Skip to content
Back to announcement

20250312_KEJU_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_31868503_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review KEJU

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 27

Page 1
            kantor jasa penilai publik
            febriman siregar dan rekan
            Ijin Kementrian Keuangan RI No. 2.12.0109




                    LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS
                  RENCANA TRANSAKSI PEMBANGUNAN PABRIK
                                         Milik
L APORAN K AJIAN PT. MULIA BOGA RAYA, TBK.
P ERHITUNGAN A TASBekasi
                     J ANGKA            W AKTU D AN J UMLAH
                         International Industrial Estate
K ONTRIBUSI A TAS K ERJASAMA
                        Jl. Inti II Blok C7PNo.
                                            EMANFAATAN
                                                5A            A SET
                       Cibatu – Cikarang Selatan
P EMERINTAH P ROVINSI Kabupaten   G ORONTALO
                                          Bekasi
                                                         G UBERNUR
D ENGAN B ENTUK BGS (B ANGUNAN G UNA S ERAH )
                  No. Laporan : 00288/2.0109-05/BS/10/0069/1/III/2025
Page 2
        Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109

Bogor, 12 Maret 2025

No. Laporan : 00288/2.0109-05/BS/10/0069/1/III/2025

Kepada Yth,
PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Bekasi International Industrial Estate
Jl. Inti II Blok C7 No. 5A
Cibatu – Cikarang Selatan
Kabupaten Bekasi

Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi Pembangunan
          Pabrik Milik PT Mulia Boga Raya, Tbk.

Dengan hormat,

Memenuhi permintaan PT Mulia Boga Raya, Tbk., yang tercantum sebagaimana pada
Proposal Penawaran Jasa Fairness Opinion Atas Rencana Transaksi Nomor
0885/PNW/FO-BGR-FSR/X/2024, tanggal 03 Oktober 2024, dan dalam batas-batas
kemampuan kami sebagai Kantor Jasa Penilai Publik Resmi, bersama ini kami
sampaikan Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi Pembangunan
Pabrik Milik PT Mulia Boga Raya, Tbk. sebagai berikut:

1.1. STATUS PENILAI

      Penilai adalah Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Febriman Siregar & Rekan
      (“FSR”) yang sesuai Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor No.
      936/KM.1/2008 tanggal 31 Desember 2008, dan terdaftar sebagai kantor jasa
      profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat Tanda
      Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. S-838/PM.223/2019. Identifikasi
      Penilai yang bertanggung jawab pada laporan kajian ini adalah sebagai berikut :

      Nama                                           : Ir. Yohn PS. Napitupulu, Msc., MAPPI (Cert.)
      Anggota MAPPI                                  : 92 – S- 00252
      No. Izin Penilai Publik                        : PB-1.08.00069
      No. Izin Bapepam-LK                            : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
      No. Register                                   : RMK-2017.00069
      Klasifikasi bidang jasa                        : Penilai Bisnis dan Properti

      KJPP FSR/Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan kajian atas obyek rencana
      transaksi pada perihal dimaksud, dan tidak memiliki benturan kepentingan dengan
      subyek atau obyek kajian, sehingga dalam posisi untuk memberikan kajian objektif
      dan tidak memihak.

                                                                                                      Kantor Cabang Bogor
                                                                                    Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
                                                                                                RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
                                                                                               Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
                                                                                                               Jawa Barat 16129
                                                                                                            Telp. : 0251-8397671
                                                                                                     Email : fsr.bogor@fsr.co.id
                                                                                                         Website : www.fsr.co.id
                                      Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung (PS) ;
                                                                            Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 3
1.2. PEMBERI TUGAS

     Nama                     : PT Mulia Boga Raya, Tbk.
     Bidang Usaha             : Industri Pengolahan Produk dari Susu Lainnya
     Alamat Kantor            : Bekasi International Industrial Estate
                                Jl. Inti II Blok C7 No. 5A
                                Cibatu – Cikarang Selatan
                                Kabupaten Bekasi


1.3. PENGGUNA LAPORAN

     Nama                     : PT Mulia Boga Raya, Tbk.
     Bidang Usaha             : Industri Pengolahan Produk dari Susu Lainnya
     Alamat Kantor            : Bekasi International Industrial Estate
                                Jalan Inti II Blok C7 No. 5A
                                Cibatu – Cikarang Selatan
                                Kabupaten Bekasi

     Nama                     : Otoritas Jasa Keuangan.
     Alamat                   : Gedung Soemitro Djojohadikusumo
                                Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
                                Jakarta


1.4. MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

      MAKSUD
      Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas
      Transaksi, digunakan untuk kepentingan internal manajemen Perseroan dan
      pemenuhan peraturan OJK.


1.5. DASAR NILAI DAN DEFINISI

     Dasar nilai yang digunakan adalah Nilai Pasar Wajar (Fair Market Value).
     DEFINISI DARI NILAI PASAR – POJK 35 2020
     (Market Value)

     Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil
     penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
     berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi
     bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua Pihak
     masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian,
     dan tanpa paksaan.
                                                                                 - ii -
 Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 4
1.6. TANGGAL PENILAIAN

      Tanggal penilaian (cut-off date) 31 Desember 2024.

1.7. PEMENUHAN STANDAR PENILAIAN

      Pedoman laporan pendapat kewajaran ini dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK
      35 tahun 2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
      Modal” dan SEOJK 17 tahun 2020 tentang “Pedoman Penilaian & Penyajian
      Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal


1.8. BATASAN ATAU PENGECUALIAN ATAS TANGGUNG JAWAB KEPADA
     PIHAK SELAIN PEMBERI TUGAS

      Penilai tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selain Pemberi Tugas,
      kecuali yang diatur dalam peraturan dan hukum yang berlaku.


1.9. PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI

     Laporan pendapat kewajaran ini hanya digunakan untuk laporan pendapat
     kewajaran atas Rencana Transaksi, dan oleh karenanya tidak direkomendasikan
     untuk penggunaan lainnya dan Laporan ini terbuka untuk Publik.

1.10. ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

      Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
      Transaksi yang akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk
      kepentingan lain. Pendapat kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk
      memberikan rekomendasi persetujuan atau tidak menyetujui Rencana Transaksi
      atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.


1.11. ANALISA PENDAPAT KEWAJARAN

           Berdasarkan proyeksi keuangan, Perseroan masih mampu menghasilkan
            pendapatan dengan pertumbuhan yang positif. Dengan demikian Rencana
            Transaksi yang dilakukan adalah wajar.
           Berdasarkan proyeksi keuangan diketahui bahwa Perseroan memiliki laba
            bersih setelah transaksi rata-rata sebesar Rp 231 Miliar.
           Berdasarkan parameter kelayakan Rencana Transaksi menunjukkan hasil
            yang layak, maka Rencana Transaksi adalah wajar




                                                                                  - iii -
 Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 5
1.12. KESIMPULAN

      Berdasarkan analisa kewajaran diatas, maka Penilai berpendapat bahwa Rencana
      Transaksi ini adalah WAJAR.


Surat pengantar penilaian ini diikuti oleh Laporan Pendapat kewajaran Terinci
(Comprehensive Style) yang merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.
Disini kami tegaskan bahwa FSR tidak mengambil keuntungan, baik sekarang maupun di
masa yang akan datang, atas obyek pendapat kewajaran.
Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi stempel perusahaan (corporate seal) dari Kantor
Jasa Penilai Publik FSR.


Hormat kami,
KJPP Febriman Siregar dan Rekan




Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
Partner
Anggota MAPPI           : 92-S-00252
Izin Penilai Publik     : PB-1.08.00069
STTD Bapepam-LK         : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
Register                : RMK-2017.00069
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilai Bisnis & Penilai Properti




                                                                                     - iv -
 Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 6
                               PERNYATAAN PENILAI


KJPP Febriman Siregar dan Rekan dengan ini menyatakan bahwa:

1.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
     tanggal Pendapat Kewajaran.

2.   Penilai tidak memiliki benturan kepentingan dan bersifat independen terhadap obyek
     yang dinilai.

3.   Bahwa perhitungan dan analisis dalam pemberian pendapat kewajaran telah
     dilakukan dengan benar sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini.

4.   Pendapat Kewajaran ini dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas
     Jasa Keuangan Nomor 35 tahun 2020 “Pedoman Penilaian Dan Penyajian Laporan
     Penilaian Usaha Di Pasar Modal”.

5.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
     diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.

6.   Penilai memiliki pengalaman mengenai jenis usaha yang dinilai.

7.   Dalam melakukan pendapat kewajaran ini kami telah berusaha semaksimal mungkin
     untuk bertindak secara obyektif dan independen serta tidak terafiliasi dengan
     Perseroan ataupun pihak-pihak lain yang terafiliasi dengan perusahaan tersebut.

8.   Penilai bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran ini.

9.   Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
     perundang-undangan yang berlaku.

10. Lingkup pekerjaan dan data yang di analisa telah diungkapkan.

11. Kesimpulan pendapat kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
    pembatas.
12. Seluruh data dan informasi          yang    diungkapkan    dalam   laporan     dapat
    dipertanggungjawabkan.

13. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran dsn opini atas Laporan
    Pendapat Kewajaran.

14. Besaran imbalan jasa penilai tidak tergantung pada hasil pendapat kewajaran.




                                                                                     -v-
 Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 7
Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang
kami libatkan dalam penugasan ini adalah Penilai Profesional yang kompeten dan
memiliki keahlian penilaian yang baik.

Team Leader / Penilai :       Rekan (Partner) yang merupakan Penilai Publik, professional
                              yang telah memiliki pengalaman lebih dari 5 (lima) tahun
                              sebagai Penilai, dalam penugasan Penilai bertindak sebagai
                              Pimpinan (Team Leader) dan bertanggung jawab secara
                              penuh atas pelaksanaan pekerjaan penilaian mulai dari
                              penerimaan penugasan sampai kepada penyampaian laporan
                              termasuk     hasil    penilaiannya   dan       berkewajiban
                              menandatangani Laporan Penilaian.

Asisten Penilai           :   Merupakan profesional yang memiliki keahlian dibidangnya
                              sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman.
                              Asisten Penilai memiliki tugas membantu Penilai dalam
                              pengumpulan data, entri data dan kompilasi data serta
                              membantu dalam penyusunan laporan penilaian.




                                                                                     - vi -
 Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 8
Nama                          Tanda Tangan



1.         Penanggung Jawab



           Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.)                --------------------------
           Partner
           Anggota MAPPI             : 92-S-00252
           No. Ijin Penilai Publik   : PB-1.08.00069
           No. Ijin Bapepam-LK       : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
           Klasifikasi Bidang Jasa   : Penilai Bisnis Dan Properti
           Register                  : RMK-2017.00069


2.         Reviuer


           Didiek Agus Priatmiko, S.Komp.                             --------------------------
           Anggota MAPPI             : 11-T-03266
           Register                  : RMK-2017.00838
           No. Ijin Penilai Publik

           Klasifikasi Bidang Jasa   : Penilai Bisnis Dan Properti
3.         Penilai



           Yaumil Husna Khair, S.Si., M.M                             --------------------------
           MAPPI No.                 : 11-P-03270




                                                                                          - vii -
 Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 9
                                   BAGIAN - 1
                                 PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang

       PT Mulia Boga Raya, Tbk., yang selanjutnya disebut (“Perseroan”) adalah perusahaan
       yang bergerak dalam bidang industri pengolahan produk dari susu lainnya yang
       berlokasi di Bekasi International Industrial Estate, Jalan Inti II Blok C7 No. 5A,
       Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

       Perseroan memerlukan penambahan pabrik baru dikarenakan kondisi saat ini utilitas
       pabrik Perseroan sudah mencapai 85% dari kapasitas terpasang sebesar
       33.064 ton / tahun. Produksi perseroan direncanakan akan tumbuh menjadi
       30.415 ton / tahun pada 2025 dan menjadi 45.249 ton / tahun pada tahun 2028.
       Perseroan berencana untuk melakukan pembangunan pabrik milik Perseroan senilai
       Rp 691.650.852.000,-, selanjutnya dalam laporan ini disebut “Rencana Transaksi”.

       Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, Rencana Transaksi ini merupakan suatu
       transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
       Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.

1.2    Transaksi Material

       Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020
       tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dimana nilai
       transaksi dengan nilai 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan
       Publik dikategorikan sebagai transaksi material.

       Perseroan    berencana     untuk    melakukan pembangunan pabrik senilai
       Rp 691.650.852.000,- atau sebesar 93% dari total ekuitas Perseroan per 31 Desember
       2024.

1.3    aRuang Lingkup

       Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana Transaksi
       yang akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain.
       Pendapat kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi
       persetujuan atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan
       tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.

       Pihak ketiga yang ditunjuk untuk memberikan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi
       adalah KJPP Febriman Siregar dan Rekan (FSR) yang diharapkan dapat
       melakukan kajian secara obyektif dan independen, sesuai dengan Proposal Penawaran
       Nomor : 0885/PNW/FO-BGR-FSR/X/2024, tanggal 03 Oktober 2024.


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                  1
Page 10
1.4    Identitas Pemberi Tugas

       Berikut adalah identitas pemberi tugas:
       Nama                : PT Mulia Boga Raya, Tbk.
       Bidang Usaha        : Industri Pengolahan Produk dari Susu Lainnya
       Alamat Kantor       : Bekasi International Industrial Estate
                             Jl. Inti II Blok C7 No. 5A
                             Cibatu – Cikarang Selatan
                             Kabupaten Bekasi
       Nomor Telepon       : (021) 8990 8468
       Email               : corp.secretary@prochiz.co.id

1.5    Pengguna Laporan

       Berikut adalah identitas pengguna laporan:

       Nama                : PT Mulia Boga Raya, Tbk.
       Bidang Usaha        : Industri Pengolahan Produk dari Susu Lainnya
       Alamat Kantor       : Bekasi International Industrial Estate
                             Jl. Inti II Blok C7 No. 5A
                             Cibatu – Cikarang Selatan
                             Kabupaten Bekasi
       Nomor Telepon       : (021) 8990 8468
       Email               : corp.secretary@prochiz.co.id

1.6    Maksud dan Tujuan

       Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas Rencana
       Transaksi yang berhubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
       17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha
       Utama.

1.7    Obyek Penilaian

       Obyek penilaian adalah Rencana Transaksi Pembangunan Pabrik milik PT Mulia Boga
       Raya, Tbk.

1.8    Tanggal Penilaian (Cut Off Date)

       Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter dan laporan keuangan audit
       per tanggal 31 Desember 2024.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                2
Page 11
1.9    Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events)

       Dari tanggal penilaian, yaitu tanggal 31 Desember 2024, sampai dengan tanggal
       diterbitkannya laporan ini, terdapat kejadian penting yaitu perubahan modal
       ditempatkan dan disetor Perusahaan, dari semula sebesar Rp75.000.000.000 (tujuh
       puluh lima miliar Rupiah) yang terbagi atas 1.500.000.000 (satu miliar lima ratus juta)
       saham menjadi sebesar Rp281.249.999.950 (dua ratus delapan puluh satu miliar dua
       ratus empat puluh sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan
       ratus sembilan puluh sembilan Rupiah) yang terbagi atas 5.624.999.999 (lima miliar
       enam ratus dua puluh empat juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu
       sembilan ratus sembilan puluh sembilan) saham yang telah sesuai dengan Akta
       Nomor: 29 tertanggal 17 Februari 2025 yang dibuat oleh Notaris Liestiani Wang, S.H.,
       M.Kn., dan telah mendapatkan Surat Pemberitahuan Perubahan Dasar Perusahaan
       dari Kementerian Hukum Republik Indonesia Nomor: AHU-AH.01.03-0055084
       tertanggal 21 Februari 2025.

1.10   Sumber Data

       Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran atas
       Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan mempertimbangkan hal-hal sebagai
       berikut:

       1. Pemberitahuan dari Perseroan tentang Rencana Transaksi.
       2. Laporan Keuangan PT Mulia Boga Raya, Tbk. untuk tahun yang berakhir pada
          tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
          Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dengan opini bahwa laporan tersebut
          menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
       3. Laporan Keuangan PT Mulia Boga Raya, Tbk. untuk tahun yang berakhir pada
          tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
          Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini bahwa laporan
          tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
       4. Laporan Keuangan PT Mulia Boga Raya, Tbk. untuk tahun yang berakhir pada
          tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
          Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini bahwa laporan
          tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
       5. Laporan Keuangan PT Mulia Boga Raya, Tbk. untuk tahun yang berakhir pada
          tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
          Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini bahwa laporan tersebut
          menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
       6. Business Plan dan Studi Kelayakan Pembangunan Pabrik oleh Perseroan .
       7. Surat pernyataan (representasi) manajemen PT Mulia Boga Raya, Tbk. terkait
          dengan Rencana Transaksi.


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                       3
Page 12
       8. Wawancara dengan pihak manajemen PT Mulia Boga Raya, Tbk, yaitu:
             Tuan Muhamad Soleh – Legal Head
             Ibu Liem Tjien – Head of Finance Accounting
             Tuan Rayonal – Continuous Improvement Section Head
       9. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi pasar
          dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis lain dari
          pihak independen yang kami anggap relevan.

1.11   Asumsi–Asumsi dan Syarat Pembatas

       Dalam penyusunan pendapat independen ini, kami menggunakan beberapa asumsi,
       antara lain:

       1.   Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
       2.   KJPP FSR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
            dalam proses penilaian.
       3.   Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP FSR berasal dari sumber yang
            dapat dipercaya keakuratannya.
       4.   KJPP FSR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
            mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
            kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty)
       5.   KJPP FSR bertanggung jawab atas atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran
            proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
       6.   KJPP FSR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
            kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
            operasional perusahaan.
       7.   KJPP FSR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
            Pendapat Kewajaran.
       8.   KJPP FSR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
            pemberi tugas.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                     4
Page 13
                              BAGIAN - 2
                 KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI


2.1.   Metode Analisis Atas Rencana Transaksi

        Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami melakukan analisis
        dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

         Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi pihak yang melakukan
          Rencana Transaksi dan analisis manfaat dan risiko Rencana Transaksi.
         Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat Perseroan dan
          kegiatan usaha Perseroan, analisis industri, analisis operasional dan prospek
          Perseroan, analisis alasan dilakukannya Rencana Transaksi, keuntungan dan
          kerugian Rencana Transaksi.
         Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan keuangan
          historikal Perseroan, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan, analisis
          keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi, dan analisis nilai tambah.
         Analisis kewajaran Rencana Transaksi.

2.2.   AnalisisTransaksi

       PT Mulia Boga Raya, Tbk. (Perseroan)

       Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham Perseroan

       Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024 dan 2023, susunan
       pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:

        Tabel 2.1.     Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                   Jumlah Saham      Nilai Saham        Komposisi
                   Pemegang Saham
                                                     (Lembar)            (Rp)             (%)
       PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk              991.104.600    49.555.230.000          66,07
       Pelican Company Limited                         271.875.000    13.593.750.000          18,13
       PT Tudung Putra Putri Jaya                       96.495.100     4.824.755.000           6,43
       Hardianto Atmadja                                 3.442.400       172.120.000           0,23
       Paulus Tedjosutikno                               1.721.200        86.060.000           0,11
       Peter Wiradjaja                                   1.083.100        54.155.000           0,07
       Ari Sutanto                                       1.018.400        50.920.000           0,07
       Indrasena Patmawidjaja                              399.600        19.980.000           0,03
       E. Maurits Klavert                                  195.700          9.785.000          0,01
       Jeffry Halim                                         82.000          4.100.000          0,01
       Masyarakat                                      132.582.000     6.629.145.000           8,84
       Total                                         1.500.000.000    75.000.000.000            100




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                             1
Page 14
        Susunan Pengurus Perseroan

        Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024 dan 2023, susunan
        pengurus Perseroan adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                : Hardianto Atmadja
        Komisaris                      : Paulus Tedjosutikno
        Komisaris                      : Atiff Ibrahim Gill
        Komisaris                      : Eduardus Maurits Klavert
        Komisaris Independen           : Herbudianto
        Komisaris Independen           : Maurits Daniel Rudolf Lalisang

        Dewan Direksi
        Direktur Utama                 : Indrasena Patmawidjaja
        Direktur                       : Peter Wiradjaja
        Direktur                       : Jeffry Halim
        Direktur                       : Ari Sutanto

        Komite Audit
        Ketua                          : Herbudianto
        Anggota                        : Anwar Effendi Tjan
        Anggota                        : Briliana Setyawitta Wardhani

2.2.1   Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi

        Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko yang akan
        dihadapi dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi.

        a. Manfaat Rencana Transaksi
               Perseroan dapat meningkatkan produksi dengan penambahan pabrik baru.
               Pembangunan Pabrik baru dapat menyerap tenaga kerja baru.

        b. Risiko Rencana Transaksi
               Risiko Persaingan
                Risiko persaingan merupakan risiko yang selalu dihadapi di setiap jenis usaha
                dan
                mempunyai pengaruh yang sangat besar apabila perusahaan tidak melakukan
                suatu langkah antisipasi. Melihat kondisi persaingan usaha pada analisis industri
                mengenai persaingan antar perusahaan sejenis.
               Risiko Kebijakan Pemerintah
                Berlakunya peraturan-peraturan baru ataupun pencabutan dari peraturan yang
                lama oleh Pemerintah Pusat atau Pemda setempat, baik yang memiliki
                keterkaitan langsung maupun kebijakan mengenai industri keju akan turut
                berpengaruh pada kelangsungan usaha MBR.


Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                           2
Page 15
               Risiko Kerusakan dan Kebakaran
                Risiko kerusakan pada mesin pabrik mempunyai pengaruh yang sangat besar
                bagi usaha milik MBR. Untuk mengurangi risiko kerusakan, MBR perlu
                melakukan langkah-langkah pencegahan dengan menerapkan sistem
                maintenance yang efektif dan efisien. Selain itu untuk mencegah kebakaran,
                peralatan fire extinguisher juga harus selalu dalam kondisi baik, sehingga jika
                terjadi kebakaran, kerugian yang timbul dapat diminimalisir.

2.3.    Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
2.3.1   Riwayat Singkat Perseroan dan Kegiatan Usaha

        Perseroan didirikan pada tanggal 25 Agustus 2006 berdasarkan Akta No. 25, notaris
        Makmur Tridharma, S.H., di Jakarta dan telah memperoleh pengesahan dari Kementrian
        Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. W7-
        00894.HT.01.01-TH.2006 tanggal 25 September 2006 serta diumumkan dalam Berita
        Negara No. 8 tanggal 26 Januari 2007 Tambahan No.790.

        Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir
        diubah sebagaimana dalam Akta No. 24 tanggal 17 Desember 2024, dibuat dihadapan
        Liestiani Wang, S.H.,M.Kn. Akta tersebut telah memperoleh pengesahan Menteri
        Hukum Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
        0083437.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal 19 Desember 2024.

        Kantor pusat dan pabrik Perseroan beralamat di Bekasi International Industrial Estate,
        Jalan Inti II Blok C7 No. 5A, Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

        Kegiatan Usaha Perseroan

        Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah
        berusaha dalam bidang perindustrian, perdagangan besar dan pariwisata.

2.4.    Gambaran Perekonomian Dunia dan Indonesia

        Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan IV-2024,
        perekonomian Amerika Serikat tumbuh lebih kuat dari perkiraan didukung oleh
        stimulus fiskal yang meningkatkan permintaan domestik dan kenaikan investasi di
        bidang teknologi yang mendorong peningkatan produktivitas. Sebaliknya, ekonomi
        Eropa, Tiongkok dan Jepang masih lemah dipengaruhi oleh menurunnya keyakinan
        konsumen dan tertahannya produktivitas, sementara ekonomi India masih tertahan
        akibat sektor manufaktur yang terbatas. Sejalan dengan itu, prospek pertumbuhan
        ekonomi dunia 2025 diperkirakan lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya menjadi 3,2%.
        Di sisi lain, arah kebijakan pemerintah dan bank sentral AS berpengaruh pada
        ketidakpastian pasar keuangan global.

Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                         3
Page 16
      Tabel 2.2.    Pertumbuhan PDB Dunia




                   Sumber : Kebijakan Moneter BI Tw IV-2024 * Proyeksi Bank Indonesia

       Kuatnya ekonomi AS serta dampak kebijakan tarif menahan proses disinflasi di AS dan
       berdampak pada menguatnya ekspektasi penurunan Fed Funds Rate (FFR) yang lebih
       terbatas. Kebijakan fiskal AS yang lebih ekspansif mendorong yield US Treasury tetap
       tinggi, baik pada tenor jangka pendek maupun jangka panjang. Bersamaan dengan
       ketegangan geopolitik yang meningkat, perkembangan tersebut menyebabkan makin
       besarnya preferensi investor global untuk memindahkan portofolionya ke AS. Indeks
       mata uang dolar AS naik tinggi makin menambah tekanan pelemahan berbagai mata
       uang dunia. Berbagai perkembangan global ini memerlukan penguatan respons
       kebijakan dalam memitigasi dampak rambatan global untuk tetap terjaga.

       Pertumbuhan ekonomi Indonesia Triwulan IV-2024 sedikit dibawah perkiraan
       dipengaruhi oleh lebih rendahnya permintaan domestik, baik konsumsi maupun
       investasi. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi 2024 diperkirakan sedikit dibawah
       titik tengah kisaran 4,7-5,5%. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan juga
       cenderung lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Ekspor diperkirakan lebih rendah
       sehubungan dengan melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang utama,
       kecuali AS.

       Konsumsi rumah tangga juga masih lemah, khususnya golongan menengah kebawah
       sehubungan dengan belum kuatnya ekspektasi penghasilan dan ketersediaan lapangan
       kerja. Pada saat yang sama, dorongan investasi swasta juga belum kuat karena masih
       lebih besarnya kapasitas produksi dalam memenuhi permintaan, baik domestik maupun
       ekspor.

       Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 mencapai
       kisaran 4,7-5,5%, sedikit lebih rendah dari kisaran perkiraan sebelumnya 4,8-5,6%.
       Dalam kaitan ini, Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakannya untuk
       tetap menjaga stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang
       berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi stimulus kebijakan makro-
       prudensial dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran yang ditempuh Bank
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                       4
Page 17
       Indonesia dengan kebijakan stimulus fiskal pemerintah. Lebih dari itu, Bank Indonesia
       mendukung penuh implementasi program-program pemerintah dalam Asta Cita,
       termasuk untuk ketahanan pangan, pembiayaan ekonomi, serta akselerasi ekonomi dan
       keuangan digital.

       Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). Surplus neraca perdagangan berlanjut pada
       Desember 2024 yang tercatat 2,2 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor
       komoditas utama Indonesia yang kuat, seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak
       hewan nabati, serta besi dan baja. Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan 2024
       tetap sehat dan diperkirakan dalam kisaran defisit rendah 0,1% sampai dengan 0,9% dari
       PDB. Sementara itu, tingginya ketidakpastian pasar keuangan global menurunkan aliran
       masuk modal asing ke instrumen keuangan domestik dengan SBN dan SRBI masing-
       masing hanya mencatat inflows 19 juta dolar AS dan 288 juta dolar AS pada awal tahun
       2025 (hingga 13 Januari 2025).

       Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat tinggi sebesar
       155,7 milair dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor
       dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada diatas standar kecukupan
       internasional sekitar 3 bulan impor. Kedepan, NPI pada 2025 diperkirakan tetap sehat
       seiring dengan surplus transaksi modal dan finansial yang berlanjut dan defisit transaksi
       berjalan yang terjaga dalam kisaran defisit 0,5% sampai dengan 1,3% dari PDB.
       Surplus neraca transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran masuk modal asing
       sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik yang
       lebih baik dan imbal hasil investasi yang menarik.

       Nilai Tukar Rupiah. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS pada Januari 2025 (hingga
       14 Januari 2025) hanya melemah sebesar 1,00% (ptp) dari level nilai tukar akhir 2024.
       Perkembangan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga relatif lebih baik dibandingkan
       dengan mata uang regional lainnya, seperti rupee India, peso Filipina dan baht Thailand
       yang masing-masing melemah sebesar 1,20%, 1,33% dan 1,92%. Sebaliknya, nilai tukar
       Rupiah tercatat menguat terhadap mata uang kelompok negara maju diluar dolar AS dan
       stabil terhadap mata uang kelompok negara berkembang.

       Perkembangan tersebut sejalan dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta
       didukung oleh aliran masuk modal asing yang masih berlanjut, imbal hasil instrumen
       keuangan domestik yang menarik, serta prospek ekonomi Indonesia yang tetap baik.
       Kedepan, nilai tukar Rupiah diperkirakan stabil didukung komitmen Bank Indonesia
       menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah dan
       prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik.

       Seluruh instrumen moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi
       operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI dan SUVBI,
       untuk memperkuat efektivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk investasi portofolio
       asing dan mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah.

Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                          5
Page 18
        Inflasi. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2024 terjaga dalam kisaran sasarannya
        2,5±1%, sejalan dengan inflasi IHK Desember 2024 yang tercatat 1,57% (yoy).
        Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level 2,26% (yoy)
        sejalan dengan konsistensi suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI-Rate) untuk
        mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Sementara itu, kelompok
        volatile food mencatat inflasi 0,12% (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan pangan
        seiring berlanjutnya musim panen, serta eratnya sinergi pengendslian inflasi TPIP/TPID
        melalui GNPIP.

        Secara spasial, inflasi IHK di berbagai daerah juga terkendali dalam kisaran sasaran
        inflasi nasional. Kedepan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali dalam
        sasarannya. Inflasi inti diperkirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar
        dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespon
        permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi
        nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi.
        Inflasi volatile food diperkirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi
        Bank Indonesia dan pemerintah pusat dan daerah. Bank Indonesia terus berkomitmen
        memperkuat efektivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi tahun 2025 dan 2026
        terkendali dalam sasaran 2,5±1%, dengan tetap mendukung upaya turut mendorong
        pertumbuhan ekonomi.

2.5.    Analisis Kuantitatif
2.5.1   Analisis Kinerja Historikal Perseroan

        Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan dan potensi
        atau kemajuan yang dialami selama beberapa tahun terakhir, maka hasil analisis
        keuangan historikal yang bersumber dari laporan keuangan audit per 31 Desember 2020
        sampai dengan per 31 Desember 2024 disajikan sebagai berikut :

        Tabel 2.3.     Historikal Keuangan Perseroan                                    (dalam juta rupiah)
                      Deskripsi                 2020      2021        2022         2023          2024
         Aset Lancar                           500.561    497.681     641.094     626.945        675.847
         Aset Tidak Lancar                     174.246    270.045     219.006     201.433        298.211
         Total Aset                            674.807    767.726     860.100     828.378        974.058
         Liabilitas Lancar                     197.366    176.772     153.895     155.478        231.157
         Liabilitas Tidak Lancar                36.540      5.128       2.700        2.127          3.033
         Total Liabilitas                      233.906    181.900     156.595     157.605        234.190
         Ekuitas                               440.901    585.826     703.505     670.773        739.868
         Total Liabilitas & Ekuitas            674.807    767.726     860.100     828.378        974.058
         Pendapatan                            900.853   1.042.307   1.044.369   1.019.670     1.264.336
         Beban Pokok Pendapatan                610.850    705.320     748.864     756.670        890.588
         Laba (Rugi) Kotor                     290.003    336.987     295.505     263.000        373.748
         Laba (Rugi) Sebelum Pajak             157.207    183.170     150.390     102.981        185.996
         Laba (Rugi) Bersih                    121.000    144.700     117.371      80.342        146.881
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                                         6
Page 19
       Tabel 2.4.     Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan                         (%)
                     Deskripsi               2020         2021      2022      2023         2024
        Aset Lancar                                -        -0,58     28,82     -2,21         7,80
        Aset Tidak Lancar                          -        54,98    -18,90     -8,02        48,04
        Total Aset                                 -        13,77     12,03     -3,69        17,59
        Liabilitas Lancar                          -       -10,43    -12,94     1,03         48,67
        Liabilitas Tidak Lancar                    -       -85,97    -47,35    -21,21        42,58
        Total Liabilitas                           -       -22,23    -13,91     0,65         48,59
        Ekuitas                                    -        32,87     20,09     -4,65        10,30
        Total Liabilitas & Ekuitas                 -        13,77     12,03     -3,69        17,59
        Pendapatan                                 -        15,70      0,20     -2,36        23,99
        Beban Pokok Pendapatan                     -        15,47      6,17     1,04         17,70
        Laba (Rugi) Kotor                          -        16,20    -12,31    -11,00        42,11
        Laba (Rugi) Sebelum Pajak                  -        16,52    -17,90    -31,52        80,61
        Laba (Rugi) Bersih                         -        19,59    -18,89    -31,55        82,82

       Analisa Neraca Perseroan

          Total Aset dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami peningkatan
           dengan rata-rata sebesar 9,92% pertahun. Per 31 Desember 2024 total aset tercatat
           sebesar Rp974,0miliar.

          Total Liabilitas dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami
           peningkatan dengan rata-rata sebesar 3,27% pertahun. Per 31 Desember 2024 total
           liabiltas tercatat sebesar Rp234,1 miliar.

          Total Ekuitas dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami
           peningkatan dengan rata-rata sebesar 14,65% pertahun. Per 31 Desember 2024 total
           ekuitas tercatat sebesar Rp739,8 miliar..




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                                7
Page 20
       Grafik 2.1. Perkembangan Neraca Historikal Perseroan                                        (dalam juta rupiah)
                    1.200.000
                    1.000.000
                      800.000
                      600.000
                      400.000
                      200.000
                             -
                                       2020             2021             2022           2023            2024
                Total Aset            674.807       767.726            860.100         828.378        974.058
                Total Kewajiban       233.906       181.900            156.595         157.605        234.190
                Ekuitas               440.901       585.826            703.505         670.773        739.868


       Analisa Laba Rugi Perseroan

          Laba Kotor dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami peningkatan
           dengan rata-rata sebesar 8,36% pertahun. Per 31 Desember 2024 laba kotor tercatat
           sebesar Rp373,7 miliar.

          Laba Sebelum Pajak dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami
           peningkatan dengan rata-rata sebesar 11,93% pertahun. Per 31 Desember 2024 laba
           sebelum pajak tercatat sebesar Rp185,9 miliar .

          Laba Bersih dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami peningkatan
           dengan rata-rata sebesar 12,99% pertahun. Per 31 Desember 2024 laba bersih
           tercatat sebesar Rp146,8 miliar.
       Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Historikal Perseroan                                   (dalam juta rupiah)

                                 1.400.000
                                 1.200.000
                                 1.000.000
                                   800.000
                                   600.000
                                   400.000
                                   200.000
                                         -
                                                 2020           2021            2022      2023           2024
                Pendapatan                      961.218    1.042.307 1.044.369 1.019.670 1.264.336
                Laba (Rugi) Kotor               293.953        336.987     295.505       263.000       373.748
                Laba (Rugi) Sebelum Pajak       157.207        183.170     150.390       102.981       185.996
                Laba (Rugi) Bersih              121.000        144.700     117.371        80.342       146.881




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                                                  8
Page 21
       Analisa Arus Kas Perseroan

       Tabel 2.5.      Arus Kas Perseroan                                                     (dalam juta rupiah)
                       Deskripsi                  2020           2021       2022         2023           2024
        Arus Kas dari Aktivitas Operasi           212.501         97.934     64.694      46.446        328.266
        Arus Kas untuk Aktivitas Investasi         (3.919)      (136.040)   (82.239)     89.321       (114.752)
        Arus Kas untuk Aktivitas Pendanaan       (182.098)       (17.829)   (10.311)   (114.904)       (78.003)
        Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
                                                   26.484        (55.935)   (27.856)     20.863        135.510
        Setara Kas
        Saldo Kas dan Setara Kas Pada Awal
                                                  188.993        215.477    159.542     131.685        152.549
        Periode
        Saldo Kas dan Setara Kas Pada Akhir
                                                  215.477        159.542    131.686     152.549        288.060
        Periode


          Saldo Kas dan Setara Kas pada awal periode tahun 2020 sampai dengan 2024
           mengalami penurunan dengan rata-rata sebesar 3,39% pertahun.

          Saldo Kas dan Setara Kas pada akhir periode tahun 2020 sampai dengan 2024
           mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 15,31% pertahun.

       Rasio Keuangan Perseroan

       Tabel 2.6.     Rasio Keuangan Perseroan
                         Deskripsi                   2020          2021     2022       2023          2024

       Rasio Likuiditas
       - Current Ratio (x)                               2,54        2,82     4,17       4,03            2,92
       - Working Capital to Total Asset Ratio       44,93%        41,80%    56,64%     56,91%        45,65%
       Rasio Aktivitas
       - Fixed Asset Turnover (x)                        6,83        8,08     5,21       5,58            5,04
       - Total Asset Turnover (x)                        1,33        1,36     1,21       1,23            1,30
       - Sales to Current Assets (x)                     1,80        2,09     1,63       1,63            1,87
       Rasio Solvabilitas
       - Debt to Total Aset Ratio (x)                    0,35        0,24     0,18       0,19            0,24
       - Debt Equity Rasio                               0,53        0,31     0,22       0,23            0,32
       Rasio Profitabilitas
       - Gross Profit Margin                        32,19%        32,33%    28,30%     25,79%        29,56%
       - Net Profit Margin                          13,43%        13,88%    11,24%     7,88%         11,62%
       - Return on Equity (ROE)                     27,44%        24,70%    16,68%     11,98%        19,85%
       - Return on Assets (ROA)                     17,93%        18,85%    13,65%     9,70%         15,08%


       Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan adalah sebagai berikut:
          Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi
           liabilitas keuangannya yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan
           untuk memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek (pada saat ditagih). Current
           ratio (Rasio lancar) sebesar 2,92 kali, hal ini menunjukkan bahwa Perseroan mampu
           memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek.

Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                                           9
Page 22
           Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana yang tertanam
            pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi Perseroan dalam
            menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan dan laba. Total asset turnover
            (perputaran aset) Perseroan sebesar 1,20 kali. Sales to current assets ratio 1,87 kali.
           Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk
            memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Total
            debt to equity ratio (DER) / rasio hutang atas ekuitas Perseroan sebesar 0,32 kali yang
            menunjukan bahwa Perseroan mampu memenuhi seluruh liabilitasnya dengan
            menggunakan ekuitas yang dimiliki, sedangkan debt to total assets ratio (DAR) atau
            rasio hutang atas harta yang dimiliki Perseroan sebesar 0,24 kali.
           Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba
            selama periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan diukur dengan keberhasilan
            menggunakan asetnya secara produktif, dengan demikian profitabilitas suatu
            perusahaan juga dapat diketahui dengan memperbandingkan antara laba yang
            diperoleh dengan jumlah aset atau modal pada suatu periode tertentu. Rate of return
            on assets (ROA) sebesar 15,08% dan return on equity (ROE) sebesar 19,85%.

2.6.    Analisis SWOT
2.6.1   Kekuatan (Strength)
           Produk keju Perseroan telah dikenal masyarakat luas
           Lokasi pembangunan pabrik baru merupakan lokasi strategis yang menjadi daerah
            industri untuk pembangunan pabrik baru.
           Dengan adanya pabrik baru di Kabupaten Sumedang, maka dapat menambah
            produksi dan penyebaran produk ke konsumen terutama di Kabupaten Sumedang
            dan ke kota Bandung menjadi lebih dekat

2.6.2   Kelemahan (Weakness)
           Memerlukan biaya yang cukup besar untuk melakukan investasi dalam bidang usaha
            ini
           Masih kurangnya konsumsi keju nasional

2.6.3   Peluang (Opportunity)
           Semakin banyak menu makanan yang menggunakan keju sebagai salah satu bahan
            olahan
           Dapat menciptakan lapangan kerja baru

2.6.4   Ancaman (Threats)
           Kemungkinan minculnya beberapa perusahaan kompetitor lokal baru dengan
            kemampuan produksi yang lebih besar
           Masih kurangnnya pengetahuan tentang kegunaan konsumsi keju bagi kesehatan



Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                            10
Page 23
2.7.    Analisis Proyek Pembangunan Pabrik
2.7.1   Lokasi

        Lokasi proyek rencana pembanguan pabrik baru berada di Kawasan Industri Rancaekek,
        Blok Situbuntu Kavling A/6, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten
        Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Lokasi tersebut berada pada titik koordinat 6°57'32.8"S
        107°47'52.6"E.
        Gambar 2.1. Lokasi Proyek




        Sumber : Google Earth


2.7.2   Investasi

        Perseroan berencana akan membangun pabrik baru di atas lahan dengan total seluas
        ±25.000 M2, dan berlokasi di Kawasan Industri Rancaekek, Blok Situ Buntu Kavling
        A/6, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa
        Barat. Pembangunan pabrik baru yang direncanakan membutuhkan biaya investasi
        sebesar Rp691.650.852.000.

2.7.3   Struktur Pembiayaan

        Sumber pembiayaan investasi menggunakan modal sendiri dan fasilitas Kredit Investasi
        kepada perbankan dengan rincian sebagai berikut:

        Tabel 2.7.       Porsi Pembiayaan
                                                                             Nilai
                     Deskripsi                   Porsi
                                                                           (Rp. 000,-)
        Pinjaman Bank                           50,60%                            350.000.000
        Modal Sendiri                           49,40%                            341.650.852
        Rasio Aktivitas                         100,00%                           691.650.852




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                           11
Page 24
2.7.4   Asumsi Dasar Proyeksi Keuangan

        Asumsi-asumsi dasar dalam proyeksi keuangan pembangnnan pabrik baru yang
        digunakan adalah sebagai berikut:
        1. Jumlah hari dalam 1 tahun operasional dihitung sebanyak 365 hari dan jumlah bulan
           dalam setahun adalah 12 bulan.
        2. Pendapatan Perseroan diperoleh dari hasil produksi keju jenis block dan slice serta
           mayo.


2.7.5   Proyeksi Keuangan

        Tabel 2.8.                   Proyeksi Neraca
                 Keterangan                     2025          2026            2027               2028                 2029              2030                2031                 2032               2033                2034



        ASET
        Aset Lancar
           Kas dan Setara Kas                      60.000         93.533      89.919.654        567.775.308      1.222.027.808       1.893.471.304       2.558.491.359      3.377.559.940      4.215.603.772          5.073.031.383
           Piutang Usaha                                0     44.508.691     206.870.405        276.777.278        283.696.710         290.789.128         298.058.856        305.510.328        313.148.086            320.976.788
           Piutang Karyawan                             0              0               0                  0                  0                   0                   0                  0                  0                      0
           Persediaan                                   0    100.346.180     466.395.535        624.002.679        639.602.746         655.592.815         671.982.635        688.782.201        706.001.756            723.651.800
        Total                                      60.000    144.948.404     763.185.594      1.468.555.266      2.145.327.265       2.839.853.247       3.528.532.850      4.371.852.469      5.234.753.614          6.117.659.971

        Aset Tidak Lancar
            Harga Perolehan                    536.534.108   646.539.112     660.324.320        676.663.885        676.663.885          676.663.885        676.663.885        676.663.885           676.663.885         676.663.885
            Akumulasi Penyusutan                         0   -31.647.757     -64.157.090        -97.687.645       -131.218.200         -164.748.755       -198.279.311       -231.809.866          -265.340.421        -298.870.977
        Nilai Buku                             536.534.108   614.891.355     596.167.231        578.976.240        545.445.684          511.915.129        478.384.574        444.854.019           411.323.463         377.792.908

        Aset Lain-lain
            Harga Perolehan                     14.986.967    14.986.967      14.986.967         14.986.967           14.986.967        14.986.967          14.986.967           14.986.967         14.986.967          14.986.967
            Akumulasi Penyusutan                         0             0               0                  0                    0                 0                   0                    0                  0                   0
        Nilai Buku                              14.986.967    14.986.967      14.986.967         14.986.967           14.986.967        14.986.967          14.986.967           14.986.967         14.986.967          14.986.967

        JUMLAH ASET                            551.581.075   774.826.726   1.374.339.792      2.062.518.473      2.705.759.916       3.366.755.343       4.021.904.391      4.831.693.454      5.661.064.044          6.510.439.846

        LIABILITAS & EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
            Hutang Usaha                                0     38.557.702     170.065.812        197.265.411        188.895.927         193.618.326        198.458.784        203.420.253           208.505.760         213.718.404
            Fasilitas IDC                               0              0               0                  0                  0                   0                  0                  0                     0                   0
            Hutang Kredit Modal Kerja                   0              0               0                  0                  0                   0                  0                  0                     0                   0
        Total                                           0     38.557.702     170.065.812        197.265.411        188.895.927         193.618.326        198.458.784        203.420.253           208.505.760         213.718.404

        Liabilitas Jangka Panjang
            Hutang Kredit Investasi            386.000.000   423.000.000     373.000.000        310.000.000        231.000.000         132.000.000                  0                  0                     0                   0
            Hutang Pemegang Saham              189.221.075   301.126.079     314.911.287        331.250.852        331.250.852         331.250.852        331.250.852        331.250.852           331.250.852         331.250.852
        Total                                  575.221.075   724.126.079     687.911.287        641.250.852        562.250.852         463.250.852        331.250.852        331.250.852           331.250.852         331.250.852

        Ekuitas
           Modal Disetor                                 0             0               0                  0                  0                   0                   0                  0                  0                      0
           Saldo Laba Rugi Akhir Tahun         -23.640.000    12.142.945     516.362.692      1.224.002.210      1.954.613.137       2.709.886.166       3.492.194.756      4.297.022.349      5.121.307.433          5.965.470.591
        Jumlah Ekuitas                         -23.640.000    12.142.945     516.362.692      1.224.002.210      1.954.613.137       2.709.886.166       3.492.194.756      4.297.022.349      5.121.307.433          5.965.470.591

        JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS            551.581.075   774.826.726   1.374.339.792      2.062.518.473      2.705.759.916       3.366.755.343       4.021.904.391      4.831.693.454      5.661.064.044          6.510.439.846
                                           `




        Tabel 2.9.                   Proyeksi Laba Rugi
        Keterangan                                           2025           2026             2027              2028             2029              2030             2031              2032              2033               2034



        PENJUALAN BERSIH                                              0    535.062.516     2.486.898.537   3.327.286.033     3.410.468.184     3.495.729.889    3.583.123.136     3.672.701.214      3.764.518.744     3.858.631.713

        BEBAN POKOK PENJUALAN                                         0    -322.730.334   -1.500.007.143   -2.006.898.449    -2.057.070.910    -2.108.497.683   -2.161.210.125    -2.215.240.378    -2.270.621.387    -2.327.386.922
               % To Sale                                                        60,32%           60,32%           60,32%            60,32%            60,32%           60,32%            60,32%            60,32%            60,32%
        LABA (RUGI) KOTOR                                             0     212.332.182      986.891.394    1.320.387.584     1.353.397.274     1.387.232.206    1.421.913.011     1.457.460.836     1.493.897.357     1.531.244.791
               Gross Profit Margin                                              39,68%           39,68%           39,68%            39,68%            39,68%           39,68%            39,68%            39,68%            39,68%
        BEBAN OPERASIONAL                                             0     -97.683.854     -272.688.988     -349.600.628      -359.729.793      -370.181.646     -380.967.725      -392.100.033      -403.591.054      -415.453.777
               % To Sale                                                        18,26%           10,97%           10,51%            10,55%            10,59%           10,63%            10,68%            10,72%            10,77%
        LABA (RUGI) OPERASIONAL - EBITDA                              0     114.648.328      714.202.406      970.786.957       993.667.481     1.017.050.560    1.040.945.286     1.065.360.804     1.090.306.303     1.115.791.014
               Operating Profit Margin                                          21,43%           28,72%           29,18%            29,14%            29,09%           29,05%            29,01%            28,96%            28,92%
        BEBAN PENYUSUTAN & AMORTISASI                                 0     -31.647.757      -32.509.333      -33.530.555       -33.530.555       -33.530.555      -33.530.555       -33.530.555       -33.530.555       -33.530.555

        PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
             Beban Bunga Bank (KI)                           -23.640.000    -37.125.000      -35.257.500      -30.026.250      -23.456.250       -15.221.250        -4.455.000                0                   0               0
             Beban Bunga Bank (KMK)                                    0              0                0                0                0                 0                 0                0                   0               0
             Beban Bunga Pemegang Saham                                0              0                0                0                0                 0                 0                0                   0               0
             Beban Bunga IDC                                           0              0                0                0                0                 0                 0                0                   0               0
        TOTAL                                                -23.640.000    -37.125.000      -35.257.500      -30.026.250      -23.456.250       -15.221.250        -4.455.000                0                   0               0

        LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                            -23.640.000    45.875.571      646.435.573       907.230.151      936.680.675       968.298.755    1.002.959.731     1.031.830.248      1.056.775.748     1.082.260.459

        Taksiran Pajak Penghasilan                                    0     -10.092.626     -142.215.826    -199.590.633      -206.069.749      -213.025.726     -220.651.141      -227.002.655       -232.490.665      -238.097.301

        LABA (RUGI) BERSIH                                   -23.640.000     35.782.945     504.219.747       707.639.518      730.610.927       755.273.029      782.308.590       804.827.594        824.285.083       844.163.158
               Net Profit Margin                                                 6,69%          20,28%            21,27%           21,42%            21,61%           21,83%            21,91%             21,90%            21,88%
        SALDO LABA (RUGI) AWAL TAHUN                                  0     -23.640.000      12.142.945       516.362.692    1.224.002.210     1.954.613.137    2.709.886.166     3.492.194.756      4.297.022.349     5.121.307.433

        SALDO LABA (RUGI) AKHIR TAHUN                        -23.640.000    12.142.945      516.362.692    1.224.002.210     1.954.613.137     2.709.886.166    3.492.194.756     4.297.022.349      5.121.307.433     5.965.470.591




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                                                                                                                                                 12
Page 25
        Tabel 2.10.                   Proyeksi Arus Kas
                              Keterangan                    2025           2026             2027             2028             2029             2030             2031              2032             2033               2034



         I.    ARUS KAS OPERASIONAL
               Arus Kas Masuk
                  Penerimaan Penjualan                               0    490.553.825    2.280.028.133    3.050.508.755    3.126.771.474    3.204.940.761    3.285.064.280     3.367.190.887    3.451.370.659     3.537.654.925
                  Penerimaan Piutang Usaha                           0              0       44.508.691      206.870.405      276.777.278      283.696.710      290.789.128       298.058.856      305.510.328       313.148.086
               Total                                                 0    490.553.825    2.324.536.824    3.257.379.160    3.403.548.752    3.488.637.471    3.575.853.408     3.665.249.743    3.756.880.986     3.850.803.011

               Arus Kas Keluar
                  Pembayaran Kepada Supplier                         0    -384.518.812   -1.734.548.389   -2.137.305.994   -2.081.040.460   -2.119.765.353   -2.172.759.487    -2.227.078.474   -2.282.755.436   -2.339.824.322
                  Biaya Operasional                                  0     -97.683.854     -272.688.988     -349.600.628     -359.729.793     -370.181.646     -380.967.725      -392.100.033     -403.591.054     -415.453.777
                  Pajak Penghasilan Badan                            0     -10.092.626     -142.215.826     -199.590.633     -206.069.749     -213.025.726     -220.651.141      -227.002.655     -232.490.665     -238.097.301
               Total                                                 0    -492.295.292   -2.149.453.203   -2.686.497.255   -2.646.840.002   -2.702.972.725   -2.774.378.353    -2.846.181.161   -2.918.837.155   -2.993.375.400

               KAS BERSIH DARI OPERASIONAL                           0      -1.741.467     175.083.621      570.881.904      756.708.750      785.664.746      801.475.055       819.068.581      838.043.832      857.427.611

         II.   ARUS KAS NON OPERASIONAL
                + Pinjaman Kredit Investasi                 386.000.000     77.000.000               0                0                0                0                0                 0                0                0
                + Modal Sendiri Investasi                   165.521.075     33.005.004      13.785.209       16.339.564                0                0                0                 0                0                0
                + Pinjaman Pemegang Saham                    23.700.000     78.900.000               0                0                0                0                0                 0                0                0
                - Biaya Investasi Proyek                   -551.521.075   -110.005.004     -13.785.209      -16.339.564                0                0                0                 0                0                0
                - Capital Expenditures, CAPEX                         0              0               0                0                0                0                0                 0                0                0
               Total                                         23.700.000     78.900.000               0                0                0                0                0                 0                0                0

         III. SURPLUS (DEFISIT) KAS                         23.700.000     77.158.533      175.083.621      570.881.904      756.708.750      785.664.746      801.475.055       819.068.581      838.043.832      857.427.611

         IV. SALDO KAS AWAL                                          0         60.000           93.533       89.919.654      567.775.308    1.222.027.808    1.893.471.304     2.558.491.359    3.377.559.940     4.215.603.772

         V. KAS TERSEDIA                                    23.700.000     77.218.533      175.177.154      660.801.558    1.324.484.058    2.007.692.554    2.694.946.359     3.377.559.940    4.215.603.772     5.073.031.383

         VI. PEMBAYARAN HUTANG BANK
                Angsuran Hutang Pokok Kredit Investasi                0    -40.000.000     -50.000.000      -63.000.000      -79.000.000      -99.000.000     -132.000.000                 0                0                0
                Angsuran Hutang Pokok Kredit Modal Kerja              0              0               0                0                0                0                0                 0                0                0
                Pembayaran Bunga Kredit Investasi           -23.640.000    -37.125.000     -35.257.500      -30.026.250      -23.456.250      -15.221.250       -4.455.000                 0                0                0
                Pembayaran Bunga Kredit Modal Kerja                   0              0               0                0                0                0                0                 0                0                0
                Pembayaran Bunga Hutang Pemegang Saham                0              0               0                0                0                0                0                 0                0                0
                Angsuran Hutang Pokok IDC                             0              0               0                0                0                0                0                 0                0                0
                Pembayaran Bunga IDC                                  0              0               0                0                0                0                0                 0                0                0
                Interest During Construction , IDC                    0              0               0                0                0                0                0                 0                0                0
             Total                                          -23.640.000    -77.125.000     -85.257.500      -93.026.250     -102.456.250     -114.221.250     -136.455.000                 0                0                0

        VII. SALDO KAS AKHIR                                    60.000         93.533       89.919.654      567.775.308    1.222.027.808    1.893.471.304    2.558.491.359     3.377.559.940    4.215.603.772     5.073.031.383




2.7.6   Paramater Kelayakan

        Dari asumsi yang telah ditetapkan, diperoleh hasil analisis kelayakan usaha dengan
        parameter yang umum digunakan yaitu:

         Net Present Value
          NPV yang dihasilkan                                    menunjukkan                              angka                 yang               positif                    yaitu             sebesar
          Rp. 2.065.020.322.000.
         Internal Rate of Return
          IRR yang diperoleh sebesar 37,75% lebih besar dari discount factor yang digunakan
          sebesar nilai suku bunga bank yaitu 9,00%.

         Profitability Index
          Perbandingan tingkat penerimaan dimasa mendatang dimanfaatkan untuk membiayai
          suatu investasi yang dikeluarkan dengan tingkat manfaat lebih besar dari 1, maka
          dinyatakan proyek tersebut menguntungkan untuk dilaksanakan, dalam analisis
               keuangan proyek menunjukkan angka PI sebesar 1,74649.

         Payback Period
          Analisis payback period merupakan penentuan jangka waktu yang dibutuhkan untuk
          menutup initial investment dari suatu proyek dengan menggunakan kas masuk yang
          dihasilkan dari proyek. Hasil analisis payback period diperoleh angka 4,84, hal ini
          menunjukkan kemampuan pendapatan usaha mampu mengembalikan investasi yang
          sudah ditanamkan selama 4 tahun 10 bulan.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                                                                                                                                            13
Page 26
2.7.7   Nilai Tambah

        Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan adanya
        Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana Transaksi Perseroan
        diperkirakan akan memperoleh laba yang lebih tinggi rata-rata sebesar Rp 231 miliar.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                     14
Page 27
                                     BAGIAN - 3
                                    KESIMPULAN


3.1    Kesimpulan

          Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan masih mampu menghasilkan pendapatan
           dengan pertumbuhan yang positif. Dengan demikian Rencana Transaksi yang
           dilakukan adalah wajar.
          Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan diketahui bahwa Perseroan memiliki laba
           bersih seterlah transaksi rata-rata sebesar Rp 231 Miliar.

          Berdasarkan parameter kelayakan Rencana Transaksi menunjukkan hasil yang layak,
           maka Rencana Transaksi adalah wajar.

       Berdasarkan analisa tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah
       WAJAR.

3.2    Distribusi Pendapat Kewajaran

       Pendapat kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Manajemen Perseroan dalam
       kaitannya dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau
       untuk kepentingan lain.




Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.                                    1

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.14 MB
Published12 Mar 2025
Pages27
Characters74,606
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT. MULIA BOGA RAYA p.1 ×85
linked org Garudafood Putra Putri Jaya Tbk p.13 ×2
linked org Pelican Company Limited p.13
linked org PT Tudung Putra Putri Jaya p.13
linked person Hardianto Atmadja p.13 ×2
linked person Peter Wiradjaja p.13 ×2
linked person Ari Sutanto p.13 ×2
linked person Indrasena Patmawidjaja p.13 ×2
linked person Maurits Klavert p.13 ×2
linked person Jeffry Halim p.13 ×2
linked person Atiff Ibrahim Gill p.14
linked person Maurits Daniel Rudolf p.14
linked person Anwar Effendi Tjan p.14
linked person Briliana Setyawitta Wardhani p.14
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×5
possible person Paulus Tedjosutikno p.13 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.2
unresolved org Febriman Siregar & Rekan p.2
unresolved org Menteri Keuangan p.2
unresolved person Msc. p.2
unresolved — MAPPI p.2 ×4
unresolved — Izin Bapepam-LK p.2
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×6
unresolved org KJPP FSR p.2 ×8
unresolved org KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.5 ×2
unresolved org KJPP Febriman Siregar p.5 ×4
unresolved org Rekan Ir. Yohn PS Napitupulu p.5
unresolved org PENILAI KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.6
unresolved org Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.7
unresolved person Penanggung Jawab Ir. Yohn PS Napitupulu p.8 ×4
unresolved person Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.) p.8
unresolved — Ijin Penilai Publik p.8
unresolved — Ijin Bapepam-LK p.8
unresolved person Didiek Agus Priatmiko, S.Komp. p.8
unresolved person Penilai Yaumil Husna Khair p.8 ×2
unresolved org Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. p.10
unresolved person Liestiani Wang p.11 ×2
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia p.11
unresolved org Rianto & Rekan p.11
unresolved org Rintis & Rekan p.11 ×2
unresolved person Muhamad Soleh p.12
unresolved person Liem Tjien p.12
unresolved person Rayonal p.12
unresolved person Makmur Tridharma p.15
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.15
unresolved org Bank Indonesia p.15 ×12
unresolved org Bank Indonesia Triwulan IV- p.15
unresolved org Bank Indonesia Kuatnya p.16

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 3513 ms 12 Sep 2026 22:53
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result