Back to announcement
WIDI Final FS Report 31 Desember 2024.pdf
Financial statement Text extracted WIDISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 76
Page 1
` PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 31 DESEMBER 2024 SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN FINANCIAL STATEMENTS AS AT DECEMBER 31, 2024 AND FOR THE YEAR THEN ENDED AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Page 2
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 FINANCIAL STATEMENTS
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS AT DECEMBER 31, 2024
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Halaman/
Pages
Daftar Isi Table of Contents
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan 1-2 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain 3 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 5 Statement of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan 6 - 67 Notes to the Financial Statements
Page 3
Page 4
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00100/2.0853/AU.1/05/1924-1/1/III/2025 Report No. 00100/2.0853/AU.1/05/1924-1/1/III/2025
Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi The Shareholders, Boards of Commissioners and
Directors
PT Widiant Jaya Krenindo Tbk PT Widiant Jaya Krenindo Tbk
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the financial statements of PT Widiant
PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (“Perusahaan”), yang Jaya Krenindo Tbk (the “Company”), which comprise the
terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal statement of financial position as at December 31, 2024,
31 Desember 2024, serta laporan laba rugi dan and the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan comprehensive income, statement of changes in equity
ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir and statement of cash flows for the year then ended, and
pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan notes to the financial statements, including material
keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi accounting policy information.
material.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial statements
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang present fairly, in all material respects, the financial
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal position of the Company as at December 31, 2024, and
31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus its financial performance and its cash flows for the year
kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, then ended, in accordance with Indonesian Financial
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Accounting Standards.
di Indonesia.
Basis Opini Basis for Opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar We conducted our audit in accordance with Standards
Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik on Auditing established by the Indonesian Institute of
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar Certified Public Accountants. Our responsibilities under
tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung those standards are further described in the Auditor’s
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Responsibilities for the Audit of the Financial Statements
pada laporan kami. Kami independen terhadap paragraph of our report. We are independent of the
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang relevan Company in accordance with the ethical requirements
dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, that are relevant to our audit of
dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya the financial statements in Indonesia, and we have
berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti fulfilled our other ethical responsibilities in accordance
audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat with these requirements. We believe that
untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. the audit evidence we have obtained is sufficient and
appropriate to provide a basis for our opinion.
Hal Audit Utama Key Audit Matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang professional judgment, are the most significant in our
paling signifikan dalam audit kami atas laporan audit of the financial statements of the current period.
keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan These matters were addressed in the context of our audit
dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara of the financial statements as a whole, and in forming our
keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas opinion thereon, and we do not provide a separate
laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opinion on these matters.
opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 5
/
Hal Audit Utama (lanjutan) Key Audit Matters (continued)
Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami The key audit matter identified in our audit is outlined as
diuraikan sebagai berikut: follows:
Pengakuan pendapatan dari sewa alat berat Revenue recognition from heavy equipment rental
Lihat Catatan 3m (Informasi kebijakan akuntansi Refer to Note 3m (Material accounting policy
material - Pengakuan pendapatan dan beban) dan information - Revenue and expense recognition) and
Catatan 17 (Pendapatan). Note 17 (Revenue).
Perusahaan mengakui pendapatan dari sewa alat berat The Company recognized revenue from heavy
sebesar Rp15.119.420.877 untuk tahun yang berakhir equipment rental of Rp15,119,420,877 for the
31 Desember 2024. Pendapatan dari sewa alat berat year ended December 31, 2024. Revenue from heavy
diakui sesuai dengan periode masa kontrak berdasarkan equipment rental is recognized over the period of the
pemakaian aktual alat berat dan syarat-syarat perjanjian. contract by reference to the actual usage of the heavy
equipment and the terms of the agreement.
Kami berfokus pada area ini sebagai hal audit utama We focused on this area as a key audit matter due to the
dikarenakan berdampak signifikan pada laporan laba significance of the amount involved to the statement of
rugi dan penghasilan komprehensif lain, sehingga porsi profit or loss and other comprehensive income, resulting
signifikan pada audit pendapatan dari sewa alat berat. in a significant portion of our audit directed towards the
Adanya kemungkinan pendapatan yang diakui tidak audit of revenue from heavy equipment rental. Revenue
akurat dimana perhitungan tidak mencerminkan recognized may also be inaccurate if the calculation does
penggunaan aktual dari alat berat dan syarat-syarat not reflect the actual usage of the heavy equipment and
perjanjian. the terms of the agreement.
Bagaimana audit kami merespons hal audit utama How our audit addressed the key audit matter
Kami melakukan prosedur-prosedur berikut ini untuk We performed the following procedures to address this
menangani masalah audit yang penting ini: key audit matter:
• Kami memeroleh pemahaman mengenai siklus • We obtained understanding of the revenue cycle,
pendapatan, evaluasi desain dan implementasi, dan evaluated the design and implementation, and
menilai keefektifan operasional dari kontrol utama tested the operating effectiveness of key controls
yang relevan dari pengakuan pendapatan. relevant to revenue recognition.
• Kami mengevaluasi kebijakan akuntansi • We evaluated the Company’s revenue recognition
pendapatan Perusahaan yang diterapkan policy against the relevant accounting standards
manajemen sehubungan dengan pengakuan and with respect to the processing and recognition
pendapatan. of the Company’s revenue.
• Kami membaca kontrak untuk mendapatkan • We read the contracts to obtain understanding of the
pemahaman dari hal utama dan kondisi. key terms and conditions.
• Kamu menguji cut-off dengan memeriksa dokumen • We tested cut-off by examining the supporting
pendukung, seperti faktur, rekapitulasi jam kerja, documents such as invoice, time sheets, and
dan perjanjian, dan menghitung kembali pengakuan agreements, and recalculated revenue recognized
pendapatan berdasarkan dari bukti-bukti tersebut. based on these evidences.
• Kami menilai kecukupan pengungkapan di dalam • We assessed the appropriateness of the related
laporan keuangan sehubungan dengan pendapatan disclosures in the financial statements.
dalam kaitannya dengan pengungkapan yang
disyaratkan dalam standar akuntansi.
Informasi Lain Other Information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Management is responsible for the other information.
Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum dalam The other information comprises the information
laporan tahunan pada tanggal 31 Desember 2024 dan included in the annual report as at December 31, 2024
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, tetapi and for the year then ended, but does not include the
tidak mencantumkan laporan keuangan dan laporan financial statements and our auditor’s report thereon.
auditor kami. Laporan tahunan diharapkan akan tersedia The annual report is expected to be made available to us
bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini. after the date of this auditor's report.
Page 6
/
Informasi Lain (lanjutan) Other Information (continued)
Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup Our opinion on the financial statements does not cover
informasi lain dan oleh karena itu, kami tidak the other information and we will not express any form of
menyatakan bentuk keyakinan apapun atas informasi assurance conclusion thereon.
lain tersebut.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan, In connection with our audit of the financial statements,
tanggung jawab kami adalah untuk membaca informasi our responsibility is to read the other information
lain yang teridentifikasi di atas, jika tersedia dan, dalam identified above when it becomes available and, in doing
melaksanakannya, mempertimbangkan apakah so, consider whether the other information is materially
informasi lain mengandung ketidakkonsistensian inconsistent with the financial statements or our
material dengan laporan keuangan atau pemahaman knowledge obtained in the audit, or otherwise appears to
yang kami peroleh selama audit, atau mengandung be materially misstated.
kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca laporan tahunan, jika kami When we read the annual report, if we conclude that
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan there is a material misstatement therein, we are required
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk to communicate the matter to those charged with
mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang governance and take appropriate actions in accordance
bertanggung jawab atas tata kelola dan mengambil with Standards on Auditing established by
tindakan tepat berdasarkan Standar Audit yang the Indonesian Institute of Certified Public Accountants.
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.
Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Responsibilities of Management and Those Charged
Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap with Governance for the Financial Statements
Laporan Keuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan Management is responsible for the preparation and fair
penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai presentation of the financial statements in accordance
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan with Indonesian Financial Accounting Standards, and for
atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh such internal control as management determines is
manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan necessary to enable the preparation of
keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, the financial statements that are free from material
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun misstatement, whether due to fraud or error.
kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen In preparing the financial statements, management is
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan responsible for assessing the Company’s ability to
Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan continue as a going concern, disclosing, as applicable,
usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, matters related to going concern and using the going
hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha dan concern basis of accounting unless management either
menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, intends to liquidate the Company or to cease operations,
kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi or has no realistic alternative but to do so.
Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for
bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan overseeing the Company’s financial reporting process.
keuangan Perusahaan.
Page 7
/
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of
Laporan Keuangan the Financial Statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance about
memadai tentang apakah laporan keuangan secara whether the financial statements as a whole are free from
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, material misstatement, whether due to fraud or error, and
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun to issue an auditor’s report that includes our opinion.
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang Reasonable assurance is a high level of assurance, but
mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan is not a guarantee that an audit conducted in accordance
suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan with Standards on Auditing will always detect a material
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan misstatement when it exists. Misstatements can arise
berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi from fraud or error and are considered material if,
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. individually or in the aggregate, they could reasonably be
Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan expected to influence the economic decisions of users
maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik taken on the basis of these financial statements.
secara individual maupun secara agregat, dapat
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi
keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar As part of an audit in accordance with Standards on
Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan Auditing, we exercise professional judgment and
mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. maintain professional skepticism throughout the audit.
Kami juga: We also:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan • Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, baik misstatement of the financial statements, whether
yang disebabkan oleh kecurangan maupun due to fraud or error, design and perform audit
kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur procedures responsive to those risks, and obtain
audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta audit evidence that is sufficient and appropriate to
memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk provide a basis for our opinion. The risk of not
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak detecting a material misstatement resulting from
terdeteksinya kesalahan penyajian material yang fraud is higher than for one resulting from error, as
disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang fraud may involve collusion, forgery, intentional
disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan omissions, misrepresentations, or the override of
dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan internal control.
secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
pengendalian internal.
• Memeroleh suatu pemahaman tentang • Obtain an understanding of internal control relevant
pengendalian internal yang relevan dengan audit to the audit in order to design audit procedures
untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai that are appropriate in the circumstances, but
dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan not for the purpose of expressing an opinion on
menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian the effectiveness of the Company’s internal control.
internal Perusahaan.
• Evaluate the appropriateness of accounting policies
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang used and the reasonableness of accounting
digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan estimates and related disclosures made by
pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen. management.
Page 8
/
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of
Laporan Keuangan (lanjutan) the Financial Statements (continued)
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis • Conclude on the appropriateness of management’s
akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen use of the going concern basis of accounting and,
dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah based on the audit evidence obtained, whether a
terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait material uncertainty exists related to events or
dengan peristiwa atau kondisi yang dapat conditions that may cast significant doubt on
menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan the Company’s ability to continue as a going
Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan concern. If we conclude that a material uncertainty
usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa exists, we are required to draw attention in our
terdapat suatu ketidakpastian material, kami auditor’s report to the related disclosures in the
diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan financial statements or, if such disclosures are
auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan inadequate, to modify our opinion. Our conclusions
keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak are based on the audit evidence obtained up to the
memadai, harus menentukan apakah perlu untuk date of our auditor’s report. However, future events
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami or conditions may cause the Company to cease to
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga continue as a going concern.
tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau
kondisi masa depan dapat menyebabkan
Perusahaan tidak dapat mempertahankan
kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan • Evaluate the overall presentation, structure
keuangan secara keseluruhan, termasuk and content of the financial statements, including the
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan disclosures, and whether the financial statements
mencerminkan transaksi dan peristiwa yang represent the underlying transactions and events in
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai a manner that achieves fair presentation.
penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with governance
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara regarding, among other matters, the planned scope and
lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas timing of the audit and significant audit findings, including
audit serta temuan audit signifikan, termasuk setiap any significant deficiencies in internal control that we
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang identify during our audit.
teridentifikasi oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak We also provide those charged with governance with a
yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami statement that we have complied with relevant ethical
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai requirements regarding independence, and to
independensi, dan mengomunikasikan seluruh communicate with them all relationships and other
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar matters that may reasonably be thought to bear on our
berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika independence, and where applicable, related
relevan, pengamanan terkait. safeguards.
Page 9
/
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of
Laporan Keuangan (lanjutan) the Financial Statements (continued)
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang From the matters communicated with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan governance, we determine those matters that were of
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas most significance in the audit of the financial statements
laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya of the current period and are therefore the key audit
menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit matters. We describe these matters in our auditor’s
utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan report unless law or regulation precludes public
perundang-undangan melarang pengungkapan publik disclosure about the matter or when, in extremely rare
tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang circumstances, we determine that a matter should not be
sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal communicated in our report because the adverse
tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena consequences of doing so would reasonably be
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal expected to outweigh the public interest benefits of such
tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi communication.
manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.
Tjahjadi & Tamara
Janto, S.E., CPA
Izin Akuntan Publik/Public Accountant License No. AP.1924
18 Maret 2025/March 18, 2025
Page 10
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2024 As at December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023*)
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas 5 7.533.278.155 26.923.956.206 Cash and cash equivalents
Piutang usaha - neto Trade receivables - net
Pihak ketiga 6 8.359.569.213 3.953.236.153 Third parties
Piutang non-usaha Non-trade receivables
Pihak berelasi 23 - 36.000.000 Related party
Pihak ketiga 11.796.164 71.314.911 Third parties
Pajak dibayar di muka 11a - 232.983.990 Prepaid tax
Uang muka dan Advances and
biaya dibayar di muka 7 149.695.666 161.972.889 prepaid expenses
Total Aset Lancar 16.054.339.198 31.379.464.149 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Uang muka 7 1.672.150.001 4.070.138.676 Advances
Aset tetap - neto 8 30.594.614.522 14.184.516.652 Fixed assets - net
Taksiran tagihan pajak 11b 285.554.772 256.723.010 Estimated claim for tax refund
Aset pajak tangguhan 11e 195.435.490 416.413.603 Deferred tax assets
Total Aset Tidak Lancar 32.747.754.785 18.927.791.941 Total Non-Current Assets
TOTAL ASET 48.802.093.983 50.307.256.090 TOTAL ASSETS
*)Reklasifikasi (Catatan 31) *)As reclassified (Note 31)
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
1
Page 11
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As at December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha - pihak ketiga 9 11.355.844 37.899.998 Trade payables - third parties
Utang non-usaha jangka pendek - Short-term non-trade payables -
pihak berelasi 23 4.041.614 709.917.915 related party
Beban akrual 10 83.946.781 97.778.710 Accrued expenses
Utang pajak 11c 214.967.138 31.723.669 Taxes payable
Liabilitas imbalan kerja Short-term employee
jangka pendek 12 26.552.916 - benefits liabilities
Liabilitas jangka panjang jatuh Current maturities of
tempo dalam waktu satu tahun: long-term liabilties:
Utang non-usaha - Non-trade payable -
pihak berelasi 23 83.333.336 541.666.667 related party
Utang pembiayaan konsumen 13 351.623.147 993.682.019 Consumer financing payables
Total Liabilitas Jangka Pendek 775.820.776 2.412.668.978 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Liabilitas jangka panjang -
setelah dikurangi bagian Long-term liabilities -
jatuh tempo dalam satu tahun: net of current maturities:
Utang non-usaha - Non-trade payable -
pihak berelasi 23 - 83.333.333 related party
Utang pembiayaan konsumen 13 37.325.868 388.949.017 Consumer financing payables
Liabilitas imbalan kerja Long-term employee
jangka panjang 12 535.105.242 546.464.181 benefits liabilities
Total Liabilitas Jangka Panjang 572.431.110 1.018.746.531 Total Non-Current Liabilities
TOTAL LIABILITAS 1.348.251.886 3.431.415.509 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Dasar - 4.800.000.000 saham Authorized - 4,800,000,000
dengan nilai nominal Rp5 shares with par value of Rp5
per saham per share
Ditempatkan dan disetor penuh - Issued and fully paid -
1.600.031.683 saham pada 1,600,031,683 shares as at
31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and
1.600.000.000 saham pada 1,600,000,000 shares as at
31 Desember 2023 14 8.000.158.415 8.000.000.000 December 31, 2023
Tambahan modal disetor 15 36.024.322.005 36.020.678.460 Additional paid-in capital
Saldo laba: Retained earnings:
Dicadangkan 16 25.000.000 25.000.000 Appropriated
Belum dicadangkan 3.342.916.727 2.842.639.572 Unappropriated
Other comprehensive
Penghasilan (rugi) komprehensif lain 61.444.950 (12.477.451) income (loss)
TOTAL EKUITAS 47.453.842.097 46.875.840.581 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS TOTAL LIABILITIES AND
DAN EKUITAS 48.802.093.983 50.307.256.090 EQUITY
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
2
Page 12
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal OTHER COMPREHENSIVE INCOME
31 Desember 2024 For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023*)
PENDAPATAN 17 15.119.420.877 7.444.494.310 REVENUE
BEBAN POKOK PENDAPATAN 18 (9.700.324.345 ) (5.499.672.207 ) COST OF REVENUE
LABA BRUTO 5.419.096.532 1.944.822.103 GROSS PROFIT
Beban umum General and administrative
dan administrasi 19 (3.765.234.813 ) (3.255.507.127 ) expenses
LABA (RUGI) USAHA 1.653.861.719 (1.310.685.024 ) OPERATING INCOME (LOSS)
PENGHASILAN (BEBAN) OTHER INCOME
LAIN-LAIN (EXPENSES)
Penghasilan bunga 60.442.168 78.963.048 Interest income
Beban keuangan 20 (131.778.133 ) (298.572.073 ) Finance costs
Kerugian lain-lain - neto 21 (544.359.499 ) (77.978.006 ) Other losses - net
Beban lain-lain - neto (615.695.464 ) (297.587.031 ) Other expenses - net
LABA (RUGI) SEBELUM PROFIT (LOSS)
PAJAK PENGHASILAN 1.038.166.255 (1.608.272.055 ) BEFORE INCOME TAX
(BEBAN) MANFAAT PAJAK INCOME TAX
PENGHASILAN - NETO 11d (537.889.100 ) 353.462.150 (EXPENSE) BENEFIT - NET
LABA (RUGI) TAHUN PROFIT (LOSS)
BERJALAN 500.277.155 (1.254.809.905 ) FOR THE YEAR
PENGHASILAN (RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME (LOSS)
Pos-pos yang tidak akan Item that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss in
pada periode berikutnya: subsequent period:
Pengukuran kembali Remeasurements of
liabilitas imbalan kerja 12 94.772.309 (6.612.370 ) employee benefits liabilities
(Manfaat) beban Related income tax
11e
pajak penghasilan terkait (20.849.908 ) 1.454.721 (benefit) expense
Penghasilan (rugi)
komprehensif lain - setelah Other comprehensive
pajak 73.922.401 (5.157.649 ) income (loss) - net of tax
TOTAL PENGHASILAN (RUGI) TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF UNTUK INCOME (LOSS)
TAHUN BERJALAN 574.199.556 (1.259.967.554 ) FOR THE YEAR
Laba (rugi) per saham dasar Basic and diluted earnings
dan dilusian 22 0,31 (0,89 ) (loss) per share
*)Reklasifikasi (Catatan 31) *)As reclassified (Note 31)
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
3
Page 13
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
31 Desember 2024 For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan (rugi)
Tambahan modal Saldo laba/Retained earnings komprehensif
disetor/ Telah ditentukan Belum ditentukan lainnya/Other Jumlah
Catatan/ Modal saham/ Additional paid-in penggunaannya/ penggunaannya / comprehensive ekuitas/
Notes Share capital capital Appropriated Unappropriated income (loss) Total equity
Saldo per 1 Januari 2023 6.000.000.000 - 25.000.000 4.097.449.477 (7.319.802 ) 10.115.129.675 Balance as at January 1, 2023
Rugi tahun berjalan - - - (1.254.809.905 ) - (1.254.809.905 ) Loss for the year
Kerugian komprehensif lain: Other comprehensive loss:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of
imbalan kerja - - - - (5.157.649 ) (5.157.649 ) employee benefits liabilities
Jumlah rugi komprehensif - - - (1.254.809.905 ) (5.157.649 ) (1.259.967.554 ) Total comprehensive loss
Transaksi yang diakui langsung di Transaction recognized
ekuitas: directly in equity:
Penerbitan modal saham 14,15 2.000.000.000 36.020.678.460 - - - 38.020.678.460 Issuance of share capital
Saldo per 31 Desember 2023 8.000.000.000 36.020.678.460 25.000.000 2.842.639.572 (12.477.451 ) 46.875.840.581 Balance as at December 31, 2023
Laba tahun berjalan - - - 500.277.155 - 500.277.155 Profit for the year
Penghasilan komprehensif lain: Other comprehensive income:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of
imbalan kerja - - - - 73.922.401 73.922.401 employee benefits liabilities
Jumlah laba komprehensif 500.277.155 73.922.401 574.199.556 Total comprehensive income
Transaksi yang diakui langsung di Transaction recognized
ekuitas: directly in equity:
Pelaksanaan Waran Seri I 14,15 158.415 3.643.545 - - - 3.801.960 Exercise of Warrants Series I
Saldo per 31 Desember 2024 8.000.158.415 36.024.322.005 25.000.000 3.342.916.727 61.444.950 47.453.842.097 Balance as at December 31, 2024
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
4
Page 14
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
LAPORAN ARUS KAS PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal STATEMENT OF CASH FLOWS
31 Desember 2024 For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023*)
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 10.461.266.514 7.953.114.051 Cash receipts from customers
Pembayaran untuk: Cash paid to:
Pemasok (4.450.279.699 ) (7.257.053.105 ) Suppliers
Karyawan (4.220.759.413 ) (2.957.938.441 ) Employees
Kas yang dihasilkan dari operasi 1.790.227.402 (2.261.877.495 ) Cash generated from operations
Penerimaan bunga 119.960.915 7.648.137 Interest received
Pembayaran bunga (155.556.843 ) (298.572.073 ) Interest paid
Pembayaran pajak penghasilan badan (631.572.167 ) (343.749.474) Corporate income tax paid
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by (used in)
(digunakan untuk) aktivitas operasi 1.123.059.307 (2.896.550.905) operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan dari piutang non-usaha Loan repayment from
pihak berelasi 23 36.000.000 - related party
Penambahan uang muka pembelian Addition to advances for purchase of
aset tetap (1.672.150.001 ) (85.585.586) fixed assets
Perolehan aset tetap 8 (16.640.164.331 ) (5.634.303.622) Acquisition of fixed assets
Penambahan aset hak-guna 8 - (1.080.000.000) Addition to right-of-use asset
Kas neto yang digunakan Net cash used in
untuk aktivitas investasi (18.276.314.332 ) (6.799.889.208) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan bersih dari penerbitan saham 14,15 3.801.960 38.020.678.460 Net proceeds from issuance of shares
Pembayaran utang pembiayaan Payment of consumer financing
konsumen 13 (993.682.021 ) (1.820.332.115) payables
Pembayaran pinjaman dari Payment of loans from
pihak berelasi 23 (1.247.542.965 ) (1.486.770.128) related party
Kas neto yang (digunakan untuk) Net cash (used in) provided by
diperoleh dari aktivitas pendanaan (2.237.423.026 ) 34.713.576.217 financing activities
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO NET (DECREASE) INCREASE IN
KAS DAN SETARA KAS (19.390.678.051 ) 25.017.136.104 CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
PADA AWAL TAHUN 5 26.923.956.206 1.906.820.102 AT BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
PADA AKHIR TAHUN 5 7.533.278.155 26.923.956.206 AT END OF THE YEAR
*)Reklasifikasi (Catatan 31) *)As reclassified (Note 31)
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes form an integral part of
dari laporan keuangan. these financial statements.
5
Page 15
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (“Perusahaan”) PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (the “Company”)
didirikan berdasarkan Akta Notaris Ruping Lolo was established based on Notarial Deed No. 2
Alias Vince, S.H., M.Kn. No. 2 tanggal dated August 13, 2016 of Notary Ruping Lolo
13 Agustus 2016. Akta Pendirian telah disahkan Alias Vince, S.H., M.Kn. The Deed of
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Establishment was approved by the Ministry of
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Justice and Human Rights of the Republic of
No. AHU-0037233.AH.01.01.Tahun 2016 tanggal Indonesia in its Decision Letter
22 Agustus 2016 dan diumumkan dalam Berita No. AHU-0037233.AH.01.01.Tahun 2016 dated
Negara No. 27 Tambahan No. 10743 tanggal August 22, 2016 and was published in the State
4 April 2023. Gazette No. 27 Supplement No. 10743 dated
April 4, 2023.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company's Articles of Association have
beberapa kali perubahan. Perubahan been amended several times, most recently
terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris based on Notarial Deed No. 154 dated
Christina Dwi Utami, S.H., M.H., M.Kn. No. 154 May 28, 2024 of Notary Christina Dwi Utami,
tanggal 28 Mei 2024 mengenai mengenai S.H., M.H., M.Kn. regarding the increase in
peningkatan modal saham ditempatkan dan issued and fully paid share capital amounting to
disetor penuh sebesar Rp84.685 (atau setara Rp84,685 (or equivalent to 16,937 shares).
dengan 16.937 saham), sehingga jumlah seluruh Therefore, the total number of shares issued by
saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan the Company is 1,600,016,937 shares with a
adalah sebanyak 1.600.016.937 saham dengan total nominal value of Rp8,000,084,685. The
nilai nominal seluruhnya sebesar amendment was approved by the Ministry of
Rp8.000.084.685. Perubahan Anggaran Dasar Law and Human Rights of the Republic of
tersebut telah disetujui oleh Kementerian Hukum Indonesia in its Decision letter
dan Hak Asasi Manusia Republik No. AHU-AH.01.03-0124916 Year 2024 dated
Indonesia dengan Surat Keputusan May 30, 2024 and was published in the State
No. AHU-AH.01.03-0124916 Tahun 2024 tanggal Gazette No. 44 Supplement No. 15891 dated
30 Mei 2024 dan diumumkan dalam Berita Negara May 31, 2024.
No. 44 Tambahan No. 15891 tanggal 31 Mei 2024.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar According to Article 3 of the Company’s Articles
Perusahaan, kegiatan usaha Perusahaan meliputi of Association, the scope of activities of the
penyewaan alat konstruksi dengan operator, Company includes rental of construction
penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi equipment with operators, renting and leasing
mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil, without option rights of construction and civil
penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi engineering machines and equipment, renting
mesin, peralatan, dan barang berwujud lainnya and leasing without option rights of machines,
yang tidak dapat diklasifikasi di tempat lain, equipment and other tangible goods that cannot
penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi be classified elsewhere, renting and leasing
mobil, bus, truk dan sejenisnya, perdagangan without option rights of cars, buses, trucks and
besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya, the like, wholesale trade of machines, tools and
perdagangan besar alat transportasi darat (bukan other equipment, wholesale trade of land
mobil, sepeda motor dan sejenisnya), suku transportation equipment (except cars,
cadang dan perlengkapannya, dan perdagangan motorbikes and the like), spare parts and retail
eceran mesin lainnya dan perlengkapan. trade of other machines and equipment.
Perusahaan berdomisili di Indonesia. Alamat The Company is domiciled in Indonesia. The
kantor yang teregristrasi di Jalan Teh No. 4-6, address of its registered office is Jl. Teh
RT/RW 007/003, Jakarta Barat. No. 4-6, RT/RW 007/003, West Jakarta.
Individu pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial The ultimate beneficial owner of the Company is
owner) dari Perusahaan adalah Bernard Widianto. Bernard Widianto.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial The Company started its commercial operations
pada tahun 2016 dan saat ini bergerak di bidang in 2016 and is currently engaged in heavy
jasa penyewaan alat berat. equipment rental services.
6
Page 16
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum (lanjutan) a. Establishment and General Information
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the
susunan Dewan Komisaris dan Direksi composition of the Company’s Boards of
Perusahaan sebagai berikut: Commissioners and Directors is as follows:
Dewan Komisaris 2024 2023 Board of Commissioners
Komisaris Utama Yanto Tene Yanto Tene President Commissioner
Komisaris Independen Mega Siti Sofia Salim Thaiyit Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Bernard Widianto Bernard Widianto President Director
Direktur Erik Angkasa Darma Erik Angkasa Darma Director
Susunan Komite Audit Perusahaan pada The composition of the Company’s Audit
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah Committee as at December 31, 2024 and 2023
sebagai berikut: is as follows:
Komite Audit 2024 2023 Audit Committee
Ketua Mega Siti Sofia Salim Thaiyit Chairman
Anggota Budiman S. Silaban Budiman S. Silaban Member
Anggota Lode Semdes E. Limbong Lode Semdes E. Limbong Member
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the
Perusahaan mempunyai karyawan tetap masing- Company has 14 and 13 permanent employees,
masing sebanyak 14 dan 13 orang (tidak diaudit). respectively (unaudited).
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan ini sesuai and fair presentation of these financial
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, statements in accordance with Indonesian
yang diselesaikan dan disetujui untuk Financial Accounting Standards, which were
diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal completed and authorized for issuance by the
18 Maret 2025. Company’s Directors on March 18, 2025.
b. Penawaran Saham Umum Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on Extraordinary General Shareholders
Luar Biasa tanggal 16 Februari 2023, yang berita Meeting dated February 16 , 2023, which was
acaranya dituangkan dalam Akta Notaris No. 1 notarized by Notarial Deed No. 1 dated
tanggal 16 Februari 2023 dari Notaris Gatot February 16, 2023 of Notary Gatot Widodo, S.E.,
Widodo, S.E., S.H., M.Kn. dan ditegaskan kembali S.H., M.Kn, and was reaffirmed by Notarial Deed
berdasarkan Akta Notaris No. 53 tanggal No. 53 dated October 5, 2023 of Notary
5 Oktober 2023 dari Notaris Christina Dwi Utami, Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn, the
S.H., M.Hum., M.Kn., para pemegang saham shareholders approved the plan to conduct an
menyetujui rencana Penawaran Umum Saham Initial Public Offering of Ordinary Shares to the
Perdana Biasa kepada masyarakat melalui pasar public through capital market listing of the
modal serta melakukan pencatatan saham Company’s shares on the Indonesia Stock
Perusahaan di Bursa Efek Indonesia (“BEI”). Exchange (“IDX”).
Pada tanggal 17 Juni 2023, Perusahaan On June 17, 2023, the Company obtained the
memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas notice of effectivity from Financial Services
Jasa Keuangan (“OJK”) dalam suratnya Authority (“OJK”) in its letter
No. S-153/D.04/2023 untuk melakukan No. S-153/D.04/2023 to conduct an Initial Public
Penawaran Umum Perdana saham sejumlah Offering of 400,000,000 shares to the public with
400.000.000 saham Perusahaan kepada a par value of Rp5 per share and an offering
masyarakat dengan nilai nominal Rp100 per price of Rp100 per share. The shares were listed
saham. Perusahaan mencatatkan sahamnya pada on the IDX on July 10, 2023.
IDX pada tanggal 10 Juli 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, all of the
seluruh saham Perusahaan yang beredar telah Company’s outstanding shares have been listed
tercatat di BEI. on the IDX.
7
Page 17
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Penawaran Saham Umum Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
(lanjutan) (continued)
Dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham In connection with the Initial Public Offering, the
ini, Perusahaan secara bersamaan akan Company simultaneously issued a total of
menerbitkan sebanyak-banyaknya 420.000.000 420,000,000 Warrants Series I. The Warrants
Waran Seri I. Waran Seri I ini diberikan secara Series I shall be granted free of charge to the
cuma-cuma kepada para pemegang saham baru holders of new shares of the Company whose
Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar names are registered in the Register of
Pemegang Saham pada tanggal penjatahan Shareholders on the allotment date with a ratio
dengan perbandingan 20 pemegang Saham Baru of 20 new shares to 21 Warrants Series I. Each
mendapatkan 21 Waran Seri I. Dimana setiap Warrants Series I is entitled to purchase 1 new
1 Waran Seri I berhak untuk membeli 1 saham share of the Company.
baru Perseroan.
Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp120 The Warrants Series I has an exercise price of
per saham dan dapat dieksekusi mulai tanggal Rp120 per share and can be exercised from
8 Januari 2024 sampai dengan 5 Juli 2024. Apabila January 8, 2024 until July 5, 2024. If the
Waran Seri I tidak dilaksanakan selama periode Warrants Series I are not exercised during this
tersebut, maka Waran Seri I akan menjadi period, they will expire and will have no value.
kadaluarsa dan tidak bernilai.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah As at December 31, 2024 and 2023, the total
Waran Seri I yang telah dieksekusi masing-masing number of Warrants Series I exercised
sebanyak 31.683 Waran dan nihil. amounted to 31,683 warrants and nil,
respectively.
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
a. Perubahan Nomenklatur Standar Akuntansi a. Change in the Indonesian Financial
Keuangan Indonesia Accounting Standards Nomenclature
Sejalan dengan pengesahan Kerangka Standar In line with the ratification of the Indonesian
Pelaporan Keuangan Indonesia, Dewan Standar Financial Reporting Standards Framework, the
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Financial Accounting Standards Board of the
(“DSAK-IAI”) menyetujui perubahan nomenklatur Indonesian Institute of Accountants (“DSAK-IAI”)
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia yang approved the change in the Indonesian Financial
mengatur penomoran Pernyataan Standar Accounting Standards nomenclature which
Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi regulates the numbering of Statements of
atas Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”). Hal ini Financial Accounting Standards (“PSAK”) and
bertujuan untuk membedakan antara PSAK dan Interpretations of Financial Accounting
ISAK yang diadopsi dari International Financial Standards (“ISAK”). This aims to differentiate
Reporting Standards (“IFRS”) dan yang tidak. between PSAK and ISAK which are adopted
Perubahan nomenklatur Standar Akuntansi from International Financial Reporting Standards
Keuangan Indonesia yang berlaku efektif pada (IFRS) and to those which are not. The change
1 Januari 2024, tidak akan mempengaruhi isi in the Indonesian Financial Accounting
masing-masing PSAK dan ISAK. Standards nomenclature, which is effective on
January 1, 2024, does not affect the contents of
each PSAK and ISAK.
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Effective in the Current Year
Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah In the current year, the Company has applied
menerapkan sejumlah amendemen/penyesuaian amendments/improvements to PSAK that are
PSAK lainnya yang relevan dengan operasinya relevant to its operations and effective for
dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai accounting period beginning on or after
pada atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan atas January 1, 2024. The adoption of these revised
PSAK revisi tidak mengakibatkan perubahan atas PSAKs does not result in changes to the
kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak Company’s accounting policies and has no
memiliki dampak material terhadap jumlah yang material effect on the amounts reported for the
dilaporkan pada tahun berjalan atau tahun-tahun current or prior years.
sebelumnya.
8
Page 18
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan (lanjutan) Effective in the Current Year (continued)
• PSAK 201 (Amendemen), “Penyajian • PSAK 201 (Amendment), “Presentation
Laporan Keuangan”: Klasifikasi Liabilitas of Financial Statements”: Classification
sebagai Jangka Pendek atau Jangka of Liabilities as Current or Non-current
Panjang
Amendemen ini hanya mempengaruhi The amendments affect only the
penyajian liabilitas sebagai jangka pendek atau presentation of liabilities as current or non-
jangka panjang dalam laporan posisi keuangan current in the statement of financial position
dan bukan jumlah atau waktu pengakuan aset, and not the amount or timing of recognition
liabilitas, penghasilan atau beban, atau of any asset, liability, income or expenses,
informasi yang diungkapkan mengenai pos-pos or the information disclosed about those
tersebut. items.
Amendemen tersebut mengklarifikasi bahwa The amendments clarify that the
klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek atau classification of liabilities as current or non-
jangka panjang didasarkan pada hak yang ada current is based on rights that are in
pada akhir periode pelaporan, menetapkan existence at the end of the reporting period,
bahwa klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi specify that classification is unaffected by
oleh ekspektasi apakah entitas akan expectations about whether an entity will
menggunakan haknya untuk menunda exercise its right to defer settlement of a
penyelesaian suatu liabilitas, menjelaskan liability, explain that rights are in existence if
bahwa hak tersebut ada jika kovenan dipatuhi covenants are complied with at the end of
pada akhir periode pelaporan, dan the reporting period, and introduce a
memperkenalkan definisi 'penyelesaian' untuk definition of ‘settlement’ to make clear that
memperjelas bahwa penyelesaian mengacu settlement refers to the transfer to the
pada pengalihan ke pihak lain atas kas, counterparty of cash, equity instruments,
instrumen ekuitas, aset dan jasa lainnya. other assets or services.
• PSAK 201 (Amendemen), “Penyajian • PSAK 201 (Amendment), “Presentation
Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka of Financial Statements”: Non-current
Panjang dengan Kovenan Liabilities with Covenants
Amendemen tersebut menetapkan bahwa The amendments specify that only
hanya perjanjian yang harus dipatuhi entitas covenants that an entity is required to
pada atau sebelum akhir periode pelaporan comply with on or before the end of the
yang memengaruhi hak entitas untuk menunda reporting period affect the entity’s right to
penyelesaian liabilitas setidaknya selama dua defer settlement of a liability for at least
belas bulan setelah tanggal pelaporan (dan twelve months after the reporting date (and
karenanya harus dipertimbangkan dalam therefore must be considered in assessing
menilai klasifikasi liabilitas sebagai lancar atau the classification of the liability as current or
tidak lancar). Perjanjian tersebut memengaruhi non-current). Such covenants affect
apakah hak tersebut ada pada akhir periode whether the right exists at the end of the
pelaporan, bahkan jika kepatuhan terhadap reporting period, even if compliance with the
perjanjian dinilai hanya setelah tanggal covenant is assessed only after the
pelaporan (misalnya perjanjian berdasarkan reporting date (e.g. a covenant based on
posisi keuangan entitas pada tanggal the entity’s financial position at the reporting
pelaporan yang dinilai kepatuhannya hanya date that is assessed for compliance only
setelah tanggal pelaporan). after the reporting date).
9
Page 19
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan (lanjutan) Effective in the Current Year (continued)
• PSAK 201 (Amendemen), “Penyajian • PSAK 201 (Amendment), “Presentation
Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka of Financial Statements”: Non-current
Panjang dengan Kovenan (lanjutan) Liabilities with Covenants (continued)
DSAK-IAI juga menetapkan bahwa hak untuk DSAK-IAI also specifies that the right to
menunda penyelesaian liabilitas setidaknya defer settlement of a liability for at least
selama dua belas bulan setelah tanggal twelve months after the reporting date is not
pelaporan tidak terpengaruh jika entitas hanya affected if an entity only has to comply with
harus mematuhi perjanjian setelah periode a covenant after the reporting period.
pelaporan. Namun, jika hak entitas untuk However, if the entity’s right to defer
menunda penyelesaian liabilitas bergantung settlement of a liability is subject to the entity
pada kepatuhan entitas terhadap perjanjian complying with covenants within twelve
dalam waktu dua belas bulan setelah periode months after the reporting period, an entity
pelaporan, entitas mengungkapkan informasi discloses information that enables users of
yang memungkinkan pengguna laporan financial statements to understand the risk
keuangan memahami risiko liabilitas yang of the liabilities becoming repayable within
harus dibayar kembali dalam waktu dua belas twelve months after the reporting period.
bulan setelah periode pelaporan. Ini akan This would include information about the
mencakup informasi tentang perjanjian covenants (including the nature of the
(termasuk sifat perjanjian dan kapan entitas covenants and when the entity is required to
diharuskan untuk mematuhinya), jumlah comply with them), the carrying amount of
tercatat liabilitas terkait dan fakta serta related liabilities and facts and
keadaan, jika ada, yang menunjukkan bahwa circumstances, if any, that indicate that the
entitas mungkin mengalami kesulitan dalam entity may have difficulties complying with
mematuhi perjanjian. the covenants.
• PSAK 207 (Amendemen), “Laporan Arus • PSAK 207 (Amendment), “Statements of
Kas” dan PSAK 107 (Amendemen), Cash Flows” and PSAK 107
“Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: (Amendment), “Financial Instruments:
Pengaturan Pembiayaan Pemasok Disclosures”: Supplier Finance
Arrangements
Amendemen tersebut menambahkan tujuan The amendments add a disclosure
pengungkapan pada PSAK 207 yang objective to PSAK 207 stating that an entity
menyatakan bahwa suatu entitas diharuskan is required to disclose information about its
untuk mengungkapkan informasi tentang supplier finance arrangements that enables
pengaturan keuangan pemasoknya yang users of financial statements to assess the
memungkinkan pengguna laporan keuangan effects of those arrangements on the
untuk menilai dampak pengaturan tersebut entity’s liabilities and cash flows. In addition,
terhadap liabilitas dan arus kas entitas. Selain PSAK 107 is amended to add supplier
itu, PSAK 107 diamandemen untuk finance arrangements as an example within
menambahkan pengaturan keuangan the requirements to disclose information
pemasok sebagai contoh dalam persyaratan about an entity’s exposure to concentration
untuk mengungkapkan informasi tentang of liquidity risk.
paparan entitas terhadap konsentrasi risiko
likuiditas.
10
Page 20
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan (lanjutan) Effective in the Current Year (continued)
• PSAK 207 (Amendemen), “Laporan Arus • PSAK 207 (Amendment), “Statements of
Kas” dan PSAK 107 (Amendemen), Cash Flows” and PSAK 107
“Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: (Amendment), “Financial Instruments:
Pengaturan Pembiayaan Pemasok Disclosures”: Supplier Finance
(lanjutan) Arrangements (continued)
Amendemen tersebut berisi ketentuan transisi The amendments contain specific transition
khusus untuk periode pelaporan tahunan provisions for the first annual reporting
pertama di mana Perusahaan menerapkan period in which the Company applies the
amandemen tersebut. Berdasarkan ketentuan amendments. Under the transitional
transisi, suatu entitas tidak diharuskan untuk provisions, an entity is not required to
mengungkapkan: disclose:
• Informasi komparatif untuk setiap periode • Comparative information for any
pelaporan yang disajikan sebelum awal reporting periods presented before the
periode pelaporan tahunan di mana entitas beginning of the annual reporting period
pertama kali in which the entity first applies those
amendments.
• Informasi yang diwajibkan oleh PSAK • The information otherwise required by
207:44H(b)(ii)-(iii) pada awal periode PSAK 207:44H(b)(ii)-(iii) as at the
pelaporan tahunan di mana entitas pertama beginning of the annual reporting period
kali menerapkan amandemen tersebut. in which the entity first applies those
amendments.
• PSAK 116 (Amendemen), “Sewa”: Liabilitas • PSAK 116 (Amendment), “Leases”:
Sewa dalam Jual dan Sewa Balik Lease Liability in a Sale and Leaseback
Amendemen PSAK 116 menambahkan The amendments to PSAK 116 add
persyaratan pengukuran selanjutnya untuk subsequent measurement requirements for
transaksi jual dan sewa-balik yang memenuhi sale and leaseback transactions that satisfy
persyaratan dalam PSAK 115 Pendapatan dari the requirements in PSAK 115 Revenue
Kontrak dengan Pelanggan untuk dicatat from Contracts with Customers to be
sebagai penjualan. Amendemen tersebut accounted for as a sale. The amendments
mengharuskan penjual-penyewa untuk require the seller-lessee to determine ‘lease
menentukan 'pembayaran sewa' atau payments’ or ‘revised lease payments’ such
'pembayaran sewa yang direvisi' sehingga that the seller-lessee does not recognize a
penjual-penyewa tidak mengakui keuntungan gain or loss that relates to the right of use
atau kerugian yang terkait dengan hak retained by the seller-lessee, after the
penggunaan yang dimiliki oleh penjual- commencement date.
penyewa, setelah tanggal dimulainya.
Amendemen tersebut tidak memengaruhi The amendments do not affect the gain or
keuntungan atau kerugian yang diakui oleh loss recognized by the seller-lessee relating
penjual-penyewa terkait dengan penghentian to the partial or full termination of a lease.
sebagian atau seluruh sewa. Tanpa Without these new requirements, a seller-
persyaratan baru ini, penjual-penyewa bisa lessee may have recognized a gain on the
mengakui keuntungan atas hak penggunaan right of use it retains solely because of a
yang dimilikinya semata-mata karena remeasurement of the lease liability (for
pengukuran ulang liabilitas sewa (misalnya, example, following a lease modification or
setelah modifikasi sewa atau perubahan change in the lease term) applying the
jangka waktu sewa) dengan menerapkan general requirements in PSAK 116. This
persyaratan umum dalam PSAK 116. Hal ini could have been particularly the case in a
khususnya dapat terjadi dalam sewa-balik yang leaseback that includes variable lease
mencakup pembayaran sewa variabel yang payments that do not depend on an index or
tidak bergantung pada indeks atau suku bunga. rate.
11
Page 21
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
REVISI (lanjutan) (continued)
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang b. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan (lanjutan) Effective in the Current Year (continued)
• PSAK 116 (Amendemen), “Sewa”: Liabilitas • PSAK 116 (Amendment), “Leases”:
Sewa dalam Jual dan Sewa Balik (lanjutan) Lease Liability in a Sale and Leaseback
(continued)
Sebagai bagian dari amandemen, DSAK-IAI As part of the amendments, the DSAK-IAI
mengubah contoh ilustrasi dalam PSAK 116 amended an illustrative example in
dan menambahkan contoh baru untuk PSAK 116 and added a new example to
mengilustrasikan pengukuran selanjutnya atas illustrate the subsequent measurement of a
aset hak-guna dan liabilitias sewa dalam right-of-use asset and lease liability in a sale
transaksi jual dan sewa-balik dengan and leaseback transaction with variable
pembayaran sewa variabel yang tidak lease payments that do not depend on an
bergantung pada indeks atau suku bunga. index or rate. The illustrative examples also
Contoh ilustrasi tersebut juga mengklarifikasi clarify that the liability that arises from a sale
bahwa liabilitas yang timbul dari transaksi jual and leaseback transaction that qualifies as
dan sewa-balik yang memenuhi syarat sebagai a sale applying PSAK 115 is a lease liability.
penjualan dengan menerapkan PSAK 115
adalah liabilitas sewa.
Penjual-penyewa menerapkan amendemen A seller-lessee applies the amendments
secara retrospektif sesuai dengan PSAK 208 retrospectively in accordance with PSAK
terhadap transaksi jual dan sewa-balik yang 208 to sale and leaseback transactions
dilakukan setelah tanggal penerapan awal, entered into after the date of initial
yang didefinisikan sebagai awal periode application, which is defined as the
pelaporan tahunan di mana entitas pertama beginning of the annual reporting period in
kali menerapkan PSAK 116. which the entity first applied PSAK 116.
c. Standar dan Amendemen Standar Telah c. Standard and Amendments to Standards
Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan Issued not yet Adopted
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, At the date of authorization of these financial
standar dan amendemen-amendemen atas statements, the following standard and
PSAK yang relevan bagi Perusahaan, yang telah amendments to PSAK relevant to the Company
diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan were issued but not effective, with early
penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: application permitted:
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2025 January 1, 2025
• PSAK 117, “Kontrak Asuransi” • PSAK 117, “Insurance Contracts”
• PSAK 117 (Amendemen), “Kontrak • PSAK 117 (Amendment), “Insurance
Asuransi”, Penerapan Awal PSAK 117 dan Contracts”, Initial Application of PSAK 117
PSAK 109 - Informasi Komparatif and PSAK 109 - Comparative Information
• PSAK 221 (Amendemen), “Pengaruh • PSAK 221 (Amendment), “The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kekurangan Changes in Foreign Exchange Rates”: Lack
Ketertukaran” of Exchangeability
12
Page 22
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
REVISI (lanjutan) (continued)
c. Standar dan Amandemen Standar Telah c. Standard and Amendments to Standards
Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan (lanjutan) Issued not yet Adopted (continued)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2026 January 1, 2026
• Amandemen PSAK 109, “Instrumen • Amendments to PSAK 109, “FInancial
Keuangan” dan PSAK 107, “Instrumen Instruments” and PSAK 107, “Financial
Keuangan: Pengungkapan”: Klasifikasi dan Instruments: Disclosure”: Classification and
Pengukuran Instrumen Keuangan Measurement of Financial Instruments
• Penyesuaian Tahunan 2024 terhadap PSAK • 2024 Annual Improvements to PSAK 107,
107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, ”Financial Instruments: Disclosures”, PSAK
PSAK 109, “Instrumen Keuangan”, 109, ”Financial Instruments”, PSAK 110,
PSAK 110, “Laporan Keuangan ”Consolidated Financial Statements” and
Konsolidasian” dan PSAK 207, “Laporan PSAK 207, ”Statement of Cash Flows”
Arus Kas”
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As at the issuance date of the financial
keuangan, dampak dari penerapan standar dan statements, the effects of adopting these
amendemen tersebut terhadap laporan standard and amendments on the financial
keuangan tidak dapat diketahui atau diestimasi statements are not known nor reasonably
oleh manajemen. estimable by management.
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
INFORMATION
a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan a. Basis of Preparation and Presentation of the
Keuangan Company’s Financial Statements
Laporan keuangan Perusahaan disusun The financial statements of the Company have
berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di been prepared in accordance with Indonesian
Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Financial Accounting Standards (“SAK”), which
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan comprise the Statement of Financial
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) Accounting Standards (“PSAK”) and
yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Interpretations of Statement of Financial
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) Accounting Standard (“ISAK”) issued by the
serta peraturan regulator pasar modal untuk Financial Accounting Standards Board of the
entitas yang berada di bawah pengawasannya. Indonesian Institute of Accountants (“DSAK-
IAI”) and regulations of capital market regulator
for entities under its control.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam The accounting policies adopted in the
penyusunan laporan keuangan adalah selaras preparation of the financial statements are
dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan consistent with those made in the preparation
dalam penyusunan laporan keuangan of the Company’s financial statements for the
Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada year ended December 31, 2023, except for the
tanggal 31 Desember 2023, kecuali bagi adoption of several amended SAKs. As
penerapan beberapa SAK yang telah direvisi. disclosed in Note 2, several amended and
Seperti diungkapkan dalam Catatan 2, terkait published accounting standards were adopted
atas laporan keuangan, beberapa standar effective January 1, 2024.
akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan,
diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2024.
13
Page 23
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan a. Basis of Preparation and Presentation of the
Keuangan (lanjutan) Company’s Financial Statements
(continued)
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan The Company has prepared the financial
dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus statements on the basis that it will continue to
mempertahankan kelangsungan usaha. operate as a going concern.
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus The financial statements, except for the
kas, disusun berdasarkan dasar akrual dengan statement of cash flows, have been prepared
menggunakan konsep harga perolehan, kecuali on the accrual basis using the historical cost
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan basis of accounting, except for certain accounts
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam which are measured on the bases described in
kebijakan akuntansi masing-masing akun the related accounting policies for those
tersebut. accounts.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan The statement of cash flows is prepared based
metode langsung dengan mengelompokkan on the direct method by classifying cash flows
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan on the basis of operating, investing, and
pendanaan. financing activities.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the
penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah, preparation of the financial statements is the
yang merupakan mata uang fungsional Indonesian Rupiah, which is the Company’s
Perusahaan. functional currency.
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak b. Current and Non-Current Classification
Lancar/Jangka Panjang
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam The Company presents assets and liabilities in
laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi the statement of financial position based on
lancar/tidak lancar atau jangka pendek/jangka current/non-current classification.
panjang.
Suatu aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i) Akan direalisasi, dijual atau digunakan dalam i) Expected to be realized or intended to be
siklus operasi normal, sold or consumed in the normal operating
cycle,
ii) Untuk diperdagangkan, ii) Held primarily for the purpose of trading,
iii) Akan direalisasi dalam 12 bulan setelah iii) Expected to be realized within 12 months
tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas after the reporting period, or cash or cash
kecuali yang dibatasi penggunaannya atau equivalents unless restricted from being
akan digunakan untuk melunasi suatu exchanged or used to settle a liability for at
liabilitas dalam paling lambat 12 bulan least 12 months after the reporting period.
setelah periode pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai aset All other assets are classified as non-current
tidak lancar. assets.
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek A liability is current when it is:
bila:
i) Akan dilunasi dalam siklus operasi normal, i) Expected to be settled in the normal
operating cycle,
ii) Untuk diperdagangkan, ii) Held primarily for the purpose of trading,
iii) Akan dilunasi dalam 12 bulan setelah iii) Due to be settled within 12 months after the
tanggal pelaporan, atau reporting period, or
iv) Tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) There is no unconditional right to defer the
menangguhkan pelunasannya selama settlement of the liability for at least
paling tidak 12 bulan setelah periode 12 months after the reporting period.
pelaporan.
14
Page 24
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak b. Current and Non-Current Classification
Lancar/Jangka Panjang (lanjutan) (continued)
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai All other liabilities are classified as non-current
liabilitas jangka panjang. liabilities.
Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai Deferred tax assets are classified as non-
aset tidak lancar. current assets.
c. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi c. Transactions with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is
yang terkait dengan Perusahaan: related to the Company:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang a. A person or a close member of that person's
mempunyai relasi dengan Perusahaan jika family is related to the Company if that
orang tersebut: person:
(i) Memiliki pengendalian atau (i) Has control or joint control over the
pengendalian bersama atas Company;
Perusahaan;
(ii) Memiliki pengaruh signifikan atas (ii) Has significant influence over the
Perusahaan; atau Company; or,
(iii) Personil manajemen kunci Perusahaan (iii) Is a member of the key management
atau entitas induk Perusahaan. personnel of the Company or of a
parent of the Company.
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan b. An entity is related to the Company if any of
jika memenuhi salah satu hal berikut: the following conditions applies:
(i) entitas dan Perusahaan adalah (i) the entity and the Company are
anggota dari grup yang sama (artinya members of the same group (which
entitas induk, entitas anak, dan entitas means that each parent, subsidiary
anak berikutnya saling berelasi dengan and fellow subsidiary is related to the
entitas lainnya). others).
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau (ii) one entity is an associate or joint
ventura bersama dari entitas lain (atau venture of the other entity (or an
entitas asosiasi atau ventura bersama associate or joint venture of a member
yang merupakan anggota suatu grup, of a group of which the other entity is a
yang mana entitas lain tersebut adalah member).
anggotanya).
(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura (iii)both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama. same third party.
(iv) satu entitas adalah ventura bersama (iv) one entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity.
ketiga.
(v) entitas tersebut adalah suatu program (v) the entity is a post-employment
imbalan pasca kerja untuk imbalan defined benefit plan for the benefit of
kerja dari Perusahaan atau entitas yang employees of either the Company or
terkait dengan Perusahaan. an entity related to the Company.
(vi) entitas yang dikendalikan atau (vi) the entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in a).
diidentifikasi dalam huruf a).
(vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a (vii) a person identified in a.(i) has
(i) memiliki pengaruh signifikan atas significant influence over the entity or
entitas atau merupakan personil is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or of a parent
induk dari entitas). of the entity).
(viii) entitas, atau anggota dari kelompok (viii) the entity, or any member of a group of
yang mana entitas merupakan bagian which it is a part, provides key
dari kelompok tersebut, menyediakan management personnel services to
jasa personil manajemen kunci kepada the Company or to the parent of the
Perusahaan atau kepada entitas induk Company.
dari Perusahaan.
15
Page 25
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi c. Transactions with Related parties
(lanjutan) (continued)
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan Significant transactions with related parties,
pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan whether or not made at similar terms and
kondisi dan persyaratan yang sama dengan conditions as those done with third parties, are
pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada disclosed in the financial statements.
laporan keuangan.
d. Instrumen Keuangan d. Financial Instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives
menimbulkan aset keuangan pada satu entitas rise to a financial asset of one entity and a
dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas financial liability or equity instrument of another
pada entitas lain. entity.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui Financial assets and financial liabilities are
pada laporan posisi keuangan pada saat recognized on the statement of financial
Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam position when the Company becomes a party to
ketentuan kontraktual instrumen tersebut. the contractual provisions of the instrument.
Klasifikasi Classification
i. Aset keuangan i. Financial assets
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat Financial assets are classified, at initial
pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada recognition, and subsequently measured at
(i) biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai (i) amortized cost, (ii) fair value through
wajar melalui laba rugi (“FVTPL”), dan profit or loss (FVTPL), or (iii) fair value
(iii) nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain (“FVTOCI”). (FVTOCI).
Perusahaan mengukur aset keuangan pada The Company measures financial assets at
biaya perolehan diamortisasi jika kedua amortized cost if both of the following
kondisi berikut dipenuhi: conditions are met:
• Aset keuangan dikelola dalam model • The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset business model with the objective to
keuangan dalam rangka mendapatkan hold financial assets in order to collect
arus kas kontraktual; dan contractual cash flows; and
• Persyaratan kontraktual dari aset • The contractual terms of the financial
keuangan pada tanggal tertentu asset give rise on specified dates to
meningkatkan arus kas yang semata dari cash flows that are solely payments of
pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”) principal and interest (SPPI) on the
dari jumlah pokok terutang. principal amount outstanding.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada In order for a financial asset to be classified
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, and measured at amortized cost or
aset keuangan harus memiliki arus kas yang FVTOCI, it needs to give rise to cash flows
semata dari pembayaran pokok dan bunga that are solely payments of principal and
dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini interest on the principal amount
dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan outstanding. This assessment is referred to
pada tingkat instrumen. as SPPI testing and it is performed at
instrument level.
16
Page 26
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Klasifikasi (lanjutan) Classification (continued)
i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued)
Model bisnis Perusahaan dalam mengelola The Company’s business model for
aset keuangan mengacu kepada bagaimana managing financial assets refers to how it
Perusahaan mengelola aset keuangan untuk manages its financial assets in order to
menghasilkan arus kas. Model bisnis generate cash flows. The business model
menentukan apakah arus kas akan determines whether cash flows will result
dihasilkan dari memperoleh arus kas from collecting contractual cash flows,
kontraktual, menjual aset keuangan atau selling the financial assets, or both.
keduanya.
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas The Company’s financial assets consist of
dan setara kas, piutang usaha dan piutang cash and cash equivalents, trade
non-usaha. Perusahaan tidak memiliki aset receivables and non-trade receivables. The
keuangan yang diukur pada FVTPL dan Company has no financial assets measured
FVTOCI. at FVTPL and FVTOCI.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial
keuangannya pada pengakuan awal sebagai liabilities, at initial recognition, as:
(i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL (i) financial liabilities at FVTPL or (ii)
atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya financial liabilities measured at amortized
perolehan diamortisasi. cost.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari The Company’s financial liabilities consist of
utang usaha, utang non-usaha, beban akrual trade payables, non-trade payables,
dan utang pembiayaan konsumen accrued expenses and consumer financing
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan payables classified as financial liabilities at
yang diukur dengan biaya diamortisasi. amortized cost. The Company has no
Perusahaan tidak memiliki liabilitas financial liabilities measured at FVTPL.
keuangan yang diukur pada FVTPL.
Pengakuan dan Pengukuran Recognion and Measurement
Aset keuangan, kecuali piutang usaha yang Financial assets, except for trade receivables
diukur sesuai harga transaksi, dan liabilitas which are measured at transaction price, and
keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. financial liabilities are initially measured at fair
Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara value. Transaction costs that are directly
langsung dengan perolehan atau penerbitan aset attributable to the acquisition or issue of
keuangan dan liabilitas keuangan ditambahkan financial assets and financial liabilities are
atau dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan added to or deducted from the fair value of the
dan liabilitas keuangan, jika diperlukan, pada financial assets and financial liabilities, as
pengakuan awal. appropriate, on initial recognition.
17
Page 27
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
i. Aset keuangan i. Financial assets
Pembelian atau penjualan aset keuangan Purchases or sales of financial assets that
yang memerlukan penyerahan aset dalam require delivery of assets within a time
kurun waktu yang telah ditetapkan oleh frame established by regulation or
peraturan atau kebiasaan yang berlaku di convention in the marketplace (regular way
pasar (pembelian yang lazim) diakui pada trades) are recognized on the trade date,
tanggal perdagangan, yaitu tanggal i.e., the date that the Company commits to
Perusahaan berkomitmen untuk membeli buy or sell the asset.
atau menjual aset tersebut.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets at amortized cost are
diamortisasi setelah pengakuan awal diukur subsequently measured using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif interest method and are subject to
dan merupakan subjek penurunan nilai. impairment. Gains and losses are
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba recognized in profit or loss when the asset
rugi saat aset dihentikan pengakuannya, is derecognized, modified or impaired.
dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan Financial liabilities that are not 1) contingent
1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi consideration of an acquirer in a business
dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk combination, 2) held-for-trading, or 3)
diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai designated as at FVTPL, are subsequently
FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya measured at amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang Effective interest method is a method used in
digunakan dalam menghitung biaya perolehan the calculation of the amortized cost of a
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas financial asset or a financial liability and in the
keuangan dan dalam pengalokasian dan allocation and recognition of the interest income
pengkuan pendapatan bunga atau beban bunga or interest expense in profit or loss over the
pada laporan laba rugi selama periode relevan. relevant period.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan estimasi discounts estimated future cash payments or
pembayaran atau penerimaan kas masa depan receipts through the expected life of the
selama perkiraan umur dari aset atau liabilitas financial asset or financial liability to the gross
keuangan dengan jumlah tercatat bruto aset carrying amount of a financial asset or to the
keuangan atau biaya perolehan diamortisasi dari amortized cost of a financial liability. When
liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku calculating the effective interest rate, an entity
bunga efektif, entitas mengestimasi arus kas shall estimate the expected cash flows by
ekspektasian dengan mempertimbangkan considering all the contractual terms of the
seluruh persyaratan kontraktual dari instrument financial instrument (for example, prepayment,
keuangan tersebut (sebagai contoh, percepatan extension, call and similar options) but shall not
pelunasan, perpanjangan, opsi beli dan opsi-opsi consider the expected credit losses.
serupa), tetapi tidak mempertimbangkan
keruagian kredit ekspektasian.
18
Page 28
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Metode Suku Bunga Efektif (lanjutan) Effective Interest Method (continued)
Perhitungan mencakup seluruh fee (imbalan) The calculation includes all fees and points paid
dan komisi yang dibayarkan atau diterima oleh or received between parties to the contract that
pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak yang are an integral part of the effective interest rate,
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari transaction costs, and all other premiums or
suku bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh discounts.
premium atau diskonto lainnya.
Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling Financial assets and financial liabilities are
hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam offset and the net amount reported in the
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, statement of financial position if, and only if,
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk there is a currently enforceable legal right to
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah offset the recognized amounts and there is an
diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan intention to settle on a net basis, or to realize
tersebut dan terdapat intensi untuk the assets and settle the liabilities
menyelesaikan dengan menggunakan dasar simultaneously.
neto, atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Hak saling hapus harus ada pada saat ini dan A right to offset must be available today rather
tidak bersifat kontinjen atas terjadinya suatu than being contingent on a future event and
peristiwa di masa depan dan harus dapat must be exercisable by any of the
dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi counterparties, both in the normal course of
bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar, business and in the event of default, insolvency
peristiwa kepailitan atau kebangkrutan. or bankruptcy.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian The Company recognizes an allowance for
kredit ekspektasian (“ECL”) atas instrumen expected credit losses (ECL) on financial
keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. instruments that are measured at amortized
cost.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses is
merupakan fungsi dari probability of default, loss a function of the probability of default, loss given
given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi default (i.e. the magnitude of the loss if there is
gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar. a default) and the exposure at default. The
Penilaian probability of default dan loss given assessment of the probability of default and
default berdasarkan data historis yang loss given default is based on historical data
disesuaikan dengan informasi masa depan. adjusted by forward-looking information. As for
Adapun eksposur atas gagal bayar, untuk aset the exposure at default, for financial assets, this
keuangan, diwakili oleh nilai tercatat bruto aset is represented by the assets’ gross carrying
pada tanggal pelaporan; untuk kontrak jaminan amount at the reporting date; for financial
keuangan, eksposur mencakup jumlah yang guarantee contracts, the exposure includes the
ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah dengan amount drawn down as at the reporting date,
jumlah yang diperkirakan akan ditarik di masa together with any additional amounts expected
depan sebelum tanggal gagal bayar yang to be drawn down in the future by default date
ditentukan berdasarkan tren historis, determined based on historical trend, the
pemahaman Perusahaan mengenai kebutuhan Company’s understanding of the specific future
pembiayaan masa depan yang spesifik dari financing needs of the debtors, and other
debiturnya, dan informasi perkiraan masa depan relevant forward-looking information.
lainnya yang relevan.
19
Page 29
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas ECL are based on the difference between the
kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan contractual cash flows due in accordance with
seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima the contract and all the cash flows that the
Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku Company expects to receive, discounted at an
bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan approximation of the original effective interest
akan diterima tersebut mencakup arus kas dari rate. The expected cash flows will include cash
penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan flows from the sale of collateral held or other
perbaikan risiko-kredit lainnya yang merupakan credit enhancements that are integral to the
bagian integral dari persyaratan kontrak. contractual terms.
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit ECL are recognized in two stages. For credit
atas instrumen keuangan yang tidak mengalami exposures for which there has not been a
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan significant increase in credit risk since initial
awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang recognition, ECL are provided for credit losses
diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang that result from default events that are possible
mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL within the next 12-months (a 12-month ECL).
12 bulan). Untuk risiko kredit atas instrumen For those credit exposures for which there has
keuangan yang mengalami peningkatan secara been a significant increase in credit risk since
signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan initial recognition, a loss allowance is required
kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, for credit losses expected over the remaining
terlepas dari waktu terjadinya gagal bayar (ECL life of the exposure, irrespective of the timing of
sepanjang umurnya). the default (a lifetime ECL).
Karena piutang usaha tidak memiliki komponen Because its trade receivables does not contain
pembiayaan signifikan, Perusahaan significant financing component, the Company
menerapkan pendekatan yang disederhanakan applies a simplified approach in calculating
dalam perhitungan ECL. Oleh karena itu, ECL. Therefore, the Company does not track
Perusahaan tidak menelusuri perubahan dalam changes in credit risk, but instead recognizes a
risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan loss allowance based on lifetime ECL at each
kerugian berdasarkan ECL sepanjang umurnya reporting date. The Company established a
pada setiap tanggal pelaporan. Perusahaan provision matrix that is based on its historical
membentuk matriks provisi berdasarkan credit loss experience, adjusted for forward-
pengalaman kerugian kredit masa lampau, looking factors specific to the debtors and the
disesuaikan dengan perkiraan masa depan economic environment.
(forward-looking) atas faktor yang spesifik untuk
debitur dan lingkungan ekonomi.
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk
Dalam menilai apakah risiko kredit pada In assessing whether the credit risk on a
instrumen keuangan telah meningkat secara financial instrument has increased significantly
signifikan sejak pengakuan awal, Perusahaan since initial recognition, the Company
membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi compares the risk of a default occurring on the
pada instrumen keuangan pada tanggal financial instrument as at the reporting date with
pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi the risk of a default occurring on the financial
pada instrumen keuangan pada tanggal instrument as at the date of initial recognition.
pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian, In making this assessment, the Company
Perusahaan mempertimbangkan baik informasi considers both quantitative and qualitative
kuantitatif maupun kualitatif yang wajar dan information that is reasonable and supportable,
mendukung, termasuk pengalaman historis dan including historical experience and forward-
informasi ke depan yang tersedia tanpa harus looking information that is available without
mengeluarkan biaya atau usaha yang tidak undue cost or effort.
semestinya.
20
Page 30
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk (continued)
(lanjutan)
Informasi masa depan yang dipertimbangkan Forward-looking information considered
mencakup prospek masa depan industri di mana includes the future prospects of the industries in
debitur Perusahaan beroperasi, yang diperoleh which the Company’s debtors operate,
dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan, obtained from economic expert reports,
badan pemerintah, lembaga terkait, dan financial analysts, governmental bodies,
organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan relevant think-tanks and other similar
berbagai sumber eksternal aktual dan prakiraan organizations, as well as consideration of
informasi ekonomi yang terkait dengan operasi various external sources of actual and forecast
inti Perusahaan. economic information that relate to the
Company’s core operations.
Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan In particular, the following information is taken
ketika menilai apakah risiko kredit telah into account when assessing whether credit risk
meningkat secara signifikan sejak pengakuan has increased significantly since initial
awal: (a) indikasi pihak peminjam atau kelompok recognition: (a) indications that the debtors or a
pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan group of debtors is experiencing significant
signifikan, (b) wanprestasi atau tunggakan financial difficulty, (b) default or delinquency in
pembayaran bunga atau pokok, (c) kemungkinan interest or principal payments, (c) the
bahwa mereka akan dinyatakan pailit atau probability that they will enter bankruptcy or
melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan other financial reorganization and (d) where
(d) di mana data yang dapat diobservasi observable data indicate that there is a
mengindikasikan bahwa ada terukur penurunan measurable decrease in the estimated future
arus kas estimasi masa mendatang, seperti cash flows, such as changes in arrears or
perubahan tunggakan atau kondisi ekonomi economic conditions that correlate with
yang berkorelasi dengan wanprestasi. defaults.
Definisi gagal bayar Definition of default
Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini The Company considers the following as
merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan constituting an event of default for internal credit
manajemen risiko kredit internal karena risk management purposes as historical
pengalaman historis menunjukkan bahwa aset experience indicates that financial assets that
keuangan yang memenuhi salah satu kriteria meet either of the following criteria are generally
berikut umumnya tidak dapat dipulihkan: not recoverable:
• ketika terdapat pelanggaran persyaratan • when there is a breach of financial
keuangan oleh debitur; atau covenants by the debtor; or
• informasi yang dikembangkan secara internal • information developed internally or obtained
atau diperoleh dari sumber eksternal from external sources indicates that the
menunjukkan bahwa debitur kemungkinan debtor is unlikely to pay its creditors,
tidak akan membayar kreditornya, termasuk including the Company, in full (without
Perusahaan, secara penuh (tanpa taking into account any collateral held by the
memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Company).
perusahaan).
Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan Irrespective of the above analysis, the
menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi Company considers that default has occurred
ketika aset keuangan tertunggak lebih dari when a financial asset is more than 90 days
90 hari kecuali jika Perusahaan memiliki past due unless the Company has reasonable
informasi yang wajar dan terdukung untuk and supportable information to demonstrate
menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang that a more lagging default criterion is more
lebih tepat. appropriate.
21
Page 31
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Aset keuangan memburuk Credit impaired financial assets
Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit A financial asset is credit impaired when one or
ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki more events that have a detrimental impact on
dampak buruk pada estimasi arus kas masa the estimated future cash flows of that financial
depan dari aset keuangan tersebut telah terjadi. asset have occurred. Evidence that a financial
Bukti bahwa aset keuangan mengalami asset is credit impaired includes observable
penurunan nilai termasuk data yang dapat data about the following events:
diobservasi tentang peristiwa berikut:
• kesulitan keuangan signifikan yang dialami • significant financial difficulty of the issuer or
penerbit atau peminjam; the borrower;
• pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal • a breach of contract, such as a default or
bayar atau tunggakan; past due event;
• pihak pemberi pinjaman, untuk alasan • the lender(s) of the borrower, for economic
ekonomik atau kontraktual sehubungan or contractual reasons relating to the
dengan kesulitan keuangan yang dialami borrower’s financial difficulty, having
pihak peminjam, telah memberikan konsesi granted to the borrower a concession(s) that
pada pihak peminjam yang tidak mungkin the lender(s) would not otherwise consider;
diberikan jika pihak peminjam tidak • it is becoming probable that the borrower
mengalami kesulitan tersebut; will enter bankruptcy or other financial
• terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam reorganization;
akan dinyatakan pailit atau melakukan • the disappearance of an active market for
reorganisasi keuangaN lainnya; that financial asset because of financial
• hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu difficulties; or
akibat kesulitan keuangan; atau • the purchase or origination of a financial
• pembelian atau penerbitan aset keuangan asset at a deep discount that reflects the
dengan diskon sangat besar yang incurred credit losses.
mencerminkan kerugian kredit yang terjadi.
Perusahaan mengakui keuntungan atau The Company recognizes an impairment gain
kerugian penurunan nilai dalam laba rugi untuk or loss in profit or loss for all financial
semua instrumen keuangan dengan instruments with a corresponding adjustment to
penyesuaian terkait ke jumlah tercatat melalui their carrying amounts through a loss allowance
akun cadangan kerugian dan tidak mengurangi account and does not reduce the carrying
nilai tercatat aset keuangan pada laporan posisi amount of the financial asset in the statement
keuangan. of financial position.
Penghentian Pengakuan Derecognition
i. Aset keuangan i. Financial assets
Suatu aset keuangan, atau mana yang A financial asset, or where applicable a part
berlaku, bagian dari aset keuangan atau of a financial asset or part of a group of
bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, similar financial assets, is derecognized
dihentikan pengakuannya pada saat: when:
a. hak kontraktual atas arus kas yang a. the contractual rights to receive cash
berasal dari aset keuangan tersebut flows from the financial asset have
berakhir; atau expired; or
22
Page 32
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued)
Suatu aset keuangan, atau mana yang A financial asset, or where applicable a part
berlaku, bagian dari aset keuangan atau of a financial asset or part of a group of
bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, similar financial assets, is derecognized
dihentikan pengakuannya pada saat: when: (continued)
(lanjutan)
b. Perusahaan mengalihkan hak kontraktual b. the Company has transferred its
untuk menerima arus kas yang berasal contractual rights to receive cash flows
dari aset keuangan atau menanggung from the financial asset or has assumed
kewajiban untuk membayar arus kas an obligation to pay them in full without
yang diterima tanpa penundaan yang material delay to a third party under a
material kepada pihak ketiga melalui “pass-through” arrangement and either
suatu kesepakatan penyerahan dan (i) has transferred substantially all the
(i) secara substansial mengalihkan risks and rewards of the financial asset,
seluruh risiko dan manfaat atas or (ii) has neither transferred nor
kepemilikan aset keuangan tersebut, atau retained substantially all the risks and
(ii) secara substansial tidak mengalihkan rewards of the financial asset, but has
dan tidak mempertahankan seluruh risiko transferred control of the financial asset.
dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut, namun telah
mengalihkan pengendalian atas aset
keuangan tersebut.
Ketika Perusahaan telah mengalihkan hak When the Company has transferred its
untuk menerima arus kas dari suatu aset atau rights to receive cash flows from an asset or
telah menandatangani kesepakatan has entered into a pass-through
pelepasan (pass-through arrangement), dan arrangement, and has neither transferred
secara substansial tidak mengalihkan dan nor retained substantially all of the risks and
tidak mempertahankan seluruh risiko dan rewards of the asset nor transferred control
manfaat atas aset keuangan, maupun tidak of the asset, the asset is recognized to the
mengalihkan pengendalian atas aset, aset extent of the Company’s continuing
tersebut diakui sejauh keterlibatan involvement in the asset.
berkelanjutan Perusahaan terhadap aset
keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk Continuing involvement that takes the form
pemberian jaminan atas aset yang ditransfer of a guarantee over the transferred asset is
diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah measured at the lower of the original
tercatat aset dan jumlah maksimal dari carrying amount of the asset and the
pembayaran yang diterima yang mungkin maximum amount of consideration that the
harus dibayar kembali. Company could be required to repay.
Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui In that case, the Company also recognizes
liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan an associated liability. The transferred asset
liabilitas terkait diukur dengan dasar yang and the associated liability are measured on
mencerminkan hak dan liabilitas yang masih a basis that reflects the rights and
dipertahankan Perusahaan. obligations that the Company has retained.
Pada penghentian pengkuan aset keuangan On derecognition of a financial asset
yang diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost, the difference
diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat between the asset’s carrying amount and
aset dan jumlah imbalan yang diterima dan the sum of the consideration received and
piutang diakui dalam laba rugi. receivable is recognized in profit or loss.
23
Page 33
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when the
pengakuannya ketika liabilitas yang obligation specified in the contract is
ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau discharged or cancelled or expired.
dibatalkan atau kedaluwarsa.
Selisih antara jumlah tercatat liabilitas The difference between the carrying amount
keuangan yang dihentikan pengakuannya of the financial liability derecognized and the
dan imbalan yang dibayarkan dan utang consideration paid and payable is
diakui dalam laba rugi. recognized in profit or loss.
e. Pengukuran Nilai Wajar e. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam orderly transaction between market participants
transaksi teratur di antara pelaku pasar pada at the measurement date. The fair value
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar measurement is based on the presumption that
didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk the transaction to sell the asset or transfer the
menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan liability takes place either:
terjadi:
1. Di pasar utama untuk aset atau liabilitas 1. In the principal market for the asset or
tersebut atau; liability or;
2. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar 2. In the absence of a principal market, in the
yang paling menguntungkan untuk aset atau most advantageous market for the asset or
liabilitas tersebut. liability.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar The principal or the most advantageous market
utama atau pasar yang paling menguntungkan. must be accessible to the Company.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau participants would use when pricing the asset
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku or liability, assuming that market participant act
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi in their best economic interest.
terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan A fair value measurement of a non-financial
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar asset takes into account a market participant's
untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan ability to generate economic benefits by using
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi the asset in its highest and best use or by
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada selling it to another market participant that
pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset would use the asset in its highest and best use.
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya.
24
Page 34
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) e. Fair Value Measurement (continued)
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang are appropriate in the circumstances and for
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, which sufficient data are available to measure
memaksimalkan penggunaan input yang dapat fair value, maximizing the use of relevant
diobservasi yang relevan dan meminimalkan observable inputs and minimizing the use of
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. unobservable inputs.
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada All assets and liabilities for which fair value is
nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau measured or disclosed in the financial
liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan statements are categorized within the fair value
dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkat hierarchy, described as follows, based on the
input terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to fair value
keseluruhan pengukuran, sebagai berikut: measurement as a whole:
1. Level 1 - Harga kuotasian (tanpa 1. Level 1 - Quoted (unadjusted) market prices
penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau in active markets for identical assets or
liabilitas yang identik; liabilities;
2. Level 2 - Teknik penilaian dimana level input 2. Level 2 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, value measurement is directly or indirectly
baik secara langsung maupun tidak observable;
langsung;
3. Level 3 - Teknik penilaian dimana level input 3. Level 3 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar tidak dapat value measurement is unobservable.
diobservasi.
f. Kas dan Setara Kas f. Cash and Cash Equivalents
Dalam laporan posisi keuangan, kas dan setara In the statement of financial position, cash and
kas terdiri dari kas, saldo bank, dan deposito cash equivalents include cash on hand, bank
jangka pendek yang dapat segera dikonversikan balances, and short-term deposits that are
menjadi kas dalam jumlah yang dapat yang readily convertible to known amounts of cash
ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai and neither pledged as collateral nor restricted
yang tidak signifikan dan tidak digunakan for use and are subject to an insignificant risk of
sebagai jaminan atas pinjaman serta tidak changes in value.
dibatasi penggunaannya.
g. Biaya Dibayar di Muka g. Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan Prepaid expenses are amortized and charged
dibebankan pada operasi selama periode to operations over the periods benefited using
manfaat masing-masing biaya dengan the straight-line method.
menggunakan metode garis lurus.
25
Page 35
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
h. Aset Tetap h. Fixed Assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan Fixed assets are stated at cost less
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi accumulated depreciation and any impairment
penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya loss. Such cost includes the cost of replacing
penggantian bagian aset tetap pada saat biaya part of the fixed assets when the cost is
tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria incurred, if the recognition criteria are met.
pengakuan. Demikian pula, pada saat inspeksi Likewise, when a major inspection is
yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu performed, its cost is recognized in the carrying
diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap amount of the assets as a replacement if the
sebagai suatu penggantian jika memenuhi recognition criteria are met. All other repairs
kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan and maintenance costs that do not meet the
pemeliharaan lainnya yang tidak memenuhi recognition criteria are recognized in profit or
kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi loss as incurred.
pada saat terjadinya.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan Depreciation is computed using the straight-line
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa method over the estimated useful lives of the
manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut: assets as follows:
Tahun/Years
Plat kapal 8 Ship plates
Alat berat 8 Heavy equipment
Peralatan kantor 4 Office equipment
Kendaraan 4-8 Vehicles
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode The economic useful lives, residual values and
penyusutan ditelaah setiap akhir tahun berjalan depreciation method are reviewed at the end of
dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi each year and the effect of any changes in
tersebut berlaku prospektif. estimates is applied prospectively.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan The carrying value of fixed assets is
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat derecognized upon disposal or when no future
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang economic benefits are expected from its use.
diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset When fixed assets are sold or retired, the cost,
tetap dijual atau dihentikan, biaya perolehan, accumulated depreciation and any impairment
beban akumulasi penyusutan dan kerugian losses are eliminated from the accounts. Any
penurunan nilai dieliminasi dari akun. gain or loss arising on derecognition of the
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari assets is charged to profit or loss in the year the
penghentian pengakuan aset diakui dalam assets is derecognized.
laporan laba rugi pada tahun aset tersebut
dihentikan pengakuannya.
i. Sewa i. Leases
Sebagai Penyewa As Lessee
Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak The Company assesses whether a contract is
mengandung sewa, pada tanggal insepsi or contains a lease, at the inception of the
kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna contract. The Company recognizes a right-of-
dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan use asset and a corresponding lease liability
seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan with respect to all lease arrangements in which
merupakan penyewa, kecuali untuk sewa it is the lessee, except for short-term leases
jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai sewa (defined as leases with a lease term of 12
yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) months or less) and leases of low value assets.
dan sewa yang aset pendasarnya bernilai- For these leases, the Company recognizes the
rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan lease payments as an operating expense on a
mengakui pembayaran sewa sebagai beban straight-line basis over the term of the lease
operasi secara garis lurus selama masa sewa unless another systematic basis is more
kecuali dasar sistematis lainnya lebih representative of the time pattern in which
merepresentasikan pola konsumsi manfaat economic benefits from the leased assets are
penyewa dari aset sewa. consumed.
26
Page 36
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Sewa (lanjutan) i. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa masa depan yang belum present value of the lease payments that are
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang not paid at the commencement date,
didiskontokan menggunakan suku bunga implisit discounted by using the rate implicit in the
dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat lease. If this rate cannot be readily determined,
ditentukan, Perusahaan menggunakan suku the Company uses the incremental borrowing
bunga pinjaman inkremental khusus untuk rate specific to the lessee.
penyewa.
Bunga pinjaman inkremental bergantung pada The incremental borrowing rate depends on the
jangka waktu, mata uang dan tanggal mulai term, currency and start date of the lease and
sewa, dan ditentukan berdasarkan serangkaian is determined based on a series of inputs
input, termasuk: tingkat bebas risiko berdasarkan including: the risk-free rate based on
suku bunga obligasi pemerintah; penyesuaian government bond rates; a country-specific risk
risiko khusus negara; penyesuaian risiko kredit adjustment; a credit risk adjustment based on
berdasarkan imbal hasil obligasi; dan bond yields; and an entity-specific adjustment
penyesuaian khusus entitas ketika profil risiko when the risk profile of the entity that enters into
entitas yang melakukan perjanjian sewa berbeda the lease is different to that of the Company and
dengan Perusahaan dan sewa tersebut tidak the lease does not benefit from a guarantee
memperoleh manfaat atas jaminan dari from the Company.
Perusahaan.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam Lease payments included in the measurement
pengukuran liabilitas sewa terdiri atas: of the lease liability comprise:
• pembayaran tetap (termasuk pembayaran • fixed lease payments (including in-
tetap secara-substansi), dikurangai insentif substance fixed payments), less any lease
sewa; incentives;
• pembayaran sewa variabel yang bergantung • variable lease payments that depend on an
pada indeks atau suku bunga yang pada index or rate, initially measured using the
awalnya diukur dengan menggunakan indeks index or rate at the commencement date;
atau suku bunga pada tanggal permulaan;
• jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan • the amount expected to be payable by the
oleh penyewa dalam jaminan nilai residual; lessee under residual value guarantees;
• harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup • the exercise price of purchase options, if the
pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan lessee is reasonably certain to exercise the
options; and
• pembayaran penalti karena penghentian • payments of penalties for terminating the
sewa, jika masa sewa merefleksikan lease, if the lease term reflects the exercise
penyewa mengeksekusi opsi untuk of an option to terminate the lease.
menghentikan sewa.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah The lease liability is presented as a separate
dalam laporan posisi keuangan. line in the statement of financial position.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan The lease liability is subsequently measured by
meningkatkan jumlah tercatat untuk increasing the carrying amount to reflect the
merefleksikan bunga atas liabilitas sewa interest on the lease liability (using the effective
(menggunakan metode suku bunga efektif) dan interest method) and by reducing the carrying
dengan mengurangi jumlah tercatat untuk amount to reflect the lease payments made.
merefleksikan sewa yang telah dibayar.
27
Page 37
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Sewa (lanjutan) i. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara Each lease payment is allocated between the
liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan liability and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa charged to profit or loss over the lease period
sehingga menghasilkan tingkat suku bunga so as to produce a constant periodic rate of
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk interest on the remaining balance of the liability
setiap periode. for each period.
Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa The Company remeasures the lease liability
(dan melakukan penyesuaian terkait terhadap (and makes a corresponding adjustment to the
aset hak-guna) jika: related right-of-use assets) whenever:
• terdapat perubahan dalam masa sewa atau • the lease term has changed or there is a
perubahan dalam penilaian atas eksekusi change in the assessment of the exercise of
opsi pembelian, di mana liabilitas sewa diukur a purchase option, in which case the lease
dengan mendiskontokan pembayaran sewa liability is remeasured by discounting the
revisian menggunakan tingkat diskonto revised lease payments using a revised
revisian; discount rate;
• terdapat perubahan sewa masa depan • the lease payments change due to changes
sebagai akibat dari perubahan indeks atau in an index or rate or a change in expected
perubahan perkiraan pembayaran payment under a guaranteed residual value,
berdasarkan nilai residual jaminan di mana in which cases the lease liability is
liabilitas sewa diukur Kembali dengan remeasured by discounting the revised
mendiskontokan pembayaran sewa revisian lease payments using the initial discount
menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali rate (unless the lease payments change is
jika pembayaran sewa berubah karena due to a change in a floating interest rate, in
perubahan suku bunga mengambang, di which case a revised discount rate is used);
mana tingkat diskonto revisian digunakan); or
atau • a lease contract is modified and the lease
• kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi modification is not accounted for as a
sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di separate lease, in which case the lease
mana liabilitas sewa diukur dengan liability is remeasured by discounting the
mendiskontokan pembayaran sewa revisian revised lease payments using a revised
menggunakan tingkat diskonto revisian. discount rate.
Perusahaan tidak melakukan penyesuaian The Company did not make any such
tersebut selama periode yang disajikan. adjustment during the periods presented.
Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas The right-of-use assets comprise the initial
liabilitas sewa, pembayaran sewa yang measurements of the corresponding lease
dilakukan pada saat atau sebelum permulaan liability, lease payments made at or before the
sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna commencement day and any initial direct costs.
selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi They are subsequently measured at cost less
akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan accumulated depreciation and impairment
nilai. losses.
Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas Whenever the Company incurs an obligation for
biaya membongkar dan memindahkan aset costs to dismantle and remove a leased asset,
sewa, merestorasi tempat di mana aset berada restore the site on which it is located or restore
atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang the underlying assets to the conditions required
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, by the terms and conditions of the lease, a
provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 237. Biaya provision is recognized and measured under
tersebut diperhitungkan dalam asset hak-guna PSAK 237. The costs are included in the related
terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk right-of-use asset, unless those costs are
memproduksi persediaan. incurred to produce inventories.
28
Page 38
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Sewa (lanjutan) i. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Aset hak-guna disusutkan secara garis lurus Right-of-use asset is depreciated on a straight-
selama jangka waktu sewa yang lebih pendek line basis over the shorter of the lease term and
dan estimasi masa manfaat aset, sebagai the estimated useful life of the asset, as follows:
berikut:
Gedung kantor 3 tahun/years Office building
Aset hak pakai disajikan sebagai bagian dari The right-of-use assets are presented as part of
“Aset tetap - neto” pada laporan keuangan. “Fixed assets - net” on the financial statements.
Perusahaan menerapkan PSAK 236 untuk The Company applies PSAK 236 to determine
menentukan apakah aset hak-guna mengalami whether a right-of-use asset is impaired and
penurunan nilai dan mencatat kerugian accounts for any identified impairment loss as -
penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana described in the impairment of non-financial
dijelaskan dalam kebijakan penurunan nilai aset assets policy.
non-keuangan.
Sebagai Pesewa As Lessor
Perusahaan melakukan perjanjian sewa sebagai The Company enters into lease agreements as
pesewa sehubungan dengan beberapa alat a lessor with respect to its heavy equipment.
berat.
Sewa di mana Perusahaan sebagai pesewa Leases for which the Company is a lessor are
diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Seluruh classified as operating leases. All the risks and
risiko dan manfaat yang terkait dengan rewards of ownership remain with the
kepemilikan tetap berada di tangan Perusahaan. Company.
Ketika Perusahaan adalah pesewa-antara, When the Company is an intermediate lessor, it
Perusahaan mencatat sewa utama dan subsewa accounts for the head lease and the sublease
sebagai dua kontrak yang terpisah. Subsewa as two separate contracts. The sublease is
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau classified as a finance or operating lease by
sewa operasi dengan mengacu pada aset hak- reference to the right-of-use asset arising from
guna yang timbul dari sewa utama. the head lease.
Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui Rental income from operating leases is
berdasarkan penggunaan aktual atas alat berat recognized based on the actual usage of the
dan masa perjanjian. Biaya langsung awal yang heavy equipment and the terms of the
terjadi dalam negosiasi dan pengurusan sewa agreement. Initial direct costs incurred in
operasi ditambahkan ke nilai tercatat aset negotiating and arranging an operating lease
sewaan dan diakui secara garis lurus selama are added to the carrying amount of the leased
masa sewa. assets and recognized based on a straight-line
basis over the lease term.
Ketika suatu kontrak mencakup komponen sewa When a contract includes lease and non-lease
dan non-sewa, Perusahaan menerapkan PSAK components, the Company applies PSAK 115
115 untuk mengalokasikan imbalan berdasarkan to allocate the consideration under the contract
kontrak bagi setiap komponen. to each component.
29
Page 39
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
j. Imbalan Kerja j. Employee Benefits
Imbalan Kerja Jangka Pendek Short-term Employee Benefits
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan Short-term employee benefits are employee
kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua benefits which are due for payment within
belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan twelve months after the reporting period and
diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa recognized when the employees have rendered
kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan this related service. Liabilities are recognized
memberikan jasa kepada Perusahaan dimana when the employee renders services to the
semua perubahan pada nilai bawaan dari Company where all changes in the carrying
kewajiban diakuii pada laba rugi. amount of the liability are recognized in profit or
loss.
Hak karyawan atas cuti tahunan diakui ketika Employee entitlements to annual leave are
karyawan mendapat hak. Provisi dibuat untuk recognized when they accrue to employees. A
liabilitas cuti tahunan akibat jasa yang provision is made for the estimated liability for
diserahkan oleh karyawan sampai tanggal annual leave as a result of services rendered by
periode pelaporan. employees up to the end of the reporting period.
Imbalan Pascakerja Program Imbalan Pasti Defined Benefit Plan
Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja The Company recognized unfunded employee
yang tidak didanai sesuai dengan Undang- benefits liability in accordance with Law No. 6
Undang No. 6 tahun 2023 tentang tentang of 2023 concerning the Stipulation of
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of
Undang-Undang No. 2 tahun 2022 Cipta Kerja. 2022 on Job Creation. Pension costs under the
Beban pensiun berdasarkan program dana Company’s defined benefit pension plans are
pensiun manfaat pasti Perusahaan ditentukan determined by periodic actuarial calculation
melalui perhitungan aktuaria secara periodik using the projected-unit-credit method and
dengan menggunakan metode projected-unit applying the assumptions on discount rate and
credit dan menerapkan asumsi atas tingkat annual rate of increase in compensation.
diskonto dan tingkat kenaikan manfaat pasti
pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan Remeasurement, comprising actuarial gains
kerugian aktuarial, yang tercermin langsung and losses, is reflected immediately in the
dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan statement of financial position with a charge or
atau dikreditkan diakui dalam penghasilan credit recognized in other comprehensive
komprehensif lain pada periode terjadinya untuk income in the period in which they occur in
mencerminkan liabilitas pensiun neto yang diakui order for the net pension liability recognized in
pada laporan keuangan untuk mencerminkan the statement of financial position to reflect the
nilai penuh dari defisit. Pengukuran kembali full value of the plan deficit. Remeasurement
diakui sebagai pos terpisah pada penghasilan recognized in other comprehensive income is
komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan reflected immediately as a separate item under
direklasifikasi ke laba rugi. other comprehensive income in equity and will
not be reclassified to profit or loss.
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika Past service cost is recognized in profit or loss
terjadi amendemen program atau kurtailmen, when the plan amendment or curtailment
atau ketika Perusahaan mengakui biaya occurs, or when the Company recognizes
restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih related restructuring costs or termination
dahulu. benefits, if earlier.
30
Page 40
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
j. Imbalan Kerja (lanjutan) j. Employee Benefits (continued)
Imbalan Pascakerja Program Imbalan Pasti Defined Benefit Plan
Bunga neto dihitung dengan menggunakan Net interest is calculated by applying the
tingkat diskonto terhadap liabilitas imbalan pasti discount rate to the net defined benefit liability.
neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai Defined benefit costs are categorized as
berikut: follows:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya • Service cost (including current service cost,
jasa lalu serta keuntungan dan kerugian past service cost, as well as gains and
kurtailmen dan penyelesaian) losses on curtailments and settlements)
• Beban bunga neto • Net interest expense
• Pengukuran kembali • Remeasurement
Perusahaan menyajikan dua komponen pertama The Company presents the first two
dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan components of defined benefit costs in profit or
dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya loss. Curtailment gains and losses are
jasa lalu. accounted for as past service costs.
Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada The retirement benefit obligation recognized in
laporan posisi keuangan merupakan deficit the statement of financial position represents
aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan. the actual deficit in the Company’s defined
benefit plan.
Pesangon Termination
Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang A liability for a termination benefit is recognized
terjadi lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi at the earlier of when the entity can no longer
menarik penawaran imbalan tersebut dan ketika withdraw the offer of the termination benefit and
entitas mengakui biaya restrukturisasi terkait. when the entity recognizes any related
restructuring costs.
k. Pajak Penghasilan k. Income Taxes
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan Income tax expense comprises current and
tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan deferred tax. Income tax expense is recognized
laba rugi kecuali untuk transaksi yang in profit or loss except to the extent that it relates
berhubungan dengan transaksi diakui di luar laba to items recognized outside profit or loss, either
atau rugi, baik dalam penghasilan komprehensif in other comprehensive income or directly in
lain atau langsung pada ekuitas. equity.
Pajak Kini Current Tax
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan Current tax expense is calculated using tax
tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan rates that have been enacted or substantively
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran enacted at end of the reporting period, and is
laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen provided based on the estimated taxable
secara periodik mengevaluasi posisi yang income for the year. Management periodically
dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan evaluates positions taken in tax returns with
(SPT) sehubungan dengan situasi di mana respect to situations in which applicable tax
aturan pajak yang berlaku membutuhkan regulation is subject to interpretation. It
interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan establishes provision where appropriate on the
provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan basis of amounts expected to be paid to the tax
akan dibayar kepada otoritas pajak. authorities.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak Underpayment or overpayment of corporate
penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari income tax are presented as part of income tax
beban pajak dalam laporan laba rugi dan expense in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
31
Page 41
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
k. Pajak Penghasilan (lanjutan) k. Income Taxes (continued)
Pajak Kini Current Tax
Bunga dan denda yang timbul dari ketetapan Interests and penalties arising from tax
pajak dan kurang bayar atau lebih bayar pajak assessments and underpayment or
lainnya disajikan sebagai bagian dari overpayment of other taxes are presented as
penghasilan atau beban operasi lain karena tidak part of other operating income or expenses
dianggap sebagai bagian dari beban pajak since they are not considered as part of the
penghasilan. income tax expense.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui Amendments to tax obligations are recorded
pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika when a tax assessment letter is received. If the
Perusahaan mengajukan keberatan, Company files an appeal, the Company
Perusahaan mempertimbangkan apakah besar considers whether it is probable that a taxation
kemungkinan otoritas pajak akan menerima authority will accept the appeal and reflect its
keberatan tersebut dan merefleksikan effect on the Company’s tax obligations.
dampaknya terhadap liabilitas perpajakan
Perusahaan.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas Deferred tax is provided using the liability
atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara method on temporary differences at the
dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas reporting date between the tax bases of assets
dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan and liabilities and their carrying amounts for
keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui financial reporting purposes. Deferred tax
untuk semua perbedaan temporer kena pajak liabilities are recognized for all taxable
dengan beberapa pengecualian. Aset pajak temporary differences with certain exceptions.
tangguhan diakui untuk perbedaan temporer Deferred tax assets are recognized for
yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila deductible temporary differences and tax
terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba losses carry-forward to the extent that it is
kena pajak pada masa mendatang akan probable that taxable income will be available in
memadai untuk mengkompensasi perbedaan future years against which the deductible
temporer dan rugi fiskal. Aset dan liabilitas pajak temporary differences and tax losses carry-
tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer forward can be utilized. Such deferred tax
timbul dari pengakuan awal (selain dari assets and liabilities are not recognized if the
kombinasi bisnis atau transaksi yang tidak temporary differences arise from the initial
menimbulkan perbedaan temporer kena pajak recognition (other than in a business
dan perbedaan temporer dapat dikurangkan combination or transactions that give rise to
dalam jumlah yang sama) dari aset dan liabilitas equal taxable and deductible temporary
suatu transaksi yang tidak memengaruhi laba differences) of assets and liabilities in a
kena pajak atau laba akuntansi. transaction that affects neither the taxable profit
nor the accounting profit.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung Deferred tax assets and liabilities are measured
berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada at the tax rates that are expected to apply to the
periode saat aset direalisasikan atau liabilitas period when the asset is realized or the liability
tersebut diselesaikan, berdasarkan undang- is settled, based on tax laws that have been
undang pajak yang berlaku atau berlaku secara enacted or substantively enacted at the end of
substantif pada akhir periode laporan keuangan. reporting period. The related tax effects of the
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan provisions for and/or reversals of all temporary
dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer differences during the year, including the effect
selama tahun berjalan, termasuk pengaruh of change in tax rates, are credited or charged
perubahan tarif pajak, dikreditkan atau to current period operations, except to the
dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk extent that they relate to items previously
transaksi-transaksi yang sebelumnya telah charged or credited to other comprehensive
dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan income or directly in equity.
komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.
32
Page 42
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
k. Pajak Penghasilan (lanjutan) k. Income Taxes (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji The carrying amount of a deferred tax asset is
ulang pada akhir periode pelaporan, dan reviewed at the end of each reporting period
mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan and reduced to the extent that it is no longer
besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam probable that sufficient taxable income will be
jumlah yang memadai untuk mengkompensasi available to allow all or part of the benefit of that
sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. deferred tax asset to be utilized. Unrecognized
Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai deferred tax assets are reassessed at each
kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan reporting date and are recognized to the extent
diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena that it has become probable that future taxable
pajak mendatang akan memungkinkan aset income will allow the deferred tax assets to be
pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan. recovered.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan Deferred tax assets and liabilities are offset
secara saling hapus saat hak yang dapat when a legally enforceable right exists to offset
dipaksakan secara hukum ada untuk saling current tax assets against current tax liabilities,
hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, and the deferred tax assets and the deferred tax
atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak liabilities relate to the same taxable entity, or the
tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak Company intends to settle its current tax assets
yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk and liabilities on a net basis, or to realize the
menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini assets and settle the liabilities simultaneously,
dengan dasar neto, atau merealisasikan aset in each future period in which significant
dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, amounts of deferred tax liabilities or assets are
pada setiap periode masa depan di mana jumlah expected to be settled or recovered.
signifikan atas liabilitas atau aset pajak
tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau
dipulihkan.
l. Pajak Final l. Final Tax
Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, pajak In accordance with the tax regulation in
final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan Indonesia, final tax is applied to the gross value
tetap dikenakan walaupun atas transaksi of transactions, even when the parties carrying
tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. the transaction recognizing losses.
Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang Final tax is scoped out from PSAK 212, “Income
diatur oleh PSAK 212, “Pajak Penghasilan”. Tax”.
m. Pengakuan Pendapatan dan Beban m. Revenue and Expense Recognition
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Revenue is measured based on the
Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam consideration to which the Company expects to
kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk be entitled in a contract with a customer and
jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. excludes amounts collected on behalf of third
Perusahaan mengakui pendapatan ketika parties. The Company recognizes revenue
mengalihkan pengendalian barang atau jasa when it transfers control of a product or service
kepada pelanggan to a customer.
Lihat kebijakan akuntansi atas sewa pada Refer to accounting policy on leases in
Catatan 3i. Note 3i.
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual Expenses are recognized when incurred
basis). (accrual basis).
33
Page 43
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Laba per Saham n. Earnings per Share
Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by
membagi laba periode berjalan yang dapat dividing net profit for the year attributable to the
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan owners of the Company by the weighted
dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa average number of ordinary shares outstanding
yang beredar pada periode yang bersangkutan. during the year.
Laba per saham dilusi dihitung dengan membagi Diluted earnings per share is calculated by
laba periode berjalan yang dapat diatribusikan dividing the net profit attributable to the owners
kepada pemilik Perusahaan (setelah of the Company (after adjusting for the after-
disesuaikan dengan dampak pajak penghasilan income tax effect of interest and other financing
atas bunga dan biaya keuangan lainnya yang costs associated with dilutive potential ordinary
terkait dengan instrumen berpotensi saham shares) by the weighted average number of
biasa yang dilutif) dengan jumlah rata-rata ordinary shares outstanding during the year as
tertimbang saham yang beredar selama periode adjusted for the effects of all dilutive potential
yang telah disesuaikan dengan dampak dari ordinary shares.
semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif.
o. Informasi Segmen o. Segment Information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan Operating segments are identified on the basis
laporan internal mengenai komponen dari of internal reports about components of the
Perusahaan yang secara regular direviu oleh Company that are regularly reviewed by the
“pengambil keputusan operasional” dalam “chief operating decision maker” in order to
rangka mengalokasikan sumber daya dan allocate resources to the segments and to
menilai kinerja segmen operasi. assess their performances.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk a. that engages in business activities from
memperoleh pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenue and incur
beban (termasuk pendapatan dan beban expenses (including revenue and
terkait dengan transaksi dengan komponen expenses relating to the transactions with
lain dari entitas yang sama); other components of the same entity);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara b. whose operating results are reviewed
regular oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief operating
operasional untuk membuat keputusan decision maker to make decision about
tentang sumber daya yang dialokasikan resources to be allocated to the segments
pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance; and
kinerjanya; dan
c. dimana tersedia informasi keuangan yang c. for which discrete financial information is
dapat dipisahkan. available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil Information reported to the chief operating
keputusan operasional dalam rangka alokasi decision maker for the purpose of resource
sumber daya dan penillaian kinerja mereka allocation and assessment of performance is
terfokus pada kategori dari setiap produk. more specifically focused on the category of
each product.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment revenue, expenses, results, assets
segmen termasuk hal-hal yang dapat and liabilities include items directly attributable
diatribusikan secara langsung kepada suatu to a segment as well as those that can be
segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan allocated on a reasonable basis to that
dengan dasar yang memadai untuk segmen segment.
tersebut.
34
Page 44
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan p. Events after the Reporting Period
Peristiwa setelah periode pelaporan yang Events after the reporting period that provide
memberikan informasi tambahan tentang posisi additional information about the Company’s
Perusahaan pada periode pelaporan position at the reporting period (adjusting
(menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam events) are reflected in the financial statements.
laporan keuangan. Peristiwa setelah periode Events after the reporting period that are not
pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, adjusting events, if any, are disclosed when
jika ada, diungkapkan ketika material terhadap material to the financial statements.
laporan keuangan.
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan The preparation of the Company’s financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that affect
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan the reported amounts herein, and the related
dan pengungkapan yang terkait, pada akhir periode disclosures, at the end of the reporting period.
pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan However, uncertainty about these assumptions and
estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian estimates could result in outcomes that require a
material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas material adjustment to the carrying amount of the
dalam periode pelaporan berikutnya. asset or liability affected in future periods.
Pertimbangan Judgments
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi In the process of applying the Company’s
Perusahaan, manajemen telah membuat accounting policies, management has made the
pertimbangan berikut, yang memiliki pengaruh paling following judgments, which have the most significant
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan effect on the amounts recognized in the financial
keuangan: statements:
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan Classification and measurement of financial assets
bergantung pada hasil SPPI testing dan uji model depends on the results of the SPPI testing and the
bisnis. Perusahaan menentukan model bisnis pada business model test. The Company determines the
tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok business model at a level that reflects how
aset keuangan dikelola bersama untuk mencapai Companies of financial assets are managed
tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup together to achieve a particular business objective.
penilaian yang mencerminkan semua bukti yang This assessment includes judgment reflecting all
relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi relevant evidence including how the performance of
dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi the assets is evaluated and their performance
kinerja aset dan bagaimana hal ini dikelola dan measured, the risks that affect the performance of
bagaimana manajer aset diberi kompensasi. the assets and how these are managed and how the
Perusahaan memantau aset keuangan yang diukur managers of the assets are compensated. The
pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar Company monitors financial assets measured at
melalui penghasilan komprehensif lain yang amortized cost or fair value through other
dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk comprehensive income that are derecognized prior
memahami alasan pelepasannya dan apakah alasan to their maturity to understand the reason for their
tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset disposal and whether the reasons are consistent
tersebut dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari with the objective of the business for which the asset
penilaian berkelanjutan Perusahaan atas apakah was held. Monitoring is part of the Company’s
model bisnis di mana aset keuangan yang tersisa continuous assessment of whether the business
dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah model for which the remaining financial assets are
terjadi perubahan dalam model bisnis dan dengan held continues to be appropriate and if it is not
demikian terdapat perubahan prospektif terhadap appropriate whether there has been a change in
klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak ada business model and so a prospective change to the
perubahan yang diperlukan selama periode yang classification of those assets. No such changes were
disajikan. required during the periods presented.
35
Page 45
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Penentuan Mata Uang Fungsional Determination of Functional Currency
Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang The functional currency of the Company is the
dari lingkungan ekonomi primer dimana entitas currency of the primary economic environment in
beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang which it operates. It is the currency that mainly
yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa influences the revenue and cost of rendering
yang diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen services. Based on the Company’s management
Perusahaan, mata uang fungsional Perusahaan assessment, the Company’s functional currency is
adalah Rupiah. Rupiah.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian The key assumptions concerning the future and
sumber estimasi utama yang lain pada tanggal other key sources of estimation uncertainty at the
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi reporting date, that have a significant risk of causing
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat a material adjustment to the carrying amounts of
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya assets and liabilities within the next financial year,
diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan are described below. The Company based its
asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia assumptions and estimates on parameters available
pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan when the financial statements were prepared.
situasi mengenai perkembangan masa depan Existing circumstances and assumptions about
mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi future developments however, may change due to
di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut market changes or circumstances arising beyond
dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat the control of the Company. Such changes are
terjadinya. reflected in the assumptions when they occur.
Penurunan Nilai Piutang Usaha Impairment of Trade Receivables
Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk The Company uses a provision matrix to calculate
menghitung ECL piutang usaha. Tingkat provisi ECLs for trade receivables. The provision rates are
didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk based on days past due for groupings of various
pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang customer segments that have similar loss patterns
memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut (i.e., by geography, product type, customer type and
geografi, jenis produk, jenis dan peringkat pelanggan, rating, and coverage by letters of credit and other
dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan forms of credit insurance).
bentuk asuransi kredit lainnya).
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat gagal The provision matrix is initially based on the
bayar yang diamati secara historis Perusahaan. Company’s historical observed default rates. The
Perusahaan akan mengkalibrasi matriks untuk Company will calibrate the matrix to adjust the
menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis historical credit loss experience with forward-looking
dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, information. For instance, if forecast economic
jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk conditions (i.e., gross domestic product) are
domestik bruto) diperkirakan akan memburuk selama expected to deteriorate over the next year which can
tahun depan yang dapat menyebabkan peningkatan lead to an increased number of defaults, the
jumlah gagal bayar, maka tingkat gagal bayar historis historical default rates are adjusted. At every
disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat reporting date, the historical observed default rates
gagal bayar yang diamati secara historis diperbarui are updated and changes in the forward-looking
dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan estimates are analyzed.
dianalisis.
36
Page 46
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Penurunan Nilai Piutang Usaha (lanjutan) Impairment of Trade Receivables (continued)
Penilaian korelasi antara tingkat gagal bayar yang The assessment of the correlation between historical
diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi, observed default rates, forecast economic
dan ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL conditions and ECLs is a significant estimate. The
sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan amount of ECLs is sensitive to changes in
kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis circumstances and of forecast economic conditions.
Perusahaan dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin The Company’s historical credit loss experience and
tidak mewakili gagal bayar aktual pelanggan di masa forecast of economic conditions may also not be
depan. Informasi mengenai ECL pada piutang usaha representative of customer’s actual default in the
dalam Catatan 6. future. The information about the ECL on the
Company’s trade receivables is disclosed in Note 6.
Imbalan Pasca Kerja dan Pensiun Pension and Employee Benefits
Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas The determination of the Company’s obligations and
imbalan kerja Perusahaan bergantung pada cost for pension and employee benefits liabilities is
pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris dependent on its selection of certain assumptions
independen dalam menghitung jumlah-jumlah used by the independent actuaries in calculating
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, such amounts. Those assumptions include among
tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat others, discount rates, future annual salary increase,
pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat annual employee turn-over rate, disability rate,
kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil retirement age and mortality rate. Actual results that
aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan differ from the Company’s assumptions are
Perusahaan diakui segera pada laporan posisi recognized immediately in the statement of financial
keuangan dengan debit atau kredit ke saldo position with a corresponding debit or credit to other
penghasilan komprehensif lain dalam periode comprehensive income in the period which they
terjadinya. occur.
Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi While the Company believes that its assumptions
tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan are reasonable and appropriate, significant
signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan differences in the Company’s actual experiences or
dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat significant changes in the Company’s assumptions
mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi may materially affect its estimated liabilities for
atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan pension and employee benefits and net employee
kerja neto. Nilai tercatat liabilitas imbalan kerja benefits expense. The carrying amount of the
diungkapkan pada Catatan 12. employee benefits obligation are disclosed in
Note 12.
Pajak Penghasilan Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgment is involved in determining the
menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. provision for corporate income tax. There are certain
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang transactions and computation for which the ultimate
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam tax determination is uncertain during the ordinary
kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui course of business. The Company recognizes
liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan liabilities for expected corporate income tax issues
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak based on estimates of whether additional corporate
penghasilan badan. Penjelasan lebih rinci income tax will be due. Further details are disclosed
diungkapkan dalam Catatan 11. in Note 11.
37
Page 47
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan diakui atas perbedaan Deferred tax assets are recognized for deductible
temporer yang dapat dikurangkan dan seluruh rugi temporary difference and all unused tax losses to the
fiskal yang belum digunakan sepanjang besar extent that it is probable that taxable profit will be
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak available against which the losses can be utilized.
akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat Significant management estimates are required to
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen determine the amount of deferred tax assets that can
diharuskan dalam menentukan jumlah aset pajak be recognized, based upon the likely timing and the
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat level of future taxable profits together with future tax
penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak planning strategies. Further details are disclosed in
serta strategi perencanaan pajak masa depan. Note 11e.
Rincian lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 11e.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Estimated Useful Lives of Fixed Assets and Right-
Aset Hak-Guna of-Use Asset
Biaya perolehan aset tetap dan aset hak-guna The costs of fixed assets and right-of use asset are
disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus depreciated on a straight-line basis over their
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. estimated useful lives. The useful life of each item of
Masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna the Company’s fixed assets and right-of-use asset is
Perusahaan ditentukan berdasarkan periode estimated based on the period over which the asset
kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. is expected to be available for use. Such estimation
Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis is based on internal technical evaluation and
internal dan pengalaman atas aset sejenis. experience with similar assets.
Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan The estimated useful life of each asset is reviewed
disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan periodically and updated if expectations differ from
estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan previous estimates due to physical wear and tear,
teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan technical or commercial obsolescence and legal or
lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat other limits on the use of the asset. It is possible,
kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang however, that future results of operations could be
dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan materially affected by changes in the amounts and
atas jumlah serta periode pencatatan beban yang timing of recorded expenses brought about by
diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan changes in the factors mentioned above.
di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak- A change in the estimated useful life of any item of
guna dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan fixed assets and right-of-use asset would affect the
yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset recorded depreciation expense and decrease in the
tersebut. carrying values of these assets.
Nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna The carrying values of fixed assets and right-of-use
diungkapkan dalam Catatan 8. asset are disclosed in Note 8.
38
Page 48
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Kas 10.000.000 - Cash on hand
Bank Cash in banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 518.015.924 784.225.760 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada
Internasional Tbk 100.320.996 14.843.585 Internasional Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 1.708.243 65.314.238 (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 1.628.854 119.179.829 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk 1.604.138 392.794 (Persero) Tbk
Sub-jumlah 623.278.155 983.956.206 Sub-total
Deposito berjangka Time deposits
Rupiah Rupiah
PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada
Internasional Tbk 6.900.000.000 23.440.000.000 Internasional Tbk
PT Bank BTPN Syariah Tbk - 2.500.000.000 PT Bank BTPN Syariah Tbk
Sub-jumlah 6.900.000.000 25.940.000.000 Sub-total
Jumlah 7.533.278.155 26.923.956.206 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh As at December 31, 2024 and 2023, all cash and
kas dan setara kas ditempatkan pada pihak ketiga, cash equivalents were placed with third parties, and
dan tidak dijaminkan maupun dibatasi are neither pledged as collateral nor restricted in
penggunaannya. use.
Pada tahun 2024 dan 2023, suku bunga tahunan In 2024 and 2023, annual interest rates of time
deposito berjangka sebesar 6,50% dan dari 5,5% deposits were 6.50% and 5.5% to 6.75%,
sampai 6,75%. respectively.
6. PIUTANG USAHA - NETO 6. TRADE RECEIVABLES - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Wika-PP-KMK-HKI, KSO 4.902.268.416 - Wika-PP-KMK-HKI, KSO
PT Tatamulia Nusantara Indah 1.172.683.349 1.067.441.575 PT Tatamulia Nusantara Indah
Waskita-Nindya-LRS, KSO 682.578.960 - Waskita-Nindya-LRS, KSO
PT Indotech Karya Mandiri 629.391.400 1.490.275.050 PT Indotech Karya Mandiri
Wika-Jaya Konstruksi KSO 569.734.213 361.029.900 Wika-Jaya Konstruksi KSO
PT BMB Dan Aksesoris Konstruksi 325.834.950 39.960.000 PT BMB Dan Aksesoris Konstruksi
PT Jagat Konstruksi Abdipersada 177.866.400 461.404.800 PT Jagat Konstruksi Abdipersada
PT Adhi Karya (Persero) Tbk - 149.406.000 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Waskita Karya Jatinegara - 166.800.000 PT Waskita Karya Jatinegara
Lain-lain (masing-masing di bawah
Rp100.000.000) 225.896.500 291.782.500 Others (below Rp100,000,000 each)
Sub-jumlah 8.686.254.188 4.028.099.825 Sub-total
Penyisihan atas kerugian kredit Allowance for expected
ekspetasian (326.684.975) (74.863.672) credit losses
Neto 8.359.569.213 3.953.236.153 Net
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh As at December 31, 2024 and 2023, trade
piutang usaha berdenominasi Rupiah. receivables are denominated in Rupiah.
39
Page 49
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA - NETO (lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES - NET (continued)
Berikut merupakan pelanggan yang mewakili lebih Details of customers who represent more than 5% of
dari 5% dari jumlah saldo piutang usaha: the total trade receivable balance are as follows:
2024
Persentase dari
piutang usaha/
Percentage to
total trade
Jumlah/Total receivables
Wika-PP-KMK-HKI, KSO 4.902.268.416 56,44% Wika-PP-KMK-HKI, KSO
PT Tatamulia Nusantara Indah 1.172.683.349 13,50% PT Tatamulia Nusantara Indah
Waskita-Nindya-LRS, KSO 682.578.960 7,86% Waskita-Nindya-LRS, KSO
PT Indotech Karya Mandiri 629.391.400 7,25% PT Indotech Karya Mandiri
Wika-Jaya Konstruksi KSO 569.734.213 6,56% Wika-Jaya Konstruksi KSO
2023
Persentase dari
piutang usaha/
Percentage to
total trade
Jumlah/Total receivables
PT Indotech Karya Mandiri 1.490.275.050 37,00% PT Indotech Karya Mandiri
PT Tatamulia Nusantara Indah 1.067.441.575 26,50% PT Tatamulia Nusantara Indah
PT Jagat Konstruksi Abdipersada 461.404.800 11,45% PT Jagat Konstruksi Abdipersada
Wika-Jaya Konstruksi KSO 361.029.900 8,96% Wika-Jaya Konstruksi KSO
Penyisihan atas ECL untuk piutang usaha telah diukur Allowance for ECLs for trade receivables has been
sejumlah ECL sepanjang umur. ECL pada piutang measured at an amount equal to lifetime ECL. The
usaha diestimasi berdasarkan matriks provisi dengan ECL on trade receivables are estimated using a
mengacu pada pengalaman gagal bayar debitur masa provision matrix by reference to past default
lalu dan analisis posisi keuangan debitur saat ini, experience of the debtor and an analysis of the
disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik dari debtor’s current financial position, adjusted for factors
debitur dan kondisi ekonomi umum industri di mana that are specific to the debtors and general economic
debitur beroperasi. conditions of the industry in which the debtors
operate.
Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau There has been no change in the estimation
asumsi signifikan yang dibuat selama periode techniques or significant assumptions made during
pelaporan berjalan. the current reporting period.
Tabel berikut merinci profil risiko piutang usaha dari The following table details the risk profile of trade
kontrak dengan pelanggan berdasarkan matriks receivables from contracts with customers based on
provisi Perusahaan. Karena pengalaman historis the Company’s provision matrix. As the Company’s
kerugian kredit Perusahaan tidak menunjukkan pola historical credit loss experience does not show
kerugian yang berbeda signifikan untuk segmen significantly different loss patterns for different
pelanggan yang berbeda, ketentuan untuk cadangan customer segments, the provision for loss allowance
kerugian berdasarkan status masa lalu tidak lagi based on past due status is not further distinguished
dipisahkan antara basis pelanggan Perusahaan yang between the Company’s different customer base.
berbeda.
2024
Jatuh tempo/Past due
Belum jatuh 31 – 60 61 – 90
tempo/ < 30 hari/ hari/ hari/ > 90 hari/
Not past due days days days days Total
Tingkat kerugian kredit ekspektasian/
Expected credit loss rate 1,30% 1,59% 2,67% 4,09% 12,99%
Estimasi jumlah tercatat bruto
pada saat gagal bayar/
Estimated total gross carrying
amount at default 3.707.377.283 1.417.847.677 1.155.818.740 981.503.425 1.423.707.063 8.686.254.188
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umur/Lifetime expected credit losses (48.266.853) (22.530.017) (30.841.701) (40.132.572) (184.913.832) (326.684.975)
Total 8.359.569.213
40
Page 50
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA - NETO (lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES - NET (continued)
Tabel berikut merinci profil risiko piutang usaha dari The following table details the risk profile of trade
kontrak dengan pelanggan berdasarkan matriks receivables from contracts with customers based on
provisi Perusahaan. Karena pengalaman historis the Company’s provision matrix. As the Company’s
kerugian kredit Perusahaan tidak menunjukkan pola historical credit loss experience does not show
kerugian yang berbeda signifikan untuk segmen significantly different loss patterns for different
pelanggan yang berbeda, ketentuan untuk cadangan customer segments, the provision for loss allowance
kerugian berdasarkan status masa lalu tidak lagi based on past due status is not further distinguished
dipisahkan antara basis pelanggan Perusahaan yang between the Company’s different customer base.
berbeda. (lanjutan) (continued)
2023
Jatuh tempo/Past due
Belum jatuh 31 – 60 61 – 90
tempo/ < 30 hari/ hari/ hari/ > 90 hari/
Not past due days days days days Total
Tingkat kerugian kredit ekspektasian/
Expected credit loss rate 0,42% 0,46% 0,76% 0,94% 1,85%
Estimasi jumlah tercatat bruto
pada saat gagal bayar/
Estimated total gross carrying
amount at default 927.823.325 986.024.450 389.832.000 - 1.724.420.050 4.028.099.825
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umur/Lifetime expected credit losses (13.020.936) (8.367.732) (17.913.627) - (35.561.377) (74.863.672)
Total 3.953.236.153
Mutasi cadangan kerugian kredit ekspektasian adalah The movement in allowance for expected credit
sebagai berikut: losses is as follows:
2024 2023
Saldo awal 74.863.672 38.224.668 Beginning balance
Penambahan tahun berjalan Provision during the year
(Catatan 21) 251.821.303 36.639.004 (Note 21)
Saldo akhir 326.684.975 74.863.672 Ending Balance
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas Management believes that the allowance for ECLs is
ECL tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan adequate to cover possible losses on uncollectible
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha. trade receivables.
7. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA 7. ADVANCES AND PREPAID EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Jangka pendek Current
Uang muka Advances
Operasional - 41.774.674 Operational
Biaya dibayar di muka Prepaid expenses
Asuransi 149.695.666 120.198.215 Insurance
Jumlah 149.695.666 161.972.889 Total
Jangka panjang Non-current
Uang muka Advances
Pembelian aset tetap 1.672.150.001 4.070.138.676 Purchase of fixed assets
Jumlah 1.672.150.001 4.070.138.676 Total
41
Page 51
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP - NETO 8. FIXED ASSETS - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Deductions balance
Harga Perolehan Acquisition Cost
Plat kapal 131.949.000 214.812.433 - 346.761.433 Ship plates
Alat berat 16.297.006.155 20.483.129.674 - 36.780.135.829 Heavy equipment
Peralatan kantor 702.064.950 12.360.900 - 714.425.850 Office equipment
Kendaraan 1.743.841.043 - - 1.743.841.043 Vehicles
Sub-jumlah 18.874.861.148 20.710.303.007 - 39.585.164.155 Sub-total
Aset Hak-guna Right-of-use Asset
Bangunan 1.080.000.000 - - 1.080.000.000 Building
Jumlah Harga Perolehan 19.954.861.148 20.710.303.007 - 40.665.164.155 Total Acquisition Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Plat kapal 111.331.989 41.888.780 - 153.220.769 Ship plates
Alat berat 5.008.298.482 3.536.363.419 - 8.544.661.901 Heavy equipment
Peralatan kantor 157.680.871 146.627.091 - 304.307.962 Office equipment
Kendaraan 343.033.154 215.325.847 - 558.359.001 Vehicles
Sub-jumlah 5.620.344.496 3.940.205.137 - 9.560.549.633 Sub-total
Aset Hak-guna Right-of-use Asset
Bangunan 150.000.000 360.000.000 - 510.000.000 Building
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 5.770.344.496 4.300.205.137 - 10.070.549.633 Depreciation
Nilai Buku Neto 14.184.516.652 30.594.614.522 Net Book Value
2023
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Deductions balance
Harga Perolehan Acquisition Cost
Plat kapal 131.949.000 - - 131.949.000 Ship plates
Alat berat 10.903.351.011 5.393.655.144 - 16.297.006.155 Heavy equipment
Peralatan kantor 97.532.589 604.532.361 - 702.064.950 Office equipment
Kendaraan 1.444.042.043 299.799.000 - 1.743.841.043 Vehicles
Sub-jumlah 12.576.874.643 6.297.986.505 - 18.874.861.148 Sub-total
Aset Hak-guna Right-of-use Asset
Bangunan - 1.080.000.000 - 1.080.000.000 Building
Jumlah Harga Perolehan 12.576.874.643 7.377.986.505 - 19.954.861.148 Total Acquisition Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Plat kapal 94.838.361 16.493.628 - 111.331.989 Ship plates
Alat berat 3.455.120.091 1.553.178.391 - 5.008.298.482 Heavy equipment
Peralatan kantor 69.980.280 87.700.591 - 157.680.871 Office equipment
Kendaraan 140.719.719 202.313.435 - 343.033.154 Vehicles
Sub-jumlah 3.760.658.451 1.859.686.045 - 5.620.344.496 Sub-total
Aset Hak-guna Right-of-use Asset
Bangunan - 150.000.000 - 150.000.000 Building
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 3.760.658.451 2.009.686.045 - 5.770.344.496 Depreciation
Nilai Buku Neto 8.816.216.192 14.184.516.652 Net Book Value
42
Page 52
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 8. FIXED ASSETS - NET (continued)
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expense for the years ended
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibebankan December 31, 2024 and 2023 was charged to the
pada akun-akun sebagai berikut: following accounts:
2024 2023
Beban pokok pendapatan Cost of revenue
(Catatan 18) 3.938.252.199 1.719.672.019 (Note 18)
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 19) 361.952.938 290.014.026 expenses (Note 19)
Jumlah 4.300.205.137 2.009.686.045 Total
Beberapa aset berupa alat berat digunakan sebagai Certain fixed assets consisting of heavy equipment
jaminan untuk utang pembiayaan konsumen pada PT were used as collateral for consumer financing
Chandra Sakti Utama Leasing (Catatan 13). payables to PT Chandra Sakti Utama Leasing
(Note 13).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the Company
Perusahaan mengasuransikan alat berat dan insured its heavy equipment and vehicles against all
kendaraan terhadap semua risiko berdasarkan polis risk based on the insurance policy package with sum
asuransi dengan nilai pertanggungan masing-masing insured amounting to Rp28,135,310,000 and
sebesar Rp28.135.310.000 dan Rp6.996.500.000. Rp6,996,500,000, respectively. The Company’s
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai management believes that the insurance coverage
pertanggungan tersebut cukup memadai untuk is adequate to cover all possible risks of the insured
menutup kemungkinan kerugian atas risiko yang fixed assets.
mungkin timbul dari aset tetap yang
dipertanggungkan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As at December 31, 2024 and 2023, there were no
terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan fixed assets that were retired from active use and
aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk were not classified as held for sale, and there were
dijual, serta tidak ada aset tetap yang tidak digunakan no temporarily unused fixed assets.
sementara.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset tetap As at December 31, 2024 and 2023, fixed assets
yang telah disusutkan penuh tetapi masih digunakan which have been fully depreciated but are still in use
adalah sebesar Rp92.778.589. amounted to Rp92,778,589.
Tidak terdapat perbedaan signifikan nilai wajar dan There are no significant differences in the fair value
nilai tercatat aset tetap yang material pada tanggal and the carrying value of fixed assets as at
31 Desember 2024 dan 2023. December 31, 2024 and 2023.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there were no events or
kejadian atau perubahan keadaan yang changes in circumstances which may indicate
mengindikasikan penurunan nilai atas aset tetap pada impairment of fixed assets at the reporting date.
tanggal laporan keuangan
Perusahaan memiliki sebuah kontrak sewa untuk The Company has a lease contract for building used
bangunan yang digunakan dalam kegiatan in its operations as a workshop. The lease has a
operasional sebagai workshop. Kontrak sewa term of 3 years. The lease contract includes
tersebut berjangka waktu 3 tahun. Kontrak sewa extension and termination options (Note 24).
mencakup opsi perpanjangan dan pengakhiran
(Catatan 24).
Perusahaan juga memiliki sewa jangka pendek untuk The Company also has short-term lease for its office
ruang kantor dengan jangka waktu sewa 12 bulan space with a lease term of 12 months (Note 24).
(Catatan 24).
43
Page 53
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. UTANG USAHA 9. TRADE PAYABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
PT Cikurai Indah Semesta 11.200.000 - PT Cikurai Indah Semesta
Sudjono - 21.000.000 Sudjono
PT Citra Surya Amalindo - 12.400.000 PT Citra Surya Amalindo
Lain-lain (masing-masing Others (below
di bawah Rp10.000.000) 155.844 4.499.998 Rp10,000,000 each)
Jumlah 11.355.844 37.899.998 Total
Seluruh utang usaha dalam mata uang Rupiah. All trade payables are denominated in Rupiah.
Tidak ada bunga yang dibebankan atas saldo utang No interest is charged on outstanding balance of
usaha. trade payables.
10. BEBAN AKRUAL 10. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Honorarium tenaga ahli 80.880.000 74.000.000 Professional fees
Utilitas 3.066.781 - Utilities
Bunga utang non-usaha - 23.778.710 Interest on non-trade payable
Jumlah 83.946.781 97.778.710 Total
11. PERPAJAKAN 11. TAXATION
a. Pajak dibayar di muka a. Prepaid tax
Pajak dibayar di muka pada tanggal Prepaid tax as at December 31, 2023
31 Desember 2023 merupakan Pajak represents net Value Added Tax amounting to
Pertambahan Nilai - neto sebesar Rp232,983,990.
Rp232.983.990.
b. Taksiran Tagihan Pajak Penghasilan b. Estimated Claim for Tax Refund
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Tahun fiskal 2023 - 256.723.010 Fiscal year 2023
Tahun fiskal 2024 285.554.772 - Fiscal year 2024
Jumlah 285.554.772 256.723.010 Total
Pada tahun 2024, taksiran tagihan restitusi pajak In 2024, estimated claim for tax refund for fiscal
tahun fiskal 2023 sebesar Rp256.723.010 year 2023 amounting to Rp256,723,010 was
dihapuskan dan dicatat sebagai “kerugian lain- written off and recorded in "other losses - net" in
lain - neto” dalam laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain (Catatan 21). comprehensive income (Notes 21).
c. Utang Pajak c. Taxes Payable
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
Pasal 25 - 8.256.500 Article 25
Pajak lain-lain Other taxes
Pasal 4(2) - 3.000.000 Article 4(2)
Pasal 21 5.183.517 1.987.500 Article 21
Pasal 23 2.578.000 18.479.669 Article 23
Pajak Pertambahan Nilai 207.205.621 - Value Added Tax
Jumlah 214.967.138 31.723.669 Total
44
Page 54
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. PERPAJAKAN (lanjutan) 11. TAXATION (continued)
d. Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan d. Income Tax Expense (Benefit)
Rincian beban (manfaat) pajak penghasilan The details of income tax expense (benefit) of
Perusahaan adalah sebagai berikut: the Company are as follows:
2024 2023
Pajak kini: Current tax:
Beban pajak penghasilan tahun
berjalan 165.933.636 - Current year income tax expense
Penyesuaian yang diakui pada
tahun berjalan yang berkaitan Adjustment recognized in the
dengan pajak penghasilan tahun current year relating to prior year
sebelumnya 171.827.259 - income taxes
Jumlah beban pajak kini 337.760.895 - Total current tax expense
Beban (manfaat) pajak tangguhan 200.128.205 (353.462.150 ) Deferred tax expense (benefit)
Neto 537.889.100 (353.462.150 ) Net
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum beban The reconciliation between profit (loss) before
(manfaat) pajak penghasilan seperti yang income tax expense (benefit) as presented in
disajikan dalam laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain dengan taksiran comprehensive income and estimated taxable
penghasilan kena pajak (rugi fiskal) untuk tahun income (tax loss) for the years ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 December 31, 2024 and 2023 is as follows:
dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba (rugi) sebelum beban (manfaat) Profit (loss) before income
pajak penghasilan menurut laporan tax expense (benefit) per
laba rugi dan penghasilan statements of profit or loss and
komprehensif lain 1.038.166.255 (1.608.272.055 ) other comprehensive income
Beda temporer: Temporary differences:
Penyisihan imbalan kerja karyawan 109.966.286 298.545.880 Provision for employee benefits
Penyisihan kerugian kredit Provision for expected credit
ekspektasian piutang usaha 251.821.303 36.639.004 losses on trade receivables
Jumlah beda temporer 361.787.589 335.184.884 Total temporary differences
Beda permanen: Permanent differences:
Gaji dan tunjangan 93.971.085 33.811.410 Salaries and allowances
Pendapatan bunga (60.442.168) (78.963.048 ) Interest income
Biaya perjamuan 125.083.894 - Entertainment
Pajak penalti 15.557.411 - Tax penalties
Lain-lain 451.580.984 46.777.561 Others
Beda permanen neto 625.751.206 1.625.923 Net permanent differences
Estimasi penghasilan kena pajak Estimated taxable income
(rugi fiskal) 2.025.705.050 (1.271.461.248 ) (tax loss)
Rugi fiskal yang digunakan (1.271.461.248) - Fiscal loss utilized
Estimasi penghasilan kena pajak Estimated taxable income
(rugi fiskal) 754.243.802 (1.271.461.248 ) (tax loss)
Beban pajak penghasilan 165.933.636 - Current income tax expense
Pajak dibayar di muka Prepaid taxes
Pasal 22 (210.177.850) (29.784.450 ) Article 22
Pasal 23 (216.541.058) (149.076.158 ) Article 23
Pasal 25 (24.769.500) (77.862.402 ) Article 25
Estimated claim for
Taksiran tagihan pajak (285.554.772) (256.723.010 ) tax refund
45
Page 55
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. PERPAJAKAN (lanjutan) 11. TAXATION (continued)
d. Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan (lanjutan) d. Income Tax Expense (Benefit) (continued)
Rekonsiliasi antara: (i) beban (manfaat) pajak The reconciliation between (i) income tax
penghasilan yang dihitung dengan expense (benefit), calculated by applying the
menggunakan tarif pajak yang berlaku atas laba applicable tax rate to the profit (loss) before
sebelum pajak penghasilan, dan (ii) beban income tax, and (ii) income tax expense
(manfaat) pajak penghasilan seperti disajikan (benefit) as shown in the statement of profit or
dalam laporan laba rugi dan pengasilan loss and comprehensive income is as follows:
komprehensif lain adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba (rugi) sebelum pajak Profit (loss) before income tax
penghasilan per laporan laba per statement of profit or loss
rugi dan penghasilan and other comprehensive
komprehensif lain 1.038.166.255 (1.608.272.055 ) income
Pajak dihitung dengan tarif pajak Income tax expense calculated
sebesar 22% 228.396.576 (353.819.853 ) at tax rate of 22%
Dampak perbedaan permanen Tax effect of permanent
pajak penghasilan 137.665.265 357.703 differences
Penyesuaian atas pajak Adjustment in respect of
penghasilan kini tahun current income tax of
sebelumnya 171.827.259 - prior year
Beban pajak penghasilan Income tax expense
(manfaat) 537.889.100 (353.462.150 ) (benefit)
e. Pajak Tangguhan e. Deferred Tax
Aset pajak tangguhan pada tanggal Deferred tax assets as at December 31, 2024
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai and 2023 are as follows:
berikut:
2024
Dikreditkan pada
Penghasilan
Dikreditkan pada Laba Komprehensif Lain/
1 Januari/ Rugi/ Charged to Other 31 Desember/
January 1, Credited (Charged) to Comprehensive December 31,
2024 Profit or Loss Income 2024
Penyisihan atas
ECL pada Allowance for ECL on
piutang usaha 16.470.008 55.400.687 - 71.870.695 trade receivables
Liabilitas imbalan Employee benefits
kerja 120.222.120 24.192.583 (20.849.908) 123.564.795 liabilities
Rugi fiskal 279.721.475 (279.721.475) - - Tax loss
Jumlah 416.413.603 (200.128.205) (20.849.908) 195.435.490 Total
2023
Dikreditkan pada
Penghasilan
Dikreditkan pada Laba Komprehensif Lain/
1 Januari/ Rugi/ Credited to Other 31 Desember/
January 1, Credited to Profit or Comprehensive December 31,
2023 Loss Income 2023
Penyisihan atas
ECL pada Allowance for ECL on
piutang usaha 8.409.427 8.060.581 - 16.470.008 trade receivables
Liabilitas imbalan Employee benefits
kerja karyawan 53.087.305 65.680.094 1.454.721 120.222.120 liabilities
Rugi fiskal - 279.721.475 - 279.721.475 Tax loss
Jumlah 61.496.732 353.462.150 1.454.721 416.413.603 Total
46
Page 56
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. PERPAJAKAN (lanjutan) 11. TAXATION (continued)
f. Administrasi f. Administration
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Based on Indonesian tax regulations,
Perusahaan melaporkan SPT Tahunan the Company reports its annual tax return based
berdasarkan perhitungan sendiri. Otoritas Pajak on its own calculations. The Tax Authority can
dapat menilai atau mengubah besarnya liabilitas assess or change the amount of tax liability
pajak dalam waktu lima tahun sejak tanggal within five years from the date the tax became
terutangnya pajak. due.
g. Surat Ketetapan Pajak g. Tax Assessment Letter
i. Pajak pertambahan nilai i. Value added tax
Pada tanggal 30 Agustus 2024, Perusahaan On August 30, 2024, the Company
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang received Underpayment Tax Assessment
Bayar (SKPKB) Pajak Pertambahan Nilai Letter (SKPKB) for Value Added Tax
(PPN) untuk tahun pajak 2022 dan Surat (VAT) for fiscal year 2022 and Tax
Tagihan Pajak (STP) atas denda atas Collection Letter (STP) for penalties on
SKPKB tersebut masing-masing sebesar such SKPKB amounting to Rp35,675,675
Rp35.675.675 dan Rp8.819.027. Kurang and Rp8,819,027, respectively.
bayar PPN dan denda tersebut telah dibayar The underpayment on VAT and penalties
oleh Perusahaan pada tanggal tanggal has been paid by the Company on
16 Agustus 2024. August 16, 2024.
ii. Pajak penghasilan badan ii. Corporate income tax
Pada tanggal 30 Agustus 2024, Perusahaan On August 30, 2024, the Company
menerima SKPKB Pajak penghasilan badan received SKPKB for corporate income
(PPh Badan) dan STP denda atas SKPKB tax (CIT) for fiscal year 2022 and STP for
masing-masing sebesar Rp171.827.259 dan penalties on such SKPKB amounting to
Rp6.738.383 Pada 31 Juli 2024, 7 Agustus Rp171,827,259 and Rp6,738,383,
2024, 24 Juni 2024 dan respectively. The underpayment on CIT
24 Juli 2024, Perusahaan telah melakukan and penalities has been paid by the
pembayaran atas pajak dan denda yang Company on July 31, 2024,
dinyatakan kurang bayar tersebut. August 7, 2024, June 24, 2024, and July
24, 2024.
12. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 12. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Liabilitas jangka pendek Short-term liabilities
Imbalan kerja karyawan dari Employee benefits of
PKWT 26.552.916 - PKWT
Liabilitas jangka panjang Long-term liabilities
Imbalan pasca kerja 535.105.242 546.464.181 Post-employement benefits
Jumlah 561.658.158 546.464.181 Total
47
Page 57
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 12. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Liabilitas jangka pendek Short-term liabilities
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja The employee benefits on contractual employees
karyawan kontrak (“PKWT”) yang berasak dari (“PKWT”) resulted from the application of PP No. 35
penerapan PP No. 35 Tahun 2021 mengenai Year 2021 regarding “Work Agreement for Specific
“Perjanian Kerja Waktu Tertentu”. Time.”
Pada tahun 2024 dan 2023, beban imbalan kerja In 2024 and 2023, employee benefit expense related
terkait PKWT masing-masing sebesar Rp26.552.916 to PKWT amounting to Rp26,552,916 and nil was
dan nihil termasuk dalam beban pokok pendapatan included in cost of revenue, respectively (Note 18).
(Catatan 18).
Liabilitas jangka panjang Long-term liabilities
Perusahaan memberikan imbalan yang diwajibkan The Company provides benefits required under the
oleh Undang-undang Ketenagakerjaan yang Labor Law determined basd on years of service and
ditentukan berdasarkan masa kerja dan gaji salaries of the employees. The employee benefits
karyawan. Liabilitas imbalan kerja tidak didanai. liability is unfunded.
Program imbalan pasti mengakibatkan eksposur The defined benefit plan typically exposes the
Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti risiko Company to actuarial risks such as: interest rate risk,
tingkat bunga, risiko harapan hidup dan risiko gaji. longevity risk and salary risk.
a. Risiko Tingkat Bunga a. Interest risk
Penurunan suku bunga obligasi akan A decrease in the bond interest rate will increase
meningkatkan liabilitas program. the plan liability.
b. Risiko Harapan Hidup b. Longevity risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan
mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas liability is calculated by reference to the best
peserta program baik selama dan setelah kontrak estimate of the mortality of plan participants both
kerja. Peningkatan harapan hidup peserta during and after their employment. An increase
program akan meningkatkan liabilitas program. in the life expectancy of the plan participants will
increase the plan’s liability.
c. Risiko Gaji c. Salary risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan
mengacu pada gaji masa depan peserta program. liability is calculated by reference to the future
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program salaries of plan participants. As such, an
akan meningkatkan liabilitas program itu. increase in the salary of the plan participants will
increase the plan’s liability.
Perhitungan imbalan pasca kerja dihitung oleh The cost of providing post-employment benefits is
aktuaris independen KKA Marcel Prydarshi Soepeno. calculated by independent actuary, KKA Marcel
Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan Prydarshi Soepeno. The actuarial valuation was
penilaian aktuaris adalah sebagai berikut: carried out using the following key assumptions:
2024 2023
Tingkat Diskonto 7,10% 7,00% Discount rate
Tabel Mortalitas TMI IV TMI IV Mortality rate
5% dari/from 5% dari/from
Tingkat cacat TMI IV TMI IV Disability rate
Tingkat kenaikan gaji di masa depan 5,00% 7,00% Future salary increment rate
Usia pensiun normal 60 60 Normal retirement rate
48
Page 58
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 12. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Beban imbalan pasti yang diakui di penghasilan Amounts recognized in comprehensive income in
komprehensif adalah sebagai berikut: respect of the defined benefit plan are as follows:
2024 2023
Biaya jasa: Service cost:
Beban jasa kini 45.160.877 73.127.994 Current service cost
Beban bunga 38.252.493 17.856.639 Interest cost
Biaya jasa lalu - 207.561.247 Past service cost
Komponen dari biaya imbalan pasti yang Components of defined benefit
diakui dalam laba rugi 83.413.370 298.545.880 costs recognized in profit or loss
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti Remeasurement on the defined
- neto: benefit liability:
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang Actuarial gains and losses arising from
timbul dari perubahan asumsi keuangan (72.423.517 ) 5.226.466 changes in financial assumptions
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang Actuarial gains and losses arising from
timbul dari penyesuaian atas pengalaman (22.348.792 ) 1.385.904 experience adjustment
Komponen biaya imbalan pasti yang Components of defined benefit costs
diakui dalam penghasilan komprehensi recognized in other comprehensive
lain (94.772.309 ) 6.612.370 income
Jumlah (11.358.939 ) 305.158.250 Total
Beban imbalan kerja diakui pada beban umum dan Employee benefits expense was included in general
administrasi (Catatan 19). and administrative expenses (Note 19).
Liabilitas Perusahaan sehubungan dengan program The amounts included in the statement of financial
pensiun imbalan pasti yang termasuk dalam laporan position arising from the Company’s obligation in
posisi keuangan adalah sebagai berikut: respect of the defined benefits plan are as follows:
2024 2023
Nilai kini kewajiban yang tidak Present value of unfunded
didanai 535.105.242 546.464.181 obligation
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah: Movements in the present value of the defined
benefit obligation are as follows:
2024 2023
Kewajiban imbalan pasti - awal 546.464.181 241.305.931 Opening defined benefit obligation
Biaya jasa kini 45.160.877 73.127.994 Current service cost
Beban bunga 38.252.493 17.856.639 Interest cost
Biaya jasa lalu - 207.561.247 Past service cost
Pengukuran kembali
(keuntungan/kerugian): Remeasurement (gains) losses:
Keuntungan dan kerugian Actuarial gains and losses arising
aktuarial yang timbul dari from changes in financial
perubahan asumsi keuangan (72.423.517 ) 5.226.466 assumptions
Keuntungan dan kerugian
aktuarial yang timbul dari
penyesuaian atas Actuarial gains and losses arising
pengalaman (22.348.792 ) 1.385.904 from experience adjustment
Kewajiban imbalan pasti - Closing defined benefit
akhir 535.105.242 546.464.181 obligation
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan Significant actuarial assumptions for the
kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan determination of the defined benefit obligation are
kenaikan gaji yang diharapkan. Sensitivitas analisis di discount rate and expected salary increase. The
bawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing sensitivity analyses below have been determined
perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir based on reasonably possible changes of the
periode pelaporan, dengan semua asumsi lain respective assumptions occurring at the end of the
konstan. reporting period, while holding all other assumptions
constant.
49
Page 59
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 12. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Sensitivitas liabilitas imbalan pasti terhadap The sensitivity of the defined benefit obligation to
perubahan asumsi utama tertimbang adalah sebagai changes in significant key assumptions is as follows:
berikut:
2024
1% kenaikan/ 1% penurunan/
increase decrease
Tingkat diskonto Discount rate
Dampak kewajiban manfaat pasti (65.041.039 ) 75.287.035 Impact on the defined benefit obligation
Tingkat kenaikan gaji di masa depan Future salary increment rate
Dampak kewajiban manfaat pasti 81.165.947 (70.722.294 ) Impact on the defined benefit obligation
2023
1% kenaikan/ 1% penurunan/
increase decrease
Tingkat diskonto Discount rate
Dampak kewajiban manfaat pasti (84.125.259 ) 102.975.383 Impact on the defined benefit obligation
Tingkat kenaikan gaji di masa depan Future salary increment rate
Dampak kewajiban manfaat pasti 111.887.978 (88.502.950 ) Impact on the defined benefit obligation
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin The sensitivity analysis presented above may not be
tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam representative of the actual change in the defined
kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa perubahan benefit obligation as it is unlikely that the change in
asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain assumptions would occur in isolation of one another
karena beberapa asumsi tersebut mungkin as some of the assumptions may be correlated.
berkorelasi.
Selanjutnya, dalam menyajikan analisis sensitivitas di Furthermore, in presenting the above sensitivity
atas, nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung analysis, the present value of the defined benefit
dengan menggunakan metode projected unit credit obligation has been calculated using the projected
pada akhir periode pelaporan, yang sama dengan unit credit method at the end of the reporting period,
yang diterapkan dalam menghitung liabilitas manfaat which is the same as that applied in calculating the
pasti yang diakui dalam laporan posisi keuangan. defined benefit obligation liability recognized in the
statement of financial position.
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang There was no change in the methods and
digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas. assumptions used in preparing the sensitivity
analysis.
Rincian jatuh tempo liabilitas imbalan kerja pada The maturity profile of defined benefit obligation as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai at December 31, 2024 and 2023 are as follows:
berikut:
2024 2023
Kurang dari 1 tahun - - Less than 1 year
Antara 1 tahun dan 5 tahun - - Between 1 year and 5 years
Antara 5 tahun dan 10 tahun - - Between 5 years and 10 years
Lebih dari 10 tahun 5.018.904.781 9.309.985.792 More than 10 years
Jumlah 5.018.904.781 9.309.985.792 Total
Durasi rata-rata liabilitas imbalan kerja pada tanggal The average duration of defined benefit obligation as
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah at December 31, 2024 and 2023 are 22.50 years and
22,50 tahun dan 24,29 tahun. 24.29 years, respectively.
50
Page 60
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 13. CONSUMER FINANCING PAYABLES
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, rincian As at December 31, 2024 and 2023, the details of
utang pembiayaan konsumen adalah sebagai berikut: consumer financing payables are as follows:
Perjanjian/Agreement
Bunga per
tahun/
Interest
Total fasilitas/ Tgl jatuh tempo/ rate per 31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
Nomor/Number Tanggal/Date Tujuan/Purpose Total facility Maturity date annum December 31, 2024 December 31, 2023
PT Maybank Indonesia Finance
27 Agustus 2021/ Pembelian kendaraan/ 27 Juli 2024/
50201210840 August 27, 2021 Purchase of vehicle 457.380.000 July 27, 2024 3,18% - 87.076.185
15 Agustus 2022/ Pembelian kendaraan/ 1 Agustus 2025/
51101222558 August 15, 2022 Purchase of vehicle 618.696.000 August 1, 2025 4,20% 118.633.657 314.208.100
16 Juni 2023/ Pembelian kendaraan/ 16 Mei 2026/
51101231627 June 16, 2023 Purchase of vehicle 272.232.000 May 16, 2026 2,57% 123.699.410 205.727.310
Sub-jumlah/Sub-total 242.333.067 607.011.595
PT Chandra Sakti Utama Leasing
22 April 2022/ Pembelian alat berat/ 25 Maret 2025/
13302200256 April 22, 2022 Purchase of heavy equipment 2.812.500.000 March 25, 2025 14,75% 146.615.948 775.619.441
Jumlah/Total 388.949.015 1.382.631.036
Dikurangi porsi jangka pendek/
Less current portion 351.623.147 993.682.019
Porsi jangka panjang/
Non-current portion 37.325.868 388.949.017
Utang pembiayaan konsumen kepada PT Chandra Consumer financing payables to PT Chandra Sakti
Sakti Utama Leasing dijamin dengan 2 unit Tadano Utama Leasing is collateralized by 2 unit Tadano
Rough Crane TR250 M6 dan 1 unit Tadano Rough Rough Crane TR250 M6 and 1 unit Tadano Rough
Crane TR250 (Catatan 8). Crane TR250 (Note 8).
Pada tahun 2024 dan 2023, bunga pinjaman atas In 2024 and 2023, interest expense on consumer
utang pembiayaan konsumen masing-masing financing payables amounted to Rp88,444,797 and
sebesar Rp88.444.797 dan Rp236.852.404 (Catatan Rp236,852,404, respectively (Note 20).
20).
14. MODAL SAHAM 14. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham dan kepemilikannya Details of shareholders and their shareholdings
berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Bima based on records maintained by PT Bima Registra,
Registra, biro administrasi efek, adalah sebagai securities administration agency, are as follows:
berikut:
2024
Pemegang Saham/ Jumlah Saham/ Persentase Kepemilikan/ Jumlah/
Shareholders Number of Shares Percentage of Ownership Total
Bernard Widianto 924.400.000 57,774% 4.622.000.000
Yanto Tene 75.600.000 4,725% 378.000.000
Masyarakat/public
(masing-masing kepemilikan di
bawah 5%/below 5% ownership each) 600.031.683 37,501% 3.000.158.415
Jumlah/Total 1.600.031.683 100,000% 8.000.158.415
2023
Pemegang Saham/ Jumlah Saham/ Persentase Kepemilikan/ Jumlah/
Shareholders Number of Shares Percentage of Ownership Total
Bernard Widianto 924.400.000 57,775% 4.622.000.000
Yanto Tene 75.600.000 4,725% 378.000.000
Masyarakat/public
(masing-masing kepemilikan di
bawah 5%/below 5% ownership each) 600.000.000 37,500% 3.000.000.000
Jumlah/Total 1.600.000.000 100,000% 8.000.000.000
51
Page 61
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. MODAL SAHAM (lanjutan) 14. SHARE CAPITAL (continued)
Berdasarkan Akta Notaris Gatot Widodo, S.E., S.H., Based on the Notarial Deed No. 1 dated
M.Kn., No. 1 tanggal 16 Februari 2023, para February 16, 2023 of Notary Gatot Widodo, S.E.,
pemegang saham Perusahaan menyetujui, S.H., M.Kn., the Company's shareholders approved,
antara lain: among others:
1. Persetujuan rencana Perseroan untuk melakukan 1. The Company's plan to conduct an initial public
penawaran umum perdana saham-saham offering of the Company's shares to the public
Perseroan kepada masyarakat (“Penawaran ("Public Offering") and list the Company's shares
Umum”) dan mencatatkan saham-saham on the Indonesia Stock Exchange.
Perseroan tersebut pada Bursa Efek Indonesia.
2. Persetujuan perubahan status Perseroan dari 2. The change of the Company's status from a
suatu perseroan tertutup menjadi perseroan private company to a public company.
terbuka.
3. Perubahan nilai nominal saham dari Rp1.000.000 3. The change in the par value of shares from
per saham menjadi Rp5 per saham, sehingga Rp1,000,000 per share to Rp5 per share,
peningkatan jumlah saham yang ditempatkan dan resulting in an increase in issued and
beredar dari 6.000 saham menjadi 1.200.000.000 outstanding shares from 6,000 shares to
saham dengan nilai nominal Rp6.000.000.000. 1,200,000,000 shares with a nominal value of
Rp6,000,000,000.
4. Penawaran saham baru yang akan dikeluarkan 4. The offering of new shares to be issued from the
dari portepel melalui penawaran umum kepada portfolio through a public offering to the Public of
Masyarakat sebanyak-banyaknya 400.000.000 a maximum of 400,000,000 shares with par
saham dengan nilai nominal Rp5 per saham dan value of Rp5 per share and Warrant Series 1
penerbitan Waran Seri I sebanyak-banyaknya issuance of a maximum of 420,000,000 warrants
420.000.000 waran dengan harga pelaksanaan with exercise price of Rp120 per share.
Rp120 per saham.
Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, S.H., Based on the Notarial Deed No. 53 dated October 5,
M.Hum, M.Kn., No. 53 tanggal 5 Oktober 2023, para 2023 of Notary Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum,
pemegang saham Perusahaan menyetujui, M.Kn., the Company’s shareholders approved,
antara lain: among others:
1. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor 1. The increase in the Company's issued and paid-
Perseroan dari Rp6.000.000.000 menjadi up capital from Rp6,000,000,000 to
Rp8.000.000.000. Peningkatan modal Rp8,000,000,000. The increase in issued and
ditempatkan dan disetor tersebut berasal dari paid-up capital came from the issuance of
penerbitan 400.000.000 lembar saham baru 400,000,000 new shares with a par value of Rp5
dengan nilai nominal Rp5 per saham. per share.
2. Jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh 2. The number of shares issued by the Company in
Perseroan dalam rangka Penawaran Umum the framework of the Company's Public Offering
Saham Perseroan kepada Masyarakat adalah to the Public is 400,000,000 shares with a total
sebanyak 400.000.000 saham dengan nilai nominal value of Rp2,000,000,000, so that the
nominal seluruhnya sebesar Rp2.000.000.000, total number of shares issued by the Company is
sehingga jumlah seluruh saham yang telah 1,600,000,000 shares with a total nominal value
dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak of Rp8,000,000,000.
1.600.000.000 saham dengan nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp8.000.000.000.
Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, S.H., Based on the Notarial Deed No. 154 dated May 28,
M.Hum, M.Kn., No. 154 tanggal 28 Mei 2024, para 2024 of Notary Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum,
pemegang saham Perusahaan menyetujui, M.Kn., the Company’s shareholders approved,
antara lain: among others:
1. Meningkatkan modal ditempatkan dan disetor 1. The increase in the Company's issued and paid-
Perseroan dari sebesar Rp8.000.000.000 menjadi up capital from Rp8,000,000,000 to
sebesar Rp8.000.084.685. Peningkatan modal Rp8,000,084,685. The increase in issued and
yang ditempatkan dan disetor berasal dari paid-up capital came from the exercise of
pelaksanaan Waran Seri I. Warrants Series I.
52
Page 62
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. MODAL SAHAM (lanjutan) 14. SHARE CAPITAL (continued)
Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, S.H., Based on the Notarial Deed No. 154 dated May 28,
M.Hum, M.Kn., No. 154 tanggal 28 Mei 2024, para 2024 of Notary Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum,
pemegang saham Perusahaan menyetujui, M.Kn., the Company’s shareholders approved,
antara lain: (lanjutan) among others: (continued)
2. Jumlah saham yang dikeluarkan Perseroan 2. The number of shares issued by the Company
sehubungan dengan pelaksanaan Waran Seri 1 in connection with the exercise of Warrants
dalam rangka penawaran umum perdana Saham Series 1 related to initial public offering of the
Perseroan kepada masyarakat adalah sebanyak Company's shares to the public is 16,937
16.937 lembar saham dengan nilai nominal shares with a total nominal value of Rp84,685.
seluruhnya sebesar Rp84.685. Dengan demikian, Therefore, the total number of shares issued by
jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh the Company is 1,600,016,937 shares with a
Perseroan adalah sebanyak 1.600.016.937 total nominal value of Rp8,000,084,685.
saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp8.000.084.685.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan As at December 31, 2024, the Company is still
sedang melakukan proses pembuatan akta terkait processing the Notarial Deed related to the exercise
eksekusi 14.746 waran. of 14,746 warrants.
Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, S.E., Based on Notarial Deed Christina Dwi Utami, S.E.,
S.H., M.Kn., No. 147 tanggal 22 Januari 2025, para S.H., M.Kn., No. 147 dated January 22, 2025, the
pemegang saham Perusahaan menyetujui, Company's shareholders approved, among others:
antara lain:
1. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor 1. The increase in the Company's issued and paid-
Perseroan dari Rp8.000.084.685 menjadi up capital from Rp8,000,084,685 to
Rp8.000.158.415. Peningkatan modal Rp8,000,158,415. The increase in issued and
ditempatkan dan disetor tersebut berasal dari hasil paid-up capital came from the exercise of
pelaksanaan Waran Seri I. Warrants Series I.
2. Jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh 2. The number of shares issued by the Company
Perseroan dalam rangka Penawaran Umum in connection with the exercise of Warrants
Saham Perseroan kepada Masyarakat adalah Series 1 related to initial public offering
sebanyak 14.746 saham dengan nilai nominal of the Company's shares to the public is
seluruhnya sebesar Rp73.730, sehingga jumlah 14,746 shares with a total nominal value of
saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan Rp73,730. Therefore, the total number of shares
adalah sebanyak 1.600.031.683 saham dengan issued by the Company is 1,600,031,683 shares
nilai nominal seluruhnya sebesar with a total nominal value of Rp8,000,158,415.
Rp8.000.158.415.
15. TAMBAHAN MODAL DISETOR - NETO 15. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Agio saham dari penawaran Stock premium from initial
umum perdana (Catatan 1b) 38.000.000.000 38.000.000.000 public offering (Note 1b)
Biaya emisi saham (1.979.321.540 ) (1.979.321.540 ) Share issuance costs
Pelaksanaan Waran Seri I 3.643.545 - Exercise of Warrants Series I
Jumlah 36.024.322.005 36.020.678.460 Total
16. SALDO LABA YANG TELAH DITENTUKAN 16. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
PENGGUNAANNYA
Undang-undang Perseroan Terbatas Republik Republic of Indonesia Limited Liability Law
Indonesia No. 1/1995 yang diterbitkan di bulan Maret No. 1/1995 issued in March 1995 and amended by
1995 dan telah diubah dengan Undang Undang Law No. 2/2022 on Job Creation and Government
No. 2/2022 tentang Cipta Kerja yang berlaku sejak effective from December 30, 2022, requires the
30 Desember 2022, mengharuskan pembentukan formation of a general reserve of net profit of at least
cadangan umum dari laba neto sejumlah minimal 20% 20% of the total issued and fully paid capital of the
dari jumlah modal Perseroan yang ditempatkan dan Company. The law does not regulate the time period
disetor penuh. Undang-undang tersebut tidak for the establishment of the allowance.
mengatur jangka waktu untuk pembentukan
penyisihan tersebut.
53
Page 63
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. SALDO LABA YANG TELAH DITENTUKAN 16. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
PENGGUNAANNYA (lanjutan) (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo As at December 31, 2024 and 2023, the balance of
laba yang telah ditentukan penggunaannya sebesar appropriated retained earnings amounted to
Rp25.000.000. Rp25,000,000.
17. PENDAPATAN 17. REVENUE
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Sewa alat berat 15.119.420.877 7.444.494.310 Rental of heavy equipment
Rincian pelanggan dengan jumlah pendapatan Details of customers with cumulative revenue for the
kumulatif selama tahun yang berakhir pada tanggal years ended December 31, 2024 and 2023 which
31 Desember 2024 dan 2023 yang melebihi 10% dari exceeded 10% of total revenue are as follows:
pendapatan adalah sebagai berikut:
2024
Persentase dari
pendapatan/
Percentage to
Rp total revenue
Wika-PP-KMK-HKI, KSO 5.311.895.600 35,13% Wika-PP-KMK-HKI, KSO
Wika-Jaya Konstruksi, KSO 1.623.934.500 10,74% Wika-Jaya Konstruksi, KSO
PT Jagat Konstruksi Abdipersada 1.612.814.300 10,67% PT Jagat Konstruksi Abdipersada
PT Tatamulia Nusantara Indah 1.564.239.000 10,35% PT Tatamulia Nusantara Indah
2023
Persentase dari
pendapatan/
Percentage to
Rp total revenue
PT Tatamulia Nusantara Indah 1.865.689.375 25,06% PT Tatamulia Nusantara Indah
PT BMB dan Aksesoris Konstruksi 1.002.800.000 13,47% PT BMB dan Aksesoris Konstruksi
PT Indotech Karya Mandiri 799.766.250 10,74% PT Indotech Karya Mandiri
18. BEBAN POKOK PENDAPATAN 18. COST OF REVENUE
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Penyusutan (Catatan 8) 3.938.252.199 1.719.672.019 Depreciation (Note 8)
Gaji dan tunjangan 2.757.970.623 1.755.913.037 Salaries and allowances
Pemeliharaan 2.337.808.607 1.626.633.427 Maintenance
Imbalan kerja karyawan
(Catatan 12) 26.552.916 - Employee benefits (Note 12)
Mobilisasi 309.740.000 351.703.724 Mobilization
Sewa 330.000.000 45.750.000 Rental
Jumlah 9.700.324.345 5.499.672.207 Total
Tidak ada pembelian barang dan penggunaan jasa There are no purchases of goods and use of
dari pemasok pihak ketiga yang melebihi 10% dari services from third party suppliers that exceed 10%
jumlah pendapatan. of total revenue.
54
Page 64
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 19. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Gaji dan tunjangan 1.462.788.790 1.360.468.944 Salaries and allowances
Transportasi 541.828.718 123.609.119 Transportation
Penyusutan (Catatan 8) 361.952.938 290.014.026 Depreciation (Note 8)
Sewa kantor (Catatan 23) 360.000.000 360.000.000 Office rental (Note 23)
Jasa profesional 312.680.000 274.366.667 Professional fees
Utilitas kantor 132.457.991 96.766.359 Office utilities
Asuransi 113.404.300 158.688.657 Insurance
Konsumsi 106.078.894 34.307.288 Consumption
Renovasi kantor 103.673.000 163.323.485 Office renovation
Imbalan kerja karyawan
(Catatan 12) 83.413.370 298.545.880 Employee benefits (Note 12)
Perizinan 72.345.100 42.294.300 Licenses
Pajak 50.570.587 1.870.000 Tax
Pemeliharaan dan perbaikan 2.380.000 600.000 Repair and maintenance
Lain-lain 61.661.125 50.652.402 Others
Jumlah 3.765.234.813 3.255.507.127 Total
20. BEBAN KEUANGAN 20. FINANCE COSTS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Beban bunga: Interest expense:
Utang pembiayaan Consumer financing payables
konsumen (Catatan 13) 88.444.797 236.852.404 (Note 13)
Utang non-usaha - pihak Non-trade payable
berelasi (Catatan 23) 43.333.336 53.778.710 Related party (Note 23)
Lain-lain - 7.940.959 Others
Jumlah 131.778.133 298.572.073 Total
21. KERUGIAN LAIN-LAIN - NETO 21. OTHER LOSSES - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2024 2023
Penyisihan kerugian kredit Provision for expected
ekspektasian piutang usaha credit losses on trade
(Catatan 6) (251.821.303) (36.639.004 ) receivables (Note 6)
Kerugian atas penghapusan Losses on write-off of
dari taksiran tagihan pajak claim for tax refund
(Catatan 16) (256.723.010) - (Note 16)
Lain-lain (35.815.186) (41.339.002 ) Others
Neto (544.359.499) (77.978.006 ) Net
55
Page 65
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. LABA (RUGI) PER SAHAM 22. EARNINGS (LOSS) PER SHARE
Perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan dilusian Basic and diluted earnings (loss) per share
adalah sebagai berikut: calculation is as follows:
2024 2023
Laba (rugi) neto untuk tahun
berjalan 500.277.155 (1.254.809.905 ) Net profit (loss) for the year
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number
beredar sebelum pemecahan of shares outstanding prior
saham 1.600.021.462 6.000 to stock split
Efek pemecahan saham - 200.000 Effect of stock split
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number
beredar setelah pemecahan of shares outstanding after
saham 1.600.021.462 1.200.000.000 the stock split
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number
tambahan yang diterbitkan of additional shares issued
setelah pemecahan saham - 216.986.301 after the stock split
Total weighted average number
Jumlah rata-rata tertimbang jumlah of shares used in the
saham yang digunakan dalam calculation of basic and
perhitungan laba (rugi) per diluted earnings (loss) per
saham dasar dan dilusian 1.600.021.462 1.416.986.301 share
Laba (rugi) per saham Basic and diluted
dasar dan dilusian 0,31 (0,89 ) earnings (loss) per share
Potensi saham biasa Perusahaan berasal dari The Company’s potential ordinary shares arising
antidilutif Waran Seri I dan tidak disertakan dalam from the Warrant Series I are antidilutive and
perhitungan laba per saham dilusian. therefore not included in the determination of diluted
earnings per share.
23. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 23. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI RELATED PARTIES
Sifat hubungan dan transaksi Nature of relationships and transactions
Tabel berikut ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi The following table is a summary of related parties
yang bertransaksi dengan Perusahaan, termasuk who have transactions with the Company, and
sifat hubungan dan sifat transaksinya: includes the nature of the relationship and type of
transaction:
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Transaksi/
Related parties Nature of relationship Transaction
Susinto Widianto Anggota keluarga dekat dari personil manajemen Piutang non-usaha/
kunci/ Non-trade receivable
Close member of the family of a key management
personnel
Bernard Widianto Pengendali dan pemilik manfaat akhir dan Direktur/ Utang non-usaha, sewa, beban
Ultimate beneficial owner and Director bunga, beban bunga yang
masih harus dibayar/
Non-trade payable, rent,
interest expense, accrued
interest expense
Dewan Komisaris dan Direksi/ Personil manajemen kunci/ Kompensasi dan remunerasi/
Board of Commissioners and Key management personnel Compensation and
Directors remuneration
56
Page 66
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 23. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Transaksi-transaksi pihak berelasi Transactions with related parties
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan In normal course of business, the Company
melakukan transaksi dengan pihak berelasi. conducts transactions with related parties. These
Transaksi-transaksi tersebut diungkapkan di bawah transactions are disclosed below:
ini:
a. Sewa kantor a. Office rental
2024 2023
Persentase Persentase
terhadap beban terhadap beban
umum dan umum dan
administrasi/ administrasi/
Percentage to Percentage to
general and general and
administrative administrative
Rp expenses Rp expenses
Bernard Widianto
(Catatan 19 dan 24/
Notes 19 and 24 ) 360.000.000 9,56% 360.000.000 11,06%
b. Beban penyusutan b. Depreciation expense
2024 2023
Persentase Persentase
terhadap beban terhadap beban
pokok pendapatan/ pokok pendapatan/
Percentage to cost Percentage to cost
of revenue of revenue
Rp Rp
Bernard Widianto
(Catatan 18 dan 24/
Notes 18 and 24 ) 150,000,000 1.55% 150,000,000 2.73%
c. Beban bunga c. Interest expense
2024 2023
Persentase Persentase
terhadap beban terhadap beban
keuangan/ keuangan/
Percentage to Percentage to
Rp finance cost s Rp finance cost s
Bernard Widianto
(Catatan/Note 20 ) 43.333.336 32,88% 53.778.710 18,01%
d. Kompensasi manajemen kunci d. Key management compensation
Kompensasi yang dibayar atau terutang pada The compensation paid or payable to key
manajemen kunci atas jasa kepegawaian adalah management for employee services is shown
sebagai berikut: below:
2024 2023
Persentase Persentase
terhadap total gaji terhadap total gaji
dan tunjangan/ dan tunjangan/
Percentage to Percentage to
Salaries and Salaries and
Rp allowances Rp allowances
Gaji dan Salaries and
tunjangan 301.295.232 7,14% 458.450.900 14,71% allowances
57
Page 67
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 23. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Saldo dengan pihak berelasi: Balances with related parties:
a. Piutang non-usaha a. Non-trade receivables
2024 2023
Persentase Persentase
terhadap total aset/ terhadap total aset/
Percentage to total Percentage to total
Rp assets Rp assets
Susinto Widianto - - 36.000.000 0,072%
Piutang non-usaha merupakan piutang atas Non-trade receivable represents receivable for
PPh 4(2) atas sewa kantor. income tax article 4(2) on office rental.
b. Utang non-usaha jangka pendek b. Short-term non-trade payable
2024 2023
Persentase Persentase
terhadap total terhadap total
liabilitas/ liabilitas/
Percentage to total Percentage to total
Rp liabilities Rp liabilities
Bernard Widianto
(Catatan/Note 24) 4.041.614 0,30% 709.917.915 20,69%
c. Utang non-usaha jangka panjang c. Long-term non-trade payables
2024 2023
Persentase Persentase
terhadap total terhadap total
liabilitas/ liabilitas/
Percentage to total Percentage to total
Rp liabilities Rp liabilities
Bernard Widianto
(Catatan/Note 24) 83.333.333 6,18% 625.000.000 18,21%
d. Beban akrual bunga d. Accrued interest expense
2024 2023
Persentase Persentase
terhadap total terhadap total
liabilitas/ liabilitas/
Percentage to total Percentage to total
Rp liabilities Rp liabilities
Bernard Widianto
(Catatan/Note 10) - - 23.778.710 0,69%
58
Page 68
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN 24. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
COMMITMENTS
a. Perjanjian dengan pihak-pihak berelasi a. Related party agreements
1. Pada tanggal 27 September 2022, 1. On September 27 2022, the Company and
Perusahaan dan Bernard Widianto (“BW”) Bernard Widianto (“BW”) signed a loan
menandatangani perjanjian pinjaman dimana agreement whereby BW agreed to provide a
BW menyetujui memberikan pinjaman loan to the Company with a maximum
kepada Perusahaan dengan maksimal amount of Rp8,000,000,000 for the
pinjaman sebesar Rp8.000.000.000 untuk Company's working capital. This agreement
modal kerja Perusahaan. Perjanjian ini tidak does not bear interest and has no term.
dikenakan bunga dan tidak ada jangka waktu.
Pada tanggal 1 Januari 2023, Perusahaan On January 1, 2023, the Company and BW
dan BW menandatangani adendum pertama signed the first addendum to the loan
perjanjian pinjaman dimana pinjaman agreement wherein the loan bears an
dikenakan tingkat suku bunga sebesar 8% interest rate of 8% per annum. On March 10,
per tahun. Pada tanggal 10 Maret 2023, 2023, the Company and BW signed the
Perusahaan dan BW menandatangani second addendum to the loan agreement,
adendum kedua perjanjian pinjaman, para whereby the parties agreed to change the
pihak setuju untuk mengubah tingkat suku interest rate from 8% per annum to 4% per
bunga dari 8% per tahun menjadi 4% per annum.
tahun.
Pada tanggal 10 April 2024, Perusahaan dan On April 10, 2024, the Company and BW
BW menyetujui untuk memperpanjang agreed to extend the loan agreement to
jangka waktu pinjaman menjadi 10 April 2024 April 10, 2024 to April 10 2025 (Note 23).
sampai dengan 10 April 2025 (Catatan 23).
2. Pada tanggal 5 April 2023, Perusahaan dan 2. On April 5, 2023, the Company and BW
BW menandatangani perjanjian pinjaman signed a loan agreement whereby BW
dimana BW menyetujui memberikan agreed to provide a loan to the Company
pinjaman kepada Perusahaan sebesar amounting to Rp1,000,000,000 for the
Rp1.000.000.000 untuk pembelian 1 unit purchase of 1 unit of SK 75 Kobelco Brand
excavator SK 75 Merek Kobelco dengan excavator with an interest rate of 4% per
tingkat suku bunga 4% per tahun dengan annum and a term of 2 years from April 2023
jangka waktu 2 tahun dari April 2023 sampai until March 2025 (Note 23).
dengan Maret 2025 (Catatan 23).
b. Perjanjian pinjam pakai workshop b. Workshop rental agreement
Berdasarkan surat No. 002/PPP/SW- Based on letter No. 002/PPP/SW-WJK/XII/2016
WJK/XII/2016 tanggal 12 Desember 2016, dated December 12, 2016, the Company
Perusahaan menandatangani perjanjian pinjam signed a borrow-to-use agreement for a
pakai workshop seluas 2.000 m2 (dua ribu meter 2,000 m2 (two thousand square meters)
persegi) milik Susinto Widianto (SW) atas workshop owned by Susinto Widianto (SW) on
bangunan seluas 6.875 m2 (enam ribu delapan a 6,875 m2 (six thousand eight hundred seventy
ratus tujuh puluh lima meter persegi) five square meters) building based on
berdasarkan Sertifikat Hak Milik (SHM) Certificate of Title (SHM) No. 302/Bekasi-Timur
No. 302/Bekasi-Timur Gambar Situasi No. Situation Drawing No. 1167/1973 located at Jl.
1167/1973 yang terletak di Jl. Pramuka 1, Pramuka 1, Sepanjang Jaya Village,
Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu District, Bekasi City, 17114.
Rawalumbu, Kota Bekasi, 17114.
Jangka waktu perjanjian berlangsung selama The agreement has a term of 3 (three)
3 (tiga) tahun dihitung sejak tanggal years from December 12, 2016 until
12 Desember 2016 sampai dengan December 11, 2019.
11 Desember 2019.
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali This Agreement has been amended several
perubahan, terakhir pada tanggal times, most recently on December 12, 2022,
12 Desember 2022, Perusahaan dan SW whereby the Company and SW extended the
menandatangani perpanjangan perjanjian agreement until December 11, 2025.
sampai dengan tanggal 11 Desember 2025. On July 31, 2023, this agreement was
Pada tanggal 31 Juli 2023, perjanjian ini diakhiri terminated by both parties.
oleh kedua belah pihak.
59
Page 69
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN 24. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) COMMITMENTS (continued)
c. Perjanjian sewa-menyewa workshop c. Workshop lease agreement
Pada tanggal 1 Agustus 2023, Perusahaan On August 1 2023, the Company entered into a
menandatangani perjanjian sewa menyewa rental agreement for a workshop located at
bengkel yang terletak di Jalan Pramuka 1, Jl. Pramuka 1, Sepanjang Jaya, Rawalumbu,
Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Bekasi dengan Bekasi with SW. The rental period is from
SW. Jangka waktu sewa dari 1 Agustus 2023 August 1, 2023 until July 31, 2026 for a total
sampai dengan 31 Juli 2026 dengan total biaya rental fee of Rp1,080,000,000, which was paid
sewa sebesar Rp1.080.000.000, yang telah at the commencement date of the lease
dibayarkan pada tanggal pemakaian pertama (Notes 8 and 18).
(Catatan 8 dan 18).
d. Perjanjian pinjam pakai bangunan kantor d. Office building rent agreement
Berdasarkan surat perjanjian pinjam pakai Based on an agreement letter dated October
bangunan kantor pada tanggal 10, 2022, the Company entered into a Borrow-
10 Oktober 2022, Perusahaan membuat to-Use Agreement for an office building
Perjanjian Pinjam Pakai Bangunan Kantor milik owned by BW with an area of 226 m2 located at
BW atas bangunan milik BW seluas 226 m2 yang Jl. Teh No. 4-6, RT/RW 007/003, Pinangsia
terletak di Jl. Teh No. 4-6, RT/RW 007/003, Village, Taman Sari Sub-district, West Jakarta
Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, City based on HGB Certificate
Kota Jakarta Barat berdasarkan Sertifikat HGB No. 1165/Pinangsia. The term of the agreement
No. 1165/Pinangsia. Jangka waktu perjanjian starts from October 10, 2022 and as long as the
berlangsung sejak 10 Oktober 2022 dan Company carries out its business activities,
sepanjang Perusahaan menjalankan kegiatan unless determined by the parties. The office
usahanya, kecuali ditentukan oleh para pihak. building lease agreement was terminated on
Perjanjian pinjam pakai bangunan kantor telah January 1, 2023 and no longer extended.
diakhiri pada tanggal 1 Januari 2023 dan tidak
diperpanjang lagi.
e. Perjanjian sewa menyewa kantor e. Office lease agreement
Pada tanggal 2 Januari 2024, Perusahaan On January 2, 2024, the Company entered into
menandatangani perjanjian sewa menyewa lease agreement with BW for the lease of office
dengan BW untuk sewa ruang kantor yang space located at Jl. Teh No. 4-6 Pinangsia,
berlokasi di Jalan Teh No. 4-6 Pinangsia, Taman Taman Sari, West Jakarta with a rental period
Sari, Jakarta Barat dengan jangka waktu sewa from January 2, 2024 until January 2, 2025 for
sejak tanggal 2 Januari 2024 sampai dengan a total rental fee of Rp360,000,000 (Note 19).
tanggal 2 Januari 2025 dengan total biaya sewa
sebesar Rp360.000.000 (Catatan 19).
f. Perjanjian pinjam pakai plat kapal f. Ship plate lend-use agreement
Berdasarkan surat perjanjian pinjam pakai plat Based on the ship plate lend-used agreement
kapal tanggal 8 Desember 2023, Perusahaan letter dated December 8, 2023, the Company
telah membuat perjanjian pinjam pakai 5 plat entered into agreement with BW for the use of
kapal milik BW dengan spesifikasi 6 m (enam 5 ship plate units for free with specifications of
meter) x 1,5 m (satu koma lima meter) dan 6 m (six meters) x 1.5 m (one point five meters)
ketebalan 2,2 mm (dua koma dua milimeter). and a thickness of 2.2 mm (two point two
Jangka waktu perjanjian berlangsung sampai millimeters). The term of the agreement lasts
dengan 8 Desember 2024. Pada tanggal 19 until December 8, 2024. On March 19, 2024,
Maret 2024, perjanjian ini diakhiri oleh kedua this agreement was terminated by both parties.
belah pihak.
60
Page 70
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. ASET ATAU LIABILITAS MONETER NETO DALAM 25. MONETARY ASSETS OR LIABILITIES
MATA UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at December 31, 2024 and 2023, the Company
Perusahaan tidak mempunyai aset dan liabilitas does not have monetary assets and liabilities
moneter dalam mata uang selain mata uang Rupiah. denominated in currencies other than Rupiah.
26. INSTRUMEN KEUANGAN 26. FINANCIAL INSTRUMENTS
a. Kategori dan kelas instrumen keuangan a. Categories and classes of financial
instruments
2024 2023
Aset Keuangan Financial Asset
Biaya perolehan
diamortisasi At amortized cost
Kas dan setara kas 7.533.278.155 26.923.956.206 Cash and cash equivalents
Piutang usaha - neto 8.359.569.213 3.953.236.153 Trade receivables - net
Piutang non-usaha 11.796.164 107.314.911 Non-trade receivables
Jumlah 15.904.643.532 30.984.507.270 Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas pada biaya
perolehan diamortisasi At amortized cost
Utang usaha 11.355.844 37.899.998 Trade payables
Utang non-usaha 87.374.950 1.334.917.915 Non-trade payables
Beban akrual 83.946.781 97.778.710 Accrued expenses
Utang pembiayaan konsumen 388.949.015 1.382.631.036 Consumer financing payables
Jumlah 571.626.590 2.853.227.659 Total
b. Pengukuran nilai wajar b. Fair value measurement
Nilai wajar kas dan setara kas, piutang usaha - The fair values of cash and cash equivalents,
neto, piutang non-usaha, utang usaha, utang trade receivables - net, non-trade receivables,
non-usaha jangka pendek dan beban akrual trade payables, short-term non-trade payable,
mendekati nilai tercatat karena jangka waktu and accrued expenses approximate their
jatuh tempo yang singkat atas instrumen carrying amounts due to the short maturity
keuangan tersebut atau tingkat suku bunga period of these financial instruments.
pasar.
Nilai wajar dari utang non-usaha jangka panjang The fair value of long-term non-trade payable
dan utang pembiayaan konsumen mendekati and consumer financing payables approximate
nilai tercatatnya karena utang tersebut their carrying amounts because they carry a
menggunakan suku bunga pasar atau dampak market rate of interest or impact of discounting
pendiskontoan tidak material. is not material.
27. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 27. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN OBJECTIVES AND POLICES
Manajemen Risiko Keuangan Financial Risk Management
Program manajemen risiko Perusahaan secara The Company’s overall risk management programme
keseluruhan bertujuan untuk meminimalkan potensi seeks to minimize potential adverse effects on the
dampak buruk pada kinerja keuangan Perusahaan. financial performance of the Company.
Aktivitas Perseroan menghadapkan Perseroan pada The Company’s activities expose it to a variety of
berbagai risiko keuangan, termasuk risiko kredit, risiko financial risks, including the credit risk, interest rate
suku bunga, dan risiko likuiditas. Seluruh transaksi risk, and liquidity risk. All transactions of the Company
Perseroan dilakukan dalam mata uang Rupiah are in Rupiah therefore, it is not exposed to foreign
sehingga tidak terpengaruh oleh risiko nilai tukar mata currency risk.
uang asing.
Tidak ada perubahan pada eksposur Perusahaan There has been no change to the Company’s
terhadap risiko keuangan ini atau cara mengelola dan exposure to these financial risks or the manner in
mengukur risiko tersebut. which it manages and measures the risk.
\
61
Page 71
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 27. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICES (continued)
Manajemen Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Management (continued)
Tujuan dari manajemen risiko Perusahaan adalah The objective of the Company's risk management is
untuk mengidentifikasi, mengukur, mengawasi, dan to identify, measure, monitor and manage basic risks
mengelola risiko dasar dalam upaya melindungi in an effort to protect long-term business continuity
kesinambungan bisnis dalam jangka panjang dan and minimize unexpected impacts on the Company's
meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada financial performance.
kinerja keuangan Perusahaan.
Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi. Risk management is the responsibility of the Board of
Direksi bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan Directors. The Board of Directors has the
manajemen risiko Perusahaan secara keseluruhan responsibility to determine the basic principles of the
serta kebijakan pada area tertentu seperti risiko kredit, Company’s overall risk management as well as
risiko suku bunga, dan risiko likuiditas. principles covering specific areas, such as credit risk,
interest rate risk and liquidity risk.
a. Risiko kredit a. Credit risk
Risiko kredit mengacu kepada risiko bahwa pihak Credit risk refers to the risk that a counterparty
lawan akan gagal memenuhi kewajiban will default on its contractual obligation resulting
kontraktualnya yang mengakibatkan kerugian bagi in a loss to the Company.
Perusahaan.
Perusahaan terekspos dengan risiko kredit dari The Company is exposed to credit risk from its
aktivitas operasi termasuk bank, piutang usaha, operating activities including cash in banks, trade
dan piutang non-usaha. receivables, and non-trade receivables.
Kas di bank ditempatkan di lembaga keuangan Cash in banks are placed with reputable financial
yang layak kredit. institutions.
Untuk mengurangi risiko kredit, Perusahaan telah In order to minimize credit risk, the Company has
mengadopsi kebijakan yaitu dengan bertransaksi adopted a policy of only dealing with creditworthy
dengan lawan transaksi yang bisa memenuhi counterparties. Credit approvals and other
kewajiban kontraktualnya. Persetujuan kredit dan monitoring procedures are also in place to
prosedur lainnya merupakan tindakan follow up ensure that follow-up action is taken to recover
untuk memenuhi pemulihan pinjaman yang sudah overdue debts.
jatuh tempo.
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum At reporting dates, the Company's maximum
Perusahaan terhadap risiko kredit adalah sebesar exposure to credit risk is the carrying amount of
nilai tercatat masing-masing kategori dari aset each category of financial assets presented in the
keuangan yang disajikan pada laporan posisi statements of financial position.
keuangan.
Kerangka peringkat risiko kredit kini Perusahaan The Company’s current credit risk grading
terdiri dari kategori berikut: framework comprises the following categories:
Kategori/ Dasar pengakuan ECL/
Category Deskripsi/Description Basis for recognizing ECL
Lancar/Performing Pihak lawan memiliki risiko gagal bayar yang rendah dan tidak ECL 12 bulan/12-month ECL
memiliki tunggakan./
The counterparty has a low risk of default and does not have any
past-due amounts.
Dicadangkan/ Jumlah yang tertunggak > 30 hari atau telah ada peningkatan ECL sepanjang umur - kredit tidak
Doubtful risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal./ memburuk/
Amount is >30 days past due or there has been a significant Lifetime ECL - not credit-impaired
increase in credit risk since initial recognition.
Gagal bayar/ Jumlah yang tertunggak > 90 hari atau ada bukti yang ECL sepanjang umur - kredit
In default mengindikasikan aset mengalami penurunan nilai kredit./ memburuk/
Amount is >90 days past due or there is evidence indicating the Lifetime ECL - credit-impaired
asset is credit-impaired.
Penghapusan/ Ada bukti yang mengindikasikan bahwa debitur dalam kesulitan Saldo dihapuskan/Amount is
Write-off keuangan yang buruk dan Perusahaan tidak memiliki prospek written off
pemulihan yang realistis./
There is evidence indicating that the debtor is in severe finansial
difficulty and the Company has no realistic prospect of recovery.
62
Page 72
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 27. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICES (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset The table below details the credit quality of the
keuangan Perusahaan serta eksposur maksimum Company's financial assets as well as the
risiko kredit menurut peringkat risiko kredit: maximum exposure to credit risk by credit risk
rating:
2024
Peringkat Jumlah
kredit tercatat Jumlah
internal/ bruto/ Cadangan tercatat
Internal Gross kerugian/ neto/
credit ECL 12 bulan atau sepanjang umur/ caryying Loss Net carrying
rating 12-month or lifetime ECL amount allowance amount
Bank dan deposito Lancar/ ECL 12 bulan/ Cash in banks and equivalents
(Catatan 5) Performing 12-month ECL 7.523.278.155 - 7.523.278.155 (Note 5)
Piutang usaha - neto Lancar/ Trade receivables - net
(Catatan 6) Performing (i) 8.686.254.188 (326.684.975) 8.359.569.213 (Note 6)
Piutang non-usaha - Lancar/ ECL sepanjang umur/ Non-trade receivables
pihak ketiga Performing Lifetime ECL 11.796.164 - 11.796.164 third parties
Jumlah 16.221.328.507 (326.684.975) 15.894.643.532 Total
2023
Peringkat Jumlah
kredit tercatat Jumlah
internal/ bruto/ Cadangan tercatat
Internal Gross kerugian/ neto/
credit ECL 12 bulan atau sepanjang umur/ caryying Loss Net carrying
rating 12-month or lifetime ECL amount allowance amount
Bank dan deposito Lancar/ ECL 12 bulan/ Cash in banks and equivalents
(Catatan 5) Performing 12-month ECL 26.923.956.206 - 26.923.956.206 (Note 5)
Piutang usaha - neto Lancar/ Trade receivables - net
(Catatan 6) Performing (i) 4.028.099.825 (74.863.672) 3.953.236.153 (Note 6)
Piutang non-usaha - Lancar/ ECL sepanjang umur/ Non-trade receivables
Pihak ketiga Performing Lifetime ECL 71.314.911 - 71.314.911 Third parties
Pihak berelasi 36.000.000 - 36.000.000 Related party
Jumlah 31.059.370.942 (74.863.672) 30.948.507.270 Total
(i) Untuk piutang usaha, Perusahaan telah (i) For trade receivables, the Company has
menerapkan pendekatan yang applied the simplified approach in PSAK 109
disederhanakan dalam PSAK 109 untuk to measure the loss allowance at lifetime
mengukur cadangan kerugian ECL sepanjang ECL. The Company determines the
umur. Perusahaan menentukan kerugian expected credit losses on these items by
kredit ekspektasian atas pos-pos ini dengan using a provision matrix, estimated based on
menggunakan matriks provisi, yang diestimasi historical credit loss experience based on the
berdasarkan pengalaman kerugian kredit past due status of the debtors, adjusted as
historis berdasarkan status jatuh tempo appropriate to reflect current conditions and
debitur, disesuaikan untuk mencerminkan estimates of future economic conditions.
kondisi saat ini dan estimasi kondisi ekonomik Accordingly, the credit risk profile of these
masa depan. Oleh karena itu, profil risiko assets is presented based on their past due
kredit dari aset tersebut disajikan berdasarkan status in terms of the provision matrix. Note
status tunggakannya dalam matriks provisi. 6 includes further details on the loss
Catatan 6 mencakup rincian lebih lanjut atas allowance for trade receivables.
cadangan kerugian piutang usaha.
63
Page 73
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 27. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICES (continued)
b. Risiko Suku Bunga b. Interest Rate Risk
Perusahaan terekspos terhadap risiko suku bunga The Company is exposed to interest rate risk
melalui dampak perubahan suku bunga atas through the impact of rate changes on interest
liabilitas dan aset yang dikenakan bunga. bearing liabilities and assets.
Tingkat suku bunga dan jangka waktu The interest rate and terms of repayment of the
pembayaran utang pembiayaan konsumen dan Company's consumer financing payables and
utang non-usaha Perusahaan diungkapkan non-trade payables are disclosed in Note 13, and
masing-masing pada Catatan 13, dan 23 dan 24. 23 and 24, respectively.
Laba rugi Perusahaan tidak terpengaruh oleh The Company's profit and loss are not affected
perubahan tingkat suku bunga karena deposito by changes in interest rates as the interest-
berjangka berbunga, utang pembiayaan bearing time deposit, consumer financing
konsumen dan utang non-usaha dikenakan bunga payables and non-trade payables carry fixed
tetap dan diukur pada biaya perolehan interest and is measured at amortized cost,
diamortisasi, sehingga tidak ada analisis hence no sensitivity analysis has been
sensitivitas yang dilakukan. performed.
c. Risiko Likuiditas c. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perusahaan Liquidity risk is the risk that the Company will not
tidak akan mampu memenuhi kewajibannya pada be able to meet its obligations when they become
saat jatuh tempo. due.
Perusahaan melakukan mitigasi risiko likuiditas The Company mitigates liquidity risk by analyzing
dengan cara menganalisa ketersediaan arus kas cash flow availability and funding structure. The
dan struktur pendanaan. Perusahaan memantau Company monitors its liquidity needs by
kebutuhan likuiditasnya dengan memonitor jadwal monitoring financial liabilities payment schedules
pembayaran liabilitas keuangan dan arus kas and cash outflows related to daily operations, to
keluar terkait dengan operasi sehari-hari, guna ensure the availability of sufficient funding.
memastikan ketersediaan pendanaan yang cukup.
Tabel berikut ini merinci sisa jangka waktu The following tables detail the Company’s
kontraktual liabilitas keuangan non derivatif remaining contractual maturity for its non
Perusahaan dengan periode pembayaran yang derivative financial liabilities with agreed
telah disepakati. Tabel-tabel tersebut dibuat repayment periods. The tables have been drawn
berdasarkan arus kas yang tidak didiskontokan up based on the undiscounted cash flows of
dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal yang financial liabilities based on the earliest date on
paling awal dimana Perusahaan dapat diminta which the Company can be required to pay.
untuk membayar.
2024
Tingkat bunga efektif Antara 1 tahun dan 5
rata-rata tertimbang/ Kurang dari 1 tahun/ tahun/ Lebih dari 5 tahun/ Jumlah/ Nilai tercatat/
Weighted average Less than 1 year Between 1 year and More than 5 years Total Carrying value
effective interest rate 5 years
Tanpa bunga Non-interest bearing
Utang usaha - 11,355,844 - - 11,355,844 11,355,844 Trade payables
Utang non-usaha jangka pendek - 4,041,614 - - 4,041,614 4,041,614 Short-term non-trade payable
Beban akrual - 83,946,781 - - 83,946,781 83,946,781 Accrued expenses
Instrumen tingkat bunga tetap Fixed interest rate instrument
Utang non-usaha jangka panjang 4.00% 90,000,000 - - 90,000,000 83,333,336 Long-term non-trade payable
Utang pembiayaan konsumen 2,57% - 14,75% 361,313,000 37,810,000 - 399,123,000 388,949,015 Consumer financing payables
Jumlah 550,657,239 37,810,000 - 588,467,239 571,626,590 Total
2023
Tingkat bunga efektif Antara 1 tahun dan 5
Kurang dari 1 (satu)
rata-rata tertimbang/ tahun/ Lebih dari 5 tahun/ Jumlah/ Nilai tercatat/
tahun/
Weighted average Between 1 year and More than 5 years Total Carrying value
Less than 1 year
effective interest rate 5 years
Tanpa bunga Non-interest bearing
Utang usaha - 37,899,998 - - 37,899,998 37,899,998 Trade payables
Utang non-usaha jangka pendek - 709,917,915 - - 709,917,915 709,917,915 Short-term non-trade payable
Beban akrual - 97,778,710 - - 97,778,710 97,778,710 Accrued expenses
Instrumen tingkat bunga tetap Fixed interest rate instrument
Utang non-usaha jangka panjang 4.00% 585,000,000 90,000,000 - 675,000,000 625,000,000 Long-term non-trade payable
Utang pembiayaan konsumen 2,57% - 14,75% 3,333,967,000 416,309,000 - 3,750,276,000 1,382,631,036 Consumer financing payables
Jumlah 4,764,563,623 506,309,000 - 5,270,872,623 2,853,227,659 Total
64
Page 74
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 27. FINANCIAL RISK AND CAPITAL MANAGEMENT
KEUANGAN DAN PERMODALAN (lanjutan) OBJECTIVES AND POLICES (continued)
Pengelolaan Modal Capital Management
Tujuan Perusahaan dalam pengelolaan permodalan The Company’s objectives when managing capital
adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha are to safeguard the Company’s ability to continue
Perusahaan guna memberikan imbal hasil kepada as a going concern in order to provide returns for
pemegang saham dan manfaat kepada pemangku shareholders and benefits for other stakeholders
kepentingan lainnya serta menjaga struktur modal and to maintain an optimal capital structure to
yang optimal untuk mengurangi biaya modal. reduce the cost of capital.
Perusahaan mengelola struktur permodalan dan The Company manages its capital structure and
melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan makes adjustments to it, in light of changes in
kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan economic conditions. To maintain or adjust the
menyesuaikan struktur permodalan. Perusahaan capital structure, the Company may adjust the
dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada dividend payment to shareholders, issue new shares
pemegang saham, mengembalikan modal kepada or sell assets to reduce debt. No changes were
pemegang saham, menerbitkan saham baru atau made in the objectives, policies or processes for the
menjual aset untuk mengurangi jumlah utang. Tidak year ended December 31, 2024.
ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses
pada tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024.
Perusahaan mengawasi modal menggunakan rasio The Company monitors capital using the debt to
utang terhadap ekuitas, yang merupakan nilai utang equity ratio, which is the value of debt divided by the
dibagi dengan jumlah ekuitas. Rasio ini dihitung amount of the equity. This ratio is calculated as net
dengan membagi jumlah utang neto dengan jumlah debt divided by total capital. Net debt is calculated
modal. Utang neto dihitung dari jumlah pinjaman as total borrowings (including “current and non-
(termasuk pinjaman “jangka pendek dan jangka current borrowings” as shown in the statement of
panjang” yang disajikan pada laporan posisi financial position) less cash and cash equivalents.
keuangan) dikurangi kas dan setara kas. Jumlah Total capital is calculated as “equity” as shown in the
modal dihitung dari “ekuitas” seperti yang ada pada statement of financial position plus net debt.
laporan posisi keuangan ditambah utang neto.
2024 2023
Pinjaman 476.323.965 2.717.548.951 Debt
Less: Cash and cash
Dikurangi: Kas dan setara kas (7.533.278.155) (26.923.956.206 ) equivalents
Pinjaman - neto (7.056.954.190) (24.206.407.255 ) Net - debt
Ekuitas 47.453.842.097 46.875.840.581 Equity
Rasio pinjaman terhadap modal (0,15) (0,52 ) Debt to equity ratio
28. INFORMASI ARUS KAS TAMBAHAN 28. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
a. Aktivitas investasi dan pendanaan non-kas a. Significant non-cash investing and
yang signifikan financing activities
2024 2023
Penambahan aset tetap
melalui uang muka Additions to fixed assets through
pembelian 4.070.138.676 382.882.883 realization of advances
Realisasi aset lancar
lainnya terhadap Realization of other current
tambahan modal assets to additional paid-in
disetor (Catatan 15) - 1.979.321.540 capital (Note 15)
Penambahan aset tetap Additions to fixed assets
melalui utang through consumer
pembiayaan konsumen financing payables
(Catatan 8) - 280.800.000 (Note 8)
65
Page 75
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. INFORMASI ARUS KAS TAMBAHAN (lanjutan) 28. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
(continued)
b. Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari b. Reconciliation of liabilities arising from
kegiatan pembiayaan financing activities
Tabel di bawah ini merinci perubahan dalam The table below details changes in liabilities
kegiatan Perusahaan yang timbul dari arising from financing activities, including both
pembiayaan, termasuk perubahan kas dan non- cash and non-cash changes. Liabilities arising
kas. Liabilitas yang timbul dari kegiatan from financing activities are those for which cash
pembiayaan adalah yang di mana arus kas, atau flows were, or future cash flows will be, classified
arus kas di masa depan akan, diklasifikasikan in statement of cash flows as cash flows from
dalam laporan arus kas Perusahaan sebagai financing activities.
arus kas dari kegiatan pembiayaan.
Arus kas
dari aktivitas
Pendanaan/ Perubahan
1 January 2024/ Financing transaksi non-kas/ 31 Desember 2024/
January 1, 2024 cash flow Non-cash changes December 31, 2024
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 1.382.631.036 (993.682.021) - 388.949.015 payables
Utang non-usaha 1.334.917.915 (1.247.542.965) - 87.374.950 Non-trade payables
Jumlah 2.717.548.951 (2.241.224.986) - 476.323.965 Total
Arus kas Perubahan
dari aktivitas transaksi non-kas
Pendanaan/ penambahan aset tetap/
1 January 2023/ Financing Non-cash changes 31 Desember 2023/
January 1, 2023 cash flow Addition to fixed assets December 31, 2023
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 2.922.163.151 (1.820.332.115) 280.800.000 1.382.631.036 payables
Utang non-usaha 2.821.688.043 (1.486.770.128) - 1.334.917.915 Non-trade payables
Jumlah 5.743.851.194 (3.307.102.243) 280.800.000 2.717.548.951 Total
29. INFORMASI SEGMEN 29. SEGMENT INFORMATION
Segmen Operasi Operating Segment
Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan The Company has only one reporting business
segmen bisnis berdasarkan PSAK 108, ”Segmen segment in accordance with PSAK 108, “Operating
Operasi”, yang merupakan segmen bisnis sewa alat Segments”, which is the heavy equipment rental
berat. business segment.
Pendapatan dari bisnis sewa alat berat termasuk Revenue from the heavy equipment rental business,
pelanggan utama, diungkapkan di Catatan 17. including major customers, is disclosed in Note 17.
Segmen Geografis Geographical Segments
Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan The Company has only one reporting geographical
segmen geografis berdasarkan PSAK 108, “Segmen segment in accordance with PSAK 108, “Operating
Operasi”, yang merupakan bisnis di Indonesia. Segments”, which is the business in Indonesia.
30. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 30. EVENT AFTER THE REPORTING PERIOD
Pada tanggal 2 Januari 2025, perjanjian sewa On January 2, 2025, the lease agreement for the
menyewa kantor di Jl. Teh No. 4-6, RT/RW 007/003, office located at Jl. Teh No. 4-6, RT/RW 007/003,
Jakarta Barat telah diperpanjang sampai dengan West Jakarta has been extended until January 2,
tanggal 2 Januari 2026. 2026.
66
Page 76
PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
Tanggal 31 Desember 2024 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
serta Untuk Tahun yang Berakhir As at December 31, 2024
Pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. REKLASIFIKASI AKUN 31. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS
Reklasifikasi tertentu telah dilakukan terhadap laporan Certain reclassifications have been made to the prior
keuangan tahun sebelumnya untuk meningkatkan year’s financial statements to enhance comparability
keterbandingan dengan laporan keuangan tahun with the current year’s financial statements.
berjalan.
Sebagai akibatnya, beberapa pos tertentu telah As a result, certain line items have been reclassified
direklasifikasi pada laporan posisi keuangan, laporan in the statement of financial position, statement of
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan profit or loss and other comprehensive income,
arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Angka- statement of cash flows and the related notes to the
angka komparatif telah disesuaikan agar sesuai financial statements. Comparative figures have been
dengan penyajian tahun berjalan. adjusted to conform to the current year's presentation.
2023
Dilaporkan
sebelumnya/
As previously Direklasifikasi/
reported As reclassified
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset lancar Current asset
Uang muka dan biaya dibayar di muka 4.232.111.565 161.972.889 Advances and prepaid expenses
Aset tidak lancar Non-current asset
Uang muka - 4.070.138.676 Advances
Laporan laba rugi dan Statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Beban pokok pendapatan 5.441.327.207 5.499.672.207 Cost of revenue
Beban umum dan administrasi 3.301.155.750 3.255.507.127 General and administrative expenses
Kerugian lain-lain - net (90.674.383) (77.978.006) Other losses - net
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating activities
Pembayaran untuk pemasok (7.249.404.968) (7.257.053.105) Cash paid to suppliers
Penerimaan bunga - 7.648.137 Interest receive
Arus kas dari aktivitas investasi Cash flows from investing activities
Penambahan aset hak-guna - (1.080.000.000) Addition to right-of-use asset
Kas neto yang digunakan Net cash used in
untuk aktivitas investasi (5.719.889.208) (6.799.889.208) investing activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan Cash flows from financing activities
Penambahan aset hak guna (1.080.000.000) - Addition to right-of-use asset
Kas neto diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas pendanaan 33.633.576.217 34.713.576.217 financing activities
67
Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
WIDIANT JAYA KRENINDO TBK
p.1 ×264
unresolved
org
PT Widiant
p.4
unresolved
org
Jaya Krenindo Tbk
p.4
unresolved
person
Tamara Janto
p.9
unresolved
person
Alias Vince
p.15 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.15
unresolved
org
Ministry of Republik Indonesia
p.15
unresolved
org
Ministry of Rp
p.15
unresolved
org
Kementerian
p.15
unresolved
person
Notary Gatot Widodo
p.16 ×2
unresolved
person
Widodo
p.16
unresolved
org
PT Bank Mayapada
p.48 ×2
unresolved
org
Internasional Tbk
p.48 ×2
unresolved
org
PT Tatamulia Nusantara Indah
p.48 ×8
unresolved
org
PT Tatamulia Nusantara Indah Waskita-Nindya-LRS
p.48 ×2
unresolved
org
PT Indotech Karya Mandiri
p.48 ×6
unresolved
org
PT Indotech Karya Mandiri Wika-Jaya Konstruksi KSO
p.48 ×2
unresolved
org
PT BMB Dan Aksesoris Konstruksi
p.48 ×2
unresolved
org
PT Jagat Konstruksi Abdipersada
p.48 ×5
unresolved
org
PT Waskita Karya Jatinegara
p.48
unresolved
org
PT Waskita Karya Jatinegara Lain-lain
p.48
unresolved
org
PT Jagat Konstruksi Abdipersada Wika-Jaya Konstruksi KSO
p.49
unresolved
org
PT Cikurai Indah Semesta
p.53
unresolved
org
PT Cikurai Indah Semesta Sudjono
p.53
unresolved
org
PT Citra Surya Amalindo
p.53
unresolved
org
PT Citra Surya Amalindo Lain-lain
p.53
unresolved
org
PT Bima
p.60
unresolved
org
PT Bima Registra
p.60
unresolved
—
bawah 5%/below 5% ownership each)
p.60 ×2
unresolved
—
Jumlah/Total
p.60 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Gatot Widodo
p.61 ×4
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.61
unresolved
person
Akta Notaris Christina Dwi Utami
p.61 ×6
unresolved
person
Notary Christina Dwi Utami
p.61 ×3
unresolved
person
Notarial Deed Christina Dwi Utami
p.62
unresolved
org
PT BMB
p.63 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.