Back to announcement
20250312_UNTR_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31868511_lamp3.pdf
Asset transaction Needs review UNTRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 65
Page 1 OCR 0.957
Laporan Studi Kelayakan Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Baru PT United Tractors Tbk
Page 2 OCR 0.916
JAR? ed Bidang Jasa : Penilaian Properti (P) dan Bisnis (BJ A (TN Wilayah Kerja : Indonesia Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita dan Rekan Izin Usaha Kantor Jasa Penlai Publik No.2.12.0103 Surat BAPEPAM No, S-8154/BL/2012 Jakarta, 11 Maret 2025 Kepada Yth Direksi PT United Tractors Tbk Jalan Raya Bekasi Km. 22 Cakung, Jakarta Timur 13910 Hal: Laporan Studi Kelayakan Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Baru PT United Tractors Tbk No. Laporan 00101/2.0103-00/BS/05/0121/1/!11/2025 Dengan hormat Sehubungan dengan penugasan yang diberikan oleh PT United Tractors Tbk (“Perseroan”), suatu perseroan terbatas terbuka yang bergerak di bidang perdagangan atau distributor alat berat, yang beralamat di Jalan Raya Bekasi Km. 22, Cakung, Jakarta Timur, DKI — Jakarta 13190 mengacu pada Proposal Ref. No. BDR 25P-018/R1 tanggal 21 Januari 2025, dari Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita dan Rekan (“KJPP BDR" atau “Kami”) kepada Perseroan, Kami telah menyusun Laporan Studi Kelayakan Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (“KBLI”) baru (dengan kode 63122) untuk penggunaan Aplikasi United Tractors Connect (“UT Connect”) milik Perseroan (“Laporan Studi Kelayakar”). Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk memberi pernyataan bahwa penambahaan KBLI dengan kode 63122 untuk pengguna aplikasi UT Connect oleh Perseroan seperti dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”) adalah layak atau tidak layak. Dalam Studi Kelayakan ini KJPP BDR mengacu pada (i) POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), (ii) POJK No. 17/POJK.04/2020, (iii) Kode Etik Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII — 2018 (SPI Edisi VII — 2018), dan (iv) SPI Edisi Revisi Tahun 2020. Sebagai latar belakang Studi Kelayakan ini, Perseroan memiliki 5 lini usaha yaitu (i) mesin konstruksi, (ii) kontraktor penambangan, (iii) pertambangan, (iv) industri konstruksi, dan (v) energi. Untuk lini usaha mesin konstruksi Perseroan tidak hanya menawarkan produk-produk kepada pelanggannya, tetapi juga Pusat : Bidang Jasa : Penaian Properti dan Bisnis (PB), Jl. Musi No. 38 Cideng — Gambir Jakarta 10150 Telp. : (021) 3448577, 3518414, 3518236, 3813522, 34832688, 3813146, Fax. : (021) 3459648 Website : www.bdr.co.id, E-mail : info@bdr.co.id Cabang : Surabaya : Bidang Jasa : Penilaian Properti (P), Telp. : (031) 8782820, 8782821, 081235158473, E-mail : surabaya@bdr.co.id Makassar : Bidang Jasa : Penilaian Properti (P), Telp. : (0411) 4671006, 085100040950, E-mail : makass: co.id Medan : Bidang Jasa : Penilaian Properti (P), Telp. : (061) 42566654, E-mail : medan@bdr.co.id Sukoharjo : Bidang Jasa : Penilaian Properti Sederhana (PS), Telp. : (0271) 7469143, E-mail : sukoharjo@bdr.co.id Denpasar : Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB), Telp. : 08113838466, E-mail : bali@bdr.co.id, info@bdr-bali.com
Page 3 OCR 0.960
menyediakan berbagai jasa yang komprehensif seperti konsultasi lapangan, rekomendasi armada yang optimal, program pemeriksanaan mesin, program pemantauan alat berat, remanufaktur dan rekondisi, pelatihan untuk mekanik dan operator, UT Call (layanan pelanggan), jaminan layanan purna jual, hingga layanan dari UT Command Center. Pada tahun 2019 Perseroan mulai mengembangkan jasa layanannya secara digital dengan memperkenalkan aplikasi UT Connect. UT Connect adalah aplikasi khusus perawatan dan pemeliharaan alat berat bagi pelanggan Perseroan. Aplikasi ini tidak hanya digunakan sebagai platform interaksi digital antara pelanggan dan Perseroan namun juga dapat digunakan dalam pemesanan suku cadang serta memonitor kinerja alat berat kapan pun dan di mana pun. Tujuan UT Connect adalah untuk memberikan layanan purna jual terbaik bagi pelanggannya. Pada tahun 2019, berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk menjalankan kegiatan usaha/berdagang melalui UT Connect, Perseroan hanya perlu untuk mendaftarkan Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (“TDSPE”) yang telah dipenuhi oleh Perseroan sejak tanggal 26 Oktober 2020 dan telah diperbarui pada 2 Juni 2021 dengan keberlakuan tanpa batas waktu. Pada 26 September 2023, Menteri Perdagangan menerbitkan Peraturan menteri Perdagangan Nomor 31 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dan Perdagangan melalui Sistem Elektronik yang mewajibkan perusahaan yang menjalankan transaksi elektronik untuk menambahkan kode bisnis berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020 (“KBLI”) baru dengan kode 63122 untuk penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PPMSE) pada Anggaran Dasarnya. Rencana Penambahan KBLI baru sesuai dengan 17/POJK.04/2020 yang akan dilakukan oleh Perseroan. Hasil Analisis Hasil analisis atas aspek hukum menunjukkan bahwa saat ini aplikasi UT Connect telah memiliki perizinan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan telah mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (“HAKI”) di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (“Dirjen HAKI”) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Namun demikian, dengan dikeluarkannya Permendag 31/2023, maka untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha retail online, termasuk pemesanan suku cadang secara online melalui aplikasi UT Connect, Perseroan perlu melakukan penambahan KBLI dengan kode 63122 dalam Nomor Induk Berusaha (“NIB”) milik Perseroan untuk memperoleh dapat perizinan berusaha berbasis risiko yang dikeluarkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi Badan Koordinasi Penanaman Modal. Hasil analisis atas aspek ekonomi menunjukkan bahwa kondisi perekonomian di Indonesia masih cukup stabil dengan ditandai pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2024 dapat tumbuh 5,03”6(yoy). Kemudian tingkat inflasi yang 2
Page 4 OCR 0.942
rendah pada triwulan IV 2024 sebesar 1,57Y6(yoy) terjaga dalam rentang sasaran 2,54#1Y. Hasil analisis atas aspek pasar, menunjukkan bahwa secara keseluruhan, industri alat berat di Indonesia menunjukkan prospek yang positif dengan pertumbuhan yang didorong oleh berbagai sektor industri. Ukuran pasar peralatan konstruksi Indonesia diperkirakan mencapai USD 4,24 miliar pada tahun 2025, dan diharapkan mencapai USD6,04 miliar pada tahun 2030, dengan CAGR sebesar 7,32Y6 selama periode perkiraan (2025-2030). Menurut perkiraan, industri peralatan konstruksi dan pertambangan di Indonesia bernilai USD431 juta pada tahun 2025 dengan kontribusi mayoritas berasal dari ekskavator (2476). Hasil analisis atas aspek manajemen menunjukkan bahwa Perseroan dapat mengembangkan aplikasi UT Connect dengan tersedianya tenaga ahli dalam bidang teknologi dan informasi yang bisa mengembangkan dan berinovasi untuk aplikasi UT Connect. Hasil analisis atas aspek teknis menunjukkan bahwa Perseroan mampu mengelola bidang jasa pelayanan kepada pelanggan melalui beberapa pengembangan dari unit bisnis yang ada dari Perseroan. Hasil analisis atas aspek keuangan Dari perhitungan Net Present Value (“NPV”) dengan menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,4296 menunjukkan bahwa nilai NPV dengan proyeksi aliran kas bersih selama 9 tahun terakhir adalah sebesar Rp14.783.916.585,00. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Internal Rate of Return proyek dari aplikasi UT Connect adalah 25,07”4 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,42Y6. Berdasarkan perhitungan Payback Period kegiatan usaha melalui aplikasi UT Connect membutuhkan waktu 3 tahun untuk mengembalikan investasi dan rencana pengembangan yang dikeluarkan sebesar Rp12.281.956.000,00,-. Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan diketahui bahwa nilai Profitability Index dari investasi dan rencana pengembangan tersebut adalah 2,20. Kesimpulan Dengan demikian berdasarkan data-data dan hasil dari berbagai analisis di antaranya analisis atas aspek legal, manajemen, pasar, teknis dan aspek keuangan, kami berpendapat bahwa: Rencana Penambahan KBLI Baru Kode 63122 untuk aplikasi UT Connect layak untuk dilaksanakan. Surat Pengantar ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Laporan Studi Kelayakan yang disusun oleh KJPP BDR.
Page 5 OCR 0.894
Kami menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam melaksanakan penugasan ini, kami bertindak sebagai pihak independen dan kami tidak mempunyai kepentingan apapun atas usaha perusahaan yang dianalisa maupun atas hasil studi yang telah dilaporkan. Kami tegaskan pula bahwa kami tidak menerima manfaat atau keuntungan apapun dari Studi Kelayakan yang kami laporkan, baik saat ini maupun di masa datang. Hormat kami, KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan Pimpinan Rekan 4? Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita, M.Sc., MAPPI (Cert) Nomor Izin Penilai Publik”: PB-1.09.00121 Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB) MAPPI 1 94-5-00409 STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023 STTD OJK (IKNB) : 050/NB.122/STTD-P/2017 No. Register : RMK-2017.00108 SW £ st 6
Page 6 OCR 0.957
PERNYATAAN PENILAI Terhadap batas kemampuan dan keyakinan Kami sebagai Penilai Independen, Kami yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa: 1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam Laporan Studi Kelayakan ini adalah benar sesuai dengan dengan pemahaman terbaik dari Penilai, 2. Penugasan Studi Kelayakan telah dilakukan terhadap Objek Studi Kelayakan dan Tanggal Studi Kelayakan, 3. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan dalam Laporan Studi Kelayakan ini, 4. Nilai yang dihasilkan dalam Penugasan Studi Kelayakan telah disajikan sebagai dasar hasil kesimpulan, 5. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan dalam laporan Studi Kelayakan ini, 6. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Studi Kelayakan diperoleh dari berbagai sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan: 7. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap objek Studi Kelayakan: 8. Imbalan jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil opini Studi Kelayakan yang dilaporkan, 9. Pada Studi Kelayakan ini, KJPP BDR senantiasa mengacu pada POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Kode Etik Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII — 2018 (KEPI & SPI Edisi VII — 2018) dan SPI Edisi Revisi Tahun 2020. 10.Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah, 11. Penilai memiliki pemahaman mengenai objek dari Studi Kelayakan yang dilakukan, 12. Penilai melakukan inspeksi atas objek dari Studi Kelayakan yang dianalisis, dan 13.Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah menyediakan bantuan professional dalam menyiapkan Laporan Studi Kelayakan ini.
Page 7 OCR 0.877
No. Nama Tanda Tangan 1. | Penanggung Jawab: Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita, M.Sc., MAPPI (Cert) Nomor Izin Penilai Publik — : PB-1.09.00121 Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB) D MAPPI : 94-S-00409 TX STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023 STTD OJK (IKNB) : 050/NB.122/STTD-P/2017 No. Register : RMK-2017.00108 2. | Pemeriksa: Timbul Nauli Nainggolan, S.E., MAPPI (Cert) Nomor Izin Penilai Publik : P-1.09.00123 Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti (P) (PN M—— MAPPI : 95-S-00561 STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PP-31/PJ-1/PM.02/2023 STTD OJK (IKNB) : 042/NB.122/STTD-P/2017 No. Register : RMK-2017.00116 3. | Penilai: $ Bimo Suryo Atmaji, S.E., M.Ec.Dev. , MAPPI 1 18-T-08287 No. Register : RMK-2018.02350 4. | Asisten Penilai: Bembi Susdianto Susanto, B.B.A MAPPI : 19-A-09507
Page 8 OCR 0.700
DAFTAR ISI SURAT:PENGANTAR mensisawewnnn mna 1 PERNYATAAN PENILAI ......o..oooooooooooooWo.oWoooWooWoooooWomnnna 5 DAFTARIISI essen ms samaan 7 DAFTAR LAMPIRAN BAB | PENDAHULUAN.. 11 Status dan Kualifikasi Penilai 1.2 Pemberi Tugas..........oooooooo.cooo.oWoWooo.WoWooommmmnnsan 10 1.3 Maksud dan Tujuan Laporan Studi Kelayakan...................ooo AA 1.4 Pengguna Laporan Studi Kelayakan......................oooo.WoWoo | 1.5 Objek Studi dan Kepemilikan 1.6 Tanggal Laporan Studi Kelayakan .. M7 —IndopendensiiPenilakonenueeraeeN NM 11 18: Asumsi-AsuSi se en BS 12 1.F Kondisi Pembatat nee ian Meher enoa maan Mena DA eno mena men eMKaN 13 1.10 Data dan Informasi 1.11 Tingkat Kedalaman Investigasi 1.12 Jenis Mata Uang 1.13 Aturan dan Standar Penilaian yang Digunakan .....................o.oo 15 1.14 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi.....................oooo 15 BAB II METODOLOGI STUDI KELAYAKAN ... 21. Ruang Lingkup. 2.2. Tujuan dari Studi Kelayakan . 2.3. Lembaga-Lembaga yang Memerlukan Studi Kelayakan......................... 16 2.4. Metode Penyusunan Studi Kelayakan ....................o.coWoWoWoWoWo 17 2.5. Aspek-Aspek Studi Kelayakan........................oooooo.oooo 18 2.6. Sistematika Pembahasan BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN... 28 PI United TIctOiS IT DK. werourunoweeomenannseLamasa ane kem 20 3.2 Sirdktur Permodalan nenen sanam anna 21 3.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan............................. 21 7
Page 9 OCR 0.644
3.4 BAB IV ANALISIS ASPEK-ASPEK DALAM STUDI KELAYAKAN. 41 42 43 44 a. b 3 d. e ? BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 5A4 5.2 Data Keuangan Historis .......................oooooooooWooooo 22 Latar Belakang Penyusunan Studi Kelayakan Ruang LINGKUP .......ooooooooWoooWoWoWo WWW mna ManfaatStudi Kelayakah'.o.oooo—oocoowosumunas 30 Analisis Aspek-Aspek Studi Kelayakan.........................o.ooooooo 30 Aspek Hukum... Aspek Ekonomi Aspek Pasar Papa Tea Aspek Manajemen ..........ooooooooooooooooWoooooommmo—.m 44 Aspek Keuangan Kesimpulan ES Ep DA A2 2 ANN “AA Cor MENANAM AA NAN ANE YA YANAAAI 55
Page 10 OCR 0.894
FP DAFTAR LAMPIRAN Proyeksi Laba Rugi Arus Kas Terdiskonto Uji Sensitivitas Surat Representasi
Page 11 OCR 0.940
11 1.2 BAB I PENDAHULUAN Status dan Kualifikasi Penilai KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP BDR'" atau “Kami”) didirikan di Jakarta pada tahun 2008 mengacu pada Surat Keputusan Menteri Keuangan No.125/PMK.01/2008 tanggal 3 September 2008 tentang Jasa Penilai Publik dan telah memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik, No.56/PMK.01/2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik, dan No.228/PMK.01/2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik. KJPP BDR yang berkedudukan di Jalan Musi No. 38, Jakarta Pusat merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal berdasarkan surat No.S-8154/BL/2012 tanggal 29 Juni 2012 dan Keputusan Menteri Keuangan No.696/KM.1/2012 tentang Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik dengan nomor izin: 2.12.0103 tanggal 18 Juni 2012, serta Penilaian Pertanahan berdasarkan Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI No.129/SK-600.PT.01.01/V/2020 tanggal 18 Mei 2020. Penanggung jawab dari Laporan Studi Kelayakan ini adalah Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita, M.Sc., MAPPI (Cert) dengan nomor anggota MAPPI: 94-S-00409 dengan Nomor Izin Penilai Publik PB-1.09.00121, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 144/KM.1/2009, tanggal 10 Februari 2009 dengan klasifikasi Bidang Jasa Penilai Properti dan Bisnis, dan memiliki kualifikasi Penilai sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal dengan STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023, serta sebagai penilai di Industri Keuangan Non Bank (IKNB) dengan STTD OJK (IKNB) No.050/NB.122/STTD-P/2017, tanggal 7 April 2017. Pemberi Tugas Identitas pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah sebagai berikut: a. Nama 1 PT United Tractors Tbk b. NPWP 1. 01.308.524.6-091.000 c. Bidang Usaha 1 Perdagangan d. Alamat Jalan Raya Bekasi KM. 22 Cakung, Kota ADM, Jakarta Timur DKI Jakarta 13190 e. Penanggung 1. Ibu Inge Teja Jawab Corporate Financial Planning Department Head 10
Page 12 OCR 0.957
1.3 14 1.5 1.6 1.7 Maksud dan Tujuan Laporan Studi Kelayakan Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk memberi pernyataan bahwa penambahan KBLI dengan kode 63122 untuk aplikasi UT Connect oleh PT United Tractors Tbk (“Perseroan”) seperti dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”) adalah layak atau tidak layak Tujuan dari penyusunan Studi Kelayakan usaha ini akan digunakan oleh Perseroan dalam rangka memenuhi POJK 17/2020. Pengguna Laporan Studi Kelayakan Laporan Studi Kelayakan usaha sesuai dengan lingkup pekerjaan dalam penugasan ini akan digunakan oleh Perseroan dalam rangka memenuhi POJK 17/2020. Objek Studi dan Kepemilikan Pada Laporan Studi Kelayakan ini yang menjadi objek studi adalah Rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Indonesia baru dengan kode 63122 atas aplikasi UT Connect untuk pemesanan suku cadang, perawatan dan pemeliharaan alat berat serta memantau performa alat berat bagi pelanggan PT United Tractors Tbk. Bentuk kepemilikan atas objek Studi Kelayakan usaha tersebut di atas akan ditentukan sesuai dengan dokumen kepemilikan yang kami terima dari Perseroan dan selanjutnya akan dituangkan dalam Laporan Studi Kelayakan. Tanggal Studi Kelayakan Tanggal pembuatan Laporan Studi Kelayakan di atas yaitu pada tanggal 31 Desember 2024. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penugasan serta dari data keuangan Perseroan yang kami terima yaitu Laporan Keuangan PT United Tractors Tbk per tanggal 31 Desember 2024. Independensi Penilai Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan, KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan, bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan, keuntungan pribadi dan tidak terafiliasi dengan PT United Tractors Tbk. Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima 1
Page 13 OCR 0.960
1.8 adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis studi kelayakan ini. Asumsi-Asumsi Penyusunan pendapat independen atas objek Studi Kelayakan mengasumsikan bahwa penugasan yang dilakukan telah didasarkan dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) serta tidak merugikan kepentingan-kepentingan pihak Perseroan dan para pemegang saham. Asumsi-asumsi yang kami gunakan antara lain: 1. Laporan Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan- peraturan pemerintah terkait yang berlaku pada tanggal penilaian ini diterbitkan. 2. Laporan Studi Kelayakan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang menyesatkan atas proses yang mendasari penilaian. Penyusunan Studi Kelayakan ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap. 3. Hasil Laporan Studi Kelayakan ini sangat dipengaruhi oleh ketersediaan data dan kebenaran data serta informasi pendukung yang diperoleh dari pihak manajemen. 4. Pada saat penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini, Kami menggunakan beberapa asumsi, seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak lain yang menggunakan Laporan Studi Kelayakan ini, sesuai dengan yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan atau pihak lain, baik selaku objek studi kelayakan maupun sebagai pemberi tugas. 5. Kami juga mengasumsikan bahwa sampai dengan tanggal laporan Studi Kelayakan ini diterbitkan sampai dengan tanggal terjadinya rencana aksi korporasi, tidak terjadi perubahan apapun terhadap asumsi-asumsi, kondisi, serta peristiwa-peristiwa yang terjadi, selain daripada yang telah disampaikan kepada kami dalam periode sebelum tanggal laporan, yang berpengaruh secara material dalam penyusunan Studi Kelayakan ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali, melengkapi, serta memutakhirkan (update) pendapat Kami karena adanya perubahan asumsi, kondisi, serta peristiwa-peristiwa yang terjadi ataupun disampaikan setelah tanggal laporan. 12
Page 14 OCR 0.959
1.9 Kondisi Pembatas Penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini tidak terlepas dari kondisi- kondisi yang membatasi pendapat Studi Kelayakan tersebut. Berikut adalah kondisi-kondisi pembatas tersebut. Is Saat melaksanakan analisis, Kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan, keandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada Kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan, dan Kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi- informasi yang diberikan kepada Kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan. Studi kelayakan ini dipersiapkan menggunakan data dan informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat Kami secara material. Oleh karenanya, Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Studi Kelayakan Kami dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut. Kami melakukan wawancara kepada manajamen Perseroan. Selain itu, Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari hasil Laporan Studi Kelayakan ini. Jasa-jasa yang Kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan penugasan ini hanya merupakan review Studi Kelayakan atas nilai dari objek Studi Kelayakan yang ditugaskan kepada Kami dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan Kami yang berkaitan dengan Studi Kelayakan ini tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, sesuai penelaahan atau audit atau pelaksanaan prosedur-prosedur atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, Kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan menganalisis informasi apapun di luar dari yang telah disampaikan kepada Kami, yang mungkin tersedia untuk Perseroan, serta pengaruh dari informasi tersebut atas hasil studi kelayakan ini. Tanggung jawab penilai sehubungan dengan Laporan Studi Kelayakan ini hanya kepada pemberi tugas. Penilai tidak mempunyai tanggung jawab terhadap pihak lain. Laporan Kami disusun 13
Page 15 OCR 0.955
berdasarkan permintaan dari Perseroan yang dipakai semata-mata untuk membantu Perseroan yang memerlukan pendapat dari pihak independen. Laporan Studi Kelayakan ini tidak akan digunakan untuk tujuan lainnya karena pihak lain mungkin bermaksud untuk menggunakan laporan ini. Laporan ini tidak dapat dikutip, direferensikan, atau diperlihatkan ke pihak lain tanpa izin tertulis dari Kami terlebih dahulu kecuali diharuskan oleh pengadilan atau undang-undang yang berlaku. Perseroan telah membebaskan KJPP BDR dari setiap klaim yang dapat dan akan timbul dari kesalahan ataupun kekurangan dalam bahan dan informasi yang disediakan Perseroan, anak Perseroan, perusahaan afiliasi, konsultan, atau pihak ketiga kepada KJPP BDR dalam penyusunan laporan ini. Laporan ini bersifat non-disclaimer opinion. Pihak Manajemen Perseroan menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut penugasan Studi Kelayakan telah diungkapkan seluruhnya kepada KJPP BDR dan tidak ada pengurangan atas fakta-fakta yang penting. Laporan Studi Kelayakan ini tidak berlaku sah apabila tidak dicetak di atas kertas khusus berlogo dan/atau dengan cap huruf timbul KJPP BDR dan ditandatangani oleh rekan yang secara resmi ditunjuk. 1.10 Data dan Informasi Pada pelaksanaan penugasan Studi Kelayakan ini, Kami menggunakan beberapa sumber data dan informasi dari pemberi tugas dan objek Studi Kelayakan yang dapat dilihat sebagai berikut: Laporan Keuangan Audited PT United Tractors Tbk untuk periode 31 Desember 2015 — 31 Desember 2024. Proyeksi Bisnis dari United Tractors Connect dengan periode 2025 - 2030. Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik No.000543.04/DJAI.PSE/06/2021. Tanggal terbit 2 Juni 2021 Data Damodaran pada 1 Januari 2025 atas Eguity Risk Premium dan Rating-based Default Spread. Data-data riset ekuitas (eguity research) Refinitif Eikon untuk perusahaan-perusahaan pembanding per 31 Desember 2024. Data, informasi serta dokumen pendukung lainnya dari pihak manajemen. Mengacu kepada Surat Representasi No LUT/97/9960/111/2025 tanggal 11 Maret 2025 yang dikeluarkan PT United Tractors Tbk dinyatakan bahwa seluruh data dan informasi yang diterima akurat, valid dan sesuai 14
Page 16 OCR 0.959
dengan aslinya, dengan demikian Surat Representasi tersebut menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan laporan Studi Kelayakan ini. 1.11 Tingkat Kedalaman Investigasi Kami telah melakukan inspeksi lapangan, wawancara dan diskusi pada tanggal 7-14 Februari 2025 dengan Perseroan selaku pemberi tugas. Hal ini dilakukan untuk mengumpulkan beberapa informasi dan dokumen- dokumen pendukung lainnya sehubungan dengan Studi Kelayakan yang ditugaskan kepada kami. 1.12 Jenis Mata Uang Jenis mata uang yang digunakan dalam Studi Kelayakan adalah mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang yang digunakan pada Laporan Keuangan Perseroan. 1.13 Aturan dan Standar Penilaian yang Digunakan Pada studi kelayakan ini, KJPP BDR senantiasa mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, (“POJK 35/2020”), (ii) POJK 17/2020, (iii) Kode Etik Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII — 2018 (SPI Edisi VII — 2018), dan SPI Edisi Revisi Tahun 2020. 1.14 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi Setiap publikasi terhadap keseluruhan atau sebagian dari laporan Studi Kelayakan ini harus mendapat persetujuan dari KJPP BDR. 15
Page 17 OCR 0.952
21. P7 2.3. BAB II METODOLOGI STUDI KELAYAKAN Ruang Lingkup Yang dimaksud dengan Studi Kelayakan bisnis adalah penelitian dan penilaian tentang dapat atau tidaknya suatu proyek dilakukan dengan berhasil (menguntungkan). Pengertian menguntungkan, berhasil atau layak dapat ditafsirkan dalam arti sempit dan arti luas. Pengertian arti sempit, biasanya pihak swasta, lebih berminat tentang manfaat ekonomi suatu investasi. Pengertian dalam arti luas, biasanya pemerintah atau lembaga nonprofit, disamping manfaat ekonomi masih ada manfaat lain yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan. Tujuan dari Studi Kelayakan Suatu proyek investasi pada umumnya memerlukan dana yang cukup besar dan mempengaruhi perusahaan dalam jangka panjang, karenanya perlu diadakan suatu studi atau penelitian dan penilaian sebelumnya. Banyak sebab yang mengakibatkan suatu proyek ternyata kemudian tidak menguntungkan/gagal karena kesalahan perencanaan, kesalahan analisa pasar, kesalahan dalam memprediksi bahan baku, kesalahan merekrut tenaga kerja, kesalahan dalam analisa lingkungan dan lain-lain. Untuk itulah studi tentang kelayakan menjadi sangat penting. Dengan ringkas dikatakan bahwa tujuan dilakukannya Studi Kelayakan adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. Lembaga-Lembaga yang Memerlukan Studi Kelayakan Pembuatan Laporan Studi Kelayakan digunakan untuk memenuhi permintaan pihak-pihak yang berbeda. Masing-masing pihak mempunyai kepentingan serta sudut pandang yang berbeda. a. Investor Pihak yang menanamkan dana dalam suatu proyek tentunya akan lebih memperhatikan prospek usaha tersebut. Prospek yang dimaksud berupa keuntungan beserta risiko investasi. Gambaran pospek ini sedikit banyak tercermin dari suatu Laporan Studi Kelayakan. 16
Page 18 OCR 0.954
b. Kreditur/Bank Pihak kreditur/bank memperhatikan segi keamanan dana yang dipinjamkan. Mereka mengharapkan bunga plus angsuran pokok bisa dibayarkan tepat waktu. c. Pemerintah Pemerintah terutama lebih berkepentingan dengan manfaat proyek tersebut bagi perekonomian nasional lebih lanjut Laporan Studi Kelayakan merupakan suatu pemenuhan atas ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2.4. Metode Penyusunan Studi Kelayakan Dalam penyusunan Studi Kelayakan ini Kami membagi dalam tiga metode, yaitu (i) metode pengumpulan dan pengkajian data, (ii) metode studi kepustakaan, dan (iii) metode pengamatan lapangan. a. Pengumpulan dan Pengkajian Data Data yang digunakan merupakan data primer, data sekunder dan data eksternal. Data ini digunakan dan diolah menjadi informasi yang berguna bagi penetapan keputusan. 1) Data primer diperoleh dari hasil survei ke lokasi proyek, perkembangan kondisi lingkungan sekitar, dan sebagainya. 2) Data sekunder yang kami gunakan adalah data dari manajemen Perseroan khususnya untuk data teknis, keuangan, dan manajemen. 3) Data eksternal khususnya data pemasaran, sosial, dan ekonomi diupayakan dari sumber organisasi asosiasi, perusahaan penyaji data dan pihak-pihak relevan. b. Studi Kepustakaan Dapat berupa studi literatur atas jurnal dan data riset baik dari pemerintah maupun swasta atau instansi/organisasi, brosur yang mendukung penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini, menyangkut masalah kegiatan usaha tempat istirahat dan pelayanan, pola manajemen yang diterapkan dalam kegiatan usaha ini. Cc. Wawancara dan Inspeksi Kami telah melakukan wawancara dan diskusi pada tanggal 7-14 Februari 2025 dengan Perseroan selaku pemberi tugas. Hal ini dilakukan untuk mengumpulkan beberapa informasi dan dokumen- dokumen pendukung lainnya sehubungan dengan penilaian bisnis yang ditugaskan kepada kami. Th
Page 19 OCR 0.939
2.5. Aspek-Aspek Studi Kelayakan Mengingat bahwa kondisi yang akan datang dipenuhi dengan ketidakpastian, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu di dalam memulai suatu bisnis, di mana dasar dari pertimbangan- pertimbangan tersebut dapat diperoleh melalui suatu studi terhadap berbagai aspek mengenai kelayakan suatu bisnis yang akan dijalankan, sehingga hasil studi tersebut dapat digunakan untuk memutuskan apakah sebaiknya proyek atau bisnis layak dikerjakan atau ditunda atau bahkan dibatalkan. Berikut ini aspek-aspek yang harus diteliti dalam suatu Laporan Studi Kelayakan sehubungan dengan rencana penambahan KBLI baru dengan kode 63122 atas aplikasi UT Connect oleh Perseroan yaitu: a. Aspek hukum Menyangkut semua legalitas kegiatan usaha yang dilaksanakan, meliputi ketentuan hukum yang berlaku di antaranya: se Tanda Daftar Penyelenggaran Sistem Elektronik — Nomor 000543.04/DJAI.PSE/06/2021 yang dikeluarkan — Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tanggal 2 Juni 2021. # Sertifikat Merek Nomor IDM 001135553 yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manuari Republik Indonesia tanggal 14 Februari 2023. b. Aspek sosial ekonomi dan budaya Menyangkut dampak yang diberikan kepada masyarakat sekitar karena adanya suatu kegiatan usaha tersebut, di antaranya: e Dari segi sosial, apakah dengan adanya UT Connect dapat mengubah perilaku belanja dan meningkatkan daya beli masyarakat. e Dari sudut ekonomi, apakah UT Connect dapat memperluas pangsa pasar, dan membuka lapangan kerja baru. e Dari sisi budaya, apa dampak UT Connect dapat mengubah perilaku konsumsi, gaya hidup, dan lain-lain. c. Aspek pasar dan pemasaran Menyangkut apakah ada peluang pasar untuk output yang akan dihasilkan oleh kegiatan usaha yang akan dilaksanakan, dengan melihat hal-hal berikut: e# Potensi pasar e Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai keinginan atau hasrat untuk bertransaksi melalui UT Connect. 18
Page 20 OCR 0.918
e Daya beli, kemampuan konsumen dalam rangka memanfaatkan UT Connect mencakup tentang perilaku, kebiasaan, preferensi konsumen, dan lain-lain. e Pemasaran, menyangkut tentang strategi yang digunakan untuk meraih sebagian pasar potensial atau peluang pasar atau seberapa besar pengaruh strategi tersebut dalam meraih besarnya market share. d. Aspek teknis Menyangkut produk dan jasa layanan yang dimiliki oleh Perseroan termasuk di dalamnya untuk memfasilitasi pelanggan Perseroan. e. Aspek manajemen Menyangkut pengembangan dan operasional dari UT Connect. f. Aspek keuangan Menyangkut sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan. 2.6. Sistematika Pembahasan Sistematika pembahasan dalam Studi Kelayakan ini adalah sebagai berikut: BABI : Pendahuluan BAB Il” Metodologi Studi Kelayakan BAB Ill“ Sambaran Umum Perusahaan BAB IV Analisis Aspek-Aspek Dalam Studi Kelayakan BABV : Kesimpulan dan Saran 19
Page 21 OCR 0.953
BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 3.1 PT United Tractors Tbk PT United Tractors Tbk (“Perseroan” atau “United Tractors”) didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama PT Inter Astra Motor Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69, di hadapan Djojo Muljadi, S.H.. Akta Pendirian tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/34/8 tanggal 6 Februari 1973 dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 31, Tambahan No. 281 tanggal 17 April 1973 yang mengubah nama Perseroan menjadi PT United Tractors. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Adapun Anggaran Dasar Perseroan telah disesuaikan dengan Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sesuai Akta Nomor 54 tanggal 13 Juni 2008, yang dibuat di hadapan Notaris Benny Kristianto, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-38120.AH.01.02Tahun 2008 tanggal 3 Juli 2008. Akta tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir telah diubah dengan Akta Nomor 79 tanggal 08 April 2022 yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusannya Nomor AHU- 0028206.AH.01.02 Tahun 2022 tanggal 19 April 2022. Adapun susunan terakhir anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dimuat dalam Akta Nomor 98 tanggal 24 April 2024 yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan Persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat Nomor AHU- AH.01.09-0187465.Tahun 2024 tertanggal 7 Mei 2024. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1973. Perseroan berkedudukan di Jakarta, Indonesia. Perseroan dikendalikan oleh induk perusahaannya PT Astra International Tbk (“Astra”), perusahaan yang didirikan di Indonesia. Pemegang saham terbesar Astra adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd., perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah anak perusahaan dari Jardine Matheson Holdings Ltd., perusahaan yang didirikan di Bermuda. Perseroan adalah salah satu grup usaha terbesar dan terkemuka di Indonesia dengan jaringan layanan menjangkau berbagai industri dan sektor. Sejak tanggal19 September 1989, United Tractors telah menjadi perusahaan publik dengan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya). Hingga kini Astra memiliki 59,55 saham dalam United Tractors, dengan sisa saham dimiliki oleh publik. 20
Page 22 OCR 0.939
Saat ini United Tractors telah berkembang menjadi salah satu pemain utama di sektor dan industri dalam negeri, melalui lima pilar bisnis, yaitu (i) mesin konstruksi, (li) kontraktor penambangan, (iii) pertambangan, (iv) industri konstruksi dan (v) energi. 3.2 Struktur Permodalan Berdasarkan susunan kepemilikan pemegang saham dalam Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham tertanggal 28 Februari 2025 dan pada saat Laporan Studi Kelayakan ini dibuat adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Total Saham nas PT Astra International Tbk 2.219.317.358 59,50Y6 Masyarakat 1.412.491.778 37.86Y6 Jumlah Saham Beredar 3.631.809.136 97,36Y0 Saham Tresuri 98.326.000 2,64Yo Jumlah 3.730.135.136 100,00Yc 3.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan Berdasarkan Akta Nomor 98 tanggal 24 April 2024 yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan Persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat Nomor AHU-AH.01.09-0187465.Tahun 2024 tertanggal 7 Mei 2024 dan pada saat Laporan Studi Kelayakan ini dibuat susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: Tabel Susunan Komisaris Jabatan Nama Presiden Komisaris Djony Bunarto Tjondro Wakil Presiden Komisaris Rudy Komisaris Djoko Pranoto Santoso Komisaris Chiew Sin Cheok Komisaris Benjamin Herrenden Birks Komisaris Independen Paulus Bambang Widjanarko Komisaris Independen Nanan Soekarna Komisaris Independen Bruce Malcom Cox Sumber: Laporan Keuangan Audited 31 Des 2024 Tabel Susunan Direksi Jabatan Nama Direktur Utama Franciscus Xaverius Laksana Kesuma (Frans Kesuma) Direktur Loudy Irwanto Ellias
Page 23 OCR 0.903
Direktur Iwan Hadiantoro Direktur Idot Supriadi Direktur Edhie Sarwono Direktur Widjaja Kartika Direktur Vilihati Surya Sumber: Laporan Keuangan Audited 31 Des 2024 Tabel Susunan Komite Audit Jabatan Nama Ketua Paulus Bambang Widjanarko Anggota Purnama Setiawan Anggota Arietta Adrianti Sumber: Laporan Keuangan Audited 31 Des 2024 3.4 Data Keuangan Historis ANALISIS LAPORAN LABA RUGI Analisis laporan laba rugi historis dimulai dengan analisis atas pendapatan, beban pokok pendapatan, laba bruto, rugi usaha, dan rugi tahun berjalan, baik berdasarkan porsi maupun pertumbuhannya. Disajikan dalam miliaran Rupiah Deskripsi 2019 2020 2021 2022 2023 2024 Pendapatan 84.430 | 60.347 | 79.461 | 123.607 | 128.583 | 134.427 Beban Pokok Pendapatan 63.200 | 47.357 (59.796 | 88.849| 92.797 | 100.595 Laba Bruto 21.231 12.989 | 19.665 | 34.759| 35.786 | 33.832 Laba/(Rugi) Usaha 16.605 | 8.294 |14.876| 29.133| 29.723| 27.182 Laba/(Rugi) Tahun 11135| 5632| 10.608| 22.994| 22.130| 20.119 Berjalan Sumber: Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 2019 — 2024 Pendapatan dan Beban Pokok Pendapatan Pendapatan Perseroanbersumber dari penjualan barang untuk pertambangan batubara, pertambangan emas dan mineral lainnya, mesin konstruksi, dan energi. sumber lainnya dari pendapatan jasa kontraktor pertambangan, industri konstruksi, mesin konstruksi, dan energi. Pendapatan Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar -2946, 32Y6, 56X, 4Ys, dan 5Ys masing-masing pada tahun 2019, 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan Pendapatan Perseroan dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024 adalah 22
Page 24 OCR 0.894
sebesar 1346. Dan rata-rata pertumbuhan beban pokok pendapatan sebesar 1390. Laba Bruto, Laba Usaha dan Laba Tahun Berjalan Secara historis, Perseroan mencatatkan keuntungan di tingkat laba usaha dari tahun 2019 sampai tahun 2024. Laba usaha Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar -506, 7996, 9646, 246 dan -9Yo masing-masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan laba usaha Perseroan dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024 adalah sebesar 2475. Pada tahun 2019 sampai tahun 2024, Perseroan juga masih mencatatkan keuntungan di tingkat laba tahun berjalan. Laba tahun berjalan Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar -49Y4, 8845, 11746, 4, dan -9Yo masing- masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan laba tahun berjalan Perseroan dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024 adalah sebesar 2944. Grafik Pendapatan, Beban Pokok Pendapatan, Laba Bruto, Rugi Usaha, dan Rugi Tahun Berjalan (dalam miliaran Rupiah) PT United Tractors Tbk 160.000 140.000 120.000 100.000 — 80.000 60.000 40.000 20.000 Sange A4 2019 2020 2021 2022 2023 2024 —@— Penjualan 84.430 60.347 79.461 123.607 128.583 134.427 —e—Beban Pokok Penjualan 63.200 47.357 59.796 88.849 92.797 100.595 Laba Bruto 21.231 12.989 19.665 34.759 35.786 33.832 —e— Laba Usaha 16.605 8.294 14876 29133 29.723 27.182 —@— Laba (Rugi) Bersih 11135 5.632 10.608 22.994 22.130 20.119 Sumber: Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 2019 — 2024 ANALISIS LAPORAN POSISI KEUANGAN Analisis laporan posisi keuangan historis dimulai dengan menganalisis aset, liabilitas, dan ekuitas yang dimiliki oleh Perseroan, baik berdasarkan porsi maupun pertumbuhannya. 23
Page 25 OCR 0.749
Aset Sepanjang historis, pertumbuhan CAGR berdasar jumiah aset Perseroan dari tahun 2019 sampai tahun 2024 adalah sebesar 8,69Yo. Dari tahun 2019 sampai tahun 2024 jumlah aset Perseroan didominasi oleh aset tidak lancar dengan rata-rata porsi sebesar 53Y4. Grafik Pertumbuhan Aset Grafik Komposisi Aset (dalam miliaran Rupiah) (dalam miliaran Rupiah) PT United Tractors Tbk PT United Tractors Tbk m0 m0 160.000 160000 un Sana 10000 kapan si wow g mo pe won aa co pen con 219 MO A01 X02 03 A04 ae mhetunar s8 ne Mm s0 0 am 19 00 201 amp 209 204 mhetentnr me san Sia Gis me sasa ——Iaket 17 90101 Inse1 M010 153754 140 Sumber: Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 2019 — 2024 Liabilitas dan Ekuitas Liabilitas yang dimiliki oleh Perseroan terdiri dari liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang. Dari tahun 2019 — 2024, liabilitas Perseroan didominasi oleh liabilitas jangka pendek. Pada tanggal 31 Desember 2024, liabilitas Perseroan didominasi oleh liabilitas jangka pendek dan porsi liabilitas terbesar adalah utang usaha rata-rata 39Y4 dari total liabilitas. Sementara, untuk ekuitas Perseroan pada tahun 2024 mengalami Peningkatan saldo laba perseroan yang berasal dari Laba Periode Berjalan perseroan. Bila ditinjau secara keseluruhan, maka dapat disimpulkan bahwa struktur permodalan yang dimiliki Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 bersumber utama dari ekuitas atau dapat dikatakan struktur permodalan Perseroan didominasi oleh modal. Grafik Komposisi Liabilitas Grafik Liabilitas dan Ekuitas (dalam miliaran Rupiah) (dalam miliaran Rupiah) PT United Tractors Tbk PT United Tractors Tbk oa mao mo wa #0 uno snoo ma Frog 0000 2 $ 8 5 k » sa 100 00 W19 200 2001 202 2023 A04 . 2019 2020 2001 2022 2023 2024 elkbits nga Pendek 22586 2054 419 M0 A02 Asa Mtsita Gio GM) Ma s9s14 24019 se17s @Liablitas langka Panjang 18018 15710 10249 8927 26674 26003 #Totalliabiltas S06O3 36654 40739 50964 69712 71305 Sumber: Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 2019 — 2024 24
Page 26 OCR 0.838
ANALISIS RASIO KEUANGAN Melalui analisis rasio keuangan dapat diketahui indikasi tentang pertumbuhan historis, likuiditas, solvabilitas, dan kemampuan memperoleh laba (profitabilitas) atau mengalami kerugian (loss). Berikut adalah beberapa rasio keuangan Perseroan dari tahun 2019 — 2024. RASIO LIKUIDITAS Rasio likuiditas mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek Perseroan dengan melihat besarnya aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek. Berikut adalah hasil perhitungan rasio likuiditas Perseroan yang terdiri dari rasio lancar, rasio cepat, dan rasio kas. (Disajikan dalam miliaran Rupiah) Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 2024 LIKUIDITAS Aset Lancar 50.827).44198 60.604) 78.630 62.567 | 63.979 Liabiltas Jangka | 3 5g6 | 20.044 | 30.480 | 42.037 | 43.038 | 45.303 Rasio Lancar Tsel 211 AS9 | A88) A46) 154 Aset Lancar 50.827 1 44.196 | 80.604 | 78.930 | 62.667 | 69.979 Persediaan 11.014) 8.002) 94541 15.300) 17.184 16.994 Liabiltas Jangka | 32 5g6 | 20.944 | 30.480 | 42.087 | 43.038 | 45.303 Rasio Cepat 121 431 A88 ASi| A0e| A7 Kas 12.001 | 20499 | 33.322 38.282 18.597 | 25.093 Liabiltas Jangka | 39 586 | 20.944 | 30.480 | 42.037 | 43.038 | 45.303 Rasio Kas o37L 0883| Aoo| oil 041 055 Keterangan: Rasio disajikan dalam kali (x) Rasio lancar digunakan untuk mengungkapkan jaminan keamanan (margin of safety) Perseroan terhadap kreditor jangka pendek. Rasio cepat memiliki kegunaan dan cara perhitungan yang sama dengan rasio lancar, hanya saja rasio cepat tidak memperhitungkan persediaan dalam aset lancar Perseroan. Rasio kas digunakan untuk melihat kemampuan Perseroan melunasi liabilitas jangka pendek hanya dengan menggunakan kas yang dimiliki Perseroan. Bila ditinjau dari sisi likuiditas, kondisi Perseroan berada pada kondisi yang liguid dari rasio lancar dan rasio cepat pada tahun 2019 — 2024 bila dilihat dari rata-rata tahun historis. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa grup Perseroan tidak akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan liabilitas jangka pendek yang dimiliki. 25
Page 27 OCR 0.890
RASIO AKTIVITAS Rasio aktivitas digunakan untuk mengukur seberapa efisien penggunaan aset oleh Perseroan. Rasio ini juga melihat seberapa besar dana yang tertanam pada aset Perseroan. Berikut adalah hasil perhitungan rasio aktivitas Perseroan yang terdiri dari rasio perputaran piutang usaha, perputaran persediaan, dan perputaran utang usaha. Disajikan dalam miliaran Rupiah eterang 019 020 0 0 0 024 AKTIVITAS Pendapatan 84.430 | 60.347 | 79.461 | 123.607 | 128.583 | 134.427 Piutang Usaha 19.681| 10.024| 12.152| 17.633| 20.275| 19.989 Perputaran Piutang Usaha 85,08 | 60,63| 55,82 52,07 | 57,55 54,28 Beban Pokok Pendapatan 63.200 | 47.357 | 59.796 | 88.849| 92.797 | 100.595 Persediaan 11.014| 8002| 9454| 15.390| 17.184| 16.994 Perputaran Persediaan 63,61| 61,68| 57,71| 63,22| 67,59| 61,66 Beban Pokok Pendapatan 63.200 | 47.357 | 59.796 | 88.849| 92.797 | 100.595 Utang Usaha 20.909 | 10.273 | 14.518 | 24.849| 29.111| 28.985 Perputaran Utang Usaha 120,76| 7918| 88,62| 102,08| 114,50| 105,17 Keterangan: Rasio disajikan dalam hari Rasio perputaran piutang usaha dihitung dengan membagi jumlah hari dalam setahun (365 hari) dengan hasil bagi antara pendapatan dengan piutang usaha. Untuk rasio perputaran persediaan dan utang usaha dihitung dengan membagi jumlah hari dalam setahun (365 hari) dengan hasil bagi antara beban pokok pendapatan dengan persediaan atau utang usaha. Tingkat aktivitas Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di atas. Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin lama perputaran piutang usaha, persediaan, maupun utang usaha Perseroan. Semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk memutarkan piutang usaha dan persediaan akan meningkatkan kebutuhan atas modal kerja, sedangkan semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk memutarkan utang usaha akan mengurangi kebutuhan atas modal kerja. RASIO SOLVABILITAS Rasio solvabilitas memberikan gambaran mengenai metode pembiayaan yang digunakan oleh Perseroan. Rasio ini juga digunakan untuk mengukur kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka panjang. 26
Page 28 OCR 0.796
Berikut hasil perhitungan rasio solvabilitas Perseroan yang terdiri dari rasio liabilitas terhadap aset dan rasio liabilitas terhadap ekuitas. Disajikan dalam miliaran Rupiah Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 2024 SOLVABILITAS Liabilitas 50.603 | 36.654| 40739| so.se4| 9712| 71.926 Aset 111.713| 9g9801| 112561 t40478| 154.028 | 169.481 Liabilita hanya Aset | 453016|36,7306| 3619| 36,281 | 45,34 | 42,076 Liabilitas 50.603 | 36.654| 40.739| so.9e4| 69.712| 71.305 Ekuitas 6110| 63147 | 71823| sosi4| sao42| 98.175 Liabilitas terhadap 82815 | 58,056 | 56,720 | 56,937 | 82954 | 72,63 Ekuitas Keterangan : Rasio disajikan dalam persentase (96) Tingkat solvabilitas Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di atas. Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin besar penggunaan utang dalam pembiayaan Perseroan. Bila ditinjau dari solvabilitas ataupun leverage yang dimiliki oleh Perseroan, maka dapat dilihat, sepanjang tahun historis, struktur permodalan yang dimiliki oleh Perseroan didominasi oleh ekuitas dibandingkan utang, yang tentunya kecil kemungkinan ada risiko gagal bayar utang dan bunga yang ditanggung Perseroan. RASIO PROFITABILITAS Rasio profitabilitas mengukur kemampuan Perseroan dalam menghasilkan keuntungan (profit) pada tingkat pendapatan, aset, dan modal saham tertentu. Berikut adalah hasil perhitungan rasio profitabilitas Perseroan yang terdiri dari margin laba bruto, margin laba usaha, margin laba bersih, serta rasio pengembalian atas aset (ROA) dan rasio pengembalian atas ekuitas (ROE). Disajikan dalam miliaran Rupiah Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 2024 PROFITABILITAS Laba Bruto 21231) 12080) “9665| 34750| 35786| 33.832 Pendapatan 84.430| 60.347 | 79.461 | 123.607 | 128.583 | 134.427 MarjinLaba | 25 4646| 2t,5206| 24,750 | 28,200 | 27,830 | 25,179 Taba/(Rugi) ml. 16.605| s294| 1876| 20133| 20723 27.182 Pendapatan 84.430 | 60.347 | 79.461 | 123.607 | 128.583 | 134.427 27
Page 29 OCR 0.764
Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 2024 Margin Laba | 496706 | 13,74m6 | 18,720 | 235796 | 221201 | 20,206 Laba/(Rugi) Tahun 11135| 5632| toco8| 22.994| 22.130| 20.119 Berjalan Pendapatan 84430| 60.347| 79461 | 123.607 | 128.583 | 134.427 lha Laba | 4319| 0,330 | 433506 | 18600 | 47,210 | 14,970 Laba/(Rugi) Tahun 11135| 5632| toso8| 22.994| 22.130| 20.119 Berjalan Aset 111713| 99801 | 112561 | 140.478 | 153.754 | 169.481 jaan 2 997k | 5,64n6| 9,421 | 16,370 | 14,3906 | 11,870 Laba/(Rugi) Tahun 11135| 5632| t0co8| 22.994| 22.130| 20.119 Berjalan Ekuitas G111O| 63147| 71823) 89514| 840421 98.175 Ba 21 18,2205| 8,920 | 14,774 | 25,696 | 26,33 | 204906 Keterangan: rasio disajikan dalam persentase (96) Margin dan tingkat balikan Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio- rasio di atas. Margin yang bernilai positif menunjukkan bahwa Perseroan mencatatkan keuntungan pada tingkat laba. Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin besar laba yang diperoleh Perseroan. Perseroan mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan yang disebabkan oleh peningkatan pada akun pendapatan perseroan dari tahun 2019-2024. Hal serupa terjadi pada pada tingkat balikan Perseroan yang mendapat keuntungan di tingkat laba bersih pada tahun 2019 — 2024, sehingga tingkat balikan Perseroan pada tahun tersebut bernilai positif. 28
Page 30 OCR 0.960
BAB IV ANALISIS ASPEK-ASPEK DALAM STUDI KELAYAKAN 41 Latar Belakang Penyusunan Studi Kelayakan Perseroan memiliki 5 lini usaha yaitu (i) mesin konstruksi, (ii) kontraktor penambangan, (iii) pertambangan, (iv) industri konstruksi, dan (v) energi. Pilar usaha mesin konstruksi berfokus pada penjualan alat berat dan alat transportasi. Segmen usaha ini merupakan segmen penting sejak awal pendirian Perseroan dan menawarkan berbagai produk yang dapat mendukung kegiatan usaha di berbagai sektor seperti pertambangan, perkebunan, konstruksi, dan kehutanan, serta angkutan dan transportasi. Dalam kegiatan mesin konstruksi Perseroan tidak hanya menawarkan produk-produk kepada pelanggannya, tetapi juga menyediakan berbagai jasa yang komprehensif seperti konsultasi lapangan, rekomendasi armada yang optimal, program pemeriksanaan mesin, program pemantauan alat berat, remanufaktur dan rekondisi, pelatihan untuk mekanik dan operator, UT call (layanan pelanggan), jaminan layanan purna jual, dan layanan melalui UT Command Center. Pada tahun 2019 Perseroan mulai mengembangkan jasa layanan yang dimiliki secara terdigitalisasi dalam aplikasi UT Connect. UT Connect adalah aplikasi khusus perawatan dan pemeliharaan alat berat bagi pelanggan Perseroan. Aplikasi ini tidak hanya digunakan sebagai platform interaksi digital antara pelanggan dan Perseroan namun juga dapat digunakan untuk pemesanan sparepart serta memonitor kinerja alat berat kapan pun dan di mana pun. Tujuan UT Connect adalah untuk memberikan layanan purna jual terbaik bagi pelanggannya. Pada tahun 2019, Perseroan hanya perlu untuk mendaftarkan Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (“TDSPE”) yang telah dipenuhi oleh Perseroan sejak tanggal 26 Oktober 2020 dan telah diperbarui pada 2 Juni 2021 dengan keberlakuan tanpa batas waktu. Pada tanggal 26 September 2023, Menteri Perdagangan menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dan Perdagangan melalui Sistem Elektronik yang mewajibkan perusahaan yang menjalankan transaksi elektronik untuk menambahkan kode bisnis berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020 (KBLI) baru dengan kode 63122 untuk penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PPMSE) pada Anggaran Dasar Perseroan. Rencana Penerbitan KBLI baru dengan kode 63122 sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha diperlukan studi kelayakan atas perubahan kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh Perseroan. 29
Page 31 OCR 0.953
4.2 4.3 44 Ruang Lingkup Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk memberi pernyataan bahwa penambahan KBLI dengan kode 63122 untuk aplikasi UT Connect oleh Perseroan seperti dimaksud Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”) adalah layak atau tidak layak. Tujuan dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan adalah untuk memenuhi POJK 17/2020. Manfaat Studi Kelayakan Manfaat yang dapat diperoleh dengan dilakukannya studi kelayakan adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan dan Studi Kelayakan ini dapat dijadikan sebagai pedoman/alat untuk mengetahui sampai sejauh mana kegiatan investasi layak dilakukan. Analisis Aspek-Aspek Studi Kelayakan Sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan bahwa layak atau tidaknya kegiatan usaha aplikasi UT Connect tersebut dilaksanakan maka perlu dilakukan analisis terhadap aspek — aspek sebagai berikut: a. Aspek Hukum Untuk memulai penyusunan Laporan Studi Kelayakan, umumnya dimulai dari aspek hukum. Tujuan dari analisis aspek hukum yaitu untuk meneliti dokumen-dokumen yang dimiliki oleh Perseroan yang meliputi badan hukum, perizinan, perjanjian, atau dokumen lainnya yang mendukung kegiatan usaha tersebut. Berikut adalah daftar data yang Kami peroleh dan Kami pelajari dalam aspek hukum dari UT Connect sebagai berikut: 1) Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik — nomor 000543.04/DJAI.PSE/06/2021 yang dikeluarkan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tanggal 2 Juni 2021. 2) Sertifikat Merek UT Connect Nomor IDM 001135553 yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 14 Februari 2023. 30
Page 32 OCR 0.951
b. Aspek Ekonomi Dalam proses penyusunan Laporan Studi Kelayakan, sudut pandang ekonomi harus diperhatikan, karena pandangan ekonomi akan mempengaruhi investor dalam melihat alternatif investasi. Perekonomian Global Ketidakpastian pasar keuangan global semakin meningkat disertai dengan risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Rencana kebijakan perdagangan di Amerika Serikat (“AS”) melalui kenaikan tarif impor, komoditas, dan cakupan negara yang lebih luas telah menyebabkan risiko peningkatan fragmentasi perdagangan dunia. Perkembangan ini yang disertai dengan eskalasi ketegangan geopolitik di banyak negara mengakibatkan pertumbuhan ekonomi dunia di tahun 2025 diprakirakan melambat menjadi 3,14 dari sebesar 3,24 pada 2024. Inflasi dunia meningkat dibandingkan prakiraan sebelumnya dipengaruhi oleh gangguan rantai suplai. Di AS, penurunan Fed Funds Rate (FFR) diprakirakan lebih lambat akibat inflasi yang lebih tinggi tersebut. Sementara itu, kebijakan fiskal AS yang lebih ekspansif mendorong yield US Treasury tetap tinggi, baik pada tenor jangka pendek maupun jangka panjang, Penguatan mata uang secara luas terus berlanjut disertai berbaliknya preferensi investor global dengan memindahkan alokasi portofolionya kembali ke AS. Hal ini meningkatkan tekanan pelemahan berbagai mata uang dunia dan menahan aliran masuk modal asing ke negara berkembang. Perkembangan ekonomi global yang diikuti dengan tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global tersebut memerlukan respons kebijakan yang kuat untuk memitigasi dampak negatifnya terhadap perekonomian di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Perekonomian Domestik Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga didukung oleh permintaan domestik. Investasi diprakirakan tumbuh positif pada triwulan IV 2024 ditopang oleh penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan investasi swasta didukung insentif dari Pemerintah Indonesia. Konsumsi rumah tangga diprakirakan tetap tumbuh didorong oleh keyakinan konsumen yang terjaga serta dampak positif pelaksanaan pemilihan kepala daerah di berbagai daerah. Konsumsi Pemerintah Indonesia lebih tinggi seiring dengan kenaikan aktivitas belanja Pemerintah Indonesia pada akhir tahun. Sementara itu, ekspor nonmigas diprakirakan melambat dipengaruhi ekonomi global yang belum kuat. Secara sektoral, pertumbuhan juga ditopang terutama oleh Sektor Industri Pengolahan, Konstruksi, serta Perdagangan Besar dan Eceran. Secara keseluruhan tahun, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,79o-5,5”4 dan meningkat menjadi 4,8”o-5,6s pada 2025. Ke depan, berbagai upaya perlu terus ditempuh untuk 31
Page 33 OCR 0.947
mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia, baik dari sisi permintaan maupun sisi penawaran. Oleh karena itu, Bank Indonesia memperkuat bauran kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dan bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal Pemerintah Indonesia. Upaya tersebut didukung dengan optimalisasi stimulus kebijakan makroprudensial dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran yang ditempuh Bank Indonesia. Dari sisi penawaran, kebijakan reformasi struktural Pemerintah Indonesia perlu terus diperkuat untuk mendorong sektor ekonomi yang dapat menyerap tenaga kerja. Neraca Pembayaran Neraca Pembayaran Indonesia (“NPI”) tetap sehat dan mendukung terjaganya stabilitas eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada November 2024 sebesar USD 4,4 miliar didukung oleh ekspor komoditas utama Indonesia, seperti besi dan baja serta minyak dan lemak nabati. Di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) telah kembali mencatat net inflows sebesar USD 0,7 miliar pada Desember 2024 (hingga 16 Desember 2024) setelah pada November 2024 mencatat net outflows sebesar USD 0,8 miliar. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir November 2024 tercatat tinggi sebesar USD 150,2 miliar, setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Dengan perkembangan tersebut, NPI 2024 diprakirakan tetap berdaya tahan seiring dengan berlanjutnya surplus neraca transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran masuk modal asing dan terjaganya defisit transaksi berjalan dalam kisaran rendah sebesar 0,1”o sampai dengan 0,9” dari Produk Domestik Bruto (“PDB”). Prospek NPI yang tetap sehat diprakirakan berlanjut pada 2025 didukung oleh aliran masuk modal asing dan defisit transaksi berjalan yang terjaga dalam kisaran defisit 0,5Ys sampai dengan 1,3”4 dari PDB. 32
Page 34 OCR 0.741
Cadangan Devisa , & , 2 $ $ 2 « 3 2 2 9 K) 123456789107 23458 TEINGAN 234567891012123456 78910171 23456 789101212345 6725101 ang Pa 21 2 x23 an Sumber: Bank Indonesia Neraca Perdagangan "mu "NUuNKUuK untu KI z9 an 22 28 204 Sumber: Bank Indonesia Nilai Tukar Rupiah Kebijakan nilai tukar Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas Rupiah dari dampak makin tingginya ketidakpastian global. Nilai tukar Rupiah pada Desember 2024 (hingga 17 Desember 2024) melemah sebesar 1,37”6 (ptp) dari bulan sebelumnya. Pelemahan nilai tukar Rupiah tersebut dipengaruhi oleh makin tingginya ketidakpastian 33
Page 35 OCR 0.785
global terutama terkait dengan arah kebijakan AS, ruang penurunan FFR yang lebih rendah, penguatan mata uang secara luas, dan risiko geopolitik yang mengakibatkan berlanjutnya preferensi investor global untuk memindahkan alokasi portofolionya kembali ke AS. Secara umum pelemahan nilai tukar Rupiah tetap terkendali, yang bila dibandingkan dengan level akhir Desember 2023 tercatat depresiasi sebesar 4,16Y4, lebih kecil dibandingkan dengan pelemahan Dolar Taiwan, Peso Filipina, dan Won Korea yang masing-masing terdepresiasi sebesar 5,584, 5,944, dan 10,47”. Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan stabil didukung komitmen Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik. Seluruh instrumen moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strtegi operasi moneter pro- market melalui optimalisasi instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuriti Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI), untuk memperkuat efektivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk investasi portofolio asing dan mendukung penguatan nilai tukar Rupiah. Rupiah vs Negara Kawasan Nilai Tukar 2024 vs 2023 m point to-point rerata RL 20.03 Bal MN sa. Pa TRY nya Pee MN LAN PEMMRMAN na w Manar 0 ro Setamme bed emasuran spy Aa MA Avo Na ai pup an wo Sae mean tur Ar aa Lon Inna NA | Aan sa0 aa 1g 9 - . ma 0374 ZAR ar, 00 MR md MR 2.0 300 -280 -200 50 .t00 20 - s0 Sumber: Bank Indonesia Inflasi Inflasi Indeks Harga Konsumen (“IHK”) pada November 2024 tetap terjaga sebesar 1,554 (yoy). Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level 2,26Y- (yoy) sejalan dengan konsistensi kebijakan suku bunga Bank Indonesia untuk mengarahkan ekspektasi inflasi. Sementara itu, kelompok Volatile Food (“VF”) mencatat deflasi 0,32” (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan pangan seiring berlanjutnya musim panen, eratnya sinergi pengendalian inflasi Tim 34
Page 36 OCR 0.915
Pengendali Inflasi Pusat (TPIP)/Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), dan pengaruh base effect harga pangan. Secara spasial, inflasi IHK di sebagian besar daerah juga terkendali dalam kisaran sasaran inflasi nasional. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali dalam sasarannya. Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespon permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi. Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Bank Indonesia terus berkomitmen memperkuat efektivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi tahun 2024 dan 2025 terkendali dalam sasaran 2,5t1Yo, dengan tetap mendukung upaya penguatan pertumbuhan ekonomi. Inflasi Volatile Food 13 57 OMA 3/5 7911N-3 5:7 GITA 35 AGAN 3/5 7 91T1:3 5:7 91 2019 2020 2021 2022 2023 2024 Sumber: Bank Indonesia Likuiditas dan Suku Bunga Hingga 16 Desember 2024, posisi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI masing-masing tercatat sebesar Rp940,67 triliun, Rp2,08 miliar dan Rp386 juta. Penerbitan SRBI telah mendukung upaya peningkatan aliran masuk portofolio asing ke dalam negeri dan penguatan nilai tukar Rupiah. Kepemilikan nonresiden dalam SRBI mencapai Rp233,85 triliun (24,86Y4 dari total outstanding). Implementasi Primary Dealer (PD) sejak Mei 2024 juga makin meningkatkan transaksi SRBI di pasar sekunder dan repurchase agreement (repo) antar pelaku pasar, sehingga memperkuat efeklivilas inslrumen moneter dalarn stabilisasi nilai tukar Rupiah dan pengendalian inflasi. Ke depan, Bank Indonesia terus mengoptimalkan berbagai inovasi instrumen pro-market, baik dari sisi volume maupun sisi daya tarik imbal hasil, guna meningkatkan efektivitas 35
Page 37 OCR 0.898
transmisi kebijakan moneter, mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas, serta mendorong aliran masuk modal asing. Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan PUAB O/N UF Rote Sumber: Bank Indonesia Suku Bunga Kredit Perbankan aa Suku Bunga Kredit Suku Bunga Kredit KMK ang Sumber: Bank Indonesia
Page 38 OCR 0.953
Pertumbuhan Uang Beredar Sumber: Bank Indonesia c. Aspek Pasar Analisis Industri Industri alat berat di Indonesia pada tahun 2024 menunjukkan perkembangan yang menarik. Produksi dan penjualan alat berat di Indonesia terus meningkat. Sektor pertambangan, konstruksi, perkebunan, dan kehutanan menjadi kontributor utama permintaan alat berat. Di sektor pertambangan, selain produksi batu bara yang terus meningkat, harga batu bara yang stabil juga berkontribusi pada penjualan alat berat. Sedangkan meningkatnya penjualan alat berat di sektor perkebunan disebabkan produksi minyak sawit yang meningkat. Selain produksi dan penjualan, faktor ekonomi juga ikut pengaruhi dari pertumbuhan ekonomi yang positif dan stabilitas suku bunga. Secara keseluruhan, industri alat berat di Indonesia menunjukkan prospek yang positif dengan pertumbuhan yang didorong oleh berbagai sektor industri. Ukuran pasar peralatan konstruksi Indonesia diperkirakan mencapai USD 4,24 miliar pada tahun 2025, dan diharapkan mencapai USD 6,04 miliar pada tahun 2030, dengan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 7,32”b selama periode perkiraan (2025-2030). Menurut perkiraan, industri peralatan konstruksi dan pertambangan Indonesia bernilai USD 431 juta pada tahun 2025 dengan kontribusi mayoritas berasal dari ekskavator (24/4). Di Indonesia, belanja pemerintah untuk konstruksi dan infrastruktur, meningkatnya investasi asing langsung, dan fokus pada pembangunan jalan raya dan rel kereta api menjadi pendorong pertumbuhan pasar 37
Page 39 OCR 0.949
konstruksi. Lonjakan ini, yang didorong oleh urbanisasi dan pertumbuhan populasi, secara bersamaan meningkatkan permintaan akan peralatan konstruksi di seluruh negeri. Pasar peralatan konstruksi dan pertambangan Indonesia didorong oleh pembangunan infrastruktur dan aktivitas pertambangan yang sedang berlangsung di negara ini. Peralatan konstruksi dan pertambangan, seperti ekskavator, buldozer, dan loader, sangat penting untuk pertumbuhan dan produktivitas sektor- sektor ini. Karena Pemerintahan Indonesia terus berinvestasi dalam proyek infrastruktur dan pertambangan, permintaan untuk peralatan konstruksi dan pertambangan kemungkinan akan meningkat. Pasar peralatan konstruksi di Indonesia menunjukkan fragmentasi dan daya saing yang moderat, dengan memadukan raksasa manufaktur internasional dan Tiongkok. Pemain utama seperti Caterpillar, Komatsu, Hitachi Construction Machinery, Kobelco, SANY, XCMG, JCB, Zoomlion, Yanmar, Hyundai Construction Eguipment, Takeuchi, dan Kubota mendominasi pasar. Persaingan mereka berkisar pada harga, kualitas peralatan, jaringan dealer, jangkauan geografis, layanan purnajual, keragaman produk, dan penawaran inovatif seperti peralatan sebagai layanan. Ekosistem yang dinamis ini menjadi saksi investasi besar-besaran oleh berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas portofolio peralatan konstruksi mereka guna memenuhi meningkatnya permintaan konsumen dan meningkatkan pengenalan merek. Masa depan menjanjikan bagi sektor peralatan konstruksi di Indonesia, yang siap untuk memperkenalkan produk-produk canggih oleh para pemain utama. Tren ini menggarisbawahi upaya industri untuk mendapatkan keunggulan kompetitif melalui diversifikasi dan inovasi dalam portofolio produk mereka. Sumber: - Prospek Bisnis Alat Berat pada 2024 , Kontan.co.id - Indonesia Construction and Mining Eguipment Market Outlook, 6wresearch.com - Indonesia Construction eguipment Market, Mordorintelligence.com Analisis Pasar Pasar alat berat Indonesia diprediksi akan tetap memiliki prospek yang menjanjikan pada 2025 meskipun pelaku usaha menghadapi tantangan baru berupa penerapan Pajak Alat Berat (“PAB”) di beberapa daerah. Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (“PAABI”) mengungkapkan bahwa penjualan alat berat nasional pada 2024 tercatat sebesar 14.994 unit, turun 5,24Yo dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 15.823 unit. Sektor konstruksi menjadi penyumbang terbesar dalam penjualan alat berat 2024 dengan total 5.371 unit. Sementara sektor lain seperti agrikultur mencatatkan penjualan sebanyak 3.904 unit, pertambangan 38
Page 40 OCR 0.955
3.568 unit, kehutanan 1.295 unit, guarry 210 unit, dan sektor lainnya sebanyak 646 unit. Jenis alat berat yang paling banyak terjual adalah ekskavator, yang mendominasi pasar. PAABI memproyeksikan angka penjualan alat berat pada 2025 tidak jauh berbeda dengan 2024. Pertumbuhan sektor pertambangan dan pertanian, termasuk proyek food estate, diharapkan dapat meningkatkan permintaan alat berat di pasar. Sektor konstruksi juga diharapkan tetap mendukung penjualan, meskipun anggaran untuk infrastruktur dipangkas. Namun, pengusaha alat berat menghadapi tantangan baru akibat penerapan PAB yang akan mulai diberlakukan pada 2025. Pemerintah daerah akan memungut PAB dengan tarif maksimal sebesar 0,274 dari nilai jual alat berat, yang dapat dikenakan setiap kali produk dimiliki selama 12 bulan berturut-turut atau dibayar sekaligus. Meskipun demikian, PAABI belum menemukan kasus pelanggan yang menunda pembelian akibat penerapan PAB, meski sebagian besar pelanggan mengaku kurangnya sosialisasi terkait kebijakan ini. Persaingan di pasar alat berat juga diyakini akan semakin ketat seiring kehadiran pemain-pemain baru di industri tersebut. Salah satu distributor alat berat, Perseroan membukukan tren penjualan alat berat yang kurang memuaskan. Pada 2024 penjualan alat berat Perseroan tercatat 4.420 unit atau turun 16,13Y6 dibanding dengan periode yang sama dengan tahun sebelumnya. Namun Perseroan optimis dapat mencapai penjualan 4.600 unit pada tahun 2025 yang didorong oleh permintaan yang diperkirakan tumbuh di sektor pertambangan, konstruksi, dan perkebunan. d. Aspek Teknis Produk dan Layanan Produk dan layanan yang eksisiting Perseroan sebagai berikut: 1. Mesin Konstruksi Pilar usaha mesin konstruksi berfokus pada penjualan alat berat dan alat transportasi. Segmen usaha ini merupakan segmen penting sejak awal pendirian Perseroan dan menawarkan berbagai produk andal yang dapat mendukung kegiatan usaha di berbagai sektor seperti pertambangan, perkebunan, konstruksi dan kehutanan, serta angkutan dan transportasi. Perseroan tidak hanya menawarkan produk-produk andal kepada pelanggannya, tetapi juga menyediakan berbagai jasa yang komprehensif, seperti: konsultasi lapangan, rekomendasi armada yang optimal, program pemeriksaan mesin, program pemantauan 39
Page 41 OCR 0.943
alat berat, Remanufaktur dan rekondisi, pelatihan untuk mekanik dan operator, UT Call 1500 072 - layanan pelanggan 24/7, Jaminan layanan purna jual, UT Command Center. Selain itu, Perseroan juga menawarkan jasa rekayasa produk dan penjualan produk-produk lain seperti komponen dan attachment mesin, melalui beberapa anak usaha. Secara khusus, Perseroan mendirikan anak usaha PT United Tractors Pandu Engineering (“UTPE”) untuk menawarkan layanan rekayasa dan manufaktur komponen dan attachment alat berat, serta jasa rekondisi mesin, dan PT Bina Pertiwi (“BP”) untuk menjual dan menyewakan traktor pertanian Kubota, generator Kubota dan Komatsu, mini excavator Komatsu dan forklift Komatsu, sekaligus penjualan produk-produk commodity parts. . Kontraktor Penambangan Perseroan menjalankan usaha kontraktor penambangan melalui Pamapersada Nusantara (“PAMA”). PAMA merupakan kontraktor spesialis yang menyediakan jasa pertambangan komprehensif kepada pemilik tambang, sehingga dapat membantu mereka memproduksi batu bara guna memenuhi permintaan dalam dan luar negeri. PAMA menyediakan layanan pertambangan di seluruh tahap produksi dan ekspansi mulai dari desain tambang, eksplorasi, ekstraksi, hauling, barging, dan pengangkutan komoditas. Jasa yang ditawarkan mencakup: desain pertambangan dan implementasi, penilaian dan Studi Kelayakan awal, pembangunan infrastruktur dan fasilitas tambang, pemindahan tanah dan penanganan limbah, produksi dan pengangkutan bahan tambang, perluasan tambang/ fasilitas, reklamasi dan revegetasi. . Pertambangan Pilar usaha pertambangan batu bara berada di bawah koordinasi PT Tuah Turangga Agung (“Turangga Resources”), anak usaha dengan kepemilikan saham masing-masing sebanyak 27,28 dan 72,72Yo untuk Perseroan dan PAMA. Selain mengusahakan pertambangan batu bara, Turangga Resources juga menjalankan usaha perdagangan batu bara. Saat ini Turangga Resources mengoptimalkan produksi batu bara termal dari konsesi PT Asmin Bara Bronang (“ABB”), PT Telen Orbit Prima (“TOP”), serta batu bara kokas dari konsesi PT Suprabari Mapanindo Mineral (“SMM”). Perseroan menjalankan pilar bisnis pertambangan emas melalul PT Agincourt Resources (“PTAR”) yang diakuisisi melalui PT Danusa Tambang Nusantara (“DTN”) pada akhir tahun 2018. DTN memiliki 95” saham PTAR, sedangkan 596 saham sisanya dimiliki oleh 40
Page 42 OCR 0.946
pemerintah daerah melalui PT Artha Nugraha Agung (“ANA”). PTAR adalah perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi, penambangan, dan pengolahan mineral yang mengoperasikan Tambang Emas Martabe di Provinsi Sumatera Utara. Tambang Emas Martabe beroperasi berdasarkan Kontrak Karya selama 30 tahun dengan Pemerintah Indonesia (“Kontrak Karya”). Luas wilayah menurut perjanjian ini adalah 1.302 km? dan mencakup area yang berada di Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Mandailing Natal. Lokasi Tambang Emas Martabe sendiri berada di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan area operasi seluas 479 hektar. Konstruksi Tambang Emas Martabe dimulai pada tahun 2008 dan produksi emas dan perak dimulai pada tahun 2012 dengan rencana tambang yang disetujui hingga tahun 2042. Per Juni 2023, sumber daya mineral Tambang Emas Martabe adalah 6,2 juta ons emas dan 59 juta ons perak. Cadangan bijih sebesar 3,7 juta ons emas dan 33 juta ons perak. Pada pertengahan tahun 2024, PT Sumbawa Jutaraya (“SJR”), konsesi pertambangan emas Perseroan di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dijadwalkan mulai berproduksi. Kapasitas awal produksi diharapkan mencapai 25.000 troy ons dore bullion per tahun dan dapat mencapai kapasitas optimal 65.000 troy ons per tahun pada 2025. Tingkat produksi SJR akan stabil di kisaran 65.000 troy ons dalam 10 tahun, berdasarkan perhitungan total cadangan yang ada pada tahun 2023. Sejalan dengan Aspirasi Keberlanjutan 2030 United Tractors, strategi pengembangan bisnis Perseroan difokuskan pada sektor pertambangan mineral dan energi terbarukan. Pada tahun 2023, Perseroan resmi masuk ke bisnis nikel setelah menuntaskan proses akuisisi 19,99Ys saham Nickel Industries Limited (“NIC”) dan 7046 saham pada Stargate Pasific Resources (“SPR”), perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, yang memiliki cadangan nikel low-high grade dan PT Stargate Mineral Asia (“SMA”), perusahaan pemegang Izin Usaha Industri yang akan mengembangkan dan membangun smelter nikel, serta 66,67Yo saham PT Anugerah Surya Pacific Resources (“ASPR”), perusahaan induk dengan kepemilikan 30” pada SPR dan SMA. . Industri Konstruksi Perseroan mendirikan pilar usaha industri konstruksi pada tahun 2015 melalui akuisisi PT Acset Indonusa Tbk (“ACSET”), sebuah perusahaan dengan pengalaman hampir 30 tahun di bidang fondasi dan konstruksi bangunan di Indonesia. ACSET adalah perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Saat ini, anak usaha M
Page 43 OCR 0.941
Perseroan, PT Karya Supra Perkasa (“KSP”), memiliki 87,694
saham ACSET.
ACSET yang telah berdiri sejak 1995, memiliki rekam jejak serta
kompetensi tinggi dalam jasa konstruksi dan fondasi untuk pekerjaan
bangunan, sipil dan maritim. Proyek-proyek penting ACSET antara
lain pusat perbelanjaan dan perhotelan Pacific Place, Thamrin Nine,
Gandaria City, Kota Kasablanka, West Vista Jakarta, Alila Seminyak,
dan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek.
. Energi
Pada tahun 2017, Perseroan membangun segmen energi sebagai
strategi ekspansi dan diversifikasi usaha. Langkah awal Perseroan di
bisnis energi ditandai dengan keikutsertaan Perseroan di dalam
konsorsium PT Bhumi Jati Power (“BJP”) untuk membangun
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa-4 (Tanjung Jati B Unit
5 dan 6) 2x1.000 MegaWatt di Jepara, Jawa Tengah yang telah
beroperasi secara komersial sejak akhir tahun 2022. Pemegang
saham BJP terdiri dari Sumitomo Corporation (50Y6), United Tractors
melalui PT Unitra Persada Energia (2596), dan The Kansai Electric
Power Co. Inc. (2596).
Perseroan telah melakukan pengambilbagian 49.64 saham
PT Supreme Energy Sriwijaya ("SES") yang memiliki 25.2Yo saham
di PT Supreme Energy Rantau Dedap ("SERD") dan kemudian
membeli 20.24 saham SERD, perusahaan pemegang Izin Panas
Bumi dengan kapasitas 2 x 49 MW yang telah beroperasi berlokasi di
Kabupaten Lahat, Kota Pagar Alam dan Kabupaten Muara Enim,
Provinsi Sumatera Selatan.
Unit Pendukung Bisnis
UT Guaranteed Product Support (“UT GPS”) adalah layanan garansi
purna jual untuk setiap pembelian produk-produk Perseroan.
Layanan ini mencakup aspek pengiriman suku cadang, mekanik, dan
jangka waktu perawatan mesin, yang ditawarkan melalui fitur
layanan yang disebut OnTime-ln-Full (“OTIF”).
Tiga aspek OTIF dari UT GPS adalah:
“ OTIF Parts, memastikan pengiriman suku cadang secara akurat
dan tepat waktu.
“ OTIF Mechanics, memberikan jaminan kehadiran mekanik dalam
waktu 1x24 jam untuk analisis permasalahan alat berat atau
melakukan perbaikan yang diperlukan di lapangan.
» OTIF Solution, memberikan jaminan respons lepal waklu dalam
pemberian solusi menyeluruh sejak pelanggan menghubungi United
Tractors hingga saat masalah selesai dan unit dapat digunakan
kembali.
42
Page 44 OCR 0.959
Perseroan memiliki contact center yang dikenal dengan UTCall 1500 072 untuk melayani pelanggan melalui ketersediaan layanan 24/7 dengan kemudahan kontak UTCall 1500 072 siap memberikan pengalaman positif bagi pelanggan dengan menyediakan informasi produk dan jasa, serta melayani permintaan dan memberikan solusi untuk setiap keluhan pelanggan. UTCall 1500 072 memberikan respons dan solusi profesional yang cepat bagi pelanggan dimanapun dan kapanpun selama 24 jam 7 hari seminggu (24/7), bahkan untuk permasalahan pelanggan yang terjadi di area yang jauh dari kantor operasional Perseroan. UTCall 1500 072 didukung oleh frontliner yang memiliki keahlian dan pengetahuan produk yang lengkap untuk memberi solusi yang cepat, tepat dan relevan. Perseroan memiliki fasilitas UT Command Center untuk memberikan dukungan maksimal terhadap aktivitas operasional di kantor cabang dan kantor site dengan cara mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat serta memberikan rekomendasi perbaikan proses bisnis berkelanjutan. UT Command Center dilengkapi dengan fasilitas alert and monitoring, teleconference and recording, initiatives improvement monitoring, dan web auto to do list untuk membantu pelanggan/ pemilik alat berat, bus dan truk produk Perseroan untuk memantau pengoperasiannya. Beberapa data yang tersedia antara lain perilaku berkendara operator (speeding, idling, costing, cruise control usage, anticipation, hill driving), kondisi kendaraan (position, speed, fuel consumption), dan jadwal servis berkala armadanya. Seluruh informasi tersebut dapat diakses oleh pelanggan kapan saja dan dimana saja secara real time melalui aplikasi UT Mobile Apps. UT Connect Pada tahun 2019 Perseroan mulai mengembangkan jasa layanan yang dimiliki secara terdigitalisasi dalam aplikasi UT Connect. UT Connect adalah aplikasi khusus perawatan dan pemeliharaan alat berat bagi pelanggan Perseroan. Aplikasi ini tidak hanya digunakan sebagai platform interaksi digital antara pelanggan dan Perseroan namun juga dapat digunakan untuk pemesanan spare part serta memonitor kinerja alat berat kapan pun dan di mana pun. Tujuan UT Connect adalah untuk memberikan layanan purna jual terbaik bagi pelanggannya. KBLI Baru 63122 KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) 63122 mengacu pada kegiatan usaha yang berkaitan dengan Portal Web dan/atau Platform Digital dengan Tujuan Komersial. Ini berarti segala bentuk aktivitas bisnis yang dilakukan melalui internet, baik itu berupa situs web, aplikasi, atau platform digital lainnya yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan. 43
Page 45 OCR 0.946
Ruang lingkup KBLI dengan kode 63122 cukup luas dan mencakup berbagai jenis bisnis online, seperti: E-commerce: platform jual beli online, Marketplace: platform yang memfasilitasi transaksi antara penjual dan pembeli, Social commerce: platform media sosial yang juga berfungsi sebagai platform jual beli: Travel online: platform pemesanan tiket pesawat, hotel, dan transportasi online, Financial technology (fintech): platform pembayaran digital, pinjaman online, dan investasi online: Platform konten digital: platform streaming musik, film, dan video: dan Platform game online: Platform untuk bermain game secara online. e. Aspek Manajemen Tenaga Ahli dan Tenaga Kerja Untuk Penambahan KBLI Baru Dalam rencana penambahan KBLI baru dengan kode 63122 atas aplikasi UT Connect diperlukan tenaga kerja yang berkompeten dibidangnya dalam kaitannya dengan pengelolaan aplikasi UT Connect. Saat ini UT Connect memiliki susunan tenaga ahli dan tenaga kerja sebagai berikut: No Keterangan Jumlah Tenaga Kerja il Developer 5 2 Guality Assurance 1 3 Technical Lead 2 4 Business Analyst 1 5 Program Manager 1 6 Product Owner 1 T Technical Lead 4 Head 8 Digital Marketing 4 head 9 SEO Consulting 1 10 Marketing 1 11 SEO Specialist 1 12 CRM Specialist 1 13 Social Media 4 Specialist 14 COP 4 WHS 72 Total 90
Page 46 OCR 0.952
Manajemen Risiko Penambahan KBLI Baru Seperti halnya kegiatan usaha yang dijalankan oleh berbagai perusahaan, penambahan kegiatan UT Connect juga tidak lepas dari berbagai risiko. Risiko yang muncul bisa dipengaruhi oleh faktor faktor eksternal maupun internal. Oleh karena itu, perlu adanya upada mitigasi risiko tersebut. Perseroan telah melakukan identifikasi serta perkiraan kemungkinan munculnya potensi risiko, beserta dampaknya. Risiko-risiko yang telah diidentifikasi adalah sebagai berikut: 1. Risiko pasar Risiko pasar merupakan kondisi yang dialami oleh suatu perusahaan yang disebabkan oleh perubahan kondisi dan situasi pasar diluar kendali Perseroan. UT Connect memiliki risiko pasar dengan bertambahnya pesaing- pesaing baru. 2. Risiko operasional Dalam mengelola risiko operasional UT Connect perlu tenaga yang ahli untuk operasional dan inovasi. 3. Risiko krisis ekonomi, politik, dan sosial Faktor makro ekonomi seperti inflasi, suku bunga, dan stabilitas ekonomi mempengeruhi permintaan alat berat. Bila keadaan ekonomi, sosial dan politik negara memburuk atau tidak stabil, dapat berakibat kepada penurunan tingkat permintaan alat berat. Analisis SWOT Analisis Faktor dari dalam perusahaan (internal) sebagai berikut: a. Strength (Kekuatan) e Perseroan merupakan salah satu leader di industri mesin konstruksi. » UT Connect memiliki jaringan yang kuat yang tersebar diseluruh Indonesia b. Weakness (Kelemahan) e Perseroan perlu banyak mempromosikan UT Connect agar dapat menjadi solusi utama terkait permasalahan yang dihadapi pelanggan. 45
Page 47 OCR 0.930
Analisis Faktor lingkungan (eksternal) sebagai berikut: a. Opportunities (Peluang) e Permintaan masih cukup tinggi terhadap produk — produk dari Perseroan. e Kemajuan teknologi mesin konstruksi makin berkembang. b. Threats (Ancaman) e Tambahnya pesaing pada pangsa pasar yang sama. f. Aspek Keuangan Asumsi Ekonomi Makro Kami mengasumsikan bahwa keadaan perekonomian di Indonesia secara berangsur akan segera membaik, seperti yang tercermin dalam variabel-variabel yang diasumsikan sebagai berikut: e Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2024 mencapai 5,0376 (yoy), terutama didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh cukup kuat. e Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan pada triwulan IV 2024 semakin baik, yang tercermin pada: - Inflasi nasional aktual secara tahunan sebesar 1,5794 (yoy). Untuk asumsi inflasi yang digunakan dalam proyeksi arus kas dalam Studi Kelayakan mengacu pada Nota Keuangan Beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2024 sebesar 2,54st1Yb untuk proyeksi sampai akhir masa proyeksi. e Kondisi politik dan keamanan yang diharapkan lebih stabil. Rencana Investasi UT Connect Total biaya proyek pengembangan aplikasi UT Connect, rincian kebutuhan serta biaya investasi yang telah dikeluarkan oleh Perseroan yaitu sebesar Rp12.281.956.000,00. 46
Page 48 OCR 0.933
Asumsi Proyeksi Keuangan 1) Proyeksi Pendapatan Pendapatan UT Connect berasal dari penjualan alat berat dan Sparepart. Berikut proyeksi pendapatan untuk periode 2025 — 2033. Proyeksi Pendapatan (dalam jutaan Rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 Keterangan Pendapatan | 136.404 | 136.404 | 137.768 | 137.768 | 137.768 2030 2031 2032 2033 Keterangan Pendapatan | 137.768 | 137.768 | 137.768 | 137.768 2) Biaya dan Beban Biaya dan beban atas aplikasi UT Connect terdiri atas beban pokok pendapatan, beban usaha, beban depresiasi, dan beban pajak. Proyeksi Biaya & Beban (dalam jutaan Rupiah) Keterangan — 2025 2026 2027 2028 2029 Beban Pokok 115.944 | 115.944 | 117.103 | 117.103 | 117.103 Pendapatan Beban Usaha 10.145 | 10.399| 10.659| 10.925| 11.198 Beban Depresiasi 2.579 2.702 2.825 2.948 3.070 Beban 1.701 1.619 1.580 1.494 1.407 Pajak Keterangan 2030 2031 2032 2033 Beban Pokok 117.103 | 117.103 | 117.103 | 117.103 Pendapatan Beban Usaha Beban Depresiasi 614 614 614 614 Beban 1.886 1.823 1.758 1.692 Pajak 11.478| 11.765| 12.060| 12.361 47
Page 49 OCR 0.945
3) Modal Kerja Proyeksi Modal Kerja (dalam jutaan Rupiah) Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 (Kenaikan) Penurunan Piutang Usaha (Kenaikan) Penurunan (38.118) | 28.589 (95) - - Persediaan Kenaikan (Penurunan) 9.530 - 95 - - Utang Usaha (11.211) (112) - - (Kenaikan) Penurunan Piutang Usaha (Kenaikan) Penurunan - - - - Persediaan Kenaikan (Penurunan) - - - - Utang Usaha 4) Belanja Modal Berikut adalah proyeksi belanja modal yang terdiri atas pemeliharaan aplikasi UT Connect untuk tahun 2025 — 2033. Proyeksi Belanja Modal (dalam Jutaan Rupiah) 2025 2026 2027 2028 2029 Keterangan Belanja Modal 614 614 614 614 614 2030 2032 2033 Keterangan Belanja Modal 614 614 614 614 48
Page 50 OCR 0.896
5) Tingkat Diskonto Biaya Modal Untuk mengkonversi arus kas penyedia modal atau capital selama periode eksplisit menggunakan tingkat diskonto (discount rate) dari biaya kapital rata-rata tertimbang (weighted average cost of capitalANACC), dengan perhitungan sebagai berikut: WACC — (We x Ke) # (Wd x Kd(1-— t)) Keterangan: -WACC : Weighted Average Cost of Capital -We : Persentase bobot dari cost of eguity -Ke 1 Tingkat pengembalian terhadap eguity - Wd : Persentase bobot dari cost of debt - Kd 1 Tingkat pengembalian perusahaan terhadap debt Biaya ekuitas Biaya Ekuitas (cost of eguity) (K.) sebesar 9,306 yang diperoleh dari perhitungan sebagai berikut: Kes RF (B (Rm- Rf))— RbDS - Rf : Risk Free - B : Unsystematic Risk — (Rm-Rf) : Risk Market Premium - RbDS : Rating-based Default Spread Keterangan: — Risk free rate (Rf) adalah tingkat bunga bebas risiko. Risk free rate diperoleh dari website PT Penilai Harga Efek Indonesia/PHEI (d/h Indonesian Government Bond Yield Curve) per 30 Desember 2024 dengan tenor 9 tahun sebesar 7,06Y6. — Beta (B), mengukur sensitivitas tingkat pendapatan dari suatu perusahaan terhadap pergerakan tingkat pendapatan pasar secara keseluruhan. Dalam melakukan perhitungan beta, digunakan indikasi beta dari perusahaan pembanding sebagai berikut: 49
Page 51 OCR 0.888
Perusahaan Pembanding Nama Perusahaan zag pas zga (Levered) D/E (Unlevered) 1 | Lanna Resources PCL 1,05 14,46Y0 0,94 2 | Refex Industries Ltd 2,13 3,65Y6 2,07 3 | Indika Energy Tbk PT 1,74 250,47Yo 0,59 4 Vinecomin Ouacontrol 0,76 0,004 0,76 Xinjiang Xuefeng Sci- 5 Tech Group Co Ltd 1,06 BA 0,99 Vinacomin Industry 6 | Investment Consulting 0,96 0,00Y6 0,96 JSC Dana Brata Luhur Tbk PT 0,59 0,006 0,59 Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk PT 070 | 121996 0,63 PT Royaltama Mulia 9 | Kontraktorindo Tbk 0,66 155506 0,35 — Levered Beta pada tabel di atas telah menggunakan adjusted beta. Levered Beta dari perusahaan pembanding kemudian di unlevered dengan menggunakan struktur modal dari masing- masing perusahaan kemudian dirata-rata. Rata-rata unlevered beta tersebut kemudian di re-levered dengan menggunakan struktur modal dari perusahaan pembanding yang mewakili pasar industri sebesar 48,149, dari hasil perhitungan tersebut didapat beta sebesar 1,2060. — Risk Market Premium (Rm-Rf) adalah selisih antara pengembalian pasar dan tingkat bunga bebas risiko. Risk Market Premium diperoleh dari data hasil penelitian Aswath Damodaran, dengan nilai sebesar 6,87Y2. — Rating-based Default Spread menggambarkan kondisi ekonomi suatu negara, kondisi politik dan creditworthiness. Creditworthiness merupakan ukuran seberapa besar kemungkinan suatu negara gagal memenuhi kewajiban utangnya. Rating-based Default Spread diperoleh dari data hasil penelitian Aswath Damodaran, dengan nilai sebesar 1,89Y6. Biaya Utang Biaya Utang (Ks) merupakan tingkat bunga utang yang harus dibayar oleh perusahaan setelah pajak, yaitu sebesar 7,18”6 yang diperoleh dari perhitungan sebagai berikut: 50
Page 52 OCR 0.797
Kasi x (14) Suku Bunga Pinjaman (i) sebesar 9,21” berdasarkan perkiraan bunga yang dapat disetujui oleh Bank pemberi kredit dan tarif pajak (t) sebesar 2276. Struktur Modal Pada perhitungan cost of capital, struktur modal yang dipakai adalah struktur modal yang merupakan hasil perhitungan menggunakan data Perusahaan yang sejenis dan sebanding, dan dihitung dengan menggunakan rumus: D/E Ratio wd -— la RORO -1-Wd D/E Ratio #1 We Sehingga diperoleh porsi utang (Wd) sebesar 32,505 dan porsi ekuitas (We) sebesar 67,50Y4. Tabel Biaya Modal Keterangan Informasi Indonesia Goverment Bond Risk free-rate (R9 | 7,080 | Yield, PHEI 30 Desember 2024 TAB Wo | 2000 | ambang Fri in (Rm-RP | 6,3796 | Damodaran, 1 Jan 2025 ab an mes da. bos) | 1,896 | Damodaran, 1 Jan 2025 Biaya Ekuitas (Ke) 13,467 | Rf (B x (Rm - Rf)) - RbDS Interest Rate IDR Investment Bunga pinjarnan @ 22119 Loan State Banks, Nov 2024 Pajak penghasilan & 22,00Y6 | Marginal Tax Rate badan Biaya Utang @x(d4) | 7,184 | Kd x (1-4) Porsi ekuitas Yo 67,5076 | e/letd) Porsi utang do 32,504 | ditetd WACC 11,42 Net Present Value (“NPV”) Metode NPV ini menghitung selisih antara nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak (earning after tax). Apabila NPV lebih besar dari nol atau menunjukkan angka yang positif, maka proyek investasi layak untuk dilaksanakan. Untuk menghitung nilai 51
Page 53 OCR 0.951
sekarang perlu ditentukan terlebih dahulu tingkat diskonto yang digunakan. Dari perhitungan NPV dengan menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,427o menunjukkan bahwa nilai NPV dengan proyeksi aliran kas bersih selama 9 tahun adalah sebesar Rp14.783.916.585,00. Hal ini menunjukan bahwa UT Connect tersebut layak untuk dilaksanakan. Internal Rate of Return (“RR”) Metode IRR ini menghitung tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak (earning after tax). Apabila tingkat bunga ini lebih besar daripada tingkat diskonto, maka investasi dikatakan menguntungkan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR proyek adalah 25,07”46 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,427. Payback Period Metode ini mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali, dalam satuan waktu. Semakin singkat periode payback, maka proyek tersebut semakin menguntungkan. Berdasarkan perhitungan Payback Period kegiatan usaha UT Connect membutuhkan waktu 3 tahun untuk mengembalikan investasi dan rencana pengembangan yang dikeluarkan sebesar Rp12.281.956.000,00,-. Profitability Index (PI) Metode PI ini menghitung perbandingan antara nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak (earning after tax) di masa mendatang dengan nilai sekarang investasi. Bila PI lebih besar dari 1 maka proyek dikatakan menguntungkan, bila kurang dari 1 maka dikatakan tidak menguntungkan. Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan diketahui bahwa nilai PI dari investasi dan rencana pengembangan tersebut adalah 2,20 Hal ini menunjukan bahwa rencana investasi tersebut adalah layak untuk dilaksanakan. Analisis Sensitivitas Analisis ini bertujuan untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor yang dapat mempengaruhinya. Hasil sensitivitas menunjukkan bahwa kegiatan usaha untuk KBLI baru dengan kode 63122 ini cukup sensitif terhadap penurunan pendapatan dan peningkatan Cost of Goods Sales (COGS), seperti terlihat pada tabel berikut: 52
Page 54 OCR 0.788
Uraian Kondisi Normal Perubahan Kondisi 2,579 Ea 7.506 10,074 Penjualan - menurun NPV 14:783.916.585 | 193.542.636 | (14.473.621.580)| (32.349.458.460)| (51.055.066.086)| Profitability Indeks 2.20) 1.02) “0,18 “1,63 -3.16) IRR 25,076 116216 “7,75 NI NA| (Payback Period 3 Tahun| 5 Tahun| 10 Tahun| 10 Tahun 10 Tahun| 'COGS - meningkat NPV 14.783.916.585 | 2.382.098.720 | (10.019:719128)| (23.981.9835.020)| (39.831.701.510) (Profitability Indeks 220 1,19 0,18 -0,95| -2,24| IRR 25,07” 13,8196 “0,446 NA NA| (Payback Period 3 Tahun| 5 Tahun| 10 Tahun) 10 Tahun 10 Tahun| Hasil dari uji sensitivitas di atas terlihat variabel sensitivitas Penjualan yang menurun hingga 10Yo menjadikan tidak layak dikarenakan hasil NPV, IRR, Payback Period, dan Profitability Index menunjukkan hasil negatif, dengan catatan variabel lain tetap (ceteris paribus). 53
Page 55 OCR 0.937
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Hasil analisis atas aspek hukum menunjukkan bahwa saat ini UT Connect telah memiliki perizinan dari berbagai lembaga yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan hak kekayaan intelektualnya telah didaftarkan pada Dirjen HAKI Kementerian Hukum Republik Indonesia. Namun demikian, dengan dikeluarkannya Permendag 31/2023, maka untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha retail online, termasuk pemesanan suku cadang secara online melalui aplikasi UT Connect, Perseroan perlu melakukan penambahan KBLI kode 63122 dalam NIB milik Perseroan untuk memperoleh perizinan berusaha berbasis risiko yang dikeluarkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal. Hasil analisis atas aspek ekonomi menunjukkan bahwa kondisi perekonomian di Indonesia masih cukup stabil dengan ditandai pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2024 dapat tumbuh 5,03Y6(yoy). Kemudian tingkat inflasi yang rendah pada triwulan IV 2024 sebesar 1,57Y6(yoy) terjaga dalam rentang sasaran 2,54t1Y. Hasil analisis atas aspek pasar, menunjukkan bahwa Secara keseluruhan, industri alat berat di Indonesia menunjukkan prospek yang positif dengan pertumbuhan yang didorong oleh berbagai sektor industri. Ukuran Pasar Peralatan Konstruksi Indonesia diperkirakan mencapai USD 4,24 miliar pada tahun 2025, dan diharapkan mencapai USD 6,04 miliar pada tahun 2030, dengan CAGR sebesar 7,326 selama periode perkiraan (2025-2030). Menurut perkiraan, industri peralatan konstruksi & pertambangan Indonesia bernilai USD 431 juta pada tahun 2025 dengan kontribusi mayoritas berasal dari ekskavator (2476). Hasil analisis atas aspek manajemen menunjukkan bahwa Perseroan dapat mengembangkan aplikasi UT Connect dengan tersedianya tenaga ahli dalam bidang teknologi informasi yang bisa mengembangkan dan berinovasi untuk UT Connect. Hasil analisis atas aspek teknis menunjukkan bahwa Perseroan mampu mengelola bidang jasa pelayanan kepada pelanggan melalui beberapa pengembangan dari unit bisnis yang ada dari Perseroan. Hasil analisis atas aspek keuangan Dari perhitungan NPV dengan menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,42”4 menunjukkan bahwa nilai NPV dengan proyeksi aliran kas bersih selama 9 tahun adalah sebesar Rp14.783.916.585,00. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR proyek adalah 25,074 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,4296. Berdasarkan perhitungan Payback Period kegiatan usaha UT Connect 54
Page 56 OCR 0.945
membutuhkan waktu 3 tahun untuk mengembalikan investasi dan rencana pengembangan yang dikeluarkan sebesar Rp12.281.956.000,00,-. Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan diketahui bahwa nilai PI dari investasi dan rencana pengembangan tersebut adalah 2,20. Dengan demikian berdasarkan data-data dan hasil dari berbagai analisis di antaranya analisis atas aspek legal, manajemen, pasar, teknis dan aspek keuangan, kami berpendapat bahwa penambahan KBLI baru dengan kode 63122 untuk UT Connect dapat dilaksanakan dan layak. 5.2 Saran Berdasarkan kesimpulan di atas, Kami menyarankan pihak manajemen harus melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan sehubungan dengan penambahan KBLI baru dengan kode 63122 sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, termasuk mengurus perizinan kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal. 55
Page 57 OCR 0.966
LAMPIRAN Proyeksi Laba Rugi
Page 58 OCR 0.310
866 zec9 2979 1899 GBGP B6TS 209S Ws yz09 vejefrog unyel ((Bnu) ege1 (Cap) (ecap) (3D) (Cap) ea) Ter (os) (GP) (ca) uejjseubuad yefed (uegag) peejuew| 0694 766" 9828 £158 96£”9 2619 IBU O9£”L 9ELL uejseySuog xefeg wnjogaS (|Bnw) ege1 » z z z z z 7 7 7 uebuenay uegag 0692 1662 9878 £158 96:19 z619 I8uL 09e'Z 92 (uga) xefeg uep e6ung wnjogos ((Bn) ege1 v19 v9 19 yg 0z0t Eid set 2017 615 isejseidag yoc'8 9098 0068 18V6 19y6 0v16 9000, z90'0, sue'oL (va.iga) isesmowy uep Isejseidog “Srefeg “e6ung wnjogos (1Gnw) ege yaeet 0901 sz 8zvU BGT 52601 65901 66E OT Srol segslulwpe uep Lintun U2gag uejesewad uep uejenfuad urgag Ieuoisesado uegag, s99'oz s99'oz s9goz s99'oz 59902 59goz s9goz Lawoz Lgwoz o1nag ege1 rowzbL |eowztk |eowz |eovzk (eovzk |eorzk (eovzik |oesil (west vejedepuog xoyog uegog| s9z1e, |e9uze, |gouze, |eozei |eozuei |eozuei Jeozuci | vowosi | voroei uejedepuog| E£oz ze0z Lzoz Oz0z 6zoz got Izot szoz Szoz vebuereroyi (Hvianw Nyvinr WvIva) ££0z MIAWILJAS O£ - Sz0z MAIAWASIG L£ 3GOIM3d L9IANNOI LN IONU VAVI NV4OdVI INVEIdNVI
Page 59 OCR 0.941
LAMPIRAN Arus Kas Terdiskonto
Page 60 OCR 0.270
unyeif oo'€ ponag Yoewed) Pe2oge Er ozz MENOId Tn Did YON) 1 Ld z20t sar SeeY zseY 1955 Seeet (GeKal (2122 Kasi Sei Sy TU TN) 611610 o1zyo 12280 128810 68590 0ez10 55080 51680 vovsig Joe oz" oozp tt earth ee (au oz setu oz zr owoosia hexOuny| 006 008 009 005 00 oo 00z oo, u KA Ga Tora T599 Ea Teo WI Da (Toe) (G3 Wsiog say ary) . 5 : : . - kg GBGET ooereer EPON PON UETearad (wi) (rta) (ps9) (19) (pig) (pig) (w19) (19) (wig) tepom eluerog) : : - - - - 5 5 - lszz #Dungyog Burin yg v9 v9 vi9 0106 gez coz z01z 61 9609 cex9 cov9 1899 sae 8625 z099 uts reog uejofiog unyu ( 2691 Bei pa 9831 Tori Li 0831 GI9T Tor vefeg uegog 069 266” 90e3 €198 9619 2619 sakL 091 9LL xefed wnjogoS (161) wae) : : - : : - - - - uedusnay uegagl 0691 2661 c199 9ec9 2619 sak 00e'z sex 1193| vig vi9 vig 010 Bre Kaz zo1 BIS iseiseidag porn 9098 1816 19v6 op18 90001 z9001 sico1 va.iBa tour ogozi plan utan Beri 52601 65901 BEE, mo isensjuupe uep wnun uegog| P Pe - pa 2 3 & 2 2 vesesewad uep upjenjuad vegog| s99oz s99oz 59902 ss9oz s99oz s99oz s990z uayoz uaroz canug ge COLI Sori Sort EorZUT COT'ZIT CON ZIT CO ZUT Wes west uriedepuag Yoyo vegog| BOLLEI Bor 1eL BOL EL BOL LET BOLLeI BOLLET BOL LET Toy seI YoraEi Ueedepuad ceo ze0 yzoz ozoe 620 geo 1 coz C1 Sesarur LED £c0z Jagwosadg L£ - Sz0z MAIAWASIA L£ JGOMAd (HvIan NywLnr WvIva) OLNOYSIGNAL SVM SNUV 1 NVEIdNVTI
Page 61 OCR 0.960
LAMPIRAN Uji Sensitivitas
Page 62 OCR 0.333
ISIPUOY ULYEGNIOd IEWUON ISIPUOY Uunyel Ol unyel Ol Unyel Ol unyel S unyel € polos Yoegfed MD IYIN otrt'O- 9018 EL 9oL0'5C Yul pc 156'0- 810 el oz Sapu Atigenyold (o1srloz'tegsee) Nlezo'see-iserez) |ezi'6iz6lorol) |ezzseozeez | sesoleee, vi AdN yeN6ujusui - SDOD unyeL Ol unyel Ol unyeL ol unyeL S unyel € polio Noegked IYIN IYIN 969 45 19 Dak okerd Ya 9 £9'- 81'0- z0 oz'z eyold (ogor990'sso'1s) Ilogweswere'ze) Nossiz9ervi) | oeocrseei | sesoleeeuri AdN Uunanudu - uejenfuag Y0'OL KS K0 ESA uerein (yerdny werea) SVLIAILISNSS IFN HI NVEIdINYI
Page 63 OCR 0.963
LAMPIRAN SURAT REPRESENTASI
Page 64 OCR 0.946
(6 UNITED TRACTORS member of ASTRA No. LUT/97/9960/111/2025 Jakarta, 11 Maret 2025 Kepada Yth. KJPP BENEDICTUS DARMAPUSPITA DAN REKAN Jl. Musi No. 38 Jakarta Pusat 10150 Up. : Yth. Bp. Ir. B.Supriyanto D, M.Sc., MAPPI (Cert) Hal : Surat Pernyataan atas penugasan Jasa Konsultansi Studi Kelayakan Usaha sesuai dengan Kontrak Ref. No. BDR 25P — 018/R1 tanggal 21 Januari 2025 yang telah disetujui oleh PT United Tractors Tbk Dengan hormat, Merujuk pada perihal tersebut di atas, berikut adalah pernyataan dari PT United Tractors Tbk atas penugasan dimaksud untuk menunjang keperluan PT United Tractors Tbk dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dalam Peraturan Perusahaan Publik (Terbuka) tentang Keterbukaan Informasi, sebagai berikut: a PT UNITED TRACTORS Tbk Jl. Raya Bekasi Km 22, Jakarta 13910 - Indonesia 1 Kami menyadari tanggung jawab kami untuk meyediakan informasi yang relevan, benar dan selengkap: lengkapnya, yang tersedia bagi kami, termasuk pengungkapan fakta-fakta — material yang dapat mempengaruhi analisis ini. Untuk mempersiapkan penerbitan laporan jasa konsultansi anda, kami telah meyediakan data-data dan informasi yang dibutuhkan sebagai berikut: 1) Laporan Keuangan Audited PT United Tractors Tbk untuk periode 31 Desember 2015 - 31 Desember 2024 2) Proyeksi Bisnis UT Connect periode 31 Desember 2024 3) Tanda Daftar Penyelenggaran Sistem Elektronik Nomor 000543.04/DJAI.PSE/06/2021 yang dikeluarkan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tanggal 2 Juni 2021 4) Sertifikat Merek Nomor IDM 001135553 yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 14 Februari 2023. 5) Akta Pendirian PT United Tractors Tbk 6) Perubahan Anggaran Terakhir PT United Tractors Tbk 7) Company Profile PT United Tractors Tbk 8) Ijin Usaha PT United Tractors Tbk 9) NPWP PT United Tractors Tbk Bahwa seluruh informasi dan pernyataan baik secara lisan maupun tulisan serta dokumen baik dalam bentuk asli maupun foto kopi dan/atau salinan yang kami sampaikan kepada KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan yang kemudian digunakan dalam analisis adalah benar-benar berasal dari PT United Tractors Tbk, lengkap dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya pada tanggal konsultansi sampai dengan dikeluarkannya laporan konsultasi. Bahwa atas isi dan segala sesuatu yang terdapat dan/atau yang digunakan dalam penugasan konsultansi, kami PT United Tractors Tbk memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan termasuk di dalamnya anggota rekan dan seluruh staff yang ada dari tuntutan kerugian harta, gugatan dan tanggung jawab (semuanya dalam bentuk apapun juga) baik secara sendiri-sendiri maupun institusi yang timbul secara langsung maupun tidak langsung terhadap pihak manapun juga apabila hal itu diakibatkan oleh kesalahan penyampaian data dan informasi apakah yang disampaikan secara verbal dan/atau dalam bentuk asli, foto kopi, dan/atau salinan dari kami. Bahwa data-data yang diberikan oleh PT United Tractors Tbk kepada KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan, bersifat rahasia dan diperuntukkan hanya oleh dan antara pihak-pihak yang terkait dan/atau mempunyai kepentingan di dalamnya berikut akan digunakan sebagaimana mestinya oleh KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan sesuai dengan Kontrak Ref. No. BDR 25P — 018/R1 tanggal 21 Januari 2025. Moving as F.26221 4800657
Page 65 OCR 0.852
|. (@UNITED TRACTORS member of ASTRA Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya untuk kepentingan Konsultansi Studi Kelayakan Usaha yang dibuat oleh KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan. Hormat Kami PT UNITED TRACTORS Tbk PEN TRATORS Toke Yudistira Corp. Finance and Accounting Division Head Moving as PT UNITED TRACTORS Tbk Jl Raya Bekasi Km 22, Jakarta 13910 - Indonesia T:46221 2457 9999 Fieb2 21 2600657
Names mentioned 95 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita dan Rekan
p.2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita
p.2
unresolved
org
BAPEPAM
p.2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita dan Rekan
p.2
unresolved
org
KJPP BDR
p.2 ×12
unresolved
org
Menteri Perdagangan
p.3 ×3
unresolved
org
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
p.3 ×4
unresolved
org
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual
p.3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Namun
p.3
unresolved
org
Kementerian Investasi dan Hilirisasi Badan Koordinasi Penanaman Modal. Hasil
p.3
unresolved
org
KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan
p.5 ×8
unresolved
org
KJPP Benedictus Darmapuspita
p.5 ×8
unresolved
person
Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita
p.5 ×6
unresolved
person
Timbul Nauli Nainggolan
p.7
unresolved
person
Bimo Suryo Atmaji
p.7
unresolved
org
Kualifikasi Penilai KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan
p.11
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.11 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.11
unresolved
org
Menteri
p.11
unresolved
org
Menteri Agraria dan Tata Ruang
p.11
unresolved
org
Pertanahan Nasional RI
p.11
unresolved
person
Inge Teja Jawab
p.11
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manuari Republik Indonesia
p.19
unresolved
org
PT Inter Astra Motor Works
p.21
unresolved
person
Djojo Muljadi
p.21
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.21
unresolved
org
PT United Tractors. Anggaran Dasar
p.21
unresolved
person
Jose Dima Satria
· Notaris
p.21 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.21 ×3
unresolved
org
Carriage Ltd.
p.21 ×2
unresolved
org
Jardine Matheson Holdings Ltd.
p.21
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.31 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.33 ×21
unresolved
org
Bank Indonesia Neraca Perdagangan
p.34
unresolved
org
Bank Indonesia Nilai Tukar Rupiah Kebijakan
p.34
unresolved
org
Bank Indonesia Inflasi Inflasi Indeks Harga Konsumen
p.35
unresolved
org
PT Telen Orbit Prima
p.41
unresolved
org
PT Artha Nugraha Agung
p.42
unresolved
org
Nickel Industries Limited
p.42
unresolved
org
PT Anugerah Surya Pacific Resources
p.42
unresolved
org
Sumitomo Corporation
p.43
unresolved
org
PT Unitra Persada Energia
p.43
unresolved
org
Kansai Electric Power Co. Inc.
p.43
unresolved
org
Refex Industries Ltd
p.51
unresolved
org
Tech Group Co Ltd
p.51
unresolved
org
JSC Dana Brata Luhur Tbk
p.51
unresolved
org
PT Royaltama Mulia
p.51
unresolved
org
Kontraktorindo Tbk
p.51
unresolved
org
Kementerian Komunikasi
p.55
unresolved
org
Kementerian Hukum Republik Indonesia. Namun
p.55
unresolved
org
Kementerian Investasi dan Hilirisasi
p.55 ×2
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal. Hasil
p.55
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal.
p.56
unresolved
person
Yudistira
· Corp. Finance and Accounting Division Head
p.65
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
2785 ms
13 Sep 2026 15:41
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}