Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-TLDN-att1.pdf

Other Text extracted TLDN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 240

Page 1
2024   Laporan Keberlanjutan
       Sustainability Report




    Circular Economy
   and Climate Impact
                   PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 2
SANGGAHAN DAN BATASAN
TANGGUNG JAWAB
  Disclaimer and Scope of Responsibility



Laporan Keberlanjutan 2024 PT Teladan Prima                 The 2024 Sustainability Report of PT Teladan Prima
Agro Tbk ini disusun untuk memenuhi ketentuan               Agro Tbk was prepared to meet the requirements of
pelaporan hasil kinerja Perseroan pada periode 1            reporting the Company’s performance results for the
Januari 2024 sampai dengan 31 Desember 2024                 period of 1 January 2024 to 31 December 2024 to the
kepada regulator dan pemangku kepentingan.                  regulator and stakeholders.


Laporan Keberlanjutan ini memuat pernyataan                 This Sustainability Report contains statements related
terkait tujuan, kebijakan, rencana, strategi, serta hasil   to objectives, policies, plans, strategies, and results
operasi dan keuangan yang disusun berdasarkan               of operations and finance compiled based on factual
data faktual yang dapat dipertanggungjawabkan               data that is justifiable. In addition, this Sustainability
kebenarannya. Selain itu, Laporan Keberlanjutan             Report also presents information related to the
ini juga menyajikan agenda kerja Perseroan di               Company’s work agenda for the following year which
tahun selanjutnya yang disusun berdasarkan                  are prepared based on prospective statements and
pernyataan-pernyataan prospektif dan berbagai               various assumptions regarding the future condition
asumsi mengenai kondisi mendatang Perseroan,                of the Company, as well as the related business
serta lingkungan bisnis yang terkait, di mana               environment, where the actual developments may
perkembangan aktual secara material dapat                   differ materially from those reported. Therefore, the
berbeda dari yang dilaporkan. Oleh karena                   Company urges stakeholders to use the information
itu, Perseroan menghimbau agar pemangku                     with discretion in their decision making.
kepentingan dapat menggunakan informasi tersebut
secara bijak dalam pengambilan keputusan.




2024                  Laporan Keberlanjutan
                      Sustainability Report
Page 3
                                                                                                        Circular Economy and
                                                                                                              Climate Impact

                                                                                                                Komitmen terhadap praktik perkebunan dan pengolahan kelapa
                                                                                                                sawit berkelanjutan yang diimplementasikan oleh PT Teladan Prima
                                          2024   Laporan Keberlanjutan
                                                 Sustainability Report
                                                                                                                Agro Tbk (yang selanjutnya disebut “TPA”, “kami”, atau “Perseroan”)
                                                                                                                terus ditingkatkan dalam upaya memberikan manfaat jangka
                                                                                                                panjang. Salah satu langkah utamanya yaitu mengintegrasikan
                                                                                                                pendekatan ekonomi sirkular dengan mitigasi perubahan iklim
                                                                                                                melalui fokus pada efisiensi sumber daya dan pengelolaan
    Circular Economy and Climate Impact




                                                                                                                limbah. Strategi ini diwujudkan melalui operasional fasilitas Kernel
                                                                                                                Crushing Plant (KCP) yang mengolah Palm Kernel menjadi Crude
                                                                                                                Palm Kernel Oil (CPKO) dan Palm Kernel Expeller (PKE) sehingga
                                                                                                                dapat meningkatkan nilai tambah produk kelapa sawit. Selain itu,
                                                                                                                pengolahan Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi biogas melalui
                                                                                                                fasilitas Biogas Power Plant (BPP) mampu mengurangi emisi
                                                                                                                gas metana sekaligus menyediakan energi terbarukan untuk
                                                                                                                mendukung operasional perusahaan.
2024 Sustainability




                                              Circular Economy                                                  Integrasi KCP dan BPP ini mencerminkan komitmen TPA terhadap
     Laporan Keberlanjutan




                                             and Climate Impact                                                 pendekatan reduce, reuse, dan recycle (3R), di mana limbah diubah
                    Report




                                                             PT Teladan Prima Agro Tbk                          menjadi sumber daya yang bernilai tinggi. Inisiatif-inisiatif ini tidak
                                                                                                                hanya mengurangi limbah dan emisi, tetapi juga mendukung Tujuan
                                                                                                                Pembangunan Berkelanjutan, khususnya terkait penurunan emisi
                                                                                                                gas rumah kaca (GRK). Dengan menerapkan praktik ekonomi sirkular
                                                                                                                secara menyeluruh, TPA mengambil langkah signifikan dalam
                                                                                                                kontribusi aktif untuk menciptakan ekosistem industri kelapa sawit
                                                                                                                yang regeneratif, tangguh, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat
                                                                                                                peran TPA dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.


                                                                                         PT Teladan Prima Agro Tbk (hereinafter referred to as “TPA”, “we”, or “the Company”)
                                                                                         continues to strengthen its commitment to sustainable palm oil plantation and processing
                                                                                         practices to deliver long-term benefits. One of its key initiatives is integrating a circular
                                                                                         economy approach with climate change mitigation, focusing on resource efficiency and
                                                                                         waste management. This strategy is implemented through the operation of the Kernel
                                                                                         Crushing Plant (KCP), which processes Palm Kernel into Crude Palm Kernel Oil (CPKO) and
                                                                                         Palm Kernel Expeller (PKE) to enhance the added value of palm oil products. Additionally,
                                                                                         the conversion of Palm Oil Mill Effluent (POME) into biogas through the Biogas Power Plant
                                                                                         (BPP) helps reduce methane gas emissions while providing renewable energy to support
                                                                                         company operations.


                                                                                         The integration of KCP and BPP reflects TPA’s commitment to the reduce, reuse, and recycle
                                                                                         (3R) approach, where waste is transformed into valuable resources. These initiatives not
                                                                                         only minimize waste and emissions but also support the Sustainable Development Goals
                                                                                         (SDGs), particularly in reducing greenhouse gas (GHG) emissions. By comprehensively
                                                                                         adopting circular economy practices, TPA is taking significant steps in actively contributing
                                                                                         to the creation of a regenerative, resilient, and sustainable palm oil industry, while
                                                                                         reinforcing its role in addressing climate change challenges.


                                                                                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk              1
Page 4
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




KESINAMBUNGAN TEMA
  Theme Continuation



Forging Resilience Through
Strategic Advancement
Kesadaran akan keberlanjutan perusahaan sebagai hasil dari inovasi dan
pengembangan secara berkesinambungan mendorong PT Teladan Prima
Agro Tbk terus melakukan terobosan inovatif berwawasan sosial-lingkungan.
Di tahun 2023, hal ini diwujudkan melalui pembangunan fasilitas penghasil energi
dan pengolahan yang dinilai akan memperkuat rantai nilai bagi Perseroan dan
pemangku kepentingan, setelah mulai beroperasi secara komersial di tahun 2024.

Pertama, Perseroan membangun Biogas Power Plant untuk memperkuat segmen
usaha energi terbarukan melalui pemanfaatan limbah POME. Strategi ini akan
mendukung target Perseroan menuju ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan
ketersediaan energi yang ramah lingkungan berbasis biomassa. Kedua, Perseroan
membangun Kernel Crushing Plant untuk memproduksi Crude Palm Kernel Oil
dan Palm Kernel Expeller sebagai produk turunan dari Palm Kernel yang telah            2023
diproduksi sebelumnya. Strategi ini akan mengoptimalkan penggunaan sumber
daya dalam rantai produksi sekaligus meningkatkan kinerja operasional dan
keuangan Perseroan. Selain itu, strategi ini juga dapat memperkuat posisi TPA
dalam menghadapi potensi dinamika dan tantangan bisnis ke depan. Dengan
adanya optimasi pemanfaatan POME menjadi biogas, TPA sebagai bagian dari
industri perkebunan kelapa sawit berkontribusi terhadap implementasi bauran
energi terbarukan.

Awareness of the company’s sustainability as a result of continuous innovation
and development has driven PT Teladan Prima Agro Tbk to continue making
innovative breakthroughs with social-environmental perspective. In 2023, this was
realized through the construction of energy generation and processing facilities,
expected to strengthen the value chain for the Company and stakeholders,
once the commercial operations commenced in 2024.

First, the Company builds the Biogas Power Plant to strengthen the renewable
energy business segment by utilizing the POME waste. This strategy will support the
Company’s target towards a circular economy while increasing the availability of
biomass-based environmentally friendly energy. Second, the Company builds the
Kernel Crushing Plant to produce Crude Palm Kernel Oil and Palm Kernel Expeller
as derivative products of Palm Kernel which has been produced previously.
This strategy will optimize the use of resources in the production chain as well as
improving the operational and financial performances of the Company. Also, this
strategy can also strengthen TPA position in facing the potential business dynamics
and future challenges. Through the optimization of POME utilization into biogas,
TPA being part of the palm oil plantation industry contributes to the implementation
of renewable energy mix.




   2        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 5
       Transformative Innovations
       for a Sustainable Future
       PT Teladan Prima Agro Tbk menunjukkan komitmen untuk menjalankan praktik bisnis
       budidaya dan pengolahan kelapa sawit yang menjunjung tinggi kelestarian lingkungan
       dan kebermanfaatan bagi sesama. Berlandaskan pada komitmen tersebut, kami terus
       memperkuat strategi keberlanjutan sekaligus menerapkan strategi ini secara inovatif
       pada seluruh operasi.

       Penguatan strategi keberlanjutan kami lakukan melalui penyempurnaan Kebijakan
       Sawit Lestari (KSL) yang melandasi setiap aksi keberlanjutan. Kami telah menginisiasi
       sejumlah proyek dan program berbasis teknologi yang berfokus pada karakteristik
       alami bentang alam perkebunan kelapa sawit untuk mentransformasi operasi sehingga
       menciptakan keunggulan di industri.



2022
       Pelaksanaan strategi keberlanjutan secara disiplin akan membantu kami mewujudkan
       pertumbuhan jangka panjang yang solid, mempertahankan kondisi alam yang lestari,
       dan menciptakan nilai sosial yang bermakna bagi seluruh pemangku kepentingan.

       PT Teladan Prima Agro Tbk is demonstrating its commitment to conducting sustainable
       palm oil cultivation and processing practices that uphold environmental sustainability and
       benefit the society. On the basis of this commitment, we continue to strengthen sustainability
       strategy while implementing innovative approaches throughout our operations.

       We strengthened our sustainability strategy by refining our Sustainable Palm Oil Policies
       (KSL), which provides a foundation for every sustainability action. We have initiated
       several technology-based projects and programs focusing on palm oil plantations’
       natural characteristics to transform our operations and attain excellence in the industry.

       A disciplined implementation of this comprehensive sustainability strategy will help us
       to realize solid long-term growth, maintain sustainable environmental conditions, and
       generate significant social value for all stakeholders.




       Towards a Greater Transparency
       and Accountability
       Setelah terbukti menjadi sebuah perusahaan yang solid, profitable dan profesional,
       PT Teladan Prima Agro Tbk kini mempersiapkan diri menjadi sebuah perusahaan
       publik yang lebih transparan dan lebih bertanggung jawab pada para pemangku
       kepentingannya. TPA siap mengembangkan sayapnya dan membangun perusahaan
       menuju perusahaan sawit berkelanjutan, untuk memberikan kontribusi yang lebih
       besar bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Komitmen TPA pada keberlanjutan telah
       diwujudkan sejak awal, dengan memacu perusahaan dan seluruh karyawannya untuk
       mendukung upaya pelestarian lingkungan dan kepedulian terhadap kesejahteraan
       masyarakat. TPA mengembangkan sawit berkelanjutan untuk menjadi sektor strategis
       bagi perekonomian bangsa dengan penuh tanggung jawab dan transparansi.

       Having proven to be a solid, profitable, and professional company, PT Teladan Prima

2021
       Agro Tbk is taking steps to become a more transparent and responsible public company
       to its stakeholders. TPA is ready to expand its wings and drive the company towards
       a more sustainable palm oil company to provide a greater contribution to Indonesia
       society and nation. TPA’s commitment to sustainability has been realized since the
       beginning, by encouraging the company and all employees to support environmental
       conservation efforts and awareness of community welfare. TPA develops sustainable
       palm oil to become a strategic sector for the nation’s economy through upholding
       responsibility and transparency.




                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk                 3
Page 6
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




DAFTAR ISI
  Table of Contents



6             Pengantar
              Introduction


Ikhtisar Keberlanjutan /             6   Pencapaian 2024 /                   10   Tentang Laporan Keberlanjutan /     13
Sustainability Overview                  2024 Highlights                          About the Sustainability Report




18            Komitmen Keberlanjutan TPA
              TPA Sustainability Commitment


Pesan Direksi / Message from        18   Strategi Keberlanjutan /           40    Penentuan Topik Material /         59
the Board of Directors                   Sustainability Strategy                  Determination of Material Topics
Profil Perusahaan /                26    Pelibatan Pemangku                 55
Company Profile                          Kepentingan / Stakeholder
                                         Engagement




64            Good Governance
              Good Governance


Struktur dan Mekanisme             65    Pengembangan Kompetensi            75    Praktik Bisnis Berkelanjutan /     79
Tata Kelola / Governance                 Keberlanjutan Badan                      Sustainable Business Practices
Structure and Mechanism                  Tata Kelola / Sustainability
                                                                                  Penerimaan Masukan dan             86
                                         Competency Development of
                                                                                  Penanganan Keluhan /
                                         Governance Bodies
                                                                                  Feedback Reception and
                                                                                  Grievance Handling




88            Agro-Ecological
              Agro-Ecological


Perlindungan Terhadap              97    Konservasi Tanah Berkelanjutan     115   Menggerakkan Efisiensi Energi      128
Keanekaragaman Hayati /                  melalui Praktik Pengelolaan              demi Lingkungan yang
Biodiversity Protection                  Proaktif / Sustainable Soil              Lebih Baik / Driving Energy
                                         Conservation through Proactive           Efficiency toward Better
TGM Hotspot Alert: Sistem          107
                                         Management Practices                     Environment
Informasi Terintegrasi dalam
Upaya Pencegahan Kebakaran               Optimalisasi Sumber Daya Alam      117   Komitmen Aktif dalam               132
Lahan / TGM Hotstpot Alert:              melalui Pengelolaan Air dan              Pengurangan Emisi Gas
Integrated Information System            Pupuk Ramah Lingkungan /                 Rumah Kaca / Active
in Land Fire Prevention Effort           Optimizing Natural Resources             Commitment in Reducing
                                         through Environmentally-Friendly         Greenhouse Gas Emission
Pengendalian Hama                  110
                                         Water and Fertilizer Management
Terpadu untuk Keberlanjutan                                                       Berkomitmen pada Kepatuhan         137
Perkebunan / Integrated Pest             Pengelolaan Limbah Berbasis        125   Lingkungan / Committed to
Management for Plantation                Ekonomi Sirkular demi                    Environmental Compliance
Sustainability                           Kelestarian Ekosistem /
                                         Waste Management Through
                                         Circular Economy to Preserve
                                         Ecosystems


   4        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 7
138           Socio-Territorial
              Socio-Territorial


Praktik Ketenagakerjaan             141   Membangun Talenta melalui         176   Keberlanjutan dan                   199
Berkelanjutan dalam Mendorong             Pengembangan Kompetensi                 Ketertelusuran Produk
Kesejahteraan dan Produktivitas /         dan Karier / Developing Talent          Kelapa Sawit / Sustainability
Sustainable Employment                    Through Competency and                  and Traceability of Palm Oil
Practices in Promoting Welfare            Career Growth                           Products
and Productivity
                                          Membangun Masyarakat              188
Perlindungan terhadap               163   melalui Pelibatan dan
Hak Keselamatan dan                       Pemberdayaan / Building
Kesehatan Kerja / Protection              Communities through
of Occupational Health and                Engagement and
Safety Rights                             Empowerment




204             Economic Viability
                Economic Viability


Membangun Kepercayaan            205      Mendukung Pembangunan             216   Perubahan Iklim dan                 218
melalui Produk Kualitas Unggul /          Nasional melalui Komitmen               Implikasinya terhadap
Building Trust Through Superior           Pajak / Supporting National             Produktivitas / Climate
Quality Products                          Development through Tax                 Change and Its Implications
                                          Commitment                              on Productivity
Kontribusi Nilai Ekonomi untuk 211
Kesejahteraan Bersama /
Economic Value Contribution to
Shared Prosperity




221           Apendiks
              Appendix


Pernyataan Anggota                221     Daftar Pengungkapan Sesuai        222   Tanggapan terhadap                  235
Dewan Komisaris dan Anggota               POJK No. 51/POJK.03/2017 /              Lembar Umpan Balik
Direksi tentang Tanggung Jawab            List of Disclosures According           Laporan Tahun Sebelumnya /
atas Laporan Keberlanjutan 2024           to Financial Services Authority         Response to Previous Year’s
PT Teladan Prima Agro Tbk /               Regulation No. 51/POJK.03/2017          Report Feedback Sheet
Statement of Members
                                          Daftar Indeks GRI Standar 2021 / 225    Lembar Umpan Balik /                237
of the Board of Commissioners
                                          List of GRI Standards Indexes           Feedback Form
and the Board of Directors
                                          for 2021
on the Responsibility for
the 2024 Sustainability Report of         Glosarium / Glossary              234
PT Teladan Prima Agro Tbk



                                                                            PT Teladan Prima Agro Tbk             5
Page 8
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




IKHTISAR KEBERLANJUTAN
Sustainability Overview




              GOOD GOVERNANCE


              Produk Ramah Lingkungan: Sertifikasi ISPO dan PROPER [B.1.d]
              Environmentally-Friendly Products: ISPO Certifications and PROPER



        Kabupaten Berau
         Berau Regency


                      PT Tanjung Buyu
                      Perkasa Plantation



     PT Inti Energi Kaltim




                                                                                      Samarinda
     Kabupaten Kutai Timur
       East Kutai Regency                                                             Balikpapan




     PT Sawit Prima Nusantara
                                                                 Provinsi Kalimantan Timur [C.3.d]
                                                                 East Kalimantan Province


                      PT Telen



     PT Gemilang Sejahtera Abadi



                      PT Telen
                      Prima Sawit




        Kabupaten Paser
         Paser Regency


                      PT Multi
                      Jayantara Abadi




 Kabupaten Kutai Kartanegara
  Kutai Kartanegara Regency


                      PT Cahaya
                      Anugerah Plantation




 6         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 9
                                                                                              Pengantar / Introduction




                                                                                                Intensitas
                                                 Konsumsi Air
                                                 Water Consumption
                                                                                                Penggunaan Air
                                                                                                Water Usage Intensity



                                        2024                             1.782         2024                              1,15

                                        2023                                           2023
  Agro-
                                                                         1.814                                           1,16

                                        2022                             1.809         2022                             1,03
Ecological
                                           megaliter / megaliters                         m3/ton TBS / m3/ton of FFB
 [B.2.a; B.2.b; B.2.c; B.2.d]




                                               Energi yang                                  Rasio Penggunaan
         Produksi Limbah
         Waste Generated
                                               Dikonsumsi                                   Energi Terbarukan
                                               Energy Consumed                              Renewable Energy Use Ratio



2024                     600.477        2024                      448.185              2024                             25,8

2023                      608.163       2023                      442.256              2023                             26,4

2022                     536.433        2022                         381.611           2022                             27,3

          ton / tons                                 GJ                                               %




    Intensitas Energi TBS Olah
                                                 Total Emisi GRK*                              Intensitas Emisi CPO*
    Processed FFB
                                                 Total GHG Emissions                           CPO Emissions Intensity
    Energy Intensity



2024                           0,324    2024                        341.149            2024                             1,05

2023                            0,314   2023                      504.209              2023                             1,54

2022                           0,284    2022                      448.304              2022                             1,49

            GJ/ton                        ton CO2eq / tons CO2eq                    ton CO2e/ton CPO / tons CO2e/tons CPO




                                               Biaya Kegiatan
       Entitas Anak
                                               Lingkungan                                             Area HCV
       Tersertifikasi ISPO                                                                            HCV Area
                                               Environmental Activities
       ISPO-Certified Subsidiaries
                                               Expenditures


2024                               8    2024                             5,22          2024                            4.669

2023                               8    2023                             4,76          2023                            4.559

2022                               8    2022                             5,95          2022                            4.559

 Entitas Anak / Subsidiaries            miliar Rupiah / billion Rupiah                               ha




                                                                                            *Data disajikan kembali. / Restated.




                                                                             PT Teladan Prima Agro Tbk                    7
Page 10
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                      Socio-Territorial [B.3]

Ketenagakerjaan / Employment

Total Karyawan                          Durasi Pelatihan per Karyawan*
Total Employees                         Training Duration per Employee

                                                                                                                      2024
       11.359
 11.210                                                                                                               2023
                                            5,4 5,2
                                                                                       Jam Kerja Aman
             10.952                                                                                                   2022
                                                                                       Safe Working Hours
                         orang
                                                            3,4    jam/orang
                         personnel                                 hours/person
  2024




                                             2024
         2023




                                                    2023
                2022




                                                            2022




                                                                                                                           jam / hours




                                                                                              818.809

                                                                                                   746.841

                                                                                      891.815




                      Economic Viability [B.1.a; B.1.b; B.1.c]

Produksi / Production                                                                                                         ribuan ton / thousand tons



 Tandan Buah Segar                          TBS Olah               Minyak Sawit Mentah                 Inti Sawit                    CPKO
      (TBS)                            Processed FFB                   Crude Palm Oil               Palm Kernel                          CPKO
Fresh Fruit Bunches (FFB)




                                         1.409,55
1.219,29                         1.381,68
           1.213,07                              1.343,53
                      1.201,23
                                                                            327,69
                                                                   324,86
                                                                                     300,50
                                                                                                         52,21
                                                                                                50,79
                                                                                                                 49,90
                                                                                                                             5,26
                                                                                                                                          -*    -*

  2024      2023       2022          2024     2023         2022     2024     2023     2022      2024     2023       2022      2024       2023   2022


* TPA baru memproduksi dan menjual produk CPKO dan PKE sejak tahun 2024 seiring dengan mulai beroperasinya KCP. / TPA just started
  producing and selling CPKO and PKE product since 2024 with the start of KCP operations.




    8           PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 11
                                                                                                                Pengantar / Introduction




Pemasok TBS / FFB Suppliers [B.1.e]                                                               Pengembangan
                                                                                                  Masyarakat
                                                                                                  Community Development
          Total Pemasok TBS Luar                2024                                 37
          Total External FFB Suppliers

          unit usaha / business units           2023                          30                      Penyaluran Dana
                                                                                                      Tanggung Jawab Sosial
                                                2022                       29                         CSR Fund Disbursement

                                                                                                      juta Rupiah / million Rupiah


          Total Petani Plasma                   2024                            7.454                                      4.535,5
          Total Plasma Farmers
                                                2023                            7.454                                                 3.622,9
          orang / personnel
                                                                                                                2.497,4
                                                2022                                  7.504




                                                                                                                         2024
                                                                                                                  2024      2023       2022




                                         Penjualan / Sales                                                            ribuan ton / thousand tons



                                                                                                  2024             2023               2022
  ribuan ton / thousand tons

                                         Minyak Sawit Mentah                                     314,46           343,75             292,55
          PKE                            Crude Palm Oil
           PKE
                                         Inti Sawit                                               40,10            55,17              47,75
                                         Palm Kernel

                                         CPKO                                                                       -*                  -*
                                                                                                  4,62
                                         CPKO

                                         PKE                                                                        -*                  -*
                                                                                                  4,59
                                         PKE



                                         Kinerja Keuangan / Financial Performance
                                                      juta Rupiah / million Rupiah                2024             2023               2022
                                                      Pendapatan
  6,86                                                Revenue                                   4.211.482      4.007.082             3.613.177
            -*      -*
                                                      Laba Bersih
                                                      Net Profit                                 825.594         451.794             573.979
  2024    2023     2022


* TPA baru memproduksi dan menjual produk CPKO dan PKE sejak tahun 2024 seiring dengan mulai beroperasinya KCP. / TPA just started
  producing and selling CPKO and PKE product since 2024 with the start of KCP operations.




                                                                                              PT Teladan Prima Agro Tbk                      9
Page 12
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




PENCAPAIAN 2024
  2024 Highlights


Peristiwa Penting
Event Highlights



5       November 2024
        November 2024




                                                            Peresmian BPP dan KCP di Kecamatan Muara Bengkal,
                                                            Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur
                                                            Inauguration of BPP and KCP in Muara Bengkal District,
                                                            Kutai Timur Regency, East Kalimantan Province
                                                            Peresmian BPP dan KCP di Kecamatan Muara Bengkal, Kutai
                                                            Timur, menandai langkah penting TPA dalam memperkuat
                                                            ekonomi sirkular dan mengoptimalkan penggunaan limbah
                                                            sebagai sumber daya. BPP memanfaatkan limbah POME
                                                            untuk menghasilkan energi terbarukan, sementara KCP
                                                            mengolah Palm Kernel menjadi produk yang memiliki nilai
                                                            tambah, seperti CPKO dan PKE. Inisiatif ini memperkuat
                                                            komitmen TPA dalam mengurangi dampak lingkungan,
                                                            sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing bagi
                                                            TPA di tengah industri agribisnis.

The inauguration of the Biogas Power Plant (BPP) and Kernel Crushing Plant (KCP) in Muara Bengkal District,
Kutai Timur Regency, marks a significant milestone for Teladan Prima Agro (TPA) in strengthening the circular economy
and optimizing waste utilization as a resource. The BPP utilizes Palm Oil Mill Effluent (POME) to generate renewable
energy, reducing environmental impact and supporting sustainable operations. The KCP processes Palm Kernel into
high-value products, such as Crude Palm Kernel Oil (CPKO) and Palm Kernel Expeller (PKE), enhancing the efficiency
and profitability of palm oil production. This initiative reinforces TPA’s commitment to minimizing environmental impact
while improving productivity and competitiveness in the agribusiness industry.




   10       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 13
                                                                     Pengantar / Introduction




Penghargaan
Awards




      Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan
  1   dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)
      Tahun 2023 – 2024
      Public Disclosure Program for Environmental
      Compliance (PROPER) for 2023-2024
      Tanggal Perolehan / Issue Date:
      12 Juni / June 2024
      Penyelenggara / Organizer:
      Gubernur Kalimantan Timur /
      Governor of East Kalimantan
      Penerima / Awardee:
      TBP, TLN, TPS, MJA, CAP
      Peringkat / Ranking:
      Hijau / Green




      Penghargaan Nihil Kecelakaan Kerja Tahun 2024
  2   Zero Accident Award 2024
      Tanggal Perolehan / Issue Date:
      9 Agustus / August 2024
      Penyelenggara / Organizer:
      Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur /
      Government of East Kalimantan
      Penerima / Awardee:
      TBP, TLN, TPS, MJA, CAP




      Katadata ESG Index Awards 2024
  3
      Tanggal Perolehan / Issue Date:
      14 Agustus / August 2024
      Penyelenggara / Organizer:
      Katadata
      Penerima / Awardee:
      TPA




                                                       PT Teladan Prima Agro Tbk         11
Page 14
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Sertifikasi
Certifications



                 1                             2                           3                               4




                 5                             6                           7                               8




    Nama
  Sertifikasi         Lembaga Sertifikasi           Masa Berlaku                               Penerima
 Certification         Certification Body           Validity Period                            Awardee
    Name

                                               Sampai Tahun / Until 2026       1   PT Multi Jayantara Abadi

                                               Sampai Tahun / Until 2027       2   PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation

                                               Sampai Tahun / Until 2027       3   PT Telen
  Indonesian
                                               Sampai Tahun / Until 2027       4   PT Cahaya Anugerah Plantation
  Sustainable
                     TUV Rheinland Indonesia
    Palm Oil
                                               Sampai Tahun / Until 2027       5   PT Sawit Prima Nusantara
     (ISPO)
                                               Sampai Tahun / Until 2027       6   PT Inti Energi Kaltim

                                               Sampai Tahun / Until 2027       7   PT Gemilang Sejahtera Abadi

                                               Sampai Tahun / Until 2029       8   PT Telen Prima Sawit




  12       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 15
                                                                                      Pengantar / Introduction




TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN
  About the Sustainability Report


TPA mempublikasikan Laporan Keberlanjutan Tahun        TPA publishes the 2024 Sustainability Report,
2024 yang menggambarkan pencapaian dan                 outlining the company’s sustainability achievements
kinerja keberlanjutan perusahaan selama periode        and performance throughout the reporting period.
pelaporan. Laporan ini mencakup aspek Good             The report covers four key sustainability pillars:
Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial, dan    Good Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial,
Economic Viability, yang merupakan pilar-pilar         and Economic Viability, which guide the company’s
keberlanjutan    yang    kami   implementasikan.       sustainability initiatives. The publication of this report
Penerbitan laporan ini juga merupakan bentuk           serves as a commitment to accountability and
akuntabilitas dan transparansi TPA terhadap            transparency, ensuring stakeholders can assess
dampak operasional perusahaan, baik terhadap           TPA’s environmental and social responsibilities
lingkungan maupun masyarakat sekitar. Dengan           in   compliance        with   applicable     regulations.
laporan    ini, pemangku     kepentingan     dapat     It also provides a reference for decision-making
mengevaluasi sejauh mana TPA telah memenuhi            regarding the company’s sustainability practices.
tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, serta menggunakan laporan ini sebagai
acuan dalam pengambilan keputusan.

Untuk menjamin kelengkapan dan akurasi informasi,      To ensure the completeness and accuracy of
Laporan Keberlanjutan ini disusun sesuai dengan        information, this report follows the GRI Standards
kriteria pelaporan keberlanjutan yang diatur dalam     2021 from the Global Reporting Initiative (GRI), as well
GRI Standards 2021 dari Global Reporting Initiative    as the regulations set by the Indonesian Financial
(GRI), serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)    Services Authority (OJK), including OJK Circular
sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran OJK           Letter No. 16/2021 and OJK Regulation No. 51/2017.
No. 16/2021 dan Peraturan OJK No. 51/2017. Selain      Additionally, it aligns with GRI 13: Agriculture,
itu, kami juga mengikuti panduan pelaporan sektor      Aquaculture, and Fishing Sector Standard, which is
agrikultur, akuakultur, dan perikanan dari GRI 13,     particularly relevant to TPA’s palm oil plantation and
yang secara khusus relevan dengan kegiatan             extraction activities. For ease of navigation, the report
pengelolaan tanaman dan ekstraksi produk kelapa        includes GRI disclosure numbers and codes from
sawit yang dilakukan oleh TPA. Untuk memudahkan        Appendix II of POJK No. 51/2017 in relevant sections,
pembaca dalam menavigasi informasi, laporan ini        with a summary of alignment presented at the end of
mencantumkan penanda khusus berupa nomor               the document.
pengungkapan GRI dan kode sesuai dengan
Lampiran II POJK No. 51/2017 di bagian yang relevan.
Ringkasan kecocokan laporan dengan standar
tersebut disajikan di bagian akhir dokumen.

Selain itu, seluruh data keuangan dalam laporan        Furthermore, all financial data in this report is
ini dinyatakan dalam mata uang Rupiah, dengan          presented in Indonesian Rupiah, following the
format penulisan angka sesuai standar Indonesia,       Indonesian numerical format, unless stated
kecuali dinyatakan berbeda. Informasi keuangan         otherwise. The financial information included has
yang tercantum telah diaudit oleh Kantor Akuntan       been audited by a Public Accounting Firm as part
Publik sebagai bagian dari Laporan Tahunan TPA.        of TPA’s Annual Report. The report is available in
Laporan ini juga tersedia dalam dua bahasa,            both Indonesian and English, ensuring accessibility
yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, untuk       for diverse stakeholders. Additionally, quantitative
memastikan aksesibilitas bagi berbagai pemangku        data is provided with a three-year comparability
kepentingan. Selain itu, data kuantitatif disajikan    to enable users to analyze TPA’s sustainability
dengan daya banding (comparability) selama             performance trends over time.
tiga tahun berturut-turut, sehingga pengguna
laporan dapat melakukan analisis tren atas kinerja
keberlanjutan TPA dari waktu ke waktu.




                                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk             13
Page 16
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Prinsip Pelaporan
Reporting Principles

Penyusunan Laporan Keberlanjutan kami laksanakan              We prepared this Sustainability Report by referring to
dengan merujuk pada delapan prinsip pelaporan                 the eight reporting principles as stipulated in GRI 1:
sebagaimana ditentukan dalam GRI 1: Landasan                  Foundation 2021 as described below.
2021 sebagaimana diuraikan berikut.


         Prinsip Laporan                                       Implementasi pada Perseroan
        Reporting Principle                                   Implementation in the Company

                                        Kami melaporkan informasi yang            We report accurate and sufficiently
                                        benar dan cukup terperinci agar dapat     detailed   information   to  enable
              Akurasi
                                        dilakukan penilaian yang komprehensif     a   comprehensive      and  relevant
              Accuracy
                                        dan relevan terhadap dampak dan           assessment of the Company’s impacts
                                        kontribusi Perseroan.                     and contributions.

                                        Kami melaporkan informasi dengan          We report information in a neutral
              Keseimbangan              cara  netral   dan      menyediakan       manner and provide a balanced
              Balance                   gambaran yang seimbang tentang            view of the Company’s impacts and
                                        dampak dan kontribusi Perseroan.          contributions.

                                        Kami menyajikan informasi dengan          We present information in an accessible
              Kejelasan                 cara yang dapat diakses dan dapat         and understandable manner.
              Clarity                   dipahami.


                                        Kami     memilih,   menyusun,    dan      We select, organize, and report
                                        melaporkan informasi secara konsisten     information consistently to enable
                                        agar pemangku kepentingan dapat           stakeholders to analyze changes
                                        melakukan       analisis   mengenai       and developments related to impact
              Keterbandingan            perubahan dan perkembangan yang           management and the Company’s
              Comparability             telah dilakukan berkaitan dengan          contributions over time, as well as to
                                        pengelolaan dampak serta kontribusi       assess these impacts in relation to
                                        Perseroan seiring berjalan waktu dan      those of other organizations.
                                        analisis dampak ini yang berkaitan
                                        dengan dampak organisasi lain.

                                        Kami menyediakan informasi yang           We provide adequate information
              Kelengkapan               memadai agar penilaian dampak dan         to enable the assessment of the
              Completeness              kontribusi Perseroan dapat dilakukan      Company’s impact and contributions
                                        selama periode pelaporan.                 during the reporting period.

              Konteks                   Kami melaporkan informasi mengenai        We report information on the Company’s
              Keberlanjutan             kontribusi Perseroan dalam konteks        contributions within the broader context
              Sustainability            yang lebih luas dari pembangunan          of sustainable development.
              Context                   berkelanjutan.

                                        Kami melaporkan informasi secara          We    report   information   regularly
                                        rutin dan menyediakan informasi           and provide it in a timely manner to
              Ketepatan Waktu
                                        tersebut secara tepat waktu bagi          enable stakeholders to make informed
              Timeliness
                                        pemangku      kepentingan  untuk          decisions.
                                        mengambil keputusan.

                                        Kami    mengumpulkan,      mencatat,      We collect, record, compile, and
                                        menyusun, dan menganalisis informasi      analyze information in such a way that
              Keterverifikasian
                                        dengan cara sedemikian rupa sehingga      it can be examined to determine its
              Verifiability
                                        informasi yang disajikan dapat diteliti   quality.
                                        untuk menentukan kualitasnya.




  14       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 17
                                                                                          Pengantar / Introduction




Siklus, Periode, dan Cakupan Laporan [2-2] [2-3]
Report Cycle, Period, and Scope

Sebagai bagian integral dari Laporan Tahunan,              As an integral part of the Annual Report, this report
laporan ini diterbitkan setiap tahun dengan periode        is published annually with a reporting period from
pelaporan mulai dari 1 Januari hingga 31 Desember,         1 January to 31 December, unless stated otherwise.
kecuali dinyatakan berbeda. Laporan yang diterbitkan       Published in April 2025, this report is the fourth
pada April 2025 ini merupakan edisi keempat yang           edition that we prepared and published. In addition
telah kami susun dan publikasikan. Selain menyoroti        to highlighting TPA’s performance, this report also
kinerja TPA, laporan ini juga menyajikan berbagai          presents various important information that are
informasi penting yang relevan dengan aspek                relevant to the sustainability aspects implemented
keberlanjutan yang dijalankan oleh TPA, mencakup           by TPA, including achievements on the Good
pencapaian pada pilar Good                Governance,      Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial, and
Agro-Ecological, Socio-Territorial, dan Economic           Economic Viability pillars. Information regarding the
Viability. Informasi kinerja dari seluruh Entitas Anak     performance of all subsidiaries is included in the
yang tercakup dalam Laporan Keuangan Konsolidasi           Consolidated Financial Statements and as described
dan sebagaimana diuraikan dalam tabel berikut.             in the following table.


Entitas Dalam Cakupan Laporan [2-2]
Entities Included in The Report

           Entitas Anak
            Subsidiary
                                                 Lokasi Usaha                           Kegiatan Usaha
                                             Location of Operations                    Business Activities
 Akronim                Nama
 Acronym                Name

                                                                               Perkebunan Kelapa Sawit dan
             PT Tanjung Buyu         Kabupaten Berau, Kalimantan Timur
    TBP                                                                        Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
             Perkasa Plantation      Berau Regency, East Kalimantan
                                                                               Palm Oil Plantation and Palm Oil Mill

                                     Kabupaten Berau, Kalimantan Timur         Perkebunan Kelapa Sawit
    INK      PT Inti Energi Kaltim
                                     Berau Regency, East Kalimantan            Palm Oil Plantation

                                                                               Perkebunan Kelapa Sawit dan
                                     Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur
    TLN      PT Telen                                                          Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
                                     East Kutai Regency, East Kalimantan
                                                                               Palm Oil Plantation and Palm Oil Mill

             PT Sawit Prima          Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur   Perkebunan Kelapa Sawit
    SPN
             Nusantara               East Kutai Regency, East Kalimantan       Palm Oil Plantation

                                                                               Perkebunan Kelapa Sawit dan
                                     Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur
    TPS      PT Telen Prima Sawit                                              Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
                                     East Kutai Regency, East Kalimantan
                                                                               Palm Oil Plantation and Palm Oil Mill

             PT Gemilang             Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur   Perkebunan Kelapa Sawit
    GSA
             Sejahtera Abadi         East Kutai Regency, East Kalimantan       Palm Oil Plantation

                                                                               Perkebunan Kelapa Sawit dan
             PT Multi Jayantara      Kabupaten Paser, Kalimantan Timur
    MJA                                                                        Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
             Abad                    Paser Regency, East Kalimantan
                                                                               Palm Oil Plantation and Palm Oil Mill

                                     Kabupaten Kutai Kartanegara,
                                                                               Perkebunan Kelapa Sawit dan
             PT Cahaya Anugerah      Kalimantan Timur
    CAP                                                                        Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
             Plantation              Kutai Kartanegara Regency, East
                                                                               Palm Oil Plantation and Palm Oil Mill
                                     Kalimantan

                                     Kabupaten Kutai Timur dan
                                     Kabupaten Berau, Kalimantan Timur         Energi Terbarukan
     DL      PT Daya Lestari
                                     East Kutai Regency and Berau Regency,     Renewable Energy
                                     East Kalimantan




                                                                         PT Teladan Prima Agro Tbk              15
Page 18
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Pernyataan Ulang Informasi [2-4]
Restatement of Information

Untuk menjaga validitas dan keakuratan laporan,            To maintain the validity and accuracy of the report,
TPA memastikan bahwa setiap informasi yang                 TPA ensures that all information presented aligns
disampaikan sesuai dengan data terbaru dan                 with the latest data and applicable methodologies.
metodologi yang berlaku. Jika terdapat perbedaan           If there are methodological differences or changes
metodologi     atau    perubahan      dalam    cara        in calculation methods from previous reports,
penghitungan dari laporan sebelumnya, informasi            the revised information will be marked as *restated.
yang telah diulas ulang akan diberi tanda *disajikan       This marking is intended to provide transparency
kembali. Pemberian tanda ini bertujuan untuk               to readers and stakeholders, enabling them to
memberikan transparansi kepada pembaca dan                 understand any differences or updates in data
pemangku kepentingan, sehingga mereka dapat                presentation.
memahami perbedaan atau pembaruan dalam
penyajian data.




Perubahan yang Bersifat Signifikan [C.6] [2-6]
Significant Changes

Pada tahun 2024, TPA telah mengoperasikan KCP              In 2024, TPA commenced the operation of its Kernel
yang      akan     menjadi  bagian    dari    upaya        Crushing Plant (KCP) as part of the Company’s
pengembangan unit bisnis Perseroan melalui                 business development efforts, processing Palm
pengolahan Palm Kernel menjadi produk turunan,             Kernel into derivative products such as Crude Palm
seperti Crude Palm Kernel Oil dan Palm Kernel              Kernel Oil and Palm Kernel Expeller. This initiative
Expeller. KCP ini juga menjadi langkah strategis TPA       is also a strategic step by TPA to drive product
untuk mendorong diversifikasi produk yang memiliki         diversification, enhance value-added products,
nilai tambah dan meningkatkan daya saing di                and strengthen its competitiveness in the palm oil
industri kelapa sawit.                                     industry.

Selain operasional KCP, sepanjang tahun 2024,              Apart from KCP operations, throughout 2024, TPA
TPA tidak melakukan penutupan atau pembukaan               did not undertake any branch closures, new branch
cabang baru maupun merger atau penggabungan                openings, mergers, or business acquisitions. Similarly,
usaha. Begitu juga dengan rantai pasokan, tidak            the supply chain did not experience any significant
mengalami perubahan signifikan yang berdampak              changes that impacted the Company during the
terhadap Perseroan di sepanjang tahun 2024.                year.




   16      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 19
                                                                                    Pengantar / Introduction




Verifikasi oleh Pihak Independen [G.1] [2-5]
Verification by an Independent Party

Laporan Keberlanjutan ini belum melalui proses        This Sustainability Report has not yet undergone
verifikasi oleh penyedia jasa assurance eksternal.    verification by an external assurance provider.
Meskipun demikian, TPA memastikan bahwa seluruh       Nevertheless, TPA ensures that all information
informasi yang disajikan dalam laporan ini telah      presented in this report has been thoroughly
diperiksa dengan teliti dan dijamin kebenarannya.     reviewed and verified for accuracy. Every piece of
Setiap data dan fakta yang disampaikan telah          data and fact reported has been internally validated
diverifikasi secara internal untuk memastikan         to ensure its precision and alignment with actual
akurasi dan kesesuaiannya dengan kondisi aktual.      conditions. TPA remains committed to maintaining
TPA berkomitmen untuk menjaga transparansi            transparency and report reliability, ensuring that
dan keandalan laporan, sehingga informasi             stakeholders can trust the information provided as
yang disampaikan dapat dipercaya oleh seluruh         a true reflection of the Company’s sustainability
pemangku kepentingan sebagai refleksi dari kinerja    performance and responsibilities.
dan tanggung jawab keberlanjutan TPA.




Akses Informasi atas Laporan Keberlanjutan [2-3]
Access to Information on the Sustainability Report

Laporan Keberlanjutan ini ditujukan kepada seluruh    This Sustainability Report is intended for all
pemangku kepentingan sebagai dasar untuk              stakeholders as a basis for assessing TPA’s overall
menilai kinerja TPA secara menyeluruh. Pemangku       performance. Stakeholders can evaluate TPA’s role in
kepentingan dapat mengevaluasi peran serta TPA        fulfilling its sustainability obligations in governance,
dalam memenuhi kewajiban terkait keberlanjutan di     environmental, social, and economic aspects
bidang tata kelola, lingkungan, sosial, dan ekonomi   related to its business activities. In addition to being
yang berkaitan dengan kegiatan usaha TPA. Selain      available in printed form, this Sustainability Report
tersedia dalam bentuk cetak, Laporan Keberlanjutan    can also be accessed through TPA’s official website,
ini juga dapat diakses melalui situs web resmi        making it easier for stakeholders to obtain
TPA, sehingga memudahkan para pemangku                comprehensive information. We also provide
kepentingan untuk memperoleh informasi secara         additional access for stakeholders who require
luas. Kami juga menyediakan akses tambahan            further information about this report by contacting
bagi pemangku kepentingan yang membutuhkan            the following.
informasi lebih lanjut tentang laporan ini dengan
menghubungi kontak sebagai berikut.



   PT Teladan Prima Agro Tbk
   Beltway Office Park Tower B Lt. 7             : (021) 29 600 300
   Jl. T. B. Simatupang No. 41                   : (021) 29 600 333
   Jakarta Selatan 12550                         : corsec@teladanprima.com
   Indonesia                                     : www.teladanprima.com




                                                                   PT Teladan Prima Agro Tbk            17
Page 20
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




PESAN DIREKSI                         [D.1]   [2-22]


  Message from the Board of Directors




Wishnu
Wardhana
Direktur Utama /
President Director




“ TPA terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan melalui implementasi strategi yang
  mengintegrasikan prinsip sirkular ekonomi dan mitigasi dampak perubahan iklim. Dengan fokus
  pada optimalisasi sumber daya dan pengurangan dampak lingkungan, TPA menjalankan berbagai
  inisiatif strategis yang mendukung efisiensi operasional, transisi energi hijau, dan mitigasi
  perubahan iklim. Langkah-langkah ini tidak hanya menciptakan nilai tambah di seluruh rantai
  operasional, tetapi juga berkontribusi secara nyata terhadap upaya membangun masa depan
  yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.”
“ TPA continues to strengthen its commitment to sustainability through the implementation of
  strategies that integrate circular economy principles and climate change impact mitigation. With
  a focus on resource optimization and environmental impact reduction, TPA carries out various
  strategic initiatives that support operational efficiency, green energy transition, and climate change
  mitigation. These measures not only create added value across the operational chain, but also
  contribute significantly to efforts to build a more sustainable and responsible future.”




  18       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 21
                                                          Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Distinguished Shareholders and Stakeholders,



Tahun 2024 menjadi babak baru bagi PT Teladan                 The year 2024 marks a new chapter for PT Teladan
Prima Agro Tbk dalam memperkuat nilai-nilai                   Prima Agro Tbk in strengthening sustainability
keberlanjutan melalui penerapan prinsip Circular              values through the implementation of Circular
Economy and Climate Impact yang berfokus pada                 Economy and Climate Impact principles, focusing
pengoptimalan sumber daya dalam meningkatkan                  on resource optimization to enhance added value
nilai tambah dan mitigasi perubahan iklim.                    and mitigate climate change. According to data
Berdasarkan data The Copernicus Climate Change                from The Copernicus Climate Change Service, 2024
Service menyebutkan bahwa tahun 2024 adalah                   has been recorded as the warmest year since 1850.
tahun terhangat sejak 1850. Pada tahun 2024 juga              Additionally, the global average temperature in 2024
memiliki temperatur rata-rata global lebih hangat             is 0.12°C higher than in 2023.
0,12oC dibanding tahun 2023.

Fenomena perubahan iklim berdampak pada                       The phenomenon of climate change is affecting
berbagai sektor usaha, termasuk agribisnis. Kami              various business sectors, including agribusiness.
merespons tantangan ini dengan memperluas                     We are responding to this challenge by expanding
dampak positif pada lingkungan, masyarakat, dan               our positive impact on the environment, society and
ekonomi melalui penguatan strategi keberlanjutan              the economy by strengthening our sustainability
di seluruh kegiatan operasional perkebunan kelapa             strategy    across   our   palm    oil  operations.
sawit. Pendekatan ini menjadi landasan penting                This approach is an important foundation in facing
dalam menghadapi tantangan global, dinamika                   global challenges, national dynamics, and policy
nasional, serta perkembangan kebijakan yang                   developments that increasingly demand the
semakin menuntut implementasi keberlanjutan.                  implementation of sustainability.

Tahun ini juga menjadi momentum penting bagi                  This year also marks an important milestone for
TPA untuk merealisasikan sejumlah inovasi strategis,          TPA in realizing several strategic innovations, such
seperti diversifikasi produk melalui operasional Kernel       as product diversification through the operation of
Crushing Plant (KCP), optimalisasi Biogas Power               the Kernel Crushing Plant (KCP), optimization of the
Plant (BPP) sebagai bentuk transisi menuju energi             Biogas Power Plant (BPP) as part of the transition
hijau, serta pelaksanaan uji multivarietas tanaman            towards green energy, and the implementation of
kelapa sawit untuk meningkatkan produktivitas.                multivariety trials for oil palm to enhance productivity.
Inovasi-inovasi tersebut sejalan dengan komitmen              These innovations align with TPA’s commitment
TPA untuk menjalankan operasional perkebunan                  to operating a sustainable and responsible oil
kelapa sawit yang berkelanjutan dan bertanggung               palm plantation, guided by the implementation of
jawab, yang didasarkan pada implementasi                      the Sustainable Palm Oil Policy (KSL) as the main
Kebijakan Sawit Lestari (KSL) sebagai pedoman                 framework. Through the four pillars of KSL—Good
utama. Melalui 4 pilar KSL, yaitu Good Governance,            Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial, and
Agro-Ecological, Socio-Territorial, dan Economic              Economic Viability—we ensure that every operational
Viability, kami memastikan bahwa setiap kegiatan              activity adheres to integrated sustainability
operasional berjalan sesuai dengan prinsip                    principles.
keberlanjutan yang terintegrasi.




                                                                           PT Teladan Prima Agro Tbk            19
Page 22
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Seluruh inisiatif-inisiatif keberlanjutan yang telah       All sustainability initiatives that have been
direalisasikan kami tuangkan dalam Laporan                 implemented      are    presented     in   the   2024
Keberlanjutan PT Teladan Prima Agro Tbk tahun              Sustainability Report of PT Teladan Prima Agro Tbk
2024 sebagai bentuk pertanggungjawaban dan                 as a form of accountability and transparency for
keterbukaan informasi kepada para pemangku                 stakeholders. This report outlines the challenges
kepentingan. Laporan ini menguraikan tantangan             faced, the strategies applied, and the achievements
yang dihadapi, strategi yang diterapkan, serta             attained by TPA throughout the year. We believe
capaian yang diraih TPA selama tahun berjalan.             that transparency and accountability are essential
Kami percaya bahwa transparansi dan akuntabilitas          foundations for building trust and creating a greener,
merupakan fondasi penting dalam membangun                  more inclusive, and competitive future.
kepercayaan dan menciptakan masa depan yang
lebih hijau, inklusif, dan berdaya saing.



Mewujudkan Ketangguhan dan Inovasi                         Realizing Resilience and Innovation
di Tengah Dinamika Tantangan                               Amidst Dynamic Challenges

Industri kelapa sawit dihadapkan pada berbagai             The palm oil industry faces various challenges
tantangan dan isu keberlanjutan yang memerlukan            and sustainability issues that require attention
perhatian dan langkah strategis, termasuk bagi             and strategic actions, including for TPA. From an
TPA. Dalam aspek lingkungan, kami menghadapi               environmental perspective, we encounter several
sejumlah tantangan seiring dengan tuntutan yang            challenges alongside increasing demands for
semakin tinggi terhadap praktik keberlanjutan,             sustainable practices, such as the implementation
seperti penerapan prinsip No          Deforestation,       of No Deforestation, No Peat, No Exploitation
No Peat, No Exploitation (NDPE), pemenuhan                 (NDPE) principles, compliance with the European
regulasi European Union Deforestation Regulation           Union Deforestation Regulation (EUDR) related to
(EUDR) terkait traceability, pengelolaan areal High        traceability, management of High Conservation
Conservation Value-High Carbon Stock (HCV-HCS),            Value-High Carbon Stock (HCV-HCS) areas, as well
serta tren global menuju Net Zero Emission (NZE) dan       as the global trend toward Net Zero Emission (NZE)
perdagangan karbon. Sementara dalam aspek sosial,          and carbon trading. From a social perspective,
ketersediaan lapangan kerja dan dampak ekonomi             job availability and the economic impact on local
terhadap masyarakat lokal menjadi perhatian                communities remain key concerns. Likewise with
utama. Begitu juga dengan aspek ekonomi, kami              the economic aspect, we faced the challenge of
menghadapi tantangan stagnasi harga minyak                 stagnation in palm oil (CPO) prices that had lasted
kelapa sawit (CPO) yang telah berlangsung hingga           until the end of October, although it began to show
akhir Oktober, meskipun mulai menunjukkan tren             an upward trend at the end of the year. This condition
peningkatan pada akhir tahun. Kondisi ini terutama         is mainly related to the global and China economic
terkait perlambatan ekonomi global dan Tiongkok            slowdown which could put pressure on CPO export
yang dapat memberikan tekanan terhadap                     demand and CPO prices.
permintaan ekspor CPO dan harga CPO.

Kami merespon tantangan ini dengan pendekatan              We respond to these challenges with an adaptive
adaptif dan inovatif melalui penyusunan ESG                and innovative approach by developing an
Roadmap sebagai panduan strategis dalam                    ESG Roadmap as a strategic guide for KSL
implementasi KSL. Langkah ini didukung oleh                implementation. This initiative is supported by the
penerapan Nilai-Nilai Perusahaan yang menjadi              application of Corporate Values, which serve as the
landasan dalam setiap pengambilan keputusan                foundation for decision-making and operations,
dan operasional, memastikan bahwa seluruh                  ensuring that all activities align with responsible
kegiatan sejalan dengan prinsip keberlanjutan              and integrated sustainability principles. In the
yang    bertanggung    jawab   dan   terintegrasi.         environmental sector, we have taken proactive
Di bidang lingkungan, kami telah mengambil                 measures to manage the impacts of climate change.
langkah proaktif untuk mengelola dampak akibat             We continuously monitor HCV-HCS areas and
perubahan iklim. Kami juga memantau areal                  biodiversity, calculate our carbon footprint based on
HCV-HCS dan keanekaragaman hayati secara                   the GHG Protocol standards, and optimize the TGM
berkelanjutan, melakukan perhitungan carbon                system to track potential hotspots. Additionally, we
footprint berdasarkan standar GHG Protocol, serta          continue to drive energy efficiency and the adoption




  20       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 23
                                                         Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




optimalisasi sistem TGM untuk memantau potensi               of green energy as part of our commitment to
hotspot. Selain itu, kami terus mendorong efisiensi          sustainability.
energi dan penggunaan energi hijau sebagai bagian
dari komitmen terhadap keberlanjutan.

Dalam aspek sosial, kami menerapkan proses seleksi           From a social perspective, we implement an
karyawan yang efektif dan efisien, meningkatkan              effective and efficient employee selection process,
kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan,                   enhance workforce competencies through training,
serta menyediakan manfaat dan fasilitas yang                 and provide benefits and facilities that meet
sesuai dengan standar yang berlaku di industri.              industry standards. We also strive to maintain
Kami juga berupaya menjaga tingkat perputaran                a low employee turnover rate and actively engage
karyawan yang rendah dan secara aktif melibatkan             local communities in the supply chain through the
masyarakat lokal dalam rantai pasok melalui                  Plasma Plantation and Independent Local Farmers
skema Kebun Plasma dan Petani Lokal Swadaya.                 schemes. From an economic standpoint, we prioritize
Dari sisi ekonomi, kami mengedepankan efisiensi              cost efficiency, production optimization, and product
biaya, optimalisasi produksi, dan diversifikasi produk       diversification to maintain competitiveness. One of
untuk menjaga daya saing. Salah satu langkah                 our key strategic initiatives is conducting multivariety
strategis yang kami tempuh adalah pelaksanaan                oil palm trials to identify high-yielding varieties that
uji multivarietas tanaman kelapa sawit untuk                 can withstand climate change and utilize land
mengidentifikasi varietas yang memiliki produktivitas        efficiently. This initiative aims to ensure long-term
tinggi, mampu menghadapi perubahan iklim,                    production sustainability while supporting harvest
serta efisien dalam penggunaan lahan. Inisiatif ini          optimization and reducing operational costs.
bertujuan untuk memastikan keberlanjutan produksi
dalam jangka panjang, sekaligus mendukung
optimalisasi hasil panen dan penurunan biaya
operasional.

Melalui berbagai langkah adaptif dan inovatif ini,           Through these adaptive and innovative measures,
kami tidak hanya mampu mengatasi tantangan                   we are not only addressing the challenges, but also
yang ada, tetapi juga turut berkontribusi terhadap           contributing to the achievement of the Sustainable
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                  Development Goals (SDGs). We will continue
(SDGs). Kami akan terus mengejar implementasi                to pursue the implementation of sustainability
praktik keberlanjutan sebagai fondasi utama                  practices as a key foundation to ensure inclusive and
untuk memastikan pertumbuhan yang inklusif dan               sustainable growth.
berkelanjutan.



Pelaksanaan Strategi Keberlanjutan                           Implementation of Sustainability
pada 4 Pilar KSL                                             Strategy on 4 Pillars of KSL

Kami       terus  memperkuat        langkah      dalam       We continue to strengthen our efforts in implementing
mengimplementasikan strategi keberlanjutan yang              a comprehensive sustainability strategy through
menyeluruh melalui 4 pilar KSL. Setiap pilar dirancang       the four pillars of KSL. Each pillar is designed to
untuk saling melengkapi dalam mendukung                      complement one another in supporting sustainable
operasional yang berkelanjutan, menciptakan nilai            operations, creating added value, and ensuring
tambah, dan memastikan dampak positif bagi                   positive impacts for all stakeholders. Our sustainability
seluruh pemangku kepentingan. Pencapaian kinerja             performance achievements in 2024 reflect TPA’s
keberlanjutan selama tahun 2024 mencerminkan                 dedication to responsibly applying circular economy
dedikasi TPA dalam menerapkan prinsip ekonomi                principles and climate change mitigation. Various
sirkular dan mitigasi perubahan iklim secara                 strategic initiatives have been undertaken, including
bertanggung jawab. Berbagai inisiatif strategis telah        production      optimization    through     operational
dilakukan, termasuk optimalisasi produksi melalui            efficiency, product diversification by optimizing the
efisiensi operasional, diversifikasi produk melalui          Kernel Crushing Plant (KCP), and multi-varietial
optimalisasi KCP, dan pelaksanaan uji multivarietas          trials to support long-term productivity. On the other
untuk mendukung produktivitas jangka panjang. Di             hand, climate change mitigation efforts are realized
sisi lain, upaya mitigasi perubahan iklim diwujudkan         through GHG emission reduction, the utilization




                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk             21
Page 24
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




melalui pengurangan emisi GRK, pemanfaatan                  of POME as a green energy source via the Biogas
POME sebagai sumber energi hijau melalui BPP,               Power Plant (BPP), and the management of High
serta pengelolaan HCV-HCS untuk melestarikan                Conservation Value-High Carbon Stock (HCV-HCS)
keanekaragaman hayati.                                      areas to preserve biodiversity.

Pada pilar Good           Governance, kami terus            Under the Good Governance pillar, we continue to
memperkuat implementasi prinsip-prinsip GCG                 strengthen the implementation of GCG principles to
untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan           ensure transparency, accountability, and integrity in
integritas dalam setiap proses bisnis. Selain itu,          every business process. Additionally, we consistently
kami juga senantiasa menjalankan pengelolaan                uphold sustainable palm oil management based on
sawit berkelanjutan didasarkan pada kepatuhan               compliance with the Indonesian Sustainable Palm
terhadap standar Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit            Oil (ISPO) certification system and environmental
Berkelanjutan (Indonesian Sustainable Palm Oil/             management aligned with the Public Disclosure
ISPO) dan pengelolaan lingkungan yang sesuai                Program for Environmental Compliance (PROPER)
dengan kriteria Program Penilaian Peringkat Kinerja         criteria. In 2024, 8 subsidiaries have obtained ISPO
Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup               certification, 3 subsidiaries received National PROPER
(Public Disclosure Program for Environmental                awards, and 5 subsidiaries earned Regional PROPER
Compliance/PROPER). Pada tahun 2024, 8 Entitas              awards. These achievements are complemented
Anak telah tersertifikasi ISPO, 3 Entitas Anak meraih       by the implementation of a comprehensive
penghargaan PROPER Nasional, serta 5 Entitas Anak           anti-corruption policy, which serves as a key
meraih penghargaan PROPER Daerah. Pencapaian                safeguard for effective corporate governance.
ini disertai dengan penerapan kebijakan anti-korupsi        This policy is enforced through strict internal
sebagai batasan penting yang menyukseskan                   monitoring mechanisms and policy socialization
penerapan tata kelola perusahaan. Kebijakan                 among all employees. These efforts aim to prevent
anti-korupsi     diterapkan      secara   menyeluruh,       bribery and money laundering, while also enhancing
didukung oleh mekanisme pengawasan internal                 awareness and compliance with business ethics
yang ketat serta sosialisasi kebijakan kepada seluruh       across all levels of the organization.
karyawan. Upaya ini bertujuan untuk mencegah
praktik penyuapan dan pencucian uang, sekaligus
meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap
etika bisnis di seluruh level organisasi.

Pada pilar Agro-Ecological, kami telah mencatat             Under the Agro-Ecological pillar, we have achieved
berbagai pencapaian signifikan yang mencerminkan            significant milestones that reflect our commitment
komitmen terhadap keberlanjutan. Penghargaan                to sustainability. The Green PROPER award was once
PROPER     Hijau    kembali      diraih, menegaskan         again attained, reaffirming our success in holistic
keberhasilan kami dalam pengelolaan lingkungan              environmental management. We successfully
secara holistik. Intensitas emisi GRK cakupan 1             reduced Scope 1 GHG emission intensity by
berhasil diturunkan, dengan reduksi sebesar 8.580           8,580 tons of CO2eq through technology-based
ton CO2eq melalui program mitigasi berbasis                 mitigation programs, the utilization of renewable
teknologi, pemanfaatan energi terbarukan, dan               energy, and energy efficiency measures across
efisiensi energi di seluruh unit operasional. Kami          all operational units. Additionally, we continue to
juga melanjutkan pengelolaan kawasan HCV-HCS                manage 4,668.63 hectares of HCV-HCS areas,
seluas 4.668,63 ha, yang mencakup areal dengan              which include high conservation value zones to
nilai konservasi tinggi untuk menjaga biodiversitas di      preserve biodiversity within our concession areas.
areal konsesi. Operasional BPP yang memanfaatkan            The operation of the Biogas Power Plant (BPP),
POME untuk menghasilkan energi terbarukan sejak             which utilizes POME to generate renewable energy,
akhir tahun 2024, menjadi langkah strategis TPA             has been a strategic move for TPA since late 2024,
untuk mendukung transisi menuju energi hijau dalam          supporting the long-term transition to green
jangka panjang. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi        energy. This initiative not only reduces methane
emisi gas metana, tetapi juga meningkatkan                  gas emissions but also enhances energy efficiency
efisiensi energi dan mengurangi ketergantungan              and decreases reliance on fossil fuels. Furthermore,
pada bahan bakar fosil. Selain itu, penggunaan TKKS         the use of Empty Fruit Bunches (EFB) as compost
sebagai kompos terus diintensifkan dan diperluas            has been intensified and expanded to improve soil
cakupannya untuk meningkatkan kualitas tanah                quality and reduce the use of inorganic fertilizers.
dan mengurangi pemakaian pupuk anorganik.                   Similarly, the TGM alert system for early hotspot




   22       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 25
                                                         Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




Begitu juga dengan sistem TGM alert untuk deteksi            detection continues to be upgraded, with an increase
dini hotspot yang terus di-upgrade dari sisi jumlah          in the number of satellites used and improvements
satelit yang digunakan dan penyempurnaan sistem              in the alert system to enhance accuracy and
alert untuk meningkatkan akurasi serta responsivitas         responsiveness in preventing land fires, ensuring
dalam mencegah kebakaran lahan dan menjaga                   a technology- and data-driven environmental
keberlanjutan lingkungan berbasis teknologi dan              sustainability approach. Additionally, the GHG
data. Selain itu, penambahan modul perhitungan               calculation module has been integrated into the TGM
GRK pada TGM menjadi langkah strategis untuk                 system, marking a strategic step in strengthening
memperkuat komitmen TPA dalam memantau dan                   TPA’s commitment to monitoring and managing
mengelola emisi GRK secara lebih efektif, sehingga           GHG emissions more effectively, further supporting
dapat     mendukung     keberlanjutan    lingkungan          a technology- and data-based environmental
berbasis teknologi dan data.                                 sustainability approach.

Pada pilar Socio-Territorial, keberlanjutan tenaga           On the Socio-Territorial pillar, workforce sustainability
kerja tetap menjadi prioritas utama kami. Jumlah             remains our top priority. The number of employees was
karyawan berhasil dijaga dengan tingkat perputaran           maintained with a manageable turnover rate of 6.9%,
yang terkendali sebesar 6,9%, yang mencerminkan              reflecting the effectiveness of our recruitment and
efektivitas program rekrutmen dan retensi yang               retention programs. This achievement is supported
diterapkan. Hal ini didukung dengan demografi                by the diverse demographics of communities in
masyarakat di wilayah Kalimantan Timur yang                  East Kalimantan, allowing us to attract talent from
heterogen sehingga memungkinkan kami untuk                   various backgrounds, who are then empowered
menarik tenaga kerja dari berbagai latar belakang,           through training and competency development
yang kemudian diberdayakan melalui program                   programs. This approach not only supports workforce
pelatihan dan pengembangan kompetensi. Langkah               sustainability but also strengthens TPA’s contribution
ini tidak hanya mendukung keberlanjutan tenaga               to creating inclusive employment opportunities and
kerja, tetapi juga memperkuat kontribusi TPA dalam           fostering local economic growth.
menciptakan peluang kerja yang inklusif dan
mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain itu, alokasi dana CSR tahun 2024 senilai Rp2,50       Additionally, the 2024 CSR fund allocation of
miliar, terus dioptimalkan dalam mendukung program           IDR2.50 billion continues to be optimized to
ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial,       support programs in economy, education, health,
budaya, dan keagamaan, lingkungan hidup, serta               infrastructure, social, culture, religion, environment,
hubungan kelembagaan. Sebagai bagian dari                    and institutional relations. As part of our commitment
komitmen terhadap pengembangan SDM, kami                     to human resource development, we have also
juga melaksanakan program beasiswa pendidikan                implemented an educational scholarship program,
yang telah menghasilkan 54 lulusan berbakat di               which has produced 54 talented graduates in various
berbagai bidang sepanjang tahun 2024. Di sektor              disciplines throughout 2024. In the procurement
pengadaan, keterlibatan mitra lokal mencapai                 sector, the involvement of local partners has reached
38,59%, menunjukkan kontribusi aktif TPA dalam               38.59%, demonstrating TPA’s active contribution to
mendorong perekonomian daerah melalui rantai                 driving the regional economy through an inclusive
pasok yang inklusif dan berkelanjutan.                       and sustainable supply chain.

Sementara pada pilar Economic Viability, kami                Meanwhile, under the Economic Viability pillar,
mencatat jumlah TBS yang berhasil diolah sebesar             we recorded a total of 1,381,677 tons of Fresh Fruit
1.381.677 ton, sehingga mampu menghasilkan                   Bunches (FFB) processed, resulting in 324,857 tons
produksi CPO sebesar 324.857 ton serta volume                of Crude Palm Oil (CPO) production and 314,457
penjualan CPO sebesar 314.457 ton sepanjang                  tons of CPO sales volume throughout 2024. Strong
tahun 2024. Kinerja operasional yang solid serta             operational performance and relatively stable CPO
harga CPO yang relatif stabil di tahun 2024                  prices in 2024 contributed to an increase in revenue
mendorong peningkatan perolehan pendapatan                   and net profit by 5.1% and 82.7%, respectively,
dan laba bersih masing-masing sebesar 5,1% dan               compared to the previous year. Additionally, Kernel
82,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain                  Crushing Plant (KCP) operations strengthened
itu, operasional KCP juga mampu memperkuat                   production capacity by producing 6,862 tons of Palm
kapasitas produksi dengan menghasilkan PKE dan               Kernel Expeller (PKE) and 5,262 tons of Crude Palm
CPKO masing-masing sebesar 6.862 ton dan 5.262               Kernel Oil (CPKO). This innovation not only enhances




                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk            23
Page 26
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




ton. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan diversifikasi     value-added product diversification but also boosts
produk yang berorientasi pada nilai tambah,                 TPA’s competitiveness in the industry. With these
tetapi juga mendorong daya saing TPA di industri.           achievements, we continue to demonstrate our
Dengan berbagai pencapaian ini, kami terus                  commitment to creating sustainable economic
menunjukkan komitmen untuk menciptakan nilai                value for all stakeholders while strengthening our
ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku            competitiveness in the palm oil industry.
kepentingan, sekaligus memperkuat daya saing di
industri kelapa sawit.

Berbagai inisiatif keberlanjutan yang dijalankan oleh       TPA’s various sustainability initiatives have yielded
TPA telah membuahkan hasil yang membanggakan,               remarkable results, reaffirming our success in
yang menegaskan keberhasilan TPA dalam                      managing the KSL pillars holistically and responsibly.
pengelolaan pilar-pilar KSL secara holistik dan             Additionally, the 2023 Sustainability Report received
bertanggung jawab. Selain itu, Laporan Keberlanjutan        recognition with the Katadata Award, reflecting
2023 juga mendapat apresiasi dengan diraihnya               TPA’s    transparency     and      accountability   in
Katadata Award, yang mencerminkan transparansi              communicating sustainability performance to
dan akuntabilitas TPA dalam menyampaikan kinerja            stakeholders. In occupational safety, TPA also
keberlanjutan kepada pemangku kepentingan. Di               earned the Zero Accident Award, demonstrating our
bidang keselamatan kerja, TPA juga berhasil meraih          commitment to creating a safe and healthy work
Penghargaan Kecelakaan Nihil, yang menjadi bukti            environment for all employees. These recognitions
atas komitmen kami dalam menciptakan lingkungan             not only serve as a testament to TPA’s dedication
kerja yang aman dan sehat bagi seluruh tenaga               to sustainability practices but also motivate us to
kerja. Pengakuan ini tidak hanya menjadi bukti atas         further enhance ESG initiatives and generate an even
dedikasi TPA terhadap praktik keberlanjutan, tetapi         greater positive impact in the future.
juga memotivasi untuk terus meningkatkan inisiatif
di bidang ESG demi menciptakan dampak positif
yang lebih luas di masa mendatang.



Strategi dan Target 2025:                                   2025 Strategies and Targets:
Penguatan Inisiatif Keberlanjutan                           Strengthening Sustainability Initiatives
untuk Masa Depan Lebih Baik                                 for Better Future

Kami memandang tahun 2025 sebagai momen                     We view 2025 as a pivotal year to continue our
penting untuk melanjutkan perjalanan keberlanjutan          sustainability journey by strengthening sustainability
melalui penguatan inisiatif-inisiatif keberlanjutan         initiatives through innovative and adaptive
yang didukung oleh pendekatan inovatif dan                  approaches. In addressing global challenges,
adaptif. Dalam menghadapi berbagai tantangan                including CPO price fluctuations, labor shortages,
global, termasuk fluktuasi harga CPO, keterbatasan          and      increasing   environmental     sustainability
tenaga      kerja,   dan   tuntutan    keberlanjutan        demands, we have developed proactive strategies
lingkungan, kami telah mengembangkan langkah-               to ensure business resilience. From an environmental
langkah proaktif guna memastikan ketahanan                  perspective, we continue to enhance GHG emission
usaha. Dari sisi lingkungan, kami terus memperkuat          mitigation by implementing modern technologies,
mitigasi emisi GRK melalui penerapan teknologi              such as optimizing Biogas Power Plants (BPP) and
modern, seperti optimalisasi BPP dan KCP sebagai            Kernel Crushing Plants (KCP) as part of our waste
pengembangan strategi dalam pengelolaan limbah              management strategy focused on green energy.
yang berorientasi pada energi hijau, serta rencana          We also plan to install solar panels across our
penggunaan solar panel di unit operasional dan              operational units and expand BPP units to support
penambahan unit BPP untuk mendukung tambahan                additional KCP operations. Furthermore, we are
KCP. Selain itu, kami juga berencana pemanfaatan            exploring photovoltaic technology to provide
teknologi photovoltaic untuk menyediakan pasokan            electricity for employee housing. On the social
listrik di perumahan karyawan. Di sisi sosial, kami         aspect, we are committed to maintaining workforce
berkomitmen menjaga stabilitas tenaga kerja                 stability by keeping employee turnover low, ensuring
dengan tingkat perputaran yang rendah melalui               work facilities meet industry standards, and
penyediaan fasilitas kerja yang sesuai standar serta        continuously developing employee competencies.
pengembangan kompetensi karyawan. Sementara                 Meanwhile, from an economic perspective, we will




  24        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 27
                                                           Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




itu, dari aspek ekonomi, program efisiensi biaya               maintain cost-efficiency programs, productivity
dan peningkatan produktivitas serta optimasi                   improvements, and technological optimization
pemanfaatan teknologi melalui TPTS akan terus                  through TPTS to strengthen TPA’s economic
dijalankan dalam menjaga daya saing ekonomi TPA.               competitiveness.

Keberlanjutan TPA ke depan memiliki prospek                    TPA’s sustainability prospects remain promising,
yang menjanjikan, seiring dengan meningkatnya                  driven by growing global demand for CPO products
permintaan global terhadap produk CPO dan                      and supportive government policies that facilitate
kebijakan pemerintah yang mendukung ekspor                     the export of this key commodity. In response,
komoditas unggulan ini. Terkait hal ini, diversifikasi         product diversification has become a core strategy
produk menjadi salah satu strategi utama untuk                 to generate greater added value. This strategy
menciptakan nilai tambah yang lebih besar. Strategi            will be complemented by a series of initiatives in
ini akan disertai rangkaian inisiatif tahun 2025 lainnya       2025, forming an integral part of our sustainability
sebagai bagian dari roadmap keberlanjutan.                     roadmap.

Kami pun menyadari adanya faktor eksternal,                    We also recognize external factors such as price
seperti fluktuasi harga akibat geopolitik, kebijakan           fluctuations due to geopolitical issues, carbon
perdagangan karbon, serta perkembangan regulasi                trade policies, and regulatory developments that
yang dapat mempengaruhi implementasi strategi.                 may impact strategy implementation. However,
Namun, dengan pendekatan yang terukur dan                      with a measured and responsive approach, we are
responsif, kami optimis TPA dapat menghadapi                   optimistic that TPA can navigate global dynamics
dinamika global dan terus memberikan dampak                    and continue to deliver positive impacts for all
positif bagi seluruh pemangku kepentingan.                     stakeholders.



Penutup                                                        Closing

Sebagai      penutup,  kami    ingin   menegaskan              In conclusion, we would like to reaffirm our strong
kembali komitmen kuat untuk terus berinovasi dan               commitment to continuous innovation and
bertransformasi dalam setiap langkah menuju                    transformation in every step toward sustainability.
keberlanjutan. Dengan mengintegrasikan prinsip                 By integrating circular economy principles and
ekonomi sirkular dan strategi mitigasi perubahan               climate change mitigation strategies, we are
iklim, kami yakin mampu menghadapi tantangan                   confident in our ability to overcome challenges
sekaligus menciptakan dampak positif yang                      while creating tangible positive impacts for our
nyata bagi pemangku kepentingan. Demikian                      stakeholders. Likewise, through close collaboration
pula melalui kerja sama yang erat dan kolaborasi               and strategic partnerships with our partners and all
strategis dengan mitra serta seluruh pemangku                  stakeholders, we believe that the vision for a greener,
kepentingan, kami percaya bahwa visi untuk masa                more sustainable, and competitive future can be
depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berdaya             realized—not just for today, but for generations to
saing dapat diwujudkan. Tidak hanya untuk hari                 come. Together, we are building a clear path toward
ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang.              sustainability with integrity and purpose.
Bersama-sama, kita membangun langkah pasti
menuju keberlanjutan yang berintegritas dan
bermakna.


                            Atas nama Direksi / On behalf of the Board of Directors of
                                         PT Teladan Prima Agro Tbk,




                                              Wishnu Wardhana
                                                  Direktur Utama
                                                 President Director



                                                                            PT Teladan Prima Agro Tbk           25
Page 28
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




PROFIL PERUSAHAAN
  Company Profile

“Sebagai perusahaan agribisnis terkemuka di sektor kelapa sawit, TPA telah berkembang menjadi entitas
yang terus meningkatkan fokus pada penerapan praktik budidaya perkebunan dan pengolahan yang
berkelanjutan. Dengan menerapkan pendekatan ekonomi sirkular, TPA berupaya terus mengembangkan
portofolio bisnis sebagai langkah strategi dalam meningkatkan daya saing di sektor kelapa sawit. Selain
itu, TPA juga senantiasa menempatkan keberlanjutan sebagai prioritas utama dengan memperhatikan
dampak sosial-lingkungan dari kegiatan operasional yang dijalankan. Dengan pendekatan ini, TPA tidak
hanya mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat, tetapi juga berkontribusi positif terhadap tujuan
keberlanjutan global, sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.”

“As a leading agribusiness company in the palm oil sector, TPA has evolved into an entity that continuously
enhances its focus on implementing sustainable plantation cultivation and processing practices.
By adopting a circular economy approach, TPA strives to expand its business portfolio as a strategic step
to increase competitiveness in the palm oil sector. Additionally, TPA consistently prioritizes sustainability
by considering the socio-environmental impacts of its operational activities. Through this approach,
TPA not only supports healthy business growth but also contributes positively to global sustainability goals,
aligning with the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs).”




Sekilas Teladan Prima Agro [C.3.d] [C.4] [C.6] [2-1] [2-6]
Overview of Teladan Prima Agro
PT Teladan Prima Agro Tbk merupakan perusahaan              PT Teladan Prima Agro Tbk is an agribusiness company
agribisnis yang memfokuskan kegiatan bisnis pada            that focuses its business activities on holding company
aktivitas perusahaan holding dan aktivitas konsultasi       operations and other management consulting activities,
manajemen lainnya serta perkebunan kelapa sawit dan         as well as palm oil plantation and processing industries
industri pengolahan kelapa sawit melalui Entitas Anak.      through its subsidiaries. With the vision of becoming a
Dengan Visi menjadi perusahaan agribisnis berkelas          world-class agribusiness company, TPA continuously
dunia, TPA terus berinovasi untuk meningkatkan nilai        innovates to enhance value through sustainable
tambah melalui praktik perkebunan yang berkelanjutan        plantation practices and integrated digital technology.
dan teknologi digital terintegrasi. Komitmen TPA terhadap   TPA’s commitment to operational efficiency is realized
efisiensi operasional diwujudkan melalui penerapan          through the implementation of a precision agriculture
model precision agriculture yang memungkinkan               model, enabling the company to optimize and
perusahaan untuk memanfaatkan sumber daya secara            sustainably utilize resources while ensuring competitive
optimal dan berkelanjutan, sembari memastikan kinerja       business performance in the industry.
bisnis yang kompetitif di tengah persaingan industri.


TPA mengelola lahan perkebunan kelapa sawit seluas          TPA manages 60,515 hectares of palm oil plantations in
60.515 ha di Kalimantan Timur melalui delapan Entitas       East Kalimantan through eight subsidiaries. Its primary
Anak. Produk utama yang dihasilkan TPA adalah minyak        products are crude palm oil (CPO) and palm kernel (PK),
kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (PK), yang menjadi        which are essential components of the global supply
komponen penting dalam rantai pasokan global. TPA           chain. TPA is also expanding into renewable energy
juga mengembangkan bisnis energi terbarukan sebagai         as part of its portfolio diversification through one of its
bagian dari diversifikasi portofolio melalui salah satu     subsidiaries. In line with its strategy to enhance product
Entitas Anak. Sejalan dengan strategi peningkatan nilai     value, TPA has successfully produced CPKO, which
produk, TPA juga telah berhasil memproduksi produk          is expected to increase the company’s value while
turunan dari inti sawit, yakni CPKO, yang diharapkan        strengthening its position in the agribusiness sector.
mampu meningkatkan nilai tambah bagi TPA sekaligus
memperkuat posisinya dalam sektor agribisnis.




   26       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 29
                                                                Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada                            As a company committed to sustainability values,
nilai-nilai keberlanjutan, TPA memastikan bahwa                     TPA ensures that all operational activities comply
seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai dengan                 with its Sustainable Palm Oil Policy (KSL), which
Kebijakan Sawit Lestari (KSL), yang meliputi pilar                  encompasses the pillars of Good Governance,
Good Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial,                Agro-Ecological,    Socio-Territorial, and     Economic
dan Economic Viability. Dengan menjalankan praktik                  Viability. By implementing best practices in governance
terbaik dalam tata kelola dan inovasi berkelanjutan,                and continuous innovation, TPA aims to make a tangible
TPA bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata                     contribution to the environment and surrounding
terhadap lingkungan hidup dan masyarakat sekitar.                   communities. TPA’s focus on sustainability values also
Fokus TPA pada nilai-nilai keberlanjutan juga mendukung             enhances its competitiveness in the global market,
daya saing di tengah persaingan global, memastikan                  ensuring that its palm oil products meet recognized
bahwa produk kelapa sawit yang dihasilkan memenuhi                  quality and sustainability standards.
standar kualitas dan keberlanjutan yang diakui di pasar.


Pada tahun 2024, TPA telah mengoperasikan KCP dan                   In 2024, TPA commenced operations of its Kernel
BPP. Langkah ini merupakan bagian dari strategi TPA                 Crushing Plant (KCP) and Biogas Power Plant (BPP).
untuk memanfaatkan sumber daya yang ada secara                      This initiative is part of TPA’s strategy to utilize available
lebih efektif, memperkuat kinerja operasional, serta                resources more effectively, strengthen operational
meningkatkan daya saing. Operasional KCP akan                       performance, and improve competitiveness. The KCP
memungkinkan TPA untuk memproses inti sawit menjadi                 enables TPA to process palm kernel into high-value
produk bernilai tinggi seperti CPKO, sementara BPP akan             products such as CPKO, while the BPP utilizes palm
memanfaatkan limbah kelapa sawit untuk menghasilkan                 oil waste to generate renewable energy and reduce
energi terbarukan, sekaligus mengurangi emisi GRK.                  greenhouse gas (GHG) emissions. These two projects
Kedua proyek ini mencerminkan komitmen TPA terhadap                 reflect TPA’s commitment to implementing a sustainable
implementasi ekonomi sirkular yang berkelanjutan,                   circular economy, particularly in waste utilization, clean
khususnya dalam hal pemanfaatan limbah, energi                      energy, and environmental impact reduction.
bersih, dan pengurangan dampak lingkungan.

Profil Perseroan [C.2] [C.4] [C.5] [2-1] [2-6] [2-28]
Company Profile

      Nama Perusahaan
      Company Name

      PT Teladan Prima Agro Tbk
      Status Perusahaan                                               Aktivitas Usaha
      Company Status                                                  Line of Business
      Perusahaan Terbuka                                              Aktivitas perusahaan holding dan aktivitas konsultasi
      Public Company                                                  manajemen lainnya, serta perkebunan kelapa sawit dan
                                                                      industri pengolahan kelapa sawit melalui Entitas Anak.
      Wilayah Operasi                                                 Engaging in holding company and other management
      Operational Areas                                               consultancy activities, as well as palm oil plantation and palm
                                                                      oil processing industry through Subsidiaries.
      Provinsi Kalimantan Timur: Kabupaten Berau,
      Kutai Timur, Paser, dan Kutai Kartanegara
      East Kalimantan Province: Berau, East Kutai, Paser, and                 Instagram                          Situs
      Kutai Kartanegara Regencies                                             Instagram                          Website

                                                                      @teladanprimaagro                  www.teladanprima.com
     Kantor Pusat
     Head Office
     Beltway Office Park Tower B Lt. 7
                                                                             E-mail
                                                                             E-mail
     Jl. TB Simatupang No. 41
     Jakarta Selatan                T    : (021) 2960 0300            corsec@teladanprima.com
     DKI Jakarta 12550              F    : (021) 2960 0333

                                                                      Keterlibatan di Asosiasi Industri
     Kantor Cabang                                                    Involvement in Industrial Associations
     Representative Office                                            Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) -
     Jl. Gajah Mada S-4                                               Anggota (melalui TBP, TLN, TPS, dan CAP).
     Samarinda                                                        Association of Indonesian Palm Oil Growers (GAPKI) -
     Kalimantan Timur 75122                                           Member (through TBP, TLN, TPS, and CAP).
     T: (0541) 743 426


                                                                                   PT Teladan Prima Agro Tbk                 27
Page 30
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Skala Operasi [C.3.A] [C.4] [2-6]
Scale of Operations


        Lahan Perkebunan
        Plantation Area
                                          60.515 ha dari / from                15 lokasi kebun / plantations
                                          Profil usia tanaman inti rata-rata
                                          Average plant age of                  15,5 tahun dan tanaman plasma
                                                                                     years and plasma plant   13,5 tahun
                                                                                                                   years



                                             Total Unit                                               Total Kapasitas
        Fasilitas Pengolahan
                                             Total Unit                                               Total Capacity
        Processing Facilities
                                                  Pabrik Kelapa Sawit (PKS)
                                             6    Palm Oil Mills                                      335 ton/jam / tons/hour
                                             1    Kernel Crushing Plant                               100 ton/hari / tons/day
                                             1    Biogas Power Plant                                  1,2     MW




        Volume
        Penjualan
                                 314.457                     40.102                     4.619                       4.588
                                 ton CPO /tons of CPO        ton PK / tons of PK        ton CPKO / tons of CPKO     ton PKE / tons of PKE
        Production
        Volume



        Volume
        Produksi
                                 1.381.677                    324.857                   50.787              6.862             5.262
        Production               ton TBS diolah /             ton CPO /                 ton PK /            ton CPKO /        ton PKE /
        Volume                   tons of FFB processed        tons of CPO               tons of PK          tons of CPKO      tons of PKE




        Total Aset                        Total Liabilitas                         Pendapatan                      Total Karyawan
        Total Assets                      Total Liabilities                        Revenue                         Total Employee

        Rp
           5.664,45                       Rp
                                             2.519,63                              Rp
                                                                                      4.211,48                     11.210
        miliar / billion                  miliar / billion                         miliar / billion                karyawan / personnel




Produk dan Jasa [C.4] [2-6]
Products and Services

                                                     Minyak Kelapa Sawit
                                                          Palm Oil

                TPA membudidayakan tanaman kelapa sawit untuk menghasilkan TBS yang kemudian diolah menjadi
                CPO, PK, dan CPKO. Saat ini, TPA memiliki 15 area perkebunan kelapa sawit yang terintegrasi di 4 kabupaten
                di Kalimantan Timur, yaitu Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan
                Kabupaten Paser. Dengan 6 pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 335 ton TBS per jam dan 18 tangki
                penyimpanan yang dapat menampung hingga 43.500 ton, TPA memproses TBS menjadi produk olahan
                kelapa sawit di wilayah perkebunan.
                Pada 5 November 2024, melalui Entitas Anak TPS, TPA menyelesaikan pembangunan KCP dengan kapasitas
                100 ton per hari. Pencapaian ini memungkinkan TPA mengolah inti sawit menjadi CPKO dan PKE, yang akan
                mendiversifikasi produk dan berkontribusi pada proyeksi peningkatan pendapatan TPA ke depan.

                TPA cultivates oil palm to produce Fresh Fruit Bunches (FFB), which are then processed into Crude Palm Oil
                (CPO), Palm Kernel (PK), and Crude Palm Kernel Oil (CPKO). Currently, TPA operates 15 integrated oil palm
                plantation areas across four regencies in East Kalimantan: Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, and Paser.
                With six palm oil mills (PKS) boasting a total capacity of 335 tons of FFB per hour and 18 storage tanks capable
                of holding up to 43,500 tons, TPA processes FFB into palm oil products directly within the plantation areas.
                On November 5, 2024, through its subsidiary TPS, TPA completed the construction of a Kernel Crushing Plant
                (KCP) with a capacity of 100 tons per day. This achievement enables TPA to process palm kernels into CPKO
                and Palm Kernel Expeller (PKE), diversifying its product offerings and contributing to the company’s projected
                revenue growth in the future.



  28         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 31
                                                                     Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




                                                            Energi Terbarukan
                                                            Renewable Energy

                  Melalui PT Daya Lestari (DL), Perseroan menjalankan usaha yang berdasarkan pada energi terbarukan.
                  Saat ini, Perseroan memanfaatkan limbah berupa cangkang dan fiber dari mesokarp sawit yang akan
                  menghasilkan energi terbarukan berupa biomassa. Energi tersebut selanjutnya diproses oleh DL untuk
                  dimanfaatkan dalam mendukung proses produksi pabrik kelapa sawit. Penggunaan energi yang tidak
                  terserap oleh lini produksi Perseroan kemudian dijual ke PT PLN (Persero) sebagai tenaga listrik lebih (excess
                  power) untuk didistribusikan kepada masyarakat di sekitar perkebunan yang berlokasi di Kecamatan
                  Karangan, Kabupaten Kutai Timur. Perseroan melalui kerja sama strategis dengan Entitas Anak, yaitu DL dan
                  Telen, secara serius melakukan pengembangan bisnis energi terbarukan dengan cara melakukan utilisasi
                  limbah POME dengan membangun pembangkit listrik tenaga biogas (Biogas Power Plant/BPP) di Kabupaten
                  Kutai Timur. BPP ini telah mulai beroperasi dan dapat berkontribusi dalam upaya mitigasi GRK.

                  Through PT Daya Lestari (DL), the Company operates a business based on renewable energy. Currently,
                  the Company utilizes waste materials such as palm kernel shells and mesocarp fiber to generate
                  biomass-based renewable energy. This energy is then processed by DL to support the production processes
                  of the palm oil mills. Any surplus energy not absorbed by the Company’s production lines is sold to
                  PT PLN (Persero) as excess power, which is then distributed to local communities around the plantations in
                  Karangan District, Kutai Timur Regency. Through strategic collaboration with its subsidiaries, DL and Telen,
                  the Company is actively expanding its renewable energy business by utilizing Palm Oil Mill Effluent (POME) to
                  establish a Biogas Power Plant (BPP) in Kutai Timur Regency. This BPP is now operational and contributes to
                  greenhouse gas (GHG) mitigation efforts.



Perkebunan dan Fasilitas Pengolahan [C.3.d]
Plantations and Processing Facilities

                                                                                   Luasan Lahan Perkebunan (ha)
                                                                                     Total Plantation Area (ha)                 Fasilitas
   Entitas
                                             Lokasi                                                                           Pengolahan
    Anak
                                            Location                                                                          Processing
 Subsidiary                                                                           Inti
                                                                                                   Plasma         Total        Facilities
                                                                                    Nucleus

      TBP        Kabupaten Berau, Kalimantan Timur                                      7.776       3.228         11.004
                                                                                                                                   1 PKS
      INK        Berau Regency, East Kalimantan                                         1.407          105          1.512

      TLN                                                                             13.636         2.712        16.348           2 PKS

      SPN        Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur                                2.521         835          3.356               -

     TPS*        East Kutai Regency, East Kalimantan                                   8.076        2.588         10.664           1 PKS

     GSA                                                                               3.700         1.314         5.014               -

                 Kabupaten Paser, Kalimantan Timur
     MJA                                                                               5.076          1.191        6.267           1 PKS
                 Paser Regency, East Kalimantan

                 Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
     CAP                                                                               6.350             -         6.350           1 PKS
                 Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan

                 Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau,
     DL**        Kalimantan Timur                                                           -            -              -              -
                 East Kutai Regency and Berau Regency, East Kalimantan

     Total                                                                           48.542         11.973        60.515          6 PKS

* Fasilitas pengolahan 1 unit KCP dengan kapasitas olah 100 ton / hari dan 1 unit pembangkit listrik BPP dengan kapasitas 1,2 MW. / Processing
   facilities 1 unit KCP with a processing capacity of 100 tons / day and 1 unit BPP with a capacity of 1.2 MW.
** Kegiatan usaha DL bergerak dalam bidang energi terbarukan, yaitu penjualan tenaga listrik lebih (excess power) dari TLN kepada PT PLN
   (Persero), sehingga tidak memiliki lahan perkebunan maupun fasilitas pengolahan. / DL is in the renewable energy sector, selling excess power
   from TLN to PT PLN (Persero), so it has no plantation land or processing facility.




                                                                                           PT Teladan Prima Agro Tbk                    29
Page 32
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                       Total Luasan Kebun Inti dan Plasma
                                         Total Nucleus and Plasma Plantation Area


                                                                            (ha)
                                                                                                             48.608
                                                                                           48.569
                                                                         48.532                                                                  48.542
                                                                                                                               48.524
                                                       48.257
                   48.181            48.181
 47.659




                                                                                                                                        11.973            11.973
                                                                                                    11.953            11.953
                                                                11.923            11.923
                                              11.886
                            11,872
          11.714




     2016             2017              2018              2019              2020              2021              2022              2023              2024


                                                       Inti / Nucleus                      Plasma / Plasma




                                                 Total Kapasitas Olah Pabrik
                                                         Total Processing Capacity


                                                       (ton TBS per jam / tons FFB per hour)



                                                                                                                 335               335               335
                                                                             300               310
                       285               295               295


     210




     2016             2017              2018              2019              2020              2021              2022              2023              2024




30           PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 33
                                        Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




Visi dan Misi [C.1]
Vision and Mission




         VISI Vision


         Menjadi perusahaan agribisnis berkelas dunia.
                 To be a world-class agribusiness company.




         MISI Mission
         Membangun perusahaan agribisnis yang memberikan kualitas
         terbaik dan nilai tinggi melalui inovasi serta berkomitmen
         terhadap seluruh pemangku kepentingan dan lingkungan
         secara berkelanjutan.
         To build an agribusiness company that provides the best quality and high values
         through innovations and is committed to all stakeholders and the environment in
         a sustainable manner.




                                                         PT Teladan Prima Agro Tbk            31
Page 34
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Nilai Perusahaan
Corporate Values

Sejalan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik, perilaku bisnis TPA mengedepankan nilai-nilai
budaya dan harapan untuk mencerminkan perilaku setiap insan TPA di seluruh kegiatan operasional Perseroan
sebagaimana diuraikan berikut.




                                         T                             E                          L
                                    TANGGUH                         EMPATI                     LOYAL
                                     Resilient                    Empathy                       Loyal
                                     Keandalan,                Respek untuk               Setia dan bangga
                                  ketabahan, dan            menjaga hubungan              menjadi Insan TPA
                                  semangat juang             harmonis dengan               dengan dedikasi
                                 pantang menyerah          mengedepankan rasa           terbaik dan semangat
                                  untuk mencapai              kemanusiaan.                  kekeluargaan.
                                    keberhasilan.

                                     Reliability,                 Respect to keep        Loyal and proud TPA
                                 perseverance, and                  harmonious           personnel with best
                                never give up spirit to           relationships by         dedication and
                                  achieve success.             prioritizing humanity.        family spirit.



                                                           •    Respek
                               • Percaya Diri              •    Peduli                  • Dedikasi
            Perilaku           • Gigih                     •    Harmonis                • Kerja Sama
              Kunci            • Profesional               •    Humanis                 • Kekeluargaan

               Core            • Confident
                               • Persistent
                                                           •
                                                           •
                                                                Respect
                                                                Care
                                                                                        • Dedication
                                                                                        • Collaboration
            Conduct            • Professional              •    Harmonious              • Kinship
                                                           •    Humanist




Internalisasi budaya perusahaan secara intensif dalam berbagai kesempatan dilakukan agar setiap insan TPA
memahami, menghayati, dan kemudian mengimplementasikan nilai-nilai TPA dalam setiap aktivitas profesinya.




  32       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 35
                                                      Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




In line with the implementation of good corporate governance, TPA’s business conduct puts forth corporate
values and expectations to reflect the behavior of every TPA employee in all Company’s operational activities
as described below.




         A                           D                               A                           N
      AMANAH                      DISIPLIN                       ADAPTIF                   KOMPETEN
       Reliable                  Discipline                      Adaptive                  Competent
 Amanah Bertanggung           Melakukan segala             Mengelola perubahan               Kecakapan
       jawab atas               sesuatu sesuai              secara proaktif dan          melakukan pekerjaan
   kepercayaan yang             dengan aturan                bijaksana melalui             serta semangat
 diberikan perusahaan          dan norma yang                   inovasi untuk            dalam belajar untuk
   dengan keyakinan          berlaku serta menjadi         mendapatkan solusi.           menjadi pribadi yang
     dan integritas.         panutan (role model).                                             unggul.

     Responsible for           Do anything in line         Proactively and wisely          Skillful in working
    the trust given by        with applicable rules        managing the change           and eager to learn to
   the company with            and norms and be            through innovation for        become an excellent
     confidence and                role model.                    solution.                      person.
         integrity.


                                                          •   Proaktif                  • Semangat Belajar
                             • Komitmen
 • Bertanggung jawab                                      •   Kreatif dan Inovatif      • Unggul
                             • Taat Aturan/Patuh
 • Bertakwa                                               •   Bijaksana                 • Berorientasi pada
                             • Tegas
 • Integritas                                             •   Solutif                     Proses dan Hasil
                             • Commitment
 • Responsible                                            •   Proactive                 • Eager to learn
                             • Rules Compliant/
 • Fear of God                                            •   Creative and Innovative   • Excellence
                               Submissive
 • Integrity                                              •   Wise                      • Process and Result
                             • Assertive
                                                          •   Give Solutions              Oriented




Intensive internalization of corporate culture on various occasions is carried out so that every TPA personnel
understands, lives, and then implements TPA values in every professional activity that they engage in.




                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk            33
Page 36
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Susunan Kepemilikan [C.3.c] [2-1]
Ownership Structure

Perseroan merupakan badan usaha yang didirikan                  The Company is a business entity established
berdasarkan Akta Notaris No. 22 tanggal 10 Mei 2004             based on Notarial Deed No. 22 dated 10 May 2004
yang dibuat di hadapan Notaris Nila Noordjasmani                made before the Notary Nila Noordjasmani Soeyasa
Soeyasa Besar, SH, notaris pengganti dari Imas                  Besar, SH, acting notary of Imas Fatimah, SH,
Fatimah, SH, dan telah disahkan oleh Keputusan                  and has been ratified by Minister of Justice of
Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat              the Republic of Indonesia under the Decree
Keputusan No. C-12966.HT.01.01.TH.2004 tanggal                  No. C-12966.HT.01.01.TH.2004 dated 24 May 2004 and
24 Mei 2004 dan Anggaran Dasar Perseroan telah                  the Company’s Articles of Associations have been
beberapa kali diubah dan perubahan terakhirnya                  amended several times and the latest as contained
sebagaimana terdapat dalam Akta Pernyataan                      in Deed of Statement of Shareholders Resolutions on
Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran                     Amendment to the Articles of Association No. 6 dated
Dasar No. 6 tanggal 11 Mei 2022, dibuat di hadapan              11 May 2022, made before Jose Dima Satria SH, MKn,
Jose Dima Satria SH, MKn, notaris di Jakarta Selatan,           a notary in South Jakarta, and has obtained approval
dan telah memperoleh persetujuan Kementerian                    from the Ministry of Law and Human Rights under the
Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat                 Decree No. AHU-AH.01.03-0241623 dated 25 May 2022.
Keputusannya No. AHU-AH.01.03-0241623 tanggal
25 Mei 2022.



                        Susunan Pemegang Saham per 31 Desember 2024
                                 Structure of Shareholders on 31 December 2024




              7,50%
            0,004%
               0,17%                                                                                   59,88%


             16,22%


             16,22%




       PT Teladan Resources             Wiwoho Basuki Tjokronegoro

       Ahmad Gunung                     Dewan Komisaris dan Direksi / Board of Commissioners and Board of Directors

       Wishnu Wardhana                  Masyarakat / Public




  34        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 37
                                                Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




Struktur Bisnis Grup [2-2]
Group Business Structure

                                                                       Dewan Komisaris
                                                                          dan Direksi
                                                                                              Masyarakat
  PT Teladan            Ahmad        Wishnu           Wiwoho Basuki        Board of
                                                                                                Public
  Resources             Gunung      Wardhana          Tjokronegoro      Commissioners
                                                                         and Board of
                                                                           Directors

   59,88%               16,22%       16,22%              0,17%             0,004%               7,50%




                                   PT Teladan Prima Agro Tbk




  TBP           INK         TLN     SPN         TPS          GSA          MJA          CAP           DL


 99,99%        99,99%     99,99%   99,99%      99,99%       99,99%      99,99%       99,99%       99,92%




                                                                   PT Teladan Prima Agro Tbk         35
Page 38
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Profil Karyawan [C.3.b] [2-7]
Workforce Profile




        Komposisi Karyawan berdasarkan Status
        Workforce Composition by Status

                   563
                                                                                                  2023      2022

                                                           Karyawan Tetap / Permanent Employee    10.262    9.158

                     2024                                  Karyawan Kontrak / Contract Employee    1.097     1.794

                      Total              10.647
                                                           Total                                  11.359   10.952
                     11.210




        Komposisi Karyawan berdasarkan Kelompok Usia
        Workforce Composition by Age Group

                      148
                              1.329                                                               2023      2022
           2.126
                                                           18 – 24 Tahun / Years                   1.797    1.677

                                                           25 – 34 Tahun / Years                  3.784    3.845
                     2024
                                                           35 – 44 Tahun / Years                  3.879    3.625
                      Total              3.745
                     11.210                                45 – 54 Tahun / Years                   1.837    1.738

                                                           ≥55 Tahun / Years                         62        67
       3.862                                               Total                                  11.359   10.952




        Komposisi Karyawan berdasarkan Jenjang Pendidikan
        Workforce Composition by Education

                       24 459
                                                                                                  2023      2022
                             156
                                                           S2 / Master Degree                        25        22
                                      2.294
                                                           S1 / Bachelor Degree                     419      376
   8.277             2024
                                                           Diploma                                  137       120
                      Total
                     11.210                                SMP/SMA / Middle School/High School    2.079      1.718

                                                           SD/TK / Primary School or Lower        8.699     8.716

                                                           Total                                  11.359   10.952




 36         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 39
                                          Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




    Komposisi Karyawan berdasarkan Jenis Kelamin
    Workforce Composition by Gender


                                                                                 2023        2022
  2.297
                                              Pria / Male                         8.994       8.421

             2024                             Wanita / Female                     2.365       2.531

              Total          8.913
                                              Total                              11.359     10.952
             11.210




    Komposisi Karyawan berdasarkan Jenjang Jabatan
    Workforce Composition by Position Level

             12 77 86 309
                                                                                 2023        2022

                                              Executive Level                         12          6

                                              Senior Level                           74          73
              2024
                                              Middle Level                           74          73
               Total
              11.210                          Entry Level                           295         277

                                              Workers                            10.904      10.523
10.726
                                              Total                               11.359     10.952




                                                                PT Teladan Prima Agro Tbk       37
Page 40
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




           Komposisi Karyawan berdasarkan Lokasi
           Workforce Composition by Location


           Kantor / Office

                                                                                                       2023       2022

                                                          Kantor Pusat / Head Office                    165        150

                                                          Kantor Perwakilan / Representative Office      101       99

     104               2024               176




           Kebun / Plantation
               1.051
                                   2.142                                                               2023       2022
      1.032
                                                          Area Berau / Berau Area                       2.175     2.123

                                                          Area Kutai Timur / East Kutai Area           6.028     6.033

                       2024                               Area Kutai Kartanegara /
                                                          Kutai Kartanegara Area
                                                                                                       1.005       885

                                                          Area Paser / Paser Area                      1.086       923
                                          5.918




           Pabrik / Mills

              106
                                    167                                                                2023       2022

                                                          Area Berau / Berau Area                       159        162

                                                          Area Kutai Timur / East Kutai Area            422       376
     117
                       2024                               Area Kutai Kartanegara /
                                                          Kutai Kartanegara Area
                                                                                                         119       116

                                                          Area Paser / Paser Area                        99        85
                                          397




                       Total                              Total                                       11.359    10.952
                       11.210




38          PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 41
                                                                    Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




            Komposisi Karyawan berdasarkan Perusahaan
            Workforce Composition by Subsidiary


                                                                                                                     2023          2022

                                                                     TPA                                               19            18

                             19                                      TBP                                             2.141        2.075
                1.162                    2.090
                                                                     INK                                             270            277
       1.170
                                                                     TLN                                            3.128         2.937
                         2024                   299
                                                                     SPN                                             533            513
      870                  Total
                                                                     TPS                                           2.039           2.172
                          11.210
                                                                     GSA                                             896           929
                                              3.090
        1.967                                                        MJA                                             1.198        1.022

                                                                     CAP                                             1.135        1.009
                         543
                                                                     DL                                                 -             -

                                                                     Total                                         11.359        10.952




Catatan / Note:
Total karyawan dihitung berdasarkan total individu yang berstatus bekerja di Perseroan per 31 Desember untuk masing-masing periode
(tahun) pelaporan. Seluruh karyawan Perseroan bekerja secara purnawaktu. / Total workforce is calculated based on the total individuals with
working status at the Company on 31 December for each of the reporting period (year). All Company employees are working full-time.




Tenaga Kerja yang Bukan Pekerja Langsung [2-8]
Indirect Workforce

TPA juga memiliki tenaga kerja yang bukan                                  TPA also employs an indirect workforce, such as
merupakan pekerja langsung, seperti pekerja                                supplier workers who operate under agreed-
pemasok yang bekerja berdasarkan kontrak atau                              upon contracts or procedures. However, in this
prosedur yang telah disepakati. Namun demikian,                            Sustainability Report, the Company has not included
dalam Laporan Keberlanjutan ini Perseroan belum                            the total number of indirect workers due to the
menyertakan total tenaga kerja yang bukan pekerja                          dynamic nature of their movement.
langsung, mengingat dinamisnya total pergerakan
di antara mereka.




                                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk                   39
Page 42
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




STRATEGI KEBERLANJUTAN                                           [A.1]


  Sustainability Strategy



              “TPA menempatkan strategi keberlanjutan sebagai pilar utama dalam menjalankan
              operasional dan pertumbuhan bisnis. Keberlanjutan bukan hanya menjadi tuntutan industri,
              tetapi juga merupakan bagian integral dari komitmen TPA untuk menciptakan dampak
              positif jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.
              Dengan memadukan 4 pilar KSL, yaitu Good Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial,
              dan Economic Viability, TPA berkomitmen untuk mengintegrasikan ekonomi sirkular,
              efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta inisiatif sosial-ekologis lainnya yang bertujuan
              untuk menjaga keseimbangan antara keuntungan bisnis serta tanggung jawab sosial dan
              lingkungan.”

              “TPA places sustainability strategy as a core pillar in its operations and business growth.
              Sustainability is not only an industry requirement but also an integral part of TPA’s commitment
              to creating long-term positive impacts on the environment, society, and stakeholders.
              By integrating the four pillars of KSL—Good Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial,
              and Economic Viability—TPA is committed to embedding circular economy principles, energy
              efficiency, waste management, and other socio-ecological initiatives that balance business
              profitability with social and environmental responsibility.”




Pilar Keberlanjutan
Sustainability Pillars

Kami berkomitmen untuk menjalankan operasi bisnis          We are committed to conducting business operations
yang mempertimbangkan dampak positif bagi                  that consider long-term environmental, social, and
lingkungan, sosial, dan ekonomi jangka panjang.            economic impacts. In all operational activities, TPA
Dalam setiap kegiatan operasional, TPA senantiasa          consistently implements sustainability practices,
menerapkan praktik keberlanjutan yang meliputi             including responsible plantation management,
manajemen perkebunan yang bertanggung jawab,               environmentally friendly technology adoption,
penggunaan teknologi ramah lingkungan, serta               and active community engagement. Through this
pelibatan aktif masyarakat lokal. Melalui pendekatan       approach, we aim to minimize the negative impacts
ini, kami berupaya untuk meminimalkan dampak               of TPA’s operations while contributing positively to
negatif dari operasional TPA dan memberikan                environmental conservation. Additionally, product
kontribusi positif bagi kelestarian lingkungan. Di         traceability is a crucial part of our policy to ensure
samping itu, ketertelusuran produk menjadi bagian          that the entire supply chain operates according to the
penting dari kebijakan kami untuk memastikan               sustainability standards set by TPA.
bahwa seluruh rantai pasokan beroperasi sesuai
dengan standar keberlanjutan yang TPA tetapkan.

Strategi keberlanjutan TPA juga didasarkan pada            TPA’s sustainability strategy is also based on
prinsip keterbukaan terhadap masukan dari para             openness to feedback from stakeholders, particularly
pemangku kepentingan, khususnya masyarakat                 communities affected by operational activities.
yang terdampak oleh kegiatan operasional. Kami             We proactively listen and respond to all feedback
secara proaktif mendengarkan dan merespons                 with the goal of balancing business interests and




  40       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 43
                                                           Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




setiap masukan yang diberikan, dengan tujuan                     social responsibility. Through sustainability-focused
menciptakan keseimbangan antara kepentingan                      policies, TPA aims not only to achieve business
bisnis dan tanggung jawab sosial. Melalui kebijakan              growth but also to contribute to the well-being of
yang berfokus pada keberlanjutan, TPA berupaya                   local communities and long-term environmental
tidak hanya mencapai pertumbuhan bisnis, tetapi                  preservation. The overall impact of TPA’s operations
juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat                 on the surrounding environmental, social, and
lokal dan pelestarian lingkungan dalam jangka                    economic conditions is outlined as follows.
panjang. Secara umum, dampak dari operasional
TPA terhadap kondisi lingkungan hidup, sosial, dan
ekonomi sekitar diuraikan sebagai berikut.


Dampak Operasi Bisnis TPA
Impact of TPA’s Business Operations

                                                           •   Peningkatan Erosi                 •   Increased Erosion
              Geologi, Fisika, dan Kimia                   •   Potensi Banjir                    •   Flood Potential
              Geology, Physics, and Chemical               •   Emisi Gas Rumah Kaca              •   Greenhouse Gas Emissions
                                                           •   Perubahan Kualitas Udara, Air,    •   Changes in the Quality of Air,
                                                               dan Tanah                             Water, and Soil Quality



                                                           •   Perubahan Vegetasi                •   Changes in Vegetation
              Biologi
                                                           •   Perubahan Komposisi               •   Changes in Biodiversity
              Biological                                       Keanekaragaman Hayati                 Composition



                                                           •   Peningkatan Taraf Ekonomi         •   Improvement of the Local
              Sosial, Ekonomi, dan Budaya                      Masyarakat Lokal                      Community’s Economic Standards
              Social, Economic, and Culture                •   Peningkatan Kesempatan Kerja      •   Increased Employment
                                                                                                     Opportunities
                                                           •   Peningkatan Kesempatan            •   Expanded Business Opportunities
                                                               Berusaha
                                                           •   Tumbuhnya Kantong-Kantong         •   Emergence of New Economic
                                                               Ekonomi Baru                          Hubs
                                                           •   Interaksi Sosial Budaya           •   Socio-Cultural Interactions
                                                           •   Peningkatan Nilai Ekonomi Lahan   •   Increased Economic Value of Land



Dampak operasional TPA terhadap berbagai aspek                   The impact of TPA’s operations on various
keberlanjutan dianalisis secara mendalam dan                     sustainability aspects is analyzed in-depth and
dikelompokkan berdasarkan relevansi dan tingkat                  categorized based on relevance and materiality
materialitasnya. Hasil dari analisis ini kemudian                levels. The results of this analysis are then structured
dikelompokkan ke dalam empat pilar-pilar                         into four sustainability pillars, which serve as the
keberlanjutan yang menjadi fondasi bagi TPA dalam                foundation for TPA in formulating and implementing
menyusun serta mengimplementasikan strategi                      its sustainability strategy. These pillars reflect TPA’s
keberlanjutan. Pilar-pilar tersebut mencerminkan                 strategic priorities in maintaining a balance between
prioritas strategis TPA dalam menjaga keseimbangan               governance, environmental, social, and economic
antara kepentingan tata kelola, lingkungan, sosial,              interests, ensuring that every policy and action aligns
maupun ekonom, sehingga setiap kebijakan dan                     with TPA’s long-term objectives and contributions to
tindakan yang diambil sejalan dengan tujuan                      sustainability.
jangka panjang TPA dan kontribusinya terhadap
keberlanjutan.

Melalui pendekatan ini, TPA dapat mengidentifikasi               By adopting this approach, TPA can pinpoint
isu-isu yang paling relevan dan material, baik dari sisi         the most significant and material issues across
tata kelola, lingkungan, sosial, maupun ekonomi, serta           governance, environmental, social, and economic
peluang untuk meningkatkan nilai tambah bisnis                   dimensions, while also identifying opportunities
secara berkelanjutan. Pilar-pilar ini membantu TPA               to sustainably enhance business value. These
dalam merumuskan langkah-langkah operasional                     pillars serve as a framework for TPA to develop
yang lebih efektif dan terarah, memastikan bahwa                 more precise and effective operational strategies,
setiap kegiatan bisnis yang dilakukan membawa                    ensuring that every business activity delivers positive
manfaat positif bagi pemangku kepentingan dan                    impacts for stakeholders while staying aligned with
tetap sesuai dengan komitmen keberlanjutan.                      its sustainability commitments. The four pillars are
Keempat pilar tersebut terangkum dalam Kebijakan                 encapsulated in the Sustainable Palm Oil Policy,
Sawit Lestari sebagaimana diuraikan berikut.                     as detailed below.

                                                                                 PT Teladan Prima Agro Tbk                      41
Page 44
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Pilar Kebijakan Sawit Lestari (KSL)
Sustainable Palm Oil Policies (KSL) Pillar




                                                   Sustainability




                       Good                   Agro-                 Socio-                     Economic
                    Governance              Ecological             Territorial                  Viability

                                Kebijakan Sawit Lestari / Sustainable Palm Oil Policies




   Good Governance                 Agro-Ecological                Socio-Territorial                 Economic Viability


 Kinerja keberlanjutan unggul    Perseroan memperhatikan          Perseroan membangun                Perseroan menciptakan
  yang dibangun Perseroan           dampak dari praktik         dan memelihara nilai sosial            nilai ekonomi yang
  dilandasi oleh prinsip tata        agribisnis di setiap       yang bermanfaat bagi para              berkelanjutan pada
   kelola dan perilaku yang      wilayah operasi terhadap         pemangku kepentingan,            seluruh kegiatan bisnisnya
    sesuai dengan praktik       ketersediaan sumber daya          mencakup pemenuhan                 dengan mengupayakan
    bisnis yang sehat dan       alam, kondisi ekologis, serta     hak-hak karyawan dan              keunggulan di sepanjang
   patuh kepada peraturan          pemenuhan hak asasi           kebutuhan masyarakat di                  rantai nilainya.
 perundang-undangan yang        manusia dan mengelolanya          sekitar wilayah operasi.
            berlaku.            secara bertanggung jawab.

   The Company’s excellent             The Company is            The Company builds and            The Company is generating
  sustainability performance    considerate of the impact       maintains beneficial social           sustainable economic
 is anchored on governance       of agribusiness practices      values for the stakeholders,        value in all of its business
 principles and behavior that    in each operational area          including fulfilling the          activities by striving for
       aligns with sound            on natural resources            employee rights and             excellence along its value
    business practices and         availability, ecological           the needs of the                         chain.
 compliance with applicable       conditions, and human         surrounding communities.
     laws and regulations.          rights fulfillment and
                                manages them responsibly.



Keempat pilar keberlanjutan tersebut juga menjadi               These four sustainability pillars serve as the
landasan utama bagi kami dalam menerapkan                       fundamental framework for TPA’s commitment to
pengelolaan bisnis yang bertanggung jawab                       responsible and sustainable business management,
dan berkelanjutan, meskipun dihadapkan pada                     despite the increasing complexity and diversity of
tantangan bisnis yang semakin kompleks dan                      challenges in the industry. They provide strategic
beragam. Pilar-pilar ini memandu kami untuk                     guidance to ensure that all operational activities
tetap konsisten menjalankan operasional yang                    remain aligned with sustainability principles across
sejalan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan, meski             every stage of the business. By adhering to these
menghadapi berbagai tantangan di setiap tahapan                 pillars, TPA is well-positioned to adapt to evolving
bisnis. Kami meyakini bahwa dengan memegang                     challenges and respond effectively over the short,
teguh pilar-pilar ini, TPA mampu beradaptasi dan                medium, and long term.
merespons tantangan yang datang, baik dalam
jangka pendek, menengah, maupun panjang.

Secara garis besar, tantangan yang dihadapi                     Broadly, the challenges faced by TPA include industry
mencakup dinamika industri, perubahan regulasi,                 dynamics, regulatory changes, commodity price
fluktuasi  harga    komoditas,    dan   ekspektasi              fluctuations, and increasing stakeholder expectations
pemangku kepentingan yang semakin tinggi terkait                regarding sustainability. A comprehensive overview
keberlanjutan. Lebih lengkap tantangan-tantangan                of these challenges is outlined below.
tersebut dapat kami uraikan sebagai berikut.




  42        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 45
                                                              Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




Tantangan Terhadap Keberlanjutan Bisnis TPA [E.5]
TPA’s Business Challenges Sustainability

     Pilar KSL             Jangka Pendek                    Jangka Menengah                       Jangka Panjang
     KSL Pillar              Short-term                       Medium-term                           Long-term

                      Implementasi Nilai-Nilai      Pengelolaan Keterbukaan dan          Pemenuhan Standar Keberlanjutan
                      Perusahaan.                   Ketertelusuran Rantai Pasok.         yang Semakin Kompleks.
                      Implementation of             Supply Chain Transparency and        Complying with More Complex
 Good Governance      Corporate Values.             Traceability Management.             Sustainability Standards.
                      •   Pengelolaan Areal         •   Kampanye Negatif Anti-Sawit.     Perubahan Iklim (El Nino & La Nina)
                          Konservasi.               •   Perubahan Landskap di Sekitar    dan Emisi GRK.
                      •   Standar Perhitungan           Unit Operasional.                Climate Change (El Nino & La Nina)
                          carbon foot print         •   Perubahan Iklim (El Nino & La    and GHG Emissions.
                          yang masih belum              Nina).
                          terkonsolidasi dan        •   Negative Campaign of Anti-Palm
                          “mature”.                     Oil.
  Agro-Ecological     •   Management of             •   Landscape Changes Around
                          Conservation Areas.           Operational Units.
                      •   Carbon footprint          •   Climate Change (El Nino & La
                          Calculation Standards         Nina).
                          still unconsolidated
                          and “immature’
                      Keterbatasan Tenaga           Kenaikan Standar Upah Minimum.       Fasilitas dan Manfaat Berkompetisi
                      Kerja Terampil.               Increase Minimum Wage Standard.      dengan Perusahaan Lain.
                      Limited Availability of                                            Facilities and Benefits of
 Socio-Territorial    Skillful Labor.                                                    Competing with Other Companies.
                      •   Kenaikan Biaya            Kebijakan Geopolitik Dunia.          •   Kompetisi Pasar dengan Minyak
                          Operasional.              World Geopolitical Policy.               Nabati Lainnya.
                      •   Volatilitas Harga CPO                                          •   Umur Tanaman yang Semakin
                          Dunia.                                                             Menua, Terutama pada Kategori
                      •   Increase of                                                        Prime Production, Memerlukan
                          Operational Cost.                                                  Terobosan atau Inovasi Terapan
                      •   Volatility of World CPO                                            untuk Menjaga Keberlanjutan
                          Price.                                                             Produktivitas Secara
                                                                                             Berkesinambungan.
                                                                                         •   Market Competitions with Other
 Economic Viability                                                                          Vegetable Oil.
                                                                                         •   The aging plants, particularly
                                                                                             those categorized as
                                                                                             Prime Production, requires
                                                                                             Breakthrough or Applied
                                                                                             innovation to keep the
                                                                                             sustainability of a continuous
                                                                                             production.



Guna menghadapi tantangan tersebut, sekaligus                      To address these challenges while mitigating
memitigasi dampak potensial, Perseroan telah                       potential impacts, the Company has developed a
merumuskan suatu strategi keberlanjutan yang                       comprehensive sustainability strategy based on
komprehensif yang berlandaskan pada keempat                        the four key pillars. This strategy is encapsulated
pilar tersebut. Strategi ini dirangkum sebagai                     in the Sustainable Palm Oil Policy, which is further
Kebijakan Sawit Lestari, yang dijelaskan pada bagian               elaborated in the following section.
selanjutnya.

Langkah-langkah Perseroan untuk memitigasi                         The Company’s measures to mitigate the negative
dampak negatif yang timbul dari operasi bisnisnya                  impacts arising from its business operations are
dijelaskan pada bagian Manajemen Risiko dalam                      detailed in the Risk Management section within the
bab Tata Kelola Keberlanjutan.                                     Sustainable Governance chapter.




                                                                                  PT Teladan Prima Agro Tbk           43
Page 46
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Kebijakan Sawit Lestari: Landasan Strategi Keberlanjutan
Sustainable Palm Oil Policy: The Foundation of a Sustainability Strategy


Kebijakan Sawit Lestari (KSL) menjadi pedoman                 The Sustainable Palm Oil Policy (KSL) serves as TPA’s
utama bagi TPA untuk menjalankan kegiatan                     primary framework for ensuring that its operational
operasional yang berkelanjutan dalam rangka                   activities adhere to sustainability principles,
memastikan bahwa produksi kelapa sawit tidak                  guaranteeing that palm oil production is not only
hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi                     economically viable but also contributes positively
juga berdampak positif pada lingkungan hidup dan              to the environment and surrounding communities.
masyarakat sekitarnya. KSL TPA memuat 11 butir                The KSL outlines 11 key policies, each supporting one
kebijakan yang masing-masing mendukung salah                  of the four sustainability pillars.
satu pilar keberlanjutan.

Penerapan KSL secara konsisten dan komprehensif               The consistent and comprehensive implementation
juga menjadi upaya kami dalam mendorong                       of the KSL also reflects TPA’s commitment to
upaya pemerintah dan masyarakat global untuk                  supporting both government and global efforts
merealisasikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan            in achieving the 17 United Nations Sustainable
(Sustainable Development Goals/SDGs) yang diinisiasi          Development Goals (SDGs). The alignment between
oleh PBB. Keterkaitan antara KSL TPA terhadap agenda          TPA’s KSL and the SDG agenda is detailed as follows.
SDGs diuraikan sebagai berikut.


Korelasi Kebijakan Sawit Lestari dengan SDGs
Correlation of Sustainable Palm Oil Policies to SDGs

                                                  Good Governance

KSL                                                                        SDGs
Menjalankan usaha perkebunan dengan mematuhi peraturan
pemerintah dan berupaya memenuhi serta melampaui standar
keberlanjutan yang relevan.
Operating plantation businesses in full compliance with government
regulations while striving to meet and exceed relevant sustainability
standards.
Berkomitmen kuat dalam membangun perilaku bisnis yang jujur
dan berintegritas berlandaskan etika melalui prinsip Tata Kelola
Perusahaan yang baik. Mencegah dan memberantas tindak pidana
korupsi, penyuapan, dan pencucian uang dengan menekankan prinsip
transparansi serta akuntabilitas dalam seluruh kegiatan Perusahaan.
Firmly committed to fostering honest and ethical business conduct based
on Good Corporate Governance principles. Preventing and combating
corruption, bribery, and money laundering by emphasizing transparency
and accountability in all company activities.


                                                   Agro-Ecological
KSL                                                                        SDGs
Tidak melakukan pengembangan baru di areal hutan Stok Karbon
Tinggi, kawasan gambut, serta mengelola areal kerja yang memiliki Nilai
Konservasi Tinggi, dan menerapkan praktik Tanpa Bakar dalam kegiatan
Perusahaan.
Refraining from new development in High Carbon Stock (HCS) forest areas
and peatlands, while ensuring the responsible management of areas with
High Conservation Value (HCV). Additionally, implementing a No-Burning
policy in all company activities.
Menerapkan efisiensi penggunaan sumber daya dalam kegiatan
Perusahaan; menjaga dan mengelola sumber air dan tanah;
meningkatkan kemampuan pengelolaan limbah serta meminimalkan
penggunaan bahan kimia; dan secara bertahap mengurangi emisi Gas
Rumah Kaca.
Implementing resource efficiency in company operations; conserving
and managing water and soil resources; enhancing waste management
capabilities and minimizing the use of chemicals; and gradually reducing
greenhouse gas emissions.




  44       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 47
                                                              Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




                                                       Socio-Territorial
KSL                                                                               SDGs
Menghormati dan melindungi Hak Asasi Manusia (tidak mentoleransi
adanya diskriminasi suku, agama, ras, kebangsaan, gender, kondisi fisik,
status sosial, serta pandangan politik); pemenuhan hak anak, perlindungan
dan larangan mempekerjakan anak; melarang segala bentuk kerja
paksa, intimidasi dan kekerasan, pelecehan seksual serta melindungi hak
reproduksi kaum perempuan.
Respecting and protecting Human Rights by ensuring zero tolerance
for discrimination based on ethnicity, religion, race, nationality,
gender, physical condition, social status, or political views; upholding
children’s rights, prohibiting child labor; banning all forms of forced labor,
intimidation, violence, and sexual harassment; and safeguarding women’s
reproductive rights.
Memberikan kompensasi kerja yang layak dan jaminan sosial
ketenagakerjaan, berkomitmen dalam memberikan pelatihan dan
pengembangan karyawan, serta memastikan kesetaraan peluang dan
perlakuan bagi para karyawan tanpa diskriminasi.
Providing fair compensation and social security benefits, committing to
employee training and development, and ensuring equal opportunities
and treatment for all employees without discrimination.




Memberi kebebasan dan/atau memfasilitasi kegiatan berserikat,
menghormati hak berunding secara kolektif, dan mendorong
terbentuknya koperasi.
Providing freedom and/or facilitating union activities, respecting the right to
collective bargaining, and encouraging the establishment of cooperatives.
Menerapkan Standar Kesehatan Keselamatan Kerja yang didukung oleh
Tata Kelola, sumber daya manusia, serta pemenuhan terhadap seluruh
sarana dan prasarana yang menunjang guna menciptakan lingkungan
kerja yang aman dan nyaman.
Implementing Occupational Health and Safety Standards supported by
governance, human resources, and the provision of all necessary facilities
and infrastructure to create a safe and comfortable working environment.
Melaksanakan Tanggung Jawab Sosial yang berorientasi pada pencapaian
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, menghormati hak masyarakat serta
kearifan lokal, serta membangun hubungan yang harmonis dengan
seluruh pemangku kepentingan.
Implementing Social Responsibility initiatives oriented towards achieving
the Sustainable Development Goals, respecting community rights and
local wisdom, and fostering harmonious relationships with all stakeholders.


                                                      Economic Viability
KSL                                                                               SDGs
Melibatkan serta memfasilitasi petani dan komunitas lokal ke dalam
rantai pasokan Perusahaan dengan berlandaskan asas inklusivitas dan
ketertelusuran serta memberikan dorongan dan pengarahan untuk
menerapkan praktik usaha yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Engaging and facilitating farmers and local communities within the
Company’s supply chain based on the principles of inclusivity and
traceability, while providing support and guidance to adopt responsible
and sustainable business practices.
Memperoleh hasil usaha yang optimal dengan menerapkan praktik
terbaik dan perbaikan berkesinambungan yang berwawasan lingkungan
di dalam seluruh proses kerja budidaya tanaman, proses produksi, dan
pengolahan hasil.
Achieving optimal business outcomes by implementing best practices and
continuous improvements with an environmentally conscious approach
across all stages of plantation cultivation, production processes, and
product processing.




                                                                                   PT Teladan Prima Agro Tbk       45
Page 48
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Roadmap ESG
ESG Roadmap

Sebagai bagian dari komitmen TPA untuk                     As part of TPA’s commitment to implementing
menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan               sustainable and responsible business practices, we
dan bertanggung jawab, kami telah menyusun                 have developed a comprehensive ESG roadmap to
roadmap ESG yang komprehensif untuk mendukung              support the achievement of long-term sustainability
pencapaian target keberlanjutan jangka panjang             targets through 2030. This roadmap is designed to
hingga tahun 2030. Roadmap ini dirancang untuk             guide TPA’s strategic initiatives in strengthening
mengarahkan langkah-langkah strategis TPA                  sustainability pillars, aligning with global standards
dalam memperkuat pilar-pilar keberlanjutan,                and stakeholder expectations.
sejalan dengan standar global dan harapan para
pemangku kepentingan.

Salah satu fokus utama roadmap ini adalah reduksi          A key focus of this roadmap is emissions reduction as
emisi sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan         part of climate change mitigation and greenhouse
iklim dan reduksi emisi GRK. Melalui pemanfaatan           gas (GHG) emission reduction efforts. By utilizing
limbah sebagai sumber energi hijau, pemanfaatan            waste as a source of green energy, adopting solar
solar panel, dan mengadopsi prinsip ekonomi                panels, and embracing circular economy principles,
sirkular, TPA menargetkan pengurangan emisi                TPA aims to achieve progressive emission reductions
secara progresif ke depan. Selain itu, roadmap ini         in the coming years. Additionally, the roadmap
juga menyoroti pentingnya aspek keselamatan dan            underscores the importance of occupational health
kesehatan kerja. Penurunan angka kecelakaan kerja          and safety, with a strategic priority on reducing
menjadi prioritas strategis yang diupayakan melalui        workplace accidents through the implementation of
implementasi sistem manajemen keselamatan                  a proactive safety management system, continuous
kerja yang proaktif, pelatihan berkelanjutan, serta        training programs, and stringent oversight of
pengawasan ketat terhadap standar operasional di           operational standards across all business units.
seluruh lini kerja.

Kami juga berkomitmen untuk mengurangi penyakit            TPA is also committed to minimizing work-related
akibat kerja melalui program kesehatan preventif           illnesses through preventive health programs,
yang mencakup pemeriksaan kesehatan rutin,                 including regular medical check-ups, the provision
penyediaan lingkungan kerja yang sehat, dan                of a healthy work environment, and the application of
penerapan prosedur kerja ergonomis. Dengan                 ergonomic work procedures. These measures ensure
langkah-langkah ini, kami memastikan bahwa                 that employee well-being remains an integral part of
kesejahteraan karyawan tetap terjaga sebagai               sustainable operations.
bagian integral dari keberlanjutan operasional.

Melalui roadmap ESG ini, TPA tidak hanya ingin             Through this ESG roadmap, TPA seeks not only to
mencapai kinerja bisnis yang unggul, tetapi juga           achieve operational excellence but also to make a
memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan              tangible contribution to environmental preservation,
lingkungan yang lebih baik, masyarakat yang                social    well-being,    and    ethical,  transparent
lebih sejahtera, dan tata kelola yang transparan           governance. With a well-structured roadmap in
serta beretika. Dengan roadmap yang terstruktur,           place, we are confident that each strategic step will
kami percaya bahwa setiap langkah yang diambil             yield significant positive impacts for the company’s
akan membawa dampak positif yang signifikan                sustainability and its stakeholders.
bagi keberlanjutan perusahaan dan pemangku
kepentingan.




  46       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 49
                                                         Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




Komitmen terhadap Penerapan
Strategi Keberlanjutan [2-23] [2-24]
Commitment to Sustainability Strategy Implementation
Komitmen TPA terhadap penerapan strategi                     TPA     remains    committed     to   implementing
keberlanjutan     sebagai  landasan      operasional         a sustainability strategy as the foundation of its
perkebunan      dan   pengolahan      kelapa    sawit        plantation and palm oil processing operations.
senantiasa terus dikedepankan. Strategi ini tidak            This strategy encompasses not only environmental
hanya mencakup aspek lingkungan, tetapi juga                 aspects but also good governance, social
tata kelola yang baik, tanggung jawab sosial, serta          responsibility,   and    economic      sustainability.
keberlanjutan ekonomi. Dengan mengintegrasikan               By integrating sustainability principles into every
prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam setiap                business process, TPA aims to create long-term
proses bisnis, TPA bertujuan untuk menciptakan               value for stakeholders while minimizing negative
nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan,              impacts on the environment and surrounding
sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap               communities. This commitment is realized through
lingkungan dan masyarakat sekitar. Komitmen ini              various initiatives, policies, and best practices
diwujudkan melalui berbagai inisiatif, kebijakan, dan        that consistently support the achievement of the
praktik terbaik yang mendukung pencapaian target             company’s sustainability targets.
keberlanjutan perusahaan secara konsisten.



Penerapan Komitmen Keberlanjutan                             Implementation of Sustainability
di Tahun 2024                                                Commitments in 2024

Komitmen TPA dalam mengimplementasikan strategi              Throughout       2024,    TPA    has    demonstrated
keberlanjutan di sepanjang tahun 2024 diwujudkan             its   commitment        to    sustainability  strategy
dalam beberapa pencapaian, terutama terkait:                 implementation through several key achievements,
                                                             particularly in:
1.   Penyelenggaraan Teladan Innovation            and       1. Organizing      the    Teladan    Innovation    and
     Improvement Awards (TIIAs);                                 Improvement Awards (TIIAs);
2.   Penerapan mekanisasi di beberapa kegiatan               2. Implementing        mechanization      in  selected
     operasional untuk meningkatkan efisiensi dan                operational activities to enhance efficiency and
     produktivitas;                                              productivity;
3.   Peningkatan kualitas pengukuran carbon foot             3. Improving carbon footprint measurement quality
     print melalui TGM;                                          through Teladan Green Metrics (TGM);
4.   Pemanfaatan limbah POME sebagai sumber                  4. Utilizing POME waste as a renewable energy
     energi terbarukan melalui operasional BPP;                  source through BPP operations;
5.   Meningkatkan kualitas pengelolaan K3 untuk              5. Enhancing occupational health and safety (OHS)
     mencapai target nihil kecelakaan kerja. ; serta             management to achieve a zero-accident target;
                                                                 and
6. Melakukan uji multivarietas tanaman kelapa sawit          6. Conducting multi-varietal palm oil plant trials to
   untuk mendukung peningkatan produktivitas.                    support productivity improvements.

                                                                         Setiap pencapaian ini dijelaskan lebih rinci
                                                                         pada bagian yang terkait dalam Laporan
                                                                         Keberlanjutan ini.
                                                                         Each of these achievements is further
                                                                         detailed in the relevant sections of this
                                                                         Sustainability Report.




                                                                                 Teladan Innovation and
                                                                                 Improvement Awards (TIIAs)




                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk           47
Page 50
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Teladan Green Metrics (TGM)                                 Teladan Green Metrics (TGM)

TGM merupakan salah satu inovasi terdepan TPA               Teladan Green Metrics (TGM) is one of TPA’s leading
dalam proses transformasi menuju perusahaan yang            innovations in its transformation into a data-driven
berbasis data, dengan fokus pada aspek ESG serta            enterprise, focusing on ESG aspects and productivity
peningkatan produktivitas. TGM mencakup berbagai            enhancement. TGM encompasses various key
indikator penting yang terkait dengan operasional           operational indicators, including environmental
TPA, termasuk data kualitas lingkungan, penggunaan          quality data, fertilizer and pesticide usage, hotspot
pupuk dan pestisida, pemantauan hotspots untuk              monitoring to mitigate land fire risks, employee
mengurangi risiko kebakaran lahan, serta kinerja            performance, and cost allocation. These datasets
karyawan dan alokasi biaya. Data-data tersebut              are automatically analyzed using specialized
dianalisis secara otomatis menggunakan algoritma            algorithms, generating business intelligence that
khusus, yang menghasilkan business intelligence             enables management to respond to challenges with
yang dapat mendukung pengambilan keputusan                  greater precision and efficiency.
manajemen, sehingga TPA dapat merespons
tantangan dengan lebih tepat dan efisien.

TPA terus mengembangkan TGM dengan menambah                 TPA continues to enhance TGM by expanding the
jumlah dataset yang relevan terhadap operasional            number of datasets relevant to both operational
dan aspek keberlanjutan. Hingga akhir tahun 2024,           and sustainability aspects. By the end of 2024, TGM
TGM telah mengelola 53 menu dataset ESG, antara lain        had processed 53 ESG datasets menu, consisting
dataset operasional, keuangan, pemakaian bahan              of operational, financial, chemicals use, GHG
kimia, emisi GRK, keanekaragaman hayati, dan lain-          emissions, biodiversity, and other datasets, reflecting
lain yang mencerminkan komitmen TPA terhadap                TPA’s commitment to comprehensive data-driven
manajemen berbasis data yang komprehensif. Salah            management. A significant development includes
satu pengembangan signifikan adalah penambahan              the increased number of satellites used for hotspot
jumlah satelit yang digunakan untuk mengidentifikasi        identification. The satellite data analysis serves as
hotspots. Hasil analisis dari data satelit ini menjadi      input for the Early Warning System (EWS), which
masukan bagi sistem Early Warning System                    provides alerts on potential land fires based on
(EWS), yang memberi informasi mengenai potensi              specific proximity criteria. With timely information,
kebakaran lahan berdasarkan kriteria jarak tertentu.        firefighting teams can respond more effectively and
Dengan informasi yang tepat waktu, tim pemadam              prevent fires from spreading.
kebakaran dapat lebih sigap dan efektif dalam
mencegah kebakaran sebelum menyebar.

Selain itu, pengembangan TGM juga dilakukan                 Additionally, TGM has been further developed with
dengan      penambahan       modul     pengukuran           the integration of a carbon footprint measurement
carbon footprint yang mengacu pada standar                  module aligned with the standards of the
The Intergovernmental Panel on Climate Change               Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)
(IPCC) dan GHG Protocol. Modul ini memungkinkan             and the GHG Protocol. This module enables more
kami untuk mengidentifikasi, menghitung, dan                accurate and systematic identification, calculation,
melaporkan emisi GRK secara lebih akurat dan                and reporting of greenhouse gas (GHG) emissions
sistematis di seluruh rantai nilai operasional TPA.         across TPA’s operational value chain. By leveraging
Dengan data yang lebih terukur dan terstruktur, kami        structured and measurable data, TPA can identify
dapat mengidentifikasi peluang pengurangan emisi            optimal emission reduction opportunities, such
yang optimal, seperti peningkatan efisiensi energi          as improving energy efficiency and adopting
maupun penerapan teknologi ramah lingkungan.                environmentally friendly technologies.

Dengan semakin lengkap dan canggihnya dataset               As TGM’s datasets become more comprehensive
dalam TGM, pelaporan yang relevan kepada berbagai           and sophisticated, stakeholder reporting can be
pemangku kepentingan dapat disiapkan dengan                 prepared with greater accuracy and timeliness.
lebih akurat dan cepat. Laporan ESG kuartalan, yang         Quarterly ESG reports submitted to the Board of
disampaikan kepada Direksi, juga diperkaya dengan           Directors are enriched with TGM data, enabling
data-data dari TGM, sehingga manajemen dapat                management to make informed decisions based on
membuat keputusan yang berdasarkan fakta dan                real-time insights and trends. Additionally, this data is
tren terkini. Selain itu, data-data ini juga dimasukkan     incorporated into the Sustainability Report, ensuring




  48        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 51
                                                       Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




ke dalam Laporan Keberlanjutan yang memastikan             that TPA maintains transparency and accountability
bahwa transparansi dan akuntabilitas TPA dalam             in ESG matters before its stakeholders.
aspek ESG selalu terjaga di hadapan para pemangku
kepentingan.



Teladan Productivity Technology                            Teladan Productivity Technology
Science (TPTS)                                             Science (TPTS)

TPTS semula dikembangkan dalam bentuk aplikasi             TPTS is a data science-based online application
daring berbasis data sains yang dirancang untuk            designed to monitor, analyze, and evaluate various
memantau, menganalisis, dan mengevaluasi                   factors influencing palm oil production at TPA.
berbagai faktor yang mempengaruhi peningkatan              The application leverages an extensive database
produksi kelapa sawit di TPA. Aplikasi ini                 processed using internally developed algorithms,
memanfaatkan basis data ekstensif yang diproses            enabling objective and detailed insights into
menggunakan algoritma khusus yang dikembangkan             plantation conditions, land potential, and crop
secara internal oleh tim TPA. Dengan teknologi ini,        health. This data allows management and field
TPTS mampu menyediakan informasi yang objektif             teams to swiftly and accurately identify plantation
dan terperinci tentang kondisi kebun, potensi lahan,       issues, ensuring prompt and effective actions to
serta kesehatan tanaman di area perkebunan.                optimize productivity and efficiency.
Data-data ini memungkinkan manajemen dan tim
lapangan untuk mengidentifikasi permasalahan
yang muncul di kebun secara cepat dan akurat,
sehingga tindakan yang tepat dapat segera diambil
untuk mengoptimalkan produktivitas dan efisiensi.

Pada perkembangannya dilakukan transformasi                TPTS is later transformed into an Expert System (ES)
atas TPTS menjadi sebuah platform sistem pakar             platform that TPA is developing under the Precision
(Expert System/ES) yang dikembangkan oleh                  Agriculture concept that integrates Remote Sensing
TPA dengan konsep Precision Agriculture yang               (RS) and Artificial Intelligence (AI) technologies to
menggabungkan teknologi Remote Sensing (RS)                optimize productivity, cost efficiency, and business
dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/            sustainability of palm oil plantations. Armed with
AI) untuk mengoptimalkan produktivitas, efisiensi          this breakthrough and utilization of cutting-edge
biaya, dan keberlanjutan usaha di perkebunan               technology, TPTS able to generate innovative and
kelapa sawit. Dengan terobosan dan pemanfaatan             effective solutions for the management and the
teknologi canggih ini, TPTS mampu memberikan               company in addressing challenges in the palm oil




                                                                                               Modul TPTS
                                                                                               TPTS Module




                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk            49
Page 52
     Circular Economy and Climate Impact
     Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




solusi yang inovatif dan efektif bagi manajemen                industry. Relevant to this, TPTS becomes an integral
dan perusahaan dalam menghadapi tantangan                      part of the management’s Decision Support System
di industri kelapa sawit. Sesuai hal tersebut, TPTS            (DSS), which assisting both the management and
berfungsi sebagai bagian integral dari sistem                  leadership to improve decision-making efficiency
pendukung keputusan manajemen atau Decision                    by providing relevant data and in-depth analysis,
Support System (DSS) yang membantu manajemen                   ingrained with AI technology.
dan pimpinan untuk meningkatkan efisiensi
pengambilan keputusan yang lebih baik dengan
menyediakan data yang relevan dan analisis yang
mendalam yang terintegrasi dengan teknologi AI.

Keunggulan TPTS terletak pada kemampuannya                     The key advantage of TPTS lies in its ability to
untuk mengintegrasikan berbagai data secara                    integrate various data sources in real-time,
real-time, yang kemudian diolah menjadi laporan                transforming them into comprehensive reports on
komprehensif mengenai kinerja kebun. Dengan                    plantation performance. By utilizing measurable and
informasi yang terukur dan berbasis data, TPA                  data-driven insights, TPA can enhance operational
dapat melakukan perencanaan yang lebih baik,                   planning, anticipate field challenges, and implement
mengantisipasi tantangan di lapangan, dan                      targeted solutions to boost production outcomes.
menerapkan solusi yang tepat guna meningkatkan                 Additionally, the application supports faster and
hasil produksi. Aplikasi ini juga memfasilitasi                more precise decision-making, allowing TPA to
pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat               maintain plantation productivity efficiently and
sasaran, sehingga TPA dapat menjaga produktivitas              sustainably.
perkebunan dengan lebih efisien dan berkelanjutan.

Kami terus mengembangkan TPTS terutama dalam                   We continue to enhance TPTS, particularly in
hal peningkatan efektivitas deteksi, pemantauan,               improving the effectiveness of detection, monitoring,
analisis dan interpretasi data, hingga aplikasi. Kami          data analysis and interpretation, and application.
telah mengintegrasikan big data eksternal, seperti             We have integrated external big data, such as
data satelit dan cuaca dengan data internal TPA                satellite and weather data, with TPA’s internal data,
yang memuat berbagai informasi pendukung,                      which includes key supporting information such as
seperti luas lahan, jumlah produksi, cuaca, kondisi            land area, production volume, weather conditions,
tanaman, pemupukan, hingga hasil pengawasan                    plant health, fertilization, and field team supervision
dari tim lapangan. Seluruh informasi tersebut                  reports. All this information is processed to generate
kemudian akan diproses sehingga menghasilkan                   validated data that serves as a reliable reference for
data-data yang valid untuk dijadikan rujukan                   decision-making by management and field teams.
pengambilan keputusan oleh manajemen dan tim                   The key decision-support outputs include:
lapangan seperti berikut.

1. Optimalisasi Produktivitas                                  1.   Optimizing Productivity
   Menggunakan data dari sensor satelit untuk                       Utilizing the data from satellite sensor to monitor
   memantau kondisi tanaman secara real-time                        plants conditions in real-time and data analysis
   dengan analisis data dalam algoritma model                       within machine learning/deep learning (ML/DL)
   pembelajaran mesin atau machine/deep learning                    algorithms, TPTS is able to generate efficient and
   (ML/DL), TPTS dapat memberikan rekomendasi                       timely recommendation to detect and monitor
   informasi yang efisien dan tepat waktu dalam                     changes in plants’ health and productivity.
   mendeteksi       dan     memantau       perubahan                Improved monitoring quality and accuracy allow
   kesehatan dan produktivitas tanaman. Dengan                      the management to make better decision and
   peningkatan kualitas dan akurasi pemantauan                      enhance production yield.
   memungkinkan manajemen untuk mengambil
   keputusan yang lebih baik dan meningkatkan
   hasil produksi.
2. Efisiensi Biaya                                             2. Cost Efficiency
   Operasional dapat ditekan melalui penggunaan                   Lower operational cost can be achieved through
   input sumber daya yang lebih efisien. AI dalam                 more efficient use of resources. AI in TPTS is able
   TPTS mampu menganalisis dan mempelajari                        to analyze and learn the patterns and nature
   pola serta sifat data historis yang sangat baik dan            of good historical data and able to predict the




     50        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 53
                                                      Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




   dapat memprediksi kebutuhan sumber daya dan                future needs of resources as well as the plant
   produktivitas tanaman di masa depan. Selain itu,           productivity. In addition, TPTS also assists in
   TPTS juga membantu dalam mengidentifikasi                  identifying areas requiring special care, enabled
   area yang membutuhkan perawatan khusus,                    a focused use of resources on area that truly
   sehingga penggunaan sumber daya dapat                      need them.
   difokuskan pada area yang benar-benar
   membutuhkan.
3. Keberlanjutan Usaha                                    3. Business Sustainability
   Keberlanjutan adalah salah satu fokus utama               Sustainability is one of the key focus of TPTS.
   TPTS. Dengan memanfaatkan teknologi remote                Utilizing the remote sensing technology has
   sensing, TPTS dapat memantau dampak                       allow TPTS to monitor the environmental
   lingkungan dari aktivitas perkebunan dan                  impact of plantation activities and ensure an
   memastikan praktik yang ramah lingkungan. TPTS            environmentally-friendly practices. TPTS also
   juga membantu dalam mengidentifikasi dan                  assist in identifying and managing conservation
   mengelola area konservasi dalam prompt block              areas     within    the   prompt  block  profile
   profile management, sehingga keberlanjutan                management, thus ensuring the environmental
   lingkungan perkebunan dapat terjaga.                      sustainability of the plantation.

Langkah Implementasi TPTS                                 TPTS Implementation Initiatives
TPA mengimplementasikan TPTS dalam berbagai               TPA is implementing TPTS in various initiatives as
Langkah-langkah berikut.                                  follows.
1. Block Profile Management:           Pengetahuan        1. Block      Profile   Management:       In-depth
   dan pemahaman yang mendalam tentang                        understanding of the unique variability of the
   variabilitas blok tanaman yang unik, termasuk              plantation blocks, including their topography,
   topografi, jenis tanah, genetik, dan populasi              soil types, genetics, plants population, and
   tanaman serta kondisi mikroklimat di setiap blok           microclimate conditions, is crucial.
   sangat penting.
2. Crop Monitoring: TPTS memanfaatkan citra satelit       2. Crop Monitoring: TPTS is utilizing satellite
   dan sensor untuk memantau kesehatan tanaman               imageries and sensors to monitor plants health
   secara real-time. Penggunaan deep learning                in real-time. The usage of deep learning in the
   dalam mendeteksi dan mengklasifikasikan                   detection and classification of palm oil tree
   kesehatan pohon kelapa sawit dapat mencapai               health the accuracy level reached up to 97%.
   akurasi hingga 97%.
3. Yield Gap Status: Mengidentifikasi dan mengatasi       3. Yield Gap Status: Identifying and addressing
   kesenjangan hasil antara potensi (site specific)          the gap between the potentials (site specific) or
   atau target dan hasil aktual.                             targets with actual yield.
4. Harvesting Interval & Road Condition Monitoring:       4. Harvesting Interval & Road Condition Monitoring:
   Memantau interval panen dan kondisi jalan untuk           Monitoring harvest interval and road conditions
   memastikan efisiensi operasional.                         to ensure operational efficiency.
5. Weather       Analysis    &    Forecast:    TPTS       5. Weather Analysis & Forecast: TPTS integrates
   mengintegrasikan analisis data cuaca historis             historical weather data analysis and climate
   dan prediksi iklim ke depan dapat membantu                prediction to assist with the proactive and
   perencanaan strategis dan operasional yang                adaptive strategic and operational planning.
   proaktif dan adaptif.
6. Early     Detection    System    (Healthy   and        6. Early Detection System (Healthy and Unhealthy
   Unhealthy Palm Tree): Sistem deteksi kesehatan            Palm Tree): AI is used in the system to detect
   pohon kelapa sawit menggunakan AI untuk                   healthy and unhealthy palm tree in real-time
   mengidentifikasi pohon sawit yang sehat                   and with precision by utilizing multispectral/
   dan tidak sehat secara real-time dan presisi              hyperspectral imageries data to detect plan
   melalui pemanfaatan data citra multispectral/             stress due to drought, nutrient deficiency, and
   hyperspectral untuk melihat kondisi stres                 pest or disease attack.
   tanaman akibat kekeringan, defisiensi hara, dan
   serangan hama atau penyakit.




                                                                       PT Teladan Prima Agro Tbk            51
Page 54
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




7. Soil Moisture, Nutrient, Pest, and Disease              7. Soil Moisture, Nutrient, Pest, and Disease
   Monitoring: Memantau kelembaban tanah,                     Monitoring: Monitoring soil moisture, nutrition,
   nutrisi, hama, dan penyakit untuk memastikan               pest and disease to ensure an optimum condition
   kondisi optimal bagi pertumbuhan tanaman.                  for plant growth.
8. Variable Rate Technology – Fertilizer Map               8. Variable Rate Technology – Fertilizer Map
   Status: TPTS mengimplementasikan teknologi                 Status: TPTS is implementing a variable-rate
   pemupukan variabel yang disesuaikan dengan                 fertilization technology tailored to current plant
   kondisi kesehatan tanaman terkini dan kebutuhan            health conditions and the specific needs of each
   spesifik setiap blok/area tanaman. Teknologi ini           block/area. The usage of this technology reduced
   dapat mengurangi penggunaan pupuk hingga                   fertilizer usage by up to 20%.
   20%.
9. Yield Prediction (Site Yield Specific): TPTS            9. Yield Prediction (Site Yield Specific): TPTS is using
   menggunakan model machine learning untuk                   machine learning models to predict harvest yields
   memprediksi hasil panen berdasarkan data                   based on weather data and soil conditions. During
   cuaca dan kondisi tanah. Dalam Uji implementasi            the trial run of TPTS Yield Prediction Model (2024),
   TPTS Yield Prediction Model (2024) menggunakan             using New Hybrid Machine/Deep Learning Model
   New Hybrid Machine/Deep Learning Model                     with Multi-Variable and Cross-Correlation data
   dengan Multi-Variable dan Cross-Correlation                analytics that includes satellite imageries index,
   data analytic meliputi database indeks citra               agroclimatology, and agronomy databases, TPTS
   satelit, agroklimatologi, dan database agronomi            was able to improve yield prediction accuracy
   mampu memberikan peningkatan akurasi                       above 95% (P-value <0.05) over the last three
   prediksi produksi TBS mencapai di atas 95%                 years.
   (P-value <0,05) selama 3 tahun terakhir.

Pada tahun 2024, kami telah mengoptimalkan                 In 2024, we optimized the use of TPTS, significantly
penggunaan TPTS sehingga mampu meningkatkan                enhancing productivity and efficiency across all
produktivitas dan efisiensi di seluruh area                plantation areas. This optimization covered several
perkebunan. Optimalisasi ini mencakup beberapa             key aspects:
aspek berikut:
1. Pemantauan 100% blok kebun dilakukan                    1. 100% plantation block monitoring             was
   secara menyeluruh menggunakan TPTS untuk                   conducted comprehensively using TPTS to
   mengidentifikasi potensi masalah dan peluang               identify potential issues and opportunities for
   peningkatan produktivitas secara real-time;                productivity improvement in real time;
2. Teknologi remote sensing yang diterapkan                2. Remote sensing technology was applied
   untuk memantau geospacial area sehat dan                   to monitor geospatial data on healthy and
   tidak sehat serta melakukan analisis agroclimate           unhealthy areas and to perform agroclimate
   guna mendukung keputusan operasional yang                  analysis, supporting more accurate operational
   lebih akurat;                                              decision-making;
3. Pengaruh curah hujan minimal yang tidak                 3. Minimal and short-term rainfall impact on the
   berlangsung lama        terhadap     yield   gap           yield gap was anticipated with TPTS, enabling
   diantisipasi dengan bantuan TPTS, sehingga                 faster and more precise mitigation strategies;
   langkah mitigasi dapat dirancang lebih cepat
   dan tepat;
4. Tantangan fenomena El Niño dan La Niña                  4. Challenges posed by El Niño and La Niña were
   berhasil dimitigasi melalui analisis data yang             successfully mitigated using TPTS data analysis,
   dihasilkan TPTS, termasuk penyesuaian pola                 including adjustments in fertilization patterns
   pemupukan dan penyediaan irigasi tambahan                  and additional irrigation to maintain plantation
   untuk menjaga produktivitas kebun; serta                   productivity; and
5. Integrasi data eksternal, seperti data satelit          5. Integration of external data, such as satellite
   dan informasi cuaca, dengan data internal                  imagery and weather information, with TPA’s
   TPA, seperti luas lahan, jumlah produksi, dan              internal data (land area, production volumes,
   kondisi tanaman, menghasilkan analisis prediktif           and plant conditions) provided predictive
   yang mendukung efisiensi dan keberlanjutan                 analysis that enhanced operational efficiency
   operasional.                                               and sustainability.




  52       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 55
                                                        Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




Kami     juga     akan    terus  mengembangkan              We will continue to enhance the implementation of
implementasi TPTS dalam mendukung produktivitas             TPTS to support future plantation productivity. Several
perkebunan ke depan. Beberapa strategi yang                 strategies to be implemented in 2025 include:
akan diimplementasikan di tahun 2025 antara lain
sebagai berikut:
1. Pengurangan biaya operasional           (reduce          1.   Operational cost reduction will be optimized
   cost) akan dioptimalkan melalui TPTS yang                     through TPTS, which helps identify areas requiring
   dapat membantu mengidentifikasi area yang                     specific interventions, ensuring cost minimization
   memerlukan intervensi spesifik, sehingga biaya-               without compromising productivity;
   biaya dapat diminimalkan tanpa menurunkan
   produktivitas;
2. Prediksi potensi produksi akan ditingkatkan              2. Production potential forecasting will be improved
   dengan      memanfaatkan        data     historis,          by leveraging historical data, geospatial analysis,
   analisis geospacial, dan agroclimate yang                   and agroclimate insights. This will enable more
   memungkinkan perencanaan operasional lebih                  proactive and adaptive operational planning in
   proaktif dan adaptif terhadap perubahan kondisi             response to environmental changes, maximizing
   lingkungan, sehingga hasil produksi dapat                   yield;
   dimaksimalkan;
3. Sistem deteksi dini (early detection system)             3. Early detection systems will be developed
   akan dikembangkan untuk memantau kondisi                    to monitor plant conditions in real time. By
   tanaman secara real-time. Melalui klasifikasi               classifying plants into healthy or unhealthy palm
   tanaman menjadi kategori healthy atau                       trees, corrective actions can be taken promptly to
   unhealthy palm tree, tindakan korektif dapat                address potential issues before they significantly
   segera diambil untuk mengatasi potensi                      impact productivity; and
   masalah sebelum memengaruhi produktivitas
   secara signifikan; serta
4. Menambahkan         metode   sensus    sebagai           4. Enhancing census methods as the primary
   pembanding utama dalam perhitungan sensus                   benchmark for census calculations, improving
   guna meningkatkan akurasi, konsistensi, dan                 data accuracy, consistency, and reliability in
   keandalan data produktivitas.                               productivity assessments.

Dengan implementasi ini, TPA optimis bahwa                  With these implementations, TPA is optimistic that
TPTS pada tahun 2025 akan semakin mendukung                 TPTS in 2025 will further strengthen productivity,
produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan di              efficiency, and sustainability across all plantation
seluruh area perkebunan.                                    areas.




                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk          53
Page 56
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




54        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 57
                                                      Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
  Stakeholder Engagement


             “Kegiatan bisnis TPA tidak dapat dipisahkan dari peran penting para pemangku kepentingan.
             Mengakui hal ini, kami melakukan proses identifikasi menyeluruh terhadap para pemangku
             kepentingan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap operasional dan keberlanjutan
             usaha yang TPA jalankan. Proses identifikasi ini dilakukan secara internal dengan tujuan
             untuk memahami pihak-pihak mana saja yang berperan penting dalam ekosistem bisnis TPA
             serta bagaimana kami dapat berinteraksi secara efektif untuk mencapai tujuan bersama.”

             “TPA’s business activities are inseparable from the crucial role of stakeholders. Recognizing
             this, we conduct a comprehensive identification process to determine stakeholders who
             have a significant influence on the company’s operations and business sustainability. This
             identification is carried out internally to understand which parties play a key role in TPA’s
             business ecosystem and how we can interact effectively to achieve shared goals.”


Sebagai panduan dalam proses tersebut, kami               As a guideline in this process, we refer to the five
mengacu pada 5 prinsip utama yang terdapat                key principles outlined in the AA1000 Stakeholders
dalam AA1000 Stakeholders Engagement Standard             Engagement Standard 2015. These principles
2015. Prinsip-prinsip ini membantu kami menetapkan        help us establish clear criteria for identifying and
kriteria yang jelas dalam mengidentifikasi dan            prioritizing relevant stakeholders. By adhering to this
memprioritaskan pemangku kepentingan yang                 standard, we ensure that stakeholder engagement
relevan. Dengan mengikuti standar ini, kami               is conducted systematically and structurally,
memastikan        bahwa     keterlibatan  pemangku        fostering positive and continuous communication.
kepentingan dilakukan secara sistematis dan               This approach not only focuses on short-term
terstruktur, sehingga menciptakan komunikasi yang         interests but also ensures that every business
positif dan berkesinambungan. Dengan pendekatan           decision aligns with stakeholders’ expectations and
ini, kami tidak hanya berfokus pada kepentingan           needs while supporting TPA’s long-term sustainability
jangka pendek, tetapi juga memastikan bahwa               goals.
setiap keputusan bisnis yang diambil sejalan dengan
harapan dan kebutuhan para pemangku kepentingan,
serta mendukung pencapaian keberlanjutan jangka
panjang TPA.




                                                                       PT Teladan Prima Agro Tbk           55
Page 58
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Kriteria-kriteria yang kami jadikan acuan untuk                  The criteria we use as a reference for stakeholder
memetakan kelompok pemangku kepentingan                          mapping, based on the AA1000 Stakeholders
berdasarkan AA1000 Stakeholders Engagement                       Engagement Standard 2015, are outlined as follows.
Standard 2015 diuraikan sebagai berikut.




      Pengaruh            Ketergantungan            Tanggung Jawab              Perhatian              Perspektif
       Influence             Dependency               Responsibility             Attention              Perspective



    Pihak tersebut         Perseroan memiliki       Perseroan memiliki          Pihak tersebut      Pihak tersebut dapat
     memberikan             ketergantungan           tanggung jawab,            membutuhkan          memberikan sudut
  pengaruh terhadap          terhadap pihak          baik saat ini atau         perhatian dari          pandang baru
   keputusan yang             tersebut, baik        di masa yang akan         Perseroan terkait      yang sebelumnya
      diambil oleh          secara langsung          datang, terhadap           isu tata kelola,    belum ada terhadap
   Perseroan terkait          maupun tidak             pihak tersebut.       lingkungan, sosial,      isu penting yang
    kelangsungan                langsung.                                       atau ekonomi.              relevan.
         usaha.
     These parties           The Company             The Company has        These parties require      These parties
     influence the         depends on these            a responsibility,       the Company’s          can provide new
      Company’s               parties, either        either now or in the    attention regarding        perspectives
  decisions regarding     directly or indirectly.   future, toward these         governance,            on important
  business continuity..                                    parties.            environmental,       relevant issues that
                                                                             social, or economic      were previously
                                                                                    issues.             unavailable.


Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut, kami telah               Based on these criteria, we have identified the
mengidentifikasi pihak-pihak yang tergolong                      parties classified as stakeholders who significantly
dalam kelompok pemangku kepentingan yang                         influence TPA’s business activities. Each stakeholder
berpengaruh terhadap kegiatan usaha TPA.                         group has different needs and expectations, so we
Setiap kelompok pemangku kepentingan memiliki                    have also established appropriate responses and
kebutuhan dan harapan yang berbeda, sehingga                     strategies to address each party’s requirements.
kami juga menetapkan respons dan strategi yang                   This identification process is carried out meticulously
tepat untuk memenuhi kebutuhan masing-masing                     to ensure that all stakeholders involved in TPA’s
pihak. Proses identifikasi ini dilakukan dengan cermat,          business ecosystem are accommodated according
memastikan bahwa seluruh kelompok pemangku                       to their roles and influence. We not only assess their
kepentingan yang terlibat dalam ekosistem bisnis                 current needs but also develop approaches that can
TPA diakomodasi sesuai dengan peran dan pengaruh                 address long-term challenges and opportunities.
mereka. Kami tidak hanya meninjau kebutuhan                      The identification results are outlined as follows.
mereka saat ini, tetapi juga merancang pendekatan
yang mampu menjawab tantangan dan peluang
jangka panjang. Hasil identifikasi tersebut diuraikan
sebagai berikut.




  56        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 59
                                                           Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




Pemangku Kepentingan dan Pelibatan Mereka [E.4] [2-29]
Stakeholders and Their Engagement

                                             Pemegang Saham dan Investor
                                               Shareholders and Investors

Penetapan Dasar                               Metode Pelibatan
• Tanggung jawab;                             • RUPS (setidaknya setahun sekali);
• Perspektif; serta                           • Kunjungan (rutin); serta
• Pengaruh.                                   • Konferensi dan rapat lainnya (sesuai kebutuhan).
Basis of Appointment                          Engagement Method
• Responsibility;                             • GMS (at least once a year);
• Perspective; and                            • Visits (regularly); and
• Influence.                                  • Conferences and other meetings (as needed).

Aspek Keberlanjutan yang Relevan              Respons Perseroan
• Transparansi, akuntabilitas, dan akurasi    • Menyediakan informasi terkini mengenai Perseroan pada berbagai media,
   pelaporan kinerja operasional dan            seperti situs web Perseroan dan situs web bursa efek;
   keuangan;                                  • Menyusun strategi peningkatan kinerja ekonomi dan keberlanjutan usaha;
• Strategi di seluruh aspek keberlanjutan       serta
   beserta pelaksanaannya; serta              • Mengedepankan penerapan prinsip-prinsip tata kelola dalam
• Penghormatan hak-hak Pemegang                 menjalankan kegiatan operasional Perseroan.
   Saham.
Relevant Sustainability Aspects               Company Response
• Transparency,     accountability,   and     • Provides the latest information about the Company on various media,
   accuracy of operational and financial        i.e., Company’s websites and stock exchange website;
   performance reporting;                     • Prepare strategies to improve the economic performance and business
• Strategies on all sustainability aspects      sustainability; and
   and their implementation; and              • Prioritize the implementation of governance principles in conducting the
• Respect for shareholders’ rights.             Company’s operational activities.




                                                       Karyawan
                                                       Employees

Penetapan Dasar                               Metode Pelibatan
• Tanggung jawab;                             • Serikat Pekerja TPA (rutin); serta
• Ketergantungan;                             • Forum komunikasi manajemen dan karyawan (sesuai kebutuhan).
• Pengaruh; serta
• Perhatian.
Basis of Appointment                          Engagement Method
• Responsibility;                             • TPA Labor Union (regularly); and
• Dependency;                                 • Management and employee communication forums (as needed).
• Influence; and
• Attention.

Aspek Keberlanjutan yang Relevan              Respons Perseroan
• Kesetaraan;                                 • Menerapkan praktik ketenagakerjaan yang adil dan bertanggung jawab
• Kesehatan dan keselamatan kerja;              sesuai dengan ketentuan mengenai ketenagakerjaan yang relevan;
• Kesejahteraan;                              • Menyediakan sarana dan/atau prasarana K3 yang memadai di seluruh
• Pengembangan kompetensi; serta                wilayah operasional;
• Kesempatan berkarier.                       • Menyusun dan memenuhi kontrak kerja dan Peraturan Perusahaan terkait
                                                pengelolaan ketenagakerjaan; serta
                                              • Menyelenggarakan program pengembangan kompetensi serta promosi
                                                jabatan.
Relevant Sustainability Aspects               Company Response
• Equality;                                   • Implement fair and responsible employment practices in line with relevant
• Occupational health and safety;               employment regulations;
• Welfare;                                    • Provide adequate OHS facilities and/or infrastructure in all operational
• Competency development; and                   areas;
• Career opportunities.                       • Prepare and fulfill work contracts and Company Regulations on
                                                employment management; and
                                              • Organize competency development program and job promotions.




                                                                             PT Teladan Prima Agro Tbk             57
Page 60
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                          Regulator
                                                          Regulator

Penetapan Dasar                                 Metode Pelibatan
• Tanggung jawab; serta                         • Pertemuan bipartit (sesuai kebutuhan); serta
• Pengaruh.                                     • Pertemuan dengan berbagai lembaga pemerintahan (sesuai
Basis of Appointment                              kebutuhan).
• Responsibility; and                           Engagement Method
• Influence.                                    • Bipartite meetings (as needed); and
                                                • Meetings with various government agencies (as needed).

Aspek Keberlanjutan yang Relevan                Respons Perseroan
• Kepatuhan terhadap seluruh peraturan          • Mengikuti perkembangan peraturan perundang-undangan yang berlaku
   yang mengikat; serta                           dan memastikan pemenuhannya; serta
• Dukungan terhadap program                     • Merealisasikan program tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai
   pemerintah di bidang ekonomi, sosial,          dengan kebutuhan Perseroan dan relevansinya dengan program
   dan lingkungan.                                pemerintah.
Relevant Sustainability Aspects                 Company Response
• Compliance with all binding regulations;      • Keeping abreast of prevailing laws and regulations and ensure its fulfilment;
   and                                            and
• Support for government programs in            • Realizing the social and environmental responsibility program in line with
   economic, social, and environmental            Company’s needs and its relevance to government programs.
   areas.



                  Mitra Kerja (termasuk buyer, vendor, pemasok, agen, reseller, dan installer)
             Business Partners (including buyer, vendors, suppliers, agents, resellers, and installers)

Penetapan Dasar                                 Metode Pelibatan
• Tanggung Jawab; serta                         • Pelaksanaan kontrak pengadaan barang dan jasa (sesuai kebutuhan);
• Ketergantungan.                                 serta
                                                • Penilaian kinerja mitra kerja (setahun sekali).
Basis of Appointment                            Engagement Method
• Responsibility; and                           • Procurement contract implementation of goods and services (as needed);
• Dependency.                                     and
                                                • Evaluation of business partner performance (once a year).

Aspek Keberlanjutan yang Relevan                Respons Perseroan
• Proses       pengadaan      yang      adil,   • Melaksanakan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan prinsip-prinsip
   transparan, dan sesuai peraturan;              GCG; serta
• Objektivitas dalam pemilihan mitra;           • Menyusun kontrak kerja yang menguntungkan kedua belah pihak.
   serta
• Hubungan        ekonomi    yang     saling
   menguntungkan.
Relevant Sustainability Aspects                 Company Response
• Fair,    transparent,   and     compliant     • Conducting the procurement of goods and services in accordance with
   procurement process;                           GCG principles; and
• Objectivity in partner selection; and         • Preparing work contract that benefits both parties.
• Mutually        beneficial      economic
   relationships.




  58       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 61
                                                        Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




PENENTUAN TOPIK MATERIAL
  Determination of Material Topics


              “Topik material merupakan isu-isu utama yang memiliki dampak signifikan terhadap kinerja
              keberlanjutan TPA dan penting bagi para pemangku kepentingan. Identifikasi dan penentuan
              topik material dilakukan dengan mempertimbangkan relevansi dan dampaknya terhadap
              aspek tata kelola, lingkungan, sosial, serta ekonomi. Melalui pendekatan ini, TPA dapat
              memastikan bahwa isu-isu yang dibahas dalam Laporan Keberlanjutan mencerminkan
              prioritas strategis TPA dan harapan pemangku kepentingan. Dengan memfokuskan pada topik
              material, TPA dapat mengelola risiko dan peluang dengan lebih efektif, mendukung upaya
              keberlanjutan yang sejalan dengan Visi jangka panjang TPA.”

              “Material topics are key issues that have a significant impact on TPA’s sustainability
              performance and are important to stakeholders. The identification and determination of
              material topics are conducted by considering their relevance and impact on governance,
              environmental, social, and economic aspects. Through this approach, TPA ensures that the
              issues discussed in the Sustainability Report reflect its strategic priorities and stakeholder
              expectations. By focusing on material topics, TPA can manage risks and opportunities more
              effectively, supporting sustainability efforts aligned with its long-term vision.”




Identifikasi dan Penentuan                                  Identification and Prioritization of
Prioritas Topik [3-1]                                       Material Topics [3-1]

Pada proses penyusunan Laporan Keberlanjutan                In preparing this Sustainability Report, the
ini, penetapan topik material dilakukan melalui             determination of material topics follows a series of
serangkaian tahapan yang melibatkan berbagai                stages involving various stakeholders connected
pemangku kepentingan yang terkait dengan kegiatan           to TPA’s business activities. Engaging stakeholders
bisnis TPA. Keterlibatan pemangku kepentingan               allows us to gain broader perspectives on the most
memungkinkan kami untuk mendapatkan perspektif              critical issues for our business and the surrounding
yang lebih luas terkait isu-isu yang paling penting         environment. This step ensures that the selected
bagi bisnis dan lingkungan sekitar. Langkah ini             topics are not only relevant but also have a significant
dilakukan untuk memastikan bahwa topik yang                 impact on TPA’s operations and sustainability.
dipilih tidak hanya relevan, tetapi juga mencerminkan       As part of this process, we also refer to the GRI Sector
dampak yang signifikan terhadap operasional dan             Standard for Agriculture, Aquaculture, and Fisheries,
keberlanjutan TPA. Sebagai bagian dari proses               which provides additional guidance in reviewing and
ini, kami juga mengacu pada Standar Sektor GRI              expanding our list of material topics. This standard
untuk Pertanian, Akuakultur, dan Perikanan, yang            helps us identify globally influential industry issues,
memberikan panduan tambahan dalam meninjau                  ensuring that the topics discussed in our report
dan memperluas daftar topik material. Standar               remain up to date with evolving sector trends and
ini membantu kami untuk mengidentifikasi isu-isu            requirements.
industri yang berpengaruh secara global, sehingga
memastikan bahwa topik yang dibahas dalam
laporan kami tetap up-to-date dengan tren dan
kebutuhan sektor yang terus berkembang.

Di tahun 2024, kami juga melakukan pembaruan                In 2024, we updated our materiality assessment
pada pengujian materialitas dengan menyesuaikan             by adjusting material topics based on the latest
topik-topik material berdasarkan perkembangan               developments in TPA’s business activities, particularly
terbaru dalam kegiatan usaha TPA, terutama terkait          in alignment with TPA’s ESG roadmap integration.
dengan integrasi terhadap roadmap ESG TPA.                  This assessment ensures that the Sustainability


                                                                         PT Teladan Prima Agro Tbk           59
Page 62
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Proses pengujian ini dilakukan untuk memastikan                        Report covers the most relevant issues, in line with
bahwa Laporan Keberlanjutan ini telah mencakup                         operational conditions and business dynamics
isu-isu yang paling relevan, sejalan dengan kondisi                    throughout the reporting year. With this approach,
operasional dan dinamika bisnis yang dihadapi                          we are confident that the 2024 Sustainability Report
selama tahun pelaporan. Dengan pendekatan ini,                         provides a more comprehensive overview of the
kami yakin bahwa Laporan Keberlanjutan 2024                            most significant topics, both from TPA’s perspective
memberikan gambaran yang lebih komprehensif                            and that of its stakeholders, while also supporting
mengenai topik-topik yang paling signifikan, baik                      TPA’s long-term sustainability strategy.
dari sudut pandang TPA maupun pemangku
kepentingan, serta mampu mendukung strategi
keberlanjutan jangka panjang TPA.

Secara umum, proses kami dalam menentukan topik                        In general, our process for determining material
material tersebut diuraikan sebagai berikut.                           topics is outlined as follows.



    Mengidentifikasi dan Menilai Dampak secara Berkesinambungan                    Menentukan Topik Material untuk Pelaporan
           Continuous Impact Identification and Assessment                          Determining Material Topics for Reporting




                                                                                      Menguji topik
                                                                                    material dengan
                                Melibatkan berbagai pemangku                           pemangku
                              kepentingan dan pakar yang relevan.                   kepentingan dan
                                      Involving various relevant                         pakar.
                                      stakeholders and experts.                   Material topic testing
                                                                                   with stakeholders
                                                                                      andexperts.




          1                       2                                3                        4

     Memahami              Mengidentifikasi                  Menilai                Memprioritaskan
      konteks              dampak aktual                   signifikansi              dampak yang
     organisasi.            dan potensial.                  dampak.                 paling signifikan
                                                                                    untuk pelaporan.        Topik Material
    Understanding          Identifying the               Assessing the
                                                                                                              Material Topic
    organizational           actual and                  significance of          Prioritizing the most
       context.           potential impacts.                impacts.              significant impacts
                                                                                      for reporting.




  Melakukan analisis         Mengidentifikasi          Menilai signifikansi           Menetapkan
   tentang aktivitas       dampak aktual dan             dampak yang                 ambang batas
    dan hubungan           potensial Perseroan        sudah teridentifikasi        untuk menentukan
     bisnis, konteks      terhadap tata kelola,        untuk menentukan             topik-topik mana
     keberlanjutan      lingkungan, sosial, dan         skala prioritas di            yang bersifat
     terjadinya hal        ekonomi, termasuk            mana Perseroan                material dan
    ini, dan ikhtisar       dampak terhadap             memungkinkan               menyusunnya dari
       pemangku            hak asasi manusia,         mengambil tindakan           paling signifikan ke
      kepentingan.         di seluruh aktivitas        untuk menangani            yang tidak signifikan.
                         dan hubungan bisnis              dampak dan
                                Perseroan.             menentukan topik
                                                         material untuk
                                                           pelaporan.
  Analyzing business        Identifying the               Assessing the              Determine the
     activities and      actual and potential       significance of impacts           threshold to
   relationships, the    Company’s impacts          identified to determine       determine material
     sustainability        on governance,           the priority scale where       topic and arrange
    context in which     environment, social,          the Company can            them from the most
   these occur, and     and economic aspect,         take actions to handle        significant to least
     stakeholders       including impacts on            the impacts and                significant.
       overview.          human rights, in all      determine the material
                         Company’s business            topic for reporting.
                             activities and
                             relationships.




  60          PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 63
                                                            Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




Daftar Topik Material dan Batasan                                List of Material Topics and Boundaries

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, kami                  Based on the analysis conducted, we have adjusted
melakukan penyesuaian atas topik material pada                   the material topics in the 2024 Sustainability Report.
Laporan Keberlanjutan 2024. Pengembangan                         The development of these material topics was
topik material ini dilakukan melalui evaluasi yang               carried out through a thorough evaluation to ensure
cermat untuk memastikan penyajian topik-topik                    that the topics presented reflect the most significant
yang mencerminkan dampak paling signifikan                       impacts on TPA’s sustainability performance during
terhadap kinerja keberlanjutan TPA selama periode                the reporting period. As a result, the selected
pelaporan. Dengan demikian, topik material yang                  material topics in this Sustainability Report provide
dipilih dalam Laporan Keberlanjutan ini memberikan               a more accurate representation of the key issues
gambaran yang lebih akurat mengenai isu-isu                      influencing TPA’s sustainability and performance
utama yang mempengaruhi keberlanjutan dan                        throughout 2024. The list of material topics for the
kinerja TPA sepanjang tahun 2024. Adapun daftar                  2024 Sustainability Report is outlined as follows.
topik material untuk Laporan Keberlanjutan 2024
diuraikan sebagai berikut.


Topik-Topik Material dan Batasannya dalam Laporan Ini [3-2]
Material Topics and the Limitations in This Report

                                                  Batasan Topik      Pengungkapan
                                                 Topic Limitation     GRI Standards       Keterkaitan dengan SDGs
 Pilar KSL           Topik Material                                         2021
 KSL Pillar          Material Topic                                                           Interrelationship
                                                 Internal Eksternal 2021 GRI Standards            with SDGs
                                                 Internal External    2021 Disclosure

              Ketaatan terhadap Peraturan
              Perundang-Undangan
                                                                          GRI 2
              Compliance with Laws and
              Regulations
              Komitmen terhadap
              Anti-Korupsi
                                                                         GRI 205
              Commitment to Anti-
   Good
              Corruption
Governance

              Keterbukaan dan Akuntabilitas
                                                                          GRI 2
              Openness and Accountability

              Sertifikasi Keberlanjutan (ISPO)
              Sustainability Certification                                GRI 2
              (ISPO)

              Efisiensi Penggunaan Energi
                                                                         GRI 302
              Energy Use Efficiency


              Efisiensi Penggunaan Air
                                                                         GRI 303
              Water Use Efficiency

              Perlindungan terhadap
              Area Konservasi
                                                                         GRI 304
              Protection of Conservation
   Agro-      Area
 Ecological
              Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca
              Greenhouse Gas Emissions                                   GRI 305
              Mitigation

              Pengelolaan Limbah
                                                                         GRI 306
              Waste Management


              Pengelolaan Risiko Kebakaran
                                                                         GRI 304
              Fire Risk Management




                                                                             PT Teladan Prima Agro Tbk            61
Page 64
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                    Batasan Topik      Pengungkapan
                                                   Topic Limitation     GRI Standards        Keterkaitan dengan SDGs
 Pilar KSL              Topik Material                                        2021
 KSL Pillar             Material Topic                                                           Interrelationship
                                                   Internal Eksternal 2021 GRI Standards             with SDGs
                                                   Internal External    2021 Disclosure

                 Pengelolaan Pupuk, Pestisida,
                 dan Bahan Kimia
                                                                           GRI 13.6
                 Management of Fertilizer,
   Agro-         Pesticide, and Chemicals
 Ecological
                 Pengelolaan Hama Terpadu
                                                                           GRI 13.4
                 Integrated Pest Management



                 Hak Asasi Manusia dan
                 Ketenagakerjaan
                                                               -           GRI 401
                 Human Rights and
                 Labour Conditions


                 Kesehatan dan
                 Keselamatan Kerja (K3)
                                                                           GRI 403
                 Occupational Health and
                 Safety (OHS)
  Socio-
 Territorial     Menjaga Hak Masyarakat Adat
                 Protecting Indigenous People’s       -                     GRI 411                      -
                 Rights
                 Pemberdayaan
                 Masyarakat Lokal
                                                      -                    GRI 413
                 Empowerment of
                 Local Communities

                 Tanggung Jawab Sosial
                 Perusahaan                           -                    GRI 413
                 Corporate Social Responsibility

                 Kinerja Keuangan
                                                               -           GRI 201
                 Financial Performance

                 Produktivitas dan Efisiensi
                 Biaya Operasional
                                                               -           GRI 201
 Economic        Productivity and Operational
  Viability      Cost Efficiency
                 Kualitas Produk (CPO dan PK)
                                                                           GRI 416                       -
                 Product Quality (CPO and PK)

                 Ketertelusuran
                                                                           GRI 413
                 Traceability




Tingkat Materialitas                                               Materiality Level

Kami telah melakukan pemetaan menyeluruh                           We have conducted comprehensive mapping of
terhadap topik-topik material yang relevan untuk                   relevant material topics to determine the materiality
menentukan tingkat materialitas konten dalam                       level of the content in Sustainability Report 2024.
Laporan Keberlanjutan 2024. Hasil dari pemetaan                    Results from the mapping provide clear picture over
tersebut memberikan gambaran yang jelas                            the priority of topics to be presented in Sustainability
mengenai prioritas topik-topik yang akan disajikan                 Report 2024, as well as showing the materiality level
dalam Laporan Keberlanjutan 2024, sekaligus                        of each content included. Information regarding
menunjukkan tingkat materialitas dari setiap                       the materiality level of the content of Sustainability
konten yang termuat. Informasi mengenai tingkat                    Report 2024 is shown below.
materialitas konten Laporan Keberlanjutan 2024
diuraikan sebagai berikut.




  62           PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 65
                                                                                                          Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment




                                                                                                                            AE6                              ST2
                                                                                                                                                 GG1
                                                                                                                     GG3
                                                                                                                                                       GG2
Penting Bagi Pemangku Kepentingan




                                                                                                                                         EV1
                                                                                                      AE3 AE2 AE5

                                                                                           AE1 AE7                                GG4
                                                                                                                                                       EV3
                        Importance to Stakeholders


                                                       HIGH




                                                                                                                          EV2
                                                                                    AE8         ST5
                                                                                                                                ST1

                                                                                    ST3         EV4
                                                                      ST4
                                                       MEDIUM




                                                                            AE4
                                                       LOW




                                                                LOW                    MEDIUM                         HIGH


                                                                                                Penting Bagi Perseroan
                                                                                                 Importance to the Company


            Kode                                                            Keterangan                              Kode                        Keterangan
            Code                                                            Description                             Code                        Description

                   GG1                               Ketaatan terhadap Peraturan Perundang-Undangan
                                                                                                                    ST1     Human Rights and Labour Conditions
                                                     Compliance with Laws and Regulations
                                                     Komitmen terhadap Anti-Korupsi                                 ST2     Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
                  GG2
                                                     Commitment to Anti-Corruption                                          Occupational Health and Safety (OHS)
                                                     Keterbukaan dan Akuntabilitas                                  ST3     Menjaga Hak Masyarakat Adat
                 GG3
                                                     Openness and Accountability                                            Protecting Indigenous People’s Rights
                                                     Sertifikasi Keberlanjutan (ISPO)                               ST4     Pemberdayaan Masyarakat Lokal
                 GG4
                                                     Sustainability Certification (ISPO)                                    Empowerment of Local Communities
                                                     Efisiensi Penggunaan Energi                                    ST5     Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
                     AE1
                                                     Energy Use Efficiency                                                  Corporate Social Responsibility

                   AE2                               Efisiensi Penggunaan Air                                               Kinerja Keuangan
                                                                                                                    EV1
                                                     Water Use Efficiency                                                   Financial Performance

                   AE3                               Perlindungan terhadap Area Konservasi                          EV2     Produktivitas dan Efisiensi Biaya Operasional
                                                     Protection of Conservation Area                                        Productivity and Operational Cost Efficiency

                   AE4                               Mitigas Emisi Gas Rumah Kaca                                   EV3     Kualitas Produk (CPO dan PK)
                                                     Greenhouse Gas Emissions Mitigation                                    Product Quality (CPO and PK)

                   AE5                               Pengelolaan Limbah                                             EV4     Ketertelusuran (Traceability)
                                                     Waste Management                                                       Traceability

                   AE6                               Pengelolaan Risiko Kebakaran
                                                     Fire Risk Management

                    AE7                              Pengelolaan Pupuk, Pestisida, dan Bahan Kimia
                                                     Management of Fertilizer, Pesticide, and Chemicals

                   AE8                               Pengelolaan Hama Terpadu
                                                     Integrated Pest Management


   Berdasarkan analisis material, menunjukkan bahwa                                                            Based on the materiality analysis, it shows that 47%
   sejumlah 47% dari total aspek masuk dalam kategori                                                          of the total aspects fall into the “High Importance”
   “High Importance”.                                                                                          category.




                                                                                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk        63
Page 66
          GOOD GOVERNANCE




64   PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 67
                                                                                                 Good Governance




                “Good Governance merupakan salah satu pilar pada Kebijakan Sawit Lestari Perseroan
                dalam menjalankan kegiatan usaha yang berkelanjutan. Komitmen ini direalisasikan
                salah satunya dengan menjalankan perilaku anti korupsi, penyuapan, dan pencucian
                uang melalui penerapan standar transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan dalam
                setiap kegiatan operasional di industri kelapa sawit. Kebijakan ini didukung oleh
                mekanisme pengawasan internal yang ketat melalui audit reguler untuk mencegah
                dan mendeteksi potensi praktik korupsi. Divisi Internal Audit bekerja untuk memastikan
                kepatuhan terhadap kebijakan dan memastikan praktik bisnis yang bersih dan
                berintegritas, sejalan dengan komitmen TPA terhadap keberlanjutan dan tata kelola
                yang baik.”
                “Good Governance is one of the pillars of the Company’s Sustainable Palm Oil Policy
                in conducting sustainable business operations. This commitment is realized through
                the implementation of anti-corruption, anti-bribery, and anti-money laundering
                practices by enforcing standards of transparency, accountability, and compliance in
                all operational activities within the palm oil industry. This policy is supported by a strict
                internal oversight mechanism through regular audits to prevent and detect potential
                corruption practices. The Internal Audit Division ensures compliance with policies and
                upholds clean and integrity-driven business practices, in line with TPA’s commitment
                to sustainability and good corporate governance.”




Struktur dan Mekanisme Tata Kelola
Governance Structure and Mechanism

Tata kelola merupakan fondasi penting dalam                 Governance is a fundamental pillar in ensuring the
memastikan tercapainya tujuan keberlanjutan jangka          achievement of TPA’s long-term sustainability goals by
panjang TPA dengan memadukan aspek ESG dalam                integrating ESG aspects into every strategic decision-
setiap pengambilan keputusan strategis. Oleh karena         making process. Therefore, we continuously manage
itu, kami senantiasa menjalankan pengelolaan TPA            TPA in compliance with applicable legal provisions in
berlandaskan pada ketentuan hukum yang berlaku di           Indonesia, such as Law of the Republic of Indonesia
Indonesia, seperti Undang-Undang Republik Indonesia         No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies, Financial
No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,               Services Authority Regulation No. 21/POJK.04/2015 on the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/POJK.04/2015        Implementation of Corporate Governance Guidelines
tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan            for Public Companies, and Financial Services Authority
Terbuka, dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan            Circular No. 32/SEOJK.04/2015. In accordance with these
No. 32/SEOJK.04/2015. Berdasarkan peraturan tersebut,       regulations, TPA has established a governance structure
TPA telah memiliki struktur tata kelola yang terdiri dari   consisting of three main organs.
tiga organ utama.

Pertama, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                   First, the General Meeting of Shareholders (GMS) serves
sebagai organ tertinggi yang memegang otoritas              as the highest governing body with the authority to make
dalam pengambilan keputusan penting. Kedua, Dewan           key decisions. Second, the Board of Commissioners
Komisaris yang berperan sebagai perwakilan Pemegang         acts as the shareholders’ representative in overseeing
Saham untuk mengawasi operasional Perseroan. Ketiga,        the company’s operations. Third, the Board of Directors
Direksi yang bertanggung jawab atas kepemimpinan            is responsible for leading and executing all of TPA’s
dan pelaksanaan seluruh kegiatan bisnis TPA, sekaligus      business activities while ensuring the achievement of
menjadi pelaksana dalam pencapaian tujuan strategis.        strategic objectives. This structure ensures that TPA’s
Struktur ini memastikan tata kelola yang dijalankan TPA     governance remains transparent, accountable, and
senantiasa berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai       compliant with applicable regulations. A more detailed
dengan regulasi yang berlaku. Informasi lebih lengkap       overview of TPA’s governance structure is outlined below.
mengenai struktur tata kelola TPA diuraikan sebagai
berikut.


                                                                         PT Teladan Prima Agro Tbk            65
Page 68
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Struktur Tata Kelola [E.1] [2-9] [2-11]
Governance Structure




                                                     Komite
                                                    Committees


   Komite Audit                                                     : • Iwa Kartiwa Hudaya (Ketua / Head)
   Audit Committee                                                    • Djalaludin Djaprie (Anggota / Member)
                                                                      • Iman Subekti (Anggota / Member)

   Komite Nominasi dan Remunerasi                                   : • Iwa Kartiwa Hudaya (Ketua / Head)
   Nomination and Remuneration Committee                              • Indracahya Basuki (Anggota / Member)
                                                                      • Sutarto Hadi (Anggota / Member)

   Komite Manajemen Risiko, GCG, dan Investasi                      : • Indracahya Basuki (Ketua / Head)
   Risk Management, GCG, and Investment Committee                     • Nurcahya Basuki (Anggota / Member)

   Komite Keberlanjutan Usaha                                       : • Dr. Yaya Rayadin (Ketua / Head)
   dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan                               • Richard Bruce Ness (Anggota / Member)
   Sustainability and Corporate Social Responsibility Committee       • Shakeb Afsah (Anggota / Member)




                                                          Perkebunan dan                  Logistik dan
                                                             Agronomi                       Teknik               Keberlanjutan
                                                            Plantation and                Logistics and           Sustainability
                                                              Agronomy                     Engineering

  Kepala Keuangan
                              Kepala Sumber                    Direktur                     Direktur                Direktur
   Perusahaan dan
                              Daya Manusia
       Strategi                                                  Director                    Director                Director
                              Head of Human
    Head of Corporate
                                Resources
                                                            Noor Falich               Imam Syaifullah           Yayan Handian
  Finance and Strategy                                                                                             Ginanjar

   Wasisto Budi               Sutarto Hadi
     Sulistio
                                                                  Administrasi            Administrasi Pabrik         Kesehatan,
                                                                   Agronomi                 dan Logistik            Keamanan, dan
                                                                   Agronomy                Mill and Logistics        Keberlanjutan
       Strategi Perusahaan         Operasi SDM                   Administration             Administration            Lingkungan
       dan Pengembangan           HR Operations                                                                     Health, Safety,
              Bisnis                                                                                               and Sustainable
            Corporate                                                                                                Environment
                                                                    Operasi                 Operasi Pabrik
      Strategy and Business
                                  Pengembangan                     Agronomi                 Mill Operations
          Development
                                   Karyawan dan                   Agronomy
                                     Organisasi                   Operations                                     Lingkungan Eksternal
                                     People                                                                         dan Hubungan
                                                                                                Teknik
           Keuangan              and Organization                                                                    Berkelanjutan
                                                                                              Engineering
          Perusahaan              Development                                                                    External Environment
                                                                 Lisensi dan
           Corporate                                                                                              and Sustainability
                                                               Pengembangan
            Finance                                                                                                    Relations
                                                                    Sosial
                                                                  License and
                                                              Social Development
       Hubungan Investor                                                                                            Penelitian dan
        Investor Relations                                                                                         Pengembangan
                                                                                                                       Research
                                                                                                                   and Development




  66         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 69
                                                                                                                  Good Governance




 Rapat Umum Pemegang Saham
   General Meeting of Shareholders




           Dewan Komisaris
        Board of Commissioners

                Komisaris Utama
            President Commissioner
            Indracahya Basuki

           Komisaris Independen
           Independent Commissioner
           Iwa Kartiwa Hudaya




                Direktur Utama
                President Director
           Wishnu Wardhana




   Keuangan,
                                 Pemasaran
 Akuntansi, dan
                                dan Komersial
     Pajak
                                  Marketing
     Finance,
                                and Commercial
Accounting, and Tax

                                                         Kepala Kantor dan             Kepala Sekretaris
     Direktur                        Direktur            Divisi Transformasi             Perusahaan                  Kepala Audit
     Director                        Director              Head of CEO Office             dan Legal                    Internal
   Mahirudin                  Santos Ibrahim              and Transformations           Head of Corporate         Head of Internal Audit
                                   Noor                         Division               Secretary and Legal



                                                               Vacant                  Arya Wibisana              Rachmat Nugroho
         Akuntansi                    Hubungan Klien
        Accounting                    Client Relations

                                                                                                Sekretaris
                                                                Integrasi Sistem
                                                                                               Perusahaan
        Perpajakan                      Pemasaran             dan Pengembangan
                                                                                                Corporate
         Taxation                        Marketing             System Integration
                                                                                                Secretary
                                                                and Development


        Pengontrol                      Administrasi
        Keuangan                         Penjualan                                          Legal Perusahaan
                                                                 Asisten Pribadi             Corporate Legal
          Finance                         Sales                  Direktur Utama
         Controller                    Administration
                                                               Personal Assistant
                                                               of Presiden Director
                                                                                               Komunikasi
                                                                                               Perusahaan
        Pengadaan
       Procurement                                                                             Corporate
                                                               Manajemen Risiko              Communication
                                                               Risk Management


                                                                                          Hubungan Pemangku
                                                                                              Kepentingan
                                                                                          Stakeholder Relations




                                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk                   67
Page 70
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




        Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan - Tahun Buku 2024
        Annual General Meeting of Shareholders - 2024


Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                           General Meetings of Shareholders (GMS)

RUPS merupakan organ tertinggi dalam struktur              The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
tata kelola TPA yang memiliki wewenang dalam               highest governing body within TPA’s governance
mengawasi dan memastikan pelaksanaan fungsi                structure, holding the authority to oversee and ensure
Dewan Komisaris dan Direksi. Wewenang tersebut             the proper functioning of the Board of Commissioners
meliputi permintaan pertanggungjawaban terkait             and the Board of Directors. This authority includes
pengawasan dan pengelolaan TPA, perubahan                  requesting accountability for TPA’s supervision and
Anggaran       Dasar,   serta   pengangkatan     dan       management, amending the Articles of Association,
pemberhentian anggota Dewan Komisaris dan                  and appointing or dismissing members of the Board
Direksi. RUPS juga berfungsi sebagai forum bagi para       of Commissioners and the Board of Directors. The GMS
Pemegang Saham untuk menggunakan hak serta                 also serves as a forum for shareholders to exercise
wewenang mereka terhadap Manajemen TPA sesuai              their rights and authority over TPA’s management
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan              in accordance with the company’s Articles of
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pada            Association and applicable laws and regulations. In
tahun 2024, Perseroan telah menyelenggarakan               2024, the company held its Annual General Meeting of
RUPS Tahunan pada tanggal 25 April 2024 serta RUPS         Shareholders on April 25, 2024, and an Extraordinary
Luar Biasa tanggal 13 Desember 2024 yang menjadi           General Meeting of Shareholders on December 13,
media bagi Pemegang Saham untuk mengambil                  2024, providing shareholders with a platform to make
keputusan strategis terkait TPA serta memastikan           strategic decisions regarding TPA and to ensure the
arah kebijakan dan keberlangsungan bisnis TPA.             company’s policy direction and business continuity.

Informasi lebih lengkap mengenai kehadiran,                More complete information on the attendance,
agenda, dan keputusan RUPS Tahunan disampaikan             agenda, and the resolutions of the Annual GMS is
dalam Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk            available in the 2024 Annual Report of PT Teladan
tahun 2024 yang disusun secara terpisah dari               Prima Agro Tbk which is prepared separately from
Laporan Keberlanjutan ini.                                 this Sustainability Report.




  68       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 71
                                                                                             Good Governance




Dewan Komisaris [2-12]                                     Board of Commissioners [2-12]

Dewan Komisaris merupakan organ dalam sistem               The Board of Commissioners is a governance body
tata kelola TPA yang bertugas dan bertanggung jawab        within TPA’s corporate structure responsible for
untuk melakukan pengawasan serta memberikan                overseeing and advising the Board of Directors on
nasihat kepada Direksi terkait pengelolaan TPA.            the company’s management. In fulfilling this role,
Dalam menjalankan fungsi tersebut, Dewan Komisaris         the Board of Commissioners not only focuses on
tidak hanya fokus pada pengawasan operasional,             operational oversight but also actively promotes
tetapi juga secara aktif mendorong penerapan               the consistent and optimal implementation of
tata kelola keberlanjutan agar dapat berjalan              sustainable governance. This approach ensures
konsisten dan optimal. Hal ini bertujuan untuk             alignment      between     the   Company’s    Vision,
memastikan keselarasan antara Visi, Misi, dan              Mission, and sustainability strategy with the actual
strategi keberlanjutan Perseroan dengan tantangan          challenges and conditions encountered in the field.
serta kondisi aktual yang dihadapi di lapangan.            Periodically, the Board of Commissioners holds joint
Secara berkala, Dewan Komisaris mengadakan                 meetings with the Board of Directors to oversee and
rapat gabungan bersama Direksi guna melakukan              provide guidance on sustainability management.
pengawasan dan memberikan arahan terkait                   Through this active role, the Board of Commissioners
pengelolaan aspek keberlanjutan. Melalui peran aktif       contributes to ensuring that governance practices
ini, Dewan Komisaris berkontribusi dalam memastikan        support TPA’s long-term objectives in navigating an
bahwa praktik tata kelola yang diterapkan mendukung        evolving business landscape.
tujuan jangka panjang TPA dalam menghadapi
dinamika bisnis yang terus berkembang.


Dewan Komisaris TPA [2-9]
TPA Board of Commissioners

                                                                                     Pemangku Kepentingan
       Nama                     Jabatan             Masa Jabatan
                                                                        Gender          yang Terwakilkan
       Name                     Position            Term of Office
                                                                                    Represented Stakeholders

                     Komisaris Utama                                     Pria      Pemegang Saham Pengendali
Indracahya Basuki                                       2024 – 2027
                     President Commissioner                              Male        Controlling Shareholders

                     Komisaris Independen                                Pria       Pemegang Saham Minoritas
Iwa Kartiwa Hudaya                                      2024 – 2027
                     Independent Commissioner                            Male         Minority Shareholders


Pelaksanaan       tugas     dan    tanggung   jawab        The execution of the duties and responsibilities
Dewan Komisaris dibantu oleh beberapa komite               of the Board of Commissioners is supported by
pendukung yang memiliki peran penting dalam                several advisory committees that play a crucial
pengawasan. Komite-komite ini mencakup Komite              role in oversight. These committees include
Audit; Komite Nominasi dan Remunerasi; Komite              the Audit Committee; the Nomination and
Manajemen Risiko, GCG, dan Investasi; serta Komite         Remuneration Committee; the Risk Management,
Keberlanjutan Usaha dan Tanggung Jawab Sosial              GCG, and Investment Committee; and the Business
Perusahaan. Setiap komite memiliki fungsi khusus           Sustainability and Corporate Social Responsibility
untuk mendukung pengawasan yang efektif, mulai             Committee. Each committee has a specific function
dari audit, tata kelola, hingga tanggung jawab sosial      to enhance effective supervision, ranging from
dan lingkungan. Dukungan dari komite-komite                auditing and corporate governance to social and
ini memungkinkan Dewan Komisaris melakukan                 environmental responsibilities. The support of these
pengawasan yang lebih mendalam dan menyeluruh              committees enables the Board of Commissioners
terhadap berbagai aspek operasional TPA. Informasi         to conduct more in-depth and comprehensive
mengenai       keanggotaan       Komite   Pendukung        oversight of various operational aspects of TPA.
Dewan Komisaris diuraikan sebagai berikut.                 Details regarding the membership of the Board of
                                                           Commissioners’ Supporting Committees are outlined
                                                           as follows.




                                                                       PT Teladan Prima Agro Tbk          69
Page 72
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris [2-9]
Committees Under the Board of Commissioners

                                                                                      Pemangku Kepentingan
       Nama                       Jabatan                  Masa Jabatan
                                                                            Gender       yang Terwakilkan
       Name                       Position                 Term of Office
                                                                                     Represented Stakeholders

Komite Audit
Audit Committee

                      Ketua Komite Audit                                     Pria    Pemegang Saham Minoritas
Iwa Kartiwa Hudaya                                          2024 – 2027
                      Head of the Audit Committee                            Male      Minority Shareholders

                      Anggota Komite Audit                                   Pria
Djalaludin Djaprie                                          2024 – 2027                          -
                      Member of the Audit Committee                          Male

                      Anggota Komite Audit                                   Pria
Iman Subekti                                                2024 – 2027                          -
                      Member of the Audit Committee                          Male
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
                      Ketua Komite Nominasi dan
                      Remunerasi                                             Pria    Pemegang Saham Minoritas
Iwa Kartiwa Hudaya                                          2024 – 2027
                      Head of the Nomination and                             Male      Minority Shareholders
                      Remuneration Committee
                      Anggota Komite Nominasi dan
                      Remunerasi                                             Pria    Pemegang Saham Pengendali
Indracahya Basuki                                           2024 – 2027
                      Member of the Nomination and                           Male      Controlling Shareholders
                      Remuneration Committee
                      Anggota Komite Nominasi dan
                      Remunerasi                                             Pria
Sutarto Hadi                                                2024 – 2027                          -
                      Member of the Nomination and                           Male
                      Remuneration Committee
Komite Manajemen Risiko, GCG, dan Investasi
Risk Management, GCG, and Investment Committee
                      Ketua Komite Manajemen Risiko,
                      GCG, dan Investasi                                     Pria    Pemegang Saham Pengendali
Indracahya Basuki                                           2024 – 2027
                      Head of the Risk Management,                           Male      Controlling Shareholders
                      GCG, and Investment Committee
                      Anggota Komite Manajemen
                      Risiko, GCG, dan Investasi                             Pria    Pemegang Saham Pengendali
Nurcahya Basuki                                             2024 – 2027
                      Member of the Risk Management,                         Male      Controlling Shareholders
                      GCG, and Investment Committee
Komite Keberlanjutan Usaha dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Business Sustainability and Corporate Social Responsibility Committee
                      Ketua Komite Keberlanjutan
                      Usaha dan Tanggung Jawab
                      Sosial                                                 Pria
Dr. Yaya Rayadin                                            2024 – 2027                          -
                      Head of the Business                                   Male
                      Sustainability and Social
                      Responsibility Committee
                      Anggota Komite Keberlanjutan
                      Usaha dan Tanggung Jawab
                      Sosial                                                 Pria
Shakeb Afsah                                                2024 – 2027                          -
                      Member of the Business                                 Male
                      Sustainability and Social
                      Responsibility Committee
                      Anggota Komite Keberlanjutan
                      Usaha dan Tanggung Jawab
                      Sosial                                                 Pria
Richard Bruce Ness                                          2024 – 2027                          -
                      Member of the Business                                 Male
                      Sustainability and Social
                      Responsibility Committee




  70       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 73
                                                                                              Good Governance




Informasi lebih lengkap mengenai pedoman kerja,            More detailed information regarding the working
tugas dan tanggung jawab, pelaksanaan tugas,               guidelines,  duties    and    responsibilities,  task
serta kehadiran rapat Dewan Komisaris disampaikan          execution, and meeting attendance of the Board
dalam Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk            of Commissioners is presented in the 2024 Annual
tahun 2024 yang disusun secara terpisah dari               Report of PT Teladan Prima Agro Tbk, which is
Laporan Keberlanjutan ini.                                 prepared separately from this Sustainability Report.



Direksi [2-12]                                             Board of Directors [2-12]

Direksi merupakan organ dalam sistem tata kelola           The Board of Directors is a key organ within
TPA yang bertugas dan bertanggung jawab atas               TPA’s governance system, responsible for the
pengurusan dan operasional Perseroan. Secara               management and operational activities of the
kolegial, Direksi bertugas memastikan seluruh              Company. Collectively, the Board of Directors
aspek pengelolaan TPA berjalan sesuai dengan               ensures that all aspects of TPA’s management align
tujuan yang telah ditetapkan serta senantiasa              with the established objectives while adhering to
mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. Setiap              applicable legal regulations. Each member of the
anggota Direksi melaksanakan tugas berdasarkan             Board of Directors performs their duties based on
pembagian tanggung jawab dan wewenang yang                 assigned responsibilities and authority as stipulated
diatur dalam Anggaran Dasar. Direktur Utama                in the Articles of Association. The President Director
berperan dalam menyusun dan mengarahkan                    plays a crucial role in formulating and directing TPA’s
strategi TPA, termasuk perencanaan anggaran serta          strategy, including budget planning and programs
program-program untuk mencapai Visi, Misi, dan             to achieve the Company’s Vision, Mission, and Values
Nilai-Nilai Perusahaan, baik dalam jangka pendek,          across short-, medium-, and long-term horizons.
menengah, maupun panjang. Aspek keberlanjutan              Sustainability is also an integral part of the policies
juga menjadi bagian integral dari kebijakan yang           formulated by the Board of Directors, encompassing
dirumuskan oleh Direksi, mencakup berbagai bidang          various key areas essential to long-term business
penting bagi keberlanjutan bisnis.                         viability.

Di samping tugas mengelola Perseroan, Direksi              In addition to managing the Company, the Board
juga bertanggung jawab dalam mengelola risiko              of Directors is also responsible for overseeing
dari kegiatan usaha Perseroan. Pengelolaan risiko          risk management in the Company’s business
merupakan bagian integral dan tanggung jawab               activities. Risk management is an integral part of the
dari seluruh insan Perseroan, mulai dari risiko            Company’s operations and a shared responsibility
operasional di Kebun dan Pabrik yang menjadi               across all levels of the organization. Operational
tanggung jawab Manajer Kebun dan Pabrik,                   risks at the Plantation and Mill levels fall under
risiko di level Divisi yang menjadi tanggung jawab         the responsibility of Plantation and Mill Managers,
Kepala Divisi, serta risiko strategis di level Perseroan   divisional risks are managed by Division Heads, while
yang menjadi tanggung jawab Direksi Perseroan.             strategic risks at the corporate level are overseen
Pengelolaan risiko dimulai dari level operasional          by the Board of Directors. Risk management begins
Kebun dan Pabrik mempertimbangkan masukan dari             at the operational level in Plantations and Mills,
pihak internal, seperti karyawan, serta pemangku           incorporating input from internal stakeholders, such
kepentingan eksternal, seperti masyarakat sekitar.         as employees, as well as external stakeholders,
Kinerja pengelolaan risiko ini dievaluasi secara           including local communities. The performance of risk
triwulanan. Dengan pendekatan ini, tanggung jawab          management is evaluated quarterly. Through this
sosial, lingkungan, dan masyarakat sekitar akan            approach, social and environmental responsibility,
sejalan dengan keberlanjutan bisnis Perseroan.             along with community engagement, aligns with the
                                                           Company’s long-term business sustainability.




                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk           71
Page 74
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Direksi TPA [2-9]
TPA Board of Directors

                                                                                           Pemangku Kepentingan
        Nama                        Jabatan                 Masa Jabatan
                                                                              Gender          yang Terwakilkan
        Name                        Position                Term of Office
                                                                                          Represented Stakeholders

                       Direktur Utama                                          Pria      Pemegang Saham Pengendali
Wishnu Wardhana                                              2024 – 2027
                       President Director                                      Male        Controlling Shareholders

                       Direktur Perkebunan dan Agronomi                        Pria            Pemegang Saham
Noor Falich                                                  2024 – 2027
                       Plantation and Agronomy Director                        Male              Shareholders

                       Direktur Logistik dan Teknik                            Pria            Pemegang Saham
Imam Syaifullah                                              2024 – 2027
                       Logistic and Engineering Director                       Male              Shareholders

                       Direktur Keberlanjutan                                  Pria            Pemegang Saham
Yayan H. Ginanjar                                            2024 – 2027
                       Sustainability Director                                 Male              Shareholders

                       Direktur Keuangan, Akuntansi,
                       dan Pajak                                               Pria            Pemegang Saham
Mahirudin                                                    2024 – 2027
                       Finance, Accounting, and Tax                            Male              Shareholders
                       Director

                       Direktur Pemasaran dan Komersial
                                                                               Pria            Pemegang Saham
Santos Ibrahim Noor    Marketing and Commercial              2024 – 2027
                                                                               Male              Shareholders
                       Director



Dalam menjalankan koordinasi antara berbagai                  In coordinating between various directorates, the
direktorat, Direktur Utama dibantu beberapa                   President Director is assisted by several Directors
Direktur yang bertanggung jawab pada fungsi-                  who are responsible for the following main functions:
fungsi utama, yakni:
• Direktur Perkebunan dan Agronomi;                           •   Plantation and Agronomy Director;
• Direktur Logistik dan Teknik;                               •   Logistic and Engineering Director;
• Direktur Keberlanjutan;                                     •   Sustainability Director;
• Direktur Keuangan, Akuntansi, dan Pajak; serta              •   Finance, Accounting, and Tax Director; and
• Direktur Pemasaran dan Komersial.                           •   Marketing and Commercial Director.



Pelaksanaan fungsi operasional pada tingkat Entitas           The implementation of operational functions at the
Anak dikendalikan oleh Direktur Utama bersama                 Subsidiary level is controlled by the President Director
dengan Direktur Utama Entitas Anak. Mereka                    along with the President Directors of each Subsidiary.
didukung oleh beberapa fungsi operasional di Entitas          They are supported by several operational functions in
Anak, yang dipimpin oleh Kepala Divisi, yaitu: [2-13]         the subsidiaries, led by Division Heads, as follows: [2-13]
• Kepala Divisi Perkebunan dan Agronomi;                      • Plantation and Agronomy Division Head;
• Kepala Divisi Logistik dan Teknik;                          • Logistics and Engineering Division Head;
• Kepala Divisi Keberlanjutan;                                • Sustainability Division Head;
• Kepala Divisi Keuangan, Akuntansi, dan Pajak;               • Finance, Accounting, and Tax Division Head;
• Kepala Divisi Pemasaran dan Komersial;                      • Marketing and Commercial Division Head;
• Kepala Divisi Sumber daya Manusia;                          • Human Resources Division Head;
• Kepala Divisi Keuangan Perusahaan dan Strategi;             • Corporate Finance and Strategy Division Head;
   serta                                                         and
• Kepala Kantor dan Divisi Transformasi.                      • CEO Office and Transformation Division Head.




   72       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 75
                                                                                              Good Governance




Informasi lebih lengkap mengenai pedoman kerja,          More complete information regarding the work
tugas dan tanggung jawab, pelaksanaan tugas,             guidelines, duties and responsibilities, implementation
serta kehadiran rapat Direksi disampaikan dalam          of duties, as well as meeting attendance of the Board
Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk tahun          of Directors is available in the 2024 Annual Report of
2024 yang disusun secara terpisah dari Laporan           PT Teladan Prima Agro Tbk which is prepared
Keberlanjutan ini.                                       separately from this Sustainability Report.



Peran Badan Tata Kelola Tertinggi                        Role of the Highest Governance Body in
dalam Pelaporan Keberlanjutan [2-14]                     Sustainability Reporting [2-14]

Penyampaian kinerja keberlanjutan TPA pada               TPA’s sustainability performance is reported
setiap tahun pelaporan disampaikan melalui               annually    through     the     Sustainability    Report,
Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan bersamaan         which is published alongside the Annual Report.
dengan Laporan Tahunan. Sebagai perusahaan               As a publicly listed company on the Indonesia Stock
publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan        Exchange and supervised by the Financial Services
diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, penyusunan          Authority (OJK), the preparation and publication
dan publikasi Laporan Keberlanjutan senantiasa           of the Sustainability Report are aligned with the
disesuaikan berdasarkan ketentuan Peraturan OJK          provisions of OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017
No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Laporan            on the Implementation of Sustainable Financial
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa                 Reporting for Financial Institutions, Issuers, and Public
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Laporan         Companies. This report serves as a platform for
ini menjadi media TPA dalam mengomunikasikan             TPA to communicate its sustainability achievements
pencapaian keberlanjutan kepada pemangku                 to stakeholders and as part of its commitment to
kepentingan serta menjadi bagian dari realisasi          transparency and accountability in managing ESG
komitmen TPA untuk transparansi dan akuntabilitas        aspects.
dalam pengelolaan aspek-aspek ESG.




        Peresmian Kernel Crushing Plant & Biogas Power Plant
        Inauguration of the Kernel Crushing Plant and Biogas Power Plant




                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk            73
Page 76
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Dalam proses penyusunan Laporan Keberlanjutan,              In the preparation of the Sustainability Report, the
Direksi memegang tanggung jawab utama untuk                 Board of Directors holds the primary responsibility for
mengkaji, menyetujui, dan memastikan integritas             reviewing, approving, and ensuring the integrity of the
pelaporan. Tugas ini meliputi penentuan topik-              reporting process. This includes determining material
topik material yang relevan bagi Perseroan serta            topics relevant to the Company and enforcing
penegakan sistem pengendalian internal yang                 adequate internal control systems to ensure high-
memadai agar laporan yang disampaikan memiliki              quality and transparent reporting. The Director of
kualitas dan transparansi yang baik. Direktur               Sustainability represents the Board of Directors in
Keberlanjutan mewakili Direksi dalam melaksanakan           carrying out these responsibilities, ensuring that all
tugas tersebut, memastikan bahwa seluruh informasi          presented information has undergone thorough
yang disajikan telah melalui kajian yang cermat.            review. Before publication, the entire content of the
Sebelum laporan diterbitkan, seluruh isi Laporan            Sustainability Report is reviewed and approved
Keberlanjutan ditinjau dan disetujui oleh Dewan             by the Board of Commissioners and the Board of
Komisaris dan Direksi untuk memastikan kesesuaian           Directors to ensure alignment with the Company’s
dengan strategi keberlanjutan dan peraturan yang            sustainability strategy and applicable regulations.
berlaku.



Pengangkatan Anggota Badan                                  Appointment of Governance
Tata Kelola [2-10]                                          Body Members [2-10]

Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan                    The appointment of members of the Board
Direksi dilakukan melalui RUPS dengan mekanisme             of Commissioners and the Board of Directors
yang transparan berdasarkan proses nominasi                 is conducted through the General Meeting of
yang disusun oleh Komite Nominasi dan Remunerasi.           Shareholders (GMS) via a transparent mechanism
Proses pengangkatan ini mempertimbangkan                    based on a nomination process prepared by the
berbagai faktor, termasuk keterwakilan Pemegang             Nomination and Remuneration Committee. This
Saham, kompetensi, pengalaman kerja, reputasi,              appointment process takes into account various
dan keberagaman. Dalam proses nominasi                      factors, including shareholder representation,
Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Nominasi dan            competence, work experience, reputation, and
Remunerasi bertugas menelaah serta mengusulkan              diversity. In the nomination process for the Board
kandidat yang memenuhi kualifikasi kepada                   of Commissioners and the Board of Directors,
Dewan Komisaris, yang kemudian disampaikan                  the Nomination and Remuneration Committee is
kepada Pemegang Saham melalui RUPS. Dalam                   responsible for reviewing and proposing qualified
pelaksanaan tugasnya, Komite Nominasi dan                   candidates to the Board of Commissioners, which
Remunerasi juga dapat berkoordinasi dengan Direksi,         then submits the recommendations to shareholders
unit kerja terkait, atau pihak ketiga yang independen,      through the GMS. In carrying out its duties, the
dengan sepengetahuan Dewan Komisaris. Setelah               Nomination and Remuneration Committee may
kandidat disetujui oleh RUPS, anggota terpilih akan         also coordinate with the Board of Directors, relevant
diangkat untuk masa jabatan yang telah ditentukan           business units, or independent third parties with the
dengan tujuan memastikan Manajemen Perseroan                knowledge of the Board of Commissioners. Once the
memiliki tim yang kompeten dan berintegritas.               candidates are approved by the GMS, the selected
                                                            members are appointed for a predetermined
                                                            term, ensuring that the Company’s Management
                                                            comprises a team that is both competent and of
                                                            high integrity.

Informasi lebih lengkap mengenai proses nominasi            Further information on the nomination process of
Dewan Komisaris dan Direksi disampaikan dalam               the Board of Commissioners and Board of Directors
Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk tahun             is provided in the 2024 Annual Report of PT Teladan
2024 yang disusun secara terpisah dari Laporan              Prima Agro Tbk, which is prepared separately from
Keberlanjutan ini.                                          this Sustainability Report.




  74        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 77
                                                                                                    Good Governance




Pengembangan Kompetensi
Keberlanjutan Badan Tata Kelola [E.2] [2-17]
Sustainability Competency Development of Governance Bodies

TPA berkomitmen untuk terus meningkatkan                        TPA is committed to continuously enhancing
kompetensi badan tata kelola tertinggi melalui                  the competence of its highest governance body
pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan                     through the development of knowledge, skills, and
pengalaman terkait pembangunan berkelanjutan.                   experience related to sustainable development.
Program ini senantiasa dilaksanakan secara                      This program is conducted on an ongoing basis
berkesinambungan agar para pemangku kebijakan                   to ensure that decision-makers fully understand
mampu memahami dinamika bisnis secara                           business dynamics and can formulate appropriate
menyeluruh dan menyusun strategi serta tindakan                 strategies and actions to achieve sustainability
yang tepat untuk mencapai sasaran keberlanjutan.                goals. The development program is implemented
Program pengembangan ini dilaksanakan melalui                   through internal training as well as collaborations
pelatihan internal dan juga melibatkan pihak ketiga             with third-party experts in sustainability. Through this
yang ahli di bidang keberlanjutan. Dengan demikian,             approach, TPA ensures that its highest governance
TPA memastikan bahwa badan tata kelola tertinggi                body remains well-informed with the latest insights
selalu memiliki wawasan terkini yang mendukung                  to support effective strategic decision-making.
efektivitas dalam pengambilan keputusan strategis.              Additionally, this initiative strengthens TPA’s
Selain itu, pengembangan ini memperkuat kesiapan                preparedness in addressing global sustainability
TPA dalam menghadapi tantangan keberlanjutan                    challenges and achieving its long-term objectives.
global dan mencapai tujuan jangka panjang                       Details regarding sustainability-related competency
yang telah ditetapkan. Informasi mengenai                       development programs attended by TPA’s highest
pengembangan kompetensi terkait keberlanjutan                   governance body throughout 2024 are outlined as
yang diikuti oleh badan tata kelola tertinggi TPA               follows.
sepanjang tahun 2024 diuraikan sebagai berikut.


     Nama                   Jabatan                   Topik Pengembangan Kompetensi                 Penyelenggara
     Name                   Position                   Competency Development Topic                   Organizer

Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Indracahya           Komisaris Utama            Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan           Internal TPA
Basuki               President Commissioner     Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan         Internal TPA
                                                Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
                                                and Ethical Business Practices in the Company

Iwa Kartiwa          Komisaris Independen       Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan           Internal TPA
Hudaya               Independent                Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan         Internal TPA
                     Commissioner               Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
                                                and Ethical Business Practices in the Company

Direksi
Board of Directors

Wishnu               Direktur Utama             Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan           Internal TPA
Wardhana             President Director         Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan         Internal TPA
                                                Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
                                                and Ethical Business Practices in the Company

Noor Falich          Direktur Perkebunan        Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan           Internal TPA
                     dan Agronomi               Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan         Internal TPA
                     Plantation and             Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
                     Agronomy Director          and Ethical Business Practices in the Company

Imam Syaifullah      Direktur Logistik dan      Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan           Internal TPA
                     Teknik                     Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan         Internal TPA
                     Logistic and Engineering   Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
                     Director                   and Ethical Business Practices in the Company




                                                                             PT Teladan Prima Agro Tbk               75
Page 78
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




      Nama                 Jabatan                  Topik Pengembangan Kompetensi                      Penyelenggara
      Name                 Position                  Competency Development Topic                        Organizer

Yayan H.           Direktur Keberlanjutan    Memajukan Transisi Energi di Negara Berkembang               Indonesia
Ginanjar           Sustainability Director   Advancing     Energy     Transition   in   Developing      International
                                             Countries                                               Sustainability Forum
                                                                                                            (IISF)

                                             Kepentingan Kerja        Sama     dalam     Melawan          Indonesia
                                             Perubahan Iklim                                            International
                                             The Importance of Cooperation in Combating              Sustainability Forum
                                             Climate Change                                                 (IISF)

                                             Industri Hijau: Solusi Penyimpanan Energi                     Indonesia
                                             Green Industry: Energy Storage Solutions                    International
                                                                                                      Sustainability Forum
                                                                                                             (IISF)

                                             Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan                  Internal TPA
                                             Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan                Internal TPA
                                             Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
                                             and Ethical Business Practices in the Company

                                             IDX Net Zero Incubator                                        Bursa Efek
                                                                                                         Indonesia (BEI)
                                                                                                        Indonesia Stock
                                                                                                         Exchange (IDX)

Mahirudin          Direktur Keuangan,        Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan             Indonesia Corporate
                   Akuntansi, dan Pajak      No. 42/POJK.04/2020 dan Peraturan Otoritas Jasa         Secretary Association
                   Finance, Accounting,      Keuangan No. 17/POJK.04/2020                              (ICSA) Academy
                   and Tax Director          In-Depth Review of Financial Services Authority
                                             Regulation No. 42/POJK.04/2020 and No. 17/
                                             POJK.04/2020

                                             Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha              Internal TPA
                                             Perusahaan Terbuka                                           Internal TPA
                                             Material Transactions and Changes in Business
                                             Activities of Public Companies

                                             Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan                  Internal TPA
                                             Affiliated Transactions and Conflicts of Interest            Internal TPA

                                             Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan                  Internal TPA
                                             Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan                Internal TPA
                                             Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
                                             and Ethical Business Practices in the Company

Santos Ibrahim     Direktur Pemasaran        Bursa Malaysia Derivatives Palm Oil Conference             Bursa Malaysia
Noor               dan Komersial             2023                                                       Bursa Malaysia
                   Marketing and             Bursa Malaysia Derivatives Palm Oil Conference
                   Commercial Director       2023

                                             Indonesian Palm Oil Conference and 2024 Price           Gabungan Pengusaha
                                             Outlook                                                      Kelapa Sawit
                                             Indonesian Palm Oil Conference and 2024 Price             Indonesia (GAPKI)
                                             Outlook                                                  Indonesian Palm Oil
                                                                                                      Association (GAPKI)

                                             Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan                  Internal TPA
                                             Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan                Internal TPA
                                             Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
                                             and Ethical Business Practices in the Company




 76         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 79
                                                                                                    Good Governance




     Nama                 Jabatan                 Topik Pengembangan Kompetensi                     Penyelenggara
     Name                 Position                 Competency Development Topic                       Organizer

Komite Keberlanjutan Usaha dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Business Sustainability and Corporate Social Responsibility Committee

Dr. Yaya Rayadin   Ketua Komite             Narasumber: Pelepas Liaran Orangutan di Hutan         TVRI Kalimantan Timur
                   Keberlanjutan Usaha      Lindung Kutai Timur                                    TVRI East Kalimantan
                   dan Tanggung             Speaker: Orangutan Release in East Kutai Protected
                   Jawab Sosial             Forest
                   Head of the Business
                   Sustainability and       Tenaga Ahli Aspek Perlindungan Lingkungan Tahun        Kementerian Energi
                   Social Responsibility    2024 Dalam Rangka Mendukung Penyusunan                  dan Sumber Daya
                   Committee                Norma, Standar, Pedoman dan Kriteria (NSPK)              Mineral (ESDM)
                                            yang Melingkupi Pelaksanaan Pengelolaan dan           Ministry of Energy and
                                            Pemantauan Lingkungan serta Reklamasi dan              Mineral Resources
                                            Pascatambang                                                  (ESDM)
                                            Environmental Protection Expert for 2024 in Support
                                            of Developing Norms, Standards, Guidelines,
                                            and Criteria (NSPK) Covering Environmental
                                            Management, Monitoring, Reclamation, and Post-
                                            Mining Activities

                                            Narasumber: Mitigasi Konflik dan Upaya Konservasi       PT Penambangan
                                            Orangutan PT Penambangan
                                            Speaker: Conflict Mitigation and Orangutan
                                            Conservation Efforts at PT Penambangan

                                            Pelatihan Perhitungan Stok Karbon Hutan dan             Focus Consulting
                                            Kebun                                                        Group
                                            Training on Forest and Plantation Carbon Stock
                                            Calculation

                                            Narasumber: Lokakarya Peta Jalan Konservasi           Perhimpunan Ahli dan
                                            Colobinae dan Bekantan Indonesia Seri 2: Region         Pemerhati Primata
                                            Kalimantan                                            Indonesia (PERHAPPI)
                                            Speaker: Workshop on the Conservation Roadmap              Indonesian
                                            for Colobinae and Proboscis Monkeys in Indonesia          Association of
                                            – Series 2: Kalimantan Region                          Primatologists and
                                                                                                   Experts (PERHAPPI)

Shakeb Afsah       Anggota Komite
                   Keberlanjutan Usaha
                   dan Tanggung Jawab
                   Sosial
                                            -                                                               -
                   Member of the Business
                   Sustainability and
                   Social Responsibility
                   Committee

Richard Bruce      Anggota Komite
Ness               Keberlanjutan Usaha
                   dan Tanggung Jawab
                   Sosial
                                            -                                                               -
                   Member of the Business
                   Sustainability and
                   Social Responsibility
                   Committee



Evaluasi Badan Tata Kelola [2-18]                            Evaluation of the Governance Bodies [2-18]

Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, baik           The performance evaluation of the Board of
secara kolegial maupun individu, dilakukan oleh              Commissioners and the Board of Directors, both
Pemegang Saham melalui mekanisme RUPS yang                   collectively and individually, is conducted by the
mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan                      Shareholders through the GMS mechanism, which
Keuangan. Dalam RUPS tersebut, Pemegang                      approves the Annual Report and Financial Statements.
Saham juga memberikan pembebasan tanggung                    During the GMS, the Shareholders also grant discharge
jawab atas pelaksanaan tugas pengawasan dan                  of responsibility for the supervision and management
pengelolaan TPA sepanjang tahun berjalan.                    of TPA throughout the current year.




                                                                           PT Teladan Prima Agro Tbk               77
Page 80
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Evaluasi Kinerja                                            Performance Evaluation of
Dewan Komisaris                                             the Board of Commissioners
Evaluasi   kinerja    Dewan   Komisaris      dilakukan      The performance evaluation of the Board of
berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh             Commissioners is conducted based on criteria
Dewan Komisaris, meliputi efektivitas dalam                 established by the Board itself, including the
melaksanakan       tugas   pengawasan         terhadap      effectiveness of its supervisory duties over the
pengurusan Perseroan, penerapan kebijakan oleh              Company’s management, the implementation of
Direksi, serta kemampuan dalam memberikan                   policies by the Board of Directors, and its ability to
masukan dan saran strategis kepada Direksi untuk            provide strategic input and advice to the Board of
mencapai tujuan Perseroan. Selain itu, Komite Nominasi      Directors in achieving the Company’s objectives.
dan Remunerasi juga dapat mengevaluasi kinerja              Additionally, the Nomination and Remuneration
Dewan Komisaris, khususnya terkait tugas-tugas              Committee may also evaluate the performance of
khusus yang diamanatkan oleh Pemegang Saham                 the Board of Commissioners, particularly regarding
melalui keputusan RUPS. Evaluasi ini bertujuan untuk        specific tasks mandated by the Shareholders through
memastikan bahwa Dewan Komisaris menjalankan                GMS resolutions. This evaluation aims to ensure
peran secara optimal dalam mendukung keberhasilan           that the Board of Commissioners optimally fulfills
pengelolaan dan keberlanjutan Perseroan. Melalui            its role in supporting the Company’s management
proses evaluasi ini, Pemegang Saham dapat                   and sustainability. Through this evaluation process,
memperoleh pandangan untuk memberhentikan                   Shareholders can gain insights into whether to
atau memperpanjang masa jabatan anggota                     dismiss or extend the tenure of Board members for
Dewan Komisaris pada periode berikutnya.                    the next period.

Evaluasi Kinerja Direksi                                    Performance Evaluation of
                                                            the Board of Directors
Evaluasi kinerja Direksi dilakukan berdasarkan              The performance evaluation of the Board of Directors
kriteria yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris               is conducted based on criteria set by the Board of
dengan menggunakan metode KPI. Indikator utama              Commissioners using the KPI method. The key
dalam evaluasi ini meliputi pencapaian Rencana              indicators in this evaluation include the achievement
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang telah             of the Company’s Work Plan and Budget (RKAP)
disusun di awal periode, kontribusi setiap anggota          established at the beginning of the period, each
Direksi terhadap operasi Perseroan, keterlibatan            Director’s contribution to the Company’s operations,
dalam penugasan tertentu, komitmen untuk                    involvement in specific assignments, commitment
memajukan kepentingan Perseroan, kepatuhan                  to advancing the Company’s interests, compliance
terhadap peraturan dan kebijakan yang berlaku,              with applicable regulations and policies, and
serta tingkat kehadiran dalam rapat. Kriteria               attendance at meetings. These evaluation criteria
evaluasi ini disampaikan secara terbuka kepada              are transparently communicated to all members
seluruh anggota Direksi saat pengangkatan mereka.           of the Board of Directors upon their appointment.
Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung                  The Nomination and Remuneration Committee is
jawab untuk melakukan penilaian terhadap kinerja            responsible for assessing the performance of the
Direksi berdasarkan tolok ukur tersebut, baik secara        Board of Directors based on these benchmarks, both
kolegial maupun individual, dan melaporkannya               collectively and individually, and reporting the results
kepada Dewan Komisaris. Hasil evaluasi ini menjadi          to the Board of Commissioners. The evaluation
dasar pertimbangan bagi Pemegang Saham                      results serve as the basis for Shareholders to decide
dalam keputusan untuk memberhentikan atau                   whether to dismiss or extend the tenure of Board
memperpanjang masa jabatan anggota Direksi                  members for the next period.
pada periode berikutnya.

Informasi lebih lengkap mengenai evaluasi kinerja           Further information regarding the evaluation of the
Dewan Komisaris dan Direksi disampaikan dalam               performance of the Board of Commissioners and
Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk tahun             the Board of Directors is presented in the Annual
2024 yang disusun secara terpisah dari Laporan              Report of PT Teladan Prima Agro Tbk in 2024 which is
Keberlanjutan ini.                                          prepared separately from this Sustainability Report.




  78        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 81
                                                                                          Good Governance




Remunerasi Badan                                      Remuneration for
Tata Kelola [2-19] [2-20]                             the Governance Bodies [2-19] [2-20]

TPA terus berkomitmen untuk mempertahankan            TPA remains committed to maintaining its reputation
reputasi sebagai perusahaan yang menawarkan           as a company that offers a competitive and attractive
skema remunerasi kompetitif dan menarik. Kebijakan    remuneration scheme. This remuneration policy is
remunerasi ini selalu diperbarui sesuai dengan        continuously updated in line with industry dynamics,
dinamika industri, pencapaian target, serta kinerja   target achievements, and the performance of the
Dewan Komisaris dan Direksi dalam mengelola           Board of Commissioners and Board of Directors in
dampak operasional terhadap keberlanjutan.            managing the operational impact on sustainability.
Selain itu, keseimbangan antara komponen              Additionally, the balance between fixed and variable
tunjangan tetap dan variabel turut menjadi            compensation components is carefully considered in
perhatian dalam penyusunan kebijakan ini, untuk       formulating this policy to ensure that the incentives
memastikan insentif yang diberikan mendorong          provided effectively drive optimal performance
peningkatan kinerja secara optimal.                   improvement.

Proses penentuan struktur dan besaran remunerasi      The process of determining the structure and amount
dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi,        of remuneration is carried out by the Nomination
yang    dipimpin   oleh   Komisaris  Independen.      and Remuneration Committee, which is led by an
Keputusan diambil melalui musyawarah mufakat          Independent Commissioner. Decisions are made
atau persetujuan mayoritas dari anggota Komite        through deliberation and consensus or by majority
yang hadir. Pemegang Saham juga dilibatkan            approval of the Committee members present.
melalui RUPS, di mana mereka memberikan               Shareholders are also involved through the General
wewenang kepada Dewan Komisaris untuk                 Meeting of Shareholders (GMS), where they grant
menetapkan kebijakan remunerasi bagi periode          authority to the Board of Commissioners to establish
berikutnya. Secara umum, remunerasi yang              the remuneration policy for the following period.
diberikan meliputi honorarium, tunjangan, bonus,      In general, the remuneration provided includes
dan bentuk remunerasi lainnya, yang dirancang         honorariums, allowances, bonuses, and other forms
untuk mendorong kinerja terbaik dari Dewan            of compensation, designed to encourage the best
Komisaris dan Direksi.                                performance from the Board of Commissioners and
                                                      the Board of Directors.

Karena alasan kerahasiaan data pengupahan,            For confidentiality reasons regarding wage data,
TPA tidak mengungkapkan rasio-rasio terkait nilai     TPA does not disclose ratios related to remuneration
remunerasi. [ 2-21]                                   values. [2-21]




Praktik Bisnis Berkelanjutan
Sustainable Business Practices


Manajemen Risiko [E.3] [2-25]                         Risk Management [E.3] [2-25]

Kami berkomitmen untuk menjalankan praktik bisnis     We are committed to conducting responsible
di sektor agronomi perkebunan, pengolahan kelapa      business practices in the plantation agronomy, palm
sawit, dan energi terbarukan yang bertanggung         oil processing, and renewable energy sectors by
jawab dengan mengacu pada prinsip-prinsip             adhering to GCG principles. This effort is undertaken
GCG. Upaya ini dilakukan untuk memitigasi potensi     to mitigate potential negative impacts arising from
dampak negatif yang mungkin timbul dari kegiatan      operational activities swiftly and effectively. By doing
operasional secara cepat dan efektif. Dengan          so, we can ensure that every business operational
demikian, kami dapat senantiasa memastikan            risk is well managed to support TPA’s long-term
bahwa setiap risiko yang terkait dengan operasional   sustainability.
bisnis dapat dikelola dengan baik untuk mendukung
keberlanjutan jangka panjang TPA.


                                                                   PT Teladan Prima Agro Tbk           79
Page 82
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Untuk mendukung hal tersebut, kami telah                      To support this, we have designed a comprehensive
merancang strategi manajemen risiko yang                      risk management strategy that encompasses all
menyeluruh, mencakup seluruh risiko dan disusun               risks and is structured based on ISO 31000:2018
berdasarkan standar ISO 31000:2018 tentang                    Risk Management Guidelines. Risk management
Panduan Manajemen Risiko. Integrasi manajemen                 is integrated into all business processes, starting
risiko pada semua proses bisnis, dimulai dari level           from the operational work units (Afdeling/Plantation
unit kerja operasional (Afdeling/Kebun dan Pabrik),           and Mill), supporting work units (Departments and
unit kerja supporting (Departemen dan Section),               Sections), and corporate-level risk management
serta pengelolaan risiko di level Korporasi (kebijakan        (the Company’s strategic policies). Additionally,
strategis Perseroan). Selain itu TPA juga menerapkan          TPA implements the “three lines of defence” risk
kerangka kerja manajemen risiko “three lines of               management framework. The first line of defence
defence” yaitu “first line of defence” adalah unit            consists of business units (operations and support)
bisnis (operasional dan support) yang menerapkan              that apply risk management in their activities.
manajemen risiko dalam kegiatannya, “second                   The second line of defence is the Corporate Risk &
line of defence” adalah unit kerja Corporate Risk &           Compliance unit, which monitors and reviews the
Compliance yang melakukan pemantauan dan                      implementation of risk management in business
peninjauan terhadap pelaksanaan manajemen                     units. The third line of defence is the audit unit, which
risiko di unit bisnis, serta “third line of defence” adalah   assesses whether the risk management framework
unit kerja audit yang akan memeriksa apakah                   is effectively implemented with proper internal
kerangka kerja manajemen risiko sudah berjalan                controls.
efektif dengan pengendalian internal yang baik.

Untuk lebih memperkuat pengelolaan risiko, kami               To further strengthen risk management, we have
telah membentuk Komite Manajemen Risiko, GCG,                 established the Risk Management, GCG, and
dan Investasi yang bertugas mengintegrasikan                  Investment Committee, which is responsible for
prinsip-prinsip tata kelola ke dalam kebijakan                integrating governance principles into investment
investasi, serta memberikan masukan profesional               policies and providing independent professional
yang independen. Kami juga telah membentuk                    insights. Additionally, we have formed the Corporate
Corporate Risk & Compliance Department dalam                  Risk & Compliance Department to assist the Board
membantu Direksi mengelola risiko secara konsisten            of Directors in consistently managing risks across
di seluruh proses bisnis. Selain itu, kami secara             all business processes. Furthermore, we regularly
berkala melakukan evaluasi efektivitas penerapan              evaluate the effectiveness of risk management
manajemen risiko dengan membandingkan kinerja                 implementation by comparing overall performance
keseluruhan terhadap jumlah kejadian berisiko tinggi          against the number of high-risk incidents successfully
yang berhasil diatasi dalam rangka memastikan                 mitigated. This ensures that the risk management
bahwa sistem manajemen risiko berjalan optimal                system operates optimally and supports sustainable
dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan.                      growth.

Informasi mengenai profil risiko beserta dengan               Information regarding the risk profile and the review
hasil tinjauan atas efektivitas manajemen risiko              results on the effectiveness of risk management is
disampaikan dalam Laporan Tahunan PT Teladan                  presented in the 2024 Annual Report of PT Teladan
Prima Agro Tbk tahun 2024 yang disusun secara                 Prima Agro Tbk, which is prepared separately from
terpisah dari Laporan Keberlanjutan.                          this Sustainability Report.



Kepatuhan terhadap Hukum dan                                  Compliance with Laws and
Peraturan [2-27]                                              Regulations [2-27]

Kami secara konsisten menjalankan praktik bisnis              We consistently conduct business practices based
yang berpedoman pada prinsip-prinsip GCG disertai             on Good Corporate Governance (GCG) principles,
dengan penerapan manajemen risiko yang disiplin               accompanied by disciplined risk management
untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum                     implementation to ensure compliance with
dan peraturan yang berlaku. Upaya ini dilakukan               applicable laws and regulations. This effort is
guna mengurangi potensi keluhan dari pemangku                 undertaken to minimize potential complaints from
kepentingan terkait dampak operasional bisnis TPA.            stakeholders regarding the operational impacts




   80       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 83
                                                                                           Good Governance




Atas komitmen tersebut, sepanjang tahun pelaporan,      of TPA’s business. As a result of this commitment,
TPA tidak menerima sanksi denda atau hukuman            throughout the reporting year, TPA did not receive
material dari lembaga penegak hukum maupun              any fines or material sanctions from law enforcement
regulator, seperti Otoritas Jasa Keuangan maupun        agencies or regulators, such as the Financial Services
Bursa Efek Indonesia. Pencapaian ini menegaskan         Authority (OJK) or the Indonesia Stock Exchange (IDX).
komitmen TPA dalam menjalankan bisnis secara            This achievement reinforces TPA’s commitment to
bertanggung jawab, mematuhi seluruh ketentuan           conducting business responsibly, adhering to all
yang berlaku, serta menjaga integritas dan reputasi     applicable regulations, and maintaining integrity and
di mata publik dan pemangku kepentingan.                reputation in the eyes of the public and stakeholders.



Penghindaran dan Penanganan                             Avoidance and Handling of
Konflik Kepentingan [2-15]                              Conflicts of Interest [2-15]

Penghindaran dan penanganan konflik kepentingan         Avoidance and management of conflicts of interest
merupakan aspek penting dalam menjaga integritas        are crucial aspects in maintaining integrity and
dan kepercayaan di dalam TPA. Untuk mencegah            trust within TPA. To prevent conflicts of interest, TPA
terjadinya konflik kepentingan, TPA menerapkan          enforces a Code of Ethics that must be adhered to
Kode Etik yang wajib dipatuhi oleh seluruh karyawan.    by all employees. This Code of Ethics is structured
Kode Etik ini disusun berdasarkan 4 pilar utama GCG,    based on four key pillars of Good Corporate
yaitu perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi,   Governance (GCG): ethical behavior, accountability,
dan keberlanjutan. Setiap individu di TPA, mulai dari   transparency, and sustainability. Every individual
jajaran Direksi hingga karyawan di seluruh tingkat,     at TPA, from the Board of Directors to employees at
diwajibkan menandatangani Pakta Integritas yang         all levels, is required to sign an Integrity Pact that
mengatur perilaku dan komitmen agar sejalan             regulates behavior and commitment to align with
dengan Kode Etik TPA, serta melarang tindakan           TPA’s Code of Ethics. This pact also prohibits actions
yang berpotensi merugikan TPA atau pemangku             that could potentially harm TPA or its stakeholders.
kepentingan lainnya. Dengan adanya kebijakan            Through this policy, we strive to prevent conflicts
ini, kami berupaya menghindari situasi konflik          of interest and ensure that if they do arise, they
kepentingan dan memastikan bahwa jika konflik           are handled transparently and in accordance
tersebut terjadi, penanganannya dilakukan secara        with established procedures. Accountable conflict
transparan dan sesuai prosedur. Penanganan              management helps minimize negative impacts
yang akuntabel ini membantu meminimalkan                and safeguards TPA’s reputation. Thus, the effective
dampak negatif dan menjaga reputasi TPA.                implementation of conflict-of-interest prevention
Dengan demikian, penerapan penghindaran dan             and management supports the establishment of
penanganan konflik kepentingan secara efektif akan      good and sustainable corporate governance at TPA.
mendukung terciptanya tata kelola TPA yang baik
dan berkelanjutan.



Anti-Korupsi [3-3#205] [13.26.1]                        Anti-Corruption [3-3#205] [13.26.1]

Kami menilai tindakan suap dan korupsi merupakan        We consider bribery and corruption to be
kejahatan luar biasa dan berdampak besar                extraordinary crimes that have a significant impact
terhadap kerugian maupun kelangsungan usaha             on both financial losses and the continuity of TPA’s
TPA. Oleh karena itu, TPA mendukung komitmen            business. Therefore, TPA fully supports government
pemerintah dan dunia usaha untuk memberantas            and business sector commitments to eradicate
korupsi dengan terus berupaya dalam membangun           corruption by continuously striving to build a clean
pengelolaan Perseroan yang bersih dan beretika          and ethical corporate governance system in
berdasarkan hukum dan peraturan perundang-              accordance with applicable laws and regulations.
undangan. Kami memandang bahwa keberadaan               We believe that maintaining a clean organization
organisasi yang bersih dan terbebas dari tindakan       free from corruption, collusion, and nepotism (KKN)
korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) tidak hanya        not only enhances a positive corporate image but
dapat menghadirkan citra positif, namun juga dapat      also drives sustainable performance achievements.
mendorong pencapaian kinerja yang berkelanjutan.        As part of our risk management system, all TPA




                                                                     PT Teladan Prima Agro Tbk           81
Page 84
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




         Pelatihan Anti-Korupsi
         Anti-Corruption Trainning



Sebagai bagian dari sistem manajemen risiko di              business units and subsidiaries undergo assessments
Perseroan, seluruh unit usaha TPA dan Entitas Anak          to identify significant corruption-related risks. [205-1]
telah menjalani penelaahan untuk mendeteksi                 [13.26.2]
adanya potensi risiko yang signifikan terkait korupsi.
[205-1] [13.26.2]


Agar korupsi terhindarkan dalam seluruh kegiatan,           To prevent corruption in all activities, we have
kami telah menerapkan Pedoman Anti-Korupsi dan              implemented the Anti-Corruption and Anti-Bribery
Anti-Penyuapan yang berlaku bagi seluruh karyawan           Guidelines, which apply to all employees and
dan mitra kerja guna menjaga perilaku kerja dan             business partners to uphold ethical behavior and
personal dalam mempromosikan dan mendukung                  promote a uniform standard of ethics within the
terciptanya standar etik yang seragam di Perseroan.         Company. In addition to signing the Integrity Pact,
Selain wajib menandatangani Pakta Integritas,               employees also receive regular awareness training
karyawan juga menerima sosialisasi terkait                  on anti-corruption, anti-bribery, and ethical business
anti-korupsi, anti-penyuapan, dan perilaku bisnis           conduct. These training sessions are conducted
beretika. Bentuk sosialisasinya dilakukan melalui           through webinars for all employees, including those
webinar untuk seluruh karyawan, baik karyawan               at headquarters and regional offices. This strategy
yang berada di kantor pusat maupun kantor wilayah.          serves as our initiative to ensure that employees
Strategi ini menjadi upaya kami untuk mendorong             avoid illegal or unethical practices that could
karyawan agar terhindar dari tindakan ilegal atau           damage the Company’s reputation or compromise
tidak etis yang dapat merusak reputasi Perseroan            its integrity and professional standards. Similarly, our
atau tindakan yang membahayakan integritas dan              business partners are informed about the Company’s
standar kompetensinya. Begitu juga terhadap mitra           anti-corruption procedures and policies to promote
kerja, kami telah melakukan penyampaian informasi           transparent, ethical business practices aligned with




  82        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 85
                                                                                             Good Governance




prosedur atau kebijakan anti-korupsi yang dimiliki           good corporate governance principles across all
Perseroan. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung          operational levels. [205-2] [13.26.3]
praktik bisnis yang transparan, berintegritas, dan
sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik di seluruh
lini operasi Perseroan. [205-2] [13.26.3]


Komunikasi dan Pelatihan Anti-Korupsi berdasarkan Wilayah
Anti-Corruption Communication and Training by Region

                                 Telah Menerima Sosialisasi
                            Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi        Telah Mengikuti Pelatihan Anti-Korupsi
                               Have Received Dissemination of           Have Joined Anti-Corruption Training
        Wilayah
                           Anti-Corruption Policies and Procedures
        Region
                                                    Persentase                                 Persentase
                                 Total                                       Total
                                                    Percentage                                 Percentage

Kantor Pusat Jakarta
                                   176                    36,4                59                  50,9
Jakarta Head Office
Kantor Perwakilan
                                   104                    21,5                 31                 26,7
Representative Office
Kebun dan Pabrik
                                  204                     42,1                26                  22,4
Plantation and Factory
Total                             484                    100,0                116                100,0




Sosialisasi Anti-Korupsi
Anti-Corruption Dissemination

                                 Telah Menerima Sosialisasi
                            Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi        Telah Mengikuti Pelatihan Anti-Korupsi
                               Have Received Dissemination of           Have Joined Anti-Corruption Training
    Jenjang Jabatan
                           Anti-Corruption Policies and Procedures
      Position Level
                                                    Persentase                                 Persentase
                                 Total                                       Total
                                                    Percentage                                 Percentage

Dewan Komisaris
                                     2                     0,4                 2                    1,7
Board of Commissioners
Direksi
                                    6                      1,2                 6                   5,2
Board of Directors
Manajemen Senior
                                    81                    16,8                 12                 10,3
Senior Management
Staf
                                  395                     81,6                96                  82,8
Staff
Total                             484                    100,0                116                100,0




                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk         83
Page 86
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                      Membangun Budaya Kerja Bebas Korupsi
                                      Building a Corruption-Free Work Culture

               Sebagai bagian dari komitmen TPA dalam              As part of TPA’s commitment to upholding the
               menjunjung tinggi prinsip tata kelola yang baik     principles of good corporate governance and
               dan integritas, kami telah melaksanakan kegiatan    integrity, we have conducted anti-corruption
               sosialisasi anti-korupsi yang ditujukan kepada      awareness programs for all employees, including
               seluruh karyawan, baik yang berada di unit          those in operational and supporting units. These
               operasional maupun di unit supporting. Kegiatan     programs aim to enhance employees’ understanding
               ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman          and awareness of the importance of corruption
               dan kesadaran karyawan mengenai pentingnya          prevention in all aspects of their work. Through
               pencegahan korupsi dalam setiap aspek pekerjaan.    these sessions, employees receive comprehensive
               Melalui    sosialisasi  ini, karyawan   diberikan   knowledge about the Company’s anti-corruption
               pengetahuan mengenai kebijakan anti-korupsi,        policies, including TPA’s Anti-Corruption Guidelines
               termasuk pedoman Anti-Korupsi yang dimiliki TPA     and the penalties for violations. The topics covered
               serta sanksi terhadap tindakan yang melanggar       include:
               aturan. Materi yang disampaikan dalam sosialisasi
               mencakup berbagai topik, antara lain:
               • Lingkup dan Definisi Korupsi;                     •   Scope and Definition of Corruption;
               • Prinsip Anti-Penyuapan;                           •   Principles of Anti-Bribery;
               • Dasar Hukum Anti-Korupsi; serta                   •   Legal Framework for Anti-Corruption; and
               • Sistem Manajemen Anti-Suap.                       •   Anti-Bribery Management System.

               Sosialisasi tersebut dilaksanakan secara online     The awareness programs are conducted online,
               sehingga efektif dan efisien serta mampu            ensuring efficiency and accessibility for all
               menjangkau seluruh karyawan. Dengan pelaksanaan     employees. Through these initiatives, TPA reinforces
               sosialisasi ini, TPA memastikan bahwa budaya        a corporate culture based on integrity, transparency,
               kerja yang berlandaskan integritas, transparansi,   and professionalism, supporting ethical and
               dan profesionalisme dapat terwujud di seluruh       sustainable business operations.
               lingkungan kerja, mendukung operasional yang
               beretika dan berkelanjutan.


Sepanjang tahun 2024, TPA tidak mengidentifikasi            Throughout 2024, TPA did not identify or receive any
ataupun menerima laporan mengenai tindak pidana             reports of proven corruption cases within its business
korupsi yang terbukti terjadi dalam lingkungan bisnis       environment. [205-3] [13.26.4]
TPA. [205-3] [13.26.4]



Membangun Budaya                                            Establishing a Culture of
Keberlanjutan [F.1]                                         Sustainability [F.1]

TPA berkomitmen untuk menanamkan budaya                     TPA is committed to instilling a culture of sustainability
keberlanjutan dalam setiap tugas dan tanggung               in every employee’s duties and responsibilities as
jawab karyawan sebagai bagian dari implementasi             part of its sustainability strategy implementation.
strategi keberlanjutan. Kami berusaha meningkatkan          We strive to enhance employees’ awareness of the
kesadaran karyawan mengenai dampak potensial                potential impacts of their activities on ESG aspects
dari aktivitas mereka terhadap aspek ESG, serta             and emphasize their crucial role in ensuring the long-
menekankan peran penting mereka dalam menjaga               term viability of TPA’s business. The sustainability
kelangsungan bisnis TPA. Budaya keberlanjutan               culture we promote includes the adoption of
yang kami dorong mencakup penerapan perilaku                environmentally friendly behaviors, increased
ramah lingkungan, peningkatan kesadaran tentang             awareness of workplace comfort, health, and safety,
kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja,               and the implementation of ethical and responsible
serta penerapan praktik bisnis yang etis dan                business practices. By integrating these values
sehat. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini ke           into TPA’s culture, we aim to make sustainability a
dalam budaya TPA, kami bertujuan menjadikan                 fundamental aspect of our operations. This initiative
keberlanjutan sebagai aspek fundamental dalam               is designed to empower employees to make
operasional TPA. Inisiatif ini dirancang untuk              meaningful contributions to TPA’s sustainability
memberdayakan karyawan agar dapat berkontribusi             goals.
secara signifikan terhadap tujuan keberlanjutan TPA.




  84        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 87
                                                                                            Good Governance




Selain itu, kami menyadari pentingnya pemanfaatan        Furthermore, we recognize the importance of broad
data operasional secara luas dan intensif untuk          and intensive utilization of operational data to
meningkatkan kinerja keberlanjutan TPA di semua          enhance TPA’s sustainability performance across all
aspek. Oleh karena itu, kami memprioritaskan             aspects. Therefore, we prioritize the development of
pengembangan budaya sadar data di kalangan               a data-conscious culture among all employees as
seluruh karyawan sebagai bagian integral dari            an integral part of fostering a sustainability-driven
pembangunan budaya keberlanjutan di TPA. Kami            culture at TPA. We emphasize a comprehensive
menekankan transformasi perilaku dan pola pikir          transformation in behavior and mindset across all
secara menyeluruh pada setiap tingkatan dan              levels and business functions, ensuring that data
fungsi bisnis, sehingga literasi dan kesadaran data      literacy and awareness become an inseparable
menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas harian     part of employees’ daily activities. By promoting a
karyawan TPA. Dengan mendorong pendekatan                data-driven approach, we strive to enhance
berbasis data, kami berupaya meningkatkan                decision-making processes related to sustainability
proses pengambilan keputusan terkait inisiatif           initiatives. This strategy equips employees with
keberlanjutan. Strategi ini membekali karyawan           the knowledge and skills needed to support and
dengan pengetahuan dan keterampilan yang                 strengthen our sustainability efforts, ultimately
diperlukan untuk mendukung dan memperkuat                improving TPA’s overall performance and reinforcing
upaya keberlanjutan kami, sehingga meningkatkan          its commitment to sustainable growth.
kinerja TPA secara keseluruhan dan komitmen
terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan.

Adapun program-program yang telah kami                   The programs we have implemented throughout
realisasikan sepanjang tahun 2024 dalam rangka           2024 to foster a sustainability-driven culture within
membangun budaya keberlanjutan di lingkungan             TPA’s business environment are as follows:
bisnis TPA diuraikan sebagai berikut:
1. Mengikutsertakan karyawan dalam program               1.   Involving employees in competency development
   pengembangan        kompetensi     terkait topik           programs related to sustainability topics, both
   keberlanjutan, baik secara internal maupun                 through internal and external initiatives;
   eksternal;
2. Melakukan kampanye dalam topik keberlanjutan          2. Conducting internal sustainability campaigns
   di dalam internal TPA, seperti kampanye                  within TPA, including initiatives such as energy
   gerakan efisiensi energi serta air, perilaku             and water efficiency movements, promoting
   kerja yang mengedepankan K3, penerapan                   occupational health and safety (OHS) practices,
   anti-korupsi, anti-penyuapan, dan prinsip                enforcing anti-corruption and anti-bribery
   perilaku usaha beretika di perusahaan, dan               policies, advocating for ethical business conduct,
   kampanye fenomena pemanasan global;                      and raising awareness about global warming;




        Sosialisasi Nilai-Nilai Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Kebijakan Sawit Lestari
        Promoting Occupational Health and Safety Values and Sustainable Palm Oil Policy




                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk         85
Page 88
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




3. Mendorong pemanfaatan teknologi digitalisasi             3. Encouraging the use of digital technology and
   dan aksi ramah lingkungan yang diterapkan                   implementing eco-friendly actions across all
   pada seluruh unit kerja untuk mengurangi                    business units to reduce paper and plastic
   penggunaan kertas dan plastik; serta                        consumption; and
4. Mengoptimalkan potensi penggunaan energi                 4. Optimizing the use of renewable energy and
   terbarukan dan mitigasi emisi GRK.                          implementing strategies to mitigate greenhouse
                                                               gas (GHG) emissions.



Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit                             The Indonesian Sustainable Palm Oil
Berkelanjutan (Indonesian Sustainable                       (ISPO) Certification System and
Palm Oil/ISPO) dan Program Penilaian                        the Public Disclosure Program for
Peringkat Kinerja Perusahaan dalam                          Environmental Compliance (PROPER)
Pengelolaan Lingkungan Hidup
(Public Disclosure Program for
Environmental Compliance/PROPER)

Tata kelola keberlanjutan yang secara konsisten dan         The consistent and continuous implementation of
berkesinambungan diimplementasikan TPA pada                 sustainability governance across all TPA business
seluruh lingkup bisnis, termasuk untuk Entitas Anak,        operations, including its subsidiaries, ensures that our
memungkinkan pengelolaan usaha agribisnis yang              agribusiness management adheres to industry best
dijalankan memenuhi standar terbaik di industri             practices and complies with relevant regulations.
serta peraturan perundang-undangan terkait.
Pada tahun 2024, pencapaian Entitas Anak TPA                In 2024, the achievements of TPA’s subsidiaries
meliputi:                                                   include:
• 8 Entitas Anak TPA telah tersertifikasi ISPO;             • 8 subsidiaries obtained ISPO certification.
• 3 Entitas Anak meraih penghargaan PROPER                  • 3 subsidiaries received National PROPER awards.
    Nasional; serta
• 5 Entitas Anak meraih penghargaan PROPER                  •   5 subsidiaries received Regional PROPER awards.
    Daerah.

Pencapaian ini menggambarkan bahwa pengelolaan              These accomplishments reflect that TPA’s business
TPA telah berjalan dengan optimal sesuai dengan             management is operating optimally in accordance
prinsip-prinsip dan kriteria pengelolaan bisnis kelapa      with the principles and criteria of sustainable palm oil
sawit berkelanjutan.                                        business management.




Penerimaan Masukan dan
Penanganan Keluhan [2-16] [2-25] [2-26]
Feedback Reception and Grievance Handling



TPA berkomitmen untuk menerima masukan                      TPA is committed to receiving feedback and
dan menangani keluhan dari para pemangku                    addressing stakeholder complaints professionally
kepentingan secara profesional dan transparan.              and transparently. We provide various communication
Kami menyediakan berbagai sarana komunikasi                 channels for stakeholders to report concerns or
bagi    pemangku       kepentingan   yang    ingin          complaints related to TPA’s business operations.
menyampaikan laporan atau keluhan terkait operasi           Every valid report or complaint will be followed
bisnis TPA. Setiap laporan dan keluhan yang valid           up in accordance with established mechanisms,
akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang           ensuring that these issues are handled effectively
telah ditetapkan serta memastikan bahwa isu-isu             and in a timely manner. If a report or complaint is




  86        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 89
                                                                                           Good Governance




tersebut ditangani secara efektif dan tepat waktu.     proven to be true, TPA will take appropriate corrective
Jika laporan atau keluhan terbukti benar, TPA akan     actions until the issue is fully resolved. Additionally,
mengambil tindakan korektif yang memadai hingga        we actively engage in constructive coordination
permasalahan terselesaikan secara tuntas. Selain       with stakeholders through various platforms to
itu, kami aktif membangun koordinasi konstruktif       identify potential challenges and seek joint solutions
dengan pemangku kepentingan melalui berbagai           for the advancement and sustainability of TPA’s
media untuk mengidentifikasi potensi tantangan         business. Through this approach, we strive to foster
dan mencari solusi bersama demi kemajuan dan           harmonious relationships with stakeholders and
keberlanjutan usaha TPA. Dengan pendekatan             enhance the quality of TPA’s operations.
ini, kami berupaya menciptakan hubungan yang
harmonis dengan pemangku kepentingan dan
meningkatkan kualitas operasional TPA.

Para   pemangku       kepentingan    yang   ingin      Stakeholders who wish to submit complaints or
menyampaikan keluhan ataupun melaporkan                report violations within TPA can utilize the following
pelanggaran di lingkungan TPA dapat memanfaatkan       channels:
media sebagai berikut.




         lapor@teladanprima.com               (021) 2960 0300               www.teladanprima.com




Kami juga memastikan pelapor dapat mengetahui          We also ensure that reporters can track the
tindak lanjut atas laporan dan keluhan mereka          follow-up actions on their reports and complaints
dengan menyediakan opsi bagi pelapor untuk             by providing an option to submit their contact
memberikan informasi kontak agar dapat dihubungi       information for further communication. Additionally,
kembali. Kami turut berkomitmen untuk menjaga          we are committed to maintaining the confidentiality
kerahasiaan identitas pelapor serta isi laporannya.    of the reporter’s identity and the content of their
Setiap laporan dan keluhan yang masuk akan             report. Every report and complaint received will be
ditangani segera oleh unit yang berwenang dan          promptly handled by the relevant and authorized
relevan dalam struktur organisasi TPA, sesuai          unit within TPA’s organizational structure, based
dengan isu yang dilaporkan. Proses penanganan ini      on the nature of the reported issue. This handling
juga dapat melibatkan Tim Audit Internal, anggota      process may also involve the Internal Audit Team,
Dewan Komisaris, dan Direksi. Dengan demikian, jika    members of the Board of Commissioners, and the
diperlukan, laporan pelanggaran dapat diekskalasi      Board of Directors. If necessary, reported violations
dengan cepat dan ditangani langsung oleh badan         can be escalated swiftly and addressed directly
tata kelola tertinggi. Pendekatan ini memastikan       by the highest governance body. This approach
bahwa setiap masalah ditangani secara profesional      ensures that all issues are managed professionally
dan transparan, sehingga dapat terus menjaga           and transparently, thereby maintaining the integrity
integritas dan kepercayaan pemangku kepentingan        and trust of stakeholders in TPA.
terhadap TPA.

Selama periode pelaporan, TPA tidak menerima           During the reporting period, TPA did not receive any
keluhan dan/atau laporan pelanggaran tata kelola       complaints and/or reports of governance violations.
lainnya.




                                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk           87
Page 90
          AGRO-ECOLOGICAL




88   PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 91
                                                                                            Agro-Ecological




“TPA mengintegrasikan pendekatan ekonomi sirkular terhadap upaya mitigasi perubahan iklim
yang terfokus pada efisiensi sumber daya serta pemanfaatan limbah melalui sistem daur ulang.
Langkah utama dalam pemanfaatan limbah POME melalui fasilitas BPP yang menghasilkan energi
terbarukan sekaligus merupakan upaya mitigasi emisi GRK. Di samping itu, prinsip ekonomi sirkular
juga diimplementasikan pada pengomposan TKKS menjadi pupuk organik yang berperan pada
peningkatan kualitas tanah serta pengurangan pemakaian pupuk anorganik. Inisiatif-inisiatif
tersebut menegaskan komitmen TPA terhadap penerapan praktik berkelanjutan yang tidak hanya
mengurangi emisi karbon, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan yang efektif
dan efisien.”
“TPA is integrating the circular economy approach into the climate change mitigation efforts focused
on resources efficiency as well as waste utilization through recycling system. The key measure in the
utilization of POME waste through BPP facility, which generates renewable energy while contributing
to GHG emissions mitigation effort. Also, the circular economy principle is implemented in the
composting of EFB into organic fertilizer, which improve soil quality and reduce the use of inorganic
fertilizers. These initiatives reaffirm TPA’s commitment to the implementation of sustainable practices
that not only reduce carbon emissions, but also optimizing the use of effective and efficient renewable
energy.”




Pilar Agro-Ecological merupakan landasan bagi          The Agro-Ecological Pillar serves as the foundation
kebijakan terkait lingkungan dan menjadi acuan         for environmental policies and as a reference
perusahaan untuk mewujudkan keseimbangan               for the company to achieve a balance between
antara kegiatan operasional dengan aspek               operational activities and environmental aspects,
lingkungan hidup yang meliputi keanekaragaman          including biodiversity, carbon stock, as well as the
hayati, carbon stock, serta daya dukung dan            carrying capacity and assimilative capacity of the
daya tampung lingkungan untuk mewujudkan               environment, to ensure business sustainability.
keberlanjutan usaha.

TPA berfokus pada pengelolaan perkebunan dan           TPA focuses on the sustainable and responsible
pabrik secara berkelanjutan dan bertanggung            management of plantations and mills. We prioritize
jawab. Kami mengedepankan strategi pengelolaan         optimal    environmental   impact    management
dampak lingkungan yang optimal untuk mendukung         strategies to support comprehensive environmental
pelestarian lingkungan secara komprehensif serta       conservation and foster collaboration with various
membina kerja sama dengan berbagai pemangku            stakeholders.
kepentingan.

Selain itu, TPA juga memiliki perhatian khusus pada    Moreover, TPA also pays special attention to the
fenomena pemanasan global mengingat sektor             phenomenon of global warming, considering that
agribisnis merupakan salah satu penyumbang emisi       the agribusiness sector contributes 11.7% of global
GRK dengan porsi 11,7% skala global (WRI Climate       greenhouse gas (GHG) emissions (WRI Climate
Watch, 2024). Berdasarkan data The Copernicus          Watch, 2024). Data from The Copernicus Climate
Climate Change Service menyebutkan bahwa tahun         Change Service indicates that 2024 is the hottest year
2024 adalah tahun terhangat sejak 1850. Pada tahun     since 1850. In 2024, the global average temperature
2024 juga memiliki temperatur rata-rata global lebih   is also 0.12°C warmer than in 2023. Global warming
hangat 0,12oC dibanding tahun 2023. Fenomena           is linked to climate change and regional weather




                                                                   PT Teladan Prima Agro Tbk          89
Page 92
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




pemanasan global berkaitan dengan perubahan                patterns, which impact the agribusiness sector,
iklim dan pola cuaca regional yang berdampak               particularly oil palm plantations. This presents a
pada sektor agribisnis perkebunan kelapa sawit.            unique challenge for TPA, especially in terms of
Hal tersebut merupakan tantangan tersendiri yang           productivity and infrastructure management.
dihadapi oleh TPA terutama dalam hal produktivitas
dan pengelolaan infrastruktur.

TPA secara konsisten melakukan pemantauan,                 TPA consistently monitors, manages, and evaluates
pengelolaan, dan evaluasi terhadap dampak                  the environmental impact of its operational activities
lingkungan dari aktivitas operasionalnya, serta            while ensuring that HCV areas remain protected.
menjaga areal HCV agar tetap terlindungi. Dalam            In implementing best practices for oil palm
penerapan praktik terbaik perkebunan kelapa sawit,         plantations, TPA is committed to minimizing
TPA berkomitmen untuk meminimalkan dampak                  negative impacts on ecosystems while supporting
negatif terhadap ekosistem sekaligus mendukung             global efforts to combat climate change. TPA also
upaya global dalam mengatasi perubahan iklim.              collaborates with various stakeholders to ensure the
TPA juga membangun kolaborasi dengan berbagai              optimal implementation of environmental strategies.
pemangku      kepentingan     untuk  memastikan
pelaksanaan strategi lingkungan berjalan optimal.

Komitmen pelestarian alam diwujudkan dalam                 The commitment to environmental conservation
penetapan areal HCV seluas 4.669 ha, yaitu sekitar         is reflected in the designation of 4,669 hectares of
7,7% dari total areal tertanam 60.515 ha. Tipe HCV         HCV areas, accounting for approximately 7.7% of the
meliputi hutan sekunder, riparian zone, mangrove,          total planted area of 60,515 hectares. The HCV types
dan areal bernilai budaya lokal. Areal HCV tersebut        include secondary forests, riparian zones, mangroves,
juga meliputi areal HCS yang berperan dalam                and areas with local cultural value. These HCV areas
carbon sequestration.                                      also encompass High Carbon Stock (HCS) areas,
                                                           which play a role in carbon sequestration.

Sebagai implementasi atas landasan pilar                   As part of the implementation of the Agro-ecological
Agro-ecological, TPA menetapkan langkah-langkah            pillar, TPA has established the following priority
prioritas sebagai berikut:                                 measures:
1. Pemanfaatan sumber daya alam, seperti air dan           1. Efficient and effective utilization of natural
    tanah, secara efisien dan efektif;                         resources, such as water and soil;
2. Pengelolaan limbah secara optimal melalui               2. Optimal waste management through the
    prinsip reuse, reduce, dan recycle (3R) serta              principles of reuse, reduce, and recycle (3R) and
    pengelolaan limbah B3 yang bertanggungjawab;               responsible management of hazardous and toxic
                                                               (B3) waste;
3. Pelestarian areal High Carbon Stock (HCS) dan           3. Conservation of High Carbon Stock (HCS) and
   High Conservation Value (HCV), serta menjaga                High Conservation Value (HCV) areas while
   keanekaragaman hayati di dalamnya;                          preserving their biodiversity;
4. Pengurangan intensitas emisi gas rumah kaca             4. Reduction of greenhouse gas (GHG) emission
   (GRK) dari proses bisnis; serta                             intensity from business processes; and
5. Pengembangan Teladan Green Metrics (TGM)                5. Development of the Teladan Green Metrics (TGM)
   pada modul perhitungan emisi GRK berdasar                   in the GHG emission calculation module based
   GHG Protocol serta memperbaharui TGM Alert dan              on the GHG Protocol, as well as updating the
   penambahan satelit untuk memantau hotspots                  TGM Alert and integrating additional satellites
   di dalam dan sekitar konsesi, memvalidasi                   to monitor hotspots within and around the
   hotspots di lahan masyarakat dengan angka                   concession, validating hotspots on community
   validasi hingga mencapai 60,57%.                            land with an accuracy rate of up to 60.57%.




  90       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 93
                                                                                              Agro-Ecological




TPA mengedepankan prinsip ekonomi sirkular dalam        TPA upholds the principles of a circular economy
menerapkan kebijakan lingkungan, di antaranya           in implementing its environmental policies,
melalui Operasional Biogas Power Plant (BPP) yang       including the operation of a Biogas Power Plant
memanfaatkan limbah POME sebagai sumber                 (BPP) that utilizes Palm Oil Mill Effluent (POME) waste
energi untuk pembangkit energi listrik. Dengan          as an energy source for electricity generation. By
mengkonversi limbah POME menjadi energi listrik         converting POME waste into electrical and thermal
dan panas, TPA tidak hanya berhasil mengurangi          energy, TPA not only reduces its dependence on
ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi           fossil fuels but also creates added value from palm
juga menciptakan nilai tambah dari limbah yang          oil mill waste.
dihasilkan pabrik kelapa sawit.

Inisiatif-inisiatif lingkungan yang telah kami          The environmental initiatives we have implemented
realisasikan menjadi langkah penting dalam              represent significant steps toward realizing TPA’s
mewujudkan visi TPA untuk operasional yang efektif      vision for effective and efficient operations while
dan efisien, sekaligus memperkuat komitmen              strengthening the company’s commitment to
perusahaan terhadap tanggung jawab lingkungan           environmental      responsibility  and   long-term
dan keberlanjutan jangka panjang.                       sustainability.




        Gas Engine di BPP Mengubah Gas Metana menjadi Energi Listrik
        Gas Engine at BPP Converts Methane Gas into Electrical Energy




                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk        91
Page 94
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                      Hujan
                                       Rain


       Sungai
         River
                                              Waduk
                                              Reservoir
                                                                                    Pumping
                                                                                     Facility




                                                                   asi TBS /
                                                                             FFB transportation
                                                             nsport
                                                          Tra




                                                                                                             POME




                         Kebun                                                                     Circular
                      Kelapa Sawit
Pelepah Sawit
                         Palm Oil
                        Plantation
                                                                                                  Economic
 Palm Fronds
                                                                                                    of TPA

                                                             Land Application
                         Kompos
                         Compost




                       Komposting
                        Composting
                                                                                                              CPO


                                                                            Transportasi CPO / CPO Transportation




                         Shipping
                           Port

                                                                                                              CPKO


                                                                            Transportasi CPKO/ CPKO Transportation




 92       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 95
                                                                               Agro-Ecological




    Reuse Fiber
      & Shell




                    PKS


                                            En
                                              en
                                                gy
                                                          Lis
                                                             tr
                                                               ik
                                                                    /E
                                                                     le
                                                                       ct




                                                                         ric
                                                                            al
                                                                               En
                                            PO




                                                                                 er
                                                             C
                                              M




                                                                                   gy
                                                              o-
                  IPAL                         E




                                                                fir
                                                                   in
                                                                     g
                          Pa
                            lm
                                 Ke
                                   rn
                                   el




                                                                         BPP




TKKS / EFB
                                                                        rgy
                                                                      ne
                                                                   alE
                                                                ric
                                                              ct
                                                            le




                                                                                             Listrik
                                                          /E
                                                  rik




                                                                                             Electricity
                                                     Li
                                                st




                                                gy
                   KCP                      ner
                                           E

                                                                                  Perumahan
                                                                                   Karyawan
                                                                                        Employee
                                                                                         Housing




                                        PT Teladan Prima Agro Tbk                             93
Page 96
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Capaian Kinerja Lingkungan TPA Tahun 2022 – 2024
TPA Environmental Performance Achievements 2022 – 2024

                                                             Capaian
       Aspek            Satuan                             Achievement                       Keterangan
       Aspect            Unit                                                                Description
                                          2024                2023         2022

Biaya Pengelolaan
dan Ameliorasi            miliar
Lingkungan               Rupiah
                                             5,22                4,74         5,95
Environmental            billion
Management and           Rupiah
Amelioration Costs

Pemakaian Material
Materials Use

                                                                                      Dari perkebunan inti dan
Produksi TBS                                                                          plasma
                          ton            1.219.294           1.213.068    1.201.230
FFB Produced                                                                          From nucleus and plasma
                                                                                      plantations

                                                                                      Dari perkebunan inti,
                                                                                      plasma, dan pembelian TBS
TBS yang Diolah                                                                       dari pihak ketiga
                          ton            1.381.677           1.409.552    1.343.526
FFB Processed                                                                         From nucleus and plasma
                                                                                      plantations, and FFB
                                                                                      purchased from third parties

                                                                                      POME, Kompos, dan Tandan
Pupuk Organik                                                                         Kosong Kelapa Sawit (TKKS)
                          ton           1.804.790            1.737.237    1.898.492
Organic Fertilizer                                                                    POME, Compost, and Palm Oil
                                                                                      Empty Fruits Bunches (EFB)

Pupuk Anorganik
                          ton             45.069               33.645       29.776
Inorganic Fertilizer

Pengelolaan Air
Water Management

                                                                                      Seluruhnya air permukaan;
                                                                                      tidak mengambil dari
                                                                                      wilayah stres air; air untuk
Konsumsi Air                                                                          boiler dan aneka proses
untuk Proses                                                                          sudah diperhitungkan
                       megaliter            1.595                1.641        1.386
Water Consumption                                                                     All surface water; none
for Process                                                                           taken from water stress
                                                                                      area; already calculated
                                                                                      water used in boiler and
                                                                                      various processes

                                                                                      Perubahan konsumsi air
Perubahan
                                                                                      dibandingkan masing-
Konsumsi Air
                           %               (2,88)                18,40        9,48    masing tahun
Change in Water
                                                                                      Year-on-year comparison
Consumption
                                                                                      of water consumption

Pemakaian Air ke
Aplikasi Lahan
                       megaliter            1.426                1.364        1.524
Water Used in Land
Application

                                                                                      Air untuk boiler dan
                       m3/ton TBS
Intensitas                                                                            aneka proses sudah
                          olah
Konsumsi Air                                                                          diperhitungkan
                         m3/ton               1,15                 1,16        1,03
Water Consumption                                                                     Already calculated water
                         of FFB
Intensity                                                                             used in boiler and various
                       processed
                                                                                      processes




  94        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 97
                                                                                        Agro-Ecological




                                                     Capaian
      Aspek              Satuan                    Achievement                       Keterangan
      Aspect              Unit                                                       Description
                                       2024           2023         2022

Penanganan Limbah
Waste Handling

Limbah Non-B3
yang Dihasilkan
                           ton         600.446        608.133     536.404
Non-Hazardous
Waste Produced

                                                                              Seluruh limbah B3 diangkut
Limbah B3 yang                                                                dan dikelola oleh pihak
Dihasilkan                                                                    ketiga yang berizin
                           ton                31           30           29
Hazardous Waste                                                               All hazardous waste is
Produced                                                                      transported and managed
                                                                              by licensed third parties

Penggunaan Energi
Energy Use

Energi dari Sumber
Terbarukan
                            GJ          115.783        116.835     104.035
Energy from
Renewable Sources

Energi dari Sumber
Tak Terbarukan
                            GJ         332.402        325.421      277.576
Energy from Non-
Renewable sources

Total Energi yang
Dikonsumsi
                            GJ         448.185        442.256       381.611
Total Energy
Consumed

                        GJ/ton TBS
Intensitas Energi          olah
                                         0,324           0,314      0,284
Energy Intensity       GJ/ton of FFB
                        processed

Reduksi Intensitas
Energi
                            %             3,39          10,46       (0,14)
Energy Intensity
Reduction

Mitigasi Emisi GRK*
GHG Emissions Mitigation*

Total Emisi GRK
                        ton CO2eq       341.149       504.209     448.304
Total GHG Emissions

                                                                              Pengurangan emisi dari
                                                                              penggunaan biomassa
Reduksi Emisi GRK                                                             sebagai bahan bakar boiler
GHG Emissions           ton CO2eq        8.580          8.657        7.709    untuk menghasilkan listrik
Reduction                                                                     Emissions reduction from
                                                                              using biomass fueled boiler
                                                                              to generate electricity

                        ton CO2eq/
Intensitas Emisi GRK   ton TBS olah
GHG Emissions           ton CO2eq/       0,247          0,358       0,334
Intensity                ton of FFB
                        processed




                                                                 PT Teladan Prima Agro Tbk         95
Page 98
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                              Capaian
        Aspek                 Satuan                        Achievement                      Keterangan
        Aspect                 Unit                                                          Description
                                           2024                2023       2022

                            ton CO2eq/
 Intensitas Emisi GRK         ton CPO
 GHG Emissions              ton CO2eq/        1,05                1,54      1,49
 Intensity                  ton of CPO
                             produced

                            ton CO2eq/
 Intensitas Emisi GRK          ton PK
 GHG Emissions               ton CO2e/        6,73               9,67       8,99
 Intensity                    ton of PK
                             produced

 Konservasi Keanekaragaman Hayati
 Biodiversity Conservation

 Luasan Lahan HCV                                                                    HCV kategori 1, 3, 4, 5, 6
                                 ha          4.669              4.559      4.559
 Total HCV Area                                                                      HCV category 1, 3, 4, 5, 6

 Sertifikasi Industri
 Industrial Certification

 Total Entitas Anak
 Bersertifikasi ISPO
 Number of                                        8                   8          8
 ISPO-certified
 Subsidiaries

*Data disajikan kembali. / Restated.




           Pemeliharaan Sistem Pemipaan Land Application
           Land Application Piping System Maintenance




   96         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 99
                                                                            Agro-Ecological / Agro-Ecological




Perlindungan Terhadap
Keanekaragaman Hayati [3-3:#304] [13.3.1]
Biodiversity Protection


Keanekaragaman hayati merupakan salah satu             Biodiversity is one of the key elements of the
elemen penting pada pilar Agro-ecological. TPA         Agro-ecological pillar. TPA allocates part of its
mengalokasikan sebagian konsesi sebagai areal          concession as HCV areas, serving as natural
HCV yang berfungsi sebagai habitat alami flora         habitats for flora and fauna to maintain biodiversity
fauna sehingga mampu menjaga keseimbangan              balance. TPA continuously works to designate and
keanekaragaman hayati. TPA terus berupaya              preserve HCV areas, conduct awareness programs
menetapkan dan menjaga areal HCV, melakukan            for employees and the community, and regularly
sosialisasi kepada karyawan dan masyarakat, serta      monitor flora and fauna. Additionally, boundary
melakukan pemantauan flora dan fauna secara            markers and HCV area signboards are installed,
berkala. Selain itu, juga dilakukan pemasangan         while relevant authorities are actively engaged in the
tapal batas dan rambu-rambu petunjuk areal HCV         management of conservation areas.
serta secara aktif melibatkan instansi terkait dalam
pengelolaan areal konservasi.

Tingkat keanekaragaman hayati suatu areal              The level of biodiversity in an HCV area varies
HCV berbeda satu dengan yang lain, yaitu               depending on the diversity of species found and their
berdasarkan keragaman spesies yang ditemukan           conservation status, which may include endemic,
serta status spesies yang dapat berupa endemik,        endangered, vulnerable, or low-risk species.
terancam punah, rentan, dan risiko rendah.             Current fauna monitoring methods use camera
Metode pemantauan fauna saat ini menggunakan           traps, complemented by biacoustics technology.
kamera trap yang kemudian ditambahkan metode           Biacoustics is a fauna monitoring method that
biocoustics.  Biocoustics   merupakan    metode        records sounds and identifies species based on
pemantauan fauna dengan merekam suara serta            sound type and frequency. Through this monitoring
mengidentifikasi berdasarkan jenis suara dan           and integrated management, TPA ensures that
frekuensi suara. Melalui pemantauan tersebut           plantation areas can contribute to long-term
serta pengelolaan yang terintegrasi, maka TPA          biodiversity conservation solutions.
memastikan wilayah perkebunan dapat menjadi
bagian dari solusi perlindungan keanekaragaman
hayati jangka panjang.




                                                                   PT Teladan Prima Agro Tbk            97
Page 100
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Dampak Operasi terhadap                                       Impact of Operations on
Keanekaragaman Hayati [F.9] [304-1] [13.3.2]                  Biodiversity [F.9] [304-1] [13.3.2]

TPA memastikan bahwa seluruh Entitas Anak tidak               TPA ensures that all subsidiaries do not operate in
beroperasi di kawasan hutan dan tidak terkait                 forest areas and are not associated with nature
dengan kawasan cagar alam atau areal lindung                  reserves or protected areas that serve as natural
yang merupakan habitat alami bagi flora dan fauna             habitats for local flora and fauna. However, TPA pays
lokal. Meskipun demikian, TPA memiliki perhatian              special attention on the potential operational impact
khusus atas potensi dampak operasional terhadap               to the environment surrounding the operational
lingkungan di sekitar wilayah operasi.                        areas.

Adapun    identifikasi     tersebut     kami     uraikan      We outlined the identification as follows:
sebagai berikut:


       Kegiatan                                              Dampak Lingkungan
       Activities                                           Environmental Impact

Pemupukan dan             Pemupukan dengan material anorganik secara berlebihan menyebabkan eutrofikasi dan
Pengendalian Gulma        mengganggu ekosistem akuatik. Pengendalian gulma dengan pestisida dalam skala besar
                          berdampak pada terganggunya spesies non-target dan mengganggu keseimbangan serangga
                          penyerbuk dan fauna terrestrial.
Fertilization and Weed    Excessive fertilization with inorganic material causes eutrophication and disrupts aquatic
Control                   ecosystems. Large-scale weed control with pesticides disrupts non-target species and disrupts
                          the balance of pollinating insects and terrestrial fauna.

Alih Fungsi Lahan         Alih fungsi lahan menyebabkan perubahan tutupan dari ekosistem heterogen menjadi homogen
                          sehingga berpotensi terhadap peningkatan erosi dan sedimentasi.
Land Use Change           Land use change leads to changing the coverage of heterogenous ecosystem to homogenous,
                          potentially increasing erosion and sedimentation.

                          Alih fungsi lahan menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman
                          hayati.
                          Land use change disrupts the balance of the ecosystem and the biodiversity.

                          Dampak lanjutan dari alih fungsi lahan, yaitu terganggunya ekosistem sebagai habitat satwa
                          sehingga terjadi masuknya satwa ke permukiman dan areal operasional.
                          Subsequent impacts of land use change, namely disrupted ecosystem as animal habitat, causing
                          animals to enter housing areas and operational areas.


Berdasarkan     analisis  tersebut,   kami   telah            Based on this analysis, we have developed
mengembangkan langkah-langkah pengelolaan                     management and mitigation measures aimed
dan mitigasi yang bertujuan menjaga keseimbangan              at maintaining ecosystem balance, particularly
ekosistem, terutama di wilayah operasional supaya             within operational areas, to support biodiversity
mampu      mendukung      perlindungan   terhadap             protection.
keanekaragaman hayati.

Upaya awal yang kami lakukan dalam perlindungan               Our initial efforts in environmental and biodiversity
lingkungan dan keanekaragaman hayati adalah                   conservation involve identifying High Conservation
identifikasi areal Bernilai Konservasi Tinggi atau            Value Areas (HCVA). Following this, an HCV
biasa disebut High Conservation Value Area (HCVA).            management program is implemented, which
Setelah itu dilakukan program pengelolaan HCV                 includes boundary marking, area protection,
yang meliputi penetapan tapal batas, penjagaan                information board placement, and awareness
area, pemberian papan informasi, serta sosialisasi            campaigns for employees and the community.
kepada karyawan dan masyarakat. Selain itu,                   Additionally, the company collaborates with
perusahaan juga bekerja sama dengan instansi                  relevant institutions to support these initiatives.
terkait untuk mendukung program tersebut. Adapun              A key part of our ongoing efforts is regular monitoring
program rutin yang dilakukan berupa pemantauan                and encounters with flora and fauna to assess
dan perjumpaan flora fauna untuk mengetahui                   biodiversity levels. Since 2012, this monitoring has




  98        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 101
                                                                                            Agro-Ecological




                                   Hasil Camera Trap / Camera Trap Results

        Kijang Muncak (Muntiacus muncak)                        Kucing Kuwuk (Prionailurus bengalensis)



tingkat keanekaragaman hayati yang dilakukan            been conducted in partnership with the Center
bekerja sama dengan Pusat Studi Ekologi dan             for Ecology and Conservation Studies, a leading
Konservasi, sebuah lembaga penelitian terkemuka         research institution focused on tropical ecosystem
yang berfokus pada konservasi ekosistem tropis,         conservation. Through this collaboration, TPA ensures
sejak tahun 2012 rutin dalam memantau jenis flora       transparent and cooperative management.
dan fauna di areal HCV. Melalui kemitraan ini, TPA
memastikan pengelolaan yang transparan dan
kolaboratif.

Berdasarkan pada pemantauan rutin satwa di              Routine wildlife monitoring in HCV areas has
areal HCV menunjukkan bahwa telah teridentifikasi       identified a total of 665 species within TPA’s
sejumlah 665 spesies di wilayah konsesi TPA, dengan     concession area, with 497 species listed in the IUCN
497 spesies di antaranya tercatat dalam Red List        Red List, indicating their risk of global extinction.
IUCN, yang menandakan status terdapat risiko            Furthermore, 57 species are nationally protected
kepunahan global. Selain itu, terdapat 57 spesies       under the Indonesian Ministry of Environment and
yang dilindungi secara nasional berdasar pada           Forestry Regulation No. P.106 of 2018.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
No. P.106 Tahun 2018.

Beberapa spesies mamalia penting yang dijumpai          Some of the key mammal species found in
di areal HCV TPA, meliputi Orang Utan Kalimantan        TPA’s HCV areas include the Bornean Orangutan
(Pongo pygmaeus morio), Bekantan (Nasalis               (Pongo pygmaeus morio), Proboscis Monkey
larvatus), Owa Kelawat (Hylobates muelleri), Monyet     (Nasalis larvatus), Müller’s Gibbon (Hylobates
Ekor Panjang (Macaca fascicularis), Beruk (Macaca       muelleri),     Long-tailed    Macaque         (Macaca
nemestrina), dan Lutung Kutai (Presbytis canicrus).     fascicularis),    Pig-tailed  Macaque         (Macaca
Adapun spesies penting kelompok Aves (burung),          nemestrina), and Kutai Langur (Presbytis canicrus).
meliputi Cica Daun Besar (Chloropsis sonnerati)         Significant bird species include the Greater
dan Caladi Batu (Meiglyptes tristis). Spesies-spesies   Green Leafbird (Chloropsis sonnerati) and the
tersebut masuk ke dalam Red List IUCN dengan            Rusty-breasted Woodpecker (Meiglyptes tristis).
status Critically Endangered dan Endangered             These species are classified as Critically Endangered
sehingga menjadi perhatian utama dalam program          and Endangered on the IUCN Red List, making them a
konservasi dan perlindungan keanekaragaman              primary focus of TPA’s conservation and biodiversity
hayati di TPA.                                          protection programs.




                                                                     PT Teladan Prima Agro Tbk         99
Page 102
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Selain keanekaragaman fauna, TPA juga melakukan             In addition to monitoring fauna diversity, TPA also
pemantauan terhadap berbagai jenis flora.                   conducts surveillance of various plant species.
Pemantauan ini mencakup identifikasi spesies                This monitoring includes identifying plant species,
tanaman, termasuk flora yang dilindungi, untuk              including protected flora, to ensure environmental
memastikan kelestarian lingkungan di sekitar                sustainability around plantation areas. TPA
areal perkebunan. TPA menjaga areal khusus bagi             designates special areas for flora with conservation
flora yang memiliki status konservasi dengan                status by establishing protection zones free from
menetapkan zona perlindungan bebas dari aktivitas           potentially harmful activities and controlling the use
yang berpotensi merusak, serta mengendalikan                of chemicals in surrounding areas. Several endemic
penggunaan bahan kimia di sekitar wilayah tersebut.         and identified flora species within TPA’s concession
Beberapa spesies flora endemik yang dilindungi dan          include Elai (Durio kutejensis), Pasang (Quercus
teridentifikasi berada di wilayah TPA, antara lain Elai     gaharuensis), and White Meranti (Shorea lamellata).
(Durio kutejensis), Pasang (Quercus gaharuensis),
dan Meranti putih (Shorea lamellata).

Keanekaragaman hayati yang terdapat di wilayah              The biodiversity within TPA’s concession area
konsesi TPA menunjukkan betapa pentingnya                   highlights the importance of sustainable conservation
program konservasi yang berkelanjutan. Melalui              programs. Through consistent monitoring and
pemantauan yang konsisten dan program konservasi            in-situ conservation initiatives, TPA ensures that
in situ, TPA terus memastikan bahwa lingkungan              the environment continues to support the survival
tetap mendukung kelangsungan spesies-spesies                of endangered species. This commitment is an
yang terancam punah. Komitmen ini merupakan                 integral part of TPA’s long-term strategy to balance
bagian integral dari strategi jangka panjang TPA            operational activities with sustainable environmental
untuk menciptakan keseimbangan antara aktivitas             preservation.
operasional dan pelestarian lingkungan yang
berkelanjutan.




         Sekelompok Bekantan di Hutan Manggrove
         A Group of Proboscis Monkeys in the Mangrove Forest




  100       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 103
                                                                                                                                     Agro-Ecological




Wilayah Konservasi [304-1] [304-3] [13.3.2] [13.3.4]
Conservation Areas

   Entitas                                             Luas HCV
                      Lokasi Geografis                                Kategori HCV                                        Keterangan
    Anak                                               HCV Area
                    Geographical Location                             HCV Category                                         Remarks
 Subsidiary                                              (ha)

                Kec. Talisayan dan Kec. Biatan,
                                                                                                           Terdapat spesies terancam punah dan
                Kab. Berau, Kalimantan Timur
                                                                                                           spesies endemik Borneo.
     TBP        Talisayan and Biatan                      525,57          1       3       4       6
                                                                                                           There are endangered species and
                Sub-districts, Berau Regency,
                                                                                                           endemic to Borneo.
                East Kalimantan
                                                                                                           Terdiri dari sempadan sungai, hutan
                Kec. Batu Putih, Kab. Berau,                                                               mangrove, dan hutan di atas batu kapur
                Kalimantan Timur                                                                           yang berada di dalam areal Perseroan.
     INK                                                  489,30              1       3       4
                Batu Putih Sub-district, Berau                                                             Consists of riparian, mangrove forest,
                Regency, East Kalimantan                                                                   and limestone forest within Company’s
                                                                                                           concession.
                                                                                                           Terdiri dari sungai, daerah resapan air
                Kec. Karangan, Kab. Kutai Timur,                                                           yang masih berhutan, dan areal dataran/
                Kalimantan Timur                                                                           perbukitan dengan vegetasi baik.
     TLN                                                   501,00             1       3       4
                Karangan Sub-district, East                                                                Consists of river, forested water absorption
                Kutai Regency, East Kalimantan                                                             area, and plains/hills areas with good
                                                                                                           vegetation.
                                                                                                           Terdiri dari waduk penting untuk persediaan
                                                                                                           suplai air, hutan lindung Perseroan beserta
                Kec. Kaubun, Kab. Kutai Timur,                                                             sisa hutan sekunder, mata air alami, dan
                Kalimantan Timur                                                                           bukit dengan sumber gas alami.
     SPN                                                   388,91             1       4       5
                Kaubun Sub-district, East Kutai                                                            Consists of essential reservoir for water
                Regency, East Kalimantan                                                                   supply, Company’s protected forest,
                                                                                                           remaining secondary forest, natural
                                                                                                           springs, and hills with natural gas sources.
                Kec. Muara Bengkal,
                Kab. Kutai Timur,                                                                          Terdiri dari sempadan sungai dan bantaran
     TPS        Kalimantan Timur                         1.524,83             1       4       5            banjir.
                Muara Bengkal Sub-district, East                                                           Consists of riparian and floodplains.
                Kutai Regency, East Kalimantan
                Kec. Long Mesangat,
                Kab. Kutai Timur,                                                                          Areal HCV berupa sempadan sungai, areal
                Kalimantan Timur                                                                           berhutan, dan mata air.
    GSA                                                   580,40      1       3       4       5       6
                Long Mesangat Sub-district,                                                                HCV area consists of riparian, forested
                East Kutai Regency,                                                                        lands, and springs.
                East Kalimantan
                Kec. Tanjung Harapan,
                Kab. Paser, Kalimantan Timur                                                               Berbatasan dengan Cagar Alam Teluk Apar.
    MJA                                                    259,31     1       3       4       5       6
                Tanjung Harapan Sub-district,                                                              Bordering Teluk Apar Nature Reserve.
                Paser Regency, East Kalimantan
                Kec. Muara Kaman,
                Kab. Kutai Kartanegara,                                                                    Areal HCV berupa ekosistem hutan,
                Kalimantan Timur                                                                           sempadan sungai, dan mata air.
    CAP                                                    399,31         1       4       5       6
                Muara Kaman Sub-district,                                                                  HCV area consists of forest ecosystem,
                Kutai Kartanegara Regency,                                                                 riparian, and springs.
                East Kalimantan
    Total                                               4.668,63

Keterangan / Remarks

               Tempat terkonsentrasinya nilai-nilai keanekaragaman hayati yang signifikan secara global, regional, atau nasional.
 HCV       1
               A place where significant biodiversity values are concentrated globally, regionally, or nationally.
               Ekosistem dan mosaik pada level lanskap dan lanskap hutan yang utuh.
 HCV       2
               Ecosystems and mosaics at landscape level and intact forest landscapes.
               Tempat yang terletak di dalam atau mencakup ekosistem yang langka atau terancam punah.
 HCV       3
               A place located in or including rare and endangered ecosystem.
               Tempat yang menyediakan layanan ekosistem mendasar yang berada pada situasi kritis (jasa-jasa lingkungan alami).
 HCV 4         A place that provides fundamental ecosystem services in critical situations (natural environment services).
               Tempat yang fundamental untuk menyediakan kebutuhan dasar masyarakat setempat.
 HCV 5         A fundamental place that provides basic needs for the local people.
               Tempat yang penting sebagai identitas budaya dan tradisi masyarakat setempat.
 HCV 6         An important place that showcases the culture and tradition of the local people.




                                                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk             101
Page 104
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Spesies Terpantau dan Dilindungi* [304-4] [13.3.5]
Monitored and Protected Species* Monitored and Protected Species

                                                                                                    Dilindungi oleh Peraturan
                            Spesies yang Dipantau di                 Termasuk dalam                 Menteri Lingkungan Hidup
         Kelas                    Wilayah TPA                          Red List IUCN                      dan Kehutanan
         Class                Species Monitored in                 Included in the IUCN            Protected under the Minister
                               TPA’s Concessions                         Red List                  of Environment and Forestry
                                                                                                            Regulation

 Fauna

 Mamalia
                                          42                                   41                                    14
 Mammals

   Primata
                                            9                                   9                                     7
   Primates

   Non-Primata
                                          33                                  32                                      7
   Non-Primates

 Burung (Aves)
                                         183                                  183                                    40
 Birds (Aves)

 Herpetofauna                             62                                  62                                      1

 Kupu-kupu
                                          157                                  19                                     2
 Butterflies

 Capung
                                          80                                  79                                      -
 Dragonflies

 Biota Aquatik
                                          141                                 113                                     -
 Aquatic Biota

 Total                                   665                                 497                                     57

 Flora

 Pohon
                                         264                                 149                                      -
 Trees

 Tumbuhan Bawah
                                         108                                   16                                     1
 Lower Plants

 Total                                   372                                 165                                      1

* Pemantauan dilaksanakan oleh TPA bekerja sama dengan akademisi dan peneliti dari Ecositrop. / Monitoring is conducted by TPA in
  collaboration with academicians and researchers from Ecositrop.




Spesies yang Termasuk Dalam Red List IUCN* [304-4] [13.3.5]
Species included in the IUCN Red List

                                                             Total Spesies yang Dipantau di Wilayah TPA
  Tingkat Risiko Kepunahan                                  Total Species Monitored in TPA’s Concessions
     Extinction Risk Level
                                                          Fauna                                              Flora

 CR - Critically Endangered                                    1                                                 -

 EN - Endangered                                               8                                                 5

 VU - Vulnerable                                              20                                                10

 NT - Near Threatened                                        35                                                  9

 LC - Least Concern                                         433                                                136

 DD – Data Deficient                                           -                                                 5

 Total                                                      497                                                165

* Pemantauan dilaksanakan oleh TPA bekerja sama dengan akademisi dan peneliti dari Ecositrop. / Monitoring is conducted by TPA in
  collaboration with academicians and researchers from Ecositrop.




  102          PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 105
                                                                                                  Agro-Ecological




Daftar Fauna dan Flora Penting di Areal TPA
List of Important Fauna and Flora in TPA Area

Fauna
                                                                                               Sifat
                                                                    Status
                                                                                          Characteristicts
        Kelompok       Spesies           Nama Lokal
No.
          Group        Species           Local Name
                                                                                     Waktu Aktif     Stratifikasi
                                                            SST   UU/PP IUCN CITES
                                                                                     Active Time    Stratification

                                      Berang-berang
 1.    Mamalia     Aonyx cinerea      cakar kecil            -     TD    VU    I       Diurnal             -
                                      Small-clawed otter

                   Arctictis          Binturong                                        Diurnal,
 2.    Mamalia                                               -     D     VU    I                       Arboreal
                   binturong          Bearcat                                         Nokturnal

                   Helarctos          Beruang madu                                     Diurnal,       Terestrial,
 3.    Mamalia                                                     D     VU    I
                   malayanus          Sun bear                                        Nokturnal       Arboreal
                   Hylobates          Owa kelawat
 4.    Mamalia                                                     D     EN    I       Diurnal         Arboreal
                   muelleri           Müller’s gibbon
                                      Berang-berang
                   Lutrogale          bulu-licin
 5.    Mamalia                                               -     D     VU    I       Diurnal             -
                   perspicillata      Smooth-coated
                                      otter
                                      Monyet
                   Macaca             ekor-panjang                                                    Terestrial,
 6.    Mamalia                                               -     TD    EN    II      Diurnal
                   fascicularis       Long-tailed                                                     Arboreal
                                      macaque
                                      Beruk
                   Macaca                                                                             Terestrial,
 7.    Mamalia                        Pig-tailed             -     TD    EN    II      Diurnal
                   nemestrina                                                                         Arboreal
                                      macaque
                                      Bekantan
 8.    Mamalia     Nasalis larvatus                                D     EN    I       Diurnal         Arboreal
                                      Proboscis monkey
                   Nycticebus         Kukang
 9.    Mamalia                                                     D     VU    II     Nokturnal        Arboreal
                   menagensis         Slow loris
                                      Orangutan
                   Pongo              Kalimantan                                                      Arboreal,
 10.   Mamalia                                                     D     CR    I       Diurnal
                   pygmaeus           Bornean                                                         Teretrial
                                      Orangutan
                   Presbytis          Lutung Kutai
 11.   Mamalia                                                     TD    EN   NA       Diurnal         Arboreal
                   canicrus           Kutai Langur
                   Presbytis          Lutung merah
 12.   Mamalia                                                     D     VU    II      Diurnal         Arboreal
                   rubicunda          Red Langur
                                      Rusa/ Payau
                                                                                       Diurnal,
 13.   Mamalia     Rusa unicolor      Deer / Sambar          -     D     VU   NA                       Tertetrial
                                                                                      Nokturnal
                                      Deer
                                      Babi berjenggot                                  Diurnal,
 14.   Mamalia     Sus barbatus                              -     TD    VU   NA                       Teretrial
                                      Bearded pig                                     Nokturnal
                   Trachypithecus     Lutung kelabu
 15.   Mamalia                                                     D     VU    II      Diurnal         Arboreal
                   cristatus          Grey langur
                   Acridotheres       Kerak kerbau
 16.   Aves                                                  −     TD    VU   NA       Diurnal         Arboreal
                   javanicus          Water buffalo
                   Anthracoceros      Kangkareng hitam
 17.   Aves                                                  −     D     VU    II      Diurnal         Arboreal
                   malayanus          Black hornbill
                   Buceros            Rangkong badak
 18.   Aves                                                  −     D     VU    II      Diurnal         Arboreal
                   rhinoceros         Rhinoceros hornbill
                                      Cica-daun besar
                   Chloropsis
 19.   Aves                           Greater green          −     D     EN   NA       Diurnal         Arboreal
                   sonnerati
                                      leafbird
                   Leptoptilos        Bangau tongtong
 20.   Aves                                                  −     D     VU   NA       Diurnal             -
                   javanicus          Lesser adjutant




                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk              103
Page 106
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                                                                         Sifat
                                                                            Status
                                                                                                    Characteristicts
        Kelompok              Spesies             Nama Lokal
No.
          Group               Species             Local Name
                                                                                             Waktu Aktif        Stratifikasi
                                                                    SST   UU/PP IUCN CITES
                                                                                             Active Time       Stratification

                                               Sempidan biru
                          Lophura ignita
 21.   Aves                                    Blue-throated         −     TD    VU   NA       Diurnal           Terestrial
                          nobilis
                                               barbet
                                               Caladi batu
 22.   Aves               Meiglyptes tristis                         −     TD    EN   NA       Diurnal           Arboreal
                                               Stone curlew
                                               Betet
                          Psittacula           ekor-panjang
 23.   Aves                                                          −     D     VU    II      Diurnal           Arboreal
                          longicauda           Long-tailed
                                               parakeet
                          Rhyticeros           Julang dompet
 24.   Aves                                                          −     D     VU    II      Diurnal           Arboreal
                          subruficollis        Wallet hornbill
                          Rhyticeros           Julang emas
 25.   Aves                                                          −     D     VU    II      Diurnal           Arboreal
                          undulatus            Golden hornbill
                          Ophiophagus          Ular raja kobra                                 Diurnal,
 26.   Herpetofauna                                                  -     TD    VU    II                        Terestrial
                          hannah               King cobra                                     Nokturnal
                          Rasbora              Ikan Wader
 27.   Pisces                                                              TD    VU   NA       Diurnal                 −
                          lateristriata        Spotted bard


Flora
                                                                                                           Status
                       Spesies                                      Nama Lokal
No.
                       Species                                      Local Name
                                                                                               SST     UU/PP IUCN CITES


 1.    Agathis borneensis                           Damar                                       -         TD      EN       NA

 2.    Artocarpus anisophyllus                      Ara                                         -         TD      VU       NA

 3.    Artocarpus lowii                             Keledang                                    -         TD      VU       NA

 4.    Borassodendron borneensis                    Bendang                                     -         TD      NT       NA

 5.    Ceriops decandra                             Bido-bido                                   -         TD      NT       NA

 6.    Diospyros lanceolata                         Kayu arang                                  -         TD      NT        II

 7.    Dipterocarpus gracilis                       Keruing                                     -         TD      VU       NA

 8.    Durio kutejensis                             Elai                                                  TD      VU       NA

 9.    Eusideroxylon zwageri                        Ulin                                        -         TD      VU       NA

 10.   Ficus benzamina                              Beringin                                              TD      EN       NA

 11.   Ficus dubia                                  Kayu ara                                    -         TD      NT       NA

 12.   Gluta renghas                                Rengas                                      -         TD      NT       NA

 13.   Intsia bijuga                                Merbau pantai                               -         TD      NT       NA

 14.   Musa abaca                                   Pisang abaka                                -         TD      NT       NA

 15.   Pterocarpus indicus                          Angsana                                     -         TD      EN        II

 16.   Quercus gaharuensis                          Pasang                                                TD      VU       NA

 17.   Semecarpus trengganuensis                    Mangga hutan                                -         TD      VU       NA




  104         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 107
                                                                                                                      Agro-Ecological




                                                                                                                      Status
                            Spesies                                     Nama Lokal
 No.
                            Species                                     Local Name
                                                                                                           SST    UU/PP IUCN CITES


 18.        Shorea balangeran                         Balangeran                                             -      TD      VU      NA

 19.        Shorea gratissima                         Meranti laut                                           -      TD       EN     NA

 20.        Shorea johorensis                         Meranti merah/ meranti majau                           -      TD      VU      NA

 21.        Shorea laevis                             Bangkirai                                              -      TD      VU      NA

 22.        Shorea lamellata                          Meranti putih                                                 TD       EN     NA

 23.        Shorea leprosula                          Meranti tembaga                                        -      TD       NT     NA

 24.        Shorea pauciflora                         Meranti merah                                          -      TD       NT     NA



Keterangan / Remarks

                 Spesies Sebaran Terbatas.
    SST
                 Narrow-Spread Species.

                 Mengacu pada Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah.
  UU/PP
                 Based on Laws and Government Regulations.

                 International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources, sebuah organisasi internasional yang
                 didedikasikan untuk konservasi sumber daya alam.
   IUCN
                 International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources, an international organization dedicated to the
                 conservation of natural resources.

                 Convention on International Trade in Endangered Species, sebuah konvensi perdagangan internasional untuk tumbuhan
   CITES         dan satwa liar.
                 Convention on International Trade in Endangered Species, an international trade convention on wild flora and fauna.

                 Dilindungi berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990, PP No. 7 Tahun 1999, dan Peraturan Menteri LHK No. 106 Tahun 2018.
       AB        Protected by Law No. 5/1990, Government Regulation No. 7/1999, and Ministry of Environment and Forestry Regulation
                 No. 106/2018.

                 Dilindungi berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990, PP No. 7 Tahun 1999, dan Peraturan Menteri LHK No. 106 Tahun 2018.
       B         Protected by Law No. 5/1990, Government Regulation No. 7/1999, and Ministry of Environment and Forestry Regulation
                 No. 106/2018.

                 Endemik.
       E
                 Endemic.

                 Terancam Punah.
       EN
                 Endangered.

                 Rentan.
       VU
                 Vulnerable.

                 Risiko Rendah.
       LC
                 Least Concern.

                 Tidak boleh diperdagangkan secara internasional.
   App. I
                 No international trading allowed.

                 Akan terancam punah apabila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan.
  App. II
                 Will be endangered should illegal trade continues.

                 Hewan yang sebagian besar hidupnya dihabiskan di atas pepohonan/belukar.
 Arboreal
                 Arboreal Animals that spend most of their time in trees or bush.




                                                                                         PT Teladan Prima Agro Tbk                105
Page 108
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




         Biocoustic: Terobosan Strategis pada Pemantauan Keanekaragaman Hayati
         Biocoustic: A Strategic Breakthrough in Biodiversity Monitoring


         Pemantauan keanekaragaman hayati merupakan salah satu kegiatan utama dalam program konservasi yang
         TPA jalankan. Metode konvensional yang umum digunakan adalah pencatatan langsung terhadap spesies yang
         dijumpai di lapangan. Pemantauan spesies flora relatif lebih mudah dilakukan karena sifatnya yang statis, sementara
         pemantauan fauna yang bersifat mobile dan sensitif terhadap kehadiran manusia maka metode perjumpaan
         langsung kurang efektif. Oleh karena itu, identifikasi fauna dapat dilakukan melalui tanda-tanda keberadaannya,
         seperti jejak, feses, cakaran, sarang, cangkang telur, dan lain-lain.

         Seiring dengan perkembangan teknologi, metode pemantauan fauna semakin berkembang, salah satunya dengan
         penggunaan camera trap yang memungkinkan pemantauan lebih optimal terhadap spesies nokturnal maupun
         diurnal. Selain itu, metode identifikasi berbasis analisis amplitudo suara juga mulai diterapkan. Keunggulan metode
         ini adalah kemampuannya untuk beroperasi selama 24 jam nonstop dalam beberapa hari, lebih hemat energi, serta
         mampu merekam suara yang tidak terdeteksi oleh camera trap. Dengan demikian, kombinasi berbagai metode ini
         meningkatkan efektivitas pemantauan keanekaragaman hayati secara lebih komprehensif.

         Biodiversity monitoring is one of the key activities in TPA’s conservation program. The conventional method
         commonly used involves direct recording of species encountered in the field. Monitoring flora species is relatively
         easier due to their static nature, whereas monitoring fauna, which is mobile and sensitive to human presence, makes
         direct encounters less effective. Therefore, fauna identification can be conducted through indirect signs of their
         presence, such as tracks, feces, claw marks, nests, eggshells, and other indicators.

         With technological advancements, fauna monitoring methods have evolved, including the use of camera traps,
         which allow for more optimal monitoring of both nocturnal and diurnal species. Additionally, sound amplitude
         analysis-based identification methods have also been introduced. The advantage of this method is its ability to
         operate continuously for 24 hours over several days, its energy efficiency, and its capability to record sounds that
         camera traps cannot detect. As a result, the combination of these various methods enhances the effectiveness of
         biodiversity monitoring in a more comprehensive manner.




                   Grafik Gelombang Suara (waveform) Kehadiran dan Keragaman Fauna di Areal HCV
                   Waveform Graph of Fauna Abundance and Diversity in HCV Area




106       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 109
                                                                                             Agro-Ecological




TGM Hotspot Alert: Sistem Informasi Terintegrasi dalam
Upaya Pencegahan Kebakaran Lahan [F.9] [304-2] [13.3.3]
TGM Hotstpot Alert: Integrated Information System
in Land Fire Prevention Effort




        Tim Pengendalian Kebakaran Lahan Melaksanakan Apel Siaga Sebelum Bertugas
        Land Fire Control Team Holds Pre-Task Alert Session



Kebakaran lahan menjadi salah satu tantangan           Land fires are one of the main challenges for TPA’s
utama bagi operasional TPA, terutama selama musim      operations, especially during prolonged dry seasons.
kemarau yang berkepanjangan. Dampak kebakaran          The impact of land fires not only damages oil palm
lahan tidak hanya merusak tanaman kelapa sawit         crops, which are the primary source of production,
yang menjadi sumber produksi utama, tetapi juga        but also causes extensive environmental destruction
menimbulkan kerusakan lingkungan yang luas dan         and generates greenhouse gas (GHG) emissions.
menghasilkan emisi GRK. Selain itu, kebakaran lahan    Additionally, land fires can affect employee health
dapat mempengaruhi kesehatan dan keselamatan           and safety, disrupt biodiversity, and potentially harm
karyawan, mengganggu keanekaragaman hayati,            communities around operational areas. To address
serta berpotensi merugikan masyarakat di sekitar       this challenge, TPA is committed to implementing
areal operasional. Menghadapi tantangan ini, TPA       a comprehensive prevention strategy to protect
berkomitmen menerapkan strategi pencegahan             plantation land and ensure the sustainability of
yang komprehensif untuk melindungi lahan               ecosystems.
perkebunan dan menjaga ekosistem tetap lestari.

Sebagai bagian dari mitigasi risiko kebakaran lahan,   As part of its land fire risk mitigation efforts, TPA
TPA menerapkan sistem pemantauan berbasis Fire         implements a Fire Danger Rating (FDR) monitoring
Danger Rating (FDR) yang didukung oleh patroli         system, supported by routine patrols in high-risk
rutin di areal yang berisiko. FDR didasarkan pada      areas. The FDR system is based on rainfall data and
data curah hujan dan pola hujan, yang kemudian         precipitation patterns, which are then used to create
digunakan untuk membuat peta kerawanan                 a fire risk map. This data helps TPA’s operational units
kebakaran lahan. Data ini membantu unit                plan patrol schedules and coordinate fire prevention
operasional TPA menyusun jadwal patroli dan            efforts with relevant stakeholders. Through this
mengoordinasikan upaya pencegahan kebakaran            approach, TPA not only actively participates in
dengan pemangku kepentingan terkait. Melalui           preventing land fires within its concession areas
pendekatan ini, TPA tidak hanya berperan aktif         but also strengthens collaboration with local
dalam pencegahan kebakaran lahan di wilayah            communities and authorities to minimize the impact
konsesi, tetapi juga memperkuat kerja sama             of fires on the environment and the well-being of
dengan masyarakat lokal dan pihak berwenang            surrounding communities.
untuk mengurangi dampak kebakaran terhadap
lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.


                                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk           107
Page 110
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Selain itu, TPA memanfaatkan teknologi remote                      Additionally, TPA utilizes remote sensing technology
sensing untuk mendeteksi hotspots di areal konsesi.                to detect hotspots within its concession areas.
Data dari satelit Terra dan Aqua digunakan untuk                   Data from the Terra and Aqua satellites is used
memantau titik panas setiap jam secara terus-                      for continuous hourly monitoring of hotspots.
menerus. Titik panas ini kemudian dianalisis dan                   These hotspots are then analyzed and classified
diklasifikasikan berdasarkan jaraknya dengan wilayah               based on their proximity to operational areas: high
operasional, yaitu risiko tinggi (0 – 2 km), risiko sedang         risk (0–2 km), medium risk (2–5 km), and low risk
(2 – 5 km), dan risiko rendah (5 – 10 km). Informasi               (5–10 km). This information is processed in near
ini diolah secara near real-time melalui platform                  real-time through the TGM platform and sent as
TGM dan dikirim sebagai peringatan otomatis                        automated alerts to the Plantation Fire Control
kepada Satgas Pengendalian Kebakaran Lahan                         Task Force (SPKLP) in operational units. These alerts
Perkebunan (SPKLP) di unit operasional. Peringatan ini             enable a rapid response to potential fires, with
memungkinkan respons yang cepat terhadap potensi                   warning delivery times of approximately four hours—
kebakaran, dengan waktu penyampaian peringatan                     significantly faster than conventional systems, which
sekitar 4 jam, jauh lebih cepat dibandingkan dengan                can take up to 24 hours.
sistem konvensional yang membutuhkan hingga
24 jam.

Selain satelit Terra dan Aqua, TPA juga memanfaatkan               In addition to the Terra and Aqua satellites, TPA
data dari satelit NOAA20, NOAA21, serta Soumi                      also utilizes data from NOAA20, NOAA21, and the
National Polar-Orbiting Partnership (SNPP) yang                    Suomi National Polar-Orbiting Partnership (SNPP),
memiliki tingkat akurasi lebih tinggi. Dengan                      which offer higher accuracy. By leveraging this
menggunakan teknologi tersebut, sepanjang tahun                    technology, TPA successfully mitigated land fire
2024, TPA berhasil menanggulangi risiko kebakaran                  risks across all operational areas throughout 2024.
lahan di seluruh areal operasional. Selain itu, tidak              Furthermore, no major fire incidents occurred within
ada insiden kebakaran besar yang terjadi di wilayah                TPA’s plantation areas, preventing economic losses,
tanam TPA sehingga tidak terjadi kerugian ekonomi                  ensuring smooth operational activities without
dan aktivitas operasional berjalan lancar tanpa                    disruption, and safeguarding the environment from
gangguan serta memastikan bahwa lingkungan                         fire-related impacts.
tetap terlindungi dari dampak kebakaran.


          Jumlah Hotspot                                    Valid                               Tidak valid
         Number of Hotspots                                 Valid                                 Invalid

                    175                                      106                                    69




                                                       Hotspot




     39,43%




                                            60,57%




        Valid / Valid

        Tidak Valid / Invalid
                                                                          TGM Hotspot Alert Message




  108       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 111
                                                                                               Agro-Ecological




Early Warning
System                             1.                                                               2.

Hotspots                   Satelit Mendeteksi
                              Titik Panas.
                                                                                        TGM Mengakses Sumber
                                                                                           Data Titik Panas.

Workflow                    Satellites Detect
                               Hotspots.
                                                                                         TGM Accesses Hotspot
                                                                                             Data Source.

                                                                 2

                                                                 3                                  3.
                                                                                        Data Titik Panas Diterima
                                                                                          TGM, Diproses Melalui
                                                                                        Mobile Messenger System.
                                                                                          Hotspot Data Received
                                                                                            by TGM, Processed
                       1                                                                     Through Mobile
                                                                                           Messenger System.

                                                    4, 5, 6.
                                          TGM Mengirimkan “Alert”             4
                                         ke Koordinator Pemadam
                                        Kebakaran maupun Petugas
                                           Patroli melalui Aplikasi
                                           Perpesanan dan Email.
                                         TGM Sends “Alerts” to the
                                        Fire Coordinator and Patrol
                                           Officers via Messaging
                                           Application and Email.




                                                FIRE STATION
                                                                                  5                            6




                                                                         7

        8
                                                                                              7.
                                                                                 Petugas Patroli Memeriksa
                                                                                  Lokasi Titik Panas. Apabila
                                                                                 Ditemukan Titik Api Segera
                                                                              Berkoordinasi dengan Pemadam.
                                                                              Patrol Officers Check the Location
                                                                              of Hotspots. If a Hotspot is Found
          8.                                                                      as a Firespot, Immediately
                                                                                   Coordinate with the Fire
   Tim Pemadam
                                                                                          Department.
   Mengendalikan
  Kebakaran Lahan
  Firefighting Team
  Controls Land Fire



                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk            109
Page 112
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Pengendalian Hama Terpadu untuk
Keberlanjutan Perkebunan [F.10] [304-2] [13.3.3]
Integrated Pest Management for Plantation Sustainability




         Rumah Penangkaran Organisme Hayati (Sycanus sp.) Pengendali Hama
         Breeding House for Pest Control Biological Organisms (Sycanus sp.)



Perkebunan kelapa sawit merupakan ekosistem                 Oil palm plantations are monoculture ecosystems
monokultur yang cenderung homogen sehingga                  that tend to be homogeneous, making pest and
potensi gangguan hama tanaman serta gulma                   weed disturbances relatively specific. Common
relatif spesifik. Hama yang sering mengganggu               pests that affect oil palm crops include nettle
tanaman kelapa sawit meliputi ulat api, tikus, rayap,       caterpillars, rats, termites, and others. Meanwhile,
dan lain-lain. Sedangkan gulma yang tumbuh di               weeds that commonly grow include shrubs and
antaranya kelompok semak dan pakis. Secara                  ferns. Traditionally, pest and weed control has
konvensional untuk mengendalikan hama dan                   been carried out using mechanical and chemical
gulma dilakukan pendekatan mekanis dan kimiawi,             approaches. However, with advancements in
namun seiring berkembangnya teknologi dan inovasi           technology and innovation, as well as a commitment
serta berlandaskan nilai-nilai keberlanjutan, TPA           to sustainability, TPA has implemented an Integrated
menerapkan Program Pengendalian Hama Terpadu                Pest Management (IPM) Program that combines
(PHT) yang memadukan metode pengendalian                    biological control methods using natural agents.
secara biologis melalui agen hayati. Selain itu, TPA        Additionally, TPA optimizes the use of the TPTS system
mengoptimalkan penggunaan TPTS melalui citra                through satellite imagery to detect pest infestations
satelit untuk mendeteksi serangan hama secara dini,         at an early stage, thereby minimizing higher risks.
sehingga risiko yang lebih tinggi bisa diminimalkan.




  110       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 113
                                                                                                             Agro-Ecological




Program Pengendalian Hama Terpadu yang                           The Integrated Pest Management Program
diimplementasikan TPA diuraikan sebagai berikut:                 implemented by TPA is outlined as follows:


      Deteksi Dini Potensi Gangguan Hama Tanaman                      Early Detection of Potential Pest Disturbances
      Tahapan utama dan pertama yang dilakukan dalam upaya            The primary and initial stage in oil palm pest control
      pengendalian hama tanaman kelapa sawit dimulai dari             efforts begins with early detection. The earlier potential
      deteksi dini, semakin awal potensi serangan hama bisa           pest attacks are identified, the better the risks can be
      diketahui maka risiko yang lebih besar bisa dikendalikan        managed, as pest infestations can lead to decreased
 1.   karena serangan hama tanaman berdampak pada                     palm oil productivity and even plant death. Efforts to
      penurunan produktivitas kelapa sawit bahkan hingga              support early detection include a satellite imagery-
      kematian tanaman. Upaya yang dilakukan yaitu sistem             based monitoring system through TPTS, which is further
      deteksi dini berbasis interpretasi citra satelit melalui TPTS   supported and validated by direct field inspections.
      dan didukung serta dikonfirmasi oleh pemantauan langsung
      di lapangan.

      Pengambilan Keputusan Berdasarkan Ambang Batas                  Decision-Making Based on Pest Disturbance
      Gangguan Hama                                                   Thresholds
      Setelah teridentifikasi munculnya gangguan hama, maka           Once pest disturbances are identified, control actions
 2. kami memutuskan langkah pengendalian berdasarkan are determined based on the threshold level of the
      ambang batas tingkat serangan. Umumnya dikelompokkan            infestation. These are generally classified as light,
      serangan ringan, sedang, dan berat berdasar kategori teknis     moderate, or severe attacks according to the technical
      yang telah ditetapkan di SOP.                                   categories established in the SOP.

      Pengendalian Secara Biologi                                     Biological Control
      Pengendalian hama melalui pendekatan biologi dengan             Pest control is carried out using a biological approach
      memanfaatkan siklus hidup, habitat, dan musuh alami hama        by utilizing the life cycles, habitats, and natural
      untuk menekan populasinya.                                      predators of pests to suppress their populations.
      • Pengendalian Populasi Tikus                                   • Rat Population Control
         Tikus merupakan makanan utama burung Serak                      Rats are the primary food source for barn owls
         Jawa (Tyto alba) sehingga kami melakukan upaya                  (Tyto alba). Therefore, we support population control
         pembiakan dan menyediakan kandang di areal                      efforts by breeding barn owls and installing nesting
         tanaman setiap satuan luasan 25 ha untuk menekan                boxes in plantation areas, with one box provided for
         populasi tikus.                                                 every 25 hectares, to reduce rat populations.
      • Pengendalian Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit                   • Control of Oil Palm Leaf-Eating Caterpillars
         Jenis ulat yang mengganggu kelapa sawit yaitu ulat api          The caterpillars that commonly infest oil palms
         dan ulat kantong terutama Setothosea sp., Mahasena sp.,         include     nettle   caterpillars  and    bagworms,
         dan Darna sp. Ulat tersebut merupakan makanan utama             particularly Setothosea sp., Mahasena sp., and
         dari predator Sycanus sp. Serangga predator tersebut            Darna sp. These caterpillars are the primary
         sangat menyukai habitat pada populasi tanaman                   food source for the predator Sycanus sp.
         Turnera sp. sehingga dengan perbanyakan tanaman                 This predator thrives in habitats with Turnera sp.
         inang Turnera sp. akan meningkatkan populasi Sycanus            plants. By cultivating Turnera sp., the population
         sp. dan berdampak pada tekanan atas populasi ulat api           of Sycanus sp. increases, which helps reduce
         dan ulat kantong. Selain itu, juga dilakukan pembiakan          nettle caterpillar and bagworm populations.
         dan penanaman Antigonon leptopus sebagai habitat                Additionally, Antigonon leptopus is bred and
         Eocanthecona sp. dengan mekanisme yang sama seperti             planted as a habitat for Eocanthecona sp., which
3.       pada penanaman Turnera sp. untuk menekan populasi               functions similarly to control the same caterpillar
         ulat api dan ulat kantong.                                      pests.
      • Pengendalian Kumbang Tanduk                                   • Rhinoceros Beetle Control
         Kumbang Tanduk (Orcyhtes rhinoceros) merupakan salah            The rhinoceros beetle (Oryctes rhinoceros) is
         satu hama yang sangat destruktif terhadap tanaman               a highly destructive pest in oil palm plantations,
         kelapa sawit. Efek kerusakannya hingga kematian                 with damage that can result in plant death.
         tanaman. Pengendalian secara biologi dilakukan dengan           Biological control is conducted by using plants
         memanfaatkan tanaman sebagai bio-attractant dan                 that serve as bio-attractants and produce
         penghasil senyawa (bio-insectiside) yang mampu                  compounds (bio-insecticides) capable of killing
         mematikan Kumbang Tanduk. Tanaman tersebut yaitu                rhinoceros beetles. One such plant is Senna
         Senna multijuga. TPA telah mengembangkan dan menanam            multijuga, which TPA has developed and cultivated
         tanaman tersebut dalam pengendalian kumbang tanduk.             for this purpose.
      • Pengendalian Gulma                                            • Weed Control
         Sedangkan untuk mengatasi gulma, TPA memanfaatkan               To manage weeds, TPA uses ferns (Nephrolepis sp.)
         tanaman paku (Nephrolepis sp.) untuk menghambat                 to suppress weed growth in plantation areas.
         pertumbuhan gulma di perkebunan.
      • Pencegahan Gangguan Jamur Ganoderma pada                      •   Ganoderma Fungal Prevention in Nurseries
         Pembibitan
         TPA memanfaatkan agen biologi Metharizium sp. untuk              TPA utilizes the biological agent Metarhizium sp. to
         pengendalian Ganoderma. Mekanismenya menghasilkan                control Ganoderma. This agent works by producing
         senyawa metabolit sekunder sebagai biopestisida.                 secondary metabolite compounds that act as
                                                                          biopesticides.




                                                                                 PT Teladan Prima Agro Tbk                111
Page 114
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




     Pengendalian Mekanis Kombinasi                                     Mechanical Combination Control
     Pengendalian Kumbang Tanduk juga dilakukan secara                  Rhinoceros beetle control is also carried out through
     mekanis kombinasi dengan senyawa feromon sintetis dan              a mechanical combination approach using synthetic
     Light Trap. Feromon merupakan attractant bagi Kumbang              pheromone compounds and light traps. Pheromones
4.   Tanduk sehingga setelah mendekat kemudian disiapkan                act as attractants for rhinoceros beetles, drawing
     perangkap dan dibasmi. Hal yang sama juga pada Light               them closer to prepared traps where they are then
     Trap, salah satu sifat Kumbang Tanduk adalah cenderung             eliminated. Similarly, light traps are used by taking
     mendekat pada sumber cahaya.                                       advantage of the rhinoceros beetle’s natural tendency
                                                                        to be attracted to light sources.

     Pengendalian Secara Kimiawi Terbatas                               Limited Chemical Control
     Gangguan gulma sering kali prosesnya lebih cepat dan invasif       Weed disturbances often progress more rapidly and
     daripada upaya pengendalian secara biologi. Oleh karena            invasively than biological control efforts. Therefore,
     itu, pada kondisi tertentu digunakan material berbasis bahan       under certain conditions, chemical-based materials
     kimia untuk mengendalikan gulma, terutama kelompok                 are used to control weeds, particularly shrubs and
5.   semak dan rumput. Walaupun demikian, TPA sangat selektif           grasses. However, TPA is highly selective in choosing
     dalam memilih kategori dan sifat material kimia tersebut           the category and properties of these chemical
     dengan ketentuan termasuk Label Hijau (Tidak Berbahaya             materials, ensuring they meet Green Label standards
     Pada Pemakaian Normal) serta dengan dosis yang tepat.              (Non-Hazardous Under Normal Use) and are applied
                                                                        at the correct dosage.

     Pengendalian Ganoderma dengan AWS dan Mikoriza                     Ganoderma Control with AWS and Mycorrhiza
     Jamur kelompok Ganoderma merupakan salah satu penyakit             Ganoderma fungi are soil-borne pathogens that pose
     pada tanaman kelapa sawit yang berisiko tinggi dan berbasis        a high risk to oil palm crops. Conventional handling of
     soil borne. Penanganan secara konvensional pada tanaman            oil palms infected by Ganoderma involves localized
     sawit yang telah terserang Ganoderma, yaitu dengan isolasi         isolation and removal of the affected plants, which can
6.   lokal dan dimatikan sehingga apabila terjadi serangan masif        lead to significant losses in the case of widespread
     berpotensi kerugian yang besar. Seiring berkembangnya              outbreaks. With advancements in science, biological
     ilmu pengetahuan telah ditemukannya agen hayati berupa             agents such as Arbuscular Mycorrhizal Fungi have been
     Arbuscular Mycorrhizal Fungi yang bersifat resisten terhadap       identified as effective and resistant to Ganoderma.
     Ganoderma. TPA mengutamakan pengendalian Ganoderma                 TPA prioritizes the use of biological agents for
     dengan agen hayati dibanding dengan fungisida kimia.               Ganoderma control over chemical fungicides.

     Pengendalian      Hama     melalui      Uji      Heterogenitas Pest Control through Multivariety Heterogeneity
     Multivarietas                                                  Testing
     TPA   telah   melakukan   Uji   multivarietas,    selain   untuk   TPA has conducted multivariety testing not only to
 7. mengetahui tingkat produktivitas juga diambil data pada assess productivity levels but also to collect data on
     tingkat ketahanan hama melalui beberapa skema pot                  pest resistance through various experimental pot
     percobaan tentang heterogenitas varietas tanaman.                  schemes focused on plant variety heterogeneity.

     Pemenuhan Kompetensi Pekerja                                       Worker Competency Development
     Pengelolaan Hama Terpadu banyak terkait dengan inovasi             Integrated Pest Management is closely related to the
     dan teknologi terbaru sehingga kompetensi pekerja terkait          latest innovations and technologies, requiring worker
     PHT harus menyesuaikan dengan ketersediaan teknologi.              competencies to align with available technologies.
8.   TPA telah menjalankan program peningkatan kompetensi               TPA has implemented competency development
     pekerja terkait PHT melalui pelatihan Penggunaan Pestisida         programs related to pest management through
     Terbatas dan Pengenalan Karakter serta Sifat Pestisida.            training on the Use of Restricted Pesticides and the
                                                                        Introduction of Pesticide Characteristics and Properties.


Pengelolaan Hama Terpadu dilakukan secara                          Integrated Pest Management has been consistently
konsisten sepanjang tahun 2024 telah berhasil                      implemented      throughout   2024,    successfully
meningkatkan efektivitas kesehatan tanaman dan                     improving     plant   health   and     maintaining
juga menjaga produktivitas, sehingga memastikan                    productivity, ensuring a more sustainable and
operasional yang lebih berkelanjutan dan ramah                     environmentally-friendly operations in all of TPA’s
lingkungan di seluruh areal perkebunan TPA.                        plantation areas.




        Beneficial Plants (Antigonon sp.)                                    Beneficial Plants (Turnera sp.)




  112      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 115
                                                                                                      Agro-Ecological




                            Penggunaan Herbisida Tahun 2022 – 2024
                                            Herbicide Usage in 2022 – 2024

                                                         (l/ha)


                                                          1,08
                                                                                 1,03

                                     0,88




                                     2022                2023                   2024



Minimalisasi Penggunaan                                          Minimization of Chemical
Pestisida Kimia [13.6.1]                                         Pesticide Use [13.6.1]

TPA menerapkan Program Pengendalian Hama                         TPA implements the Integrated Pest Management
Terpadu    (PHT)  yang     memadukan      metode                 (IPM) Program, which combines biological control
pengendalian secara biologis melalui agen hayati.                methods using natural agents. In certain conditions,
Pada kondisi tertentu sebagai langkah terakhir                   as a last resort, chemical-based pesticides are used
digunakan material pestisida berbasis bahan kimia                to control weeds, particularly shrubs and grasses.
untuk mengendalikan gulma, terutama kelompok                     This structured mitigation effort aims to minimize the
semak dan rumput. Pengendalian Hama Terpadu                      potential use of chemical pesticides while ensuring
tersebut merupakan upaya mitigasi terstruktur                    their application is measured and responsible.
untuk meminimalisir potensi penggunaan pestisida
kimia serta memastikan penggunaannya terukur
dan bertanggung jawab.

Pestisida kimia yang digunakan dipilih melalui                   The chemical pesticides used are selected based on
pertimbangan sifat dan kategori material. Kami                   their properties and category. TPA utilizes chemical
menggunakan pestisida kimia dengan senyawa aktif                 pesticides with the active compounds Paraquat
Paraquat dichloride dan Isopropil amina glyphosate               dichloride and Isopropil amina glyphosate, as
sebagaimana diuraikan berikut:                                   outlined below:


                           Kelas B3
     Bahan Aktif          Hazardous                              Kategori                   Persentase Penggunaan
   Active Ingredient       Material                              Category                      Usage Percentage
                         Classification

                                             Berbahaya Tingkat Menengah
Paraquat dichloride             II                                                                      1,5%
                                             Moderate Hazard
Isopropil amina                              Kecil Kemungkinan Menimbulkan Bahaya Akut
                               NA                                                                     98,5%
glyphosate                                   Low Likelihood of Causing Acute Harm
World Health Organization (WHO) Standards, 2022.




                                                                             PT Teladan Prima Agro Tbk          113
Page 116
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Kami menggunakan pestisida dengan sifat                     We used pesticides classified as “Low Likelihood
“Kecil Kemungkinan Menimbulkan Bahaya Akut”                 of Acute Hazard” at a rate of 98.5% in 2024, while
sebanyak 98,5% pada tahun 2024, sedangkan                   Class II pesticides accounted for only 1.5%. These
pestisida kategori kelas II sejumlah 1,5%. Pestisida        pesticides are registered and licensed by the
tersebut terdaftar dan memiliki izin edar dari              Ministry of Agriculture. To support this, TPA also
Kementerian Pertanian. Untuk mendukung hal                  focuses on enhancing the competency of workers
tersebut, TPA juga berorientasi pada peningkatan            involved in pesticide use through training conducted
kompetensi tenaga kerja yang berkaitan dengan               by the Sustainability Team. This ensures that
penggunaan      pestisida    dilaksanakan   melalui         workers understand occupational safety, health
pelatihan oleh Tim Sustainability sehingga pekerja          management,        and    environmental    protection
terkait mampu memahami aspek keamanan dan                   aspects related to pesticides. Through these efforts,
keselamatan kerja serta lingkungan mengenai suatu           TPA has successfully implemented sustainability
pestisida. Dengan demikian, melalui upaya tersebut          values that prioritize occupational health and safety
TPA telah menerapkan nilai-nilai keberlanjutan              (OHS) management systems and environmental
yang mengutamakan sistem Manajemen K3 dan                   protection.
perlindungan lingkungan.

Sosialisasi Penggunaan Pestisida                            Pesticide Use Awareness
Sosialisasi penggunaan pestisida kepada pekerja             Educating workers on pesticide use is a crucial step in
merupakan langkah penting dalam memastikan                  ensuring safe and responsible plantation practices.
praktik perkebunan yang aman dan bertanggung                During these awareness sessions, workers receive
jawab. Dalam sosialisasi ini, pekerja diberikan             training on proper pesticide application techniques,
pelatihan mengenai cara-cara aplikasi pestisida             the use of personal protective equipment (PPE), and
yang sesuai, penggunaan APD, serta teknik                   safe storage and disposal methods. One key aspect
penyimpanan dan pembuangan yang aman.                       emphasized is understanding the pictograms
Salah satu poin penting yang disampaikan adalah             on pesticide packaging. Workers are taught to
pemahaman terhadap piktogram pada kemasan                   recognize symbols indicating specific hazards, such
pestisida, di mana pekerja diajarkan untuk                  as toxicity, corrosiveness, or environmental risks.
mengenali simbol-simbol yang mengindikasikan                By understanding these pictograms, workers can
bahaya tertentu, seperti toksisitas, risiko korosif, atau   handle pesticides more cautiously, minimizing health
dampak terhadap lingkungan. Dengan memahami                 risks and reducing potential negative impacts on the
piktogram ini, pekerja dapat lebih waspada dalam            surrounding environment.
menangani pestisida, meminimalkan risiko terhadap
kesehatan mereka sendiri dan mengurangi potensi
dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.




         Budidaya Indukan Sycanus sp.                               Budidaya Sycanus sp. Fase Instar
         Cultivation of Sycanus sp. Parent Bugs                     Cultivation of Sycanus sp. Instar Phase




  114       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 117
                                                                                          Agro-Ecological




Konservasi Tanah Berkelanjutan melalui
Praktik Pengelolaan Proaktif [13.5.1]
Sustainable Soil Conservation through Proactive Management Practices

TPA memandang pengelolaan dan konservasi             TPA views soil management and conservation as
tanah sebagai elemen penting dalam menjaga           essential elements in ensuring the sustainability of
kesinambungan operasional perkebunan kelapa          its palm oil plantation operations within concession
sawit yang berada di atas lahan konsesi. Sebagai     areas. As a company that relies on land as its
perusahaan      yang     mendayagunakan      tanah   primary resource, TPA is committed to utilizing
sebagai sumber daya utama, TPA berkomitmen           land responsibly while maintaining long-term soil
untuk memanfaatkan lahan secara bijaksana dan        productivity. Soil management is carried out by TPA’s
memastikan tanah tetap produktif untuk jangka        operational and plantation support units, focusing
panjang. Pengelolaan tanah ini dilakukan oleh        on soil fertility preservation and erosion prevention.
unit operasional dan pendukung perkebunan TPA        This approach aligns with TPA’s goal of maintaining
dengan berfokus pada pelestarian kesuburan tanah     environmental sustainability while supporting
serta menjaga tanah dari potensi kerusakan akibat    business continuity.
erosi. Langkah ini sejalan dengan tujuan TPA untuk
mempertahankan kelestarian lingkungan sekaligus
mendukung keberlanjutan bisnis.

Untuk menghindari erosi, TPA secara khusus           To prevent erosion, TPA implements specialized
mengelola lahan berdasarkan kontur dan kemiringan    land management based on contours and soil
tanah. Lahan yang curam dan berisiko tinggi          slopes. Steep areas with a high risk of erosion are
terhadap erosi tidak akan ditanami dan dikelola      not cultivated but instead designated as High
sebagai areal HCV. Sementara itu, untuk lahan        Conservation Value (HCV) areas. Meanwhile, for
yang ditanami kelapa sawit, TPA menerapkan teknik    palm oil plantations, TPA applies mechanical land
pengaturan tata letak secara mekanis, termasuk       layout techniques, including drainage and road
pengelolaan drainase dan akses jalan sejak awal      management from the initial land development
pengembangan lahan. Dengan pengaturan yang           stage. Proper land arrangement helps minimize
tepat, risiko erosi dapat diminimalkan, sehingga     erosion risks, ensuring soil fertility is maintained.
kesuburan tanah tetap terjaga. TPA juga menanam      Additionally, TPA plants leguminous cover crops
tanaman kelompok kacang-kacangan, seperti            such as Mucuna sp. and Pueraria sp., which help
Mucuna sp. dan Pueraria sp., yang membantu           strengthen soil structure, reduce erosion, and enrich
memperkuat struktur tanah, meminimalkan erosi,       soil nutrients.
serta memperkaya unsur hara tanah.

Di luar wilayah operasional, TPA berkolaborasi       Beyond its operational areas, TPA collaborates
dengan masyarakat sekitar untuk mencegah             with local communities to prevent soil degradation
kerusakan tanah akibat erosi dan abrasi serta        caused by erosion and abrasion, as well as to
perawatan drainase permukiman untuk memitigasi       maintain residential drainage systems to mitigate
risiko banjir. Kolaborasi ini dilakukan juga untuk   flood risks. This collaboration strengthens land
memperkuat perlindungan lahan, tidak hanya           protection efforts, not only within TPA’s operational
di wilayah operasional TPA, tetapi juga di areal     areas but also in surrounding local communities.
yang berada di sekitar masyarakat lokal. Dengan      As a result, TPA’s soil conservation initiatives
demikian, upaya konservasi tanah TPA tidak hanya     contribute not only to the sustainability of its
berdampak pada keberlanjutan perkebunan, tetapi      plantations but also to broader environmental
juga berkontribusi dalam melindungi lingkungan       protection and the well-being of neighboring
yang lebih luas dan mendukung kesejahteraan          communities.
komunitas di sekitar wilayah operasional.




                                                                 PT Teladan Prima Agro Tbk          115
Page 118
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




        Penanaman Kacangan untuk Konservasi                         Pembibitan Tanaman Kacangan
        dan Kesehatan Tanah                                         Legume Seedling
        Legume Planting for Soil Conservation and
        Health


Kesehatan Tanah                                            Soil Health

Kesehatan tanah yang baik merupakan faktor                 Good soil health is a fundamental factor in
fundamental untuk menghasilkan kelapa sawit yang           producing high-quality palm oil. Given that most
berkualitas. Mengingat sebagian besar wilayah              plantation areas have a humid tropical climate,
perkebunan beriklim lembap dan tropis, maka                preserving nutrients within the soil layers is a key
melindungi unsur hara di dalam lapisan tanah               priority. Well-managed soil can effectively absorb
menjadi hal yang penting untuk dikedepankan.               water, reduce runoff, and maintain moisture levels
Selain itu, tanah yang terkelola dengan baik               that support plant growth. Therefore, optimal soil
mampu menyerap air secara efektif, mengurangi              health not only enhances productivity but also helps
limpasan, dan mempertahankan kelembaban                    maintain ecosystem balance within the plantation
yang mendukung pertumbuhan tanaman. Dengan                 area.
demikian, kesehatan tanah yang optimal tidak hanya
mendukung produktivitas, tetapi juga menjaga
keseimbangan ekosistem di areal perkebunan.

Kami telah mengimplementasikan berbagai upaya              We have implemented various initiatives to maintain
lainnya untuk menjaga kesehatan tanah perkebunan           soil health in TPA plantations, as outlined below:
TPA sebagaimana diuraikan berikut:
1. Menggunakan pupuk kompos yang berasal                   1.   Utilizing compost derived from plantation waste
    dari limbah perkebunan untuk membantu                       to improve soil structure and increase organic
    memperbaiki struktur tanah dan menambah                     matter;
    bahan organik;
2. Mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia              2. Reducing reliance on chemical fertilizers by
    dengan mengintegrasikan penggunaan pupuk                  integrating more environmentally friendly organic
    organik yang lebih ramah lingkungan;                      fertilizers;




  116      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 119
                                                                                              Agro-Ecological




3. Menjaga dan mempertahankan areal HCV pada          3. Preserving and maintaining HCV areas in steep
    areal yang curam;                                    terrains;
4. Menanam tanaman penutup legum di areal yang        4. Planting leguminous cover crops in newly opened
    baru dibuka sebelum ditanami kelapa sawit;           areas before palm oil planting;
5. Pengendalian gulma secara biologis dan             5. Controlling weeds biologically and selectively
    selektif untuk menjaga keseimbangan populasi         to maintain the balance of soil organism
    organisme tanah;                                     populations;
6. Aplikasi lahan dengan memanfaatkan limbah          6. Applying land treatment by utilizing liquid waste
    cair atau POME sebagai bahan penyubur atau           or POME as a soil conditioner or fertilizer;
    pupuk;
7. Pemanfaatan limbah TKKS sebagai mulsa alami        7. Using Empty Fruit Bunches (EFB) as natural mulch
    di sekitar pohon kelapa sawit untuk menjaga          around palm trees to retain soil moisture, increase
    kelembaban tanah, menambah bahan organik,            organic matter, and reduce erosion;
    dan mengurangi erosi;
8. Pengolahan limbah organik lainya, seperti          8. Processing other organic waste, such as fronds,
    pelepah, TKKS, dan sisa produksi menjadi kompos      EFB, and production residues, into compost to
    yang bermanfaat untuk memperbaiki struktur           improve soil structure and fertility;
    dan kesuburan tanah;
9. Mengoptimalkan pemanfaatan TPTS untuk              9. Optimizing the use of TPTS to measure and
    mengukur dan mengawasi tingkat kelembaban            monitor soil moisture levels; and
    tanah; serta
10. Optimalisasi fungsi embung dan rorak untuk        10. Enhancing the functionality of water reservoirs
    mendukung ketersediaan air.                           and roraks to support water availability.




Optimalisasi Sumber Daya Alam melalui
Pengelolaan Air dan Pupuk Ramah Lingkungan [3-3:#303] [13.7.1]
Optimizing Natural Resources through Environmentally-Friendly Water
and Fertilizer Management


Pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung       Responsible natural resource management is a
jawab merupakan prioritas utama TPA dalam             top priority for TPA in maintaining environmental
menjaga keberlanjutan lingkungan dan mendukung        sustainability and supporting efficient operations.
operasional yang efisien. TPA berkomitmen untuk       TPA is committed to using water and fertilizers
menggunakan air dan pupuk secara bijak dengan         wisely by implementing sustainability-focused
menerapkan praktik-praktik yang mendukung             practices. Water usage across all operational units
keberlanjutan. Penggunaan air di seluruh unit         is carefully measured to prevent waste, while the use
operasional dilakukan secara terukur untuk            of organic fertilizers is an integral part of our strategy
memastikan tidak ada pemborosan, sementara            to minimize negative impacts on soil and the
penggunaan pupuk organik menjadi bagian dari          environment. Through this approach, TPA strives to
strategi kami untuk meminimalkan dampak negatif       maintain ecosystem balance and support long-term
terhadap tanah dan lingkungan. Melalui pendekatan     sustainability in oil palm plantation management.
ini, TPA berupaya menjaga keseimbangan ekosistem
dan mendukung keberlanjutan jangka panjang
dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit.




                                                                   PT Teladan Prima Agro Tbk             117
Page 120
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                          Pemakaian Air dan Pengelolaannya
                                                          [F.8] [303-1] [13.7.2]


                                                          Air merupakan sumber daya yang sangat
                                                          berharga dan terbatas serta penting bagi
                                                          kehidupan masyarakat dan lingkungan di sekitar
                                                          wilayah operasional TPA. Oleh karena itu, TPA
                                                          berkomitmen untuk mengelola penggunaan air
                                                          secara bertanggung jawab guna memastikan
                                                          akses masyarakat sekitar terhadap air bersih tidak
                                                          terganggu. Masyarakat setempat mengandalkan air
                                                          untuk kebutuhan pertanian dan kehidupan sehari-
                                                          hari, sehingga TPA memastikan bahwa pengambilan
                                                          air untuk operasional dilakukan dengan tetap
                                                          memperhatikan        kepentingan         pemangku
                                                          kepentingan lokal. Pengelolaan air yang bijaksana
                                                          menjadi kunci dalam mendukung operasional yang
                                                          berkelanjutan serta menjaga keseimbangan antara
                                                          kebutuhan industri dan kelestarian lingkungan.



                                                          Water Usage and Management
                                                          [F.8] [303-1] [13.7.2]


                                                          Water is a highly valuable and limited resource
                                                          essential for the well-being of both local
                                                          communities and the environment surrounding
                                                          TPA’s operational areas. Therefore, TPA is committed
       Pencatatan Debit POME di Kolam IPAL                to managing water use responsibly to ensure that
       Note-taking of POME Volume Discharge               the surrounding communities’ access to clean
       in the WWTP Pond                                   water remains unaffected. Local residents rely on
                                                          water for agriculture and daily needs, prompting
                                                          TPA to carefully regulate water intake for operations
                                                          while considering the interests of local stakeholders.
                                                          Wise water management is key to supporting
                                                          sustainable operations and maintaining a balance
                                                          between industrial needs and environmental
                                                          conservation.




118       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 121
                                                                                              Agro-Ecological




TPA menggunakan air dalam proses pengolahan               TPA utilizes water in the processing of fresh fruit
TBS kelapa sawit menjadi produk utama seperti CPO         bunches (FFB) into primary products such as
dan PK. Dengan enam pabrik yang beroperasi dan            crude palm oil (CPO) and palm kernel (PK). With six
memiliki kapasitas pengolahan sebesar 335 ton TBS         operational mills capable of processing 335 tons
per jam, kebutuhan air mencapai 1,15 m³ per ton TBS       of FFB per hour, the water requirement reaches
yang diolah. Selain untuk kebutuhan pengolahan,           1.15 m³ per ton of FFB processed. In addition to
air juga digunakan untuk mendukung fasilitas hunian       processing needs, water is also used to support
dan sarana umum bagi pekerja di areal konsesi.            housing facilities and public amenities for workers
TPA memenuhi kebutuhan airnya dari sungai yang            within the concession area. TPA sources its water
mengalir di areal konsesi Perseroan. Air ini disalurkan   from rivers flowing through its concession, which is
dan ditampung dalam waduk, sebelum diolah                 then collected in reservoirs before being treated
di fasilitas pengolahan air untuk mendapatkan             in water processing facilities to meet operational
kualitas air yang sesuai kebutuhan operasional dan        and domestic sanitation standards. Water quality
sanitasi domestik. Kami juga memantau kualitas dan        is continuously monitored, with regular laboratory
melakukan uji laboratorium berkala untuk memastikan       testing to ensure compliance with environmental
kelayakan dan standar baku mutu lingkungan.               quality standards.

Sebelum membuka perkebunan, kami melakukan                Before establishing plantations, feasibility studies
uji kelayakan untuk memastikan bahwa suatu areal          are conducted to ensure that the area has sufficient
didukung oleh sumber daya air yang cukup dan              water resources and moderate rainfall levels.
curah hujan sedang. Seluruh unit operasional TPA          All TPA operational units are located in East
berada di provinsi Kalimantan Timur yang beriklim         Kalimantan province, which has a tropical climate
tropis, dengan variasi musim kemarau dan musim            with alternating dry and rainy seasons. To ensure
hujan. Maka, TPA akan memaksimalkan kapasitas             water availability, TPA maximizes reservoir capacity
tampung waduk di musim hujan sehingga dapat               during the rainy season to serve as reserves during
menjadi cadangan air ketika musim kemarau.                dry periods. Each mill unit is supported by at least
Setiap satu unit mill minimal terdapat satu waduk.        one reservoir. Additionally, TPA maintains and
Selain waduk, TPA juga memelihara dan mengelola           manages water catchments and natural springs
embung dan mata air alami di areal konsesi sebagai        within its concession as part of its commitment to
bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan sumber           sustainable resource conservation, ensuring that
daya alam. Dengan demikian, ketersediaan air              water availability for local communities remains
untuk kebutuhan domestik masyarakat juga tidak            unaffected.
terganggu.

Kami juga memonitor dan mencatat volume                   TPA also monitors and records water usage
penggunaan air secara rutin untuk memastikan              volumes regularly to ensure efficiency and detect
efisiensi serta mendeteksi adanya peningkatan             any unusual increases. This data is used as a basis
yang tidak wajar. Data ini juga digunakan sebagai         for tax compliance and water utilization permits.
dasar untuk pemenuhan kewajiban pajak dan izin            Surface water extraction is conducted responsibly,
pemanfaatan air. Pengambilan air permukaan                efficiently, and in accordance with applicable
dilakukan dengan bijaksana, efisien, dan sesuai           regulations. Through these measures, TPA ensures
dengan regulasi yang berlaku. Dengan langkah-             that water usage supports sustainable operations
langkah ini, TPA memastikan bahwa penggunaan              without      compromising    environmental     and
air mendukung operasional yang berkelanjutan,             community interests.
tanpa mengorbankan kepentingan lingkungan dan
masyarakat sekitar.

Sepanjang       tahun   2024, TPA  mengambil              Throughout 2024, TPA extracted 1,782 megaliters of
1.782 megaliter dari sumber air permukaan di              surface water across its operational units. Water
masing-masing unit operasional. Air tersebut              intake was optimized during peak flow periods in
dioptimalkan pengambilannya pada debit puncak             the rainy season to prevent any impact on local
di musim penghujan sehingga tidak berdampak               communities’ domestic water supply. [303-3] [13.7.4]
pada pemenuhan kebutuhan domestik masyarakat
lokal. [303-3] [13.7.4]




                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk         119
Page 122
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                               Konsumsi Air Tahun 2022 – 2024
                                                Water Consumption in 2022 – 2024


      1                                              2                                           3

                 Air Permukaan                                  Pengambilan Air                             Konsumsi Air
                 Surface Water                                  [303-3] [13.7.4]                            [F.8] [303-5] [13.7.6]
                                                                Water Withdrawal                            Water Consumption


          2024                 1.782                  2024                    1.782               2024                    1.782
          2023                         1.814             2023                         1.814          2023                         1.814

          2022                         1.809             2022                         1.809          2022                         1.809

            (megaliter / megaliters)                       (megaliter / megaliters)                    (megaliter / megaliters)




     4                                               5                                           6

                 Proses dan                                     POME yang                                   Pembuangan Air
                 Kebutuhan Domestik                             Diaplikasikan                               [303-4] [13.7.5]
                 Processes and                                  pada Lahan                                  Water Discharge
                 Domestic Usage                                 POME Used in
                                                                Land Application

          2024                 1.782                  2024                   1.426                2024                       N/A
          2023                         1.814             2023                         1.364          2023                          N/A

          2022                         1.809             2022                         1.524          2022                          N/A

            (megaliter / megaliters)                       (megaliter / megaliters)                    (megaliter / megaliters)




Kami menerapkan sistem tertutup untuk air                                 We apply a closed-loop water system to meet
yang diambil dalam memenuhi kebutuhan                                     both operational and employee domestic needs,
operasional dan domestik karyawan. Artinya, TPA                           meaning TPA does not discharge wastewater into
tidak membuang air limbah ke badan air. Air yang                          natural water bodies. Water used in the processing
digunakan untuk mengolah TBS berakhir sebagai                             of fresh fruit bunches (FFB) results in liquid waste
limbah cair yang biasa disebut Palm Oil Mill Effluent                     known as Palm Oil Mill Effluent (POME), while a
(POME) dan sebagian lainnya dilepaskan ke atmosfer                        portion is released into the atmosphere as steam
dalam bentuk uap air pada sistem boiler. Maka,                            through the boiler system. Therefore, in the Disposal
untuk Pembuangan Air pada tabel di atas, angkanya                         section of the above table, the recorded value is zero.
nol. [303-4] [13.7.5]                                                     [303-4] [13.7.5]


POME merupakan limbah cair yang dihasilkan dari                           POME, a byproduct of palm oil processing, can
proses pengolahan kelapa sawit dan memiliki                               have negative environmental impacts if not
potensi dampak negatif terhadap lingkungan, jika                          properly managed. With high organic content and
tidak dikelola dengan baik. Mengandung senyawa                            a significant Biological Oxygen Demand (BOD),
organik dan karakteristik Biological Oxygen Demand                        POME has the potential to cause pollution if released
(BOD) yang tinggi, POME dapat menyebabkan                                 untreated into the environment. To mitigate this,
pencemaran jika langsung dilepaskan ke lingkungan.                        TPA treats POME through wastewater treatment
Oleh karena itu, TPA mengelola POME melalui IPAL                          plants (WWTP) using anaerobic pond systems to




  120         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 123
                                                                                                   Agro-Ecological




dengan sistem kolam anaerobik guna mengurangi                reduce harmful compounds. Additionally, POME
kandungan senyawa berbahaya. Selain diolah, POME             is repurposed as organic fertilizer through a Land
juga dimanfaatkan sebagai pupuk organik melalui              Application mechanism, where it is distributed via
mekanisme Land Application, di mana POME dialirkan           a piping system to designated oil palm plantation
ke lahan perkebunan kelapa sawit yang sudah                  areas. This method not only aids in wastewater
ditentukan melalui sistem perpipaan. Pemanfaatan             management but also enriches soil fertility by
ini tidak hanya membantu dalam pengelolaan                   increasing nutrient content.
limbah cair, tetapi juga memberikan manfaat bagi
kesuburan tanah dengan meningkatkan kandungan
unsur hara.

Sebelum memulai aktivitas Land Application, TPA              Before initiating Land Application activities,
melakukan Kajian Teknis dan memperoleh izin dari             TPA conducts Technical Studies and obtains permits
pemerintah daerah untuk memastikan bahwa                     from local authorities to ensure environmental
proses tersebut tidak akan mencemari lingkungan.             safety. Monitoring wells are strategically placed
Aktivitas Land Application juga dilengkapi dengan            in Land Application areas, non-Land Application
keberadaan sumur pantau yang ditempatkan di Blok             plantation blocks, and residential areas to track
Tanam Lokasi Land Application, Blok Tanam Lokasi             potential contamination. Water samples from these
Non-Land Application, dan areal dekat permukiman.            wells are tested in laboratories every six months
Air dari sumur pantau ini diuji di laboratorium setiap       to assess quality and detect possible pollutants.
6 bulan untuk memastikan kelayakan dan                       Tests conducted in 2024 confirmed that water
mendeteksi potensi pencemaran. Berdasarkan                   parameters in monitoring wells comply with
pengujian yang telah dilakukan pada tahun 2024,              environmental quality standards. The results are
kondisi air di lingkungan sumur pantau menunjukkan           regularly reported to the local Environmental Agency
parameter yang memenuhi baku mutu lingkungan.                as part of regulatory compliance.
Hasil pengujian secara rutin dilaporkan kepada
Dinas Lingkungan Hidup pemerintah setempat
sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi.

Selain itu, TPA juga memantau kualitas air limbah            Furthermore, TPA conducts monthly wastewater
secara berkala setiap bulan, sesuai dengan                   quality monitoring as required by regulatory
persyaratan yang ditetapkan oleh regulator.                  standards. Test results indicate that TPA meets
Berdasarkan hasil pengujian, TPA berhasil memenuhi           environmental quality benchmarks, maintaining
standar baku mutu lingkungan, dengan pH limbah               wastewater pH between 6 and 9 and BOD levels
yang berada dalam rentang 6 - 9 dan BOD kurang               below 5,000 mg/L. By adopting these measures,
dari 5.000 mg/liter. Dengan langkah ini, TPA tidak           TPA not only manages POME responsibly but also
hanya mengelola POME secara bertanggung jawab,               ensures that it contributes positively to environmental
tetapi juga memastikan bahwa limbah tersebut                 sustainability, particularly in supporting the
dapat memberikan manfaat positif bagi lingkungan,            long-term viability of the palm oil agribusiness
khususnya dalam mendukung keberlanjutan sektor               sector. [303-2] [303-4] [13.7.3] [13.7.5]
agribisnis kelapa sawit. [303-2] [303-4] [13.7.3] [13.7.5]

Kami juga telah mengoperasikan BPP yang dirancang            In addition, TPA has established a Biogas Power
untuk memanfaatkan limbah cair dari pabrik kelapa            Plant (BPP) designed to utilize POME as a renewable
sawit (POME) sebagai sumber energi terbarukan.               energy source. The operation of BPP is expected
Diharapkan dengan beroperasinya BPP, pelepasan               to significantly reduce greenhouse gas (GHG)
GRK ke atmosfer dapat berkurang secara signifikan.           emissions into the atmosphere. The electricity
Selain itu, listrik yang dihasilkan dari BPP tidak           generated by BPP not only powers TPA’s operational
hanya memenuhi kebutuhan operasional pabrik                  facilities but is also supplied to employee housing
di TPA, tetapi juga disalurkan kepada permukiman             within the operational units. This initiative enhances
karyawan di dalam unit operasional. Inisiatif ini tidak      energy efficiency across TPA’s operations while
hanya mendukung efisiensi energi di unit operasional         providing an environmentally friendly power supply.
TPA, tetapi juga memberikan dampak positif, yaitu
pasokan listrik yang ramah lingkungan.




                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk          121
Page 124
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Sistem pengelolaan limbah cair di unit operasional         The wastewater management system in TPA’s
TPA dipantau secara ketat untuk memastikan                 operational units is strictly monitored to ensure
kepatuhan terhadap baku mutu lingkungan. Proses            compliance with environmental quality standards.
pengolahan limbah, termasuk penggunaan IPAL,               Waste treatment processes, including WWTP
diawasi secara berkala untuk memastikan tidak              operations, are routinely inspected to prevent
ada limbah yang mencemari ekosistem di sekitar             contamination      of     ecosystems     surrounding
wilayah operasional. Berkat pengawasan yang ketat          operational areas. Due to stringent supervision and
dan penerapan teknologi yang tepat, TPA berhasil           the application of appropriate technologies, TPA
mencatatkan kinerja lingkungan yang baik selama            recorded    strong    environmental     performance
tahun 2024, di mana tidak terjadi insiden pencemaran       throughout 2024, with zero pollution incidents.
lingkungan. Dengan komitmen ini, TPA terus menjaga         With this commitment, TPA continues to balance
keseimbangan antara kegiatan operasional TPA dan           its operational activities with its responsibility for
tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan.            environmental preservation.



Pemakaian Pupuk Organik [F.5]                              Organic Fertilizer Usage [F.5]

Pemakaian pupuk organik di perkebunan kelapa               The use of organic fertilizers in oil palm plantations
sawit memainkan peran penting dalam menciptakan            plays a crucial role in creating a healthier and
ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan.              more sustainable ecosystem. By utilizing fertilizers
Dengan memanfaatkan pupuk yang berasal dari                derived from natural sources, this practice not only
sumber alami, praktik ini tidak hanya mendukung            enhances soil quality but also provides broader
peningkatan kualitas tanah, tetapi juga memberikan         environmental benefits. Organic fertilizers strengthen
manfaat lingkungan yang lebih luas. Pupuk organik          soil ecosystems by increasing biodiversity and
membantu memperkuat ekosistem tanah dengan                 improving soil resilience against environmental
meningkatkan biodiversitas dan memberikan tanah            changes. Additionally, soil rich in organic matter
kemampuan untuk lebih tangguh menghadapi                   has a better carbon storage capacity, contributing
perubahan lingkungan. Selain itu, tanah yang kaya          to climate change mitigation while maintaining
bahan organik memiliki daya simpan karbon yang             optimal soil moisture.
lebih baik, sehingga berkontribusi dalam mitigasi
perubahan iklim serta menjaga kelembapan tanah
yang optimal.

TPA memanfaatkan POME hasil dari proses                    TPA utilizes Palm Oil Mill Effluent (POME), a byproduct
pengolahan kelapa sawit, sebagai pupuk organik             of palm oil processing, as an organic fertilizer
untuk mendukung kesuburan tanah di perkebunan.             to support soil fertility in its plantations. In 2024,
Pada tahun 2024, TPA berhasil mengaplikasikan              TPA successfully applied 1,426 megaliters of POME
1.426 megaliter POME di lahan seluas 802,3 ha.             across 802.3 hectares of plantation land. Besides
Selain POME, TPA juga memanfaatkan limbah                  POME, TPA also makes use of organic waste such
organik berupa TKKS sebagai mulsa untuk menjaga            as Empty Fruit Bunches (EFB) as mulch to retain soil
kelembaban tanah dan meningkatkan kandungan                moisture and enhance nutrient content. In 2024,
unsur hara. Pada tahun 2024, sebanyak 304,6 ribu           a total of 304.6 thousand tons of EFB was applied
ton TKKS diaplikasikan di lahan seluas 802,3 ha.           across 802.3 hectares of land. Part of the EFB is further
Sebagian TKKS diolah lebih lanjut melalui metode           processed through a 50-day fermentation method
fermentasi selama 50 hari untuk menghasilkan               to produce compost, which is then used as fertilizer.
kompos yang kemudian digunakan sebagai pupuk.              The total use of organic fertilizers from the combination
Total penggunaan pupuk organik dari kombinasi              of POME and EFB in 2024 reached 1.8 million tons,
POME dan TKKS pada tahun 2024 mencapai 1,8                 supporting crop productivity while maintaining
juta ton untuk mendukung produktivitas tanaman             environmental balance.
sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.




  122      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 125
                                                                                            Agro-Ecological




Sementara itu, abu yang dihasilkan dari proses        Additionally, ash produced from the combustion of
pembakaran sisa biomassa juga dimanfaatkan            biomass residues is also utilized as a source of plant
sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Abu              nutrients. Ash contains essential minerals such as
mengandung mineral penting, seperti kalium (K) dan    potassium (K) and phosphorus (P), which contribute
fosfor (P), yang berfungsi meningkatkan kesuburan     to improving soil fertility. The application of ash as a
tanah. Aplikasi abu sebagai pupuk alami dilakukan     natural fertilizer is conducted in a controlled manner
secara terkendali untuk memastikan bahwa proses       to ensure it enhances soil health without causing
ini mendukung kesehatan tanah tanpa menimbulkan       negative environmental impacts.
dampak negatif terhadap lingkungan.

Pupuk organik juga berperan dalam mengurangi          Organic fertilizers also help reduce environmental
dampak     lingkungan      dengan     meminimalkan    impact by minimizing soil and water pollution
pencemaran      tanah    dan     air  yang   sering   commonly associated with chemical fertilizers while
disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia,               supporting the health of surrounding ecosystems.
sekaligus mendukung kesehatan ekosistem di            The use of organic fertilizers improves soil structure
sekitar perkebunan. Penggunaan pupuk organik          and fertility by adding organic matter, maintaining
memperbaiki struktur dan kesuburan tanah dengan       microbial balance, and enhancing soil water retention
menambah bahan organik, menjaga keseimbangan          capacity. Furthermore, repurposing plantation waste
mikroorganisme, dan meningkatkan kemampuan            such as EFB as an organic fertilizer helps close the
tanah menyimpan air. Di sisi lain, memanfaatkan       nutrient cycle, reducing dependency on external
limbah perkebunan, seperti TKKS sebagai sumber        inputs and creating a more sustainable plantation
pupuk organik membantu menutup siklus nutrisi,        system. This initiative aligns with TPA’s sustainability
mengurangi ketergantungan pada input eksternal,       commitment, where the use of organic fertilizers is
dan menciptakan sistem perkebunan yang lebih          prioritized to decrease reliance on chemical fertilizers
berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan komitmen    while supporting Sustainability Initiative KSL 4, which
TPA terhadap keberlanjutan, di mana pemanfaatan       aims to reduce the use of chemical substances.
pupuk organik diprioritaskan untuk mengurangi
ketergantungan pada pupuk kimia, sekaligus
mendukung inisiatif keberlanjutan KSL 4, yang
bertujuan mengurangi penggunaan bahan kimia.




        Pemupukan Organik TKKS Sistem Mekanisasi
        Mechanized Organic Fertilization of EFB




                                                                   PT Teladan Prima Agro Tbk           123
Page 126
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




         Biogas Power Plant (BPP)


         TPA terus berkomitmen untuk menerapkan praktik-praktik keberlanjutan melalui inovasi di berbagai bidang, salah
         satunya adalah operasional BPP. Selain memanfaatkan POME sebagai pupuk organik, TPA juga memaksimalkan
         potensi POME sebagai bahan bakar untuk BPP. Inisiatif ini merupakan langkah strategis TPA dalam mendukung
         kelestarian lingkungan dan efisiensi energi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan
         mengubah POME menjadi energi terbarukan, BPP menjadi bagian penting dari strategi ekonomi sirkular TPA, yang
         berfokus pada pemanfaatan limbah untuk menunjang keberlanjutan bisnis.

         Proses produksi energi di BPP menggunakan penguraian POME dalam kondisi anaerob untuk menghasilkan
         biogas yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Proses ini terdiri dari beberapa tahap
         sebagaimana diuraikan berikut.
         1. Raw POME: Pengaliran POME dari Pabrik Menuju Fasilitas Utama BPP;
         2. Mix Lagoon Digester: Biodegradasi Anaerob POME Menghasilkan Gas Metana;
         3. Raw Biogas: Raw Biogas mengandung Gas Metana dan Hidrogen Sulfida;
         4. Scrubber: Pemurnian Raw Biogas dari Hidrogen Sulfida;
         5. Dehumidifier: Pemurnian Raw Biogas dari kandungan Air; serta
         6. Gas Power Generator: Biogas Murni untuk Menghasilkan Energi Listrik.

         BPP ini telah beroperasi penuh pada akhir tahun 2024. Dengan beroperasinya BPP, TPA berharap dapat meningkatkan
         efisiensi operasional seoptimal mungkin, termasuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan ketahanan energi
         Perseroan. Selain itu, BPP berperan penting dalam mengurangi emisi GRK, mengingat pemanfaatan POME untuk
         energi terbarukan dapat mengurangi gas metana yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Keberhasilan
         proyek ini juga merupakan bukti nyata dari komitmen TPA dalam menjalankan strategi keberlanjutan yang sejalan
         dengan tujuan global untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

         Dengan dioperasikannya BPP, TPA berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan zero-waste dalam
         kegiatan operasional di mana limbah tidak hanya dikelola, tetapi juga diubah menjadi sumber daya yang bernilai
         tinggi. Selain mendukung keberlanjutan lingkungan, inisiatif ini juga memberikan dampak positif bagi bisnis, karena
         pemanfaatan energi terbarukan dari POME dapat meningkatkan efisiensi biaya operasional dan mendukung
         pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Melalui BPP, TPA memperkuat posisinya sebagai perusahaan
         agribisnis yang tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan
         kesejahteraan masyarakat.

         TPA remains committed to implement sustainability practices through innovation in various sectors, one of which is
         the operation of BPP. Other than utilizing POME as organic fertilizer, TPA also maximize POME’s potential as fuel for BPP.
         This initiative serves as strategic step for TPA to support environmental sustainability and energy efficiency, while
         reducing dependence on fossil fuel. By converting POME into renewable energy, BPP becomes an important part of
         TPA’s circular economy strategy, that focuses on waste utilization to support business continuation.

         The energy generation process at BPP is utilizing POME decomposition process under anaerobic condition to produce
         biogas that later used as fuel for power plant. This process consists of several stages as described below.

         1.   Raw POME: POME distribution from Mill to BPP Main Facility;
         2.   Mix Lagoon Digester: Anaerobic Biodegradation of POME generates Methane gas;
         3.   Raw Biogas: Raw Biogas contains Methane and Hydrogen Sulfide gases;
         4.   Scrubber: Purification of Raw Biogas from Hydrogen Sulfide;
         5.   Dehumidifier: Purification of Raw Biogas from water content; and
         6.   Gas Power Generator: Pure Biogas to produce electrical energy.

         BPP is fully operational in the end of 2024. With the operation of BPP, TPA expects to fully optimized its operational
         efficiency, while reducing the production cost and boost the Company’s energy resilience. BPP also plays an important
         role in reducing GHG emissions, considering the POME utilization for renewable energy can reduce methane gas as
         contributor to global warming. The success of this project also a real proof of TPA’s commitment in implementing the
         sustainability strategy that is in line with global goals to reduce the climate change impact.

         With the operation of BPP, TPA is committed to keep on prioritizing zero-waste approach in its operational activities,
         where waste is not only managed, but also converted into high-value resources. Other than supporting environmental
         sustainability, this initiative also provide positive impact to the business, as the utilization of renewable energy from
         POME can improve operational cost efficiency and support a long-term sustainable growth. Through BPP, TPA is
         strengthening its position as a agribusiness company that not only focuses on productivity, but also responsible to
         the environment and the welfare of the communities.




124       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 127
                                                                                             Agro-Ecological




Pengelolaan Limbah Berbasis Ekonomi Sirkular demi
Kelestarian Ekosistem [F.13] [3-303:#306] [306-1] [306-2] [13.8.1] [13.8.2] [13.8.3]
Waste Management Through Circular Economy to Preserve Ecosystems

Aktivitas unit operasional TPA menghasilkan CPO        The operational units of TPA produce Crude Palm
dan PK sebagai produk utama. Seperti lazimnya          Oil (CPO) and Palm Kernel (PK) as primary products.
proses produksi, terdapat limbah yang dihasilkan       As with any production process, waste is generated
dari produksi CPO dan PK. Menurut wujudnya, limbah     during CPO and PK production. Based on its physical
itu dibedakan menjadi limbah cair dan limbah           form, waste is categorized into liquid and solid
padat. Limbah cair dari proses produksi TPA, berupa    waste. Liquid waste from TPA’s production process,
POME, sudah dijelaskan di bagian Pemakaian Air         specifically Palm Oil Mill Effluent (POME), has been
dan Pengelolaannya. Termasuk juga optimalisasi         explained in the Water Usage and Management
pemanfaatan POME untuk BPP yang telah beroperasi       section, including its optimization for the Biogas Power
penuh pada tahun 2024. Ada pun menurut                 Plant (BPP), which became fully operational in 2024.
karakteristiknya, limbah dibedakan menjadi Limbah      In terms of characteristics, waste is classified into
Non-Bahan Berbahaya dan Beracun (Non-B3) dan           Non-Hazardous and Toxic Waste (Non-B3) and
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Limbah        Hazardous and Toxic Waste (B3). Non-B3 waste
non-B3 yang dihasilkan dari produksi CPO dan PK        generated from CPO and PK production includes palm
berupa cangkang, fiber, dan TKKS.                      kernel shells, fiber, and empty fruit bunches (EFB).

Sejalan dengan komitmen TPA terhadap KSL 4, kami       In line with TPA’s commitment to Sustainability
terus mengelola dan memanfaatkan limbah secara         Initiative KSL 4, we continuously manage and utilize
optimal dengan menerapkan prinsip produksi             waste optimally by applying sustainable production
berkelanjutan. Salah satu inisiatif utama yang         principles. One of the key initiatives implemented is
diterapkan adalah penggunaan kembali limbah            the reuse of palm kernel shells and fiber as boiler
cangkang dan serat kelapa sawit sebagai bahan          fuel. This fuel is used to power steam turbines that
bakar boiler. Bahan bakar ini digunakan untuk          generate electricity, which is then used to operate
menggerakkan turbin uap yang menghasilkan              machinery in the mills and meet domestic energy
energi listrik, yang kemudian dimanfaatkan             needs in TPA’s operational areas. This initiative not
untuk mengoperasikan mesin-mesin di pabrik             only enhances energy efficiency but also reduces
dan memenuhi kebutuhan domestik di wilayah             waste and supports the company’s sustainable
operasional TPA. Inisiatif ini tidak hanya mendukung   operations.
efisiensi energi tetapi juga mengurangi limbah dan
mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.

Selain itu, pengelolaan limbah B3 juga menjadi         Additionally, the management of B3 waste remains
prioritas utama TPA dalam menjaga keberlanjutan        a top priority for TPA in ensuring environmental
lingkungan. TPA secara ketat mengidentifikasi          sustainability. TPA strictly identifies the sources and
sumber dan karakteristik limbah B3 sepanjang           characteristics of B3 waste throughout the production
proses produksi, mulai dari tahap budidaya hingga      process, from cultivation to the final product stage.
produk akhir. Seluruh langkah pengelolaan limbah       All B3 waste management procedures are regulated
B3 diatur dalam SOP yang disusun berdasarkan           under Standard Operating Procedures (SOPs) based
peraturan yang berlaku, termasuk PP No. 22 Tahun       on applicable regulations, including Government
2021 dan Peraturan Menteri LHK No. 6 Tahun 2021.       Regulation No. 22 of 2021 and Minister of Environment
SOP ini merincikan tata kelola limbah B3 dari          and Forestry Regulation No. 6 of 2021. These SOPs
sumbernya hingga pengelolaannya di Tempat              detail waste management processes from their
Penyimpanan Sementara (TPS LB3). Setiap tahap          sources to handling at the Temporary Hazardous
dilakukan dengan mematuhi standar hukum dan            Waste Storage Facility (TPS LB3). Each stage is
memastikan pengelolaan limbah B3 dilakukan             conducted in full compliance with legal standards to
dengan aman dan bertanggung jawab.                     ensure B3 waste is managed safely and responsibly.




                                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk           125
Page 128
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Untuk memastikan bahwa limbah B3 dikelola secara                    To ensure proper and regulatory-compliant B3
benar dan sesuai regulasi, TPA bekerja sama dengan                  waste management, TPA collaborates with licensed
pihak ketiga yang berizin untuk pengangkutan dan                    third parties for waste transportation and final
pengolahan akhir limbah. Mitra-mitra ini memiliki izin              disposal. These partners hold transportation permits,
angkut, izin penyimpanan, serta izin pengolahan dan                 storage licenses, and final processing and utilization
pemanfaatan akhir dari Kementerian Perhubungan                      approvals from the Ministry of Transportation
dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.                     and the Ministry of Environment and Forestry.
TPS LB3 yang dimiliki TPA juga telah memenuhi                       TPA’s TPS LB3 facility also complies with all established
seluruh standar yang ditetapkan, dengan bangunan                    standards, featuring appropriate infrastructure and
yang layak dan berizin resmi. Pengelolaan                           official permits. Furthermore, waste management
limbah ini juga dilakukan sesuai dengan standar                     aligns with sustainability standards such as ISPO
keberlanjutan, seperti sertifikasi ISPO dan program                 certification and the PROPER program, reinforcing
PROPER, yang memperkuat komitmen TPA dalam                          TPA’s commitment to environmentally friendly and
menjalankan operasional yang ramah lingkungan                       sustainable operations.
dan berkelanjutan.


Timbulan Limbah [F.13] [306-3] [13.8.4]
Waste Generation                                                                                                    (ton/ tons)


      Komposisi Limbah                 2024                  2023               2022              Waste Composition

Limbah B3                                     31                 30                  29                   Hazardous Waste

Limbah Non-B3                                                                                        Non-Hazardous Waste

   Fiber                               177.055               194.765             164.511                             Fiber

   Cangkang Inti Sawit                 115.482               108.232             73.850                  Palm Kernel Shell

   Tandan Kosong Kelapa Sawit
                                       307.909               305.136            298.043          Empty Fruit Bunches (EFB)
   (TKKS)

Total limbah Non-B3                   600.446               608.133            536.404          Total Non-Hazardous Waste

Total Limbah                           600.477              608.163             536.433                         Total Waste




Limbah Menurut Komposisi dan
Penanganannya [F.14] [306-4] [306-5] [13.8.5] [13.8.6]
Waste by Composition and Handling Method                                                                            (ton/ tons)


                                     Timbulan
                                   Limbah yang
                                                     Limbah yang            Limbah yang
                                    Dihasilkan
                                                    Dialihkan dari          Dikirimkan ke
                                    Sepanjang
                                                    Pembuangan              Pembuangan
      Komposisi Limbah              Tahun 2024                                                    Waste Composition
                                                         Akhir                   Akhir
                                       Waste
                                                    Waste Diverted          Waste Sent to
                                    Generation
                                                     from Landfill             Landfill
                                    Throughout
                                       2024

Limbah B3                                     31                    -              31                     Hazardous Waste

Limbah Non-B3                                                                                        Non-Hazardous Waste

   Fiber                               177.055               177.055                -                                Fiber

   Cangkang Inti Sawit                 115.482               115.482                -                    Palm Kernel Shell

   Tandan Kosong Kelapa Sawit
                                       307.909              307.909                 -            Empty Fruit Bunches (EFB)
   (TKKS)

Total limbah Non-B3                   600.446               600.446                 -           Total Non-Hazardous Waste

Total Limbah                           600.477              600.446                31                           Total Waste




  126       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 129
                                                                                              Agro-Ecological




Pada tahun 2024, TPA menghasilkan total 600.446        In 2024, TPA generated a total of 600,446 tons of
ton limbah non-B3 dan 31 ton limbah B3 di seluruh      non-hazardous (Non-B3) waste and 31 tons of
wilayah operasional. Seluruh limbah non-B3 dikelola    hazardous (B3) waste across all operational areas.
dengan baik dan dimanfaatkan kembali dalam             All Non-B3 waste was properly managed and
berbagai proses produksi kelapa sawit, sementara       reused in various palm oil production processes,
limbah B3 dikelola melalui pengangkutan dan            while B3 waste was transported and processed by
pengolahan oleh pihak ketiga berizin di luar areal     licensed third parties outside the operational area.
operasional. TPA memastikan bahwa selama               TPA ensures that throughout 2024, no waste posed
tahun 2024, tidak ada limbah yang berpotensi           a risk to public health or caused environmental
dapat memengaruhi kesehatan masyarakat atau            damage. By maintaining compliance with applicable
merusak lingkungan. Dengan menjaga ketaatan            regulations, TPA remains committed to preserving
pada     peraturan   perundang-undangan       yang     the environment surrounding its operations and
berlaku, TPA berkomitmen untuk terus melestarikan      supporting long-term ecological balance.
lingkungan sekitar operasionalnya dan mendukung
keseimbangan ekologi yang berkelanjutan.



Pencegahan Risiko Tumpahan                             Spill Risks Prevention
[F.15] [306-3] [13.8.4]                                [F.15] [306-3] [13.8.4]


Tumpahan bahan kimia, minyak, bahan bakar, atau        Spills of chemicals, oil, fuel, or other hazardous
zat-zat berbahaya lainnya dapat berdampak negatif      substances can negatively impact soil, water, air
terhadap kualitas tanah, air, udara, keragaman         quality, biodiversity, and human health. Therefore, we
hayati, dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, kami   carefully manage the use of substances that pose
mengelola secara hati-hati penggunaan berbagai         a spill risk. The company implements the following
bahan atau zat yang memiliki risiko untuk tumpah.      policies to prevent spill risks:
Kebijakan yang Perseroan implementasikan dalam
mencegah risiko tumpahan antara lain sebagai
berikut:
1. Penyimpanan Bahan Bakar: Bahan bakar                1.   Fuel Storage: Fuel is stored in designated
   disimpan dalam tangki khusus yang dilengkapi             tanks equipped with bunding (containment
   bounding      (pembatas)     untuk    mencegah           barriers) to prevent spills from spreading into
   tumpahan meluas ke lingkungan. Tangki ini                the environment. These tanks are designed
   dirancang sesuai standar keamanan lingkungan             according to environmental safety standards
   dan diperiksa secara rutin untuk memastikan              and are inspected regularly to ensure reliability
   keandalan serta mencegah risiko pencemaran               and prevent soil or water contamination;
   tanah atau air;
2. Penyimpanan Bahan Kimia: Bahan kimia                2. Chemical Storage: Chemicals are stored in
   disimpan di gudang khusus yang berlokasi jauh          specialized warehouses located away from
   dari hunian dan sungai, dilengkapi rambu-rambu         residential areas and water sources, equipped
   keselamatan, dan ventilasi yang memadai.               with safety signs and adequate ventilation.
   Gudang ini dirancang untuk mencegah risiko             These warehouses are designed to prevent
   kontaminasi dan diawasi oleh staf terlatih guna        contamination risks and are supervised by trained
   memastikan penanganan yang aman dan                    personnel to ensure safe handling and compliance
   sesuai standar perlindungan lingkungan; serta          with environmental protection standards; and
3. Penyimpanan Pupuk: Pupuk disimpan di                3. Fertilizer Storage: Fertilizers are stored in separate
   gudang terpisah yang aman dari hujan dan               warehouses that are protected from rain and use
   menggunakan material kedap air untuk                   waterproof materials to prevent dissolution. This
   mencegah pelarutan. Sistem penyimpanan ini             storage system ensures fertilizers remain intact,
   memastikan pupuk terlindungi, aman digunakan,          safe to use, and do not pollute the surrounding
   dan tidak mencemari lingkungan sekitar.                environment.

Upaya tersebut membawa hasil dengan tidak              These measures have proven effective, as there
adanya insiden tumpahan bahan kimia, minyak,           were no incidents of chemical, oil, fuel, waste, or
bahan bakar, limbah, atau zat-zat berbahaya            other hazardous spills in 2024. As a result, TPA did not
lainnya selama tahun 2024. Dengan demikian, tidak      experience any significant negative impacts related
ada dampak negatif signifikan yang dialamatkan ke      to spill incidents.
TPA yang berkaitan dengan insiden tumpahan.

                                                                     PT Teladan Prima Agro Tbk           127
Page 130
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Menggerakkan Efisiensi Energi demi
Lingkungan yang Lebih Baik [3-3:#302]
Driving Energy Efficiency toward Better Environment




         Pemanfaatan Biomassa untuk Pembangkit Listrik
         Utilization of Biomass for Power Generation

Pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan           Efficient and sustainable energy management
merupakan salah satu fokus utama TPA dalam                  is one of TPA’s main priorities in its operational
menjalankan     kegiatan    operasional.    Dengan          activities. By utilizing renewable energy sources, TPA
memanfaatkan sumber energi terbarukan, TPA                  strives to reduce dependence on fossil energy while
berupaya untuk mengurangi ketergantungan pada               minimizing its carbon footprint. The reuse of palm
energi fosil sekaligus mengurangi jejak karbon.             oil waste as an alternative fuel for power generation
Penggunaan kembali limbah kelapa sawit sebagai              is one of TPA’s concrete efforts in supporting the
bahan bakar alternatif untuk pembangkit energi              transition to clean energy. This commitment aligns
menjadi salah satu upaya konkret TPA dalam                  with TPA’s dedication to ensuring that business
mendukung transisi energi bersih. Komitmen ini              operations are not only productive but also
sejalan dengan komitmen TPA untuk memastikan                contribute to environmental conservation and
bahwa operasional bisnis tidak hanya produktif,             energy sustainability.
tetapi  juga    berkontribusi  pada      pelestarian
lingkungan dan keberlanjutan energi.



Optimalisasi Pemanfaatan Energi                             Optimizing Energy Utilization

Kegiatan operasional TPA memerlukan pasokan                 TPA’s operational activities require an adequate
energi yang memadai untuk menjalankan berbagai              energy supply to run various business processes,
proses bisnis, baik di pabrik maupun fasilitas              including factories, supporting facilities, and worker
pendukung serta hunian pekerja. Untuk memenuhi              housing. To meet this energy demand, TPA utilizes
kebutuhan energi ini, TPA memanfaatkan dua                  two primary sources: electricity and fuel (BBM).
sumber utama, yaitu listrik dan bahan bakar                 Electricity is generated from steam turbines
minyak (BBM). Listrik dihasilkan dari turbin uap yang       powered by boilers in the factory, where the boiler
digerakkan oleh boiler di pabrik, di mana bahan             fuel comes from palm kernel shells and fiber waste.




  128       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 131
                                                                                                  Agro-Ecological




bakar boiler berasal dari limbah cangkang dan serat       These materials are renewable waste, reinforcing
kelapa sawit. Kedua bahan ini merupakan limbah            TPA’s commitment to sustainability by reducing
terbarukan, sehingga menjadikan TPA sebagai               waste and efficiently utilizing available resources.
perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan
dengan mengurangi limbah dan memanfaatkan
sumber daya yang ada secara efisien.

Listrik yang dihasilkan dari turbin uap umumnya           The electricity generated from steam turbines
mengalami surplus, setelah kebutuhan operasional          typically results in a surplus after fulfilling primary
utama terpenuhi. Surplus listrik ini dimanfaatkan         operational needs. This surplus power is used for
untuk keperluan domestik karyawan serta aktivitas         employees’ domestic needs and other supporting
pendukung lainnya di unit operasional TPA.                activities within TPA’s operational units.

Meskipun produksi energi dari boiler mampu                Although energy production from boilers creates
menciptakan surplus, TPA masih mengandalkan               a surplus, TPA still relies on diesel-powered
genset bertenaga solar sebagai cadangan. Genset           generators as a backup. Generators are used during
digunakan saat boiler sedang dalam pemeliharaan           boiler maintenance or when the factory reduces
atau ketika pabrik mengurangi pengolahan TBS.             Fresh Fruit Bunch (TBS) processing. Additionally,
Selain itu, genset juga diperlukan untuk areal            generators are necessary for domestic areas
domestik yang belum sepenuhnya terjangkau                 not yet fully covered by the factory’s electricity
oleh jaringan listrik dari pabrik. TPA terus berupaya     network. TPA continues to enhance electrification
meningkatkan elektrifikasi di wilayah operasional,        within its operational areas in line with plantation
sejalan dengan rencana pengembangan tanam.                development plans. Furthermore, industrial fuel is
Di samping itu, BBM industri juga digunakan untuk         also used for operational vehicles, with most of the
kendaraan operasional, dengan sebagian besar              fleet consisting of fuel-efficient motorcycles.
kendaraan berupa sepeda motor yang lebih efisien
dalam penggunaan bahan bakar.

Dalam mendukung praktik energi berkelanjutan,             To support sustainable energy practices, TPA has
TPA juga mulai menggunakan BBM Biosolar untuk             also begun using Biosolar fuel for company vehicles.
kendaraan dinas. Dengan berbagai inisiatif ini,           Through these initiatives, TPA remains committed to
TPA berkomitmen untuk terus mengedepankan                 prioritizing energy efficiency across all operational
efisiensi energi di seluruh unit operasional. Kebijakan   units. This energy efficiency policy not only helps TPA
efisiensi energi ini tidak hanya membantu TPA             reduce energy consumption but also significantly
dalam mengurangi penggunaan energi, tetapi juga           contributes to lowering greenhouse gas (GHG)
berkontribusi secara dalam menurunkan emisi GRK.          emissions. One of TPA’s strategic initiatives is utilizing
Salah satu langkah strategis TPA juga adalah dengan       biogas from the Biogas Power Plant (BPP) as fuel for
memanfaatkan biogas dari Biogas Power Plant (BPP)         the Kernel Crushing Plant (KCP), aligning with the
sebagai bahan bakar untuk Kernel Crushing Plant           company’s sustainability commitments under KSL 4.
(KCP), sesuai dengan komitmen keberlanjutan TPA
yang tercantum dalam KSL 4.

Untuk memastikan penerapan kebijakan energi               To ensure the optimal implementation of its
yang optimal, TPA telah membentuk tim yang                energy policies, TPA has established a team of
terdiri dari auditor Sistem Manajemen Lingkungan          ISO 14001-certified Environmental Management
bersertifikasi ISO 14001. Tim ini bertanggung jawab       System auditors. This team is responsible for
untuk mengelola dan mengevaluasi kebijakan                managing and evaluating energy policies and
serta praktik energi di seluruh unit operasional          practices across all TPA operational units. Their
TPA. Kompetensi tim terus dikembangkan melalui            expertise is continuously enhanced through training
pelatihan dan pembaruan sertifikasi, memastikan           and certification updates, ensuring that TPA remains
bahwa TPA dapat terus beradaptasi dengan standar          adaptable to the latest sustainability standards.
keberlanjutan terkini. Dengan langkah-langkah ini,        Through these measures, TPA is committed to
TPA berkomitmen untuk mengelola energi secara             responsible energy management, supporting
bertanggung jawab dan mendukung operasional               efficient and sustainable operations.
yang efisien serta berkelanjutan.




                                                                       PT Teladan Prima Agro Tbk             129
Page 132
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                                   Konsumsi Energi Terbarukan [F.6] [302-1]
                                                                              Renewable Energy Consumption

                                                                                                (GJ)


                                                                                               116.835
                                                                                                              115.783
                                                                               104.035




                                                                                2022           2023            2024

           Pemanfaatan Biomassa untuk
           Menghasilkan Energi yang Ramah Lingkungan                          Serat dan Cangkang / Fiber and Shells
           Utilization of Biomass to Produce
           Environmentally Friendly Energy


Konsumsi Energi Tidak Terbarukan [F.6] [302-1]
Non-Renewable Energy Consumption

                                   Satuan
   Sumber Tidak Terbarukan                         2024            2023            2022           Non-Renewable Sources
                                    Unit

                                     kWh          703.950         590.489           511.057
 Listrik                                                                                                                Electricity
                                      GJ            2.534             2.126            1.840

                                     Liter         83.059           75.892         96.894
 BBM – Bensin                                                                                                    Fuel – Gasoline
                                      GJ             2.841           2.596             3.314

                                     Liter      8.472.203       8.308.282        7.057.569
 BBM - Solar                                                                                                     Fuel - Diesel Oil
                                      GJ          327.027         320.700          272.422

 Total Energi dari Sumber Tidak                                                                               Total Energy from
                                      GJ          332.402         325.421          277.576
 Terbarukan                                                                                              Non-renewable Sources

 Total Konsumsi Energi                GJ          448.185         442.256           381.611              Total Energy Consumed

Faktor konversi:      1 liter bensin = 0,0342 GJ. 1 liter solar = 0,0386 GJ. Energi yang dihasilkan dari fiber dan cangkang diukur
                      secara langsung menggunakan kWh meter dari genset turbin uap, di mana 1 kWh = 0,0036 GJ.
Conversion factors:   1 liter of gasoline = 0.0342 GJ. 1 liter of diesel oil = 0.0386 GJ. Energy generated from fiber and shells is
                      measured directly using a kWh meter at the steam turbine generator, where 1 kWh = 0.0036 GJ.



Konsumsi energi listrik yang diukur di atas merupakan              The electricity consumption measured above is the
penggunaan listrik untuk kebutuhan di kantor pusat                 electricity usage for head office needs, obtained by
yang diperolah TPA dari pasokan PLN.                               TPA from PLN supply.




   130         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 133
                                                                                                   Agro-Ecological




Intensitas Energi [302-3]
Energy Intensity

                                 Satuan
            Metrik                            2024          2023          2022                   Metric
                                  Unit

Konsumsi Energi                    GJ        448.185       442.256        381.611               Energy Consumption

TBS yang Diolah                    ton      1.381.677     1.409.552     1.343.526                     FFB Processed

                               GJ/ton TBS
                                  olah
Intensitas Energi                GJ/ton        0,324          0,314        0,284                     Energy Intensity
                                 of FFB
                               processed



Perhitungan intensitas energi dilakukan dengan             Energy intensity is calculated by summing the
menjumlahkan energi yang dihasilkan dari seluruh           total energy generated from all energy sources
sumber energi (kecuali energi listrik di kantor pusat)     (excluding electricity at the head office) (in GJ)
(dalam GJ), dan membaginya dengan total TBS                and dividing it by the total Fresh Fruit Bunch (FFB)
yang diolah pabrik (dalam ton). Pada tahun 2024,           processed at the factory (in tons). In 2024, the energy
intensitas energi produk di TPA tercatat sebesar 0,324     intensity of TPA’s products was recorded at 0.324
GJ/ton, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.           GJ/ton, an increase compared to the previous year.
Hal ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan              This was primarily influenced by increased energy
penggunaan energi.                                         consumption.



Reduksi Pemakaian                                          Energy Consumption
Energi [F.7] [302-4]                                       Reduction [F.7] [302-4]

TPA berkomitmen memanfaatkan sumber energi                 TPA is committed to utilizing energy sources
secara bertanggung jawab dengan menerapkan                 responsibly by implementing energy efficiency
prinsip efisiensi energi yang tercantum dalam KSL          principles outlined in KSL 4. As a concrete realization
4. Sebagai wujud nyata dari komitmen ini, TPA terus        of this commitment, TPA continuously innovates
melakukan inovasi teknologi yang tepat guna untuk          with appropriate technologies to repurpose
memanfaatkan limbah kelapa sawit sebagai sumber            palm oil waste as an alternative energy source.
energi alternatif. Fiber dan cangkang kelapa sawit,        Palm fiber and shells, which were previously
yang sebelumnya dianggap limbah, kini digunakan            considered waste, are now used as a substitute for
sebagai pengganti bahan bakar minyak untuk                 fossil fuels to power boilers in the factory. Additionally,
menyalakan boiler di pabrik. Selain itu, kami juga         we optimize the use of POME as a raw material for
mengoptimalkan pemanfaatan POME bahan baku                 the Biogas Power Plant (BPP) to generate electricity.
pada fasilitas BPP untuk menghasilkan energi listrik.      This approach not only reduces dependence on
Langkah ini tidak hanya mengurangi ketergantungan          fossil fuels but also supports more effective waste
pada bahan bakar fosil, tetapi juga mendukung              management. Through this strategy, TPA has
pengelolaan limbah yang lebih efektif. Melalui strategi    successfully reduced fossil fuel consumption while
ini, TPA berhasil menurunkan pemakaian bahan bakar         strengthening its position in sustainable energy
fosil, sekaligus memperkuat posisi TPA dalam upaya         efforts.
keberlanjutan energi.




                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk              131
Page 134
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Komitmen Aktif dalam Pengurangan Emisi
Gas Rumah Kaca [3-3:#305] [13.1.1]
Active Commitment in Reducing Greenhouse Gas Emission


Pengelolaan emisi GRK menjadi langkah strategis             GHG emissions management is a strategic initiative
TPA dalam mendukung upaya global untuk                      for TPA in supporting global efforts to combat
mengatasi perubahan iklim. Sebagai perusahaan               climate change. As a company operating in the
yang bergerak di industri kelapa sawit, TPA                 palm oil industry, TPA is committed to reducing GHG
berkomitmen untuk mengurangi emisi GRK melalui              emissions through various sustainable initiatives,
berbagai inisiatif berkelanjutan, seperti optimalisasi      such as optimizing waste utilization as a renewable
pemanfaatan limbah sebagai sumber energi                    energy source, implementing environmentally
terbarukan, penerapan teknologi ramah lingkungan,           friendly technologies, and enhancing operational
dan efisiensi operasional. Dengan terus memantau            efficiency. By continuously monitoring and managing
dan mengelola emisi yang dihasilkan dari setiap             emissions at every stage of the production process,
tahap proses produksi, TPA memastikan bahwa                 TPA ensures that its operations align with stringent
operasional perusahaan sejalan dengan standar               environmental standards while supporting the
lingkungan yang ketat serta mendukung pencapaian            gradual achievement of emission reduction targets.
target pengurangan emisi secara bertahap.



Emisi yang Dihasilkan                                       Emissions Generated
[F.11] [305-1] [305-2] [13.1.2]                             [F.11] [305-1] [305-2] [13.1.2]


Pemanasan global merupakan tantangan serius yang            Global warming is a serious challenge facing
dihadapi umat manusia saat ini karena potensinya            humanity today due to its potential to accelerate
untuk mempercepat perubahan iklim. Salah satu               climate change. One of the main factors
faktor utama yang memperburuk pemanasan global              exacerbating global warming is the accumulation of
adalah akumulasi emisi GRK di atmosfer, termasuk            GHG emissions in the atmosphere, including gases
gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dan         such as carbon dioxide (CO2), methane (CH4), and
dinitrogen monoksida (N2O). Sebagai perusahaan di           nitrous oxide (N2O). As a company operating in the
sektor agrikultur, aktivitas operasional TPA berpotensi     agricultural sector, TPA’s operational activities have




  132       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 135
                                                                                              Agro-Ecological




menghasilkan emisi GRK, terutama dari proses           the potential to generate GHG emissions, particularly
pembukaan lahan, pemeliharaan tanaman, serta           from land clearing, crop maintenance, and FFB
pengolahan TBS. Sumber utama emisi berasal dari        processing. The primary sources of emissions come
penggunaan pupuk, BBM, dan limbah cair POME.           from fertilizer use, fuel consumption, and POME
Oleh karena itu, TPA berkomitmen untuk menjadikan      waste. Therefore, TPA is committed to making GHG
reduksi dan mitigasi emisi GRK sebagai prioritas       reduction and mitigation a priority in its sustainability
dalam strategi keberlanjutan TPA.                      strategy.

Meskipun operasional TPA tidak dapat sepenuhnya        While TPA’s operations cannot entirely eliminate
menghindari produksi emisi GRK, kami berupaya          GHG emissions, the company strives for effective
melakukan mitigasi yang efektif melalui penghitungan   mitigation through measurable emissions calculation
dan pemantauan emisi secara terukur. Inisiatif ini     and monitoring. This initiative begins with identifying
dimulai dengan mengidentifikasi dan menghitung         and calculating total Scope 1 GHG emissions,
total emisi GRK Cakupan 1, yang mencakup emisi         which include direct emissions from operational
yang dihasilkan langsung dari aktivitas operasional,   activities such as fossil fuel and fertilizer use.
seperti penggunaan bahan bakar fosil dan pupuk.        TPA follows IPCC Guidelines to calculate emissions
TPA menggunakan IPCC Guidelines untuk menghitung       from each stage of its business processes, from land
emisi dari setiap tahap proses bisnis, mulai dari      clearing to FFB processing. The volume or weight
pembukaan lahan hingga pengolahan TBS. Setiap          of fuel and fertilizers used is multiplied by emission
volume atau berat bahan bakar dan pupuk yang           factors based on the Greenhouse Gas Protocol
digunakan dikalikan dengan faktor emisi sesuai         standard, resulting in emissions values per material
standar Greenhouse Gas Protocol, menghasilkan nilai    measured in tons of CO2eq.
emisi per material dalam satuan ton CO2eq.

Selain itu, TPA juga menghitung volume POME            In addition, TPA also calculate the volume of POME
yang dihasilkan dari proses produksi sebagai           generated by production process as one of the main
salah satu kontributor utama emisi metana (CH4).       contributor of methane (CH4) emission. By quantifying
Dengan menghitung total emisi ini, TPA dapat           total emissions, TPA can develop more precise and
mengembangkan kebijakan mitigasi yang lebih            effective mitigation policies, thereby minimizing
terukur dan efisien, sehingga meminimalkan             environmental impact. Meanwhile, Scope 2 GHG
dampak negatif terhadap lingkungan. Sementara          emissions originate from electricity consumption
itu, emisi GRK Cakupan 2 dihasilkan dari penggunaan    supplied by PLN for operations at the headquarters.
listrik dari PLN untuk operasional di kantor pusat.    These Scope 2 emissions are measured using
Pengukuran emisi GRK Cakupan 2 ini menggunakan         a consistent methodology aligned with applicable
metodologi yang konsisten sesuai dengan panduan        guidelines. To ensure accuracy, calculations begin
yang berlaku. Untuk mendapatkan hasil yang akurat,     with recording electricity consumption data, which
penghitungan dimulai dengan mencatat data              is then converted into tons of CO2eq using PLN’s
konsumsi listrik, yang kemudian dikonversi menjadi     specific emission factors. These emission factors are
ton CO2eq menggunakan faktor emisi spesifik            obtained from official PLN data, which is regularly
dari PLN. Faktor emisi ini diperoleh dari data resmi   updated to reflect changes in the national electricity
yang diterbitkan oleh PLN sendiri, yang secara rutin   energy mix.
diperbarui untuk mencerminkan perubahan dalam
sumber energi listrik nasional.

Langkah mitigasi dan reduksi emisi GRK ini             These GHG mitigation and reduction efforts
mencerminkan           komitmen    TPA    terhadap     reflect TPA’s commitment to sustainability, as outlined
keberlanjutan yang dituangkan dalam KSL 4. Dengan      in KSL 4. By periodically calculating and monitoring
menghitung dan memantau emisi GRK secara               GHG emissions, TPA ensures that its policies and
periodik, TPA memastikan bahwa setiap kebijakan        actions align with global efforts to combat climate
dan tindakan yang diambil sejalan dengan upaya         change. This strategy not only helps TPA reduce its
global untuk mengurangi dampak perubahan               carbon footprint but also strengthens its position
iklim. Strategi ini tidak hanya membantu TPA dalam     as a leader in sustainable and environmentally
mengurangi jejak karbon, tetapi juga memperkuat        responsible agricultural practices.
posisi TPA sebagai pemimpin dalam praktik
agrikultur yang berkelanjutan dan bertanggung
jawab terhadap lingkungan.




                                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk            133
Page 136
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Emisi GRK yang Dihasilkan [F.11] [305-1] [305-2] [13.1.2]
GHG Emissions Generated

                                           Satuan
          Sumber Emisi                                         2024           2023*           2022*               Emission Source
                                            Unit

 Emisi GRK Cakupan 1                                                                                             GHG Emissions Scope 1

 Stationary Combustion                    ton CO2eq             5.555           5.254           5.176              Stationary Combustion

 Mobile Combustion                        ton CO2eq             11.029         10.950          8.648                   Mobile Combustion

 POME                                     ton CO2eq          260.607         430.656         393.441                                   POME

 Pupuk                                    ton CO2eq            62.928         56.379          40.252                                Fertilizer

 Human Activities                         ton CO2eq             1.030            969             788                                  Others

 Total Emisi GRK Cakupan 1                ton CO2eq           341.149       504.209         448.304         Total GHG Emissions Scope 1

 Emisi GRK Cakupan 2 Tidak Langsung                                                                     Indirect GHG Emissions Scope 2

 Purchase Electricity                     ton CO2eq               641             543            472                          PLN Electricity

 Total Emisi Cakupan 2                    ton CO2eq               641            543             472        Total GHG Emissions Scope 2

                                                                                                                     Total GHG Emissions
 Total Emisi Cakupan 1 dan 2              ton CO2eq           341.790        504.752        448.776
                                                                                                                            Scope 1 and 2

*Data disajikan kembali. / Restated.


Intensitas Emisi GRK [F.11] [305-1] [305-2] [13.1.2]
GHG Emissions Intensity

                                           Satuan
              Metrik                                           2024           2023*           2022*                     Metric
                                            Unit

 Intensitas Emisi GRK                  kg CO2eq/kg TBS         0,247          0,358           0,334                GHG Emission Intensity

 Intensitas Emisi GRK                  kg CO2eq/kg CPO          1,052          1,540           1,493               GHG Emission Intensity

 Intensitas Emisi GRK                  kg CO2eq/kg PK          6,730          9,668           8,993                GHG Emission Intensity

*Data disajikan kembali. / Restated.

Nilai emisi GRK yang digunakan dalam perhitungan intensitas emisi GRK termasuk emisi dari proses transportasi produk, yang dilakukan oleh
pihak eksternal. Nilainya diaproksimasi menggunakan pendekatan standar. Intensitas emisi untuk CPO dan PK dihitung berdasarkan metode
perhitungan IPCC Guidelines. / GHG emission values used to calculate GHG emission intensity includes emissions from transportation of products,
performed by external parties. The values are approximated using standard approach. Emission intensity for CPO and for PK are calculated based
on IPCC Guidelines calculation method.




Inisiatif Reduksi Emisi [F.12] [305-5] [13.1.6]                           Emission Reduction
                                                                          Initiative [F.12] [305-5] [13.1.6]

TPA terus memperkuat upaya pengurangan emisi                              TPA continues to strengthen its efforts to reduce
GRK melalui berbagai inovasi dan strategi yang                            GHG emissions through various innovations and
lebih optimal. Salah satu langkah utamanya adalah                         more optimized strategies. One of its key initiatives
peningkatan pemanfaatan energi dari turbin uap yang                       is increasing the utilization of energy from steam
digerakkan oleh boiler berbahan bakar cangkang                            turbines powered by boilers fueled with palm
dan serat kelapa sawit. Dengan penggunaan limbah                          kernel shells and fibers. By using this waste as the
ini sebagai bahan bakar utama, pemakaian genset                           primary fuel, the use of diesel-powered generators
berbahan solar dapat dikurangi secara signifikan,                         can be significantly reduced, thereby lowering
sehingga mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan.                            CO2 emissions. In 2024, the total reduction of
Pada tahun 2024, jumlah reduksi emisi GRK                                 Scope 1 GHG emissions reached 8,580 tons CO2eq.
cakupan 1 mencapai 8.580 ton CO2eq. Selain itu,                           Additionally, TPA continuously improves the
TPA juga terus meningkatkan efisiensi operasional                         operational efficiency of boilers and turbines to
boiler dan turbin untuk memastikan penggunaan                             optimize the use of renewable energy and minimize
energi terbarukan lebih optimal, serta meminimalkan                       dependence on fossil fuels.
ketergantungan pada bahan bakar fosil.




   134        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 137
                                                                                                    Agro-Ecological




Selain itu, proyek pembangunan BPP yang telah               Another strategic step is the completion and full
selesai direalisasikan dan mulai beroperasi di akhir        operation of the Biogas Power Plant (BPP) in 2024
tahun 2024 menjadi langkah strategis TPA dalam              that marked TPA’s strategic initiative in reducing
mengurangi emisi GRK pada periode-periode                   GHG emissions in periods to come. By utilizing
mendatang. Dengan memanfaatkan biogas dari                  biogas from palm oil waste as an energy source,
limbah kelapa sawit sebagai sumber energi, BPP              the BPP will sustainably support TPA’s energy needs
ini akan mendukung kebutuhan energi TPA secara              while simultaneously reducing its carbon footprint.
berkelanjutan sekaligus mengurangi jejak karbon.            This project reflects TPA’s long-term commitment
Proyek ini mencerminkan komitmen jangka panjang             to continuously reducing GHG emissions and
TPA untuk terus mengurangi emisi GRK serta                  ensuring more efficient and environmentally friendly
memastikan operasional yang lebih efisien dan               operations in the coming years.
ramah lingkungan di tahun-tahun mendatang.

TPA juga berfokus pada optimalisasi pemanfaatan             TPA is also focused on optimizing the use of POME and
limbah POME dan TKKS sebagai pupuk organik.                 EFB as organic fertilizers. This initiative aims to reduce
Langkah ini bertujuan untuk mengurangi emisi                nitrous oxide (N2O) emissions, which are typically
dinitrogen monoksida (N2O) yang biasanya dihasilkan         generated from nitrogen-based inorganic fertilizers.
dari penggunaan pupuk anorganik berbasis nitrogen.          By decreasing the use of chemical fertilizers, TPA
Dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia, TPA               demonstrates its commitment to sustainability in line
menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan yang            with KSL 4. In 2024, a total of 1,426 megaliters of POME
sejalan dengan KSL 4. Pada tahun 2024, sebanyak             was applied to 802.3 hectares of land to support GHG
1.426 megaliter POME diaplikasikan di lahan seluas          emission reduction efforts and improve soil fertility.
802,3 ha dalam rangka mendukung pengurangan
emisi GRK dan memperbaiki kesuburan tanah.

Selain efisiensi energi dan pengurangan emisi               Beyond energy efficiency and emission reduction
melalui limbah organik, TPA juga melakukan                  through organic waste utilization, TPA also
perawatan rutin pada sejumlah mesin operasional             conducts     regular   maintenance        on     various
di pabrik dan perkebunan. Perawatan rutin ini               operational machinery in both mills and plantations.
bertujuan untuk menjaga performa dari setiap                This maintenance aims to keep all machines
mesin agar tetap optimal, sehingga penggunaan               performing optimally, ensuring more efficient
bahan bakar juga dapat lebih efisien dan dapat              fuel usage and directly reducing GHG emissions.
menurunkan emisi GRK secara langsung. Di sisi lain,         Additionally, TPA encourages employees to adopt
TPA juga mendorong karyawan untuk menerapkan                environmentally friendly habits in their daily activities,
kebiasaan ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-          such as conserving electricity, reducing waste, and
hari, seperti menghemat listrik, mengurangi sampah,         practicing waste segregation and recycling. This
dan melakukan pemilahan serta daur ulang. Budaya            environmental awareness culture is reinforced
peduli lingkungan ini diperkuat melalui berbagai            through various educational programs that actively
program edukasi yang mendorong peran aktif                  involve employees in sustainability efforts.
karyawan dalam menjaga keberlanjutan.


                          Reduksi Emisi (Cakupan 1) [F.12] [305-5] [13.1.6]
                                       Emission Reduction (Scope 1)

                                           (ton CO2eq / tons CO2eq)

                                                    8.657           8.580
                                       7.709




                                       2022         2023            2024



                                                                         PT Teladan Prima Agro Tbk             135
Page 138
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Emisi GRK dan Bahan Lain                                          GHG Emissions and Other Materials
[305-6] [305-7] [13.1.7] [13.1.8]                                 [305-6] [305-7] [13.1.7] [13.1.8]


TPA memastikan tidak menggunakan material yang                    TPA ensures that it does not use materials that
berpotensi menghasilkan emisi bahan perusak                       have the potential to produce ozone-depleting
lapisan ozon. Namun, aktivitas operasional di sektor              emissions. However, operational activities in the
agribisnis masih memiliki potensi menghasilkan emisi              agribusiness sector still have the potential to
gas lain, seperti nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida            generate other gas emissions, such as nitrogen
(SOX), dan materi partikulat. Gas-gas ini berasal dari            oxides (NOX), sulfur oxides (SOX), and particulate
berbagai proses industri, terutama dari penggunaan                matter. These gases originate from various industrial
bahan bakar dan aktivitas pembakaran lainnya.                     processes, primarily the use of fuels and other
Oleh karena itu, TPA berkomitmen untuk mengelola                  combustion activities. Therefore, TPA is committed to
emisi-emisi tersebut dengan cermat dalam rangka                   carefully managing these emissions to ensure that
memastikan bahwa setiap emisi yang dihasilkan                     all emissions remain within the safe limits established
berada dalam batas aman yang diatur oleh regulasi                 by environmental regulations.
lingkungan.

Sepanjang tahun 2024, TPA melakukan perhitungan                   Throughout 2024, TPA conducted emission load
beban emisi di seluruh unit pengolahan dengan                     calculations across all processing units in accordance
mengikuti panduan yang berlaku. Hasil perhitungan                 with applicable guidelines. The results indicate an
menunjukkan peningkatan beban emisi dibandingkan                  increase in emission loads compared to the previous
dengan tahun sebelumnya. TPA terus memantau dan                   year. TPA continues to monitor and measure these
mengukur emisi ini secara berkala untuk memastikan                emissions regularly to ensure that its operations
bahwa operasional TPA tetap sejalan dengan                        align with sustainability efforts while complying with
upaya keberlanjutan, sekaligus memenuhi standar                   government environmental standards. The average
lingkungan yang ditetapkan pemerintah. Beban emisi                emission load of TPA’s mills over the past three years
rata-rata pabrik di TPA selama tiga tahun terakhir                is presented in the following graph.
disajikan pada grafik berikut.



                                                     Beban Emisi
                                                     Emissions Load

                                                         (mg/Nm3)

       139,5




                             86,5




                   55,9



                                                 10,01                  7,9
                                                            7,5                             6,74        2,2            6,5

            Nitrogen Oksida /                  Partikulat / Particulate (PM)                     Sulfur Dioksida /
         Nitrogen Oxides (NOx)                                                                  Sulfur Dioxide (SO2)


                                          2022              2023               2024




  136          PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 139
                                                                                                           Agro-Ecological




Berkomitmen pada Kepatuhan Lingkungan [F.16]
Committed to Environmental Compliance

TPA selalu berkomitmen untuk menjalankan aktivitas               TPA is fully committed to conducting its operational
operasional yang mematuhi seluruh peraturan                      activities in compliance with all applicable
dan perundang-undangan lingkungan hidup yang                     environmental laws and regulations in Indonesia.
berlaku di Indonesia. Kepatuhan ini diwujudkan                   This commitment is realized through stringent
melalui pengelolaan dan pemantauan lingkungan                    environmental management and monitoring, aimed
yang ketat, dengan tujuan untuk terus meningkatkan               at continuously improving TPA’s environmental
kinerja lingkungan hidup TPA. Program lingkungan                 performance.       The     environmental       programs
yang diterapkan didukung oleh alokasi dana yang                  implemented are supported by appropriate budget
tepat, memungkinkan TPA untuk melaksanakan                       allocations, enabling TPA to effectively carry out
berbagai inisiatif keberlanjutan dengan efektif. Upaya           various sustainability initiatives. These efforts include
ini mencakup pengelolaan limbah, pengurangan                     waste management, emission reduction, and the
emisi, dan pemanfaatan energi terbarukan, yang                   utilization of renewable energy, all directed toward
semua diarahkan untuk meminimalkan dampak                        minimizing the environmental impact of operational
lingkungan dari kegiatan operasional.                            activities.

Atas berbagai inisiatif pengelolaan lingkungan                   As a result of its outstanding environmental
yang unggul, pada tahun 2024, TPA menerima                       management initiatives, in 2024, TPA received the
penghargaan PROPER Daerah peringkat Hijau dari                   Green-rated PROPER Regional Award from the East
Provinsi Kalimantan Timur untuk TBP, TLN, TPS, MJA,              Kalimantan Province for TBP, TLN, TPS, MJA, and CAP.
dan CAP. Penghargaan PROPER ini merupakan bentuk                 This PROPER award is a recognition of the consistent
apresiasi atas kepatuhan lingkungan yang konsisten               environmental compliance upheld by TPA’s
diterapkan oleh Entitas Anak TPA. Hingga saat ini,               subsidiaries. To date, none of TPA’s entities have
tidak ada satu pun entitas TPA yang mendapatkan                  received a PROPER rating below the Blue category,
penilaian PROPER di bawah kategori Biru, yang                    demonstrating that TPA has successfully met high
menunjukkan bahwa TPA telah memenuhi standar                     environmental compliance standards.
kepatuhan lingkungan yang baik.


Biaya Program Lingkungan [F.4]
Environmental Programs Expenditures                                                    (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)


              Kegiatan               2024                2023                2022                     Activities

Perizinan                             103                  52                  106                                      Legal

Pemantauan Lingkungan                2.917           2.644                   3.429                 Environment Monitoring

Pengelolaan Limbah B3                 263                 390                  333        Hazardous Waste Management

Sertifikasi                           889                 825                 1.164                             Certification

Penilaian HCV                         266                  53                  215                         HCV Assessment

Pemantauan Keanekaragaman                                                                            Biodiversity Monitoring
                                      777                 777                  710
Hayati di Areal HCV                                                                                            in HCV Areas

Total                               5.215                4.741               5.957                                      Total


Sejak akhir 2022, seluruh Entitas Anak TPA sudah                 Since the end of 2022, all TPA subsidiaries have been
tersertifikasi ISPO. Inilah bukti komitmen kami                  ISPO-certified. This certification serves as proof of
dalam melaksanakan praktik agronomi dan bisnis                   our commitment to implementing environmentally
kelapa sawit ramah lingkungan dan bertanggung                    friendly and responsible agronomic and palm oil
jawab. Ini juga menunjukkan dukungan kami                        business practices. It also reflects our support for
pada keseimbangan antara kegiatan operasional                    balancing operational activities with economic
dan ekonomi di wilayah operasi masing-masing.                    sustainability in each operating area. Throughout
Sepanjang 2024, tidak ada pengaduan dari                         2024, there were no complaints from the community
masyarakat terkait kondisi atau kinerja lingkungan               regarding environmental conditions or performance
di sekitar wilayah operasi TPA.                                  in the vicinity of TPA’s operational areas.




                                                                              PT Teladan Prima Agro Tbk                137
Page 140
           SOCIO-TERRITORIAL




138   PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 141
                                                                                              Socio-Territorial




“TPA terus mengedepankan tanggung jawab sosial dalam menjalankan bisnis dengan menciptakan
nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. Dari aspek ketenagakerjaan,
TPA telah mengembangkan platform digital Human Resources Information System (HRIS) untuk
mempermudah manajemen data karyawan secara lebih lengkap, akurat, dan efisien. Selain itu,
komitmen TPA dalam program CSR yang berfokus pada pembangunan infrastruktur vital dan
peningkatan akses pendidikan di daerah pedesaan telah berhasil memberikan dampak nyata
terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat sekitar. Selain itu, skema petani plasma
yang dijalankan TPA juga tidak hanya memperkuat ketertelusuran, tetapi juga memberdayakan
ekonomi lokal dengan dukungan teknis dan finansial bagi petani.”
“TPA continues to prioritize social responsibility in its business operations by creating
sustainable added value for stakeholders. In terms of labor management, TPA has developed
a digital Human Resources Information System (HRIS) to facilitate more comprehensive, accurate, and
efficient employee data management. Additionally, TPA’s commitment to CSR programs focusing on
vital infrastructure development and improved access to education in rural areas has had a tangible
impact on the well-being and quality of life of local communities. Furthermore, TPA’s plasma farmer
scheme not only enhances traceability but also empowers the local economy through technical and
financial support for farmers.”




TPA menempatkan pilar Socio-territorial sebagai         TPA establishes the Socio-territorial pillar as
landasan strategis untuk menjalankan tanggung           a strategic foundation for comprehensively
jawab sosial secara menyeluruh. Pilar ini berfokus      implementing its social responsibility. This pillar
pada perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM),              focuses on the protection of Human Rights (HR),
inklusivitas, penghormatan terhadap hak anak,           inclusivity, respect for children’s rights, and
serta pencegahan praktik-praktik yang tidak etis,       the prevention of unethical practices such as
seperti pekerja anak, eksploitasi, pelecehan seksual,   child labor, exploitation, sexual harassment, and
dan diskriminasi. Komitmen ini juga mencakup            discrimination. This commitment also includes the
perlindungan hak reproduksi, kesetaraan gender,         protection of reproductive rights, gender equality, and
serta pelaksanaan praktik ketenagakerjaan yang          the implementation of responsible labor practices,
bertanggung jawab, seperti penyediaan remunerasi        such as providing competitive remuneration and
dan benefit yang kompetitif, jaminan kesehatan,         benefits, health insurance, pension plans, Work
jaminan pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK),        Accident Insurance (JKK), Death Insurance (JKM),
Jaminan Kematian (JKM), dan kebijakan tanpa             and a non-discriminatory workplace policy.
diskriminasi di tempat kerja.




                                                                     PT Teladan Prima Agro Tbk           139
Page 142
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Implementasi pilar Socio-territorial        tercermin       The implementation of the Socio-territorial pillar
pada program yang berfokus pada tiga kelompok               is reflected in programs that focused on three key
pemangku kepentingan sebagaimana diuraikan                  stakeholder groups, as outlined below:
berikut:
1. Dukungan Kesejahteraan dan Pengembangan                  1.   Employee Welfare and Development Support:
   Karyawan:      TPA    memberikan       remunerasi             TPA   provides      competitive    remuneration
   kompetitif dan tunjangan yang sesuai, disertai                and appropriate benefits, along with career
   dengan program pengembangan karier yang                       development programs that enhance employees’
   mendukung peningkatan kompetensi dan                          competencies and professionalism. A healthy
   profesionalisme karyawan. Lingkungan kerja                    and safe work environment is also a priority to
   yang sehat dan aman juga menjadi prioritas,                   ensure that employees have a workplace that
   guna memastikan bahwa karyawan memiliki                       supports their physical and mental well-being.
   tempat kerja yang mendukung kesejahteraan
   fisik dan mental mereka.
2. Pemberdayaan Ekonomi, Kesejahteraan, dan                 2. Community Economic Empowerment, Welfare,
   Pendidikan Masyarakat: TPA menciptakan                      and Education: TPA creates job opportunities and
   lapangan kerja serta mendukung program-                     supports community economic development
   program pengembangan ekonomi masyarakat                     programs. These initiatives aim to strengthen the
   sekitar. Program ini bertujuan untuk memperkuat             economic resilience of local communities and
   ketahanan ekonomi komunitas dan menciptakan                 generate positive indirect economic impacts in
   dampak ekonomi tidak langsung yang positif di               areas surrounding TPA’s operations. Additionally,
   wilayah sekitar operasional TPA. Selain itu, TPA            TPA places significant emphasis on programs
   juga memiliki perhatian lebih atas program yang             that support education within the community.
   mendukung pendidikan di masyarakat.
3. Penguatan Hubungan dengan Petani Plasma:                 3. Strengthening Relationships with Plasma
   Melalui pelibatan petani plasma, TPA berupaya               Farmers: Through the involvement of plasma
   memberdayakan          petani    lokal     dengan           farmers, TPA strives to empower local farmers
   memberikan dukungan teknis dan finansial,                   by providing technical and financial support,
   sehingga mereka dapat menjadi bagian dari                   enabling them to become a sustainable part of
   rantai pasok TPA secara berkelanjutan. Skema ini            TPA’s supply chain. This scheme helps farmers
   membantu petani meningkatkan produktivitas                  improve their productivity while ensuring
   mereka sekaligus memastikan bahwa seluruh                   that TPA’s entire supply chain adheres to
   rantai pasok TPA telah menerapkan praktik yang              sustainability-based practices.
   berlandaskan pada nilai-nilai berkelanjutan.

Sebagai bagian dari komitmen ini, TPA terus                 As part of this commitment, TPA continuously
melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap                  monitors and evaluates all social programs
seluruh program sosial yang dijalankan. Pemantauan          implemented. This monitoring ensures that each
ini memastikan bahwa setiap inisiatif berjalan              initiative is effective and aligns with stakeholder
efektif dan sesuai dengan kebutuhan pemangku                needs. Collaboration with local governments,
kepentingan. Kerja sama dengan pemerintah daerah,           community organizations, and other stakeholders
organisasi lokal, dan pemangku kepentingan lainnya          is also optimized to enhance the sustainability and
juga dioptimalkan untuk meningkatkan keberlanjutan          effectiveness of the programs.
dan efektivitas program yang dilaksanakan.

Dengan melibatkan 3 kelompok pemangku                       By engaging with three key stakeholder groups,
kepentingan utama, TPA tidak hanya menciptakan              TPA not only creates social value but also
nilai sosial tetapi juga memperkuat ketertelusuran          strengthens the traceability of a sustainable
rantai pasok yang berkelanjutan, meningkatkan               supply chain, enhances employee satisfaction and
kepuasan dan kesejahteraan karyawan, serta                  well-being, and supports economic and social
mendukung stabilitas ekonomi dan sosial di wilayah          stability in the surrounding operational areas.
sekitar operasional. Inisiatif ini mengukuhkan posisi       This initiative reinforces TPA’s position as an entity
TPA sebagai entitas yang tidak hanya bertanggung            that is not only environmentally responsible but
jawab secara lingkungan, tetapi juga sosial, dan            also socially accountable and committed to the
yang berkomitmen terhadap kesejahteraan seluruh             well-being of all stakeholders across its value chain.
pemangku kepentingan di sepanjang rantai nilainya.




  140       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 143
                                                                                               Socio-Territorial




Praktik Ketenagakerjaan Berkelanjutan dalam
Mendorong Peningkatan Kesejahteraan
dan Produktivitas [3-3:#401]
Sustainable Employment Practices in Promoting Welfare and Productivity


Kami memandang tenaga kerja sebagai salah satu           We view the workforce as both a key stakeholder
pemangku kepentingan sekaligus aset utama yang           and a vital asset that plays an essential role in
berperan penting dalam pencapaian kemajuan TPA           TPA’s progress to date. The workforce is also part
hingga saat ini. Tenaga kerja juga menjadi bagian        of TPA’s commitment to reducing unemployment
dari realisasi komitmen TPA dalam mengurangi             and improving the economic quality of local
angka pengangguran dan peningkatan kualitas              communities. Therefore, labor practices remain
ekonomi masyarakat lokal. Oleh karena itu, praktik       a crucial aspect that we continuously manage,
ketenagakerjaan menjadi aspek yang penting yang          particularly in terms of recruitment, employee turnover,
terus kami perhatikan pengelolaannya, terutama           remuneration, welfare, and workplace diversity.
dalam hal perekrutan, perputaran karyawan,               Recognizing the strategic position of the workforce
remunerasi, kesejahteraan, serta keberagaman di          in supporting operations and driving economic
tempat kerja. Dengan memahami posisi strategis           growth, TPA implements fair and responsible labor
tenaga kerja dalam mendukung operasional                 management in compliance with applicable labor
dan mendorong perekonomian masyarakat, TPA               regulations. This approach is also aligned with
menerapkan pengelolaan tenaga kerja yang adil            the recommendations of the International Labour
dan bertanggung jawab, sesuai dengan peraturan           Organization (ILO) and best practices in the palm oil
ketenagakerjaan yang berlaku. Hal ini juga               industry. Through this approach, we ensure that every
selaras dengan rekomendasi International Labour          worker involved in TPA’s business is treated fairly,
Organization (ILO) dan praktik terbaik dalam industri    inclusively, and in accordance with their labor rights
kelapa sawit. Melalui pendekatan ini, kami memastikan    and obligations.
bahwa setiap tenaga kerja yang terlibat dalam bisnis
TPA diperlakukan adil, inklusif, dan sesuai dengan hak
kewajiban ketenagakerjaan.


         Apel Pagi Karyawan di Afdeling
         Employee Morning Briefing in the Afdeling




                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk            141
Page 144
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Untuk mendukung perkembangan profesional                    To support the professional development of our
tenaga kerja, TPA secara konsisten menerapkan               workforce, TPA consistently implements sustainable
kebijakan    pengelolaan    tenaga    kerja yang            labor management policies. Our primary focus is to
berkelanjutan. Fokus utama kami adalah membentuk            cultivate highly skilled, competent, and dedicated
SDM yang unggul, kompeten, dan berdedikasi. TPA             human resources. TPA provides opportunities
memberikan ruang bagi setiap tenaga kerja untuk             for every employee to enhance their skills,
mengembangkan         keterampilan,  pengetahuan,           knowledge, and creativity through various training
dan kreativitas mereka melalui berbagai program             programs and career development initiatives.
pelatihan dan pengembangan karier. Selain itu,              Additionally, TPA ensures employee well-being
TPA juga menjamin kesejahteraannya melalui                  by offering competitive remuneration and other
pemberian remunerasi yang kompetitif dan                    supporting facilities. By fostering an inclusive and safe
fasilitas pendukung lainnya. Dengan menciptakan             work environment, we are committed to preparing a
lingkungan kerja yang inklusif dan aman, kami               workforce capable of meeting the evolving challenges
berkomitmen untuk mempersiapkan tenaga kerja                of the industry while supporting TPA’s future growth.
yang mampu menghadapi tantangan industri
yang terus berkembang, sekaligus mendukung
pertumbuhan TPA di masa depan.



Strategi Rekrutmen Tenaga Kerja                             Workforce Recruitment Strategies to
untuk Menjaga Retensi dan                                   Maintain Retention and
Stabilitas Iklim Kerja [3-3:#401]                           Work Climate Stability [3-3:#401]

Kami berkomitmen untuk mencari dan merekrut                 We are committed to identifying and recruiting
talenta terbaik guna mendukung pertumbuhan TPA              top talent to support TPA’s growth and ensure
dan memastikan keberlanjutan operasional melalui            the sustainability of our operations by securing
penerimaan SDM yang unggul dan menjanjikan.                 highly qualified and promising human resources.
Proses rekrutmen di TPA dirancang secara strategis          TPA’s recruitment process is strategically designed
dengan mempertimbangkan skala operasi serta                 to align with the scale of operations and business
kebutuhan pengembangan bisnis, baik untuk                   development needs, whether to fill vacant positions
mengisi kekosongan jabatan maupun memperkuat                or strengthen existing teams. Workforce planning
tim yang ada. Perencanaan kebutuhan tenaga                  is conducted periodically through the Manpower
kerja juga dilakukan secara berkala melalui Man             Planning (MPP) process, developed by each
Power Planning (MPP) yang disusun oleh setiap               business unit and approved by Top Management.
unit kerja dan disetujui oleh Top Manajemen.                This MPP allows us to proactively manage workforce
MPP ini memungkinkan kami untuk proaktif                    availability by considering various factors such
mengelola ketersediaan tenaga kerja dengan                  as employee turnover rates, demographic trends,
mempertimbangkan berbagai faktor, seperti tingkat           career progression, workload, and, most importantly,
perputaran karyawan, perkembangan demografi,                TPA’s business expansion projections. Through this
jenjang karier, beban kerja, dan terutama proyeksi          approach, TPA ensures that every recruited employee
ekspansi bisnis TPA. Melalui pendekatan ini, TPA            meets the organization’s specific qualifications and
memastikan bahwa setiap karyawan yang direkrut              requirements.
memiliki kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan
organisasi.

Pada setiap proses rekrutmen, kami juga                     In every recruitment process, we prioritize hiring
memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal               local workers as part of our efforts to reduce
sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi                  unemployment and improve the economic
angka pengangguran dan mendorong peningkatan                well-being of communities around TPA’s operational
taraf perekonomian masyarakat di sekitar wilayah            areas while maintaining equal opportunities for
operasional TPA dengan tetap membuka peluang                all qualified candidates. This process is based on
yang setara bagi seluruh kandidat yang memenuhi             the principle of inclusivity, with no discrimination
syarat. Proses ini didasarkan pada prinsip inklusivitas,    against personal attributes such as ethnicity,
tanpa diskriminasi terhadap atribut pribadi,                religion, race, nationality, gender, physical condition,
misalnya suku, agama, ras, kebangsaan, gender,              social status, or political views. This aligns with KSL
kondisi fisik, status sosial, dan pandangan politik.        Point 5 on Respecting and Protecting Human Rights.




  142       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 145
                                                                                             Socio-Territorial




Hal ini sejalan dengan KSL poin 5 tentang              Additionally, TPA has set a minimum employment
Menghormati dan Melindungi Hak Asasi Manusia.          age of 18 to prevent underage labor, in accordance
Selain itu, TPA juga menetapkan batasan usia           with    applicable    procedures    and    policies.
minimal 18 tahun untuk mencegah adanya pekerja di      Through this approach, TPA not only ensures
bawah umur, sesuai dengan prosedur dan kebijakan       diversity and fairness in recruitment but also
yang berlaku. Dengan pendekatan ini, TPA tidak         remains committed to fostering an inclusive work
hanya memastikan keberagaman dan keadilan              environment.
dalam proses rekrutmen, tetapi juga berkomitmen
untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.

Sepanjang tahun 2024, TPA merekrut sebanyak            Throughout 2024, TPA recruited a total of 67
67 karyawan untuk mengisi posisi baru dan posisi       employees to fill both new positions and vacancies
lama yang ditinggalkan oleh karyawan sebelumnya.       left by previous employees. All recruitment records
Seluruh pencatatan rekrutmen karyawan tersebut         cover positions categorized as staff and workers.
mencakup posisi-posisi yang dikategorikan sebagai      This recruitment strategy was focused on supporting
staf dan workers. Strategi rekrutmen ini difokuskan    operational needs while creating opportunities
untuk mendukung kebutuhan operasional serta            for new talent, particularly fresh graduates.
menciptakan peluang bagi tenaga kerja baru,            We actively participated in job fairs held on university
terutama dari kalangan fresh graduate, di mana         campuses to directly engage with top student
kami secara proaktif berpartisipasi dalam Job Fair     talents from selected institutions. As a result, the
yang diselenggarakan di kampus untuk dapat             new employee recruitment rate in 2024 reached
menjangkau langsung talenta-talenta terbaik            10.7%. Further details regarding staff and worker
mahasiswa di kampus pilihan. Dengan demikian,          recruitment are outlined below.
tingkat rekrutmen karyawan baru pada tahun 2024
mencapai 10,7%. Informasi lebih lengkap mengenai
rekrutmen karyawan di level staf dan workers
diuraikan sebagai berikut.




        Sesi FGD pada Proses Rekrutmen Staf
        FGD Session in the Staff Recruitment Process




                                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk           143
Page 146
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Rekrutmen Karyawan Staf dan Non-Staf [401-1]
Staffs and Non-Staffs-Level Recruitment

            REKRUTMEN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
            BERDASARKAN GENDER
            Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Recruitment by Gender
                       1
                                                                                      2023   2022

                                                           Pria / Male                 64    104

                     2024                                  Wanita / Female              -      5

                      Total                 66
                                                           Total                       64    109
                       67




            REKRUTMEN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
            BERDASARKAN KELOMPOK USIA
            Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Recruitment by Age Group

                                                                                      2023   2022
                                      20
                                                           Usia di Bawah 30 Tahun /
                                                                                       34     49
                                                           Under 30 Years Old
                     2024                                  Usia 30 – 50 Tahun /
                                                                                       29     58
                                                           30 – 50 Years Old
       47
                      Total                                Usia di Atas 50 Tahun /
                                                                                        1      2
                       67                                  Above 50 Years Old
                                                           Total                       64    109




            REKRUTMEN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
            BERDASARKAN WILAYAH
            Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Recruitment by Region


                                 11                                                   2023   2022

                                                           Jakarta                     22     98
                                        3
                                                           Kutai Kartanegara            2      -
                     2024                   2
                                                           Paser                        8      -
       38             Total                 2
                       67                                  Samarinda                    5      11

                                                           Berau                        3      -
                                       11
                                                           Kutai Timur / East Kutai    24      -

                                                           Total                       64    109




 144         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 147
                                                                                                              Socio-Territorial




          Program Management Trainee: Mencetak Pemimpin Masa Depan
          Management Trainee Program: Developing Future Leaders

TPA menjalankan program Management Trainee (MT) sebagai bagian dari komitmen dalam mencetak tenaga kerja
unggul dan mempersiapkan pemimpin masa depan. Program ini dirancang untuk merekrut fresh graduate dengan
potensi tinggi yang akan dikembangkan melalui pelatihan intensif dan pengalaman langsung di berbagai lini operasional
TPA. Dengan kuota rata-rata 30 peserta per tahun, program MT TPA dijalankan secara efektif untuk memastikan
pengembangan keterampilan teknis, kepemimpinan, dan pemahaman mendalam tentang proses bisnis kelapa sawit.
Melalui program MT, karyawan akan menjalani ikatan dinas selama 2 tahun, sehingga program ini juga berperan penting
dalam meningkatkan retensi karyawan dengan memberikan jalur karier yang jelas bagi para trainee.

Melalui program MT, TPA tidak hanya memperkuat kapabilitas organisasi, tetapi juga memastikan keberlanjutan SDM yang
kompeten untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan di masa depan.


TPA implements the Management Trainee (MT) program as part of its commitment to developing top talent and preparing
future leaders. This program is designed to recruit high-potential fresh graduates who will undergo intensive training
and hands-on experience across various operational areas of TPA. With an average annual intake of 30 participants,
the MT program is effectively structured to enhance technical skills, leadership abilities, and a deep understanding of the
palm oil business processes. Through the MT program, employees commit to a two-year service period, making it a crucial
initiative for improving employee retention by providing a clear career pathway for trainees.

By investing in the MT program, TPA not only strengthens its organizational capabilities but also ensures the long-term
sustainability of a competent workforce to support the company’s growth and continued success.




       Program Management Trainee - Teladan Development Program 2024
       Teladan Development Program 2024 – Management Trainee Program




                                                                                 PT Teladan Prima Agro Tbk                145
Page 148
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Selain melakukan pengelolaan rekrutmen, TPA juga            In addition to managing recruitment, TPA also
senantiasa memperhatikan tingkat perputaran                 consistently monitors employee turnover rates. High
karyawan. Perputaran karyawan yang tinggi                   employee turnover is one of the biggest challenges
merupakan salah satu tantangan terbesar di                  in the palm oil industry, as it can lead to various
industri kelapa sawit. Kondisi ini dapat menimbulkan        issues, such as increased recruitment and training
berbagai masalah, seperti meningkatnya biaya                costs, decreased productivity, and impacts on the
rekrutmen dan pelatihan, penurunan produktivitas,           company’s operational stability. Several key factors
serta dampak pada stabilitas operasi Perseroan.             contribute to the high employee turnover rate in
Beberapa penyebab utama tingkat perputaran                  the palm oil industry, including the remote location
karyawan yang tinggi di industri kelapa sawit               of operational sites, limited access to adequate
mencakup lokasi operasional di remote area,                 domestic facilities, restricted connectivity to urban
keterbatasan fasilitas domestik yang memadai,               centers, disproportionate workloads, perceived lack
terbatasnya akses ke pusat kota, beban kerja yang           of employee welfare, and wages that are considered
kurang proporsional, kesejahteraan yang dirasa              less competitive compared to other sectors.
kurang, dan upah yang dirasa kurang kompetitif              These conditions often lead to dissatisfaction and a
dibanding sektor lain. Kondisi-kondisi tersebut             desire to seek opportunities elsewhere.
memicu ketidakpuasan dan keinginan untuk
mencari peluang di tempat lain.

Salah satu dampak langsung dari tingkat                     One of the direct impacts of high employee turnover
perputaran karyawan yang tinggi adalah penurunan            is a decline in productivity. Each time an employee
produktivitas. Setiap kali ada karyawan yang keluar,        leaves, TPA must allocate time and resources to recruit
TPA perlu untuk mengalokasikan waktu dan sumber             and train new employees. The adaptation process
daya untuk merekrut dan melatih karyawan baru.              for new employees takes time, temporarily reducing
Proses adaptasi karyawan baru membutuhkan                   team performance. Additionally, recruitment and
waktu, sehingga menurunkan kinerja sementara tim.           training costs can become a significant financial
Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk rekrutmen          burden, especially if turnover occurs repeatedly.
dan pelatihan dapat menjadi beban finansial yang            Furthermore, work quality may also be affected, as
signifikan, terutama jika perputaran karyawan terjadi       new employees may lack the experience or skills
secara berulang. Lebih jauh lagi, kualitas kerja juga       required to meet TPA’s targets, particularly in terms
dapat terpengaruh karena karyawan baru belum                of work productivity and sustainability standards.
memiliki pengalaman atau keterampilan yang
diperlukan untuk memenuhi target TPA, termasuk
dalam hal produktivitas hasil kerja dan standar
keberlanjutan.

Untuk mengatasi tantangan ini, TPA menerapkan               To address this challenge, TPA implements
strategi yang efektif guna menurunkan tingkat               effective strategies to reduce employee turnover.
perputaran karyawan. Program onboarding secara              The onboarding program is specifically designed to
khusus dirancang untuk new hires agar dapat                 help new hires adapt quickly and understand the
beradaptasi dengan cepat dan memahami budaya                company’s work culture and values. Additionally,
kerja serta nilai-nilai perusahaan. Selain itu, retensi     employee retention efforts focus on career benefits,
karyawan difokuskan pada pemberian benefit karier,          competency      development,    and    competitive
pengembangan kompetensi, dan kompensasi                     compensation. Key initiatives such as continuous
yang kompetitif. Langkah-langkah seperti program            career development programs, clear career paths,
pengembangan karier yang berkelanjutan, jenjang             and adequate training are integral to this strategy,
karier yang jelas, serta pelatihan yang memadai             aiming to enhance employee loyalty.
menjadi bagian penting dari strategi ini untuk
meningkatkan loyalitas karyawan.




  146       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 149
                                                                                            Socio-Territorial




TPA juga memperhatikan kesejahteraan karyawan           TPA also prioritizes employee well-being by providing
dengan memberikan bonus berbasis kinerja, upah          performance-based bonuses, competitive wages,
yang kompetitif, tunjangan kesehatan, serta fasilitas   health benefits, as well as housing and educational
perumahan dan pendidikan bagi anak-anak                 support for employees’ children. As a token of
karyawan. Sebagai apresiasi terhadap loyalitas,         appreciation for loyalty, TPA organizes a special
TPA menyelenggarakan program penghargaan                recognition program for employees with 10, 15, and
khusus bagi karyawan dengan masa kerja 10, 15, dan      20 years of service, awarding them during the TPA
20 tahun melalui pemberian penghargaan pada             Conference event. Additionally, TPA continuously
event TPA Conference. Selain itu, TPA terus berupaya    strives to create a comfortable work environment that
menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan            supports work-life balance. Employee engagement
mendukung keseimbangan antara pekerjaan                 in decision-making processes and listening to their
dan kehidupan pribadi (work-life balance). Begitu       aspirations further foster a sense of belonging.
juga dengan pelibatan karyawan dalam proses             These initiatives are aimed at ensuring workforce
pengambilan keputusan dan mendengarkan                  stability within the company.
aspirasi mereka akan mendorong rasa memiliki
(sense of belonging). Hal ini dilakukan dengan tujuan
stabilitas kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.

Sejalan dengan itu, TPA juga secara rutin mengukur      In line with this, TPA also routinely measures and
dan memantau tingkat perputaran karyawan melalui        monitors employee turnover rates using various
berbagai indikator, seperti tingkat perputaran per      indicators, such as turnover rates by employee
kategori karyawan. Hal ini memungkinkan TPA             category. This approach allows TPA to identify
untuk mengidentifikasi tren perputaran serta area       turnover trends and areas requiring improvement.
yang memerlukan perbaikan. Selain itu, tingkat          Additionally, high turnover rates can impact TPA’s
perputaran yang tinggi dapat mempengaruhi               reputation. A company that successfully maintains
reputasi TPA, sehingga apabila TPA yang mampu           a stable workforce is perceived as more attractive
menjaga tingkat perputaran karyawan dengan baik,        to potential employees and business partners.
maka akan dipandang lebih stabil dan menarik bagi       From a sustainability perspective, high turnover
calon karyawan dan mitra bisnis. Dalam konteks          may indicate that a company has not yet optimized
keberlanjutan, perputaran karyawan yang tinggi          its efforts in creating a fair and supportive work
dapat dilihat sebagai tanda kurang optimalnya           environment. Therefore, by effectively managing
perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja           turnover, TPA not only enhances employee retention
yang adil dan mendukung. Oleh karena itu, dengan        and productivity but also strengthens its long-term
mengelola perputaran secara efektif, TPA tidak          sustainability efforts.
hanya dapat meningkatkan retensi karyawan dan
produktivitas, tetapi juga berkontribusi pada upaya
keberlanjutan perusahaan jangka panjang yang
lebih kuat.

Sepanjang tahun 2024, sebanyak 43 karyawan              Throughout 2024, a total of 43 employees left TPA
meninggalkan TPA karena berbagai alasan.                for various reasons. TPA recorded the total number
TPA mencatat total karyawan yang meninggalkan           of employees who resigned in 2024 for positions
pekerjaan mereka pada 2024 untuk posisi-posisi          categorized as staff and workers (non-staffs).
yang dikategorikan sebagai staf dan workers             As a result, the employee turnover rate for staff and
(non-staf). Dengan demikian, tingkat perputaran         workers (non-staffs) during the same period was
karyawan tingkat staf dan workers (non-staf)            6.9% (consisting of employee turnover within TPA
pada     periode   yang     sama    adalah    6,9%      and Associated Companies). More detailed
(mencakup perputaran karyawan di lingkup TPA            information regarding employee turnover at
dan Perusahaan Asosiasi). Informasi lebih lengkap       the staff and workers (non-staffs) levels is outlined
mengenai perputaran karyawan di level staf dan          as follows.
workers (non-staf) diuraikan sebagai berikut.




                                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk          147
Page 150
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Perputaran Karyawan Staf dan Workers (Non-Staf) [401-1]
Staff and Workers (Non-Staffs)-Level Turnover Rate

          PERPUTARAN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
          BERDASARKAN GENDER
          Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Turnover by Gender

                    3
                                                                                      2023   2022

                                                           Pria / Male                 60     40

                     2024                                  Wanita / Female              9      5

                        Total                40
                                                           Total                       69    45
                        43




          PERPUTARAN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
          BERDASARKAN KELOMPOK USIA
          Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Turnover by Age Group

                                                                                      2023   2022
                                    7
            9                                              Usia di Bawah 30 Tahun /
                                                                                       24     19
                                                           Under 30 Years Old
                                                           Usia 30 – 50 Tahun /
                                                                                       10     23
                     2024                                  30 – 50 Years Old
                                                           Usia di Atas 50 Tahun /
                                                                                       35      3
                        Total                              Above 50 Years Old
                        43                                 Total                       69    45


                                        27




          PERPUTARAN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
          BERDASARKAN WILAYAH
          Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Turnover by Region

                                4                                                     2023   2022
                                        4                  Jakarta                     13     15

                                                           Kutai Kartanegara            3      5
                     2024
                                                           Paser                        6      3
     29                 Total                6
                        43                                 Samarinda                    4      1

                                                           Berau                        5      7

                                                           Kutai Timur / East Kutai    38     14

                                                           Total                       69    45




  148      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 151
                                                                                                     Socio-Territorial




            PENGHENTIAN STATUS KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF) [401-1]
            Termination of Staff and Workers (Non-Staffs) Employee Status


                              Pria
                              Male

                                                                                               2023*          2022*

                                                       Permintaan Pribadi / Personal Request    24              33

                                                       Pendisiplinan / Disciplinary              14              -
            15              2024
                                                       Meninggal Dunia / Death                   2                1
                                            20
                              Total
                                                       Pensiun / Retirement                      6               2
                               40
                                                       Pensiun Dini / Early Retirement           -               -

                                                       Lain-Lain / Others                        14              4

                       5                               Total                                    60             40




                            Wanita
                            Female

                                                                                               2023*          2022*

                                                       Permintaan Pribadi / Personal Request     9              5

                                                       Pendisiplinan / Disciplinary              -              -
             3              2024
                                                       Meninggal Dunia / Death                   -              -
                              Total
                                                       Pensiun / Retirement                      -              -
                                3
                                                       Pensiun Dini / Early Retirement           -              -

                                                       Lain-Lain / Others                        -              -

                                                       Total                                     9              5


*Data disajikan kembali. / Restated data.




Keseimbangan Remunerasi                                 Remuneration Balancing Improves
Meningkatkan Kesejahteraan                              Welfare Employees
Karyawan [3-3:#202] [13.21.1]                            [3-3:#202] [13.21.1]


TPA senantiasa berupaya untuk memenuhi                  TPA consistently strives to fulfill employees’ labor
hak-hak ketenagakerjaan karyawan sesuai dengan          rights in accordance with applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku,              regulations while providing additional benefits
serta memberikan manfaat tambahan secara                proportionally based on position, expertise,
proporsional berdasarkan jabatan, keahlian, kinerja,    performance, and workplace behavior. TPA prioritizes
dan perilaku karyawan di tempat kerja. TPA secara       employee well-being through various proportional
konsisten mengutamakan kesejahteraan karyawan           remuneration policies and comprehensive welfare
melalui berbagai kebijakan remunerasi yang              programs. We believe that employee well-being
proporsional dan program kesejahteraan yang             is the key to achieving optimal productivity and
komprehensif. Kami percaya bahwa karyawan yang          fostering loyalty to the company.
sejahtera merupakan kunci utama untuk mencapai
produktivitas yang optimal dan loyalitas terhadap
perusahaan.




                                                                       PT Teladan Prima Agro Tbk                149
Page 152
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Dalam rangka mendukung kesejahteraan dan                       In order to support employee well-being and
pertumbuhan       karyawan,    kami   menerapkan               growth, we implement policies that cover various
kebijakan yang mencakup berbagai aspek,                        aspects, including setting minimum wages in
mulai dari penetapan upah minimum berdasar                     accordance with regulations, performance-based
perundang-undangan, kenaikan upah berbasis                     salary increases, adequate health benefits, and
kinerja, tunjangan kesehatan yang memadai, hingga              career development through education, training
pengembangan karier melalui program pendidikan                 programs, and promotions. Additionally, we ensure
dan pelatihan serta promosi. Selain itu, kami juga             that every employee has equal access to various
memastikan bahwa setiap karyawan memiliki                      facilities and incentives designed to motivate them
akses yang sama terhadap berbagai fasilitas dan                in achieving performance targets. This commitment
insentif yang bertujuan untuk memotivasi mereka                is reflected in our policies on remuneration and
dalam mencapai target kinerja. Komitmen tersebut               employee welfare as follows.
telah kami tuangkan ke dalam kebijakan terkait
remunerasi dan kesejahteraan sebagai berikut.



          Kebijakan Upah Minimum dan Kenaikan Gaji
          Minimum Wage Policy and Salary Increases


          Kami menetapkan upah minimum berdasar peraturan perundangan yang berlaku di daerah maupun nasional.
          Kenaikan gaji dilakukan mengacu kepada kinerja karyawan.
          We set the minimum wage based on applicable regional and national regulations. Salary increases are
          implemented based on employee performance.




          Tunjangan Kesehatan dan Jaminan Sosial
          Health Benefits and Social Security


          Kami menyediakan tunjangan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan. Adapun Jaminan Kecelakaan Kerja,
          Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu,
          pada level staf ditambahkan fasilitas tunjangan selain dari BPJS Kesehatan.
          We provide health benefits through the BPJS Kesehatan program. Additionally, Work Accident Insurance, Death
          Insurance, Old Age Security, and Pension Insurance are covered through the BPJS Ketenagakerjaan program.
          Furthermore, for staff-level employees, additional health benefits are provided beyond BPJS Kesehatan.




          Permukiman Karyawan
          Employee Housing


          Wilayah operasional umumnya berada di remote area, oleh karena itu kami menyediakan fasilitas
          permukiman karyawan yang dilengkapi dengan perumahan, klinik, sarana olahraga, jaringan air, jaringan listrik,
          sarana peribadahan, dan koperasi.
          Since our operational areas are generally located in remote areas, we provide employee housing facilities equipped
          with residences, clinics, sports facilities, water and electricity networks, places of worship, and cooperatives.




          Pemberian Cuti
          Leave Policy


          Pemberian hak cuti sekurang-kurangnya mengacu kepada peraturan perundangan undangan yang berlaku.
          Kami memberikan cuti tahunan, cuti haid, cuti patternal, dan cuti ibadah haji.
          The provision of leave entitlements refers at a minimum to applicable laws and regulations. We provide annual
          leave, menstrual leave, paternity leave, and Hajj pilgrimage leave.




  150      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 153
                                                                                          Socio-Territorial




Kami juga melakukan evaluasi terhadap kinerja         We also conduct regular evaluations of employee
karyawan secara berkala dan disesuaikan dengan        performance, aligning them with a wage structure
struktur pengupahan yang mempertimbangkan             that takes into account the type of work, position,
jenis pekerjaan, jabatan, dan golongan. Pendekatan    and     employment      category.     This approach
ini memastikan bahwa setiap karyawan menerima         ensures that each employee receives proportional
remunerasi yang proporsional sesuai kinerja,          remuneration based on their performance,
sehingga mendorong motivasi dan produktivitas         thereby fostering motivation and work productivity.
kerja. Selain upah minimum yang sesuai dengan         In addition to the minimum wage in accordance
ketentuan pemerintah, TPA juga menerapkan skema       with government regulations, TPA also implements
penghargaan berdasarkan prestasi dan kecakapan        a reward scheme based on individual achievements
individu yang mampu memberikan nilai tambah           and competencies that provide added value and
dan kontribusi signifikan bagi perkembangan TPA.      significant contributions to TPA’s growth.

Dengan wilayah operasional yang tersebar di           With operational areas spread across various
berbagai daerah, TPA memahami bahwa pemberian         regions, TPA understands that the provision
upah minimum juga harus mempertimbangkan              of minimum wages must also consider local
kebijakan pemerintah daerah setempat. Oleh            government policies. Therefore, employee wages are
karena itu, upah karyawan disesuaikan dengan          adjusted based on their respective work locations,
wilayah kerja masing-masing, mengikuti standar        following the district minimum wage standards set
upah minimum kabupaten yang ditetapkan                according to the cost of essential goods, inflation
berdasarkan harga kebutuhan pokok, tingkat inflasi,   rate, standard of living, and other variables. TPA is
standar kelayakan hidup, dan variabel lainnya. TPA    committed to ensuring that the wages provided
berkomitmen untuk memastikan bahwa upah yang          can support a decent standard of living for every
diberikan dapat memenuhi kebutuhan hidup layak        employee. Additionally, wage equality between
bagi setiap karyawan. Selain itu, kesetaraan upah     male and female employees in the same positions
antara karyawan pria dan wanita dengan jabatan        is a priority for TPA. In 2024, the wage ratio of the
yang sama menjadi prioritas TPA. Pada tahun           lowest-level employees at TPA to the applicable
2024, rasio upah karyawan pada tingkat terendah       district minimum wage reached 1:1, reflecting TPA’s
di TPA terhadap upah minimum yang berlaku di          compliance with regulations and its commitment
kabupaten masing-masing mencapai 1:1 yang             to employee welfare. More detailed information
mencerminkan kepatuhan TPA terhadap regulasi          regarding the comparison between the lowest
dan komitmen untuk kesejahteraan karyawan.            employee wages and district minimum wages is
Informasi lebih lengkap mengenai perbandingan         outlined below. [202-1]
upah karyawan tingkat terendah dengan upah
minimum kabupaten diuraikan sebagai berikut.
[202-1]


Upah Minimum [F.20] [202-1] [13.21.3]
Minimum Wage

                                 Upah Minimum Kabupaten   Imbal Jasa Karyawan Tingkat Terendah
Unit Usaha      Kabupaten                                                                            Rasio
                                  Regency Minimum Wage          Lowest-Level Employee Pay
Company          Regency                                                                             Ratio
                                           (Rp)                           (Rp)

TBP          Berau                      3.832.297                        3.832.297                     1:1

INK          Berau                      3.832.297                        3.832.297                     1:1

CAP          Kutai Kartanegara          3.536.506                        3.536.506                     1:1

             Kutai Timur
TLN                                     3.515.324                        3.515.324                     1:1
             East Kutai

             Kutai Timur
SPN                                     3.515.324                        3.515.324                     1:1
             East Kutai

             Kutai Timur
TPS                                     3.515.324                        3.515.324                     1:1
             East Kutai

             Kutai Timur
GSA                                     3.515.324                        3.515.324                     1:1
             East Kutai

MJA          Paser                      3.372.362                        3.372.362                     1:1




                                                                  PT Teladan Prima Agro Tbk           151
Page 154
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




TPA memastikan bahwa setiap karyawan menerima              TPA ensures that every employee receives a base
upah pokok dan tunjangan sebagai bagian dari paket         salary and benefits as part of a comprehensive
remunerasi yang komprehensif. Pemberian upah               remuneration package. The provision of salaries and
dan tunjangan ini merupakan wujud komitmen TPA             benefits reflects TPA’s commitment to supporting
dalam mendukung kesejahteraan hidup karyawan,              employee well-being, enabling them to perform
sehingga mereka dapat menjalankan tugas                    their duties optimally while maintaining financial
dengan optimal dan memiliki stabilitas ekonomi             stability. Additionally, by offering competitive and
yang memadai. Selain itu, dengan memberikan                proportional remuneration, TPA aims to retain top
remunerasi yang kompetitif dan proporsional, TPA           talent who have contributed to the company’s
bertujuan mempertahankan talenta terbaik yang              success. This approach not only enhances job
telah berkontribusi baik terhadap keberhasilan             satisfaction but also fosters employee loyalty and
Perseroan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan         motivation to continue growing and contributing at
kepuasan kerja, tetapi juga mendorong loyalitas dan        TPA. Thus, balancing financial rewards with career
motivasi karyawan untuk terus berkembang dan               development opportunities is a key factor in creating
berkarya di TPA. Dengan demikian, keseimbangan             a productive and sustainable work environment.
antara penghargaan finansial dan peluang
pengembangan karier menjadi faktor kunci dalam
menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan
berkelanjutan.

Berbagai tunjangan yang diberikan oleh TPA kepada          The various benefits provided by TPA to employees
karyawan diuraikan sebagai berikut.                        are outlined as follows.


Tunjangan Karyawan [401-2]
Employee Benefits

                         Jenis Tunjangan                             Karyawan Tetap       Karyawan Kontrak
                     Type of Benefit/Allowance                    Permanent Employees     Contract Employees

Dana Pensiun (BPJS Ketenagakerjaan)
Pension Fund (BPJS Ketenagakerjaan)

Tunjangan Jabatan
Job Allowance

Asuransi Kecacatan dan Kecelakaan Kerja
Occupational Accident and Disability Insurance

Asuransi Meninggal Dunia Akibat Kerja
Work-related Life Insurance

Asuransi Meninggal Dunia Bukan Akibat Kerja
Non Work-related Life Insurance

Jaminan Kesehatan bagi Karyawan
Employee Health Insurance

Jaminan Kesehatan bagi Pasangan Karyawan
Employee’s Partner Insurance

Jaminan Kesehatan bagi Anak Karyawan
Employee’s Child Insurance

Cuti Melahirkan
Maternity Leave

Cuti Punya Anak
Parental Leave

Cuti Haid
Menstrual Leave

Cuti Menunaikan Haji
Leave for Hajj Pilgrimage




  152      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 155
                                                                                                                    Socio-Territorial




                          Jenis Tunjangan                                          Karyawan Tetap             Karyawan Kontrak
                      Type of Benefit/Allowance                                 Permanent Employees           Contract Employees

Tunjangan Hari Raya
Hari Raya Allowance

Pesangon
                                                                                                              -
Severance

Kompensasi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)
                                                                                             -
Compensation for Temporary Labor Agreement (PKWT)

Tunjangan Natura (Catu Beras) untuk Karyawan di Unit Operasional
Food (Rice) Allowance for Employees at Operating Units




             Teladan League 2024: Harmoni, Semangat, dan Kesehatan di Lapangan
             Teladan League 2024: Harmony, Spirit, and Health on the Field

   Sebagai bagian dari komitmen TPA dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan harmonis, TPA telah
   menyelenggarakan kegiatan Teladan League berupa pertandingan Mini Soccer yang diikuti oleh karyawan dari berbagai
   divisi. Program ini bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan karyawan, sekaligus mempererat hubungan
   antar individu dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, karyawan dari berbagai divisi
   diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam pertandingan sepak bola yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga
   menumbuhkan semangat kolaborasi dan solidaritas. Kegiatan ini menjadi sarana bagi karyawan untuk berinteraksi di luar
   rutinitas kerja, memperkuat ikatan tim, dan membangun kedekatan yang lebih erat.

   Selain aspek sosial, Teladan League 2024 juga berkontribusi pada peningkatan kesehatan fisik karyawan. Aktivitas olahraga
   seperti ini diharapkan mampu mengurangi stres, meningkatkan kebugaran, dan memberikan manfaat positif bagi
   kesejahteraan mental. Dengan memadukan kesehatan fisik dan hubungan yang harmonis, TPA berharap dapat menciptakan
   budaya kerja yang lebih produktif, dinamis, dan penuh semangat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TPA dalam
   membangun lingkungan kerja yang tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga pada kesejahteraan karyawan sebagai
   aset utama.

   As part of TPA’s commitment to creating a healthy and harmonious work environment, TPA has organized the Teladan League
   2024, a Mini Soccer tournament participated in by employees from various divisions. This program aims to promote a healthy
   lifestyle among employees while strengthening relationships in an atmosphere filled with enthusiasm and camaraderie.
   Through this activity, employees from different divisions have the opportunity to take part in football matches that are not
   only enjoyable but also foster a spirit of collaboration and solidarity. This event serves as a platform for employees to interact
   outside their daily work routines, strengthen team bonds, and build closer connections.

   Beyond its social aspects, the Teladan League 2024 also contributes to improving employees’ physical health. Sports activities
   like this are expected to reduce stress, enhance fitness, and provide positive benefits for mental well-being. By combining
   physical health with harmonious relationships, TPA aims to foster a work culture that is more productive, dynamic, and full
   of energy. This initiative is part of TPA’s efforts to create a work environment that prioritizes not only performance but also
   employee well-being as its most valuable asset.



Kami tidak hanya fokus pada kesejahteraan                              We are committed not only to the well-being of our
karyawan, tetapi juga memberikan perhatian besar                       employees but also to the welfare of their families.
terhadap kesejahteraan keluarga mereka. Sebagai                        As an agribusiness company operating in remote
perusahaan agribisnis yang beroperasi di wilayah                       areas, TPA provides quality housing to ensure
yang cukup jauh dari pusat ekonomi dan fasilitas                       employees and their families can live comfortably
pendidikan, TPA menyediakan fasilitas perumahan                        and securely. By offering a stable and supportive
yang layak bagi karyawan beserta keluarganya.                          living environment, we help employees maintain a
Dengan menyediakan perumahan yang nyaman,                              healthy work-life balance, allowing them to focus
kami memastikan bahwa karyawan dapat tetap                             on their responsibilities without concern for their
hidup dengan mudah dan layak bersama istri dan                         families’ essential needs.
anak-anak mereka, meskipun berada di lokasi
operasional yang terpencil. Hal ini penting untuk
mendukung keseimbangan antara kehidupan kerja
dan keluarga, sehingga karyawan dapat fokus
pada tugas-tugas mereka tanpa mengkhawatirkan
kebutuhan dasar keluarga.




                                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk                  153
Page 156
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Kami juga sangat mendukung pemenuhan hak                   We are also strongly committed to ensuring the right
pendidikan bagi anak-anak karyawan, yang                   to education for employees’ children, most of whom
sebagian besar masih berada dalam usia sekolah.            are of school age. To provide easy access to quality
Untuk memastikan akses pendidikan yang mudah               education, TPA has established educational facilities
dan berkualitas, TPA telah menyediakan fasilitas           near its operational areas. As of the end of 2024,
pendidikan di sekitar wilayah operasional. Hingga          TPA has built 10 schools, supported by 71 teachers
akhir tahun 2024, TPA telah memiliki 10 sekolah            and 34 school buses to transport children to and
yang didukung oleh 71 guru serta 34 bus sekolah            from school. Additionally, TPA operates 64 childcare
yang mengantarkan anak-anak ke sekolah. Selain             facilities across its subsidiaries to support employees
itu, TPA juga menyediakan 64 fasilitas penitipan           with young children. The total number of students
anak di seluruh Entitas Anak untuk mendukung               enrolled in TPA’s educational facilities has reached
karyawan yang memiliki anak kecil. Total siswa yang        1,063. These initiatives reflect TPA’s commitment to
bersekolah di fasilitas pendidikan yang disediakan         providing comprehensive support for employees
oleh TPA mencapai 1.063 siswa. Langkah-langkah             and their families, fostering a more stable and
ini menunjukkan komitmen TPA dalam memberikan              prosperous environment.
dukungan yang menyeluruh bagi karyawan
dan keluarganya, sehingga dapat menciptakan
lingkungan yang lebih stabil dan sejahtera.




            Kompetisi Mini Soccer Antar Karyawan
            Employee Mini Soccer Competition




  154      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 157
                                                                                                   Socio-Territorial




                                           Fasilitas Pendidikan
                                               Educational Facilities

                                                                                           Total Bus Sekolah
    Total Sekolah                     Total Guru                Total Siswa                 Total School Buses
         Total Schools            Total Teachers               Total Students

                                                                              790
                                                                                                          34
                                                                        273
                                                  52

                                          19                                                  Total Tempat
                                                                                             Penitipan Anak
              5                                                                            Total Childcare Units
                     4
     1
                                  -                            -                                          64

   Kelompok Bermain / Playgroup          Taman Kanak-Kanak / Kindergarten           Sekolah Dasar / Elementary School




Dukungan terhadap Kesejahteraan                             Support for Family Well-Being Through
Keluarga melalui Cuti Melahirkan [401-3]                    Maternity Leave [401-3]

Pengelolaan     ketenagakerjaan     yang     kami           Our workforce management approach prioritizes
implementasikan     senantiasa     memperhatikan            various aspects of employees’ well-being, including
berbagai aspek kehidupan dari karyawan, termasuk            the provision of maternity leave for female
dengan menyediakan hak cuti melahirkan untuk                employees and paternity leave for male employees.
karyawan wanita (maternity leave) serta karyawan            Female employees are entitled to 90 days of
pria (paternity leave). Karyawan wanita berhak              maternity leave, allowing them to manage
mendapatkan cuti melahirkan selama 90 hari,                 their time effectively before and after childbirth.
sehingga mereka dapat mengelola waktu dengan                This right ensures they can focus on their health and
baik sebelum dan sesudah proses persalinan. Hak             their newborns without fear of losing their position
ini memberikan kesempatan bagi karyawan untuk               or employment benefits. Once the maternity leave
fokus pada kesehatan diri dan bayi mereka, tanpa            period ends, we also guarantee that employees
khawatir kehilangan posisi atau hak kerja. Setelah          can return to their previous roles. Additionally,
periode cuti melahirkan tersebut berakhir, kami             male employees are granted two days of paternity
juga memastikan karyawan yang bersangkutan                  leave to support their spouses during childbirth
dapat kembali bekerja di posisi yang sama. Selain           and provide essential assistance during this critical
itu, karyawan pria juga diberikan hak paternity             period. Through this policy, TPA not only promotes a
leave selama 2 hari untuk mendampingi istrinya              healthy work-life balance but also encourages male
saat melahirkan dan memberikan dukungan                     employees to take an active role in significant family
yang dibutuhkan selama masa kritis tersebut.                moments, fostering a more supportive and holistic
Dengan kebijakan ini, TPA tidak hanya memastikan            workplace environment.
keseimbangan antara kehidupan kerja dan
keluarga, tetapi juga mendukung keterlibatan
karyawan pria dalam momen penting keluarga,
sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih
mendukung kesejahteraan karyawan secara holistik.




                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk           155
Page 158
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Informasi mengenai total karyawan wanita yang                    Detailed information on the total number of female
mengambil maternity leave dan kembali bekerja,                   employees who took maternity leave and returned to
serta total karyawan pria yang mengambil paternity               work, as well as the total number of male employees
leave untuk mendampingi istrinya yang melahirkan                 who took paternity leave to support their spouses
lebih lengkap diuraikan sebagai berikut.                         during childbirth, is outlined below.


                                                       2024                      2023                    2022
                Keterangan
                Description                   Pria   Wanita      Total   Pria   Wanita   Total   Pria   Wanita   Total
                                              Male   Female      Total   Male   Female   Total   Male   Female   Total

Total karyawan yang berhak atas cuti
melahirkan                                     95       107       202     128     69      197    100      48      148
Total employee entitled to maternity leave

Total karyawan yang mengambil cuti
melahirkan                                     95       103       198     128     69      197    100      48      148
Total employee taking maternity leave

Total karyawan yang kembali bekerja pada
periode laporan setelah cuti berakhir
                                               95           85    180     128     69      197    100      47      147
Total employee returning to work after
the leave ended

Total karyawan yang kembali bekerja
12 bulan setelah cuti berakhir
                                               73           65    138     74      22       96     79      26      105
Total employee returning to work for
12 months after the leave ended.




Keberagaman dan Kesetaraan                                       Diversity and Equality
di Tempat Kerja [F.18] [F.19] [3-3:#405] [13.15.1]               in the Workplace [F.18] [F.19] [3-3:#405] [13.15.1]

Sebagai perusahaan yang beroperasi di tengah                     As a company operating within Indonesia’s diverse
bangsa Indonesia yang multikultural, TPA menjunjung              cultural landscape, TPA embraces inclusivity and
tinggi nilai inklusivitas dan anti-diskriminasi.                 upholds a strong commitment to non-discrimination.
Komitmen ini tercermin dalam kebijakan kami                      This commitment is reflected in our policies, which
yang menjamin kesetaraan dan kesempatan kerja                    ensure equal employment opportunities for all
bagi seluruh karyawan, tanpa membedakan suku,                    employees, regardless of ethnicity, religion, race,
agama, ras, kebangsaan, gender, kondisi fisik, status            nationality, gender, physical condition, social status,
sosial, dan pandangan politik. Setiap karyawan                   or political views. Every employee has the same
memiliki hak yang sama untuk bekerja, memperoleh                 right to work, access labor rights, and develop
hak-hak ketenagakerjaan, dan mengembangkan                       their careers. By promoting equality, TPA fosters a
karier mereka. Dengan menjamin kesetaraan ini,                   diverse and supportive work environment where
TPA menciptakan lingkungan kerja yang mendukung                  every individual has a fair opportunity to grow and
keberagaman dan memberikan setiap individu                       contribute to the company’s success.
kesempatan yang adil untuk berkembang dan
berkontribusi terhadap kesuksesan TPA.

Kami meyakini bahwa keberagaman yang dikelola                    We believe that well-managed diversity not
dengan baik tidak hanya memperkaya dinamika                      only enriches organizational dynamics but also
organisasi, tetapi juga memperkuat karakter                      strengthens Indonesia’s multicultural identity.
bangsa Indonesia yang multikultural. Keberagaman                 Diversity fosters an inclusive work environment where
memungkinkan terciptanya lingkungan kerja inklusif,              every individual feels valued, heard, and recognized
di mana setiap individu merasa dihargai, didengar,               for their contributions. This inclusivity enhances
dan diakui atas kontribusinya. Hal ini berkontribusi             team creativity and effectiveness, as diverse
pada peningkatan kreativitas dan efektivitas tim,                perspectives and experiences drive innovation.
karena berbagai perspektif dan pengalaman                        As a result, workplace diversity serves as a strong
yang berbeda dapat mendorong inovasi. Dengan                     foundation for TPA to enhance its competitiveness
demikian, keberagaman di tempat kerja menjadi                    and adaptability in an ever-evolving environment




  156       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 159
                                                                                                        Socio-Territorial




fondasi kuat bagi TPA dalam meningkatkan daya                  while  also      strengthening      relationships      with
saing dan adaptabilitas di tengah perubahan                    stakeholders.
lingkungan yang dinamis, sekaligus memperkuat
hubungan dengan para pemangku kepentingan.

Nilai-nilai inklusivitas dan anti-diskriminasi telah TPA       TPA has comprehensively implemented the values
implementasikan secara komprehensif pada seluruh               of inclusivity and non-discrimination across all
kegiatan operasional sebagaimana diuraikan berikut.            operational activities, as outlined below.


           Kebijakan Rekrutmen yang Inklusif
           Inclusive Recruitment Policy


           Kami memastikan setiap calon kandidat pekerja memiliki kesempatan yang sama untuk berkarier di TPA,
           tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, kebangsaan, gender, kondisi fisik, status sosial, maupun
           pandangan politik.
           We ensure that every job candidate has an equal opportunity to build a career at TPA, regardless of ethnicity,
           religion, race, nationality, gender, physical condition, social status, or political views.



           Sistem Pengaduan untuk Kasus Diskriminasi dan Pelecehan
           Reporting System for Discrimination and Harassment Cases


           Kami memiliki mekanisme yang jelas untuk menangani laporan diskriminasi dan pelecehan di tempat kerja.
           Melalui mekanisme ini, kami memastikan bahwa setiap kasus diselesaikan secara adil dan transparan untuk
           menjaga integritas lingkungan kerja.
           We have a well-defined mechanism to handle reports of discrimination and harassment in the workplace.
           This system ensures that every case is addressed fairly and transparently, preserving the integrity of our work
           environment.


           Pengukuran dan Pelaporan Kinerja Keberagaman
           Diversity Performance Measurement and Reporting


           Kami secara rutin mengumpulkan data tentang komposisi tenaga kerja berdasarkan gender, etnis, dan kelompok
           lain untuk mengukur keberagaman serta melaporkannya sebagai bagian dari transparansi TPA.
           We regularly collect data on workforce composition based on gender, ethnicity, and other groups to assess
           diversity and report it as part of TPA’s commitment to transparency.




         Pekerja Wanita pada Aktivitas Perawatan Kelapa Sawit
         Female Workers in Oil Palm Maintenance Activities




                                                                             PT Teladan Prima Agro Tbk             157
Page 160
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Informasi mengenai komposisi karyawan TPA di                  Information on the composition of TPA employees
berbagai tingkatan yang menunjukkan keberagaman               at various levels, reflecting diversity across criteria
pada berbagai kriteria yakni gender, usia, golongan,          such as gender, age, employment category, and
dan tingkat pendidikan diuraikan sebagai berikut.             education level, is outlined below.


Keberagaman Gender dalam Komposisi Badan Tata Kelola dan Karyawan [405-1] [13.15.2]
Diversity of Gender in Governance Bodies and Workforce Composition

                                                             Pria                                Wanita
                                                             Male                                Female
                  Jabatan
                  Position                         Total            Persentase        Total               Persentase
                                                 Headcount          Percentage      Headcount             Percentage
                                              (Orang / Persons)         (%)      (Orang / Persons)            (%)

Executive-level                                         12              0,11                -                  -
Senior-level                                            73             0,65                 4                0,04
Middle-level                                            75             0,67                 11               0,10
Entry-level                                            283             2,52                26                0,23
Workers (Non-Staff)                                     77             0,69                65                0,59
Workers (SKU B&H)                                    8.154            72,73              1.898              16,93
Workers (PHL)                                          239             2,13               293                2,61
Total                                                8.913            79,50             2.297               20,50



Pemberdayaan Perempuan                                        Women’s Empowerment
Komitmen TPA akan menjunjung tinggi nilai                     TPA’s commitment to upholding inclusivity and
inklusivitas dan kesetaraan dalam bekerja juga                workplace equality is reflected in the empowerment
diwujudkan melalui optimalisasi peran perempuan di            of women within its business environment. This
lingkungan bisnis TPA. Komitmen ini tercermin dalam           commitment is reinforced through the consistent
kebijakan anti-diskriminasi berbasis gender yang              implementation of gender-based anti-discrimination
diterapkan secara konsisten dalam pengelolaan                 policies in workforce management. As of the end of
ketenagakerjaan. Hingga akhir tahun 2024, proporsi            2024, women accounted for 20.50% of employees
perempuan yang terlibat dalam berbagai level bisnis           across various business levels at TPA, from Workers
TPA, mulai dari level Workers hingga Executive-level,         to Executive-level positions. TPA is dedicated not only
telah mencapai 20,50%. TPA berkomitmen tidak hanya            to creating equal opportunities for women but also
untuk menciptakan kesempatan yang setara bagi                 to ensuring fair access to career development and
perempuan, tetapi juga memastikan bahwa mereka                leadership roles in the workplace.
memiliki akses yang adil terhadap pengembangan
karier dan kepemimpinan di lingkungan kerja.

Untuk mendukung perlindungan dan pemberdayaan                 To support the protection and empowerment of
perempuan, TPA membentuk Komite Gender, yang                  women, TPA has established a Gender Committee,
terdiri dari perwakilan karyawan dan Manajemen di             consisting   of    employee     and    management
setiap Entitas Anak. Pada akhir tahun 2024, terdapat          representatives in each subsidiary. By the end of
228 anggota Komite Gender yang berperan penting               2024, the committee had 228 members who
dalam menjembatani komunikasi dan mengangkat                  play a key role in facilitating communication and
isu-isu terkait gender di lingkungan TPA. Komite ini          addressing gender-related issues within TPA.
bertujuan memastikan bahwa perspektif karyawan                The committee aims to ensure that the perspectives
perempuan diakomodasi dan kebutuhan mereka                    of female employees are acknowledged and their
terpenuhi melalui kebijakan TPA yang inklusif.                needs are met through inclusive policies. With strong
Dengan dukungan penuh dari Top Manajemen di                   support from Top Management at the head office, the
kantor pusat, Komite Gender berfungsi sebagai                 Gender Committee strengthens efforts to create a
penguat dalam memastikan lingkungan kerja yang                gender-responsive and supportive work environment
ramah dan responsif terhadap isu gender, sekaligus            while encouraging active female participation across
mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam                  various aspects of TPA’s business.
berbagai aspek bisnis TPA.


  158         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 161
                                                                                                             Socio-Territorial




Struktur Organisasi Komite Gender
Gender Committee Organizational Structure


                                                                           Ketua
                                                                          Chairman



                                                                                                 Wakil Ketua
                                                                                                 Vice Chairman




                            Anggota Perwakilan                Anggota Perwakilan                     Anggota Perwakilan
                                Kebun Inti                      Kebun Plasma                              Pabrik
                           Representative Members            Representative Members                 Representative Members
                           from Nucleus Plantations          from Plasma Plantations                   from Palm Oil Mills




          Kantor Besar                           Kantor Afdeling
     Administrative Office                        Afdeling Office




Keberagaman Usia dalam Komposisi Badan Tata Kelola dan Karyawan [405-1] [13.15.2]
Diversity of Age in Governance Bodies and Workforce Composition
                    18 – 24 Tahun         25 – 34 Tahun         35 – 44 Tahun             45 – 54 Tahun         >55 Tahun
                  18 – 24 Years Old      25 – 34 Years Old     35 – 44 Years Old         45 – 54 Years Old     >55 Years Old
  Jabatan
                  Total                Total                Total                Total                Total
  Position               Persentase           Persentase           Persentase           Persentase           Persentase
               Headcount            Headcount            Headcount            Headcount            Headcount
                         Percentage           Percentage           Percentage           Percentage           Percentage
                (Orang /             (Orang /             (Orang /             (Orang /             (Orang /
                             (%)                  (%)                  (%)                  (%)                  (%)
                Persons)             Persons)             Persons)             Persons)             Persons)

Executive-
                      -            -         -           -            1        0,01          5       0,04        6      0,05
level
Senior-level          -            -         5        0,04          25         0,22        34        0,30        13      0,12
Middle-level          1         0,01        17        0,15          46         0,41         21        0,19        1      0,01
Entry-level         27          0,24       160        1,43          88         0,79        32        0,29        2      0,02
Workers
                      11        0,10        53        0,47          46         0,41        24         0,21       8      0,07
(Non-Staff)
Workers
                  1.225        10,93     3.404      30,37      3.485          31,09      1.846      16,47      92       0,82
(SKU B&H)
Workers
                    65          0,58       106        0,95          171        1,53        164       1,46      26       0,22
(PHL)
Total            1.329         11,86     3.745      33,41     3.862          34,45       2.126      18,97    148         1,31




                                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk          159
Page 162
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Keberagaman Tingkat Pendidikan dalam Komposisi Badan Tata Kelola
dan Karyawan [405-1] [13.15.2]
Diversity of Educational Degree in Governance Bodies and Workforce Composition
                                                                                          SMP/SMA
                            S2                 S1               Diploma                                           Lainnya
                                                                                     High School/Middle
                          Master’s          Bachelor’s          Diploma                                            Others
                                                                                           School
   Jabatan
   Position        Total                Total                Total                Total                Total
                          Persentase           Persentase           Persentase           Persentase           Persentase
                Headcount            Headcount            Headcount            Headcount            Headcount
                          Percentage           Percentage           Percentage           Percentage           Percentage
                 (Orang /             (Orang /             (Orang /             (Orang /             (Orang /
                              (%)                  (%)                  (%)                  (%)                  (%)
                 Persons)             Persons)             Persons)             Persons)             Persons)

Executive-
                      7          0,06       5       0,04       -            -              -             -        -           -
level
Senior-level         10          0,09      61       0,54       2         0,02             4        0,04           -           -
Middle-level          2          0,02      62       0,55       10        0,09             12           0,11       -           -
Entry-level           5          0,04     202       1,80      48         0,43             54       0,48           -           -
Workers
                      -              -     36       0,32      46         0,41             60       0,54           -           -
(Non-Staff)
Workers
                      -              -     93       0,83      46         0,41        2.098         18,72      7.815     69,70
(SKU B&H)
Workers
                      -              -      -            -     4         0,04             66       0,59        462          4,13
(PHL)
Total               24           0,21     459      4,08      156         1,40        2.294       20,48        8.277    73,83



Kami senantiasa memastikan seluruh praktik                     We consistently ensure that all employment
ketenagakerjaan di TPA dijalankan berdasarkan atas             practices at TPA are carried out based on principles
prinsip keadilan dan kesetaraan. Kami menjunjung               of fairness and equality. We uphold employees’ rights
tinggi hak karyawan untuk memperoleh perlakukan                to receive equal and fair treatment while eliminating
yang sama dan setara serta meniadakan praktik                  any form of discriminatory practices. As a result of
diskriminatif dalam bentuk apa pun. Atas komitmen              this commitment, in 2024, TPA did not receive any
ini, pada tahun 2024, TPA tidak menerima keluhan               complaints or reports from stakeholders regarding
atau laporan dari para pemangku kepentingan                    experiences of discrimination while interacting with
tentang adanya praktik diskriminasi yang mereka                the company. [3-3:#406] [406-1] [13.15.1] [13.15.4]
alami selama berinteraksi dengan Perseroan.
[3-3:#406] [406-1] [13.15.1] [13.15.4]


Kami juga melarang adanya kegiatan operasional                 We strictly prohibit any operational activities
di seluruh wilayah operasional yang melibatkan                 across all work areas that involve children (under
anak (usia di bawah 18 tahun) dan/atau pekerjaan               18 years old) and/or any form of forced labor,
yang dilakukan secara paksa sesuai dengan KSL                  in accordance with KSL 5—which regulates the
5, yaitu yang mengatur mengenai perlindungan                   protection and prohibition of employing individuals
dan larangan mempekerjakan anak di bawah                       under 18 and bans all forms of forced labor. This
18 tahun serta melarang segala bentuk kerja paksa.             policy reflects the Company’s commitment to
Hal ini merupakan wujud komitmen Perseroan                     responsible and compliant business practices
untuk melakukan praktik bisnis yang bertanggung                through the implementation of comprehensive labor
jawab dan taat aturan melalui penerapan kebijakan              policies, which are diligently monitored and enforced.
ketenagakerjaan yang komprehensif dan diawasi                   [3-3:#408] [3-3:#409] [408-1] [409-1] [13.17.2] [13.17.2]
secara disiplin. [3-3:#408] [3-3:#409] [408-1] [409-1]         [13.16.1] [13.16.2]
[13.17.2] [13.17.2] [13.16.1] [13.16.2]


Konsistensi dalam menerapkan prinsip kesetaraan                The consistent implementation of equality principles
ini berbuah dengan tidak teridentifikasinya potensi            has resulted in no identified risks of human rights
risiko terhadap pelanggaran HAM bagi karyawan di               violations for employees across all TPA operational
seluruh wilayah operasi TPA. Selain itu, selama tahun          areas. Additionally, throughout the reporting year,
pelaporan, TPA tidak menerima laporan mengenai                 TPA did not receive any reports of human rights
tindakan melanggar HAM, baik yang dilakukan oleh               violations, either by the company or its employees.
TPA maupun karyawan TPA. [3-3#407] [407-1] [13.18.2]                [3-3#407]   [407-1]    [13.18.2]




  160         PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 163
                                                                                                                    Socio-Territorial




Di samping itu, kami juga memberlakukan prinsip                         Furthermore, we uphold the principle of pay equality
kesetaraan dalam pengupahan karyawan mulai                              across all employee levels, from the lowest to
dari tingkat terendah hingga tertinggi. Nilai upah                      the highest. Base salaries for each position are
pokok untuk masing-masing posisi ditentukan                             determined solely based on job roles, duties, and
tanpa mempertimbangkan gender, melainkan                                responsibilities, without any consideration of gender.
dipengaruhi oleh jabatan serta tugas dan tanggung                       [405-2] [13.15.3]
jawab masing-masing. [405-2] [13.15.3]


Rasio Perbandingan Upah Pokok dan Remunerasi
Berdasarkan Jabatan [405-2] [13.15.3]
Comparison Ratio of Base Salary and Remuneration by Position



                                                -*           Executive-level              -*


           1,02                                                Senior-level                                               1,00


                1,00                                          Middle-level                                                       1,17


         1,12                                                  Entry-level                                                1,00


         1,08                                             Workers (Non-Staff)                                             1,00


  1,90                                                    Workers (SKU B&H)                                               1,00




                              Pria / Male                                                         Wanita / Female

* Tidak ada karyawan perempuan pada tingkatan jabatan ini. / No female employees on this level.




Serikat Pekerja dan                                                     Labor Unions and
Peraturan Perusahaan                                                    Company Regulations

Hak berserikat dan berkumpul merupakan salah                            The right to freedom of association and assembly is
satu Hak Asasi Manusia yang fundamental dan                             a fundamental human right that must be respected,
harus dihormati, termasuk oleh perusahaan seperti                       including by companies like TPA. Therefore, TPA
TPA. Oleh karena itu, TPA memastikan bahwa setiap                       ensures that every employee has the freedom to
karyawan memiliki kebebasan untuk membentuk                             form or join labor unions and bipartite cooperation
atau bergabung dengan serikat pekerja maupun                            institutions, in accordance with applicable laws
lembaga kerja sama bipartit, sebagaimana                                and regulations. We uphold and respect these
diatur dalam undang-undang yang berlaku.                                rights, committing to fostering harmonious and
Kami menjunjung tinggi penghargaan terhadap                             productive industrial relations between employees
hak-hak    tersebut     dan  berkomitmen    untuk                       and the company. By ensuring freedom of
menciptakan hubungan industrial yang harmonis                           association, TPA encourages constructive dialogue,
dan produktif antara karyawan dan TPA. Dengan                           allowing employees to voice their aspirations and
adanya kebebasan berserikat, TPA mendukung                              collaboratively shape policies that support both
terciptanya dialog yang konstruktif, di mana                            employee well-being and company growth. This
karyawan dapat menyuarakan aspirasi mereka                              includes active participation in decision-making
dan bersama-sama merumuskan kebijakan yang                              processes related to diversity and inclusion.
mendukung kesejahteraan serta perkembangan
TPA, termasuk pengambilan keputusan yang
berkaitan dengan keberagaman dan inklusi.




                                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk                161
Page 164
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Di seluruh unit operasional TPA, terdapat 5 serikat        Across all TPA operational units, there are five
pekerja mandiri yang terdaftar di Dinas Tenaga             independent labor unions registered with the local
Kerja tingkat kabupaten, serta 13 serikat pekerja          Department of Manpower, along with 13 affiliated
yang berafiliasi. Sebagian besar karyawan TPA              labor unions. The majority of TPA employees are
tergabung dalam serikat pekerja ini, mencerminkan          members of these unions, reflecting the company’s
komitmen TPA untuk menghormati dan mendukung               commitment to respecting and supporting
hak-hak karyawan dalam berorganisasi. Melalui              employees’ rights to organize. Through regular
forum bipartit yang diadakan secara rutin, TPA dan         bipartite forums, TPA collaborates with labor
serikat pekerja bekerja sama dalam merumuskan              unions to develop fair policies and foster positive
kebijakan yang adil dan memastikan hubungan                labor relations. These forums serve as open
ketenagakerjaan yang positif. Dalam forum ini, hak         discussions where employee and company rights
dan kewajiban karyawan serta TPA dibahas secara            and responsibilities are addressed to create a
terbuka, dengan tujuan menciptakan iklim kerja             mutually beneficial work environment. TPA views
yang saling menguntungkan. TPA memandang                   its engagement with labor unions as a strategic
interaksi dengan serikat pekerja sebagai salah             approach to enhancing workforce productivity and
satu cara untuk meningkatkan produktivitas dan             well-being, ensuring synergy between company and
kesejahteraan tenaga kerja, sehingga tercapai              employee interests.
sinergi antara kepentingan TPA dan karyawan.

Dalam     membina      hubungan    industrial,  TPA        In fostering industrial relations, TPA adheres to labor
berpedoman       pada     peraturan     perundang-         laws and regulations, which are then translated into
undangan      ketenagakerjaan    yang     kemudian         the Company Regulations. These regulations serve
diterjemahkan dalam bentuk Peraturan Perusahaan.           as a guideline for workplace discipline, fulfillment
Peraturan ini menjadi acuan dalam hal disiplin             of rights and responsibilities, work facilities, social
kerja, pemenuhan hak dan kewajiban, fasilitas kerja,       security, occupational health and safety, and
jaminan sosial, keselamatan dan kesehatan kerja,           dispute resolution. Specifically, in two subsidiaries,
serta penyelesaian perselisihan. Khusus di dua             TPS and CAP, a Collective Labor Agreement (CLA) is
Entitas Anak, yaitu TPS dan CAP, berlaku Perjanjian        in place to further detail the rights and obligations
Kerja Bersama yang mengatur secara lebih detail            between employees and TPA. By the end of 2024,
pemenuhan hak dan kewajiban antara karyawan                all 11,210 TPA employees were covered by either the
dan TPA. Hingga akhir tahun 2024, seluruh karyawan         Company Regulations or the CLA, demonstrating
TPA, yang berjumlah 11.210 orang, telah ternaungi          TPA’s commitment to complying with labor laws
oleh Peraturan Perusahaan dan Perjanjian Kerja             and maintaining fair and productive working
Bersama. Ini mencerminkan komitmen TPA untuk               relationships. [2-30]
selalu mematuhi regulasi ketenagakerjaan dan
menjaga hubungan kerja yang adil dan produktif.
[2-30]




  162      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 165
                                                                                                   Socio-Territorial




Perlindungan terhadap Hak Keselamatan dan
Kesehatan Kerja [F.21] [3-3:#403] [13.19.1]
Protection of Occupational Health and Safety Rights

Sumber       daya    manusia   merupakan     aset          Human resources are the primary asset of the
utama Perseroan yang harus dilindungi pada                 Company and must be protected in terms of
aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).                Occupational Health and Safety (OHS). TPA ensures
TPA senantiasa memastikan bahwa setiap                     that every worker has the right to a safe working
tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas             environment, safeguarding their well-being while
keselamatannya dalam melakukan pekerjaan                   enhancing productivity. This commitment is
untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan                 embedded in KSL 8, which establishes occupational
produktivitas. Hal tersebut telah diinternalisasi          health and safety standards supported by strong
dalam KSL 8, yaitu dengan menerapkan standar               governance, skilled human resources, and adequate
kesehatan keselamatan kerja yang didukung oleh             facilities and infrastructure. These measures are
tata kelola, sumber daya manusia serta pemenuhan           designed to foster a safe and comfortable work
terhadap seluruh sarana dan prasarana penunjang            environment, ensuring compliance with OHS
guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan            regulations and best practices.
nyaman.

Kebijakan K3 tersebut mendukung pengendalian               The Occupational Health and Safety (OHS) policy
risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja                supports risk control related to work activities to create
guna tercipta iklim kerja yang aman, efisien,              a safe, efficient, and productive work environment.
dan produktif. Kebijakan K3 juga menjamin dan              This policy also ensures and protects employees’
melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga                health and safety through preventive measures
kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja            against workplace accidents and occupational
dan penyakit akibat kerja. Selain itu, kebijakan K3        diseases. Additionally, the OHS policy is part of
juga menjadi bagian dari komitmen TPA dalam                TPA’s commitment to complying with OHS-related
mematuhi regulasi yang berkaitan dengan K3,                regulations, as non-compliance may lead to legal
mengingat ketidakpatuhan dapat mengakibatkan               sanctions and reputational damage. Furthermore,
sanksi hukum dan merusak reputasi. Begitu juga             employee safety protection is an integral part of the
dengan perlindungan keselamatan karyawan yang              company’s social responsibility, reinforcing TPA’s
merupakan bagian dari tanggung jawab sosial                image as an entity that cares about the well-being
perusahaan, sehingga dapat terus memperkuat citra          of its employees and the wider community.
sebagai entitas yang peduli terhadap kesejahteraan
pekerja dan masyarakat luas.

Mengingat begitu pentingnya penciptaan lingkungan          Recognizing the importance of creating a safe,
kerja yang aman, efisien, dan produktif, maka kami         efficient, and productive work environment,
berpandangan bahwa pencapaian target-target                we believe that the Company’s targets cannot
Perseroan tidak akan optimal jika tidak diimbangi          be optimally achieved without successfully
dengan keberhasilan dalam merealisasikan kinerja           implementing a comprehensive Occupational
K3 secara paripurna. Oleh karena itu, keselamatan          Health and Safety (OHS) performance. Therefore,
dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama              workplace safety and health remain a top priority.
yang perlu dijaga. Perseroan terus berupaya untuk          The Company continuously strives to reduce
menurunkan angka kecelakaan kerja dan penyakit             workplace accidents and occupational diseases
akibat kerja sehingga dapat mewujudkan sasaran             to achieve a zero-accident target across all
nihil kecelakaan kerja di seluruh unit operasional. Kami   operational units. We also actively collaborate with
juga senantiasa membangun kerja sama dengan                labor unions to ensure compliance with OHS rights for
serikat pekerja dalam memastikan hak-hak K3 pekerja        workers. By involving labor unions, TPA can advocate
dipatuhi. Dengan melibatkan serikat pekerja, TPA           for better working conditions. Furthermore, TPA
dapat mengadvokasi kondisi kerja yang lebih baik.          conducts independent third-party audits to ensure
Selain itu, TPA juga dapat melakukan audit pihak ketiga    transparency, compliance with OHS standards, and
secara independen untuk memastikan transparansi            consistent implementation across all company
dan kepatuhan terhadap standar K3, serta konsistensi       operations.
penerapannya di seluruh operasi Perseroan.


                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk             163
Page 166
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




          Penguatan Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja
          Strengthening the Occupational Health and Safety Culture


Sistem Manajemen K3 [403-1] [403-4]                         Occupational Health and Safety
[403-8] [13.19.2] [13.19.5] [13.19.9]                       Management System [403-1] [403-4]
                                                            [403-8] [13.19.2] [13.19.5] [13.19.9]


Untuk mengoptimalkan dan mengintegrasikan                   To optimize and integrate OHS policies, TPA has
kebijakan K3, TPA mengadopsi Sistem Manajemen               adopted the Occupational Health and Safety
Keselamatan      dan    Kesehatan      Kerja   (SMK3)       Management System (SMK3). This system aims to
yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas               enhance the effectiveness of workplace safety and
perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja                health protection through a planned, measurable,
yang terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi.     structured, and integrated approach. Additionally,
Selain itu, SMK3 juga mencegah dan mengurangi               SMK3 helps prevent and reduce workplace
kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan           accidents and occupational diseases by actively
melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, dan               involving management, employees, and labor
serikat, serta menciptakan tempat kerja yang aman,          unions. By implementing this system, TPA fosters a
nyaman, dan efisien untuk mendorong produktivitas.          safe, comfortable, and efficient work environment,
                                                            ultimately driving higher productivity and operational
                                                            excellence.

SMK3 dibentuk untuk memastikan kepatuhan                    The Occupational Health and Safety Management
TPA terhadap peraturan perundang-undangan                   System (SMK3) was established to ensure TPA’s
di bidang K3 guna memastikan tenaga kerja                   compliance with occupational health and safety
mendapatkan perlindungan atas keselamatan kerja             regulations, providing workplace safety protection
dan meningkatkan produktivitas. SMK3 mencakup               for employees while enhancing productivity.
penetapan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan,              SMK3 encompasses policy formulation, planning,
pemantauan dan evaluasi kinerja, serta upaya                implementation, performance monitoring and
peningkatan kinerja seluruh program yang terkait K3.        evaluation, as well as continuous improvement
Peraturan perundang-undangan yang dijadikan                 efforts for all OHS-related programs. The regulatory
acuan sebagai berikut:                                      frameworks that serve as references include:
1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang                   1. Law No. 1 of 1970 on Occupational Health and
   Keselamatan dan Kesehatan Kerja;                             Safety;
2. Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang           2. Government Regulation No. 50 of 2012 on the
   Penerapan SMK3; serta                                        Implementation of SMK3; and
3. Peraturan Menteri Pertanian No. 38 Tahun 2020            3. Minister of Agriculture Regulation No. 38 of
   tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan               2020 on the Implementation of the Indonesian
   Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO).                 Sustainable Palm Oil (ISPO) Certification.


  164        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 167
                                                                                                   Socio-Territorial




          Peningkatan Kompetensi Karyawan melalui Pembinaan
          dan Sertfikasi K3 Operator Boiler Kelas 1 Kemnaker RI
          Improving Employee Competence Through Coaching
          and K3 Certification of Class 1 Boiler Operators by Kemnaker RI




Departemen Sustainability bertanggung jawab                  The Sustainability Department is responsible for
terhadap      perancangan,      implementasi,    dan         the design, implementation, and management of
pengelolaan SMK3 di Perseroan. Departemen                    the Occupational Health and Safety Management
Sustainability    beserta     satuan      operasional        System (SMK3) within the company. Alongside
berkewajiban memantau bahaya dan risiko kerja.               operational units, the department is also responsible
Departemen Sustainability beserta pimpinan unit              for monitoring workplace hazards and risks. Together
operasional menginisiasi pembentukan Panitia                 with operational unit leaders, the Sustainability
Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)               Department initiates the establishment of the
di setiap unit kerja. P2K3 terdiri atas pimpinan unit        Occupational Health and Safety Committee (P2K3) in
operasional, ahli K3 sekaligus menjadi sekretaris,           each work unit. P2K3 consists of the operational unit
dan perwakilan karyawan sebagai anggota.                     leader, an OHS expert who also serves as the secretary,
Pada organisasi P2K3 tersebut karyawan dapat                 and employee representatives as members. Within
menyampaikan saran, masukan, dan pendapat                    this structure, employees can provide suggestions,
segala hal terkait aspek K3 kepada manajemen.                feedback, and opinions on all OHS-related matters
P2K3 merupakan salah satu bentuk implementasi                to management. P2K3 serves as an integral part of
SMK3 yang mencakup seluruh karyawan.                         SMK3 implementation, ensuring that all employees
                                                             are actively involved in maintaining workplace safety
                                                             and health.

Melalui P2K3 tersebut disusun program K3 demi                The P2K3 facilitated the development of an
mewujudkan KSL 8 berdasarkan SMK3. Program kerja             Occupational Health and Safety (OHS) program
K3 tersebut meliputi:                                        aimed at achieving KSL 8 in accordance with SMK3.
                                                             This OHS work program encompasses:
1.   Menyusun         dan      memperbarui     Hazard        1. Developing and updating Hazard Identification,
     Identification, Risk Assessment, and Determining           Risk Assessment, and Determining Controls
     Controls (HIRADC);                                         (HIRADC);
2.   Sosialisasi awareness dan norma K3;                     2. Socialization of OHS awareness and norms;
3.   Drill penanggulangan kebakaran;                         3. Fire response drills;
4.   Sosialisasi mitigasi risiko K3;                         4. Socialization of OHS risk mitigation;
5.   Pelatihan pengendalian risiko K3;                       5. Training on OHS risk control;
6.   Kampanye K3;                                            6. OHS campaigns;




                                                                            PT Teladan Prima Agro Tbk         165
Page 168
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




7. Mencatat rekaman kecelakaan kerja dan                            7. Recording and evaluating work accidents and
   penyakit akibat kerja serta evaluasinya; serta                      occupational diseases; and
8. Investigasi kecelakaan kerja dan nearmiss.                       8. Investigation of work accidents and near-misses.

Unit operasional melalui P2K3 melaporkan kepada                     The operational unit, through P2K3, submits reports
instansi yang membidangi ketenagakerjaan dan                        to the local labor and OHS authorities on a quarterly
K3 di daerah setiap tiga bulan. Kinerja kebijakan                   basis. The effectiveness of OHS policies is reflected
K3 tercermin di dalam efektivitas program K3                        in the impact of the OHS program on the company’s
terhadap budaya perusahaan. Dalam rangka                            culture. To support continuous improvement, regular
perbaikan berkelanjutan maka dilakukan evaluasi                     evaluations of OHS performance are conducted.
secara berkala atas kinerja K3 tersebut. Evaluasi                   These evaluations are carried out through OHS
dilakukan melalui audit K3 yang termuat di dalam                    audits, which are incorporated into the ISPO audit
audit ISPO dengan frekuensi minimal setahun sekali.                 and conducted at least once a year. Based on these
Berdasarkan evaluasi tersebut dilakukan tindakan                    evaluations, corrective actions—both technical and
perbaikan baik secara teknis dan sistem untuk                       systemic—are implemented to foster a sustainable
mewujudkan budaya K3 yang berkelanjutan. [403-4]                    OHS culture. [403-4] [13.19.5]
[13.19.5]




Identifikasi Bahaya dan                                             Occupational Health and Safety (OHS)
Risiko K3 [403-2] [13.19.3]                                         Hazard and Risk Identification
                                                                     [403-2] [13.19.3]


Salah satu upaya awal yang ditempuh untuk                           One of the initial steps taken to protect workers
melindungi tenaga kerja atas risiko K3, yaitu dengan                from OHS risks is conducting Hazard and Risk
menyusun Identifikasi dan Penilaian Bahaya dan                      Identification and Assessment. This process involves
Risiko. Terdapat serangkaian proses yang bersifat                   a series of proactive and preventive measures to
proaktif dan preventif untuk mewujudkan target                      achieve the target, as illustrated in the following
tersebut, ditampilkan pada diagram alur berikut.                    flowchart.



    Mengidentifikasi dan menilai           Posedur pelaporan dan penyelidikan kejadian
                                                                                                   Pelaporan secara berkala
    risiko bahaya pada tempat              hampir celaka (nearmiss), kecelakaan sedang,
                                                                                                        ke Manajemen.
               kerja.                                     berat dan fatal.
                                                                                                        Periodical report to
 Identifying and assessing danger             Reporting procedure and investigation of
                                                                                                          Management.
       risks at the workplace.             nearmiss, moderate, major and fatal accidents.




                                 Melakukan upaya                        Pengawasan keselamatan kerja
                               pengendalian risiko K3.                    di setiap kebun dan pabrik.
                                   Conducting OHS risk                 Occupational safety monitoring in
                                     control efforts.                     every estate and factories.




Risiko/bahaya yang telah diidentifikasi dan dilakukan               Identified hazards and risks that have been assessed
penilaian memerlukan langkah pengendalian untuk                     require control measures to reduce their severity to
menurunkan tingkat risiko/bahayanya menuju ke                       a safer level. Risk/hazard control through elimination
titik yang lebih aman. Pengendalian risiko/bahaya                   offers the highest level of effectiveness, reliability,
dengan cara eliminasi memiliki tingkat efektivitas,                 and protection compared to other control methods.
keandalan, dan proteksi tertinggi di antara                         In the hierarchy of controls, effectiveness, reliability,




  166       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 169
                                                                                                Socio-Territorial




pengendalian lainnya. Pada          urutan hierarki       and protection decrease with each subsequent level.
setelahnya, tingkat efektivitas,    keandalan, dan
proteksi menurun.

Pengendalian bahaya dan risiko merupakan suatu            Hazard and risk control follows a hierarchical
hierarki yang dilakukan berurutan sampai dengan           approach, implemented sequentially until the risk or
tingkat risiko/bahaya berkurang menuju titik yang         hazard is reduced to a safer level. The hierarchy of
lebih aman. Hierarki pengendalian tersebut diuraikan      controls is outlined as follows.
sebagai berikut.


   More
   Effective
                            Elimination                                   Physically Remove the Hazard




                             Substitution                                           Replace the Hazard




                          Engineering Controls                           Isolate People from the Hazard



                              Administrative
                                                                          Change the Way People Work
                                Controls


                                     PPE           Protect the Worker with Personal Protective Equipment
   Less
   Effective




1. Eliminasi proses atau peralatan yang berbahaya;        1. Elimination of hazardous processes or equipment;
2. Substitusi proses, peralatan, atau bahan yang          2. Substitution of hazardous processes, equipment,
   berbahaya;                                                or material;
3. Pengendalian teknis, dengan merancang proses,          3. Technical control by designing better processes,
   peralatan, mesin, dan tempat kerja yang lebih baik;       equipment, machines and workplace;
4. Pengendalian administratif, dengan melakukan           4. Administrative control, by conducting training,
   pelatihan, rotasi kerja, dan pengawasan; serta            job rotation, and supervision; and
5. Penyediaan alat pelindung diri (APD).                  5. Provision of personal protective equipment (PPE).

TPA melalui Departemen Sustainability dan sinergi         TPA, through the Sustainability Department and in
dengan unit operasional senantiasa berupaya untuk         collaboration with operational units, consistently
melaksanakan prinsip pengendalian berdasarkan             strives to implement control principles based on the
hierarki pengendalian hingga level terakhir, yaitu        hierarchy of controls, up to the final level—providing
penyediaan APD. TPA menyediakan APD kepada                PPE. TPA supplies workers with PPE suited to the type,
tenaga kerja sesuai jenis, risiko, dan bahaya             risk, and hazards of their tasks, updates it regularly,
pekerjaan mereka, memperbaruinya secara berkala,          and mandates its use for specific job functions.
dan mewajibkan pemakaian APD oleh mereka yang
menjalankan pekerjaan tertentu.




                                                                       PT Teladan Prima Agro Tbk           167
Page 170
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




TPA telah menyediakan APD yang memadai dan                 TPA has provided adequate PPE, integrating
diintegrasikan dengan pemanfaatan teknologi                technology to minimize workplace safety and
untuk meminimalkan risiko keselamatan dan                  health risks. TPA also ensures that all workers have
kesehatan pekerja. TPA juga memastikan bahwa               full access to PPE that meets safety standards.
seluruh pekerja memiliki akses penuh terhadap              The PPE provided includes helmets, slip-resistant
APD yang sesuai dengan standar keselamatan.                boots, protective masks, gloves, and eye protection,
APD yang digunakan mencakup helm, sepatu bot               designed to safeguard workers from physical
anti selip, masker pelindung, sarung tangan, dan           injuries and exposure to hazardous chemicals.
pelindung mata. APD ini dirancang untuk melindungi         Given that some areas within the plantation have
pekerja dari cedera fisik dan paparan bahan kimia          challenging terrain, the PPE is designed for comfort
berbahaya. Mengingat beberapa area di lokasi               to encourage consistent use, thereby reducing the
perkebunan memiliki medan yang sulit, oleh karena          risk of injury.
itu penggunaan APD kami rancang agar nyaman
digunakan, sehingga pekerja akan memakainya
secara konsisten dan mengurangi risiko cedera.

Selain pencegahan, pengelolaan risiko terkait              In addition to prevention, we also implement
K3 juga kami implementasikan melalui prosedur              effective risk management procedures for OHS.
penanganan yang efektif. Apabila terjadi insiden           In the event of a workplace accident, the Sustainability
kecelakaan      kerja,   Departemen  Sustainability        Department conducts an investigation to identify
melakukan investigasi untuk mencari akar masalah,          root causes, formulate control measures, and assess
merumuskan tindakan pengendalian, dan menilai              the resulting damage or losses. All stages are carried
kerusakan/kerugian yang timbul. Seluruh tahapan            out in accordance with the Risk Identification and
dijalankan dengan mengacu pada Prosedur                    Analysis Procedure.
Identifikasi dan Analisis Risiko.

Perseroan senantiasa memastikan seluruh tenaga             The Company consistently ensures that all workers
kerja bekerja dengan kondisi risiko minimum dan            operate under minimal and controlled risk conditions,
terkendali, sehingga potensi terjadinya kecelakaan         thereby reducing the likelihood of workplace
kerja dan penyakit akibat kerja menjadi minimal.           accidents and occupational diseases. Workers
Tenaga kerja juga senantiasa diarahkan dan                 are also encouraged and facilitated to promptly
difasilitasi untuk segera melaporkan adanya unsafe         report any unsafe actions and/or unsafe conditions
action dan/atau unsafe condition pada tempat               in their workplace to the Company through P2K3.
kerja mereka kepada Perseroan melalui P2K3. TPA            TPA guarantees that reporters will not face any
memastikan bahwa pelapor tidak akan menerima               negative consequences for making such reports.
tindakan apa pun yang berdampak negatif bagi               [403-4] [13.19.5]
mereka. [403-4] [13.19.5]



Pelatihan K3 [403-5] [13.19.6]                             OHS Training [403-5] [13.19.6]

SDM merupakan unsur pokok dan utama dalam                  Human resources are a fundamental and primary
upaya mewujudkan lingkungan kerja yang selamat             element in creating a safe and healthy work
dan sehat. Satu dari beberapa aspek penting SDM            environment. One of the key aspects of human
adalah pemenuhan kompetensi dan kecakapan                  resources is ensuring competency and proficiency in
terhadap jenis pekerjaan, jenis peralatan yang             job types, the equipment used, and work methods,
digunakan, dan metode pekerjaan sehingga                   enabling workers to understand potential risks and
tenaga kerja mampu memahami potensi risiko                 hazards associated with their tasks. By fostering
dan bahaya pada pekerjaan tersebut. Dengan SDM             a workforce that prioritizes and implements
yang memperhatikan dan mengimplementasikan                 OHS principles in their respective roles, TPA
aspek K3 dalam pekerjaan masing-masing,                    establishes a safety-oriented work culture across all
TPA membangun budaya kerja berbasis K3 di seluruh          operational areas.
wilayah operasional.




  168      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 171
                                                                                             Socio-Territorial




Sepanjang tahun 2024, TPA telah menyelenggarakan        Throughout 2024, TPA has conducted training
pelatihan untuk mengembangkan kompetensi                programs to enhance employees’ competencies
dan kecakapan karyawan dalam hal K3, baik yang          and skills in OHS, covering both mandatory hard
bersifat hard skill wajib untuk pemenuhan standar       skills for competency standards compliance and
kompetensi maupun yang bersifat soft skill. Pelatihan   essential soft skills. These training programs include
tersebut meliputi Pelatihan Bersertifikat Kementerian   certifications from the Ministry of Manpower of the
Ketenagakerjaan Republik Indonesia, yaitu:              Republic of Indonesia, such as:
• Ahli K3 Umum;                                         • General OHS Expert (Ahli K3 Umum);
• Operator Pesawat Angkat Angkut (PAA);                 • Lifting and Transport Equipment Operator
                                                             (Operator Pesawat Angkat Angkut - PAA);
•   Hygiene Perusahaan, Ergonomi dan Kesehatan          • Occupational Hygiene, Ergonomics, and Health
    (Hyperkes);                                              (Hyperkes)
•   Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K);          • First Aid (P3K);
•   K3 Pemadaman Kebakaran kelas D, K3; serta           • Class D Fire Safety (K3 Pemadaman Kebakaran
•   Teknisi Listrik dan Pembinaan Pesawat Uap                Kelas D), OHS; and
    Kelas 2 (Operator Sterilizer).                      • Electrical Safety and Steam Boiler Supervision
                                                             (Technician and Class 2 Sterilizer Operator).

Pelatihan wajib dalam lingkup K3 disampaikan            Mandatory OHS training is delivered by experts and
oleh para pakar dan fasilitator K3 yang kompeten        facilitators who are competent and licensed by
dan berlisensi Kemenaker. Peserta pelatihan             the Ministry of Manpower. Training participants will
akan mendapatkan lisensi dan kewenangan dari            receive licenses and authorization from the Ministry
Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia atas        of Manpower of the Republic of Indonesia for specific
suatu kecakapan pada bidang K3 tertentu.                OHS competencies.




        Pendalaman Kompetensi Aspek K3 pada Peralatan Pesawat Uap dan Bejana Tekan
        Strengthening Competence in OHS Aspects of Steamship and Pressure Vessel Equipment




                                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk           169
Page 172
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Pelatihan Penggunaan Bahan Kimia                           Chemical Handling Training
bagi Karyawan                                              for Employees

Sebagai bagian dari komitmen TPA terhadap                  As part of TPA’s commitment to OHS protection,
perlindungan K3, kami secara rutin melaksanakan            we regularly conduct specialized training on
pelatihan khusus mengenai penggunaan bahan                 chemical handling for all employees involved in
kimia bagi seluruh karyawan yang terlibat dalam            operational processes. This training aims to ensure
proses operasional. Pelatihan ini bertujuan untuk          that employees understand safe procedures for
memastikan bahwa karyawan memahami prosedur                handling chemicals, thereby minimizing the risk of
yang aman dalam menangani bahan kimia, serta               accidents or negative impacts associated with the
mengurangi risiko kecelakaan atau dampak negatif           chemicals used in TPA’s operations.
yang dapat ditimbulkan oleh bahan kimia yang
digunakan dalam operasional TPA.

Materi pelatihan meliputi berbagai aspek penting,          The training covers various essential aspects,
antara lain penanganan bahan kimia secara aman,            including safe chemical handling, proper usage
cara-cara penggunaan yang tepat, serta prosedur            methods, and emergency procedures in case of an
darurat jika terjadi kecelakaan. Karyawan juga             accident. Employees are also trained to recognize
dilatih untuk mengenali tanda bahaya yang tertera          hazard symbols on chemical packaging and
pada kemasan bahan kimia, serta memahami cara              understand how to protect themselves by using
melindungi diri dengan menggunakan APD yang                appropriate PPE. Through this initiative, we strive to
sesuai. Dalam hal ini, kami berupaya meningkatkan          enhance employees’ awareness of workplace safety,
kesadaran      karyawan      tentang   pentingnya          particularly regarding chemicals that may pose
keselamatan di lingkungan kerja, terutama terkait          health and safety risks.
dengan bahan kimia yang memiliki potensi bahaya
bagi kesehatan dan keselamatan.

Selain itu, kami juga memberikan pelatihan                 Additionally, we provide training on safe chemical
mengenai prosedur penyimpanan bahan kimia                  storage procedures in our storage facilities.
yang aman di gudang penyimpanan. Gudang                    TPA’s chemical storage warehouses comply with
penyimpanan bahan kimia TPA telah disesuaikan              strict safety standards, including the use of clear and
dengan standar keamanan yang ketat, termasuk               easily recognizable hazard symbols. We ensure that
penggunaan simbol bahaya yang jelas dan mudah              only trained and authorized personnel have access
dikenali. Kami memastikan bahwa hanya petugas              to and handle these chemicals. This approach helps
yang terlatih dan memiliki kewenangan yang dapat           maintain safe chemical storage, minimizes potential
mengakses dan menangani bahan kimia tersebut.              hazards, and ensures a secure working environment
Dengan cara ini, kami menjaga agar bahan kimia             for all employees.
disimpan dengan aman, meminimalkan potensi
bahaya yang dapat terjadi, serta memastikan
lingkungan kerja tetap aman bagi seluruh karyawan.

Pelatihan ini dilakukan secara berkala dan mencakup        This training is conducted regularly and includes all
semua level karyawan yang berhubungan langsung             levels of employees directly involved in the use and
dengan penggunaan dan penyimpanan bahan                    storage of chemicals. It ensures that every employee
kimia, guna memastikan bahwa setiap karyawan               possesses the necessary knowledge and skills to
memiliki pengetahuan dan keterampilan yang                 handle chemicals safely and responsibly.
diperlukan untuk menangani bahan kimia dengan
aman dan bertanggung jawab.




  170      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 173
                                                                                              Socio-Territorial




Layanan Kesehatan bagi Karyawan                         Employee Healthcare Services
[403-3] [403-6] [13.19.4] [13.19.7]                     [403-3] [403-6] [13.19.4] [13.19.7]


TPA merupakan perusahaan perkebunan dengan              As a plantation company with operational units
unit operasional yang mayoritas berada pada area        predominantly situated in remote areas with limited
yang jauh dari fasilitas kesehatan umum, sehingga       access to public healthcare facilities, ensuring
pemenuhan salah satu hak dasar karyawan, yakni          employees’ fundamental right to healthcare
pada aspek kesehatan merupakan tantangan                poses a distinct challenge for TPA. The company
tersendiri bagi TPA. Perseroan terus berupaya           continuously strives to support the health of
mendukung kesehatan karyawan dan keluarganya            employees and their families by providing various
dengan menyediakan berbagai fasilitas kesehatan         healthcare facilities within its operational areas.
di dalam wilayah operasional. Kesejahteraan             Employee well-being is essential not only for
karyawan bukan hanya penting untuk menjaga              maintaining physical and mental health but also
kesehatan fisik dan mental mereka, tetapi juga          for enhancing productivity and strengthening TPA’s
berkontribusi pada peningkatan produktivitas serta      reputation. Therefore, TPA is committed to offering
reputasi TPA. Oleh karena itu, TPA berkomitmen          comprehensive healthcare services, including access
menyediakan layanan kesehatan komprehensif              to medical facilities, disease prevention programs,
yang mencakup akses ke fasilitas medis, program         routine health check-ups, and emergency and
pencegahan penyakit, pemeriksaan kesehatan rutin,       family healthcare services. Through this approach,
hingga layanan kesehatan darurat dan keluarga.          TPA ensures that employees remain healthy despite
Melalui pendekatan ini, TPA memastikan bahwa            the challenges of remote locations and demanding
kesehatan karyawan tetap terjaga meski dihadapkan       working conditions.
dengan tantangan lokasi dan kondisi kerja yang sulit.




         Perawat mengangani Karyawan Sakit
         A Nurse is Treating a Patient Employee




                                                                     PT Teladan Prima Agro Tbk            171
Page 174
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Informasi mengenai strategi penyediaan layanan                  Detailed information on the strategy for providing
kesehatan karyawan lebih lengkap diuraikan                      employee healthcare services is outlined below.
sebagai berikut.


          Fasilitas dan Pelayanan Kesehatan di Unit Operasional
          Health Facilities and Services in Operational Units


          Unit operasional perkebunan kelapa sawit mayoritas berada di remote area yang kurang menjangkau fasilitas
          kesehatan milik pemerintah sehingga untuk memudahkan pelayanan kesehatan perusahaan menyediakan
          fasilitas kesehatan berupa klinik di kebun.
          Most palm oil plantation operational units are located in remote areas with limited access to government
          healthcare facilities. To ensure accessible healthcare services, the company provides on-site clinics within the
          plantations.



          Pemeriksaan Kesehatan Rutin bagi Karyawan
          Routine Health Check-ups for Employees


          Pemeriksaan kesehatan pertama dilakukan pada proses rekrutmen karyawan operasional. Setelah statusnya
          menjadi karyawan, maka dilakukan pemeriksaan kesehatan rutin, baik kategori umum maupun khusus.
          The initial health examination is conducted during the recruitment process for operational employees. Once
          employed, they undergo regular health check-ups, covering both general and specialized categories.


          Penanganan Kecelakaan Kerja dan Perawatan Medis
          Workplace Accident Management and Medical Care


          Fasilitas unit pelayanan kesehatan juga berfungsi sebagai sarana penanganan kecelakaan kerja dan perawatan
          medis darurat, baik untuk pekerja dan keluarga tertanggung pekerja.
          The healthcare facilities also serve as centers for handling workplace accidents and providing emergency medical
          care for both employees and their eligible dependents.


          Asuransi Kesehatan
          Health Insurance


          TPA menyediakan asuransi kesehatan melalui program BPJS Kesehatan.
          TPA provides health insurance through the BPJS Kesehatan program.



          Inisiatif Kesehatan Preventif
          Preventive Health Initiatives


          Kami mengadakan program kebugaran dan gaya hidup sehat, seperti senam pagi, olahraga rutin, serta
          kampanye gaya hidup sehat, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan
          meningkatkan produktivitas.
          We organize fitness and healthy lifestyle programs, such as morning exercise, regular sports activities, and healthy
          lifestyle campaigns, to raise awareness of the importance of maintaining health and enhancing productivity.



Menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas                  The operation of palm oil plantations is crucial,
di unit operasional kebun kelapa sawit sangat                   especially in remote areas with limited access to
penting mengingat pada remote area kurang                       public healthcare facilities. By implementing routine
terjangkau oleh fasilitas kesehatan umum. Dengan                health check-ups, providing adequate medical
mengimplementasikan pemeriksaan kesehatan                       facilities, and offering disease prevention programs
rutin, menyediakan fasilitas medis yang memadai,                and health insurance, TPA remains committed to
serta melaksanakan program pencegahan penyakit                  maintaining employee health and productivity.
dan asuransi kesehatan, TPA terus berupaya untuk                Quality healthcare services are also part of the




  172      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 175
                                                                                                                        Socio-Territorial




menjaga kesehatan dan produktivitas karyawan.                            company’s social responsibility toward employee
Layanan kesehatan yang baik juga merupakan                               well-being and the surrounding communities,
bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan                             supporting TPA’s long-term sustainability and
terhadap kesejahteraan karyawan dan masyarakat                           reputation.
sekitar, serta mendukung keberlanjutan dan reputasi
TPA dalam jangka panjang.



Kecelakaan Kerja dan                                                     Workplace Accidents and
Penyakit Akibat Kerja [403-9] [403-10]                                   Occupational Diseases [403-9] [403-10]
[13.19.10] [13.19.11]                                                       [13.19.10] [13.19.11]


TPA terus memantau statistik kecelakaan kerja dan                        TPA continuously monitors workplace accident
penyakit akibat kerja, seperti jumlah insiden, frekuensi,                and occupational disease statistics, including the
dan keparahan cedera, untuk mengevaluasi                                 number of incidents, frequency, and severity of
efektivitas kebijakan dan program K3. Tingkat absensi                    injuries, to evaluate the effectiveness of its OHS
akibat cedera juga penting untuk menilai seberapa                        policies and programs. Absenteeism due to injuries
baik kebijakan K3 yang diimplementasikan dalam                           is also a key indicator in assessing how well OHS
melindungi kesehatan pekerja. Selain itu, survei                         policies protect employees’ health. Additionally,
kepuasan karyawan tentang K3 dapat digunakan                             employee satisfaction surveys on OHS help identify
untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan,                     areas for improvement, ensuring that safety policies
memastikan        bahwa     kebijakan      keselamatan                   are perceived as effective by the workforce.
dirasakan efektif oleh karyawan.

TPA memiliki sasaran untuk mencapai angka                                TPA aims to achieve zero workplace accidents
kecelakaan kerja nihil di seluruh wilayah operasi.                       across all operational areas. To accomplish this,
Untuk mewujudkannya, kami mendorong semua                                we encourage all stakeholders to implement OHS
pemangku kepentingan untuk melaksanakan sistem                           systems and procedures rigorously, consistently,
dan prosedur K3 secara ketat, konsisten, dan disiplin.                   and with discipline. As a result, out of 1,453,436
Hasilnya, dari 1.453.436 jam kerja yang berhasil                         recorded working hours in 2024, TPA successfully
dicatatkan sepanjang tahun 2024, TPA mencatat                            logged 891,815 safe working hours without any
891.815 jam kerja aman dan nihil dari kecelakaan kerja.                  workplace accidents. TPA ensures that every
TPA memastikan bahwa setiap kasus kecelakaan                             workplace accident is promptly addressed and
kerja segera ditanggulangi dan dianalisis untuk                          analyzed to identify root causes, preventing similar
mencari pokok masalahnya, sehingga kejadian                              incidents in the future and continuously improving
serupa di masa mendatang dapat dicegah                                   the company’s occupational safety performance.
dan kinerja keselamatan kerja Perseroan menjadi
lebih baik.


                 Metrik                        2024                 2023*                 2022*                     Metric

 Jam kerja aman                                891.815       746.841               818.809                               Safe work hours
 Total dan tingkat fatalitas                                                                               Amount of fatality caused by
                                                   0; 0      0; 0                  0; 0
 sebagai akibat kecelakaan kerja                                                                               occupational accident
 Total dan tingkat kecelakaan                                                                                   Amount and extent of
 kerja dengan konsekuensi tinggi                                                                       occupational accident with high
                                                   0; 0      0; 0                  0; 0
 (tidak termasuk fatalitas)                                                                               consequence (not including
                                                                                                                              fatality)
 Total dan tingkat kecelakaan                                                                                  Amount and extent of
                                              29; 19,95      34; 21,47             32; 21,44
 kerja yang dapat dicatat                                                                            occupational accidents recorded
 Total jam kerja                             1.453.436       1.583.642             1.492.644                       Amount of work hours
*Data disajikan kembali. / Restated.
Sumber data kecelakaan kerja yang dicatat oleh TPA merupakan laporan kecelakaan kerja dari poliklinik di setiap wilayah operasinya. TPA
menghitung angka kecelakaan kerja berdasarkan 1.000.000 jam kerja aman yang dibukukan oleh seluruh karyawan. / TPA’s occupational
accident data was sourced from reports from the polyclinics in each operational area. TPA calculates the number of occupational accidents for
every 1,000,000 safe working hours accumulated by all employees.




                                                                                            PT Teladan Prima Agro Tbk                173
Page 176
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Tabel berikut merangkum penyebab dan faktor                      The following table summarizes the common
risiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja               causes and risk factors of workplace accidents
yang umum dijumpai di lingkungan industri kelapa                 or occupational diseases in the palm oil industry,
sawit, yang relevan dengan bisnis TPA, serta upaya               relevant to TPA’s business, along with the
pengendaliannya.                                                 corresponding control measures.


Faktor Risiko Penyebab Kecelakaan Kerja [403-10] [13.19.11]
Occupational Accident Risk Factors

     Kegiatan                            Faktor Risiko                              Langkah Pengendalian
      Activity                           Risk Factors                                 Control Measures

Pemanenan TBS         1. Tertusuk duri buah sawit;                       1. Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat;
                      2. Tersayat/tertusuk alat panen;                   2. Penggunaan sarung tangan pelindung;
                      3. Tertimpa TBS saat memuat buah;                  3. Penggunaan kaca mata pelindung;
                      4. Terpercik serbuk sawit pada mata;               4. Penggunaan sepatu boot pelindung; serta
                      5. Tertimpa pelepah sawit; serta                   5. Penyediaan kotak P3K di lapangan.
                      6. Terjatuh/terpeleset di blok tanam.
FFB Harvesting        1. Pierced by FFB thorn;                           1. Dissemination of OHS on work safety;
                      2. Cut/pierced by harvesting tools;                2. Usage of protective gloves;
                      3. Hit by falling FFB while loading;               3. Usage of protective google;
                      4. Eyes hurt by FFB dust;                          4. Usage of protective boots; and
                      5. Hit by falling frond; and                       5. Provision of first aid kits on site.
                      6. Falling/slipping into planting block.

Perawatan             1. Terpapar bahan kimia;                           1. Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat;
Tanaman dengan        2. Bahan kimia terminum; serta                     2. Penyimpanan bahan kimia pada gudang
Herbisida Kimia       3. Bahan kimia terhirup.                              khusus;
                                                                         3. Pemberian label B3 pada setiap kemasan
                                                                            bahan kimia; serta
                                                                         4. Memakai Masker, membuat WI pemupukan,
                                                                            pemasangan MSDS bahan kimia yang terkait.
Maintenance           1. Exposed to chemical substances;                 1. Dissemination of OHS on work safety;
of Plants with        2. Ingestion of chemical substances; and           2. Storage of chemicals in specific warehouses;
Chemical Herbicides   3. Inhalation of chemical substances.              3. Labeling of hazardous and toxic (B3)
                                                                            substances on every chemical package; and
                                                                         4. Wearing Mask, making manuring WI,
                                                                            installation of MSDS of related chemical
                                                                            substances.

Perawatan             Tersayat parang.                                   Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat.
Tanaman Manual
Manual Maintenance    Cut by sharp tools.                                Dissemination of OHS on work safety.
of Plants




        Tukang Las Menggunakan APD Lengkap                              Pengendalian Risiko K3 melalui
        Saat Bekerja                                                    Signboard
        A Welder Use Complete Personal                                  OHS Risk Control using Signboards
        Protective Equipment While Working




  174      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 177
                                                                                                          Socio-Territorial




     Kegiatan                          Faktor Risiko                                  Langkah Pengendalian
      Activity                         Risk Factors                                     Control Measures

Pemupukan            Paparan pupuk pada kulit dan mata.                   1.   Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat;
                                                                          2.   Penggunaan sarung tangan pelindung; serta
                                                                          3.   Penggunaan kaca mata pelindung.
Manuring             Fertilizer exposure on the eyes and skin.            1.   Dissemination of OHS on work safety;
                                                                          2.   Usage of protective gloves; and
                                                                          3.   Usage of protective google.

Operasional          1. Terpapar uap panas;                               1. Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat; serta
Pengolahan TBS di    2. Terpapar minyak panas;                            2. Pemasangan rambu-rambu area berbahaya
PKS                  3. Terjepit mesin operasional PKS;                      dan berisiko.
                     4. Terpapar uap boiler;
                     5. Terpapar panas pipa bakar;
                     6. Terhantam mesin operasional bergerak dan
                         Terhimpit lori;
                     7. Terpeleset;
                     8. Terkena B3;
                     9. Tersengat arus listrik; serta
                     10. Terhantam gancu.
FFB Processing       1. Exposed to steam;                                 1. Dissemination of OHS on work safety; and
Activities at Palm   2. Exposed to hot oil;                               2. Installation of signs of dangerous and high
Oil Mills            3. Clamped by machinery at palm oil mills;              risk areas.
                     4. Exposed to boiler steam;
                     5. Exposed to the heat from pipes;
                     6. Hit by moving operational machines and
                         Crushed by lorry;
                     7. Slipping;
                     8. Exposed to B3;
                     9. Electric shock; and
                     10. Hit by a goad.

Perawatan            1.   Tergores peralatan bengkel;                     1.   Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat;
(Bengkel)            2.   Terbelit mesin bubut; serta                     2.   Penggunaan sarung tangan pelindung; serta
                     3.   Terkena gram besi.                              3.   Penggunaan topeng pelindung.
Maintenance          1.   Cut by workshop tools.                          1.   Dissemination of OHS on work safety;
(Workshop)           2.   Entangled in lathe; and                         2.   Usage of protective gloves; and
                     3.   Hit by metal swarf.                             3.   Usage of protective masks.

Operasional BPP      1. Terpapar panas gas engine;                        1. Sosialisasi budaya K3;
dan KCP              2. Tersengat arus listrik;                           2. Memasang papan amaran, larangan, dan
                     3. Ledakan MLD;                                         simbol-simbol K3;
                     4. Kebocoran pipa gas; serta                         3. Pemasangan barometer pada MLD;
                     5. Terjepit mesin olah.                              4. Pemeriksaan       kelayakan    sarana       dan
                                                                             prasarana secara rutin;
                                                                          5. Melengkapi       mesin-mesin       operasional
                                                                             bergerak dengan pengaman; serta
                                                                          6. Menggunakan APD.
BPP and KCP          1. Exposed to heat from gas engine;                  1. Dissemination of OHS culture;
Operations           2. Electric shock;                                   2. Installation of warning, prohibition signages
                     3. MLD Explosion;                                       and OHS symbols;
                     4. Gas pipe leak; and                                3. Installation of barometer on MLD;
                     5. Clamped by processing machine.                    4. Routine feasibility check of the facilities and
                                                                             infrastructure;
                                                                          5. Installing safety features on moving
                                                                             operational machineries; and
                                                                          6. Using PPE.



Sepanjang tahun 2024, TPA tidak mencatatkan                      Throughout 2024, TPA recorded no workplace
adanya kasus kecelakaan kerja yang tergolong                     accidents classified as Loss Time Injuries III or
pada Loss Time Injuries III atau di atasnya di lokasi            higher at plantation sites or processing mills. This
perkebunan maupun pabrik pengolahan. Pencapaian                  achievement reflects the crucial role of the OHS team,
ini tidak terlepas dari peran tim K3 yang senantiasa             whose continuous efforts in optimizing preventive
kami optimalkan untuk terus memaksimalkan                        measures have effectively mitigated potential
tindakan       pencegahan-pencegahan        terhadap             workplace accident risks.
setiap potensi risiko kecelakaan kerja yang mungkin
terjadi.




                                                                                PT Teladan Prima Agro Tbk            175
Page 178
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Membangun Talenta melalui Pengembangan
Kompetensi dan Karier [3-3:#404] [F.22]
Developing Talent Through Competency and Career Growth


Pengembangan kompetensi karyawan merupakan                  Employee competency development is a crucial
elemen penting dalam memastikan kemajuan dan                element in ensuring TPA’s progress and business
keberlanjutan usaha TPA. Oleh karena itu, kami              sustainability. Therefore, we consistently conduct
secara konsisten mengadakan berbagai program                various training and development programs across
pelatihan dan pengembangan yang mencakup                    all job levels. These programs are strategically
seluruh level jabatan. Program ini dirancang secara         designed to align with TPA’s Vision and Mission,
strategis agar sejalan dengan Visi dan Misi TPA,            enabling each employee to contribute optimally
sehingga setiap karyawan dapat berkontribusi                toward achieving operational excellence in every
optimal dalam mencapai keunggulan operasional               business line. The competencies developed include
di setiap lini bisnis. Kompetensi yang dikembangkan         the knowledge, skills, and work attitudes necessary
meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja         to perform tasks effectively and meet established
yang diperlukan untuk menjalankan tugas secara              performance standards. Through this approach, TPA
efektif dan memenuhi standar kinerja yang telah             cultivates a highly competent workforce, ready to
ditetapkan. Dengan pendekatan ini, TPA membentuk            support the company’s long-term objectives.
SDM yang kompeten dan siap mendukung
pencapaian target Perseroan secara berkelanjutan.

Selain itu, TPA memastikan bahwa setiap karyawan            Furthermore, TPA ensures that every employee
memiliki akses yang setara dalam pengembangan               has equal access to competency and career
kompetensi dan karier. Kami berkomitmen untuk               development. We are committed to providing fair
menyediakan peluang yang adil tanpa memandang               opportunities regardless of ethnicity, religion, race,
suku, agama, ras, kebangsaan, gender, kondisi fisik,        nationality, gender, physical condition, social status,
status sosial, dan pandangan politik. Setiap karyawan       or political views. Each employee is given the chance
diberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan            to refine their skills and advance their career based
dan mengembangkan karier mereka sesuai                      on their potential and capabilities. By doing so,
dengan potensi dan kemampuan masing-masing.                 TPA fosters an inclusive work environment where
Dengan demikian, TPA menciptakan lingkungan                 individuals can grow professionally and contribute
kerja yang inklusif, di mana setiap individu dapat          their best to the company, in alignment with industry
berkembang secara profesional dan memberikan                dynamics and the ever-evolving business landscape.
kontribusi terbaik bagi Perseroan, sejalan dengan
dinamika industri dan perubahan lingkungan bisnis
yang terus berkembang.




                                                                                                 Pelatihan
                                                                                                 Pengembangan
                                                                                                 Kompetensi
                                                                                                 Training for
                                                                                                 Trainers
                                                                                                 Competency
                                                                                                 Development
                                                                                                 Training for
                                                                                                 Trainers




  176       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 179
                                                                                                           Socio-Territorial




Adapun kebijakan dan inisiatif yang telah kami                  The policies and initiatives we have implemented
realisasikan terkait pengembangan kompetensi                    regarding employee competency and career
serta karier karyawan sebagai berikut:                          development are as follows:


         Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan Teknis
         Technical Skills Training and Development


         TPA secara berkala menyelenggarakan pelatihan teknis yang mencakup keterampilan berkaitan dengan
         operasional perkebunan, misalnya perawatan tanaman, pemanenan, pengelolaan hama terpadu, dan
         pengoperasian mesin-mesin pengolahan TBS. Selain itu, juga dilakukan pelatihan penggunaan aplikasi digital
         pendukung, seperti PIS.
         TPA regularly conducts technical training covering skills related to plantation operations, such as crop maintenance,
         harvesting, integrated pest management, and the operation of FFB processing machinery. Additionally, training is
         provided on the use of supporting digital applications, such as PIS.



         Pelatihan Keterampilan Manajerial dan Kepemimpinan
         Managerial and Leadership Skills Training


         TPA menyediakan program pengembangan kepemimpinan untuk karyawan yang diproyeksikan ke posisi
         manajerial, meliputi manajemen tim, pengambilan keputusan strategis, manajemen konflik, maupun komunikasi
         efektif.
         TPA offers leadership development programs for employees projected for managerial roles, covering team
         management, strategic decision-making, conflict management, and effective communication.


         Pelatihan Kompetensi Bersertifikat
         Certified Competency Training


         TPA mendorong karyawan untuk mendapatkan sertifikasi profesional, seperti Sertifikasi K3 Operator Boiler,
         Surat Ijin Operasional (SIO) Boiler, dan SIO Alat Berat.
         TPA encourages employees to obtain professional certifications, such as the K3 Boiler Operator Certification,
         Boiler Operational Permit (SIO Boiler), and Heavy Equipment Operator Permit (SIO Heavy Equipment).



         Pengembangan Keterampilan Non-Teknis
         Non-Technical Skills Development


         Selain keterampilan teknis, TPA juga menyelenggarakan pelatihan keterampilan non-teknis, seperti kemampuan
         komunikasi, kepemimpinan, kerja tim, problem solving, maupun kreativitas untuk meningkatkan produktivitas
         karyawan.
         In addition to technical skills, TPA conducts training on non-technical skills such as communication, leadership,
         teamwork, problem-solving, and creativity to enhance employee productivity.



         Rencana Pengembangan Karier yang Terstruktur
         Structured Career Development Plan


         TPA merancang jalur karier yang jelas, mulai dari level pemula hingga manajemen senior, dengan evaluasi berkala
         berbasis KPI. Penilaian ini memberikan arahan bagi karyawan tentang keterampilan yang perlu dikembangkan
         untuk mencapai promosi.
         TPA designs a clear career path, from entry-level positions to senior management, with periodic KPI-based evaluations.
         This assessment provides employees with guidance on the skills they need to develop to achieve promotions.


         Pengembangan Kompetensi untuk Tantangan Industri 4.0
         Competency Development for Industry 4.0 Challenges


         Di era digital, karyawan dilatih untuk familiar dan menyiapkan diri untuk perkembangan perusahaan ke depan
         yang mengoptimalkan Internet of Things (IoT).
         In the digital era, employees are trained to become familiar with and prepare for the company’s future
         advancements by optimizing the Internet of Things (IoT).



                                                                               PT Teladan Prima Agro Tbk               177
Page 180
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Dengan pendekatan holistik ini, TPA memastikan             With this holistic approach, TPA ensures that
bahwa karyawan memiliki kompetensi yang sesuai             employees possess competencies aligned with the
dengan kebutuhan industri kelapa sawit, mendukung          needs of the palm oil industry, supporting their career
pertumbuhan karier mereka, sekaligus mendorong             growth while driving the company’s sustainability
keberlanjutan dan produktivitas Perseroan.                 and productivity.



Program Pelatihan dan                                      Employee Training and Competency
Pengembangan Kompetensi [404-2]                            Development Program [404-2]

Program pengembangan kompetensi karyawan                   TPA’s employee competency development program
TPA diarahkan pada dua kategori kompetensi                 is structured into two key competency categories,
sebagaimana diuraikan berikut.                             as outlined below.




        Pelatihan Sekolah Kepemimpinan Madya
        Intermediate Leadership School Training




  178      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 181
                                                                                                  Socio-Territorial




                            Kompetensi Teknis Generik                Kompetensi Teknis Spesifik
                            Generic Technical Competencies           Specific Technical Competencies



    Kompetensi              Keterampilan teknis yang penting         Keterampilan teknis yang penting untuk
                            untuk dimiliki seluruh karyawan          dimiliki oleh karyawan berdasarkan fungsi
    Teknis                  Perseroan, sesuai model bisnis TPA.      pekerjaan. Disesuaikan dengan kebutuhan
    Hard Competency                                                  setiap divisi/departemen.

                            Essential technical skills to be         Essential technical skills to be possessed
                            possessed by all employees of the        by employees based on the respective job
                            Company, in line with TPA’s business     functions. Tailored to the needs of each
                            model.                                   division/department.



                            Kompetensi Inti                          Kompetensi Kepemimpinan
                            Core Competencies                        Leadership Competencies



    Kompetensi              Keterampilan atau perilaku yang          Kemampuan dalam memimpin dibutuhkan
                            perlu dan penting dimiliki seluruh       untuk mencapai target Perseroan, sehingga
    Non-Teknis              karyawan Perseroan. Soft competency      program ini diberikan kepada karyawan
    Soft Competency         dikembangkan berdasarkan Visi, Misi,     yang telah menduduki jabatan struktural
                            dan Nilai-Nilai Perusahaan.              tertentu, seperti head of section/head of
                                                                     department.
                            Skills or behaviors that are essential   The ability to lead is required to achieve
                            to be possessed by all employees of      the Company’s targets, so this program is
                            the Company. Soft competencies are       provided to employee in certain structural
                            developed based on the Company’s         positions, such as head of section/head of
                            Vision, Mission, and Values.             department.



Program pengembangan kompetensi karyawan                  TPA’s employee competency development program
di TPA dirancang secara strategis berdasarkan             is strategically designed based on a thorough needs
analisis kebutuhan yang mendalam. Proses                  analysis. This process takes into account individual
ini mempertimbangkan hasil penilaian kinerja              performance evaluations from previous periods
individu dari periode sebelumnya serta rencana            and personalized development plans approved by
pengembangan individu yang telah disusun dan              supervisors. Through this approach, TPA ensures that
disetujui oleh atasan. Melalui pendekatan ini, TPA        each training and development program is not only
memastikan bahwa setiap program pelatihan                 aligned with the company’s needs but also tailored
dan pengembangan yang ditawarkan tidak hanya              to the potential and growth aspirations of each
relevan dengan kebutuhan Perseroan, tetapi                employee. By continuously enhancing employee
juga selaras dengan potensi dan kebutuhan                 quality and capabilities, TPA enables its workforce
pengembangan setiap karyawan. Dengan demikian,            to make meaningful contributions toward achieving
TPA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan           corporate goals. Below are the key competency
kapabilitas karyawan secara berkelanjutan, sehingga       development programs that have been consistently
mereka dapat memberikan kontribusi maksimal               implemented.
dalam mencapai tujuan Perseroan. Beberapa
kategori program pengembangan kompetensi yang
telah direalisasikan secara berkesinambungan
diuraikan sebagai berikut.




                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk            179
Page 182
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




        Managerial Development Program


        Program ini ditujukan untuk mencetak Teladan Prima Future Leaders dengan mengasah kompetensi kepemimpinan
        mereka secara berjenjang, mulai dari tahap dasar hingga eksekutif.
        This program aims to develop Teladan Prima Future Leaders by systematically honing their leadership competencies,
        progressing from foundational levels to executive roles.



        Technical Development Program


        Program ini ditujukan untuk mengasah kompetensi teknis dan umumnya diselenggarakan di Pusat Pelatihan TPA
        (berlokasi di Talisayan, Kabupaten Berau). Fokus pelatihan adalah penguatan prosedur dan standar kerja serta
        peningkatan produktivitas.
        This program is designed to enhance technical competencies and is generally conducted at the TPA Training Center
        in Talisayan, Berau Regency. The training focuses on strengthening procedures and work standards while improving
        productivity.



        Certified Development Program


        Program ini diarahkan bagi karyawan yang ingin memperoleh sertifikasi sebagai prasyarat untuk menjalankan
        pekerjaannya. Beberapa sertifikasi profesi yang dilaksanakan meliputi:
        • Pelatihan Ahli K3 Umum;
        • Bimbingan Teknis Kebakaran Hutan dan Lahan;
        • Petugas Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K);
        • HIPERKES & KK (Higiene Perusahaan, Kesehatan & Keselamatan Kerja);
        • Gada Pratama;
        • Pembinaan dan Sertifikasi K3 Operator Alat;
        • Petugas Kebakaran Bangunan Gedung;
        • Auditor ISPO;
        • Sertifikasi CHR Business Partner (CHRBP); serta
        • Sertifikasi BNSP Staf MSDM.
        Sertifikasi ini membantu memastikan bahwa karyawan memenuhi standar profesional dan peraturan, sekaligus
        meningkatkan kompetensi mereka.
        This program is designed for employees seeking certification as a prerequisite for their job roles. The professional
        certifications offered include:
        • General OHS Expert Training (Ahli K3 Umum)
        • Technical Guidance on Forest and Land Fire Prevention
        • First Aid Officers (P3K)
        • Occupational Hygiene & Occupational Health and Safety (HIPERKES & KK)
        • Gada Pratama (Basic Security Training)
        • OHS Training and Certification for Equipment Operators
        • Building Fire Safety Officers
        • ISPO Auditor Certification
        • Certified Human Resources Business Partner (CHRBP)
        • BNSP Certification for HR Staff
        These certifications help ensure that employees meet professional and regulatory standards while enhancing their
        competencies.



Selain itu, TPA juga merealisasikan berbagai program            Additionally,  TPA   has    implemented various
pengembangan kompetensi sepanjang tahun 2024.                   competency development programs throughout
Beberapa di antaranya diuraikan sebagai berikut:                2024. Some of the key programs include:




  180       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 183
                                                                                                     Socio-Territorial




Sekolah Kepemimpinan Madya Teladan (SEPAMA)
Sekolah Kepemimpinan Madya Teladan (SEPAMA)


Program pelatihan kepemimpinan yang dirancang khusus untuk level mandor dan kerani pembukuan,
bertujuan meningkatkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan di tingkat operasional.
A leadership training program specifically designed for mandors and bookkeeping clerks, aimed at enhancing
their managerial and leadership skills at the operational level.


Program Pengembangan untuk Staf Pendukung (Supporting Staff Program)
Program Pengembangan untuk Staf Pendukung (Supporting Staff Program)


Program pelatihan yang ditujukan untuk staf pendukung guna meningkatkan kompetensi mereka dalam
mendukung fungsi operasional TPA.
A training program designed for supporting staff to enhance their competencies in assisting TPA’s operational
functions effectively.



Teladan Leadership Development Program (TLDP 1.0) Supporting Function Manager
Teladan Leadership Development Program (TLDP 1.0) Supporting Function Manager

Program pengembangan kepemimpinan yang dirancang untuk mempersiapkan manajer fungsi pendukung
(supporting function manager) agar mampu menjalankan peran strategis dengan efektif.
A leadership development program designed to prepare supporting function managers to effectively perform
strategic roles.


Sertifikasi BNSP untuk Asisten Kebun dan Pabrik
BNSP Certification for Plantation and Mill Assistants


Program sertifikasi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan kompetensi
asisten kebun dan pabrik sesuai standar industri.
A certification program recognized by the National Professional Certification Agency (BNSP) to ensure that
plantation and mill assistants meet industry standards.


Teladan Fieldday Development Program (TFDP)
Teladan Fieldday Development Program (TFDP)


Program pelatihan lapangan yang berfokus pada pengembangan keterampilan praktis dan teknis bagi
karyawan. Peserta diajak mempelajari langsung di lapangan, seperti mengamati tanaman kelapa sawit,
menganalisis masalah, dan merumuskan solusi. Studi kasus nyata, seperti penanganan hama atau
permasalahan agronomis, menjadi bagian dari pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan peserta
dalam mengambil keputusan operasional yang efektif dan mendukung keberlanjutan perkebunan.
A field training program focused on developing practical and technical skills for employees. Participants engage
in hands-on learning, such as observing oil palm crops, analyzing issues, and formulating solutions. Real case
studies, including pest management and agronomic challenges, are integrated into the training to enhance
participants’ decision-making abilities in operational management and support plantation sustainability.


Teladan Innovation and Improvement Awards (TIIAS)
Teladan Innovation and Improvement Awards (TIIAS)


Inisiatif penghargaan bagi karyawan di semua level, baik staf maupun non-staf, untuk ide inovatif dan proyek
perbaikan yang meningkatkan efisiensi operasional. Inovasi seperti penciptaan alat, pengembangan sistem,
atau metode kerja baru akan dikonteskan dan dinilai berdasarkan dampaknya. TIIAS mendorong budaya
inovasi di TPA sekaligus memberikan apresiasi atas kontribusi karyawan dalam mendukung keberlanjutan
dan pertumbuhan TPA.
A recognition initiative for employees at all levels, both staff and non-staff, for innovative ideas and improvement
projects that enhance operational efficiency. Innovations such as tool creation, system development, or new
work methods are contested and evaluated based on their impact. TIIAS fosters a culture of innovation within
TPA while appreciating employees’ contributions to the company’s sustainability and growth.



                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk                181
Page 184
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Dari berbagai program tersebut, secara agregat                                    From these various programs, TPA recorded a total of
TPA mencatatkan 60.207 jam pelatihan yang diikuti                                 60,207 training hours attended by 3,129 participants,
oleh 3.129 orang peserta atau 27,9% dari jumlah                                   representing 27.9% of TPA’s total workforce. As a
karyawan TPA. Dengan demikian, rata-rata karyawan                                 result, in 2024, TPA employees participated in an
TPA di tahun 2024 telah mengikuti pelatihan selama                                average of 5.4 training hours per employee.
5,4 jam per karyawan.


Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun Per Karyawan [404-1]
Average Hours of Training per Employee in One Year



                Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun per Karyawan berdasarkan Gender
                              Average Hours of Training per Year per Employee by Gender

                                                             6,6
                                                                    6,5




                                                     4,3

                                                                                                  1,0


                                                                                   0,4
                                                                                          0,2




                                                             Pria                        Wanita
                                                             Male                        Female



                                                       2022*               2023*                2024
*Data disajikan kembali. / Restated.




              Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun per Karyawan berdasarkan Jabatan
                              Average Hours of Training per Year per Employee by Position

                                                                                                                142,5


                                                                                                        103,5

                                                                                                82,5
         60,0
                                                      41,1
                                                                                  38,0
                                                                    29,8
                                       29,3                                27,5
                                              25,7
                 14,7
                        3,2                                                                                                     2,3     0,9
                                                                                                                        0,9




          Executive-level                Senior-level                Middle-level                 Entry-level                 Workers




                                                       2022*               2023*                2024
*Data disajikan kembali. / Restated.




   182        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 185
                                                                                               Socio-Territorial




Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan Tahun 2024 [404-1]
Average Hours of Training per Employee in 2024

                                Total Karyawan
                                                                                 Rata-Rata Jam Pelatihan
                           yang Mengikuti Pelatihan      Jam Pelatihan
          Uraian                                                                     Setiap Karyawan
                             Number of Employees         Training Hours
        Description                                                          Individual Average Training Time
                            Participating in Training    (Jam / Hours)
                                                                              (Jam per Orang / Hours/Person)
                               (Orang / Person)

Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan Tahun 2024 berdasarkan Gender
Average Hours of Training per Employee in 2024 by Gender
Pria
                                     2.874                    57.985                        6,5
Male

Wanita
                                       255                     2.222                        1,0
Female

Total                                 3.129                   60.207                       5,4

Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan Tahun 2024 berdasarkan Jabatan
Average Hours of Training per Employee in 2024 by Position
Executive-level                          4                        38                        3,2

Senior-level                           439                      3.163                       41,1

Middle-level                           448                     3.272                       38,0

Entry-level                           1.808                   44.036                      142,5

Workers (Non-Staff, SKU
                                       430                     9.698                        0,9
B&H, dan / and PHL)

Total                                 3.129                   60.207                       5,4




Program Pengembangan Karier                             Career Development Program

TPA melaksanakan program pengembangan karier            TPA implements a structured and measurable
karyawan secara terukur dan terstruktur, mengikuti      employee career development program, following
rencana pengembangan yang disusun untuk                 individualized development plans tailored for each
setiap individu. Evaluasi karier dilakukan melalui      employee. Career evaluations are conducted using
berbagai metode, termasuk matriks kompetensi,           various methods, including competency matrices,
penilaian kinerja berbasis Key         Performance      Key Performance Indicator (KPI)-based performance
Indicator (KPI), serta penilaian kompetensi dan         assessments,     and     360-degree      competency
perilaku menggunakan metode 360 derajat.                and behavioral evaluations. The results of these
Hasil evaluasi ini kemudian dijadikan dasar bagi        evaluations serve as the basis for supervisors to
atasan untuk menyusun rencana pengembangan              develop personalized development plans aligned
individu yang disesuaikan dengan kebutuhan dan          with employees’ needs and potential. This approach
potensi karyawan. Pendekatan ini memungkinkan           ensures equal opportunities for all employees to
seluruh karyawan mendapatkan kesempatan                 advance their careers in line with TPA’s business
yang setara dalam mengembangkan karier                  growth. In 2024, a total of 68 staff-level employees
mereka, seiring dengan pertumbuhan bisnis TPA.          received promotions, reflecting TPA’s commitment
Pada tahun 2024, sebanyak 68 karyawan di level staf     to fostering career growth and professional
telah memperoleh promosi yang mencerminkan              development.
komitmen TPA dalam mendukung pertumbuhan
karier dan pengembangan profesional karyawan.




                                                                        PT Teladan Prima Agro Tbk         183
Page 186
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Penilaian Kinerja Karyawan [404-3]                            Employee Performance
                                                              Assessment [404-3]

TPA secara rutin melakukan evaluasi kinerja karyawan          TPA conducts regular employee performance
minimal satu kali dalam setahun, dengan penilaian             evaluations at least once a year, ensuring a fair
yang dilakukan secara adil dan objektif. Selain itu,          and objective assessment process. Additionally,
TPA juga menyelenggarakan talent assessment                   TPA organizes a specialized talent assessment
khusus untuk level staf guna mengidentifikasi                 for staff-level employees to identify potential and
potensi dan kompetensi karyawan yang dapat                    competencies that can be further developed.
dikembangkan lebih lanjut. Hasil dari evaluasi ini            The results of these evaluations serve as a crucial
menjadi landasan penting bagi TPA dalam menyusun              foundation for TPA in structuring employee career
jenjang karier karyawan melalui mekanisme Career              paths through the Career Development Review
Development Review. Selain itu, hasil penilaian               mechanism. Furthermore, performance assessment
kinerja digunakan untuk merancang program                     outcomes are utilized to design competency
pengembangan kompetensi yang akan diterapkan                  development      programs    for   the   upcoming
pada periode mendatang, guna memastikan setiap                period, ensuring that employees continuously
karyawan dapat terus meningkatkan keterampilan                enhance their skills and capabilities. Performance
dan kapabilitas mereka. Penilaian ini juga menjadi            evaluations also play a key role in determining the
dasar dalam menentukan sistem remunerasi,                     company’s remuneration system, where employees
di mana karyawan yang menunjukkan kinerja                     demonstrating outstanding performance receive
unggul mendapatkan penghargaan yang sesuai.                   appropriate recognition and rewards. Through
Dengan pendekatan ini, TPA tidak hanya mendorong              this approach, TPA not only drives performance
peningkatan kinerja, tetapi juga memastikan bahwa             improvement but also ensures that every employee
setiap karyawan memiliki jalur pengembangan                   has a clear and equitable career development
karier yang jelas dan adil.                                   pathway.



Penilaian kinerja karyawan mencakup dua aspek                 Employee performance assessment encompasses
sebagaimana diuraikan berikut.                                two key aspects, as outlined below.

                                  Aspek Penilaian Kinerja Karyawan
                                 Employee Performance Assessment Aspect


                                Penilaian KPI individu diturunkan dari KPI Perseroan pada skala korporasi hingga
                                tingkat divisi. Indikator ini dinilai menggunakan metode Balanced Scorecard dengan
                                4 perspektif penilaian, yakni finansial, pelanggan, proses bisnis internal, serta
                                pembelajaran dan pertumbuhan.
   KPI Individu                 Individual KPI assessments are derived from the company’s corporate-level KPIs
   Individual KPI               and cascaded down to the divisional level. These indicators are evaluated using the
                                Balanced Scorecard method, which incorporates four assessment perspectives:
                                financial, customer, internal business processes, and learning and growth.




                                Penilaian kompetensi dan perilaku didasarkan pada keselarasan kompetensi inti dan
                                kepemimpinan yang ditunjukkan oleh individu dengan visi, misi, budaya kerja, dan
   Kompetensi dan               sasaran utama TPA.
   Perilaku                     The assessment of competencies and behaviors is based on the alignment of an
   Competency and               individual’s core and leadership competencies with TPA’s vision, mission, work culture,
   Behavior                     and key objectives.




  184      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 187
                                                                                                      Socio-Territorial




           Kegiatan Fit & Proper Test Promosi Karyawan
           Employee Fit & Proper Test for Promotion Purposes


Pada penilaian kinerja yang dilakukan untuk tahun              In the 2024 fiscal year performance assessment,
buku 2024, seluruh karyawan, baik pria maupun                  all employees, regardless of gender, participated
wanita, telah menjalani proses penilaian kinerja               in the evaluation process to define their career
untuk menentukan pengembangan karier mereka ke                 development path and corresponding remuneration
depan dan paket remunerasi yang mereka terima.                 package. Detailed information is provided below.
Informasi lebih lengkap diuraikan sebagai berikut.



Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin
Terhadap Kinerja dan Pengembangan Karier [404-3]
Employees Receiving Regular Performance and Career Development Reviews
                                                                                                            (dalam / in %)


                Uraian                 2024            2023*             2022*                Description

Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin berdasarkan Gender
Employees Receiving Regular Reviews by Gender
Pria                                    81,23           80,70             79,78     Male

Wanita                                  18,77           19,30             20,22     Female

Total                                  100,00          100,00            100,00     Total

Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin berdasarkan Jabatan
Employees Receiving Regular Reviews by Position
Executive-level                          0,11             0,12             0,07     Executive-level

Senior-level                             0,72            0,72              0,79     Senior-level

Middle-level                             0,81            0,72              0,79     Middle-level

Entry-level                              2,89            2,87              3,02     Entry-level

Workers (Non-Staff)                      1,33             1,41              1,47    Workers (Non-Staff)

Workers (SKU B&H)                       94,14           94,16             93,86     Workers (SKU B&H)

Total                                  100,00          100,00            100,00     Total

*Data disajikan kembali. / Restated.




                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk              185
Page 188
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Selain melakukan penilaian kinerja karyawan,               In addition to evaluating employee performance,
TPA juga memberikan kesempatan kepada                      TPA also provides employees with the opportunity
karyawan untuk menilai kinerja TPA dalam                   to assess TPA’s performance in meeting their
memenuhi kebutuhan dan hak-hak mereka. Pada                needs and rights. In 2024, TPA conducted an
tahun 2024, TPA menyelenggarakan survei kepuasan           employee satisfaction survey to measure the level
karyawan untuk mengukur tingkat kepuasan atas              of satisfaction with various management efforts to
berbagai upaya manajemen dalam memastikan                  ensure their well-being. The feedback obtained from
kesejahteraan mereka. Masukan yang diperoleh dari          this survey serves as an important consideration
survei ini dijadikan bahan pertimbangan penting            for developing continuous improvement measures
untuk menyusun langkah-langkah perbaikan                   aimed at enhancing employee well-being and
berkelanjutan, yang bertujuan meningkatkan                 productivity. By responding to the aspirations and
kesejahteraan      dan  produktivitas  karyawan.           needs expressed through the survey, TPA hopes to
Dengan merespons aspirasi dan kebutuhan yang               increase employee retention rates and encourage
diungkapkan melalui survei, TPA berharap dapat             better performance. This approach reflects
meningkatkan tingkat retensi karyawan serta                TPA’s commitment to continuously improving a
mendorong kinerja mereka ke arah yang lebih baik.          harmonious and productive working relationship.
Pendekatan ini mencerminkan komitmen TPA untuk
terus memperbaiki hubungan kerja yang harmonis
dan produktif.



Persiapan Masa Purnakarya [404-2]                          Preparation for Retirement [404-2]

Masa bakti karyawan di TPA berakhir saat mencapai          The tenure of employees at TPA ends when they
usia 56 tahun, dan sebagai bentuk apresiasi                reach the age of 56. As a form of appreciation for
atas dedikasi yang telah mereka berikan, kami              their dedication, we are committed to providing
berkomitmen untuk memberikan dukungan finansial            financial and skills support as they approach
dan keterampilan menjelang masa purnakarya.                retirement. One of the forms of support is through the
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah melalui         Post-Employment Benefits (JHT) and Pension Security
program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan                 (JP) programs managed by BPJS Ketenagakerjaan,
Pensiun (JP) yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan       ensuring that employees have adequate financial
guna memastikan karyawan memiliki perlindungan             protection in retirement. This support reflects TPA’s
finansial yang memadai di masa pensiun. Dukungan           appreciation for employees’ contributions over the
ini mencerminkan penghargaan TPA atas kontribusi           years and our efforts to safeguard their well-being
karyawan selama bertahun-tahun serta upaya kami            after their tenure ends.
untuk menjaga kesejahteraan mereka setelah masa
kerja berakhir.

Selain dukungan finansial, TPA juga menyediakan            In addition to financial support, TPA also provides a
program pelatihan pra-purnakarya guna membantu             pre-retirement training program to help employees
karyawan mempersiapkan masa transisi dari dunia            transition from the workforce to retirement more
kerja ke masa pensiun dengan lebih baik. Program           effectively. This program consists of 24 hours
ini berlangsung selama 24 jam pelatihan dan                of training and covers various topics, including
mencakup berbagai topik, seperti cara hidup sehat          healthy living and nutrition, personal and family
dan pemenuhan gizi, pengelolaan keuangan pribadi           financial management, investment planning, and
dan keluarga, rencana investasi, serta perencanaan         entrepreneurship preparation. Employees are also
wirausaha. Karyawan juga diajak untuk mengunjungi          encouraged to visit micro, small, and medium
usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai contoh            enterprises as practical examples of starting a
praktis dalam memulai bisnis. Dengan mengikuti             business. By participating in this program, employees
program ini, karyawan diharapkan dapat lebih siap          are expected to be better prepared for retirement
menjalani masa purnakarya dan menyesuaikan diri            and adapt smoothly and purposefully to their new
dengan rutinitas baru secara lancar dan terarah,           routines, both financially and in terms of lifestyle.
baik dalam hal keuangan maupun gaya hidup.




  186      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 189
                                                                                         Socio-Territorial




Jaminan Hari Tua [201-3]                             Post-Employment Benefits [201-3]

TPA memastikan bahwa hak-hak karyawan,               TPA ensures that employees’ rights, as stipulated
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang               in Law No. 13 of 2003 on Manpower, including
No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,           post-employment benefits, are properly fulfilled.
termasuk imbalan pascakerja, terpenuhi dengan        Therefore, all employees are enrolled in the
baik. Oleh karena itu, seluruh karyawan telah        Post-Employment Benefit (JHT) and Pension Security
terdaftar dalam program JHT dan JP yang dikelola     (JP) programs managed by BPJS Ketenagakerjaan,
oleh BPJS Ketenagakerjaan, sesuai dengan peraturan   in accordance with applicable regulations.
yang berlaku. Melalui program ini, karyawan akan     Through this program, employees will receive
menerima manfaat pascakerja ketika mencapai          post-employment benefits upon reaching the
usia pensiun, yaitu 56 tahun. Dengan adanya          retirement age of 56. By providing JHT and JP, TPA
JHT dan JP, TPA berupaya memberikan jaminan          strives to ensure adequate financial security for
finansial yang memadai bagi karyawan setelah         employees after completing their tenure, allowing
menyelesaikan masa kerja mereka, sehingga            them to enter retirement with greater stability and
mereka dapat memasuki masa pensiun dengan            peace of mind.
lebih aman dan nyaman.

Kontribusi terhadap program JHT dan JP dilakukan     Contributions to the JHT and JP programs are made
secara proporsional antara TPA dan karyawan. Untuk   proportionally between TPA and employees. For the
program JHT, TPA berkontribusi sebesar 3,7% dari     JHT program, TPA contributes 3.7% of employees’
upah karyawan, sedangkan karyawan menyumbang         wages, while employees contribute 2%. Meanwhile, in
2%. Sementara itu, dalam program JP, kontribusi      the JP program, TPA contributes 2%, and employees
TPA sebesar 2%, dan karyawan menyumbang              contribute 1%. In 2024, TPA contributed Rp34.13
1%. Pada tahun 2024, TPA telah berkontribusi         billion to these programs, which is recognized
sebesar Rp34,13 miliar terhadap program ini,         as a post-employment benefit obligation. By the
yang diakui sebagai kewajiban manfaat pascakerja.    end of 2024, the total post-employment benefit
Pada akhir tahun 2024, total kewajiban manfaat       obligation accounted for 1.08% of the Company’s
pascakerja tercatat mencapai 1,08% dari ekuitas      equity, demonstrating TPA’s ability to fulfill these
Perseroan, menunjukkan kemampuan TPA untuk           obligations through operational funds and equity.
memenuhi kewajiban ini dari dana hasil operasi       This step reaffirms TPA’s commitment to ensuring
dan ekuitasnya. Langkah ini menegaskan komitmen      employees’ long-term well-being and complying
TPA untuk menjaga kesejahteraan karyawan jangka      with regulations effectively.
panjang dan mematuhi regulasi dengan baik.




                                                                 PT Teladan Prima Agro Tbk          187
Page 190
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Membangun Masyarakat melalui Pelibatan
dan Pemberdayaan [3-3:#203] [3-3:#411] [3-3:#413] [13.14.1]
Building Communities through Engagement and Empowerment

Pelibatan dan pemberdayaan masyarakat sekitar               Community engagement and empowerment
merupakan bagian penting dari komitmen TPA                  are integral to TPA’s commitment to corporate
dalam menjalankan tanggung jawab sosial. Kami               social responsibility. We recognize that TPA’s
menyadari bahwa keberhasilan operasional TPA                operational success is closely linked to maintaining
tidak terlepas dari hubungan yang harmonis                  a harmonious relationship with the communities
dengan komunitas di sekitar area operasi. Oleh              surrounding our operational areas. Therefore, TPA
karena itu, TPA secara aktif melibatkan masyarakat          actively engages with the community through
melalui berbagai program yang dirancang untuk               various programs designed to enhance their
meningkatkan kesejahteraan, kemandirian, dan                well-being, self-sufficiency, and quality of life.
kualitas hidup mereka. Sebagai bagian dari pelibatan        As part of this engagement, TPA empowers plasma
tersebut, TPA memberdayakan petani plasma dan               farmers and independent smallholders through
petani swadaya melalui kemitraan berkelanjutan              sustainable partnerships that provide technical
dengan dukungan teknis, finansial, dan akses pasar          support, financial assistance, and market access to
untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan          improve productivity and sustainable agronomic
praktik agronomi. Selain itu, TPA menggandeng               practices. Additionally, TPA collaborates with local
vendor lokal sebagai pemasok kebutuhan, baik yang           vendors to supply both plantation-related and
terkait dengan operasional perkebunan maupun                supporting operational needs, strengthening the
operasional pendukung, guna memperkuat ekonomi              local economy and ensuring supply chain efficiency.
masyarakat sekitar dan memastikan efisiensi                 Through this approach, we aim to create lasting
pasokan. Melalui pendekatan ini, kami berharap              benefits for local communities while fostering
dapat menciptakan manfaat yang berkelanjutan                mutually beneficial relationships that support
bagi masyarakat lokal, sekaligus membangun                  shared growth between TPA and the surrounding
hubungan yang saling menguntungkan dan                      communities.
mendukung pertumbuhan bersama antara TPA dan
komunitas setempat.



Pengelolaan Dampak terhadap                                 Managing of Impacts on
Masyarakat Sekitar [F.23] [F.24]                            Local Communities [F.23] [F.24]
[3-3:#203] [203-2] [3-3:#413] [413-2] [13.12.1] [13.12.3]   [3-3:#203] [203-2] [3-3:#413] [413-2] [13.12.1] [13.12.3]
[13.22.1] [13.22.4]                                         [13.22.1] [13.22.4]


Pengelolaan dampak terhadap masyarakat sekitar              Managing the impact on local communities is a
merupakan salah satu aspek penting dalam                    crucial aspect of ensuring the sustainability of
menjaga keberlanjutan operasional di industri               operations in the palm oil industry. The interaction
kelapa sawit. Interaksi antara TPA dan masyarakat           between TPA and local communities can generate
lokal dapat menimbulkan berbagai dampak, baik               both positive and negative impacts across
positif maupun negatif, yang mencakup aspek                 social, economic, and environmental dimensions.
sosial, ekonomi, dan lingkungan. Untuk memastikan           To    maintain   harmonious     relationships   and
hubungan yang harmonis dan keberlanjutan jangka             long-term sustainability, TPA actively manages
panjang, TPA senantiasa terus berupaya secara aktif         potential impacts and implements appropriate
mengelola potensi dampak tersebut dan melakukan             mitigation measures. Key areas that require special
upaya mitigasi yang tepat. Beberapa aspek penting           attention include land conflicts, environmental
yang memerlukan perhatian khusus termasuk konflik           pollution, community economic empowerment,
lahan, pencemaran lingkungan, pemberdayaan                  cultural   preservation,    and    labor    welfare.
ekonomi masyarakat, serta pelestarian budaya dan            By implementing inclusive and sustainable policies,
kesejahteraan tenaga kerja. Dengan menerapkan               TPA contributes to improving the quality of life for
kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan, TPA              local communities while maintaining its reputation
dapat berperan dalam meningkatkan kualitas hidup            and operational sustainability.
masyarakat lokal sambil menjaga reputasi dan
keberlanjutan operasionalnya.



  188        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 191
                                                                                                           Socio-Territorial




 Komponen Terdampak                    Deskripsi                                Pengelolaan dan Mitigasi
  Affected Component                  Description                              Management and Mitigation

Pola Mata Pencaharian   Kondisi mata pencaharian masyarakat          Sosialisasi dan alokasi penerimaan pekerja lokal.
                        sebelum ada operasional perkebunan
                        umumnya berkebun, pemanfaat hutan,
                        serta nelayan.
Livelihood Pattern      Prior to palm oil operations, the            Socialization and recruitment opportunity of local
                        community livelihood in general were         workers.
                        planting/farming,     users    of forest
                        resources, as well as fishing.

Peluang Bekerja         Kondisi masyarakat sebelumnya ada            Alokasi penerimaan tenaga kerja lokal.
                        pengembangan      perkebunan,   yaitu
                        terbatasnya peluang bekerja.
Employment              Prior to palm oil plantations, the           Recruitment opportunity of local workers.
Opportunity             communities faced limited employment
                        opportunity.

Peluang Berusaha        Kondisi masyarakat sebelumnya ada            Perseroan     membuka         peluang      seluas-
                        pengembangan terbatasnya peluang             luasnya kesempatan masyarakat lokal untuk
                        berusaha.                                    mengembangkan ekonomi dan masuk ke dalam
                                                                     rantai pasokan.
Business Opportunity    Previously, the communities had limited      The Company provides extensive opportunities for
                        business opportunity.                        the local communities to develop their economy by
                                                                     becoming part of its supply chain.

Penguasaan Lahan        Kondisi masyarakat sebelum adanya            Penyelesaian tumpang tindih lahan dengan
                        operasional Perseroan fokus kegiatan         pendekatan yang humanis dan taat prosedur
                        berladang dan memanfaatkan hutan,            hukum.
                        sehingga berpotensi tumpang tindih
                        pemanfaatan lahan.
Land Ownership          Prior to the Company’s operations,           Humanistic approach and legal compliance are
                        the communities mostly focused on            uphold in every land dispute resolution effort.
                        farming and utilizing the forest produce/
                        resources, leading to potential land use
                        conflict.

Demografi               Kondisi demografi sebelumnya ada             Penguatan kultural      masyarakat       lokal   melalui
                        operasional perkebunan relatif homogen.      program CSR.
                        Keberadaan Perseroan berpotensi timbul
                        kedatangan penduduk dari luar daerah.
Demographic             Prior   to     palm    oil  plantations,     Cultural strengthening     of    local    communities
                        the    demographic      was     relatively   through CSR program.
                        homogenous. The Company’s presence
                        potentially led to more population from
                        outside the area.

Persepsi dan Sikap      Kondisi persepsi dan sikap masyarakat        Menyusun program         CSR     yang      tepat    dan
Masyarakat              persepsi dan sikap akan ditentukan oleh      meminimalkan konflik.
                        kinerja Perseroan.
Community Perception    Company’s performance will very much         Formulating the proper          CSR      program    and
and Attitude            determine the community perception           minimizing conflict.
                        and attitude.



Pengelolaan dampak terhadap masyarakat dalam                 Managing the impact on local communities in the
industri kelapa sawit mencakup berbagai aspek,               palm oil industry encompasses various aspects,
mulai dari konflik lahan, pencemaran lingkungan,             including land conflicts, environmental pollution, and
hingga kesejahteraan sosial. Upaya mitigasi yang             social well-being. TPA continues to prioritize effective
efektif terus TPA kedepankan dengan melibatkan               mitigation efforts by involving local communities
masyarakat      dalam    pengambilan   keputusan,            in     decision-making,     ensuring   environmental
menjaga       keberlanjutan   lingkungan,    serta           sustainability, and developing economic and social
menciptakan program-program pemberdayaan                     empowerment programs that support community
ekonomi dan sosial yang dapat mendukung                      livelihoods. These strategies are an integral part of
kehidupan masyarakat sekitar. Strategi-strategi ini          TPA’s KSL implementation to uphold responsible and
merupakan bagian integral dari implementasi KSL              sustainable business practices.
yang dimiliki TPA untuk menerapkan praktik usaha
yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.




                                                                            PT Teladan Prima Agro Tbk                   189
Page 192
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Pelibatan Peran Masyarakat Lokal                            Engagement of of Local Communities
[3-3:#204] [3-3:#413] [413-1] [13.12.1] [13.12.2]           [3-3:#204] [3-3:#413] [413-1] [13.12.1] [13.12.2]
TPA senantiasa berupaya melibatkan masyarakat               TPA consistently strives to involve local communities
lokal dalam kegiatan operasional, sesuai dengan Pilar       in its operational activities, in line with Pillar 4 of
4 KSL, kebijakan 10, yang menekankan pentingnya             KSL, Policy 10, which emphasizes the importance
inklusivitas dalam hubungan kerja dan rantai pasokan.       of inclusivity in labor relations and supply chains.
Pelibatan ini dilakukan secara langsung melalui             This engagement is carried out directly through
hubungan ketenagakerjaan, di mana masyarakat                employment relationships, where local community
lokal dipekerjakan di berbagai sektor operasional,          members are hired across various operational
seperti yang dijelaskan dalam bagian Praktik                sectors, as detailed in the Employment Practices
Ketenagakerjaan. Selain itu, masyarakat lokal juga          section. Additionally, local communities also
dapat berperan secara tidak langsung dalam rantai           play an indirect role in the supply chain through
pasokan melalui kontraktor, vendor, dan pemasok TBS         contractors, vendors, and FFB suppliers supporting
yang mendukung operasional TPA. Pendekatan ini              TPA’s operations. This approach ensures that local
memastikan bahwa masyarakat sekitar terlibat aktif          communities are actively involved in sustaining TPA’s
dalam mendukung keberlanjutan bisnis TPA.                   business operations.

Setiap Entitas Anak TPA membina hubungan erat               Each TPA subsidiary maintains close relationships
dengan petani plasma yang terhimpun dalam                   with plasma farmers organized under cooperatives.
koperasi. TPA memberikan bibit berkualitas yang             TPA provides plasma farmers with the same high-
sama kepada petani plasma, yang kemudian dipasok            quality seedlings used in its own plantations,
ke PKS di unit operasional. Selain itu, para asisten        which are then supplied to palm oil mills within its
kebun TPA secara rutin memberikan bimbingan                 operational units. Additionally, TPA’s estate assistants
kepada petani plasma untuk menerapkan praktik               regularly guide plasma farmers in implementing
agronomi terbaik dan berkelanjutan, guna menjaga            best and sustainable agronomic practices to
produktivitas dan kualitas maksimal kebun plasma.           maintain optimal productivity and quality in plasma
TBS yang diperoleh TPA berasal dari kebun inti,             plantations. The fresh fruit bunches (FFB) sourced by
kebun plasma, dan pemasok eksternal melalui                 TPA come from nucleus estates, plasma plantations,
proses Outside Crop Purchase (OCP). Sistem ini              and external suppliers through the Outside Crop
memungkinkan TPA untuk mengelola rotasi tanam               Purchase (OCP) process. This system enables TPA to
dan perbedaan usia tanaman yang ada di kebun inti,          manage planting rotations and varying crop ages
sambil menjaga pasokan bahan baku tetap lancar.             within its nucleus estates while ensuring a steady
                                                            supply of raw materials.

Pengadaan TBS dari petani plasma dan petani                 The procurement of FFB from plasma and
swadaya melalui OCP mengikuti standar yang ketat,           independent smallholder farmers through the OCP
termasuk penetapan harga yang ditentukan oleh               process follows strict standards, including pricing set
pemerintah daerah. Meskipun harga pembelian TBS             by the local government. While the purchase price
dari petani plasma dan petani swadaya bervariasi            of FFB from plasma and independent farmers varies
berdasarkan kualitas, TPA selalu mematuhi regulasi          based on quality, TPA consistently complies with
harga yang berlaku. Selain itu, dalam mendukung             applicable pricing regulations. Additionally, to support
keberlanjutan dan ketertelusuran produk, TPA                sustainability and product traceability, TPA ensures
memastikan bahwa semua hasil panen dari petani              that all harvests from independent smallholders are
swadaya dapat dilacak dengan baik, seperti yang             properly tracked, as outlined in the Sustainability and
dijelaskan dalam bagian Keberlanjutan dan                   Palm Oil Product Traceability section. By engaging
Ketertelusuran Produk Sawit. Dengan melibatkan              plasma and independent farmers, TPA contributes to
petani plasma dan petani swadaya, TPA berkontribusi         improving local community well-being and ensuring
pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal             the sustainability of its supply chain.
dan keberlanjutan rantai pasokan.

Sebagai industri yang padat karya, TPA juga                 As a labor-intensive industry, TPA also provides
membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk                 opportunities for local communities to participate
terlibat sebagai kontraktor atau vendor. Peluang kerja      as contractors or vendors. These employment
bagi kontraktor dan vendor meliputi pembangunan             opportunities include infrastructure development,
sarana dan prasarana, pengangkutan produk sawit,            palm   oil   product    transportation, and    the
serta pengadaan barang dan jasa, termasuk alat              procurement of goods and services, such as office




  190       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 193
                                                                                              Socio-Territorial




tulis kantor, suku cadang kendaraan, furnitur kantor   supplies, vehicle spare parts, office and employee
dan mess karyawan, hingga kebutuhan harian             housing furniture, and daily necessities for TPA
karyawan TPA di lokasi perkebunan. Kesempatan          employees at plantation sites. This initiative positively
ini memberikan dampak positif pada percepatan          impacts the acceleration of local economic growth.
pertumbuhan ekonomi lokal. Pada tahun 2024,            In 2024, 38.59% of TPA’s total procurement value was
sebanyak 38,59% dari total nilai pengadaan barang      allocated to local suppliers and business partners
dan jasa TPA disalurkan melalui pemasok dan mitra      based in East Kalimantan. Locally supplied goods
kerja lokal yang berdomisili di Kalimantan Timur.      and services include plasma palm oil fruit, fuel (BBM),
Barang dan jasa yang disediakan oleh pemasok           rice, and spare parts—all of which play a vital role
lokal meliputi buah sawit dari plasma, bahan           in supporting TPA’s operations and strengthening
bakar minyak (BBM), beras, dan suku cadang, yang       relationships with local communities. [204-1]
semuanya berperan penting dalam mendukung
operasional TPA dan memperkuat hubungan
dengan masyarakat lokal. [204-1]



Investasi Sosial untuk Membangun                       Social Investment for Building Resilient
Masyarakat Tangguh dan Mandiri                         and Self-Sufficient Communities
[F.25] [3-3:#203]                                      [F.25] [3-3:#203]


TPA berkomitmen mendukung upaya pemerintah             TPA is committed to supporting the government’s
untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan        efforts to achieve the Sustainable Development
(SDGs) pada tahun 2030. Kontribusi TPA dalam           Goals (SDGs) by 2030. TPA contributes to SDG
mendukung pencapaian SDGs diwujudkan melalui           achievement through various corporate social
berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan      responsibility (CSR) programs, which are integrated
yang terintegrasi dalam kerangka CSR. Pelaksanaan      into its CSR framework. TPA’s CSR initiatives are
CSR di TPA berlandaskan pada Peraturan Pemerintah      guided by Government Regulation No. 47/2012 on
No. 47/2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan          Corporate Social and Environmental Responsibility,
Lingkungan Perseroan Terbatas, yang melengkapi         complementing Pillar 3 of KSL – Socio-Territorial.
Pilar 3 KSL–Socio-Territorial, yaitu: melaksanakan     This includes: implementing social responsibility
tanggung jawab sosial yang berorientasi pada           programs aligned with the SDGs, respecting
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,           community rights and local wisdom, and building
menghormati hak-hak masyarakat serta kearifan          harmonious relationships with all stakeholders.
lokal, serta membangun hubungan yang harmonis
dengan seluruh pemangku kepentingan.

TPA melaksanakan aktivitas CSR pada bidang:            TPA’s CSR Activities Focus on the Following Areas:
1. Ekonomi (SDGs 8);                                   1. Economy (SDG 8);
2. Pendidikan (SDGs 4);                                2. Education (SDG 4);
3. Kesehatan (SDGs 3);                                 3. Health (SDG 3);
4. Infrastruktur (SDGs 9);                             4. Infrastructure (SDG 9);
5. Sosial, Budaya, dan Keagamaan;                      5. Social, Cultural, and Religious Affairs;
6. Lingkungan Hidup; serta                             6. Environmental Conservation; and
7. Hubungan Kelembagaan.                               7. Institutional Relations.

Program CSR TPA dirancang secara partisipatif,         TPA’s CSR programs are designed participatively
melalui pendekatan bottom-up, yang dimulai dengan      using a bottom-up approach, starting with social
pemetaan sosial di desa-desa sekitar wilayah           mapping in villages surrounding its operational areas.
operasi. Proses ini melibatkan penyerapan aspirasi     This process involves gathering input from local
dari masyarakat, tokoh masyarakat, dan pemerintah      communities, community leaders, and government
setempat untuk memastikan bahwa program yang           representatives to ensure that the programs are
dirancang tepat sasaran dan berdampak signifikan.      targeted and have a significant impact. Through this
Dengan pendekatan ini, TPA berharap program CSR        approach, TPA aims to ensure that CSR initiatives not
yang dilaksanakan tidak hanya memberikan manfaat       only provide immediate benefits but also foster a
langsung, tetapi juga menciptakan rasa memiliki dan    sense of ownership and active engagement among
keterlibatan dari masyarakat lokal. Tantangan yang     local communities. One challenge faced is that not all




                                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk             191
Page 194
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




        Kegiatan PKL Penerima Beasiswa CSR                         Kegiatan Praktikum Penerima Beasiswa CSR
        Field Study Activities of CSR Scholarship                  Laboratory Studies of CSR Scholarship
        Awardees                                                   Awardees




dihadapi adalah bahwa tidak semua masyarakat atau          community members or leaders are willing to actively
pemimpinnya ingin terlibat aktif dalam perencanaan         participate in program planning. Some prefer one-
program, karena beberapa lebih memilih program CSR         time donations or seasonal CSR programs that do
yang bersifat donasi atau musiman tanpa dampak             not offer long-term economic benefits. Addressing
ekonomi jangka panjang. Hal ini menjadi tugas bagi         this challenge falls under the responsibility of TPA’s
Divisi Humas dan CSR TPA untuk mengedukasi dan             Public Relations and CSR Division, which works to
mendorong partisipasi yang lebih luas.                     educate and encourage greater participation from
                                                           stakeholders.

Pelaksanaan program CSR TPA diawasi dengan                 The implementation of TPA’s CSR programs is closely
ketat, baik secara internal maupun eksternal.              monitored, both internally and externally. Each
Setiap program didokumentasikan dengan baik                program is well-documented and regularly reported
dan dilaporkan secara berkala kepada pemerintah            to local governments and shareholders. This
daerah dan Pemegang Saham. Pengawasan ini                  oversight ensures that programs are executed as
bertujuan untuk memastikan bahwa program                   planned and achieve their intended impact. TPA also
yang dilaksanakan berjalan sesuai dengan                   employs a comprehensive evaluation mechanism
rencana dan memiliki dampak yang diharapkan.               to assess the success of its CSR initiatives through
TPA juga menerapkan mekanisme evaluasi yang                stakeholder surveys. These surveys provide valuable
komprehensif untuk menilai keberhasilan program            feedback, enabling TPA to refine and improve future
CSR melalui survei pemangku kepentingan. Survei            programs. By continuously evolving its CSR efforts,
ini memberikan umpan balik yang penting bagi TPA           TPA aims to deliver long-term, sustainable benefits
dalam merancang perbaikan program ke depannya,             to the communities it serves.
sehingga program CSR TPA dapat terus berkembang
dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Dengan strategi ini, TPA berkomitmen tidak hanya           Through this strategy, TPA is committed not only
memenuhi tanggung jawab sosial, tetapi juga                to fulfilling its social responsibilities but also to
menciptakan dampak positif yang signifikan bagi            creating a significant positive impact on local
masyarakat sekitar. Program CSR yang dilaksanakan          communities. The CSR programs implemented aim
bertujuan untuk membangun masyarakat yang                  to build resilient and self-sufficient communities,
tangguh dan mandiri, mendukung kesejahteraan               enhance societal well-being, and ensure that
masyarakat, serta memastikan bahwa keberadaan              TPA’s presence provides sustainable added value
TPA memberikan nilai tambah yang berkelanjutan             to local stakeholders. By adopting a participatory,
bagi komunitas lokal. Pendekatan yang partisipatif,        measurable, and community-driven approach, TPA
terukur, dan berbasis pada kebutuhan masyarakat            actively contributes to achieving the Sustainable
memungkinkan TPA untuk memainkan peran                     Development       Goals    (SDGs)     while  fostering
aktif dalam mendukung pencapaian SDGs dan                  harmonious relationships between the company
menciptakan hubungan yang harmonis antara TPA              and the communities in which it operates.
dan masyarakat.




  192      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 195
                                                                                             Socio-Territorial




Investasi Pemberdayaan Masyarakat                     Community Empowerment Investment
Tahun 2024 [203-1] [13.22.3]                          in 2024 [203-1] [13.22.3]

Implementasi program CSR pada tahun 2024              The implementation of TPA’s CSR programs in
sebesar Rp2,50 miliar. Sepanjang 2024, fokus          2024 amounted to Rp2.50 billion. Throughout 2024,
investasi CSR TPA adalah bidang pendidikan dan        TPA’s CSR investments were primarily focused on
infrastruktur.                                        education and infrastructure development.



                            Struktur Investasi CSR TPA Tahun 2024
                                 TPA CSR Investment Structure in 2024


                        1,45%                                    Bidang Ekonomi /
            16,53%                                               Economic Sector
                                                                 Bidang Pendidikan /
                                                                 Education Sector
        0,15%
                                                                 Bidang Kesehatan /
                                                                 Health Sector
                                                                 Bidang Infrastruktur /
      15,29%                             45,59%                  Infrastructure Sector
                                                                 Bidang Sosial, Budaya, dan Keagamaan /
                                                                 Social, Cultural, and Religious Sector
                                                                 Bidang Lingkungan Hidup /
                                                                 Environment Sector
           19,51%                                                Bidang Hubungan Kelembagaan /
                                                                 Institutional Relations Sector
                           1,47%



Pada tahun 2024, realisasi program CSR TPA di         In 2024, TPA’s CSR program realization in the
bidang infrastruktur mencapai Rp487,2 juta. Capaian   infrastructure sector reached Rp487.2 million.
ini mencerminkan komitmen TPA yang semakin            This achievement underscores TPA’s strong
kuat dalam mendukung ketersediaan infrastruktur       commitment to supporting the availability of
utama, seperti jalan, jembatan, dan saluran air,      essential infrastructure, such as roads, bridges,
yang berperan penting dalam mendorong aktivitas       and water channels, which play a crucial role in
ekonomi dan sosial masyarakat. Infrastruktur yang     driving economic and social activities within local
memadai tidak hanya mendukung kelancaran              communities. Adequate infrastructure not only
operasional TPA, tetapi juga mempercepat              facilitates TPA’s operational efficiency but also
pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan            accelerates local economic growth and enhances
kualitas hidup masyarakat sekitar. Langkah ini juga   the quality of life for surrounding communities. This
sejalan dengan program pemerintah daerah yang         initiative aligns with local government programs,
menitikberatkan pada pengembangan infrastruktur       which prioritize infrastructure development as a
sebagai pilar utama pembangunan wilayah. Dari         key pillar of regional growth. Of the total CSR funds
total dana CSR yang disalurkan TPA pada tahun         disbursed by TPA in 2024, 19.51% was allocated to
2024, alokasi untuk sektor infrastruktur mencapai     infrastructure, highlighting its significance as one of
19,51%, menunjukkan bahwa sektor ini menjadi salah    TPA’s key focus areas in delivering sustainable social
satu fokus utama TPA dalam memberikan kontribusi      contributions.
sosial yang berkelanjutan.




                                                                   PT Teladan Prima Agro Tbk              193
Page 196
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                                                    1.955,4

        Realisasi Anggaran CSR TPA
          di Bidang Infrastruktur                                        897,0
          TPA CSR Budget Realization -                                                          487,2
             Infrastructure Sector

          (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)




                                                                         2022        2023       2024



Selain infrastruktur, bidang pendidikan juga menjadi       In addition to infrastructure, education was also a key
fokus TPA dalam pelaksanaan program CSR pada               focus of TPA’s CSR initiatives in 2024, with an allocated
tahun 2024, dengan alokasi anggaran sebesar                budget of Rp1.14 billion, reflecting a 6.24% decrease
Rp1,14   miliar,   menurun     6,24%   dibandingkan        compared to Rp1.21 billion in the previous year.
tahun sebelumnya sebesar Rp1,21 miliar. Dana               These funds were utilized for providing educational
ini digunakan untuk penyediaan fasilitas belajar           facilities, scholarships for high school students
mengajar, pemberian beasiswa bagi siswa tingkat            and university students, and support for honorary
SMA dan mahasiswa perguruan tinggi, serta                  teachers who play a crucial role in the learning
dukungan bagi guru honorer yang berperan penting           process. This investment aims to enhance access
dalam proses pendidikan. Investasi ini bertujuan           to quality education and develop human resources
untuk meningkatkan akses pendidikan yang lebih             in the communities surrounding TPA’s operational
baik dan mendorong peningkatan kualitas SDM di             areas. The education sector accounted for 45.59%
wilayah sekitar operasional TPA. Realisasi anggaran        of TPA’s total CSR budget in 2024, demonstrating
CSR di bidang pendidikan ini mencapai 45,59% dari          the company’s strong commitment to education as
total dana CSR yang disalurkan, mencerminkan               a key pillar of sustainable development and local
komitmen TPA terhadap pembangunan pendidikan               community welfare.
sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung
pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan
masyarakat lokal.




                                                                                   1.214,4

     Realisasi Anggaran CSR TPA di                                                             1.138,6
           Bidang Pendidikan
                                                                        695,8
          TPA CSR Budget Realization -
               Education Sector

          (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)




                                                                        2022        2023       2024




  194      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 197
                                                                                                               Socio-Territorial




Anggaran CSR TPA di bidang pendidikan tersebut                       A portion of TPA’s CSR budget in education was
salah satunya dialokasikan untuk memberikan                          specifically allocated for scholarship programs for
beasiswa pendidikan kepada siswa dan mahasiswa                       students and university scholars, as outlined below.
sebagaimana diuraikan berikut.




                                   Jumlah Penerima dan Nilai Beasiswa
                                Number of Recipients and Amount of Scholarships

                                             (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)


       Beasiswa Siswa SMA                          Beasiswa Mahasiswa                              Total Beasiswa
          dan Sederajat                              Perguruan Tinggi                           Total Scholarships
         Scholarships for                             Scholarships for
       SMA Students and eq.                          University Students



                                                                                                            204,0

                                                                 198,0                                                    186,0
                                                                                 177,0


                                                                                                       68
                                                            66                                                       62
        9,0                         9,0             48,0                   59                  57,0
   3                   6,0
                  2            3              16                                          19




    2022           2023         2024            2022          2023           2024           2022        2023          2024


              Nilai (Juta Rp) / Amount (million Rupiah)                         Jumlah Penerima / Number of Recepient


Beasiswa yang diberikan oleh TPA telah berhasil                      The scholarships provided by TPA have successfully
membantu banyak siswa untuk meraih pendidikan                        helped many students achieve higher education
yang lebih baik dan membangun karier yang sukses.                    and build successful careers. By the end of 2024,
Hingga akhir tahun 2024, 54 penerima beasiswa                        a total of 54 scholarship recipients had completed
telah menyelesaikan pendidikannya dan mampu                          their education and contributed across various
berkontribusi di berbagai bidang. Mereka yang                        fields. Some of these graduates joined TPA, bringing
bergabung dengan TPA membawa keahlian baru                           fresh expertise and enthusiasm to the company’s
dan semangat yang berharga bagi pengembangan                         development. Others pursued careers outside
perusahaan, sementara mereka yang bekerja di                         TPA, becoming part of the broader professional
luar TPA menjadi bagian dari komunitas profesional                   community, applying the skills and knowledge they
yang lebih luas, menerapkan keterampilan dan                         gained during their studies. The success of these
pengetahuan yang diperoleh selama masa studi                         scholarship recipients reflects TPA’s commitment
mereka. Keberhasilan para penerima beasiswa ini                      to supporting education and youth development,
mencerminkan komitmen TPA dalam mendukung                            ultimately contributing to sustainable social and
pendidikan dan perkembangan generasi muda, yang                      economic growth.
pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan
sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Dari sisi realisasi, 82% program CSR yang                            In terms of implementation, 82% of the planned CSR
direncanakan telah terealisasi sepenuhnya. Dari                      programs were fully realized. Notably, all of these
program yang terealisasi itu, seluruhnya merupakan                   programs were initiated based on community
usulan dari masyarakat. TPA sendiri berupaya                         proposals, ensuring alignment with local needs. TPA
mengurangi CSR yang bersifat donasi/musiman                          has also taken steps to reduce one-time donations




                                                                                    PT Teladan Prima Agro Tbk             195
Page 198
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




demi memastikan dampak ekonomi yang lebih                       or seasonal CSR programs in favor of initiatives that
besar bagi masyarakat. Penyaluran dana CSR per                  create a greater long-term economic impact on
bidang tersaji pada infografis berikut ini. [F.25]              local communities. The allocation of CSR funds per
                                                                sector is presented in the following infographic. [F.25]




  Penyaluran Dana                                     Ekonomi                                  Pendidikan
                                                      Economic                                 Education
  Tanggung Jawab
  Sosial
  CSR Fund Disbursement
                                               2024                    36,3             2024             1.138,6
                                               2023                      222,2          2023                        1.214,4

                                               2022                     1.031,2         2022                        695,8




        (jutaan Rupiah / million Rupiah)




               Kesehatan                              Infrastruktur                            Sosial, Budaya,
               Health                                 Infrastructure                           dan Keagamaan
                                                                                               Social, Cultural,
                                                                                               and Religious


        2024                   36,8            2024               487,2                 2024                 381,9
        2023                         70,9      2023                     1.955,4         2023                        454,7

        2022                         127,6     2022                      897,0          2022                        349,4




               Lingkungan Hidup                       Hubungan                                 Total
               Environment                            Kelembagaan                              Total
                                                      Institutional Relations



        2024                       3,7         2024                412,9                2024           2.497,4
        2023                         53,7      2023                      564,2          2023                       4.535,5

        2022                           3,3     2022                      518,6          2022                       3.622,9




  196        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 199
                                                                                                  Socio-Territorial




 Kolaborasi Dukungan terhadap Ketahanan Pangan
 melalui Pelatihan Budidaya dan Bantuan Bibit Palawija
 Collaborative Support for Food Security through Cultivation Training and Crop Seed Assistance

 Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, TPA berkomitmen untuk mendukung
 pengembangan sektor pertanian lokal untuk mewujudkan ketahanan pangan. Salah satu upaya yang
 dilakukan adalah melalui dukungan atas program Penyuluhan Pertanian Lapangan oleh UPT Dinas Pertanian
 di kecamatan Batu Putih kabupaten Berau provinsi Kalimantan Timur. Program tersebut diselenggarakan
 dalam bentuk Pelatihan Budidaya Tanaman Palawija sehingga masyarakat diharapkan mampu memahami
 dan mempraktikkan kultur teknis terbaik untuk mengoptimalkan budidaya tanaman tersebut, yang meliputi
 jenis Kangkung, Jagung Manis, Bayam, Timun, Kacang Panjang, Sawi Putih, dan Terong. Bibit-bibit tersebut
 disediakan oleh salah satu Entitas Anak TPA, yaitu PT Inti Energi Kaltim. Selain itu, perusahaan juga memberikan
 bantuan berupa pupuk kandang dan paranet. Tanaman Palawija umumnya kelompok tanaman semusim
 sehingga hasil budidaya tersebut telah dilakukan monitoring dan menunjukkan hasil yang memuaskan dan
 mampu mengembangkan kemandirian serta kekuatan ekonomi bagi masyarakat.
 As part of its corporate social responsibility, TPA is committed to supporting local agricultural development to
 enhance food security. One of its key initiatives involves collaborating with the Agricultural Extension Program
 conducted by the Agricultural Office’s UPT in Batu Putih District, Berau Regency, East Kalimantan Province.
 This program includes Crop Cultivation Training, equipping local communities with the necessary knowledge
 and best practices to optimize the cultivation of water spinach, sweet corn, spinach, cucumber, long beans,
 chinese cabbage, and eggplant. The seeds for these crops were provided by one of TPA’s subsidiaries,
 PT Inti Energi Kaltim, along with additional support in the form of organic fertilizer and shade nets (paranet).
 Since palawija crops are generally seasonal, the cultivation results have been closely monitored and have
 shown positive outcomes. This initiative has successfully fostered self-sufficiency and economic resilience
 among local communities.




Pelatihan Budidaya dan Serah Terima Bibit Durian di Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau
Cultivation Training and Donation of Durian Seedlings in Batu Putih Sub-district, Berau Regency




                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk               197
Page 200
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Kepatuhan Sosial [F.24] [411-1] [13.14.2]                  Social Compliance [F.24] [411-1] [13.14.2]
Sebagai bagian dari pendekatan inklusif dan                As part of its inclusive and transparent approach,
transparan, TPA menyediakan berbagai saluran               TPA provides multiple channels for stakeholders to
untuk memfasilitasi pemangku kepentingan dalam             submit suggestions, feedback, or complaints related
menyampaikan saran, masukan, maupun keluhan                to the company’s operations and their impact
terkait operasional Perseroan serta dampaknya              on local communities. Through this approach,
terhadap masyarakat sekitar. Dengan pendekatan             TPA is committed to being receptive to feedback,
ini, TPA berkomitmen untuk selalu terbuka terhadap         ensuring that every voice from communities,
umpan balik dan memastikan bahwa setiap                    business partners, and other stakeholders is heard
suara yang disampaikan oleh masyarakat, mitra              and appropriately addressed. These grievance
bisnis, maupun pemangku kepentingan lainnya                mechanisms are designed to be easily accessible
didengar dan ditindaklanjuti dengan tepat. Saluran         to all parties, whether through suggestion boxes
pengaduan ini dirancang agar mudah diakses oleh            available at operational unit offices or via electronic
semua pihak, baik melalui kotak saran yang tersedia        media, such as a dedicated email address:
di kantor unit operasional maupun melalui media            lapor@teladanprima.com.
elektronik, seperti email khusus yang dialamatkan
ke lapor@teladanprima.com.

TPA berkomitmen menindaklanjuti setiap saran,              TPA is committed to addressing all received
masukan, dan keluhan yang diterima, dengan                 suggestions, feedback, and complaints by prioritizing
mengutamakan         komunikasi     terbuka   serta        open communication and adhering to the principle
menjunjung tinggi prinsip musyawarah untuk                 of deliberation and consensus. The resolution of
mencapai mufakat. Penyelesaian setiap keluhan              each complaint is carried out in compliance with
dilakukan dengan memperhatikan kepatuhan                   applicable laws and regulations. Throughout 2024,
terhadap peraturan perundang-undangan yang                 no grievances or complaints were received from
berlaku. Sepanjang tahun 2024, tidak ada pengaduan         stakeholders regarding the social impact of TPA’s
atau keluhan dari pemangku kepentingan terkait             operations. Additionally, TPA successfully maintained
dampak sosial dari kegiatan operasional TPA. Selain        its social compliance, with no incidents of land
itu, TPA juga berhasil menjaga kepatuhan sosialnya         disputes, violations of indigenous rights, or other
dengan baik, tanpa adanya insiden sengketa lahan,          social issues occurring within its concession areas.
pelanggaran hak masyarakat adat, atau masalah              This achievement reflects TPA’s effective efforts in
sosial lain yang terjadi di wilayah konsesi TPA.           maintaining harmonious relationships with local
Capaian ini menunjukkan bahwa upaya TPA dalam              communities and stakeholders, further reinforcing
menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat                its reputation as an entity that is socially and
dan pemangku kepentingan lainnya berjalan efektif,         environmentally compliant.
sekaligus memperkuat reputasi TPA sebagai entitas
yang patuh terhadap regulasi sosial dan lingkungan.




  198      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 201
                                                                                           Socio-Territorial




Keberlanjutan dan Ketertelusuran
Produk Kelapa Sawit [3-3:#414]
Sustainability and Traceability of Palm Oil Products


Keberlanjutan dan ketertelusuran produk kelapa        Sustainability and traceability of palm oil products
sawit merupakan dua aspek penting yang menjadi        are two key focus areas in ensuring the continuity
fokus utama dalam memastikan kesinambungan            of TPA’s supply chain. As global awareness of
rantai pasokan TPA. Seiring dengan meningkatnya       responsible    agribusiness    practices   continues
kesadaran global terhadap praktik agribisnis          to grow, TPA is committed to managing every
yang bertanggung jawab, TPA berkomitmen untuk         stage of the palm oil supply chain transparently
memastikan bahwa setiap tahap dalam rantai pasok      and sustainably. This initiative not only aims to
produk kelapa sawit dikelola secara transparan dan    meet international sustainability standards but
berkelanjutan. Langkah ini tidak hanya bertujuan      also to balance economic growth, environmental
untuk memenuhi standar keberlanjutan internasional,   protection, and social well-being. By implementing
tetapi juga untuk menjaga keseimbangan antara         an effective traceability system, TPA ensures that all
pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan,         palm oil products originate from legal, ethical, and
dan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar.          sustainable sources, adding value to customers,
Melalui sistem ketertelusuran yang efektif, TPA       stakeholders, and the environment.
dapat menjamin bahwa produk kelapa sawit yang
dihasilkan berasal dari sumber yang legal, etis,
dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan, sehingga
memberikan nilai tambah bagi pelanggan,
pemangku kepentingan, serta lingkungan.



Rantai Pasokan dan Ketertelusuran                     Supply Chain and Traceability of
Produk Kelapa Sawit [3-3:#2-6#13.23#414]              Palm Oil Products [3-3:#2-6#13.23#414]

Pemasok memegang peranan krusial dalam                Suppliers play a crucial role in maintaining the
menjaga keberlanjutan rantai pasok TPA. Selain        sustainability of TPA’s supply chain. In addition
mendapatkan pasokan TBS dari perkebunan inti dan      to sourcing fresh fruit bunches (FFB) from its
plasma yang dimiliki, TPA juga menjalin kemitraan     nucleus and plasma plantations, TPA partners with
dengan petani swadaya melalui skema OCP.              independent smallholders through the Outside
Keterlibatan petani plasma dan swadaya dalam          Crop Purchase (OCP) scheme. The involvement of
rantai pasok ini memberikan dampak ekonomi            plasma and independent smallholders in this supply
jangka panjang yang signifikan bagi mereka,           chain brings long-term economic benefits, as oil
mengingat kelapa sawit merupakan tanaman              palm’s long lifecycle fosters sustainable business
dengan siklus hidup panjang yang memungkinkan         relationships. Through these partnerships, TPA not
terjalinnya hubungan bisnis yang berkelanjutan.       only drives local economic growth but also enhances
Dengan demikian, TPA berperan tidak hanya             farmers’ livelihoods, creating a mutually beneficial
dalam menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga         and sustainable agribusiness ecosystem.
menciptakan peluang kesejahteraan bagi petani
melalui kemitraan yang saling menguntungkan.

Untuk memastikan keberlangsungan dan kualitas         To ensure the continuity and quality of its supply
rantai pasokan, TPA memprioritaskan dua aspek         chain, TPA prioritizes two key aspects: inclusivity
utama, yakni inklusivitas dan ketertelusuran.         and traceability. Inclusivity ensures that plasma
Inklusivitas memastikan bahwa petani plasma           and independent smallholder farmers can actively
dan swadaya dapat berpartisipasi secara aktif         participate in TPA’s value chain, while traceability
dalam rantai nilai TPA, sementara ketertelusuran      guarantees that every palm oil product can be traced
menjamin bahwa setiap produk kelapa sawit yang        back to its source, meeting established sustainability
dihasilkan dapat ditelusuri kembali ke sumbernya,     standards. These principles align with KSL 10 under
sehingga memenuhi standar keberlanjutan yang          the Economic Viability pillar, aiming to create an




                                                                  PT Teladan Prima Agro Tbk           199
Page 202
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




ditetapkan. Kedua prinsip ini sejalan dengan KSL            efficient, transparent, and responsible supply chain.
10 dalam pilar Economic Viability, yang bertujuan           This approach supports sustainable agribusiness
untuk menciptakan rantai pasokan yang efisien,              practices while safeguarding the well-being of local
transparan, dan bertanggung jawab, dalam rangka             communities involved in the palm oil industry.
mendukung praktik agribisnis berkelanjutan serta
menjaga kesejahteraan masyarakat lokal yang
terlibat dalam industri kelapa sawit.



Dukungan terhadap Pemasok                                   Support for Suppliers in
untuk Mengadopsi Prinsip                                    Adopting Sustainability Principles [414-2]
Keberlanjutan [414-2]

TPA senantiasa berkomitmen untuk memastikan                 TPA remains committed to ensuring that all Fresh
bahwa seluruh pasokan TBS yang diperoleh berasal            Fruit Bunch (FFB) supplies are sourced responsibly
dari sumber-sumber yang bertanggung jawab                   and in compliance with sustainability principles.
dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan. Meskipun           However, we recognize that independent smallholder
demikian, kami menyadari bahwa praktik yang                 practices may still pose environmental risks,
dijalankan oleh petani swadaya masih memiliki               particularly concerning forest conservation and
potensi      menimbulkan       dampak       lingkungan,     biodiversity within forested areas. Therefore, TPA
terutama terkait dengan pelestarian hutan dan               provides continuous support to all suppliers within its
keanekaragaman hayati di dalam kawasan                      supply chain. One of the key measures implemented
hutan. Oleh karena itu, TPA memberikan dukungan             is conducting thorough screening of FFB suppliers to
berkelanjutan kepada seluruh pemasok dalam rantai           ensure that the palm oil products, including Crude
pasokan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah           Palm Oil (CPO) and Palm Kernel (PK), sold by TPA do
melakukan screening terhadap pemasok TBS guna               not originate from peatland forests, deforestation
memastikan bahwa produk kelapa sawit, baik CPO              activities, or other illegal practices such as theft.
maupun PK, yang dijual oleh TPA tidak berasal dari
kawasan hutan gambut, hasil deforestasi, maupun
aktivitas ilegal lainnya seperti pencurian.

Selain itu, kami memastikan bahwa seluruh pemasok           Additionally, we ensure that all suppliers adhere to the
mematuhi komitmen keberlanjutan yang telah                  established sustainability commitments, including
ditetapkan, baik terhadap KSL TPA maupun komitmen           TPA’s KSL framework and the global No Deforestation,
global No Deforestation, No Peat, and No Exploitation       No Peat, and No Exploitation (NDPE) commitment.
(NDPE). Dalam upaya tersebut, TPA melakukan                 To achieve this, TPA tracks the traceability of FFB
pelacakan ketertelusuran pasokan TBS dari petani            supplies from independent smallholders to ensure
swadaya untuk memastikan bahwa operasi mereka               that their operations are conducted sustainably
dijalankan secara berkelanjutan dan sesuai dengan           and in compliance with applicable regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.                  We assess plantation locations, legal documentation,
Kami melakukan penilaian terhadap lokasi lahan              seed varieties, and planting years. Furthermore,
perkebunan, bukti legalitas, jenis bibit, serta tahun       TPA actively educates and raises awareness among
tanamnya. TPA juga aktif memberikan edukasi dan             independent smallholders about the importance of
meningkatkan kesadaran petani swadaya tentang               sustainability in the palm oil industry, enabling all
pentingnya keberlanjutan dalam industri kelapa              suppliers to adopt more responsible and sustainable
sawit, agar seluruh pemasok dapat menjalankan               agribusiness practices.
praktik agribisnis yang lebih bertanggung jawab dan
berkelanjutan.




  200       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 203
                                                                                         Socio-Territorial




       Penerimaan Tandan Buah Segar dari Pemasok
       Fresh Fruit Bunches Received From Suppliers



Sampai dengan akhir tahun 2024, hubungan             By the end of 2024, the partnership network we have
kemitraan yang kami jalankan telah menjangkau        established has reached 37 external FFB suppliers,
37 pemasok TBS eksternal dengan total TBS yang       with the total FFB produced as follows.
dihasilkan sebagai berikut.


                          Total TBS dalam Rantai Pasok TPA 2024
                                 Total FFB in TPA supply chain 2024


              11,75%



     10,72%                             77,53%
                                                               TBS Inti / Nucleus FFB


                                                               TBS Plasma / Plasma FFB


                                                               TBS OCP / OCP FFB




                                                                 PT Teladan Prima Agro Tbk          201
Page 204
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Penilaian dan Pemantauan Risiko                             Assessment and Risk Monitoring
atas Pemasok [3-3:#414] [414-1] [414-2]                     of Suppliers [3-3:#414] [414-1] [414-2]

Menjaga rantai pasokan bebas dari risiko                    Maintaining a supply chain free from environmental
lingkungan dan sosial merupakan bagian penting              and social risks is a crucial part of TPA’s commitment
dari komitmen TPA terhadap keberlanjutan. Setiap            to sustainability. Every supplier is required to meet
pemasok diwajibkan memenuhi persyaratan teknis,             technical, administrative, and legal requirements to
administratif, dan hukum yang telah dipersyaratkan.         ensure that the supplied FFB does not come from
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa TBS                areas that threaten forests, peatlands, or water
yang dipasok tidak berasal dari kawasan yang                catchment areas, and does not harm biodiversity.
mengancam hutan, gambut, atau daerah resapan                Additionally, all suppliers must comply with product
air, serta tidak merusak keanekaragaman hayati.             quality standards, occupational health and safety
Selain itu, seluruh pemasok diwajibkan mematuhi             regulations,    and     environmental       conservation
standar kualitas produk, keselamatan dan kesehatan          principles in their operations.
kerja, serta prinsip-prinsip kelestarian lingkungan
dalam setiap operasional mereka.

Selain itu, kami juga mewajibkan seluruh pemasok TBS        Furthermore, all FFB suppliers are required to sign
menandatangani pakta integritas sebagai komitmen            an integrity pact as a commitment to implementing
mereka terhadap implementasi praktik perkebunan             plantation practices aligned with TPA’s KSL and
yang sejalan dengan KSL dan nilai-nilai keberlanjutan       sustainability values. Every prospective supplier
TPA. Setiap calon pemasok harus melalui proses              must undergo an initial screening process designed
screening awal yang dirancang untuk menilai kinerja         to assess their sustainability performance based
keberlanjutan mereka dengan mempertimbangkan                on relevant environmental and social criteria.
kriteria lingkungan dan sosial yang relevan. Proses         This process is governed by TPA’s Standard Operating
ini diatur dalam Prosedur Operasional Standar               Procedures (SOP) for Palm Oil FFB Procurement.
Pembelian TBS Kelapa Sawit yang berlaku di TPA.             Existing suppliers are also continuously monitored
Selain itu, pemasok lama juga terus diawasi dan             and evaluated through regular assessments to
dievaluasi secara berkala melalui proses assessment         ensure their practices remain aligned with TPA’s
untuk memastikan bahwa praktik mereka tetap                 sustainability standards.
sejalan dengan standar keberlanjutan TPA.

Pada tahun 2024, terdapat 7 pemasok TBS baru                In 2024, seven new FFB suppliers successfully passed
yang berhasil lolos proses screening dan penilaian,         the screening and assessment process and signed
kemudian    menandatangani       pakta   integritas         the integrity pact before officially joining TPA’s supply




  202       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 205
                                                                                                Socio-Territorial




sebelum secara resmi bergabung dalam rantai               chain. This step ensures that every new supplier
pasokan TPA. Langkah ini memastikan bahwa setiap          understands and is committed to responsible and
pemasok baru memahami dan berkomitmen pada                sustainable agribusiness principles in accordance
prinsip-prinsip agribisnis yang bertanggung jawab         with TPA’s policies. Traceability and inclusivity remain
dan berkelanjutan, sesuai dengan kebijakan TPA.           priorities in this process to ensure that all palm oil
Ketertelusuran dan inklusivitas tetap menjadi prioritas   products received meet the quality and sustainability
dalam proses ini, guna menjaga agar seluruh produk        standards set by TPA.
kelapa sawit yang diterima memenuhi standar
kualitas dan keberlanjutan yang ditetapkan oleh TPA.

TPA juga terus mengelola kebun plasma sebagai             TPA also continues to manage plasma plantations
bagian dari rantai pasokan. Hingga akhir 2024,            as part of its supply chain. By the end of 2024, the
luas kebun plasma yang dikelola mencapai 11.973           total plasma plantation area managed reached
ha, atau setara dengan 24,67% dari total luas             11,973 hectares, equivalent to 24.67% of the total
kebun inti. Capaian ini memenuhi persyaratan              nucleus plantation area. This achievement meets
minimal kebun plasma sebesar 20% yang diatur              the minimum plasma plantation requirement of
oleh Peraturan Pemerintah (PP) No. 26 Tahun               20% as regulated by Government Regulation (PP)
2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pertanian.            No. 26 of 2021 on Agricultural Sector Implementation.
Hal ini menunjukkan bahwa TPA tidak hanya                 This demonstrates that TPA not only focuses on
fokus pada pemenuhan regulasi, tetapi juga                regulatory compliance but also on implementing
pada penerapan praktik inklusif yang mendukung            inclusive practices that support comprehensive
keberlanjutan operasional secara menyeluruh.              operational sustainability.

Untuk mendukung petani plasma, TPA menyediakan            To support plasma farmers, TPA provides financial
bantuan       pendanaan       guna      mendorong         assistance to encourage land development and
pengembangan lahan dan meningkatkan kualitas              improve the quality of their FFB yields. In 2024, TPA
hasil TBS mereka. Pada tahun 2024, TPA menyalurkan        disbursed Rp246.55 billion to 7,454 plasma farmers
Rp246,55 miliar kepada 7.454 petani plasma yang           across Berau, East Kutai, and Paser Regencies.
tersebar di Kabupaten Berau, Kutai Timur, dan Paser.      This assistance is expected to help plasma farmers
Dengan bantuan ini, diharapkan petani plasma              enhance their productivity and adopt sustainability
dapat meningkatkan produktivitas mereka serta             practices that align with TPA’s standards and
menerapkan praktik keberlanjutan yang sesuai              expectations.
dengan standar dan ekspektasi TPA.




                                                                       PT Teladan Prima Agro Tbk           203
Page 206
           ECONOMIC VIABILITY




204   PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 207
                                                                                      Economic Viability




             “TPA berkontribusi pada ekonomi lokal dan nasional melalui penciptaan lapangan kerja,
             program kesejahteraan, kontribusi pajak, dan manfaat langsung bagi masyarakat
             sekitar. Dampak ekonomi tersebut tercermin pada terserapnya pekerja lokal, pemasok,
             dan masyarakat yang terlibat dalam rantai pasokan. Dalam mendukung komitmen
             tersebut, TPA terus meningkatkan kinerja ekonomi, baik dari sisi produktivitas maupun
             profitabilitas. Peningkatan produktivitas dilaksanakan melalui uji multivarietas
             untuk mendukung replanting dan memperkaya plasma nutfah, sementara dari sisi
             operasional dilakukan implementasi teknologi, seperti uji kualitas CPO secara realtime
             dan NIR FOSS untuk mengukur oil losses.”
             “TPA contributes to both the local and national economy through job opportunity,
             welfare programs, tax contributions, and direct benefits for local communities.
             These economic impacts are reflected in the involvement of local workers,
             suppliers, and communities within the supply chain. In support of this commitment,
             TPA continuously improves its economic performance, focusing on both productivity
             and profitability. Productivity enhancements are pursued through multi-variety
             trials to support replanting programs and enrich genetic resources, while operational
             improvements are carried out through the implementation of technologies such as the
             real time CPO quality testing, and NIR FOSS for oil losses measurement.”




Membangun Kepercayaan melalui
Produk Kualitas Unggul [F.17] [F.26] [F.27] [F.28] [F.29] [F.30]
Building Trust Through Superior Quality Products


Pelanggan merupakan salah satu pemangku            Customers are one of the key stakeholders who
kepentingan yang memiliki peran signifikan dalam   play a significant role in supporting the growth
mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan            and sustainability of TPA’s business. Recognizing
bisnis TPA. Menyadari peran strategis mereka,      their strategic importance, TPA is committed to
TPA berkomitmen untuk selalu memberikan produk     consistently delivering high-quality products and
dan layanan berkualitas dan setara yang memenuhi   services that meet the specifications outlined in
spesifikasi kontrak dengan pelanggan. Kepuasan     customer contracts. We view customer satisfaction
pelanggan kami pandang sebagai kunci utama         as the primary key to building a positive image
untuk membangun citra positif dan reputasi yang    and a strong reputation in the market. Therefore,
baik di pasar. Oleh karena itu, TPA menempatkan    TPA places customers at the heart of its business
pelanggan     di   pusat  operasi    bisnis yang   operations, ensuring that every decision made
memastikan setiap keputusan yang diambil selalu    takes their needs and preferences into account. This
mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi          commitment serves as the foundation for TPA in
mereka. Komitmen ini menjadi landasan bagi TPA     fostering long-term, mutually beneficial relationships
dalam menjalin hubungan jangka panjang yang        with its customers.
saling menguntungkan dengan pelanggan.




                                                               PT Teladan Prima Agro Tbk          205
Page 208
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Komitmen akan kepuasan pelanggan terus kami                 Commitment to customer satisfaction remains at
kedepankan dalam setiap operasi bisnis TPA.                 the forefront of every business operation at TPA.
Dalam upaya menghasilkan produk olahan TBS                  In the effort to produce high-quality processed oil
kelapa sawit berkualitas tinggi, TPA menerapkan             palm fresh fruit bunches (TBS), TPA implements
standar operasional berdasarkan Good Agricultural           operational standards based on Good Agricultural
Practices (GAP) yang juga tertuang dalam prinsip            Practices (GAP), which are also reflected in
dan kriteria ISPO. Entitas Anak yang bergerak di            the principles and criteria of ISPO (Indonesian
bidang budidaya dan pengolahan kelapa sawit                 Sustainable Palm Oil). Subsidiaries engaged in oil
telah berhasil memperoleh sertifikasi ISPO, yang            palm cultivation and processing have successfully
menegaskan bahwa proses produksi CPO di TPA                 obtained ISPO certification, affirming that the CPO
telah memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan           production process at TPA meets the requirements
sebagai produk kelapa sawit berkelanjutan.                  to be classified as sustainable palm oil products.
Pencapaian ini mencerminkan komitmen kami                   This achievement reflects our commitment to
dalam menerapkan strategi dan praktik bisnis yang           implementing sustainable business strategies and
berkelanjutan. Dengan mematuhi standar tersebut,            practices. By adhering to these standards, TPA not
TPA tidak hanya memastikan kualitas produk, tetapi          only ensures product quality but also contributes to
juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan          environmental preservation and social responsibility.
tanggung jawab sosial.

Dedikasi TPA terhadap praktik bisnis berkelanjutan          TPA’s dedication to sustainable business practices
juga tercermin dalam KSL poin 11 pada pilar                 is also evident in KSL point 11 under the Economic
Economic Viability, di mana TPA terus berupaya              Viability pillar, where TPA continues to strive for
untuk mencapai hasil usaha yang optimal dengan              optimal business outcomes by implementing best
menerapkan praktik terbaik dan perbaikan                    practices and environmentally conscious continuous
berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dalam              improvements throughout the cultivation and
seluruh proses budidaya dan pengolahan. Komitmen            processing stages. This commitment enables TPA
ini memungkinkan TPA untuk menyediakan                      to provide high-quality products that deliver added
produk-produk berkualitas tinggi yang memberikan            value to customers. Additionally, this step ensures
nilai tambah bagi pelanggan. Selain itu, langkah            that every product produced and sold by TPA
ini juga memastikan bahwa setiap produk                     meets the quality standards outlined in customer
yang dihasilkan dan dijual TPA telah memenuhi               contracts, guided by GAP. This approach guarantees
standar kualitas yang ditetapkan dalam kontrak              consistent product quality and compliance with the
dengan pelanggan, yang berpedoman pada GAP.                 specifications expected by customers.
Pendekatan ini menjamin konsistensi kualitas
produk dan kepatuhan terhadap spesifikasi yang
diharapkan oleh pelanggan.

Dalam upaya mempertahankan reputasi sebagai                 In maintaining its reputation as a leading CPO
produsen CPO terkemuka, TPA menerapkan                      producer, TPA implements strict quality control at
pengendalian kualitas yang ketat pada setiap                every stage of production. This process begins with
tahap produksi. Proses ini dimulai dengan seleksi           the selection of fresh fruit bunches from the best
tandan buah segar kelapa sawit yang matang                  quality and mature oil palm, followed by optimal
dan berkualitas terbaik, dilanjutkan dengan                 extraction processes, and timely delivery of products
proses ekstraksi yang optimal, hingga pengiriman            to customers. Continuously, we strive to improve
produk tepat waktu kepada pelanggan. Secara                 product and service quality in line with the evolving
berkesinambungan, kami berusaha meningkatkan                needs of our customers. These initiatives not only
kualitas produk dan layanan sesuai dengan                   provide added value to customers but also enhance
kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.                  TPA’s competitiveness in the industry. By focusing
Inisiatif ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi      on quality and service, TPA aims to maintain its
pelanggan, tetapi juga meningkatkan daya saing TPA          competitive edge over rivals and build customer
di industri. Dengan fokus pada kualitas dan layanan,        loyalty.
TPA berupaya untuk mempertahankan keunggulan
kompetitif dari pesaing dan membangun loyalitas
pelanggan.




  206       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 209
                                                                                            Economic Viability




Untuk menilai efektivitas berbagai upaya tersebut,       To assess the effectiveness of these efforts, TPA
TPA secara rutin melaksanakan survei kepuasan            regularly conducts annual customer satisfaction
pelanggan setiap tahun. Survei ini bertujuan mengukur    surveys. These surveys aim to measure the extent
sejauh mana program dan inisiatif yang dijalankan        to which the programs and initiatives implemented
mampu        meningkatkan   kepuasan       pelanggan.    have enhanced customer satisfaction. The 2024
Hasil survei tahun 2024 menunjukkan bahwa TPA            survey results show that TPA achieved a score of
memperoleh skor 90,1% dari para pelanggan,               90.1% from customers, indicating a high level of
mengindikasikan tingkat kepuasan yang tinggi             satisfaction with the quality of products and services
terhadap kualitas produk dan layanan yang diberikan.     provided. Furthermore, throughout 2024, no products
Selain itu, selama tahun 2024, tidak ada produk yang     were recalled by customers, signifying that all
ditarik kembali oleh pelanggan, yang menandakan          products met their specifications and expectations.
bahwa semua produk telah memenuhi spesifikasi dan        This achievement reinforces TPA’s commitment
harapan mereka. Capaian ini memperkuat komitmen          to maintaining high-quality standards in meeting
TPA dalam mempertahankan standar kualitas tinggi         customer needs.
terhadap kebutuhan pelanggan.

Melalui berbagai komitmen dan inisiatif tersebut,        Through these various commitments and initiatives,
TPA bertekad untuk terus memperkuat hubungan             TPA is determined to continue strengthening its
dengan pelanggan. Kami memahami bahwa                    relationships with customers. We understand that
keberhasilan jangka panjang TPA akan turut               TPA’s long-term success will also depend on its
bergantung pada kemampuan dalam memenuhi                 ability to effectively meet customer needs and
kebutuhan dan ekspektasi pelanggan secara efektif.       expectations. Therefore, TPA will continue to invest
Oleh karena itu, TPA akan terus berinvestasi dalam       in sustainable practices, product innovation, and
praktik berkelanjutan, inovasi produk, dan peningkatan   service improvements. This holistic approach is
layanan. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat        expected to deliver benefits to all stakeholders
memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang               and support TPA’s sustainable growth in the future.
terlibat dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan         By balancing business interests and social
TPA di masa depan. Dengan menyeimbangkan                 responsibility, TPA strives to create lasting value for
kepentingan bisnis dan tanggung jawab sosial, TPA        customers and the broader community.
berupaya menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi
pelanggan dan masyarakat luas.




         Pengujian Kualitas CPO dan CPKO
         CPO and CPKO Quality Testing




                                                                      PT Teladan Prima Agro Tbk          207
Page 210
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




              Kernel Crushing Plant (KCP) [F.26]


      TPA terus berupaya untuk menjadi perusahaan         TPA continues to strive to become a world-
      agribisnis berkelas dunia yang berkelanjutan        class sustainable agribusiness company
      melalui berbagai inovasi strategis. Salah           through various strategic innovations. One of
      satu inovasi yang telah diwujudkan adalah           the innovations realized is the construction of
      pembangunan KCP yang mulai beroperasi               the Kernel Crushing Plant (KCP), which began
      penuh pada akhir tahun 2024. KCP dirancang          full operations by the end of 2024. The KCP is
      untuk meningkatkan nilai tambah dari Palm           designed to enhance the value of Palm Kernel
      Kernel (PK) dengan mengolahnya menjadi              (PK) by processing it into derivative products
      produk turunan seperti Crude Palm Kernel Oil        such as Crude Palm Kernel Oil (CPKO) and
      (CPKO) dan Palm Kernel Expeller (PKE). Inovasi      Palm Kernel Expeller (PKE). This innovation not
      ini tidak hanya memberikan diversifikasi            only provides product diversification but also
      produk, tetapi juga memperkuat posisi TPA di        strengthens TPA’s market position by offering
      pasar dengan menyediakan produk turunan             value-added palm oil derivatives. The KCP
      kelapa sawit yang memiliki nilai tambah. KCP        also enables TPA to maximize the potential of
      ini juga memungkinkan TPA memaksimalkan             internally managed palm oil raw materials,
      potensi dari bahan baku kelapa sawit yang           thereby achieving operational efficiency and
      dikelola secara internal, sehingga efisiensi        increasing profit margins.
      operasional dapat tercapai dan margin
      keuntungan meningkat.

      Manfaat dari operasional KCP ini tidak              The benefits of the KCP’s operations extend
      hanya terbatas pada peningkatan produksi,           beyond increased production to include cost
      tetapi juga mencakup penghematan biaya              savings. TPA has integrated the use of Biomass
      operasional. TPA telah mengintegrasikan             Power Plants (BPP) to supply renewable energy
      penggunaan BPP untuk memasok energi                 to the KCP, thereby reducing production costs.
      terbarukan ke KCP, sehingga dapat menekan           The utilization of green energy aligns with
      komponen biaya produksi. Pemanfaatan                TPA’s commitment to sustainability while
      green energy ini sejalan dengan komitmen            reducing the company’s carbon footprint.
      TPA     terhadap    keberlanjutan, sekaligus        By decreasing reliance on fossil fuels, TPA is
      mengurangi jejak karbon Perseroan. Dengan           able to operate in a more environmentally
      mengurangi ketergantungan pada energi               friendly manner, supporting sustainability
      fosil, TPA mampu menjalankan operasional            initiatives and improving production cost
      yang lebih ramah lingkungan, mendukung              efficiency.
      inisiatif keberlanjutan, dan meningkatkan
      efisiensi biaya produksi.

      Proyeksi perolehan nilai ekonomi yang lebih         The projected economic gains from the KCP’s
      maksimal dari operasional KCP juga mulai            operations have also become evident since
      terlihat sejak beroperasi penuh. Dengan             its full operation. With product diversification
      diversifikasi produk dan peningkatan efisiensi      and increased efficiency resulting from the
      yang dihasilkan oleh KCP, TPA berpotensi            KCP, TPA has the potential to double the
      meningkatkan nilai ekonomi palm kernel              economic value of palm kernel. Additionally,
      menjadi dua kali lipat. Selain itu, pasar           the growing market for CPKO and PKE presents
      untuk CPKO dan PKE yang terus meningkat             significant opportunities for TPA to boost sales
      memberikan peluang besar bagi TPA untuk             and expand its market share. CPKO sales in
      meningkatkan penjualan dan memperluas               2024 reached 4,619 tons, reinforcing TPA’s
      pangsa pasar. Penjualan CPKO tahun                  consistent operational and financial growth.
      2024 mencapai 4.619 ton, memperkuat
      pertumbuhan operasional dan keuangan TPA
      secara konsisten.




208       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 211
                                                                                  Economic Viability




Lebih lanjut, TPA berupaya memastikan          Furthermore, TPA ensures that the KCP
bahwa inovasi KCP ini sejalan dengan prinsip   innovation aligns with sustainability principles
keberlanjutan dan regulasi lingkungan yang     and applicable environmental regulations.
berlaku. Integrasi energi terbarukan melalui   The integration of renewable energy through
BPP tidak hanya membantu dalam menekan         BPP not only helps reduce production costs but
biaya produksi, tetapi juga menjadi salah      also represents one of TPA’s steps to support
satu langkah TPA untuk mendukung upaya         global efforts in reducing carbon emissions.
global dalam mengurangi emisi karbon.          This sustainable operation strengthens TPA’s
Keberlanjutan operasional ini memperkuat       position as a company that focuses not only
posisi TPA sebagai perusahaan yang tidak       on business growth but also on social and
hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis,        environmental responsibility.
tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan
lingkungan.

Dengan semua manfaat yang dihadirkan           With all the benefits brought by the KCP, TPA
oleh KCP, TPA optimis bahwa inovasi ini akan   is optimistic that this innovation will play
memainkan peran penting dalam mendukung        a crucial role in supporting its long-term
Visi jangka panjang TPA sebagai pemimpin       vision of becoming a leader in sustainable
di industri agribisnis yang berkelanjutan,     agribusiness, while delivering added value
sekaligus memberikan nilai tambah bagi         to stakeholders and contributing to broader
pemangku kepentingan dan mendukung             economic growth.
pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.




        Pengawasan Operasional KCP
        KCP Operational Supervision




                                                            PT Teladan Prima Agro Tbk             209
Page 212
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




               Uji Multivarietas untuk Mendukung Produktivitas
               dan Keberlanjutan Perkebunan [F.26]
               Multivariety Trials to Support Plantation Productivity and Sustainability

      TPA melakukan uji multivarietas sebagai bagian       TPA conducts multivariety trials as part of
      dari strategi untuk meningkatkan produktivitas       its strategy to enhance the productivity
      dan keberlanjutan operasional perkebunan             and sustainability of its oil palm plantation
      kelapa sawit. Uji ini bertujuan mengidentifikasi     operations. These trials aim to identify superior
      varietas kelapa sawit unggul yang memiliki daya      oil palm varieties that are resilient to various
      tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan,          environmental conditions, including climate
      termasuk perubahan iklim, serangan hama,             change, pest infestations, and diseases. Over the
      maupun penyakit. Sejak beberapa tahun terakhir,      past few years, TPA has been trialing high-quality
      TPA tengah menguji benih-benih unggul yang           seeds from various sources to determine which
      dibeli dari berbagai sumber, untuk menentukan        ones offer the best productivity and higher yields.
      mana yang memiliki produktivitas terbaik dan
      hasil yang lebih tinggi.

      Melalui uji multivarietas, TPA mengevaluasi          Through multivariety trials, TPA evaluates the
      kinerja berbagai jenis benih berdasarkan             performance of different seed types based on
      parameter penting, seperti tingkat produktivitas,    key parameters such as productivity levels,
      kualitas buah, efisiensi serapan nutrisi, serta      fruit quality, nutrient absorption efficiency, and
      ketahanan terhadap stres lingkungan. Program         resilience to environmental stress. This program
      ini telah berjalan selama 5 tahun, dan tanaman       has been running for five years, and the trialed
      hasil uji sudah mulai berbuah pada usia 4 tahun.     plants have begun to bear fruit at four years of
      Hasil awal menunjukkan bahwa produktivitasnya        age. Initial results show that their productivity
      sudah mendekati tanaman yang lebih tua,              is already approaching that of older plants,
      menjadikannya       alternatif potensial   untuk     making them a potential alternative to support
      mendukung keberlanjutan hasil panen.                 sustainable harvests.

      Selain mendukung peningkatan produktivitas,          In addition to boosting productivity, these trials
      uji ini memungkinkan TPA untuk mengadopsi            allow TPA to adopt varieties that are more
      varietas yang lebih efisien dalam penggunaan         resource-efficient, such as in water and fertilizer
      sumber daya, seperti air dan pupuk, sehingga         usage, thereby supporting more sustainable land
      mendukung pengelolaan lahan yang lebih               management. With measurable, data-driven
      berkelanjutan. Dengan hasil uji yang terukur dan     results, TPA ensures that the varieties used not
      berbasis data, TPA memastikan bahwa varietas         only deliver the best outcomes but also align with
      yang digunakan tidak hanya memberikan                environmental sustainability principles. This step
      hasil terbaik tetapi juga sesuai dengan              reaffirms TPA’s commitment to implementing
      prinsip keberlanjutan lingkungan. Langkah ini        modern agronomic practices that support
      menegaskan komitmen TPA dalam menerapkan             efficiency, sustainability, and the resilience of the
      praktik agronomi modern yang mendukung               palm oil industry in the future.
      efisiensi, keberlanjutan, dan ketahanan industri
      kelapa sawit di masa depan.




                                                                                        Lokasi Blok Uji
                                                                                        Multivarietas Felda
                                                                                        3 Way
                                                                                        Multi-variety Trials
                                                                                        Block Location at
                                                                                        Felda 3 Way




210       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 213
                                                                         Economic Viability / Economic Viability




Kontribusi Nilai Ekonomi untuk
Kesejahteraan Bersama [3-3:#201]
Economic Value Contribution to Shared Prosperity


Kinerja ekonomi yang solid merupakan faktor yang         Solid economic performance is a significant factor
memiliki dampak besar terhadap keberlanjutan             that greatly impacts the sustainability of TPA’s
usaha TPA serta memberikan manfaat signifikan            operations and delivers substantial benefits to its
bagi para pemangku kepentingan. Partisipasi              stakeholders. TPA’s participation in the national
TPA dalam industri kelapa sawit nasional juga            palm oil industry also actively supports Indonesia’s
secara aktif mendukung pertumbuhan ekonomi               economic growth. TPA contributes to the national
Indonesia. Kontribusi TPA terhadap perekonomian          economy in various ways, such as generating
nasional diwujudkan melalui berbagai cara,               foreign exchange through export activities, paying
seperti menghasilkan devisa dari aktivitas ekspor,       taxes and export levies that increase state revenue,
membayar pajak dan pungutan ekspor yang                  creating added value throughout the supply chain,
meningkatkan pendapatan negara, menciptakan              and providing employment opportunities for
nilai tambah sepanjang rantai pasokan, serta             communities around its operational areas. Through
menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat di            these contributions, TPA reinforces its position
sekitar wilayah operasi. Melalui kontribusi-kontribusi   as a responsible corporate entity that actively
ini, TPA menegaskan posisinya sebagai entitas            participates in the nation’s economic empowerment.
korporat yang bertanggung jawab dan berperan aktif       Thus, TPA not only focuses on its own business
dalam pemberdayaan ekonomi bangsa. Dengan                growth but also supports the economic well-being
demikian, TPA tidak hanya fokus pada pertumbuhan         of communities and national development through
bisnis sendiri, tetapi juga mendukung kesejahteraan      plasma plantations and independent smallholders.
ekonomi masyarakat dan pembangunan nasional
secara keseluruhan keseluruhan melalui kebun
plasma dan petani swadaya.




                                                                     PT Teladan Prima Agro Tbk             211
Page 214
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Profil Perkebunan TPA Tahun 2024
TPA’s Plantation Profile in 2024                                                                               (dalam Ha / in Ha)




                        Kebun Inti                                                       Kebun Plasma
                         Nucleus                                                            Plasma

               245                                                                  15




                                              48.297                                                              11.958




                 Total Lahan Tertanam                                                Total Lahan Tertanam
                  Total of Planted Area                                               Total of Planted Area
                         48.542                                                             11.973

                     Tanaman Menghasilkan / Mature Plants              Tanaman Belum Menghasilkan / Immature Plants


Profil Maturitas - Inti dan Plasma
Maturity Profile - Nucleus and Plasma                                                                                         Ha



              Matang                                 Matang Muda                                Belum Matang
             Prime Mature                               Young Mature                           Immature Mature

    11.749                                        209                                          15
 (19,86%)                                    (19,17%)                                     (5,77%)




                             47.416                                      881                                         245
                             (80,14%)                                    (80,83%)                                    (94,23%)
                Total                                          Total                                   Total
                Total                                          Total                                   Total
         59.165 (100%)                                  1.090 (100%)                                260 (100%)


                 >8                                        4-7                                         <4
                tahun                                      tahun                                      tahun
                years                                      years                                      years




                                        Kebun Inti / Nucleus           Kebun Plasma / Plasma



  212        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 215
                                                                                               Economic Viability




Pencapaian Target Kinerja Operasional                     Achievement of Operational and
dan Finansial [F.2]                                       Financial Performance Targets [F.2]

TPA telah menetapkan target dan strategi dengan           TPA set targets and strategies by considering
mempertimbangkan berbagai tantangan bisnis                various business challenges throughout 2024 as
sepanjang tahun 2024 serta potensi peluang yang           well as existing opportunities, to achieve optimum
ada, guna mencapai kinerja operasional dan                operational and financial performances. These
finansial yang optimal. Target dan strategi ini disusun   targets and strategies are designed to be in line
agar selaras dengan rencana jangka panjang,               with Company’s long-term plan, Vision, Mission,
Visi, Misi, dan Tujuan Perseroan. Sepanjang tahun,        and Goals. Throughout the year, our constant focus
fokus kami adalah meningkatkan produktivitas              is on increasing productivity by implementing an
dengan menerapkan sistem produksi kelapa sawit            integrated palm oil production system, enabling
terpadu, sehingga kinerja dapat melebihi periode          the performance to exceed the previous period.
sebelumnya. Kami juga mengembangkan fokus                 We also develop the focus on optimizing the circular
pada optimalisasi ekonomi sirkuler dari operasi TPA.      economy of TPA’s operations. We continuously
Implementasi strategi-strategi tersebut senantiasa        conduct periodic monitoring and evaluation on
kami lakukan pemantauan dan evaluasi secara               the strategies implementation to check their
berkala efektivitasnya terhadap pencapaian target         effectiveness in achieving targets and rolling out of
serta pelaksanaan strategi yang telah ditetapkan.         established strategies. The results of the monitoring
Hasil dari pemantauan dan evaluasi tersebut               and evaluation are valuable input to assess TPA
menjadi masukan berharga untuk menilai kinerja TPA        performance and refining future strategies. With
dan menyempurnakan strategi di masa mendatang.            this structured and systematic approach, TPA is
Melalui pendekatan yang terstruktur dan sistematis        optimistic to be able to achieve sustainable growth
ini, TPA optimis dapat mencapai pertumbuhan               and provide added value to all of its stakeholders.
berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi
seluruh pemangku kepentingan.

Sepanjang tahun 2024, volume produksi TBS                 Throughout 2024, the volume of FFB (Fresh Fruit
meningkat 0,51% dari tahun 2023, sementara itu            Bunches) production increased by 0.51% compared
volume produksi CPO menurun 0,86%. Dari produksi          to 2023, while CPO (Crude Palm Oil) production
tersebut, kami berhasil mencatatkan peningkatan           volume decreased by 0.86%. From this production, we
penjualan CPO sebesar 2,09% dari tahun 2023.              successfully recorded a 2.09% increase in CPO sales
Hasil operasional tersebut mendorong perolehan            compared to 2023. These operational results drove
pendapatan Perseroan di tahun 2024 sebesar                the company’s revenue in 2024 to Rp 4,211 billion, an
Rp4.211 miliar, meningkat 5.10% serta laba bersih         increase of 5.10%, and a net profit of Rp 826 billion, an
sebesar Rp826 miliar, meningkat 82,74% dari tahun         increase of 82.74% compared to 2023. This condition
2023. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh kenaikan      was primarily influenced by an 11.60% increase in CPO
harga CPO sebesar 11,60%, kenaikan harga PK 56,30%        prices, a 56.30% increase in PK (Palm Kernel) prices,
dan diversifikasi palm kernel.                            and palm kernel diversification.

Informasi   lebih   lengkap   mengenai   kinerja          More detailed information regarding the company’s
operasional dan finansial Perseroan disampaikan           operational and financial performance is provided in
dalam Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk           the 2024 Annual Report of PT Teladan Prima Agro Tbk,
tahun 2024 yang disusun secara terpisah dari              which is prepared separately from this Sustainability
Laporan Keberlanjutan ini.                                Report.




                                                                       PT Teladan Prima Agro Tbk            213
Page 216
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Perbandingan Target dan Kinerja                             Comparison of Targets and
Portofolio, Target Pembiayaan,                              Performance of Portfolios, Financing
atau Investasi pada Instrumen                               Targets, or Investments in Financial
Keuangan atau Proyek yang Sejalan                           Instruments or Projects Aligned with
dengan Keuangan Berkelanjutan [F.3]                         Sustainable Finance [F.3]

Sampai dengan akhir tahun 2024, Perseroan tidak             As of the end of 2024, the Company does not have
memiliki atau menjalankan program investasi pada            or operate any investment programs in financial
instrumen keuangan atau proyek berkelanjutan                instruments or sustainable projects. Therefore, there
sehingga tidak terdapat informasi mengenai                  is no information available regarding the comparison
perbandingan target dan kinerja portofolio, target          of targets and performance of portfolios, financing
pembiayaan, atau investasi pada instrumen                   targets, or investments in financial instruments or
keuangan atau proyek yang sejalan dengan                    projects aligned with sustainable finance.
keuangan berkelanjutan.



Distribusi Nilai Ekonomi [201-1] [13.22.2]                  Distribution of Economic
                                                            Value [201-1] [13.22.2]

Berdasarkan pencapaian kinerja operasional dan              Based on the achievement of operational and
finansial, TPA dapat memetakan distribusi nilai             financial performance, TPA can map the distribution
ekonomi kepada para pemangku kepentingan,                   of economic value to its stakeholders, which includes
yang meliputi nilai ekonomi yang diciptakan,                the economic value created, distributed, and
didistribusikan, dan ditahan. Nilai ekonomi yang            retained. The economic value created represents
diciptakan merupakan total pendapatan yang                  the total revenue generated by TPA through its
diperoleh TPA melalui aktivitas bisnis. Sementara itu,      business activities. Meanwhile, the economic value
nilai ekonomi yang didistribusikan mencerminkan             distributed reflects various expenditures allocated
berbagai pengeluaran yang dialokasikan sebagai              as TPA’s contribution to driving economic growth and
kontribusi TPA dalam mendorong pertumbuhan                  improving stakeholder welfare. These expenditures
ekonomi      dan    meningkatkan        kesejahteraan       include salary payments to employees, taxes to the
pemangku kepentingan. Pengeluaran ini termasuk              government, dividends to shareholders, payments
pembayaran gaji kepada karyawan, pajak kepada               to suppliers, and funds allocated to communities as
pemerintah, dividen bagi Pemegang Saham,                    part of Social and Environmental Responsibility (TJSL).
pembayaran kepada pemasok, serta alokasi dana               On the other hand, the economic value retained is
untuk masyarakat sebagai bagian dari Tanggung               the difference between the economic value created
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sedangkan nilai         and distributed, which is then reinvested to support
ekonomi yang ditahan merupakan selisih antara nilai         the sustainability and development of TPA’s business
ekonomi yang diciptakan dan yang dibagikan, yang            in the future. Thus, TPA not only focuses on creating
kemudian diinvestasikan kembali untuk mendukung             economic value but also on its fair distribution to
keberlanjutan dan pengembangan usaha TPA di                 stakeholders and retaining a portion of the value
masa depan. Dengan demikian, TPA tidak hanya                to ensure TPA’s long-term growth. The information
fokus pada penciptaan nilai ekonomi semata, tetapi          regarding TPA’s economic value distribution is
juga pada distribusi yang adil kepada pemangku              outlined as follows.
kepentingan dan penahanan sebagian nilai untuk
memastikan pertumbuhan jangka panjang TPA.
Informasi mengenai distribusi nilai ekonomi TPA
diuraikan sebagai berikut.




  214       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 217
                                                                                              Economic Viability




                                                                             (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)

        Keterangan                   2024          2023           2022                      Description

Nilai Ekonomi yang Diciptakan                                                     Economic Value Generated

Pendapatan dari Pelanggan        4.100.672        4.140.969      3.592.691        Revenue from Customers

Penerimaan Bunga                       16.205         13.144        7.294         Receipts of Interest

Penerimaan dari Pelepasan                                                         Proceeds from Disposal of
                                         596          2.724           762
Aset Tetap                                                                        Fixed Assets

Pendapatan Lainnya                    54.976        28.926          10.674        Other Incomes

Total Nilai Ekonomi                                                               Total Economic Value
                                 4.172.449        4.185.763      3.611.421
yang Diciptakan                                                                   Generated

Nilai Ekonomi yang Didistribusikan                                                Economic Value Distributed

Pembayaran kepada
                                (2.180.021)      (2.114.444)   (1.986.404)        Payments to Suppliers
Pemasok

Pembayaran kepada
                                 (616.614)        (477.442)      (558.178)        Payments to Employees
Karyawan

Pembayaran kepada
                                                                                  Payments to Shareholders in
Pemegang Saham berupa            (158.361)        (174.757)      (79.876)
                                                                                  the form of Cash Dividends
Dividen Kas

Pembayaran Bunga kepada                                                           Interest Payments to
                                     (67.036)      (99.551)      (135.332)
Pemberi Pinjaman                                                                  Creditors

Pembayaran Pajak                                                                  Payments of Corporate
                                 (167.883)        (182.492)      (134.868)
Penghasilan Badan                                                                 Income Tax

Penyaluran Dana Tanggung                                                          Distribution of Social
                                      (2.497)       (4.536)        (3.623)
Jawab Sosial                                                                      Responsibility Fund

Total Nilai Ekonomi yang                                                          Total Economic Value
                                (3.192.412)     (3.053.222)    (2.898.281)
Didistribusikan                                                                   Distributed

Nilai Ekonomi yang Ditahan           980.037      1.132.541        713.140        Economic Value Retained




                                                                 PT Teladan Prima Agro Tbk                   215
Page 218
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Mendukung Pembangunan Nasional
melalui Komitmen Pajak [3-3:#207] [207-1] [207-2] [207-3]
Supporting National Development through Tax Commitment


TPA secara konsisten menegaskan komitmen                   TPA consistently reaffirms its commitment to
untuk memenuhi seluruh kewajiban perpajakan                fulfilling all tax obligations in accordance with
sesuai dengan peraturan perundang-undangan                 the prevailing laws and regulations in the palm
yang berlaku dalam industri kelapa sawit. Dengan           oil industry. By adhering to tax regulations, TPA
mematuhi aturan perpajakan, TPA berkontribusi              contributes to national development while ensuring
pada pembangunan negara sekaligus memastikan               the sustainability of its business in the future.
keberlanjutan    usaha    di   masa    mendatang.          TPA also continuously monitors and follows various
TPA juga terus memantau dan mengikuti berbagai             updates to tax provisions issued by the government
pembaruan ketentuan perpajakan yang dikeluarkan            and financial authorities. To improve tax efficiency,
oleh pemerintah dan otoritas keuangan. Untuk               TPA has developed a tax planning strategy that
meningkatkan efisiensi beban pajak, TPA telah              includes optimizing tax credits and ensuring timely
mengembangkan strategi perencanaan pajak yang              tax payments. This proactive approach not only
mencakup optimalisasi kredit pajak dan memastikan          supports regulatory compliance but also strengthens
pembayaran      pajak   dilakukan    tepat waktu.          the company’s financial stability.
Pendekatan proaktif ini tidak hanya mendukung
kepatuhan regulasi tetapi juga memperkuat
stabilitas keuangan Perseroan.

Strategi perencanaan pajak tersebut ditinjau               This tax planning strategy is reviewed annually by
setiap tahun oleh Direktur Keuangan, Akuntansi,            the Director of Finance, Accounting, and Taxation,
dan Pajak, yang merupakan eksekutif tertinggi              who is the highest-ranking executive responsible
yang bertanggung jawab untuk menilai dan                   for assessing and approving TPA’s tax policies. To
menyetujui kebijakan perpajakan TPA. Untuk                 support the implementation of this strategy, TPA
mendukung implementasi strategi ini, TPA memiliki          has a Tax Department responsible for managing
Tax Department yang bertanggung jawab atas                 the company’s tax obligations. Every transaction
pengelolaan kewajiban perpajakan TPA. Setiap               conducted by TPA carries tax obligations, and the
transaksi yang dilakukan TPA memiliki kewajiban            Tax Department ensures that these obligations are
perpajakan, dan Tax Department memastikan                  handled in accordance with applicable regulations.
bahwa kewajiban tersebut ditangani sesuai dengan           The department also periodically evaluates
peraturan yang berlaku. Departemen ini juga                the implementation of tax policies and reviews
secara periodik mengevaluasi penerapan kebijakan           all transactions to ensure compliance with tax
perpajakan serta meninjau seluruh transaksi untuk          obligations as per the prevailing regulations
memastikan pemenuhan kewajiban perpajakan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap perbaikan            As part of its commitment to continuous
berkelanjutan, TPA melalui Tax        Department           improvement, TPA, through its Tax Department,
menyediakan sarana bagi pemangku kepentingan               provides a platform for stakeholders to raise
untuk menyampaikan isu-isu terkait perpajakan              tax-related issues concerning the company’s
dalam operasional Perseroan. Hasil evaluasi dari           operations. The evaluation results from the
Direktorat Jenderal Pajak juga akan dimanfaatkan           Directorate General of Taxation will also be utilized
TPA sebagai umpan balik untuk menyempurnakan               by TPA as feedback to refine its tax policies and
kebijakan dan pelaporan perpajakan. Informasi              reporting. This information is then communicated to
ini kemudian disampaikan kepada Direksi melalui            the Board of Directors through reports and
laporan dan rapat dengan Direktur Keuangan guna            meetings with the Director of Finance to ensure top




  216      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 219
                                                                                                          Economic Viability




memastikan manajemen puncak terlibat dalam                     management is involved in the improvement process.
proses peningkatan tersebut. Penting untuk dicatat             It is important to note that TPA does not engage in
bahwa TPA tidak terlibat dalam advokasi publik yang            public advocacy aimed at influencing existing tax
bertujuan memengaruhi kebijakan atau peraturan                 policies or regulations or their amendments.
perpajakan yang berlaku maupun perubahannya.

TPA beroperasi di satu negara, yakni Negara                    TPA operates in one country, namely the Republic
Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, laporan          of Indonesia. Therefore, its consolidated tax report
konsolidasi pajaknya disusun dan disampaikan                   is prepared and submitted to the Directorate
kepada Direktorat Jenderal Pajak sebagai otoritas              General of Taxation as the tax authority in Indonesia.
perpajakan di Indonesia. Rangkuman pengungkapan                A summary of tax disclosures for the 2024 reporting
perpajakan dalam periode pelaporan tahun 2024                  period is outlined as follows.
diuraikan sebagai berikut.



Pengungkapan Perpajakan TPA Tahun 2024 [207-4]
TPA Tax Disclosure in 2024



        Nama Wajib Pajak                                                 Jenis Wajib Pajak
        Taxpayer Name                                                    Taxpayer Type

        PT Teladan Prima Agro Tbk                                        Wajib Pajak Badan
                                                                         Corporate Taxpayer



        Aktivitas Utama                  Aktivitas perusahaan holding dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya serta
        Main Activity                    perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan kelapa sawit melalui Entitas Anak.
                                         Activities as a holding company and other management consultancy activities as well
                                         as oil palm plantation and processing industry via Subsidiaries.




        Total Karyawan                                                   Penjualan
        Total Employees                                                  Sales


        11.210 orang / personnel                                         Rp
                                                                               4.211 miliar / billion
        Berdasarkan total karyawan yang berstatus bekerja                Tidak ada Entitas Anak atau entitas berelasi yang
        per 31 Desember 2024.                                            berdomisili pajak di luar negeri.
        Based on the working       employee   headcount                  No Subsidiaries or related entities with overseas tax
        on 31 December 2024.                                             domicile.




        Laba Sebelum Pajak                                               Total Aset Selain Kas dan Setara Kas
        Profit Before Tax                                                Total Assets Other than Cash and Cash
                                                                         Equivalents

        Rp
          1.058 miliar / billion                                         Rp
                                                                               5.178 miliar / billion


        Pajak Penghasilan Badan
        Corporate Income Tax
                                                      Rp
                                                        181 miliar / billion                  Rp
                                                                                                52 miliar / billion
                                                      Tahun Berjalan                          Ditangguhkan
                                                      Current Year                            Deferred




                                                                                PT Teladan Prima Agro Tbk              217
Page 220
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




Perubahan Iklim dan Implikasinya
terhadap Produktivitas [3-3:#201] [201-2] [13.2.1] [13.2.2]
Climate Change and Its Implications on Productivity

Budidaya kelapa sawit sangat dipengaruhi oleh              Oil palm cultivation is heavily influenced by
faktor lingkungan, terutama kondisi cuaca dan iklim.       environmental factors, particularly weather and
Perubahan iklim telah menjadi tantangan signifikan         climate conditions. Climate change has become a
bagi industri kelapa sawit, karena berdampak luas          significant challenge for the palm oil industry, as it has
pada operasional dan produktivitas tanaman.                broad impacts on operations and crop productivity.
Fenomena iklim, seperti El Niño dan La Niña,               Climate phenomena such as El Niño and La Niña
menciptakan fluktuasi pola hujan dan suhu, yang            create fluctuations in rainfall and temperature
memengaruhi pertumbuhan tanaman, keberhasilan              patterns, affecting plant growth, pollination success,
penyerbukan, serta pembentukan buah. Telaah                and fruit formation. Analysis of annual rainfall days
jumlah hari hujan setahun menunjukkan adanya               shows significant changes in rainfall patterns,
perubahan pola hujan yang signifikan, memengaruhi          impacting water availability, fertilization schedules,
ketersediaan air, pola pemupukan, dan penyerbukan          and oil palm pollination. This situation demands that
buah sawit. Situasi ini menuntut industri kelapa           the palm oil industry adapt and develop effective
sawit untuk beradaptasi dan mengembangkan                  strategies to ensure sustainable production.
strategi yang efektif guna memastikan produksi             Therefore, a deep understanding of the implications
tetap berkelanjutan. Oleh karena itu, pemahaman            of climate change is crucial for companies like TPA
mendalam tentang implikasi perubahan iklim                 to maintain operational efficiency and productivity.
menjadi krusial bagi perusahaan seperti TPA dalam
menjaga efisiensi operasional dan produktivitasnya.

Dalam jangka pendek, potensi produksi dan kualitas         In the short term, the potential production and
TBS sangat bergantung pada kondisi fisik tanah,            quality of Fresh Fruit Bunches (FFB) heavily depend
ketersediaan nutrisi, dan kandungan air dalam              on soil physical conditions, nutrient availability, and
tanah. Faktor-faktor ini dipengaruhi oleh durasi           soil water content. These factors are influenced by
dan intensitas hujan sepanjang tahun. Perubahan            the duration and intensity of rainfall throughout the
pola hujan juga memengaruhi penyerbukan                    year. Changes in rainfall patterns also affect oil palm
bunga sawit, yang pada akhirnya berdampak                  pollination, ultimately impacting fruit formation and
pada pembentukan buah dan kualitas serta                   the quality and quantity of FFB. To address these
kuantitas TBS. Dalam menghadapi tantangan ini,             challenges, TPA implements effective mitigation
TPA menerapkan langkah-langkah mitigasi yang               measures to maintain productivity levels in line
efektif untuk mempertahankan tingkat produktivitas         with targets. Strategies such as efficient irrigation
sesuai    target.  Strategi seperti  pengelolaan           management and precise fertilization are key to
irigasi yang efisien dan pemupukan tepat guna              overcoming these challenges. However, we recognize
menjadi kunci dalam menghadapi tantangan                   that similar challenges may affect productivity in the
ini. Namun, kami menyadari bahwa tantangan                 coming years if not addressed sustainably.
serupa berpotensi memengaruhi produktivitas
di tahun-tahun mendatang jika tidak diantisipasi
secara berkelanjutan.

Dalam perspektif jangka menengah, peningkatan              In the medium term, rising global temperatures
suhu permukaan bumi perubahan pola cuaca akibat            and shifting weather patterns due to phenomena
fenomena seperti El Niño dan La Niña menciptakan           like El Niño and La Niña create less-than-ideal
kondisi yang kurang ideal bagi pertumbuhan                 conditions for oil palm growth. Extreme fluctuations
kelapa sawit. Fluktuasi curah hujan yang ekstrem,          in rainfall, whether excessive or insufficient, affect
baik penurunan maupun peningkatan berlebihan,              water availability and pollination efficiency, directly
memengaruhi ketersediaan air dan efisiensi proses          impacting fruit formation and harvest yields.
penyerbukan, yang berdampak langsung pada                  Additionally, climate change increases the risk of pest
pembentukan buah, dan hasil panen. Selain itu,             and disease outbreaks, which can severely damage
perubahan iklim meningkatkan risiko serangan hama          crops. To address this, TPA has taken proactive
dan penyakit yang dapat merusak tanaman secara             steps by adopting drought-resistant oil palm




  218      PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 221
                                                                                              Economic Viability




                                                                                     Instalasi Automatic
                                                                                     Rainfall Station
                                                                                     Automatic Rainfall
                                                                                     Station Installation


masif. Untuk mengatasi hal ini, TPA telah mengambil       varieties, making them more adaptable to extreme
langkah proaktif dengan mengadopsi varietas               weather conditions. Cultivation and introduction
kelapa sawit yang tahan kekeringan, sehingga lebih        of the pollinating insect *Eladobius* sp. are also
adaptif terhadap kondisi cuaca ekstrem. Budidaya          implemented to enhance pollination success amidst
dan introduksi serangga penyerbuk Eladobius sp.           climate change. Integrated pest management is
juga diterapkan untuk meningkatkan keberhasilan           applied to minimize risks to plant health. These efforts
penyerbukan di tengah perubahan iklim. Implementasi       aim to ensure stable productivity despite changing
manajemen hama terpadu juga diterapkan untuk              climatic challenges.
meminimalkan risiko terhadap kesehatan tanaman.
Upaya ini bertujuan untuk memastikan produktivitas
tetap stabil meskipun menghadapi tantangan iklim
yang berubah.

Untuk     memitigasi     risiko   jangka    menengah      To mitigate medium-term risks caused by climate
yang diakibatkan oleh perubahan iklim, TPA                change, TPA invests in digital technology innovations.
berinvestasi dalam inovasi teknologi digital. Kami        We have launched various digital solutions that
telah meluncurkan berbagai solusi digital yang            support the implementation of best agronomic
mendukung penerapan praktik agronomi terbaik              practices    in   plantations.     These   innovations
di perkebunan. Inovasi ini mencakup penggunaan            include real-time monitoring systems, weather
sistem pemantauan real-time, analisis data cuaca,         data analysis, and advanced land management
dan aplikasi manajemen lahan yang canggih.                applications. By leveraging these technologies,
Dengan       memanfaatkan        teknologi    tersebut,   TPA can improve operational efficiency, optimize
TPA dapat meningkatkan efisiensi operasional,             resource use, and enhance adaptability to
mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan                climate change. Furthermore, we actively follow
meningkatkan adaptabilitas terhadap perubahan             developments in research and the creation of new
iklim. Selain itu, kami aktif mengikuti perkembangan      oil palm varieties that are more resilient to climate
penelitian dan pengembangan varietas kelapa               stress. Collaboration with research institutions and
sawit baru yang lebih tahan terhadap stres iklim.         participation in industry initiatives are part of TPA’s
Kolaborasi dengan institusi riset dan partisipasi         strategy to improve adaptive capacity to climate
dalam inisiatif industri menjadi bagian dari strategi     challenges.
TPA untuk meningkatkan kapasitas adaptasi
terhadap tantangan iklim.

TPA juga mengelola risiko lingkungan melalui              TPA also manages environmental risks through
optimalisasi TPTS. Pendekatan ini memanfaatkan            the optimization of TPTS. This approach leverages
dampak positif perubahan iklim, seperti curah             the positive impacts of climate change, such as
hujan yang memadai untuk pertumbuhan, sambil              adequate rainfall for growth, while anticipating
mengantisipasi dampak negatif melalui langkah-            negative impacts through mitigation measures like




                                                                       PT Teladan Prima Agro Tbk            219
Page 222
  Circular Economy and Climate Impact
  Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




langkah mitigasi seperti pengelolaan irigasi dan            irrigation management and soil protection. Other
perlindungan tanah. Strategi lainnya termasuk               strategies include fertilization schedules adjusted to
jadwal pemupukan yang disesuaikan dengan pola               monthly rainfall patterns and water management
sebaran hujan bulanan dan manajemen air melalui             through the construction of riverbank embankments
pembangunan tanggul di batas sempadan sungai                and maintenance of buffer zones to protect water
serta pemeliharaan buffer zone untuk melindungi             resources.
sumber daya air.

Dampak pemanasan global akibat emisi gas rumah              The impact of global warming due to greenhouse
kaca dari budidaya dan pengolahan kelapa sawit              gas emissions from oil palm cultivation and
telah meningkatkan kesadaran pelanggan terhadap             processing has increased customer awareness of
keberlanjutan industri ini. Seiring meningkatnya            the sustainability of this industry. As environmental
perhatian terhadap isu lingkungan, beberapa                 concerns grow, some customers are shifting to
pelanggan mulai beralih ke minyak nabati alternatif         alternative vegetable oils perceived as more
yang dianggap lebih ramah lingkungan. Untuk                 environmentally friendly. To address this market
mengatasi risiko pasar ini, TPA mendukung upaya             risk, TPA supports government efforts to promote
pemerintah dalam mempromosikan praktik kelapa               sustainable palm oil practices. TPA has obtained
sawit berkelanjutan. TPA telah memperoleh sertifikasi       ISPO certification, demonstrating its commitment
ISPO yang menunjukkan komitmen terhadap                     to    environmental     management       and    social
pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial.           responsibility. By meeting stringent sustainability
Dengan memenuhi standar keberlanjutan yang                  standards, TPA seeks to reassure customers of the
ketat, TPA berusaha meyakinkan pelanggan tentang            ecological and ethical integrity of its products. This
integritas ekologis dan etis produknya. Sertifikasi ini     certification supports TPA in affirming compliance
mendukung TPA dalam menegaskan kepatuhan                    with global sustainability standards and building
terhadap standar keberlanjutan global serta                 customer trust in responsible agronomic practices.
membangun kepercayaan pelanggan atas praktik
agronomi yang bertanggung jawab.

Dampak perubahan iklim terhadap operasional                 TPA responds to the impact of climate change on its
TPA kami respons melalui berbagai inisiatif                 operations through various coordinated initiatives
terkoordinasi dalam kerangka KSL. Inisiatif ini meliputi    within the KSL framework. These initiatives include
pengurangan emisi gas rumah kaca, konservasi                reducing greenhouse gas emissions, conserving
keanekaragaman hayati, dan promosi pengelolaan              biodiversity, and promoting sustainable resource
sumber daya yang berkelanjutan. Upaya TPA                   management. TPA’s efforts in this area have
dalam bidang ini telah dijelaskan secara rinci pada         been detailed in previous sections, reaffirming
bagian-bagian sebelumnya, menegaskan dedikasi               its dedication to environmental sustainability.
TPA terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan               By integrating climate resilience into its operational
mengintegrasikan ketahanan iklim ke dalam strategi          strategy, TPA strives to maintain competitiveness
operasional, TPA berupaya menjaga daya saing                while contributing positively to environmental
sekaligus berkontribusi positif terhadap pelestarian        preservation. This holistic approach ensures TPA
lingkungan. Pendekatan holistik ini memastikan              remains adaptive to climate change challenges,
TPA tetap adaptif terhadap tantangan perubahan              enabling long-term sustainability.
iklim, sehingga keberlanjutan jangka panjang dapat
terwujud.

Melalui pemahaman yang mendalam tentang                     Through a deep understanding of the implications of
implikasi perubahan iklim dan penerapan strategi            climate change and the implementation of effective
mitigasi yang efektif, TPA berkomitmen untuk                mitigation strategies, TPA is committed to maintaining
mempertahankan keberlanjutan operasional dan                operational sustainability and contributing to the
kontribusi terhadap perekonomian nasional. Kami             national economy. We will continue to innovate and
juga akan terus berinovasi dan berinvestasi dalam           invest in technologies and agronomic practices that
teknologi serta praktik agronomi yang adaptif               are adaptive to climate change. In doing so, TPA
terhadap perubahan iklim. Dengan demikian,                  aims to meet market demands while preserving the
TPA berharap dapat terus memenuhi kebutuhan                 environment.
pasar sambil menjaga kelestarian lingkungan.




  220       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 223
TANGGUNG JAWAB LAPORAN KEBERLANJUTAN
  Sustainability Report Responsibility


            Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi
            tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2024
                            PT Teladan Prima Agro Tbk
   Statement of Members of the Board of Commissioners and the Board of Directors
              on the Responsibility for the 2024 Sustainability Report of
                            PT Teladan Prima Agro Tbk


Kami, yang bertanda tangan di bawah ini,             We, the undersigned, hereby declare that
menyatakan bahwa seluruh informasi dalam             all information in the Sustainability Report of
Laporan Keberlanjutan PT Teladan Prima Agro Tbk      PT Teladan Prima Agro Tbk for year 2024 has been
tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan           fully contained and we shall be fully responsible to
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi           the correctness of contents in the Sustainability
Laporan Keberlanjutan Perseroan.                     Report of the Company.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.    This statement is hereby made in all truthfulness.


                                          Jakarta, Maret 2025
                                          Jakarta, March 2025


                                        Dewan Komisaris
                                     Board of Commissioners




               Indracahya Basuki                                    Iwa Kartiwa Hudaya
                Komisaris Utama                                    Komisaris Independen
             President Commissioner                             Independent Commissioner




                                              Direksi
                                         Board of Directors




           Noor Falich                    Wishnu Wardhana                     Imam Syaifullah
            Direktur                       Direktur Utama                        Direktur
            Director                      President Director                     Director




    Yayan Handian Ginanjar                    Mahirudin                     Santos Ibrahim Noor
           Direktur                            Direktur                           Direktur
           Director                            Director                           Director

                                                                 PT Teladan Prima Agro Tbk          221
Page 224
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




DAFTAR PENGUNGKAPAN SESUAI POJK
NO. 51/POJK.03/2017                                   [G.4]


 List of Disclosures According to Financial Services
 Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017


No. Indeks                                                                                                   Halaman
                              Nama Indeks                                       Index Name
Index No.                                                                                                      Page

             Strategi Keberlanjutan                           Sustainability Strategy

   A.1       Penjelasan strategi keberlanjutan                Explanation on Sustainability Strategy          40-45
             Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan             Summary of Sustainability Aspects Performance

   B.1       Aspek ekonomi, paling sedikit memuat:            Economic aspect, covering at least:              8-9

    a.       Kuantitas produk/jasa yang dijual                Quantity of products/services sold               8-9

    b.       Pendapatan/penjualan                             Income/sales                                     8-9

    c.       Laba/rugi bersih                                 Net profit/loss                                  8-9

    d.       Produk ramah lingkungan                          Environmentally friendly products                 6

    e.       Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan      Local parties involvement related to the          9
             proses bisnis keuangan berkelanjutan             Sustainable Finance business process

   B.2       Aspek lingkungan hidup, meliputi:                Environmental aspect, including:                  7

    a.       Penggunaan energi                                Energy usage                                      7

    b.       Pengurangan emisi yang dihasilkan                Emission reduction                                7

    c.       Pengurangan limbah dan efluen                    Reduction of waste and effluents                  7

    d.       Pelestarian keanekaragaman hayati                Conservation of biodiversity                      7

   B.3       Aspek sosial                                     Social aspect                                    8-9
             Profil Perusahaan                                Brief Profile of the Company

   C.1       Visi, misi, dan nilai keberlanjutan              Vision, mission, and sustainability value        31

   C.2       Alamat perusahaan                                Company address                                  27

   C.3       Skala usaha, paling sedikit memuat:              Business scale, covering at least:               28

    a.       Total aset/kapitalisasi aset dan total           Total assets/asset capitalization and total      28
             kewajiban                                        liabilities

    b.       Jumlah karyawan berdasarkan jenis kelamin,       Total employees based on gender, position,      36-39
             jabatan, usia, pendidikan, dan status            age, education, and status of employment
             ketenagakerjaan

    c.       Nama pemegang saham dan persentase               Names of shareholders and their percentage       34
             kepemilikan saham                                of share ownership

    d.       Wilayah operasional                              Operational areas                                29

   C.4       Produk, layanan, dan kegiatan usaha yang         Brief explanation of products, services, and     28
             dijalankan                                       business activities

   C.5       Keanggotaan pada asosiasi                        Membership in associations                       27

   C. 6      Perubahan yang bersifat signifikan               Significant changes                              26




222       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 225
                                                                                                    Apendiks / Appendix




No. Indeks                                                                                                     Halaman
                              Nama Indeks                                    Index Name
Index No.                                                                                                        Page

             Penjelasan Direksi                            Directors’ Exposition

   D.1       Penjelasan Direksi                            Directors’ exposition                                18-25

    a.       Kebijakan untuk merespons tantangan dalam     Policy to respond to challenges in the               18-25
             pemenuhan strategi keberlanjutan              fulfillment of sustainability strategy

    b.       Penerapan Keuangan Berkelanjutan              Implementation of Sustainable Finance                18-25

    c.       Strategi pencapaian target                    Strategy to achieve the targets                      18-25
             Tata Kelola Keberlanjutan                     Sustainability Governance

    E.1      Penanggung jawab penerapan                    Parties responsible for the implementation           66-67
             keuangan berkelanjutan                        of sustainable finance

   E.2       Pengembangan kompetensi terkait               Competence development related to                    75-77
             keuangan berkelanjutan                        sustainable finance

   E.3       Penilaian risiko atas penerapan keuangan      Risk assessment related to the                       79-80
             berkelanjutan                                 implementation of sustainable finance

   E.4       Hubungan dengan pemangku kepentingan          Relationships with stakeholders                      57-58

   E.5       Permasalahan terhadap penerapan               Issues related to the implementation of                43
             keuangan berkelanjutan                        sustainable finance
             Kinerja Keberlanjutan                         Sustainability Performance

    F.1      Kegiatan membangun budaya keberlanjutan       Activities to foster sustainable finance             84-86
             Kinerja Ekonomi                               Economic Performance

   F.2       Perbandingan target dan kinerja produksi,     Comparison of production targets vs.                   213
             portofolio, target pembiayaan/investasi,      achievements, portfolio, financing/investment
             pendapatan dan laba rugi                      targets, income and profit and loss

   F.3       Perbandingan target dan kinerja portofolio,   Comparison of portfolio targets and                   214
             target pembiayaan/investasi pada instrumen    performance, financing/investment targets
             keuangan atau proyek yang sejalan dengan      in financial instruments or projects in line with
             penerapan keuangan berkelanjutan              the implementation of sustainable finance
             Kinerja Lingkungan Hidup                      Environmental Performance

             Aspek Umum                                    General Aspect

   F.4       Biaya lingkungan hidup                        Environmental expenditures                             137

             Aspek Material                                Materials Aspect

   F.5       Penggunaan material yang ramah lingkungan     Usage of environmentally-friendly materials          122-123

             Aspek Energi                                  Energy Aspect

   F.6       Jumlah dan intensitas energi yang digunakan   Amount and intensity of energy used                   130

   F.7       Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan     Efforts and achievements of energy efficiency          131
             penggunaan energi terbarukan                  and use of renewable energy sources

             Aspek Air                                     Water Aspect

   F.8       Penggunaan air                                Water usage                                          118-120

             Aspek Keanekaragaman Hayati                   Biodiversity Aspect

   F.9       Dampak dari wilayah operasional yang          Impacts of operational areas located near            98-100
             dekat atau berada di daerah konservasi atau   or within conservation areas or areas with
             memiliki keanekaragaman hayati                biodiversity value

   F.10      Usaha konservasi keanekaragaman hayati        Efforts to conserve biodiversity                     110-112

             Aspek Emisi                                   Emission Aspect

   F.11      Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan   Amounts and intensity of emissions produced,          134
             berdasarkan jenisnya                          by type

   F.12      Upaya dan pencapaian pengurangan emisi        Efforts and achievements of emission                134-135
             yang dilakukan                                reduction




                                                                           PT Teladan Prima Agro Tbk              223
Page 226
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




No. Indeks                                                                                                 Halaman
                              Nama Indeks                                   Index Name
Index No.                                                                                                    Page

             Aspek Limbah dan Efluen                      Waste and Effluents Aspect

   F.13      Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan     Amounts of waste and effluents produced,           126
             berdasarkan jenis                            by type

   F.14      Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen      Mechanism for managing waste and effluents         126

   F.15      Tumpahan yang terjadi (jika ada)             Spills (if any)                                     127

             Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup     Environmental Grievances Aspect

   F.16      Jumlah dan materi pengaduan lingkungan       Number and contents of environmental               137
             hidup yang diterima dan diselesaikan         grievances received and resolved
             Kinerja Sosial                               Social Performance

   F.17      Komitmen untuk memberikan layanan atas       Commitment to providing equal level of             205
             produk dan/atau jasa yang setara kepada      products and or services to consumers
             konsumen

             Aspek Ketenagakerjaan                        Employment Aspect

   F.18      Kesetaraan kesempatan bekerja                Equality of employment opportunity               156-157

   F.19      Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa     Child labor and forced labor                     156-157

   F.20      Upah minimum regional                        Minimum regional wage                               151

   F.21      Lingkungan bekerja yang layak dan aman       Safe and decent working environment              163-173

   F.22      Pelatihan dan pengembangan                   Employee training and competence                 176-183
             kemampuan pegawai                            development

             Aspek Masyarakat                             Community Aspect

   F.23      Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar   Impacts of operations on surrounding             188-189
                                                          communities

   F.24      Pengaduan masyarakat                         Grievances from communities                        198

   F.25      Kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan    Environmental and social responsibility           191-197
             (TJSL)                                       activities
             Tanggung Jawab Pengembangan                  Sustainable Product/Service
             Produk/Jasa Berkelanjutan                    Development Responsibility

   F.26      Inovasi dan pengembangan produk/jasa         Innovation and development of sustainable        208-210
             keuangan berkelanjutan                       financial products/services

   F.27      Produk/jasa yang sudah dievaluasi            Products/services whose safety for customers       206
             keamanannya bagi pelanggan                   have been evaluated

   F.28      Dampak produk/jasa                           Impacts of products/services                       206

   F.29      Jumlah produk yang ditarik kembali           Number of products recalled/withdrawn              207

   F.30      Survei kepuasan pelanggan terhadap produk    Customer satisfaction survey on sustainable        207
             dan/atau jasa keuangan berkelanjutan         finance products and/or services
             Lain-Lain                                    Others

   G.1       Verifikasi tertulis dari pihak independen    Written verification from an independent party      17
             (jika ada)                                   (if any)

   G.2       Lembar umpan balik                           Feedback form                                      237

   G.3       Tanggapan terhadap umpan balik laporan       Response to the previous year’s sustainability     235
             keberlanjutan tahun sebelumnya               report’s feedback

   G.4       Daftar pengungkapan sesuai Peraturan         List of disclosures in accordance with           222-224
             Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017   the Financial Services Authority Regulation
             tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan     No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
             bagi Lembaga Jasa Keuangan                   Sustainable Finance for Financial
                                                          Services Institutions




224       PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 227
                                                                                                     Apendiks / Appendix




DAFTAR INDEKS GRI STANDAR 2021                                                             [G.4]


  List of GRI Standards Indexes for 2021

                          PT Teladan Prima Agro Tbk telah menyusun laporan sesuai dengan Standar GRI untuk periode
Pernyataan
                          1 Januari hingga 31 Desember 2024.
Penggunaan
                          PT Teladan Prima Agro Tbk has reported in accordance with the GRI Standards for the period
Statement of Use
                          1 January to 31 December 2024.

GRI 1 yang
                          GRI 1: Landasan 2021
Digunakan
                          GRI 1: Foundation 2021
GRI 1 Used

Standar Sektor GRI
yang Berlaku              GRI 13: Sektor Pertanian, Akuakultur, dan Perikanan Tangkap 2022
Applicable GRI Sector     GRI 13: Agriculture, Aquaculture, and Capture Fisheries Sector 2022
Standard


                                                   Pengungkapan                                    No. Rujukan
                                                     Disclosures                                     Standar
                                                                                                    Sektor GRI
 Standard GRI                                                                                                  Halaman
 GRI Standards       No.                                                                             No. GRI     Page
                   Indeks                               Nama Indeks                                   Sector
                    Index                               Index Name                                  Standard
                     No.                                                                            Reference

Pengungkapan Umum
General Disclosures

GRI 2:             2-1       Rincian organisasi                                                        -        26-27; 34
Pengungkapan                 Organizational details
Umum 2021
                   2-2       Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan keberlanjutan                               15; 35
GRI 2:                       organisasi
General
                             Entities included in the organization’s sustainability reporting
Disclosures 2021
                   2-3       Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan                                       15; 17
                             Reporting period, frequency, and contact point

                   2-4       Penyajian kembali informasi                                                           16
                             Restatements of information

                   2-5       Penjaminan eksternal                                                                  17
                             External assurance

                   2-6       Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya                               16; 26-28
                             Activities, value chain, and other business relationships

                   2-7       Tenaga Kerja                                                                        36-39
                             Employees

                   2-8       Pekerja yang bukan pekerja langsung                                                   39
                             Workers who are not employees

                   2-9       Struktur dan komposisi tata kelola                                                  66-67
                             Governance structure and composition

                   2-10      Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi                                  74
                             Nomination and selection of the highest governance body

                   2-11      Ketua badan tata kelola tertinggi                                                   66-67
                             Chair of the highest governance body

                   2-12      Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi manajemen                         69; 71
                             dampak
                             Role of the highest governance body in overseeing the management
                             of impacts




                                                                               PT Teladan Prima Agro Tbk           225
Page 228
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                    Pengungkapan                              No. Rujukan
                                                      Disclosures                               Standar
                                                                                               Sektor GRI
 Standard GRI                                                                                             Halaman
 GRI Standards       No.                                                                        No. GRI     Page
                   Indeks                               Nama Indeks                              Sector
                    Index                               Index Name                             Standard
                     No.                                                                       Reference

GRI 2:             2-13     Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak                        -         72
Pengungkapan                Delegation of responsibility for managing impacts
Umum 2021
                   2-14     Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan                 73
GRI 2:
                            Role of the highest governance body in sustainability reporting
General
Disclosures 2021   2-15     Konflik kepentingan                                                             81
                            Conflicts of interest

                   2-16     Komunikasi masalah penting                                                    86-87
                            Communication of critical concerns

                   2-17     Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi                              75-77
                            Collective knowledge of the highest governance body

                   2-18     Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi                                  77-78
                            Evaluation of the performance of the highest governance body

                   2-19     Kebijakan remunerasi                                                          78-79
                            Remuneration policies

                   2-20     Proses untuk menentukan remunerasi                                            78-79
                            Process to determine remuneration

                   2-21     Rasio kompensasi total tahunan                                                  79
                            Annual total compensation ratio

                   2-22     Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan                         18-25
                            Statement on sustainable development strategy

                   2-23     Komitmen kebijakan                                                              47
                            Policy commitments

                   2-24     Menanamkan komitmen kebijakan                                                   47
                            Embedding policy commitments

                   2-25     Proses untuk memperbaiki dampak negatif                                       79-80
                            Processes to remediate negative impacts

                   2-26     Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah                      86-87
                            Mechanisms for seeking advice and raising concerns

                   2-27     Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan                                        80-81
                            Compliance with laws and regulations

                   2-28     Asosiasi keanggotaan                                                            27
                            Membership associations

                   2-29     Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan                            57-58
                            Approach to stakeholder engagement

                   2-30     Perjanjian perundingan kolektif                                                162
                            Collective bargaining agreements
Topik Material
Material topics

GRI 3: Topik       3-1      Proses untuk menentukan topik material                                -       59-60
Material 2021               Process to determine material topics
GRI 3: Material
                   3-2      Daftar topik material                                                         61-62
Topics 2021
                            List of material topics




 226        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 229
                                                                                                    Apendiks / Appendix




                                                Pengungkapan                                     No. Rujukan
                                                  Disclosures                                      Standar
                                                                                                  Sektor GRI
 Standard GRI                                                                                                Halaman
 GRI Standards        No.                                                                          No. GRI     Page
                    Indeks                            Nama Indeks                                   Sector
                     Index                            Index Name                                  Standard
                      No.                                                                         Reference

Kinerja Ekonomi
Economic Performance

GRI 3: Topik        3-3      Manajemen topik material                                            13.2.1 & 13.22.1     211
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 201: Kinerja    201-1    Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan              13.22.2        214-215
Ekonomi 2016                 Direct economic value generated and distributed
GRI 201: Economic
                    201-2    Implikasi keuangan serta risiko dan peluang lain akibat perubahan       13.2.2         218-219
Performance 2016
                             iklim
                             Financial implications and other risks and opportunities due to
                             climate change

                    201-3    Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program                        -             187
                             pensiun lainnya
                             Defined benefit plan obligations and other retirement plans
Keberadaan Pasar
Market presence

GRI 3: Topik        3-3      Manajemen topik material                                                13.21.1        149-150
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 202:            202-1    Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin            13.21.3          151
Keberadaan                   terhadap upah minimum regional
Pasar 2016                   Ratios of standard entry level wage by gender compared to local
GRI 202: Market              minimum wage
Presence 2016
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect economic impacts

GRI 3: Topik        3-3      Manajemen topik material                                                13.22.1          191
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 203: Dampak     203-1    Investasi infrastruktur dan dukungan layanan                            13.22.3        193-194
Ekonomi Tidak                Infrastructure investments and services supported
Langsung 2016
                    203-2    Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan                           13.22.4        188-189
GRI 203: Indirect
                             Significant indirect economic impacts
Economic
Impacts 2016
Praktik Pengadaan
Procurement Practices

GRI 3: Topik        3-3      Manajemen topik material                                                   -             190
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 204: Praktik    204-1    Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal                                                 191
Pengadaan 2016               Proportion of spending on local suppliers
GRI 204:
Procurement
Practices 2016




                                                                            PT Teladan Prima Agro Tbk                 227
Page 230
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                  Pengungkapan                              No. Rujukan
                                                    Disclosures                               Standar
                                                                                             Sektor GRI
 Standard GRI                                                                                           Halaman
 GRI Standards        No.                                                                     No. GRI     Page
                    Indeks                              Nama Indeks                            Sector
                     Index                              Index Name                           Standard
                      No.                                                                    Reference

Anti-Korupsi
Anti-Corruption

GRI 3: Topik        3-3      Manajemen topik material                                         13.26.1     81
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 205:            205-1    Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi     13.26.2   81-82
Anti-Korupsi 2016            Operations assessed for risks related to corruption
GRI 205:
Anti-Corruption     205-2    Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur          13.26.3   83-84
2016                         anti-korupsi
                             Communication and training about anti-corruption policies
                             and procedures

                    205-3    Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil          13.26.4     84
                             Confirmed incidents of corruption and actions taken
Pajak
Tax

GRI 3: Topik        3-3      Manajemen topik material                                           -        216
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 207:            207-1    Pendekatan terhadap pajak                                                  216-217
Pajak 2019                   Approach to tax
GRI 207: Tax 2019
                    207-2    Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak                      216-217
                             Tax governance, control, and risk management

                    207-3    Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian               216-217
                             yang berkaitan dengan pajak
                             Stakeholder engagement and management of concerns related
                             to tax

                    207-4    Laporan per negara                                                           217
                             Country-by-country reporting
Energi
Energy

GRI 3: Topik        3-3      Manajemen topik material                                           -        128
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 302:            302-1    Konsumsi energi dalam organisasi                                            130
Energi 2016                  Energy consumption within the organization
GRI 302:
                    302-3    Intensitas energi                                                            131
Energy 2016
                             Energy intensity

                    302-4    Pengurangan konsumsi energi                                                  131
                             Reduction of energy consumption




 228        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 231
                                                                                                    Apendiks / Appendix




                                                  Pengungkapan                                    No. Rujukan
                                                    Disclosures                                     Standar
                                                                                                   Sektor GRI
 Standard GRI                                                                                                 Halaman
 GRI Standards         No.                                                                          No. GRI     Page
                     Indeks                             Nama Indeks                                  Sector
                      Index                             Index Name                                 Standard
                       No.                                                                         Reference

Air dan Efluen
Water and Effluents

GRI 3: Topik         3-3      Manajemen topik material                                               13.7.1       117
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 303: Air dan     303-1    Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama                       13.7.2     118-119
Efluen 2018                   Interactions with water as a shared resource
GRI 303: Water
and Effluents 2018   303-2    Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air                  13.7.3       121
                              Management of water discharge-related impacts

                     303-3    Pengambilan air                                                        13.7.4       120
                              Water withdrawal

                     303-4    Pembuangan air                                                         13.7.5       120
                              Water discharge

                     303-5    Konsumsi air                                                           13.7.6       120
                              Water consumption
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity

GRI 3: Topik         3-3      Manajemen topik material                                               13.3.1       97
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 304:             304-1    Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan        13.3.2     98-101
Keanekaragaman                dengan, kawasan lindung dan kawasan dengan nilai
Hayati 2016                   keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan lindung
GRI 304:                      Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent to,
Biodiversity 2016             protected areas and areas of high biodiversity value outside
                              protected areas

                     304-2    Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa pada                13.3.3       98
                              keanekaragaman hayati
                              Significant impacts of activities, products, and services on
                              biodiversity

                     304-3    Habitat yang dilindungi atau direstorasi                               13.3.4       101
                              Habitats protected or restored

                     304-4    Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi nasional       13.3.5    102-103
                              dengan habitat dalam wilayah yang terkena efek operasi
                              IUCN Red List species and national conservation list species with
                              habitats in areas affected by operations
Emisi
Emissions

GRI 3: Topik         3-3      Manajemen topik material                                               13.1.1       132
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021




                                                                             PT Teladan Prima Agro Tbk            229
Page 232
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                Pengungkapan                                    No. Rujukan
                                                  Disclosures                                     Standar
                                                                                                 Sektor GRI
 Standard GRI                                                                                               Halaman
 GRI Standards       No.                                                                          No. GRI     Page
                   Indeks                             Nama Indeks                                  Sector
                    Index                             Index Name                                 Standard
                     No.                                                                         Reference

GRI 305:           305-1    Emisi GRK (Cakupan 1) langsung                                         13.1.2     134
Emisi 2016                  Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305:
Emissions 2016     305-5    Pengurangan Emisi GRK                                                  13.1.6   134-135
                            Reduction of GHG emissions

                   305-6    Emisi zat perusak ozon (ODS)                                           13.1.7     136
                            Emissions of ozone-depleting substances (ODS)

                   305-7    Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida (SOx), dan emisi udara          13.1.8     136
                            signifikan lainnya
                            Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant
                            air emissions
Limbah
Waste

GRI 3: Topik       3-3      Manajemen topik material                                               13.8.1     125
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 306:           306-1    Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah                   13.8.2     125
Limbah 2020                 Waste generation and significant waste-related impacts
GRI 306:
Waste 2020         306-2    Manajemen dampak signifikan terkait limbah                             13.8.3     125
                            Management of significant waste-related impacts

GRI 306:           306-3    Timbulan limbah                                                        13.8.4     126
Limbah 2020                 Waste generated
GRI 306:
Waste 2020         306-4    Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir                            13.8.5     126
                            Waste diverted from disposal

                   306-5    Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir                            13.8.6      126
                            Waste directed to disposal
Kepegawaian
Employment

GRI 3: Topik       3-3      Manajemen topik material                                                 -      141-142
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 401:           401-1    Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan                                144-149
Kepegawaian 2016            New employee hires and employee turnover
GRI 401:
Employment 2016    401-2    Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang                        152-153
                            tidak diberikan kepada karyawan pada kurun waktu tertentu atau
                            paruh waktu
                            Benefits provided to full-time employees that are not provided to
                            temporary or part-time employees
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety

GRI 3: Topik       3-3      Manajemen topik material                                              13.19.1     163
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021




 230        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 233
                                                                                                       Apendiks / Appendix




                                                   Pengungkapan                                      No. Rujukan
                                                     Disclosures                                       Standar
                                                                                                      Sektor GRI
 Standard GRI                                                                                                    Halaman
 GRI Standards         No.                                                                             No. GRI     Page
                     Indeks                             Nama Indeks                                     Sector
                      Index                             Index Name                                    Standard
                       No.                                                                            Reference

GRI 403:             403-1    Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja                         13.19.2    164-166
Kesehatan dan                 Occupational health and safety management system
Keselamatan
Kerja 2018           403-2    Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden     13.19.3     166-167
GRI 403:                      Hazard identification, risk assessment, and incident investigation
Occupational         403-3    Layanan kesehatan kerja                                                  13.19.4     171-172
Health and Safety             Occupational health services
2018
                     403-4    Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang kesehatan        13.19.5    164-166;
                              dan keselamatan kerja                                                                 168
                              Worker participation, consultation, and communication on
                              occupational health and safety

                     403-5    Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja               13.19.6    168-169
                              Worker training on occupational health and safety

                     403-6    Peningkatan kualitas kesehatan pekerja                                   13.19.7     171-172
                              Promotion of worker health

                     403-8    Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan dan               13.19.9      164
                              keselamatan kerja
                              Workers covered by an occupational health and safety
                              management system

                     403-9    Kecelakaan kerja                                                         13.19.10      173
                              Work-related injuries

                     403-10   Penyakit akibat kerja                                                    13.19.11      173
                              Work-related ill health
Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education

GRI 3: Topik         3-3      Manajemen topik material                                                    -          176
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 404:             404-1    Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan                                         182
Pelatihan dan                 Average hours of training per year per employee
Pendidikan 2016
GRI 404:             404-2    Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan                                178-179;
Training and                  program bantuan peralihan                                                             186
Education 2016                Programs for upgrading employee skills and transition assistance
                              programs

                     404-3    Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap                           184-185
                              kinerja dan pengembangan karier
                              Percentage of employees receiving regular performance and
                              career development reviews
Keanekaragaman dan Peluang Setara
Diversity and Equal Opportunity

GRI 3: Topik         3-3      Manajemen topik material                                                  13.15.1   156-157
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 405:             405-1    Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan                            13.15.2    158; 160
Keanekaragaman                Diversity of governance bodies and employees
dan Peluang
Setara 2016          405-2    Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki         13.15.3       161
                              Ratio of basic salary and remuneration of women to men
GRI 405: Diversity
and Equal
Opportunity 2016




                                                                                PT Teladan Prima Agro Tbk            231
Page 234
 Circular Economy and Climate Impact
 Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




                                                  Pengungkapan                                       No. Rujukan
                                                    Disclosures                                        Standar
                                                                                                      Sektor GRI
 Standard GRI                                                                                                    Halaman
 GRI Standards         No.                                                                             No. GRI     Page
                     Indeks                             Nama Indeks                                     Sector
                      Index                             Index Name                                    Standard
                       No.                                                                            Reference

Non-Diskriminasi
Non-Discrimination

GRI 3: Topik         3-3      Manajemen topik material                                                  13.15.1    160
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 406:           406-1      Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan               13.15.4     160
Non-Diskriminasi              Incidents of discrimination and corrective actions taken
2016
GRI 406:
Non-Discrimination
2016
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
Freedom of Association and Collective Bargaining

GRI 3: Topik         3-3      Manajemen topik material                                                 13.18.1      161
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 407:             407-1    Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan            13.18.2      161
Kebebasan                     perundingan kolektif mungkin berisiko
Berserikat dan                Operations and suppliers in which the right to freedom of
Perundingan                   association and collective bargaining may be at risk
Kolektif 2016
GRI 407: Freedom
of Association
and Collective
Bargaining 2016
Pekerja Anak
Child Labor

GRI 3: Topik         3-3      Manajemen topik material                                                  13.17.1   160-161
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 408: Pekerja     408-1    Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden            13.17.2    160-161
Anak 2016                     pekerja anak
GRI 408: Child                Operations and suppliers at significant risk for incidents
Labor 2016                    of child labor
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor

GRI 3: Topik         3-3      Manajemen topik material                                                 13.16.1    160-161
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 409: Kerja       409-1    Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden            13.16.2    160-161
Paksa atau                    kerja paksa atau wajib kerja
Wajib Kerja 2016              Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced
GRI 409: Forced or            or compulsory labor
Compulsory Labor
2016




 232        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 235
                                                                                                  Apendiks / Appendix




                                               Pengungkapan                                     No. Rujukan
                                                 Disclosures                                      Standar
                                                                                                 Sektor GRI
 Standard GRI                                                                                               Halaman
 GRI Standards       No.                                                                          No. GRI     Page
                   Indeks                            Nama Indeks                                   Sector
                    Index                            Index Name                                  Standard
                     No.                                                                         Reference

Hak Masyarakat Adat
Rights of Indigenous Peoples

GRI 3: Topik       3-3      Manajemen topik material                                               13.14.1     188
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 411: Hak       411-1    Insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat adat           13.14.2      198
Masyarakat                  Incidents of violations involving rights of indigenous peoples
Adat 2016
GRI 411: Rights
of Indigenous
Peoples 2016
Masyarakat Setempat
Local Communities

GRI 3: Topik       3-3      Manajemen topik material                                               13.12.1     188
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 413:           413-1    Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian            13.12.2     190-191
Masyarakat                  dampak, dan program pengembangan
Setempat 2016               Operations with local community engagement, impact
GRI 413: Local              assessments, and development programs
Communities 2016
                   413-2    Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak        13.12.3    188-189
                            negatif signifikan terhadap masyarakat setempat
                            Operations with significant actual and potential negative impacts
                            on local communities
Penilaian Sosial Pemasok
Supplier Social Assessment

GRI 3: Topik       3-3      Manajemen topik material                                                 -          199
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 414:           414-1    Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial                          202-203
Penilaian Sosial            New suppliers that were screened using social criteria
Pemasok 2016
GRI 414:           414-2    Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang                       200
Supplier Social             telah diambil
Assessment 2016             Negative social impacts in the supply chain and actions taken




                                                                           PT Teladan Prima Agro Tbk            233
Page 236
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report




GLOSARIUM
 Glossary

 APD     Alat Pelindung Diri                                      MPP      Manpower Planning (Rencana Kebutuhan Tenaga
                                                                           Kerja)
 ARS     Automatic Rainfall Station
                                                                  NKT      Nilai Konservasi Tinggi
 AWS     Automatic Weather Station
                                                                  OCP      Outside Crop Purchase (Penerimaan Buah Luar)
 B3      Bahan Berbahaya dan Beracun / Hazardous Material
                                                                  OHS      Occupational Health and Safety
 BEI     Bursa Efek Indonesia
                                                                 OHSMS     Occupational Health and Safety Management
 BPM     Bukit Permata Mill                                                System
 BPP     Biogas Power Plant                                       OJK      Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services
 CAP     PT Cahaya Anugerah Plantation                                     Authority

 CBA     Collective Bargaining Agreement                          OPT      Organisme Pengganggu Tanaman /
                                                                           Growth-Disrupting Organism
 CPO     Crude Palm Oil
                                                                  P2K3     Panitia Pembina Keselamatan dan
CPKO     Crude Palm Kernel Oil                                             Kesehatan Kerja

  DL     PT Daya Lestari                                          PBB      Perserikatan Bangsa-Bangsa

 EFB     Empty Fruit Bunches                                      PBM      Pengadan Baay Mill

 ESG     Environmental, Social, Governance                        PHT      Pengendalian Hama Terpadu / Integrated Pest
                                                                           Management
EOSDA    EOS Data Analytics
                                                                   PK      Palm Kernel
 FDR     Fire Danger Rating (Tingkat Bahaya Kebakaran)
                                                                  PKE      Palm Kernel Expeller
 FFB     Fresh Fruit Bunch
                                                                  PKO      Palm Kernel Oil (Minyak Inti Kelapa Sawit)
 FLM     Feliza Mill
                                                                  PKS      Pabrik Kelapa Sawit / Palm Oil Mill
GHG(s)   Greenhouse Gas
                                                                 POME      Palm Oil Mill Effluent (Limbah Cair Kelapa Sawit)
 GMS     General Meeting of Shareholders
                                                                   PP      Peraturan Pemerintah / Government Regulation
 GRK     Gas Rumah Kaca
                                                                  PPE      Personal Protective Equipment
 GSA     PT Gemilang Sejahtera Abadi
                                                                  RUPS     Rapat Umum Pemegang Saham
 GWP     Global Warming Potential (Potensi Pemanasan
         Global)                                                 SDG(s)    Sustainable Development Goals
                                                                           (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan)
 HCS     High Carbon Stock
                                                                  SDM      Sumber Daya Manusia
 HCV     High Conservation Value
                                                                  SKT      Stok Karbon Tinggi
 HR      Human Resources
                                                                 SMK3      Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
 HSSE    Health, Safety and Sustainable Environment                        Kerja
         (Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan
         Berkelanjutan)                                           SPN      PT Sawit Prima Nusantara

 IDX     Indonesia Stock Exchange                                 TBP      PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation

 ILO     International Labor Organization                         TBS      Tandan Buah Segar

 INK     PT Inti Energi Kaltim                                    TGM      Teladan Green Metrics

 IPAL    Instalasi Pengolahan Air Limbah                          THM      Tanjung Harapan Mill

 ISCC    International Sustainability and Carbon Certification    TKKS     Tandan Kosong Kelapa Sawit

IUCN     International Union for Conservation of Nature           TLN      PT Telen

 K3      Keselamatan dan Kesehatan Kerja                          TPS      PT Telen Prima Sawit

 KCP     Kernel Crushing Plant                                   TPS LB3   Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan
                                                                           Berbahaya dan Beracun / Hazardous Waste Storage
 KPI     Key Performance Indicator (Indikator Kinerja Utama)
                                                                  TPTS     Teladan Productivity Technology Science
 KSL     Kebijakan Sawit Lestari / Sustainable Palm
         Oil Policies                                             TSM      Taliyasan Mill

 LST     Lingkungan, Sosial, Tata Kelola                         UPDKS     Ulat Pemakan Daun kelapa Sawit

 MBM     Muara Bengkal Mill                                        UN      United Nations

 MJA     PT Multi Jayantara Abadi                                WWTP      Wastewater Treatment Plant




234        PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 237
                                                                                      Apendiks / Appendix




TANGGAPAN TERHADAP LEMBAR UMPAN BALIK
LAPORAN TAHUN SEBELUMNYA                                            [G.3]


  Response to Previous Year’s Report Feedback Sheet

TPA tidak memperoleh tanggapan dari para            Following the release of the 2023 Sustainability Report,
pemangku kepentingan setelah diterbitkannya         the landfill site did not receive any response from
Laporan Keberlanjutan 2023. Dengan demikian,        stakeholders. Therefore, this report does not provide
dalam laporan ini tidak terdapat informasi secara   specific information about the actions taken by the
spesifik tentang tindak lanjut yang diambil TPA     landfill site in response to stakeholder feedback from
atas tanggapan dari pemangku kepentingan            the previous year.
tahun sebelumnya.




                                                                 PT Teladan Prima Agro Tbk           235
Page 238
Halaman ini sengaja dikosongkan.
This page is intentionally left blank.
Page 239
                                                                                                                                                                                                                                Apendiks / Appendix




LEMBAR UMPAN BALIK                                                                                                           [G.2]


    Feedback Form
Laporan Keberlanjutan PT Teladan Prima Agro Tbk tahun                                                                                   The 2024 Sustainability Report of PT Teladan Prima
buku 2024 memberikan penjelasan terinci mengenai                                                                                        Agro Tbk presents a detailed description of the
kinerja keberlanjutan Perseroan. Kami mengharapkan                                                                                      Company’s sustainability performance. We look forward
masukan, umpan balik, dan saran yang membangun                                                                                          to your inputs, constructive feedback, and suggestions
setelah membaca Laporan Keberlanjutan ini, baik                                                                                         after reading this Sustainability Report, either by email
melalui email ataupun dengan mengirimkan formulir ini                                                                                   or by sending this form via physical means.
secara fisik.

Profil Anda / Your Profile
Nama / Name (optional)                                                                                : ............................................................................................................................................................................
Institusi/perusahaan / Institution/company                                                            : ............................................................................................................................................................................
Surel / Email                                                                                         : ............................................................................................................................................................................
Telepon/HP / Phone/Cell phone                                                                         : ............................................................................................................................................................................


Golongan Pemangku Kepentingan / Stakeholder Category
         Pemegang Saham dan Investor/                                                          Pelanggan / Customer                                                                             Karyawan / Employee
         Shareholder and Investor                                                              Media / Media                                                                                    Pemasok / Supplier
         Serikat Pekerja / Labor Union                                                         Pemerintah / Government                                                                          Organisasi Masyarakat/LSM /
         Entitas Bisnis / Business Entity                                                                                                                                                       Community Organization/NGO

Lain-lain, mohon sebutkan
Other, please specify     ...................................................................................................................................................................................................................................


        Silakan pilih pernyataan di bawah ini yang terbaik dalam menggambarkan opini Anda:                                                                                                                                                      Ya                 Tidak
                Please pick from the statements below that best describe your opinion:                                                                                                                                                          Yes                 No
1. Laporan ini mudah dimengerti. / This report is easy to understand.
2. Laporan ini bermanfaat bagi saya. / This report is useful for me.
3. Laporan ini menggambarkan kinerja keberlanjutan dengan jelas dan lugas. / This report describes the
   sustainability performance in a concise and clear way.


Mohon berikan tanda centang pada topik-topik yang menurut Anda material bagi keberlanjutan PT Teladan Prima
Agro Tbk, atau yang ingin Anda ketahui lebih lanjut mengenai kinerja Perseroan dalam topik tersebut. / Please
tick the boxes next to the topics which you believe are material to the sustainability of PT Teladan Prima Agro Tbk,
or those that you would like to learn more about the Company’s performance in.
Kinerja Ekonomi:                                                                    Kinerja Lingkungan:                                                        Kinerja Sosial:
Economic Performance:                                                               Environmental Performance:                                                 Social Performance:
       Kinerja Ekonomi / Economic                                                            Material / Materials                                                        Ketenagakerjaan / Employment
       Performance
                                                                                             Energi / Energy                                                             Kesehatan dan Keselamatan Kerja /
       Keberadaan Pasar / Market                                                                                                                                         Occupational Health and Safety
       Presence                                                                              Air dan Efluen / Water and
                                                                                             Effluents                                                                   Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi /
       Dampak Ekonomi Tidak Langsung /                                                                                                                                   Training and Competence Development
       Indirect Economic Impacts                                                             Keanekaragaman Hayati /
                                                                                             Biodiversity                                                                Praktik Pengamanan / Security Practices
       Praktik Pengadaan / Procurement
       Practices                                                                             Emisi / Emissions                                                           Komunitas Lokal / Local Communities

       Anti-Korupsi / Anti-Corruption                                                        Limbah / Waste                                                              Ketertelusuran Produk / Product Traceability

       Perpajakan / Tax

Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon agar lembar umpan balik ini dikirimkan kembali ke alamat: / Thank you for your
participation. Please send this feedback form to:




      PT Teladan Prima Agro Tbk
      Beltway Office Park Tower B Lt. 7                                                                                             : corsec@teladanprima.com
      Jl. TB Simatupang No. 41                                                                                                      : (021) 29 600 300
      Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550, Indonesia                                                                                 : (021) 29 600 333




                                                                                                                                                                          PT Teladan Prima Agro Tbk                                                                  237
Page 240
PT Teladan Prima Agro Tbk
Beltway Office Park Tower B Lt. 7
Jl. TB Simatupang No. 41
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
Tel. (6221) 2960 0300
Fax. (6221) 2960 0333
www.teladanprima.com




2024                 Laporan Keberlanjutan
                     Sustainability Report

File

File Open PDF
Source IDX
Size12.44 MB
Published2 Apr 2025
Pages240
Characters961,258
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 116 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Teladan Prima Agro Tbk p.1 ×413
linked org Pemerintah Provinsi p.13
linked person Wishnu Wardhana p.20 ×6
linked — Wiwoho Basuki p.36 ×2
linked person Ahmad Gunung p.36
linked person Iwa Kartiwa Hudaya · Komisaris Independen p.68 ×8
linked person Indracahya Basuki p.68 ×7
linked person Sutarto Hadi · 2024 – 2027 p.68 ×3
linked person Richard Bruce Ness · 2024 – 2027 p.68 ×2
linked person Noor Falich · Direktur p.68 ×4
linked person Imam Syaifullah · Direktur p.68 ×4
linked person Santos Ibrahim Noor · Direktur p.74 ×3
linked person Yayan Handian Ginanjar p.223
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×6
possible org PT Teladan Resources p.36
possible person Nurcahya Basuki p.68 ×2
possible person Rachmat Nugroho p.69
possible org Bursa Efek Indonesia p.75 ×3
possible person Mahirudin · Direktur p.78
possible — Noor · dan Komersial p.78
unresolved org PT Teladan Prima p.2 ×3
unresolved org Agro Tbk p.2 ×2
unresolved org Laporan Keberlanjutan Sustainability Report Agro Tbk p.3
unresolved org Teladan Prima 2021 Agro p.5
unresolved org Financial Services Authority p.7 ×3
unresolved org PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation p.8
unresolved org PT Inti Energi Kaltim Samarinda Kabupaten Kutai Timur p.8
unresolved org PT Sawit Prima Nusantara Provinsi Kalimantan Timur p.8
unresolved org PT Telen p.8 ×2
unresolved org PT Gemilang Sejahtera Abadi p.8
unresolved org PT Telen Prima Sawit Kabupaten Paser Paser Regency p.8
unresolved org PT Multi Jayantara Abadi Kabupaten Kutai Kartanegara Kutai p.8
unresolved org PT Cahaya Anugerah Plantation p.8
unresolved org Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur p.13
unresolved org PT Multi Jayantara Abadi Sampai Tahun p.14
unresolved org PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation Sampai Tahun p.14
unresolved org PT Telen Indonesian Sampai Tahun p.14
unresolved org PT Cahaya Anugerah Plantation Sustainable TUV Rheinland Indonesia p.14
unresolved org PT Sawit Prima Nusantara p.14
unresolved org PT Inti Energi Kaltim Sampai Tahun p.14
unresolved org PT Gemilang Sejahtera Abadi Sampai Tahun p.14
unresolved org PT Telen Prima Sawit p.14 ×2
unresolved org PT Tanjung Buyu p.17
unresolved org Kabupaten Berau, Kalimantan Timur p.17
unresolved — Berau Regency, East Kalimantan p.17
unresolved org PT Inti Energi Kaltim p.17
unresolved org PT Inti Energi Kaltim Berau Regency p.17
unresolved org Palm Oil Plantation p.17
unresolved org PT Sawit Prima p.17
unresolved org PT Gemilang p.17
unresolved org PT Multi Jayantara p.17
unresolved org Kabupaten Paser, Kalimantan Timur p.17
unresolved — Paser Regency, East Kalimantan p.17
unresolved org PT Cahaya Anugerah p.17
unresolved — Kalimantan Timur p.17
unresolved — Kutai Kartanegara Regency, East p.17
unresolved org PT Daya Lestari p.17 ×2
unresolved org PT Daya Lestari East Kutai Regency p.17
unresolved org PT Teladan p.21 ×5
unresolved org Prima Agro Tbk p.21 ×4
unresolved org PT PLN (Persero) p.31 ×4
unresolved person Notary Nila Noordjasmani Soeyasa Soeyasa Besar p.36
unresolved person Imas Fatimah p.36
unresolved person Fatimah p.36
unresolved org Minister of Justice p.36
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.36
unresolved person Jose Dima Satria SH p.36 ×2
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.36
unresolved person Dr. Yaya Rayadin · 2024 – 2027 p.68 ×4
unresolved person Pria · Komisaris Utama p.71 ×4
unresolved person Male · President Commissioner p.71 ×8
unresolved — Head of the Audit Committee · Male p.72
unresolved — Djalaludin Djaprie · 2024 – 2027 p.72
unresolved — Iman Subekti · 2024 – 2027 p.72
unresolved — Head of the Nomination · Male p.72
unresolved — Nomination · Male p.72
unresolved — Risiko, GCG, dan Investasi · Pria p.72 ×2
unresolved — Shakeb Afsah · 2024 – 2027 p.72
unresolved person H. Ginanjar p.74
unresolved — In coordinating between various directorates, p.74
unresolved — is assisted by several p.74
unresolved — implementation of operational functions at p.74
unresolved — Subsidiary level is controlled by p.74
unresolved — subsidiaries, led by Division Heads, as follows: [2-13] p.74
unresolved org • Plantation and Agronomy Division Head; p.74
unresolved org • Logistics and Engineering Division Head; p.74
unresolved — • Sustainability Division Head; p.74
unresolved org • Finance, Accounting, and Tax Division Head; p.74
unresolved — • Marketing and Commercial Division Head; p.74
unresolved org • Human Resources Division Head; p.74
unresolved org • Corporate Finance and Strategy Division Head; p.74
unresolved — • CEO Office and Transformation Division Head. p.74
unresolved org Tata Kelola Tertinggi p.75
unresolved org Tata Kelola p.77 ×2
unresolved person Indracahya · Komisaris Utama p.77
unresolved person Penerapan Anti Korupsi · Komisaris Utama p.77 ×4
unresolved — Basuki · President Commissioner p.77
unresolved person Praktik Perilaku Usaha Beretika · President Commissioner p.77 ×4
unresolved — Hudaya · Independent p.77
unresolved person Wishnu · Direktur Utama p.77
unresolved — Wardhana · President Director p.77
unresolved person Yayan H. · Direktur p.78
unresolved org Memajukan Transisi Energi · Direktur Keberlanjutan p.78
unresolved person Advancing · Director p.78
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.78 ×2
unresolved person In-Depth Review · Director p.78
unresolved person Malaysia Derivatives Palm Oil Conference · Direktur Pemasaran p.78
unresolved org Kementerian Energi Social Responsibility p.79
unresolved org Ministry of Energy p.79
unresolved org PT Penambangan Orangutan p.79
unresolved org PT Penambangan Speaker p.79
unresolved org PT Penambangan Pelatihan Perhitungan Stok Karbon Hutan p.79
unresolved org Ministry of Environment p.101
unresolved org Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P. p.101
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.218
unresolved org Directorate General of Taxation p.218

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result