4 in Indonesia with 4 hectares of priority land located at
hektar yang berada di pintu masuk jalan hauling TIA. the entrance to the TIA hauling road.
Catatan: untuk riwayat perusahaan sebelumnya dapat dilihat di https://www.abm-investama.com/menu/12/historical-journey
Note: for the historical company history, it can be seen at https://www.abm-investama.com/menu/12/historical-journey
12 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 13
GRI 2 PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
Organisasi dan Praktik Pelaporannya
The Organization and Its Reporting Practices
NASDAQ & GRI CRITERIA CHECKER
GRI 2-1 Detail Organisasi
Organizational details
Nama organisasi PT ABM Investama Tbk.
Name of the
organization
Kepemilikan dan Tanggal Pendirian: 1 Juni 2006
bentuk hukum Date of Establishment: June 1, 2006
Ownership and
legal form Dasar Hukum Pembentukan
[SEOJK C.3] Akta Notaris Asih Wahyuni Martaningrum, SH No. 01 tanggal 1 Juni 2006, dengan nama PT
Adiratna Bani Makmur, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-22790.HT.01.01.TH.2006 tanggal 3
Agustus 2006.
Akta Notaris Dwi Yulianti, SH No. 5 tanggal 31 Agustus 2009 tentang perubahan nama
Perusahaan dari PT Adiratna Bani Makmur menjadi PT ABM Investama yang telah disetujui
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
AHU50239.AH.01.02. Tahun 2009 tanggal 16 Oktober 2009.
Akta Notaris Jose Dima Satria, SH, MKn, NO.146 tanggal 18 Juni 2020 mengenai pergantian
Direksi Perseroan. Perubahan tersebut telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0271040 tanggal 2 Juli
2020.
Bentuk Legal dan Kepemilikan Saham
Perusahaan berbentuk Perusahaan Terbatas Terbuka.
Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia pada 6 Desember 2011.
Kode Saham: ABMM
Pemegang Saham:
• PT Tiara Marga Trakindo : 53,559%
• Valle Verde Pte Ltd : 25,511%
• Rachmat Mulyana Hamami (Komisaris Utama): 0,222%
• Achmad Ananda Djajanegara (Direktur Utama): 0,047%
• Mivida Hamami (Komisaris): 0,005%
• Masyarakat Umum dan Karyawan: 20,656%
Legal Basis of Establishment
Deed of Notary Asih Wahyuni Martaningrum, SH No. 01 dated June 1, 2006, under the name
of PT Adiratna Bani Makmur, as ratified by the Republic of Indonesia Minister of Law and
Human Rights DecreeNo. C-22790.HT.01.01.TH.2006 dated August 3, 2006.
Deed of Notary Dwi Yulianti, SH No. 5 dated August 31, 2009 on the Change of the Company Name
from PT Adiratna Bani Makmur to PT ABM Investama, as approved by the Republic of Indonesia
Minister of Law and Human Rights Decree No. AHU50239.AH.01.02. Tahun 2009 dated October 16,
2009.
Deed of Notary Jose Dima Satria, SH, MKn, No 146 dated June 18, 2020 on the Change of
Company’s Board of Directors, The change has been notified to the Republic of Indonesia
Minister of Law and Human Rights Decree No. AHU-01.03-0271040 dated July 2, 2020.
Legal Status and Share Ownership
Limited Liability Company. Shares listed on the Indonesia Stock Exchange
on December 6, 2011.
Stock Code: ABMM
Shareholders:
• PT Tiara Marga Trakindo : 53.559%
• Valle Verde Pte Ltd : 25.511%
• Rachmat Mulyana Hamami (President Commissioner): 0.222%
• Achmad Ananda Djajanegara (President Director): 0.047%
• Mivida Hamami (Commissioner): 0.005%
• General Public and Employees: 20.656%
Informasi lebih rinci mengenai kepemilikan saham dapat dilihat di Laporan Tahunan PT ABM Investama Tbk tahun 2024.
More detailed information on the share ownership can be found in the 2024 Annual Report of PT ABM Investama Tbk.
P T ABM I nve st am a Tbk 13
Page 14
Tentang Kami | About Us
GRI 2 PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
Organisasi dan Praktik Pelaporannya
The Organization and Its Reporting Practices
NASDAQ & GRI CRITERIA CHECKER
GRI 2-1 Gedung TMT 1, 18th Floor, Suite 1802
Lokasi kantor
pusat Jl. Cilandak KKO No. 1
Location of Jakarta, 12560, Indonesia
headquarters (+62 21) 2997 6767
(+62 21) 2997 6768
[SEOJK C.2] corporate.secretary@abm-investama.co.id
www.abm-investama.com
Lokasi operasi
Location of Lihat penjelasan dan peta pada bagian Lokasi operasi [GRI 2-1] di halaman 15
operations See explanation and map in section Location of operations [GRI 2-1] on page 15
[SEOJK C.3]
Pasar yang
dilayani Lihat penjelasan pada bagian Pasar yang dilayani di halaman 16
See explanation in section Markets served on page 16
Markets served
14 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 15
Lokasi Operasi Semua operasi dan usaha ABM sepenuhnya berpusat di Indonesia dan
tidak mencakup wilayah operasi atau kegiatan bisnis di luar negeri.
Location of ABM’s operations and business activities are entirely focused within
Operations Indonesia and do not encompass operations or business activities
outside the country.
[GRI 2-1]
KALIMANTAN
UTARA SULAWESI
UTARA
KALIMANTAN
TIMUR
SULAWESI
SELATAN PAPUA
BARAT
KALIMANTAN
KALIMANTAN
TENGAH
SELATAN
KEPULAUAN
ACEH RIAU
KALIMANTAN
BARAT
RIAU
JAMBI
SUMATERA
UTARA
NTB
JAWA
TIMUR
SUMATERA BALI
BARAT JAWA BARAT
RESWARA
BENGKULU Lokasi Konsesi
Pertambangan
Mining Concession
SUMATERA
JAKARTA Sites
SELATAN
SSB PWP
Workshop Jasa Lokasi Distribusi
Rekayasa Bahan Bakar
Engineering Services Fuel Distribution
TANGERANG Workshop Location
BANTEN CKB Logistics AJN
Kantor Logistik Energi Baru dan
Terintegrasi Terbarukan Biogas
Integrated Logistic Renewable Energy
Offices and Biofuels
CK ND
Lokasi Kontrak Energi Baru dan
Pertambangan Terbarukan Biogas
Contract Mining Renewable Energy
Project Sites and Biofuels
P T ABM I nve st am a Tbk 15
Page 16
Tentang Kami | About Us
Pasar yang Dilayani
Markets Served [GRI 2-1]
ABM memasarkan produk-produk dari portofolio ABM markets its mining portfolio products to
pertambangannya ke perusahaan pembangkit listrik, power generation companies in both domestic and
baik di pasar domestik maupun internasional, termasuk international markets, including China, Thailand,
Tiongkok, Thailand, Vietnam, dan Filipina. ABM juga Vietnam, and the Philippines. In the domestic market,
menyediakan beragam layanan di pasar domestik secara ABM also provides a comprehensive range of services,
komprehensif, seperti jasa kontraktor pertambangan, such as mining contracting, logistics, engineering, fuel
logistik, rekayasa, pasokan bahan bakar, dan pasokan supply, and energy resource supply, all tailored to
sumber daya energi listrik, yang telah disesuaikan untuk meet the industrial needs across Indonesia.
mendukung kebutuhan industri di seluruh wilayah
Indonesia.
Skala Organisasi | Scale of the Organization [SEOJK C.3][GRI 2-1]
Satuan
2022 2023 2024
Unit
Jumlah Karyawan (tetap dan kontrak) Orang
9.302 11.195 11.566
Number of Employees (permanent and contract) People
Entitas Anak Entitas
6 6 7
Subsidiary Entity
Penjualan Bersih US$
1.445,53 1.492,99 1.200,13
Net Sales
Jumlah Aset US$
1.982,58 2.156,6 2.095,4
Total Assets
Jumlah Liabilitas US$
1.365,06 1.397,76 1.248,19
Total Liabilities
Ekuitas Neto US$
617,52 758,93 847,25
Net Equity
16 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 17
GRI 2
PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
Aktivitas dan Tenaga Kerja
Activities and Workers
GRI 2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya
[SEOJK C.4] Activities, value chain and other business relationships
1. Layanan konsultasi manajemen bisnis mencangkup perencanaan dan
perancangan strategi untuk pengembangan manajemen bisnis dalam sektor energi
dan pertambangan, rekayasa teknik, industri minyak, gas, panas bumi, sumber
daya energi, dan layanan konsultasi lainnya, dengan pengecualian layanan di
bidang hukum dan pajak.
2. Layanan penyewaan meliputi berbagai penyewaan, termasuk ruang perkantoran,
properti hunian, dan peralatan berat untuk kebutuhan sektor pertambangan
maupun industri lainnya
Kami menjual produk secara masal tanpa mencantumkan merek tertentu dan
tidak pernah melakukan penarikan produk. ABM dan seluruh anak perusahaannya
berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan profesionalisme, menghormati
setiap pelanggan tanpa diskriminasi, dan secara rutin mengevaluasi kepuasan
pelanggan melalui survei yang sesuai karakteristik produk dan layanan masing-
masing . Selain itu ABM memastikan produk dan layanan memenuhi standar kualitas,
serta menyediakan saluran komunikasi untuk menangani pengaduan pelanggan
Kegiatan, merek, dengan respons cepat dan transparan. Kami juga secara rutin melakukan survei
produk, dan jasa kepuasan pelanggan, yang dilakukan oleh masing-masing anak perusahaan dengan
metode yang sesuai dengan karakteristik produk dan layanan mereka. ABM secara
Activities, brands, keseluruhan memprioritaskan kepuasan pelanggan. [SEOJK F.17][SEOJK F.29][SEOJK F.30]
products, and services
1. Business management consulting services include planning and designing strate-
gies for business management development in the energy and mining sectors,
engineering, oil and gas industries, geothermal, energy resources, and other consul-
ting services, excluding legal and tax services.
2. Rental services cover various offerings, including office spaces, residential proper-
ties, and heavy equipment rentals for the mining sector and other industries.
We sell products in bulk without specific branding and have never conducted product
recalls. ABM and its subsidiaries are committed to delivering exceptional services
with professionalism, respecting all customers without discrimination, and regularly
evaluating customer satisfaction through tailored surveys for each subsidiary’s products
and services. Additionally, ABM ensures that its products and services meet quality
standards while providing effective communication channels to promptly address
customer complaints. Each of our subsidiaries regularly conducts customer satisfaction
surveys using methods tailored to the specific characteristics of their products and
services. Overall, ABM emphasizes ensuring customer satisfaction satisfaction.
Rantai pasokan Lihat penjelasan pada bagian Rantai Pasokan [GRI 2-6] di halaman 18
Supply chain See explanation in section Supply Chain [GRI 2-6] on page 18
Selama periode pelaporan, tidak terdapat perubahan signifikan pada struktur
organisasi maupun rantai pasokan kami.
Namun, ABM telah menyusun rencana strategis untuk memperkuat dan memperluas
portofolio bisnisnya menjadi ekosistem multi-sektoral. Penting untuk dicatat
Perubahan signifikan
bahwa rencana transformasi ini tidak menimbulkan gangguan atau perubahan
pada organisasi dan
besar terhadap operasi dan rantai pasokan yang tetap stabil hingga akhir periode
rantai pasokannya
pelaporan.
Significant changes to
During the reporting period, there were no significant changes in our organizational
the organization and its
structure or supply chain.
supply chain
However, ABM has developed a strategic plan aimed at strengthening and expanding its
business portfolio into a multi-sectoral business ecosystem. It is important to note that
this transformation plan did not disrupt or cause any significant changes to the opera-
tions and supply chain that remained stable until the end of the reporting period.
GRI 2-7 Karyawan Dapat dilihat di Bab Sosial halaman 128
Employees It can be seen in the Social Chapter of page 128
GRI 2-8 Pekerja yang bukan
Karyawan Dapat dilihat di Bab Sosial halaman 128
Workers who are not It can be seen in the Social Chapter of page 128
employees
P T ABM I nve st am a Tbk 17
Page 18
Tentang Kami | About Us
Rantai Pasokan
Supply Chain [GRI 2-6]
Grup ABM berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan The ABM Group focuses on sustainable growth by
dengan mengoptimalkan operasional dan memperluas optimizing its operations and expanding its investment
portofolio investasinya di sektor pertambangan. Kami portfolio in the mining sector. We implement a multi-
mengadopsi konsep ekosistem bisnis multi-sektoral sectoral business ecosystem model to address energy
untuk memenuhi kebutuhan pasar energi, mencakup market needs, including energy resources, mining and
sumber daya energi, jasa pertambangan dan energi, energy services, and renewable energy infrastructure.
serta infrastruktur energi terbarukan. Kami juga terlibat Additionally, we are actively involved in progressive
aktif dalam inisiatif progresif seperti proyek offset karbon initiatives like carbon offset projects and renewable
dan eksplorasi energi terbarukan, yang merupakan energy exploration as part of our commitment to
bagian dari komitmen kami untuk menerapkan praktik sustainable practices. In this context, we present
berkelanjutan. Dalam hal ini, kami menyajikan ilustrasi the illustration of the ABM Multi-Sectoral Business
ABM Multi-Sectoral Business Ecosystem sebagai berikut: Ecosystem as follows:
MULTI SECTORAL BUSINESS
ECOSYSTEM ABM
ABM MULTI-SECTORAL RENEWABLE
BUSINESS ECOSYSTEM ENERGY
FUEL
SOLUTIONS RENEWABLE
ENERGY
INTEGRATED MINING
LOGISTICS CONTRACTOR
SOLUTIONS
COAL, TRADING
& MARKETING
ENGINEERING
SERVICES
SOLUTIONS
18 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 19
ABM telah mengembangkan model bisnis terintegrasi ABM has developed an integrated business model
yang mengkoordinasikan operasi antar sektor, mulai that coordinates operations across various sectors,
dari pertambangan, jasa pertambangan, manajemen from mining and mining services to fuel management,
bahan bakar, hingga logistik energi dan rekayasa energy logistics, and engineering services. We have
teknik. Kami membangun pusat sinergi atau hub yang created hubs as centers of synergy, combining
menggabungkan operasi anak perusahaan, memastikan the operations of subsidiaries to optimize resource
pemanfaatan sumber daya yang optimal. Dengan cara utilization. Through this initiative, ABM aims to enhance
ini, ABM dapat meningkatkan efisiensi operasional the efficiency of operations across our subsidiaries and
seluruh anak perusahaan dan memberikan solusi yang provide the most effective solutions to our customers.
lebih efisien bagi pelanggan kami.
Segmen Usaha Entitas Anak Bidang Usaha Entitas Anak
Business Segment Subsidiary Subsidiary’s Line of Business
Kontraktor tambang batubara
PT Cipta Kridatama (“CK”)
Coal mining contractor
Kontraktor Tambang dan Tambang Batubara
Penambangan dan perdagangan
Kontraktor penambangan serta penambangan dan PT Reswara Minergi Hartama
batubara
perdagangan batubara. (“Reswara”)
Coal mining and trading
Mining and Coal Mining Contractor
The mining and coal mining contractor. Pemasok bahan bakar untuk operasi
PT Prima Wiguna Parama
pertambangan
(“Parama Energi-PWP”)
Fuel supplier for mining operations
PT Anzara Janitra Nusantara Jasa industri tenaga listrik terbarukan
Logistik, Jasa Rekayasa, Pengembangan (“AJN”) Renewable power industry services
Bisnis Baru (LENB)
Solusi ketenagalistrikan, logistik terintegrasi,
PT Cipta Krida Bahari Jasa logistik terintegrasi
jasa rekayasa, perancangan dan pembuatan/
(“CKB Logistics”) Integrated logistics services
manufaktur perlengkapan penunjang alat-alat
berat pertambangan, alat angkut bahan dan Jasa rekayasa, pengembangan dan
pengembangan usaha. PT Sanggar Sarana Baja pabrikasi/manufaktur
Logistics, Engineering, New Business (LENB) (“SSB”) Engineering, development services, and
The Electricity solutions, integrated logistics, manufacturing
engineering, design, and manufacturing of
supporting equipment for heavy mining equipment,
PT Nagata Dinamika Jasa industri tenaga listrik terbarukan
material transportation, and development services.
(“ND”) Renewable electricity power industry
P T ABM I nve st am a Tbk 19
Page 20
Tentang Kami | About Us
GRI 2
PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
Strategi, Kebijakan dan Praktik
Strategy, Policies and Practices
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 2-22 Pernyataan tentang strategi
[SEOJK D.1] pembangunan berkelanjutan Lihat penjelasan ini pada Sambutan Direksi di halaman 24
Statement on sustainable See explanation in CEO Message on page 24
development strategy
GRI 2-23 Komitmen Kebijakan
Policy commitments ABM Investama memiliki Corporate Manual sebagai pedoman utama
Nilai, prinsip, standar, dan dalam pengelolaan operasional, kepatuhan regulasi, dan penerapan prinsip
norma perilaku keberlanjutan termasuk aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Untuk
memastikan efektivitasnya, ABM menerapkan praktik pencegahan melalui
Values, principles, standards,
kebijakan, sistem pemantauan komprehensif, dan integrasi praktik terbaik, guna
and norms of behavior
mengurangi risiko dan memastikan keberlanjutan bisnis.
ABM Investama has a Corporate Manual as the primary guideline for operational
Pendekatan atau Prinsip management, regulatory compliance, and implementing sustainability principles,
Pencegahan including environmental, social, and governance (ESG) aspects. To ensure
its effectiveness, ABM implements preventive measures through policies, a
Precautionary Principle or
comprehensive monitoring system, and the integration of best practices to mitigate
Approach
risks and ensure business sustainability.
GRI 2-24 Menanamkan
komitmen kebijakan Lihat penjelasan pada bagian Keberlanjutan di ABM di halaman 30
Embedding policy See explanation in section Sustainability at ABM on page 30
commitments
GRI 2-27 Pada tahun 2024, ABM tidak menerima denda atau sanksi non-moneter terkait
pelanggaran hukum, serta tidak ada pelanggaran peraturan di bidang sosial
atau ekonomi. ABM juga tidak mendapatkan surat peringatan dari otoritas pasar
modal, menunjukkan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan yang berlaku.
Informasi lengkap tentang korespondensi ABM dengan Bursa Efek Indonesia
Kepatuhan terhadap hukum dan Otoritas Jasa Keuangan tahun 2024 dapat diakses melalui situs web resmi
dan peraturan ABM, dengan rincian lebih lanjut pada Laporan Tahunan.
Compliance with laws and
regulations In 2024, ABM did not incur any fines or non-monetary sanctions for legal violations,
nor were there any penalties for breaches in social or economic regulations. The
company did not receive warnings from capital market authorities, highlighting its
substantial compliance. Full details of ABM’s communications with the Indonesia
Stock Exchange and the Financial Services Authority for 2024 are available on the
official website, with additional information in the Annual Report.
GRI 2-28 ABM aktif berpartisipasi dalam berbagai asosiasi, seperti Asosiasi Emiten
[SEOJK C.5] Indonesia, Asosiasi Sekretaris Perusahaan Indonesia (ICSA) dari tahun 2017,
Indonesia Center for Sustainable Development (ICSD) dari tahun 2017, dan
Women in Mining & Energy (WIME) dari tahun 2022. Informasi lebih lanjut
tentang keanggotaan anak perusahaan ABM dapat ditemukan dalam Laporan
Tahunan. Selain itu, ABM juga berperan dalam penyusunan Panduan Laporan
Keberlanjutan untuk Sektor Pertambangan Batubara, bekerja sama dengan
Keanggotaan Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) dari tahun 2009, CDP
asosiasi Asia Pacific dari tahun 2024, dan Global Reporting Initiative (GRI) dari tahun 2017.
ABM is actively involved in several associations, such as the Indonesia Emitters
Membership of associations Association, the Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) since 2017, the
Indonesia Center for Sustainable Development (ICSD) since 2017, and Women
in Mining & Energy (WIME) since 2022. More details about ABM subsidiaries’
membership in these organizations are available in the Annual Report. Additionally,
ABM has contributed to developing the Sustainability Reporting Guidelines for the coal
mining sector, collaborating with the Indonesian Coal Mining Association (APBI-ICMA)
since 2009, CDP Asia Pacific since 2024, and the Global Reporting Initiative (GRI)
since 2017.
20 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 21
Pendekatan atau Prinsip Pencegahan
Precautionary Principle or Approach [GRI 2-23]
ABM menerapkan pendekatan manajemen risiko ABM implements an integrated risk management
yang terintegrasi dengan prinsip pencegahan melalui approach based on the principles of prevention through
skema Enterprise Risk Management (ERM). Kami the Enterprise Risk Management (ERM) framework. We
memanfaatkan teknologi digital untuk memonitor dan also utilize digital tools to monitor and assess the latest
menilai perkembangan terkini dalam pengelolaan risiko, developments in risk management, reinforcing our
sebagai bagian dari komitmen kami untuk menerapkan commitment to applying prevention principles across
prinsip pencegahan di seluruh anak perusahaan kami. all our subsidiaries.
Topik Risiko Mitigasi
Topic Risk Mitigation
Lingkungan • Risiko terkait meningkatnya • Menerapkan praktik efisiensi operasional secara optimal
Environmental cuaca ekstrem sebagai (operational excellence)
dampak dari perubahan iklim • Mengadopsi standar manajemen mutu yang ketat
• Potensi dampak pencemaran dalam pengelolaan lingkungan hidup, termasuk upaya
dari lingkungan pengurangan dan pengelolaan limbah sesuai regulasi
• Potensi gangguan terhadap • Berperan aktif dalam konservasi dan pemulihan
keseimbangan ekosistem lingkungan serta pelestarian flora dan fauna lokal
• Risks related to the increase • Implementing optimal operational efficiency practices
in extreme weather events (operational excellence)
due to climate change • Adopting strict environmental management quality
• Potential environmental standards, including waste reduction and management in
pollution impacts compliance with regulations
• Potential disruptions to • Actively participating in environmental conservation and
ecosystem balance the restoration of local flora and fauna
Sosial • Keselamatan dan • Menerapkan standar keselamatan dan kesehatan yang
Social kesehatan pekerja tinggi secara konsisten
• Hubungan dengan komunitas • Mengimplementasikan program pemberdayaan
masyarakat dan melibatkan komunitas dalam pelestarian
• Workers safety and health
ekosistem
• Relationships with the
surrounding communities • Consistently applying high safety and health standards
• Implementing community empowerment programs and
involving local communities in ecosystem preservation
Ekonomi • Risiko yang berkaitan dengan • Menjamin layanan pelanggan sesuai standar yang telah
Economy kejadian tak terduga dan ditetapkan
situasi darurat lainnya • Menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang
• Risiko terkait dengan kualitas Baik («Good Corporate Governance» - GCG) dalam
pekerjaan mitra usaha pengadaan barang dan jasa
• Risiko fluktuasi harga dan • Mengoptimalkan prinsip transaksi lindung nilai dan
nilai tukar mata uang asing efisiensi biaya secara berkelanjutan
• Risks related to unforeseen • Ensuring customer service meets established standards
events and other emergency • Adopting Good Corporate Governance (GCG) principles in
• Risks associated with the procurement of goods and services
quality of work performed • Continuously optimizing hedging transactions and cost-
by business partners efficiency principles.
• Risks related to price fluctuations
and foreign exchange rates
P T ABM I nve st am a Tbk 21
Page 22
Tentang Kami | About Us
Nilai, Prinsip, Standar, dan Norma Perilaku
Values, Principles, Standards, and Norms of Behavior
[SEOJK C.1][GRI 2-23]
Visi & Misi
Vision & Mission
Visi Vision
Untuk menjadi perusahaan investasi terkemuka dengan To be the leading investment company
melakukan berbagai investasi strategis di bidang sumber with strategic investments in energy resources,
daya energi, jasa energi, dan infrastruktur energi. energy services, and energy infrastructures.
Misi Mission
• Secara terus menerus menciptakan lapangan • To create meaningful and challenging
kerja yang layak dan berkualitas bagi job opportunities for as many
sebanyak mungkin rakyat Indonesia. Indonesians as possible.
• Selalu memastikan pertumbuhan bisnis yang • To ensure sustainable and profitable growth
berkelanjutan dan menguntungkan yang that maximizes shareholder value.
memaksimalkan nilai pemegang saham.
• Senantiasa menyediakan solusi-solusi bernilai tambah • To provide value-added solutions that
yang akan mengoptimalkan kepuasan pelanggan. will optimize customer satisfaction.
• Secara aktif terlibat dalam masyarakat • To actively engage within communities
sebagai warga korporat yang baik. as a good corporate citizen.
Nilai
Perusahaan
Core Value
• Integritas • Integrity
Kami senantiasa menerapkan standar etika dan We enforce the highest ethical and
moral tertinggi dengan selalu mengedepankan azas moral standards, demonstrating
kejujuran dan keadilan dalam setiap kegiatan. honesty and fairness in all activities.
• Pengembangan Berkelanjutan • Continuous Development
Kami bertekad untuk senantiasa mengembangkan We are committed to continuously developing
perusahaan kami berikut sumber daya manusianya. both our companies and employees.
• Keunggulan • Excellence
Kami terus berupaya mencapai standar We continuously strive to achieve
kinerja tertinggi. the highest standard of result.
• Proaktif • Proactive
Kami terus mencari dan mengadopsi teknik dan We pursue and adopt new techniques and
pendekatan baru untuk meningkatkan mutu bisnis kami. approaches to improve our business quality.
• Tanggung Jawab • Accountability
Kami bertanggung jawab kepada seluruh We assume responsibility to stakeholders for
pemangku kepentingan atas segala keputusan all the decisions and actions taken.
dan tindakan yang kami ambil.
• Kerja Sama Kelompok • Teamwork
Kami mendorong dan mendukung keanekaragaman We promote and support a multicultural
tenaga kerja berdasarkan azas saling percaya dan workforce, based on trust and respect,
menghormati, serta komunikasi yang baik dalam achieving goals by communicating
mencapai semua tujuan yang telah dicanangkan. appropriately.
22 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 23
Sifat
Kepemimpinan
Leadership Traits
• Kompeten • Competent
Menunjukkan kompetensi kepemimpinan Display leadership competence in
dalam mengambil keputusan yang tepat. making correct decisions.
• Berwawasan ke Depan • Visionary
Dapat menetapkan tujuan secara menyeluruh; memiliki Set encompassing goals; have a well-
visi yang dapat dikomunikasikan dengan baik dan communicated vision that all members of
kemudian dimiliki oleh seluruh anggota organisasi; the organization would take into ownership;
mempunyai gambaran bagaimana cara untuk meraih envision how to succeed and establish priorities
keberhasilan dan menetapkan prioritas berdasarkan based on the company’s core values.
nilai-nilai inti perusahaan.
• Menginspirasi • Inspiring
Memperlihatkan kepercayaan diri dalam semua Exhibit confidence in all interactions; take charge;
interaksi; memegang kendali; memiliki daya tahan; demonstrate endurance; communicate, inspire,
senantiasa berkomunikasi, memberi inpsirasi, and empower others to achieve new heights.
dan memberdayakan para karyawan untuk terus
berprestasi.
• Mengaktualisasi Diri • Self-actualizing
Terus mengembangkan potensi diri dan mencari Develop self potential and seek
tantangan baru. new challenges.
• Jujur dan Rendah Hati • Honest and Humble
Selalu bersikap tulus, rendah hati, dapat diandalkan, Be sincere, modest, reliable, and straightforward
dan jujur dalam menjaga kepercayaan. in maintaining trustworthiness.
P T ABM I nve st am a Tbk 23
Page 24
Joint Message Komisaris Utama
dan Direktur Utama [SEOJK D.1][GRI 2-22]
Joint Message Komisaris Utama
dan Direktur Utama
Rachmat Mulyana Hamami Achmad Ananda Djajanegara
KOMISARIS UTAMA DIREKTUR UTAMA / CEO
PRESIDENT COMMISSIONER PRESIDENT DIRECTOR / CEO
Page 25
ˮ
Kami berupaya menjadi agen perubahan yang aktif dalam
mengatasi tantangan lingkungan dan sosial saat ini. Untuk
itu, kami terus berinovasi dan berkolaborasi dengan
berbagai pihak untuk mencapai tujuan keberlanjutan.”
“We strive to be an active agent of change in tackling today’s environmental and
social challenges. To that end, we persist in innovating and collaborating with various
stakeholders to achieve our sustainability goals.”
Tahun 2024 telah menjadi tahun penuh tantangan The year 2024 has been a challenging yet insightful journey
sekaligus pembelajaran bagi kami di Grup ABM. Di tengah for us at ABM Group. Amid dynamic circumstances, our
dinamika yang ada, pencapaian yang berhasil diraih achievements would not have been possible without the
tidak lepas dari kerja sama yang solid antara seluruh strong collaboration of all stakeholders. We sincerely
pihak yang terlibat. Kami mengapresiasi kontribusi appreciate the invaluable contributions of our partners,
para mitra, pelanggan, pemasok, pemegang saham, customers, suppliers, shareholders, regulators, investors,
regulator, investor, perbankan, serta pemimpin, dan financial institutions, as well as the leadership, and
seluruh karyawan Grup ABM yang telah menunjukkan employees of ABM Group, who have demonstrated
komitmen dan dedikasi luar biasa. exceptional commitment and dedication.
Tahun ini, Grup ABM menghadapi tantangan dari This year, ABM Group faced challenges stemming from
penurunan kinerja keuangan akibat cuaca yang a decline in financial performance due to unfavorable
tidak mendukung serta tren penurunan harga weather conditions and the drop in coal prices. To tackle
batubara. Untuk menjawab tantangan ini, kami telah these challenges, we implemented strategies aimed
mengimplementasikan strategi yang berfokus pada at enhancing internal synergy through collaboration
penguatan sinergi internal melalui kolaborasi Grup ABM between ABM Investama and strategic partners while
Investama dengan partner strategis, serta menjalankan maintaining operational excellence with a strong focus
prinsip operational excellence dengan prioritas pada on occupational health and safety.
keamanan dan keselamatan kerja.
Komitmen kami tidak hanya pada aspek finansial dan Our commitment extends beyond financial and
operasional, tetapi juga memberikan kontribusi positif operational aspects; we also aim to make a positive
bagi lingkungan dan masyarakat sehingga keberlanjutan contribution to the environment and society, ensuring
menjadi landasan bagi setiap keputusan bisnis yang that sustainability remains the foundation of every
kami ambil. Bagi kami, keberlanjutan adalah kunci untuk business decision we make. For us, sustainability is
terus menyediakan energi yang memberdayakan bagi the key to continuously providing empowering energy
masa depan. Tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi, for the future—one that supports not only economic
tetapi juga lingkungan dan masyarakat. Kami ingin turut growth but also environmental and societal well-being.
berkontribusi mendorong kemajuan peradaban. We are dedicated to advancing civilization.
Kami berupaya menjadi agen perubahan yang aktif We aspire to be active agents of change in addressing
dalam mengatasi tantangan lingkungan dan sosial saat today’s environmental and social challenges. To this
ini. Untuk itu, kami terus berinovasi dan berkolaborasi end, we continue to innovate and collaborate with
dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan various stakeholders to achieve our sustainability
keberlanjutan. Untuk mencapai tujuan keberlanjutan, goals. In pursuit of these goals, we have established
kami telah menetapkan Visi ABM 2025. Visi ini menjadi our “ABM Vision 2025.” This vision serves as a guiding
pedoman bagi seluruh divisi bisnis dalam Grup ABM, framework for all business divisions within ABM Group,
termasuk karyawan, fokus bisnis perusahaan, cara encompassing employees, business focus, operational
operasional, dan aspek keuangan untuk mencapai approach, and financial aspects to reach our ambitious
target-target ambisius yang telah ditetapkan. Dalam targets. Within this Vision 2025 framework, 2024 marks
Vision 2025, tahun 2024 merupakan awal bagi Grup the beginning of ABM Group’s Growth Story phase in
ABM memasuki fase Growth Story dalam strategi bisnis our corporate strategy.
Perusahaan.
P T ABM I nve st am a Tbk 25
Page 26
Kinerja Keberlanjutan Sustainability Performance
Sepanjang 2024, kami terus berinovasi melalui inisiatif Throughout 2024, we continued to drive innovation by
perbaikan proses, organisasi, dan sistem di semua improving processes, organization, and systems across
sektor, termasuk Mining Value Chain (MVC), Logistic, all sectors, including the Mining Value Chain (MVC),
Engineering & New Business (LENB), dan ABM Holding. Logistics, Engineering & New Business (LENB), and
Dengan standar proses operasi yang konsisten, seluruh ABM Holding. By maintaining consistent operational
anak perusahaan mampu menjalankan operasional standards, all subsidiaries have operated effectively,
secara efektif, yang berdampak pada semakin kuatnya enhancing the overall performance of ABM Group. With
performa bisnis Grup ABM. Dari sisi keselamatan kerja, respect to workplace safety, we take pride in upholding
kami bangga dapat mempertahankan target Zero Fatality our Zero Fatality target, reinforcing our commitment to
sebagai bukti komitmen kami terhadap budaya kerja a safe and healthy work culture.
yang aman dan sehat.
Pertumbuhan keberlanjutan Grup ABM dalam industri ABM Group’s sustainable growth in the coal industry,
batubara, yang kami pandang cukup stabil selama which we expect to remain stable over the next decade,
dekade ke depan, menjadi landasan dalam mengakuisisi forms the foundation for our acquisition of coal mining
perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan license (IUP) holders in Sumatra and other regions
batubara di wilayah Sumatera maupun perusahaan across Indonesia. The expansion of ABM Group’s
pemegang IUP batubara lainnya di Indonesia. LENB sector through inorganic growth is progressing
Pengembangan usaha Grup ABM di sektor LENB as planned. We continue to explore and conduct due
secara inorganic berjalan sesuai dengan rencana. diligence on new business opportunities, and we look
Proses penjajakan dan uji tuntas usaha baru tetap forward to achieving tangible outcomes in the near
berlangsung dan kita berharap hasilnya dapat terlihat future.
dalam beberapa waktu ke depan.
Selain itu, Grup ABM juga mencatat kepercayaan yang Additionally, ABM Group has gained increasing trust
semakin besar dari mitra perbankan. Pada kuartal akhir from its banking partners. In the final quarter of 2024,
2024, kami memperoleh fasilitas perbankan baru yang we secured new, competitive banking facilities that
kompetitif, yang berkontribusi pada arus kas yang lebih contribute to a healthier cash flow and strengthen our
sehat serta neraca keuangan yang kuat. Komitmen ABM financial position. ABM’s commitment to developing
dalam mengembangkan bisnis terbarukan menjadi salah renewable businesses has been a key factor in securing
satu dorongan bagi perbankan untuk memberikan financing from banks.
pendanaan.
Hal ini terbukti dari salah satu kegiatan bisnis terbarukan One example of ABM’s renewable business initiatives
yang dilakukan oleh ABM, melalui anak usaha Anzara is our subsidiary, Anzara Janitra Nusantara (AJN),
Janitra Nusantara (AJN), yang mengoperasikan which operates a Biogas Power Plant (PLTBg) in South
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di Kalimantan Kalimantan. Additionally, PT Cipta Kridatama (CK)
Selatan. Selain itu, PT Cipta Kridatama (CK) Site KIM juga Site KIM is set to operate a Solar Power Plant (PLTS)
siap mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya to supply electricity to the CK Site KIM operational
(PLTS) untuk memenuhi kebutuhan listrik di kompleks complex, replacing diesel-powered generators.
operasional CK Site KIM yang menggantikan konsumsi
listrik dari generator berbahan bakar solar.
Kami juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan We also demonstrate our commitment to sustainability
melalui berbagai inisiatif untuk mengurangi jejak karbon. through various initiatives aimed at reducing our carbon
Salah satunya adalah dengan melaksanakan program footprint. One such initiative is a mangrove planting
penanaman bakau di Taman Wisata Alam Muara Angke, program at Muara Angke Nature Park in North Jakarta,
Jakarta Utara, yang melibatkan 100 relawan dari karyawan where 100 ABM Group employees volunteered to plant
Grup ABM dan berhasil menanam 600 bibit pohon bakau. 600 mangrove saplings.
26 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 27
Kebijakan efisiensi pemakaian bahan bakar fosil dan We continue to enhance fuel efficiency policies and
meningkatkan penggunaan bahan bakar yang lebih increase our use of more environmentally friendly
ramah lingkungan juga terus ditingkatkan. Pada tahun energy sources. In 2024, total recorded emissions
2024, total emisi yang dihasilkan sejumlah 37.696,70 ton reached 37,696.70 tons of ton CO2eq, representing a
CO2eq, turun signifikan sebesar 68,59% dibandingkan significant decrease of 68.59% from the previous year.
tahun sebelumnya. Penurunan yang signifikan tahun This considerable reduction was primarily driven by
ini terutama didorong oleh TIA yang saat ini berfokus TIA, which is currently focused on land reclamation and
pada aktivitas reklamasi dan rehabilitasi lahan. Selain rehabilitation efforts. Furthermore, the energy efficiency
itu, upaya efisiensi energi yang diterapkan ABM initiatives implemented by ABM throughout 2024 also
sepanjang 2024 turut berkontribusi pada penurunan contributed to this decline in emissions.
emisi tersebut.
Pada aspek sosial, ABM melalui PT Cipta Krida Bahari On the social front, ABM, through PT Cipta Krida Bahari
(CKB Logistics) meluncurkan program Corporate Social (CKB Logistics), launched the “Peduli Asupan Sehat
Responsibility (CSR) Peduli Asupan Sehat (BUNDA PAS) (BUNDA PAS)” Corporate Social Responsibility (CSR)
di Surabaya untuk berkontribusi menurunkan angka program in Surabaya. This initiative aims to reduce
stunting dengan memberikan paket makanan bergizi stunting rates by providing nutritious food packages
kepada 50 balita yang berpotensi stunting di empat to 50 infants at risk of stunting in four urban villages.
kelurahan. Kemudian dari sisi internal, hasil Employee Internally, the results of the 2024 Employee Engagement
Engagement Survey tahun 2024 turut menjadi indikator Survey serve as indicators of ABM Group’s success in
keberhasilan Grup ABM dalam pengelolaan organisasi organizational and workforce management and align
dan karyawan yang sejalan dengan core values Grup with ABM Group’s core values.
ABM.
Pengakuan atas kinerja tahun 2024 turut diperoleh dari Recognition for our 2024 performance has come
berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri. Hal ini from various national and international institutions.
merupakan hasil dari eksekusi strategi Grup ABM dalam This achievement results from ABM Group’s strategic
pelaksanaan yang sesuai dengan tata kelola perusahaan execution, dedication to Good Corporate Governance
yang baik (Good Corporate Governance/GCG) serta (GCG), and adherence to Environmental, Social, and
pelaksanaan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata Governance (ESG) principles.
kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG).
Melangkah ke tahun 2025, kami akan terus meningkatkan As we approach 2025, we will continue to enhance our
kapasitas dan kapabilitas di seluruh lini bisnis Grup capacity and capabilities across all business lines within
ABM. Fokus kami adalah membangun fondasi usaha the ABM Group. Our focus remains on strengthening our
yang lebih kokoh, meningkatkan efektivitas dan efisiensi business foundations, improving operational efficiency
proses kerja, serta memperluas portofolio usaha di and effectiveness, and expanding our portfolio in both
sektor tambang dan non-tambang. Pertumbuhan mining and non-mining sectors. This growth will be
ini akan didorong oleh penerapan prinsip tata kelola driven by implementing sound corporate governance
perusahaan yang baik (GCG) dan strategi keberlanjutan (GCG) and sustainability (ESG) strategies that are
(ESG) yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan mitra tailored to market needs and stakeholder expectations.
bisnis.
Kami optimis bahwa dengan kerja sama seluruh pihak, We remain optimistic that, through collaboration with all
Grup ABM dapat terus bertumbuh, memberikan dampak stakeholders, ABM Group will continue to grow, create
positif bagi masyarakat, dan menjadi mitra yang andal positive impacts on society, and serve as a reliable
bagi para pemangku kepentingan. Kami meyakini, partner. We firmly believe that business success is
kesuksesan dalam bisnis dapat dicapai melalui kerja achieved through teamwork rather than individual
sama tim dan bukan dilakukan oleh satu orang saja. efforts alone.
P T ABM I nve st am a Tbk 27
Page 28
Surat Pernyataan
Dewan Komisaris dan Direksi tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2024
PT ABM Investama Tbk.
[SEOJK E.1][GRI 2-14]
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Laporan Keberlanjutan
PT ABM Investama Tbk tahun buku 2024 telah disusun dengan mengacu pada Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan nomor
16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
Semua informasi dalam Laporan ini telah dimuat secara lengkap sesuai regulasi tersebut dan kami
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan.
Jakarta, 27 Maret, 2025
Dewan Komisaris PT ABM Investama Tbk,
PT ABM Investama Tbk’s Board of Commissioners,
Rachmat Mulyana Hamami
KOMISARIS UTAMA
PRESIDENT COMMISSIONER
Mivida Hamami Arief Tarunakarya Surowidjojo Manggi Taruna Habir
KOMISARIS KOMISARIS INDEPENDEN KOMISARIS INDEPENDEN
COMMISSIONER INDEPENDENT COMMISSIONER INDEPENDENT COMMISSIONER
28 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 29
Responsibility Statement of
The Board of Commissioners and
Board of Directors for the Sustainability Report 2024
of PT ABM Investama Tbk.
[SEOJK E.1][GRI 2-14]
We, the undersigned, certify that the Sustainability Report of PT ABM Investama Tbk for the 2024 financial
year has been prepared with reference to the Indonesia Financial Services Authority Regulation number
51/POJK.03/2017 regarding the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Issuers and Public Companies, and Circular Letter of the Indonesia Financial Services Authority number 16/
SEOJK.04/2021 concerning the Form and contents of Annual Reports of Issuers or Public Companies. All
information in this Report has been prepared and presented in accordance to these regulations and we are
fully responsible for the accuracy of the contents of the Company’s Sustainability Report.
Jakarta, March 27, 2025
Dewan Direksi PT ABM Investama Tbk,
PT ABM Investama Tbk’s Board of Directors,
Achmad Ananda Djajanegara
DIREKTUR UTAMA
PRESIDENT DIRECTOR
Feriwan Sinatra Haris Mustarto Hans Christian Manoe
DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR
DIRECTOR DIRECTOR DIRECTOR
P T ABM I nve st am a Tbk 29
Page 30
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM
Keberlanjutan di ABM [SEOJK A.1][GRI 2-23][GRI 2-24]
Sustainability at ABM
GRI 2
PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
Strategi, Kebijakan dan Praktik
Strategy, Policies and Practices
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 2-23a Menjelaskan komitmen Lihat penjelasan mengenai ABM Vision 2025 Target Keberlanjutan ABM 2025.
kebijakan untuk bisnis See an explanation of ABM Vision 2025 and ABM's Sustainability Target 2025.
yang bertanggung jawab
Describe its policy
commitments for
responsible business
conduct
GRI 2-23b Menjelaskan komitmen Saat ini, ABM sedang dalam proses penyusunan kebijakan Hak Asasi
kebijakan spesifik untuk Manusia (HAM).
menghormati Hak Asasi Currently, ABM is in the process of developing a Human Rights (HR) policy.
Manusia
Describe its specific policy
commitment to respect
human rights
GRI 2-23c Menyediakan tautan
komitmen kebijakan jika
dapat diakses oleh publik
Provide links to the policy
commitments if publicly
available
GRI 2-23d Melaporkan sampai ke Seluruh kebijakan telah mendapat persetujuan dari Direksi.
tingkat apa komitmen Our policies have been approved by Board of Director.
kebijakan ini disetujui
Perusahaan, apakah
termasuk sampai ke
tingkat paling senior
Report the level at
which each of the policy
commitments was
approved within the
organization, including
whether this is the most
senior level
GRI 2-23e Melaporkan sejauh mana Lihat penjelasan mengenai ABM Vision 2025 dan Pilar-pilar Keberlanjutan ABM.
komitmen kebijakan See an explanation of ABM Vision 2025 and ABM's Sustainability Pillars.
berlaku untuk aktivitas
perusahaan dan hubungan
bisnisnya
Report the extent to which
the policy commitments
apply to the organization’s
activities and to its
business relationships
30 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 31
GRI 2
PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
Strategi, Kebijakan dan Praktik
Strategy, Policies and Practices
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 2-23f Menjelaskan bagaimana ABM telah melaksanakan sosialisasi visi, misi, dan nilai-nilai inti perusahaan kepada
[SEOJK F.1] komitmen kebijakan seluruh pegawai sebagai bagian dari penguatan budaya keberlanjutan perusahaan.
dikomunikasikan kepada Informasi ini juga telah dipublikasikan secara resmi di website perusahaan, yang
pekerja, mitra bisnis, dan dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk mitra bisnis dan
pihak terkait lainnya pemasok, melalui tautan berikut: https://www.abm-investama.com/menu/43/vision-
Describe how the mission.
policy commitments are ABM has conducted the socialization of the company’s vision, mission, and
communicated to workers, core values to all employees as part of strengthening the corporate culture. This
business partners, and information has also been officially published on the company’s website, which can
other relevant parties be accessed by all stakeholders, including business partners and suppliers, through
the following link. https://www.abm-investama.com/menu/43/vision-mission
Catatan: *Sehubungan dengan kelompok pemangku kepentingan pekerja sudah
mencakup kelompok rentan yang telah diidentifikasi oleh ABM, antara lain orang
dengan kebutuhan khusus, perempuan, dan etnis minoritas.
Note: *Regarding the stakeholder group of employees, it already encompasses
vulnerable groups identified by ABM, including people with special needs, women,
and ethnic minorities.
GRI 2-24 Menjelaskan bagaimana ABM telah mengimplementasikan komitmen terhadap keberlanjutan melalui
perusahaan menanamkan penyusunan ESG Strategy 2025 dan ESG Target 2025, yang akan diperbarui setiap
setiap komitmen lima tahun. Perusahaan telah melakukan sosialisasi strategi dan target ESG kepada
kebijakannya untuk seluruh pegawai, baik di tingkat grup maupun di anak perusahaan, guna memastikan
kegiatan bisnis yang pemahaman dan penerapan yang konsisten di seluruh entitas usaha.
bertanggung jawab di
seluruh aktivitas dan Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, ABM secara aktif melakukan pemantauan
hubungan bisnisnya terhadap kinerja ESG perusahaan untuk memastikan pencapaian target yang telah
ditetapkan. Untuk mendukung implementasi komitmen ini, ABM menyediakan
Describe how it pelatihan berkala bagi seluruh karyawan terkait kebijakan ESG, kode etik, serta
embeds each of its regulasi yang berlaku, guna memastikan pemahaman dan penerapan yang konsisten
policy commitments for di seluruh lini bisnis. ESG Target ABM dikategorikan ke dalam empat aspek utama,
responsible business yaitu ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola, yang menjadi landasan dalam
conduct throughout its pengelolaan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
activities and business
relationships ABM has implemented its commitment to sustainability through the development of
the ESG Strategy 2025 and ESG Target 2025, which will be updated every five years.
The company has communicated its ESG strategy and targets to all employees, both
at the group level and within its subsidiaries, to ensure a consistent understanding
and implementation across all business entities.
As part of its ongoing efforts, ABM actively monitors the company’s ESG performance
to ensure the achievement of the established targets. To support the implementation
of this commitment, ABM provides regular training for all employees on ESG policies,
codes of conduct, and applicable regulations, to ensure consistent understanding and
application across all lines of business. ABM’s ESG targets are categorized into four
key aspects: economic, environmental, social, and governance, which serve as the
foundation for responsible and sustainable business management.
P T ABM I nve st am a Tbk 31
Page 32
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM
ˮ
Membangun masa depan yang berkelanjutan adalah
komitmen kami dalam menjalankan setiap langkah di lini
bisnis kami. Bagi ABM, keberlanjutan merupakan sebuah
perjalanan bersama. Melalui investasi yang bertanggung
jawab, operasi yang berkesinambungan, dan inovasi, ABM
mengambil peran untuk membangun masa depan energi
yang lebih baik dan berkelanjutan bagi pertumbuhan
ekonomi, lingkungan dan masyarakat.”
“Building a sustainable future is our commitment at every step of our business. For
ABM, sustainability represents a shared journey. Through responsible investments,
sustainable operations, and innovation, ABM contributes to creating a better
and more sustainable energy future for economic growth, the environment, and
communities.”
Grup ABM menyadari pentingnya keberlanjutan dalam ABM Group recognizes the importance of sustainability
menjalankan bisnis. Sebagai perusahaan bisnis, kami in conducting business. As a commercial enterprise,
berkomitmen untuk memberikan timbal balik yang baik we are committed to delivering strong financial returns
secara finansial kepada pemegang saham, kami juga to our shareholders while also positively impacting
berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi the environment and society—placing sustainability
lingkungan dan masyarakat, menjadikan keberlanjutan at the core of every business decision we make. To
sebagai landasan setiap keputusan bisnis yang ensure long-term sustainability, we have developed
kami ambil. Untuk memastikan keberlanjutan bisnis a comprehensive strategy that encompasses various
jangka panjang, kami telah menyusun strategi yang initiatives, from responsible resource management to
komprehensif. Strategi ini mencakup berbagai inisiatif, the creation of environmentally friendly products and
mulai dari pengelolaan sumber daya yang bertanggung services.
jawab hingga pengembangan produk dan layanan
ramah lingkungan.
Kehadiran ABM dalam bisnis bertujuan untuk ABM’s presence in the industry is intended to
memberikan dampak positif yang signifikan bagi significantly impact both the environment and society
lingkungan dan masyarakat. Kami berupaya menjadi positively. We strive to be active agents of change in
agen perubahan yang aktif dalam mengatasi tantangan addressing the environmental and social challenges
lingkungan dan sosial saat ini. Untuk itu, kami terus of today. Therefore, we continue to innovate and
berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak collaborate with various stakeholders to achieve our
untuk mencapai tujuan keberlanjutan dan menemukan sustainability goals while exploring new solutions
solusi-solusi baru untuk tantangan keberlanjutan. to sustainability issues. Collaborating with diverse
Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan stakeholders enables us to create a broader positive
memungkinkan kami untuk menciptakan dampak impact..
positif yang lebih luas.
Komitmen kami terhadap keberlanjutan terwujud dalam Our commitment to sustainability is evident in every
setiap aspek bisnis kami, mulai dari pengambilan aspect of our business, from strategic decision-making
keputusan strategis hingga pelaksanaan operasional to daily operations. We ensure that all our actions align
sehari-hari. Kami memastikan bahwa setiap tindakan with sustainability principles.
yang kami lakukan selaras dengan prinsip-prinsip
keberlanjutan.
32 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 33
Untuk mencapai tujuan keberlanjutan, kami telah We have launched ABM Vision 2025 to meet our
menetapkan Visi ABM 2025. Visi ini menjadi pedoman sustainability goals. This vision acts as a guiding
bagi seluruh entitas dan fungsi dalam Grup ABM dalam framework for all entities and functions within the
menentukan fokus bisnis perusahaan, memilih dan ABM Group, helping to determine the company’s
mengimplementasikan cara-cara operasional, serta business focus, select and implement operational
mengelola aspek keuangan, untuk mencapai target- methodologies, and manage financial aspects to
target ambisius yang telah ditetapkan. achieve the ambitious targets we have set.
Tahun 2024 menjadi awal bagi Grup ABM memasuki The year 2024 marks the beginning of ABM Group’s
fase Growth Story dalam strategi bisnis perusahaan. Growth Story phase in its business strategy. Our
Fokus utama saat ini adalah untuk mendorong primary focus is to drive the company’s growth
pertumbuhan perusahaan ke arah yang lebih baik, towards a better future, identify new opportunities,
mengidentifikasi peluang baru, dan menjalankan and implement strategies that enable us to expand
strategi yang memungkinkan kami untuk berkembang and compete more effectively in the market. This
dan bersaing secara lebih efektif di pasar. Ini merupakan represents a crucial step in our evolution, transitioning
langkah penting dalam evolusi kami, dari menghadapi from navigating significant changes to entering a more
perubahan besar menuju fase pertumbuhan yang lebih progressive growth phase.
progresif.
VISI ABM 2025 | ABM Vision 2025
Tahap 3 - Perjalanan Menuju
Tahap 1 - Menstabilkan Tahap 2 – Melangkah Pasti Puncak Pertumbuhan
Stage 1 – Stabilize Stage 2 – Bold Move Stage 3 – Growth Story
2020 - 2021 2022 - 2023 2024 dan seterusnya
2024 and Beyond
• Memaksimalkan sinergi di dalam TMT • Meningkatkan manajemen modal • Meraih pertumbuhan EBITDA
• Memfokuskan diri pada rantai nilai dan kinerja keuangan yang berkelanjutan
pertambangan batubara • Memperoleh aset dan kapabilitas • Menyempurnakan laporan
• Mengembangkan bisnis logistik dan teknik baru ekuitas
rekayasa lebih lanjut secara menguntungkan • Mempercepat bisnis logistik dan • Mengoperasikan kapabilitas-
• Mengelola bisnis energi terbarukan secara rekayasa melalui sinergi dan kapabilitas baru
berkelanjutan kemitraan
• Menargetkan pertumbuhan yang sesuai untuk • Memaksimalkan efisiensi dan • Achieve sustainable EBITDA
semua entitas di bawah ABM likuiditas operasional growth
• Meningkatkan profitabilitas, dengan arus kas • Mengimplementasikan roadmap • Improve equity story
dan Net Present Value (NPV) yang positif di ESG • Operationalize new capabilities
seluruh MVC, CKB & SSB
• Improve capital management and
• Maximize synergy within TMT financial performance
• Focus on coal mining value chain • Acquire new assets and capabilities
• Continue growing logistics and engineering • Accelerate logistics and engineering
business profitably business through synergy and
• Maintain renewables business partnership
• Aim for modest growth for all entities under • Maximize operational efficiency and
ABM liquidity
• Grow profitability, with positive cash flow and • Implement ESG roadmap
Net Present Value (NPV) across MVC, CKB &
SSB
P T ABM I nve st am a Tbk 33
Page 34
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM
Dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan, With a strong commitment to sustainability, we have
kami telah merumuskan ABM Sustainability Target 2025 developed the comprehensive ABM Sustainability
yang komprehensif, mencakup berbagai aspek mulai Target 2025, which addresses various aspects,
dari ekonomi, lingkungan, sosial, hingga tata kelola. including economic, environmental, social, and
Pendekatan yang inovatif dengan menerapkan lima governance dimensions. Our innovative approach,
pilar utama menjadi landasan bagi perusahaan untuk built upon five key pillars, serves as the foundation for
mencapai transformasi berkelanjutan. achieving sustainable transformation.
ABM bertujuan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ABM aims to integrate sustainability principles into
keberlanjutan ke dalam seluruh aktivitas bisnis. Setiap all business activities. Each aspect of the ABM
aspek dari ABM Sustainability Target 2025 memiliki Sustainability Target 2025 includes specific and
topik ESG dan target kinerja yang spesifik serta terukur, measurable ESG topics and performance targets that
yang harus dicapai pada tahun 2025. Target-target must be achieved by 2025. These targets will serve
ini akan menjadi acuan bagi seluruh unit bisnis ABM, as a reference for all ABM business units, both at
baik di tingkat Grup maupun anak perusahaan, dalam the Group and subsidiary levels, in implementing
mengimplementasikan praktik-praktik keberlanjutan sustainability practices. By establishing sustainability
dengan menetapkan target kinerja keberlanjutan performance targets as both organizational and
sebagai KPI organisasi maupun individu. Dengan individual KPIs, we can systematically monitor and
demikian, kami dapat memantau dan mengevaluasi evaluate our sustainability performance and KPIs on a
kinerja keberlanjutan dan KPI yang telah ditetapkan regular basis.
secara berkala.
ABM Sustainability Target 2025 telah menjadi The ABM Sustainability Target 2025 has become
tulang punggung sistem manajemen di seluruh anak the foundation of the management system across all
perusahaan. Dengan mengadopsi mekanisme Plan-Do- subsidiaries. By adopting the Plan-Do-Check-Action
Check-Action (PDCA), prinsip keberlanjutan tertanam (PDCA) mechanism, sustainability principles are
dalam setiap langkah kerja, dari perencanaan hingga integrated into every workflow step, from planning
evaluasi yang tergambar pada Standar Prosedur to evaluation, as outlined in our Standard Operating
Operasional (SOP). Hal ini tidak hanya memastikan Procedures (SOPs). This not only ensures operational
efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi pada efficiency but also supports long-term sustainability
program keberlanjutan secara jangka panjang di tiap programs within each subsidiary. [GRI 2-23]
anak perusahaan. [GRI 2-23]
ABM berkomitmen untuk menciptakan budaya ABM is committed to creating a transparent and
perusahaan yang transparan dan berorientasi pada sustainability-oriented corporate culture. We believe that
keberlanjutan. Kami percaya bahwa informasi yang open and accessible information is essential for engaging
terbuka dan mudah diakses adalah kunci untuk all employees in achieving the ABM Sustainability Target
melibatkan seluruh karyawan dalam mencapai ABM 2025. Through various awareness initiatives using
Sustainability Target 2025. Melalui berbagai inisiatif multiple communication channels, including periodic
sosialisasi menggunakan berbagai saluran komunikasi, training sessions and digital platforms, we proactively
termasuk sesi pelatihan periodik dan platform digital, share the latest information on best practices and
kami secara proaktif menyebarkan informasi terkini sustainability policies related to the ABM Sustainability
mengenai praktik-praktik terbaik dan kebijakan Target 2025.
keberlanjutan terkait ABM Sustainability Target 2025.
Kami membuka saluran komunikasi yang luas untuk We have established open communication channels
memastikan setiap karyawan merasa didengar dan to ensure every employee feels heard and involved.
dilibatkan. Melalui kotak saran, survei karyawan, dan Through suggestion boxes, employee surveys, and
pertemuan terbuka, kami mendorong partisipasi aktif open discussions, we encourage active participation
dari seluruh lapisan organisasi. Masukan dan ide- at all organizational levels. We highly value employee
ide inovatif dari karyawan sangat kami hargai dan feedback and innovative ideas, incorporating them
menjadi bagian integral dalam pengembangan strategi as integral components of our sustainability strategy
keberlanjutan kami. development.
Selain itu, kolaborasi yang erat dengan mitra bisnis Furthermore, effective collaboration with business
juga merupakan pilar penting dalam perjalanan menuju partners is a crucial aspect of our sustainability journey.
keberlanjutan. Oleh karena itu, kami secara aktif telah As a result, we have consistently communicated the
menyosialisasikan ABM Sustainability Target 2025 ABM Sustainability Target 2025 to business partners,
kepada mitra bisnis, rekan bisnis, dan pihak lainnya stakeholders, and other relevant parties through
34 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 35
untuk melalui platform komunikasi, termasuk dalam various communication platforms, including contractual
dokumen kontrak kerja sama, pertemuan resmi, dan agreements, official meetings, and digital channels. This
melalui platform digital. Sehingga, informasi mengenai guarantees that information about our sustainability
tujuan keberlanjutan ini tersampaikan secara jelas dan objectives is conveyed clearly and systematically.
terstruktur.
Fokus kami adalah membangun konsensus dan Our focus is on building consensus and shared
komitmen bersama untuk mencapai tujuan yang lebih commitment to achieve a greater purpose. By doing so,
besar. Dengan demikian, kami tidak hanya membangun we cultivate strong business relationships and contribute
hubungan bisnis yang kuat, tetapi juga berkontribusi to a more sustainable business ecosystem.
pada ekosistem bisnis yang lebih berkelanjutan.
ABM Target Keberlanjutan 2025 | ABM Sustainability Target 2025
Aspek Topik Utama Target 2025
SDGs
Aspects Key Topics Target 2025
Kinerja Pondasi keuangan yang kuat -
Ekonomi Pertumbuhan laba tahunan >5%.
Economic Solid financial fudamentals -
Performance Annual profit growth >5%
Ekonomi
Economic Investasi ׅTotal pendapatan tahunan dari bisnis yang berkelanjutan >8%
Berkelanjutan ׅTotal Investasi Akumulatif dalam Energi Terbarukan >30%
Sustainable ׅTotal annual revenue from sustainable business >8%
Investment ׅTotal Accumulative Investment in Renewable Energy >30%
ׅ15% total pengurangan konsumsi energi dari
seluruh anak perusahaan dan seluruh operasi
ׅ5% pengurangan total emisi karbon dari semua
Energi dan Emisi anak perusahaan dan semua operasi
Energy and
Emission ׅ15% total energy consumption reduction from
all subsidiaries and all operations
ׅ5% total carbon emission reduction from
all subsidiaries and all operations
ׅ20% pengurangan konsumsi air bersih (air minum) absolut
Lingkungan
dari seluruh anak perusahaan dan seluruh lokasi operasi
Environment
Air & Efluen ׅTidak ada tumpahan yang signifikan di semua lokasi operasi
Water & Effluents ׅ20% reduction of absolute freshwater (potable) water
consumption from all subsidiaries and all operation site
ׅZero significant spill at all operations sites
Meningkatkan total volume limbah yang didaur ulang
dan digunakan kembali sebesar 30% di seluruh
Limbah
anak perusahaan dan seluruh wilayah operasi
Waste
Increase total volume of recycle and reused waste by
30% at all subsidiaries and all operation areas
Kesehatan & ׅ100% lokasi operasional menerapkan sistem manajemen K3
Keselamatan ׅMenurunkan tingkat keparahan kecelakaan kerja sebesar 20%
Kerja ׅ100% operational sites implements OHS management system
Health & Safety ׅReduced Severity Rate by 20%
Pengadaan Lokal 40% Proporsi anggaran pengadaan untuk pemasok lokal
Local Procurement 40% Proportion of procurement budget for local suppliers
Sosial
Social ׅ100% lokasi operasi memiliki program
CSR yang terkait dengan SDGs
Pengembangan ׅSetidaknya 70% Program Pengembangan
Masyarakat Masyarakat memperoleh skor >1
Community
Development ׅ100% operations site have in place SDGs-linked CSR programs
ׅAt least 70% Community Development
Programs obtains score >1
100% pelatihan anti-korupsi untuk
Tata Kelola Anti Korupsi
semua karyawan dan eksekutif
Governance Anti-corruption
100% anti-corruption training for all employees and executives
P T ABM I nve st am a Tbk 35
Page 36
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM
GRI 2
PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 2-29 i Daftar kelompok pemangku kepentingan Pemegang saham, karyawan, badan regulator mitra kerja,
List of stakeholder groups pelanggan, masyarakat*, dan media massa
Shareholders, employees, regulatory bodies, partners,
customers, communities*, and mass media
GRI 2-29 i Mengidentifikasi dan memilih pemangku Lihat penjelasan pada bagian Identifikasi, Pendekatan, dan
kepentingan Topik-Topik Utama Pemangku Kepentingan di bawah ini
Identifying and selecting stakeholders See explanation in section Identification, Approach and Key
Topics of Stakeholders on below
GRI 2-29 ii Tujuan pelibatan pemangku kepentingan Lihat penjelasan pada bagian Identifikasi, Pendekatan, dan
The purpose of the stakeholder engagement Topik-Topik Utama Pemangku Kepentingan di bawah ini
See explanation in section Identification, Approach and Key
Topics of Stakeholders on below
Bagaimana Perusahaan berusaha untuk Lihat penjelasan pada bagian Identifikasi, Pendekatan, dan
memastikan pendekatan ini berarti bagi Topik-Topik Utama Pemangku Kepentingan di bawah ini
GRI 2-29 iii pemangku kepentingan See explanation in section Identification, Approach and Key
How the organization seeks to ensure Topics of Stakeholders on below
meaningful engagement with stakeholders
Catatan: *Sehubungan dengan kelompok pemangku kepentingan masyarakat sudah mencakup kelompok rentan yang telah diidentifikasi oleh
ABM, antara lain kelompok masyarakat yang rentan diskriminasi atau kekerasan, seperti orang dengan kebutuhan khusus, perempuan dan etnis
minoritas. Selain itu, kelompok rentan juga mencakup masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Note: *Regarding the stakeholder group of the community, it already encompasses vulnerable groups identified by ABM, including groups
vulnerable to discrimination or violence, such as people with special needs, women, and ethnic minorities. Additionally, vulnerable groups also
include communities living below the poverty line.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement
Proses identifikasi pemangku kepentingan kami Our stakeholder identification process adheres to
mengikuti standar internasional AA1000 Stakeholder the international AA1000 Stakeholder Engagement
Engagement Standard 2015 untuk mengukur dan Standard 2015, which provides a framework for
mengelola kinerja keberlanjutan Perusahaan. Standar measuring and managing the Company’s sustainability
ini memberikan panduan yang jelas tentang bagaimana performance. This standard offers clear guidance on
sebuah organisasi dapat mengidentifikasi, melibatkan, how organizations can identify, engage, and address
dan merespons kebutuhan serta harapan dari berbagai the needs and expectations of various stakeholders.
pemangku kepentingan. Kemudian, kami melakukan Adhering to this framework, we perform thorough
pemetaan yang cermat untuk memahami jaringan stakeholder mapping to grasp the complex network
hubungan bisnis yang kompleks. Analisis mendalam of business relationships. A comprehensive analysis
terhadap dampak operasional memungkinkan kami of operational impacts allows us to identify all affected
mengidentifikasi semua pihak yang terpengaruh, baik parties, both directly and indirectly.
secara langsung maupun tidak langsung.
Selain itu, ABM Investama secara aktif melibatkan Additionally, ABM Investama actively engages
pemangku kepentingan melalui berbagai pertemuan stakeholders through various regular meetings and
rutin dan platform digital. Diskusi mendalam ini digital platforms. These in-depth discussions enable
memungkinkan perusahaan untuk memperoleh the company to better understand critical issues
pemahaman yang lebih baik terhadap isu-isu krusial and ensure that sustainability programs align with
serta memastikan program keberlanjutan sejalan dengan stakeholder aspirations.
aspirasi semua pihak.
36 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 37
Pemangku kepentingan juga dapat memberikan Stakeholders are encouraged to provide consistent
umpan balik secara berkala melalui berbagai saluran feedback through multiple communication channels,
komunikasi yang tersedia, sehingga menciptakan fostering ongoing dialogue and ensuring transparency
dialog yang berkelanjutan dan memastikan transparansi in the implementation of sustainability policies. This
dalam implementasi kebijakan keberlanjutan. Dengan inclusive approach guarantees that the solutions
demikian, solusi-solusi yang dihasilkan tidak hanya developed are not only sustainable but also relevant
berkelanjutan, tetapi juga relevan dan mengakomodasi and reflect diverse perspectives. It allows all voices
berbagai perspektif. Pendekatan inklusif ini berarti to be heard, including those from underrepresented
memberikan kesempatan bagi semua suara untuk groups, ensuring that no stakeholder is left behind.
didengar, termasuk kelompok-kelompok yang seringkali
kurang terwakili, sehingga diharapkan bahwa tidak ada
pihak yang tertinggal.
Indikator dan Penjelasan
Indicators and Explanation
Dependency (D) Attention (A) Diverse Perspective (DP)
Jika perusahaan memiliki Jika seseorang atau sebuah Jika seseorang atau sebuah
ketergantungan pada organisasi membutuhkan organisasi memiliki pandangan
seseorang atau sebuah perhatian perusahaan yang berbeda yang dapat
organisasi, atau sebaliknya. terkait isu ekonomi, sosial mempengaruhi situasi dan
If the company has a atau lingkungan tertentu. mendorong adanya aksi yang
dependency on a person or an If a person or an organization tidak ada sebelumnya.
organization, or vice versa. needs the company’s attention If a person or an organization
related to certain economic, has different views that
social or environmental issues. may affect the situation and
encourage non-existent actions
Responsibility (R) Influence (I) Proximity (P)
Jika perusahaan memiliki Jika seseorang atau sebuah Jika seseorang atau
tanggung jawab legal, komersial organisasi memiliki pengaruh sebuah organisasi memiliki
atau etika terhadap seseorang terhadap perusahaan, kedekatan geografis dan
atau sebuah organisasi. strategi, dan/atau kebijakan operasional dengan ABM.
pemangku kepentingan lain. If a person or an organization
If the company has legal,
If a person or an organization has geographic and operational
commercial or ethical
has influence on the company proximity to the company.
responsibilities against a
or other stakeholder’s
person or an organization.
strategies or policies.
P T ABM I nve st am a Tbk 37
Page 38
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM
Identifikasi, Pendekatan, dan Topik-topik Utama
Pemangku Kepentingan [SEOJK E.4][GRI 2-29]
Identification, Approach, and Key Topics of Stakeholder
Kelompok
Basis
Pemangku
Identifikasi Topik Utama Metode Pelibatan
Kepentingan
Basic Key Topic Engagement Methods
Stakeholders
Identification
Groups
Pemegang D, R, I, P ׅKinerja operasi, produksi, dan ׅPertemuan berkala (RUPS atau RUPS-LB)
Saham keuangan perusahaan ׅKorespondensi melalui surat-menyurat
Shareholders ׅPengembangan usaha atau pengumuman melalui media
ׅCompany operations, production massa, sesuai kebutuhan
and financial performance ׅPeriodic meetings (AGMS or EGMS)
ׅBusiness development ׅCorrespondence or announcements
through mass media, as needed
Karyawan D, R, T, I, P ׅKepastian dan perlindungan ׅPertemuan berkala forum bipartit
Employees hubungan ketenagakerjaan ׅFamily gathering pada setiap ulang tahun
ׅKesejahteraan dan pemenuhan perusahaan dan/atau masing-masing entitas anak
hak-hak normatif ׅPublikasi internal melalui surat edaran dan
ׅPengembangan kompetensi dan karier majalah internal, atau sesuai kebutuhan
ׅCertainty and protection ׅRegular meetings of the bipartite forum
of labor relations ׅFamily gatherings on each company
ׅWelfare and fulfillment and/or subsidiary anniversary
of normative rights ׅInternal publications through Circulars
ׅCompetency and career development and internal magazines, as needed
Badan D, R, T, I, ׅPengurusan izin usaha dan ׅPertemuan dengan regulator/
Regulator DP, P pemenuhan unsur kepatuhan otoritas, atau sesuai kebutuhan
Regulatory terhadap hukum lainnya ׅKeterlibatan pada kegiatan pemerintah
Bodies ׅKoordinasi rutin mengenai daerah setempat, atau sesuai kebutuhan
kegiatan komersial perusahaan ׅMeetings with regulators/authorities,
ׅBusiness permit arrangement as appropriate needs
and fulfillment of compliance ׅInvolvement in local government
against other regulation activities local, according to needs
ׅRegular coordination of company’s
commercial activities
Mitra Kerja D, R, T, P ׅTransparansi kontrak kerja ׅInformasi tender pekerjaan secara
Patners dan pelaksanaannya terbuka, atau sesuai kebutuhan
ׅPemenuhan hak dan kewajiban sesuai ׅPertemuan berkala, atau sesuai kebutuhan
kontrak kerja yang telah disepakati ׅOpen job tender information, as needed
ׅPenerapan GCG secara berkelanjutan ׅPeriodic meetings, as needed
ׅTransparency of work contracts
and implementation
ׅFulfillment of rights and
obligations in accordance with
agreed work contracts
ׅSustainable GCG implementation
Pelanggan D, R, I, P ׅProduk dan layanan yang ׅInformasi produk dan layanan melalui
Customers dihasilkan perusahaan website, media sosial, iklan dan promosi
ׅKepuasan dari kualitas produk ׅLayanan pelanggan
dan layanan perusahaan ׅSurvei kepuasan pelanggan
ׅProducts and services ׅProducts and services information through websites,
produced by the company social media, advertisements and promotions
ׅSatisfaction for the company’s ׅCustomer service
products and services quality ׅCustomer satisfaction survey
Masyarakat* D, R, T, I, ׅDampak kegiatan operasional ׅPertemuan rutin melalui forum komunikasi
Communities DP, P perusahaan ׅPembentukan kelembagaan di tingkat lokal
ׅKesempatan kerja sama ׅRegular meetings through communication forums
ׅImpact of company’s ׅFormation of institutions at the local level
operational activities
ׅOpportunity for cooperation
38 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 39
Kelompok
Basis
Pemangku
Identifikasi Topik Utama Metode Pelibatan
Kepentingan
Basic Key Topic Engagement Methods
Stakeholders
Identification
Groups
Media Massa T, I, DP ׅKeterbukaan informasi publik dan ׅJumpa pers yang dilaksanakan sesuai kebutuhan
Mass Media akses-akses informasi kinerja ׅKunjungan media massa ke wilayah kerja
ׅPublic information transparency and perusahaan dan/atau anak perusahaan
access to performance information yang dilaksanakan sesuai kebutuhan
ׅPress conferences, as needed
ׅMass media visits to the company and/or
its subsidiaries work areas, as needed
Catatan:
*Sehubungan dengan kelompok pemangku kepentingan masyarakat sudah mencakup kelompok rentan yang telah diidentifikasi oleh ABM, antara
lain kelompok masyarakat yang rentan diskriminasi atau kekerasan, meliputi orang dengan kebutuhan khusus, perempuan, dan etnis minoritas.
Selain itu, kelompok rentan juga mencakup masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Notes:
*In relation to community stakeholder groups, this includes vulnerable groups that have been identified by ABM, including community groups that
are vulnerable to discrimination or violence, such as people with special needs, women and ethnic minorities. Apart from that, vulnerable groups
also include people who live below the poverty line.
GRI 2
PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
Strategi, Kebijakan, dan Praktik
Strategy, Policies and Practices
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 2-25 Proses untuk ABM mempunyai pengendalian internal yang didesain untuk menjaga transparansi
[SEOJK E.3] memulihkan dan kepatuhan karyawan dan manajemen. Sistem ini melalui adalah Sistem Pelaporan
dampak negatif Pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS). Sistem WBS ABM berpedoman
Processes pada “International Fraud Examiners Manual-2016”. Setiap saran dan laporan dugaan
to remediate pelanggaran dapat disampaikan melalui surat elektronik (e-mail) atau mengirimkan
negative impacts laporan tertulis kepada Perusahaan. Untuk lebih lengkap mengenai WBS ini dapat
dilihat di Laporan tahunan PT ABM Investama Tbk dan https://www.abm-investama.
com/menu/30/whistleblowing-system-wbs. untuk lebih jelasnya dapat dilihat di bawah
GRI 2-26 Mekanisme untuk
ini. Untuk lebih jelas terkait independensi dapat dilihat di Laporan Tahunan ABM.
[SEOJK E.3] mencari saran dan
menyampaikan ABM has an internal control mechanism designed to maintain employees and
kekhawatiran management’s transparency and appropriateness. This system is the Whistleblowing
System (WBS). The ABM WBS system is guided by the International Fraud Examiners
Mechanisms for Manual-2016. All suggestions and Reports of suspected violations can be submitted via
seeking advice electronic mail (e-mail) or send a written report to the Company. Further information on
and raising the WBS can be found in the PT ABM Investama Tbk. Annual Report and https://www.
concerns abm-investama.com/menu/30/whistleblowing-system-wbs. Further information can be
seen below. For more details on independence, please refer to ABM’s Annual Report.
ABM Investama berkomitmen untuk meminimalkan ABM Investama is committed to minimizing the negative
dampak negatif operasional bisnisnya melalui strategi operational impacts of its business by implementing a
mitigasi risiko yang berfokus pada keberlanjutan. risk mitigation strategy focused on sustainability. The
Perusahaan secara proaktif menyediakan berbagai company proactively provides various communication
saluran komunikasi untuk memastikan bahwa semua channels to ensure that all stakeholders can contribute
pemangku kepentingan memiliki kesempatan untuk their input and perspectives.
menyampaikan masukan dan pendapat.
Dengan demikian, ABM dapat secara efektif mengelola By doing so, ABM effectively manages risks and aligns
risiko dan memastikan bahwa praktik bisnisnya selaras its business practices with sustainability values while
dengan nilai-nilai keberlanjutan serta memperhatikan considering the interests of all relevant parties. Below are
kepentingan semua pihak yang terkait. Berikut adalah the approaches and remedial measures implemented by
pendekatan-pendekatan ABM dan langkah-langkah ABM to mitigate negative impacts:[GRI 2-25]
remediasi untuk mengurangi dampak negatif tersebut.
[GRI 2-25]
P T ABM I nve st am a Tbk 39
Page 40
Keberlanjutan di ABM | Sustainability at ABM
• ABM mengidentifikasi tingkat dan sifat dampak • ABM assesses the scope and nature of negative
negatif, mengembangkan langkah-langkah remediasi, impacts, formulates remediation measures, and
dan mengimplementasikannya. implements them.
• ABM telah menetapkan mekanisme pengaduan untuk • ABM has established a grievance mechanism to
mengidentifikasi dan menangani setiap keluhan dari identify and address stakeholder concerns, including
para pemangku kepentingan, termasuk karyawan, those from employees, suppliers, customers, and the
pemasok, pelanggan dan masyarakat* dimana ABM communities where ABM operates. This includes a
beroperasi, salah satunya mekanisme whistleblowing whistleblowing Mechanism that is accessible to the
yang bisa diakses oleh masyarakat luas. Pendekatan public. The company’s approach to identifying and
perusahaan dalam mengidentifikasi dan menangani addressing grievances includes conducting regular
keluhan termasuk melakukan kegiatan pelibatan stakeholder engagement activities, offering multiple
pemangku kepentingan secara teratur, menyediakan channels for grievances, and investigating and
berbagai saluran untuk menyampaikan keluhan dan responding to them in a timely and effective manner.
menyelidiki serta menanggapi keluhan secara tepat
waktu dan efektif.
• Selain mekanisme pengaduan, ABM telah menetapkan • In addition to grievance mechanisms, ABM has
berbagai proses lain untuk memberikan remediasi established several other processes to address
atas dampak negatif yang diidentifikasi sebagai identified negative impacts, including an environmental
penyebab atau kontribusinya. Hal ini mencakup sistem management system, health and safety policies, and
manajemen lingkungan, kebijakan kesehatan dan social responsibility programs designed to enhance the
keselamatan, dan program tanggung jawab sosial quality of life in the communities where the company
yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup operates.
masyarakat dimana perusahaan beroperasi.
• Untuk memahami kebutuhan dan preferensi para • To gain a deeper understanding of stakeholder
pemangku kepentingan, ABM mengumpulkan umpan needs and preferences, ABM gathers feedback on
balik mengenai efektivitas mekanisme pengaduan. the effectiveness of its grievance mechanisms. This
Umpan balik dari para pemangku kepentingan feedback is considered for ongoing improvement and
diperhitungkan dalam pengembangan dan perbaikan enhancement of the mechanisms.
mekanisme.
• ABM melacak efektivitas mekanisme pengaduan • ABM tracks the effectiveness of its grievance
dan proses remediasi lainnya dengan memantau mechanisms and other remediation processes by
indikator kinerja utama, seperti jumlah dan sifat monitoring key performance indicators, such as the
pengaduan yang diajukan dan waktu penyelesaiannya. number and nature of complaints received, along with
Perusahaan juga melakukan survei dan konsultasi their resolution times. The company also conducts
pemangku kepentingan secara berkala untuk periodic stakeholder surveys and consultations to gain
mengumpulkan umpan balik mengenai efektivitas insights into the effectiveness of these mechanisms
mekanisme dan prosesnya. ABM melaporkan contoh- and processes. ABM reports on the effectiveness of
contoh efektivitas langkah-langkah remediasi dan its remediation measures and grievance mechanisms,
mekanisme pengaduan, termasuk umpan balik including stakeholder feedback, through sustainability
dari para pemangku kepentingan, dalam laporan reports and other public disclosures.
keberlanjutan dan pengungkapan publik lainnya.
Catatan: *Sehubungan dengan kelompok pemangku kepentingan masyarakat sudah mencakup kelompok rentan yang telah diidentifikasi oleh
ABM, antara lain kelompok masyarakat yang rentan diskriminasi atau kekerasan, meliputi orang dengan kebutuhan khusus, perempuan, dan
etnis minoritas. Selain itu, kelompok rentan juga mencakup masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Note: *Regarding the stakeholder group of the community, it already encompasses vulnerable groups identified by ABM, including groups
vulnerable to discrimination or violence, such as people with special needs, women, and ethnic minorities. Additionally, vulnerable groups also
include communities living below the poverty line
40 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 41
Topik Material Dalam Laporan Ini
Material Topics in This Report
GRI 2 PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
Organisasi dan Praktik Pelaporannya
The Organization and Its Reporting Practices
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 2-2 Entitas yang termasuk Lihat penjelasan pada bagian Entitas yang termasuk dalam laporan keuangan
dalam laporan keuangan konsolidasi di bawah ini
konsolidasi See explanation in section Entities included in the consolidated financial statements
Entities included in the on below
consolidated financial
statements
GRI 2-3 Periode pelaporan, Terdapat di bab Governance dalam laporan ini di halaman 219
frekuensi, dan kontak Can be found in the Governance chapter of this report on page 219
Reporting period,
frequency and contact
point
GRI 2-4 Pernyataan kembali Lihat penjelasan pada bagian Pernyataan Kembali Informasi di bawah ini
informasi See explanation in section Restatements of Information on below
Restatements of
information
GRI 2-5 Assurance eksternal Terdapat di bab Governance dalam laporan ini di halaman 219 dan 221
External assurance Can be found in the Governance chapter of this report on page 219 and 221
Entitas yang Termasuk dalam Laporan Keuangan Entities Included in the Consolidated Financial
Konsolidasi [GRI 2-2][GRI 2-6] Statements [GRI 2-2][GRI 2-6]
Laporan Keberlanjutan 2024 ini mengungkapkan This 2024 Sustainability Report discloses the
data keuangan konsolidasi grup ABM sesuai dengan consolidated financial data of the ABM Group in
Laporan Keuangan perusahaan yang telah diaudit. accordance with the Company’s audited Financial
Data ini mencerminkan kinerja keuangan keseluruhan Statements. This data reflects the overall financial
perusahaan. Adapun metode pengumpulan dan performance of the Company. The methodology for
konsolidasi data kinerja lingkungan, sosial dan collecting and consolidating environmental, social, and
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk tahun Occupational Health and Safety (OHS) performance
2024 tetap konsisten dengan tahun sebelumnya, data for 2024 remains consistent with previous years.
yang meliputi entitas anak pada sektor pertambangan This includes subsidiaries operating in the coal mining
batubara (Mining Value Chain/MVC), dan sektor sector (Mining Value Chain/MVC) and Logistics,
Logistik, Jasa Rekayasa, Pengembangan Bisnis Baru Engineering Services, new Business Development
(LENB). Hal ini memungkinkan perbandingan yang (LENB) sectors. Maintaining this consistency enables
akurat dari tahun ke tahun dan memberikan gambaran accurate year-over-year comparisons and provides a
yang jelas mengenai perkembangan keberlanjutan di clear representation of sustainability progress across
seluruh grup ABM. the ABM Group.
P T ABM I nve st am a Tbk 41
Page 42
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report
Cakupan Kinerja Lingkungan, Sosial, dan K3
Scope of Environmental, Social, and OHS Performance
Sektor Perusahaan
Sector Company
Pertambangan Batubara PT Reswara Minergi Hartama (RWA), PT Tunas Inti Abadi (TIA),
(Mining Value Chain/MVC) PT Cipta Kridatama (CK), PT Prima Wiguna Parama (PWP),
PT Baruna Dirga Dharma (BDD), PT Pelabuhan Buana Reja
Coal Mining (PBR), PT Dianta Daya Embara (DDE), dan PT Nirmala Coal
(Mining Value Chain/MVC) Nusantara (NCN).
Logistik, Jasa Rekayasa,
Pengembangan Bisnis Baru PT Sanggar Sarana Baja (SSB),
(Logistics, Engineering, New PT Cipta Krida Bahari (CKB),
Business/ LENB) PT Alfa Trans Raya (ATR),
PT Anzara Janitra Nusantara (AJN),
Logistics, Engineering, New PT Nagata Dinamika (ND).
Business (LENB)
Catatan: *Sesuai dengan prinsip GHG Accounting untuk menghindari penghitungan ganda, cakupan laporan CK hanya mencakup kinerja
lingkungan, sosial, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada konsesi yang dimiliki dan dikendalikan oleh Grup ABM. Sementara untuk
konsesi yang dimiliki dan dikendalikan oleh pihak lain yang dikelola oleh CK, aspek kinerja terkait akan dimasukkan ke dalam laporan milik pemilik
konsesi yang bersangkutan.
Note: **In accordance with GHG Accounting principles to avoid double counting, CK’s report scope includes only the environmental, social, and
occupational health and safety (OHS) performance of concessions owned and controlled by ABM Group. Meanwhile, for concessions owned and
managed by other parties but overseen by CK, the relevant performance aspects will be included in the report of the respective concession owner.
Pernyataan Kembali Informasi Restatement of Information
[SEOJK C.6][GRI 2-4] [SEOJK C.6][GRI 2-4]
Laporan Keberlanjutan 2024 ini mencatat adanya The 2024 Sustainability Report records several data
beberapa penyesuaian data pada laporan tahun 2023 adjustments from the 2023 report, particularly emission
yaitu data emisi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan data, as part of the organization’s ongoing efforts
organisasi untuk meningkatkan akurasi dan transparansi to enhance reporting accuracy and transparency.
pelaporan. Selain itu, anak perusahaan kami yag Additionally, our subsidiary in the coal mining sector,
bergerak di sektor pertambangan batubara, PT Tunas PT Tunas Inti Abadi (TIA), is currently focused solely
Inti Abadi (TIA) yang saat ini hanya berfokus pada on land reclamation and rehabilitation activities.
aktivitas reklamasi dan rehabilitasi lahan.
42 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 43
GRI 3 TOPIK MATERIAL 2024 | MATERIAL TOPICS 2024
Proses untuk Menentukan Topik Process for Determining Material
Material [GRI 3-1] Topics [GRI 3-1]
Penyusunan laporan keberlanjutan ini dilandasi oleh The preparation of this Sustainability Report is guided
sejumlah prinsip fundamental yang menjadi acuan by fundamental principles that serve as a reference
dalam mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan for identifying, measuring, and reporting on business
dampak bisnis terhadap lingkungan, sosial, dan impacts across environmental, social, and economic
ekonomi, seperti: aspects, including:
Konteks
Materialitas Keberlanjutan Keseimbangan Komparabilitas Kelengkapan
Materiality Sustainability Balance Comparability Completeness
Context
Keterlibatan
Ketepatan Pemangku
Akurasi Waktu Kejelasan Kepentingan Keandalan
Accuracy Clarity Reliability
Punctuality Stakeholder
Engagement
Prinsip-prinsip ini berperan sebagai kerangka kerja These principles serve as a consistent and
yang konsisten dan komprehensif dalam menyajikan comprehensive framework for presenting relevant
informasi yang relevan bagi pemangku kepentingan. information to stakeholders. Additionally, the selection
Selain itu, proses pemilihan topik material dalam Laporan of material topics in this Sustainability Report
Keberlanjutan dilakukan dengan mempertimbangkan considers the requirements established by applicable
persyaratan yang ditetapkan oleh regulasi nasional national regulations while also conforming to relevant
yang berlaku, serta mengadopsi standar pelaporan international sustainability reporting standards, such as:
keberlanjutan internasional yang relevan, yakni:
P T ABM I nve st am a Tbk 43
Page 44
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report
Peraturan Otoritas Jasa Nasdaq ESG Guidance 2.0
Keuangan (POJK) No. 51/ (2019) yang digunakan
POJK.03/2017 tentang oleh lembaga sustainability
Penerapan Keuangan performance rating MSCI,
Berkelanjutan bagi Sustainalytics, dan Bumi
Lembaga Jasa Keuangan, Global Karbon (BGK) dalam
Emiten dan Perusahaan pengembangan kriteria
Publik. rating mereka.
The Financial Services Nasdaq ESG Guidance 2.0
Authority Regulation (2019) which is used by
(POJK) No. 51/ sustainability rating agency,
POJK.03/2017 concerning MSCI, Sustainalytics, and
the Implementation of Bumi Global Karbon in
Sustainable Finance developing their rating criteria.
for Financial Services
Institutions, Issuers and
Public Companies.
Referensi lain yang sesuai
dan relevan dengan bisnis
Perusahaan di bidang
Global Reporting Initiatives pertambangan secara
(GRI) versi 2021 opsi “In umum, serta emerging
Accordance” sebagai
mega tren global yang
panduan penyusunan
memiliki dampak signifikan
laporan keberlanjutan. Untuk
GRI Sector Standard, ABM terhadap keberlanjutan
sebagai holding investasi ABM.
yang membawahi bisnis Other references that are
dari berbagai sektor, belum appropriate and relevant to
ada Sector Standard yang the Company’s business
relevan untuk digunakan in the field of coal mining,
untuk pelaporan tahun ini as well as emerging global
tetapi kami menggunakan mega trends that have a
GRI Sector Standard: COAL significant impact on ABM’s
(GRI 12) sebagai salah satu sustainability.
sektor bisnis kami.
Global Reporting Initiatives
(GRI) version 2021 option
"In Accordance" as a guide
for preparing sustainability
reports. For the GRI Sector
Standard, ABM as an
investment holding that
oversees businesses from
various sectors, there is no
relevant Sector Standard
to be used for this year's
reporting but we use the GRI
Sector Standard: COAL (GRI
12) as one of our business
sectors.
44 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 45
Secara umum, gambaran proses penentuan topik material untuk laporan ini adalah sebagai berikut:
In general, the description of the process of determining material topics for this report is as follows:
MENGANALISA IDENTIFIKASI ISU MENYUSUN PERSETUJUAN
DAFTAR TOPIK IDENTIFICATION SKALA PRIORITAS DEWAN KOMISARIS
MATERIAL TAHUN OF ISSUES DEVELOP DAN DIREK
SEBELUMNYA PRIORITY SCALE APPROVAL BY THE
ANALYZING Identifikasi isu-isu BOC AND BOD
dan topik-topik yang Menyusun skala
THE LIST OF relevan dengan kondisi prioritas berdasarkan Dewan Komisaris dan
PREVIOUS YEAR'S operasional perusahaan pertimbangan- Direksi ABM telah
MATERIAL TOPICS di tahun 2024 yang pertimbangan meninjau dan menyetujui
diperoleh dari: sebagai berikut: topik materialitas yang
Melakukan tinjauan menjadi dasar dalam
untuk menentukan • Interaksi perusahaan • Arah strategi bisnis
dengan para pemangku penyusunan Laporan
relevansi setiap perusahaan
kepentingan di tiap- Keberlanjutan. Proses
material topik dari • Umpan balik pemangku ini dilakukan untuk
tahun sebelumnya. tiap area operasional
kepentingan memastikan bahwa
• Identifikasi dan topik yang dipilih
Perform assessments • Tren yang sedang
kategorisasi isu-isu selaras dengan strategi
and determine berkembang
yang beririsan bisnis, relevan dengan
relevance of each • Praktik terbaik ESG
topic from the previous • Memastikan emerging ekspektasi pemangku
dan kriteria rating
material topics. mega tren global kepentingan, serta
ESG nasional dan
dan best practice di mencerminkan dampak
internasional
ESG dan dari sektor ekonomi, lingkungan,
pertambangan
tercakup dalam daftar
Develop a priority scale dan sosial perusahaan
secara menyeluruh
based on the following
isu yang disusun untuk periode 2024.
considerations:
Issues and topics • Company's business The BOC and BOD of
Identification relevant strategy direction ABM have reviewed and
to the company's approved the material
• Stakeholder feedback
operational conditions topics that serve as
in 2024 obtained from: • Emerging trends the foundation for the
• ESG best practice and Sustainability Report. This
• Company interaction national and international process ensures that the
with stakeholders in ESG rating criteria selected topics align with
each operational area
• Identification and
the company’s business
strategy, are relevant to
categorization of stakeholder expectations,
intersecting issues and comprehensively
• Ensuring the inclusion of reflect the company’s
global mega-trends and economic, environmental,
best practices in ESG and social impacts for the
(Environmental, Social, period of 2024..
and Governance) and
the mining sector in the
compiled list of issues
P T ABM I nve st am a Tbk 45
Page 46
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report
Daftar Topik Material [GRI 3-2]
List of Material Topics
Pada tahun 2024, penilaian materialitas dilakukan In 2024, the materiality assessment was conducted
menggunakan metode tinjauan manajemen, sejalan using a management review approach, in line with the
dengan evaluasi yang telah dilakukan pada tahun evaluation carried out in the previous year. The major
sebelumnya. Metode major assessment tidak diterapkan assessment method was not implemented this year,
tahun ini, mengingat tidak adanya perubahan signifikan as there were no significant changes in the business
dalam model bisnis maupun pemangku kepentingan model or key stakeholders related to ABM’s operations.
yang terkait dengan operasional ABM. Pendekatan This approach ensures that the identified material
ini memastikan bahwa isu-isu material yang telah issues remain relevant to the company’s business
diidentifikasi tetap relevan dengan strategi bisnis dan strategy and sustainability commitments.
komitmen keberlanjutan perusahaan.
Berdasarkan proses dan langkah-langkah yang Based on the processes and steps outlined above, as
disebutkan di atas, serta tidak adanya perubahan topik well as the lack of significant topic changes from last
material dari laporan tahun sebelumnya, kemudian year’s report, the Company has identified 13 material
Perusahaan mengidentifikasi 13 topik material untuk topics for the 2024 Sustainability Report, detailed
Laporan Keberlanjutan 2024 sebagaimana yang below.
digambarkan di bawah ini.
Pengaruh terhadap penilaian dan pengambilan keputusan oleh stakeholder
3 3 1 1 1
23 2 1
Impact Perceptions and decisionmaking by stakeholder
Sangat Penting
Most Important
2 4 2 4
More Important
Lebih Penting
Important
Penting
Penting Lebih Penting Sangat Penting
Important More Important Most Important
Signifikasi terhadap dampak Ekonomi, LIngkungan, dan Sosial
Significance towards Economic, Environment and Social Impacts
46 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 47
ׅPengendalian Polusi ׅKesehatan & Keselamatan Kerja (K3)
(Air, Udara, Tanah) ׅManajemen Ketenagakerjaan
ׅEnergi & Emisi ׅDampak Sosio-ekonomi kepada
ׅSistem Manajemen Masyarakat, termasuk Sustainable
Keanekaragaman Hayati Social Community Programs
ׅPenilaian Kinerja Lingkungan sebagai Bagian dari Rencana Pasca
ׅPollution Control (Water, Air, Soil) Tambang yang Mendukung SDGs.
Kinerja ׅEnergy & Emission ׅOccupational Health & Safety (OHS)
Kinerja Sosial
Lingkungan ׅBiodiversity Management Plans ׅEmployee Management
Social
Environmental ׅEnvironmental Performance ׅSocio-economic Impact on Society,
Performance
Performance Assessment Including Sustainable Social Community
Programs as Part of the Mine Closure
Plan that Supports SDGs.
ׅTata Kelola Perusahaan yang ׅKinerja Ekonomi dan Dampak Ekonomi
Baik & Manajemen Risiko ׅTransisi dan Strategi Adaptasi
ׅTransparansi, Integritas Perubahan Iklim
dan Anti-korupsi ׅPengaruh Terhadap Penilaian dan
ׅPengelolaan ESG Dalam Pengambilan Keputusan oleh Stakeholder
Tata Kelola Perusahaan ׅEconomic Performance and Impacts
Kinerja Tata Kinerja dan
ׅKepatuhan ׅClimate Change Transition and Adaptation
Kelola Dampak
Governance ׅGood Corporate Governance Ekonomi Strategies
Performance (GCG) & Risk Management Economic ׅImpact Perceptions and Decision Making by
ׅTransparency, Integrity Performance Stakeholder
and Anti-corruption and Impacts
ׅESG Management in
Corporate Governance
ׅCompliance
Dalam upaya mewujudkan komitmen terhadap In its commitment to sustainability, ABM proactively
keberlanjutan, ABM secara proaktif menyelaraskan aligns key topics with its ESG Target 2025. One of the
topik-topik utama dengan ESG Target 2025. Salah satu strategic steps taken includes a significant adjustment to
langkah strategis yang telah diambil adalah melakukan the methodology for calculating emissions and energy
penyesuaian signifikan terhadap metodologi perhitungan consumption. This initiative is integral to the company’s
emisi dan penggunaan energi. Langkah ini merupakan strategy for achieving its established environmental
bagian integral dari strategi perusahaan untuk mencapai goals targets.
target lingkungan yang telah ditetapkan.
Selain aspek lingkungan, ABM juga mengintegrasikan In addition to environmental aspects, ABM integrates
pertimbangan ekonomi, sosial, dan tata kelola yang economic, social, and good governance (ESG)
baik dalam seluruh operasional bisnisnya. Dengan considerations throughout its entire operations. This
demikian, perusahaan berupaya menghadirkan solusi approach ensures that the company provides solutions
yang tidak hanya berkelanjutan secara lingkungan, tetapi that are not only environmentally sustainable but also
juga memberikan dampak positif terhadap aspek sosial generate positive social and economic impacts.
dan ekonomi.
Melalui penerapan prinsip materialitas ganda, ABM By implementing the double materiality principle, ABM
secara cermat mempertimbangkan dampak material thoroughly evaluates the material impact of its business
bisnis terhadap isu-isu ESG, maupun sebaliknya, on ESG issues, as well as the material impact of ESG
yaitu dampak material isu-isu ESG terhadap bisnis. issues on its business. This comprehensive approach
Pendekatan holistik ini memungkinkan perusahaan untuk allows the company to effectively identify and respond
mengidentifikasi dan merespons secara efektif terhadap to sustainability-related risks and opportunities.
risiko dan peluang yang terkait dengan keberlanjutan. Consequently, ABM’s strategic actions demonstrate its
Dengan demikian, langkah-langkah strategis yang telah commitment to responsible and sustainable business
diambil oleh ABM mencerminkan komitmen perusahaan practices, aligning with global efforts to create a better
terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab dan future for generations to come.
berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan upaya global dalam
membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi
mendatang.
P T ABM I nve st am a Tbk 47
Page 48
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report
Dampak dan Pengelolaan
Aspects and Topik Material [GRI 3-2] Referensi
Impact and Management Approach
SDGs Material Topic GRI Topic Standard [GRI 3-3]
Kinerja ekonomi memiliki dampak signifikan terhadap
pertumbuhan bisnis, kesejahteraan karyawan, serta
kontribusi terhadap perekonomian nasional. ABM
menerapkan strategi bisnis yang adaptif dan inovatif untuk
menjaga daya saing serta keberlanjutan usaha. Kinerja
ekonomi dimonitor secara berkala melalui pencatatan dan
pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi
Kinerja Ekonomi yang berlaku. Perusahaan melakukan evaluasi terhadap
(201) berbagai indikator keuangan, termasuk pendapatan,
profitabilitas, arus kas, serta rasio keuangan lainnya
Economic
Performance (201) Economic performance greatly influences business growth,
employee well-being, and national economic contributions.
ABM employs adaptive and innovative strategies to ensure
competitiveness and sustainability. We regularly monitor
economic performance through financial documentation
and reporting, adhering to relevant accounting standards.
The company assesses multiple financial indicators, such as
revenue, profitability, cash flow, and various financial ratios.
ABM memberikan dampak ekonomi tidak langsung yang
signifikan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
Dampak ini meliputi penciptaan lapangan kerja,
pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan kapasitas
mitra usaha, serta kontribusi terhadap pembangunan
infrastruktur di sekitar wilayah operasional. Topik
ini dikelola melalui kebijakan tanggung jawab sosial
perusahaan (CSR) yang terarah dan dokumen Rencana
EKONOMI Kinerja dan Dampak Ekonomi Induk Pemberdayaan Masyarakat (RI-PPM). ABM secara
ECONOMIC Economic Performance and Dampak Ekonomi rutin melakukan penilaian tahunan terhadap laporan kinerja
Impacts Tidak Langsung dan pencapaian key performance indicators (KPI) terkait
(203) pelaksanaan program CSR.
• Kinerja Ekonomi dan
Dampak Ekonomi Indirect Economic ABM has substantial indirect economic impacts on
• Transisi dan Strategi Impact (203) communities and stakeholders. These impacts include
Adaptasi Perubahan Iklim job creation, local economic empowerment, the capacity
building of business partners, as well as contributions to
• Economic Performance and infrastructure development around operational areas. These
Impacts topics are managed through a targeted corporate social
• Climate Change Transition responsibility (CSR) policy and a Community Empowerment
and Adaptation Strategies Master Plan (RI-PPM) document. ABM conducts annual
assessments of performance reports and the achievement
of key performance indicators (KPIs) related to the execution
of CSR programs.
ABM berkontribusi terhadap penerimaan negara melalui
pembayaran pajak yang sesuai dengan ketentuan yang
berlaku. Kepatuhan terhadap regulasi perpajakan tidak
hanya mencerminkan tanggung jawab perusahaan
sebagai wajib pajak, tetapi juga menjaga reputasi dan
kredibilitas di mata pemangku kepentingan. ABM memiliki
pendekatan sistematis terhadap risiko pajak, strategi pajak,
serta pendekatan perpajakan yang terintegrasi dengan
kebijakan internal yang mendukung kepatuhan terhadap
regulasi. Evaluasi terhadap kepatuhan ini dilakukan melalui
audit eksternal, dengan hasil yang dipublikasikan secara
Perpajakan (207) transparan sebagai bentuk akuntabilitas kepada para
Tax (207) pemangku kepentingan.
ABM contributes to state revenue through tax payments
in line with applicable regulations. Compliance with tax
regulations not only reflects the company’s responsibility as
a taxpayer but also upholds its reputation and credibility with
stakeholders. ABM employs a systematic approach to tax
risk and strategy, along with an integrated taxation method
that aligns with internal policies supporting regulatory
compliance. Compliance evaluations are carried out through
external audits, with the results transparently published to
ensure accountability to stakeholders.
48 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 49
Dampak dan Pengelolaan
Aspects and Topik Material [GRI 3-2] Referensi
Impact and Management Approach
SDGs Material Topic GRI Topic Standard [GRI 3-3]
ABM memiliki kebutuhan energi yang signifikan untuk
mendukung operasionalnya, yang berdampak pada biaya
serta emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Untuk mengelola hal
ini, ABM melaksanakan berbagai inisiatif dan program
efisiensi energi di setiap unit bisnis. Konsumsi energi
dipantau secara berkala, termasuk total penggunaan,
intensitas energi per unit produksi, dan kontribusi energi
terbarukan, guna memastikan efektivitas kebijakan dan
keberlanjutan operasional. Topik ini dievaluasi melalui
mekanisme penilaian kinerja berdasarkan pelaporan
Energi (302) berkala serta pencapaian KPI.
Energy (302) ABM has considerable energy needs to support its
operations, which affect both costs and Greenhouse
Gas (GHG) emissions. To manage this, ABM carries out
various energy efficiency initiatives and programs within
each business unit. Energy consumption is regularly
monitored, including total usage, energy intensity per unit
of production, and renewable energy contributions, to
ensure the effectiveness of policies and the sustainability of
operations. This topic is evaluated through a performance
appraisal mechanism based on periodic reporting and the
LINGKUNGAN achievement of Key Performance Indicators (KPIs).
ENVIRONMENT Air merupakan elemen penting dalam operasional ABM,
Kinerja Lingkungan
baik untuk mendukung kegiatan produksi maupun aktivitas
Environmental Performance
penunjang lainnya. ABM berkomitmen untuk menggunakan
• Pengendalian Polusi air secara bertanggung jawab guna memastikan
ketersediaan cadangan air bersih bagi masyarakat sekitar,
(Air, Udara, Tanah)
tanpa mengurangi kualitas sumber air maupun badan air
• Energi & Emisi saat dialirkan kembali. Dalam mengelola air, ABM memiliki
• Sistem Manajemen kebijakan dan strategi pengelolaan air ke seluruh entitas
Keanekaragaman Hayati lini bisnis perusahaan. ABM kemudian melakukan evaluasii
• Penilaian Kinerja Air dan Efluen melalui mekanisme penilaian pelaporan berkala kepada
Lingkungan (303) pihak-pihak berwenang, serta pencapaian KPI.
• Pollution Control Water and effluents Water is an important element in ABM’s operations,
(Water, Air, Soil) (303) supporting both production and other supporting activities.
• Energy & Emission ABM is committed to utilizing water responsibly to ensure
• Biodiversity Management the availability of clean water reserves for the surrounding
community, while maintaining the quality of water sources
Plans
and bodies during their return flow. To manage water
• Environmental Performance effectively, ABM has water management policies and
Assessment strategies for all entities within the company’s business
lines. Furthermore, ABM conducts evaluations through
periodic reporting assessment mechanisms to authorized
parties, as well as tracking KPI achievements.
Pengelolaan emisi yang efektif penting untuk memitigasi
risiko lingkungan, memastikan kepatuhan terhadap
regulasi, serta meningkatkan efisiensi operasional.
ABM senantiasa menjalankan pengelolaan emisi dengan
cara yang profesional, terukur, dan akuntabel. ABM
telah melakukan berbagai pendekatan untuk mencapai
komitmen pengurangan emisi GRK di beberapa area kerja
ABM. ABM secara berkala melakukan penghitungan emisi
GRK dengan melihat perbandingan 3 tahun terakhir
Emisi (305) emisi GRK
Emissions (305)
Effective emissions management is essential for mitigating
environmental risks, ensuring regulatory compliance, and
improving operational efficiency. ABM consistently conducts
emissions management in a professional, measurable,
and accountable manner. ABM has employed various
approaches to fulfill its Greenhouse Gas (GHG) emission
reduction commitments across several operational areas.
ABM routinely calculates GHG emissions by analyzing the
last 3 years of GHG emissions.
P T ABM I nve st am a Tbk 49
Page 50
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report
Dampak dan Pengelolaan
Aspects and Topik Material [GRI 3-2] Referensi
Impact and Management Approach
SDGs Material Topic GRI Topic Standard [GRI 3-3]
Kegiatan operasional yang dijalankan berdampak langsung
pada lingkungan, salah satunya aspek keanakeragaman
hayati. ABM telah melakukan identifikasi dampak
keanekaragaman hayati serta upaya mitigasi dengan
menerapkan praktik-praktik keberlanjutan secara konsisten
seperti rehabilitasi lahan pasca-tambang, perlindungan
satwa liar, dan pengelolaan limbah yang baik. ABM juga
melakukan evaluasi terhadap kebijakan dan strategi
Keanekaragaman keanekaragaman hayati selalu dilakukan secara berkala
Hayati (304) dan akan dilakukan pembaruan sesuai dengan peraturan
dan perkembangan terkini.
Biodiversity (304)
Operational activities have a direct impact on the
environment, including biodiversity. ABM has identified
biodiversity impacts and mitigated them by consistently
implementing sustainable practices such as post-mining
land rehabilitation, wildlife protection, and effective waste
management. ABM also regularly evaluates its biodiversity
policies and strategies, updating them in line with the latest
regulations and developments.
Pengelolaan limbah yang efektif penting untuk mengurangi
pencemaran, meningkatkan efisiensi sumber daya,
serta mendukung prinsip ekonomi sirkular. ABM telah
memiliki sistem pengelolaan dan pengolahan limbah yang
disesuaikan dengan bentuk dan karakteristik limbah.
Evaluasi terhadap kebijakan dan strategi pengelolaan
lingkungan, yang mencakup energi, emisi, air, dan limbah,
LINGKUNGAN dilakukan secara berkala. Pembaruan akan dilakukan
ENVIRONMENT sesuai dengan peraturan yang berlaku dan perkembangan
Kinerja Lingkungan Limbah (306) terkini.
Environmental Performance Waste (306)
Effective waste management is vital for reducing pollution,
• Pengendalian Polusi improve resource efficiency, and supporting circular
(Air, Udara, Tanah) economy principles. ABM has a waste management
• Energi & Emisi and treatment system tailored to the specific forms and
• Sistem Manajemen characteristics of the waste. Regular evaluations of
Keanekaragaman Hayati environmental management policies and strategies, which
include energy, emissions, water, and waste, are conducted.
• Penilaian Kinerja Updates will be made in accordance with applicable
Lingkungan regulations and recent developments.
• Pollution Control
ABM berupaya menerapkan praktik keberlanjutan
(Water, Air, Soil) melalui penilaian lingkungan kepada para pemasok guna
• Energy & Emission menjalankan value chain yang ramah lingkungan dan
• Biodiversity Management meminimalkan dampak operasional terhadap ekosistem.
Plans ABM memastikan setiap pemasok/mitra kerja/kontraktor
• Environmental Performance baru di ABM dan anak perusahaan wajib menandatangani
Assessment dokumen dan memenuhi ketentuan kode etik yang
Penilaian Lingkungan
tercantum dalam Pakta Integritas, Perjanjian Kemitraan,dan
Pemasok (308) Non-disclosure Agreement.
Supplier
ABM strives to implement sustainability practices through
Environmental environmental assessments of suppliers to maintain an
Assessment (308) environmentally friendly value chain and reduce operational
impacts on the ecosystem. ABM ensures that every new
supplier, work partner, or contractor associated with ABM
and its subsidiaries must sign documents and adhere
to the provisions of the code of conduct outlined in the
Integrity Pact, Partnership Agreement, and Non-disclosure
Agreement.
ABM berupaya menerapkan praktik keberlanjutan melalui
penilaian sosial kepada para pemasok guna menjalankan
value chain yang dapat meminimalkan dampak sosial.
ABM memastikan setiap pemasok/mitra kerja/kontraktor
baru di ABM dan anak perusahaan wajib menandatangani
dokumen dan memenuhi ketentuan kode etik yang
Supplier
tercantum dalam Pakta Integritas, Perjanjian Kemitraan,dan
Environmental Non-disclosure Agreement.
Assessment (414)
ABM berupaya menerapkan praktik keberlanjutan melalui
Supplier Social penilaian sosial kepada para pemasok guna menjalankan
Asessment (414) value chain yang dapat meminimalkan dampak sosial. ABM
memastikan setiap pemasok/mitra kerja/kontraktor baru di
ABM dan anak perusahaan wajib menandatangani dokumen
dan memenuhi ketentuan kode etik yang tercantum dalam
Pakta Integritas, Perjanjian Kemitraan,dan Non-disclosure
Agreement.
50 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 51
Dampak dan Pengelolaan
Aspects and Topik Material [GRI 3-2] Referensi
Impact and Management Approach
SDGs Material Topic GRI Topic Standard [GRI 3-3]
Pengelolaan ketenagakerjaan yang baik penting untuk
meningkatkan produktivitas, menjaga kesejahteraan tenaga
kerja, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi
ketenagakerjaan. ABM menerapkan kebijakan rekrutmen
yang adil, pengembangan kompetensi, serta perlindungan
hak-hak karyawan. Pemantauan dilakukan secara berkala
mencakup tingkat perputaran karyawan, program manfaat,
kesetaraan dan keberagaman, serta keselamatan dan
Kepegawaian (401) kesehatan kerja.
Employment (401)
Good labor management is crucial for enhancing
productivity, ensuring workforce welfare, and complying
with labor regulations. ABM enforces equitable recruitment
policies, fosters competency development, and safeguards
employee rights. Regular monitoring is carried out, focusing
on employee turnover rates, benefit programs, equality and
diversity, and occupational safety and health.
SOSIAL
ABM berupaya mewujudkan terciptanya budaya K3 yang
SOCIAL
dapat memberikan lingkungan kerja yang aman, sehat,
Kinerja Sosial dan nyaman untuk memastikan kelancaran kegiatan
Social Performance operasional bagi seluruh para pekerja. ABM menerapkan
• Kesehatan & Keselamatan standar tertinggi pada aspek K3 mengikuti standar yang
Kerja (K3) berlaku baik nasional maupun internasional. Kinerja
pengelolaan K3 kemudian dievaluasi oleh Direksi melalui
• Manajemen
mekanisme penilaian laporan kinerja dan pencapaian KPI
Ketenagakerjaan terkait aspek K3, utamanya pencapaian zero fatalities
• Dampak Sosial-Ekonomi Keselamatan dan
dan zero Lost Time Injury (LTI) dan Recordable Incident di
Kepada Masyarakat, Kesehatan Kerja seluruh lini bisnis dan anak perusahaan.
Termasuk Sustainable (403)
ABM aims to foster an Occupational Health and Safety
Social Community Programs Occupational Health (OHS) culture that ensures a safe, healthy, and comfortable
sebagai Bagian dari and Safety (403) working environment for all employees, facilitating smooth
Rencana Pasca Tambang operations. ABM adheres to the highest standards in
yang Mendukung SDGs. OHS matters, in compliance with relevant national and
• Occupational Health international regulations. The Board of Directors evaluates
OHS management performance by reviewing performance
& Safety (OHS) reports and tracking key performance indicators (KPIs)
• Employee Management related to OHS, particularly focusing on achieving zero
• Socio-economic Impact fatalities, zero Lost Time Injuries (LTIs), and zero Recordable
on Society, Including Incidents across all business lines and subsidiaries
Sustainable Social
ABM secara konsisten berusaha meningkatkan kompetensi
Community Programs as
dan kinerja karyawan melalui berbagai program pelatihan
Part of the Mine Closure dan pengembangan SDM yang didasarkan pada kebutuhan
Plan that Supports SDGs. pengembangan bisnis di masa depan. Pengelolaan aspek
ini penting untuk meningkatkan kompetensi karyawan,
mendukung pengembangan karier, serta memastikan
kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi dinamika
industri. Dalam upaya perusahaan meningkatkan kualitas
karyawan, ABM telah menyusun kebijakan terkait Strategi
Pelatihan dan People Development di Grup ABM dengan menitikberatkan
Pendidikan (404) pada pengembangan biasa disingkat dengan 4C
(Capability, Competence, Character, Contribution).
Training and
Education (404) ABM consistently strives to improve employee competence
and performance through various training and HR
development programs that align with future business
needs. Managing this aspect is crucial for improving
employee competencies, supporting career advancement,
and ensuring workforce readiness to tackle industry
dynamics. To elevate the quality of its workforce, ABM has
established a People Development Strategy within the ABM
Group, focusing on the four key areas commonly referred to
as 4C (Capability, Competence, Character, Contribution).
P T ABM I nve st am a Tbk 51
Page 52
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report
Dampak dan Pengelolaan
Aspects and Topik Material [GRI 3-2] Referensi
Impact and Management Approach
SDGs Material Topic GRI Topic Standard [GRI 3-3]
ABM berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja
yang inklusif dan menghargai keberagaman. Pengelolaan
aspek ini penting untuk memastikan kesempatan yang adil
bagi seluruh karyawan, meningkatkan keterlibatan tenaga
kerja, serta menciptakan budaya kerja yang harmonis
dan produktif. ABM secara berkala melakukan evaluasi
terkait kebijakan, prosedur dan implementasi mengenai
kesetaraan gender. Evaluasi tersebut diperoleh dari
Keanekaragaman pelaporan pihak internal, eksternal, dan perkembangan
dan Kesempatan terkini mengenai isu dan regulasi terkait gender di tempat
Setara (405) kerja.
Diversity and Equal ABM consistently strives to improve employee competence
Opportunity (405) and performance through various training and HR
development programs that align with future business
needs. Managing this aspect is crucial for improving
employee competencies, supporting career advancement,
SOSIAL and ensuring workforce readiness to tackle industry
SOCIAL dynamics. To elevate the quality of its workforce, ABM has
Kinerja Sosial established a People Development Strategy within the ABM
Group, focusing on the four key areas commonly referred to
Social Performance
as 4C (Capability, Competence, Character, Contribution).
• Kesehatan & Keselamatan
Kerja (K3) ABM berkomitmen untuk menerapkan prinsip non-
diskriminasi dalam seluruh aspek operasional dan sumber
• Manajemen
daya manusia guna menciptakan lingkungan kerja yang
Ketenagakerjaan adil, inklusif, dan menghargai perbedaan. Sebagai upaya
• Dampak Sosial-Ekonomi mewujudkan prinsip non-diskriminasi, ABM memiliki
Kepada Masyarakat, mekanisme penyampaian tindakan diskriminatif, termasuk
Termasuk Sustainable pelecahan seksual di tempat kerja melalui Whistleblowing
Social Community Programs System. ABM juga memiliki kebijakan khusus terkait sexual
sebagai Bagian dari harassment dan diskriminasi yang diatur dalam Peraturan
Perusahaan. ABM secara berkala melakukan evaluasi
Rencana Pasca Tambang
terkait efektivitas kebijakan dan prosedur serta perangkat
yang Mendukung SDGs. Non-diskriminasi
mekanisme pelaporan tindak diskriminasi dan pelecehan
• Occupational Health (406) seksual di tempat kerja dievaluasi.
& Safety (OHS) Non-discrimination
ABM is committed to applying the principle of non-
• Employee Management (406) discrimination in all aspects of operations and human
• Socio-economic Impact resources to create a fair, inclusive, and respectful work
on Society, Including environment. To uphold this principle, ABM has established
Sustainable Social a mechanism for reporting discriminatory actions,
Community Programsas Part including sexual harassment in the workplace through the
of the Mine Closure Plan Whistleblowing System. Additionally, ABM has specific
policies addressing sexual harassment and discrimination,
that Supports SDGs. which are outlined in the Company Regulations. ABM
regularly evaluates the effectiveness of these policies and
procedures, as well as the reporting mechanism tools for
discrimination and sexual harassment in the workplace.
ABM berupaya memenuhi tanggung jawab dan kewajiban
untuk menjamin dan melindungi hak karyawan dan
pekerja melalui mekanisme penyusunan dan perundingan
Kebebasan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Pengelolaan aspek ini
Berserikat dan penting untuk memastikan hubungan industrial yang
Perundingan Kolektif harmonis, meningkatkan kesejahteraan karyawan, serta
(407) menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
Freedom of ABM strives to fulfill its responsibilities and obligations
Association and to guarantee and protect the rights of employees and
Collective Bargaining workers through the mechanism of drafting and negotiating
(407) Collective Labor Agreements (CLAs). Effectively managing
this process is crucial to fostering harmonious industrial
relations, enhancing employee welfare, and establishing a
conducive working environment.
52 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 53
Dampak dan Pengelolaan
Aspects and Topik Material [GRI 3-2] Referensi
Impact and Management Approach
SDGs Material Topic GRI Topic Standard [GRI 3-3]
ABM memahami bahwa pekerjaan di lingkungan
perusahaan memiliki risiko tinggi dan memerlukan
keterampilan serta keahlian khusus, sehingga tidak sesuai
untuk mempekerjakan anak di bawah umur. Sesuai dengan
Peraturan Perusahaan, ABM dan seluruh anak usaha
menetapkan bahwa usia minimum untuk karyawan adalah
18 tahun, sebagai bentuk tanggung jawab kami terhadap
Pekerja anak (408) perlindungan hak-hak anak dan kepatuhan terhadap
standar internasional.
Child labor (408)
ABM recognizes that work within the company involves high
risks and requires specialized skills and expertise, making it
unsuitable to employ minors. In accordance with company
regulations, ABM and its subsidiaries establish the minimum
age for employees at 18 years, as part of our responsibility
to protecting children’s rights and adhering to international
standards.
Kerja paksa terhadap karyawan akan berbahaya
SOSIAL dan berisiko tinggi yang tentunya akan berpengaruh
SOCIAL terhadap kelangsungan operasional Perusahaan. Untuk
Kinerja Sosial itu, ABM menerapkan sistem kerja giliran (shift work).
Social Performance Kami memastikan shift karyawan diatur sesuai dengan
kebutuhan operasional Perusahaan dengan berpedoman
• Kesehatan & Keselamatan pada peraturan yang berlaku. Dalam pengelolaan jam kerja,
Kerja (K3) perusahaan memastikan tidak memberlakukan overtime
Kerja paksa atau
• Manajemen (lembur) secara berlebihan, serta mematuhi ketentuan
wajib kerja (409)
Ketenagakerjaan peraturan perundang-undangan terkait waktu kerja dan
• Dampak Sosial-Ekonomi Forced or istirahat.
Kepada Masyarakat, compulsory labor Requiring forced labor from employees poses significant
Termasuk Sustainable (409) dangers and risks that could certainly disrupt the Company’s
Social Community Programs operations. For this reason, ABM adopts a shift work system.
sebagai Bagian dari We make sure that employee shifts are structured according
Rencana Pasca Tambang to the Company’s operational needs while complying with
applicable regulations. In managing working hours, the
yang Mendukung SDGs.
Company is careful not to impose excessive overtime and
• Occupational Health adheres to laws and regulations regarding working hours
& Safety (OHS) and rest periods.
• Employee Management
ABM menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat
• Socio-economic Impact melalui berbagai program yang secara langsung
on Society, Including berkontribusi pada pertumbuhan serta pembangunan
Sustainable Social ekonomi dan sosial di sekitar wilayah operasional. ABM
Community Programsas Part secara konsisten mengembangkan potensi lokal dan
of the Mine Closure Plan memberdayakan masyarakat melalui kebijakan CSR yang
that Supports SDGs. terarah dan dokumen Rencana Induk Pemberdayaan
Masyarakat (RI-PPM). Implementasi program-program
ini dilakukan oleh fungsi CSR di masing-masing anak
perusahaan serta berkolaborasi dengan pemerintah
dan pemangku kepentingan. Sebagai bagian dari upaya
keberlanjutan, ABM secara rutin melakukan penilaian
Masyarakat Lokal tahunan terhadap laporan kinerja dan pencapaian KPI
(413) terkait pelaksanaan program CSR.
Local Communities
ABM demonstrates its commitment to the community
(413)
through various programs that directly contribute to
economic and social growth and development in its
operational areas. ABM continuously develops local
potential and empowers communities through targeted
CSR policies and Community Empowerment Master Plan
(RI-PPM) documents. The CSR function in each subsidiary,
in collaboration with the government and stakeholders,
implements these programs. As part of its sustainability
efforts, ABM regularly conducts annual assessments
of performance reports and the achievement of key
performance indicators (KPIs) related to the implementation
of its CSR programs.
P T ABM I nve st am a Tbk 53
Page 54
Topik Material Dalam Laporan Ini | Material Topics in This Report
Dampak dan Pengelolaan
Aspects and Topik Material [GRI 3-2] Referensi
Impact and Management Approach
SDGs Material Topic GRI Topic Standard [GRI 3-3]
ABM menentang segala bentuk upaya pelanggaran
terkait korupsi dan penyuapan demi menciptakan
ekosistem kerja yang mampu melahirkan nilai-nilai
keberlanjutan. ABM memastikan bahwa setiap karyawan
Kinerja Tata Kelola
dan pemasok mematuhi Kebijakan Anti Suap dan
Governance Performance Kebijakan Anti Korupsi perusahaan sebagai bagian dari
komitmen untuk menjalankan praktik bisnis yang bersih
• Tata Kelola Perusahaan dan bebas dari pelanggaran korupsi serta gratifikasi.
yang Baik dan Manajemen Implementasi kebijakan dan prosedur anti-korupsi yang
Risiko dijalankan ABM Group merujuk pada Undang-Undang
• Transparansi, Integritas dan Anti-Korupsi Republik Indonesia yang dikeluarkan oleh
Anti-korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ABM memiliki
TATA KELOLA
Whistleblowing System (Sistem Pelaporan Pelanggaran)
GOVERNANCE • Pengelolaan ESG dalam
yang memungkinkan karyawan atau para pemangku
Tata Kelola Perusahaan Anti korupsi (205) kepentingan lain melaporkan dugaan pelanggaran etika
• Kepatuhan Anti-corruption (205) atau tindakan penyimpangan di lingkungan perusahaan.
• Good Corporate ABM opposes all forms of offenses related to corruption
Governance (GCG) & Risk and bribery to create a work environment that generates
Management sustainable value. ABM ensures that all employees and
• Transparency, Integrity and suppliers adhere to the company’s Anti-Bribery Policy and
Anti-corruption Anti-Corruption Policy as part of its commitment to clean
• ESG Management in business practices free from corruption and gratuities. The
Corporate Governance implementation of ABM Group’s anti-corruption policies
and procedures aligns with the Republic of Indonesia
Compliance Anti-Corruption Law issued by the Corruption Eradication
• Compliance Commission (KPK). ABM has a Whistleblowing System
that allows employees and other stakeholders to report
suspected ethical violations or irregularities within the
company.
Pengelolaan Topik Material [GRI 3-3] Management of Material Topics [GRI 3-3]
Laporan keberlanjutan ini memperlihatkan komitmen This sustainability report showcases ABM’s commitment
ABM dalam mengelola isu-isu material yang berdampak to addressing material issues that significantly impact
signifikan terhadap bisnis dan pemangku kepentingan, its business and stakeholders, while also highlighting
serta bagaimana kegiatan operasional Grup ABM the positive and negative effects of the Group’s
berdampak positif dan negatif di bidang lingkungan, operations on the environment, society, and human
sosial dan hak asasi. Di samping itu, seluruh topik material rights. Furthermore, all material topics have been
telah disebarluaskan ke seluruh anak perusahaan dan communicated with subsidiaries and business partners
mitra usaha guna memastikan penerapan manajemen to ensure effective and sustainable management, with
yang efektif dan berkelanjutan, dengan penekanan pada a focus on minimizing negative impacts.
upaya mitigasi dampak negatif.
Untuk memastikan efektivitas pengelolaan isu-isu To ensure effective management of material issues,
material, kami telah mengintegrasikan prinsip-prinsip we have integrated sustainability principles into all
keberlanjutan ke dalam seluruh aspek bisnis kami dengan aspects of our business. We have established clear
menetapkan target dan indikator kinerja yang jelas dan and measurable targets and performance indicators for
terukur untuk setiap isu material, sesuai dengan Strategi each material issue, in accordance with the “A Better
“A Better Method (ABM) in Empowering Energy”, yang Method (ABM) in Empowering Energy” Strategy, which
terdiri dari lima pilar. Sehingga, kemajuan kami dapat consists of five pillars. This allows us to monitor our
dipantau secara berkala. Setiap topik material yang progress regularly. Additionally, we have successfully
berpotensi menimbulkan dampak negatif juga telah identified any material topics with potential negative
berhasil diidentifikasi dan upaya mitigasi telah dilakukan impacts and optimized our mitigation efforts.
secara optimal.
54 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 55
P T ABM I nve st am a Tbk 55
Page 56
Penghargaan dan Sertifikasi
Award and Certification
Penghargaan dan Sertifikasi
Award and Certification
Penghargaan | Award
PT ABM Investama Tbk. (ABM) PT Cipta Kridatama (CK)
Asia Sustainability Reporting Rating(ASSRAT) - Gold Rank Penghargaan Aditama untuk Pemegang Izin Usaha Jasa
Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT) - Gold Rank Pertambangan (IUJP) dalam aspek Pengelolaan Standarisasi dan
Pemberi | From: National Center for Coporate Reporting Usaha Jasa Mineral dan Batubara tahun 2024 (Site PT Borneo
(NCCR) Indobara)
ESG Transparency and Disclosure Award dengan predikat Aditama Award for Mining Services Business Permit (IUJP) holders
“Leadership AAA” in the aspect of Standardization Management and Mineral and Coal
ESG Transparency and Disclosure Award dengan predikat Services Business in 2024 (PT Borneo Indobara Site)
“Leadership AAA” Pemberi | From:
Pemberi | From: InvestorTrust dan Bumi Global Karbon (BGK) Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan
Foundation Sumber Daya Mineral (ESDM)
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and
Runner-up for Next-Gen Innovator Category (SAP Customer Mineral Resources
Excellence Award SEA 2024)
Pemberi | From: SAP Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Jasa
Pertambangan (IUJP) dalam aspek Pengelolaan Standarisasi dan
Fortune 100 Indonesia’s Biggest Companies
Usaha Jasa Mineral dan Batubara tahun 2024 (Site PT Tunas Inti
Pemberi | From: Fortune Indonesia
Abadi)
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze
Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan
Winner Sektor Korporasi Swasta Kategori Kanal Digital Sub
(IUJP)
Kategori Website
dalam aspek Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze Winner,
Batubara tahun 2024 (Site PT Tunas Inti Abadi)
Private Corporate Sector, Sub Digital - Investortrust, Bumi Global
Karbon (BGK) Foundation dan IPMI Pemberi | From:
Channel Category, Website Category Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan
Pemberi | From: Public Relations Indonesia (PR Indonesia) Sumber Daya Mineral (ESDM)
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze
Mineral Resources
Winner Sektor Korporasi Swasta Kategori Laporan Tahunan
Sub Kategori Annual Report Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Jasa
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze Winner, Pertambangan (IUJP) dalam aspek Pengelolaan Standarisasi dan
Private Corporate Sector, Annual Report Usaha Jasa Mineral dan Batubara tahun 2024 (Site PT Multi Harapan
Category, Annual Report Sub Category Utama)
Pemberi | From: Public Relations Indonesia (PR Indonesia)
Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze (IUJP) dalam aspek Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral
Winner Sektor Korporasi Swasta Kategori Laporan Tahunan dan Batubara tahun 2024 (Site PT Multi Harapan Utama)
Sub Kategori Sustainability Report
Pemberi | From:
Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2024 - Bronze Winner,
Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan
Private Corporate Sector, Annual Report
Sumber Daya Mineral (ESDM)
Category, Sustainability Report Sub Category
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and
Pemberi | From: Public Relations Indonesia (PR Indonesia)
Mineral Resources
Gold Plus Kategori Pengurangan Emisi Award
Gold Plus, Category of Emission Reduction Award Penghargaan Excellence Award for Safety and Health
Pemberi | From: Transparansi & Penurunan Emisi Korporasi Excellence Award for Safety and Health
Terbaik 2024 Pemberi | From: Indonesia Safety Excellence Award (ISEA)
Best Corporate Transparency & Emission Reduction 2024
Penghargaan The Best Improvement Safety Management
Indonesia Regulation Compliance Awards - Performance
Sapphire untuk kategori Governance Award The Best Improvement Safety Management Performance
Indonesia Regulation Compliance Awards - Pemberi | From: Indonesia Safety Excellence Award (ISEA)
Sapphire for Governance Award Category
Pemberi | From: Hukum Online Penghargaan The Best Health and Safety Leadership of The Year
CSR Award 2024 - Kategori Most Impactful Program - The Best Health and Safety Leadership of The Year
Health & Education Pemberi | From: Indonesia Safety Excellence Award (ISEA)
CSR Award 2024 - Category of Most Impactful Program Penghargaan Champion of The Year 2024
- Health & Education Champion of The Year 2024
Pemberi | From: Investortrust, Bumi Global Karbon (BGK) Pemberi | From: Indonesia QSHE Sustainability Award (IQSA)
Foundation dan IPMI
Silver Achievement OPEXCON 2024 Penghargaan Best Innovation for QSHE
Pemberi | From: Operational Excellent Conference and Award Best Innovation for QSHE
Pemberi | From: Indonesia QSHE Sustainability Award (IQSA)
Best Non-Financial Sector Company IICD
Corporate Governance Awards 2024 Penghargaan Best QSHE Digital Transformation
Pemberi | From: Indonesian Institute for Corporate Best QSHE Digital Transformation
Directorship Pemberi | From: Indonesia QSHE Sustainability Award (IQSA)
56 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 57
PT Cipta Kridatama (CK)
Penghargaan Best Director QSHE Excellent | Best Director QSHE Excellen
Pemberi | From: Indonesia QSHE Sustainability Award (IQSA)
Penghargaan Best Senior Vice President for QSHE Excellent | Best Senior Vice President for QSHE Excellent
Pemberi | From: Indonesia QSHE Sustainability Award (IQSA)
Penghargaan Gold Medal Fitness Drill | Gold Medal Fitness Drill
Pemberi | From: Kalimantan Fire and Rescue Challenge (KFRC)
Penghargaan Silver Medal Water Rescue | Silver Medal Water Rescue
Pemberi | From: Kalimantan Fire and Rescue Challenge (KFRC)
Penghargaan The Best Team Spirit | The Best Team Spirit
Pemberi | From: Sumatra Fire and Rescue Challenge (SFRC)
Penghargaan 1st Runner Up Winner Road Accident Rescue | 1st Runner Up Winner Road Accident Rescue
Pemberi | From: Sumatra Fire and Rescue Challenge (SFRC)
Penghargaan 2nd Runner Up Winner Structural Fire Fighting | 2nd Runner Up Winner Structural Fire Fighting
Pemberi | From: Sumatra Fire and Rescue Challenge (SFRC)
Penghargaan 3rd Runner Up Winner Water Rescue | 3rd Runner Up Winner Water Rescue
Pemberi | From: Sumatra Fire and Rescue Challenge (SFRC)
Penghargaan Juara Harapan II untuk kategori Fire Competency Test | Juara Harapan II untuk kategori Fire Competency Test
Pemberi | From: Indonesia Fire and Rescue Challenge (IFRC)
Gold Achievement kategori Innovation in Technology Development - Other Service Industries
Pemberi | From: Stevie Award
Best Spirit Team (1st Sumatera Fire and Rescue Challenge Kategori Best Spirit Team
1st Sumatera Fire and Rescue Challenge Best Spirit Team Category)
Pemberi | From: PT Bukit Asam
Juara Harapan 1 Road Accident Rescue | 1st Place Honorable Mention Road Accident Rescue
Pemberi | From: PT Bukit Asamuara
Juara Harapan 2 Fire Fighter Combat | 2nd Place Honorable Place of Fire Fighter Combat
Pemberi | From: PT Bukit Asam
Forum Ilmiah Tahunan - Masyarakat Geologi Teknik Indonesia (FIT-MGTI)
Annual Scientific Forum - Indonesian Society of Geological Engineering (FIT-MGTI)
Pemberi | From:
Forum Ilmiah Tahunan - Masyarakat Geologi Teknik Indonesia (FIT-MGTI)
Annual Scientific Forum -Indonesian Society of Engineering Geology (FIT-MGTI)
Best OHS in Mining Category
Pemberi | From:
First Indonesia Magazine dan didukung oleh INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
First Indonesia Magazine and is supported by INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
Improvement Safety Management Performance
Pemberi | From:
First Indonesia Magazine dan didukung oleh INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
First Indonesia Magazine and is supported by INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
Best Health & Safety Leadership of the Year
Pemberi | From:
First Indonesia Magazine dan didukung oleh INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
First Indonesia Magazine and is supported by INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
Excellence Award for Safety
Pemberi | From:
First Indonesia Magazine dan didukung oleh INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
First Indonesia Magazine and is supported by INOSHPRO (Indonesian Network of Occupational Safety and Health Professional)
Aditama kategori Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batu Bara site PT Borneo Indobara
The category of Standardization Management and Mineral and Coal Services Business site PT Borneo Indobara
Pemberi | From: Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) | Ministry of Energy and Human Resources (MEMR)
Utama Kategori Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batu Bara site PT Tunas Inti Abadi
Main category of Standardization Management and Mineral and Coal Services Business PT Tunas Inti Abadi site
Pemberi | From: Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) | Ministry of Energy and Human Resources (MEMR)
Utama kategori Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batu Bara site PT Multi Harapan Utama
Main category of Standardization Management and Mineral and Coal Services Business PT Multi Harapan Utama site
Pemberi | From: Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) | Ministry of Energy and Human Resources (MEMR)
Silver Achievement OPEXCON 2024
Pemberi | From: Operational Excellent Conference and Award
P T ABM I nve st am a Tbk 57
Page 58
Penghargaan dan Sertifikasi
Award and Certification
PT Cipta Krida Bahari (CKB) PT Prima Wiguna Parama (PWP)
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Balikpapan, Provinsi Penghargaan Kecelakaan Nihil Kabupaten Aceh Barat,
Kalimantan Timur Provinsi Aceh
Zero Accident Award for Balikpapan City, East Kalimantan Zero Accident Award, West Aceh Regency, Aceh Province
Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Menteri Manpower of the Republic of Indonesia
Ketenagakerjaan RI
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Samarinda, Provinsi
Kalimantan Timur
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Samarinda, Provinsi
Kalimantan Timur
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Timur | Gubernur
Kalimantan Timur
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan
Angkutan Umum
Public Transport Company Safety Management System
Certificate
Pemberi | From: Dirjen Perhubungan Darat | Dirjen
Perhubungan Darat
Penghargaan Performance KPLH Terbaik Subcontractor
Logistic
Best Performance KPLH Subcontractor Logistic
Pemberi | From: PT Adaro Energy
Best Safety Leadership Performance
Best Safety Leadership Performance
Pemberi | From: PT British Petroleum
Best Safety Implementation
Best Safety Implementation
Pemberi | From: PT Medco Energy
Maintaining Performance 2023
Maintaining Performance 2023
Pemberi | From: PT Total Energies
Best of the Best Vendors 2023
Pemberi | From: : PT Cipta Kridatama
Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan Terpatuh
Most Compliant Customs Service Provider
Pemberi | From:
Direktorat Bea dan Cukai Jakarta | Directorate General of
Customs and Excise
Kepatuhan Sebagai Perusahaan Penerima Fasilitas Tempat
Penimbunan Berikat (TPB)
Pemberi | From: :
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan
Bagian Timur
Directorate General of Customs and Excise East Kalimantan
Bronze Achievement for Innovation in Transportation &
Logistics Category
Pemberi | From: Stevie Awards
58 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 59
PT Sanggar Sarana Baja (SSB)
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur
Zero Accident Award for Balikpapan, East Kalimantan Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Zero Accident Award for Samarinda, East Kalimantan Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur
Zero Accident Award, Berau Regency, East Kalimantan Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur
Zero Accident Award, East Kutai Regency, East Kalimantan Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan
Zero Accident Award, Balangan Regency, South Kalimantan Province
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur
Zero Accident Award for Balikpapan City, East Kalimantan Province
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Timur | Governor of East Kalimantan
Penghargaan Kecelakaan Nihil Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan
Zero Accident Award, Balangan Regency, South Kalimantan Province
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Selatan | Governor of East Kalimantan
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dengan kategori Platinum (PT SSB Site Sangatta)
Award for HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace with Platinum category (PT SSB Site Sangatta)
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS
di tempat kerja dengan kategori Gold (PT SSB Site Bengalon)
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace with the Gold category (PT SSB Site Bengalon)
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dengan kategori Silver (PT SSB Kalimantan
Selatan)
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace in the Silver category (PT SSB South Kalimantan)
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Minister of Manpower of the Republic of Indonesia
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dengan kategori Gold (PT SSB Kutai Timur)
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace with the Gold category (PT SSB East Kutai)
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Timur | Governor of East Kalimantan
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dengan kategori Silver
(PT SSB Kabupaten Balangan)
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace in the Silver category (PT SSB Balangan Regency)
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Selatan | Governor of East Kalimantan
Juara 2 Mining Service Company PJO Evaluation | 2nd Place Mining Service Company PJO Evaluation
Pemberi | From: Freeport Indonesia
Penghargaan K3 Tingkat Provinsi Banten Kategori Panitia Pembina Keselamatan & Kesehatan Kerja (P2K3)
OHS Award at Banten Province Level Category Occupational Safety & Health Supervisory Committee (P2K3)
Pemberi | From: Provinsi Banten | Banten Province
Penghargaan K3 Tingkat Provinsi Banten Kategori Pencegahan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja
OHS Award at Banten Province Level Category Prevention of HIV/AIDS in the Workplace
Pemberi | From: Provinsi Banten | Banten Province
Juara 1 dalam kategori Lomba Green Workshop pada pelaksanaan Bulan K3 Nasional 2025
1st Place in the Green Workshop Competition category during the 2024 National K3 Month
Pemberi | From: PT TIA
Zero Accident SSB Samarinda
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Timur | Governor of East Kalimantan
Zero Accident SSB Berau
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Timur | Governor of East Kalimantan
Gold Achievement OPEXCON 2024
Pemberi | From: Operational Excellent Conference and Award
P T ABM I nve st am a Tbk 59
Page 60
PT Tunas Inti Abadi (TIA)
Penghargaan Aditama dan trofi Best of The Best untuk Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP)
dalam aspek Keselamatan Pertambangan tahun 2024
Aditama Award and Best of The Best trophy for Mining Business Permit (IUP) Holders in
the Mining Safety aspect in 2024
Pemberi | From:
Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
Penghargaan Aditama trofi Best of The Best untuk Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP)
dalam aspek Pengelolaan Lingkungan Hidup tahun 2024
Aditama Award Best of The Best trophy for Mining Business Permit (IUP) Holders in the Environmental Management aspect in 2024
Pemberi | From:
Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP)
dalam aspek Teknis Pertambangan tahun 2024
Main Award for Mining Business Permit (IUP) Holders in Mining Technical Aspects in 2024
Pemberi | From:
Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam aspek Konservasi tahun 2024
Main Award for Mining Business Permit (IUP) Holders in the Conservation aspect in 2024
Pemberi | From: Dirjen Minerba | Dirjen Minerba
Penghargaan Utama untuk Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam aspek Pengelolaan Standarisasi
dan Usaha Jasa Mineral dan Batubara tahun 2024
Main Award for Mining Business License (IUP) Holders in the Standardization and Management of Mineral
and Coal Services Business aspects in 2024
Pemberi | From:
Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS
di tempat kerja dengan kategori Gold
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace in the Gold category
Pemberi | From: Menteri Ketenagakerjaan RI | Menteri Ketenagakerjaan RI
Penghargaan program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dengan kategori Platinum
Award for the HIV-AIDS Prevention and Control program in the workplace in the Platinum category
Pemberi | From: Gubernur Kalimantan Selatan | Governor of East Kalimantan
CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2024 - Kategori Silver
CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2024 - Silver Category
Pemberi | From: Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia
Minister of Village and Development of Disadvantaged Regions and Transmigration of the Republic of Indonesia
Daftar penghargaan Grup
ABM selengkapnya dapat
dilihat di Laporan Tahunan
Perusahaan
Complete list of award of
ABM Group refers to the
Company Annual Report
60 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 61
Sertifikasi | Certification
ISO 37001: Periode Berlaku | Validity:
2016 Mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan 22 Desember 2022-22 Desember 2025
(Anti-Bribery Management System) 22 Desember 2022- 22 Desember 2025
ISO 37001: 2016 on Anti-Bribery Management System (PT. SGS Indonesia)
MINING VALUE CHAIN
ISO 9001:2015 ISO 9001:2015
Periode Berlaku | Validity: 5 Desember 2022-5 Desember 2025 (PT. SGS Internasional) Periode Berlaku | Validity
ISO 14001:2015 5 Desember 2022- 5 Desember 2025
Periode Berlaku | Validity: 5 Desember 2022- 5 Desember 2025 (PT. SGS Internasional) (PT. SGS Internasional)
ISO 45001:2018
Periode Berlaku | Validity: 5 Desember 2022-5 Desember 2025 (PT. SGS Internasional) ISO 37001:2016
ISO 37001:2016 Periode Berlaku | Validity
Periode Berlaku | Validity: 12 Maret 2023- 12 maret 2024 (PT. SGS Internasional) 24 Januari 2025-25 Januari 2028
(PT. SGS Internasional)
LENB
ISO 9001:2015 Periode Berlaku | Validity:30 September 2022 – 19 Agustus 2025 (TUV Rheinland) ISO 9001:2015
Periode Berlaku | Validity:
ISO 14001:2015 Periode Berlaku | Validity:26 September 2022 – 25 Juni 2025 (TUV Rheinland)
3 Januari 2024- 2 Desember 2026
ISO 45001:2018 Periode Berlaku | Validity: 26 September 2022- 25 Juni 2025 (TUV Rheinland) (PT. TUV NORD Indonesia)
ISO 37001:2016 Periode Berlaku | Validity: 17 Januari 2025- 16 Januari 2028 (TUV Rheinland) ISO 14001:2015
Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai No. KEP-266/BC/2024 Tentang Perpanjangan Atas KEP-30/BC/2016 Periode Berlaku | Validity:
Tentang Pengakuan PT Cipta Krida Bahari Sebagai Operator Ekonomi Bersertifikat (Authorized Economic Operator) 3 Januari 2024-2 Desember 2026
Decision of the Director General of Customs and Excise No. KEP-266/BC/2024 (PT. TUV NORD Indonesia)
Concerning Extension of KEP-30/BC/2016 Concerning Recognition of PT Cipta Krida ISO 45001:2018
Bahari as a Certified Economic Operator (Authorized Economic Operator) Periode Berlaku | Validity
Periode Berlaku | Validity 27 Desember 2024- 25 Januari 2026 3 Januari 2024- 2 desember 2026 (
(Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI | Director General PT. TUV NORD Indonesia)
of Customs and Excise of the Indonesian Ministry of Finance)
Sistem Manajemen Kesehatan dan
Sertifikat Perpanjangan Pengakuan sebagai Authorized Economic Operator (AEO) Keselamatan Kerja (SMK3)
Certificate of Extension of Recognition as Authorized Economic Operator (AEO) (Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia)
Periode Berlaku | Validity 25 Januari 2021- 25 Januari 2026
Occupational Health & Safety Design and
(Direktur Jenderal Bea dan Cukai | Director General of Customs and Excise)
Implementation (the Minister of Manpower of the
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan PP No 50 Tahun 2012 Republic of Indonesia)
(Tahap Awal - 64 Kriteria) SK Menaker RI No. 95 Tahun 2023 CKB Cakung
Certificate of Authorization “R” for Metallic and
Occupational Safety & Health Management System based on PP No. 50 of 2012 (Initial Stage - 64 Criteria)
Repairs and Alterations Izin penggunaan simbol
Degree of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia No. 95 Year 2023 Certificate CKB Cakung
R sesuai ketentuan National Board Inspection
Periode Berlaku | Validity 9 Juni 2023 - 9 Juni 2026
Code dan NB-415, Akreditasi Organisasi
(TUV Rheinland Indonesia)
Perbaikan “R”
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum berdasarkan Keputusan Menteri
Certificate of Authorization “R” for Metallic and
Perhubungan RI No. 85 Tahun 2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum
Repairs and Alterations Permission to use the
Certificate of Safety Management System of Public Transport Company based
R symbol in accordance with the provisions of
on the Decree of the Minister of Transportation of the Republic
the National Board Inspection Code and NB-415,
of Indonesia No. 85 Year 2018 on Safety Management System of Public Transport Company
Accreditation of Major “R” Repair Organizations
Periode Berlaku | Validity 29 Agustus 2022 - 929 Agustus 2027
Mining Technical Management criteria.
(Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI | Director General
of Land Transportation, Ministry of Transportation) Periode Berlaku | Validity :
1 Desember 2020 - 14 Januari 2024
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012
(The American Society of Mechanical Engineers)
(Tahap Awal - 64 Kriteria) SK Menaker RI No. 185 Tahun 2024 CKB Banjamasin
Occupational Safety and Health Management System Certificate based on PP No. 50 of 2012 (Initial Stage - 64 Criteria)
Decree of the Minister of Manpower of the Republic of Indonesia No. 185 of 2024 Certificate CKB Banjarmasin
Periode Berlaku | Validity 6 Agustus 2024 - 6 Agustus 2027 (TUV Rheinland Indonesia)
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 Sepanjang tahun 2024,
(Tahap Awal - 64 Kriteria) SK Menaker RI No. 185 Tahun 2024 CKB Surabaya ABM telah terdaftar dalam berbagai
Occupational Safety and Health Management System Certificate based on PP No. 50 of 2012 (Initial Stage - 64 Criteria) ESG Ratings, antara lain:
Decree of the Minister of Manpower of the Republic of Indonesia No. 185 of 2024 Certificate CKB Surabaya
Periode Berlaku | Validity 6 Agustus 2024 - 6 Agustus 2027 (TUV Rheinland Indonesia) Throughout 2024, ABM has been
TWIMC Letter Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
listed in various ESG Ratings,
Kerja berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 (CKB Balikpapan) including:
TWIMC Letter Audit of Occupational Health and Safety Management System
Certification based on PP No. 50 of 2012 (CKB Balikpapan)
Periode Berlaku | Validity 6 Agustus 2024 - 6 Agustus 2027 (TUV Rheinland Indonesia)
TWIMC Letter Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
Kerja berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 (CKB Samarinda)
TWIMC Letter Audit of Occupational Safety and Health Management System
Certification based on PP No. 50 of 2012 (CKB Samarinda)
Periode Berlaku | Validity 6 Agustus 2024 - 6 Agustus 2027 (TUV Rheinland Indonesia)
TWIMC Letter Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 (Ruang Lingkup 7 Lokasi CKB)
TWIMC Letter Audit of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System Certification (Scope 7 CKB Locations)
Periode Berlaku | Validity 2 Oktober 2024 - 2 oktober 2027 (TUV Rheinland Indonesia)
P T ABM I nve st am a Tbk 61
Page 62
E
Lingkungan
Environmental
Bagi ABM, menjaga lingkungan bukan
sekadar kewajiban, melainkan investasi
kami bagi masa depan.
For ABM, caring for the environment
is not merely an obligation, but our
investment for the future.
Page 63
NDAQ E1
EMISI GAS RUMAH KACA | GHG EMISSIONS
0,0000314 Ton [SEOJK F.11][GRI 305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-3]
[GRI 305-5][GRI 305-6][GRI 305-7]
CO2eq/US$
Rasio intensitas emisi
Emission Intensity Ratio
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
0,0102 GJ/US$ Dalam aspek keberlanjutan, isu perubahan iklim menjadi perhatian utama
Intensitas energi bagi pemangku kepentingan. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap hal
dalam organisasi tersebut, ABM senantiasa melaksanakan pengelolaan dampak lingkungan
Energy intensity within secara profesional, terukur, dan akuntabel, khususnya dalam pengendalian
the organization emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Pengendalian emisi GRK merupakan salah satu isu material yang menjadi
99,04% prioritas utama bagi grup ABM. Kami berkomitmen untuk secara bertahap
Konsumsi energi berasal mengurangi emisi di seluruh lini bisnis Grup ABM melalui pengukuran dan
dari sumber daya pemantauan emisi GRK secara konsisten. Pengukuran ini dilakukan dengan
energi terbarukan mengacu pada regulasi pemerintah serta standar internasional seperti ISO
Energy consumption from dan panduan IPCC GHG Protocol.
renewable sources
Komitmen ini merupakan kontribusi nyata ABM untuk mendukung agenda
pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim yang dijalankan oleh
pemerintah Indonesia. Pemerintah telah menetapkan berbagai target
dan skenario Net Zero pada tahun 2060 sebagai upaya mitigasi dampak
perubahan iklim.
Dalam rangka mendukung pencapaian target tersebut, ABM telah menerapkan
berbagai pendekatan strategis guna memenuhi komitmen pengurangan emisi
GRK, antara lain: [SEOJK F.7][SEOJK F.12]
Management Approach [GRI 3-3]
From the aspect of sustainability, stakeholders place significant emphasis
on climate change issues. In response, the Company effectively manages
its environmental impacts in a professional, measurable, and accountable
way, especially in controlling Greenhouse Gas (GHG) emissions.
For the ABM Group, the control of GHG emissions is crucial and regarded
as a material issue. The Company is committed to persistently reducing
emissions throughout the entire ABM Group. This commitment includes
regular calculations of GHG emissions and compliance with government
regulations as well as international standards like ISO and IPCC.
Moreover, this commitment demonstrates ABM’s alignment with and
contribution to the Indonesian government’s initiatives for low-carbon
development and climate resilience. The government has established clear
targets and devised scenarios for 2030, 2045, 2050, and 2070 to reduce
GHG emissions and mitigate their effects.
To support these efforts, ABM has undertaken various initiatives to fulfill its
GHG reduction commitments across several operational areas, including:
[SEOJK F.7][SEOJK F.12]
P T ABM I nve st am a Tbk 63
Page 64
Lingkungan | Environment
• Penggunaan biodisel B35, sebagai kombinasi BBM • Adoption of B35 biodiesel as a blend with conventional
konvensional fuel.
• Pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) • Installation of solar panel-powered streetlights in East
dengan sistem panel surya di Kalimantan Timur dan Kalimantan and South Kalimantan.
Kalimantan Selatan
• Penggunaan panel surya pada transponder Mine • Utilization of solar panels for the Mine Management
Management System System transponder.
• Project pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi • A project to convert palm oil waste into biogas
energi biogas energy.
• Penggantian lampu Tube Lamp (TL) dengan lampu • Replacement of fluorescent lamps with environmentally
LED yang ramah lingkungan friendly LED lighting.
• Pemberlakuan e-reporting, terutama untuk • Implementation of e-reporting for environmental
pengelolaan dan pemantauan aspek lingkungan hidup management and monitoring.
• Standarisasi parameter operasional yang berkaitan • Standardization of operational parameters related to
dengan efisiensi penggunaan bahan bakar fuel efficiency.
• Penanaman 600 bibit bakau di Pantai Indah Kapuk, • Planting of 600 mangrove seedlings at Pantai Indah
Jakarta Utara Kapuk, North Jakarta.
• Perhitungan Baseline GRK tahun 2022 • Calculation of the 2022 GHG baseline.
• Arboretum Nusantara di Sebamban, Kalimantan • Development of the Arboretum Nusantara in Sebamban,
Selatan untuk fauna (39 Jenis) endemik South Kalimantan, to support endemic flora and fauna
(39 species).
Evaluasi Pendekatan Manajemen Management Approach Evaluation
ABM secara rutin melakukan pengukuran emisi Gas ABM routinely measures Greenhouse Gas (GHG)
Rumah Kaca (GRK) guna memonitor dan mengevaluasi emissions to monitor and evaluate the company's
kinerja lingkungan perusahaan. Hasil pengukuran ini environmental performance. The results of these
digunakan untuk menganalisis tren emisi selama tiga measurements are used to analyze emission trends
tahun terakhir sebagai dasar evaluasi dan perbaikan over the past three years as a foundation for continuous
berkelanjutan. Proses ini menjadi tanggung jawab evaluation and improvement. This process falls under the
dari fungsi Safety, Health, and Environmental (SHE), responsibility of the Safety, Health, and Environmental
yang secara berkala melaporkan hasil evaluasi kepada (SHE) function, which regularly reports the evaluation
manajemen sebagai bagian dari pemantauan KPI. results to management as part of KPI monitoring.
64 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 65
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E1.1 Jumlah total, dalam ekuivalen 28.544,36 ton CO2eq
CO2, untuk Cakupan 1
Total amount, in CO2
equivalents, for Scope 1
NDAQ E1.2 Jumlah total, dalam ekuivalen 9.152,35 ton CO2eq
CO2, untuk Cakupan 2
Total amount, in CO2
equivalents, for Scope 2
NDAQ E1.3 Jumlah total, dalam ekuivalen 19.889,03 ton CO2eq
CO2, untuk Cakupan 3
Total amount, in CO2
equivalents, for Scope 3
GRI 305-1a Emisi GRK (Cakupan 1) Lihat data pada tabel di bawah ini.
langsung kotor Please see data presented in the tables below
Gross direct (Scope 1) GHG
emissions
GRI 305-2a Emisi energi GRK (Cakupan Lihat data pada tabel di bawah ini.
2) tidak langsung kotor Please see data presented in the tables below.
Gross location-based energy
indirect (Scope 2) GHG
emissions
GRI 305-3a Emisi GRK (Cakupan 3) tidak 19.889,03 ton CO2eq untuk Cakupan 3 kategori 9 transportasi dan distribusi
langsung lainnya kotor hilir dan biaya perjalanan bisnis BOD
Gross other indirect (Scope 3) 19.889,03 ton CO2eq for Scope 3 category 9 Downstream transportation and
GHG emissions distribution and BOD business travel expenses
GRI 305-1b Gas-gas yang termasuk Gas-gas yang termasuk dalam kalkulasi untuk tiap-tiap sumber energi yang
GRI 305-2c dalam perhitungan digunakan perusahaan telah sesuai dengan deskripsi gas-gas rumah kaca
dalam IPCC AR 5 tahun 2014 dan GRK Protocol yaitu CO2, N2O, CH4 dan HFC.
GRI 305-3b Gases included in the
GRI 305-5b calculation The gases included in the calculation for each energy source used by the
company in accordance with the description of greenhouse gases in the IPCC
AR 5 year 2014 and GHG Protocol namely CO2, N2O, CH4 and HFC.
GRI 305-2b Emisi GRK Cakupan 2 Listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) digunakan untuk seluruh area
berdasarkan pasar operasional kami di Indonesia. Berhubung PLN adalah penyedia tunggal dari
energi listrik di Indonesia, maka perhitungan emisi GRK Cakupan 2 tidak
Gross market-based energy menggunakan pendekatan berbasis pasar (market-based), melainkan dihitung
indirect Scope 2 GHG berdasarkan konsumsi listrik PLN secara langsung. Dengan demikian, nilai
emissions market-based emisi GRK Cakupan 2 tidak langsung sama dengan location-
based emisi GRK Cakupan 2 tidak langsung. Pada tahun 2024, perusahaan
menggunakan metode perhitungan IPCC AR 5 tahun 2014 dan GHG Protocol
dan faktor emisi konversi dari dari Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral (ESDM) No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 tahun 2021 tentang Penetapan
Faktor Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan.
Electricity from the Perusahaan Listrik Negara (PLN) is used for all our
operational areas in Indonesia. Since PLN is the sole provider of electrical
energy in Indonesia, the calculation of market-based indirect Scope 2 GHG
emissions is the same as location-based indirect Scope 2 GCG emissions. In
2023, The calculation method use is from the Decree of the Minister of Energy
and Mineral Resources (ESDM) No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 of 2021 concerning
Determination of Greenhouse Gas Emission Factors for Electricity Systems.
GRI 305-1c Emisi CO2 biogenik Sampai dengan akhir tahun 2024, ABM tidak mengidentifikasi penggunaan
GRI 305-3c Biogenic CO2 emissions sumber energi dari bahan alam sebagai sumber energi. Untuk itu, nilai biogenic
emission ABM untuk tahun pelaporan adalah nol.
Until the end of 2023, ABM has not identified the use of energy sources from
natural materials as an energy source. Therefore, the value of ABM biogenic
emissions in the reporting year is zero
P T ABM I nve st am a Tbk 65
Page 66
Lingkungan | Environment
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 305-3d Kegiatan dan kategori emisi ABM melakukan perhitungan emisi GRK tidak langsung dari transportasi
GRK Cakupan 3 lainnya kategori 9 yaitu transportasi dan distribusi hilir. Selain itu kami juga melakukan
yang dimasukan dalam perhitungan kategori 6 yaitu perjalanan dinas BOD.
perhitungan
ABM calculates indirect GHG emissions from category 9 transportation, namely
Other indirect Scope 3 GHG downstream transportation and distribution. Apart from that, we also calculate
emissions categories and category 6 BOD official travel.
activities included in the
calculation
GRI 305-1d Tahun dasar perhitungan ABM menjadikan tahun 2022 sebagai tahun dasar perhitungan karena adanya
GRI 305-2d dan alasan pemilihan perubahan metode perhitungan dan akibat restrukturisasi model bisnis dan
Base year for the calculation organisasi yang dilakukan mulai tahun 2022.
GRI 305-3e
and the rationale for ABM made 2022 the base year for calculations due to changes in calculation
GRI 305-5c choosing it methods and due to the restructuring of business and organizational models that
began in 2022.
GRI 305-1e Sumber faktor emisi dan nilai IPCC AR 5 tahun 2014 dan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
GRI 305-2e potensi pemanasan global (ESDM) No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 tahun 2021 tentang Penetapan Faktor
(GWP) yang digunakan Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan.
GRI 305-3f
GRI 305-7b Source of the emission factors IPCC AR 5 year 2014 and Decree of the Minister of Energy and Mineral
and the global warming Resources (ESDM) No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 of 2021 concerning
potential (GWP) rates used Determination of Greenhouse Gas Emission Factors for Electricity Systems.
GRI 305-1f Pendekatan konsolidasi Kontrol finansial
GRI 305-2f untuk emisi Financial control
GRI 305-3f Consolidation approach for
emissions
GRI 305-1g Standar, metodologi, ׅPerhitungan emisi Cakupan 1 menggunakan IPCC AR 5 tahun 2014
GRI 305-2g asumsi, alat perhitungan ׅPerhitungan emisi Cakupan 2 menggunakan Keputusan Menteri Energi dan
yang digunakan Sumber Daya Mineral (ESDM) No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 tahun 2021
GRI 305-3g
Standards, methodologies, tentang Penetapan Faktor Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan.
GRI 305-6d
assumptions, calculation ׅPerhitungan emisi Cakupan 3 menggunakan metode yang digunakan
GRI 305-7c
tools used berbasis pada penggunaan bahan bakar dengan standar perhitungan
menggunakan IPCC AR 5 tahun 2014
ׅPerhitungan Pengurangan emisi dihitung berdasarkan SRN PPI MSL-002
untuk solar panel dalam pengoperasian lampu penerangan jalan umum
dengan modul fotovoltaik yang disesuaikan, serta metode UNFCCC - Clean
Development Mechanism (CDM) AMS-III.H. versi 19.0 untuk PLTBg dalam
pemulihan metana dari pengolahan air limbah.
ׅCalculation of Scope 1 emissions is using IPCC AR 5 year 2014
ׅCalculation of Scope 2 emissions uses Minister of Energy and Mineral
Resources (ESDM) Decree No.163.K/HK.02/MEM.S/2021 of 2021 concerning
Determination of Greenhouse Gas Emission Factors in Electricity Systems.
ׅThe calculation of Scope 3 emissions uses the method used based on fuel use
with calculation standards using IPCC AR 5 of 2014
ׅCalculation Emission reductions are calculated based on SRN PPI MSL-002
for solar panels in the operation of public street lighting with customized
photovoltaic modules, as well as the UNFCCC method - Clean Development
Mechanism (CDM) AMS-III.H. version 19.0 for PLTBg in methane recovery from
wastewater treatment.
GRI 305-5a Pengurangan emisi GRK Dapat dilihat di halaman 69 pada bab ini dan sudah divalidasi dan diverifikasi
GRI 305-5c Reduction of GHG emissions untuk mengurangi emisi Cakupan 1 dan 2.
SEOJK F.12 Please refer to page 69 of this chapter and it has been validated and verified to
reduce Scope 1 and 2 emissions.
66 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 67
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 305-6a Emisi zat perusak ozon (ODS) ABM menyadari risiko lingkungan yang ditimbulkan oleh penggunaan Ozone
GRI 305-6b Emissions of ozone-depleting Depleting Substances (ODS) dan berkomitmen untuk mendukung kebijakan
substances (ODS) pemerintah dalam mengurangi penggunaannya. Sebagai bagian dari upaya ini,
GRI 305-6c ABM telah mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 41/M-IND/
GRI 305-6d PER/5/2014 tentang Larangan Penggunaan Hydrochlorofluorocarbon (HCFC)
di sektor industri.
Sebagai langkah mitigasi, ABM tidak lagi menggunakan ODS dalam
operasionalnya. Sebagai gantinya, perusahaan telah beralih ke senyawa yang
lebih ramah lingkungan, seperti hydrofluorocarbon (HFC), yang memiliki nilai
Ozone Depletion Potential (ODP) sebesar nol. Penggunaan HFC ini didasarkan
pada regulasi Environmental Protection Agency (EPA) (2023) dan Ozone Layer
Protection (Substitutes for Ozone-Depleting Substances), yang menegaskan
bahwa senyawa ini tidak berdampak pada lapisan ozon.
Dengan langkah ini, ABM tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi
yang berlaku tetapi juga berkontribusi dalam perlindungan lingkungan global,
khususnya dalam upaya menjaga keberlanjutan atmosfer dan mengurangi
dampak perubahan iklim.
ABM is aware of the environmental risks posed by the use of ozone-depleting
substances (ODS) and is committed to supporting government policies to
reduce their use. As part of this effort, ABM has referred to the Minister of
Industry Regulation Number 41/M-IND/PER/5/2014 concerning Prohibition of the
Use of Hydrochlorofluorocarbons (HCFC) in the industrial sector.
As a mitigation measure, ABM no longer uses ODS in its operations. Instead,
companies have switched to more environmentally friendly compounds, such
as hydrofluorocarbons (HFC), which have an Ozone Depletion Potential (ODP)
value of zero. The use of HFCs is based on Environmental Protection Agency
(EPA) regulations (2023) and Ozone Layer Protection (Substitutes for Ozone-
Depleting Substances), which confirm that these compounds have no impact on
the ozone layer.
With this step, ABM not only ensures compliance with applicable regulations
but also contributes to global environmental protection, especially in efforts to
maintain the sustainability of the atmosphere and reduce the impact of climate
change.
GRI 305-7a Emisi udara yang signifikan Emisi udara yang signifikan lainnya bersumber dari genset crusher, genset
dalam kilogram atau conveyor, dan genset peralatan lainnya yang berlokasi di tambang, pelabuhan,
kelipatannya untuk NOx, SOx, workshop, pergudangan (warehouse), kantor, dan lokasi penunjang lainnya.
Persistent Organic Pollutants Dalam pengukuran emisi udara, ABM bekerja sama dengan pihak ketiga
(POP), senyawa organik yang dengan mengacu pada ketetapan baku mutu Peraturan Pemerintah tentang
mudah menguap (VOC), Baku Mutu Udara Ambien dan Baku Mutu Tingkat Kebisingan dan PP Nomor 22
polutan berbahaya (HAP), tahun 2021 Tentang Penyelenggaran Perlindungan Lingkungan Hidup.
dan materi partikulat (PM)
Other significant air emissions come from crusher generators, conveyor
Significant air emissions, in generators and other equipment generators located in mines, ports, workshops,
kilograms or multiples, for warehouses, offices and other supporting locations. In measuring air emissions,
each of the following NOx, ABM collaborates with third parties by referring to the quality standard provisions
SOx, Persistent organic of South Kalimantan Governor Regulation number 053 of 2007 concerning
pollutants (POP), Volatile Ambient Air Quality Standards and Noise Level Quality Standards and PP Number
organic compounds (VOC), 22 of 2021 concerning Implementation of Environmental Protection.
Hazardous air pollutants
(HAP), Particulate matter (PM)
P T ABM I nve st am a Tbk 67
Page 68
Lingkungan | Environment
[GRI 305-1A] [GRI 305-2A] [SEOJK F.11][SEOJK F.12]
Emisi GRK | GHG Emissions (ton CO2eq)
Unit Bisnis | Business Unit 2022 2023 2024
Mining Value Chain (MVC)
Emisi GRK Cakupan 1 langsung kotor
Gross direct Scope 1 GHG emissions
95.812,24 85.926,80 27.591,17
Emisi energi GRK Cakupan 2 tidak langsung kotor
Gross location-based energy indirect Scope 2 GHG emissions
8.004,89 7.967,76 3.392,32
Logistics, Engineering, New Business (LENB)
Emisi GRK Cakupan 1 langsung kotor
Gross direct Scope 1 GHG emissions
225,46 3.496,83 953,18
Emisi GRK Cakupan 2 tidak langsung kotor
Gross location-based energy indirect (Scope 2) GHG emissions
4.698,43 4.094,69 5.760,03
Total Emisi GRK Cakupan 1 langsung kotor
Total Gross direct Scope 1 GHG emissions
97.948,45 89.423,63 28.544,35
Total Emisi GRK Cakupan 2 tidak langsung kotor
Total Gross location-based energy indirect Scope 2 GHG emissions
13.539,76 12.062,45 9.152,35
Total Emisi GRK
Total GHG Emissions
111.488,22 101.486,09 37.696,70
Intensitas Emisi (ton CO2eq/US$) [GRI 305-4] 0,000077 0,000068 0,0000314
Catatan: Total emisi GRK tahun 2024 mengalami penurunan signifikan karena TIA sudah tidak melakukan produksi.
Note: Total GHG emissions in 2024 will experience a significant decrease because TIA is no longer producing
68 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 69
[GRI 305-7a] Emisi Udara yang Signifikan | Significant Air Emissions
Baku Mutu TIA
Pengukuran Kadar Emisi Satuan
Quality
Emission Level Measurement Unit 2022 2023 2024
Standards
Lokasi Tambang | Mine Location
Kadar emisi Nitrogen Dioksida ( NO2)
<200 mg/Nm3 3,14 161 161
Nitrogen Dioxide emission levels ( NO2)
Kadar emisi Karbon Monoksida (CO)
<10.000 mg/Nm3 994 1.199 1.199
Carbon Monoxide emission levels (CO)
Lokasi Pelabuhan | Port Location
Kadar emisi Nitrogen Dioksida ( NO2)
<200 mg/Nm3 948,83 146 147
Nitrogen Dioxide emission levels ( NO2)
Kadar emisi Karbon Monoksida (CO)
<10.000 mg/Nm3 74,11 58,46 72
Carbon Monoxide emission levels (CO)
Lokasi Penunjang | Supporting Location
Kadar emisi Nitrogen Dioksida ( NO2)
<200 mg/Nm3 8,43 162 162
Nitrogen Dioxide emission levels ( NO2)
Kadar emisi Karbon Monoksida (CO)
<10.000 mg/Nm3 1.063 1.202 1.202
Carbon Monoxide emission levels (CO)
Catatan: Kualitas udara diambil sampel di titik dengan potensi pencemaran tertinggi
Note: Air quality sample taken in the most vulnerable spot
Pengurangan Emisi pada Grup ABM | Emission Reduction in ABM Group [SEOJK F. 12][GRI 305-5]
56.486,31 ton CO2eq 60.865,19 ton CO2eq
total GRK yang berhasil
total GRK yang berhasil dicegah dicegah melalui Pembangkit Listrik
melalui Pembangkit Listrik Tenaga Tenaga Biogas melalui pengolahan
Biogas melalui pengolahan/ air limbah
penangkapan gas methane.
total GHG that has been
total GHG that has been successfully successfully prevented through
prevented through Biogas Power Biogas Power Plants through waste
Plants through processing/capturing water treatment
methane gas.
Melalui Grup AJN, ABM berkomitmen untuk mengurangi Through the AJN Group, ABM is committed to reducing
dampak lingkungan terkait upaya pencegahan pelepasan environmental impacts related to efforts to prevent
GRK melalui operasional Pembangkit Listrik Tenaga the release of GHG through the operation of a Biogas
Biogas (PLTBg) di Kecamatan Tanah Bumbu, Kalimantan Power Plant (PLTBg) in Tanah Bumbu District, South
Selatan. Sampai dengan tahun 2024, jumlah total GRK Kalimantan. By 2024, the total amount of GHG prevented
yang berhasil dicegah mencapai 56.486,31 ton CO2e. will reach 56,486.31 ton CO2eq.
P T ABM I nve st am a Tbk 69
Page 70
Lingkungan | Environment
ABM Berkontribusi dalam ABM Helps Reduce Air
Pengurangan Polusi Udara melalui Pollution Through Eco-Friendly
Inovasi Transportasi Ramah Transportation Innovations
Lingkungan
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam As part of its ongoing commitment to environmental
menjaga kualitas lingkungan, ABM melalui Grup quality, ABM, through the CKB Group, has
CKB telah menerapkan berbagai inisiatif untuk implemented various initiatives to reduce air pollution
mengurangi polusi udara di area operasionalnya. in its operational areas. A key step in this direction
Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah is the adoption of electric forklifts, with several
penggunaan electric forklift, di mana beberapa unit units of forklifts and reach trucks now powered by
forklift dan reach-truck kini telah menggunakan electricity. These electric forklifts operate without
tenaga listrik. Forklift listrik beroperasi tanpa emisi exhaust emissions and significantly reduce noise
gas buang, sekaligus mengurangi tingkat kebisingan, levels, creating a cleaner and more comfortable
sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih working environment.
bersih dan nyaman.
Selain itu, ABM juga melakukan peremajaan armada Additionally, ABM has modernized its fleet by
dengan mengadopsi kendaraan yang memenuhi introducing vehicles that comply with Euro 4 emission
standar emisi Euro 4. Standar ini membatasi emisi standards. These standards limit the release of
polutan dari kendaraan, seperti nitrogen oksida dan pollutants such as nitrogen oxides and fine particles,
partikel halus. Sehingga secara signifikan mengurangi thereby significantly reducing air pollution and aiding
dampak pencemaran udara dan kontribusi terhadap climate change mitigation efforts.
perubahan iklim.
70 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 71
NDAQ E2
INTENSITAS EMISI | EMISSIONS INTENSITY
[SEOJK F.11][GRI 305-4]
Pendekatan Manajemen Management Approach
ABM berkomitmen untuk turut serta mendukung agenda ABM is committed to supporting the Government of
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Indonesia's agenda through the Ministry of National
Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Development Planning/National Development
Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), yang Planning Agency (PPN/Bappenas), which aims for a
menargetkan penurunan emisi GRK sebesar 31,89% 31.89% reduction in GHG emissions by 2030 through
pada tahun 2030 melalui Pembangunan Rendah Karbon Low Carbon Development Indonesia (LCDI).
Indonesia (Low Carbon Development Indonesia/LCDI).
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, ABM telah To realize this commitment, ABM has implemented
menetapkan kebijakan pengurangan intensitas emisi a policy aimed at reducing GHG emission intensity.
GRK. Intensitas emisi dihitung berdasarkan rasio total Emission intensity is calculated as the ratio of total
emisi yang dihasilkan terhadap total pendapatan emissions produced to total company revenue. This
perusahaan. Metode ini dipilih karena ABM memiliki method was chosen because ABM operates across
berbagai lini bisnis selain sektor pertambangan, various business lines, including the mining sector,
sehingga pendekatan berbasis pendapatan dapat making a revenue-based approach more effective for
memberikan gambaran yang lebih tepat mengenai demonstrating overall environmental performance.
kinerja lingkungan secara keseluruhan.
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
Sebagai bentuk komitmen lebih lanjut, pemantauan As part of its ongoing commitment, ABM regularly
dan perhitungan intensitas emisi GRK dievaluasi secara monitors and evaluates GHG emission intensity
berkala dengan melakukan perbandingan dari tahun ke through year-on-year comparisons. The Safety,
tahun. Tanggung jawab untuk melakukan pemantauan Health, and Environmental (K3) function is responsible
dan perhitungan intensitas emisi dilakukan oleh fungsi for monitoring and calculating emission intensity,
Safety, Health and Environmental (SHE) dan dievaluasi which is evaluated by the Board of Directors through
Direksi melalui mekanisme penilaian pelaporan berkala a periodic reporting assessment mechanism as part
sebagai bagian dari pemantauan Key Performance of Key Performance Indicator (KPI) monitoring.
Indicator (KPI).
P T ABM I nve st am a Tbk 71
Page 72
Lingkungan | Environment
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E2.1 Total Emisi GRK per keluaran 37.696,70 ton CO2eq
faktor
Total GHG emissions per
output scaling factor
NDAQ E2.2 Total Emisi non-GRK per Belum dilakukan perhitungan
keluaran faktor No calculations have been made yet
Total non-GHG emissions per
output scaling factor
GRI 305-4a Rasio intensitas emisi 0,0000314 ton CO2eq/US$
GRK untuk organisasi
GHG emissions intensity ratio
for the organization
GRI 305-4b Metrik khusus organisasi Unit moneter (Pendapatan)
yang dipilih untuk Monetary units (Revenue)
menghitung rasio
Organization-specific metric
chosen to calculate the ratio
GRI 305-4c Jenis GRK yang dimasukkan Cakupan 1 dan Cakupan 2
dalam rasio intensitas Scope 1 and Scope 2
Types of GHG emission
included in the intensity ratio
GRI 305-4d Gas-gas yang termasuk Gas-gas yang termasuk dalam perhitungan dikalkulasi untuk tiap- tiap
dalam perhitungan sumber energi digunakan perusahaan sesuai dengan penjabaran gas-gas
Gases included in the rumah kaca dalam IPCC AR 5 tahun 2014 GHG Protocol yaitu CO2, N2O , CH4
calculation The gases included in the calculation are calculated for each energy source
used by the company in accordance with the description of greenhouse gases
in the IPCC AR 5 year 2014 GHG Protocol, namely CO2, N2O, and CH4.
Pemantauan Berkala untuk Periodic Monitoring for a Cleaner
Lingkungan yang Lebih Bersih Environment
Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas As part of its efforts to maintain environmental
lingkungan di area operasional, CK secara aktif quality in operational areas, CK actively monitors
melakukan pemantauan terhadap sumber polutan pollutant sources generated by mining activities. Air
yang dihasilkan dari aktivitas pertambangan. Polusi pollution in CK’s mining areas primarily results from
udara di area tambang CK umumnya disebabkan oleh fuel combustion during energy generation for coal
proses pembakaran bahan bakar dalam pembangkitan production and overburden removal. To ensure that
energi untuk mendukung produksi batubara dan emissions remain within safe limits, PT CK regularly
pemindahan overburden. Untuk memastikan emisi measures the concentration of hazardous and toxic
tetap dalam batas aman, CK secara berkala mengukur pollutants and implements effective control measures
konsentrasi polutan berbahaya dan beracun guna to comply with established quality standards.
menentukan langkah pengendalian yang efektif agar
tidak melebihi standar baku mutu yang ditetapkan.
Pada tahun 2024, CK telah melakukan pengukuran In 2024, CK conducted air quality measurements
kualitas udara di enam area kerja (site) melalui dua across six operational sites using two main methods:
metode utama, yaitu pemantauan kualitas udara ambient air quality monitoring at 20 sampling points
ambient di 20 titik sampel yang tersebar di sekitar distributed throughout the operational areas and
area operasional, serta pengukuran emisi dari sumber emission measurements from 117 stationary sources,
tidak bergerak pada 117 unit operasional, termasuk including generator sets and air compressors. The
generator set dan air compressor. Parameter parameters tested included particulate matter (PM 10,
yang diuji dalam pemantauan ini mencakup materi PM 5, PM 2.5), nitrogen dioxide (NO₂), non-methane
partikulat (PM 10, PM 5, PM 2.5), nitrogen dioksida hydrocarbons (NMHC), sulfur dioxide (SO₂), and
(NO₂), senyawa non-methane hydrocarbon (NMHC), carbon monoxide (CO).
sulfur dioksida (SO₂), dan karbon monoksida (CO).
72 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 73
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa secara umum, The results indicated that, in general, toxic emission
konsentrasi emisi beracun masih berada di bawah concentrations remained below the thresholds set
ambang batas yang diatur dalam PP 22 Tahun 2021. by Government Regulation No. 22 of 2021. A slight
Namun, ditemukan indikasi kadar karbon monoksida exceedance was noted in carbon monoxide (CO)
(CO) yang melebihi batas standar pada enam unit levels at six generator sets in the CK Site DMP project
genset di area proyek CK Site DMP. Menindaklanjuti area. In response, CK performed maintenance and
temuan ini, CK telah melakukan perawatan ulang replaced air filters on four generator sets, while the
dan penggantian filter udara pada empat genset, other two units were decommissioned and returned
sementara dua unit lainnya dihentikan operasinya dan to headquarters for disposal.
dikembalikan ke kantor pusat untuk proses disposal.
NDAQ E3
PENGGUNAAN ENERGI | ENERGY USAGE
[GRI 302-1] [GRI 302-2]
Pendekatan Manajemen Management Approach
ABM memahami bahwa pengelolaan energi merupakan ABM acknowledges that energy management
satu rangkaian penting dengan pengelolaan emisi. is inherently linked to emission management.
Komitmen penurunan emisi akan ditentukan dari Commitments to reduce emissions are closely tied to
efisiensi energi yang dilakukan. Untuk itu, ABM memiliki energy efficiency initiatives. Guided by its philosophy
filosofi “Empowering Energy” di mana ABM percaya of “Empowering Energy,” ABM perceives sustainability
bahwa keberlanjutan menjadi bagian dari jati diri as integral to its identity. The company is dedicated
kami. ABM berkomitmen menghadirkan energi yang to providing sustainable energy that empowers future
memberdayakan secara berkelanjutan dari generasi generations.
ke generasi.
Dalam menjalankan aktivitas operasional, Energi primer For our operational activities, ABM’s primary energy
Perusahaan sebagian besar berasal dari bahan bakar largely comes from fossil fuels, specifically petroleum
fosil yaitu Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diperoleh fuel, which we procure from suppliers. We utilize
dengan cara membeli dari pemasok. BBM digunakan this fuel for operating heavy machinery and smaller
pada operasional alat berat dan kendaraan kecil. vehicles. Additionally, we use electricity as our
Sedangkan pemanfaatan energi listrik sebagai sumber secondary energy source to power technical equipment
energi sekunder digunakan untuk kebutuhan peralatan and other supporting production facilities.
teknik serta sarana penunjang produksi lainnnya.
ABM melaksanakan berbagai inisiatif dan program ABM has implemented various energy efficiency
efisiensi energi di setiap unit bisnis, antara lain initiatives across its business units, including the
meningkatkan penggunaan bahan bakar yang lebih adoption of more environmentally friendly fuels
ramah lingkungan seperti Biosolar B35, pembatasan such as B35 Biosolar (biofuel), daily fuel refill limits,
pengisian ulang bahan bakar harian, standarisasi standardization of operational parameters, LED lighting,
parameter operasional, penggunaan lampu LED, solar-powered Public Roads’ streetlights (PJU), and
instalasi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan electricity efficiency measures in employee housing.
sistem panel surya, serta efisiensi penggunaan listrik These energy management strategies comply with the
di mess karyawan. Strategi pengelolaan energi di ABM Ministry of Energy and Mineral Resources Regulation
dirancang dengan mengacu pada ketentuan yang No. 14 of 2012 on Energy Management.
diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No. 14 Tahun
2012 tentang Manajemen Energi.
P T ABM I nve st am a Tbk 73
Page 74
Lingkungan | Environment
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
Upaya ABM mencapai efisiensi menjadi tanggung jawab ABM’s energy efficiency efforts are the responsibility of
dan fungsi dari Safety, Health and Environmental (SHE) the Safety, Health, and Environmental (SHE) function
pada entitas anak, dan dievaluasi melalui mekanisme within its subsidiaries. Progress is measured through
penilaian kinerja berdasarkan pelaporan berkala serta performance evaluations based on regular reporting and
pencapaian Key Performance Indicators (KPI). the achievement of Key Performance Indicators (KPIs).
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E3.1 Total energi langsung 12.257.703,53 GJ
yang dikonsumsi
Total amount of energy
directly consumed
NDAQ E3.2 Total energi tidak langsung Tidak diukur
yang dikonsumsi Not Measured
Total amount of energy
indirectly consumed
GRI 302-1e Konsumsi energi total 12.257.703,53 GJ
dalam organisasi
Total energy consumption
within the organization
GRI 302-1f Standar, metodologi, asumsi, Perhitungan energi menggunakan metodologi dan standar AR 5
GRI 302-2b dan/atau alat perhitungan tahun 2014 dan GHG Protocol. Penggunaan energi dalam aktivitas
yang digunakan perusahaan diukur menggunakan beberapa alat seperti:
Standards, methodologies, ׅListrik melalui kWh meter listrik
assumptions, and/or ׅBahan bakar minyak solar melalui flow meter BBM di masing-
calculation tools used masing site yang dikonversi menjadi satuan energi
Energy calculations use the IPCC AR 5 of 2024 and GHG Protocol
methodology and standards. Energy use in company activities is
measured using several tools such as:
ׅElectricity via kWh electricity meter
ׅSolar oil fuel through fuel flow meters at each site is converted into
energy units
GRI 302-2a Konsumsi energi total Beberapa anak perusahaan seperti CK, PWP, SSB, dan TIA
di luar organisasi tidak menggunakan sumber energi eksternal untuk aktivitas
Energy consumption outside operasional, sehingga tidak ada penagihan penggunaan energi
of the organization dari pihak luar. Untuk salah satu unit bisnis grup CKB yang
berada di dalam kawasan industri melakukan pencatatan dan
pembayaran terhadap penggunaan energinya secara independen.
Several subsidiaries such as CK, PWP, SSB, and TIA do not
use external energy sources for operational activities, thus
there is no billing for energy usage from outside parties. Also,
one of the CKB group business units located in the industrial
area records and pays for its energy use independently.
GRI 302-1g Sumber faktor konversi IPCC GHG Protocol AR 5 tahun 2014
GRI 302-2c yang digunakan
Sources of the conversion
factors used
74 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 75
NDAQ E4
INTENSITAS ENERGI | ENERGY INTENSITY
[SEOJK F.6][GRI 302-3]
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3] Management Approach [GRI 3-3]
Dengan beragamnya lini bisnis Grup ABM antara lain Considering the diverse business lines within the ABM
pertambangan, logistik, dan engineering, perhitungan Group, such as mining, logistics, and engineering,
intensitas energi dilaporkan berdasarkan pendapatan energy intensity is calculated and reported based
perusahaan. Intensitas energi mengacu pada jumlah on company revenue. Energy intensity refers to the
energi yang digunakan atau dihasilkan per satuan output amount of energy used or generated per unit of output
atau aktivitas tertentu. or specific activity.
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
Pengelolaan energi di Grup ABM merupakan upaya Energy management at the ABM Group is a collaborative
kolaboratif lintas fungsi dan departemen yang melibatkan effort across functions and departments, involving all
seluruh anak perusahaan, dengan dukungan dan subsidiaries and facilitated by the Safety, Health, and
difasilitasi oleh fungsi Safety, Health, and Environment Environment (SHE) function.
(SHE).
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E4 Total energi langsung yang digunakan 12.257.703,53 GJ
per output scaling factor
Total direct energy usage per
output scaling factor
GRI 302-3a Rasio intensitas energi untuk organisasi 0,0102 GJ/US$
Energy intensity ratio for the organization
GRI 302-3b Metrik khusus organisasi yang Unit moneter (Pendapatan)
dipilih untuk menghitung rasio Monetary units (Revenue)
Organization-specific metric
chosen to calculate the ratio
GRI 302-3c Jenis-jenis energi yang termasuk BBM (mobility luar site), Biosolar
dalam rasio intensitas (mobility dalam site), dan Listrik
Types of energy included in the intensity ratio BBM (mobility outside the site), Biodiesel
(mobility within the site), and Electricity.
GRI 302-3d Apakah rasio menggunakan konsumsi energi Perhitungan rasio intensitas energi dihitung
dalam organisasi, di luarnya, atau keduanya menggunakan total konsumsi energi
Wheter the ratio uses energy consumption di dalam organisasi (internal).
within organization, outside of it, or both The energy intensity ratio calculation is calculated using the
total energy consumption within the organization (internal).
P T ABM I nve st am a Tbk 75
Page 76
Lingkungan | Environment
NDAQ E5
BAURAN ENERGI | ENERGY MIX
[SEOJK F.6][SEOJK F.7] [GRI 302-1]
Pendekatan Manajemen Management Approach
ABM memahami bahwa perubahan iklim akan berdampak ABM acknowledges that climate change will affect
pada keberlanjutan bisnis Perusahaan di masa the company’s future business sustainability. In
mendatang. Dengan demikian, ABM telah melakukan response, ABM has implemented several initiatives to
beberapa inisiatif untuk menggunakan Energi Baru adopt Renewable Energy, such as B35 biosolar which
Terbarukan (EBT) seperti bahan bakar biosolar B35 yang consists of 35% plant-based fuel. The company is also
mengandung 35% bahan bakar nabati. Perusahaan juga developing solar panel systems that generate no GHG
mengembangkan pemanfaatan panel surya yang tidak emissions to meet part of its electricity needs. These
menghasilkan emisi GRK, untuk memenuhi sebagian efforts contribute to ABM’s support for Indonesia’s
konsumsi listrik. Hal ini merupakan bentuk kontribusi national energy mix target by 2025.
ABM untuk mendukung target pencapaian bauran energi
nasional sebesar pada 2025.
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
Dalam hal mencapai target yang telat ditetapkan, Programs and policies concerning the energy mix
program dan kebijakan terkait bauran energi menjadi fall under the responsibility of the Safety, Health, and
tanggung jawab fungsi Safety, Health and Environmental Environmental (SHE) function. Progress is assessed
(SHE), dan dievaluasi melalui mekanisme penilaian through performance evaluations based on regular
kinerja berdasarkan pelaporan berkala serta pencapaian reporting and the attainment of Key Performance
Key Performance Indicators (KPI). Indicators (KPI).
76 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 77
CK Site BIB Terapkan Panel Surya CK Site BIB Implements Solar
untuk Penerangan Berkelanjutan Panels for Sustainable Lighting
Pada akhir 2024, CK Site BIB telah menyelesaikan By the end of 2024, CK Site BIB had completed
instalasi sistem panel surya dengan teknologi sel the installation of a solar panel system using
polycrystalline untuk mendukung penerangan di polycrystalline cell technology to support lighting in
area tambang menggunakan lampu LED berarus the mine area with DC LED lights. In February 2025,
DC. Dan pada Februari 2025, CK Site BIB mulai CK site BIB began utilizing the solar panel system
mengoperasikan sistem panel surya tersebut dalam for operational activities. The system comprises five
kegiatan operasional. Sistem ini terdiri dari 5 unit panel units with a total capacity of 400 WP. With an
panel dengan kapasitas total 400 WP. Dengan rata- average sun exposure of 5 hours per day, the total
rata paparan sinar matahari selama 5 jam per hari energy generated is approximately 2 kWh daily. This
energi total yang dihasilkan sekitar 2 kWh energi per energy is sufficient to support lighting operations at
hari. Energi ini cukup untuk mendukung operasional night or during cloudy weather.
penerangan di malam hari atau saat cuaca mendung.
Sistem ini dilengkapi dengan baterai lithium The system is equipped with a lithium battery
yang mampu menyimpan energi hingga dua hari, capable of storing energy for up to two days, along
serta solar charge controller, yang memastikan with a solar charge controller that ensures optimal
pengelolaan listrik lebih optimal. management of electricity usage.
Inisiatif ini tidak hanya memenuhi kebutuhan This initiative not only meets the lighting needs
penerangan secara mandiri, tetapi juga menghadirkan independently but also provides an energy-efficient
solusi yang hemat energi dan berkelanjutan bagi and sustainable solution for CK Site BIB. It aligns
CK Site BIB. Langkah ini sejalan dengan komitmen with the company’s commitment to adopting
perusahaan untuk mengadopsi teknologi ramah environmentally friendly technologies and enhancing
lingkungan dan meningkatkan efisiensi operasional. operational efficiency.
P T ABM I nve st am a Tbk 77
Page 78
Lingkungan | Environment
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E5.1 Persentase: Penggunaan ׅKonsumsi BBM : 0,71%
energi berdasarkan ׅKonsumsi Listrik : 0,25%
sumber ׅKonsumsi Bio Solar: 99,04%
Percentage: Energy usage ׅFuel Consumption: 0.71%
by generation type ׅElectricy Consumption: 0.25%
ׅBioFuel Consumption: 99.04%
GRI 302-1a Konsumsi bahan bakar Lihat tabel GRI 302-1 di bawah ini
total dalam organisasi Please see the GRI 302-2 table below.
[SEOJK
dari sumber daya tak
F.6] terbarukan
Total fuel consumption
within the organization
from non-renewable
sources
GRI 302-1b Konsumsi bahan bakar Lihat tabel GRI 302-1 di bawah ini
total dalam organisasi dari Please see the GRI 302-1 table below.
sumber daya terbarukan
Total fuel consumption
within the organization
from renewable sources
GRI 302-1c Konsumsi listrik, Dalam perhitungan energi, ABM baru menghitung konsumsi listrik
konsumsi pemanasan, In energy calculations, ABM only calculates electricity consumption
konsumsi pendinginan,
konsumsi uap
Electricity consumption,
heating consumption,
cooling consumption,
steam consumption
GRI 302-1d Listrik terjual, pemanasan ABM memiliki satu anak usaha yakni AJN yang menjual listrik dari hasil pembangkit
terjual, pendinginan energi terbarukan. Sebagian listrik yang dihasilkan digunakan untuk kebutuhan internal,
terjual, uap terjual sementara sisanya dijual kepada pihak eksternal. Pengukuran konsumsi dan distribusi listrik
Electricity sold, heating dilakukan secara langsung menggunakan kWh meter, tanpa menggunakan asumsi dalam
sold, cooling sold, steam perhitungannya
sold ABM has one subsidiary, namely AJN, which sells electricity from renewable energy plants.
Some of the electricity produced is used for internal needs, while the rest is sold to external
parties. Electricity consumption and distribution measurements are carried out directly using a
kWh meter, without using assumptions in the calculations.
78 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 79
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 302-4a Pengurangan konsumsi ABM merevisi baseline untuk energi dan emisi akibat restrukturisasi model bisnis dan organisasi
energi yang dilakukan mulai tahun 2022, sehingga perhitungan reduksi energi akan dilakukan bila
[SEOJK proses ini selesai dilakukan dan masih menentukan jenis-jenis energi yang masuk dalam
Reductions in energy
F.7] consumption pengurangan.
Efisiensi penggunaan energi dilakukan ABM melalui berbagai inovasi dan inisiatif sebagai
GRI 302-4b Jenis-jenis energi berikut:
yang termasuk dalam
pengurangan; apakah ׅSecara langsung menggunakan solar panel untuk penerangan sebesar 7,41 Kwp dan secara
bahan bakar, listrik, tidak langsung berkontribusi dalam pengurangan konsumsi energi ABM yang tidak terbarukan
pemanasan, pendinginan, melalui pembangkit listrik biogas AJN tetapi tidak termasuk dalam pengurangan pemanfaatan
uap, atau semuanya energi dalam lingkup ABM, karena pemanfaatan energinya tidak digunakan oleh pihak ABM.
Types of energy included
ׅPemanfaatan panel surya untuk penerangan di CK Site BIB yang berkapasitas 400 WP untuk
mendukung penerangan area tambang. Sistem ini secara langsung berkontribusi dalam
in the reductions; whether
pengurangan konsumsi energi berbasis fosil dengan memanfaatkan tenaga surya untuk
fuel, electricity, heating,
kebutuhan operasional penerangan. Dengan rata-rata paparan sinar matahari selama 5 jam
cooling, steam, or all.
per hari, sistem ini mampu menghasilkan sekitar 2 kWh energi harian yang cukup untuk
GRI 302-4c Dasar untuk menghitung mendukung penerangan di malam hari atau saat cuaca mendung. Namun, pemanfaatan
pengurangan konsumsi energi ini tidak termasuk dalam pengurangan pemanfaatan energi dalam lingkup ABM secara
GRI 302-5b energi seperti tahun keseluruhan, karena penggunaannya terbatas pada kebutuhan spesifik CK Site BIB.
dasar atau kondisi awal, ׅCK Site KIM memanfaatkan PLTS berkapasitas 638 kWP untuk menggantikan sebagian
termasuk alasan memilih kebutuhan listrik operasional yang sebelumnya menggunakan generator berbahan bakar
Basis for calculating solar. Secara tidak langsung, inisiatif ini berkontribusi dalam peningkatan efisiensi energi dan
reductions in energy pengurangan emisi karbon, namun tidak termasuk dalam pengurangan konsumsi energi dalam
consumption, such as lingkup ABM, karena listrik yang dihasilkan digunakan khusus untuk operasional CK Site KIM
base year or baseline, tetapi baru beroperasi di tahun 2025.
including the rationale for ׅGrup CKB telah mengadopsi atap skylight di gudang-gudangnya. Skylight adalah atap
choosing it transparan yang memungkinkan sinar matahari masuk ke dalam gudang, mengurangi
ketergantungan pada penerangan listrik. Dengan mengoptimalkan pemanfaatan cahaya alami,
kita dapat mengurangi konsumsi energi, menghemat biaya operasional, dan berkontribusi
pada pengurangan emisi karbon.
ABM is revising the baseline for energy and emissions due to the restructuring of the business
model and organization which will be carried out starting in 2022, so that energy reduction
calculations will be carried out when this process is complete and is still determining the types of
energy included in the reduction.
ABM achieves energy use efficiency through various innovations and initiatives as follows:
ׅDirectly using solar panels for lighting amounting to 7.41 Kwp and indirectly contributing to
reducing ABM's non-renewable energy consumption through the AJN biogas power plant but
it is not included in the reduction of energy utilization within the scope of ABM, because the
energy utilization is not used by ABM.
ׅUtilization of Solar Panels for Lighting at CK Site BIB with a capacity of 400 WP to support
lighting several mining areas. This system directly contributes to reducing fossil-based energy
consumption by utilizing solar power for operational lighting needs. With an average of 5 hours of
sunlight per day, this system is able to produce around 2 kWh of daily energy, which is enough to
support lighting at night or during cloudy weather. However, this energy utilization is not included
in the reduction of energy utilization within the overall ABM scope, because its use is limited to
the specific needs of the CK Site BIB.
ׅCK Site KIM utilizes PLTS with a capacity of 638 kWP to replace some of the operational
electricity needs which previously used diesel-fueled generators. Indirectly, this initiative
contributes to increasing energy efficiency and reducing carbon emissions, but is not included in
reducing energy consumption within the scope of ABM, because the electricity produced is used
specifically for CK Site KIM operations but will only be operational in 2025.
ׅCKB Group has used skylight roofs in its warehouses. Skylights are transparent roofs that allow
sunlight to enter the warehouse, reducing dependence on electric lighting. By optimizing the use
of natural light, we can reduce energy consumption, save operational costs and contribute to
reducing carbon emissions.
GRI 302-4d Standar, metodologi, Perhitungan Energi menggunakan metodologi dan standar IPCC AR 5 tahun 2014
asumsi, dan alat & GHG Protocol
GRI 302-5c penghitungan yang Energy calculations use the IPCC AR 5 tahun 2014 & GHG Protocol methodology
digunakan and standards
Standards, methodologies,
assumptions, and/or
calculation tools used
GRI 302-5a Pengurangan pada energi ABM, melalui PT Anzawara Jaya Nusantara (AJN), menghasilkan dan menjual listrik kepada
yang dibutuhkan produk pihak eksternal. AJN memproduksi listrik dari proses methane capture dari limbah cair kelapa
dan jasa terjual yang sawit, yang berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca serta meningkatkan
dicapai selama periode efisiensi energi. Dalam periode pelaporan ini, AJN telah menjual listrik sebesar 10.847.120
pelaporan kWh atau sebesar 39.049,63 gigajoule.
Reductions in energy ABM, through PT Anzawara Jaya Nusantara (AJN), produces and sells electricity to external
requirements of sold parties. AJN produces electricity from the methane capture process from liquid palm oil waste,
products and services which contributes to reducing greenhouse gas emissions and increasing energy efficiency. In this
achieved during the reporting period, AJN has sold 10,847,120 kWh of electricity or or 39,049.63 gigajoules.
reporting period, in joules
or multiples
P T ABM I nve st am a Tbk 79
Page 80
Lingkungan | Environment
GRI 302-1b Konsumsi Bahan Bakar Total dalam Organisasi dari Sumber Daya Terbarukan
Total fuel consumption within the organization from renewable sources
Konsumsi Energi
Sumber Daya Terbarukan Satuan
2022 2023 2024
Energy Consumption Unit
of Renewable Resources
Mining Value Chain (MVC)
Bio Solar (B35) liter 5.323.87 341.834,21 362.452.983,00
Konsumsi Energi (B35)
gigajoule 338.607,46 11.952.558,07 12.132.311,15
Energy Consumption (B35)
Bio Solar (B30) liter 231.775.934,45 - -
Konsumsi Energi (B30)
gigajoule 8.099.331,66 - -
Energy Consumption (B30)
Panel Surya
kWh - 8.486,93 25.910
Panel Surya
Konsumsi Energi (Panel Surya)
gigajoule - 30,55 93,28
Energy Consumption (Panel Surya)
Logistics, Engineering, New Business (LENB)
Bio Solar (B30) liter 818.943,47 190.566,00 122.106
Konsumsi Energi (B30)
gigajoule 28.369,51 6.601,51 7.592,90
Energy Consumption (B30
liter 237.918.751,92 342.024.777,95 362.575.089,11
Total
GRI Konsumsi
Konsumsi
302-1A Bahan
Sumber Bakar Total dalam Organisasi dari Sumber Daya Tak Terbarukan
Terbarukan
dalam
Total Organisasi
fuel consumption within the organization fromkWh
non-renewable sources - 30,55 93,28
Total consumption of renewable
sources within the organization
gigajoule 8.466.308,63 11.959.190,14 12.139.997,33
Konsumsi Energi Sumber Daya
Tak Terbarukan Satuan
2022 2023 2024
Energy Consumption of Unit
Non-Renewable Resources
Mining Value Chain (MVC)
Konsumsi BBM kiloliter 7.281,09 136,53 100,03
Fuel Consumption gigajoule 262.049,99 4.915,02 3.601,15
Konsumsi Listrik kWh 9.182.893,18 7.566.252,78 3.000.332,00
Electricity Consumption gigajoule 33.058,42 27.229,07 10.801,50
Logistics, Engineering, New Business (LENB)
Konsumsi BBM kiloliter - 1.058,33 2.306,14
Fuel Consumption gigajoule - 38.099,79 82.849,22
Konsumsi Listrik kWh 5.257.010,00 5.051.138,00 5.681.767,00
Electricity Consumption gigajoule 18.925,24 18.184,09 20.454,33
Total Konsumsi BBM kiloliter 7.281,09 1.058,33 2.406,17
Total Fuel Consumption gigajoule 262.049,99 43.014,81 86.450,37
Total Konsumsi Listrik kWh 14.439.903,18 12.617.390,78 8.682.099,00
Total Electricity Consumption gigajoule 51.983,66 45.413,16 31.255,83
Total Konsumsi Sumber Terbarukan dalam Organisasi
Total Consumption of Non-Renewable Source in The gigajoule 314.033,65 88.427,97 117.706,20
Organization
80 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 81
[GRI 302-3] Intensitas Energi Dalam Organisasi [SEOJK F.6]
Energy Intensity within the Organization
Deskripsi Satuan
2022 2023 2024
Description Unit
Total Energi
Gigajoule 8.780.342,28 12.047.618,11 12.257.703,53
Total Energy
Total Pendapatan Bersih
US$ 1.445.527.371 1.492.998.856 1.200.132.454
Total Net Revenue
Intensitas Energi Dalam Organisasi [GRI 302-3]
GJ/US$ 0,0061 0,0081 0,0102
Energy Intensity within the Organization
PLTS sebagai Solusi Keberlanjutan Solar Power as a Sustainable
Operasional Operational Solution
Sebagai bagian dari komitmen ABM Investama dalam As part of ABM Investama’s commitment to supporting
mendukung transisi energi dan operasional yang lebih the energy transition and sustainable operations, CK
berkelanjutan, pada awal tahun 2024, PT CK Site KIM Site KIM, located in Tanjung Belit Village, Jujuhan,
yang berlokasi di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Bungo Regency, Jambi, partnered with PT Surya
Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi, menjalin Utama Nuansa (SUN Energy) in early 2024 to lease a
kerja sama dengan PT Energi Nuansa Jaya untuk 638 kWp Solar Power Plant (PLTS). Installation began
penyewaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) in September 2024 and was completed by the end
berkapasitas 638 kWP. Instalasi PLTS ini dimulai pada of December 2024, with commissioning scheduled
September 2024 di area kompleks PT CK Site KIM for early 2025. As of November 2024, progress had
dan direncanakan selesai pada akhir Desember 2024, reached 74.5%, which included the construction of
yang akan dilanjutkan dengan proses commissioning. the main hole, powerhouse, inverter station, BESS
Hingga November 2024, progres pengerjaan telah foundation, and cable tray installation, with full
mencapai 74,5%, mencakup pembangunan main operation anticipated in 2025.
hole, power house, inverter station, BESS foundation,
dan pemasangan cable tray dan baru peroperasi di
tahun 2025.
Berdasarkan desain proyek, energi listrik yang According to the project design, the electricity
dihasilkan dari PLTS ini akan memenuhi kebutuhan generated by the PLTS will meet CK Site KIM’s
listrik operasional PT CK Site KIM selama 15 tahun, operational needs for the next 15 years, partially
menggantikan sebagian pasokan listrik yang replacing the electricity previously supplied by diesel
sebelumnya menggunakan generator berbahan bakar generators. With an estimated production capacity
solar. Dengan kapasitas produksi sekitar 61.740 kWh of 61,740 kWh per month, this PLTS signifies a
per bulan, PLTS ini menjadi langkah strategis dalam strategic move towards enhancing energy efficiency
meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi and reducing carbon emissions in the company’s
karbon dalam kegiatan operasional perusahaan. operations.
P T ABM I nve st am a Tbk 81
Page 82
Lingkungan | Environment
NDAQ E6
PENGGUNAAN AIR | WATER USAGE
[SEOJK F.8][GRI 303-1][GRI 303-2][GRI 303-3][GRI 303-4][GRI 303-5]
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3] Management Approach [GRI 3-3]
Air merupakan elemen penting dalam operasional ABM, Water is a vital resource for ABM’s operations,
baik untuk mendukung kegiatan produksi maupun supporting both production activities and auxiliary
aktivitas penunjang lainnya. ABM berkomitmen untuk functions. ABM is committed to using water responsibly
menggunakan air secara bertanggung jawab guna to ensure the availability of clean water reserves for
memastikan ketersediaan cadangan air bersih bagi nearby communities while preserving the quality of
masyarakat sekitar, tanpa mengurangi kualitas sumber water sources and bodies when water is discharged
air maupun badan air saat dialirkan kembali. back into the environment.
Dalam mengelola air, ABM memiliki kebijakan dan To manage water resources effectively, ABM has established
strategi pengelolaan air ke seluruh entitas lini bisnis comprehensive water management policies and strategies
perusahaan. Pengelolaan air menjadi tanggung jawab across all business units. The responsibility for water
fungsi SHE dan dipantau secara ketat berdasarkan izin management rests with the SHE function, which ensures
dan regulasi pihak wewenang. strict compliance with permits and regulations set by the
relevant authorities.
ABM menggunakan air yang bersumber dari air tanah, ABM sources its water from groundwater, surface
air permukaan seperti sungai dan kolam, dan pembelian water (such as rivers and ponds), and third-party
dari pihak ketiga. Pemanfaatan sumber air permukaan suppliers. The use of surface water is approved by local
telah memperoleh izin dari Pemerintah Daerah (Pemda) governments (PEMDA) through Water Usage Permits
dalam bentuk Surat Izin Pemakaian Air (SIPA). (Surat Izin Pemakaian Air/SIPA).
Adapun penggunaan air dari sungai tidak terlalu The use of river water is minimal, primarily limited to
signifikan karena hanya dilakukan untuk pencucian washing equipment, road sprinkling, and daily employee
unit, penyiraman jalan, dan kegiatan aktivitas activities. The Company enforces strict monitoring and
karyawan sehari-hari. Perusahaan memberlakukan supervision policies to ensure the availability of clean
kebijakan pengawasan dan pemantauan ketat terhadap water reserves for operational areas.
penggunaan air permukaan untuk memastikan
ketersediaan cadangan air bersih di wilayah operasi.
Untuk memastikan kualitas air limbah, ABM mematuhi To guarantee the quality of waste water, ABM follows
standar baku mutu yang ditetapkan. Pada lini established quality standards. In the coal mining
usaha pertambangan batubara, air dimanfaatkan industry, water is re-utilized in production support
di fasilitas penunjang proses produksi. Efluen yang facilities. Effluents are managed through sedimentation
terbawa bersama air dikelola dengan sistem kolam ponds before being released back into public water
pengendapan sebelum dialirkan kembali ke badan air bodies. Meanwhile, our logistics, manufacturing, and
umum. Sedangkan pada anak perusahaan logistik dan renewable energy subsidiaries, water management
manufaktur serta EBT, pengelolaan air mengikuti acuan adheres to applicable regulatory standards.
regulasi yang berlaku.
Kualitas air olahan ini diperiksa secara berkala untuk The quality of treated water is routinely tested to ensure
memastikan kesesuaiannya dengan standar baku mutu it complies with government standards, guaranteeing
yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga efluen yang that the effluents discharged into water bodies do not
dialirkan kembali ke badan air tidak memiliki potensi negatively impact ecosystems.
dampak negatif bagi ekosistem.
82 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 83
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
Evaluasi kinerja air Perusahaan dilakukan oleh masing- Evaluation of the Company's water performance
masing anak usaha dan dilaporkan kepada manajemen is carried out by each subsidiary and reported to
melalui mekanisme pelaporan berkala yang terintegrasi management through a periodic reporting mechanism
dengan manajemen sistem lingkungan dan dipantau integrated with environmental system management and
sebagai bagian dari Key Performance Indicator (KPI). monitored as part of the Key Performance Indicators
Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2024, Perusahaan (KPI). According to the evaluation results in 2024, the
berhasil mengelola penggunaan air dan efluen secara Company managed to use water and effluent optimally
optimal serta sepenuhnya sesuai dengan peraturan dan and fully complied with applicable regulations and
standar yang berlaku. standards.
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E6.1 Total air yang dikonsumsi >111,60 Megaliter
Total amount of water
consumed
NDAQ E6.2 Total air yang dimanfaatkan 13,42% dari total air sump (1,24 Megaliters) atau sebesar
kembali 0,17 Megaliters
Total amount of water 13,42% of total sump water (1,23 Megaliter) or 0,17 Megaliters
reclaimed
GRI 303-1a Bagaimana air diambil, ׅPerusahaan menggunakan air yang bersumber dari air tanah, air permukaan,
dikonsumsi, dan dibuang, dan pembelian dari pihak ketiga. Pemanfaatan sumber air permukaan telah
serta dampaknya memperoleh izin dari Pemda dalam bentuk SIPA.
Description of how the ׅAir kemudian dikonsumsi untuk proses produksi dan domestik kemudian
organization interacts with dialirkan kembali ke badan air umum.
water, including how and ׅKegiatan penunjang produksi di lini bisnis pertambangan mengakibatkan
where water is withdrawn, efluen yang menyisakan endapan. Efluen ini tidak berpotensi berdampak
consumed, and discharged, pada lingkungan karena telah dikelola dengan sistem kolam pengendapan
and the water-related impacts sebelum dialirkan kembali ke badan air umum.
ׅUntuk lini bisnis manufaktur dan logistik, air sisa proses produksi dialirkan
kembali melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dalam kawasan
industri.
ׅThe company uses water sourced from groundwater, surface water, and
purchases from third parties. Utilization of surface water sources has received
permission from the Regional Government in the form of a Water Use Permit
(SIPA).
ׅWater is then consumed for domestic production and processes and then
returned to public water bodies.
ׅProduction support activities in mining business lines produce liquid waste
which leaves behind dregs. This liquid waste has no potential impact on the
environment because it has been managed using a settling pond system
before being returned to public water bodies.
ׅFor manufacturing and logistics business lines, waste water from the
production process is channeled back through the Waste Water Treatment
Plant (IPAL) in the industrial area.
GRI 303-1b Pendekatan yang digunakan Pengukuran air menggunakan satuan liter yang diukur secara teknis sesuai
untuk mengidentifikasi dengan Peraturan Daerah (Perda) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan
dampak-dampak terkait Kehutanan (KLHK).
air, termasuk ruang lingkup Water measurements use units per liter which are technically measured in
penilaian, kerangka waktu, accordance with regional regulations and the Ministry of Environment
dan alat atau metodologi.
A description of the approach
used to identify water-
related impacts, including the
scope of assessments, their
timeframe, and any tools or
methodologies used
P T ABM I nve st am a Tbk 83
Page 84
Lingkungan | Environment
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 303-1c Bagaimana dampak air ׅPengelolaan efluen dan ampas batubara dilakukan dengan menerapkan
ditangani dan bagaimana sistem kolam pengendapan sebelum dialirkan kembali ke badan air umum.
organisasi bekerja sama Untuk memastikan kadar air sesuai dengan baku mutu maka dilakukan
dengan para pemasok/ pengukuran secara periodik baik harian, bulanan, dan triwulan.
pelanggan dengan dampak- ׅPengelolaan air yang dilakukan wilayah tambang sesuai dengan dokumen
dampak terkait air yang RPL-UPL, termasuk penerapan sistem pengendalian yang sesuai
signifikan dengan karakteristik lingkungan setempat. Sedangkan di wilayah bukan
tambang, pengelolaan air merujuk pada peraturan daerah serta dokumen
A description of how water- lingkungan seperti UKL-UPL, tergantung pada skala dan jenis kegiatan.
related impacts are addressed, Metode pengelolaan air di area ini disesuaikan dengan kondisi lingkungan
including how the organization dan regulasi yang berlaku untuk memastikan pemanfaatan air yang
works with stakeholders to berkelanjutan serta minimalisasi dampak lingkungan.
steward water as a shared ׅKeterlibatan dengan pemangku kepentingan mengenai penggunaan air
resource, and how it engages dapat dilihat di Bab Sosial halaman 179.
with suppliers or customers
with significant water-related ׅManagement of effluen and coal dregs is carried out by implementing a
impacts settling pond system before being channeled back into public water bodies.
Periodic measurements are carried out every day, monthly and quarterly to
ensure the water content meets quality standards.
ׅWater management carried out in mining areas is in accordance with the
RKL-RPL documents, including the implementation of control systems that are
appropriate to local environmental characteristics. Meanwhile, in non-mining
areas, water management refers to regional regulations and environmental
documents such as UKL-UPL, depending on the scale and type of activity.
Water management methods in this area are adapted to environmental
conditions and applicable regulations to ensure sustainable water use and
minimize environmental impacts.
ׅStakeholder involvement regarding water use can be seen in the Social
Chapter on page 179.
GRI 303-1d Proses menetapkan tujuan Berdasarkan studi air yang dilakukan oleh Bappenas tahun 2021, area
dan target yang berkaitan operasional ABM tidak ada yang berada di area-area yang telah dikategorikan
dengan air yang menjadi sebagai area dengan water stress.
bagian dari pendekatan Based on the water study conducted by Bappenas in 2021, none of ABM’s
manajemen organisasi, serta operational areas are located in areas categorized as water.
bagaimana tujuan dan target
tersebut terhubung dengan
kebijakan publik dan konteks
lokal di setiap wilayah yang
mengalami stres air.
An explanation of the process
for setting any water-related
goals and targets that are
part of the organization’s
management approach, and
how they relate to public policy
and the local context of each
area with water stress
GRI 303-2a Deskripsi atas rangkaian Grup ABM senantiasa memastikan baku mutu olahan efluen sesuai dengan
standar-standar minimum standar yang ditetapkan oleh Pemerintah sebelum dialirkan kembali ke badan
untuk kualitas efluen yang air. Parameter baku mutu air limbah yang dilepas ke lingkungan (outlet pond)
dibuang dan bagaimana Kalimantan Selatan berdasarkan Kepmen LH Nomor 113/2003 dan untuk
standar-standar minimum Kalimantan Selatan menambahkan peraturan berdasarkan Pergub Kalimantan
ditetapkan. Selatan Nomor 036/2008. ABM tetap menggunakan Kepmen LH Nomor
A description of any minimum 113/2003 dan Pergub Kalimantan Selatan Nomor 036/2008 karena parameter
standards set for the quality of baku mutu air limbahnya lebih lengkap dan komprehensif.
effluent discharge, and how The ABM Group always ensures that the quality standards for processed
these minimum standards effluent comply with the standards set by the Government before being
were determined returned to water bodies. The standard parameters for the quality of waste
water released into the environment (outlet pond) in South Kalimantan are
based on Minister of Environment Decree Number 113/2003 and for South
Kalimantan additional regulations are based on South Kalimantan Gubernatorial
Regulation Number 036/2008. ABM continues to use Minister of Environment
Decree Number 113/2003 and South Kalimantan Gubernatorial Regulation
Number 036/2008 because the waste water quality standard parameters are
more complete and comprehensive.
84 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 85
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 303-3a Total pengambilan air Lihat tabel di bawah ini
dari semua wilayah dalam Refer to table below
Megaliter
Total water withdrawal from all
areas in Megaliters
GRI 303-3b Total pengambilan air Lihat tabel di bawah ini
dari semua wilayah yang Refer to table below
mengalami stres air dalam
Megaliter
Total water withdrawal from
all areas with water stress in
Megaliters
GRI 303-3c Perincian atas total Lihat tabel di bawah ini
pengambilan air dari setiap Refer to table below
sumber yang tertera di
303-3a dan 303-3b dalam
Megaliter berdasarkan
kategori Total Dissolved Solid
(TDS) dan Total Suspended
Solid (TSS)
A breakdown of total water
withdrawal from each of the
sources listed in Disclosures
303-3-a and 303-3-b in
Megaliters by the following
categories TDS and TSS
GRI 303-3d Semua informasi kontekstual ׅABM menggunakan pendekatan water accounting checking untuk
GRI 303-4e yang diperlukan untuk perhitungan pengambilan air. Monitoring volume pengambilan air dilakukan
GRI 305-5d memahami proses dengan flow meter.
penyusunan data, seperti ׅMeskipun wilayah operasional ABM di lokasi 5-6 km dari daerah
standar, metodologi, dan pemukiman, tetapi penggunaan air tidak berdampak bagi masyarakat.
asumsi yang digunakan. ׅPada tahun 2024 menggunakan metodologi perhitungan pengambilan,
Any contextual information pembuangan, dan konsumsi air yang sama dengan tahun 2023.
necessary to understand ׅABM uses water accounting checking to calculate water withdrawal.
how the data have been Monitoring for water withdrawal volume is conducted using flow meter.
compiled, such as any ׅEven though ABM’s operational area is located 5-6 km from residential areas,
standards, methodologies, and water use does not have an impact on the community.
assumptions used ׅIn 2024, use the same water withdrawal, discharge and consumption
calculation methodology as in 2023.
GRI 303-4a Total pembuangan air ke Lihat tabel di bawah ini
seluruh wilayah dalam Refer to table below
Megaliter
Total water discharge to all
areas in Megaliters
GRI 303-4b Perincian total pembuangan Lihat tabel di bawah ini
air ke seluruh wilayah dalam Refer to table below
Megaliter berdasarkan
kategori TDS dan TSS
A breakdown of total water
discharge to all areas in
Megaliters by the following
categories TDS and TSS
GRI 303-4c Total pembuangan air Lihat tabel di bawah ini
ke seluruh wilayah yang Refer to table below
mengalami stres air dalam
Megaliter berdasarkan
kategori TDS dan TSS
Total water discharge to all
areas with water stress in
Megaliters, and a breakdown
of this total by the following
categories TDS and TSS
P T ABM I nve st am a Tbk 85
Page 86
Lingkungan | Environment
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 303-4d Zat-zat prioritas yang Kadar air pengelolaan ABM mempunyai beberapa zat logam berat seperti Fe,
patut diperhatikan yang Mn dan Cd tetapi masih di bawah baku mutu standar sehingga sesuai dengan
pembuangannya diolah peraturan Kepmen LH no.113/2003 tidak termasuk dalam limbah B3. Dan pada
Priority substances of concern tahun 2024 tidak ada kejadian ketidakpatuhan.
for which discharges are The water content of ABM management contains several heavy metals such as
treated Fe, Mn and Cd but is still below quality standards, and is still in accordance with
Minister of Environment Decree No. 113 of 2003 is not included in hazardous
waste.
GRI 303-5a Total konsumsi air dari semua 111,60 Megaliter
wilayah dalam Megaliter
Total water consumption from
all areas in Megaliters
GRI 303-5b Total konsumsi air dari semua 0 Megaliter
wilayah yang mengalami stres Berdasarkan studi air yang dilakukan oleh Bappenas tahun 2021, area
air dalam Megaliter operasional ABM tidak ada yang berada di area-area yang telah dikategorikan
Total water consumption from sebagai area dengan water stress oleh Bappenas. Metode pengukuran air
all areas with water stress in menggunakan flow meter. Untuk entitas usaha TIA menggunakan “sparing”
Megaliters sesuai dengan ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
0 Megalitres
Based on a water study conducted by Bappenas in 2021, there is not a single
ABM operational area is located in an area categorized as a water crisis area by
Bappenas. The water measurement method is a flow meter. TIA subsidiaries use
“sparing” in accordance with the provisions of the Ministry of the Environment.
GRI 303-5c Perubahan dalam Tidak ada
penyimpanan air dalam None
Megaliter, jika penyimpanan
air telah diidentifikasi sebagai
memiliki dampak terkait air
signifikan
Change in water storage in
Megaliters, if water storage
has been identified as having
a significant water-related
impact
86 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 87
[GRI 303-3][GRI 303-5] Total Pengambilan Air Berdasarkan Sumber
Total Water Withdrawal and Total Water Consumption by Sources
Sumber Satuan
2022 2023 2024
Source Unit
Air Permukaan
Megaliter 256,54 182,93 66,77
Surface Water
Air Tanah
Megaliter 5,49 5,06 4,52
Groundwater
Air yang Berasal dari Pihak Ketiga
Megaliter 12,79 10,15 38,82
Third Party Water
Air Sump
Megaliter 8,79 0,98 1,24
Sump Water
Air Hujan
Megaliter - - 0,17
Rain Water
Total Megaliter 283,61 197,79 111,60
Catatan: Berdasarkan studi air yang dilakukan oleh Bappenas tahun 2021, area operasional ABM tidak ada yang berada di area-area yang telah
dikategorikan sebagai area dengan water stress oleh Bappenas. [1] Metode pengukuran air menggunakan flow meter. Sumber dari air sumber
lainnya mencakup air baku dari lokasi operasional serta air baku lainnya yang sebagian dipasok menggunakan mobil tangki dari luar site.
Notes: Based on the water assessment conducted by Bappenas in 2021, none of ABM’s operational areas are located in areas that have been
included as water stressed by Bappenas. The water measurement method used are using flow meter. Sources of other water sources include raw
water from the operational site as well as other raw water that is partially supplied using tankers from off-site
GRI 303-4A, 303-4B, 303-4C Total Air yang Dialirkan ke Badan Air Umum Berdasarkan Wilayah
Total Air yang Dialirkan ke Badan Air Umum Berdasarkan Wilayah
2022 2023 2024
Berdasarkan Berdasarkan Berdasarkan
Kualitas Air Kualitas Air Kualitas Air
Based on Based on Based on
Freshwater or Freshwater or Other Freshwater or
Other Water Water Other Water
Tujuan
Seluruh Area (Megaliter)
Seluruh Area (Megaliter)
Seluruh Area (Megaliter)
Lini Bisnis
Pembuangan
Busniness
Discharge
mg/L Total Dissolved
mg/L Total Dissolved
mg/L Total Dissolved
Line
Freshwater (≤1,000
Freshwater (≤1,000
Freshwater (≤1,000
All Area (Mega liter
(>1,000 mg/L Total
All Area (Mega liter
(>1,000 mg/L Total
All Area (Mega liter
(>1,000 mg/L Total
Destination
Dissolved Solids)
Dissolved Solids)
Dissolved Solids)
Non-freshwater
Non-freshwater
Non-freshwater
Solids)
Solids)
Solids)
Mining Value Chain (MVC)
Anak Sungai
TIA 256,26 256,26 0 182,63 182,63 0 66,68 66,68 0
Stream
Logistics, Engineering, New Business (LENB)
Badan air umum
CKB Public water 0,0085
bodies
Catatan: Data hanya mencakup entitas usaha TIA yang diukur dengan menggunakan alat
pantau Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan
“SPARING” sesuai kepatuhan regulasi KLHK. Sedangkan anak usaha ABM lainnya tidak
melakukan pembuangan ke badan air.
Notes: Data only includes TIA entities measured using “SPARING” monitoring tools in
accordance with Ministry of Environment and Forestry regulations. Other ABM subsidiaries do
not discharge to water bodies.
P T ABM I nve st am a Tbk 87
Page 88
Lingkungan | Environment
2022 2023 2024
Baku
Tambang Kalimantan Nilai Perolehan Nilai Perolehan Nilai Perolehan
Mutu
Selatan* Tertinggi Tertinggi Tertinggi
Quality
South Kalimantan Mine* Highest Achievement Highest Achievement Highest Achievement
Standard
Value Value Value
ph 6-9 7,5 8 7,11
TSS (mg/L) ≤ 200 77 24 11,6
Fe (mg/L) ≤7 <0,023 0.58 0,1
Mn (mg/L) ≤4 0,15 3.54 0,1
Cd (mg/L) ≤ 0,05 <0,014 <0.014 0,0003
*Parameter baku mutu air limbah yang dilepas ke lingkungan (outlet pond) berdasarkan Pergub Kalimantan Selatan no.036/2008 dan Kepmen
LH no.113/2003
*The standard parameters for the quality of waste water discharged into the environment (pool outlet) are based on South Kalimantan Governor
Regulation no.036/2008 and Minister of Environment Decree no.113/2003
Konservasi Air dan Water Conservation and
Keanekaragaman Hayati di Water Biodiversity in Water Reservoirs
Reservoir [GRI 303-1C] [GRI 303-1C]
Sebagai bagian dari komitmen ABM dalam mengelola As part of its commitment to sustainable water
sumber daya air secara berkelanjutan, perusahaan resource management, ABM continues to optimize
terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan water the use of water reservoirs to support ecosystem
reservoir guna mendukung keseimbangan ekosistem. balance. These reservoirs not only function as storage
Water reservoir ini tidak hanya berfungsi sebagai for operational needs but also contribute to broader
penyimpanan air untuk operasional, tetapi juga environmental conservation efforts initiatives.
menjadi bagian dari inisiatif konservasi lingkungan
yang lebih luas.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah One specific action taken by ABM is the maintenance
pemeliharaan ikan di dalam reservoir. Keberadaan of fish populations in the reservoirs. The presence
ikan berperan dalam menjaga kualitas air of fish helps uphold water quality by regulating the
dengan membantu mengendalikan pertumbuhan growth of certain organisms, while also promoting
organisme tertentu, sekaligus meningkatkan biodiversity in the operational area. This initiative
keanekaragaman hayati di sekitar area operasional. demonstrates ABM’s approach to integrating
Inisiatif ini mencerminkan pendekatan ABM dalam environmental considerations into responsible
mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam praktik business practices.
bisnis yang bertanggung jawab.
88 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 89
Optimalisasi Pemanfaatan Air Hujan Optimizing Rainwater Use for
untuk Operasional Berkelanjutan Sustainable Operations
ABM melalui anak usahanya, PT Sanggar Sarana ABM, through its subsidiary PT Sanggar Sarana Baja
Baja (SSB), yang berlokasi di Sebamban, Kalimantan (SSB) in Sebamban, South Kalimantan, continues
Selatan, terus menunjukkan komitmen terhadap to demonstrate its commitment to sustainability by
keberlanjutan melalui inovasi pengelolaan sumber implementing innovative water resource management.
daya air. Salah satu langkah strategis yang dilakukan One strategic initiative involves converting used IBC
adalah dengan mendaur ulang kembali IBC TANK tanks from waste storage into rainwater collection
bekas limbah menjadi tangki penampungan air hujan, tanks that support operational activities.
yang dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan
operasional.
Hingga saat ini, tangki-tangki tersebut telah digunakan To date, these tanks have been utilized to collect
untuk menampung air hujan yang dimanfaatkan dalam rainwater for various operational needs, such as
berbagai aktivitas operasional, termasuk pencucian washing components and maintaining general
komponen serta fasilitas sanitasi umum di area kerja. sanitation facilities in the work area. This initiative
Selain berfungsi mengurangi ketergantungan pada not only decreases reliance on primary water sources
sumber air utama, inisiatif ini menjadi solusi efektif but also provides an effective way to reduce plastic
untuk menekan potensi limbah plastik sekaligus waste and enhance water efficiency. This innovative
mendorong efisiensi penggunaan air. Pemanfaatan approach reflects ABM’s dedication to adopting
inovatif ini merefleksikan dedikasi ABM dalam sustainable operational practices, delivering clear
menerapkan praktik operasional berkelanjutan, economic and environmental benefits.
dengan manfaat nyata baik dari segi ekonomi maupun
tanggung jawab lingkungan.
Kapasitas tangki IBC masing-masing 1.000 liter per unit
IBC Tank volume 1,000 liters/each
P T ABM I nve st am a Tbk 89
Page 90
Lingkungan | Environment
NDAQ E7
OPERASIONAL LINGKUNGAN | ENVIRONMENTAL OPERATIONS
[GRI 306]
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3] Management Approach [GRI 3-3]
ABM berkomitmen untuk menjalankan operasional yang ABM is committed to conducting responsible operations
bertanggung jawab dengan meminimalkan potensi by minimizing potential environmental impacts. To
dampak lingkungan. Dalam mewujudkan komitmen uphold this commitment, ABM has established and
tersebut, ABM telah menetapkan standar dan kebijakan regularly updates its environmental standards and
lingkungan yang diperbarui secara berkala. Kebijakan policies. These policies are issued by ABM, the parent
ini dikeluarkan oleh ABM sebagai induk dari berbagai company, and are applied across its various business
lini bisnis dan entitas perusahaan. Sementara itu, lines and entities. Meanwhile, the implementation of
penerapan standar prosedur operasional diserahkan standard operating procedures is delegated to each
kepada masing-masing anak perusahaan agar sesuai subsidiary to ensure alignment with their specific
dengan karakteristik kegiatan usaha, peraturan, dan business characteristics and regulatory needs.
kebutuhan yang berlaku.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian ABM dalam One key focus area for ABM in conducting responsible
menjalankan operasional yang bertanggung jawab operations is waste management. Waste generated
adalah limbah. Limbah yang dihasilkan dari kegiatan from operational activities must be managed in
operasional harus dikelola dengan baik, sesuai accordance with applicable laws and regulations. ABM
dengan peraturan dan perundang-undangan yang has established a waste management and treatment
berlaku. ABM telah memiliki sistem pengelolaan dan system tailored to the types and characteristics of the
pengolahan limbah yang disesuaikan dengan bentuk waste, whether managed internally or outsourced to
dan karakteristik limbah tersebut, baik yang dikelola licensed third parties. At ABM, waste is categorized
secara internal maupun yang diserahkan kepada into two types: hazardous waste and non- hazardous
pihak ketiga berizin. Limbah di ABM dibagi menjadi waste.
dua kategori, yaitu limbah yang mengandung Bahan
Berbahaya dan Beracun (B3) serta limbah non-B3.
Evaluasi Pendekatan Manajemen valuation of Management Approach
Evaluasi terhadap kebijakan dan strategi pengelolaan The assessment of environmental management
lingkungan, yang mencakup energi, emisi, air, dan policies and strategies related to energy, emissions,
limbah, dilakukan secara berkala. Pembaruan akan water, and waste is carried out periodically. Updates
dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan are made in accordance with applicable regulations
perkembangan terkini. and the latest developments.
90 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 91
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E7.1 Apakah Perusahaan memiliki kebijakan lingkungan Kebijakan Lingkungan
secara resmi? ABM-PLC-CAF-005
Does your company follow a formal Environmental Environmental Policy
Policy? ABM-PLC-CAF-005
NDAQ E7.2 Apakah Perusahaan memiliki kebijakan khusus terkait Tertuang di dalam SOP masing-masing
limbah, air, energi, dan/atau material daur ulang? anak usaha ABM
Does your company follow specific waste, water, energy, It is contained in the SOP of each
and/or recycling policies? ABM Subsidiary
NDAQ E7.3 Apakah Perusahaan menggunakan sistem Mengacu pada ISO 51000
manajemen energi yang diakui? Refer to ISO 51000
Does your company use a recognized energy
management system?
GRI 306-1 Organisasi yang memiliki dampak yang signifikan Lihat tabel GRI 306-2 di bawah ini.
terkait limbah, baik aktual maupun potensial, penjelasan Untuk aktivitas perawatan dan pengoperasi
tentang: mesin, pengecatan unit, dan penyepuhan krom
• Masukan, aktivitas, dan keluaran yang menimbulkan di wilayah operasional SSB, Perusahaan telah
atau yang dapat menimbulkan dampak-dampak bersertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001.
tersebut
• Apakah dampak tersebut terkait limbah yang timbul Refer to GRI 306-2 table below.
dalam aktivitas organisasi atau limbah yang timbul For maintenance and operation of machines,
pada bagian hulu atau hilir rantai nilainya painting units, and chrome plating in SSB
operational areas, the Company has been certified
For the organization’s significant actual and potential to ISO 14001 and ISO 45001.
waste-related impacts, a description of:
• The inputs, activities, and outputs that lead or could
lead to these impacts;
• Whether these impacts relate to waste generated in
the organization’s own activities or to waste generated
upstream or downstream in its value chain
GRI 306-2a Tindakan yang diambil, termasuk upaya pendekatan Lihat tabel GRI 306-2 di bawah ini
sirkuler, untuk mencegah timbulan limbah dalam Refer to GRI table 306-2 below
aktivitas organisasi itu sendiri serta pada bagian hulu
dan hilir rantai nilainya, dan untuk mengelola dampak
yang signifikan dari timbulan limbah
Actions, including circularity measures, taken to prevent
waste generation in the organization’s own activities
and upstream and downstream in its value chain, and to
manage significant impacts from waste generated
GRI 306-2b Jika limbah yang timbul dari aktivitas organisasi dikelola Dapat dilihat di halaman 94
oleh pihak ketiga, maka jelaskan proses yang dipakai Dapat dilihat di halaman 94
untuk menentukan apakah pihak ketiga melakukan
pengelolaan limbah mengikuti kewajiban kontraktual
atau peraturan
If the waste generated by the organization in its own
activities is managed by a third party, a description of
the processes used to determine whether the third party
manages the waste in line with contractual or legislative
obligations
GRI 306-2c Proses yang digunakan untuk mengumpulkan Pengukuran limbah menggunakan
dan memantau data terkait limbah ton yang diukur secara teknis yang
GRI 306-4e sesuai dengan Perda dan KLH.
The processes used to collect and monitor
waste-related data Waste measurement uses technically
measured tons in accordance with regional
regulations and the Ministry of Environment.
GRI 306-3a Berat total limbah yang ditimbulkan dalam metrik ton, Lihat tabel GRI 306-3a di bawah ini
dan perincian jumlah tersebut menurut komposisi Refer to GRI table 306-3a below
limbah
Total weight of waste generated in metric tons, and a
breakdown of this total by composition of the waste
P T ABM I nve st am a Tbk 91
Page 92
Lingkungan | Environment
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 306-3b Informasi kontekstual yang diperlukan untuk memahami ABM menghimpun seluruh data limbah dengan
data dan cara penghimpunan data menimbang, mengukur dan mendokumentasikan
Contextual information necessary to understand the data limbah yang dihasilkan di seluruh operasional
and how the data has been compiled ABM. Pengelolaan limbah dilakukan dengan
mencatat secara rinci jumlah limbah yang
dihasilkan berdasarkan jenisnya, seperti limbah
B3 (bahan berbahaya dan beracun) dan limbah
non-B3. Selanjutnya, limbah-limbah tersebut
dikelola sesuai dengan peraturan yang berlaku,
penyimpanan sementara, pengangkutan, hingga
pemrosesan akhir oleh mitra pengelola limbah
yang memiliki izin resmi yang melalui aplikasi.
Data ini kemudian dilaporkan secara berkala
untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas
perusahaan dalam pengelolaan limbah.
ABM collects all waste data by weighing,
measuring, and documenting the waste generated
throughout ABM's operations. Waste management
involves detailed recording of the amount of
waste produced by type, including hazardous
and non-hazardous waste. Additionally, these
wastes are managed according to applicable
regulations, encompassing temporary storage,
transportation, and final processing by authorized
waste management partners. This data is reported
regularly to ensure the company's transparency
and accountability in waste management.
GRI 306-4a Berat total limbah yang dialihkan dari pembuangan Lihat tabel GRI 306-4a di bawah ini
akhir dalam metrik ton, dan perincian jumlah tersebut Refer to GRI table 306-4a below
berdasarkan komposisi limbah
Total weight of waste diverted from disposal in metric
tons, and a breakdown of this total by composition of the
waste
GRI 306-4b Berat total limbah berbahaya (B3) yang dialihkan dari Lihat tabel GRI 306-4b di bawah ini
pembuangan akhir dalam metrik ton, dan perincian Refer to GRI table 306-4b below
jumlah tersebut berdasarkan pengerjaan pemulihan
seperti persiapan untuk digunakan kembali, daur ulang,
pengerjaan pemulihan lainnya
Total weight of hazardous waste diverted from disposal
in metric tons, and a breakdown of this total by the
following recovery operations: Preparation for reuse,
Recycling, Other recovery operations
GRI 306-4c Berat total limbah tidak berbahaya yang dialihkan dari Lihat tabel GRI 306-4c di bawah ini
pembuangan akhir dalam metrik ton, dan perincian Refer to GRI table 306-4c below
jumlah tersebut menurut pengerjaan pemulihan seperti
persiapan untuk digunakan kembali, daur ulang,
pengerjaan pemulihan lainnya
Total weight of non-hazardous waste diverted from
disposal in metric tons, and a breakdown of this total by
the following recovery operations: Preparation for reuse,
Recycling, Other recovery operations
GRI 306-4d Untuk setiap pengerjaan pemulihan yang tertera dalam Lihat tabel GRI 306-4d di bawah ini
Pengungkapan 306-4-b dan 306-4-c, sajikan rincian Refer to GRI table 306-4d below
berat total dalam metrik ton dari limbah berbahaya
dan limbah tidak berbahaya yang dialihkan dari
pembuangan akhir di tempat dan/atau di luar
For each recovery operation listed in Disclosures 306-4-
b and 306-4-c, a breakdown of the total weight in metric
tons of hazardous waste and of non-hazardous waste
diverted from disposal onsite and/or offsite
92 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 93
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 306-5a Berat total limbah yang dikirimkan ke pembuangan Lihat tabel GRI 306-5a di bawah ini
akhir dalam metrik ton, dan perincian jumlah tersebut Refer to GRI table 306-5a below
menurut komposisi limbah
Total weight of waste directed to disposal in metric tons,
and a breakdown of this total by composition of the
waste
GRI 306-5b Berat total limbah bahan berbahaya dan beracun yang Lihat tabel GRI 306-5b di bawah ini
dikirimkan ke pembuangan akhir dalam metrik ton, dan Refer to GRI table 306-5b below
perincian total ini menurut cara pembuangan:
i. Insinerasi (dengan perolehan energi)
ii. Insinerasi (tanpa perolehan energi)
iii. Penimbunan (TPA)
iv. Cara pembuangan lainnya
Total weight of hazardous waste directed to disposal
in metric tons, and a breakdown of this total by the
following disposal operations:
i. Incineration (with energy recovery)
ii. Incineration (without energy recovery)
iii. Landfilling
iv. Other disposal operations
GRI 306-5c Berat total limbah non bahan berbahaya dan beracun Lihat tabel GRI 306-5c di bawah ini
yang yang dikirim ke pembuangan akhir dalam metrik Refer to GRI table 306-5c below
ton, dan perincian jumlah tersebut menurut cara
pembuangan:
i. Insinerasi (dengan perolehan energi)
ii. Insinerasi (tanpa perolehan energi)
iii. Penimbunan (TPA)
iv. Cara pembuangan lainnya
Total weight of non-hazardous waste directed to
disposal in metric tons, and a breakdown of this total by
the following disposal operations:
i. Incineration (with energy recovery)
ii. Incineration (without energy recovery)
iii. Landfilling
iv. Other disposal operations
GRI 306-5d Untuk setiap cara pembuangan yang tertera dalam Lihat tabel GRI 306-5c di bawah ini
Pengungkapan 306-5-b dan 306-5-c, perincian berat Refer to GRI table 306-5c below
total dalam metrik ton dari limbah berbahaya dan limbah
non bahan berbahaya dan beracun yang dikirimkan ke
pembuangan akhir di tempat dan/atau di luar
For each disposal operation listed in Disclosures 306-5-
b and 306-5-c, a breakdown of the total weight in metric
tons of hazardous waste and of non-hazardous waste
directed to disposal onsite and/or offsite
GRI 2-27 Denda yang signifikan dan sanksi non-moneter karena ABM tidak memiliki catatan mendapatkan denda
SEOJK F.16 ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan/atau dan sanksi non-moneter terkait ketidakpatuhan
peraturan tentang lingkungan hidup dalam hal: lingkungan terhadap undang-undang.
i. Nilai moneter total dari denda yang signifikan ABM has no record of fines or non-monetary
ii. Jumlah total sanksi non-moneter sanctions for non-compliance with the law.
iii. Kasus yang diajukan ke mekanisme penyelesaian
sengketa
Significant fines and non-monetary sanctions for non-
compliance with environmental laws and/or regulations
in terms of:
i. Total monetary value of significant fines
ii. Total number of non-monetary sanctions
iii. Cases brought through dispute resolution mechanisms
P T ABM I nve st am a Tbk 93
Page 94
Lingkungan | Environment
GRI 306-2 Timbulan Limbah dan Dampak-dampak yang Signifikan Terkait Limbah
Timbulan Limbah dan Dampak-dampak yang Signifikan Terkait Limbah
Jenis Timbulan Pengaruh Pengelolaan
Limbah Terhadap Timbulan Limbah
Lini Bisnis Tahapan Kegiatan Lingkungan
Form of Waste Waste Generation
Business Line Activity Stage
Generation Influence on the Management
[SEOJK F. 13) Environment [SEOJK F. 14)
Perusahaan melaksanakan
revegetasi kawasan
Perubahan rona
serta membuat void atau
Tanah pucuk, lingkungan,
Pembukaan lubang penampungan air buatan dari
overburden potensi erosi
tambang (pit) bekas lubang tambang
Top soil, Environmental
Mining-pit opening The Company revegetates
Overburden color changes,
areas and creates voids or
Potential erosion
artificial water reservoirs
in the ex-mining pits.
Limbah
Diserahkan kepada pihak
Operasi alat berat mengandung Potensi mencemari
ketiga berizin untuk dikelola/
dan perawatan bahan berbahaya tanah dan air
Mining Value diolah lebih lanjut
Heavy equipment operation dan beracun (B3) Potential soil and
Chain (MVC) Sent to licensed third parties for
and maintenance Hazardous and water pollution
further management/processing
toxic waste
Sebagian sampah organik
diolah menjadi kompos dan
sebagian lagi dibawa ke TPA,
Potensi mencemari sedangkan sampah anorganik
Perkantoran dan Limbah non-B3
tanah dan air seluruhnya dibawa ke TPA.
administrasi Non-hazardous
Potential soil and Sebagian sampah organik
Offices and administration and toxic waste
water pollution diolah menjadi kompos dan
sebagian lagi dibawa ke TPA,
sedangkan sampah anorganik
seluruhnya dibawa ke TPA.
Perawatan dan pengoperasi
mesin; Pengecatan
Potensi mencemari
unit/equipment; Bekerja sama dengan
tanah dan air
Penyepuhan chrome Limbah B3 pihak ketiga berizin
Potential to
Perawatan dan pengoperasi Hazardous waste Collaborate with licensed
contaminate
Logistics, mesin; Pengecatan third parties
soil and water
unit/equipment;
Engineering,
Penyepuhan chrome
New Business
(LENB) Diserahkan kepada pihak
Oli bekas pakai dari armada Potensi mencemari ketiga berizin untuk dikelola/
(truk, alat berat, kapal) Limbah B3 tanah dan air diolah lebih lanjut
Used oil from fleets (trucks, Hazardous waste Potential soil and Handed over to a licensed
heavy equipment, ships) water pollution third party for further
management/processing
94 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 95
[GRI 306-3A, 306-4A, 306-5A] [SEOJK F.13]
Limbah Menurut Lini Bisnis | Waste by Business Line
Kategori Satuan Lini Bisnis
2022 2023 2024
Category Unit Business Line
Mining Value Chain (MVC) 10.086,90 6.679,54 1.759,98
Total timbulan limbah B3
Ton
Total hazardous waste generated Logistics, Engineering,
132,60 135,82 177,06
New Business (LENB)
Mining Value Chain 13.855,49 14.687,21 5.789,30
Total timbulan limbah non-B3
Ton
Total non hazardous waste generated Logistics, Engineering,
497,53 1.340,37 1.180,22
New Business (LENB)
Total timbulan limbah B3
Ton 10.219,50 6.815,36 1.937,04
Total hazardous waste generated
Total timbulan limbah non B3
Ton 14.353,02 16.027,58 6.969,52
Total non hazardous waste generated
Catatan: Data untuk limbah B3 dan Non-B3 tahun 2022 dan tahun 2023 berasal dari anak perusahaan ABM yakni TIA, PWP, CK dan ATR.
Kenaikan jumlah limbah B3 & non-B3 antara lain disebabkan meningkatnya pencapaian produksi tahun 2023 dibandingkan tahun 2022. Sebagai
contoh CK pada tahun 2022 memproduksi sebanyak 202.900.182,47 BCM terhadap 277.227.362,32 BCM pada tahun 2023. Hal ini berimbas
terhadap material input yang dibutuhkan dalam proses produksi seperti oli, grease barang- barang lainnya serta material output yang timbul baik
secara langsung maupun tidak langsung.
Note: Data on hazardous and Non-hazardous waste for 2022 and 2023 comes from ABM subsidiaries, namely TIA, PWP, CK and ATR. The increase
in the amount of hazardous & non-hazardous waste, among other things, has led to an increase in production achievements in 2023 compared to
2022. For example, PT CK in 2022 produced 202,900,182.47 BCM compared to 277,227,362.32 BCM in 2023. This has an impact on input materials
needed in the production process such as oil, grease and other goods as well as output materials that arise either directly or indirectly.
Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir Menurut Cara Pembuangan
Waste Disposed by Method of Disposal
GRI 306-4B, 306-4D, GRI 306-5B, 306-5D
ABM memastikan pengelolaan limbah menjadi aspek ABM recognizes that waste management is a critical
penting dalam kegiatan operasional. ABM membagi aspect of its operations. Waste is divided into
timbulan limbah terdiri dari limbah organik dan anorganik hazardous and non-hazardous waste, which are
yang dikelola dan dipisahkan sesuai jenisnya. ABM handled and separated according to their type. ABM
menyediakan tempat sampah yang berbeda untuk provides distinct waste bins to encourage proper
memudahkan pemisahan sampah yang sesuai jenisnya. waste segregation. As of 2024, none of the companies
Hingga 2024, seluruh Perusahaan di Grup ABM belum within the ABM Group have incineration facilities for
memiliki fasilitas insinerasi (pembakaran) pemusnahan waste disposal.
sampah.
Limbah B3 Perusahaan dikumpulkan di TPS dan Hazardous waste is collected at temporary storage
dipantau secara periodik. Hampir seluruh limbah B3 sites (TPS) and monitored regularly. Almost all
yang dihasilkan oleh Perusahaan dikirim dan dikelola hazardous waste generated by the company is
lebih lanjut oleh pihak ketiga transporter dan pengumpul transported and managed by licensed third-party
limbah B3 yang berizin resmi dari Kementrian Lingkungan transporters and waste collectors authorized by the
Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Khusus di Ministry of Environment and Forestry of the Republic
CK Site MHU pada tahun 2023 limbah B3 berupa oli of Indonesia. Notably, at CK MHU in 2023, some of
bekas sebagiannya dimanfaatkan kembali sebagai the used oil waste was repurposed as a component in
pencampuran ANFO (ammonium nitrat fuel oil) untuk ANFO (ammonium nitrate fuel oil) for blasting activities.
kegiatan peledakan.
P T ABM I nve st am a Tbk 95
Page 96
Lingkungan | Environment
Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir Menurut Cara Pembuangan
Hazardous Waste Disposed to Landfill by Disposal Method
Kategori Satuan
2022 2023 2024
Category Unit
Total timbulan limbah B3
Ton 3.183,67 4.439,90 4.087,43
Total hazardous waste generated
Total limbah B3 yang diolah/dialihkan dari TPA
yang berada di luar lokasi (Pihak ke-3)
Ton 3.183,67 3.823,48 3.857,20
Total hazardous waste processed/ diverted from
off-site landfill (third party)
Total limbah B3 yang didaur ulang
(termasuk perkiraan berat di tempat)-(RECYCLE)
Ton 0,00 515,59 417,24
Total hazardous waste recycled
(including estimated on-site weight)
Total timbulan limbah non B3
Ton 9.979,88 6.708,50 2.940,20
Total non hazardous waste generated
Total limbah non-B3 yang diolah/dialihkan dari
TPA yang berada di tempat (landfill) Ton 8.855,23 808,14 0,00
Total non-Hazardous waste processed/ diverted from on-site landfill
Total limbah non-B3 yang diolah/dialihkan dari
TPA yang berada di luar lokasi (Pihak ke-3)
Ton 432,58 477,69 2.940,20
Total non-hazardous waste processed/diverted
from off-site landfill (third party)
Total limbah non-B3 yang didaur ulang
(termasuk perkiraan berat di tempat) (REUSE)
Ton 0,00 741,30 0,00
Total non-hazardous waste recycled (
including estimated on-site weight) (REUSE)
Catatan: Seluruh limbah B3 langsung dikirimkan ke pihak ketiga sehingga tidak ada limbah B3 yang diolah atau dialihkan ke TPA.
Note: All hazardous waste is sent directly to third parties so that no hazardous waste is treated or diverted to landfill
Pengelolaan Limbah Melalui Waste Management Through
Pemanfaatan Oli Bekas dalam the Utilization of Used Oil in
Peledakan [GRI 306-2B] Blasting [GRI 306-2B]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan As part of its commitment to responsible waste
limbah yang bertanggung jawab, ABM melalui CK management, ABM, through CK Site MHU in Sungai
Site MHU di Desa Sungai Payang, Kabupaten Kutai Payang Village, Kutai Kartanegara Regency, East
Kartanegara, Kalimantan Timur, memanfaatkan oli Kalimantan, utilizes used oil in its mining operations.
bekas dalam operasional pertambangan. Bekerja In collaboration with PT Dahana, CK employs used
sama dengan PT Dahana, CK menggunakan oli oil as a component in ANFO (Ammonium Nitrate Fuel
bekas sebagai bahan campuran ANFO (Ammonium Oil) for blasting activities, eliminating the need for
Nitrat Fuel Oil) untuk kegiatan blasting, menggantikan new fuel with a more economical and sustainable
kebutuhan bahan bakar baru dengan alternatif alternative. By November 2024, CK Site MHU had
yang lebih ekonomis dan berkelanjutan. Hingga supplied 391 tons of used oil to PT Dahana for 99
November 2024, CK Site MHU telah memasok 391 blasting activities, replacing an equivalent amount of
ton oli bekas kepada PT Dahana untuk digunakan 391 tons of diesel fuel and generating an economic
dalam 99 kegiatan blasting, menggantikan jumlah value of IDR 5.69 billion. This initiative not only
bahan tambahan setara 391 ton solar dengan helps reduce B3 waste but also optimizes resource
nilai ekonomis sebesar Rp5,69 miliar. Inisiatif ini utilization by extending its lifecycle.
tidak hanya membantu mengurangi limbah B3,
tetapi juga mengoptimalkan sumber daya dengan
memperpanjang siklus pemanfaatannya.
96 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 97
Proses pencampuran oli bekas dengan ANFO The process of mixing used oil with ANFO involves
dilakukan melalui tahapan yang ketat, mulai dari strict steps, including crushing ammonium nitrate,
penghancuran ammonium nitrate, pencampuran oli mixing oil in precise proportions, and homogenizing
dengan perbandingan tertentu, hingga pengadukan the mixture with specialized equipment. To ensure
menggunakan mesin khusus untuk mencapai effectiveness and safety, used oil undergoes regular
homogenitas optimal. Untuk memastikan efektivitas laboratory testing, and further tests are conducted
dan keamanan, oli bekas yang digunakan telah melalui if deviations from standards are detected. CK also
uji laboratorium rutin, serta pengujian tambahan implements strict quality control through periodic
jika ditemukan penyimpangan dari standar yang inspections of PT Dahana’s production facilities
ditetapkan. CK juga menerapkan kontrol kualitas to ensure compliance with standard operating
ketat melalui inspeksi berkala ke fasilitas produksi PT procedures (SOP). As a company certified to ISO
Dahana, memastikan kepatuhan terhadap prosedur 14001, 9001, and 45001 standards, PT Dahana is
operasional standar (SOP). Sebagai perusahaan responsible for managing blasting waste according
bersertifikat ISO 14001, 9001, dan 45001, PT Dahana to environmental regulations.
bertanggung jawab atas pengelolaan limbah sisa
peledakan agar tetap sesuai dengan regulasi
lingkungan yang berlaku.
P T ABM I nve st am a Tbk 97
Page 98
Lingkungan | Environment
ABM Perkuat Sistem Pencegahan ABM Strengthens Fuel Spill
Fuel Spill untuk Operasi yang Lebih Prevention System for More
Berkelanjutan [SEOJK F.28] Sustainable Operations [SEOJK F.28]
Pada tahun 2024, ABM melalui CK Site MHU terus In 2024, ABM, through CK Site MHU, continued
berupaya memperkuat sistem pencegahan insiden strengthening its environmental incident prevention
lingkungan dalam operasional pertambangannya. system in mining operations. A key focus was a
Salah satu fokus utama adalah evaluasi menyeluruh comprehensive evaluation of the Corrective Action
terhadap Rencana Tindak Perbaikan (RTP) untuk Plan (RTP) for fuel spill incidents. The evaluation
insiden tumpahan bahan bakar. Evaluasi tersebut highlighted the effectiveness of previous policies
menunjukkan efektivitas kebijakan sebelumnya but identified challenges in implementation across
namun mengidentifikasi beberapa tantangan dalam various locations.
implementasinya di berbagai lokasi.
Sebagai langkah perbaikan, sejak April 2024, As a corrective measure, beginning in April 2024,
ABM menetapkan Penanggung Jawab (PIC) di ABM appointed a Person in Charge (PIC) at each
setiap site guna memastikan koordinasi lebih ketat site to ensure better coordination and compliance
dan peningkatan kepatuhan terhadap prosedur with operational procedures. Policy socialization and
operasional. Sosialisasi kebijakan dan verifikasi offline verification were carried out, with evaluation
secara offline dilakukan, dengan hasil evaluasi results reported to the Board of Directors in May 2024.
disampaikan kepada Dewan Direksi pada Mei 2024. The implementation of 17 RTPs across all operations
Pelaksanaan 17 RTP di seluruh operasional dimulai commenced in June 2024, with compliance rates
pada Juni 2024, dengan tingkat kepatuhan yang rising from 85% in June to 100% by November 2024.
meningkat dari 85% pada Juni menjadi 100% pada
November 2024.
Audit internal Sistem Manajemen Keselamatan An internal audit of the Mining Safety Management
Pertambangan (SMKP) yang dilaksanakan pada System (SMKP) conducted from November to
November–Desember 2024 mengonfirmasi December 2024 confirmed the success of this
keberhasilan inisiatif ini. Dengan capaian 100% initiative. With a 100% RTP closeout and an
RTP Close Out dan tingkat insiden lingkungan environmental incident rate (Environmental Incident
(Environmental Incident FR) ≤ 0.09 pada akhir FR) of ≤ 0.09 by year-end, ABM demonstrated its
tahun, ABM menunjukkan komitmennya dalam commitment to the highest safety standards and
mengedepankan standar keselamatan tertinggi ensuring a safer,
sekaligus memastikan operasional yang lebih aman
dan berkelanjutan.
98 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 99
Penerapan Automatic Oil Implementation of the Automatic Oil
Regeneration System (AORS) untuk Regeneration System (AORS) for
Optimalisasi Operasional OHT OHT Operational Optimization
Sebagai bagian dari komitmen terhadap efisiensi dan As part of its commitment to efficiency and
keberlanjutan, Grup ABM melalui CK telah merancang sustainability, the ABM Group, through CK, has
dan memasang Automatic Oil Regeneration System designed and installed an Automatic Oil Regeneration
(AORS) pada 10 unit Off Highway Truck (OHT) CAT System (AORS) on 10 CAT 777 Off-Highway Trucks
777. Teknologi ini dirancang untuk memperpanjang (OHT). This technology extends the intervals for oil and
interval penggantian oli dan filter, sehingga filter replacements, making heavy vehicle operations
operasional kendaraan berat menjadi lebih optimal, more optimal, efficient, and environmentally friendly.
efisien, dan ramah lingkungan.
Penerapan AORS memberikan berbagai manfaat The implementation of AORS provides several
strategis, termasuk mengurangi limbah oli dan strategic advantages, including a reduction in used oil
filter bekas, yang secara langsung mendukung and filter waste, which directly improves harzardous
pengelolaan limbah B3 yang lebih baik. Selain itu, waste management. Moreover, the system helps
sistem ini membantu menurunkan risiko kecelakaan reduce the risk of workplace accidents during oil
kerja yang dapat terjadi selama proses penggantian and filter changes, thereby enhancing safety for field
oli dan filter, meningkatkan keselamatan bagi para technicians. From an economic perspective, AORS
teknisi di lapangan. Dari sisi ekonomi, AORS juga helps reduce OHT maintenance costs, increasing
berkontribusi dalam menekan biaya pemeliharaan overall operational efficiency.
OHT, sehingga meningkatkan efisiensi operasional
secara keseluruhan.
NDAQ E8, E9, E10
PENGAWASAN IKLIM/DIREKSI | CLIMATE OVERSIGHT/BOARD
PENGAWASAN IKLIM/MANAJEMEN SENIOR | CLIMATE OVERSIGHT/MANAGEMENT
PENGAWASAN IKLIM/MANAJEMEN | CLIMATE OVERSIGHT/MANAGEMENT
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ E8 Berat total limbah tidak berbahaya Apakah Dewan Direksi Ya
mengawasi dan/atau mengelola risiko terkait iklim? Yes
Does your Board of Directors oversee and/or manage climate-
related risks?
NDAQ E9 Apakah tim manajemen senior mengawasi dan/atau Ya, untuk penjelasan tentang tim
mengelola risiko terkait iklim? manajemen yang mengelola risiko dapat
Does your Senior Management Team oversee and/or manage dilihat di bab Tata Kelola di Laporan ini.
climate-related risks? Yes, for a description of the management
team that manages risk, see the
Governance chapter of this Report.
NDAQ E10 Total biaya investasi tahunan terkait iklim, infrastruktur, Rp 34,65 Miliar
SEOJK F.4 ketahanan, dan pengembangan produk atau/ US$2.14 Miliar
Total amount invested, annually, in climate-related Rate: 16.161,87
infrastructure, resilience, and product development
P T ABM I nve st am a Tbk 99
Page 100
Lingkungan | Environment
GRI 304
KEANEKARAGAMAN HAYATI | BIODIVERSITY
[GRI 304-1][GRI 304-2][GRI 304-3][GRI 304-4]
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3] Management Approach [GRI 3-3]
ABM memahami bahwa kegiatan operasional yang ABM acknowledges that its operational activities
dijalankan berdampak langsung pada lingkungan. directly impact the environment. Biodiversity is a vital
Salah satunya aspek keanakeragaman hayati menjadi aspect that the company takes seriously, consistently
perhatian serius perusahaan untuk senantiasa committing to the best mining practices as part of its
berkomitmen mengedepankan penerapan praktik environmental responsibility.
pertambangan terbaik sebagai bentuk tanggung jawab.
Untuk itu, kami telah melakukan identifikasi dampak To address this, ABM has conducted biodiversity impact
keanekaragaman hayati serta upaya mitigasi dengan assessments and implemented mitigation measures
menerapkan praktik-praktik keberlanjutan secara through ongoing sustainability practices, such as
konsisten seperti rehabilitasi lahan pasca-tambang, post-mining land rehabilitation, wildlife protection, and
perlindungan satwa liar, dan pengelolaan limbah yang effective waste management.
baik.
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
ABM senantiasa melakukan evaluasi terhadap kebijakan ABM regularly assesses its biodiversity policies and
dan strategi keanekaragaman hayati selalu dilakukan strategies, ensuring they remain aligned with current
secara berkala dan akan dilakukan pembaruan sesuai regulations and developments.
dengan peraturan dan perkembangan terkini.
100 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 101
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 304-1 Lokasi Operasi yang ABM tidak memiliki lokasi operasi yang berdekatan dengan nilai
Dimiliki, Disewa, Dikelola, keanekaragaman hayati tertinggi di kawasan lindung.
atau Berdekatan Dengan, ABM does not have any operational locations close to the
Kawasan Lindung highest biodiversity values in protected areas.
dan Kawasan Dengan
Nilai Keanekaragaman
Hayati Tinggi di Luar
Kawasan Lindung
Operational Sites Owned,
Leased, Managed In, or
Adjacent to, Protected
Areas and Areas of
High Biodiversity Value
Outside Protected Areas
GRI 304-2 Dampak Signifikan Dari kegiatan Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, energi,
SEOJK F.9 dari Kegiatan, Produk, dan logistik, kami telah melakukan identifikasi dampak keanekaragaman
dan Jasa Pada hayati potensial dalam dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan
Keanekaragaman Hayati Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL). Dari dokumen tersebut kegiatan
Significant Impacts of operasional Perusahaan memiliki potensi dampak terhadap keanekaragaman
Activities, Products, and hayati seperti penurunan kualitas habitat, penurunan populasi satwa liar, dan
Services on Biodiversity peningkatan polusi lingkungan. Oleh karena itu, ABM dan anak perusahaan
telah melakukan upaya mitigasi dengan menerapkan praktik-praktik
keberlanjutan secara konsisten seperti rehabilitasi lahan pasca-tambang,
perlindungan satwa liar, dan pengelolaan limbah yang baik. Lebih lanjut,
Perusahaan juga melakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk
meminimalkan dampak negatif pada keanekaragaman hayati. Selain itu, untuk
wilayah operasional yang tidak termasuk dalam kegiatan pertambangan,
dampak terhadap keanekaragaman hayati dimonitor melalui dokumen
Upaya Pegelolaan Lingkungan (UKL) - Upaya Pemantauan Lingkungan
(UPL). Kami melaksanakan kegiatan keanekaragaman hayati di Ring 3
daerah operasional Kalimantan Selatan dengan menanam benih Kopi.
Pada tahun 2024, dalam operasinya di TIA, tidak ada spesies yang terpengaruh
secara khusus oleh aktivitas penambangan. Sebelumnya, area tersebut
merupakan bagian dari Hutan Tanaman Industri (HTI) dengan tanaman acacia
mangium yang tidak menimbulkan dampak khusus terhadap spesies tertentu.
Penambangan telah berlangsung sejak tahun 2009 dan diperkirakan akan
berlanjut hingga 2024, sementara upaya pemulihan lingkungan telah dimulai
pada tahun 2010 dan dijadwalkan berlanjut hingga 2031. Dengan karakteristiknya
yang dapat dipulihkan, dampak dari aktivitas penambangan menunjukkan
bahwa pemulihan lingkungan dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan
peruntukannya. ABM juga telah mendefinisikan pengelolaan biodiversity melalui
penerapan prosedur yang tertata rapi dan didukung penuh oleh manajemen.
From the Company's activities in the mining, energy and logistics sectors, we
have identified potential biodiversity impacts in the RKL/RPL documents. From
this document, the Company's operational activities have potential impacts on
biodiversity, such as decreasing habitat quality, decreasing wildlife populations
and increasing environmental pollution. Therefore, ABM and its subsidiaries
have made mitigation efforts by consistently implementing sustainable practices
such as post-mining land rehabilitation, wildlife protection and good waste
management. Furthermore, the Company also collaborates with related parties
to minimize negative impacts on biodiversity. In addition, for operational
areas that are not included in mining activities, impacts on biodiversity are
monitored through UKL-UPL documents. We carry out biodiversity activities in
Ring 3 of the South Kalimantan operational area by planting coffee seeds.
In 2024, in its operations at PT Tunas Inti Abadi, no species were specifically
affected by mining activities. Previously, this area was part of an Industrial
Plantation Forest (HTI) with acacia mangium plants which did not cause any
special impact on certain species. Mining has been ongoing since 2009 and is
expected to continue until 2024, while environmental restoration efforts have
begun in 2010 and are scheduled to continue until 2031. With its reversible
characteristics, the impact of mining activities shows that environmental
restoration can be realized according to its needs and designation. ABM
has also defined biodiversity management through the implementation of
well-organized procedures and is fully supported by management.
P T ABM I nve st am a Tbk 101
Page 102
Lingkungan | Environment
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 304-3 Habitat yang Dilindungi Program reklamasi, rehabilitasi, dan revegetasi telah dilaksanakan oleh
SEOJK F.10 atau Dilestarikan ABM dan anak perusahaannya dengan kolaborasi dengan berbagai
Habitats Protected pihak ketiga dari komunitas masyarakat dan LSM lokal. Untuk menjamin
or Restored keberlanjutan dan keberhasilan program, tindakan inklusif ini diambil.
Selain itu, kerja sama dengan pihak lain seperti Kementerian Lingkungan
Hidup dan Kehutanan dan lembaga kemasyarakatan lainnya juga dilakukan
untuk mendukung program keanekaragaman hayati di luar operasional
Untuk memastikan keberlanjutan lingkungan, TIA melakukan kegiatan restorasi
dan reklamasi sesuai dengan “Rencana Reklamasi” yang telah disetujui oleh
pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Rencana reklamasi dilakukan dengan mematuhi standar dan metodologi yang
ditetapkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 tahun 2018, tentang
praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan pengawasan terhadap
kegiatan pertambangan mineral dan batubara. Dari total lahan seluas 1.184,94
hektar yang terganggu sejak awal kegiatan TIA, sebanyak 901,26 hektar telah
berhasil direklamasi dan direstorasi. Selain di area penambangan, kami juga
melakukan penanaman mangrove di wilayah SSB yang terdampak oleh aktivitas
tongkang. Jika terjadi dampak pada ekosistem mangrove, tanaman yang
kami tanam memiliki kemampuan untuk beregenerasi secara alami, sehingga
habitat tetap terjaga dan keberlanjutan ekosistem dapat dipertahankan. CKB
Group juga berperan aktif dalam kegiatan penanaman mangrove di kawasan
Romokalisari, Surabaya. Program ini bertujuan untuk mendukung konservasi
lingkungan, mengembalikan ekosistem mangrove yang hilang, serta melibatkan
masyarakat lokal dalam upaya konservasi dan perlindungan lingkungan.
Reclamation, rehabilitation and revegetation programs have been implemented
by ABM and its subsidiaries in collaboration with various third parties from local
communities and NGOs. To ensure the sustainability and success of the program,
this inclusive action was taken. Apart from that, collaboration with other parties
such as the Ministry of Environment and Forestry and other social institutions
is also carried out to support biodiversity programs outside of operations.
To ensure environmental sustainability, TIA carries out restoration and reclamation
activities in accordance with the "Reclamation Plan" which has been approved
by the government, especially the Ministry of Energy and Mineral Resources
(ESDM). The reclamation plan is carried out in compliance with the standards
and methodology stipulated in the Minister of Energy and Mineral Resources
Regulation Number 26 of 2018, concerning responsible mining practices and
supervision of mineral and coal mining activities. Of the total land area of 1,184.94
hectares that was disturbed since the start of TIA activities, 901.26 hectares have
been successfully reclaimed and restored. Apart from mining areas, we also
plant mangroves in SSB areas that are affected by barging activities. If there is
an impact on the mangrove ecosystem, the plants we plant have the ability to
regenerate naturally, so that the habitat is maintained and the sustainability of the
ecosystem can be maintained. CKB Group also plays an active role in mangrove
planting activities in the Romokalisari area, Surabaya. This program aims to
support environmental conservation, restore lost mangrove ecosystems, and
involve local communities in conservation and environmental protection efforts.
GRI 304-4 Spesies Daftar Merah ABM sudah melakukan pemetaan di kawasan tersebut dan menemukan
IUCN dan Spesies spesies-spesies tertentu yang masuk dalam Daftar Merah IUCN (Unit
Daftar Konservasi Internasional untuk Konservasi Alam) dan Daftar Konservasi Nasional yang
Nasional dengan Habitat berada dalam lokasi operasional. Sebagai bentuk komitmen ABM terhadap
dalam Wilayah yang keberlanjutan, Perusahaan berinisiatif membuat kebijakan terkait keberadaan
Terkena Efek Operasi spesies-spesies tersebut agar tetap terjaga, terlindungi dan tidak punah.
IUCN Red List Species Daftar status konservasi fauna dan flora Dapat dilihat
and National Conservation di tabel [GRI 304-4] di bawah ini.
List Species With ABM has carried out mapping in the area and found certain species that
Habitats in Areas are included in the IUCN (International Unit for Conservation of Nature) Red
Affected by Operations List and the National Conservation List that are in operational locations.
As a form of ABM's commitment to sustainability, the Company took the
initiative to create policies regarding the existence of these species so
that they are maintained, protected and do not become extinct.
The list of fauna and flora conservation status can
be seen in the table [GRI 304-4] below.
102 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 103
Uraian Luas Lahan Terganggu [GRI 304-1]
Description of Disturbed Land Area
Uraian Satuan Jumlah | Total
Description Unit 2022 2023 2024
Wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (TIA)
Mining Business Permit Area (IUP) Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan (TIA)
Luas bukaan lahan
Ha 1.176,20 1.184,943 1.550,06
Land opening area
Luasan area reklamasi di wilayah IUP
Ha 834,02 880,63 901,26
The size of the reclamation area within the IUP area
Luasan keberhasilan reklamasi di dalam wilayah IUP
Ha 240,88 0 0
The size of the reclamation area within the IUP area
Luasan area rehabilitasi DAS di luar wilayah IUP
Ha 2.067,70 2.017,00 2.017,00
Watershed rehabilitation area outside the IUP area
Luasan keberhasilan rehabilitasi DAS di luar wilayah IUP
Ha 425,13 314,40 0
Successfully rehabilitated watershed areas outside the IUP area
Catatan: ABM tidak memiliki operasional yang berdekatan ataupun di dalam area konservasi ataupun area yang
dilindungi dan bukan hutan lindung. [SEOJK F.10]
Note: ABM does not operate around or inside conservation areas or protected areas and is not at protected forest.
Spesies Dilindungi Berdasarkan Daftar Merah IUCN Di Wilayah Pertambangan [GRI 304-4]
IUCN Red List of Protected Species in Mining Areas
Dilindungi
Status Sensus Populasi Menurut KLHK
Nama Ilmiah Nama Lokal Lokasi
Perlindungan Census of Protected According
Scientific Name Common Name Location
Protection Status population to the Ministry of
Environment
Flora
Rentan Dilindungi
Eusideroxylon zwageri Ulin ya TIA
Vulnerable Protected
Terancam punah
Tidak Dilindungi
Aquilaria malaccensis Gaharu Critically ya TIA
Unprotected
endangered
Terancam punah
Dilindungi
Eurycoma apiculata Pasak Bumi Critically tidak
Protected
endangered
Risiko Rendah TIA, SSB, Tidak Dilindungi
Rizophora mucronata Bakau Bini ya
Least Concern CKB Unprotected
Risiko Rendah
Rizophora apiculata Bakau Laki ya TIA
Least Concern
Fauna
Risiko Rendah
Muntiacus muntjak Kijang tidak TIA
Least Concern
Nasalis larvatus / Rentan Dilindungi
Bekantan tidak TIA, SSB
Proboscis monkey Vulnerable Protected
Lanthanotus borneensi / Tidak dievaluasi Dilindungi
Biawak tidak TIA
Earless monitor lizard Not evaluated Protected
Terancam punah
Eretmochelys imbricata / Dilindungi
Penyu sisik Critically tidak Balikpapan
Hawksbill sea turtle Protected
endangered
Terancam punah
Manis javanica / Sunda Dilindungi
Trenggiling Critically tidak TIA
pangolin Protected
endangered
Helarctos malayanus / Rentan Dilindungi
Beruang madu tidak TIA
Sun bear Vulnerable Protected
Elang laut perut Risiko Rendah Dilindungi
Haliaeetus leucogaster tidak TIA
putih Least Concern Protected
Risiko Rendah Dilindungi
Nisaetus cirrhatus elang brontok tidak TIA
Least Concern Protected
P T ABM I nve st am a Tbk 103
Page 104
Lingkungan | Environment
ELANG LAUT
PERUT PUTIH
Haliaeetus leucogaster
RISIKO RENDAH ELANG BRONTOK
Least concern (LC) Nisaetus cirrhatus
Dilindungi | Protected RISIKO RENDAH
Least concern (LC)
BEKANTAN Dilindungi | Protected
Nasalis larvatus/
Proboscis monkey
Rentan | Vulnerable (VU)
Dilindungi | Protected
SPESIES
BAKAU LAKI
DILINDUNGI Rhizophora apiculata
SESUAI IUCN RED LIST Risiko rendah
Least concern (LC)
DI WILAYAH
OPERASIONAL ABM
IUCN Red List of Protected Species
PASAK BUMI in ABM Operational Areas
Eurycoma apiculata [GRI 304-4]
Terancam punah
Critically endangered (CR) BERUANG MADU
Dilindungi | Protected Helarctos malayanus/
Sun bear
Rentan | Vulnerable (VU)
Dilindungi | Protected
KIJANG
Muntiacus muntjak
Risiko rendah
Least concern (LC)
ULIN GAHARU
Eusideroxylon zwageri Aquilaria malaccensis
Rentan | Vulnerable (VU) Terancam punah
Dilindungi | Protected Critically endangered (CR)
Tidak dilindungi | Unprotected
BAKAU BINI
Rhizophora mucronata
Risiko rendah
Least concern (LC)
Tidak Dilindungi | Unprotected
BIAWAK TRENGGILING
Lanthanotus borneensi/ Manis javanica/Sunda
Earless monitor lizard pangolin
Tidak dievaluasi Terancam punah
Not evaluated Critically endangered (CR)
Dilindungi | Protected Dilindungi | Protected
PENYU SISIK
Eretmochelys imbricata/
Hawksbill sea turtle
Terancam punah
Critically endangered (CR)
Dilindungi | Protected
104 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 105
Wujud komitmen ABM terkait lingkungan, dapat dilihat dari
Environmental Performance yang telah dilaksanakan hingga tahun 2024.
ABM's commitment to the environment can be seen from the
Environmental Performance which has been implemented until 2024.
1.745 Ha 240 Ha
Total luas Izin Pinjam Pakai 1.550 Ha Keberhasilan
Kawasan Hutan (IPPKH) Bukan Lahan Terganggu Reklamasi KLHK
Total area of Forest Area Borrow- Land Clearing Disturbed Success Reclamation of the
Use Permit (IPPKH) Ministry of Environment
564 Ha 649 Ha
58% atau | or
Keberhasilan atau 42%
Reklamasi ESDM 901 Ha Lahan Terganggu
Success Reclamation of the Belum Reklamasi
Total Reklamasi
Ministry of Energy and Mineral
Total Reclamation Disturbed Land Has Not Been
Resources (ESDM)
Reclaimed
2.067 Ha 83% atau | or 17% atau | or
Total Penanaman 1.458 Ha 290 Ha
Rehabilitasi DAS
Keberhasilan Rehabilitasi DAS Sisa Kewajiban Rehabilitasi DAS
Total Watershed
Success of Watershed Remaining Watershed
Rehabilitation Planting
Rehabilitation Rehabilitation Obligations
P T ABM I nve st am a Tbk 105
Page 106
Lingkungan | Environment
ABM Selenggarakan Seminar ABM Hosts Seminar and
dan Workshop Pengelolaan Workshop on Biodiversity
Keanekaragaman Hayati Management
Wujud komitmen terhadap lingkungan, ABM Group Demonstrating its commitment to the environment,
mengadakan Seminar dan Workshop Pengelolaan the ABM Group organized a seminar and workshop
Keanekaragaman Hayati yang bertujuan untuk on biodiversity management on May 27, 2024. This
meningkatkan pemahaman tentang Biodiversity hybrid event aimed to enhance understanding of
Management. Kegiatan yang berlangsung secara biodiversity management and involved all relevant
hybrid pada 27 Mei 2024 ini melibatkan seluruh personnel and functions throughout the ABM Group.
PIC perusahaan dan fungsi-fungsi terkait di ABM also invited external expert Dr. Rony Megawanto
ABM Group. Selain itu, ABM turut menghadirkan from the KEHATI Foundation to share in-depth insights
narasumber eksternal, yaitu Dr. Rony Megawanto on biodiversity.
dari Yayasan KEHATI, untuk memberikan wawasan
lebih mendalam terkait biodiversity.
Selain itu pelaksanaan seminar dan workshop ini Additionally, the seminar and workshop also served
juga bertujuan untuk mensosialisasikan SOP UCD_ to familiarize all relevant personnel and functions
TIA-PR-HSE-40_00 terkait Prosedur Pengelolaan with the Standard Operating Procedure (SOP) UCD_
Keanekaragaman Hayati kepada seluruh PIC TIA-PR-HSE-40_00, which outlines the Biodiversity
Perusahaan dan fungsi-fungsi terkait. Kehadiran Management Procedure. The introduction of this SOP
SOP ini menjadi bukti nyata komitmen ABM dalam underscores ABM’s commitment to implementing
menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan best practices in biodiversity management.
keanekaragaman hayati.
106 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 107
CDP Forest 2024: CDP Forest 2024:
Menuju Pengelolaan Hutan yang Toward More Sustainable Forest
Lebih Berkelanjutan Management
Pada tahun 2024, ABM berhasil memperoleh In 2024, ABM received a "C" rating from CDP Forest,
penilaian "C" dari CDP Forest, yang mencerminkan reflecting the company’s awareness and efforts in
kesadaran perusahaan dalam mengelola dampak managing its environmental impacts, particularly
lingkungan, khususnya terkait deforestasi dan regarding deforestation and land use. This rating
penggunaan lahan. Penilaian ini menunjukkan indicates that ABM has started identifying and
bahwa ABM telah mulai mengidentifikasi serta disclosing risks and opportunities related to the
mengungkapkan risiko dan peluang yang berkaitan sustainability of forest resources within its supply
dengan keberlanjutan sumber daya hutan dalam chain and operations.
rantai pasok dan operasionalnya.
P T ABM I nve st am a Tbk 107
Page 108
S
S
Sosial | Social
Sosial
Social
“Di ABM, manusia adalah penggerak utama
keberhasilan kami. Dengan memberdayakan
karyawan serta menjalin hubungan harmonis
dengan masyarakat, kami tumbuh bersama
menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.”
“At ABM, people drive our success. By
empowering our employees and building
harmonious relationships with communities, we
grow together toward sustainable prosperity.”
108 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 109
NDAQ S1
RASIO REMUNERASI CEO | CEO PAY RATIO
[GRI 2-21]
11.566
Total karyawan
Total employees
170.392 jam | hours
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
Total pelatihan karyawan
tahun 2024 dengan durasi ABM telah memiliki ketentuan mengenai remunerasi Dewan Komisaris dan
rata-rata mencapai 14,47 Dewan Direksi, dan karyawan yang tercantum dalam Risalah Rapat Komite
jam per karyawan per
Remunerasi Perusahaan tertuang di Risalah Nomor 006/ABM-KNR/X/2020
tahun.
tertanggal 23 Oktober 2020. Berdasarkan kebijakan tersebut, maka
Total training hours in 2024
remunerasi Direktur Utama ditentukan oleh beberapa aspek penilaian, yaitu:
with average duration of
14.47 hours per employee
per year. 1. Key Performance Indicators (KPI) atau hasil penilaian kinerja masing-masing
anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
91,05 juta | million 2. Kinerja Perseroan;
Jumlah jam kerja aman
Total safe hours 3. Ukuran bisnis; dan
92,2% 4. Hasil benchmarking remunerasi di pasar tenaga kerja.
Dari total realisasi dana Sejak tahun 2021, pencapaian Perusahaan di bidang ESG menjadi salah satu
digunakan untuk pilar
KPI Direktur Utama, dan diturunkan secara terstruktur menjadi KPI masing-
pendidikan
masing Direktur dan departemen terkait di setiap anak perusahaan ABM.
The total realization of Pencapaian KPI di bidang ESG ini akan turut menentukan besaran remunerasi
funds used for education yang diterima oleh Direktur Utama dan para Direktur anak perusahaan ABM.
Management Approach
ABM has established guidelines for the remuneration of the Board of
Commissioners, the Board of Directors, and employees, as outlined in
the Minutes of the Company Remuneration Committee Meeting No. 006/
ABM-KNR/X/2020 dated October 23, 2020. According to this policy, the
remuneration of the President Director is determined by several assessment
criteria including:
1. Key Performance Indicators (KPIs): Performance evaluations of each
member of the Board of Commissioners and Directors;
2. Company Performance;
3. Business Scale;
4. Market Benchmarking: Remuneration benchmarks within the labor market.
Since 2021, the company’s achievements in Environment, Social and
Governance (ESG) have been integrated as one of the Key Performance
Indicators (KPIs) for the President Director. These ESG KPIs are systematically
cascaded into the performance metrics of each director and relevant
departments across ABM’s subsidiaries. The achievement of these ESG
KPIs is essential in determining the remuneration of the President Director
and the directors of ABM’s subsidiaries.
P T ABM I nve st am a Tbk 109
Page 110
Sosial | Social
S
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
Filosofi Grup ABM dalam pengelolaan dan pelaksanaan The ABM Group’s philosophy in managing and
penyusunan Compensation & Benefit (C&B) dan Talent implementing Compensation & Benefits (C&B) and Talent
Management untuk Executive adalah: Management for executives is centered on:
• Meningkatkan motivasi & produktivitas Executive. • Enhancing executive motivation and productivity.
• Mengoptimalkan kinerja perusahaan melalui sinergi • Optimizing company performance through inter-entity
antar entitas. synergy.
• Mendorong mobilisasi bakat utama antar • Encouraging the mobilization of key talents across
perusahaan. companies.
• Pertahankan potensi tinggi dan talenta berkinerja • Retaining high-potential and high-performing talents.
tinggi. • Fostering professional and personal growth and
• Mendorong pertumbuhan & pengalaman profesional experiences.
dan pribadi. • Cost optimization.
• Pengoptimalan biaya.
Tujuan dari C&B for Executive di Grup ABM The objectives of C&B for Executives within the ABM
adalah: Group are:
• Menyelaraskan total penghasilan dengan kinerja • Aligning total compensation with business
bisnis dan rekan pasar. performance and market benchmarks.
• Meningkatkan proporsi remunerasi variabel. • Increasing the proportion of variable remuneration.
• Mengembangkan desain bonus yang mendorong • Designing bonus structures that promote a
budaya kinerja dan sinergi. performance-driven and synergistic culture.
• Standarisasi kebijakan remunerasi. • Standardizing remuneration policies.
• Menjaga tingkat daya saing dengan pasar. • Maintaining competitive market positioning.
• Memberikan manfaat kesejahteraan untuk pencapaian • Providing welfare benefits for significant executive
penting Executive. achievements.
• Membedakan struktur remunerasi berdasarkan peran • Differentiating remuneration structures based on roles
dan kontribusi. and contributions.
110 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 111
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ S1.1 Rasio: Remunerasi Direktur Dapat dilihat di tabel GRI 2-21
Utama dengan Remunera- Refer to GRI table 2-21
si Median Karyawan Tetap
Ratio: CEO total compensation to
median FTE total compensation
NDAQ S1.2 Apakah perusahaan melaporkan me- Ya.
trik ini sebagai kewajiban regulasi? Sebagai perusahaan terbuka metrik ini dilaporkan secara
Does your company report this berkala (tahunan) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui
metric in regulatory filings? Laporan Tahunan Perusahaan dan Laporan Keberlanjutan.
Yes.
As a public company, this metric is reported regularly
(every year) to the Financial Services Authority through the
Annual Report and Company Sustainability Report
GRI 2-21a Rasio total kompensasi tahunan ABM memutuskan untuk tidak mempublikasikan rincian terkait rasio
untuk individu dengan bayaran total kompensasi tahunan dalam laporan ini. Keputusan ini diambil
tertinggi organisasi di setiap negara dengan mempertimbangkan sifat informasi yang konfidensial dan
dari operasi yang signifikan terha- potensi dampaknya terhadap aspek strategis perusahaan.
dap median total kompensasi ta- Perusahaan tetap berkomitmen untuk menerapkan praktik
hunan untuk semua karyawan (tidak pengelolaan sumber daya manusia yang adil, transparan,
termasuk individu dengan bayaran dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
tertinggi) di negara yang sama.
Data mengenai rasio total kompensasi dapat dilihat di Laporan Tahunan ABM.
Ratio of the annual total com- ABM decided not to publish details regarding the annual total compensation
pensation for the organization’s ratio and the percentage increase ratio of total remuneration in this report.
highest-paid individual in each This decision was taken by considering the confidential nature of the
country of significant opera- information and its potential impact on the company’s strategic aspects.
tions to the median annual total
compensation for all employees The Company remains committed to implementing human
(excluding the highest-paid in- resource management practices that are fair, transparent
dividual) in the same country and in accordance with applicable regulations.
GRI 2-21b Rasio kenaikan persentase dari total
remunerasi tahunan bagi individu
yang paling banyak dibayar oleh
organisasi kepada peningkatan
persentase median dalam total
kompensasi tahunan untuk semua
karyawan (tidak termasuk indivi-
du dengan bayaran tertinggi)
Ratio of the percentage increase in
annual total compensation for the
organization’s highest-paid indi-
vidual to the median percentage
increase in annual total compen-
sation for all employees (excluding
the highest-paid individual)
GRI 2-21c informasi kontekstual yang diper-
lukan untuk memahami data dan
bagaimana data telah dikompilasi.
Contextual information necessary
to understand the data and how
the data has been compiled.
P T ABM I nve st am a Tbk 111
Page 112
Sosial | Social
S NDAQ S2
RASIO REMUNERASI BERDASARKAN GENDER | GENDER PAY RATIO
[GRI 2-20][GRI 405-2]
Pendekatan Manajemen Management Approach
ABM memiliki kebijakan remunerasi karyawan yang adil ABM adheres to a fair and non-discriminatory employee
dan tidak diskriminatif, tanpa membeda-bedakan jenis remuneration policy, ensuring there is no gender-based
kelamin antara laki-laki dan perempuan. Remunerasi differentiation between male and female employees.
karyawan ditentukan berdasarkan dari aspek Remuneration is determined by experience, performance,
pengalaman, kinerja atau pencapaian, dan tanggung achievements, and responsibilities, as outlined in the
jawab. Hal ini tercantum dalam Kebijakan Perusahaan Company’s Employee Remuneration Policy No ABM-
mengenai Employee Remuneration Policy nomor ABM- PLC-HC-01.
PLC-HC-01.
Penyusunan kebijakan remunerasi berdasarkan strategi The remuneration policy aligns with the ABM Group’s
dan filosofi remunerasi Grup ABM yang bertujuan untuk: strategic and philosophical objectives, which aim to:
• Memastikan alignment antara remunerasi dengan • Ensure alignment between remuneration and the
kinerja Grup ABM. Group’s performance.
• Meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan. • Enhance employee motivation and productivity.
• Mengoptimalisasi kinerja perusahaan melalui sinergi • Optimize company performance through inter-
antar perusahaan. company synergy.
• Mendukung mobilitas talent antar perusahaan. • Support talent mobility across companies.
• Mempertahankan talenta terbaik dan berkinerja tinggi. • Retain top-performing and high-potential talents.
• Mendukung perkembangan kehidupan profesional • Foster professional and personal development for
dan personal setiap individu karyawan. each employee.
• Mengoptimalisasi biaya. • Optimize costs..
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
[GRI 2-20] [GRI 2-20]
ABM memastikan bahwa kebijakan remunerasi berlaku ABM ensures its remuneration policy is applied fairly
secara adil bagi seluruh karyawan di seluruh lokasi to all employees, regardless of gender, across all work
kerja, tanpa membedakan jenis kelamin, baik karyawan locations. To maintain fairness and competitiveness,
pria maupun wanita. Untuk menjaga kesetaraan dan ABM regularly evaluates and adjusts its remuneration
daya saing, ABM secara berkala melakukan evaluasi structure. Additionally, the company routinely conducts
dan penyelarasan struktur remunerasi. Selain itu, salary surveys to ensure its policies are aligned with
perusahaan juga rutin mengadakan survei gaji guna industry trends and best practices.
memastikan kebijakan yang diterapkan tetap sesuai
dengan tren industri dan praktik terbaik.
Dalam menentukan remunerasi, ABM memiliki beberapa In determining remuneration, ABM has several provisions
ketentuan yang mendasari penyusunan gaji tahunan that regulate the preparation of annual salaries for
untuk para karyawan di antaranya sebagai berikut: employees, including the following:
• Penyesuaian gaji akan mempertimbangkan person • Salary adjustments will take into account a person’s
quality yang diukur berdasarkan konsistensi kinerja quality which is measured based on the consistency
karyawan, kompetensi, potensi, dan attitude yang of the employee’s performance, competency, potential
ditunjukkan. and demonstrated attitude.
112 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 113
• Untuk menjaga internal equity antar karyawan di • To maintain internal equity between employees at the
dalam grade yang sama, maka besarnya persentase same level, the salary adjustment percentage will also
penyesuaian gaji juga akan mempertimbangkan take into account the employee comparison ratio in
compa-ratio karyawan dalam struktur gaji. the salary structure.
• Sesuai dengan filosofi remunerasi dan diatur dalam • In accordance with the remuneration philosophy
ketentuan internal yang dikeluarkan setiap melakukan and regulated in internal regulations issued every
penyesuaian gaji berkala, maka penentuan gaji melihat time a salary adjustment is made periodically, salary
ke person quality, dengan tidak membedakan jenis determination looks at a person’s quality, without
kelamin ataupun faktor lain seperti ras, agama, etnis, distinguishing between gender or other factors such
dan lain-lain. as race, religion, ethnicity, etc.
NDAQ S2
RASIO REMUNERASI BERDASARKAN GENDER | GENDER PAY RATIO
[GRI 405-2]
NDAQ S2 Rasio: median remunerasi Lihat data pada tabel di bawah ini.
karyawan pria dibandingkan Please see data presented in the tables below.
dengan median remunerasi
karyawan wanita.
Ratio: Median male com-
pensation to median female
compensation
GRI 405-2 Rasio gaji pokok dan remune- ABM memastikan kebijakan remunerasi berlaku bagi seluruh karyawan di seluruh
rasi karyawan pria diban- lokasi kerja termasuk tidak membedakan jenis kelamin, baik karyawan pria
GRI 202-1
dingkan dengan karyawan maupun wanita serta status karyawan. Rasio upah dan remunerasi pria terhadap
[SEOJK F.20] wanita untuk setiap kategori wanita adalah 1:1 terhadap karyawan Management Trainee yang baru bergabung.
karyawan di tiap-tiap lokasi ABM juga menerapkan prinsip kesetaraan gender dan non-diskriminasi dalam
operasional utama. penetapan remunerasi, memastikan setiap karyawan mendapatkan hak yang adil
Ratio of the basic salary and sesuai dengan peran, tanggung jawab, dan kinerjanya. Selain memenuhi regulasi
remuneration of women to UMR di seluruh area operasional, ABM menyediakan tunjangan tambahan seperti
men for each employee cate- kesehatan, pelatihan, dan transportasi, yang berlaku merata dan dievaluasi secara
gory by significant locations berkala untuk menjaga kesejahteraan karyawan.
of operations. ABM ensures that the remuneration policy applies to all employees in all work
locations including no distinction between gender, both male and female employees
and employee status. The ratio of male to female wages and remuneration is 1:1 for
new Management Trainee employees. ABM also applies the principles of gender
equality and nondiscrimination in the determination of remuneration, ensuring that
each employee receives fair rights in accordance with their roles, responsibilities
and performance. In addition to meeting minimum wage regulations in all operational
areas, ABM provides additional benefits such as health, training and transportation,
which are applied equally and evaluated regularly to maintain employee welfare.
GRI 405-2 Rasio Gaji Pokok Rata-Rata
Ratio of Average Basic Salary
Karyawan Permanen Karyawan Kontrak
Permanent Employee Contract Employee
Lokasi Operasional
Operational Location
Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female
Jakarta 1,25 1 1,02 1
Non-Jakarta* 1,20 1 1,20 1
Keterangan *: Non-Jakarta merupakan daerah lokasi site setiap anak perusahaan
Karyawan kontrak mencakup mereka yang telah mencapai usia pensiun.
Note *: Non-Jakarta is the site location of each subsidiary company
Contract employees include those who have reached retirement age.
P T ABM I nve st am a Tbk 113
Page 114
Sosial | Social
S 2024
Rata-rata Gaji Pokok
Ratio Basic Salary
Status Karyawan
Employees Status Karyawan Permanen Karyawan Kontrak
Permanent Employees Contract Employees
Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female
Senior Manager 1,07 1 - -
Manager 1,06 1 - -
Supervisor 1,07 1 1,11 1
Staff 1,05 1 1,04 1
114 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 115
NDAQ S3
PERPUTARAN KARYAWAN | EMPLOYEE TURNOVER
[GRI 401-1B]
Pendekatan Manajemen Management Approach
ABM memahami bahwa persaingan bisnis di sektor ABM recognizes the growing competitiveness of the
energi yang semakin kompetitif menjadi tantangan energy sector and the challenges it poses. To ensure
yang harus dihadapi di masa depan. Untuk memastikan the company remains competitive, ABM is committed
perusahaan tetap unggul dan kompetitif, ABM to maintaining a talent pool that fulfills both quantitative
berkomitmen menyediakan talent pool yang sesuai, and qualitative business needs. This initiative is crucial
baik dari segi jumlah maupun keahlian yang relevan to achieving the company’s strategic targets and vision.
dengan kebutuhan bisnis. Upaya ini merupakan bagian
dari strategi perusahaan untuk mencapai target dan visi
yang telah ditetapkan.
Pengelolaan perputaran karyawan dilakukan oleh unit Employee turnover is managed by the Human Resources
Human Resource di tingkat kantor pusat maupun anak department at both headquarters and subsidiary
perusahaan. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas levels. This approach ensures workforce stability and
tenaga kerja sekaligus memastikan kualitas sumber daya upholds the quality of human resources that support
manusia yang mendukung keberlanjutan perusahaan. the company sustainability.
Lebih lanjut, ABM juga memiliki kebijakan menjaga angka Furthermore, ABM has implemented policies to keep
turnover karyawan di bawah 5%. ABM telah melakukan employee turnover rates below 5%. Key strategies
berbagai pendekatan kebijakan untuk mencapai angka include:
turnover tersebut, antara lain:
• Strategic Man Power Planning yang disesuaikan • Strategic Workforce Planning that aligns with the
dengan strategic direction perusahaan, baik dalam company’s short-, medium-, and long-term goals
jangka pendek, menengah, dan panjang. direction.
• Pelaksanaan program retensi karyawan dan Employee • Employee retention programs that incorporate
Engagement Survey (EES) untuk mempertahankan Employee Engagement Survey (EES) to retain top
talenta-talenta terbaik. talent talent.
• Fokus program pengembangan karyawan melalui • Employee development that integrates learning and
program pembelajaran dan pengembangan karier career growth programs.
yang terintegrasi.
• Pada tahun 2024, ABM Grup telah melakukan EES • In 2024, ABM Group has completed EES and obtained
dan berhasil meraih skor 88%. a score of 88%
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
Dalam mengelola perputaran karyawan, Pendekatan In managing employee turnover, ABM Approach
ABM memastikan adanya evaluasi dan perbaikan ensures continuous evaluation and improvement as
berkelanjutan sesuai kebutuhan. Proses ini dilakukan needed. This process is implemented by referring to
dengan mengacu pada benchmark berdasarkan atas benchmarks based on best practice turnover applied
best practice turnover yang diterapkan di perusahaan in similar companies and related industry sectors.
sejenis dan sektor industri terkait.
P T ABM I nve st am a Tbk 115
Page 116
Sosial | Social
S NDAQ S3
PERPUTARAN KARYAWAN | EMPLOYEE TURNOVER
[GRI 401-1B]
NDAQ S3.1 Persentase: Tingkat Perputaran Karyawan Tetap Lihat tabel data NDAQ S3.1 – S3.2 – S3-3 di bawah ini.
Percentage: YOY change for full time employees Please see the tables NDAQ S3.1 – S3.2 – S3-3 below.
(annual)
NDAQ S3.2 Persentase: Tingkat Perputaran Karyawan
Kontrak
Percentage: YOY change for part-time employees
(annual)
NDAQ S3.3 Persentase: Tingkat Perputaran Kontraktor atau
Konsultan
Percentage: YOY change for contractor or consul-
tants (annual)
GRI 401-1b Total Jumlah dan rate perputaran karyawan Lihat tabel GRI 401-1b di bawah ini.
berdasarkan kelompok usia, gender, dan lokasi Please see the tables GRI 401-1b below.
operasional.
Total number and rate of employee turnover during
the reporting period, by age group, gender and
region.
[S3.1][S3.2][S3-3] Perputaran Karyawan Tetap, Karyawan Kontrak
Turnover of Permanent Employees and Contract Employees
NDAQ Karyawan Tetap (PKWTT) Karyawan Kontrak (PKWT) Alih Daya
S3.1 Permanent Employees Contract employees Outsourcing
S3.2
S3-3 2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Turnover (%) 0.28% 0.19% 0.24% 0.04% 0.03% 0.03% 6.00% 1.00% 1.00%
[GRI 401-1B] Turnover Berdasarkan Kelompok Usia Tahun 2024
Turnover by Age Group in 2024
Keluar
Note: Karyawan yang meninggalkan/keluar
Turnover
Kelompok Usia perusahaan baik secara voluntary atau involuntary,
Age Group dimana voluntary berdefinisi mengundurkan diri
Jumlah Proporsi secara sukarela dan untuk Involuntary berdefinisi
Total Proportion karyawan yang telah selesai kontrak (PKWT) dan
PHK (proyek selesai, performansi kurang, kejahatan
18-30 Tahun 0 0% yang serius dan perubahan organisasi). Data turnover
merupakan karyawan band B dan C.
31-45 Tahun 20 63% Note: Employees who leave the company either
voluntarily or involuntarily, where voluntary is
46-55 Tahun 10 31% defined as resigning voluntarily and involuntary
is defined as employees who have completed
>55 Tahun 2 6% contracts (PKWT) and layoffs (finished projects,
underperformance, committed crimes, and
TOTAL 32 100% organizational changes). The turnover data are band
B and C employees.
116 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 117
GRI 401-1B] Turnover Berdasarkan Gender dan Lokasi Operasional Tahun 2024
Turnover by Gender and Location of Operations in 2024
Karyawan Tetap (PKWTT) Turnover Karyawan
Permanent Employees Employee Turnover
Lokasi
Pria | Male Wanita | Female
Location
Jumlah Proporsi Jumlah Proporsi
Total Proportion Total Proportion
ABM – Kantor Pusat | | Head Office
Jakarta 5 21% 5 63%
Mining Value Chain (MVC)*
Jakarta 4 17% 1 13%
Seluruh wilayah operasional
3 13% 0 0%
All Site
Logistics, Engineering, New Business (LENB)**
Jakarta & seluruh wilayah operasional
12 50% 2 25%
Jakarta & All Site
Total 24 100% 8 100%
Keterangan:
*) Data Mining Value Chain (MVC) meliputi PT Tunas Inti Abadi, PT Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna Parama, dan PT Reswara Minergi Hartama.
**) Data Logistics, Engineering, New Business (LENB) meliputi PT Sanggar Sarana Baja, PT Cipta Krida Bahari dan PT Anzara Janitra Nusantara.
Note:
*) Mining Value Chaindata includes PT Tunas Inti Abadi, PT Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna Parama, dan PT Reswara Minergi Hartama.
**) Logistics, Engineering, New Business (LENB) data includes PT Sanggar Sarana Baja, PT Cipta Krida Bahari and PT Anzara Janitra Nusantara.
P T ABM I nve st am a Tbk 117
Page 118
Sosial | Social
S NDAQ S4
KEBERAGAMAN GENDER | GENDER DIVERSITY
[GRI 2-7][GRI 405-1]
Pendekatan Manajemen Management Approach
ABM berkomitmen untuk menciptakan lingkungan ABM is committed to fostering an inclusive work
kerja yang inklusif dan menghargai keberagaman. environment that values diversity. The company
Perusahaan memberikan kesempatan yang setara provides equal opportunities for all individuals,
bagi semua individu, tanpa membedakan gender, regardless of gender, race, religion, background, or
ras, agama, latar belakang, maupun status sosial. social status. We believe that every talent, whether male
Kami percaya bahwa setiap talenta, baik pria maupun or female, has the potential to contribute meaningfully
wanita, memiliki potensi yang sama untuk memberikan and achieve success alongside the company.
kontribusi terbaik dan mencapai kesuksesan bersama
perusahaan.
Prinsip-prinsip kesetaraan gender diberlakukan The principles of gender equality are upheld from the
perusahaan sejak tahap awal proses rekrutmen, initial stages of recruitment to the ongoing treatment
hingga kepada seluruh karyawan yang telah bekerja of all employees at ABM. We ensure equal treatment
di ABM. Kami memberikan perlakuan yang sama antara for both male and female employees, as outlined in
karyawan laki-laki dan wanita sebagaimana tercantum ABM’s Human Resource Management policies and
dalam kebijakan dan prosedur pengelolaan sumber procedures, which apply to all subsidiaries.
daya manusia ABM dan seluruh anak perusahaan.
ABM memastikan bahwa SDM perusahaan baik laki- ABM guarantees that all employees, regardless of
laki maupun wanita, memiliki kesempatan dan peluang gender, have equal opportunities to work, innovate,
yang sama untuk bekerja, berinovasi, berkarya, dan contribute, and grow with us.
tumbuh berkembang bersama kami.
Selain itu, ABM juga menyadari bahwa kegiatan Additionally, ABM recognizes that its operations span
operasional perusahaan tersebar di berbagai wilayah various regions across Indonesia. As such, the company
Indonesia. Oleh karena itu, ABM berkomitmen untuk is committed to empowering local communities by
memberdayakan potensi masyarakat lokal dengan offering opportunities for individuals residing near
membuka peluang bagi putra-putri daerah yang operational areas to join the ABM Group.
berdomisili di sekitar wilayah operasional untuk
bergabung dengan ABM Group.
Putra/putri daerah didefinisikan sebagai individu yang Local individuals are defined as those born, residing,
lahir dan tinggal atau berdomisili dalam satu provinsi or domiciled in the same province as ABM’s operational
dengan lokasi operasional ABM, yang dibuktikan melalui sites, as verified by their National Identity Card (KTP).
Kartu Tanda Penduduk (KTP). Setelah bergabung, Once hired, these employees are provided with the
karyawan tersebut diberikan kesempatan yang sama same opportunities as all other ABM staff.
di ABM.
118 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 119
Evaluasi Pendekatan Manajemen Management Approach Evaluation
ABM secara berkala melakukan evaluasi terkait ABM periodically evaluates its policies, procedures,
kebijakan, prosedur dan implementasi mengenai and implementation of gender equality initiatives.
kesetaraan gender. Evaluasi tersebut diperoleh dari These evaluations that the company received are
input yang diperoleh Perusahaan, antara lain dari: informed by various inputs including:
• Pelaporan dari pihak internal terkait tindak • Internal reports on gender discrimination or workplace
diskriminasi gender ataupun dugaan pelecehan sexual harassment.
seksual di tempat kerja.
• Pelaporan dari pihak eksternal, termasuk dari • External reports, including from contractors and
kontraktor dan vendor terkait dugaan tindak vendors, regarding alleged gender discrimination in
diskriminasi gender di lingkungan kerja Perusahaan. the workplace.
• Perkembangan terkini mengenai isu dan regulasi • Updates on workplace gender-related issues and
terkait gender di tempat kerja oleh regulator terkait. regulations from relevant authorities.
Perkembangan terkini mengenai isu gender dan Developments in gender-related issues and their
implementasinya di tempat kerja di sektor industri implementation in similar industries, both nationally
sejenis baik secara nasional ataupun global. and globally.
NDAQ S4
KEBERAGAMAN GENDER | GENDER DIVERSITY
[GRI 2-7][GRI 405-1]
NDAQ S4.1 Persentase: Jumlah karyawan pria Tabel data [S4.1]
dan wanita Tabel data [S4.1]
Percentage: Number of male and
female employees
NDAQ S4.2 Persentase: Entry dan mid-level Tabel data [S4.2] [S4.3]
karyawan pria dan wanita Tabel data [S4.2] [S4.3]
Percentage: Entry and mid-level
male and female employees
NDAQ S4.3 Persentase: senior & executive
level karyawan pria dan wanita
Percentage: senior & executive level
male and female employees
GRI 405-1a Persentase Komisaris dan Direksi Tabel data [GRI 405-1a]
berdasarkan gender dan usia Tabel data [GRI 405-1a]
Percentage of Commissioners and
Directors by gender and age
GRI 405-1b Persentase karyawan sesuai Tabel data [GRI 405-1b]
dengan kategori karyawan Tabel data [GRI 405-1b]
berdasarkan gender dan usia.
Percentage of employees according
to employee category by gender
and age
P T ABM I nve st am a Tbk 119
Page 120
Sosial | Social
S NDAQ S4
KEBERAGAMAN GENDER | GENDER DIVERSITY
[GRI 2-7][GRI 405-1]
GRI 202-2 Proporsi Manajemen Senior yang ABM Investama berkomitmen untuk mendukung pengembangan masyarakat
Direkrut dari Masyarakat Sekitar lokal melalui kebijakan rekrutmen yang inklusif. Sebagai bagian dari komitmen
Proportion of senior management ini, ABM Investama memprioritaskan perekrutan tenaga kerja manajemen
hired from the local community dari masyarakat lokal kabupaten wilayah operasi perusahaan. Pada tahun
2024, sebanyak 81,06% dari manajemen senior di tingkat Group Head
dan Executive level (L1 & L2) berasal dari masyarakat lokal, sesuai dengan
kompetensi dan kualifikasi yang ditetapkan. ABM juga menyediakan pelatihan
dan pengembangan guna meningkatkan kapabilitas mereka. Wilayah ‘lokal’
didefinisikan dalam batasan kabupaten tempat perusahaan beroperasi,
sementara lokasi operasi signifikan mencakup domisili usaha di daerah atau site.
Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada Tabel GRI 202-2.
ABM is committed to supporting the development of local communities through
an inclusive recruitment policy. As part of this commitment, ABM Investama
prioritizes the recruitment of management personnel from local communities in
the company’s operating districts. By 2024, 81.06% of senior management at
Group Head and Executive level (L1 & L2) will come from local communities, in
accordance with established competencies and qualifications. ABM also provides
training and development to enhance their capabilities. The ‘local’ area is defined
within the boundaries of the district in which the company operates, while the
location of significant operations includes the domicile of the business in the
region or site. Further information can be found in GRI Table 202-2.
[S4.1] Jumlah dan Persentase Total Karyawan Berdasarkan Gender
Number and Percentage of Total Employees by Gender
2022 2023 2024
Pria | Male Wanita | Female Pria | Male Wanita | Female Pria | Male Wanita | Female
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Total % Total % Total % Total % Total % Total %
Head Count Head Count Head Count Head Count Head Count Head Count
8.745 94% 557 6% 10.567 94% 628 6% 11.913 94% 653 6%
[S4.2][S4.3] Jumlah dan Persentase Karyawan Berdasarkan Jenjang Manajemen & Gender
Number and Percentage of Employees by Management Level & Gender
Jenjang 2022 2023 2024
Level Manajemen
Level Management Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Level Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Level Direktur
Eksekutif 9 1 10 11 1 12 10 1 11
Director
Executive
Level Chief 5 0 5 3 0 3 2 0 2
Level Senior
Group Head 33 4 37 47 4 51 45 5 50
Senior Level
Tingkat Staf
2.159 287 2.446 2.390 424 2.814 2.603 445 3.048
Awal & Staff
Menengah
Entry & Non Staf
6.540 264 6.804 8.116 199 8.315 8.252 203 8.455
Mid Level Non Staff
Total 8.746 556 9.302 10.567 628 11.195 10.913 653 11.566
120 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 121
[GRI 401-1A] Karyawan Baru Berdasarkan Gender dan Lokasi Operasional Tahun 2024
New Hires by Gender and Location of Operations in 2024
Lokasi Jumlah Proporsi
Location Total Proportion
Lokasi | Location
ABM - Kantor Pusat | Head Office 8 0,40%
Mining Value Chain (MVC) 1.552 78,07%
Logistics, Engineering, New
428 21,53%
Business (LENB)
Jumlah | Total 1.988 100%
Jenis Kelamin | Gender
Pria | Male 1.880 95%
Wanita | Female 108 5%
Jumlah | Total 1.988 100%
Kelompok Usia | Age Group
> 55 tahun | years old 1 0,05%
46 - 55 tahun | years old 59 2,979%
36 - 45 tahun | years old 434 21,83%
25 - 35 tahun | years old 1.168 58,75%
<25 tahun | years old 326 16,40%
Jumlah | Total 1.988 100%
[GRI 405-1A] Jumlah dan Persentase Dewan Komisaris dan Direksi Berdasarkan Gender dan Usia
Number and Percentage of the Board of Commissioners and Directors by Gender and Age
Top 2022 2023 2024
Kelompok
Manajemen
Usia
Top Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Age Group
Management Male Female Total Male Female Total Male Female Total
>50 tahun
4 1 5 4 1 5 3 1 4
years old
Dewan Komisaris
30 – 50 tahun
Board of 0 0 0 0 0 0 0 0 0
years old
Commissioners
<30 tahun
0 0 0 0 0 0 0 0 0
years old
>50 tahun
10 1 11 12 1 13 11 0 11
years old
Dewan
Direksi 30 – 50 tahun
1 1 2 1 1 2 1 1 2
Board of years old
Director
<30 tahun
0 0 0 0 0 0 0 0 0
years old
Catatan: Dalam pengumpulan data kami tidak menghitung jumlah indikator keberagaman lainnya seperti kelompok minoritas atau kelompok rentan.
Note: In data collection we did not count the number of other diversity indicators such as minority groups or vulnerable groups.
P T ABM I nve st am a Tbk 121
Page 122
Sosial | Social
S
[GRI 405-1B] Jumlah dan Persentase Karyawan Sesuai Kategori Berdasarkan Gender dan Usia
Number and Percentage of Employees by Gender and Age Categories
Kategori 2022 2023 2024
Kelompok
Karyawan
Usia
Employee Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Age Group
Category Male Female Total Male Female Total Male Female Total
>50 tahun
249 9 258 455 14 469 327 10 337
years old
Karyawan Tetap
30–50 tahun
Permanent 4.501 242 4.743 5.376 271 5.647 6.069 270 6.339
years old
employees
<30 tahun
1.366 156 1.522 1.438 129 1.773 2.229 226 2.455
years old
Karyawan >50 tahun
48 4 52 69 3 72 59 2 61
Tidak Tetap years old
(Temporer/
Kontrak) 30–50 tahun
1.466 17 1.483 1.746 22 1.768 1.228 29 1.257
Temporary years old
employee <30 tahun
(Contract) 1116 128 1244 1.453 129 1.582 1.001 116 1.117
years old
>50 tahun |
Tenaga Ahli 1 0 1 0 0 0 0 0 0
years old
(Kontraktor/
Konsultant) 30–50 tahun
1 0 1 0 0 0 0 0 0
Experts years old
(Contractor/
<30 tahun
Consultant) 2 2 4 1 0 1 0 0 0
years old
>50 tahun
40 0 40 45 0 45 26 0 26
years old
Ahli Daya 30–50 tahun
669 15 684 437 30 467 467 12 479
Outsource years old
<30 tahun
640 75 715 137 75 212 222 38 260
years old
Catatan: Dalam pengumpulan data kami tidak menghitung jumlah indikator keberagaman lainnya seperti kelompok minoritas atau kelompok rentan.
Note: In data collection we did not count the number of other diversity indicators such as minority groups or vulnerable groups.vulnerable groups.
ABM mempekerjakan karyawan dengan status perjanjian ABM employs workers under fixed-term employment
kerja waktu tertentu (PKWT) atau kontrak sesuai dengan agreements (PKWT) or contracts, in compliance with
ketentuan peraturan perundang-undangan yang Indonesian labor laws. Contract workers are employed
berlaku di Indonesia. Masa kerja karyawan kontrak for a maximum of five years, which may consist of
ditetapkan maksimal 5 tahun, yang dapat terdiri dari multiple contract periods. Each contract extension is
beberapa periode kontrak. Setiap perpanjangan kontrak based on performance evaluations and the company’s
dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan kebutuhan operational needs. Initial contracts may last 6-12
operasional perusahaan. Berdasarkan regulasi, kontrak months, with one extension permitted under labor
pertama dapat diberikan untuk jangka waktu 6-12 regulations. ABM ensures that all recruitment and
bulan, dengan perpanjangan satu kali sesuai regulasi contract extension processes are conducted fairly and
ketenagakerjaan. Perusahaan memastikan bahwa setiap transparently, while adhering to employee rights and
proses perekrutan dan perpanjangan kontrak dilakukan legal requirements.
secara adil dan transparan, dengan tetap mematuhi
hak-hak karyawan serta ketentuan hukum yang berlaku.
122 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 123
Perjalanan Karier APRIATY SIRAIT: Career Journey of Apriaty Sirait:
Dari Green Operator hingga From Green Operator to CK’s
Trainer Perempuan Pertama di CK First Female Trainer
Bagi Apriaty Sirait, setiap tantangan adalah For Apriaty Sirait, every challenge is an opportunity to
kesempatan untuk tumbuh. Lahir di Tarakan pada grow. Born in Tarakan on April 30, 1989, Apriaty has
30 April 1989, Apriaty telah menempuh perjalanan built an extraordinary career in the male-dominated
karier yang luar biasa di dunia pertambangan, sebuah mining industry. After graduating high school in 2009,
industri yang didominasi oleh laki-laki. Setelah she began her career at PT Kaltim Prima Coal (KPC)
lulus SMA pada 2009, Apriaty memulai kariernya as a Fresh Green Operator (FGO). Through hard work
di PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebagai Fresh Green and dedication, she ranked first in the program. By
Operator (FGO). Berkat kerja keras dan dedikasinya, mastering various heavy equipment, from Caterpillar
ia berhasil meraih peringkat pertama dalam program 785 B/C/D to Liebherr T282, she proved that
tersebut. Dengan menguasai berbagai alat berat, perseverance could overcome any barrier.
mulai dari Caterpillar 785 B/C/D hingga Liebherr
T282, ia membuktikan bahwa kegigihannya mampu
mengatasi batasan apa pun.
Setelah menikah pada 2011, Apriaty memutuskan However, life does not always go as planned.
untuk resign. Beliau kembali ke industri pertambangan After marrying in 2011, Apriaty decided to resign.
dengan bergabung di PT Thiess sebagai operator Unfortunately, the marriage did not last. Refusing to
alat berat. Dengan semangat pantang menyerah, give up, she returned to the mining industry, joining
ia meraih posisi permanen setelah hanya tiga PT Thiess as a heavy equipment operator. With
bulan bekerja. Perjalanan kariernya terus berlanjut, unwavering determination, she secured a permanent
meski sempat mengalami redundancy setelah tujuh position within three months. Her career journey
tahun di Thiess, ia kemudian bekerja di beberapa continued, and despite being made redundant after
perusahaan lainnya, termasuk kembali ke KPC dan seven years at Thiess, she worked at several other
Macmahon. companies, including returning to KPC and Macmahon.
Titik balik terbesar dalam kariernya datang ketika The turning point in her career came when she
ia melihat lowongan di PT Cipta Kridatama (CK). saw a job opening at PT Cipta Kridatama (CK).
Mendengar banyak hal positif tentang perusahaan Hearing many positive things about the company,
tersebut, ia pun melamar. Keputusan itu membawanya she applied. This decision led her to become CK’s
menjadi Trainer Perempuan Pertama di CK—sebuah First Female Trainer—a proud achievement. To date,
pencapaian yang membanggakan. Hingga saat ini, she has trained approximately 300 operators. The
dia bahkan telah memberikan pelatihan kepada supportive work environment, exceptional employee
sekitar 300 operator. Lingkungan kerja yang suportif, development programs, and opportunities for growth
program pengembangan karyawan yang luar biasa, have reinforced her belief that CK is the right place.
serta kesempatan untuk berkembang semakin Apriaty even had the opportunity to obtain a Training
mengokohkan keyakinannya bahwa CK adalah of Trainer (TOT) Level 4 certification, a valuable
tempat yang tepat. Apriaty bahkan mendapatkan experience for her career.
kesempatan untuk mengikuti sertifikasi Training of
Trainer (TOT) Level 4, sebuah pengalaman yang
sangat berharga bagi karirnya.
“Saya mungkin merasa belum pantas berada di sini, tapi saya akan membuktikan
bahwa saya layak. Tidak ada yang mustahil jika kita mau berusaha!” – Apriaty Sirait
“I may feel like I don’t belong here yet, but I will prove that I deserve it.
Nothing is impossible if you are willing to try!”
P T ABM I nve st am a Tbk 123
Page 124
Sosial | Social
S
[GRI 202-2] Proporsi Manajemen Senior yang Direkrut dari Masyarakat Sekitar
Proportion of Senior Management Hired from The Local Community
Jumlah
Masyarakat
Kategori karyawan Proporsi
Lokal
Category Total Proporsi
Local Community
Employee
Senior Management
(Executive Level dan 227 184 81,06%
Manager Level)
Supervisor/Analyst Level 977 427 43,71%
Staff/Officer Level 1.960 875 44,64%
NDAQ S5
RASIO JUMLAH PEKERJA TEMPORER | TEMPORARY WORKER RATIO
[GRI 2-7][GRI 2-8]
Pendekatan Manajemen Management Approach
ABM mendefinisikan pekerja temporer sebagai tenaga ABM defines temporary workers as contract workers,
kerja yang terdiri dari pekerja kontrak, kontraktor, contractors, and/or consultants. Collaboration with
dan/atau konsultan. Kolaborasi yang dilakukan ABM these workers is aimed at meeting the company’s
dengan tenaga kerja tersebut dilakukan untuk memenuhi need for specialized skills to navigate the increasingly
kebutuhan perusahaan akan keahlian dan keterampilan competitive mining sector. Based on employment status,
yang khusus serta spesifik, guna menghadapi persaingan the Company Regulations categorize employees to
serta dinamika bisnis yang semakin kompetitif di ensure effective and compliant workforce management,
sektor pertambangan. Berdasarkan status hubungan including:
kerja, Peraturan Perusahaan mengelompokkan jenis-
jenis karyawan sesuai ketentuan yang berlaku untuk
memastikan pengelolaan tenaga kerja yang efektif dan
sesuai regulasi, yang dikelompokkan dalam:
• Karyawan Tetap berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu • Permanent employees under an Indefinite-Term
Tidak Tertentu (PKWTT); Employment Agreement (PKWTT).
• Karyawan Tidak Tetap berdasarkan Perjanjian Kerja • Non-permanent employees under a Fixed-Term
Waktu Tertentu (PKWT); Employment Agreement (PKWT).
Dalam kebijakan Perusahaan, ABM memastikan bahwa Based on the company’s policy, ABM ensures that all
setiap aktivitas utama (core activity/core process) core activities or processes performed by non-employee
yang dilakukan oleh personel non-karyawan, seperti personnel, such as contractors or consultants, are
kontraktor atau konsultan, tetap berada di bawah directly supervised by ABM employees. These personnel
supervisi langsung karyawan ABM. Personel dari are bound by work contracts that include Service Level
kontraktor dan konsultan tersebut terikat oleh kontrak Agreements (SLAs), targets, and agreed-upon timelines.
kerja yang mencakup Service Level Agreement (SLA),
target, serta waktu pekerjaan yang telah disepakati
bersama.
ABM berkomitmen untuk mematuhi seluruh aturan ABM is committed to complying with all labor laws and
ketenagakerjaan dan perundang-undangan yang berlaku regulations in Indonesia. As part of this commitment,
di Indonesia. Sebagai wujud kepatuhan tersebut, ABM ABM has designated specific types of work that can be
telah menetapkan tipe dan jenis pekerjaan tertentu yang performed by non-employee personnel, such as:
dapat dikerjakan oleh tenaga non-karyawan, antara lain:
124 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 125
• Tidak berhubungan langsung dengan proses produksi • Non-production-related roles, such as cleaning
seperti petugas kebersihan staff.
• Tidak berhubungan dengan proses bisnis inti • Non-core business process roles, such as
perusahaan seperti staf administrasi administrative staff.
Berdasarkan kebijakan status ketenagakerjaan, ABM ABM does not offer part-time employment options.
tidak menerapkan opsi pekerja paruh waktu. Namun, However, the company provides opportunities through
perusahaan menyediakan peluang melalui program internship programs open to fresh graduates interested
magang yang terbuka bagi fresh graduate yang in gaining hands-on experience and contributing to
berminat untuk memperoleh pengalaman kerja langsung various operational areas of ABM. This program is a
dan berkontribusi di berbagai bidang operasional strategic step in identifying and developing young talent
ABM. Program ini menjadi salah satu langkah strategis to meet the company’s dynamic operational needs. As
perusahaan dalam mengenali dan mengembangkan of the end of 2024, 409 individuals have participated
talenta muda potensial sesuai kebutuhan operasional in internship programs across ABM’s operational areas
yang semakin dinamis. Sampai dengan akhir tahun and subsidiaries in Indonesia.
2024, tercatat 409 orang yang mengikuti program
magang di berbagai area operasional dan anak
perusahaan ABM di seluruh Indonesia.
Evaluasi Pendekatan Manajemen Management Approach Evaluation
Kebijakan dan prosedur pengelolaan pekerja temporer ABM’s policies and procedures for managing temporary
di ABM dievaluasi secara berkala oleh tim Corporate workers are periodically evaluated by the Corporate
Human Capital. Proses evaluasi ini mempertimbangkan Human Capital team. These evaluations consider
berbagai input dan wawasan, termasuk Strategic Man various inputs, including the company’s Strategic
Power Planning perusahaan yang disesuaikan dengan Manpower Planning, which aligns with short term,
arah strategis perusahaan dalam jangka pendek, medium term, and long-term strategic directions. This
menengah, dan panjang. Hal ini juga mencakup includes the need for personnel with specialized skills
kebutuhan personel dengan spesifikasi khusus untuk to support future, ensuring the right human resources
mendukung berbagai rencana perusahaan ke depan, are in place to achieve business objectives.
guna memastikan pemenuhan kebutuhan sumber daya
manusia yang tepat dan mendukung tujuan bisnis
perusahaan.
P T ABM I nve st am a Tbk 125
Page 126
Sosial | Social
S NDAQ S5
RASIO JUMLAH PEKERJA TEMPORER | TEMPORARY WORKER RATIO
[GRI 2-7][GRI 2-8]
NDAQ S5.1 Persentase: Jumlah total Tidak Ada
karyawan paruh waktu None
GRI 2-7
Percentage: Total number of part-
time employees
NDAQ S5.2 Persentase: Jumlah total Total = 765
kontraktor dan/atau konsultan 6%
GRI 2-8
Percentage Total number of
contractors and/or consultants
GRI 2-7 Total karyawan tetap dan Lihat tabel
temporer (kontrak) berdasarkan Distribusi Karyawan Tetap, Temporer, dan Kontraktor di ABM
gender See table
Total permanent and temporary Distribution of Permanent, Temporary, and Contractor Employees at ABM
(contract) employees by gender
GRI 2-7 Total karyawan tetap dan
temporer (kontrak) berdasarkan
wilayah
Total permanent and temporary
(contract) employees by region
GRI 2-7 Total karyawan paruh waktu Tidak ada karyawan paruh waktu di ABM.
berdasarkan gender dan wilayah There are no part-time employees at ABM
Total part-time employees by
gender and by region
GRI 2-8 Tipe pekerja yang paling banyak Lihat penjelasan pada bagian pendekatan manajemen
GRI 2-7c dan hubungan kerja dengan See the description of the management approach
perusahaan
The most common types of worker
and their contractual relationship
with the organization
GRI 2-8 Menjelaskan metodologi dan Data terkait ketenagakerjaan di ABM dikumpulkan hingga akhir Desember 2024
GRI 2-7e asumsi untuk pengumpulan data, oleh Departemen Corporate Human Capital. Dalam pengumpulan data tersebut,
termasuk apakah jumlah pekerja ABM berkoordinasi dengan Departemen Human Capital di masing-masing anak
non-karyawan dilaporkan perusahaan, termasuk PT Tunas Inti Abadi, PT Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna
Describe the methodologies and Parama, dan PT Reswara Minergi Hartama untuk mengumpulkan data MVC. Selain
assumptions used to compile itu, data EES dikumpulkan dari PT Sanggar Sarana Baja, sementara data ILS
the data, including whether the dikumpulkan dari PT Cipta Krida Bahari.
number of workers who are not The Corporate Human Capital Department collected employment data at ABM
employees is reported until the end of December 2024. In collecting the data, ABM coordinated with the
Human Capital Department in each subsidiary, including PT Tunas Inti Abadi, PT
Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna Parama, and PT Reswara Minergi Hartama to
collect MVC data. PT Sanggar Sarana Baja provided EES data, and PT Cipta Krida
Bahari provided ILS data.
GRI 2-8 Menjelaskan fluktuasi signifikan Tidak terdapat perubahan signifikan pada jumlah pekerja non-karyawan.
pada jumlah pekerja non- There was no significant change in the number of non-employee workers
karyawan selama tahun pelaporan
dan di antara tahun pelaporan
Describe signifikan fluctuations
in the number of workers who
are not employees during the
reporting period and between
reporting periods
126 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 127
NDAQ S5
RASIO JUMLAH PEKERJA TEMPORER | TEMPORARY WORKER RATIO
[GRI 2-7][GRI 2-8]
GRI 401-2 Tunjangan yang diberikan kepada Sesuai dengan UU dan regulasi yang berlaku, ABM memberikan cakupan program
karyawan purnawaktu yang manfaat untuk karyawan tetap yang ditetapkan dan diwajibkan dalam ABM,
tidak diberikan kepada karyawan meliputi asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan kecelakaan, pengobatan, cuti
sementara atau paruh waktu kelahiran anak, pengobatan untuk anak, tunjangan pensiun, tunjangan makan,
Benefits Provided to Full-Time tunjangan transportasi, dan Alat Pelindung Diri (APD).
Employees That are Not Provided Sedangkan untuk cakupan program manfaat untuk karyawan tidak tetap (kontrak)
to Temporary or Part-Time yang ditetapkan dan diwajibkan dalam ABM, meliputi asuransi jiwa, asuransi
Employees kesehatan dan kecelakaan, pengobatan, cuti kelahiran anak, tunjangan makan,
tunjangan transportasi, kompensasi yang disesuaikan dengan peraturan, dan Alat
Pelindung Diri (APD). Lokasi operasi yang signifikan mencakup operasional ABM
dan kantor pusat ABM. Kami memastiksn sebagian besar tunjangan sama tetapi
nominalnya berbeda berdasarkan jenis karyawan dan tingkat karyawan.
In accordance with applicable laws and regulations, ABM provides benefit program
coverage for permanent employees as determined and required in ABM, including
life insurance, health and accident insurance, medical treatment, child birth
leave, treatment for children, retirement benefits, meal allowances, transportation
allowances, and Personal Protective Equipment (PPE).
Meanwhile, the benefit program coverage for non-permanent (contract) employees
which is stipulated and required in the ABM, includes life insurance, health
and accident insurance, medical treatment, child birth leave, food allowance,
transportation allowance, retirement allowance, compensation in accordance with
regulation, and Personal Protective Equipment (PPE). Significant operating locations
include ABM operations and ABM headquarters. We ensure most benefits are the
same but the amounts differ based on employee type and employee level.
GRI 401-3 Cuti melahirkan Seluruh (100%) karyawan tetap dan karyawan kontrak wanita berhak
Parental leave mendapatkan cuti melahirkan sesuai dengan peraturan PP ABM tahun 2024
mengenai cuti melahirkan. Pada tahun 2024, sebanyak 239 karyawan wanita dan
59 karyawan pria telah mengambil cuti melahirkan dan seluruh karyawan sudah
bekerja kembali. Sementara untuk karyawan lainnya akan kembali bekerja setelah
cuti melahirkannya telah usai (return to work rate) dari karyawan yang mengambil
cuti melahirkan selama tahun 2024 adalah 100%.
Selain memberikan cuti melahirkan bagi karyawan perempuan sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan, ABM juga memberikan hak cuti kepada pekerja
pria saat istrinya melahirkan. Pekerja pria berhak mendapatkan 2 hari cuti untuk
mendampingi proses persalinan istrinya.
All (100%) female permanent and contract employees are entitled to maternity leave
in accordance with PP ABM regulation 2024 regarding maternity leave. In 2024,
239 female employees and 59 male employees have taken maternity leave and all
employees have returned to work. Meanwhile, other employees will return to work
after their maternity leave has ended (return to work rate) of employees who took
maternity leave during 2024 is 100%.
In addition to providing maternity leave for female employees in accordance with
laws and regulations, ABM also provides leave to male employees when their wives
give birth. Male employees are entitled to 2 days of leave to accompany their wife’s
labor.
P T ABM I nve st am a Tbk 127
Page 128
Sosial | Social
S
[GRI 2-7][GRI 2-8] Distribusi Karyawan Tetap, Temporer, dan Kontraktor di ABM
Distribution of Permanent, Temporary, and Contractor Employees at ABM
Kategori 2022 2023 2024
Karyawan Kelompok Usia
Employee Age Group Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Category Male Female Total Male Female Total Male Female Total
ABM –
Kantor Pusat 60 45 105 67 61 128 40 12 52
Head Office
Tetap (PKWTT) Mining Value
4.561 138 4.699 5.735 169 5.904 7.101 250 7.351
Permanent Chain (MVC)
Logistics,
Engineering, New 1.495 224 1.719 1.497 244 1.741 1.484 244 1.728
Business (LENB)
(a) TOTAL KARYAWAN
TETAP (PKWTT) 6.116 407 6.523 7.299 474 7.773 8.625 506 9.131
TOTAL PERMANENT EMPLOYEES
ABM –
Kantor Pusat 14 16 30 2 3 5 3 - 3
Head Office
Kontrak (PKWT) Mining Value
1.602 27 1.629 2.160 28 2.188 1.298 40 1.331
Contract Chain (MVC)
Logistics,
Engineering, New 1.014 106 1.120 1.106 123 1.229 987 107 1.094
Business (LENB)
(b) TOTAL KARYAWAN
KONTRAK (PKWT) 2.630 149 2.779 3.268 154 3.422 2.621 162 2.783
TOTAL CONTRACT EMPLOYEES
ABM –
Kontraktor dan/ Kantor Pusat | 3 1 4 2 1 3 - 1 1
atau Konsultan Head Office
dan/ atau
outsource Mining Value
83 17 100 99 17 116 35 2 37
Chain (MVC)
Contractor and/or
Consultant and/ Logistics,
or outsource Engineering, New 1.263 72 1.335 1.152 74 1.226 680 47 727
Business (LENB)
(c) TOTAL KONTRAKTOR
/ KONSULTAN 1.349 90 1.439 1.253 92 1.345 715 50 765
TOTAL CONTRACTOR /CONSUTANT
(d) TOTAL KARYAWAN (a+b)
8.746 556 9.302 10.567 628 11.195 10.913 653 11.566
TOTAL EMPLOYEE
(e) TOTAL KARYAWAN +
KONTRAKTOR (a+b+c) 10.095 646 10.741 11.820 720 12.540 11.628 703 12.331
TOTAL EMPLOYEES + CONTRACTOR
% KARYAWAN KONTRAK
(PKWT) ((b/e)*100%) 26% 23% 26% 28% 21% 27% 20% 21% 20%
% CONTRACT EMPLOYEES
% KONTRAKTOR/KONSULTAN
((c/e)*100%) 13% 14% 13% 11% 13% 11% 6% 7% 6%
CONTRACTOR/CONSULTANT
Keterangan:
*) Data Mining Value Chain (MVC) meliputi PT Tunas Inti Abadi, PT Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna Parama, dan PT Reswara Minergi Hartama.
**) Data Logistics, Engineering, New Business (LENB) meliputi PT Sanggar Sarana Baja, PT Cipta Krida Bahari dan PT Anzara Janitra Nusantara.
***) Jumlah karyawan di Kantor Pusat terjadi penurunan karena adanya reorganisasi fungsi dan dipindahkan ke anak perusahaan ABM Group.
Note:
*) Mining Value Chain (MVC) data includes PT Tunas Inti Abadi, PT Cipta Kridatama, PT Prima Wiguna Parama, dan PT Reswara Minergi Hartama.
**) Logistics, Engineering, New Business (LENB) data includes PT Sanggar Sarana Baja, PT Cipta Krida Bahari and PT Anzara Janitra Nusantara
***) The number of employees at Head Office decreased due to reorganization of functions and transfer to ABM Group subsidiaries.
128 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 129
Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Composition by Education Level
2022 2023 2024
Keterangan
Description Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
% % %
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Perseroan | The Company
Pasca
Sarjana (S2)
29 10 39 0,42% 27 12 39 0,4% 10 3 13 0,1%
Post-graduate
(S2)
Sarjana (S1)
41 46 87 0,94% 38 46 84 0,8% 31 8 39 0,4%
Bachelor (S1)
Diploma
(D1, D2, D3)
2 4 6 0,06% 2 5 7 0,1% 1 1 2 0,0%
Diploma
(D1, D2, D3)
Sekolah
Menengah
Atas dan
Sederajat 2 1 3 0,03% 2 1 3 0,0% 1 0 1 0,0%
High School
and Equivalent
Sub-Total 74 61 135 1,45% 69 64 133 1,3% 43 12 55 0,5%
Entitas Anak | Subsidiaries
Pasca
Sarjana (S2)
61 12 73 0,78% 51 10 61 0,6% 63 14 77 0,7%
Post-graduate
(S2)
Sarjana (S1)
1.299 366 1.665 17,90% 1.636 415 2.051 19,4% 1835 480 2.315 21,9%
Bachelor (S1)
Diploma (D1,
D2, D3)
471 64 535 5,75% 583 62 645 6,1% 418 41 459 4,3%
Diploma (D1,
D2, D3)
Sekolah
Menengah
Atas dan
Sederajat 6.840 54 6.894 74,11% 7.628 43 7.671 72,6% 8554 106 8.660 82,0%
Sederajat
High School
and Equivalent
Sub-Total 8.671 496 9.167 98,55% 9.898 530 10.428 98,7% 10,870 641 11.511 109,0%
Total 8.745 557 9.302 100,00% 9.967 594 10.561 100,0% 10,913 653 11.566 109,5%
P T ABM I nve st am a Tbk 129
Page 130
Sosial | Social
S NDAQ S6
NON-DISKRIMINASI | NON-DISCRIMINATION
[GRI 406-1][SEOJK F.18]
Pendekatan Manajemen Management Approach
ABM memiliki komitmen tinggi dalam mencegah ABM is deeply committed to preventing discriminatory
terjadinya tindakan diskriminatif dan menerapkan prinsip- practices and upholding equality across all operational
prinsip kesetaraan di seluruh wilayah operasional. areas. To promote equality and non-discrimination,
Sebagai upaya mewujudkan prinsip kesetaraan dan non- ABM has established a Whistleblowing System for
diskriminasi, ABM memiliki mekanisme penyampaian reporting discriminatory actions, including workplace
tindakan diskriminatif, termasuk pelecahan seksual di sexual harassment. All reports are confidential and will
tempat kerja melalui Whistleblowing System (WBS). be addressed in accordance with company policies and
Seluruh laporan bersifat rahasia dan akan ditindaklanjuti applicable laws.
sesuai dengan peraturan Perusahaan dan hukum yang
berlaku.
ABM juga memiliki kebijakan khusus terkait sexual ABM also has specific policies on sexual harassment
harassment dan diskriminasi yang diatur dalam and discrimination, outlined in the Company Regulations
Peraturan Perusahaan, yaitu pada Pasal yang terkait under Workplace Ethics and Employee Prohibitions and
Etika di Tempat Kerja serta Larangan dan Kewajiban Obligations. These regulations are valid for 2 years, with
Karyawan. Masa berlaku PP tersebut selama 2 tahun the latest version issued in 2024, and will be continuously
dimana versi terakhir diterbitkan pada tahun 2024 yang updated to reflect industry developments. [GRI 406-1]
secara berkelanjutan akan terus diperbaharui mengikuti
perkembangan industri. [GRI 406-1]
Pada tahun 2024, ABM tidak menerima laporan tindak In 2024, ABM received no reports of discrimination or
ataupun insiden diskriminasi dan pelecehan seksual di sexual harassment incidents within its operational areas.
lingkungan wilayah operasional.
Evaluasi Pendekatan Management Approach
Manajemen Evaluation
ABM secara berkala melakukan evaluasi terkait ABM regularly evaluates the effectiveness of its
efektivitas kebijakan dan prosedur serta perangkat policies, procedures, and reporting mechanisms
mekanisme pelaporan tindak diskriminasi dan pelecehan for discrimination and sexual harassment. These
seksual di tempat kerja dievaluasi. Evaluasi ini dilakukan evaluations ensure that the policies remain relevant,
untuk memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan effective, and compliant with regulations. Efforts
tetap relevan, efektif, dan sesuai dengan peraturan include:
yang berlaku. Berbagai upaya yang dilakukan antara
lain dengan:
• Melakukan sosialisasi kepada seluruh karyawan dan • Conducting socialiaztions to employees and
kontraktor mengenai tindakan apa-apa saja yang contractors on what constitutes discriminatory actions
termasuk dalam tindakan diskriminatif dan pelecehan and workplace sexual harassment.
seksual di tempat kerja.
• Memastikan kebijakan dan prosedur Perusahaan • Ensuring that company policies and procedures
terkait non-diskriminasi dan pelecehan seksual tetap on non-discrimination and sexual harassment
update dengan perkembangan terbaru dari regulasi are updated with the latest national regulations
nasional dan norma-norma yang berlaku secara and international norms, including those from the
internasional, termasuk dari International Labor International Labor Organization (ILO).
Organization (ILO).
130 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 131
NDAQ S6
NON-DISKRIMINASI | NON-DISCRIMINATION
[GRI 406-1]
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ S6 Apakah perusahaan memiliki kebijakan Ya.
mengenai non-diskriminasi dan pelecehan Kebijakan non-diskriminasi dan perlindung karyawan dari tindak
seksual? pelecehan seksual di tempat kerja menjadi bagian dari kebijakan
Does the company have a non-discrimination manajemen sumber daya manusia yang dikelola oleh Corporate
and sexual harassment policy? Human Capital.
Yes.
The non-discrimination policy and the protection of employees from
acts of sexual harassment in the workplace are part of the human
resource management policy managed by Corporate Human Capital.
GRI 406-1a Total jumlah insiden diskriminasi sepanjang 0 (Nihil)
periode pelaporan 0 (Nihil)
Total number of discrimination incidents during
the reporting period
Ciptakan Lingkungan Kerja Aman, Creating a Safe Work
ABM Raih Dua Penghargaan Environment, ABM Wins
Internasional Two International Awards
ABM Group secara konsisten memberikan pelatihan ABM Group consistently provides training and skill
dan pengembangan keterampilan kepada karyawan development to employees, ensuring they remain
agar mereka selalu terhubung dengan perusahaan. connected to the company. This fosters a comfortable
Dengan begitu, karyawan yang bekerja di perusahaan and engaging work environment.
merasa betah dan nyaman.
Bukti komitmen dan konsistensi dalam menciptakan Demonstrating its commitment to creating a
lingkungan kerja yang kondusif, Grup ABM kembali conducive workplace, ABM Group has again received
menyabet penghargaan berskala internasional. international recognition. Through its subsidiaries, CK
Melalui kedua anak usahanya, yakni CK dan SSB, and SSB, ABM Group was awarded Best Employers
tahun ini Grup ABM dianugerahi Best Employers 2023 2023 and Most Engaged Workplace 2023 by
dan Most Engaged Workplace 2023 oleh Kincentric. Kincentric. This marks CK’s second achievement in
Penghargaan yang diraih CK dalam kategori Best these categories, following a similar award in 2020.
Employers 2023 dan Most Engaged Workplace 2023
menjadi pencapaian kedua setelah sebelumnya
meraih penghargaan serupa pada tahun 2020.
Prestasi ini memperkuat komitmen perusahaan These accolades reinforce ABM’s commitment to
dalam menciptakan tempat kerja yang kondusif fostering a workplace that enhances human resource
guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia quality and drives sustainable business growth.
(SDM) dan mendorong pertumbuhan bisnis yang
berkelanjutan.
P T ABM I nve st am a Tbk 131
Page 132
Sosial | Social
S NDAQ S7
TINGKAT KECELAKAAN KERJA | SAFETY INCIDENT RATE
[GRI 403-9] [OJK F.21]
Pendekatan Manajemen Management Approach
Dalam upaya keberlanjutan perusahaan terkait aspek In our efforts towards workplace safety, ABM regularly
keselamatan kerja, ABM secara berkala melakukan evaluates the implementation of our Occupational
evaluasi terhadap implementasi Sistem Manajemen Health and Safety Management System (SMK3) and
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan sistem hazard control and risk assessment systems across all
pengendalian potensi bahaya dan penilaian risiko operational areas and subsidiaries.
kecelakaan kerja di seluruh wilayah operasional
termasuk anak perusahaan.
Pengelolaan risiko dan potensi insiden kecelakaan kerja The risk and incident management practices aim to
yang dijalankan bertujuan untuk meminimalkan tingkat minimize workplace accidents and incidents. We have
kecelakaan dan insiden K3. Kami pun menerapkan applied a hierarchy of control in line with international
hierarchy of control sesuai dengan standar internasional standards such as ISO 45001 and OSHA, as follows:
ISO 45001 dan Occupational Safety and Health
Administration (OSHA) sebagai berikut:
Menghilangkan bahaya secara fisik
01 Elimination Physically remove the hazard
Menggantikan bahaya
02 Substitution Replace the hazard
HIERARCHY OF
CONTROLS
Engineering Mengisolasi pekerja dari bahaya
03 controls
Isolate the workers from the hazard
Administrative Mengubah cara pekerja bekerja
05 controls
Change the way workers work
Melindungi pekerja dengan alat pelindung diri
06 PPE Protect the workers with personal protective
equipment
Komitmen Grup ABM dalam menerapkan standar K3 ABM Group’s commitment to implementing the best
terbaik telah membuahkan hasil dengan tidak adanya safety standards has resulted in zero fatalities or lost-
insiden fatality maupun lost time injury (LTI) sepanjang time injuries (LTI) throughout 2024. This applies to all
tahun 2024. Hal ini berlaku baik bagi 14.997 karyawan 14,997 ABM Group employees and partner workers. This
Grup ABM maupun karyawan mitra kerja. Pencapaian achievement is reflected in the total Safe Working Hours,
tersebut tercermin dalam total jam kerja aman (Safe which reached 54,213,165 hours since February 2023.
Working Hours) yang mencapai 54.213.165 jam sejak This positive trend highlights a reduction in fatalities and
bulan Februari tahun 2023. Hasil ini menjadi capaian LTIs over the past three years.
positif bagi Grup ABM terkait tren penurunan insiden
fatality maupun LTI dalam tiga tahun terakhir.
132 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 133
Evaluasi Pendekatan Management Approach
Manajemen Evaluation
Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja di wilayah To prevent work accidents in operational areas,
operasional, pengelolaan dan pengendalian bahaya the management and control of hazards and OHS
serta risiko K3 di ABM terus dievaluasi secara berkala. risks in ABM are evaluated regularly. The company’s
Upaya yang dilakukan perusahaan meliputi pemantauan efforts include monitoring the achievement of OHS-
pencapaian KPI terkait K3 di masing-masing area related KPIs in each operational area and subsidiary,
operasional dan anak perusahaan, serta pelaksanaan as well as conducting internal and external audits
audit internal dan eksternal terhadap implementasi on the implementation of the OHS management
sistem manajemen K3 secara rutin dilakukan minimal system routinely at least once a year, and conducting
satu tahun sekali, dan melakukan studi banding antar comparative studies between subsidiaries as a
anak perusahaan sebagai platform knowledge sharing knowledge sharing platform on aspects of OHS
di aspek implementasi K3 di ABM. implementation in ABM.
NDAQ S7
TINGKAT KECELAKAAN KERJA | SAFETY INCIDENT RATE
[GRI 403-9]
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ S7 Persentase: Frekuensi terjadinya kecelakaan kerja Lihat tabel
dibandingkan dengan jumlah total pekerja [NDAQ S7] Tingkat Kecelakaan Kerja
Percentage: The frequency of accidents at work Injury Rate
compared to the total number of workers Please see the table [NDAQ S7] Injury Rate
GRI 403-9a Untuk seluruh karyawan: Lihat tabel
• Frekuensi dan tingkat fatalities [GRI 403-9A][GRI 403-9B] Tingkat Kecelakaan
• Frekuensi dan tingkat kecelakaan kerja yang signifikan Kerja Karyawan dan Kontraktor
• Frekuensi dan tingkat recordable injuries Please see the table [GRI 403-9a][GRI 403-9b]
• Tipe/kategori kecelakaan kerja di perusahaan Employee and Contractor Work Accident Rate
• Total jam kerja
For all employees:
• The number and rate of fatalities as a
result of work-related injury;
• The number and rate of high-consequence
work-related injuries (excluding fatalities);
• The number and rate of recordable
work-related injuries;
• The main types of work-related injury;
• The number of hours worked.
GRI 403-9b Untuk seluruh pekerja kontraktor:
• Frekuensi dan tingkat fatalities
• Frekuensi dan tingkat kecelakaan kerja yang signifikan
• Frekuensi dan tingkat recordable injuries
• Tipe/kategori kecelakaan kerja di perusahaan
• Total jam kerja
For all employees:
• The number and rate of fatalities as a
result of work-related injury;
• The number and rate of high-consequence
work-related injuries (excluding fatalities);
• The number and rate of recordable
work-related injuries;
• The main types of work-related injury;
• The number of hours worked.
P T ABM I nve st am a Tbk 133
Page 134
Sosial | Social
S NDAQ S7
TINGKAT KECELAKAAN KERJA | SAFETY INCIDENT RATE
[GRI 403-9]
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 403-9c Potensi bahaya di tempat kerja dengan risiko Lihat bagian
dampak K3 dan cedera yang signifikan: [GRI 403-9C] Daftar Potensi/Risiko Bahaya
ׅBagaimana potensi bahaya ini diidentifikasi Kecelakaan Kerja Signifikan Tahun 2023
ׅPotensi bahaya mana yang telah menyebabkan insiden Please see the part [GRI 403-9c] [GRI
kecelakaan kerja tertinggi selama periode pelaporan 403-9d] List of Potential/Risk Hazards for
ׅTindak lanjut yang diambil / direncanakan Significant Work Accidents in 2023
oleh Perusahaan untuk mengeliminasi atau
meminimasi potensi bahaya siginfikan tersebut
menggunakan hierarchy of control.
The work-related hazards that pose a risk of
high-consequence injury, including:
ׅhow these hazards have been determined;
ׅwhich of these hazards have caused or contributed to
high-consequence injuries during the reporting period;
ׅactions taken or underway to eliminate these hazards
and minimize risks using the hierarchy of controls.
GRI 403-9d Tindak lanjut lain yang diambil / direncanakan oleh
Perusahaan untuk mengeliminasi atau meminimasi
potensi bahaya lain menggunakan hierarchy of control.
Any actions taken or underway to eliminate
other work-related hazards and minimize
risks using the hierarchy of controls.
GRI 403-9e Tingkat kecelakaan kerja di ABM apakah Tingkat Total Recordable Injury Rate (TRIR)
dihitung menggunakan denominator dihitung menggunakan denominator 1.000.000
200.000 atau 1.000.000 jam kerja sesuai dengan International Labour Organization
Whether the rates have been calculated based (ILO) dan Kementerian Ketenagakerjaan RI.
on 200,000 or 1,000,000 hours worked. The Total Recordable Injury Rate (TRIR) is calculated
using a denominator of 1,0 00,000 in accordance
with the International Labor Organization (ILO)
and the Indonesian Ministry of Manpower.
GRI 403-1 Apakah ada insiden K3 oleh pekerja yang tidak Tidak. Data kinerja K3 dan tingkat kecelakaan kerja
GRI 403-9f dihitung dalam perhitungan kinerja K3 Perusahaan? dalam laporan ini mencakup seluruh karyawan
Jika ada, jelaskan tipe pekerja tersebut. dan kontraktor yang bekerja di dalam area
Whether and, if so, why any workers have operasional ABM di tiap-tiap anak perusahaan.
been excluded from this disclosure, including No. The OHS performance data and work
the types of worker excluded. accident rates in this report cover all employees
and contractors who work within ABM’s
operational areas in each of its subsidiaries.
GRI 403-9g Informasi lain mengenai data tingkat kecelakaan Tercantum pada catatan di masing-masing tabel
kerja: Standar, Metodologi, Asumsi. yang disajikan dalam Laporan ini melalui sistem
Any contextual information necessary to understand digital HSE dan laporan bulanan kontraktor.
how the data have been compiled, such as any Listed in the notes in each table presented
standards, methodologies, and assumptions used. in this report Through the HSE digital system
and contractor monthly reports.
134 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 135
[NDAQ S7] Tingkat Kecelakaan Kerja
Injury Rate
Tingkat / Frekuensi
Tipe/Kategori Insiden Rate / Frequency
Incident Category
2022 2023 2024
Total Manhours 45.073.995 48.859.707 54.235.372
Total Fatality 1 0 0
Fatality Frequency Rate (LTIFR) 0,02 0 0
Total Loss Time Injury (LTI) 1 1 0
LTI Frequency Rate 0,02 0,02 0
[GRI 403-9A][GRI 403-9B] Tingkat Kecelakaan Kerja Karyawan dan Kontraktor
Employee and Contractor Work Accident Rate
Tipe/ 2022 2023 2024
Kategori
Insiden
Incident Karyawan Kontraktor Jumlah Karyawan Kontraktor Jumlah Karyawan Kontraktor Jumlah
Category Employee Contractor Total Employee Contractor Total Employee Contractor Total
Total
36.059.196 9.014.799 45.073.995 38.957.991 9.901.716 48.859.707 36.642.055 17.593.317 54.235.372
Manhours
Total
0 0,11 0,02 0 0 0 0 0 0
Fatality
Fatality
Frequency 1 0 1 1 0 1 0 0 0
Rate
Total Loss
Time Injury 1 0 1 1 0 1 0 0 0
(LTI)
LTI
Frequency 0,03 0 0,02 0,03 0 0,02 0,00 0,00 0
Rate
Catatan:
a. Data tingkat kecelakaan kerja pada tabel di atas mencakup seluruh area operasional dan anak perusahaan ABM.
b. Kenaikan jumlah jam kerja karyawan dan kontraktor disebabkan oleh penambahan produksi dan jumlah karyawan.
c. Tingkat cidera akibat kerja dihitung menggunakan denominator 1.000.000 sesuai dengan International Labour Organization (ILO) dan
Kementerian Ketenagakerjaan.
d. Restatement angka di tahun 2022 menyesuaikan parameter yang distandarkan oleh Kemenaker.
Note:
a. The work incident rate data in the table above covers all ABM’s operational areas and subsidiaries.
b. The increase in total working hours of employees and contractors is due to the increase in production and the number of employees.
c. The injury rate is calculated using a denominator of 1,000,000 according to the International Labour Organization (ILO) and Ministry of Manpower.
d. Restatement of figures in 2022 adjusts the parameters standardized by the Ministry of Manpower.
P T ABM I nve st am a Tbk 135
Page 136
Sosial | Social
S
[GRI 403-2][GRI 403-9C] [GRI 403-9D]
Daftar Potensi/Risiko Bahaya Kecelakaan Kerja Signifikan Tahun 2024
List of Potential/Risk Hazards for Significant Work Accidents in 2024
ABM berkomitmen untuk memitigasi risiko keamanan ABM is committed to mitigating risks to ensure
para pekerja demi menjamin keselamatan karyawan employee safety in carrying out operational activities,
dalam melaksanakan kegiatan operasional, sekaligus while ensuring the sustainability of company
memastikan keberlanjutan operasional perusahaan. operations. As part of this commitment, we identifies
Sebagai bagian dari komitmen ini, kami melakukan possible hazards and assesses risks in line with ISO
identifikasi potensi bahaya dan penilaian risiko sesuai 45001:2018 SMK3 and applicable regulations. Key
dengan standar internasional ISO 45001:2018 Sistem considerations on activities and potential dangers,
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) include:
serta regulasi yang berlaku dengan mempertimbangkan
sejumlah aktivitas dan potensi bahaya, antara lain:
• Aktivitas rutin dan non-rutin di tempat kerja • Routine and non-routine workplace activities.
• Aktivitas semua pihak yang memasuki tempat kerja • Activities of all individuals entering the workplace,
termasuk kontraktor, pemasok, pengunjung, dan tamu including contractors, suppliers, visitors, and guests.
• Perilaku manusia, kemampuan, dan faktor manusia • Human behavior, capabilities, and other human
lainnya factors.
• Bahaya dari luar lingkungan tempat kerja • External workplace hazards.
• Bahaya yang timbul di tempat kerja, meliputi material, • Hazards arising from workplace materials, facilities,
sarana, prasarana, instalasi dan peralatan baik yang equipment, and installations provided / done by
disediakan perusahaan maupun pihak lain yang the Company or other parties connected with the
berhubungan dengan perusahaan Company.
• Perubahan pada organisasi, aktivitas atau material • Changes in organizational, activity, or material
yang digunakan used.
• Perubahan pada sistem manajemen K3 termasuk • Changes in the SMK3 system, including temporary
perubahan yang bersifat sementara dan berdampak changes and affecting operations, process and work
terhadap operasi, proses, dan aktivitas kerja activities.
• Kewajiban perundangan-undangan terkait penilaian • Legal obligations related to risk assessment and
risiko dan tindakan pengendalian control measures.
• Desain tempat kerja, proses, instalasi mesin/ • Workplace design, processes, machinery/equipment
peralatan, prosedur operasional, dan organisasi instalation, operational procedures, and work
kerja organization.
Berikut ini adalah potensi bahaya dan risiko K3 signifikan The following are the potential hazards and significant
di ABM berdasarkan hasil identifikasi bahaya, penilaian OHS risks at ABM based on the results of hazard
risiko, pemantauan, dan tindak lanjut yang dilakukan identification, risk assessment, monitoring and follow-
oleh tim K3 di masing-masing area operasional dan up conducted by the OHS team in each operational
anak perusahaan sepanjang tahun 2024: area and subsidiary throughout 2024:
136 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 137
Potensi Dampak
Pekerjaan Signifikan
Upaya Pengendalia
Berisiko Tinggi Potential
Control Measures
High-Risk Activity Significant
Impact
ׅKursus Mengemudi Defensif (DDC)
ׅIzin Perusahaan (SIMPER)
ׅProgram commissioning dan pemeliharaan preventif
ׅManajemen lalu lintas
ׅPencahayaan yang cukup pada shift malam
ׅPenggunaan APD yang sesuai
ׅAturan Emas dan penerapan tindakan disipliner
ׅProgram Akuntabilitas K3
ׅInspeksi rutin
Pengoperasian
• Fatality ׅAudit
kendaraan dan alat ׅPenyelesaian dan pemantauan rencana aksi
• LTI
berat bergerak
• Property ׅDefensive Driving Course (DDC)
Vehicle and mobile
Damage ׅCompany License (SIMPER)
equipment operation
ׅCommissioning and preventive maintenance program
ׅTraffic management
ׅAdequate lighting in night shift
ׅUse of proper PPE
ׅGolden Rules and disciplinary action implementation
ׅSafety Accountability Program (SAP)
ׅRegular inspection
ׅAudit
ׅAction plan completion and monitoring
ׅSurat Izin Operator (SIO) alat angkat
ׅSertifikasi alat angkat
ׅCommissioning dan program pemeliharaan rutin
ׅIzin Kerja Pengangkatan
ׅPencahayaan yang memadai di malam hari
ׅIsolasi area pengangkatan
ׅPenggunaan APD yang sesuai
ׅPenerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
ׅProgram Akuntabilitas K3
ׅInspeksi rutin
ׅAudit
• Fatality ׅPenyelesaian dan pemantauan tindakan perbaikan dan pencegahan
Pengangkatan • LTI
Lifting • Property ׅLifting Operator License (SIO)
Damage ׅLifting equipment certification
ׅCommissioning and preventive maintenance program
ׅLifting Work Permit
ׅAdequate lighting in night shift
ׅIsolation of lifting area
ׅUse of proper PPE
ׅGolden Rules and disciplinary
ׅAction Implementation
ׅSafety Accountability Program (SAP)
ׅRegular inspection
ׅAudit
ׅAction plan completion and monitoring
ׅPelatihan bekerja di ketinggian
ׅSurat Izin Operator (SIO) alat angkat
ׅSertifikasi alat angkat
ׅCommissioning dan program pemeliharaan rutin
ׅIzin Bekerja di Ketinggian
ׅPencahayaan yang memadai di malam hari
ׅIsolasi area kerja
ׅPenggunaan APD yang sesuai
ׅPenerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
ׅProgram Akuntabilitas K3
ׅInspeksi rutin
• Fatality ׅAudit
Bekerja di ketinggian • LTI ׅPenyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Working at height • Property ׅWorking at height training
Damage ׅLifting Operator License (SIO)
ׅLifting equipment certification
ׅCommissioning and preventive maintenance program
ׅWorking at Height Permit
ׅAdequate lighting in night shift
ׅIsolation of working area
ׅUse of proper PPE
ׅGolden Rules and disciplinary action implementation
ׅSafety Accountability Program (SAP)
ׅRegular inspection
ׅAudit
ׅAction plan completion and monitoring
P T ABM I nve st am a Tbk 137
Page 138
Sosial | Social
Pekerjaan
Berisiko Tinggi
S Potensi Dampak
Signifikan
Potential
Upaya Pengendalia
Control Measures
High-Risk Activity Significant
Impact
• Pelatihan bekerja di dekat air
• Izin Bekerja di Dekat Air
• Pencahayaan yang memadai di malam hari
• Penggunaan APD yang sesuai
• Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
• Program Akuntabilitas K3
• Inspeksi rutin
• Audit
Bekerja di dekat air • Fatality • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Working near water • LTI • Working near water training
• Working Near Water Permit
• Adequate lighting in night shift
• Use of proper PPE
• Golden Rules and disciplinary action implementation
• Safety Accountability Program (SAP)
• Regular inspection
• Audit
• Action plan completion and monitoring
• Desain dan pemantauan stabilitas tebing
• Larangan sistem potong bawah (under cut) pada tebing yang melebihi tinggi kabin unit
• Penetapan radius jarak aman
• Pencahayaan yang memadai di malam hari
• Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
• Program Akuntabilitas K3
• Inspeksi rutin
• Audit
Bekerja di dekat tebing • Fatality • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Working near cliff • LTI • Design and monitoring of slope stability
• Prohibition of under cut working system to the cliff which height above the unit cabin
• Safe working radius procedure
• Adequate lighting in night shift
• Golden Rules and disciplinary action implementation
• Safety Accountability Program (SAP)
• Regular inspection
• Audit
• Action plan completion and monitoring
• Penetapan tanda batas dumping
• Penetapan radius jarak aman
• Larangan penggunaan metode full dump pada area disposal yang memiliki kolam
• Pencahayaan yang memadai di malam hari
• Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
• Program Akuntabilitas K3
• Inspeksi rutin
Bekerja di dekat area • Audit
disposal • Fatality • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Working near disposal • LTI • Dumping limiter installation
area • Safe working radius procedure
• Prohibition of full dump method to the pond
• Adequate lighting in night shift
• Golden Rules and disciplinary action implementation
• Safety Accountability Program (SAP)
• Regular inspection
• Audit
• Action plan completion and monitoring
138 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 139
Potensi Dampak
Pekerjaan Signifikan
Upaya Pengendalia
Berisiko Tinggi Potential
Control Measures
High-Risk Activity Significant
Impact
• Pelatihan bekerja di dalam ruang terbatas
• Izin Bekerja di Ruang Terbatas
• Izin Bekerja Panas
• Pengetesan kualitas gas di dalam ruang terbatas sebelum memulai pekerjaan
• Pengaturan ventilasi dan sirkulasi udara
• Penggunaan APD yang sesuai
• Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
• Program Akuntabilitas K3
• Inspeksi rutin
Bekerja di dalam • Audit
ruang terbatas • Fatality • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Working in confined • LTI • Working in confined space training
space • Working in Confined Space Permit
• Hot Work Permit
• Gas detection prior to work
• Arrangement of ventilation and air circulatio
• Use of proper PPE
• Golden Rules and disciplinary action implementation
• Safety Accountability Program (SAP)
• Regular inspection
• Audit
• Action plan completion and monitoring
• Pelatihan dan penerapan prosedur
• LOTO (Lock Out Tag Out)
• Izin Kerja
• Penggunaan APD yang sesuai
• Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
Pemeliharaan dan • Program Akuntabilitas K3
perbaikan kendaraan, • Inspeksi rutin
peralatan, instalasi, • Audit
dan fasilitas • Fatality • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
Maintenance and • LTI • Training and certification of blasting competencies
repair of vehicle, • Blasting clearing zone procedure
equipment, installation • Evacuation and isolation of blasting area
and facility • Blasting Work Permit
• Golden Rules and disciplinary action implementation
• Safety Accountability Program (SAP)
• Regular inspection
• Audit
• Action plan completion and monitoring
• Pelaksanaan evakuasi dan isolasi area peledakan
• Izin Kerja Peledakan
• Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
• Program Akuntabilitas K3
• Inspeksi rutin
• Audit
• Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
• Fatality • Penetapan jarak aman evakuasi
Peledakan • LTI • Pelaksanaan evakuasi dan isolasi area peledakan
Blasting • Property • Training and certification of blasting competencies
Damage • Blasting clearing zone procedure
• Evacuation and isolation of blasting area
• Blasting Work Permit
• Golden Rules and disciplinary action implementation
• Safety Accountability Program (SAP)
• Regular inspection
• Audit
• Action plan completion and monitoring
P T ABM I nve st am a Tbk 139
Page 140
Sosial | Social
Pekerjaan
Berisiko Tinggi
High-Risk Activity
S Potensi Dampak
Signifikan
Potential
Significant
Upaya Pengendalia
Control Measures
Impact
• Pelatihan dan sertifikasi kompetensi penebangan
• Commissioning dan program pemeliharaan rutin
• Penetapan radius jarak aman
• Penerapan Aturan Emas dan tindakan disiplin atas pelanggaran
• Program Akuntabilitas K3
• Inspeksi rutin
• Fatality • Audit
Penebangan dan • Penyelesaian tindakan perbaikan dan pencegahan
pembersihan area • LTI
• Property • Training and certification of land clearing competencies
Land clearing Damage • Commissioning and preventive maintenance program
• Safe working radius procedure
• Golden Rules and disciplinary action implementation
• Safety Accountability Program (SAP)
• Regular inspection
• Audit
• Action plan completion and monitoring
* Kategori insiden | incident category: ** Tindak lanjut berdasarkan hierarchy of control
· NM: Near Miss Follow up based on hierarchy of control:
· PD: Property Damages · PPE: Personal protective equipment
· RI: Recordable Injuries (LTI, Minor Injury, First Aid Case) · AC: Administrative Control
(LTI – menyebabkan hilangnya hari kerja | cause lost workdays) · EC: Engineering Control
· SU: Subsitution
· MI: Major Incident (cedera serius menyebabkan kecacatan |
· EL: Elimination
serious injury causes disability)
· F: Fatalities
ABM Implementasikan Slope ABM Implements Slope Stability
Stability Radar (SSR) di CK Site BIB Radar (SSR) at CK Site BIB
Sebagai wujud komitmen perusahaan dalam Demonstrating its commitment to enhancing OHS,
meningkatkan aspek Keselamatan dan Kesehatan ABM, through CK Site BIB, has implemented Slope
Kerja (K3), ABM melalui CK Site BIB telah Stability Radar (SSR) to monitor slope stability in
mengimplementasikan Slope Stability Radar (SSR) real-time. This technology enables early detection
untuk memantau stabilitas lereng secara real-time. of ground movement, mitigating landslide risks
Teknologi ini memungkinkan deteksi dini terhadap and ensuring worker safety and continous mining
potensi pergerakan tanah, sehingga dapat memitigasi activities.
risiko longsor serta memastikan keselamatan pekerja
dan kelancaran aktivitas pertambangan.
Sebagai bagian dari implementasi SSR, ABM telah As part of SSR implementation, ABM conducted
melakukan sosialisasi SOP CK-PD-ENG-04-01-(0) socialization sessions on SOP CK-PD-ENG-04-01-(0)
terkait Pengelolaan Kestabilan Lereng dengan Slope related to Slope Stability Radar Management in Active
Stability Radar di Area Aktif dan Kritikal dari HO ke and Critical Areas for the Geotech and OSHE teams at
tim Geotech dan OSHE CK Site BIB pada 11 Januari CK Site BIB on January 11, 2024, followed by sessions
2024, serta sosialisasi oleh tim Geotech Site ke with relevant departments on January 25, February
departemen terkait pada 25 Januari, 11 Februari, 11, and February 20, 2024. Emergency drills were
dan 20 Februari 2024. Selain itu, emergency drill also conducted to prepare for potential disasters.
juga telah dilaksanakan untuk mengantisipasi
kemungkinan bencana yang dapat terjadi.
Dengan adanya SSR, tim operasional perusahaan With SSR, operational teams can make faster, more
dapat mengambil keputusan lebih cepat dan accurate decisions, reducing operational disruptions
akurat, mengurangi potensi gangguan operasional, and enhancing compliance with mining safety
serta meningkatkan kepatuhan terhadap standards. This initiative reflects ABM’s commitment
standar keselamatan tambang. Implementasi ini to adopting innovative technologies for safer and
mencerminkan komitmen ABM dalam mengadopsi more sustainable operations.
teknologi inovatif guna mendukung operasional yang
lebih aman dan berkelanjutan.
140 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 141
NDAQ S8
STANDAR KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA GLOBAL
GLOBAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY STANDARDS
[GRI 403]
Pendekatan Manajemen Sistem Management Approach to
Manajemen K3 di ABM Occupational Health and Safety
(OHS) Management System at ABM
ABM berupaya mewujudkan terciptanya budaya K3 yang ABM strives to cultivate a safety culture that ensures
dapat memberikan lingkungan kerja yang aman, sehat, a safe, healthy, and comfortable work environment,
dan nyaman untuk memastikan kelancaran kegiatan enabling smooth operational activities for all employees.
operasional bagi seluruh para pekerja. Sebagai upaya To achieve this, ABM is committed to implementing the
mewujudkan hal tersebut, ABM senantiasa berkomitmen highest standards in Occupational Health and Safety
menerapkan standar tertinggi pada aspek Kesehatan (OHS), adhering to both national and international
dan Keselamatan Kerja (K3) mengikuti standar yang regulations.
berlaku baik nasional maupun internasional.
Pengelolaan kinerja K3 Perusahaan menjadi tanggung The management of OHS performance is a cross-
jawab bersama lintas fungsi yang difasilitasi Safety, Health, functional responsibility facilitated by the Safety,
and Environmental (SHE). Kinerja pengelolaan K3 kemudian Health, and Environmental (SHE) department. The OHS
dievaluasi oleh Direksi melalui mekanisme penilaian laporan performance is evaluated by the Board of Directors
kinerja dan pencapaian key performance indicators (KPI) through performance reports and the achievement of key
terkait aspek K3, utamanya pencapaian zero fatalities performance indicators (KPIs), particularly focusing on
dan zero Lost Time Injury (LTI) dan Recordable Incident zero fatalities, zero Lost Time Injuries (LTI), and recordable
di seluruh lini bisnis dan anak perusahaan. incidents across all business lines and subsidiaries.
Evaluasi Pendekatan Manajemen Management Approach Evaluation
Komitmen ABM terhadap upaya peningkatan budaya ABM is committed to enhancing its OHS culture by
K3 dengan secara berkala melakukan evaluasi terkait periodically evaluating the implementation of its OHS
penerapan sistem manajemen K3 di seluruh wilayah management system across all operational areas, based
operasional berdasarkan SMK3, ISO 45001, dan on the OHS Management System (SMK3), ISO 45001,
SMKP. Berbagai upaya yang dilakukan antara lain: and the Mining Safety Management System (SMKP).
Efforts include:
• Pemantauan pencapaian KPI terkait K3 di masing- • Monitoring OHS-related KPIs in each operational area
masing area operasional dan anak perusahaan. and subsidiary.
• Pelaksanaan audit internal dan audit eksternal serta • Conducting internal and external audits, as well as
evaluasi terhadap implementasi sistem manajemen evaluations of the OHS management system and
K3 dan SMKP minimal satu tahun sekali. SMKP, at least once a year.
• Melaksanakan sertifikasi dan re-sertifikasi ISO 45001. • Implementing ISO 45001 certification and re-certification.
• Melakukan update berkala terhadap KPI K3 dan • Regularly updating OHS KPIs and procedures based
prosedur K3 berdasarkan hasil audit internal dan on internal and external audit results, as well as
eksternal, serta bila ada perubahan pada standar changes in OHS standards and regulations.
dan regulasi tekait K3.
Sistem Manajemen K3 di ABM [GRI 403-1] OHS Management System at ABM [GRI 403-1]
ABM dan seluruh entitas anak perusahaan berkomitmen ABM and all its subsidiaries are committed to ensuring
untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) occupational health and safety across all operational
di seluruh area operasional. Pengelolaan K3 mengacu areas. OHS management follows national and
pada standar nasional dan internasional di antaranya international standards, including the SMK3 from the
SMK3 dari Kementerian Ketenagakerjaan, SMKP dari Ministry of Manpower, SMKP from the Ministry of
Kementerian ESDM, dan ISO 45001 – Occupational Energy and Mineral Resources (ESDM), and ISO 45001
Health and Safety Management System. – Occupational Health and Safety Management System.
P T ABM I nve st am a Tbk 141
Page 142
Sosial | Social
S
Area Operasional / Anak Perusahaan
Operational Area / Subsidiaries
SMK3 Nasional ISO 45001 SMKP
PT Sanggar Sarana Baja
PT Cipta Kridatama
PT Cipta Krida Bahari
PT Prima Wiguna Parama
PT Tunas Inti Abadi
Catatan | Note: Implementasi| Implementation Sertifikasi | Certification
Pendekatan Sistem Manajemen Mining Safety Management
Keselamatan Pertambangan (SMKP) System (SMKP) Approach
di ABM at ABM
Dalam mengelola Keselamatan dan Kesehatan Kerja In managing Occupational Health and Safety (OHS) and
(K3) dan Keselamatan Operasional (KO) di seluruh Operational Safety (OS) across all operational areas and
area operasional dan anak perusahaan ABM yang subsidiaries in the mining industry, ABM is committed
bergerak di industri pertambangan, ABM berkomitmen to consistently implementing, assessing, and reporting
terhadap penerapan, penilaian dan pelaporan SMKP SMKP in accordance with ESDM Regulation No. 26
secara konsisten sesuai dengan ketentuan Permen of 2018, ESDM Decree No. 1827.K/30/MEM/2018, and
ESDM Nomor 26 Tahun 2018, Kepmen ESDM Nomor the Director General of Minerals and Coal Decree No.
1827.K/30/MEM/2018, dan Kepdirjen Minerba Nomor 185.K/37.04/DJB/2019.
185.K/37.04/DJB/2019.
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Hazard Identification, Risk Assessment,
dan Investigasi Insiden [GRI 403-2] and Incident Investigation [GRI 403-2]
ABM senantiasa melakukan identifikasi bahaya, ABM consistently conducts hazard identification, risk
penilaian risiko, dan investigasi insiden sesuai dengan assessment, and incident investigations in line with
standar sistem manajemen K3 berbasis ISO 45001 dan ISO 45001-based OHS management systems and
regulasi yang berlaku. Hal ini didasari atas kegiatan applicable regulations. Given the high-risk nature of
operasional kerja ABM memiliki risiko tinggi dan ABM’s operations, serious attention is given to OHS
memerlukan perhatian yang serius dalam pengelolaan management. Based on these standards, the process
K3. Berdasarkan standar tersebut proses identifikasi of hazard identification, risk assessment and incident
bahaya, penilaian risiko dan investigasi insiden di ABM investigation at ABM and its subsidiaries is as follows:
dan anak perusahaan adalah sebagai berikut:
142 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 143
Pencatatan penerapan
dan peninjauan
HIRADC dan
Implementation
Preparation HIRADC Documentation pencapaian
& Review kinerja K3
Documentation
of HIRADC
implementation
and review and the
achievement of
OHS performance
• Pembentukan tim • Identifikasi bahaya • Persetujuan manajemen
manajemen risiko K3 Hazard identification Management approval
Forming an OHS risk • Penilaian risiko • Komunikasi dan konsultasi
management team Risk assessment Communcation and consultation
• Penugasan dan penentuan proses • Penetapan upaya • Penerapan upaya pengendalian risiko
kerja tim manajemen risiko K3 pengendalian risiko Implementation of control measures
Assignment and determination Determining control measures • Implementation of control measures
of the work process of the OHS • Penetapan Tujuan,Sasaran Regular inspections and audits
risk management team dan Program • Peninjauan HIRADC secara berkala
• Pengumpulan informasi yang relevan Determining Objectives, Regular HIRADC review
Gathering relevant information Target and Program
Sebagai wujud komitmen ABM terkait peningkatan Sebagai wujud komitmen ABM terkait peningkatan
implementasi K3, perusahaan secara berkala As a form of ABM’s commitment to enhancing OHS
melaksanakan pengembangan kompetensi karyawan implementation, the company regularly conducts
melalui pelatihan secara internal maupun eksternal. Kami employee competency development through both
memastikan pelatihan HIRADC (Hazard Identification Risk internal and external training. We ensure that HIRADC
Assesment and Determining Control) menjadi pelatihan (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining
wajib yang harus diikuti oleh karyawan (mandatory Control) training is mandatory for all employees.
training). Selain itu, pelatihan sertifikasi secara rutin Additionally, certification training is routinely provided
dilakukan untuk para karyawan mendapatkan sertifikat for employees to obtain valid competency certificates
kompetensi yang valid sesuai dengan regulasi dan sesuai in accordance with regulations and the specific hazards
dengan karakteristik bahaya dan risiko pekerjaannya. and risks associated with their work.
Perusahaan juga telah memiliki program Hazard report ABM has also implemented a Hazard Reporting
yang menjadi kewajiban karyawan untuk melaporkan Program, requiring employees to report any hazards
setiap bahaya yang ditemukan di area kerja (baik kondisi (unsafe conditions or actions) in their work areas. This
tidak aman maupun tindakan tidak aman). Program program is digitized through the e-SIAP platform (oshe.
ini dilakukan secara digitalisasi dalam bentuk e-SIAP ciptakridatama.co.id), reflecting ABM’s commitment to
(oshe.ciptakridatama.co.id). Implementasi ini sebagai protecting employees and encouraging their participation
wujud komitmen Perusahaan dalam melindungi setiap in hazard identification, risk control, and workplace
karyawan dan juga mendorong partisipasi karyawan improvements.
dalam identifikasi bahaya, pengendalian risiko dan
pelaksanaan perbaikan di area kerja.
Selain itu, ABM juga memiliki komitmen yang kuat Additionally, ABM is deeply committed to ensuring
untuk selalu memastikan kepatuhan terhadap seluruh compliance with all laws and regulations related to
perundang-undangan terkait dengan keselamatan workplace safety, including Law No. 1 of 1970. This
kerja, termasuk di dalamnya UU No. 1 Tahun 1970, law guarantees workers the right to refuse work that
yang memberikan poin jaminan bahwa pekerja berhak can endanger their health and safety if hazards are not
untuk menolak pekerjaan yang dapat membahayakan managed at the hazards that exist in the work. These
kesehatan dan keselamatannya, selama belum laws and regulations have been implemented by ABM in
dilakukan pengelolaan terhadap bahaya yang ada di company policies regarding hazard identification.
pekerjaan tersebut. Peraturan perundangan-undangan
tersebut telah diimplementasikan ABM dalam peraturan
perusahaan terkait identifikasi bahaya.
P T ABM I nve st am a Tbk 143
Page 144
Sosial | Social
S
Sebagai sarana peningkatan aspek K3 yang
berkelanjutan, ABM telah memiliki mekanisme investigasi
To facilitate continuous improvement of OHS aspects,
ABM has established an incident investigation
insiden jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kerja. mechanism in the event of a work accidents. This aims
Hal ini bertujuan agar terjadi tindakan perbaikan dan to ensure that appropriate corrective and preventive
pencegahan yang tepat sasaran, serta memastikan actions are implemented and that all action plans are
penyelesaian seluruh rencana tindakan agar insiden completed to prevent similar incidents in the future.
tidak terjadi kembali. Berikut di bawah ini merupakan The incident investigation process includes:
alur investigasi insiden.
1. Setiap karyawan yang mengalami insiden atau melihat 1. Every employee who experiences an incident or sees
insiden yang terjadi di area kerjanya harus melaporkan an incident occurring in their work area must report
insiden tersebut kepada atasan langsung. the incident to their immediate superior.
2. Atasan dari karyawan yang mengalami insiden 2. Supervisors, along with the OHS team and emergency
beserta Bagian OSHE dan Team Emergency (bila teams (if needed), must immediately visit the location
diperlukan) harus segera mengunjungi lokasi untuk to handle the incident that occurred and record data
menangani insiden yang terjadi dan mencatat data- for reporting and investigation purposes as well as
data untuk kepentingan pelaporan dan investigasi securing the incident area.
serta melakukan pengamanan terhadap area insiden.
3. Kejadian insiden harus segera dilaporkan sebagi 3. Incidents must be reported immediately as an Initial
bentuk Laporan Awal Insiden paling lambat 1x24 jam Incident Report no later than 1x24 hours to all relevant
kepada seluruh pihak terkait. parties.
4. Kemudian berdasarkan klasifikasi keparahan atau 4. Then, based on the classification of severity or
kerusakan akibat dari suatu insiden maka untuk damage resulting from an incident, an Investigation
dilakukan pembentukan Tim Investigasi/penyelidikan Team/incident investigation will be formed. The
insiden. Anggota Tim Investigasi terdiri dari beberapa members of the Investigation Team consist of several
pihak terkait dan mempunyai kompetensi yang related parties and have the required competencies
disyaratkan untuk melaksanakan investigasi. to carry out the investigation.
5. Penyelidikan insiden harus mulai dilaksanakan dalam 5. Incident investigations must begin within 2x24 hours
waktu 2x24 jam setelah kejadian insiden, kecuali of the incident, except for major incidents that require
untuk insiden besar yang membutuhkan waktu a longer time to investigate, such as fatalities, LTIs,
yang lebih panjang dalam penyelidikannya, seperti large fuel spills, property damage with a value of
kejadian kematian, LTI, tumpahan BBM dalam volume >$10,000, and so on.
besar, kerusakan properti dengan nilai >$10.000, dan
sebagainya.
6. Jika faktor-faktor penyebab Insiden telah ditemukan 6. If the factors causing the Incident have been found,
maka Tim Investigasi akan membuat rekomendasi the Investigation Team will make recommendations
tindakan perbaikan atas insiden tersebut serta for corrective action on the incident and prepare
menyiapkan Laporan Investigasi Insiden. Laporan an Incident Investigation Report. The Incident
Investigasi Insiden didistribusikan kepada Investigation Report is distributed to Management
Management dan pihak terkait. and related parties.
7. Manajemen project dan manajemen korporat 7. Project management and corporate management are
berkewajiban untuk memastikan setiap rekomendasi obligated to ensure that any recommended corrective
tindakan perbaikan dilaksanakan sesuai dengan actions are properly implemented in accordance with
rekomendasi yang diberikan dengan benar. the recommendations provided.
Pelaksanaan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan ABM’s implementation of hazard identification, risk
investigasi insiden K3 yang dilakukan ABM mengacu assessment, and OHS incident investigation refers to
pada berbagai regulasi yang relevan dengan industri various regulations relevant to the industry in which the
yang dijalankan perusahaan. Ini termasuk Undang- company operates. These include Law No. 1 Year 1970,
undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, which addresses Occupational Safety, Government
Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Regulation No. 50 Year 2012 on Occupational Safety
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan and Health Management Systems, and Minister of
Kesehatan Kerja, dan Peraturan Menteri ESDM No. 26 Energy and Mineral Resources Regulation No. 26
Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Year 2018 which pertains to Good Mining Practices.
144 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 145
Yang Baik. Selain itu, kami mengacu pada regulasi lain Additionally, we adhere to regulations such as Minister
seperti Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 187 Tahun of Manpower Regulation No. 187 of 1999 on the Control
1999 tentang Pengendalian Bahan Kimia Berbahaya of Hazardous Chemicals in the Workplace, Minister of
di Tempat Kerja, Peraturan Menteri Tenaga Kerja Manpower Regulation No. 03 of 1998 regarding Accident
No. 03 Tahun 1998 tentang Tata Cara Pelaporan dan Reporting and Investigation Procedures, and Minister
Pemeriksaan Kecelakaan, dan Peraturan Menteri Tenaga of Manpower Regulation No. 15 of 2008 on First Aid
Kerja No. 15 Tahun 2008 tentang P3K di Tempat Kerja. in the Workplace.
Regulasi yang lebih spesifik seperti Peraturan Menteri Specific regulations include Minister of Manpower
Ketenagakerjaan No. 12 Tahun 2015 tentang Keselamatan Regulation No. 12 of 2015, which governs Occupational
dan Kesehatan Kerja Listrik di Tempat Kerja, Peraturan Safety and Health for Electricity in the Workplace;
Menteri Kesehatan No. 48 Tahun 2016 tentang Standar Minister of Health Regulation No. 48 of 2016, which
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoran, dan sets Office Occupational Safety and Health Standards;
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 5 Tahun 2018 and Minister of Manpower Regulation No. 5 of 2018,
tentang Keselamatan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja related to Occupational Safety and Health in the Working
juga menjadi panduan bagi kami. Revisi regulasi terbaru Environment. Furthermore, recent updates such as
seperti Keputusan Dirjen Minerba No.10 Tahun 2023 Director General of Mineral and Coal Decree No. 10 of
tentang Petunjuk Teknis Pengukuran Tingkat Pencapaian 2023, outlining Technical Guidelines for Mining Safety
Kinerja Keselamatan Pertambangan, Peraturan Menteri Performance; Minister of Health Regulation No. 02 of
Kesehatan No. 02 Tahun 2023 tentang Kesehatan 2023 on Environmental Health; and Law No. 17 of
Lingkungan, dan Undang Undang No. 17 Tahun 2023 2023 concerning Health are rigorously monitored. By
Tentang Kesehatan juga diikuti secara cermat. Dengan following these regulations, ABM demonstrates a strong
memperhatikan regulasi ini, ABM memastikan komitmen commitment to ensuring occupational safety and health.
yang kuat terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.
P T ABM I nve st am a Tbk 145
Page 146
Sosial | Social
S
Implementasi Aplikasi ASICS Implementation of ASICS
(Advance Safety Interaction and (Advanced Safety Interaction and
Coaching System) Coaching System)
Penerapan ASICS (Advance Safety Interaction and The Advanced Safety Interaction and Coaching
Coaching System) bertujuan untuk meningkatkan System (ASICS) aims to strengthen safety culture
serta memperkuat budaya keselamatan kerja melalui through proactive interactions and an effective
interaksi proaktif dan sistem pelatihan yang efektif. training system. The system encourages employee
Sistem ini dirancang untuk mendorong keterlibatan engagement in identifying risks, enhancing
aktif karyawan dalam mengidentifikasi potensi compliance with safety procedures, and improving
risiko, memperkuat kepatuhan terhadap prosedur hazard mitigation skills in the workplace.
keselamatan, serta meningkatkan keterampilan dalam
mitigasi bahaya di tempat kerja.
Sebagai bagian dari implementasi ASICS, ABM As part of the ASICS implementation, ABM launched
mengadakan sosialisasi sekaligus peluncuran the ASICS application at CK on December 23, 2024,
aplikasi ASICS CK pada 23 Desember 2024. Kegiatan with support from site representatives and CK’s
ini juga diikuti oleh perwakilan dari seluruh site, programming team, who provided user guidance
dengan dukungan tim programmer CK yang telah for optimal utilization.
menyediakan User Guidance guna memastikan
pemanfaatan aplikasi secara optimal.
146 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 147
Layanan Kesehatan Bagi Pekerja Health Services for Workers
[GRI 403-3][OJK F.21] [GRI 403-3][OJK F.21]
ABM berkomitmen untuk senantiasa menjaga kesehatan ABM is committed to maintaining employee health to
karyawan demi memastikan kegiatan operasional ensure sustainable operations. This is achieved through
yang berkelanjutan. Hal tersebut diimplementasikan on-site clinics and company doctors in all operational
perusahaan melalui penyediaan layanan kesehatan kerja areas.
berupa klinik dan dokter perusahaan yang terdapat di
setiap wilayah operasional.
ABM juga secara rutin melakukan pemeriksaan ABM also routinely conducts health checks for all
kesehatan bagi seluruh karyawan guna memastikan employees to ensure they are healthy and fit for
kondisi karyawan dalam keadaan sehat dan fit untuk operational activities. ABM’s health services aim to
menjalankan kegiatan operasional. Layanan kesehatan support the prevention of occupational accidents and
yang dilakukan ABM sebagai upaya mendukung diseases (PAK).
pencegahan kecelakaan kerja maupun Penyakit Akibat
Kerja (PAK).
Pada tahun 2024, ABM Group secara konsisten In 2024, ABM Group will consistently implement and
mengimplementasikan serta berupaya meningkatkan strive to improve the Quality Management System,
Sistem Manajemen Mutu, Keselamatan dan Kesehatan Occupational Health and Safety, and Environment
Kerja, serta Lingkungan (SMK3L) di seluruh perusahaan. (SMK3L) across the company. Specifically, ABM Group’s
Secara khusus, fokus ABM Group dalam peningkatan focus on improving QSHE performance throughout 2024
kinerja QSHE sepanjang tahun 2024, antara lain: includes:
• Penguatan disiplin para Pimpinan, Pengawas dan • Strengthening discipline among leaders, supervisors,
karyawan dalam melaksanakan seluruh kewajiban and employees in implementing the Safety
dalam Program Akuntabilitas K3 (Safety Accountability Accountability Program throughout the company.
Program) di seluruh Perusahaan.
• Penguatan implementasi inspeksi dan perawatan rutin • Strengthening routine inspections and maintenance
terhadap Sarana, Prasarana, Instalasi dan Peralatan of facilities, infrastructure, and equipment (SPIP).
(SPIP).
• Implementasi teknologi Slope Stability Radar (SSR) • Implementing Slope Stability Radar (SSR) technology
di PT Cipta Kridatama site PT Borneo Indobara, PT at PT Cipta Kridatama Site, PT Borneo Indobara, PT
Multi Harapan Utama dan PT Binuang Mitra Bersama. Multi Harapan Utama and PT Binuang Mitra Bersama.
• Implementasi program Advance Safety Interaction • Implementing the Advanced Safety Interaction
and Coaching System (ASICS) dan Traffic Safety and Coaching System (ASICS) and Traffic Safety
Management Index (TSMI) di CK. Management Index (TSMI) at PT Cipta Kridatama.
• Implementasi audit dan peningkatan berkelanjutan • Implementing audits and continuous improvements
pada aktivitas fuel truck di CK. for fuel truck activities at PT Cipta Kridatama.
Dengan berbagai implementasi yang dilakukan terkait By 2024, ABM Group will ensure that there are no
kinerja QSHE, pada tahun 2024, Grup ABM memastikan instances of Occupational Diseases (PAK) in its
tidak terjadi kasus Penyakit Akibat Kerja (PAK) dalam operational activities, thanks to several implementations
kegiatan operasional. focused on QSHE performance.
Lebih lanjut, langkah nyata ABM dalam meningkatkan Furthermore, ABM has taken concrete steps to enhance
kesadaran dan kualitas kesehatan karyawan melalui employee health awareness and quality through the
kampanye K3. Kampanye K3 adalah salah satu promosi OHS campaign. This OHS campaign, managed by the
kesehatan yang dilakukan oleh divisi Health, Safety, and Health, Safety, and Environmental (HSE) division, aims to
Environmental (HSE), yang bertujuan untuk melakukan prevent occupational diseases, address safety hazards,
pencegahan baik terhadap penyakit akibat kerja, bahaya and promote healthy lifestyles. From the OHS campaign
keselamatan, hingga gaya hidup sehat. Dari kampanye conducted by the Company anticipates that employees
K3 yang dilakukan Perusahaan diharapkan karyawan to adopt healthier lifestyles in their everyday routines.
dapat menerapkan gaya hidup sehat dalam kegiatan
kesehariannya.
P T ABM I nve st am a Tbk 147
Page 148
Sosial | Social
S
Partisipasi, Konsultasi, dan
Komunikasi K3 [GRI 403-3][GRI 403-4]
Participation, Consultation, and
Communication on OHS [GRI 403-3][GRI 403-4]
ABM memahami bahwa industri sektor pertambangan ABM recognizes that the mining industry carries a high
memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi karena risk of workplace accidents due to the complexity of
kompleksitas dalam kegiatan operasional. Perusahaan its operations. The company consistently emphasizes
senantiasa mengimbau dan mensosialisasikan prosedur and communicates OHS procedures, particularly the
K3 terkait pentingnya penggunaan alat keselamatan importance of using safety equipment, to all employees
kerja kepada setiap karyawan maupun rantai pasokan and supply chain partners.
perusahaan.
Kami secara rutin melaksanakan pelatihan K3 sebagai To manage and enhance OHS performance across all
upaya pengelolaan dan peningkatan kinerja K3 di seluruh operational areas, ABM conducts regular OHS training
wilayah operasional. ABM juga selalu memastikan and ensures safety briefings are held at the start of
melakukan safety briefing di setiap shift di seluruh every shift. These briefings aim to encourage employee
lini operasional. Dengan adanya safety briefing ini, participation, consultation, and communication on
bertujuan agar semua karyawan dapat berpartisipasi, matters related to workplace health and safety.
konsultasi ataupun komunikasi mengenai hal-hal yang
terkait kesehatan dan keselamatan kerja.
Selain itu, ABM juga berkomitmen secara rutin In addition, ABM is committed to running various
menjalankan berbagai program, sosialisasi, kampanye, programs, campaigns, communication forums,
forum komunikasi K3, dan pelatihan K3 secara rutin and comprehensive OHS training for employees
dan menyeluruh bagi para karyawan dan kontraktor and contractors. ABM also intensively implements
perusahaan. ABM juga secara intens melaksanakan supervision and monitors to ensure that employees fully
pengawasan dan pemantauan agar para pekerja implement and adhere to OHS procedures, fostering a
secara serius melaksanakan dan mematuhi prosedur culture of safety and health aspects become a culture
K3 sehingga aspek keselamatan dan kesehatan menjadi for all ABM personnel and our contractors.
budaya di seluruh insan ABM dan para kontraktor kami.
Upaya tersebut diimplementasikan Perusahaan The Company implements these initiatives through
melalui berbagai program sosialisasi Keselamatan various Occupational Safety and Health (OHS) outreach
dan Kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan secara rutin programs carried out regularly throughout the year.
sepanjang tahun, yang mencakup Forum P2K3 yang These include the Occupational Health and Safety
diadakan setiap bulan, pembuatan buletin SHE yang Steering Committee Forum held monthly, the creation
disampaikan melalui email dan majalah dinding setiap of SHE bulletins distributed via email and wall magazines
bulan, serta pertemuan bulanan dan safety talk bersama each month, and ongoing monthly meetings and safety
kontraktor dan mitra kerja. discussions with contractors and work partners.
Kami juga melakukan pemasangan banner dan spanduk ABM also installs OHS banners and posters every three
K3 setiap tiga bulan, serta stiker K3 sebagai pengingat. months, along with OHS stickers as reminders. Toolbox
Toolbox meeting atau Pembicaraan 5 Menit (P5M) dan meetings, or 5-Minute Safety Talks (P5M), and National
kegiatan bulan K3 Nasional turut menjadi bagian dari OHS Month activities are part of the regular agenda.
agenda rutin kami, sementara Safety & Health talk Safety and Health Talks, as well as OHS procedure
serta sosialisasi prosedur K3 seperti penggunaan radio socialization—such as the use of communication radios
komunikasi dan aplikasi percakapan diintegrasikan and chat applications—are integrated into the program.
dalam program. Selain itu, kami juga mengadopsi Additionally, ABM adopts digital methods like hazard
metode daring seperti hazard observation dan inspeksi observations, routine OHS inspections, and online work
rutin K3 pada area kerja, serta penerbitan online Work permits. Employees also undergo OHS induction every
Permit. Setiap karyawan juga mengikuti induksi K3 setiap time they return from leave.
kembali dari cuti.
Selama tahun 2024, Toolbox Meeting atau P5M dilakukan Throughout 2024, Toolbox Meetings (P5M) were
secara rutin setiap hari di awal shift kerja, sementara HSE conducted daily at the start of each shift, while HSE
Talk diadakan minimal satu kali setiap minggu dengan Talks were held at least once a week with varying topics
topik yang berbeda, yang selalu terkait dengan materi related to health, safety, and environment.
Health, Safety, dan Environment.
148 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 149
Sedangkan komitmen penerapan aspek K3 wilayah While committed to implementing K3 aspects in mining
operasional pertambangan, kami telah membentuk operational areas, we have established a Mining
Komite Keselamatan Pertambangan yang mengambil Safety Committee that addresses mining issues. This
keputusan dalam permasalahan di pertambangan. committee fulfills its duties and responsibilities at least
Komite ini melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya once a month, including:
paling sedikit 1 kali dalam 1 bulan yang antara lain:
a. Mengidentifikasi, menetapkan, mengesahkan tujuan, a. Identify, establish, and approve mining safety objectives,
sasaran, dan program keselamatan pertambangan; targets, and programs.
b. Memastikan pelaksanaan dan perkembangan tujuan, b. Ensure the implementation and development of mining
sasaran, dan program keselamatan pertambangan; safety objectives, targets, and programs.
c. Memastikan diterbitkannya kebijakan, standar, dan c. Ensure the issuance of mining safety policies, standards
prosedur keselamatan pertambangan; and procedures;
d. Memastikan terselenggaranya audit keselamatan d. Ensure that regular mining safety audits are carried
pertambangan secara berkala; out.
e. Memastikan terlaksananya tinjauan manajemen e. Ensure that management reviews are carried out on
terhadap penerapan SMKP Minerba paling sedikit 1 the implementation of Minerba SMKP at least 1 (one)
(satu) kali dalam 1 tahun; dan time in 1 year.
f. Membahas masalah-masalah dan membuat berbagai f. Discusses problems and creates various prevention
program pencegahan mengenai keselamatan programs regarding mining safety which can result in
pertambangan yang dapat mengakibatkan kecelakaan work accidents, including the occurrence of unsafe
kerja, antara lain terjadinya kondisi dan tindakan tidak conditions and actions, near misses, dangerous events,
aman, nyaris hampir celaka, kejadian berbahaya, accidents, incidents resulting from worker diseases,
kecelakaan, kejadian akibat penyakit tenaga kerja, occupational diseases, and disease outbreaks;
Penyakit Akibat Kerja (PAK), dan wabah penyakit.
P T ABM I nve st am a Tbk 149
Page 150
Sosial | Social
S
Tingkatkan Aspek Keselamatan
Kerja, ABM Lakukan
Enhancing Safety:
Development of the Traffic
Pengembangan Traffic Safety Safety Management System
Management System (TSMS) (TSMS)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan As part of its commitment to operational safety, ABM
kegiatan operasional, ABM terus mengembangkan continues to develop and improve its TSMS to create
dan meningkatkan Traffic Safety Management a safer work environment and reduce traffic accident
System (TSMS) guna menciptakan lingkungan kerja risks in mining areas.
yang lebih aman serta mengurangi risiko kecelakaan
lalu lintas di area tambang.
Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah review One key step was the review of Standard Operating
terhadap SOP, di mana diputuskan bahwa TSMI Procedures (SOPs), leading to the creation of
memerlukan SOP tersendiri yang lebih spesifik untuk a specific TSMI SOP to ensure more effective
memastikan penerapan sistem yang lebih efektif. implementation.
Pengembangan TSMS ini bertujuan untuk The development of TSMS aims to enhance traffic
meningkatkan efektivitas manajemen keselamatan safety management effectiveness, targeting a Traffic
lalu lintas, dengan target pencapaian Traffic Safety Safety Management Index (TSMI) of at least 75%
Management Index (TSMI) minimal 75%, serta and a 10% reduction in traffic incidents compared
mengurangi jumlah insiden lalu lintas di jalan tambang to FY 2023.
sebesar 10% dibandingkan FY 2023.
Pada 12 Juli 2024, ABM telah melakukan sosialisasi On July 12, 2024, ABM conducted a hybrid
dan workshop TSMI secara hybrid. Upaya ini socialization and workshop on TSMI. This initiative
diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan is expected to strengthen the safety culture in the
di lingkungan kerja serta meningkatkan kepatuhan workplace and improve compliance with established
terhadap standar keselamatan yang telah ditetapkan. safety standards.
Pelatihan Bagi Pekerja Mengenai Training on Occupational Health
Keselamatan dan Kesehatan Kerja and Safety
[GRI 403-5] [GRI 403-5]
ABM memiliki komitmen yang tinggi dalam memastikan ABM is strongly committed to ensuring occupational
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di seluruh area safety and health (OHS) in all operational areas. A
operasional. Salah satu wujud nyata dari komitmen concrete manifestation of this commitment is the
ini adalah penyelenggaraan pelatihan K3 yang rutin annual implementation of OHS training. This training
dilakukan setiap tahunnya. Pelatihan K3 bertujuan aims to enhance employee competency and ensure
untuk meningkatkan kompetensi karyawan, serta their readiness to handle work accidents and work-
memastikan kesiapan mereka dalam menjalankan related illnesses (PAK).
prosedur penanganan kejadian kecelakaan kerja
maupun penyakit akibat kerja (PAK).
150 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 151
Untuk itu, ABM telah melaksanakan kegiatan pelatihan For this reason, ABM has conducted OHS training
K3 sepanjang tahun 2024. Berbagai kegiatan atau activities throughout 2024. Some of the activities or
program yang telah diselenggarakan ABM, antara lain: programs organized by ABM include:
• Penanganan pada kecelakaan kerja, • Workplace accident handling,
• Manajemen tingkat kelelahan (fatigue), • Fatigue management,
• Workshop LOTO (Lock Out Tag Out), • Lock Out Tag Out (LOTO) workshops,
• Effective Safety Leadership, • Effective Safety Leadership,
• Pelatihan dan Sertifikasi Sistem Manajemen • OHS Management System (SMK3) training and
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), certification,
• Refreshment Sistem Manajemen Keselamatan • Mining Safety Management System (SMKP) refresher
Pertambangan (SMKP), courses,
• Pelatihan dan Sertifikasi Implementasi dan Audit SMKP • SMKP implementation and audit training,
• Semiloka Dasar-Dasar K3 pertambangan, • Basic mining OHS seminars,
• Semiloka Teknik Investigasi Kecelakaan, • Accident investigation techniques,
• Seminar Zero Accident, • Zero Accident seminars,
• Diklat dan Uji Kompetensi POP/POM, • POP/POM competency training,
• Workshop Life Cycle Assessment (LCA), HIRADC • Life Cycle Assessment (LCA), HIRADC, and CPR
dan CPR, workshops,
• Praktik dasar kerja aman. • Basic safe work practices.
Mempromosikan Gaya Hidup Sehat Promoting Healthy Lifestyles Among
Bagi Para Pekerja [GRI 403-6][OJK F.21] Workers [GRI 403-6][OJK F.21]
Guna memastikan tingkat kesadaran kesehatan To ensure an optimal level of health awareness
yang optimal di kalangan karyawan, ABM telah among employees, ABM has implemented various
mengimplementasikan berbagai program kesehatan health programs for workers. These programs aim to
bagi pekerja. Program ini bertujuan untuk meningkatkan improve the health quality of employees and prevent
kualitas kesehatan karyawan serta mencegah penyakit occupational diseases, which is one of the important
akibat kerja, yang merupakan salah satu aspek aspects in supporting the sustainability of the company’s
penting dalam mendukung keberlanjutan operasional operations.
perusahaan.
ABM juga aktif mempromosikan gaya hidup sehat ABM actively promotes a healthy lifestyle for all
kepada seluruh karyawan melalui berbagai kegiatan. employees through various activities. The company
Perusahaan memastikan bahwa para pekerja, khususnya ensures that staff, particularly those working in mining
mereka yang bertugas di area pertambangan, agar areas, stay fit and healthy. This initiative is achieved
tetap fit dan bugar. Upaya ini diwujudkan melalui by organizing regular sports activities and educating
penyelenggaraan rutin kegiatan olahraga dan edukasi employees about lifestyle choices and healthy eating
mengenai pola hidup serta konsumsi makanan sehat. habits. Additionally, ABM offers access to comprehensive
Selain itu, ABM memberikan akses kepada layanan health services, including periodic medical check-ups
kesehatan komprehensif, seperti pemeriksaan medis (MCU), immunization services, and vaccinations to
berkala Medical Check Up (MCU) layanan imunisasi, dan prevent infectious diseases. This program includes
vaksinasi untuk mencegah penyakit menular. Program a chronic disease prevention campaign and provides
ini dilengkapi dengan kampanye pencegahan penyakit free health consultation services for employees and
kronis serta penyediaan fasilitas konsultasi kesehatan their families.
secara gratis bagi karyawan dan keluarganya.
Oleh karena itu, ABM secara aktif menyelenggarakan Therefore, ABM is actively conducting various activities
berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan aimed at raising awareness of the significance of health
kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan among employees throughout 2024. This includes
karyawan sepanjang tahun 2024. Ini meliputi managing fatigue levels, monitoring hygiene, and
pengelolaan tingkat kelelahan (fatigue), pemantauan conducting inspections such as testing drinking water
dan inspeksi hygiene termasuk pemeriksaan air layak and evaluating food menus. Additionally, we organize
minum serta evaluasi menu makanan. Selain itu, kami physical fitness exercises, drug prevention campaigns,
juga menyelenggarakan senam kesegaran jasmani, and vaccination and immunization programs. ABM also
kampanye pencegahan Narkotika, Psikotropika, dan oversees the work environment by measuring dust,
Zat Adiktif Lain (NAPZA), serta program vaksinasi noise, vibration, and ergonomics to minimize health risks
dan imunisasi. ABM juga memonitor dan mengelola associated with work. Other activities include health
P T ABM I nve st am a Tbk 151
Page 152
Sosial | Social
S
lingkungan kerja dengan mengukur tingkat debu,
kebisingan, getaran, dan ergonomi, untuk meminimalkan
checks related to HIV/AIDS, ergonomic surveys, regular
employee medical checks, including MCU and GCU,
risiko kesehatan akibat pekerjaan. Kegiatan lainnya and health outreach through various media like banners,
mencakup pemeriksaan kesehatan terkait HIV/AIDS, posters, and bulletins. We also organize joint sports
survei ergonomi, pemeriksaan medis karyawan events, control disease vectors, and conduct hygiene
termasuk MCU dan GCU secara berkala, serta and sanitation inspections in the canteen, mess, and
sosialisasi kesehatan melalui berbagai media seperti office areas.
spanduk, banner, dan buletin. Kami juga mengatur
olahraga bersama, mengendalikan sumber penyakit,
serta melakukan inspeksi hygiene dan sanitasi di area
kantin, mess, dan kantor.
Melalui komitmen ini, ABM tidak hanya menciptakan By committing to these activities, ABM not only promotes
tempat kerja yang sehat dan aman, tetapi juga a healthy and safe workplace but also enhances the
mendukung kesejahteraan fisik, mental, dan sosial physical, mental, and social well-being of its employees
karyawan sebagai bagian dari pendekatan holistik as part of a holistic approach to sustainability.
terhadap keberlanjutan.
Pencegahan dan Mitigasi Kesehatan Prevention and Mitigation
dan Keselamatan Kerja yang of OHS Impacts on Business
Berdampak Langsung dalam Relationships
Hubungan Bisnis [GRI 403-7] [GRI 403-7]
ABM memastikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) ABM ensures that Occupational Health and Safety (OHS)
juga diimplementasikan dengan efektif dan konsisten is effectively and consistently implemented across its
di keseluruhan rantai nilai ABM. Untuk itu, Perusahaan entire value chain. To this end, the company requires its
mewajibkan para kontraktor kami untuk menerapkan contractors to adopt the Contractor Safety Management
Contractor Safety Management System (CSMS). System (CSMS).
Persyaratan CSMS sebagai bagian penting dari proses CSMS requirements are an integral part of the selection
seleksi dan evaluasi yang dilakukan perusahaan. and evaluation process. As a commitment to workplace
Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan kerja, safety, every contractor must undergo prequalification
setiap kontraktor diwajibkan untuk melewati tahap (PQ) to ensure compliance with safety standards before
prakualifikasi (PQ). Langkah ini bertujuan memastikan partnering with ABM in operational activities.
bahwa standar keselamatan yang ditetapkan telah
terpenuhi sebelum kontraktor menjadi mitra ABM dalam
kegiatan operasional.
ABM memastikan manajemen risiko kontraktor ABM ensures contractor risk management is based
dilaksanakan berdasarkan hasil Hazard Identification, on Hazard Identification, Risk Assessment, and
Risk Assessment, and Determined Control (HIRADC) Determined Control (HIRADC) outcomes. ABM also
yang telah ditetapkan. Selain itu, ABM secara aktif actively collaborates with contractors on various OHS
berkolaborasi dengan kontraktor dalam melaksanakan programs designed to build a safety culture among all
berbagai program Keselamatan dan Kesehatan Kerja workers. These programs are continuously improved
(K3) yang dirancang untuk membangun budaya through OHS communication forums, involving active
keselamatan bagi seluruh pekerja. Program-program participation from all relevant parties to ensure effective
ini terus ditingkatkan melalui forum komunikasi K3, yang implementation.
melibatkan partisipasi aktif dari seluruh pihak terkait
guna memastikan efektivitas pelaksanaannya.
Selain itu, ABM memiliki Tim Tanggap Darurat di setiap Additionally, ABM has Emergency Response Teams
lokasi kerja yang dilengkapi dengan kompetensi sesuai at every work location, equipped with competencies
bidang masing-masing. Keberadaan tim ini tidak hanya tailored to their respective fields. These teams not
meningkatkan kesiapan perusahaan dalam menghadapi only enhance the company’s preparedness for internal
situasi darurat di lingkungan internal, tetapi juga emergencies but also contribute to national humanitarian
152 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 153
berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan efforts. This team actively involve with the ESDM
berskala nasional. Tim ini secara aktif terlibat dalam National Disaster Response Program coordinated by
Program ESDM Tanggap Bencana Nasional yang the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM).
dikoordinasikan oleh Kementerian Energi dan Sumber
Daya Mineral (ESDM).
Pekerja yang Tercakup dalam Workers Covered by OHS
Sistem Manajemen Keselamatan dan Management Systems [403-8]
Kesehatan Kerja [403-8]
ABM berkomitmen terhadap keselamatan dan kesehatan ABM is committed to workplace health and safety by
kerja (K3) dengan menerapkan sistem manajemen yang implementing a management system that includes all
melibatkan seluruh karyawan dan pekerja kontraktor di employees and contractors in operational areas. This
area operasional. Implementasi keterlibatan karyawan commitment is reflected in the OHS Accountability
ini tercermin dalam Program Akuntabilitas K3, di mana Program, which covers 100% of permanent employees,
100% karyawan tetap, kontraktor, dan tenaga kerja contractors, and outsourced workers without exception.
alih daya telah tercakup dalam sistem manajemen K3 ABM ensures all workers receive relevant safety
tanpa terkecuali. ABM juga memastikan bahwa semua training, have access to incident and hazard reporting
pekerja menerima pelatihan keselamatan kerja yang mechanisms, and are provided with optimal workplace
relevan, memiliki akses terhadap mekanisme pelaporan protection.
insiden dan kondisi tidak aman, serta mendapatkan
perlindungan optimal di tempat kerja.
Untuk memastikan efektivitas sistem K3, evaluasi To ensure the effectiveness of the OHS system, regular
dilakukan secara rutin melalui audit internal dan evaluations are conducted through internal and external
eksternal. Pengumpulan data keselamatan kerja audits. Data collection on workplace safety follows
mengacu pada standar internasional seperti ISO 45001 international standards such as ISO 45001 and applicable
serta peraturan nasional yang berlaku. Metodologi yang national regulations. The methodology includes system-
digunakan mencakup pelaporan insiden berbasis sistem, based incident reporting, field inspections, and periodic
inspeksi lapangan, serta survei keselamatan yang safety surveys. Data is analyzed considering incident
dilakukan secara berkala. Setiap data dianalisis dengan severity, impact, and historical trends to identify areas
mempertimbangkan tingkat keparahan insiden dan for improvement.
dampaknya, serta tren historis untuk mengidentifikasi
area yang membutuhkan perbaikan.
Penyakit Akibat Kerja [403-10] Occupational Diseases (PAK) [403-10]
Beberapa penyakit akibat kerja berpotensi muncul dari Certain occupational diseases may arise from company
aktivitas perusahaan yang disebabkan oleh berbagai activities due to various factors, including chemical,
faktor, seperti faktor kimia, fisika (contohnya gangguan physical (e.g., hearing loss and muscle disorders),
pendengaran dan kelainan pada otot), biologi, serta biological, and infectious or parasitic causes, as outlined
penyakit infeksi atau parasit sebagaimana tercantum in Presidential Regulation No. 7 of 2019 on Occupational
dalam Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2019 tentang Illnesses.
Penyakit Akibat Kerja.
Sebagai langkah pencegahan, ABM telah melakukan As a preventive measure, ABM has identified main
identifikasi terhadap PAK utama yang menjadi fokus occupational diseases (PAK) of concern. In 2024, no
perhatian perusahaan. Selama tahun 2024, tidak cases of occupational diseases or fatalities caused by
terdapat kasus penyakit akibat kerja dan fatalitas yang such diseases were reported among ABM employees
disebabkan penyakit akibat kerja yang dilaporkan di or contractors.
kalangan karyawan ABM maupun pekerja kontraktor.
P T ABM I nve st am a Tbk 153
Page 154
Sosial | Social
S
[S4.2][S4.3] Kategori Pekerjaan yang Berpotensi Menyebabkan PAK
Works that Potentially Cause Occupational Diseases (PAK)
Pekerjaan yang Berpotensi
Menyebabkan PAK Langkah Mitigasi
Works that Potentially Cause Mitigation Steps
Occupational Diseases (PAK)
Pengukuran lingkungan kerja, pemasangan dust net, penyiraman dengan watertruck,
penanaman pohon penggunaan APD, meminimalkan penggunaan genset dengan
Pekerja Crusher, Genset dan Stockpile menggunakan listrik PLN, program pelatihan dan edukasi K3, MCU.
Crusher, Generator and Stockpile Workers Measurement of the work environment, installation of dust nets, watering with water
trucks, planting trees using PPE, and minimizing the use of generators using PLN
electricity, OHS training and education programs, MCU.
Pengukuran lingkungan kerja, pemasangan dust net, penyiraman dengan watertruck,
penanaman pohon, penggunaan APD yang sesuai, senam ergonomi, program
Mengendarai kendaraan/unit, service unit pelatihan dan edukasi K3, MCU.
dan pengisian bahan bakar minyak
Driving unit, service unit and fuel refueling Measurement of the work environment, installation of dust net, watering with a
watertruck, using appropriate PPE and ergonomic exercise, OHS training and education
programs, MCU.
Pengukuran lingkungan kerja; pengukuran sinar UV setahun sekali; rehat sejenak
setelah 20 menit kerja selama 20 detik melihat 20 feet; melakukan peregangan otot,
MCU (audiometri dan spirometri) dan biomonitoring berkala kadar logam berat pada
Welding/Gouging/Cutting/ Grinding darah/urin, penggunaan APD yang sesuai, program pelatihan dan edukasi K3, MCU.
Welding/Gouging/Cutting/Grinding Measurement of the work environment; UV light measurement once a year; Take a
break after 20 minutes of work for 20 seconds looking at 20 feet; do muscle stretches,
MCU (audiometry and spirometry) and periodic biomonitoring of heavy metal levels in
blood/urine, using appropriate PPE, OHS training and education programs, MCU.
Pengukuran lingkungan kerja, pengukuran BTX (Benzene, Toluene, Xylene);
preventive maintenance dan penggantian filter LEV; penggunaan APD yang sesuai,
Painting program pelatihan dan edukasi K3, MCU.
Painting Measurement of the work environment; BTX measurement (Benzene, Toluene, Xylene);
Preventive Maintenance and LEV filter replacement; using appropriate PPE, OHS
training and education programs, MCU.
Pengukuran lingkungan kerja; pengukuran getaran 1 tahun sekali; melakukan tindakan
preventif maintenance secara berkala; rehat sejenak 10-15 menit setiap 2 jam
Operator alat berat (material preparation) bekerja; melakukan peregangan otot, program pelatihan dan edukasi K3, MCU.
Heavy equipment Operators (material
preparation Measurement of work environment; vibration measurement once a year; conduct PM
periodically; take a 10-15 minute break every 2 hours of work; do muscle stretches,
OHS training and education program, MCU.
Pengukuran lingkungan kerja; memposisikan monitor lebih tinggi agar mata sejajar,
rehat sejenak 10-15 menit setiap 2 jam bekerja, melakukan perengangan otot;
pengukuran pencahayaan; rehat setelah 20 menit kerja selama 20 detik dengan
melihat 20 feet; Melakukan pengukuran indoor air quality; pagi dan sore (untuk
Officer/Administration kantor site), pemasangan air purifier, program pelatihan dan edukasi K3, MCU.
Officer/Administration Measurement of work environment; Position the monitor higher so that the eyes are
level, take a break for 10-15 minutes every 2 hours of work, do muscle stretches;
lighting measurement; take a break after 20 minutes of work for 20 seconds by looking
at 20 feet; carry out measurements of indoor air quality; morning and evening (for site
office), installation of air purifier, OHS training and education programs, MCU.
154 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 155
NDAQ S9
PEKERJA ANAK & KERJA PAKSA
CHILD LABOR & FORCED LABOR
[GRI 408] [GRI 409] [GRI 411]
Pendekatan Manajemen Management Approach
[S9.1][S9.2][GRI 408-1][OJK F.19] [S9.1][S9.2][GRI 408-1][OJK F.19]
ABM memahami bahwa pekerjaan di lingkungan ABM recognizes that the nature of work within the
perusahaan memiliki risiko tinggi dan memerlukan company’s operations involves high risks and requires
keterampilan serta keahlian khusus, sehingga tidak specialized skills and expertise, making it unsuitable
sesuai untuk mempekerjakan anak di bawah umur. Kami for the employment of minors. We are committed to
berkomitmen untuk mencegah keberadaan pekerja anak preventing the presence of child labor across all our
di seluruh wilayah operasional perusahaan. operational areas.
ABM senantiasa patuh terhadap peraturan dan ABM strictly adheres to all applicable laws and
ketentuan yang berlaku, termasuk Undang-Undang regulations, including the Labor Law, ILO Convention
Ketenagakerjaan serta Konvensi 138 ILO tentang “Usia 138 on the “Minimum Age for Employment,” and ILO
Minimum untuk Bekerja” dan Konvensi 182 ILO tentang Convention 182 on the “Elimination of the Worst Forms
“Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk of Child Labor.” In compliance with these regulations,
Anak.” Berdasarkan ketentuan tersebut, perusahaan the company prohibits the employment of individuals
dilarang mempekerjakan anak di bawah umur. below the legal working age.
Sesuai dengan Peraturan Perusahaan, ABM dan seluruh In line with our company policies, ABM and all its
anak usaha menetapkan bahwa usia minimum untuk subsidiaries have established a minimum employment
karyawan adalah 18 tahun, sebagai bentuk tanggung age of 18 years. This reflects our responsibility to protect
jawab kami terhadap perlindungan hak-hak anak dan children’s rights and uphold international standards.
kepatuhan terhadap standar internasional.
P T ABM I nve st am a Tbk 155
Page 156
Sosial | Social
S NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ S9.1 Apakah perusahaan Anda mengikuti kebijakan anak Ya
dan/atau kerja paksa? Perusahaan kami mengikuti kebijakan hak asasi manusia
Does the company have a non-discrimination and Yes
sexual harassment policy? Our company follows the human rights policy
NDAQ S9.2 Apakah kebijakan anak Anda dan/atau kerja paksa. Ya
Lihat juga: mencakup pemasok dan vendor? Mencakup pemasok dan vendor yang dapat dilihat di
Does your company have a child and/or forced labor bagian [S9.2][GRI 409-1] Operasi dan Pemasok yang
policy? See also: including suppliers and vendors? Berisiko Signifikan Terhadap Insiden Kerja Paksa atau
Wajib Kerja dan Operasi dan [S9.2][GRI 408-1] Pemasok
yang Berisiko Signifikan Terhadap Insiden Pekerja Anak
Yes
Includes suppliers and vendors which can be seen in
sections [S9.2][GRI 409-1] Operations and Suppliers at
Significant Risk of Forced or Compulsory Labor Incidents
and Operations and [S9.2][GRI 408-1] Suppliers at Risk
Significant to Child Labor Incidents
GRI 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan Seluruh operasional kami tidak berisiko dalam insiden
terhadap insiden pekerja anak pekerja anak karena ABM mengikuti kebijakan hak asasi
manusia.
Operations and suppliers that are at significant risk of
child labor incidents. Our all operations are not at risk of child labor incidents
because ABM follows human rights policies.
GRI 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan Seluruh operasional kami tidak berisiko dalam insiden
terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja kerja paksa karena ABM mengikuti kebijakan hak asasi
manusia.
Operations and suppliers at significant risk of forced or
compulsory labor incidents Our all operations are not at risk of forced labor incidents
because ABM follows a human rights policy.
GRI 411 -1a Jumlah total insiden pelanggaran yang teridentifikasi Tidak ada, untuk penjelasan lebih lengkap dapat dilihat
yang melibatkan hak-hak masyarakat adat selama pada bagian Hak Masyarakat Adat
periode pelaporan.
None, for further information can be seen in section Rights
Total number of identified incidents of violations of Indigenous Peoples. below
involving the rights of indigenous peoples during the
reporting period.
156 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 157
Operasi dan Pemasok yang Berisiko Operations and Suppliers at Significant
Signifikan Terhadap Insiden Kerja Risk of Forced or Compulsory Labor
Paksa atau Wajib Kerja [S9.2][GRI 409-1] Incidents [S9.2][GRI 409-1]
Kami menyadari bahwa kerja paksa terhadap karyawan We acknowledge that forced labor poses significant
akan berbahaya dan berisiko tinggi yang tentunya akan risks to employees and can adversely affect the
berpengaruh terhadap kelangsungan operasional company’s operational continuity. To address this, ABM
Perusahaan. Untuk itu, ABM menerapkan sistem kerja implements a shift work system, ensuring that employee
giliran. Kami memastikan shift karyawan diatur sesuai shifts are organized according to operational needs
dengan kebutuhan operasional Perusahaan dengan while adhering to applicable regulations. ABM enforces
berpedoman pada peraturan yang berlaku. ABM company policies that mandate a maximum of 8 hours
memberlakukan Peraturan Perusahaan yaitu jumlah of work per day and 40 hours per week. Any overtime
waktu kerja wajib bagi seluruh karyawan Perusahaan work is compensated by the company in accordance
adalah 8 (delapan) jam sehari dan 40 (empat puluh) with labor laws and collective labor agreements (CLA).
jam seminggu. Perusahaan memberikan kompensasi
bagi setiap kelebihan jam kerja berupa upah lembur,
sesuai ketentuan UU Ketenagakerjaan dan Perjanjian
Kerja Bersama (PKB).
ABM berkomitmen untuk menciptakan lingkungan ABM is committed to fostering a fair work environment
kerja yang adil dan menghormati hak-hak karyawan. that respects employees’ rights. In managing working
Dalam pengelolaan jam kerja, perusahaan memastikan hours, the company ensures that overtime is not
tidak memberlakukan secara berlebihan, serta excessive and complies with legal provisions regarding
mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan working and rest hours. The company also refrains from
terkait waktu kerja dan istirahat. Perusahaan juga withholding employees’ original educational certificates,
tidak melakukan penahanan terhadap dokumen upholding principles of trust and professionalism. All
ijazah asli karyawan. ABM menjunjung tinggi prinsip administrative processes are conducted with respect
kepercayaan dan profesionalisme, sehingga seluruh for employees’ privacy and personal ownership rights.
proses administrasi kepegawaian dilakukan dengan
menghormati hak privasi dan hak kepemilikan pribadi
karyawan.
Bagi karyawan yang bertugas di remote area, ABM For employees stationed in remote areas, ABM provides
memberikan waktu bebas jika tidak dalam kondisi jam free time outside working hours. Overtime is never
kerja. Karyawan tidak dipaksakan untuk melakukan forced, especially when environmental conditions or
lembur, terutama jika kondisi lingkungan atau faktor health and safety factors are unfavorable. Decisions to
kesehatan dan keselamatan tidak memungkinkan. work overtime are based solely on mutual agreement
Keputusan untuk melakukan lembur sepenuhnya and consent from the employees involved. Through
berdasarkan kesepakatan dan persetujuan dari these policies, ABM is dedicated to creating a healthy,
karyawan yang bersangkutan. Melalui kebijakan ini, safe, and employee-centric work environment.
ABM berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja
yang sehat, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan
karyawan
ABM juga memastikan dalam melaksanakan rekrutmen, ABM ensures that all recruitment, promotion, and
promosi, dan mutasi karyawan selalu berlandaskan employee transfer processes are based on mutual
asas kesepakatan antara kedua belah pihak. Hal ini agreement between both parties. This policy ensures
merupakan bagian dari kebijakan perusahaan untuk that no coercion or threats are present in the employer-
memastikan tidak ada unsur paksaan ataupun ancaman employee relationship, thereby eliminating any instances
dalam hubungan kerja antara karyawan dan perusahaan. of forced labor across ABM’s operations and supply
Sehingga tidak terdapat pekerja yang dipaksa untuk chain.
bekerja di seluruh operasional perusahaan maupun di
rantai pasokan perusahaan ABM.
P T ABM I nve st am a Tbk 157
Page 158
Sosial | Social
S
Hak Masyarakat Adat [GRI 411-1] Indigenous Rights [GRI 411-1]
ABM berkomitmen selalu menghormati budaya dan ABM is committed to respecting the culture and rights of
hak masyarakat adat maupun masyarakat lokal indigenous and local communities in the areas where we
sekitar wilayah operasional perusahaan. Oleh karena operate. Thus, ABM consistently uphold and prioritize
itu, ABM senantiasa menghormati dan menjunjung the protection of local community rights across all
tinggi perlindungan atas hak-hak masyarakat lokal operational regions. When ABM’s operations intersect
di seluruh wilayah operasional. Pemenuhan hak-hak with indigenous or local community territories, fulfilling
dari masyarakat adat maupun lokal menjadi prioritas their rights becomes a company priority.
perusahaan jika area operasional ABM bersinggungan
dengan wilayah mereka.
Untuk itu, ABM secara konsisten melakukan To this end, ABM provides tailored support to meet
pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan community needs, particularly through programs that
masyarakat terutama program yang dijalankan align with local livelihoods. These efforts aim to maintain
berkaitan dengan mata pencaharian yang sudah harmony between ABM and local communities while
turun-temurun. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk preserving local wisdom and values.
menjaga keharmonisan antara ABM dan komunitas
masyarakat setempat, terutama untuk menjaga nilai-
nilai kearifan lokal.
Sepanjang tahun 2024, tidak ada insiden pelanggaran Throughout 2024, there were no reported incidents
yang berkaitan dengan hak-hak masyarakat adat of violations related to the rights of indigenous or
atau masyarakat setempat di mana perusahaan local communities in ABM’s operational areas. This is
beroperasi. Hal ini dibuktikan dengan nihilnya laporan evidenced by the absence of complaints through the
pelanggaran, baik dari kanal WBS, media massa, WBS, media reports, or direct stakeholder feedback.
maupun penyampaian secara langsung dari para
pemangku kepentingan.
Sebagai bentuk komitmen ABM terhadap hak As part of our commitment to indigenous rights, ABM
masyarakat adat, ABM memastikan bahwa setiap ensures that all employees receive adequate training and
karyawan mendapatkan pelatihan dan pemahaman understanding of human rights protection aspects. This
yang memadai terkait aspek-aspek perlindungan hak initiative aims to equip employees with the knowledge
asasi manusia. Langkah ini bertujuan agar seluruh to apply human rights principles appropriately and
karyawan mampu menerapkan tindakan yang sesuai effectively in their daily work activities.
dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia secara tepat
dan terukur dalam setiap aktivitas kerja sehari-hari.
Area Dilindungi Protected Areas
ABM memastikan bahwa seluruh wilayah operasional ABM ensures that none of its operational areas overlap
tidak berada dalam kawasan masyarakat adat, kawasan with indigenous territories, IUCN-protected areas,
lindung berdasarkan Kategori Manajemen Kawasan Ramsar Convention sites, or nationally designated
Lindung IUCN, Konvensi Ramsar, maupun legislasi conservation zones. Nevertheless, ABM remains
nasional. Meskipun demikian, ABM tetap berkomitmen committed to environmental preservation by establishing
pada kelestarian lingkungan dengan menetapkan biodiversity protection zones in several operational
kawasan perlindungan keanekaragaman hayati di areas. As of 2024, ABM has undertaken environmental
sejumlah wilayah operasionalnya. Hingga tahun 2024, restoration efforts covering approximately 2,000
ABM telah melaksanakan upaya pemulihan lingkungan hectares across various operational sites.
dengan total luas sekitar 2.000 hektar yang tersebar di
berbagai area operasional.
158 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 159
NDAQ S10
HAK ASASI MANUSIA | HAK ASASI MANUSIA
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ S10.1 Apakah perusahaan Anda mengikuti Ya
kebijakan hak asasi manusia? Perusahaan kami mengikuti kebijakan hak asasi manusia
Does your company follow a human rights Yes
policy? Our company follows the human rights policy
NDAQ S10.2 Apakah kebijakan hak asasi manusia Anda Dalam hal hak asasi manusia baik di tempat kerja maupun di rantai
Lihat juga: mencakup pemasok dan vendor? pasokan, ABM secara umum diatur dalam kode etik dan peraturan
Does your human rights policy cover perusahaan yang berlaku bagi seluruh karyawan serta klausul-klausul
suppliers and vendors? perjanjian kontrak dan pakta integritas yang disepakati oleh pemasok
kami menjadi pendekatan ABM untuk memastikan perlindungan hak
asasi manusia. Terkait dengan tinjauan implementasi, ABM senantiasa
mengikuti ketentuan yang diminta oleh regulasi yang berlaku,
termasuk dalam melakukan tinjauan HAM. Hingga saat ini, kami
belum merencanakan penyelenggaraan sesi pelatihan khusus HAM,
mengingat pertimbangan efektivitas dan efisiensi. Namun demikian,
kami secara rutin melaksanakan sosialisasi peraturan perusahaan,
yang mencakup klausul hak asasi manusia, setiap tahun bagi seluruh
karyawan.
When it comes to human rights both in the workplace and in the supply
chain, ABM is generally governed by a code of conduct and company
regulations that apply to all employees, as well as the clauses of
contractual agreements and integrity pacts agreed with our suppliers,
which are ABM’s approach to ensuring the protection of human
rights. In terms of the implementation review, ABM always follows
the provisions required by applicable regulations, including when
conducting human rights reviews. At this moment, we have not planned
to organize specific human rights training sessions, considering
effectiveness and efficiency considerations. However, we routinely
conduct annual socialization of company regulations, including human
rights clauses, for all employees.
GRI 410-1 Pelatihan karyawan mengenai kebijakan atau ABM memastikan bahwa 100% petugas keamanan, termasuk yang
prosedur hak asasi manusia. berasal dari pihak ketiga, telah menerima pelatihan resmi mengenai
Employee training on human rights policies or kebijakan organisasi terkait hak asasi manusia dan prosedur
procedures. keamanan yang berlaku. Persyaratan pelatihan ini diberlakukan secara
setara bagi seluruh petugas keamanan, baik yang direkrut langsung
oleh perusahaan maupun yang disediakan oleh pihak ketiga, guna
memastikan penerapan standar keamanan yang bertanggung jawab
dan menghormati hak asasi manusia di seluruh area operasional.
ABM ensures that 100% of security personnel, including those from
third parties, have received formal training on the organization’s human
rights policies and security procedures. This training requirement
applies equally to all security guards, whether recruited directly by the
company or provided by third parties, to ensure responsible security
standards and respect for human rights in all operational areas.
P T ABM I nve st am a Tbk 159
Page 160
Sosial | Social
S NDAQ S11
KEGIATAN CSR | CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
[SEOJK F.23][GRI 203][GRI 413]
Pendekatan Manajemen Management Approach
Tumbuh dan berkembangnya ABM saat ini tidak ABM’s growth and development are deeply rooted
terlepas dari dukungan besar yang diberikan in the strong support of all stakeholders, particularly
oleh seluruh pemangku kepentingan, khususnya the communities in which we operate. Therefore, the
masyarakat. Untuk itu, Perusahaan harus memiliki company strives to balance economic, environmental,
tujuan dan target yang selaras dan seimbang antara and social performance. ABM is committed to generating
kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial. ABM selalu positive outcomes that extend beyond business success,
berupaya menghasilkan kinerja positif yang tidak hanya aiming to deliver broad benefits and added value to the
berfokus pada keberhasilan bisnis, tetapi juga pada communities.
bagaimana ABM dapat memberikan manfaat yang luas
dan menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.
ABM menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat ABM demonstrates its commitment to communities
melalui berbagai program yang secara langsung through various programs that directly contribute to
berkontribusi pada pertumbuhan serta pembangunan economic and social development in our operational
ekonomi dan sosial di sekitar wilayah operasional. Di areas. These include investments in local infrastructure,
antaranya, ABM berinvestasi dalam pengembangan such as healthcare facilities, road access, and educational
infrastruktur lokal, seperti pembangunan fasilitas services, which significantly enhance the well-being of
kesehatan, akses jalan, dan layanan pendidikan, surrounding communities. ABM consistently develops
yang secara langsung meningkatkan kesejahteraan local potential and empowers communities through
masyarakat sekitar. ABM secara konsisten targeted corporate social responsibility (CSR) initiatives
mengembangkan potensi lokal dan memberdayakan and the Master Plan for Community Empowerment (RI-
masyarakat melalui kebijakan tanggung jawab PPM). These programs are implemented by the CSR
sosial perusahaan (CSR) yang terarah dan dokumen functions of each subsidiary, with regular evaluations
Rencana Induk Pemberdayaan Masyarakat (RI-PPM). conducted by the Board of Directors.
Implementasi program-program ini dilakukan oleh
fungsi CSR di masing-masing anak perusahaan, dengan
evaluasi yang dilaksanakan secara rutin oleh Direksi.
Dalam pelaksanaan program CSR, ABM senantiasa In executing CSR programs, ABM collaborates with
berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku government bodies and local stakeholders to ensure
kepentingan setempat untuk memastikan program alignment with community needs and sustainable
yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat development commitments. The positive impacts of
dan sejalan dengan komitmen terhadap pembangunan these programs include enhancing economic capacity
berkelanjutan. Dampak positif dari program-program through entrepreneurship training, improving education
ini meliputi peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat quality via scholarships, and supporting public health
melalui pelatihan kewirausahaan, peningkatan kualitas through disease prevention and free healthcare services.
pendidikan dengan menyediakan beasiswa, dan ABM prioritizes human rights principles and complies
mendukung kesehatan masyarakat melalui program with local and national regulations. Additionally, our
pencegahan penyakit dan layanan kesehatan gratis. programs are designed to align with the Sustainable
ABM juga mengutamakan prinsip-prinsip hak asasi Development Goals (SDGs) across various sectors,
manusia serta mematuhi aturan dan regulasi yang including economy, health, infrastructure, education,
ditetapkan oleh pemerintah daerah maupun pusat. environment, culture, and social development.
Selain itu, program-program yang dilaksanakan oleh
perusahaan dirancang agar selaras dengan tujuan
pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development
Goals/SDGs) di berbagai bidang, seperti ekonomi,
kesehatan, infrastruktur, pendidikan, lingkungan,
budaya, dan sosial.
160 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 161
Evaluasi Pendekatan Manajemen Management Approach Evaluation
[GRI 2-25] [GRI 2-25]
Program CSR yang dilaksanakan oleh ABM bertujuan ABM’s CSR programs aim to deliver significant social
untuk memberikan kontribusi sosial yang signifikan contributions while fostering community development
sekaligus mendorong pengembangan potensi toward sustainable well-being and self-reliance,
masyarakat menuju terciptanya kesejahteraan dan particularly for communities near our operational
kemandirian yang berkelanjutan, khususnya bagi areas. ABM maintains consistent communication with
komunitas di sekitar wilayah operasional perusahaan. stakeholders regarding social, economic, and cultural
ABM secara konsisten berkomunikasi dengan seluruh aspects to ensure our presence maximizes positive
pemangku kepentingan terkait berbagai aspek sosial, impacts in line with community expectations, needs,
ekonomi, dan budaya lokal. Hal ini dilakukan untuk and local wisdom.
memastikan kehadiran perusahaan dapat memberikan
dampak positif yang maksimal, sesuai dengan
harapan, kebutuhan, serta menghormati kearifan lokal
masyarakat di setiap daerah operasional.
Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan, ABM secara As part of our sustainability efforts, ABM conducts
rutin melakukan penilaian tahunan terhadap laporan annual assessments of CSR program performance
kinerja dan pencapaian KPI terkait pelaksanaan and key performance indicators (KPIs). Based on the
program CSR. Berdasarkan evaluasi tahun 2024, 2024 evaluation, ABM successfully implemented all
ABM berhasil merealisasikan program-program CSR planned CSR programs, ensuring optimal execution and
sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, sehingga significant impact across all subsidiaries.
seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh entitas anak
dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak
yang signifikan.
Selain itu, ABM berkomitmen untuk membangun Furthermore, ABM is committed to building harmonious
hubungan yang harmonis dan konstruktif dengan seluruh and constructive relationships with stakeholders.
pemangku kepentingan. Perusahaan menyediakan The company provides accessible channels for
akses bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan community grievances or complaints and actively
atau pengaduan, serta secara aktif membuka dialog engages in dialogue to achieve mutually beneficial
guna mencapai solusi yang saling menguntungkan solutions. Complaints can be submitted through ABM’s
bagi kedua belah pihak. Keluhan atau pengaduan headquarters in Jakarta or subsidiary offices nationwide.
dapat disampaikan melalui kantor pusat ABM di Jakarta Each complaint is documented by the external relations
maupun kantor anak perusahaan yang tersebar di function and forwarded to relevant departments for
berbagai daerah. Setiap keluhan atau pengaduan yang appropriate resolution.
diterima didokumentasikan dengan baik oleh fungsi
hubungan eksternal dan diteruskan kepada fungsi
terkait untuk ditindaklanjuti dengan solusi yang tepat.
Operasi dengan Keterlibatan Masyarakat Lokal, Operations Involving Local Communities, Impact
Penilaian Dampak, dan Program Pengembangan Assessments, and Development Programs
[S11][OJK F.25][GRI 2-25][GRI 413-1] [S11][OJK F.25][GRI 2-25][GRI 413-1]
Dalam merancang dan melaksanakan program In designing and implementing community empowerment
pemberdayaan serta pengembangan masyarakat, ABM and development programs, ABM actively collaborates
senantiasa bersinergi dan menjalin komunikasi aktif with stakeholders to support sustainable development.
dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung ABM ensure that each subsidiary in our operational
terciptanya pembangunan yang berkelanjutan. ABM areas executes CSR programs that are develop based
berupaya memastikan bahwa setiap anak perusahaan on assessments of operational impacts, stakeholder
di wilayah operasionalnya melaksanakan program CSR input, and local needs.
yang dirancang berdasarkan penilaian dampak negatif
dari kegiatan operasional, masukan, kebutuhan, serta
harapan pemangku kepentingan setempat.
P T ABM I nve st am a Tbk 161
Page 162
Sosial | Social
S
Untuk mendukung hal tersebut, ABM telah membentuk
Komite ESG (Environmental, Social, and Governance)
To support this, ABM has established an ESG
(Environmental, Social, and Governance) Committee
yang bertugas mengawasi dan memastikan pelaksanaan to oversee and ensure the targeted and measurable
program CSR berjalan secara tepat sasaran dan terukur. implementation of CSR programs. Comprising experts
Komite ini terdiri dari berbagai pihak yang memiliki in ESG fields, the committee ensures alignment with
kompetensi di bidang ESG, sehingga program CSR sustainability and social justice principles. With the ESG
yang dijalankan dapat selaras dengan prinsip-prinsip Committee in place, ABM aims to deliver substantial
agenda tujuan pencapaian keberlanjutan dan keadilan benefits to communities and the environment.
sosial. Dengan keberadaan Komite ESG, diharapkan
program-program CSR dapat memberikan manfaat
besar bagi masyarakat.
Selain itu, 100% operasi ABM telah mencakup program Additionally, 100% of ABM’s operations include
keterlibatan masyarakat, mencerminkan komitmen community engagement programs, reflecting our
perusahaan dalam memastikan setiap aktivitas commitment to ensuring positive impacts on surrounding
operasionalnya membawa dampak positif bagi communities.
komunitas sekitar.
Berikut di bawah ini merupakan ringkasan flagship CSR Below is a summary of the flagship CSR programs for
program unggulan dari masing-masing anak perusahaan each ABM subsidiary set to be implemented in 2024:
ABM yang dijalankan di tahun 2024:
Sinergi Total Jumlah Durasi
Pilar CSR Objective Program Penerima Manfaat Program GRI / SDG Linkage
CSR Pillar Objective Synergy Total number of Program GRI / SDG Linkage
Program beneficiaries Duration
4
MDP -
16 orang | People bulan
SSB
month
• 928 orang siswa
• 72 orang guru
Teaching (SMKN 1 Tapin Selatan) 3
Factory - bulan
CK Site BMB • 928 students month
• 72 teachers
(SMKN 1 Tapin Selatan)
Meningkatkan 325 orang (terdiri dari guru, siswa
Kemampuan Talenta dan relawan) 3
CKB -
Pendidikan Lokal tahun
Rumah Autis 325 people (consisting of teachers,
Education year
Elevating Local students and volunteers)
Talent Capability
Fresh Green
Operator (FGO) 3
FGO=174 orang |people
Fresh Green bulan
FGT=93 orang | people
Technical (FGT) month
- CK
20 orang mahasiswa/i
(desa lingkar tambang dan 6
Beasiswa – Kab. Tanah Bumbu) bulan
TIA Scholarship
20 students (villages around the month
mine and Tanah Bumbu Regency)
162 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 163
Sinergi Total Jumlah Durasi
Pilar CSR Objective Program Penerima Manfaat Program GRI / SDG Linkage
CSR Pillar Objective Synergy Total number of Program GRI / SDG Linkage
Program beneficiaries Duration
Meningkatkan
Kemampuan Talenta Perlengkapan 1
Pendidikan Lokal Sekolah CKB 270 orang | people hari
Education
Elevating Local School Supplies day
Talent Capability
28 Nelayan di area pesisir pantai
1
Mangrove - Romokalisari
CKB tahun
28 Fishermen in Romokalisari
year
coastal area
Kerjasama perawatan Mangrove
dengan Program Kampung Iklim
1
(Proklim) Kariangau-Balikpapan
Mangrove - SSB tahun
Collaboration of Mangrove planting
year
with Climate Village Program
Lingkungan & (Proklim) Kariangau-Balikpapan
Melibatkan
Dampak Pelestarian Pedampingan
Ekologis Keanekaragaman Sekolah 20 orang siswa
Environment & Hayati Adiwiyata 10 orang guru (SMAN 1
Mandiri Sungai Loban) 1
Ecological Engage Biodiversity tahun
Impact Preservation Independent 20 students year
Adiwiyata 10 teachers (SMAN 1
School Sungai Loban)
Mentoring
FAITH 3
(Food Always In 91 Orang | people bulan
The House) month
10 orang Ibu Desa Bunati Kec.
Batik Sungai Loban,Kab. Tanah Bumbu 1
Sasirangan - 10 moms of Bunati Village, Sungai tahun
TIA Loban sub-district, Tanah Bumbu year
district
Membangun Budidaya
Pemberdayaan 6
Kesejahteraan Perikanan – TIA 5 Kelompok
Ekonomi Bulan
Masyarakat Fisheries 5 group
Economic month
Building Welfare cultivation
Empowerment
Communities
Budidaya dan
pengolahan Petani hutan Kopi
Kopi - ABM Coffee forest farmers 1
Coffee • Area Tahura Sultan Adam: minggu week
cultivation and 10 orang | people
processing
Pendidikan
tentang 6
Mengembangkan Stunting 150 orang se Kec. Angsana
Kesehatan 50 people in Angsana Sub-district bulan
Mata
Masyarakat Education of month
Pencaharian
& Infrastruktur Stunting - TIA
Masyarakat
Public Health & 53 anak stunting di Puskesmas
Develop Community 6
Infrastructure Stunting Sukapura - Cilincing Jakut
Livelihood bulan
- CKB 53 stunted children at Sukapura
month
Health Center - Cilincing Jakut
P T ABM I nve st am a Tbk 163
Page 164
Sosial | Social
S
Program Pendidikan Masyarakat [S11] Community Education Programs [S11]
Bidang pendidikan senantiasa menjadi perhatian utama Education remains a central focus of ABM’s CSR
pelaksanaan program CSR Perusahaan. Bagi ABM, initiatives. We believe education is key to shaping
pendidikan menjadi kunci penting dalam membangun mindsets and competencies, ultimately driving
pola pikir dan kompetensi masyarakat sehingga pada community future progress.
akhirnya akan membawa kemajuan masyarakat di masa
yang akan datang.
Pelaksanaan program CSR bidang pendidikan yang ABM’s education-focused CSR programs aim to
dijalankan ABM berfokus pada peningkatan kualitas enhance the quality and competitiveness of human
dan daya saing SDM bagi masyarakat di sekitar resources in our operational areas. Beyond meeting
wilayah operasional. Selain untuk memenuhi kebutuhan the need for skilled professionals at project sites,
SDM profesional di tingkat tapak proyek, ABM juga ABM supports government efforts to improve human
berkeinginan untuk mendukung program pemerintah resource capacity in remote regions.
dalam peningkatan kapasitas SDM hingga ke wilayah
pelosok.
Beberapa program unggulan di pilar Pendidikan yang Several key programs in the Education pillar run by
dijalankan Grup ABM, antara lain: the ABM Group include:
1. Fresh Green Operator (FGO), Fresh Green Technical 1. Fresh Graduate Operator (FGO) and Fresh Green
(FGT), dan Program Teaching Factory yang Technical (FGT) programs, along with the Teaching
dilaksanakan oleh CK. Factory Program by CK.
2. Welding Development Program (WDP), Machining 2. Welding Development Program (WDP), Machining
Development Program (MDP), Saya Senang Belajar, Development Program (MDP), Saya Senang Belajar,
Guru Tamu dan kerjasama pemagangan (internship) Guru Tamu, and SMK internship collaborations by
siswa SMK yang dilaksanakan oleh SSB. SSB.
3. CKB melaksanakan kegiatan Peningkatan kapasitas
guru untuk sekolah berkebutuhan khusus (Rumah 3. Capacity-building for teachers at special needs
Autis), dan bantuan peralatan sekolah di SDN schools (Autism House) and school equipment
Amamapare Mimika - Papua Tengah dengan total donations at SDN Amamapare Mimika – Central
anak didik 270 anak. Papua, benefiting 270 students by CKB.
4. Beasiswa pendidikan tinggi, pendampingan sekolah
Kurikulum Merdeka, kunjungan industri dan kuliah 4. Higher education scholarships, support for
lapangan, serta bantuan sarana sekolah, yang the Merdeka Curriculum, industrial visits, and
dilaksanakan oleh TIA. school facility assistance by TIA.
5. ABM juga melaksanakan program bantuan
pendidikan, beberapa program yang dijalankan 5. ABM also implements various educational
antara lain Program Pengembangan Kompetensi support programs, including teacher competency
Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Program Kejar development, equivalency education (Paket A, B,
Paket A, B, dan C, serta bantuan fasilitas belajar yang and C), and school infrastructure assistance.
berbentuk sarana dan prasarana sekolah.
Dalam implementasi pelaksanaan CSR, Grup ABM In implementing CSR, ABM collaborates with
selalu bersinergi dengan para pemangku kepentingan stakeholders such as central government,
terkait seperti Pemerintah, Dinas Pendidikan, Dinas government of education offices, labor departments
Ketenagakerjaan dan Balai Besar Latihan Kerja (BBLK), and vocational training centers (BBLK) and other
serta Institusi pendidikan. Berbagai topik materi education institutions. Training topics include
pembelajaran diantaranya yaitu internalisasi nilai grup internalizing TMT Group values, mental and character
TMT, penguatan mental dan karakter, penerapan development, occupational health and safety (OHS)
standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta standards, and industry exposure.
pengenalan terhadap industri.
Wujud komitmen ABM pada pilar pendidikan, sepanjang A manifestation of ABM’s commitment to the education
tahun 2024 total alokasi sebesar Rp. 9,83 miliar. pillar, throughout 2024 the total allocation is IDR. 9,83
billion.
164 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 165
Sanggar Sarana Baja Tingkatkan Sanggar Sarana Baja Enhances
Kompetensi Masyarakat Melalui Community Competency Through
Machining Development Program Machining Development Program
(MDP) (MDP)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap As part of its commitment to community development,
pengembangan masyarakat di sekitar area SSB—an ABM subsidiary specializing in engineering
operasional, SSB sebagai anak usaha ABM yang and manufacturing services—implemented the
bergerak di bidang jasa rekayasa dan manufaktur, Machining Development Program (MDP). This CSR
melaksanakan Machining Development Program initiative aims to enhance the technical skills of local
(MDP). Program ini merupakan salah satu inisiatif communities.
corporate social responsibility (CSR) perusahaan
yang bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat
lokal.
MDP equips participants with industrial machine
MDP dirancang untuk membekali peserta dengan operation skills, including CNC (Computer Numerical
keterampilan teknis di bidang pengoperasian mesin Control) machines, Portable Line Boring Machines,
industri, seperti mesin Mesin CNC (Computer and lathes. A total of 16 participants from regions such
Numerical Control), Portable Line Boring Machine, as Balikpapan, Samarinda, and Sebamban completed
dan Mesin Bubut. Sebanyak 16 peserta dari berbagai intensive training and are now in the On-the-Job
wilayah di Kalimantan, termasuk Balikpapan, Training (OJT) phase.
Samarinda, dan Sebamban, berhasil menyelesaikan
tahap pelatihan intensif dan kini memasuki fase On
the Job Training (OJT).
During this phase, participants apply their skills in
Dalam fase ini, peserta diharapkan dapat menerapkan real-world settings. Such that, 3 participants have
keterampilan yang diperoleh secara langsung di already been recruited by SSB, demonstrating
lapangan. Dari seluruh peserta, sebanyak 3 orang the program’s success in producing job-ready
telah direkrut untuk bergabung dan bekerja di professionals.
SSB, mencerminkan keberhasilan program dalam
mencetak tenaga kerja yang siap pakai.
Through MDP, SSB is committed to not only
Melalui MDP, SSB berkomitmen untuk tidak hanya developing skilled workers but also improving the
mencetak tenaga kerja yang terampil dan profesional, quality of life for communities near its operations.
tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas
hidup masyarakat di sekitar area operasional
perusahaan.
P T ABM I nve st am a Tbk 165
Page 166
Sosial | Social
S
Lingkungan dan Dampak Ekologis Environment and Ecological Impact
ABM menyadari bahwa pemangku kepentingan memiliki ABM recognizes stakeholders’ growing concerns
perhatian yang besar terhadap isu lingkungan dan about environmental and climate change issues. Thus,
perubahan iklim. Oleh karena itu, kami berkomitmen we are committed to actively supporting environmental
untuk berperan aktif dalam mendukung upaya pelestarian conservation efforts. Our operations prioritize
lingkungan. Kami senantiasa memastikan bahwa setiap sustainability principles to minimize ecological impacts,
kegiatan operasional Perusahaan dilaksanakan dengan including effects on local flora and fauna.
mengutamakan prinsip-prinsip keberlanjutan, dengan
tujuan untuk meminimalkan dampak operasional terhadap
lingkungan, termasuk fauna dan flora di sekitar wilayah
operasional.
ABM juga berkomitmen untuk berperan aktif dalam ABM is dedicated to actively involve in sustainable
pelestarian lingkungan yang dikelola secara berkelanjutan, environmental management through collaborative
melalui berbagai inisiatif dan inovasi yang berkolaborasi initiatives with stakeholders. These commitments align
dengan pemangku kepentingan terkait dalam program- with government targets for achieving the Sustainable
program lingkungan. Komitmen ini selaras dengan target Development Goals (SDGs).
pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan
berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs).
Grup ABM berkomitmen untuk melaksanakan program ABM Group is committed to rehabilitating and
rehabilitasi dan revegetasi pada lahan kritis, baik di dalam revegetating programs on critical lands within and
maupun di luar wilayah konsesi operasional. Kegiatan outside operational concessions. These activities
ini bertujuan untuk memulihkan kesuburan tanah, aim to restore soil fertility, enhance water absorption
meningkatkan daya serap serta cadangan air tanah, dan and groundwater reserves, and support biodiversity
mendukung pelestarian keanekaragaman hayati. conservation.
Di kawasan hulu, Grup ABM melaksanakan program In upstream areas, ABM Group conducts land
rehabilitasi lahan melalui penanaman kombinasi tanaman rehabilitation by planting cover crops and various tree
penutup dan berbagai jenis pohon, seperti ulin, cemara, species, such as ulin, pine, mangroves, ketapang,
bakau, ketapang, meranti, gaharu, mahoni, mahang, meranti, agarwood, mahogany, mahang, angsana, and
angsana, serta tanaman bernilai ekonomis, seperti karet, economically valuable plants like rubber, candlenut,
kemiri, durian, cempedak, jengkol, petai, dan sukun. durian, cempedak, jengkol, petai, and breadfruit.
Keanekaragaman varietas ini menciptakan peluang This diversity of crops provides sustainable income
pendapatan berkelanjutan melalui hasil panen buah, opportunities through fruit harvests, sap extraction,
getah, maupun produksi pupuk kompos organik. Selain and the production of organic compost. Additionally,
itu, inisiatif ini menghasilkan efek domino, seperti this initiative creates a domino effect by developing
pengembangan potensi ekowisata yang dapat dikelola ecotourism potential that can be independently
secara mandiri oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) managed by local Village-Owned Enterprises
setempat, serta pemberdayaan perkebunan masyarakat (BUMDes) and empowering community plantations to
untuk menghasilkan komoditas hasil hutan bukan kayu. produce non-timber forest product commodities.
Selain itu ABM juga melakukan rehabilitasi Daerah Aliran ABM also prioritizes the rehabilitation of Watershed
Sungai (DAS) yang menjadi salah satu prioritas penting Areas (DAS), which are crucial for environmental
dalam menjaga lingkungan dan mendukung pembangunan sustainability in Indonesia. Damage to DAS affects
yang berkelanjutan di Indonesia. Kerusakan DAS tidak ecosystems and human livelihoods dependent on
hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga pada water resources. Aligned with Government Regulation
kehidupan manusia yang bergantung pada sumber No. 37 of 2012, ABM, through its subsidiary PT Tunas
daya air. Untuk itu, selaras dengan Peraturan Pemerintah Inti Abadi (TIA), undertakes DAS rehabilitation in
Nomor 37 tahun 2012, ABM melakukan berbagai upaya priority areas such as Sebamban Baru Village (KPH
rehabilitasi DAS melalui entitas usaha, TIA berkomitmen Kusan), Tiwingan Lama Village (Aranio District), and
mengambil langkah konkret melalui berbagai program Kalaan Village (Aranio District) within the Sultan Adam
yang dijalankan di tiga lokasi rehabilitasi prioritas yakni Forest Park Conservation Area.
Desa Sebamban Baru di wilayah KPH Kusan, Desa
Tiwingan lama dan Desa Kalaan di Kecamatan Aranio
yang berada di kawasan Konservasi Taman Hutan Raya
Sultan Adam.
166 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 167
Komitmen nyata dalam kegiatan rehabilitasi DAS dapat Genuine commitment to watershed rehabilitation
dilihat dari rentang tahun 2013-2014 dilakukan kegiatan activities is evident from 2013 to 2014, during which
penanaman pohon dengan luasan lahan 2.067 hektare. tree planting took place across 2,067 hectares. In
Tidak hanya melakukan penanaman, TIA juga melakukan addition to planting, TIA conducts regular monitoring
pemantauan dan perawatan berkala untuk mendukung and maintenance to support plant growth and ensure
pertumbuhan tanaman guna memastikan keberhasilan successful rehabilitation.
rehabilitasi.
Di kawasan tengah, entitas anak ABM bersinergi untuk In midstream areas, ABM subsidiaries implement
menjalankan upaya perlindungan lingkungan hidup dan environmental protection and cost-efficiency initiatives.
efisiensi biaya operasional. Beberapa inisiatif yang The initiatives include the use of biofuels, optimization
dilaksanakan meliputi penggunaan BBM nabati atau of electric equipment, water recycling, regular emission
biofuel, optimasi penggunaan peralatan berbasis tenaga measurements, and careful management of hazardous
listrik, daur ulang serta konservasi air, pengukuran waste.
emisi secara berkala, dan pengelolaan limbah Bahan
Berbahaya dan Beracun (B3) dengan cermat.
Inisiatif lain yang dijalankan di kawasan tengah adalah Other midstream initiatives include efficient mining
penataan tahapan penambangan secara efisien. stage planning, which supports energy savings and
Langkah ini tidak hanya mendukung penghematan accelerates land reclamation and rehabilitation post-
energi, tetapi juga mempercepat proses reklamasi mining. Reclamation uses a conventional method
dan rehabilitasi lahan setelah kegiatan penambangan with a 60:40 ratio of fast-growing to long-cycle loxal
berakhir. Proses reklamasi menggunakan metode plants. thus generating a domino effect that increases
konvensional dengan komposisi tanaman fast growing employment for village communities around the
dan tanaman lokal berdaur panjang dalam rasio operational area.
60:40 persen. Metode konvensional ini memberikan
peluang untuk melibatkan masyarakat lokal dalam
pelaksanaannya, sehingga menciptakan efek domino
berupa peningkatan penyerapan tenaga kerja bagi
masyarakat desa di sekitar wilayah operasional.
Di kawasan pesisir, Grup ABM mengupayakan penataan In coastal areas, ABM focuses on environmental
dan konservasi lingkungan, serta perlindungan terhadap conservation and land protection. Initiatives include
daratan. Inisiatif yang dilakukan yaitu transplantasi coral reef transplantation in South Kalimantan and
terumbu karang di Kalimantan Selatan, serta rehabilitasi mangrove rehabilitation in Balikpapan, Surabaya, and
kawasan hutan bakau. Rehabilitasi bakau dilakukan South Kalimantan, which done simultaneously with
simultan di tiga wilayah sekaligus yaitu Balikpapan, over 10,000 trees planted. Mangroves not only prevent
Surabaya, dan Kalimantan Selatan, dengan total coastal erosion and enrich biodiversity but also serve
tegakan pohon mencapai lebih dari 10 ribu pohon. as measurable carbon sinks for the company.
Selain bermanfaat untuk mencegah abrasi pantai dan
memperkaya keanekaragaman hayati, kawasan bakau
juga menjadi sentra serapan karbon perusahaan yang
terukur.
Sepanjang tahun 2024, Grup ABM berkomitmen secara Throughout 2024, the ABM Group is committed to
berkelanjutan melanjutkan inisiatif konservasi dan ongoing environmental conservation and rehabilitation
rehabilitasi lingkungan dengan total investasi sebesar initiatives, with a total investment of IDR 416,911,286.
Rp. 416.911.286,-
P T ABM I nve st am a Tbk 167
Page 168
Sosial | Social
S
Mengelola 100 Hektare Lahan
Rehabilitasi untuk Masa Depan
Berkelanjutan
“Harapan kami adalah agar hutan yang kami kelola dapat
terus memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi
generasi mendatang. Kami ingin memastikan bahwa upaya
rehabilitasi ini berkelanjutan dan dapat menjadi model
di wilayah lain. Masyarakat juga harus memahami arti
penting hutan sebagai penyangga kehidupan dan selalu
meningkatkan perannya dalam perlindungan, pengawetan,
dan pemanfaatan kawasan hutan secara lestari sehingga
dapat menciptakan masyarakat yang sejahtera dan hutan
yang lestari.
Managing 100 Hectares of Rehabilitated
Land for a Sustainable Future
“Our hope is that the forest we manage will continue to
provide ecological and economic benefits for future
generations. We aim to ensure that these rehabilitation efforts
are sustainable and can serve as a model for other regions.
The community must also understand the importance of
forests as life-support systems and continually enhance
Bapak Ahmad Yani their role in protecting, preserving, and sustainably utilizing
Pengawas KTH Alimpung forest areas. This will lead to prosperous communities and
sustainable forests.”
Pada tahun 2024, upaya ABM di bidang lingkungan In 2024, ABM’s environmental efforts yielded
telah membuahkan hasil yang membanggakan dengan remarkable achievements, earning several prestigious
diraihnya berbagai penghargaan dan sertifikasi, di awards and certification, including:
antaranya:
• Penghargaan Kementerian ESDM Minerba - Good • Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
Mining Practice (GMP) Kategori Utama, Aspek Award – Good Mining Practice (GMP) in the Main
Lingkungan Hidup Pertambangan Category for Environmental Aspects of Mining.
• ISO 37001: 2016 mengenai Sistem Manajemen Anti • ISO 37001:2016 – Anti-Bribery Management System.
Penyuapan
• ISO 9001:2015 mengenai Sistem Manajemen Mutu • ISO 9001:2015 – Quality Management System.
• ISO 14001:2015 mengenai Sistem Manajemen • ISO 14001:2015 – Environmental Management System.
Lingkungan
• ISO 45001: 2018 mengenai Sistem Kesehatan dan • ISO 45001:2018 – Occupational Health and Safety
Keselamatan Kerja Management System.
• Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan • Occupational Health and Safety Management System
Kesehatan Kerja (SMK3) (SMK3) Certification.
168 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 169
ABM Investama Peringati ABM Investama
Hari Keanekaragaman Hayati Commemorates International
Internasional dengan Penanaman Biodiversity Day with Mangrove
Mangrove Planting
Dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman In celebration of International Biodiversity Day on
Hayati Internasional yang jatuh pada 22 Mei 2024, May 22, 2024, PT ABM Investama Tbk (ABMM) and
PT ABM Investama Tbk (ABMM) bersama keempat its four subsidiaries-PT Cipta Kridatama (CK), PT
anak usahanya-PT Cipta Kridatama (CK), PT Cipta Cipta Krida Bahari (CKB Logistics), PT Prima Wiguna
Krida Bahari (CKB Logistics), PT Prima Wiguna Parama (PWP), and PT Sanggar Sarana Baja (SSB)-
Parama (PWP), dan PT Sanggar Sarana Baja (SSB)- organized a mangrove planting event at the Muara
melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di Angke Nature Reserve (TWA) in North Jakarta.
Taman Wisata Alam (TWA) Muara Angke, Jakarta
Utara.
Mengusung tema “Jadilah Bagian dari Rencana” Under the theme “Be Part of the Plan,” this initiative
(Be Part of the Plan), kegiatan ini menjadi bagian was part of ABM Group’s ongoing efforts to enrich
dari program lanjutan sinergi Grup ABM dalam mangrove vegetation. Earlier, SSB had planted
pengkayaan vegetasi mangrove. Sebelumnya, SSB mangroves on 1.2 hectares of government-owned
telah melakukan penanaman mangrove di lahan land in Balikpapan as part of its environmental
milik pemerintah Kota Balikpapan seluas 1,2 hektare conservation commitment.
sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian
lingkungan.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 100 relawan dari In this activity, A total of 100 volunteers from ABM
seluruh karyawan Grup ABM berpartisipasi, dengan Group’s employees participated, planting 600
total penanaman mencapai 600 bibit pohon bakau. mangrove saplings. This activity was also part of the
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari inisiatif annual 1 Volunteer Day initiative, allowing employees
1 Volunteer Day yang diberikan kepada seluruh to contribute to environmental sustainability.
karyawan setiap tahunnya, sebagai bentuk kontribusi
nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Penanaman mangrove bertujuan untuk mendukung The mangrove planting aims to support biodiversity
pelestarian keanekaragaman hayati, mengurangi conservation, mitigate the impact of extreme weather
dampak gelombang dan cuaca ekstrem, serta and waves, and protect coastal areas from erosion.
melindungi pantai dari risiko abrasi. Melalui aksi Through this initiative, ABM Group reaffirms its
ini, Grup ABM menunjukkan komitmen terhadap commitment to environmental sustainability and its
keberlanjutan lingkungan dan peran aktif dalam active role in preserving coastal ecosystems.
menjaga ekosistem pesisir.
P T ABM I nve st am a Tbk 169
Page 170
Sosial | Social
Pemberdayaan Ekonomi
[GRI 203-1][GRI 203-2]
S Economic Empowerment
[GRI 203-1][GRI 203-2]
Program CSR yang dilaksanakan ABM terkait ABM’s CSR programs in economic empowerment
pemberdayaan ekonomi masyarakat selalu focus on leveraging local economic potential and
menitikberatkan pada potensi ekonomi lokal dan enhancing the value of community-produced goods.
meningkatkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan
masyarakat.
ABM memberikan kepercayaan penuh kepada anak ABM entrusts its subsidiaries to design and implement
perusahaan untuk merancang dan melaksanakan initiatives tailored to the needs of communities in their
kontribusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat operational areas. This approach is based on the
sekitar wilayah operasional. Pendekatan ini didasarkan belief that subsidiaries have a deeper understanding
pada keyakinan bahwa anak perusahaan memiliki of local dynamics, enabling them to create targeted
wawasan lebih mendalam terhadap dinamika lokal, programs. ABM’s headquarters oversees these efforts
sehingga mampu merancang program yang lebih to ensure effective, transparent, and integrity-driven
tepat sasaran. ABM di tingkat pusat berperan sebagai implementation.
pengawas, memastikan pelaksanaan program berjalan
secara efektif, transparan, dan berintegritas.
Direksi ABM, sebagai pemantau utama, secara berkala The ABM Board of Directors regularly reviews and
menerima laporan dan mengevaluasi pelaksanaan evaluates the progress of these social contribution
kegiatan kontribusi sosial. Pendekatan ini memberi activities. This approach grants subsidiaries greater
anak perusahaan otonomi yang lebih besar untuk autonomy to fulfill their responsibilities while
menjalankan tanggung jawabnya, memastikan bahwa ensuring alignment with local community needs and
setiap kontribusi yang diberikan selaras dengan aspirations.
kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan program CSR yang berfokus In implementing CSR programs focused on economic
pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, ABM empowerment, ABM prioritizes the development of
memprioritaskan pengembangan potensi ekonomi local economic potential and the enhancement of
lokal dan peningkatan nilai produk masyarakat. Proses community products. Programs are carefully mapped
perencanaan program dilakukan melalui pemetaan yang to align with regional resources and potential. In
cermat untuk memastikan kesesuaian dengan sumber the implementations, the company engage with the
daya dan potensi daerah. Dalam pelaksanaannya, communities and stakeholders to create sustainable
perusahaan melibatkan masyarakat dan para pemangku impacts.
kepentingan, guna menciptakan dampak yang
berkelanjutan.
Komitmen ABM tercermin dalam implementasi program ABM’s commitment is reflected in initiatives that
pemberdayaan ekonomi masyarakat yang tidak hanya not only support local economic growth but also
mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga contribute to achieving the Sustainable Development
berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Goals (SDGs).
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
170 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 171
Pada implementasinya, ABM melalui entitas usaha, Through its subsidiary, PT Tunas Inti Abadi (TIA), ABM is
yakni TIA berkomitmen untuk secara berkelanjutan committed to sustainably developing and strengthening
mengembangkan dan menguatkan kelembagaan local economic institutions through Village-Owned
ekonomi lokal melalui program pengembangan Enterprises (BUMDes). Since 2015, this program has
masyarakat berbasis BUMDes. Program yang diinisiasi aimed to collaborate with the government in achieving
sejak tahun 2015 ini berangkat dari kesadaran perusahaan regional development targets. Together with BUMDes
untuk bekerja bersama pemerintah dalam mengejar Tirta Amerta Jaya, we have tapped into underutilized
target Rencana Pembangunan Jangka Menengah local potential, organizing and optimizing it to ensure
Daerah (RPJMD). Kami bersama BUMDes Tirta Amerta communities are not just beneficiaries but active
Jaya memanfaatkan potensi lokal desa yang belum participants in development.
tergarap secara maksimal. Hal yang dilakukan adalah
menggali, mengorganisir dan mengoptimalkan potensi
tersebut. Diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi
penerima manfaat, tapi juga menjadi aktor utama dalam
pembangunan.
Pada tahun 2024, total alokasi anggaran untuk pilar In 2024, ABM allocated a total of Rp. 236,491,000 for
kemandirian ekonomi sebesar Rp. 236.491.000,- economic empowerment pillar.
Penghargaan Atas Dedikasi TIA Award for TIA’s Dedication
ABM melalui TIA selaku entitas usaha berhasil ABM, through its subsidiary TIA, received the Silver
meraih penghargaan silver dalam aja CSR dan Award at the 2024 CSR and Sustainable Village
Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) awards Development (PDB) Awards for its commitment to
2024 atas komitmennya mendukung percepatan accelerating village development and achieving
desa dan pencapaian SDGs/TPB melalui program the SDGs through the program “Building BUMDes
“Membangun Kemandirian BUMDes Menuju Desa Independence Toward Self-Reliant Villages.”
Binaan Mandiri”.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri The award was presented by the Minister of
Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar, kepada Fajrinor, Villages, Development of Disadvantaged Regions,
Manajer Government & Community Development and Transmigration, Abdul Halim Iskandar, to
TIA, pada tanggal 7 Mei 2024 di Hotel the Westin Fajrinor, TIA’s Manager of Government & Community
Jakarta. Program ini melibatkan BUMDes Tirta Amerta Development, on May 7, 2024, at The Westin
Jaya dari Desa Trimartani, Kabupaten Tanah Bumbu, Jakarta. The program, involving BUMDes Tirta
dengan fokus menjadikan Bumdes sebagai motor Amerta Jaya from Trimartani Village, Tanah Bumbu
penggerak ekonomi desa, TIA terus berkomitmen Regency, focuses on making BUMDes a driver of
mewujudkan visi “korporat yang berkontribusi aktif village economies, reflecting TIA’s vision of being
terhadap masyarakat”. a corporation that actively contributes to society.
P T ABM I nve st am a Tbk 171
Page 172
Sosial | Social
S
Desa Binaan CK Sukses CK Mentored Village
Kembangkan Klaster Pertanian Successfully Develops Biotron-
Ramah Lingkungan Berbasis Based Eco-Friendly Agricultural
Inovasi Biotron Cluster
Sebagai bentuk komitmen terhadap pemberdayaan As part of its commitment to community empowerment
masyarakat dan keberlanjutan lingkungan melalui and environmental sustainability, CK, a subsidiary
Desa Binaan di CK Site BIB, bersama dengan Balai of ABM Group, through Desa Binaan at the BIB site,
Penyuluh Pertanian (BPP) Kusan Hulu, Kabupaten together with the Kusan Hulu Agricultural Extension
Tanah Bumbu, berhasil mengembangkan klaster Center (BPP), Tanah Bumbu Regency, successfully
pertanian budidaya tanaman melon yang ramah developed an environmentally friendly melon
lingkungan berbasis inovasi biotron. cultivation cluster based on biotron innovation.
Keberhasilan ini ditandai dengan kegiatan panen raya This achievement was marked by a melon harvest
melon yang diselenggarakan di halaman kantor BPP festival held at the BPP Kusan Hulu and Teluk
Kusan Hulu dan Teluk Kepayang pada 17 Juli 2024. Kepayang offices on July 17, 2024. During this
Pada musim ini, sebanyak 1.500 bibit melon telah season, 1,500 melon seedlings were planted,
ditanam dan menghasilkan sekitar 3.000 buah melon. yielding approximately 3,000 melons.
Inovasi biotron menjadi kunci dalam peningkatan Innovative Biotron, a carbon-rich material produced
produksi pertanian yang berkelanjutan. Biotron through pyrolysis, activation, and immobilization,
merupakan bahan padat kaya karbon yang dihasilkan serves as a soil enhancer that improves soil physical,
melalui proses pirolisis, aktivasi, dan immobilisasi. chemical, and biological properties. Its use not
Produk ini berfungsi sebagai pembenah tanah yang only boosts crop yields cost-effectively but also
mampu memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi reduces reliance on chemical fertilizers, making it
tanah. Penggunaan biotron tidak hanya membantu environmentally friendly.
meningkatkan hasil panen dengan anggaran yang
lebih efisien, tetapi juga mengurangi ketergantungan
terhadap pupuk kimia, sehingga lebih ramah terhadap
lingkungan.
Melalui program ini, CK berharap dapat mendukung Through this program, CK aims to prepare
kesiapan masyarakat desa lingkar tambang untuk communities near mining sites to diversify
mengembangkan budidaya tanaman yang lebih crop cultivation and adopt the latest innovative
variatif dan memperkenalkan inovasi pertanian agricultural practices. This initiative is expected
terkini. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong to promote greater economic independence within
peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat serta the community and create sustainable agriculture
menciptakan praktik pertanian yang berkelanjutan. practices.
172 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 173
Arboretum Nusantara: Arboretum Nusantara:
Konservasi dan Edukasi Biodiversity Conservation
Keanekaragaman Hayati and Education
Sebagai wujud komitmen ABM terhadap pelestarian As part of ABM’s commitment to environmental
lingkungan, Arboretum Nusantara di Sebamban conservation, the Arboretum Nusantara at Sebamban
Hub dihadirkan untuk melestarikan berbagai Hub was established to preserve endemic plants from
tanaman endemik dari seluruh Indonesia. Inisiatif ini across Indonesia. This initiative aims to contribute to
bertujuan untuk berkontribusi aktif dalam konservasi biodiversity conservation, support scientific research,
keanekaragaman hayati, mendukung penelitian and provide educational resources for the community.
ilmiah, serta memberikan sarana pendidikan bagi
masyarakat.
Arboretum Nusantara terbagi dalam tiga zona The arboretum is divided into three main zones,
utama, yang masing-masing memamerkan spesies each showcasing endemic plant species that reflect
tanaman endemik, mencerminkan kekayaan flora Indonesia’s rich flora. As an integral part of the
Indonesia. Sebagai bagian integral dari area komersial Sebamban Hub commercial area, the arboretum
Sebamban Hub, arboretum ini tidak hanya berfungsi serves not only as a conservation space but also as a
sebagai ruang konservasi, tetapi juga sebagai sustainable educational and recreational destination..
destinasi edukasi dan rekreasi yang berkelanjutan.
Tiga Zona Arboretum Nusantara: Three Zones of Arboretum Nusantara:
1. Zone A – Restorative Space 1. Zone A – Restorative Space
Zona ini menyediakan pengenalan yang ramah This zone provides a friendly and informative
dan informatif tentang arboretum. Fasilitas introduction to the arboretum. Key facilities in this
utama di zona ini meliputi: zone include:
o Rumah Kaca untuk pengembangan dan o Greenhouse for plant development and
perawatan tanaman. care.
o Area Pembibitan sebagai pusat o Nursery Area as a center for breeding
pengembangbiakan tanaman endemik. endemic plants.
o Fasilitas Pengomposan untuk mendukung o Composting Facility to support sustainable
praktik pertanian berkelanjutan. agricultural practices.
2. Zone B – Native Habitat 2. Zone B – Native Habitat
Zona ini mereplikasi dan melestarikan beragam Zona ini mereplikasi dan melestarikan beragam
habitat asli yang ditemukan di seluruh habitat asli yang ditemukan di seluruh Indonesia.
Indonesia. Di dalamnya terdapat: Di dalamnya terdapat:
o Pohon-pohon endemik dari pulau atau o Trees endemic to a particular island or
ekosistem tertentu. ecosystem.
o Pohon produktif untuk tujuan penelitian dan o Productive tree for research and conservation
konservasi. purposes.
o Jalur pejalan kaki dan sudut pandang yang o Pedestrian paths and viewpoints
memungkinkan pengunjung menikmati allow visitors to enjoy the beauty of nature
keindahan alam sambil mempelajari while learning about the diverse
beragam ekosistem. ecosystem.
3. Zone C – Indigenous Wetland 3. Zone C – Indigenous Wetland
Zona ini berfungsi sebagai penyangga kawasan This zone functions as a buffer for conservation
konservasi dan mempertahankan keaslian areas and maintains the authenticity of swamp and
ekosistem rawa serta lahan basah. wetland ecosystems.
o Kawasan ini akan tetap terbatas aksesnya o Limited Access to this area to
demi menjaga keamanan dan kelestarian maintain security and preserve
habitat. the habitat.
o Namun, zona ini dapat difungsikan sebagai o However, this zone can function
area penelitian untuk studi keanekaragaman as a research area for biodiversity studies
hayati jika diperlukan. if necessary.
P T ABM I nve st am a Tbk 173
Page 174
Sosial | Social
S
Melalui pengalaman ini, diharapkan pengunjung Through this experience, it is hoped that visitors
dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam can gain a deeper understanding of the importance
tentang pentingnya pelestarian keanekaragaman of preserving Indonesia’s biodiversity, as well
hayati Indonesia, serta mendorong peran aktif dalam as encourage an active role in maintaining
menjaga keberlanjutan lingkungan untuk masa depan. environmental.
Kesehatan & Infrastruktur Masyarakat Community Health & Infrastructure
[GRI 203-1][GRI 203-2] [GRI 203-1][GRI 203-2]
Kesehatan merupakan aspek penting masyarakat Health is a critical aspect of community well-being
dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari. and daily economic activity. ABM actively involves
ABM selalu melibatkan para pemangku kepentingan stakeholders in improving healthcare accessibility
dalam rangka peningkatan aksesibilitas dan kualitas and quality through direct assistance and health
kesehatan masyarakat baik itu bantuan langsung programs. These health programs focus on preventive
maupun program kesehatan. Berbagai program and promotive measures, including health education
kesehatan yang dilakukan ABM merupakan upaya campaigns.
preventif dan promotif melalui penyuluhan dalam
meningkatkan kesehatan masyarakat.
ABM berkomitmen untuk meningkatkan kualitas ABM is committed to improving the quality of public
kesehatan masyarakat dengan berkontribusi aktif health by actively addressing the stunting issue. The
dalam penanganan masalah stunting. Berbagai company’s various programs center on maternal and
program yang dijalankan oleh perusahaan berfokus child health initiatives, which are crucial for preventing
pada upaya kesehatan ibu dan anak, yang menjadi stunting. According to the national nutritional status in
kunci dalam mencegah stunting. Berdasarkan status 2023, one in four children under five are stunted, with
gizi nasional tahun 2023, menyebut satu dari empat Indonesian survey data indicating a stunting prevalence
anak balita mengalami stunting dan menurut data of 21.5%. Therefore, in alignment with Presidential
survei Indonesia menyebut bahwa prevalensi stunting Regulation (Perpres) Number 72 of 2021, which focuses
masih berada di angka 21,5%. Untuk itu, mengacu pada on accelerating the reduction of stunting rates, ABM,
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 along with its subsidiaries, has undertaken multiple
terkait percepatan penurunan angka stunting, ABM efforts to help lower stunting rates in Indonesia through
bersama entitas anak melakukan berbagai upaya dalam implemented programs.
berkontribusi menurunkan angka stunting di Indonesia
melalui berbagai program yang dijalankan.
Program-program ini mencakup dukungan terhadap These programs include support for Posyandu activities
kegiatan Posyandu di desa-desa binaan, pembinaan in assisted villages, training Posyandu cadres to improve
kader Posyandu untuk meningkatkan kapasitas mereka their health service skills, and providing supplementary
dalam pelayanan kesehatan, serta Pemberian Makanan food (PMT) for toddlers. PMT is regularly administered
Tambahan (PMT) untuk balita. PMT dilakukan secara during Posyandu activities, serving as direct support to
rutin setiap kali Posyandu melaksanakan kegiatannya, meet toddlers’ nutritional needs. This program aligns
sebagai bentuk dukungan nyata untuk memenuhi with Sustainable Development Goal (SDG) Number
kebutuhan gizi balita. Program ini sejalan dengan upaya 3, which aims to ensure healthy lives and promote
SDGs Nomor 3, yaitu menjamin kehidupan sehat dan community well-being.
mendukung kesejahteraan masyarakat.
Grup ABM juga berkomitmen untuk meningkatkan The ABM Group is also committed to improving the quality
kualitas layanan kesehatan tingkat pertama melalui of first-level health services through a program aimed
program peningkatan akreditasi Puskesmas di tingkat at increasing the accreditation of Community Health
kecamatan. Dukungan yang diberikan mencakup Centers at the sub-district level. The support provided
pelatihan gawat darurat dalam penanganan bencana includes emergency training in disaster management
(mass casualty response), pencegahan dan penanganan (mass casualty response), fire prevention and handling,
kebakaran, keselamatan dan kesehatan di lingkungan safety and health in the workplace, alongside efforts to
kerja, serta penyediaan bantuan untuk peningkatan improve health facility infrastructure.
sarana dan prasarana fasilitas kesehatan.
1 74 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 175
Selain itu, Grup ABM juga memiliki sejumlah program In addition to that, the ABM Group has several outstanding
unggulan pilar kesehatan melalui program pencegahan health pillar programs aimed at preventing and
dan penanganan stunting dengan bantuan Pemberian managing stunting. These include providing additional
Makanan Tambahan (PMT) untuk Posyandu di 5 food (PMT) to Posyandu in 5 villages near the mine
desa lingkar tambang setiap bulannya, pelayanan each month, community health examination services as
pemeriksaan kesehatan masyarakat dalam bentuk part of a social service initiative, and supplying medical
bakti sosial, dan pemberian bantuan alat kesehatan equipment to Poskesdes in 5 villages around the mine,
untuk Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di 5 desa all carried out by PT Tunas Inti Abadi (TIA). Furthermore,
lingkar tambang, yang dilaksanakan oleh TIA. Selain the ABM Group has also implemented a program to
itu, Grup ABM juga melaksanakan program peningkatan enhance the capacity of Community Health Centers by
kapasitas Puskesmas melalui program peningkatan increasing their accreditation and assisting with patient
akreditasi Puskesmas, bantuan peralatan antrian pasien queuing equipment at these centers, carried out by PT
di Puskesmas, yang dilaksanakan oleh CKB. Cipta Krida Bahari (CKB).
Khusus di wilayah Jakarta Utara, sejak pertengahan In North Jakarta, starting in mid-2023, ABM, through PT
2023, ABM melalui CKB bersama dengan Pemerintah CKB, is collaborating with the City Government on the
Kota berkolaborasi dalam program Bunda Pas (Bunda Bunda Pas (Mother Cares for Healthy Intake) program.
Peduli Asupan Sehat). Program ini menyasar kelompok This initiative targets groups of women with toddlers
perempuan yang memiliki balita yang masuk kategori classified as stunted. The program encourages these
stunting. Melalui program ini, para perempuan didorong women to create simple, healthy, and nutritious snacks.
untuk menciptakan olahan kudapan sederhana, sehat, Additionally, during its implementation, the involved
dan bergizi. Selain itu pada implementasinya para pihak parties established an interaction space that serves as a
yang terlibat juga membangun ruang interaksi yang venue for exchanging experiences and knowledge about
menjadi sarana bertukar pengalaman dan berbagai ilmu addressing stunting. Furthermore, stunting programs
tentang penanganan stunting. Selain itu terkait program are also conducted in various locations, including the
stunting juga dilakukan di beberapa tempat antara lain Spread Love program (Semper Barat Prevent Stunting
program Sebar Cinta (Semper Barat Cegah Stunting Toddlers) in Cilincing District.
Balita) di Kecamatan Cilincing.
Selain fokus pada kesehatan, ABM turut berpartisipasi In addition to prioritizing health, ABM also contributes to
dalam pembangunan nasional dengan memberikan national development by making tangible contributions
kontribusi nyata bagi negara dan masyarakat. to the country and society. The uneven infrastructure
Infrastruktur yang belum merata di Indonesia menjadi in Indonesia presents an opportunity for ABM, which
peluang bagi ABM, yang memiliki wilayah kerja tersebar operates in various regions across the nation, to
di seluruh negeri, untuk secara langsung merespons directly address the infrastructure needs in each of its
kebutuhan infrastruktur di setiap area operasionalnya. operational areas.
Melalui anak usahanya, ABM dapat langsung menanggapi Through its subsidiaries, ABM can directly respond to
kebutuhan infrastruktur di setiap wilayahnya, baik untuk infrastructure needs in each region, enhancing both
peningkatan jumlah maupun kualitas. Pembangunan quantity and quality. The construction of places of
rumah ibadah, renovasi fasilitas sekolah dasar, worship, renovation of elementary school facilities,
pembangunan MCK warga, perbaikan irigasi, perbaikan building community toilets, improving irrigation,
jalan desa, hingga rekonstruksi jembatan desa adalah upgrading village roads, and reconstructing village
beberapa bentuk konkret infrastruktur yang dilakukan bridges are some of the tangible infrastructure projects
oleh anak perusahaan ABM yang memberikan dampak undertaken by ABM subsidiaries that have positively
positif pada akses ekonomi dan mobilitas masyarakat. impacted economic access and community mobility.
Pada tahun 2024, total alokasi anggaran untuk pilar In 2024, the total budget allocation for the health pillar
kesehatan sebesar Rp. 177.586.200. will be IDR 177,586,200.
P T ABM I nve st am a Tbk 175
Page 176
Sosial | Social
S
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
yang Signifikan [GRI 203-2]
Significant Indirect Economic Impact
[GRI 203-2]
Komitmen ABM memberikan dampak positif yang ABM’s commitment to the People pillar generates
berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah sustainable positive impacts for communities near
operasional. Dengan melibatkan putra daerah terbaik its operational areas. By employing local talent, ABM
sebagai karyawan ABM dan anak perusahaan, ABM tidak not only improves employee families’ well-being but
hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga karyawan also boosts local purchasing power, driving regional
tetapi juga mendukung daya beli lokal yang menjadi economic growth.
motor penggerak ekonomi di wilayah tersebut.
Selain itu, kerja sama erat dengan pemasok, vendor, Furthermore, close collaboration with local suppliers,
dan kontraktor setempat mempercepat dinamika vendors, and contractors accelerates the dynamics
perekonomian daerah, memberikan kontribusi nyata of the regional economy, contributing significantly
terhadap kesejahteraan finansial masyarakat. Hubungan to the financial well-being of the community. These
timbal balik yang harmonis ini diharapkan dapat harmonious relationships are anticipated to foster a win-
menciptakan situasi yang saling menguntungkan, win situation, promoting the sustainability of ABM and
mendukung keberlanjutan operasi dan bisnis ABM its subsidiaries’ operations and business.
serta entitas anak.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, ABM juga menginisiasi As part of these efforts, ABM also initiates various
berbagai program pembangunan infrastruktur serta infrastructure development programs and realizes
merealisasikan dana tanggung jawab sosial perusahaan corporate social responsibility (CSR) funding. These
(CSR). Program-program ini dirancang untuk memberikan programs are designed to have a significant direct
dampak langsung yang signifikan, menjawab kebutuhan impact, address community needs, and support local
masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi economic growth.
lokal.
Kemitraan Strategis [GRI 203-1][GRI 203-2] Strategic Partnerships [GRI 203-1][GRI 203-2]
Keberlanjutan ABM hingga saat ini didukung oleh ABM’s sustainability thus far is supported by continuous
kemitraan strategis yang berkesinambungan dengan strategic partnerships with various competent entities.
berbagai pihak yang kompeten. Perusahaan bekerja The company works alongside partners who possess
sama dengan mitra yang memiliki keahlian khusus untuk specialized expertise to develop programs and policies
merumuskan program dan kebijakan yang tepat, terukur, that are relevant, measurable, and create a positive
dan berdampak positif. impact.
Melalui kemitraan strategis ini, ABM aktif menjalin kerja Through these strategic partnerships, ABM actively
sama dengan pihak-pihak terkait dan menandatangani collaborates with relevant parties and has signed
Nota Kesepahaman (MOU) dengan berbagai instansi Memorandums of Understanding (MOUs) with various
untuk memperkuat dan mendukung implementasi agencies to strengthen and support the implementation
program yang mendukung keberlanjutan perusahaan of programs that support the company’s overall
secara keseluruhan. sustainability.
176 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 177
Realisasi Dana Pemberdayaan Community Empowerment Fund
Masyarakat [SEOJK F.25] Realization [SEOJK F.25]
Pada tahun 2024, ABM berhasil merealisasikan In 2024, ABM successfully distributed funds totalling
penyaluran dana sebesar Rp9,59 miliar untuk program IDR 9.59 billion for community empowerment programs
pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah across all operational areas. These funds support
operasional. Dana tersebut digunakan untuk mendukung various activities conducted during the reporting
berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama period, including education, health, job creation or
periode pelaporan, yang meliputi sektor pendidikan, increasing real income, and promoting economic,
kesehatan, peningkatan pendapatan riil atau penciptaan social, and cultural independence, as well as enhancing
lapangan pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial dan community participation in environmental management.
budaya, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Additionally, this initiative involves strengthening
lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup community institutions, developing infrastructure.
penguatan kelembagaan komunitas, pembangunan
infrastruktur, dan pelestarian lingkungan.
Realisasi Dana Pemberdayaan Masyarakat tahun 2024 (Rp)
Realization of Community Empowerment Funds in 2024 (IDR)
Pilar CSR Dalam Rp
Pillar in IDR
Pilar Pendidikan
8.846.362.901
Education
Pilar lingkungan dan dampak Ekologi
375.220.157
Lingkungan and Ecological Impact
Pilar Pemberdayaan Ekonomi
212.841.900
Economic Empowerment
Pilar Kesehatan Masyarakat
& Infrastruktur Public 159.827.580
health & Infrastructure
Operasi yang Secara Aktual dan yang Operations with Actual or Potential
Berpotensi Memiliki Dampak Negatif Significant Negative Impacts on Local
Signifikan Terhadap Masyarakat Lokal Communities
[GRI 2-5][GRI 413-2][SEOJK F.23][SEOJK F.28] [GRI 2-5][GRI 413-2][SEOJK F.23][SEOJK F.28]
Kehadiran ABM di setiap wilayah operasional tentunya ABM’s presence in every operational area inevitably
akan memberikan dampak secara secara langsung impacts local communities, both directly and indirectly.
maupun tidak langsung terhadap masyarakat di sekitar Positive impacts include job creation for local
wilayah operasional. Dampak positif dari kehadiran residents within ABM, its subsidiaries, and supplier
kami antara lain membuka lapangan pekerjaan bagi companies, contributing to improved local economic
masyarakat sekitar di ABM, anak perusahaan, maupun well-being. However, there are also potential negative
perusahaan pemasok. Hal ini turut berkontribusi pada impacts, such as cultural changes resulting from the
peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. company’s presence and shifts in social dynamics
Namun, di sisi lain, terdapat pula dampak negatif due to operational activities.
berupa perubahan budaya yang dapat terjadi pada
masyarakat lokal akibat masuknya perusahaan dan
perubahan dinamika sosial yang mengikuti operasional
perusahaan.
P T ABM I nve st am a Tbk 177
Page 178
Sosial | Social
S
ABM Investama Bergerak Cepat ABM Investama Acts Swiftly
dalam Pemulihan Banjir Bandang in Flood Recovery Efforts in
di Sumatera Barat West Sumatra
Banjir bandang yang melanda Sumatera Barat The flash floods that struck West Sumatra caused
menyebabkan kerusakan infrastruktur, menghambat significant infrastructure damage, disrupted
akses transportasi, dan berdampak pada kehidupan transportation access, and impacted the lives of local
masyarakat setempat. Menyikapi kondisi tersebut, communities. In response, PT ABM Investama Tbk
ABM bergerak cepat dengan mengerahkan sumber (ABMM) acted swiftly by deploying resources and
daya dan tenaga bantuan untuk mendukung assistance to support the recovery of affected areas.
pemulihan wilayah terdampak.
Sebagai bagian dari respons tanggap darurat, As part of its emergency response, ABM mobilized
ABM mengerahkan alat berat, termasuk excavator, heavy equipment, including excavators, to clear flood
untuk membersihkan material banjir yang menutup debris blocking roads and damaging public facilities.
jalan serta merusak fasilitas umum. Upaya ini These efforts aimed to restore transportation access
bertujuan untuk memulihkan akses transportasi and expedite the distribution of aid to residents.
dan mempercepat distribusi bantuan kepada warga. Additionally, ABM’s Emergency Response Team
Selain itu, Emergency Response Team (ERT) ABM (ERT) was dispatched to the affected areas, with
juga diterjunkan ke lokasi terdampak, dengan fasilitas accommodation facilities prepared to ensure their
akomodasi yang telah disiapkan untuk memastikan effective and smooth operations on the ground.
efektivitas dan kelancaran operasional mereka di
lapangan.
Selain bantuan teknis, ABM juga menyalurkan bantuan Beyond technical assistance, ABM also distributed
sembako bagi masyarakat yang terdampak, mencakup essential food supplies to affected communities,
kebutuhan pokok guna membantu pemulihan providing basic necessities to help restore daily life.
kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, total In total, the assistance distributed reached more than
bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp39 IDR 39 million.
juta.
178 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 179
ABM menyadari bahwa aktivitas operasional yang ABM acknowledges that its operations can affect local
dilakukan dapat memberikan dampak terhadap communities through factors like noise, dust, water
masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional, seperti quality, and other environmental conditions. These
kebisingan, debu, kualitas air, dan kondisi lingkungan impacts are a primary concern for stakeholders.
lainnya. Dampak-dampak tersebut menjadi perhatian We ensure that all complaints or concerns raised
utama bagi pemangku kepentingan. Kami memastikan by communities regarding ABM’s operations are
bahwa setiap keluhan atau teguran yang disampaikan addressed promptly and resolved in accordance with
oleh masyarakat terkait kegiatan operasional ABM established procedures.
ditangani dengan baik dan diselesaikan sesuai
prosedur yang berlaku.
Sebagai perusahaan yang mematuhi peraturan As a company committed to compliance with
dan perundang-undang yang berlaku, ABM telah applicable laws and regulations, ABM has identified
mengidentifikasi wilayah operasional yang signifikan significant operational areas and implemented
dan mengambil langkah-langkah mitigasi yang sesuai appropriate mitigation measures. This commitment is
dengan ketentuan yang ada. Komitmen ini merupakan part of our efforts to ensure compliance and safety
bagian dari upaya kami untuk memastikan kepatuhan at every operational stage, supporting the company’s
dan keamanan di setiap tahap operasional, demi sustainability goals.
tercapainya keberlanjutan perusahaan.
Berikut potensi dampak operasional yang paling The following are the most significant potential
signifikan di 2024: operational impacts in 2024:
Kategori
Dampak Potensi Dampak Respon Perusahaan Pelibatan Pemangku kepentingan
Impact Impact Potential Company Response Stakeholder Engagement
Category
ׅPemantauan kualitas air kolam
• Penyampaian data pantauan melalui SIMPEL
pengendapan secara real
• Penyampaian laporan semester RKL RPL kepada
time 24 jam (settling pond)
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi
Penurunan kualitas air menggunakan alat sparing
• Komunikasi dengan perwakilan masyarakat
permukaan di sekitar ׅNormalisasi kualitas air
Lingkungan melalui musrenbang setiap 3 bulan sekali
masyarakat dengan metode koagulasi
Hidup • Submission of monitoring data through SIMPEL
Decreased quality of ׅMonitoring the quality of
Environment • Submission of RKL RPL semester reports to the
surface water around the settling pond water in real time
Provincial Environmental Office
community 24 hours (settling pond) using
• Communication with community representatives
a sparing device
through Multi Stakeholder Consultation Forum for
ׅNormalization of water quality
Development Planning every 3 months
by coagulation method
Memastikan akuisisi lahan • Koordinasi dengan badan regulator terkait
Hambatan kegiatan • Melakukan serah terima secara sah dan
Kepemilikan melalui proses legalitas yang
operasional terdokumentasi
Lahan sah
Barriers to operational
Land Ownership
activities
Ensuring land acquisition • Coordination with related regulatory agencies
through a valid legality process • Carry out a legal and documented handover
• Koordinasi dengan perwakilan masyarakat melalui
ׅGangguan operasional forum komunikasi resmi minimal 2x dalam setahun
ׅMenyediakan sarana
yang bersumber dari • Pertemuan dengan tokoh masyarakat dan
komunikasi publik
ketersediaan tenaga kerja pemerintah (desa, kecamatan dan kabupaten)
Kesetaraan ׅMerancang program
yang sesuai terkait pelaksanaan kegiatan operasional
Kesempatan pemberdayaan masyarakat
ׅKesenjangan pendapatan perusahaan.
Bekerja secara berkelanjutan
masyarakat • Coordination with community representatives
Equal ׅProvide means of public
Employment ׅOperational disruption through official communication forums at least 2x
communication
Opportunity stemming from the a year
ׅDesigning community
availabili of suitable • Meetings with community and government
empowerment programs in a
manpower leaders (village, sub-district, district) regarding
sustainable manner
ׅCommunity income gap the implementation of the company’s operational
activities.
P T ABM I nve st am a Tbk 179
Page 180
Sosial | Social
S
Survei Sikap dan Persepsi Masyarakat
Atas Kegiatan Pertambangan ABM
Community Perception and Attitude
Survey on ABM’s Mining Activities
[GRI 413-2] [SEOJK F.16] [GRI 413-2] [SEOJK F.16]
ABM senantiasa memperhatikan secara khusus para ABM consistently prioritizes stakeholders affected
pemangku kepentingan yang terdampak kegiatan by its operations. To this end, we regularly conduct
operasional Perusahaan. Untuk itu, Kami secara surveys to gauge community attitudes and perceptions
rutin melakukan survei mengenai sikap dan persepsi regarding ABM’s operational activities and those of its
masyarakat terkait kegiatan operasional yang dilakukan subsidiaries. The results of these surveys serve as a
ABM beserta entitas anak perusahaan. Hasil dari basis for evaluation, helping us build harmonious and
pelaksanaan survei tersebut menjadi bahan evaluasi constructive relationships with stakeholders.
kami untuk membangun hubungan yang harmonis dan
konstruktif dengan para pemangku kepentingan.
ABM memastikan pengelolaan pengaduan masyarakat ABM ensures that community complaints are managed in
dilakukan secara terstruktur dan responsif melalui a structured and responsive manner through accessible
mekanisme pengaduan yang dapat diakses oleh grievance mechanisms, including hotlines and online
masyarakat luas, termasuk hotline dan portal daring. portals. Every complaint received is documented,
Setiap keluhan yang diterima didokumentasikan, investigated, and highly prioritized for resolution in line
diselidiki, dan ditangani dengan prioritas tinggi sesuai with internal policies and regulations. Throughout 2024,
dengan kebijakan internal dan peraturan yang berlaku. ABM recorded no significant community complaints
Sepanjang 2024, ABM mencatat bahwa tidak terdapat related to environmental impacts requiring substantial
pengaduan masyarakat terkait dampak operasional follow-up. [SEOJK F.24]
lingkungan hidup yang memerlukan tindak lanjut
signifikan. [SEOJK F.24]
Berdasarkan matrikulasi risiko ABM yang tertuang di Based on ABM’s risk matrix outlined in the 2021
dalam kebijakan “Enterprise Risk Management” ABM- Enterprise Risk Management Policy (ABM-PLC-
PLC-ERM-001 tahun 2021, sepanjang 2024 kami ERM-001), we received no significant negative feedback
tidak menerima persepsi negatif yang signifikan dari from communities near our operational areas in 2024.
masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dampak The impacts of our operations are monitored through
kegiatan operasional Perusahaan melalui pelaksanaan periodic surveys conducted every six months, with
survei mengenai sikap dan persepsi masyarakat terkait results reported to relevant regulatory bodies.
kegiatan operasional yang dilakukan ABM secara
periodik tiap semester dan dilaporkan kepada badan
regulator yang relevan.
Lokasi yang mendapat pemantauan paling intensif The most intensively monitored operations by ABM are
oleh ABM adalah entitas usaha yang bergerak di those business entities in the mining sector. Meanwhile,
bidang pertambangan. Sementara itu, untuk lini bisnis for ABM’s logistics, engineering, and mining services
ABM yang bergerak di sektor jasa logistik, rekayasa businesses, community perception management is
teknik, dan jasa pertambangan, pengelolaan sikap dan handled by area managers in each operational region.
persepsi masyarakat dilakukan oleh pengelola kawasan
di masing-masing wilayah operasional.
Survei yang dilaksanakan mencakup berbagai aspek, The surveys cover various aspects, including positive
seperti dampak positif dari aktivitas operasional, keluhan impacts of operations, operational complaints,
terkait aktivitas operasional, efektivitas penanganan effectiveness of disturbance management, and the
gangguan kegiatan operasi, serta pelaksanaan implementation of CSR programs. Additionally, the
program-program CSR perusahaan. Selain itu, survei surveys assess community satisfaction with ABM’s
juga mencakup kepuasan masyarakat terhadap communication and engagement in managing
komunikasi dan keterlibatan ABM dalam pengelolaan environmental and social impacts. Detailed survey results
dampak lingkungan dan sosial. Hasil survei secara are reported to regulators as part of our transparency
terperinci dilaporkan kepada regulator sebagai bentuk and accountability efforts. [SEOJK F.27]
transparansi dan akuntabilitas. [SEOJK F.27]
180 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 181
GRI 404
PENDIDIKAN & PELATIHAN | TRAINING & DEVELOPMENT
Pendekatan Manajemen Management Approach
ABM memahami bahwa setiap karyawan harus mampu ABM recognizes that employees must quickly adapt
cepat beradaptasi dengan tantangan dan peluang di to challenges and opportunities in the mining industry.
sektor industri sektor pertambangan. Untuk itu, ABM Therefore, ABM consistently strives to enhance
secara konsisten berusaha meningkatkan kompetensi employee competence and performance through
dan kinerja karyawan melalui berbagai program various training and development programs tailored
pelatihan dan pengembangan SDM yang didasarkan to future business needs. The company ensures that
pada kebutuhan pengembangan bisnis di masa these programs aim to improve employee competency
depan. Perusahaan memastikan bahwa pelatihan and performance quality.
dan pengembangan SDM yang diberikan bertujuan
untuk meningkatkan kualitas kompetensi dan kinerja
karyawan.
Dalam upaya perusahaan meningkatkan kualitas To elevate employee quality, ABM has established a
karyawan, ABM telah menyusun kebijakan terkait People Development Strategy focused on the 4Cs:
Strategi People Development di Grup ABM dengan Capability, Competence, Character, and Contribution
menitikberatkan pada pengembangan biasa disingkat throughout the ABM Group. This strategy is guided by
dengan 4C (Capability, Competence, Character, the following principles: [SEOJK F.22][GRI 404-2]
Contribution). Strategi tersebut disusun dengan filosofi:
[SEOJK F.22][GRI 404-2]
• Semua karyawan memiliki kesempatan yang • All employees have equal opportunities to develop
sama untuk dikembangkan sesuai dengan potensi their potential and excel in their fields.
dan kebutuhannya untuk menjadi yang terbaik di
bidangnya.
• Membangun kemampuan dan kompetensi saat ini • Building current and future capabilities to drive
dan masa depan untuk membangun kinerja yang sustainable performance.
berkelanjutan.
• Membangun karakter sesuai nilai perusahaan untuk • Cultivating character aligned with company values
menghasilkan pemimpin yang agile dan inovatif. to foster agile and innovative leaders.
Sebagai upaya ABM menciptakan karyawan terbaik, As part of its efforts to create top-tier employees,
Perusahaan telah memiliki ABM Academy, yang ABM has established the ABM Academy, a center
berfungsi sebagai pusat pengembangan karyawan untuk for employee development aimed at unlocking their
mendorong potensi mereka. Melalui berbagai program potential. Through various training and development
pelatihan dan pengembangan yang diselenggarakan, programs, the ABM Academy provides opportunities for
ABM Academy memberikan peluang bagi karyawan employees to grow and strengthen the skills required
untuk terus berkembang dan memperkuat keterampilan in the modern workplace, aligning with business and
yang dibutuhkan di dunia kerja modern, yang sejalan operational needs to support company sustainability.
dengan kebutuhan bisnis dan operasional untuk
mendukung keberlanjutan perusahaan.
P T ABM I nve st am a Tbk 181
Page 182
Sosial | Social
S
Lebih lanjut, ABM juga telah melakukan upaya
transformasi digital manajemen SDM, ABM menerapkan
Furthermore, ABM has implemented a digital
transformation in human resource management through
sistem SAP Success Factors yang dikenal dengan nama the SAP Success Factors system, known as FALCON.
FALCON. FALCON berperan penting dalam memastikan FALCON plays a crucial role in ensuring sustainable
pertumbuhan berkelanjutan perusahaan dengan company growth by developing top talent. The system
mengembangkan bakat terbaik. Sistem ini menyediakan offers self-service features for employees to enhance
layanan mandiri untuk karyawan guna meningkatkan transaction efficiency, covering comprehensive
efisiensi transaksi, mencakup proses rekrutmen dan recruitment and onboarding processes, competitive
onboarding yang menyeluruh, manajemen kompensasi compensation management, transparent performance
yang kompetitif, evaluasi kinerja yang transparan, serta evaluations, and succession planning to support long-
perencanaan suksesi untuk mendukung pertumbuhan term company growth. FALCON represents a sustainable
jangka panjang perusahaan. FALCON merupakan investment in ABM’s human resource development.
investasi berkelanjutan bagi pengembangan sumber
daya manusia di ABM.
Transformasi Kepemimpinan Visionary Leadership
Visioner di Grup ABM Transformation at ABM Group
Membangun Kepemimpinan Visioner Building Visionary Leadership
Pada tahun 2024, Grup ABM meluncurkan Leadership In 2024, ABM Group launched the Leadership
Development Program (LDP), mencakup seluruh Development Program (LDP), which encompasses
tingkatan kepemimpinan, mulai dari frontline all levels of leadership, from frontline positions to the
hingga level tertinggi. Program ini berfokus pada highest level. This program emphasizes leadership
pengembangan kepemimpinan dalam organisasi, development within the organization, fostering the
seiring dengan pertumbuhan bisnis ABM yang growth of the ABM business, which in turn impacts
berdampak pada ekspansi organisasi. Oleh karena organizational growth. As such, competent leaders
itu, diperlukan pemimpin yang kompeten untuk are essential to manage and promote the company’s
mengelola dan mendorong kemajuan perusahaan. progress. Previously, the learning approach leaned
Sebelumnya, proses pembelajaran lebih banyak heavily toward enhancing technical knowledge and
berfokus pada peningkatan pengetahuan dan skills in both core areas and supporting functions.
keterampilan teknis, baik dalam aspek inti maupun However, in running a business, not just technical
fungsi pendukung. Namun, dalam menjalankan bisnis, skills and knowledge are required; strong leadership
tidak hanya keterampilan dan pengetahuan teknis is also crucial. ABM hopes this program will cultivate
yang dibutuhkan, tetapi juga kepemimpinan yang reliable leaders with the capability to guide and propel
kuat. ABM berharap program ini dapat menciptakan business processes toward achieving company
pemimpin yang andal dan memiliki kemampuan dalam sustainability.
memimpin serta menggerakkan proses bisnis guna
mencapai keberlanjutan perusahaan.
Grup ABM memahami bahwa kesuksesan jangka ABM Group understands that long-term success
panjang tidak hanya bergantung pada strategi bisnis depends not only on robust business strategies but
yang kuat, tetapi juga pada kepemimpinan yang also on visionary leadership. Therefore, the LDP was
visioner. Oleh karena itu, LDP diluncurkan sebagai launched as a strategic initiative to develop leaders
inisiatif strategis untuk membentuk pemimpin yang who are not only technically competent but also
tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga effective in team management and innovation in a
mampu mengelola tim secara efektif dan mendorong dynamic industry.
inovasi dalam industri yang dinamis.
182 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 183
Struktur Program yang Sistematis Systematic Program Structure
Program LDP dirancang secara berjenjang, dimulai The LDP is designed in tiers, starting with LDP 1.0 for
dari LDP 1.0 untuk karyawan level G hingga LDP Grade G employees up to LDP 6.0 for top executives.
6.0 untuk eksekutif tingkat tertinggi. Bagi mereka For those who are already in a leadership position
yang sudah berada dalam posisi kepemimpinan but have not received official training, ABM offers the
tetapi belum mendapatkan pembekalan resmi, ABM Leadership Intensive Course (LIC). This systematic
menghadirkan Leadership Intensive Course (LIC). approach ensures that every leader possesses
Dengan pendekatan yang sistematis, program strategic insight and the ability to manage resources
ini memastikan bahwa setiap pemimpin memiliki effectively to achieve company goals.
wawasan strategis dan kemampuan untuk mengelola
sumber daya secara optimal guna mencapai tujuan
perusahaan.
Pencapaian Besar Sejak Peluncuran Significant Achievements Since Launch
Sejak diluncurkan, program ini telah mencatat Since its launch, the program has achieved
pencapaian besar dengan berbagai batch yang significant milestones with multiple batches
telah berjalan: completed:
• LIC 1.0 - 6 batch khusus untuk frontline mining CK • LIC 1.0 – 6 batches for frontline mining at CK
• LDP 3.0 - 1 batch • LDP 3.0 – 1 batch
• LDP 1.0 - 1 batch khusus untuk warehousing CKB • LDP 1.0 – 1 batch for CKB warehousing
• GH Enrichment Program - 2 batch • GH Enrichment Program – 2 batches
Masa Depan Kepemimpinan di ABM The Future of Leadership at ABM
Dan ini baru permulaan! Tahun 2025 akan menjadi This is just the beginning! 2025 will be an even
tahun yang lebih besar bagi program kepemimpinan bigger year for ABM’s leadership programs, with
ABM, dengan lebih banyak batch, cakupan yang more batches, broader coverage, and a stronger
lebih luas, dan komitmen yang semakin kuat dalam commitment to developing future leaders who will
mencetak pemimpin masa depan yang siap membawa drive the company toward sustainable success.
perusahaan menuju kesuksesan berkelanjutan.
P T ABM I nve st am a Tbk 183
Page 184
Sosial | Social
S GRI 404
PENDIDIKAN & PELATIHAN | TRAINING & DEVELOPMENT
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 404-1 Rata-rata Jam Pelatihan Per Tahun Per Karyawan Lihat Tabel GRI 404-1 di bawah ini
Average hours of training per year per employee Please see the GRI 404-1 table below
GRI 404-2 Program untuk Meningkatkan Keterampilan Karyawan Lihat penjelasan pada bagian bawah dan atas
dan Program Persiapan Pensiun Please see explanation at the bottom and above
Programs for upgrading employee skills and transition
assistance programs
GRI 404-3 Persentase Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin Lihat tabel GRI 404-2 di bawah ini
Terhadap Kinerja dan Pengembangan Karier Please see the GRI 404-2 table below
Percentage of employees receiving regular
performance and career development reviews
Rata-rata Jam Pelatihan Per Tahun Average Training Hours Per Year
Per Karyawan [GRI 404-1][OJK F.22] Per Employee [GRI 404-1][OJK F.22]
ABM secara rutin melaksanakan pelatihan dan ABM regularly conducts training and development
pengembangan kepada karyawan guna meningkatkan programs to enhance employee competence.
dan menciptakan karyawan terbaik. Sepanjang tahun Throughout 2024, ABM organized 170,392 training
2024, ABM telah menyelenggarakan 170.392 jam hours, averaging 430 hours per employee annually,
pelatihan untuk karyawan dengan jumlah peserta with a total of 14.47 participants. The total training
430 orang. Rata-rata jumlah jam pelatihan 14,47 jam cost for 2024 reached Rp15.5 billion.
per karyawan per tahun dan realisasi biaya pelatihan
mencapai Rp 15,5 miliar.
Rata-rata Jam Pelatihan Per Karyawan, Jumlah Peserta, dan Biaya Pelatihan Per Tahun
Average Training Hours Per Employee, Number of Participants, and Annual Training Costs
Deskripsi Satuan
2022 2023 2024
Description Unit
Total Durasi Pelatihan Terakumulasi
380.100 140.935 170.392
Total Accumulated Training Duration
Durasi Pelatihan Terakumulasi – Eksekutif Jam 2 109 430
Accumulated Training Duration – Executive Hour
Durasi Pelatihan Terakumulasi – Non Eksekutif
341.437 140.826 169.962
Accumulated Training Duration – Non Executive
Jumlah Peserta Orang
23.153 14.620 23.399
Number of participants Person
Total Biaya Pelatihan Karyawan Miliar
23,7 18,2 15,05
Total Employee Training Fee Billion
184 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 185
[GRI 404-1] Pendidikan dan Pelatihan Berdasarkan Kategori Jabatan
Education and Training by Job Category
Tingkat Jabatan dan Jumlah Peserta
Position Level and Number of Participants
Jenis Pendidikan General Senior Staf &
dan Pelatihan Direktur Manajer Manajer Supervisory Non Staf Jumlah
%
Type of Education Director General Senior Supervisory Staff & Total
and Training Manager Manajer Non Staff
Keterampilan
Fungsional 11 162 808 3.815 12.564 17.360 74%
Functional Skills
Soft Skill
20 122 318 1.154 3.182 4.796 20%
Soft Skill
Sertifikasi
1 6 17 328 890 1.242 5%
Certification
Jumlah Peserta
Number of 32 290 1.143 5.297 16.636 23.398 100%
participants
[GRI 404-1] Pendidikan dan Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin
Education and Training by Gender
Rata-rata Jam Pelatihan
Jumlah Pekerja
Jenis Kelamin Jumlah Jam Pelatihan per-Karyawan (jam)
Total Number of
Gender Total of Training Hours Average Hours of Training
workers
per-Employee (jam)
Pria
10.913 152.568 13,98
Male
Wanita
653 17.824 27,30
Female
Total 11.566 170.392 14,73
P T ABM I nve st am a Tbk 185
Page 186
Sosial | Social
S
Optimalisasi Operasional
Bisnis, ABM Lakukan
Optimizing Business
Operations, ABM Develops People
pengembangan People Information Information Governance Efficiency
Governance Efficiency Operation Operation Network
Network (PIGEON) (PIGEON)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap efisiensi As part of its commitment to efficiency and digital
dan inovasi digital, ABM secara berkelanjutan innovation, ABM is continuously developing
mengembangkan aplikasi untuk meningkatkan applications to optimize business operations. One
optimalisasi operasional bisnis. Salah satu inisiatif key initiative is the People Information Governance
utama yang sedang dikembangkan adalah People Efficiency Operation Network (PIGEON), part of the
Information Governance Efficiency Operation General Affairs Integrated System (GIAS).
Network (PIGEON), yang merupakan bagian dari
General Affairs Integrated System (GIAS).
Pada 15 Agustus 2024, ABM menggelar kick-off On August 15, 2024, ABM Investama held a kick-
meeting untuk menandai dimulainya pengembangan off meeting to mark the start of PIGEON Phase 2
PIGEON fase 2. Inisiatif ini bertujuan untuk development. This initiative aims to integrate all
mengintegrasikan seluruh proses bisnis General General Affairs (GA) business processes into a
Affairs (GA) dalam satu platform terpadu, sehingga single platform, enhancing efficiency, productivity,
dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta and employee satisfaction.
kepuasan karyawan.
Dalam pengembangannya, aplikasi ini akan The application will be tailored to the specific needs
disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap unit of each ABM business unit. The company has
bisnis ABM Investama. Perseroan telah menyusun developed a roadmap with approximately 11 new
roadmap pengembangan dengan sekitar 11 fitur baru features to be implemented at both headquarters
yang akan diterapkan baik di kantor pusat maupun di and branch offices. These features will align with
cabang. Implementasi fitur-fitur ini akan disesuaikan each unit’s workflow to maximize benefits.
dengan alur kerja masing-masing unit bisnis agar
dapat memberikan manfaat maksimal.
Beberapa modul utama yang akan dikembangkan Key modules under development include travel
dalam aplikasi ini meliputi travel management management, service performance, facility
system, service performance, facility management management, and asset management systems.
system, dan juga asset management. Selain itu, Additionally, complaint and satisfaction survey
layanan pengaduan dan survey kepuasan juga services have been added for feedback and
ditambahkan untuk kebutuhan feedback dan continuous improvement.
continuous improvement.
Aplikasi PIGEON telah diimplementasikan dalam berbagai kegiatan operasional, termasuk dalam
proses pemesanan tiket dan akomodasi. Penggunaan aplikasi ini memberikan efisiensi dan efektivitas
yang signifikan dalam pengelolaan perjalanan dinas dan operasional General Affairs (GA), meliputi:
The PIGEON application has been implemented in various operational activities, including the ticket
and accommodation booking process. The use of this application provides significant efficiency and
effectiveness in managing official travel and General Affairs (GA) operations, including:
26.732 Tiket | Ticket
Total Transaksi Permintaan Tiket Penerbangan yang 84.651 Jam | Hours
diproses Selama 8 bulan Manfaat hemat waktu yang diperoleh
Total Flight Ticket Request Transactions Time saving benefits obtained
processed for 8 months
Memangkas proses 11 langkah menjadi 4 langkah Durasi waktu pemesanan dari 210 menit menjadi 20 menit
Cutting down an 11 step process to 4 steps Ordering time from 210 minutes to 20 minutes
186 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 187
Program untuk Meningkatkan Programs to Enhance Employee
Keterampilan Karyawan dan Skills and Retirement Preparation
Program Persiapan Pensiun [GRI 404-2] [GRI 404-2]
ABM sangat menghargai kontribusi dan pengabdian ABM highly values the long-term contributions and
panjang setiap karyawan yang telah memberikan dedikasi dedication of its employees. As a token of appreciation,
untuk perusahaan. Sebagai bentuk penghargaan, ABM ABM offers retirement programs for employees aged
menyediakan berbagai program pensiun yang dapat 52 to 55. These programs aim to help employees
diikuti oleh karyawan yang memasuki usia pensiun, manage their finances and secure alternative income
yaitu antara 52 hingga 55 tahun. Melalui program sources post-retirement.
ini, kami berharap para karyawan dapat mengelola
keuangan mereka dengan baik dan memperoleh sumber
penghasilan alternatif yang mendukung kehidupan
mereka setelah pensiun.
Pada tahun 2024, program masa persiapan pensiun In 2024, the retirement preparation program was
dilaksanakan sebanyak 1 batch dengan total peserta 45 conducted in 1 batch, with 45 participants from
orang dari seluruh anak usaha di Grup ABM. Program across ABM Group subsidiaries. The program equips
pelatihan masa persiapan pensiun akan membekali employees with financial, psychological, and soft
karyawan dengan pengetahuan finansial, psikologi, skills training, along with coaching sessions to discuss
dan soft skill lainnya, selain itu juga ada sesi coaching post-retirement plans.
untuk berdiskusi mengenai planning pasca pensiun.
Selain program persiapan pensiun, ABM juga Beyond retirement programs, ABM is committed to
berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan ensuring the continued employability of its workforce
kemampuan kerja karyawan di setiap tahapan karier at every career stage. Such that, the company provides
mereka. Untuk itu, perusahaan menyediakan berbagai various training and skill development programs to
program pelatihan dan pengembangan keterampilan enhance employee competitiveness. These include
guna meningkatkan daya saing tenaga kerja. Program technical training, leadership development, and
ini mencakup pelatihan teknis sesuai dengan bidang digital skills programs to adapt to new technologies.
pekerjaan, pengembangan kepemimpinan, serta program For employees affected by layoffs, ABM provides
peningkatan keterampilan digital dan adaptasi terhadap compensation in accordance with labor laws.
teknologi baru. Bagi karyawan yang terdampak oleh
pemutusan hubungan kerja (PHK), ABM memberikan
pendampingan serta akses ke pelatihan ulang (reskilling)
dan peningkatan keterampilan (upskilling), sehingga
mereka dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan
di dunia kerja selanjutnya.
100% 23,5% dari total
Seluruh Karyawan Menerima karyawan
Tinjauan Rutin Terhadap Kinerja dan
Pengembangan Karier [GRI 404-3] Sebanyak 2.795 karyawan
(2.700 karyawan pria dan 95
All Employees Receiving karyawan wanita) berhasil
Regular Career Development mendapatkan promosi
and Performance Reviews di sepanjang tahun 2024.
[GRI 404-3]
A total of 2,795 employees
(2,700 male employee and 95
female employee) managed to
get promotions throughout 2024.
P T ABM I nve st am a Tbk 187
Page 188
Sosial | Social
S
Mengukir Masa Depan dengan Shaping the Future with
Kepemimpinan dan Talent Leadership and Talent
Management di Grup ABM Management at ABM Group
Di Grup ABM, kami meyakini bahwa keberlanjutan At ABM Group, we believe that company sustainability
perusahaan tidak hanya bergantung pada inovasi dan depends not only on innovation and business
strategi bisnis, tetapi juga pada kesiapan sumber daya strategies but also on the readiness of human
manusia yang akan memimpin di masa depan. Oleh resources to lead in the future. Therefore, Talent
karena itu, kami menempatkan Talent Management Management is a top priority to ensure leadership
sebagai prioritas utama dalam memastikan continuity and organizational growth. One tangible
kesinambungan kepemimpinan dan pertumbuhan example of this commitment is incorporating Bench
organisasi. Salah satu wujud nyata dari komitmen Strength Readiness into the Key Performance
ini adalah dengan menjadikan kesiapan karyawan Indicators (KPIs) of ABM Group’s Directors, ensuring
sebagai suksesor (Bench Strength Readiness) the availability of future-ready leaders. This approach
sebagai bagian dari KPI para Direksi Grup ABM, ensures that talent development is not just a program
guna memastikan tersedianya pemimpin masa depan but a long-term strategy integrated into company
yang andal. Dengan langkah ini, kami memastikan operations.
bahwa pengembangan talenta bukan sekadar
program, tetapi sebuah strategi jangka panjang yang
terintegrasi dalam operasional perusahaan.
188 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 189
Strategi Pengelolaan Talenta Strategic Talent
yang Terarah Management
Grup ABM menerapkan proses Talent Mapping ABM Group implements Talent Mapping to
untuk mengidentifikasi dan mengembangkan systematically identify and develop employee
potensi karyawan secara sistematis. Tahapan potential. The process begins with People Review,
awalnya adalah People Review, yaitu diskusi antara where the Human Capital Talent Management team
tim Human Capital Talent Management dan para and business unit leaders evaluate performance,
pemimpin unit bisnis untuk mengevaluasi pencapaian technical and behavioral competency assessments,
kinerja, hasil assessment kompetensi teknikal dan and verify talent mapping. The results are discussed
perilaku, serta verifikasi pemetaan talenta. Hasil in Talent Committees C, B, and A, involving senior
dari proses ini kemudian dibahas lebih lanjut dalam management and directors. This approach ensures
Komite Talent C, B, dan A, yang melibatkan jajaran objective and strategy-aligned talent management
manajemen senior dan direksi. Pendekatan ini decisions. Thus, employees identified through
memastikan bahwa keputusan terkait pengelolaan Talent Mapping receive Individual Development
talenta diambil secara objektif dan selaras dengan Plans (IDPs) or Performance Improvement Plans
strategi perusahaan. Sebagai tindak lanjut, setiap (PIPs) tailored to their development needs.
karyawan yang teridentifikasi dalam proses Talent
Mapping mendapatkan Individual Development Plan
(IDP) atau Performance Improvement Plan (PIP) yang
dirancang sesuai dengan kebutuhan pengembangan
masing-masing individu.
IDP merupakan siklus program pengembangan The IDP is a cycle of employee development programs
karyawan yang dirancang, dilaksanakan, dan that are designed, implemented, and periodically
dimonitor secara berkala, dengan hasil yang dievaluasi monitored, with results evaluated through an
melalui proses assessment. Program ini ditujukan bagi assessment process. This program targets employees
karyawan yang berada dalam talent box 1 hingga 7 categorized in talent boxes 1 to 7 based on the Talent
berdasarkan hasil Talent Mapping. IDP mencakup Mapping results. The IDP incorporates various learning
berbagai metode pembelajaran, seperti Learning, methods, such as coaching, on-the-job training, job
Coaching, On-the-Job Training, Job Assignment, dan assignments, and others, all aimed at supporting
lainnya, yang dirancang untuk mendukung pencapaian individual performance and ensuring that company
kinerja individu serta memastikan tercapainya target performance targets are met. Meanwhile, the PIP is
kinerja perusahaan. Sementara itu, PIP adalah a performance improvement program intended for
program perbaikan kinerja yang diperuntukkan bagi employees in talent boxes 8 and 9, according to the
karyawan yang berada dalam talent box 8 dan 9 outcomes of Talent Mapping. The preparation of both
sesuai hasil Talent Mapping. Penyusunan IDP dan the IDP and PIP is conducted in collaboration with
PIP dilakukan bersama atasan, dan implementasi supervisors, and the implementation of the learning
program pembelajaran dari kedua skema ini menjadi programs from these two initiatives provides essential
salah satu masukan bagi Learning Academy ABM input for the ABM Learning Academy when preparing
dalam menyusun Training Need Analysis (TNA) serta the Training Need Analysis (TNA) and employee
program pengembangan karyawan. development programs.
P T ABM I nve st am a Tbk 189
Page 190
Sosial | Social
S
Mengelola Talenta dengan Structured Talent Management
Pendekatan Terstruktur Approach
Untuk memastikan pengelolaan talenta yang efektif, To ensure effective talent management, ABM
ABM Group menggunakan 9-Box Talent Mapping, Group employs 9-Box Talent Mapping, which maps
yang memetakan karyawan berdasarkan potensi employees based on their leadership potential and
kepemimpinan dan kinerja aktual. Key Talent— actual performance. Key Talent—employees in
karyawan dalam box 1, 2, dan 3—memiliki potensi boxes 1, 2, and 3—show high potential for advancing
tinggi untuk berkembang ke posisi yang lebih into more strategic positions and entering the
strategis dan masuk dalam Talent Pool. Karyawan Talent Pool. Employees in boxes 4 to 7 receive
dalam box 4 hingga 7 mendapatkan pengembangan development through Individual Development
melalui IDP, yang mencakup pelatihan, coaching, Plans (IDP), which include training, coaching,
On-the-Job Training, dan penugasan khusus on-the-job training, and special assignments to
untuk memperkuat kapabilitas mereka. Karyawan strengthen their skills. Employees in boxes 8 and
dalam box 8 dan 9 diberikan PIP, program khusus 9 participate in a Performance Improvement Plan
yang berfokus pada peningkatan performa agar (PIP), a targeted program that aims to boost their
mereka dapat memenuhi ekspektasi perusahaan. performance to meet company expectations. This
Pendekatan ini memastikan bahwa setiap karyawan approach guarantees that each employee receives
mendapatkan strategi pengembangan yang sesuai a personalized development strategy tailored to their
dengan kebutuhan dan potensinya, sehingga dapat needs and potential, enabling them to make optimal
memberikan kontribusi optimal bagi perusahaan. contributions to the company.
Komitmen Berkelanjutan Sustainable Commitment
Di ABM Group, Talent Management bukan hanya At ABM Group, Talent Management is an ongoing
proses tahunan, melainkan siklus berkelanjutan cycle of planning, development, monitoring, and
yang mencakup perencanaan, pengembangan, evaluation. We are committed to providing every
pemantauan, dan evaluasi. Kami berkomitmen untuk individual with growth opportunities, clear career
memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk paths, and relevant development programs.
tumbuh dan berkembang, memastikan bahwa mereka Through this structured and strategic approach,
memiliki jalur karier yang jelas serta didukung dengan we not only prepare future leaders but also ensure
program pengembangan yang relevan. Dengan the organization remains competitive and adaptive
pendekatan yang terstruktur dan strategis, kami tidak in a changing industry. For us, employees are not
hanya menyiapkan pemimpin masa depan, tetapi juga just workers but valuable assets key to achieving
memastikan bahwa organisasi tetap kompetitif dan business goals and company sustainability.
adaptif di tengah perubahan industri. Bagi kami,
karyawan bukan sekadar tenaga kerja, tetapi aset
berharga yang menjadi kunci dalam mencapai tujuan
bisnis dan keberlanjutan perusahaan.
190 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 191
6 3 1
Potensi Berkinerja Terbaik Mengembangkan Berkinerja Bintang
• Gagal memenuhi ekspektasi Performa Terbaik • Secara konsisten melampaui
kinerja saat ini namun • Memenuhi atau terkadang ekspektasi kinerja
memiliki potensi yang kuat melebihi ekspektasi kinerja. • Talenta ini dapat dengan mudah
• Mungkin baru dalam peran atau • Menunjukkan potensi berkembang ke tanggung jawab
organisasi dan membutuhkan yang kuat untuk peran dan tantangan yang lebih tinggi.
waktu untuk menyesuaikan diri. kepemimpinan di masa depan. • Kandidat potensial
• Membutuhkan pembinaan, Cocok untuk program untuk suksesi dan peran
pendampingan, dan pengembangan yang dipercepat kepemimpinan yang penting.
pengembangan untuk dan penugasan yang menantang Star Performer
meningkatkan kinerja Developing Top performer • Consistenly exceeds
Potensial Top Performer performance expectations.
• Meets or occasionally exceeds
performance expectations. • This talent can easily stretch
• Fails to meet current into higher responsibilities
performance expectations • Exhibits strong potential to
future leadership roles. and challenges.
but has strong potential. • Potential candidats for
• May be new to the role • Suitable for accelerated
development to unlock succesion planning and
or organization and critical leadership roles.
needs time to adjust. higher potential.
• Requires coaching,
mentoring, and development
to improve performance.
8 4 2
Berkinerja tidak konsisten Berkinerja efektif Berkinerja Kuat
• Gagal memenuhi ekspektasi • Secara konsisten memenuhi • Secara konsisten melampaui
kinerja tetapi menunjukkan ekspektasi kinerja ekspektasi kinerja
beberapa potensi untuk perbaikan. • Menunjukkan Potensi untuk • Menunjukkan potensi untuk
• Mungkin memiliki keterampilan pengembangan lebih lanjut peran yang lebih tinggi dengan
atau pengetahuan teknis tetapi dengan pelatihan yang sesuai pengembangan lebih lanjut
kesulitan dalam pelaksanaannya • Membutuhkan pengembangan • Cocok untuk program
• Membutuhkan rencana yang ditargetkan untuk membuka pengembangan kepemimpinan
pengembangan yang difokuskan potensi yang lebih tinggi dan penugasan/proyek
pada peningkatan kinerja Effective Performer potensi yang lebih tinggi
Inconsistent Performer Strong Performer
• Consistenly meets
• Fails to meet performance performance expectations. • Consistenly exceeds
expectations but show some • Demonstrates potential performance expectations.
potential for improvement. for higher. • Demonstrates potential
• May have technical skills • Suitable for leadership for higher.
or knowledge but struggles development programs and • Suitable for leadership
with execution. strecth assignments/projects. development programs and
• Requires development plans strecth assignments/projects.
focuse on enhancing performance.
9 7 5
Berkinerja Kurang Spesialis yang Efektif Performer yang
• Secara konsisten gagal • Memenuhi beberapa target Dapat Diandalkan
memenuhi target dan kinerja tetapi kurang konsisten. • Secara konsisten melampaui
harapan kinerja • Dapat diandalkan dalam peran ekspektasi kinerja.
• Minat atau kemampuan yang saat ini tetapi tidak mungkin • Sangat terampil dalam peran
terbatas untuk mengambil berkembang lebih jauh. saat ini namun kurang memiliki
tanggung jawab baru. • Cocok untuk peran yang ambisi atau kemampuan untuk
• Membutuhkan pengawasan membutuhkan stabilitas peran yang lebih tinggi.
dan arahan yang signifikan dan konsistensi tanpa • Lebih memilih untuk tetap
Under Performer potensi tinggi untuk maju berada di bidang keahlian
Effective Specialist mereka daripada pindah ke
• Consistently fails to meet posisi kepemimpinan.
performances targets • Meets some performances Berharga untuk peran yang
and expectations. target but lack consistency. membutuhkan keahlian mendalam
• Limited interest or ability to • Reliable in current role but dan kinerja tinggi yang konsisten
take one new responbilities unlikely to progress further.
• Requires significant • Suitable for roles requiring Dependable Performer
supervision and direction. stability and consistency without • Consistenly exceeds
high potential for advancement. performance expectations.
• Highly skilled in current
role but lacks ambition or
ability for higher roles.
• Prefer to remain in the area
of expertise rather than move
into leadership positions.
• Valuable for roles requiring
deep expertise
P T ABM and
I nve st am consistent
a Tbk 191
high performance.
Page 192
G
G
Tata Kelola | Governance
Tata Kelola
Governance
“ABM, tata kelola yang kuat adalah fondasi
keberlanjutan kami. Dengan transparansi,
akuntabilitas, dan inovasi, kami memastikan
pertumbuhan yang bertanggung jawab dan
berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.”
“At ABM, strong governance is the foundation of our
sustainability. Through transparency, accountability,
and innovation, we ensure responsible and
sustainable growth for all stakeholders.”
192 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 193
97%
Keluhan yang telah NDAQ G1
terselesaikan di tahun
2024 KEBERAGAMAN DEWAN | BOARD DIVERSITY
Grievances that have been [405-1]
resolved in 2024
ISO 37001: 2016
BM telah memperoleh Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
sertifikasi Sistem
Manajemen Anti Sebagai wujud komitmen dari pelaksanaan tata kelola perusahaan yang
Penyuapan baik, ABM menjunjung tinggi keberagaman di lingkungan perusahaan. ABM
ABM has obtained memastikan memberikan kesempatan yang sama bagi semua karyawan
Anti-Bribery mulai dari tingkat pemula hingga ke tingkat manajemen perusahaan, untuk
Management System berkembang dan mengeluarkan potensi terbaik bagi perusahaan.
certification
Komitmen ABM terkait keberagaman tercantum dalam misi Perusahaan,
yang dituangkan secara teknis dalam peraturan tata kelola perusahaan
20% yang berlandaskan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 dan prosedur Tata
Persentase wanita dalam Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG).
Susunan Dewan Komisaris
Percentage of women ABM memastikan tata kelola perusahaan yang baik diterapkan dalam setiap
in the Board of proses pemilihan posisi, jabatan dan fungsi di perusahaan, termasuk untuk
Commissioners Dewan Komisaris dan Dewan Direksi. Pemilihan dilakukan berdasarkan
kompetensi dan pengalaman, dengan memastikan proses seleksi berlangsung
secara transparan dan adil, tanpa diskriminasi terhadap latar belakang atau
jenis kelamin.
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan dalam tata kelola, ABM
secara rutin melakukan analisis dan peninjauan terhadap kebijakan dan
prosedur yang diterapkan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa
implementasi tata kelola dilakukan secara efektif dan sesuai dengan harapan
serta standar yang telah ditetapkan.
Management Approach [GRI 3-3]
As part of its commitment to implementing sound corporate governance,
ABM upholds diversity within the company. ABM ensures equal opportunities
for all employees, from entry-level to management, to grow and contribute
their best potential to the company.
This commitment to diversity is embedded in the company’s mission and
is technically outlined in its corporate governance regulations, which
are based on Law No. 40 of 2007 and the principles of Good Corporate
Governance (GCG).
ABM ensures that good corporate governance is applied in every process
of selecting positions, roles, and functions within the company, including
for the Board of Commissioners and the Board of Directors. Selection is
based on competence and experience, with a transparent and fair selection
process that avoids discrimination based on background or gender.
As part of its sustainability commitment in governance, ABM regularly
conducts analyses and reviews of its policies and procedures. This step
ensures that governance implementation is effective and aligns with
established expectations and standards.
P T ABM I nve st am a Tbk 193
Page 194
Tata Kelola | Governance
G
Dalam melakukan peninjauan, Perusahaan menggunakan
beberapa prinsip yang berlandaskan regulasi dan
In conducting these reviews, the company adheres to
principles based on regional and national government
hukum di tingkat Pemerintah Daerah dan Nasional. regulations. Additionally, non-discriminatory and
Selain itu, prinsip non-diskriminatif dan keberagaman diversity principles align with international norms
juga sejalan dengan norma-norma yang berlaku secara on diversity, gender equality, and respect for human
internasional terkait keberagaman, kesetaraan gender rights.
dan penghormatan hak-hak asasi manusia.
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ G1.1 Persentase jumlah wanita dalam Susunan Dewan Direksi Tabel data G1.1
Percentage of women on the Board of Directors View table G1.1
NDAQ G1.2 Persentase jumlah wanita dalam Susunan Komisaris Tabel data G1.2
Percentage of women on the Board of Commissioners View table G1.2
GRI 405-1a Persentase anggota Dewan Komisaris dan Direksi Tabel data [GRI 405-1a]
berdasarkan gender dan usia Pada bab Social di halaman 121
Percentage of members of the Board of Commissioners View table [405-1a]
and Board of Directors by gender and age In the Social chapter on page 121
GRI 405-1b Persentase karyawan sesuai dengan kategori karyawan Tabel data [GRI 405-1b]
berdasarkan gender dan usia. Pada bab Social di halaman 121
Percentage of employees according to employee category View table [405-1b]
by gender and age. In the Social chapter on page 121
[G1.1][G1.2] Persentase Jumlah Wanita dalam Susunan Direksi dan Komisaris
Percentage of Total Women in the Composition of Directors and Commissioners
2022 2023 2024
Dewan
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Board
Male Female Male Female Male Female
(%) (%) (%) (%) (%) (%)
Dewan Komisaris
80% 20% 80% 20% 80% 20%
Board of Commissioners
Dewan Direksi
84,61% 15,39% 87% 13% 92,31% 7,69%
Board of Director
194 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 195
NDAQ G2
INDEPENDENSI DEWAN | BOARD INDEPENDENCE
[GRI 2-9][GRI 2-11]
Independensi Direktur Independence of Directors
dan Komisaris and Commissioners
[G2.1][G2.2][GRI 2-9][GRI 2-11][GRI 2-15] [G2.1][G2.2][GRI 2-9][GRI 2-11][GRI 2-15]
ABM berkomitmen memastikan pelaksanaan tata ABM is committed to ensuring that governance is
kelola berjalan dengan berdasarkan etika dan standar conducted ethically and in accordance with established
yang telah ditetapkan guna mewujudkan tata kelola standards to achieve the best governance practices. To
terbaik. Untuk itu, ABM memberikan tanggung jawab this end, ABM assigns responsibilities to independent
pada komisaris independen yang bertugas melakukan commissioners, who oversee and provide objective
pengawasan serta memberikan saran dan masukan advice and input to the Board of Directors.
secara objektif kepada Direksi.
Penetapan komisaris Independen juga dilakukan untuk The appointment of independent commissioners also
mencegah kemungkinan akan konflik kepentingan aims to prevent potential conflicts of interest between
antara Direksi dan Dewan Komisaris, sehingga the Board of Directors and the Board of Commissioners,
perusahaan mampu mencapai pelaksanaan Good enabling the company to achieve Good Corporate
Corporate Governance (GCG). Governance (GCG).
Pencegahan konflik kepentingan telah diatur dalam Conflict of interest prevention is regulated in the
Board Manual perusahaan. Board Manual berfungsi company’s Board Manual. The Board Manual serves
sebagai pedoman utama untuk pelaksanaan hubungan as the primary guideline for the relationship between
antar organ perusahaan, yang mencakup tugas, corporate organs, covering duties, responsibilities,
tanggung jawab, wewenang, mekanisme rapat, authorities, meeting mechanisms, decision-making
pengambilan keputusan, serta prinsip pengendalian processes, and control and supervision principles carried
dan pengawasan yang dilakukan oleh Direksi, Dewan out by the Board of Directors, Board of Commissioners,
Komisaris, dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). and Shareholders’ General Meeting. The Board Manual
Dalam Board Manual dijelaskan bahwa Dewan Komisaris stipulates that the Board of Commissioners must be
harus bebas dan independen dalam mengawasi kinerja free and independent in overseeing the performance
Dewan Direksi, sehingga pengawasan dapat dilakukan of the Board of Directors, ensuring effective supervision
secara efektif dan tanpa benturan kepentingan. without conflicts of interest.
Board Manual juga tidak memperbolehkan Direktur The Board Manual also prohibits the Chief Executive
Utama (Chief Executive Officer) perusahaan untuk Officer (CEO) from holding concurrent positions as
merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris a member or Chair of the Board of Commissioners.
atau Komisaris Utama perusahaan. Hal ini dilakukan This ensures that the Board of Commissioners can
untuk memastikan pengawasan yang dilakukan oleh effectively oversee the performance of the Board of
Dewan Komisaris terhadap kinerja Direksi dapat Directors without conflicts of interest.
dilaksanakan dengan efektif dan bebas dari benturan
kepentingan.
ABM juga memastikan setiap anggota Dewan Komisaris ABM also ensures that no members of the Board of
dan Direksi tidak memiliki hubungan keluarga satu Commissioners and Board of Directors are related by
sama lain , serta tidak ada lintas kepemilikan saham family ties, and there is no cross-shareholding with
dengan pemasok dan para pemangku kepentingan lain suppliers or other stakeholders outside the TMT Group.
di luar Grup TMT. Tercatat pada 2024 ABM memiliki 2 As of 2024, ABM has two independent commissioners,
Komisaris Independen atau 50% dari total Komisaris. representing 50% of the total commissioners.
P T ABM I nve st am a Tbk 195
Page 196
Tata Kelola | Governance
G
ABM menerapkan pendekatan GCG untuk ABM Investama implements a robust Good
memastikan bahwa konflik kepentingan dapat Corporate Governance (GCG) approach to
dihindari dan diminimalkan. Proses yang ensure that conflicts of interest are avoided
dilakukan mencakup pedoman etika dan tata and minimized. This process includes ethical
kelola, pengungkapan konflik kepentingan melalui and governance guidelines, regular written
pernyataan tertulis secara rutin, pengawasan oleh conflict-of-interest disclosures, oversight by the
Komite Tata Kelola Perusahaan, dan pengaturan Corporate Governance Committee, and regulation
transaksi afiliasi yang harus memenuhi aturan of affiliated transactions that must comply with
yang berlaku, diaudit, dan diungkapkan secara applicable rules, be audited, and disclosed
transparan kepada pemangku kepentingan. ABM transparently to stakeholders. ABM Investama
memastikan transparansi pengelolaan konflik ensures transparency in managing conflicts of
kepentingan dengan pengungkapan kepada interest by disclosing cross-board memberships,
pemangku kepentingan, termasuk keanggotaan cross-organizational shareholdings, controlling
lintas dewan, kepemilikan saham lintas organisasi, shareholders, and related-party transactions
keberadaan pemegang saham pengendali, serta recorded and disclosed in consolidated financial
transaksi dengan pihak terkait yang dicatat statements in accordance with applicable
dan diungkapkan dalam laporan keuangan accounting standards. Through these measures,
konsolidasi sesuai dengan standar akuntansi ABM Investama ensures integrity, transparency,
yang berlaku. Dengan langkah-langkah tersebut, and trust in corporate governance.
ABM memastikan integritas, transparansi, dan
kepercayaan dalam tata kelola perusahaan.
196 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 197
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ G2.1 Apakah Perusahaan melarang CEO/ Ya. Kami mematuhi peraturan di Indonesia yang mengikuti sistem
Direktur utama merangkap jabatan Dua Tingkat. Sistem ini menetapkan bahwa CEO/Direktur Utama tidak
sebagai Komisaris Utama? diizinkan untuk menggabungkan jabatannya dengan Komisaris Utama
Does the Company prohibit di perusahaan ini. Namun, CEO/Direktur Utama perusahaan dapat
the CEO/ Main Director from menjabat sebagai Komisaris Utama di anak perusahaan perusahaan
concurrently serving as President ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Commissioner? Yes. We comply with regulations in Indonesia which follow the Two
Tier system. This system stipulates that the CEO/President Director is
not permitted to combine his position with the President Commissioner
in this company. However, the CEO/President Director of the company
can serve as President Commissioner in this company’s subsidiaries in
accordance with applicable regulations.
NDAQ G2.2 Persentase jumlah anggota Dewan Lihat tabel data
Komisaris dan Direksi independen. [NDAQ G2.2] [GRI 2-9] di bawah ini. Untuk lebih lengkapnya dapat
Percentage of the number dilihat di Laporan Tahunan ABM pada bagian Bab Tata Kelola.
of members of the Board of View data table
Commissioners and Independent
Directors [NDAQ G2.2] [GRI 2-9] below. For more details, see ABM’s Annual
Report in the Governance Chapter.
GRI 2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
Governance structure and
composition
GRI 2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi Tidak. Fungsi pengawasan dan fungsi eksekutif dijalankan secara
a. apakah ketua badan tata kelola terpisah, di mana Dewan Komisaris bertanggung jawab atas fungsi
tertinggi juga merupakan pengawasan, sementara Direksi bertanggung jawab atas fungsi
eksekutif senior dalam organisasi eksekutif.
b. jika ketua juga merupakan Tata kelola ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perseroan
eksekutif senior, jelaskan fungsi Terbatas No. 40 tahun 1997, yang mengharuskan seluruh perusahaan
mereka dalam manajemen terbatas di Indonesia menerapkan sistem Dua Tingkat. Sistem ini
organisasi, alasan pengaturan mengatur bahwa Komisaris Utama tidak dapat memegang jabatan
ini, dan bagaimana konflik sebagai Direktur Utama/CEO (eksekutif). Informasi lebih lanjut dapat
kepentingan dapat dicegah dan ditemukan dalam Laporan Tahunan ABM.
dimitigasi No. The supervisory function and executive function are carried out
Chair of the highest governance separately, where the Board of Commissioners is responsible for the
body supervisory function, while the Board of Directors is responsible for
the executive function.
a. whether the chair of the highest
governance body is also a senior This governance is in accordance with the provisions of the Limited
executive in the organization; Liability Company Law no. 40 of 1997, which requires all limited
companies in Indonesia to implement a two-tier system. This system
b. if the chair is also a senior stipulates that the President Commissioner cannot hold the position of
executive, explain their function President Director/CEO (executive). Further information can be found
within the organization’s in the ABM Annual Report.
management, the reasons for this
arrangement, and how conflicts
of interest are prevented and
mitigated.
P T ABM I nve st am a Tbk 197
Page 198
Tata Kelola | Governance
G
[G2.1][GRI 2-9] Komposisi Komisaris
Composition of the Commissioner
Dewan Komisaris Jenis
Executive / Independen
Board of Commissioners Kelamin
Non-Executive Independent
Gender
Komisaris
Rachmat Mulyana Utama Pria Tidak Independen
Hamami Male Non-Executive
President Not Independent
Commissioner
Mivida Hamami Komisaris Wanita Tidak Independen
Non-Executive
Commissioner Female Not Independent
Komisaris
Arief Tarunakarya Independen Pria Ya
Non-Executive
Surowidjojo Independent Male Yes
Commissioner
Komisaris
Manggi Taruna Independen Pria Ya
Non-Executive
Habir Independent Male Yes
Commissioner
198 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 199
Lama masa jabatan
di posisi yang sama
hingga 2024 Jabatan di Perusahaan atau Institusi lain Kompetensi ESG
Position in other companies or institution ESG Competency
Length of tenure in the
same position until 2024
Menjabat sebagai Direktur Utama PT Tiara Marga Trakindo (sejak
Menjabat sejak 2010 2005), dan Direktur Utama PT Trakindo Utama (since 2008). -
Served since 2010 Served as President Director of PT Tiara Marga Trakindo (since 2005),
and President Director of PT Trakindo Utama (since 2008).
Saat ini juga menjabat sebagai Direktur PT Tiara Marga
Trakindo (sejak 2005), Direktur Utama PT Mahadana Dasha
Utama (sejak 2010), Komisaris PT Mitra Solusi Telematika
(sejak 2014), Komisaris PT Triyasa Propertindo (sejak
Menjabat sejak 2006 2016); dan Komisaris PT Chitra Paratama (sejak 2010).
-
Served since 2006 Currently also serves as Director of PT Tiara Marga Trakindo
(since 2005), President Director of PT Mahadana Dasha Utama
(since 2010), Commissioner of PT Mitra Solusi Telematika (since
2014), Commissioner of PT Triyasa Propertindo (since 2016);
and Commissioner of PT Chitra Paratama (since 2010).
Saat ini juga menjabat sebagai Pendiri di Lubis Ganie
Surowidjojo Law Firm (sejak 1985 - sekarang).
Menjabat sejak 2015 [Ketua Komite ESG 2021 – sekarang] Ada
Served since 2015 Currently also serves as Founder at Lubis Ganie Present
Surowidjojo Law Firm (since 1985 - present).
[ESG 2021 Committee Chair – now]
Saat ini juga memegang posisi sebagai:
• Ketua Komite Audit (2021-Sekarang)
• PT Berdayakan Usaha Indonesia (BATUMBU) (2020-sekarang)
Jakarta, Indonesia Komisaris Independen (Anggota Dewan Komisaris)
• Yusof Ishak Institute, Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS),
(2020-sekarang), Singapore Visiting Fellow di Departemen Studi
Indonesia
• Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI) (1991-sekarang)
Jakarta, Indonesia
• Mitra Gagas Emha Kreasi (1991-sekarang) Jakarta,
Indonesia Senior Advisor
Menjabat sejak 2021 Ada
Currently also holding positions as:
Served since 2021 Present
• Chairman of the Audit Committee (2021-Present)
• PT Berdayakan Usaha Indonesia (BATUMBU) (2020-present) Jakarta,
Indonesia Independent Commissioner (Member of the Board of
Commissioners)
• Yusof Ishak Institute, Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS),
(2020-present), Singapore Visiting Fellow at Department of
Indonesian Studies
• Indonesia Institute for Management Development (IPMI)
(1991-present) Jakarta, Indonesia
• Mitra Gagas Emha Kreasi (MGK) (1991-present) Jakarta, Indonesia
Senior Advisor
P T ABM I nve st am a Tbk 199
Page 200
Tata Kelola | Governance
G NDAQ G3
INSENTIF | INCENTIVIZED PAY
[GRI 2-19]
Dalam menentukan Compensation & Benefit Executive, In determining Executive Compensation & Benefits,
ABM memercayakan tanggung jawab keputusan pada ABM entrusts the decision-making responsibility to
Komite Remunerasi dan Nominasi. Struktur remunerasi the Remuneration and Nomination Committee. The
Executive sendiri disusun berdasarkan job band dan executive remuneration structure is based on job
person grade. Kompensasi yang diberikan ABM berupa bands and person grades. ABM provides both short-
insentif jangka pendek dan insentif jangka panjang. term and long-term incentives.
Perusahaan memberikan insentif jangka pendek The company offers short-term incentives based on
berdasarkan evaluasi kinerja tahunan berupa bonus/ annual performance evaluations, such as bonuses
apresiasi. Sedangkan insentif jangka panjang or appreciation awards. Long-term incentives are
merupakan kompensasi yang diberikan apabila provided when the company achieves its long-term
perusahaan telah mencapai target pertumbuhan jangka growth targets.
panjangnya.
Insentif jangka panjang diberikan perusahaan jika Long-term incentives are granted if the company
tercapai target pertumbuhan yang ditetapkan baik dari meets its growth targets in terms of profitability or
segi profitabilitas ataupun keberlanjutan Perusahaan. sustainability. These incentives are designed on a
Insentif jangka panjang ini merupakan rancangan rolling three-year basis in line with company policy.
bergulir 3 tahunan berdasarkan kebijakan Perusahaan. Furthermore, the ABM Group does not implement
Lebih lanjut, Grup ABM tidak memberlakukan clawbacks.
clawbacks.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para eksekutif yang As a form of appreciation for retiring executives, ABM
memasuki masa pensiun, ABM telah menetapkan has established a retirement program that allows
program pensiun yang memberikan kebebasan kepada executives to choose their participation, with the option
para eksekutif untuk menentukan partisipasi mereka, to join or not. This retirement program is regulated
dengan opsi untuk bergabung atau tidak. Program by ABM through specific policies covering all related
pensiun ini diatur oleh ABM melalui peraturan yang aspects.
secara khusus mencakup seluruh aspek terkait.
Dalam menetapkan kebijakan remunerasi, ABM In setting remuneration policies, ABM ensures a
memastikan proses yang transparan dan akuntabel transparent and accountable process through the
melalui Komite Remunerasi dan Nominasi, yang Remuneration and Nomination Committee, which
melibatkan evaluasi berbasis kinerja dan masukan dari involves performance-based evaluations and input
pemangku kepentingan terkait. Sebagai bagian dari from relevant stakeholders. As part of this policy,
kebijakan ini, ABM menetapkan ketentuan mengenai ABM establishes provisions for severance payments
pembayaran uang pesangon bagi anggota badan tata for top governance bodies and senior executives in
kelola tertinggi dan eksekutif senior sesuai dengan accordance with Indonesian labor regulations and
peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia industry best practices.
serta praktik terbaik di industri.
Kebijakan ini dirancang untuk mendukung pencapaian This policy is designed to support sustainability goals,
tujuan keberlanjutan, dengan indikator kinerja ekonomi, with integrated economic, environmental, and social
lingkungan, dan sosial yang terintegrasi dalam performance indicators in executive evaluations.
evaluasi kinerja eksekutif. Selain itu, ABM mengacu Additionally, ABM refers to international best practices
pada praktik terbaik internasional untuk memastikan to ensure equity and inclusion, including diversity
kesetaraan dan inklusi, termasuk mempertimbangkan considerations in remuneration structures and policies.
aspek keberagaman dalam struktur dan kebijakan Severance payments are conducted transparently
remunerasi. Proses pemberian pesangon dilakukan and in compliance with regulations to ensure fair
secara transparan dan sesuai dengan regulasi, guna treatment of internal stakeholders. All components of
200 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 201
memastikan perlakuan yang adil bagi para pemangku remuneration for top governance bodies and senior
kepentingan internal. Semua komponen remunerasi executives are disclosed transparently in accordance
anggota badan tata kelola tertinggi dan eksekutif with applicable regulations.
senior diungkapkan secara transparan sesuai dengan
peraturan yang berlaku.
Dalam hal kebijakan remunerasi bagi anggota badan In terms of remuneration policies for top governance
tata kelola tertinggi dan eksekutif senior, kebijakan bodies and senior executives, these policies are
tersebut dirancang dengan mempertimbangkan tujuan designed to align with their objectives and performance,
dan kinerja mereka, khususnya dalam mengelola particularly in managing the organization’s impact on
dampak organisasi terhadap ekonomi, lingkungan, the economy, environment, and society.
dan masyarakat.
Di bawah ini merupakan daftar kompensasi dan Below is a list of compensation and benefits inherent
tunjangan yang merupakan hak melekat pada jabatan to executive positions, including:
sebagai Eksekutif yang terdiri atas:
a. Insentif & Anugerah Kinerja (Bonus) a. Performance Incentives & Awards (Bonuses)
b. Transportasi & Perjalanan Dinas b. Transportation & Business Travel
c. Cuti Tahunan & Tunjangan Perjalanan Cuti c. Annual Leave & Travel Allowances
d. Pengobatan & Perawatan, Pemeriksaan Kesehatan, d. Medical & Health Check-ups,
Asuransi Jiwa Life Insurance
e. Tunjangan Pendidikan Anak e. Child Education Allowances
f. Tunjangan Utilitas f. Utility Allowances
g. Keanggotaan Klub g. Club Memberships
h. Manfaat Lainnya h. Other Benefits
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ G3 Apakah eksekutif Perusahaan secara formal diberikan insentif untuk kinerja terkait Ya.
keberlanjutan? Ya/Tidak Yes.
Are Company executives formally provided with incentives for sustainability-related
performance? Yes / No
GRI 2-19 Jelaskan kebijakan remunerasi untuk anggota badan tata kelola tertinggi dan ekseku- Penjelasan dapat
tif senior, termasuk: dilihat pada paragraf
• gaji tetap dan gaji variabel; di atas
• bonus masuk atau pembayaran insentif perekrutan; The information
can be seen in the
• pembayaran pemutusan hubungan kerja;
paragraph above
• ganti rugi; dan
• tunjangan pensiun.
Jelaskan bagaimana kebijakan remunerasi untuk anggota badan tata kelola tertinggi
dan eksekutif senior terkait dengan tujuan dan kinerja mereka dalam kaitannya den-
gan pengelolaan dampak organisasi terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.
Describe the remuneration policies for members of the highest governance body and
senior executives, including:
• fixed pay and variable pay;
• sign-on bonuses or recruitment incentive payments;
• termination payments;
• clawbacks; and
• retirement benefits.
Describe how the remuneration policies for members of the highest governance body
and senior executives relate to their objectives and performance in relation to the
management of the organization’s impacts on the economy, environment, and people.
P T ABM I nve st am a Tbk 201
Page 202
Tata Kelola | Governance
G GRI 2
PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURE
TATA KELOLA | GOVERNANCE
[GRI 2-9][GRI 2-10][GRI 2-12][GRI 2-13][GRI 2-14][GRI 2-15][GRI 2-16] [GRI 2-17][GRI 2-18] [GRI 2-20] [GRI 2-21]
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 2-9 Struktur dan komposisi tata Terdapat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM halaman 194.
kelola Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report page 194.
Governance structure and
composition
GRI 2-10 Nominasi dan pemilihan badan Terdapat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM pada halaman 223.
tata kelola tertinggi Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report page 223.
Nomination and selection of the
highest governance body
GRI 2-12 Peran badan tata kelola Dewan Komisaris membentuk Komite ESG, diketuai oleh Komisaris
tertinggi dalam memonitor dan Independen yang beranggotakan Komisaris Independen lain serta senior
mengelola dampak management lain dari ABM. Tugas-tugas komite ESG mencakup untuk
Role of the highest governance memastikan setiap dampak ESG - Environment Social Governance dipantau
body in overseeing the dengan baik dan konsisten di seluruh ABM dan anak perusahaan yang telah
management of impacts ditetapkan dalam kerangka strategis ABM Sustainability House. Komite
ini memiliki tanggung jawab dan melapor langsung ke Dewan Komisaris
GRI 2-13 Delegasi tanggung jawab melalui rapat berkala.
[SEOJK E.1] dalam pengelolaan dampak
Komite ESG bertugas memberikan nasihat strategis, melakukan
Delegation of responsibility for pengawasan, dan memastikan bahwa kebijakan serta praktik ESG ABM
managing impacts sesuai dengan standar internasional dan peraturan yang berlaku. Komite
ini juga bertanggung jawab untuk menilai risiko dan peluang ESG serta
memastikan bahwa pendekatan keberlanjutan terintegrasi dalam proses
pengambilan keputusan di seluruh tingkatan organisasi.
Untuk lebih lengkap mengenai tugas dan tanggung jawab dari komite ini,
termasuk meeting rutin yang membahas evaluasi ESG di tahun 2024 lebih
lengkap dituangkan pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM pada
halaman 278.
Struktur ESG Task Force ABM diilustrasikan dibawah ini.
The Board of Commissioners forms the ESG Committee, chaired by
an Independent Commissioner which consists of other Independent
Commissioners and other senior management from ABM.
The ESG committee’s duties include ensuring that every impact of ESG -
Environment Social Governance is monitored properly and consistently
across ABM and its subsidiaries that have been defined in the ABM
Sustainability House strategic framework.
This committee has the responsibility and reports directly to the Board of
Commissioners through regular meetings. For more details regarding the
duties and responsibilities of this committee, including regular meetings that
discuss ESG evaluation in 2023, it is more fully outlined in the Governance
chapter in ABM’s Annual Report on pages 278. The structure of the ABM ESG
Task Force is illustrated below.
GRI 2-14 Peran badan tata kelola Laporan Keberlanjutan ini telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi,
[SEOJK E.1] tertinggi dalam pelaporan yang mencakup persetujuan terhadap daftar topik material serta data dan
keberlanjutan informasi yang disajikan. Proses persetujuan tersebut melalui tinjauan
Role of the highest governance menyeluruh untuk memastikan laporan ini mencerminkan transparansi dan
body in sustainability reporting akurasi dalam menyajikan kinerja keberlanjutan ABM. Dewan Komisaris dan
Direksi juga memastikan bahwa penyusunan laporan ini telah memenuhi
standar pelaporan yang berlaku, termasuk dengan melibatkan pemangku
kepentingan dalam penentuan topik material yang relevan.
This Sustainability Report has received approval from the Board of
Commissioners and Directors, which includes approval of the list of material
topics as well as the data and information presented. The approval process
was subject to a comprehensive review to ensure this report demonstrates
transparency and accuracy in presenting ABM’s sustainability performance.
The Board of Commissioners and Directors also ensures that the preparation
of this report complies with applicable reporting standards, including
involving stakeholders in determining relevant material topics.
202 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 203
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 2-15 Konflik kepentingan Terdapat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM halaman 315.
Conflicts of interest Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report page 315.
GRI 2-16 Komunikasi tentang masalah- Terdapat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM halaman 315.
masalah kritis Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report page 315.
Communication of critical
concerns
GRI 2-17 Pengetahuan kolektif badan Terdapat pada bab Tata kelola di Laporan Tahunan ABM
[SEOJK E.2] tata kelola tertinggi halaman 214- 215 dan 221-222.
Collective knowledge of the Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report
highest governance body page 214- 215 and 221-222.
GRI 2-18 Evaluasi kinerja badan tata Terdapat pada bab Tata kelola di Laporan Tahunan ABM halaman 243.
kelola tertinggi Available in the Governance chapter in ABM’s Annual Report page 243.
Evaluation of the performance
of the highest governance body
GRI 2-20 Proses untuk menentukan Terdapat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM halaman 243 dan
remunerasi bab Sosial laporan ini.
Process to determine Secara umum ABM meminta persetujuan RUPS sebagai salah satu
remuneration pemangku kepentingan untuk penentuan remunerasi Dewan Komisaris dan
Direksi dimana telah tercantum dalam mata acara dalam agenda RUPS.
ABM belum meminta pertimbangan pemangku kepentingan lain di luar
RUPS terkait dengan hal ini.
Available in the Governance chapter of the ABM Annual Report page 243 and
the Social chapter of this Report.
In general, ABM seeks approval from the GMS as one of the stakeholders for
determining the remuneration for the Board of Commissioners and Directors
which has been listed in the agenda item on the GMS agenda.
ABM has not asked for consideration from other stakeholders outside the
GMS regarding this matter.
GRI 2-21 Rasio kompensasi total ABM memutuskan untuk tidak mempublikasikan rincian terkait rasio total
tahunan kompensasi tahunan dan rasio kenaikan persentase dari total remunerasi
Annual total compensation dalam laporan ini. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan
ratio sifat informasi yang konfidensial dan potensi dampaknya terhadap aspek
strategis perusahaan.
Perusahaan tetap berkomitmen untuk menerapkan praktik pengelolaan
sumber daya manusia yang adil, transparan, dan sesuai dengan peraturan
yang berlaku.
Data mengenai rasio total kompensasi dapat dilihat di Laporan Tahunan
ABM.
ABM decided not to publish details regarding the annual total compensation
ratio and the percentage increase ratio of total remuneration in this report.
This decision was taken by considering the confidential nature of the
information and its potential impact on the company’s strategic aspects.
The company remains committed to implementing fair, transparent human
resource management practices that comply with applicable regulations.
P T ABM I nve st am a Tbk 203
Page 204
Tata Kelola | Governance
Peran Strategis Dewan
G
Komisaris dan Komite ESG dalam
Strategic Role of the Board of
Commissioners and ESG Committee
Pengembangan Keberlanjutan ABM in ABM’s Sustainability Development
[SEOJK E.1] [GRI 2-12] [GRI 2-13] [GRI 2-14] [SEOJK E.1] [GRI 2-12] [GRI 2-13] [GRI 2-14]
ABM memiliki semangat dan komitmen yang tinggi dalam ABM demonstrates a strong spirit and commitment
upaya keberlanjutan. Kami berupaya senantiasa secara toward sustainability. We consistently strive to balance
konsisten menyeimbangkan kinerja aspek ekonomi, the economic, social, and environmental performance
sosial dan lingkungan dari kegiatan operasional yang of our operational activities.
dijalankan.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Dewan Komisaris ABM To achieve these goals, the ABM Board of
berperan penting dalam mengembangkan, menyetujui, Commissioners plays a crucial role in developing,
dan memperbarui visi, misi, nilai, strategi, kebijakan, approving, and updating the vision, mission, values,
serta sasaran organisasi yang berkaitan dengan strategies, policies, and organizational goals related to
pembangunan berkelanjutan. Dewan Komisaris tidak sustainable development. The Board of Commissioners
hanya berperan aktif dalam memastikan keselarasan not only ensures alignment with sustainability principles
dengan prinsip-prinsip keberlanjutan, tetapi juga but also engages stakeholders as strategic partners in
melibatkan pemangku kepentingan sebagai mitra this process.
strategis dalam proses tersebut.
Dalam implementasi pengawasan keberlanjutan In overseeing the economic, environmental, and
segi ekonomi, lingkungan dan sosial di lingkungan social aspects of sustainability within the company,
perusahaan, badan tata kelola tertinggi senantiasa the top governance body consistently considers input
memperhatikan masukan dan perspektif dari berbagai and perspectives from various stakeholders as the
pemangku kepentingan, sebagai dasar kebijakan dan foundation for the company’s sustainable policies and
strategi keberlanjutan perusahaan. strategies.
Lebih lanjut, bentuk komitmen perusahaan terkait Furthermore, as part of its sustainability commitment,
keberlanjutan yaitu dengan Dewan Komisaris the Board of Commissioners has established an
membentuk Komite ESG. Komite ini diketuai oleh ESG Committee. This committee is chaired by an
Komisaris Independen yang beranggotakan sesama Independent Commissioner and includes other
Komisaris Independen serta manajemen senior ABM. Independent Commissioners and senior ABM
Tugas komite ESG yaitu memastikan pemantauan management. The ESG Committee’s role is to monitor
dampak ESG di seluruh ABM dan anak perusahaan ESG impacts across ABM and its subsidiaries in line
sesuai dengan kerangka strategis ABM Sustainability with the ABM Sustainability House strategic framework.
House.
Komite ini memiliki tanggung jawab dan melapor The committee reports directly to the Board of
langsung ke Dewan Komisaris melalui rapat berkala. Commissioners through regular meetings. For more
Untuk lebih lengkap mengenai tugas dan tanggung details on the committee’s duties and responsibilities,
jawab dari komite ini, termasuk pertemuan rutin yang including regular meetings discussing ESG evaluations
membahas evaluasi ESG di tahun 2024 lebih lengkap in 2024, please refer to the Governance section of
dituangkan pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan ABM’s Annual Report on page 280.
ABM pada halaman 280.
Komitmen perusahaan terhadap aspek keberlanjutan The company’s commitment toward sustainability is
juga tercermin melalui Laporan Keberlanjutan yang telah also reflected in the Sustainability Report, which has
disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk been approved by the Board of Commissioners and
persetujuan untuk daftar topik material dan data-data Directors, including the approval of material topics and
serta informasi yang disajikan dalam laporan. Badan the data and information presented in the report. The
tata kelola tertinggi juga memiliki tanggung jawab untuk top governance body is also responsible for reviewing
meninjau dan menyetujui informasi yang dilaporkan, and approving the reported information, including the
termasuk topik-topik material organisasi. Proses organization’s material topics. The review and approval
penelahaan dan persetujuan atas informasi tersebut process for this information is detailed in on page 28-
dijelaskan pada halaman 28-29. 29.
204 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 205
Bagan Struktur ESG Task Force ABM [GRI 2-13]
ABM ESG Task Force Structure Chart
Executive Sponsor
Champion
PMO
Initiative Owners
Materical, Energy
General Employee Health Anti- Water &
Biodiversity Chemical, Consumption Engine 2
ESG & Safety Corruption Pollution
Waste & GHG
Sumber: Dokumen Internal ABM
Source: ABM Internal Document
NDAQ G4
KODE ETIK PEMASOK | SUPPLIER CODE OF CONDUCT
[GRI 2-30][GRI 407-1]
ABM berupaya memenuhi tanggung jawab dan ABM strives to fulfill its responsibility and obligation to
kewajiban untuk menjamin dan melindungi hak karyawan ensure and protect the rights of employees and workers
dan pekerja melalui mekanisme penyusunan dan through the mechanism of drafting and negotiating
perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Komitmen Collective Labor Agreements (CLA). This commitment
ini dijalankan perusahaan sebagaimana yang diatur is carried out in accordance with ILO Convention No.
dalam Konvensi ILO No. 98 tahun 1949 tentang Dasar- 98 of 1949 on the Right to Organize and Collective
dasar Hak untuk Berorganisasi dan untuk Berunding Bargaining, which has been ratified through Law No.
Bersama yang telah diratifikasi melalui Undang-undang 18 of 1956. This provides comprehensive clarity on the
No. 18 tahun 1956 untuk memberikan kejelasan yang rights and obligations of employers and workers, as well
menyeluruh mengenai hak dan kewajiban antara as workplace regulations and conduct.
pengusaha dan pekerja serta tata tertib dalam bekerja
dan di lingkungan kerja.
P T ABM I nve st am a Tbk 205
Page 206
Tata Kelola | Governance
G
PKB disusun dan dirundingkan bersama antara
manajemen dan pekerja, dengan demikian ABM
The CLA is jointly drafted and negotiated between
management and workers, ensuring that ABM
menjamin dan melindungi hak karyawan. Seluruh hak guarantees and protects employee rights. All rights and
dan kewajiban baik pengusaha maupun karyawan dibuat obligations of both employers and employees are clearly
secara jelas dan transparan. Demikian juga tata tertib and transparently outlined. Thus, workplace regulations
dalam bekerja dan di lingkungan kerja, telah dibuat are also established to create a comfortable working
untuk menciptakan kenyamanan di tempat kerja. environment.
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3] Management Approach [GRI 3-3]
ABM berkomitmen untuk membangun hubungan ABM is committed to building effective, harmonious,
industrial yang efektif, harmonis dan konstruktif and constructive industrial relations with all employees
dengan seluruh karyawan melalui kesepakatan yang through agreements outlined in Company Regulations
tertuang dalam Peraturan Perusahaan (PP) ataupun or Collective Labor Agreements (CLA), in compliance
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sesuai dengan peraturan with applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
PP/PKB disusun dengan mengacu kepada internal The Company Regulations/CLA is drafted in accordance
policy Grup ABM dan diberlakukan hingga ke setiap with ABM Group’s internal policies and is applied across
entitas anak perusahaan. Dengan demikian, semua all subsidiaries. As a result, all employees (100%)
karyawan (100%) yang bekerja di Grup ABM dilindungi working in the ABM Group are covered by these
oleh PP ini. Company Regulations.
Perusahaan meyakini bahwa PP/PKB yang telah The company believes that the Company Regulations/
disepakati bersama ABM dan seluruh karyawan akan CLA, agreed upon by ABM and its employees, serves as
menjadi payung dalam penyelesaian persoalan yang ada a framework for resolving issues based on established
berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan seperti regulations, such as employee grievances, disciplinary
keluh kesah karyawan, pelanggaran kedisiplinan, dan violations, and disputes.
perselisihan.
Kami meyakini bahwa PP/PKB telah melindungi We are confident that the Company Regulations/CLA
kepentingan pengusaha dan pekerja secara adil. fairly protects the interests of both employers and
Untuk menjaga asas keadilan itu, maka secara berkala employees. To maintain this principle of fairness, ABM
Grup ABM juga melakukan evaluasi terkait hubungan Group regularly evaluates industrial relations. This
industrial. Evaluasi bersama karyawan itu dilakukan evaluation is conducted at least twice a year through
minimal dua kali dalam setahun melalui mekanisme town hall meetings with employees.
town hall meeting.
ABM juga secara berkala tiap tahunnya menggelar ABM also holds annual routine meetings with all
pertemuan rutin dengan seluruh entitas anak perusahaan subsidiaries to socialize and communicate the Company
sebagai upaya sosialisasi dan mengkomunikasikan PP/ Regulations/CLA, as well as to conduct joint evaluations
PKB sekaligus untuk evaluasi bersama terkait aturan of these regulations. ABM ensures that 100% of its
tersebut. ABM memastikan 100% karyawan dilindungi employees are protected by Company Regulations and
oleh Peraturan PP dan PKB. Collective Labor Agreements.
Selain itu, untuk menjaga transparansi dan komunikasi Additionally, to maintain transparency and effective
yang efektif dengan semua pemangku kepentingan communication with all stakeholders regarding
terkait perubahan operasional yang signifikan yang significant operational changes that impact employees,
berdampak pada karyawan. Rencana aksi korporasi the company’s corporate action plans are communicated
perusahaan akan disampaikan kepada seluruh to all employees and workers in accordance with
karyawan dan pekerja sesuai dengan prosedur yang applicable procedures. This communication is carried
berlaku. Komunikasi ini akan dilakukan dalam jangka out within the timeframe stipulated by regulations,
waktu yang sesuai dengan regulasi yang berlaku, referring to the 2024 Company Regulations, which
merujuk pada peraturan tahun 2024, yakni 1 bulan(4 requires notification 1 month (4 weeks) prior to the
minggu) sebelum perubahan operasional perusahaan implementation of operational changes. [402-1]
berlangsung. [GRI 402-1]
206 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 207
100%
Karyawan yang bekerja di
Grup ABM dilindungi oleh
Peraturan Perusahaan.
Employees who are working
at ABM Group is covered by
Company’s Regulation.
Operasi dan Pemasok di mana Operations and Suppliers Where the
Hak Atas Kebebasan Berserikat Right to Freedom of Association and
dan Perundingan Kolektif Mungkin Collective Bargaining May Be at Risk
Berisiko [GRI 407-1] [GRI 407-1]
ABM memastikan bahwa kebebasan berserikat bagi ABM ensures that employees’ freedom of association
karyawan telah dipenuhi dan dilindungi, sebagai wujud is respected and protected, reflecting the company’s
komitmen Perusahaan menjunjung tinggi hak asasi commitment to upholding human rights and
manusia serta untuk memperkuat hubungan industrial strengthening industrial relations with employees.
dengan karyawan.
Upaya ABM menciptakan hubungan industrial yang To foster harmonious industrial relations, ABM openly
harmonis, Perusahaan secara terbuka mendukung dan supports and facilitates dialogue with employees. All
memfasilitasi dialog dengan para karyawan. Seluruh employees can express their opinions or ideas through
karyawan bisa mengutarakan pendapat atau gagasan the communication channels provided by the company,
melalui mekanisme dan kanal-kanal komunikasi yang such as coffee morning meetings, morning briefings,
telah disediakan Perusahaan. Kanal komunikasi itu town halls, and other forums.
antara lain berupa pertemuan coffee morning, morning
briefing, town hall dan lain sebagainya.
Dengan saluran komunikasi tersebut, ABM bisa Through these communication channels, ABM mitigates
mencegah risiko yang mungkin muncul dari kebebasan potential risks arising from freedom of association and
berserikat dan perundingan kolektif di operasional- collective bargaining in its operations. The company
operasional perusahaan. ABM juga memastikan ensures that every employee has the right to join a labor
setiap karyawan memiliki hak untuk menjadi anggota union and participate in union activities.
serikat pekerja. Setiap karyawan juga dibolehkan untuk
berpartisipasi dalam aktivitas serikat pekerja.
Sampai tahun 2024, anak perusahaan ABM yang As of 2024, PT Sanggar Sarana Baja (SSB), an ABM
membentuk serikat pekerja sendiri adalah PT Sanggar subsidiary, has established its own labor union. SSB
Sarana Baja (SSB). SSB telah melakukan sejumlah has held several meetings with its labor union in 2024 to
agenda pertemuan dengan serikat pekerjanya di tahun discuss labor-related matters. No conflicts between the
2024 guna membahas hal-hal terkait ketenagakerjaan. labor union and the ABM Group were reported in 2024.
Tidak ada konflik antara serikat pekerja dan Grup ABM
di tahun 2024.
P T ABM I nve st am a Tbk 207
Page 208
Tata Kelola | Governance
G NDAQ G5
KODE ETIK PEMASOK | SUPPLIER CODE OF CONDUCT
[GRI 308][GRI 414]
Dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang In realizing responsible corporate governance, ABM
bertanggung jawab, ABM memastikan bahwa semua ensures that all suppliers comply with the company’s
pemasok mematuhi prinsip-prinsip kode etik dan pakta code of conduct and integrity pact, which align
integritas Perusahaan yang sesuai dengan kriteria with environmental and social criteria. This policy
lingkungan dan sosial. Kebijakan tersebut berlaku bagi applies to both existing and new suppliers. Through
para pemasok lama maupun baru. Melalui pendekatan this approach, ABM aims to encourage suppliers
tersebut, ABM bertujuan mengajak para pemasok untuk to participate in the company’s value chain, which
turut serta menjalankan value chain Perusahaan yang prioritizes environmental, social, and ethical business
mengutamakan kepedulian dalam aspek lingkungan, considerations.
sosial, dan etika bisnis.
ABM memastikan setiap pemasok/mitra kerja/ ABM ensures that every new supplier/partner/
kontraktor baru di ABM dan anak perusahaan wajib contractor for ABM and its subsidiaries must sign
menandatangani dokumen dan memenuhi ketentuan and comply with the code of conduct outlined in the
kode etik yang tercantum dalam: following documents:
• Pakta Integritas; • Integrity Pact;
• Perjanjian Kemitraan; dan • Partnership Agreement; and
• Non-Disclosure Agreement (NDA) yang ditandatangani • Non-Disclosure Agreement (NDA) signed by the
oleh direktur mitra kerja. vendor’s director.
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ G5.1 Apakah pemasok dan mitra kerja Ya. Seluruh pemasok dan mitra kerja ABM dan anak
Perusahaan wajib mengikuti kode etik perusahaan wajib patuh dan memenuhi kode etik yang
Perusahaan? Ya/Tidak dipersyaratkan oleh Perusahaan. Hal ini menjadi salah satu
Are the Company’s vendors and suppliers kriteria pada saat proses seleksi dan evaluasi vendor.
obligated to follow the Company’s code of Yes. All vendors and suppliers of ABM and its subsidiaries
ethics? Yes / No must comply with and fulfill the code of ethics required by
the Company. This is one of the criteria during the vendor
selection and evaluation process.
NDAQ G5.2 Jika Ya, berapa persentase dari pemasok Seluruh atau 100% pemasok kami telah mengikuti Kode
dan mitra kerja Perusahaan yang telah Etik dan Perilaku (Code of Ethics & Conduct) ABM dan
tersertifikasi secara formal mengenai memenuhi kriteria lingkungan dan sosial. Kode Etik dan
kepatuhannya pada kode etik tersebut? Perilaku ini sebagai pedoman bersama dalam berinteraksi
If Yes, what percentage of the Company’s dengan pemangku kepentingan, dan mencegah terjadinya
vendors/suppliers have been formally benturan kepentingan.
certified regarding their compliance with the All or 100% of our suppliers follow ABM’s Code of Ethics &
code of ethics? Conduct and meet environmental and social criteria. This
Code of Ethics and Conduct serves as a common guideline
in interacting with stakeholders, and preventing conflicts of
interest from occurring.
GRI 308-1 Persentase pemasok/mitra kerja baru yang 100%
diseleksi menggunakan kriteria lingkungan Seluruh pemasok/mitra kerja utamanya yang memiliki
Percentage of new suppliers/vendors potensi dampak lingkungan signifikan wajib mengikuti
selected using environmental criteria ketentuan pengelolaan dampak lingkungan hidup sesuai
dengan panduan dari Grup ABM.
100%
All suppliers/vendors, especially those with significant
potential environmental impacts, must comply with
the provisions for managing environmental impacts in
accordance with the guidelines from the ABM Group.
208 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 209
NASDAQ & GRI Criteria Checker
GRI 308-2 Dampak lingkungan signifikan pada rantai Setiap site sendiri mempunyai kebijakan K3LH yang harus
nilai perusahaan dan Tindakan yang diambil dipenuhi oleh pemasok/mitra kerja yang ingin bekerja
oleh: sama. ABM telah menilai dampak lingkungan dari semua
• Jumlah pemasok/mitra kerja yang diaudit pemasok/ vendor dan hingga saat ini tidak ada potensi yang
menggunakan kriteria lingkungan. mempengaruhi dampak lingkungan di area operasional
• Jumlah pemasok/mitra kerja yang telah ABM. Dalam proses tender (100%) Seluruh pemasok/vendor
diidentifikasi memiliki potensi dampak menandatangani Vendor Assessment yang disesuaikan
lingkungan signifikan dengan ketentuan lingkungan di masing-masing tempat
• Potensi dampak lingkungan signifikan di mereka beroperasi.
rantai nilai Perusahaan
• Persentase pemasok/mitra kerja yang Each site has its own K3LH policy that must be met by
memiliki dampak lingkungan signifikan suppliers/vendors who wish to work together. ABM has
yang telah setuju untuk melakukan assessed the environmental impacts of all suppliers/vendors
perbaikan sebagai hasil audit and to date there is no potential to impact the environment in
• Persentase pemasok/mitra kerja yang ABM’s operational areas. All suppliers/vendors periodically
memiliki dampak lingkungan signifikan provide monthly reports which are adjusted to the
yang diterminasi (diputus kontrak) sebagai environmental conditions in the respective places where they
akibat dari hasil audit lingkungan dan operate.
alasannya
Significant environmental impacts on the
company’s value chain and Actions taken by:
• Number of suppliers/vendors audited using
environmental criteria.
• Number of suppliers/vendors that have
been identified as having significant
potential environmental impacts
• The potential for significant environmental
impacts in the Company’s value chain
• Percentage of suppliers/vendors with
significant environmental impacts who have
agreed to make improvements as a result of
the audit
• Percentage of suppliers/vendors with
significant environmental impacts that
were terminated (terminated) as a result of
environmental audit results and reasons
P T ABM I nve st am a Tbk 209
Page 210
Tata Kelola | Governance
GRI 414-1
G NASDAQ & GRI Criteria Checker
Persentase pemasok/vendor baru yang ABM memastikan seluruh pemasok telah menandatangani
diseleksi menggunakan kriteria sosial Pedoman Perilaku . Hal ini mencerminkan komitmen ABM
Percentage of new suppliers/vendors terhadap penerapan standar sosial dan etika bisnis yang
selected using social criteria bertanggung jawab. Pedoman ini mencakup larangan
terhadap praktik-praktik pemasok yang tidak dapat diterima
dalam kegiatan operasional mereka, yang meliputi:
GRI 414-2 Dampak sosial signifikan pada rantai nilai
1. Mempekerjakan anak di bawah umur.
perusahaan dan tindakan yang diambil oleh:
• Jumlah pemasok/mitra kerja yang diaudit 2. Mempekerjakan tenaga kerja dengan paksa.
menggunakan kriteria sosial. 3. Memberikan upah di bawah standar yang ditetapkan oleh
• Jumlah pemasok/mitra kerja yang telah peraturan dan perundangan yang berlaku.
diidentifikasi memiliki potensi dampak 4. Kondisi kerja yang tidak layak.
sosial signifikan 5. Mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
• Potensi dampak sosial signifikan di rantai sesuai dengan kebijakan dan prosedur HSE Perusahaan.
nilai Perusahaan
6. Mengintimidasi pekerja yang mempertahankan hak-hak
• Persentase pemasok/mitra kerja yang mereka.
memiliki dampak sosial signifikan yang
telah setuju untuk melakukan perbaikan 7. Melakukan intimidasi atau ancaman terhadap karyawan Grup
ABM.
sebagai hasil audit
• Persentase pemasok/mitra kerja yang Saat ini ABM belum melaksanakan audit kepada pemasok
memiliki dampak sosial signifikan yang terkait pemenuhan Code of Conduct
diterminasi (diputus kontrak) sebagai
akibat dari hasil audit sosial dan alasannya ABM ensures that all suppliers have signed the Code
of Conduct, reflecting its commitment to responsible
Significant social impacts on the company’s
social standards and business ethics. The Code prohibits
value chain and Actions taken by:
unacceptable practices by suppliers in their operations,
• Number of suppliers/vendors audited using
including:
social criteria.
• Number of suppliers/vendors that have 1. Employing minors.
been identified as having significant 2. Employing labor forcefully.
potential social impacts 3. Paying wages below the standards set by applicable
• The potential for significant social impacts regulations and laws.
in the Company’s value chain 4. Providing inappropriate working conditions.
• Percentage of suppliers/vendors with
5. Ignoring occupational safety and health (K3) elements as per
significant social impact who have agreed
the Company’s HSE policies and procedures.
to make improvements as a result of the
audit 6. Intimidating workers who advocate for their rights.
• Percentage of suppliers/vendors with 7. Threatening ABM Group employees.
significant social impacts that were
Currently, ABM has not conducted an audit of suppliers
terminated (terminated) as a result of the
regarding the adherence to the Code of Conduct.
social audit results and the reasons
210 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 211
NDAQ G6
ETIKA & ANTI-KORUPSI | ETHICS & ANTI-CORRUPTION
[GRI 205]
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3] Management Approach [GRI 3-3]
Dalam menjalankan kegiatan bisnis perusahaan, ABM In conducting its business activities, ABM consistently
senantiasa menekankan pentingnya transparansi dan emphasizes the importance of transparency and
akuntabilitas yang diimplementasikan melalui kebijakan accountability, implemented through anti-corruption
dan prosedur anti-korupsi. ABM berupaya menerapkan policies and procedures. ABM strives to uphold high-
praktik bisnis dengan integritas yang tinggi. ABM integrity business practices and opposes all forms of
menentang segala bentuk upaya pelanggaran terkait corruption and bribery to create a sustainable work
korupsi dan penyuapan demi menciptakan ekosistem ecosystem.
kerja yang mampu melahirkan nilai-nilai keberlanjutan.
ABM memastikan bahwa setiap karyawan dan pemasok ABM ensures that all employees and suppliers comply
mematuhi Kebijakan Anti Suap dan Kebijakan Anti with the company’s Anti-Bribery and Anti-Corruption
Korupsi perusahaan sebagai bagian dari komitmen untuk Policies as part of its commitment to conducting clean
menjalankan praktik bisnis yang bersih dan bebas dari and corruption-free business practices as well as
pelanggaran korupsi serta gratifikasi. gratuity-free.
Implementasi kebijakan dan prosedur anti-korupsi yang The implementation of anti-corruption policies and
dijalankan ABM Group merujuk pada Undang-Undang procedures by ABM Group is guided by the Anti-
Anti-Korupsi Republik Indonesia yang dikeluarkan oleh Corruption Law of the Republic of Indonesia, issued
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). by the Corruption Eradication Commission (KPK).
Upaya lebih lanjut terkait pencegahan korupsi, To further strengthen corruption prevention, the
Perusahaan secara berkala melakukan evaluasi terhadap company regularly evaluates its anti-corruption policies
kebijakan dan prosedur antikorupsi guna memastikan and procedures to ensure compliance with applicable
kesesuaian peraturan dan regulasi yang berlaku. laws and regulations. This evaluation is also aligned
Evaluasi ini juga mengikuti regulasi yang diperbaharui with updated regulations from the Internal Audit
oleh Departemen Internal Audit, yang merujuk pada Department, which refers to Law No. 31 of 1999 and
Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 dan Undang- Law No. 20 of 2001 on the Eradication of Corruption.
Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi.
100%
Karyawan ABM telah menandatangani pakta integritas sesuai
dengan Kode Etik dan Perilaku yang berlaku di Perusahaan,
sebagai pernyataan kepatuhannya terhadap kebijakan etika &
antikorupsi, sekaligus mendukung kebijakan Perusahaan.
ABM employees have declared their compliance with the
ethics & anti-corruption policy by signing an integrity pact in
accordance with the Company’s Code of Ethics and Conduct.
P T ABM I nve st am a Tbk 211
Page 212
Tata Kelola | Governance
G
Operasi-operasi yang Dinilai Memiliki
Risiko Terkait Korupsi [GRI 205-1]
Operations Assessed for Corruption-
Related Risks [GRI 205-1]
Dalam menjalankan aktivitas bisnis dan operasional, In conducting its business and operational activities,
ABM menyadari berbagai kemungkinan atas risiko ABM recognizes the inherent risks of fraud or
melekat seperti kecurangan atau korupsi. Oleh karena corruption. Therefore, the company routinely evaluates
itu, Perusahaan secara rutin melakukan evaluasi potential corruption risks in its operations.
terhadap risiko korupsi yang mungkin muncul dalam
aktivitas operasional perusahaan.
Untuk itu, ABM telah mengintegrasikan risiko korupsi ke To address this, ABM has integrated corruption risks
dalam Enterprise Risk Management System Dashboard into its Enterprise Risk Management System Dashboard,
yang secara rutin dipantau dan dinilai setiap bulan oleh which is monitored and assessed monthly by the
Departemen Enterprise Risk Management ABM. Tim Enterprise Risk Management Department. The Internal
Internal Audit mendukung proses ini dengan melakukan Audit Team supports this process by conducting audits
audit setiap tiga bulan. every three months.
Melalui Enterprise Risk Management, risiko korupsi dapat Through the Enterprise Risk Management system,
dimitigasi dan dipantau secara menyeluruh di seluruh corruption risks are comprehensively mitigated and
operasional ABM melalui mekanisme pemantauan monitored across ABM’s operations. Additionally, ABM
dan evaluasi. Selain itu, ABM telah mempertahankan has maintained ISO 37001:2016 certification for Anti-
sertifikasi ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Bribery Management Systems at our headquarters.
Anti Penyuapan di Kantor pusat ABM.
ISO 37001: 2016
ABM telah memperoleh
sertifikasi Sistem Manajemen
Anti Penyuapan
ABM has obtained Anti-
Bribery Management System
certification
212 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 213
ABM telah mengidentifikasi berbagai kegiatan ABM has identified various operational activities with
operasi Perusahaan yang dinilai memiliki risiko terkait potential corruption risks, including:
kecurangan dan korupsi antara lain adalah:
ׅKegiatan pengadaan barang dan jasa ׅProcurement of goods and services
ׅPembebasan lahan ׅLand acquisition
ׅPengurusan perizinan ׅLicensing and permits
ׅPengelolaan kas dan setaranya ׅCash and cash equivalent management
ׅPengelolaan aset ׅAsset management
ׅPengelolaan persediaan ׅInventory management
ׅKlaim ׅClaims
ׅPenerimaan gratifikasi ׅGratification
Tindakan tersebut dapat mempengaruhi integritas dan These actions can impact the company’s integrity
reputasi perusahaan sehingga penting bagi manajemen and reputation, making it essential for management to
untuk menerapkan GCG dalam menjalankan kegiatan implement good corporate governance in operational
operasional. activities.
ABM senantiasa memastikan bahwa perusahaan The company ensures that it operates with high integrity
beroperasi dengan integritas yang tinggi dan menjaga and maintains a strong reputation through the consistent
reputasi yang baik melalui implementasi sistem implementation of internal control systems. This ensures
pengendalian internal secara konsisten. Dengan that all business processes are effective, efficient,
demikian seluruh proses kegiatan bisnis senantiasa reliable, secure, and compliant with applicable laws
berjalan efektif, efisien, andal, aman serta mematuhi and regulations.
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
Pada implementasinya, sistem pengendalian internal The internal control system used by the company
yang digunakan oleh Perusahaan ini terdiri dari consists of five components, directly adopted from the
lima komponen yang diadopsi secara langsung dari internationally recognized Committee on Sponsoring
Committee on Sponsoring Organization of The Treadway Organizations of the Treadway Commission (COSO).
Commission (COSO) yang berlaku secara internasional.
Komunikasi dan Pelatihan Tentang Communication and Training on Anti-
Kebijakan dan Prosedur Anti-korupsi Corruption Policies and Procedures
[GRI 205-2] [GRI 205-2]
ABM berupaya membangun budaya perusahaan yang ABM strives to build a healthy corporate culture and
sehat dan memastikan bahwa semua aktivitas bisnis ensure that all business activities are conducted
dilakukan dengan transparan dan menjunjung tinggi transparently and with high ethical standards. This is
etika bisnis. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi achieved through socialization via email communications,
di media komunikasi surel, artikel pada majalah internal articles in ABM’s internal magazine, campaigns, and
ABM, kampanye dan pelatihan bagi setiap anggota training for all governance bodies, employees, and
badan tata kelola, karyawan, dan mitra bisnis. business partners.
Selain itu, ABM juga menggelar pelatihan kepada Additionally, ABM provides training to 100% of
seluruh (100%) anggota badan tata kelola, karyawan, its governance bodies, employees, and business
dan mitra bisnis, untuk menanamkan nilai-nilai integritas partners to instill the company’s integrity values and
perusahaan dan budaya anti-korupsi yang secara aktif anti-corruption culture. This training actively and
dan sistematis diberikan informasi yang memadai systematically provides adequate information on anti-
mengenai kebijakan dan prosedur anti-korupsi. corruption policies and procedures.
ABM memastikan seluruh unit bisnis telah mendapatkan ABM ensures that all business units have received
kampanye dan pemberitahuan terkait anti-korupsi. anti-corruption campaigns and notifications. In 2024,
Pada tahun 2024, Perusahaan melanjutkan program the company continued its fraud awareness program,
peningkatan kesadaran terhadap tindak penipuan yang previously implemented by the Group of Internal
sebelumnya telah dilaksanakan oleh Group of Internal Audit (GIA). As an additional measure, ABM has also
Audit (GIA). Sebagai langkah tambahan, ABM juga telah implemented the Gratification Control Center Policy and
mengimplementasikan Kebijakan dan Sistem Pusat System (PPG).
Pengendalian Gratifikasi (PPG).
P T ABM I nve st am a Tbk 213
Page 214
Tata Kelola | Governance
G
Tiap tahunnya, ABM secara rutin menginisiasi
serangkaian kegiatan kampanye dan sosialisasi terkait
Annually, ABM initiates a series of campaigns and
socialization activities related to anti-corruption and anti-
kebijakan anti-korupsi dan anti-gratifikasi. Hingga akhir gratification policies. By the end of 2024, the company
tahun 2024, perusahaan telah melaksanakan: had carried out the following:
• Pengiriman surel secara rutin setiap bulan kepada • Monthly email blasts to all employees;
seluruh karyawan.
• Pengiriman surel sosialisasi dan refreshment kepada • Socialization and refreshment emails to all vendors
seluruh vendor terkait fraud dan anti-gratifikasi. regarding fraud and anti-gratification;
• Pelaksanaan pelatihan awareness dan refreshment • Awareness and refreshment training for all
untuk semua pemangku kepentingan, termasuk stakeholders, including employees, Board of
karyawan, Dewan Komisaris, Direksi, vendor supplier, Commissioners, Directors, vendors, suppliers, and
dan kontraktor. contractors;
• Penandatanganan pakta integritas yang terkait • Annual signing of integrity pacts related to anti-
dengan anti-korupsi dan anti-gratifikasi setiap tahun corruption and anti-gratification by all employees,
oleh seluruh karyawan, Dewan Komisaris, Direksi, Board of Commissioners, Directors, vendors,
pemasok, dan kontraktor. suppliers, and contractors;
• Sosialisasi terkait kebijakan untuk tidak menerima • Socialization of policies prohibiting the acceptance
ataupun mengirimkan bingkisan pada perayaan hari or sending of gifts during religious holidays and
besar keagamaan dan ulang tahun kepada seluruh birthdays to all employees, Board of Commissioners,
karyawan, Dewan Komisaris, Direksi, pemasok, dan Directors, vendors, suppliers, and contractors.
kontraktor.
Untuk membangun budaya perusahaan yang antikorupsi, To build an anti-corruption corporate culture, GIA
GIA melaksanakan inovasi melalui penggunaan aplikasi has innovated through the use of the “Internal Audit
“Internal Audit Clinic” (IA Clinic) yang dapat diakses Clinic” (IA Clinic) application, accessible at https://
melalui alamat https://iaclinic.abminvestama.co.id, serta iaclinic.abminvestama.co.id, as well as campaigns via
kampanye melalui media komunikasi e-mail dan artikel email communications and articles in ABM’s internal
pada majalah internal ABM. Untuk Informasi lebih lanjut magazine. For more information on anti-fraud campaigns
mengenai kegiatan kampanye anti-fraud yang dilakukan conducted throughout 2024, please refer to the Annual
sepanjang 2024 dapat dilihat di Laporan Tahunan. Report.
214 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 215
Whistleblowing System Whistleblowing System
(Sistem Pelaporan Pelanggaran)
ABM berkomitmen menerapkan praktik GCG terbaik ABM is committed to implementing the best GCG
di setiap kegiatan operasional dan bisnis perusahaan. practices in all its operational and business activities.
Salah satunya melalui penerapan mekanisme WBS. One of these efforts is through the implementation
Sistem ini memungkinkan karyawan atau para pemangku of a WBS. This system allows employees or other
kepentingan lain melaporkan dugaan pelanggaran etika stakeholders to report suspected ethical violations or
atau tindakan penyimpangan di lingkungan perusahaan. misconduct within the company.
ABM telah mengimplementasikan kebijakan dan ABM Investama has implemented comprehensive anti-
prosedur anti-korupsi yang menyeluruh untuk corruption policies and procedures to prevent corrupt
mencegah terjadinya praktik korupsi dalam seluruh practices in all company operations. As part of this
kegiatan operasional perusahaan. Sebagai bagian dari commitment, the company provides a Whistleblowing
komitmen tersebut, perusahaan menyediakan sistem System that enables employees and other stakeholders
Whistleblowing yang memungkinkan karyawan dan to report suspected ethical violations or corruption
pemangku kepentingan lainnya untuk melaporkan safely, without fear of retaliation. Throughout 2024, ABM
dugaan pelanggaran etika atau tindakan korupsi secara received several reports related to suspected ethical
aman, tanpa kekhawatiran akan adanya pembalasan. violations, which were followed up in accordance with
Sepanjang tahun 2024, ABM menerima sejumlah applicable procedures. The follow-up process involved
laporan yang terkait dengan dugaan pelanggaran etika, transparent investigations and the implementation of
yang telah ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang corrective measures to ensure similar violations do
berlaku. Proses tindak lanjut melibatkan investigasi not recur in the future. Additionally, ABM regularly
yang transparan serta penerapan langkah-langkah evaluates and updates its anti-corruption policies and
korektif guna memastikan pelanggaran serupa tidak procedures to ensure their effectiveness in maintaining
terulang di masa depan. Selain itu, ABM secara rutin the company’s integrity and preventing all forms of
melakukan evaluasi dan pembaruan terhadap kebijakan corruption.
serta prosedur anti-korupsi yang diterapkan, untuk
memastikan efektivitasnya dalam menjaga integritas
perusahaan dan mencegah segala bentuk tindakan
korupsi.
Jumlah Keluhan tahun 2024
Media Number of Complaints in 2024 Jumlah
Channel Terselesaikan Dalam Proses Total
Resolved On going
1
32 Pengaduan saat ini proses audit khusus
Surel masih berlanjut ke tahun 2025
Pengaduan 33
Email
Complaints Complaints: The special audit process is currently
continuing until 2025
Surat
0 0 0
Letter
Sebagai tindak lanjut dari pelaporan dugaan pelanggaran As a follow-up to the reports of alleged violations
yang diterima, Internal Audit Perusahaan melaksanakan received, the Company’s Internal Audit carried out one
satu kegiatan audit khusus/dengan tujuan tertentu, special audit activity with a specific purpose, namely
yaitu untuk mengungkap dugaan pelanggaran atau to uncover alleged violations or fraud that occurred in
kecurangan yang terjadi dalam aktivitas operasional operational activities within the company. Based on
di lingkungan perusahaan. Berdasarkan hasil dari proses the results of the audit process of the 33 cases, the
audit terhadap 33 kasus tersebut, manajemen ABM management of ABM and its subsidiaries conducted
Investama dan entitas anak melakukan proses tindak a follow-up process in accordance with applicable
lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. regulations.
P T ABM I nve st am a Tbk 215
Page 216
Tata Kelola | Governance
G
Insiden Korupsi yang Terbukti dan
Tindakan yang Diambil [GRI 205-3]
Confirmed Corruption Incidents and
Actions Taken [GRI 205-3]
Pada tahun 2024, terdapat beberapa insiden terbukti In 2024, ABM identified several confirmed incidents
terkait tindak pidana korupsi atau penyuapan, yang related to corruption or bribery involving the company
mencakup Perusahaan dan anak perusahaan, termasuk and its subsidiaries, including company directors and
Direksi Perusahaan dan karyawan. Namun dengan employees. However, with the effective implementation
sistem penanganan pelaporan melalui mekanisme WBS of the Whistleblowing System, all reported corruption
yang sudah teraplikasi dengan baik maka semua insiden incidents were proven, and appropriate actions were
korupsi yang dilaporkan dapat terbukti dan selanjutnya taken, including termination of employment or contracts
dilakukan pemutusan hubungan kerja atau hukuman with business partners. ABM has legal cases related to
terhadap karyawan berupa pengakhiran atau tidak corruption filed by the public against the organization
diperbarui kontrak dengan mitra bisnis. ABM memiliki or employees during the reporting period.
kasus hukum terkait korupsi yang diajukan oleh publik
terhadap organisasi atau karyawan selama periode
pelaporan.
Berikut di bawah jumlah pengaduan laporan Below is an illustration of the number of violation reports
pelanggaran, termasuk indikasi kecurangan, korupsi, received by the WBS team in 2024, including indications
dan gratifikasi yang diterima oleh tim WBS selama tahun of fraud, corruption, and gratification, along with the
2024, beserta jumlah yang telah ditindaklanjuti, disajikan number of cases that have been followed up. All reports
dalam ilustrasi di bawah ini. Seluruh laporan pelanggan were addressed by ABM Investama management and
telah diberikan proses tindak lanjut oleh manajemen subsidiary management in accordance with applicable
ABM Investama dan manajemen anak perusahaan regulations.
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
32 1
97% telah selesai 3% sedang dalam proses
ditindaklanjuti; dan pemeriksaan.
Kasus | Cases
97% have completed Kasus | Case
3% are currently in the
follow-up; and process of being investigated.
Kasus Terkait dengan Buruh dan Cases Related to Labor and
Karyawan Employees
ABM menyadari bahwa karyawan merupakan aset ABM recognizes that employees are a critical asset
penting guna mewujudkan keberlanjutan bisnis maupun in achieving business and operational sustainability.
operasional perusahaan. Untuk itu ABM selalu menjaga Therefore, ABM always maintains harmonious relations
hubungan yang harmonis antara perusahaan dan between the company and its workers. The company
pekerja. Perusahaan selalu berusaha memenuhi semua strives to meet all needs and uphold the rights of its
kebutuhan dan menjunjung tinggi hak-hak pekerja. employees. Throughout 2024, no cases related to
Sepanjang tahun 2024, tidak ditemukan kasus terkait labor or employees were reported across ABM Group’s
dengan buruh dan karyawan di seluruh lingkungan operations.
operasional Grup ABM.
216 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 217
Sanksi Pelanggaran COEC Sanctions for COEC Violations
Dalam menjalankan bisnis dan operasional, ABM In conducting its business and operations, ABM
mengedepankan budaya kerja yang profesional, promotes a professional, transparent, and responsible
transparan, dan bertanggung jawab menjadi etika work culture as the ethical foundation that must be
dan dasar perilaku yang harus dijunjung tinggi. Budaya upheld. This work culture must be ingrained in all
kerja itu harus tumbuh dan mengakar di setiap kegiatan of ABM’s operational activities. Therefore, ABM has
operasional ABM. Oleh karena itu, ABM membuat dan developed and implemented a Code of Ethics and
mengimplementasikan Code of Ethics and Conduct Conduct (COEC) across all levels of the company.
(COEC) di seluruh lini perusahaan. COEC menjadi The COEC serves as the primary guide outlining the
panduan utama yang mengatur tentang nilai-nilai, values, principles, and behaviors that all employees
prinsip, dan perilaku yang harus dijalankan oleh seluruh and directors must adhere to.
karyawan dan jajaran direksi ABM.
Seluruh karyawan didorong untuk melaporkan kepada All employees are encouraged to report to the
Perusahaan jika mengetahui adanya pelanggaran company if they become aware of any violations of
terhadap COEC. Terdapat dua alternatif langkah the COEC. There are two reporting options available to
pelaporan yang dapat dilakukan oleh pelapor. Pertama, whistleblowers. First, they can discuss the matter with
pelapor dapat berdiskusi dengan Departemen Sumber the Human Resources Department, Legal Department,
Daya Manusia, Departemen Hukum, anggota Direksi, members of the Board of Directors, or the Board of
atau Dewan Komisaris. Kedua, jika pelapor merasa Commissioners. Second, if the whistleblower is
keberatan dengan mekanisme tersebut, pelapor dapat uncomfortable with this mechanism, they can use
menggunakan WBS yang menjamin kerahasiaan dan the Whistleblowing System (WBS), which guarantees
keamanan informasi. confidentiality and security of information.
Apabila ada karyawan ABM yang terbukti melanggar If an ABM employee is found to have violated company
Peraturan Perusahaan, maka karyawan tersebut akan regulations, they will face sanctions according to the
dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya, severity of the violation, which may include warnings,
yang dapat berupa teguran, peringatan tertulis, hingga written reprimands, or termination of employment.
pemutusan hubungan kerja.
Sepanjang tahun 2024, jumlah pelanggaran terhadap The number of violations against company regulations
Peraturan Perusahaan dapat dilihat pada tabel berikut throughout 2024 is presented in the following table:
ini: [SEOJK F.16] [SEOJK F.16]
Masih Ditindaklanjuti
Selesai Proses Still Being Followed Up
Jenis Pelanggaran Jumlah Pelaporan
Process
Type of Violation Report Received
Completed Proses Observasi Proses Investigasi
Observation Process Investigation Process
Pemerasan Ekonomi
5 5 0 0
Economic Extortion
Balas Jasa
0 0 0 0
Kick Back
Penyalahgunaan Aset
1 0 0 1
Asset Miss Use
Penyuapan
7 7 0 0
Bribery
Penipuan & Penggelapan
10 10 0 0
Fraud & Embezzlement
Penyalahgunaan Wewenang
5 5 0 0
Abuse of Authority
Gratifikasi
0 0 0 0
Gratification
Pelanggaran Pedoman &
Peraturan Perusahaan
5 5 0 0
Violation of Company
Guidelines & Regulations
P T ABM I nve st am a Tbk 217
Page 218
Tata Kelola | Governance
G NDAQ G7
PRIVASI DATA | DATA PRIVACY
[GRI 418]
ABM berupaya membangun kepercayaan dan menjaga ABM strives to build trust and maintain good relationships
hubungan baik dengan konsumen. Dalam melaksanakan with its customers. In fulfilling this commitment, ABM
komitmen tersebut, ABM memastikan informasi terkait ensures that customer and supplier data is well-
data para pelanggan serta pemasok dapat terlindungi protected and not misused.
dengan baik dan tidak disalahgunakan.
Dalam praktiknya, ABM menerapkan kebijakan dan In practice, ABM implements an information security
prosedur keamanan informasi (no. ABM-PLC-JKT- policy and procedure (No. ABM-PLC-JKT-ICT-07)
ICT-07) di seluruh entitas Grup ABM. Kebijakan ini across all ABM Group entities. This policy focuses on
berfokus pada keamanan informasi, bertujuan untuk information security, aiming to protect the company’s
melindungi aset informasi perusahaan, data pelanggan, information assets, customer data, and supplier data.
dan pemasok. Selain itu, kebijakan dan prosedur terkait Additionally, ABM’s data privacy policies and procedures
privasi data di ABM mencakup kebijakan perlindungan include consumer data protection policies, IT service
data konsumen, jaminan tingkat keamanan jasa security level guarantees, and anti-piracy software
teknologi informasi, dan kebijakan anti perangkat lunak policies. [G7.1]
tak berlisensi. [G7.1]
Upaya ABM untuk melindungi data konsumen dan To protect customer data and ensure the security of
menjaga keamanan jasa teknologi informasi, ABM IT services, ABM uses servers stored in AWS cloud
menggunakan server yang tersimpan di komputasi awan computing, which is ISO 27001 certified. AWS is owned
AWS yang memiliki ISO 27001. AWS dimiliki dan dikelola and managed by TMT and is the largest cloud computing
oleh TMT dan merupakan komputasi awan terbesar di provider in the industry. With TMT’s best practices, there
dalam bisnis komputasi awan. Dengan praktik terbaik have been no cybersecurity incidents to date.
yang diterapkan TMT, hingga kini tidak ada kasus terkait
dengan keamanan siber.
TMT Group merupakan induk dari ABM Group, dan TMT Group is the parent company of ABM Group, and
pengelolaan IT ABM Group dilakukan oleh anak usaha ABM Group’s IT management is handled by a TMT
TMT di bidang IT yang sudah tersertifikasi ISO 27001. subsidiary in the IT sector, which is ISO 27001 certified.
TMT juga memiliki komite siber, yakni IT Security TMT also has a cybersecurity committee, the IT Security
Governance Committee, di mana komite ini memastikan Governance Committee, which ensures that all security
semua prosedur keamanan terjaga baik dan tidak ada procedures are well-maintained and that there are no
kebocoran di mana pun. data leaks.
Lebih lanjut, Manajemen ABM secara berkelanjutan Furthermore, ABM management continuously evaluates
juga melakukan evaluasi dan menilai semua prosedur and assesses all operational procedures through
operasional melalui mekanisme continuous improvement continuous improvement and the Plan-Do-Check-Action
dan Plan-Do-Check-Action. Manajemen memastikan mechanism. Management ensures that all processes
semua proses sesuai dengan regulasi yang berlaku dan comply with applicable regulations and industry best
praktik terbaik di industri sejenis serta internasional. practices, both locally and internationally. Evaluations
Evaluasi melibatkan mekanisme audit internal dan IT involve internal audit mechanisms and IT due diligence
due diligence yang dilakukan satu kali dalam satu tahun. conducted once a year.
Sepanjang tahun 2024, ABM tidak menerima pengaduan Throughout 2024, ABM received no complaints
terkait pelanggaran privasi pelanggan atau kehilangan related to customer privacy violations or data loss. The
data pelanggan. Kebijakan keamanan dan perlindungan company’s data security and protection policies have
data terbukti efektif dalam menjaga integritas dan proven effective in maintaining the integrity and security
keamanan informasi perusahaan. [GRI 418-1] of corporate information. [GRI 418-1]
218 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 219
NDAQ G8
PELAPORAN ESG | ESG REPORTING
[GRI 2-2][GRI 2-3][GRI 2-4][GRI 3-1][GRI 3-2]
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ G8.1 Apakah Perusahaan menerbitkan Ya.
Laporan Berkelanjutan? Ya/Tidak ABM menerbitkan Laporan Berkelanjutan secara terpisah dari
Does the company publish a Laporan Tahunan Perusahaan setiap tahun.
Sustainability Report? Yes No Yes.
ABM publishes a Sustainability Report separately from the
Company’s Annual Report every year.
NDAQ G8.2 Apakah data-data keberlanjutan Ya.
termasuk dalam data yang wajib Kinerja dan data keberlanjutan tercakup dalam kewajiban regulasi
dilaporkan oleh Perusahaan yang harus dipenuhi oleh Perusahaan berdasarkan Peraturan
berdasarkan regulasi? OJK nomor 51 tahun 2017 mengenai Penerapan Keuangan
Are sustainability data included in Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
the data that must be reported by Perusahaan Publik.
the Company based on regulations? Yes.
Sustainability performance and data are included in regulatory
obligations that must be met by companies based on OJK
Regulation number 51 of 2017 concerning the Implementation of
Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers and
Public Companies.
GRI 2-2 Entitas yang termasuk dalam Terdapat pada bab Topik Material dalam Laporan Ini di halaman
laporan keuangan konsolidasi 42
Entities included in the consolidated Available in the Material Topics chapter in this report on page 42
financial statements
GRI 2-3 Periode pelaporan 1 Januari 2023 – 31 Desember 2024
Reporting period
Siklus pelaporan Tahunan
Reporting cycle Annual
Kontak untuk pertanyaan PT ABM Investama Tbk
mengenai laporan Gedung TMT 1 18th floor, Suite 1802
Contact for questions regarding Jl. Cilandak KKO no. 1
the report Jakarta 12560, Indonesia
+61 21 29976767
www.abm-investama.com
corporate.secretary@abm-investama.co.id
Tanggal terbit laporan Submit ke OJK dan rilis Website pada tanggal 18 April 2024
keberlanjutan periode sebelumnya Submit to OJK and release the Website on April 18, 2024
Date of publication of the previous
period’s sustainability report
GRI 2-4 Penyajian kembali informasi Untuk informasi mengenai Penyajian kembali informasi dapat
Restatement of information dilihat pada bab Topik material dalam laporan ini halaman 45.
For information on the restatement of information, please refer to
the chapter on Material topics in this report on page 45.
GRI 2-5 Assurance Eksternal Terdapat di halaman 247
[SEOJK G.1] External Assurance Stated on page 247
GRI 3-1 Menetapkan isi laporan dan Terdapat pada bab Topik Material dalam Laporan Ini di
batasan topik halaman 43
Define report content and topic Available in the Material Topics chapter in this report on page 43
Boundaries
GRI 3-2 Daftar topik material Terdapat pada bab Topik Material dalam Laporan Ini di
List of material topics halaman 46
Available in the Material Topics chapter in this report on page 46
P T ABM I nve st am a Tbk 219
Page 220
Tata Kelola | Governance
G NDAQ G9
PRAKTIK PENUNGKAPAN | DISCLOSURE PRACTICES
NASDAQ & GRI Criteria Checker
NDAQ G9.1 Apakah perusahaan Anda menyediakan Ya.
data keberlanjutan untuk kerangka ABM menerbitkan Laporan Berkelanjutan secara terpisah dari
kerja pelaporan keberlanjutan? Laporan Tahunan Perusahaan setiap tahun sesuai dengan standar
Does the company provide nasional dan internasional yang diakui dengan memperhatikan
sustainability data for the sustainability kriteria penilaian kinerja ESG, seperti MSCI, Sustainalytics, dan
reporting framework? Nasdaq.
Yes.
ABM publishes a Sustainability Report separately from the
Company’s Annual Report every year in accordance with
recognized national and international standards by taking into
account ESG performance assessment criteria, such as MSCI,
Sustainalytics, and Nasdaq.
NDAQ G9.2 Apakah perusahaan Anda berfokus Ya.
pada Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (SDGs) tertentu? ABM telah menyusun Sustainability House sebagai strategic
framework yang dilengkapi dengan fokus area dan target- target
Is your company focused on specific yang ingin kami capai di aspek operasional, keuangan, pelanggan,
Sustainable Development Goals ketenagakerjaan, hak asasi manusia, kesehatan dan keselamatan
(SDGs)? kerja, lingkungan dan iklim, serta sosial kemasyarakatan. Tiap-
tiap fokus area dan target-target tersebut terlah diselaraskan
dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang relevan.
Lebih lengkap mengenai ABM Sustainability House, Fokus Pillar,
target-target Perusahaan, dan SDGs yang terkait dapat ditemukan
pada halaman 35 laporan ini.
Yes.
ABM has developed the Sustainability House as a complete
strategic framework with focus areas and targets that we want to
NDAQ G9.3 Apakah perusahaan Anda menetapkan
target dan melaporkan UN SDGs? achieve in operational, financial, customer, employment, human
rights, occupational health and safety, environment and climate,
Does your company set targets and and social aspects. Each of these focus areas and targets has been
report on UN SDGs? aligned with the relevant Sustainable Development Goals (SDGs).
More details about ABM Sustainability House, Focus Pillars,
Company targets, and related SDGs can be found on page 35 of
this report.
220 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 221
NDAQ G10
ASSURANCE OLEH PIHAK EKSTERNAL | EXTERNAL ASSURANCE
[GRI 2-5]
Assurance oleh Pihak Eksternal External Assurance
[G10.1][GRI 2-5] [SEOJK G.1] [G10.1][GRI 2-5] [SEOJK G.1]
Perusahaan bekerja sama dengan pihak ketiga ABM collaborates with TUV Rheinland Indonesia, an
independen yakni TUV Rheinland Indonesia, untuk independent third party, to provide assurance for this
memberikan jaminan pada Laporan ini dengan fokus Report, with a focus on verifying the content of the
pada verifikasi konten laporan, khususnya pada topik- report, particularly on material topics. The appointment
topik material. Penunjukan assurance provider ini of this assurance provider aims to ensure that the
bertujuan untuk memastikan bahwa proses dan hasil assurance process and outcomes are objective. TUV
assurance bersifat objektif. TUV Rheinland Indonesia Rheinland Indonesia has no business relationship
tidak memiliki hubungan bisnis dengan ABM, yang with ABM, guaranteeing its independence. In this
menjamin independensinya. Dalam proses assurance assurance process, the company’s Top Management,
ini, Top Management Perusahaan, manajemen dan management, and data contributors are actively
kontributor data terlibat secara aktif. involved.
vv dilakukan sesuai dengan standar AA1000AS V3 The assurance is conducted in accordance with the
(2020) level moderate, sesuai dengan prinsip AA1000 AA1000AS V3 (2020) standard at a moderate level,
AP (2018) yaitu Inklusivitas, Materialitas, Responsif aligned with the AA1000 AP (2018) principles of
dan Dampak. Untuk mendapatkan pernyataan Inclusivity, Materiality, Responsiveness, and Impact.
assurance secara lengkap, silahkan lihat halaman For the full assurance statement, please refer to page
248 Laporan ini. 248 of this Report.
GRI 206
TINDAKAN ANTI-PERSAINGAN | ANTI-COMPETITIVE BEHAVIOR
Pendekatan Manajemen dan Management Approach and
Komponennya Components
ABM menyadari bahwa sebagai perusahaan energi As an integrated energy company, ABM recognizes its
yang terintegrasi, Perusahaan memiliki peranan penting critical role in addressing mining needs through end-
dalam menjawab segala kebutuhan pertambangan to-end, one-stop mining solutions. With its Mining
melalui end-to-end one stop mining solutions. Dengan Value Chain concept, ABM continuously innovates,
konsep Mining Value Chain, ABM senantiasa melakukan breaks new ground, and improves to remain at the
inovasi, terobosan dan improvement agar ABM menjadi forefront of the mining industry, delivering the best
yang terdepan dan terbaik bagi para konsumen dari solutions to customers from upstream to downstream.
hulu sampai ke hilir di sektor industri pertambangan.
Implementasi Mining Value Chain tercermin dari The implementation of the Mining Value Chain is
kegiatan bisnis ABM yang menyediakan rantai pasok reflected in ABM’s business activities, which provide
kebutuhan pertambangan dan energi, mulai dari bidang a supply chain for mining and energy needs, ranging
sumber daya energi, pelayanan jasa pertambangan from energy resources, mining and energy services, to
dan energi, hingga jasa infrastruktur pendukung supporting infrastructure services. Through this, ABM
pertambangan dan energi. Dengan demikian, ABM supports the business resilience of its partners.
mendukung ketahanan bisnis bagi para mitra.
P T ABM I nve st am a Tbk 221
Page 222
Tata Kelola | Governance
G
Melihat betapa pentingnya posisi perusahaan dalam
mendukung ketahanan energi, ABM juga secara rutin
Given the company’s significant role in supporting
energy resilience, ABM regularly holds discussion
mengadakan pertemuan diskusi bersama dengan para forums with stakeholders, including mining industry
pemangku kepentingan, termasuk pelaku bisnis dalam players, policymakers, and relevant organizations,
industri pertambangan, politisi, serta organisasi yang to discuss ethical codes, fair trade principles, and
terkait, untuk membicarakan tentang kode etik, prinsip compliance with applicable regulations.
perdagangan yang adil dan tekad untuk patuh terhadap
peraturan yang berlaku.
Kasus Hukum Terkait Tindakan Legal Cases Related to Anti-
Anti-persaingan, Praktik Anti-trust Competitive Practices, Anti-Trust,
dan Monopoli [GRI 206-1] and Monopoly [GRI 206-1]
ABM sangat memegang komitmen tinggi terhadap ABM is deeply committed to ethical and integrity-driven
praktik bisnis yang etis dan berintegritas, serta patuh business practices and compliance with all applicable
terhadap seluruh peraturan dan undang-undang yang laws and regulations. We are also committed to
berlaku. Kami juga berkomitmen untuk mematuhi adhering to provisions related to Monopolistic Practices
ketentuan yang berkaitan dengan Praktik Monopoli and Unfair Business Competition, as outlined in the
dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, sebagaimana GCG chapter of the Company’s Annual Report in law
tercantum dalam bab GCG Laporan Tahunan pada cases sections.
bagian perkara hukum.
Sebagai wujud komitmen kami terhadap kepatuhan As part of our commitment to legal compliance,
hukum, kami secara aktif melaporkan segala bentuk we actively report all business activities relevant to
kegiatan bisnis yang relevan dengan peraturan kepada regulations to the Financial Services Authority (OJK)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga berwenang and other authorized institutions.
lainnya.
Pada tahun 2024, ABM tidak terlibat dalam kasus hukum In 2024, ABM was not involved in any legal cases
yang berkaitan dengan pelanggaran persaingan, praktik related to competition violations, anti-trust practices,
anti-trust, atau monopoli perdagangan yang masuk or trade monopolies brought before the courts of
ke pengadilan Republik Indonesia. Kami berkomitmen the Republic of Indonesia. We remain committed to
menjalankan bisnis dengan integritas dan mendukung conducting business with integrity and supporting
persaingan yang sehat di pasar. healthy market competition.
222 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 223
P T ABM I nve st am a Tbk 223
Page 224
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Kinerja keuangan yang solid
memperkuat kapasitas ABM dalam
membangun rantai nilai yang tangguh
dan bertanggung jawab.
The solid financial performance
strengthens ABM’s capacity to build a
resilient and responsible value chain.
224 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 225
US$ 1.200,13
Juta | Million GRI 201
Penjualan bersih
Net sales Kinerja Ekonomi | Economic Performance
[GRI 201-1] [GRI 201-2] [GRI 201-3] [GRI 201-4]
1.211
Pemasok lokal
Local suppliers
US$ 76,98 Pendekatan Manajemen
Juta | Million
Total pajak yang Dalam konteks keberlanjutan, profitabilitas merupakan salah satu faktor
dibayarkan penting bagi Perseroan dalam mendistribusikan manfaat ekonomi kepada
The total taxes paid seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, Perusahaan berupaya untuk
terus meningkatkan kinerja ekonomi dan keuangan agar berjalan dengan
US$ 1,83 baik sepanjang tahun 2024.
Juta | Million
Total royalti yang Pada tahun 2024, ABM mencetak laba usaha sebesar US$$107,86 juta. Angka
dibayarkan ini lebih rendah dari tahun 2023 yang membukukan laba usaha sebesar
The total royalties paid US$305,62 juta. Penurunan laba usaha sebesar US$197,76 juta tersebut
terjadi karena dekonsolidasi Media Djaja Bersama Group dari ABM. Dari
0,18 sisi pendapatan, ABM mencatat pendapatan mencapai US$1.200,13 juta
Juta Ton | Million Tons dan laba tahun berjalan US$139,34 juta. Perusahaan juga berkontribusi
Total Domestik Pasar untuk pendapatan negara dalam bentuk pajak penghasilan yang mencapai
Obligasi
US$76,98 juta, menurun 37,59% atau US$46,37 juta dibandingkan tahun
Total Domestic
Market Obligations sebelumnya yang tercatat sebesar US$123,35 juta.
Terkait aspek sosial dan lingkungan, ABM telah memberikan remunerasi
dan fasilitas karyawan kepada 11.566 orang karyawan ABM di seluruh
Indonesia. Selain itu juga telah dilakukan pembayaran utang, pembagian
dividen, realisasi dan distribusi dana pengembangan masyarakat, serta
dana pelestarian lingkungan sebesar US$1.709,18.
Management Approach
In the context of sustainability, profitability is a crucial factor for the Company
in distributing economic benefits to all stakeholders. To achieve this, ABM
aims to continuously enhance its economic and financial performance to
ensure steady growth throughout 2024.
In 2024, ABM recorded an operating profit of US$$107.86 million, which
is lower than the US$305.62 million reported in 2023. The decrease in
operating profit of US$197.76 million occurred due to the deconsolidation of
Media Djaja Bersama Group from ABM. In terms of revenue, ABM reported
a total of US$1,200.13 million, with a net profit of US$139.34 million. The
Company also contributed to national revenue through income tax payments
totaling US$76.98 million, reflecting a 37.59% decrease of US$46.37 million
compared to the previous year’s US$123.35 million.
From a social and environmental standpoint, ABM compensated 11,566
employees throughout Indonesia with remuneration and benefits. Furthermore,
the Company met its financial obligations such as debt repayments and
dividend distributions, as well as allocating funds for community development
and environmental conservation, totaling US$1,709.18.
P T ABM I nve st am a Tbk 225
Page 226
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
Melihat kondisi dan tantangan yang semakin kompleks In light of the growing complexities and challenges within
di industri pertambangan dan energi, ABM berkomitmen the mining and energy industries, ABM is dedicated to
menjaga dan meningkatkan kinerja ekonomi perusahaan sustaining and enhancing the company’s economic
dengan membuat peta jalan (rencana kerja) strategis. performance via a well-defined strategic roadmap. This
Peta jalan ini dirancang dengan saksama dan roadmap is meticulously designed and closely overseen
penerapannya di lapangan diawasi ketat oleh para by the Board of Directors at both the subsidiary and
direksi baik di tingkat anak usaha maupun di kantor corporate levels levels.
pusat.
Pengawasan yang dilakukan melibatkan peninjauan Regular reviews are conducted at all operational levels
rutin di setiap tingkatan kerja. Dengan pendekatan to maintain oversight. This structured approach ensures
ini, perusahaan dapat memastikan bahwa kinerja that the Company’s financial performance is in line with
ekonomi perusahaan berjalan sesuai rencana dan its strategic objectives while remaining competitive in a
mampu menjawab tantangan persaingan di industri challenging environment industry.
yang semakin kompetitif.
Selain pengawasan oleh jajaran direksi, Dewan Komisaris Alongside the oversight of the Board of Directors, the
juga turut berperan sebagai perwakilan pemegang Board of Commissioners serves as vital representatives
saham. Pengawasan ini dilakukan melalui mekanisme of the shareholders. They conduct regular assessments
penilaian atas laporan berkala yang disampaikan oleh of management reports to ensure that the Board of
manajemen. Evaluasi rutin tersebut bertujuan untuk Directors properly executes the strategic directives
memastikan bahwa arahan strategis dari Dewan established by the Board Commissioners.
Komisaris dilaksanakan dengan baik oleh Dewan Direksi.
Indikator kinerja ekonomi yang dipantau oleh ABM ABM monitors key economic performance indicators
mencakup profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas. such as profitability, liquidity, and solvency, while
Selain itu, perusahaan juga secara proaktif mengelola actively managing risks that may affect its operations
berbagai risiko yang berpotensi mempengaruhi and long-term sustainability. A comprehensive risk
operasional dan keberlanjutan usaha. Setiap risiko assessment is performed, leading to the implementation
yang mungkin timbul diidentifikasi secara komprehensif, of suitable mitigation strategies. Each subsidiary creates
disertai dengan penerapan langkah-langkah mitigasi customized risk mitigation plans to enhance their
yang tepat. Penyusunan rencana aksi mitigasi ini effectiveness. One of the primary risks ABM confronts
dilakukan secara khusus di masing-masing anak is climate change, managed through an comprehensive
perusahaan untuk memastikan efektivitasnya. Salah satu mitigation strategy.
risiko yang menjadi perhatian utama adalah dampak dari
perubahan iklim, yang dikelola melalui strategi mitigasi
yang menyeluruh.
Nilai Ekonomi Langsung yang Economic Value Generated and
Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1] Distributed [GRI 201-1]
ABM menyadari bahwa peningkatan kinerja operasional ABM recognizes that improved operational performance
akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan, yang will positively impact financial performance, ultimately
pada akhirnya memberikan manfaat optimal bagi seluruh providing optimal benefits for all stakeholders. The
pemangku kepentingan. Distribusi nilai ekonomi yang distribution of economic value generated by the
dihasilkan Perusahaan meliputi pembayaran gaji dan Company includes payment of salaries and employee
kesejahteraan karyawan, pembagian dividen kepada welfare, dividend distribution to shareholders, tax
pemegang saham, kontribusi pajak kepada pemerintah, contributions to the government, and investment for
serta investasi untuk pemberdayaan masyarakat. community empowerment.
226 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 227
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
Direct Economic Value Generated and Distributed
Deskripsi | Description 2022 2023 2024
A. Nilai Ekonomi yang Dihasilkan (US$) | Economic Value Generated (USD)
Pendapatan Bersih
1.445.527.371 1.492.998.856 1.200.132.454
Net Income
Pendapatan Lainnya
15.282.698 47.753.670 34.173.237
Other Income
Bagian Laba Entitas Asosiasi – Neto
66.587.832 143.996.935 151.375.901
Share of Profit of Associates - Net
Pendapatan Dividen
22.500.000 25.000.000 831.453
Dividend Income
Pendapatan Keuangan – Neto
2.596.132 4.812.848 4.558.293
Finance Income – Net
Jumlah Ekonomi yang Dihasilkan
1.552.494.033 1.714.562.309 1.391.071.338
Total Economic Value Generated
B. Nilai Ekonomi yang Didistribusikan (US$) | Economic Value Distributed (USD)
Beban Pokok Pendapatan
(923.623.100) (1.100.952.827) (1.068.940.836)
Cost of Revenue
Beban Penjualan Umum, Administrasi Termasuk Gaji dan
Kesejahteraan Karyawan*
(105.067.870) (110.370.850) (56.891.458)
Selling, General and Administrative Expenses Including
Employee Salaries and Benefits
Beban Lainnya
(20.688.755) (23.801.736) (613.889)
Other Expenses
Biaya Keuangan
(52.481.411) (106.107.407) (109.803.082)
Financial Charges
Beban Pajak Final
(1.872.758) (1.838.566) (1.081.457)
Final Tax Expenses
Beban Pajak Penghasilan
(91.157.937) (55.867.030) (14.398.767)
Income Tax Expenses - Net
Pos yang Akan Direklasifikasi ke Laba Rugi:
Selisih Kurs dari Penjabaran Laporan Keuangan
(12.578.869) 3.449.191 (8.309.335)
Items that will be reclassified to Profit or Loss: Exchange
Differences from Translation of Financial Statements
Pos yang Akan Direklasifikasi Ke Laba Rugi:
Pengukuran Kembali Atas Program Imbalan Pasti
975.025 (1.965.162) 206.424
Items that will be reclassified to Profit or Loss:
Remeasurement of Defined Benefit Plan
Pembayaran Dividen
(66.504.624) (97.100.000) (50.000.025)
Dividend Payments
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
(1.273.000.299 ) (1.494.554.387) (1.309.832.425)
Total Economic Value Distributed
Jumlah Nilai Ekonomi Ditahan (US$) | Total Economic Value Retained (USD)
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan Dikurangi Nilai Ekonomi
yang Didistribusikan
279.493.734 220.007.922 81.238.913
Economic Value Generated Less Economic Value
Distributed
*) Biaya community investment termasuk dalam bagian ini
*) Community investment costs are included in this section
P T ABM I nve st am a Tbk 227
Page 228
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
Implikasi Finansial Serta Risiko Financial Implications, Risks,
dan Peluang Lain Akibat dari and Opportunities Related to Climate
Perubahan Iklim [SEOJK F.3] [GRI 201-2] Change [SEOJK F.3] [GRI 201-2]
Perubahan iklim menjadi perhatian utama para Climate change is a major concern for stakeholders
pemangku kepentingan dan masyarakat global. ABM and the worldwide community. ABM recognizes
memahami bahwa kegiatan operasional yang dijalankan that its operations influence the environment and, if
akan berdampak pada lingkungan dan jika tidak dikelola unmanaged, may threaten the Company’s long-term
dengan baik akan berpengaruh pada keberlanjutan sustainability. In response, ABM is committed to running
bisnis perusahaan. Maka, ABM memiliki komitmen its business sustainably by implementing best practices
menjalankan bisnis secara berkelanjutan dengan in operational activities as an effort to minimize the
melaksanakan best practice dalam kegiatan operasional impact of climate change.
sebagai upaya meminimalkan dampak perubahan iklim.
Melihat hal itu, ABM telah mengidentifikasi risiko dan ABM has discerned a range of risks and opportunities
peluang yang muncul akibat perubahan iklim. Perusahaan related to climate change, which encompass not only
tidak hanya merinci risiko fisik, tetapi juga risiko regulatif physical risks but also regulatory and other associated
dan lainnya yang terkait dengan perubahan iklim. Dalam risks. In light of these findings, the Company has
konteks ini, perusahaan telah mengembangkan rencana developed an integrated action plan that engages
kerja yang melibatkan seluruh anak usahanya untuk all subsidiaries to anticipate and mitigate climate-
mencegah dan mengatasi dampak perubahan iklim ini. related impacts. The risk mapping derived from this
Peta risiko yang dihasilkan dari inventarisasi ini menjadi inventory assessment provides a fundamental basis
dasar bagi manajemen perusahaan dalam menentukan for management in developing strategic policies and
kebijakan dan arah strategis di masa depan. future directions.
Di sisi lain, perubahan iklim juga membuka peluang At the same time, climate change offers substantial
besar bagi ABM, terutama dalam pengembangan energi opportunities for ABM, particularly in the advancement
baru dan terbarukan. Peluang ini dipandang sebagai of new and renewable energy. These opportunities are
pendorong utama untuk meningkatkan kinerja keuangan considered crucial drivers for improving the Company’s
perusahaan di masa depan. Selain itu, kesadaran financial performance in the future. Furthermore,
akan perubahan iklim telah mendorong ABM untuk increasing climate awareness has prompted ABM to
mengembangkan berbagai inovasi yang bertujuan develop a range of innovations designed to reduce its
mengurangi jejak karbon dari aktivitas operasionalnya. operational carbon emissions footprint.
Hasil identifikasi risiko dan peluang tersebut telah The identified risks and opportunities have been
diintegrasikan ke dalam rencana aksi iklim perusahaan, integrated into the Company’s climate action plan,
termasuk peta jalan menuju Net Zero Emission yang which includes the roadmap towards achieving Net
mulai diterapkan sejak tahun 2023. Rencana aksi ini Zero Emissions, a plan that has been in effect since
dirancang agar selaras dengan Roadmap Nasional 2023. This roadmap is in line with Indonesia’s National
Pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Roadmap aimed at reaching Net Zero Emissions by
Emission pada tahun 2060. 2060.
Dalam pengelolaan risiko dan peluang tersebut, ABM ABM adopts a holistic and systematic approach to
mengadopsi pendekatan holistik dan sistematis. managing risks and opportunities. Concrete steps are
Langkah-langkah konkret diambil untuk menghadapi implemented to tackle challenges and reduce potential
tantangan serta mitigasi potensi biaya yang mungkin financial impacts. All these efforts are aimed at ensuring
timbul. Seluruh upaya ini difokuskan untuk memastikan operational sustainability and promoting environmental
keberlanjutan operasional perusahaan sekaligus conservation positively.
memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian
lingkungan.
Sampai dengan akhir tahun pelaporan, kami telah By the end of the reporting period, we successfully
berhasil mengidentifikasi risiko dan peluang terkait identified climate-related risks and opportunities and
perubahan iklim serta menyusun strategi perusahaan developed corporate strategies through a qualitative
menggunakan pendekatan kualitatif yang dapat dilihat approach, as detailed in the Climate Change chapter.
di bab perubahan iklim.
228 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 229
Proyek yang Sejalan dengan Sustainability-Aligned Projects
Keberlanjutan [SEOJK F.3] [SEOJK F.3]
Kami mengevaluasi dan membandingkan portofolio We evaluate and align our investment and financial
investasi dan keuangan kami dengan standar portfolio with sustainability standards, prioritizing
keberlanjutan. Fokus utama adalah investasi dalam projects that promote sustainability. The Company is
proyek-proyek berkelanjutan. ABM berkomitmen untuk committed to incorporating sustainability principles
mewujudkan keberlanjutan dan praktik keuangan yang into its financial practices, ensuring alignment with its
ramah lingkungan sesuai dengan penyusunan rencana climate action plan and Net Zero Emission roadmap
aksi iklim dan peta jalan Net Zero Emission perusahaan established in 2023.
pada tahun 2023.
ABM Implementasikan ABM implements Sustainability
Inisiatif Keberlanjutan terkait Initiatives Addressing Climate
Perubahan Iklim [SEOJK F.3] Change [SEOJK F.3]
Indonesia menghadapi sejumlah tantangan terkait Indonesia faces numerous challenges related to
perubahan iklim, termasuk kenaikan permukaan climate change, including rising sea levels (projected
air laut (diperkirakan 20–30 cm pada tahun 2100), to be 20-30 cm by 2100), increasing temperatures
peningkatan suhu (sekitar 0,8–1,4°C pada tahun (approximately 0.8-1.4°C by 2050), and extreme
2050), serta cuaca ekstrem. Tantangan ini dapat weather events. These challenges could jeopardize
mengancam ketahanan pesisir, ketahanan pangan, coastal resilience, food security, and infrastructure,
dan infrastruktur, termasuk sektor pertambangan particularly in the coal mining sector, which
batu bara yang berkontribusi sebesar 35% terhadap contributes 35% of the national energy sector’s
emisi gas rumah kaca (GRK) sektor energi nasional. greenhouse gas (GHG) emissions.
Enhanced Nationally Determined Contribution The Enhanced Nationally Determined Contribution
Republic of Indonesia (ENDC) melalui persetujuan of the Republic of Indonesia (ENDC), approved
Presiden RI no B-915/M/S/L.01.02/09/2022, by the President of Indonesia under No. B-915/M/
menunjukkan proyeksi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) S/L.01.02/09/2022, outlines Indonesia’s projected
Indonesia pada 2030 dalam skenario Business-as- Greenhouse Gas (GHG) emissions in 2030 under
Usual (BAU) dan dua skenario mitigasi (Climate the Business-as-Usual (BAU) scenario, as well as
Mitigation 1 dan Climate Mitigation 2). Sektor energi two mitigation scenarios: Climate Mitigation 1 and
menjadi penyumbang terbesar (1.669 juta ton CO2- Climate Mitigation 2. The energy sector is the largest
eq pada BAU 2030), diikuti oleh sektor kehutanan contributor, accounting for 1,669 million tons CO2-eq
dan penggunaan lahan (FOLU). Target mitigasi in BAU 2030, followed by the forestry and land use
nasional menargetkan pengurangan emisi sebesar (FOLU) sectors. The national mitigation target aims
31,89% (CM1) dan 43,20% (CM2) pada 2030, dengan to reduce emissions by 31.89% (CM1) and 43.20%
kontribusi signifikan dari sektor energi, limbah, dan (CM2) by 2030, with significant contributions from
FOLU. the energy, waste, and FOLU sectors.
Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada As a company committed to sustainability, PT ABM
keberlanjutan, ABM telah menetapkan target has established a goal to reduce GHG emissions
pengurangan intensitas emisi GRK sebesar 15% pada intensity by 15% by 2020 (using a 2022 baseline),
tahun 2020 (dengan baseline 2022), sejalan dengan aligning with national climate objectives. Some of
tujuan iklim nasional. Beberapa inisiatif strategis yang ABM’s strategic initiatives include:
dilakukan ABM meliputi:
P T ABM I nve st am a Tbk 229
Page 230
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
Sektor Energi | Energy Sector
Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg): ABM Biogas Power Plant (PLTBG): ABM operates the
mengoperasikan PLTBG Sukadamai dengan kapasitas Sukadam PLTBG with a capacity of 2.4 MW and
2,4 MW dan sedang membangun PLTBG kedua di is constructing a second PLTBG in Batu Licin to
Batu Licin untuk mengurangi ketergantungan pada decrease reliance on fossil fuels and lower emissions
bahan bakar fosil serta menekan emisi di sektor in the energy sector.
energi.
Energi Surya: Pemasangan panel surya di lokasi Solar Energy: Installation of solar panels at the CK
CK Site KIM dengan kapasitas 638 KWP, yang Site KIM with a capacity of 638 KWP. This initiative
mendukung diversifikasi energi terbarukan dan supports the diversification of renewable energy and
sejalan dengan target mitigasi CM1/CM2. aligns with the CM1/CM2 mitigation goals.
B35: Implementasi B35 sepanjang tahun 2024 untuk B35: Implement B35 throughout 2024 to reduce
mengurangi emisi dari penggunaan diesel, sesuai emissions from diesel-related emissions, aligned with
dengan strategi mitigasi sektor energi dan IPPU. energy sector and IPPU mitigation strategies
Manajemen Risiko | Risk Management
Teknologi Radar Stabilitas Lereng (SSR): Teknologi Slope Stability Radar (SSR) technology is utilized to
ini digunakan untuk meminimalkan risiko longsor di minmize the risk of landslides in operational areas
area operasional dan mencegah degradasi lahan. and to prevent land degradation.
Inisiatif yang telah dilaksanakan tidak hanya The initiatives implemented support not only the
mendukung pencapaian target pengurangan achievement of the ABM GHG emission intensity
intensitas emisi GRK ABM sebesar 15% dan target reduction target of 15% and the national emission
nasional pengurangan emisi (31,89%–43,20% pada reduction target (31.89%–43.20% by 2030) but also
2030), tetapi juga memperkuat ketahanan operasional strengthen operational resilience to climate change
terhadap risiko perubahan iklim, seperti banjir dan risks, such as floods and droughts, and contribute
kekeringan, serta berkontribusi pada pemulihan to ecosystem recovery through post-mining land
ekosistem melalui reklamasi lahan pascatambang. reclamation.
Dengan demikian, ABM menunjukkan komitmennya In this way, ABM reaffirms its commitment toward
untuk secara berkelanjutan melaksanakan transisi sustainability advancing the energy transition and
energi dan mengadopsi teknologi rendah karbon, adopting low-carbon technologies. This approach
sehingga dapat menyelaraskan operasi pertambangan aligns its mining operations with global climate goals
dengan tujuan iklim global, sekaligus mendukung while contributing to the fulfillment of SDGs 7 and 13,
pencapaian SDGs 7 dan 13 serta komitmen terhadap in addition to our commitment to the Paris Agreement.
Perjanjian Paris. Inisiatif ini mengintegrasikan energi The initiative includes the use of renewable energy,
terbarukan, bahan bakar rendah karbon, dan teknologi low-carbon fuels, and cutting-edge technologies to
inovatif guna mewujudkan masa depan yang lebih promote a sustainable future.
berkelanjutan.
230 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 231
P T ABM I nve st am a Tbk 231
Page 232
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
Meningkatkan Efisiensi Enhancing Operational
Operasional dengan GIOMP Efficiency through GIOMP
di CK at CK
Sebagai upaya meningkatkan efisiensi To enhance operational efficiency and service
operasional dan kualitas layanan, perusahaan quality, the company has launched the Gate In-
mengimplementasikan GIOMP (Gate In-Out Out Monitoring Platform (GIOMP), a digital tool
Monitoring Platform), sebuah solusi digital yang that enables monitoring of truck movements
dirancang untuk memantau pergerakan truk throughout the entire process- from gate-in to
mulai dari proses gate in, inspeksi kendaraan, vehicle inspections, queuing, and gate-out. This
hingga antrian dan gate out. Inovasi ini diterapkan innovative solution was rolled out at the SPM
di SPM & ILS JASUM Cakung, dengan tahap & ILS JASUM Cakung facility using a phased
implementasi bertahap: pemantauan gerbang approach: gate monitoring began in August
sejak Agustus 2019, inspeksi digital sejak 2019, digital inspections started in February
Februari 2022, dan manajemen antrian digital 2022, and digital queue management was
sejak Oktober 2022. implemented in October 2022.
Latar belakang dari implementasi GIOMP adalah The GIOMP initiative directly addresses
respon terhadap keluhan pelanggan terkait customer complaints about delays in truck
keterlambatan truk. Data pada September services. Data from September 2019 showed
2019 menunjukkan bahwa 40% truk mitra kerja that 40% of vendor trucks faced delays in cargo
mengalami keterlambatan pengambilan kargo. retrieval. A thorough analysis revealed the need
Analisis mendalam mengungkap perlunya sistem for a more transparent and accurate system
yang lebih transparan dan akurat dalam memantau for tracking vehicle entry and exit. As a result,
aktivitas keluar-masuk kendaraan. Oleh karena the GIOMP was created to enhance operational
itu, GIOMP dikembangkan untuk meningkatkan visibility, reduce customer complaints, optimize
visibilitas operasional, mengurangi keluhan vendor services, and boost overall productivity.
pelanggan, memastikan layanan mitra kerja tetap
optimal, dan memaksimalkan produktivitas.
Manfaat Implementasi GIOMP Benefits of GIOMP Implementation
ޤMeningkatkan visibilitas operasional – Tim ޤImprove operational visibility - Operational
operasional kini dapat mengetahui status truk teams can now know the status of trucks in
secara real-time, termasuk waktu tempuh di real-time, including travel time at each stage.
setiap tahapan.
ޤMengurangi keluhan pelanggan – Dengan ޤReduce customer complaints - With a more
sistem yang lebih transparan dan terstruktur, transparent and structured system, the
jumlah keluhan terkait keterlambatan number of complaints related to delays is
berkurang hingga 80%. reduced by 80%.
ޤMemastikan layanan vendor tetap optimal – ޤEnsuring vendor services remain optimal - A
Sistem antrean yang lebih baik membantu better queuing system helps reduce vendor
mengurangi ketidakpuasan vendor, sehingga dissatisfaction, thereby improving the quality
meningkatkan kualitas layanan kepada of service to customers.
pelanggan.
ޤMemaksimalkan produktivitas – Digitalisasi ޤMaximize productivity - Digitalization of gate
proses gate in-out, inspeksi, dan antrean in-out, inspection and queuing processes
membantu meningkatkan efisiensi dan helps improve efficiency and significantly
mengurangi waktu tunggu secara signifikan. reduce waiting time.
232 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 233
Digital Gate In-Out Report Digital Inspection Digital Queue Management
Ini telah distandarisasi dengan
formulir manual FRM-OPS-007
Daftar Periksa Pemuatan
Inspeksi Kendaraan.
Dasbor Gerbang Digital Masuk- The dashboard of Digital
Keluar menunjukkan: (1) lalu Inspection shows: (1) the number
lintas setiap aktivitas, (2) of inspection activity per month,
outstanding/status setiap Nopol. (2) the number rejected vs
passed inspection, and (3) the
The dashboard of Digital Gate In- most often inspector.
Out shows: (1) the traffic of each
activity, (2) the outstanding/status
of each Nopol.
Kewajiban Program Pensiun Obligations for Defined Benefit
Manfaat Pasti dan Program Pensiun Pension Plans and Other Retirement
Lainnya [GRI 201-3] Programs [GRI 201-3]
ABM menempatkan kesejahteraan karyawan sebagai ABM prioritizes employee welfare as a top priority,
salah satu prioritas utama, baik selama masa kerja both during their tenure and post-retirement. To honor
maupun setelah memasuki masa pensiun. Sebagai employees’ commitment and loyalty, the Company has
bentuk penghargaan atas pengabdian dan loyalitas established benefit policies and retirement programs
karyawan, perusahaan mengimplementasikan kebijakan in line with Labor Law. According to the Company
pemberian imbalan kerja dan program pensiun sesuai Regulations and the Collective Labor Agreement (PKB),
dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Berdasarkan the official retirement age for employees is 55 years old.
Peraturan Perusahaan dan Perjanjian Kerja Bersama
(PKB), usia pensiun karyawan telah ditetapkan pada
usia 55 tahun.
ABM memberikan fasilitas kepesertaan karyawan dalam ABM offers its employees a defined contribution pension
program pensiun iuran pasti yang dikelola Dana Pensiun plan overseen by Dana Pensiun Lembaga Keuangan
Lembaga Keuangan (DPLK) PT Bank Negara Indonesia (DPLK) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Selain itu, dana pensiun manfaat pasti Moreover, ABM and select subsidiaries provide a defined
juga menjadi program ABM dan entitas anak tertentu benefit pension plan, making monthly contributions
melalui kontribusi bulanan kepada dana pensiun yang to the pension fund managed by Dana Pensiun PT
dikelola Dana Pensiun PT Tiara Marga Trakindo. ABM Tiara Marga Trakindo. Both ABM and its participating
dan entitas anak tertentu memberikan kontribusi dana subsidiaries contribute 10% of employees’ salaries to
program pensiun sebesar 10% dari gaji, sementara the pension plan, while employees contribute 5% of
kontribusi dari karyawan sebesar 5% dari gaji. their salaries.
P T ABM I nve st am a Tbk 233
Page 234
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
Dalam program pensiun yang berlaku di ABM, liabilitas Under ABM’s retirement program, employee benefit
imbalan kerja atas karyawan dihitung berdasarkan liabilities are assessed based on the minimum standards
persyaratan minimum UU Penciptaan Lapangan Kerja set by the Job Creation Law (Law No. 11/2020) and
(UU Cipta Kerja) No. 11/2020 dan termasuk dengan relevant regional regulations. As of December 31,
regulasi daerah. Liabilitas imbalan kerja karyawan 2024, the recognized employee benefit liabilities in the
pada 31 Desember 2024 yang diakui dalam laporan consolidated financial position report were established
posisi keuangan konsolidasian, ditentukan melalui through an independent assessment. The liability
perhitungan independen untuk periode tahun 2021 assessments for the years 2021 and 2022 were carried
dan KKA Halim & Rekan untuk periode tahun 2022 out by KKA Halim & Rekan, with reports dated March
berdasarkan laporan tertanggal 28 Maret 2023 untuk 28, 2023, for the December 31, 2022, and March 10,
tanggal 31 Desember 2022 dan laporan tertanggal 10 2022, for the December 31, 2021. Throughout 2024,
Maret 2022 untuk tanggal 31 Desember 2021. Selama the Company met the retirement commitments for 68
tahun 2024 Perusahaan telah membayar kewajiban employees who officially retired.
kepada 68 karyawan yang tercatat telah pensiun.
Manfaat Kepegawaian dan Pensiun
Employment and Pension Benefits
Deskripsi
2022 2023 2024
Description
Tingkat Diskonto
4,96% - 7,43% p.a 6,34% - 7,09% p.a 6,71% - 7,13% p.a
Discount Rate
Kenaikan Gaji Tahunan Annual
5,00% - 8,00% p.a 5,00% - 8,00% p.a 5,00% - 8,00% p.a
Salary Increase
Tingkat Moralitas
TMI 4 (2019) TMI 4 (2019) TMI 4 (2019)
Mortality Rate
Usia Pensiun 55 Tahun (asumsi seluruh karyawan pensiun pada usia pensiun)
Retirement Age 55 Years (all employees are assumed to retire at the retirement age)
35% Untuk karyawan usia di bawah 30 tahun dan
Tingkat Pengunduran Diri menurun hingga 2% pada usia 55 tahun
Level of Resignation 35% for employees below the age of 30 years and
will linearly decrease until 2% at the age of 55 years
Tingkat Disabilitas 10% dari tingkat mortalitas
Level of Disability 10% of the mortality rate
Bantuan Finansial yang Diterima Financial Assistance Received from
dari Pemerintah [GRI 201-4] the Government [GRI 201-4]
Sepanjang tahun 2024, ABM tidak menerima bantuan Throughout 2024, ABM did not receive any financial
atau insentif keuangan dari pemerintah dalam bentuk support or incentives from the government. The
apa pun. Perusahaan juga tidak memperoleh keringanan company was neither granted tax relief, tax credits,
pajak, kredit pajak, subsidi, hibah investasi, maupun subsidies, investment grants, nor research and
hibah untuk penelitian dan pengembangan. Selain development funding. Additionally, ABM did not obtain
itu, ABM tidak menerima fasilitas pembebasan royalti, royalty exemptions or financial assistance from export
bantuan keuangan dari Lembaga Kredit Ekspor, insentif credit agencies, nor did it receive any other economic
keuangan atau manfaat keuangan lain yang berasal benefits or incentives from government sources to aid
dari pemerintah manapun untuk mendukung kegiatan our operational activities.
operasional perusahaan.
Selama periode pelaporan tahun 2024 juga tidak ada During the 2024 reporting period, there was no
partisipasi pemerintah dalam struktur kepemilikan saham government involvement in ABM’s shareholding
perusahaan. Perusahaan ini sepenuhnya bersifat swasta structure. The company continues to be fully privately
dan tidak ada kepemilikan saham yang terkait dengan owned, without any government-linked shares among
entitas pemerintah dalam struktur kepemilikan ABM. ABM shareholders composition.
234 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 235
Perbandingan Kinerja Comparison of Economic
Ekonomi [SEOJK F.2] Performance [SEOJK F.2]
ABM menyadari bahwa tumbuh dan berkembangnya ABM acknowledges that sustainable business growth
bisnis secara berkelanjutan tidak terlepas dari tercapainya and development are inherently linked to achieving
target produksi yang telah ditetapkan sesuai dengan production targets, as well as adherence to governance
prinsip-prinsip tata kelola dan aspek keberlanjutan baik principles and sustainability aspects, including social
itu di bidang sosial maupun lingkungan. Perusahaan and environmental considerations. The Company
berupaya dalam setiap peningkatan produksi diimbangi ensures that any increase in production is paired
dengan mempertahankan lingkungan dan sosial di with a steadfast commitment to preserving social and
wilayah operasional. environmental equilibrium in its operational areas.
Selain itu, ABM terus memperbarui portofolio produk Furthermore, ABM continually enhances its product and
dan layanan kami untuk menekankan pada inovasi service offerings, emphasizing sustainable innovation
berkelanjutan dan kebutuhan pelanggan yang semakin and addressing the evolving needs of its customers.
berkembang. Kinerja kami secara finansial meningkat The financial performance of the Company reflects
sesuai dengan target dan menghasilkan peningkatan consistent growth, successfully achieving the company’s
pendapatan dan laba yang konsisten. Untuk lebih targets while concurrently facilitating steady increases
jelasnya dapat dilihat di Laporan Tahunan ABM pada in revenue and profit. For additional information, please
bab Management Discussion and Analysis tahun refer to the 2024 ABM Annual Report, particularly within
2024. the Management Discussion and Analysis section.
GRI 204
PRAKTIK PENGADAAN | PROCUREMENT PRACTICES
[GRI 204-1]
Pendekatan Manajemen dan Management Approach and
Komponennya [GRI 3-3] Key Components [GRI 3-3]
ABM memahami pentingnya tata kelola rantai pasokan ABM recognizes the importance of an effective
yang efektif untuk mendukung kelancaran kegiatan supply chain governance system is vital for seamless
operasional perusahaan. Upaya ini diwujudkan melalui operations. This is facilitated by maintaining strong
pemeliharaan dan pengembangan komunikasi yang communication and collaboration with goods and
baik dengan penyedia barang dan jasa. ABM juga services suppliers. Additionally, the Company is
berkomitmen untuk secara aktif melibatkan pemasok dedicated to engaging local suppliers, creating a
lokal, guna menciptakan multiplier effect yang dapat multiplier effect that aids economic growth in the
meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar communities surrounding the company’s operational
wilayah operasional perusahaan. areas.
Pada aspek pengadaan dan manajemen rantai In procurement and supply chain management, ABM
pasokan, ABM telah menetapkan peraturan dan has established regulations and procedures in the form
prosedur dalam bentuk Kebijakan dan Standard of policies and Standard Operating Procedures (SOPs)
Operating Procedure untuk seluruh entitas grup dan applicable to all subsidiaries within the group. These
anak perusahaannya. Bertujuan untuk meningkatkan policies aim to improve consistency, transparency,
konsistensi, transparansi dan kelancaran dalam semua and efficiency throughout all company operational
kegiatan operasi perusahaan. activities.
Kebijakan dan prosedur terkait pengelolaan proses Policies and procedures for managing the procurement
pengadaan di ABM mencakup beberapa aspek kunci. process at ABM cover several key aspects. Firstly, the
Pertama, pendaftaran calon pemasok, pemilihan registration of potential suppliers and their selection
pemasok dilakukan melalui pemenuhan peraturan adhere to government regulations based on expertise
pemerintah sesuai keahlian (KBLI), penilaian faktor (KBLI). This process involves a structured assessment
teknis dan komersial yang terstruktur yang melibatkan of technical and commercial aspects, which includes
evaluasi terhadap 5 aspek non-harga (aspek kualitas, assessing 5 non-price aspects (quality, delivery,
pengiriman, harga, keselamatan kerja dan lingkungan) price, safety, and environmental considerations) and 2
dan 2 aspek komersial (harga total dan harga satuan). commercial aspects (total price and unit price).
P T ABM I nve st am a Tbk 235
Page 236
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
Dokumen kontrak telah ditetapkan untuk mengatur hak- Contract documents have been established to outline the
hak pemasok barang atau jasa serta hak perusahaan, rights of goods or services suppliers and the company,
termasuk hak pemasok dalam menerima pembayaran including the supplier’s entitlement to timely payment
tepat waktu dan mengajukan permintaan fasilitas- and the ability to request facilities from the company. The
fasilitas kepada perusahaan. Proses pembatalan process for canceling orders and returning goods has
pesanan dan retur barang juga telah diatur dalam also been regulated in the Supply Chain Governance SOP,
SOP Tata Kelola Rantai Pasokan, memastikan adanya ensuring that there is clarity in the mechanism for each
kejelasan mekanisme dalam setiap transaksi. Semua transaction. All these processes are all managed through
proses di atas dilakukan melalui sistem Enterprise the Enterprise Resource Planning system to ensure
Resource Planning sehingga terjaga kontrol dan control and consistency in implementation maintained.
konsistensi pelaksanaannya.
ABM juga menerapkan Sistem Manajemen Anti ABM also implements the Anti-Bribery Management
Penyuapan (SMAP) sesuai ISO 37001:2016 guna ikut System (SMAP) in accordance with ISO 37001:2016,
mendukung program Pemerintah untuk meningkatkan supporting the government’s compliance and anti-
Kepatuhan dan mencegah gratifikasi. Setiap tahun corruption initiatives. Each year, all suppliers receive
semua pemasok akan menerima penyegaran tentang training on SMAP and must complete a compliance
SMAP serta mengisi formulir tentang penerapan form to ensure awareness and adherence to these
SMAP sehingga pemasok ingat, paham dan patuh standards. In line with its commitment to supporting local
untuk memenuhi standar SMAP. Selanjutnya, ABM businesses, ABM prioritizes local suppliers whenever
memberikan prioritas kepada penggunaan pemasok possible. If local suppliers are unavailable, only then
lokal, bila tidak tersedia dari pemasok lokal, barulah will the company seek procurement from international
ABM akan mencari ke pemasok luar negeri. sources vendors.
Proporsi Pengeluaran untuk Proportion of Expenditure on Local
Pemasok Lokal [GRI 204-1] Suppliers [GRI 204-1]
ABM mengelompokkan pemasok perusahaan ke dalam ABM categorizes its suppliers into two categories,
dua kategori, yaitu lokal dan non-lokal, berdasarkan dua local and non-local. This classification is based on
parameter utama: lokasi geografis dan Nomor Pokok two main parameters: geographical location and
Wajib Pajak (NPWP) yang diterbitkan oleh pemerintah. the government-issued Tax Identification Number
Pemasok lokal, yang berlokasi di kabupaten atau (NPWP). Local suppliers, defined as those operating
kotamadya yang sama dengan wilayah operasional within the same regency or municipality as ABM’s key
yang signifikan, diprioritaskan untuk memenuhi operational areas, are prioritized to meet the Company’s
kebutuhan ABM dan anak perusahaannya. Pendekatan procurement needs. This approach optimizes
ini mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas dalam efficiency while reinforcing ABM’s commitment to
proses pengadaan. Selain itu, kerja sama dengan regional economic development. By collaborating with
pemasok lokal merupakan bentuk komitmen ABM local suppliers, the Company aims to generate positive
dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah. social impacts while ensuring smooth operational
Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial activities.
yang positif sekaligus mendukung kelancaran aktivitas
operasional perusahaan.
Sementara itu, pemasok non-lokal merupakan mitra On the other hand, non-local suppliers are partners who
yang memiliki kualifikasi, klasifikasi, sertifikasi, serta possess qualifications, classifications, certifications,
kemampuan untuk menangani pekerjaan dengan and the capability to manage more complex tasks.
tingkat kompleksitas yang lebih tinggi. Kerja sama Collaboration with non-local suppliers occurs when the
dengan pemasok non-lokal dilakukan jika kebutuhan company’s needs involve complex work that requires
perusahaan melibatkan pekerjaan yang kompleks dan specialized skills or qualifications.
memerlukan keahlian atau kualifikasi khusus.
Definisi lokasi operasi yang signifikan oleh ABM ABM defines key operational sites as office spaces,
mencakup area perkantoran, pertambangan, pusat mines, warehouses, logistics centers, assembly plants,
pergudangan dan logistik, pabrik perakitan, serta and ports. These criteria provide clear guidance on
pelabuhan. Kriteria ini memberikan panduan jelas how ABM classifies suppliers based on their location
mengenai bagaimana ABM membagi pemasoknya and NPWP parameters, as well as the approaches
berdasarkan lokasi dan parameter NPWP, serta used to interact with each supplier category.
bagaimana pendekatan yang diambil dalam kerja sama
dengan setiap kategori pemasok tersebut.
236 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 237
38,68% 1.211 Pemasok Lokal 1,211 Local Suppliers (Regency/
Pemasok (tingkat Kabupaten/ Municipality/Provincial level)
Lokal
Kotamadya/Ibukota Propinsi) 1,923 Non-local Suppliers
Local
61,35% Suppliers 1.923 Pemasok Non-lokal (Jabodetabek and Overseas)
Pemasok (Jabodetabek dan Luar Negeri) 38.68% Local Suppliers
Non-Lokal
Non-local
38,68% Pemasok Lokal (Regency/Municipality level)
Suppliers 61,35% Pemasok Non-lokal 61.35% Non-local Suppliers
GRI 207
TRANSPARANSI PERPAJAKAN | TAX TRANSPARENCY
[GRI 207-1] [GRI 207-2] [GRI 207-3] [GRI 207-4]
Pendekatan Manajemen dan Management Approach and
Evaluasi Pendekatan Manajemen Evaluation of Management Approach
[GRI 3-3] [GRI 3-3]
Perusahaan berkomitmen untuk selalu patuh terhadap The Company is committed to full compliance with tax
ketentuan pembayaran pajak secara tepat waktu obligations, ensuring timely and accurate tax payments.
dan tepat jumlah. Dalam pengelolaan pajak, ABM While managing its tax duties, the Company maintains
menjalankan kewajiban pajak dengan transparansi transparency and accountability in accordance with
dan akuntabilitas, sesuai dengan regulasi dan hukum relevant regulations and legal standards.
yang berlaku.
ABM melaksanakan pembayaran pajak sebagai wujud ABM meets its tax responsibilities consistent with
tanggung jawab dan ketaatan terhadap peraturan dan its corporate social responsibility and compliance
ketentuan yang diberlakukan oleh otoritas perpajakan with Indonesian tax laws. The Company conducts
di Indonesia. ABM secara rutin tiap tahun melaksanakan annual tax payments at both national and local levels,
pembayaran pajak di kantor pelayanan pajak, baik di addressing all tax obligations applicable to ABM, its
tingkat pusat maupun daerah, sesuai dengan jenis pajak subsidiaries, employees, contractors, suppliers, and
yang menjadi tanggung jawab Perusahaan, entitas anak, other relevant taxpayers. Moreover, ABM frequently
karyawan, kontraktor/pemasok, dan pihak-pihak lain hosts tax socializations and consultations regarding
yang terlibat sebagai wajib pajak. ABM juga secara tax reporting (SPT) to promote proper compliance
berkala menyelenggarakan sosialisasi dan konsultasi among all stakeholders.
terkait Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) kepada para
wajib pajak.
Selain memenuhi kewajiban pajak, ABM turut In addition to fulfilling its tax duties, ABM supports
berkontribusi pada penerimaan negara melalui state revenue through Non-Tax State Revenue (PNBP),
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), pelaksanaan Domestic Market Obligation (DMO) implementation,
Domestic Market Obligation (DMO), serta pembayaran as well as royalty payments. To ensure compliance
royalti. Untuk memastikan kepatuhan terhadap with tax obligations, ABM regularly evaluates PNBP
kewajiban perpajakan, ABM secara rutin mengevaluasi and royalty payments on a monthly basis.These
PNBP dan pembayaran royalti setiap bulannya. Evaluasi assessments are designed to ensure that ABM’s tax
ini bertujuan memastikan bahwa mekanisme pelaporan reporting systems align with Indonesia’s tax laws and
pajak telah sesuai dengan peraturan perpajakan yang other relevant requirements.
berlaku di Republik Indonesia, serta ketentuan terkait
lainnya.
P T ABM I nve st am a Tbk 237
Page 238
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
US$76,98 US$1,83
juta | million juta | million
Total pajak yang dibayarkan oleh Total royalti yang dibayarkan oleh
ABM di tahun 2024 menurun ABM di tahun 2024. menurun
37,59% atau US$46,37 juta 80,02% atau US$7,33 juta
dibandingkan tahun 2023 yang dibandingkan tahun 2023 yang
tercatat sebesar US$123,35 juta. tercatat sebesar US$9,16 juta.
The total taxes paid by ABM in 2024 The total royalties paid by ABM in
decreased 37.59% or US$46.37 2024 increased 80.02% or US$7.33
million compared to 2023 which was million compared to 2023 which
recorded at US$123.35 million. was recorded at US$9.16 million.
0,18
juta ton | million tons
Total Domestic Market Obligation sepanjang tahun 2024.
Total Domestic Market Obligations throughout 2024.
Pendekatan Terhadap Pajak, Tata Approach to Tax , Governance,
kelola dan Manajemen Risiko Pajak and Tax Risk Management
[GRI 207-1] [GRI 207-2]
[GRI 207-1] [GRI 207-2]
Dalam pengelolaan perpajakan, berada di bawah Taxation management is overseen by the Director of
Direktur Keuangan dan didukung oleh pejabat senior Finance, with support from senior officers specializing
yang khusus menangani aspek perpajakan di Grup ABM. in tax issues within the ABM Group. To ensure tax
Perusahaan juga memastikan kepatuhan perpajakan compliance, the Company hires an independent auditor
dengan melibatkan lembaga auditor independen untuk to conduct external audits. The findings from these
melakukan audit eksternal. Hasil audit ini dianggap audits are crucial, as tax compliance plays a significant
penting bagi Perusahaan karena kepatuhan perpajakan role in the Company’ s financial management, which will
menjadi bagian integral dari pengelolaan keuangan be transparently presented in the annual report. This
perusahaan, yang kemudian akan dipublikasikan secara practice underscores the Company’ s commitment to
transparan dalam laporan tahunan. Hal menjadi wujud transparency and integrity in taxation. ABM employs a
nyata keseriusan perusahaan dalam menegakkan systematic strategy towards tax risks, which involves
transparansi dan kredibilitas terkait perpajakan. identifying, managing, and continuously monitoring
ABM memiliki pendekatan sistematis terhadap risiko these risks with the involvement of senior officers,
pajak yang mencakup identifikasi, manajemen, dan alongside independent auditors for external audit
pemantauan risiko secara berkelanjutan oleh pejabat evaluations.
senior, serta melibatkan auditor independen untuk
evaluasi eksternal.
ABM memiliki strategi pajak yang diakui, dan tautan ke ABM has a well- recognized tax strategy that is publicly
strategi ini tersedia untuk umum. Direktur Keuangan dan accessible. The Chief Financial Officer, along with
pejabat senior secara resmi bertanggung jawab meninjau senior officers, is formally responsible for the regular
dan menyetujui strategi pajak dengan frekuensi tertentu. review and approval of this strategy. Our approach to
Pendekatan untuk kepatuhan perpajakan sesuai dengan tax compliance not only adheres to regulations but also
peraturan, dan tautan pendekatan pajak dengan bisnis aligns with the organization’ s business and sustainable
serta strategi pembangunan berkelanjutan organisasi. development goals. The Finance Director and senior
Direktur Keuangan dan pejabat senior bertanggung officers share the responsibility for ensuring adherence
jawab secara resmi atas kepatuhan terhadap strategi to the tax strategy, which is integrated throughout the
pajak, sedangkan pendekatan pajak ditanamkan di organization.
seluruh organisasi.
238 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 239
Pendekatan perpajakan ABM juga terintegrasi dengan ABM’s tax strategy is also integrated with internal policies
kebijakan internal yang mendukung kepatuhan terhadap that support regulatory compliance and emphasize the
regulasi dan mempromosikan prinsip transparansi di principle of transparency throughout the organization.
seluruh tingkatan organisasi.
Pendekatan terhadap risiko pajak, termasuk identifikasi, ABM’s approach to tax risk involves identifying,
manajemen, dan pemantauan risiko, serta evaluasi managing, and monitoring risks while also assessing
kepatuhan terhadap kerangka kerja tata kelola dan compliance with the tax governance and control
pengendalian pajak, semuanya menjadi bagian framework. Compliance evaluations are conducted
integral dari praktik perpajakan ABM. Evaluasi through external audits, and results are shared openly to
terhadap kepatuhan ini dilakukan melalui audit ensure accountability to stakeholders. Additionally, ABM
eksternal, dengan hasil yang dipublikasikan secara has a system for reporting unethical or illegal activities
transparan sebagai bentuk akuntabilitas kepada para to maintain tax integrity. This system is overseen
pemangku kepentingan. Selanjutnya, ABM memiliki by an independent unit to ensure confidentiality
mekanisme untuk melaporkan perilaku yang tidak and transparency in handling reports received. The
etis atau melanggar hukum dan integritas organisasi assurance process for tax disclosures is included in the
terkait pajak. Mekanisme pelaporan ini dikelola oleh annual report, referencing specific assurance reports,
unit independen untuk memastikan kerahasiaan dan statements, or opinions.
penanganan transparan atas laporan yang diterima.
Proses penjaminan atas pengungkapan pajak dijelaskan
dalam laporan tahunan dengan referensi khusus
terhadap laporan, pernyataan, atau opini penjaminan.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement and
dan Pengelolaan Kepedulian yang Tax-Related Concerns Management
Berkaitan dengan Pajak [GRI 207-3] [GRI 207-3]
ABM Group selalu mematuhi ketentuan pembayaran The ABM Group consistently adheres to the requirements
pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). for paying taxes and Non-Tax State Revenue (PNBP).
Kepatuhan ini tercermin melalui pelaksanaan This adherence is reflected through regular tax reporting
pemeriksaan pelaporan pajak secara berkala oleh audits conducted by the Directorate General of Taxes
Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia terhadap of the Republic of Indonesia for the ABM Group.
Grup ABM. Selain itu, pembayaran pajak kepada negara Furthermore, tax payments to the state are made in
dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku, baik oleh compliance with applicable regulations by companies,
perusahaan, karyawan, pemasok, maupun kontraktor employees, suppliers, and contractors who benefit from
yang mendapatkan manfaat dari kegiatan operasional the company’s operations.
perusahaan.
Untuk memastikan kepatuhan perpajakan, ABM ABM holds annual tax awareness programs to uphold
secara rutin menyelenggarakan sosialisasi perpajakan tax compliance. This activity aims to increase the
setidaknya sekali dalam setahun. Kegiatan ini bertujuan understanding of employees, suppliers, contractors and
untuk meningkatkan pemahaman karyawan, pemasok, other stakeholders regarding tax management carried
kontraktor, serta pemangku kepentingan lainnya out by the company.
terhadap pengelolaan pajak yang dilakukan perusahaan.
ABM menerapkan pendekatan holistik dalam melibatkan ABM employs a holistic approach to stakeholder
pemangku kepentingan terkait perpajakan. Perusahaan engagement on tax-related issues. The Company works
secara aktif berinteraksi dengan otoritas perpajakan, closely with tax authorities, promoting transparent and
membangun hubungan yang terbuka dan berkelanjutan continuous communication to guarantee consistent
untuk memastikan kepatuhan yang konsisten. Selain itu, compliance. Additionally, ABM participates in public
ABM memiliki pendekatan advokasi kebijakan publik policy advocacy on taxation, actively contributing to
di bidang perpajakan, berpartisipasi dalam dialog discussions to convey our perspectives and interests
dan diskusi untuk menyuarakan pandangan serta regarding tax policies.
kepentingan terkait perpajakan.
P T ABM I nve st am a Tbk 239
Page 240
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
Proses ini mencakup pengumpulan dan pertimbangan This process involves gathering and considering
pandangan dari berbagai pemangku kepentingan, perspectives from both internal and external
baik internal maupun eksternal. ABM menyadari stakeholders. ABM recognizes the importance of
pentingnya mendengarkan dan mempertimbangkan listening to and considering diverse perspectives
berbagai perspektif untuk menciptakan praktik to establish fair, transparent, and sustainable tax
perpajakan yang adil, transparan, dan berkelanjutan. practices.
Yurisdiksi Perpajakan [GRI 207-4] Tax Juridiction [GRI 207-4]
ABM menjalankan operasinya sesuai dengan ABM operates in strict compliance with Indonesian
peraturan yang berlaku di Indonesia, Kami tax regulations, adhering to the policies set by
senantiasa mematuhi ketentuan perpajakan yang the Directorate General of Taxes (Ministry of
ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak Kementerian Finance of the Republic of Indonesia) and the
Keuangan Republik Indonesia, serta peraturan yang Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM).
ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber The Company’s Financial Report records taxes,
Daya Mineral (ESDM). Jumlah pajak, royalti, dan royalties, and other state payments. This report
pembayaran lainnya kepada negara tercatat dalam has been thoroughly audited by an external public
Laporan Keuangan Perusahaan yang telah diaudit accounting firm (Ernst & Young) for the 2024
secara ketat oleh lembaga akuntan publik eksternal reporting year, with the consolidated financial
eksternal (Ernst & Young) selama tahun pelaporan report dated December 31, 2024.
di dalam laporan keuangan konsolidansi tanggal 31
desember 2024.
240 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 241
Perubahan Iklim [GRI 201-2]
Climate Change
Perubahan iklim merupakan salah satu tantangan Climate change stands as one of the most significant
terbesar bagi perekonomian global saat ini. challenges facing the global economy today. Rising
Meningkatnya suhu bumi, kejadian cuaca ekstrem, temperatures, extreme weather, and changing policies
dan perubahan kebijakan menimbulkan risiko signifikan present significant risks across various business
bagi berbagai sektor bisnis. Sektor pertambangan, sectors. The mining industry, especially, is under
khususnya, menghadapi pengawasan yang semakin greater scrutiny because of its high carbon emissions.
ketat akibat operasinya yang intensif karbon. Sebagai As a major participant in Indonesia’s mining sector, ABM
pemain penting di industri pertambangan Indonesia, acknowledges its duty to tackle this issue proactively.
ABM menyadari tanggung jawabnya untuk menangani
isu ini secara proaktif.
ABM memahami bahwa mengurangi dampak lingkungan ABM recognizes that minimizing environmental impact
sangat penting untuk mendukung pembangunan is essential to supporting sustainable development.
berkelanjutan. Selain itu, langkah ini juga krusial Moreover, such efforts are also key to ensuring
untuk menjaga ketahanan bisnis jangka panjang dan business resilience over the long term and preserving
mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan. stakeholder trust. In light of the global commitment
Dengan adanya komitmen global untuk membatasi to curbing temperature increases, ABM aims to align
kenaikan suhu, ABM berupaya menyelaraskan its operations with national and international climate
operasinya dengan target iklim baik di tingkat nasional objectives.
maupun internasional.
P T ABM I nve st am a Tbk 241
Page 242
Perubahan Iklim | Climate Change
Saat ini, ABM sedang melakukan identifikasi dan evaluasi Currently, ABM is working on identifying and assessing
risiko serta peluang terkait perubahan iklim. Proses climate-related risks and opportunities. This includes
ini mencakup penilaian terhadap risiko transisi seperti evaluating transition risks, such as shifts in low-carbon
perubahan kebijakan energi rendah karbon, serta risiko energy policies, alongside physical risks like severe
fisik seperti cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi weather events that may impact mining activities.
operasional tambang. Selain itu, ABM juga mengevaluasi Furthermore, ABM is exploring opportunities from
peluang dari inovasi teknologi dan diversifikasi energi, technological advancements and energy diversification,
seperti pemanfaatan energi terbarukan dan peningkatan which encompasses embracing renewable energy and
efisiensi operasional. improving operational efficiency.
Hasil dari proses evaluasi tersebut digunakan untuk This evaluation’s findings are being used to develop
menyusun strategi mitigasi risiko iklim. ABM tidak hanya a thorough climate risk mitigation strategy. ABM’s
bertujuan memperkuat ketahanan terhadap perubahan objective is to bolster its resilience against climate
iklim, tetapi juga meningkatkan kinerja keuangan melalui change while improving financial performance via
praktik bisnis berkelanjutan. Dengan langkah ini, ABM sustainable business practices. In this way, ABM is
berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi dedicated to delivering long-term value to stakeholders
pemangku kepentingan dan menjadi pemimpin industri and establishing itself as a responsible leader in the
energi yang bertanggung jawab. energy sector.
Risiko Fisik | Physical Risks
Risiko Dampak Terhadap Bisnis Dampak Finansial Langkah Mitigasi
Risk Impact on Business Financial Impact Mitigation Steps
Gangguan operasional
Peningkatan biaya Berinvestasi dalam
tambang, kerusakan
perbaikan, biaya asuransi infrastruktur tahan cuaca
infrastruktur, dan
lebih tinggi, serta kehilangan ekstrem, meningkatkan
peningkatan biaya asuransi
pendapatan akibat sistem drainase, dan
Cuaca Ekstrem serta pemulihan.
keterlambatan produksi. pemantauan cuaca.
Extreme Weather Disruption of mine
Increased repair costs, higher Invest in extreme weather-
operations, damage
insurance costs, and lost resistant infrastructure,
to infrastructure, and
revenue due to production improving drainage systems
increased insurance and
delays. and weather monitoring.
recovery costs.
Ancaman terhadap
Menggunakan teknologi daur
keberlanjutan operasional
ulang air dan meningkatkan
tambang yang Peningkatan biaya
efisiensi penggunaan air
membutuhkan air dalam operasional untuk
Kelangkaan Air dalam operasional.
jumlah besar. pengadaan air
Water Scarcity Using water recycling
Threats to the sustainability Increased operational costs
technology and increasing the
of mining operations that for water supply
efficiency of water usage in
require large amounts of
operations.
water.
Berkurangnya produktivitas
Peningkatan biaya Menyediakan fasilitas
pekerja serta peningkatan
operasional akibat konsumsi pendinginan bagi pekerja
biaya pendinginan
energi yang lebih tinggi dan menggunakan peralatan
Kenaikan Suhu peralatan dan fasilitas.
untuk pendinginan. hemat energi.
Temperature Rise Decreased worker
Rising operational costs due Provide cooling facilities for
productivity and higher
to higher energy use for workers and utilize energy-
costs for cooling equipment
cooling. saving equipment.
and facilities.
Keterlambatan pengiriman Diversifikasi jalur distribusi
Kerusakan infrastruktur
berdampak pada kehilangan dan menggunakan sistem
Gangguan Rantai transportasi menghambat
pendapatan dan denda pemantauan rantai pasok
Pasok distribusi batubara.
kontrak keterlambatan. digital.
Supply Chain Damage to transportation
Disruption Delays in delivery lead to lost Diversify distribution channels
infrastructure hinders coal
revenue and penalties for late and implement a digital supply
distribution.
contracts. chain monitoring system.
242 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 243
Risiko Transisi | Transition Risk
Risiko Dampak Terhadap Bisnis Dampak Finansial Langkah Mitigasi
Risk Impact on Business Financial Impact Mitigation Steps
Peningkatan biaya Biaya tambahan untuk Mengadopsi teknologi
kepatuhan terhadap memenuhi regulasi dan rendah karbon dan
kebijakan pajak karbon dan potensi denda jika tidak berpartisipasi dalam
Regulasi Emisi sistem perdagangan emisi. patuh. program perdagangan emisi.
Emission Regulations Higher costs associated Additional expenses for Adopt low-carbon
with compliance to carbon adhering to regulations technologies and participate
tax policies and emissions and possible penalties for in emissions trading
trading systems. non-compliance. programs.
Peningkatan belanja
Investasi besar dalam
modal (CAPEX) untuk Mencari pendanaan hijau
teknologi rendah karbon
modernisasi peralatan dan atau insentif pemerintah
untuk memenuhi standar
sistem produksi. dan meningkatkan efisiensi
Perubahan Teknologi lingkungan.
Increased capital energi.
Technological Change Major investments in low-
expenditure (CAPEX) Seek green funding or
carbon technologies to
aimed at modernizing government incentives and
comply with environmental
production equipment and improve energy efficiency.
standards.
systems.
Pergeseran global Penurunan pendapatan Diversifikasi ke sektor
ke energi terbarukan dan risiko aset tambang energi terbarukan dan
mengurangi permintaan menjadi tidak bernilai mengembangkan solusi
Penurunan Permintaan batubara. (stranded assets). logistik rendah karbon.
Decreasing Demand The global transition Reduction in income and Diversify into the renewable
to renewable energy the risk of mining assets energy sector and develop
decreases the demand for becoming worthless low-carbon logistics
coal. (stranded assets). solutions.
Risiko Reputasi dan Liabilitas | Reputation Risk and Liability
Risiko Dampak Terhadap Bisnis Dampak Finansial Langkah Mitigasi
Risk Impact on Business Financial Impact Mitigation Steps
Risiko kehilangan
Transparansi melalui
investor dan mitra
Tekanan dari masyarakat pelaporan ESG dan
bisnis akibat kurangnya
dan investor untuk mengembangkan kebijakan
kepatuhan terhadap
menerapkan praktik bisnis keberlanjutan yang lebih
Pengawasan Publik standar ESG.
berkelanjutan. kuat.
Public Oversight Risk of losing
Pressure from society and Transparency in ESG
investors and business
investors to adopt sustainable reporting and the
partners because of
business practices. development of stronger
noncompliance with
sustainability policies.
ESG standards.
Biaya hukum yang Memastikan kepatuhan
Tuntutan hukum atau sanksi
tinggi, denda besar, lingkungan dan melakukan
dari regulator akibat dampak
serta potensi penutupan audit keberlanjutan secara
Litigasi dan Sanksi negatif terhadap lingkungan.
operasi. berkala.
Litigation and Sanctions Lawsuits or sanctions from
High legal costs, large Ensure environmental
regulators due to negative
fines, and potential compliance and conduct
impacts on the environment.
closure of operations. regular sustainability audits.
P T ABM I nve st am a Tbk 243
Page 244
Perubahan Iklim | Climate Change
Peluang Iklim | Climate Opportunities
Peluang Dampak Terhadap Bisnis Dampak Finansial Langkah Implementasi
Opportunity Impact on Business Financial Impact Implementation Steps
Penghematan biaya Menggunakan peralatan
Peningkatan efisiensi
operasional jangka hemat energi dan
operasional melalui
panjang serta akses memanfaatkan energi
Efisiensi Energi pengurangan emisi dan
ke insentif atau terbarukan dalam
dan Emisi konsumsi energi.
pembiayaan hijau. operasional.
Energy Efficiency Increased operational
and Emissions Long-term operational Using energy-saving
efficiency through
cost savings as well as equipment and utilizing
reduced emissions and
access to incentives renewable energy
energy consumption.
or green financing. in operations.
Menciptakan sumber
Mengeksplorasi mineral
pendapatan baru
seperti nikel dan litium serta
Diversifikasi Mengembangkan bisnis dan mengurangi
mengembangkan layanan
Portofolio di luar batubara. ketergantungan
logistik berkelanjutan.
Portfolio Expanding business pada batubara.
Diversification Exploring minerals like nickel
beyond coal. Develop new income
and lithium while developing
sources and reduce
sustainable logistics services.
dependence on coal.
Memperkuat kepatuhan
Investor semakin mencari Meningkatkan akses
terhadap standar ESG
perusahaan dengan standar terhadap pendanaan
dan berpartisipasi dalam
Peluang Pasar ESG keberlanjutan yang kuat. hijau serta menarik
skema kredit karbon.
ESG Market Investors are increasingly investor berbasis ESG.
Opportunities Strengthen compliance
seeking companies Increasing access to green
with ESG standards and
that maintain strong funding and attracting
participate in carbon
sustainability standards. ESG-focused investors.
credit schemes.
ABM menyadari pentingnya untuk terus mengevaluasi ABM acknowledges the necessity of regularly
risiko dan peluang yang terkait dengan perubahan assessing climate-related risks and opportunities. In
iklim. Sejalan dengan komitmen ini, kami bertekad line with this commitment, the company is determined
untuk mengembangkan strategi komprehensif dalam to develop a robust strategy for navigating the
menghadapi dinamika perubahan iklim yang semakin increasing complexities of climate change. This
kompleks. Pendekatan proaktif ini bertujuan untuk proactive approach aims to strengthen operational
memperkuat ketahanan operasional, meningkatkan resilience, enhance corporate financial performance,
kinerja keuangan perusahaan, dan menciptakan masa and foster a sustainable future for all stakeholders.
depan yang lebih berkelanjutan bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, ABM akan To meet these objectives, ABM will conduct a
melakukan penilaian risiko iklim secara menyeluruh. comprehensive climate risk assessment. This includes
Hal ini mencakup identifikasi risiko fisik seperti cuaca identifying physical risks, such as severe weather
ekstrem dan kelangkaan air, serta risiko transisi seperti events and water shortages, along with transition
kebijakan emisi karbon dan pergeseran permintaan risks, including carbon emission regulations and
pasar. Selain itu, kami juga akan menetapkan target shifts in market demand. Additionally, the company
pengurangan emisi yang ambisius untuk mendukung will set ambitious targets for emission reductions to
upaya global dalam membatasi kenaikan suhu. Melalui support global initiatives aimed at curbing temperature
langkah ini, kami ingin memastikan bahwa setiap risiko increases. By implementing these strategies, ABM
dapat dikelola dengan baik dan setiap peluang dapat seeks to effectively manage all risks and optimally
dimanfaatkan secara optimal. leverage all opportunities.
244 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 245
ABM juga berkomitmen untuk melakukan dialog ABM is committed to engaging in active dialogue
aktif dengan para pemangku kepentingan, termasuk with stakeholders, including investors, government
investor, pemerintah, dan masyarakat. Kami percaya bodies, and local communities. The company believes
bahwa kolaborasi dan transparansi adalah kunci dalam that collaboration and transparency are the key in
menghadapi tantangan perubahan iklim. Dengan addressing climate change. By promoting open and
menjalin komunikasi yang terbuka dan konstruktif, productive communication, ABM ensures that its
kami dapat memastikan bahwa strategi iklim yang kami climate strategies align with the expectations and
terapkan sejalan dengan harapan dan kebutuhan para needs of stakeholders.
pemangku kepentingan.
Selain itu, ABM akan melakukan analisis skenario iklim Moreover, ABM will conduct climate scenario analysis
untuk memahami dampak potensial dari berbagai to understand the potential impacts of various climate
skenario perubahan iklim terhadap aset operasional scenarios on its operational assets and workforce. By
dan sumber daya manusia kami. Dengan mengevaluasi evaluating greenhouse gas emission trajectories and
trajektori emisi gas rumah kaca dan proyeksi pemanasan global warming projections, the company can develop
global, kami dapat merumuskan strategi yang tepat dan informed and effective strategies. This guarantees that
terinformasi. Langkah ini memastikan bahwa risiko dan climate-related risks and opportunities are seamlessly
peluang terkait iklim terintegrasi dengan baik dalam integrated into decision-making and operational
pengambilan keputusan dan operasional perusahaan, processes, promoting long-term resilience and
sehingga menciptakan ketahanan jangka panjang dan sustainable value creation.
nilai berkelanjutan.
Saat ini, ABM tengah mengkaji tiga skenario iklim yang Currently, ABM is exploring three distinct climate
berbeda untuk digunakan dalam penilaian risiko iklim scenarios for future climate risk assessments. This
di masa depan. Kajian ini bertujuan untuk memahami study aims to understand the potential impacts of
potensi dampak perubahan iklim terhadap operasional climate change on the company’s operations and
perusahaan dan merumuskan strategi mitigasi yang develop suitable mitigation strategies. The three
tepat. Adapun ketiga skenario tersebut mencakup: scenarios being considered include:
Representative Shared Socioeconomic Skenario Paris Agreement:
Concentration Pathways Pathways (SSPs) Paris Agreement Scenario:
(RCPs) Lima skenario sosial ekonomi Skenario ini menargetkan
Skenario ini mencakup empat yang mempertimbangkan faktor pembatasan pemanasan global
trajektori emisi gas rumah kaca seperti pertumbuhan populasi, di bawah 2°C, dengan upaya
dari RCP2.6 (emisi rendah, ekonomi, dan konsumsi energi. maksimal hingga 1,5°C, melalui
pemanasan <2°C) hingga SSP digunakan bersama RCP mitigasi emisi signifikan dan
RCP8.5 (emisi tinggi, risiko untuk analisis risiko yang lebih pencapaian net-zero pada
pemanasan ekstrem). komprehensif. pertengahan abad ini.
This scenario outlines four Five socioeconomic scenarios This scenario targets to limit
greenhouse gas emission consider factors like population global warming to below 2°C,
trajectories, ranging from RCP2.6 growth, the economy, and with a maximum effort to reach
(low emissions, less than 2°C energy consumption. SSP is 1.5°C, through significant
warming) to RCP8.5 (high used alongside RCP for a more emissions reductions and
emissions, with a risk of extreme comprehensive risk analysis. achieving net-zero by the
warming). middle of the century.
P T ABM I nve st am a Tbk 245
Page 246
Perubahan Iklim | Climate Change
ABM telah menerapkan sejumlah strategi mitigasi ABM has implemented several strategies to mitigate
untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan the impact of climate change and ensure operational
memastikan keberlanjutan operasional. Inisiatif tersebut sustainability. These initiatives include the adoption
meliputi pemanfaatan energi terbarukan seperti listrik of renewable energy sources like solar power and
tenaga surya dan biogas untuk mendukung kegiatan biogas to support operational activities. Additionally,
operasional. Selain itu, ABM juga menjalankan program ABM is actively involved in environmental rehabilitation
rehabilitasi lingkungan dan pengelolaan limbah, and waste management programs, including material
termasuk daur ulang material untuk mengurangi dampak recycling, to reduce negative impacts on ecosystems.
negatif terhadap ekosistem. Melalui berbagai langkah Through these efforts, ABM is committed to maintaining
ini, ABM berkomitmen untuk menjaga keseimbangan environmental balance and promoting responsible
lingkungan dan meningkatkan praktik bisnis yang business practices.
bertanggung jawab.
Penerapan Prinsip ESG Pemanfaatan Energi Penggunaan Alat
Application of ESG (Environment, Terbarukan Pertambangan Ramah
Social, Governance) Principles Utilization of Lingkungan
ABM secara konsisten mengintegrasikan Renewable Energy Utilizing Environmentally
prinsip ESG dalam operasionalnya Perusahaan Friendly Mining Equipment
untuk memastikan praktik bisnis yang memanfaatkan listrik ABM menggunakan peralatan
berkelanjutan dan bertanggung jawab. tenaga surya dan biogas pertambangan terbaru yang
ABM consistently integrates dari limbah cair kelapa lebih efisien dan ramah
ESG principles into company’s sawit (POME) sebagai lingkungan untuk mengurangi
operations to ensure sustainable and sumber energi alternatif. emisi dan dampak negatif
responsible business practices. The company uses terhadap lingkungan.
solar electricity and ABM uses the latest mining
biogas from liquid equipment that is more efficient
palm oil waste (POME) and environmentally friendly to
as alternative energy reduce emissions and negative
sources impacts on the environment.
Program Rehabilitasi Lingkungan Pengelolaan Limbah Asuransi
Environmental Rehabilitation Program dan Daur Ulang Insurance
Konservasi lingkungan dilakukan terhadap Waste Management ABM mengasuransikan aset
jenis tumbuhan endemik Kalimantan dan and Recycling perusahaan untuk melindungi
daerah lainnya di Indonesia dengan luas Di area operasional CK dari risiko kerugian akibat
prioritas sebesar 4 hektar yang terletak di Site MHU, sebagian cuaca ekstrem, kebakaran,
pintu masuk jalan hauling TIA. Arboretum limbah B3 berupa oli banjir, dan risiko iklim lainnya.
ini diharapkan tidak hanya berfungsi bekas dimanfaatkan Langkah ini meminimalkan
sebagai tempat konservasi, tetapi kembali sebagai bahan dampak finansial,
juga sebagai wahana pendidikan dan campuran ANFO mempercepat pemulihan
penelitian untuk mendukung pelestarian (Ammonium Nitrate Fuel operasional, dan menjaga
keanekaragaman hayati. Oil) untuk mendukung kepercayaan pemangku
kegiatan peledakan. kepentingan.
Environmental conservation focuses on
plant species endemic to Kalimantan and In the operational area ABM insures company assets
other regions in Indonesia, especially of the CK Site MHU, to guard against the risk of loss
within a priority area of 4 hectares at the some of the B3 waste, caused by extreme weather,
entrance of the TIA hauling road. This specifically used oil, is fire, floods, and other climate-
arboretum aims to serve not only as a repurposed as a mixture related risks. This measure
conservation site but also as a platform of ANFO (Ammonium reduces the financial impact,
for education and research to support Nitrate Fuel Oil) to aid in speeds up operational recovery,
biodiversity conservation blasting activities. and preserves stakeholder trust.
246 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 247
IAC0422503SN
Laporan Kesesuaian dengan Standar GRI
Statement of GRI Standards in Accordance Check
National Center for Corporate The National Center for Corporate
Reporting (NCCR) telah melakukan Reporting has conducted a GRI
pengecekan kesesuaian Standards 2021 in Accordance
dengan Standar GRI 2021 atas Check on PT ABM Investama Tbk
Laporan Keberlanjutan PT ABM Sustainability Report 2024 (“Report”).
Investama Tbk 2024 (“Laporan”). The check communicates the extent
Pengecekan dilakukan untuk to which the GRI Standards 2021
memberikan gambaran tentang has been applied in the Report. The
sejauh mana Standar GRI 2021 telah check does not provide an opinion
diterapkan dalam Laporan tersebut. on the sustainability performance
Pengecekan ini bukan merupakan of the reporter or the quality of the
opini atas kinerja keberlanjutan information provided in the Report.
maupun kualitas informasi yang
dimuat dalam Laporan tersebut.
Kami menyimpulkan bahwa Laporan We conclude that this report has
ini telah disusun sesuai dengan been prepared in accordance to GRI
Standar GRI 2021. Standards 2021.
Jakarta, 24 Maret 2025 Jakarta, March 24, 2025
National Center for Corporate Reporting
GRI Standards Aligning Service
Andrew K. Twohig, BCom, BA (Hons), MA, CSRA
Director
P T ABM I nve st am a Tbk 247
Page 248
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
248 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 249
P T ABM I nve st am a Tbk 249
Page 250
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
250 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 251
P T ABM I nve st am a Tbk 251
Page 252
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard
GRI Standard Content Reference Index
PT ABM Investama Tbk. (ABM) menyusun laporan keberlanjutan sesuai
dengan (in accordance with) GRI Standards untuk periode 01 Januari
Pernyataan Penggunaan Standar
2022 sampai 31 Desember 2024.
Statement of use
PT ABM Investama Tbk. (ABM) has reported in accordance with the GRI
Standards for the period 01 January 2022 to 31 December 2024.
GRI 1 yang digunakan
GRI 1: Foundation 2021
GRI 1 used
Standar Sektoral yang Digunakan
GRI Sector Standard: COAL (GRI 12)
Applicable GRI Sector Standard(s)
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
PENGUNGKAPAN UMUM | GENERAL DISCLOSURES
2-1 Detail Organisasi
13; 14; 15; 16
Organizational details
2-2 Entitas yang termasuk dalam
pelaporan keberlanjutan organisasi
41; 219
Entities included in the organization’s
sustainability reporting
2-3 Periode pelaporan, frekuensi
dan titik kontak
41; 219
Reporting period, frequency and
contact point.
2-4 Pernyataan ulang mengenai
41; 42; 219
informasi Restatements of information
2-5 Assurance dari pihak eksternal 41; 177; 219;
GRI 2: External assurance 221
Pengungkapan 2-6 Kegiatan, rantai pasokan, dan
Umum 2021 hubungan bisnis lainnya
GRI 2: General 17; 18; 41
Activities, value chain and other
Disclosures 2021 business relationships
2-7 Karyawan
17; 126; 128
Employees
2-8 Pekerja yang bukan karyawan
17; 126; 128
Workers who are not employees
2-9 Struktur dan komposisi tata
195; 197;
kelola Governance structure and
198; 202
composition
2-10 Nominasi dan pemilihan badan
tata kelola tertinggi
202
Nomination and selection of the
highest governance body
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi
195; 197
Chair of the highest governance body
GRI 2: 2-12 Peran badan tata kelola tertinggi
Pengungkapan dalam mengawasi pengelolaan
Umum 2021 dampak Role of the highest 202; 204
GRI 2: General governance body in overseeing the
Disclosures 2021 management of impacts.
252 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 253
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
2-13 Pendelegasian tanggung jawab
untuk mengelola dampak 202; 204;
Delegation of responsibility for 205
managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi
dalam pelaporan keberlanjutan 28-29; 202;
Role of the highest governance body 204
in sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan
195; 203
Conflicts of interest
2-16 Komunikasi tentang masalah-
masalah kritis 203
Communication of critical concerns
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata
kelola tertinggi
203
Collective knowledge of the highest
governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata
kelola tertinggi
203
Evaluation of the performance of the
highest governance body.
GRI 2: 2-19 Kebijakan remunerasi
201
Pengungkapan Remuneration policies
Umum 2021 2-20 Proses untuk menentukan
GRI 2: General remunerasi 112; 203
Disclosures 2021 Process to determine remuneration
2-21 Rasio kompensasi total tahunan
111; 203
Annual total compensation ratio.
2-22 Pernyataan tentang strategi
pembangunan berkelanjutan
20; 24
Statement on sustainable
development strategy
20; 21; 22-
2-23 Komitmen kebijakan Policy
23; 30 ; 31;
commitments
34
2-24 Menanamkan komitmen
kebijakan Embedding policy 20; 30; 31
commitments.
2-25 Proses untuk memulihkan
dampak negatif
39; 161
Processes to remediate negative
impacts
2-26 Mekanisme untuk meminta
saran dan menyampaikan
kekhawatiran 39
Mechanisms for seeking advice and
raising concerns.
P T ABM I nve st am a Tbk 253
Page 254
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan
peraturan 20; 93
Compliance with laws and regulations
GRI 2: 2-28 Keanggotaan asosiasi
Pengungkapan 20
Membership associations
Umum 2021
GRI 2: General 2-29 Pendekatan terhadap
Disclosures 2021 keterlibatan pemangku kepentingan 36; 38 12.10.1
Approach to stakeholder engagement
2-30 Perjanjian kerja bersama
205
Collective bargaining agreements
TOPIK MATERIAL | MATERIAL TOPICS
3-1 Proses untuk menentukan topik
material 43; 219 45-47; 190
GRI 3:
Process to determine material topics
Topik Material
2021
GRI 3: Material 3-2 Daftar topik material List of 46; 48-54;
Topics 2021 48-51
material topics 219
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material
48-54; 225 12.8.1
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
201-1 Nilai ekonomi langsung yang
dihasilkan dan didistribusikan 12.8.2;
226; 227
Direct economic value generated and 12.21.2
distributed
201-2 Implikasi finansial serta
risiko dan peluang lain akibat dari
GRI 201: Kinerja perubahan iklim
227; 241 12.2.2
Ekonomi 2016 Financial implications and other risks
GRI 201: and opportunities due to climate
Economic change
Performance 201-3 Kewajiban program pensiun
2016 manfaat pasti dan program pensiun
lainnya 233 -
Defined benefit plan obligations and
other retirement plans
201-4 Bantuan finansial yang diterima
dari pemerintah
234 12.21.3
Financial assistance received from
government
Dampak Ekonomi Tidak Langsung | Indirect Economic Impacts
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 48-54; 170 12.8.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
203-1 Investasi infrastruktur dan
GRI 203: Dampak dukungan layanan
Ekonomi Tidak 170; 174; 176 12.8.4
Infrastructure investments and
Langsung 2016 services supported
GRI 203: Indirect
Economic 203-2 Dampak ekonomi tidak
Impacts 2016 langsung yang signifikan 170; 174; 176 12.8.5
Significant indirect economic impacts
254 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 255
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
Antikorupsi | Anti-corruption
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 48-54; 211 12.20.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
205-1 Operasi-operasi yang dinilai
memiliki risiko terkait korupsi
212 12.20.2
Operations assessed for risks related
to corruption
205-2 Komunikasi dan pelatihan
GRI 205:
tentang kebijakan dan prosedur anti-
Antikorupsi 2016
korupsi Communication and training 213 12.20.3
GRI 205: Anti-
about anti-corruption policies and
corruption 2016
procedures
205-3 Insiden korupsi yang terbukti
dan tindakan yang diambil
216 12.20.4
Confirmed incidents of corruption and
actions taken
Perilaku Anti Persaingan | Anti-competitive Behavior
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material
221 -
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
GRI 206: Perilaku 206-1 Langkah-langkah hukum untuk
Anti Persaingan perilaku anti- persaingan, praktik
2016 anti-trust dan monopoli
-
GRI 206: Anti- Legal actions dor anti-competitive
competitive behavior, anti-trust, and monopoly
Behavior 2016 practices
Pajak | Tax
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material
48-54; 237 12.21.1
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
207-1 Pendekatan Terhadap Pajak
238 12.21.4
Approach To Tax
207-2 Tata Kelola, Pengendalian, dan
Manajemen Risiko Pajak
238 12.21.5
Tax Governance, Control, and Risk
Management
GRI 207: Pajak
2019 207-3 Keterlibatan Pemangku
GRI 207: Tax Kepentingan dan Pengelolaan
2019 Perhatian yang Berkaitan Dengan
Pajak 239 12.21.6
Stakeholder Engagement and
Management of Concerns
Related To Tax
207-4 Laporan Per Negara Country-
240 12.21.7
By-Country Reporting
Energi | Energy
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material
48-54; 73 12.1.1
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
P T ABM I nve st am a Tbk 255
Page 256
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
302-1 Konsumsi Energi dalam
Organisasi 73; 74; 78;
12.1.2
Energy Consumption Within the 80
Organization
302-2 Konsumsi energi di luar
organisasi
73; 74 12.1.3
GRI 302: Energi Energy consumption outside of the
2016 organization
GRI 302: Energy 302-3 Intensitas Energi
75; 81 12.1.4
2016 Energy Intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi
79 -
Reduction of energy consumption
302-5 Pengurangan pada energi
yang dibutuhkan untuk produk dan
79 -
jasa Reduction in energy requirements
of products and services
Air dan Efluen | Water and Effluents
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 48-54; 82 12.7.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
303-1 Interaksi Dengan Air Sebagai
Sumber Daya Bersama
83; 84; 88 12.7.2
Interactions With Water As A Shared
Resource
303-2 Manajemen Dampak yang
GRI 303: Air dan 12.7.3;
Berkaitan Dengan Pembuangan Air
Efluen 2018 84 12.13.1;
Management of Water Discharge-
GRI 303: Water 12.13.2
Related Impacts
and Effluents
303-3 Pengambilan Air
2018 85; 87 12.7.4
Water Withdrawal
303-4 Pembuangan Air
85; 86; 87 12.7.5
Water Discharge
303-5 Konsumsi Air
85; 86; 87 12.7.6
Water Consumption
Keanekaragaman Hayati | Biodiversity
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 48-54; 100 12.5.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
304-1 Lokasi Operasi yang
Dimiliki, Disewa, Dikelola, atau
Berdekatan Dengan,Kawasan
Lindung dan Kawasan Dengan Nilai
Keanekaragaman Hayati Tinggi di
101; 103 12.5.2
GRI 304: Luar Kawasan Lindung
Keanekaragaman Operational Sites Owned, Leased,
Hayati 2018 Managed In, or Adjacent To, Protected
GRI 304: Areas and Areas of High Biodiversity
Biodiversity 2016 Value Outside Protected Areas
304-2Dampak signifikan dari
kegiatan, produk, dan jasa pada
keanekaragaman hayati 101 12.5.3
Significant impacts of activities,
products, and services on biodiversity
256 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 257
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
304-3 Habitat yang Dilindungi atau
Dilestarikan 102 12.5.4
Habitats Protected or Restored
GRI 304:
Keanekaragaman 304-4 Spesies Daftar Merah IUCN
Hayati 2018 dan spesies daftar konservasi
GRI 304: nasional dengan habitat dalam
102; 103;
Biodiversity 2016 wilayah yang terkena efek operasi 12.5.5
104
IUCN Red List species and national
conservation list species with habitats
in areas affected by operations
Emisi | Emissions
GRI 3:
Topik Material
2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material
48-54 12.1.1
GRI 3: Management of material topics
Material Topics
2021
305-1 Emisi GRK Langsung (Cakupan
1) 65; 68 12.1.5
Direct (Scope1) GHG Emissions
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2)
tidak langsung
65; 68 12.1.6
Energy indirect (Scope 2) GHG
emissions
305-3 OEmisi GRK (Cakupan 3) tidak
langsung lainnya
65 12.1.7
Other indirect (Scope 3) GHG
GRI 305: Emisi emisions
2018 305-4 Intensitas Emisi GRK GHG
66; 72 12.1.8
GRI 305: emissions intensity
Emissions 2016 305-5 Pengurangan Emisi GRK
66; 69 12.2.3
Reduction of GHG emissions
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
Emissions of ozone-depleting 67 -
substances (ODS)
305-7 Nitrogen Oksida (NOX), Sulfur
Oksida (SOX), dan Emisi Udara
Signifikan Lainnya
67; 69 12.4.2
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
(SOx), and other significant air
emissions
Limbah | Waste
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 48-54; 90 12.6.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
306-1 Timbulan Limbah Dan Dampak-
Dampak Yang Signifikan Terkait
Limbah 91 12.6.2
Waste generation and significant
GRI 306: waste-related impacts
Limbah 2020
306-2 Pengelolaan Dampak Yang
GRI 306: Waste
Signifikan Terkait Limbah
2020 91; 94; 96 12.6.3
Management of significant waste-
related impacts
306-3 Timbulan Limbah
92; 95 12.6.4
Waste generated
P T ABM I nve st am a Tbk 257
Page 258
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
306-4 Limbah yang Dialihkan dari
91; 92; 95;
Pembuangan Akhir 12.6.5
96
GRI 306: Waste diverted from disposal
Limbah 2020
GRI 306: Waste
2020 306-5 Limbah Yang Dikirimkan Ke
Pembuangan Akhir 93; 95; 96 12.6.6
Waste directed to disposal
Penilaian Lingkungan Pemasok | Supplier Environmental Assessment
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material
48-54; 208 -
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021"
308-1 Seleksi Pemasok Baru dengan
GRI 308: Menggunakan Kriteria Lingkungan
Penilaian 208 -
New suppliers that were screened
Lingkungan using environmental criteria
Pemasok 2016
GRI 308: Supplier 308-2 Dampak lingkungan negatif
Environmental dalam rantai pasokan dan
Assessment tindakan yang telah diambil 209 -
2016" Negative environmental impacts in the
supply chain and actions taken
Ketenagakerjaan | Employment
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material
48-54; 115 12.15.1
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
401-1 Perekrutan Karyawan Baru
dan Pengantian Karyawan | New
116; 121; 122 12.15.2
employee hires and employee
turnover
GRI 401:
401-2 Tunjangan yang Diberikan
Ketenagakerjaan
Kepada Karyawan Purnawaktu
2016
yang Tidak Diberikan Kepada
GRI 401:
Karyawan Sementara atau Paruh 127 12.15.3
Employment
Waktu | Benefits provided to full-time
2016
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
401-3 Cuti melahirkan 12.15.4;
127
Parental leave 12.19.4
Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Health and Safety
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material 48-54; 132;
12.14.1
GRI 3: Material Management of material topics 141
Topics 2021
GRI 403: 403-1 Sistem Manajemen Kesehatan
Keselamatan Dan dan Keselamatan Kerja
134; 141 12.14.2
Kesehatan Kerja Occupational health and safety
2018 management system
GRI 403: 403-2 Identifikasi bahaya, penilaian
Occupational risiko, dan investigasi insiden
Health and Safety 136; 142 12.14.3
Hazard identification, risk assessment,
2018 and incident investigation
258 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 259
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
403-3 Layanan Kesehatan Kerja
147; 148 12.14.4
Occupational health services
403-4 Partisipasi, Konsultan, dan
GRI 403:
Komunikasi Pekerja pada Kesehatan
Keselamatan Dan
dan Keselamatan Kerja
Kesehatan Kerja 148 12.14.5
Worker participation, consultation,
2018
and communication on occupational
GRI 403:
health and safety
Occupational
Health and Safety 403-5 Pelatihan bagi pekerja
2018 mengenai keselamatan dan
kesehatan kerja 150 12.14.6
Worker training on occupational health
and safety
403-6 Peningkatan kualitas
kesehatan pekerja 151 12.14.7
Promotion of worker health
403-7 Pencegahan dan Mitigasi
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
yang Berdampak Langsung dalam
Hubungan Bisnis
GRI 403: 152 12.14.8
Prevention and mitigation of
Keselamatan Dan occupational health and safety
Kesehatan Kerja impacts directly linked by business
2018 relationships
GRI 403:
403-8 Pekerja yang tercakup dalam
Occupational
sistem manajemen keselamatan dan
Health and Safety
kesehatan kerja
2018 153 12.14.9
Workers covered by an occupational
health and safety management
system
403-9 Kecelakaan kerja 133; 135;
12.14.10
Work-related injuries 136
403-10 Penyakit akibat kerja Work-
153 12.14.11
related ill health
Pelatihan dan Pendidikan | Training and Education
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material 12.15.1;
2021 48-54
Management of material topics 12.19.1
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 404:
Pelatihan dan 404-1 Rata-Rata Jam Pelatihan Per
Pendidikan 2016 Tahun Per Karyawan 12.15.6;
184; 185
GRI 404: Training Average hours of training per year per 12.19.5
and Education employee
2016
404-2 Program untuk Meningkatkan
Keterampilan Karyawan dan Program
Bantuan Peralihan 12.15.7;
181; 184; 187
GRI 404: Programs for upgrading employee 12.3.3
Pelatihan dan skills and transition assistance
Pendidikan 2016 programs
GRI 404: Training 404-3 Persentase Karyawan yang
and Education Menerima Tinjauan Rutin Terhadap
2016 Kinerja dan Pengembangan Karier
184 -
Percentage of employees receiving
regular performance and career
development reviews
Keanekaragaman dan Kesempatan yang Setara | Diversity and Equal Opportunity
P T ABM I nve st am a Tbk 259
Page 260
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material 48-54; 112;
2021 12.19.1
Management of material topics 118
GRI 3: Material
Topics 2021
405-1 Keanekaragaman Badan Tata
GRI 405: Kelola dan Karyawan
Keanekaragaman 119; 194 12.19.6
Diversity of governance bodies and
dan Kesempatan employees
yang Setara 2016
GRI 405: 405-2 Rasio Gaji Pokok dan
Diversity Remunerasi Perempuan
and Equal Dibandingkan Laki-Laki 113; 114 12.19.7
Opportunity 2016 Ratio of basic salary and remuneration
of women to men
Non-diskriminasi | Non-discrimination
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 48-54; 130 12.19.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 406: Non-
406-1 Insiden Diskriminasi dan
diskriminasi 2016
Tindakan Perbaikan yang Dilakukan
GRI 406: Non- 130; 131 12.19.8
Incidents of discrimination and
discrimination
corrective actions taken
2016
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif | Freedom of Association and Collective Bargaining
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 48-54; 206 12.18.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 407:
Kebebasan
407-1 Operasi dan pemasok di mana
Berserikat dan
hak atas kebebasan berserikat
Perundingan
dan perundingan kolektif mungkin
Kolektif 2016
berisiko Operations and suppliers 205; 207 12.18.2
GRI 407:
in which the right to freedom of
Freedom of
association and collective bargaining
Association
may be at risk
and Collective
Bargaining 2016
Pekerja Anak | Child Labor
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 48-54 12.16.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
408-1 Operasi dan pemasok yang
GRI 408: Pekerja
berisiko signifikan terhadap insiden
Anak 2016
pekerja anak Operations and suppliers 155; 156 12.16.2
GRI 408: Child
at significant risk for incidents of child
Labor 2016
labor
Kerja Paksa atau Wajib Kerja | Forced or Compulsory Labor
260 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 261
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 48-54 12.17.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 409: Kerja 409-1 Operasi dan pemasok yang
Paksa atau Wajib berisiko signifikan terhadap insiden
Kerja 2016 pekerja kerja paksa atau wajib kerja
156; 157 12.17.2
GRI 409: Forced Operations and suppliers at significant
or Compulsory risk for incidents of forced or
Labor 2016 compulsory labor
Masyarakat Lokal | Local Communities
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 48-54; 160 12.9.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
413-1 Operasi dengan Keterlibatan
Masyarakat Lokal, Penilaian Dampak
dan Program Pengembangan
161 12.9.2
Operations with local community
GRI 413: engagement, impact assessments,
Masyarakat and development programs
Lokal 2016
GRI 413: Local 413-2 Operasi yang secara aktual
Communities dan yang berpotensi memiliki
2016 dampak negatif signifikan terhadap
masyarakat lokal 177; 180 12.9.3
Operations with significant actual and
potential negative impacts on local
communities
Topik-topik dalam Sektor Standar GRI yang berlaku tetapi tidak dianggap material
Topics in the applicable GRI Sector Standards determined as not material
202-1 Rasio standar upah karyawan
entry-level berdasarkan jenis kelamin
terhadap upah minimum regional
113 12.19.2
Standard Ratio of entry level employee
wage by gender against regional
GRI 202: minimum wage
Keberadaan
Pasar 2016 Belum dapat
GRI 202: Market disajikan
Presence 2016 202-2 Proporsi manajemen senior sesuai dengan
yang berasal dari masyarakat lokal permintaan GRI 12.8.3;
120; 124
Proportion of senior management Belum dapat 12.19.3
from local communities disajikan
sesuai dengan
permintaan GRI
GRI 204: Praktik
204-1 Proposi pengeluaran untuk
Pengadaan
pemasok lokal
GRI 204: 235; 236 12.8.6
Proportion of spending on local
Procurement
suppliers
Practices 2016
P T ABM I nve st am a Tbk 261
Page 262
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
Referensi
Omission | Omission
Standar
Standar GRI/
Sektor GRI.
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan GRI Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard
Omitted Ref. No.
GRI 402:
Hubungan 402-1 Periode pemberitahuan
Tenaga Kerja/ minimum terkait perubahan 12.3.1;
Manajemen 2016 operasional 206 12.15.5;
Labor/ Minimum notice periods regarding 12.3.2
Management operational changes.
Relations 2016
410-1 Petugas keamanan yang dilatih
GRI 410: Praktik
mengenai kebijakan atau prosedur
Keamanan 2016
hak asasi manusia 159 12.12.2
Security
Security guards trained on human
Practices 2016
rights policies or procedures
GRI 411: Hak-Hak
Masyarakat Adat 411-1 Insiden pelanggaran yang
12.11.1;
2016 melibatkan hak-hak masyarakat adat
156; 158 12.11.2;
Rights of Incidents of violations involving rights
12.11.3
Indigenous of indigenous peoples
Peoples 2016
GRI 415: Tidak ada kontribusi politik yang
Kebijakan Publik diberikan
415-1 Kontribusi politik 12.22.1;
2016
Political contributions No political contributions 12.22.2
Public Policy
2016 were made
418-1 Pengaduan yang berdasar
GRI 418:
mengenai pelanggaran terhadap
Privasi
privasi pelanggan dan hilangnya data
Pelanggan
pelanggan 218
2016
Substantiated complaints concerning
Customer Privacy
breaches of customer privacy and
2016”
losses of customer data
Penilaian Sosial Pemasok | Supplier Social Assessment
GRI 3:
Topik Material
3-3 Pengelolaan topik-topik material
2021 208 12.15.1
Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
414-1 Seleksi Pemasok Baru dengan
12.15.8;
Menggunakan Kriteria Sosial
GRI 414: 210 12.16.3;
New suppliers that were screened
Penilaian Sosial 12.17.3
using social criteria
Pemasok 2016
GRI 414: 414-2 Dampak sosial negatif dalam
Supplier Social rantai pasokan dan tindakan yang
Assessment 2016 telah diambil 210 12.15.9
Negative social impacts in the supply
chain and actions taken
262 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 263
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan
Ototitas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
List Of Disclosure Based On POJK NO.51/POJK.03/2017 [SEOJK G.4]
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 30
Explanation on Sustainability Strategies
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Overview of Sustainability Aspects Performance
Aspek Ekonomi
B.1 6
Economy Aspects
Aspek Lingkungan Hidup
B.2 6
Environmental Aspects
Aspek Sosial
B.3 6
Social Aspects
Profil Perusahaan
Company Profile
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
22-23
Vission, Mission, Sustainable Values
C.2 Alamat Perusahaan
14
Company Address
C.3 Skala Usaha:
• Total aset atau kapitalisasi dan total kewajiban;
• Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status
ketenagakerjaan;
• Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
• Wilayah operasional 13; 14; 16
Business Scale:
• Total assets or assets capitalizationm and total liabilities;
• Total employee based on gender, position, age, education and employment status;
• Percentage of share ownership; and
• Operational area.
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
17
Product, Service and Business Activities
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi
20
Member Association
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
42
Significant Changes in Issuers and Public Companies
Penjelasan Direksi
Director Explanation
D.1 Penjelasan Direksi
20; 24
Director Explanation
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Corporate Governance
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
28-29; 202; 204
Person in Charge Responsibility for Sustainable Finance
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
203
Sustainable Finance Competency Development
E.3 Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
39
Sustainable Finance Risk Assessment Implementation
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
38
Stakeholders Relations
P T ABM I nve st am a Tbk 263
Page 264
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
No. Indeks Nama Indeks Halaman
E.5 Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Finance Implementation Problems
Kinerja Keberlanjutan
Sustainable Performance
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
31
The Activities of Building a Culture of Sustainability
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
235
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financial Targets, or
Investment, Revenue and Profit
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi
pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan
Berkelanjutan
227; 228; 2292
Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments
in Financial Instruments or Projects in Line With the Implementation of Sustainable
Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
F.4 Biaya Lingkungan Hidup
99
Environment Cost Incurred
Aspek Material
Material Aspect
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan Aspek ini tidak relevan
Use of Environmentally Friendly Materials dengan operasional
perusahaan, namun
perusahaan tetap
berkomitmen
menjalankan praktik
keberlanjutan sesuai
dengan bidang
usahanya.
This aspect is not
relevant to the
company’s operations,
but the company
is still committed
to implementing
sustainability practices
in accordance with its
business fields.
Aspek Energi
Energy Aspect
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
75; 76; 78; 81
The Amount and Intensity of Energy Used
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
Efforts and Achievement of Energy Efficiency Including Use of Renewable Energy 63; 76; 79
Sources
Aspek Air
Water Aspect
F.8 Penggunaan Air
82
Water Used
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi
atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
101
Impacts from Operational Areas Close to or in Conservation Areas or Having
Biodiversity
264 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 265
No. Indeks Nama Indeks Halaman
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
102
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
68; 71
The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
63; 68; 69
Efforts and Achievement Emission Reduction Carried Out
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
94; 95
The Amount of Waste and Effluent Produced by Type
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
94
Mechanism of Waste and Effluent Management
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) 98;
Spills that Occur (if any)
Tidak ada tumpahan
No spills
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaint Aspect
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
93; 180; 217
The Amount and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Aspect
F.17 Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
kepada Konsumen
17
Commitment to Provide Services for Equivalent Products and/or Services to
Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja
130
Equality of Employment Opportunities
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
155
Child Labor and Forced Labor
F.20 Upah Minimum Regional
113
The Regional Minimum Wage
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
132; 147; 151
Decent and Safe Working Environment
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
181; 184
Training and Capacity Building of Employees
Aspek Masyarakat
Society Aspect
F.23 Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
160; 177
Operational Impacts to the Surrounding Community
F.24 Pengaduan Masyarakat
180
Public Complaints
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
161; 177
Environmental and Social Responsibility Activities
P T ABM I nve st am a Tbk 265
Page 266
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibilities for Developing Sustainable Products/Services
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
229
Innovation and Development of Sustainable Financial Products and/or Services
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievalualsi Keamanannya bagi Pelanggan
180
Products/Services that have been Evaluated for Safety for Customers
F.28 Dampak Produk/Jasa
177
Products/Service Impacts
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
17
Number of Products Recalled
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
Berkelanjutan 17
Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance and/or Services
Lain-lain
Others
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
247-253
Written Verification from an Independent Party (if any)
G.2 Lembar Umpan Balik
274
Feedback Form
G.3 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya Kami menyatakan
Feedback on Previous Year’s Sustainability Report bahwa tidak ada
tanggapan terhadap
umpan balik laporan
keberlanjutan
tahun sebelumnya
karena kami tidak
menerima tanggapan
yang signifikan
dari pemangku
kepentingan.
We declare that there
was no feedback
on the previous
year’s sustainability
report since we did
not received any
significant feedback
from any of our
stakeholders
G.4 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
266
Disclosure List Based on POJK Number 51/POJK.03/2017 regarding the
Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Listed
Companies and Public Companies
266 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 267
Indeks Referensi Terhadap Nasdaq ESG
Reporting Guidelines
Reference Index with NASDAQ ESG Reporting Guidelines
Dilaporkan pada
Aspek Indeks yang Dilaporkan Keterangan halaman
Aspect Reported Index Remarks Reported on
page
Environmental - Lingkungan
Jumlah total, dalam ekuivalen
NDAQ E1.1 CO2, untuk Cakupan 1 65
Total amount, in CO2 equivalents, for Scope 1
NDAQ E1 Jumlah total, dalam ekuivalen
Emisi Gas Rumah Kaca NDAQ E1.2 CO2, untuk Cakupan 2 65
GHG Emissions Total amount, in CO2 equivalents, for Scope 2
Jumlah total, dalam ekuivalen
NDAQ E1.3 CO2, untuk Cakupan 3 65
Total amount, in CO2 equivalents, for Scope 3
Total Emisi GRK Per Keluaran Faktor
NDAQ E2.1 72
NDAQ E2 Total GHG emissions per output scaling factor
Intensitas Emisi Total Emisi non-GRK Per Keluaran Faktor
Emissions Intensity NDAQ E2.2 Total non-GHG emissions per 72
output scaling factor
Total energi langsung yang dikonsumsi
NDAQ E3 NDAQ E3.1 74
Total amount of energy directly consumed
Penggunaan Energi
Energy Usage Total energi tidak langsung yang dikonsumsi
NDAQ E3.2 74
Total amount of energy indirectly consumed
Total energi langsung yang digunakan
NDAQ E4
per output scaling factor
Intensitas Energi NDAQ E4 75
Total direct energy usage per
Energy Intensity
output scaling factor
NDAQ E5 Persentase: Penggunaan energi
Bauran Energi NDAQ E5.1 berdasarkan sumber 78
Energy Mix Percentage: Energy usage by generation type
Total air yang dikonsumsi
NDAQ E6 NDAQ E6.1 83
Total amount of water consumed
Penggunaan Air
Water Usage Total air yang dimanfaatkan kembali
NDAQ E6.2 83
Total amount of water reclaimed
Apakah Perusahaan memiliki kebijakan
lingkungan secara resmi?
NDAQ E7.1 91
Does your company follow a
formal Environmental Policy?
Apakah Perusahaan memiliki kebijakan
NDAQ E7 khusus terkait limbah, air, energi,
Operasional Lingkungan NDAQ E7.2 dan/atau material daur ulang? 91
Environmental Operations Does your company follow specific waste,
water, energy, and/or recycling policies?
Apakah Perusahaan menggunakan sistem
manajemen energi yang diakui?
NDAQ E7.3 91
Does your company use a recognized
energy management system?
Apakah Dewan Direksi mengawasi dan/
NDAQ E8
atau mengelola risiko terkait iklim?
Pengawasan Iklim/Direksi NDAQ E8 99
Does your Board of Directors oversee
Climate Oversight/Board
and/or manage climate-related risks?
P T ABM I nve st am a Tbk 267
Page 268
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
Dilaporkan pada
Aspek Indeks yang Dilaporkan Keterangan halaman
Aspect Reported Index Remarks Reported on
page
NDAQ E9 Apakah tim manajemen senior mengawasi
Pengawasan Iklim/ dan/atau mengelola risiko terkait iklim?
NDAQ E9 99
Manajemen Senior Climate Does your Senior Management Team oversee
Oversight/Management and/or manage climate-related risks?
Total biaya investasi tahunan terkait
NDAQ E10
iklim, infrastruktur, ketahanan,
Pengawasan Iklim/
dan pengembangan produk
Manajemen NDAQ E10 99
Total amount invested, annually, in
Climate Oversight/
climate-related infrastructure, resilience,
Management
and product development.
Rasio: Remunerasi Direktur Utama dengan
Remunerasi Median Karyawan Tetap
NDAQ S1.1 111
Ratio: CEO total compensation to
NDAQ S1 median FTE total compensation
Rasio Remunerasi CEO
CEO Pay Ratio Apakah perusahaan melaporkan metrik
ini sebagai kewajiban regulasi?
NDAQ S1.2 111
Does your company report this
metric in regulatory filings?
NDAQ S2 Rasio: Remunerasi Direktur Utama
Rasio Remunerasi dengan Remunerasi Median Karyawan Tetap
NDAQ S2 113
Berdasarkan Gender Ratio: CEO total compensation to
Gender Pay Ratio median FTE total compensation
Persentase: Tingkat Perputaran
Karyawan Tetap
NDAQ S3.1 116
Percentage: YOY change for full time
employees (annual)
Persentase: Tingkat Perputaran
NDAQ S3
Karyawan Kontrak
Perputaran Karyawan NDAQ S3.2 116
Percentage: YOY change for part-time
Employee Turnover
employees (annual)
Persentase: Tingkat Perputaran
Kontraktor atau Konsultan
NDAQ S3.3 116
Percentage: YOY change for contractor
and/or consultants (annual)
Persentase: Jumlah karyawan pria dan wanita
NDAQ S4.1 Percentage: Number of male 119; 120
and female employees
Persentase: Entry dan mid-level
NDAQ S4 karyawan pria dan wanita
NDAQ S4.2 119; 120
Keragaman Gender Percentage: Entry and mid-level
Gender Diversity male and female employees
Persentase: senior & executive level
karyawan pria dan wanita
NDAQ S4.3 119; 120
Percentage: senior & executive level
male and female employees
Persentase: Jumlah total karyawan
paruh waktu (part-time)
NDAQ S5.1 126
NDAQ S5 Percentage: Total number of
Rasio Jumlah part-time employees
Pekerja Temporer Persentase Jumlah total kontraktor
Temporary Worker Ratio dan/atau konsultan
NDAQ S5.2 126
Percentage Total number of
contractors and/or consultants
Apakah perusahaan memiliki
NDAQ S6 kebijakan mengenai non-diskriminasi
Non-Diskriminasi NDAQ S6 dan pelecehan seksual? 131
Non-Discrimination Does the company have a non-discrimination
and sexual harassment policy?
268 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 269
Dilaporkan pada
Aspek Indeks yang Dilaporkan Keterangan halaman
Aspect Reported Index Remarks Reported on
page
Persentase: Frekuensi terjadinya kecelakaan
NDAQ S7
kerja dibandingkan dengan jumlah total pekerja
Tingkat Kecelakaan NDAQ S7 133; 135
Percentage: The frequency of accidents at
Kerja Injury Rate
work compared to the total number of workers
NDAQ S8 Apakah Perusahaaan mengikuti kebijakan
Standar Kesehatan Dan kesehatan dan keselamatan kerja?
NDAQ S8 141
Keselamatan Kerja Global Does your company follow an
Global Health & Safety occupational health and safety policy?
Apakah perusahaan Anda mengikuti
kebijakan anak dan/atau kerja paksa?
NDAQ S9.1 155; 156
Does your company adhere to a child
and/or forced labor policy?
NDAQ S9
Pekerja Anak & Kerja Paksa Apakah kebijakan anak Anda dan/
Child & Forced Labor atau kerja paksa Lihat juga: mencakup
pemasok dan vendor?
NDAQ S9.2 `55; 156; 157
Does your company have a child and/
or forced labor policy? See also:
including suppliers and vendors?
Apakah perusahaan Anda mengikuti
kebijakan hak asasi manusia?
NDAQ S10.1 159
Does your company follow a
NDAQ S10 human rights policy?
Hak Asasi Manusia
Human Rights Apakah kebijakan hak asasi manusia Anda
Lihat juga: mencakup pemasok dan vendor?
NDAQ S10.2 159
Does your human rights policy
cover suppliers and vendors?
Sosial | Social
Persentase jumlah wanita dalam
NDAQ G1.1 Susunan Dewan Direksi
NDAQ G1 Percentage of women on the Board of Directors
Keragaman Dewan Persentase jumlah wanita dalam 194
Board Diversity Susunan Komisaris
NDAQ G1.2
Percentage of women on the
Board of Commissioners
Apakah Perusahaan melarang CEO/
Direktur utama merangkap jabatan
sebagai Komisaris Utama? Ya/Tidak?
NDAQ G2.1 195; 197; 198
Does the Company prohibit the CEO
NDAQ G2 from concurrently serving as the
Independensi Dewan President Commissioner? Yes No?
Board Independence Persentase jumlah anggota Dewan
Komisaris dan Direksi independen.
NDAQ G2.2 Percentage of the number of members 195; 197
of the Board of Commissioners
and Independent Directors
Apakah eksekutif Perusahaan secara
NDAQ G3 formal diberikan insentif untuk kinerja
Insentif NDAQ G3 terkait keberlanjutan? Ya/Tidak 201
Incentivized Pay Are Company executives formally incentivized
for sustainability-related performance? Yes/No
Persentase: total jumlah karyawan yang
NDAQ G4
menyetujui perjanjian kerja Bersama kolektif
Perjanjian Kerja Bersama NDAQ G4 205
Percentage: total enterpreise headcount
Collective Bargaining
covered by collective bargaining agreements
Apakah vendor dan supplier Perusahaan wajib
NDAQ G5 mengikuti kode etik Perusahaan? Ya/Tidak
Kode Etik Pemasok NDAQ G5.1 Are the Company's vendors and 208
Supplier Code Of Conduct suppliers required to follow the
Company's code of ethics? Yes? No
P T ABM I nve st am a Tbk 269
Page 270
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
Dilaporkan pada
Aspek Indeks yang Dilaporkan Keterangan halaman
Aspect Reported Index Remarks Reported on
page
Apakah perusahaan Anda mengikuti etika
dan / atau kebijakan anti-korupsi? Ya/Tidak
NDAQ G6.1 211
Does your company follow an ethics and/
or anti-corruption policy? Yes/No
NDAQ G6
Etika & Anti-Korupsi Jika ya, berapa persentase tenaga kerja
Ethics & Anti-Corruption Anda yang telah secara resmi mempunyai
sertifikasi kepatuhan terhadap kebijakan ini.
NDAQ G6.2 211
If yes, what percentage of your
workforce has formally certified its
compliance with this policy?
Apakah perusahaan Anda mengikuti
kebijakan privasi data? Ya/Tidak
NDAQ G7.1 218
Does your company follow a data
privacy policy? Yes/No
NDAQ G7
Apakah perusahaan Anda telah
Privasi Data
mengambil langkah-langkah untuk
Data Privacy
mematuhi aturan Peraturan Perlindungan
NDAQ G7.2 Data Umum (GDPR)? Ya/Tidak 218
Has your company taken steps to
comply with General Data Protection
Regulation (GDPR) rules? Yes/No
Apakah Perusahaan menerbitkan
Laporan Berkelanjutan? Ya/Tidak
NDAQ G8.1 219
Does the Company publish a
Sustainability Report? Yes/ No
NDAQ G8
Pelaporan ESG Apakah data-data keberlanjutan termasuk
ESG Reporting dalam data yang wajib dilaporkan oleh
Perusahaan berdasarkan regulasi?
NDAQ G8.2 219
Is sustainability data included in
data that has been reported by the
Company based on regulations?
Apakah perusahaan Anda menyediakan
data keberlanjutan untuk kerangka
NDAQ G9.1 kerja pelaporan keberlanjutan? 220
Does your company provide sustainability
data to sustainability reporting frameworks?
NDAQ G9 Apakah perusahaan Anda berfokus pada Tujuan
Praktik Pengungkapan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tertentu?
NDAQ G9.2 220
Disclosure Practices Does your company focus on specific UN
Sustainable Development Goals (SDGs)?
Apakah perusahaan Anda menetapkan
target dan melaporkan UN SDGs?
NDAQ G9.3 220
Does your company set targets and
report progress on the UN SDGs?
NDAQ G10
Assurance Oleh Are your sustainability disclosures assured
NDAQ G10 221
Pihak Eksternal or validated by a third party? Yes/No
External Assurance
270 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 271
Laporan ini mudah dimengerti:
This report is easy to understand:
Lembar Tidak Setuju Disagree Netral Neutral Setuju Agree
Umpan Balik Laporan ini sudah menggambarkan informasi aspek material
yang sesuai dengan kegiatan usaha Perusahaan:
Feedback
This report has described information on material aspects
in accordance with the Company's business activities:
Form Tidak Setuju Disagree Netral Neutral Setuju Agree
Mohon berikan penilaian untuk topik material yang paling penting
menurut anda (nilai 1 = paling tidak penting s/d 5= paling penting)
Please rate the most important material topics in your opinion
(score 1 = least important to 5 = most important):
• Efluen dan Limbah | Effluents and Waste []
• Energi | Energy []
• Material Materials []
• Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety []
• Kepatuhan Lingkungan | Environmental Compliance []
• Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts []
• Kinerja Ekonomi | Economic Performance []
• Emisi | Emission []
• Antikorupsi | Anti-corruption []
• Pelatihan dan Pendidikan | Training and Education []
• Masyarakat Lokal | Local Communities []
Saran atau informasi lain terkait Laporan:
Any suggestions or other information regarding the Report:
Profil Anda | Your Profile
Nama (bila berkenan) | Name (if wish to disclose):
............................................................................................................................
Institusi/Perusahaan | Institution/Company:
............................................................................................................................
E-mail:
PT ABM INVESTAMA Tbk
Laporan Keberlanjutan Golongan Pemangku Kepentingan | Stakeholders Group
Sustainability Report 2023
Pemegang Saham | Shareholders
Pelanggan | Customers
Terima kasih atas masukan anda. Mohon
lembar umpan balik dapat dikirim melalui Pekerja | Employee
surat elektronik kepada kontak yang tertera
di Laporan ini, atau langsung ke: Investor
Thank you for your input. Please send the Regulator, Legislatif, dan Lembaga Pengawas
feedback sheet by e-mail to the contact Regulator, Legislative, and Supervisory Bodies Communities
listed on this Report, or directly to:
PT ABM Investama Tbk Masyarakat di Sekitar Wilayah Usaha Perusahaan
Kantor Pusat / Head Office: Communities Around the Company’s Business Area
Gedung TMT 1, 18th Floor, Suite 1802
Media Massa | Mass Media
Jl. Cilandak KKO No. 1 Jakarta, 12560,
Indonesia Kontraktor | Contractors
T. (+62 21) 2997 6767
F. (+62 21) 2997 6768 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
E. corporate.secretary@abm-investama.co.id Non-governmental Organizations (NGOs)
www.abm-investama.com
Lembaga Penelitian dan Perguruan Tinggi
Research Institute and Universities
P T ABM I nve st am a Tbk 271
Page 272
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
272 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 273
P T ABM I nve st am a Tbk 273
Page 274
Indeks Laporan Terhadap GRI Standard | GRI Standard Content Reference Index
2 74 Laporan Keberlanjutan 2024 Sustainability Report
Page 275
P T ABM I nve st am a Tbk 275
Names mentioned 150 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.7
unresolved
org
Ministry of Energy
p.7 ×4
unresolved
org
PT Trakindo
p.8
unresolved
org
PT Nagata Dinamika
p.9 ×3
unresolved
org
PT Nirmala Coal Nusantara
p.9 ×2
unresolved
org
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
p.10
unresolved
org
PT Sanggar Sarana Baja
p.11 ×5
unresolved
org
PT Cipta Krida Bahari
p.11 ×8
unresolved
org
PT Tunas Inti Abadi
p.12 ×9
unresolved
org
PT Cipta Kridatama
p.12 ×8
unresolved
org
PT Nagata Bio Energi
p.12 ×2
unresolved
org
Ministry of Energy and Mineral Resources
p.12 ×5
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.12 ×5
unresolved
person
Akta Notaris Asih Wahyuni Martaningrum
p.13
unresolved
org
PT Adiratna Bani Makmur
p.13 ×4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.13 ×3
unresolved
person
Akta Notaris Dwi Yulianti
p.13
unresolved
person
Akta Notaris Jose Dima Satria
p.13
unresolved
person
Notary Asih Wahyuni Martaningrum
p.13
unresolved
org
Minister of Law
p.13
unresolved
person
Notary Dwi Yulianti
p.13
unresolved
person
Notary Jose Dima Satria
p.13
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.13 ×2
unresolved
org
PT Reswara Minergi Hartama
p.19 ×2
unresolved
org
PT Prima Wiguna Parama
p.19 ×3
unresolved
org
PT Anzara Janitra Nusantara Jasa
p.19
unresolved
org
Financial Services Authority
p.20 ×3
unresolved
person
Joint Message
· Komisaris Utama
p.24 ×2
unresolved
org
PT ABM Investama Tbk’s Board
p.28 ×2
unresolved
—
Regulatory
p.38
unresolved
—
Bodies
p.38
unresolved
—
Patners
p.38
unresolved
org
PT Baruna Dirga Dharma
p.42
unresolved
org
PT Pelabuhan Buana Reja Coal Mining
p.42
unresolved
org
PT Dianta Daya Embara
p.42
unresolved
org
PT Nirmala Coal
p.42
unresolved
org
PT Alfa Trans Raya
p.42
unresolved
org
PT Anzara Janitra Nusantara
p.42
unresolved
org
PT Tunas
p.42
unresolved
org
PT Borneo
p.56
unresolved
org
PT Borneo Indobara Site
p.56
unresolved
org
Kementerian Energi
p.56 ×3
unresolved
org
PT Tunas Inti Pemberi
p.56
unresolved
org
PT Multi Harapan Category
p.56
unresolved
org
PT Multi Harapan Utama
p.56 ×2
unresolved
org
PT Bukit Asam Juara Harapan
p.57
unresolved
org
PT Bukit Asamuara Juara Harapan
p.57
unresolved
org
PT Bukit Asam Forum Ilmiah
p.57
unresolved
org
PT Borneo Indobara Pemberi
p.57
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia
p.57 ×3
unresolved
org
Ministry of Energy and Human Resources
p.57 ×3
unresolved
org
PT Tunas Inti Abadi Main
p.57
unresolved
org
PT Multi Harapan Utama Main
p.57
unresolved
org
Menteri Ketenagakerjaan RI
p.58 ×11
unresolved
org
Minister of Pemberi
p.58
unresolved
org
PT Adaro Energy Best Safety Leadership Performance Best
p.58
unresolved
org
PT British Petroleum Best Safety Implementation Best Safety
p.58
unresolved
org
PT Medco Energy Maintaining Performance
p.58
unresolved
org
PT Total Energies Best
p.58
unresolved
org
PT Cipta Kridatama Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan Terpatuh
p.58
unresolved
org
Directorate General of Customs and Excise Kepatuhan Sebagai Perusahaan Penerima Fasilitas Tempat Penimbunan Berikat
p.58
unresolved
org
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
p.58
unresolved
org
Minister of Manpower
p.59 ×11
unresolved
org
PT SSB Site Sangatta
p.59 ×2
unresolved
org
PT SSB Site Bengalon
p.59 ×2
unresolved
org
PT SSB Kalimantan Selatan
p.59
unresolved
org
PT SSB South Kalimantan
p.59
unresolved
org
PT SSB Kutai Timur
p.59
unresolved
org
PT SSB East Kutai
p.59
unresolved
org
PT SSB Kabupaten Balangan
p.59
unresolved
org
PT SSB Balangan Regency
p.59
unresolved
org
PT TIA Zero Accident SSB Samarinda Pemberi
p.59
unresolved
org
Menteri Ketenagakerjaan RI Penghargaan
p.60
unresolved
org
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Minister of Village and Development
p.60
unresolved
org
PT. SGS Indonesia
p.61
unresolved
org
PT. SGS Internasional
p.61 ×6
unresolved
org
PT. TUV NORD Indonesia
p.61 ×3
unresolved
org
PT Cipta Krida
p.61
unresolved
org
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI
p.61
unresolved
org
Ministry of Finance
p.61
unresolved
org
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia
p.61
unresolved
org
Ministry of Health
p.61
unresolved
org
Menteri Certificate of Authorization
p.61
unresolved
org
Minister of Transportation
p.61
unresolved
org
Kementerian Perhubungan RI
p.61
unresolved
org
Ministry of Transportation
p.61
unresolved
org
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
p.65
unresolved
org
Minister of Energy and Mineral Resources
p.65 ×2
unresolved
org
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral GRI
p.66
unresolved
org
Minister of Energy and Mineral
p.66
unresolved
org
Menteri Energi
p.66
unresolved
org
Menteri Perindustrian
p.67
unresolved
org
Minister of Industry Regulation
p.67
unresolved
org
Kementerian Perencanaan
p.71
unresolved
org
Ministry of National Pembangunan
p.71
unresolved
org
PT CK
p.72
unresolved
org
Ministry of Energy and Mineral Resources Regulation
p.73
unresolved
org
Menteri ESDM
p.73
unresolved
org
PT Anzawara Jaya Nusantara
p.79 ×2
unresolved
org
PT CK Site KIM
p.81 ×3
unresolved
org
PT Surya Jujuhan
p.81
unresolved
org
PT Energi Nuansa Jaya
p.81
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.83 ×2
unresolved
org
Ministry of Environment
p.83
unresolved
org
Minister of Environment Decree
p.84 ×3
unresolved
org
Air Umum Berdasarkan Wilayah Total Air
p.87
unresolved
org
Air Umum Berdasarkan Wilayah
p.87
unresolved
org
Ministry of Environment and Forestry
p.87
unresolved
person
KPI
· Direktur Utama
p.109
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan
p.141
unresolved
org
Ministry of Manpower
p.141
unresolved
org
Ministry of Kementerian ESDM
p.141
unresolved
person
Independensi
· Direktur
p.195
unresolved
person
Independence
· Direktur
p.195
unresolved
person
Manual
· Direktur
p.195
unresolved
person
ABM
· Komisaris
p.195
unresolved
person
Wanita
· Komisaris
p.198
unresolved
person
Female
· Commissioner
p.198
unresolved
org
PT Trakindo Utama
p.199 ×2
unresolved
—
Served
· President Director
p.199
unresolved
org
PT Mahadana Dasha Utama
p.199 ×2
unresolved
org
PT Mitra Solusi Telematika
p.199 ×2
unresolved
org
PT Triyasa Propertindo
p.199 ×2
unresolved
org
PT Chitra Paratama
p.199 ×2
unresolved
org
PT Berdayakan Usaha Indonesia
p.199 ×2
unresolved
org
Departemen Studi Indonesia
p.199
unresolved
org
Departemen Sumber
p.217
unresolved
org
Departemen
p.217
unresolved
person
Alongside
· Komisaris
p.226
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 1
ESG2024-ABMM.pdf
done