Back to announcement
20250312_GOTO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31868559_lamp1.pdf
Other Text extracted GOTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 21
Page 1
Nomor / Number: 021/GOTO/CS/JKT/III/2025
Perihal: Laporan Informasi kepada Otoritas Re: Report to the Financial Services Authority
Jasa Keuangan sehubungan dengan (Otoritas Jasa Keuangan) in connection
Informasi atau Fakta Material with a Material Information or Facts
Kepada Yth. / To:
1. Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services Authority
Gedung Sumitro Djojohadikusumo Lantai 1
Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4
Jakarta 10710
U.p. / Attn: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon
/ Executive Chief of the Capital Market, Derivative Financial and Carbon Trading
Supervisory
2. PT Bursa Efek Indonesia / Indonesia Stock Exchange
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
U.p. / Attn: Direktur Penilaian Perusahaan
Dengan hormat,
Merujuk pada Peraturan OJK No. 31 Referring to the OJK Regulation No. 31
/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas /POJK.04/2015 concerning Disclosure of
Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Information on Material Information or Facts by
Perusahaan Publik sebagaimana dicabut Issuers or Public Companies as partially revoked
sebagian berdasarkan Peraturan OJK No. 45 by the OJK Regulation No. 45 of 2024 concerning
Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Development and Reinforcement of Issuers and
Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik Public Companies (“POJK 31”) and the Decree of
(“POJK 31”) dan Keputusan Direksi PT Bursa the Board of Directors of the Indonesia Stock
Efek Indonesia No:Kep-00066/BEI/09-2022 Exchange No: Kep-00066/IDX/09-2022 on the
tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Amendments to Regulation Number I-E
Kewajiban Penyampaian Informasi (“Peraturan concerning Information Submission Obligations
BEI I-E”), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ("IDX Regulation I-E"), PT GoTo Gojek
(“Perseroan”) dengan ini menyampaikan Tokopedia Tbk (“the Company”) hereby conveys
Keterbukaan Informasi dengan maksud untuk a Disclosure of Information for the purpose of
memberikan penjelasan sebagai pemenuhan providing an explanation to fulfill the relevant
ketentuan perundangan-undangan pada requirements under the applicable laws and
Lampiran I. regulations on Attachment I.
Sehubungan dengan hal di atas, bersama ini In connection with the foregoing, we hereby for
kami untuk dan atas nama Perseroan and on behalf of the Company convey a
menyampaikan Keterbukaan Informasi Disclosure of Information in connection with
sehubungan dengan informasi atau fakta material information or facts as follows:
material sebagai berikut:
1
Page 2
Nama Emiten / Name of the Issuer : PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”) /
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Company”)
Alamat / Address : Gedung Pasaraya Blok M, 6-7/F, Jl. Iskandarsyah
II No. 2, Jakarta 12160
Bidang Usaha / Business Line : Perusahaan induk dan penyedia platform digital
yang mengintegrasikan on-demand services, e-
commerce dan produk digital, serta financial
technology services secara langsung maupun
tidak langsung melalui entitas-entitas di dalam
Perusahaan. /
Holding company and digital platform provider
integrating on-demand services, e-commerce and
digital products and financial technology services,
directly or indirectly through entities within the
Company.
Telepon / Phone : (021) 2910 1072
Faksimili / Fax : (021) 2709 7877
Email : corpsecretary@gotocompany.com
Website : www.gotocompany.com
1. Tanggal Kejadian 1. Date of the Event
Rabu, 12 Maret 2025 Wednesday, March 12, 2025
2. Jenis Informasi 2. Information Type
Informasi atau Fakta Material Lainnya Other Material Facts or Information
3. Uraian Informasi 3. Description of Information
Pada hari ini, Perseroan telah menerbitkan The Company today released its audited
laporan keuangan konsolidasian pada tanggal consolidated financial statements as of and for
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal the year ended December 31, 2024 (with
31 Desember 2024 (dengan informasi consolidated financial information as of and
keuangan konsolidasian pada tanggal dan for the year ended December 31, 2023 as
untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember comparative) through its letter No.
2023 yang disajikan sebagai komparatif) yang 018/GOTO/CS/JKT/III/2025 dated March 12,
telah diaudit, melalui surat Perseroan No. 2025.
018/GOTO/CS/JKT/III/2025 pada tanggal 12
Maret 2025.
Perseroan, ekosistem digital terbesar The Company, the largest digital ecosystem
Indonesia, hari ini mengumumkan kinerja in Indonesia, today announced the 2024
keuangan kuartal keempat dan tahun penuh fourth quarter and full year financial results,
2024, yang melampaui panduan titik exceeding its breakeven guidance, with
impasnya dengan pencapaian rekor tertinggi record high core GTV, gross revenue, and
pada GTV inti, pendapatan bruto, dan adjusted EBITDA, underscoring the
2
Page 3
EBITDA yang disesuaikan, menegaskan Company's accelerating growth and
pertumbuhan dan profitabilitas Perseroan profitability.
yang semakin pesat.
Kinerja keuangan Perseroan yang kuat The Company’s strong financial performance
mencerminkan momentum yang sehat untuk reflects healthy momentum across its product
seluruh portofolio produknya, didukung oleh mix with ongoing disciplined cost and
disiplin pengelolaan biaya yang berkelanjutan incentive management driving sustainable
dan insentif guna mendorong pertumbuhan growth and profitability. Monthly Transacting
serta profitabilitas yang berkelanjutan. Users (MTUs) across the Company’s
Pengguna yang Bertransaksi Bulanan ecosystem increased by 22% YoY in the
(Monthly Transacting Users / MTUs) dalam fourth quarter and 16% over the full year.
ekosistem Perseroan tumbuh 22% YoY pada
kuartal keempat dan 16% setahun penuh.
GTV inti Grup Perseroan meningkat sebesar The Company’s Group core GTV grew by
66% YoY pada kuartal keempat menjadi 66% YoY in the fourth quarter to IDR79.2
Rp79,2 triliun dan tumbuh 58% sepanjang trillion and increased by 58% over the full year
tahun penuh menjadi Rp268,2 triliun. to IDR268.2 trillion. Meanwhile, Group GTV in
Sementara itu, GTV Grup pada kuartal the fourth quarter increased 32% YoY to
keempat tumbuh 32% YoY menjadi Rp144,5 IDR144.5 trillion, and 29% for the full year to
triliun, dan tumbuh 29% untuk tahun penuh IDR519.8 trillion. Gross revenue increased by
menjadi Rp519,8 triliun. Pendapatan bruto 28% YoY in the fourth quarter to IDR5.0 trillion
tumbuh 28% YoY pada kuartal keempat and rose 30% for the full year to IDR18.1
menjadi Rp5,0 triliun dan naik 30% sepanjang trillion. The Company’s Group adjusted
tahun penuh menjadi Rp18,1 triliun. EBITDA EBITDA increased 348% YoY and 191%
Grup Perseroan yang disesuaikan tumbuh quarterly (QoQ) in the fourth quarter, reaching
348% YoY dan 191% secara kuartalan (QoQ) IDR399 billion for the quarter and IDR386
pada kuartal keempat, mencapai Rp399 miliar billion for the full year.
untuk periode tersebut dan Rp386 miliar untuk
setahun penuh.
Penjelasan lebih lanjut tersedia pada siaran Further explanation is available on the press
pers pada Lampiran I. release in Attachment I.
4. Dampak Kejadian Informasi 4. Impact of the Information
Informasi ini tidak berdampak merugikan This information does not have a detrimental
terhadap kegiatan operasional, hukum, effect on the operational activities, legal,
kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha financial condition or business continuity of
Perseroan. the Company.
5. Keterangan Lain-Lain 5. Other Information
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kinerja For more detailed information on the fourth
keuangan dan operasional Perseroan untuk quarter of and full year 2024’s financial and
kuartal keempat dan tahun yang berakhir operational performance of the Company
pada 2024 termasuk kinerja dari masing- including the performance of each segment,
masing segmen operasi Perseroan, mohon kindly refer to the press release attached as
merujuk pada siaran pers yang kami Attachment 1 of this letter.
lampirkan pada Lampiran 1 surat ini.
3
Page 4
Demikian Keterbukaan Informasi kami We hereby convey this Disclosure of Information,
sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan and we thank you for your attention.
terima kasih.
Jakarta, 12 Maret 2025/ March 12, 2025
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
R A Koesoemohadiani
Sekretaris Perusahaan / Corporate Secretary
Tembusan / Carbon Copied:
1. Direktur Penilaian Perusahaan Sektor Jasa, PT Bursa Efek Indonesia
2. Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 1, Otoritas Jasa Keuangan
3. Deputi Direktur Pemantauan Perusahaan Sektor Jasa, Otoritas Jasa Keuangan
4
Page 5
Lampiran 1
Grup GoTo Melaporkan Kinerja Kuartal Keempat dan Tahun Penuh 2024
Melampaui Panduan dan Cetak Rekor
Ikhtisar Kinerja1
● GTV inti6 Grup mencapai rekor Rp79,2 triliun pada Kuartal 4, tumbuh 66% YoY dan 58% untuk
setahun penuh
● Pendapatan bruto2,7 tumbuh dan mencapai rekor tertinggi sebesar Rp5,0 triliun pada Kuartal 4, naik
28% YoY dan 30% untuk setahun penuh
● Beban kas rutin tetap turun 3% YoY untuk setahun penuh
● EBITDA Grup yang disesuaikan4 mencapai rekor tertinggi sebesar Rp399 miliar pada Kuartal 4 dan
Rp386 miliar untuk setahun penuh
● Unit bisnis Financial Technology mencatat EBITDA yang disesuaikan4 positif didorong oleh
pertumbuhan tingkat penggunaan aplikasi GoPay dan peningkatan portofolio pinjaman. Ekspansi
lebih lanjut pada portofolio pinjaman dan EBITDA yang disesuaikan4 diharapkan berlanjut pada
2025
● Unit bisnis On-Demand Services (ODS) terus mempertahankan pertumbuhan dan profitabilitas
yang kuat. GTV inti6,9 tumbuh 24% YoY pada Kuartal 4 dan 17% untuk setahun penuh, sementara
EBITDA yang disesuaikan4 mencapai Rp267 miliar pada Kuartal 4 dan Rp679 miliar untuk setahun
penuh
● GoTo juga menyampaikan panduan EBITDA grup yang disesuaikan4 positif untuk tahun 2025 di
kisaran Rp1,4 triliun hingga Rp1,6 triliun
Jakarta, Indonesia, 12 Maret 2025 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan” atau "Grup GoTo", BEI:
GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, hari ini mengumumkan kinerja keuangan kuartal keempat
dan tahun penuh 2024, yang melampaui panduan titik impasnya dengan pencapaian rekor tertinggi pada
GTV inti1,6,9, pendapatan bruto1,2,7, dan EBITDA yang disesuaikan1,4, menegaskan pertumbuhan dan
profitabilitas GoTo yang semakin pesat.
Kinerja keuangan GoTo yang kuat mencerminkan momentum yang sehat untuk seluruh portofolio
produknya, didukung oleh disiplin pengelolaan biaya dan insentif guna mendorong pertumbuhan serta
profitabilitas yang berkelanjutan. Pengguna yang Bertransaksi Bulanan (Monthly Transacting Users/MTUs)8
dalam ekosistem GoTo tumbuh 22% YoY pada kuartal keempat dan 16% setahun penuh.
GTV inti1,6 Grup meningkat sebesar 66% YoY pada kuartal keempat menjadi Rp79,2 triliun dan tumbuh 58%
sepanjang tahun penuh menjadi Rp268,2 triliun. Sementara itu, GTV1,3 Grup pada kuartal keempat tumbuh
32% YoY menjadi Rp144,5 triliun, dan tumbuh 29% untuk setahun penuh menjadi Rp519,8 triliun.
Pendapatan bruto1,2,7 tumbuh 28% YoY pada kuartal keempat menjadi Rp5,0 triliun dan naik 30% sepanjang
tahun penuh menjadi Rp18,1 triliun. EBITDA Grup yang disesuaikan1,4 tumbuh 348% YoY dan 191% secara
kuartalan (QoQ) pada kuartal keempat, mencapai Rp399 miliar untuk periode tersebut dan Rp386 miliar
untuk setahun penuh.
Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo, menyatakan: "Sepanjang tahun 2024, kami terus mencari cara
baru dan efektif untuk memenangkan persaingan ketat dalam menjangkau konsumen Indonesia. Melalui
inovasi produk yang konsisten dan eksekusi yang unggul, kami berhasil melampaui panduan yang telah
ditetapkan, dengan pencapaian EBITDA grup yang disesuaikan sebesar Rp386 miliar untuk setahun penuh
serta mencatatkan kuartal pertama dengan EBITDA yang disesuaikan positif pada unit bisnis Financial
Technology. Kami telah melihat peningkatan yang signifikan dalam jumlah pengguna sepanjang tahun dan
mengharapkan hal ini akan terus berlanjut hingga tahun 2025 seiring dengan strategi ekosistem kami yang
terus terbukti efektif. Ke depan, kami akan semakin memperkuat bisnis kami melalui inovasi, baik dari sisi
1
Page 6
operasional maupun di level produk, untuk meningkatkan pendapatan, meningkatkan efisiensi biaya, serta
menghadirkan layanan yang lebih terarah dan dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan pelanggan."
Simon Ho, Direktur Keuangan Grup GoTo, menambahkan: "Perbaikan pada pendapatan dan profitabilitas
mencerminkan pertumbuhan yang terus berlanjut dari layanan inti kami serta efektivitas strategi
pengelolaan biaya yang telah diterapkan di seluruh lini bisnis. GTV inti Grup dan pendapatan kami terus
meningkat secara konsisten sepanjang tahun, di sisi lain, pendekatan efisiensi biaya yang lebih terperinci,
memungkinkan kami menurunkan beban kas rutin tetap sebesar 3% sepanjang tahun penuh menjadi Rp5,3
triliun. Fondasi keuangan yang sehat yang telah kami bangun pada 2024 menempatkan kami dalam posisi
yang kuat untuk terus menjalankan strategi kami pada tahun 2025."
Beban kas rutin tetap1 Grup turun sebesar 3% sepanjang tahun 2024, sementara biaya kas rutin korporasi
turun 34%. GoTo mempertahankan posisi kas dan neraca keuangan yang solid. Hingga 31 Desember 2024,
Perseroan memiliki kas dan setara kas serta deposito jangka pendek senilai Rp21 triliun atau setara dengan
US$1,3 miliar.
Ikhitisar Kinerja Grup
Proforma1
Untuk periode tiga bulan yang berakhir Untuk periode 12 bulan yang berakhir
(dalam miliar Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2024
Perubahan Perubahan
2024 2023 2024 2023
YoY % YoY %
Indikator
Operasional
GTV Inti6 79.223 47.804 66% 268.165 169.938 58%
GTV3 144.464 109.073 32% 519.784 402.117 29%
Indikator
Keuangan
Pendapatan bruto2,7 4.968 3.870 28% 18.104 13.969 30%
Pendapatan bersih 4.231 2.228 90% 14.753 7.652 93%
Marjin kontribusi5 1.783 1.190 50% 5.648 3.252 74%
EBITDA yang
399 89 348% 386 (2.253) n/a
disesuaikan4
Rugi periode
(1.055) (80.371) 99% (3.084) (87.314) 96%
berjalan
Aktual
Untuk periode tiga bulan yang berakhir Untuk periode 12 bulan yang berakhir
(dalam miliar Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2024
Perubahan Perubahan
2024 2023 2024 2023
YoY % YoY %
Indikator
Operasional
GTV Inti6 79.223 75.187 5% 277.058 281.867 -2%
GTV3 144.464 163.301 -12% 538.200 607.361 -11%
Indikator
Keuangan
Pendapatan bruto2 4.968 6.469 -23% 19.384 24.260 -20%
Pendapatan bersih 4.231 4.274 -1% 15.894 14.785 8%
2
Page 7
Marjin kontribusi5 1.783 1.617 10% 5.935 4.433 34%
EBITDA yang
399 77 418% 327 (3.670) n/a
disesuaikan4
Rugi periode
(926) (80.920) 99% (5.465) (90.519) 94%
berjalan
Pertumbuhan pendapatan meningkat pada Kuartal 4 seiring dengan pencapaian GTV inti1,6 Grup sebesar
Rp79,2 triliun, meningkat 66% YoY. GTV inti1,6 untuk setahun penuh 2024 tumbuh sebesar 58% menjadi
Rp268,2 triliun. GTV1,3 Grup mencapai Rp144,5 triliun pada Kuartal 4, meningkat 32% YoY, dan mencapai
Rp519,8 triliun untuk tahun 2024, naik 29% dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan bruto1,2,7
meningkat menjadi Rp5,0 triliun pada Kuartal 4, tumbuh 28% YoY, dan meningkat 30% untuk setahun penuh
menjadi Rp18,1 triliun. Pendapatan bersih1 pada Kuartal 4 meningkat sebesar 90% YoY menjadi Rp4,2 triliun
dan naik 93% sepanjang tahun penuh menjadi Rp14,8 triliun.
Beban kas rutin tetap1 turun sebesar 3% YoY sepanjang tahun penuh menjadi Rp5,3 triliun. Biaya kas rutin
korporasi yang dilaporkan, yang dapat dialokasikan kepada masing-masing segmen bisnis sesuai dengan
atribusinya, mengalami penurunan sebesar 23% YoY menjadi Rp183 miliar pada Kuartal 4 dan turun 34%
sepanjang tahun menjadi Rp772 miliar. Sebagai bagian dari komitmen terhadap efisiensi operasional, GoTo
menandatangani kontrak layanan cloud dengan Alibaba dan Tencent pada September 2024. Migrasi
berjalan sesuai rencana dan diperkirakan akan selesai dalam kuartal ketiga tahun 2025, yang akan
mengurangi beban cloud Perseroan lebih dari 50% dibandingkan dengan sebelum migrasi, dengan
dampak keuangan yang mulai terealisasi pada kuartal keempat tahun 2025.
EBITDA Grup yang disesuaikan1,4 mencapai Rp399 miliar pada Kuartal 4, meningkat sebesar 348% YoY.
Sepanjang tahun penuh, EBITDA Grup yang disesuaikan1,4 melampaui target titik impas Perseroan,
mencapai Rp386 miliar, yang merupakan perbaikan signifikan dari kerugian sebesar Rp2,3 triliun pada
tahun 2023. Hal ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan dan perbaikan dari sisi efisiensi biaya.
Kerugian bersih Grup1 berhasil turun sebesar 99% YoY menjadi Rp1,1 triliun pada Kuartal 4 dan berkurang
96% sepanjang tahun menjadi Rp3,1 triliun.
Imbalan jasa e-commerce dari Tokopedia pada Kuartal 4 tahun 2024 mencapai Rp204 miliar, atau Rp183
miliar setelah dikurangi PPN. Sepanjang tahun, pendapatan ini mencapai Rp690 miliar, atau Rp622 miliar
setelah dikurangi PPN, yang mencerminkan 11 bulan imbalan jasa e-commerce.
Pada Juni 2024, pemegang saham GoTo menyetujui program pembelian kembali saham selama 12 bulan
dengan nilai maksimum hingga US$200 juta. Hingga 28 Februari 2025, GoTo telah membeli kembali
sejumlah 23,6 miliar saham, dengan nilai keseluruhan sekitar US$91 juta, atau Rp1,5 triliun. Pada November
2024, Perseroan juga menyelesaikan rencana penarikan saham treasuri, yang merupakan saham yang
diperoleh oleh Perseroan sebelum IPO dan setelah IPO sebagai bagian dari program Greenshoe. Hal ini
berdampak pada penurunan saham Seri A yang beredar kurang lebih 10,3 miliar saham.
Pada November, Perseroan meluncurkan Sahabat AI, sebuah Large Language Model (LLM) open-source
yang dikembangkan terutama dalam Bahasa Indonesia - serta bahasa-bahasa daerah lainnya - untuk
memenuhi kebutuhan lokal. Sahabat AI diciptakan melalui kemitraan dengan Indosat, NVIDIA, AI Singapore
dan sejumlah institusi Indonesia lainnya, termasuk Kompas Gramedia dan Universitas Indonesia. Sahabat
AI telah menunjukkan hasil yang sangat baik dalam berbagai uji tolak ukur tugas-tugas spesifik dalam
Bahasa Indonesia, menunjukkan tingkat akurasi tinggi dalam membaca dan menafsirkan teks lokal
dibandingkan dengan model AI global. Perseroan sedang mengeksplorasi pemanfaatan Sahabat AI dalam
berbagai aplikasi, seperti chatbot dan teknologi pengenalan karakter optik (optical character recognition
atau OCR) untuk menu merchant, yang akan meningkatkan pengalaman pelanggan dan menyederhanakan
proses merchant onboarding. Pada akhirnya, dengan mengembangkan kapabilitas AI miliknya, GoTo
bertujuan untuk memperoleh keunggulan strategis, mengurangi biaya, meningkatkan pengalaman
pengguna, dan mengembangkan talenta teknologi lokal untuk jangka panjang.
3
Page 8
Financial Technology
Untuk periode tiga bulan yang Untuk periode 12 bulan yang berakhir
(dalam miliar Rupiah)
berakhir 31 Desember 2024 31 Desember 2024
Perubahan Perubahan
2024 2023 2024 2023
YoY % YoY %
Indikator
Operasional
GTV Inti6 71.612 41.834 71% 240.789 146.045 65%
GTV3 137.691 103.224 33% 494.590 379.739 30%
Nilai pinjaman
konsumen yang 5.224 1.918 172% 5.224 1.918 172%
disalurkan10
Indikator Keuangan
Pendapatan bruto2 1.182 605 95% 3.660 1.878 95%
Pendapatan
704 232 203% 1.935 410 372%
pinjaman11
Marjin kontribusi5 668 217 208% 1.657 309 436%
EBITDA yang
14 (168) n/a (467) (1.580) 70%
disesuaikan4
Unit bisnis Financial Technology terus berkembang pesat, mendorong pertumbuhan GoTo dan
mencapai EBITDA yang disesuaikan4 positif pada Kuartal 4, sehingga memberikan kontribusi yang lebih
besar terhadap pendapatan dan profitabilitas Grup. Pada tahun 2024, GoPay menyelesaikan tahun
pertamanya sebagai aplikasi mandiri dan berhasil menarik jutaan pengguna baru, meningkatkan
keterlibatan, serta menurunkan biaya akuisisi. Perseroan juga secara signifikan memperluas
penawaran pinjaman konsumennya, dengan pertumbuhan portofolio pinjaman sebesar 172% YoY pada
Kuartal 4, dan mempertahankan tingkat delinquency yang stabil.
● Pengguna Bertransaksi Bulanan (MTU) Financial Technology meningkat sebesar 35% YoY menjadi
20,2 juta, didorong terutama oleh peningkatan pesat penggunaan aplikasi GoPay.
● GTV inti6 mencapai Rp71,6 triliun pada Kuartal 4 dan Rp240,8 triliun untuk tahun 2024, dengan
peningkatan masing - masing 71% YoY dan 65% YoY. GTV3 unit bisnis ini mencapai Rp137,7 triliun
pada Kuartal 4 dan Rp494,6 triliun sepanjang tahun 2024, atau masing-masing naik 33% dan 30%.
● Pendapatan bruto2 meningkat 95% YoY pada Kuartal 4 dan sepanjang tahun 2024, mencapai
masing - masing Rp1,2 triliun dan Rp3,7 triliun, terutama didorong oleh ekspansi portofolio
pinjaman serta peningkatan jumlah pengguna dan volume transaksi dalam aplikasi GoPay.
● EBITDA yang disesuaikan4 untuk Financial Technology mencatat kuartal penuh pertama yang
menguntungkan sebesar Rp14 miliar pada Kuartal 4, didorong oleh pertumbuhan portofolio
pinjaman, peningkatan pembayaran konsumen, serta disiplin biaya yang berkelanjutan.
● Pendapatan pinjaman11 tumbuh 203% YoY pada Kuartal 4 dan meningkat 372% YoY sepanjang
tahun 2024.
● Nilai pinjaman konsumen yang disalurkan10 meningkat 172% YoY pada Kuartal 4 menjadi Rp5,2
triliun, didorong oleh peningkatan penetrasi produk pinjaman dalam ekosistem.
● Unit bisnis Financial Technology diproyeksikan akan terus berkembang pada tahun 2025, seiring
dengan semakin luasnya basis pengguna aplikasi GoPay, dan portofolio pinjaman diperkirakan
akan melampaui Rp8 triliun pada akhir 2025, yang akan semakin meningkatkan EBITDA Grup yang
disesuaikan4.
4
Page 9
On-Demand Services
(dalam miliar Rupiah) Untuk periode tiga bulan yang Untuk periode 12 bulan yang berakhir pada
berakhir pada 31 Desember 2024 31 Desember 2024
Perubahan
Perubahan YoY %
2024 2023 2024 2023
YoY %
Indikator Operasional
GTV3 17.058 14.367 19% 63.039 55.636 13%
Indikator Keuangan
Pendapatan bruto2 3.786 3.229 17% 14.168 12.109 17%
Marjin kontribusi5 952 822 16% 3.380 2.644 28%
EBITDA yang
267 239 12% 679 (219) n/a
disesuaikan4
*Sesuai dengan standar industri, GTV telah direvisi untuk mencakup biaya tambahan, seperti tol dan tip.
Unit bisnis On-Demand Services (ODS) mencatat pertumbuhan dan profitabilitas yang kuat, mencapai
rekor tertinggi baru dalam EBITDA yang disesuaikan4. Dengan mengoptimalkan bauran produk dan
menyesuaikan layanan, Perseroan berhasil memperluas adopsi mass market sambil menarik
pengeluaran lebih tinggi dari pengguna affluent. Penawaran premium, inovasi produk, pendapatan
iklan yang lebih tinggi, dan pengeluaran promosi yang disiplin mendorong ekspansi margin dan akan
terus mendorong pertumbuhan serta profitabilitas.
● GTV3 On-Demand Services tumbuh 19% YoY menjadi Rp17,1 triliun, dan tumbuh 13% sepanjang
tahun 2024 (dengan mengecualikan Vietnam: tumbuh 24% YoY untuk kuartal keempat dan tumbuh
17% YoY pada 2024)
● Pendapatan bruto2 meningkat sebesar 17% YoY pada Kuartal 4 dan sepanjang tahun penuh,
masing-masing mencapai Rp3,8 triliun dan Rp14,2 triliun. Berdasarkan basis yang sama (yang
mengecualikan Vietnam dan memperhitungkan perubahan model layanan pengiriman dari
keagenan menjadi model prinsipal, yang mulai berlaku pada Januari 2024), pendapatan bruto
tumbuh 11% YoY pada Kuartal 4 dan 10% untuk setahun penuh.
● Pengoptimalan pengeluaran insentif yang berhasil mendorong kenaikan margin kontribusi5
sebesar 28% YoY untuk tahun ini mencapai Rp3,4 triliun, dengan perbaikan sebesar 61 basis poin
YoY sebagai persentase dari GTV.
● Penawaran premium, seperti GoFood Express, yang hanya dalam waktu satu tahun sejak
diluncurkan telah berkontribusi 28% terhadap GTV GoFood pada Kuartal 4 tahun 2024, terus
menciptakan peluang bagi GoTo untuk meningkatkan pangsa dompet pelanggan yang sudah ada.
● Pendapatan iklan tumbuh 92% YoY pada 2024. Pada kuartal keempat tahun 2024, pangsa usaha
iklan terhadap GMV Food naik dari 1,1% menjadi 1,6% hanya dalam 12 bulan.
● EBITDA yang disesuaikan4 untuk unit usaha On-Demand Services meningkat 12% YoY pada Kuartal
4 menjadi Rp267 miliar, dan mencapai Rp679 miliar sepanjang tahun 2024, dibandingkan dengan
kerugian sebesar Rp219 miliar pada tahun sebelumnya.
● Pertumbuhan pendapatan dan margin dalam ODS didorong oleh berbagai inovasi produk,
termasuk Program Armada Pengiriman Khusus (Special Delivery Fleet Program), di mana mitra
pengemudi ditugaskan untuk beroperasi sepenuhnya dalam area dengan permintaan tinggi, serta
strategi iklan yang ditargetkan dan Promosi yang Didanai Merchant (Merchant Funded
Promotions/MFP).
● Sebagai perusahaan teknologi asli Indonesia, GoTo menyadari bahwa mitra pengemudi adalah
fondasi dari bisnis dan kesejahteraan mereka secara langsung terkait dengan keberlanjutan
Perseroan. GoTo menghasilkan pendapatan untuk seluruh mitra pengemudi rata-rata Rp1,5 triliun
setiap bulan. Meskipun pemerintah Indonesia mengakui bahwa mitra pengemudi bukanlah
5
Page 10
karyawan, GoTo sepenuhnya mendukung himbauan untuk memberikan tambahan bonus hari raya,
yang akan dibagikan kepada mitra pengemudi yang produktif dan berkinerja baik. Perseroan akan
mengelola penambahan biaya ini di dalam rencana kerja yang sudah ada.
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)
GoTo berkomitmen terhadap tanggung jawab sosial dan penerapan praktik terbaik dalam kinerja ESG-nya.
Hasil dari upaya Perseroan pada Kuartal 4 tahun 2024 mencakup:
● Peningkatan armada kendaraan listrik (EV) Gojek sebesar 300%, melampaui target Perseroan
untuk tahun 2024.
● Pengurangan intensitas emisi karbon:
o Intensitas emisi per kilometer berkurang 1,17% YoY
o Sebesar Rp23 miliar dari konsumen dialokasikan untuk penanaman pohon, konservasi
hutan, serta program dampak sosial masyarakat sebagai bagian dari program
pengimbangan karbon Perseroan.
o Lebih dari 239.000 pohon ditanam sepanjang tahun 2024.
● Peningkatan pengakuan industri, termasuk:
o Peringkat teratas dalam persentil 92 dibandingkan perusahaan global serupa di industri
oleh S&P Global.
o Mendapat rating ‘Low RIsk’ dari Sustainalytics ESG Ratings.
o Mempertahankan peringkat A dari MSCI.
o Inklusi dalam seri indeks FTSE ESG Low Carbon Select.
o Diakui oleh Transparency International Indonesia dan TEMPO Media Group sebagai
pemimpin dalam tata kelola yang baik dan integritas di sektor teknologi.
Pedoman Kinerja 2025
GoTo berada di jalur yang tepat untuk terus bertumbuh dan mencapai profitabilitas, dengan memanfaatkan
nilai ekosistemnya yang terhubung secara unik. Dengan menyesuaikan produk untuk berbagai demografi
dan preferensi pengguna serta menggunakan platformnya untuk menyediakan layanan yang lebih terarah
bagi basis penggunanya, Perseroan menargetkan untuk menjangkau lebih banyak orang di seluruh
Indonesia dengan lebih efisien.
Perseroan saat ini memperkirakan EBITDA Grup yang disesuaikan4 untuk tahun 2025 akan berada di
kisaran Rp1,4 triliun hingga Rp1,6 triliun.
Perkiraan ini didasarkan pada kondisi pasar saat ini dan mencerminkan estimasi awal Perseroan, yang
semuanya bergantung pada berbagai ketidakpastian dan risiko, termasuk meningkatnya persaingan pasar,
yang diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa kuartal mendatang, serta inflasi biaya, kondisi
perekonomian makro, dan variabel lainnya.
-Akhir -
6
Page 11
Tentang Grup GoTo
GoTo adalah ekosistem digital terbesar di Indonesia. Misi GoTo adalah “memberdayakan kemajuan”
dengan menyediakan infrastruktur teknologi dan solusi yang memungkinkan semua orang untuk
mengakses dan berkembang dalam ekonomi digital. Ekosistem GoTo mencakup berbagai layanan,
termasuk mobilitas, pengantaran makanan, bahan pokok, logistik, pembayaran, layanan keuangan, serta
solusi teknologi untuk para pedagang. Ekosistem ini juga mencakup layanan e-commerce melalui
Tokopedia serta layanan perbankan melalui kemitraannya dengan Bank Jago.
Pernyataan Berwawasan ke Depan (Forward-looking statement)
Dokumen ini dapat memuat informasi berwawasan ke depan atau pernyataan berwawasan ke depan, termasuk namun tidak terbatas
pada diskusi tentang strategi, rencana masa depan, dan kinerja keuangan perusahaan indikatif (secara kolektif disebut
“forward-looking information”).
Forward-looking information ini didasarkan pada sejumlah ekspektasi, estimasi, proyeksi, dan asumsi manajemen saat ini. Meskipun
dianggap wajar, forward-looking information ini tunduk pada risiko dan ketidakpastian yang signifikan, termasuk bisnis, ekonomi,
persaingan, serta faktor lainnya.
Forward-looking information bukan merupakan suatu jaminan atas kinerja di masa mendatang, dan untuk tidak sepenuhnya dijadikan
sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi apa pun karena melibatkan risiko ketidakpastian, dan faktor lain yang diketahui
maupun yang tidak diketahui (termasuk risiko dan ketidakpastian dalam laporan keuangan konsolidasian GoTo dan Pembahasan dan
Analisis Manajemen yang tersedia di situs web GoTo), yang mungkin dapat menyebabkan hasil aktual berbeda secara material dari
yang dipaparkan atau tersirat oleh forward-looking information tersebut. Setiap estimasi, strategi investasi, atau pandangan yang
diungkapkan dalam dokumen ini didasarkan pada kondisi pasar saat ini, dan/atau data dan informasi yang diberikan oleh pihak ketiga
yang tidak terafiliasi, dan dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Grup GoTo belum melakukan verifikasi secara independen atas informasi apa pun yang diperoleh dari sumber pihak ketiga, yang
dapat mempengaruhi keakuratan asumsi yang dibuat dan kesimpulan yang diambil. Kecuali diwajibkan oleh peraturan
perundang-undangan, Grup GoTo menyangkal adanya tanggung jawab apapun untuk memperbaharui informasi atau atau melakukan
revisi terhadap forward-looking information apapun, baik sebagai akibat dari adanya informasi atau peristiwa baru, atau lainnya. Para
pembaca diminta untuk tidak bergantung semata-mata pada forward-looking information ini, yang tidak boleh dipandang, dengan
sendirinya, sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi.
Pengukuran Keuangan Non-PSAK
Grup GoTo menggunakan sejumlah ukuran keuangan non-Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK), termasuk pendapatan
bruto, marjin kontribusi, dan EBITDA yang disesuaikan, untuk memahami dan mengevaluasi kinerja operasional utama Grup GoTo.
Namun, definisi pengukuran keuangan non-PSAK yang digunakan oleh Grup GoTo yang disajikan di sini mungkin berbeda dari yang
digunakan oleh perusahaan-perusahaan lain, dan oleh karena itu mungkin tidak dapat saling dibandingkan. Selanjutnya, pengukuran
keuangan non-PSAK ini memiliki keterbatasan tertentu, karena tidak mencakup dampak dari biaya-biaya tertentu yang tercermin
dalam laporan keuangan konsolidasi Grup GoTo yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usahanya. Dengan demikian,
pengukuran keuangan non-PSAK ini harus dipertimbangkan sebagai informasi tambahan, bukan sebagai pengganti, atau terpisah
dari, pengukuran yang disusun sesuai dengan PSAK.
Pengukuran non-PSAK tidak dimaksudkan untuk menggantikan penyajian hasil keuangan Grup GoTo sesuai dengan PSAK. Namun,
Grup GoTo percaya bahwa penyajian EBITDA yang disesuaikan memberikan informasi tambahan kepada investor untuk memfasilitasi
perbandingan kinerja masa lalu dan saat ini, dengan mengecualikan item-item yang menurut Grup GoTo tidak mencerminkan operasi
berkelanjutan Grup GoTo karena besarnya dan/atau sifatnya. Selain itu, Grup GoTo juga menyajikan Marjin Kontribusi, yang dapat
memberikan informasi tambahan kepada investor terkait hasil yang mengecualikan pengeluaran non-variabel dan pendapatan/beban
lainnya. Marjin kontribusi dan EBITDA yang disesuaikan yang disajikan di sini mungkin tidak dapat sebanding dengan pengukuran
dengan istilah serupa yang disajikan oleh perusahaan-perusahaan lain, yang mungkin menggunakan dan menentukan pengukuran ini
secara berbeda. Oleh karena itu, pengukuran non-PSAK ini tidak boleh dibandingkan dengan yang disajikan oleh
perusahaan-perusahaan lain.
Informasi Keuangan Konsolidasi
Grup GoTo telah menyajikan hasil untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Informasi keuangan untuk
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 diambil dari laporan keuangan konsolidasi GoTo pada tanggal dan untuk
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 (dengan informasi keuangan konsolidasian pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2023 sebagai pembanding) yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Bersertifikat Independen.
Lebih lanjut, dalam dokumen ini, Grup GoTo juga telah menyajikan hasil untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember 2024, 30
September 2024, Juni 2024, Maret 2024 dan 31 Desember 2023 yang telah disiapkan oleh dan merupakan tanggung jawab
manajemen. Informasi keuangan konsolidasi untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember 2024, 30 September 2024, Juni 2024,
Maret 2024 dan 31 Desember 2023 belum diaudit, ditelaah, diperiksa, atau diterapkan prosedur apapun. Oleh karena itu, tidak
terdapat opini atau bentuk keyakinan lainnya yang diungkapkan sehubungan dengan setiap dan seluruh informasi keuangan
7
Page 12
konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 30 September 2024, Juni 2024, Maret 2024 dan 31
Desember 2023 yang disajikan dalam dokumen ini.
Grup GoTo juga telah menyajikan beberapa informasi keuangan konsolidasi secara proforma seolah-olah Tokopedia dan kegiatan
usaha pengiriman serta pemenuhan terkait di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasikan sejak 1 Januari 2023. Informasi
keuangan proforma tersebut disusun berdasarkan informasi keuangan historis Grup GoTo. Informasi keuangan proforma ini (i) tidak
dapat diartikan sebagai penyajian lengkap atas kinerja keuangan atau hasil operasi Grup GoTo jika transaksi-transaksi tersebut telah
diselesaikan pada dan untuk periode yang disajikan; (ii) disajikan berdasarkan informasi dan perkiraan serta asumsi yang tersedia saat
ini yang diyakini oleh manajemen Grup GoTo wajar pada tanggal diterbitkannya dokumen ini; (iii) diperuntukkan hanya untuk tujuan
penyajian informasi; dan (iv) tidak mencerminkan semua keputusan yang diambil oleh Grup GoTo setelah dekonsolidasi. Selain itu,
informasi keuangan proforma tersebut disajikan hanya untuk tujuan ilustrasi dan informasi semata serta tidak selalu mencerminkan
hasil operasional atau kondisi keuangan Grup GoTo di masa mendatang sebagai perusahaan independen yang sahamnya
diperdagangkan secara publik. Informasi keuangan proforma yang tercantum dalam dokumen ini telah disiapkan oleh dan merupakan
tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan proforma ini belum diaudit, ditinjau, diperiksa, atau dikenakan prosedur apa pun
oleh konsultan pihak ketiga atau akuntan publik bersertifikat independen. Oleh karena itu, tidak ada pendapat atau bentuk jaminan
lainnya yang diberikan terkait dengan informasi keuangan proforma yang disajikan dalam dokumen ini.
1. Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma
mengasumsikan Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo
sejak 1 Januari 2023. Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
2. Pendapatan bruto (Gross Revenue) merepresentasikan nilai total dalam Rupiah yang dapat diatribusikan kepada Grup GoTo
dari setiap transaksi, dikurangi dengan potongan yang berlaku dalam periode pengukuran.
3. Nilai transaksi bruto (GTV) adalah sebuah representasi pengukuran operasional yang mencakup::
a. jumlah nilai waktu transaksi dari segmen On-Demand Services serta berbagai item tambahan, termasuk di antaranya biaya
tol dan tip,
b. jumlah nilai produk dan layanan yang tercatat dari platform e-commerce kami, di luar Tokopedia,
c.jumlah nilai total volume pembayaran, atau TPV, yang diproses melalui platform financial technology kami, dan.
d. di luar jumlah transaksi antarperusahaan di antara entitas di dalam perusahaan yang telah dieliminasi saat konsolidasi.
4. Grup GoTo menghitung EBITDA yang disesuaikan, yang merupakan pengukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan rugi
sebelum pajak penghasilan, disesuaikan dengan (i) biaya penyusutan dan amortisasi; (ii) pendapatan keuangan; (iii) biaya
bunga; (iv) kerugian penurunan nilai aset atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual; (v) (pembalikan)/kerugian atas
penurunan nilai investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama; (vi) kerugian atas penurunan nilai goodwill; (vii)
penyesuaian nilai wajar instrumen keuangan; (viii) (pembalikan)/kerugian penurunan nilai aset tak berwujud dan aset tetap; (ix)
biaya kompensasi berbasis saham; (x) (keuntungan)/kerugian selisih kurs belum terealisasi dari pengukuran kembali kas; (xi)
bagian (keuntungan)/kerugian bersih entitas asosiasi dan ventura bersama; (xii) (keuntungan)/kerugian pelepasan investasi dan
dilusi investasi, bersih; (xiii) pendapatan dividen; dan (xiv) non-recurring items.
5. Grup GoTo mengkalkulasikan margin kontribusi, yang merupakan ukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan pendapatan
bersih dikurangi dengan seluruh jumlah beban pokok pendapatan, sebagian dari beban penjualan dan pemasaran yang
berkaitan dengan kelebihan promosi dan pemasaran produk serta lain-lain yang sebagian besar terdiri pajak penghasilan
terkait penjualan dan pemasaran dan beban tidak signifikan lain.
6. GTV inti adalah GTV dengan mengecualikan GTV dari gerbang pembayaran mitra pedagang (merchant payment gateway)
untuk segmen financial technology dan GTV di Vietnam untuk segmen On-Demand Services.
7. Tidak termasuk operasi di Vietnam dan memperhitungkan perubahan model bisnis yang diberlakukan pada kuartal pertama
tahun 2024, pertumbuhan pendapatan bruto Grup GoTo adalah 22% YoY pada kuartal empat 2024
8. MTU Grup GoTo adalah Monthly Transacting Users (pengguna bertransaksi bulanan) yang menggunakan produk layanan
On-Demand (di ID, SG dan VN) atau di platform Fintech, di dalam ataupun luar platform, dalam periode pengukuran.
9. Tidak memasukkan Vietnam.
10. Nilai pinjaman konsumen yang disalurkan mencakup pinjaman di dalam dan di luar neraca serta pokok pinjaman yang belum
dilunasi. Pinjaman di luar neraca merupakan pinjaman yang berasal dari segmen Financial Technology tetapi didanai melalui
pengaturan penyaluran pinjaman dengan mitra penyalur lembaga keuangan lainnya.
11. Pendapatan pinjaman mengacu pada jasa pinjaman pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian perseroan catatan 25.
8
Page 13
Kontak:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investor/analis
GoTo Group: ir@gotocompany.com
Piacente Financial Communications: goto@thepiacentegroup.com
9
Page 14
Attachment 1
GoTo Group Beats Guidance with Record Results as it Reports
2024 Fourth Quarter and Full Year Earnings
Key Highlights1
● Group core GTV6 reached a record Rp79.2 trillion in 4Q, up 66% YoY and 58% for the full year
● Gross revenue2,7 rose to a record high of Rp5.0 trillion in 4Q, up 28% YoY and 30% for the full year
● Recurring cash fixed costs decreased by 3% YoY for the full year
● Group adjusted EBITDA4 reached a record high of Rp399 billion for 4Q and Rp386 billion for the
full year
● Financial Technology turned adjusted EBITDA4 positive following growth in both GoPay app usage
and loan book - continued loan book and adjusted EBITDA4 expansion expected in 2025
● On-Demand Services sustained strong growth and profitability - Core GTV6,9 was up 24% YoY in 4Q
and 17% for the full year, while adjusted EBITDA4 reached Rp267 billion in 4Q and Rp679 billion for
the full year
● GoTo has introduced 2025 adjusted EBITDA4 guidance of Rp1.4 trillion to Rp1.6 trillion
Jakarta, Indonesia, March 12, 2025 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO, "GoTo Group" or the
“Company”), the largest digital ecosystem in Indonesia, today announced 2024 fourth quarter and full year
financial results, exceeding its breakeven guidance, with record high core GTV1,6,9, gross revenue1,2,7 and
adjusted EBITDA1,4 underscoring GoTo's accelerating growth and profitability.
The Company’s strong financial performance reflects healthy momentum across its product mix with
ongoing disciplined cost and incentive management driving sustainable growth and profitability. Monthly
Transacting Users (MTUs)8 across the GoTo ecosystem increased by 22% YoY in 4Q and 16% over the full
year.
Group core GTV1,6 grew by 66% YoY in 4Q to Rp79.2 trillion and increased by 58% over the full year to
Rp268.2 trillion, while 4Q Group GTV1,3 increased 32% YoY to Rp144.5 trillion, and 29% for the full year to
Rp519.8 trillion. Gross revenue1,2,7 increased by 28% YoY in 4Q to Rp5.0 trillion and rose 30% for the full year
to Rp18.1 trillion. Group adjusted EBITDA1,4 increased 348% YoY and 191% QoQ in 4Q, reaching Rp399 billion
for the quarter and Rp386 billion for the full year.
Patrick Walujo, GoTo Group CEO, said: “Throughout 2024, we continued to search for fresh and effective
ways to win the intense battle for the Indonesian consumer. By driving consistent product innovation and
executing with excellence, we exceeded our guidance, achieving full-year adjusted EBITDA of Rp386
billion and recording our first ever quarter of positive adjusted EBITDA in our Financial Technology
segment. We saw a significant increase in our user numbers throughout the year and expect this to
continue into 2025 as our ecosystem strategy continues to prove effective. Looking ahead, we will further
strengthen our business by innovating, both operationally and at the product level, to boost revenue,
increase cost efficiency and deliver more targeted and personalized services that match customer needs.”
Simon Ho, GoTo Group CFO, said: “Our top and bottom-line improvements illustrate the ongoing growth of
our core services as well as the effective cost management strategies that we have implemented across
the business. Group core GTV and revenue have increased consistently throughout the year, while our
refined approach to cost efficiency brought down recurring cash fixed costs by 3% for the full year to Rp5.3
trillion. The healthy financial foundation we have laid in 2024 places us on solid footing to continue
executing our strategy in 2025.”
1
Page 15
The Group's recurring cash fixed costs1 decreased by 3% in 2024, and recurring cash corporate costs
declined by 34%. GoTo maintains a solid cash position and balance sheet. As of December 31, 2024, the
Company had Rp21 trillion, or US$1.3 billion, in cash and cash equivalents and short-term time deposits.
Group Highlights
Pro Forma1
Three-month period ended 12-month period ended
(in billions of Rupiah)
December 31, 2024 December 31, 2024
YoY % YoY %
2024 2023 2024 2023
change change
Operational metrics
Core GTV6 79,223 47,804 66% 268,165 169,938 58%
GTV3 144,464 109,073 32% 519,784 402,117 29%
Financial metrics
Gross revenue2,7 4,968 3,870 28% 18,104 13,969 30%
Net revenue 4,231 2,228 90% 14,753 7,652 93%
Contribution margin5 1,783 1,190 50% 5,648 3,252 74%
Adjusted EBITDA 4 399 89 348% 386 (2,253) n/a
Loss for the period (1,055) (80,371) 99% (3,084) (87,314) 96%
Actual
Three-month period ended 12-month period ended
(in billions of Rupiah)
December 31, 2024 December 31, 2024
YoY % YoY %
2024 2023 2024 2023
change change
Operational metrics
Core GTV6 79,223 75,187 5% 277,058 281,867 -2%
GTV 3 144,464 163,301 -12% 538,200 607,361 -11%
Financial metrics
Gross revenue2 4,968 6,469 -23% 19,384 24,260 -20%
Net revenue 4,231 4,274 -1% 15,894 14,785 8%
Contribution margin 5 1,783 1,617 10% 5,935 4,433 34%
Adjusted EBITDA4 399 77 418% 327 (3,670) n/a
Loss for the period (926) (80,920) 99% (5,465) (90,519) 94%
Top-line growth accelerated in 4Q as Group core GTV1,6 reached Rp79.2 trillion, an increase of 66% YoY.
Core GTV1,6 rose by 58% for the full year to Rp268.2 trillion. Group GTV1,3 reached Rp144.5 trillion in 4Q, an
increase of 32% YoY, while reaching Rp519.8 trillion for 2024, up 29% from the prior year. Gross revenue1,2,7
grew to Rp5.0 trillion in 4Q, an increase of 28% YoY and rose 30% for 2024 to Rp18.1 trillion. Net revenue1
for 4Q increased by 90% YoY to Rp4.2 trillion and climbed 93% for the full year to Rp14.8 trillion.
Recurring cash fixed costs1 declined by 3% YoY over the full year to Rp5.3 trillion. Reported recurring cash
corporate costs, which are allocated to each of the business segments where they can be directly
2
Page 16
attributed, decreased by 23% YoY to Rp183 billion in 4Q and declined 34% for the year to Rp772 billion. As
part of its commitment to operational efficiency, GoTo entered cloud services contracts with Alibaba and
Tencent in September 2024. The migration is on track and set for completion within 3Q25, reducing the
Company’s cloud expenses by more than 50% compared to pre-migration levels, with financial impact
realization beginning in 4Q25.
Group adjusted EBITDA1,4 was Rp399 billion in 4Q, accelerating 348% YoY. For the full year, adjusted
EBITDA1,4 surpassed the Company's breakeven target, reaching Rp386 billion, a substantial improvement
from a loss of Rp2.3 trillion in 2023. This was driven by improvements in revenue and enhanced cost
efficiency. The Group narrowed its net loss1 by 99% YoY to Rp1.1 trillion for 4Q and by 96% for the year to
Rp3.1 trillion.
GoTo's 4Q24 e-commerce service fee from Tokopedia was Rp204 billion, or net Rp183 billion, excluding
VAT. For the year, it was Rp690 billion, or net Rp622 billion, excluding VAT, which reflects 11 months of
service fees.
In June 2024, GoTo's shareholders approved a 12-month share repurchase program for up to US$200
million. As of February 28, 2025, GoTo had repurchased a total of 23.6 billion shares, totaling
approximately US$91 million, or Rp1.5 trillion. In November 2024, the Company also completed the
planned cancellation of its treasury shares, which were acquired prior to IPO and under the Greenshoe
option after IPO. This has reduced the number of Series A shares in circulation by approximately 10.3 billion
shares.
In November, the Company launched Sahabat AI, an open-source large language model developed
primarily in Bahasa Indonesia - along with other Indonesian languages - to address local needs. It was
created in partnership with Indosat, NVIDIA, AI Singapore, and multiple Indonesian institutions including
Kompas Gramedia and the University of Indonesia. Sahabat AI has delivered very strong results in
numerous benchmark tests for Indonesian language-specific tasks, showing high accuracy when reading
and interpreting local text compared with global AI models. The Company is exploring the use of Sahabat
AI across a range of applications such as chatbots and optical character recognition (OCR) for merchant
menus, which will enhance customer experience and simplify merchant onboarding. Ultimately, by
developing its own AI capabilities, GoTo aims to gain a strategic advantage, reducing costs, improving user
experience, and fostering local tech talent over the long term.
3
Page 17
Financial Technology
Three-month period ended 12-month period ended
(in billions of Rupiah)
December 31, 2024 December 31, 2024
2024 2023 YoY % 2024 2023 YoY %
change change
Operational metrics
Core GTV6 71,612 41,834 71% 240,789 146,045 65%
GTV3 137,691 103,224 33% 494,590 379,739 30%
Consumer loans
outstanding principal 10 5,224 1,918 172% 5,224 1,918 172%
Financial metrics
Gross revenue2 1,182 605 95% 3,660 1,878 95%
Lending revenue11 704 232 203% 1,935 410 372%
Contribution margin5 668 217 208% 1,657 309 436%
Adjusted EBITDA4 14 (168) n/a (467) (1,580) 70%
Financial Technology continued to scale rapidly, driving GoTo’s growth and achieving positive adjusted
EBITDA4 in 4Q, making an increased contribution to Group revenue and profitability. In 2024, GoPay
concluded its first year as a standalone app, attracting millions of new users, deepening engagement
and reducing acquisition costs. The Company also significantly expanded its consumer loans offering,
growing its loan book 172% YoY in 4Q while maintaining stable delinquency rates.
● Financial Technology Monthly Transacting Users (MTUs) grew 35% YoY to 20.2 million, driven
primarily by rapidly increasing usage of the GoPay app.
● Core GTV6 was Rp71.6 trillion in 4Q and Rp240.8 trillion for 2024, a YoY increase of 71% and 65%
respectively. GTV3 was Rp137.7 trillion in 4Q and Rp494.6 trillion for 2024, a YoY increase of 33%
and 30% respectively.
● Gross revenue2 increased 95% YoY in both 4Q and 2024, reaching Rp1.2 trillion and Rp3.7 trillion,
respectively, driven primarily by the scaling up of the loan book as well as increased users and
transaction volumes within the GoPay app.
● Adjusted EBITDA4 reached its first first full quarter of profitability at Rp14 billion in 4Q, driven by
loan book growth, strong growth in consumer payments and continued cost discipline.
● Lending revenue11 grew by 203% YoY in 4Q and increased by 372% YoY for the full year.
● Consumer loans outstanding principal10 expanded by 172% YoY in 4Q to Rp5.2 trillion, driven by
increasing penetration of lending products within the GoTo ecosystem.
● The Financial Technology segment is expected to expand further in 2025 as the GoPay app user
base continues to broaden, and the loan book grows to exceed Rp8 trillion by the end of 2025,
further boosting Group adjusted EBITDA4.
4
Page 18
On-Demand Services
(in billions of Rupiah) Three-month period ended 12-month period ended
December 31, 2024 December 31, 2024
2024 2023 YoY % 2024 2023 YoY %
change change
Operational metrics
GTV3 17,058 14,367 19% 63,039 55,636 13%
Financial metrics
Gross revenue2 3,786 3,229 17% 14,168 12,109 17%
Contribution margin 5 952 822 16% 3,380 2,644 28%
Adjusted EBITDA4 267 239 12% 679 (219) n/a
* In line with industry standards, GTV has been restated to include any additional fees, such as tolls and tips.
On-Demand Services sustained strong growth and profitability, achieving a new high in adjusted
EBITDA4. By optimizing its product mix and tailoring services, the Company expanded mass-market
adoption while capturing higher spending from affluent users. Premium offerings, product innovation,
higher advertising revenue, and disciplined promotional spending drove margin expansion and will
continue to fuel growth and profitability.
● On-Demand Services GTV3 grew 19% YoY to Rp17.1 trillion and was up 13% for 2024 (excluding
Vietnam: 24% YoY in 4Q and 17% YoY in 2024).
● Gross revenue2 increased by 17% YoY in both 4Q and for the full year, reaching Rp3.8 trillion and
Rp14.2 trillion respectively. On a like-for-like basis (which excludes Vietnam and accounts for the
change in the delivery services model from an agency to a principal model, which took effect in
January 2024), gross revenue increased by 11% YoY in 4Q and 10% for the full year.
● Optimized incentive spending drove a 28% YoY increase in contribution margin5 for the year to
Rp3.4 trillion, an improvement of 61 basis points YoY as a percentage of GTV.
● Premium offerings such as GoFood Express, which accounted for 28% of GoFood GTV in 4Q just
one year after launch, continue to provide opportunities for GoTo to deepen wallet share with
existing users.
● Advertising revenue increased 92% YoY in 2024. By 4Q, the Advertising business’s share of Food
GMV had risen from 1.1% to 1.6% within just 12 months.
● Adjusted EBITDA4 for On-Demand Services increased by 12% YoY in 4Q to Rp267 billion and was
Rp679 billion for 2024 versus a prior year loss of Rp219 billion.
● Revenue and margin growth in ODS has been driven by multiple product innovations including the
Special Delivery Fleet Program - through which driver-partners are assigned to operate entirely
within specific high demand areas - targeted advertising and Merchant Funded Promotions (MFP).
● As a homegrown Indonesian technology company, GoTo recognises that driver-partners are the
foundation of its business and their well-being is directly tied to the sustainability of the Company.
GoTo generates significant income for driver-partners amounting to a total average of Rp1.5 trillion
per month. While the Indonesian government acknowledges that driver-partners are not
employees, GoTo fully supports its guidance to provide an additional holiday bonus during Hari
Raya to driver-partners who are productive and high-performing. The Company will manage the
additional costs within its existing plans.
5
Page 19
Environmental, Social and Governance (ESG)
GoTo is committed to social responsibility and best practices in its ESG performance. Outcomes from the
Company's efforts in 4Q24 include:
● Increasing Gojek’s EV fleet by 300%, exceeding the Company’s 2024 target
● Reducing carbon emissions intensity:
○ Emissions intensity per kilometer was reduced 1.17% YoY
○ Rp23 billion was channeled from consumers into tree planting, forest conservation and
community impact as part of the Company’s carbon offset program
○ Over 239,000 trees were planted in 2024
● Gaining increased industry recognition including:
○ Ranked in the top 92nd percentile when compared to global industry peers by S&P
Global
○ Rated 'Low Risk' by Sustainalytics ESG Ratings
○ Maintained MSCI A rating
○ Included in the FTSE ESG Low Carbon Select Index Series
○ Recognized by reputable organizations such as Transparency International Indonesia and
TEMPO Media Group as a leader for good governance and integrity in the technology
sector
2025 Company Outlook
GoTo is on track for continuing growth and profitability, harnessing the value of its unique ecosystem. By
tailoring its products for different demographics and user preferences while using its platform to deliver
more targeted services across its user base, the Company expects to reach more people across Indonesia
more efficiently.
GoTo currently expects full-year 2025 Group adjusted EBITDA4 to be between Rp1.4 trillion and Rp1.6
trillion.
The above outlook is based on current market conditions and reflects the Company's preliminary
estimates, which are all subject to various uncertainties and risks. These include increasing market
competition, which is expected to continue over future quarters, as well as cost inflation, macroeconomic
conditions and other variables.
- END -
About GoTo Group
GoTo is the largest digital ecosystem in Indonesia. GoTo's mission is to 'empower progress' by offering
technology infrastructure and solutions that help everyone to access and thrive in the digital economy. The
GoTo ecosystem provides a wide range of services, including mobility, food delivery, groceries and
logistics, as well as payments, financial services, and technology solutions for merchants. The ecosystem
also provides e-commerce services through Tokopedia and banking services through its partnership with
Bank Jago.
6
Page 20
Forward-Looking Statements
This document may contain forward-looking information or forward-looking statements including, but not limited to discussions of
strategy, future plans and indicative financial performance (collectively, “forward-looking information”). Forward-looking information is
based on the management’s current expectations, estimates, projections, and assumptions. While considered reasonable, these are
subject to significant risks and uncertainties, including business, economic, competitive or other factors. Forward-looking information
is not a guarantee of future performance, and undue reliance should not be placed on them as a basis for making any investment
decision as they involve known and unknown risks, uncertainties and other factors (including the risks and uncertainties in the GoTo’s
consolidated financial statements and Management’s Discussion and Analysis available on the GoTo’s website), that may cause the
actual or future results may differ materially from those expressed or implied by such forward-looking information. Any estimates,
investment strategies or views expressed in this document are based upon current market conditions, and/or data and information
provided by unaffiliated third parties, and are subject to change without notice. GoTo Group has not independently verified any
information obtained from third-party sources, which may impact the accuracy of the assumptions made and conclusions drawn.
Except as required by law, GoTo disclaims any obligation to update or revise any forward-looking information, whether as a result of
new information, events or otherwise. Readers are cautioned not to put undue reliance on this forward-looking information, which
should not be viewed, in and of itself, as any basis for making any investment decision.
Non-IFAS Financial Measures
GoTo Group uses a number of non-Indonesian Financial Accounting Standards (IFAS) financial measures including gross revenue,
contribution margin and adjusted EBITDA, to understand and evaluate GoTo Group’s core operating performance. However, the
definitions of GoTo Group’s non-IFAS financial measures may be different from those used by other companies, and therefore, may not
be comparable. Furthermore, these non-IFAS financial measures have certain limitations in that they do not include the impact of
certain expenses that are reflected in GoTo Group’s consolidated financial statements that are necessary to run GoTo Group’s
business. Thus, these non-IFAS financial measures should be considered in addition to, not as substitutes for, or in isolation from,
measures prepared in accordance with IFAS.
Non-IFAS measurements are not intended to replace the presentation of GoTo Group’s financial results in accordance with IFAS.
Rather, GoTo Group believes that the presentation of adjusted EBITDA provides additional information to investors to facilitate the
comparison of past and present results, excluding those items that GoTo Group does not believe are indicative of GoTo Group’s
ongoing operations due to their size and/or nature. In addition, GoTo Group also presents the contribution margin, which may provide
additional information to investors in relation to the results excluding non-variable expenses and other income/expenses. Contribution
margin and adjusted EBITDA presented herein may not be comparable to similarly entitled measures presented by other companies,
who may use and define this measure differently. Accordingly, these non-IFAS measures should not be compared to those presented
by other companies.
Consolidated Financial Information
GoTo Group has furnished results for the year ended December 31, 2024 and 2023. The information for the year ended December 31,
2024 is extracted from the consolidated financial statements of GoTo as of and for the year ended December 31, 2024 (with
consolidated financial information as of and for the year ended December 31,2023 as comparative) that has been audited by an
Independent Certified Public Accountant.
Furthermore, in this document, GoTo Group has also furnished the results of the three months ended December 31, 2024, September
30, 2024, June 30, 2024, March 31, 2024 and December 31, 2023 which have been prepared by and are the responsibility of
management. The consolidated financial information for the three months ended December 31, 2024, September 30, 2024, June 30,
2024, March 31, 2024 and December 31, 2023 have not been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied.
Accordingly, there are no opinions or any other form of assurance expressed with respect to any and all consolidated financial
information for the three months ended December 31, 2024, September 30, 2024, June 30, 2024, March 31, 2024 and December 31,
2023 presented in this document.
GoTo Group has also furnished certain of the pro forma consolidated financial information as if Tokopedia and its related delivery and
fulfillment businesses under GoTo Logistics had been deconsolidated since January 1, 2023. The pro forma financial information has
been prepared based on the Company’s historical financial information. The pro forma financial information is (i) not intended to be a
complete presentation of the GoTo Group’s financial performance or results of operations had the transactions been concluded as of
and for the periods indicated; (ii) is presented based on currently available information and estimates and assumptions that the GoTo
Group’s management believes are reasonable as of the issuance date of this document; (iii) is intended for informational purposes
only; and (iv) does not reflect all decisions that are undertaken by the GoTo Group after the deconsolidation. In addition, the pro forma
financial information is provided for illustrative and informational purposes only and is not necessarily indicative of the GoTo Group’s
future results of operations or financial condition as an independent, publicly traded company. The pro forma financial information
included in this document has been prepared by and is the responsibility of management. This pro forma financial information has not
been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied by any third-party consultant or independent certified public
accountant. Accordingly, there are no opinions or any other form of assurance expressed with respect to any and all pro forma
financial information presented in this document.
7
Page 21
1
All Group-related numbers are pro forma unless otherwise stated. Pro forma numbers assume Tokopedia and its related delivery
and fulfillment businesses under GoTo Logistics were deconsolidated as of January 1, 2023. Segment-specific figures are as
reported.
Gross Revenue represents the total Rupiah value attributable to GoTo Group from each transaction, net of applicable discounts,
2
over the period of measurement.
GTV means gross transaction value, an operating measure representing:
3
a. the sum of the time value of the transactions from On-demand Services and any additional fees such as tolls and tips.
b. the sum of the value of the product and services recorded on our remaining E-commerce platforms, excluding Tokopedia.
c. the sum of the total payments volume, or TPV processed through our platform of Financial Technology.
d. and excluding amounts from inter-Company transactions between entities within the Company that are eliminated upon
consolidation.
GoTo Group calculates the adjusted EBITDA, a non-IFAS financial measure, beginning with loss before income tax and adjusting for
4
(i) depreciation and amortization expenses; (ii) finance income; (iii) interest expenses; (iv) loss on impairment of assets of disposal
group classified as held for sale; (v) (reversal)/loss on impairment of investment in associates and joint ventures; (vi) loss on
goodwill; (vii) fair value adjustment of financial instruments; (viii) (reversal)/loss on impairment of intangible and fixed assets; (ix)
share-based compensation costs; (x) unrealized foreign exchange (gain)/loss from cash remeasurement; (xi) share of net
(gain)/losses in associates and joint ventures; (xii) (gain)/loss on divestment and dilution of investments, net (xiii) dividend income;
and (xiv) non-recurring items.
GoTo Group calculates the contribution margin, a non-IFAS measure, beginning with net revenue and deducting total cost of
5
revenues, a portion of sales and marketing expenses relating to the promotional excess and product marketing and others,
consisting mainly of withholding taxes related to sales and marketing expenses, and other insignificant expenses.
Core GTV means GTV excluding merchant payment gateway GTV in Financial Technology and On-Demand Services GTV in
6
Vietnam.
Excluding operations in Vietnam and accounting for the change in the business model enacted in the first quarter of 2024, GoTo
7
Group’s gross revenue growth in 4Q24 was 22% YoY.
GoTo Group MTUs means average Monthly Transacting Users who are using On-Demand Services products (in ID, SG, VN), or
8
Financial Technology Services, on-platform or off-platform, over the stated period.
Excluding Vietnam
9
Consumer Loans outstanding principal includes both on and off balance sheet loans outstanding principal. Off-balance sheet
10
loans represent loans originated by GoTo’s Financial Technology segment but funded through loan channelling arrangements with
channelling partners.
Lending revenue corresponds with Lending Fee in Note 25 of GoTo’s Financial Statements.
11
Contacts:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investors/analysts
GoTo Group: ir@gotocompany.com
Piacente Financial Communications: goto@thepiacentegroup.com
8
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.1 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
PT GoTo Gojek
p.1
unresolved
org
Departemen Pengawas Pasar Modal
p.4
unresolved
org
Bank Jago. Pernyataan Berwawasan
p.11
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.