Skip to content
Back to announcement

20250321_BBTN_Informasi Transaksi Afiliasi_31870304_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review BBTN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 12

Page 1
               LAPORAN FINAL
PENDAPAT KEWAJARAN (FAIRNESS OPINION) ATAS
TRANSAKSI PEMBANGUNAN LEARNING CENTER DI
 LAHAN CIBURIAL, DAGO PAKAR, KOTA BANDUNG


                  Kepada:
        Kantor Pusat, Menara bank BTN
             Jl. Gajah Mada No. 1
             Jakarta Pusat, 10130




                      Property & Business Appraisal and Consulting
                      Jl. RS. Fatmawati 15, Jakarta 12320
                      Phone: +62217659717-18 Fax: +62217659721
Page 2

          
Page 3
Penilaian dilakukan berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia. tahun
2018 edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII-2018).
Pendapat Kewajaran juga berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
No. 2/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, dan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha.
Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, dilakukan analisis dengan tahapan
sebagai berikut:
1. Analisis Transaksi berupa identifikasi dan hubungan antara pihak yang bertransaksi, perjanjian
   dan persyaratan yang disepakati dalam transaksi, dan penilaian atas risiko dan manfaat dari
   transaksi yang dilakukan;
2. Analisis Kualitatif berupa riwayat perusahaan dan sifat kegiatan usaha, analisis industri dan
   lingkungan, analisis operasional dan prospek perusahaan, alasan dilakukannya transaksi, dan
   keuntungan dan kerugian yang bersifat kualitatif atas transaksi yang akan dilakukan;
3. Analisis Kuantitatif berupa penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas dan kondisi
   keuangan perusahaan, dan melakukan analisis incremental untuk mengukur nilai tambah dari
   transaksi; dan
4. Analisis atas kewajaran nilai transaksi berupa perbandingan antara transaksi dengan hasil
   Penilaian atas transaksi yang akan dilakukan, analisis untuk memastikan bahwa nilai transaksi
   memberikan nilai tambah dari transaksi yang akan dilakukan, dan analisis untuk meyakini bahwa
   nilai transaksi berada dalam kisaran Nilai yang didapatkan dari hasil Penilaian.
Penilai melakukan analisis atas nilai dari objek yang ditransaksikan, dampak keuangan dari transaksi
yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham, dan pertimbangan bisnis yang
digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan rencana transaksi yang akan dilakukan
terhadap kepentingan pemegang saham. Pendapat Kewajaran diberikan atas keseluruhan rencana
transaksi dan unsur analisis rencana transaksi.
Uji Kewajaran Harga Rencana Transaksi dilakukan dengan membandingkan Nilai Pasar atas
Pembangunan Learning Center dan Harga Transaksi atas Pembangunan Learning Center
berdasarkan Surat Perjanjian Pengadaan antara Bank BTN dan PT BA (Selanjutnya disebut
“Transaksi”).
 i. Nilai Pasar Kajian Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang merujuk kepada Laporan Kajian Rencana
    Anggaran Biaya (RAB) Pembangunan Learning Center Dago dengan Dasar Estimasi Nilai Pasar
    RAB dengan No. 00448/2.0051-00/PI/07/0152/1/XII/penulisann2024 tanggal 18 Desember
    2024 dengan Nilai Pasar sebesar Rp101.935.700.000,- (Seratus Satu Miliar Sembilan Ratus Tiga
    Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah), yang dikeluarkan oleh KJPP Abdullah Fitriantoro dan
    Rekan.
ii. Nominal Transaksi Pembangunan Learning Center di Lahan Ciburial, Dago Pakar, Kota Bandung
    antara Bank BTN dan PT BA sebagai Kontraktor, didasarkan pada Surat Perjanjian Pengadaan No.
    012/SPP/PFAD/X/2024 tanggal 14 Oktober 2024 dengan Nilai kontrak sebesar
    Rp100.500.000.000,- (Seratus Miliar Lima Ratus Juta Rupiah).


PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK                                                          ii
PENDAPAT KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 4
                                        Tabel 1.            Analisis Uji Kewajaran Harga

                                                                                                                        dalam
                                                                                        Range Kewajaran Transaksi       Batas
                            Nilai Pasar atas                            Selisih Nilai                                   wajar
                                               Harga Transaksi atas
                             Pembangunan                               Pasar Dengan
No.         Uraian                                Pembangunan
                            Learning Center                                Harga
                                               Learning Center (Rp.)
                                   (Rp)                                Transaksi (%)
                                                                                          7,50%          -7,50%       (Ya/Tidak)



       Pembangunan
 I    Learning Center        101.935.700.000        100.500.000.000           -1,41% 108.037.500.000 92.962.500.000      Ya
           Dago

Sumber: Penilai, 2024

Merujuk pada POJK Nomor 35 /POJK.04/2020 Pasal 48 butir (b) “batas atas dan batas bawah pada
kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,5% dari Nilai yang dijadikan acuan kisaran”. Selisih harga
Transaksi tersebut berada didalam batas kisaran nilai yaitu sebesar -1,41% di bawah Nilai Pasar
Kajian Rencana Anggaran Biaya (RAB). Berdasarkan analisis tersebut diatas, kami berkesimpulan
bahwa nilai Transaksi adalah “Wajar” karena selisih nilai transaksi masih berada didalam kisaran
-7,5%.

Berdasarkan hasil Pendapat Kewajaran di atas, terdapat kesimpulan dengan berbagai indikator yang
menyatakan bahwa analisis Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh Bank BTN wajar untuk
dilaksanakan, diantaranya:
I.    Dengan mempertimbangkan analisis kewajaran atas Transaksi yang dilakukan meliputi analisis
      transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif, didapatkan hasil antara lain sebagai berikut:
       a.     Analisis Transaksi
                i.   Analisis Para Pihak
                        Pihak-pihak yang terlibat dalam Transaksi yaitu:
                        -    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Pemilik Learning Center;
                        -    PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai Kontraktor Pembangunan Learning
                             Center.
               ii.   Sifat Transaksi
                        Sifat Transaksi dianalisis dari sisi Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan,
                        dengan hasil sebagai berikut:
                        a. Transaksi Afiliasi
                             Tidak terdapat hubungan afiliasi antara Bank BTN sebagai pihak Pemilik
                             Learning Center dan PT BA sebagai pihak Kontraktor Pembangunan Learning
                             Center jika dilihat dari sisi susunan pengurus, sedangkan dari sisi pengendalian
                             perusahaan, maupun pemegang sahamnya, baik dari sisi Bank BTN sebagai
                             pihak Pemilik Learning Center dan PT BA sebagai pihak Kontraktor


PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK                                                                                     iii
PENDAPAT KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 5
                     Pembangunan Learning Center, terdapat hubungan afiliasi, dimana saham
                     masing masing entitas dimiliki oleh Negara Republik Indonesia, sehingga
                     Transaksi dikategorikan sebagai “Transaksi Afiliasi”
                 b. Benturan Kepentingan
                     Menurut informasi manajemen yang mengacu pada Surat Pernyataan Bank
                     BTN dengan No. 1810/S/PFAD/FAM/XII/2024 tanggal 16 Desember 2024
                     perihal Informasi atas Benturan Kepentingan dalam rangka Transaksi
                     pembangunan Learning Center oleh Bank BTN, tidak Mengandung Benturan
                     Kepentingan.

          iii.   Analisa Perjanjian Dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Transaksi Antara Bank
                 BTN Dan PT BA
                 Bank BTN telah melakukan kerjasama dengan PT BA sebagai Jasa Kontraktor
                 Pekerjaan Pembangunan Learning Center di lahan Ciburial, Dago Pakar, Kota
                 Bandung dengan Surat Perjanjian No. 012/SPP/PFAD/X/2024 tanggal 14 Oktober
                 2024. Pembangunan tahap 1 akan dilaksanakan selama 7 (tujuh) bulan dengan start
                 pembangunan pada 14 Oktober 2024 dan Commercial Operation Date (COD) pada
                 01 Mei 2025. Poin-Poin dan Persyaratan Yang Disepakati dalam Transaksi adalah
                 “Wajar”
          iv.    Analisis Manfaat dan Risiko dari Transaksi yang akan Dilakukan,
                 1. Manfaat Transaksi
                     Manfaat dari Transaksi adalah :
                      ●    Meningkatkan kompetensi dan kinerja pegawai serta dalam mendukung
                           perkembangan organisasi di masa depan, kebutuhan akan fasilitas dan
                           infrastruktur pelatihan yang memadai dan terintegrasi menjadi semakin
                           penting.

                      ●    Dengan adanya potensi aset berupa tanah milik perusahaan yang belum
                           termanfaatkan secara optimal sehingga perusahaan dapat menghemat
                           biaya operasional jangka panjang serta meningkatkan nilai aset secara
                           keseluruhan.

                 2. Risiko Transaksi

                     Dalam pembangunan Learning Center oleh Bank BTN terdapat beberapa
                     kemungkinan risiko yang akan dihadapi, risiko tersebut diantaranya:

                      ●    Risiko Keuangan,
                      ●    Risiko Penggunaan Yang Tidak Optimal, dan
                      ●    Risiko Over Budget


PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK                                                      iv
PENDAPAT KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 6
                      Dari Hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa Manfaat dan Risiko yang
                      diterima oleh BTN dengan dilakukannya Transaksi adalah “Wajar”.

       b.    Analisis Kualitatif
            i.    Analisis Alasan dilakukannya Transaksi,
                  Learning Center Dago - Bandung dilakukan untuk pemanfaatan lahan serta
                  optimalisasi aset BTN yang berada di Dago - Bandung. Pembangunan Gedung ini
                  diperuntukan sebagai pusat pengembangan pegawai menjadi salah satu solusi yang
                  tepat untuk memenuhi kebutuhan pelatihan yang efektif dan efisien, sekaligus
                  mengoptimalkan pemanfaatan aset tanah perusahaan. Saat ini BTN baru memiliki
                  satu lokasi infrastruktur learning center yang berada Graha Exitama di Jl. Prof.
                  Dr.Soepomo Tebet, Jakarta Selatan yang digunakan untuk pelaksanaan pendidikan
                  dan pelatihan secara tatap muka. Gedung tersebut disewa sampai dengan tahun
                  2027. Sedangkan area learning center di Tanah Abang dialihfungsikan dan sedang
                  dilakukan pembangunan/renovasi yang akan diperuntukan untuk kantor BTN
                  Syariah., sehingga berdasarkan Latar Belakang tersebut maka Transaksi adalah
                  “Wajar”.
            ii.   Analisis Industri

                  Dari Hasil analisis industri Kinerja Bank Umum per triwulan II-2024 Secara
                  umumnya cukup terjaga, hal tersebut tercermin dari tingkat permodalan bank yang
                  cukup solid dan ditopang ketersediaan likuiditas yang memadai dengan rasio
                  AL/NCD dan AL/DPK tercatat jauh di atas threshold meskipun tercatat menurun,
                  utamanya dipengaruhi oleh penyaluran kredit yang tumbuh melebihi
                  penghimpunan dana., Aset Bank Umum tumbuh 9,01% (yoy), meningkat
                  dibandingkan tahun sebelumnya yang tumbuh 7,21% (yoy). Jika dilihat dari jenis
                  usaha bank, BUS masih tumbuh tinggi 2 digit sebesar 12,16% (yoy), namun turun
                  dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, aset BUK hanya tumbuh 8,85% (yoy),
                  namun meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 6,72% (yoy), dan mendorong
                  pertumbuhan aset secara umum. Sebagian besar (62,07%) dana perbankan
                  disalurkan dalam bentuk kredit kepada pihak ketiga bukan bank diikuti
                  penempatan dalam bentuk surat berharga (18,70%) dan penempatan pada Bank
                  Indonesia (6,62%). Kredit Bank Umum tumbuh 12,36% (yoy), meningkat dibanding
                  tahun sebelumnya yang tumbuh 7,76% (yoy). Jika dilihat per jenis usaha, kredit BUK
                  tumbuh 12,29% (yoy), meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tumbuh
                  7,08% (yoy). Sementara itu, pembiayaan BUS tumbuh 13,55% (yoy), melambat dari
                  tahun sebelumnya yang tumbuh tinggi 21,87% (yoy), meskipun dengan porsi relatif
                  kecil (5,21%). Berdasarkan valuta, kredit kepada pihak ketiga bukan bank
                  didominasi dalam bentuk rupiah dengan porsi 84,78%, sedangkan kredit valas
                  sebesar 15,22%. Secara umum, peningkatan pertumbuhan kredit didorong oleh

PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK                                                          v
PENDAPAT KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 7
                 pertumbuhan kredit rupiah yang tumbuh 10,79% (yoy) dari 9,18% (yoy) pada tahun
                 sebelumnya. Selain itu, kredit valas juga tercatat tumbuh meningkat 21,94% (yoy)
                 setelah tahun sebelumnya terkontraksi -0,20% (yoy). Jika menggunakan kurs tetap,
                 kredit valas juga tercatat meningkat tumbuh 11,58% (yoy) dari terkontraksi -1,39%
                 (yoy) pada tahun sebelumnya.

                 sehingga menimbang pertumbuhan industri yang ada Bank BTN memiliki tekad
                 kuat untuk membentuk karyawan dengan pengetahuan, keterampilan, keahlian,
                 dan kesanggupan yang baik, oleh karena itu BTN membuat Learning &
                 Development yang berlokasi di Dago, Kota Bandung atas hal tersebut didapatkan
                 kesimpulan bahwa Transaksi adalah “Wajar”.

          iii.   Analisis Operasional dan Prospek Usaha,

                 Dari Hasil analisis didapatkan bahwa Bank BTN merupakan Bank umum dengan
                 Total Aset per 31 Desember 2023 sebesar Rp438,75 triliun lebih tinggi dari tahun
                 sebelumnya sebesar Rp402,15 triliun, Pemerintah Republik Indonesia. Bank BTN
                 per 31 Desember 2023 memiliki 631 jaringan kantor konvensional dan 109 jaringan
                 kantor syariah dan terus melakukan transformasi Bisnis dan Digiralisasi berbasis
                 ekosistem Perumahan dengan model operasional cabang, mengembangkan
                 struktur Strategic Business Unit (SBU) dan menyusun transformasi human capital
                 untuk mendukung rencana bisnis dan meningkatkan kapabilitas pegawai dalam
                 rangka mencapai visi di tahun 2025 serta mengembangkan KPS di segmen milenial
                 dengan pengembangan konsep Transit Oriented Development (TOD), atas hal
                 tersebut dapat disimpulkan bahwa Transaksi adalah “Wajar”.

          iv.    Analisis Keuntungan dan Kerugian dari Transaksi yang akan Dilakukan,
                 1. Keuntungan Transaksi :
                     Keuntungan dari pembangunan Learning Center di Lokasi Dago - Bandung
                     adalah terdapat penghematan biaya yang perlu dikeluarkan dalam setiap
                     kegiatan Pelatihan karyawan Bank BTN, penghematan yang dimaksud dapat
                     berupa berkurangnya cost sewa gedung, cost penginapan, dll.

                     Keuntungan lainnya adalah dapat menciptakan pegawai yang kompeten,
                     inovatif dan siap menghadapi tantangan perbankan yang semakin dinamis
                     dengan program yang akan diterapkan dalam Learning Center.

                 2. Kerugian Transaksi :
                     Kerugian yang akan timbul dari pembangunan Learning Center di Lokasi Dago
                     - Bandung adalah bangunan tidak termanfaatkan dengan optimal dan tidak
                     menghasilkan pendapatan yang signifikan dikarenakan sebagian besar
                     Operasional dari Learning Center hanya digunakan oleh Internal Perusahaan
                     dan tidak 100% untuk disewakan kepada pihak Luar. Adapun hal tersebut

PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK                                                        vi
PENDAPAT KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 8
                        menyebabkan, investasi yang cukup besar yang dikeluarkan oleh Bank BTN
                        untuk pembangunan Learning Center tidak menghasilkan keuntungan dalam
                        segi Pengembalian Investasi atas Modal Investasi yang dikeluarkan dalam
                        bentuk Finansial.

                        Dari Hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa Keuntungan dan Kerugian
                        yang diterima oleh BTN dengan dilakukannya Transaksi adalah “Wajar”.

       c.    Analisis Kuantitatif

            i.    Uji Kewajaran Harga

                                                                                                 dalam Batas
                                                           Selisih Nilai Pasar Dengan Harga         wajar
                  No.               Uraian
                                                                      Transaksi (%)
                                                                                                 (Ya/Tidak)

                         Pembangunan Learning Center
                    I                                                                   -1,41%       Ya
                                   Dago

                  Dari Hasil Analisis Uji Kewajaran Harga didapatkan Hasil Transaksi berada di dalam
                  kisaran nilai ± 7,5% yang merujuk kepada POJK Nomor 35 /POJK.04/2020 Pasal 48
                  butir (b) “batas atas dan batas bawah pada kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,5%
                  dari Nilai yang dijadikan acuan kisaran”. Atas hasil tersebut maka dapat disimpulkan
                  bahwa Transaksi adalah “Wajar”.

            ii.   Analisis Transaksi Material

                                                                 Nominal Objek Transaksi
                                                                                                   Transaksi
                                                             Dibandingkan dengan Ekuitas Bank
                  No.               Keterangan                                                      Material
                                                                           BTN
                                                                                                   (Ya/Tidak)
                                                                            (%)
                   1 Nilai Transaksi dibandingkan dengan
                     Ekuitas Perusahaan Terbuka                            0,33%                     Tidak

                  Berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020 Bagian kedua Pasal 3 ayat 2 berbunyi Suatu
                  Transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama
                  dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka. Dari
                  Hasil Analisis Transaksi Material didapatkan Perbandingan Nilai Transaksi adalah
                  sebesar 0,33% jika dibandingkan dengan Ekuitas BTN, atas hasil tersebut maka
                  dapat disimpulkan bahwa Transaksi adalah “Wajar”.




PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK                                                                     vii
PENDAPAT KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 9
            iii.      Analisis Inkremental

                      Analisis Inkremental dilakukan dengan dengan melakukan Analisis Kewajaran
                      Keuangan yang diperhitungkan menggunakan Split Analysis, dengan fokus analisis
                      kepada Cost Benefit dari dilakukannya transaksi. Hasil analisis kewajaran keuangan
                      antara lain sebagai berikut:

                       Akumulasi Nilai Kini Arus bersih (NPV)                                    Rp. 79.061.390.463

                       Internal Rate of Return (IRR)                                                         16,05%

                       Benefit Cost Ratio (BCR)                                                                 1,79

                       Payback Periode (PP)                                                         8 Tahun 1 Bulan


                      Atas hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Transaksi adalah “Wajar”.
                      Dikarenakan NPV > 0, IRR > Tingkat Diskonto (10,22%), dan BCR > 1.

            iv.       Proforma Laporan Keuangan Bank BTN Sebelum dan Setelah Transaksi

                      Dari Hasil Analisis Proforma Laporan Keuangan Bank BTN Sebelum dan setelah
                      Transaksi, dapat dilihat penyesuaian pada akun penyertaan langsung di Laporan
                      Posisi Keuangan setelah Transaksi yang merupakan perpindahan Dana dari akun Kas
                      dan dicatatkan lagi sebagai Aset Tetap atas dilakukannya Transaksi, atas hal
                      tersebut dapat disimpulkan bahwa Transaksi adalah “Wajar”.

             v.       Analisis Dampak Transaksi Terhadap Proyeksi Keuangan Perusahaan Sebelum dan
                      Setelah Transaksi

                      1. Analisis Dampak Transaksi Terhadap Proyeksi Keuangan - Selisih Neraca
                            Sebelum dan Setelah Dilaksanakan Transaksi

                   (Dalam Rp Juta)                2024          2025       2026       2027       2028        2029
       Proyeksi Aset Setelah Transaksi        468.362.518 498.844.216 538.601.137 595.391.931 664.260.965 751.504.514
       Proyeksi Aset Sebelum Transaksi        468.362.518 498.844.216 538.590.202 595.369.202 664.225.149 751.455.087
       Selisih Aset                                      -             -    10.935     22.729     35.816      49.427



       Proyeksi Liabilitas Setelah Transaksi 435.203.131 462.467.571 498.221.929 549.344.638 611.984.451 691.769.354
       Proyeksi        Liabilitas    Sebelum 435.203.131 462.467.571 498.221.929 549.344.638 611.984.451 691.769.354
       Transaksi
       Selisih Liabilitas                                -             -          -          -          -              -



       Proyeksi Ekuitas Setelah Transaksi      33.159.387 36.376.645 40.379.208 46.047.293 52.276.513 59.735.160
       Proyeksi Ekuitas Sebelum Transaksi      33.159.387 36.376.645 40.368.273 46.024.564 52.240.698 59.685.734
       Selisih Ekuitas                                   -             -    10.935     22.729     35.816      49.427

                            Terdapat Selisih Positif atas selisih Neraca sebelum dan setelah
                            dilaksanakannya Transaksi.



PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK                                                                         viii
PENDAPAT KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 10
                      2. Analisis Dampak Transaksi Terhadap Proyeksi Keuangan- Selisih Laba Rugi
                           Sebelum dan Setelah Dilaksanakan Transaksi

                                                     1 Okt - 31
                (Dalam Rp Juta)                         Des             2025         2026           2027           2028           2029
                                                        2024
Proyeksi Pendapatan Setelah Transaksi                 7.541.654       32.295.792   35.066.752     39.007.378     44.055.943     50.015.413
Proyeksi Pendapatan Sebelum Transaksi                 7.541.654       32.295.792   35.066.752     39.007.378     44.055.943     50.015.413
Selisih Pendapatan                                                -            -              -              -              -              -



Proyeksi Beban Bunga Setelah Transaksi               (2.753.580) (16.486.060) (16.907.915) (17.160.671) (18.688.299) (20.516.307)
Proyeksi Beban Bunga Sebelum Transaksi               (2.753.580) (16.486.060) (16.907.915) (17.160.671) (18.688.299) (20.516.307)
Selisih Beban Bunga                                               -            -              -              -              -              -



Proyeksi Pendapatan Operasional Lainnya Setelah       1.195.152        4.268.628    4.902.886      5.898.611      6.849.264      7.964.759
Transaksi
Proyeksi Pendapatan        Operasional    Lainnya     1.195.152        4.268.628    4.902.886      5.898.611      6.849.264      7.964.759
Sebelum Transaksi
Selisih Pendapatan (Beban) Operasional Lainnya                    -            -              -              -              -              -



Proyeksi Beban Operasional Lainnya Setelah           (2.180.704) (10.997.213) (12.230.390) (13.949.846) (16.051.960) (18.483.343)
Transaksi
Proyeksi Beban Operasional Lainnya Sebelum           (2.180.704) (10.997.213) (12.240.957) (13.961.262) (16.064.656) (18.496.553)
Transaksi
Selisih Pendapatan (Beban) Operasional Lainnya                    -            -      10.567         11.415         12.696         13.209



Proyeksi Laba Operasional Setelah Transaksi           1.765.896        5.082.278    6.484.113      8.992.245     10.796.518     12.934.490
Proyeksi Laba Operasional Sebelum Transaksi           1.765.896        5.082.278    6.473.546      8.980.830     10.783.822     12.921.281
Selisih Laba Operasional                                          -            -      10.567         11.415         12.696         13.209



Proyeksi Pendapatan (Beban) Non Operasional              29.152                -            368            379            390            402
Lainnya Setelah Transaksi
Proyeksi Pendapatan (Beban) Non Operasional              29.152                -              -              -              -              -
Lainnya Sebelum Transaksi
Selisih Pendapatan (Beban) Non Operasional                        -            -            368            379            390            402
Lainnya



Proyeksi Laba (Rugi) Tahun Berjalan Sebelum           1.795.048        5.082.278    6.484.481      8.992.624     10.796.908     12.934.892
Beban Pajak Setelah Transaksi
Proyeksi Laba (Rugi) Tahun Sebelum Beban Pajak        1.795.048        5.082.278    6.473.546      8.980.830     10.783.822     12.921.281
Berjalan Sebelum Transaksi
Selisih Laba (Rugi) Tahun Berjalan                                -            -      10.935         11.794         13.086         13.611



Proyeksi Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Setelah      606.114        3.893.344    4.975.899      6.909.326      8.298.480      9.944.265
Pajak Bersih Setelah Transaksi
Proyeksi Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Setelah      606.114        3.893.344    4.964.964      6.897.532      8.285.394      9.930.654
Pajak Bersih Transaksi


PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK                                                                                               ix
PENDAPAT KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 11
                                                    1 Okt - 31
                   (Dalam Rp Juta)                     Des           2025           2026          2027        2028       2029
                                                       2024
Selisih Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Setelah                -            -      10.935        11.794      13.086        13.611
Pajak Bersih


                            Terdapat Selisih Positif atas selisih Laba Rugi sebelum dan setelah
                            dilaksanakannya Transaksi.

                       3. Analisis Dampak Transaksi Terhadap Proyeksi Keuangan- Selisih Rasio
                            Keuangan Sebelum dan Setelah DIlaksanakan Transaksi
                                                                                                                  RASIO BTN
                                                                                                Rata-rata
 Rasio Keuangan           2024       2025     2026        2027       2028         2029                        terhadap standar
                                                                                              (2024 - 2029)
                                                                                                               Bank Indonesia
 ROA       Setelah        0,72%       0,78%    0,92%      1,16%       1,25%        1,32%             1,03%       Cukup Sehat
 Transaksi
 ROA      Sebelum         0,72%       0,78%    0,92%      1,16%       1,25%        1,32%             1,03%       Cukup Sehat
 Transaksi
 Selisih ROA              0,00%      0,00%    0,00%       0,00%      0,00%        0,00%              0,00%

 ROE       Setelah      10,19%       10,70%   12,32%    15,01%       15,88%       16,65%            13,46%           Sehat
 Transaksi
 ROE      Sebelum       10,19%       10,70%   12,30%    14,99%       15,86%       16,64%            13,45%           Sehat
 Transaksi
 Selisih ROE              0,00%      0,00%    0,03%       0,02%      0,01%        0,01%              0,01%

 NIM       Setelah      11,30%       12,06%   14,19%    17,71%       18,84%       19,88%            15,66%       Sangat Sehat
 Transaksi
 NIM      Sebelum       11,30%       12,06%   14,16%    17,68%       18,81%       19,86%            15,64%       Sangat Sehat
 Transaksi
 Selisih NIM              0,00%      0,00%    0,03%       0,03%      0,03%        0,03%              0,02%

 LDR       Setelah      96,31%       96,97%   96,57%    96,55%       96,36%       95,30%            96,34%       cukup sehat
 Transaksi
 LDR      Sebelum       96,31%       96,97%   96,57%    96,55%       96,36%       95,30%            96,34%       cukup sehat
 Transaksi
 Selisih LDR              0,00%      0,00%    0,00%       0,00%      0,00%        0,00%              0,00%

 BOPO      Setelah      77,07%       75,16%   72,90%    69,28%       68,24%       67,26%            71,65%       Sangat Sehat
 Transaksi
 BOPO Sebelum           77,07%       75,16%   72,93%    69,30%       68,27%       67,29%            71,67%       Sangat Sehat
 Transaksi
 Selisih BOPO             0,00%      0,00%    -0,03%     -0,03%      -0,03%       -0,02%             -0,02%

                            Terdapat Selisih Positif atas selisih Rasio Keuangan sebelum dan setelah
                            dilaksanakannya Transaksi.

                            atas tercatatnya selisih positif ini maka Transaksi adalah “Wajar”.

             vi.      Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan

                       Tidak ada faktor lain yang relevan yang dapat mempengaruhi Transaksi.




PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK                                                                                         x
PENDAPAT KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 12

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.9 MB
Published21 Mar 2025
Pages12
Characters31,102
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.5
unresolved org PT BA p.3 ×5
unresolved org KJPP Abdullah Fitriantoro dan Rekan p.3
unresolved org KJPP Abdullah Fitriantoro p.3
unresolved org PT Brantas Abipraya (Persero) p.4
unresolved org PT BA Bank BTN p.5
unresolved org Bank Indonesia p.6 ×2
unresolved org Bank Indonesia ROA p.11

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.273 2877 ms 12 Sep 2026 22:52
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'Transaksi'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'Transaksi',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result