Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 240
Page 1
2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Circular Economy
and Climate Impact
PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 2
SANGGAHAN DAN BATASAN
TANGGUNG JAWAB
Disclaimer and Scope of Responsibility
Laporan Keberlanjutan 2024 PT Teladan Prima The 2024 Sustainability Report of PT Teladan Prima
Agro Tbk ini disusun untuk memenuhi ketentuan Agro Tbk was prepared to meet the requirements of
pelaporan hasil kinerja Perseroan pada periode 1 reporting the Company’s performance results for the
Januari 2024 sampai dengan 31 Desember 2024 period of 1 January 2024 to 31 December 2024 to the
kepada regulator dan pemangku kepentingan. regulator and stakeholders.
Laporan Keberlanjutan ini memuat pernyataan This Sustainability Report contains statements related
terkait tujuan, kebijakan, rencana, strategi, serta hasil to objectives, policies, plans, strategies, and results
operasi dan keuangan yang disusun berdasarkan of operations and finance compiled based on factual
data faktual yang dapat dipertanggungjawabkan data that is justifiable. In addition, this Sustainability
kebenarannya. Selain itu, Laporan Keberlanjutan Report also presents information related to the
ini juga menyajikan agenda kerja Perseroan di Company’s work agenda for the following year which
tahun selanjutnya yang disusun berdasarkan are prepared based on prospective statements and
pernyataan-pernyataan prospektif dan berbagai various assumptions regarding the future condition
asumsi mengenai kondisi mendatang Perseroan, of the Company, as well as the related business
serta lingkungan bisnis yang terkait, di mana environment, where the actual developments may
perkembangan aktual secara material dapat differ materially from those reported. Therefore, the
berbeda dari yang dilaporkan. Oleh karena Company urges stakeholders to use the information
itu, Perseroan menghimbau agar pemangku with discretion in their decision making.
kepentingan dapat menggunakan informasi tersebut
secara bijak dalam pengambilan keputusan.
2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 3
Circular Economy and
Climate Impact
Komitmen terhadap praktik perkebunan dan pengolahan kelapa
sawit berkelanjutan yang diimplementasikan oleh PT Teladan Prima
2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Agro Tbk (yang selanjutnya disebut “TPA”, “kami”, atau “Perseroan”)
terus ditingkatkan dalam upaya memberikan manfaat jangka
panjang. Salah satu langkah utamanya yaitu mengintegrasikan
pendekatan ekonomi sirkular dengan mitigasi perubahan iklim
melalui fokus pada efisiensi sumber daya dan pengelolaan
Circular Economy and Climate Impact
limbah. Strategi ini diwujudkan melalui operasional fasilitas Kernel
Crushing Plant (KCP) yang mengolah Palm Kernel menjadi Crude
Palm Kernel Oil (CPKO) dan Palm Kernel Expeller (PKE) sehingga
dapat meningkatkan nilai tambah produk kelapa sawit. Selain itu,
pengolahan Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi biogas melalui
fasilitas Biogas Power Plant (BPP) mampu mengurangi emisi
gas metana sekaligus menyediakan energi terbarukan untuk
mendukung operasional perusahaan.
2024 Sustainability
Circular Economy Integrasi KCP dan BPP ini mencerminkan komitmen TPA terhadap
Laporan Keberlanjutan
and Climate Impact pendekatan reduce, reuse, dan recycle (3R), di mana limbah diubah
Report
PT Teladan Prima Agro Tbk menjadi sumber daya yang bernilai tinggi. Inisiatif-inisiatif ini tidak
hanya mengurangi limbah dan emisi, tetapi juga mendukung Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan, khususnya terkait penurunan emisi
gas rumah kaca (GRK). Dengan menerapkan praktik ekonomi sirkular
secara menyeluruh, TPA mengambil langkah signifikan dalam
kontribusi aktif untuk menciptakan ekosistem industri kelapa sawit
yang regeneratif, tangguh, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat
peran TPA dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
PT Teladan Prima Agro Tbk (hereinafter referred to as “TPA”, “we”, or “the Company”)
continues to strengthen its commitment to sustainable palm oil plantation and processing
practices to deliver long-term benefits. One of its key initiatives is integrating a circular
economy approach with climate change mitigation, focusing on resource efficiency and
waste management. This strategy is implemented through the operation of the Kernel
Crushing Plant (KCP), which processes Palm Kernel into Crude Palm Kernel Oil (CPKO) and
Palm Kernel Expeller (PKE) to enhance the added value of palm oil products. Additionally,
the conversion of Palm Oil Mill Effluent (POME) into biogas through the Biogas Power Plant
(BPP) helps reduce methane gas emissions while providing renewable energy to support
company operations.
The integration of KCP and BPP reflects TPA’s commitment to the reduce, reuse, and recycle
(3R) approach, where waste is transformed into valuable resources. These initiatives not
only minimize waste and emissions but also support the Sustainable Development Goals
(SDGs), particularly in reducing greenhouse gas (GHG) emissions. By comprehensively
adopting circular economy practices, TPA is taking significant steps in actively contributing
to the creation of a regenerative, resilient, and sustainable palm oil industry, while
reinforcing its role in addressing climate change challenges.
PT Teladan Prima Agro Tbk 1
Page 4
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report KESINAMBUNGAN TEMA Theme Continuation Forging Resilience Through Strategic Advancement Kesadaran akan keberlanjutan perusahaan sebagai hasil dari inovasi dan pengembangan secara berkesinambungan mendorong PT Teladan Prima Agro Tbk terus melakukan terobosan inovatif berwawasan sosial-lingkungan. Di tahun 2023, hal ini diwujudkan melalui pembangunan fasilitas penghasil energi dan pengolahan yang dinilai akan memperkuat rantai nilai bagi Perseroan dan pemangku kepentingan, setelah mulai beroperasi secara komersial di tahun 2024. Pertama, Perseroan membangun Biogas Power Plant untuk memperkuat segmen usaha energi terbarukan melalui pemanfaatan limbah POME. Strategi ini akan mendukung target Perseroan menuju ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan ketersediaan energi yang ramah lingkungan berbasis biomassa. Kedua, Perseroan membangun Kernel Crushing Plant untuk memproduksi Crude Palm Kernel Oil dan Palm Kernel Expeller sebagai produk turunan dari Palm Kernel yang telah 2023 diproduksi sebelumnya. Strategi ini akan mengoptimalkan penggunaan sumber daya dalam rantai produksi sekaligus meningkatkan kinerja operasional dan keuangan Perseroan. Selain itu, strategi ini juga dapat memperkuat posisi TPA dalam menghadapi potensi dinamika dan tantangan bisnis ke depan. Dengan adanya optimasi pemanfaatan POME menjadi biogas, TPA sebagai bagian dari industri perkebunan kelapa sawit berkontribusi terhadap implementasi bauran energi terbarukan. Awareness of the company’s sustainability as a result of continuous innovation and development has driven PT Teladan Prima Agro Tbk to continue making innovative breakthroughs with social-environmental perspective. In 2023, this was realized through the construction of energy generation and processing facilities, expected to strengthen the value chain for the Company and stakeholders, once the commercial operations commenced in 2024. First, the Company builds the Biogas Power Plant to strengthen the renewable energy business segment by utilizing the POME waste. This strategy will support the Company’s target towards a circular economy while increasing the availability of biomass-based environmentally friendly energy. Second, the Company builds the Kernel Crushing Plant to produce Crude Palm Kernel Oil and Palm Kernel Expeller as derivative products of Palm Kernel which has been produced previously. This strategy will optimize the use of resources in the production chain as well as improving the operational and financial performances of the Company. Also, this strategy can also strengthen TPA position in facing the potential business dynamics and future challenges. Through the optimization of POME utilization into biogas, TPA being part of the palm oil plantation industry contributes to the implementation of renewable energy mix. 2 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 5
Transformative Innovations
for a Sustainable Future
PT Teladan Prima Agro Tbk menunjukkan komitmen untuk menjalankan praktik bisnis
budidaya dan pengolahan kelapa sawit yang menjunjung tinggi kelestarian lingkungan
dan kebermanfaatan bagi sesama. Berlandaskan pada komitmen tersebut, kami terus
memperkuat strategi keberlanjutan sekaligus menerapkan strategi ini secara inovatif
pada seluruh operasi.
Penguatan strategi keberlanjutan kami lakukan melalui penyempurnaan Kebijakan
Sawit Lestari (KSL) yang melandasi setiap aksi keberlanjutan. Kami telah menginisiasi
sejumlah proyek dan program berbasis teknologi yang berfokus pada karakteristik
alami bentang alam perkebunan kelapa sawit untuk mentransformasi operasi sehingga
menciptakan keunggulan di industri.
2022
Pelaksanaan strategi keberlanjutan secara disiplin akan membantu kami mewujudkan
pertumbuhan jangka panjang yang solid, mempertahankan kondisi alam yang lestari,
dan menciptakan nilai sosial yang bermakna bagi seluruh pemangku kepentingan.
PT Teladan Prima Agro Tbk is demonstrating its commitment to conducting sustainable
palm oil cultivation and processing practices that uphold environmental sustainability and
benefit the society. On the basis of this commitment, we continue to strengthen sustainability
strategy while implementing innovative approaches throughout our operations.
We strengthened our sustainability strategy by refining our Sustainable Palm Oil Policies
(KSL), which provides a foundation for every sustainability action. We have initiated
several technology-based projects and programs focusing on palm oil plantations’
natural characteristics to transform our operations and attain excellence in the industry.
A disciplined implementation of this comprehensive sustainability strategy will help us
to realize solid long-term growth, maintain sustainable environmental conditions, and
generate significant social value for all stakeholders.
Towards a Greater Transparency
and Accountability
Setelah terbukti menjadi sebuah perusahaan yang solid, profitable dan profesional,
PT Teladan Prima Agro Tbk kini mempersiapkan diri menjadi sebuah perusahaan
publik yang lebih transparan dan lebih bertanggung jawab pada para pemangku
kepentingannya. TPA siap mengembangkan sayapnya dan membangun perusahaan
menuju perusahaan sawit berkelanjutan, untuk memberikan kontribusi yang lebih
besar bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Komitmen TPA pada keberlanjutan telah
diwujudkan sejak awal, dengan memacu perusahaan dan seluruh karyawannya untuk
mendukung upaya pelestarian lingkungan dan kepedulian terhadap kesejahteraan
masyarakat. TPA mengembangkan sawit berkelanjutan untuk menjadi sektor strategis
bagi perekonomian bangsa dengan penuh tanggung jawab dan transparansi.
Having proven to be a solid, profitable, and professional company, PT Teladan Prima
2021
Agro Tbk is taking steps to become a more transparent and responsible public company
to its stakeholders. TPA is ready to expand its wings and drive the company towards
a more sustainable palm oil company to provide a greater contribution to Indonesia
society and nation. TPA’s commitment to sustainability has been realized since the
beginning, by encouraging the company and all employees to support environmental
conservation efforts and awareness of community welfare. TPA develops sustainable
palm oil to become a strategic sector for the nation’s economy through upholding
responsibility and transparency.
PT Teladan Prima Agro Tbk 3
Page 6
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
DAFTAR ISI
Table of Contents
6 Pengantar
Introduction
Ikhtisar Keberlanjutan / 6 Pencapaian 2024 / 10 Tentang Laporan Keberlanjutan / 13
Sustainability Overview 2024 Highlights About the Sustainability Report
18 Komitmen Keberlanjutan TPA
TPA Sustainability Commitment
Pesan Direksi / Message from 18 Strategi Keberlanjutan / 40 Penentuan Topik Material / 59
the Board of Directors Sustainability Strategy Determination of Material Topics
Profil Perusahaan / 26 Pelibatan Pemangku 55
Company Profile Kepentingan / Stakeholder
Engagement
64 Good Governance
Good Governance
Struktur dan Mekanisme 65 Pengembangan Kompetensi 75 Praktik Bisnis Berkelanjutan / 79
Tata Kelola / Governance Keberlanjutan Badan Sustainable Business Practices
Structure and Mechanism Tata Kelola / Sustainability
Penerimaan Masukan dan 86
Competency Development of
Penanganan Keluhan /
Governance Bodies
Feedback Reception and
Grievance Handling
88 Agro-Ecological
Agro-Ecological
Perlindungan Terhadap 97 Konservasi Tanah Berkelanjutan 115 Menggerakkan Efisiensi Energi 128
Keanekaragaman Hayati / melalui Praktik Pengelolaan demi Lingkungan yang
Biodiversity Protection Proaktif / Sustainable Soil Lebih Baik / Driving Energy
Conservation through Proactive Efficiency toward Better
TGM Hotspot Alert: Sistem 107
Management Practices Environment
Informasi Terintegrasi dalam
Upaya Pencegahan Kebakaran Optimalisasi Sumber Daya Alam 117 Komitmen Aktif dalam 132
Lahan / TGM Hotstpot Alert: melalui Pengelolaan Air dan Pengurangan Emisi Gas
Integrated Information System Pupuk Ramah Lingkungan / Rumah Kaca / Active
in Land Fire Prevention Effort Optimizing Natural Resources Commitment in Reducing
through Environmentally-Friendly Greenhouse Gas Emission
Pengendalian Hama 110
Water and Fertilizer Management
Terpadu untuk Keberlanjutan Berkomitmen pada Kepatuhan 137
Perkebunan / Integrated Pest Pengelolaan Limbah Berbasis 125 Lingkungan / Committed to
Management for Plantation Ekonomi Sirkular demi Environmental Compliance
Sustainability Kelestarian Ekosistem /
Waste Management Through
Circular Economy to Preserve
Ecosystems
4 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 7
138 Socio-Territorial
Socio-Territorial
Praktik Ketenagakerjaan 141 Membangun Talenta melalui 176 Keberlanjutan dan 199
Berkelanjutan dalam Mendorong Pengembangan Kompetensi Ketertelusuran Produk
Kesejahteraan dan Produktivitas / dan Karier / Developing Talent Kelapa Sawit / Sustainability
Sustainable Employment Through Competency and and Traceability of Palm Oil
Practices in Promoting Welfare Career Growth Products
and Productivity
Membangun Masyarakat 188
Perlindungan terhadap 163 melalui Pelibatan dan
Hak Keselamatan dan Pemberdayaan / Building
Kesehatan Kerja / Protection Communities through
of Occupational Health and Engagement and
Safety Rights Empowerment
204 Economic Viability
Economic Viability
Membangun Kepercayaan 205 Mendukung Pembangunan 216 Perubahan Iklim dan 218
melalui Produk Kualitas Unggul / Nasional melalui Komitmen Implikasinya terhadap
Building Trust Through Superior Pajak / Supporting National Produktivitas / Climate
Quality Products Development through Tax Change and Its Implications
Commitment on Productivity
Kontribusi Nilai Ekonomi untuk 211
Kesejahteraan Bersama /
Economic Value Contribution to
Shared Prosperity
221 Apendiks
Appendix
Pernyataan Anggota 221 Daftar Pengungkapan Sesuai 222 Tanggapan terhadap 235
Dewan Komisaris dan Anggota POJK No. 51/POJK.03/2017 / Lembar Umpan Balik
Direksi tentang Tanggung Jawab List of Disclosures According Laporan Tahun Sebelumnya /
atas Laporan Keberlanjutan 2024 to Financial Services Authority Response to Previous Year’s
PT Teladan Prima Agro Tbk / Regulation No. 51/POJK.03/2017 Report Feedback Sheet
Statement of Members
Daftar Indeks GRI Standar 2021 / 225 Lembar Umpan Balik / 237
of the Board of Commissioners
List of GRI Standards Indexes Feedback Form
and the Board of Directors
for 2021
on the Responsibility for
the 2024 Sustainability Report of Glosarium / Glossary 234
PT Teladan Prima Agro Tbk
PT Teladan Prima Agro Tbk 5
Page 8
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
IKHTISAR KEBERLANJUTAN
Sustainability Overview
GOOD GOVERNANCE
Produk Ramah Lingkungan: Sertifikasi ISPO dan PROPER [B.1.d]
Environmentally-Friendly Products: ISPO Certifications and PROPER
Kabupaten Berau
Berau Regency
PT Tanjung Buyu
Perkasa Plantation
PT Inti Energi Kaltim
Samarinda
Kabupaten Kutai Timur
East Kutai Regency Balikpapan
PT Sawit Prima Nusantara
Provinsi Kalimantan Timur [C.3.d]
East Kalimantan Province
PT Telen
PT Gemilang Sejahtera Abadi
PT Telen
Prima Sawit
Kabupaten Paser
Paser Regency
PT Multi
Jayantara Abadi
Kabupaten Kutai Kartanegara
Kutai Kartanegara Regency
PT Cahaya
Anugerah Plantation
6 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 9
Pengantar / Introduction
Intensitas
Konsumsi Air
Water Consumption
Penggunaan Air
Water Usage Intensity
2024 1.782 2024 1,15
2023 2023
Agro-
1.814 1,16
2022 1.809 2022 1,03
Ecological
megaliter / megaliters m3/ton TBS / m3/ton of FFB
[B.2.a; B.2.b; B.2.c; B.2.d]
Energi yang Rasio Penggunaan
Produksi Limbah
Waste Generated
Dikonsumsi Energi Terbarukan
Energy Consumed Renewable Energy Use Ratio
2024 600.477 2024 448.185 2024 25,8
2023 608.163 2023 442.256 2023 26,4
2022 536.433 2022 381.611 2022 27,3
ton / tons GJ %
Intensitas Energi TBS Olah
Total Emisi GRK* Intensitas Emisi CPO*
Processed FFB
Total GHG Emissions CPO Emissions Intensity
Energy Intensity
2024 0,324 2024 341.149 2024 1,05
2023 0,314 2023 504.209 2023 1,54
2022 0,284 2022 448.304 2022 1,49
GJ/ton ton CO2eq / tons CO2eq ton CO2e/ton CPO / tons CO2e/tons CPO
Biaya Kegiatan
Entitas Anak
Lingkungan Area HCV
Tersertifikasi ISPO HCV Area
Environmental Activities
ISPO-Certified Subsidiaries
Expenditures
2024 8 2024 5,22 2024 4.669
2023 8 2023 4,76 2023 4.559
2022 8 2022 5,95 2022 4.559
Entitas Anak / Subsidiaries miliar Rupiah / billion Rupiah ha
*Data disajikan kembali. / Restated.
PT Teladan Prima Agro Tbk 7
Page 10
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Socio-Territorial [B.3]
Ketenagakerjaan / Employment
Total Karyawan Durasi Pelatihan per Karyawan*
Total Employees Training Duration per Employee
2024
11.359
11.210 2023
5,4 5,2
Jam Kerja Aman
10.952 2022
Safe Working Hours
orang
3,4 jam/orang
personnel hours/person
2024
2024
2023
2023
2022
2022
jam / hours
818.809
746.841
891.815
Economic Viability [B.1.a; B.1.b; B.1.c]
Produksi / Production ribuan ton / thousand tons
Tandan Buah Segar TBS Olah Minyak Sawit Mentah Inti Sawit CPKO
(TBS) Processed FFB Crude Palm Oil Palm Kernel CPKO
Fresh Fruit Bunches (FFB)
1.409,55
1.219,29 1.381,68
1.213,07 1.343,53
1.201,23
327,69
324,86
300,50
52,21
50,79
49,90
5,26
-* -*
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
* TPA baru memproduksi dan menjual produk CPKO dan PKE sejak tahun 2024 seiring dengan mulai beroperasinya KCP. / TPA just started
producing and selling CPKO and PKE product since 2024 with the start of KCP operations.
8 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 11
Pengantar / Introduction
Pemasok TBS / FFB Suppliers [B.1.e] Pengembangan
Masyarakat
Community Development
Total Pemasok TBS Luar 2024 37
Total External FFB Suppliers
unit usaha / business units 2023 30 Penyaluran Dana
Tanggung Jawab Sosial
2022 29 CSR Fund Disbursement
juta Rupiah / million Rupiah
Total Petani Plasma 2024 7.454 4.535,5
Total Plasma Farmers
2023 7.454 3.622,9
orang / personnel
2.497,4
2022 7.504
2024
2024 2023 2022
Penjualan / Sales ribuan ton / thousand tons
2024 2023 2022
ribuan ton / thousand tons
Minyak Sawit Mentah 314,46 343,75 292,55
PKE Crude Palm Oil
PKE
Inti Sawit 40,10 55,17 47,75
Palm Kernel
CPKO -* -*
4,62
CPKO
PKE -* -*
4,59
PKE
Kinerja Keuangan / Financial Performance
juta Rupiah / million Rupiah 2024 2023 2022
Pendapatan
6,86 Revenue 4.211.482 4.007.082 3.613.177
-* -*
Laba Bersih
Net Profit 825.594 451.794 573.979
2024 2023 2022
* TPA baru memproduksi dan menjual produk CPKO dan PKE sejak tahun 2024 seiring dengan mulai beroperasinya KCP. / TPA just started
producing and selling CPKO and PKE product since 2024 with the start of KCP operations.
PT Teladan Prima Agro Tbk 9
Page 12
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
PENCAPAIAN 2024
2024 Highlights
Peristiwa Penting
Event Highlights
5 November 2024
November 2024
Peresmian BPP dan KCP di Kecamatan Muara Bengkal,
Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur
Inauguration of BPP and KCP in Muara Bengkal District,
Kutai Timur Regency, East Kalimantan Province
Peresmian BPP dan KCP di Kecamatan Muara Bengkal, Kutai
Timur, menandai langkah penting TPA dalam memperkuat
ekonomi sirkular dan mengoptimalkan penggunaan limbah
sebagai sumber daya. BPP memanfaatkan limbah POME
untuk menghasilkan energi terbarukan, sementara KCP
mengolah Palm Kernel menjadi produk yang memiliki nilai
tambah, seperti CPKO dan PKE. Inisiatif ini memperkuat
komitmen TPA dalam mengurangi dampak lingkungan,
sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing bagi
TPA di tengah industri agribisnis.
The inauguration of the Biogas Power Plant (BPP) and Kernel Crushing Plant (KCP) in Muara Bengkal District,
Kutai Timur Regency, marks a significant milestone for Teladan Prima Agro (TPA) in strengthening the circular economy
and optimizing waste utilization as a resource. The BPP utilizes Palm Oil Mill Effluent (POME) to generate renewable
energy, reducing environmental impact and supporting sustainable operations. The KCP processes Palm Kernel into
high-value products, such as Crude Palm Kernel Oil (CPKO) and Palm Kernel Expeller (PKE), enhancing the efficiency
and profitability of palm oil production. This initiative reinforces TPA’s commitment to minimizing environmental impact
while improving productivity and competitiveness in the agribusiness industry.
10 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 13
Pengantar / Introduction
Penghargaan
Awards
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan
1 dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)
Tahun 2023 – 2024
Public Disclosure Program for Environmental
Compliance (PROPER) for 2023-2024
Tanggal Perolehan / Issue Date:
12 Juni / June 2024
Penyelenggara / Organizer:
Gubernur Kalimantan Timur /
Governor of East Kalimantan
Penerima / Awardee:
TBP, TLN, TPS, MJA, CAP
Peringkat / Ranking:
Hijau / Green
Penghargaan Nihil Kecelakaan Kerja Tahun 2024
2 Zero Accident Award 2024
Tanggal Perolehan / Issue Date:
9 Agustus / August 2024
Penyelenggara / Organizer:
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur /
Government of East Kalimantan
Penerima / Awardee:
TBP, TLN, TPS, MJA, CAP
Katadata ESG Index Awards 2024
3
Tanggal Perolehan / Issue Date:
14 Agustus / August 2024
Penyelenggara / Organizer:
Katadata
Penerima / Awardee:
TPA
PT Teladan Prima Agro Tbk 11
Page 14
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Sertifikasi
Certifications
1 2 3 4
5 6 7 8
Nama
Sertifikasi Lembaga Sertifikasi Masa Berlaku Penerima
Certification Certification Body Validity Period Awardee
Name
Sampai Tahun / Until 2026 1 PT Multi Jayantara Abadi
Sampai Tahun / Until 2027 2 PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation
Sampai Tahun / Until 2027 3 PT Telen
Indonesian
Sampai Tahun / Until 2027 4 PT Cahaya Anugerah Plantation
Sustainable
TUV Rheinland Indonesia
Palm Oil
Sampai Tahun / Until 2027 5 PT Sawit Prima Nusantara
(ISPO)
Sampai Tahun / Until 2027 6 PT Inti Energi Kaltim
Sampai Tahun / Until 2027 7 PT Gemilang Sejahtera Abadi
Sampai Tahun / Until 2029 8 PT Telen Prima Sawit
12 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 15
Pengantar / Introduction
TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN
About the Sustainability Report
TPA mempublikasikan Laporan Keberlanjutan Tahun TPA publishes the 2024 Sustainability Report,
2024 yang menggambarkan pencapaian dan outlining the company’s sustainability achievements
kinerja keberlanjutan perusahaan selama periode and performance throughout the reporting period.
pelaporan. Laporan ini mencakup aspek Good The report covers four key sustainability pillars:
Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial, dan Good Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial,
Economic Viability, yang merupakan pilar-pilar and Economic Viability, which guide the company’s
keberlanjutan yang kami implementasikan. sustainability initiatives. The publication of this report
Penerbitan laporan ini juga merupakan bentuk serves as a commitment to accountability and
akuntabilitas dan transparansi TPA terhadap transparency, ensuring stakeholders can assess
dampak operasional perusahaan, baik terhadap TPA’s environmental and social responsibilities
lingkungan maupun masyarakat sekitar. Dengan in compliance with applicable regulations.
laporan ini, pemangku kepentingan dapat It also provides a reference for decision-making
mengevaluasi sejauh mana TPA telah memenuhi regarding the company’s sustainability practices.
tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, serta menggunakan laporan ini sebagai
acuan dalam pengambilan keputusan.
Untuk menjamin kelengkapan dan akurasi informasi, To ensure the completeness and accuracy of
Laporan Keberlanjutan ini disusun sesuai dengan information, this report follows the GRI Standards
kriteria pelaporan keberlanjutan yang diatur dalam 2021 from the Global Reporting Initiative (GRI), as well
GRI Standards 2021 dari Global Reporting Initiative as the regulations set by the Indonesian Financial
(GRI), serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Services Authority (OJK), including OJK Circular
sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran OJK Letter No. 16/2021 and OJK Regulation No. 51/2017.
No. 16/2021 dan Peraturan OJK No. 51/2017. Selain Additionally, it aligns with GRI 13: Agriculture,
itu, kami juga mengikuti panduan pelaporan sektor Aquaculture, and Fishing Sector Standard, which is
agrikultur, akuakultur, dan perikanan dari GRI 13, particularly relevant to TPA’s palm oil plantation and
yang secara khusus relevan dengan kegiatan extraction activities. For ease of navigation, the report
pengelolaan tanaman dan ekstraksi produk kelapa includes GRI disclosure numbers and codes from
sawit yang dilakukan oleh TPA. Untuk memudahkan Appendix II of POJK No. 51/2017 in relevant sections,
pembaca dalam menavigasi informasi, laporan ini with a summary of alignment presented at the end of
mencantumkan penanda khusus berupa nomor the document.
pengungkapan GRI dan kode sesuai dengan
Lampiran II POJK No. 51/2017 di bagian yang relevan.
Ringkasan kecocokan laporan dengan standar
tersebut disajikan di bagian akhir dokumen.
Selain itu, seluruh data keuangan dalam laporan Furthermore, all financial data in this report is
ini dinyatakan dalam mata uang Rupiah, dengan presented in Indonesian Rupiah, following the
format penulisan angka sesuai standar Indonesia, Indonesian numerical format, unless stated
kecuali dinyatakan berbeda. Informasi keuangan otherwise. The financial information included has
yang tercantum telah diaudit oleh Kantor Akuntan been audited by a Public Accounting Firm as part
Publik sebagai bagian dari Laporan Tahunan TPA. of TPA’s Annual Report. The report is available in
Laporan ini juga tersedia dalam dua bahasa, both Indonesian and English, ensuring accessibility
yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, untuk for diverse stakeholders. Additionally, quantitative
memastikan aksesibilitas bagi berbagai pemangku data is provided with a three-year comparability
kepentingan. Selain itu, data kuantitatif disajikan to enable users to analyze TPA’s sustainability
dengan daya banding (comparability) selama performance trends over time.
tiga tahun berturut-turut, sehingga pengguna
laporan dapat melakukan analisis tren atas kinerja
keberlanjutan TPA dari waktu ke waktu.
PT Teladan Prima Agro Tbk 13
Page 16
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Prinsip Pelaporan
Reporting Principles
Penyusunan Laporan Keberlanjutan kami laksanakan We prepared this Sustainability Report by referring to
dengan merujuk pada delapan prinsip pelaporan the eight reporting principles as stipulated in GRI 1:
sebagaimana ditentukan dalam GRI 1: Landasan Foundation 2021 as described below.
2021 sebagaimana diuraikan berikut.
Prinsip Laporan Implementasi pada Perseroan
Reporting Principle Implementation in the Company
Kami melaporkan informasi yang We report accurate and sufficiently
benar dan cukup terperinci agar dapat detailed information to enable
Akurasi
dilakukan penilaian yang komprehensif a comprehensive and relevant
Accuracy
dan relevan terhadap dampak dan assessment of the Company’s impacts
kontribusi Perseroan. and contributions.
Kami melaporkan informasi dengan We report information in a neutral
Keseimbangan cara netral dan menyediakan manner and provide a balanced
Balance gambaran yang seimbang tentang view of the Company’s impacts and
dampak dan kontribusi Perseroan. contributions.
Kami menyajikan informasi dengan We present information in an accessible
Kejelasan cara yang dapat diakses dan dapat and understandable manner.
Clarity dipahami.
Kami memilih, menyusun, dan We select, organize, and report
melaporkan informasi secara konsisten information consistently to enable
agar pemangku kepentingan dapat stakeholders to analyze changes
melakukan analisis mengenai and developments related to impact
Keterbandingan perubahan dan perkembangan yang management and the Company’s
Comparability telah dilakukan berkaitan dengan contributions over time, as well as to
pengelolaan dampak serta kontribusi assess these impacts in relation to
Perseroan seiring berjalan waktu dan those of other organizations.
analisis dampak ini yang berkaitan
dengan dampak organisasi lain.
Kami menyediakan informasi yang We provide adequate information
Kelengkapan memadai agar penilaian dampak dan to enable the assessment of the
Completeness kontribusi Perseroan dapat dilakukan Company’s impact and contributions
selama periode pelaporan. during the reporting period.
Konteks Kami melaporkan informasi mengenai We report information on the Company’s
Keberlanjutan kontribusi Perseroan dalam konteks contributions within the broader context
Sustainability yang lebih luas dari pembangunan of sustainable development.
Context berkelanjutan.
Kami melaporkan informasi secara We report information regularly
rutin dan menyediakan informasi and provide it in a timely manner to
Ketepatan Waktu
tersebut secara tepat waktu bagi enable stakeholders to make informed
Timeliness
pemangku kepentingan untuk decisions.
mengambil keputusan.
Kami mengumpulkan, mencatat, We collect, record, compile, and
menyusun, dan menganalisis informasi analyze information in such a way that
Keterverifikasian
dengan cara sedemikian rupa sehingga it can be examined to determine its
Verifiability
informasi yang disajikan dapat diteliti quality.
untuk menentukan kualitasnya.
14 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 17
Pengantar / Introduction
Siklus, Periode, dan Cakupan Laporan [2-2] [2-3]
Report Cycle, Period, and Scope
Sebagai bagian integral dari Laporan Tahunan, As an integral part of the Annual Report, this report
laporan ini diterbitkan setiap tahun dengan periode is published annually with a reporting period from
pelaporan mulai dari 1 Januari hingga 31 Desember, 1 January to 31 December, unless stated otherwise.
kecuali dinyatakan berbeda. Laporan yang diterbitkan Published in April 2025, this report is the fourth
pada April 2025 ini merupakan edisi keempat yang edition that we prepared and published. In addition
telah kami susun dan publikasikan. Selain menyoroti to highlighting TPA’s performance, this report also
kinerja TPA, laporan ini juga menyajikan berbagai presents various important information that are
informasi penting yang relevan dengan aspek relevant to the sustainability aspects implemented
keberlanjutan yang dijalankan oleh TPA, mencakup by TPA, including achievements on the Good
pencapaian pada pilar Good Governance, Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial, and
Agro-Ecological, Socio-Territorial, dan Economic Economic Viability pillars. Information regarding the
Viability. Informasi kinerja dari seluruh Entitas Anak performance of all subsidiaries is included in the
yang tercakup dalam Laporan Keuangan Konsolidasi Consolidated Financial Statements and as described
dan sebagaimana diuraikan dalam tabel berikut. in the following table.
Entitas Dalam Cakupan Laporan [2-2]
Entities Included in The Report
Entitas Anak
Subsidiary
Lokasi Usaha Kegiatan Usaha
Location of Operations Business Activities
Akronim Nama
Acronym Name
Perkebunan Kelapa Sawit dan
PT Tanjung Buyu Kabupaten Berau, Kalimantan Timur
TBP Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
Perkasa Plantation Berau Regency, East Kalimantan
Palm Oil Plantation and Palm Oil Mill
Kabupaten Berau, Kalimantan Timur Perkebunan Kelapa Sawit
INK PT Inti Energi Kaltim
Berau Regency, East Kalimantan Palm Oil Plantation
Perkebunan Kelapa Sawit dan
Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur
TLN PT Telen Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
East Kutai Regency, East Kalimantan
Palm Oil Plantation and Palm Oil Mill
PT Sawit Prima Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur Perkebunan Kelapa Sawit
SPN
Nusantara East Kutai Regency, East Kalimantan Palm Oil Plantation
Perkebunan Kelapa Sawit dan
Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur
TPS PT Telen Prima Sawit Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
East Kutai Regency, East Kalimantan
Palm Oil Plantation and Palm Oil Mill
PT Gemilang Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur Perkebunan Kelapa Sawit
GSA
Sejahtera Abadi East Kutai Regency, East Kalimantan Palm Oil Plantation
Perkebunan Kelapa Sawit dan
PT Multi Jayantara Kabupaten Paser, Kalimantan Timur
MJA Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
Abad Paser Regency, East Kalimantan
Palm Oil Plantation and Palm Oil Mill
Kabupaten Kutai Kartanegara,
Perkebunan Kelapa Sawit dan
PT Cahaya Anugerah Kalimantan Timur
CAP Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
Plantation Kutai Kartanegara Regency, East
Palm Oil Plantation and Palm Oil Mill
Kalimantan
Kabupaten Kutai Timur dan
Kabupaten Berau, Kalimantan Timur Energi Terbarukan
DL PT Daya Lestari
East Kutai Regency and Berau Regency, Renewable Energy
East Kalimantan
PT Teladan Prima Agro Tbk 15
Page 18
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Pernyataan Ulang Informasi [2-4] Restatement of Information Untuk menjaga validitas dan keakuratan laporan, To maintain the validity and accuracy of the report, TPA memastikan bahwa setiap informasi yang TPA ensures that all information presented aligns disampaikan sesuai dengan data terbaru dan with the latest data and applicable methodologies. metodologi yang berlaku. Jika terdapat perbedaan If there are methodological differences or changes metodologi atau perubahan dalam cara in calculation methods from previous reports, penghitungan dari laporan sebelumnya, informasi the revised information will be marked as *restated. yang telah diulas ulang akan diberi tanda *disajikan This marking is intended to provide transparency kembali. Pemberian tanda ini bertujuan untuk to readers and stakeholders, enabling them to memberikan transparansi kepada pembaca dan understand any differences or updates in data pemangku kepentingan, sehingga mereka dapat presentation. memahami perbedaan atau pembaruan dalam penyajian data. Perubahan yang Bersifat Signifikan [C.6] [2-6] Significant Changes Pada tahun 2024, TPA telah mengoperasikan KCP In 2024, TPA commenced the operation of its Kernel yang akan menjadi bagian dari upaya Crushing Plant (KCP) as part of the Company’s pengembangan unit bisnis Perseroan melalui business development efforts, processing Palm pengolahan Palm Kernel menjadi produk turunan, Kernel into derivative products such as Crude Palm seperti Crude Palm Kernel Oil dan Palm Kernel Kernel Oil and Palm Kernel Expeller. This initiative Expeller. KCP ini juga menjadi langkah strategis TPA is also a strategic step by TPA to drive product untuk mendorong diversifikasi produk yang memiliki diversification, enhance value-added products, nilai tambah dan meningkatkan daya saing di and strengthen its competitiveness in the palm oil industri kelapa sawit. industry. Selain operasional KCP, sepanjang tahun 2024, Apart from KCP operations, throughout 2024, TPA TPA tidak melakukan penutupan atau pembukaan did not undertake any branch closures, new branch cabang baru maupun merger atau penggabungan openings, mergers, or business acquisitions. Similarly, usaha. Begitu juga dengan rantai pasokan, tidak the supply chain did not experience any significant mengalami perubahan signifikan yang berdampak changes that impacted the Company during the terhadap Perseroan di sepanjang tahun 2024. year. 16 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 19
Pengantar / Introduction
Verifikasi oleh Pihak Independen [G.1] [2-5]
Verification by an Independent Party
Laporan Keberlanjutan ini belum melalui proses This Sustainability Report has not yet undergone
verifikasi oleh penyedia jasa assurance eksternal. verification by an external assurance provider.
Meskipun demikian, TPA memastikan bahwa seluruh Nevertheless, TPA ensures that all information
informasi yang disajikan dalam laporan ini telah presented in this report has been thoroughly
diperiksa dengan teliti dan dijamin kebenarannya. reviewed and verified for accuracy. Every piece of
Setiap data dan fakta yang disampaikan telah data and fact reported has been internally validated
diverifikasi secara internal untuk memastikan to ensure its precision and alignment with actual
akurasi dan kesesuaiannya dengan kondisi aktual. conditions. TPA remains committed to maintaining
TPA berkomitmen untuk menjaga transparansi transparency and report reliability, ensuring that
dan keandalan laporan, sehingga informasi stakeholders can trust the information provided as
yang disampaikan dapat dipercaya oleh seluruh a true reflection of the Company’s sustainability
pemangku kepentingan sebagai refleksi dari kinerja performance and responsibilities.
dan tanggung jawab keberlanjutan TPA.
Akses Informasi atas Laporan Keberlanjutan [2-3]
Access to Information on the Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan ini ditujukan kepada seluruh This Sustainability Report is intended for all
pemangku kepentingan sebagai dasar untuk stakeholders as a basis for assessing TPA’s overall
menilai kinerja TPA secara menyeluruh. Pemangku performance. Stakeholders can evaluate TPA’s role in
kepentingan dapat mengevaluasi peran serta TPA fulfilling its sustainability obligations in governance,
dalam memenuhi kewajiban terkait keberlanjutan di environmental, social, and economic aspects
bidang tata kelola, lingkungan, sosial, dan ekonomi related to its business activities. In addition to being
yang berkaitan dengan kegiatan usaha TPA. Selain available in printed form, this Sustainability Report
tersedia dalam bentuk cetak, Laporan Keberlanjutan can also be accessed through TPA’s official website,
ini juga dapat diakses melalui situs web resmi making it easier for stakeholders to obtain
TPA, sehingga memudahkan para pemangku comprehensive information. We also provide
kepentingan untuk memperoleh informasi secara additional access for stakeholders who require
luas. Kami juga menyediakan akses tambahan further information about this report by contacting
bagi pemangku kepentingan yang membutuhkan the following.
informasi lebih lanjut tentang laporan ini dengan
menghubungi kontak sebagai berikut.
PT Teladan Prima Agro Tbk
Beltway Office Park Tower B Lt. 7 : (021) 29 600 300
Jl. T. B. Simatupang No. 41 : (021) 29 600 333
Jakarta Selatan 12550 : corsec@teladanprima.com
Indonesia : www.teladanprima.com
PT Teladan Prima Agro Tbk 17
Page 20
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report PESAN DIREKSI [D.1] [2-22] Message from the Board of Directors Wishnu Wardhana Direktur Utama / President Director “ TPA terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan melalui implementasi strategi yang mengintegrasikan prinsip sirkular ekonomi dan mitigasi dampak perubahan iklim. Dengan fokus pada optimalisasi sumber daya dan pengurangan dampak lingkungan, TPA menjalankan berbagai inisiatif strategis yang mendukung efisiensi operasional, transisi energi hijau, dan mitigasi perubahan iklim. Langkah-langkah ini tidak hanya menciptakan nilai tambah di seluruh rantai operasional, tetapi juga berkontribusi secara nyata terhadap upaya membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.” “ TPA continues to strengthen its commitment to sustainability through the implementation of strategies that integrate circular economy principles and climate change impact mitigation. With a focus on resource optimization and environmental impact reduction, TPA carries out various strategic initiatives that support operational efficiency, green energy transition, and climate change mitigation. These measures not only create added value across the operational chain, but also contribute significantly to efforts to build a more sustainable and responsible future.” 18 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 21
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Distinguished Shareholders and Stakeholders,
Tahun 2024 menjadi babak baru bagi PT Teladan The year 2024 marks a new chapter for PT Teladan
Prima Agro Tbk dalam memperkuat nilai-nilai Prima Agro Tbk in strengthening sustainability
keberlanjutan melalui penerapan prinsip Circular values through the implementation of Circular
Economy and Climate Impact yang berfokus pada Economy and Climate Impact principles, focusing
pengoptimalan sumber daya dalam meningkatkan on resource optimization to enhance added value
nilai tambah dan mitigasi perubahan iklim. and mitigate climate change. According to data
Berdasarkan data The Copernicus Climate Change from The Copernicus Climate Change Service, 2024
Service menyebutkan bahwa tahun 2024 adalah has been recorded as the warmest year since 1850.
tahun terhangat sejak 1850. Pada tahun 2024 juga Additionally, the global average temperature in 2024
memiliki temperatur rata-rata global lebih hangat is 0.12°C higher than in 2023.
0,12oC dibanding tahun 2023.
Fenomena perubahan iklim berdampak pada The phenomenon of climate change is affecting
berbagai sektor usaha, termasuk agribisnis. Kami various business sectors, including agribusiness.
merespons tantangan ini dengan memperluas We are responding to this challenge by expanding
dampak positif pada lingkungan, masyarakat, dan our positive impact on the environment, society and
ekonomi melalui penguatan strategi keberlanjutan the economy by strengthening our sustainability
di seluruh kegiatan operasional perkebunan kelapa strategy across our palm oil operations.
sawit. Pendekatan ini menjadi landasan penting This approach is an important foundation in facing
dalam menghadapi tantangan global, dinamika global challenges, national dynamics, and policy
nasional, serta perkembangan kebijakan yang developments that increasingly demand the
semakin menuntut implementasi keberlanjutan. implementation of sustainability.
Tahun ini juga menjadi momentum penting bagi This year also marks an important milestone for
TPA untuk merealisasikan sejumlah inovasi strategis, TPA in realizing several strategic innovations, such
seperti diversifikasi produk melalui operasional Kernel as product diversification through the operation of
Crushing Plant (KCP), optimalisasi Biogas Power the Kernel Crushing Plant (KCP), optimization of the
Plant (BPP) sebagai bentuk transisi menuju energi Biogas Power Plant (BPP) as part of the transition
hijau, serta pelaksanaan uji multivarietas tanaman towards green energy, and the implementation of
kelapa sawit untuk meningkatkan produktivitas. multivariety trials for oil palm to enhance productivity.
Inovasi-inovasi tersebut sejalan dengan komitmen These innovations align with TPA’s commitment
TPA untuk menjalankan operasional perkebunan to operating a sustainable and responsible oil
kelapa sawit yang berkelanjutan dan bertanggung palm plantation, guided by the implementation of
jawab, yang didasarkan pada implementasi the Sustainable Palm Oil Policy (KSL) as the main
Kebijakan Sawit Lestari (KSL) sebagai pedoman framework. Through the four pillars of KSL—Good
utama. Melalui 4 pilar KSL, yaitu Good Governance, Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial, and
Agro-Ecological, Socio-Territorial, dan Economic Economic Viability—we ensure that every operational
Viability, kami memastikan bahwa setiap kegiatan activity adheres to integrated sustainability
operasional berjalan sesuai dengan prinsip principles.
keberlanjutan yang terintegrasi.
PT Teladan Prima Agro Tbk 19
Page 22
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Seluruh inisiatif-inisiatif keberlanjutan yang telah All sustainability initiatives that have been direalisasikan kami tuangkan dalam Laporan implemented are presented in the 2024 Keberlanjutan PT Teladan Prima Agro Tbk tahun Sustainability Report of PT Teladan Prima Agro Tbk 2024 sebagai bentuk pertanggungjawaban dan as a form of accountability and transparency for keterbukaan informasi kepada para pemangku stakeholders. This report outlines the challenges kepentingan. Laporan ini menguraikan tantangan faced, the strategies applied, and the achievements yang dihadapi, strategi yang diterapkan, serta attained by TPA throughout the year. We believe capaian yang diraih TPA selama tahun berjalan. that transparency and accountability are essential Kami percaya bahwa transparansi dan akuntabilitas foundations for building trust and creating a greener, merupakan fondasi penting dalam membangun more inclusive, and competitive future. kepercayaan dan menciptakan masa depan yang lebih hijau, inklusif, dan berdaya saing. Mewujudkan Ketangguhan dan Inovasi Realizing Resilience and Innovation di Tengah Dinamika Tantangan Amidst Dynamic Challenges Industri kelapa sawit dihadapkan pada berbagai The palm oil industry faces various challenges tantangan dan isu keberlanjutan yang memerlukan and sustainability issues that require attention perhatian dan langkah strategis, termasuk bagi and strategic actions, including for TPA. From an TPA. Dalam aspek lingkungan, kami menghadapi environmental perspective, we encounter several sejumlah tantangan seiring dengan tuntutan yang challenges alongside increasing demands for semakin tinggi terhadap praktik keberlanjutan, sustainable practices, such as the implementation seperti penerapan prinsip No Deforestation, of No Deforestation, No Peat, No Exploitation No Peat, No Exploitation (NDPE), pemenuhan (NDPE) principles, compliance with the European regulasi European Union Deforestation Regulation Union Deforestation Regulation (EUDR) related to (EUDR) terkait traceability, pengelolaan areal High traceability, management of High Conservation Conservation Value-High Carbon Stock (HCV-HCS), Value-High Carbon Stock (HCV-HCS) areas, as well serta tren global menuju Net Zero Emission (NZE) dan as the global trend toward Net Zero Emission (NZE) perdagangan karbon. Sementara dalam aspek sosial, and carbon trading. From a social perspective, ketersediaan lapangan kerja dan dampak ekonomi job availability and the economic impact on local terhadap masyarakat lokal menjadi perhatian communities remain key concerns. Likewise with utama. Begitu juga dengan aspek ekonomi, kami the economic aspect, we faced the challenge of menghadapi tantangan stagnasi harga minyak stagnation in palm oil (CPO) prices that had lasted kelapa sawit (CPO) yang telah berlangsung hingga until the end of October, although it began to show akhir Oktober, meskipun mulai menunjukkan tren an upward trend at the end of the year. This condition peningkatan pada akhir tahun. Kondisi ini terutama is mainly related to the global and China economic terkait perlambatan ekonomi global dan Tiongkok slowdown which could put pressure on CPO export yang dapat memberikan tekanan terhadap demand and CPO prices. permintaan ekspor CPO dan harga CPO. Kami merespon tantangan ini dengan pendekatan We respond to these challenges with an adaptive adaptif dan inovatif melalui penyusunan ESG and innovative approach by developing an Roadmap sebagai panduan strategis dalam ESG Roadmap as a strategic guide for KSL implementasi KSL. Langkah ini didukung oleh implementation. This initiative is supported by the penerapan Nilai-Nilai Perusahaan yang menjadi application of Corporate Values, which serve as the landasan dalam setiap pengambilan keputusan foundation for decision-making and operations, dan operasional, memastikan bahwa seluruh ensuring that all activities align with responsible kegiatan sejalan dengan prinsip keberlanjutan and integrated sustainability principles. In the yang bertanggung jawab dan terintegrasi. environmental sector, we have taken proactive Di bidang lingkungan, kami telah mengambil measures to manage the impacts of climate change. langkah proaktif untuk mengelola dampak akibat We continuously monitor HCV-HCS areas and perubahan iklim. Kami juga memantau areal biodiversity, calculate our carbon footprint based on HCV-HCS dan keanekaragaman hayati secara the GHG Protocol standards, and optimize the TGM berkelanjutan, melakukan perhitungan carbon system to track potential hotspots. Additionally, we footprint berdasarkan standar GHG Protocol, serta continue to drive energy efficiency and the adoption 20 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 23
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
optimalisasi sistem TGM untuk memantau potensi of green energy as part of our commitment to
hotspot. Selain itu, kami terus mendorong efisiensi sustainability.
energi dan penggunaan energi hijau sebagai bagian
dari komitmen terhadap keberlanjutan.
Dalam aspek sosial, kami menerapkan proses seleksi From a social perspective, we implement an
karyawan yang efektif dan efisien, meningkatkan effective and efficient employee selection process,
kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan, enhance workforce competencies through training,
serta menyediakan manfaat dan fasilitas yang and provide benefits and facilities that meet
sesuai dengan standar yang berlaku di industri. industry standards. We also strive to maintain
Kami juga berupaya menjaga tingkat perputaran a low employee turnover rate and actively engage
karyawan yang rendah dan secara aktif melibatkan local communities in the supply chain through the
masyarakat lokal dalam rantai pasok melalui Plasma Plantation and Independent Local Farmers
skema Kebun Plasma dan Petani Lokal Swadaya. schemes. From an economic standpoint, we prioritize
Dari sisi ekonomi, kami mengedepankan efisiensi cost efficiency, production optimization, and product
biaya, optimalisasi produksi, dan diversifikasi produk diversification to maintain competitiveness. One of
untuk menjaga daya saing. Salah satu langkah our key strategic initiatives is conducting multivariety
strategis yang kami tempuh adalah pelaksanaan oil palm trials to identify high-yielding varieties that
uji multivarietas tanaman kelapa sawit untuk can withstand climate change and utilize land
mengidentifikasi varietas yang memiliki produktivitas efficiently. This initiative aims to ensure long-term
tinggi, mampu menghadapi perubahan iklim, production sustainability while supporting harvest
serta efisien dalam penggunaan lahan. Inisiatif ini optimization and reducing operational costs.
bertujuan untuk memastikan keberlanjutan produksi
dalam jangka panjang, sekaligus mendukung
optimalisasi hasil panen dan penurunan biaya
operasional.
Melalui berbagai langkah adaptif dan inovatif ini, Through these adaptive and innovative measures,
kami tidak hanya mampu mengatasi tantangan we are not only addressing the challenges, but also
yang ada, tetapi juga turut berkontribusi terhadap contributing to the achievement of the Sustainable
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Development Goals (SDGs). We will continue
(SDGs). Kami akan terus mengejar implementasi to pursue the implementation of sustainability
praktik keberlanjutan sebagai fondasi utama practices as a key foundation to ensure inclusive and
untuk memastikan pertumbuhan yang inklusif dan sustainable growth.
berkelanjutan.
Pelaksanaan Strategi Keberlanjutan Implementation of Sustainability
pada 4 Pilar KSL Strategy on 4 Pillars of KSL
Kami terus memperkuat langkah dalam We continue to strengthen our efforts in implementing
mengimplementasikan strategi keberlanjutan yang a comprehensive sustainability strategy through
menyeluruh melalui 4 pilar KSL. Setiap pilar dirancang the four pillars of KSL. Each pillar is designed to
untuk saling melengkapi dalam mendukung complement one another in supporting sustainable
operasional yang berkelanjutan, menciptakan nilai operations, creating added value, and ensuring
tambah, dan memastikan dampak positif bagi positive impacts for all stakeholders. Our sustainability
seluruh pemangku kepentingan. Pencapaian kinerja performance achievements in 2024 reflect TPA’s
keberlanjutan selama tahun 2024 mencerminkan dedication to responsibly applying circular economy
dedikasi TPA dalam menerapkan prinsip ekonomi principles and climate change mitigation. Various
sirkular dan mitigasi perubahan iklim secara strategic initiatives have been undertaken, including
bertanggung jawab. Berbagai inisiatif strategis telah production optimization through operational
dilakukan, termasuk optimalisasi produksi melalui efficiency, product diversification by optimizing the
efisiensi operasional, diversifikasi produk melalui Kernel Crushing Plant (KCP), and multi-varietial
optimalisasi KCP, dan pelaksanaan uji multivarietas trials to support long-term productivity. On the other
untuk mendukung produktivitas jangka panjang. Di hand, climate change mitigation efforts are realized
sisi lain, upaya mitigasi perubahan iklim diwujudkan through GHG emission reduction, the utilization
PT Teladan Prima Agro Tbk 21
Page 24
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report melalui pengurangan emisi GRK, pemanfaatan of POME as a green energy source via the Biogas POME sebagai sumber energi hijau melalui BPP, Power Plant (BPP), and the management of High serta pengelolaan HCV-HCS untuk melestarikan Conservation Value-High Carbon Stock (HCV-HCS) keanekaragaman hayati. areas to preserve biodiversity. Pada pilar Good Governance, kami terus Under the Good Governance pillar, we continue to memperkuat implementasi prinsip-prinsip GCG strengthen the implementation of GCG principles to untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan ensure transparency, accountability, and integrity in integritas dalam setiap proses bisnis. Selain itu, every business process. Additionally, we consistently kami juga senantiasa menjalankan pengelolaan uphold sustainable palm oil management based on sawit berkelanjutan didasarkan pada kepatuhan compliance with the Indonesian Sustainable Palm terhadap standar Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Oil (ISPO) certification system and environmental Berkelanjutan (Indonesian Sustainable Palm Oil/ management aligned with the Public Disclosure ISPO) dan pengelolaan lingkungan yang sesuai Program for Environmental Compliance (PROPER) dengan kriteria Program Penilaian Peringkat Kinerja criteria. In 2024, 8 subsidiaries have obtained ISPO Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup certification, 3 subsidiaries received National PROPER (Public Disclosure Program for Environmental awards, and 5 subsidiaries earned Regional PROPER Compliance/PROPER). Pada tahun 2024, 8 Entitas awards. These achievements are complemented Anak telah tersertifikasi ISPO, 3 Entitas Anak meraih by the implementation of a comprehensive penghargaan PROPER Nasional, serta 5 Entitas Anak anti-corruption policy, which serves as a key meraih penghargaan PROPER Daerah. Pencapaian safeguard for effective corporate governance. ini disertai dengan penerapan kebijakan anti-korupsi This policy is enforced through strict internal sebagai batasan penting yang menyukseskan monitoring mechanisms and policy socialization penerapan tata kelola perusahaan. Kebijakan among all employees. These efforts aim to prevent anti-korupsi diterapkan secara menyeluruh, bribery and money laundering, while also enhancing didukung oleh mekanisme pengawasan internal awareness and compliance with business ethics yang ketat serta sosialisasi kebijakan kepada seluruh across all levels of the organization. karyawan. Upaya ini bertujuan untuk mencegah praktik penyuapan dan pencucian uang, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap etika bisnis di seluruh level organisasi. Pada pilar Agro-Ecological, kami telah mencatat Under the Agro-Ecological pillar, we have achieved berbagai pencapaian signifikan yang mencerminkan significant milestones that reflect our commitment komitmen terhadap keberlanjutan. Penghargaan to sustainability. The Green PROPER award was once PROPER Hijau kembali diraih, menegaskan again attained, reaffirming our success in holistic keberhasilan kami dalam pengelolaan lingkungan environmental management. We successfully secara holistik. Intensitas emisi GRK cakupan 1 reduced Scope 1 GHG emission intensity by berhasil diturunkan, dengan reduksi sebesar 8.580 8,580 tons of CO2eq through technology-based ton CO2eq melalui program mitigasi berbasis mitigation programs, the utilization of renewable teknologi, pemanfaatan energi terbarukan, dan energy, and energy efficiency measures across efisiensi energi di seluruh unit operasional. Kami all operational units. Additionally, we continue to juga melanjutkan pengelolaan kawasan HCV-HCS manage 4,668.63 hectares of HCV-HCS areas, seluas 4.668,63 ha, yang mencakup areal dengan which include high conservation value zones to nilai konservasi tinggi untuk menjaga biodiversitas di preserve biodiversity within our concession areas. areal konsesi. Operasional BPP yang memanfaatkan The operation of the Biogas Power Plant (BPP), POME untuk menghasilkan energi terbarukan sejak which utilizes POME to generate renewable energy, akhir tahun 2024, menjadi langkah strategis TPA has been a strategic move for TPA since late 2024, untuk mendukung transisi menuju energi hijau dalam supporting the long-term transition to green jangka panjang. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi energy. This initiative not only reduces methane emisi gas metana, tetapi juga meningkatkan gas emissions but also enhances energy efficiency efisiensi energi dan mengurangi ketergantungan and decreases reliance on fossil fuels. Furthermore, pada bahan bakar fosil. Selain itu, penggunaan TKKS the use of Empty Fruit Bunches (EFB) as compost sebagai kompos terus diintensifkan dan diperluas has been intensified and expanded to improve soil cakupannya untuk meningkatkan kualitas tanah quality and reduce the use of inorganic fertilizers. dan mengurangi pemakaian pupuk anorganik. Similarly, the TGM alert system for early hotspot 22 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 25
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Begitu juga dengan sistem TGM alert untuk deteksi detection continues to be upgraded, with an increase
dini hotspot yang terus di-upgrade dari sisi jumlah in the number of satellites used and improvements
satelit yang digunakan dan penyempurnaan sistem in the alert system to enhance accuracy and
alert untuk meningkatkan akurasi serta responsivitas responsiveness in preventing land fires, ensuring
dalam mencegah kebakaran lahan dan menjaga a technology- and data-driven environmental
keberlanjutan lingkungan berbasis teknologi dan sustainability approach. Additionally, the GHG
data. Selain itu, penambahan modul perhitungan calculation module has been integrated into the TGM
GRK pada TGM menjadi langkah strategis untuk system, marking a strategic step in strengthening
memperkuat komitmen TPA dalam memantau dan TPA’s commitment to monitoring and managing
mengelola emisi GRK secara lebih efektif, sehingga GHG emissions more effectively, further supporting
dapat mendukung keberlanjutan lingkungan a technology- and data-based environmental
berbasis teknologi dan data. sustainability approach.
Pada pilar Socio-Territorial, keberlanjutan tenaga On the Socio-Territorial pillar, workforce sustainability
kerja tetap menjadi prioritas utama kami. Jumlah remains our top priority. The number of employees was
karyawan berhasil dijaga dengan tingkat perputaran maintained with a manageable turnover rate of 6.9%,
yang terkendali sebesar 6,9%, yang mencerminkan reflecting the effectiveness of our recruitment and
efektivitas program rekrutmen dan retensi yang retention programs. This achievement is supported
diterapkan. Hal ini didukung dengan demografi by the diverse demographics of communities in
masyarakat di wilayah Kalimantan Timur yang East Kalimantan, allowing us to attract talent from
heterogen sehingga memungkinkan kami untuk various backgrounds, who are then empowered
menarik tenaga kerja dari berbagai latar belakang, through training and competency development
yang kemudian diberdayakan melalui program programs. This approach not only supports workforce
pelatihan dan pengembangan kompetensi. Langkah sustainability but also strengthens TPA’s contribution
ini tidak hanya mendukung keberlanjutan tenaga to creating inclusive employment opportunities and
kerja, tetapi juga memperkuat kontribusi TPA dalam fostering local economic growth.
menciptakan peluang kerja yang inklusif dan
mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, alokasi dana CSR tahun 2024 senilai Rp2,50 Additionally, the 2024 CSR fund allocation of
miliar, terus dioptimalkan dalam mendukung program IDR2.50 billion continues to be optimized to
ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial, support programs in economy, education, health,
budaya, dan keagamaan, lingkungan hidup, serta infrastructure, social, culture, religion, environment,
hubungan kelembagaan. Sebagai bagian dari and institutional relations. As part of our commitment
komitmen terhadap pengembangan SDM, kami to human resource development, we have also
juga melaksanakan program beasiswa pendidikan implemented an educational scholarship program,
yang telah menghasilkan 54 lulusan berbakat di which has produced 54 talented graduates in various
berbagai bidang sepanjang tahun 2024. Di sektor disciplines throughout 2024. In the procurement
pengadaan, keterlibatan mitra lokal mencapai sector, the involvement of local partners has reached
38,59%, menunjukkan kontribusi aktif TPA dalam 38.59%, demonstrating TPA’s active contribution to
mendorong perekonomian daerah melalui rantai driving the regional economy through an inclusive
pasok yang inklusif dan berkelanjutan. and sustainable supply chain.
Sementara pada pilar Economic Viability, kami Meanwhile, under the Economic Viability pillar,
mencatat jumlah TBS yang berhasil diolah sebesar we recorded a total of 1,381,677 tons of Fresh Fruit
1.381.677 ton, sehingga mampu menghasilkan Bunches (FFB) processed, resulting in 324,857 tons
produksi CPO sebesar 324.857 ton serta volume of Crude Palm Oil (CPO) production and 314,457
penjualan CPO sebesar 314.457 ton sepanjang tons of CPO sales volume throughout 2024. Strong
tahun 2024. Kinerja operasional yang solid serta operational performance and relatively stable CPO
harga CPO yang relatif stabil di tahun 2024 prices in 2024 contributed to an increase in revenue
mendorong peningkatan perolehan pendapatan and net profit by 5.1% and 82.7%, respectively,
dan laba bersih masing-masing sebesar 5,1% dan compared to the previous year. Additionally, Kernel
82,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain Crushing Plant (KCP) operations strengthened
itu, operasional KCP juga mampu memperkuat production capacity by producing 6,862 tons of Palm
kapasitas produksi dengan menghasilkan PKE dan Kernel Expeller (PKE) and 5,262 tons of Crude Palm
CPKO masing-masing sebesar 6.862 ton dan 5.262 Kernel Oil (CPKO). This innovation not only enhances
PT Teladan Prima Agro Tbk 23
Page 26
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report ton. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan diversifikasi value-added product diversification but also boosts produk yang berorientasi pada nilai tambah, TPA’s competitiveness in the industry. With these tetapi juga mendorong daya saing TPA di industri. achievements, we continue to demonstrate our Dengan berbagai pencapaian ini, kami terus commitment to creating sustainable economic menunjukkan komitmen untuk menciptakan nilai value for all stakeholders while strengthening our ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku competitiveness in the palm oil industry. kepentingan, sekaligus memperkuat daya saing di industri kelapa sawit. Berbagai inisiatif keberlanjutan yang dijalankan oleh TPA’s various sustainability initiatives have yielded TPA telah membuahkan hasil yang membanggakan, remarkable results, reaffirming our success in yang menegaskan keberhasilan TPA dalam managing the KSL pillars holistically and responsibly. pengelolaan pilar-pilar KSL secara holistik dan Additionally, the 2023 Sustainability Report received bertanggung jawab. Selain itu, Laporan Keberlanjutan recognition with the Katadata Award, reflecting 2023 juga mendapat apresiasi dengan diraihnya TPA’s transparency and accountability in Katadata Award, yang mencerminkan transparansi communicating sustainability performance to dan akuntabilitas TPA dalam menyampaikan kinerja stakeholders. In occupational safety, TPA also keberlanjutan kepada pemangku kepentingan. Di earned the Zero Accident Award, demonstrating our bidang keselamatan kerja, TPA juga berhasil meraih commitment to creating a safe and healthy work Penghargaan Kecelakaan Nihil, yang menjadi bukti environment for all employees. These recognitions atas komitmen kami dalam menciptakan lingkungan not only serve as a testament to TPA’s dedication kerja yang aman dan sehat bagi seluruh tenaga to sustainability practices but also motivate us to kerja. Pengakuan ini tidak hanya menjadi bukti atas further enhance ESG initiatives and generate an even dedikasi TPA terhadap praktik keberlanjutan, tetapi greater positive impact in the future. juga memotivasi untuk terus meningkatkan inisiatif di bidang ESG demi menciptakan dampak positif yang lebih luas di masa mendatang. Strategi dan Target 2025: 2025 Strategies and Targets: Penguatan Inisiatif Keberlanjutan Strengthening Sustainability Initiatives untuk Masa Depan Lebih Baik for Better Future Kami memandang tahun 2025 sebagai momen We view 2025 as a pivotal year to continue our penting untuk melanjutkan perjalanan keberlanjutan sustainability journey by strengthening sustainability melalui penguatan inisiatif-inisiatif keberlanjutan initiatives through innovative and adaptive yang didukung oleh pendekatan inovatif dan approaches. In addressing global challenges, adaptif. Dalam menghadapi berbagai tantangan including CPO price fluctuations, labor shortages, global, termasuk fluktuasi harga CPO, keterbatasan and increasing environmental sustainability tenaga kerja, dan tuntutan keberlanjutan demands, we have developed proactive strategies lingkungan, kami telah mengembangkan langkah- to ensure business resilience. From an environmental langkah proaktif guna memastikan ketahanan perspective, we continue to enhance GHG emission usaha. Dari sisi lingkungan, kami terus memperkuat mitigation by implementing modern technologies, mitigasi emisi GRK melalui penerapan teknologi such as optimizing Biogas Power Plants (BPP) and modern, seperti optimalisasi BPP dan KCP sebagai Kernel Crushing Plants (KCP) as part of our waste pengembangan strategi dalam pengelolaan limbah management strategy focused on green energy. yang berorientasi pada energi hijau, serta rencana We also plan to install solar panels across our penggunaan solar panel di unit operasional dan operational units and expand BPP units to support penambahan unit BPP untuk mendukung tambahan additional KCP operations. Furthermore, we are KCP. Selain itu, kami juga berencana pemanfaatan exploring photovoltaic technology to provide teknologi photovoltaic untuk menyediakan pasokan electricity for employee housing. On the social listrik di perumahan karyawan. Di sisi sosial, kami aspect, we are committed to maintaining workforce berkomitmen menjaga stabilitas tenaga kerja stability by keeping employee turnover low, ensuring dengan tingkat perputaran yang rendah melalui work facilities meet industry standards, and penyediaan fasilitas kerja yang sesuai standar serta continuously developing employee competencies. pengembangan kompetensi karyawan. Sementara Meanwhile, from an economic perspective, we will 24 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 27
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
itu, dari aspek ekonomi, program efisiensi biaya maintain cost-efficiency programs, productivity
dan peningkatan produktivitas serta optimasi improvements, and technological optimization
pemanfaatan teknologi melalui TPTS akan terus through TPTS to strengthen TPA’s economic
dijalankan dalam menjaga daya saing ekonomi TPA. competitiveness.
Keberlanjutan TPA ke depan memiliki prospek TPA’s sustainability prospects remain promising,
yang menjanjikan, seiring dengan meningkatnya driven by growing global demand for CPO products
permintaan global terhadap produk CPO dan and supportive government policies that facilitate
kebijakan pemerintah yang mendukung ekspor the export of this key commodity. In response,
komoditas unggulan ini. Terkait hal ini, diversifikasi product diversification has become a core strategy
produk menjadi salah satu strategi utama untuk to generate greater added value. This strategy
menciptakan nilai tambah yang lebih besar. Strategi will be complemented by a series of initiatives in
ini akan disertai rangkaian inisiatif tahun 2025 lainnya 2025, forming an integral part of our sustainability
sebagai bagian dari roadmap keberlanjutan. roadmap.
Kami pun menyadari adanya faktor eksternal, We also recognize external factors such as price
seperti fluktuasi harga akibat geopolitik, kebijakan fluctuations due to geopolitical issues, carbon
perdagangan karbon, serta perkembangan regulasi trade policies, and regulatory developments that
yang dapat mempengaruhi implementasi strategi. may impact strategy implementation. However,
Namun, dengan pendekatan yang terukur dan with a measured and responsive approach, we are
responsif, kami optimis TPA dapat menghadapi optimistic that TPA can navigate global dynamics
dinamika global dan terus memberikan dampak and continue to deliver positive impacts for all
positif bagi seluruh pemangku kepentingan. stakeholders.
Penutup Closing
Sebagai penutup, kami ingin menegaskan In conclusion, we would like to reaffirm our strong
kembali komitmen kuat untuk terus berinovasi dan commitment to continuous innovation and
bertransformasi dalam setiap langkah menuju transformation in every step toward sustainability.
keberlanjutan. Dengan mengintegrasikan prinsip By integrating circular economy principles and
ekonomi sirkular dan strategi mitigasi perubahan climate change mitigation strategies, we are
iklim, kami yakin mampu menghadapi tantangan confident in our ability to overcome challenges
sekaligus menciptakan dampak positif yang while creating tangible positive impacts for our
nyata bagi pemangku kepentingan. Demikian stakeholders. Likewise, through close collaboration
pula melalui kerja sama yang erat dan kolaborasi and strategic partnerships with our partners and all
strategis dengan mitra serta seluruh pemangku stakeholders, we believe that the vision for a greener,
kepentingan, kami percaya bahwa visi untuk masa more sustainable, and competitive future can be
depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berdaya realized—not just for today, but for generations to
saing dapat diwujudkan. Tidak hanya untuk hari come. Together, we are building a clear path toward
ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang. sustainability with integrity and purpose.
Bersama-sama, kita membangun langkah pasti
menuju keberlanjutan yang berintegritas dan
bermakna.
Atas nama Direksi / On behalf of the Board of Directors of
PT Teladan Prima Agro Tbk,
Wishnu Wardhana
Direktur Utama
President Director
PT Teladan Prima Agro Tbk 25
Page 28
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report PROFIL PERUSAHAAN Company Profile “Sebagai perusahaan agribisnis terkemuka di sektor kelapa sawit, TPA telah berkembang menjadi entitas yang terus meningkatkan fokus pada penerapan praktik budidaya perkebunan dan pengolahan yang berkelanjutan. Dengan menerapkan pendekatan ekonomi sirkular, TPA berupaya terus mengembangkan portofolio bisnis sebagai langkah strategi dalam meningkatkan daya saing di sektor kelapa sawit. Selain itu, TPA juga senantiasa menempatkan keberlanjutan sebagai prioritas utama dengan memperhatikan dampak sosial-lingkungan dari kegiatan operasional yang dijalankan. Dengan pendekatan ini, TPA tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat, tetapi juga berkontribusi positif terhadap tujuan keberlanjutan global, sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.” “As a leading agribusiness company in the palm oil sector, TPA has evolved into an entity that continuously enhances its focus on implementing sustainable plantation cultivation and processing practices. By adopting a circular economy approach, TPA strives to expand its business portfolio as a strategic step to increase competitiveness in the palm oil sector. Additionally, TPA consistently prioritizes sustainability by considering the socio-environmental impacts of its operational activities. Through this approach, TPA not only supports healthy business growth but also contributes positively to global sustainability goals, aligning with the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs).” Sekilas Teladan Prima Agro [C.3.d] [C.4] [C.6] [2-1] [2-6] Overview of Teladan Prima Agro PT Teladan Prima Agro Tbk merupakan perusahaan PT Teladan Prima Agro Tbk is an agribusiness company agribisnis yang memfokuskan kegiatan bisnis pada that focuses its business activities on holding company aktivitas perusahaan holding dan aktivitas konsultasi operations and other management consulting activities, manajemen lainnya serta perkebunan kelapa sawit dan as well as palm oil plantation and processing industries industri pengolahan kelapa sawit melalui Entitas Anak. through its subsidiaries. With the vision of becoming a Dengan Visi menjadi perusahaan agribisnis berkelas world-class agribusiness company, TPA continuously dunia, TPA terus berinovasi untuk meningkatkan nilai innovates to enhance value through sustainable tambah melalui praktik perkebunan yang berkelanjutan plantation practices and integrated digital technology. dan teknologi digital terintegrasi. Komitmen TPA terhadap TPA’s commitment to operational efficiency is realized efisiensi operasional diwujudkan melalui penerapan through the implementation of a precision agriculture model precision agriculture yang memungkinkan model, enabling the company to optimize and perusahaan untuk memanfaatkan sumber daya secara sustainably utilize resources while ensuring competitive optimal dan berkelanjutan, sembari memastikan kinerja business performance in the industry. bisnis yang kompetitif di tengah persaingan industri. TPA mengelola lahan perkebunan kelapa sawit seluas TPA manages 60,515 hectares of palm oil plantations in 60.515 ha di Kalimantan Timur melalui delapan Entitas East Kalimantan through eight subsidiaries. Its primary Anak. Produk utama yang dihasilkan TPA adalah minyak products are crude palm oil (CPO) and palm kernel (PK), kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (PK), yang menjadi which are essential components of the global supply komponen penting dalam rantai pasokan global. TPA chain. TPA is also expanding into renewable energy juga mengembangkan bisnis energi terbarukan sebagai as part of its portfolio diversification through one of its bagian dari diversifikasi portofolio melalui salah satu subsidiaries. In line with its strategy to enhance product Entitas Anak. Sejalan dengan strategi peningkatan nilai value, TPA has successfully produced CPKO, which produk, TPA juga telah berhasil memproduksi produk is expected to increase the company’s value while turunan dari inti sawit, yakni CPKO, yang diharapkan strengthening its position in the agribusiness sector. mampu meningkatkan nilai tambah bagi TPA sekaligus memperkuat posisinya dalam sektor agribisnis. 26 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 29
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada As a company committed to sustainability values,
nilai-nilai keberlanjutan, TPA memastikan bahwa TPA ensures that all operational activities comply
seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai dengan with its Sustainable Palm Oil Policy (KSL), which
Kebijakan Sawit Lestari (KSL), yang meliputi pilar encompasses the pillars of Good Governance,
Good Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial, Agro-Ecological, Socio-Territorial, and Economic
dan Economic Viability. Dengan menjalankan praktik Viability. By implementing best practices in governance
terbaik dalam tata kelola dan inovasi berkelanjutan, and continuous innovation, TPA aims to make a tangible
TPA bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata contribution to the environment and surrounding
terhadap lingkungan hidup dan masyarakat sekitar. communities. TPA’s focus on sustainability values also
Fokus TPA pada nilai-nilai keberlanjutan juga mendukung enhances its competitiveness in the global market,
daya saing di tengah persaingan global, memastikan ensuring that its palm oil products meet recognized
bahwa produk kelapa sawit yang dihasilkan memenuhi quality and sustainability standards.
standar kualitas dan keberlanjutan yang diakui di pasar.
Pada tahun 2024, TPA telah mengoperasikan KCP dan In 2024, TPA commenced operations of its Kernel
BPP. Langkah ini merupakan bagian dari strategi TPA Crushing Plant (KCP) and Biogas Power Plant (BPP).
untuk memanfaatkan sumber daya yang ada secara This initiative is part of TPA’s strategy to utilize available
lebih efektif, memperkuat kinerja operasional, serta resources more effectively, strengthen operational
meningkatkan daya saing. Operasional KCP akan performance, and improve competitiveness. The KCP
memungkinkan TPA untuk memproses inti sawit menjadi enables TPA to process palm kernel into high-value
produk bernilai tinggi seperti CPKO, sementara BPP akan products such as CPKO, while the BPP utilizes palm
memanfaatkan limbah kelapa sawit untuk menghasilkan oil waste to generate renewable energy and reduce
energi terbarukan, sekaligus mengurangi emisi GRK. greenhouse gas (GHG) emissions. These two projects
Kedua proyek ini mencerminkan komitmen TPA terhadap reflect TPA’s commitment to implementing a sustainable
implementasi ekonomi sirkular yang berkelanjutan, circular economy, particularly in waste utilization, clean
khususnya dalam hal pemanfaatan limbah, energi energy, and environmental impact reduction.
bersih, dan pengurangan dampak lingkungan.
Profil Perseroan [C.2] [C.4] [C.5] [2-1] [2-6] [2-28]
Company Profile
Nama Perusahaan
Company Name
PT Teladan Prima Agro Tbk
Status Perusahaan Aktivitas Usaha
Company Status Line of Business
Perusahaan Terbuka Aktivitas perusahaan holding dan aktivitas konsultasi
Public Company manajemen lainnya, serta perkebunan kelapa sawit dan
industri pengolahan kelapa sawit melalui Entitas Anak.
Wilayah Operasi Engaging in holding company and other management
Operational Areas consultancy activities, as well as palm oil plantation and palm
oil processing industry through Subsidiaries.
Provinsi Kalimantan Timur: Kabupaten Berau,
Kutai Timur, Paser, dan Kutai Kartanegara
East Kalimantan Province: Berau, East Kutai, Paser, and Instagram Situs
Kutai Kartanegara Regencies Instagram Website
@teladanprimaagro www.teladanprima.com
Kantor Pusat
Head Office
Beltway Office Park Tower B Lt. 7
E-mail
E-mail
Jl. TB Simatupang No. 41
Jakarta Selatan T : (021) 2960 0300 corsec@teladanprima.com
DKI Jakarta 12550 F : (021) 2960 0333
Keterlibatan di Asosiasi Industri
Kantor Cabang Involvement in Industrial Associations
Representative Office Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) -
Jl. Gajah Mada S-4 Anggota (melalui TBP, TLN, TPS, dan CAP).
Samarinda Association of Indonesian Palm Oil Growers (GAPKI) -
Kalimantan Timur 75122 Member (through TBP, TLN, TPS, and CAP).
T: (0541) 743 426
PT Teladan Prima Agro Tbk 27
Page 30
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Skala Operasi [C.3.A] [C.4] [2-6]
Scale of Operations
Lahan Perkebunan
Plantation Area
60.515 ha dari / from 15 lokasi kebun / plantations
Profil usia tanaman inti rata-rata
Average plant age of 15,5 tahun dan tanaman plasma
years and plasma plant 13,5 tahun
years
Total Unit Total Kapasitas
Fasilitas Pengolahan
Total Unit Total Capacity
Processing Facilities
Pabrik Kelapa Sawit (PKS)
6 Palm Oil Mills 335 ton/jam / tons/hour
1 Kernel Crushing Plant 100 ton/hari / tons/day
1 Biogas Power Plant 1,2 MW
Volume
Penjualan
314.457 40.102 4.619 4.588
ton CPO /tons of CPO ton PK / tons of PK ton CPKO / tons of CPKO ton PKE / tons of PKE
Production
Volume
Volume
Produksi
1.381.677 324.857 50.787 6.862 5.262
Production ton TBS diolah / ton CPO / ton PK / ton CPKO / ton PKE /
Volume tons of FFB processed tons of CPO tons of PK tons of CPKO tons of PKE
Total Aset Total Liabilitas Pendapatan Total Karyawan
Total Assets Total Liabilities Revenue Total Employee
Rp
5.664,45 Rp
2.519,63 Rp
4.211,48 11.210
miliar / billion miliar / billion miliar / billion karyawan / personnel
Produk dan Jasa [C.4] [2-6]
Products and Services
Minyak Kelapa Sawit
Palm Oil
TPA membudidayakan tanaman kelapa sawit untuk menghasilkan TBS yang kemudian diolah menjadi
CPO, PK, dan CPKO. Saat ini, TPA memiliki 15 area perkebunan kelapa sawit yang terintegrasi di 4 kabupaten
di Kalimantan Timur, yaitu Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan
Kabupaten Paser. Dengan 6 pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 335 ton TBS per jam dan 18 tangki
penyimpanan yang dapat menampung hingga 43.500 ton, TPA memproses TBS menjadi produk olahan
kelapa sawit di wilayah perkebunan.
Pada 5 November 2024, melalui Entitas Anak TPS, TPA menyelesaikan pembangunan KCP dengan kapasitas
100 ton per hari. Pencapaian ini memungkinkan TPA mengolah inti sawit menjadi CPKO dan PKE, yang akan
mendiversifikasi produk dan berkontribusi pada proyeksi peningkatan pendapatan TPA ke depan.
TPA cultivates oil palm to produce Fresh Fruit Bunches (FFB), which are then processed into Crude Palm Oil
(CPO), Palm Kernel (PK), and Crude Palm Kernel Oil (CPKO). Currently, TPA operates 15 integrated oil palm
plantation areas across four regencies in East Kalimantan: Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, and Paser.
With six palm oil mills (PKS) boasting a total capacity of 335 tons of FFB per hour and 18 storage tanks capable
of holding up to 43,500 tons, TPA processes FFB into palm oil products directly within the plantation areas.
On November 5, 2024, through its subsidiary TPS, TPA completed the construction of a Kernel Crushing Plant
(KCP) with a capacity of 100 tons per day. This achievement enables TPA to process palm kernels into CPKO
and Palm Kernel Expeller (PKE), diversifying its product offerings and contributing to the company’s projected
revenue growth in the future.
28 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 31
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Energi Terbarukan
Renewable Energy
Melalui PT Daya Lestari (DL), Perseroan menjalankan usaha yang berdasarkan pada energi terbarukan.
Saat ini, Perseroan memanfaatkan limbah berupa cangkang dan fiber dari mesokarp sawit yang akan
menghasilkan energi terbarukan berupa biomassa. Energi tersebut selanjutnya diproses oleh DL untuk
dimanfaatkan dalam mendukung proses produksi pabrik kelapa sawit. Penggunaan energi yang tidak
terserap oleh lini produksi Perseroan kemudian dijual ke PT PLN (Persero) sebagai tenaga listrik lebih (excess
power) untuk didistribusikan kepada masyarakat di sekitar perkebunan yang berlokasi di Kecamatan
Karangan, Kabupaten Kutai Timur. Perseroan melalui kerja sama strategis dengan Entitas Anak, yaitu DL dan
Telen, secara serius melakukan pengembangan bisnis energi terbarukan dengan cara melakukan utilisasi
limbah POME dengan membangun pembangkit listrik tenaga biogas (Biogas Power Plant/BPP) di Kabupaten
Kutai Timur. BPP ini telah mulai beroperasi dan dapat berkontribusi dalam upaya mitigasi GRK.
Through PT Daya Lestari (DL), the Company operates a business based on renewable energy. Currently,
the Company utilizes waste materials such as palm kernel shells and mesocarp fiber to generate
biomass-based renewable energy. This energy is then processed by DL to support the production processes
of the palm oil mills. Any surplus energy not absorbed by the Company’s production lines is sold to
PT PLN (Persero) as excess power, which is then distributed to local communities around the plantations in
Karangan District, Kutai Timur Regency. Through strategic collaboration with its subsidiaries, DL and Telen,
the Company is actively expanding its renewable energy business by utilizing Palm Oil Mill Effluent (POME) to
establish a Biogas Power Plant (BPP) in Kutai Timur Regency. This BPP is now operational and contributes to
greenhouse gas (GHG) mitigation efforts.
Perkebunan dan Fasilitas Pengolahan [C.3.d]
Plantations and Processing Facilities
Luasan Lahan Perkebunan (ha)
Total Plantation Area (ha) Fasilitas
Entitas
Lokasi Pengolahan
Anak
Location Processing
Subsidiary Inti
Plasma Total Facilities
Nucleus
TBP Kabupaten Berau, Kalimantan Timur 7.776 3.228 11.004
1 PKS
INK Berau Regency, East Kalimantan 1.407 105 1.512
TLN 13.636 2.712 16.348 2 PKS
SPN Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur 2.521 835 3.356 -
TPS* East Kutai Regency, East Kalimantan 8.076 2.588 10.664 1 PKS
GSA 3.700 1.314 5.014 -
Kabupaten Paser, Kalimantan Timur
MJA 5.076 1.191 6.267 1 PKS
Paser Regency, East Kalimantan
Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
CAP 6.350 - 6.350 1 PKS
Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan
Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau,
DL** Kalimantan Timur - - - -
East Kutai Regency and Berau Regency, East Kalimantan
Total 48.542 11.973 60.515 6 PKS
* Fasilitas pengolahan 1 unit KCP dengan kapasitas olah 100 ton / hari dan 1 unit pembangkit listrik BPP dengan kapasitas 1,2 MW. / Processing
facilities 1 unit KCP with a processing capacity of 100 tons / day and 1 unit BPP with a capacity of 1.2 MW.
** Kegiatan usaha DL bergerak dalam bidang energi terbarukan, yaitu penjualan tenaga listrik lebih (excess power) dari TLN kepada PT PLN
(Persero), sehingga tidak memiliki lahan perkebunan maupun fasilitas pengolahan. / DL is in the renewable energy sector, selling excess power
from TLN to PT PLN (Persero), so it has no plantation land or processing facility.
PT Teladan Prima Agro Tbk 29
Page 32
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Total Luasan Kebun Inti dan Plasma
Total Nucleus and Plasma Plantation Area
(ha)
48.608
48.569
48.532 48.542
48.524
48.257
48.181 48.181
47.659
11.973 11.973
11.953 11.953
11.923 11.923
11.886
11,872
11.714
2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Inti / Nucleus Plasma / Plasma
Total Kapasitas Olah Pabrik
Total Processing Capacity
(ton TBS per jam / tons FFB per hour)
335 335 335
300 310
285 295 295
210
2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
30 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 33
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Visi dan Misi [C.1]
Vision and Mission
VISI Vision
Menjadi perusahaan agribisnis berkelas dunia.
To be a world-class agribusiness company.
MISI Mission
Membangun perusahaan agribisnis yang memberikan kualitas
terbaik dan nilai tinggi melalui inovasi serta berkomitmen
terhadap seluruh pemangku kepentingan dan lingkungan
secara berkelanjutan.
To build an agribusiness company that provides the best quality and high values
through innovations and is committed to all stakeholders and the environment in
a sustainable manner.
PT Teladan Prima Agro Tbk 31
Page 34
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Nilai Perusahaan
Corporate Values
Sejalan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik, perilaku bisnis TPA mengedepankan nilai-nilai
budaya dan harapan untuk mencerminkan perilaku setiap insan TPA di seluruh kegiatan operasional Perseroan
sebagaimana diuraikan berikut.
T E L
TANGGUH EMPATI LOYAL
Resilient Empathy Loyal
Keandalan, Respek untuk Setia dan bangga
ketabahan, dan menjaga hubungan menjadi Insan TPA
semangat juang harmonis dengan dengan dedikasi
pantang menyerah mengedepankan rasa terbaik dan semangat
untuk mencapai kemanusiaan. kekeluargaan.
keberhasilan.
Reliability, Respect to keep Loyal and proud TPA
perseverance, and harmonious personnel with best
never give up spirit to relationships by dedication and
achieve success. prioritizing humanity. family spirit.
• Respek
• Percaya Diri • Peduli • Dedikasi
Perilaku • Gigih • Harmonis • Kerja Sama
Kunci • Profesional • Humanis • Kekeluargaan
Core • Confident
• Persistent
•
•
Respect
Care
• Dedication
• Collaboration
Conduct • Professional • Harmonious • Kinship
• Humanist
Internalisasi budaya perusahaan secara intensif dalam berbagai kesempatan dilakukan agar setiap insan TPA
memahami, menghayati, dan kemudian mengimplementasikan nilai-nilai TPA dalam setiap aktivitas profesinya.
32 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 35
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
In line with the implementation of good corporate governance, TPA’s business conduct puts forth corporate
values and expectations to reflect the behavior of every TPA employee in all Company’s operational activities
as described below.
A D A N
AMANAH DISIPLIN ADAPTIF KOMPETEN
Reliable Discipline Adaptive Competent
Amanah Bertanggung Melakukan segala Mengelola perubahan Kecakapan
jawab atas sesuatu sesuai secara proaktif dan melakukan pekerjaan
kepercayaan yang dengan aturan bijaksana melalui serta semangat
diberikan perusahaan dan norma yang inovasi untuk dalam belajar untuk
dengan keyakinan berlaku serta menjadi mendapatkan solusi. menjadi pribadi yang
dan integritas. panutan (role model). unggul.
Responsible for Do anything in line Proactively and wisely Skillful in working
the trust given by with applicable rules managing the change and eager to learn to
the company with and norms and be through innovation for become an excellent
confidence and role model. solution. person.
integrity.
• Proaktif • Semangat Belajar
• Komitmen
• Bertanggung jawab • Kreatif dan Inovatif • Unggul
• Taat Aturan/Patuh
• Bertakwa • Bijaksana • Berorientasi pada
• Tegas
• Integritas • Solutif Proses dan Hasil
• Commitment
• Responsible • Proactive • Eager to learn
• Rules Compliant/
• Fear of God • Creative and Innovative • Excellence
Submissive
• Integrity • Wise • Process and Result
• Assertive
• Give Solutions Oriented
Intensive internalization of corporate culture on various occasions is carried out so that every TPA personnel
understands, lives, and then implements TPA values in every professional activity that they engage in.
PT Teladan Prima Agro Tbk 33
Page 36
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Susunan Kepemilikan [C.3.c] [2-1]
Ownership Structure
Perseroan merupakan badan usaha yang didirikan The Company is a business entity established
berdasarkan Akta Notaris No. 22 tanggal 10 Mei 2004 based on Notarial Deed No. 22 dated 10 May 2004
yang dibuat di hadapan Notaris Nila Noordjasmani made before the Notary Nila Noordjasmani Soeyasa
Soeyasa Besar, SH, notaris pengganti dari Imas Besar, SH, acting notary of Imas Fatimah, SH,
Fatimah, SH, dan telah disahkan oleh Keputusan and has been ratified by Minister of Justice of
Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat the Republic of Indonesia under the Decree
Keputusan No. C-12966.HT.01.01.TH.2004 tanggal No. C-12966.HT.01.01.TH.2004 dated 24 May 2004 and
24 Mei 2004 dan Anggaran Dasar Perseroan telah the Company’s Articles of Associations have been
beberapa kali diubah dan perubahan terakhirnya amended several times and the latest as contained
sebagaimana terdapat dalam Akta Pernyataan in Deed of Statement of Shareholders Resolutions on
Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Amendment to the Articles of Association No. 6 dated
Dasar No. 6 tanggal 11 Mei 2022, dibuat di hadapan 11 May 2022, made before Jose Dima Satria SH, MKn,
Jose Dima Satria SH, MKn, notaris di Jakarta Selatan, a notary in South Jakarta, and has obtained approval
dan telah memperoleh persetujuan Kementerian from the Ministry of Law and Human Rights under the
Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat Decree No. AHU-AH.01.03-0241623 dated 25 May 2022.
Keputusannya No. AHU-AH.01.03-0241623 tanggal
25 Mei 2022.
Susunan Pemegang Saham per 31 Desember 2024
Structure of Shareholders on 31 December 2024
7,50%
0,004%
0,17% 59,88%
16,22%
16,22%
PT Teladan Resources Wiwoho Basuki Tjokronegoro
Ahmad Gunung Dewan Komisaris dan Direksi / Board of Commissioners and Board of Directors
Wishnu Wardhana Masyarakat / Public
34 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 37
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Struktur Bisnis Grup [2-2]
Group Business Structure
Dewan Komisaris
dan Direksi
Masyarakat
PT Teladan Ahmad Wishnu Wiwoho Basuki Board of
Public
Resources Gunung Wardhana Tjokronegoro Commissioners
and Board of
Directors
59,88% 16,22% 16,22% 0,17% 0,004% 7,50%
PT Teladan Prima Agro Tbk
TBP INK TLN SPN TPS GSA MJA CAP DL
99,99% 99,99% 99,99% 99,99% 99,99% 99,99% 99,99% 99,99% 99,92%
PT Teladan Prima Agro Tbk 35
Page 38
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Profil Karyawan [C.3.b] [2-7]
Workforce Profile
Komposisi Karyawan berdasarkan Status
Workforce Composition by Status
563
2023 2022
Karyawan Tetap / Permanent Employee 10.262 9.158
2024 Karyawan Kontrak / Contract Employee 1.097 1.794
Total 10.647
Total 11.359 10.952
11.210
Komposisi Karyawan berdasarkan Kelompok Usia
Workforce Composition by Age Group
148
1.329 2023 2022
2.126
18 – 24 Tahun / Years 1.797 1.677
25 – 34 Tahun / Years 3.784 3.845
2024
35 – 44 Tahun / Years 3.879 3.625
Total 3.745
11.210 45 – 54 Tahun / Years 1.837 1.738
≥55 Tahun / Years 62 67
3.862 Total 11.359 10.952
Komposisi Karyawan berdasarkan Jenjang Pendidikan
Workforce Composition by Education
24 459
2023 2022
156
S2 / Master Degree 25 22
2.294
S1 / Bachelor Degree 419 376
8.277 2024
Diploma 137 120
Total
11.210 SMP/SMA / Middle School/High School 2.079 1.718
SD/TK / Primary School or Lower 8.699 8.716
Total 11.359 10.952
36 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 39
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Komposisi Karyawan berdasarkan Jenis Kelamin
Workforce Composition by Gender
2023 2022
2.297
Pria / Male 8.994 8.421
2024 Wanita / Female 2.365 2.531
Total 8.913
Total 11.359 10.952
11.210
Komposisi Karyawan berdasarkan Jenjang Jabatan
Workforce Composition by Position Level
12 77 86 309
2023 2022
Executive Level 12 6
Senior Level 74 73
2024
Middle Level 74 73
Total
11.210 Entry Level 295 277
Workers 10.904 10.523
10.726
Total 11.359 10.952
PT Teladan Prima Agro Tbk 37
Page 40
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Komposisi Karyawan berdasarkan Lokasi
Workforce Composition by Location
Kantor / Office
2023 2022
Kantor Pusat / Head Office 165 150
Kantor Perwakilan / Representative Office 101 99
104 2024 176
Kebun / Plantation
1.051
2.142 2023 2022
1.032
Area Berau / Berau Area 2.175 2.123
Area Kutai Timur / East Kutai Area 6.028 6.033
2024 Area Kutai Kartanegara /
Kutai Kartanegara Area
1.005 885
Area Paser / Paser Area 1.086 923
5.918
Pabrik / Mills
106
167 2023 2022
Area Berau / Berau Area 159 162
Area Kutai Timur / East Kutai Area 422 376
117
2024 Area Kutai Kartanegara /
Kutai Kartanegara Area
119 116
Area Paser / Paser Area 99 85
397
Total Total 11.359 10.952
11.210
38 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 41
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Komposisi Karyawan berdasarkan Perusahaan
Workforce Composition by Subsidiary
2023 2022
TPA 19 18
19 TBP 2.141 2.075
1.162 2.090
INK 270 277
1.170
TLN 3.128 2.937
2024 299
SPN 533 513
870 Total
TPS 2.039 2.172
11.210
GSA 896 929
3.090
1.967 MJA 1.198 1.022
CAP 1.135 1.009
543
DL - -
Total 11.359 10.952
Catatan / Note:
Total karyawan dihitung berdasarkan total individu yang berstatus bekerja di Perseroan per 31 Desember untuk masing-masing periode
(tahun) pelaporan. Seluruh karyawan Perseroan bekerja secara purnawaktu. / Total workforce is calculated based on the total individuals with
working status at the Company on 31 December for each of the reporting period (year). All Company employees are working full-time.
Tenaga Kerja yang Bukan Pekerja Langsung [2-8]
Indirect Workforce
TPA juga memiliki tenaga kerja yang bukan TPA also employs an indirect workforce, such as
merupakan pekerja langsung, seperti pekerja supplier workers who operate under agreed-
pemasok yang bekerja berdasarkan kontrak atau upon contracts or procedures. However, in this
prosedur yang telah disepakati. Namun demikian, Sustainability Report, the Company has not included
dalam Laporan Keberlanjutan ini Perseroan belum the total number of indirect workers due to the
menyertakan total tenaga kerja yang bukan pekerja dynamic nature of their movement.
langsung, mengingat dinamisnya total pergerakan
di antara mereka.
PT Teladan Prima Agro Tbk 39
Page 42
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
STRATEGI KEBERLANJUTAN [A.1]
Sustainability Strategy
“TPA menempatkan strategi keberlanjutan sebagai pilar utama dalam menjalankan
operasional dan pertumbuhan bisnis. Keberlanjutan bukan hanya menjadi tuntutan industri,
tetapi juga merupakan bagian integral dari komitmen TPA untuk menciptakan dampak
positif jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.
Dengan memadukan 4 pilar KSL, yaitu Good Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial,
dan Economic Viability, TPA berkomitmen untuk mengintegrasikan ekonomi sirkular,
efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta inisiatif sosial-ekologis lainnya yang bertujuan
untuk menjaga keseimbangan antara keuntungan bisnis serta tanggung jawab sosial dan
lingkungan.”
“TPA places sustainability strategy as a core pillar in its operations and business growth.
Sustainability is not only an industry requirement but also an integral part of TPA’s commitment
to creating long-term positive impacts on the environment, society, and stakeholders.
By integrating the four pillars of KSL—Good Governance, Agro-Ecological, Socio-Territorial,
and Economic Viability—TPA is committed to embedding circular economy principles, energy
efficiency, waste management, and other socio-ecological initiatives that balance business
profitability with social and environmental responsibility.”
Pilar Keberlanjutan
Sustainability Pillars
Kami berkomitmen untuk menjalankan operasi bisnis We are committed to conducting business operations
yang mempertimbangkan dampak positif bagi that consider long-term environmental, social, and
lingkungan, sosial, dan ekonomi jangka panjang. economic impacts. In all operational activities, TPA
Dalam setiap kegiatan operasional, TPA senantiasa consistently implements sustainability practices,
menerapkan praktik keberlanjutan yang meliputi including responsible plantation management,
manajemen perkebunan yang bertanggung jawab, environmentally friendly technology adoption,
penggunaan teknologi ramah lingkungan, serta and active community engagement. Through this
pelibatan aktif masyarakat lokal. Melalui pendekatan approach, we aim to minimize the negative impacts
ini, kami berupaya untuk meminimalkan dampak of TPA’s operations while contributing positively to
negatif dari operasional TPA dan memberikan environmental conservation. Additionally, product
kontribusi positif bagi kelestarian lingkungan. Di traceability is a crucial part of our policy to ensure
samping itu, ketertelusuran produk menjadi bagian that the entire supply chain operates according to the
penting dari kebijakan kami untuk memastikan sustainability standards set by TPA.
bahwa seluruh rantai pasokan beroperasi sesuai
dengan standar keberlanjutan yang TPA tetapkan.
Strategi keberlanjutan TPA juga didasarkan pada TPA’s sustainability strategy is also based on
prinsip keterbukaan terhadap masukan dari para openness to feedback from stakeholders, particularly
pemangku kepentingan, khususnya masyarakat communities affected by operational activities.
yang terdampak oleh kegiatan operasional. Kami We proactively listen and respond to all feedback
secara proaktif mendengarkan dan merespons with the goal of balancing business interests and
40 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 43
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
setiap masukan yang diberikan, dengan tujuan social responsibility. Through sustainability-focused
menciptakan keseimbangan antara kepentingan policies, TPA aims not only to achieve business
bisnis dan tanggung jawab sosial. Melalui kebijakan growth but also to contribute to the well-being of
yang berfokus pada keberlanjutan, TPA berupaya local communities and long-term environmental
tidak hanya mencapai pertumbuhan bisnis, tetapi preservation. The overall impact of TPA’s operations
juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat on the surrounding environmental, social, and
lokal dan pelestarian lingkungan dalam jangka economic conditions is outlined as follows.
panjang. Secara umum, dampak dari operasional
TPA terhadap kondisi lingkungan hidup, sosial, dan
ekonomi sekitar diuraikan sebagai berikut.
Dampak Operasi Bisnis TPA
Impact of TPA’s Business Operations
• Peningkatan Erosi • Increased Erosion
Geologi, Fisika, dan Kimia • Potensi Banjir • Flood Potential
Geology, Physics, and Chemical • Emisi Gas Rumah Kaca • Greenhouse Gas Emissions
• Perubahan Kualitas Udara, Air, • Changes in the Quality of Air,
dan Tanah Water, and Soil Quality
• Perubahan Vegetasi • Changes in Vegetation
Biologi
• Perubahan Komposisi • Changes in Biodiversity
Biological Keanekaragaman Hayati Composition
• Peningkatan Taraf Ekonomi • Improvement of the Local
Sosial, Ekonomi, dan Budaya Masyarakat Lokal Community’s Economic Standards
Social, Economic, and Culture • Peningkatan Kesempatan Kerja • Increased Employment
Opportunities
• Peningkatan Kesempatan • Expanded Business Opportunities
Berusaha
• Tumbuhnya Kantong-Kantong • Emergence of New Economic
Ekonomi Baru Hubs
• Interaksi Sosial Budaya • Socio-Cultural Interactions
• Peningkatan Nilai Ekonomi Lahan • Increased Economic Value of Land
Dampak operasional TPA terhadap berbagai aspek The impact of TPA’s operations on various
keberlanjutan dianalisis secara mendalam dan sustainability aspects is analyzed in-depth and
dikelompokkan berdasarkan relevansi dan tingkat categorized based on relevance and materiality
materialitasnya. Hasil dari analisis ini kemudian levels. The results of this analysis are then structured
dikelompokkan ke dalam empat pilar-pilar into four sustainability pillars, which serve as the
keberlanjutan yang menjadi fondasi bagi TPA dalam foundation for TPA in formulating and implementing
menyusun serta mengimplementasikan strategi its sustainability strategy. These pillars reflect TPA’s
keberlanjutan. Pilar-pilar tersebut mencerminkan strategic priorities in maintaining a balance between
prioritas strategis TPA dalam menjaga keseimbangan governance, environmental, social, and economic
antara kepentingan tata kelola, lingkungan, sosial, interests, ensuring that every policy and action aligns
maupun ekonom, sehingga setiap kebijakan dan with TPA’s long-term objectives and contributions to
tindakan yang diambil sejalan dengan tujuan sustainability.
jangka panjang TPA dan kontribusinya terhadap
keberlanjutan.
Melalui pendekatan ini, TPA dapat mengidentifikasi By adopting this approach, TPA can pinpoint
isu-isu yang paling relevan dan material, baik dari sisi the most significant and material issues across
tata kelola, lingkungan, sosial, maupun ekonomi, serta governance, environmental, social, and economic
peluang untuk meningkatkan nilai tambah bisnis dimensions, while also identifying opportunities
secara berkelanjutan. Pilar-pilar ini membantu TPA to sustainably enhance business value. These
dalam merumuskan langkah-langkah operasional pillars serve as a framework for TPA to develop
yang lebih efektif dan terarah, memastikan bahwa more precise and effective operational strategies,
setiap kegiatan bisnis yang dilakukan membawa ensuring that every business activity delivers positive
manfaat positif bagi pemangku kepentingan dan impacts for stakeholders while staying aligned with
tetap sesuai dengan komitmen keberlanjutan. its sustainability commitments. The four pillars are
Keempat pilar tersebut terangkum dalam Kebijakan encapsulated in the Sustainable Palm Oil Policy,
Sawit Lestari sebagaimana diuraikan berikut. as detailed below.
PT Teladan Prima Agro Tbk 41
Page 44
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pilar Kebijakan Sawit Lestari (KSL)
Sustainable Palm Oil Policies (KSL) Pillar
Sustainability
Good Agro- Socio- Economic
Governance Ecological Territorial Viability
Kebijakan Sawit Lestari / Sustainable Palm Oil Policies
Good Governance Agro-Ecological Socio-Territorial Economic Viability
Kinerja keberlanjutan unggul Perseroan memperhatikan Perseroan membangun Perseroan menciptakan
yang dibangun Perseroan dampak dari praktik dan memelihara nilai sosial nilai ekonomi yang
dilandasi oleh prinsip tata agribisnis di setiap yang bermanfaat bagi para berkelanjutan pada
kelola dan perilaku yang wilayah operasi terhadap pemangku kepentingan, seluruh kegiatan bisnisnya
sesuai dengan praktik ketersediaan sumber daya mencakup pemenuhan dengan mengupayakan
bisnis yang sehat dan alam, kondisi ekologis, serta hak-hak karyawan dan keunggulan di sepanjang
patuh kepada peraturan pemenuhan hak asasi kebutuhan masyarakat di rantai nilainya.
perundang-undangan yang manusia dan mengelolanya sekitar wilayah operasi.
berlaku. secara bertanggung jawab.
The Company’s excellent The Company is The Company builds and The Company is generating
sustainability performance considerate of the impact maintains beneficial social sustainable economic
is anchored on governance of agribusiness practices values for the stakeholders, value in all of its business
principles and behavior that in each operational area including fulfilling the activities by striving for
aligns with sound on natural resources employee rights and excellence along its value
business practices and availability, ecological the needs of the chain.
compliance with applicable conditions, and human surrounding communities.
laws and regulations. rights fulfillment and
manages them responsibly.
Keempat pilar keberlanjutan tersebut juga menjadi These four sustainability pillars serve as the
landasan utama bagi kami dalam menerapkan fundamental framework for TPA’s commitment to
pengelolaan bisnis yang bertanggung jawab responsible and sustainable business management,
dan berkelanjutan, meskipun dihadapkan pada despite the increasing complexity and diversity of
tantangan bisnis yang semakin kompleks dan challenges in the industry. They provide strategic
beragam. Pilar-pilar ini memandu kami untuk guidance to ensure that all operational activities
tetap konsisten menjalankan operasional yang remain aligned with sustainability principles across
sejalan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan, meski every stage of the business. By adhering to these
menghadapi berbagai tantangan di setiap tahapan pillars, TPA is well-positioned to adapt to evolving
bisnis. Kami meyakini bahwa dengan memegang challenges and respond effectively over the short,
teguh pilar-pilar ini, TPA mampu beradaptasi dan medium, and long term.
merespons tantangan yang datang, baik dalam
jangka pendek, menengah, maupun panjang.
Secara garis besar, tantangan yang dihadapi Broadly, the challenges faced by TPA include industry
mencakup dinamika industri, perubahan regulasi, dynamics, regulatory changes, commodity price
fluktuasi harga komoditas, dan ekspektasi fluctuations, and increasing stakeholder expectations
pemangku kepentingan yang semakin tinggi terkait regarding sustainability. A comprehensive overview
keberlanjutan. Lebih lengkap tantangan-tantangan of these challenges is outlined below.
tersebut dapat kami uraikan sebagai berikut.
42 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 45
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Tantangan Terhadap Keberlanjutan Bisnis TPA [E.5]
TPA’s Business Challenges Sustainability
Pilar KSL Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang
KSL Pillar Short-term Medium-term Long-term
Implementasi Nilai-Nilai Pengelolaan Keterbukaan dan Pemenuhan Standar Keberlanjutan
Perusahaan. Ketertelusuran Rantai Pasok. yang Semakin Kompleks.
Implementation of Supply Chain Transparency and Complying with More Complex
Good Governance Corporate Values. Traceability Management. Sustainability Standards.
• Pengelolaan Areal • Kampanye Negatif Anti-Sawit. Perubahan Iklim (El Nino & La Nina)
Konservasi. • Perubahan Landskap di Sekitar dan Emisi GRK.
• Standar Perhitungan Unit Operasional. Climate Change (El Nino & La Nina)
carbon foot print • Perubahan Iklim (El Nino & La and GHG Emissions.
yang masih belum Nina).
terkonsolidasi dan • Negative Campaign of Anti-Palm
“mature”. Oil.
Agro-Ecological • Management of • Landscape Changes Around
Conservation Areas. Operational Units.
• Carbon footprint • Climate Change (El Nino & La
Calculation Standards Nina).
still unconsolidated
and “immature’
Keterbatasan Tenaga Kenaikan Standar Upah Minimum. Fasilitas dan Manfaat Berkompetisi
Kerja Terampil. Increase Minimum Wage Standard. dengan Perusahaan Lain.
Limited Availability of Facilities and Benefits of
Socio-Territorial Skillful Labor. Competing with Other Companies.
• Kenaikan Biaya Kebijakan Geopolitik Dunia. • Kompetisi Pasar dengan Minyak
Operasional. World Geopolitical Policy. Nabati Lainnya.
• Volatilitas Harga CPO • Umur Tanaman yang Semakin
Dunia. Menua, Terutama pada Kategori
• Increase of Prime Production, Memerlukan
Operational Cost. Terobosan atau Inovasi Terapan
• Volatility of World CPO untuk Menjaga Keberlanjutan
Price. Produktivitas Secara
Berkesinambungan.
• Market Competitions with Other
Economic Viability Vegetable Oil.
• The aging plants, particularly
those categorized as
Prime Production, requires
Breakthrough or Applied
innovation to keep the
sustainability of a continuous
production.
Guna menghadapi tantangan tersebut, sekaligus To address these challenges while mitigating
memitigasi dampak potensial, Perseroan telah potential impacts, the Company has developed a
merumuskan suatu strategi keberlanjutan yang comprehensive sustainability strategy based on
komprehensif yang berlandaskan pada keempat the four key pillars. This strategy is encapsulated
pilar tersebut. Strategi ini dirangkum sebagai in the Sustainable Palm Oil Policy, which is further
Kebijakan Sawit Lestari, yang dijelaskan pada bagian elaborated in the following section.
selanjutnya.
Langkah-langkah Perseroan untuk memitigasi The Company’s measures to mitigate the negative
dampak negatif yang timbul dari operasi bisnisnya impacts arising from its business operations are
dijelaskan pada bagian Manajemen Risiko dalam detailed in the Risk Management section within the
bab Tata Kelola Keberlanjutan. Sustainable Governance chapter.
PT Teladan Prima Agro Tbk 43
Page 46
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Kebijakan Sawit Lestari: Landasan Strategi Keberlanjutan
Sustainable Palm Oil Policy: The Foundation of a Sustainability Strategy
Kebijakan Sawit Lestari (KSL) menjadi pedoman The Sustainable Palm Oil Policy (KSL) serves as TPA’s
utama bagi TPA untuk menjalankan kegiatan primary framework for ensuring that its operational
operasional yang berkelanjutan dalam rangka activities adhere to sustainability principles,
memastikan bahwa produksi kelapa sawit tidak guaranteeing that palm oil production is not only
hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi economically viable but also contributes positively
juga berdampak positif pada lingkungan hidup dan to the environment and surrounding communities.
masyarakat sekitarnya. KSL TPA memuat 11 butir The KSL outlines 11 key policies, each supporting one
kebijakan yang masing-masing mendukung salah of the four sustainability pillars.
satu pilar keberlanjutan.
Penerapan KSL secara konsisten dan komprehensif The consistent and comprehensive implementation
juga menjadi upaya kami dalam mendorong of the KSL also reflects TPA’s commitment to
upaya pemerintah dan masyarakat global untuk supporting both government and global efforts
merealisasikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan in achieving the 17 United Nations Sustainable
(Sustainable Development Goals/SDGs) yang diinisiasi Development Goals (SDGs). The alignment between
oleh PBB. Keterkaitan antara KSL TPA terhadap agenda TPA’s KSL and the SDG agenda is detailed as follows.
SDGs diuraikan sebagai berikut.
Korelasi Kebijakan Sawit Lestari dengan SDGs
Correlation of Sustainable Palm Oil Policies to SDGs
Good Governance
KSL SDGs
Menjalankan usaha perkebunan dengan mematuhi peraturan
pemerintah dan berupaya memenuhi serta melampaui standar
keberlanjutan yang relevan.
Operating plantation businesses in full compliance with government
regulations while striving to meet and exceed relevant sustainability
standards.
Berkomitmen kuat dalam membangun perilaku bisnis yang jujur
dan berintegritas berlandaskan etika melalui prinsip Tata Kelola
Perusahaan yang baik. Mencegah dan memberantas tindak pidana
korupsi, penyuapan, dan pencucian uang dengan menekankan prinsip
transparansi serta akuntabilitas dalam seluruh kegiatan Perusahaan.
Firmly committed to fostering honest and ethical business conduct based
on Good Corporate Governance principles. Preventing and combating
corruption, bribery, and money laundering by emphasizing transparency
and accountability in all company activities.
Agro-Ecological
KSL SDGs
Tidak melakukan pengembangan baru di areal hutan Stok Karbon
Tinggi, kawasan gambut, serta mengelola areal kerja yang memiliki Nilai
Konservasi Tinggi, dan menerapkan praktik Tanpa Bakar dalam kegiatan
Perusahaan.
Refraining from new development in High Carbon Stock (HCS) forest areas
and peatlands, while ensuring the responsible management of areas with
High Conservation Value (HCV). Additionally, implementing a No-Burning
policy in all company activities.
Menerapkan efisiensi penggunaan sumber daya dalam kegiatan
Perusahaan; menjaga dan mengelola sumber air dan tanah;
meningkatkan kemampuan pengelolaan limbah serta meminimalkan
penggunaan bahan kimia; dan secara bertahap mengurangi emisi Gas
Rumah Kaca.
Implementing resource efficiency in company operations; conserving
and managing water and soil resources; enhancing waste management
capabilities and minimizing the use of chemicals; and gradually reducing
greenhouse gas emissions.
44 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 47
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Socio-Territorial
KSL SDGs
Menghormati dan melindungi Hak Asasi Manusia (tidak mentoleransi
adanya diskriminasi suku, agama, ras, kebangsaan, gender, kondisi fisik,
status sosial, serta pandangan politik); pemenuhan hak anak, perlindungan
dan larangan mempekerjakan anak; melarang segala bentuk kerja
paksa, intimidasi dan kekerasan, pelecehan seksual serta melindungi hak
reproduksi kaum perempuan.
Respecting and protecting Human Rights by ensuring zero tolerance
for discrimination based on ethnicity, religion, race, nationality,
gender, physical condition, social status, or political views; upholding
children’s rights, prohibiting child labor; banning all forms of forced labor,
intimidation, violence, and sexual harassment; and safeguarding women’s
reproductive rights.
Memberikan kompensasi kerja yang layak dan jaminan sosial
ketenagakerjaan, berkomitmen dalam memberikan pelatihan dan
pengembangan karyawan, serta memastikan kesetaraan peluang dan
perlakuan bagi para karyawan tanpa diskriminasi.
Providing fair compensation and social security benefits, committing to
employee training and development, and ensuring equal opportunities
and treatment for all employees without discrimination.
Memberi kebebasan dan/atau memfasilitasi kegiatan berserikat,
menghormati hak berunding secara kolektif, dan mendorong
terbentuknya koperasi.
Providing freedom and/or facilitating union activities, respecting the right to
collective bargaining, and encouraging the establishment of cooperatives.
Menerapkan Standar Kesehatan Keselamatan Kerja yang didukung oleh
Tata Kelola, sumber daya manusia, serta pemenuhan terhadap seluruh
sarana dan prasarana yang menunjang guna menciptakan lingkungan
kerja yang aman dan nyaman.
Implementing Occupational Health and Safety Standards supported by
governance, human resources, and the provision of all necessary facilities
and infrastructure to create a safe and comfortable working environment.
Melaksanakan Tanggung Jawab Sosial yang berorientasi pada pencapaian
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, menghormati hak masyarakat serta
kearifan lokal, serta membangun hubungan yang harmonis dengan
seluruh pemangku kepentingan.
Implementing Social Responsibility initiatives oriented towards achieving
the Sustainable Development Goals, respecting community rights and
local wisdom, and fostering harmonious relationships with all stakeholders.
Economic Viability
KSL SDGs
Melibatkan serta memfasilitasi petani dan komunitas lokal ke dalam
rantai pasokan Perusahaan dengan berlandaskan asas inklusivitas dan
ketertelusuran serta memberikan dorongan dan pengarahan untuk
menerapkan praktik usaha yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Engaging and facilitating farmers and local communities within the
Company’s supply chain based on the principles of inclusivity and
traceability, while providing support and guidance to adopt responsible
and sustainable business practices.
Memperoleh hasil usaha yang optimal dengan menerapkan praktik
terbaik dan perbaikan berkesinambungan yang berwawasan lingkungan
di dalam seluruh proses kerja budidaya tanaman, proses produksi, dan
pengolahan hasil.
Achieving optimal business outcomes by implementing best practices and
continuous improvements with an environmentally conscious approach
across all stages of plantation cultivation, production processes, and
product processing.
PT Teladan Prima Agro Tbk 45
Page 48
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Roadmap ESG ESG Roadmap Sebagai bagian dari komitmen TPA untuk As part of TPA’s commitment to implementing menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan sustainable and responsible business practices, we dan bertanggung jawab, kami telah menyusun have developed a comprehensive ESG roadmap to roadmap ESG yang komprehensif untuk mendukung support the achievement of long-term sustainability pencapaian target keberlanjutan jangka panjang targets through 2030. This roadmap is designed to hingga tahun 2030. Roadmap ini dirancang untuk guide TPA’s strategic initiatives in strengthening mengarahkan langkah-langkah strategis TPA sustainability pillars, aligning with global standards dalam memperkuat pilar-pilar keberlanjutan, and stakeholder expectations. sejalan dengan standar global dan harapan para pemangku kepentingan. Salah satu fokus utama roadmap ini adalah reduksi A key focus of this roadmap is emissions reduction as emisi sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan part of climate change mitigation and greenhouse iklim dan reduksi emisi GRK. Melalui pemanfaatan gas (GHG) emission reduction efforts. By utilizing limbah sebagai sumber energi hijau, pemanfaatan waste as a source of green energy, adopting solar solar panel, dan mengadopsi prinsip ekonomi panels, and embracing circular economy principles, sirkular, TPA menargetkan pengurangan emisi TPA aims to achieve progressive emission reductions secara progresif ke depan. Selain itu, roadmap ini in the coming years. Additionally, the roadmap juga menyoroti pentingnya aspek keselamatan dan underscores the importance of occupational health kesehatan kerja. Penurunan angka kecelakaan kerja and safety, with a strategic priority on reducing menjadi prioritas strategis yang diupayakan melalui workplace accidents through the implementation of implementasi sistem manajemen keselamatan a proactive safety management system, continuous kerja yang proaktif, pelatihan berkelanjutan, serta training programs, and stringent oversight of pengawasan ketat terhadap standar operasional di operational standards across all business units. seluruh lini kerja. Kami juga berkomitmen untuk mengurangi penyakit TPA is also committed to minimizing work-related akibat kerja melalui program kesehatan preventif illnesses through preventive health programs, yang mencakup pemeriksaan kesehatan rutin, including regular medical check-ups, the provision penyediaan lingkungan kerja yang sehat, dan of a healthy work environment, and the application of penerapan prosedur kerja ergonomis. Dengan ergonomic work procedures. These measures ensure langkah-langkah ini, kami memastikan bahwa that employee well-being remains an integral part of kesejahteraan karyawan tetap terjaga sebagai sustainable operations. bagian integral dari keberlanjutan operasional. Melalui roadmap ESG ini, TPA tidak hanya ingin Through this ESG roadmap, TPA seeks not only to mencapai kinerja bisnis yang unggul, tetapi juga achieve operational excellence but also to make a memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan tangible contribution to environmental preservation, lingkungan yang lebih baik, masyarakat yang social well-being, and ethical, transparent lebih sejahtera, dan tata kelola yang transparan governance. With a well-structured roadmap in serta beretika. Dengan roadmap yang terstruktur, place, we are confident that each strategic step will kami percaya bahwa setiap langkah yang diambil yield significant positive impacts for the company’s akan membawa dampak positif yang signifikan sustainability and its stakeholders. bagi keberlanjutan perusahaan dan pemangku kepentingan. 46 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 49
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Komitmen terhadap Penerapan
Strategi Keberlanjutan [2-23] [2-24]
Commitment to Sustainability Strategy Implementation
Komitmen TPA terhadap penerapan strategi TPA remains committed to implementing
keberlanjutan sebagai landasan operasional a sustainability strategy as the foundation of its
perkebunan dan pengolahan kelapa sawit plantation and palm oil processing operations.
senantiasa terus dikedepankan. Strategi ini tidak This strategy encompasses not only environmental
hanya mencakup aspek lingkungan, tetapi juga aspects but also good governance, social
tata kelola yang baik, tanggung jawab sosial, serta responsibility, and economic sustainability.
keberlanjutan ekonomi. Dengan mengintegrasikan By integrating sustainability principles into every
prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam setiap business process, TPA aims to create long-term
proses bisnis, TPA bertujuan untuk menciptakan value for stakeholders while minimizing negative
nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan, impacts on the environment and surrounding
sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap communities. This commitment is realized through
lingkungan dan masyarakat sekitar. Komitmen ini various initiatives, policies, and best practices
diwujudkan melalui berbagai inisiatif, kebijakan, dan that consistently support the achievement of the
praktik terbaik yang mendukung pencapaian target company’s sustainability targets.
keberlanjutan perusahaan secara konsisten.
Penerapan Komitmen Keberlanjutan Implementation of Sustainability
di Tahun 2024 Commitments in 2024
Komitmen TPA dalam mengimplementasikan strategi Throughout 2024, TPA has demonstrated
keberlanjutan di sepanjang tahun 2024 diwujudkan its commitment to sustainability strategy
dalam beberapa pencapaian, terutama terkait: implementation through several key achievements,
particularly in:
1. Penyelenggaraan Teladan Innovation and 1. Organizing the Teladan Innovation and
Improvement Awards (TIIAs); Improvement Awards (TIIAs);
2. Penerapan mekanisasi di beberapa kegiatan 2. Implementing mechanization in selected
operasional untuk meningkatkan efisiensi dan operational activities to enhance efficiency and
produktivitas; productivity;
3. Peningkatan kualitas pengukuran carbon foot 3. Improving carbon footprint measurement quality
print melalui TGM; through Teladan Green Metrics (TGM);
4. Pemanfaatan limbah POME sebagai sumber 4. Utilizing POME waste as a renewable energy
energi terbarukan melalui operasional BPP; source through BPP operations;
5. Meningkatkan kualitas pengelolaan K3 untuk 5. Enhancing occupational health and safety (OHS)
mencapai target nihil kecelakaan kerja. ; serta management to achieve a zero-accident target;
and
6. Melakukan uji multivarietas tanaman kelapa sawit 6. Conducting multi-varietal palm oil plant trials to
untuk mendukung peningkatan produktivitas. support productivity improvements.
Setiap pencapaian ini dijelaskan lebih rinci
pada bagian yang terkait dalam Laporan
Keberlanjutan ini.
Each of these achievements is further
detailed in the relevant sections of this
Sustainability Report.
Teladan Innovation and
Improvement Awards (TIIAs)
PT Teladan Prima Agro Tbk 47
Page 50
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Teladan Green Metrics (TGM) Teladan Green Metrics (TGM) TGM merupakan salah satu inovasi terdepan TPA Teladan Green Metrics (TGM) is one of TPA’s leading dalam proses transformasi menuju perusahaan yang innovations in its transformation into a data-driven berbasis data, dengan fokus pada aspek ESG serta enterprise, focusing on ESG aspects and productivity peningkatan produktivitas. TGM mencakup berbagai enhancement. TGM encompasses various key indikator penting yang terkait dengan operasional operational indicators, including environmental TPA, termasuk data kualitas lingkungan, penggunaan quality data, fertilizer and pesticide usage, hotspot pupuk dan pestisida, pemantauan hotspots untuk monitoring to mitigate land fire risks, employee mengurangi risiko kebakaran lahan, serta kinerja performance, and cost allocation. These datasets karyawan dan alokasi biaya. Data-data tersebut are automatically analyzed using specialized dianalisis secara otomatis menggunakan algoritma algorithms, generating business intelligence that khusus, yang menghasilkan business intelligence enables management to respond to challenges with yang dapat mendukung pengambilan keputusan greater precision and efficiency. manajemen, sehingga TPA dapat merespons tantangan dengan lebih tepat dan efisien. TPA terus mengembangkan TGM dengan menambah TPA continues to enhance TGM by expanding the jumlah dataset yang relevan terhadap operasional number of datasets relevant to both operational dan aspek keberlanjutan. Hingga akhir tahun 2024, and sustainability aspects. By the end of 2024, TGM TGM telah mengelola 53 menu dataset ESG, antara lain had processed 53 ESG datasets menu, consisting dataset operasional, keuangan, pemakaian bahan of operational, financial, chemicals use, GHG kimia, emisi GRK, keanekaragaman hayati, dan lain- emissions, biodiversity, and other datasets, reflecting lain yang mencerminkan komitmen TPA terhadap TPA’s commitment to comprehensive data-driven manajemen berbasis data yang komprehensif. Salah management. A significant development includes satu pengembangan signifikan adalah penambahan the increased number of satellites used for hotspot jumlah satelit yang digunakan untuk mengidentifikasi identification. The satellite data analysis serves as hotspots. Hasil analisis dari data satelit ini menjadi input for the Early Warning System (EWS), which masukan bagi sistem Early Warning System provides alerts on potential land fires based on (EWS), yang memberi informasi mengenai potensi specific proximity criteria. With timely information, kebakaran lahan berdasarkan kriteria jarak tertentu. firefighting teams can respond more effectively and Dengan informasi yang tepat waktu, tim pemadam prevent fires from spreading. kebakaran dapat lebih sigap dan efektif dalam mencegah kebakaran sebelum menyebar. Selain itu, pengembangan TGM juga dilakukan Additionally, TGM has been further developed with dengan penambahan modul pengukuran the integration of a carbon footprint measurement carbon footprint yang mengacu pada standar module aligned with the standards of the The Intergovernmental Panel on Climate Change Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) (IPCC) dan GHG Protocol. Modul ini memungkinkan and the GHG Protocol. This module enables more kami untuk mengidentifikasi, menghitung, dan accurate and systematic identification, calculation, melaporkan emisi GRK secara lebih akurat dan and reporting of greenhouse gas (GHG) emissions sistematis di seluruh rantai nilai operasional TPA. across TPA’s operational value chain. By leveraging Dengan data yang lebih terukur dan terstruktur, kami structured and measurable data, TPA can identify dapat mengidentifikasi peluang pengurangan emisi optimal emission reduction opportunities, such yang optimal, seperti peningkatan efisiensi energi as improving energy efficiency and adopting maupun penerapan teknologi ramah lingkungan. environmentally friendly technologies. Dengan semakin lengkap dan canggihnya dataset As TGM’s datasets become more comprehensive dalam TGM, pelaporan yang relevan kepada berbagai and sophisticated, stakeholder reporting can be pemangku kepentingan dapat disiapkan dengan prepared with greater accuracy and timeliness. lebih akurat dan cepat. Laporan ESG kuartalan, yang Quarterly ESG reports submitted to the Board of disampaikan kepada Direksi, juga diperkaya dengan Directors are enriched with TGM data, enabling data-data dari TGM, sehingga manajemen dapat management to make informed decisions based on membuat keputusan yang berdasarkan fakta dan real-time insights and trends. Additionally, this data is tren terkini. Selain itu, data-data ini juga dimasukkan incorporated into the Sustainability Report, ensuring 48 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 51
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
ke dalam Laporan Keberlanjutan yang memastikan that TPA maintains transparency and accountability
bahwa transparansi dan akuntabilitas TPA dalam in ESG matters before its stakeholders.
aspek ESG selalu terjaga di hadapan para pemangku
kepentingan.
Teladan Productivity Technology Teladan Productivity Technology
Science (TPTS) Science (TPTS)
TPTS semula dikembangkan dalam bentuk aplikasi TPTS is a data science-based online application
daring berbasis data sains yang dirancang untuk designed to monitor, analyze, and evaluate various
memantau, menganalisis, dan mengevaluasi factors influencing palm oil production at TPA.
berbagai faktor yang mempengaruhi peningkatan The application leverages an extensive database
produksi kelapa sawit di TPA. Aplikasi ini processed using internally developed algorithms,
memanfaatkan basis data ekstensif yang diproses enabling objective and detailed insights into
menggunakan algoritma khusus yang dikembangkan plantation conditions, land potential, and crop
secara internal oleh tim TPA. Dengan teknologi ini, health. This data allows management and field
TPTS mampu menyediakan informasi yang objektif teams to swiftly and accurately identify plantation
dan terperinci tentang kondisi kebun, potensi lahan, issues, ensuring prompt and effective actions to
serta kesehatan tanaman di area perkebunan. optimize productivity and efficiency.
Data-data ini memungkinkan manajemen dan tim
lapangan untuk mengidentifikasi permasalahan
yang muncul di kebun secara cepat dan akurat,
sehingga tindakan yang tepat dapat segera diambil
untuk mengoptimalkan produktivitas dan efisiensi.
Pada perkembangannya dilakukan transformasi TPTS is later transformed into an Expert System (ES)
atas TPTS menjadi sebuah platform sistem pakar platform that TPA is developing under the Precision
(Expert System/ES) yang dikembangkan oleh Agriculture concept that integrates Remote Sensing
TPA dengan konsep Precision Agriculture yang (RS) and Artificial Intelligence (AI) technologies to
menggabungkan teknologi Remote Sensing (RS) optimize productivity, cost efficiency, and business
dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/ sustainability of palm oil plantations. Armed with
AI) untuk mengoptimalkan produktivitas, efisiensi this breakthrough and utilization of cutting-edge
biaya, dan keberlanjutan usaha di perkebunan technology, TPTS able to generate innovative and
kelapa sawit. Dengan terobosan dan pemanfaatan effective solutions for the management and the
teknologi canggih ini, TPTS mampu memberikan company in addressing challenges in the palm oil
Modul TPTS
TPTS Module
PT Teladan Prima Agro Tbk 49
Page 52
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
solusi yang inovatif dan efektif bagi manajemen industry. Relevant to this, TPTS becomes an integral
dan perusahaan dalam menghadapi tantangan part of the management’s Decision Support System
di industri kelapa sawit. Sesuai hal tersebut, TPTS (DSS), which assisting both the management and
berfungsi sebagai bagian integral dari sistem leadership to improve decision-making efficiency
pendukung keputusan manajemen atau Decision by providing relevant data and in-depth analysis,
Support System (DSS) yang membantu manajemen ingrained with AI technology.
dan pimpinan untuk meningkatkan efisiensi
pengambilan keputusan yang lebih baik dengan
menyediakan data yang relevan dan analisis yang
mendalam yang terintegrasi dengan teknologi AI.
Keunggulan TPTS terletak pada kemampuannya The key advantage of TPTS lies in its ability to
untuk mengintegrasikan berbagai data secara integrate various data sources in real-time,
real-time, yang kemudian diolah menjadi laporan transforming them into comprehensive reports on
komprehensif mengenai kinerja kebun. Dengan plantation performance. By utilizing measurable and
informasi yang terukur dan berbasis data, TPA data-driven insights, TPA can enhance operational
dapat melakukan perencanaan yang lebih baik, planning, anticipate field challenges, and implement
mengantisipasi tantangan di lapangan, dan targeted solutions to boost production outcomes.
menerapkan solusi yang tepat guna meningkatkan Additionally, the application supports faster and
hasil produksi. Aplikasi ini juga memfasilitasi more precise decision-making, allowing TPA to
pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat maintain plantation productivity efficiently and
sasaran, sehingga TPA dapat menjaga produktivitas sustainably.
perkebunan dengan lebih efisien dan berkelanjutan.
Kami terus mengembangkan TPTS terutama dalam We continue to enhance TPTS, particularly in
hal peningkatan efektivitas deteksi, pemantauan, improving the effectiveness of detection, monitoring,
analisis dan interpretasi data, hingga aplikasi. Kami data analysis and interpretation, and application.
telah mengintegrasikan big data eksternal, seperti We have integrated external big data, such as
data satelit dan cuaca dengan data internal TPA satellite and weather data, with TPA’s internal data,
yang memuat berbagai informasi pendukung, which includes key supporting information such as
seperti luas lahan, jumlah produksi, cuaca, kondisi land area, production volume, weather conditions,
tanaman, pemupukan, hingga hasil pengawasan plant health, fertilization, and field team supervision
dari tim lapangan. Seluruh informasi tersebut reports. All this information is processed to generate
kemudian akan diproses sehingga menghasilkan validated data that serves as a reliable reference for
data-data yang valid untuk dijadikan rujukan decision-making by management and field teams.
pengambilan keputusan oleh manajemen dan tim The key decision-support outputs include:
lapangan seperti berikut.
1. Optimalisasi Produktivitas 1. Optimizing Productivity
Menggunakan data dari sensor satelit untuk Utilizing the data from satellite sensor to monitor
memantau kondisi tanaman secara real-time plants conditions in real-time and data analysis
dengan analisis data dalam algoritma model within machine learning/deep learning (ML/DL)
pembelajaran mesin atau machine/deep learning algorithms, TPTS is able to generate efficient and
(ML/DL), TPTS dapat memberikan rekomendasi timely recommendation to detect and monitor
informasi yang efisien dan tepat waktu dalam changes in plants’ health and productivity.
mendeteksi dan memantau perubahan Improved monitoring quality and accuracy allow
kesehatan dan produktivitas tanaman. Dengan the management to make better decision and
peningkatan kualitas dan akurasi pemantauan enhance production yield.
memungkinkan manajemen untuk mengambil
keputusan yang lebih baik dan meningkatkan
hasil produksi.
2. Efisiensi Biaya 2. Cost Efficiency
Operasional dapat ditekan melalui penggunaan Lower operational cost can be achieved through
input sumber daya yang lebih efisien. AI dalam more efficient use of resources. AI in TPTS is able
TPTS mampu menganalisis dan mempelajari to analyze and learn the patterns and nature
pola serta sifat data historis yang sangat baik dan of good historical data and able to predict the
50 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 53
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
dapat memprediksi kebutuhan sumber daya dan future needs of resources as well as the plant
produktivitas tanaman di masa depan. Selain itu, productivity. In addition, TPTS also assists in
TPTS juga membantu dalam mengidentifikasi identifying areas requiring special care, enabled
area yang membutuhkan perawatan khusus, a focused use of resources on area that truly
sehingga penggunaan sumber daya dapat need them.
difokuskan pada area yang benar-benar
membutuhkan.
3. Keberlanjutan Usaha 3. Business Sustainability
Keberlanjutan adalah salah satu fokus utama Sustainability is one of the key focus of TPTS.
TPTS. Dengan memanfaatkan teknologi remote Utilizing the remote sensing technology has
sensing, TPTS dapat memantau dampak allow TPTS to monitor the environmental
lingkungan dari aktivitas perkebunan dan impact of plantation activities and ensure an
memastikan praktik yang ramah lingkungan. TPTS environmentally-friendly practices. TPTS also
juga membantu dalam mengidentifikasi dan assist in identifying and managing conservation
mengelola area konservasi dalam prompt block areas within the prompt block profile
profile management, sehingga keberlanjutan management, thus ensuring the environmental
lingkungan perkebunan dapat terjaga. sustainability of the plantation.
Langkah Implementasi TPTS TPTS Implementation Initiatives
TPA mengimplementasikan TPTS dalam berbagai TPA is implementing TPTS in various initiatives as
Langkah-langkah berikut. follows.
1. Block Profile Management: Pengetahuan 1. Block Profile Management: In-depth
dan pemahaman yang mendalam tentang understanding of the unique variability of the
variabilitas blok tanaman yang unik, termasuk plantation blocks, including their topography,
topografi, jenis tanah, genetik, dan populasi soil types, genetics, plants population, and
tanaman serta kondisi mikroklimat di setiap blok microclimate conditions, is crucial.
sangat penting.
2. Crop Monitoring: TPTS memanfaatkan citra satelit 2. Crop Monitoring: TPTS is utilizing satellite
dan sensor untuk memantau kesehatan tanaman imageries and sensors to monitor plants health
secara real-time. Penggunaan deep learning in real-time. The usage of deep learning in the
dalam mendeteksi dan mengklasifikasikan detection and classification of palm oil tree
kesehatan pohon kelapa sawit dapat mencapai health the accuracy level reached up to 97%.
akurasi hingga 97%.
3. Yield Gap Status: Mengidentifikasi dan mengatasi 3. Yield Gap Status: Identifying and addressing
kesenjangan hasil antara potensi (site specific) the gap between the potentials (site specific) or
atau target dan hasil aktual. targets with actual yield.
4. Harvesting Interval & Road Condition Monitoring: 4. Harvesting Interval & Road Condition Monitoring:
Memantau interval panen dan kondisi jalan untuk Monitoring harvest interval and road conditions
memastikan efisiensi operasional. to ensure operational efficiency.
5. Weather Analysis & Forecast: TPTS 5. Weather Analysis & Forecast: TPTS integrates
mengintegrasikan analisis data cuaca historis historical weather data analysis and climate
dan prediksi iklim ke depan dapat membantu prediction to assist with the proactive and
perencanaan strategis dan operasional yang adaptive strategic and operational planning.
proaktif dan adaptif.
6. Early Detection System (Healthy and 6. Early Detection System (Healthy and Unhealthy
Unhealthy Palm Tree): Sistem deteksi kesehatan Palm Tree): AI is used in the system to detect
pohon kelapa sawit menggunakan AI untuk healthy and unhealthy palm tree in real-time
mengidentifikasi pohon sawit yang sehat and with precision by utilizing multispectral/
dan tidak sehat secara real-time dan presisi hyperspectral imageries data to detect plan
melalui pemanfaatan data citra multispectral/ stress due to drought, nutrient deficiency, and
hyperspectral untuk melihat kondisi stres pest or disease attack.
tanaman akibat kekeringan, defisiensi hara, dan
serangan hama atau penyakit.
PT Teladan Prima Agro Tbk 51
Page 54
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report 7. Soil Moisture, Nutrient, Pest, and Disease 7. Soil Moisture, Nutrient, Pest, and Disease Monitoring: Memantau kelembaban tanah, Monitoring: Monitoring soil moisture, nutrition, nutrisi, hama, dan penyakit untuk memastikan pest and disease to ensure an optimum condition kondisi optimal bagi pertumbuhan tanaman. for plant growth. 8. Variable Rate Technology – Fertilizer Map 8. Variable Rate Technology – Fertilizer Map Status: TPTS mengimplementasikan teknologi Status: TPTS is implementing a variable-rate pemupukan variabel yang disesuaikan dengan fertilization technology tailored to current plant kondisi kesehatan tanaman terkini dan kebutuhan health conditions and the specific needs of each spesifik setiap blok/area tanaman. Teknologi ini block/area. The usage of this technology reduced dapat mengurangi penggunaan pupuk hingga fertilizer usage by up to 20%. 20%. 9. Yield Prediction (Site Yield Specific): TPTS 9. Yield Prediction (Site Yield Specific): TPTS is using menggunakan model machine learning untuk machine learning models to predict harvest yields memprediksi hasil panen berdasarkan data based on weather data and soil conditions. During cuaca dan kondisi tanah. Dalam Uji implementasi the trial run of TPTS Yield Prediction Model (2024), TPTS Yield Prediction Model (2024) menggunakan using New Hybrid Machine/Deep Learning Model New Hybrid Machine/Deep Learning Model with Multi-Variable and Cross-Correlation data dengan Multi-Variable dan Cross-Correlation analytics that includes satellite imageries index, data analytic meliputi database indeks citra agroclimatology, and agronomy databases, TPTS satelit, agroklimatologi, dan database agronomi was able to improve yield prediction accuracy mampu memberikan peningkatan akurasi above 95% (P-value <0.05) over the last three prediksi produksi TBS mencapai di atas 95% years. (P-value <0,05) selama 3 tahun terakhir. Pada tahun 2024, kami telah mengoptimalkan In 2024, we optimized the use of TPTS, significantly penggunaan TPTS sehingga mampu meningkatkan enhancing productivity and efficiency across all produktivitas dan efisiensi di seluruh area plantation areas. This optimization covered several perkebunan. Optimalisasi ini mencakup beberapa key aspects: aspek berikut: 1. Pemantauan 100% blok kebun dilakukan 1. 100% plantation block monitoring was secara menyeluruh menggunakan TPTS untuk conducted comprehensively using TPTS to mengidentifikasi potensi masalah dan peluang identify potential issues and opportunities for peningkatan produktivitas secara real-time; productivity improvement in real time; 2. Teknologi remote sensing yang diterapkan 2. Remote sensing technology was applied untuk memantau geospacial area sehat dan to monitor geospatial data on healthy and tidak sehat serta melakukan analisis agroclimate unhealthy areas and to perform agroclimate guna mendukung keputusan operasional yang analysis, supporting more accurate operational lebih akurat; decision-making; 3. Pengaruh curah hujan minimal yang tidak 3. Minimal and short-term rainfall impact on the berlangsung lama terhadap yield gap yield gap was anticipated with TPTS, enabling diantisipasi dengan bantuan TPTS, sehingga faster and more precise mitigation strategies; langkah mitigasi dapat dirancang lebih cepat dan tepat; 4. Tantangan fenomena El Niño dan La Niña 4. Challenges posed by El Niño and La Niña were berhasil dimitigasi melalui analisis data yang successfully mitigated using TPTS data analysis, dihasilkan TPTS, termasuk penyesuaian pola including adjustments in fertilization patterns pemupukan dan penyediaan irigasi tambahan and additional irrigation to maintain plantation untuk menjaga produktivitas kebun; serta productivity; and 5. Integrasi data eksternal, seperti data satelit 5. Integration of external data, such as satellite dan informasi cuaca, dengan data internal imagery and weather information, with TPA’s TPA, seperti luas lahan, jumlah produksi, dan internal data (land area, production volumes, kondisi tanaman, menghasilkan analisis prediktif and plant conditions) provided predictive yang mendukung efisiensi dan keberlanjutan analysis that enhanced operational efficiency operasional. and sustainability. 52 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 55
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Kami juga akan terus mengembangkan We will continue to enhance the implementation of
implementasi TPTS dalam mendukung produktivitas TPTS to support future plantation productivity. Several
perkebunan ke depan. Beberapa strategi yang strategies to be implemented in 2025 include:
akan diimplementasikan di tahun 2025 antara lain
sebagai berikut:
1. Pengurangan biaya operasional (reduce 1. Operational cost reduction will be optimized
cost) akan dioptimalkan melalui TPTS yang through TPTS, which helps identify areas requiring
dapat membantu mengidentifikasi area yang specific interventions, ensuring cost minimization
memerlukan intervensi spesifik, sehingga biaya- without compromising productivity;
biaya dapat diminimalkan tanpa menurunkan
produktivitas;
2. Prediksi potensi produksi akan ditingkatkan 2. Production potential forecasting will be improved
dengan memanfaatkan data historis, by leveraging historical data, geospatial analysis,
analisis geospacial, dan agroclimate yang and agroclimate insights. This will enable more
memungkinkan perencanaan operasional lebih proactive and adaptive operational planning in
proaktif dan adaptif terhadap perubahan kondisi response to environmental changes, maximizing
lingkungan, sehingga hasil produksi dapat yield;
dimaksimalkan;
3. Sistem deteksi dini (early detection system) 3. Early detection systems will be developed
akan dikembangkan untuk memantau kondisi to monitor plant conditions in real time. By
tanaman secara real-time. Melalui klasifikasi classifying plants into healthy or unhealthy palm
tanaman menjadi kategori healthy atau trees, corrective actions can be taken promptly to
unhealthy palm tree, tindakan korektif dapat address potential issues before they significantly
segera diambil untuk mengatasi potensi impact productivity; and
masalah sebelum memengaruhi produktivitas
secara signifikan; serta
4. Menambahkan metode sensus sebagai 4. Enhancing census methods as the primary
pembanding utama dalam perhitungan sensus benchmark for census calculations, improving
guna meningkatkan akurasi, konsistensi, dan data accuracy, consistency, and reliability in
keandalan data produktivitas. productivity assessments.
Dengan implementasi ini, TPA optimis bahwa With these implementations, TPA is optimistic that
TPTS pada tahun 2025 akan semakin mendukung TPTS in 2025 will further strengthen productivity,
produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan di efficiency, and sustainability across all plantation
seluruh area perkebunan. areas.
PT Teladan Prima Agro Tbk 53
Page 56
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report 54 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 57
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
Stakeholder Engagement
“Kegiatan bisnis TPA tidak dapat dipisahkan dari peran penting para pemangku kepentingan.
Mengakui hal ini, kami melakukan proses identifikasi menyeluruh terhadap para pemangku
kepentingan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap operasional dan keberlanjutan
usaha yang TPA jalankan. Proses identifikasi ini dilakukan secara internal dengan tujuan
untuk memahami pihak-pihak mana saja yang berperan penting dalam ekosistem bisnis TPA
serta bagaimana kami dapat berinteraksi secara efektif untuk mencapai tujuan bersama.”
“TPA’s business activities are inseparable from the crucial role of stakeholders. Recognizing
this, we conduct a comprehensive identification process to determine stakeholders who
have a significant influence on the company’s operations and business sustainability. This
identification is carried out internally to understand which parties play a key role in TPA’s
business ecosystem and how we can interact effectively to achieve shared goals.”
Sebagai panduan dalam proses tersebut, kami As a guideline in this process, we refer to the five
mengacu pada 5 prinsip utama yang terdapat key principles outlined in the AA1000 Stakeholders
dalam AA1000 Stakeholders Engagement Standard Engagement Standard 2015. These principles
2015. Prinsip-prinsip ini membantu kami menetapkan help us establish clear criteria for identifying and
kriteria yang jelas dalam mengidentifikasi dan prioritizing relevant stakeholders. By adhering to this
memprioritaskan pemangku kepentingan yang standard, we ensure that stakeholder engagement
relevan. Dengan mengikuti standar ini, kami is conducted systematically and structurally,
memastikan bahwa keterlibatan pemangku fostering positive and continuous communication.
kepentingan dilakukan secara sistematis dan This approach not only focuses on short-term
terstruktur, sehingga menciptakan komunikasi yang interests but also ensures that every business
positif dan berkesinambungan. Dengan pendekatan decision aligns with stakeholders’ expectations and
ini, kami tidak hanya berfokus pada kepentingan needs while supporting TPA’s long-term sustainability
jangka pendek, tetapi juga memastikan bahwa goals.
setiap keputusan bisnis yang diambil sejalan dengan
harapan dan kebutuhan para pemangku kepentingan,
serta mendukung pencapaian keberlanjutan jangka
panjang TPA.
PT Teladan Prima Agro Tbk 55
Page 58
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Kriteria-kriteria yang kami jadikan acuan untuk The criteria we use as a reference for stakeholder
memetakan kelompok pemangku kepentingan mapping, based on the AA1000 Stakeholders
berdasarkan AA1000 Stakeholders Engagement Engagement Standard 2015, are outlined as follows.
Standard 2015 diuraikan sebagai berikut.
Pengaruh Ketergantungan Tanggung Jawab Perhatian Perspektif
Influence Dependency Responsibility Attention Perspective
Pihak tersebut Perseroan memiliki Perseroan memiliki Pihak tersebut Pihak tersebut dapat
memberikan ketergantungan tanggung jawab, membutuhkan memberikan sudut
pengaruh terhadap terhadap pihak baik saat ini atau perhatian dari pandang baru
keputusan yang tersebut, baik di masa yang akan Perseroan terkait yang sebelumnya
diambil oleh secara langsung datang, terhadap isu tata kelola, belum ada terhadap
Perseroan terkait maupun tidak pihak tersebut. lingkungan, sosial, isu penting yang
kelangsungan langsung. atau ekonomi. relevan.
usaha.
These parties The Company The Company has These parties require These parties
influence the depends on these a responsibility, the Company’s can provide new
Company’s parties, either either now or in the attention regarding perspectives
decisions regarding directly or indirectly. future, toward these governance, on important
business continuity.. parties. environmental, relevant issues that
social, or economic were previously
issues. unavailable.
Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut, kami telah Based on these criteria, we have identified the
mengidentifikasi pihak-pihak yang tergolong parties classified as stakeholders who significantly
dalam kelompok pemangku kepentingan yang influence TPA’s business activities. Each stakeholder
berpengaruh terhadap kegiatan usaha TPA. group has different needs and expectations, so we
Setiap kelompok pemangku kepentingan memiliki have also established appropriate responses and
kebutuhan dan harapan yang berbeda, sehingga strategies to address each party’s requirements.
kami juga menetapkan respons dan strategi yang This identification process is carried out meticulously
tepat untuk memenuhi kebutuhan masing-masing to ensure that all stakeholders involved in TPA’s
pihak. Proses identifikasi ini dilakukan dengan cermat, business ecosystem are accommodated according
memastikan bahwa seluruh kelompok pemangku to their roles and influence. We not only assess their
kepentingan yang terlibat dalam ekosistem bisnis current needs but also develop approaches that can
TPA diakomodasi sesuai dengan peran dan pengaruh address long-term challenges and opportunities.
mereka. Kami tidak hanya meninjau kebutuhan The identification results are outlined as follows.
mereka saat ini, tetapi juga merancang pendekatan
yang mampu menjawab tantangan dan peluang
jangka panjang. Hasil identifikasi tersebut diuraikan
sebagai berikut.
56 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 59
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Pemangku Kepentingan dan Pelibatan Mereka [E.4] [2-29]
Stakeholders and Their Engagement
Pemegang Saham dan Investor
Shareholders and Investors
Penetapan Dasar Metode Pelibatan
• Tanggung jawab; • RUPS (setidaknya setahun sekali);
• Perspektif; serta • Kunjungan (rutin); serta
• Pengaruh. • Konferensi dan rapat lainnya (sesuai kebutuhan).
Basis of Appointment Engagement Method
• Responsibility; • GMS (at least once a year);
• Perspective; and • Visits (regularly); and
• Influence. • Conferences and other meetings (as needed).
Aspek Keberlanjutan yang Relevan Respons Perseroan
• Transparansi, akuntabilitas, dan akurasi • Menyediakan informasi terkini mengenai Perseroan pada berbagai media,
pelaporan kinerja operasional dan seperti situs web Perseroan dan situs web bursa efek;
keuangan; • Menyusun strategi peningkatan kinerja ekonomi dan keberlanjutan usaha;
• Strategi di seluruh aspek keberlanjutan serta
beserta pelaksanaannya; serta • Mengedepankan penerapan prinsip-prinsip tata kelola dalam
• Penghormatan hak-hak Pemegang menjalankan kegiatan operasional Perseroan.
Saham.
Relevant Sustainability Aspects Company Response
• Transparency, accountability, and • Provides the latest information about the Company on various media,
accuracy of operational and financial i.e., Company’s websites and stock exchange website;
performance reporting; • Prepare strategies to improve the economic performance and business
• Strategies on all sustainability aspects sustainability; and
and their implementation; and • Prioritize the implementation of governance principles in conducting the
• Respect for shareholders’ rights. Company’s operational activities.
Karyawan
Employees
Penetapan Dasar Metode Pelibatan
• Tanggung jawab; • Serikat Pekerja TPA (rutin); serta
• Ketergantungan; • Forum komunikasi manajemen dan karyawan (sesuai kebutuhan).
• Pengaruh; serta
• Perhatian.
Basis of Appointment Engagement Method
• Responsibility; • TPA Labor Union (regularly); and
• Dependency; • Management and employee communication forums (as needed).
• Influence; and
• Attention.
Aspek Keberlanjutan yang Relevan Respons Perseroan
• Kesetaraan; • Menerapkan praktik ketenagakerjaan yang adil dan bertanggung jawab
• Kesehatan dan keselamatan kerja; sesuai dengan ketentuan mengenai ketenagakerjaan yang relevan;
• Kesejahteraan; • Menyediakan sarana dan/atau prasarana K3 yang memadai di seluruh
• Pengembangan kompetensi; serta wilayah operasional;
• Kesempatan berkarier. • Menyusun dan memenuhi kontrak kerja dan Peraturan Perusahaan terkait
pengelolaan ketenagakerjaan; serta
• Menyelenggarakan program pengembangan kompetensi serta promosi
jabatan.
Relevant Sustainability Aspects Company Response
• Equality; • Implement fair and responsible employment practices in line with relevant
• Occupational health and safety; employment regulations;
• Welfare; • Provide adequate OHS facilities and/or infrastructure in all operational
• Competency development; and areas;
• Career opportunities. • Prepare and fulfill work contracts and Company Regulations on
employment management; and
• Organize competency development program and job promotions.
PT Teladan Prima Agro Tbk 57
Page 60
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Regulator
Regulator
Penetapan Dasar Metode Pelibatan
• Tanggung jawab; serta • Pertemuan bipartit (sesuai kebutuhan); serta
• Pengaruh. • Pertemuan dengan berbagai lembaga pemerintahan (sesuai
Basis of Appointment kebutuhan).
• Responsibility; and Engagement Method
• Influence. • Bipartite meetings (as needed); and
• Meetings with various government agencies (as needed).
Aspek Keberlanjutan yang Relevan Respons Perseroan
• Kepatuhan terhadap seluruh peraturan • Mengikuti perkembangan peraturan perundang-undangan yang berlaku
yang mengikat; serta dan memastikan pemenuhannya; serta
• Dukungan terhadap program • Merealisasikan program tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai
pemerintah di bidang ekonomi, sosial, dengan kebutuhan Perseroan dan relevansinya dengan program
dan lingkungan. pemerintah.
Relevant Sustainability Aspects Company Response
• Compliance with all binding regulations; • Keeping abreast of prevailing laws and regulations and ensure its fulfilment;
and and
• Support for government programs in • Realizing the social and environmental responsibility program in line with
economic, social, and environmental Company’s needs and its relevance to government programs.
areas.
Mitra Kerja (termasuk buyer, vendor, pemasok, agen, reseller, dan installer)
Business Partners (including buyer, vendors, suppliers, agents, resellers, and installers)
Penetapan Dasar Metode Pelibatan
• Tanggung Jawab; serta • Pelaksanaan kontrak pengadaan barang dan jasa (sesuai kebutuhan);
• Ketergantungan. serta
• Penilaian kinerja mitra kerja (setahun sekali).
Basis of Appointment Engagement Method
• Responsibility; and • Procurement contract implementation of goods and services (as needed);
• Dependency. and
• Evaluation of business partner performance (once a year).
Aspek Keberlanjutan yang Relevan Respons Perseroan
• Proses pengadaan yang adil, • Melaksanakan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan prinsip-prinsip
transparan, dan sesuai peraturan; GCG; serta
• Objektivitas dalam pemilihan mitra; • Menyusun kontrak kerja yang menguntungkan kedua belah pihak.
serta
• Hubungan ekonomi yang saling
menguntungkan.
Relevant Sustainability Aspects Company Response
• Fair, transparent, and compliant • Conducting the procurement of goods and services in accordance with
procurement process; GCG principles; and
• Objectivity in partner selection; and • Preparing work contract that benefits both parties.
• Mutually beneficial economic
relationships.
58 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 61
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
PENENTUAN TOPIK MATERIAL
Determination of Material Topics
“Topik material merupakan isu-isu utama yang memiliki dampak signifikan terhadap kinerja
keberlanjutan TPA dan penting bagi para pemangku kepentingan. Identifikasi dan penentuan
topik material dilakukan dengan mempertimbangkan relevansi dan dampaknya terhadap
aspek tata kelola, lingkungan, sosial, serta ekonomi. Melalui pendekatan ini, TPA dapat
memastikan bahwa isu-isu yang dibahas dalam Laporan Keberlanjutan mencerminkan
prioritas strategis TPA dan harapan pemangku kepentingan. Dengan memfokuskan pada topik
material, TPA dapat mengelola risiko dan peluang dengan lebih efektif, mendukung upaya
keberlanjutan yang sejalan dengan Visi jangka panjang TPA.”
“Material topics are key issues that have a significant impact on TPA’s sustainability
performance and are important to stakeholders. The identification and determination of
material topics are conducted by considering their relevance and impact on governance,
environmental, social, and economic aspects. Through this approach, TPA ensures that the
issues discussed in the Sustainability Report reflect its strategic priorities and stakeholder
expectations. By focusing on material topics, TPA can manage risks and opportunities more
effectively, supporting sustainability efforts aligned with its long-term vision.”
Identifikasi dan Penentuan Identification and Prioritization of
Prioritas Topik [3-1] Material Topics [3-1]
Pada proses penyusunan Laporan Keberlanjutan In preparing this Sustainability Report, the
ini, penetapan topik material dilakukan melalui determination of material topics follows a series of
serangkaian tahapan yang melibatkan berbagai stages involving various stakeholders connected
pemangku kepentingan yang terkait dengan kegiatan to TPA’s business activities. Engaging stakeholders
bisnis TPA. Keterlibatan pemangku kepentingan allows us to gain broader perspectives on the most
memungkinkan kami untuk mendapatkan perspektif critical issues for our business and the surrounding
yang lebih luas terkait isu-isu yang paling penting environment. This step ensures that the selected
bagi bisnis dan lingkungan sekitar. Langkah ini topics are not only relevant but also have a significant
dilakukan untuk memastikan bahwa topik yang impact on TPA’s operations and sustainability.
dipilih tidak hanya relevan, tetapi juga mencerminkan As part of this process, we also refer to the GRI Sector
dampak yang signifikan terhadap operasional dan Standard for Agriculture, Aquaculture, and Fisheries,
keberlanjutan TPA. Sebagai bagian dari proses which provides additional guidance in reviewing and
ini, kami juga mengacu pada Standar Sektor GRI expanding our list of material topics. This standard
untuk Pertanian, Akuakultur, dan Perikanan, yang helps us identify globally influential industry issues,
memberikan panduan tambahan dalam meninjau ensuring that the topics discussed in our report
dan memperluas daftar topik material. Standar remain up to date with evolving sector trends and
ini membantu kami untuk mengidentifikasi isu-isu requirements.
industri yang berpengaruh secara global, sehingga
memastikan bahwa topik yang dibahas dalam
laporan kami tetap up-to-date dengan tren dan
kebutuhan sektor yang terus berkembang.
Di tahun 2024, kami juga melakukan pembaruan In 2024, we updated our materiality assessment
pada pengujian materialitas dengan menyesuaikan by adjusting material topics based on the latest
topik-topik material berdasarkan perkembangan developments in TPA’s business activities, particularly
terbaru dalam kegiatan usaha TPA, terutama terkait in alignment with TPA’s ESG roadmap integration.
dengan integrasi terhadap roadmap ESG TPA. This assessment ensures that the Sustainability
PT Teladan Prima Agro Tbk 59
Page 62
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Proses pengujian ini dilakukan untuk memastikan Report covers the most relevant issues, in line with
bahwa Laporan Keberlanjutan ini telah mencakup operational conditions and business dynamics
isu-isu yang paling relevan, sejalan dengan kondisi throughout the reporting year. With this approach,
operasional dan dinamika bisnis yang dihadapi we are confident that the 2024 Sustainability Report
selama tahun pelaporan. Dengan pendekatan ini, provides a more comprehensive overview of the
kami yakin bahwa Laporan Keberlanjutan 2024 most significant topics, both from TPA’s perspective
memberikan gambaran yang lebih komprehensif and that of its stakeholders, while also supporting
mengenai topik-topik yang paling signifikan, baik TPA’s long-term sustainability strategy.
dari sudut pandang TPA maupun pemangku
kepentingan, serta mampu mendukung strategi
keberlanjutan jangka panjang TPA.
Secara umum, proses kami dalam menentukan topik In general, our process for determining material
material tersebut diuraikan sebagai berikut. topics is outlined as follows.
Mengidentifikasi dan Menilai Dampak secara Berkesinambungan Menentukan Topik Material untuk Pelaporan
Continuous Impact Identification and Assessment Determining Material Topics for Reporting
Menguji topik
material dengan
Melibatkan berbagai pemangku pemangku
kepentingan dan pakar yang relevan. kepentingan dan
Involving various relevant pakar.
stakeholders and experts. Material topic testing
with stakeholders
andexperts.
1 2 3 4
Memahami Mengidentifikasi Menilai Memprioritaskan
konteks dampak aktual signifikansi dampak yang
organisasi. dan potensial. dampak. paling signifikan
untuk pelaporan. Topik Material
Understanding Identifying the Assessing the
Material Topic
organizational actual and significance of Prioritizing the most
context. potential impacts. impacts. significant impacts
for reporting.
Melakukan analisis Mengidentifikasi Menilai signifikansi Menetapkan
tentang aktivitas dampak aktual dan dampak yang ambang batas
dan hubungan potensial Perseroan sudah teridentifikasi untuk menentukan
bisnis, konteks terhadap tata kelola, untuk menentukan topik-topik mana
keberlanjutan lingkungan, sosial, dan skala prioritas di yang bersifat
terjadinya hal ekonomi, termasuk mana Perseroan material dan
ini, dan ikhtisar dampak terhadap memungkinkan menyusunnya dari
pemangku hak asasi manusia, mengambil tindakan paling signifikan ke
kepentingan. di seluruh aktivitas untuk menangani yang tidak signifikan.
dan hubungan bisnis dampak dan
Perseroan. menentukan topik
material untuk
pelaporan.
Analyzing business Identifying the Assessing the Determine the
activities and actual and potential significance of impacts threshold to
relationships, the Company’s impacts identified to determine determine material
sustainability on governance, the priority scale where topic and arrange
context in which environment, social, the Company can them from the most
these occur, and and economic aspect, take actions to handle significant to least
stakeholders including impacts on the impacts and significant.
overview. human rights, in all determine the material
Company’s business topic for reporting.
activities and
relationships.
60 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 63
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
Daftar Topik Material dan Batasan List of Material Topics and Boundaries
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, kami Based on the analysis conducted, we have adjusted
melakukan penyesuaian atas topik material pada the material topics in the 2024 Sustainability Report.
Laporan Keberlanjutan 2024. Pengembangan The development of these material topics was
topik material ini dilakukan melalui evaluasi yang carried out through a thorough evaluation to ensure
cermat untuk memastikan penyajian topik-topik that the topics presented reflect the most significant
yang mencerminkan dampak paling signifikan impacts on TPA’s sustainability performance during
terhadap kinerja keberlanjutan TPA selama periode the reporting period. As a result, the selected
pelaporan. Dengan demikian, topik material yang material topics in this Sustainability Report provide
dipilih dalam Laporan Keberlanjutan ini memberikan a more accurate representation of the key issues
gambaran yang lebih akurat mengenai isu-isu influencing TPA’s sustainability and performance
utama yang mempengaruhi keberlanjutan dan throughout 2024. The list of material topics for the
kinerja TPA sepanjang tahun 2024. Adapun daftar 2024 Sustainability Report is outlined as follows.
topik material untuk Laporan Keberlanjutan 2024
diuraikan sebagai berikut.
Topik-Topik Material dan Batasannya dalam Laporan Ini [3-2]
Material Topics and the Limitations in This Report
Batasan Topik Pengungkapan
Topic Limitation GRI Standards Keterkaitan dengan SDGs
Pilar KSL Topik Material 2021
KSL Pillar Material Topic Interrelationship
Internal Eksternal 2021 GRI Standards with SDGs
Internal External 2021 Disclosure
Ketaatan terhadap Peraturan
Perundang-Undangan
GRI 2
Compliance with Laws and
Regulations
Komitmen terhadap
Anti-Korupsi
GRI 205
Commitment to Anti-
Good
Corruption
Governance
Keterbukaan dan Akuntabilitas
GRI 2
Openness and Accountability
Sertifikasi Keberlanjutan (ISPO)
Sustainability Certification GRI 2
(ISPO)
Efisiensi Penggunaan Energi
GRI 302
Energy Use Efficiency
Efisiensi Penggunaan Air
GRI 303
Water Use Efficiency
Perlindungan terhadap
Area Konservasi
GRI 304
Protection of Conservation
Agro- Area
Ecological
Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca
Greenhouse Gas Emissions GRI 305
Mitigation
Pengelolaan Limbah
GRI 306
Waste Management
Pengelolaan Risiko Kebakaran
GRI 304
Fire Risk Management
PT Teladan Prima Agro Tbk 61
Page 64
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Batasan Topik Pengungkapan
Topic Limitation GRI Standards Keterkaitan dengan SDGs
Pilar KSL Topik Material 2021
KSL Pillar Material Topic Interrelationship
Internal Eksternal 2021 GRI Standards with SDGs
Internal External 2021 Disclosure
Pengelolaan Pupuk, Pestisida,
dan Bahan Kimia
GRI 13.6
Management of Fertilizer,
Agro- Pesticide, and Chemicals
Ecological
Pengelolaan Hama Terpadu
GRI 13.4
Integrated Pest Management
Hak Asasi Manusia dan
Ketenagakerjaan
- GRI 401
Human Rights and
Labour Conditions
Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (K3)
GRI 403
Occupational Health and
Safety (OHS)
Socio-
Territorial Menjaga Hak Masyarakat Adat
Protecting Indigenous People’s - GRI 411 -
Rights
Pemberdayaan
Masyarakat Lokal
- GRI 413
Empowerment of
Local Communities
Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan - GRI 413
Corporate Social Responsibility
Kinerja Keuangan
- GRI 201
Financial Performance
Produktivitas dan Efisiensi
Biaya Operasional
- GRI 201
Economic Productivity and Operational
Viability Cost Efficiency
Kualitas Produk (CPO dan PK)
GRI 416 -
Product Quality (CPO and PK)
Ketertelusuran
GRI 413
Traceability
Tingkat Materialitas Materiality Level
Kami telah melakukan pemetaan menyeluruh We have conducted comprehensive mapping of
terhadap topik-topik material yang relevan untuk relevant material topics to determine the materiality
menentukan tingkat materialitas konten dalam level of the content in Sustainability Report 2024.
Laporan Keberlanjutan 2024. Hasil dari pemetaan Results from the mapping provide clear picture over
tersebut memberikan gambaran yang jelas the priority of topics to be presented in Sustainability
mengenai prioritas topik-topik yang akan disajikan Report 2024, as well as showing the materiality level
dalam Laporan Keberlanjutan 2024, sekaligus of each content included. Information regarding
menunjukkan tingkat materialitas dari setiap the materiality level of the content of Sustainability
konten yang termuat. Informasi mengenai tingkat Report 2024 is shown below.
materialitas konten Laporan Keberlanjutan 2024
diuraikan sebagai berikut.
62 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 65
Komitmen Keberlanjutan TPA / TPA Sustainability Commitment
AE6 ST2
GG1
GG3
GG2
Penting Bagi Pemangku Kepentingan
EV1
AE3 AE2 AE5
AE1 AE7 GG4
EV3
Importance to Stakeholders
HIGH
EV2
AE8 ST5
ST1
ST3 EV4
ST4
MEDIUM
AE4
LOW
LOW MEDIUM HIGH
Penting Bagi Perseroan
Importance to the Company
Kode Keterangan Kode Keterangan
Code Description Code Description
GG1 Ketaatan terhadap Peraturan Perundang-Undangan
ST1 Human Rights and Labour Conditions
Compliance with Laws and Regulations
Komitmen terhadap Anti-Korupsi ST2 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
GG2
Commitment to Anti-Corruption Occupational Health and Safety (OHS)
Keterbukaan dan Akuntabilitas ST3 Menjaga Hak Masyarakat Adat
GG3
Openness and Accountability Protecting Indigenous People’s Rights
Sertifikasi Keberlanjutan (ISPO) ST4 Pemberdayaan Masyarakat Lokal
GG4
Sustainability Certification (ISPO) Empowerment of Local Communities
Efisiensi Penggunaan Energi ST5 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
AE1
Energy Use Efficiency Corporate Social Responsibility
AE2 Efisiensi Penggunaan Air Kinerja Keuangan
EV1
Water Use Efficiency Financial Performance
AE3 Perlindungan terhadap Area Konservasi EV2 Produktivitas dan Efisiensi Biaya Operasional
Protection of Conservation Area Productivity and Operational Cost Efficiency
AE4 Mitigas Emisi Gas Rumah Kaca EV3 Kualitas Produk (CPO dan PK)
Greenhouse Gas Emissions Mitigation Product Quality (CPO and PK)
AE5 Pengelolaan Limbah EV4 Ketertelusuran (Traceability)
Waste Management Traceability
AE6 Pengelolaan Risiko Kebakaran
Fire Risk Management
AE7 Pengelolaan Pupuk, Pestisida, dan Bahan Kimia
Management of Fertilizer, Pesticide, and Chemicals
AE8 Pengelolaan Hama Terpadu
Integrated Pest Management
Berdasarkan analisis material, menunjukkan bahwa Based on the materiality analysis, it shows that 47%
sejumlah 47% dari total aspek masuk dalam kategori of the total aspects fall into the “High Importance”
“High Importance”. category.
PT Teladan Prima Agro Tbk 63
Page 66
GOOD GOVERNANCE 64 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 67
Good Governance
“Good Governance merupakan salah satu pilar pada Kebijakan Sawit Lestari Perseroan
dalam menjalankan kegiatan usaha yang berkelanjutan. Komitmen ini direalisasikan
salah satunya dengan menjalankan perilaku anti korupsi, penyuapan, dan pencucian
uang melalui penerapan standar transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan dalam
setiap kegiatan operasional di industri kelapa sawit. Kebijakan ini didukung oleh
mekanisme pengawasan internal yang ketat melalui audit reguler untuk mencegah
dan mendeteksi potensi praktik korupsi. Divisi Internal Audit bekerja untuk memastikan
kepatuhan terhadap kebijakan dan memastikan praktik bisnis yang bersih dan
berintegritas, sejalan dengan komitmen TPA terhadap keberlanjutan dan tata kelola
yang baik.”
“Good Governance is one of the pillars of the Company’s Sustainable Palm Oil Policy
in conducting sustainable business operations. This commitment is realized through
the implementation of anti-corruption, anti-bribery, and anti-money laundering
practices by enforcing standards of transparency, accountability, and compliance in
all operational activities within the palm oil industry. This policy is supported by a strict
internal oversight mechanism through regular audits to prevent and detect potential
corruption practices. The Internal Audit Division ensures compliance with policies and
upholds clean and integrity-driven business practices, in line with TPA’s commitment
to sustainability and good corporate governance.”
Struktur dan Mekanisme Tata Kelola
Governance Structure and Mechanism
Tata kelola merupakan fondasi penting dalam Governance is a fundamental pillar in ensuring the
memastikan tercapainya tujuan keberlanjutan jangka achievement of TPA’s long-term sustainability goals by
panjang TPA dengan memadukan aspek ESG dalam integrating ESG aspects into every strategic decision-
setiap pengambilan keputusan strategis. Oleh karena making process. Therefore, we continuously manage
itu, kami senantiasa menjalankan pengelolaan TPA TPA in compliance with applicable legal provisions in
berlandaskan pada ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia, such as Law of the Republic of Indonesia
Indonesia, seperti Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies, Financial
No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Services Authority Regulation No. 21/POJK.04/2015 on the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/POJK.04/2015 Implementation of Corporate Governance Guidelines
tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan for Public Companies, and Financial Services Authority
Terbuka, dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Circular No. 32/SEOJK.04/2015. In accordance with these
No. 32/SEOJK.04/2015. Berdasarkan peraturan tersebut, regulations, TPA has established a governance structure
TPA telah memiliki struktur tata kelola yang terdiri dari consisting of three main organs.
tiga organ utama.
Pertama, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) First, the General Meeting of Shareholders (GMS) serves
sebagai organ tertinggi yang memegang otoritas as the highest governing body with the authority to make
dalam pengambilan keputusan penting. Kedua, Dewan key decisions. Second, the Board of Commissioners
Komisaris yang berperan sebagai perwakilan Pemegang acts as the shareholders’ representative in overseeing
Saham untuk mengawasi operasional Perseroan. Ketiga, the company’s operations. Third, the Board of Directors
Direksi yang bertanggung jawab atas kepemimpinan is responsible for leading and executing all of TPA’s
dan pelaksanaan seluruh kegiatan bisnis TPA, sekaligus business activities while ensuring the achievement of
menjadi pelaksana dalam pencapaian tujuan strategis. strategic objectives. This structure ensures that TPA’s
Struktur ini memastikan tata kelola yang dijalankan TPA governance remains transparent, accountable, and
senantiasa berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai compliant with applicable regulations. A more detailed
dengan regulasi yang berlaku. Informasi lebih lengkap overview of TPA’s governance structure is outlined below.
mengenai struktur tata kelola TPA diuraikan sebagai
berikut.
PT Teladan Prima Agro Tbk 65
Page 68
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Struktur Tata Kelola [E.1] [2-9] [2-11]
Governance Structure
Komite
Committees
Komite Audit : • Iwa Kartiwa Hudaya (Ketua / Head)
Audit Committee • Djalaludin Djaprie (Anggota / Member)
• Iman Subekti (Anggota / Member)
Komite Nominasi dan Remunerasi : • Iwa Kartiwa Hudaya (Ketua / Head)
Nomination and Remuneration Committee • Indracahya Basuki (Anggota / Member)
• Sutarto Hadi (Anggota / Member)
Komite Manajemen Risiko, GCG, dan Investasi : • Indracahya Basuki (Ketua / Head)
Risk Management, GCG, and Investment Committee • Nurcahya Basuki (Anggota / Member)
Komite Keberlanjutan Usaha : • Dr. Yaya Rayadin (Ketua / Head)
dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan • Richard Bruce Ness (Anggota / Member)
Sustainability and Corporate Social Responsibility Committee • Shakeb Afsah (Anggota / Member)
Perkebunan dan Logistik dan
Agronomi Teknik Keberlanjutan
Plantation and Logistics and Sustainability
Agronomy Engineering
Kepala Keuangan
Kepala Sumber Direktur Direktur Direktur
Perusahaan dan
Daya Manusia
Strategi Director Director Director
Head of Human
Head of Corporate
Resources
Noor Falich Imam Syaifullah Yayan Handian
Finance and Strategy Ginanjar
Wasisto Budi Sutarto Hadi
Sulistio
Administrasi Administrasi Pabrik Kesehatan,
Agronomi dan Logistik Keamanan, dan
Agronomy Mill and Logistics Keberlanjutan
Strategi Perusahaan Operasi SDM Administration Administration Lingkungan
dan Pengembangan HR Operations Health, Safety,
Bisnis and Sustainable
Corporate Environment
Operasi Operasi Pabrik
Strategy and Business
Pengembangan Agronomi Mill Operations
Development
Karyawan dan Agronomy
Organisasi Operations Lingkungan Eksternal
People dan Hubungan
Teknik
Keuangan and Organization Berkelanjutan
Engineering
Perusahaan Development External Environment
Lisensi dan
Corporate and Sustainability
Pengembangan
Finance Relations
Sosial
License and
Social Development
Hubungan Investor Penelitian dan
Investor Relations Pengembangan
Research
and Development
66 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 69
Good Governance
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Komisaris Utama
President Commissioner
Indracahya Basuki
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Iwa Kartiwa Hudaya
Direktur Utama
President Director
Wishnu Wardhana
Keuangan,
Pemasaran
Akuntansi, dan
dan Komersial
Pajak
Marketing
Finance,
and Commercial
Accounting, and Tax
Kepala Kantor dan Kepala Sekretaris
Direktur Direktur Divisi Transformasi Perusahaan Kepala Audit
Director Director Head of CEO Office dan Legal Internal
Mahirudin Santos Ibrahim and Transformations Head of Corporate Head of Internal Audit
Noor Division Secretary and Legal
Vacant Arya Wibisana Rachmat Nugroho
Akuntansi Hubungan Klien
Accounting Client Relations
Sekretaris
Integrasi Sistem
Perusahaan
Perpajakan Pemasaran dan Pengembangan
Corporate
Taxation Marketing System Integration
Secretary
and Development
Pengontrol Administrasi
Keuangan Penjualan Legal Perusahaan
Asisten Pribadi Corporate Legal
Finance Sales Direktur Utama
Controller Administration
Personal Assistant
of Presiden Director
Komunikasi
Perusahaan
Pengadaan
Procurement Corporate
Manajemen Risiko Communication
Risk Management
Hubungan Pemangku
Kepentingan
Stakeholder Relations
PT Teladan Prima Agro Tbk 67
Page 70
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan - Tahun Buku 2024
Annual General Meeting of Shareholders - 2024
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) General Meetings of Shareholders (GMS)
RUPS merupakan organ tertinggi dalam struktur The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
tata kelola TPA yang memiliki wewenang dalam highest governing body within TPA’s governance
mengawasi dan memastikan pelaksanaan fungsi structure, holding the authority to oversee and ensure
Dewan Komisaris dan Direksi. Wewenang tersebut the proper functioning of the Board of Commissioners
meliputi permintaan pertanggungjawaban terkait and the Board of Directors. This authority includes
pengawasan dan pengelolaan TPA, perubahan requesting accountability for TPA’s supervision and
Anggaran Dasar, serta pengangkatan dan management, amending the Articles of Association,
pemberhentian anggota Dewan Komisaris dan and appointing or dismissing members of the Board
Direksi. RUPS juga berfungsi sebagai forum bagi para of Commissioners and the Board of Directors. The GMS
Pemegang Saham untuk menggunakan hak serta also serves as a forum for shareholders to exercise
wewenang mereka terhadap Manajemen TPA sesuai their rights and authority over TPA’s management
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan in accordance with the company’s Articles of
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pada Association and applicable laws and regulations. In
tahun 2024, Perseroan telah menyelenggarakan 2024, the company held its Annual General Meeting of
RUPS Tahunan pada tanggal 25 April 2024 serta RUPS Shareholders on April 25, 2024, and an Extraordinary
Luar Biasa tanggal 13 Desember 2024 yang menjadi General Meeting of Shareholders on December 13,
media bagi Pemegang Saham untuk mengambil 2024, providing shareholders with a platform to make
keputusan strategis terkait TPA serta memastikan strategic decisions regarding TPA and to ensure the
arah kebijakan dan keberlangsungan bisnis TPA. company’s policy direction and business continuity.
Informasi lebih lengkap mengenai kehadiran, More complete information on the attendance,
agenda, dan keputusan RUPS Tahunan disampaikan agenda, and the resolutions of the Annual GMS is
dalam Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk available in the 2024 Annual Report of PT Teladan
tahun 2024 yang disusun secara terpisah dari Prima Agro Tbk which is prepared separately from
Laporan Keberlanjutan ini. this Sustainability Report.
68 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 71
Good Governance
Dewan Komisaris [2-12] Board of Commissioners [2-12]
Dewan Komisaris merupakan organ dalam sistem The Board of Commissioners is a governance body
tata kelola TPA yang bertugas dan bertanggung jawab within TPA’s corporate structure responsible for
untuk melakukan pengawasan serta memberikan overseeing and advising the Board of Directors on
nasihat kepada Direksi terkait pengelolaan TPA. the company’s management. In fulfilling this role,
Dalam menjalankan fungsi tersebut, Dewan Komisaris the Board of Commissioners not only focuses on
tidak hanya fokus pada pengawasan operasional, operational oversight but also actively promotes
tetapi juga secara aktif mendorong penerapan the consistent and optimal implementation of
tata kelola keberlanjutan agar dapat berjalan sustainable governance. This approach ensures
konsisten dan optimal. Hal ini bertujuan untuk alignment between the Company’s Vision,
memastikan keselarasan antara Visi, Misi, dan Mission, and sustainability strategy with the actual
strategi keberlanjutan Perseroan dengan tantangan challenges and conditions encountered in the field.
serta kondisi aktual yang dihadapi di lapangan. Periodically, the Board of Commissioners holds joint
Secara berkala, Dewan Komisaris mengadakan meetings with the Board of Directors to oversee and
rapat gabungan bersama Direksi guna melakukan provide guidance on sustainability management.
pengawasan dan memberikan arahan terkait Through this active role, the Board of Commissioners
pengelolaan aspek keberlanjutan. Melalui peran aktif contributes to ensuring that governance practices
ini, Dewan Komisaris berkontribusi dalam memastikan support TPA’s long-term objectives in navigating an
bahwa praktik tata kelola yang diterapkan mendukung evolving business landscape.
tujuan jangka panjang TPA dalam menghadapi
dinamika bisnis yang terus berkembang.
Dewan Komisaris TPA [2-9]
TPA Board of Commissioners
Pemangku Kepentingan
Nama Jabatan Masa Jabatan
Gender yang Terwakilkan
Name Position Term of Office
Represented Stakeholders
Komisaris Utama Pria Pemegang Saham Pengendali
Indracahya Basuki 2024 – 2027
President Commissioner Male Controlling Shareholders
Komisaris Independen Pria Pemegang Saham Minoritas
Iwa Kartiwa Hudaya 2024 – 2027
Independent Commissioner Male Minority Shareholders
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab The execution of the duties and responsibilities
Dewan Komisaris dibantu oleh beberapa komite of the Board of Commissioners is supported by
pendukung yang memiliki peran penting dalam several advisory committees that play a crucial
pengawasan. Komite-komite ini mencakup Komite role in oversight. These committees include
Audit; Komite Nominasi dan Remunerasi; Komite the Audit Committee; the Nomination and
Manajemen Risiko, GCG, dan Investasi; serta Komite Remuneration Committee; the Risk Management,
Keberlanjutan Usaha dan Tanggung Jawab Sosial GCG, and Investment Committee; and the Business
Perusahaan. Setiap komite memiliki fungsi khusus Sustainability and Corporate Social Responsibility
untuk mendukung pengawasan yang efektif, mulai Committee. Each committee has a specific function
dari audit, tata kelola, hingga tanggung jawab sosial to enhance effective supervision, ranging from
dan lingkungan. Dukungan dari komite-komite auditing and corporate governance to social and
ini memungkinkan Dewan Komisaris melakukan environmental responsibilities. The support of these
pengawasan yang lebih mendalam dan menyeluruh committees enables the Board of Commissioners
terhadap berbagai aspek operasional TPA. Informasi to conduct more in-depth and comprehensive
mengenai keanggotaan Komite Pendukung oversight of various operational aspects of TPA.
Dewan Komisaris diuraikan sebagai berikut. Details regarding the membership of the Board of
Commissioners’ Supporting Committees are outlined
as follows.
PT Teladan Prima Agro Tbk 69
Page 72
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris [2-9]
Committees Under the Board of Commissioners
Pemangku Kepentingan
Nama Jabatan Masa Jabatan
Gender yang Terwakilkan
Name Position Term of Office
Represented Stakeholders
Komite Audit
Audit Committee
Ketua Komite Audit Pria Pemegang Saham Minoritas
Iwa Kartiwa Hudaya 2024 – 2027
Head of the Audit Committee Male Minority Shareholders
Anggota Komite Audit Pria
Djalaludin Djaprie 2024 – 2027 -
Member of the Audit Committee Male
Anggota Komite Audit Pria
Iman Subekti 2024 – 2027 -
Member of the Audit Committee Male
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
Ketua Komite Nominasi dan
Remunerasi Pria Pemegang Saham Minoritas
Iwa Kartiwa Hudaya 2024 – 2027
Head of the Nomination and Male Minority Shareholders
Remuneration Committee
Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi Pria Pemegang Saham Pengendali
Indracahya Basuki 2024 – 2027
Member of the Nomination and Male Controlling Shareholders
Remuneration Committee
Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi Pria
Sutarto Hadi 2024 – 2027 -
Member of the Nomination and Male
Remuneration Committee
Komite Manajemen Risiko, GCG, dan Investasi
Risk Management, GCG, and Investment Committee
Ketua Komite Manajemen Risiko,
GCG, dan Investasi Pria Pemegang Saham Pengendali
Indracahya Basuki 2024 – 2027
Head of the Risk Management, Male Controlling Shareholders
GCG, and Investment Committee
Anggota Komite Manajemen
Risiko, GCG, dan Investasi Pria Pemegang Saham Pengendali
Nurcahya Basuki 2024 – 2027
Member of the Risk Management, Male Controlling Shareholders
GCG, and Investment Committee
Komite Keberlanjutan Usaha dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Business Sustainability and Corporate Social Responsibility Committee
Ketua Komite Keberlanjutan
Usaha dan Tanggung Jawab
Sosial Pria
Dr. Yaya Rayadin 2024 – 2027 -
Head of the Business Male
Sustainability and Social
Responsibility Committee
Anggota Komite Keberlanjutan
Usaha dan Tanggung Jawab
Sosial Pria
Shakeb Afsah 2024 – 2027 -
Member of the Business Male
Sustainability and Social
Responsibility Committee
Anggota Komite Keberlanjutan
Usaha dan Tanggung Jawab
Sosial Pria
Richard Bruce Ness 2024 – 2027 -
Member of the Business Male
Sustainability and Social
Responsibility Committee
70 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 73
Good Governance
Informasi lebih lengkap mengenai pedoman kerja, More detailed information regarding the working
tugas dan tanggung jawab, pelaksanaan tugas, guidelines, duties and responsibilities, task
serta kehadiran rapat Dewan Komisaris disampaikan execution, and meeting attendance of the Board
dalam Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk of Commissioners is presented in the 2024 Annual
tahun 2024 yang disusun secara terpisah dari Report of PT Teladan Prima Agro Tbk, which is
Laporan Keberlanjutan ini. prepared separately from this Sustainability Report.
Direksi [2-12] Board of Directors [2-12]
Direksi merupakan organ dalam sistem tata kelola The Board of Directors is a key organ within
TPA yang bertugas dan bertanggung jawab atas TPA’s governance system, responsible for the
pengurusan dan operasional Perseroan. Secara management and operational activities of the
kolegial, Direksi bertugas memastikan seluruh Company. Collectively, the Board of Directors
aspek pengelolaan TPA berjalan sesuai dengan ensures that all aspects of TPA’s management align
tujuan yang telah ditetapkan serta senantiasa with the established objectives while adhering to
mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. Setiap applicable legal regulations. Each member of the
anggota Direksi melaksanakan tugas berdasarkan Board of Directors performs their duties based on
pembagian tanggung jawab dan wewenang yang assigned responsibilities and authority as stipulated
diatur dalam Anggaran Dasar. Direktur Utama in the Articles of Association. The President Director
berperan dalam menyusun dan mengarahkan plays a crucial role in formulating and directing TPA’s
strategi TPA, termasuk perencanaan anggaran serta strategy, including budget planning and programs
program-program untuk mencapai Visi, Misi, dan to achieve the Company’s Vision, Mission, and Values
Nilai-Nilai Perusahaan, baik dalam jangka pendek, across short-, medium-, and long-term horizons.
menengah, maupun panjang. Aspek keberlanjutan Sustainability is also an integral part of the policies
juga menjadi bagian integral dari kebijakan yang formulated by the Board of Directors, encompassing
dirumuskan oleh Direksi, mencakup berbagai bidang various key areas essential to long-term business
penting bagi keberlanjutan bisnis. viability.
Di samping tugas mengelola Perseroan, Direksi In addition to managing the Company, the Board
juga bertanggung jawab dalam mengelola risiko of Directors is also responsible for overseeing
dari kegiatan usaha Perseroan. Pengelolaan risiko risk management in the Company’s business
merupakan bagian integral dan tanggung jawab activities. Risk management is an integral part of the
dari seluruh insan Perseroan, mulai dari risiko Company’s operations and a shared responsibility
operasional di Kebun dan Pabrik yang menjadi across all levels of the organization. Operational
tanggung jawab Manajer Kebun dan Pabrik, risks at the Plantation and Mill levels fall under
risiko di level Divisi yang menjadi tanggung jawab the responsibility of Plantation and Mill Managers,
Kepala Divisi, serta risiko strategis di level Perseroan divisional risks are managed by Division Heads, while
yang menjadi tanggung jawab Direksi Perseroan. strategic risks at the corporate level are overseen
Pengelolaan risiko dimulai dari level operasional by the Board of Directors. Risk management begins
Kebun dan Pabrik mempertimbangkan masukan dari at the operational level in Plantations and Mills,
pihak internal, seperti karyawan, serta pemangku incorporating input from internal stakeholders, such
kepentingan eksternal, seperti masyarakat sekitar. as employees, as well as external stakeholders,
Kinerja pengelolaan risiko ini dievaluasi secara including local communities. The performance of risk
triwulanan. Dengan pendekatan ini, tanggung jawab management is evaluated quarterly. Through this
sosial, lingkungan, dan masyarakat sekitar akan approach, social and environmental responsibility,
sejalan dengan keberlanjutan bisnis Perseroan. along with community engagement, aligns with the
Company’s long-term business sustainability.
PT Teladan Prima Agro Tbk 71
Page 74
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Direksi TPA [2-9]
TPA Board of Directors
Pemangku Kepentingan
Nama Jabatan Masa Jabatan
Gender yang Terwakilkan
Name Position Term of Office
Represented Stakeholders
Direktur Utama Pria Pemegang Saham Pengendali
Wishnu Wardhana 2024 – 2027
President Director Male Controlling Shareholders
Direktur Perkebunan dan Agronomi Pria Pemegang Saham
Noor Falich 2024 – 2027
Plantation and Agronomy Director Male Shareholders
Direktur Logistik dan Teknik Pria Pemegang Saham
Imam Syaifullah 2024 – 2027
Logistic and Engineering Director Male Shareholders
Direktur Keberlanjutan Pria Pemegang Saham
Yayan H. Ginanjar 2024 – 2027
Sustainability Director Male Shareholders
Direktur Keuangan, Akuntansi,
dan Pajak Pria Pemegang Saham
Mahirudin 2024 – 2027
Finance, Accounting, and Tax Male Shareholders
Director
Direktur Pemasaran dan Komersial
Pria Pemegang Saham
Santos Ibrahim Noor Marketing and Commercial 2024 – 2027
Male Shareholders
Director
Dalam menjalankan koordinasi antara berbagai In coordinating between various directorates, the
direktorat, Direktur Utama dibantu beberapa President Director is assisted by several Directors
Direktur yang bertanggung jawab pada fungsi- who are responsible for the following main functions:
fungsi utama, yakni:
• Direktur Perkebunan dan Agronomi; • Plantation and Agronomy Director;
• Direktur Logistik dan Teknik; • Logistic and Engineering Director;
• Direktur Keberlanjutan; • Sustainability Director;
• Direktur Keuangan, Akuntansi, dan Pajak; serta • Finance, Accounting, and Tax Director; and
• Direktur Pemasaran dan Komersial. • Marketing and Commercial Director.
Pelaksanaan fungsi operasional pada tingkat Entitas The implementation of operational functions at the
Anak dikendalikan oleh Direktur Utama bersama Subsidiary level is controlled by the President Director
dengan Direktur Utama Entitas Anak. Mereka along with the President Directors of each Subsidiary.
didukung oleh beberapa fungsi operasional di Entitas They are supported by several operational functions in
Anak, yang dipimpin oleh Kepala Divisi, yaitu: [2-13] the subsidiaries, led by Division Heads, as follows: [2-13]
• Kepala Divisi Perkebunan dan Agronomi; • Plantation and Agronomy Division Head;
• Kepala Divisi Logistik dan Teknik; • Logistics and Engineering Division Head;
• Kepala Divisi Keberlanjutan; • Sustainability Division Head;
• Kepala Divisi Keuangan, Akuntansi, dan Pajak; • Finance, Accounting, and Tax Division Head;
• Kepala Divisi Pemasaran dan Komersial; • Marketing and Commercial Division Head;
• Kepala Divisi Sumber daya Manusia; • Human Resources Division Head;
• Kepala Divisi Keuangan Perusahaan dan Strategi; • Corporate Finance and Strategy Division Head;
serta and
• Kepala Kantor dan Divisi Transformasi. • CEO Office and Transformation Division Head.
72 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 75
Good Governance
Informasi lebih lengkap mengenai pedoman kerja, More complete information regarding the work
tugas dan tanggung jawab, pelaksanaan tugas, guidelines, duties and responsibilities, implementation
serta kehadiran rapat Direksi disampaikan dalam of duties, as well as meeting attendance of the Board
Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk tahun of Directors is available in the 2024 Annual Report of
2024 yang disusun secara terpisah dari Laporan PT Teladan Prima Agro Tbk which is prepared
Keberlanjutan ini. separately from this Sustainability Report.
Peran Badan Tata Kelola Tertinggi Role of the Highest Governance Body in
dalam Pelaporan Keberlanjutan [2-14] Sustainability Reporting [2-14]
Penyampaian kinerja keberlanjutan TPA pada TPA’s sustainability performance is reported
setiap tahun pelaporan disampaikan melalui annually through the Sustainability Report,
Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan bersamaan which is published alongside the Annual Report.
dengan Laporan Tahunan. Sebagai perusahaan As a publicly listed company on the Indonesia Stock
publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Exchange and supervised by the Financial Services
diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, penyusunan Authority (OJK), the preparation and publication
dan publikasi Laporan Keberlanjutan senantiasa of the Sustainability Report are aligned with the
disesuaikan berdasarkan ketentuan Peraturan OJK provisions of OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017
No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Laporan on the Implementation of Sustainable Financial
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Reporting for Financial Institutions, Issuers, and Public
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Laporan Companies. This report serves as a platform for
ini menjadi media TPA dalam mengomunikasikan TPA to communicate its sustainability achievements
pencapaian keberlanjutan kepada pemangku to stakeholders and as part of its commitment to
kepentingan serta menjadi bagian dari realisasi transparency and accountability in managing ESG
komitmen TPA untuk transparansi dan akuntabilitas aspects.
dalam pengelolaan aspek-aspek ESG.
Peresmian Kernel Crushing Plant & Biogas Power Plant
Inauguration of the Kernel Crushing Plant and Biogas Power Plant
PT Teladan Prima Agro Tbk 73
Page 76
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Dalam proses penyusunan Laporan Keberlanjutan, In the preparation of the Sustainability Report, the
Direksi memegang tanggung jawab utama untuk Board of Directors holds the primary responsibility for
mengkaji, menyetujui, dan memastikan integritas reviewing, approving, and ensuring the integrity of the
pelaporan. Tugas ini meliputi penentuan topik- reporting process. This includes determining material
topik material yang relevan bagi Perseroan serta topics relevant to the Company and enforcing
penegakan sistem pengendalian internal yang adequate internal control systems to ensure high-
memadai agar laporan yang disampaikan memiliki quality and transparent reporting. The Director of
kualitas dan transparansi yang baik. Direktur Sustainability represents the Board of Directors in
Keberlanjutan mewakili Direksi dalam melaksanakan carrying out these responsibilities, ensuring that all
tugas tersebut, memastikan bahwa seluruh informasi presented information has undergone thorough
yang disajikan telah melalui kajian yang cermat. review. Before publication, the entire content of the
Sebelum laporan diterbitkan, seluruh isi Laporan Sustainability Report is reviewed and approved
Keberlanjutan ditinjau dan disetujui oleh Dewan by the Board of Commissioners and the Board of
Komisaris dan Direksi untuk memastikan kesesuaian Directors to ensure alignment with the Company’s
dengan strategi keberlanjutan dan peraturan yang sustainability strategy and applicable regulations.
berlaku.
Pengangkatan Anggota Badan Appointment of Governance
Tata Kelola [2-10] Body Members [2-10]
Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan The appointment of members of the Board
Direksi dilakukan melalui RUPS dengan mekanisme of Commissioners and the Board of Directors
yang transparan berdasarkan proses nominasi is conducted through the General Meeting of
yang disusun oleh Komite Nominasi dan Remunerasi. Shareholders (GMS) via a transparent mechanism
Proses pengangkatan ini mempertimbangkan based on a nomination process prepared by the
berbagai faktor, termasuk keterwakilan Pemegang Nomination and Remuneration Committee. This
Saham, kompetensi, pengalaman kerja, reputasi, appointment process takes into account various
dan keberagaman. Dalam proses nominasi factors, including shareholder representation,
Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Nominasi dan competence, work experience, reputation, and
Remunerasi bertugas menelaah serta mengusulkan diversity. In the nomination process for the Board
kandidat yang memenuhi kualifikasi kepada of Commissioners and the Board of Directors,
Dewan Komisaris, yang kemudian disampaikan the Nomination and Remuneration Committee is
kepada Pemegang Saham melalui RUPS. Dalam responsible for reviewing and proposing qualified
pelaksanaan tugasnya, Komite Nominasi dan candidates to the Board of Commissioners, which
Remunerasi juga dapat berkoordinasi dengan Direksi, then submits the recommendations to shareholders
unit kerja terkait, atau pihak ketiga yang independen, through the GMS. In carrying out its duties, the
dengan sepengetahuan Dewan Komisaris. Setelah Nomination and Remuneration Committee may
kandidat disetujui oleh RUPS, anggota terpilih akan also coordinate with the Board of Directors, relevant
diangkat untuk masa jabatan yang telah ditentukan business units, or independent third parties with the
dengan tujuan memastikan Manajemen Perseroan knowledge of the Board of Commissioners. Once the
memiliki tim yang kompeten dan berintegritas. candidates are approved by the GMS, the selected
members are appointed for a predetermined
term, ensuring that the Company’s Management
comprises a team that is both competent and of
high integrity.
Informasi lebih lengkap mengenai proses nominasi Further information on the nomination process of
Dewan Komisaris dan Direksi disampaikan dalam the Board of Commissioners and Board of Directors
Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk tahun is provided in the 2024 Annual Report of PT Teladan
2024 yang disusun secara terpisah dari Laporan Prima Agro Tbk, which is prepared separately from
Keberlanjutan ini. this Sustainability Report.
74 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 77
Good Governance
Pengembangan Kompetensi
Keberlanjutan Badan Tata Kelola [E.2] [2-17]
Sustainability Competency Development of Governance Bodies
TPA berkomitmen untuk terus meningkatkan TPA is committed to continuously enhancing
kompetensi badan tata kelola tertinggi melalui the competence of its highest governance body
pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan through the development of knowledge, skills, and
pengalaman terkait pembangunan berkelanjutan. experience related to sustainable development.
Program ini senantiasa dilaksanakan secara This program is conducted on an ongoing basis
berkesinambungan agar para pemangku kebijakan to ensure that decision-makers fully understand
mampu memahami dinamika bisnis secara business dynamics and can formulate appropriate
menyeluruh dan menyusun strategi serta tindakan strategies and actions to achieve sustainability
yang tepat untuk mencapai sasaran keberlanjutan. goals. The development program is implemented
Program pengembangan ini dilaksanakan melalui through internal training as well as collaborations
pelatihan internal dan juga melibatkan pihak ketiga with third-party experts in sustainability. Through this
yang ahli di bidang keberlanjutan. Dengan demikian, approach, TPA ensures that its highest governance
TPA memastikan bahwa badan tata kelola tertinggi body remains well-informed with the latest insights
selalu memiliki wawasan terkini yang mendukung to support effective strategic decision-making.
efektivitas dalam pengambilan keputusan strategis. Additionally, this initiative strengthens TPA’s
Selain itu, pengembangan ini memperkuat kesiapan preparedness in addressing global sustainability
TPA dalam menghadapi tantangan keberlanjutan challenges and achieving its long-term objectives.
global dan mencapai tujuan jangka panjang Details regarding sustainability-related competency
yang telah ditetapkan. Informasi mengenai development programs attended by TPA’s highest
pengembangan kompetensi terkait keberlanjutan governance body throughout 2024 are outlined as
yang diikuti oleh badan tata kelola tertinggi TPA follows.
sepanjang tahun 2024 diuraikan sebagai berikut.
Nama Jabatan Topik Pengembangan Kompetensi Penyelenggara
Name Position Competency Development Topic Organizer
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Indracahya Komisaris Utama Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan Internal TPA
Basuki President Commissioner Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan Internal TPA
Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
and Ethical Business Practices in the Company
Iwa Kartiwa Komisaris Independen Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan Internal TPA
Hudaya Independent Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan Internal TPA
Commissioner Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
and Ethical Business Practices in the Company
Direksi
Board of Directors
Wishnu Direktur Utama Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan Internal TPA
Wardhana President Director Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan Internal TPA
Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
and Ethical Business Practices in the Company
Noor Falich Direktur Perkebunan Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan Internal TPA
dan Agronomi Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan Internal TPA
Plantation and Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
Agronomy Director and Ethical Business Practices in the Company
Imam Syaifullah Direktur Logistik dan Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan Internal TPA
Teknik Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan Internal TPA
Logistic and Engineering Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
Director and Ethical Business Practices in the Company
PT Teladan Prima Agro Tbk 75
Page 78
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Nama Jabatan Topik Pengembangan Kompetensi Penyelenggara
Name Position Competency Development Topic Organizer
Yayan H. Direktur Keberlanjutan Memajukan Transisi Energi di Negara Berkembang Indonesia
Ginanjar Sustainability Director Advancing Energy Transition in Developing International
Countries Sustainability Forum
(IISF)
Kepentingan Kerja Sama dalam Melawan Indonesia
Perubahan Iklim International
The Importance of Cooperation in Combating Sustainability Forum
Climate Change (IISF)
Industri Hijau: Solusi Penyimpanan Energi Indonesia
Green Industry: Energy Storage Solutions International
Sustainability Forum
(IISF)
Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan Internal TPA
Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan Internal TPA
Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
and Ethical Business Practices in the Company
IDX Net Zero Incubator Bursa Efek
Indonesia (BEI)
Indonesia Stock
Exchange (IDX)
Mahirudin Direktur Keuangan, Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Indonesia Corporate
Akuntansi, dan Pajak No. 42/POJK.04/2020 dan Peraturan Otoritas Jasa Secretary Association
Finance, Accounting, Keuangan No. 17/POJK.04/2020 (ICSA) Academy
and Tax Director In-Depth Review of Financial Services Authority
Regulation No. 42/POJK.04/2020 and No. 17/
POJK.04/2020
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Internal TPA
Perusahaan Terbuka Internal TPA
Material Transactions and Changes in Business
Activities of Public Companies
Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Internal TPA
Affiliated Transactions and Conflicts of Interest Internal TPA
Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan Internal TPA
Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan Internal TPA
Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
and Ethical Business Practices in the Company
Santos Ibrahim Direktur Pemasaran Bursa Malaysia Derivatives Palm Oil Conference Bursa Malaysia
Noor dan Komersial 2023 Bursa Malaysia
Marketing and Bursa Malaysia Derivatives Palm Oil Conference
Commercial Director 2023
Indonesian Palm Oil Conference and 2024 Price Gabungan Pengusaha
Outlook Kelapa Sawit
Indonesian Palm Oil Conference and 2024 Price Indonesia (GAPKI)
Outlook Indonesian Palm Oil
Association (GAPKI)
Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan, dan Internal TPA
Praktik Perilaku Usaha Beretika di Perusahaan Internal TPA
Implementation of Anti-Corruption, Anti-Bribery,
and Ethical Business Practices in the Company
76 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 79
Good Governance
Nama Jabatan Topik Pengembangan Kompetensi Penyelenggara
Name Position Competency Development Topic Organizer
Komite Keberlanjutan Usaha dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Business Sustainability and Corporate Social Responsibility Committee
Dr. Yaya Rayadin Ketua Komite Narasumber: Pelepas Liaran Orangutan di Hutan TVRI Kalimantan Timur
Keberlanjutan Usaha Lindung Kutai Timur TVRI East Kalimantan
dan Tanggung Speaker: Orangutan Release in East Kutai Protected
Jawab Sosial Forest
Head of the Business
Sustainability and Tenaga Ahli Aspek Perlindungan Lingkungan Tahun Kementerian Energi
Social Responsibility 2024 Dalam Rangka Mendukung Penyusunan dan Sumber Daya
Committee Norma, Standar, Pedoman dan Kriteria (NSPK) Mineral (ESDM)
yang Melingkupi Pelaksanaan Pengelolaan dan Ministry of Energy and
Pemantauan Lingkungan serta Reklamasi dan Mineral Resources
Pascatambang (ESDM)
Environmental Protection Expert for 2024 in Support
of Developing Norms, Standards, Guidelines,
and Criteria (NSPK) Covering Environmental
Management, Monitoring, Reclamation, and Post-
Mining Activities
Narasumber: Mitigasi Konflik dan Upaya Konservasi PT Penambangan
Orangutan PT Penambangan
Speaker: Conflict Mitigation and Orangutan
Conservation Efforts at PT Penambangan
Pelatihan Perhitungan Stok Karbon Hutan dan Focus Consulting
Kebun Group
Training on Forest and Plantation Carbon Stock
Calculation
Narasumber: Lokakarya Peta Jalan Konservasi Perhimpunan Ahli dan
Colobinae dan Bekantan Indonesia Seri 2: Region Pemerhati Primata
Kalimantan Indonesia (PERHAPPI)
Speaker: Workshop on the Conservation Roadmap Indonesian
for Colobinae and Proboscis Monkeys in Indonesia Association of
– Series 2: Kalimantan Region Primatologists and
Experts (PERHAPPI)
Shakeb Afsah Anggota Komite
Keberlanjutan Usaha
dan Tanggung Jawab
Sosial
- -
Member of the Business
Sustainability and
Social Responsibility
Committee
Richard Bruce Anggota Komite
Ness Keberlanjutan Usaha
dan Tanggung Jawab
Sosial
- -
Member of the Business
Sustainability and
Social Responsibility
Committee
Evaluasi Badan Tata Kelola [2-18] Evaluation of the Governance Bodies [2-18]
Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, baik The performance evaluation of the Board of
secara kolegial maupun individu, dilakukan oleh Commissioners and the Board of Directors, both
Pemegang Saham melalui mekanisme RUPS yang collectively and individually, is conducted by the
mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Shareholders through the GMS mechanism, which
Keuangan. Dalam RUPS tersebut, Pemegang approves the Annual Report and Financial Statements.
Saham juga memberikan pembebasan tanggung During the GMS, the Shareholders also grant discharge
jawab atas pelaksanaan tugas pengawasan dan of responsibility for the supervision and management
pengelolaan TPA sepanjang tahun berjalan. of TPA throughout the current year.
PT Teladan Prima Agro Tbk 77
Page 80
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Evaluasi Kinerja Performance Evaluation of
Dewan Komisaris the Board of Commissioners
Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dilakukan The performance evaluation of the Board of
berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh Commissioners is conducted based on criteria
Dewan Komisaris, meliputi efektivitas dalam established by the Board itself, including the
melaksanakan tugas pengawasan terhadap effectiveness of its supervisory duties over the
pengurusan Perseroan, penerapan kebijakan oleh Company’s management, the implementation of
Direksi, serta kemampuan dalam memberikan policies by the Board of Directors, and its ability to
masukan dan saran strategis kepada Direksi untuk provide strategic input and advice to the Board of
mencapai tujuan Perseroan. Selain itu, Komite Nominasi Directors in achieving the Company’s objectives.
dan Remunerasi juga dapat mengevaluasi kinerja Additionally, the Nomination and Remuneration
Dewan Komisaris, khususnya terkait tugas-tugas Committee may also evaluate the performance of
khusus yang diamanatkan oleh Pemegang Saham the Board of Commissioners, particularly regarding
melalui keputusan RUPS. Evaluasi ini bertujuan untuk specific tasks mandated by the Shareholders through
memastikan bahwa Dewan Komisaris menjalankan GMS resolutions. This evaluation aims to ensure
peran secara optimal dalam mendukung keberhasilan that the Board of Commissioners optimally fulfills
pengelolaan dan keberlanjutan Perseroan. Melalui its role in supporting the Company’s management
proses evaluasi ini, Pemegang Saham dapat and sustainability. Through this evaluation process,
memperoleh pandangan untuk memberhentikan Shareholders can gain insights into whether to
atau memperpanjang masa jabatan anggota dismiss or extend the tenure of Board members for
Dewan Komisaris pada periode berikutnya. the next period.
Evaluasi Kinerja Direksi Performance Evaluation of
the Board of Directors
Evaluasi kinerja Direksi dilakukan berdasarkan The performance evaluation of the Board of Directors
kriteria yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris is conducted based on criteria set by the Board of
dengan menggunakan metode KPI. Indikator utama Commissioners using the KPI method. The key
dalam evaluasi ini meliputi pencapaian Rencana indicators in this evaluation include the achievement
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang telah of the Company’s Work Plan and Budget (RKAP)
disusun di awal periode, kontribusi setiap anggota established at the beginning of the period, each
Direksi terhadap operasi Perseroan, keterlibatan Director’s contribution to the Company’s operations,
dalam penugasan tertentu, komitmen untuk involvement in specific assignments, commitment
memajukan kepentingan Perseroan, kepatuhan to advancing the Company’s interests, compliance
terhadap peraturan dan kebijakan yang berlaku, with applicable regulations and policies, and
serta tingkat kehadiran dalam rapat. Kriteria attendance at meetings. These evaluation criteria
evaluasi ini disampaikan secara terbuka kepada are transparently communicated to all members
seluruh anggota Direksi saat pengangkatan mereka. of the Board of Directors upon their appointment.
Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung The Nomination and Remuneration Committee is
jawab untuk melakukan penilaian terhadap kinerja responsible for assessing the performance of the
Direksi berdasarkan tolok ukur tersebut, baik secara Board of Directors based on these benchmarks, both
kolegial maupun individual, dan melaporkannya collectively and individually, and reporting the results
kepada Dewan Komisaris. Hasil evaluasi ini menjadi to the Board of Commissioners. The evaluation
dasar pertimbangan bagi Pemegang Saham results serve as the basis for Shareholders to decide
dalam keputusan untuk memberhentikan atau whether to dismiss or extend the tenure of Board
memperpanjang masa jabatan anggota Direksi members for the next period.
pada periode berikutnya.
Informasi lebih lengkap mengenai evaluasi kinerja Further information regarding the evaluation of the
Dewan Komisaris dan Direksi disampaikan dalam performance of the Board of Commissioners and
Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk tahun the Board of Directors is presented in the Annual
2024 yang disusun secara terpisah dari Laporan Report of PT Teladan Prima Agro Tbk in 2024 which is
Keberlanjutan ini. prepared separately from this Sustainability Report.
78 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 81
Good Governance
Remunerasi Badan Remuneration for
Tata Kelola [2-19] [2-20] the Governance Bodies [2-19] [2-20]
TPA terus berkomitmen untuk mempertahankan TPA remains committed to maintaining its reputation
reputasi sebagai perusahaan yang menawarkan as a company that offers a competitive and attractive
skema remunerasi kompetitif dan menarik. Kebijakan remuneration scheme. This remuneration policy is
remunerasi ini selalu diperbarui sesuai dengan continuously updated in line with industry dynamics,
dinamika industri, pencapaian target, serta kinerja target achievements, and the performance of the
Dewan Komisaris dan Direksi dalam mengelola Board of Commissioners and Board of Directors in
dampak operasional terhadap keberlanjutan. managing the operational impact on sustainability.
Selain itu, keseimbangan antara komponen Additionally, the balance between fixed and variable
tunjangan tetap dan variabel turut menjadi compensation components is carefully considered in
perhatian dalam penyusunan kebijakan ini, untuk formulating this policy to ensure that the incentives
memastikan insentif yang diberikan mendorong provided effectively drive optimal performance
peningkatan kinerja secara optimal. improvement.
Proses penentuan struktur dan besaran remunerasi The process of determining the structure and amount
dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi, of remuneration is carried out by the Nomination
yang dipimpin oleh Komisaris Independen. and Remuneration Committee, which is led by an
Keputusan diambil melalui musyawarah mufakat Independent Commissioner. Decisions are made
atau persetujuan mayoritas dari anggota Komite through deliberation and consensus or by majority
yang hadir. Pemegang Saham juga dilibatkan approval of the Committee members present.
melalui RUPS, di mana mereka memberikan Shareholders are also involved through the General
wewenang kepada Dewan Komisaris untuk Meeting of Shareholders (GMS), where they grant
menetapkan kebijakan remunerasi bagi periode authority to the Board of Commissioners to establish
berikutnya. Secara umum, remunerasi yang the remuneration policy for the following period.
diberikan meliputi honorarium, tunjangan, bonus, In general, the remuneration provided includes
dan bentuk remunerasi lainnya, yang dirancang honorariums, allowances, bonuses, and other forms
untuk mendorong kinerja terbaik dari Dewan of compensation, designed to encourage the best
Komisaris dan Direksi. performance from the Board of Commissioners and
the Board of Directors.
Karena alasan kerahasiaan data pengupahan, For confidentiality reasons regarding wage data,
TPA tidak mengungkapkan rasio-rasio terkait nilai TPA does not disclose ratios related to remuneration
remunerasi. [ 2-21] values. [2-21]
Praktik Bisnis Berkelanjutan
Sustainable Business Practices
Manajemen Risiko [E.3] [2-25] Risk Management [E.3] [2-25]
Kami berkomitmen untuk menjalankan praktik bisnis We are committed to conducting responsible
di sektor agronomi perkebunan, pengolahan kelapa business practices in the plantation agronomy, palm
sawit, dan energi terbarukan yang bertanggung oil processing, and renewable energy sectors by
jawab dengan mengacu pada prinsip-prinsip adhering to GCG principles. This effort is undertaken
GCG. Upaya ini dilakukan untuk memitigasi potensi to mitigate potential negative impacts arising from
dampak negatif yang mungkin timbul dari kegiatan operational activities swiftly and effectively. By doing
operasional secara cepat dan efektif. Dengan so, we can ensure that every business operational
demikian, kami dapat senantiasa memastikan risk is well managed to support TPA’s long-term
bahwa setiap risiko yang terkait dengan operasional sustainability.
bisnis dapat dikelola dengan baik untuk mendukung
keberlanjutan jangka panjang TPA.
PT Teladan Prima Agro Tbk 79
Page 82
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Untuk mendukung hal tersebut, kami telah To support this, we have designed a comprehensive merancang strategi manajemen risiko yang risk management strategy that encompasses all menyeluruh, mencakup seluruh risiko dan disusun risks and is structured based on ISO 31000:2018 berdasarkan standar ISO 31000:2018 tentang Risk Management Guidelines. Risk management Panduan Manajemen Risiko. Integrasi manajemen is integrated into all business processes, starting risiko pada semua proses bisnis, dimulai dari level from the operational work units (Afdeling/Plantation unit kerja operasional (Afdeling/Kebun dan Pabrik), and Mill), supporting work units (Departments and unit kerja supporting (Departemen dan Section), Sections), and corporate-level risk management serta pengelolaan risiko di level Korporasi (kebijakan (the Company’s strategic policies). Additionally, strategis Perseroan). Selain itu TPA juga menerapkan TPA implements the “three lines of defence” risk kerangka kerja manajemen risiko “three lines of management framework. The first line of defence defence” yaitu “first line of defence” adalah unit consists of business units (operations and support) bisnis (operasional dan support) yang menerapkan that apply risk management in their activities. manajemen risiko dalam kegiatannya, “second The second line of defence is the Corporate Risk & line of defence” adalah unit kerja Corporate Risk & Compliance unit, which monitors and reviews the Compliance yang melakukan pemantauan dan implementation of risk management in business peninjauan terhadap pelaksanaan manajemen units. The third line of defence is the audit unit, which risiko di unit bisnis, serta “third line of defence” adalah assesses whether the risk management framework unit kerja audit yang akan memeriksa apakah is effectively implemented with proper internal kerangka kerja manajemen risiko sudah berjalan controls. efektif dengan pengendalian internal yang baik. Untuk lebih memperkuat pengelolaan risiko, kami To further strengthen risk management, we have telah membentuk Komite Manajemen Risiko, GCG, established the Risk Management, GCG, and dan Investasi yang bertugas mengintegrasikan Investment Committee, which is responsible for prinsip-prinsip tata kelola ke dalam kebijakan integrating governance principles into investment investasi, serta memberikan masukan profesional policies and providing independent professional yang independen. Kami juga telah membentuk insights. Additionally, we have formed the Corporate Corporate Risk & Compliance Department dalam Risk & Compliance Department to assist the Board membantu Direksi mengelola risiko secara konsisten of Directors in consistently managing risks across di seluruh proses bisnis. Selain itu, kami secara all business processes. Furthermore, we regularly berkala melakukan evaluasi efektivitas penerapan evaluate the effectiveness of risk management manajemen risiko dengan membandingkan kinerja implementation by comparing overall performance keseluruhan terhadap jumlah kejadian berisiko tinggi against the number of high-risk incidents successfully yang berhasil diatasi dalam rangka memastikan mitigated. This ensures that the risk management bahwa sistem manajemen risiko berjalan optimal system operates optimally and supports sustainable dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan. growth. Informasi mengenai profil risiko beserta dengan Information regarding the risk profile and the review hasil tinjauan atas efektivitas manajemen risiko results on the effectiveness of risk management is disampaikan dalam Laporan Tahunan PT Teladan presented in the 2024 Annual Report of PT Teladan Prima Agro Tbk tahun 2024 yang disusun secara Prima Agro Tbk, which is prepared separately from terpisah dari Laporan Keberlanjutan. this Sustainability Report. Kepatuhan terhadap Hukum dan Compliance with Laws and Peraturan [2-27] Regulations [2-27] Kami secara konsisten menjalankan praktik bisnis We consistently conduct business practices based yang berpedoman pada prinsip-prinsip GCG disertai on Good Corporate Governance (GCG) principles, dengan penerapan manajemen risiko yang disiplin accompanied by disciplined risk management untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum implementation to ensure compliance with dan peraturan yang berlaku. Upaya ini dilakukan applicable laws and regulations. This effort is guna mengurangi potensi keluhan dari pemangku undertaken to minimize potential complaints from kepentingan terkait dampak operasional bisnis TPA. stakeholders regarding the operational impacts 80 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 83
Good Governance
Atas komitmen tersebut, sepanjang tahun pelaporan, of TPA’s business. As a result of this commitment,
TPA tidak menerima sanksi denda atau hukuman throughout the reporting year, TPA did not receive
material dari lembaga penegak hukum maupun any fines or material sanctions from law enforcement
regulator, seperti Otoritas Jasa Keuangan maupun agencies or regulators, such as the Financial Services
Bursa Efek Indonesia. Pencapaian ini menegaskan Authority (OJK) or the Indonesia Stock Exchange (IDX).
komitmen TPA dalam menjalankan bisnis secara This achievement reinforces TPA’s commitment to
bertanggung jawab, mematuhi seluruh ketentuan conducting business responsibly, adhering to all
yang berlaku, serta menjaga integritas dan reputasi applicable regulations, and maintaining integrity and
di mata publik dan pemangku kepentingan. reputation in the eyes of the public and stakeholders.
Penghindaran dan Penanganan Avoidance and Handling of
Konflik Kepentingan [2-15] Conflicts of Interest [2-15]
Penghindaran dan penanganan konflik kepentingan Avoidance and management of conflicts of interest
merupakan aspek penting dalam menjaga integritas are crucial aspects in maintaining integrity and
dan kepercayaan di dalam TPA. Untuk mencegah trust within TPA. To prevent conflicts of interest, TPA
terjadinya konflik kepentingan, TPA menerapkan enforces a Code of Ethics that must be adhered to
Kode Etik yang wajib dipatuhi oleh seluruh karyawan. by all employees. This Code of Ethics is structured
Kode Etik ini disusun berdasarkan 4 pilar utama GCG, based on four key pillars of Good Corporate
yaitu perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, Governance (GCG): ethical behavior, accountability,
dan keberlanjutan. Setiap individu di TPA, mulai dari transparency, and sustainability. Every individual
jajaran Direksi hingga karyawan di seluruh tingkat, at TPA, from the Board of Directors to employees at
diwajibkan menandatangani Pakta Integritas yang all levels, is required to sign an Integrity Pact that
mengatur perilaku dan komitmen agar sejalan regulates behavior and commitment to align with
dengan Kode Etik TPA, serta melarang tindakan TPA’s Code of Ethics. This pact also prohibits actions
yang berpotensi merugikan TPA atau pemangku that could potentially harm TPA or its stakeholders.
kepentingan lainnya. Dengan adanya kebijakan Through this policy, we strive to prevent conflicts
ini, kami berupaya menghindari situasi konflik of interest and ensure that if they do arise, they
kepentingan dan memastikan bahwa jika konflik are handled transparently and in accordance
tersebut terjadi, penanganannya dilakukan secara with established procedures. Accountable conflict
transparan dan sesuai prosedur. Penanganan management helps minimize negative impacts
yang akuntabel ini membantu meminimalkan and safeguards TPA’s reputation. Thus, the effective
dampak negatif dan menjaga reputasi TPA. implementation of conflict-of-interest prevention
Dengan demikian, penerapan penghindaran dan and management supports the establishment of
penanganan konflik kepentingan secara efektif akan good and sustainable corporate governance at TPA.
mendukung terciptanya tata kelola TPA yang baik
dan berkelanjutan.
Anti-Korupsi [3-3#205] [13.26.1] Anti-Corruption [3-3#205] [13.26.1]
Kami menilai tindakan suap dan korupsi merupakan We consider bribery and corruption to be
kejahatan luar biasa dan berdampak besar extraordinary crimes that have a significant impact
terhadap kerugian maupun kelangsungan usaha on both financial losses and the continuity of TPA’s
TPA. Oleh karena itu, TPA mendukung komitmen business. Therefore, TPA fully supports government
pemerintah dan dunia usaha untuk memberantas and business sector commitments to eradicate
korupsi dengan terus berupaya dalam membangun corruption by continuously striving to build a clean
pengelolaan Perseroan yang bersih dan beretika and ethical corporate governance system in
berdasarkan hukum dan peraturan perundang- accordance with applicable laws and regulations.
undangan. Kami memandang bahwa keberadaan We believe that maintaining a clean organization
organisasi yang bersih dan terbebas dari tindakan free from corruption, collusion, and nepotism (KKN)
korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) tidak hanya not only enhances a positive corporate image but
dapat menghadirkan citra positif, namun juga dapat also drives sustainable performance achievements.
mendorong pencapaian kinerja yang berkelanjutan. As part of our risk management system, all TPA
PT Teladan Prima Agro Tbk 81
Page 84
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pelatihan Anti-Korupsi
Anti-Corruption Trainning
Sebagai bagian dari sistem manajemen risiko di business units and subsidiaries undergo assessments
Perseroan, seluruh unit usaha TPA dan Entitas Anak to identify significant corruption-related risks. [205-1]
telah menjalani penelaahan untuk mendeteksi [13.26.2]
adanya potensi risiko yang signifikan terkait korupsi.
[205-1] [13.26.2]
Agar korupsi terhindarkan dalam seluruh kegiatan, To prevent corruption in all activities, we have
kami telah menerapkan Pedoman Anti-Korupsi dan implemented the Anti-Corruption and Anti-Bribery
Anti-Penyuapan yang berlaku bagi seluruh karyawan Guidelines, which apply to all employees and
dan mitra kerja guna menjaga perilaku kerja dan business partners to uphold ethical behavior and
personal dalam mempromosikan dan mendukung promote a uniform standard of ethics within the
terciptanya standar etik yang seragam di Perseroan. Company. In addition to signing the Integrity Pact,
Selain wajib menandatangani Pakta Integritas, employees also receive regular awareness training
karyawan juga menerima sosialisasi terkait on anti-corruption, anti-bribery, and ethical business
anti-korupsi, anti-penyuapan, dan perilaku bisnis conduct. These training sessions are conducted
beretika. Bentuk sosialisasinya dilakukan melalui through webinars for all employees, including those
webinar untuk seluruh karyawan, baik karyawan at headquarters and regional offices. This strategy
yang berada di kantor pusat maupun kantor wilayah. serves as our initiative to ensure that employees
Strategi ini menjadi upaya kami untuk mendorong avoid illegal or unethical practices that could
karyawan agar terhindar dari tindakan ilegal atau damage the Company’s reputation or compromise
tidak etis yang dapat merusak reputasi Perseroan its integrity and professional standards. Similarly, our
atau tindakan yang membahayakan integritas dan business partners are informed about the Company’s
standar kompetensinya. Begitu juga terhadap mitra anti-corruption procedures and policies to promote
kerja, kami telah melakukan penyampaian informasi transparent, ethical business practices aligned with
82 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 85
Good Governance
prosedur atau kebijakan anti-korupsi yang dimiliki good corporate governance principles across all
Perseroan. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung operational levels. [205-2] [13.26.3]
praktik bisnis yang transparan, berintegritas, dan
sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik di seluruh
lini operasi Perseroan. [205-2] [13.26.3]
Komunikasi dan Pelatihan Anti-Korupsi berdasarkan Wilayah
Anti-Corruption Communication and Training by Region
Telah Menerima Sosialisasi
Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi Telah Mengikuti Pelatihan Anti-Korupsi
Have Received Dissemination of Have Joined Anti-Corruption Training
Wilayah
Anti-Corruption Policies and Procedures
Region
Persentase Persentase
Total Total
Percentage Percentage
Kantor Pusat Jakarta
176 36,4 59 50,9
Jakarta Head Office
Kantor Perwakilan
104 21,5 31 26,7
Representative Office
Kebun dan Pabrik
204 42,1 26 22,4
Plantation and Factory
Total 484 100,0 116 100,0
Sosialisasi Anti-Korupsi
Anti-Corruption Dissemination
Telah Menerima Sosialisasi
Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi Telah Mengikuti Pelatihan Anti-Korupsi
Have Received Dissemination of Have Joined Anti-Corruption Training
Jenjang Jabatan
Anti-Corruption Policies and Procedures
Position Level
Persentase Persentase
Total Total
Percentage Percentage
Dewan Komisaris
2 0,4 2 1,7
Board of Commissioners
Direksi
6 1,2 6 5,2
Board of Directors
Manajemen Senior
81 16,8 12 10,3
Senior Management
Staf
395 81,6 96 82,8
Staff
Total 484 100,0 116 100,0
PT Teladan Prima Agro Tbk 83
Page 86
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Membangun Budaya Kerja Bebas Korupsi
Building a Corruption-Free Work Culture
Sebagai bagian dari komitmen TPA dalam As part of TPA’s commitment to upholding the
menjunjung tinggi prinsip tata kelola yang baik principles of good corporate governance and
dan integritas, kami telah melaksanakan kegiatan integrity, we have conducted anti-corruption
sosialisasi anti-korupsi yang ditujukan kepada awareness programs for all employees, including
seluruh karyawan, baik yang berada di unit those in operational and supporting units. These
operasional maupun di unit supporting. Kegiatan programs aim to enhance employees’ understanding
ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman and awareness of the importance of corruption
dan kesadaran karyawan mengenai pentingnya prevention in all aspects of their work. Through
pencegahan korupsi dalam setiap aspek pekerjaan. these sessions, employees receive comprehensive
Melalui sosialisasi ini, karyawan diberikan knowledge about the Company’s anti-corruption
pengetahuan mengenai kebijakan anti-korupsi, policies, including TPA’s Anti-Corruption Guidelines
termasuk pedoman Anti-Korupsi yang dimiliki TPA and the penalties for violations. The topics covered
serta sanksi terhadap tindakan yang melanggar include:
aturan. Materi yang disampaikan dalam sosialisasi
mencakup berbagai topik, antara lain:
• Lingkup dan Definisi Korupsi; • Scope and Definition of Corruption;
• Prinsip Anti-Penyuapan; • Principles of Anti-Bribery;
• Dasar Hukum Anti-Korupsi; serta • Legal Framework for Anti-Corruption; and
• Sistem Manajemen Anti-Suap. • Anti-Bribery Management System.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan secara online The awareness programs are conducted online,
sehingga efektif dan efisien serta mampu ensuring efficiency and accessibility for all
menjangkau seluruh karyawan. Dengan pelaksanaan employees. Through these initiatives, TPA reinforces
sosialisasi ini, TPA memastikan bahwa budaya a corporate culture based on integrity, transparency,
kerja yang berlandaskan integritas, transparansi, and professionalism, supporting ethical and
dan profesionalisme dapat terwujud di seluruh sustainable business operations.
lingkungan kerja, mendukung operasional yang
beretika dan berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2024, TPA tidak mengidentifikasi Throughout 2024, TPA did not identify or receive any
ataupun menerima laporan mengenai tindak pidana reports of proven corruption cases within its business
korupsi yang terbukti terjadi dalam lingkungan bisnis environment. [205-3] [13.26.4]
TPA. [205-3] [13.26.4]
Membangun Budaya Establishing a Culture of
Keberlanjutan [F.1] Sustainability [F.1]
TPA berkomitmen untuk menanamkan budaya TPA is committed to instilling a culture of sustainability
keberlanjutan dalam setiap tugas dan tanggung in every employee’s duties and responsibilities as
jawab karyawan sebagai bagian dari implementasi part of its sustainability strategy implementation.
strategi keberlanjutan. Kami berusaha meningkatkan We strive to enhance employees’ awareness of the
kesadaran karyawan mengenai dampak potensial potential impacts of their activities on ESG aspects
dari aktivitas mereka terhadap aspek ESG, serta and emphasize their crucial role in ensuring the long-
menekankan peran penting mereka dalam menjaga term viability of TPA’s business. The sustainability
kelangsungan bisnis TPA. Budaya keberlanjutan culture we promote includes the adoption of
yang kami dorong mencakup penerapan perilaku environmentally friendly behaviors, increased
ramah lingkungan, peningkatan kesadaran tentang awareness of workplace comfort, health, and safety,
kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja, and the implementation of ethical and responsible
serta penerapan praktik bisnis yang etis dan business practices. By integrating these values
sehat. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini ke into TPA’s culture, we aim to make sustainability a
dalam budaya TPA, kami bertujuan menjadikan fundamental aspect of our operations. This initiative
keberlanjutan sebagai aspek fundamental dalam is designed to empower employees to make
operasional TPA. Inisiatif ini dirancang untuk meaningful contributions to TPA’s sustainability
memberdayakan karyawan agar dapat berkontribusi goals.
secara signifikan terhadap tujuan keberlanjutan TPA.
84 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 87
Good Governance
Selain itu, kami menyadari pentingnya pemanfaatan Furthermore, we recognize the importance of broad
data operasional secara luas dan intensif untuk and intensive utilization of operational data to
meningkatkan kinerja keberlanjutan TPA di semua enhance TPA’s sustainability performance across all
aspek. Oleh karena itu, kami memprioritaskan aspects. Therefore, we prioritize the development of
pengembangan budaya sadar data di kalangan a data-conscious culture among all employees as
seluruh karyawan sebagai bagian integral dari an integral part of fostering a sustainability-driven
pembangunan budaya keberlanjutan di TPA. Kami culture at TPA. We emphasize a comprehensive
menekankan transformasi perilaku dan pola pikir transformation in behavior and mindset across all
secara menyeluruh pada setiap tingkatan dan levels and business functions, ensuring that data
fungsi bisnis, sehingga literasi dan kesadaran data literacy and awareness become an inseparable
menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas harian part of employees’ daily activities. By promoting a
karyawan TPA. Dengan mendorong pendekatan data-driven approach, we strive to enhance
berbasis data, kami berupaya meningkatkan decision-making processes related to sustainability
proses pengambilan keputusan terkait inisiatif initiatives. This strategy equips employees with
keberlanjutan. Strategi ini membekali karyawan the knowledge and skills needed to support and
dengan pengetahuan dan keterampilan yang strengthen our sustainability efforts, ultimately
diperlukan untuk mendukung dan memperkuat improving TPA’s overall performance and reinforcing
upaya keberlanjutan kami, sehingga meningkatkan its commitment to sustainable growth.
kinerja TPA secara keseluruhan dan komitmen
terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan.
Adapun program-program yang telah kami The programs we have implemented throughout
realisasikan sepanjang tahun 2024 dalam rangka 2024 to foster a sustainability-driven culture within
membangun budaya keberlanjutan di lingkungan TPA’s business environment are as follows:
bisnis TPA diuraikan sebagai berikut:
1. Mengikutsertakan karyawan dalam program 1. Involving employees in competency development
pengembangan kompetensi terkait topik programs related to sustainability topics, both
keberlanjutan, baik secara internal maupun through internal and external initiatives;
eksternal;
2. Melakukan kampanye dalam topik keberlanjutan 2. Conducting internal sustainability campaigns
di dalam internal TPA, seperti kampanye within TPA, including initiatives such as energy
gerakan efisiensi energi serta air, perilaku and water efficiency movements, promoting
kerja yang mengedepankan K3, penerapan occupational health and safety (OHS) practices,
anti-korupsi, anti-penyuapan, dan prinsip enforcing anti-corruption and anti-bribery
perilaku usaha beretika di perusahaan, dan policies, advocating for ethical business conduct,
kampanye fenomena pemanasan global; and raising awareness about global warming;
Sosialisasi Nilai-Nilai Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Kebijakan Sawit Lestari
Promoting Occupational Health and Safety Values and Sustainable Palm Oil Policy
PT Teladan Prima Agro Tbk 85
Page 88
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
3. Mendorong pemanfaatan teknologi digitalisasi 3. Encouraging the use of digital technology and
dan aksi ramah lingkungan yang diterapkan implementing eco-friendly actions across all
pada seluruh unit kerja untuk mengurangi business units to reduce paper and plastic
penggunaan kertas dan plastik; serta consumption; and
4. Mengoptimalkan potensi penggunaan energi 4. Optimizing the use of renewable energy and
terbarukan dan mitigasi emisi GRK. implementing strategies to mitigate greenhouse
gas (GHG) emissions.
Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit The Indonesian Sustainable Palm Oil
Berkelanjutan (Indonesian Sustainable (ISPO) Certification System and
Palm Oil/ISPO) dan Program Penilaian the Public Disclosure Program for
Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Environmental Compliance (PROPER)
Pengelolaan Lingkungan Hidup
(Public Disclosure Program for
Environmental Compliance/PROPER)
Tata kelola keberlanjutan yang secara konsisten dan The consistent and continuous implementation of
berkesinambungan diimplementasikan TPA pada sustainability governance across all TPA business
seluruh lingkup bisnis, termasuk untuk Entitas Anak, operations, including its subsidiaries, ensures that our
memungkinkan pengelolaan usaha agribisnis yang agribusiness management adheres to industry best
dijalankan memenuhi standar terbaik di industri practices and complies with relevant regulations.
serta peraturan perundang-undangan terkait.
Pada tahun 2024, pencapaian Entitas Anak TPA In 2024, the achievements of TPA’s subsidiaries
meliputi: include:
• 8 Entitas Anak TPA telah tersertifikasi ISPO; • 8 subsidiaries obtained ISPO certification.
• 3 Entitas Anak meraih penghargaan PROPER • 3 subsidiaries received National PROPER awards.
Nasional; serta
• 5 Entitas Anak meraih penghargaan PROPER • 5 subsidiaries received Regional PROPER awards.
Daerah.
Pencapaian ini menggambarkan bahwa pengelolaan These accomplishments reflect that TPA’s business
TPA telah berjalan dengan optimal sesuai dengan management is operating optimally in accordance
prinsip-prinsip dan kriteria pengelolaan bisnis kelapa with the principles and criteria of sustainable palm oil
sawit berkelanjutan. business management.
Penerimaan Masukan dan
Penanganan Keluhan [2-16] [2-25] [2-26]
Feedback Reception and Grievance Handling
TPA berkomitmen untuk menerima masukan TPA is committed to receiving feedback and
dan menangani keluhan dari para pemangku addressing stakeholder complaints professionally
kepentingan secara profesional dan transparan. and transparently. We provide various communication
Kami menyediakan berbagai sarana komunikasi channels for stakeholders to report concerns or
bagi pemangku kepentingan yang ingin complaints related to TPA’s business operations.
menyampaikan laporan atau keluhan terkait operasi Every valid report or complaint will be followed
bisnis TPA. Setiap laporan dan keluhan yang valid up in accordance with established mechanisms,
akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang ensuring that these issues are handled effectively
telah ditetapkan serta memastikan bahwa isu-isu and in a timely manner. If a report or complaint is
86 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 89
Good Governance
tersebut ditangani secara efektif dan tepat waktu. proven to be true, TPA will take appropriate corrective
Jika laporan atau keluhan terbukti benar, TPA akan actions until the issue is fully resolved. Additionally,
mengambil tindakan korektif yang memadai hingga we actively engage in constructive coordination
permasalahan terselesaikan secara tuntas. Selain with stakeholders through various platforms to
itu, kami aktif membangun koordinasi konstruktif identify potential challenges and seek joint solutions
dengan pemangku kepentingan melalui berbagai for the advancement and sustainability of TPA’s
media untuk mengidentifikasi potensi tantangan business. Through this approach, we strive to foster
dan mencari solusi bersama demi kemajuan dan harmonious relationships with stakeholders and
keberlanjutan usaha TPA. Dengan pendekatan enhance the quality of TPA’s operations.
ini, kami berupaya menciptakan hubungan yang
harmonis dengan pemangku kepentingan dan
meningkatkan kualitas operasional TPA.
Para pemangku kepentingan yang ingin Stakeholders who wish to submit complaints or
menyampaikan keluhan ataupun melaporkan report violations within TPA can utilize the following
pelanggaran di lingkungan TPA dapat memanfaatkan channels:
media sebagai berikut.
lapor@teladanprima.com (021) 2960 0300 www.teladanprima.com
Kami juga memastikan pelapor dapat mengetahui We also ensure that reporters can track the
tindak lanjut atas laporan dan keluhan mereka follow-up actions on their reports and complaints
dengan menyediakan opsi bagi pelapor untuk by providing an option to submit their contact
memberikan informasi kontak agar dapat dihubungi information for further communication. Additionally,
kembali. Kami turut berkomitmen untuk menjaga we are committed to maintaining the confidentiality
kerahasiaan identitas pelapor serta isi laporannya. of the reporter’s identity and the content of their
Setiap laporan dan keluhan yang masuk akan report. Every report and complaint received will be
ditangani segera oleh unit yang berwenang dan promptly handled by the relevant and authorized
relevan dalam struktur organisasi TPA, sesuai unit within TPA’s organizational structure, based
dengan isu yang dilaporkan. Proses penanganan ini on the nature of the reported issue. This handling
juga dapat melibatkan Tim Audit Internal, anggota process may also involve the Internal Audit Team,
Dewan Komisaris, dan Direksi. Dengan demikian, jika members of the Board of Commissioners, and the
diperlukan, laporan pelanggaran dapat diekskalasi Board of Directors. If necessary, reported violations
dengan cepat dan ditangani langsung oleh badan can be escalated swiftly and addressed directly
tata kelola tertinggi. Pendekatan ini memastikan by the highest governance body. This approach
bahwa setiap masalah ditangani secara profesional ensures that all issues are managed professionally
dan transparan, sehingga dapat terus menjaga and transparently, thereby maintaining the integrity
integritas dan kepercayaan pemangku kepentingan and trust of stakeholders in TPA.
terhadap TPA.
Selama periode pelaporan, TPA tidak menerima During the reporting period, TPA did not receive any
keluhan dan/atau laporan pelanggaran tata kelola complaints and/or reports of governance violations.
lainnya.
PT Teladan Prima Agro Tbk 87
Page 90
AGRO-ECOLOGICAL 88 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 91
Agro-Ecological
“TPA mengintegrasikan pendekatan ekonomi sirkular terhadap upaya mitigasi perubahan iklim
yang terfokus pada efisiensi sumber daya serta pemanfaatan limbah melalui sistem daur ulang.
Langkah utama dalam pemanfaatan limbah POME melalui fasilitas BPP yang menghasilkan energi
terbarukan sekaligus merupakan upaya mitigasi emisi GRK. Di samping itu, prinsip ekonomi sirkular
juga diimplementasikan pada pengomposan TKKS menjadi pupuk organik yang berperan pada
peningkatan kualitas tanah serta pengurangan pemakaian pupuk anorganik. Inisiatif-inisiatif
tersebut menegaskan komitmen TPA terhadap penerapan praktik berkelanjutan yang tidak hanya
mengurangi emisi karbon, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan yang efektif
dan efisien.”
“TPA is integrating the circular economy approach into the climate change mitigation efforts focused
on resources efficiency as well as waste utilization through recycling system. The key measure in the
utilization of POME waste through BPP facility, which generates renewable energy while contributing
to GHG emissions mitigation effort. Also, the circular economy principle is implemented in the
composting of EFB into organic fertilizer, which improve soil quality and reduce the use of inorganic
fertilizers. These initiatives reaffirm TPA’s commitment to the implementation of sustainable practices
that not only reduce carbon emissions, but also optimizing the use of effective and efficient renewable
energy.”
Pilar Agro-Ecological merupakan landasan bagi The Agro-Ecological Pillar serves as the foundation
kebijakan terkait lingkungan dan menjadi acuan for environmental policies and as a reference
perusahaan untuk mewujudkan keseimbangan for the company to achieve a balance between
antara kegiatan operasional dengan aspek operational activities and environmental aspects,
lingkungan hidup yang meliputi keanekaragaman including biodiversity, carbon stock, as well as the
hayati, carbon stock, serta daya dukung dan carrying capacity and assimilative capacity of the
daya tampung lingkungan untuk mewujudkan environment, to ensure business sustainability.
keberlanjutan usaha.
TPA berfokus pada pengelolaan perkebunan dan TPA focuses on the sustainable and responsible
pabrik secara berkelanjutan dan bertanggung management of plantations and mills. We prioritize
jawab. Kami mengedepankan strategi pengelolaan optimal environmental impact management
dampak lingkungan yang optimal untuk mendukung strategies to support comprehensive environmental
pelestarian lingkungan secara komprehensif serta conservation and foster collaboration with various
membina kerja sama dengan berbagai pemangku stakeholders.
kepentingan.
Selain itu, TPA juga memiliki perhatian khusus pada Moreover, TPA also pays special attention to the
fenomena pemanasan global mengingat sektor phenomenon of global warming, considering that
agribisnis merupakan salah satu penyumbang emisi the agribusiness sector contributes 11.7% of global
GRK dengan porsi 11,7% skala global (WRI Climate greenhouse gas (GHG) emissions (WRI Climate
Watch, 2024). Berdasarkan data The Copernicus Watch, 2024). Data from The Copernicus Climate
Climate Change Service menyebutkan bahwa tahun Change Service indicates that 2024 is the hottest year
2024 adalah tahun terhangat sejak 1850. Pada tahun since 1850. In 2024, the global average temperature
2024 juga memiliki temperatur rata-rata global lebih is also 0.12°C warmer than in 2023. Global warming
hangat 0,12oC dibanding tahun 2023. Fenomena is linked to climate change and regional weather
PT Teladan Prima Agro Tbk 89
Page 92
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
pemanasan global berkaitan dengan perubahan patterns, which impact the agribusiness sector,
iklim dan pola cuaca regional yang berdampak particularly oil palm plantations. This presents a
pada sektor agribisnis perkebunan kelapa sawit. unique challenge for TPA, especially in terms of
Hal tersebut merupakan tantangan tersendiri yang productivity and infrastructure management.
dihadapi oleh TPA terutama dalam hal produktivitas
dan pengelolaan infrastruktur.
TPA secara konsisten melakukan pemantauan, TPA consistently monitors, manages, and evaluates
pengelolaan, dan evaluasi terhadap dampak the environmental impact of its operational activities
lingkungan dari aktivitas operasionalnya, serta while ensuring that HCV areas remain protected.
menjaga areal HCV agar tetap terlindungi. Dalam In implementing best practices for oil palm
penerapan praktik terbaik perkebunan kelapa sawit, plantations, TPA is committed to minimizing
TPA berkomitmen untuk meminimalkan dampak negative impacts on ecosystems while supporting
negatif terhadap ekosistem sekaligus mendukung global efforts to combat climate change. TPA also
upaya global dalam mengatasi perubahan iklim. collaborates with various stakeholders to ensure the
TPA juga membangun kolaborasi dengan berbagai optimal implementation of environmental strategies.
pemangku kepentingan untuk memastikan
pelaksanaan strategi lingkungan berjalan optimal.
Komitmen pelestarian alam diwujudkan dalam The commitment to environmental conservation
penetapan areal HCV seluas 4.669 ha, yaitu sekitar is reflected in the designation of 4,669 hectares of
7,7% dari total areal tertanam 60.515 ha. Tipe HCV HCV areas, accounting for approximately 7.7% of the
meliputi hutan sekunder, riparian zone, mangrove, total planted area of 60,515 hectares. The HCV types
dan areal bernilai budaya lokal. Areal HCV tersebut include secondary forests, riparian zones, mangroves,
juga meliputi areal HCS yang berperan dalam and areas with local cultural value. These HCV areas
carbon sequestration. also encompass High Carbon Stock (HCS) areas,
which play a role in carbon sequestration.
Sebagai implementasi atas landasan pilar As part of the implementation of the Agro-ecological
Agro-ecological, TPA menetapkan langkah-langkah pillar, TPA has established the following priority
prioritas sebagai berikut: measures:
1. Pemanfaatan sumber daya alam, seperti air dan 1. Efficient and effective utilization of natural
tanah, secara efisien dan efektif; resources, such as water and soil;
2. Pengelolaan limbah secara optimal melalui 2. Optimal waste management through the
prinsip reuse, reduce, dan recycle (3R) serta principles of reuse, reduce, and recycle (3R) and
pengelolaan limbah B3 yang bertanggungjawab; responsible management of hazardous and toxic
(B3) waste;
3. Pelestarian areal High Carbon Stock (HCS) dan 3. Conservation of High Carbon Stock (HCS) and
High Conservation Value (HCV), serta menjaga High Conservation Value (HCV) areas while
keanekaragaman hayati di dalamnya; preserving their biodiversity;
4. Pengurangan intensitas emisi gas rumah kaca 4. Reduction of greenhouse gas (GHG) emission
(GRK) dari proses bisnis; serta intensity from business processes; and
5. Pengembangan Teladan Green Metrics (TGM) 5. Development of the Teladan Green Metrics (TGM)
pada modul perhitungan emisi GRK berdasar in the GHG emission calculation module based
GHG Protocol serta memperbaharui TGM Alert dan on the GHG Protocol, as well as updating the
penambahan satelit untuk memantau hotspots TGM Alert and integrating additional satellites
di dalam dan sekitar konsesi, memvalidasi to monitor hotspots within and around the
hotspots di lahan masyarakat dengan angka concession, validating hotspots on community
validasi hingga mencapai 60,57%. land with an accuracy rate of up to 60.57%.
90 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 93
Agro-Ecological
TPA mengedepankan prinsip ekonomi sirkular dalam TPA upholds the principles of a circular economy
menerapkan kebijakan lingkungan, di antaranya in implementing its environmental policies,
melalui Operasional Biogas Power Plant (BPP) yang including the operation of a Biogas Power Plant
memanfaatkan limbah POME sebagai sumber (BPP) that utilizes Palm Oil Mill Effluent (POME) waste
energi untuk pembangkit energi listrik. Dengan as an energy source for electricity generation. By
mengkonversi limbah POME menjadi energi listrik converting POME waste into electrical and thermal
dan panas, TPA tidak hanya berhasil mengurangi energy, TPA not only reduces its dependence on
ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi fossil fuels but also creates added value from palm
juga menciptakan nilai tambah dari limbah yang oil mill waste.
dihasilkan pabrik kelapa sawit.
Inisiatif-inisiatif lingkungan yang telah kami The environmental initiatives we have implemented
realisasikan menjadi langkah penting dalam represent significant steps toward realizing TPA’s
mewujudkan visi TPA untuk operasional yang efektif vision for effective and efficient operations while
dan efisien, sekaligus memperkuat komitmen strengthening the company’s commitment to
perusahaan terhadap tanggung jawab lingkungan environmental responsibility and long-term
dan keberlanjutan jangka panjang. sustainability.
Gas Engine di BPP Mengubah Gas Metana menjadi Energi Listrik
Gas Engine at BPP Converts Methane Gas into Electrical Energy
PT Teladan Prima Agro Tbk 91
Page 94
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Hujan
Rain
Sungai
River
Waduk
Reservoir
Pumping
Facility
asi TBS /
FFB transportation
nsport
Tra
POME
Kebun Circular
Kelapa Sawit
Pelepah Sawit
Palm Oil
Plantation
Economic
Palm Fronds
of TPA
Land Application
Kompos
Compost
Komposting
Composting
CPO
Transportasi CPO / CPO Transportation
Shipping
Port
CPKO
Transportasi CPKO/ CPKO Transportation
92 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 95
Agro-Ecological
Reuse Fiber
& Shell
PKS
En
en
gy
Lis
tr
ik
/E
le
ct
ric
al
En
PO
er
C
M
gy
o-
IPAL E
fir
in
g
Pa
lm
Ke
rn
el
BPP
TKKS / EFB
rgy
ne
alE
ric
ct
le
Listrik
/E
rik
Electricity
Li
st
gy
KCP ner
E
Perumahan
Karyawan
Employee
Housing
PT Teladan Prima Agro Tbk 93
Page 96
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Capaian Kinerja Lingkungan TPA Tahun 2022 – 2024
TPA Environmental Performance Achievements 2022 – 2024
Capaian
Aspek Satuan Achievement Keterangan
Aspect Unit Description
2024 2023 2022
Biaya Pengelolaan
dan Ameliorasi miliar
Lingkungan Rupiah
5,22 4,74 5,95
Environmental billion
Management and Rupiah
Amelioration Costs
Pemakaian Material
Materials Use
Dari perkebunan inti dan
Produksi TBS plasma
ton 1.219.294 1.213.068 1.201.230
FFB Produced From nucleus and plasma
plantations
Dari perkebunan inti,
plasma, dan pembelian TBS
TBS yang Diolah dari pihak ketiga
ton 1.381.677 1.409.552 1.343.526
FFB Processed From nucleus and plasma
plantations, and FFB
purchased from third parties
POME, Kompos, dan Tandan
Pupuk Organik Kosong Kelapa Sawit (TKKS)
ton 1.804.790 1.737.237 1.898.492
Organic Fertilizer POME, Compost, and Palm Oil
Empty Fruits Bunches (EFB)
Pupuk Anorganik
ton 45.069 33.645 29.776
Inorganic Fertilizer
Pengelolaan Air
Water Management
Seluruhnya air permukaan;
tidak mengambil dari
wilayah stres air; air untuk
Konsumsi Air boiler dan aneka proses
untuk Proses sudah diperhitungkan
megaliter 1.595 1.641 1.386
Water Consumption All surface water; none
for Process taken from water stress
area; already calculated
water used in boiler and
various processes
Perubahan konsumsi air
Perubahan
dibandingkan masing-
Konsumsi Air
% (2,88) 18,40 9,48 masing tahun
Change in Water
Year-on-year comparison
Consumption
of water consumption
Pemakaian Air ke
Aplikasi Lahan
megaliter 1.426 1.364 1.524
Water Used in Land
Application
Air untuk boiler dan
m3/ton TBS
Intensitas aneka proses sudah
olah
Konsumsi Air diperhitungkan
m3/ton 1,15 1,16 1,03
Water Consumption Already calculated water
of FFB
Intensity used in boiler and various
processed
processes
94 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 97
Agro-Ecological
Capaian
Aspek Satuan Achievement Keterangan
Aspect Unit Description
2024 2023 2022
Penanganan Limbah
Waste Handling
Limbah Non-B3
yang Dihasilkan
ton 600.446 608.133 536.404
Non-Hazardous
Waste Produced
Seluruh limbah B3 diangkut
Limbah B3 yang dan dikelola oleh pihak
Dihasilkan ketiga yang berizin
ton 31 30 29
Hazardous Waste All hazardous waste is
Produced transported and managed
by licensed third parties
Penggunaan Energi
Energy Use
Energi dari Sumber
Terbarukan
GJ 115.783 116.835 104.035
Energy from
Renewable Sources
Energi dari Sumber
Tak Terbarukan
GJ 332.402 325.421 277.576
Energy from Non-
Renewable sources
Total Energi yang
Dikonsumsi
GJ 448.185 442.256 381.611
Total Energy
Consumed
GJ/ton TBS
Intensitas Energi olah
0,324 0,314 0,284
Energy Intensity GJ/ton of FFB
processed
Reduksi Intensitas
Energi
% 3,39 10,46 (0,14)
Energy Intensity
Reduction
Mitigasi Emisi GRK*
GHG Emissions Mitigation*
Total Emisi GRK
ton CO2eq 341.149 504.209 448.304
Total GHG Emissions
Pengurangan emisi dari
penggunaan biomassa
Reduksi Emisi GRK sebagai bahan bakar boiler
GHG Emissions ton CO2eq 8.580 8.657 7.709 untuk menghasilkan listrik
Reduction Emissions reduction from
using biomass fueled boiler
to generate electricity
ton CO2eq/
Intensitas Emisi GRK ton TBS olah
GHG Emissions ton CO2eq/ 0,247 0,358 0,334
Intensity ton of FFB
processed
PT Teladan Prima Agro Tbk 95
Page 98
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Capaian
Aspek Satuan Achievement Keterangan
Aspect Unit Description
2024 2023 2022
ton CO2eq/
Intensitas Emisi GRK ton CPO
GHG Emissions ton CO2eq/ 1,05 1,54 1,49
Intensity ton of CPO
produced
ton CO2eq/
Intensitas Emisi GRK ton PK
GHG Emissions ton CO2e/ 6,73 9,67 8,99
Intensity ton of PK
produced
Konservasi Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Conservation
Luasan Lahan HCV HCV kategori 1, 3, 4, 5, 6
ha 4.669 4.559 4.559
Total HCV Area HCV category 1, 3, 4, 5, 6
Sertifikasi Industri
Industrial Certification
Total Entitas Anak
Bersertifikasi ISPO
Number of 8 8 8
ISPO-certified
Subsidiaries
*Data disajikan kembali. / Restated.
Pemeliharaan Sistem Pemipaan Land Application
Land Application Piping System Maintenance
96 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 99
Agro-Ecological / Agro-Ecological
Perlindungan Terhadap
Keanekaragaman Hayati [3-3:#304] [13.3.1]
Biodiversity Protection
Keanekaragaman hayati merupakan salah satu Biodiversity is one of the key elements of the
elemen penting pada pilar Agro-ecological. TPA Agro-ecological pillar. TPA allocates part of its
mengalokasikan sebagian konsesi sebagai areal concession as HCV areas, serving as natural
HCV yang berfungsi sebagai habitat alami flora habitats for flora and fauna to maintain biodiversity
fauna sehingga mampu menjaga keseimbangan balance. TPA continuously works to designate and
keanekaragaman hayati. TPA terus berupaya preserve HCV areas, conduct awareness programs
menetapkan dan menjaga areal HCV, melakukan for employees and the community, and regularly
sosialisasi kepada karyawan dan masyarakat, serta monitor flora and fauna. Additionally, boundary
melakukan pemantauan flora dan fauna secara markers and HCV area signboards are installed,
berkala. Selain itu, juga dilakukan pemasangan while relevant authorities are actively engaged in the
tapal batas dan rambu-rambu petunjuk areal HCV management of conservation areas.
serta secara aktif melibatkan instansi terkait dalam
pengelolaan areal konservasi.
Tingkat keanekaragaman hayati suatu areal The level of biodiversity in an HCV area varies
HCV berbeda satu dengan yang lain, yaitu depending on the diversity of species found and their
berdasarkan keragaman spesies yang ditemukan conservation status, which may include endemic,
serta status spesies yang dapat berupa endemik, endangered, vulnerable, or low-risk species.
terancam punah, rentan, dan risiko rendah. Current fauna monitoring methods use camera
Metode pemantauan fauna saat ini menggunakan traps, complemented by biacoustics technology.
kamera trap yang kemudian ditambahkan metode Biacoustics is a fauna monitoring method that
biocoustics. Biocoustics merupakan metode records sounds and identifies species based on
pemantauan fauna dengan merekam suara serta sound type and frequency. Through this monitoring
mengidentifikasi berdasarkan jenis suara dan and integrated management, TPA ensures that
frekuensi suara. Melalui pemantauan tersebut plantation areas can contribute to long-term
serta pengelolaan yang terintegrasi, maka TPA biodiversity conservation solutions.
memastikan wilayah perkebunan dapat menjadi
bagian dari solusi perlindungan keanekaragaman
hayati jangka panjang.
PT Teladan Prima Agro Tbk 97
Page 100
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Dampak Operasi terhadap Impact of Operations on
Keanekaragaman Hayati [F.9] [304-1] [13.3.2] Biodiversity [F.9] [304-1] [13.3.2]
TPA memastikan bahwa seluruh Entitas Anak tidak TPA ensures that all subsidiaries do not operate in
beroperasi di kawasan hutan dan tidak terkait forest areas and are not associated with nature
dengan kawasan cagar alam atau areal lindung reserves or protected areas that serve as natural
yang merupakan habitat alami bagi flora dan fauna habitats for local flora and fauna. However, TPA pays
lokal. Meskipun demikian, TPA memiliki perhatian special attention on the potential operational impact
khusus atas potensi dampak operasional terhadap to the environment surrounding the operational
lingkungan di sekitar wilayah operasi. areas.
Adapun identifikasi tersebut kami uraikan We outlined the identification as follows:
sebagai berikut:
Kegiatan Dampak Lingkungan
Activities Environmental Impact
Pemupukan dan Pemupukan dengan material anorganik secara berlebihan menyebabkan eutrofikasi dan
Pengendalian Gulma mengganggu ekosistem akuatik. Pengendalian gulma dengan pestisida dalam skala besar
berdampak pada terganggunya spesies non-target dan mengganggu keseimbangan serangga
penyerbuk dan fauna terrestrial.
Fertilization and Weed Excessive fertilization with inorganic material causes eutrophication and disrupts aquatic
Control ecosystems. Large-scale weed control with pesticides disrupts non-target species and disrupts
the balance of pollinating insects and terrestrial fauna.
Alih Fungsi Lahan Alih fungsi lahan menyebabkan perubahan tutupan dari ekosistem heterogen menjadi homogen
sehingga berpotensi terhadap peningkatan erosi dan sedimentasi.
Land Use Change Land use change leads to changing the coverage of heterogenous ecosystem to homogenous,
potentially increasing erosion and sedimentation.
Alih fungsi lahan menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman
hayati.
Land use change disrupts the balance of the ecosystem and the biodiversity.
Dampak lanjutan dari alih fungsi lahan, yaitu terganggunya ekosistem sebagai habitat satwa
sehingga terjadi masuknya satwa ke permukiman dan areal operasional.
Subsequent impacts of land use change, namely disrupted ecosystem as animal habitat, causing
animals to enter housing areas and operational areas.
Berdasarkan analisis tersebut, kami telah Based on this analysis, we have developed
mengembangkan langkah-langkah pengelolaan management and mitigation measures aimed
dan mitigasi yang bertujuan menjaga keseimbangan at maintaining ecosystem balance, particularly
ekosistem, terutama di wilayah operasional supaya within operational areas, to support biodiversity
mampu mendukung perlindungan terhadap protection.
keanekaragaman hayati.
Upaya awal yang kami lakukan dalam perlindungan Our initial efforts in environmental and biodiversity
lingkungan dan keanekaragaman hayati adalah conservation involve identifying High Conservation
identifikasi areal Bernilai Konservasi Tinggi atau Value Areas (HCVA). Following this, an HCV
biasa disebut High Conservation Value Area (HCVA). management program is implemented, which
Setelah itu dilakukan program pengelolaan HCV includes boundary marking, area protection,
yang meliputi penetapan tapal batas, penjagaan information board placement, and awareness
area, pemberian papan informasi, serta sosialisasi campaigns for employees and the community.
kepada karyawan dan masyarakat. Selain itu, Additionally, the company collaborates with
perusahaan juga bekerja sama dengan instansi relevant institutions to support these initiatives.
terkait untuk mendukung program tersebut. Adapun A key part of our ongoing efforts is regular monitoring
program rutin yang dilakukan berupa pemantauan and encounters with flora and fauna to assess
dan perjumpaan flora fauna untuk mengetahui biodiversity levels. Since 2012, this monitoring has
98 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 101
Agro-Ecological
Hasil Camera Trap / Camera Trap Results
Kijang Muncak (Muntiacus muncak) Kucing Kuwuk (Prionailurus bengalensis)
tingkat keanekaragaman hayati yang dilakukan been conducted in partnership with the Center
bekerja sama dengan Pusat Studi Ekologi dan for Ecology and Conservation Studies, a leading
Konservasi, sebuah lembaga penelitian terkemuka research institution focused on tropical ecosystem
yang berfokus pada konservasi ekosistem tropis, conservation. Through this collaboration, TPA ensures
sejak tahun 2012 rutin dalam memantau jenis flora transparent and cooperative management.
dan fauna di areal HCV. Melalui kemitraan ini, TPA
memastikan pengelolaan yang transparan dan
kolaboratif.
Berdasarkan pada pemantauan rutin satwa di Routine wildlife monitoring in HCV areas has
areal HCV menunjukkan bahwa telah teridentifikasi identified a total of 665 species within TPA’s
sejumlah 665 spesies di wilayah konsesi TPA, dengan concession area, with 497 species listed in the IUCN
497 spesies di antaranya tercatat dalam Red List Red List, indicating their risk of global extinction.
IUCN, yang menandakan status terdapat risiko Furthermore, 57 species are nationally protected
kepunahan global. Selain itu, terdapat 57 spesies under the Indonesian Ministry of Environment and
yang dilindungi secara nasional berdasar pada Forestry Regulation No. P.106 of 2018.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
No. P.106 Tahun 2018.
Beberapa spesies mamalia penting yang dijumpai Some of the key mammal species found in
di areal HCV TPA, meliputi Orang Utan Kalimantan TPA’s HCV areas include the Bornean Orangutan
(Pongo pygmaeus morio), Bekantan (Nasalis (Pongo pygmaeus morio), Proboscis Monkey
larvatus), Owa Kelawat (Hylobates muelleri), Monyet (Nasalis larvatus), Müller’s Gibbon (Hylobates
Ekor Panjang (Macaca fascicularis), Beruk (Macaca muelleri), Long-tailed Macaque (Macaca
nemestrina), dan Lutung Kutai (Presbytis canicrus). fascicularis), Pig-tailed Macaque (Macaca
Adapun spesies penting kelompok Aves (burung), nemestrina), and Kutai Langur (Presbytis canicrus).
meliputi Cica Daun Besar (Chloropsis sonnerati) Significant bird species include the Greater
dan Caladi Batu (Meiglyptes tristis). Spesies-spesies Green Leafbird (Chloropsis sonnerati) and the
tersebut masuk ke dalam Red List IUCN dengan Rusty-breasted Woodpecker (Meiglyptes tristis).
status Critically Endangered dan Endangered These species are classified as Critically Endangered
sehingga menjadi perhatian utama dalam program and Endangered on the IUCN Red List, making them a
konservasi dan perlindungan keanekaragaman primary focus of TPA’s conservation and biodiversity
hayati di TPA. protection programs.
PT Teladan Prima Agro Tbk 99
Page 102
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Selain keanekaragaman fauna, TPA juga melakukan In addition to monitoring fauna diversity, TPA also
pemantauan terhadap berbagai jenis flora. conducts surveillance of various plant species.
Pemantauan ini mencakup identifikasi spesies This monitoring includes identifying plant species,
tanaman, termasuk flora yang dilindungi, untuk including protected flora, to ensure environmental
memastikan kelestarian lingkungan di sekitar sustainability around plantation areas. TPA
areal perkebunan. TPA menjaga areal khusus bagi designates special areas for flora with conservation
flora yang memiliki status konservasi dengan status by establishing protection zones free from
menetapkan zona perlindungan bebas dari aktivitas potentially harmful activities and controlling the use
yang berpotensi merusak, serta mengendalikan of chemicals in surrounding areas. Several endemic
penggunaan bahan kimia di sekitar wilayah tersebut. and identified flora species within TPA’s concession
Beberapa spesies flora endemik yang dilindungi dan include Elai (Durio kutejensis), Pasang (Quercus
teridentifikasi berada di wilayah TPA, antara lain Elai gaharuensis), and White Meranti (Shorea lamellata).
(Durio kutejensis), Pasang (Quercus gaharuensis),
dan Meranti putih (Shorea lamellata).
Keanekaragaman hayati yang terdapat di wilayah The biodiversity within TPA’s concession area
konsesi TPA menunjukkan betapa pentingnya highlights the importance of sustainable conservation
program konservasi yang berkelanjutan. Melalui programs. Through consistent monitoring and
pemantauan yang konsisten dan program konservasi in-situ conservation initiatives, TPA ensures that
in situ, TPA terus memastikan bahwa lingkungan the environment continues to support the survival
tetap mendukung kelangsungan spesies-spesies of endangered species. This commitment is an
yang terancam punah. Komitmen ini merupakan integral part of TPA’s long-term strategy to balance
bagian integral dari strategi jangka panjang TPA operational activities with sustainable environmental
untuk menciptakan keseimbangan antara aktivitas preservation.
operasional dan pelestarian lingkungan yang
berkelanjutan.
Sekelompok Bekantan di Hutan Manggrove
A Group of Proboscis Monkeys in the Mangrove Forest
100 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 103
Agro-Ecological
Wilayah Konservasi [304-1] [304-3] [13.3.2] [13.3.4]
Conservation Areas
Entitas Luas HCV
Lokasi Geografis Kategori HCV Keterangan
Anak HCV Area
Geographical Location HCV Category Remarks
Subsidiary (ha)
Kec. Talisayan dan Kec. Biatan,
Terdapat spesies terancam punah dan
Kab. Berau, Kalimantan Timur
spesies endemik Borneo.
TBP Talisayan and Biatan 525,57 1 3 4 6
There are endangered species and
Sub-districts, Berau Regency,
endemic to Borneo.
East Kalimantan
Terdiri dari sempadan sungai, hutan
Kec. Batu Putih, Kab. Berau, mangrove, dan hutan di atas batu kapur
Kalimantan Timur yang berada di dalam areal Perseroan.
INK 489,30 1 3 4
Batu Putih Sub-district, Berau Consists of riparian, mangrove forest,
Regency, East Kalimantan and limestone forest within Company’s
concession.
Terdiri dari sungai, daerah resapan air
Kec. Karangan, Kab. Kutai Timur, yang masih berhutan, dan areal dataran/
Kalimantan Timur perbukitan dengan vegetasi baik.
TLN 501,00 1 3 4
Karangan Sub-district, East Consists of river, forested water absorption
Kutai Regency, East Kalimantan area, and plains/hills areas with good
vegetation.
Terdiri dari waduk penting untuk persediaan
suplai air, hutan lindung Perseroan beserta
Kec. Kaubun, Kab. Kutai Timur, sisa hutan sekunder, mata air alami, dan
Kalimantan Timur bukit dengan sumber gas alami.
SPN 388,91 1 4 5
Kaubun Sub-district, East Kutai Consists of essential reservoir for water
Regency, East Kalimantan supply, Company’s protected forest,
remaining secondary forest, natural
springs, and hills with natural gas sources.
Kec. Muara Bengkal,
Kab. Kutai Timur, Terdiri dari sempadan sungai dan bantaran
TPS Kalimantan Timur 1.524,83 1 4 5 banjir.
Muara Bengkal Sub-district, East Consists of riparian and floodplains.
Kutai Regency, East Kalimantan
Kec. Long Mesangat,
Kab. Kutai Timur, Areal HCV berupa sempadan sungai, areal
Kalimantan Timur berhutan, dan mata air.
GSA 580,40 1 3 4 5 6
Long Mesangat Sub-district, HCV area consists of riparian, forested
East Kutai Regency, lands, and springs.
East Kalimantan
Kec. Tanjung Harapan,
Kab. Paser, Kalimantan Timur Berbatasan dengan Cagar Alam Teluk Apar.
MJA 259,31 1 3 4 5 6
Tanjung Harapan Sub-district, Bordering Teluk Apar Nature Reserve.
Paser Regency, East Kalimantan
Kec. Muara Kaman,
Kab. Kutai Kartanegara, Areal HCV berupa ekosistem hutan,
Kalimantan Timur sempadan sungai, dan mata air.
CAP 399,31 1 4 5 6
Muara Kaman Sub-district, HCV area consists of forest ecosystem,
Kutai Kartanegara Regency, riparian, and springs.
East Kalimantan
Total 4.668,63
Keterangan / Remarks
Tempat terkonsentrasinya nilai-nilai keanekaragaman hayati yang signifikan secara global, regional, atau nasional.
HCV 1
A place where significant biodiversity values are concentrated globally, regionally, or nationally.
Ekosistem dan mosaik pada level lanskap dan lanskap hutan yang utuh.
HCV 2
Ecosystems and mosaics at landscape level and intact forest landscapes.
Tempat yang terletak di dalam atau mencakup ekosistem yang langka atau terancam punah.
HCV 3
A place located in or including rare and endangered ecosystem.
Tempat yang menyediakan layanan ekosistem mendasar yang berada pada situasi kritis (jasa-jasa lingkungan alami).
HCV 4 A place that provides fundamental ecosystem services in critical situations (natural environment services).
Tempat yang fundamental untuk menyediakan kebutuhan dasar masyarakat setempat.
HCV 5 A fundamental place that provides basic needs for the local people.
Tempat yang penting sebagai identitas budaya dan tradisi masyarakat setempat.
HCV 6 An important place that showcases the culture and tradition of the local people.
PT Teladan Prima Agro Tbk 101
Page 104
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Spesies Terpantau dan Dilindungi* [304-4] [13.3.5]
Monitored and Protected Species* Monitored and Protected Species
Dilindungi oleh Peraturan
Spesies yang Dipantau di Termasuk dalam Menteri Lingkungan Hidup
Kelas Wilayah TPA Red List IUCN dan Kehutanan
Class Species Monitored in Included in the IUCN Protected under the Minister
TPA’s Concessions Red List of Environment and Forestry
Regulation
Fauna
Mamalia
42 41 14
Mammals
Primata
9 9 7
Primates
Non-Primata
33 32 7
Non-Primates
Burung (Aves)
183 183 40
Birds (Aves)
Herpetofauna 62 62 1
Kupu-kupu
157 19 2
Butterflies
Capung
80 79 -
Dragonflies
Biota Aquatik
141 113 -
Aquatic Biota
Total 665 497 57
Flora
Pohon
264 149 -
Trees
Tumbuhan Bawah
108 16 1
Lower Plants
Total 372 165 1
* Pemantauan dilaksanakan oleh TPA bekerja sama dengan akademisi dan peneliti dari Ecositrop. / Monitoring is conducted by TPA in
collaboration with academicians and researchers from Ecositrop.
Spesies yang Termasuk Dalam Red List IUCN* [304-4] [13.3.5]
Species included in the IUCN Red List
Total Spesies yang Dipantau di Wilayah TPA
Tingkat Risiko Kepunahan Total Species Monitored in TPA’s Concessions
Extinction Risk Level
Fauna Flora
CR - Critically Endangered 1 -
EN - Endangered 8 5
VU - Vulnerable 20 10
NT - Near Threatened 35 9
LC - Least Concern 433 136
DD – Data Deficient - 5
Total 497 165
* Pemantauan dilaksanakan oleh TPA bekerja sama dengan akademisi dan peneliti dari Ecositrop. / Monitoring is conducted by TPA in
collaboration with academicians and researchers from Ecositrop.
102 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 105
Agro-Ecological
Daftar Fauna dan Flora Penting di Areal TPA
List of Important Fauna and Flora in TPA Area
Fauna
Sifat
Status
Characteristicts
Kelompok Spesies Nama Lokal
No.
Group Species Local Name
Waktu Aktif Stratifikasi
SST UU/PP IUCN CITES
Active Time Stratification
Berang-berang
1. Mamalia Aonyx cinerea cakar kecil - TD VU I Diurnal -
Small-clawed otter
Arctictis Binturong Diurnal,
2. Mamalia - D VU I Arboreal
binturong Bearcat Nokturnal
Helarctos Beruang madu Diurnal, Terestrial,
3. Mamalia D VU I
malayanus Sun bear Nokturnal Arboreal
Hylobates Owa kelawat
4. Mamalia D EN I Diurnal Arboreal
muelleri Müller’s gibbon
Berang-berang
Lutrogale bulu-licin
5. Mamalia - D VU I Diurnal -
perspicillata Smooth-coated
otter
Monyet
Macaca ekor-panjang Terestrial,
6. Mamalia - TD EN II Diurnal
fascicularis Long-tailed Arboreal
macaque
Beruk
Macaca Terestrial,
7. Mamalia Pig-tailed - TD EN II Diurnal
nemestrina Arboreal
macaque
Bekantan
8. Mamalia Nasalis larvatus D EN I Diurnal Arboreal
Proboscis monkey
Nycticebus Kukang
9. Mamalia D VU II Nokturnal Arboreal
menagensis Slow loris
Orangutan
Pongo Kalimantan Arboreal,
10. Mamalia D CR I Diurnal
pygmaeus Bornean Teretrial
Orangutan
Presbytis Lutung Kutai
11. Mamalia TD EN NA Diurnal Arboreal
canicrus Kutai Langur
Presbytis Lutung merah
12. Mamalia D VU II Diurnal Arboreal
rubicunda Red Langur
Rusa/ Payau
Diurnal,
13. Mamalia Rusa unicolor Deer / Sambar - D VU NA Tertetrial
Nokturnal
Deer
Babi berjenggot Diurnal,
14. Mamalia Sus barbatus - TD VU NA Teretrial
Bearded pig Nokturnal
Trachypithecus Lutung kelabu
15. Mamalia D VU II Diurnal Arboreal
cristatus Grey langur
Acridotheres Kerak kerbau
16. Aves − TD VU NA Diurnal Arboreal
javanicus Water buffalo
Anthracoceros Kangkareng hitam
17. Aves − D VU II Diurnal Arboreal
malayanus Black hornbill
Buceros Rangkong badak
18. Aves − D VU II Diurnal Arboreal
rhinoceros Rhinoceros hornbill
Cica-daun besar
Chloropsis
19. Aves Greater green − D EN NA Diurnal Arboreal
sonnerati
leafbird
Leptoptilos Bangau tongtong
20. Aves − D VU NA Diurnal -
javanicus Lesser adjutant
PT Teladan Prima Agro Tbk 103
Page 106
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Sifat
Status
Characteristicts
Kelompok Spesies Nama Lokal
No.
Group Species Local Name
Waktu Aktif Stratifikasi
SST UU/PP IUCN CITES
Active Time Stratification
Sempidan biru
Lophura ignita
21. Aves Blue-throated − TD VU NA Diurnal Terestrial
nobilis
barbet
Caladi batu
22. Aves Meiglyptes tristis − TD EN NA Diurnal Arboreal
Stone curlew
Betet
Psittacula ekor-panjang
23. Aves − D VU II Diurnal Arboreal
longicauda Long-tailed
parakeet
Rhyticeros Julang dompet
24. Aves − D VU II Diurnal Arboreal
subruficollis Wallet hornbill
Rhyticeros Julang emas
25. Aves − D VU II Diurnal Arboreal
undulatus Golden hornbill
Ophiophagus Ular raja kobra Diurnal,
26. Herpetofauna - TD VU II Terestrial
hannah King cobra Nokturnal
Rasbora Ikan Wader
27. Pisces TD VU NA Diurnal −
lateristriata Spotted bard
Flora
Status
Spesies Nama Lokal
No.
Species Local Name
SST UU/PP IUCN CITES
1. Agathis borneensis Damar - TD EN NA
2. Artocarpus anisophyllus Ara - TD VU NA
3. Artocarpus lowii Keledang - TD VU NA
4. Borassodendron borneensis Bendang - TD NT NA
5. Ceriops decandra Bido-bido - TD NT NA
6. Diospyros lanceolata Kayu arang - TD NT II
7. Dipterocarpus gracilis Keruing - TD VU NA
8. Durio kutejensis Elai TD VU NA
9. Eusideroxylon zwageri Ulin - TD VU NA
10. Ficus benzamina Beringin TD EN NA
11. Ficus dubia Kayu ara - TD NT NA
12. Gluta renghas Rengas - TD NT NA
13. Intsia bijuga Merbau pantai - TD NT NA
14. Musa abaca Pisang abaka - TD NT NA
15. Pterocarpus indicus Angsana - TD EN II
16. Quercus gaharuensis Pasang TD VU NA
17. Semecarpus trengganuensis Mangga hutan - TD VU NA
104 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 107
Agro-Ecological
Status
Spesies Nama Lokal
No.
Species Local Name
SST UU/PP IUCN CITES
18. Shorea balangeran Balangeran - TD VU NA
19. Shorea gratissima Meranti laut - TD EN NA
20. Shorea johorensis Meranti merah/ meranti majau - TD VU NA
21. Shorea laevis Bangkirai - TD VU NA
22. Shorea lamellata Meranti putih TD EN NA
23. Shorea leprosula Meranti tembaga - TD NT NA
24. Shorea pauciflora Meranti merah - TD NT NA
Keterangan / Remarks
Spesies Sebaran Terbatas.
SST
Narrow-Spread Species.
Mengacu pada Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah.
UU/PP
Based on Laws and Government Regulations.
International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources, sebuah organisasi internasional yang
didedikasikan untuk konservasi sumber daya alam.
IUCN
International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources, an international organization dedicated to the
conservation of natural resources.
Convention on International Trade in Endangered Species, sebuah konvensi perdagangan internasional untuk tumbuhan
CITES dan satwa liar.
Convention on International Trade in Endangered Species, an international trade convention on wild flora and fauna.
Dilindungi berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990, PP No. 7 Tahun 1999, dan Peraturan Menteri LHK No. 106 Tahun 2018.
AB Protected by Law No. 5/1990, Government Regulation No. 7/1999, and Ministry of Environment and Forestry Regulation
No. 106/2018.
Dilindungi berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990, PP No. 7 Tahun 1999, dan Peraturan Menteri LHK No. 106 Tahun 2018.
B Protected by Law No. 5/1990, Government Regulation No. 7/1999, and Ministry of Environment and Forestry Regulation
No. 106/2018.
Endemik.
E
Endemic.
Terancam Punah.
EN
Endangered.
Rentan.
VU
Vulnerable.
Risiko Rendah.
LC
Least Concern.
Tidak boleh diperdagangkan secara internasional.
App. I
No international trading allowed.
Akan terancam punah apabila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan.
App. II
Will be endangered should illegal trade continues.
Hewan yang sebagian besar hidupnya dihabiskan di atas pepohonan/belukar.
Arboreal
Arboreal Animals that spend most of their time in trees or bush.
PT Teladan Prima Agro Tbk 105
Page 108
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Biocoustic: Terobosan Strategis pada Pemantauan Keanekaragaman Hayati
Biocoustic: A Strategic Breakthrough in Biodiversity Monitoring
Pemantauan keanekaragaman hayati merupakan salah satu kegiatan utama dalam program konservasi yang
TPA jalankan. Metode konvensional yang umum digunakan adalah pencatatan langsung terhadap spesies yang
dijumpai di lapangan. Pemantauan spesies flora relatif lebih mudah dilakukan karena sifatnya yang statis, sementara
pemantauan fauna yang bersifat mobile dan sensitif terhadap kehadiran manusia maka metode perjumpaan
langsung kurang efektif. Oleh karena itu, identifikasi fauna dapat dilakukan melalui tanda-tanda keberadaannya,
seperti jejak, feses, cakaran, sarang, cangkang telur, dan lain-lain.
Seiring dengan perkembangan teknologi, metode pemantauan fauna semakin berkembang, salah satunya dengan
penggunaan camera trap yang memungkinkan pemantauan lebih optimal terhadap spesies nokturnal maupun
diurnal. Selain itu, metode identifikasi berbasis analisis amplitudo suara juga mulai diterapkan. Keunggulan metode
ini adalah kemampuannya untuk beroperasi selama 24 jam nonstop dalam beberapa hari, lebih hemat energi, serta
mampu merekam suara yang tidak terdeteksi oleh camera trap. Dengan demikian, kombinasi berbagai metode ini
meningkatkan efektivitas pemantauan keanekaragaman hayati secara lebih komprehensif.
Biodiversity monitoring is one of the key activities in TPA’s conservation program. The conventional method
commonly used involves direct recording of species encountered in the field. Monitoring flora species is relatively
easier due to their static nature, whereas monitoring fauna, which is mobile and sensitive to human presence, makes
direct encounters less effective. Therefore, fauna identification can be conducted through indirect signs of their
presence, such as tracks, feces, claw marks, nests, eggshells, and other indicators.
With technological advancements, fauna monitoring methods have evolved, including the use of camera traps,
which allow for more optimal monitoring of both nocturnal and diurnal species. Additionally, sound amplitude
analysis-based identification methods have also been introduced. The advantage of this method is its ability to
operate continuously for 24 hours over several days, its energy efficiency, and its capability to record sounds that
camera traps cannot detect. As a result, the combination of these various methods enhances the effectiveness of
biodiversity monitoring in a more comprehensive manner.
Grafik Gelombang Suara (waveform) Kehadiran dan Keragaman Fauna di Areal HCV
Waveform Graph of Fauna Abundance and Diversity in HCV Area
106 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 109
Agro-Ecological
TGM Hotspot Alert: Sistem Informasi Terintegrasi dalam
Upaya Pencegahan Kebakaran Lahan [F.9] [304-2] [13.3.3]
TGM Hotstpot Alert: Integrated Information System
in Land Fire Prevention Effort
Tim Pengendalian Kebakaran Lahan Melaksanakan Apel Siaga Sebelum Bertugas
Land Fire Control Team Holds Pre-Task Alert Session
Kebakaran lahan menjadi salah satu tantangan Land fires are one of the main challenges for TPA’s
utama bagi operasional TPA, terutama selama musim operations, especially during prolonged dry seasons.
kemarau yang berkepanjangan. Dampak kebakaran The impact of land fires not only damages oil palm
lahan tidak hanya merusak tanaman kelapa sawit crops, which are the primary source of production,
yang menjadi sumber produksi utama, tetapi juga but also causes extensive environmental destruction
menimbulkan kerusakan lingkungan yang luas dan and generates greenhouse gas (GHG) emissions.
menghasilkan emisi GRK. Selain itu, kebakaran lahan Additionally, land fires can affect employee health
dapat mempengaruhi kesehatan dan keselamatan and safety, disrupt biodiversity, and potentially harm
karyawan, mengganggu keanekaragaman hayati, communities around operational areas. To address
serta berpotensi merugikan masyarakat di sekitar this challenge, TPA is committed to implementing
areal operasional. Menghadapi tantangan ini, TPA a comprehensive prevention strategy to protect
berkomitmen menerapkan strategi pencegahan plantation land and ensure the sustainability of
yang komprehensif untuk melindungi lahan ecosystems.
perkebunan dan menjaga ekosistem tetap lestari.
Sebagai bagian dari mitigasi risiko kebakaran lahan, As part of its land fire risk mitigation efforts, TPA
TPA menerapkan sistem pemantauan berbasis Fire implements a Fire Danger Rating (FDR) monitoring
Danger Rating (FDR) yang didukung oleh patroli system, supported by routine patrols in high-risk
rutin di areal yang berisiko. FDR didasarkan pada areas. The FDR system is based on rainfall data and
data curah hujan dan pola hujan, yang kemudian precipitation patterns, which are then used to create
digunakan untuk membuat peta kerawanan a fire risk map. This data helps TPA’s operational units
kebakaran lahan. Data ini membantu unit plan patrol schedules and coordinate fire prevention
operasional TPA menyusun jadwal patroli dan efforts with relevant stakeholders. Through this
mengoordinasikan upaya pencegahan kebakaran approach, TPA not only actively participates in
dengan pemangku kepentingan terkait. Melalui preventing land fires within its concession areas
pendekatan ini, TPA tidak hanya berperan aktif but also strengthens collaboration with local
dalam pencegahan kebakaran lahan di wilayah communities and authorities to minimize the impact
konsesi, tetapi juga memperkuat kerja sama of fires on the environment and the well-being of
dengan masyarakat lokal dan pihak berwenang surrounding communities.
untuk mengurangi dampak kebakaran terhadap
lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
PT Teladan Prima Agro Tbk 107
Page 110
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Selain itu, TPA memanfaatkan teknologi remote Additionally, TPA utilizes remote sensing technology
sensing untuk mendeteksi hotspots di areal konsesi. to detect hotspots within its concession areas.
Data dari satelit Terra dan Aqua digunakan untuk Data from the Terra and Aqua satellites is used
memantau titik panas setiap jam secara terus- for continuous hourly monitoring of hotspots.
menerus. Titik panas ini kemudian dianalisis dan These hotspots are then analyzed and classified
diklasifikasikan berdasarkan jaraknya dengan wilayah based on their proximity to operational areas: high
operasional, yaitu risiko tinggi (0 – 2 km), risiko sedang risk (0–2 km), medium risk (2–5 km), and low risk
(2 – 5 km), dan risiko rendah (5 – 10 km). Informasi (5–10 km). This information is processed in near
ini diolah secara near real-time melalui platform real-time through the TGM platform and sent as
TGM dan dikirim sebagai peringatan otomatis automated alerts to the Plantation Fire Control
kepada Satgas Pengendalian Kebakaran Lahan Task Force (SPKLP) in operational units. These alerts
Perkebunan (SPKLP) di unit operasional. Peringatan ini enable a rapid response to potential fires, with
memungkinkan respons yang cepat terhadap potensi warning delivery times of approximately four hours—
kebakaran, dengan waktu penyampaian peringatan significantly faster than conventional systems, which
sekitar 4 jam, jauh lebih cepat dibandingkan dengan can take up to 24 hours.
sistem konvensional yang membutuhkan hingga
24 jam.
Selain satelit Terra dan Aqua, TPA juga memanfaatkan In addition to the Terra and Aqua satellites, TPA
data dari satelit NOAA20, NOAA21, serta Soumi also utilizes data from NOAA20, NOAA21, and the
National Polar-Orbiting Partnership (SNPP) yang Suomi National Polar-Orbiting Partnership (SNPP),
memiliki tingkat akurasi lebih tinggi. Dengan which offer higher accuracy. By leveraging this
menggunakan teknologi tersebut, sepanjang tahun technology, TPA successfully mitigated land fire
2024, TPA berhasil menanggulangi risiko kebakaran risks across all operational areas throughout 2024.
lahan di seluruh areal operasional. Selain itu, tidak Furthermore, no major fire incidents occurred within
ada insiden kebakaran besar yang terjadi di wilayah TPA’s plantation areas, preventing economic losses,
tanam TPA sehingga tidak terjadi kerugian ekonomi ensuring smooth operational activities without
dan aktivitas operasional berjalan lancar tanpa disruption, and safeguarding the environment from
gangguan serta memastikan bahwa lingkungan fire-related impacts.
tetap terlindungi dari dampak kebakaran.
Jumlah Hotspot Valid Tidak valid
Number of Hotspots Valid Invalid
175 106 69
Hotspot
39,43%
60,57%
Valid / Valid
Tidak Valid / Invalid
TGM Hotspot Alert Message
108 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 111
Agro-Ecological
Early Warning
System 1. 2.
Hotspots Satelit Mendeteksi
Titik Panas.
TGM Mengakses Sumber
Data Titik Panas.
Workflow Satellites Detect
Hotspots.
TGM Accesses Hotspot
Data Source.
2
3 3.
Data Titik Panas Diterima
TGM, Diproses Melalui
Mobile Messenger System.
Hotspot Data Received
by TGM, Processed
1 Through Mobile
Messenger System.
4, 5, 6.
TGM Mengirimkan “Alert” 4
ke Koordinator Pemadam
Kebakaran maupun Petugas
Patroli melalui Aplikasi
Perpesanan dan Email.
TGM Sends “Alerts” to the
Fire Coordinator and Patrol
Officers via Messaging
Application and Email.
FIRE STATION
5 6
7
8
7.
Petugas Patroli Memeriksa
Lokasi Titik Panas. Apabila
Ditemukan Titik Api Segera
Berkoordinasi dengan Pemadam.
Patrol Officers Check the Location
of Hotspots. If a Hotspot is Found
8. as a Firespot, Immediately
Coordinate with the Fire
Tim Pemadam
Department.
Mengendalikan
Kebakaran Lahan
Firefighting Team
Controls Land Fire
PT Teladan Prima Agro Tbk 109
Page 112
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pengendalian Hama Terpadu untuk
Keberlanjutan Perkebunan [F.10] [304-2] [13.3.3]
Integrated Pest Management for Plantation Sustainability
Rumah Penangkaran Organisme Hayati (Sycanus sp.) Pengendali Hama
Breeding House for Pest Control Biological Organisms (Sycanus sp.)
Perkebunan kelapa sawit merupakan ekosistem Oil palm plantations are monoculture ecosystems
monokultur yang cenderung homogen sehingga that tend to be homogeneous, making pest and
potensi gangguan hama tanaman serta gulma weed disturbances relatively specific. Common
relatif spesifik. Hama yang sering mengganggu pests that affect oil palm crops include nettle
tanaman kelapa sawit meliputi ulat api, tikus, rayap, caterpillars, rats, termites, and others. Meanwhile,
dan lain-lain. Sedangkan gulma yang tumbuh di weeds that commonly grow include shrubs and
antaranya kelompok semak dan pakis. Secara ferns. Traditionally, pest and weed control has
konvensional untuk mengendalikan hama dan been carried out using mechanical and chemical
gulma dilakukan pendekatan mekanis dan kimiawi, approaches. However, with advancements in
namun seiring berkembangnya teknologi dan inovasi technology and innovation, as well as a commitment
serta berlandaskan nilai-nilai keberlanjutan, TPA to sustainability, TPA has implemented an Integrated
menerapkan Program Pengendalian Hama Terpadu Pest Management (IPM) Program that combines
(PHT) yang memadukan metode pengendalian biological control methods using natural agents.
secara biologis melalui agen hayati. Selain itu, TPA Additionally, TPA optimizes the use of the TPTS system
mengoptimalkan penggunaan TPTS melalui citra through satellite imagery to detect pest infestations
satelit untuk mendeteksi serangan hama secara dini, at an early stage, thereby minimizing higher risks.
sehingga risiko yang lebih tinggi bisa diminimalkan.
110 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 113
Agro-Ecological
Program Pengendalian Hama Terpadu yang The Integrated Pest Management Program
diimplementasikan TPA diuraikan sebagai berikut: implemented by TPA is outlined as follows:
Deteksi Dini Potensi Gangguan Hama Tanaman Early Detection of Potential Pest Disturbances
Tahapan utama dan pertama yang dilakukan dalam upaya The primary and initial stage in oil palm pest control
pengendalian hama tanaman kelapa sawit dimulai dari efforts begins with early detection. The earlier potential
deteksi dini, semakin awal potensi serangan hama bisa pest attacks are identified, the better the risks can be
diketahui maka risiko yang lebih besar bisa dikendalikan managed, as pest infestations can lead to decreased
1. karena serangan hama tanaman berdampak pada palm oil productivity and even plant death. Efforts to
penurunan produktivitas kelapa sawit bahkan hingga support early detection include a satellite imagery-
kematian tanaman. Upaya yang dilakukan yaitu sistem based monitoring system through TPTS, which is further
deteksi dini berbasis interpretasi citra satelit melalui TPTS supported and validated by direct field inspections.
dan didukung serta dikonfirmasi oleh pemantauan langsung
di lapangan.
Pengambilan Keputusan Berdasarkan Ambang Batas Decision-Making Based on Pest Disturbance
Gangguan Hama Thresholds
Setelah teridentifikasi munculnya gangguan hama, maka Once pest disturbances are identified, control actions
2. kami memutuskan langkah pengendalian berdasarkan are determined based on the threshold level of the
ambang batas tingkat serangan. Umumnya dikelompokkan infestation. These are generally classified as light,
serangan ringan, sedang, dan berat berdasar kategori teknis moderate, or severe attacks according to the technical
yang telah ditetapkan di SOP. categories established in the SOP.
Pengendalian Secara Biologi Biological Control
Pengendalian hama melalui pendekatan biologi dengan Pest control is carried out using a biological approach
memanfaatkan siklus hidup, habitat, dan musuh alami hama by utilizing the life cycles, habitats, and natural
untuk menekan populasinya. predators of pests to suppress their populations.
• Pengendalian Populasi Tikus • Rat Population Control
Tikus merupakan makanan utama burung Serak Rats are the primary food source for barn owls
Jawa (Tyto alba) sehingga kami melakukan upaya (Tyto alba). Therefore, we support population control
pembiakan dan menyediakan kandang di areal efforts by breeding barn owls and installing nesting
tanaman setiap satuan luasan 25 ha untuk menekan boxes in plantation areas, with one box provided for
populasi tikus. every 25 hectares, to reduce rat populations.
• Pengendalian Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit • Control of Oil Palm Leaf-Eating Caterpillars
Jenis ulat yang mengganggu kelapa sawit yaitu ulat api The caterpillars that commonly infest oil palms
dan ulat kantong terutama Setothosea sp., Mahasena sp., include nettle caterpillars and bagworms,
dan Darna sp. Ulat tersebut merupakan makanan utama particularly Setothosea sp., Mahasena sp., and
dari predator Sycanus sp. Serangga predator tersebut Darna sp. These caterpillars are the primary
sangat menyukai habitat pada populasi tanaman food source for the predator Sycanus sp.
Turnera sp. sehingga dengan perbanyakan tanaman This predator thrives in habitats with Turnera sp.
inang Turnera sp. akan meningkatkan populasi Sycanus plants. By cultivating Turnera sp., the population
sp. dan berdampak pada tekanan atas populasi ulat api of Sycanus sp. increases, which helps reduce
dan ulat kantong. Selain itu, juga dilakukan pembiakan nettle caterpillar and bagworm populations.
dan penanaman Antigonon leptopus sebagai habitat Additionally, Antigonon leptopus is bred and
Eocanthecona sp. dengan mekanisme yang sama seperti planted as a habitat for Eocanthecona sp., which
3. pada penanaman Turnera sp. untuk menekan populasi functions similarly to control the same caterpillar
ulat api dan ulat kantong. pests.
• Pengendalian Kumbang Tanduk • Rhinoceros Beetle Control
Kumbang Tanduk (Orcyhtes rhinoceros) merupakan salah The rhinoceros beetle (Oryctes rhinoceros) is
satu hama yang sangat destruktif terhadap tanaman a highly destructive pest in oil palm plantations,
kelapa sawit. Efek kerusakannya hingga kematian with damage that can result in plant death.
tanaman. Pengendalian secara biologi dilakukan dengan Biological control is conducted by using plants
memanfaatkan tanaman sebagai bio-attractant dan that serve as bio-attractants and produce
penghasil senyawa (bio-insectiside) yang mampu compounds (bio-insecticides) capable of killing
mematikan Kumbang Tanduk. Tanaman tersebut yaitu rhinoceros beetles. One such plant is Senna
Senna multijuga. TPA telah mengembangkan dan menanam multijuga, which TPA has developed and cultivated
tanaman tersebut dalam pengendalian kumbang tanduk. for this purpose.
• Pengendalian Gulma • Weed Control
Sedangkan untuk mengatasi gulma, TPA memanfaatkan To manage weeds, TPA uses ferns (Nephrolepis sp.)
tanaman paku (Nephrolepis sp.) untuk menghambat to suppress weed growth in plantation areas.
pertumbuhan gulma di perkebunan.
• Pencegahan Gangguan Jamur Ganoderma pada • Ganoderma Fungal Prevention in Nurseries
Pembibitan
TPA memanfaatkan agen biologi Metharizium sp. untuk TPA utilizes the biological agent Metarhizium sp. to
pengendalian Ganoderma. Mekanismenya menghasilkan control Ganoderma. This agent works by producing
senyawa metabolit sekunder sebagai biopestisida. secondary metabolite compounds that act as
biopesticides.
PT Teladan Prima Agro Tbk 111
Page 114
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pengendalian Mekanis Kombinasi Mechanical Combination Control
Pengendalian Kumbang Tanduk juga dilakukan secara Rhinoceros beetle control is also carried out through
mekanis kombinasi dengan senyawa feromon sintetis dan a mechanical combination approach using synthetic
Light Trap. Feromon merupakan attractant bagi Kumbang pheromone compounds and light traps. Pheromones
4. Tanduk sehingga setelah mendekat kemudian disiapkan act as attractants for rhinoceros beetles, drawing
perangkap dan dibasmi. Hal yang sama juga pada Light them closer to prepared traps where they are then
Trap, salah satu sifat Kumbang Tanduk adalah cenderung eliminated. Similarly, light traps are used by taking
mendekat pada sumber cahaya. advantage of the rhinoceros beetle’s natural tendency
to be attracted to light sources.
Pengendalian Secara Kimiawi Terbatas Limited Chemical Control
Gangguan gulma sering kali prosesnya lebih cepat dan invasif Weed disturbances often progress more rapidly and
daripada upaya pengendalian secara biologi. Oleh karena invasively than biological control efforts. Therefore,
itu, pada kondisi tertentu digunakan material berbasis bahan under certain conditions, chemical-based materials
kimia untuk mengendalikan gulma, terutama kelompok are used to control weeds, particularly shrubs and
5. semak dan rumput. Walaupun demikian, TPA sangat selektif grasses. However, TPA is highly selective in choosing
dalam memilih kategori dan sifat material kimia tersebut the category and properties of these chemical
dengan ketentuan termasuk Label Hijau (Tidak Berbahaya materials, ensuring they meet Green Label standards
Pada Pemakaian Normal) serta dengan dosis yang tepat. (Non-Hazardous Under Normal Use) and are applied
at the correct dosage.
Pengendalian Ganoderma dengan AWS dan Mikoriza Ganoderma Control with AWS and Mycorrhiza
Jamur kelompok Ganoderma merupakan salah satu penyakit Ganoderma fungi are soil-borne pathogens that pose
pada tanaman kelapa sawit yang berisiko tinggi dan berbasis a high risk to oil palm crops. Conventional handling of
soil borne. Penanganan secara konvensional pada tanaman oil palms infected by Ganoderma involves localized
sawit yang telah terserang Ganoderma, yaitu dengan isolasi isolation and removal of the affected plants, which can
6. lokal dan dimatikan sehingga apabila terjadi serangan masif lead to significant losses in the case of widespread
berpotensi kerugian yang besar. Seiring berkembangnya outbreaks. With advancements in science, biological
ilmu pengetahuan telah ditemukannya agen hayati berupa agents such as Arbuscular Mycorrhizal Fungi have been
Arbuscular Mycorrhizal Fungi yang bersifat resisten terhadap identified as effective and resistant to Ganoderma.
Ganoderma. TPA mengutamakan pengendalian Ganoderma TPA prioritizes the use of biological agents for
dengan agen hayati dibanding dengan fungisida kimia. Ganoderma control over chemical fungicides.
Pengendalian Hama melalui Uji Heterogenitas Pest Control through Multivariety Heterogeneity
Multivarietas Testing
TPA telah melakukan Uji multivarietas, selain untuk TPA has conducted multivariety testing not only to
7. mengetahui tingkat produktivitas juga diambil data pada assess productivity levels but also to collect data on
tingkat ketahanan hama melalui beberapa skema pot pest resistance through various experimental pot
percobaan tentang heterogenitas varietas tanaman. schemes focused on plant variety heterogeneity.
Pemenuhan Kompetensi Pekerja Worker Competency Development
Pengelolaan Hama Terpadu banyak terkait dengan inovasi Integrated Pest Management is closely related to the
dan teknologi terbaru sehingga kompetensi pekerja terkait latest innovations and technologies, requiring worker
PHT harus menyesuaikan dengan ketersediaan teknologi. competencies to align with available technologies.
8. TPA telah menjalankan program peningkatan kompetensi TPA has implemented competency development
pekerja terkait PHT melalui pelatihan Penggunaan Pestisida programs related to pest management through
Terbatas dan Pengenalan Karakter serta Sifat Pestisida. training on the Use of Restricted Pesticides and the
Introduction of Pesticide Characteristics and Properties.
Pengelolaan Hama Terpadu dilakukan secara Integrated Pest Management has been consistently
konsisten sepanjang tahun 2024 telah berhasil implemented throughout 2024, successfully
meningkatkan efektivitas kesehatan tanaman dan improving plant health and maintaining
juga menjaga produktivitas, sehingga memastikan productivity, ensuring a more sustainable and
operasional yang lebih berkelanjutan dan ramah environmentally-friendly operations in all of TPA’s
lingkungan di seluruh areal perkebunan TPA. plantation areas.
Beneficial Plants (Antigonon sp.) Beneficial Plants (Turnera sp.)
112 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 115
Agro-Ecological
Penggunaan Herbisida Tahun 2022 – 2024
Herbicide Usage in 2022 – 2024
(l/ha)
1,08
1,03
0,88
2022 2023 2024
Minimalisasi Penggunaan Minimization of Chemical
Pestisida Kimia [13.6.1] Pesticide Use [13.6.1]
TPA menerapkan Program Pengendalian Hama TPA implements the Integrated Pest Management
Terpadu (PHT) yang memadukan metode (IPM) Program, which combines biological control
pengendalian secara biologis melalui agen hayati. methods using natural agents. In certain conditions,
Pada kondisi tertentu sebagai langkah terakhir as a last resort, chemical-based pesticides are used
digunakan material pestisida berbasis bahan kimia to control weeds, particularly shrubs and grasses.
untuk mengendalikan gulma, terutama kelompok This structured mitigation effort aims to minimize the
semak dan rumput. Pengendalian Hama Terpadu potential use of chemical pesticides while ensuring
tersebut merupakan upaya mitigasi terstruktur their application is measured and responsible.
untuk meminimalisir potensi penggunaan pestisida
kimia serta memastikan penggunaannya terukur
dan bertanggung jawab.
Pestisida kimia yang digunakan dipilih melalui The chemical pesticides used are selected based on
pertimbangan sifat dan kategori material. Kami their properties and category. TPA utilizes chemical
menggunakan pestisida kimia dengan senyawa aktif pesticides with the active compounds Paraquat
Paraquat dichloride dan Isopropil amina glyphosate dichloride and Isopropil amina glyphosate, as
sebagaimana diuraikan berikut: outlined below:
Kelas B3
Bahan Aktif Hazardous Kategori Persentase Penggunaan
Active Ingredient Material Category Usage Percentage
Classification
Berbahaya Tingkat Menengah
Paraquat dichloride II 1,5%
Moderate Hazard
Isopropil amina Kecil Kemungkinan Menimbulkan Bahaya Akut
NA 98,5%
glyphosate Low Likelihood of Causing Acute Harm
World Health Organization (WHO) Standards, 2022.
PT Teladan Prima Agro Tbk 113
Page 116
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Kami menggunakan pestisida dengan sifat We used pesticides classified as “Low Likelihood
“Kecil Kemungkinan Menimbulkan Bahaya Akut” of Acute Hazard” at a rate of 98.5% in 2024, while
sebanyak 98,5% pada tahun 2024, sedangkan Class II pesticides accounted for only 1.5%. These
pestisida kategori kelas II sejumlah 1,5%. Pestisida pesticides are registered and licensed by the
tersebut terdaftar dan memiliki izin edar dari Ministry of Agriculture. To support this, TPA also
Kementerian Pertanian. Untuk mendukung hal focuses on enhancing the competency of workers
tersebut, TPA juga berorientasi pada peningkatan involved in pesticide use through training conducted
kompetensi tenaga kerja yang berkaitan dengan by the Sustainability Team. This ensures that
penggunaan pestisida dilaksanakan melalui workers understand occupational safety, health
pelatihan oleh Tim Sustainability sehingga pekerja management, and environmental protection
terkait mampu memahami aspek keamanan dan aspects related to pesticides. Through these efforts,
keselamatan kerja serta lingkungan mengenai suatu TPA has successfully implemented sustainability
pestisida. Dengan demikian, melalui upaya tersebut values that prioritize occupational health and safety
TPA telah menerapkan nilai-nilai keberlanjutan (OHS) management systems and environmental
yang mengutamakan sistem Manajemen K3 dan protection.
perlindungan lingkungan.
Sosialisasi Penggunaan Pestisida Pesticide Use Awareness
Sosialisasi penggunaan pestisida kepada pekerja Educating workers on pesticide use is a crucial step in
merupakan langkah penting dalam memastikan ensuring safe and responsible plantation practices.
praktik perkebunan yang aman dan bertanggung During these awareness sessions, workers receive
jawab. Dalam sosialisasi ini, pekerja diberikan training on proper pesticide application techniques,
pelatihan mengenai cara-cara aplikasi pestisida the use of personal protective equipment (PPE), and
yang sesuai, penggunaan APD, serta teknik safe storage and disposal methods. One key aspect
penyimpanan dan pembuangan yang aman. emphasized is understanding the pictograms
Salah satu poin penting yang disampaikan adalah on pesticide packaging. Workers are taught to
pemahaman terhadap piktogram pada kemasan recognize symbols indicating specific hazards, such
pestisida, di mana pekerja diajarkan untuk as toxicity, corrosiveness, or environmental risks.
mengenali simbol-simbol yang mengindikasikan By understanding these pictograms, workers can
bahaya tertentu, seperti toksisitas, risiko korosif, atau handle pesticides more cautiously, minimizing health
dampak terhadap lingkungan. Dengan memahami risks and reducing potential negative impacts on the
piktogram ini, pekerja dapat lebih waspada dalam surrounding environment.
menangani pestisida, meminimalkan risiko terhadap
kesehatan mereka sendiri dan mengurangi potensi
dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
Budidaya Indukan Sycanus sp. Budidaya Sycanus sp. Fase Instar
Cultivation of Sycanus sp. Parent Bugs Cultivation of Sycanus sp. Instar Phase
114 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 117
Agro-Ecological
Konservasi Tanah Berkelanjutan melalui
Praktik Pengelolaan Proaktif [13.5.1]
Sustainable Soil Conservation through Proactive Management Practices
TPA memandang pengelolaan dan konservasi TPA views soil management and conservation as
tanah sebagai elemen penting dalam menjaga essential elements in ensuring the sustainability of
kesinambungan operasional perkebunan kelapa its palm oil plantation operations within concession
sawit yang berada di atas lahan konsesi. Sebagai areas. As a company that relies on land as its
perusahaan yang mendayagunakan tanah primary resource, TPA is committed to utilizing
sebagai sumber daya utama, TPA berkomitmen land responsibly while maintaining long-term soil
untuk memanfaatkan lahan secara bijaksana dan productivity. Soil management is carried out by TPA’s
memastikan tanah tetap produktif untuk jangka operational and plantation support units, focusing
panjang. Pengelolaan tanah ini dilakukan oleh on soil fertility preservation and erosion prevention.
unit operasional dan pendukung perkebunan TPA This approach aligns with TPA’s goal of maintaining
dengan berfokus pada pelestarian kesuburan tanah environmental sustainability while supporting
serta menjaga tanah dari potensi kerusakan akibat business continuity.
erosi. Langkah ini sejalan dengan tujuan TPA untuk
mempertahankan kelestarian lingkungan sekaligus
mendukung keberlanjutan bisnis.
Untuk menghindari erosi, TPA secara khusus To prevent erosion, TPA implements specialized
mengelola lahan berdasarkan kontur dan kemiringan land management based on contours and soil
tanah. Lahan yang curam dan berisiko tinggi slopes. Steep areas with a high risk of erosion are
terhadap erosi tidak akan ditanami dan dikelola not cultivated but instead designated as High
sebagai areal HCV. Sementara itu, untuk lahan Conservation Value (HCV) areas. Meanwhile, for
yang ditanami kelapa sawit, TPA menerapkan teknik palm oil plantations, TPA applies mechanical land
pengaturan tata letak secara mekanis, termasuk layout techniques, including drainage and road
pengelolaan drainase dan akses jalan sejak awal management from the initial land development
pengembangan lahan. Dengan pengaturan yang stage. Proper land arrangement helps minimize
tepat, risiko erosi dapat diminimalkan, sehingga erosion risks, ensuring soil fertility is maintained.
kesuburan tanah tetap terjaga. TPA juga menanam Additionally, TPA plants leguminous cover crops
tanaman kelompok kacang-kacangan, seperti such as Mucuna sp. and Pueraria sp., which help
Mucuna sp. dan Pueraria sp., yang membantu strengthen soil structure, reduce erosion, and enrich
memperkuat struktur tanah, meminimalkan erosi, soil nutrients.
serta memperkaya unsur hara tanah.
Di luar wilayah operasional, TPA berkolaborasi Beyond its operational areas, TPA collaborates
dengan masyarakat sekitar untuk mencegah with local communities to prevent soil degradation
kerusakan tanah akibat erosi dan abrasi serta caused by erosion and abrasion, as well as to
perawatan drainase permukiman untuk memitigasi maintain residential drainage systems to mitigate
risiko banjir. Kolaborasi ini dilakukan juga untuk flood risks. This collaboration strengthens land
memperkuat perlindungan lahan, tidak hanya protection efforts, not only within TPA’s operational
di wilayah operasional TPA, tetapi juga di areal areas but also in surrounding local communities.
yang berada di sekitar masyarakat lokal. Dengan As a result, TPA’s soil conservation initiatives
demikian, upaya konservasi tanah TPA tidak hanya contribute not only to the sustainability of its
berdampak pada keberlanjutan perkebunan, tetapi plantations but also to broader environmental
juga berkontribusi dalam melindungi lingkungan protection and the well-being of neighboring
yang lebih luas dan mendukung kesejahteraan communities.
komunitas di sekitar wilayah operasional.
PT Teladan Prima Agro Tbk 115
Page 118
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Penanaman Kacangan untuk Konservasi Pembibitan Tanaman Kacangan
dan Kesehatan Tanah Legume Seedling
Legume Planting for Soil Conservation and
Health
Kesehatan Tanah Soil Health
Kesehatan tanah yang baik merupakan faktor Good soil health is a fundamental factor in
fundamental untuk menghasilkan kelapa sawit yang producing high-quality palm oil. Given that most
berkualitas. Mengingat sebagian besar wilayah plantation areas have a humid tropical climate,
perkebunan beriklim lembap dan tropis, maka preserving nutrients within the soil layers is a key
melindungi unsur hara di dalam lapisan tanah priority. Well-managed soil can effectively absorb
menjadi hal yang penting untuk dikedepankan. water, reduce runoff, and maintain moisture levels
Selain itu, tanah yang terkelola dengan baik that support plant growth. Therefore, optimal soil
mampu menyerap air secara efektif, mengurangi health not only enhances productivity but also helps
limpasan, dan mempertahankan kelembaban maintain ecosystem balance within the plantation
yang mendukung pertumbuhan tanaman. Dengan area.
demikian, kesehatan tanah yang optimal tidak hanya
mendukung produktivitas, tetapi juga menjaga
keseimbangan ekosistem di areal perkebunan.
Kami telah mengimplementasikan berbagai upaya We have implemented various initiatives to maintain
lainnya untuk menjaga kesehatan tanah perkebunan soil health in TPA plantations, as outlined below:
TPA sebagaimana diuraikan berikut:
1. Menggunakan pupuk kompos yang berasal 1. Utilizing compost derived from plantation waste
dari limbah perkebunan untuk membantu to improve soil structure and increase organic
memperbaiki struktur tanah dan menambah matter;
bahan organik;
2. Mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia 2. Reducing reliance on chemical fertilizers by
dengan mengintegrasikan penggunaan pupuk integrating more environmentally friendly organic
organik yang lebih ramah lingkungan; fertilizers;
116 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 119
Agro-Ecological
3. Menjaga dan mempertahankan areal HCV pada 3. Preserving and maintaining HCV areas in steep
areal yang curam; terrains;
4. Menanam tanaman penutup legum di areal yang 4. Planting leguminous cover crops in newly opened
baru dibuka sebelum ditanami kelapa sawit; areas before palm oil planting;
5. Pengendalian gulma secara biologis dan 5. Controlling weeds biologically and selectively
selektif untuk menjaga keseimbangan populasi to maintain the balance of soil organism
organisme tanah; populations;
6. Aplikasi lahan dengan memanfaatkan limbah 6. Applying land treatment by utilizing liquid waste
cair atau POME sebagai bahan penyubur atau or POME as a soil conditioner or fertilizer;
pupuk;
7. Pemanfaatan limbah TKKS sebagai mulsa alami 7. Using Empty Fruit Bunches (EFB) as natural mulch
di sekitar pohon kelapa sawit untuk menjaga around palm trees to retain soil moisture, increase
kelembaban tanah, menambah bahan organik, organic matter, and reduce erosion;
dan mengurangi erosi;
8. Pengolahan limbah organik lainya, seperti 8. Processing other organic waste, such as fronds,
pelepah, TKKS, dan sisa produksi menjadi kompos EFB, and production residues, into compost to
yang bermanfaat untuk memperbaiki struktur improve soil structure and fertility;
dan kesuburan tanah;
9. Mengoptimalkan pemanfaatan TPTS untuk 9. Optimizing the use of TPTS to measure and
mengukur dan mengawasi tingkat kelembaban monitor soil moisture levels; and
tanah; serta
10. Optimalisasi fungsi embung dan rorak untuk 10. Enhancing the functionality of water reservoirs
mendukung ketersediaan air. and roraks to support water availability.
Optimalisasi Sumber Daya Alam melalui
Pengelolaan Air dan Pupuk Ramah Lingkungan [3-3:#303] [13.7.1]
Optimizing Natural Resources through Environmentally-Friendly Water
and Fertilizer Management
Pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung Responsible natural resource management is a
jawab merupakan prioritas utama TPA dalam top priority for TPA in maintaining environmental
menjaga keberlanjutan lingkungan dan mendukung sustainability and supporting efficient operations.
operasional yang efisien. TPA berkomitmen untuk TPA is committed to using water and fertilizers
menggunakan air dan pupuk secara bijak dengan wisely by implementing sustainability-focused
menerapkan praktik-praktik yang mendukung practices. Water usage across all operational units
keberlanjutan. Penggunaan air di seluruh unit is carefully measured to prevent waste, while the use
operasional dilakukan secara terukur untuk of organic fertilizers is an integral part of our strategy
memastikan tidak ada pemborosan, sementara to minimize negative impacts on soil and the
penggunaan pupuk organik menjadi bagian dari environment. Through this approach, TPA strives to
strategi kami untuk meminimalkan dampak negatif maintain ecosystem balance and support long-term
terhadap tanah dan lingkungan. Melalui pendekatan sustainability in oil palm plantation management.
ini, TPA berupaya menjaga keseimbangan ekosistem
dan mendukung keberlanjutan jangka panjang
dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit.
PT Teladan Prima Agro Tbk 117
Page 120
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pemakaian Air dan Pengelolaannya
[F.8] [303-1] [13.7.2]
Air merupakan sumber daya yang sangat
berharga dan terbatas serta penting bagi
kehidupan masyarakat dan lingkungan di sekitar
wilayah operasional TPA. Oleh karena itu, TPA
berkomitmen untuk mengelola penggunaan air
secara bertanggung jawab guna memastikan
akses masyarakat sekitar terhadap air bersih tidak
terganggu. Masyarakat setempat mengandalkan air
untuk kebutuhan pertanian dan kehidupan sehari-
hari, sehingga TPA memastikan bahwa pengambilan
air untuk operasional dilakukan dengan tetap
memperhatikan kepentingan pemangku
kepentingan lokal. Pengelolaan air yang bijaksana
menjadi kunci dalam mendukung operasional yang
berkelanjutan serta menjaga keseimbangan antara
kebutuhan industri dan kelestarian lingkungan.
Water Usage and Management
[F.8] [303-1] [13.7.2]
Water is a highly valuable and limited resource
essential for the well-being of both local
communities and the environment surrounding
TPA’s operational areas. Therefore, TPA is committed
Pencatatan Debit POME di Kolam IPAL to managing water use responsibly to ensure that
Note-taking of POME Volume Discharge the surrounding communities’ access to clean
in the WWTP Pond water remains unaffected. Local residents rely on
water for agriculture and daily needs, prompting
TPA to carefully regulate water intake for operations
while considering the interests of local stakeholders.
Wise water management is key to supporting
sustainable operations and maintaining a balance
between industrial needs and environmental
conservation.
118 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 121
Agro-Ecological
TPA menggunakan air dalam proses pengolahan TPA utilizes water in the processing of fresh fruit
TBS kelapa sawit menjadi produk utama seperti CPO bunches (FFB) into primary products such as
dan PK. Dengan enam pabrik yang beroperasi dan crude palm oil (CPO) and palm kernel (PK). With six
memiliki kapasitas pengolahan sebesar 335 ton TBS operational mills capable of processing 335 tons
per jam, kebutuhan air mencapai 1,15 m³ per ton TBS of FFB per hour, the water requirement reaches
yang diolah. Selain untuk kebutuhan pengolahan, 1.15 m³ per ton of FFB processed. In addition to
air juga digunakan untuk mendukung fasilitas hunian processing needs, water is also used to support
dan sarana umum bagi pekerja di areal konsesi. housing facilities and public amenities for workers
TPA memenuhi kebutuhan airnya dari sungai yang within the concession area. TPA sources its water
mengalir di areal konsesi Perseroan. Air ini disalurkan from rivers flowing through its concession, which is
dan ditampung dalam waduk, sebelum diolah then collected in reservoirs before being treated
di fasilitas pengolahan air untuk mendapatkan in water processing facilities to meet operational
kualitas air yang sesuai kebutuhan operasional dan and domestic sanitation standards. Water quality
sanitasi domestik. Kami juga memantau kualitas dan is continuously monitored, with regular laboratory
melakukan uji laboratorium berkala untuk memastikan testing to ensure compliance with environmental
kelayakan dan standar baku mutu lingkungan. quality standards.
Sebelum membuka perkebunan, kami melakukan Before establishing plantations, feasibility studies
uji kelayakan untuk memastikan bahwa suatu areal are conducted to ensure that the area has sufficient
didukung oleh sumber daya air yang cukup dan water resources and moderate rainfall levels.
curah hujan sedang. Seluruh unit operasional TPA All TPA operational units are located in East
berada di provinsi Kalimantan Timur yang beriklim Kalimantan province, which has a tropical climate
tropis, dengan variasi musim kemarau dan musim with alternating dry and rainy seasons. To ensure
hujan. Maka, TPA akan memaksimalkan kapasitas water availability, TPA maximizes reservoir capacity
tampung waduk di musim hujan sehingga dapat during the rainy season to serve as reserves during
menjadi cadangan air ketika musim kemarau. dry periods. Each mill unit is supported by at least
Setiap satu unit mill minimal terdapat satu waduk. one reservoir. Additionally, TPA maintains and
Selain waduk, TPA juga memelihara dan mengelola manages water catchments and natural springs
embung dan mata air alami di areal konsesi sebagai within its concession as part of its commitment to
bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan sumber sustainable resource conservation, ensuring that
daya alam. Dengan demikian, ketersediaan air water availability for local communities remains
untuk kebutuhan domestik masyarakat juga tidak unaffected.
terganggu.
Kami juga memonitor dan mencatat volume TPA also monitors and records water usage
penggunaan air secara rutin untuk memastikan volumes regularly to ensure efficiency and detect
efisiensi serta mendeteksi adanya peningkatan any unusual increases. This data is used as a basis
yang tidak wajar. Data ini juga digunakan sebagai for tax compliance and water utilization permits.
dasar untuk pemenuhan kewajiban pajak dan izin Surface water extraction is conducted responsibly,
pemanfaatan air. Pengambilan air permukaan efficiently, and in accordance with applicable
dilakukan dengan bijaksana, efisien, dan sesuai regulations. Through these measures, TPA ensures
dengan regulasi yang berlaku. Dengan langkah- that water usage supports sustainable operations
langkah ini, TPA memastikan bahwa penggunaan without compromising environmental and
air mendukung operasional yang berkelanjutan, community interests.
tanpa mengorbankan kepentingan lingkungan dan
masyarakat sekitar.
Sepanjang tahun 2024, TPA mengambil Throughout 2024, TPA extracted 1,782 megaliters of
1.782 megaliter dari sumber air permukaan di surface water across its operational units. Water
masing-masing unit operasional. Air tersebut intake was optimized during peak flow periods in
dioptimalkan pengambilannya pada debit puncak the rainy season to prevent any impact on local
di musim penghujan sehingga tidak berdampak communities’ domestic water supply. [303-3] [13.7.4]
pada pemenuhan kebutuhan domestik masyarakat
lokal. [303-3] [13.7.4]
PT Teladan Prima Agro Tbk 119
Page 122
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Konsumsi Air Tahun 2022 – 2024
Water Consumption in 2022 – 2024
1 2 3
Air Permukaan Pengambilan Air Konsumsi Air
Surface Water [303-3] [13.7.4] [F.8] [303-5] [13.7.6]
Water Withdrawal Water Consumption
2024 1.782 2024 1.782 2024 1.782
2023 1.814 2023 1.814 2023 1.814
2022 1.809 2022 1.809 2022 1.809
(megaliter / megaliters) (megaliter / megaliters) (megaliter / megaliters)
4 5 6
Proses dan POME yang Pembuangan Air
Kebutuhan Domestik Diaplikasikan [303-4] [13.7.5]
Processes and pada Lahan Water Discharge
Domestic Usage POME Used in
Land Application
2024 1.782 2024 1.426 2024 N/A
2023 1.814 2023 1.364 2023 N/A
2022 1.809 2022 1.524 2022 N/A
(megaliter / megaliters) (megaliter / megaliters) (megaliter / megaliters)
Kami menerapkan sistem tertutup untuk air We apply a closed-loop water system to meet
yang diambil dalam memenuhi kebutuhan both operational and employee domestic needs,
operasional dan domestik karyawan. Artinya, TPA meaning TPA does not discharge wastewater into
tidak membuang air limbah ke badan air. Air yang natural water bodies. Water used in the processing
digunakan untuk mengolah TBS berakhir sebagai of fresh fruit bunches (FFB) results in liquid waste
limbah cair yang biasa disebut Palm Oil Mill Effluent known as Palm Oil Mill Effluent (POME), while a
(POME) dan sebagian lainnya dilepaskan ke atmosfer portion is released into the atmosphere as steam
dalam bentuk uap air pada sistem boiler. Maka, through the boiler system. Therefore, in the Disposal
untuk Pembuangan Air pada tabel di atas, angkanya section of the above table, the recorded value is zero.
nol. [303-4] [13.7.5] [303-4] [13.7.5]
POME merupakan limbah cair yang dihasilkan dari POME, a byproduct of palm oil processing, can
proses pengolahan kelapa sawit dan memiliki have negative environmental impacts if not
potensi dampak negatif terhadap lingkungan, jika properly managed. With high organic content and
tidak dikelola dengan baik. Mengandung senyawa a significant Biological Oxygen Demand (BOD),
organik dan karakteristik Biological Oxygen Demand POME has the potential to cause pollution if released
(BOD) yang tinggi, POME dapat menyebabkan untreated into the environment. To mitigate this,
pencemaran jika langsung dilepaskan ke lingkungan. TPA treats POME through wastewater treatment
Oleh karena itu, TPA mengelola POME melalui IPAL plants (WWTP) using anaerobic pond systems to
120 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 123
Agro-Ecological
dengan sistem kolam anaerobik guna mengurangi reduce harmful compounds. Additionally, POME
kandungan senyawa berbahaya. Selain diolah, POME is repurposed as organic fertilizer through a Land
juga dimanfaatkan sebagai pupuk organik melalui Application mechanism, where it is distributed via
mekanisme Land Application, di mana POME dialirkan a piping system to designated oil palm plantation
ke lahan perkebunan kelapa sawit yang sudah areas. This method not only aids in wastewater
ditentukan melalui sistem perpipaan. Pemanfaatan management but also enriches soil fertility by
ini tidak hanya membantu dalam pengelolaan increasing nutrient content.
limbah cair, tetapi juga memberikan manfaat bagi
kesuburan tanah dengan meningkatkan kandungan
unsur hara.
Sebelum memulai aktivitas Land Application, TPA Before initiating Land Application activities,
melakukan Kajian Teknis dan memperoleh izin dari TPA conducts Technical Studies and obtains permits
pemerintah daerah untuk memastikan bahwa from local authorities to ensure environmental
proses tersebut tidak akan mencemari lingkungan. safety. Monitoring wells are strategically placed
Aktivitas Land Application juga dilengkapi dengan in Land Application areas, non-Land Application
keberadaan sumur pantau yang ditempatkan di Blok plantation blocks, and residential areas to track
Tanam Lokasi Land Application, Blok Tanam Lokasi potential contamination. Water samples from these
Non-Land Application, dan areal dekat permukiman. wells are tested in laboratories every six months
Air dari sumur pantau ini diuji di laboratorium setiap to assess quality and detect possible pollutants.
6 bulan untuk memastikan kelayakan dan Tests conducted in 2024 confirmed that water
mendeteksi potensi pencemaran. Berdasarkan parameters in monitoring wells comply with
pengujian yang telah dilakukan pada tahun 2024, environmental quality standards. The results are
kondisi air di lingkungan sumur pantau menunjukkan regularly reported to the local Environmental Agency
parameter yang memenuhi baku mutu lingkungan. as part of regulatory compliance.
Hasil pengujian secara rutin dilaporkan kepada
Dinas Lingkungan Hidup pemerintah setempat
sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi.
Selain itu, TPA juga memantau kualitas air limbah Furthermore, TPA conducts monthly wastewater
secara berkala setiap bulan, sesuai dengan quality monitoring as required by regulatory
persyaratan yang ditetapkan oleh regulator. standards. Test results indicate that TPA meets
Berdasarkan hasil pengujian, TPA berhasil memenuhi environmental quality benchmarks, maintaining
standar baku mutu lingkungan, dengan pH limbah wastewater pH between 6 and 9 and BOD levels
yang berada dalam rentang 6 - 9 dan BOD kurang below 5,000 mg/L. By adopting these measures,
dari 5.000 mg/liter. Dengan langkah ini, TPA tidak TPA not only manages POME responsibly but also
hanya mengelola POME secara bertanggung jawab, ensures that it contributes positively to environmental
tetapi juga memastikan bahwa limbah tersebut sustainability, particularly in supporting the
dapat memberikan manfaat positif bagi lingkungan, long-term viability of the palm oil agribusiness
khususnya dalam mendukung keberlanjutan sektor sector. [303-2] [303-4] [13.7.3] [13.7.5]
agribisnis kelapa sawit. [303-2] [303-4] [13.7.3] [13.7.5]
Kami juga telah mengoperasikan BPP yang dirancang In addition, TPA has established a Biogas Power
untuk memanfaatkan limbah cair dari pabrik kelapa Plant (BPP) designed to utilize POME as a renewable
sawit (POME) sebagai sumber energi terbarukan. energy source. The operation of BPP is expected
Diharapkan dengan beroperasinya BPP, pelepasan to significantly reduce greenhouse gas (GHG)
GRK ke atmosfer dapat berkurang secara signifikan. emissions into the atmosphere. The electricity
Selain itu, listrik yang dihasilkan dari BPP tidak generated by BPP not only powers TPA’s operational
hanya memenuhi kebutuhan operasional pabrik facilities but is also supplied to employee housing
di TPA, tetapi juga disalurkan kepada permukiman within the operational units. This initiative enhances
karyawan di dalam unit operasional. Inisiatif ini tidak energy efficiency across TPA’s operations while
hanya mendukung efisiensi energi di unit operasional providing an environmentally friendly power supply.
TPA, tetapi juga memberikan dampak positif, yaitu
pasokan listrik yang ramah lingkungan.
PT Teladan Prima Agro Tbk 121
Page 124
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Sistem pengelolaan limbah cair di unit operasional The wastewater management system in TPA’s TPA dipantau secara ketat untuk memastikan operational units is strictly monitored to ensure kepatuhan terhadap baku mutu lingkungan. Proses compliance with environmental quality standards. pengolahan limbah, termasuk penggunaan IPAL, Waste treatment processes, including WWTP diawasi secara berkala untuk memastikan tidak operations, are routinely inspected to prevent ada limbah yang mencemari ekosistem di sekitar contamination of ecosystems surrounding wilayah operasional. Berkat pengawasan yang ketat operational areas. Due to stringent supervision and dan penerapan teknologi yang tepat, TPA berhasil the application of appropriate technologies, TPA mencatatkan kinerja lingkungan yang baik selama recorded strong environmental performance tahun 2024, di mana tidak terjadi insiden pencemaran throughout 2024, with zero pollution incidents. lingkungan. Dengan komitmen ini, TPA terus menjaga With this commitment, TPA continues to balance keseimbangan antara kegiatan operasional TPA dan its operational activities with its responsibility for tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan. environmental preservation. Pemakaian Pupuk Organik [F.5] Organic Fertilizer Usage [F.5] Pemakaian pupuk organik di perkebunan kelapa The use of organic fertilizers in oil palm plantations sawit memainkan peran penting dalam menciptakan plays a crucial role in creating a healthier and ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan. more sustainable ecosystem. By utilizing fertilizers Dengan memanfaatkan pupuk yang berasal dari derived from natural sources, this practice not only sumber alami, praktik ini tidak hanya mendukung enhances soil quality but also provides broader peningkatan kualitas tanah, tetapi juga memberikan environmental benefits. Organic fertilizers strengthen manfaat lingkungan yang lebih luas. Pupuk organik soil ecosystems by increasing biodiversity and membantu memperkuat ekosistem tanah dengan improving soil resilience against environmental meningkatkan biodiversitas dan memberikan tanah changes. Additionally, soil rich in organic matter kemampuan untuk lebih tangguh menghadapi has a better carbon storage capacity, contributing perubahan lingkungan. Selain itu, tanah yang kaya to climate change mitigation while maintaining bahan organik memiliki daya simpan karbon yang optimal soil moisture. lebih baik, sehingga berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim serta menjaga kelembapan tanah yang optimal. TPA memanfaatkan POME hasil dari proses TPA utilizes Palm Oil Mill Effluent (POME), a byproduct pengolahan kelapa sawit, sebagai pupuk organik of palm oil processing, as an organic fertilizer untuk mendukung kesuburan tanah di perkebunan. to support soil fertility in its plantations. In 2024, Pada tahun 2024, TPA berhasil mengaplikasikan TPA successfully applied 1,426 megaliters of POME 1.426 megaliter POME di lahan seluas 802,3 ha. across 802.3 hectares of plantation land. Besides Selain POME, TPA juga memanfaatkan limbah POME, TPA also makes use of organic waste such organik berupa TKKS sebagai mulsa untuk menjaga as Empty Fruit Bunches (EFB) as mulch to retain soil kelembaban tanah dan meningkatkan kandungan moisture and enhance nutrient content. In 2024, unsur hara. Pada tahun 2024, sebanyak 304,6 ribu a total of 304.6 thousand tons of EFB was applied ton TKKS diaplikasikan di lahan seluas 802,3 ha. across 802.3 hectares of land. Part of the EFB is further Sebagian TKKS diolah lebih lanjut melalui metode processed through a 50-day fermentation method fermentasi selama 50 hari untuk menghasilkan to produce compost, which is then used as fertilizer. kompos yang kemudian digunakan sebagai pupuk. The total use of organic fertilizers from the combination Total penggunaan pupuk organik dari kombinasi of POME and EFB in 2024 reached 1.8 million tons, POME dan TKKS pada tahun 2024 mencapai 1,8 supporting crop productivity while maintaining juta ton untuk mendukung produktivitas tanaman environmental balance. sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan. 122 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 125
Agro-Ecological
Sementara itu, abu yang dihasilkan dari proses Additionally, ash produced from the combustion of
pembakaran sisa biomassa juga dimanfaatkan biomass residues is also utilized as a source of plant
sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Abu nutrients. Ash contains essential minerals such as
mengandung mineral penting, seperti kalium (K) dan potassium (K) and phosphorus (P), which contribute
fosfor (P), yang berfungsi meningkatkan kesuburan to improving soil fertility. The application of ash as a
tanah. Aplikasi abu sebagai pupuk alami dilakukan natural fertilizer is conducted in a controlled manner
secara terkendali untuk memastikan bahwa proses to ensure it enhances soil health without causing
ini mendukung kesehatan tanah tanpa menimbulkan negative environmental impacts.
dampak negatif terhadap lingkungan.
Pupuk organik juga berperan dalam mengurangi Organic fertilizers also help reduce environmental
dampak lingkungan dengan meminimalkan impact by minimizing soil and water pollution
pencemaran tanah dan air yang sering commonly associated with chemical fertilizers while
disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia, supporting the health of surrounding ecosystems.
sekaligus mendukung kesehatan ekosistem di The use of organic fertilizers improves soil structure
sekitar perkebunan. Penggunaan pupuk organik and fertility by adding organic matter, maintaining
memperbaiki struktur dan kesuburan tanah dengan microbial balance, and enhancing soil water retention
menambah bahan organik, menjaga keseimbangan capacity. Furthermore, repurposing plantation waste
mikroorganisme, dan meningkatkan kemampuan such as EFB as an organic fertilizer helps close the
tanah menyimpan air. Di sisi lain, memanfaatkan nutrient cycle, reducing dependency on external
limbah perkebunan, seperti TKKS sebagai sumber inputs and creating a more sustainable plantation
pupuk organik membantu menutup siklus nutrisi, system. This initiative aligns with TPA’s sustainability
mengurangi ketergantungan pada input eksternal, commitment, where the use of organic fertilizers is
dan menciptakan sistem perkebunan yang lebih prioritized to decrease reliance on chemical fertilizers
berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan komitmen while supporting Sustainability Initiative KSL 4, which
TPA terhadap keberlanjutan, di mana pemanfaatan aims to reduce the use of chemical substances.
pupuk organik diprioritaskan untuk mengurangi
ketergantungan pada pupuk kimia, sekaligus
mendukung inisiatif keberlanjutan KSL 4, yang
bertujuan mengurangi penggunaan bahan kimia.
Pemupukan Organik TKKS Sistem Mekanisasi
Mechanized Organic Fertilization of EFB
PT Teladan Prima Agro Tbk 123
Page 126
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Biogas Power Plant (BPP)
TPA terus berkomitmen untuk menerapkan praktik-praktik keberlanjutan melalui inovasi di berbagai bidang, salah
satunya adalah operasional BPP. Selain memanfaatkan POME sebagai pupuk organik, TPA juga memaksimalkan
potensi POME sebagai bahan bakar untuk BPP. Inisiatif ini merupakan langkah strategis TPA dalam mendukung
kelestarian lingkungan dan efisiensi energi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan
mengubah POME menjadi energi terbarukan, BPP menjadi bagian penting dari strategi ekonomi sirkular TPA, yang
berfokus pada pemanfaatan limbah untuk menunjang keberlanjutan bisnis.
Proses produksi energi di BPP menggunakan penguraian POME dalam kondisi anaerob untuk menghasilkan
biogas yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Proses ini terdiri dari beberapa tahap
sebagaimana diuraikan berikut.
1. Raw POME: Pengaliran POME dari Pabrik Menuju Fasilitas Utama BPP;
2. Mix Lagoon Digester: Biodegradasi Anaerob POME Menghasilkan Gas Metana;
3. Raw Biogas: Raw Biogas mengandung Gas Metana dan Hidrogen Sulfida;
4. Scrubber: Pemurnian Raw Biogas dari Hidrogen Sulfida;
5. Dehumidifier: Pemurnian Raw Biogas dari kandungan Air; serta
6. Gas Power Generator: Biogas Murni untuk Menghasilkan Energi Listrik.
BPP ini telah beroperasi penuh pada akhir tahun 2024. Dengan beroperasinya BPP, TPA berharap dapat meningkatkan
efisiensi operasional seoptimal mungkin, termasuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan ketahanan energi
Perseroan. Selain itu, BPP berperan penting dalam mengurangi emisi GRK, mengingat pemanfaatan POME untuk
energi terbarukan dapat mengurangi gas metana yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Keberhasilan
proyek ini juga merupakan bukti nyata dari komitmen TPA dalam menjalankan strategi keberlanjutan yang sejalan
dengan tujuan global untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
Dengan dioperasikannya BPP, TPA berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan zero-waste dalam
kegiatan operasional di mana limbah tidak hanya dikelola, tetapi juga diubah menjadi sumber daya yang bernilai
tinggi. Selain mendukung keberlanjutan lingkungan, inisiatif ini juga memberikan dampak positif bagi bisnis, karena
pemanfaatan energi terbarukan dari POME dapat meningkatkan efisiensi biaya operasional dan mendukung
pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Melalui BPP, TPA memperkuat posisinya sebagai perusahaan
agribisnis yang tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan
kesejahteraan masyarakat.
TPA remains committed to implement sustainability practices through innovation in various sectors, one of which is
the operation of BPP. Other than utilizing POME as organic fertilizer, TPA also maximize POME’s potential as fuel for BPP.
This initiative serves as strategic step for TPA to support environmental sustainability and energy efficiency, while
reducing dependence on fossil fuel. By converting POME into renewable energy, BPP becomes an important part of
TPA’s circular economy strategy, that focuses on waste utilization to support business continuation.
The energy generation process at BPP is utilizing POME decomposition process under anaerobic condition to produce
biogas that later used as fuel for power plant. This process consists of several stages as described below.
1. Raw POME: POME distribution from Mill to BPP Main Facility;
2. Mix Lagoon Digester: Anaerobic Biodegradation of POME generates Methane gas;
3. Raw Biogas: Raw Biogas contains Methane and Hydrogen Sulfide gases;
4. Scrubber: Purification of Raw Biogas from Hydrogen Sulfide;
5. Dehumidifier: Purification of Raw Biogas from water content; and
6. Gas Power Generator: Pure Biogas to produce electrical energy.
BPP is fully operational in the end of 2024. With the operation of BPP, TPA expects to fully optimized its operational
efficiency, while reducing the production cost and boost the Company’s energy resilience. BPP also plays an important
role in reducing GHG emissions, considering the POME utilization for renewable energy can reduce methane gas as
contributor to global warming. The success of this project also a real proof of TPA’s commitment in implementing the
sustainability strategy that is in line with global goals to reduce the climate change impact.
With the operation of BPP, TPA is committed to keep on prioritizing zero-waste approach in its operational activities,
where waste is not only managed, but also converted into high-value resources. Other than supporting environmental
sustainability, this initiative also provide positive impact to the business, as the utilization of renewable energy from
POME can improve operational cost efficiency and support a long-term sustainable growth. Through BPP, TPA is
strengthening its position as a agribusiness company that not only focuses on productivity, but also responsible to
the environment and the welfare of the communities.
124 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 127
Agro-Ecological
Pengelolaan Limbah Berbasis Ekonomi Sirkular demi
Kelestarian Ekosistem [F.13] [3-303:#306] [306-1] [306-2] [13.8.1] [13.8.2] [13.8.3]
Waste Management Through Circular Economy to Preserve Ecosystems
Aktivitas unit operasional TPA menghasilkan CPO The operational units of TPA produce Crude Palm
dan PK sebagai produk utama. Seperti lazimnya Oil (CPO) and Palm Kernel (PK) as primary products.
proses produksi, terdapat limbah yang dihasilkan As with any production process, waste is generated
dari produksi CPO dan PK. Menurut wujudnya, limbah during CPO and PK production. Based on its physical
itu dibedakan menjadi limbah cair dan limbah form, waste is categorized into liquid and solid
padat. Limbah cair dari proses produksi TPA, berupa waste. Liquid waste from TPA’s production process,
POME, sudah dijelaskan di bagian Pemakaian Air specifically Palm Oil Mill Effluent (POME), has been
dan Pengelolaannya. Termasuk juga optimalisasi explained in the Water Usage and Management
pemanfaatan POME untuk BPP yang telah beroperasi section, including its optimization for the Biogas Power
penuh pada tahun 2024. Ada pun menurut Plant (BPP), which became fully operational in 2024.
karakteristiknya, limbah dibedakan menjadi Limbah In terms of characteristics, waste is classified into
Non-Bahan Berbahaya dan Beracun (Non-B3) dan Non-Hazardous and Toxic Waste (Non-B3) and
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Limbah Hazardous and Toxic Waste (B3). Non-B3 waste
non-B3 yang dihasilkan dari produksi CPO dan PK generated from CPO and PK production includes palm
berupa cangkang, fiber, dan TKKS. kernel shells, fiber, and empty fruit bunches (EFB).
Sejalan dengan komitmen TPA terhadap KSL 4, kami In line with TPA’s commitment to Sustainability
terus mengelola dan memanfaatkan limbah secara Initiative KSL 4, we continuously manage and utilize
optimal dengan menerapkan prinsip produksi waste optimally by applying sustainable production
berkelanjutan. Salah satu inisiatif utama yang principles. One of the key initiatives implemented is
diterapkan adalah penggunaan kembali limbah the reuse of palm kernel shells and fiber as boiler
cangkang dan serat kelapa sawit sebagai bahan fuel. This fuel is used to power steam turbines that
bakar boiler. Bahan bakar ini digunakan untuk generate electricity, which is then used to operate
menggerakkan turbin uap yang menghasilkan machinery in the mills and meet domestic energy
energi listrik, yang kemudian dimanfaatkan needs in TPA’s operational areas. This initiative not
untuk mengoperasikan mesin-mesin di pabrik only enhances energy efficiency but also reduces
dan memenuhi kebutuhan domestik di wilayah waste and supports the company’s sustainable
operasional TPA. Inisiatif ini tidak hanya mendukung operations.
efisiensi energi tetapi juga mengurangi limbah dan
mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
Selain itu, pengelolaan limbah B3 juga menjadi Additionally, the management of B3 waste remains
prioritas utama TPA dalam menjaga keberlanjutan a top priority for TPA in ensuring environmental
lingkungan. TPA secara ketat mengidentifikasi sustainability. TPA strictly identifies the sources and
sumber dan karakteristik limbah B3 sepanjang characteristics of B3 waste throughout the production
proses produksi, mulai dari tahap budidaya hingga process, from cultivation to the final product stage.
produk akhir. Seluruh langkah pengelolaan limbah All B3 waste management procedures are regulated
B3 diatur dalam SOP yang disusun berdasarkan under Standard Operating Procedures (SOPs) based
peraturan yang berlaku, termasuk PP No. 22 Tahun on applicable regulations, including Government
2021 dan Peraturan Menteri LHK No. 6 Tahun 2021. Regulation No. 22 of 2021 and Minister of Environment
SOP ini merincikan tata kelola limbah B3 dari and Forestry Regulation No. 6 of 2021. These SOPs
sumbernya hingga pengelolaannya di Tempat detail waste management processes from their
Penyimpanan Sementara (TPS LB3). Setiap tahap sources to handling at the Temporary Hazardous
dilakukan dengan mematuhi standar hukum dan Waste Storage Facility (TPS LB3). Each stage is
memastikan pengelolaan limbah B3 dilakukan conducted in full compliance with legal standards to
dengan aman dan bertanggung jawab. ensure B3 waste is managed safely and responsibly.
PT Teladan Prima Agro Tbk 125
Page 128
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Untuk memastikan bahwa limbah B3 dikelola secara To ensure proper and regulatory-compliant B3
benar dan sesuai regulasi, TPA bekerja sama dengan waste management, TPA collaborates with licensed
pihak ketiga yang berizin untuk pengangkutan dan third parties for waste transportation and final
pengolahan akhir limbah. Mitra-mitra ini memiliki izin disposal. These partners hold transportation permits,
angkut, izin penyimpanan, serta izin pengolahan dan storage licenses, and final processing and utilization
pemanfaatan akhir dari Kementerian Perhubungan approvals from the Ministry of Transportation
dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. and the Ministry of Environment and Forestry.
TPS LB3 yang dimiliki TPA juga telah memenuhi TPA’s TPS LB3 facility also complies with all established
seluruh standar yang ditetapkan, dengan bangunan standards, featuring appropriate infrastructure and
yang layak dan berizin resmi. Pengelolaan official permits. Furthermore, waste management
limbah ini juga dilakukan sesuai dengan standar aligns with sustainability standards such as ISPO
keberlanjutan, seperti sertifikasi ISPO dan program certification and the PROPER program, reinforcing
PROPER, yang memperkuat komitmen TPA dalam TPA’s commitment to environmentally friendly and
menjalankan operasional yang ramah lingkungan sustainable operations.
dan berkelanjutan.
Timbulan Limbah [F.13] [306-3] [13.8.4]
Waste Generation (ton/ tons)
Komposisi Limbah 2024 2023 2022 Waste Composition
Limbah B3 31 30 29 Hazardous Waste
Limbah Non-B3 Non-Hazardous Waste
Fiber 177.055 194.765 164.511 Fiber
Cangkang Inti Sawit 115.482 108.232 73.850 Palm Kernel Shell
Tandan Kosong Kelapa Sawit
307.909 305.136 298.043 Empty Fruit Bunches (EFB)
(TKKS)
Total limbah Non-B3 600.446 608.133 536.404 Total Non-Hazardous Waste
Total Limbah 600.477 608.163 536.433 Total Waste
Limbah Menurut Komposisi dan
Penanganannya [F.14] [306-4] [306-5] [13.8.5] [13.8.6]
Waste by Composition and Handling Method (ton/ tons)
Timbulan
Limbah yang
Limbah yang Limbah yang
Dihasilkan
Dialihkan dari Dikirimkan ke
Sepanjang
Pembuangan Pembuangan
Komposisi Limbah Tahun 2024 Waste Composition
Akhir Akhir
Waste
Waste Diverted Waste Sent to
Generation
from Landfill Landfill
Throughout
2024
Limbah B3 31 - 31 Hazardous Waste
Limbah Non-B3 Non-Hazardous Waste
Fiber 177.055 177.055 - Fiber
Cangkang Inti Sawit 115.482 115.482 - Palm Kernel Shell
Tandan Kosong Kelapa Sawit
307.909 307.909 - Empty Fruit Bunches (EFB)
(TKKS)
Total limbah Non-B3 600.446 600.446 - Total Non-Hazardous Waste
Total Limbah 600.477 600.446 31 Total Waste
126 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 129
Agro-Ecological
Pada tahun 2024, TPA menghasilkan total 600.446 In 2024, TPA generated a total of 600,446 tons of
ton limbah non-B3 dan 31 ton limbah B3 di seluruh non-hazardous (Non-B3) waste and 31 tons of
wilayah operasional. Seluruh limbah non-B3 dikelola hazardous (B3) waste across all operational areas.
dengan baik dan dimanfaatkan kembali dalam All Non-B3 waste was properly managed and
berbagai proses produksi kelapa sawit, sementara reused in various palm oil production processes,
limbah B3 dikelola melalui pengangkutan dan while B3 waste was transported and processed by
pengolahan oleh pihak ketiga berizin di luar areal licensed third parties outside the operational area.
operasional. TPA memastikan bahwa selama TPA ensures that throughout 2024, no waste posed
tahun 2024, tidak ada limbah yang berpotensi a risk to public health or caused environmental
dapat memengaruhi kesehatan masyarakat atau damage. By maintaining compliance with applicable
merusak lingkungan. Dengan menjaga ketaatan regulations, TPA remains committed to preserving
pada peraturan perundang-undangan yang the environment surrounding its operations and
berlaku, TPA berkomitmen untuk terus melestarikan supporting long-term ecological balance.
lingkungan sekitar operasionalnya dan mendukung
keseimbangan ekologi yang berkelanjutan.
Pencegahan Risiko Tumpahan Spill Risks Prevention
[F.15] [306-3] [13.8.4] [F.15] [306-3] [13.8.4]
Tumpahan bahan kimia, minyak, bahan bakar, atau Spills of chemicals, oil, fuel, or other hazardous
zat-zat berbahaya lainnya dapat berdampak negatif substances can negatively impact soil, water, air
terhadap kualitas tanah, air, udara, keragaman quality, biodiversity, and human health. Therefore, we
hayati, dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, kami carefully manage the use of substances that pose
mengelola secara hati-hati penggunaan berbagai a spill risk. The company implements the following
bahan atau zat yang memiliki risiko untuk tumpah. policies to prevent spill risks:
Kebijakan yang Perseroan implementasikan dalam
mencegah risiko tumpahan antara lain sebagai
berikut:
1. Penyimpanan Bahan Bakar: Bahan bakar 1. Fuel Storage: Fuel is stored in designated
disimpan dalam tangki khusus yang dilengkapi tanks equipped with bunding (containment
bounding (pembatas) untuk mencegah barriers) to prevent spills from spreading into
tumpahan meluas ke lingkungan. Tangki ini the environment. These tanks are designed
dirancang sesuai standar keamanan lingkungan according to environmental safety standards
dan diperiksa secara rutin untuk memastikan and are inspected regularly to ensure reliability
keandalan serta mencegah risiko pencemaran and prevent soil or water contamination;
tanah atau air;
2. Penyimpanan Bahan Kimia: Bahan kimia 2. Chemical Storage: Chemicals are stored in
disimpan di gudang khusus yang berlokasi jauh specialized warehouses located away from
dari hunian dan sungai, dilengkapi rambu-rambu residential areas and water sources, equipped
keselamatan, dan ventilasi yang memadai. with safety signs and adequate ventilation.
Gudang ini dirancang untuk mencegah risiko These warehouses are designed to prevent
kontaminasi dan diawasi oleh staf terlatih guna contamination risks and are supervised by trained
memastikan penanganan yang aman dan personnel to ensure safe handling and compliance
sesuai standar perlindungan lingkungan; serta with environmental protection standards; and
3. Penyimpanan Pupuk: Pupuk disimpan di 3. Fertilizer Storage: Fertilizers are stored in separate
gudang terpisah yang aman dari hujan dan warehouses that are protected from rain and use
menggunakan material kedap air untuk waterproof materials to prevent dissolution. This
mencegah pelarutan. Sistem penyimpanan ini storage system ensures fertilizers remain intact,
memastikan pupuk terlindungi, aman digunakan, safe to use, and do not pollute the surrounding
dan tidak mencemari lingkungan sekitar. environment.
Upaya tersebut membawa hasil dengan tidak These measures have proven effective, as there
adanya insiden tumpahan bahan kimia, minyak, were no incidents of chemical, oil, fuel, waste, or
bahan bakar, limbah, atau zat-zat berbahaya other hazardous spills in 2024. As a result, TPA did not
lainnya selama tahun 2024. Dengan demikian, tidak experience any significant negative impacts related
ada dampak negatif signifikan yang dialamatkan ke to spill incidents.
TPA yang berkaitan dengan insiden tumpahan.
PT Teladan Prima Agro Tbk 127
Page 130
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Menggerakkan Efisiensi Energi demi
Lingkungan yang Lebih Baik [3-3:#302]
Driving Energy Efficiency toward Better Environment
Pemanfaatan Biomassa untuk Pembangkit Listrik
Utilization of Biomass for Power Generation
Pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan Efficient and sustainable energy management
merupakan salah satu fokus utama TPA dalam is one of TPA’s main priorities in its operational
menjalankan kegiatan operasional. Dengan activities. By utilizing renewable energy sources, TPA
memanfaatkan sumber energi terbarukan, TPA strives to reduce dependence on fossil energy while
berupaya untuk mengurangi ketergantungan pada minimizing its carbon footprint. The reuse of palm
energi fosil sekaligus mengurangi jejak karbon. oil waste as an alternative fuel for power generation
Penggunaan kembali limbah kelapa sawit sebagai is one of TPA’s concrete efforts in supporting the
bahan bakar alternatif untuk pembangkit energi transition to clean energy. This commitment aligns
menjadi salah satu upaya konkret TPA dalam with TPA’s dedication to ensuring that business
mendukung transisi energi bersih. Komitmen ini operations are not only productive but also
sejalan dengan komitmen TPA untuk memastikan contribute to environmental conservation and
bahwa operasional bisnis tidak hanya produktif, energy sustainability.
tetapi juga berkontribusi pada pelestarian
lingkungan dan keberlanjutan energi.
Optimalisasi Pemanfaatan Energi Optimizing Energy Utilization
Kegiatan operasional TPA memerlukan pasokan TPA’s operational activities require an adequate
energi yang memadai untuk menjalankan berbagai energy supply to run various business processes,
proses bisnis, baik di pabrik maupun fasilitas including factories, supporting facilities, and worker
pendukung serta hunian pekerja. Untuk memenuhi housing. To meet this energy demand, TPA utilizes
kebutuhan energi ini, TPA memanfaatkan dua two primary sources: electricity and fuel (BBM).
sumber utama, yaitu listrik dan bahan bakar Electricity is generated from steam turbines
minyak (BBM). Listrik dihasilkan dari turbin uap yang powered by boilers in the factory, where the boiler
digerakkan oleh boiler di pabrik, di mana bahan fuel comes from palm kernel shells and fiber waste.
128 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 131
Agro-Ecological
bakar boiler berasal dari limbah cangkang dan serat These materials are renewable waste, reinforcing
kelapa sawit. Kedua bahan ini merupakan limbah TPA’s commitment to sustainability by reducing
terbarukan, sehingga menjadikan TPA sebagai waste and efficiently utilizing available resources.
perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan
dengan mengurangi limbah dan memanfaatkan
sumber daya yang ada secara efisien.
Listrik yang dihasilkan dari turbin uap umumnya The electricity generated from steam turbines
mengalami surplus, setelah kebutuhan operasional typically results in a surplus after fulfilling primary
utama terpenuhi. Surplus listrik ini dimanfaatkan operational needs. This surplus power is used for
untuk keperluan domestik karyawan serta aktivitas employees’ domestic needs and other supporting
pendukung lainnya di unit operasional TPA. activities within TPA’s operational units.
Meskipun produksi energi dari boiler mampu Although energy production from boilers creates
menciptakan surplus, TPA masih mengandalkan a surplus, TPA still relies on diesel-powered
genset bertenaga solar sebagai cadangan. Genset generators as a backup. Generators are used during
digunakan saat boiler sedang dalam pemeliharaan boiler maintenance or when the factory reduces
atau ketika pabrik mengurangi pengolahan TBS. Fresh Fruit Bunch (TBS) processing. Additionally,
Selain itu, genset juga diperlukan untuk areal generators are necessary for domestic areas
domestik yang belum sepenuhnya terjangkau not yet fully covered by the factory’s electricity
oleh jaringan listrik dari pabrik. TPA terus berupaya network. TPA continues to enhance electrification
meningkatkan elektrifikasi di wilayah operasional, within its operational areas in line with plantation
sejalan dengan rencana pengembangan tanam. development plans. Furthermore, industrial fuel is
Di samping itu, BBM industri juga digunakan untuk also used for operational vehicles, with most of the
kendaraan operasional, dengan sebagian besar fleet consisting of fuel-efficient motorcycles.
kendaraan berupa sepeda motor yang lebih efisien
dalam penggunaan bahan bakar.
Dalam mendukung praktik energi berkelanjutan, To support sustainable energy practices, TPA has
TPA juga mulai menggunakan BBM Biosolar untuk also begun using Biosolar fuel for company vehicles.
kendaraan dinas. Dengan berbagai inisiatif ini, Through these initiatives, TPA remains committed to
TPA berkomitmen untuk terus mengedepankan prioritizing energy efficiency across all operational
efisiensi energi di seluruh unit operasional. Kebijakan units. This energy efficiency policy not only helps TPA
efisiensi energi ini tidak hanya membantu TPA reduce energy consumption but also significantly
dalam mengurangi penggunaan energi, tetapi juga contributes to lowering greenhouse gas (GHG)
berkontribusi secara dalam menurunkan emisi GRK. emissions. One of TPA’s strategic initiatives is utilizing
Salah satu langkah strategis TPA juga adalah dengan biogas from the Biogas Power Plant (BPP) as fuel for
memanfaatkan biogas dari Biogas Power Plant (BPP) the Kernel Crushing Plant (KCP), aligning with the
sebagai bahan bakar untuk Kernel Crushing Plant company’s sustainability commitments under KSL 4.
(KCP), sesuai dengan komitmen keberlanjutan TPA
yang tercantum dalam KSL 4.
Untuk memastikan penerapan kebijakan energi To ensure the optimal implementation of its
yang optimal, TPA telah membentuk tim yang energy policies, TPA has established a team of
terdiri dari auditor Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001-certified Environmental Management
bersertifikasi ISO 14001. Tim ini bertanggung jawab System auditors. This team is responsible for
untuk mengelola dan mengevaluasi kebijakan managing and evaluating energy policies and
serta praktik energi di seluruh unit operasional practices across all TPA operational units. Their
TPA. Kompetensi tim terus dikembangkan melalui expertise is continuously enhanced through training
pelatihan dan pembaruan sertifikasi, memastikan and certification updates, ensuring that TPA remains
bahwa TPA dapat terus beradaptasi dengan standar adaptable to the latest sustainability standards.
keberlanjutan terkini. Dengan langkah-langkah ini, Through these measures, TPA is committed to
TPA berkomitmen untuk mengelola energi secara responsible energy management, supporting
bertanggung jawab dan mendukung operasional efficient and sustainable operations.
yang efisien serta berkelanjutan.
PT Teladan Prima Agro Tbk 129
Page 132
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Konsumsi Energi Terbarukan [F.6] [302-1]
Renewable Energy Consumption
(GJ)
116.835
115.783
104.035
2022 2023 2024
Pemanfaatan Biomassa untuk
Menghasilkan Energi yang Ramah Lingkungan Serat dan Cangkang / Fiber and Shells
Utilization of Biomass to Produce
Environmentally Friendly Energy
Konsumsi Energi Tidak Terbarukan [F.6] [302-1]
Non-Renewable Energy Consumption
Satuan
Sumber Tidak Terbarukan 2024 2023 2022 Non-Renewable Sources
Unit
kWh 703.950 590.489 511.057
Listrik Electricity
GJ 2.534 2.126 1.840
Liter 83.059 75.892 96.894
BBM – Bensin Fuel – Gasoline
GJ 2.841 2.596 3.314
Liter 8.472.203 8.308.282 7.057.569
BBM - Solar Fuel - Diesel Oil
GJ 327.027 320.700 272.422
Total Energi dari Sumber Tidak Total Energy from
GJ 332.402 325.421 277.576
Terbarukan Non-renewable Sources
Total Konsumsi Energi GJ 448.185 442.256 381.611 Total Energy Consumed
Faktor konversi: 1 liter bensin = 0,0342 GJ. 1 liter solar = 0,0386 GJ. Energi yang dihasilkan dari fiber dan cangkang diukur
secara langsung menggunakan kWh meter dari genset turbin uap, di mana 1 kWh = 0,0036 GJ.
Conversion factors: 1 liter of gasoline = 0.0342 GJ. 1 liter of diesel oil = 0.0386 GJ. Energy generated from fiber and shells is
measured directly using a kWh meter at the steam turbine generator, where 1 kWh = 0.0036 GJ.
Konsumsi energi listrik yang diukur di atas merupakan The electricity consumption measured above is the
penggunaan listrik untuk kebutuhan di kantor pusat electricity usage for head office needs, obtained by
yang diperolah TPA dari pasokan PLN. TPA from PLN supply.
130 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 133
Agro-Ecological
Intensitas Energi [302-3]
Energy Intensity
Satuan
Metrik 2024 2023 2022 Metric
Unit
Konsumsi Energi GJ 448.185 442.256 381.611 Energy Consumption
TBS yang Diolah ton 1.381.677 1.409.552 1.343.526 FFB Processed
GJ/ton TBS
olah
Intensitas Energi GJ/ton 0,324 0,314 0,284 Energy Intensity
of FFB
processed
Perhitungan intensitas energi dilakukan dengan Energy intensity is calculated by summing the
menjumlahkan energi yang dihasilkan dari seluruh total energy generated from all energy sources
sumber energi (kecuali energi listrik di kantor pusat) (excluding electricity at the head office) (in GJ)
(dalam GJ), dan membaginya dengan total TBS and dividing it by the total Fresh Fruit Bunch (FFB)
yang diolah pabrik (dalam ton). Pada tahun 2024, processed at the factory (in tons). In 2024, the energy
intensitas energi produk di TPA tercatat sebesar 0,324 intensity of TPA’s products was recorded at 0.324
GJ/ton, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. GJ/ton, an increase compared to the previous year.
Hal ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan This was primarily influenced by increased energy
penggunaan energi. consumption.
Reduksi Pemakaian Energy Consumption
Energi [F.7] [302-4] Reduction [F.7] [302-4]
TPA berkomitmen memanfaatkan sumber energi TPA is committed to utilizing energy sources
secara bertanggung jawab dengan menerapkan responsibly by implementing energy efficiency
prinsip efisiensi energi yang tercantum dalam KSL principles outlined in KSL 4. As a concrete realization
4. Sebagai wujud nyata dari komitmen ini, TPA terus of this commitment, TPA continuously innovates
melakukan inovasi teknologi yang tepat guna untuk with appropriate technologies to repurpose
memanfaatkan limbah kelapa sawit sebagai sumber palm oil waste as an alternative energy source.
energi alternatif. Fiber dan cangkang kelapa sawit, Palm fiber and shells, which were previously
yang sebelumnya dianggap limbah, kini digunakan considered waste, are now used as a substitute for
sebagai pengganti bahan bakar minyak untuk fossil fuels to power boilers in the factory. Additionally,
menyalakan boiler di pabrik. Selain itu, kami juga we optimize the use of POME as a raw material for
mengoptimalkan pemanfaatan POME bahan baku the Biogas Power Plant (BPP) to generate electricity.
pada fasilitas BPP untuk menghasilkan energi listrik. This approach not only reduces dependence on
Langkah ini tidak hanya mengurangi ketergantungan fossil fuels but also supports more effective waste
pada bahan bakar fosil, tetapi juga mendukung management. Through this strategy, TPA has
pengelolaan limbah yang lebih efektif. Melalui strategi successfully reduced fossil fuel consumption while
ini, TPA berhasil menurunkan pemakaian bahan bakar strengthening its position in sustainable energy
fosil, sekaligus memperkuat posisi TPA dalam upaya efforts.
keberlanjutan energi.
PT Teladan Prima Agro Tbk 131
Page 134
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Komitmen Aktif dalam Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca [3-3:#305] [13.1.1] Active Commitment in Reducing Greenhouse Gas Emission Pengelolaan emisi GRK menjadi langkah strategis GHG emissions management is a strategic initiative TPA dalam mendukung upaya global untuk for TPA in supporting global efforts to combat mengatasi perubahan iklim. Sebagai perusahaan climate change. As a company operating in the yang bergerak di industri kelapa sawit, TPA palm oil industry, TPA is committed to reducing GHG berkomitmen untuk mengurangi emisi GRK melalui emissions through various sustainable initiatives, berbagai inisiatif berkelanjutan, seperti optimalisasi such as optimizing waste utilization as a renewable pemanfaatan limbah sebagai sumber energi energy source, implementing environmentally terbarukan, penerapan teknologi ramah lingkungan, friendly technologies, and enhancing operational dan efisiensi operasional. Dengan terus memantau efficiency. By continuously monitoring and managing dan mengelola emisi yang dihasilkan dari setiap emissions at every stage of the production process, tahap proses produksi, TPA memastikan bahwa TPA ensures that its operations align with stringent operasional perusahaan sejalan dengan standar environmental standards while supporting the lingkungan yang ketat serta mendukung pencapaian gradual achievement of emission reduction targets. target pengurangan emisi secara bertahap. Emisi yang Dihasilkan Emissions Generated [F.11] [305-1] [305-2] [13.1.2] [F.11] [305-1] [305-2] [13.1.2] Pemanasan global merupakan tantangan serius yang Global warming is a serious challenge facing dihadapi umat manusia saat ini karena potensinya humanity today due to its potential to accelerate untuk mempercepat perubahan iklim. Salah satu climate change. One of the main factors faktor utama yang memperburuk pemanasan global exacerbating global warming is the accumulation of adalah akumulasi emisi GRK di atmosfer, termasuk GHG emissions in the atmosphere, including gases gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dan such as carbon dioxide (CO2), methane (CH4), and dinitrogen monoksida (N2O). Sebagai perusahaan di nitrous oxide (N2O). As a company operating in the sektor agrikultur, aktivitas operasional TPA berpotensi agricultural sector, TPA’s operational activities have 132 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 135
Agro-Ecological
menghasilkan emisi GRK, terutama dari proses the potential to generate GHG emissions, particularly
pembukaan lahan, pemeliharaan tanaman, serta from land clearing, crop maintenance, and FFB
pengolahan TBS. Sumber utama emisi berasal dari processing. The primary sources of emissions come
penggunaan pupuk, BBM, dan limbah cair POME. from fertilizer use, fuel consumption, and POME
Oleh karena itu, TPA berkomitmen untuk menjadikan waste. Therefore, TPA is committed to making GHG
reduksi dan mitigasi emisi GRK sebagai prioritas reduction and mitigation a priority in its sustainability
dalam strategi keberlanjutan TPA. strategy.
Meskipun operasional TPA tidak dapat sepenuhnya While TPA’s operations cannot entirely eliminate
menghindari produksi emisi GRK, kami berupaya GHG emissions, the company strives for effective
melakukan mitigasi yang efektif melalui penghitungan mitigation through measurable emissions calculation
dan pemantauan emisi secara terukur. Inisiatif ini and monitoring. This initiative begins with identifying
dimulai dengan mengidentifikasi dan menghitung and calculating total Scope 1 GHG emissions,
total emisi GRK Cakupan 1, yang mencakup emisi which include direct emissions from operational
yang dihasilkan langsung dari aktivitas operasional, activities such as fossil fuel and fertilizer use.
seperti penggunaan bahan bakar fosil dan pupuk. TPA follows IPCC Guidelines to calculate emissions
TPA menggunakan IPCC Guidelines untuk menghitung from each stage of its business processes, from land
emisi dari setiap tahap proses bisnis, mulai dari clearing to FFB processing. The volume or weight
pembukaan lahan hingga pengolahan TBS. Setiap of fuel and fertilizers used is multiplied by emission
volume atau berat bahan bakar dan pupuk yang factors based on the Greenhouse Gas Protocol
digunakan dikalikan dengan faktor emisi sesuai standard, resulting in emissions values per material
standar Greenhouse Gas Protocol, menghasilkan nilai measured in tons of CO2eq.
emisi per material dalam satuan ton CO2eq.
Selain itu, TPA juga menghitung volume POME In addition, TPA also calculate the volume of POME
yang dihasilkan dari proses produksi sebagai generated by production process as one of the main
salah satu kontributor utama emisi metana (CH4). contributor of methane (CH4) emission. By quantifying
Dengan menghitung total emisi ini, TPA dapat total emissions, TPA can develop more precise and
mengembangkan kebijakan mitigasi yang lebih effective mitigation policies, thereby minimizing
terukur dan efisien, sehingga meminimalkan environmental impact. Meanwhile, Scope 2 GHG
dampak negatif terhadap lingkungan. Sementara emissions originate from electricity consumption
itu, emisi GRK Cakupan 2 dihasilkan dari penggunaan supplied by PLN for operations at the headquarters.
listrik dari PLN untuk operasional di kantor pusat. These Scope 2 emissions are measured using
Pengukuran emisi GRK Cakupan 2 ini menggunakan a consistent methodology aligned with applicable
metodologi yang konsisten sesuai dengan panduan guidelines. To ensure accuracy, calculations begin
yang berlaku. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, with recording electricity consumption data, which
penghitungan dimulai dengan mencatat data is then converted into tons of CO2eq using PLN’s
konsumsi listrik, yang kemudian dikonversi menjadi specific emission factors. These emission factors are
ton CO2eq menggunakan faktor emisi spesifik obtained from official PLN data, which is regularly
dari PLN. Faktor emisi ini diperoleh dari data resmi updated to reflect changes in the national electricity
yang diterbitkan oleh PLN sendiri, yang secara rutin energy mix.
diperbarui untuk mencerminkan perubahan dalam
sumber energi listrik nasional.
Langkah mitigasi dan reduksi emisi GRK ini These GHG mitigation and reduction efforts
mencerminkan komitmen TPA terhadap reflect TPA’s commitment to sustainability, as outlined
keberlanjutan yang dituangkan dalam KSL 4. Dengan in KSL 4. By periodically calculating and monitoring
menghitung dan memantau emisi GRK secara GHG emissions, TPA ensures that its policies and
periodik, TPA memastikan bahwa setiap kebijakan actions align with global efforts to combat climate
dan tindakan yang diambil sejalan dengan upaya change. This strategy not only helps TPA reduce its
global untuk mengurangi dampak perubahan carbon footprint but also strengthens its position
iklim. Strategi ini tidak hanya membantu TPA dalam as a leader in sustainable and environmentally
mengurangi jejak karbon, tetapi juga memperkuat responsible agricultural practices.
posisi TPA sebagai pemimpin dalam praktik
agrikultur yang berkelanjutan dan bertanggung
jawab terhadap lingkungan.
PT Teladan Prima Agro Tbk 133
Page 136
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Emisi GRK yang Dihasilkan [F.11] [305-1] [305-2] [13.1.2]
GHG Emissions Generated
Satuan
Sumber Emisi 2024 2023* 2022* Emission Source
Unit
Emisi GRK Cakupan 1 GHG Emissions Scope 1
Stationary Combustion ton CO2eq 5.555 5.254 5.176 Stationary Combustion
Mobile Combustion ton CO2eq 11.029 10.950 8.648 Mobile Combustion
POME ton CO2eq 260.607 430.656 393.441 POME
Pupuk ton CO2eq 62.928 56.379 40.252 Fertilizer
Human Activities ton CO2eq 1.030 969 788 Others
Total Emisi GRK Cakupan 1 ton CO2eq 341.149 504.209 448.304 Total GHG Emissions Scope 1
Emisi GRK Cakupan 2 Tidak Langsung Indirect GHG Emissions Scope 2
Purchase Electricity ton CO2eq 641 543 472 PLN Electricity
Total Emisi Cakupan 2 ton CO2eq 641 543 472 Total GHG Emissions Scope 2
Total GHG Emissions
Total Emisi Cakupan 1 dan 2 ton CO2eq 341.790 504.752 448.776
Scope 1 and 2
*Data disajikan kembali. / Restated.
Intensitas Emisi GRK [F.11] [305-1] [305-2] [13.1.2]
GHG Emissions Intensity
Satuan
Metrik 2024 2023* 2022* Metric
Unit
Intensitas Emisi GRK kg CO2eq/kg TBS 0,247 0,358 0,334 GHG Emission Intensity
Intensitas Emisi GRK kg CO2eq/kg CPO 1,052 1,540 1,493 GHG Emission Intensity
Intensitas Emisi GRK kg CO2eq/kg PK 6,730 9,668 8,993 GHG Emission Intensity
*Data disajikan kembali. / Restated.
Nilai emisi GRK yang digunakan dalam perhitungan intensitas emisi GRK termasuk emisi dari proses transportasi produk, yang dilakukan oleh
pihak eksternal. Nilainya diaproksimasi menggunakan pendekatan standar. Intensitas emisi untuk CPO dan PK dihitung berdasarkan metode
perhitungan IPCC Guidelines. / GHG emission values used to calculate GHG emission intensity includes emissions from transportation of products,
performed by external parties. The values are approximated using standard approach. Emission intensity for CPO and for PK are calculated based
on IPCC Guidelines calculation method.
Inisiatif Reduksi Emisi [F.12] [305-5] [13.1.6] Emission Reduction
Initiative [F.12] [305-5] [13.1.6]
TPA terus memperkuat upaya pengurangan emisi TPA continues to strengthen its efforts to reduce
GRK melalui berbagai inovasi dan strategi yang GHG emissions through various innovations and
lebih optimal. Salah satu langkah utamanya adalah more optimized strategies. One of its key initiatives
peningkatan pemanfaatan energi dari turbin uap yang is increasing the utilization of energy from steam
digerakkan oleh boiler berbahan bakar cangkang turbines powered by boilers fueled with palm
dan serat kelapa sawit. Dengan penggunaan limbah kernel shells and fibers. By using this waste as the
ini sebagai bahan bakar utama, pemakaian genset primary fuel, the use of diesel-powered generators
berbahan solar dapat dikurangi secara signifikan, can be significantly reduced, thereby lowering
sehingga mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan. CO2 emissions. In 2024, the total reduction of
Pada tahun 2024, jumlah reduksi emisi GRK Scope 1 GHG emissions reached 8,580 tons CO2eq.
cakupan 1 mencapai 8.580 ton CO2eq. Selain itu, Additionally, TPA continuously improves the
TPA juga terus meningkatkan efisiensi operasional operational efficiency of boilers and turbines to
boiler dan turbin untuk memastikan penggunaan optimize the use of renewable energy and minimize
energi terbarukan lebih optimal, serta meminimalkan dependence on fossil fuels.
ketergantungan pada bahan bakar fosil.
134 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 137
Agro-Ecological
Selain itu, proyek pembangunan BPP yang telah Another strategic step is the completion and full
selesai direalisasikan dan mulai beroperasi di akhir operation of the Biogas Power Plant (BPP) in 2024
tahun 2024 menjadi langkah strategis TPA dalam that marked TPA’s strategic initiative in reducing
mengurangi emisi GRK pada periode-periode GHG emissions in periods to come. By utilizing
mendatang. Dengan memanfaatkan biogas dari biogas from palm oil waste as an energy source,
limbah kelapa sawit sebagai sumber energi, BPP the BPP will sustainably support TPA’s energy needs
ini akan mendukung kebutuhan energi TPA secara while simultaneously reducing its carbon footprint.
berkelanjutan sekaligus mengurangi jejak karbon. This project reflects TPA’s long-term commitment
Proyek ini mencerminkan komitmen jangka panjang to continuously reducing GHG emissions and
TPA untuk terus mengurangi emisi GRK serta ensuring more efficient and environmentally friendly
memastikan operasional yang lebih efisien dan operations in the coming years.
ramah lingkungan di tahun-tahun mendatang.
TPA juga berfokus pada optimalisasi pemanfaatan TPA is also focused on optimizing the use of POME and
limbah POME dan TKKS sebagai pupuk organik. EFB as organic fertilizers. This initiative aims to reduce
Langkah ini bertujuan untuk mengurangi emisi nitrous oxide (N2O) emissions, which are typically
dinitrogen monoksida (N2O) yang biasanya dihasilkan generated from nitrogen-based inorganic fertilizers.
dari penggunaan pupuk anorganik berbasis nitrogen. By decreasing the use of chemical fertilizers, TPA
Dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia, TPA demonstrates its commitment to sustainability in line
menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan yang with KSL 4. In 2024, a total of 1,426 megaliters of POME
sejalan dengan KSL 4. Pada tahun 2024, sebanyak was applied to 802.3 hectares of land to support GHG
1.426 megaliter POME diaplikasikan di lahan seluas emission reduction efforts and improve soil fertility.
802,3 ha dalam rangka mendukung pengurangan
emisi GRK dan memperbaiki kesuburan tanah.
Selain efisiensi energi dan pengurangan emisi Beyond energy efficiency and emission reduction
melalui limbah organik, TPA juga melakukan through organic waste utilization, TPA also
perawatan rutin pada sejumlah mesin operasional conducts regular maintenance on various
di pabrik dan perkebunan. Perawatan rutin ini operational machinery in both mills and plantations.
bertujuan untuk menjaga performa dari setiap This maintenance aims to keep all machines
mesin agar tetap optimal, sehingga penggunaan performing optimally, ensuring more efficient
bahan bakar juga dapat lebih efisien dan dapat fuel usage and directly reducing GHG emissions.
menurunkan emisi GRK secara langsung. Di sisi lain, Additionally, TPA encourages employees to adopt
TPA juga mendorong karyawan untuk menerapkan environmentally friendly habits in their daily activities,
kebiasaan ramah lingkungan dalam aktivitas sehari- such as conserving electricity, reducing waste, and
hari, seperti menghemat listrik, mengurangi sampah, practicing waste segregation and recycling. This
dan melakukan pemilahan serta daur ulang. Budaya environmental awareness culture is reinforced
peduli lingkungan ini diperkuat melalui berbagai through various educational programs that actively
program edukasi yang mendorong peran aktif involve employees in sustainability efforts.
karyawan dalam menjaga keberlanjutan.
Reduksi Emisi (Cakupan 1) [F.12] [305-5] [13.1.6]
Emission Reduction (Scope 1)
(ton CO2eq / tons CO2eq)
8.657 8.580
7.709
2022 2023 2024
PT Teladan Prima Agro Tbk 135
Page 138
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Emisi GRK dan Bahan Lain GHG Emissions and Other Materials
[305-6] [305-7] [13.1.7] [13.1.8] [305-6] [305-7] [13.1.7] [13.1.8]
TPA memastikan tidak menggunakan material yang TPA ensures that it does not use materials that
berpotensi menghasilkan emisi bahan perusak have the potential to produce ozone-depleting
lapisan ozon. Namun, aktivitas operasional di sektor emissions. However, operational activities in the
agribisnis masih memiliki potensi menghasilkan emisi agribusiness sector still have the potential to
gas lain, seperti nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida generate other gas emissions, such as nitrogen
(SOX), dan materi partikulat. Gas-gas ini berasal dari oxides (NOX), sulfur oxides (SOX), and particulate
berbagai proses industri, terutama dari penggunaan matter. These gases originate from various industrial
bahan bakar dan aktivitas pembakaran lainnya. processes, primarily the use of fuels and other
Oleh karena itu, TPA berkomitmen untuk mengelola combustion activities. Therefore, TPA is committed to
emisi-emisi tersebut dengan cermat dalam rangka carefully managing these emissions to ensure that
memastikan bahwa setiap emisi yang dihasilkan all emissions remain within the safe limits established
berada dalam batas aman yang diatur oleh regulasi by environmental regulations.
lingkungan.
Sepanjang tahun 2024, TPA melakukan perhitungan Throughout 2024, TPA conducted emission load
beban emisi di seluruh unit pengolahan dengan calculations across all processing units in accordance
mengikuti panduan yang berlaku. Hasil perhitungan with applicable guidelines. The results indicate an
menunjukkan peningkatan beban emisi dibandingkan increase in emission loads compared to the previous
dengan tahun sebelumnya. TPA terus memantau dan year. TPA continues to monitor and measure these
mengukur emisi ini secara berkala untuk memastikan emissions regularly to ensure that its operations
bahwa operasional TPA tetap sejalan dengan align with sustainability efforts while complying with
upaya keberlanjutan, sekaligus memenuhi standar government environmental standards. The average
lingkungan yang ditetapkan pemerintah. Beban emisi emission load of TPA’s mills over the past three years
rata-rata pabrik di TPA selama tiga tahun terakhir is presented in the following graph.
disajikan pada grafik berikut.
Beban Emisi
Emissions Load
(mg/Nm3)
139,5
86,5
55,9
10,01 7,9
7,5 6,74 2,2 6,5
Nitrogen Oksida / Partikulat / Particulate (PM) Sulfur Dioksida /
Nitrogen Oxides (NOx) Sulfur Dioxide (SO2)
2022 2023 2024
136 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 139
Agro-Ecological
Berkomitmen pada Kepatuhan Lingkungan [F.16]
Committed to Environmental Compliance
TPA selalu berkomitmen untuk menjalankan aktivitas TPA is fully committed to conducting its operational
operasional yang mematuhi seluruh peraturan activities in compliance with all applicable
dan perundang-undangan lingkungan hidup yang environmental laws and regulations in Indonesia.
berlaku di Indonesia. Kepatuhan ini diwujudkan This commitment is realized through stringent
melalui pengelolaan dan pemantauan lingkungan environmental management and monitoring, aimed
yang ketat, dengan tujuan untuk terus meningkatkan at continuously improving TPA’s environmental
kinerja lingkungan hidup TPA. Program lingkungan performance. The environmental programs
yang diterapkan didukung oleh alokasi dana yang implemented are supported by appropriate budget
tepat, memungkinkan TPA untuk melaksanakan allocations, enabling TPA to effectively carry out
berbagai inisiatif keberlanjutan dengan efektif. Upaya various sustainability initiatives. These efforts include
ini mencakup pengelolaan limbah, pengurangan waste management, emission reduction, and the
emisi, dan pemanfaatan energi terbarukan, yang utilization of renewable energy, all directed toward
semua diarahkan untuk meminimalkan dampak minimizing the environmental impact of operational
lingkungan dari kegiatan operasional. activities.
Atas berbagai inisiatif pengelolaan lingkungan As a result of its outstanding environmental
yang unggul, pada tahun 2024, TPA menerima management initiatives, in 2024, TPA received the
penghargaan PROPER Daerah peringkat Hijau dari Green-rated PROPER Regional Award from the East
Provinsi Kalimantan Timur untuk TBP, TLN, TPS, MJA, Kalimantan Province for TBP, TLN, TPS, MJA, and CAP.
dan CAP. Penghargaan PROPER ini merupakan bentuk This PROPER award is a recognition of the consistent
apresiasi atas kepatuhan lingkungan yang konsisten environmental compliance upheld by TPA’s
diterapkan oleh Entitas Anak TPA. Hingga saat ini, subsidiaries. To date, none of TPA’s entities have
tidak ada satu pun entitas TPA yang mendapatkan received a PROPER rating below the Blue category,
penilaian PROPER di bawah kategori Biru, yang demonstrating that TPA has successfully met high
menunjukkan bahwa TPA telah memenuhi standar environmental compliance standards.
kepatuhan lingkungan yang baik.
Biaya Program Lingkungan [F.4]
Environmental Programs Expenditures (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)
Kegiatan 2024 2023 2022 Activities
Perizinan 103 52 106 Legal
Pemantauan Lingkungan 2.917 2.644 3.429 Environment Monitoring
Pengelolaan Limbah B3 263 390 333 Hazardous Waste Management
Sertifikasi 889 825 1.164 Certification
Penilaian HCV 266 53 215 HCV Assessment
Pemantauan Keanekaragaman Biodiversity Monitoring
777 777 710
Hayati di Areal HCV in HCV Areas
Total 5.215 4.741 5.957 Total
Sejak akhir 2022, seluruh Entitas Anak TPA sudah Since the end of 2022, all TPA subsidiaries have been
tersertifikasi ISPO. Inilah bukti komitmen kami ISPO-certified. This certification serves as proof of
dalam melaksanakan praktik agronomi dan bisnis our commitment to implementing environmentally
kelapa sawit ramah lingkungan dan bertanggung friendly and responsible agronomic and palm oil
jawab. Ini juga menunjukkan dukungan kami business practices. It also reflects our support for
pada keseimbangan antara kegiatan operasional balancing operational activities with economic
dan ekonomi di wilayah operasi masing-masing. sustainability in each operating area. Throughout
Sepanjang 2024, tidak ada pengaduan dari 2024, there were no complaints from the community
masyarakat terkait kondisi atau kinerja lingkungan regarding environmental conditions or performance
di sekitar wilayah operasi TPA. in the vicinity of TPA’s operational areas.
PT Teladan Prima Agro Tbk 137
Page 140
SOCIO-TERRITORIAL 138 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 141
Socio-Territorial
“TPA terus mengedepankan tanggung jawab sosial dalam menjalankan bisnis dengan menciptakan
nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. Dari aspek ketenagakerjaan,
TPA telah mengembangkan platform digital Human Resources Information System (HRIS) untuk
mempermudah manajemen data karyawan secara lebih lengkap, akurat, dan efisien. Selain itu,
komitmen TPA dalam program CSR yang berfokus pada pembangunan infrastruktur vital dan
peningkatan akses pendidikan di daerah pedesaan telah berhasil memberikan dampak nyata
terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat sekitar. Selain itu, skema petani plasma
yang dijalankan TPA juga tidak hanya memperkuat ketertelusuran, tetapi juga memberdayakan
ekonomi lokal dengan dukungan teknis dan finansial bagi petani.”
“TPA continues to prioritize social responsibility in its business operations by creating
sustainable added value for stakeholders. In terms of labor management, TPA has developed
a digital Human Resources Information System (HRIS) to facilitate more comprehensive, accurate, and
efficient employee data management. Additionally, TPA’s commitment to CSR programs focusing on
vital infrastructure development and improved access to education in rural areas has had a tangible
impact on the well-being and quality of life of local communities. Furthermore, TPA’s plasma farmer
scheme not only enhances traceability but also empowers the local economy through technical and
financial support for farmers.”
TPA menempatkan pilar Socio-territorial sebagai TPA establishes the Socio-territorial pillar as
landasan strategis untuk menjalankan tanggung a strategic foundation for comprehensively
jawab sosial secara menyeluruh. Pilar ini berfokus implementing its social responsibility. This pillar
pada perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM), focuses on the protection of Human Rights (HR),
inklusivitas, penghormatan terhadap hak anak, inclusivity, respect for children’s rights, and
serta pencegahan praktik-praktik yang tidak etis, the prevention of unethical practices such as
seperti pekerja anak, eksploitasi, pelecehan seksual, child labor, exploitation, sexual harassment, and
dan diskriminasi. Komitmen ini juga mencakup discrimination. This commitment also includes the
perlindungan hak reproduksi, kesetaraan gender, protection of reproductive rights, gender equality, and
serta pelaksanaan praktik ketenagakerjaan yang the implementation of responsible labor practices,
bertanggung jawab, seperti penyediaan remunerasi such as providing competitive remuneration and
dan benefit yang kompetitif, jaminan kesehatan, benefits, health insurance, pension plans, Work
jaminan pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Accident Insurance (JKK), Death Insurance (JKM),
Jaminan Kematian (JKM), dan kebijakan tanpa and a non-discriminatory workplace policy.
diskriminasi di tempat kerja.
PT Teladan Prima Agro Tbk 139
Page 142
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Implementasi pilar Socio-territorial tercermin The implementation of the Socio-territorial pillar pada program yang berfokus pada tiga kelompok is reflected in programs that focused on three key pemangku kepentingan sebagaimana diuraikan stakeholder groups, as outlined below: berikut: 1. Dukungan Kesejahteraan dan Pengembangan 1. Employee Welfare and Development Support: Karyawan: TPA memberikan remunerasi TPA provides competitive remuneration kompetitif dan tunjangan yang sesuai, disertai and appropriate benefits, along with career dengan program pengembangan karier yang development programs that enhance employees’ mendukung peningkatan kompetensi dan competencies and professionalism. A healthy profesionalisme karyawan. Lingkungan kerja and safe work environment is also a priority to yang sehat dan aman juga menjadi prioritas, ensure that employees have a workplace that guna memastikan bahwa karyawan memiliki supports their physical and mental well-being. tempat kerja yang mendukung kesejahteraan fisik dan mental mereka. 2. Pemberdayaan Ekonomi, Kesejahteraan, dan 2. Community Economic Empowerment, Welfare, Pendidikan Masyarakat: TPA menciptakan and Education: TPA creates job opportunities and lapangan kerja serta mendukung program- supports community economic development program pengembangan ekonomi masyarakat programs. These initiatives aim to strengthen the sekitar. Program ini bertujuan untuk memperkuat economic resilience of local communities and ketahanan ekonomi komunitas dan menciptakan generate positive indirect economic impacts in dampak ekonomi tidak langsung yang positif di areas surrounding TPA’s operations. Additionally, wilayah sekitar operasional TPA. Selain itu, TPA TPA places significant emphasis on programs juga memiliki perhatian lebih atas program yang that support education within the community. mendukung pendidikan di masyarakat. 3. Penguatan Hubungan dengan Petani Plasma: 3. Strengthening Relationships with Plasma Melalui pelibatan petani plasma, TPA berupaya Farmers: Through the involvement of plasma memberdayakan petani lokal dengan farmers, TPA strives to empower local farmers memberikan dukungan teknis dan finansial, by providing technical and financial support, sehingga mereka dapat menjadi bagian dari enabling them to become a sustainable part of rantai pasok TPA secara berkelanjutan. Skema ini TPA’s supply chain. This scheme helps farmers membantu petani meningkatkan produktivitas improve their productivity while ensuring mereka sekaligus memastikan bahwa seluruh that TPA’s entire supply chain adheres to rantai pasok TPA telah menerapkan praktik yang sustainability-based practices. berlandaskan pada nilai-nilai berkelanjutan. Sebagai bagian dari komitmen ini, TPA terus As part of this commitment, TPA continuously melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap monitors and evaluates all social programs seluruh program sosial yang dijalankan. Pemantauan implemented. This monitoring ensures that each ini memastikan bahwa setiap inisiatif berjalan initiative is effective and aligns with stakeholder efektif dan sesuai dengan kebutuhan pemangku needs. Collaboration with local governments, kepentingan. Kerja sama dengan pemerintah daerah, community organizations, and other stakeholders organisasi lokal, dan pemangku kepentingan lainnya is also optimized to enhance the sustainability and juga dioptimalkan untuk meningkatkan keberlanjutan effectiveness of the programs. dan efektivitas program yang dilaksanakan. Dengan melibatkan 3 kelompok pemangku By engaging with three key stakeholder groups, kepentingan utama, TPA tidak hanya menciptakan TPA not only creates social value but also nilai sosial tetapi juga memperkuat ketertelusuran strengthens the traceability of a sustainable rantai pasok yang berkelanjutan, meningkatkan supply chain, enhances employee satisfaction and kepuasan dan kesejahteraan karyawan, serta well-being, and supports economic and social mendukung stabilitas ekonomi dan sosial di wilayah stability in the surrounding operational areas. sekitar operasional. Inisiatif ini mengukuhkan posisi This initiative reinforces TPA’s position as an entity TPA sebagai entitas yang tidak hanya bertanggung that is not only environmentally responsible but jawab secara lingkungan, tetapi juga sosial, dan also socially accountable and committed to the yang berkomitmen terhadap kesejahteraan seluruh well-being of all stakeholders across its value chain. pemangku kepentingan di sepanjang rantai nilainya. 140 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 143
Socio-Territorial
Praktik Ketenagakerjaan Berkelanjutan dalam
Mendorong Peningkatan Kesejahteraan
dan Produktivitas [3-3:#401]
Sustainable Employment Practices in Promoting Welfare and Productivity
Kami memandang tenaga kerja sebagai salah satu We view the workforce as both a key stakeholder
pemangku kepentingan sekaligus aset utama yang and a vital asset that plays an essential role in
berperan penting dalam pencapaian kemajuan TPA TPA’s progress to date. The workforce is also part
hingga saat ini. Tenaga kerja juga menjadi bagian of TPA’s commitment to reducing unemployment
dari realisasi komitmen TPA dalam mengurangi and improving the economic quality of local
angka pengangguran dan peningkatan kualitas communities. Therefore, labor practices remain
ekonomi masyarakat lokal. Oleh karena itu, praktik a crucial aspect that we continuously manage,
ketenagakerjaan menjadi aspek yang penting yang particularly in terms of recruitment, employee turnover,
terus kami perhatikan pengelolaannya, terutama remuneration, welfare, and workplace diversity.
dalam hal perekrutan, perputaran karyawan, Recognizing the strategic position of the workforce
remunerasi, kesejahteraan, serta keberagaman di in supporting operations and driving economic
tempat kerja. Dengan memahami posisi strategis growth, TPA implements fair and responsible labor
tenaga kerja dalam mendukung operasional management in compliance with applicable labor
dan mendorong perekonomian masyarakat, TPA regulations. This approach is also aligned with
menerapkan pengelolaan tenaga kerja yang adil the recommendations of the International Labour
dan bertanggung jawab, sesuai dengan peraturan Organization (ILO) and best practices in the palm oil
ketenagakerjaan yang berlaku. Hal ini juga industry. Through this approach, we ensure that every
selaras dengan rekomendasi International Labour worker involved in TPA’s business is treated fairly,
Organization (ILO) dan praktik terbaik dalam industri inclusively, and in accordance with their labor rights
kelapa sawit. Melalui pendekatan ini, kami memastikan and obligations.
bahwa setiap tenaga kerja yang terlibat dalam bisnis
TPA diperlakukan adil, inklusif, dan sesuai dengan hak
kewajiban ketenagakerjaan.
Apel Pagi Karyawan di Afdeling
Employee Morning Briefing in the Afdeling
PT Teladan Prima Agro Tbk 141
Page 144
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Untuk mendukung perkembangan profesional To support the professional development of our tenaga kerja, TPA secara konsisten menerapkan workforce, TPA consistently implements sustainable kebijakan pengelolaan tenaga kerja yang labor management policies. Our primary focus is to berkelanjutan. Fokus utama kami adalah membentuk cultivate highly skilled, competent, and dedicated SDM yang unggul, kompeten, dan berdedikasi. TPA human resources. TPA provides opportunities memberikan ruang bagi setiap tenaga kerja untuk for every employee to enhance their skills, mengembangkan keterampilan, pengetahuan, knowledge, and creativity through various training dan kreativitas mereka melalui berbagai program programs and career development initiatives. pelatihan dan pengembangan karier. Selain itu, Additionally, TPA ensures employee well-being TPA juga menjamin kesejahteraannya melalui by offering competitive remuneration and other pemberian remunerasi yang kompetitif dan supporting facilities. By fostering an inclusive and safe fasilitas pendukung lainnya. Dengan menciptakan work environment, we are committed to preparing a lingkungan kerja yang inklusif dan aman, kami workforce capable of meeting the evolving challenges berkomitmen untuk mempersiapkan tenaga kerja of the industry while supporting TPA’s future growth. yang mampu menghadapi tantangan industri yang terus berkembang, sekaligus mendukung pertumbuhan TPA di masa depan. Strategi Rekrutmen Tenaga Kerja Workforce Recruitment Strategies to untuk Menjaga Retensi dan Maintain Retention and Stabilitas Iklim Kerja [3-3:#401] Work Climate Stability [3-3:#401] Kami berkomitmen untuk mencari dan merekrut We are committed to identifying and recruiting talenta terbaik guna mendukung pertumbuhan TPA top talent to support TPA’s growth and ensure dan memastikan keberlanjutan operasional melalui the sustainability of our operations by securing penerimaan SDM yang unggul dan menjanjikan. highly qualified and promising human resources. Proses rekrutmen di TPA dirancang secara strategis TPA’s recruitment process is strategically designed dengan mempertimbangkan skala operasi serta to align with the scale of operations and business kebutuhan pengembangan bisnis, baik untuk development needs, whether to fill vacant positions mengisi kekosongan jabatan maupun memperkuat or strengthen existing teams. Workforce planning tim yang ada. Perencanaan kebutuhan tenaga is conducted periodically through the Manpower kerja juga dilakukan secara berkala melalui Man Planning (MPP) process, developed by each Power Planning (MPP) yang disusun oleh setiap business unit and approved by Top Management. unit kerja dan disetujui oleh Top Manajemen. This MPP allows us to proactively manage workforce MPP ini memungkinkan kami untuk proaktif availability by considering various factors such mengelola ketersediaan tenaga kerja dengan as employee turnover rates, demographic trends, mempertimbangkan berbagai faktor, seperti tingkat career progression, workload, and, most importantly, perputaran karyawan, perkembangan demografi, TPA’s business expansion projections. Through this jenjang karier, beban kerja, dan terutama proyeksi approach, TPA ensures that every recruited employee ekspansi bisnis TPA. Melalui pendekatan ini, TPA meets the organization’s specific qualifications and memastikan bahwa setiap karyawan yang direkrut requirements. memiliki kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Pada setiap proses rekrutmen, kami juga In every recruitment process, we prioritize hiring memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal local workers as part of our efforts to reduce sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi unemployment and improve the economic angka pengangguran dan mendorong peningkatan well-being of communities around TPA’s operational taraf perekonomian masyarakat di sekitar wilayah areas while maintaining equal opportunities for operasional TPA dengan tetap membuka peluang all qualified candidates. This process is based on yang setara bagi seluruh kandidat yang memenuhi the principle of inclusivity, with no discrimination syarat. Proses ini didasarkan pada prinsip inklusivitas, against personal attributes such as ethnicity, tanpa diskriminasi terhadap atribut pribadi, religion, race, nationality, gender, physical condition, misalnya suku, agama, ras, kebangsaan, gender, social status, or political views. This aligns with KSL kondisi fisik, status sosial, dan pandangan politik. Point 5 on Respecting and Protecting Human Rights. 142 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 145
Socio-Territorial
Hal ini sejalan dengan KSL poin 5 tentang Additionally, TPA has set a minimum employment
Menghormati dan Melindungi Hak Asasi Manusia. age of 18 to prevent underage labor, in accordance
Selain itu, TPA juga menetapkan batasan usia with applicable procedures and policies.
minimal 18 tahun untuk mencegah adanya pekerja di Through this approach, TPA not only ensures
bawah umur, sesuai dengan prosedur dan kebijakan diversity and fairness in recruitment but also
yang berlaku. Dengan pendekatan ini, TPA tidak remains committed to fostering an inclusive work
hanya memastikan keberagaman dan keadilan environment.
dalam proses rekrutmen, tetapi juga berkomitmen
untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.
Sepanjang tahun 2024, TPA merekrut sebanyak Throughout 2024, TPA recruited a total of 67
67 karyawan untuk mengisi posisi baru dan posisi employees to fill both new positions and vacancies
lama yang ditinggalkan oleh karyawan sebelumnya. left by previous employees. All recruitment records
Seluruh pencatatan rekrutmen karyawan tersebut cover positions categorized as staff and workers.
mencakup posisi-posisi yang dikategorikan sebagai This recruitment strategy was focused on supporting
staf dan workers. Strategi rekrutmen ini difokuskan operational needs while creating opportunities
untuk mendukung kebutuhan operasional serta for new talent, particularly fresh graduates.
menciptakan peluang bagi tenaga kerja baru, We actively participated in job fairs held on university
terutama dari kalangan fresh graduate, di mana campuses to directly engage with top student
kami secara proaktif berpartisipasi dalam Job Fair talents from selected institutions. As a result, the
yang diselenggarakan di kampus untuk dapat new employee recruitment rate in 2024 reached
menjangkau langsung talenta-talenta terbaik 10.7%. Further details regarding staff and worker
mahasiswa di kampus pilihan. Dengan demikian, recruitment are outlined below.
tingkat rekrutmen karyawan baru pada tahun 2024
mencapai 10,7%. Informasi lebih lengkap mengenai
rekrutmen karyawan di level staf dan workers
diuraikan sebagai berikut.
Sesi FGD pada Proses Rekrutmen Staf
FGD Session in the Staff Recruitment Process
PT Teladan Prima Agro Tbk 143
Page 146
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Rekrutmen Karyawan Staf dan Non-Staf [401-1]
Staffs and Non-Staffs-Level Recruitment
REKRUTMEN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
BERDASARKAN GENDER
Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Recruitment by Gender
1
2023 2022
Pria / Male 64 104
2024 Wanita / Female - 5
Total 66
Total 64 109
67
REKRUTMEN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
BERDASARKAN KELOMPOK USIA
Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Recruitment by Age Group
2023 2022
20
Usia di Bawah 30 Tahun /
34 49
Under 30 Years Old
2024 Usia 30 – 50 Tahun /
29 58
30 – 50 Years Old
47
Total Usia di Atas 50 Tahun /
1 2
67 Above 50 Years Old
Total 64 109
REKRUTMEN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
BERDASARKAN WILAYAH
Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Recruitment by Region
11 2023 2022
Jakarta 22 98
3
Kutai Kartanegara 2 -
2024 2
Paser 8 -
38 Total 2
67 Samarinda 5 11
Berau 3 -
11
Kutai Timur / East Kutai 24 -
Total 64 109
144 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 147
Socio-Territorial
Program Management Trainee: Mencetak Pemimpin Masa Depan
Management Trainee Program: Developing Future Leaders
TPA menjalankan program Management Trainee (MT) sebagai bagian dari komitmen dalam mencetak tenaga kerja
unggul dan mempersiapkan pemimpin masa depan. Program ini dirancang untuk merekrut fresh graduate dengan
potensi tinggi yang akan dikembangkan melalui pelatihan intensif dan pengalaman langsung di berbagai lini operasional
TPA. Dengan kuota rata-rata 30 peserta per tahun, program MT TPA dijalankan secara efektif untuk memastikan
pengembangan keterampilan teknis, kepemimpinan, dan pemahaman mendalam tentang proses bisnis kelapa sawit.
Melalui program MT, karyawan akan menjalani ikatan dinas selama 2 tahun, sehingga program ini juga berperan penting
dalam meningkatkan retensi karyawan dengan memberikan jalur karier yang jelas bagi para trainee.
Melalui program MT, TPA tidak hanya memperkuat kapabilitas organisasi, tetapi juga memastikan keberlanjutan SDM yang
kompeten untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan di masa depan.
TPA implements the Management Trainee (MT) program as part of its commitment to developing top talent and preparing
future leaders. This program is designed to recruit high-potential fresh graduates who will undergo intensive training
and hands-on experience across various operational areas of TPA. With an average annual intake of 30 participants,
the MT program is effectively structured to enhance technical skills, leadership abilities, and a deep understanding of the
palm oil business processes. Through the MT program, employees commit to a two-year service period, making it a crucial
initiative for improving employee retention by providing a clear career pathway for trainees.
By investing in the MT program, TPA not only strengthens its organizational capabilities but also ensures the long-term
sustainability of a competent workforce to support the company’s growth and continued success.
Program Management Trainee - Teladan Development Program 2024
Teladan Development Program 2024 – Management Trainee Program
PT Teladan Prima Agro Tbk 145
Page 148
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Selain melakukan pengelolaan rekrutmen, TPA juga In addition to managing recruitment, TPA also senantiasa memperhatikan tingkat perputaran consistently monitors employee turnover rates. High karyawan. Perputaran karyawan yang tinggi employee turnover is one of the biggest challenges merupakan salah satu tantangan terbesar di in the palm oil industry, as it can lead to various industri kelapa sawit. Kondisi ini dapat menimbulkan issues, such as increased recruitment and training berbagai masalah, seperti meningkatnya biaya costs, decreased productivity, and impacts on the rekrutmen dan pelatihan, penurunan produktivitas, company’s operational stability. Several key factors serta dampak pada stabilitas operasi Perseroan. contribute to the high employee turnover rate in Beberapa penyebab utama tingkat perputaran the palm oil industry, including the remote location karyawan yang tinggi di industri kelapa sawit of operational sites, limited access to adequate mencakup lokasi operasional di remote area, domestic facilities, restricted connectivity to urban keterbatasan fasilitas domestik yang memadai, centers, disproportionate workloads, perceived lack terbatasnya akses ke pusat kota, beban kerja yang of employee welfare, and wages that are considered kurang proporsional, kesejahteraan yang dirasa less competitive compared to other sectors. kurang, dan upah yang dirasa kurang kompetitif These conditions often lead to dissatisfaction and a dibanding sektor lain. Kondisi-kondisi tersebut desire to seek opportunities elsewhere. memicu ketidakpuasan dan keinginan untuk mencari peluang di tempat lain. Salah satu dampak langsung dari tingkat One of the direct impacts of high employee turnover perputaran karyawan yang tinggi adalah penurunan is a decline in productivity. Each time an employee produktivitas. Setiap kali ada karyawan yang keluar, leaves, TPA must allocate time and resources to recruit TPA perlu untuk mengalokasikan waktu dan sumber and train new employees. The adaptation process daya untuk merekrut dan melatih karyawan baru. for new employees takes time, temporarily reducing Proses adaptasi karyawan baru membutuhkan team performance. Additionally, recruitment and waktu, sehingga menurunkan kinerja sementara tim. training costs can become a significant financial Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk rekrutmen burden, especially if turnover occurs repeatedly. dan pelatihan dapat menjadi beban finansial yang Furthermore, work quality may also be affected, as signifikan, terutama jika perputaran karyawan terjadi new employees may lack the experience or skills secara berulang. Lebih jauh lagi, kualitas kerja juga required to meet TPA’s targets, particularly in terms dapat terpengaruh karena karyawan baru belum of work productivity and sustainability standards. memiliki pengalaman atau keterampilan yang diperlukan untuk memenuhi target TPA, termasuk dalam hal produktivitas hasil kerja dan standar keberlanjutan. Untuk mengatasi tantangan ini, TPA menerapkan To address this challenge, TPA implements strategi yang efektif guna menurunkan tingkat effective strategies to reduce employee turnover. perputaran karyawan. Program onboarding secara The onboarding program is specifically designed to khusus dirancang untuk new hires agar dapat help new hires adapt quickly and understand the beradaptasi dengan cepat dan memahami budaya company’s work culture and values. Additionally, kerja serta nilai-nilai perusahaan. Selain itu, retensi employee retention efforts focus on career benefits, karyawan difokuskan pada pemberian benefit karier, competency development, and competitive pengembangan kompetensi, dan kompensasi compensation. Key initiatives such as continuous yang kompetitif. Langkah-langkah seperti program career development programs, clear career paths, pengembangan karier yang berkelanjutan, jenjang and adequate training are integral to this strategy, karier yang jelas, serta pelatihan yang memadai aiming to enhance employee loyalty. menjadi bagian penting dari strategi ini untuk meningkatkan loyalitas karyawan. 146 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 149
Socio-Territorial
TPA juga memperhatikan kesejahteraan karyawan TPA also prioritizes employee well-being by providing
dengan memberikan bonus berbasis kinerja, upah performance-based bonuses, competitive wages,
yang kompetitif, tunjangan kesehatan, serta fasilitas health benefits, as well as housing and educational
perumahan dan pendidikan bagi anak-anak support for employees’ children. As a token of
karyawan. Sebagai apresiasi terhadap loyalitas, appreciation for loyalty, TPA organizes a special
TPA menyelenggarakan program penghargaan recognition program for employees with 10, 15, and
khusus bagi karyawan dengan masa kerja 10, 15, dan 20 years of service, awarding them during the TPA
20 tahun melalui pemberian penghargaan pada Conference event. Additionally, TPA continuously
event TPA Conference. Selain itu, TPA terus berupaya strives to create a comfortable work environment that
menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan supports work-life balance. Employee engagement
mendukung keseimbangan antara pekerjaan in decision-making processes and listening to their
dan kehidupan pribadi (work-life balance). Begitu aspirations further foster a sense of belonging.
juga dengan pelibatan karyawan dalam proses These initiatives are aimed at ensuring workforce
pengambilan keputusan dan mendengarkan stability within the company.
aspirasi mereka akan mendorong rasa memiliki
(sense of belonging). Hal ini dilakukan dengan tujuan
stabilitas kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.
Sejalan dengan itu, TPA juga secara rutin mengukur In line with this, TPA also routinely measures and
dan memantau tingkat perputaran karyawan melalui monitors employee turnover rates using various
berbagai indikator, seperti tingkat perputaran per indicators, such as turnover rates by employee
kategori karyawan. Hal ini memungkinkan TPA category. This approach allows TPA to identify
untuk mengidentifikasi tren perputaran serta area turnover trends and areas requiring improvement.
yang memerlukan perbaikan. Selain itu, tingkat Additionally, high turnover rates can impact TPA’s
perputaran yang tinggi dapat mempengaruhi reputation. A company that successfully maintains
reputasi TPA, sehingga apabila TPA yang mampu a stable workforce is perceived as more attractive
menjaga tingkat perputaran karyawan dengan baik, to potential employees and business partners.
maka akan dipandang lebih stabil dan menarik bagi From a sustainability perspective, high turnover
calon karyawan dan mitra bisnis. Dalam konteks may indicate that a company has not yet optimized
keberlanjutan, perputaran karyawan yang tinggi its efforts in creating a fair and supportive work
dapat dilihat sebagai tanda kurang optimalnya environment. Therefore, by effectively managing
perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja turnover, TPA not only enhances employee retention
yang adil dan mendukung. Oleh karena itu, dengan and productivity but also strengthens its long-term
mengelola perputaran secara efektif, TPA tidak sustainability efforts.
hanya dapat meningkatkan retensi karyawan dan
produktivitas, tetapi juga berkontribusi pada upaya
keberlanjutan perusahaan jangka panjang yang
lebih kuat.
Sepanjang tahun 2024, sebanyak 43 karyawan Throughout 2024, a total of 43 employees left TPA
meninggalkan TPA karena berbagai alasan. for various reasons. TPA recorded the total number
TPA mencatat total karyawan yang meninggalkan of employees who resigned in 2024 for positions
pekerjaan mereka pada 2024 untuk posisi-posisi categorized as staff and workers (non-staffs).
yang dikategorikan sebagai staf dan workers As a result, the employee turnover rate for staff and
(non-staf). Dengan demikian, tingkat perputaran workers (non-staffs) during the same period was
karyawan tingkat staf dan workers (non-staf) 6.9% (consisting of employee turnover within TPA
pada periode yang sama adalah 6,9% and Associated Companies). More detailed
(mencakup perputaran karyawan di lingkup TPA information regarding employee turnover at
dan Perusahaan Asosiasi). Informasi lebih lengkap the staff and workers (non-staffs) levels is outlined
mengenai perputaran karyawan di level staf dan as follows.
workers (non-staf) diuraikan sebagai berikut.
PT Teladan Prima Agro Tbk 147
Page 150
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Perputaran Karyawan Staf dan Workers (Non-Staf) [401-1]
Staff and Workers (Non-Staffs)-Level Turnover Rate
PERPUTARAN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
BERDASARKAN GENDER
Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Turnover by Gender
3
2023 2022
Pria / Male 60 40
2024 Wanita / Female 9 5
Total 40
Total 69 45
43
PERPUTARAN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
BERDASARKAN KELOMPOK USIA
Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Turnover by Age Group
2023 2022
7
9 Usia di Bawah 30 Tahun /
24 19
Under 30 Years Old
Usia 30 – 50 Tahun /
10 23
2024 30 – 50 Years Old
Usia di Atas 50 Tahun /
35 3
Total Above 50 Years Old
43 Total 69 45
27
PERPUTARAN KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF)
BERDASARKAN WILAYAH
Staffs and Workers (Non-Staffs)-Level Turnover by Region
4 2023 2022
4 Jakarta 13 15
Kutai Kartanegara 3 5
2024
Paser 6 3
29 Total 6
43 Samarinda 4 1
Berau 5 7
Kutai Timur / East Kutai 38 14
Total 69 45
148 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 151
Socio-Territorial
PENGHENTIAN STATUS KARYAWAN STAF DAN WORKERS (NON-STAF) [401-1]
Termination of Staff and Workers (Non-Staffs) Employee Status
Pria
Male
2023* 2022*
Permintaan Pribadi / Personal Request 24 33
Pendisiplinan / Disciplinary 14 -
15 2024
Meninggal Dunia / Death 2 1
20
Total
Pensiun / Retirement 6 2
40
Pensiun Dini / Early Retirement - -
Lain-Lain / Others 14 4
5 Total 60 40
Wanita
Female
2023* 2022*
Permintaan Pribadi / Personal Request 9 5
Pendisiplinan / Disciplinary - -
3 2024
Meninggal Dunia / Death - -
Total
Pensiun / Retirement - -
3
Pensiun Dini / Early Retirement - -
Lain-Lain / Others - -
Total 9 5
*Data disajikan kembali. / Restated data.
Keseimbangan Remunerasi Remuneration Balancing Improves
Meningkatkan Kesejahteraan Welfare Employees
Karyawan [3-3:#202] [13.21.1] [3-3:#202] [13.21.1]
TPA senantiasa berupaya untuk memenuhi TPA consistently strives to fulfill employees’ labor
hak-hak ketenagakerjaan karyawan sesuai dengan rights in accordance with applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku, regulations while providing additional benefits
serta memberikan manfaat tambahan secara proportionally based on position, expertise,
proporsional berdasarkan jabatan, keahlian, kinerja, performance, and workplace behavior. TPA prioritizes
dan perilaku karyawan di tempat kerja. TPA secara employee well-being through various proportional
konsisten mengutamakan kesejahteraan karyawan remuneration policies and comprehensive welfare
melalui berbagai kebijakan remunerasi yang programs. We believe that employee well-being
proporsional dan program kesejahteraan yang is the key to achieving optimal productivity and
komprehensif. Kami percaya bahwa karyawan yang fostering loyalty to the company.
sejahtera merupakan kunci utama untuk mencapai
produktivitas yang optimal dan loyalitas terhadap
perusahaan.
PT Teladan Prima Agro Tbk 149
Page 152
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Dalam rangka mendukung kesejahteraan dan In order to support employee well-being and
pertumbuhan karyawan, kami menerapkan growth, we implement policies that cover various
kebijakan yang mencakup berbagai aspek, aspects, including setting minimum wages in
mulai dari penetapan upah minimum berdasar accordance with regulations, performance-based
perundang-undangan, kenaikan upah berbasis salary increases, adequate health benefits, and
kinerja, tunjangan kesehatan yang memadai, hingga career development through education, training
pengembangan karier melalui program pendidikan programs, and promotions. Additionally, we ensure
dan pelatihan serta promosi. Selain itu, kami juga that every employee has equal access to various
memastikan bahwa setiap karyawan memiliki facilities and incentives designed to motivate them
akses yang sama terhadap berbagai fasilitas dan in achieving performance targets. This commitment
insentif yang bertujuan untuk memotivasi mereka is reflected in our policies on remuneration and
dalam mencapai target kinerja. Komitmen tersebut employee welfare as follows.
telah kami tuangkan ke dalam kebijakan terkait
remunerasi dan kesejahteraan sebagai berikut.
Kebijakan Upah Minimum dan Kenaikan Gaji
Minimum Wage Policy and Salary Increases
Kami menetapkan upah minimum berdasar peraturan perundangan yang berlaku di daerah maupun nasional.
Kenaikan gaji dilakukan mengacu kepada kinerja karyawan.
We set the minimum wage based on applicable regional and national regulations. Salary increases are
implemented based on employee performance.
Tunjangan Kesehatan dan Jaminan Sosial
Health Benefits and Social Security
Kami menyediakan tunjangan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan. Adapun Jaminan Kecelakaan Kerja,
Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu,
pada level staf ditambahkan fasilitas tunjangan selain dari BPJS Kesehatan.
We provide health benefits through the BPJS Kesehatan program. Additionally, Work Accident Insurance, Death
Insurance, Old Age Security, and Pension Insurance are covered through the BPJS Ketenagakerjaan program.
Furthermore, for staff-level employees, additional health benefits are provided beyond BPJS Kesehatan.
Permukiman Karyawan
Employee Housing
Wilayah operasional umumnya berada di remote area, oleh karena itu kami menyediakan fasilitas
permukiman karyawan yang dilengkapi dengan perumahan, klinik, sarana olahraga, jaringan air, jaringan listrik,
sarana peribadahan, dan koperasi.
Since our operational areas are generally located in remote areas, we provide employee housing facilities equipped
with residences, clinics, sports facilities, water and electricity networks, places of worship, and cooperatives.
Pemberian Cuti
Leave Policy
Pemberian hak cuti sekurang-kurangnya mengacu kepada peraturan perundangan undangan yang berlaku.
Kami memberikan cuti tahunan, cuti haid, cuti patternal, dan cuti ibadah haji.
The provision of leave entitlements refers at a minimum to applicable laws and regulations. We provide annual
leave, menstrual leave, paternity leave, and Hajj pilgrimage leave.
150 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 153
Socio-Territorial
Kami juga melakukan evaluasi terhadap kinerja We also conduct regular evaluations of employee
karyawan secara berkala dan disesuaikan dengan performance, aligning them with a wage structure
struktur pengupahan yang mempertimbangkan that takes into account the type of work, position,
jenis pekerjaan, jabatan, dan golongan. Pendekatan and employment category. This approach
ini memastikan bahwa setiap karyawan menerima ensures that each employee receives proportional
remunerasi yang proporsional sesuai kinerja, remuneration based on their performance,
sehingga mendorong motivasi dan produktivitas thereby fostering motivation and work productivity.
kerja. Selain upah minimum yang sesuai dengan In addition to the minimum wage in accordance
ketentuan pemerintah, TPA juga menerapkan skema with government regulations, TPA also implements
penghargaan berdasarkan prestasi dan kecakapan a reward scheme based on individual achievements
individu yang mampu memberikan nilai tambah and competencies that provide added value and
dan kontribusi signifikan bagi perkembangan TPA. significant contributions to TPA’s growth.
Dengan wilayah operasional yang tersebar di With operational areas spread across various
berbagai daerah, TPA memahami bahwa pemberian regions, TPA understands that the provision
upah minimum juga harus mempertimbangkan of minimum wages must also consider local
kebijakan pemerintah daerah setempat. Oleh government policies. Therefore, employee wages are
karena itu, upah karyawan disesuaikan dengan adjusted based on their respective work locations,
wilayah kerja masing-masing, mengikuti standar following the district minimum wage standards set
upah minimum kabupaten yang ditetapkan according to the cost of essential goods, inflation
berdasarkan harga kebutuhan pokok, tingkat inflasi, rate, standard of living, and other variables. TPA is
standar kelayakan hidup, dan variabel lainnya. TPA committed to ensuring that the wages provided
berkomitmen untuk memastikan bahwa upah yang can support a decent standard of living for every
diberikan dapat memenuhi kebutuhan hidup layak employee. Additionally, wage equality between
bagi setiap karyawan. Selain itu, kesetaraan upah male and female employees in the same positions
antara karyawan pria dan wanita dengan jabatan is a priority for TPA. In 2024, the wage ratio of the
yang sama menjadi prioritas TPA. Pada tahun lowest-level employees at TPA to the applicable
2024, rasio upah karyawan pada tingkat terendah district minimum wage reached 1:1, reflecting TPA’s
di TPA terhadap upah minimum yang berlaku di compliance with regulations and its commitment
kabupaten masing-masing mencapai 1:1 yang to employee welfare. More detailed information
mencerminkan kepatuhan TPA terhadap regulasi regarding the comparison between the lowest
dan komitmen untuk kesejahteraan karyawan. employee wages and district minimum wages is
Informasi lebih lengkap mengenai perbandingan outlined below. [202-1]
upah karyawan tingkat terendah dengan upah
minimum kabupaten diuraikan sebagai berikut.
[202-1]
Upah Minimum [F.20] [202-1] [13.21.3]
Minimum Wage
Upah Minimum Kabupaten Imbal Jasa Karyawan Tingkat Terendah
Unit Usaha Kabupaten Rasio
Regency Minimum Wage Lowest-Level Employee Pay
Company Regency Ratio
(Rp) (Rp)
TBP Berau 3.832.297 3.832.297 1:1
INK Berau 3.832.297 3.832.297 1:1
CAP Kutai Kartanegara 3.536.506 3.536.506 1:1
Kutai Timur
TLN 3.515.324 3.515.324 1:1
East Kutai
Kutai Timur
SPN 3.515.324 3.515.324 1:1
East Kutai
Kutai Timur
TPS 3.515.324 3.515.324 1:1
East Kutai
Kutai Timur
GSA 3.515.324 3.515.324 1:1
East Kutai
MJA Paser 3.372.362 3.372.362 1:1
PT Teladan Prima Agro Tbk 151
Page 154
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
TPA memastikan bahwa setiap karyawan menerima TPA ensures that every employee receives a base
upah pokok dan tunjangan sebagai bagian dari paket salary and benefits as part of a comprehensive
remunerasi yang komprehensif. Pemberian upah remuneration package. The provision of salaries and
dan tunjangan ini merupakan wujud komitmen TPA benefits reflects TPA’s commitment to supporting
dalam mendukung kesejahteraan hidup karyawan, employee well-being, enabling them to perform
sehingga mereka dapat menjalankan tugas their duties optimally while maintaining financial
dengan optimal dan memiliki stabilitas ekonomi stability. Additionally, by offering competitive and
yang memadai. Selain itu, dengan memberikan proportional remuneration, TPA aims to retain top
remunerasi yang kompetitif dan proporsional, TPA talent who have contributed to the company’s
bertujuan mempertahankan talenta terbaik yang success. This approach not only enhances job
telah berkontribusi baik terhadap keberhasilan satisfaction but also fosters employee loyalty and
Perseroan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan motivation to continue growing and contributing at
kepuasan kerja, tetapi juga mendorong loyalitas dan TPA. Thus, balancing financial rewards with career
motivasi karyawan untuk terus berkembang dan development opportunities is a key factor in creating
berkarya di TPA. Dengan demikian, keseimbangan a productive and sustainable work environment.
antara penghargaan finansial dan peluang
pengembangan karier menjadi faktor kunci dalam
menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan
berkelanjutan.
Berbagai tunjangan yang diberikan oleh TPA kepada The various benefits provided by TPA to employees
karyawan diuraikan sebagai berikut. are outlined as follows.
Tunjangan Karyawan [401-2]
Employee Benefits
Jenis Tunjangan Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Type of Benefit/Allowance Permanent Employees Contract Employees
Dana Pensiun (BPJS Ketenagakerjaan)
Pension Fund (BPJS Ketenagakerjaan)
Tunjangan Jabatan
Job Allowance
Asuransi Kecacatan dan Kecelakaan Kerja
Occupational Accident and Disability Insurance
Asuransi Meninggal Dunia Akibat Kerja
Work-related Life Insurance
Asuransi Meninggal Dunia Bukan Akibat Kerja
Non Work-related Life Insurance
Jaminan Kesehatan bagi Karyawan
Employee Health Insurance
Jaminan Kesehatan bagi Pasangan Karyawan
Employee’s Partner Insurance
Jaminan Kesehatan bagi Anak Karyawan
Employee’s Child Insurance
Cuti Melahirkan
Maternity Leave
Cuti Punya Anak
Parental Leave
Cuti Haid
Menstrual Leave
Cuti Menunaikan Haji
Leave for Hajj Pilgrimage
152 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 155
Socio-Territorial
Jenis Tunjangan Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Type of Benefit/Allowance Permanent Employees Contract Employees
Tunjangan Hari Raya
Hari Raya Allowance
Pesangon
-
Severance
Kompensasi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)
-
Compensation for Temporary Labor Agreement (PKWT)
Tunjangan Natura (Catu Beras) untuk Karyawan di Unit Operasional
Food (Rice) Allowance for Employees at Operating Units
Teladan League 2024: Harmoni, Semangat, dan Kesehatan di Lapangan
Teladan League 2024: Harmony, Spirit, and Health on the Field
Sebagai bagian dari komitmen TPA dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan harmonis, TPA telah
menyelenggarakan kegiatan Teladan League berupa pertandingan Mini Soccer yang diikuti oleh karyawan dari berbagai
divisi. Program ini bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan karyawan, sekaligus mempererat hubungan
antar individu dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, karyawan dari berbagai divisi
diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam pertandingan sepak bola yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga
menumbuhkan semangat kolaborasi dan solidaritas. Kegiatan ini menjadi sarana bagi karyawan untuk berinteraksi di luar
rutinitas kerja, memperkuat ikatan tim, dan membangun kedekatan yang lebih erat.
Selain aspek sosial, Teladan League 2024 juga berkontribusi pada peningkatan kesehatan fisik karyawan. Aktivitas olahraga
seperti ini diharapkan mampu mengurangi stres, meningkatkan kebugaran, dan memberikan manfaat positif bagi
kesejahteraan mental. Dengan memadukan kesehatan fisik dan hubungan yang harmonis, TPA berharap dapat menciptakan
budaya kerja yang lebih produktif, dinamis, dan penuh semangat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TPA dalam
membangun lingkungan kerja yang tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga pada kesejahteraan karyawan sebagai
aset utama.
As part of TPA’s commitment to creating a healthy and harmonious work environment, TPA has organized the Teladan League
2024, a Mini Soccer tournament participated in by employees from various divisions. This program aims to promote a healthy
lifestyle among employees while strengthening relationships in an atmosphere filled with enthusiasm and camaraderie.
Through this activity, employees from different divisions have the opportunity to take part in football matches that are not
only enjoyable but also foster a spirit of collaboration and solidarity. This event serves as a platform for employees to interact
outside their daily work routines, strengthen team bonds, and build closer connections.
Beyond its social aspects, the Teladan League 2024 also contributes to improving employees’ physical health. Sports activities
like this are expected to reduce stress, enhance fitness, and provide positive benefits for mental well-being. By combining
physical health with harmonious relationships, TPA aims to foster a work culture that is more productive, dynamic, and full
of energy. This initiative is part of TPA’s efforts to create a work environment that prioritizes not only performance but also
employee well-being as its most valuable asset.
Kami tidak hanya fokus pada kesejahteraan We are committed not only to the well-being of our
karyawan, tetapi juga memberikan perhatian besar employees but also to the welfare of their families.
terhadap kesejahteraan keluarga mereka. Sebagai As an agribusiness company operating in remote
perusahaan agribisnis yang beroperasi di wilayah areas, TPA provides quality housing to ensure
yang cukup jauh dari pusat ekonomi dan fasilitas employees and their families can live comfortably
pendidikan, TPA menyediakan fasilitas perumahan and securely. By offering a stable and supportive
yang layak bagi karyawan beserta keluarganya. living environment, we help employees maintain a
Dengan menyediakan perumahan yang nyaman, healthy work-life balance, allowing them to focus
kami memastikan bahwa karyawan dapat tetap on their responsibilities without concern for their
hidup dengan mudah dan layak bersama istri dan families’ essential needs.
anak-anak mereka, meskipun berada di lokasi
operasional yang terpencil. Hal ini penting untuk
mendukung keseimbangan antara kehidupan kerja
dan keluarga, sehingga karyawan dapat fokus
pada tugas-tugas mereka tanpa mengkhawatirkan
kebutuhan dasar keluarga.
PT Teladan Prima Agro Tbk 153
Page 156
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Kami juga sangat mendukung pemenuhan hak We are also strongly committed to ensuring the right
pendidikan bagi anak-anak karyawan, yang to education for employees’ children, most of whom
sebagian besar masih berada dalam usia sekolah. are of school age. To provide easy access to quality
Untuk memastikan akses pendidikan yang mudah education, TPA has established educational facilities
dan berkualitas, TPA telah menyediakan fasilitas near its operational areas. As of the end of 2024,
pendidikan di sekitar wilayah operasional. Hingga TPA has built 10 schools, supported by 71 teachers
akhir tahun 2024, TPA telah memiliki 10 sekolah and 34 school buses to transport children to and
yang didukung oleh 71 guru serta 34 bus sekolah from school. Additionally, TPA operates 64 childcare
yang mengantarkan anak-anak ke sekolah. Selain facilities across its subsidiaries to support employees
itu, TPA juga menyediakan 64 fasilitas penitipan with young children. The total number of students
anak di seluruh Entitas Anak untuk mendukung enrolled in TPA’s educational facilities has reached
karyawan yang memiliki anak kecil. Total siswa yang 1,063. These initiatives reflect TPA’s commitment to
bersekolah di fasilitas pendidikan yang disediakan providing comprehensive support for employees
oleh TPA mencapai 1.063 siswa. Langkah-langkah and their families, fostering a more stable and
ini menunjukkan komitmen TPA dalam memberikan prosperous environment.
dukungan yang menyeluruh bagi karyawan
dan keluarganya, sehingga dapat menciptakan
lingkungan yang lebih stabil dan sejahtera.
Kompetisi Mini Soccer Antar Karyawan
Employee Mini Soccer Competition
154 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 157
Socio-Territorial
Fasilitas Pendidikan
Educational Facilities
Total Bus Sekolah
Total Sekolah Total Guru Total Siswa Total School Buses
Total Schools Total Teachers Total Students
790
34
273
52
19 Total Tempat
Penitipan Anak
5 Total Childcare Units
4
1
- - 64
Kelompok Bermain / Playgroup Taman Kanak-Kanak / Kindergarten Sekolah Dasar / Elementary School
Dukungan terhadap Kesejahteraan Support for Family Well-Being Through
Keluarga melalui Cuti Melahirkan [401-3] Maternity Leave [401-3]
Pengelolaan ketenagakerjaan yang kami Our workforce management approach prioritizes
implementasikan senantiasa memperhatikan various aspects of employees’ well-being, including
berbagai aspek kehidupan dari karyawan, termasuk the provision of maternity leave for female
dengan menyediakan hak cuti melahirkan untuk employees and paternity leave for male employees.
karyawan wanita (maternity leave) serta karyawan Female employees are entitled to 90 days of
pria (paternity leave). Karyawan wanita berhak maternity leave, allowing them to manage
mendapatkan cuti melahirkan selama 90 hari, their time effectively before and after childbirth.
sehingga mereka dapat mengelola waktu dengan This right ensures they can focus on their health and
baik sebelum dan sesudah proses persalinan. Hak their newborns without fear of losing their position
ini memberikan kesempatan bagi karyawan untuk or employment benefits. Once the maternity leave
fokus pada kesehatan diri dan bayi mereka, tanpa period ends, we also guarantee that employees
khawatir kehilangan posisi atau hak kerja. Setelah can return to their previous roles. Additionally,
periode cuti melahirkan tersebut berakhir, kami male employees are granted two days of paternity
juga memastikan karyawan yang bersangkutan leave to support their spouses during childbirth
dapat kembali bekerja di posisi yang sama. Selain and provide essential assistance during this critical
itu, karyawan pria juga diberikan hak paternity period. Through this policy, TPA not only promotes a
leave selama 2 hari untuk mendampingi istrinya healthy work-life balance but also encourages male
saat melahirkan dan memberikan dukungan employees to take an active role in significant family
yang dibutuhkan selama masa kritis tersebut. moments, fostering a more supportive and holistic
Dengan kebijakan ini, TPA tidak hanya memastikan workplace environment.
keseimbangan antara kehidupan kerja dan
keluarga, tetapi juga mendukung keterlibatan
karyawan pria dalam momen penting keluarga,
sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih
mendukung kesejahteraan karyawan secara holistik.
PT Teladan Prima Agro Tbk 155
Page 158
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Informasi mengenai total karyawan wanita yang Detailed information on the total number of female
mengambil maternity leave dan kembali bekerja, employees who took maternity leave and returned to
serta total karyawan pria yang mengambil paternity work, as well as the total number of male employees
leave untuk mendampingi istrinya yang melahirkan who took paternity leave to support their spouses
lebih lengkap diuraikan sebagai berikut. during childbirth, is outlined below.
2024 2023 2022
Keterangan
Description Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Total karyawan yang berhak atas cuti
melahirkan 95 107 202 128 69 197 100 48 148
Total employee entitled to maternity leave
Total karyawan yang mengambil cuti
melahirkan 95 103 198 128 69 197 100 48 148
Total employee taking maternity leave
Total karyawan yang kembali bekerja pada
periode laporan setelah cuti berakhir
95 85 180 128 69 197 100 47 147
Total employee returning to work after
the leave ended
Total karyawan yang kembali bekerja
12 bulan setelah cuti berakhir
73 65 138 74 22 96 79 26 105
Total employee returning to work for
12 months after the leave ended.
Keberagaman dan Kesetaraan Diversity and Equality
di Tempat Kerja [F.18] [F.19] [3-3:#405] [13.15.1] in the Workplace [F.18] [F.19] [3-3:#405] [13.15.1]
Sebagai perusahaan yang beroperasi di tengah As a company operating within Indonesia’s diverse
bangsa Indonesia yang multikultural, TPA menjunjung cultural landscape, TPA embraces inclusivity and
tinggi nilai inklusivitas dan anti-diskriminasi. upholds a strong commitment to non-discrimination.
Komitmen ini tercermin dalam kebijakan kami This commitment is reflected in our policies, which
yang menjamin kesetaraan dan kesempatan kerja ensure equal employment opportunities for all
bagi seluruh karyawan, tanpa membedakan suku, employees, regardless of ethnicity, religion, race,
agama, ras, kebangsaan, gender, kondisi fisik, status nationality, gender, physical condition, social status,
sosial, dan pandangan politik. Setiap karyawan or political views. Every employee has the same
memiliki hak yang sama untuk bekerja, memperoleh right to work, access labor rights, and develop
hak-hak ketenagakerjaan, dan mengembangkan their careers. By promoting equality, TPA fosters a
karier mereka. Dengan menjamin kesetaraan ini, diverse and supportive work environment where
TPA menciptakan lingkungan kerja yang mendukung every individual has a fair opportunity to grow and
keberagaman dan memberikan setiap individu contribute to the company’s success.
kesempatan yang adil untuk berkembang dan
berkontribusi terhadap kesuksesan TPA.
Kami meyakini bahwa keberagaman yang dikelola We believe that well-managed diversity not
dengan baik tidak hanya memperkaya dinamika only enriches organizational dynamics but also
organisasi, tetapi juga memperkuat karakter strengthens Indonesia’s multicultural identity.
bangsa Indonesia yang multikultural. Keberagaman Diversity fosters an inclusive work environment where
memungkinkan terciptanya lingkungan kerja inklusif, every individual feels valued, heard, and recognized
di mana setiap individu merasa dihargai, didengar, for their contributions. This inclusivity enhances
dan diakui atas kontribusinya. Hal ini berkontribusi team creativity and effectiveness, as diverse
pada peningkatan kreativitas dan efektivitas tim, perspectives and experiences drive innovation.
karena berbagai perspektif dan pengalaman As a result, workplace diversity serves as a strong
yang berbeda dapat mendorong inovasi. Dengan foundation for TPA to enhance its competitiveness
demikian, keberagaman di tempat kerja menjadi and adaptability in an ever-evolving environment
156 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 159
Socio-Territorial
fondasi kuat bagi TPA dalam meningkatkan daya while also strengthening relationships with
saing dan adaptabilitas di tengah perubahan stakeholders.
lingkungan yang dinamis, sekaligus memperkuat
hubungan dengan para pemangku kepentingan.
Nilai-nilai inklusivitas dan anti-diskriminasi telah TPA TPA has comprehensively implemented the values
implementasikan secara komprehensif pada seluruh of inclusivity and non-discrimination across all
kegiatan operasional sebagaimana diuraikan berikut. operational activities, as outlined below.
Kebijakan Rekrutmen yang Inklusif
Inclusive Recruitment Policy
Kami memastikan setiap calon kandidat pekerja memiliki kesempatan yang sama untuk berkarier di TPA,
tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, kebangsaan, gender, kondisi fisik, status sosial, maupun
pandangan politik.
We ensure that every job candidate has an equal opportunity to build a career at TPA, regardless of ethnicity,
religion, race, nationality, gender, physical condition, social status, or political views.
Sistem Pengaduan untuk Kasus Diskriminasi dan Pelecehan
Reporting System for Discrimination and Harassment Cases
Kami memiliki mekanisme yang jelas untuk menangani laporan diskriminasi dan pelecehan di tempat kerja.
Melalui mekanisme ini, kami memastikan bahwa setiap kasus diselesaikan secara adil dan transparan untuk
menjaga integritas lingkungan kerja.
We have a well-defined mechanism to handle reports of discrimination and harassment in the workplace.
This system ensures that every case is addressed fairly and transparently, preserving the integrity of our work
environment.
Pengukuran dan Pelaporan Kinerja Keberagaman
Diversity Performance Measurement and Reporting
Kami secara rutin mengumpulkan data tentang komposisi tenaga kerja berdasarkan gender, etnis, dan kelompok
lain untuk mengukur keberagaman serta melaporkannya sebagai bagian dari transparansi TPA.
We regularly collect data on workforce composition based on gender, ethnicity, and other groups to assess
diversity and report it as part of TPA’s commitment to transparency.
Pekerja Wanita pada Aktivitas Perawatan Kelapa Sawit
Female Workers in Oil Palm Maintenance Activities
PT Teladan Prima Agro Tbk 157
Page 160
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Informasi mengenai komposisi karyawan TPA di Information on the composition of TPA employees
berbagai tingkatan yang menunjukkan keberagaman at various levels, reflecting diversity across criteria
pada berbagai kriteria yakni gender, usia, golongan, such as gender, age, employment category, and
dan tingkat pendidikan diuraikan sebagai berikut. education level, is outlined below.
Keberagaman Gender dalam Komposisi Badan Tata Kelola dan Karyawan [405-1] [13.15.2]
Diversity of Gender in Governance Bodies and Workforce Composition
Pria Wanita
Male Female
Jabatan
Position Total Persentase Total Persentase
Headcount Percentage Headcount Percentage
(Orang / Persons) (%) (Orang / Persons) (%)
Executive-level 12 0,11 - -
Senior-level 73 0,65 4 0,04
Middle-level 75 0,67 11 0,10
Entry-level 283 2,52 26 0,23
Workers (Non-Staff) 77 0,69 65 0,59
Workers (SKU B&H) 8.154 72,73 1.898 16,93
Workers (PHL) 239 2,13 293 2,61
Total 8.913 79,50 2.297 20,50
Pemberdayaan Perempuan Women’s Empowerment
Komitmen TPA akan menjunjung tinggi nilai TPA’s commitment to upholding inclusivity and
inklusivitas dan kesetaraan dalam bekerja juga workplace equality is reflected in the empowerment
diwujudkan melalui optimalisasi peran perempuan di of women within its business environment. This
lingkungan bisnis TPA. Komitmen ini tercermin dalam commitment is reinforced through the consistent
kebijakan anti-diskriminasi berbasis gender yang implementation of gender-based anti-discrimination
diterapkan secara konsisten dalam pengelolaan policies in workforce management. As of the end of
ketenagakerjaan. Hingga akhir tahun 2024, proporsi 2024, women accounted for 20.50% of employees
perempuan yang terlibat dalam berbagai level bisnis across various business levels at TPA, from Workers
TPA, mulai dari level Workers hingga Executive-level, to Executive-level positions. TPA is dedicated not only
telah mencapai 20,50%. TPA berkomitmen tidak hanya to creating equal opportunities for women but also
untuk menciptakan kesempatan yang setara bagi to ensuring fair access to career development and
perempuan, tetapi juga memastikan bahwa mereka leadership roles in the workplace.
memiliki akses yang adil terhadap pengembangan
karier dan kepemimpinan di lingkungan kerja.
Untuk mendukung perlindungan dan pemberdayaan To support the protection and empowerment of
perempuan, TPA membentuk Komite Gender, yang women, TPA has established a Gender Committee,
terdiri dari perwakilan karyawan dan Manajemen di consisting of employee and management
setiap Entitas Anak. Pada akhir tahun 2024, terdapat representatives in each subsidiary. By the end of
228 anggota Komite Gender yang berperan penting 2024, the committee had 228 members who
dalam menjembatani komunikasi dan mengangkat play a key role in facilitating communication and
isu-isu terkait gender di lingkungan TPA. Komite ini addressing gender-related issues within TPA.
bertujuan memastikan bahwa perspektif karyawan The committee aims to ensure that the perspectives
perempuan diakomodasi dan kebutuhan mereka of female employees are acknowledged and their
terpenuhi melalui kebijakan TPA yang inklusif. needs are met through inclusive policies. With strong
Dengan dukungan penuh dari Top Manajemen di support from Top Management at the head office, the
kantor pusat, Komite Gender berfungsi sebagai Gender Committee strengthens efforts to create a
penguat dalam memastikan lingkungan kerja yang gender-responsive and supportive work environment
ramah dan responsif terhadap isu gender, sekaligus while encouraging active female participation across
mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam various aspects of TPA’s business.
berbagai aspek bisnis TPA.
158 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 161
Socio-Territorial
Struktur Organisasi Komite Gender
Gender Committee Organizational Structure
Ketua
Chairman
Wakil Ketua
Vice Chairman
Anggota Perwakilan Anggota Perwakilan Anggota Perwakilan
Kebun Inti Kebun Plasma Pabrik
Representative Members Representative Members Representative Members
from Nucleus Plantations from Plasma Plantations from Palm Oil Mills
Kantor Besar Kantor Afdeling
Administrative Office Afdeling Office
Keberagaman Usia dalam Komposisi Badan Tata Kelola dan Karyawan [405-1] [13.15.2]
Diversity of Age in Governance Bodies and Workforce Composition
18 – 24 Tahun 25 – 34 Tahun 35 – 44 Tahun 45 – 54 Tahun >55 Tahun
18 – 24 Years Old 25 – 34 Years Old 35 – 44 Years Old 45 – 54 Years Old >55 Years Old
Jabatan
Total Total Total Total Total
Position Persentase Persentase Persentase Persentase Persentase
Headcount Headcount Headcount Headcount Headcount
Percentage Percentage Percentage Percentage Percentage
(Orang / (Orang / (Orang / (Orang / (Orang /
(%) (%) (%) (%) (%)
Persons) Persons) Persons) Persons) Persons)
Executive-
- - - - 1 0,01 5 0,04 6 0,05
level
Senior-level - - 5 0,04 25 0,22 34 0,30 13 0,12
Middle-level 1 0,01 17 0,15 46 0,41 21 0,19 1 0,01
Entry-level 27 0,24 160 1,43 88 0,79 32 0,29 2 0,02
Workers
11 0,10 53 0,47 46 0,41 24 0,21 8 0,07
(Non-Staff)
Workers
1.225 10,93 3.404 30,37 3.485 31,09 1.846 16,47 92 0,82
(SKU B&H)
Workers
65 0,58 106 0,95 171 1,53 164 1,46 26 0,22
(PHL)
Total 1.329 11,86 3.745 33,41 3.862 34,45 2.126 18,97 148 1,31
PT Teladan Prima Agro Tbk 159
Page 162
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Keberagaman Tingkat Pendidikan dalam Komposisi Badan Tata Kelola
dan Karyawan [405-1] [13.15.2]
Diversity of Educational Degree in Governance Bodies and Workforce Composition
SMP/SMA
S2 S1 Diploma Lainnya
High School/Middle
Master’s Bachelor’s Diploma Others
School
Jabatan
Position Total Total Total Total Total
Persentase Persentase Persentase Persentase Persentase
Headcount Headcount Headcount Headcount Headcount
Percentage Percentage Percentage Percentage Percentage
(Orang / (Orang / (Orang / (Orang / (Orang /
(%) (%) (%) (%) (%)
Persons) Persons) Persons) Persons) Persons)
Executive-
7 0,06 5 0,04 - - - - - -
level
Senior-level 10 0,09 61 0,54 2 0,02 4 0,04 - -
Middle-level 2 0,02 62 0,55 10 0,09 12 0,11 - -
Entry-level 5 0,04 202 1,80 48 0,43 54 0,48 - -
Workers
- - 36 0,32 46 0,41 60 0,54 - -
(Non-Staff)
Workers
- - 93 0,83 46 0,41 2.098 18,72 7.815 69,70
(SKU B&H)
Workers
- - - - 4 0,04 66 0,59 462 4,13
(PHL)
Total 24 0,21 459 4,08 156 1,40 2.294 20,48 8.277 73,83
Kami senantiasa memastikan seluruh praktik We consistently ensure that all employment
ketenagakerjaan di TPA dijalankan berdasarkan atas practices at TPA are carried out based on principles
prinsip keadilan dan kesetaraan. Kami menjunjung of fairness and equality. We uphold employees’ rights
tinggi hak karyawan untuk memperoleh perlakukan to receive equal and fair treatment while eliminating
yang sama dan setara serta meniadakan praktik any form of discriminatory practices. As a result of
diskriminatif dalam bentuk apa pun. Atas komitmen this commitment, in 2024, TPA did not receive any
ini, pada tahun 2024, TPA tidak menerima keluhan complaints or reports from stakeholders regarding
atau laporan dari para pemangku kepentingan experiences of discrimination while interacting with
tentang adanya praktik diskriminasi yang mereka the company. [3-3:#406] [406-1] [13.15.1] [13.15.4]
alami selama berinteraksi dengan Perseroan.
[3-3:#406] [406-1] [13.15.1] [13.15.4]
Kami juga melarang adanya kegiatan operasional We strictly prohibit any operational activities
di seluruh wilayah operasional yang melibatkan across all work areas that involve children (under
anak (usia di bawah 18 tahun) dan/atau pekerjaan 18 years old) and/or any form of forced labor,
yang dilakukan secara paksa sesuai dengan KSL in accordance with KSL 5—which regulates the
5, yaitu yang mengatur mengenai perlindungan protection and prohibition of employing individuals
dan larangan mempekerjakan anak di bawah under 18 and bans all forms of forced labor. This
18 tahun serta melarang segala bentuk kerja paksa. policy reflects the Company’s commitment to
Hal ini merupakan wujud komitmen Perseroan responsible and compliant business practices
untuk melakukan praktik bisnis yang bertanggung through the implementation of comprehensive labor
jawab dan taat aturan melalui penerapan kebijakan policies, which are diligently monitored and enforced.
ketenagakerjaan yang komprehensif dan diawasi [3-3:#408] [3-3:#409] [408-1] [409-1] [13.17.2] [13.17.2]
secara disiplin. [3-3:#408] [3-3:#409] [408-1] [409-1] [13.16.1] [13.16.2]
[13.17.2] [13.17.2] [13.16.1] [13.16.2]
Konsistensi dalam menerapkan prinsip kesetaraan The consistent implementation of equality principles
ini berbuah dengan tidak teridentifikasinya potensi has resulted in no identified risks of human rights
risiko terhadap pelanggaran HAM bagi karyawan di violations for employees across all TPA operational
seluruh wilayah operasi TPA. Selain itu, selama tahun areas. Additionally, throughout the reporting year,
pelaporan, TPA tidak menerima laporan mengenai TPA did not receive any reports of human rights
tindakan melanggar HAM, baik yang dilakukan oleh violations, either by the company or its employees.
TPA maupun karyawan TPA. [3-3#407] [407-1] [13.18.2] [3-3#407] [407-1] [13.18.2]
160 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 163
Socio-Territorial
Di samping itu, kami juga memberlakukan prinsip Furthermore, we uphold the principle of pay equality
kesetaraan dalam pengupahan karyawan mulai across all employee levels, from the lowest to
dari tingkat terendah hingga tertinggi. Nilai upah the highest. Base salaries for each position are
pokok untuk masing-masing posisi ditentukan determined solely based on job roles, duties, and
tanpa mempertimbangkan gender, melainkan responsibilities, without any consideration of gender.
dipengaruhi oleh jabatan serta tugas dan tanggung [405-2] [13.15.3]
jawab masing-masing. [405-2] [13.15.3]
Rasio Perbandingan Upah Pokok dan Remunerasi
Berdasarkan Jabatan [405-2] [13.15.3]
Comparison Ratio of Base Salary and Remuneration by Position
-* Executive-level -*
1,02 Senior-level 1,00
1,00 Middle-level 1,17
1,12 Entry-level 1,00
1,08 Workers (Non-Staff) 1,00
1,90 Workers (SKU B&H) 1,00
Pria / Male Wanita / Female
* Tidak ada karyawan perempuan pada tingkatan jabatan ini. / No female employees on this level.
Serikat Pekerja dan Labor Unions and
Peraturan Perusahaan Company Regulations
Hak berserikat dan berkumpul merupakan salah The right to freedom of association and assembly is
satu Hak Asasi Manusia yang fundamental dan a fundamental human right that must be respected,
harus dihormati, termasuk oleh perusahaan seperti including by companies like TPA. Therefore, TPA
TPA. Oleh karena itu, TPA memastikan bahwa setiap ensures that every employee has the freedom to
karyawan memiliki kebebasan untuk membentuk form or join labor unions and bipartite cooperation
atau bergabung dengan serikat pekerja maupun institutions, in accordance with applicable laws
lembaga kerja sama bipartit, sebagaimana and regulations. We uphold and respect these
diatur dalam undang-undang yang berlaku. rights, committing to fostering harmonious and
Kami menjunjung tinggi penghargaan terhadap productive industrial relations between employees
hak-hak tersebut dan berkomitmen untuk and the company. By ensuring freedom of
menciptakan hubungan industrial yang harmonis association, TPA encourages constructive dialogue,
dan produktif antara karyawan dan TPA. Dengan allowing employees to voice their aspirations and
adanya kebebasan berserikat, TPA mendukung collaboratively shape policies that support both
terciptanya dialog yang konstruktif, di mana employee well-being and company growth. This
karyawan dapat menyuarakan aspirasi mereka includes active participation in decision-making
dan bersama-sama merumuskan kebijakan yang processes related to diversity and inclusion.
mendukung kesejahteraan serta perkembangan
TPA, termasuk pengambilan keputusan yang
berkaitan dengan keberagaman dan inklusi.
PT Teladan Prima Agro Tbk 161
Page 164
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Di seluruh unit operasional TPA, terdapat 5 serikat Across all TPA operational units, there are five pekerja mandiri yang terdaftar di Dinas Tenaga independent labor unions registered with the local Kerja tingkat kabupaten, serta 13 serikat pekerja Department of Manpower, along with 13 affiliated yang berafiliasi. Sebagian besar karyawan TPA labor unions. The majority of TPA employees are tergabung dalam serikat pekerja ini, mencerminkan members of these unions, reflecting the company’s komitmen TPA untuk menghormati dan mendukung commitment to respecting and supporting hak-hak karyawan dalam berorganisasi. Melalui employees’ rights to organize. Through regular forum bipartit yang diadakan secara rutin, TPA dan bipartite forums, TPA collaborates with labor serikat pekerja bekerja sama dalam merumuskan unions to develop fair policies and foster positive kebijakan yang adil dan memastikan hubungan labor relations. These forums serve as open ketenagakerjaan yang positif. Dalam forum ini, hak discussions where employee and company rights dan kewajiban karyawan serta TPA dibahas secara and responsibilities are addressed to create a terbuka, dengan tujuan menciptakan iklim kerja mutually beneficial work environment. TPA views yang saling menguntungkan. TPA memandang its engagement with labor unions as a strategic interaksi dengan serikat pekerja sebagai salah approach to enhancing workforce productivity and satu cara untuk meningkatkan produktivitas dan well-being, ensuring synergy between company and kesejahteraan tenaga kerja, sehingga tercapai employee interests. sinergi antara kepentingan TPA dan karyawan. Dalam membina hubungan industrial, TPA In fostering industrial relations, TPA adheres to labor berpedoman pada peraturan perundang- laws and regulations, which are then translated into undangan ketenagakerjaan yang kemudian the Company Regulations. These regulations serve diterjemahkan dalam bentuk Peraturan Perusahaan. as a guideline for workplace discipline, fulfillment Peraturan ini menjadi acuan dalam hal disiplin of rights and responsibilities, work facilities, social kerja, pemenuhan hak dan kewajiban, fasilitas kerja, security, occupational health and safety, and jaminan sosial, keselamatan dan kesehatan kerja, dispute resolution. Specifically, in two subsidiaries, serta penyelesaian perselisihan. Khusus di dua TPS and CAP, a Collective Labor Agreement (CLA) is Entitas Anak, yaitu TPS dan CAP, berlaku Perjanjian in place to further detail the rights and obligations Kerja Bersama yang mengatur secara lebih detail between employees and TPA. By the end of 2024, pemenuhan hak dan kewajiban antara karyawan all 11,210 TPA employees were covered by either the dan TPA. Hingga akhir tahun 2024, seluruh karyawan Company Regulations or the CLA, demonstrating TPA, yang berjumlah 11.210 orang, telah ternaungi TPA’s commitment to complying with labor laws oleh Peraturan Perusahaan dan Perjanjian Kerja and maintaining fair and productive working Bersama. Ini mencerminkan komitmen TPA untuk relationships. [2-30] selalu mematuhi regulasi ketenagakerjaan dan menjaga hubungan kerja yang adil dan produktif. [2-30] 162 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 165
Socio-Territorial
Perlindungan terhadap Hak Keselamatan dan
Kesehatan Kerja [F.21] [3-3:#403] [13.19.1]
Protection of Occupational Health and Safety Rights
Sumber daya manusia merupakan aset Human resources are the primary asset of the
utama Perseroan yang harus dilindungi pada Company and must be protected in terms of
aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Occupational Health and Safety (OHS). TPA ensures
TPA senantiasa memastikan bahwa setiap that every worker has the right to a safe working
tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas environment, safeguarding their well-being while
keselamatannya dalam melakukan pekerjaan enhancing productivity. This commitment is
untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan embedded in KSL 8, which establishes occupational
produktivitas. Hal tersebut telah diinternalisasi health and safety standards supported by strong
dalam KSL 8, yaitu dengan menerapkan standar governance, skilled human resources, and adequate
kesehatan keselamatan kerja yang didukung oleh facilities and infrastructure. These measures are
tata kelola, sumber daya manusia serta pemenuhan designed to foster a safe and comfortable work
terhadap seluruh sarana dan prasarana penunjang environment, ensuring compliance with OHS
guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan regulations and best practices.
nyaman.
Kebijakan K3 tersebut mendukung pengendalian The Occupational Health and Safety (OHS) policy
risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja supports risk control related to work activities to create
guna tercipta iklim kerja yang aman, efisien, a safe, efficient, and productive work environment.
dan produktif. Kebijakan K3 juga menjamin dan This policy also ensures and protects employees’
melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga health and safety through preventive measures
kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja against workplace accidents and occupational
dan penyakit akibat kerja. Selain itu, kebijakan K3 diseases. Additionally, the OHS policy is part of
juga menjadi bagian dari komitmen TPA dalam TPA’s commitment to complying with OHS-related
mematuhi regulasi yang berkaitan dengan K3, regulations, as non-compliance may lead to legal
mengingat ketidakpatuhan dapat mengakibatkan sanctions and reputational damage. Furthermore,
sanksi hukum dan merusak reputasi. Begitu juga employee safety protection is an integral part of the
dengan perlindungan keselamatan karyawan yang company’s social responsibility, reinforcing TPA’s
merupakan bagian dari tanggung jawab sosial image as an entity that cares about the well-being
perusahaan, sehingga dapat terus memperkuat citra of its employees and the wider community.
sebagai entitas yang peduli terhadap kesejahteraan
pekerja dan masyarakat luas.
Mengingat begitu pentingnya penciptaan lingkungan Recognizing the importance of creating a safe,
kerja yang aman, efisien, dan produktif, maka kami efficient, and productive work environment,
berpandangan bahwa pencapaian target-target we believe that the Company’s targets cannot
Perseroan tidak akan optimal jika tidak diimbangi be optimally achieved without successfully
dengan keberhasilan dalam merealisasikan kinerja implementing a comprehensive Occupational
K3 secara paripurna. Oleh karena itu, keselamatan Health and Safety (OHS) performance. Therefore,
dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama workplace safety and health remain a top priority.
yang perlu dijaga. Perseroan terus berupaya untuk The Company continuously strives to reduce
menurunkan angka kecelakaan kerja dan penyakit workplace accidents and occupational diseases
akibat kerja sehingga dapat mewujudkan sasaran to achieve a zero-accident target across all
nihil kecelakaan kerja di seluruh unit operasional. Kami operational units. We also actively collaborate with
juga senantiasa membangun kerja sama dengan labor unions to ensure compliance with OHS rights for
serikat pekerja dalam memastikan hak-hak K3 pekerja workers. By involving labor unions, TPA can advocate
dipatuhi. Dengan melibatkan serikat pekerja, TPA for better working conditions. Furthermore, TPA
dapat mengadvokasi kondisi kerja yang lebih baik. conducts independent third-party audits to ensure
Selain itu, TPA juga dapat melakukan audit pihak ketiga transparency, compliance with OHS standards, and
secara independen untuk memastikan transparansi consistent implementation across all company
dan kepatuhan terhadap standar K3, serta konsistensi operations.
penerapannya di seluruh operasi Perseroan.
PT Teladan Prima Agro Tbk 163
Page 166
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Penguatan Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Strengthening the Occupational Health and Safety Culture
Sistem Manajemen K3 [403-1] [403-4] Occupational Health and Safety
[403-8] [13.19.2] [13.19.5] [13.19.9] Management System [403-1] [403-4]
[403-8] [13.19.2] [13.19.5] [13.19.9]
Untuk mengoptimalkan dan mengintegrasikan To optimize and integrate OHS policies, TPA has
kebijakan K3, TPA mengadopsi Sistem Manajemen adopted the Occupational Health and Safety
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Management System (SMK3). This system aims to
yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas enhance the effectiveness of workplace safety and
perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja health protection through a planned, measurable,
yang terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi. structured, and integrated approach. Additionally,
Selain itu, SMK3 juga mencegah dan mengurangi SMK3 helps prevent and reduce workplace
kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan accidents and occupational diseases by actively
melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, dan involving management, employees, and labor
serikat, serta menciptakan tempat kerja yang aman, unions. By implementing this system, TPA fosters a
nyaman, dan efisien untuk mendorong produktivitas. safe, comfortable, and efficient work environment,
ultimately driving higher productivity and operational
excellence.
SMK3 dibentuk untuk memastikan kepatuhan The Occupational Health and Safety Management
TPA terhadap peraturan perundang-undangan System (SMK3) was established to ensure TPA’s
di bidang K3 guna memastikan tenaga kerja compliance with occupational health and safety
mendapatkan perlindungan atas keselamatan kerja regulations, providing workplace safety protection
dan meningkatkan produktivitas. SMK3 mencakup for employees while enhancing productivity.
penetapan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, SMK3 encompasses policy formulation, planning,
pemantauan dan evaluasi kinerja, serta upaya implementation, performance monitoring and
peningkatan kinerja seluruh program yang terkait K3. evaluation, as well as continuous improvement
Peraturan perundang-undangan yang dijadikan efforts for all OHS-related programs. The regulatory
acuan sebagai berikut: frameworks that serve as references include:
1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang 1. Law No. 1 of 1970 on Occupational Health and
Keselamatan dan Kesehatan Kerja; Safety;
2. Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang 2. Government Regulation No. 50 of 2012 on the
Penerapan SMK3; serta Implementation of SMK3; and
3. Peraturan Menteri Pertanian No. 38 Tahun 2020 3. Minister of Agriculture Regulation No. 38 of
tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan 2020 on the Implementation of the Indonesian
Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO). Sustainable Palm Oil (ISPO) Certification.
164 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 167
Socio-Territorial
Peningkatan Kompetensi Karyawan melalui Pembinaan
dan Sertfikasi K3 Operator Boiler Kelas 1 Kemnaker RI
Improving Employee Competence Through Coaching
and K3 Certification of Class 1 Boiler Operators by Kemnaker RI
Departemen Sustainability bertanggung jawab The Sustainability Department is responsible for
terhadap perancangan, implementasi, dan the design, implementation, and management of
pengelolaan SMK3 di Perseroan. Departemen the Occupational Health and Safety Management
Sustainability beserta satuan operasional System (SMK3) within the company. Alongside
berkewajiban memantau bahaya dan risiko kerja. operational units, the department is also responsible
Departemen Sustainability beserta pimpinan unit for monitoring workplace hazards and risks. Together
operasional menginisiasi pembentukan Panitia with operational unit leaders, the Sustainability
Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) Department initiates the establishment of the
di setiap unit kerja. P2K3 terdiri atas pimpinan unit Occupational Health and Safety Committee (P2K3) in
operasional, ahli K3 sekaligus menjadi sekretaris, each work unit. P2K3 consists of the operational unit
dan perwakilan karyawan sebagai anggota. leader, an OHS expert who also serves as the secretary,
Pada organisasi P2K3 tersebut karyawan dapat and employee representatives as members. Within
menyampaikan saran, masukan, dan pendapat this structure, employees can provide suggestions,
segala hal terkait aspek K3 kepada manajemen. feedback, and opinions on all OHS-related matters
P2K3 merupakan salah satu bentuk implementasi to management. P2K3 serves as an integral part of
SMK3 yang mencakup seluruh karyawan. SMK3 implementation, ensuring that all employees
are actively involved in maintaining workplace safety
and health.
Melalui P2K3 tersebut disusun program K3 demi The P2K3 facilitated the development of an
mewujudkan KSL 8 berdasarkan SMK3. Program kerja Occupational Health and Safety (OHS) program
K3 tersebut meliputi: aimed at achieving KSL 8 in accordance with SMK3.
This OHS work program encompasses:
1. Menyusun dan memperbarui Hazard 1. Developing and updating Hazard Identification,
Identification, Risk Assessment, and Determining Risk Assessment, and Determining Controls
Controls (HIRADC); (HIRADC);
2. Sosialisasi awareness dan norma K3; 2. Socialization of OHS awareness and norms;
3. Drill penanggulangan kebakaran; 3. Fire response drills;
4. Sosialisasi mitigasi risiko K3; 4. Socialization of OHS risk mitigation;
5. Pelatihan pengendalian risiko K3; 5. Training on OHS risk control;
6. Kampanye K3; 6. OHS campaigns;
PT Teladan Prima Agro Tbk 165
Page 168
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
7. Mencatat rekaman kecelakaan kerja dan 7. Recording and evaluating work accidents and
penyakit akibat kerja serta evaluasinya; serta occupational diseases; and
8. Investigasi kecelakaan kerja dan nearmiss. 8. Investigation of work accidents and near-misses.
Unit operasional melalui P2K3 melaporkan kepada The operational unit, through P2K3, submits reports
instansi yang membidangi ketenagakerjaan dan to the local labor and OHS authorities on a quarterly
K3 di daerah setiap tiga bulan. Kinerja kebijakan basis. The effectiveness of OHS policies is reflected
K3 tercermin di dalam efektivitas program K3 in the impact of the OHS program on the company’s
terhadap budaya perusahaan. Dalam rangka culture. To support continuous improvement, regular
perbaikan berkelanjutan maka dilakukan evaluasi evaluations of OHS performance are conducted.
secara berkala atas kinerja K3 tersebut. Evaluasi These evaluations are carried out through OHS
dilakukan melalui audit K3 yang termuat di dalam audits, which are incorporated into the ISPO audit
audit ISPO dengan frekuensi minimal setahun sekali. and conducted at least once a year. Based on these
Berdasarkan evaluasi tersebut dilakukan tindakan evaluations, corrective actions—both technical and
perbaikan baik secara teknis dan sistem untuk systemic—are implemented to foster a sustainable
mewujudkan budaya K3 yang berkelanjutan. [403-4] OHS culture. [403-4] [13.19.5]
[13.19.5]
Identifikasi Bahaya dan Occupational Health and Safety (OHS)
Risiko K3 [403-2] [13.19.3] Hazard and Risk Identification
[403-2] [13.19.3]
Salah satu upaya awal yang ditempuh untuk One of the initial steps taken to protect workers
melindungi tenaga kerja atas risiko K3, yaitu dengan from OHS risks is conducting Hazard and Risk
menyusun Identifikasi dan Penilaian Bahaya dan Identification and Assessment. This process involves
Risiko. Terdapat serangkaian proses yang bersifat a series of proactive and preventive measures to
proaktif dan preventif untuk mewujudkan target achieve the target, as illustrated in the following
tersebut, ditampilkan pada diagram alur berikut. flowchart.
Mengidentifikasi dan menilai Posedur pelaporan dan penyelidikan kejadian
Pelaporan secara berkala
risiko bahaya pada tempat hampir celaka (nearmiss), kecelakaan sedang,
ke Manajemen.
kerja. berat dan fatal.
Periodical report to
Identifying and assessing danger Reporting procedure and investigation of
Management.
risks at the workplace. nearmiss, moderate, major and fatal accidents.
Melakukan upaya Pengawasan keselamatan kerja
pengendalian risiko K3. di setiap kebun dan pabrik.
Conducting OHS risk Occupational safety monitoring in
control efforts. every estate and factories.
Risiko/bahaya yang telah diidentifikasi dan dilakukan Identified hazards and risks that have been assessed
penilaian memerlukan langkah pengendalian untuk require control measures to reduce their severity to
menurunkan tingkat risiko/bahayanya menuju ke a safer level. Risk/hazard control through elimination
titik yang lebih aman. Pengendalian risiko/bahaya offers the highest level of effectiveness, reliability,
dengan cara eliminasi memiliki tingkat efektivitas, and protection compared to other control methods.
keandalan, dan proteksi tertinggi di antara In the hierarchy of controls, effectiveness, reliability,
166 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 169
Socio-Territorial
pengendalian lainnya. Pada urutan hierarki and protection decrease with each subsequent level.
setelahnya, tingkat efektivitas, keandalan, dan
proteksi menurun.
Pengendalian bahaya dan risiko merupakan suatu Hazard and risk control follows a hierarchical
hierarki yang dilakukan berurutan sampai dengan approach, implemented sequentially until the risk or
tingkat risiko/bahaya berkurang menuju titik yang hazard is reduced to a safer level. The hierarchy of
lebih aman. Hierarki pengendalian tersebut diuraikan controls is outlined as follows.
sebagai berikut.
More
Effective
Elimination Physically Remove the Hazard
Substitution Replace the Hazard
Engineering Controls Isolate People from the Hazard
Administrative
Change the Way People Work
Controls
PPE Protect the Worker with Personal Protective Equipment
Less
Effective
1. Eliminasi proses atau peralatan yang berbahaya; 1. Elimination of hazardous processes or equipment;
2. Substitusi proses, peralatan, atau bahan yang 2. Substitution of hazardous processes, equipment,
berbahaya; or material;
3. Pengendalian teknis, dengan merancang proses, 3. Technical control by designing better processes,
peralatan, mesin, dan tempat kerja yang lebih baik; equipment, machines and workplace;
4. Pengendalian administratif, dengan melakukan 4. Administrative control, by conducting training,
pelatihan, rotasi kerja, dan pengawasan; serta job rotation, and supervision; and
5. Penyediaan alat pelindung diri (APD). 5. Provision of personal protective equipment (PPE).
TPA melalui Departemen Sustainability dan sinergi TPA, through the Sustainability Department and in
dengan unit operasional senantiasa berupaya untuk collaboration with operational units, consistently
melaksanakan prinsip pengendalian berdasarkan strives to implement control principles based on the
hierarki pengendalian hingga level terakhir, yaitu hierarchy of controls, up to the final level—providing
penyediaan APD. TPA menyediakan APD kepada PPE. TPA supplies workers with PPE suited to the type,
tenaga kerja sesuai jenis, risiko, dan bahaya risk, and hazards of their tasks, updates it regularly,
pekerjaan mereka, memperbaruinya secara berkala, and mandates its use for specific job functions.
dan mewajibkan pemakaian APD oleh mereka yang
menjalankan pekerjaan tertentu.
PT Teladan Prima Agro Tbk 167
Page 170
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report TPA telah menyediakan APD yang memadai dan TPA has provided adequate PPE, integrating diintegrasikan dengan pemanfaatan teknologi technology to minimize workplace safety and untuk meminimalkan risiko keselamatan dan health risks. TPA also ensures that all workers have kesehatan pekerja. TPA juga memastikan bahwa full access to PPE that meets safety standards. seluruh pekerja memiliki akses penuh terhadap The PPE provided includes helmets, slip-resistant APD yang sesuai dengan standar keselamatan. boots, protective masks, gloves, and eye protection, APD yang digunakan mencakup helm, sepatu bot designed to safeguard workers from physical anti selip, masker pelindung, sarung tangan, dan injuries and exposure to hazardous chemicals. pelindung mata. APD ini dirancang untuk melindungi Given that some areas within the plantation have pekerja dari cedera fisik dan paparan bahan kimia challenging terrain, the PPE is designed for comfort berbahaya. Mengingat beberapa area di lokasi to encourage consistent use, thereby reducing the perkebunan memiliki medan yang sulit, oleh karena risk of injury. itu penggunaan APD kami rancang agar nyaman digunakan, sehingga pekerja akan memakainya secara konsisten dan mengurangi risiko cedera. Selain pencegahan, pengelolaan risiko terkait In addition to prevention, we also implement K3 juga kami implementasikan melalui prosedur effective risk management procedures for OHS. penanganan yang efektif. Apabila terjadi insiden In the event of a workplace accident, the Sustainability kecelakaan kerja, Departemen Sustainability Department conducts an investigation to identify melakukan investigasi untuk mencari akar masalah, root causes, formulate control measures, and assess merumuskan tindakan pengendalian, dan menilai the resulting damage or losses. All stages are carried kerusakan/kerugian yang timbul. Seluruh tahapan out in accordance with the Risk Identification and dijalankan dengan mengacu pada Prosedur Analysis Procedure. Identifikasi dan Analisis Risiko. Perseroan senantiasa memastikan seluruh tenaga The Company consistently ensures that all workers kerja bekerja dengan kondisi risiko minimum dan operate under minimal and controlled risk conditions, terkendali, sehingga potensi terjadinya kecelakaan thereby reducing the likelihood of workplace kerja dan penyakit akibat kerja menjadi minimal. accidents and occupational diseases. Workers Tenaga kerja juga senantiasa diarahkan dan are also encouraged and facilitated to promptly difasilitasi untuk segera melaporkan adanya unsafe report any unsafe actions and/or unsafe conditions action dan/atau unsafe condition pada tempat in their workplace to the Company through P2K3. kerja mereka kepada Perseroan melalui P2K3. TPA TPA guarantees that reporters will not face any memastikan bahwa pelapor tidak akan menerima negative consequences for making such reports. tindakan apa pun yang berdampak negatif bagi [403-4] [13.19.5] mereka. [403-4] [13.19.5] Pelatihan K3 [403-5] [13.19.6] OHS Training [403-5] [13.19.6] SDM merupakan unsur pokok dan utama dalam Human resources are a fundamental and primary upaya mewujudkan lingkungan kerja yang selamat element in creating a safe and healthy work dan sehat. Satu dari beberapa aspek penting SDM environment. One of the key aspects of human adalah pemenuhan kompetensi dan kecakapan resources is ensuring competency and proficiency in terhadap jenis pekerjaan, jenis peralatan yang job types, the equipment used, and work methods, digunakan, dan metode pekerjaan sehingga enabling workers to understand potential risks and tenaga kerja mampu memahami potensi risiko hazards associated with their tasks. By fostering dan bahaya pada pekerjaan tersebut. Dengan SDM a workforce that prioritizes and implements yang memperhatikan dan mengimplementasikan OHS principles in their respective roles, TPA aspek K3 dalam pekerjaan masing-masing, establishes a safety-oriented work culture across all TPA membangun budaya kerja berbasis K3 di seluruh operational areas. wilayah operasional. 168 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 171
Socio-Territorial
Sepanjang tahun 2024, TPA telah menyelenggarakan Throughout 2024, TPA has conducted training
pelatihan untuk mengembangkan kompetensi programs to enhance employees’ competencies
dan kecakapan karyawan dalam hal K3, baik yang and skills in OHS, covering both mandatory hard
bersifat hard skill wajib untuk pemenuhan standar skills for competency standards compliance and
kompetensi maupun yang bersifat soft skill. Pelatihan essential soft skills. These training programs include
tersebut meliputi Pelatihan Bersertifikat Kementerian certifications from the Ministry of Manpower of the
Ketenagakerjaan Republik Indonesia, yaitu: Republic of Indonesia, such as:
• Ahli K3 Umum; • General OHS Expert (Ahli K3 Umum);
• Operator Pesawat Angkat Angkut (PAA); • Lifting and Transport Equipment Operator
(Operator Pesawat Angkat Angkut - PAA);
• Hygiene Perusahaan, Ergonomi dan Kesehatan • Occupational Hygiene, Ergonomics, and Health
(Hyperkes); (Hyperkes)
• Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K); • First Aid (P3K);
• K3 Pemadaman Kebakaran kelas D, K3; serta • Class D Fire Safety (K3 Pemadaman Kebakaran
• Teknisi Listrik dan Pembinaan Pesawat Uap Kelas D), OHS; and
Kelas 2 (Operator Sterilizer). • Electrical Safety and Steam Boiler Supervision
(Technician and Class 2 Sterilizer Operator).
Pelatihan wajib dalam lingkup K3 disampaikan Mandatory OHS training is delivered by experts and
oleh para pakar dan fasilitator K3 yang kompeten facilitators who are competent and licensed by
dan berlisensi Kemenaker. Peserta pelatihan the Ministry of Manpower. Training participants will
akan mendapatkan lisensi dan kewenangan dari receive licenses and authorization from the Ministry
Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia atas of Manpower of the Republic of Indonesia for specific
suatu kecakapan pada bidang K3 tertentu. OHS competencies.
Pendalaman Kompetensi Aspek K3 pada Peralatan Pesawat Uap dan Bejana Tekan
Strengthening Competence in OHS Aspects of Steamship and Pressure Vessel Equipment
PT Teladan Prima Agro Tbk 169
Page 172
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Pelatihan Penggunaan Bahan Kimia Chemical Handling Training bagi Karyawan for Employees Sebagai bagian dari komitmen TPA terhadap As part of TPA’s commitment to OHS protection, perlindungan K3, kami secara rutin melaksanakan we regularly conduct specialized training on pelatihan khusus mengenai penggunaan bahan chemical handling for all employees involved in kimia bagi seluruh karyawan yang terlibat dalam operational processes. This training aims to ensure proses operasional. Pelatihan ini bertujuan untuk that employees understand safe procedures for memastikan bahwa karyawan memahami prosedur handling chemicals, thereby minimizing the risk of yang aman dalam menangani bahan kimia, serta accidents or negative impacts associated with the mengurangi risiko kecelakaan atau dampak negatif chemicals used in TPA’s operations. yang dapat ditimbulkan oleh bahan kimia yang digunakan dalam operasional TPA. Materi pelatihan meliputi berbagai aspek penting, The training covers various essential aspects, antara lain penanganan bahan kimia secara aman, including safe chemical handling, proper usage cara-cara penggunaan yang tepat, serta prosedur methods, and emergency procedures in case of an darurat jika terjadi kecelakaan. Karyawan juga accident. Employees are also trained to recognize dilatih untuk mengenali tanda bahaya yang tertera hazard symbols on chemical packaging and pada kemasan bahan kimia, serta memahami cara understand how to protect themselves by using melindungi diri dengan menggunakan APD yang appropriate PPE. Through this initiative, we strive to sesuai. Dalam hal ini, kami berupaya meningkatkan enhance employees’ awareness of workplace safety, kesadaran karyawan tentang pentingnya particularly regarding chemicals that may pose keselamatan di lingkungan kerja, terutama terkait health and safety risks. dengan bahan kimia yang memiliki potensi bahaya bagi kesehatan dan keselamatan. Selain itu, kami juga memberikan pelatihan Additionally, we provide training on safe chemical mengenai prosedur penyimpanan bahan kimia storage procedures in our storage facilities. yang aman di gudang penyimpanan. Gudang TPA’s chemical storage warehouses comply with penyimpanan bahan kimia TPA telah disesuaikan strict safety standards, including the use of clear and dengan standar keamanan yang ketat, termasuk easily recognizable hazard symbols. We ensure that penggunaan simbol bahaya yang jelas dan mudah only trained and authorized personnel have access dikenali. Kami memastikan bahwa hanya petugas to and handle these chemicals. This approach helps yang terlatih dan memiliki kewenangan yang dapat maintain safe chemical storage, minimizes potential mengakses dan menangani bahan kimia tersebut. hazards, and ensures a secure working environment Dengan cara ini, kami menjaga agar bahan kimia for all employees. disimpan dengan aman, meminimalkan potensi bahaya yang dapat terjadi, serta memastikan lingkungan kerja tetap aman bagi seluruh karyawan. Pelatihan ini dilakukan secara berkala dan mencakup This training is conducted regularly and includes all semua level karyawan yang berhubungan langsung levels of employees directly involved in the use and dengan penggunaan dan penyimpanan bahan storage of chemicals. It ensures that every employee kimia, guna memastikan bahwa setiap karyawan possesses the necessary knowledge and skills to memiliki pengetahuan dan keterampilan yang handle chemicals safely and responsibly. diperlukan untuk menangani bahan kimia dengan aman dan bertanggung jawab. 170 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 173
Socio-Territorial
Layanan Kesehatan bagi Karyawan Employee Healthcare Services
[403-3] [403-6] [13.19.4] [13.19.7] [403-3] [403-6] [13.19.4] [13.19.7]
TPA merupakan perusahaan perkebunan dengan As a plantation company with operational units
unit operasional yang mayoritas berada pada area predominantly situated in remote areas with limited
yang jauh dari fasilitas kesehatan umum, sehingga access to public healthcare facilities, ensuring
pemenuhan salah satu hak dasar karyawan, yakni employees’ fundamental right to healthcare
pada aspek kesehatan merupakan tantangan poses a distinct challenge for TPA. The company
tersendiri bagi TPA. Perseroan terus berupaya continuously strives to support the health of
mendukung kesehatan karyawan dan keluarganya employees and their families by providing various
dengan menyediakan berbagai fasilitas kesehatan healthcare facilities within its operational areas.
di dalam wilayah operasional. Kesejahteraan Employee well-being is essential not only for
karyawan bukan hanya penting untuk menjaga maintaining physical and mental health but also
kesehatan fisik dan mental mereka, tetapi juga for enhancing productivity and strengthening TPA’s
berkontribusi pada peningkatan produktivitas serta reputation. Therefore, TPA is committed to offering
reputasi TPA. Oleh karena itu, TPA berkomitmen comprehensive healthcare services, including access
menyediakan layanan kesehatan komprehensif to medical facilities, disease prevention programs,
yang mencakup akses ke fasilitas medis, program routine health check-ups, and emergency and
pencegahan penyakit, pemeriksaan kesehatan rutin, family healthcare services. Through this approach,
hingga layanan kesehatan darurat dan keluarga. TPA ensures that employees remain healthy despite
Melalui pendekatan ini, TPA memastikan bahwa the challenges of remote locations and demanding
kesehatan karyawan tetap terjaga meski dihadapkan working conditions.
dengan tantangan lokasi dan kondisi kerja yang sulit.
Perawat mengangani Karyawan Sakit
A Nurse is Treating a Patient Employee
PT Teladan Prima Agro Tbk 171
Page 174
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Informasi mengenai strategi penyediaan layanan Detailed information on the strategy for providing
kesehatan karyawan lebih lengkap diuraikan employee healthcare services is outlined below.
sebagai berikut.
Fasilitas dan Pelayanan Kesehatan di Unit Operasional
Health Facilities and Services in Operational Units
Unit operasional perkebunan kelapa sawit mayoritas berada di remote area yang kurang menjangkau fasilitas
kesehatan milik pemerintah sehingga untuk memudahkan pelayanan kesehatan perusahaan menyediakan
fasilitas kesehatan berupa klinik di kebun.
Most palm oil plantation operational units are located in remote areas with limited access to government
healthcare facilities. To ensure accessible healthcare services, the company provides on-site clinics within the
plantations.
Pemeriksaan Kesehatan Rutin bagi Karyawan
Routine Health Check-ups for Employees
Pemeriksaan kesehatan pertama dilakukan pada proses rekrutmen karyawan operasional. Setelah statusnya
menjadi karyawan, maka dilakukan pemeriksaan kesehatan rutin, baik kategori umum maupun khusus.
The initial health examination is conducted during the recruitment process for operational employees. Once
employed, they undergo regular health check-ups, covering both general and specialized categories.
Penanganan Kecelakaan Kerja dan Perawatan Medis
Workplace Accident Management and Medical Care
Fasilitas unit pelayanan kesehatan juga berfungsi sebagai sarana penanganan kecelakaan kerja dan perawatan
medis darurat, baik untuk pekerja dan keluarga tertanggung pekerja.
The healthcare facilities also serve as centers for handling workplace accidents and providing emergency medical
care for both employees and their eligible dependents.
Asuransi Kesehatan
Health Insurance
TPA menyediakan asuransi kesehatan melalui program BPJS Kesehatan.
TPA provides health insurance through the BPJS Kesehatan program.
Inisiatif Kesehatan Preventif
Preventive Health Initiatives
Kami mengadakan program kebugaran dan gaya hidup sehat, seperti senam pagi, olahraga rutin, serta
kampanye gaya hidup sehat, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan
meningkatkan produktivitas.
We organize fitness and healthy lifestyle programs, such as morning exercise, regular sports activities, and healthy
lifestyle campaigns, to raise awareness of the importance of maintaining health and enhancing productivity.
Menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas The operation of palm oil plantations is crucial,
di unit operasional kebun kelapa sawit sangat especially in remote areas with limited access to
penting mengingat pada remote area kurang public healthcare facilities. By implementing routine
terjangkau oleh fasilitas kesehatan umum. Dengan health check-ups, providing adequate medical
mengimplementasikan pemeriksaan kesehatan facilities, and offering disease prevention programs
rutin, menyediakan fasilitas medis yang memadai, and health insurance, TPA remains committed to
serta melaksanakan program pencegahan penyakit maintaining employee health and productivity.
dan asuransi kesehatan, TPA terus berupaya untuk Quality healthcare services are also part of the
172 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 175
Socio-Territorial
menjaga kesehatan dan produktivitas karyawan. company’s social responsibility toward employee
Layanan kesehatan yang baik juga merupakan well-being and the surrounding communities,
bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan supporting TPA’s long-term sustainability and
terhadap kesejahteraan karyawan dan masyarakat reputation.
sekitar, serta mendukung keberlanjutan dan reputasi
TPA dalam jangka panjang.
Kecelakaan Kerja dan Workplace Accidents and
Penyakit Akibat Kerja [403-9] [403-10] Occupational Diseases [403-9] [403-10]
[13.19.10] [13.19.11] [13.19.10] [13.19.11]
TPA terus memantau statistik kecelakaan kerja dan TPA continuously monitors workplace accident
penyakit akibat kerja, seperti jumlah insiden, frekuensi, and occupational disease statistics, including the
dan keparahan cedera, untuk mengevaluasi number of incidents, frequency, and severity of
efektivitas kebijakan dan program K3. Tingkat absensi injuries, to evaluate the effectiveness of its OHS
akibat cedera juga penting untuk menilai seberapa policies and programs. Absenteeism due to injuries
baik kebijakan K3 yang diimplementasikan dalam is also a key indicator in assessing how well OHS
melindungi kesehatan pekerja. Selain itu, survei policies protect employees’ health. Additionally,
kepuasan karyawan tentang K3 dapat digunakan employee satisfaction surveys on OHS help identify
untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, areas for improvement, ensuring that safety policies
memastikan bahwa kebijakan keselamatan are perceived as effective by the workforce.
dirasakan efektif oleh karyawan.
TPA memiliki sasaran untuk mencapai angka TPA aims to achieve zero workplace accidents
kecelakaan kerja nihil di seluruh wilayah operasi. across all operational areas. To accomplish this,
Untuk mewujudkannya, kami mendorong semua we encourage all stakeholders to implement OHS
pemangku kepentingan untuk melaksanakan sistem systems and procedures rigorously, consistently,
dan prosedur K3 secara ketat, konsisten, dan disiplin. and with discipline. As a result, out of 1,453,436
Hasilnya, dari 1.453.436 jam kerja yang berhasil recorded working hours in 2024, TPA successfully
dicatatkan sepanjang tahun 2024, TPA mencatat logged 891,815 safe working hours without any
891.815 jam kerja aman dan nihil dari kecelakaan kerja. workplace accidents. TPA ensures that every
TPA memastikan bahwa setiap kasus kecelakaan workplace accident is promptly addressed and
kerja segera ditanggulangi dan dianalisis untuk analyzed to identify root causes, preventing similar
mencari pokok masalahnya, sehingga kejadian incidents in the future and continuously improving
serupa di masa mendatang dapat dicegah the company’s occupational safety performance.
dan kinerja keselamatan kerja Perseroan menjadi
lebih baik.
Metrik 2024 2023* 2022* Metric
Jam kerja aman 891.815 746.841 818.809 Safe work hours
Total dan tingkat fatalitas Amount of fatality caused by
0; 0 0; 0 0; 0
sebagai akibat kecelakaan kerja occupational accident
Total dan tingkat kecelakaan Amount and extent of
kerja dengan konsekuensi tinggi occupational accident with high
0; 0 0; 0 0; 0
(tidak termasuk fatalitas) consequence (not including
fatality)
Total dan tingkat kecelakaan Amount and extent of
29; 19,95 34; 21,47 32; 21,44
kerja yang dapat dicatat occupational accidents recorded
Total jam kerja 1.453.436 1.583.642 1.492.644 Amount of work hours
*Data disajikan kembali. / Restated.
Sumber data kecelakaan kerja yang dicatat oleh TPA merupakan laporan kecelakaan kerja dari poliklinik di setiap wilayah operasinya. TPA
menghitung angka kecelakaan kerja berdasarkan 1.000.000 jam kerja aman yang dibukukan oleh seluruh karyawan. / TPA’s occupational
accident data was sourced from reports from the polyclinics in each operational area. TPA calculates the number of occupational accidents for
every 1,000,000 safe working hours accumulated by all employees.
PT Teladan Prima Agro Tbk 173
Page 176
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Tabel berikut merangkum penyebab dan faktor The following table summarizes the common
risiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja causes and risk factors of workplace accidents
yang umum dijumpai di lingkungan industri kelapa or occupational diseases in the palm oil industry,
sawit, yang relevan dengan bisnis TPA, serta upaya relevant to TPA’s business, along with the
pengendaliannya. corresponding control measures.
Faktor Risiko Penyebab Kecelakaan Kerja [403-10] [13.19.11]
Occupational Accident Risk Factors
Kegiatan Faktor Risiko Langkah Pengendalian
Activity Risk Factors Control Measures
Pemanenan TBS 1. Tertusuk duri buah sawit; 1. Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat;
2. Tersayat/tertusuk alat panen; 2. Penggunaan sarung tangan pelindung;
3. Tertimpa TBS saat memuat buah; 3. Penggunaan kaca mata pelindung;
4. Terpercik serbuk sawit pada mata; 4. Penggunaan sepatu boot pelindung; serta
5. Tertimpa pelepah sawit; serta 5. Penyediaan kotak P3K di lapangan.
6. Terjatuh/terpeleset di blok tanam.
FFB Harvesting 1. Pierced by FFB thorn; 1. Dissemination of OHS on work safety;
2. Cut/pierced by harvesting tools; 2. Usage of protective gloves;
3. Hit by falling FFB while loading; 3. Usage of protective google;
4. Eyes hurt by FFB dust; 4. Usage of protective boots; and
5. Hit by falling frond; and 5. Provision of first aid kits on site.
6. Falling/slipping into planting block.
Perawatan 1. Terpapar bahan kimia; 1. Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat;
Tanaman dengan 2. Bahan kimia terminum; serta 2. Penyimpanan bahan kimia pada gudang
Herbisida Kimia 3. Bahan kimia terhirup. khusus;
3. Pemberian label B3 pada setiap kemasan
bahan kimia; serta
4. Memakai Masker, membuat WI pemupukan,
pemasangan MSDS bahan kimia yang terkait.
Maintenance 1. Exposed to chemical substances; 1. Dissemination of OHS on work safety;
of Plants with 2. Ingestion of chemical substances; and 2. Storage of chemicals in specific warehouses;
Chemical Herbicides 3. Inhalation of chemical substances. 3. Labeling of hazardous and toxic (B3)
substances on every chemical package; and
4. Wearing Mask, making manuring WI,
installation of MSDS of related chemical
substances.
Perawatan Tersayat parang. Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat.
Tanaman Manual
Manual Maintenance Cut by sharp tools. Dissemination of OHS on work safety.
of Plants
Tukang Las Menggunakan APD Lengkap Pengendalian Risiko K3 melalui
Saat Bekerja Signboard
A Welder Use Complete Personal OHS Risk Control using Signboards
Protective Equipment While Working
174 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 177
Socio-Territorial
Kegiatan Faktor Risiko Langkah Pengendalian
Activity Risk Factors Control Measures
Pemupukan Paparan pupuk pada kulit dan mata. 1. Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat;
2. Penggunaan sarung tangan pelindung; serta
3. Penggunaan kaca mata pelindung.
Manuring Fertilizer exposure on the eyes and skin. 1. Dissemination of OHS on work safety;
2. Usage of protective gloves; and
3. Usage of protective google.
Operasional 1. Terpapar uap panas; 1. Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat; serta
Pengolahan TBS di 2. Terpapar minyak panas; 2. Pemasangan rambu-rambu area berbahaya
PKS 3. Terjepit mesin operasional PKS; dan berisiko.
4. Terpapar uap boiler;
5. Terpapar panas pipa bakar;
6. Terhantam mesin operasional bergerak dan
Terhimpit lori;
7. Terpeleset;
8. Terkena B3;
9. Tersengat arus listrik; serta
10. Terhantam gancu.
FFB Processing 1. Exposed to steam; 1. Dissemination of OHS on work safety; and
Activities at Palm 2. Exposed to hot oil; 2. Installation of signs of dangerous and high
Oil Mills 3. Clamped by machinery at palm oil mills; risk areas.
4. Exposed to boiler steam;
5. Exposed to the heat from pipes;
6. Hit by moving operational machines and
Crushed by lorry;
7. Slipping;
8. Exposed to B3;
9. Electric shock; and
10. Hit by a goad.
Perawatan 1. Tergores peralatan bengkel; 1. Sosialisasi K3 bekerja dengan selamat;
(Bengkel) 2. Terbelit mesin bubut; serta 2. Penggunaan sarung tangan pelindung; serta
3. Terkena gram besi. 3. Penggunaan topeng pelindung.
Maintenance 1. Cut by workshop tools. 1. Dissemination of OHS on work safety;
(Workshop) 2. Entangled in lathe; and 2. Usage of protective gloves; and
3. Hit by metal swarf. 3. Usage of protective masks.
Operasional BPP 1. Terpapar panas gas engine; 1. Sosialisasi budaya K3;
dan KCP 2. Tersengat arus listrik; 2. Memasang papan amaran, larangan, dan
3. Ledakan MLD; simbol-simbol K3;
4. Kebocoran pipa gas; serta 3. Pemasangan barometer pada MLD;
5. Terjepit mesin olah. 4. Pemeriksaan kelayakan sarana dan
prasarana secara rutin;
5. Melengkapi mesin-mesin operasional
bergerak dengan pengaman; serta
6. Menggunakan APD.
BPP and KCP 1. Exposed to heat from gas engine; 1. Dissemination of OHS culture;
Operations 2. Electric shock; 2. Installation of warning, prohibition signages
3. MLD Explosion; and OHS symbols;
4. Gas pipe leak; and 3. Installation of barometer on MLD;
5. Clamped by processing machine. 4. Routine feasibility check of the facilities and
infrastructure;
5. Installing safety features on moving
operational machineries; and
6. Using PPE.
Sepanjang tahun 2024, TPA tidak mencatatkan Throughout 2024, TPA recorded no workplace
adanya kasus kecelakaan kerja yang tergolong accidents classified as Loss Time Injuries III or
pada Loss Time Injuries III atau di atasnya di lokasi higher at plantation sites or processing mills. This
perkebunan maupun pabrik pengolahan. Pencapaian achievement reflects the crucial role of the OHS team,
ini tidak terlepas dari peran tim K3 yang senantiasa whose continuous efforts in optimizing preventive
kami optimalkan untuk terus memaksimalkan measures have effectively mitigated potential
tindakan pencegahan-pencegahan terhadap workplace accident risks.
setiap potensi risiko kecelakaan kerja yang mungkin
terjadi.
PT Teladan Prima Agro Tbk 175
Page 178
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Membangun Talenta melalui Pengembangan
Kompetensi dan Karier [3-3:#404] [F.22]
Developing Talent Through Competency and Career Growth
Pengembangan kompetensi karyawan merupakan Employee competency development is a crucial
elemen penting dalam memastikan kemajuan dan element in ensuring TPA’s progress and business
keberlanjutan usaha TPA. Oleh karena itu, kami sustainability. Therefore, we consistently conduct
secara konsisten mengadakan berbagai program various training and development programs across
pelatihan dan pengembangan yang mencakup all job levels. These programs are strategically
seluruh level jabatan. Program ini dirancang secara designed to align with TPA’s Vision and Mission,
strategis agar sejalan dengan Visi dan Misi TPA, enabling each employee to contribute optimally
sehingga setiap karyawan dapat berkontribusi toward achieving operational excellence in every
optimal dalam mencapai keunggulan operasional business line. The competencies developed include
di setiap lini bisnis. Kompetensi yang dikembangkan the knowledge, skills, and work attitudes necessary
meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja to perform tasks effectively and meet established
yang diperlukan untuk menjalankan tugas secara performance standards. Through this approach, TPA
efektif dan memenuhi standar kinerja yang telah cultivates a highly competent workforce, ready to
ditetapkan. Dengan pendekatan ini, TPA membentuk support the company’s long-term objectives.
SDM yang kompeten dan siap mendukung
pencapaian target Perseroan secara berkelanjutan.
Selain itu, TPA memastikan bahwa setiap karyawan Furthermore, TPA ensures that every employee
memiliki akses yang setara dalam pengembangan has equal access to competency and career
kompetensi dan karier. Kami berkomitmen untuk development. We are committed to providing fair
menyediakan peluang yang adil tanpa memandang opportunities regardless of ethnicity, religion, race,
suku, agama, ras, kebangsaan, gender, kondisi fisik, nationality, gender, physical condition, social status,
status sosial, dan pandangan politik. Setiap karyawan or political views. Each employee is given the chance
diberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan to refine their skills and advance their career based
dan mengembangkan karier mereka sesuai on their potential and capabilities. By doing so,
dengan potensi dan kemampuan masing-masing. TPA fosters an inclusive work environment where
Dengan demikian, TPA menciptakan lingkungan individuals can grow professionally and contribute
kerja yang inklusif, di mana setiap individu dapat their best to the company, in alignment with industry
berkembang secara profesional dan memberikan dynamics and the ever-evolving business landscape.
kontribusi terbaik bagi Perseroan, sejalan dengan
dinamika industri dan perubahan lingkungan bisnis
yang terus berkembang.
Pelatihan
Pengembangan
Kompetensi
Training for
Trainers
Competency
Development
Training for
Trainers
176 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 179
Socio-Territorial
Adapun kebijakan dan inisiatif yang telah kami The policies and initiatives we have implemented
realisasikan terkait pengembangan kompetensi regarding employee competency and career
serta karier karyawan sebagai berikut: development are as follows:
Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan Teknis
Technical Skills Training and Development
TPA secara berkala menyelenggarakan pelatihan teknis yang mencakup keterampilan berkaitan dengan
operasional perkebunan, misalnya perawatan tanaman, pemanenan, pengelolaan hama terpadu, dan
pengoperasian mesin-mesin pengolahan TBS. Selain itu, juga dilakukan pelatihan penggunaan aplikasi digital
pendukung, seperti PIS.
TPA regularly conducts technical training covering skills related to plantation operations, such as crop maintenance,
harvesting, integrated pest management, and the operation of FFB processing machinery. Additionally, training is
provided on the use of supporting digital applications, such as PIS.
Pelatihan Keterampilan Manajerial dan Kepemimpinan
Managerial and Leadership Skills Training
TPA menyediakan program pengembangan kepemimpinan untuk karyawan yang diproyeksikan ke posisi
manajerial, meliputi manajemen tim, pengambilan keputusan strategis, manajemen konflik, maupun komunikasi
efektif.
TPA offers leadership development programs for employees projected for managerial roles, covering team
management, strategic decision-making, conflict management, and effective communication.
Pelatihan Kompetensi Bersertifikat
Certified Competency Training
TPA mendorong karyawan untuk mendapatkan sertifikasi profesional, seperti Sertifikasi K3 Operator Boiler,
Surat Ijin Operasional (SIO) Boiler, dan SIO Alat Berat.
TPA encourages employees to obtain professional certifications, such as the K3 Boiler Operator Certification,
Boiler Operational Permit (SIO Boiler), and Heavy Equipment Operator Permit (SIO Heavy Equipment).
Pengembangan Keterampilan Non-Teknis
Non-Technical Skills Development
Selain keterampilan teknis, TPA juga menyelenggarakan pelatihan keterampilan non-teknis, seperti kemampuan
komunikasi, kepemimpinan, kerja tim, problem solving, maupun kreativitas untuk meningkatkan produktivitas
karyawan.
In addition to technical skills, TPA conducts training on non-technical skills such as communication, leadership,
teamwork, problem-solving, and creativity to enhance employee productivity.
Rencana Pengembangan Karier yang Terstruktur
Structured Career Development Plan
TPA merancang jalur karier yang jelas, mulai dari level pemula hingga manajemen senior, dengan evaluasi berkala
berbasis KPI. Penilaian ini memberikan arahan bagi karyawan tentang keterampilan yang perlu dikembangkan
untuk mencapai promosi.
TPA designs a clear career path, from entry-level positions to senior management, with periodic KPI-based evaluations.
This assessment provides employees with guidance on the skills they need to develop to achieve promotions.
Pengembangan Kompetensi untuk Tantangan Industri 4.0
Competency Development for Industry 4.0 Challenges
Di era digital, karyawan dilatih untuk familiar dan menyiapkan diri untuk perkembangan perusahaan ke depan
yang mengoptimalkan Internet of Things (IoT).
In the digital era, employees are trained to become familiar with and prepare for the company’s future
advancements by optimizing the Internet of Things (IoT).
PT Teladan Prima Agro Tbk 177
Page 180
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Dengan pendekatan holistik ini, TPA memastikan With this holistic approach, TPA ensures that
bahwa karyawan memiliki kompetensi yang sesuai employees possess competencies aligned with the
dengan kebutuhan industri kelapa sawit, mendukung needs of the palm oil industry, supporting their career
pertumbuhan karier mereka, sekaligus mendorong growth while driving the company’s sustainability
keberlanjutan dan produktivitas Perseroan. and productivity.
Program Pelatihan dan Employee Training and Competency
Pengembangan Kompetensi [404-2] Development Program [404-2]
Program pengembangan kompetensi karyawan TPA’s employee competency development program
TPA diarahkan pada dua kategori kompetensi is structured into two key competency categories,
sebagaimana diuraikan berikut. as outlined below.
Pelatihan Sekolah Kepemimpinan Madya
Intermediate Leadership School Training
178 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 181
Socio-Territorial
Kompetensi Teknis Generik Kompetensi Teknis Spesifik
Generic Technical Competencies Specific Technical Competencies
Kompetensi Keterampilan teknis yang penting Keterampilan teknis yang penting untuk
untuk dimiliki seluruh karyawan dimiliki oleh karyawan berdasarkan fungsi
Teknis Perseroan, sesuai model bisnis TPA. pekerjaan. Disesuaikan dengan kebutuhan
Hard Competency setiap divisi/departemen.
Essential technical skills to be Essential technical skills to be possessed
possessed by all employees of the by employees based on the respective job
Company, in line with TPA’s business functions. Tailored to the needs of each
model. division/department.
Kompetensi Inti Kompetensi Kepemimpinan
Core Competencies Leadership Competencies
Kompetensi Keterampilan atau perilaku yang Kemampuan dalam memimpin dibutuhkan
perlu dan penting dimiliki seluruh untuk mencapai target Perseroan, sehingga
Non-Teknis karyawan Perseroan. Soft competency program ini diberikan kepada karyawan
Soft Competency dikembangkan berdasarkan Visi, Misi, yang telah menduduki jabatan struktural
dan Nilai-Nilai Perusahaan. tertentu, seperti head of section/head of
department.
Skills or behaviors that are essential The ability to lead is required to achieve
to be possessed by all employees of the Company’s targets, so this program is
the Company. Soft competencies are provided to employee in certain structural
developed based on the Company’s positions, such as head of section/head of
Vision, Mission, and Values. department.
Program pengembangan kompetensi karyawan TPA’s employee competency development program
di TPA dirancang secara strategis berdasarkan is strategically designed based on a thorough needs
analisis kebutuhan yang mendalam. Proses analysis. This process takes into account individual
ini mempertimbangkan hasil penilaian kinerja performance evaluations from previous periods
individu dari periode sebelumnya serta rencana and personalized development plans approved by
pengembangan individu yang telah disusun dan supervisors. Through this approach, TPA ensures that
disetujui oleh atasan. Melalui pendekatan ini, TPA each training and development program is not only
memastikan bahwa setiap program pelatihan aligned with the company’s needs but also tailored
dan pengembangan yang ditawarkan tidak hanya to the potential and growth aspirations of each
relevan dengan kebutuhan Perseroan, tetapi employee. By continuously enhancing employee
juga selaras dengan potensi dan kebutuhan quality and capabilities, TPA enables its workforce
pengembangan setiap karyawan. Dengan demikian, to make meaningful contributions toward achieving
TPA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan corporate goals. Below are the key competency
kapabilitas karyawan secara berkelanjutan, sehingga development programs that have been consistently
mereka dapat memberikan kontribusi maksimal implemented.
dalam mencapai tujuan Perseroan. Beberapa
kategori program pengembangan kompetensi yang
telah direalisasikan secara berkesinambungan
diuraikan sebagai berikut.
PT Teladan Prima Agro Tbk 179
Page 182
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Managerial Development Program
Program ini ditujukan untuk mencetak Teladan Prima Future Leaders dengan mengasah kompetensi kepemimpinan
mereka secara berjenjang, mulai dari tahap dasar hingga eksekutif.
This program aims to develop Teladan Prima Future Leaders by systematically honing their leadership competencies,
progressing from foundational levels to executive roles.
Technical Development Program
Program ini ditujukan untuk mengasah kompetensi teknis dan umumnya diselenggarakan di Pusat Pelatihan TPA
(berlokasi di Talisayan, Kabupaten Berau). Fokus pelatihan adalah penguatan prosedur dan standar kerja serta
peningkatan produktivitas.
This program is designed to enhance technical competencies and is generally conducted at the TPA Training Center
in Talisayan, Berau Regency. The training focuses on strengthening procedures and work standards while improving
productivity.
Certified Development Program
Program ini diarahkan bagi karyawan yang ingin memperoleh sertifikasi sebagai prasyarat untuk menjalankan
pekerjaannya. Beberapa sertifikasi profesi yang dilaksanakan meliputi:
• Pelatihan Ahli K3 Umum;
• Bimbingan Teknis Kebakaran Hutan dan Lahan;
• Petugas Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K);
• HIPERKES & KK (Higiene Perusahaan, Kesehatan & Keselamatan Kerja);
• Gada Pratama;
• Pembinaan dan Sertifikasi K3 Operator Alat;
• Petugas Kebakaran Bangunan Gedung;
• Auditor ISPO;
• Sertifikasi CHR Business Partner (CHRBP); serta
• Sertifikasi BNSP Staf MSDM.
Sertifikasi ini membantu memastikan bahwa karyawan memenuhi standar profesional dan peraturan, sekaligus
meningkatkan kompetensi mereka.
This program is designed for employees seeking certification as a prerequisite for their job roles. The professional
certifications offered include:
• General OHS Expert Training (Ahli K3 Umum)
• Technical Guidance on Forest and Land Fire Prevention
• First Aid Officers (P3K)
• Occupational Hygiene & Occupational Health and Safety (HIPERKES & KK)
• Gada Pratama (Basic Security Training)
• OHS Training and Certification for Equipment Operators
• Building Fire Safety Officers
• ISPO Auditor Certification
• Certified Human Resources Business Partner (CHRBP)
• BNSP Certification for HR Staff
These certifications help ensure that employees meet professional and regulatory standards while enhancing their
competencies.
Selain itu, TPA juga merealisasikan berbagai program Additionally, TPA has implemented various
pengembangan kompetensi sepanjang tahun 2024. competency development programs throughout
Beberapa di antaranya diuraikan sebagai berikut: 2024. Some of the key programs include:
180 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 183
Socio-Territorial
Sekolah Kepemimpinan Madya Teladan (SEPAMA)
Sekolah Kepemimpinan Madya Teladan (SEPAMA)
Program pelatihan kepemimpinan yang dirancang khusus untuk level mandor dan kerani pembukuan,
bertujuan meningkatkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan di tingkat operasional.
A leadership training program specifically designed for mandors and bookkeeping clerks, aimed at enhancing
their managerial and leadership skills at the operational level.
Program Pengembangan untuk Staf Pendukung (Supporting Staff Program)
Program Pengembangan untuk Staf Pendukung (Supporting Staff Program)
Program pelatihan yang ditujukan untuk staf pendukung guna meningkatkan kompetensi mereka dalam
mendukung fungsi operasional TPA.
A training program designed for supporting staff to enhance their competencies in assisting TPA’s operational
functions effectively.
Teladan Leadership Development Program (TLDP 1.0) Supporting Function Manager
Teladan Leadership Development Program (TLDP 1.0) Supporting Function Manager
Program pengembangan kepemimpinan yang dirancang untuk mempersiapkan manajer fungsi pendukung
(supporting function manager) agar mampu menjalankan peran strategis dengan efektif.
A leadership development program designed to prepare supporting function managers to effectively perform
strategic roles.
Sertifikasi BNSP untuk Asisten Kebun dan Pabrik
BNSP Certification for Plantation and Mill Assistants
Program sertifikasi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan kompetensi
asisten kebun dan pabrik sesuai standar industri.
A certification program recognized by the National Professional Certification Agency (BNSP) to ensure that
plantation and mill assistants meet industry standards.
Teladan Fieldday Development Program (TFDP)
Teladan Fieldday Development Program (TFDP)
Program pelatihan lapangan yang berfokus pada pengembangan keterampilan praktis dan teknis bagi
karyawan. Peserta diajak mempelajari langsung di lapangan, seperti mengamati tanaman kelapa sawit,
menganalisis masalah, dan merumuskan solusi. Studi kasus nyata, seperti penanganan hama atau
permasalahan agronomis, menjadi bagian dari pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan peserta
dalam mengambil keputusan operasional yang efektif dan mendukung keberlanjutan perkebunan.
A field training program focused on developing practical and technical skills for employees. Participants engage
in hands-on learning, such as observing oil palm crops, analyzing issues, and formulating solutions. Real case
studies, including pest management and agronomic challenges, are integrated into the training to enhance
participants’ decision-making abilities in operational management and support plantation sustainability.
Teladan Innovation and Improvement Awards (TIIAS)
Teladan Innovation and Improvement Awards (TIIAS)
Inisiatif penghargaan bagi karyawan di semua level, baik staf maupun non-staf, untuk ide inovatif dan proyek
perbaikan yang meningkatkan efisiensi operasional. Inovasi seperti penciptaan alat, pengembangan sistem,
atau metode kerja baru akan dikonteskan dan dinilai berdasarkan dampaknya. TIIAS mendorong budaya
inovasi di TPA sekaligus memberikan apresiasi atas kontribusi karyawan dalam mendukung keberlanjutan
dan pertumbuhan TPA.
A recognition initiative for employees at all levels, both staff and non-staff, for innovative ideas and improvement
projects that enhance operational efficiency. Innovations such as tool creation, system development, or new
work methods are contested and evaluated based on their impact. TIIAS fosters a culture of innovation within
TPA while appreciating employees’ contributions to the company’s sustainability and growth.
PT Teladan Prima Agro Tbk 181
Page 184
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Dari berbagai program tersebut, secara agregat From these various programs, TPA recorded a total of
TPA mencatatkan 60.207 jam pelatihan yang diikuti 60,207 training hours attended by 3,129 participants,
oleh 3.129 orang peserta atau 27,9% dari jumlah representing 27.9% of TPA’s total workforce. As a
karyawan TPA. Dengan demikian, rata-rata karyawan result, in 2024, TPA employees participated in an
TPA di tahun 2024 telah mengikuti pelatihan selama average of 5.4 training hours per employee.
5,4 jam per karyawan.
Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun Per Karyawan [404-1]
Average Hours of Training per Employee in One Year
Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun per Karyawan berdasarkan Gender
Average Hours of Training per Year per Employee by Gender
6,6
6,5
4,3
1,0
0,4
0,2
Pria Wanita
Male Female
2022* 2023* 2024
*Data disajikan kembali. / Restated.
Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun per Karyawan berdasarkan Jabatan
Average Hours of Training per Year per Employee by Position
142,5
103,5
82,5
60,0
41,1
38,0
29,8
29,3 27,5
25,7
14,7
3,2 2,3 0,9
0,9
Executive-level Senior-level Middle-level Entry-level Workers
2022* 2023* 2024
*Data disajikan kembali. / Restated.
182 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 185
Socio-Territorial
Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan Tahun 2024 [404-1]
Average Hours of Training per Employee in 2024
Total Karyawan
Rata-Rata Jam Pelatihan
yang Mengikuti Pelatihan Jam Pelatihan
Uraian Setiap Karyawan
Number of Employees Training Hours
Description Individual Average Training Time
Participating in Training (Jam / Hours)
(Jam per Orang / Hours/Person)
(Orang / Person)
Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan Tahun 2024 berdasarkan Gender
Average Hours of Training per Employee in 2024 by Gender
Pria
2.874 57.985 6,5
Male
Wanita
255 2.222 1,0
Female
Total 3.129 60.207 5,4
Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan Tahun 2024 berdasarkan Jabatan
Average Hours of Training per Employee in 2024 by Position
Executive-level 4 38 3,2
Senior-level 439 3.163 41,1
Middle-level 448 3.272 38,0
Entry-level 1.808 44.036 142,5
Workers (Non-Staff, SKU
430 9.698 0,9
B&H, dan / and PHL)
Total 3.129 60.207 5,4
Program Pengembangan Karier Career Development Program
TPA melaksanakan program pengembangan karier TPA implements a structured and measurable
karyawan secara terukur dan terstruktur, mengikuti employee career development program, following
rencana pengembangan yang disusun untuk individualized development plans tailored for each
setiap individu. Evaluasi karier dilakukan melalui employee. Career evaluations are conducted using
berbagai metode, termasuk matriks kompetensi, various methods, including competency matrices,
penilaian kinerja berbasis Key Performance Key Performance Indicator (KPI)-based performance
Indicator (KPI), serta penilaian kompetensi dan assessments, and 360-degree competency
perilaku menggunakan metode 360 derajat. and behavioral evaluations. The results of these
Hasil evaluasi ini kemudian dijadikan dasar bagi evaluations serve as the basis for supervisors to
atasan untuk menyusun rencana pengembangan develop personalized development plans aligned
individu yang disesuaikan dengan kebutuhan dan with employees’ needs and potential. This approach
potensi karyawan. Pendekatan ini memungkinkan ensures equal opportunities for all employees to
seluruh karyawan mendapatkan kesempatan advance their careers in line with TPA’s business
yang setara dalam mengembangkan karier growth. In 2024, a total of 68 staff-level employees
mereka, seiring dengan pertumbuhan bisnis TPA. received promotions, reflecting TPA’s commitment
Pada tahun 2024, sebanyak 68 karyawan di level staf to fostering career growth and professional
telah memperoleh promosi yang mencerminkan development.
komitmen TPA dalam mendukung pertumbuhan
karier dan pengembangan profesional karyawan.
PT Teladan Prima Agro Tbk 183
Page 186
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Penilaian Kinerja Karyawan [404-3] Employee Performance
Assessment [404-3]
TPA secara rutin melakukan evaluasi kinerja karyawan TPA conducts regular employee performance
minimal satu kali dalam setahun, dengan penilaian evaluations at least once a year, ensuring a fair
yang dilakukan secara adil dan objektif. Selain itu, and objective assessment process. Additionally,
TPA juga menyelenggarakan talent assessment TPA organizes a specialized talent assessment
khusus untuk level staf guna mengidentifikasi for staff-level employees to identify potential and
potensi dan kompetensi karyawan yang dapat competencies that can be further developed.
dikembangkan lebih lanjut. Hasil dari evaluasi ini The results of these evaluations serve as a crucial
menjadi landasan penting bagi TPA dalam menyusun foundation for TPA in structuring employee career
jenjang karier karyawan melalui mekanisme Career paths through the Career Development Review
Development Review. Selain itu, hasil penilaian mechanism. Furthermore, performance assessment
kinerja digunakan untuk merancang program outcomes are utilized to design competency
pengembangan kompetensi yang akan diterapkan development programs for the upcoming
pada periode mendatang, guna memastikan setiap period, ensuring that employees continuously
karyawan dapat terus meningkatkan keterampilan enhance their skills and capabilities. Performance
dan kapabilitas mereka. Penilaian ini juga menjadi evaluations also play a key role in determining the
dasar dalam menentukan sistem remunerasi, company’s remuneration system, where employees
di mana karyawan yang menunjukkan kinerja demonstrating outstanding performance receive
unggul mendapatkan penghargaan yang sesuai. appropriate recognition and rewards. Through
Dengan pendekatan ini, TPA tidak hanya mendorong this approach, TPA not only drives performance
peningkatan kinerja, tetapi juga memastikan bahwa improvement but also ensures that every employee
setiap karyawan memiliki jalur pengembangan has a clear and equitable career development
karier yang jelas dan adil. pathway.
Penilaian kinerja karyawan mencakup dua aspek Employee performance assessment encompasses
sebagaimana diuraikan berikut. two key aspects, as outlined below.
Aspek Penilaian Kinerja Karyawan
Employee Performance Assessment Aspect
Penilaian KPI individu diturunkan dari KPI Perseroan pada skala korporasi hingga
tingkat divisi. Indikator ini dinilai menggunakan metode Balanced Scorecard dengan
4 perspektif penilaian, yakni finansial, pelanggan, proses bisnis internal, serta
pembelajaran dan pertumbuhan.
KPI Individu Individual KPI assessments are derived from the company’s corporate-level KPIs
Individual KPI and cascaded down to the divisional level. These indicators are evaluated using the
Balanced Scorecard method, which incorporates four assessment perspectives:
financial, customer, internal business processes, and learning and growth.
Penilaian kompetensi dan perilaku didasarkan pada keselarasan kompetensi inti dan
kepemimpinan yang ditunjukkan oleh individu dengan visi, misi, budaya kerja, dan
Kompetensi dan sasaran utama TPA.
Perilaku The assessment of competencies and behaviors is based on the alignment of an
Competency and individual’s core and leadership competencies with TPA’s vision, mission, work culture,
Behavior and key objectives.
184 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 187
Socio-Territorial
Kegiatan Fit & Proper Test Promosi Karyawan
Employee Fit & Proper Test for Promotion Purposes
Pada penilaian kinerja yang dilakukan untuk tahun In the 2024 fiscal year performance assessment,
buku 2024, seluruh karyawan, baik pria maupun all employees, regardless of gender, participated
wanita, telah menjalani proses penilaian kinerja in the evaluation process to define their career
untuk menentukan pengembangan karier mereka ke development path and corresponding remuneration
depan dan paket remunerasi yang mereka terima. package. Detailed information is provided below.
Informasi lebih lengkap diuraikan sebagai berikut.
Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin
Terhadap Kinerja dan Pengembangan Karier [404-3]
Employees Receiving Regular Performance and Career Development Reviews
(dalam / in %)
Uraian 2024 2023* 2022* Description
Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin berdasarkan Gender
Employees Receiving Regular Reviews by Gender
Pria 81,23 80,70 79,78 Male
Wanita 18,77 19,30 20,22 Female
Total 100,00 100,00 100,00 Total
Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin berdasarkan Jabatan
Employees Receiving Regular Reviews by Position
Executive-level 0,11 0,12 0,07 Executive-level
Senior-level 0,72 0,72 0,79 Senior-level
Middle-level 0,81 0,72 0,79 Middle-level
Entry-level 2,89 2,87 3,02 Entry-level
Workers (Non-Staff) 1,33 1,41 1,47 Workers (Non-Staff)
Workers (SKU B&H) 94,14 94,16 93,86 Workers (SKU B&H)
Total 100,00 100,00 100,00 Total
*Data disajikan kembali. / Restated.
PT Teladan Prima Agro Tbk 185
Page 188
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Selain melakukan penilaian kinerja karyawan, In addition to evaluating employee performance, TPA juga memberikan kesempatan kepada TPA also provides employees with the opportunity karyawan untuk menilai kinerja TPA dalam to assess TPA’s performance in meeting their memenuhi kebutuhan dan hak-hak mereka. Pada needs and rights. In 2024, TPA conducted an tahun 2024, TPA menyelenggarakan survei kepuasan employee satisfaction survey to measure the level karyawan untuk mengukur tingkat kepuasan atas of satisfaction with various management efforts to berbagai upaya manajemen dalam memastikan ensure their well-being. The feedback obtained from kesejahteraan mereka. Masukan yang diperoleh dari this survey serves as an important consideration survei ini dijadikan bahan pertimbangan penting for developing continuous improvement measures untuk menyusun langkah-langkah perbaikan aimed at enhancing employee well-being and berkelanjutan, yang bertujuan meningkatkan productivity. By responding to the aspirations and kesejahteraan dan produktivitas karyawan. needs expressed through the survey, TPA hopes to Dengan merespons aspirasi dan kebutuhan yang increase employee retention rates and encourage diungkapkan melalui survei, TPA berharap dapat better performance. This approach reflects meningkatkan tingkat retensi karyawan serta TPA’s commitment to continuously improving a mendorong kinerja mereka ke arah yang lebih baik. harmonious and productive working relationship. Pendekatan ini mencerminkan komitmen TPA untuk terus memperbaiki hubungan kerja yang harmonis dan produktif. Persiapan Masa Purnakarya [404-2] Preparation for Retirement [404-2] Masa bakti karyawan di TPA berakhir saat mencapai The tenure of employees at TPA ends when they usia 56 tahun, dan sebagai bentuk apresiasi reach the age of 56. As a form of appreciation for atas dedikasi yang telah mereka berikan, kami their dedication, we are committed to providing berkomitmen untuk memberikan dukungan finansial financial and skills support as they approach dan keterampilan menjelang masa purnakarya. retirement. One of the forms of support is through the Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah melalui Post-Employment Benefits (JHT) and Pension Security program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan (JP) programs managed by BPJS Ketenagakerjaan, Pensiun (JP) yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan ensuring that employees have adequate financial guna memastikan karyawan memiliki perlindungan protection in retirement. This support reflects TPA’s finansial yang memadai di masa pensiun. Dukungan appreciation for employees’ contributions over the ini mencerminkan penghargaan TPA atas kontribusi years and our efforts to safeguard their well-being karyawan selama bertahun-tahun serta upaya kami after their tenure ends. untuk menjaga kesejahteraan mereka setelah masa kerja berakhir. Selain dukungan finansial, TPA juga menyediakan In addition to financial support, TPA also provides a program pelatihan pra-purnakarya guna membantu pre-retirement training program to help employees karyawan mempersiapkan masa transisi dari dunia transition from the workforce to retirement more kerja ke masa pensiun dengan lebih baik. Program effectively. This program consists of 24 hours ini berlangsung selama 24 jam pelatihan dan of training and covers various topics, including mencakup berbagai topik, seperti cara hidup sehat healthy living and nutrition, personal and family dan pemenuhan gizi, pengelolaan keuangan pribadi financial management, investment planning, and dan keluarga, rencana investasi, serta perencanaan entrepreneurship preparation. Employees are also wirausaha. Karyawan juga diajak untuk mengunjungi encouraged to visit micro, small, and medium usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai contoh enterprises as practical examples of starting a praktis dalam memulai bisnis. Dengan mengikuti business. By participating in this program, employees program ini, karyawan diharapkan dapat lebih siap are expected to be better prepared for retirement menjalani masa purnakarya dan menyesuaikan diri and adapt smoothly and purposefully to their new dengan rutinitas baru secara lancar dan terarah, routines, both financially and in terms of lifestyle. baik dalam hal keuangan maupun gaya hidup. 186 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 189
Socio-Territorial
Jaminan Hari Tua [201-3] Post-Employment Benefits [201-3]
TPA memastikan bahwa hak-hak karyawan, TPA ensures that employees’ rights, as stipulated
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang in Law No. 13 of 2003 on Manpower, including
No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, post-employment benefits, are properly fulfilled.
termasuk imbalan pascakerja, terpenuhi dengan Therefore, all employees are enrolled in the
baik. Oleh karena itu, seluruh karyawan telah Post-Employment Benefit (JHT) and Pension Security
terdaftar dalam program JHT dan JP yang dikelola (JP) programs managed by BPJS Ketenagakerjaan,
oleh BPJS Ketenagakerjaan, sesuai dengan peraturan in accordance with applicable regulations.
yang berlaku. Melalui program ini, karyawan akan Through this program, employees will receive
menerima manfaat pascakerja ketika mencapai post-employment benefits upon reaching the
usia pensiun, yaitu 56 tahun. Dengan adanya retirement age of 56. By providing JHT and JP, TPA
JHT dan JP, TPA berupaya memberikan jaminan strives to ensure adequate financial security for
finansial yang memadai bagi karyawan setelah employees after completing their tenure, allowing
menyelesaikan masa kerja mereka, sehingga them to enter retirement with greater stability and
mereka dapat memasuki masa pensiun dengan peace of mind.
lebih aman dan nyaman.
Kontribusi terhadap program JHT dan JP dilakukan Contributions to the JHT and JP programs are made
secara proporsional antara TPA dan karyawan. Untuk proportionally between TPA and employees. For the
program JHT, TPA berkontribusi sebesar 3,7% dari JHT program, TPA contributes 3.7% of employees’
upah karyawan, sedangkan karyawan menyumbang wages, while employees contribute 2%. Meanwhile, in
2%. Sementara itu, dalam program JP, kontribusi the JP program, TPA contributes 2%, and employees
TPA sebesar 2%, dan karyawan menyumbang contribute 1%. In 2024, TPA contributed Rp34.13
1%. Pada tahun 2024, TPA telah berkontribusi billion to these programs, which is recognized
sebesar Rp34,13 miliar terhadap program ini, as a post-employment benefit obligation. By the
yang diakui sebagai kewajiban manfaat pascakerja. end of 2024, the total post-employment benefit
Pada akhir tahun 2024, total kewajiban manfaat obligation accounted for 1.08% of the Company’s
pascakerja tercatat mencapai 1,08% dari ekuitas equity, demonstrating TPA’s ability to fulfill these
Perseroan, menunjukkan kemampuan TPA untuk obligations through operational funds and equity.
memenuhi kewajiban ini dari dana hasil operasi This step reaffirms TPA’s commitment to ensuring
dan ekuitasnya. Langkah ini menegaskan komitmen employees’ long-term well-being and complying
TPA untuk menjaga kesejahteraan karyawan jangka with regulations effectively.
panjang dan mematuhi regulasi dengan baik.
PT Teladan Prima Agro Tbk 187
Page 190
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Membangun Masyarakat melalui Pelibatan dan Pemberdayaan [3-3:#203] [3-3:#411] [3-3:#413] [13.14.1] Building Communities through Engagement and Empowerment Pelibatan dan pemberdayaan masyarakat sekitar Community engagement and empowerment merupakan bagian penting dari komitmen TPA are integral to TPA’s commitment to corporate dalam menjalankan tanggung jawab sosial. Kami social responsibility. We recognize that TPA’s menyadari bahwa keberhasilan operasional TPA operational success is closely linked to maintaining tidak terlepas dari hubungan yang harmonis a harmonious relationship with the communities dengan komunitas di sekitar area operasi. Oleh surrounding our operational areas. Therefore, TPA karena itu, TPA secara aktif melibatkan masyarakat actively engages with the community through melalui berbagai program yang dirancang untuk various programs designed to enhance their meningkatkan kesejahteraan, kemandirian, dan well-being, self-sufficiency, and quality of life. kualitas hidup mereka. Sebagai bagian dari pelibatan As part of this engagement, TPA empowers plasma tersebut, TPA memberdayakan petani plasma dan farmers and independent smallholders through petani swadaya melalui kemitraan berkelanjutan sustainable partnerships that provide technical dengan dukungan teknis, finansial, dan akses pasar support, financial assistance, and market access to untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan improve productivity and sustainable agronomic praktik agronomi. Selain itu, TPA menggandeng practices. Additionally, TPA collaborates with local vendor lokal sebagai pemasok kebutuhan, baik yang vendors to supply both plantation-related and terkait dengan operasional perkebunan maupun supporting operational needs, strengthening the operasional pendukung, guna memperkuat ekonomi local economy and ensuring supply chain efficiency. masyarakat sekitar dan memastikan efisiensi Through this approach, we aim to create lasting pasokan. Melalui pendekatan ini, kami berharap benefits for local communities while fostering dapat menciptakan manfaat yang berkelanjutan mutually beneficial relationships that support bagi masyarakat lokal, sekaligus membangun shared growth between TPA and the surrounding hubungan yang saling menguntungkan dan communities. mendukung pertumbuhan bersama antara TPA dan komunitas setempat. Pengelolaan Dampak terhadap Managing of Impacts on Masyarakat Sekitar [F.23] [F.24] Local Communities [F.23] [F.24] [3-3:#203] [203-2] [3-3:#413] [413-2] [13.12.1] [13.12.3] [3-3:#203] [203-2] [3-3:#413] [413-2] [13.12.1] [13.12.3] [13.22.1] [13.22.4] [13.22.1] [13.22.4] Pengelolaan dampak terhadap masyarakat sekitar Managing the impact on local communities is a merupakan salah satu aspek penting dalam crucial aspect of ensuring the sustainability of menjaga keberlanjutan operasional di industri operations in the palm oil industry. The interaction kelapa sawit. Interaksi antara TPA dan masyarakat between TPA and local communities can generate lokal dapat menimbulkan berbagai dampak, baik both positive and negative impacts across positif maupun negatif, yang mencakup aspek social, economic, and environmental dimensions. sosial, ekonomi, dan lingkungan. Untuk memastikan To maintain harmonious relationships and hubungan yang harmonis dan keberlanjutan jangka long-term sustainability, TPA actively manages panjang, TPA senantiasa terus berupaya secara aktif potential impacts and implements appropriate mengelola potensi dampak tersebut dan melakukan mitigation measures. Key areas that require special upaya mitigasi yang tepat. Beberapa aspek penting attention include land conflicts, environmental yang memerlukan perhatian khusus termasuk konflik pollution, community economic empowerment, lahan, pencemaran lingkungan, pemberdayaan cultural preservation, and labor welfare. ekonomi masyarakat, serta pelestarian budaya dan By implementing inclusive and sustainable policies, kesejahteraan tenaga kerja. Dengan menerapkan TPA contributes to improving the quality of life for kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan, TPA local communities while maintaining its reputation dapat berperan dalam meningkatkan kualitas hidup and operational sustainability. masyarakat lokal sambil menjaga reputasi dan keberlanjutan operasionalnya. 188 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 191
Socio-Territorial
Komponen Terdampak Deskripsi Pengelolaan dan Mitigasi
Affected Component Description Management and Mitigation
Pola Mata Pencaharian Kondisi mata pencaharian masyarakat Sosialisasi dan alokasi penerimaan pekerja lokal.
sebelum ada operasional perkebunan
umumnya berkebun, pemanfaat hutan,
serta nelayan.
Livelihood Pattern Prior to palm oil operations, the Socialization and recruitment opportunity of local
community livelihood in general were workers.
planting/farming, users of forest
resources, as well as fishing.
Peluang Bekerja Kondisi masyarakat sebelumnya ada Alokasi penerimaan tenaga kerja lokal.
pengembangan perkebunan, yaitu
terbatasnya peluang bekerja.
Employment Prior to palm oil plantations, the Recruitment opportunity of local workers.
Opportunity communities faced limited employment
opportunity.
Peluang Berusaha Kondisi masyarakat sebelumnya ada Perseroan membuka peluang seluas-
pengembangan terbatasnya peluang luasnya kesempatan masyarakat lokal untuk
berusaha. mengembangkan ekonomi dan masuk ke dalam
rantai pasokan.
Business Opportunity Previously, the communities had limited The Company provides extensive opportunities for
business opportunity. the local communities to develop their economy by
becoming part of its supply chain.
Penguasaan Lahan Kondisi masyarakat sebelum adanya Penyelesaian tumpang tindih lahan dengan
operasional Perseroan fokus kegiatan pendekatan yang humanis dan taat prosedur
berladang dan memanfaatkan hutan, hukum.
sehingga berpotensi tumpang tindih
pemanfaatan lahan.
Land Ownership Prior to the Company’s operations, Humanistic approach and legal compliance are
the communities mostly focused on uphold in every land dispute resolution effort.
farming and utilizing the forest produce/
resources, leading to potential land use
conflict.
Demografi Kondisi demografi sebelumnya ada Penguatan kultural masyarakat lokal melalui
operasional perkebunan relatif homogen. program CSR.
Keberadaan Perseroan berpotensi timbul
kedatangan penduduk dari luar daerah.
Demographic Prior to palm oil plantations, Cultural strengthening of local communities
the demographic was relatively through CSR program.
homogenous. The Company’s presence
potentially led to more population from
outside the area.
Persepsi dan Sikap Kondisi persepsi dan sikap masyarakat Menyusun program CSR yang tepat dan
Masyarakat persepsi dan sikap akan ditentukan oleh meminimalkan konflik.
kinerja Perseroan.
Community Perception Company’s performance will very much Formulating the proper CSR program and
and Attitude determine the community perception minimizing conflict.
and attitude.
Pengelolaan dampak terhadap masyarakat dalam Managing the impact on local communities in the
industri kelapa sawit mencakup berbagai aspek, palm oil industry encompasses various aspects,
mulai dari konflik lahan, pencemaran lingkungan, including land conflicts, environmental pollution, and
hingga kesejahteraan sosial. Upaya mitigasi yang social well-being. TPA continues to prioritize effective
efektif terus TPA kedepankan dengan melibatkan mitigation efforts by involving local communities
masyarakat dalam pengambilan keputusan, in decision-making, ensuring environmental
menjaga keberlanjutan lingkungan, serta sustainability, and developing economic and social
menciptakan program-program pemberdayaan empowerment programs that support community
ekonomi dan sosial yang dapat mendukung livelihoods. These strategies are an integral part of
kehidupan masyarakat sekitar. Strategi-strategi ini TPA’s KSL implementation to uphold responsible and
merupakan bagian integral dari implementasi KSL sustainable business practices.
yang dimiliki TPA untuk menerapkan praktik usaha
yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
PT Teladan Prima Agro Tbk 189
Page 192
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pelibatan Peran Masyarakat Lokal Engagement of of Local Communities
[3-3:#204] [3-3:#413] [413-1] [13.12.1] [13.12.2] [3-3:#204] [3-3:#413] [413-1] [13.12.1] [13.12.2]
TPA senantiasa berupaya melibatkan masyarakat TPA consistently strives to involve local communities
lokal dalam kegiatan operasional, sesuai dengan Pilar in its operational activities, in line with Pillar 4 of
4 KSL, kebijakan 10, yang menekankan pentingnya KSL, Policy 10, which emphasizes the importance
inklusivitas dalam hubungan kerja dan rantai pasokan. of inclusivity in labor relations and supply chains.
Pelibatan ini dilakukan secara langsung melalui This engagement is carried out directly through
hubungan ketenagakerjaan, di mana masyarakat employment relationships, where local community
lokal dipekerjakan di berbagai sektor operasional, members are hired across various operational
seperti yang dijelaskan dalam bagian Praktik sectors, as detailed in the Employment Practices
Ketenagakerjaan. Selain itu, masyarakat lokal juga section. Additionally, local communities also
dapat berperan secara tidak langsung dalam rantai play an indirect role in the supply chain through
pasokan melalui kontraktor, vendor, dan pemasok TBS contractors, vendors, and FFB suppliers supporting
yang mendukung operasional TPA. Pendekatan ini TPA’s operations. This approach ensures that local
memastikan bahwa masyarakat sekitar terlibat aktif communities are actively involved in sustaining TPA’s
dalam mendukung keberlanjutan bisnis TPA. business operations.
Setiap Entitas Anak TPA membina hubungan erat Each TPA subsidiary maintains close relationships
dengan petani plasma yang terhimpun dalam with plasma farmers organized under cooperatives.
koperasi. TPA memberikan bibit berkualitas yang TPA provides plasma farmers with the same high-
sama kepada petani plasma, yang kemudian dipasok quality seedlings used in its own plantations,
ke PKS di unit operasional. Selain itu, para asisten which are then supplied to palm oil mills within its
kebun TPA secara rutin memberikan bimbingan operational units. Additionally, TPA’s estate assistants
kepada petani plasma untuk menerapkan praktik regularly guide plasma farmers in implementing
agronomi terbaik dan berkelanjutan, guna menjaga best and sustainable agronomic practices to
produktivitas dan kualitas maksimal kebun plasma. maintain optimal productivity and quality in plasma
TBS yang diperoleh TPA berasal dari kebun inti, plantations. The fresh fruit bunches (FFB) sourced by
kebun plasma, dan pemasok eksternal melalui TPA come from nucleus estates, plasma plantations,
proses Outside Crop Purchase (OCP). Sistem ini and external suppliers through the Outside Crop
memungkinkan TPA untuk mengelola rotasi tanam Purchase (OCP) process. This system enables TPA to
dan perbedaan usia tanaman yang ada di kebun inti, manage planting rotations and varying crop ages
sambil menjaga pasokan bahan baku tetap lancar. within its nucleus estates while ensuring a steady
supply of raw materials.
Pengadaan TBS dari petani plasma dan petani The procurement of FFB from plasma and
swadaya melalui OCP mengikuti standar yang ketat, independent smallholder farmers through the OCP
termasuk penetapan harga yang ditentukan oleh process follows strict standards, including pricing set
pemerintah daerah. Meskipun harga pembelian TBS by the local government. While the purchase price
dari petani plasma dan petani swadaya bervariasi of FFB from plasma and independent farmers varies
berdasarkan kualitas, TPA selalu mematuhi regulasi based on quality, TPA consistently complies with
harga yang berlaku. Selain itu, dalam mendukung applicable pricing regulations. Additionally, to support
keberlanjutan dan ketertelusuran produk, TPA sustainability and product traceability, TPA ensures
memastikan bahwa semua hasil panen dari petani that all harvests from independent smallholders are
swadaya dapat dilacak dengan baik, seperti yang properly tracked, as outlined in the Sustainability and
dijelaskan dalam bagian Keberlanjutan dan Palm Oil Product Traceability section. By engaging
Ketertelusuran Produk Sawit. Dengan melibatkan plasma and independent farmers, TPA contributes to
petani plasma dan petani swadaya, TPA berkontribusi improving local community well-being and ensuring
pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal the sustainability of its supply chain.
dan keberlanjutan rantai pasokan.
Sebagai industri yang padat karya, TPA juga As a labor-intensive industry, TPA also provides
membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk opportunities for local communities to participate
terlibat sebagai kontraktor atau vendor. Peluang kerja as contractors or vendors. These employment
bagi kontraktor dan vendor meliputi pembangunan opportunities include infrastructure development,
sarana dan prasarana, pengangkutan produk sawit, palm oil product transportation, and the
serta pengadaan barang dan jasa, termasuk alat procurement of goods and services, such as office
190 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 193
Socio-Territorial
tulis kantor, suku cadang kendaraan, furnitur kantor supplies, vehicle spare parts, office and employee
dan mess karyawan, hingga kebutuhan harian housing furniture, and daily necessities for TPA
karyawan TPA di lokasi perkebunan. Kesempatan employees at plantation sites. This initiative positively
ini memberikan dampak positif pada percepatan impacts the acceleration of local economic growth.
pertumbuhan ekonomi lokal. Pada tahun 2024, In 2024, 38.59% of TPA’s total procurement value was
sebanyak 38,59% dari total nilai pengadaan barang allocated to local suppliers and business partners
dan jasa TPA disalurkan melalui pemasok dan mitra based in East Kalimantan. Locally supplied goods
kerja lokal yang berdomisili di Kalimantan Timur. and services include plasma palm oil fruit, fuel (BBM),
Barang dan jasa yang disediakan oleh pemasok rice, and spare parts—all of which play a vital role
lokal meliputi buah sawit dari plasma, bahan in supporting TPA’s operations and strengthening
bakar minyak (BBM), beras, dan suku cadang, yang relationships with local communities. [204-1]
semuanya berperan penting dalam mendukung
operasional TPA dan memperkuat hubungan
dengan masyarakat lokal. [204-1]
Investasi Sosial untuk Membangun Social Investment for Building Resilient
Masyarakat Tangguh dan Mandiri and Self-Sufficient Communities
[F.25] [3-3:#203] [F.25] [3-3:#203]
TPA berkomitmen mendukung upaya pemerintah TPA is committed to supporting the government’s
untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan efforts to achieve the Sustainable Development
(SDGs) pada tahun 2030. Kontribusi TPA dalam Goals (SDGs) by 2030. TPA contributes to SDG
mendukung pencapaian SDGs diwujudkan melalui achievement through various corporate social
berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan responsibility (CSR) programs, which are integrated
yang terintegrasi dalam kerangka CSR. Pelaksanaan into its CSR framework. TPA’s CSR initiatives are
CSR di TPA berlandaskan pada Peraturan Pemerintah guided by Government Regulation No. 47/2012 on
No. 47/2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Corporate Social and Environmental Responsibility,
Lingkungan Perseroan Terbatas, yang melengkapi complementing Pillar 3 of KSL – Socio-Territorial.
Pilar 3 KSL–Socio-Territorial, yaitu: melaksanakan This includes: implementing social responsibility
tanggung jawab sosial yang berorientasi pada programs aligned with the SDGs, respecting
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, community rights and local wisdom, and building
menghormati hak-hak masyarakat serta kearifan harmonious relationships with all stakeholders.
lokal, serta membangun hubungan yang harmonis
dengan seluruh pemangku kepentingan.
TPA melaksanakan aktivitas CSR pada bidang: TPA’s CSR Activities Focus on the Following Areas:
1. Ekonomi (SDGs 8); 1. Economy (SDG 8);
2. Pendidikan (SDGs 4); 2. Education (SDG 4);
3. Kesehatan (SDGs 3); 3. Health (SDG 3);
4. Infrastruktur (SDGs 9); 4. Infrastructure (SDG 9);
5. Sosial, Budaya, dan Keagamaan; 5. Social, Cultural, and Religious Affairs;
6. Lingkungan Hidup; serta 6. Environmental Conservation; and
7. Hubungan Kelembagaan. 7. Institutional Relations.
Program CSR TPA dirancang secara partisipatif, TPA’s CSR programs are designed participatively
melalui pendekatan bottom-up, yang dimulai dengan using a bottom-up approach, starting with social
pemetaan sosial di desa-desa sekitar wilayah mapping in villages surrounding its operational areas.
operasi. Proses ini melibatkan penyerapan aspirasi This process involves gathering input from local
dari masyarakat, tokoh masyarakat, dan pemerintah communities, community leaders, and government
setempat untuk memastikan bahwa program yang representatives to ensure that the programs are
dirancang tepat sasaran dan berdampak signifikan. targeted and have a significant impact. Through this
Dengan pendekatan ini, TPA berharap program CSR approach, TPA aims to ensure that CSR initiatives not
yang dilaksanakan tidak hanya memberikan manfaat only provide immediate benefits but also foster a
langsung, tetapi juga menciptakan rasa memiliki dan sense of ownership and active engagement among
keterlibatan dari masyarakat lokal. Tantangan yang local communities. One challenge faced is that not all
PT Teladan Prima Agro Tbk 191
Page 194
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Kegiatan PKL Penerima Beasiswa CSR Kegiatan Praktikum Penerima Beasiswa CSR
Field Study Activities of CSR Scholarship Laboratory Studies of CSR Scholarship
Awardees Awardees
dihadapi adalah bahwa tidak semua masyarakat atau community members or leaders are willing to actively
pemimpinnya ingin terlibat aktif dalam perencanaan participate in program planning. Some prefer one-
program, karena beberapa lebih memilih program CSR time donations or seasonal CSR programs that do
yang bersifat donasi atau musiman tanpa dampak not offer long-term economic benefits. Addressing
ekonomi jangka panjang. Hal ini menjadi tugas bagi this challenge falls under the responsibility of TPA’s
Divisi Humas dan CSR TPA untuk mengedukasi dan Public Relations and CSR Division, which works to
mendorong partisipasi yang lebih luas. educate and encourage greater participation from
stakeholders.
Pelaksanaan program CSR TPA diawasi dengan The implementation of TPA’s CSR programs is closely
ketat, baik secara internal maupun eksternal. monitored, both internally and externally. Each
Setiap program didokumentasikan dengan baik program is well-documented and regularly reported
dan dilaporkan secara berkala kepada pemerintah to local governments and shareholders. This
daerah dan Pemegang Saham. Pengawasan ini oversight ensures that programs are executed as
bertujuan untuk memastikan bahwa program planned and achieve their intended impact. TPA also
yang dilaksanakan berjalan sesuai dengan employs a comprehensive evaluation mechanism
rencana dan memiliki dampak yang diharapkan. to assess the success of its CSR initiatives through
TPA juga menerapkan mekanisme evaluasi yang stakeholder surveys. These surveys provide valuable
komprehensif untuk menilai keberhasilan program feedback, enabling TPA to refine and improve future
CSR melalui survei pemangku kepentingan. Survei programs. By continuously evolving its CSR efforts,
ini memberikan umpan balik yang penting bagi TPA TPA aims to deliver long-term, sustainable benefits
dalam merancang perbaikan program ke depannya, to the communities it serves.
sehingga program CSR TPA dapat terus berkembang
dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Dengan strategi ini, TPA berkomitmen tidak hanya Through this strategy, TPA is committed not only
memenuhi tanggung jawab sosial, tetapi juga to fulfilling its social responsibilities but also to
menciptakan dampak positif yang signifikan bagi creating a significant positive impact on local
masyarakat sekitar. Program CSR yang dilaksanakan communities. The CSR programs implemented aim
bertujuan untuk membangun masyarakat yang to build resilient and self-sufficient communities,
tangguh dan mandiri, mendukung kesejahteraan enhance societal well-being, and ensure that
masyarakat, serta memastikan bahwa keberadaan TPA’s presence provides sustainable added value
TPA memberikan nilai tambah yang berkelanjutan to local stakeholders. By adopting a participatory,
bagi komunitas lokal. Pendekatan yang partisipatif, measurable, and community-driven approach, TPA
terukur, dan berbasis pada kebutuhan masyarakat actively contributes to achieving the Sustainable
memungkinkan TPA untuk memainkan peran Development Goals (SDGs) while fostering
aktif dalam mendukung pencapaian SDGs dan harmonious relationships between the company
menciptakan hubungan yang harmonis antara TPA and the communities in which it operates.
dan masyarakat.
192 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 195
Socio-Territorial
Investasi Pemberdayaan Masyarakat Community Empowerment Investment
Tahun 2024 [203-1] [13.22.3] in 2024 [203-1] [13.22.3]
Implementasi program CSR pada tahun 2024 The implementation of TPA’s CSR programs in
sebesar Rp2,50 miliar. Sepanjang 2024, fokus 2024 amounted to Rp2.50 billion. Throughout 2024,
investasi CSR TPA adalah bidang pendidikan dan TPA’s CSR investments were primarily focused on
infrastruktur. education and infrastructure development.
Struktur Investasi CSR TPA Tahun 2024
TPA CSR Investment Structure in 2024
1,45% Bidang Ekonomi /
16,53% Economic Sector
Bidang Pendidikan /
Education Sector
0,15%
Bidang Kesehatan /
Health Sector
Bidang Infrastruktur /
15,29% 45,59% Infrastructure Sector
Bidang Sosial, Budaya, dan Keagamaan /
Social, Cultural, and Religious Sector
Bidang Lingkungan Hidup /
Environment Sector
19,51% Bidang Hubungan Kelembagaan /
Institutional Relations Sector
1,47%
Pada tahun 2024, realisasi program CSR TPA di In 2024, TPA’s CSR program realization in the
bidang infrastruktur mencapai Rp487,2 juta. Capaian infrastructure sector reached Rp487.2 million.
ini mencerminkan komitmen TPA yang semakin This achievement underscores TPA’s strong
kuat dalam mendukung ketersediaan infrastruktur commitment to supporting the availability of
utama, seperti jalan, jembatan, dan saluran air, essential infrastructure, such as roads, bridges,
yang berperan penting dalam mendorong aktivitas and water channels, which play a crucial role in
ekonomi dan sosial masyarakat. Infrastruktur yang driving economic and social activities within local
memadai tidak hanya mendukung kelancaran communities. Adequate infrastructure not only
operasional TPA, tetapi juga mempercepat facilitates TPA’s operational efficiency but also
pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan accelerates local economic growth and enhances
kualitas hidup masyarakat sekitar. Langkah ini juga the quality of life for surrounding communities. This
sejalan dengan program pemerintah daerah yang initiative aligns with local government programs,
menitikberatkan pada pengembangan infrastruktur which prioritize infrastructure development as a
sebagai pilar utama pembangunan wilayah. Dari key pillar of regional growth. Of the total CSR funds
total dana CSR yang disalurkan TPA pada tahun disbursed by TPA in 2024, 19.51% was allocated to
2024, alokasi untuk sektor infrastruktur mencapai infrastructure, highlighting its significance as one of
19,51%, menunjukkan bahwa sektor ini menjadi salah TPA’s key focus areas in delivering sustainable social
satu fokus utama TPA dalam memberikan kontribusi contributions.
sosial yang berkelanjutan.
PT Teladan Prima Agro Tbk 193
Page 196
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
1.955,4
Realisasi Anggaran CSR TPA
di Bidang Infrastruktur 897,0
TPA CSR Budget Realization - 487,2
Infrastructure Sector
(dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)
2022 2023 2024
Selain infrastruktur, bidang pendidikan juga menjadi In addition to infrastructure, education was also a key
fokus TPA dalam pelaksanaan program CSR pada focus of TPA’s CSR initiatives in 2024, with an allocated
tahun 2024, dengan alokasi anggaran sebesar budget of Rp1.14 billion, reflecting a 6.24% decrease
Rp1,14 miliar, menurun 6,24% dibandingkan compared to Rp1.21 billion in the previous year.
tahun sebelumnya sebesar Rp1,21 miliar. Dana These funds were utilized for providing educational
ini digunakan untuk penyediaan fasilitas belajar facilities, scholarships for high school students
mengajar, pemberian beasiswa bagi siswa tingkat and university students, and support for honorary
SMA dan mahasiswa perguruan tinggi, serta teachers who play a crucial role in the learning
dukungan bagi guru honorer yang berperan penting process. This investment aims to enhance access
dalam proses pendidikan. Investasi ini bertujuan to quality education and develop human resources
untuk meningkatkan akses pendidikan yang lebih in the communities surrounding TPA’s operational
baik dan mendorong peningkatan kualitas SDM di areas. The education sector accounted for 45.59%
wilayah sekitar operasional TPA. Realisasi anggaran of TPA’s total CSR budget in 2024, demonstrating
CSR di bidang pendidikan ini mencapai 45,59% dari the company’s strong commitment to education as
total dana CSR yang disalurkan, mencerminkan a key pillar of sustainable development and local
komitmen TPA terhadap pembangunan pendidikan community welfare.
sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung
pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan
masyarakat lokal.
1.214,4
Realisasi Anggaran CSR TPA di 1.138,6
Bidang Pendidikan
695,8
TPA CSR Budget Realization -
Education Sector
(dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)
2022 2023 2024
194 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 197
Socio-Territorial
Anggaran CSR TPA di bidang pendidikan tersebut A portion of TPA’s CSR budget in education was
salah satunya dialokasikan untuk memberikan specifically allocated for scholarship programs for
beasiswa pendidikan kepada siswa dan mahasiswa students and university scholars, as outlined below.
sebagaimana diuraikan berikut.
Jumlah Penerima dan Nilai Beasiswa
Number of Recipients and Amount of Scholarships
(dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)
Beasiswa Siswa SMA Beasiswa Mahasiswa Total Beasiswa
dan Sederajat Perguruan Tinggi Total Scholarships
Scholarships for Scholarships for
SMA Students and eq. University Students
204,0
198,0 186,0
177,0
68
66 62
9,0 9,0 48,0 59 57,0
3 6,0
2 3 16 19
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Nilai (Juta Rp) / Amount (million Rupiah) Jumlah Penerima / Number of Recepient
Beasiswa yang diberikan oleh TPA telah berhasil The scholarships provided by TPA have successfully
membantu banyak siswa untuk meraih pendidikan helped many students achieve higher education
yang lebih baik dan membangun karier yang sukses. and build successful careers. By the end of 2024,
Hingga akhir tahun 2024, 54 penerima beasiswa a total of 54 scholarship recipients had completed
telah menyelesaikan pendidikannya dan mampu their education and contributed across various
berkontribusi di berbagai bidang. Mereka yang fields. Some of these graduates joined TPA, bringing
bergabung dengan TPA membawa keahlian baru fresh expertise and enthusiasm to the company’s
dan semangat yang berharga bagi pengembangan development. Others pursued careers outside
perusahaan, sementara mereka yang bekerja di TPA, becoming part of the broader professional
luar TPA menjadi bagian dari komunitas profesional community, applying the skills and knowledge they
yang lebih luas, menerapkan keterampilan dan gained during their studies. The success of these
pengetahuan yang diperoleh selama masa studi scholarship recipients reflects TPA’s commitment
mereka. Keberhasilan para penerima beasiswa ini to supporting education and youth development,
mencerminkan komitmen TPA dalam mendukung ultimately contributing to sustainable social and
pendidikan dan perkembangan generasi muda, yang economic growth.
pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan
sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Dari sisi realisasi, 82% program CSR yang In terms of implementation, 82% of the planned CSR
direncanakan telah terealisasi sepenuhnya. Dari programs were fully realized. Notably, all of these
program yang terealisasi itu, seluruhnya merupakan programs were initiated based on community
usulan dari masyarakat. TPA sendiri berupaya proposals, ensuring alignment with local needs. TPA
mengurangi CSR yang bersifat donasi/musiman has also taken steps to reduce one-time donations
PT Teladan Prima Agro Tbk 195
Page 198
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
demi memastikan dampak ekonomi yang lebih or seasonal CSR programs in favor of initiatives that
besar bagi masyarakat. Penyaluran dana CSR per create a greater long-term economic impact on
bidang tersaji pada infografis berikut ini. [F.25] local communities. The allocation of CSR funds per
sector is presented in the following infographic. [F.25]
Penyaluran Dana Ekonomi Pendidikan
Economic Education
Tanggung Jawab
Sosial
CSR Fund Disbursement
2024 36,3 2024 1.138,6
2023 222,2 2023 1.214,4
2022 1.031,2 2022 695,8
(jutaan Rupiah / million Rupiah)
Kesehatan Infrastruktur Sosial, Budaya,
Health Infrastructure dan Keagamaan
Social, Cultural,
and Religious
2024 36,8 2024 487,2 2024 381,9
2023 70,9 2023 1.955,4 2023 454,7
2022 127,6 2022 897,0 2022 349,4
Lingkungan Hidup Hubungan Total
Environment Kelembagaan Total
Institutional Relations
2024 3,7 2024 412,9 2024 2.497,4
2023 53,7 2023 564,2 2023 4.535,5
2022 3,3 2022 518,6 2022 3.622,9
196 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 199
Socio-Territorial
Kolaborasi Dukungan terhadap Ketahanan Pangan
melalui Pelatihan Budidaya dan Bantuan Bibit Palawija
Collaborative Support for Food Security through Cultivation Training and Crop Seed Assistance
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, TPA berkomitmen untuk mendukung
pengembangan sektor pertanian lokal untuk mewujudkan ketahanan pangan. Salah satu upaya yang
dilakukan adalah melalui dukungan atas program Penyuluhan Pertanian Lapangan oleh UPT Dinas Pertanian
di kecamatan Batu Putih kabupaten Berau provinsi Kalimantan Timur. Program tersebut diselenggarakan
dalam bentuk Pelatihan Budidaya Tanaman Palawija sehingga masyarakat diharapkan mampu memahami
dan mempraktikkan kultur teknis terbaik untuk mengoptimalkan budidaya tanaman tersebut, yang meliputi
jenis Kangkung, Jagung Manis, Bayam, Timun, Kacang Panjang, Sawi Putih, dan Terong. Bibit-bibit tersebut
disediakan oleh salah satu Entitas Anak TPA, yaitu PT Inti Energi Kaltim. Selain itu, perusahaan juga memberikan
bantuan berupa pupuk kandang dan paranet. Tanaman Palawija umumnya kelompok tanaman semusim
sehingga hasil budidaya tersebut telah dilakukan monitoring dan menunjukkan hasil yang memuaskan dan
mampu mengembangkan kemandirian serta kekuatan ekonomi bagi masyarakat.
As part of its corporate social responsibility, TPA is committed to supporting local agricultural development to
enhance food security. One of its key initiatives involves collaborating with the Agricultural Extension Program
conducted by the Agricultural Office’s UPT in Batu Putih District, Berau Regency, East Kalimantan Province.
This program includes Crop Cultivation Training, equipping local communities with the necessary knowledge
and best practices to optimize the cultivation of water spinach, sweet corn, spinach, cucumber, long beans,
chinese cabbage, and eggplant. The seeds for these crops were provided by one of TPA’s subsidiaries,
PT Inti Energi Kaltim, along with additional support in the form of organic fertilizer and shade nets (paranet).
Since palawija crops are generally seasonal, the cultivation results have been closely monitored and have
shown positive outcomes. This initiative has successfully fostered self-sufficiency and economic resilience
among local communities.
Pelatihan Budidaya dan Serah Terima Bibit Durian di Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau
Cultivation Training and Donation of Durian Seedlings in Batu Putih Sub-district, Berau Regency
PT Teladan Prima Agro Tbk 197
Page 200
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Kepatuhan Sosial [F.24] [411-1] [13.14.2] Social Compliance [F.24] [411-1] [13.14.2] Sebagai bagian dari pendekatan inklusif dan As part of its inclusive and transparent approach, transparan, TPA menyediakan berbagai saluran TPA provides multiple channels for stakeholders to untuk memfasilitasi pemangku kepentingan dalam submit suggestions, feedback, or complaints related menyampaikan saran, masukan, maupun keluhan to the company’s operations and their impact terkait operasional Perseroan serta dampaknya on local communities. Through this approach, terhadap masyarakat sekitar. Dengan pendekatan TPA is committed to being receptive to feedback, ini, TPA berkomitmen untuk selalu terbuka terhadap ensuring that every voice from communities, umpan balik dan memastikan bahwa setiap business partners, and other stakeholders is heard suara yang disampaikan oleh masyarakat, mitra and appropriately addressed. These grievance bisnis, maupun pemangku kepentingan lainnya mechanisms are designed to be easily accessible didengar dan ditindaklanjuti dengan tepat. Saluran to all parties, whether through suggestion boxes pengaduan ini dirancang agar mudah diakses oleh available at operational unit offices or via electronic semua pihak, baik melalui kotak saran yang tersedia media, such as a dedicated email address: di kantor unit operasional maupun melalui media lapor@teladanprima.com. elektronik, seperti email khusus yang dialamatkan ke lapor@teladanprima.com. TPA berkomitmen menindaklanjuti setiap saran, TPA is committed to addressing all received masukan, dan keluhan yang diterima, dengan suggestions, feedback, and complaints by prioritizing mengutamakan komunikasi terbuka serta open communication and adhering to the principle menjunjung tinggi prinsip musyawarah untuk of deliberation and consensus. The resolution of mencapai mufakat. Penyelesaian setiap keluhan each complaint is carried out in compliance with dilakukan dengan memperhatikan kepatuhan applicable laws and regulations. Throughout 2024, terhadap peraturan perundang-undangan yang no grievances or complaints were received from berlaku. Sepanjang tahun 2024, tidak ada pengaduan stakeholders regarding the social impact of TPA’s atau keluhan dari pemangku kepentingan terkait operations. Additionally, TPA successfully maintained dampak sosial dari kegiatan operasional TPA. Selain its social compliance, with no incidents of land itu, TPA juga berhasil menjaga kepatuhan sosialnya disputes, violations of indigenous rights, or other dengan baik, tanpa adanya insiden sengketa lahan, social issues occurring within its concession areas. pelanggaran hak masyarakat adat, atau masalah This achievement reflects TPA’s effective efforts in sosial lain yang terjadi di wilayah konsesi TPA. maintaining harmonious relationships with local Capaian ini menunjukkan bahwa upaya TPA dalam communities and stakeholders, further reinforcing menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat its reputation as an entity that is socially and dan pemangku kepentingan lainnya berjalan efektif, environmentally compliant. sekaligus memperkuat reputasi TPA sebagai entitas yang patuh terhadap regulasi sosial dan lingkungan. 198 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 201
Socio-Territorial
Keberlanjutan dan Ketertelusuran
Produk Kelapa Sawit [3-3:#414]
Sustainability and Traceability of Palm Oil Products
Keberlanjutan dan ketertelusuran produk kelapa Sustainability and traceability of palm oil products
sawit merupakan dua aspek penting yang menjadi are two key focus areas in ensuring the continuity
fokus utama dalam memastikan kesinambungan of TPA’s supply chain. As global awareness of
rantai pasokan TPA. Seiring dengan meningkatnya responsible agribusiness practices continues
kesadaran global terhadap praktik agribisnis to grow, TPA is committed to managing every
yang bertanggung jawab, TPA berkomitmen untuk stage of the palm oil supply chain transparently
memastikan bahwa setiap tahap dalam rantai pasok and sustainably. This initiative not only aims to
produk kelapa sawit dikelola secara transparan dan meet international sustainability standards but
berkelanjutan. Langkah ini tidak hanya bertujuan also to balance economic growth, environmental
untuk memenuhi standar keberlanjutan internasional, protection, and social well-being. By implementing
tetapi juga untuk menjaga keseimbangan antara an effective traceability system, TPA ensures that all
pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, palm oil products originate from legal, ethical, and
dan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar. sustainable sources, adding value to customers,
Melalui sistem ketertelusuran yang efektif, TPA stakeholders, and the environment.
dapat menjamin bahwa produk kelapa sawit yang
dihasilkan berasal dari sumber yang legal, etis,
dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan, sehingga
memberikan nilai tambah bagi pelanggan,
pemangku kepentingan, serta lingkungan.
Rantai Pasokan dan Ketertelusuran Supply Chain and Traceability of
Produk Kelapa Sawit [3-3:#2-6#13.23#414] Palm Oil Products [3-3:#2-6#13.23#414]
Pemasok memegang peranan krusial dalam Suppliers play a crucial role in maintaining the
menjaga keberlanjutan rantai pasok TPA. Selain sustainability of TPA’s supply chain. In addition
mendapatkan pasokan TBS dari perkebunan inti dan to sourcing fresh fruit bunches (FFB) from its
plasma yang dimiliki, TPA juga menjalin kemitraan nucleus and plasma plantations, TPA partners with
dengan petani swadaya melalui skema OCP. independent smallholders through the Outside
Keterlibatan petani plasma dan swadaya dalam Crop Purchase (OCP) scheme. The involvement of
rantai pasok ini memberikan dampak ekonomi plasma and independent smallholders in this supply
jangka panjang yang signifikan bagi mereka, chain brings long-term economic benefits, as oil
mengingat kelapa sawit merupakan tanaman palm’s long lifecycle fosters sustainable business
dengan siklus hidup panjang yang memungkinkan relationships. Through these partnerships, TPA not
terjalinnya hubungan bisnis yang berkelanjutan. only drives local economic growth but also enhances
Dengan demikian, TPA berperan tidak hanya farmers’ livelihoods, creating a mutually beneficial
dalam menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga and sustainable agribusiness ecosystem.
menciptakan peluang kesejahteraan bagi petani
melalui kemitraan yang saling menguntungkan.
Untuk memastikan keberlangsungan dan kualitas To ensure the continuity and quality of its supply
rantai pasokan, TPA memprioritaskan dua aspek chain, TPA prioritizes two key aspects: inclusivity
utama, yakni inklusivitas dan ketertelusuran. and traceability. Inclusivity ensures that plasma
Inklusivitas memastikan bahwa petani plasma and independent smallholder farmers can actively
dan swadaya dapat berpartisipasi secara aktif participate in TPA’s value chain, while traceability
dalam rantai nilai TPA, sementara ketertelusuran guarantees that every palm oil product can be traced
menjamin bahwa setiap produk kelapa sawit yang back to its source, meeting established sustainability
dihasilkan dapat ditelusuri kembali ke sumbernya, standards. These principles align with KSL 10 under
sehingga memenuhi standar keberlanjutan yang the Economic Viability pillar, aiming to create an
PT Teladan Prima Agro Tbk 199
Page 202
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report ditetapkan. Kedua prinsip ini sejalan dengan KSL efficient, transparent, and responsible supply chain. 10 dalam pilar Economic Viability, yang bertujuan This approach supports sustainable agribusiness untuk menciptakan rantai pasokan yang efisien, practices while safeguarding the well-being of local transparan, dan bertanggung jawab, dalam rangka communities involved in the palm oil industry. mendukung praktik agribisnis berkelanjutan serta menjaga kesejahteraan masyarakat lokal yang terlibat dalam industri kelapa sawit. Dukungan terhadap Pemasok Support for Suppliers in untuk Mengadopsi Prinsip Adopting Sustainability Principles [414-2] Keberlanjutan [414-2] TPA senantiasa berkomitmen untuk memastikan TPA remains committed to ensuring that all Fresh bahwa seluruh pasokan TBS yang diperoleh berasal Fruit Bunch (FFB) supplies are sourced responsibly dari sumber-sumber yang bertanggung jawab and in compliance with sustainability principles. dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan. Meskipun However, we recognize that independent smallholder demikian, kami menyadari bahwa praktik yang practices may still pose environmental risks, dijalankan oleh petani swadaya masih memiliki particularly concerning forest conservation and potensi menimbulkan dampak lingkungan, biodiversity within forested areas. Therefore, TPA terutama terkait dengan pelestarian hutan dan provides continuous support to all suppliers within its keanekaragaman hayati di dalam kawasan supply chain. One of the key measures implemented hutan. Oleh karena itu, TPA memberikan dukungan is conducting thorough screening of FFB suppliers to berkelanjutan kepada seluruh pemasok dalam rantai ensure that the palm oil products, including Crude pasokan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah Palm Oil (CPO) and Palm Kernel (PK), sold by TPA do melakukan screening terhadap pemasok TBS guna not originate from peatland forests, deforestation memastikan bahwa produk kelapa sawit, baik CPO activities, or other illegal practices such as theft. maupun PK, yang dijual oleh TPA tidak berasal dari kawasan hutan gambut, hasil deforestasi, maupun aktivitas ilegal lainnya seperti pencurian. Selain itu, kami memastikan bahwa seluruh pemasok Additionally, we ensure that all suppliers adhere to the mematuhi komitmen keberlanjutan yang telah established sustainability commitments, including ditetapkan, baik terhadap KSL TPA maupun komitmen TPA’s KSL framework and the global No Deforestation, global No Deforestation, No Peat, and No Exploitation No Peat, and No Exploitation (NDPE) commitment. (NDPE). Dalam upaya tersebut, TPA melakukan To achieve this, TPA tracks the traceability of FFB pelacakan ketertelusuran pasokan TBS dari petani supplies from independent smallholders to ensure swadaya untuk memastikan bahwa operasi mereka that their operations are conducted sustainably dijalankan secara berkelanjutan dan sesuai dengan and in compliance with applicable regulations. peraturan perundang-undangan yang berlaku. We assess plantation locations, legal documentation, Kami melakukan penilaian terhadap lokasi lahan seed varieties, and planting years. Furthermore, perkebunan, bukti legalitas, jenis bibit, serta tahun TPA actively educates and raises awareness among tanamnya. TPA juga aktif memberikan edukasi dan independent smallholders about the importance of meningkatkan kesadaran petani swadaya tentang sustainability in the palm oil industry, enabling all pentingnya keberlanjutan dalam industri kelapa suppliers to adopt more responsible and sustainable sawit, agar seluruh pemasok dapat menjalankan agribusiness practices. praktik agribisnis yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. 200 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 203
Socio-Territorial
Penerimaan Tandan Buah Segar dari Pemasok
Fresh Fruit Bunches Received From Suppliers
Sampai dengan akhir tahun 2024, hubungan By the end of 2024, the partnership network we have
kemitraan yang kami jalankan telah menjangkau established has reached 37 external FFB suppliers,
37 pemasok TBS eksternal dengan total TBS yang with the total FFB produced as follows.
dihasilkan sebagai berikut.
Total TBS dalam Rantai Pasok TPA 2024
Total FFB in TPA supply chain 2024
11,75%
10,72% 77,53%
TBS Inti / Nucleus FFB
TBS Plasma / Plasma FFB
TBS OCP / OCP FFB
PT Teladan Prima Agro Tbk 201
Page 204
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Penilaian dan Pemantauan Risiko Assessment and Risk Monitoring atas Pemasok [3-3:#414] [414-1] [414-2] of Suppliers [3-3:#414] [414-1] [414-2] Menjaga rantai pasokan bebas dari risiko Maintaining a supply chain free from environmental lingkungan dan sosial merupakan bagian penting and social risks is a crucial part of TPA’s commitment dari komitmen TPA terhadap keberlanjutan. Setiap to sustainability. Every supplier is required to meet pemasok diwajibkan memenuhi persyaratan teknis, technical, administrative, and legal requirements to administratif, dan hukum yang telah dipersyaratkan. ensure that the supplied FFB does not come from Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa TBS areas that threaten forests, peatlands, or water yang dipasok tidak berasal dari kawasan yang catchment areas, and does not harm biodiversity. mengancam hutan, gambut, atau daerah resapan Additionally, all suppliers must comply with product air, serta tidak merusak keanekaragaman hayati. quality standards, occupational health and safety Selain itu, seluruh pemasok diwajibkan mematuhi regulations, and environmental conservation standar kualitas produk, keselamatan dan kesehatan principles in their operations. kerja, serta prinsip-prinsip kelestarian lingkungan dalam setiap operasional mereka. Selain itu, kami juga mewajibkan seluruh pemasok TBS Furthermore, all FFB suppliers are required to sign menandatangani pakta integritas sebagai komitmen an integrity pact as a commitment to implementing mereka terhadap implementasi praktik perkebunan plantation practices aligned with TPA’s KSL and yang sejalan dengan KSL dan nilai-nilai keberlanjutan sustainability values. Every prospective supplier TPA. Setiap calon pemasok harus melalui proses must undergo an initial screening process designed screening awal yang dirancang untuk menilai kinerja to assess their sustainability performance based keberlanjutan mereka dengan mempertimbangkan on relevant environmental and social criteria. kriteria lingkungan dan sosial yang relevan. Proses This process is governed by TPA’s Standard Operating ini diatur dalam Prosedur Operasional Standar Procedures (SOP) for Palm Oil FFB Procurement. Pembelian TBS Kelapa Sawit yang berlaku di TPA. Existing suppliers are also continuously monitored Selain itu, pemasok lama juga terus diawasi dan and evaluated through regular assessments to dievaluasi secara berkala melalui proses assessment ensure their practices remain aligned with TPA’s untuk memastikan bahwa praktik mereka tetap sustainability standards. sejalan dengan standar keberlanjutan TPA. Pada tahun 2024, terdapat 7 pemasok TBS baru In 2024, seven new FFB suppliers successfully passed yang berhasil lolos proses screening dan penilaian, the screening and assessment process and signed kemudian menandatangani pakta integritas the integrity pact before officially joining TPA’s supply 202 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 205
Socio-Territorial
sebelum secara resmi bergabung dalam rantai chain. This step ensures that every new supplier
pasokan TPA. Langkah ini memastikan bahwa setiap understands and is committed to responsible and
pemasok baru memahami dan berkomitmen pada sustainable agribusiness principles in accordance
prinsip-prinsip agribisnis yang bertanggung jawab with TPA’s policies. Traceability and inclusivity remain
dan berkelanjutan, sesuai dengan kebijakan TPA. priorities in this process to ensure that all palm oil
Ketertelusuran dan inklusivitas tetap menjadi prioritas products received meet the quality and sustainability
dalam proses ini, guna menjaga agar seluruh produk standards set by TPA.
kelapa sawit yang diterima memenuhi standar
kualitas dan keberlanjutan yang ditetapkan oleh TPA.
TPA juga terus mengelola kebun plasma sebagai TPA also continues to manage plasma plantations
bagian dari rantai pasokan. Hingga akhir 2024, as part of its supply chain. By the end of 2024, the
luas kebun plasma yang dikelola mencapai 11.973 total plasma plantation area managed reached
ha, atau setara dengan 24,67% dari total luas 11,973 hectares, equivalent to 24.67% of the total
kebun inti. Capaian ini memenuhi persyaratan nucleus plantation area. This achievement meets
minimal kebun plasma sebesar 20% yang diatur the minimum plasma plantation requirement of
oleh Peraturan Pemerintah (PP) No. 26 Tahun 20% as regulated by Government Regulation (PP)
2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pertanian. No. 26 of 2021 on Agricultural Sector Implementation.
Hal ini menunjukkan bahwa TPA tidak hanya This demonstrates that TPA not only focuses on
fokus pada pemenuhan regulasi, tetapi juga regulatory compliance but also on implementing
pada penerapan praktik inklusif yang mendukung inclusive practices that support comprehensive
keberlanjutan operasional secara menyeluruh. operational sustainability.
Untuk mendukung petani plasma, TPA menyediakan To support plasma farmers, TPA provides financial
bantuan pendanaan guna mendorong assistance to encourage land development and
pengembangan lahan dan meningkatkan kualitas improve the quality of their FFB yields. In 2024, TPA
hasil TBS mereka. Pada tahun 2024, TPA menyalurkan disbursed Rp246.55 billion to 7,454 plasma farmers
Rp246,55 miliar kepada 7.454 petani plasma yang across Berau, East Kutai, and Paser Regencies.
tersebar di Kabupaten Berau, Kutai Timur, dan Paser. This assistance is expected to help plasma farmers
Dengan bantuan ini, diharapkan petani plasma enhance their productivity and adopt sustainability
dapat meningkatkan produktivitas mereka serta practices that align with TPA’s standards and
menerapkan praktik keberlanjutan yang sesuai expectations.
dengan standar dan ekspektasi TPA.
PT Teladan Prima Agro Tbk 203
Page 206
ECONOMIC VIABILITY 204 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 207
Economic Viability
“TPA berkontribusi pada ekonomi lokal dan nasional melalui penciptaan lapangan kerja,
program kesejahteraan, kontribusi pajak, dan manfaat langsung bagi masyarakat
sekitar. Dampak ekonomi tersebut tercermin pada terserapnya pekerja lokal, pemasok,
dan masyarakat yang terlibat dalam rantai pasokan. Dalam mendukung komitmen
tersebut, TPA terus meningkatkan kinerja ekonomi, baik dari sisi produktivitas maupun
profitabilitas. Peningkatan produktivitas dilaksanakan melalui uji multivarietas
untuk mendukung replanting dan memperkaya plasma nutfah, sementara dari sisi
operasional dilakukan implementasi teknologi, seperti uji kualitas CPO secara realtime
dan NIR FOSS untuk mengukur oil losses.”
“TPA contributes to both the local and national economy through job opportunity,
welfare programs, tax contributions, and direct benefits for local communities.
These economic impacts are reflected in the involvement of local workers,
suppliers, and communities within the supply chain. In support of this commitment,
TPA continuously improves its economic performance, focusing on both productivity
and profitability. Productivity enhancements are pursued through multi-variety
trials to support replanting programs and enrich genetic resources, while operational
improvements are carried out through the implementation of technologies such as the
real time CPO quality testing, and NIR FOSS for oil losses measurement.”
Membangun Kepercayaan melalui
Produk Kualitas Unggul [F.17] [F.26] [F.27] [F.28] [F.29] [F.30]
Building Trust Through Superior Quality Products
Pelanggan merupakan salah satu pemangku Customers are one of the key stakeholders who
kepentingan yang memiliki peran signifikan dalam play a significant role in supporting the growth
mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan and sustainability of TPA’s business. Recognizing
bisnis TPA. Menyadari peran strategis mereka, their strategic importance, TPA is committed to
TPA berkomitmen untuk selalu memberikan produk consistently delivering high-quality products and
dan layanan berkualitas dan setara yang memenuhi services that meet the specifications outlined in
spesifikasi kontrak dengan pelanggan. Kepuasan customer contracts. We view customer satisfaction
pelanggan kami pandang sebagai kunci utama as the primary key to building a positive image
untuk membangun citra positif dan reputasi yang and a strong reputation in the market. Therefore,
baik di pasar. Oleh karena itu, TPA menempatkan TPA places customers at the heart of its business
pelanggan di pusat operasi bisnis yang operations, ensuring that every decision made
memastikan setiap keputusan yang diambil selalu takes their needs and preferences into account. This
mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi commitment serves as the foundation for TPA in
mereka. Komitmen ini menjadi landasan bagi TPA fostering long-term, mutually beneficial relationships
dalam menjalin hubungan jangka panjang yang with its customers.
saling menguntungkan dengan pelanggan.
PT Teladan Prima Agro Tbk 205
Page 208
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Komitmen akan kepuasan pelanggan terus kami Commitment to customer satisfaction remains at kedepankan dalam setiap operasi bisnis TPA. the forefront of every business operation at TPA. Dalam upaya menghasilkan produk olahan TBS In the effort to produce high-quality processed oil kelapa sawit berkualitas tinggi, TPA menerapkan palm fresh fruit bunches (TBS), TPA implements standar operasional berdasarkan Good Agricultural operational standards based on Good Agricultural Practices (GAP) yang juga tertuang dalam prinsip Practices (GAP), which are also reflected in dan kriteria ISPO. Entitas Anak yang bergerak di the principles and criteria of ISPO (Indonesian bidang budidaya dan pengolahan kelapa sawit Sustainable Palm Oil). Subsidiaries engaged in oil telah berhasil memperoleh sertifikasi ISPO, yang palm cultivation and processing have successfully menegaskan bahwa proses produksi CPO di TPA obtained ISPO certification, affirming that the CPO telah memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan production process at TPA meets the requirements sebagai produk kelapa sawit berkelanjutan. to be classified as sustainable palm oil products. Pencapaian ini mencerminkan komitmen kami This achievement reflects our commitment to dalam menerapkan strategi dan praktik bisnis yang implementing sustainable business strategies and berkelanjutan. Dengan mematuhi standar tersebut, practices. By adhering to these standards, TPA not TPA tidak hanya memastikan kualitas produk, tetapi only ensures product quality but also contributes to juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan environmental preservation and social responsibility. tanggung jawab sosial. Dedikasi TPA terhadap praktik bisnis berkelanjutan TPA’s dedication to sustainable business practices juga tercermin dalam KSL poin 11 pada pilar is also evident in KSL point 11 under the Economic Economic Viability, di mana TPA terus berupaya Viability pillar, where TPA continues to strive for untuk mencapai hasil usaha yang optimal dengan optimal business outcomes by implementing best menerapkan praktik terbaik dan perbaikan practices and environmentally conscious continuous berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dalam improvements throughout the cultivation and seluruh proses budidaya dan pengolahan. Komitmen processing stages. This commitment enables TPA ini memungkinkan TPA untuk menyediakan to provide high-quality products that deliver added produk-produk berkualitas tinggi yang memberikan value to customers. Additionally, this step ensures nilai tambah bagi pelanggan. Selain itu, langkah that every product produced and sold by TPA ini juga memastikan bahwa setiap produk meets the quality standards outlined in customer yang dihasilkan dan dijual TPA telah memenuhi contracts, guided by GAP. This approach guarantees standar kualitas yang ditetapkan dalam kontrak consistent product quality and compliance with the dengan pelanggan, yang berpedoman pada GAP. specifications expected by customers. Pendekatan ini menjamin konsistensi kualitas produk dan kepatuhan terhadap spesifikasi yang diharapkan oleh pelanggan. Dalam upaya mempertahankan reputasi sebagai In maintaining its reputation as a leading CPO produsen CPO terkemuka, TPA menerapkan producer, TPA implements strict quality control at pengendalian kualitas yang ketat pada setiap every stage of production. This process begins with tahap produksi. Proses ini dimulai dengan seleksi the selection of fresh fruit bunches from the best tandan buah segar kelapa sawit yang matang quality and mature oil palm, followed by optimal dan berkualitas terbaik, dilanjutkan dengan extraction processes, and timely delivery of products proses ekstraksi yang optimal, hingga pengiriman to customers. Continuously, we strive to improve produk tepat waktu kepada pelanggan. Secara product and service quality in line with the evolving berkesinambungan, kami berusaha meningkatkan needs of our customers. These initiatives not only kualitas produk dan layanan sesuai dengan provide added value to customers but also enhance kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. TPA’s competitiveness in the industry. By focusing Inisiatif ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi on quality and service, TPA aims to maintain its pelanggan, tetapi juga meningkatkan daya saing TPA competitive edge over rivals and build customer di industri. Dengan fokus pada kualitas dan layanan, loyalty. TPA berupaya untuk mempertahankan keunggulan kompetitif dari pesaing dan membangun loyalitas pelanggan. 206 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 209
Economic Viability
Untuk menilai efektivitas berbagai upaya tersebut, To assess the effectiveness of these efforts, TPA
TPA secara rutin melaksanakan survei kepuasan regularly conducts annual customer satisfaction
pelanggan setiap tahun. Survei ini bertujuan mengukur surveys. These surveys aim to measure the extent
sejauh mana program dan inisiatif yang dijalankan to which the programs and initiatives implemented
mampu meningkatkan kepuasan pelanggan. have enhanced customer satisfaction. The 2024
Hasil survei tahun 2024 menunjukkan bahwa TPA survey results show that TPA achieved a score of
memperoleh skor 90,1% dari para pelanggan, 90.1% from customers, indicating a high level of
mengindikasikan tingkat kepuasan yang tinggi satisfaction with the quality of products and services
terhadap kualitas produk dan layanan yang diberikan. provided. Furthermore, throughout 2024, no products
Selain itu, selama tahun 2024, tidak ada produk yang were recalled by customers, signifying that all
ditarik kembali oleh pelanggan, yang menandakan products met their specifications and expectations.
bahwa semua produk telah memenuhi spesifikasi dan This achievement reinforces TPA’s commitment
harapan mereka. Capaian ini memperkuat komitmen to maintaining high-quality standards in meeting
TPA dalam mempertahankan standar kualitas tinggi customer needs.
terhadap kebutuhan pelanggan.
Melalui berbagai komitmen dan inisiatif tersebut, Through these various commitments and initiatives,
TPA bertekad untuk terus memperkuat hubungan TPA is determined to continue strengthening its
dengan pelanggan. Kami memahami bahwa relationships with customers. We understand that
keberhasilan jangka panjang TPA akan turut TPA’s long-term success will also depend on its
bergantung pada kemampuan dalam memenuhi ability to effectively meet customer needs and
kebutuhan dan ekspektasi pelanggan secara efektif. expectations. Therefore, TPA will continue to invest
Oleh karena itu, TPA akan terus berinvestasi dalam in sustainable practices, product innovation, and
praktik berkelanjutan, inovasi produk, dan peningkatan service improvements. This holistic approach is
layanan. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat expected to deliver benefits to all stakeholders
memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang and support TPA’s sustainable growth in the future.
terlibat dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan By balancing business interests and social
TPA di masa depan. Dengan menyeimbangkan responsibility, TPA strives to create lasting value for
kepentingan bisnis dan tanggung jawab sosial, TPA customers and the broader community.
berupaya menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi
pelanggan dan masyarakat luas.
Pengujian Kualitas CPO dan CPKO
CPO and CPKO Quality Testing
PT Teladan Prima Agro Tbk 207
Page 210
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Kernel Crushing Plant (KCP) [F.26]
TPA terus berupaya untuk menjadi perusahaan TPA continues to strive to become a world-
agribisnis berkelas dunia yang berkelanjutan class sustainable agribusiness company
melalui berbagai inovasi strategis. Salah through various strategic innovations. One of
satu inovasi yang telah diwujudkan adalah the innovations realized is the construction of
pembangunan KCP yang mulai beroperasi the Kernel Crushing Plant (KCP), which began
penuh pada akhir tahun 2024. KCP dirancang full operations by the end of 2024. The KCP is
untuk meningkatkan nilai tambah dari Palm designed to enhance the value of Palm Kernel
Kernel (PK) dengan mengolahnya menjadi (PK) by processing it into derivative products
produk turunan seperti Crude Palm Kernel Oil such as Crude Palm Kernel Oil (CPKO) and
(CPKO) dan Palm Kernel Expeller (PKE). Inovasi Palm Kernel Expeller (PKE). This innovation not
ini tidak hanya memberikan diversifikasi only provides product diversification but also
produk, tetapi juga memperkuat posisi TPA di strengthens TPA’s market position by offering
pasar dengan menyediakan produk turunan value-added palm oil derivatives. The KCP
kelapa sawit yang memiliki nilai tambah. KCP also enables TPA to maximize the potential of
ini juga memungkinkan TPA memaksimalkan internally managed palm oil raw materials,
potensi dari bahan baku kelapa sawit yang thereby achieving operational efficiency and
dikelola secara internal, sehingga efisiensi increasing profit margins.
operasional dapat tercapai dan margin
keuntungan meningkat.
Manfaat dari operasional KCP ini tidak The benefits of the KCP’s operations extend
hanya terbatas pada peningkatan produksi, beyond increased production to include cost
tetapi juga mencakup penghematan biaya savings. TPA has integrated the use of Biomass
operasional. TPA telah mengintegrasikan Power Plants (BPP) to supply renewable energy
penggunaan BPP untuk memasok energi to the KCP, thereby reducing production costs.
terbarukan ke KCP, sehingga dapat menekan The utilization of green energy aligns with
komponen biaya produksi. Pemanfaatan TPA’s commitment to sustainability while
green energy ini sejalan dengan komitmen reducing the company’s carbon footprint.
TPA terhadap keberlanjutan, sekaligus By decreasing reliance on fossil fuels, TPA is
mengurangi jejak karbon Perseroan. Dengan able to operate in a more environmentally
mengurangi ketergantungan pada energi friendly manner, supporting sustainability
fosil, TPA mampu menjalankan operasional initiatives and improving production cost
yang lebih ramah lingkungan, mendukung efficiency.
inisiatif keberlanjutan, dan meningkatkan
efisiensi biaya produksi.
Proyeksi perolehan nilai ekonomi yang lebih The projected economic gains from the KCP’s
maksimal dari operasional KCP juga mulai operations have also become evident since
terlihat sejak beroperasi penuh. Dengan its full operation. With product diversification
diversifikasi produk dan peningkatan efisiensi and increased efficiency resulting from the
yang dihasilkan oleh KCP, TPA berpotensi KCP, TPA has the potential to double the
meningkatkan nilai ekonomi palm kernel economic value of palm kernel. Additionally,
menjadi dua kali lipat. Selain itu, pasar the growing market for CPKO and PKE presents
untuk CPKO dan PKE yang terus meningkat significant opportunities for TPA to boost sales
memberikan peluang besar bagi TPA untuk and expand its market share. CPKO sales in
meningkatkan penjualan dan memperluas 2024 reached 4,619 tons, reinforcing TPA’s
pangsa pasar. Penjualan CPKO tahun consistent operational and financial growth.
2024 mencapai 4.619 ton, memperkuat
pertumbuhan operasional dan keuangan TPA
secara konsisten.
208 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 211
Economic Viability
Lebih lanjut, TPA berupaya memastikan Furthermore, TPA ensures that the KCP
bahwa inovasi KCP ini sejalan dengan prinsip innovation aligns with sustainability principles
keberlanjutan dan regulasi lingkungan yang and applicable environmental regulations.
berlaku. Integrasi energi terbarukan melalui The integration of renewable energy through
BPP tidak hanya membantu dalam menekan BPP not only helps reduce production costs but
biaya produksi, tetapi juga menjadi salah also represents one of TPA’s steps to support
satu langkah TPA untuk mendukung upaya global efforts in reducing carbon emissions.
global dalam mengurangi emisi karbon. This sustainable operation strengthens TPA’s
Keberlanjutan operasional ini memperkuat position as a company that focuses not only
posisi TPA sebagai perusahaan yang tidak on business growth but also on social and
hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, environmental responsibility.
tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan
lingkungan.
Dengan semua manfaat yang dihadirkan With all the benefits brought by the KCP, TPA
oleh KCP, TPA optimis bahwa inovasi ini akan is optimistic that this innovation will play
memainkan peran penting dalam mendukung a crucial role in supporting its long-term
Visi jangka panjang TPA sebagai pemimpin vision of becoming a leader in sustainable
di industri agribisnis yang berkelanjutan, agribusiness, while delivering added value
sekaligus memberikan nilai tambah bagi to stakeholders and contributing to broader
pemangku kepentingan dan mendukung economic growth.
pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.
Pengawasan Operasional KCP
KCP Operational Supervision
PT Teladan Prima Agro Tbk 209
Page 212
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Uji Multivarietas untuk Mendukung Produktivitas
dan Keberlanjutan Perkebunan [F.26]
Multivariety Trials to Support Plantation Productivity and Sustainability
TPA melakukan uji multivarietas sebagai bagian TPA conducts multivariety trials as part of
dari strategi untuk meningkatkan produktivitas its strategy to enhance the productivity
dan keberlanjutan operasional perkebunan and sustainability of its oil palm plantation
kelapa sawit. Uji ini bertujuan mengidentifikasi operations. These trials aim to identify superior
varietas kelapa sawit unggul yang memiliki daya oil palm varieties that are resilient to various
tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, environmental conditions, including climate
termasuk perubahan iklim, serangan hama, change, pest infestations, and diseases. Over the
maupun penyakit. Sejak beberapa tahun terakhir, past few years, TPA has been trialing high-quality
TPA tengah menguji benih-benih unggul yang seeds from various sources to determine which
dibeli dari berbagai sumber, untuk menentukan ones offer the best productivity and higher yields.
mana yang memiliki produktivitas terbaik dan
hasil yang lebih tinggi.
Melalui uji multivarietas, TPA mengevaluasi Through multivariety trials, TPA evaluates the
kinerja berbagai jenis benih berdasarkan performance of different seed types based on
parameter penting, seperti tingkat produktivitas, key parameters such as productivity levels,
kualitas buah, efisiensi serapan nutrisi, serta fruit quality, nutrient absorption efficiency, and
ketahanan terhadap stres lingkungan. Program resilience to environmental stress. This program
ini telah berjalan selama 5 tahun, dan tanaman has been running for five years, and the trialed
hasil uji sudah mulai berbuah pada usia 4 tahun. plants have begun to bear fruit at four years of
Hasil awal menunjukkan bahwa produktivitasnya age. Initial results show that their productivity
sudah mendekati tanaman yang lebih tua, is already approaching that of older plants,
menjadikannya alternatif potensial untuk making them a potential alternative to support
mendukung keberlanjutan hasil panen. sustainable harvests.
Selain mendukung peningkatan produktivitas, In addition to boosting productivity, these trials
uji ini memungkinkan TPA untuk mengadopsi allow TPA to adopt varieties that are more
varietas yang lebih efisien dalam penggunaan resource-efficient, such as in water and fertilizer
sumber daya, seperti air dan pupuk, sehingga usage, thereby supporting more sustainable land
mendukung pengelolaan lahan yang lebih management. With measurable, data-driven
berkelanjutan. Dengan hasil uji yang terukur dan results, TPA ensures that the varieties used not
berbasis data, TPA memastikan bahwa varietas only deliver the best outcomes but also align with
yang digunakan tidak hanya memberikan environmental sustainability principles. This step
hasil terbaik tetapi juga sesuai dengan reaffirms TPA’s commitment to implementing
prinsip keberlanjutan lingkungan. Langkah ini modern agronomic practices that support
menegaskan komitmen TPA dalam menerapkan efficiency, sustainability, and the resilience of the
praktik agronomi modern yang mendukung palm oil industry in the future.
efisiensi, keberlanjutan, dan ketahanan industri
kelapa sawit di masa depan.
Lokasi Blok Uji
Multivarietas Felda
3 Way
Multi-variety Trials
Block Location at
Felda 3 Way
210 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 213
Economic Viability / Economic Viability
Kontribusi Nilai Ekonomi untuk
Kesejahteraan Bersama [3-3:#201]
Economic Value Contribution to Shared Prosperity
Kinerja ekonomi yang solid merupakan faktor yang Solid economic performance is a significant factor
memiliki dampak besar terhadap keberlanjutan that greatly impacts the sustainability of TPA’s
usaha TPA serta memberikan manfaat signifikan operations and delivers substantial benefits to its
bagi para pemangku kepentingan. Partisipasi stakeholders. TPA’s participation in the national
TPA dalam industri kelapa sawit nasional juga palm oil industry also actively supports Indonesia’s
secara aktif mendukung pertumbuhan ekonomi economic growth. TPA contributes to the national
Indonesia. Kontribusi TPA terhadap perekonomian economy in various ways, such as generating
nasional diwujudkan melalui berbagai cara, foreign exchange through export activities, paying
seperti menghasilkan devisa dari aktivitas ekspor, taxes and export levies that increase state revenue,
membayar pajak dan pungutan ekspor yang creating added value throughout the supply chain,
meningkatkan pendapatan negara, menciptakan and providing employment opportunities for
nilai tambah sepanjang rantai pasokan, serta communities around its operational areas. Through
menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat di these contributions, TPA reinforces its position
sekitar wilayah operasi. Melalui kontribusi-kontribusi as a responsible corporate entity that actively
ini, TPA menegaskan posisinya sebagai entitas participates in the nation’s economic empowerment.
korporat yang bertanggung jawab dan berperan aktif Thus, TPA not only focuses on its own business
dalam pemberdayaan ekonomi bangsa. Dengan growth but also supports the economic well-being
demikian, TPA tidak hanya fokus pada pertumbuhan of communities and national development through
bisnis sendiri, tetapi juga mendukung kesejahteraan plasma plantations and independent smallholders.
ekonomi masyarakat dan pembangunan nasional
secara keseluruhan keseluruhan melalui kebun
plasma dan petani swadaya.
PT Teladan Prima Agro Tbk 211
Page 214
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Profil Perkebunan TPA Tahun 2024
TPA’s Plantation Profile in 2024 (dalam Ha / in Ha)
Kebun Inti Kebun Plasma
Nucleus Plasma
245 15
48.297 11.958
Total Lahan Tertanam Total Lahan Tertanam
Total of Planted Area Total of Planted Area
48.542 11.973
Tanaman Menghasilkan / Mature Plants Tanaman Belum Menghasilkan / Immature Plants
Profil Maturitas - Inti dan Plasma
Maturity Profile - Nucleus and Plasma Ha
Matang Matang Muda Belum Matang
Prime Mature Young Mature Immature Mature
11.749 209 15
(19,86%) (19,17%) (5,77%)
47.416 881 245
(80,14%) (80,83%) (94,23%)
Total Total Total
Total Total Total
59.165 (100%) 1.090 (100%) 260 (100%)
>8 4-7 <4
tahun tahun tahun
years years years
Kebun Inti / Nucleus Kebun Plasma / Plasma
212 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 215
Economic Viability
Pencapaian Target Kinerja Operasional Achievement of Operational and
dan Finansial [F.2] Financial Performance Targets [F.2]
TPA telah menetapkan target dan strategi dengan TPA set targets and strategies by considering
mempertimbangkan berbagai tantangan bisnis various business challenges throughout 2024 as
sepanjang tahun 2024 serta potensi peluang yang well as existing opportunities, to achieve optimum
ada, guna mencapai kinerja operasional dan operational and financial performances. These
finansial yang optimal. Target dan strategi ini disusun targets and strategies are designed to be in line
agar selaras dengan rencana jangka panjang, with Company’s long-term plan, Vision, Mission,
Visi, Misi, dan Tujuan Perseroan. Sepanjang tahun, and Goals. Throughout the year, our constant focus
fokus kami adalah meningkatkan produktivitas is on increasing productivity by implementing an
dengan menerapkan sistem produksi kelapa sawit integrated palm oil production system, enabling
terpadu, sehingga kinerja dapat melebihi periode the performance to exceed the previous period.
sebelumnya. Kami juga mengembangkan fokus We also develop the focus on optimizing the circular
pada optimalisasi ekonomi sirkuler dari operasi TPA. economy of TPA’s operations. We continuously
Implementasi strategi-strategi tersebut senantiasa conduct periodic monitoring and evaluation on
kami lakukan pemantauan dan evaluasi secara the strategies implementation to check their
berkala efektivitasnya terhadap pencapaian target effectiveness in achieving targets and rolling out of
serta pelaksanaan strategi yang telah ditetapkan. established strategies. The results of the monitoring
Hasil dari pemantauan dan evaluasi tersebut and evaluation are valuable input to assess TPA
menjadi masukan berharga untuk menilai kinerja TPA performance and refining future strategies. With
dan menyempurnakan strategi di masa mendatang. this structured and systematic approach, TPA is
Melalui pendekatan yang terstruktur dan sistematis optimistic to be able to achieve sustainable growth
ini, TPA optimis dapat mencapai pertumbuhan and provide added value to all of its stakeholders.
berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi
seluruh pemangku kepentingan.
Sepanjang tahun 2024, volume produksi TBS Throughout 2024, the volume of FFB (Fresh Fruit
meningkat 0,51% dari tahun 2023, sementara itu Bunches) production increased by 0.51% compared
volume produksi CPO menurun 0,86%. Dari produksi to 2023, while CPO (Crude Palm Oil) production
tersebut, kami berhasil mencatatkan peningkatan volume decreased by 0.86%. From this production, we
penjualan CPO sebesar 2,09% dari tahun 2023. successfully recorded a 2.09% increase in CPO sales
Hasil operasional tersebut mendorong perolehan compared to 2023. These operational results drove
pendapatan Perseroan di tahun 2024 sebesar the company’s revenue in 2024 to Rp 4,211 billion, an
Rp4.211 miliar, meningkat 5.10% serta laba bersih increase of 5.10%, and a net profit of Rp 826 billion, an
sebesar Rp826 miliar, meningkat 82,74% dari tahun increase of 82.74% compared to 2023. This condition
2023. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh kenaikan was primarily influenced by an 11.60% increase in CPO
harga CPO sebesar 11,60%, kenaikan harga PK 56,30% prices, a 56.30% increase in PK (Palm Kernel) prices,
dan diversifikasi palm kernel. and palm kernel diversification.
Informasi lebih lengkap mengenai kinerja More detailed information regarding the company’s
operasional dan finansial Perseroan disampaikan operational and financial performance is provided in
dalam Laporan Tahunan PT Teladan Prima Agro Tbk the 2024 Annual Report of PT Teladan Prima Agro Tbk,
tahun 2024 yang disusun secara terpisah dari which is prepared separately from this Sustainability
Laporan Keberlanjutan ini. Report.
PT Teladan Prima Agro Tbk 213
Page 216
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Perbandingan Target dan Kinerja Comparison of Targets and
Portofolio, Target Pembiayaan, Performance of Portfolios, Financing
atau Investasi pada Instrumen Targets, or Investments in Financial
Keuangan atau Proyek yang Sejalan Instruments or Projects Aligned with
dengan Keuangan Berkelanjutan [F.3] Sustainable Finance [F.3]
Sampai dengan akhir tahun 2024, Perseroan tidak As of the end of 2024, the Company does not have
memiliki atau menjalankan program investasi pada or operate any investment programs in financial
instrumen keuangan atau proyek berkelanjutan instruments or sustainable projects. Therefore, there
sehingga tidak terdapat informasi mengenai is no information available regarding the comparison
perbandingan target dan kinerja portofolio, target of targets and performance of portfolios, financing
pembiayaan, atau investasi pada instrumen targets, or investments in financial instruments or
keuangan atau proyek yang sejalan dengan projects aligned with sustainable finance.
keuangan berkelanjutan.
Distribusi Nilai Ekonomi [201-1] [13.22.2] Distribution of Economic
Value [201-1] [13.22.2]
Berdasarkan pencapaian kinerja operasional dan Based on the achievement of operational and
finansial, TPA dapat memetakan distribusi nilai financial performance, TPA can map the distribution
ekonomi kepada para pemangku kepentingan, of economic value to its stakeholders, which includes
yang meliputi nilai ekonomi yang diciptakan, the economic value created, distributed, and
didistribusikan, dan ditahan. Nilai ekonomi yang retained. The economic value created represents
diciptakan merupakan total pendapatan yang the total revenue generated by TPA through its
diperoleh TPA melalui aktivitas bisnis. Sementara itu, business activities. Meanwhile, the economic value
nilai ekonomi yang didistribusikan mencerminkan distributed reflects various expenditures allocated
berbagai pengeluaran yang dialokasikan sebagai as TPA’s contribution to driving economic growth and
kontribusi TPA dalam mendorong pertumbuhan improving stakeholder welfare. These expenditures
ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan include salary payments to employees, taxes to the
pemangku kepentingan. Pengeluaran ini termasuk government, dividends to shareholders, payments
pembayaran gaji kepada karyawan, pajak kepada to suppliers, and funds allocated to communities as
pemerintah, dividen bagi Pemegang Saham, part of Social and Environmental Responsibility (TJSL).
pembayaran kepada pemasok, serta alokasi dana On the other hand, the economic value retained is
untuk masyarakat sebagai bagian dari Tanggung the difference between the economic value created
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sedangkan nilai and distributed, which is then reinvested to support
ekonomi yang ditahan merupakan selisih antara nilai the sustainability and development of TPA’s business
ekonomi yang diciptakan dan yang dibagikan, yang in the future. Thus, TPA not only focuses on creating
kemudian diinvestasikan kembali untuk mendukung economic value but also on its fair distribution to
keberlanjutan dan pengembangan usaha TPA di stakeholders and retaining a portion of the value
masa depan. Dengan demikian, TPA tidak hanya to ensure TPA’s long-term growth. The information
fokus pada penciptaan nilai ekonomi semata, tetapi regarding TPA’s economic value distribution is
juga pada distribusi yang adil kepada pemangku outlined as follows.
kepentingan dan penahanan sebagian nilai untuk
memastikan pertumbuhan jangka panjang TPA.
Informasi mengenai distribusi nilai ekonomi TPA
diuraikan sebagai berikut.
214 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 217
Economic Viability
(dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)
Keterangan 2024 2023 2022 Description
Nilai Ekonomi yang Diciptakan Economic Value Generated
Pendapatan dari Pelanggan 4.100.672 4.140.969 3.592.691 Revenue from Customers
Penerimaan Bunga 16.205 13.144 7.294 Receipts of Interest
Penerimaan dari Pelepasan Proceeds from Disposal of
596 2.724 762
Aset Tetap Fixed Assets
Pendapatan Lainnya 54.976 28.926 10.674 Other Incomes
Total Nilai Ekonomi Total Economic Value
4.172.449 4.185.763 3.611.421
yang Diciptakan Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan Economic Value Distributed
Pembayaran kepada
(2.180.021) (2.114.444) (1.986.404) Payments to Suppliers
Pemasok
Pembayaran kepada
(616.614) (477.442) (558.178) Payments to Employees
Karyawan
Pembayaran kepada
Payments to Shareholders in
Pemegang Saham berupa (158.361) (174.757) (79.876)
the form of Cash Dividends
Dividen Kas
Pembayaran Bunga kepada Interest Payments to
(67.036) (99.551) (135.332)
Pemberi Pinjaman Creditors
Pembayaran Pajak Payments of Corporate
(167.883) (182.492) (134.868)
Penghasilan Badan Income Tax
Penyaluran Dana Tanggung Distribution of Social
(2.497) (4.536) (3.623)
Jawab Sosial Responsibility Fund
Total Nilai Ekonomi yang Total Economic Value
(3.192.412) (3.053.222) (2.898.281)
Didistribusikan Distributed
Nilai Ekonomi yang Ditahan 980.037 1.132.541 713.140 Economic Value Retained
PT Teladan Prima Agro Tbk 215
Page 218
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Mendukung Pembangunan Nasional melalui Komitmen Pajak [3-3:#207] [207-1] [207-2] [207-3] Supporting National Development through Tax Commitment TPA secara konsisten menegaskan komitmen TPA consistently reaffirms its commitment to untuk memenuhi seluruh kewajiban perpajakan fulfilling all tax obligations in accordance with sesuai dengan peraturan perundang-undangan the prevailing laws and regulations in the palm yang berlaku dalam industri kelapa sawit. Dengan oil industry. By adhering to tax regulations, TPA mematuhi aturan perpajakan, TPA berkontribusi contributes to national development while ensuring pada pembangunan negara sekaligus memastikan the sustainability of its business in the future. keberlanjutan usaha di masa mendatang. TPA also continuously monitors and follows various TPA juga terus memantau dan mengikuti berbagai updates to tax provisions issued by the government pembaruan ketentuan perpajakan yang dikeluarkan and financial authorities. To improve tax efficiency, oleh pemerintah dan otoritas keuangan. Untuk TPA has developed a tax planning strategy that meningkatkan efisiensi beban pajak, TPA telah includes optimizing tax credits and ensuring timely mengembangkan strategi perencanaan pajak yang tax payments. This proactive approach not only mencakup optimalisasi kredit pajak dan memastikan supports regulatory compliance but also strengthens pembayaran pajak dilakukan tepat waktu. the company’s financial stability. Pendekatan proaktif ini tidak hanya mendukung kepatuhan regulasi tetapi juga memperkuat stabilitas keuangan Perseroan. Strategi perencanaan pajak tersebut ditinjau This tax planning strategy is reviewed annually by setiap tahun oleh Direktur Keuangan, Akuntansi, the Director of Finance, Accounting, and Taxation, dan Pajak, yang merupakan eksekutif tertinggi who is the highest-ranking executive responsible yang bertanggung jawab untuk menilai dan for assessing and approving TPA’s tax policies. To menyetujui kebijakan perpajakan TPA. Untuk support the implementation of this strategy, TPA mendukung implementasi strategi ini, TPA memiliki has a Tax Department responsible for managing Tax Department yang bertanggung jawab atas the company’s tax obligations. Every transaction pengelolaan kewajiban perpajakan TPA. Setiap conducted by TPA carries tax obligations, and the transaksi yang dilakukan TPA memiliki kewajiban Tax Department ensures that these obligations are perpajakan, dan Tax Department memastikan handled in accordance with applicable regulations. bahwa kewajiban tersebut ditangani sesuai dengan The department also periodically evaluates peraturan yang berlaku. Departemen ini juga the implementation of tax policies and reviews secara periodik mengevaluasi penerapan kebijakan all transactions to ensure compliance with tax perpajakan serta meninjau seluruh transaksi untuk obligations as per the prevailing regulations memastikan pemenuhan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebagai bagian dari komitmen terhadap perbaikan As part of its commitment to continuous berkelanjutan, TPA melalui Tax Department improvement, TPA, through its Tax Department, menyediakan sarana bagi pemangku kepentingan provides a platform for stakeholders to raise untuk menyampaikan isu-isu terkait perpajakan tax-related issues concerning the company’s dalam operasional Perseroan. Hasil evaluasi dari operations. The evaluation results from the Direktorat Jenderal Pajak juga akan dimanfaatkan Directorate General of Taxation will also be utilized TPA sebagai umpan balik untuk menyempurnakan by TPA as feedback to refine its tax policies and kebijakan dan pelaporan perpajakan. Informasi reporting. This information is then communicated to ini kemudian disampaikan kepada Direksi melalui the Board of Directors through reports and laporan dan rapat dengan Direktur Keuangan guna meetings with the Director of Finance to ensure top 216 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 219
Economic Viability
memastikan manajemen puncak terlibat dalam management is involved in the improvement process.
proses peningkatan tersebut. Penting untuk dicatat It is important to note that TPA does not engage in
bahwa TPA tidak terlibat dalam advokasi publik yang public advocacy aimed at influencing existing tax
bertujuan memengaruhi kebijakan atau peraturan policies or regulations or their amendments.
perpajakan yang berlaku maupun perubahannya.
TPA beroperasi di satu negara, yakni Negara TPA operates in one country, namely the Republic
Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, laporan of Indonesia. Therefore, its consolidated tax report
konsolidasi pajaknya disusun dan disampaikan is prepared and submitted to the Directorate
kepada Direktorat Jenderal Pajak sebagai otoritas General of Taxation as the tax authority in Indonesia.
perpajakan di Indonesia. Rangkuman pengungkapan A summary of tax disclosures for the 2024 reporting
perpajakan dalam periode pelaporan tahun 2024 period is outlined as follows.
diuraikan sebagai berikut.
Pengungkapan Perpajakan TPA Tahun 2024 [207-4]
TPA Tax Disclosure in 2024
Nama Wajib Pajak Jenis Wajib Pajak
Taxpayer Name Taxpayer Type
PT Teladan Prima Agro Tbk Wajib Pajak Badan
Corporate Taxpayer
Aktivitas Utama Aktivitas perusahaan holding dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya serta
Main Activity perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan kelapa sawit melalui Entitas Anak.
Activities as a holding company and other management consultancy activities as well
as oil palm plantation and processing industry via Subsidiaries.
Total Karyawan Penjualan
Total Employees Sales
11.210 orang / personnel Rp
4.211 miliar / billion
Berdasarkan total karyawan yang berstatus bekerja Tidak ada Entitas Anak atau entitas berelasi yang
per 31 Desember 2024. berdomisili pajak di luar negeri.
Based on the working employee headcount No Subsidiaries or related entities with overseas tax
on 31 December 2024. domicile.
Laba Sebelum Pajak Total Aset Selain Kas dan Setara Kas
Profit Before Tax Total Assets Other than Cash and Cash
Equivalents
Rp
1.058 miliar / billion Rp
5.178 miliar / billion
Pajak Penghasilan Badan
Corporate Income Tax
Rp
181 miliar / billion Rp
52 miliar / billion
Tahun Berjalan Ditangguhkan
Current Year Deferred
PT Teladan Prima Agro Tbk 217
Page 220
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report Perubahan Iklim dan Implikasinya terhadap Produktivitas [3-3:#201] [201-2] [13.2.1] [13.2.2] Climate Change and Its Implications on Productivity Budidaya kelapa sawit sangat dipengaruhi oleh Oil palm cultivation is heavily influenced by faktor lingkungan, terutama kondisi cuaca dan iklim. environmental factors, particularly weather and Perubahan iklim telah menjadi tantangan signifikan climate conditions. Climate change has become a bagi industri kelapa sawit, karena berdampak luas significant challenge for the palm oil industry, as it has pada operasional dan produktivitas tanaman. broad impacts on operations and crop productivity. Fenomena iklim, seperti El Niño dan La Niña, Climate phenomena such as El Niño and La Niña menciptakan fluktuasi pola hujan dan suhu, yang create fluctuations in rainfall and temperature memengaruhi pertumbuhan tanaman, keberhasilan patterns, affecting plant growth, pollination success, penyerbukan, serta pembentukan buah. Telaah and fruit formation. Analysis of annual rainfall days jumlah hari hujan setahun menunjukkan adanya shows significant changes in rainfall patterns, perubahan pola hujan yang signifikan, memengaruhi impacting water availability, fertilization schedules, ketersediaan air, pola pemupukan, dan penyerbukan and oil palm pollination. This situation demands that buah sawit. Situasi ini menuntut industri kelapa the palm oil industry adapt and develop effective sawit untuk beradaptasi dan mengembangkan strategies to ensure sustainable production. strategi yang efektif guna memastikan produksi Therefore, a deep understanding of the implications tetap berkelanjutan. Oleh karena itu, pemahaman of climate change is crucial for companies like TPA mendalam tentang implikasi perubahan iklim to maintain operational efficiency and productivity. menjadi krusial bagi perusahaan seperti TPA dalam menjaga efisiensi operasional dan produktivitasnya. Dalam jangka pendek, potensi produksi dan kualitas In the short term, the potential production and TBS sangat bergantung pada kondisi fisik tanah, quality of Fresh Fruit Bunches (FFB) heavily depend ketersediaan nutrisi, dan kandungan air dalam on soil physical conditions, nutrient availability, and tanah. Faktor-faktor ini dipengaruhi oleh durasi soil water content. These factors are influenced by dan intensitas hujan sepanjang tahun. Perubahan the duration and intensity of rainfall throughout the pola hujan juga memengaruhi penyerbukan year. Changes in rainfall patterns also affect oil palm bunga sawit, yang pada akhirnya berdampak pollination, ultimately impacting fruit formation and pada pembentukan buah dan kualitas serta the quality and quantity of FFB. To address these kuantitas TBS. Dalam menghadapi tantangan ini, challenges, TPA implements effective mitigation TPA menerapkan langkah-langkah mitigasi yang measures to maintain productivity levels in line efektif untuk mempertahankan tingkat produktivitas with targets. Strategies such as efficient irrigation sesuai target. Strategi seperti pengelolaan management and precise fertilization are key to irigasi yang efisien dan pemupukan tepat guna overcoming these challenges. However, we recognize menjadi kunci dalam menghadapi tantangan that similar challenges may affect productivity in the ini. Namun, kami menyadari bahwa tantangan coming years if not addressed sustainably. serupa berpotensi memengaruhi produktivitas di tahun-tahun mendatang jika tidak diantisipasi secara berkelanjutan. Dalam perspektif jangka menengah, peningkatan In the medium term, rising global temperatures suhu permukaan bumi perubahan pola cuaca akibat and shifting weather patterns due to phenomena fenomena seperti El Niño dan La Niña menciptakan like El Niño and La Niña create less-than-ideal kondisi yang kurang ideal bagi pertumbuhan conditions for oil palm growth. Extreme fluctuations kelapa sawit. Fluktuasi curah hujan yang ekstrem, in rainfall, whether excessive or insufficient, affect baik penurunan maupun peningkatan berlebihan, water availability and pollination efficiency, directly memengaruhi ketersediaan air dan efisiensi proses impacting fruit formation and harvest yields. penyerbukan, yang berdampak langsung pada Additionally, climate change increases the risk of pest pembentukan buah, dan hasil panen. Selain itu, and disease outbreaks, which can severely damage perubahan iklim meningkatkan risiko serangan hama crops. To address this, TPA has taken proactive dan penyakit yang dapat merusak tanaman secara steps by adopting drought-resistant oil palm 218 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 221
Economic Viability
Instalasi Automatic
Rainfall Station
Automatic Rainfall
Station Installation
masif. Untuk mengatasi hal ini, TPA telah mengambil varieties, making them more adaptable to extreme
langkah proaktif dengan mengadopsi varietas weather conditions. Cultivation and introduction
kelapa sawit yang tahan kekeringan, sehingga lebih of the pollinating insect *Eladobius* sp. are also
adaptif terhadap kondisi cuaca ekstrem. Budidaya implemented to enhance pollination success amidst
dan introduksi serangga penyerbuk Eladobius sp. climate change. Integrated pest management is
juga diterapkan untuk meningkatkan keberhasilan applied to minimize risks to plant health. These efforts
penyerbukan di tengah perubahan iklim. Implementasi aim to ensure stable productivity despite changing
manajemen hama terpadu juga diterapkan untuk climatic challenges.
meminimalkan risiko terhadap kesehatan tanaman.
Upaya ini bertujuan untuk memastikan produktivitas
tetap stabil meskipun menghadapi tantangan iklim
yang berubah.
Untuk memitigasi risiko jangka menengah To mitigate medium-term risks caused by climate
yang diakibatkan oleh perubahan iklim, TPA change, TPA invests in digital technology innovations.
berinvestasi dalam inovasi teknologi digital. Kami We have launched various digital solutions that
telah meluncurkan berbagai solusi digital yang support the implementation of best agronomic
mendukung penerapan praktik agronomi terbaik practices in plantations. These innovations
di perkebunan. Inovasi ini mencakup penggunaan include real-time monitoring systems, weather
sistem pemantauan real-time, analisis data cuaca, data analysis, and advanced land management
dan aplikasi manajemen lahan yang canggih. applications. By leveraging these technologies,
Dengan memanfaatkan teknologi tersebut, TPA can improve operational efficiency, optimize
TPA dapat meningkatkan efisiensi operasional, resource use, and enhance adaptability to
mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan climate change. Furthermore, we actively follow
meningkatkan adaptabilitas terhadap perubahan developments in research and the creation of new
iklim. Selain itu, kami aktif mengikuti perkembangan oil palm varieties that are more resilient to climate
penelitian dan pengembangan varietas kelapa stress. Collaboration with research institutions and
sawit baru yang lebih tahan terhadap stres iklim. participation in industry initiatives are part of TPA’s
Kolaborasi dengan institusi riset dan partisipasi strategy to improve adaptive capacity to climate
dalam inisiatif industri menjadi bagian dari strategi challenges.
TPA untuk meningkatkan kapasitas adaptasi
terhadap tantangan iklim.
TPA juga mengelola risiko lingkungan melalui TPA also manages environmental risks through
optimalisasi TPTS. Pendekatan ini memanfaatkan the optimization of TPTS. This approach leverages
dampak positif perubahan iklim, seperti curah the positive impacts of climate change, such as
hujan yang memadai untuk pertumbuhan, sambil adequate rainfall for growth, while anticipating
mengantisipasi dampak negatif melalui langkah- negative impacts through mitigation measures like
PT Teladan Prima Agro Tbk 219
Page 222
Circular Economy and Climate Impact Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report langkah mitigasi seperti pengelolaan irigasi dan irrigation management and soil protection. Other perlindungan tanah. Strategi lainnya termasuk strategies include fertilization schedules adjusted to jadwal pemupukan yang disesuaikan dengan pola monthly rainfall patterns and water management sebaran hujan bulanan dan manajemen air melalui through the construction of riverbank embankments pembangunan tanggul di batas sempadan sungai and maintenance of buffer zones to protect water serta pemeliharaan buffer zone untuk melindungi resources. sumber daya air. Dampak pemanasan global akibat emisi gas rumah The impact of global warming due to greenhouse kaca dari budidaya dan pengolahan kelapa sawit gas emissions from oil palm cultivation and telah meningkatkan kesadaran pelanggan terhadap processing has increased customer awareness of keberlanjutan industri ini. Seiring meningkatnya the sustainability of this industry. As environmental perhatian terhadap isu lingkungan, beberapa concerns grow, some customers are shifting to pelanggan mulai beralih ke minyak nabati alternatif alternative vegetable oils perceived as more yang dianggap lebih ramah lingkungan. Untuk environmentally friendly. To address this market mengatasi risiko pasar ini, TPA mendukung upaya risk, TPA supports government efforts to promote pemerintah dalam mempromosikan praktik kelapa sustainable palm oil practices. TPA has obtained sawit berkelanjutan. TPA telah memperoleh sertifikasi ISPO certification, demonstrating its commitment ISPO yang menunjukkan komitmen terhadap to environmental management and social pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial. responsibility. By meeting stringent sustainability Dengan memenuhi standar keberlanjutan yang standards, TPA seeks to reassure customers of the ketat, TPA berusaha meyakinkan pelanggan tentang ecological and ethical integrity of its products. This integritas ekologis dan etis produknya. Sertifikasi ini certification supports TPA in affirming compliance mendukung TPA dalam menegaskan kepatuhan with global sustainability standards and building terhadap standar keberlanjutan global serta customer trust in responsible agronomic practices. membangun kepercayaan pelanggan atas praktik agronomi yang bertanggung jawab. Dampak perubahan iklim terhadap operasional TPA responds to the impact of climate change on its TPA kami respons melalui berbagai inisiatif operations through various coordinated initiatives terkoordinasi dalam kerangka KSL. Inisiatif ini meliputi within the KSL framework. These initiatives include pengurangan emisi gas rumah kaca, konservasi reducing greenhouse gas emissions, conserving keanekaragaman hayati, dan promosi pengelolaan biodiversity, and promoting sustainable resource sumber daya yang berkelanjutan. Upaya TPA management. TPA’s efforts in this area have dalam bidang ini telah dijelaskan secara rinci pada been detailed in previous sections, reaffirming bagian-bagian sebelumnya, menegaskan dedikasi its dedication to environmental sustainability. TPA terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan By integrating climate resilience into its operational mengintegrasikan ketahanan iklim ke dalam strategi strategy, TPA strives to maintain competitiveness operasional, TPA berupaya menjaga daya saing while contributing positively to environmental sekaligus berkontribusi positif terhadap pelestarian preservation. This holistic approach ensures TPA lingkungan. Pendekatan holistik ini memastikan remains adaptive to climate change challenges, TPA tetap adaptif terhadap tantangan perubahan enabling long-term sustainability. iklim, sehingga keberlanjutan jangka panjang dapat terwujud. Melalui pemahaman yang mendalam tentang Through a deep understanding of the implications of implikasi perubahan iklim dan penerapan strategi climate change and the implementation of effective mitigasi yang efektif, TPA berkomitmen untuk mitigation strategies, TPA is committed to maintaining mempertahankan keberlanjutan operasional dan operational sustainability and contributing to the kontribusi terhadap perekonomian nasional. Kami national economy. We will continue to innovate and juga akan terus berinovasi dan berinvestasi dalam invest in technologies and agronomic practices that teknologi serta praktik agronomi yang adaptif are adaptive to climate change. In doing so, TPA terhadap perubahan iklim. Dengan demikian, aims to meet market demands while preserving the TPA berharap dapat terus memenuhi kebutuhan environment. pasar sambil menjaga kelestarian lingkungan. 220 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 223
TANGGUNG JAWAB LAPORAN KEBERLANJUTAN
Sustainability Report Responsibility
Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2024
PT Teladan Prima Agro Tbk
Statement of Members of the Board of Commissioners and the Board of Directors
on the Responsibility for the 2024 Sustainability Report of
PT Teladan Prima Agro Tbk
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, We, the undersigned, hereby declare that
menyatakan bahwa seluruh informasi dalam all information in the Sustainability Report of
Laporan Keberlanjutan PT Teladan Prima Agro Tbk PT Teladan Prima Agro Tbk for year 2024 has been
tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan fully contained and we shall be fully responsible to
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi the correctness of contents in the Sustainability
Laporan Keberlanjutan Perseroan. Report of the Company.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all truthfulness.
Jakarta, Maret 2025
Jakarta, March 2025
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Indracahya Basuki Iwa Kartiwa Hudaya
Komisaris Utama Komisaris Independen
President Commissioner Independent Commissioner
Direksi
Board of Directors
Noor Falich Wishnu Wardhana Imam Syaifullah
Direktur Direktur Utama Direktur
Director President Director Director
Yayan Handian Ginanjar Mahirudin Santos Ibrahim Noor
Direktur Direktur Direktur
Director Director Director
PT Teladan Prima Agro Tbk 221
Page 224
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
DAFTAR PENGUNGKAPAN SESUAI POJK
NO. 51/POJK.03/2017 [G.4]
List of Disclosures According to Financial Services
Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
No. Indeks Halaman
Nama Indeks Index Name
Index No. Page
Strategi Keberlanjutan Sustainability Strategy
A.1 Penjelasan strategi keberlanjutan Explanation on Sustainability Strategy 40-45
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan Summary of Sustainability Aspects Performance
B.1 Aspek ekonomi, paling sedikit memuat: Economic aspect, covering at least: 8-9
a. Kuantitas produk/jasa yang dijual Quantity of products/services sold 8-9
b. Pendapatan/penjualan Income/sales 8-9
c. Laba/rugi bersih Net profit/loss 8-9
d. Produk ramah lingkungan Environmentally friendly products 6
e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan Local parties involvement related to the 9
proses bisnis keuangan berkelanjutan Sustainable Finance business process
B.2 Aspek lingkungan hidup, meliputi: Environmental aspect, including: 7
a. Penggunaan energi Energy usage 7
b. Pengurangan emisi yang dihasilkan Emission reduction 7
c. Pengurangan limbah dan efluen Reduction of waste and effluents 7
d. Pelestarian keanekaragaman hayati Conservation of biodiversity 7
B.3 Aspek sosial Social aspect 8-9
Profil Perusahaan Brief Profile of the Company
C.1 Visi, misi, dan nilai keberlanjutan Vision, mission, and sustainability value 31
C.2 Alamat perusahaan Company address 27
C.3 Skala usaha, paling sedikit memuat: Business scale, covering at least: 28
a. Total aset/kapitalisasi aset dan total Total assets/asset capitalization and total 28
kewajiban liabilities
b. Jumlah karyawan berdasarkan jenis kelamin, Total employees based on gender, position, 36-39
jabatan, usia, pendidikan, dan status age, education, and status of employment
ketenagakerjaan
c. Nama pemegang saham dan persentase Names of shareholders and their percentage 34
kepemilikan saham of share ownership
d. Wilayah operasional Operational areas 29
C.4 Produk, layanan, dan kegiatan usaha yang Brief explanation of products, services, and 28
dijalankan business activities
C.5 Keanggotaan pada asosiasi Membership in associations 27
C. 6 Perubahan yang bersifat signifikan Significant changes 26
222 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 225
Apendiks / Appendix
No. Indeks Halaman
Nama Indeks Index Name
Index No. Page
Penjelasan Direksi Directors’ Exposition
D.1 Penjelasan Direksi Directors’ exposition 18-25
a. Kebijakan untuk merespons tantangan dalam Policy to respond to challenges in the 18-25
pemenuhan strategi keberlanjutan fulfillment of sustainability strategy
b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan Implementation of Sustainable Finance 18-25
c. Strategi pencapaian target Strategy to achieve the targets 18-25
Tata Kelola Keberlanjutan Sustainability Governance
E.1 Penanggung jawab penerapan Parties responsible for the implementation 66-67
keuangan berkelanjutan of sustainable finance
E.2 Pengembangan kompetensi terkait Competence development related to 75-77
keuangan berkelanjutan sustainable finance
E.3 Penilaian risiko atas penerapan keuangan Risk assessment related to the 79-80
berkelanjutan implementation of sustainable finance
E.4 Hubungan dengan pemangku kepentingan Relationships with stakeholders 57-58
E.5 Permasalahan terhadap penerapan Issues related to the implementation of 43
keuangan berkelanjutan sustainable finance
Kinerja Keberlanjutan Sustainability Performance
F.1 Kegiatan membangun budaya keberlanjutan Activities to foster sustainable finance 84-86
Kinerja Ekonomi Economic Performance
F.2 Perbandingan target dan kinerja produksi, Comparison of production targets vs. 213
portofolio, target pembiayaan/investasi, achievements, portfolio, financing/investment
pendapatan dan laba rugi targets, income and profit and loss
F.3 Perbandingan target dan kinerja portofolio, Comparison of portfolio targets and 214
target pembiayaan/investasi pada instrumen performance, financing/investment targets
keuangan atau proyek yang sejalan dengan in financial instruments or projects in line with
penerapan keuangan berkelanjutan the implementation of sustainable finance
Kinerja Lingkungan Hidup Environmental Performance
Aspek Umum General Aspect
F.4 Biaya lingkungan hidup Environmental expenditures 137
Aspek Material Materials Aspect
F.5 Penggunaan material yang ramah lingkungan Usage of environmentally-friendly materials 122-123
Aspek Energi Energy Aspect
F.6 Jumlah dan intensitas energi yang digunakan Amount and intensity of energy used 130
F.7 Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan Efforts and achievements of energy efficiency 131
penggunaan energi terbarukan and use of renewable energy sources
Aspek Air Water Aspect
F.8 Penggunaan air Water usage 118-120
Aspek Keanekaragaman Hayati Biodiversity Aspect
F.9 Dampak dari wilayah operasional yang Impacts of operational areas located near 98-100
dekat atau berada di daerah konservasi atau or within conservation areas or areas with
memiliki keanekaragaman hayati biodiversity value
F.10 Usaha konservasi keanekaragaman hayati Efforts to conserve biodiversity 110-112
Aspek Emisi Emission Aspect
F.11 Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan Amounts and intensity of emissions produced, 134
berdasarkan jenisnya by type
F.12 Upaya dan pencapaian pengurangan emisi Efforts and achievements of emission 134-135
yang dilakukan reduction
PT Teladan Prima Agro Tbk 223
Page 226
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
No. Indeks Halaman
Nama Indeks Index Name
Index No. Page
Aspek Limbah dan Efluen Waste and Effluents Aspect
F.13 Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan Amounts of waste and effluents produced, 126
berdasarkan jenis by type
F.14 Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen Mechanism for managing waste and effluents 126
F.15 Tumpahan yang terjadi (jika ada) Spills (if any) 127
Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup Environmental Grievances Aspect
F.16 Jumlah dan materi pengaduan lingkungan Number and contents of environmental 137
hidup yang diterima dan diselesaikan grievances received and resolved
Kinerja Sosial Social Performance
F.17 Komitmen untuk memberikan layanan atas Commitment to providing equal level of 205
produk dan/atau jasa yang setara kepada products and or services to consumers
konsumen
Aspek Ketenagakerjaan Employment Aspect
F.18 Kesetaraan kesempatan bekerja Equality of employment opportunity 156-157
F.19 Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa Child labor and forced labor 156-157
F.20 Upah minimum regional Minimum regional wage 151
F.21 Lingkungan bekerja yang layak dan aman Safe and decent working environment 163-173
F.22 Pelatihan dan pengembangan Employee training and competence 176-183
kemampuan pegawai development
Aspek Masyarakat Community Aspect
F.23 Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar Impacts of operations on surrounding 188-189
communities
F.24 Pengaduan masyarakat Grievances from communities 198
F.25 Kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan Environmental and social responsibility 191-197
(TJSL) activities
Tanggung Jawab Pengembangan Sustainable Product/Service
Produk/Jasa Berkelanjutan Development Responsibility
F.26 Inovasi dan pengembangan produk/jasa Innovation and development of sustainable 208-210
keuangan berkelanjutan financial products/services
F.27 Produk/jasa yang sudah dievaluasi Products/services whose safety for customers 206
keamanannya bagi pelanggan have been evaluated
F.28 Dampak produk/jasa Impacts of products/services 206
F.29 Jumlah produk yang ditarik kembali Number of products recalled/withdrawn 207
F.30 Survei kepuasan pelanggan terhadap produk Customer satisfaction survey on sustainable 207
dan/atau jasa keuangan berkelanjutan finance products and/or services
Lain-Lain Others
G.1 Verifikasi tertulis dari pihak independen Written verification from an independent party 17
(jika ada) (if any)
G.2 Lembar umpan balik Feedback form 237
G.3 Tanggapan terhadap umpan balik laporan Response to the previous year’s sustainability 235
keberlanjutan tahun sebelumnya report’s feedback
G.4 Daftar pengungkapan sesuai Peraturan List of disclosures in accordance with 222-224
Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 the Financial Services Authority Regulation
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
bagi Lembaga Jasa Keuangan Sustainable Finance for Financial
Services Institutions
224 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 227
Apendiks / Appendix
DAFTAR INDEKS GRI STANDAR 2021 [G.4]
List of GRI Standards Indexes for 2021
PT Teladan Prima Agro Tbk telah menyusun laporan sesuai dengan Standar GRI untuk periode
Pernyataan
1 Januari hingga 31 Desember 2024.
Penggunaan
PT Teladan Prima Agro Tbk has reported in accordance with the GRI Standards for the period
Statement of Use
1 January to 31 December 2024.
GRI 1 yang
GRI 1: Landasan 2021
Digunakan
GRI 1: Foundation 2021
GRI 1 Used
Standar Sektor GRI
yang Berlaku GRI 13: Sektor Pertanian, Akuakultur, dan Perikanan Tangkap 2022
Applicable GRI Sector GRI 13: Agriculture, Aquaculture, and Capture Fisheries Sector 2022
Standard
Pengungkapan No. Rujukan
Disclosures Standar
Sektor GRI
Standard GRI Halaman
GRI Standards No. No. GRI Page
Indeks Nama Indeks Sector
Index Index Name Standard
No. Reference
Pengungkapan Umum
General Disclosures
GRI 2: 2-1 Rincian organisasi - 26-27; 34
Pengungkapan Organizational details
Umum 2021
2-2 Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan keberlanjutan 15; 35
GRI 2: organisasi
General
Entities included in the organization’s sustainability reporting
Disclosures 2021
2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan 15; 17
Reporting period, frequency, and contact point
2-4 Penyajian kembali informasi 16
Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal 17
External assurance
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya 16; 26-28
Activities, value chain, and other business relationships
2-7 Tenaga Kerja 36-39
Employees
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung 39
Workers who are not employees
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 66-67
Governance structure and composition
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi 74
Nomination and selection of the highest governance body
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 66-67
Chair of the highest governance body
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi manajemen 69; 71
dampak
Role of the highest governance body in overseeing the management
of impacts
PT Teladan Prima Agro Tbk 225
Page 228
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pengungkapan No. Rujukan
Disclosures Standar
Sektor GRI
Standard GRI Halaman
GRI Standards No. No. GRI Page
Indeks Nama Indeks Sector
Index Index Name Standard
No. Reference
GRI 2: 2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak - 72
Pengungkapan Delegation of responsibility for managing impacts
Umum 2021
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan 73
GRI 2:
Role of the highest governance body in sustainability reporting
General
Disclosures 2021 2-15 Konflik kepentingan 81
Conflicts of interest
2-16 Komunikasi masalah penting 86-87
Communication of critical concerns
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi 75-77
Collective knowledge of the highest governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 77-78
Evaluation of the performance of the highest governance body
2-19 Kebijakan remunerasi 78-79
Remuneration policies
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi 78-79
Process to determine remuneration
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 79
Annual total compensation ratio
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan 18-25
Statement on sustainable development strategy
2-23 Komitmen kebijakan 47
Policy commitments
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 47
Embedding policy commitments
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif 79-80
Processes to remediate negative impacts
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah 86-87
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 80-81
Compliance with laws and regulations
2-28 Asosiasi keanggotaan 27
Membership associations
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan 57-58
Approach to stakeholder engagement
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 162
Collective bargaining agreements
Topik Material
Material topics
GRI 3: Topik 3-1 Proses untuk menentukan topik material - 59-60
Material 2021 Process to determine material topics
GRI 3: Material
3-2 Daftar topik material 61-62
Topics 2021
List of material topics
226 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 229
Apendiks / Appendix
Pengungkapan No. Rujukan
Disclosures Standar
Sektor GRI
Standard GRI Halaman
GRI Standards No. No. GRI Page
Indeks Nama Indeks Sector
Index Index Name Standard
No. Reference
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.2.1 & 13.22.1 211
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan 13.22.2 214-215
Ekonomi 2016 Direct economic value generated and distributed
GRI 201: Economic
201-2 Implikasi keuangan serta risiko dan peluang lain akibat perubahan 13.2.2 218-219
Performance 2016
iklim
Financial implications and other risks and opportunities due to
climate change
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program - 187
pensiun lainnya
Defined benefit plan obligations and other retirement plans
Keberadaan Pasar
Market presence
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.21.1 149-150
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 202: 202-1 Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin 13.21.3 151
Keberadaan terhadap upah minimum regional
Pasar 2016 Ratios of standard entry level wage by gender compared to local
GRI 202: Market minimum wage
Presence 2016
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect economic impacts
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.22.1 191
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 203: Dampak 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan 13.22.3 193-194
Ekonomi Tidak Infrastructure investments and services supported
Langsung 2016
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 13.22.4 188-189
GRI 203: Indirect
Significant indirect economic impacts
Economic
Impacts 2016
Praktik Pengadaan
Procurement Practices
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material - 190
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 204: Praktik 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal 191
Pengadaan 2016 Proportion of spending on local suppliers
GRI 204:
Procurement
Practices 2016
PT Teladan Prima Agro Tbk 227
Page 230
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pengungkapan No. Rujukan
Disclosures Standar
Sektor GRI
Standard GRI Halaman
GRI Standards No. No. GRI Page
Indeks Nama Indeks Sector
Index Index Name Standard
No. Reference
Anti-Korupsi
Anti-Corruption
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.26.1 81
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 205: 205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi 13.26.2 81-82
Anti-Korupsi 2016 Operations assessed for risks related to corruption
GRI 205:
Anti-Corruption 205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur 13.26.3 83-84
2016 anti-korupsi
Communication and training about anti-corruption policies
and procedures
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil 13.26.4 84
Confirmed incidents of corruption and actions taken
Pajak
Tax
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material - 216
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 207: 207-1 Pendekatan terhadap pajak 216-217
Pajak 2019 Approach to tax
GRI 207: Tax 2019
207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak 216-217
Tax governance, control, and risk management
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian 216-217
yang berkaitan dengan pajak
Stakeholder engagement and management of concerns related
to tax
207-4 Laporan per negara 217
Country-by-country reporting
Energi
Energy
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material - 128
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 302: 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 130
Energi 2016 Energy consumption within the organization
GRI 302:
302-3 Intensitas energi 131
Energy 2016
Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi 131
Reduction of energy consumption
228 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 231
Apendiks / Appendix
Pengungkapan No. Rujukan
Disclosures Standar
Sektor GRI
Standard GRI Halaman
GRI Standards No. No. GRI Page
Indeks Nama Indeks Sector
Index Index Name Standard
No. Reference
Air dan Efluen
Water and Effluents
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.7.1 117
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 303: Air dan 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama 13.7.2 118-119
Efluen 2018 Interactions with water as a shared resource
GRI 303: Water
and Effluents 2018 303-2 Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air 13.7.3 121
Management of water discharge-related impacts
303-3 Pengambilan air 13.7.4 120
Water withdrawal
303-4 Pembuangan air 13.7.5 120
Water discharge
303-5 Konsumsi air 13.7.6 120
Water consumption
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.3.1 97
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 304: 304-1 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan 13.3.2 98-101
Keanekaragaman dengan, kawasan lindung dan kawasan dengan nilai
Hayati 2016 keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan lindung
GRI 304: Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent to,
Biodiversity 2016 protected areas and areas of high biodiversity value outside
protected areas
304-2 Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa pada 13.3.3 98
keanekaragaman hayati
Significant impacts of activities, products, and services on
biodiversity
304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi 13.3.4 101
Habitats protected or restored
304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi nasional 13.3.5 102-103
dengan habitat dalam wilayah yang terkena efek operasi
IUCN Red List species and national conservation list species with
habitats in areas affected by operations
Emisi
Emissions
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.1.1 132
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
PT Teladan Prima Agro Tbk 229
Page 232
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pengungkapan No. Rujukan
Disclosures Standar
Sektor GRI
Standard GRI Halaman
GRI Standards No. No. GRI Page
Indeks Nama Indeks Sector
Index Index Name Standard
No. Reference
GRI 305: 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 13.1.2 134
Emisi 2016 Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305:
Emissions 2016 305-5 Pengurangan Emisi GRK 13.1.6 134-135
Reduction of GHG emissions
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) 13.1.7 136
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida (SOx), dan emisi udara 13.1.8 136
signifikan lainnya
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant
air emissions
Limbah
Waste
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.8.1 125
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 306: 306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah 13.8.2 125
Limbah 2020 Waste generation and significant waste-related impacts
GRI 306:
Waste 2020 306-2 Manajemen dampak signifikan terkait limbah 13.8.3 125
Management of significant waste-related impacts
GRI 306: 306-3 Timbulan limbah 13.8.4 126
Limbah 2020 Waste generated
GRI 306:
Waste 2020 306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir 13.8.5 126
Waste diverted from disposal
306-5 Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir 13.8.6 126
Waste directed to disposal
Kepegawaian
Employment
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material - 141-142
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 401: 401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan 144-149
Kepegawaian 2016 New employee hires and employee turnover
GRI 401:
Employment 2016 401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang 152-153
tidak diberikan kepada karyawan pada kurun waktu tertentu atau
paruh waktu
Benefits provided to full-time employees that are not provided to
temporary or part-time employees
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.19.1 163
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
230 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 233
Apendiks / Appendix
Pengungkapan No. Rujukan
Disclosures Standar
Sektor GRI
Standard GRI Halaman
GRI Standards No. No. GRI Page
Indeks Nama Indeks Sector
Index Index Name Standard
No. Reference
GRI 403: 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja 13.19.2 164-166
Kesehatan dan Occupational health and safety management system
Keselamatan
Kerja 2018 403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden 13.19.3 166-167
GRI 403: Hazard identification, risk assessment, and incident investigation
Occupational 403-3 Layanan kesehatan kerja 13.19.4 171-172
Health and Safety Occupational health services
2018
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang kesehatan 13.19.5 164-166;
dan keselamatan kerja 168
Worker participation, consultation, and communication on
occupational health and safety
403-5 Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja 13.19.6 168-169
Worker training on occupational health and safety
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja 13.19.7 171-172
Promotion of worker health
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan dan 13.19.9 164
keselamatan kerja
Workers covered by an occupational health and safety
management system
403-9 Kecelakaan kerja 13.19.10 173
Work-related injuries
403-10 Penyakit akibat kerja 13.19.11 173
Work-related ill health
Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material - 176
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 182
Pelatihan dan Average hours of training per year per employee
Pendidikan 2016
GRI 404: 404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan 178-179;
Training and program bantuan peralihan 186
Education 2016 Programs for upgrading employee skills and transition assistance
programs
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap 184-185
kinerja dan pengembangan karier
Percentage of employees receiving regular performance and
career development reviews
Keanekaragaman dan Peluang Setara
Diversity and Equal Opportunity
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.15.1 156-157
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan 13.15.2 158; 160
Keanekaragaman Diversity of governance bodies and employees
dan Peluang
Setara 2016 405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki 13.15.3 161
Ratio of basic salary and remuneration of women to men
GRI 405: Diversity
and Equal
Opportunity 2016
PT Teladan Prima Agro Tbk 231
Page 234
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
Pengungkapan No. Rujukan
Disclosures Standar
Sektor GRI
Standard GRI Halaman
GRI Standards No. No. GRI Page
Indeks Nama Indeks Sector
Index Index Name Standard
No. Reference
Non-Diskriminasi
Non-Discrimination
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.15.1 160
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 406: 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan 13.15.4 160
Non-Diskriminasi Incidents of discrimination and corrective actions taken
2016
GRI 406:
Non-Discrimination
2016
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
Freedom of Association and Collective Bargaining
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.18.1 161
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 407: 407-1 Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan 13.18.2 161
Kebebasan perundingan kolektif mungkin berisiko
Berserikat dan Operations and suppliers in which the right to freedom of
Perundingan association and collective bargaining may be at risk
Kolektif 2016
GRI 407: Freedom
of Association
and Collective
Bargaining 2016
Pekerja Anak
Child Labor
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.17.1 160-161
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 408: Pekerja 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden 13.17.2 160-161
Anak 2016 pekerja anak
GRI 408: Child Operations and suppliers at significant risk for incidents
Labor 2016 of child labor
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.16.1 160-161
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 409: Kerja 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden 13.16.2 160-161
Paksa atau kerja paksa atau wajib kerja
Wajib Kerja 2016 Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced
GRI 409: Forced or or compulsory labor
Compulsory Labor
2016
232 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 235
Apendiks / Appendix
Pengungkapan No. Rujukan
Disclosures Standar
Sektor GRI
Standard GRI Halaman
GRI Standards No. No. GRI Page
Indeks Nama Indeks Sector
Index Index Name Standard
No. Reference
Hak Masyarakat Adat
Rights of Indigenous Peoples
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.14.1 188
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 411: Hak 411-1 Insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat adat 13.14.2 198
Masyarakat Incidents of violations involving rights of indigenous peoples
Adat 2016
GRI 411: Rights
of Indigenous
Peoples 2016
Masyarakat Setempat
Local Communities
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material 13.12.1 188
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 413: 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian 13.12.2 190-191
Masyarakat dampak, dan program pengembangan
Setempat 2016 Operations with local community engagement, impact
GRI 413: Local assessments, and development programs
Communities 2016
413-2 Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak 13.12.3 188-189
negatif signifikan terhadap masyarakat setempat
Operations with significant actual and potential negative impacts
on local communities
Penilaian Sosial Pemasok
Supplier Social Assessment
GRI 3: Topik 3-3 Manajemen topik material - 199
Material 2021 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 414: 414-1 Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial 202-203
Penilaian Sosial New suppliers that were screened using social criteria
Pemasok 2016
GRI 414: 414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang 200
Supplier Social telah diambil
Assessment 2016 Negative social impacts in the supply chain and actions taken
PT Teladan Prima Agro Tbk 233
Page 236
Circular Economy and Climate Impact
Laporan Keberlanjutan 2024 / 2024 Sustainability Report
GLOSARIUM
Glossary
APD Alat Pelindung Diri MPP Manpower Planning (Rencana Kebutuhan Tenaga
Kerja)
ARS Automatic Rainfall Station
NKT Nilai Konservasi Tinggi
AWS Automatic Weather Station
OCP Outside Crop Purchase (Penerimaan Buah Luar)
B3 Bahan Berbahaya dan Beracun / Hazardous Material
OHS Occupational Health and Safety
BEI Bursa Efek Indonesia
OHSMS Occupational Health and Safety Management
BPM Bukit Permata Mill System
BPP Biogas Power Plant OJK Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services
CAP PT Cahaya Anugerah Plantation Authority
CBA Collective Bargaining Agreement OPT Organisme Pengganggu Tanaman /
Growth-Disrupting Organism
CPO Crude Palm Oil
P2K3 Panitia Pembina Keselamatan dan
CPKO Crude Palm Kernel Oil Kesehatan Kerja
DL PT Daya Lestari PBB Perserikatan Bangsa-Bangsa
EFB Empty Fruit Bunches PBM Pengadan Baay Mill
ESG Environmental, Social, Governance PHT Pengendalian Hama Terpadu / Integrated Pest
Management
EOSDA EOS Data Analytics
PK Palm Kernel
FDR Fire Danger Rating (Tingkat Bahaya Kebakaran)
PKE Palm Kernel Expeller
FFB Fresh Fruit Bunch
PKO Palm Kernel Oil (Minyak Inti Kelapa Sawit)
FLM Feliza Mill
PKS Pabrik Kelapa Sawit / Palm Oil Mill
GHG(s) Greenhouse Gas
POME Palm Oil Mill Effluent (Limbah Cair Kelapa Sawit)
GMS General Meeting of Shareholders
PP Peraturan Pemerintah / Government Regulation
GRK Gas Rumah Kaca
PPE Personal Protective Equipment
GSA PT Gemilang Sejahtera Abadi
RUPS Rapat Umum Pemegang Saham
GWP Global Warming Potential (Potensi Pemanasan
Global) SDG(s) Sustainable Development Goals
(Tujuan Pembangunan Berkelanjutan)
HCS High Carbon Stock
SDM Sumber Daya Manusia
HCV High Conservation Value
SKT Stok Karbon Tinggi
HR Human Resources
SMK3 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
HSSE Health, Safety and Sustainable Environment Kerja
(Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan
Berkelanjutan) SPN PT Sawit Prima Nusantara
IDX Indonesia Stock Exchange TBP PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation
ILO International Labor Organization TBS Tandan Buah Segar
INK PT Inti Energi Kaltim TGM Teladan Green Metrics
IPAL Instalasi Pengolahan Air Limbah THM Tanjung Harapan Mill
ISCC International Sustainability and Carbon Certification TKKS Tandan Kosong Kelapa Sawit
IUCN International Union for Conservation of Nature TLN PT Telen
K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja TPS PT Telen Prima Sawit
KCP Kernel Crushing Plant TPS LB3 Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan
Berbahaya dan Beracun / Hazardous Waste Storage
KPI Key Performance Indicator (Indikator Kinerja Utama)
TPTS Teladan Productivity Technology Science
KSL Kebijakan Sawit Lestari / Sustainable Palm
Oil Policies TSM Taliyasan Mill
LST Lingkungan, Sosial, Tata Kelola UPDKS Ulat Pemakan Daun kelapa Sawit
MBM Muara Bengkal Mill UN United Nations
MJA PT Multi Jayantara Abadi WWTP Wastewater Treatment Plant
234 PT Teladan Prima Agro Tbk
Page 237
Apendiks / Appendix
TANGGAPAN TERHADAP LEMBAR UMPAN BALIK
LAPORAN TAHUN SEBELUMNYA [G.3]
Response to Previous Year’s Report Feedback Sheet
TPA tidak memperoleh tanggapan dari para Following the release of the 2023 Sustainability Report,
pemangku kepentingan setelah diterbitkannya the landfill site did not receive any response from
Laporan Keberlanjutan 2023. Dengan demikian, stakeholders. Therefore, this report does not provide
dalam laporan ini tidak terdapat informasi secara specific information about the actions taken by the
spesifik tentang tindak lanjut yang diambil TPA landfill site in response to stakeholder feedback from
atas tanggapan dari pemangku kepentingan the previous year.
tahun sebelumnya.
PT Teladan Prima Agro Tbk 235
Page 238
Halaman ini sengaja dikosongkan. This page is intentionally left blank.
Page 239
Apendiks / Appendix
LEMBAR UMPAN BALIK [G.2]
Feedback Form
Laporan Keberlanjutan PT Teladan Prima Agro Tbk tahun The 2024 Sustainability Report of PT Teladan Prima
buku 2024 memberikan penjelasan terinci mengenai Agro Tbk presents a detailed description of the
kinerja keberlanjutan Perseroan. Kami mengharapkan Company’s sustainability performance. We look forward
masukan, umpan balik, dan saran yang membangun to your inputs, constructive feedback, and suggestions
setelah membaca Laporan Keberlanjutan ini, baik after reading this Sustainability Report, either by email
melalui email ataupun dengan mengirimkan formulir ini or by sending this form via physical means.
secara fisik.
Profil Anda / Your Profile
Nama / Name (optional) : ............................................................................................................................................................................
Institusi/perusahaan / Institution/company : ............................................................................................................................................................................
Surel / Email : ............................................................................................................................................................................
Telepon/HP / Phone/Cell phone : ............................................................................................................................................................................
Golongan Pemangku Kepentingan / Stakeholder Category
Pemegang Saham dan Investor/ Pelanggan / Customer Karyawan / Employee
Shareholder and Investor Media / Media Pemasok / Supplier
Serikat Pekerja / Labor Union Pemerintah / Government Organisasi Masyarakat/LSM /
Entitas Bisnis / Business Entity Community Organization/NGO
Lain-lain, mohon sebutkan
Other, please specify ...................................................................................................................................................................................................................................
Silakan pilih pernyataan di bawah ini yang terbaik dalam menggambarkan opini Anda: Ya Tidak
Please pick from the statements below that best describe your opinion: Yes No
1. Laporan ini mudah dimengerti. / This report is easy to understand.
2. Laporan ini bermanfaat bagi saya. / This report is useful for me.
3. Laporan ini menggambarkan kinerja keberlanjutan dengan jelas dan lugas. / This report describes the
sustainability performance in a concise and clear way.
Mohon berikan tanda centang pada topik-topik yang menurut Anda material bagi keberlanjutan PT Teladan Prima
Agro Tbk, atau yang ingin Anda ketahui lebih lanjut mengenai kinerja Perseroan dalam topik tersebut. / Please
tick the boxes next to the topics which you believe are material to the sustainability of PT Teladan Prima Agro Tbk,
or those that you would like to learn more about the Company’s performance in.
Kinerja Ekonomi: Kinerja Lingkungan: Kinerja Sosial:
Economic Performance: Environmental Performance: Social Performance:
Kinerja Ekonomi / Economic Material / Materials Ketenagakerjaan / Employment
Performance
Energi / Energy Kesehatan dan Keselamatan Kerja /
Keberadaan Pasar / Market Occupational Health and Safety
Presence Air dan Efluen / Water and
Effluents Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi /
Dampak Ekonomi Tidak Langsung / Training and Competence Development
Indirect Economic Impacts Keanekaragaman Hayati /
Biodiversity Praktik Pengamanan / Security Practices
Praktik Pengadaan / Procurement
Practices Emisi / Emissions Komunitas Lokal / Local Communities
Anti-Korupsi / Anti-Corruption Limbah / Waste Ketertelusuran Produk / Product Traceability
Perpajakan / Tax
Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon agar lembar umpan balik ini dikirimkan kembali ke alamat: / Thank you for your
participation. Please send this feedback form to:
PT Teladan Prima Agro Tbk
Beltway Office Park Tower B Lt. 7 : corsec@teladanprima.com
Jl. TB Simatupang No. 41 : (021) 29 600 300
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550, Indonesia : (021) 29 600 333
PT Teladan Prima Agro Tbk 237
Page 240
PT Teladan Prima Agro Tbk
Beltway Office Park Tower B Lt. 7
Jl. TB Simatupang No. 41
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
Tel. (6221) 2960 0300
Fax. (6221) 2960 0333
www.teladanprima.com
2024 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Names mentioned 116 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Teladan Prima
p.2 ×3
unresolved
org
Agro Tbk
p.2 ×2
unresolved
org
Laporan Keberlanjutan Sustainability Report Agro Tbk
p.3
unresolved
org
Teladan Prima
2021
Agro
p.5
unresolved
org
Financial Services Authority
p.7 ×3
unresolved
org
PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation
p.8
unresolved
org
PT Inti Energi Kaltim Samarinda Kabupaten Kutai Timur
p.8
unresolved
org
PT Sawit Prima Nusantara Provinsi Kalimantan Timur
p.8
unresolved
org
PT Telen
p.8 ×2
unresolved
org
PT Gemilang Sejahtera Abadi
p.8
unresolved
org
PT Telen Prima Sawit Kabupaten Paser Paser Regency
p.8
unresolved
org
PT Multi Jayantara Abadi Kabupaten Kutai Kartanegara Kutai
p.8
unresolved
org
PT Cahaya Anugerah Plantation
p.8
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur
p.13
unresolved
org
PT Multi Jayantara Abadi Sampai Tahun
p.14
unresolved
org
PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation Sampai Tahun
p.14
unresolved
org
PT Telen Indonesian Sampai Tahun
p.14
unresolved
org
PT Cahaya Anugerah Plantation Sustainable TUV Rheinland Indonesia
p.14
unresolved
org
PT Sawit Prima Nusantara
p.14
unresolved
org
PT Inti Energi Kaltim Sampai Tahun
p.14
unresolved
org
PT Gemilang Sejahtera Abadi Sampai Tahun
p.14
unresolved
org
PT Telen Prima Sawit
p.14 ×2
unresolved
org
PT Tanjung Buyu
p.17
unresolved
org
Kabupaten Berau, Kalimantan Timur
p.17
unresolved
—
Berau Regency, East Kalimantan
p.17
unresolved
org
PT Inti Energi Kaltim
p.17
unresolved
org
PT Inti Energi Kaltim Berau Regency
p.17
unresolved
org
Palm Oil Plantation
p.17
unresolved
org
PT Sawit Prima
p.17
unresolved
org
PT Gemilang
p.17
unresolved
org
PT Multi Jayantara
p.17
unresolved
org
Kabupaten Paser, Kalimantan Timur
p.17
unresolved
—
Paser Regency, East Kalimantan
p.17
unresolved
org
PT Cahaya Anugerah
p.17
unresolved
—
Kalimantan Timur
p.17
unresolved
—
Kutai Kartanegara Regency, East
p.17
unresolved
org
PT Daya Lestari
p.17 ×2
unresolved
org
PT Daya Lestari East Kutai Regency
p.17
unresolved
org
PT Teladan
p.21 ×5
unresolved
org
Prima Agro Tbk
p.21 ×4
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.31 ×4
unresolved
person
Notary Nila Noordjasmani Soeyasa Soeyasa Besar
p.36
unresolved
person
Imas Fatimah
p.36
unresolved
person
Fatimah
p.36
unresolved
org
Minister of Justice
p.36
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.36
unresolved
person
Jose Dima Satria SH
p.36 ×2
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.36
unresolved
person
Dr. Yaya Rayadin
· 2024 – 2027
p.68 ×4
unresolved
person
Pria
· Komisaris Utama
p.71 ×4
unresolved
person
Male
· President Commissioner
p.71 ×8
unresolved
—
Head of the Audit Committee
· Male
p.72
unresolved
—
Djalaludin Djaprie
· 2024 – 2027
p.72
unresolved
—
Iman Subekti
· 2024 – 2027
p.72
unresolved
—
Head of the Nomination
· Male
p.72
unresolved
—
Nomination
· Male
p.72
unresolved
—
Risiko, GCG, dan Investasi
· Pria
p.72 ×2
unresolved
—
Shakeb Afsah
· 2024 – 2027
p.72
unresolved
person
H. Ginanjar
p.74
unresolved
—
In coordinating between various directorates,
p.74
unresolved
—
is assisted by several
p.74
unresolved
—
implementation of operational functions at
p.74
unresolved
—
Subsidiary level is controlled by
p.74
unresolved
—
subsidiaries, led by Division Heads, as follows: [2-13]
p.74
unresolved
org
• Plantation and Agronomy Division Head;
p.74
unresolved
org
• Logistics and Engineering Division Head;
p.74
unresolved
—
• Sustainability Division Head;
p.74
unresolved
org
• Finance, Accounting, and Tax Division Head;
p.74
unresolved
—
• Marketing and Commercial Division Head;
p.74
unresolved
org
• Human Resources Division Head;
p.74
unresolved
org
• Corporate Finance and Strategy Division Head;
p.74
unresolved
—
• CEO Office and Transformation Division Head.
p.74
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.75
unresolved
org
Tata Kelola
p.77 ×2
unresolved
person
Indracahya
· Komisaris Utama
p.77
unresolved
person
Penerapan Anti Korupsi
· Komisaris Utama
p.77 ×4
unresolved
—
Basuki
· President Commissioner
p.77
unresolved
person
Praktik Perilaku Usaha Beretika
· President Commissioner
p.77 ×4
unresolved
—
Hudaya
· Independent
p.77
unresolved
person
Wishnu
· Direktur Utama
p.77
unresolved
—
Wardhana
· President Director
p.77
unresolved
person
Yayan H.
· Direktur
p.78
unresolved
org
Memajukan Transisi Energi
· Direktur Keberlanjutan
p.78
unresolved
person
Advancing
· Director
p.78
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.78 ×2
unresolved
person
In-Depth Review
· Director
p.78
unresolved
person
Malaysia Derivatives Palm Oil Conference
· Direktur Pemasaran
p.78
unresolved
org
Kementerian Energi Social Responsibility
p.79
unresolved
org
Ministry of Energy
p.79
unresolved
org
PT Penambangan Orangutan
p.79
unresolved
org
PT Penambangan Speaker
p.79
unresolved
org
PT Penambangan Pelatihan Perhitungan Stok Karbon Hutan
p.79
unresolved
org
Ministry of Environment
p.101
unresolved
org
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.
p.101
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.218
unresolved
org
Directorate General of Taxation
p.218
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 1
ESG2024-TLDN.pdf
done