Skip to content
Back to announcement

Audit Report PT Idea Indonesia Akademi Tbk - 2024.pdf

Financial statement Text extracted IDEA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 48

Page 1
        PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk
              DAN ENTITAS ANAK

          LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            PER TANGGAL 31 DESEMBER 2024
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
        BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
                 PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    DAFTAR ISI



                                                                     Halaman
Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan Konsolidasian

 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                1-2

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian      3

 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                4

 Laporan Arus Kas Konsolidasian                                         5

 Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian                          6 - 40
Page 3

          
Page 4
        ·-~
                                                                                                 Graha Mandiri 24th Floor
                                                                                                 JI. Imam Bonjol 61

                                       Joachim Adhi Piter Poltak & Rekan                         Jakarta Pusat 10310
                                                                                                 Telp.: (+6221) 392 7208, 2301058
                                       Registered Public Accountant & Business Advisers          Fax : (+6221) 392 7192
leading edge alliance                                                                            Website : www.lea-id.com
   Innovation • qualit)'• excellence                                                             License No: 679/KM.1/2020




                                                        LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

                                                   No.: 00039/2.1318/AU.1/10/1573·1/1/lll/2025

            Pemegang Saham, Komisaris , dan Direksi
            PT Idea IndonesiaAkademi Tbk

            Opini

            Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian PT Idea Indonesia Akademi Tbk dan Entitas.
            Anaknya ("Grup"), yang terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2024,
            serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan
            arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan
            keuangan konsolidasian, termasuk ikhtisar kebijakan akuntansi material.

            Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua
            hal yang material, posisi keuangan konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja
            keuangan dan arus kas konsolidasiannya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai
            dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

            Basis Opini

            Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh lnstitut Akuntan
            Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf
            Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada laporan kami.
            Kami independen terhadap Grup berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas
            laporan keuangan konsolidasian di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya
            berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup
            dan tepat untuk menyediakan suatu basis baoi opini audit kami.

            Hal Audit Utama

            Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang
            paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan
            dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini
            kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama

            Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut.
              1. Pengakuan Pendapatan
                    Lihak catatan 2.q untuk kebijakan akuntansi yang berkaitan dengan pendapatan dan catatan 24
                    untuk pengungkapan yang relevan.
                    Untuk tahun yang berakhir pada tang'gal 31 Desember 2024, pendapatan neto konsolidasian Grup
                    sebesar Rp 22.345.047.806 terutama berasal dari pendaftaran siswa dengan total pendapatan
                    sebesar Rp 13.588.983.109 atau 61 % dari total penjualan neto konsolidasian. l'
Page 5
        ·-~
                                                                                                 Graha Mandiri 24th Floor
                                                                                                 JI. Imam Bonjol 61

                                      Joachim Adhi Piter Poltak & Rekan                          Jakarta Pusat 10310
                                                                                                 Telp.: (+6221) 392 7208, 2301058
                                      Registered Public Accountant & BusinessAdvisers            Fax . ( +6221) 392 7192
leading edge alliance                                                                            Website : www.lea-id.com
   innovation• quality • excellence                                                              License No : 6 79 /KM 1/2020




            Hal Audit Utama (lanjutan)
             1. Pengakuan Pendapatan (lanjutan)
                   Kami mengidentifikasi pengakuan pendapatan sebagai hal audit utama karena pendapatan adalah
                   salah satu indikator utama dalam penilaian kinerja Grup, sehingga memiliki risiko atas kecurangan
                   saat maupun jumlah dan waktu pendapatan yang diakui oleh manajemen untuk mencapai target
                   atau ekspektasi tertentu.
                   Prosedur audit kami dalam menganalisis pengakuan pendapatan antara lain:
                   - Mengevaluasi desain, implementasi, dan efektivitas operasional atas pengendalian internal yang
                     mengatur pengakuan dan pengukuran pendapatan;
                   - Membandingkan, berdasarkan uji petik, transaksi pendapatan yang dicatat selama tahun berjalan
                     dengan dokumen pendukung yang relevan untuk saldo yang telah dibayar dan menilai apakah
                     pendapatan tersebut telah diakui sesuai kebijakan pengakuan pendapatan Grup; dan
                   - Membandingkan, berdasarkan uji petik, transaksi pendapatan spesifik yang dicatat sebelum dan
                     sesudah tutup buku dengan pendukung dokumen yang relevan untuk menentukan apakah
                     pendapatan tersebut telah diakui pada periode pelaporan yang tepat.
                   - Menginspeksi perjanjian pendapatan, berdasarkan uji petik, untuk setiap aliran pendapatan
                     utama untuk memahami ketentuan-ketentuan yang berlaku dan klasifikasi pengakuan,
                     pengukuran, dan penyajian pendapatan yang mengacu pada persyaratan standar akuntansi yang
                   - Mempertimbangakan kecukupan pengungkapan dalam laporan keuangan "Group" sesuai dengan
                     standar akuntansi yang berlaku
             2. Penyisihan untuk Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE) atas Piutang Usaha
                   Pada tanggal 31 Desember 2024, piutang usaha bruto Grup adalah sebesar Rp4.245.056.389
                   (2023: Rp2.529.269.564) naik sebesar 60% dibandingkan dengan periode sebelumnya, dengan
                   cadangan KKE pada tanggal 31           Desember 2024 adalah sebesar Rp346.958.218
                   (2023: RpB0.925.640).
                   Sesuai dengan PSAK 109 lnstrumen Keuangan, Entitas menentukan KKE dengan menerapkan
                   pendekatan yang disederhanakan, yang menggunakan kerugian ekspektasian sepanjang umur
                   dengan basis masa depan, tingkat kredit ekspektasian adalah dengan mempertimbangkan semua
                   informasi yang wajar dan terdukung, termasuk status tunggakan kelompok segmen pelanggan
                   yang memiliki risiko kredit yang sama, disesuaikan dengan informasi masa depan.
                   Kami menentukan bahwa penyisihan untuk kerugian kredit ekspektasian atas piutang usaha
                   sebagai hal audit utama, kami fokus pada area ini karena kenaikan signifikansi nilai tercatat atas
                   piutang dan penentuan cadangan KKE yang dibentuk.
                   Bagaimana Audit Kami Merespon Hal Audit Utama
                   - Kami melaksanakan prosedur dengan memahami dan mengevaluasi desain dan implementasi
                     dari pengendalian internal manajemen yang relevan sehubungan dengan cadangan KKE atas
                     piutang usaha;
                   - Kami memeriksa keakuratan dan kelenqkapan data yang digunakan dalam model KKE dan
                     memeriksa keakuratan matematis dari perhitungan terse'but;
                     Kami menilai dan menguji metodologi dan asumsi pemodelan siqniflkan yang digunakan dalam
                     model KKE, termasuk penentuan probability of default, loss given default dan exposure at
                     default, yang diterapkan terhadap persyaratan PSAK 109, seperti evaluasi model dan metodologi
                     yang digunakan manajemen dalam perhitungan cadangan KKE.           y
Page 6
        ·-~
                                                                                             Graha Mandiri 24th Floor
                                                                                             JI. Imam Bonjol 61

                                     Joachim Adhi Piter Poltak & Rekan                       Jakarta Pusat 10310
                                                                                             Telp.: (+6221) 392 7208, 2301058
                                     Registered Public Accountant & Business Advisers        Fax : ( +6221) 392 7192
leading edge alliance                                                                        Website : www.lea-id.com
   Innovation• quality• excellence                                                           License No: 679/KM.1/2020




            Hal Lain

            Laporan keuangan PT Idea Indonesia Akademi Tbk pada tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun
            yang berakhir pada tanggal tersebut, diaudit oleh auditor independen lain yang menyatakan opini wajar
            tanpa pengecualian atas laporan keuangan tersebut pada tanggal 27 Maret 2024.

            lnformasi Lain

            Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. lnformasi lain terdiri dari informasi yang tercantum
            dalam laporan tahunan, tetapi tidak termasuk laporan keuangan konsolidasian dan laporan auditor
            kami. Laporan tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini.

            Opini kami atas laporan keuangan konsolidasian tidak mencakup informasi lain, dan oleh karena itu,
            kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun atas informasi lain tersebut.

            Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan konsolidasian, tanggung jawab kami adalah
            untuk membaca informasi lain yang teridentifikasi di atas, jika tersedia dan, dalam melaksanakannya,
            mempertimbangkan apakah informasi lain mengandung ketidakkonsistensian material dengan laporan
            keuangan konsolidasian atau pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau mengandung
            kesalahan penyajian material.

            Ketika kami membaca laporan tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan
            penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak
            yang bertanggung jawab atas tata kelola dan mengambil tindakan tepat berdasarkan Standar Audit
            yang ditetapkan oleh lnstitut Akuntan Publik lndonesla.

            Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap
            Laporan Keuangan Konsolidasian

            Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
            konsolidasian tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas
            pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan
            laporan keuangan konsolidasian yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan
            oleh kecurangan maupun kesalahan.

            Dalarn penyusunan laporan keuangan konsolidasian, manajemen bertanggung jawab untuk menilai
            kemampuan Grup dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan
            kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi
            kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Grup atau menghentikan
            operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

            Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
            pelaporan keuangan Grup .           .l ·
Page 7
         ·-~
                                                                                              Graha Mandiri 24th Floor
                                                                                              JI. Imam Boruol 61

                                       Joachim Adhi Piter Poltak & Rekan                      Jakarta Pusat 10310
                                                                                              Telp.: (+6221) 392 7208, 2301058
                                       Registered Public Accountant & Business Advisers       Fax : ( +6221) 392 7192
leading edge alliance                                                                         Website : www.lea-id.com
   Innovation•   quality• excellence                                                          License No: 679/KM.1/2020




             Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian

             Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
             konsolidasian secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan
             oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini
             kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu
             jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan
              penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan
              maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat
             diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
             berdasarkan laporan keuanqan konsolidasian tersebut.

             Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
             profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
             • Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan
               konsolidasian, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
               melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit
               yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya
               kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan
               oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara
               senqaia, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian internal.
             • Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
               mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
               menyatakan opini atas keefektivitasan penqendalian internal Grup.
             • Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi
               dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
             • Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
               berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
               dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Grup
               untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
               ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke
               pengungkapan terkait dalam laporan keuangan konsolidasian atau, jika pengungkapan tersebut tidak
               memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami
               didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa
               atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Grup tidak dapat mempertahankan kelangsungan
               usaha.
             • Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan,
               termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan konsolidasion mencerminkan transaksi
               dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
             • Memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat terkait informasi keuangan Entitas atau aktivitas dalam
               Grup untuk menyatakan opini atas laporan keuangan konsolidasian. Kami bertanggung jawab atas
               arahan, supervisi dan pelaksanaan audit Grup. Kami bertanggung jawab sepenuhnya atas opini audit
               kami.1'
Page 8
        ·-~
                                                                                             Graha Mandiri 24th Floor
                                                                                             JI. Imam Bonjol 61
                                      Joachim Adhi Piter Poltak & Rekan                      Jakarta Pusat 10310
                                                                                             Telp.: (+6221) 392 7208, 2301058
                                      Registered Public Accountant & Business Advisers       Fax : ( +6221) 392 7192
leading edge alliance                                                                        Website www.lea-id.com
   Innovation• qual ty • u.cellenee                                                          License No 679/KM.1/2020




            Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola rnenqenai, antara
            lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk
            setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

            Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola
            bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi,            dan
            mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh
            terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

            Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
            menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini
            dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan
            auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal
            tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak
            boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan
            hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi
            terse but.




                                                           Kantor Akuntan Publik
                                                      Joachim Adhi Plter Poltak & Rekan




                                                    Joachirn A~oltak & Rekan
                                                          Ryanto Piter, CA, CPA
                                                   NRAP: AP. 1573 / Licence No: AP. 1573

                                                                  25 Maret 2025
Page 9
                  PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     31 Desember 2024
                     (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                            Catatan    31 Desember 2024      31 Desember 2023

ASET
ASET LANCAR
 Kas dan bank                                     4         1.531.890.163           3.047.197.821
 Piutang usaha                                    5         3.898.098.171           2.448.343.924
 Piutang lain-lain                                6            58.926.798             643.509.846
 Persediaan                                       7           111.055.170             128.769.003
 Uang muka dan biaya dibayar dimuka               8            50.000.000             232.486.145
 Jumlah Aset Lancar                                         5.649.970.302           6.500.306.739

ASET TIDAK LANCAR
 Aset tetap - net                               9         68.155.922.347           71.863.561.902
 Aset tak berwujud                             10            719.029.090              965.553.349
 Aset pajak tangguhan                          14c            78.310.907               14.847.291
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                 68.953.262.344           72.843.962.542
JUMLAH ASET                                               74.603.232.646           79.344.269.281




                     Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan
               bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                              1
Page 10
                      PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         31 Desember 2024
                         (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


                                                Catatan   31 Desember 2024      31 Desember 2023

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
  Utang bank jangka pendek                         11          2.865.147.736           2.861.458.912
  Utang usaha                                      12             77.382.127             133.930.959
  Utang lain-lain                                  13            137.787.800           1.634.692.043
  Utang pajak                                     14a            367.924.469             283.073.792
  Pendapatan diterima dimuka                       15             14.899.333             184.900.000
  Biaya masih harus dibayar                        16            327.422.569             297.181.167
  Bagian lancar liabilitas jangka panjang:
    Utang pembiayaan konsumen                        17          131.362.822             131.362.822
    Utang bank jangka panjang                        18        2.373.626.376           2.373.626.376
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                               6.295.553.232           7.900.226.071
LIABILITAS JANGKA PANJANG
  Utang pembiayaan konsumen                          17          155.442.632             320.339.932
  Utang bank jangka panjang                          18        6.725.274.714           9.098.901.090
  Liabilitas imbalan pascakerja                      19            9.000.448               9.778.372
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                              6.889.717.794           9.429.019.394
 Jumlah Liabilitas                                            13.185.271.026          17.329.245.465

EKUITAS
 Modal saham
  Modal dasar - 3.399.800.000 lembar saham
    dengan nilai nominal Rp 40,-
  Modal ditempatkan dan disetor penuh
    - 1.062.437.500 lembar saham                     20      42.497.500.000           42.497.500.000
 Tambahan modal disetor                              21      17.707.968.529           17.707.968.529
 Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                                       200.000.000             100.000.000
  Belum ditentukan penggunaannya                               1.002.963.752           1.699.674.967
 Kerugian aktuaria atas program imbalan pasti        19            7.540.783               8.063.853
 Total Ekuitas Yang Dapat Diatribusikan
  Kepada Pemilik Ekuitas Induk                               61.415.973.064           62.013.207.349
 Kepentingan non-pengendali                          23           1.988.556                1.816.467
 Jumlah Ekuitas                                              61.417.961.620           62.015.023.816
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                 74.603.232.646          79.344.269.281




                        Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan
                  bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                 2
Page 11
                  PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                       Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024
                     (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                    Catatan   31 Desember 2024       31 Desember 2023

PENJUALAN NETO                                        24        22.345.047.806         20.280.739.163
BEBAN POKOK PENJUALAN                                 25        (7.552.833.156)        (7.750.298.010)
LABA BRUTO                                                      14.792.214.650         12.530.441.153
Penghasilan lain-lain                                 26            335.248.572            146.468.220
Beban penjualan                                       27         (2.302.321.838)        (1.669.470.246)
Beban administrasi dan umum                           28        (10.104.745.566)        (8.194.009.709)
Beban keuangan                                        29         (1.330.772.358)        (1.582.292.779)
Beban lain-lain                                       30           (335.901.810)           (75.606.767)
LABA SEBELUM PAJAK                                                1.053.721.652         1.155.529.872
MAMFAAT (BEBAN) PAJAK
 Pajak kini                                          14d           (280.840.267)         (206.469.070)
 Pajak tangguhan                                     14c             63.316.084               (43.647)
 Total beban pajak, neto                                           (217.524.183)         (206.512.717)
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                          836.197.469           949.017.154

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
 Pos yang tidak direklasifikasi ke laba rugi:
 - Pengukuran kembali atas program imbalan pasti     19                (670.602)          (31.087.955)
 - Pajak penghasilan terkait                         14c                147.532             6.839.350
 Jumlah penghasilan (beban) komprehensif lain                          (523.070)          (24.248.605)
LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                    835.674.399           924.768.549

Jumlah laba bersih tahun berjalan
 yang dapat diatribusikan kepada:
 - Pemilik entitas induk                                            836.025.380           948.990.055
 - Kepentingan non-pengendali                         23                172.089                27.099
                                                                    836.197.469           949.017.154

Jumlah laba komprehensif tahun
 berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
 - Pemilik entitas induk                                            835.502.285           924.741.436
 - Kepentingan non-pengendali                         23                172.114                27.113
                                                                    835.674.399           924.768.549
LABA BERSIH PER SAHAM YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA ENTITAS INDUK                    32                   0,79                   0,89


                       Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan
                 bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                3
Page 12
                                                                       PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                         LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                            Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024
                                                                          (Dinyatakan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                                                           Keuntungan
                                                                                                                            (Kerugian)
                                                                                                   Saldo laba             Aktuaria atas       Total Ekuitas
                                                                   Tambahan           Belum ditentukan Sudah ditentukan      Program            Pemilik            Kepentingan
                                    Catatan   Modal Disetor       Modal disetor       Penggunaannya       Penggunaannya   Imbalan pasti       Entitas induk       Non-pengendali    Total Ekuitas

Saldo per 31 Desember 2022                     42.497.500.000      17.707.968.529        1.913.122.412                -        32.312.472     62.150.903.413            1.789.354   62.152.692.767


Dana cadangan                                                                             (100.000.000)     100.000.000                   -                   -                 -                   -

Dividen                               22                      -                   -      (1.062.437.500)              -                   -    (1.062.437.500)                  -    (1.062.437.500)

laba bersih tahun berjalan                                    -                   -        948.990.055                -                   -      948.990.055              27.113       949.017.168

Kerugian aktuaria - imbalan kerja   14d, 19                   -                   -                   -               -       (24.248.619)       (24.248.619)                   -      (24.248.619)

Saldo per 31 Desember 2023                     42.497.500.000      17.707.968.529        1.699.674.967      100.000.000         8.063.853     62.013.207.349            1.816.467   62.015.023.816


Dana cadangan                                                 -                   -       (100.000.000)     100.000.000                   -                   -                 -                   -

Dividen                               22                      -                   -      (1.432.736.595)              -                   -    (1.432.736.595)                  -    (1.432.736.595)

Laba bersih tahun berjalan                                    -                   -        836.025.380                -                   -      836.025.380             172.089       836.197.469

Kerugian aktuaria - imbalan kerja   14d, 19                   -                   -                   -               -          (523.070)          (523.070)                   -         (523.070)

Saldo per 31 Desember 2024                     42.497.500.000      17.707.968.529        1.002.963.752      200.000.000         7.540.783     61.415.973.064            1.988.556   61.417.961.620




                                                                        Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan
                                                                  bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                                                                      4
Page 13
                   PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                     Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024
                      (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                       31 Desember 2024      31 Desember 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
 Penerimaan kas dari pelanggan                             20.725.292.892       23.638.847.767
 Pembayaran kepada pemasok dan beban operasi lain         (11.680.188.537)     (11.074.827.986)
 Pembayaran gaji direksi dan karyawan                      (4.899.683.924)      (3.484.410.602)
 Pembayaran pajak penghasilan                                (280.840.267)        (238.415.637)
 Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi                  3.864.580.164          8.841.193.542

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
 Pembelian aset tetap                                      (1.412.316.376)         (6.028.016.366)
 Perolehan aset tak berwujud                                            -            (986.097.037)
 Pencairan deposito                                                     -           3.000.000.000
 Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi              (1.412.316.376)         (4.014.113.403)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
 Pembayaran utang bank jangka panjang                      (2.373.626.376)         (2.373.626.376)
 Penerimaan pinjaman jangka pendek                              3.688.824             229.983.815
 Pembayaran utang pembiayaan konsumen                        (164.897.300)           (131.220.000)
 Pembayaran deviden                                        (1.432.736.595)         (1.062.437.500)
 Penerimaan utang pembiayaan konsumen                                 -               157.477.856
 Penerimaan utang pihak berelasi                                      -                72.250.000
 Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan              (3.967.571.446)         (3.107.572.206)

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK                     (1.515.307.658)         1.719.507.934

KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                     3.047.197.821          1.327.689.887
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                    1.531.890.163          3.047.197.821




                     Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan
               bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                5
Page 14
                         PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           31 Desember 2024
                           (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



1.   INFORMASI UMUM

     a. Pendirian Perusahaan

        PT Idea Indonesia Akademi Tbk ("Perusahaan") didirikan dengan akta No. 24, tanggal 13 Agustus 2019
        dari Panji Kresna, SH., M.Kn., Notaris di Kota Bekasi. Anggaran Dasar Perusahaan tersebut telah
        disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan
        No.AHU-0039874.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 13 Agustus 2019, serta diumumkan dalam Tambahan
        Berita Negara Republik Indonesia No. 24541 tahun 2019, Berita Negara Republik Indonesia No. 68
        tanggal 23 Agustus 2019.

        Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan, terakhir dengan Akta No. 56 tanggal 30 Mei
        2024, dari Rini Yulianti S.H., Notaris di Jakarta, mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris dan
        Direksi Perusahaan, Perubahan ini telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
        Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.09-0209026.Tahun 2024 tanggal 3 Juni 2024.

        Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi Pendidikan lainnya
        swasta, Konsultasi Manajemen lainnya dan Penyediaan akomodasi lainnya. Selain kegiatan usaha
        utama, Perusahaan dapat melakukan kegiatan usaha pendukung untuk melakukan segala kegiatan-
        kegiatan yang diperlukan untuk mendukung terlaksananya kegiatan usaha utama Perusahaan.

        Perusahaan berdomisili di Jakarta Selatan di Jl. Wr. Sila No.1, RT.1/RW.5 Cipedak, Kecamatan
        Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Perusahaan beroperasi secara
        komersil pada tahun 2019.

     b. Penawaran Umum Saham

        Pada tanggal 31 Agustus 2021, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Dewan Komisioner
        Otoritas Jasa Keuangan No. S-154/D.04/2021 untuk melakukan Penawaran Umum Perdana (Initial
        Public Offering / IPO). Penawaran Umum Perdana ini terdiri dari 212.487.500 (dua ratus dua belas juta
        empat ratus delapan puluh tujuh ribu lima ratus) Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp40
        (empat puluh rupiah) setiap saham dan harga penawaran Rp140 (seratus empat puluh rupiah) per
        saham. Penawaran Umum Perdana tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9
        September 2021.

        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh saham Perusahaan atau sejumlah masing-masing
        1.062.437.500 saham telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

     c. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan Karyawan

        Berdasarkan Akta Notaris No. 56 dari notaris Rini Yulianti, S.H., tanggal 30 Mei 2024 dan Akta Notaris
        No. 59 tanggal 22 Mei 2023, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31
        Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                             31 Desember 2024                     31 Desember 2023
        Dewan Komisaris:
          Komisaris Utama           :        Teuku Chairul Wisal                Achmad Machlus Sadat
          Komisaris Independen      :         Wendy Isnandar                       Wendy Isnandar
        Dewan Direksi:
          Direktur utama            :         Eko Desriyanto                        Eko Desriyanto
          Direktur                  :             Qonita                                   -
          Direktur                  :     Muhammad Rino Alpassa                    Yusuf Nur Fauzan




                                                  6
Page 15
                           PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             31 Desember 2024
                             (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)

     c. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan Karyawan (lanjutan)

        Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan Keputusan
        Dewan Komisaris, adalah sebagai berikut:

        Komite Audit:
          Ketua                      : Wendy Isnandar
          Anggota                    : Lukman Prasetyo
                                     : Yuki Ariawan

        Pada tahun 2024, Grup mempunyai 2 orang karyawan tetap dan 71 orang karyawan tidak tetap [2023: 4
        orang karyawan tetap dan 65 karyawan tidak tetap (tidak diaudit)]. Jumlah gaji dan tunjangan karyawan
        pada tahun 2024 sebesar Rp 2.720.767.643 (2023: Rp 2.057.023.638).

     d. Entitas Anak yang Dikonsolidasi

        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Entitas Anak yang dikonsolidasikan dengan persentase
        kepemilikan secara langsung lebih dari 50% adalah sebagai berikut:

                                                                                                 Total Aset
                                                                    Persentase       Sebelum                  Sebelum
                                                         Tahun      Kepemilikan      Eliminasi                Eliminasi
                Entitas Anak           Jenis Usaha       Operasi   2024    2023        2024                     2023


        PT Aidia Indonesia Propertindo  Hotel          2019        99,99   99,99   49.135.233.730        52.677.584.698
        PT Idea Hospitallity Management Jasa Manajemen 2020        99,80   99,80      841.352.308           569.233.939

        PT Aidia Indonesia Propertindo ("AIP")

        PT Aidia Indonesia Propertindo didirikan di Kota Metro Lampung berdasarkan Akta Notaris No. 48,
        tanggal 20 Agustus 2019 dibuat oleh Panji Kresna, SH., M.Kn. Akta pendirian tersebut telah disahkan
        oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.AHU-
        0041950.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 23 Agustus 2019 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik
        Indonesia No. 70 Tambahan No.26358 tanggal 30 Agustus 2019.

        Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar AIP, ruang lingkup kegiatan AIP adalah berusaha dalam bidang
        jasa hotel bintang lima, hotel bintang empat, hotel bintang tiga, hotel bintang dua, hotel bintang satu,
        apartemen hotel, penyedia akomodasi dan penyedia akomodasi jangka pendek. AIP mulai melakukan
        kegiatan usaha secara komersial pada tahun 2019.

        PT Idea Hospitallity Management ("IHM")

        PT Idea Hospitality Management, didirikan pada tanggal 15 September 2020 di Kota Metro berdasarkan
        akta notaris No. 03 dari Karamia Dwi Monica, S.H.,M.Kn. Anggaran Dasar tersebut telah mendapat
        pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
        Keputusannya No.AHU-0047135.AH.01.01.Tahun 2020 tanggal 17 September 2020.

        Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar IHM, ruang lingkup kegiatan IHM dalam bidang aktivitas
        profesional, ilmiah dan teknis. IHM mulai melakukan kegiatan usaha secara komersil pada tahun 2023.




                                                     7
Page 16
                         PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           31 Desember 2024
                           (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)

     e. Persetujuan Penerbitan Laporan Keuangan Konsolidasian

        Dewan Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
        konsolidasian Grup, yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan
        pada tanggal 25 Maret 2025

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     a. Pernyataan Kepatuhan

        Laporan keuangan konsolidasian ini telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
        Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
        Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
        Keuangan ("BAPEPAM-LK") No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
        Emiten atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat keputusan No. KEP-347/BL/2012. Peraturan
        tersebut sekarang merupakan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan ("OJK").

     b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep harga perolehan (historical cost)
        menggunakan dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian. Beberapa akun disajikan
        dengan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
        tersebut.

        Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode                 langsung   dengan
        mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

        Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah
        mata uang Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

     c. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU DAN REVISI ("PSAK") DAN INTERPRETASI
        STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("ISAK")

        Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah menerapkan, sejumlah amendemen dan interpretasi PSAK
        yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan dari Ikatan Akuntan Indonesia yang relevan
        dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau setelah
        1 Januari 2024.
        ▪ Amendemen PSAK 201 "Penyajian laporan keuangan" tentang klasifikasi liabilitas sebagai jangka
          pendek atau jangka panjang.
        ▪ Amendemen PSAK 116 "Sewa" tentang liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik.
        ▪ Amendemen PSAK 201 "Penyajian Laporan Keuangan" tentang liabilitas jangka panjang dengan
          kovenan.
        ▪ Amendemen PSAK 207 "Laporan Arus Kas" dan amendemen PSAK 107 "Instrumen Keuangan:
          Pengungkapan" tentang pengaturan pembiayaan pemasok.

        Grup telah menganalisa penerapan standar dan interpretasi akuntansi tersebut di atas dan penerapan
        tersebut tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian.




                                                 8
Page 17
                          PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            31 Desember 2024
                            (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     c. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU DAN REVISI ("PSAK") DAN INTERPRETASI
        STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ("ISAK") (lanjutan)

        Standar baru sudah diterbitkan tapi belum diterapkan
        Standar baru dan amendemen standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau
        setelah 1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu sebagai berikut:
        ▪ PSAK 117 "Kontrak Asuransi".
        ▪ PSAK 117 "Kontrak Asuransi" tentang penerapan awal PSAK 117 dan PSAK 109 - informasi
          komparatif.
        ▪ Amendemen PSAK 221 "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing" tentang kekurangan ketertukaran.

        Efektif pada 1 Januari 2026:
        ▪ Penyesuaian tahunan PSAK 107 "Instrumen Keuangan: Pengungkapan", PSAK 109 "Instrumen
          Keuangan", PSAK 110 "Laporan Keuangan", dan PSAK 207 "Laporan Arus Kas".
        ▪ Amendemen PSAK 109 "Instrumen Keuangan" dan PSAK 107 "Instrumen Keuangan: Pengungkapan"
          tentang klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan.

        Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari standar dan
        interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh
        manajemen Grup.

     d. Prinsip-prinsip Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Perusahaan dan Perusahaan yang
        dikendalikan oleh Grup (termasuk Perusahaan terstruktur). Pengendalian tercapai jika Perusahaan
        memiliki kekuasaan atas investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya
        dengan investee; dan kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk
        mempengaruhi jumlah imbal hasil investor.

        Perusahaan menilai kembali apakah Perusahaan tersebut mengendalikan investee jika fakta dan
        keadaan yang mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen
        pengendalian yang disebutkan di atas.

        Ketika Perusahaan memiliki hak suara kurang dari mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan atas
        investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan praktis untuk mengarahkan
        aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan yang
        relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan Perusahaan kekuasaan,
        termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif terhadap ukuran dan penyebaran
        kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang dimiliki oleh Perusahaan, pemegang
        suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan
        keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki,
        kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang relevan pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk
        pola pemungutan suara pemilikan dalam RUPS sebelumnya.

        Konsolidasi Perusahaan Anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas Perusahaan
        Anak dan akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada Perusahaan Anak. Secara
        khusus, pendapatan dan beban Perusahaan Anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk
        dalam laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal diperolehnya
        pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti mengendalikan Perusahaan




                                                     9
Page 18
                          PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            31 Desember 2024
                            (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     d. Prinsip-prinsip Konsolidasian (lanjutan)

        Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik Perusahaan
        Induk dan untuk kepentingan nonpengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba komprehensif
        Perusahaan Anak kepada pemilik Perusahaan Induk dan kepentingan non-pengendali meskipun hal
        tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit.

        Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan Perusahaan Anak agar
        kebijakan akuntansi sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup.

        Seluruh aset dan liabilitas dalam intra kelompok usaha, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang
        berkaitan dengan transaksi dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian.

        Perubahan kepemilikan Perusahaan Induk pada Perusahaan Anak yang tidak mengakibatkan kehilangan
        pengendalian Perusahaan Induk atas Perusahaan Anak dicatat sebagai transaksi ekuitas. Jumlah
        tercatat dari kepemilikan Grup dan kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan
        perubahan kepentingan relatifnya dalam Perusahaan Anak. Selisih antara jumlah tercatat kepentingan
        nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui secara
        langsung dalam ekuitas dan diatribusikan dengan pemilik Perusahaan Induk.

        Ketika Grup kehilangan pengendalian pada Perusahaan Anak, keuntungan atau kerugian diakui dalam
        laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang diterima dan
        nilai wajar sisa kepemilikan dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya dari aset (termasuk goodwill), dan
        liabilitas dari Perusahaan Anak dan setiap kepentingan non-pengendali. Seluruh jumlah yang diakui
        sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan Perusahaan Anak yang dicatat
        seolah-olah Grup telah melepaskan secara langsung aset atau liabilitas terkait Perusahaan Anak (yaitu
        direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan diizinkan
        oleh standar akuntansi yang berlaku). Nilai wajar setiap sisa investasi pada Perusahaan Anak terdahulu
        pada tanggal hilangnya pengendalian dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk
        akuntansi berikutnya dalam PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, atau, ketika berlaku, biaya perolehan
        pada saat pengakuan awal dari investasi pada Perusahaan asosiasi atau ventura bersama.

     e. Penjabaran Mata Uang Asing

        Manajemen Grup menentukan mata uang fungsional adalah Rupiah dan memilih menggunakan mata
        uang Rupiah sebagai mata uang penyajian laporan keuangan.

        Transaksi dan Saldo

        Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang
        berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam
        mata uang asing dijabarkan dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal laporan
        posisi keuangan (Dolar AS 1 = Rp 16.162 dan Rp 15.416, masing-masing pada tanggal 31 Desember
        2024 dan 2023). Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing
        dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi.




                                                   10
Page 19
                             PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               31 Desember 2024
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     f.   Transaksi Pihak Berelasi

          Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi
          berdasarkan PSAK No. 224 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

          Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan
          konsolidasian.

     g. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

          Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi
          lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
          • akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
          • untuk diperdagangkan, atau
          • akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas, kecuali yang
            dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12
            bulan setelah tanggal pelaporan.
          Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

          Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
          • akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
          • untuk diperdagangkan,
          • akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
          • tidak ada hak pada akhir periode pelaporan untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12
            bulan setelah tanggal pelaporan.
          Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.

     h. Kas dan Bank

          Kas dan bank terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan
          atau kurang sejak tanggal penempatannya.

          Deposito berjangka yang jatuh temponya kurang dari tiga bulan pada saat penempatan namun
          dijaminkan, atau dibatasi pencairannya, dan deposito berjangka yang jatuh temponya lebih dari 3 (tiga)
          bulan pada saat penempatan disajikan sebagai investasi jangka pendek, dan disajikan sebesar nilai
          nominal.

     i.   Instrumen Keuangan

          Grup menerapkan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan
          terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen keuangan dan akuntansi lindung nilai.

          Aset Keuangan
          Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, sehingga
          setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui
          penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:
          • Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan
          • Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.




                                                       11
Page 20
                            PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              31 Desember 2024
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     i.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup hanya memiliki instrumen keuangan dalam kategori
          aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi.

          Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi

          Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
          • Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
            rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
          • Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata
            dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

          Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal
          dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan
          metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan
          dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kategori ini meliputi kas dan setara kas, piutang usaha,
          piutang lain-lain serta jaminan yang termasuk dalam akun aset lain-lain yang dimiliki oleh Grup.

          Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

          Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian
          kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan
          atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.

          Liabilitas Keuangan

          Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
          diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi. Grup menentukan
          klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

          Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
          termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya
          perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif
          disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi.

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup memiliki instrumen keuangan dalam kategori liabilitas
          keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

          Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi

          Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan
          awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan
          metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kategori ini meliputi utang bank jangka pendek, utang
          usaha, utang lain-lain, beban dibayar dimuka, utang bank jangka panjang dan utang pembiayaan
          konsumen yang dimiliki oleh Grup.




                                                      12
Page 21
                            PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              31 Desember 2024
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     i.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Saling Hapus Instrumen Keuangan

          Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
          keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
          melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berniat untuk menyelesaikan secara
          neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

          Reklasifikasi Instrumen Keuangan

          Grup mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup
          mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas keuangan tidak
          direklasifikasi.

          Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Grup selalu mengakui kerugian kredit ekspektasian (ECL) sepanjang umur untuk piutang usaha.
          Kerugian kredit ekspetasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat kerugian
          berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi umum dan
          penilaian baik atas kondisi kini maupun perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai
          waktu atas uang jika tepat.

          Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada
          peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit pada
          instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur
          penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian apakah ECL
          sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya
          atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan bukti aset keuangan yang
          mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. ECL
          sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspetasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa
          gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL
          sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi
          dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

          Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

          • Aset Keuangan
            Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan, atau, bila dapat diterapkan untuk bagian dari aset
            keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa, terjadi apabila:
            a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir atau aset telah
               dialihkan;
            b. Grup tetap mengalihkan hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut
               atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut tanpa penundaan
               yang signifikan terhadap pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) Grup secara
               substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut,
               atau (ii) Grup secara substansial tidak mengalihkan maupun tidak mempertahankan seluruh risiko
               dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mengalihkan pengendalian
               atas aset keuangan tersebut.




                                                   13
Page 22
                            PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              31 Desember 2024
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     i.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)

          • Liabilitas Keuangan

            Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan,
            atau telah kadaluarsa.

     j.   Pengukuran Nilai Wajar

          Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
          liabilitas akan terjadi:

          • di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
          • jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas

          Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal
          pengukuran

          Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
          menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
          kepentingan ekonomi terbaiknya.

          Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
          menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
          terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
          dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya

          Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input yang dapat
          diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

          Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan,
          dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:

          • Level 1 – harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
          • Level 2 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
            dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
          • Level 3 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
            tidak dapat diobservasi.

          Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan
          konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan menilai
          kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.




                                                     14
Page 23
                            PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              31 Desember 2024
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     k. Persediaan

          Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.
          Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi dan biaya lain yang timbul sampai
          persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-
          rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
          estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.

          Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh
          kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut.
          Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto,
          diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya pemulihan
          tersebut.

          Barang dan perlengkapan hotel terdiri dari makanan, minuman, perlengkapan teknik dan perlengkapan
          hotel.

     l.   Biaya Dibayar di Muka

          Biaya dibayar di muka dibebankan selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
          metode garis lurus.

     m. Aset Tetap

          Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan (pengakuan awal) setelah dikurangi akumulasi
          penyusutan dan akumulasi penurunan nilai aset. Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga
          perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang
          dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai
          dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.

          Setelah pengakuan awal, aset tetap diukur dengan model biaya.

          Nilai residu, estimasi umur ekonomis dan metode penyusutan aset tetap ditelaah dan disesuaikan jika
          lebih tepat, pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, untuk memastikan bahwa nilai sisa, estimasi
          umur ekonomis dan metode penyusutan tersebut telah mencerminkan manfaat ekonomi yang
          diharapkan dari aset tersebut.

          Aset tetap disusutkan sejak aset mulai atau siap digunakan, dengan menggunakan metode garis lurus
          berdasarkan estimasi umur masa manfaat ekonomis sebagai berikut:

                                                                             Masa Manfaat

          Bangunan dan prasarana                                                   20
          Perlengkapan dan Perabot                                                4-8
          Kendaraan                                                                 4
          Peralatan Kantor                                                        4-8




                                                    15
Page 24
                          PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            31 Desember 2024
                            (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     m. Aset Tetap (lanjutan)

        Tanah dinyatakan pada harga perolehan dan tidak disusutkan. Biaya legal awal untuk mendapatkan hak
        legal dan biaya terkait dengan pembaruan hak atas tanah, diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah,
        dan biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan.

        Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif tahun berjalan;
        sedangkan renovasi dan penambahan yang jumlahnya signifikan dan memperpanjang masa manfaat
        dikapitalisasi ke aset tetap yang bersangkutan. Nilai tercatat serta akumulasi penyusutan atas aset tetap
        yang tidak digunakan lagi atau yang dijual, dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang bersangkutan, dan
        keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi tahun berjalan.

        Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya
        dikeluarkan dari laporan posisi keuangan, dan keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui dalam
        laporan laba rugi tahun berjalan.

        Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
        ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
        timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan
        dan nilai tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan
        pengakuannya.

        Pada akhir periode pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat ekonomis aset,
        nilai sisa aset, metode penyusutan dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.

     n. Aset tak berwujud

        Perangkat lunak

        Perangkat lunak pada awalnya dinyatakan sebesar harga perolehan. Setelah pengakuan awal, aset tak
        berwujud diukur menggunakan model biaya, dicatat sebesar biaya perolehannya dikurangi akumulasi
        amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai.

        Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak akan dikapitalisasi hanya jika pengeluaran tersebut
        menambah manfaat ekonomi di masa mendatang untuk aset yang bersangkutan. Semua pengeluaran
        lainnya dibebankan pada saat terjadinya.

        Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang estimasi
        masa manfaatnya, dimulai dari tanggal perangkat lunak tersebut tersedia untuk dipakai. Estimasi masa
        manfaat perangkat lunak adalah lima tahun.

        Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan nilai residual ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan
        dan disesuaikan jika dianggap tepat

     o. Sewa

        Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak
        memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset teridentifikasi untuk suatu periode waktu
        sebagai imbalan untuk imbalan.




                                                   16
Page 25
                           PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             31 Desember 2024
                             (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     o. Sewa (lanjutan)

        Sebagai penyewa

        Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk seluruh sewa, kecuali untuk
        sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Perusahaan mengakui liabilitas sewa untuk
        melakukan pembayaran sewa dan aset hak guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset pendasar.

        (i)   Aset Hak-Guna

              Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset tersedia untuk
              digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
              penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan
              aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang timbul di awal, dan
              pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa
              yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode yang lebih
              pendek antara sewa dan estimasi masa manfaat aset.

              Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan
              mencerminkan pelaksanaan opsi beli, penyusutan dihitung dengan menggunakan estimasi masa
              manfaat aset. Aset hak-guna juga mengalami penurunan nilai (Catatan 2m).

        (ii) Liabilitas Sewa

              Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini
              pembayaran sewa yang harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa mencakup
              pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa,
              pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang diharapkan
              akan dibayar di bawah jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan
              dari opsi beli yang cukup pasti akan dilaksanakan oleh Perusahaan, dan pembayaran denda untuk
              penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan Perusahaan melaksanakan opsi untuk
              menghentikan sewa. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau tarif diakui
              sebagai beban (kecuali terjadi untuk menghasilkan persediaan) pada periode di mana peristiwa atau
              kondisi yang memicu terjadinya pembayaran.

              Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga pinjaman
              inkremental penyewa pada tanggal dimulainya sewa karena suku bunga implisit dalam sewa tidak
              dapat ditentukan. Setelah tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk
              mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu,
              jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, perubahan jangka waktu sewa,
              perubahan pembayaran sewa, atau perubahan dalam penilaian opsi untuk membeli aset pendasar.

              Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa mesin dan peralatan
              jangka pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang, dari tanggal
              permulaan dan tidak mengandung opsi beli). Hal ini juga berlaku untuk pengecualian pengakuan
              sewa aset bernilai rendah untuk sewa peralatan kantor yang dianggap bernilai rendah. Pembayaran
              sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan
              metode garis lurus selama masa sewa.




                                                    17
Page 26
                          PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            31 Desember 2024
                            (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     o. Sewa (lanjutan)

        Sebagai pesewa

        Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi
        atau sewa pembiayaan.

        Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah
        sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset
        pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa
        pembiayaan; jika tidak maka, merupakan sewa operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup
        mempertimbangkan beberapa indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur
        ekonomik aset pendasar.

     p. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

        Grup mengakui rugi penurunan nilai aset apabila taksiran jumlah yang dapat diperoleh kembali
        (recoverable amount) dari suatu aset lebih rendah dari nilai tercatatnya. Pada setiap tanggal laporan
        posisi keuangan, Perusahaan melakukan penelaahan untuk menentukan apakah terdapat indikasi
        pemulihan penurunan nilai. Pemulihan penurunan nilai diakui sebagai laba pada periode terjadinya
        pemulihan.

     q. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Pengakuan Pendapatan

        Grup menerapkan PSAK No. 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5
        langkah analisa sebagai berikut:
        1. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dimana Grup mencatat kontrak dengan pelanggan
            hanya jika seluruh kriteria berikut terpenuhi:
               i. Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak
              ii. Perusahaan dapat mengindentifikasi hak dari para pihak dan jangka waktu pembayaran atas
                  barang yang akan dialihkan
             iii. Kontrak memiliki subtansi komersial
             iv. Kemungkinan besar Perusahaan akan menerima imbalan atas barang yang dialihkan
        2. Mengindentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
            janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
            pelanggan;
        3. Menentukan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
            suatu Perusahaan sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
            pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel,
            maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak
            diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan
            estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak;
        4. Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar
            harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin;
        5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
            atau jasa ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut (pada suatu waktu
            tertentu atau sepanjang waktu).




                                                 18
Page 27
                             PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               31 Desember 2024
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     q. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

          Kriteria lainnya

          Pendapatan diakui ketika Grup telah memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan mengalihkan barang
          atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh pengendalian atas
          barang atau jasa tersebut. Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi pada suatu waktu tertentu atau dari
          sepanjang waktu. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah yang dialokasikan untuk kewajiban
          pelaksanaan yang dipenuhi.

          Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui pada saat kepemilikan aset dialihkan kepada
          pelanggan, umumnya pada saat penyerahan aset kepada pelanggan. Uang muka yang diperoleh dari
          pelangan diakui sebagai liabilitas kontrak.

          Pengakuan Beban

          Biaya penambahan yang secara langsung berhubungan untuk mendapatkan kontrak ("biaya untuk
          memperoleh") dan diharapkan dapat dipulihkan, biaya tersebut dengan demikian memenuhi syarat
          kapitalisasi berdasarkan PSAK No. 115 dan dicatat sebagai bagian dari akun “Biaya dibayar dimuka”.
          Beban tersebut diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang atau jasa yang
          terkait dengan aset tersebut.

          Beban pokok penjualan diakui pada saat terjadinya (metode akrual). Termasuk didalam beban pokok
          penjualan adalah taksiran beban untuk pengembangan prasarana di masa yang akan datang atas tanah
          yang telah terjual.

          Beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual menggunakan metode suku
          bunga efektif.

          Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

     r.   Distribusi Dividen

          Distribusi dividen kepada pemegang saham Grup diakui sebagai liabilitas dalam laporan keuangan
          konsolidasian dalam periode saat dividen tersebut disetujui oleh pemegang saham Grup.

     s. Informasi Segmen

          Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang secara
          berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke
          dalam segmen dan penilaian kinerja Grup

     t.   Pajak Penghasilan

          Pajak kini

          Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
          berdasarkan tarif pajak yang berlaku.




                                                     19
Page 28
                            PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              31 Desember 2024
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pajak Penghasilan (lanjutan)

          Pajak Tangguhan

          Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari
          perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal
          pelaporan.

          Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal
          yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan
          atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk
          pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku
          ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan pajak) yang
          telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

          Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang
          dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan
          pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh otoritas
          perpajakan yang sama.

     u. Imbalan Kerja

          Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

          Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tidak terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan
          posisi keuangan setelah dikurangi jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam laba rugi.

          Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

          Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan manfaat pasti yang dibentuk dengan pendanaan
          khusus melalui program dana pensiun dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan
          karyawan pada saat pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran
          kembali liabilitas imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan
          penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun
          menjadi bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan
          pasti diakui dalam laba rugi.

          Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah
          Nomor 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU No.
          11/2020 mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya.




                                                    20
Page 29
                          PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            31 Desember 2024
                            (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     u. Imbalan Kerja (lanjutan)

        Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan)

        Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2
        Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022 yang
        merupakan pelaksanaan dari Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Dengan berlakunya Perppu ini, UU
        No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Perppu Cipta Kerja 2/2022 telah
        ditetapkan menjadi Undang-Undang pada tanggal 31 Maret 2023 berdasarkan Undang-Undang No. 6
        Tahun 2023.

     v. Laba per Saham Dasar

        Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih residual dengan jumlah rata-rata
        tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

     w. Saling Hapus antar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

        Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
        keuangan jika dan hanya jika,
        • Saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah
          diakui tersebut; dan
        • Berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
          liabilitasnya secara simultan.

3.   PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN, DAN ASUMSI MANAJEMEN

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada laporan
     keuangan konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat
     aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan
     pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.

     Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan dan
     asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan
     serta pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.

     Pertimbangan

     Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
     Grup yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan
     keuangan konsolidasian:

     a. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

        Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
        dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan dalam PSAK No.
        109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan informasi kebijakan akuntansi
        sebagaimana material diungkapkan Catatan 2.




                                                   21
Page 30
                         PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           31 Desember 2024
                           (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



3.   PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN, DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)

     Pertimbangan (lanjutan)

     Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
     Grup yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan
     keuangan konsolidasian (lanjutan):

     b. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai

        Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak
        pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara
        signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan
        tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada
        peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan
        awal dan bukan didasarkan bukti aset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal
        pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit
        ekspetasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur
        instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari
        peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal

        Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang
        harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan
        besaran jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda
        tergantung pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.

     c. Pajak Penghasilan

        Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat
        sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak
        penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil pemeriksaan pajak
        berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut akan berdampak
        terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan tersebut

     Estimasi dan Asumsi

     Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada
     tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material
     terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup
     mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan konsolidasian
     disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena
     perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi
     ketika keadaan tersebut terjadi:

     a. Estimasi Masa Manfaat dan Penyusutan Aset Tetap

        Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
        masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4
        tahun sampai dengan 20 tahun, yang merupakan umur yang secara umum diharapkan dalam industri
        yang sama dan pengalaman aset yang sejenis. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan
        teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya
        penyusutan masa depan mungkin direvisi.




                                                 22
Page 31
                         PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           31 Desember 2024
                           (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



3.   PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN, DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)

     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

     Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada
     tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material
     terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup
     mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan konsolidasian
     disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena
     perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi
     ketika keadaan tersebut terjadi (lanjutan):

     b. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

        Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset tertentu.
        Penentuan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari
        pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. Perubahan signifikan dalam asumsi-
        asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat berdampak signifikan pada nilai terpulihkan
        dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin berdampak material pada hasil operasi Grup.

     c. Imbalan Kerja Jangka Panjang

        Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh
        aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 19 dan
        mencakup, antara lain, tingkat kenaikan gaji dan tingkat diskonto yang ditentukan dengan mengacu pada
        imbal hasil pasar atas bunga obligasi pemerintah dalam mata uang yang sama dengan mata uang
        pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu yang mendekati estimasi jangka waktu liabilitas imbalan
        kerja jangka panjang tersebut. Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Grup dibukukan pada
        penghasilan komprehensif lain dan dengan demikian, berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif
        lain yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan
        bahwa asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan
        pada hasil aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan
        pada jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang.




                                                 23
Page 32
                           PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             31 Desember 2024
                             (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



4.   KAS DAN BANK
                                                               31 Desember 2024      31 Desember 2023

     Kas                                                              137.199.844           66.138.818
     Bank
      PT Bank Central Asia Tbk                                      1.308.005.275        2.666.829.619
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                    55.404.494          245.387.468
      PT Bank CIMB Niaga Tbk.                                          15.837.374           16.429.038
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                            8.418.299           32.009.252
      PT Bank Pembangunan Daerah Lampung                                7.024.877            6.218.581
      PT Bank Syariah Indonesia Tbk                                           -             14.185.045
     Jumlah                                                         1.531.890.163        3.047.197.821

5.   PIUTANG USAHA

     ▪ Berdasarkan Segmen:
                                                               31 Desember 2024      31 Desember 2023
      Pihak ketiga:
        Piutang program                                             4.079.949.333        2.385.025.000
        Kamar, makanan dan minuman, dan lain-lain                     165.107.056          144.244.564
                                                                    4.245.056.389        2.529.269.564
        Dikurangi:
          cadangan kerugian kredit ekspektasian                      (346.958.218)         (80.925.640)
      Jumlah                                                        3.898.098.171        2.448.343.924

     ▪ Berdasarkan Analisis Umur Piutang Usaha:
                                                               31 Desember 2024      31 Desember 2023

      Belum jatuh tempo                                             1.358.718.682          378.161.464
      Telah jatuh tempo:
       < 30 hari                                                    2.753.077.717          536.924.272
       31 - 60 hari                                                    82.589.990          490.600.495
       61 - 90 hari                                                             -          389.833.333
       > 90 hari                                                       50.670.000          733.750.000
                                                                    4.245.056.389        2.529.269.564
      Dikurangi:
        cadangan kerugian kredit ekspektasian                        (346.958.218)         (80.925.640)
      Jumlah                                                        3.898.098.171        2.448.343.924

     Mutasi cadangan kerugian kredit ekspektasian adalah sebagai berikut:
                                                                  31 Desember 2024   31 Desember 2023

     Saldo awal                                                        80.925.640           54.206.616
     Penambahan (Catatan 30)                                          266.032.578           26.719.024
      Saldo akhir                                                     346.958.218           80.925.640

     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian kredit ekspektasian pada tanggal 31 Desember 2024
     dan 2023 adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas menurunnya nilai piutang.




                                                  24
Page 33
                              PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                31 Desember 2024
                                (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



6.   PIUTANG LAIN-LAIN
                                                                    31 Desember 2024         31 Desember 2023
     Pihak berelasi
       PT Idea Asia Investama                                                      -               617.314.845
     Pihak ketiga:
       Karyawan                                                             58.926.798              26.195.001
      Jumlah                                                                58.926.798             643.509.846

7.   PERSEDIAAN
                                                                    31 Desember 2024         31 Desember 2023

     Perlengkapan                                                           54.801.590              63.957.092
     Makanan dan minuman                                                    38.994.762              44.882.711
     Peralatan dapur                                                        17.258.818              19.929.200
      Jumlah                                                               111.055.170             128.769.003

     Grup tidak membentuk penyisihan penurunan nilai persediaan, karena Manajemen berkeyakinan bahwa
     tidak ada persediaan barang usang dan lambat bergerak pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

8.   UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
                                                                    31 Desember 2024         31 Desember 2023
     Uang muka
       Sewa                                                                 50.000.000                     -
       Proyek                                                                      -               100.987.125
     Biaya dibayar dimuka
       Sistem penunjang                                                            -                25.327.350
       Sewa                                                                        -                 4.995.000
       Lain-lain                                                                   -               101.176.670
      Jumlah                                                                50.000.000             232.486.145

9.   ASET TETAP
                                                                31 Desember 2024
                                        1 Jan 2023        Penambahan     Pengurangan             31 Des 2023
     Harga Perolehan:
      Perolehan langsung:
        Tanah                          12.315.263.667                  -                 -        12.315.263.667
        Bangunan & prasarana           56.414.644.180      1.257.881.167                 -        57.672.525.347
        Kendaraan                       1.143.520.000                  -                 -         1.143.520.000
        Peralatan kantor                1.890.693.221        118.813.209                 -         2.009.506.430
        Perlengkapan dan perabot       12.922.869.950         35.622.000                 -        12.958.491.950

                                       84.686.991.018      1.412.316.376                 -        86.099.307.394
     Akumulasi Penyusutan:
      Pemilikan langsung:
        Bangunan & prasarana            6.139.599.296      2.916.990.086                 -         9.056.589.382
        Kendaraan                         155.237.919        157.940.000                 -           313.177.919
        Peralatan kantor                1.091.019.756        285.005.136                 -         1.376.024.893
        Perlengkapan dan perabot        5.437.572.145      1.760.020.709                 -         7.197.592.854

                                       12.823.429.116      5.119.955.931                 -        17.943.385.047
      Nilai tercatat bersih            71.863.561.902                                             68.155.922.347




                                                     25
Page 34
                              PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                31 Desember 2024
                                (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



9.   ASET TETAP (lanjutan)
                                                                31 Desember 2023
                                        1 Jan 2023        Penambahan     Pengurangan                31 Des 2023
     Harga Perolehan:
      Perolehan langsung:
        Tanah                          12.315.263.667                   -                   -        12.315.263.667
        Bangunan & prasarana           41.457.044.016      14.957.600.164                   -        56.414.644.180
        Kendaraan                         947.640.000         195.880.000                   -         1.143.520.000
        Peralatan kantor                1.869.250.921          21.442.300                   -         1.890.693.221
        Perlengkapan dan perabot       12.662.223.127         260.646.823                   -        12.922.869.950

                                       69.251.421.731      15.435.569.287                   -        84.686.991.018
     Akumulasi Penyusutan:
      Pemilikan langsung:
        Bangunan & prasarana            3.868.444.077      2.271.155.219                    -         6.139.599.296
        Kendaraan                          34.742.502        120.495.417                    -           155.237.919
        Peralatan kantor                  794.303.076        296.716.680                    -         1.091.019.756
        Perlengkapan dan perabot        3.734.876.961      1.702.695.184                    -         5.437.572.145

                                        8.432.366.616      4.391.062.500                    -        12.823.429.116
      Nilai tercatat bersih            60.819.055.115                                                71.863.561.902

                                                                     31 Desember 2024           31 Desember 2023
     Beban penyusutan dialokasikan pada:
      Beban umum dan administrasi (Catatan 28)                              5.119.955.931           4.391.062.500
      Jumlah                                                                5.119.955.931           4.391.062.500

     Tanah merupakan hak atas tanah Perusahaan dan entitas anak yang sebagaimana ternyata dalam Sertifikat
     Hak Guna Bangunan Hak Guna Bangunan (HGB) No. 1057-1060 yang berlaku sampai tanggal 20
     November 2039, Hak Guna Bangunan (HGB) No. 1062-1070 yang berlaku sampai tanggal 18 Mei 2040 dan
     Hak Guna Bangunan (HGB) No.1110/Metro yang berlaku sampai tanggal 26 Agustus 2040.

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup mengasuransikan aset tetapnya, kecuali tanah, kepada PT
     Asuransi Dayin Mitra Tbk, pihak ketiga, dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 25.241.500.000.

     Tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit dari PT Bank Ganesha Tbk.

     Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat indikasi penurunan nilai aset tetap sehingga Grup
     tidak melakukan penyisihan penurunan nilai untuk aset tetap.

10. ASET TAK BERWUJUD
                                                                31 Desember 2024
                                        1 Jan 2024        Penambahan     Pengurangan                31 Des 2024
     Harga Perolehan:
      System                            986.097.037                     -                   -         986.097.037
                                        986.097.037                     -                   -         986.097.037
     Akumulasi amortisasi :
      System                             20.543.688         246.524.259                     -         267.067.947
                                         20.543.688         246.524.259                     -         267.067.947
      Nilai tercatat                    965.553.349                                                   719.029.090




                                                     26
Page 35
                         PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           31 Desember 2024
                           (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



10. ASET TAK BERWUJUD (lanjutan)
                                                            31 Desember 2023
                                    1 Jan 2023        Penambahan     Pengurangan                  31 Des 2023
   Harga Perolehan:
    System                                       -      986.097.037                       -         986.097.037
                                                 -      986.097.037                       -         986.097.037
   Akumulasi amortisasi :
    System                                       -       20.543.688                       -          20.543.688
                                                 -       20.543.688                       -          20.543.688
     Nilai tercatat                              -                                                  965.553.349

                                                                 31 Desember 2024             31 Desember 2023
   Beban amortisasi dialokasikan pada:
    Beban umum dan administrasi (Catatan 28)                            246.524.259                  20.543.688
     Jumlah                                                             246.524.259                  20.543.688

11. UTANG BANK JANGKA PENDEK
                                                                 31 Desember 2024             31 Desember 2023

   PT Bank Ganesha Tbk                                                2.865.147.736               2.861.458.912

   Berdasarkan Perjanjian Perpanjangan Kredit No. 015/PJPK/KRD/KCU/2024 Pada tanggal 6 Maret 2024,
   Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dalam bentuk pinjaman rekening koran dari PT Bank Ganesa Tbk
   dengan plafon sebesar Rp 2.900.000.000 dengan tingkat bunga 10% pertahun dengan jangka waktu 12
   bulan, yang akan jatuh tempo pada tanggal 20 Maret 2025.

   Jaminan atas fasilitas kredit ini sama dengan utang bank jangka panjang (Catatan 18)

12. UTANG USAHA

   ▪ Berdasarkan Segmen:
                                                                 31 Desember 2024             31 Desember 2023
     Pihak ketiga:
       Supplier                                                          75.082.127                 131.880.959
       Refund program                                                     2.300.000                   2.050.000
      Jumlah                                                             77.382.127                 133.930.959

   ▪ Berdasarkan Analisis Umur Utang Usaha:
                                                                 31 Desember 2024             31 Desember 2023

     Belum Jatuh Tempo                                                           -                   62.289.806
     Jatuh Tempo:
       1 - 30 Hari                                                       75.082.127                  71.641.153
       > 31 Hari                                                          2.300.000
      Jumlah                                                             77.382.127                 133.930.959




                                                 27
Page 36
                       PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         31 Desember 2024
                         (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



13. UTANG LAIN-LAIN
                                                               31 Desember 2024        31 Desember 2023
   Pihak yang berelasi:
     PT Idea Asia Investama                                                       -          1.534.442.758
   Pihak ketiga:
     Deposit                                                          137.787.800             100.249.285
     Jumlah                                                           137.787.800            1.634.692.043

14. PERPAJAKAN

   a. Utang Pajak
                                                               31 Desember 2024        31 Desember 2023
      Entitas induk
        Pajak penghasilan pasal 21                                              -               3.200.000
        Pajak penghasilan pasal 23                                      1.720.000                       -
        Pajak penghasilan pasal 29                                    151.632.967             165.740.190
      Entitas anak
        Pajak penghasilan pasal 21                                              -                  281.760
        Pajak penghasilan pasal 23                                        431.621                1.265.433
        Pajak penghasilan pasal 29                                    122.709.346               23.929.579
        Pajak restoran - PB 1                                          91.430.536               88.656.830
        Jumlah                                                        367.924.469             283.073.792

   b. Pajak Kini

      Rekonsiliasi laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
      konsolidasian dengan taksiran laba fiskal yang dihitung oleh Entitas untuk tahun yang berakhir pada 31
      Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                 31 Desember 2024        31 Desember 2023
      Laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan
         laba rugi konsolidasian                                     1.053.721.652            1.155.529.871
      Dikurangi: Laba sebelum taksiran
         pajak penghasilan Entitas Anak                                 (563.498.533)          (145.932.028)
      Eliminasi konsolidasisan                                           432.940.087                    -
        Laba sebelum pajak penghasilan Entitas Induk                  923.163.206            1.009.597.843
      Koreksi fiskal terdiri dari:
        Beda tetap:
          Laba anak usaha                                             (432.940.088)                    -
          Pajak                                                          8.181.250               8.351.635
          Jamuan dan sumbangan                                          24.120.471              19.847.399
          Pendapatan bunga                                              (1.378.114)            (69.700.361)
          Lain-lain                                                     45.998.073              28.805.874
         Jumlah                                                       (356.018.408)            (12.695.453)
        Beda temporer:
         Beban penyisihan penurunan nilai                             266.032.578               26.719.024
         Imbalan kerja                                                 (1.448.526)             (31.865.653)
          Jumlah                                                      264.584.052               (5.146.629)




                                               28
Page 37
                        PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                          31 Desember 2024
                          (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



14. PERPAJAKAN (lanjutan)

   b. Pajak Kini (lanjutan)
                                                                 31 Desember 2024        31 Desember 2023

      Estimasi laba kena pajak                                            831.728.850          991.754.857
      Taksiran pajak penghasilan badan:
       31 Desember 2024       31 Desember 2023
             279.421.406             476.781.000     11%                   30.736.355           52.445.910
             552.307.444             514.974.000     22%                  121.507.638          113.294.280
             831.728.850             991.755.000                          152.243.992          165.740.190

      Taksiran pajak penghasilan badan                                    152.243.992          165.740.190
      Pajak dibayar di muka:
        Pajak penghasilan pasal 25                                                  -                       -
      Utang pajak penghasilan badan                                       152.243.992          165.740.190

   c. Pajak Tangguhan
                                                                   31 Des 2024
                                                            Dikreditkan (Dibebankan) ke
                                                                             Penghasilan
                                                              Laporan       Komprehensif
                                          1 Jan 2024       Laba dan Rugi        Lain          31 Des 2024

      Entitas induk
        Imbalan kerja                      (3.997.268)         5.481.372                 -       1.484.104
        Penyisihan penurunan nilai         17.803.641         58.527.167                 -      76.330.808
                                           13.806.373        64.008.539                  -      77.814.912
      Entitas anak                          1.040.918          (692.455)           147.532         495.995
        Jumlah                             14.847.291        63.316.084           147.532       78.310.907

                                                                   31 Des 2023
                                                            Dikreditkan (Dibebankan) ke
                                                                             Penghasilan
                                                              Laporan       Komprehensif
                                          1 Jan 2023       Laba dan Rugi        Lain          31 Des 2023

      Imbalan kerja                        (3.973.707)        (7.010.444)        6.986.883      (3.997.268)
      Penyisihan penurunan nilai           11.925.456          5.878.185                 -      17.803.641
                                            7.951.749         (1.132.258)        6.986.883      13.806.373
      Entitas anak                             99.839          1.088.612          (147.532)      1.040.918
        Jumlah                              8.051.588            (43.647)        6.839.350      14.847.291




                                                29
Page 38
                         PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           31 Desember 2024
                           (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



14. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Beban Pajak, Neto
                                                              31 Desember 2024        31 Desember 2023
      Pajak kini:
        Perusahaan                                                  (151.632.967)           (165.740.190)
        Entitas Anak                                                (129.207.300)            (40.728.880)
        Jumlah pajak kini                                           (280.840.267)           (206.469.070)

      Pajak tangguhan:
        Perusahaan                                                     64.008.539             (1.132.258)
        Entitas Anak                                                    (692.455)               1.088.611
        Jumlah manfaat pajak tangguhan, neto                           63.316.084                (43.647)
      Jumlah                                                        (217.524.183)           (206.512.717)

      Rekonsiliasi antara jumlah penghasilan pajak dan jumlah yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak
      yang berlaku adalah sebagai berikut:

                                                              31 Desember 2024        31 Desember 2023
      Laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan
        laba rugi konsolidasian                                    1.053.721.652           1.155.529.871
      Dikurangi: Laba sebelum taksiran
        pajak penghasilan Entitas Anak                              (563.498.533)            145.932.028
        Eliminasi konsolidasian                                      432.940.087                     -
        Laba sebelum pajak penghasilan Entitas Induk                 923.163.206           1.009.597.843
      Koreksi fiskal terdiri dari:
        Beda tetap:
          Laba anak usaha                                           (432.940.088)                    -
          Pajak                                                        8.181.250               8.351.635
          Jamuan dan sumbangan                                        24.120.471              19.847.399
          Pendapatan bunga                                            (1.378.114)            (69.700.361)
          Lain-lain                                                   45.998.073              28.805.874
         Jumlah                                                     (356.018.408)            (12.695.453)
        Beda temporer:
         Beban penyisihan penurunan nilai                            266.032.578              26.719.024
         Imbalan kerja                                                (1.448.526)            (31.865.653)
          Jumlah                                                     264.584.052              (5.146.629)
      Estimasi laba kena pajak                                       831.728.850             991.755.761
      Beban pajak Perusahaan                                          87.624.428             166.872.448
      Beban pajak Entitas Anak                                       129.899.755              39.640.269
        Jumlah pajak penghasilan                                     217.524.183             206.512.717

   e. Administrasi

      Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia, Perusahaan menghitung,
      menetapkan dan membayar sendiri (self assessment) jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal
      Pajak dapat menetapkan dan mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 tahun sejak tanggal
      terutangnya pajak.




                                               30
Page 39
                        PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                          31 Desember 2024
                          (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



14. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Administrasi (lanjutan)

      Berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang "Harmonisasi Peraturan Perpajakan",
      Pemerintah menetapkan tarif tunggal pajak penghasilan badan mulai Tahun Pajak 2022 menjadi 22%
      dan Perusahaan Terbuka dalam negeri yang memenuhi kriteria tertentu dapat memperoleh tarif pajak 3%
      lebih rendah dari tarif pajak yang disebutkan di atas.

15. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
                                                              31 Desember 2024        31 Desember 2023

   Pendaftaran siswa                                                   14.899.333            184.900.000

   Pendapatan diterima dimuka merupakan pendaftaran program siswa diterima dimuka oleh perusahaan untuk
   program ditahun 2025.

16. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR
                                                              31 Desember 2024        31 Desember 2023

   Insentif jasa layanan                                             129.774.071              73.898.440
   Jasa profesional                                                  114.350.000             119.137.500
   Listrik, air dan telepon                                           61.496.838              74.484.923
   Laundry                                                            12.441.678              14.400.968
   Gaji dan tunjangan                                                          -               5.879.336
   Lain-lain < Rp 5.000.000                                            9.359.982               9.380.000
     Jumlah                                                          327.422.569             297.181.167

17. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
                                                              31 Desember 2024        31 Desember 2023

   PT Mandiri Tunas Finance                                          352.740.000             517.620.000
   Dikurangi : bunga tahun berjalan                                  (65.934.546)            (65.917.246)
     Nilai sekarang atas pembayaran minimum                          286.805.454             451.702.754
   Dikurangi: Bagian lancar < 12 bulan                              (131.362.822)           (131.362.822)
   Bagian jangka panjang                                             155.442.632             320.339.932

   Pada tahun 2023, Perusahaan memperoleh dua Fasilitas Pembiayaan Multiguna 1 unit kendaraan Wuling
   dari PT Mandiri Tunas Finance dengan keseluruhan nilai aset yang diperoleh sebesar Rp 197.000.000, di
   mana total nilai yang dibiayai oleh fasilitas ini adalah sebesar Rp 146.800.000, dengan jangka waktu 48
   bulan dengan tingkat bunga sebesar 8,57% per tahun.

   Pada tahun 2022, Perusahaan memperoleh dua Fasilitas Pembiayaan Multiguna 3 unit kendaraan Wuling
   dari PT Mandiri Tunas Finance dengan keseluruhan nilai aset yang diperoleh sebesar Rp 587.640.000, di
   mana total nilai yang dibiayai oleh fasilitas ini adalah masing-masing sebesar Rp 512.640.000, dengan
   jangka waktu 48 bulan dengan tingkat bunga sebesar 8,53% per tahun.




                                               31
Page 40
                          PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            31 Desember 2024
                            (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



18. UTANG BANK JANGKA PANJANG
                                                                 31 Desember 2024         31 Desember 2023

   Entitas anak
    PT Bank Ganesa Tbk
       Kredit investasi - I                                            4.549.450.545           5.736.263.733
       Kredit investasi - II                                           4.549.450.545           5.736.263.733
     Jumlah                                                            9.098.901.090          11.472.527.466
   Dikurangi:
     Bagian lancar < 12 bulan                                         (2.373.626.376)          (2.373.626.376)
   Utang bank jangka panjang                                           6.725.274.714           9.098.901.090

   PT Bank Ganesa Tbk - Kredit investasi I
   Berdasarkan surat persetujuan dan pengalihan fasilitas kredit (novasi) dari PT Idea Asia Investama untuk
   menjadi PT Aidia Indonesia Propertindo No.060/KCU-ADK/III/2021 tanggal 29 Maret 2021 dan akta
   perjanjian kredit No. 06 tanggal 01 Juli 2021, entitas anak memperoleh fasilitas Pinjaman Kredit Investasi 1
   (KI 1) sebesar Rp 9.000.000.000, untuk tujuan investasi pembangunan hotel, asrama dan sarana penunjang
   dari PT Bank Ganesha Tbk dengan bunga sebesar 10,75% dan akan jatuh tempo pada tanggal 23 Oktober
   2028.

   PT Bank Ganesa Tbk - Kredit investasi II
   Berdasarkan surat persetujuan dan pengalihan fasilitas kredit (novasi) dari PT Idea Asia Investama untuk
   menjadi PT Aidia Indonesia Propertindo No.060/KCU-ADK/III/2021 tanggal 29 Maret 2021 dan akta
   perjanjian kredit No. 07 tanggal 01 Juli 2021, entitas anak memperoleh fasilitas Pinjaman Kredit Investasi 2
   (KI 2) sebesar Rp16.750.000.000, untuk tujuan investasi pembangunan hotel, asrama dan sarana penunjang
   lainnya dari PT Bank Ganesha Tbk dengan bunga 10,75% dan akan jatuh tempo pada tanggal 23 Oktober
   2028.

   Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan:
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1066/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 5 Mei 2020, No.02011/2020, seluas 484 m2 atas nama PT Aidia Indonesia Propertindo;
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1063/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 5 Mei 2020, No.02016/2020, seluas 496 m2 atas nama PT Aidia Indonesia Propertindo;
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1070/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 5 Mei 2020, No.02013/2020, seluas 474 m2 atas nama PT Aidia Indonesia Propertindo;
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1067/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 5 Mei 2020, No.02017/2020, seluas 1.471 m2 atas nama PT Aidia Indonesia
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1064/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 5 Mei 2020, No.02015/2020, seluas 963 m2 atas nama PT Aidia Indonesia Propertindo;
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1065/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 5 Mei 2020, No.02018/2020, seluas 2.973 m2 atas nama PT Aidia Indonesia
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1069/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 5 Mei 2020, No.02012/2020, seluas 236 m2 atas nama PT Aidia Indonesia Propertindo;
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1062/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 5 Mei 2020, No.02019/2020, seluas 239 m2 atas nama PT Aidia Indonesia Propertindo;
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1068/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 5 Mei 2020, No.02014/2020, seluas 1.689 m2 atas nama PT Aidia Indonesia
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1057/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 15 November 2019, No.01926/2019, seluas 195 m2 atas nama PT Aidia Indonesia
     Propertindo;




                                                 32
Page 41
                         PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           31 Desember 2024
                           (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



18. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

   Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan (lanjutan):

   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1058/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 15 November 2019, No.01929/2019, seluas 188 m2 atas nama PT Aidia Indonesia
     Propertindo;
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1059/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 15 November 2019, No.01928/2019, seluas 242 m2 atas nama PT Aidia Indonesia
     Propertindo;
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1060/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 15 November 2019, No.01927/2019, seluas 200 m2 atas nama PT Aidia Indonesia
     Propertindo;
   › Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1110/Metro, diurai dalam
     surat ukur tanggal 24 Agustus 2020, No.02102/2020, seluas 974 m2, terletak di Letjend Alamsyah Ratu
     Prawira Negara, kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung, tertulis atas
     nama PT Idea Indonesia Akademi.
   › Corporate guarantee atas nama PT Idea Asia Investama.

19. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

   Liabilitas imbalan kerja dihitung berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan No.6 tahun 2023 sesuai
   PSAK 219 dengan pendekatan IFRIC, yang antara lain mengatur kembali uang pesangon dan atau uang
   penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima karyawan dalam hal terjadi
   pemutusan hubungan kerja.

   Perhitungan aktuaris atas liabilitas imbalan kerja untuk 2 karyawan tetap pada tahun 2024, dilakukan oleh
   Kantor Konsultan Aktuaria Budi Ramdani, dengan menggunakan metode "Projected Unit Credit" dengan
   asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

                                          31 Desember 2024          31 Desember 2023
   Tingkat diskonto                            6.80%                  6,64% - 6,85%
   Tingkat kenaikan gaji                         5%                         8%
   Tingkat kematian                           TMI 2019                   TMI 2019
   Tingkat cacat                           10% dari TMI IV           10% dari TMI IV
   Usia pensiun normal                        55 Tahun                   55 Tahun
   Tingkat pengunduran diri
     17 - 29 Tahun                               10%                        10%
     30 - 39 Tahun                                5%                        5%
     40 - 44 Tahun                                3%                        3%
     45 - 49 Tahun                                2%                        2%
     50 - 54 Tahun                                1%                        1%
     ≥ 55                                         0%                        0%

   ▪ Mutasi estimasi liabilitas imbalan pascakerja adalah sebagai berikut:
                                                                   31 Desember 2024    31 Desember 2023

    Saldo awal tahun                                                     9.778.372               5.607.835
    Beban (pendapatan) tahun berjalan                                   (1.448.526)            (26.917.418)
    Pengukuran kembali yang dicatat di OCI                                 670.602              31.087.955
      Saldo akhir tahun                                                  9.000.448               9.778.372




                                                  33
Page 42
                          PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            31 Desember 2024
                            (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



19. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan)

   ▪ Beban imbalan pascakerja
                                                               31 Desember 2024       31 Desember 2023

     Beban jasa kini                                                     4.590.038            5.639.206
     Biaya Bunga                                                                 -              193.024
     Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested                   4.410.410            1.958.225
     Dampak Kurtailmen / Penyelesaian                                  (10.448.974)         (34.707.873)
       Beban (pendapatan) yang diakui dalam laba rugi                   (1.448.526)         (26.917.418)

20. MODAL SAHAM

   Berdasarkan Akta Christina Dwi Utami, S.H., M.H.,M.Kn., No. 111 tanggal 14 September 2021, modal dasar
   Perusahaan adalah sebesar Rp 135.992.000.000, terdiri dari 3.399.800.000 lembar saham dengan nilai
   nominal Rp 40 per lembar saham. Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar
   Rp 42.497.500.000 oleh para pemegang saham, terdiri dari 1.062.437.500 lembar saham dengan nilai
   nominal Rp 40.

   Susunan pemegang saham Entitas pada tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan daftar yang dikeluarkan
   oleh PT Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
                                                      Lembar           Persentase          Total
                 Pemegang saham                       Saham            Kepemilikan      Modal Disetor
                                                                           %                  Rp
   PT Idea Asia Investama                            434.549.100              41         17.381.964.000
   Eko Desriyanto                                    411.746.400              39         16.469.856.000
   Masyarakat                                        216.142.000              20          8.645.680.000
     Jumlah                                         1.062.437.500           100          42.497.500.000

   Susunan pemegang saham Entitas pada tanggal 31 Desember 2023 berdasarkan daftar yang dikeluarkan
   oleh PT Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
                                                      Lembar           Persentase          Total
                 Pemegang saham                       Saham            Kepemilikan      Modal Disetor
                                                                           %                  Rp
   PT Idea Asia Investama                            434.549.100              41         17.381.964.000
   Eko Desriyanto                                    379.819.600              36         15.192.784.000
   Eka Murniasih                                      69.855.900               7          2.794.236.000
   Masyarakat                                        178.212.900              17          7.128.516.000
     Jumlah                                         1.062.437.500           100          42.497.500.000

21. TAMBAHAN MODAL DISETOR, NETO
                                                               31 Desember 2024       31 Desember 2023
   Tambahan modal disetor saat
    Penawaran Umum Saham Perdana                                    21.248.750.000       21.248.750.000
    Biaya emisi saham                                               (3.271.122.780)      (3.271.122.780)
   Selisih nilai transaksi kombinasi bisnis
    entitas sepengendali                                              (269.658.691)        (269.658.691)
     Jumlah                                                         17.707.968.529       17.707.968.529




                                               34
Page 43
                       PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         31 Desember 2024
                         (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



22. DIVIDEN

   Berdasarkan Surat Keputusan Sirkuler Direksi No. 01.251/AG/SK/IIA/XI/2024, tanggal 14 November 2024
   yang sudah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris berdasarkan Surat Keputusan Sirkuler Dewan
   Komisaris No. 003/SK.KOM/XI/2024, tanggal 15 November 2024 memutuskan dan menyetujui membagi
   dividen interim sebesar Rp 903.071.875 atau Rp 0,85 per lembar saham dan akan dibayarkan secara tunai
   pada tanggal 18 Desember 2024.

   Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Akta No. 55, tanggal 30 Mei 2024,
   Pemegang saham menyetujui menetapkan pembagian dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp
   531.218.750 atau sebesar Rp 0,5 per saham dan dibayarkan secara tunai pada tanggal 3 Juli 2024.

23. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
                                                                Bagian Laba
                                                             (Rugi) Perusahaan
           Perusahaan Anak               1 Januari 2024             Anak/           31 Desember 2024

   PT Aidia Indonesia Propertindo                  917.029               24.576                 941.605
   PT Idea Hospitality Management                  899.438              147.513               1.046.951
     Jumlah                                     1.816.467               172.089               1.988.556

                                                                Bagian Laba
                                                             (Rugi) Perusahaan
           Perusahaan Anak               1 Januari 2023             Anak/           31 Desember 2023

   PT Aidia Indonesia Propertindo                  892.460                24.569                917.029
   PT Idea Hospitality Management                  896.894                 2.544                899.438
     Jumlah                                     1.789.354                 27.113              1.816.467

24. PENJUALAN NETO
                                                             31 Desember 2024       31 Desember 2023

   Program siswa                                                 13.588.983.109          9.984.511.008
   Makanan dan minuman                                            4.327.910.152          4.478.949.736
   Sewa kamar                                                     4.220.716.489          5.497.903.029
   Lain-lain                                                        207.438.056            319.375.390
     Jumlah                                                      22.345.047.806         20.280.739.163

25. BEBAN POKOK PENJUALAN
                                                             31 Desember 2024       31 Desember 2023

   Bahan dan perlengkapan                                         3.374.926.607          3.989.107.669
   Makanan dan minuman                                            1.306.408.676          1.244.088.649
   Gaji dan tunjangan                                             1.398.791.914          1.093.340.575
   Listrik dan air                                                  853.609.891            874.383.942
   Pendaftaran / Pelayanan                                           97.036.118             46.066.667
   Transportasi                                                      45.777.120              4.579.625
   Hotel                                                             22.749.849             33.557.182
   Perbaikan dan pemeliharaan                                        10.128.547             10.691.153
   Departemen lain                                                  443.404.434            454.482.549
     Jumlah                                                       7.552.833.156          7.750.298.010




                                              35
Page 44
                        PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                          31 Desember 2024
                          (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



26. PENGHASILAN LAIN-LAIN
                                                           31 Desember 2024    31 Desember 2023

   Pengelola gedung                                              227.631.543                   -
   Jasa giro                                                       1.378.114          74.207.707
   Lain-lain                                                     106.238.915          72.260.512
     Jumlah                                                      335.248.572         146.468.220

27. BEBAN PENJUALAN
                                                           31 Desember 2024    31 Desember 2023

   Gaji dan tunjangan                                          1.143.241.246         591.166.823
   Promosi dan Iklan                                             594.483.291         767.864.690
   Perjalanan dinas                                              397.761.255         159.704.186
   Entertainment                                                   7.203.717           1.795.340
   Lain-lain                                                     159.632.328         148.939.207
     Jumlah                                                    2.302.321.838       1.669.470.246

28. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM
                                                           31 Desember 2024    31 Desember 2023

   Penyusutan dan amortisasi                                   5.364.505.016       4.411.606.189
   Gaji dan tunjangan                                          2.357.650.764       1.799.903.204
   Biaya kantor                                                  479.212.455          53.967.977
   Jasa profesional                                              422.139.850         522.803.008
   Listrik, telephone dan air                                    376.200.999         342.007.407
   Perjalanan dinas                                              240.306.381         151.584.584
   Perijinan                                                     237.619.430         190.473.911
   Perbaikan dan pemeliharaan                                    201.768.974         244.195.578
   Pajak                                                         201.059.478          77.987.339
   Trasportasi                                                   135.613.420         102.815.981
   Jamuan dan sumbangan                                           50.459.036          46.736.850
   Imbalan kerja                                                   3.903.705         (26.917.418)
   Lain-lain < Rp 20.000.000                                      34.306.058         276.845.099
     Jumlah                                                   10.104.745.566       8.194.009.709

29. BEBAN KEUANGAN
                                                           31 Desember 2024    31 Desember 2023

   Bunga pinjaman                                              1.313.045.620       1.563.265.271
   Administrasi bank                                              17.726.738          19.027.508
     Jumlah                                                    1.330.772.358       1.582.292.779

30. BEBAN LAIN-LAIN
                                                           31 Desember 2024    31 Desember 2023

   Penyisihan penurunan nilai (catatan 5)                        266.032.578          26.719.024
   Zakat                                                          34.031.531          28.805.874
   Lain-lain                                                      35.837.700          20.081.870
     Jumlah                                                      335.901.810          75.606.767




                                             36
Page 45
                          PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            31 Desember 2024
                            (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



31. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK YANG BERELASI

   Sifat Hubungan Istimewa

         Pihak yang Berelasi                   Sifat transaksi                            Transaksi

   PT Idea Asia Investama                    Pemegang saham                     Pembiayaan Operasional

   Transaksi kepada Pihak Berelasi

   ▪ Kompensasi Manajemen Kunci

    Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah merupakan personal manajemen kunci.

    Perusahaan melakukan pembayaran remunerasi kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan
    dengan rincian sebagai berikut:
                                                                  31 Desember 2024           31 Desember 2023

      Dewan Komisaris                                                     243.461.538                 240.000.000
      Dewan Direksi                                                       559.000.000                 384.000.000
         Jumlah                                                           802.461.538                 624.000.000

   ▪ Saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi disajikan sebagai berikut:

    - Piutang lain-lain
                                                                  31 Desember 2024           31 Desember 2023
      Pihak yang berelasi:
        PT Idea Asia Investama                                                        -               617.314.845

    - Utang lain-lain
                                                                  31 Desember 2024           31 Desember 2023
      Pihak yang berelasi:
        PT Idea Asia Investama                                                        -           1.534.442.758

32. LABA BERSIH PER SAHAM DASAR

   Laba bersih per saham dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham dengan
   jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun bersangkutan.

                                                                  31 Desember 2024           31 Desember 2023

   Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik                          836.025.380                 948.990.055
     Perusahaan induk
   Rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar                        1.062.437.500             1.062.437.500
    Laba per saham dasar                                                          0,79                       0,89




                                                  37
Page 46
                        PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                          31 Desember 2024
                          (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Dalam aktivitasnya Grup dipengaruhi oleh berbagai risiko keuangan, termasuk risiko kredit dan risiko
   likuiditas.

   Tujuan manajemen risiko Grup secara keseluruhan adalah untuk secara efektif mengendalikan risiko-risiko
   ini dan meminimalkan pengaruh merugikan yang dapat terjadi terhadap kinerja keuangan. Direksi menelaah
   dan menyetujui kebijakan untuk mengendalikan setiap risiko yang dirangkum di bawah ini, dan juga
   memantau harga pasar semua instrumen keuangan.

   Risiko Suku Bunga

   Grup memiliki risiko suku bunga yang signifikan, terutama karena sebagian pinjaman bank dilakukan dengan
   menggunakan suku bunga mengambang. Perusahaan melakukan pengawasan terhadap tingkat suku bunga
   untuk meminimalisasi dampak negatif yang mungkin timbul.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan
   akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Perusahaan mengendalikan risiko kredit dengan cara
   melakukan hubungan usaha dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas, menetapkan kebijakan verifikasi
   dan otorisasi kredit, serta memantau kolektibilitas piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang
   tak tertagih.

   Berikut adalah eksposur laporan posisi keuangan yang terkait risiko kredit pada tanggal 31 Desember 2024
   dan 2023:
                                                                31 Desember 2024         31 Desember 2023
   Aset
     Kas dan bank                                                     1.531.890.163           3.047.197.821
     Piutang usaha                                                    3.898.098.171           2.448.343.924
     Piutang lain-lain                                                    58.926.798            643.509.846
    Jumlah                                                           5.488.915.132            6.139.051.591

   Risiko Likuiditas

   Risiko likuiditas adalah risiko yang timbul dari kemungkinan Grup mengalami kesulitan pendanaan untuk
   memenuhi komitmen dan liabilitas Grup kepada pihak kreditur pada saat jatuh tempo pembayaran.

   Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang
   dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas.
   Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal
   jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber
   pendanaan yang optimal.

   Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas keuangan Grup yang dikelompokkan berdasarkan periode yang
   tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel merupakan
   arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan:




                                                38
Page 47
                          PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            31 Desember 2024
                            (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Risiko Likuiditas (lanjutan)
                                                          31 Desember 2024
                                                Jatuh tempo kontraktual liabilitas keuangan/
                                    Kurang dari         Antara           Lebih dari
                                     1 Tahun        1 dan 2 Tahun          2 Tahun              Total
   Utang bank jangka pendek         2.865.147.736                  -                 -         2.865.147.736
   Utang usaha                         77.382.127                  -                 -            77.382.127
   Utang lain-lain                    137.787.800                  -                 -           137.787.800
   Beban masih harus dibayar          327.422.569                  -                 -           327.422.569
   Utang pembiayaan konsumen          131.362.822        155.442.632                 -           286.805.454
   Utang bank jangka panjang        2.373.626.376      2.373.626.376     4.351.648.338         9.098.901.090
     Jumlah                         5.912.729.430      2.529.069.008     4.351.648.338     12.793.446.776

                                                          31 Desember 2023
                                                Jatuh tempo kontraktual liabilitas keuangan/
                                    Kurang dari         Antara           Lebih dari
                                     1 Tahun        1 dan 2 Tahun          2 Tahun              Total
   Utang bank jangka pendek         2.861.458.912                  -                 -      2.861.458.912
   Utang usaha                        133.930.959                  -                 -        133.930.959
   Utang lain-lain                  1.634.692.043                  -                 -      1.634.692.043
   Beban masih harus dibayar          297.181.167                  -                 -        297.181.167
   Utang pembiayaan konsumen          131.362.822        320.339.932                 -        451.702.754
   Utang jangka panjang             2.373.626.376      2.373.626.376     6.725.274.714     11.472.527.466
     Jumlah                         7.432.252.278      2.693.966.308     6.725.274.714     16.851.493.300

34. INFORMASI SEGMEN

   Informasi segmen Grup dikelompokkan berdasarkan segmen usaha yaitu lembaga pendidikan, hotel dan
   restoran dan jasa manajemen, berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:

                                                            31 Desember 2024
                                     Lembaga                              Jasa
                                    Pendidikan            Hotel        Manajemen                Total
   Laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain
     Pendapatan usaha               13.588.983.109      8.646.888.700      109.175.997      22.345.047.806
     Beban pokok pendapatan         (5.494.836.676)    (1.981.823.697)     (76.172.783)     (7.552.833.156)
     Laba bruto                      8.094.146.433      6.665.065.003       33.003.214      14.792.214.650
     Beban usaha                    (7.618.577.662)    (4.862.817.984)    (191.704.336)    (12.673.099.982)
     Laba usaha                        475.568.771      1.802.247.019     (158.701.122)      2.119.114.669
     Penghasilan (beban) neto           14.654.346     (1.309.661.800)     229.614.436      (1.065.393.017)
     Laba sebelum pajak                490.223.118        492.585.219       70.913.314       1.053.721.652
     Pajak kini                        (87.624.428)      (121.787.184)      (8.112.571)       (217.524.182)
     Laba tahun berjalan              402.598.690        370.798.035        62.800.743           836.197.470
   Laporan posisi keuangan
   Konsolidasian
     Aset segmen dilaporkan         25.423.978.151     49.135.233.730       44.020.765     74.603.232.646
     Liabilitas segmen dilaporkan      599.971.677     12.566.617.046       18.682.300     13.185.271.023




                                                  39
Page 48
                           PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             31 Desember 2024
                             (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



34. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
                                                             31 Desember 2023
                                      Lembaga                               Jasa
                                     Pendidikan           Hotel          Manajemen         Total
   Laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain
     Pendapatan usaha                9.984.511.008     10.103.707.155     192.521.000    20.280.739.163
     Beban pokok pendapatan         (3.687.774.580)    (3.989.460.430)    (73.063.000)   (7.750.298.010)

     Laba bruto                      6.296.736.428      6.114.246.725     119.458.000    12.530.441.153

     Beban usaha                    (5.352.659.907)    (4.432.231.574)   (105.307.498)   (9.890.198.979)

     Laba usaha                       944.076.521       1.682.015.151      14.150.502     2.640.242.174
     Penghasilan (beban) neto          65.521.322      (1.549.619.358)       (614.267)   (1.484.712.303)

     Laba sebelum pajak              1.009.597.843       132.395.793       13.536.235     1.155.529.871
     Pajak kini                       (166.872.448)      (38.381.660)      (1.258.609)     (206.512.717)
     Laba tahun berjalan              842.725.395          94.014.133      12.277.626       949.017.154

   Laporan posisi keuangan
   Konsolidasian
     Aset segmen dilaporkan         26.206.450.644     52.638.584.698     499.233.939    79.344.269.281
     Liabilitas segmen dilaporkan    1.069.072.630     16.236.874.131      23.298.704    17.329.245.464

35. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA

   Entitas Anak - PT Aidia Indonesia Properti

   Berdasarkan Surat Permberitahuan Persetujuan Kredit (SPPK) No. 012/CBC-JKT2/SPPK/2025 pada tanggal
   10 Februari 2025, Perusahaan memeroleh fasilitas kredit dari PT Bank Mega Tbk dengan rincian sebagai
   berikut :
   a. Fasilitas Kredit
        - Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan plafon maksimum sebesar Rp 2.900.000.000
        - Time Loan (TL 1) dengan plafon maksimum sebesar Rp 9.500.000.000
        - Time Loan (TL 2) dengan plafon maksimum sebesar Rp 10.749.000.000
   b. Tujuan Kredit
      - Kredit Modal Kerja
      - Kredit investasi I (untuk take over 2 fasilitas KI di Bank Ganesa)
      - Kredit investasi II (untuk pembangunan dan renovasi hotel Aidia Grande)
   c. Jangka waktu dan bunga
      - Pinjaman rekening koran (PRK) selama 12 Bulan, dengan bunga 9,75% per annum.
      - Kredit investasi I selama 120 bulan, dengan bunga 9,75% per annum.
      - Kredit investasi II selama 120 bulan dengan bunga 9,75% per annum.
   d. Jaminan Kredit
      - Tanah dan bangunan "Aidia Grande Hotel " dan "Idea Indonesia Akademi dengan total 13 SHGB atas
        nama PT Aidia Indonesia Propertindo. (Catatan 18)
      - Jaminan Perusahaan (Corporate Guanrantee) dari PT Idea Indonesia Akademi




                                                  40

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.67 MB
Published27 Mar 2025
Pages48
Characters161,758
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk p.1 ×139
linked person Teuku Chairul Wisal p.14
linked person Achmad Machlus Sadat p.14
linked person Wendy Isnandar p.14 ×3
linked person Eko Desriyanto p.14 ×5
linked person Muhammad Rino Alpassa p.14
linked person Yusuf Nur Fauzan p.14
linked org Bank Central Asia Tbk p.32 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.32 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk. p.32 ×2
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.32 ×2
linked org PT Idea Asia Investama p.33 ×20
linked org Asuransi Dayin Mitra Tbk p.34 ×2
linked org Bank Ganesha Tbk. p.34 ×11
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.39 ×5
linked — Eka Murniasih p.42
linked org Bank Mega Tbk p.48 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.14 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.14 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.14 ×2
possible person Lukman Prasetyo p.15
possible person Yuki Ariawan p.15
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.32 ×2
unresolved org Joachim Adhi Piter Poltak & Rekan p.4 ×5
unresolved org Idea IndonesiaAkademi Tbk p.4 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Joachim Adhi Plter Poltak & Rekan p.8
unresolved org Kantor Akuntan Publik Joachim Adhi Plter Poltak p.8
unresolved org Rekan Ryanto Piter p.8
unresolved person Panji Kresna p.14 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.14 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH. p.14
unresolved person Rini Yulianti p.14
unresolved org PT Aidia Indonesia Propertindo Hotel p.15
unresolved org PT Idea Hospitallity Management Jasa Manajemen p.15
unresolved org PT Aidia Indonesia Propertindo p.15 ×17
unresolved org PT Idea Hospitallity Management p.15
unresolved org PT Idea Hospitality Management p.15 ×3
unresolved person Karamia Dwi Monica p.15
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.16
unresolved org BAPEPAM-LK p.16 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.18
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Lampung p.32
unresolved org Bank Ganesa Tbk p.35 ×9
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.38
unresolved org PT Aidia Indonesia p.40 ×3
unresolved person Akta Christina Dwi Utami p.42
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.42 ×2
unresolved org PT Aidia Indonesia Properti Berdasarkan Surat Permberitahuan Persetujuan p.48

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2024-Tahunan-IDEA.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result