Back to announcement
20250312_KEJU_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_31868503_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review KEJUSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 27
Page 1
kantor jasa penilai publik
febriman siregar dan rekan
Ijin Kementrian Keuangan RI No. 2.12.0109
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS
RENCANA TRANSAKSI PEMBANGUNAN PABRIK
Milik
L APORAN K AJIAN PT. MULIA BOGA RAYA, TBK.
P ERHITUNGAN A TASBekasi
J ANGKA W AKTU D AN J UMLAH
International Industrial Estate
K ONTRIBUSI A TAS K ERJASAMA
Jl. Inti II Blok C7PNo.
EMANFAATAN
5A A SET
Cibatu – Cikarang Selatan
P EMERINTAH P ROVINSI Kabupaten G ORONTALO
Bekasi
G UBERNUR
D ENGAN B ENTUK BGS (B ANGUNAN G UNA S ERAH )
No. Laporan : 00288/2.0109-05/BS/10/0069/1/III/2025
Page 2
Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109
Bogor, 12 Maret 2025
No. Laporan : 00288/2.0109-05/BS/10/0069/1/III/2025
Kepada Yth,
PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Bekasi International Industrial Estate
Jl. Inti II Blok C7 No. 5A
Cibatu – Cikarang Selatan
Kabupaten Bekasi
Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi Pembangunan
Pabrik Milik PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Dengan hormat,
Memenuhi permintaan PT Mulia Boga Raya, Tbk., yang tercantum sebagaimana pada
Proposal Penawaran Jasa Fairness Opinion Atas Rencana Transaksi Nomor
0885/PNW/FO-BGR-FSR/X/2024, tanggal 03 Oktober 2024, dan dalam batas-batas
kemampuan kami sebagai Kantor Jasa Penilai Publik Resmi, bersama ini kami
sampaikan Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi Pembangunan
Pabrik Milik PT Mulia Boga Raya, Tbk. sebagai berikut:
1.1. STATUS PENILAI
Penilai adalah Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Febriman Siregar & Rekan
(“FSR”) yang sesuai Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor No.
936/KM.1/2008 tanggal 31 Desember 2008, dan terdaftar sebagai kantor jasa
profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat Tanda
Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. S-838/PM.223/2019. Identifikasi
Penilai yang bertanggung jawab pada laporan kajian ini adalah sebagai berikut :
Nama : Ir. Yohn PS. Napitupulu, Msc., MAPPI (Cert.)
Anggota MAPPI : 92 – S- 00252
No. Izin Penilai Publik : PB-1.08.00069
No. Izin Bapepam-LK : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
No. Register : RMK-2017.00069
Klasifikasi bidang jasa : Penilai Bisnis dan Properti
KJPP FSR/Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan kajian atas obyek rencana
transaksi pada perihal dimaksud, dan tidak memiliki benturan kepentingan dengan
subyek atau obyek kajian, sehingga dalam posisi untuk memberikan kajian objektif
dan tidak memihak.
Kantor Cabang Bogor
Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
Jawa Barat 16129
Telp. : 0251-8397671
Email : fsr.bogor@fsr.co.id
Website : www.fsr.co.id
Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung (PS) ;
Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 3
1.2. PEMBERI TUGAS
Nama : PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Bidang Usaha : Industri Pengolahan Produk dari Susu Lainnya
Alamat Kantor : Bekasi International Industrial Estate
Jl. Inti II Blok C7 No. 5A
Cibatu – Cikarang Selatan
Kabupaten Bekasi
1.3. PENGGUNA LAPORAN
Nama : PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Bidang Usaha : Industri Pengolahan Produk dari Susu Lainnya
Alamat Kantor : Bekasi International Industrial Estate
Jalan Inti II Blok C7 No. 5A
Cibatu – Cikarang Selatan
Kabupaten Bekasi
Nama : Otoritas Jasa Keuangan.
Alamat : Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta
1.4. MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN
MAKSUD
Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas
Transaksi, digunakan untuk kepentingan internal manajemen Perseroan dan
pemenuhan peraturan OJK.
1.5. DASAR NILAI DAN DEFINISI
Dasar nilai yang digunakan adalah Nilai Pasar Wajar (Fair Market Value).
DEFINISI DARI NILAI PASAR – POJK 35 2020
(Market Value)
Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil
penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi
bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua Pihak
masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian,
dan tanpa paksaan.
- ii -
Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 4
1.6. TANGGAL PENILAIAN
Tanggal penilaian (cut-off date) 31 Desember 2024.
1.7. PEMENUHAN STANDAR PENILAIAN
Pedoman laporan pendapat kewajaran ini dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK
35 tahun 2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal” dan SEOJK 17 tahun 2020 tentang “Pedoman Penilaian & Penyajian
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal
1.8. BATASAN ATAU PENGECUALIAN ATAS TANGGUNG JAWAB KEPADA
PIHAK SELAIN PEMBERI TUGAS
Penilai tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selain Pemberi Tugas,
kecuali yang diatur dalam peraturan dan hukum yang berlaku.
1.9. PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI
Laporan pendapat kewajaran ini hanya digunakan untuk laporan pendapat
kewajaran atas Rencana Transaksi, dan oleh karenanya tidak direkomendasikan
untuk penggunaan lainnya dan Laporan ini terbuka untuk Publik.
1.10. ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
Transaksi yang akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk
kepentingan lain. Pendapat kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk
memberikan rekomendasi persetujuan atau tidak menyetujui Rencana Transaksi
atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.
1.11. ANALISA PENDAPAT KEWAJARAN
Berdasarkan proyeksi keuangan, Perseroan masih mampu menghasilkan
pendapatan dengan pertumbuhan yang positif. Dengan demikian Rencana
Transaksi yang dilakukan adalah wajar.
Berdasarkan proyeksi keuangan diketahui bahwa Perseroan memiliki laba
bersih setelah transaksi rata-rata sebesar Rp 231 Miliar.
Berdasarkan parameter kelayakan Rencana Transaksi menunjukkan hasil
yang layak, maka Rencana Transaksi adalah wajar
- iii -
Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 5
1.12. KESIMPULAN
Berdasarkan analisa kewajaran diatas, maka Penilai berpendapat bahwa Rencana
Transaksi ini adalah WAJAR.
Surat pengantar penilaian ini diikuti oleh Laporan Pendapat kewajaran Terinci
(Comprehensive Style) yang merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.
Disini kami tegaskan bahwa FSR tidak mengambil keuntungan, baik sekarang maupun di
masa yang akan datang, atas obyek pendapat kewajaran.
Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi stempel perusahaan (corporate seal) dari Kantor
Jasa Penilai Publik FSR.
Hormat kami,
KJPP Febriman Siregar dan Rekan
Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
Partner
Anggota MAPPI : 92-S-00252
Izin Penilai Publik : PB-1.08.00069
STTD Bapepam-LK : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
Register : RMK-2017.00069
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilai Bisnis & Penilai Properti
- iv -
Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 6
PERNYATAAN PENILAI
KJPP Febriman Siregar dan Rekan dengan ini menyatakan bahwa:
1. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
tanggal Pendapat Kewajaran.
2. Penilai tidak memiliki benturan kepentingan dan bersifat independen terhadap obyek
yang dinilai.
3. Bahwa perhitungan dan analisis dalam pemberian pendapat kewajaran telah
dilakukan dengan benar sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini.
4. Pendapat Kewajaran ini dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 35 tahun 2020 “Pedoman Penilaian Dan Penyajian Laporan
Penilaian Usaha Di Pasar Modal”.
5. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.
6. Penilai memiliki pengalaman mengenai jenis usaha yang dinilai.
7. Dalam melakukan pendapat kewajaran ini kami telah berusaha semaksimal mungkin
untuk bertindak secara obyektif dan independen serta tidak terafiliasi dengan
Perseroan ataupun pihak-pihak lain yang terafiliasi dengan perusahaan tersebut.
8. Penilai bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran ini.
9. Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
10. Lingkup pekerjaan dan data yang di analisa telah diungkapkan.
11. Kesimpulan pendapat kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
pembatas.
12. Seluruh data dan informasi yang diungkapkan dalam laporan dapat
dipertanggungjawabkan.
13. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran dsn opini atas Laporan
Pendapat Kewajaran.
14. Besaran imbalan jasa penilai tidak tergantung pada hasil pendapat kewajaran.
-v-
Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 7
Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang
kami libatkan dalam penugasan ini adalah Penilai Profesional yang kompeten dan
memiliki keahlian penilaian yang baik.
Team Leader / Penilai : Rekan (Partner) yang merupakan Penilai Publik, professional
yang telah memiliki pengalaman lebih dari 5 (lima) tahun
sebagai Penilai, dalam penugasan Penilai bertindak sebagai
Pimpinan (Team Leader) dan bertanggung jawab secara
penuh atas pelaksanaan pekerjaan penilaian mulai dari
penerimaan penugasan sampai kepada penyampaian laporan
termasuk hasil penilaiannya dan berkewajiban
menandatangani Laporan Penilaian.
Asisten Penilai : Merupakan profesional yang memiliki keahlian dibidangnya
sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman.
Asisten Penilai memiliki tugas membantu Penilai dalam
pengumpulan data, entri data dan kompilasi data serta
membantu dalam penyusunan laporan penilaian.
- vi -
Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 8
Nama Tanda Tangan
1. Penanggung Jawab
Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.) --------------------------
Partner
Anggota MAPPI : 92-S-00252
No. Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00069
No. Ijin Bapepam-LK : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilai Bisnis Dan Properti
Register : RMK-2017.00069
2. Reviuer
Didiek Agus Priatmiko, S.Komp. --------------------------
Anggota MAPPI : 11-T-03266
Register : RMK-2017.00838
No. Ijin Penilai Publik
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilai Bisnis Dan Properti
3. Penilai
Yaumil Husna Khair, S.Si., M.M --------------------------
MAPPI No. : 11-P-03270
- vii -
Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Page 9
BAGIAN - 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
PT Mulia Boga Raya, Tbk., yang selanjutnya disebut (“Perseroan”) adalah perusahaan
yang bergerak dalam bidang industri pengolahan produk dari susu lainnya yang
berlokasi di Bekasi International Industrial Estate, Jalan Inti II Blok C7 No. 5A,
Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Perseroan memerlukan penambahan pabrik baru dikarenakan kondisi saat ini utilitas
pabrik Perseroan sudah mencapai 85% dari kapasitas terpasang sebesar
33.064 ton / tahun. Produksi perseroan direncanakan akan tumbuh menjadi
30.415 ton / tahun pada 2025 dan menjadi 45.249 ton / tahun pada tahun 2028.
Perseroan berencana untuk melakukan pembangunan pabrik milik Perseroan senilai
Rp 691.650.852.000,-, selanjutnya dalam laporan ini disebut “Rencana Transaksi”.
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, Rencana Transaksi ini merupakan suatu
transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.
1.2 Transaksi Material
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dimana nilai
transaksi dengan nilai 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan
Publik dikategorikan sebagai transaksi material.
Perseroan berencana untuk melakukan pembangunan pabrik senilai
Rp 691.650.852.000,- atau sebesar 93% dari total ekuitas Perseroan per 31 Desember
2024.
1.3 aRuang Lingkup
Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana Transaksi
yang akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain.
Pendapat kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi
persetujuan atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan
tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.
Pihak ketiga yang ditunjuk untuk memberikan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi
adalah KJPP Febriman Siregar dan Rekan (FSR) yang diharapkan dapat
melakukan kajian secara obyektif dan independen, sesuai dengan Proposal Penawaran
Nomor : 0885/PNW/FO-BGR-FSR/X/2024, tanggal 03 Oktober 2024.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 1
Page 10
1.4 Identitas Pemberi Tugas
Berikut adalah identitas pemberi tugas:
Nama : PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Bidang Usaha : Industri Pengolahan Produk dari Susu Lainnya
Alamat Kantor : Bekasi International Industrial Estate
Jl. Inti II Blok C7 No. 5A
Cibatu – Cikarang Selatan
Kabupaten Bekasi
Nomor Telepon : (021) 8990 8468
Email : corp.secretary@prochiz.co.id
1.5 Pengguna Laporan
Berikut adalah identitas pengguna laporan:
Nama : PT Mulia Boga Raya, Tbk.
Bidang Usaha : Industri Pengolahan Produk dari Susu Lainnya
Alamat Kantor : Bekasi International Industrial Estate
Jl. Inti II Blok C7 No. 5A
Cibatu – Cikarang Selatan
Kabupaten Bekasi
Nomor Telepon : (021) 8990 8468
Email : corp.secretary@prochiz.co.id
1.6 Maksud dan Tujuan
Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas Rencana
Transaksi yang berhubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha
Utama.
1.7 Obyek Penilaian
Obyek penilaian adalah Rencana Transaksi Pembangunan Pabrik milik PT Mulia Boga
Raya, Tbk.
1.8 Tanggal Penilaian (Cut Off Date)
Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter dan laporan keuangan audit
per tanggal 31 Desember 2024.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 2
Page 11
1.9 Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events)
Dari tanggal penilaian, yaitu tanggal 31 Desember 2024, sampai dengan tanggal
diterbitkannya laporan ini, terdapat kejadian penting yaitu perubahan modal
ditempatkan dan disetor Perusahaan, dari semula sebesar Rp75.000.000.000 (tujuh
puluh lima miliar Rupiah) yang terbagi atas 1.500.000.000 (satu miliar lima ratus juta)
saham menjadi sebesar Rp281.249.999.950 (dua ratus delapan puluh satu miliar dua
ratus empat puluh sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan
ratus sembilan puluh sembilan Rupiah) yang terbagi atas 5.624.999.999 (lima miliar
enam ratus dua puluh empat juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu
sembilan ratus sembilan puluh sembilan) saham yang telah sesuai dengan Akta
Nomor: 29 tertanggal 17 Februari 2025 yang dibuat oleh Notaris Liestiani Wang, S.H.,
M.Kn., dan telah mendapatkan Surat Pemberitahuan Perubahan Dasar Perusahaan
dari Kementerian Hukum Republik Indonesia Nomor: AHU-AH.01.03-0055084
tertanggal 21 Februari 2025.
1.10 Sumber Data
Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran atas
Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan mempertimbangkan hal-hal sebagai
berikut:
1. Pemberitahuan dari Perseroan tentang Rencana Transaksi.
2. Laporan Keuangan PT Mulia Boga Raya, Tbk. untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dengan opini bahwa laporan tersebut
menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
3. Laporan Keuangan PT Mulia Boga Raya, Tbk. untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini bahwa laporan
tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
4. Laporan Keuangan PT Mulia Boga Raya, Tbk. untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan opini bahwa laporan
tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
5. Laporan Keuangan PT Mulia Boga Raya, Tbk. untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini bahwa laporan tersebut
menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
6. Business Plan dan Studi Kelayakan Pembangunan Pabrik oleh Perseroan .
7. Surat pernyataan (representasi) manajemen PT Mulia Boga Raya, Tbk. terkait
dengan Rencana Transaksi.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 3
Page 12
8. Wawancara dengan pihak manajemen PT Mulia Boga Raya, Tbk, yaitu:
Tuan Muhamad Soleh – Legal Head
Ibu Liem Tjien – Head of Finance Accounting
Tuan Rayonal – Continuous Improvement Section Head
9. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi pasar
dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis lain dari
pihak independen yang kami anggap relevan.
1.11 Asumsi–Asumsi dan Syarat Pembatas
Dalam penyusunan pendapat independen ini, kami menggunakan beberapa asumsi,
antara lain:
1. Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
2. KJPP FSR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP FSR berasal dari sumber yang
dapat dipercaya keakuratannya.
4. KJPP FSR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty)
5. KJPP FSR bertanggung jawab atas atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran
proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
6. KJPP FSR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
operasional perusahaan.
7. KJPP FSR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
Pendapat Kewajaran.
8. KJPP FSR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
pemberi tugas.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 4
Page 13
BAGIAN - 2
KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
2.1. Metode Analisis Atas Rencana Transaksi
Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami melakukan analisis
dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi pihak yang melakukan
Rencana Transaksi dan analisis manfaat dan risiko Rencana Transaksi.
Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat Perseroan dan
kegiatan usaha Perseroan, analisis industri, analisis operasional dan prospek
Perseroan, analisis alasan dilakukannya Rencana Transaksi, keuntungan dan
kerugian Rencana Transaksi.
Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan keuangan
historikal Perseroan, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan, analisis
keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi, dan analisis nilai tambah.
Analisis kewajaran Rencana Transaksi.
2.2. AnalisisTransaksi
PT Mulia Boga Raya, Tbk. (Perseroan)
Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham Perseroan
Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024 dan 2023, susunan
pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Tabel 2.1. Susunan Pemegang Saham Perseroan
Jumlah Saham Nilai Saham Komposisi
Pemegang Saham
(Lembar) (Rp) (%)
PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk 991.104.600 49.555.230.000 66,07
Pelican Company Limited 271.875.000 13.593.750.000 18,13
PT Tudung Putra Putri Jaya 96.495.100 4.824.755.000 6,43
Hardianto Atmadja 3.442.400 172.120.000 0,23
Paulus Tedjosutikno 1.721.200 86.060.000 0,11
Peter Wiradjaja 1.083.100 54.155.000 0,07
Ari Sutanto 1.018.400 50.920.000 0,07
Indrasena Patmawidjaja 399.600 19.980.000 0,03
E. Maurits Klavert 195.700 9.785.000 0,01
Jeffry Halim 82.000 4.100.000 0,01
Masyarakat 132.582.000 6.629.145.000 8,84
Total 1.500.000.000 75.000.000.000 100
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 1
Page 14
Susunan Pengurus Perseroan
Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024 dan 2023, susunan
pengurus Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Hardianto Atmadja
Komisaris : Paulus Tedjosutikno
Komisaris : Atiff Ibrahim Gill
Komisaris : Eduardus Maurits Klavert
Komisaris Independen : Herbudianto
Komisaris Independen : Maurits Daniel Rudolf Lalisang
Dewan Direksi
Direktur Utama : Indrasena Patmawidjaja
Direktur : Peter Wiradjaja
Direktur : Jeffry Halim
Direktur : Ari Sutanto
Komite Audit
Ketua : Herbudianto
Anggota : Anwar Effendi Tjan
Anggota : Briliana Setyawitta Wardhani
2.2.1 Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi
Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko yang akan
dihadapi dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi.
a. Manfaat Rencana Transaksi
Perseroan dapat meningkatkan produksi dengan penambahan pabrik baru.
Pembangunan Pabrik baru dapat menyerap tenaga kerja baru.
b. Risiko Rencana Transaksi
Risiko Persaingan
Risiko persaingan merupakan risiko yang selalu dihadapi di setiap jenis usaha
dan
mempunyai pengaruh yang sangat besar apabila perusahaan tidak melakukan
suatu langkah antisipasi. Melihat kondisi persaingan usaha pada analisis industri
mengenai persaingan antar perusahaan sejenis.
Risiko Kebijakan Pemerintah
Berlakunya peraturan-peraturan baru ataupun pencabutan dari peraturan yang
lama oleh Pemerintah Pusat atau Pemda setempat, baik yang memiliki
keterkaitan langsung maupun kebijakan mengenai industri keju akan turut
berpengaruh pada kelangsungan usaha MBR.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 2
Page 15
Risiko Kerusakan dan Kebakaran
Risiko kerusakan pada mesin pabrik mempunyai pengaruh yang sangat besar
bagi usaha milik MBR. Untuk mengurangi risiko kerusakan, MBR perlu
melakukan langkah-langkah pencegahan dengan menerapkan sistem
maintenance yang efektif dan efisien. Selain itu untuk mencegah kebakaran,
peralatan fire extinguisher juga harus selalu dalam kondisi baik, sehingga jika
terjadi kebakaran, kerugian yang timbul dapat diminimalisir.
2.3. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
2.3.1 Riwayat Singkat Perseroan dan Kegiatan Usaha
Perseroan didirikan pada tanggal 25 Agustus 2006 berdasarkan Akta No. 25, notaris
Makmur Tridharma, S.H., di Jakarta dan telah memperoleh pengesahan dari Kementrian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. W7-
00894.HT.01.01-TH.2006 tanggal 25 September 2006 serta diumumkan dalam Berita
Negara No. 8 tanggal 26 Januari 2007 Tambahan No.790.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir
diubah sebagaimana dalam Akta No. 24 tanggal 17 Desember 2024, dibuat dihadapan
Liestiani Wang, S.H.,M.Kn. Akta tersebut telah memperoleh pengesahan Menteri
Hukum Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
0083437.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal 19 Desember 2024.
Kantor pusat dan pabrik Perseroan beralamat di Bekasi International Industrial Estate,
Jalan Inti II Blok C7 No. 5A, Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan Usaha Perseroan
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah
berusaha dalam bidang perindustrian, perdagangan besar dan pariwisata.
2.4. Gambaran Perekonomian Dunia dan Indonesia
Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan IV-2024,
perekonomian Amerika Serikat tumbuh lebih kuat dari perkiraan didukung oleh
stimulus fiskal yang meningkatkan permintaan domestik dan kenaikan investasi di
bidang teknologi yang mendorong peningkatan produktivitas. Sebaliknya, ekonomi
Eropa, Tiongkok dan Jepang masih lemah dipengaruhi oleh menurunnya keyakinan
konsumen dan tertahannya produktivitas, sementara ekonomi India masih tertahan
akibat sektor manufaktur yang terbatas. Sejalan dengan itu, prospek pertumbuhan
ekonomi dunia 2025 diperkirakan lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya menjadi 3,2%.
Di sisi lain, arah kebijakan pemerintah dan bank sentral AS berpengaruh pada
ketidakpastian pasar keuangan global.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 3
Page 16
Tabel 2.2. Pertumbuhan PDB Dunia
Sumber : Kebijakan Moneter BI Tw IV-2024 * Proyeksi Bank Indonesia
Kuatnya ekonomi AS serta dampak kebijakan tarif menahan proses disinflasi di AS dan
berdampak pada menguatnya ekspektasi penurunan Fed Funds Rate (FFR) yang lebih
terbatas. Kebijakan fiskal AS yang lebih ekspansif mendorong yield US Treasury tetap
tinggi, baik pada tenor jangka pendek maupun jangka panjang. Bersamaan dengan
ketegangan geopolitik yang meningkat, perkembangan tersebut menyebabkan makin
besarnya preferensi investor global untuk memindahkan portofolionya ke AS. Indeks
mata uang dolar AS naik tinggi makin menambah tekanan pelemahan berbagai mata
uang dunia. Berbagai perkembangan global ini memerlukan penguatan respons
kebijakan dalam memitigasi dampak rambatan global untuk tetap terjaga.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia Triwulan IV-2024 sedikit dibawah perkiraan
dipengaruhi oleh lebih rendahnya permintaan domestik, baik konsumsi maupun
investasi. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi 2024 diperkirakan sedikit dibawah
titik tengah kisaran 4,7-5,5%. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan juga
cenderung lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Ekspor diperkirakan lebih rendah
sehubungan dengan melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang utama,
kecuali AS.
Konsumsi rumah tangga juga masih lemah, khususnya golongan menengah kebawah
sehubungan dengan belum kuatnya ekspektasi penghasilan dan ketersediaan lapangan
kerja. Pada saat yang sama, dorongan investasi swasta juga belum kuat karena masih
lebih besarnya kapasitas produksi dalam memenuhi permintaan, baik domestik maupun
ekspor.
Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 mencapai
kisaran 4,7-5,5%, sedikit lebih rendah dari kisaran perkiraan sebelumnya 4,8-5,6%.
Dalam kaitan ini, Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakannya untuk
tetap menjaga stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi stimulus kebijakan makro-
prudensial dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran yang ditempuh Bank
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 4
Page 17
Indonesia dengan kebijakan stimulus fiskal pemerintah. Lebih dari itu, Bank Indonesia
mendukung penuh implementasi program-program pemerintah dalam Asta Cita,
termasuk untuk ketahanan pangan, pembiayaan ekonomi, serta akselerasi ekonomi dan
keuangan digital.
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). Surplus neraca perdagangan berlanjut pada
Desember 2024 yang tercatat 2,2 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor
komoditas utama Indonesia yang kuat, seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak
hewan nabati, serta besi dan baja. Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan 2024
tetap sehat dan diperkirakan dalam kisaran defisit rendah 0,1% sampai dengan 0,9% dari
PDB. Sementara itu, tingginya ketidakpastian pasar keuangan global menurunkan aliran
masuk modal asing ke instrumen keuangan domestik dengan SBN dan SRBI masing-
masing hanya mencatat inflows 19 juta dolar AS dan 288 juta dolar AS pada awal tahun
2025 (hingga 13 Januari 2025).
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2024 tercatat tinggi sebesar
155,7 milair dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor
dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada diatas standar kecukupan
internasional sekitar 3 bulan impor. Kedepan, NPI pada 2025 diperkirakan tetap sehat
seiring dengan surplus transaksi modal dan finansial yang berlanjut dan defisit transaksi
berjalan yang terjaga dalam kisaran defisit 0,5% sampai dengan 1,3% dari PDB.
Surplus neraca transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran masuk modal asing
sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik yang
lebih baik dan imbal hasil investasi yang menarik.
Nilai Tukar Rupiah. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS pada Januari 2025 (hingga
14 Januari 2025) hanya melemah sebesar 1,00% (ptp) dari level nilai tukar akhir 2024.
Perkembangan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga relatif lebih baik dibandingkan
dengan mata uang regional lainnya, seperti rupee India, peso Filipina dan baht Thailand
yang masing-masing melemah sebesar 1,20%, 1,33% dan 1,92%. Sebaliknya, nilai tukar
Rupiah tercatat menguat terhadap mata uang kelompok negara maju diluar dolar AS dan
stabil terhadap mata uang kelompok negara berkembang.
Perkembangan tersebut sejalan dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta
didukung oleh aliran masuk modal asing yang masih berlanjut, imbal hasil instrumen
keuangan domestik yang menarik, serta prospek ekonomi Indonesia yang tetap baik.
Kedepan, nilai tukar Rupiah diperkirakan stabil didukung komitmen Bank Indonesia
menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah dan
prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik.
Seluruh instrumen moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi
operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI dan SUVBI,
untuk memperkuat efektivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk investasi portofolio
asing dan mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 5
Page 18
Inflasi. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2024 terjaga dalam kisaran sasarannya
2,5±1%, sejalan dengan inflasi IHK Desember 2024 yang tercatat 1,57% (yoy).
Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang terkendali pada level 2,26% (yoy)
sejalan dengan konsistensi suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI-Rate) untuk
mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Sementara itu, kelompok
volatile food mencatat inflasi 0,12% (yoy) didukung oleh peningkatan pasokan pangan
seiring berlanjutnya musim panen, serta eratnya sinergi pengendslian inflasi TPIP/TPID
melalui GNPIP.
Secara spasial, inflasi IHK di berbagai daerah juga terkendali dalam kisaran sasaran
inflasi nasional. Kedepan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali dalam
sasarannya. Inflasi inti diperkirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar
dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespon
permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi
nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi.
Inflasi volatile food diperkirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi
Bank Indonesia dan pemerintah pusat dan daerah. Bank Indonesia terus berkomitmen
memperkuat efektivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi tahun 2025 dan 2026
terkendali dalam sasaran 2,5±1%, dengan tetap mendukung upaya turut mendorong
pertumbuhan ekonomi.
2.5. Analisis Kuantitatif
2.5.1 Analisis Kinerja Historikal Perseroan
Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan dan potensi
atau kemajuan yang dialami selama beberapa tahun terakhir, maka hasil analisis
keuangan historikal yang bersumber dari laporan keuangan audit per 31 Desember 2020
sampai dengan per 31 Desember 2024 disajikan sebagai berikut :
Tabel 2.3. Historikal Keuangan Perseroan (dalam juta rupiah)
Deskripsi 2020 2021 2022 2023 2024
Aset Lancar 500.561 497.681 641.094 626.945 675.847
Aset Tidak Lancar 174.246 270.045 219.006 201.433 298.211
Total Aset 674.807 767.726 860.100 828.378 974.058
Liabilitas Lancar 197.366 176.772 153.895 155.478 231.157
Liabilitas Tidak Lancar 36.540 5.128 2.700 2.127 3.033
Total Liabilitas 233.906 181.900 156.595 157.605 234.190
Ekuitas 440.901 585.826 703.505 670.773 739.868
Total Liabilitas & Ekuitas 674.807 767.726 860.100 828.378 974.058
Pendapatan 900.853 1.042.307 1.044.369 1.019.670 1.264.336
Beban Pokok Pendapatan 610.850 705.320 748.864 756.670 890.588
Laba (Rugi) Kotor 290.003 336.987 295.505 263.000 373.748
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 157.207 183.170 150.390 102.981 185.996
Laba (Rugi) Bersih 121.000 144.700 117.371 80.342 146.881
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 6
Page 19
Tabel 2.4. Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan (%)
Deskripsi 2020 2021 2022 2023 2024
Aset Lancar - -0,58 28,82 -2,21 7,80
Aset Tidak Lancar - 54,98 -18,90 -8,02 48,04
Total Aset - 13,77 12,03 -3,69 17,59
Liabilitas Lancar - -10,43 -12,94 1,03 48,67
Liabilitas Tidak Lancar - -85,97 -47,35 -21,21 42,58
Total Liabilitas - -22,23 -13,91 0,65 48,59
Ekuitas - 32,87 20,09 -4,65 10,30
Total Liabilitas & Ekuitas - 13,77 12,03 -3,69 17,59
Pendapatan - 15,70 0,20 -2,36 23,99
Beban Pokok Pendapatan - 15,47 6,17 1,04 17,70
Laba (Rugi) Kotor - 16,20 -12,31 -11,00 42,11
Laba (Rugi) Sebelum Pajak - 16,52 -17,90 -31,52 80,61
Laba (Rugi) Bersih - 19,59 -18,89 -31,55 82,82
Analisa Neraca Perseroan
Total Aset dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami peningkatan
dengan rata-rata sebesar 9,92% pertahun. Per 31 Desember 2024 total aset tercatat
sebesar Rp974,0miliar.
Total Liabilitas dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami
peningkatan dengan rata-rata sebesar 3,27% pertahun. Per 31 Desember 2024 total
liabiltas tercatat sebesar Rp234,1 miliar.
Total Ekuitas dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami
peningkatan dengan rata-rata sebesar 14,65% pertahun. Per 31 Desember 2024 total
ekuitas tercatat sebesar Rp739,8 miliar..
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 7
Page 20
Grafik 2.1. Perkembangan Neraca Historikal Perseroan (dalam juta rupiah)
1.200.000
1.000.000
800.000
600.000
400.000
200.000
-
2020 2021 2022 2023 2024
Total Aset 674.807 767.726 860.100 828.378 974.058
Total Kewajiban 233.906 181.900 156.595 157.605 234.190
Ekuitas 440.901 585.826 703.505 670.773 739.868
Analisa Laba Rugi Perseroan
Laba Kotor dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami peningkatan
dengan rata-rata sebesar 8,36% pertahun. Per 31 Desember 2024 laba kotor tercatat
sebesar Rp373,7 miliar.
Laba Sebelum Pajak dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami
peningkatan dengan rata-rata sebesar 11,93% pertahun. Per 31 Desember 2024 laba
sebelum pajak tercatat sebesar Rp185,9 miliar .
Laba Bersih dalam 5 periode laporan keuangan (2020-2024) mengalami peningkatan
dengan rata-rata sebesar 12,99% pertahun. Per 31 Desember 2024 laba bersih
tercatat sebesar Rp146,8 miliar.
Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Historikal Perseroan (dalam juta rupiah)
1.400.000
1.200.000
1.000.000
800.000
600.000
400.000
200.000
-
2020 2021 2022 2023 2024
Pendapatan 961.218 1.042.307 1.044.369 1.019.670 1.264.336
Laba (Rugi) Kotor 293.953 336.987 295.505 263.000 373.748
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 157.207 183.170 150.390 102.981 185.996
Laba (Rugi) Bersih 121.000 144.700 117.371 80.342 146.881
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 8
Page 21
Analisa Arus Kas Perseroan
Tabel 2.5. Arus Kas Perseroan (dalam juta rupiah)
Deskripsi 2020 2021 2022 2023 2024
Arus Kas dari Aktivitas Operasi 212.501 97.934 64.694 46.446 328.266
Arus Kas untuk Aktivitas Investasi (3.919) (136.040) (82.239) 89.321 (114.752)
Arus Kas untuk Aktivitas Pendanaan (182.098) (17.829) (10.311) (114.904) (78.003)
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
26.484 (55.935) (27.856) 20.863 135.510
Setara Kas
Saldo Kas dan Setara Kas Pada Awal
188.993 215.477 159.542 131.685 152.549
Periode
Saldo Kas dan Setara Kas Pada Akhir
215.477 159.542 131.686 152.549 288.060
Periode
Saldo Kas dan Setara Kas pada awal periode tahun 2020 sampai dengan 2024
mengalami penurunan dengan rata-rata sebesar 3,39% pertahun.
Saldo Kas dan Setara Kas pada akhir periode tahun 2020 sampai dengan 2024
mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 15,31% pertahun.
Rasio Keuangan Perseroan
Tabel 2.6. Rasio Keuangan Perseroan
Deskripsi 2020 2021 2022 2023 2024
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 2,54 2,82 4,17 4,03 2,92
- Working Capital to Total Asset Ratio 44,93% 41,80% 56,64% 56,91% 45,65%
Rasio Aktivitas
- Fixed Asset Turnover (x) 6,83 8,08 5,21 5,58 5,04
- Total Asset Turnover (x) 1,33 1,36 1,21 1,23 1,30
- Sales to Current Assets (x) 1,80 2,09 1,63 1,63 1,87
Rasio Solvabilitas
- Debt to Total Aset Ratio (x) 0,35 0,24 0,18 0,19 0,24
- Debt Equity Rasio 0,53 0,31 0,22 0,23 0,32
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin 32,19% 32,33% 28,30% 25,79% 29,56%
- Net Profit Margin 13,43% 13,88% 11,24% 7,88% 11,62%
- Return on Equity (ROE) 27,44% 24,70% 16,68% 11,98% 19,85%
- Return on Assets (ROA) 17,93% 18,85% 13,65% 9,70% 15,08%
Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan adalah sebagai berikut:
Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi
liabilitas keuangannya yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan
untuk memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek (pada saat ditagih). Current
ratio (Rasio lancar) sebesar 2,92 kali, hal ini menunjukkan bahwa Perseroan mampu
memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 9
Page 22
Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana yang tertanam
pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi Perseroan dalam
menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan dan laba. Total asset turnover
(perputaran aset) Perseroan sebesar 1,20 kali. Sales to current assets ratio 1,87 kali.
Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk
memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Total
debt to equity ratio (DER) / rasio hutang atas ekuitas Perseroan sebesar 0,32 kali yang
menunjukan bahwa Perseroan mampu memenuhi seluruh liabilitasnya dengan
menggunakan ekuitas yang dimiliki, sedangkan debt to total assets ratio (DAR) atau
rasio hutang atas harta yang dimiliki Perseroan sebesar 0,24 kali.
Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba
selama periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan diukur dengan keberhasilan
menggunakan asetnya secara produktif, dengan demikian profitabilitas suatu
perusahaan juga dapat diketahui dengan memperbandingkan antara laba yang
diperoleh dengan jumlah aset atau modal pada suatu periode tertentu. Rate of return
on assets (ROA) sebesar 15,08% dan return on equity (ROE) sebesar 19,85%.
2.6. Analisis SWOT
2.6.1 Kekuatan (Strength)
Produk keju Perseroan telah dikenal masyarakat luas
Lokasi pembangunan pabrik baru merupakan lokasi strategis yang menjadi daerah
industri untuk pembangunan pabrik baru.
Dengan adanya pabrik baru di Kabupaten Sumedang, maka dapat menambah
produksi dan penyebaran produk ke konsumen terutama di Kabupaten Sumedang
dan ke kota Bandung menjadi lebih dekat
2.6.2 Kelemahan (Weakness)
Memerlukan biaya yang cukup besar untuk melakukan investasi dalam bidang usaha
ini
Masih kurangnya konsumsi keju nasional
2.6.3 Peluang (Opportunity)
Semakin banyak menu makanan yang menggunakan keju sebagai salah satu bahan
olahan
Dapat menciptakan lapangan kerja baru
2.6.4 Ancaman (Threats)
Kemungkinan minculnya beberapa perusahaan kompetitor lokal baru dengan
kemampuan produksi yang lebih besar
Masih kurangnnya pengetahuan tentang kegunaan konsumsi keju bagi kesehatan
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 10
Page 23
2.7. Analisis Proyek Pembangunan Pabrik
2.7.1 Lokasi
Lokasi proyek rencana pembanguan pabrik baru berada di Kawasan Industri Rancaekek,
Blok Situbuntu Kavling A/6, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten
Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Lokasi tersebut berada pada titik koordinat 6°57'32.8"S
107°47'52.6"E.
Gambar 2.1. Lokasi Proyek
Sumber : Google Earth
2.7.2 Investasi
Perseroan berencana akan membangun pabrik baru di atas lahan dengan total seluas
±25.000 M2, dan berlokasi di Kawasan Industri Rancaekek, Blok Situ Buntu Kavling
A/6, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa
Barat. Pembangunan pabrik baru yang direncanakan membutuhkan biaya investasi
sebesar Rp691.650.852.000.
2.7.3 Struktur Pembiayaan
Sumber pembiayaan investasi menggunakan modal sendiri dan fasilitas Kredit Investasi
kepada perbankan dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 2.7. Porsi Pembiayaan
Nilai
Deskripsi Porsi
(Rp. 000,-)
Pinjaman Bank 50,60% 350.000.000
Modal Sendiri 49,40% 341.650.852
Rasio Aktivitas 100,00% 691.650.852
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 11
Page 24
2.7.4 Asumsi Dasar Proyeksi Keuangan
Asumsi-asumsi dasar dalam proyeksi keuangan pembangnnan pabrik baru yang
digunakan adalah sebagai berikut:
1. Jumlah hari dalam 1 tahun operasional dihitung sebanyak 365 hari dan jumlah bulan
dalam setahun adalah 12 bulan.
2. Pendapatan Perseroan diperoleh dari hasil produksi keju jenis block dan slice serta
mayo.
2.7.5 Proyeksi Keuangan
Tabel 2.8. Proyeksi Neraca
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 60.000 93.533 89.919.654 567.775.308 1.222.027.808 1.893.471.304 2.558.491.359 3.377.559.940 4.215.603.772 5.073.031.383
Piutang Usaha 0 44.508.691 206.870.405 276.777.278 283.696.710 290.789.128 298.058.856 305.510.328 313.148.086 320.976.788
Piutang Karyawan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Persediaan 0 100.346.180 466.395.535 624.002.679 639.602.746 655.592.815 671.982.635 688.782.201 706.001.756 723.651.800
Total 60.000 144.948.404 763.185.594 1.468.555.266 2.145.327.265 2.839.853.247 3.528.532.850 4.371.852.469 5.234.753.614 6.117.659.971
Aset Tidak Lancar
Harga Perolehan 536.534.108 646.539.112 660.324.320 676.663.885 676.663.885 676.663.885 676.663.885 676.663.885 676.663.885 676.663.885
Akumulasi Penyusutan 0 -31.647.757 -64.157.090 -97.687.645 -131.218.200 -164.748.755 -198.279.311 -231.809.866 -265.340.421 -298.870.977
Nilai Buku 536.534.108 614.891.355 596.167.231 578.976.240 545.445.684 511.915.129 478.384.574 444.854.019 411.323.463 377.792.908
Aset Lain-lain
Harga Perolehan 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967
Akumulasi Penyusutan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Nilai Buku 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967 14.986.967
JUMLAH ASET 551.581.075 774.826.726 1.374.339.792 2.062.518.473 2.705.759.916 3.366.755.343 4.021.904.391 4.831.693.454 5.661.064.044 6.510.439.846
LIABILITAS & EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Hutang Usaha 0 38.557.702 170.065.812 197.265.411 188.895.927 193.618.326 198.458.784 203.420.253 208.505.760 213.718.404
Fasilitas IDC 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Hutang Kredit Modal Kerja 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Total 0 38.557.702 170.065.812 197.265.411 188.895.927 193.618.326 198.458.784 203.420.253 208.505.760 213.718.404
Liabilitas Jangka Panjang
Hutang Kredit Investasi 386.000.000 423.000.000 373.000.000 310.000.000 231.000.000 132.000.000 0 0 0 0
Hutang Pemegang Saham 189.221.075 301.126.079 314.911.287 331.250.852 331.250.852 331.250.852 331.250.852 331.250.852 331.250.852 331.250.852
Total 575.221.075 724.126.079 687.911.287 641.250.852 562.250.852 463.250.852 331.250.852 331.250.852 331.250.852 331.250.852
Ekuitas
Modal Disetor 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Saldo Laba Rugi Akhir Tahun -23.640.000 12.142.945 516.362.692 1.224.002.210 1.954.613.137 2.709.886.166 3.492.194.756 4.297.022.349 5.121.307.433 5.965.470.591
Jumlah Ekuitas -23.640.000 12.142.945 516.362.692 1.224.002.210 1.954.613.137 2.709.886.166 3.492.194.756 4.297.022.349 5.121.307.433 5.965.470.591
JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS 551.581.075 774.826.726 1.374.339.792 2.062.518.473 2.705.759.916 3.366.755.343 4.021.904.391 4.831.693.454 5.661.064.044 6.510.439.846
`
Tabel 2.9. Proyeksi Laba Rugi
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034
PENJUALAN BERSIH 0 535.062.516 2.486.898.537 3.327.286.033 3.410.468.184 3.495.729.889 3.583.123.136 3.672.701.214 3.764.518.744 3.858.631.713
BEBAN POKOK PENJUALAN 0 -322.730.334 -1.500.007.143 -2.006.898.449 -2.057.070.910 -2.108.497.683 -2.161.210.125 -2.215.240.378 -2.270.621.387 -2.327.386.922
% To Sale 60,32% 60,32% 60,32% 60,32% 60,32% 60,32% 60,32% 60,32% 60,32%
LABA (RUGI) KOTOR 0 212.332.182 986.891.394 1.320.387.584 1.353.397.274 1.387.232.206 1.421.913.011 1.457.460.836 1.493.897.357 1.531.244.791
Gross Profit Margin 39,68% 39,68% 39,68% 39,68% 39,68% 39,68% 39,68% 39,68% 39,68%
BEBAN OPERASIONAL 0 -97.683.854 -272.688.988 -349.600.628 -359.729.793 -370.181.646 -380.967.725 -392.100.033 -403.591.054 -415.453.777
% To Sale 18,26% 10,97% 10,51% 10,55% 10,59% 10,63% 10,68% 10,72% 10,77%
LABA (RUGI) OPERASIONAL - EBITDA 0 114.648.328 714.202.406 970.786.957 993.667.481 1.017.050.560 1.040.945.286 1.065.360.804 1.090.306.303 1.115.791.014
Operating Profit Margin 21,43% 28,72% 29,18% 29,14% 29,09% 29,05% 29,01% 28,96% 28,92%
BEBAN PENYUSUTAN & AMORTISASI 0 -31.647.757 -32.509.333 -33.530.555 -33.530.555 -33.530.555 -33.530.555 -33.530.555 -33.530.555 -33.530.555
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Beban Bunga Bank (KI) -23.640.000 -37.125.000 -35.257.500 -30.026.250 -23.456.250 -15.221.250 -4.455.000 0 0 0
Beban Bunga Bank (KMK) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Beban Bunga Pemegang Saham 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Beban Bunga IDC 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
TOTAL -23.640.000 -37.125.000 -35.257.500 -30.026.250 -23.456.250 -15.221.250 -4.455.000 0 0 0
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK -23.640.000 45.875.571 646.435.573 907.230.151 936.680.675 968.298.755 1.002.959.731 1.031.830.248 1.056.775.748 1.082.260.459
Taksiran Pajak Penghasilan 0 -10.092.626 -142.215.826 -199.590.633 -206.069.749 -213.025.726 -220.651.141 -227.002.655 -232.490.665 -238.097.301
LABA (RUGI) BERSIH -23.640.000 35.782.945 504.219.747 707.639.518 730.610.927 755.273.029 782.308.590 804.827.594 824.285.083 844.163.158
Net Profit Margin 6,69% 20,28% 21,27% 21,42% 21,61% 21,83% 21,91% 21,90% 21,88%
SALDO LABA (RUGI) AWAL TAHUN 0 -23.640.000 12.142.945 516.362.692 1.224.002.210 1.954.613.137 2.709.886.166 3.492.194.756 4.297.022.349 5.121.307.433
SALDO LABA (RUGI) AKHIR TAHUN -23.640.000 12.142.945 516.362.692 1.224.002.210 1.954.613.137 2.709.886.166 3.492.194.756 4.297.022.349 5.121.307.433 5.965.470.591
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 12
Page 25
Tabel 2.10. Proyeksi Arus Kas
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034
I. ARUS KAS OPERASIONAL
Arus Kas Masuk
Penerimaan Penjualan 0 490.553.825 2.280.028.133 3.050.508.755 3.126.771.474 3.204.940.761 3.285.064.280 3.367.190.887 3.451.370.659 3.537.654.925
Penerimaan Piutang Usaha 0 0 44.508.691 206.870.405 276.777.278 283.696.710 290.789.128 298.058.856 305.510.328 313.148.086
Total 0 490.553.825 2.324.536.824 3.257.379.160 3.403.548.752 3.488.637.471 3.575.853.408 3.665.249.743 3.756.880.986 3.850.803.011
Arus Kas Keluar
Pembayaran Kepada Supplier 0 -384.518.812 -1.734.548.389 -2.137.305.994 -2.081.040.460 -2.119.765.353 -2.172.759.487 -2.227.078.474 -2.282.755.436 -2.339.824.322
Biaya Operasional 0 -97.683.854 -272.688.988 -349.600.628 -359.729.793 -370.181.646 -380.967.725 -392.100.033 -403.591.054 -415.453.777
Pajak Penghasilan Badan 0 -10.092.626 -142.215.826 -199.590.633 -206.069.749 -213.025.726 -220.651.141 -227.002.655 -232.490.665 -238.097.301
Total 0 -492.295.292 -2.149.453.203 -2.686.497.255 -2.646.840.002 -2.702.972.725 -2.774.378.353 -2.846.181.161 -2.918.837.155 -2.993.375.400
KAS BERSIH DARI OPERASIONAL 0 -1.741.467 175.083.621 570.881.904 756.708.750 785.664.746 801.475.055 819.068.581 838.043.832 857.427.611
II. ARUS KAS NON OPERASIONAL
+ Pinjaman Kredit Investasi 386.000.000 77.000.000 0 0 0 0 0 0 0 0
+ Modal Sendiri Investasi 165.521.075 33.005.004 13.785.209 16.339.564 0 0 0 0 0 0
+ Pinjaman Pemegang Saham 23.700.000 78.900.000 0 0 0 0 0 0 0 0
- Biaya Investasi Proyek -551.521.075 -110.005.004 -13.785.209 -16.339.564 0 0 0 0 0 0
- Capital Expenditures, CAPEX 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Total 23.700.000 78.900.000 0 0 0 0 0 0 0 0
III. SURPLUS (DEFISIT) KAS 23.700.000 77.158.533 175.083.621 570.881.904 756.708.750 785.664.746 801.475.055 819.068.581 838.043.832 857.427.611
IV. SALDO KAS AWAL 0 60.000 93.533 89.919.654 567.775.308 1.222.027.808 1.893.471.304 2.558.491.359 3.377.559.940 4.215.603.772
V. KAS TERSEDIA 23.700.000 77.218.533 175.177.154 660.801.558 1.324.484.058 2.007.692.554 2.694.946.359 3.377.559.940 4.215.603.772 5.073.031.383
VI. PEMBAYARAN HUTANG BANK
Angsuran Hutang Pokok Kredit Investasi 0 -40.000.000 -50.000.000 -63.000.000 -79.000.000 -99.000.000 -132.000.000 0 0 0
Angsuran Hutang Pokok Kredit Modal Kerja 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pembayaran Bunga Kredit Investasi -23.640.000 -37.125.000 -35.257.500 -30.026.250 -23.456.250 -15.221.250 -4.455.000 0 0 0
Pembayaran Bunga Kredit Modal Kerja 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pembayaran Bunga Hutang Pemegang Saham 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Angsuran Hutang Pokok IDC 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Pembayaran Bunga IDC 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Interest During Construction , IDC 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Total -23.640.000 -77.125.000 -85.257.500 -93.026.250 -102.456.250 -114.221.250 -136.455.000 0 0 0
VII. SALDO KAS AKHIR 60.000 93.533 89.919.654 567.775.308 1.222.027.808 1.893.471.304 2.558.491.359 3.377.559.940 4.215.603.772 5.073.031.383
2.7.6 Paramater Kelayakan
Dari asumsi yang telah ditetapkan, diperoleh hasil analisis kelayakan usaha dengan
parameter yang umum digunakan yaitu:
Net Present Value
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp. 2.065.020.322.000.
Internal Rate of Return
IRR yang diperoleh sebesar 37,75% lebih besar dari discount factor yang digunakan
sebesar nilai suku bunga bank yaitu 9,00%.
Profitability Index
Perbandingan tingkat penerimaan dimasa mendatang dimanfaatkan untuk membiayai
suatu investasi yang dikeluarkan dengan tingkat manfaat lebih besar dari 1, maka
dinyatakan proyek tersebut menguntungkan untuk dilaksanakan, dalam analisis
keuangan proyek menunjukkan angka PI sebesar 1,74649.
Payback Period
Analisis payback period merupakan penentuan jangka waktu yang dibutuhkan untuk
menutup initial investment dari suatu proyek dengan menggunakan kas masuk yang
dihasilkan dari proyek. Hasil analisis payback period diperoleh angka 4,84, hal ini
menunjukkan kemampuan pendapatan usaha mampu mengembalikan investasi yang
sudah ditanamkan selama 4 tahun 10 bulan.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 13
Page 26
2.7.7 Nilai Tambah
Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan adanya
Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana Transaksi Perseroan
diperkirakan akan memperoleh laba yang lebih tinggi rata-rata sebesar Rp 231 miliar.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 14
Page 27
BAGIAN - 3
KESIMPULAN
3.1 Kesimpulan
Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan masih mampu menghasilkan pendapatan
dengan pertumbuhan yang positif. Dengan demikian Rencana Transaksi yang
dilakukan adalah wajar.
Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan diketahui bahwa Perseroan memiliki laba
bersih seterlah transaksi rata-rata sebesar Rp 231 Miliar.
Berdasarkan parameter kelayakan Rencana Transaksi menunjukkan hasil yang layak,
maka Rencana Transaksi adalah wajar.
Berdasarkan analisa tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah
WAJAR.
3.2 Distribusi Pendapat Kewajaran
Pendapat kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Manajemen Perseroan dalam
kaitannya dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau
untuk kepentingan lain.
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk. 1
Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Keuangan RI
p.2
unresolved
org
Febriman Siregar & Rekan
p.2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2
unresolved
person
Msc.
p.2
unresolved
—
MAPPI
p.2 ×4
unresolved
—
Izin Bapepam-LK
p.2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×6
unresolved
org
KJPP FSR
p.2 ×8
unresolved
org
KJPP Febriman Siregar dan Rekan
p.5 ×2
unresolved
org
KJPP Febriman Siregar
p.5 ×4
unresolved
org
Rekan Ir. Yohn PS Napitupulu
p.5
unresolved
org
PENILAI KJPP Febriman Siregar dan Rekan
p.6
unresolved
org
Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan
p.7
unresolved
person
Penanggung Jawab Ir. Yohn PS Napitupulu
p.8 ×4
unresolved
person
Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.)
p.8
unresolved
—
Ijin Penilai Publik
p.8
unresolved
—
Ijin Bapepam-LK
p.8
unresolved
person
Didiek Agus Priatmiko, S.Komp.
p.8
unresolved
person
Penilai Yaumil Husna Khair
p.8 ×2
unresolved
org
Pendapat Kewajaran – PT Mulia Boga Raya, Tbk.
p.10
unresolved
person
Liestiani Wang
p.11 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum Republik Indonesia
p.11
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.11
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.11 ×2
unresolved
person
Muhamad Soleh
p.12
unresolved
person
Liem Tjien
p.12
unresolved
person
Rayonal
p.12
unresolved
person
Makmur Tridharma
p.15
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.15
unresolved
org
Bank Indonesia
p.15 ×12
unresolved
org
Bank Indonesia Triwulan IV-
p.15
unresolved
org
Bank Indonesia Kuatnya
p.16
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
3513 ms
12 Sep 2026 22:53
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}