Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-ITMG-att1.pdf

Other Text extracted ITMG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 204

Page 1
Strenghtening
    Values for
  Sustainable
    Transition
      Memperkuat Nilai untuk
         Transisi Berkelanjutan




                 2024
       Laporan Keberlanjutan
         Sustainability Report




    PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 2

          
Page 3
                                        Pernyataan dan
                                      Batasan Tanggung
                                                 Jawab
                                                   Disclaimer and Limitation of Liability


Laporan Keberlanjutan PT Indo Tambangraya Megah Tbk             Sustainability Report of PT Indo Tambangraya Megah Tbk
(selanjutnya disebut “ITM” atau “Perusahaan”) menyajikan        (hereinafter referred to as “ITM” or the “Company”) contains
gambaran masa depan terkait aspek operasional, finansial,       statements on the Company’s operational and financial
proyeksi, strategi, kebijakan, dan tujuan perusahaan.           aspects, as well as its projections, strategies, policies, and
Pernyataan-pernyataan ini disusun berdasarkan asumsi            goals. These statements are based on certain assumptions
tertentu yang mencerminkan kondisi saat ini dan perkiraan       that reflect current conditions and expected future changes
perubahan di masa mendatang dalam lingkungan bisnis.            in the business environment. However, any such statements
Namun, setiap pernyataan tersebut mengandung risiko dan         involve risks and uncertainties that may cause the actual
ketidakpastian yang dapat menyebabkan hasil aktual berbeda      results to differ significantly from those described. ITM makes
secara signifikan dari yang dipaparkan. ITM tidak memberikan    no guarantee that documents prepared and declared valid
jaminan bahwa dokumen yang disusun dan dinyatakan valid         will produce results that entirely meet expectations.ITM does
akan memberikan hasil yang sepenuhnya sesuai dengan             not guarantee that verified documents will bring the expected
ekspektasi.                                                     results.

Pengungkapan kinerja lingkungan pada Laporan Keberlanjutan      Disclosure of environmental performance in the 2024 ITM
ITM tahun 2024 khususnya terkait aspek energi, emisi, limbah,   Sustainability Report specifically on energy, emission, waste,
air dan effluen, K3 serta pemenuhan kepatuhan telah             water and effluent, OHS, as well as compliance have received
mendapatkan penjaminan dari pihak ketiga independen.            assurance from an independent third party.
Page 4
    S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




     Table
     of Content
                                                                                                           MEMBANGUN
     Daftar Isi                                                                                       04 MASA DEPAN,
                                                                                                           MENGELOLA
                                                                                                           DAMPAK
                                                                                                           LINGKUNGAN
                                                                                                           BUILDING THE
        14      Pencapaian Keberlanjutan Kami                                                              FUTURE, MANAGING
                Our Sustainability Achievements
                                                                                                           ENVIRONMENTAL
        15      Jejak Langkah                                                                              IMPACTS
                Milestone                                      TATA KELOLA
                                                      02 YANG                                         12   Sistem Manajemen Lingkungan
        18      Strategi Keberlanjutan dan                                                                 Environmental Management System
                Transformasi Bisnis                            BERTANGGUNG                            12   Material pada Proses Produksi
                Sustainability Strategy and
                Business Transformation
                                                               JAWAB                                       Material in the Production Process

                                                               DAN                                    12   Pengelolaan Energi dan Reduksi
       22       Sambutan Direktur Utama                                                                    Emisi Gas Rumah Kaca
                Message from President Director                TRANSPARAN                                  Energy Management and
                                                               RESPONSIBLE AND                             Greenhouse Gas Emission Reduction
                                                               TRANSPARENT                            14   Keanekaragaman Hayati dan
                TENTANG ITM                                    GOVERNANCE                                  Rehabilitasi Pascatambang
       01       DAN LAPORAN                             12     Struktur Tata Kelola                        Biodiversity and Post-Mining
                                                                                                           Rehabilitation
                KEBERLANJUTAN                                  Governance Structure
                                                                                                      15   Pengelolaan Air dan Efluen Water
                ABOUT ITM AND THE                       12     Pengelolaan Risiko Keberlanjutan            and Effluent Management
                                                               Sustainability Risk Management
                SUSTAINABILITY
                REPORT                                                                                18   Pengelolaan Limbah
                                                        14     Etika Bisnis
                                                                                                           Waste Management
                                                               Business Ethics
        12      Sekilas ITM
                ITM at a glance                         15     Digitalisasi, Teknologi, dan Inovasi
                                                               Keberlanjutan
        14      Keandalan Operasi Tambang ITM
                ITM Mine Operational Excellence
                                                               Digitalization, Technology, and             LAMPIRAN
        15      Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                               Business Innovation
                                                                                                      05 APPENDIX
                Sustainability Report in Brief          18     Kinerja Ekonomi dan Manajemen
                                                               Rantai Pasok
                                                               Economic Performance and               12   POJK 51/2017 (SEOJK 16/2021)
                                                                                                           dan Indeks Isi Standar GRI
                                                               Supply Chain Management
                                                                                                           Reference of POJK 51/2017 (SEOJK
                                                        18     Produk dan Layanan Pelanggan                16/2021) and GRI Standards Content
                                                               Products and Customer Care                  Index

                                                        18     Perizinan dan Kepatuhan                12   Pernyataan Penjaminan
                                                               Licensing and Compliance                    Independen
                                                                                                           Independent Assurance Statement
                                                               KOMITMEN KAMI                          14   Lembar Umpan Balik
                                                      03       TERHADAP                                    Feedback Form

                                                               KESEJAHTERAAN
                                                               MANUSIA
                                                               OUR COMMITMENT TO
                                                               HUMAN'S WELLBEING
             Scan QR Code
              di atas untuk                             12     Kesehatan dan Keselamatan
                                                               Kerja (K3)
              melihat versi                                    Occupational Health and Safety
          digital dari Laporan                                 (OHS)
           Ke b e r l a n j u t a n i n i
                                                        12     Tumbuh Bersama Pekerja dan
                                                               Masyarakat
                                                               Harmony with Employees and the
            Scan the QR Code                                   Community
           above to access the
          digital version of this
          Sustainability Report




4     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 5
Tentang ITM dan                          Tata Kelola yang Transparan                        Komitmen Kami terhadap                     Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                    dan Bertanggung Jawab                              Kesejahteraan Manusia                      Mengelola Dampak Lingkungan                Lampiran
About ITM and                            Transparent and Responsible                        Our Commitment to                          Building the Future,                       Appendix
Sustainability Report                    Governance                                         People Wellbeing                           Managing Environmental Impacts




 Pencapaian                                                                                                 Sustainability
                                                                                                            Achievements
 Keberlanjutan                                                                                              in 2024
 Tahun 2024
                                     Tanggal                                                                                           Pencapaian
                                      Date                                                                                             Achievement
                             21 November 2024                                         Platinum Rank - Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2024 oleh National Centre
                             November 21, 2024                                        for Corporate Reporting (NCCR)
                                                                                      Platinum Rank - Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2024 by the National Centre
                                                                                      for Corporate Reporting (NCCR)
                                 14 Mei 2024                                          TOP CSR Awards 2024 *5/Five Star by Top Business
                                 May 14, 2024                                         TOP Leader category on CSR Commitment 2024 (President Director) by Top Business
                               8 Oktober 2024                                         Keanggotaan Inisiatif Keberlanjutan United Nation Global Compact
                               October 8, 2024                                        Member of United Nations Global Compact


    ESG Rating
    Sustainalytics                                                           Corporate Sustainability                                               FTSE Russel



    33.5                                                                                                                                            4.1
                                                                             Assessment (CSA)

                                      update
                                      Feb 26, 2024
                                                                             50                  update
                                                                                                 Feb 14, 2025
                                                                                                 for 2024 performance
                                                                                                                                                                  update
                                                                                                                                                                  June 24, 2024




 Informasi lebih lanjut terkait dengan penghargaan lainnya                                                  Further information related to other awards received by ITM
 yang diterima ITM tersedia dan dapat diakses pada website                                                  is available and can be accessed on the website itmg.co.id/
 https://www.itmg.co.id/ dan Laporan Tahunan halaman 22-26.                                                 and the Annual Report page 22-26.


 Kinerja                                                                                                    Our Sustainability
                                                                                                            Performance
 Keberlanjutan
             Aspek Ekonomi
             Economic Aspect
   Produksi Batubara Juta Ton                                              Cadangan Batubara Juta Ton                                        Pendapatan Bersih Juta USD
   Coal Production Million Tons                                            Coal Reserves Million Tons                                        Net Revenues USD Million
   2024                                                                    2024                                                              2024


   20.2 19.5%
   2023 : 16.9       2022 : 16.6
                                                                           354.7 26.1%
                                                                            2023 : 281.2      2022 : 298.1
                                                                                                                                             2,304 2.95%
                                                                                                                                              2023 : 2,374   2022 : 3,636




                                      Laba Bersih Juta USD                                                       Pelibatan Pihak Lokal (Mitra Kerja)
                                      Net Profit USD Million                                                     Local Engagement (Business Partner)
                                      2024                                                                       2024


                                      376 24.8%
                                      2023 : 500         2022 : 1,199
                                                                                                                 533
                                                                                                                 2023 : 308           2022 : 225
                                                                                                                                                   73%


                                                                             Produk Ramah Lingkungan
                                                   Environmentally-friendly ProductsLingkungan Environmentally-friendly Products
                                2024                                                    2023                                                 2022


                                3 50%                                                   2                                                    2
    Keterangan: 1 PLTS di Trubaindo masih dilakukan uji coba pembangkitan per 2022. Per 2023 sudah melewati tahap uji coba
    Note: 1 solar power plant at Trubaindo was still undergoing trial generation in 2022. As of 2023, it has passed the trial stage




                                                                                          Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                           5
Page 6
    S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                Aspek Pelolaan Lingkungan
                Environmental Management Aspect

      Produksi Batubara GJ/Ton                              Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 & 2 Ton CO2eq/Ton                     Intensitas Penggunaan Air GJ/Ton
      Coal Production                                       GHG Emission Intensity Scope 1 & 2                                   Water Use Intensity
      2024                                                  2024                                                                 2024


      0.15 11.8%
       2023 : 0.17      2022 : 0.20
                                                            0.06
                                                            2023 : 0.06       2022 : 0.06
                                                                                                  0%                             0.00023 4.5%
                                                                                                                                  2023 : 0.00022       2022 : 0.00018%

      Keterangan: Sejak tahun 2020, ITM melengkapi perhitungan energi dan emisi secara operational of control dengan penggunaan biofuel dan pembangkit listrik tenaga surya.
      Note: Since 2020, ITM has complemented its energy and emissions calculations in an operational of control manner with the use of biofuels and solar power plant.



                                Pengelolaan Limbah secara 3R                                                  Penanaman Pohon di Area Terganggu batang
                                3R Waste Management                                                           Tree Planting in Disturbed Areas trees
                                2024                                                                          2024


                                51% 34%
                                2023 : 38%        2022 : 33%
                                                                                                              625,806 14.5%
                                                                                                               2023 : 546,485           2022 : 496,652



                                                                                                        Luas Lahan Revegetasi ha
                      Pelestarian Keanekaragaman Hayati melalui                                         Revegetation Land Area
                      Revegetasi Lahan, Rehabilitasi DAS, dan                                           2024
                      Restorasi Pesisir
                      Biodiversity Preservation through Land
                      Revegetation, Watershed Rehabilitation, and
                      Coastal Restoration
                                                                                                        501 19.3%
                                                                                                         2023 : 420        2022 : 674



                Aspek Sosial
                Social Aspect
                                                       Pengelolaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
                                                           Human Capital Management and Development
                           Rasio Tenaga Kerja Lokal (Kalimantan)                                                 Rerata Jam Pelatihan Setiap Pekerja Jam/Pekerja
                           Local Manpower Ratio (Kalimantan)                                                     Average Hours of Training per Employee Hours/ Employee
                           2024                                                                                  2024


                           60% 17%
                            2023 : 62%        2022 : 67%
                                                                                                                 17 68%
                                                                                                                  2023 : 53        2022 : 14



                Jumlah Desa Dampingan                                        Penyerapan Dana PPM IDR Miliar                                            Jumlah Kegiatan PPM
                Total Fostered Villages                                      PPM Budget Utilization IDR Billion                                        Number of PPM Activities
                2024                                                         2024                                                                      2024


                53 0%
                2023 : 53         2022 : 47
                                                                             24.5 18%
                                                                              2023 : 20.8      2022 : 21.2
                                                                                                                                                       151 20%
                                                                                                                                                        2023 : 126             2022 : 227




                Aspek Tata Kelola                                                                                            Kepatuhan dan Antikorupsi
                Governance Aspect                                                                                        Compliance and Anti-Corruption


                                            Denda Pelanggaran Hukum                             2024
                                              dan Insiden Korupsi yang
                                                               Terbukti
                                           Proven Legal Violation Fines
                                              and Corruption Incidents
                                                                                               Nihil ZERO
                                                                                                2023 : Nihil ZERO           2022 : Nihil ZERO




          Informasi lebih lanjut terkait dengan kinerja keberlanjutan ITM tersedia dan dapat diakses pada website https://www.itmg.co.id/.
         Further information about ITM's sustainability performance is available and can be accessed on the website https://www.itmg.co.id/.




6     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 7
Jejak                                      Our
                                           Milestone
Langkah
       2022                                                 2023                                        2024
1. ITM memulai pembangunan fasilitas                  1. ITM, melalui IBP, melakukan akuisisi    1. PT Graha Panca Karsa (GPK) mulai beroperasi
   Persemaian Mentawir di kawasan Ibu Kota               atas 65% saham Suryanesia,                 pada Februari 2024. Operasi GPK dilakukan di
   Negara (IKN) berkapasitas 15-20 juta bibit            Perusahaan Penyedia Layanan                atas area konsesi seluas 5.060 hektar.
   tanaman endemik multi kultur per tahun.               Tenaga Surya (Solar-as-a-Service        2. PT Tepian Indah Sukses (TIS) sukses menambang
   Kick-off aktivitas ini dilaksanakan pada 18 Mei       Company), dengan tujuan utama              batubara perdananya yang akan menjadi bagian
   2022 dipimpin oleh Menteri Lingkungan                 meningkatkan kapasitas usaha atap          dari produk batubara ITM. Hauling pertama
   Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.               tenaga suryanya melalui kemitraan          batubara TIS telah dilaksanakan pada tanggal 10
2. PT Bharinto Ekatama (BEK) merealisasikan              usaha.                                     Mei 2024.
   pengembangan operasinya di Kalimantan              2. Pengoperasian pembangkit listrik        3. PT CPI dan Suryanesia melalui PT IBP
   Tengah.                                               tenaga surya (solar photo voltaic) di      membukukan kontrak proyek energi surya
3. PT Nusa Persada Resources (NPR) yang                  Bunyut, Kalimantan Timur.                  sebesar 38.3 MWp, meningkat 62% dari tahun
   berlokasi di Kalimantan Tengah, melakukan             Pembangkit listrik baru ini memiliki       sebelumnya.
   program Konservasi Keanekaragaman Hayati              kapasitas 2,2MWp                        4. PT Jorong Barutama Greston (JBG) serah
   di wilayah pra-tambang bekerja sama dengan                                                       terimakan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS)
   Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).           1. ITM, through IBP, acquired a 65%           kepada pemerintah untuk ketiga kalinya, seluas
4. PT Kitadin lokasi Tandung Mayang telah                stake in Suryanesia, a Solar-as-a-         707 hektar.
   menyelesaikan tahap akhir program                     Service Company, with the main          5. Presiden meresmikan Persemaian Mentawir di
   pascatambang dan telah dievaluasi oleh                objective of increasing the capacity       Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan
   Pemerintah dengan nilai sangat memuaskan.             of its solar rooftop business through      Timur yang dibangun ITM pada 4 Juni 2024.
5. PT Cahaya Power Indonesia (CPI), anak                 a business partnership.                 6. ITM dan mitra kerja mendeklarasikan Komitmen
   usaha ITM melalui IBP telah menyelesaikan          2. The commissioning of a solar photo         Peningkatan Keselamatan Kerja melalui forum ITM
   instalasi panel surya atap pada dua lokasi di         voltaic power plant in Bunyut, East        Executive Mine Contractor Meeting (EMCM)
   Jakarta dengan kapasitas 54 kWP.                      Kalimantan. This new power plant           bertema "Safety First: Driving Production Through
6. Mendirikan PT IBP Hydro Power (IHP), anak             has a capacity of 2.2MWp.                  Enhanced Safety Performance."
   usaha ITM yang bergerak di bidang                                                             7. ITM menyelenggarakan kegiatan Corporate
   pembangkit listrik tenaga air.                                                                   Governance Day yang dihadiri jajaran Direksi,
                                                                                                    Dewan Komisaris dan seluruh karyawan ITM, serta
1. ITM started the construction of the Mentawir                                                     turut.
   Nursery facility in the New National Capital
   City (IKN) area with a capacity of 15-20 million                                              1. PT Graha Panca Karsa (GPK) began operations in
   multi-culture endemic plant seedlings per                                                        February 2024, conducting activities within a
   year. The program kick-off was held on May                                                       concession area of 5,060 hectares under a
   18, 2022, led by the Minister of Environment                                                     Mining Business License (IUP) granted by the
   and Forestry of the Republic of Indonesia.                                                       government.
2. PT Bharinto Ekatama (BEK) realized the                                                        2. PT Tepian Indah Sukses (TIS) successfully
   development of its operations in the Central                                                     commenced its first coal production, contributing
   Kalimantan region.                                                                               to ITM’s coal product portfolio, with the initial coal
3. PT Nusa Persada Resources (NPR), located in                                                      hauling on May 10, 2024.
   Central Kalimantan, has conducted a                                                           3. PT CPI and Suryanesia, through PT IBP, secured
   Biodiversity Conservation program in the                                                         38.3 MWp of solar energy project contracts, a
   pre-mining area in collaboration with the                                                        62% increase from the previous year.
   National Research and Innovation Agency                                                       4. PT Jorong Barutama Greston (JBG) completed
   (BRIN).                                                                                          and handed over the rehabilitation of a
4. PT Kitadin’s postmining program at the                                                           707-hectare watershed to the government for the
   Tandung Mayang site has been completed                                                           third time.
   the final stage of and evaluated by the                                                       5. The President inaugurated the Mentawir Nursery
   Government with a very satisfactory score.                                                       in Penajam Paser Utara Regency, East Kalimantan,
5. PT Cahaya Power Indonesia (CPI), subsidiary                                                      which was developed by ITM, on June 4, 2024.
   of ITM through IBP has finished the solar                                                     6. ITM and its partners at Melak declared their
   rooftop installation at two locations in Jakarta                                                 commitment to improving workplace safety
   with capacity 54 kWP.                                                                            through the ITM Executive Mine Contractor
6. Establishment of PT IBP Hydro Power (IHP), a                                                     Meeting (EMCM), themed "Safety First: Driving
   subsidiary of ITM engaged in hydroelectric                                                       Production Through Enhanced Safety
   power generation.                                                                                Performance."
                                                                                                 7. ITM organized Corporate Governance Day,
                                                                                                    attended by the Board of Directors, the Board of
                                                                                                    Commissioners and all ITM employees as well as
                                                                                                    ITM's business partners.
Page 8
    S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




     Strategi                                                                         Sustainability
                                                                                      Strategy and
     Keberlanjutan                                                                    Business
     dan Transformasi                                                                 Transformation

     Bisnis                   [2-23][2-24]



     Menjalankan operasi secara bertanggung jawab demi                                ITM and its subsidiaries emphasize responsible operations
     keberlanjutan adalah prinsip fundamental bagi ITM dan seluruh                    with sustainability as a fundamental principle. The Company
     anak perusahaan. ITM berkomitmen untuk mengelola bisnis                          is committed to ethical and responsible business practices,
     secara etis dan bertanggung jawab, khususnya dalam aspek                         particularly in Environmental, Social, and Governance (ESG)
     Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST). Komitmen tersebut                     aspects. The commitment is also communicated in numerous
     juga disampaikan melalui berbagai forum, baik di internal                        internal and external forums. Through this approach, ITM aims
     maupun eksternal Perusahaan. Melalui pendekatan ini, ITM                         to significantly contribute to the achievement of the Sustainable
     berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian                         Development Goals (SDGs) and deliver long-term value to
     Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta memberikan                          stakeholders. Moreover, this commitment is rooted in the
     nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan. Komitmen                         Company's core value “BANPU Heart,” which guides all
     ini berakar pada nilai inti perusahaan "BANPU Heart," yang                       employees in performing their duties. In fulfilling this
     menjadi pedoman seluruh karyawan dalam menjalankan                               responsibility, ITM has issued a Sustainability Policy outlining
     tugasnya. Untuk mewujudkan tanggung jawab tersebut, ITM                          the Company's commitments and actions to achieve its
     menetapkan Kebijakan Keberlanjutan yang berisi komitmen                          sustainability responsibilities.
     dan tindakan untuk mencapai tanggung jawab keberlanjutan.

     Kontribusi ITM dalam mencapai Tujuan Pembangunan                                 ITM's contribution to achieving the Sustainable Development
     Berkelanjutan (TPB) dilakukan melalui pelaksanaan program                        Goals (SDGs) is carried out through the implementation of
     tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), yang disusun                             corporate social responsibility (CSR) programs, which are
     berdasarkan empat pilar strategis:                                               structured around four strategic pillars:




            PATUH BERSAMA ITM                     BELAJAR BERSAMA ITM                    BERDAYA BERSAMA ITM                   LESTARI BERSAMA ITM
             ITM for Compliance                      ITM for Education                    ITM for Empowerment                   ITM for Environment

      ITM berkomitmen untuk senantiasa       ITM menyadari pendidikan                ITM terus berupaya melakukan          ITM terus meningkatkan
      menaati dan memenuhi peraturan         merupakan faktor utama dalam            pemberdayaan kepada para              peran aktifnya dalam menjaga
      dan aktif mengajak para pemangku       meningkatkan kualitas hidup. ITM        pemangku kepentingan, terutama        dan meningkatkan kualitas
      kepentingan untuk berjalan             telah dan akan terus berkontribusi      dalam peningkatan kualitas modal      lingkungan hidup. Penurunan
      seiring. Peraturan yang dimaksud       dalam pendidikan formal dan non-        insani, termasuk bidang ekonomi       emisi, pengelolaan energi,
      bukan hanya peraturan yang             formal, dalam bentuk peningkatan        dan kewirausahaan, kesehatan,         keanekaragaman hayati,
      diterbitkan pemerintah, tetapi juga    skill dan juga literasi para            infrastruktur serta sosial budaya.    manajemen air, dan pengelolaan
      penghargaan terhadap norma, adat       pemangku kepentingan.                                                         sampah merupakan aspek utama
      istiadat serta hukum tidak tertulis                                            ITM continues to strive for           yang akan terus dikembangkan
      yang berlaku.                          ITM is aware of education being the     empowerment of stakeholders,          bersama para pemangku
                                             main factor in improving the quality    especially in improving the quality   kepentingan.
      ITM is committed to consistently       of life. ITM has and will continue to   of human capital, including
      complying with and fulfilling          contribute to formal and non-formal     in the fields of economy and  ITM continues to increase its active
      regulations, and actively              education, by improving the skills      entrepreneurship, health,     role in maintaining and improving
      encourages stakeholders to move        and literacy of stakeholders.                                         the quality of the environment.
                                                                                     infrastructure, and socio-culture.
      in unison. The regulations referred                                                                          Emission reduction, energy
      to are not only those issued by the                                                                          management, biodiversity, water,
      government, but also respect for                                                                             and waste management are the
      norms, customs, and applicable                                                  Throughout 2024, ITM continuously   reinforced
                                                                                                                   main aspects         itscontinue
                                                                                                                                  that will commitment
                                                                                                                                                    to
      unwritten laws                                                                  by implementing several sustainability
                                                                                                                   be developedstrategies,    namely:
                                                                                                                                   with stakeholders.
                                                                                      1. Contribute to every effort to mitigate climate change’s
                                                                                         impact, including reducing emissions in operational



8     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 9
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan    Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab          Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan         Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible    Our Commitment to            Building the Future,                Appendix
Sustainability Report     Governance                     People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




 Kebijakan-kebijakan yang menguraikan komitmen dan strategi        Policies outlining ITM's commitment and strategy to
 ITM terhadap tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata          environmental, social, and governance responsibilities,
 kelola, termasuk kebijakan terkait pemenuhan hak asasi            including policies regarding the fulfillment of human rights
 manusia dapat dilihat selengkapnya pada website perusahaan        are available on the Company's website at https://itmg.co.id/
 https://itmg.co.id/sustainability                                 sustainability.

 Perjalanan Transformasi ITM                                       ITM Transformation Journey
 Transformasi bisnis ITM mencerminkan strategi Perusahaan          ITM's business transformation reflects the Company's strategy
 dalam mengadaptasi dan merespons tantangan global,                in adapting and responding to global challenges, particularly
 khususnya terkait adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,          on the climate change adaptation and mitigation, energy
 transisi energi, dan keberlanjutan. Transformasi ini              transition, and sustainability. This transformation demonstrates
 menunjukkan visi ITM untuk tidak hanya mempertahankan             ITM's vision for not only maintaining competitiveness, but also
 daya saing, tetapi juga mengoptimalkan kontribusi positif         optimizing a positive contribution to the environment and
 terhadap lingkungan dan masyarakat. Di tahun 2024, ITM            community. In 2024, ITM has entered a transition period from
 tengah memasuki masa transisi dari pertumbuhan                    transformational business growth in 2023-2025 to renewable
 transformasional bisnis di 2023-2025, menuju bisnis energi        energy business in 2025-onwards. At this stage, ITM has
 terbarukan di tahun 2025-seterusnya. Pada tahap ini, ITM          been focusing on transformational growth by adopting Smarter
 berfokus pada pertumbuhan transformasional dengan                 and Greener approach. This includes transitioning to
 mengadopsi pendekatan Smarter dan Greener. Hal ini                renewable energy, implementing innovation in operations,
 mencakup transisi ke energi terbarukan, penerapan inovasi         as well as developing a more environmentally friendly business
 dalam operasional, serta pengembangan bisnis yang lebih           to reduce dependence on coal.
 ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan pada
 batubara.

 Meskipun fokus pada diversifikasi bisnis, saat ini Perusahaan     Despite its focus on business diversification, the Company
 tetap mempertahankan bisnis inti di sektor batubara untuk         currently maintains its core business in the coal sector to
 mendukung ketahanan energi nasional, dengan tambahan              support national energy security, with additional production
 produksi dari PT Graha Panca Karsa (GPK) dan PT Tepian            from PT Graha Panca Karsa (GPK) and PT Tepian Indah Sukses
 Indah Sukses (TIS), serta pengembangan Pelabuhan Bunyut           (TIS), as well as the development of Bunyut Port to increase
 untuk meningkatkan kapasitas logistik hingga 20 juta ton.         logistics capacity to 20 million tons.

 ITM menerapkan praktik konsumsi dan produksi energi yang          ITM implements responsible energy consumption and
 bertanggung jawab. Dengan langkah-langkah inovatif, seperti       production practices. With innovative measures, such as
 pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dan penyerapan         sustainable resource management and carbon sequestration.
 karbon. Perusahaan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan         The Company integrates the principles of sustainability in its
 dalam operasionalnya, melalui PT ITM Bhinneka Power (IBP).        operations, through PT ITM Bhinneka Power (IBP). ITM has
 ITM telah memulai pengembangan proyek Pembangkit Listrik          started the development of Solar Power Plant (PLTS) projects
 Tenaga Surya (PLTS) dan akan melanjutkan ke pembangkit            and will continue to hydropower. In 2024, IBP has successfully
 tenaga air. Pada 2024, IBP telah berhasil membukukan kontrak      secured solar-based contracts of 61.3 MWp, including the
 berbasis surya sebesar 61,3 MWp, termasuk Proyek Bunyut           Bunyut Project which can support internal operations.
 yang mendukung operasional internal.




                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                      9
Page 10
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                                                 Before 2020
                                                                   Coal Mining
                                                                  Supporting infrastructures

                                                                  Well-established as traditional coal
                                                                  miner, we redefined our purpose to
                                                                  deliver more business value now and
                                                                  in the future.


                                                                         2021 – 2022
                                                                                consolidation
                                                           Focus on scaling up our balance sheet
                                                                and enhancing our cash position,
                                                          capitalizing the commodity price while
                                                            ensuring the ongoing robust business
                                                          process and operations throughout the
                                                                                       business.




                                                              Optimizing the existing business


                                                              Manpower and capacity building
                                                                                                                2023-2025
                                                                                                                Continue to excel and grow
                                                                    Business diversification                    TRANSFORMATIVELY
                                                                                                                Accelerating
                                                                      Financial robustness                         Greener        Smarter

                                                                                                                transition


                                                                                         2025 and beyond
                                                                                                                                        Renewable
                                                                                                 Mining         Energy services
                                                                                                                                        and other
                                                                                         Expanding Greener, Smarter business to strengthen the company
                                                                                            performance through coal mining as the existing business and
                                                                                              expand other businesses, such as mineral resources, energy
                                                                                                          services, renewable-based energy, and others.




      Perusahaan juga menerapkan pendekatan nature-based
      solutions yang mendukung reklamasi tambang untuk                                         The Company also applies a nature-based solutions approach
      memulihkan kawasan hutan alam menjadi area hijau yang                                    that encourages mine reclamation to restore natural forest
      produktif. Upaya ini juga berkontribusi pada penyerapan                                  areas into productive green areas. This initiative also
      karbon, sejalan dengan tantangan global terhadap perubahan                               contributes to carbon sequestration, in addressing the global
      iklim. ITM melibatkan masyarakat lokal dan mahasiswa untuk                               challenge of climate change. ITM has involved local
      meningkatkan kesadaran tentang konservasi serta                                          communities and students to raise awareness about
      mengembangkan potensi lahan rehabilitasi untuk program                                   conservation and develop the potential of rehabilitated land
      karbon kredit. Transformasi ini diharapkan dapat semakin                                 for carbon credit programs. The transformation is expected
      memperkuat posisi ITM sebagai perusahaan yang adaptif dan                                to further solidify ITM's position as an adaptive and
      bertanggung jawab terhadap lingkungan, sekaligus terus                                   environmentally responsible company, while continuing to
      mendukung keamanan energi nasional.                                                      support national energy security.




10     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 11
Sambutan                                                         Message from
                                                                 President Director
Direktur Utama                                     [2-22]




                                                            Mulianto
                                                            Direktur Utama
                                                            President Director




Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,                        Dear Valued Stakeholders,

ITM menutup tahun 2024 dengan penuh optimisme, membawa           ITM wraps up the year of 2024 with optimism, carrying the
semangat akselerasi transformasi dan penguatan bisnis. Tahun     spirit of accelerating transformation and strengthening
2024 menjadi tahun yang penuh tantangan dan peluang              business operations. The year 2024 presented both challenges
untuk berkembang mengikuti perubahan. Melalui perjalanan         and opportunities for growth amid constant change. Through
ini, ITM menguatkan nilai-nilai Perseroan untuk meneruskan       this journey, ITM reinforced its corporate values to advance
transisi usaha menuju ekonomi yang lebih rendah karbon.          its business transition towards a lower-carbon economy. This
Transisi ini menunjukkan mulainya kami masuk pada bisnis         transition marks our entry into the green energy and clean
energi hijau dan teknologi bersih yang akan berjalan bersama     technology sectors while continuing to strengthen operational
dengan penguatan operasional pada bisnis-bisnis saat ini.        excellence in our existing businesses.

ITM berkomitmen menerapkan kinerja LST yang terintegrasi         ITM is committed to integrating and measuring ESG
dan terukur untuk memastikan adanya dampak positif. Untuk        performance to ensure a positive impact. To this end, we
itu, kami telah membentuk Komite Keberlanjutan yang              have established the Sustainability Committee, which plays
berperan dalam mengintegrasikan kinerja LST ke seluruh           a key role in embedding ESG performance across ITM’s
operasional ITM. Melalui Komite Keberlanjutan ini pula, kami     operations. Through Sustainability Committee, we also
memperkuat pelibatan pemangku kepentingan dalam proses           strengthen stakeholder engagement in the sustainability
pembuatan laporan keberlanjutan. ITM secara rutin melakukan      reporting process. ITM regularly conducts materiality surveys
survei materialitas dengan melibatkan pemangku kepentingan       involving stakeholders to identify and understand key issues
untuk mengidentifikasi dan memahami topik penting sesuai         relevant to their concerns. These engagement activities serve
dengan kebutuhan mereka. Kegiatan pelibatan ini menjadi          as a bridge to foster stronger relationships and provide a
tali yang mempererat hubungan dan menjadi sarana bagi            platform for responding to stakeholder inputs.
kami untuk memberikan respon atas input yang mereka
berikan.
Page 12
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Strategi dan Kebijakan untuk                                           Strategies and Policies to
      Merespon Tantangan                                                     Address Challenges
      Pada tahun 2024, semua sektor usaha, termasuk batubara                 In 2024, all sectors, including coal mining, faced challenges
      menghadapi tantangan dalam mencapai target pembatasan                  in achieving the global warming limit of 1.5°C as outlined in
      pemanasan global 1,5°C sesuai Perjanjian Paris, di tengah              the Paris Agreement, amid ongoing decarbonization efforts,
      upaya dekarbonisasi dan meningkatnya kompleksitas, serta               rising complexities, and escalating energy transition costs.
      biaya transisi energi. Risiko percepatan pengurangan                   The risks associated with the accelerated phase-out of coal
      penggunaan batubara makin nyata, sementara keterbatasan                are becoming more evident, while infrastructure and
      infrastruktur dan teknologi juga menjadi kendala dalam                 technological limitations remain obstacles to ensuring a
      memastikan transisi energi yang andal. Selain itu, tekanan             reliable energy transition. Additionally, market volatility and
      dan fluktuasi harga menjadi pertimbangan finansial yang                pricing fluctuations present significant financial considerations.
      signifikan.

      Merespon tantangan tersebut, ITM berupaya melakukan                    In response to these challenges, ITM is undertaking a
      transformasi yang bertanggung jawab dengan                             responsible transformation by implementing key strategies,
      mengimplementasikan strategi kunci berupa peningkatan                  including expanding capacity in renewable energy businesses
      kapasitas dalam bisnis energi terbarukan, serta penerapan              and adopting more efficient and environmentally friendly
      teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan dalam                technologies in operations. ITM is also actively managing
      operasional. Selain itu, ITM juga terus mengelola sumber daya          natural resources through post-mining land reclamation and
      alam, salah satunya melalui reklamasi lahan pasca-tambang              ecosystem restoration.
      dan pemulihan ekosistem.

      Perusahaan telah memasuki bisnis tenaga surya sebagai awal             The company has ventured into the solar power sector as
      rencana diversifikasi pada segmen energi terbarukan. Hingga            part of its initial diversification plan in the renewable energy
      akhir tahun 2024, komitmen kapasitas dari produk berbasis              segment. By the end of 2024, the committed capacity of
      surya telah mencapai 61,3 MWp. Diversifikasi bisnis ini sejalan        solar-based products has reached 61.3 MWp. This business
      dengan strategi dekarbonisasi Perusahaan untuk                         diversification aligns with ITM’s decarbonization strategy,
      memanfaatkan peluang dengan mengurangi emisi, carbon                   leveraging opportunities to reduce emissions, implement
      removal, dan bisnis yang lebih hijau.                                  carbon removal, and develop greener businesses.

      Kami akan terus melanjutkan diversifikasi bisnis melalui “ITM          We will continue our business diversification through the “ITM
      Way Forward” yang berfokus pada investasi potensial di                 Way Forward” initiative, focusing on potential investments in
      sumber daya mineral clean-tech, serta mengeksplorasi energi            clean-tech mineral resources, exploring additional renewable
      terbarukan lainnya seperti hydro dan memanfaatkan peluang              energy sources such as hydropower, and leveraging
      downstreaming, serta solusi berbasis alam (nature-based                opportunities in downstream processing and nature-based
      solutions) yang mencakup potensi perdagangan karbon.                   solutions, including carbon trading potential. Considering the
      Dengan mempertimbangkan keseluruhan risiko, peluang,                   overall risks, opportunities, and business prospects in the
      dan prospek usaha di segmen energi baru dan terbarukan                 new and renewable energy (NRE) segment, we are taking a
      (EBT), langkah diversifikasi ini kami lakukan dengan                   cautious and well-considered approach. We recognize that
      pertimbangan yang cermat dan kehati-hatian. Kami menyadari             many policies are influenced by government regulations and
      bahwa banyak kebijakan yang dipengaruhi oleh Pemerintah                global pressures guiding every step we take.
      dan tekanan global dalam setiap langkah yang kami lakukan.

      Selain itu, memastikan bisnis tetap kompetitif dan relevan             To ensure competitiveness and relevance in meeting global
      dalam memenuhi tuntutan global akan energi yang lebih                  demands for cleaner energy, ITM is implementing several
      bersih, ITM menjalankan beberapa langkah strategi. Langkah             strategic measures. These include developing low-carbon
      ini di antaranya mengembangkan inovasi teknologi rendah                technology innovations, strengthening climate financing,
      karbon, memperkuat pendanaan iklim, memanfaatkan                       utilizing local content relaxation policies in the renewable
      kebijakan relaksasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN)               energy industry, particularly in solar power plants (PLTS). Each
      di industri energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik            strategy is evaluated based on its impact on production costs,
      tenaga surya (PLTS). Setiap strategi akan diukur dampaknya             benefits, and competitiveness to ensure a responsible
      pada biaya produksi, manfaat, dan peningkatan daya saing               transition, emphasizing the provision of reliable, affordable,
      untuk memastikan responsible transition, dengan penekanan              and sustainable energy. The medium-term priority strategies
      pada penyediaan energi yang andal, terjangkau, dan ramah               are divided into three business lines: core coal business,
      lingkungan. Adapun strategi prioritas jangka menengah                  energy services, and renewable energy business.
      terbagi pada tiga lini bisnis, yaitu bisnis inti batubara, bidang
      jasa energi, dan bisnis energi terbarukan.



12     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 13
Tentang ITM dan            Tata Kelola yang Transparan      Komitmen Kami terhadap        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan      dan Bertanggung Jawab            Kesejahteraan Manusia         Mengelola Dampak Lingkungan          Lampiran
About ITM and              Transparent and Responsible      Our Commitment to             Building the Future,                 Appendix
Sustainability Report      Governance                       People Wellbeing              Managing Environmental Impacts




 Langkah Menuju Target Net Zero                                       Pathway to Net Zero Emissions
 Emissions (NZE)                                                      (NZE)
 ITM menetapkan target penurunan emisi gas rumah kaca                 ITM has set a greenhouse gas (GHG) emission reduction
 (GRK) hingga 2030 melalui strategi dekarbonisasi yang                target by 2030 through a decarbonization strategy
 mencakup reduksi dan penyisihan emisi. Upaya reduksi                 encompassing both emission reduction and removal efforts.
 meliputi penggunaan kendaraan listrik, pemanfaatan EBT               Reduction initiatives include the use of electric vehicles,
 seperti Solar PV, elektrifikasi dengan jaringan PLN, peningkatan     utilization of renewable energy sources such as solar PV,
 proporsi biofuel, serta efisiensi energi melalui digitalisasi.       electrification through the national grid (PLN), increased biofuel
 Penyisihan emisi dilakukan melalui proyek karbon di luar             proportion, and energy efficiency through digitalization.
 reklamasi tambang dan konversi izin lahan reklamasi menjadi          Emission removal efforts are carried out through carbon
 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). ITM juga                projects beyond mine reclamation and converting reclamation
 menyusun peta jalan dekarbonisasi 2026–2030 dengan                   land permits into Forest Utilization Business Licenses (PBPH).
 perencanaan investasi jangka panjang dan pemantauan                  ITM has also developed a 2026–2030 decarbonization
 berkala melalui Decarbonization Working Group dan                    roadmap with long-term investment planning and periodic
 Sustainability Committee.                                            monitoring through the Decarbonization Working Group and
                                                                      Sustainability Committee.


 Merespon Peluang dan Prospek                                         Seizing Business Opportunities
 Usaha                                                                and Prospects
 Peluang dan tantangan selalu berjalan berdampingan. Bagi             Opportunities and challenges always go hand in hand. For
 ITM, keduanya merupakan kondisi yang harus dikelola dengan           ITM, both must be optimally managed for economic growth
 maksimal untuk pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan.                and sustainability. Currently, many opportunities present
 Saat ini, banyak peluang yang menjadi prospek usaha, namun           promising business prospects, though external factors remain
 masih dibayangi situasi eksternal yang tidak dapat dikendalikan      unpredictable. On the other hand, coal demand, particularly
 dengan mudah. Di sisi lain, permintaan batubara terutama             from developing Asian countries, is expected to remain strong
 dari negara-negara berkembang di Asia, diperkirakan masih            in the short to medium term. The demand outlook for thermal
 akan tetap tinggi dalam jangka pendek hingga menengah.               coal remains positive, especially in markets like India and
 Prospek usaha berupa permintaan batubara untuk sektor                China. Therefore, ITM continues to capitalize on this
 energi termal masih menunjukkan tren positif, terutama di            opportunity by developing high-quality, low-emission coal for
 pasar-pasar seperti India dan China. Maka dari itu, ITM tetap        export markets, enabling the company to reach more
 memanfaatkan peluang ini dengan mengembangkan potensi                customers with specific preferences.
 batubara berkualitas tinggi dan rendah emisi untuk pasar
 ekspor, yang memungkinkan perusahaan menjangkau lebih
 banyak pelanggan dengan preferensi tertentu.

 Pada bisnis inti batubara, ITM memaksimalkan potensi untuk           In the core coal business, ITM is maximizing development
 pengembangan Pelabuhan Bunyut, yang berfungsi sebagai                potential at Bunyut Port, which serves as a coal loading
 pelabuhan muat batubara, serta pembangunan infrastruktur             terminal, along with constructing coal hauling infrastructure.
 jalan angkut batubara. Peningkatan kapasitas pelabuhan dari          The port’s capacity is being expanded from 12 million tons to
 12 juta ton menjadi 20 juta ton bertujuan untuk mendukung            20 million tons to support increased production from ITM’s
 peningkatan produksi dari anak perusahaan.                           subsidiaries.

 Pada bidang jasa energi, ITM melakukan ekspansi dengan               In energy services, ITM is expanding by developing solar
 mengembangkan PLTS melalui PT ITM Bhinneka Power (IBP).              power plants through PT ITM Bhinneka Power (IBP). This
 Ekspansi ini menjadi salah satu peristiwa penting bagi ITM,          expansion marks a significant milestone, with IBP securing
 terlebih IBP telah membukukan kontrak pembangkit berbasis            solar-based power plant contracts totaling 61.3 MWp, including
 surya sebesar 61,3 MWp, termasuk proyek Bunyut, yang akan            the Bunyut project, which will support ITM’s subsidiaries’
 mendukung operasional anak usaha ITM lainnya. Pemasangan             operations. The installation of hybrid solar power plants
 pembangkit listrik solar hybrid untuk menunjang kinerja              reached 5MWp in 2024.
 operasional juga telah mencapai 5MWp pada 2024.

 Lebih lanjut, ITM memperluas lini bisnis EBT dengan fokus            ITM is further expanding its renewable energy business by
 pada pengembangan PLTS atap melalui anak usaha PT                    focusing on rooftop solar development through its subsidiary,
 Cahaya Power Indonesia (CPI). CPI telah berhasil                     PT Cahaya Power Indonesia (CPI). CPI has successfully
 mengembangkan PLTS atap berkapasitas 1,2 MWp di Sulawesi             developed a 1.2 MWp rooftop solar system in Southeast
 Tenggara. Selain itu, ITM juga berencana untuk                       Sulawesi. Additionally, ITM plans to explore hydropower
 mengembangkan pembangkit listrik tenaga air sebagai bagian           development as part of its renewable energy business
 dari diversifikasi bisnis EBT di sektor energi.                      diversification strategy.


                                                           Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                        13
Page 14
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Dalam mempersiapkan masa transisi, ITM mengembangkan                   To prepare for the transition period, ITM has developed an
      Integrated Trading Platform. Platform ini dirancang untuk              Integrated Trading Platform. This platform is designed to
      meningkatkan efisiensi perdagangan energi, sekaligus                   enhance energy trading efficiency while allowing ITM to
      memungkinkan ITM untuk mengintegrasikan berbagai sumber                integrate various energy sources, including renewables, into
      energi, termasuk energi terbarukan, dalam satu sistem yang             a more efficient and transparent system. ITM has also initiated
      lebih efisien dan transparan. ITM juga telah memulai masa              a trial phase for electric vehicle (EV) deployment, with two
      percobaan penggunaan kendaraan listrik (EV) sebanyak dua               units introduced in the TRUST project to reduce carbon
      unit di proyek TRUST untuk mengurangi emisi karbon yang                emissions from operational transportation.
      dihasilkan dari transportasi operasional.

      Pencapaian Kinerja                                                     Our Sustainability Performance
      Keberlanjutan Kami                                                     Achievements

      Dari sisi produksi batubara dan kinerja ekonomi, ITM ditopang          In terms of coal production and economic performance, ITM
      oleh dua anak usaha yakni PT Graha Panca Karsa (GPK), dan              is supported by two subsidiaries, PT Graha Panca Karsa (GPK)
      PT Tepian Indah Sukses (TIS) yang telah mulai beroperasi               and PT Tepian Indah Sukses (TIS), which commenced
      tahun 2024. GPK dan TIS mampu memberikan kontribusi                    operations in 2024. GPK and TIS contributed up to 1.3 millions
      produksi ITM hingga 1,3 juta metrik ton batubara. Produksi             metrics tons of coal to ITM’s total production. Throughout
      batubara Perusahaan sepanjang 2024 tercatat sebesar 20,2               2024, the Company recorded a total coal production of 20.2
      juta ton, mencapai target yang ditetapkan. Atas kinerja ini,           million tons, successfully meeting the set targets. As a result,
      Perusahaan berhasil membukukan pendapatan bersih dan                   the Company posted a net revenue and net profit of USD2,304
      laba bersih sebesar USD2.304 juta dan USD376 juta.                     million and USD376 million, respectively.

      Pada aspek lingkungan, ITM berupaya mengurangi emisi                   On the environmental aspect, ITM seeks to reduce carbon
      karbon dan mempercepat penggunaan teknologi lebih ramah                emissions and accelerate the use of more environmentally
      lingkungan, ITM juga menerapkan digitalisasi untuk                     friendly technologies, ITM also implements digitalization to
      meningkatkan efisiensi energi, salah satunya melalui                   improve energy efficiency, one of which is through the use
      penggunaan aplikasi sistem informasi geotagging berbasis               of site-based and mobile geotagging information system
      situs dan mobile untuk mengawasi rehabilitasi daerah aliran            applications to monitor the rehabilitation of river basins.
      sungai (DAS).

      Pada pengelolaan keanekaragaman hayati, ITM terus                      Regarding biodiversity management, ITM continues
      melanjutkan kegiatan konservasi di sekitar area tambang,               conservation efforts around mining areas and actively engages
      serta melakukan penghijauan dan pemulihan habitat. ITM                 in reforestation and habitat restoration. The Company has
      berhasil mengembalikan 932.5 Ha rehabilitasi DAS, sehingga             successfully rehabilitated 932,5 Ha hectares of watershed
      total kumulatif mencapai 24,633 Ha. Pada 2024, Persemaian              areas, bringing the cumulative total to 24,633 Ha. Additionally,
      Mentawir yang memiliki kapasitas 15 juta bibit pertahun juga           in 2024, the Mentawir Nursery, with an annual capacity of 15
      telah diresmikan.                                                      million seedlings, was officially inaugurated.

      Pada aspek sosial, ITM menerapkan sistem penilaian kinerja             On the social aspect, ITM has adopted a meritocracy employee
      karyawan berbasis meritokrasi dan memberikan penghargaan               performance assessment system, ensuring fair recognition
      secara adil sesuai dengan pencapaian karyawan. Selain itu,             and rewards based on individual achievements. Each
      setiap individu memiliki key performance indicator (KPI) yang          employee is also assigned Key Performance Indicators (KPIs)
      mencakup aspek kinerja LST. Kami juga meneruskan komitmen              that incorporate ESG performance aspects. Furthermore, ITM
      terhadap pengembangan masyarakat melalui berbagai                      remains committed to community development through
      program pemberdayaan unggulan. Perusahaan merealisasikan               various flagship empowerment programs. The Company has
      sebesar Rp24,5 miliar atau mencapai 94,3% dari anggaran.               allocated Rp24.5 billion for these initiatives, achieving 94.3%
                                                                             of the planned budget.

      Kinerja keberlanjutan ITM selama 2024 juga menunjukkan                 ITM’s sustainability performance in 2024 has also been marked
      prestasi yang membanggakan, ditandai dengan berbagai                   by outstanding achievements, as reflected in several
      penghargaan yang diterima, seperti Indeks Integritas Bisnis            prestigious awards. These include the Sustainable Business
      Lestari (Sustainable Business Integrity Index Award) dari              Integrity Index Award from Tempo Media Group, a Platinum
      Tempo Media Group, Peringkat Platinum dari Asia Sustainability         Rating from the Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT),
      Reporting Rating (ASRRAT), dan nilai ESG Risk Rating dengan            and an ESG Risk Rating score of 33.5 from Sustainalytics.
      skor 33.5 dari Sustainalytics.




14     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 15
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan       Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab             Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan          Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible       Our Commitment to            Building the Future,                 Appendix
Sustainability Report     Governance                        People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




 Di 2024, ITM juga menunjukkan komitmennya dalam                      In 2024, ITM further demonstrated its commitment to
 mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)                     supporting the Sustainable Development Goals (SDGs) by
 dengan menjadi anggota United Nations (UN) Global Compact.           becoming a member of the United Nations (UN) Global
 Keikutsertaan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi ITM           Compact. This participation is expected to serve as a platform
 untuk memberikan sumbangsih nyata dalam berbagai inisiatif,          for ITM to contribute meaningfully to various initiatives while
 sekaligus membantu ITM untuk terus belajar dan berkolaborasi         also fostering continuous learning and collaboration with
 dengan berbagai pihak. Sebagai anggota UN Global Compact,            multiple stakeholders. As a member of the UN Global Compact,
 maka ITM mulai menyelaraskan strategi, budaya, dan kegiatan          ITM has begun aligning its corporate strategy, culture, and
 operasional perusahaan dengan 10 prinsip UN Global                   operations with the 10 principles of the UN Global Compact.
 Compact.
                                                                      Appreciation
 Apresiasi

 Kami memberikan apresiasi seluruh pemangku kepentingan               We extend our gratitude to all stakeholders for their
 atas kolaborasi, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan.           collaboration, support, and trust. We remain committed to
 Kami akan terus berupaya menjadi perusahaan yang                     being a responsible company in shaping a sustainable future
 bertanggung jawab dalam mewujudkan masa depan yang                   by reinforcing our corporate values in support of transformation.
 berkelanjutan melalui penguatan Nilai-nilai Perusahaan dalam         We invite all stakeholders to continue contributing to our
 mendukung transformasi. Kami mengajak seluruh pemangku               transition efforts and advancing innovations, technology
 kepentingan untuk dapat terus berkontribusi melalui transisi         development, inclusivity, and sustainability principles
 yang sedang kami lakukan dan melanjutkan berbagai inovasi,           implementation.
 pengembangan teknologi, peningkatan inklusi, dan
 implementasi prinsip keberlanjutan.



                                            Jakarta, 7 Maret 2025 | March 7, 2025
                                     Atas Nama Direksi | On Behalf of the Board of Directors




                                                              Mulianto
                                                  Direktur Utama | President Director




                                                           Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                       15
Page 16
Tentang ITM
dan Laporan
Keberlanjutan
About ITM and the
Sustainability Report




                        01.
Page 17

          
Page 18
Sekilas ITM                [2-1]   ITM at a Glance [2-1]



     Nama Perusahaan
     Company Name
                                   PT Indo Tambangraya Megah Tbk




     Tahun Berdiri
     Establishment
                                   1987




                                   Pertambangan batubara dan penjualan
     Bidang Usaha
     Line of Business
                                   batubara melalui anak usaha
                                   Coal mining and sales through subsidiaries



                                   Pondok Indah Office Tower 3, Lantai 3
     Kantor Pusat
     Head Office                   Jl. Sultan Iskandar Muda Kav. V-TA,
                                   Pondok Pinang, Jakarta, Indonesia 12310
                                   Pondok Indah Office Tower 3, 3rd Floor
                                   Jl. Sultan Iskandar Muda Kav. V-TA,
                                   Pondok Pinang, Jakarta, Indonesia 12310




      Bentuk Legal                 Perusahaan Terbuka
      Legal Form                   Publicly Listed Company




                                   Akta Pendirian No. 13 tanggal 2 September
      Landasan Hukum
      Legal Basis                  1987 oleh Notaris Benny Kristianto S.H., dengan
                                   persetujuan No. C2-640.HT.01.01.TH’89 oleh
                                   Kementerian Kehakiman Republik Indonesia
                                   pada 20 Januari 1989.
                                   Deed of Establishment No. 13 dated 2 September
                                   1987 by Notary Benny Kristianto S.H., with approval
                                   No. C2-640.HT.01.01.TH’89 by Ministry of Justice of
                                   Republic of Indonesia dated 20 January 1989.



      Tahun Pencatatan             2007, pada Bursa Efek Indonesia
      Stock Listing Year           2007, at Indonesia Stock Exchange



      Kode Saham
      Ticker Code
                                   ITMG
Page 19
Visi, Misi, dan                                                 Vision, Mission,
                                                                and Corporate
Nilai Perusahaan                                                Values




                                                                             Visi
Menjadi perusahaan
Indonesia di bidang
energi yang berintikan
inovasi, teknologi,
inklusi, dan
keberlanjutan.
                                                                                   Vision
To become an Indonesian energy
company at the heart of innovation,
technology, inclusion, and
sustainability.




                                                                            Misi
• Menjadi bagian dari pengembangan energi bangsa.
• Menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemangku kepentingan melalui
  pengembangan portofolio usaha yang sejalan dengan kebutuhan
  energi masa depan.
• Mengembangkan nilai-nilai Perusahaan dan kemampuan organisasi
  guna mendorong transformasi usaha dan penciptaan keunggulan
  kompetitif.
• Menjadi Perusahaan terpercaya dan terkemuka yang menerapkan
  cara-cara berkelanjutan dalam mengelola aspek Lingkungan, Sosial,
                                                                               Mision
  dan Tata Kelola.

• To become part of the nation’s energy development.
• To create sustainable value for all stakeholders by developing business
  portfolio aligned with future energy needs.
• To foster Corporate values and organizational capabilities to drive
  business transformation and competitive advantages creation.
• To be a trusted and leading Company that practices sustainable ways
  in managing Environmental, Social, and Governance aspects.
Page 20
Nilai-Nilai Inti                                                  Corporate Core
                                                                  Values
Perusahaan




Banpu Heart merupakan serangkaian nilai yang menjadi              Banpu Heart is a set of values that form the basis for the
landasan dalam pelaksanaan tata kelola, kebijakan, dan arah       implementation of ITM's governance, policies, and the direction
transformasi bisnis ITM di masa mendatang. Nilai-nilai ini juga   of future business transformation. These values also serve
menjadi fondasi budaya keberlanjutan perusahaan.                  as the foundation of the Company's culture of sustainability.



                                                                    Mengejar                        Peduli dan
                                                                    Kesuksesan                      Berbagi
                                                                    Pursue for                      Express Care
                                                                    Success                         and Share
     Berjuang Demi Masa Depan
     Striving for the Future                                        Gesit dan Siap                  Mampu
                                                                    Berubah                         Berbuat Lebih
                                                                    Be Agile and                    Can Do More
                                                                    Change




                                                                    Mendahului                      Belajar Cepat,
                                                                    Tren                            Bertindak
                                                                    Transcend the                   Learn Fast
                                                                    Trend                           and Do First
     Ide-ide Baru, Solusi-solusi Baru
                                                                    Menciptakan Ide
     New Ideas, New Solutions                                       dan
                                                                    Mewujudkannya
                                                                    Ideate and
                                                                    Get Real




                                                                    Teguh Memegang                  Berpartisipasi
                                                                    Integritas dan Etika            dalam Pembangunan
                                                                    Adhere to Integrity             Berkelanjutan
                                                                    and Ethics                      Engage to
     Sukses (Keberhasilan) adalah                                                                   Sustainability
                                                                    Bersinergi dan                  Development
     Satu-satunya Pilihan
                                                                    Membina Jejaring
     Success is the Only Option                                     Synergize and
                                                                    Network
Page 21
Tentang ITM dan                        Tata Kelola yang Transparan                     Komitmen Kami terhadap        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                  dan Bertanggung Jawab                           Kesejahteraan Manusia         Mengelola Dampak Lingkungan                      Lampiran
About ITM and                          Transparent and Responsible                     Our Commitment to             Building the Future,                             Appendix
Sustainability Report                  Governance                                      People Wellbeing              Managing Environmental Impacts




 Skala Usaha [2-6]
 Business Scale

                          Uraian                                            Satuan
                                                                                                          2024                    2023                         2022
                         Description                                         Unit

   Jumlah Pekerja                                                           Orang
                                                                                                           2,105                  2,265                        2,426
   Total Employees                                                          People

   Jumlah Penjualan Batubara                                              Juta Ton
                                                                                                           24.0                   20.9                          18.9
   Total Sales of Coal                                                   Million Tons

   Jumlah Lingkup Operasi
   Total Scope of Operations

   Konsesi Pertambangan                                                       Area
                                                                                                            9                       9                             9
   Mining Concession                                                          Area

   Fasilitas Pelabuhan                                                    Pelabuhan
                                                                                                            4                       4                             4
   Port Facility                                                             Port

   Produksi dan Cadangan Batubara
   Coal Production and Reserves

   Cadangan Batubara 1                                                    Juta Ton
                                                                                                          354.7                   281.2                        298.1
   Coal Reserved 1                                                       Million Tons

   Produksi Batubara
   Coal Production

   Produksi Tambang
                                                                                                           20.2                    16.9                         16.6
   Run of Mine
                                                                          Juta Ton
                                                                         Million Tons
   Produksi Siap Dipasarkan
                                                                                                           19.7                    17.2                         16.7
   Finished Coal

   Neraca
   Balance Sheet

   Jumlah Aset
                                                                                                        2,406,544               2,187,847                    2,640,177
   Total Assets

   Jumlah kewajiban                                                      Ribu USD
                                                                                                         472,734                 399,307                     689,897
   Total Liabilities                                                   Thousand USD

   Jumlah Ekuitas
                                                                                                         1,933,810              1,788,540                   1,950,280
   Total Equity

 Keterangan
 1Estimasi Cadangan Berdasarkan Standar Pelaporan Batubara Internasional (JORC Code)
 1Estimated Reserves based on International Coal Reporting Standards (JORC Code).




                   34.86%
                       Masyarakat | Public




                                                                                          Persentase
                                                                                         Kepemilikan
                                                                                           Saham [2-1]
                                                                                           Shareholder
                                                                                           Percentage




                                                                                                                                            65.14%
                                                                                                                                   Banpu Minerals (Singapore) Pte. Ltd.




                                                                         Tidak ada perubahan kepemilikan saham
                                                                           There is no change in share ownership




                                                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                  21
Page 22
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Wilayah Kerja dan Entitas Anak                                               Working Areas and Subsidiaries
      [2-1, 2-2]                                                                   [2-1, 2-2]

      ITM berkantor pusat di Jakarta dan memiliki cabang di                        ITM is headquartered in Jakarta and has a branch in
      Balikpapan. Seluruh kegiatan penambangan batubara                            Balikpapan. All of the Company's coal mining activities are
      perusahaan berlokasi di Kalimantan, Indonesia, tanpa operasi                 conducted in Kalimantan, Indonesia, with no overseas
      di luar negeri. Aktivitas penambangan dan distribusi batubara                operations. ITM's subsidiaries manage the coal mining and
      dikelola secara terintegrasi melalui anak perusahaan ITM.                    distribution activities in an integrated manner. The Company
      Perusahaan mengoperasikan 9 Wilayah Izin Usaha                               operates 9 Mining Business License Areas (WIUP) covering
      Pertambangan (WIUP) yang mencakup total area seluas 83.391                   a total area of 83,391 hectares. Further information regarding
      hektar. Informasi lebih lengkap mengenai anak perusahaan                     the subsidiaries can be accessed through the official website
      dapat diakses melalui situs web resmi di www.itmg.co.id atau                 at www.itmg.co.id or the ITM's 2024 Annual Report.
      dengan merujuk pada Laporan Tahunan ITM 2024.



                                               Pembangkit Listrik tenaga
                                               Surya 3MWp di Lokasi IMM
                                               Bontang
                                               MWp Solar Power Plant at IMM
                                               Bontang Site
                                               Pembangkit Listrik
                                               tenaga Surya 2MWp
                                               di Lokasi TCM Bunyut
                                               2MWp Solar Power Plant at
                                               TCM Bunyut Site


                                                 PT Indominco Mandiri



                                                 PT Kitadin




                                                PT Graha Panca Karsa
                                                                                                             Kalimantan Utara
                                                                                                                North Kalimantan
                                                PT Trubaindo Coal Mining



                                                PT Tambang Raya Usaha Tama                                        Kalimantan Timur
                                                                                                                       East Kalimantan




                                                                                                                         Pascatambang
                                                                                                                         Mine Closure



                                                                 Kalimantan Barat                                                             Bontang Coal Terminal
                                                                                                              Bunyut
                                                                   West Kalimantan                             Port

                                                                                                                            SAMARINDA

                                                                                                                       Balikpapan

                                                              Kalimantan Tengah                                                         Muara Berau Anchorage

                                                              Central Kalimantan

                                                                                          PALANGKARAYA


                                                                                                Kalimantan Selatan
                                                                                                  South Kalimantan
                                                                                                         BANJARMASIN

                                              PT Nusa Persada Resources                                      Jorong                PT Tepian Indah Sukses
                                                                                                              Port


                                                                           PT Bharinto Ekatama

                                                                                                              PT Jorong Barutama Greston




22      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 23
Tentang ITM dan                Tata Kelola yang Transparan          Komitmen Kami terhadap                   Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan          dan Bertanggung Jawab                Kesejahteraan Manusia                    Mengelola Dampak Lingkungan      Lampiran
About ITM and                  Transparent and Responsible          Our Commitment to                        Building the Future,             Appendix
Sustainability Report          Governance                           People Wellbeing                         Managing Environmental Impacts




 Pangsa Pasar [2-6]                                                                  Market Share [2-6]

 Pada tahun 2024, ITM memasarkan batubara baik di dalam                              In 2024, ITM sold its coal to domestic market and 11 export
 negeri maupun ke 11 negara tujuan ekspor, dengan total                              destinations, with total sales volume of 24 million tons, or
 volume penjualan mencapai 24 juta ton, atau 97,3% dari target                       97.3% of the sales target set at 24.7 million tons. ITM
 penjualan yang ditetapkan sebesar 24,7 juta ton. Dari total                         contributed 4.2.% of the total national coal exports or
 ekspor batubara nasional, ITM menyumbang 4.2% atau setara                           equivalent to 18.4 million tons. In 2024, ITM recorded a net
 dengan 18,4 juta ton. Pada tahun 2024, ITM mencatatkan                              revenue of USD2,304 million, which showed a decrease of
 pendapatan bersih sebesar USD2.304 juta, yang menunjukkan                           3% compared to the previous year. Meanwhile, the Company's
 penurunan sebesar 3% dibandingkan dengan tahun                                      net profit was recorded at USD376 million, a decrease of 25%
 sebelumnya. Sementara itu, laba bersih perusahaan tercatat                          from last year. The coal produced has 0.1%-2.0% sulfur content
 mencapai USD376 juta, mengalami penurunan sebesar 25%                               with calorific value ranging from 3,800-6,500 kcal/g (arb).
 dibandingkan tahun lalu. Batubara yang diproduksi memiliki
 kadar sulfur 0,1% - 2,0% dengan nilai kalori berkisar antara
 3.800 - 6.500 kcal/kg (arb).

 ITM juga memiliki beberapa entitas hilir yang berfokus pada                         ITM also has several downstream entities that focus on power
 pengembangan pembangkit listrik dan energi terbarukan di                            generation and renewable energy development including PT
 antaranya PT ITM Bhinneka Power yang didalamnya termasuk                            ITM Bhinneka Power that includes PT Cahaya Power Indonesia
 PT Cahaya Power Indonesia dan PT Centra Multi Suryanesia                            dan PT Centra Multi Suryanesia Aset.
 Aset.



                                                                                                                  Japan
                                                                   China




                                               Bangladesh

                                                                                               Taiwan
                                                                                    Hongkong
                                   India
                                                                 Thailand


                                                                                               Philippines


                                                                        Vietnam




                                                             Malaysia




                                                                        Indonesia




                 Pemasaran Produk Batubara ITM
                 ITM Coal Marketing Network




 ITM senantiasa memastikan bahwa pelanggan mendapatkan                               ITM constantly ensures that customers are provided with clear
 informasi terkait produk dengan jelas. Dalam laporan ini tidak                      information about its products. This report does not disclose
 mengungkapkan informasi persyaratan serta insiden                                   information on requirements and incidents of non-compliance
 ketidakpatuhan terkait pelabelan dan informasi produk                               related to product labeling and information due to the
 mengingat kekhususan produk batubara ITM. [417-2, 417-2, 417-3]                     specificity of ITM's coal products. [417-2, 417-2, 417-3]




                                                                   Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                              23
Page 24
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Keanggotaan Asosiasi dan                                               Association Membership and
      Inisiatif Eksternal [2-28]                                             External Initiatives [2-28]

      ITM berkomitmen membangun hubungan yang erat dengan                    ITM is committed to building strong relationships with
      para pemangku kepentingan melalui keanggotaan dalam                    stakeholders through its membership in industry associations
      asosiasi industri dan keterlibatan aktif dalam berbagai inisiatif      and active involvement in various external initiatives. In 2024,
      eksternal. Di tahun 2024, ITM telah bergabung sebagai                  ITM joined the United Nations (UN) Global Compact,
      peserta United Nations (UN) Global Compact sebagai bentuk              showcasing its dedication to sustainability and social
      dedikasi Perusahaan terhadap keberlanjutan dan tanggung                responsibility.
      jawab sosial.


         1                                  2                                    3                                     4




         Asosiasi Pertambangan               Forum Rehabilitasi Lahan            Asosiasi Profesi Keselamatan          Corporate Forum for
         Indonesia                           Bekas Tambang                       Pertambangan Indonesia                Community Development
         Indonesian Mining                   Former Mining Land                  Indonesian Mining Safety              Corporate Forum for
         Association                         Rehabilitation Forum                Professional Association              Community Development
         Anggota/Member                      Anggota/Member                      Anggota/Member                        Anggota/Member



        5                                   6                                    7                                     8




         Ikatan Akuntan                      Kamar Dagang & Industri                 Asosiasi Emiten                    Indonesian Corporate
         Indonesia                           Indonesia                               Indonesia                          Secretary Association
         Indonesian Accountants              Indonesian Chamber of                   Indonesian Emittents               Indonesian Corporate
         Association                         Commerce and Industry                   Association                        Secretary Association
         Anggota/Member                      Anggota/Member                          Anggota/Member                     Anggota/Member



        9                                   10                                  11                                     12




         Indonesian Corporate                Forum Komunikasi Pengelola                    Asosiasi Pertambangan             UN Global Compact
         Counsel Association                 Lingkungan Pertambangan Indonesia             Batubara Indonesia (APBI)         Anggota/Member
         Indonesian Corporate                Indonesian MIning Environment                 Indonesian Coal Mining
         Counsel Association                 Management Communication Forum                Association (ICMA)
         Anggota/Member                      Anggota/Member                                Anggota/Member




24     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 25
Tentang ITM dan          Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan    dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia         Mengelola Dampak Lingkungan          Lampiran
About ITM and            Transparent and Responsible   Our Commitment to             Building the Future,                 Appendix
Sustainability Report    Governance                    People Wellbeing              Managing Environmental Impacts




 Keandalan                                                       ITM Mine
                                                                 Operational
 Operasi Tambang                                                 Excellence
 ITM




 Penerapan Manajemen Mutu                                        Quality Management
                                                                 Implementation
 Integrasi data operasional dan performance dashboard            The integration of operational data and performance
 memungkinkan ITM untuk memantau jumlah produk yang              dashboard allows ITM to monitor the number of product recalls.
 ditarik kembali. Selama tahun 2024, tidak ada produk yang       During 2024, no products were recalled as the company
 ditarik kembali berkat penerapan standardisasi maksimal         applied maximum standardization (100%) in safety and quality.
 (100%) dalam aspek keamanan dan kualitas. Melalui penerapan     By leveraging long-term contracts, ITM managed to maintain
 kontrak jangka panjang, ITM berhasil mempertahankan kerja       cooperation with existing customers while adding eight new
 sama dengan pelanggan yang sudah ada sekaligus menambah         products or gaining new customers. In addition, ITM's effective
 delapan produk atau pelanggan baru. Selain itu, kemampuan       coal blending capability gives it the flexibility to meet the coal
 ITM dalam melakukan coal blending secara efektif memberikan     demand from various countries and ensure optimal product
 keunggulan fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan batubara      selling value.
 dari berbagai negara dan memastikan nilai jual produk yang
 optimal.




                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                       25
Page 26
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Kerangka Kerja Manajemen Mutu Produksi Batubara
       Coal Production Quality Management Framework




           ITM adaptif terhadap dinamika pasar
         yang menuntut Produk ramah lingkungan,
          dan disesuaikan dengan teknologi yang                                                                   ITM memberikan pendampingan kepada
                  digunakan pelanggan.                                                                              pelanggan dan memberikan edukasi
                                                              ITM dapat melakukan penjadwalan ulang                        kepada pelanggan.
           ITM is adaptive to market dynamics that            pengiriman sesuai permintaan pelanggan.
          require environmentally friendly products                                                                       ITM provides assistance
           and adjusted to the technology used by                  ITM can rescheduled shipment by                           and education to
                         customers.                                       customers request.                                    customers.



             Menjaga konsistensi mutu                                                                                  Menyediakan layanan
              produk sesuai kontrak.                            Fleksibel dalam jadwal kirim                           purna-jual secara total
             Maintain product quality                               Flexible in delivery                                Provide total after-
             consistency according to                                     schedule                                         sales service
                    contracts.




                                      Menerima saran peningkatan                              Memperhatikan dan
                                         mutu dari pelanggan                               menanggapi dengan baik
                                            Accept quality                                 keluhan pelanggan sesuai
                                             improvement                                       pedoman layanan.
                                         suggestions from the                              Attentive and responding
                                               customers                                   to customer complaints in
                                                                                          accordance with the service
                                                                                                   guidelines.
                                        ITM memiliki fasilitas dan teknologi
                                       untuk mendapatkan kualitas batubara
                                       guna memenuhi spesifikasi kebutuhan               ITM merespons cepat setiap keluhan yang
                                                   pelanggan.                                    disampaikan pelanggan.

                                     ITM owns the facilities and technology to           ITM responds promptly to any complaints
                                        produce high quality coal to meet                          filed by customers.
                                                   customer’s
                                            required specifications.




      ITM menerapkan spesifikasi sesuai dengan standar sertifikasi                   ITM implements specifications following certification standards
      untuk menjamin kualitas proses produksi dan hasilnya. Hingga                   to ensure the quality of its production processes and output.
      akhir tahun 2024, 4 anak perusahaan telah memperoleh                           By the end of 2024, 4 subsidiaries have obtained ISO
      sertifikasi ISO, yaitu 3 anak perusahaan tersertifikasi ISO                    certification, with 3 subsidiaries certified to ISO 9001:2015,
      9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018, sedangkan                       ISO 14001:2015, and ISO 45001:2018, while 1 subsidiary is
      1 anak perusahaan tersertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO                         certified to ISO 9001:2015 and ISO 14001:2015.
      14001:2015.




26     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 27
Tentang ITM dan                        Tata Kelola yang Transparan                     Komitmen Kami terhadap                     Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                  dan Bertanggung Jawab                           Kesejahteraan Manusia                      Mengelola Dampak Lingkungan                          Lampiran
About ITM and                          Transparent and Responsible                     Our Commitment to                          Building the Future,                                 Appendix
Sustainability Report                  Governance                                      People Wellbeing                           Managing Environmental Impacts




   Sertifikasi
   Certifications
                                          Sertifikasi                                                                                  Anak Perusahaan
                                          Certificate                                                                                    Subsidiaries

                                                                                                    PT Indominco Mandiri (IMM)
   ISO 9001:2015
   Sistem Manajemen Mutu                                                                            PT Trubaindo Coal Mining (TCM)

   ISO 9001:2015                                                                                    PT Bharinto Ekatama (BEK)
   Quality Management System
                                                                                                    PT Jorong Barutama Greston (JBG)

                                                                                                    PT Indominco Mandiri (IMM)
   ISO 14001:2015
   Sistem Manajemen Lingkungan                                                                      PT Trubaindo Coal Mining (TCM)

   ISO 14001:2015                                                                                   PT Bharinto Ekatama (BEK)
   Environmental Management System
                                                                                                    PT Jorong Barutama Greston (JBG)

   ISO 45001:2018                                                                                   PT Indominco Mandiri (IMM)
   Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                                                                                                    PT Trubaindo Coal Mining (TCM)
   ISO 45001:2018
   Occupational Health and Safety Management System                                                 PT Bharinto Ekatama (BEK)

   ISO/IEC 27001:2013
                                                                                                    PT Indo Tambangraya Megah (ITM)
   Information Security Management System


 Pengelolaan Rantai Pasokan (2-6)                                                                     Supply Chain Management (2-6)

 Kinerja ITM didukung oleh anak perusahaan yang berperan                                              ITM's performance has been supported by its subsidiaries
 penting dalam mengelola rantai pasokan guna memenuhi                                                 which have been instrumental in managing the supply chain
 permintaan sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan, serta                                          to meet demand according to expected specifications and
 memastikan pengiriman produk sesuai jadwal yang ditentukan.                                          ensure product delivery on schedule. TRUST, as ITM's internal
 TRUST, sebagai kontraktor internal ITM, telah menjadi bagian                                         contractor, has been an integral part of the supply chain in
 integral dari rantai pasokan di klaster Melak yang telah                                             the Melak cluster which has been operating since 2021. In
 beroperasi sejak tahun 2021. Pada tahun 2024, PT Graha                                               2024, PT Graha Panca Karsa (GPK) and PT Tepian Indah
 Panca Karsa (GPK) dan PT Tepian Indah Sukses (TIS) telah                                             Sukses (TIS) started operations. They contributed to the
 mulai beroperasi. Keduanya berkontribusi terhadap                                                    increase in ITM's coal production by 6.25% or 1,265 Ktons of
 peningkatan produksi batubara ITM sebesar 6,25% atau 1.265                                           coal. ITM's increased production and sales show the
 Kton Batubara. Peningkatan produksi dan penjualan ITM                                                Company's operational excellence in meeting the growing
 mencerminkan keunggulan operasional Perusahaan dalam                                                 market demand.
 memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

   Rantai Pasokan Penghasil Energi Terintegrasi
   Integrated Energy Producer Supply Chain
                       Pertambangan                                                     Layanan Energi                                        Energi Terbarukan dan Lainnya
                           Mining                                                       Energy Services                                         Renewable Energy & Others

   Anak Usaha
   Subsidiaries

   PT Indominco Mandiri
   PT Trubaindo Coal Mining
                                                                   PT Tambang Raya Usaha Tama
   PT Bharinto Ekatama
                                                                   PT Energi Batubara Perkasa                                       PT ITM Bhinneka Power
   PT Kitadin
                                                                   PT ITM Indonesia                                                 PT ITM Energi Utama
   PT Jorong Barutama Greston
                                                                   PT Gas Emas                                                      PT IBP Hydro Power
   PT Graha Panca Karsa
                                                                   PT ITM Batubara Utama
   PT Nusa Persada Resources
   PT Tepian Indah Sukses

   Keterangan: PT ITM Indonesia (ITMI), PT ITM Batubara Utama (IBU), PT ITM Energi Utama (IEU), PT Nusa Persada Resources (NPR), dan PT IBP Hydro Power (IHP) belum beroperasi dan berproduksi.
   PT Tambang Raya Usaha Tama (TRUST) beroperasi di dalam WIUP anak perusahaan lainnya.
   Notes: PT ITM Indonesia (ITMI), PT ITM Batubara Utama (IBU), PT ITM Energi Utama (IEU), PT Nusa Persada Resources (NPR), and PT IBP Hydro Power (IHP) are not yet operating and producing.
   PT Tambang Raya Usaha Tama (TRUST) operates within the WIUP of other subsidiaries.




                                                                                     Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                                     27
Page 28
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      ITM melalui fungsi Operation, menerapkan Contractor                      ITM, through its Operations function, implements a Contractor
      Management System (CMS) untuk mengevaluasi dan menilai                   Management System (CMS) to fully evaluate and assess
      vendor secara menyeluruh. Dalam penilaian CMS, kepatuhan                 vendors. In the CMS assessment, compliance with Health,
      terhadap aturan Health, Safety & Environment mengacu pada                Safety & Environment rules refers to mandatory regulations
      peraturan mandatory yang telah ditetapkan oleh regulator,                set by regulators, in addition to aspects of production
      selain aspek ketercapaian produksi. CMS juga memastikan                  achievement. CMS also ensures that each contractor working
      bahwa setiap kontraktor yang bekerja memiliki izin yang                  has a license that is in accordance with the scope of work
      sesuai dengan lingkup pekerjaannya dan masih berlaku.                    and is still valid.

      Selain penerapan CMS, ITM juga memonitor dan memastikan                  In addition to the implementation of CMS, ITM also monitors
      bahwa kontraktor menerapkan Sistem Manajemen                             and ensures that contractors implement the Mining Safety
      Keselamatan Pertambangan (SMKP) sesuai dengan peraturan                  Management System (MSMS) in accordance with applicable
      yang berlaku dari ESDM.                                                  regulations from MEMR.

      Dari seluruh kontraktor dan pemasok yang bermitra dengan                 Among all contractors and suppliers partnering with ITM, 79%
      ITM, 79% berasal dari wilayah Kalimantan, dengan nilai kontrak           originated from the Kalimantan region, with the work contract
      pekerjaan mencapai 91% dari total keseluruhan. Proporsi ini              value reaching 91% of the total. The proportion showed the
      menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung                          company's commitment to support the increase of local
      peningkatan pendapatan asli daerah, sesuai dengan ketentuan              revenue, according to the provisions stipulated in the Ministry
      yang diatur dalam Peraturan Kementerian Energi dan Sumber                of Energy and Mineral Resources (MEMR) Regulation No. 28
      Daya Mineral (ESDM) No. 28 Tahun 2009. [204-1][CSS-12.8.6]               Year 2009. [204-1][CSS-12.8.6]

          Kategori       Jumlah Vendor dan Kontraktor           Nilai Pengadaan Barang dan Jasa (USD)          Persentase Nilai Pengadaan (%)
          Category      Number of Vendors and Contractors   Value of Procurement of Goods and Services (USD)   Procurement Value Percentage (%)

       Kalimantan                     533                                    132,407,198.04                                91.32%

       Nasional
                                      120                                    11,405,237.25                                  7.87%
       National

       Internasional
                                       18                                     1,183,166.96                                  0.82%
       International

       Jumlah
                                      671                                   144,995,602.25                                100.00%
       Total



      Pengelolaan rantai pasok ITM juga mencakup upaya untuk                   ITM's supply chain management also extends to ensuring
      memastikan mitra kerja mengadopsi praktik keberlanjutan                  partners adopt sustainable practices and engaging them in
      serta melibatkan mereka dalam program pengembangan                       community development programs through the Community
      masyarakat melalui Forum Pengembangan Masyarakat.                        Development Forum.

      ITM menerapkan prekualifikasi proses kepada seluruh                      ITM implemented a pre-qualification process to all prospective
      kandidat mitra kerja yang akan bergabung dengan memastikan               partners by ensuring all licenses are in accordance with the
      seluruh perijinan sesuai dengan regulasi dan kebutuhan                   regulations and work needs, as well as requiring partners to
      pekerjaannya, serta mewajibkan mitra kerja mematuhi semua                comply with all applicable policies both in the work environment
      kebijakan yang berlaku baik di area lingkungan kerja maupun              area and mandatory from related parties. In addition, ITM has
      mandatory dari pihak-pihak terkait. Selain itu, ITM mengenalkan          introduced the system implemented to all partners related to
      sistem yang diterapkan kepada semua mitra kerja terkait Tata             Good Corporate Governance (GCG) and anti-corruption (anti-
      Kelola Perusahaan yang baik (GCG) dan anti korupsi (anti                 bribery) by socializing the Independent Whistle Blower Center
      bribery) dengan cara mensosialisasikan saluran pengaduan                 (IWBC) complaint channel. ITM already has a Function
      Independent Whistle Blower Center (IWBC). ITM sudah                      Department that monitors ESG performance both internally
      mempunyai Fungsi Departemen yang memonitor kinerja ESG                   and with partners. The implementation of ESG audits of
      baik internal maupun mitra kerja. Penerapan audit ESG                    working partners is carried out in stages.
      terhadap mitra kerja dilakukan secara bertahap.

      Sistem Manajemen Aset                                                    Asset Management System
      ITM menerapkan sistem pengelolaan aset di seluruh unit                   ITM implements an asset management system in all operational
      operasional sebagai wujud komitmen untuk memastikan                      units as part of its commitment to ensure a sustainable asset
      keberlanjutan siklus pemanfaatan aset. Pendekatan ini                    utilization cycle. Such approach is aimed at maximizing cost
      dilakukan untuk memaksimalkan efisiensi biaya dan kinerja                efficiency and performance while minimizing risks associated



28     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 29
Tentang ITM dan                   Tata Kelola yang Transparan             Komitmen Kami terhadap              Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan             dan Bertanggung Jawab                   Kesejahteraan Manusia               Mengelola Dampak Lingkungan                  Lampiran
About ITM and                     Transparent and Responsible             Our Commitment to                   Building the Future,                         Appendix
Sustainability Report             Governance                              People Wellbeing                    Managing Environmental Impacts




 sekaligus meminimalkan risiko terkait aset fisik Perusahaan,                         with the Company's physical assets, for optimal and holistic
 agar dampak positif bisnis dapat lebih optimal dan menyeluruh.                       positive impact from its business. Meanwhile, reliable asset
 Di sisi lain, pengelolaan aset yang andal berguna untuk                              management is essential to prevent and control OHS incidents,
 mencegah dan mengendalikan insiden K3, mencegah adanya                               prevent environmental impacts and damage to communities
 dampak lingkungan dan kerusakan pada komunitas misalnya                              such as spill and effluent incidents, as well as damage to other
 insiden tumpahan dan efluen, maupun kerusakan pada                                   infrastructure. ITM's asset management is handled by Asset
 infrastruktur lainnya. Pengelolaan aset di ITM berada di bawah                       Management Department – Corporate Service Division.
 tanggung jawab Departemen Asset Manajemen – Divisi
 Corporate Service.

 ITM telah memiliki sistem pengelolaan aset yang terstruktur                          ITM has established a well-structured and documented asset
 dan terdokumentasi dengan baik, yang mencakup pencatatan,                            management system, which includes recording, management,
 pengelolaan, pemeliharaan, audit, pengelolaan inventaris,                            maintenance, auditing, inventory management, fuel
 konsumsi bahan bakar, serta perlindungan asuransi lainnya.                           consumption, and other insurance coverage. Policies and
 Kebijakan dan pedoman yang diterapkan, yaitu:                                        guidelines implemented, namely:

     Kebijakan/
     Pedoman                                                                             Uraian
      Policies/                                                                         Description
     Guidelines

  Audit dan Kontrol     Proses Audit Aset
  Aset                  1. Setiap tahun, masing-masing site diminta untuk menyusun data aset.
                        2. Audit dilakukan untuk memastikan kesesuaian dengan daftar aset disistem (Maximo) dan transaksi terkait seperti rekonsiliasi aset
                           tetap, transfer, serta usulan penjualan/scrap.
                        3. Jika ditemukan temuan audit, laporan akan dikembangkan, diverifikasi, dan ditindaklanjuti sebelum disampaikan ke pihak terkait.
                        Pemeriksaan Fisik Aset (Sampling Physical Check)
                        1. Dilakukan pengecekan fisik berdasarkan daftar aset yang dipilih.
                        2. Hasil pengecekan akan dianalisis, dan jika ada temuan, dilakukan proses investigasi serta perbaikan data.

  Asset Audit and       Asset Audit Process
  Control               1. Annually, each site is required to compile asset data.
                        2. Audits are conducted to ensure compliance with the asset list in the system (Maximo) and related transactions such as fixed asset
                           reconciliations, transfers, and proposed sales/scrap.
                        3. If any audit findings are found, the report will be developed, verified, and followed up before being submitted to the relevant parties.
                        Asset Physical Check (Sampling Physical Check)
                        1. Physical checks are carried out based on a list of selected assets.
                        2. The audit results will be analyzed, and if there are any findings, an investigation and data correction process will be carried out.
  Pengelolaan           Stock Opname Tahunan
  Persediaan dan        1. ITM melakukan pencocokan data persediaan dengan pergerakan transaksi untuk memastikan akurasi pencatatan aset.
  Aset Bergerak         2. Jika ada selisih (variance), dilakukan analisis dan rekonsiliasi sebelum disetujui dan diperbaiki dalam sistem.
                        Penyesuaian Inventaris (Inventory Adjustment)
                        1. Jika ada perbedaan dalam pencatatan aset atau persediaan, tim harus mengajukan formulir penyesuaian dan mendapatkan
                            persetujuan sebelum diperbarui dalam sistem Maximo.
                        Transfer Aset Antar Perusahaan
                        1. Pengelolaan transfer aset antar unit usaha diatur melalui permintaan, persetujuan, pencatatan, dan pengiriman yang terdokumentasi
                            dengan baik.

  Inventory and         Annual Stock-taking
  Movable Asset         1. ITM conducts inventory data matching with transaction movements to ensure accuracy of asset recording.
  Management            2. If any variance exists, it will be analyzed and reconciled before being approved and corrected in the system.
                        Inventory Adjustment
                        1. If there is a discrepancy in asset or inventory recording, the team must submit an adjustment form and obtain approval before it is
                            updated in the Maximo system.
                        Inter-Company Asset Transfer
                        1. The management of asset transfers between business units is organized through well-documented requests, approvals, recording,
                            and dispatch.
  Pengelolaan           Distribusi dan Pemantauan Penggunaan Bahan Bakar
  Bahan Bakar dan       1. Proses penerbitan bahan bakar dicocokkan dengan anggaran dan transaksi yang tercatat dalam sistem Maximo.
  Konsumsi Aset         2. Jika ada ketidaksesuaian data, revisi dilakukan sebelum finalisasi pencatatan.
  Fuel
  Management            Fuel Distribution and Usage Monitoring
  and Asset             1. The fuel issuance process is matched with the budget and transactions recorded in the Maximo system.
  Consumption           2. If there are any data discrepancies, the data is revised prior to finalization of the records.




                                                                         Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                     29
Page 30
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




          Kebijakan/
          Pedoman                                                                       Uraian
           Policies/                                                                   Description
          Guidelines
       Asuransi dan      Survei Risiko dan Pembaruan Asuransi
       Manajemen         1. ITM melakukan survei risiko terhadap aset untuk memastikan perlindungan yang optimal.
       Risiko Aset       2. Proses ini mencakup perencanaan pembaruan, negosiasi polis, evaluasi syarat dan ketentuan, serta pemilihan penyedia asuransi.
                         Klaim Asuransi Aset
                         1. Jika terjadi kecelakaan atau kerusakan aset, ITM memiliki proses yang sistematis mulai dari pelaporan, investigasi, estimasi biaya,
                             hingga penyelesaian klaim dengan pihak asuransi.

       Insurance and     Risk Survey and Insurance Renewal
       Asset Risk        1. ITM conducts risk surveys of assets to ensure optimal protection.
       Management        2. This process includes renewal planning, policy negotiation, evaluation of terms and conditions, and selection of insurance
                             providers.
                         Asset Insurance Claims
                         1. In the event of an accident or asset damage, ITM has a systematic process from reporting, investigation, cost estimation, to claim
                             settlement with the insurer.



      ITM terus melakukan evaluasi dan peningkatan untuk                              ITM continues to evaluate and improve to ensure that asset
      memastikan manajemen aset berjalan optimal sesuai dengan                        management is optimized in accordance with industry
      standar industri dan praktik terbaik. ITM juga telah menetapkan                 standards and best practices. ITM has also set targets related
      target terkait pengelolaan aset, yaitu:                                         to asset management, which are:
      1. Mengelola aset dari tahap perolehan, penggunaan,                             1. Manage assets from acquisition, use, to
          hingga dekomisioning atau penggantian.                                          decommissioning or replacement.
      2. Memastikan aset seperti alat berat/equipment,                                2. Ensure that assets such as heavy equipment, vehicles,
          kendaraan, dan fasilitas digunakan secara maksimal                              and facilities are utilized to their maximum capacity.
          sesuai kapasitasnya.
      3. Mengurangi idle time dan meningkatkan produktivitas                          3. Reduce idle time and increase equipment productivity.
          peralatan.
      4. Menerapkan strategi maintenance berbasis data                                4. Implement a data-driven maintenance strategy to
          untuk mengurangi downtime.                                                     reduce downtime.
      5. Mengurangi biaya perawatan dan operasional melalui                           5. Reduce maintenance and operational costs through
          strategi pengelolaan yang lebih baik.                                          better management strategies.
      6. Mengoptimalkan stok suku cadang dan material                                 6. Optimize stock of spare parts and supporting materials
          pendukung untuk menghindari kelebihan atau                                     to avoid oversupply or undersupply.
          kekurangan pasokan.
      7. Memastikan aset memenuhi standar keselamatan                                 7. Ensure assets meet occupational safety and
          kerja dan lingkungan.                                                          environmental standards.
      8. Mengidentifikasi risiko terkait penggunaan aset yang                         8. Identify risks related to the use of assets that may
          dapat berdampak pada keselamatan dan lingkungan.                               impact safety and the environment.
      9. Menerapkan kebijakan keberlanjutan dalam                                     9. Implement sustainability policies in asset management
          manajemen aset untuk mendukung keberlanjutan                                   to support operational sustainability.
          operasional.

      Selain itu, ITM telah menerapkan berbagai praktik terbaik                       In addition, ITM has implemented various best practices in
      dalam pengelolaan aset untuk memastikan efisiensi,                              asset management to ensure operational efficiency, reliability
      keandalan, dan keberlanjutan operasional. Ke depannya, ITM                      and sustainability. Going forward ITM continues to evaluate
      terus mengevaluasi dan menyempurnakan sistem manajemen                          and refine its asset management system, including the
      aset, termasuk kemungkinan mengadopsi standar ISO 55001                         possibility of adopting the ISO 55001 standard or other
      atau standar lain yang sejalan dengan kebutuhan bisnis dan                      standards in line with business needs and industry regulations.
      regulasi industri. Dengan pendekatan ini, ITM tetap                             With this approach, ITM remains committed to improving
      berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi operasional dan                        operational efficiency and supporting long-term sustainability.
      mendukung keberlanjutan jangka panjang.

      ITM secara berkelanjutan melakukan evaluasi dan peningkatan                     ITM continuously evaluates and improves its asset
      sistem manajemen aset untuk memastikan efektivitas, efisiensi,                  management system to ensure operational effectiveness,
      dan keberlanjutan operasional. Meskipun asesmen formal                          efficiency and sustainability. Although formal assessments of
      terhadap ISO 55001 seperti gap analysis dan penilaian                           ISO 55001 such as gap analysis and maturity level assessment
      maturity level belum sepenuhnya dilakukan, namun                                have not been fully conducted, ITM is ready to conduct gap
      selanjutnya, ITM terbuka untuk melakukan gap analysis dan                       analysis and maturity level assessment to understand the
      maturity level assessment guna memahami sejauh mana                             extent of alignment with global standards and determine
      keselarasan dengan standar global serta menentukan langkah                      strategic steps for asset management system improvement.
      strategis untuk peningkatan sistem manajemen aset.


30     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 31
Tentang ITM dan          Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan    dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan        Lampiran
About ITM and            Transparent and Responsible   Our Commitment to            Building the Future,               Appendix
Sustainability Report    Governance                    People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




 Tentang Laporan                                                 About the
                                                                 Sustainability Report
 Keberlanjutan




 Penyusunan Laporan Keberlanjutan ini mengacu pada:              The preparation of this Sustainability Report refers to:
 • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.51/                • Financial Services Authority Regulation (POJK) No.51/
   POJK.03/2017      tentang      Penerapan       Keuangan         POJK.03/2017 concerning Implementation of
   Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,               Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
   dan Perusahaan Publik;                                          Issuers, and Public Companies;
 • Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 16/         • Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK)
   POJK.04/2021 bagian Pedoman Teknis Penyusunan                   Number 16/POJK.04/2021 section Technical
   Laporan      Keberlanjutan      bagi      Emiten     dan        Guidelines for Preparing Sustainability Report for
   Perusahaan Publik;                                              Issuers and Public Companies;
 • Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021, dengan        • 2021 Global Reporting Initiative (GRI) Standards, with
   kesesuaian: in accordance with the GRI Standards;               option: in accordance with the GRI Standards;
 • Standar Global Reporting Initiative (GRI) 12:2022 Sektor      • Global Reporting Initiative (GRI) 12 Standard:2022
   Batubara, dengan kesesuaian berdasarkan topik                   Coal Sector, in accordance with material topics.
   material;
 • Adopsi awal Standar Keberlanjutan International Financial     • Early adoption of International Financial Reporting
   Reporting Standards (IFRS).                                     Standards (IFRS) Sustainability Standards.




                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                   31
Page 32
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Laporan Keberlanjutan ITM tahun 2024 mencakup seluruh                  The 2024 ITM Sustainability Report covers all data on
      data terkait aspek lingkungan, sosial, tata kelola, dan ekonomi        environmental, social, governance and economic aspects
      selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024, dengan               from January 1 to December 31, 2024, in accordance with the
      lingkup yang disajikan sesuai dengan laporan keuangan tahun            data reported in the 2024 financial statements. The financial
      2024. Pengungkapan dalam laporan keuangan telah melalui                statement disclosures have been verified by Public Accounting
      proses verifikasi oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,              Firm Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, member of
      Wibisana, Rintis & Rekan, yang merupakan anggota                       PricewaterhouseCoopers. Data on energy, emissions, waste,
      PricewaterhouseCoopers. Data mengenai energi, emisi,                   water, and occupational health and safety, as well as
      limbah, air, serta kesehatan dan Kerja (K3), serta Kepatuhan           compliance have been verified by Lloyd's Register Quality
      telah diverifikasi oleh Lloyd's Register Quality Assurance             Assurance (LRQA) based in Bangkok, Thailand. The assurance
      (LRQA) yang berbasis di Bangkok, Thailand. Proses penjaminan           process was conducted by an independent third party,
      dilakukan oleh pihak ketiga independen, yang dipastikan                ensuring no conflict of interest in either the implementation
      tidak terdapat konflik kepentingan baik dalam pelaksanaan              or selection of the assuror. The appointment of the third party
      maupun pemilihan assuror. Penunjukan pihak ketiga sebagai              as an independent assuror has been approved by the Board
      penjamin independen telah mendapat persetujuan dari Direksi            of Directors. [2-3] [2-5]
      [2-3] [2-5]


      Laporan ini merupakan kelanjutan dari Laporan Keberlanjutan            This report is a continuation of the 2023 Sustainability Report
      tahun 2023 yang diterbitkan pada Maret 2024. Pada laporan              published in March 2024.In this report, there is a restatement
      ini, terdapat restatement pada data Emisi GRK disebabkan               of GHG Emissions data due to an adjustment in the recording
      adanya penyesuaian pencatatan emisi kontraktor dari total              of contractor emissions from total reported emissions (scope
      emisi yang dilaporkan (ruang lingkup 1 dan 2) menjadi emisi            1 and 2) to scope 3 emissions, in line with the Greenhouse
      ruang lingkup 3, sejalan dengan panduan Protokol Gas Rumah             Gas Protocol's guidance on organizational boundaries. In
      Kaca mengenai batas-batas organisasi. Selain itu, tidak                addition, there were no significant changes in the company's
      terdapat perubahan signifikan pada kegiatan bisnis                     business activities in 2024. [2-4][2-6]
      perusahaan sepanjang tahun 2024. [2-4][2-6]

      Informasi keuangan pada aspek ekonomi diambil dari laporan             Financial information on the economic aspect is collected
      keuangan konsolidasi seluruh Anak Perusahaan, sehingga                 from the consolidated financial statements of all Subsidiaries,
      entitas yang dilaporkan dalam Laporan Keberlanjutan ini                therefore the entities reported in this Sustainability Report
      konsisten dengan laporan keuangan perusahaan untuk                     are consistent with the company's financial statements for
      periode yang sama. Selain itu, laporan ini juga disusun dengan         the same period. In addition, this report was prepared by
      mempertimbangkan masukan dari pemegang saham, baik                     taking into account feedback from both the majority and
      mayoritas maupun minoritas. [2-2]                                      minority shareholders. [2-2]

      Tanggapan Umpan Balik                                                  Response to Feedback on
      Laporan Tahun Sebelumnya                                               Previous Year’s Report
      Kami mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang                   We sincerely appreciate all stakeholders who have given
      telah memberikan tanggapan dan masukan terhadap Laporan                feedback and input to the 2023 Sustainability Report. Most
      Keberlanjutan tahun 2023. Sebagian besar masukan yang                  of the feedback focused on improving ESG performance and
      diterima berfokus pada peningkatan kinerja ESG dan transisi            transitioning the business towards renewable energy. In
      bisnis menuju energi terbarukan. Menanggapi hal tersebut,              response, we have provided more detailed information in the
      kami telah menyampaikan informasi yang lebih mendalam                  2024 Sustainability Report. In addition, we have also
      dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2024. Selain itu, kami               considered the assuror's feedback on the previous year's
      juga mempertimbangkan umpan balik dari assuror atas laporan            report. ITM remains open to constructive criticism and
      tahun sebelumnya. ITM tetap terbuka terhadap kritik dan                suggestions to support future improvements.
      saran konstruktif untuk mendukung perbaikan di masa
      mendatang.




32      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 33
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan      Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab            Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan             Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible      Our Commitment to            Building the Future,                    Appendix
Sustainability Report     Governance                       People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




 Penentuan Isi Laporan dan Topik                                      Defining Report Contents and
 Material                                                             Material Topics




                                                  Proses Penentuan Topik Material
                                                Material Topic Determination Process




         Stakeholders
           mapping



                                    Stakeholder          Issue              Mapping       Analysis Impact      Draft Material
                                    Engagement          Analysis             Issues       for Stakeholders         Topic
                                                                                         and Human Rights
           Company
          expectation                                                                                            No
             (BoD)                                                                                               (back to mapping
                                                                                                                 issues)

            Business                                            Management
            strategy                                                                                   Board of Directors'
                                                              Approach based on
                                                                                                           Approval
                                                                 GRI & POJK:
                                                                      Target
                                                                     Strategy                             Compare with
                                                                    Action Plan                           company risks
                                  Sustainability/                  Performance
                                       ESG                                               Yes
         Monitoring by             Disclosure                                                             Related Dept.
          SD Dept.                                                 ESG Rating                             Consideration




 Keterlibatan Pemangku                                                Stakeholder Engagement and
 Kepentingan dan Pemetaan                                             Material Topic Mapping [3-1]
 Topik Material [3-1]

 Pemetaan topik material ITM melibatkan 182 pemangku                  ITM's materiality testing involves 182 stakeholders, including
 kepentingan, termasuk investor, pelanggan, karyawan,                 investors, customers, employees, government, vendors/
 pemerintah, vendor/kontraktor, media, masyarakat, LSM, dan           contractors, media, communities, NGOs, and academics
 akademisi yang dipilih berdasarkan signifikansi mereka               selected based on their significance to business operations.
 terhadap operasional bisnis. Proses materiality testing juga         The materiality testing process also serves as a means to
 berfungsi sebagai wadah untuk menggali isu-isu yang relevan          explore relevant issues and identify the positive and negative
 dan mengidentifikasi dampak dari kegiatan perusahaan, baik           impacts of the company's activities on stakeholders.
 positif maupun negatif, yang dirasakan oleh para pemangku
 kepentingan.




                                                          Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                         33
Page 34
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Mulai tahun 2024, ITM juga melibatkan lembaga keuangan                       In 2024, ITM started to involve the financial institutions as
      sebagai bagian dari kelompok pemangku kepentingan                            part of the investor stakeholder group in the materiality testing
      investor dalam proses materiality testing. Materiality testing               process. The Company conducted materiality testing through
      dilakukan melalui survei dan FGD, baik secara luring maupun                  offline and online surveys and FGDs in May and June 2024.
      daring pada bulan Mei dan Juni 2024. Kegiatan ini                            Results of these activities identified 18 material topics
      menghasilkan identifikasi 18 topik material yang dikelompokkan               categorized into environmental, social, and governance
      dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Dibandingkan                aspects. In comparison to the 2023 Sustainability Report, the
      dengan Laporan Keberlanjutan tahun 2023, terdapat                            material topics were adjusted, such as the addition of the
      penyesuaian pada topik material, yaitu penambahan topik                      topics “Processes and Standards”, “Products and Customer
      "Proses dan Standar", "Produk dan Layanan Pelanggan", serta                  Service”, and “Licensing and Compliance”. All of these topics
      "Perizinan dan Kepatuhan". Semua topik ini telah disetujui                   have been approved by the ESG Director and are prioritized
      oleh Direktur ESG dan menjadi prioritas untuk dikelola serta                 to be managed and reported in the 2024 Sustainability Report.
      dilaporkan dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2024. [2-14]                    [2-14]



       Perubahan Topik Material [3-2]
       Material Topic Changes

         Topik Material     Topik Material            Kemungkinan Topik Material
                                                                                                                                      Pemangku
             2023               2024                    Sektor Batubara (GRI)                           Isu Utama
                                                                                                                                     Kepentingan
         Material Topic     Material Topic            Possible Coal Sector Material                      Key Issue
                                                                                                                                     Stakeholder
             2023               2024                           Topic (GRI)

       Emisi              Pengendalian       12.2. Adaptasi, ketahanan, dan transisi iklim     1.   Peta jalan net zero      1. Investor
                          Emisi              12.4. Emisi Udara                                      emission                 2. Pemerintah
                                                                                               2.   Strategi dan target
                                                                                                    reduksi emisi
                                                                                               3.   Dekarbonisasi
       Emissions          Emission Control   12.2. Climate adaptation, resilience and          1.   Net zero emission        1. Investor
                                             transition                                             roadmap                  2. Government
                                             12.4. Air emissions                               2.   Emission reduction
                                                                                                    strategies and targets
                                                                                               3.   Decarbonization

       Energi             Pengelolaan        12.1. Emisi GRK                                   1. Efisiensi energi           1.   Investor
                          Energi             12.1. GHG emissions                               2. Pengembangan energi        2.   Pemerintah
                                                                                                  terbarukan                 3.   Karyawan
                                                                                                                             4.   Pelanggan
                                                                                                                             5.   Kontraktor
                                                                                                                             6.   Vendor
       Energy             Energy                                                               1. Energy efficiency          1.   Investors
                          Management                                                           2. Renewable energy           2.   Government
                                                                                                  development                3.   Employees
                                                                                                                             4.   Customers
                                                                                                                             5.   Contractors
                                                                                                                             6.   Vendors


       Masyarakat Lokal   Pengembangan       12.9. Komunitas lokal                             1. Pemberdayaan               1.   Akademisi dan LSM
                          dan                12.10. Hak atas tanah dan sumber daya                masyarakat                 2.   Masyarakat
                          Pemberdayaan       12.11. Hak masyarakat adat                        2. Penyerapan tenaga          3.   Pemerintah
                          Masyarakat Lokal                                                        kerja lokal                4.   Kontraktor
                                                                                               3. Penanganan                 5.   Media
                                                                                                  pengaduan masyarakat
       Local              Local Community    12.9. Local communities                                                         1.   Academics and NGOs
       Communities        Development and    12.10. Rights to land and resources               1. Community                  2.   Community
                          Empowerment        12.11. Rights of indigenous peoples                  empowerment                3.   Government
                                                                                               2. Local workforce            4.   Contractors
                                                                                                  employment                 5.   Media
                                                                                               3. Handling community
                                                                                                  complaints

       Keanekaragaman     Keanekaragaman     12.5. Keanekaragaman hayati                       Pelestarian                   1.   Investor (termasuk
       Hayati             Hayati                                                               keanekaragaman hayati              Bank)
                                                                                                                             2.   Pemerintah
                                                                                                                             3.   Akademisi dan LSM
                                                                                                                             4.   Media
                                                                                                                             5.   Masyarakat
       Biodiversity       Biodiversity       12.5. Biodiversity                                Biodiversity preservation     1.   Investors (including
                                                                                                                                  Banks)
                                                                                                                             2.   Government
                                                                                                                             3.   Academics and NGOs
                                                                                                                             4.   Media
                                                                                                                             5.   Community




34     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 35
Tentang ITM dan                Tata Kelola yang Transparan              Komitmen Kami terhadap           Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan          dan Bertanggung Jawab                    Kesejahteraan Manusia            Mengelola Dampak Lingkungan             Lampiran
About ITM and                  Transparent and Responsible              Our Commitment to                Building the Future,                    Appendix
Sustainability Report          Governance                               People Wellbeing                 Managing Environmental Impacts




   Perubahan Topik Material [3-2]
   Material Topic Changes

    Topik Material       Topik Material               Kemungkinan Topik Material
                                                                                                                                        Pemangku
        2023                 2024                       Sektor Batubara (GRI)                            Isu Utama
                                                                                                                                       Kepentingan
    Material Topic       Material Topic               Possible Coal Sector Material                       Key Issue
                                                                                                                                       Stakeholder
        2023                 2024                              Topic (GRI)

   Pascatambang         Pascatambang         12.3. Penutupan dan rehabilitasi                    1. Rencana pascatambang       1.   Pemerintah
                                                                                                    (RPT)                      2.   Karyawan
                                                                                                 2. Reklamasi dan              3.   Akademisi dan LSM
                                                                                                    rehabilitasi               4.   Masyarakat
                                                                                                                               5.   Media
   Post-mining          Post-mining          12.3. Closure and rehabilitation                    1. Post-mining plan (RPT      1.   Government
                                                                                                 2. Reclamation and            2.   Employees
                                                                                                    rehabilitation             3.   Academics and NGOs
                                                                                                                               4.   Community
                                                                                                                               5.   Media

   Ketenagakerjaan      Ketenagakerjaan      12.15. Praktik Ketenagakerjaan                      1. Peningkatan                1. Karyawan
                                                                                                    kompetensi                 2. Pemerintah
                                                                                                 2. Remunerasi dan benefit     3. Kontraktor
                                                                                                 3. Promosi dan
                                                                                                    pengembangan karier
   Employment           Employment           12.15. Employment Practices                                                       1. Employees
                                                                                                 1. Competency                 2. Government
                                                                                                    improvement                3. Contractors
                                                                                                 2. Remuneration and
                                                                                                    benefits
                                                                                                 3. Promotion and career
                                                                                                    development

   Kesehatan dan        Kesehatan dan        12.14. Kesehatan dan keselamatan kerja              1. Kepatuhan terhadap K3      1. Karyawan
   Keselamatan Kerja    Keselamatan                                                              2. Pelibatan kontraktor       2. Investor
                        Kerja                                                                       dalam pelatihan K3         3. Kontraktor
                                                                                                 3. Informasi kinerja K3
                                                                                                    (near miss incident)

   Occupational         Occupational         12.14. Occupational health and safety               1. Compliance with OHS        1. Employees
   Safety and Health    Safety and Health                                                        2. Contractor involvement     2. Investors
                                                                                                    in OHS training            3. Contractors
                                                                                                 3. OHS performance
                                                                                                    information (near miss
                                                                                                    incident)

   Hak Asasi            Hak Asasi            12.12. Konflik dan keamanan                         Implementasi nilai-nilai      1. Pemerintah
   Manusia              Manusia              12.16. Pekerja anak                                 HAM pada operasional dan      2. Karyawan
                                             12.17. Kerja paksa dan perbudakan modern            pencegahan pelanggaran        3. Masyarakat
                                             12.18. Kebebasan berserikat dan perundingan         HAM
                                             kolektif
                                             12.19. Non diskriminasi dan peluang setara
   Human Rights         Human Rights         12.12. Conflict and security                        Implementation of human       1. Government
                                             12.16. Child labor                                  rights values in operations   2. Employees
                                             12.17. Forced labor and modern slavery              and prevention of human       3. Community
                                             12.18. Freedom of association and collective        rights violations
                                             bargaining
                                             12.19. Non-discrimination and equal
                                             opportunities

   Air dan Efluen       Pengelolaan Air      12.7. Air dan efluen                                1. Efisiensi                  1.   Pemerintah
                        dan Efluen                                                                  penggunaan air dan         2.   Masyarakat
                                                                                                    pengelolaan efluen         3.   Akademisi dan LSM
                                                                                                 2. Pengelolaan air asam       4.   Media
                                                                                                    tambang
   Water and Effluent   Water and Effluent   12.7. Water and effluent                                                          1.   Government
                        Management                                                               1. Water use efficiency       2.   Community
                                                                                                    and effluent               3.   Academics and NGOs
                                                                                                    management                 4.   Media
                                                                                                 2. Acid mine drainage
                                                                                                    management

   Limbah               Pengelolaan          12.6. Limbah                                        Pengelolaan limbah B3 dan     1. Pemerintah
                        Limbah dan                                                               non-B3                        2. Masyarakat
                        Tailing
   Waste                Waste and            12.6. Waste                                         Hazardous and non-            1. Government
                        Tailings                                                                 hazardous waste               2. Community
                        Management                                                               management




                                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                            35
Page 36
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Perubahan Topik Material [3-2]
       Material Topic Changes

           Topik Material    Topik Material               Kemungkinan Topik Material
                                                                                                                                        Pemangku
               2023              2024                       Sektor Batubara (GRI)                         Isu Utama
                                                                                                                                       Kepentingan
           Material Topic    Material Topic               Possible Coal Sector Material                    Key Issue
                                                                                                                                       Stakeholder
               2023              2024                              Topic (GRI)

       Manajemen Rantai     Manajemen            12.13. Keandalan aset dan manajemen krisis       Pengelolaan sistem            Vendor
       Pasok                Rantai Pasok                                                          manajemen rantai pasok
                                                                                                  yang sesuai dengan kriteria
                                                                                                  lingkungan dan sosial
       Supply Chain         Supply Chain         12.13. Asset reliability and crisis management
       Management           Management                                                            Supply chain management
                                                                                                  system that comply with
                                                                                                  environmental and social
                                                                                                  criteria

       Etika Bisnis         Etika Bisnis         12.20. Anti-korupsi                              1. Kepatuhan pada             1. Investor
                                                 12.22. Kebijakan publik                             regulasi                   2. Pemerintah
                                                                                                  2. Pelaporan pada
                                                                                                     Pemangku Kepentingan
                                                                                                     terkait
       Business Ethics      Business Ethics      12.20. Anticorruption                                                          1. Investors
                                                 12.22. Public policy                             1. Compliance with            2. Government
                                                                                                     regulations
                                                                                                  2. Reporting to relevant
                                                                                                     Stakeholders

       Kinerja Ekonomi      Kinerja Ekonomi      12.8. Dampak ekonomi                             1. Pendapatan kinerja ESG     1. Investor
                                                 12.21. Pembayaran kepada Pemerintah              2. Pembayaran PNBP            2. Media
                                                                                                  3. Kontribusi pada            3. Pemerintah
                                                                                                     komunitas lokal dan
                                                                                                     TKDN
       Economic             Economic             2.8. Economic impact                                                           1. Investors
       Performance          Performance          12.21. Payment to Government                     1. ESG performance            2. Media
                                                                                                     income                     3. Government
                                                                                                  2. PNBP payment
                                                                                                  3. Contribution to local
                                                                                                     community and TKDN

       Teknologi            Digitalisasi dan     -                                                Adopsi digitalisasi dan       1. Investor
       (Digitalisasi)       Teknologi                                                             teknologi pertambangan        2. Karyawan
                                                                                                  untuk mendukung
                                                                                                  pertambangan ramah
                                                                                                  lingkungan dan
                                                                                                  berkelanjutan
       Technology           Digitalization                                                                                      1. Investors
       (Digitalization)     and Technology                                                        Adoption of digitalization    2. Employees
                                                                                                  and mining technology to
                                                                                                  support environmentally
                                                                                                  friendly and sustainable
                                                                                                  mining

       Inovasi              Inovasi dan Bisnis   -                                                Inovasi untuk mendukung       1. Investor
                            Berkelanjutan                                                         operasi pertambangan          2. Karyawan
                                                                                                  ramah lingkungan dan
                                                                                                  transformasi bisnis.
       Innovation           Innovation and                                                                                      1. Investors
                            Sustainable                                                           Innovation to support green   2. Employees
                            Business                                                              mining operations and
                                                                                                  business transformation.

       -                    Proses dan           -                                                Transformasi bisnis           Investor
                            Standar                                                               Pelibatan pemangku            Pemerintah
                                                                                                  kepentingan                   Media
                            Processes and                                                                                       Investors
                            Standards                                                             Business transformation       Government
                                                                                                  Stakeholder engagement        Media

       -                    Produk dan           -                                                1. Ketersediaan produk        Pelanggan
                            Layanan                                                               2. Kualitas produk dan
                            Pelanggan                                                                layanan
                            Products and                                                          1. Product availability       Customers
                            Customer Care                                                         2. Product and service
                                                                                                     quality

       -                    Perizinan dan        -                                                Kepatuhan pada regulasi       1.   Investor
                            Kepatuhan                                                             perizinan                     2.   Pemerintah
                            Licensing and                                                                                       1.   Investors
                            Compliance                                                            Compliance with licensing     2.   Government
                                                                                                  regulations




36     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 37
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan    Komitmen Kami terhadap      Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab          Kesejahteraan Manusia       Mengelola Dampak Lingkungan        Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible    Our Commitment to           Building the Future,               Appendix
Sustainability Report     Governance                     People Wellbeing            Managing Environmental Impacts




 Dukungan terhadap                                                 Support for Sustainable
 Pembangunan Berkelanjutan                                         Development

 ITM memetakan 18 topik material terpilih dengan dukungannya       ITM mapped 18 selected material topics with their support to
 pada 11 TPB yang relevan dengan bisnis Perusahaan.                the 11 SDGs relevant to the Company's business.


      Topik Material Pengendalian Emisi
      Material Topic Emission Control

   Strategi                                                       Strategy
   • Mengembangkan Strategi dan Peta Jalan untuk                  • Developing a Strategy and Roadmap for Climate Change
      Perubahan Iklim dan Dekarbonisasi periode 2021-2025.           and Decarbonization for the period 2021-2025.
   • Melakukan efisiensi energi.                                  • Implementing energy efficiency.
   • Memanfaatkan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga          • Applying electricity from Solar Power Plants (PLTS), the
      Surya (PLTS), penggunaan Biofuel B35, serta biomassa           use of Biofuel B35, and biomass in co-firing Steam Power
      dalam co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).          Plants (PLTU).
   • Melakukan upaya pengimbangan emisi (offsetting)              • Conducting emissions offsetting efforts through Nature-
      melalui inisiatif berbasis alam (Nature-Based Solutions).      Based Solutions initiatives.

    Capaian 2024                                                  2024 Achievement
   • Adanya verifikasi, validasi tahun dasar dan analisis         • Conducted verification, validation of base year and
      proyeksi emisi GRK sampai dengan tahun 2030.                  analysis of GHG emission projections up to 2030.
   • Uji coba penerapan truk listrik untuk transportasi produk    • Successfully piloted the application of electric trucks for
      batubara.                                                     coal product transportation.
   • Mengkaji dan mengakuisisi kawasan potensial berbasis         • Reviewed and acquired potential forest- based areas
      hutan (NBS) untuk melakukan perimbangan emisi (offset).       (NBS) to offset emissions.
   • Transisi penggunaan sumber energi dari pembangkit            • Transitioned the use of energy sources from own
      sendiri ke PLN yang memiliki sumber listrik dari energi       generation to PLN which has electricity sources from
      baru dan terbarukan.                                          new and renewable energy.

   Target Selanjutnya                                             Next Target
   • Menyelesaikan strategi dan peta jalan dekarbonisasi          • Finalize the climate change decarbonization strategy
     iklim 2026- 2030                                               and roadmap 2026-2030
   • Pembelian sertifikat SDE terbarukan                          • Purchase renewable SDE certificates.
   • Melanjutkan uji coba penerapan truk Listrik                  • Continue the trial implementation of Electric trucks.
   • Mendorong upaya efisiensi pada proses pengapalan             • Encourage the efficiency efforts on product barging
     (barging) produk                                               process.
   • Melakukan kajian ekonomi dan kelayakan inisiatif-            • Conduct economic and feasibility studies of GHG
     inisiatif pengurangan GRK                                      reduction initiatives.
   • Mengajukan akuisisi lahan-lahan hutan yang memiliki          • Propose the acquisition of forest lands with potential for
     potensi sebagai perimbangan emisi melalui potensi nilai        emission offsetting through their potential carbon
     serapan karbon                                                 sequestration value.




                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                   37
Page 38
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




          Topik Material Pengelolaan Energi
          Material Topic Energy Management

       Strategi                                                             Strategy
       • Menyusun rancangan strategi pengelolaan energi                     • Formulating energy management strategy and roadmap.
          beserta peta jalan.                                               • Optimizing renewable energy usage in mine operational
       • Mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan di area                   areas.
          operasional tambang.

       Capaian 2024                                                         2024 Achievement
       • Menyusun konsep strategi dan peta jalan pengelolaan                • Draft a strategy and roadmap for energy management.
         energi                                                             • Transition the use of energy sources from self-generation
       • Transisi penggunaan sumber energi dari pembangkit                    to PLN.
         sendiri menjadi PLN                                                • Completion of PLN network connection to the mine.
       • Penyelesaian penyambungan jaringan PLN hingga ke
         tambang

       Target Selanjutnya                                                   Next Target
       • Menyelesaikan strategi dan peta jalan pengelolaan                  • Complete the 2026-2030 energy management strategy
         energi tahun 2026-2030                                               and roadmap.
       • Peningkatan efisiensi sarana produksi dan perkapalan               • Improve the efficiency of production facilities and
         (barging)                                                            shipping (barging).
       • Meningkatkan energi efisiensi melalui operational                  • Enhance energy efficiency through operational
         excellence                                                           excellence


          Topik Material Pengembangan dan Pemberdayaan
          Masyarakat Lokal
          Material Topic Community Development and Empowerment

       Strategi                                                             Strategy
       • Memperkuat reputasi perusahaan melalui Good Mining                 • Strengthening the Company's reputation through Good
          Practices (GMP).                                                     Mining Practices (GMP).
       • Mengupayakan proses penutupan tambang secara                       • Pursuing a planned and sustainable mine closure
          terencana dan berkelanjutan.                                         process (soft landing closure).
       • Melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat.                        • Conducting community empowerment activities.

       Capaian 2024:                                                        2024 Achievements:
       • Terdapat 151 kegiatan PPM yang telah berkontribusi                 • A total of 151 PPM activities have contributed to the
         terhadap SDGs.                                                       SDGs.
       • Peningkatan efektivitas tata kelola program melalui                • Improved effectiveness of programme governance
         pengembangan kerangka kerja perencanaan terpadu                      through developing an integrated planning framework
         berbasis SMART Goals & transisi digitalization approval.             based on SMART Goals & transition to digitalisation
       • Terlaksananya pengukuran dampak pada                                 approval;
       • 10 program unggulan melalui SROI dengan agregat rasio              • Implementation of impact measurement on 10 flagship
         dampak sebesar 1:1,62                                                programmes through the SROI with an aggregate impact
       • Terlaksananya evaluasi kinerja pengelolaan program CD                ratio of 1:1.62.
         pada 16 program unggulan dengan nilai konversi 87                  • Implementation of CD programme on 16 flagship
         (sangat memuaskan).                                                  programmes with a conversion score of 87 (highly
                                                                              satisfactory).

       • Terlaksananya       penilaian  dampak        penghidupan           • Implementation of a sustainable livelihood impact
         berkelanjutan pada program unggulan pengembangan                     assessment on the flagship programme of bokashi
         pupuk bokashi di Desa Karang Rejo sebagai program                    fertiliser development in Karang Rejo Village as a post-
         unggulan pasca tambang di site JBG, dengan hasil                     mining flagship programme at the JBG site, showing that
         peningkatan secara agregat yakni sebesar 1,56 pada 5                 the aggregate increase of 1.56 on 5 (five) assets, or a
         (lima) aset atau adanya perubahan positif dari sebelumnya            positive change from the previous scale of 2 (low) to an
         skala 2 (rendah) menjadi rerata 4 (baik).                            average of 4 (good)




38     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 39
Tentang ITM dan          Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap      Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan    dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia       Mengelola Dampak Lingkungan        Lampiran
About ITM and            Transparent and Responsible   Our Commitment to           Building the Future,               Appendix
Sustainability Report    Governance                    People Wellbeing            Managing Environmental Impacts




      Topik Material Pengembangan dan Pemberdayaan
      Masyarakat Lokal
      Material Topic Community Development and Empowerment
   Capaian 2024:                                                2024 Achievements:
   • Nihil demonstrasi yang dipicu pemberdayaan masyarakat      • Zero demonstrations triggered by community
     & menghentikan aktivitas operasional.                        empowerment & halted operational activities.
   • Terealisasinya inisiatif pengembangan modal sumber         • Realisation of human capital development initiatives
     daya manusia (Human Capital Development).                    through capacity building support.
   • Terealisasinya dukungan pengembangan ekonomi lokal         • Realisation of local economic development support
     melalui pilar kemandirian ekonomi & pendapatan riil di 5     through the pillars of economic independence & real
     wilayah site.                                                income in 5 site areas.

   Target selanjutnya;                                          Next target:
   • Pengembangan kerangka kerja & inisiatif Program            • Development of frameworks & initiatives for flagship
     unggulan yang bercorak Creating Shared Value.                programmes that are characterised by Creating Shared Value.
   • Tercapainya predikat puas pada pengukuran Indeks           • Achievement of a satisfied predicate on the measurement
     Kepuasan Masyarakat (IKM) & SROI.                            of the Community Satisfaction Index (SSI) & SROI.
   • Terlaksananya      penilaian    dampak  penghidupan        • Implementation of Sustainable Livelihood Impact
     berkelanjutan di site JBG & site EMB.                        Assessment at JBG site & EMB site.


      Topik Material Keanekaragaman Hayati
      Material Topic Biodiversity

   Strategi                                                     Strategy
   • Memilih dan menetapkan area reklamasi sebagai lokasi       • Selecting and designating reclaimed areas as arboretum
      arboretum untuk mendukung konservasi.                        sites to support conservation.
   • Melakukan inventarisasi keanekaragaman flora dan           • Inventorying the diversity of flora and fauna in the Galam
      fauna di kawasan konservasi Hutan Galam.                     Forest conservation area.
   • Menambah 200 blok transplantasi terumbu karang sejak       • Adding 200 coral reef transplant blocks by 2020 and
      2020 dan menanam 10.000 bibit mangrove.                      planting 10,000 mangrove seedlings.
   • Mengadakan studi ekologi di wilayah konsesi.               • Conducting ecological studies in the concession area.
   • Memulihkan terumbu karang, dan merehabilitasi lebih        • Implementing coral reef restoration, and rehabilitating
      dari 7.000 hektare wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS).       more than 7,000 hectares of watershed areas.
   • Merumuskan        rancangan     Strategi    Pengelolaan    • Formulating draft Biodiversity Management Strategy.
      Keanekaragaman Hayati.

   Capaian 2024                                                 2024 Achievement
   • Melakukan studi lanjutan kawasan pratambang BEK dan        • Conduct a follow-up study of the BEK and TCM pre-
     TCM.                                                         mining areas.
   • Perbaikan ekosistem lahan hutan melalui rehabilitasi       • Improvement of forest land ecosystems through
     Daerah Aliran Sungai seluas 932,5 Ha di sepanjang            watershed rehabilitation of 932.5 Ha throughout 2024,
     2024, pengembalian lahan rehabilitasi DAS ke                 return of watershed rehabilitation land to the government
     pemerintah seluas 24.633,4 Ha, Monitoring terumbu            of 24,633.4 Ha, Coral reef and seagrass monitoring.
     karang dan padang lamun.                                   • Carbon stock in seagrass sediment is estimated between
   • Stok karbon dalam sedimen lamun diperkirakan antara          200,050-246,210 Mg C/ HaCarbon stock in seagrass
     200,050–246,210 Mg C/H.                                      sediment is estimated between 200,050-246,210 Mg C/
                                                                  Ha

   Target Selanjutnya                                           Next Target
   • Melanjutan kerjasama studi keanekaragaman hayati           • Continuing the cooperation of the pre-mining area
     kawasan pratambang di area GPK.                              biodiversity study in the GPK area.




                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                  39
Page 40
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




          Topik Material Pascatambang
          Material Topic Post-mining

       Strategi                                                             Strategy
       • Pengelolaan reklamasi, void, dan pascatambang sesuai               • Managing reclamation, voids and post-mining in
          dengan dokumen resmi yang telah mendapat                             accordance with official documents that have been
          persetujuan Pemerintah.                                              approved by the government, including Feasibility Study
       • Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah                      (FS), Environmental Impact Assessment (AMDAL),
          menyetujui perubahan pada rencana pascatambang PT                    Reclamation Plan and Post-mining Plan.
          Kitadin – Embalut.                                                • The Ministry of Energy and Mineral Resources has
                                                                               approved changes to PT Kitadin - Embalut's post-mining
                                                                               plan.

       Capaian 2024                                                         Progress 2024
       • Telah dilakukan kegiatan reklamasi (125%), revegetasi              • Reclamation activities (125%), revegetation (112%) & void
         (112%) & penutupan void (129%) sepanjang tahun 2024.                 closure (129%) have been carried out throughout 2024.
       • Kegiatan Pasca Tambang PT Kitadin Embalut sepanjang                • Post-Mining Activities of PT Kitadin Embalut throughout
         tahun 2024 telah mencapai 82,2% berdasarkan                          2024 has achieved 82.2% of post-mining plan documents
         dokumen rencana pasca tambang (evaluasi internal tim).               (internal team evaluation).

       Target Selanjutnya                                                   Next Target
       • Penyelesaian seluruh kewajiban rencana pasca tambang               • Completion of all post-mining plan obligations in
         sesuai dengan Dokumen Rencana Pasca Tambang di PT                    accordance with the Post-Mining Plan Document at PT
         Kitadin Embalut.                                                     Kitadin Embalut.
       • Melanjutkan implementasi rencana teknis manajemen                  • Implementation of a technical void management plan for
         void untuk site PT Trubaindo Coal Mining.                            the site PT Trubaindo Coal Mining.




          Topik Material Ketenagakerjaan
          Material Topic Employment

       Strategi                                                             Strategy
       • Peningkatan keterlibatan pekerja perempuan di industri             • Increasing the involvement of female employees in the
          tambang                                                              mining industry
       • Meningkatkan efektivitas penilaian kompetensi untuk                • Improving the effectiveness of competency assessments
          mendukung perancangan Rencana Pengembangan                           to support more targeted Individual Development Plan
          Individu (Individual Development Plan) secara lebih                  design.
          terarah.                                                          • Updates of Collective Labor Agreements (CLAs) to
       • Memperbaharui Perjanjian Kerja Bersama (PKB).                         ensure fair protection for all employees.
       • Pelibatan dalam berbagai program pengembangan                      • Engagement in various competency development
          kompetensi.                                                          programs.

       Capaian 2024                                                         2024 Achievement
       Pada tahun 2024 diperbaharui 2 PKB dan 1 PP, yaitu:                  In 2024, 2 PKB and 1 PP were renewed, such as:
       • PKB PT TCM periode 2024-2026 dan PT BEK periode                    • PKB PT TCM for 2024-2026 and PT BEK for 2024-2026.
         2024-2026                                                          • PP GPK period 2024-2026
       • PP GPK periode 2024-2026

       Target Selanjutnya                                                   Next Target
       Pada tahun 2025 akan diperbaharui 3 PKB dan 4 PP, yaitu:             In 2025, 3 PKBs and 4 PPs will be renewed, such as:
       • PKB PT JBG, PT IMM dan PT TRUST periode 2025-2027                  • PKB PT JBG, PT IMM and PT TRUST period 2025-2027
       • PP KITADIN, PP ITM, PP NPR dan PP TIS periode 2025-                • PP KITADIN, PP ITM, PP NPR and PP TIS period 2025-
         2027                                                                  2027




40     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 41
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan    Komitmen Kami terhadap     Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab          Kesejahteraan Manusia      Mengelola Dampak Lingkungan       Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible    Our Commitment to          Building the Future,              Appendix
Sustainability Report     Governance                     People Wellbeing           Managing Environmental Impacts




       Topik Material Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
       Material Topic Occupational Safety and Health (OHS)

   Strategi                                                       Strategy
   • Mengimplementasikan pilar Budaya Keselamatan (Safety         • Implementing the Safety Culture pillars.
      Culture).                                                   • Planning and implementing employee welfare (Wellness)
   • Merancang dan melaksanakan program kesejahteraan                programs.
      karyawan (Wellness).                                        • Increasing the capacity and readiness of ITM's Emergency
   • Meningkatkan kapasitas dan kesiapan Tim Tanggap                 Response Team (ERT).
      Darurat (Emergency Response Team/ERT).                      • Reinvigorating the Business Continuity Management
   • Memperkuat kembali sistem Manajemen Keberlanjutan               (BCM) system.
      Bisnis.

   Capaian 2024                                                   2024 Achievement
   • Hasil pengukuran kedewasaan keselamatan (Safety              • The results of measuring safety maturity (Safety Maturity
     Maturity Level) berada di tingkat reaktif.                     Level) were at the reactive level.
   • Pelaksanaan program wellness.                                • The implementation of the wellness program.
   • Pelatihan dan uji coba keadaan darurat dilakukan setiap      • Training and emergency drills were conducted annually.
     tahun.                                                         Emergency training and drills are conducted annually.
   • Latihan rencana pemulihan bencana (Disaster Recovery         • Disaster recovery plan exercises in the information
     Plan) di sektor teknologi informatika (IT) dilaksanakan        technology (IT) sector are conducted annually.
     setiap tahun.                                                • Implementation of SMKP Audit at each site
   • Pelaksanaan SMKP Audit di setiap lokasi                      • Development of a long-term Safety Culture Roadmap
   • Pembuatan Peta Jalan pembangunan Budaya                        from 2025 to 2030.
     Keselamatan jangka panjang tahun 2025 hingga 2030


   Target Selanjutnya                                             Next Target
   • Peningkatan penerapan Sistem Manajemen K3 termasuk           • Improve the implementation of the OHS Management
     penerapan SMKP.                                                System including SMKP.
   • Pencapaian nihil kecelakaan berakibat fatal dan berakibat    • Achieve zero accidents resulting in death and serious
     cidera berat atau hilangnya hari kerja.                        injury or loss of man-hours.
   • Mengembangkan peta jalan pembangunan budaya                  • Development the Safety Culture Roadmap in all sites
     keselamatan di semua lokasi.

      Topik Material Hak Asasi Manusia
      Material Topic Human rights

   Strategi                                                       Strategy
   • Melakukan pemetaan program dan inisiatif yang                • Mapping programs and initiatives related to business
      mendukung implementasi bisnis berbasis penghorm                and human rights.
      atan terhadap HAM.                                          • Conducting self-assessment of business and human
   • Melaksanakan penilaian mandiri untuk mengidentifikasi           rights risks.
      potensi risiko bisnis yang berkaitan dengan HAM.

   Capaian 2024                                                   2024 Achievement
   • Melakukan assessment terhadap risiko human right di 7        • Conducted an assessment on human rights risks across
     anak usaha yaitu IMM, JBG, TCM, NPR, GPK, TIS yang             seven subsidiaries—IMM, JBG, TCM, NPR, GPK, and
     berhasil mengidentifikasi 6 risiko prioritas                   TIS—successfully identifying six priority risks.
   • Melakukan sosialisasi Bisnis & HAM kepada seluruh            • Carried out socialization on Business & Human Rights for
     petugas keamanan operasional di 2 lokasi anak usaha,           all operational security personnel at two subsidiary
     yaitu IMM dan KTD                                              locations, IMM and KTD.

   Target Selanjutnya                                             Next Target
   • Menyusun peta jalan jangka pendek, menengah dan              • Develop a short-, medium-, and long-term roadmap to
     panjang untuk memitigasi risiko terhadap HAM.                  mitigate human rights risks.
   • Menyusun action plan untuk mitigasi risiko human right       • Prepare an action plan to mitigate identified human
     yang teridentifikasi berdasarkan hasil penilaian tersebut.     rights risks based on the assessment results.
   • Melakukan pembaharuan kebijakan HAM.                         • Update the human rights policy.




                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                 41
Page 42
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




          Topik Material Pengelolaan Air dan Efluen
          Material Topic Water and Effluent Management

       Strategi                                                             Strategy
       • Mengelola air limbah dan air asam tambang sesuai                   • Managing wastewater and acid mine drainage to meet
          dengan standar baku mutu.                                            quality standards.
       • Berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat               • Contributing to the improvement of public health through
          melalui program penyediaan air bersih.                               clean water supply programs.
       • Menerapkan prakarsa daur ulang air.                                • Carrying out water recycling initiatives.
       • Meningkatkan akses air bersih melalui penguatan                    • Improving access to clean water by strengthening the
          kapasitas kelembagaan Badan Usaha Milik Desa                         institutional capacity of Village-Owned Enterprises
          (Bumdes).                                                            (Bumdes).

       Capaian 2024                                                         2024 Achievement
       • Tercapainya pemenuhan 100% penaatan standar baku                   • Achieved 100% compliance with wastewater quality
         mutu air limbah.                                                     standards before.
       • Pemanfaatan air hujan sebagai sumber air baku                      • Utilization of rainwater as a raw water source for
         operasional yang turut digunakan sebagai sumber air                  operations, also serving as a water source for the
         oleh Masyarakat                                                      community.
       • Minimalisasi penggunaan air tanah sebagai sumber air               • Minimization of groundwater usage as a raw water
         baku.                                                                source.
       • Terbangunnya Strategi Pengelolaan Air di level                     • Establishment of a corporate-level Water Management
         perusahaan                                                           Strategy.


       Target Selanjutnya                                                   Next Target
       • Meningkatkan efisiensi penggunaan material pengolah                • Enhancing the efficiency of water treatment material
         air dengan tetap konsisten memenuhi baku mutu.                       usage while consistently meeting the required quality
       • Mendorong peningkatan penggunaan kembali air.                        standards.
       • Mengimplementasikan inisiatif dari Strategi Pengelolaan            • Promoting increased water reuse.
         Air di level perusahaan                                            • Implementing initiatives from the corporate-level Water
                                                                              Management Strategy.


           Topik Material Pengelolaan Limbah dan Tailing
           Material Topic Waste and Tailings Management

       Strategi                                                              Strategy
       • Penyusunan Strategi Pengelolaan Limbah B3                           • Preparing hazardous waste management strategy
       • Daur ulang dan pemanfaatan kembali limbah non B3,                   • Recycling and reusing non-hazardous waste, such as
          seperti pengolahan limbah organik menjadi kompos                      processing organic waste into compost.

       Capaian 2024                                                          2024 Achievement
       • Menyusun kerangka kerja pengelolaan sampah dan                      • Developed a waste management framework.
         limbah                                                              • Utilized plastic and paper waste as raw materials for
       • Pemanfaatan sampah plastik dan kertas sebagai bahan                   paving blocks.
         dasar paving block                                                  • Increased compost production from generated organic
       • Peningkatan produksi kompos dari sampah organik                       waste.
       • Pemanfaatan oli bekas sebagai bahan peledak (ANFO)                  • Utilized used oil as an explosive material (ANFO).


       Target Selanjutnya                                                    Next Target
       • Mendorong upaya-upaya 3R sampah sebagai prioritas                   • Actuate 3R (Reduce, Reuse, Recycle) waste initiatives as
         pengelolaan                                                           a priority in waste management.
       • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam                     • Enhance human resource capacity for more optimal
         pengelolaan sampah yang lebih optimal                                 waste management.
       • Mendorong pendekatan ekonomi sirkular.                              • Promote a circular economy approach.




42     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 43
Tentang ITM dan          Tata Kelola yang Transparan    Komitmen Kami terhadap      Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan    dan Bertanggung Jawab          Kesejahteraan Manusia       Mengelola Dampak Lingkungan          Lampiran
About ITM and            Transparent and Responsible    Our Commitment to           Building the Future,                 Appendix
Sustainability Report    Governance                     People Wellbeing            Managing Environmental Impacts




     Topik Material Manajemen Rantai Pasok
     Material Topic Supply Chain Management

   Strategi                                                     Strategy
   • Melakukan identifikasi terhadap pemasok yang memiliki      • Identifying suppliers that have a critical role in the supply
      peran kritis dalam rantai pasok.                             chain.
   • Menilai      kinerja  kontraktor  melalui  Contractor      • Assessing contractor performance through the
      Management System – Health Safety and Environment            Contractor Management System - Health Safety and
      (CMS – HSE).                                                 Environment (CMS - HSE).
   • Memberikan kesempatan kepada pemasok dan                   • Providing opportunities for local suppliers and
      kontraktor lokal dalam pengadaan barang dan jasa.            contractors in the procurement of goods and services.
   • Menjamin adanya kesempatan yang adil dan perlakuan         • Ensuring fair opportunity and equal treatment for all
      setara bagi semua pemasok.                                   suppliers.
   • Menerapkan standar terbaru untuk mempercepat               • Adopting the latest standards to accelerate the supply of
      penyediaan barang dan jasa                                   goods and services.

   Capaian 2024                                                 2024 Achievement
   • Meningkatnya jumlah pemasok lokal.                         • Increasing number of local suppliers.
   • Meningkatnya nilai transaksi dari pemasok lokal.           • Increase in transaction value from local suppliers.

   Target Selanjutnya                                           Next Target
   • Mempertahankan persentase pemasok lokal di kisaran         • Maintaining the same percentage of local suppliers as
     yang sama dengan 2024.                                       2024.
   • Meningkatkan kualitas performa pemasok lokal.              • Improving the quality of local supplier performance.

      Topik Material Etika Bisnis
      Material Topic Business Ethics

   Strategi                                                      Strategy
   • Meningkatkan sistem pengelolaan pengaduan keluhan.          • Improving the grievance management system.
   • Meningkatkan pemahaman tata kelola dan etika bisnis di      • Increasing awareness of governance and business
      semua pemangku kepentingan.                                   ethics among stakeholders.
   • Memastikan pengelolaan keamanan siber dan                   • Ensuring the management of cybersecurity and
      perlindungan informasi sesuai dengan standar ISO              information protection in accordance with ISO 27001
      27001.                                                        standards.

   Capaian 2024                                                  2024 Achievement
   • Terlaksananya sosialisasi dengan 107 partisipan             • Socialisation with 107 ITM employee for refreshment and
     karyawan ITM untuk refreshment maupun induction ITM           induction of ITM CG and CG Tools.
     CG dan CG Tools.                                            • Socialisation of CG Tools, namely IWBC and VoiS for 100
   • Sosialisasi CG Tools yaitu IWBC dan VoiS untuk 100            representatives of Melak Area contractors and the
     perwakilan kontraktor Melak Area serta pelaksanaan CG         implementation of CG Day,
     Day menjangkau karyawan dan pihak ke-3 seluruh area         • Code of Conduct update in November 2024.
     kerja.
   • Pembaruan Code of Conduct pada November 2024.

   Target Selanjutnya                                            Next Target
   • Pembaruan teknologi pada proses pelaporan dan               • Technology updates to reporting and information
     informasi                                                     processes
   • Pelaksanaan asesmen untuk pemaha- man GCG pada              • Implementation of assessment for GCG understanding
     karyawan                                                      for employees




                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                    43
Page 44
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




          Topik Material Kinerja Ekonomi
          Material Topic Economic Performance
       Strategi                                                             Strategy
       • Berkolaborasi dengan masyarakat dan pemangku                       • Collaborated with communities and stakeholders to
          kepentingan l untuk membangun jalan sepanjang 3,82                   build a 3.82km road around the mine area.
          km di sekitar area tambang.                                       • Strengthened triple transformation as the foundation to
       • Memperkuat triple transformation sebagai dasar untuk                  support the company's digital transformation.
          mendukung transformasi digital perusahaan.                        • Establishment of the 2024-2026 RKAB which contains
       • Penetapan RKAB 2024-2026 yang berisi production                       production plans at all sites.
          plan di semua site.
       Capaian 2024                                                         2024 Achievement
       • Produksi batubara mencapai target dan meningkat                    • Coal production achieved target and increased by 20%
         sebesar 20% dibandingkan tahun 2023                                  compared to 2023
       • Penjualan batubara mencapai target dan meningkat 15%               • Coal sales achieved target and increased by 15%
         dibandingkan tahun 2023                                              compared to 2023
       • Contracted capacity bisnis energi terbarukan meningkat             • Contracted capacity of renewable energy business
         hampir 3 kali lipat dibandingkan tahun 2023 menjadi                  increased almost 3 times compared to 2023 to 61.3 MwP
         61,3 MwP

       Target Selanjutnya                                                   Next Target
       • Meningkatkan porsi pendapatan non batubara (mineral                • Increase the share of non-coal revenue (strategic
         strategis, energi terbarukan, solusi berbasis alam,                  minerals and renewable energy) for sustainable
         pelabuhan, dan logistik) untuk kinerja ekonomi yang                  economic performance.
         berkelanjutan.                                                     • Secure 100% availability of funding sources (internal and
       • Mengamankan 100% ketersediaan sumber pendanaan                       external) to support inorganic and organic growth.
         (internal dan eksternal) untuk mendukung pertumbuhan               • Increase coal production and sales.
         anorganik dan organic
       • Meningkatkan produksi dan penjualan batubara

          Topik Material Digitalisasi dan Teknologi
          Material Topic Digitalization and Technology

       Strategi                                                             Strategy
       Menjadi pendorong utama transformasi bisnis digital ITM              Becoming the key driver of ITM's digital business
       melalui 6 program inisiatif:                                         transformation through 6 initiative programs:
       • Membawa nilai bisnis inti yang terintegrasi ke dalam               • Bringing integrated core business value into digital by
          digital.                                                             enabling digital innovation.
       • Memastikan ketersediaan infrastruktur jaringan dan                 • Ensure network and system infrastructure availability.
          sistem.                                                           • Enable a lean and integrated data platform.
       • Mengaktifkan platform data yang ramping dan                        • Enable sustainable technology utilization
          terintegrasi.                                                     • Enable hybrid work systems
       • Memungkinkan         pemanfaatan   teknologi    yang               • Achieve IT operational excellence
          berkelanjutan
       • Mengaktifkan sistem kerja hybrid
       • Mencapai keunggulan operasional IT


       Capaian 2024                                                         2024 Achievement
       • Membangun ITM One Data (IOD) Phase 1 (tahun ini                    • Developed ITM One Data (IOD) Phase 1 (this year
         dilanjut phase 2).                                                   continued with phase 2).
       • Implementasi data quality untuk automatic check data               • Implementation of data quality to automatically check
         accuracy di Truck scale Hauling Melak                                data accuracy at Truck scale Hauling Melak.
       • Implementasi 7 Starlink di Melak.                                  • Implementation of 7 Starlinks in Melak.
       • Implementasi Fiber Optic untuk MPLS jalur Jakarta ke               • Implementation of Fiber Optic for MPLS from Jakarta to
         tiap Mine sites sudah pakai Fiber Optic.                             each Mine site using Fiber Optic.
       • Implementasi Security Operation Center (SOC) yang                  • Implementation of Security Operation Center (SOC) that
         berjalan 24 jam mengawasi cyber security.                            runs 24 hours to monitor cyber security.

       Target Selanjutnya                                                   Next Target
       • Memperkuat ITM One Data (Phase 2) scope cold path                  • Strengthen the ITM One Data (Phase 2) scope cold path
         untuk data batch dan hot path untuk data data sensor.                for batch data and hot path for sensor data.
       • Vision AI use cases.                                               • Vision AI use cases.
       • Fiber optic untuk hauling Melak.                                   • Fiber optic for Melak hauling.
       • Cyber security awareness program.                                  • Cyber security awareness program.


44     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 45
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan    Komitmen Kami terhadap      Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab          Kesejahteraan Manusia       Mengelola Dampak Lingkungan       Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible    Our Commitment to           Building the Future,              Appendix
Sustainability Report     Governance                     People Wellbeing            Managing Environmental Impacts




      Topik Material Inovasi dan Bisnis Berkelanjutan
      Material Topic Innovation and Sustainable Business

   Strategi                                                       Strategy
   • Studi pengembangan proyek karbon berbasis alam               • Development study of a Nature-based carbon project
      melalui kegiatan pemulihan dan perlindungan kawasan            through restoration and protection of forest areas (ARR &
      hutan (ARR & REDD+) di lahan bekas tambang, hutan              REDD+) on post-mining, forest, and plantation forest
      produksi, maupun hutan tanaman untuk kepentingan               areas for internal carbon offset purpose.
      carbon offset internal.

   Capaian 2024                                                   2024 Achievement
   • Penandatanganan perjanjian Solar Rooftop (Tercapai)          • Signed agreement Solar Rooftop (Achieved)
   • IBP telah mencapai kapasitas kumulatif yang ditandatangani   • IBP has achieved the cumulative signed capacity of 61.3
     sebesar 61,3 MWp (total IBP, CPI, dan CMSA)                    MWp (total IBP, CPI, and CMSA)
   • IBP telah mencapai COD sebesar 12,9 MWp (total IBP,          • IBP has achieved to COD for 12.9 MWp (total IBP, CPI,
     CPI, dan CMSA)                                                 and CMSA)
   • Proyek-proyek IPP tenaga surya                               • Solar IPP projects Submit
   • Mengajukan 2 tender proyek PLTS pada bulan Oktober           • Submitted 2 tenders for solar PV projects in October
     2024, yaitu Sumbawa dengan kapasitas 13,6 MWp/BESS             2024, namely Sumbawa with a capacity of 13.6 MWp/
     8,9 MWh, dan Betun & Timor dengan kapasitas 14,5               BESS 8.9 MWh, and Betun & Timor with a capacity of 14.5
     MWp/BESS 13 MWh                                                MWp/BESS 13 MWh.
   • Menyelesaikan investasi sebesar 1 mUSD di perusahaan         • Complete the investment 1 mUSD in start-up company,
     start-up, platform manajemen karbon-Jejak PTE                  carbon management platform – Jejak PTE
   • Studi pra-kelayakan pertama untuk pengembangan               • First pre-feasibility study for developing nature-based
     proyek karbon berbasis alam di lahan eks-tambang milik         carbon projects on ex-mining areas previously owned
     internal                                                       internally.
   • Pembentukan divisi Nature-Based Solutions.                   • Establishment of the Nature-Based Solutions.

   Target Selanjutnya                                             Next Target
   • Akumulasi Kapasitas Solar Rooftop 120 MWp (Kapasitas         • Accumulated Capacity Solar Rooftop 120 MWp (Project
     proyek)                                                        capacity)
   • Akumulasi Kapasitas Proyek IPP Terbarukan 150 MW             • Accumulated Capacity Renewable IPP project 150 MW
     (Kapasitas ekuitas)                                            (Equity capacity)
   • Pusat data/penyimpanan data dengan beban TI 25 MW            • Data center/ Data storage with IT load 25 MW
   • Model bisnis baru dalam Infrastruktur Hijau, manajemen       • New business model in Green Infrastructure, EV fleet
     kendaraan listrik                                              management
   • produksi dan hutan alam                                      • Entered the Independent Power Producer (IPP) sector
   • Memasuki sektor Independent Power Producer (IPP)               with a contracted capacity of 41.4MW
     dengan kapasitas terkontrak 41,4MW                           • Additional accumulated contracted capacity of 81.3MWp
   • Penambahan kapasitas akumulasi terkontrak Solar                rooftop solar
     rooftop 81.3MWp

      Topik Material Proses dan Standar
      Material Topic Processes and Standards

   Strategi                                                       Strategy
   • Standarisasi mulai dari konsep, metodologi, hingga tools     • Standardization starting from the concept, methodology,
      dalam penyusunan proses bisnis.                                to tools in the preparation of business processes.
   • Standardisasi berbasis ISO dan kepatuhan proses              • ISO-based standardization and compliance of
      operasional dari hulu hingga hilir.                            operational processes from upstream to downstream.
   • Memperkuat kolaborasi lintas fungsi antara pusat dan         • Strengtheningcross-functionalcollaboration between the
      unit di lapangan.                                              center and units in the field.
   • Menerapkan change management .                               • Implementing change management.
   • Pemanfaatan teknologi digital.                               • Utilizing digital technology.




                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                  45
Page 46
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




          Topik Material Proses dan Standar
          Material Topic Processes and Standards

       Capaian 2024                                                         2024 Achievement
       • Pembentukan dan komunikasi manual Sistem                           • ITM Integrated Management System (TIMES) Manual
         Manajemen Terpadu (TIMES) (14 elemen)                                establishment and communication (14 elements)
       • Pengembangan dan penerapan standar dokumen                         • ITM      Integrated     Management  System    Quality
         Sistem Manajemen Mutu Terpadu ITM (TIMES QMS)                        Management Review (TIMES QMS) Document standard
         (termasuk Proses Bisnis)                                             establishment and deployment (including Business
       • Penyelarasan dan standarisasi Tinjauan Jaminan Mutu                  Process)
         Sistem Manajemen Terpadu ITM (TIMES QAR)                           • ITM Integrated Management System Quality Assurance
       • Penyelesaian pengembangan Proses Bisnis untuk Anak                   Review (TIMES QAR) standardization and alignment
         Perusahaan ITM (IBU, TCM & BEK, Pra-Penutupan dan                  • Completion on developing Business Process for ITM
         Penutupan Tambang JBG, Proyek ITM, Manajemen                         Subsidiaries (IBU, TCM & BEK, JBG Pre-Closure and
         Kontraktor, Hubungan Eksternal)                                      Mine-Closure, ITM Project, Contractor Management,
       • Sistem Manajemen Repositori Dokumen (STONES) versi                   External Relation)
         awal (mencakup area ITM)                                           • Document Repository Management System (STONES)
       • Keberhasilan dalam memfasilitasi Sertifikasi ISO 27000               initial version (covering ITM area)
         dan 20000                                                          • Success in facilitation for ISO 27000 and 20000
       • Proyek Peninjauan dan Peningkatan Proses Bisnis                      Certification
         Source to Pay (S2P) untuk IMS (Proyek Mahakam)                     • Source to Pay (S2P) Business Processes Review and
                                                                              Enhancement Project for IMS (Mahakam Project)

       Target Selanjutnya                                                   Next Target
       • Pembentukan dan komunikasi manual Sistem                           • ITM Integrated Management System (TIMES) Manual
         Manajemen Terpadu (TIMES) (14 elemen)                                establishment and communication (14 elements)
       • Pengembangan dan penerapan standar dokumen                         • ITM     Integrated     Management     System     Quality
         Sistem Manajemen Mutu Terpadu ITM (TIMES QMS)                        Management Review (TIMES QMS) Document standard
         (termasuk Proses Bisnis)                                             establishment and deployment (including Business
       • Menerapkan standar TIMES QMS di TRUST                                Process)
       • Menyelesaikan Model Operasi ITM dan Klaster Melak                  • Deploy the standard of TIMES QMS in TRUST
         serta Proses Bisnis Tingkat Tinggi                                 • Finalize the ITM and Melak Cluster Operating Model and
       • Memperbarui dan merekayasa ulang proses bisnis.                      High-Level Business Process
       • Menyelaraskan proses dengan tujuan organisasi dan                  • Updated and Reengineering business processes.
         strategi tingkat tinggi (Matriks Kinerja/PPI)                      • Align processes with organizational goals and high-level
       • Kapabilitas proses yang matang                                       strategies (Performance matrix/PPI)
       • Peningkatan Kapabilitas Assurer berdasarkan ISO 9K,                • Maturity process capabilities
         19K, 14K, 19K, 20K, dan 27K dan Auditor                            • Enhancement of Assurer Capability by ISO 9K, 19K, 14K,
       • Keberhasilan dalam sertifikasi ISO 9001                              19K, 20K, and 27K and Auditor
       • Menerapkan pendekatan baru TIMES QAR ke seluruh                    • Success in certification for ISO 9001
         Anak Perusahaan ITM melalui implementasi Aplikasi                  • Deploy the new approach of TIMES QAR to all ITM
         TIMES QAR                                                            Subsidiaries through the implementation of TIMES QAR
       • Peningkatan Sistem Manajemen Repositori Dokumen                      Application
         (STONES) (mencakup area ITM dan anak perusahaan)                   • Document Repository Management System (STONES)
       • Pengembangan ITM LEAP (Platform Integrasi Proses                     enhancement (covering ITM and subsidiaries area)
         Bisnis)                                                            • ITM LEAP (Business Process integration platform)
                                                                              development




46     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 47
Tentang ITM dan          Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap      Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan    dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia       Mengelola Dampak Lingkungan      Lampiran
About ITM and            Transparent and Responsible   Our Commitment to           Building the Future,             Appendix
Sustainability Report    Governance                    People Wellbeing            Managing Environmental Impacts




      Topik Material Produk dan Layanan Pelanggan
      Material Topic Products and Customer Care

   Strategi                                                     Strategy
   • Memastikan konsistensi kualitas produk                     • Ensuring consistency of product quality.
   • Fleksibilitas dalam pengiriman berdasarkan kesepakatan     • Flexibility in delivery based on customer demand and
      kedua belah pihak                                            agreement of both parties
   • Memberikan pendampingan dan edukasi sepanjang              • Providing assistance and education throughout the
      masa pemanfaatan produk                                      product useful life.
   • ITM memastikan keluhan pelanggan ditangani dan             • ITM ensures customer complaints are handled and
      diselesaikan sesuai pedoman layanan yang efektif             resolved in accordance with effective service guidelines

   Capaian 2024                                                 2024 Achievement
   • Indeks Kepuasan Pelanggan pada tahun 2024 mencapai         • Customer Satisfaction Index in 2024 reached 81%, higher
     81%, lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebesar        than the target of 80%.
     80%.                                                       • Coal Sales Contract Ratio was recorded at 29%,
   • Rasio Kontrak Penjualan Batubara tercatat sebesar 29%,       exceeding the target of 25%.
     melebihi target 25%.                                       • Customer Relationship Program has been fully
   • Program Customer Relationship telah diimplementasikan        implemented at 100%.
     100%.

   Target Selanjutnya                                           Next Target
   • Tidak lebih dari 12 total keluhan produk dan kontaminasi   • No more than 12 total product complaints and foreign
     material asing.                                              material contamination.
   • Rasio kontrak penjualan batubara ditargetkan sebesar       • Coal sales contract ratio targeted at 25%.
     25%.                                                       • Zero warning letters related to sales activities.
   • Nol surat peringatan terkait aktivitas penjualan.          • Zero permit and other compliance-related disruptions in
   • Nol gangguan akibat izin dan kepatuhan lainnya dalam         sales activities.
     aktivitas penjualan.




                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                47
Page 48
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




          Topik Material Perizinan dan Kepatuhan
          Material Topic Licensing and Compliance
      Strategi                                                      Strategy
      • Monitoring dan evaluasi untuk anak usaha dan melakukan • Monitoring and Evaluation in quarterly meetings with ITM
         analisis lebih lanjut atas regulasi yang ada dan kewajiban    subsidiaries and further analysis of existing regulations
         kepatuhan atas regulasi yang ada.                             and compliance obligations.
      • Melakukan monitoring dan analisis lanjutan secara • Conducting regular follow-up monitoring and analysis.
         berkala.                                                   • Improving the efficiency of internal processes within the
      • Meningkatkan efisiensi di dalam Fungsi Kepatuhan               Compliance Function with related functions.
         dengan fungsi terkait.
      Capaian 2024                                                  2024 Achievement
      • Mengurangi jumlah temuan ketidakpatuhan atas perizinan. • Reduced the number of non-compliance terms of
      • Mengembangkan aplikasi pelaporan permit dan obligasi           compliance.
         terkait dengan pemenuhan kepatuhan aktivitas bisnis dan • Developed permit and bond reporting applications related
         operasional.                                                  to compliance of business activities and operations.
      Target Selanjutnya                                            Next Target
      • Sosialisasi dan Implementasi                          •               Socialization and Implementation
        a. Melakukan       sosialisasi   sistem   monitoring                  a. Socialize the reporting monitoring system to all
           pelaporan ke semua site operasional.                                  operational sites.
        b. Memastikan implementasi sistem pelaporan                           b. Ensure the implementation of the automated reporting
           otomatis di seluruh unit bisnis batubara.                             system in all coal business units.
      • Peningkatan Kepatuhan                                 •               Compliance Improvement
        a. Meningkatkan tingkat kepatuhan terhadap                            a. Increase the level of compliance with the fulfillment of
           pemenuhan perizinan dan obligasi terkait aktivitas                    licenses and bonds related to mining operational
           operasional pertambangan.                                             activities.
        b. Mengurangi risiko ketidakpatuhan melalui                           b. Reduce the risk of non-compliance through regular
           pelatihan dan monitoring evaluasi secara berkala.                     training and evaluation monitoring.
      • Penguatan Kolaborasi                                  •               Strengthening Collaboration
        a. Memperkuat kolaborasi dengan fungsi-fungsi                         a. Strengthen collaboration with related functions such as
                                                                                 HSE, Legal, External Relations and other functions.
           terkait seperti HSE, Legal, External Relation dan
                                                                              b. Organize regular workshops to discuss challenges
           fungsi lainnya.
                                                                                  and solutions related to compliance management.
        b. Mengadakan workshop reguler untuk membahas
           tantangan dan solusi terkait manajemen
           kepatuhan.




                                    Informasi lain terkait Laporan dapat menghubungi: [2-3]
                                  Other information related to the Report, please contact:


                                                            Corporate Secretary
                                                  PT Indo Tambangraya Megah TBK
                                                  Email: corsecitm@banpuindo.co.id




48     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 49
Tentang ITM dan              Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap             Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan        dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia              Mengelola Dampak Lingkungan              Lampiran
About ITM and                Transparent and Responsible            Our Commitment to                  Building the Future,                     Appendix
Sustainability Report        Governance                             People Wellbeing                   Managing Environmental Impacts




 Pelibatan Pemangku                                                           Stakeholder Engagement [2-29]
 Kepentingan [2-29]
 ITM melibatkan pemangku kepentingan sesuai dengan standar                    ITM's stakeholder engagement is conducted in accordance
 AA1000 SES. Pelibatan pemangku kepentingan berguna                           with the AA1000 SES standard. The stakeholder engagement
 menggali isu penting dari pemangku kepentingan utama                         is useful to explore the crucial issues from the Company's
 perusahaan. Keterlibatan dari berbagai pemangku kepentingan                  key stakeholders. The involvement of various stakeholders
 membantu ITM menjalankan bisnis dengan penuh tanggung                        enables ITM to run a responsible business and shape its
 jawab dan menentukan keberlanjutan di masa yang akan                         sustainability going forward.
 datang.


                                                 Metode Pendekatan dan
   Kelompok Pemangku                                                                 Frekuensi Keterlibatan
                           Basis Identifikasi           Respons                                                                  Topik Utama
       Kepentingan                                                                        Engagement
                          Identification Basis    Method of Approach                                                              Main Topics
    Stakeholder Group                                                                      Frequency
                                                     and Response

                          Tanggung Jawab         Analyst Meeting              RUPS diadakan minimal setahun sekali      Keamanan dan tingkat
                          Pengaruh               Rapat Umum Pemegang          Public Expose diadakan setahun sekali     pengembalian investasi
                          Ketergantungan         Saham (RUPS)                 Analyst Meeting diadakan 4 kali dalam     Security and rate of return on
                          Responsibility         Paparan Publik               setahun                                   investment
                          Influence              Analyst Meeting              GMS is held at least once a year
   Pemegang Saham
                          Representation         General Meeting of           Public Expose is held once a year
   atau Investor
                                                 Shareholders (GMS)           Analyst Meeting is held 4 times a year
   Shareholders or
                                                 Public Expose
   Investors


                          Tanggung Jawab         Manajemen Keluhan            Minimal setahun sekali                    Konsistensi kualitas produk
                          Pengaruh               Pelanggan                    At least once a year                      Pengiriman tepat waktu
                          Ketergantungan         Customer Complaint                                                     Product quality consistency
                          Responsibility         Management                                                             On-time delivery
   Pelanggan              Influence
   Customers              Representation


                          Tanggung Jawab         Serikat Pekerja              Triwulan                                  Perlakuan adil dan setara dalam
                          Pengaruh               Forum Komunikasi              Quarterly                                karier dan remunerasi
   Pekerja                Proksimitas            Manajemen & Pekerja                                                    Tempat kerja yang aman dan
   Employees              Perwakilan             Labor union                                                            sehat
                          Responsibility         Management & Employee                                                  Fair and equal treatment in
                          Influence              Communication Forum                                                    career and remuneration
                          Proximity                                                                                     Safe and healthy workplace
                          Representation

                          Tanggung Jawab         Rapat-rapat                  Minimal dua kali setahun                  Hubungan yang konstruktif
                          Pengaruh               Kunjungan site               At least twice a year                     dengan regulator
                          Proksimitas            Sosialisasi peraturan baru                                             Kepatuhan pada peraturan dan
   Pemerintah             Perwakilan             Meetings                                                               perundangan
   Government             Responsibility         Site visits                                                            Constructive relationship with
                          Influence              Dissemination of new                                                   regulators
                          Proximity              regulations                                                            Compliance with rules and
                          Representation                                                                                regulations

                          Pengaruh               Pertemuan Reguler            Minimal setahun sekali                    Proses pengadaan yang wajar
                          Proksimitas            Sosialisasi Kebijakan        At least once a year                      dan transparan
                          Ketergantungan         Corporate Governance Day                                               Pembayaran tepat waktu
   Mitra Usaha (vendor,   Influence              Regular Meetings                                                       Fair and transparent
   pemasok, agen)         Proximity              Policy Dissemination                                                   procurement process
   Business Partners      Dependency             Corporate Governance Day                                               Timely payment
   (vendors, suppliers,
   agents)




                                                                   Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                49
Page 50
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                                       Metode Pendekatan dan
        Kelompok Pemangku                                                              Frekuensi Keterlibatan
                                 Basis Identifikasi           Respons                                                    Topik Utama
            Kepentingan                                                                     Engagement
                                Identification Basis    Method of Approach                                                Main Topics
         Stakeholder Group                                                                   Frequency
                                                           and Response

                                Pengaruh               Siaran pers              Minimal setahun sekali          Akurasi pelaporan
                                Influence              Pertemuan Media          At least once a year            Penyampaian informasi tepat
                                                       Jumpa pers                                               waktu
        Media                                          Press release                                            Accuracy of reporting
        Media                                          Media Gatherings                                         Timely delivery of information
                                                       Press conference

                                Pengaruh               Forum Konsultatif        Minimal setahun sekali          Kontribusi pada aspek ekonomi,
                                Proksimitas            Masyarakat               At least once a year            sosial dan lingkungan untuk
                                Influence              Program pengembangan                                     mempercepat kemandirian
                                Proximity              dan pemberdayaan                                         Ketersediaan lapangan kerja
        Masyarakat dan                                 masyarakat                                               Contribution to economic,
        Komunitas                                      Community Consultative                                   social and environmental
        Society and                                    Forum                                                    aspects to accelerate
        Community                                      Community development                                    independence
                                                       and empowerment                                          Availability of job opportunities
                                                       programs

                                Pengaruh               Pertemuan reguler        Minimal setahun sekali          Kinerja keberlanjutan dan
                                Proksimitas            Regular meetings         At least once a year            kepatuhan pada aspek tata
                                Influence                                                                       kelola, lingkungan dan sosial.
        LSM                     Proximity                                                                       Sustainability performance and
        NGO                                                                                                     compliance with governance,
                                                                                                                environmental and social
                                                                                                                aspects.

                                Pengaruh               Pertemuan regular        Minimal setahun sekali          Kerja sama pada studi dan
                                Influence              Regular meetings         At least once a year            pengembangan terkait
                                                                                                                keberlanjutan
        Akademisi                                                                                               Collaboration on studies
        Academics                                                                                               and development related to
                                                                                                                sustainability

                                Tanggung Jawab         Meeting Analis           Setiap kuartal dan tahunan      Kinerja operasional dan
                                Pengaruh               Laporan tahunan dan      Quarterly and annual basis      pertumbuhan bisnis
                                Ketergantungan         laporan keberlanjutan                                    Kepatuhan terhadap
        Lembaga Keuangan        Responsibility         Tinjauan tahunan dan                                     Hukum dan Peraturan
        Financial Institution   Influence              survei materialitas                                      Perubahan iklim dan rencana
                                Representation         Analyst Meeting                                          transisi
                                                       Annual report and                                        Operational performance and
                                                       sustainability report                                    business growth
                                                       Annual review and                                        Compliance with Law and
                                                       materiality survey                                       Regulation
                                                                                                                Climate change and transition
                                                                                                                plan




50     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 51
Tentang ITM dan         Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap   Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan   dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia    Mengelola Dampak Lingkungan      Lampiran
About ITM and           Transparent and Responsible   Our Commitment to        Building the Future,             Appendix
Sustainability Report   Governance                    People Wellbeing         Managing Environmental Impacts




                                                      Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk             51
Page 52
Tata Kelola
yang
Transparan
dan
Bertanggung
Jawab
Transparent and
Responsible Governance


                ITM menegaskan komitmennya untuk




                                                   02.
        melaksanakan tata kelola secara bertanggung
         jawab, dengan mendasarkan operasionalnya
        pada kepatuhan hukum dan etika. Perusahaan
        menumbuhkan pemahaman yang kuat tentang
        Kode Etik yang diperbarui di dalam organisasi
            dan para pemangku kepentingan, dengan
          fokus pada nilai-nilai lingkungan, sosial, dan
                                       tata kelola (LST)

          ITM reiterates its commitment to responsible
             governance, by upholding legal and ethical
            compliance in its operations. The Company
         fosters a deep understanding of the amended
          Code of Conduct for the organization and its
           stakeholders, with a focus on environmental,
                   social and governance (ESG) values.
Page 53

          
Page 54
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Struktur                                                               Governance
                                                                             Structure [2-9]
      Tata Kelola [2-9]
      Struktur tata kelola ITM terdiri dari Rapat Umum Pemegang              ITM's governance structure consists of the General Meeting
      Saham (RUPS) yang merupakan organ tertinggi, dilanjutkan               of Shareholders (GMS) which is the highest organ, followed
      dengan Direksi dan Dewan Komisaris. Direksi bertanggung                by the Board of Directors and the Board of Commissioners.
      jawab atas kegiatan operasional Perusahaan, sementara                  The Board of Directors is responsible for the Company's
      Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan memberikan                    operations, while the Board of Commissioners oversees and
      nasihat kepada Direksi terkait aktivitas bisnis Perusahaan.            advises the Board of Directors on the Company's business
                                                                             activities.

      Direksi, yang dipimpin oleh Direktur Utama sebagai pejabat             The Board of Directors, led by the President Director as the
      tertinggi, memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan            highest officer, has a shared responsibility to ensure the
      pelaksanaan tata kelola keberlanjutan yang mencakup aspek              implementation of sustainability governance covering
      lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST). Untuk mendukung             environmental, social, and governance (ESG) aspects. In
      tujuan tersebut, Direksi mendelegasikan tanggung jawab                 support of this goal, the Board of Directors delegates
      kepada Direktorat Environmental Social & Governance, yang              responsibility to the Environmental Social & Governance
      bertugas mengelola dampak keberlanjutan pada aspek LST.                Directorate, which is tasked with managing sustainability
      Direksi juga bertanggung jawab dalam meninjau dan                      impacts on ESG aspects. The Board of Directors is also
      menyetujui informasi yang dilaporkan dalam Laporan                     responsible for reviewing and approving the information
      Keberlanjutan, termasuk perubahan topik material Perusahaan.           disclosed in the Sustainability Report, including changes to
      [2-9][2-13][2-14]                                                      the Company's material topics. [2-9][2-13][2-14]

      Direktorat Environmental Social & Governance terdiri dari dua          The Environmental Social & Governance Directorate consists
      fungsi, yaitu Sustainability Development dan Health, Safety,           of two functions, namely Sustainable Development and Health,
      Environment, & Community. Dalam pelaksanaannya, Direktorat             Safety, Environment, & Community. In its implementation, the
      Environmental Social & Governance berkolaborasi erat dengan            Environmental Social & Governance Directorate works closely
      divisi lainnya guna mencapai visi dan misi Perusahaan.                 with other divisions to achieve the Company's vision and
      Sepanjang tahun 2024, tata kelola diterapkan dengan cara               mission. Throughout 2024, the governance implementation
      yang efektif dan efisien, sehingga perusahaan tidak menerima           was effective and efficient, which resulted in the absence of
      sanksi hukum material dari otoritas terkait. Informasi lebih           any material legal sanctions from the authorities. More detailed
      rinci mengenai tata kelola ITM dapat ditemukan dalam Laporan           information on ITM's governance is available in the 2024
      Tahunan 2024 halaman 154.[2-9][2-13][2-14][2-27]                       Annual Report on page 154. [2-9][2-13][2-14][2-27]




54      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 55
Tentang ITM dan         Tata Kelola yang Transparan      Komitmen Kami terhadap        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan   dan Bertanggung Jawab            Kesejahteraan Manusia         Mengelola Dampak Lingkungan      Lampiran
About ITM and           Transparent and Responsible      Our Commitment to             Building the Future,             Appendix
Sustainability Report   Governance                       People Wellbeing              Managing Environmental Impacts




                          Struktur Organisasi Tata Kelola Keberlanjutan
                        Sustainability Governance Organizational Structure




                                                          President
                                                           Director




                                    Advisor                                       Internal Audit




                                                      Enviromental, Social
                                                         & Governance




                                                          Sustainability
                                                          Development




                                                          Health, Safety,
                                                          Environment &
                                                           Community




                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                   55
Page 56
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Fungsi Direktorat Environmental Social & Governance[2-13]
       Function of Environmental Social & Governance Directorate

                               Sustainability Development                                              Health, Safety, Environment, & Community

       Tujuan Utama:                                                                    Tujuan Utama:
       • Menyelaraskan tujuan strategis keberlanjutan di setiap unit kerja, dalam       • Mengelola tiga aspek tanggung jawab sosial perusahaan sesuai ISO
          setiap proses perencanaan, penerapan, hingga evaluasi program, untuk             26000, yaitu Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Pelestarian Lingkungan
          mempertimbangkan aspek ekonomi, lingkungan dan sosial, sehingga                  dan Pengembangan Masyarakat (HSEC).
          dapat berkontribusi terhadap TPB.                                             • Mengelola standardisasi dan dampak, mengevaluasi kinerja di bidang
       • Menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran pekerja mengenai                           HSEC.
          keberlanjutan melalui kegiatan sosialisasi.
       • Memastikan terjalinnya hubungan yang harmonis dengan pemangku                  Main objectives:
          kepentingan.                                                                  • Manage three aspects of corporate social responsibility in accordance
                                                                                           with ISO 26000, namely Occupational Health and Safety, Environmental
       Main objectives:                                                                    Preservation, and Community Development (HSEC)
       • Align the sustainability strategic goals in each work unit, in every process   • Manage standardization and impact, evaluate performance in the HSEC
          of planning, implementing, up to program evaluation, in economic,                field.
          environmental, and social aspects, to be able to contribute to SDGs.
       • To foster and raise employees’ awareness about sustainability through
          dissemination activities.
       • Ensure harmonious relationships with stakeholders.


       Ringkasan Inisiatif Tahun 2024:                                                  Ringkasan Inisiatif tahun 2024:
       • Penetapan Kebijakan Keberlanjutan, penetapan KPI ESG sebagai bagian            • Penyusunan draf perhitungan target pencapaian reduksi emisi GRK di
          dari tugas dan tanggung jawab SD, penetapan target berdasarkan                   tahun 2030
          keputusan Sustainability Committee Meeting                                    • Finalisasi strategi dan peta jalan pengelolaan perubahan iklim dan
       • Penyelesaian revamp website ITM, dan akan dilakukan penyesuaian                   dekarbonisasi
          kembali pada 2025                                                             • Penyusunan draf strategi pengelolaan sampah
       • Pelaksanaan Human Rights Risk Assessment bersama pihak ketiga                  • Instalasi perangkat digital di jalan tambang
          bertujuan untuk mengidentifikasi risiko HAM di lingkup ITM dalam              • Penerapan aplikasi pemantau kelelahan
          pengembangan mitigasinya                                                      • Penyusunan RI PPM yg terintegrasi & sinkronisasi dgn dokumen AMDAL/
       • Penyelenggaraan kegiatan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan                 RKL RPL
          seperti ESG slogan voting, campaign SD Trivia, dan ITM Update ESG             • Penerapan kerangka kerja Specific, Measurable, Achiveable, Relevant,
          Data Platform                                                                    and Timebound (SMART) Goals pada perencanaan terpadu program CD
       • Menghubungkan/menavigasi sistem manajemen terintegrasi ITM (TIMES)             • Evaluasi kaji dampak program CD dengan metode Sustainable Livelihood
          dengan ESG, bekerja sama dengan MSBP                                             Impact Assessment (SLIA) di site JBG
       • Masa Awal pengembangan ESG budget coding dengan Tim Finance                    • Pendataan kandidat program CD bermuatan Creating Shared Value
                                                                                           (CSV) di 4 site.
       Summary of 2024 Initiatives:
                                                                                        Summary of 2024 Initiatives:
       • Establishment of Sustainability Policy, ESG KPIs as part of SD's duties and
                                                                                        • Preparation of draft calculation of GHG emission reduction target
          responsibilities, targets were determined by the Sustainability Committee
                                                                                           achievement in 2030.
          Meeting
                                                                                        • Finalization of strategy and roadmap for climate change management
       • Completion of ITM website revamp, to be readjusted in 2025.
                                                                                           and decarbonization.
       • Implementation of Human Rights Risk Assessment with an accredited
                                                                                        • The preparation of draft waste management strategy.
          third party to identify human rights risks within ITM and develop
                                                                                        • Installation of digital devices on mine roads
          mitigations.
                                                                                        • Implementation of fatigue monitoring application
       • Organized events to increase employee engagement through ESG
                                                                                        • Preparation of integrated RI PPM & synchronization with AMDAL/RKL RPL
          slogan voting, SD Trivia campaign, and ITM Update.ESG Data Platform
                                                                                           document
          Update
                                                                                        • Implementation of Specific, Measurable, Achievable, Relevant, and
       • Linkage/navigating ITM integrated management system (TIMES) with
                                                                                           Timebound (SMART) Goals framework in the integrated planning of CD
          ESG, in collaboration with MSBP
                                                                                           program.
       • Initial phase of ESG budget development coding with Finance Team
                                                                                        • Evaluation of CD program impact assessment using Sustainable
                                                                                           Livelihood Impact Assessment (SLIA) method at JBG site
                                                                                        • Data collection of CD program candidates with Creating Shared Value
                                                                                           (CSV) in 4 sites.


      Tata Kelola Keberlanjutan [2-13]                                                   Sustainability Governance [2-13]

      ITM memiliki dua komite besar dalam menjalankan tata kelola                        ITM has a steering committee, which consists of the Board
      keberlanjutan yang baik, yaitu steering committee yang terdiri                     of Directors and other Directors of Operations as the highest
      dari Direksi dan Direktur Operasi lain sebagai badan tata                          governance body, and a working committee, as two major
      kelola tertinggi, serta working committee. Steering committee                      committees in implementing good sustainability governance.
      memiliki fungsi utama untuk memastikan pencapaian tujuan                           The steering committee has the main function to ensure the
      dan target Perusahaan sesuai dengan visi dan misi ITM, serta                       achievement of the Company's goals and targets according
      strategi dan langkah bisnis jangka panjang yang selaras                            to ITM's vision and mission, as well as long-term business
      dengan ESG. Working committee terdiri dari Function Head                           strategies and measures that are aligned with ESG. The
      terkait, yang bertugas meninjau ekspektasi pemangku                                working committee consists of the relevant function heads,
      kepentingan, melakukan pemantauan dan evaluasi untuk                               who are tasked with reviewing the stakeholders' expectations,
      memastikan rencana terlaksana dengan baik sesuai kebijakan                         monitoring and evaluation to ensure plans are well executed
      yang ditetapkan, serta mendorong implementasi ESG di                               according to the established policies, as well as encouraging
      seluruh lini bisnis Perusahaan.                                                    the ESG implementation across the Company's business lines.




56     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 57
Tentang ITM dan             Tata Kelola yang Transparan      Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan       dan Bertanggung Jawab            Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan          Lampiran
About ITM and               Transparent and Responsible      Our Commitment to            Building the Future,                 Appendix
Sustainability Report       Governance                       People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




 Tata kelola keberlanjutan ITM dibangun atas tiga proses               ITM's sustainability governance is built on three major
 utama yang saling terkait, yaitu Rapat Komite Pembangunan             interlinked processes, namely the Sustainability Development,
 Berkelanjutan, Tata Kelola, Nominasi dan Kompensasi                   Governance, Nomination and Compensation Committee
 (SDGNCC), rapat Komite Keberlanjutan (SD), dan implementasi           (SDGNCC) meeting, Sustainable Development (SD) Committee
 oleh Fungsi SD dan fungsi/unit bisnis terkait. Proses tata kelola     meeting, and implementation by the SD Function and relevant
 ini bertanggung jawab atas pengelolaan risiko ESG,                    business functions/units. This governance process is
 pengelolaan sistem ESG, pengelolaan pembangunan kapasitas             responsible for ESG risk management, ESG system
 dan kapabilitas pada aspek ESG, dan pengelolaan materialitas          management, management of capacity and capability building
 ESG.                                                                  on ESG aspects, and ESG materiality management.

 Dalam prosesnya, Komite SDGNCC berfokus pada                          In the process, the SDGNCC Committee focuses on risk
 pengawasan risiko,melakukan analisa atas manfaat dan                  oversight, analyzing the benefits and impacts to the company
 dampak bagi Perusahaan dan modal alam, manusia, dan                   and its natural, human, and social capital, as well as providing
 sosial, serta memberikan panduan strategis bagi manajemen             strategic guidance for management in dealing with risks and
 dalam menghadapi risiko dan peluang. Selama tahun 2024,               opportunities. During 2024, there were 6 Board of Directors
 terdapat 6 kali Rapat Direksi dan Komite Pengembangan                 and Sustainability Development, Governance, Nomination
 Berkelanjutan, Tata Kelola, Nominasi, dan Kompensasi                  and Compensation Committee (SDGNCC) meetings. The
 (SDGNCC). Rapat Komite SDGNCC membahas mengenai                       SDGNCC Committee meetings discussed the strategy and
 strategi dan implementasi pengelolaan aspek ESG, progress             implementation of managing ESG aspects, mine closure
 penutupan tambang, serta succession plan dalam konteks                progress, and succession plan in the context of supervision.
 pengawasan. SDGNCC bertanggung jawab kepada Dewan                     SDGNCC is responsible to the Board of Commissioners. [2-16]
 Komisaris. [2-16][2-26]                                               [2-26]


 Komite Keberlanjutan berfokus pada pengembangan strategi,             The Sustainability Committee focuses on strategy
 evaluasi kinerja, serta penetapan dan pemantauan target               development, performance evaluation, and ESG target setting
 ESG. Sementara itu, Fungsi SD dan fungsi/unit bisnis terkait          and monitoring. Meanwhile, the SD Function and related
 melaksanakan implementasi sehari-hari melalui keterlibatan            business functions/units carry out day-to-day implementation
 dengan pemangku kepentingan terkait, menilai isu-isu utama            through engagement with relevant stakeholders, assessing
 yang berkaitan dengan dampak ESG, mengintegrasikan faktor             the key issues related to ESG impacts, integrating sustainability
 keberlanjutan (ESG) ke dalam proses bisnis sehari-hari, baik          (ESG) factors into daily business processes, both operational
 operasional maupun rantai pasok, dan memastikan                       and supply chain, and ensuring transparency, balance, and
 transparansi, keseimbangan, dan data komparatif melalui               comparative data through various forms of publications and
 berbagai bentuk publikasi dan komunikasi publik.                      public communications.

 Di tahun 2024, ITM membentuk Komite Keberlanjutan yang                In 2024, ITM established the Sustainability Committee to
 dilatarbelakangi oleh semakin banyak nya isu-isu keberlanjutan        address the many sustainability issues to be followed up by
 yang perlu ditindaklanjuti oleh ITM. Komite Keberlanjutan             ITM. The Sustainability Committee serves as a forum to
 menjadi wadah yang bertugas untuk menjembatani komunikasi             facilitate communication and discussion in determining the
 dan diskusi dalam menentukan arah keberlanjutan ITM,                  development of ITM's sustainability focus, including ESG. The
 termasuk di dalamnya adalah ESG. Komite ini diketuai oleh             committee is chaired by the President Director, with the BoD
 Direktur Utama, dengan BoD sebagai Steering Committe dan              as Steering Committee and all Heads of Function as members
 semua Head of Function sebagai anggota serta Sustainable              and the Sustainable Development Head as Secretary. The
 Development Head sebagai Sekretaris. Pertemuan rutin                  Sustainability Committee holds regular meetings twice a year
 dilakukan Komite Keberlanjutan dilakukan 2 kali dalam satu            to discuss matters related to ESG or corporate sustainability,
 tahun untuk mendiskusikan hal-hal terkait ESG atau                    such as activity reports, program achievements, and requests
 keberlanjutan perusahaan, seperti laporan kegiatan,                   for approval of future plans. The Sustainability Committee is
 pencapaian program, serta permintaan persetujuan atas                 responsible to the Board of Commissioners and the Board of
 rencana yang akan dilakukan ke depan. Komite Keberlanjutan            Directors. [2-16][2-26]
 bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dan Direksi.
 [2-16][2-26]




                                                            Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                       57
Page 58
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Penjelasan mengenai struktur tata kelola keberlanjutan ITM,                       An explanation of ITM's sustainability governance structure,
      khususnya hubungan dan peran keberlanjutan antara Dewan                           particularly the sustainability relationships and roles between
      Komisaris ITM melalui Komite Pembangunan Berkelanjutan,                           the ITM Board of Commissioners (BoC) through the SDGNCC
      Tata Kelola, Nominasi dan Kompensasi (SDGNCC), Direksi,                           Sustainable Development Committee, GCG, Nomination and
      dan unit bisnis terkait, dijelaskan dalam diagram alur di bawah                   Compensation, Board of Directors, and relevant business
      ini.                                                                              units is described in the flow chart below.




                                                    Guidance and                                      Cascading
                                                      direction                                       the target

                      Sustainable
                     development,                                                                                            Sustainable
                    GCG, Nomination                                    Sustainable                                         Development (SD)
                    & Compensation                                  Committee Meeting                                      and other related
                       Committee                                                                                              functions
                       (SDGNCC)
                        Meeting

                                                     Consultation                                     Reporting



             Strategic guidance and direction                          Goal & target setting                                  Day-to-day integration
             Provide guidance and direction to               Establish measurable long-term goals and              Embed ESG factors into business process and
       management to prioritize strategic options and             annual targets and deploy KPI’s                  ESG goals into action plan and work programs
        to response variety of risk and opportunity.        Annual targets and KPI is integral part of our
                                                                         GRC mechanism.                                     Stakeholders Engagement
                Risk and Materiality review                                                                        Ensure stakeholder inclusiveness and analysis
        Oversee risk, both for the present times and                 Performance monitoring                          of stakeholders’ expectation, for example
        the future as well as review materiality level         Monitor performance against goals and                          whistleblowing channel
                                                                              targets.




      Direktur Utama sebagai penanggung jawab tertinggi dalam                           As the highest organ in sustainability implementation, the
      pelaksanaan keberlanjutan memiliki key performance                                President Director has ESG-related key performance indicators
      indicators (KPI) terkait aspek ESG yang telah disetujui oleh                      (KPIs) that have been approved by the Board of Commissioners,
      Dewan Komisaris, yang mencakup 30% dari total KPI.                                which account for 30% of the total KPIs.


      Komponen KPI Direksi terkait ESG
      Components of ESG-related KPIs of the Board of Directors

                                                            Pelanggaran terhadap
                                                                                             Skor Maturitas
                                   Skor keterlibatan            peraturan yang                                          Pengurangan intensitas
                                                                                             Cybersecurity
           Aspek/metrik               karyawan                 berdampak pada                                                 emisi GRK
                                                                                          Cybersecurity Maturity                                       Fatality
           Aspect/metric         Employee engagement        kegiatan operasional                                         GHG emission intensity
                                                                                           ScoreCybersecurity
                                         score               Regulatory violations                                             reduction
                                                                                             Maturity Score
                                                             that affect operations


       Target                              80%                         0                           2.50                         <0.089                     0


      Di sisi lain, KPI bagi Direktur ditetapkan dengan penyelarasan                    Meanwhile, KPIs for directors are set by aligning them with
      terhadap KPI Direktur Utama. Evaluasi terhadap kinerja                            the KPIs of the President Director. Evaluation of the
      anggota Direksi termasuk Direktur Utama dilakukan setiap                          performance of the BOD members including the President
      tahun oleh Dewan Komisaris, sedangkan Direktur Utama                              Director is conducted annually by the Board of Commissioners,
      menilai kinerja eksekutif senior.                                                 while the President Director assesses the performance of
                                                                                        senior executives.




58     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 59
Tentang ITM dan            Tata Kelola yang Transparan        Komitmen Kami terhadap      Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan      dan Bertanggung Jawab              Kesejahteraan Manusia       Mengelola Dampak Lingkungan       Lampiran
About ITM and              Transparent and Responsible        Our Commitment to           Building the Future,              Appendix
Sustainability Report      Governance                         People Wellbeing            Managing Environmental Impacts




 ITM memiliki mekanisme bagi para pemangku kepentingan                  ITM has a mechanism for stakeholders to provide input
 untuk memberikan masukan terkait kebijakan dan praktik                 regarding Company's policies and business practices, as well
 bisnis perusahaan, serta untuk menyampaikan kehawatiran/               as to express concerns/complaints regarding all matters
 keluhan mengenai hal-hal terkait dengan segala proses atau             related to the Company's business processes or business
 perilaku bisnis Perusahaan. Perusahaan menyediakan saluran             ethics. The Company provides communication channels such
 komunikasi seperti layanan pelanggan, kontak email, atau               as customer service, email contact, or other online platforms
 platform online lainnya untuk tujuan tersebut. Informasi lebih         for this purpose. More detailed information regarding
 detail mengenai saluran komunikasi untuk pemangku                      communication channels for stakeholders can be found in
 kepentingan dapat dilihat pada bab Pelibatan Pemangku                  the Stakeholder Engagement chapter. [2-26 ]
 Kepentingan. [2-26]

 Sepanjang tahun 2024, ITM memberikan pelatihan untuk                   Throughout 2024, ITM provided training to enhance the
 meningkatkan pengetahuan kolektif, keterampilan, dan                   collective knowledge, skills, and experience of the highest
 pengalaman badan tata kelola tertinggi tentang pembangunan             governance bodies on sustainable development. The Board
 berkelanjutan. Dewan Komisaris dan Direksi telah mengikuti             of Commissioners and Board of Directors have attended
 pelatihan terkait keberlanjutan, di antaranya: [2-17]                  sustainability-related training, including: [2-17]
 1. 2024 EMEA IT Symposium/XpoTM, Gartner,                              1. 2024 EMEA IT Symposium/XpoTM, Gartner,
 2. Pemotongan PPh 21 TER Baru 2024                                     2. New Income Tax Withholding 21 TER 2024
 3. ANPU Global Leadership Program for Business Leader                  3. ANPU Global Leadership Program for Business Leaders
    by INSEAD                                                              by INSEAD

 Informasi selengkapnya mengenai pengembangan                           Further information on the development competency
 kompentensi Direksi dan Dewan Komisaris dapat dilihat pada             development of the Board of Directors and Board of
 Annual Report 2024 halaman 174 dan 180.                                Commissioners can be found in the Annual Report 2024 on
                                                                        pages 174 and 180.




     Penjelasan lebih lengkap terkait hal di bawah dapat                Detailed description of the topics below can be viewed
     dilihat pada Laporan Tahunan ITM 2024 sebagai                      in the ITM Annual Report 2024 which is
     pelengkap Laporan Keberlanjutan 2024, yang dapat                   complementary to this Sustainability Report 2024, page
     ditemukan di halaman 66-91 dan 175-198.                            66-91 dan 175-198.

     1. Masa jabatan Direksi dan Dewan Komisaris sebagai                1. Tenure of the Board of Directors and Board of
        badan tata kelola tertinggi [2-9]                                  Commissioners as the highest governance body
                                                                            [2-9]

     2. Komposisi badan tata kelola tertinggi [2-9]                     2. Highest governance body composition [2-9]
     3. Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi              3. Nomination and election of the highest governance
         [2-10]
                                                                           body [2-10]
     4. Ketua badan tata kelola tertinggi [2-11]                        4. Chair of highest governance body [2-11]
     5. Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi               5. The role of the highest governance body in
        pengelolaan dampak Perusahaan [2-12]                               overseeing the Company's impact management
                                                                            [2-12]
                                                                        6. Conflict of interest [2-15]
     6. Konflik kepentingan [2-15]
                                                                        7. Performance evaluation of the highest governance
     7. Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi [2-18]
                                                                            body [2-18]
                                                                        8. Remuneration policy [2-19]
     8. Kebijakan remunerasi [2-19]
                                                                        9. Process of determining remuneration [2-20]
     9. Proses penetapan remunerasi [2-20]
                                                                        10. Annual total compensation ratio [2-21]
     10. Rasio kompensasi total tahunan [2-21]




                                                              Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                  59
Page 60
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Pengelolaan                                                            Sustainability Risk
                                                                             Management
      Risiko
      Keberlanjutan
      Pengelolaan risiko, termasuk risiko keberlanjutan ITM                  Risk management, including ITM's sustainability risk, is
      diterapkan mengacu pada Kebijakan dan Manual Manajemen                 implemented with reference to the Risk Management Policy
      Risiko yang berlaku untuk semua unit bisnis ITM serta fungsi           and Manual applicable to all ITM business units and their
      pendukungnya. Manual Manajemen Risiko telah diselaraskan               supporting functions. The Risk Management Manual has been
      agar sesuai dengan Manual Manajemen Risiko Banpu Group                 synchronized with Banpu Group's Risk Management Manual
      serta standar ISO 31000:2018 terkait Manajemen Risiko.                 as well as the ISO 31000:2018 standard on Risk Management.
      Semua lini di ITM, termasuk Dewan Komisaris, Direksi, Komite           All positions at ITM, including the Board of Commissioners,
      Audit Internal, Komite Audit dan Pemantauan Risiko (AROC),             Board of Directors, Internal Audit Committees, Audit and Risk
      serta Komite Manajemen Risiko dan pekerja level operasional,           Oversight Commitee (AROC), as well as Risk Management
      bertanggung jawab untuk mengelola risiko. Fungsi Enterprise            Committee and operational level employees, are responsible
      Risk and Strategic Management secara khusus mengidentifikasi           for managing risks. The Enterprise Risk and Strategic
      dan menganalisis risiko signifikan terkait kinerja ekonomi,            Management function specifically identifies and analyzes
      lingkungan, dan sosial, serta menentukan langkah dalam                 significant risks related to economic, environmental and social
      menanggulangi risiko.                                                  performance, and determines measures to mitigate risks.

      Pembaruan profil risiko dilakukan setiap tahunnya. ITM                 Risk profile is updated annually. ITM conducts risk
      melakukan dan pengukuran risiko dalam beberapa tingkatan               measurement in several risk levels based on the likelihood
      risiko berdasarkan kemungkinan terjadinya dan dampak yang              of occurrence and impact to evaluate and become a reference
      ditimbulkannya untuk menjadi bahan evaluasi dan acuan                  for risk control. Risk levels comprise low, medium, high and
      dalam pengendalian risiko. Tingkatan risiko meliputi rendah,           extremely high. Evaluation of priority risk topics and risk
      sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Evaluasi topik risiko prioritas     management processes is also conducted annually with the
      dan proses manajemen risiko juga dilakukan setiap tahun                risk management coordinator from each business unit.
      dengan koordinator manajemen risiko dari setiap unit bisnis

      Risiko dan Peluang ESG                                                 ESG Risk and Opportunity
      ITM memetakan risiko dan peluang terkait ESG berdasarkan               ITM maps ESG-related risks and opportunities based on
      standar internasional (GRI, TCFD, IFRS, ISO 26000), penilaian          international standards (GRI, TCFD, IFRS, ISO 26000),
      materialitas baik dari Banpu maupun penilaian di internal ITM,         materiality assessments from both Banpu and ITM's internal
      serta kategori risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola yang         assessments, as well as environmental, social and governance
      tergambar dari Risk Register yang disusun oleh masing-masing           risk categories reflected in the Risk Register prepared by
      unit bisnis dan fungsi.                                                each business unit and function.




60     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 61
Tentang ITM dan             Tata Kelola yang Transparan        Komitmen Kami terhadap             Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan       dan Bertanggung Jawab              Kesejahteraan Manusia              Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and               Transparent and Responsible        Our Commitment to                  Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report       Governance                         People Wellbeing                   Managing Environmental Impacts




 Risiko ESG ITM
 ITM ESG Risks
                                                 Tingkatan        Dampak
      Aspek Ekonomi              Risiko                                             Dampak Keuangan               Mitigasi/ Pengelolaan risiko
                                                   Risiko       Operasional
      Economic Aspect             Risk                                               Financial Impact             Risk Mitigation/Management
                                                 Risk Level   Operational Impact
                                                                                                          1.   Pemantauan harga pasar dan mengkaji
                                                                                                               rencana dan kontrak penjualan serta
                                                                                                               mempersiapkan analisis peluang
                                                                                                               permintaan pasar.
                                                                                                          2.   Melakukan strategi lindung nilai
                                                                                                               sebagai instrumen finansial
                                                                                                               menghadapi tekanan pelemahan
                                                                                                               harga.
                                                                                                          3.   Memelihara kualitas produk guna
                                                                                                               menjaga harga jual kepada pelanggan.
                                                                                                          4.   Mengelola fleksibilitas portofolio
                                                                                                               penjualan batubara terhadap situasi
                                                                                                               harga yang akan datang.
                                                                                                          5.   Membangun komunikasi yang erat
                                                                                                               dengan pelanggan terutama terkait
                          Perubahan                           Perubahan perilaku    Harga jual dan             rencana perubahan kualitas dan
                          harga komoditas                     pelanggan             margin laba                pengiriman.
                                               High
                          Commodity price                     Changes in customer   Selling price and
                          changes                             behavior              profit margin
  Kinerja Ekonomi                                                                                         1.   Monitoring market prices, reviewing
  Economic Performance                                                                                         sales plans and contracts, and
                                                                                                               preparing market demand opportunity
                                                                                                               analysis.
                                                                                                          2.   Implementing hedging strategies as
                                                                                                               financial instruments to face downward
                                                                                                               pressure on prices.
                                                                                                          3.   Ensuring product quality to maintain
                                                                                                               selling prices to customers.
                                                                                                          4.   Managing the flexibility of the coal
                                                                                                               sales portfolio to the future price
                                                                                                               situation.
                                                                                                          5.   Maintaining close communication with
                                                                                                               customers, particularly on quality and
                                                                                                               delivery change plans.
                                                                                                          1. Meningkatkan tingkat keyakinan
                                                                                                             perencanaan tambang terutama dari
                                                                                                             proses perizinan dan lisensi, serta
                                                                                                             kesiapan area.
                                                                                                          2. Mengembangkan rencana kuantitas
                                                                                                             Produksi FC yang andal.
                                                                                                          3. Menyiapkan rencana alternatif untuk
                          Ketidaksesuaian                                         Tingginya biaya            mencari pemasok lain yang dapat
  Produk dan Layanan      kuantitas dan                                           demurrage dan              memenuhi permintaan perusahaan.
                                                              Keluhan dari
  Pelanggan               kualitas batubara                                       perkapalan
                                               High           pelanggan
  Products and Customer   Discrepancies in                                        High demurrage and
                                                              Customer complaints                         1. Improve confidence in mine planning,
  Care                    coal quantity and                                       shipping costs
                          quality                                                                            particularly in the permitting and
                                                                                                             licensing process, as well as site
                                                                                                             readiness.
                                                                                                          2. Develop a reliable FC production
                                                                                                             quantity plan.
                                                                                                          3. Prepare alternative plans to source
                                                                                                             other suppliers that can meet the
                                                                                                             company’s demands.




                                                              Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                  61
Page 62
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                                        Tingkatan        Dampak
         Aspek Lingkungan             Risiko                                              Dampak Keuangan            Mitigasi/ Pengelolaan risiko
                                                          Risiko       Operasional
        Environmental Aspect           Risk                                                Financial Impact          Risk Mitigation/Management
                                                        Risk Level   Operational Impact
                                                                                                                1. Memastikan Sistem Manajemen
                                                                                                                   Lingkungan telah dijalankan di
                                                                                                                   semua aspek kegiatan operasional
                                Ketidakcukupan                                                                     perusahaan.
                                sistem                                                                          2. Melakukan koordinasi dan
                                manajemen dalam                                                                    kolaborasi dengan semua pihak
                                mengantisipasi                                                                     terkait dengan kajian geohidrologi,
                                dampak                                                                             untuk memastikan bahwa proses
                                peningkatan                                                                        pertambangan tidak berdampak
                                kegiatan                                                                           buruk pada sumber air bawah tanah
                                operasional                                                                        dan kondisi air di permukaan.
                                terhadap                                                                        3. Melakukan penilaian dampak
                                                                     Reputasi buruk
                                lingkungan, seperti                                                                lingkungan yang komprehensif
       1. Pengelolaan Energi                                         perusahaan dan
                                pencemaran air,                                                                    sebelum memulai operasi
       2. Keanekaragaman                                             berkurangnya
                                kekeringan, polusi                                                                 tambang untuk mengidentifikasi
          Hayati                                                     kepercayaan          Denda atau sanksi
                                udara, dan lain-                                                                   dan mengurangi risiko terhadap
       3. Pengelolaan Air dan                                        dari pemangku        dari pemerintah
                                lain.                                                                              keanekaragaman hayati.
          Efluen                                       High          kepentingan
       4. Pengelolaan Limbah                                                              Government fines
                                The inadequacy of
          dan Tailing                                                Bad reputation of    or sanctions          1. Ensuring the Environmental
                                the management
                                                                     the company and                               Management System has been
                                system in
       1. Energy Management                                          lack of trust from                            implemented in all aspects of the
                                anticipating the
       2. Biodiversity                                               stakeholders                                  Company's operations.
                                impact on the
       3. Water and Effluent                                                                                    2. Coordinating and collaborating with
                                environment
          Management                                                                                               all parties related to geohydrology
                                due to increased
       4. Waste and Tailings                                                                                       studies, to ensure that the mining
                                operational
          Management                                                                                               process does not adversely affect
                                activities, such as
                                water pollution,                                                                   underground water sources and
                                drought, air                                                                       surface water conditions.
                                pollution, and                                                                  3. Conduct a comprehensive
                                others.                                                                            environmental impact assessment
                                                                                                                   before starting mining operations
                                                                                                                   to identify and mitigate risks to
                                                                                                                   biodiversity.

                                                                                                                1. Menetapkan target emisi GRK dalam
                                                                                                                   KPI operasional dan melaksanakan
                                                                                                                   program Dekarbonisasi.
                                                                                          Penambahan            2. Memperbaiki metode dan
                                Ketidaksiapan                                                                      perhitungan prakiraan; meninjau
                                                                                          biaya untuk harga
                                dalam mengelola                                                                    praktik sistem drainase;
                                                                                          karbon/karbon tax
                                kewajiban Emisi                                                                    mengevaluasi dan memantau kinerja
                                                                                          sesuai regulasi
                                dan Energi serta                                                                   pengelolaan air.
                                                                                          pemerintah, serta
                                dampak dari                                                                     3. Menerapkan perbaikan berbasis
                                                                     Terhambatnya         penambahan biaya
                                perubahan iklim                                                                    proses rendah karbon dalam rantai
                                                                     aktifitas            untuk program
                                terkait Gas Rumah                                                                  nilai.
                                                                     operasional akibat   improvement
                                Kaca (GRK)                                                                      4. Menerapkan program Dekarbonisasi
                                                                     cuaca ekstrim        pengurangan emisi
       Pengendalian Emisi                                                                                          dan Solusi Modal Alam (NCS).
       Emission Control         Inadequate             Medium
                                                                     Disruptions to       Additional costs
                                Management
                                                                     operational          for carbon pricing/   1. Set GHG emission reduction targets
                                of Emissions
                                                                     activities due to    carbon tax               in operational KPIs and implement
                                and Energy
                                                                     extreme weather      compliance as            the Decarbonization Program.
                                obligations, as well
                                                                     conditions           per government        2. Improve forecasting methods and
                                as climate change
                                                                                          regulations and for      calculations, review drainage system
                                impacts related
                                                                                          emission reduction       practices, and evaluate and monitor
                                to Greenhouse
                                                                                          improvement              water management performance.
                                Gases (GHG)
                                                                                          programs              3. Implement low-carbon process
                                                                                                                   improvements within the value chain.
                                                                                                                4. Execute the Decarbonization
                                                                                                                   Program and Nature-based Solutions
                                                                                                                   (NCS).




62     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 63
Tentang ITM dan            Tata Kelola yang Transparan        Komitmen Kami terhadap             Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan      dan Bertanggung Jawab              Kesejahteraan Manusia              Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and              Transparent and Responsible        Our Commitment to                  Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report      Governance                         People Wellbeing                   Managing Environmental Impacts




                                                                                                          1. Menyusun rencana penutupan
                                                                                                             tambang yang detail dan mencakup
                                                                                                             semua aspek serta melibatkan
                                                                                                             pemerintah, masyarakat lokal, dan
                                                                                                             pemangku kepentingan.
                                                                                                          2. Melakukan monitoring dan evaluasi
                                                             Reputasi buruk dan                              secara berkala untuk memastikan
                                                             dampak negarif        Adanya biaya              bahwa langkah-langkah mitigasi yang
                          Pemenuhan                          pada investor,        tambahan untuk            diambil efektif.
                          kriteria sukses                    mitra bisnis, dan     untuk memenuhi         3. Menyediakan jaminan keuangan
                          program tutup                      masyarakat            kewajiban                 yang cukup untuk menutupi biaya
   Pascatambang           tambang                                                  penutupan                 penutupan tambang dan pemulihan
                                               Medium                                                        lingkungan.
   Post-mining                                               Poor reputation       tambang
                          Compliance with                    and negative
                          mine closure                       impact on             Additional costs to    1. Develop a detailed mine closure plan
                          success criteria                   investors, business   fulfill mine closure      covering all aspects and involving the
                                                             partners, and the     obligations               government, local communities, and
                                                             community                                       stakeholders.
                                                                                                          2. Conduct regular monitoring
                                                                                                             and evaluation to ensure the
                                                                                                             effectiveness of mitigation measures.
                                                                                                          3. Provide sufficient financial
                                                                                                             guarantees to cover mine closure
                                                                                                             and environmental restoration costs.

                                                Tingkatan        Dampak                 Dampak
        Aspek Sosial            Risiko                                                                          Mitigasi/ Pengelolaan risiko
                                                  Risiko       Operasional             Keuangan
   Social Aspect                 Risk                                                                           Risk Mitigation/Management
                                                Risk Level   Operational Impact     Financial Impact

                                                                                                          1. Merealisasikan program
                                                                                                             Pengembangan Pemberdayaan
                                                                                                             Masyarakat (PPM) yang mengacu
                                                                                                             pada TPB dan peraturan pemerintah.
                                                                                                          2. Merumuskan rencana induk PPM
                          Keluhan dan                                                                        berdasarkan pemetaan sosial dan
                          protes dari                                                                        kebijakan Community Development
                          masyarakat                                                                         (CD) yang telah dikonsultasikan
                          terhadap kegiatan                                                                  kepada masyarakat, pemerintah, dan
                          operasional                                                                        manajemen ITM.
                          pertambangan                                                                    3. Meningkatkan strategi komunikasi
                          serta program                                            Kompensasi                dalam membangun reputasi dan
                                                             Menghambat
                          pengembangan                                             yang harus                hubungan yang baik dengan
                                                             jalannya aktivitas
                          msayarakat yang                                          diberikan kepada          komunitas masyarakat lokal dan
                                                             operasional
                          belum terukur                                            masyarakat sekitar        pemangku kepentingan lainnya.
                                               High
                                                             Obstructing
                          Complaints and                                           Compensation
                                                             operational                                  1. Realizing the Community
   Sosial dan Komunitas   protests from the                                        to the local
                                                             activities                                      Empowerment Development (CED)
   Social and Community   community against                                        communities
                          mining operations                                                                  program that refers to the SDGs and
                          and community                                                                      government regulations.
                          development                                                                     2. Formulating PPM master plan based
                          programs that                                                                      on social mapping and Community
                          have not been                                                                      Development (CD) policies that have
                          measured.                                                                          been consulted with the community,
                                                                                                             government, and ITM management.
                                                                                                          3. Improving communication strategies
                                                                                                             in building good reputation and
                                                                                                             relationships with local communities
                                                                                                             and other stakeholders.




                                                             Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                 63
Page 64
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                                                                                            1. Memperkuat penerapan budaya
                                                                                                               keselamatan dan memastikan
                                                                                                               prosedur kerja mengenai tanggung
                                                                                                               jawab dari aspek keselamatan dan
                                                                                                               lingkungan
                                                                                                            2. Memastikan kembali mengenai
                                                                                                               pemeliharaan dan perbaikan jalan
                                                                                                               hauling
                                Potensi                                                                     3. Mengawasi fatigue control dan
                                kejadian terkait                                                               melakukan pelaporan, serta
                                keselamatan di                                                                 memperkuat safety patrol di area-
                                area tambang                      Berhenti             Hilangnya waktu         area berpotensi kejadian
                                khususnya di                      beroperasi           kerja karena         4. Melakukan pemetaan terkait fasilitas
       Kesehatan dan                                                                                           yang digunakan bersama dan
                                wilayah fasilitas                 karena kejadian      terhentinya
       Keselamatan Kerja                                                                                       memastikan penanggung jawab serta
                                bersama                           kecelakaan           operasional
       Occupational Health                          Critical                                                   monitoring di tiap-tiap area
       and Safety
                                Potential safety-                 Stopping             Loss of man-hours
                                related incidents                 operational due to   due to operational   1. Strengthening the implementation of
                                in the mine area,                 an incident          stoppage                a safety culture and ensuring work
                                especially in the                                                              procedures regarding safety and
                                area of shared                                                                 environmental responsibilities.
                                facilities                                                                  2. Reassuring the maintenance and
                                                                                                               repair of hauling roads
                                                                                                            3. Monitoring fatigue control and
                                                                                                               reporting, as well as strengthening
                                                                                                               safety patrols in areas of potential
                                                                                                               incidents.
                                                                                                            4. Mapping shared facilities and
                                                                                                               ensuring the person in charge and
                                                                                                               monitoring in each area.

                                                                                                            1. Menyusun Perjanjian Kerja Bersama
                                                                                                               serta melakukan review dan
                                                                                                               pengkinian secara berkala sesuai
                                                                                                               dengan kondisi dan aturan yang
                                                                                                               berlaku
                                                                                                            2. Membuat meeting rutin yang
                                                                  Potensi adanya
                                                                                                               dilakukan secara periodic (quartal)
                                                                  protes dan
                                Hubungan                                               Hilangnya waktu         antara management dan perwakilan
                                                                  mogok kerja
                                Sengketa antara                                        kerja karena            Serikat pekerja untuk membahas
                                                                  dari karyawan
                                Management dan                                         terhentinya             permasalahan dan kesepakatan
                                                                  operasional
                                Serikat Pekerja                                        operasional             antara Perusahaan dan pekerja
       Ketenagakerjaan                              Medium
       Employment                                                 Potential of
                                Dispute between                                        Loss of man-hours    1. Develop Collective Labor
                                                                  protests and
                                Management and                                         due to operational      Agreements and conduct periodic
                                                                  strikes from
                                Labor Union                                            stoppage                reviews and updates in line with
                                                                  employees in
                                                                                                               prevailing conditions and regulations
                                                                  operations
                                                                                                            2. Establish routine meetings
                                                                                                               conducted periodically (quarterly)
                                                                                                               between management and Union
                                                                                                               representatives to discuss issues and
                                                                                                               agreements between the Company
                                                                                                               and employees




64     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 65
Tentang ITM dan          Tata Kelola yang Transparan    Komitmen Kami terhadap               Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan    dan Bertanggung Jawab          Kesejahteraan Manusia                Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and            Transparent and Responsible    Our Commitment to                    Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report    Governance                     People Wellbeing                     Managing Environmental Impacts




                                                                                                      1. Merealisasikan program
                                                                                                         Pengembangan Pemberdayaan
                                                                                                         Masyarakat (PPM) yang mengacu
                                                                                                         pada TPB dan peraturan pemerintah.
                                                                                                      2. Merumuskan rencana induk PPM
                                                                                                         berdasarkan pemetaan sosial dan
                                                                                                         kebijakan Community Development
                                                                                                         (CD) yang telah dikonsultasikan
                                                                                                         kepada masyarakat, pemerintah, dan
                        Implementasi                                         Biaya yang                  manajemen ITM.
                        program                                              tidak tepat guna         3. Meningkatkan strategi komunikasi
                        Pengembangan                                         untuk program               dalam membangun reputasi dan
                        Pemberdayaan                   Menghambat            pengembangan                hubungan yang baik dengan
   Pengembangan
                        Masyarakat yang                jalannya aktivitas    pemberdayaan                komunitas masyarakat lokal dan
   dan Pemberdayaan
                        tidak tepat                    operasional           masyarakat                  pemangku kepentingan lainnya.
   Masyarakat Lokal
                                              Medium
   Local Community
                        Inappropriate                  Disruption of         Inefficient use
   Development and                                                                                    1. Implement the Community
                        implementation                 operational           of funds for
   Empowerment                                                                                           Development and Empowerment
                        of Community                   activities            community
                        Development and                                      development and             (PPM) program in accordance
                        Empowerment                                          empowerment                 with the SDGs and government
                        programs                                             programs                    regulations.
                                                                                                      2. Develop a master plan for PPM based
                                                                                                         on social mapping and Community
                                                                                                         Development (CD) policies, consulted
                                                                                                         with the community, government, and
                                                                                                         ITM management.
                                                                                                      3. Enhance communication strategies
                                                                                                         to build a good reputation and strong
                                                                                                         relationships with local communities
                                                                                                         and other stakeholders.

                                                                                                      1. Meningkatkan kondisi kerja
                                                                                                         dengan menilai dan meningkatkan
                                                                                                         keselamatan di tempat kerja secara
                                                                                                         berkala.
                                                                                                      2. Menjaga komunikasi terbuka
                                                                                                         dengan karyawan dan pemangku
                                                                                                         kepentingan tentang rencana dan
                        Kondisi kerja yang                                                               kemajuan keselamatan.
                        tidak memadai                                                                 3. Menegakkan kebijakan
                                                       Penurunan
                        melanggar hak                                                                    antidiskriminasi dan antipelecehan
                                                       produktifitas dari    Berkurangnya
   Hak Asasi Manusia    asasi manusia                                                                    yang ketat untuk memastikan tempat
                                                       karyawan              profit
   Human Rights         karyawan.                                                                        kerja yang saling menghormati dan
                                              Medium
                                                       Decrease in           Reduced                     inklusif.
                        Inadequate
                                                       employee              profitability
                        working conditions
                                                       productivity                                   1. Improve working conditions by
                        violating employee
                        human rights                                                                     regularly assessing and enhancing
                                                                                                         workplace safety.
                                                                                                      2. Maintain open communication
                                                                                                         with employees and stakeholders
                                                                                                         regarding safety plans and progress.
                                                                                                      3. Enforce strict anti-discrimination and
                                                                                                         anti-harassment policies to ensure a
                                                                                                         respectful and inclusive workplace.

                                                                                                      1. Meninjau pasar global dan
                                                                                                         melakukan Pengamatan Pengadaan
                                                                                                         untuk kategori pasar utama, seperti
                                                                                                         permintaan dan pasokan, tren biaya
                                                                                                         pengiriman, serta persaingan antar
                                                                                                         vendor.
                        Tidak dapat                                          Meningkatnya             2. Mencari peluang untuk rantai
                        memastikan                     Sedikitnya sisa       biaya untuk                 pasokan alternatif, misal merek dan
   Manajemen Rantai                                                                                      jenis, untuk memastikan kesiapan
                        kelancaran rantai              stok material         mendapatkan
   Pasok                                                                                                 pasar.
                        pasokan                        penting               material penting
   Supply Chain                               Medium
   Management
                        Inability to ensure            Limited stock of      Increased costs for      1. Review global markets and conduct
                        smooth supply                  essential materials   procuring essential         Procurement Observations for key
                        chain operations                                     materials                   market categories, such as supply
                                                                                                         and demand trends, shipping cost
                                                                                                         trends, and vendor competition.
                                                                                                      2. Identify alternative supply chain
                                                                                                         opportunities, including different
                                                                                                         brands and types, to ensure market
                                                                                                         readiness.




                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                   65
Page 66
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                                             Tingkatan        Dampak                     Dampak
          Aspek Tata Kelola                Risiko                                                                              Mitigasi/ Pengelolaan risiko
                                                               Risiko       Operasional                 Keuangan
          Governance Aspect                 Risk                                                                               Risk Mitigation/Management
                                                             Risk Level   Operational Impact         Financial Impact

                                    Aktivitas
                                                                                                                         1. Membangun system dan tata
                                    mencurigakan
                                                                                                                            kelola keamanan siber dan
                                    yang dapat
                                                                                                   Denda atau               memastikan pengkinian versi dari
                                    mengakses
                                                                                                   sanksi dari              setiap perangkat keamanan yang
                                    system dan
                                                                                                   pemerintah jika          digunakan
                                    jaringan
                                                                          Potensi pencurian        tidak menerapkan      2. Menjalankan dan evaluasi
                                    Perusahaan
                                                                          data dan                 undang-undang            secara berkala terhadap
                                    sehingga
                                                                          terganggunya             Pelindungan Data         pengimplementasian ISO27001
                                    berpotensi untuk
                                                                          akses ke jaringan        Pribadi (PDP)         3. Melakukan uji keamanan secara
                                    melakukan
                                                            High                                                            berkala yang dilakukan untuk
                                    pencurian data
       Keamanan                                                           Potential data           Government               mengevaluasi tingkat keamanan
       Siber dan Digitalisasi                                             breaches and             fines or sanctions
                                    Suspicious
       Cyber Security and                                                 disrupted access         due to non-           1. Building cybersecurity systems and
                                    activities that
       Digitalization                                                     to the network           implementation of        governance and ensuring version
                                    can access
                                                                                                   the Personal Data        updates of any security tools used.
                                    the Company's
                                                                                                   Protection (PDP)      2. Adopting ISO27001 and periodically
                                    systems and
                                                                                                   law                      evaluating its implementation.
                                    networks,
                                                                                                                         3. Conducting periodic security tests to
                                    potentially leading
                                                                                                                            evaluate the level of security.
                                    to data theft.

                                                                                                                         1. Evaluasi kesesuaian rencana
                                                                                                                            pertambangan dengan kewajiban
                                                                                                                            AMDAL
                                                                                                                         2. Implementasi standarisasi proses
                                                                          Kesulitan                                         rehabilitasi tambang, manajemen
                                                                          mendapatkan                                       VOID, pengelolaan air tambang, dan
                                    Potensi sanksi atas                   perpanjangan                                      peraturan lain yang dipersyaratkan
                                    ketidakpatuhan                        atau perizinan                                 3. Membuat system untuk monitoring
                                    terhadap                              berikutnya yang          Denda atau sanksi        pemenuhan peraturan
       Perizinan dan
                                    peraturan                             berdampak pada           dari pemerintah
       Kepatuhan
                                                            High          operasional
       Licensing and                                                                                                     1. Evaluation of compliance of mining
                                    Potential                                                      Government fines
       Compliance                                                                                                           plan with Environmental Impact
                                    sanctions for non-                    Unable to obtain         or sanctions
                                    compliance with                       extensions or                                     Analysis (EIA/AMDAL) obligation
                                    regulations                           subsequent                                     2. Standardization implementation
                                                                          licenses that                                     of mine rehabilitation process,
                                                                          impact operations                                 VOID management, mine
                                                                                                                            water management, and other
                                                                                                                            requirements of regulations
                                                                                                                         3. Building a system for monitoring
                                                                                                                            compliance with regulations

                                    Aktivitas korupsi       Medium        Adanya benturan          Kerugian akibat       1. Perusahaan memiliki Kebijakan/
                                    dan fraud yang                        kepentingan pada         aktivitas korupsi        Pedoman/Prosedur terkait Aktivitas
                                    dilakukan oleh                        aktivitas bisnis         atau fraud               Korupsi: Kode Etik, Kebijakan dan
                                    pihak internal yang                                                                     Prosedur Anti-Penyuapan dan Korupsi
                                    menyebabkan                           Conflict of interest     Losses due to            , SOP tentang Pencegahan Benturan
                                    kerugian                              in business activities   corruption or fraud      Kepentingan & Menjaga Informasi
                                    Perusahaan                                                     activities               Rahasia
                                                                                                                         2. Perusahaan memiliki alat untuk
                                    Corruption and                                                                          pelaporan permasalahan (Pusat
       Etika Bisnis (Anti Korupsi   fraud activities                                                                        Transparansi, IWBC, Pusat Keluhan
       dan Fraud)                   committed by                                                                            (VoiS))
       Business Ethic (Anti-        internal parties that
       Corruption and Fraud)        cause losses to the                                                                  1. The Company has Policies/Guidelines/
                                    Company                                                                                 Procedures related to Corrupt
                                                                                                                            Activities: Code of Conduct, Anti-
                                                                                                                            Bribery and Corruption Policies and
                                                                                                                            Procedures, SOP on Preventing
                                                                                                                            Conflict of Interest & Safeguarding
                                                                                                                            Confidential Information.
                                                                                                                         2. The company has tools for problem
                                                                                                                            reporting (Transparency Center, IWBC,
                                                                                                                            Complaint Center (VoiS))

      Selain diversifikasi bisnis, pada tahun 2024, ITM memetakan                       In 2024, apart from business diversification, ITM has mapped
      peluang di antaranya:                                                             out opportunities including:

      1. Pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya                            1. Development of Solar Power Plant (PLTS) projects by PT
         (PLTS) melalui PT IBP dan akan melanjutkan ke                                     IBP and will continue to hydropower. As of 2024, IBP has
         pembangkit tenaga air. Pada 2024, IBP telah berhasil                              successfully secured solar-based contracts of 61.3 MWp,
         membukukan kontrak berbasis surya sebesar 61,3 MWp,                               including the Bunyut Project which supports internal
         termasuk Proyek Bunyut yang mendukung operasional                                 operations.
         internal.
      2. Penerapan pendekatan nature-based solutions yang                               2. Implementation of nature-based solutions approach that



66     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 67
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan    Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab          Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan         Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible    Our Commitment to            Building the Future,                Appendix
Sustainability Report     Governance                     People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




    mendukung reklamasi tambang untuk memulihkan                      supports mine reclamation to restore natural forest areas
    kawasan hutan alam menjadi area hijau yang produktif              into productive green areas with significant positive
    dengan pengaruh positif yang yang signifikan berupa               impacts in the form of such as additional carbon
    penambahan nilai serapan karbon pada area tersebut.               sequestration values in the area.
 3. Studi untuk pengembangan proyek Nature-based carbon            3. Study for the development of Nature-based carbon
    melalui kegiatan perlindungan dan konservasi & restorasi          projects through protection and conservation &
    kawasan hutan (REDD+ & ARR) dengan nilai tambah                   restoration of forest areas (REDD+ & ARR) with added
    berupa nilai kredit karbon yang dapat diperdagangkan.             value of tradable carbon credit value.
 4. Pengembangan bunyut port untuk mendukung                       4. Development of Bunyut Port to support the increase in
    peningkatan produksi TCM, BEK, dan TIS. Upaya ini                 production at TCM, BEK and TIS. This effort can increase
    dapat menaikkan kapasitas Bunyut Port dari 13 juta ton            the capacity of Bunyut Port from 13 million tons of coal to
    coal menjadi 20 juta ton coal, serta memungkinkan                 20 million tons of coal, and allow third party coal services
    adanya layanan third party coal yang dapat mendukung              to support the Company's business sustainability.
    keberlanjutan bisnis Perusahaan.
 5. Pengurangan biaya logistik laut dengan konsumsi bahan          5. Lower sea logistics costs with lesser barge fuel
    bakar tongkang yang lebih rendah karena jarak yang                consumption due to shorter distances and shorter barge
    lebih pendek dan waktu siklus tongkang yang lebih                 cycle times.
    pendek.

 ITM menyediakan media komunikasi dua arah antara Direksi          ITM provides a two-way communication platform between
 dan pekerja untuk menyampaikan keluh kesah, laporan               the Board of Directors and employees to submit complaints,
 pelanggaran terkait etika, dan pengaduan pemangku                 reports of ethical violations, and stakeholder grievances to
 kepentingan guna mendukung tata kelola yang bertanggung           ensure responsible and transparent governance. These
 jawab dan transparan. Media penyampaian dapat ditempuh            grievances can be submitted through direct or indirect means.
 melalui penyampaian langsung maupun tidak langsung. [2-12]        [2-12] [2-16]
 [2-16]


 Penyampaian langsung melalui pertemuan berkala,seperti            Direct submission through periodic meetings, such as town
 town hall, gathering, rapat atau pertemuan RUPS, Public           halls, gatherings, meetings or GMS meetings, Public Expose,
 Expose, Analyst Meeting, Corporate Governance Day, dan            Analyst Meeting, Corporate Governance Day, and Quarterly
 Quarterly Communication Day. Pada tahun 2024, terdapat            Communication Day. In 2024, several critical matters were
 hal kritis yang disampaikan kepada Direksi, yaitu K3, GCG,        submitted to the Board of Directors, including HSE, GCG,
 ketenagakerjaan, performa perusahaan dan penutupan                employment, company performance and mine closure.
 tambang.

 Penyampaian tidak langsung melalui fasilitas Independent          Indirect submission through the Independent Whistle Blowing
 Whistle Blowing Center (IWBC) yang dapat diakses melalui          Center (IWBC) channel which can be accessed through the
 website www.iwbcitmg.com serta Voice of Stakeholders (VoiS)       website www.iwbcitmg.com and Voice of Stakeholders (VoiS)
 diakses melalui www.voisitmg.com                                  at www.voisitmg.com.

 Pendekatan Tata Kelola                                            Governance Approach to
 Terhadap Isu Perubahan Iklim                                      Climate Change Issues
 Komitmen ITM dalam menghadapi tantangan perubahan iklim           ITM's commitment to addressing the challenges of climate
 tercermin melalui tata kelola perusahaan dan pengambilan          change is demonstrated through its corporate governance
 keputusan strategis. Direksi memegang peran kunci dalam           and strategic decision-making. The Board of Directors plays
 mengawasi kinerja perusahaan serta menentukan arah                a key role in overseeing the Company's performance and
 strategis, dengan mempertimbangkan isu-isu iklim dalam            setting its strategic direction, taking into account climate
 aktivitas operasional utama. Dewan Komisaris mendelegasikan       issues in key operational activities. The Board of Commissioners
 kepada Komite Pembangunan Berkelanjutan, Tata Kelola,             delegates tasks to the Sustainable Development, GCG,
 Nominasi, dan Kompensasi (SDGNCC) untuk menjalankan               Nomination and Compensation Committee (SDGNCC), to
 tugas utama, yaitu mengkaji serta memberikan rekomendasi          review and provide recommendations on mitigating corporate
 terkait mitigasi risiko reputasi perusahaan dan isu sosial        reputational risks and social and sustainable development
 maupun pembangunan berkelanjutan.                                 issues.

 Isu perubahan iklim menjadi salah satu fokus utama dalam          The climate change issue is one of the main focuses in ITM's
 pengelolaan keberlanjutan ITM, yang didukung oleh visi, misi,     sustainability management, supported by the company's
 strategi, dan program kerja perusahaan. Manajemen ITM             vision, mission, strategy and work programs. ITM management



                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                      67
Page 68
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      berperan signifikan dalam mengelola risiko dan peluang terkait         plays a significant role in mitigating climate-related risks and
      iklim melalui penilaian sistematis dan pendekatan yang efektif.        opportunities through systematic assessments and effective
      Aktivitas ini meliputi pemantauan metrik penting, seperti emisi        approaches. This includes monitoring key metrics, such as
      karbon, penggunaan sumber daya, dan penerapan energi                   carbon emissions, resource use, and renewable energy
      terbarukan. Selain itu, manajemen memimpin pengembangan                deployment. In addition, management leads the development
      serta pelaksanaan inisiatif strategis untuk memitigasi risiko          and implementation of strategic initiatives for risk mitigation
      dan memanfaatkan peluang yang sejalan dengan komitmen                  and opportunity in line with ITM's commitment to sustainability.
      ITM terhadap keberlanjutan. Pendekatan ini mencakup                    The approach includes regular evaluation, scenario analysis
      evaluasi berkala, analisis skenario, dan integrasi isu iklim ke        and integration of climate issues into the larger business
      dalam proses perencanaan bisnis yang lebih luas. Dengan                planning process. With these measures, management ensures
      langkah ini, manajemen memastikan ITM tidak hanya mampu                ITM is not only able to adapt to climate change, but also
      beradaptasi dengan perubahan iklim, tetapi juga terus tumbuh           continue growing through the implementation of
      melalui penerapan praktik ramah lingkungan dan solusi                  environmentally friendly practices and innovative solutions.
      inovatif.



      Manajemen Risiko terkait Isu                                           Climate Change related Risk
      Perubahan Iklim                                                        Management
      ITM menerapkan serangkaian proses manajemen risiko terkait             ITM implements a series of climate change-related risk
      perubahan iklim, yaitu:                                                management processes, namely:
      1. Konteks dan Lingkungan Risiko                                       1. Context and Environmental Risk
         • Komunikasi & Konsultasi: Tahap awal difokuskan pada                  • Communication & Consultation: The initial phase
           membangun komunikasi dan konsultasi yang efektif                       focuses on building effective communication and
           di antara para pemangku kepentingan dalam upaya                        consultation among stakeholders in climate action
           aksi iklim. Pendekatan ini melibatkan kolaborasi                       efforts. The approach involves collaboration among
           antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan                          communities, governments and businesses to create
           untuk menciptakan pemahaman bersama terkait                            a shared understanding of climate risks, vulnerabilities,
           risiko iklim, tingkat kerentanan, serta peluang dalam                  and opportunities to formulate appropriate adaptation
           merumuskan strategi adaptasi yang tepat.                               strategies.
         • Menetapkan Konteks: Tahap ini berfokus pada                          • Defining the Context: This stage focuses on
           pemahaman konteks yang lebih luas di mana risiko                       understanding the broader context in which climate
           iklim dapat berkembang. Proses ini mencakup analisis                   risks may arise. The process involves analyzing
           berbagai faktor, seperti perubahan pola cuaca,                         various factors, such as changing weather patterns,
           peningkatan permukaan air laut, dan dinamika sosio-                    rising sea levels and socio-economic dynamics, to
           ekonomi, sehingga menyediakan dasar yang holistik                      provide a holistic basis for formulating climate risk
           untuk merancang strategi pengelolaan risiko iklim.                     management strategies.

      2. Penilaian Risiko                                                    2. Risk Assessment
         • Identifikasi Risiko: Proses identifikasi dilakukan secara            • Risk Identification: The identification process is carried
           sistematis dengan mengenali berbagai ancaman                           out systematically by recognizing the different threats
           yang ditimbulkan oleh perubahan iklim, seperti                         posed by climate change, such as extreme weather,
           kejadian cuaca ekstrem, peningkatan suhu, dan                          rising temperatures, and changing rainfall patterns.
           perubahan pola curah hujan.                                          • Risk Analysis: A thorough analysis is conducted to
         • Analisis Risiko: Analisis menyeluruh dilakukan untuk                   understand the specific dynamics of each climate risk,
           memahami dinamika spesifik dari setiap risiko iklim,                   including assessing the potential severity of impacts
           termasuk menilai potensi tingkat keparahan dampak                      on ecosystems, communities and infrastructure.
           terhadap ekosistem, masyarakat, dan infrastruktur.                   • Risk Evaluation: Evaluation to assess the significance
         • Evaluasi Risiko: Evaluasi untuk menilai signifikansi                   of each identified risk in the context of climate change.
           setiap risiko yang teridentifikasi dalam konteks                       Prioritization is based on factors such as the urgency
           perubahan iklim. Penentuan prioritas didasarkan pada                   of mitigation or adaptation efforts, potential economic
           faktor-faktor seperti urgensi upaya mitigasi atau                      impact, and vulnerability of the affected area.
           adaptasi, potensi dampak ekonomi, dan kerentanan
           wilayah yang terkena dampak.

      3. Penanganan Risiko                                                   3. Risk Mitigation
         Tahap pengelolaan risiko mencakup pemilihan dan                        The risk management phase comprises the selection and
         implementasi strategi untuk mengurangi dampak risiko                   implementation of strategies to reduce the impact of
         yang terkait dengan perubahan iklim. Pendekatan ini



68     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 69
Tentang ITM dan             Tata Kelola yang Transparan      Komitmen Kami terhadap        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan       dan Bertanggung Jawab            Kesejahteraan Manusia         Mengelola Dampak Lingkungan         Lampiran
About ITM and               Transparent and Responsible      Our Commitment to             Building the Future,                Appendix
Sustainability Report       Governance                       People Wellbeing              Managing Environmental Impacts




     meliputi upaya mitigasi dan reduksi emisi gas rumah kaca,             climate change-related risks. The approach includes
     penerapan strategi adaptasi untuk memperkuat ketahanan,               mitigation and reduction of greenhouse gas emissions,
     serta perencanaan pendanaan dan pengalokasian sumber                  implementation of adaptation strategies to build resilience,
     daya yang mendukung keberhasilan langkah-langkah                      and planning for funding and allocating resources to
     tersebut.                                                             support the achievement of these measures.

 4. Pemantauan dan Peninjauan                                          4. Monitoring and Evaluation
    Pemantauan dan evaluasi rutin dan berkesinambungan                    Regular and continuous monitoring and evaluation of the
    terhadap profil risiko membantu ITM memastikan bahwa                  risk profile allows ITM to ensure that its strategies remain
    strategi yang diterapkan tetap relevan dan mampu                      relevant and adaptable. This includes re-evaluation of risk
    beradaptasi. Kegiatan ini mencakup evaluasi ulang                     mitigation plans, assessment of the effectiveness of
    terhadap rencana mitigasi risiko, penilaian efektivitas               ongoing climate action measures, and identification of
    langkah-langkah aksi iklim yang sedang berlangsung, serta             new risks arising from dynamic changes in climate patterns.
    identifikasi risiko baru yang muncul akibat perubahan pola
    iklim yang dinamis.

     Daftar risiko perubahan iklim (climate change risk registers)         Climate change risk registers are consolidated lists of
     merupakan daftar konsolidasi risiko yang telah diidentifikasi         identified and assessed risks, integrating the results of the
     dan dinilai, yang mengintegrasikan hasil dari proses                  climate risk management process. This instrument is
     manajemen risiko iklim. Instrumen ini penting bagi ITM                essential for ITM to document and centralize information
     untuk mendokumentasikan dan memusatkan informasi                      for appropriate decision-making.
     yang kemudian dapat membantu dalam pengambilan
     keputusan secara tepat.

     ITM mengintegrasikan proses untuk mengidentifikasi,                   ITM integrates processes to identify, assess and manage
     menilai, dan mengelola risiko terkait iklim, antara lain              climate-related risks by:
     dengan:
     • Secara rutin memantau perkembangan instrumen                        • Regularly monitoring the development of climate-
        hukum dan peraturan terkait iklim (karbonisasi dan                   related    legal   instruments    and     regulations
        emisi GRK).                                                          (carbonization and GHG emissions).
     • Menetapkan target GRK dalam KPI operasional ITM.                    • Setting GHG targets in ITM's operational KPIs.
     • Memperbaiki metode perkiraan dan perhitungan                        • Refining forecasting and calculation methods for
        untuk prediksi cuaca.                                                weather prediction.
     • Implementasi program dekarbonisasi dan solusi                       • Implementation of decarbonization programs and
        berbasis sumber daya alam.                                           nature-based solutions.
     • Biaya tambahan untuk mengimplementasikan                            • Additional costs for improvement in the value chain
        peningkatan berbasis proses rendah karbon dalam                      based on low-carbon process.
        rantai nilai.
     • Belanja modal untuk mengembangkan bisnis yang                       • Capital expenditure to develop a greener and low-
        lebih hijau dan rendah karbon.                                       carbon business.


 Strategi                                                              Strategy
 Pemetaan risiko dan peluang terkait perubahan iklim memiliki          Mapping climate change-related risks and opportunities is
 hubungan yang erat dengan strategi ITM, karena membantu               closely related to ITM's strategy, as it allows the Company to
 Perusahaan memahami tantangan dan peluang yang dapat                  understand the challenges and opportunities that may affect
 memengaruhi keberlanjutan dan kinerja dalam jangka panjang.           sustainability and performance in the long term.

 Pemetaan risiko ITM juga mencakup pengelolaan dampak                  ITM's risk mapping also covers the management of the climate
 negatif dari perubahan iklim, yaitu risiko transisi dan risiko        change negative impacts of transition risk and physical risk.
 fisik. ITM memetakan risiko dan peluang dalam tiga jangka             ITM has mapped risks and opportunities in three timeframes,
 waktu, yaitu:                                                         as follows:
 1. Jangka pendek: lima tahun pertama (tahun 2026 - 2030).             1. Short term: first five years (2026 - 2030).
 2. Jangka menengah: titik tengah antara tahun 2030 hingga             2. Medium term: the midpoint between 2030 and zero net
     nol emisi bersih pada tahun 2060, yaitu tahun 2040.                  emissions by 2060, which is in 2040.
 3. Jangka panjang: mencapai emisi nol bersih pada tahun               3. Long term: achievement of net zero emissions by 2060,
     2060 yang dapat direalisasikan dengan adanya                         which can be realized with supporting policies in place.
     kebijakan yang mendukung.



                                                            Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                       69
Page 70
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Pemetaan Risiko Iklim
      Climate Risk Mapping

        Jenis Risiko          Peristiwa Risiko                         Dampak                            Jangka Waktu                     Respon
         Risk Type               Risk Event                             Impact                             Timeframe                     Response

       Risiko Transisi
       Transition Risk

       Kebijakan         Peraturan lingkungan hidup    •   Dampak Operasional                       Jangka menengah hingga   Memantau secara proaktif
       dan Hukum         yang lebih ketat terkait          Peningkatan upaya adaptasi terhadap      panjang                  perubahan hukum dan peraturan
                         dengan pertambangan               perubahan iklim, seperti teknologi                                terkait dan meningkatkan saluran
       Policies and      batubara, mendorong               atau inovasi untuk mengurangi emisi      Medium to long term      penjualan.
       Laws              adaptasi terhadap                 GRK                                                               Menetapkan target emisi GRK
                         perubahan iklim, misalnya     •   Dampak Finansial                                                  dalam KPI operasional dan
                         kebijakan pasar karbon            Penetapan harga karbon, baik melalui                              menetapkan tata kelola data untuk
                         dan mekanisme penetapan           pajak langsung, skema perdagangan                                 mendukung kewajiban pelaporan
                         harga karbon                      emisi, atau mekanisme penghindaran                                dan pengungkapan
                                                           kebocoran karbon (seperti pajak
                         Stricter environmental            perbatasan) dapat menciptakan biaya                               Proactively monitoring relevant
                         regulations on coal mining,       tambahan melalui rantai nilai                                     changes in laws and regulations
                         encouraging adaptation to                                                                           and improving sales channels.
                         climate change, e.g. carbon   •   Operational Impact                                                Setting GHG emissions targets in
                         market policies and carbon        Improvement of climate change                                     operational KPIs and establishing
                         pricing mechanisms                adaptation efforts, such as                                       data governance to support
                                                           technologies or innovations to reduce                             reporting and disclosure
                                                           GHG emissions                                                     obligations.
                                                       •   Financial Impact
                                                           Carbon pricing, through direct taxes,
                                                           emissions trading schemes, or carbon
                                                           leakage avoidance mechanisms (such
                                                           as border taxes) may create additional
                                                           costs through the value chain.

       Pasar             Meningkatnya permintaan       •   Dampak Operasional                       Jangka menengah          Mempelajari dan menjajaki
                         akan energi terbarukan            Peningkatan upaya pemenuhan              hingga panjang           peluang diversifikasi bisnis
                                                           energi terbarukan                                                 ke energi yang lebih ramah
       Market            Growing demand for            •   Dampak Finansial                         Medium to long term      lingkungan
                         renewable energy                  Pendapatan bisnis renewable tahun
                                                           2024 sebesar USD0,7 juta                                          Studying and exploring
                                                           Penambahan CAPEX 2024 terhadap                                    opportunities for business
                                                           renewable energy sebesar USD3,3                                   diversification into more
                                                           juta                                                              environmentally friendly energy

                                                       •   Operational Impact
                                                           Increased efforts for renewable
                                                           energy fulfillment
                                                       •   Financial Impact
                                                           Renewable business revenue in
                                                           2024 is USD0.7 million
                                                           Additional CAPEX 2024 in the
                                                           renewable energy business is
                                                           USD3.3 million

       Reputasi          Perubahan persepsi            •   Dampak Operasional                       Jangka pendek hingga     Menjelajahi berbagai sumber
                         pemangku kepentingan              Penghentian kemitraan dengan             menengah                 pendanaan.
                         terhadap perusahaan               lembaga keuangan karena mereka
       Reputation        tambang batubara sebagai          mengurangi porsi dalam bekerja sama      Short to medium term     Meninjau kebijakan bank dan
                         kontributor industri tinggi       dengan perusahaan ekstraksi sumber                                lembaga lain yang terkait
                         karbon                            daya alam, Kurangnya kepercayaan                                  dengan perubahan iklim dan
                                                           dari pemegang saham dan pasar                                     perkembangan pembatasan yang
                         Changing stakeholder          •   Dampak Finansial                                                  berlaku
                         perceptions toward coal           Penurunan funding dan investment,
                         mining companies as               meningkatkan biaya keuangan atau                                  Exploring different sources of
                         high-carbon industry              divestasi penjualan Perusahaan.                                   funding.
                         contributors
                                                       •   Operational Impact                                                Reviewing the policies of banks
                                                           End of partnerships with financial                                and other institutions on climate
                                                           institutions as they reduce their                                 change and the development of
                                                           portion in working with natural                                   applicable restrictions.
                                                           resource extraction companies,
                                                           Lack of trust from shareholders and
                                                           markets
                                                       •   Financial Impact
                                                           Decline in funding and investment,
                                                           increase finance costs or divestment
                                                           of Company's shares.




70     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 71
Tentang ITM dan                Tata Kelola yang Transparan           Komitmen Kami terhadap            Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan          dan Bertanggung Jawab                 Kesejahteraan Manusia             Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and                  Transparent and Responsible           Our Commitment to                 Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report          Governance                            People Wellbeing                  Managing Environmental Impacts




 Pemetaan Risiko Iklim
 Climate Risk Mapping

   Jenis Risiko         Peristiwa Risiko                         Dampak                           Jangka Waktu                      Respon
    Risk Type              Risk Event                             Impact                            Timeframe                      Response

   Teknologi       Peningkatan permintaan       •   Dampak Operasional                       Jangka menengah hingga   Memadukan fleksibilitas untuk
                   dan adopsi terhadap              Volume penjualan yang dikontrak          panjang                  optimalisasi nilai agar sesuai
   Technology      teknologi dan energi             lebih rendah, harga diskon yang tinggi                            dengan permintaan
                   alternatif untuk                 untuk batubara di luar spesifikasi       Medium to long term
                   mensubstitusi batubara       •   Dampak Finansial                                                  Combining flexibility for value
                                                    Peningkatan CAPEX                                                 optimization to meet demand
                   Growing demand and
                   adoption of alternative      •   Operational Impact
                   technologies and energy to       Lower volume of sales contracts, high
                   substitute coal                  discounted price for off-specification
                                                    coal
                                                •   Financial Impact
                                                    Increased CAPEX

   Finansial       Perubahan peraturan          •   Dampak Operasional                       Jangka menengah           •   Proactive dalam melakukan
   [201-2]         terkait pertambangan             Dampak terhadap realisasi tujuan         hingga panjang                monitoring perubahan
   Financial       batubara                         strategis tahun berjalan                                               peraturan dan hukum yang
                                                •   Dampak Finansial                         Medium to long term           berdampak pada bisnis
                   Changes in regulations on        Dampak terhadap laba (EBIT) atau                                       perusahaan.
                   coal mining                      rencana biaya. Estimasi kerugian                                   •   Meningkatkan channel-
                                                    akibat risiko berkisar 20-30 MUSD.                                     channel penjualan batubara.
                                                                                                                       •   Mengelola faktor biaya
                                                •   Operational Impact                                                     yang dapat dikontrol
                                                    Impact on the realization of strategic                                 antara lain jarak OB dan
                                                    goals in the current year                                              batubara, stripping ratio
                                                •   Financial Impact                                                       level, fuel consumption, serta
                                                    Impact on profit (EBIT) or cost                                        optimalisasi pemanfaatan
                                                    plan. Estimated losses due to risk                                     armada tongkang.
                                                    approximately USD20-30 million.
                                                                                                                       •   Proactively monitor regulatory
                                                                                                                           and legal changes that impact
                                                                                                                           the company's business.
                                                                                                                       •   Expand coal sales channels.
                                                                                                                       •   Manage controllable cost
                                                                                                                           factors, including OB and coal
                                                                                                                           hauling distance, stripping
                                                                                                                           ratio levels, fuel consumption,
                                                                                                                           and optimization of barge
                                                                                                                           fleet utilization.

   Risiko Fisik
   Physical Risk

   Akut            Mengacu pada hal-hal         •   Dampak Operasional                       Jangka pendek hingga      Memperbaiki metode dan
                   yang didorong oleh               Banjir dan longsoran pada pit yang       menengah                  perhitungan forecast hujan,
   Acute           peristiwa, termasuk              dapat mengganggu operasional                                       meninjau praktik sistem drainase,
                   peningkatan keparahan            sehingga menurunkan produksi             Short to medium term      mengevaluasi dan memantau
                   peristiwa cuaca ekstrem,         dan kehilangan kesempatan untuk                                    kinerja pengelolaan air
                   yaitu hujan ekstrem dan          mendapatkan batubara tepat waktu
                   pola hujan yang tidak            sesuai rencana                                                     Refining rainfall forecasting
                   dapat diprediksi             •   Dampak Finansial                                                   methods and calculations,
                                                    Peningkatan biaya operasional                                      reviewing drainage system
                   Event-driven risks,                                                                                 practices, evaluating and
                   including increasing         •   Operational Impact                                                 monitoring water management
                   severity of extreme              Flooding and landslides in pits that                               performance
                   weather events, such             can disrupt operations resulting
                   as extreme rainfall and          in lower production and lost
                   unpredictable rainfall           opportunities to obtain coal on time
                   patterns                         as planned.
                                                •   Financial Impact
                                                    Rising operational costs




                                                                    Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                 71
Page 72
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Pemetaan Risiko Iklim
      Climate Risk Mapping

        Jenis Risiko         Peristiwa Risiko                           Dampak                            Jangka Waktu                        Respon
         Risk Type              Risk Event                               Impact                             Timeframe                        Response

                        Polusi udara yang lebih         •   Dampak Operasional                        Jangka pendek hingga       Mengelola batubara yang
                        tinggi dari emisi udara dari        Upaya tambahan untuk mengatasi            menengah                   berpotensi tinggi mengalami
                        kegiatan operasi (debu)             polusi debu dan keluhan masyarakat                                   pembakaran spontan,
                                                            sekitar                                   Short to medium term       Menggunakan aplikasi atau
                        Higher level of air pollution   •   Dampak Finansial                                                     sistem untuk mengukur kondisi
                        from air emissions from             Biaya tambahan untuk instalasi                                       debu di area tambang dan
                        operations (dust)                   semprotan air dan penyewaan                                          masyarakat
                                                            truk air, dampak terhadap biaya
                                                            sosial dari keluhan atau reputasi                                    Managing coal that has a high
                                                            masyarakat                                                           potential for spontaneous
                                                                                                                                 combustion, using applications
                                                        •   Operational Impact                                                   or systems to measure
                                                            Additional efforts to address dust                                   dust conditions in mine and
                                                            pollution and local community                                        community areas.
                                                            grievances
                                                        •   Financial Impact
                                                            Additional costs for water spray
                                                            installation and water truck rental,
                                                            impact on social costs from
                                                            community grievances or reputation

       Kronis           Pergeseran jangka               •   Dampak Operasional                        Jangka menengah            Memantau ketinggian air di
                        panjang dalam pola iklim,           Mengganggu proses rantai pasokan          hingga panjang             sungai dan menyiapkan prediksi
       Chronic          Pola dan durasi musim               karena rendahnya permukaan                                           serta menyesuaikan jadwal kapal.
                        kemarau yang lebih                  air sungai. kekurangan air untuk          Medium to long term        Memantau sistem drainase,
                        panjang menyebabkan                 memitigasi kebakaran Batubara dan                                    kolam pengendapan dan
                        kekurangan air dan                  kebakaran hutan                                                      pasokan air serta kondisi waduk
                        kebakaran hutan                 •   Dampak Finansial
                                                            Biaya tambahan untuk mengatasi                                       Monitoring water levels in rivers,
                        Long-term shifts in                 kelangkaan air                                                       preparing predictions, and
                        climate patterns, Longer            Meningkatnya premi asuransi akibat                                   adjusting vessel schedules.
                        dry season patterns and             bencana alam yang disebabkan oleh                                    Monitoring drainage systems,
                        duration cause water                perubahan iklim                                                      settling ponds and water supply,
                        shortages and forest fires                                                                               as well as reservoir conditions.
                                                        •   Operational Impact
                                                            Disrupted supply chain processes
                                                            due to low levels of river water
                                                            surface, lack of water to mitigate coal
                                                            fires and forest fires
                                                        •   Financial Impact
                                                            Additional costs to address water
                                                            scarcity
                                                            Increased insurance premiums
                                                            due to natural disasters caused by
                                                            climate change



      Pemetaan Peluang terhadap Perubahan Iklim
      Climate Change Opportunity Mapping

       Jenis Peluang
                                           Deskripsi Peluang                                              Dampak                                Jangka Waktu
        Opportunity
                                         Opportunity Description                                           Impact                                 Timeframe
           Type

       Efisiensi        Meningkatkan efisiensi dan proses produksi, inovasi         •   Mengurangi biaya operasional                        Jangka pendek hingga
       Sumber Daya      dalam teknologi untuk mengurangi emisi                      •   Manfaat untuk manajemen dan perencanaan             panjang
                        Peluang ini merupakan upaya penggunaan sumber                   tenaga kerja Reducing operational costs
       Resource         daya secara optimal, termasuk bahan baku, air, dan                                                                  Short to long term
       Efficiency       energi, untuk meminimalkan limbah dan dampak                •   Reduce operational costs
                        lingkungan                                                  •   Benefits for manpower management and planning

                        Improving efficiency and production processes,
                        innovations in technology to reduce emissions
                        This opportunity is an attempt to optimize the use of
                        resources, including raw materials, water, and energy,
                        to minimize waste and environmental impact.
       Sumber Energi    Meningkatkan teknologi pembangkit energi ramah              •   Penggunaan renewable energy di port                 Jangka pendek hingga
                        lingkungan seperti tenaga surya, tenaga air, dan                dibandingkan fuel                                   panjang
       Energy Sources   battery energy storage system (BESS)                        •   Peningkatan pendapatan dari revenue renewable
                        Menggunakan sumber energi yang lebih rendah emisi               energy                                              Short to long term

                        Upgrading technology for environmentally friendly           •   Use of more renewable energy than fuel at port
                        energy generation such as solar power, hydropower,          •   Increased revenue from renewable energy
                        and battery energy storage system (BESS)
                        Using lower emission energy sources




72     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 73
Tentang ITM dan                 Tata Kelola yang Transparan             Komitmen Kami terhadap               Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan           dan Bertanggung Jawab                   Kesejahteraan Manusia                Mengelola Dampak Lingkungan              Lampiran
About ITM and                   Transparent and Responsible             Our Commitment to                    Building the Future,                     Appendix
Sustainability Report           Governance                              People Wellbeing                     Managing Environmental Impacts




 Pemetaan Peluang terhadap Perubahan Iklim
 Climate Change Opportunity Mapping

   Jenis Peluang
                                     Deskripsi Peluang                                                 Dampak                                 Jangka Waktu
    Opportunity
                                   Opportunity Description                                              Impact                                  Timeframe
       Type

  Produk dan        Mengembangkan produk baru yang rendah emisi                •   Posisi kompetitif yang lebih baik, yang             Jangka pendek hingga
  Jasa              untuk meningkatkan posisi kompetitif                           menghasilkan peningkatan pendapatan. Pasar          panjang
                                                                                   premium membeli batubara dengan kadar sulfur
  Products and      Mengembangkan carbon offset program atau                                                                           Short to long term
                                                                                   rendah dengan harga yang lebih bersaing
  Services          berinvestasi dalam proyek-proyek yang mengurangi           •   Meningkatkan pendapatan melalui permintaan
                    emisi karbon, yang memungkinkan ITM untuk                      produk baru yang netral karbon
                    menawarkan produk netral karbon
                                                                               •   Improved competitive position, resulting in
                    Developing new low-emission products to improve                increased revenue. Premium market buys low
                    competitive positioning                                        sulfur coal at a more competitive price
                                                                               •   Increased revenue from demand for new carbon-
                    Developing carbon offset programs or investing in              neutral products
                    projects that reduce carbon emissions, allowing ITM to
                    offer carbon neutral products
  Pasar             Pembiayaan obligasi hijau                                  •   Meningkatkan diversifikasi aset keuangan            Jangka menengah
                                                                                                                                       hingga panjang
  Market            Green bond financing                                       •   More diversified financial assets
                                                                                                                                       Medium to long term
                    Penggunaan insentif dari pemerintah                        •   Penetapan harga produk yang lebih baik dengan       Jangka pendek hingga
                                                                                   dukungan insentif dari pemerintah                   panjang
                    Using government incentives
                                                                               •   Improved product pricing with support from          Short to long term
                                                                                   government incentives
  Resiliensi        Diversifikasi portofolio ITM dengan mengembangkan          •   Peningkatan pendapatan melalui produk-produk        Jangka pendek hingga
                    berbagai energi terbarukan                                     baru                                                menengah
  Resilience        Mengembangkan strategi untuk beradaptasi terhadap          •   Meningkatkan keandalan rantai pasokan dan
                    dampak perubahan iklim                                         kemampuan untuk beroperasi dalam berbagai           Short to medium term
                                                                                   kondisi
                    Diversification of ITM's portfolio by developing various
                    renewable energies                                         •   Increase in revenue from new products
                    Development of strategies to adapt to the climate          •   Improved supply chain reliability and ability to
                    change impacts                                                 operate under various conditions


 Metrik dan Target                                                                  Metrics and Targets

 ITM telah memulai langkah transformasi dengan menetapkan                           ITM has embarked on a transformational journey by setting
 target ambisius untuk mencapai netralitas karbon di seluruh                        an ambitious target to achieve carbon neutrality across its
 operasi dan kegiatan perusahaan. Komitmen ini diwujudkan                           operations and activities. The Company realizes this
 melalui target yang dirancang untuk mengurangi intensitas                          commitment by setting a target to reduce its emissions
 emisi sebesar 5% pada tahun 2025 dari tahun dasar 2019.                            intensity 5% by 2025 from baseline year 2019. In addition,
 Selain itu, ITM menunjukkan prioritas pada penggunaan energi                       ITM has prioritized the use of renewable electricity and the
 listrik terbarukan dan pengembangan transportasi bebas                             development of emission-free transportation, which
 emisi, mencerminkan dedikasi ITM dalam mewujudkan                                  demonstrates ITM's dedication to achieve comprehensive
 dekarbonisasi menyeluruh pada seluruh asetnya.                                     decarbonization of all its assets.




                                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                  73
Page 74
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Etika                                                                  Business
                                                                             Ethics
      Bisnis

           Pendekatan Manajemen [3-3][CSS-12.20.1]
           Management Approach


         Topik Material: Etika Bisnis
         Material Topic: Business Ethics [3-3][CSS-12.20.1]
         Kebijakan | Policy
         • Kebijakan Tata Kelola
         • Aturan Perilaku
         • Good Corporate Governance Policy (GCG)
         • Code of Conduct




        Dampak dan Pengelolaan | Impact and Management:


         Kinerja unggul ITM didukung oleh pelaksanaan tata kelola yang bertanggung jawab dan transparan. Seluruh aktivitas
         operasional perusahaan dilakukan dengan menjunjung tinggi integritas, kejujuran, serta standar etika yang kuat. ITM
         berkomitmen untuk menolak segala bentuk pelanggaran, termasuk praktik suap dan korupsi, sekaligus memastikan
         persaingan yang sehat di sepanjang rantai nilai operasionalnya.

         ITM's performance excellence is supported by responsible and transparent governance. The company's operations
         are conducted by upholding integrity, honesty and strong ethical standards. ITM is committed to reject any form of
         violations, including bribery and corruption, while ensuring fair competition across the value chain of operations.




        Sumber Daya dan Evaluasi | Resources and Evaluation:


         Pengelolaan etika bisnis, termasuk penegakan kebijakan terkait antikorupsi menjadi tanggung jawab Departemen
         Corporate Secretary. ITM mengevaluasi sistem pengaduan dan pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) setiap
         tahun, termasuk upaya antikorupsi. Hasil evaluasi dilaporkan dan dibahas dalam rapat Komite Pembangunan Berkelanjutan,
         Tata Kelola, Nominasi dan Kompensasi (SDGNCC). Berdasarkan evaluasi tahun 2024, implementasi etika bisnis di ITM
         dan seluruh anak Perusahaan menunjukkan bahwa Perusahaan telah mengelola etika bisnis dengan baik.

         The Corporate Secretary Department is responsible for managing business ethics, including the enforcement of anti-
         corruption policy. ITM evaluates the whistleblowing system annually, including anti-corruption efforts. The evaluation
         results are reported and discussed in the Sustainable Development, GCG, Nomination and Compensation Committee
         (SDGNCC) meeting. Results of the evaluation in 2024 showed the implementation of business ethics in ITM and all
         subsidiaries was well implemented.




74     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 75
Tentang ITM dan             Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap           Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan       dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia            Mengelola Dampak Lingkungan             Lampiran
About ITM and               Transparent and Responsible            Our Commitment to                Building the Future,                    Appendix
Sustainability Report       Governance                             People Wellbeing                 Managing Environmental Impacts




 Antisuap dan Antikorupsi                                                      Anti-Bribery and
                                                                               Anti-Corruption

 ITM tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk suap                    ITM has zero tolerance for all forms of bribery and corruption,
 dan korupsi, baik di lingkungan internal perusahaan maupun                    both within the Company and across the value chain of its
 sepanjang rantai nilai operasinya. Seluruh karyawan diwajibkan                operations. All employees are required to fully avoid any
 menghindari secara penuh segala tindakan yang berkaitan                       actions related to corruption or bribery. ITM is equipped with
 dengan korupsi atau suap. ITM melengkapi diri dengan                          anti-bribery and anti-corruption policies as well as guidelines
 kebijakan serta pedoman antisuap dan antikorupsi yang                         that are binding on all ITM employees without exception,
 bersifat mengikat seluruh insan ITM tanpa terkecuali, yang                    which can be accessed at www.itmg.co.id.[205-2][CSS -12.20.3].
 dapat diakses di www.itmg.co.id [205-2][CSS-12.20.3]

 ITM memiliki sistem pemantauan internal untuk mendeteksi                      ITM has an internal monitoring system to detect corruption
 korupsi atau menilai aktivitas yang berpotensi menimbulkan                    or assess activities that could potentially lead to corruption
 kasus korupsi melalui audit internal bersamaan dengan                         cases through internal audits in conjunction with performance
 aktivitas pemeriksaan terhadap kinerja oleh Departemen                        review activities by the Internal Audit Department. In addition,
 Audit Internal. Selain itu, setiap tahunnya tim ERSM membuat                  every year the ERSM team conducts Corruption Risk
 Corruption Risk Assessment untuk departemen yang memiliki                     Assessment for departments that have such risks.
 risiko tersebut.

 ITM juga memiliki alat untuk menegakkan tata kelola seperti                   ITM also has tools to enforce governance such as IWBC as a
 IWBC sebagai laporan pelanggaran serta transparency center                    violation report and transparency center as a disclosure system
 sebagai sistem pengungkapan penerimaan atau pemberian                         for the acceptance or provision of gifts / entertainment by and/
 hadiah/jamuan oleh dan/atau kepada pihak ketiga, termasuk                     or to third parties, including if there is a potential conflict of
 jika ada potensi konflik kepentingan. Kedua sistem ini dikelola               interest. Both systems are managed by the Corporate Secretary
 oleh Departemen Sekretaris Perusahaan. Kinerja kedua sistem                   Department. The performance of both systems is reported to
 ini dilaporkan kepada Komite Pembangunan Berkelanjutan,                       the Company's Sustainable Development, Governance,
 Tata Kelola, Nominasi dan Kompensasi Perusahaan.                              Nomination and Compensation Committee.

 ITM secara rutin menyelenggarakan kegiatan sosialisasi untuk                  ITM regularly organizes dissemination activities to enhance
 meningkatkan nilai-nilai dan pemahaman terkait kebijakan                      values and comprehension on anti-corruption policies. In
 antikorupsi. Pada tahun 2024, kegiatan terkait anti korupsi                   2024, the dissemination activities were conducted seven
 dilaksanakan sebanyak tujuh kali. Berikut kegiatan pelatihan                  times. The following are anti-corruption training activities for
 antikorupsi untuk karyawan dan mitra kerja selama tahun                       employees and business partners during 2024: [205-2][CSS-
 2024: [205-2][CSS-12.20.3]                                                    12.20.3]



                 Tanggal                                         Kegiatan                                            Total Peserta
                  Date                                           Activities                                         Total Participants

   8 Mei 2024                          Blast Campaign – Zona Integritas, Berani Lapor/ Integrity                    Seluruh Karyawan
   8 May 2024                          Zone, Dare to Report                                                          All Employees

   30 Mei 2024                         Blast Campaign – Mudahnya Melapor Melalui Whistleblowing                     Seluruh Karyawan
   30 May 2024                         Center/ Easy Reporting Through the Whistleblowing Center                      All Employees

   26 Agustus 2024                                                                                                  Seluruh Karyawan
                                       Blast Campaign – ITM Tanpa Korupsi/ ITM Without Corruption
   26 August 2024                                                                                                    All Employees

   15 – 17 Oktober 2024                                                                                               57 Karyawan
                                       CG Tools Socialization in Melak Cluster Sites
   October 15 – 17, 2024                                                                                              57 Employees

   29 Oktober 2024                                                                                            100 perwakilan dari Mitra Kerja
                                       Executive Contractor Meeting and CG Tools Socialization
   29 October 2024                                                                                      100 representatives from Business Partners

   7 November – 8 November 2024                                                                                       21 Karyawan
                                       CG Tools Socialization in Jorong Site
   November 7 - 8, 2024                                                                                               21 Employees

   18 Desember 2024                                                                                            318 karyawan dan mitra usaha
                                       CG Day
   18 December 2024                                                                                        318 employees and business partners


 Pemetaan jenis aktivitas yang berpotensi rawan terhadap                       The mapping of activities that are potentially corruptive is
 perilaku korupsi dilakukan bertahap bersama-sama oleh tim                     carried out gradually in collaboration with the Corporate
 Corporate Secretary, Internal Audit dan Risk Management                       Secretary, Internal Audit and Risk Management teams and
 serta departemen terkait. Perusahaan telah menerapkan                         related departments. The Company has implemented a



                                                                 Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                              75
Page 76
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      sejumlah inisiatif yang berbasis pada prinsip kehati-hatian.           number of initiatives based on the precautionary principle.
      Langkah-langkah tersebut meliputi seleksi mitra usaha,                 These measures include the selection of business partners,
      pelaksanaan proses uji tuntas terhadap calon mitra bisnis,             the implementation of due diligence processes on prospective
      serta penandatanganan perjanjian komitmen integritas. [205-            business partners, and the signing of integrity pact. [205-1,
      1, 205-3][CSS-12.20.2, CSS-12.20.4]                                    205-3][CSS-12.20.2, CSS-12.20.4]


      Pada tahun 2024, Perusahaan tidak menerima sanksi berupa               In 2024, the Company did not receive any sanctions in the
      denda, penalti, ataupun bentuk penyelesaian lainnya yang               form of fines, penalties, or other forms of settlements regarding
      terkait dengan kasus korupsi. Selain itu, tidak terdapat               corruption cases. In addition, no employee was subject to
      karyawan yang dikenakan tindakan disiplin atau diberhentikan           disciplinary action or fired due to violation of anti-corruption
      akibat pelanggaran terhadap kebijakan antikorupsi. ITM juga            policies. ITM did not engage in any form of political activity
      tidak terlibat dalam segala bentuk aktivitas politik dan tidak         and made no political contributions of any kind. [205-2, 415-1]
      memberikan kontribusi politik dalam bentuk apapun. [205-2,             [CSS-12.22.2]
      415-1] [CSS-12.22.2]




      Sistem Pelaporan Pelanggaran                                           Whistleblowing System
      ITM mengimplementasikan kebijakan Sistem Pelaporan                     ITM implements a policy of Whistleblowing System (WBS)
      Pelanggaran (Whistleblowing System/WBS) yang didasarkan                based on the Company's core values and aligned with the
      pada nilai-nilai inti perusahaan serta selaras dengan prinsip-         principles of Good Corporate Governance (GCG). This policy
      prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate               is designed to facilitate the reporting of violations of laws and
      Governance/GCG). Kebijakan ini dirancang untuk memfasilitasi           ethics to internal parties. [2-16]
      pelaporan pelanggaran hukum maupun etika kepada pihak
      internal perusahaan. [2-16]

      Wadah untuk menerima laporan pelanggaran, termasuk yang                The platform for receiving reports of violations, including
      berkaitan dengan suap dan korupsi dapat diakses melalui                those related to bribery and corruption can be accessed
      Independent Whistle Blowing Center (IWBC), Selama tahun                through Independent Whistle Blowing Center (IWBC). During
      2024, ITM menerima laporan dugaan pelanggaran yang                     2024, ITM received 1 report of alleged violations submitted
      disampaikan melalui IWBC sebanyak 1 kali. Setiap laporan               through IWBC. Each report received will be followed up by
      yang diterima akan ditindaklanjuti oleh manajemen sesuai               the management in accordance with the established
      dengan prosedur yang telah ditetapkan, sebagaimana                     procedures, as outlined in the company's official website at
      diuraikan dalam situs resmi perusahaan di http://www.itmg.             http://www.itmg.co.id. [2-16]
      co.id. [2-16]

      Selama periode pelaporan, apabila terdapat isu kritis yang             During the reporting period, any critical issues which require
      memerlukan perhatian, termasuk dugaan pelanggaran etika                further attention, including suspected violations of business
      bisnis atau potensi konflik kepentingan, isu tersebut akan             ethics or potential conflicts of interest, will be reviewed
      ditinjau sesuai dengan kebijakan kepatuhan internal. Tindak            according to the internal compliance policy. The follow-up is
      lanjut dilakukan untuk memastikan transparansi, integritas,            conducted to ensure transparency, integrity and risk mitigation
      dan mitigasi risiko di seluruh lini operasional perusahaan.            across the company's operations.




76      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 77
Tentang ITM dan              Tata Kelola yang Transparan             Komitmen Kami terhadap              Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan        dan Bertanggung Jawab                   Kesejahteraan Manusia               Mengelola Dampak Lingkungan              Lampiran
About ITM and                Transparent and Responsible             Our Commitment to                   Building the Future,                     Appendix
Sustainability Report        Governance                              People Wellbeing                    Managing Environmental Impacts




      Sistem Pelaporan                                      Penjelasan                                                      Penerapan
      Reporting System                                      Description                                                     Application

  Independent Whistle         ITM menyediakan Pusat Pelaporan Independen (Independent                          Semua karyawan ITM, pihak pemangku
  Blowing Center (IWBC)      Whistleblowing Center/IWBC), yang dapat diakses melalui portal daring              kepentingan, serta masyarakat umum
                             di https://iwbcitmg.com/app/portal. Layanan ini beroperasi selama 24 jam
                             sehari dan mendukung komunikasi dalam bahasa Indonesia dan Inggris.          All ITM employees, stakeholders, and the general
                                                                                                                               public
                              ITM provides the Independent Whistle Blowing Center (IWBC) that can
                             be accessed at https://iwbcitmg.com/app/portal. The service operates
                             24 hours a day and supports communication in Indonesian and English
                             languages.
  Voice of Stakeholders      VoiS merupakan platform yang disediakan untuk menyalurkan keluhan                    Seluruh pemangku kepentingan
  (VoiS)                     terkait tindakan atau kelalaian yang berhubungan dengan standar                          termasuk karyawan ITM
                             layanan maupun kekurangan dalam layanan yang diberikan oleh
                             Perusahaan. Sarana ini juga dapat digunakan untuk menyampaikan                      All stakeholders and ITM employee
                             permintaan perbaikan. Seluruh pemangku kepentingan dapat
                             memanfaatkan layanan VoIS melalui www.voisitmg.com selama 24 jam,
                             dengan dukungan penggunaan dalam bahasa Indonesia dan bahasa
                             Inggris

                             VoiS is a platform provided to channel complaints on acts or omissions
                             related to service standards or lack of service by the Company. This
                             platform can also be used to submit requests for improvement. All
                             stakeholders can use the VoIS service through www.voisitmg.com for 24
                             hours, using both Indonesian and English languages
  Transparency Center (TC)   Sistem pelaporan ini dirancang untuk mendokumentasikan kegiatan                            Seluruh pekerja ITM
                             pemberian atau penerimaan hadiah, kompensasi, dan jamuan, termasuk
                             kondisi yang berpotensi menciptakan konflik kepentingan. Laporan yang                      All employees of ITM
                             masuk ke Transparancy Center (TC) berada dalam pengawasan Direksi.

                             This reporting system is designed to document the activities of giving or
                             receiving gifts, compensation, and entertainment, including conditions
                             that could potentially create a conflict of interest. Reports that go to
                             the Transparency Center (TC) are under the supervision of the Board of
                             Directors.


 Informasi lebih lengkap terkait dengan Whistleblowing System                    Further information regarding the Whistleblowing System are
 dapat dilihat pada Laporan Tahunan 2024 ITM pada Bab                            available in ITM's 2024 Annual Report in the Whistleblowing
 Sistem Pelaporan Pelanggaran.                                                   System Chapter.


 Persaingan Usaha yang Sehat                                                     Fair Business Competition

 ITM mendukung terciptanya praktik persaingan usaha yang                         ITM promotes fair competition practices by setting selling
 adil dengan menetapkan harga jual berdasarkan pedoman                           prices based on national and international guidelines. The
 yang berlaku di tingkat nasional maupun internasional.                          Company's code of conduct stipulates policies on anti
 Kebijakan terkait antipersaingan telah diatur dalam Kode Etik                   competitive practices, which all employees are required to
 Perusahaan, dan wajib untuk dipahami dan ditaati oleh seluruh                   understand and comply.
 pekerja.

 Pada proses tender pengadaan, setiap peserta wajib                              In the procurement tender process, each participant is required
 menyerahkan deklarasi integritas yang memastikan bahwa                          to submit an integrity declaration to ensure that they are not
 mereka tidak terlibat dalam praktik antipersaingan atau                         involved in anti-competitive or corrupt practices. In the
 korupsi. Dalam implementasi sistem pengadaan berbasis                           implementation of e-procurement system, ITM applies
 digital atau e-procurement, ITM menerapkan prinsip etika                        business ethics principles based on the values of honesty,
 bisnis yang berlandaskan pada nilai kejujuran, keterbukaan,                     transparency, efficiency, effectiveness, and accountability.
 efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas.

 Sepanjang periode pelaporan, ITM tidak menghadapi tuduhan                       During the reporting period, ITM never faced any allegations
 terkait keberhasilan memenangkan persaingan dengan                              related to winning the competition by selling coal below the
 memenangkan persaingan dengan tidak etis. Tidak ada kasus                       market price. There were no confirmed legal cases involving
 hukum yang terkonfirmasi yang melibatkan perusahaan atau                        the Company or its employees in anti-competitive, anti-trust
 karyawan dalam tindakan antipersaingan, anti-trust, maupun                      or monopolistic practices. [206-1]
 praktik monopoli. [206-1]




                                                                   Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                  77
Page 78
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Digitalisasi,                                                          Digitalization,
                                                                             Technology, and
      Teknologi,                                                             Sustainability
      dan Inovasi                                                            Innovations

      Keberlanjutan
          Pendekatan Manajemen [3-3]
          Management Approach


         Topik Material: Teknologi (Digitalisasi) dan Inovasi
         Material Topics: Technology (Digitalization) and Innovation
         Kebijakan | Policy
         • Standar Manajemen Sistem Informasi dan Keamanan Siber
           Information System and Cyber Security Management Standard
         • Standar Manajemen Program Penyewaan Komputer
           Computer Rental Program Management Standard
         • Pertumbuhan Berkelanjutan melalui inovasi
           Sustainable Growth through innovation



        Dampak dan Pengelolaan | Impact and Management:



         ITM mengimplementasikan digitalisasi dan inovasi dalam proses bisnis untuk mendukung kelancaran operasional serta
         mendongkrak transformasi bisnis menuju energi terbarukan. Pendekatan ini bertujuan menciptakan peluang bisnis di
         masa depan sekaligus meningkatkan efisiensi pada lini bisnis utama ITM guna mencapai tujuan strategis perusahaan.

         ITM applies digitalization and innovation in business processes to support operational efficiency and drive the
         transformation towards renewable energy. This approach aims to create future business opportunities while enhancing
         the efficiency of ITM's core business lines, ensuring the achievement of strategic objectives.



        Sumber Daya dan Evaluasi | Resources and Evaluation:



         Pengelolaan kinerja terkait digitalisasi dan teknologi menjadi tanggung jawab Departemen Teknologi Informasi (IT),
         sedangkan terkait transformasi digital dan inovasi dikelola oleh Departemen Digital Center of Excellence (DCOE) dan
         Departemen Management Systems and Business Processes (MSBP). Evaluasi dilaksanakan setiap tahun melalui sesi
         kolaboratif bersama dengan departemen terkait untuk menilai hasil yang telah dicapai dan merumuskan langkah
         perbaikan untuk masa depan. Hasil evaluasi tahun 2024 menunjukkan bahwa prioritas ITM adalah inisiatif inovasi dan
         digitalisasi yang menyentuh banyak karyawan, selaras dengan strategi korporasi, melibatkan manajemen menengah
         secara aktif, serta memberikan manfaat nyata bagi organisasi.

         Information Technology (IT) Department is responsible for managing digitalization and technology-related performance,
         while digital transformation and innovation are managed by the Digital Center of Excellence (DCOE) Department and
         Management Systems and Business Processes (MSBP) Department. Evaluations are conducted annually through
         collaborative sessions with relevant departments to assess the outcomes and formulate measures for future improvement.
         The evaluation results for 2024 indicates that ITM's priorities are innovation and digitalization initiatives that engage a
         large number of employees, align with the company's corporate strategy, involve active participation from middle
         management, and deliver tangible benefits to the organization.




78     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 79
     Tentang ITM dan                 Tata Kelola yang Transparan                Komitmen Kami terhadap            Membangun Masa Depan,
     Laporan Keberlanjutan           dan Bertanggung Jawab                      Kesejahteraan Manusia             Mengelola Dampak Lingkungan                   Lampiran
     About ITM and                   Transparent and Responsible                Our Commitment to                 Building the Future,                          Appendix
     Sustainability Report           Governance                                 People Wellbeing                  Managing Environmental Impacts




      Digitalisasi pada Proses Bisnis                                                     Digitalization of Business
                                                                                          Processes

      Digitalisasi telah mendukung transformasi bisnis ITM melalui                        Digitalization has contributed to ITM's business transformation
      inisiatif teknologi energi secara bermanfaat dalam bisnis                           by leveraging energy technology initiatives in a profitable and
      batubara yang menguntungkan dan efektif, serta                                      effective coal business, as well as ITM's progression to become
      perkembangan ITM ke arah menjadi penyedia solusi energi                             the energy solutions provider going forward. In 2024, a
      di masa depan. Pada tahun 2024, sejumlah langkah penting                            number of significant steps have been taken, with
      telah dilakukan, dengan fokus utama pada pengembangan                               the focus on developing human resources in the field of data
      sumber daya manusia di bidang data analitik dan pembangunan                         analytics and building the One Data ITM platform as a
      platform One Data ITM sebagai basis data terpusat yang                              centralized database that supports data analysis initiatives.
      mendukung inisiatif-inisatif analisis data. Kami juga makin                         We are also intensifying the use of Internet of Things (IoT)
      intensifikanpemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT)                          technology which supports real-time data collection to facilitate
      yang mendukung pengumpulan data secara real-time untuk                              data-based decision-making processes.
      memfasilitasi proses pengambilan keputusan berdasarkan
      data.

      Inisiatif pada Digitalisasi Pertambangan
      Initiatives on Mining Digitalization




                                   Sistem Pajak Terpadu                                                                  Otomasi Operasi
                                   Integrated Tax System                                                                 Operations Automation


         Visualisasi data kinerja pajak yang komprehensif dan untuk                          ITM memanfaatkan pengalaman keberhasilan menerapkan
         mengidentifikasi tren yang dapat memengaruhi pengambilan                            integrasi Teknologi Informasi dan Teknologi Operasi, yang
         keputusan yang tepat                                                                membawa data real-time dari tambang ke dalam sistem perangkat
                                                                                             lunak di mana semua data terintegrasi ke dalam pasar tambang.
         Comprehensive visualization of tax performance data and to identify
         trends that can influence informed decision making                                  ITM leverages the experience of successfully implementing the
                                                                                             integration of Information Technology and Operations Technology,
                                                                                             which brings real-time data from the mines into a software system
                                                                                             where all data is integrated into the mining market.




                                                                                                                         Integrasi Data Operasi & Performance
                                   Visibilitas Data Carbon Offset LST                                                    Dashboard
                                   Visibility of ESG Carbon Offset Data                                                  Operations Data Integration &
                                                                                                                         Performance Dashboard

         Gambaran yang lengkap tentang kinerja ITM di bidang lingkungan                      Integrasi Data Operasi dan Dasbor Kinerja sebagai alat yang efektif
         melalui ketersediaan data yang lengkap terkait dekarbonisasi                        untuk mempermudah analisis data dan memberikan insight yang
         dari proses operasi setiap unit bisnis di ITM. Gambaran ini dapat                   kuat ke dalam proses bisnis.
         membantu ITM untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi
         bisnis baru.                                                                        Operations Data Integration and Performance Dashboard as an
                                                                                             effective tool to simplify data analysis and provide powerful insights
         A complete description of ITM's environmental performance through                   into business processes.
         the availability of complete decarbonization data from the operation
         process of each business unit in ITM. This overview can help ITM to
         identify new business needs and potentials.




                                                                                                                         Platform Data Pengelolaan Kehutanan &
                                   Peningkatan Solusi Digital Pasca Tambang                                              Lingkungan
                                   Post-Mining Digital Solutions Scale-up                                                Forestry & Environment Management
                                                                                                                         Data Platform

         Menggunakan informasi geospasial sebagai masukan penerapan                          Platform yang tersedia di TCM dan BEK, memberikan visibilitas
         alat dan solusi yang tepat untuk mengelola proses reklamasi                         data untuk memantau dan mengevaluasi pemenuhan kewajiban
         tambang serta mengatasi dampak lingkungan yang ditimbulkannya                       PPKH, serta pemantauan operasional yang efektif dan efisien.

         Using geospatial information as an input to the application of                      The platform, available at TCM and BEK, provides data visibility to
         appropriate tools and solutions to manage the mine reclamation                      monitor and evaluate the fulfillment of Forest Leasehold License
         process and mitigate its environmental impacts.                                     obligations, as well as effective and efficient operational monitoring.




79      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
                                                  Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                                                 79
Page 80
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      DCOE berkolaborasi dengan berbagai fungsi dalam                        DCOE collaborates with various functions in applying Design
      menerapkan metodologi Design Thinking dan SCRUM untuk                  Thinking and SCRUM methodologies to develop digital
      mengembangkan produk digital. Sepanjang tahun 2024,                    products. In 2024, there were 7 case studies with a value of
      terdapat 7 studi kasus dengan nilai 8,07 USD. Metodologi               USD8.07. The Scrum methodology enables development of
      Scrum memungkinkan pengembangan prototipe, proyek                      prototypes, pilot projects, and products that can be realized
      percontohan, dan produk yang dapat direalisasikan dengan               quickly.
      cepat.

      Pada sisi teknologi, ITM menerapkan beberapa strategi untuk            In the technology aspect, ITM implements several strategies
      mempercepat transformasi digital meliputi integrasi platform           to accelerate digital transformation including comprehensive
      data secara menyeluruh, penguatan keamanan dunia maya,                 data platform integration, strengthening cyber security,
      adopsi teknologi dan infrastruktur, standarisasi kerangka kerja        technology and infrastructure adoption, standardization of
      ITM Application, hingga implementasi teknologi Industri 4.0.           ITM Application framework, and implementation of Industry
                                                                             4.0 technology.

      Untuk mengimplementasikan Sumber daya manusia yang                     Competent human resources are one of the key elements in
      kompeten menjadi salah satu bekal penting bagi proses                  ITM's digital transformation process. Therefore, the Directorate
      transformasi digital ITM. Oleh karena itu, Direktorat Digital          of Digital Center of Excellence (DcoE) through the Digital
      Center of Excellence (DcoE) melalui Digital Capability Center          Capability Center (DCC) plays an important role in preparing
      (DCC) berperan penting dalam membekali karyawan guna                   employees for the implementation of digitalization in the entire
      menyiapkan implementasi digitalisasi di seluruh perusahaan.            company. In 2024, a total of 29 programs were held with a
      Sepanjang tahun 2024, telah terselenggara 29 program                   total of 1,320 participants.
      dengan total 1.320 peserta.

      Keamanan Digital                                                       Digital Security
      Penggunaan dan pengembangan teknologi informasi (TI)                   The information technology (IT) application and development
      menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung                       is one of the vital aspects in optimizing the Company's
      optimalisasi bisnis Perusahaan. Untuk mengelola risiko                 business. In managing data security risks, ITM adopted ISO
      keamanan data, ITM mengadopsi ISO 27001 sebagai standar                27001 as the Information Security Management System
      Sistem Manajemen Keamanan Informasi yang bertujuan                     standard to protect the confidentiality, integrity and availability
      melindungi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data.             of data. In addition, ITM upgraded its IT system implementing
      Selain itu, ITM melakukan peningkatan sistem TI                        ISO 20000 IT Service Management System in the reporting
      mengimplementasikan ISO 20000 Sistem Manajemen                         period.
      Layanan TI pada periode pelaporan.

      Keamanan Sistem IT                                                     IT System Security
      Menjaga keamanan sistem TI dan data digital, termasuk                  Maintaining the security of IT systems and digital data,
      melindungi platform Data Center serta meningkatkan kapasitas           including protecting the Data Center platform and increasing
      pengembangan sistem data, menjadi salah satu tantangan                 the capacity of data system development, is one of the main
      utama bagi ITM. Sepanjang tahun 2024, ITM berhasil                     challenges for ITM. Throughout 2024, ITM managed to prevent
      mencegah terjadinya kebocoran data serta tidak mendapatkan             data breaches and did not receive any complaints from
      pengaduan dari pelanggan atau pihak eksternal lainnya                  customers or other external parties. [418-1]
      [418-1]


      Pada tahun 2024, kegiatan terkait keamanan digital meliputi:           In 2024, digital security initiatives included:
      1. Implementasi pertama Security Operation Center (SOC)                1. The initial implementation of the Security Operation
          dengan Managed Detection and Response (MDR).                          Center (SOC) with Managed Detection and Response
                                                                                (MDR).
      2.    Peningkatan sistem Web Firewall.                                 2. Upgrade of the Web Firewall system.
      3.    Implementasi Vulnerability Test Platform.                        3. Implementation of the Vulnerability Test Platform.
      4.    Pelaksanaan penetration testing pada beberapa                    4. Execution of penetration testing on several critical
            aplikasi kritikal.                                                  applications.
      5.    Implementasi Multi-Factor Authentication (MFA) pada              5. Implementation of Multi-Factor Authentication (MFA) for
            aplikasi HRIS.                                                      the HRIS application.
      6.    Peningkatan sistem perlindungan dari antivirus ke                6. Upgrading the protection system from antivirus to
            Endpoint Detection and Response (EDR).                              Endpoint Detection and Response (EDR).




80      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 81
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan    Komitmen Kami terhadap        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab          Kesejahteraan Manusia         Mengelola Dampak Lingkungan         Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible    Our Commitment to             Building the Future,                Appendix
Sustainability Report     Governance                     People Wellbeing              Managing Environmental Impacts




 Inovasi Ramah Lingkungan                                          Environmentally Friendly
                                                                   Innovation

 ITM secara aktif mengembangkan solusi energi yang lebih           ITM actively develops more environmentally friendly energy
 ramah lingkungan melalui berbagai inovasi. Inovasi ramah          solutions through various innovations. Environmentally friendly
 lingkungan yang dikembangkan oleh ITM sepanjang tahun             innovations developed by ITM throughout 2024 include:
 2024 berupa:
 1. Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya                   1. Development of Rooftop Solar Power Plant (PLTS)
     (PLTS) Atap                                                      ITM, through its subsidiary PT ITM Bhinneka Power (IBP),
     ITM, melalui anak perusahaan nya PT ITM Bhinneka Power           has developed rooftop solar power projects for commercial
     (IBP), telah mengembangkan proyek PLTS atap untuk                and industrial sectors. By the end of 2024, PT IBP has
     sektor komersial dan industri. Hingga akhir tahun 2024,          booked a cumulative contract of 61.3 MWp with 12.9 MWp
     PT IBP berhasil membukukan kontrak kumulatif sebesar             in operation. This initiative not only reduces the carbon
     61,3 MWp dengan yang sudah beroperasi sebesar 12,9               footprint but also offers efficient energy solutions for the
     MWp. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi jejak karbon           company's business partners.
     tetapi juga menawarkan solusi energi yang efisien bagi
     mitra bisnis perusahaan.

 2. Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya                   2. Development of Hybrid Solar Power Plant in Bunyut
    Hibrida di Bunyut                                                 Internally, ITM through PT ITM Bhinneka Power (IBP) has
    Secara internal, ITM melalui PT ITM Bhinneka Power (IBP)          developed a hybrid solar power plant in Bunyut to support
    telah mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya               the company's mining operations. This step is in line with
    hibrida di Bunyut untuk mendukung operasional                     ITM's aspiration to become a greener and smarter company,
    pertambangan perusahaan. Langkah ini sejalan dengan               as well as creating synergy in operational activities.
    aspirasi ITM untuk menjadi perusahaan yang lebih hijau
    dan cerdas, serta menciptakan sinergi dalam kegiatan
    operasional.

 Pengembangan inovasi di ITM tidak hanya dilaksanakan oleh             Innovation development at ITM is not only carried out by
 Perusahaan, namun juga secara khusus dilakukan oleh Divisi            the Company, but also specifically by the Management
 Management System & Business Process (MSBP) yang                      System & Business Process (MSBP) Division which set up
 bertugas untuk mengumpulkan dan mengelola seluruh ide                 to with collecting and managing all innovation ideas from
 inovasi dari departemen yang berbeda. Setiap tahunnya, ITM            different departments. Every year, ITM holds an innovation
 mengadakan program kompetisi inovasi untuk perorangan                 competition program for individuals and groups for all
 maupun kelompok untuk seluruh karyawan ITM beserta anak               employees and its subsidiaries, called ITMnovation.
 perusahaannya, disebut dengan ITMnovation. Melalui                    Through ITM Group's ITMnovation Convention, MSBP
 ITMnovation Convention ITM Group, MSBP berupaya                       seeks to reach out to more innovation ideas for the
 menjangkau lebih banyak ide-ide inovasi bagi keberlanjutan            Company's business sustainability by focusing on significant
 bisnis Perusahaan dengan berfokus pada site yang signifikan           sites and improving the entire value chain.
 dan meningkatkan seluruh rantai nilai.

 Pada tahun 2024, terdapat 76 proyek inisiatif secara                  In 2024, there were 76 group initiative projects, an increase
 berkelompok, meningkat 24,5% dari tahun sebelumnya                    of 24.5% from the previous year's 61 projects. In addition,
 sebanyak 61 proyek. Selain itu, terdapat inisiatif dari               there were also 842 individual initiatives called IdeaBlasts,
 perorangan yang disebut dengan IdeaBlast sebanyak 842                 an increase of 92% from last year's 439 initiatives. The
 proyek, meningkat 92% dari tahun lalu sebanyak 439 inisiatif.         percentage of employee involvement also increased from
 Persentase keterlibatan karyawan juga meningkat dari                  21.32% to 23.11%. Among all the project ideas, there were
 sebelumnya 21,32% menjadi 23,11%. Dari seluruh ide proyek             12 environmentally friendly innovation-themed projects
 yang didapatkan, terdapat 12 proyek yang bertemakan inovasi           were obtained and successfully reduced emissions by
 ramah lingkungan dan berhasil mengurangi emisi sebesar                7,673 tons of CO2eq.
 7.673 Ton CO2eq.




                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                       81
Page 82
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Kinerja                                                                Economic
                                                                             Performance and
      Ekonomi dan                                                            Supply Chain
      Manajemen                                                              Management

      Rantai Pasok
          Pendekatan Manajemen [3-3][CSS-12.8.1]
          Management Approach


         Topik Material: Kinerja Ekonomi dan Manajemen Rantai Pasok
         Materials Topics: Economic Performance and Supply Chain Management
         Kebijakan | Policy
         • Kode Etik Pemasok
         • Supplier Code of Conduct




        Dampak dan Pengelolaan | Impact and Management:



         Pengelolaan rantai pasok yang efektif dan kinerja ekonomi yang kuat berperan penting dalam menjaga kelancaran
         operasional ITM sekaligus memperkokoh fondasi bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku
         kepentingan. ITM mengimplementasikan Kode Etik bagi pemasok serta melakukan evaluasi aspek ESG termasuk pada
         kontraktor dan pemasok untuk memastikan setiap proses bisnis perusahaan memberikan dampak positif yang
         berkelanjutan.

         Effective supply chain management and robust economic performance are instrumental in maintaining ITM's smooth
         operations while strengthening the business foundation to create value for all stakeholders. ITM implements a Code
         of Conduct for suppliers and evaluates ESG aspects of contractors and suppliers to ensure the company's business
         processes have a sustainable positive impact.




        Sumber Daya dan Evaluasi | Resources and Evaluation:



         Pengelolaan kinerja ekonomi dan rantai pasokan berada di bawah tanggung jawab beberapa Departemen, yaitu
         Departemen Operasional, Departemen Keuangan, Departemen Penjualan, dan Departemen Logistik. Rencana kegiatan
         operasional dan anggaran biaya tersusun dalam RKAB yang dievaluasi setiap tahunnya. Penilaian kinerja ekonomi
         dilakukan melalui evaluasi terhadap laporan secara rutin, serta melalui pengukuran pencapaian target indikator kinerja
         utama (KPI) yang ditetapkan oleh Direksi dan Dewan Komisaris. Hasil evaluasi untuk tahun 2024 menunjukkan pencapaian
         kinerja ekonomi yang positif, dengan volume produksi batubara yang telah memenuhi target yang ditetapkan.

         The management of economic performance and supply chain is carried out under the responsibility of the Operations
         Department, Finance Department, Sales Department, and Logistics Department. The Operational Activity Plan (OAP)
         and cost budget are set out in the Work Plan and Budget (WP&B or RKAB), which is evaluated annually. The economic
         performance is assessed through evaluation of regular reports, as well as the achievement of key performance indicator
         (KPI) targets set by the Board of Directors and Board of Commissioners. The evaluation results for the year 2024 showed
         a positive economic performance, with coal production volume meeting the established targets.




82     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 83
Tentang ITM dan              Tata Kelola yang Transparan           Komitmen Kami terhadap               Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan        dan Bertanggung Jawab                 Kesejahteraan Manusia                Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and                Transparent and Responsible           Our Commitment to                    Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report        Governance                            People Wellbeing                     Managing Environmental Impacts




 Meskipun dihadapkan pada penurunan harga batubara global                     Despite the downward trend in global coal prices and average
 dan rata-rata harga jual, ITM berhasil mempertahankan kinerja                selling prices, ITM managed to maintain optimal economic
 ekonomi yang optimal dengan produksi yang melampaui                          performance with production that surpassed targets. The
 target. Pencapaian ini didukung oleh efisiensi biaya produksi                achievement was attributed to production cost efficiency and
 dan penerapan manajemen kas yang bertanggung jawab.                          responsible cash management. ITM also consistently maintains
 ITM juga konsisten menjaga kualitas produk melalui blending                  product quality through blending to ensure calorific value
 untuk memastikan nilai kalor sesuai kebutuhan pelanggan                      meets customer needs, which is the company's competitive
 yang menjadi keunggulan kompetitif perusahaan dibandingkan                   advantage over competitors. Such quality enables the
 para pesaing. Kualitas ini memungkinkan perusahaan                           Company to earn higher revenue margins by penetrating into
 memperoleh margin pendapatan lebih besar dengan                              wider markets, including premium segments such as Japan,
 menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk segmen premium                    which requires high calorific value coal for its processing
 seperti Jepang, yang membutuhkan batubara bernilai kalor                     technology.
 tinggi untuk teknologi pengolahannya.

 Optimalisasi teknologi pencampuran (blending) juga                           The optimization of blending technology also offers a wide
 menawarkan berbagai pilihan produk batubara. Hal ini                         array of coal product options. It enables the Company to meet
 memungkinkan Perusahaan untuk memenuhi kebutuhan                             the needs of diverse market segments, while increasing
 beragam segmen pasar, sekaligus meningkatkan fleksibilitas                   flexibility in responding to various market demands. ITM's
 dalam menjawab permintaan pasar yang bervariasi. Dengan                      approach allows it to continue to grow and solidify its position
 pendekatan ini, ITM dapat terus berkembang dan memperkuat                    in the global market.
 posisi di pasar global.

 Setiap tahun, ITM berusaha memenuhi kewajiban pasar                          Every year, ITM fulfills its domestic market obligation (DMO)
 domestik (DMO) yang ditetapkan melalui entitas anak                          through its subsidiaries. Throughout 2024, ITM managed to
 perusahaan. Sepanjang tahun 2024, ITM berhasil menjual                       sell 5.6 million tons of coal to the domestic market. Except
 5,6 juta ton batubara ke pasar domestik. Kecuali GPK dan                     GPK and TIS, which commenced its mining operation in the
 TIS yang baru memulai kegiatan penambangannya di kuartal                     first quarter 2024, all subsidiaries have met their respective
 pertama 2024, seluruh anak usaha ITM telah memenuhi target                   DMO targets.
 DMO masing-masing.


 Target dan Realisasi Produksi dan Penjualan Batubara (Juta Ton)
 Target and Realization of Coal Production and Sales (Million Tons)

                                                                                            2024
                Uraian
               Description                             Target                              Realisasi                             Persentase (%)
                                                       Target                             Realization                             Percentage

                Produksi
                                                     19.5 - 20.2                             20.2                                    103.6%
               Production

  Penjualan
                                                     24.9 - 25.6                             24.0                                    96.4%
  Sales

 Realisasi Penjualan Batubara
 Realization of Coal Sales

                                              2024                                       2023                                        2022
           Pelanggan
            Customer            Juta Ton                                   Juta Ton                                    Juta Ton
                                                            %                                            %                                        %
                               Million Tons                               Million Tons                                Million Tons

  Domestik
                                   5.6                     23.3               5.1                       24.3              4.2                 22.2
  Domestic
  Ekspor
                                  18.4                     76.7              15.8                       75.7              14.7                77.8
  Export

   Jumlah
                                  24.0                    100.0              20.9                   100.0                 18.9                100.0
   Total




 Pada tahun 2024, ITM mencatatkan pendapatan bersih                           In 2024, ITM recorded a net revenue of USD2,304 million,
 sebesar USD 2.304 juta, yang menunjukkan penurunan                           which showed a decrease of 3% compared to the previous
 sebesar 3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.                             year. Meanwhile, the Company's net profit was recorded at
 Sementara itu, laba bersih perusahaan tercatat mencapai                      USD376 million, a decrease of 25% from last year.
 USD 376 juta, mengalami penurunan sebesar 25%
 dibandingkan tahun lalu.


                                                                   Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                  83
Page 84
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Pendapatan perusahaan sebagian besar berasal dari penjualan            The Company's revenue mostly come from coal sales coal
      batubara dan pendapatan tambahan seperti bunga bank serta              sales and additional income such as bank interest and
      deposito. ITM memberikan kontribusi tahunan kepada                     deposits. ITM makes annual contributions to state revenues,
      penerimaan negara, yang tercermin dalam pembayaran pajak               which are reflected in tax payments and Non-Tax State
      dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pada tahun                   Revenues (PNBP). In 2024, the Company's realized PNBP
      2024, PNBP yang direalisasikan perusahaan mencapai                     reached USD286 million. Total tax and PNBP payments
      USD286 juta. Secara keseluruhan, pembayaran pajak dan                  generated an economic value of USD423 million to the
      PNBP memberikan nilai ekonomi sebesar USD423 juta kepada               government, an increase of 22% compared to USD543 million
      pemerintah, menurun 22% dibandingkan dengan USD543                     in 2023. Until the end of 2024, the Company did not receive
      juta pada tahun 2023. Hingga akhir tahun 2024, perusahaan              any financial assistance from the government. [201-1, 201-4][CSS-
      tidak menerima bantuan keuangan dari pemerintah. [201-1,               12.8.2, CSS-12.2.2, 12.21.3]
      201-4][CSS-12.8.2, CSS-12.2.2, 12.21.3]


      ITM beroperasi di Indonesia sehingga pemenuhan kewajiban               Due to ITM's operations based in Indonesia, the Company
      pembayaran pajak dilakukan pada pemerintah Indonesia.                  fulfills its tax payment obligations to the Indonesian
      Tanggung jawab terkait pemenuhan pembayaran pajak berada               government. The Department of Finance is responsible for
      pada Departemen Keuangan. Dalam proses evaluasi                        tax payment obligation. In the process of evaluating compliance
      kepatuhan dan mitigasi risiko terkait perpajakan, ITM                  and mitigating risks related to taxation, ITM involves the
      melibatkan Fungsi Finance (termasuk department Tax) dan                Finance Function (including the Tax department) and
      Enterprise risk and strategy management melalui pelaporan              Enterprise risk and strategy management through the reporting
      pengkinian daftar risiko termasuk risiko terkait perpajakan            of risk register updates including tax-related risks along with
      beserta dengan mitigasinya yang kemudian dilaporkan melalui            their mitigations which are then reported through quarterly
      meeting kuartal. Perusahaan melibatkan pemangku                        meetings. ITM has a Taxation SOP/provisions as a reference
      kepentingan yaitu pihak yang berwenang dalam proses                    for identification in monitoring tax risks. The Company involves
      konsultasi maupun partisipasi terkait pajak, di antaranya              the authorities as stakeholders in the tax-related consultation
      konsultan pajak dan kantor pajak. Selama tahun 2024, tidak             process and participation, including tax consultants and tax
      ada kejadian pelanggaran terhadap pajak. [207-1, 207-2, 207-3,         offices. During 2024, there were no cases of tax violations.
      207-4][CSS-12.21.4, CSS-12.21.5, CSS-12.21.6, CSS-12.21.7]             [207-1, 207-2, 207-3, 207-4][CSS-12.21.4, CSS-12.21.5, CSS-12.21.6, CSS-12.21.7]


      ITM memahami bahwa perubahan iklim dapat membawa                       ITM acknowledges that climate change can cause a significant
      dampak signifikan terhadap kondisi keuangan perusahaan.                impact on the Company's financial condition. The Company
      Sebagai langkah antisipasi, Perusahaan telah mengembangkan             has anticipated this by developing an internal strategy to
      strategi internal untuk menyesuaikan volume produksi dengan            adjust production volume according to the changing weather
      kondisi cuaca yang berubah. Meskipun demikian, perusahaan              conditions. However, the Company remains cautious of
      tetap waspada terhadap kemungkinan dampak negatif untuk                possible negative impacts to prevent substantial losses. During
      mencegah kerugian yang substansial. Selama periode                     the reporting period, there were no disruptions to the
      pelaporan, tidak ada gangguan pada proses produksi maupun              production process or coal shipments which resulted from
      pengiriman batubara yang diakibatkan oleh dampak fisik                 the physical impacts of climate change.
      perubahan iklim.

      ITM telah mengidentifikasi berbagai risiko dan peluang terkait         ITM has identified various risks and opportunities related to
      perubahan iklim yang dapat berdampak pada keberlanjutan                climate change that could impact the sustainability of the
      bisnis perusahaan. Pemetaan mengenai implikasi finansial               company's business. A mapping of the financial implications
      dan risiko maupun peluang yang disebabkan perubahan iklim              and risks and opportunities caused by climate change is
      terdapat pada bab Manajemen Risiko terkait Isu Perubahan               provided in the chapter on Risk Management related to
      Iklim. [201-2]                                                         Climate Change Issues. [201-2]



      Laporan keuangan ITM telah diaudit oleh akuntan publik                 The financial data in this report has been audited by an
      independen yang melakukan pemeriksaan atas data keuangan               independent public accountant. For more detailed financial
      yang tercantum. Untuk informasi keuangan yang lebih lengkap,           information, please visit www.itmg.co.id.
      dapat diakses di www.itmg.co.id.




84      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 85
Tentang ITM dan                         Tata Kelola yang Transparan                       Komitmen Kami terhadap                     Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                   dan Bertanggung Jawab                             Kesejahteraan Manusia                      Mengelola Dampak Lingkungan                         Lampiran
About ITM and                           Transparent and Responsible                       Our Commitment to                          Building the Future,                                Appendix
Sustainability Report                   Governance                                        People Wellbeing                           Managing Environmental Impacts




 Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Ribu USD) [201-1][12.21.2]
 Economic Value Generated and Distributed (Thousand USD)

            Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
                                                                                 2024                                         2023                                         2022
              Economic Value Generated

  Pendapatan Bersih
                                                                               2,304,497                                   2,374,315                                     3,636,213
  Economic Value Generated

  Pendapatan Bunga Bank dan Deposito
                                                                                41,228                                       34,517                                        8,795
  Income from Bank Interest and Deposits

  Pendapatan/(Pengeluaran) Selisih Kurs
                                                                                 11,012                                        201                                         31,694
  Foreign Exchange Income/(Expenses)

  Pendapatan/(Pengeluaran) Lain-lain
                                                                                 18,827                                       3,930                                       115,025
  Other Income/(Expenses)

  Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
                                                                              2,315,886                                    2,412,963                                    3,498,289
  Economic Value Generated

   Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
   Economic Value Distributed

  Biaya Operasional
                                                                               1,149,343                                    1,051,813                                    1,029,782
  Operational Costs

   Gaji Pekerja dan Benefit Lainnya
   Employees Salaries and Other Benefits

   Pekerja Operasional
                                                                                45,579                                       41,267                                       52,330
   Operational Employees

   Pekerja Administrasi dan Penjualan
                                                                                24,273                                       22,396                                       23,339
   Administrative and Sales Staff

   Jumlah Gaji Pekerja dan Manfaat Lain
                                                                                69,852                                       63,663                                       75,669
   Total Employee Salaries and Other Benefits

   Pembayaran kepada Penyandang Dana
   Payments to Providers of Capital

   Dividen kepada Pemegang Saham
                                                                                215,992                                     673,907                                       538,372
   Dividend to Shareholders

   Bunga Pinjaman kepada Bank
                                                                                 3,229                                        1,380                                         930
   Loan Interest to the Bank

   Pengeluaran untuk Pemerintah (Pajak, Royalti
   dan Lainnya)
                                                                               423,300                                      543,397                                        911,120
   Payment to Government (Taxes, Royalty and
   Others)

   Pengeluaran untuk Masyarakat
                                                                                 1,548                                        3,671                                         6,419
   Community Investments

   Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
                                                                               1,863,264                                    2,337,831                                   2,562,292
   Economic Value Distributed

   Nilai Ekonomi yang Ditahan
                                                                               452,622                                       75,132                                       935,997
   Economic Value Retained

   Nilai Ekonomi yang Ditahan Sebelum Dividen
                                                                                668,614                                     749,039                                      1,474,369
   Economic Value Retained Excluding Dividend

   Keterangan: Sumber Laporan Laba Rugi Konsolidasi yang telah diaudit. Kinerja ekonomi meliputi seluruh anak perusahaan; IMM, TCM, BEK, KTD, JBG, TIS, ITMI, IBU, IEU, IBP, TRUST, GEM, NPR, SME,
   EBP, GPK, CPI, IHP. Informasi keuangan tidak dapat disajikan berdasarkan negara karena ITM hanya beroperasi di Indonesia.
   Note: Audited Consolidated Profit and Loss Statements. Economic performance cover all subsidiaries; IMM, TCM, BEK, KTD, JBG, TIS, ITMI, IBU, IEU, IBP, TRUST, GEM, NPR, SME, EBP, GPK, CPI, IHP.
   Financial information is not presented by country because ITM only operates in Indonesia.




                                                                                      Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                                        85
Page 86
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Produk                                                                 Products and
                                                                             Customer Care
      dan Layanan
      Pelanggan
          Pendekatan Manajemen [3-3][CSS-12.8.1]
          Management Approach


         Topik Material: Produk dan Layanan Pelanggan
         Material Topic: Products and Customer Care
         Kebijakan | Policy
         • Kebijakan Produk
         • Kebijakan Layanan Pelanggan
         • Product Policy
         • Customer Care Policy



        Dampak dan Pengelolaan | Impact and Management:



         Pengelolaan ketersediaan produk yang efektif akan memastikan kelancaran operasional dan pengiriman tepat waktu,
         meningkatkan efisiensi dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Menjaga ketersediaan dan kualitas produk
         seperti batu bara dengan nilai kalor tinggi dapat memberikan akses Perusahaan ke pasar yang lebih luas dan meningkatkan
         kepuasan pelanggan. Layanan yang andal dan responsif memperkuat hubungan dengan pelanggan dan membangun
         kepercayaan jangka panjang. Efisiensi dalam pengiriman juga memastikan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi dan
         retensi yang lebih baik.

         Effective product availability management ensures smooth operations and timely deliveries, enhancing efficiency and
         strengthening customer relationships. Maintaining the availability and quality of products, such as high-calorific-value
         coal, provides the company with broader market access and increases customer satisfaction. Reliable and responsive
         services reinforce customer relationships and build long-term trust. Delivery efficiency also contributes to higher
         customer satisfaction and improved retention.



        Sumber Daya dan Evaluasi | Resources and Evaluation:



         Pengelolaan produk dan layanan pelanggan merupakan tanggung jawab Departemen Operation serta Coal Sales &
         Trading (CST). Evaluasi terhadap kinerja layanan dilakukan secara berkala setiap dua tahun melalui survei kepuasan
         pelanggan. Hasil evaluasi tahun 2024, berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2023, menunjukkan bahwa
         Customer Satisfaction Index (CSI) atas kinerja pelayanan perusahaan mencapai 81,43%.

         The management of products and customer services is the responsibility of the Operations Department and the Coal
         Sales & Trading (CST). Service performance evaluations are conducted regularly every two years through customer
         satisfaction surveys. The 2024 evaluation, based on the survey conducted in 2023, indicated that the Customer
         Satisfaction Index (CSI) for the company's service performance reached 81.43%.




86     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 87
Tentang ITM dan                Tata Kelola yang Transparan          Komitmen Kami terhadap         Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan          dan Bertanggung Jawab                Kesejahteraan Manusia          Mengelola Dampak Lingkungan            Lampiran
About ITM and                  Transparent and Responsible          Our Commitment to              Building the Future,                   Appendix
Sustainability Report          Governance                           People Wellbeing               Managing Environmental Impacts




 Manajemen Keberlangsungan                                                    Business Continuity
 Usaha                                                                        Management

 ITM mengimplementasikan Manajemen Keberlangsungan                            ITM implements Business Continuity Management to mitigate
 Usaha untuk mengurangi potensi dampak negatif serta                          potential negative impacts and manage emergencies or crisis
 mengelola keadaan darurat atau krisis dalam operasional                      in the operations of the Company and all subsidiaries. ITM
 perusahaan dan seluruh anak Perusahaan. ITM merancang                        has designed and implemented strategies to ensure the
 dan melaksanakan strategi guna memastikan kelancaran                         business activities running smoothly and to guarantee the
 kegiatan bisnis serta menjamin kelangsungan seluruh proses                   continuity of all business processes during crisis. These efforts
 bisnis dalam situasi krisis. Upaya tersebut tercantum dalam                  are outlined in the Business Continuity Plan (BCP) to protect
 Rencana Keberlangsungan Bisnis (Business Continuity Plan/                    employees, ensure uninterrupted operations, and support
 BCP) untuk melindungi karyawan, memastikan kelancaran                        community resilience in each of its operational sites.
 operasi, serta mendukung ketahanan masyarakat di setiap
 lokasi operasionalnya.

 Penjaminan Mutu dan Kepuasan                                                 Quality Assurance and Customer
 Pelanggan                                                                    Satisfaction


 Kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama bagi ITM, yang                    Customer satisfaction is a top priority for ITM, as reflected in
 tercermin dalam komitmen Perusahaan untuk menjaga kualitas                   the Company's commitment to maintaining quality coal
 produk batubara, layanan, dan komunikasi yang efektif dengan                 products, services and effective communication with each
 setiap pelanggan. ITM menjamin bahwa seluruh (100%) produk                   customer. ITM ensures that all (100%) products have undergone
 telah menjalani proses penjaminan mutu yang ketat, sesuai                    a rigorous quality assurance process, in accordance with the
 dengan standar dan spesifikasi yang disepakati Perusahaan                    standards and specifications agreed by the Company and
 bersama pelanggan, sehingga tidak ada produk yang perlu                      customers, resulting in no product recalls. In 2024, there were
 ditarik kembali. Pada tahun 2024, tidak terdapat pula insiden                no non-compliance incidents affecting the health and safety
 terkait ketidakpatuhan yang memengaruhi dampak kesehatan                     of the products and services provided by the Company.
 dan keselamatan dari produk dan layanan yang disediakan                      [416-1 , 416-2]
 Perusahaan. [416-1, 416-2]

 Secara berkala, ITM mengadakan survei kepuasan pelanggan                     Periodically, ITM conducts customer satisfaction surveys to
 untuk mendapatkan penilaian pelanggan terhadap produk                        gain customer feedback on the Company's products and
 dan layanan Perusahaan. Tujuan survei ini adalah untuk                       services. The survey aims to identify customer preferences
 mengidentifikasi preferensi dan harapan pelanggan, serta                     and expectations, and to improve the Company's services.
 meningkatkan pelayanan Perusahaan. Pada tahun 2024, tidak                    In 2024, no customer survey was conducted. The next survey
 dilakukan survey pelanggan. Survey selanjutnya akan                          will be conducted in 2025.
 dilakukan tahun 2025.

 Pengelolaan Rantai Pasok yang                                                Responsible Supply Chain
 Bertanggung Jawab                                                            Management

 ITM membangun kemitraan yang erat dengan pemasok di                          ITM maintains close partnerships with suppliers at every stage
 setiap tahap proses bisnis. Perusahaan menerapkan Kode                       of the business process. The Company implements a Supplier
 Etik Pemasok untuk memastikan terciptanya rantai pasokan                     Code of Conduct to ensure an ethical and responsible supply
 yang beretika dan bertanggung jawab. Kinerja pemasok                         chain. Supplier performance is evaluated based on
 dievaluasi berdasarkan faktor lingkungan, sosial, dan tata                   environmental, social and governance (ESG) factors.
 kelola (LST). Sepanjang tahun 2024, seluruh pemasok (100%)                   Throughout 2024, all suppliers (100%) were evaluated, and
 telah dievaluasi, dan tidak ditemukan adanya pemasok yang                    none were found to have a negative impact on the environment,
 memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, masyarakat,                   community or workforce. [308-1, 308-2, 414-1, 414-2][CSS-12.15.8, CSS-
 atau tenaga kerja. [308-1, 308-2, 414-1, 414-2][CSS-12.15.8, CSS-12.15.9]    12.15.9]




                                                                   Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                            87
Page 88
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                                           Pemasok telah dinilai berdasarkan
                                                           kriteria sosial dan lingkungan
                                                           Suppliers have been assessed based on social and
                                                           environmental criteria                             100%
      ITM menyadari pentingnya pemahaman mengenai hak asasi                   ITM recognizes the importance of understanding human rights
      manusia (HAM) di seluruh rantai pasokan perusahaan.                     across the Company's supply chain. The Company conducts
      Perusahaan mengadakan sosialisasi dengan pemasok dan                    dissemination of information with suppliers and vendors to
      vendor untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip HAM                       ensure that human rights principles are applied in all their
      diterapkan dalam setiap kegiatan mereka. ITM juga mendorong             activities. ITM also encourages suppliers to focus on
      pemasok untuk fokus pada keselamatan dan kesehatan kerja,               occupational health and safety, avoid forced labor practices,
      menghindari praktik kerja paksa, serta memastikan tidak                 and ensure the absence of child labor in the workplace.
      adanya pekerja anak di tempat kerja.




88     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 89
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan     Komitmen Kami terhadap      Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab           Kesejahteraan Manusia       Mengelola Dampak Lingkungan       Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible     Our Commitment to           Building the Future,              Appendix
Sustainability Report     Governance                      People Wellbeing            Managing Environmental Impacts




 Perizinan dan                                                      Licensing and
                                                                    Compliance
 Kepatuhan




     Pendekatan Manajemen [3-3]
     Management Approach


     Topik Material: Perizinan dan Kepatuhan
     Material Topic: Licensing and Compliance
     Kebijakan | Policy
     • Kebijakan Kepatuhan - ITM-P-CRM-001
     • Standar Manajemen Kepatuhan - ITM-MS-CRM-001
     • Compliance Policy - ITM-P-CRM-001
     • Compliance Management Standard - ITM-MS-CRM-001



    Dampak dan Pengelolaan | Impact and Management:



     Mengelola aspek kepatuhan dan regulasi perizinan sangat penting untuk kelangsungan operasional ITM. Kepatuhan
     terhadap regulasi yang berlaku tidak hanya membantu perusahaan menghindari potensi sanksi hukum, tetapi juga
     memperkuat reputasi Perusahaan di mata pemangku kepentingan. Kepatuhan meningkatkan kepercayaan investor
     dan pemangku kepentingan, serta membuka akses ke pasar internasional yang lebih luas. Meskipun demikian, ITM
     harus siap menghadapi kebijakan pemerintah yang dapat berubah sewaktu-waktu. Meskipun demikian, pengelolaan
     kepatuhan yang baik memungkinkan ITM untuk mengurangi risiko hukum, mengelola perubahan regulasi dengan lebih
     efektif, dan menjalankan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

     Managing the compliance and regulatory aspects of licensing is critical to ITM's operational continuity. Compliance with
     applicable regulations not only averts potential legal sanctions, but also strengthens the Company's reputation in the
     eyes of stakeholders. Compliance boosts investor and stakeholder confidence and opens up wider access to international
     markets. However, ITM must be prepared for government policies that can change anytime. Nonetheless, good
     compliance management enables ITM to mitigate legal risks, manage regulatory changes more effectively, and carry
     out responsible and sustainable mining practices.




                                                         Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                  89
Page 90
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




        Sumber Daya dan Evaluasi | Resources and Evaluation:



         Pengelolaan aspek perizinan dan kepatuhan berada di bawah tanggung jawab Fungsi External Relation, yaitu Fungsi
         yang melakukan pengelolaan aspek perizinan dengan Corporate Secretary dan Legal untuk membantu pengelolaan.
         Sementara itu, Fungsi Compliance bertanggung jawab atas pengawasan dan monitoring kepatuhan dengan berkoordinasi
         dengan Fungsi lain yang terkait, seperti Internal Audit dan Fungsi operasional lainnya.

         Evaluasi dilaksanakan setiap tahun melalui Quarterly Reporting, dengan koordinasi lebih lanjut serta adanya biweekly
         meeting yang diinisiasi oleh Fungsi Operasional sebagai bentuk monitoring dan evaluasi kepatuhan serta pemantauan
         regulasi terkini.

         Hasil evaluasi tahun 2024 menunjukkan bahwa pemenuhan kepatuhan terkait operasional dari seluruh daftar aktivitas
         berjalan dengan baik. Namun, proses peningkatan kepatuhan masih terus berlangsung, terutama dalam hal pemenuhan
         pengajuan perizinan/permit dan obligasi operasional.

         Management of licensing and compliance aspects is under the responsibility of the External Relation Function, which
         manages licensing aspects with Corporate Secretary and Legal to assist in management. Meanwhile, the Compliance
         Function is responsible for supervising and monitoring compliance by coordinating with other related Functions, such
         as Internal Audit and other operational Functions.

         Evaluation is conducted annually through Quarterly Reporting, with further coordination and biweekly meetings initiated
         by the Operations Function as a form of monitoring and evaluation of compliance and monitoring of the latest regulations.

         The results of the 2024 evaluation showed that the fulfillment of operational-related compliance from the entire list of
         activities was progressing well. However, the process of improving compliance is still ongoing, especially in terms of
         fulfillment of license/permit applications and operational obligations.




      Kepatuhan Sosioekonomi                                                 Socioeconomic Compliance
      ITM menempatkan tata kelola yang baik sebagai dasar untuk              ITM considers good governance as the foundation for ensuring
      memastikan kepatuhan dan tanggung jawab sosial, yang                   compliance and social responsibility, which supports the
      mendukung tercapainya tujuan dan misi strategis perusahaan.            achievement of the company's strategic goals and mission.
      ITM berkomitmen untuk menciptakan budaya kepatuhan yang                ITM is committed to creating a culture of compliance that
      mengedepankan praktik bisnis yang sehat dan bertanggung                promotes sound and responsible business practices. This is
      jawab. Hal ini dilakukan dengan membentuk fungsi kepatuhan             done by establishing a solid compliance function and
      yang solid dan mengintegrasikan nilai-nilai kepatuhan ke               integrating compliance values into every aspect of the
      dalam setiap aspek operasional perusahaan. Perusahaan                  Company's operations. The Company continuously enhances
      secara terus-menerus meningkatkan pengelolaan kepatuhan                compliance management through more in-depth and thorough
      melalui analisis regulasi yang lebih mendalam dan menyeluruh.          regulatory analysis. In addition, ITM also develops a system
      Selain itu, ITM juga mengembangkan sistem untuk memantau               to effectively monitor licenses and obligations that the
      secara efektif perizinan dan kewajiban yang harus dipenuhi             Company must fulfill.
      perusahaan.




90     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 91
Tentang ITM dan         Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap   Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan   dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia    Mengelola Dampak Lingkungan      Lampiran
About ITM and           Transparent and Responsible   Our Commitment to        Building the Future,             Appendix
Sustainability Report   Governance                    People Wellbeing         Managing Environmental Impacts




                                                      Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk             91
Page 92
Komitmen
Kami terhadap
Kesejahteraan
Manusia
Our Commitment to
Human Wellbeing




        ITM menempatkan keselamatan, pengembangan




                                                        03.
     karyawan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai
      prioritas utama dalam strategi transisi bisnis yang
     sejalan dengan semangat greener dan smarter. ITM
     percaya bahwa manusia adalah faktor kunci dalam
    mencapai keberlanjutan dan kesuksesan perusahaan.

         ITM prioritizes safety, employee development and
       community empowerment in its business transition
    strategy in line with its greener and smarter spirit. ITM
       believes that people are the key factor in achieving
                                  sustainability and success.
Page 93

          
Page 94
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Kesehatan dan                                                          Occupational
                                                                             Health and Safety
      Keselamatan                                                            (OHS)
      Kerja (K3)
          Pendekatan Manajemen [3-3][CSS-12.14.1]
          Management Approach


         Topik Material: Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
         Material Topic: Occupational Health and Safety (OHS)
         Kebijakan | Policy [403-1][CSS-12.14.2]
         • Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral (SMKP Minerba)
         • Sistem Manajemen K3 & Lingkungan (SMK3L)
         • Pengembangan Budaya K3
         • Kebijakan K3 & Lingkungan Revisi 4 Tahun 2023
         • Mineral Mining Safety Management System (MSMS for Mineral, Energy, and Coal)
         • OHS & Environmental Management System (HSEMS)
         • Development of OHS culture
         • OHS & Environment Policy Revision 4 of 2023



        Dampak dan Pengelolaan | Impact and Management:



         Kesehatan dan keselamatan fisik serta mental pekerja menjadi perhatian utama ITM sebagai aset strategis dalam
         mendukung performa selama proses transisi bisnis. ITM memastikan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif
         dengan menerapkan ISO 45001:2018 Sistem Manajemen K3 terintegrasi dan pengendalian prosedur yang sistematis.

         The employees' physical and mental health and safety is ITM's priority as they are considered strategic assets in
         supporting performance during the business transition process. ITM ensures a safe, comfortable, and productive work
         environment by implementing ISO 45001:2018 integrated OHS Management System and systematic procedure control.




        Sumber Daya dan Evaluasi | Resources and Evaluation



         Pengelolaan K3 berada di bawah tanggung jawab Direktorat Environment, Social and Governance (ESG) melalui
         Departemen HSEC. Evaluasi pengelolaan K3 dilakukan melalui pelaksanaan audit internal sesuai persyaratan SMKP,
         quality assurance review aspek HSE oleh kantor pusat, serta audit eksternal dari lembaga bersertifikasi minimal sekali
         dalam setahun sesuai persyaratan ISO. Pada tahun 2024, hasil evaluasi menunjukkan performa yang baik dan tidak
         ditemukan temuan major maupun temuan-temuan kritikal. ITM juga memiliki Panitia Pembina Keselamatan & Kesehatan
         Kerja (P2K3) dan Komite Keselamatan Pertambangan (KKP) sebagai Komite K3 ITM yang ada di tingkat manajemen.
         KKP dipimpin oleh Kepala Teknik Tambang dan terdiri dari anggota pekerja yang mewakili setiap departemen. KKP
         memastikan komunikasi budaya K3 dan penerapannya sesuai peraturan yang berlaku. Manajemen melakukan pertemuan
         dengan P2K3 dan KKP secara rutin setiap bulan. [403-4][CSS-12.14.5]

         OHS management is under the responsibility of the Director of Environment, Social and Governance (ESG) through the
         HSEC Department. Evaluation of OHS management is carried out through internal audits as required by Mining Safety
         Management System (MSMS), quality assurance review of HSE aspects by the head office, and external audits from
         certified institutions at least once a year in compliance with ISO requirements. In 2024, the evaluation results showed
         a satisfactory performance and there is no major or critical findings. ITM also has an Occupational Health & Safety
         Committee (P2K3) and Mining Safety Committee (KKP) as ITM's OHS Committee at the management level. The KKP is
         led by the Head of Mine Engineering and consists of employee members representing their respective departments.
         The KKP ensures the communication of OHS culture and its implementation comply with applicable regulations.
         Management regularly monthly meetings with P2K3 and KKP. [403-4][CSS-12.14.5]



94     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 95
Tentang ITM dan                  Tata Kelola yang Transparan           Komitmen Kami terhadap          Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan            dan Bertanggung Jawab                 Kesejahteraan Manusia           Mengelola Dampak Lingkungan           Lampiran
About ITM and                    Transparent and Responsible           Our Commitment to               Building the Future,                  Appendix
Sustainability Report            Governance                            People Wellbeing                Managing Environmental Impacts




 Sistem Manajemen K3                                                               OHS Management System
 ITM mengimplementasikan Sistem Manajemen K3 untuk                                 ITM implements an OHS Management System to ensure the
 memastikan keselamatan seluruh karyawan dan pekerja non-                          safety of all employees and non-employee workers, including
 karyawan, termasuk mitra, kontraktor, pengunjung, dan                             partners, contractors, visitors and other stakeholders. The
 pemangku kepentingan lainnya. Sistem manajemen K3 yang                            OHS management system includes The Mining Safety
 diterapkan mencakup SMKP berdasarkan Peraturan Menteri                            Management System (MSMS) based on Minister of Energy
 ESDM No. 26 Tahun 2018 dan Keputusan Menteri ESDM No.                             and Mineral Resources (EMR) Regulation No. 26/2018 and
 1827 K/30/MEM/2018, dan SMK3 sesuai PP No. 50 Tahun                               Minister of EMR Decree No. 1827 K/30/MEM/2018, and OHSMS
 2012. Sebagai langkah tambahan, ITM secara sukarela                               in accordance with Government Regulation No. 50/2012. As
 mengadopsi standar internasional (ISO) untuk memperkuat                           an additional measure, ITM voluntarily adopts international
 operasional dan pengelolaan K3. [2-30, 403-1]                                     standards (ISO) to strengthen its OHS operations and
                                                                                   management. [2-30, 403-1]

 Pada tahun 2024, sebanyak 2.105 karyawan dan 16.628                               In 2024, a total of 2,105 employees and 16,628 workers who
 pekerja yang bukan karyawan telah tercakup dalam sistem                           are not employees were covered by the Occupational Health
 manajemen K3, mewakili 100% dari total tenaga kerja yang                          and Safety (OHS) management system, representing 100%
 berada dalam ruang lingkup operasional ITM. Untuk                                 of the total workforce within ITM’s operational scope. To
 memastikan efektivitas penerapan sistem ini, ITM juga                             ensure the effectiveness of this system, ITM also conducts
 melakukan audit internal secara berkala. Hingga saat ini,                         regular internal audits. To date, all employees and workers
 seluruh karyawan dan pekerja yang bukan karyawan telah                            who are not employees have been included in the OHS
 tercakup dalam sistem manajemen K3 yang telah diaudit                             management system and audited internally, equivalent to
 secara internal, yang setara dengan 100% dari total tenaga                        100% of the company’s total workforce.
 kerja dalam cakupan perusahaan.

 Selain audit internal, ITM juga melakukan evaluasi melalui                        In addition to internal audits, ITM also conducts evaluations
 audit eksternal guna memastikan sistem manajemen K3 yang                          through external audits to ensure that the implemented OHS
 diterapkan memenuhi standar dan peraturan yang berlaku.                           management system complies with applicable standards and
 Pada periode pelaporan, sebanyak 995 karyawan dan 6.506                           regulations. During the reporting period, a total of 995
 pekerja yang bukan karyawan telah tercakup dalam sistem                           employees and 6,506 non-employee workers were covered
 manajemen K3 yang telah diaudit atau disertifikasi oleh pihak                     by the OHS management system that has been externally
 eksternal, dengan total cakupan mencapai 41% dari                                 audited or certified, with a total coverage of 41% of the entire
 keseluruhan tenaga kerja dalam kendali perusahaan. [403-8]                        workforce under the company’s control. [403-8]

 Ketentuan keselamatan kerja juga tercakup dalam Perjanjian                        ITM's Collective Labor Agreement and Company Regulation
 Kerja Bersama dan Peraturan Perusahaan yang melindungi                            includes occupational safety provisions that protect both
 seluruh pekerja, baik karyawan maupun non-karyawan. Selama                        employees and non-employees. During the reporting period,
 periode pelaporan, PKB telah mencakup 2.105 karyawan dan                          the CLA has covered 2,105 employees and 16,625 other
 16.625 pekerja lainnya. Komitmen ini menunjukkan perhatian                        workers. This commitment demonstrates the Company's
 perusahaan terhadap keselamatan dan kesejahteraan seluruh                         attention to the safety and well-being of all individuals involved
 individu yang terlibat dalam operasional. [403-8][CSS-12.14.9]                    in its operations. [403-8][CSS-12.14.9]

 Sistem Manajemen K3 dalam SMK3L [403-1][CSS-12.14.2]
 OHS Management in HSEMS

             Misi Manajemen K3                              Target Manajemen K3                                    Strategi 3 Pilar
           OHS Management Mission                          OHS Management Target                                   3 Pillars Strategy



    Nihil kecelakaan yang berakibat                Tingkat Kekerapan Kecelakaan Kerja: 0,19       Pilar Organisasi & Sistem Menjaga pelaksanaan
    hilangnya hari kerja                                                                          SMK3L melalui kebijakan OHS, HSE Management
                                                   Injury Frequency Rate (IFR): 0.19              System, Contractor Management System, dan Online
    Zero accident resulting in lost time                                                          Incident Report.
    injury                                         Jumlah Kekerapan Kecelakaan Kerja
                                                   Tercatat: 0,40                                 Organizational & System Pillar
                                                                                                  Maintain the implementation of SMK3L through
                                                   Total Recordable Injury Frequency Rate         OHS policies, HSE Management System, Contractor
                                                   (TRIFR): 0.40                                  Management System, and Online Incident Report.




                                                                      Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                          95
Page 96
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Sistem Manajemen K3 dalam SMK3L [403-1][CSS-12.14.2]
      OHS Management in HSEMS

                  Misi Manajemen K3                          Target Manajemen K3                                         Strategi 3 Pilar
                OHS Management Mission                      OHS Management Target                                        3 Pillars Strategy



         Nihil terulangnya kecelakaan              Tingkat Keparahan Kecelakaan Kerja:                 Pilar Manusia & Perilaku Mengembangkan SDM yang
                                                   345,33                                              dengan kompetensi, kepedulian, dan kepemimpinan
         Zero recurring accident                                                                       K3 yang dilengkapi dengan sistem pelaporan GoSafe
                                                   Injury Severity Rate (ISR): 345.33                  dan Safety Health Environmental Accountability
                                                                                                       Program

                                                                                                       People & Behavior Pillar
                                                                                                       Developing human resources with OHS competence,
                                                                                                       concern and leadership equipped with the GoSafe
                                                                                                       reporting system and the Safety Health Environmental
                                                                                                       Accountability Program



         Nihil pelanggaran persyaratan dan         Program Akuntabilitas Keselamatan                   Pilar Kompetensi Pekerja
         pemenuhan standar K3 & KO                 Kesehatan dan Lingkungan (SHEAP) 69%                Memastikan kompetensi setiap pekerja telah
                                                                                                       memadai dan sesuai standar yang ditetapkan
         Zero violation of OHS & safety            Safety Health Environmental                         Perusahaan dan Pemerintah
         operation standards & policy              Accountability Program (SHEAP) 69%
                                                                                                       Employee Competence Pillar
                                                                                                       Ensuring that the competence of each employee
                                                                                                       is adequate and meet the standards set by the
                                                                                                       Company and the Government



         Mencegah gangguan kesehatan dan           Pelaporan Bahaya di Tempat Kerja
         nihil penyakit akibat kerja               (GoSafe): 6.101 laporan dan tindak lanjut
                                                   81%
         Prevent health issue and zero             Hazards Report (GoSafe): 6,101 reports
         occupational disease                      with 81% followed up



         Memenuhi aspek keselamatan                CMS-K3L: 76,77%
         operasional pertambangan baik sarana,
         prasarana, instalasi dan peralatan        CMS-HSE: 76.77%

         Comply with safety standards for
         mining operations, covering facilities,
         infrastructure, installations, and
         equipment




      Identifikasi dan Pengelolaan                                                  OHS Risk Identification and
      Risiko K3                                                                     Management

      ITM memetakan dan mengidentifikasi pekerjaan yang berisiko                    In an effort to minimize occupational safety and health risks
      tinggi sebagai upaya meminimalkan risiko keselamatan dan                      and set risk management priorities, ITM maps and identifies
      kesehatan pekerja dan menetapkan prioritas pengelolaan                        high-risk jobs. The Company identifies hazards through Hazard
      risiko. Perusahaan mengidentifikasi bahaya melalui Hazard                     Identification Risk Assessment and Determining Control
      Identification Risk Assessment and Determining Control                        (HIRADC). The Company's risk mitigation measures are
      (HIRADC). Langkah mitigasi risiko Perusahaan tercakup dalam                   covered in the OHS management system and CLA, as well
      sistem manajemen K3 dan PKB, serta prosedur investigasi                       as OHS incident investigation and reporting procedures. [403-
      dan pelaporan insiden K3. [403-2, 403-9.][CSS-12.14.3]                        2, 403-9.][CSS-12.14.3]




96     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 97
Tentang ITM dan                   Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap             Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan             dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia              Mengelola Dampak Lingkungan                  Lampiran
About ITM and                     Transparent and Responsible            Our Commitment to                  Building the Future,                         Appendix
Sustainability Report             Governance                             People Wellbeing                   Managing Environmental Impacts




 Beberapa Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi dan Pengelolaannya [403-2, 403-7, 403-9][CSS-12.14.3, CSS-12.14.8]
 Types of High-Risk Jobs and Their Management

     Jenis Pekerjaan Berisiko
                                                  Uraian Kegiatan dan Risiko                                   Mitigasi dan Pencapaian 2024
              Tinggi
                                                Description of Activities and Risks                           Mitigation and Achievement 2024
      Types of High-Risk Jobs

   Transportasi produk batubara        Pekerjaan pengisian produk dan transportasi produk      Mitigasi:
   dari tambang menuju                 sejauh 100 km dari tambang menuju pelabuhan             1. Sosialisasi batas kecepatan
   pelabuhan                           Batubara menimbulkan kelelahan pengendara,              2. Melakukan inspeksi batas kecepatan
                                       kejenuhan dan terburu-buru.                             3. Uji kelelahan kepada setiap pengendara pada jam-jam
   Heavy equipment operator                                                                        tertentu
                                       The work of product loading and transportation          4. Penyediaan fasilitas istirahat
                                       over a 100 km distance from the mine to the coal        5. Pemasangan GPS pada unit-unit transportasi produk
                                       port leads to driver fatigue, boredom, and a sense          batubara untuk memantau batas kecepatan
                                       of urgency.                                             6. Pemasangan CCTV pada beberapa area yang berbahaya di
                                                                                                   jalan tambang

                                                                                               Pencapaian:
                                                                                               75 % mitigasi telah dijalankan, perbaikan pemasangan GPS di
                                                                                               unit transportasi batubara masih on progress.

                                                                                               Mitigation:
                                                                                               1. Speed limit dissemination.
                                                                                               2. Conduct speed limit inspections
                                                                                               3. Fatigue test for every driver at certain hours of the day
                                                                                               4. Provision of rest facilities
                                                                                               5. Installation of GPS on coal product transportation units to
                                                                                                   monitor the speed limit
                                                                                               6. Installation of CCTV on several dangerous areas on the
                                                                                                   mine road

                                                                                               Achievement:
                                                                                               75% of mitigation has been implemented, while improvements
                                                                                               are still being made to GPS installation in coal transportation
                                                                                               units.

   Peledakan                           Risiko berupa:                                          Mitigasi:
                                       1. Keterpaparan bahan kimia                             1. Memeriksa lokasi peledakan dan kegiatan lainya disekitar
   Blasting                            2. Insiden pada saat transportasi bahan peledak             lokasi peledakan
                                       3. Risiko dari flying rock dan air blast                2. Melakukan sterilisasi lokasi peledakan dengan jarak aman
                                       4. Paparan debu dari aktivitas peledakan                    300 – 500 meter dari unit dan manusia.
                                       5. Premature blast dari kegiatan pembongkaran           3. Memasang tanda dilarang masuk dan waktu kegiatan
                                           ammonium nitrat, pencampuran dengan                     peledakan
                                           penggunaan ANFO mixer, pengangkutan bahan
                                           peledak ke tambang, pengisian bahan peledak,        Pencapaian:
                                           perangkaian bahan peledak, dan pelaksanaan          100 % telah sesuai prosedur peledakan.
                                           peledakan.
                                                                                               Mitigation:
                                       Risks include:                                          1. Inspect the blasting site and other activities around the
                                       1. Exposure to chemicals                                    blasting site.
                                       2. Incidents during transport of explosives             2. Sterilize the blasting site with a safe distance of 300 - 500
                                       3. Risks from flying rock and air blast                     meters from units and people.
                                       4. Exposure to dust from blasting activities            3. Put up a sign of no entry and time of blasting activities.
                                       5. Premature blast from the activities of dismantling
                                           ammonium nitrate, mixing with the use of an         Achievement:
                                           ANFO mixer, transporting explosives to the mine,    100% as blasting procedure.
                                           charging explosives, stringing explosives, and
                                           blasting.




                                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                     97
Page 98
     S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




      Beberapa Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi dan Pengelolaannya [403-2, 403-7, 403-9][CSS-12.14.3, CSS-12.14.8]
      Types of High-Risk Jobs and Their Management

          Jenis Pekerjaan Berisiko
                                                 Uraian Kegiatan dan Risiko                                 Mitigasi dan Pencapaian 2024
                   Tinggi
                                               Description of Activities and Risks                         Mitigation and Achievement 2024
           Types of High-Risk Jobs

       Pemakaian radioaktif dalam     Risiko paparan dan kontaminasi radioaktif selama:      Mitigasi:
       kegiatan well logging          1. Pengangkutan material radioaktif dari bunker ke     1. Proteksi radiasi (Faktor Jarak, Waktu dan Pelindung)
                                          lokasi pengeboran                                  2. Monitor perorangan (film badge dan Dosimeter saku)
       Use of radioactivity in well   2. Pemanfaatan dan penggunaan sumber radioaktif        3. Kontainer penyimpanan sumber radiasi yang terbuat dari
       logging activities                 untuk well logging                                     pb.
                                      3. Penyimpanan yang berpotensi menimbulkan             4. Pengangkutan sumber radiasi wajib menggunakan roda 4
                                          dampak radiasi                                     5. Karyawan yang menangani sumber radiasi wajib memiliki
                                                                                                 sertifikasi
                                      Radioactive exposure risk and contamination during:    6. Melakukan pengukuran radiasi
                                      1. Transport of radioactive material from bunker to    7. Pengecekan kesehatan rutin sebelum dan sesudah
                                         drilling site                                           kegiatan penggunaan sumber radiasi
                                      2. Utilization and use of radioactive sources for
                                         well logging                                        Pencapaian:
                                      3. Storage with potential radiation impact             100 % mitigasi efektif untuk mencegah kecelakaan dan Penyakit
                                                                                             Akibat Kerja

                                                                                             Mitigation:
                                                                                             1. Radiation protection (Distance, Time and Shielding Factors)
                                                                                             2. Individual monitoring (film badge and pocket dosimeter)
                                                                                             3. Radiation source storage container made of pb.
                                                                                             4. Transportation of radiation sources must use 4 wheels
                                                                                             5. Employees working with radiation sources must have
                                                                                                 certification
                                                                                             6. Conduct radiation measurement
                                                                                             7. Routine health checks before and after activities using
                                                                                                 radiation sources

                                                                                             Achievement:
                                                                                             100% effective mitigation to prevent accidents and occupational
                                                                                             diseases

       Mengoperasikan Single Dump     Risiko berupa:                                         Mitigasi:
       Truck (SDT) dan sejenisnya     Tabrakan dengan unit lain                              Pengecekan dan Pemeriksaan Harian (P2H) SDT
                                      Unit terbakar                                          Pekerja harus dalam keadaan sehat (fit to work)
       Single Dump Truck (SDT) and
       similar equipment operation    Risks include:                                         Pencapaian:
                                      Collision with other units                             85% masih melakukan improvement fatigue program
                                      The unit catches fire
                                                                                             Mitigation:
                                                                                             SDT Pre-start check
                                                                                             Employees must be fit to work

                                                                                             Achievement:
                                                                                             85% still making improvements to the fatigue program

       Mengoperasikan pompa           Risiko berupa:                                         Mitigasi:
       tambang                        1. Tangan terpotong terkena bagian berputar            1. Job Safety and Environmental Analysis (JSEA)
                                                                                                 mengoperasikan pompa tambang
       Mine pump operation            Risks include:                                         2. Pelindung bagian berputar pada pompa
                                      1. Hand injury from rotating equipment                 3. Pekerja harus dalam keadaan sehat (fit to work)
                                                                                             4. Safety talk mingguan
                                                                                             5. Pelaksanaan job safety observation dan on spot inspection
                                                                                                 oleh pengawas

                                                                                             Pencapaian:
                                                                                             100% mitigasi efektif mencegah kecelakaan tambang

                                                                                             Mitigation:
                                                                                             Job Safety and Environmental Analysis (JSEA) of the mine pump
                                                                                             operation
                                                                                             Protection of the pump's rotating parts
                                                                                             Workers must be fit to work.
                                                                                             Weekly safety talk
                                                                                             Implementation of job safety observation and on-spot
                                                                                             inspection by supervisors

                                                                                             Achievement:
                                                                                             100% effective mitigation to prevent mining accidents



      Pada situasi tertentu yang berpotensi mengancam keselamatan                    In certain situations that potentially pose a threat to
      kerja, Perusahaan mengizinkan pekerja untuk menghentikan                       occupational safety, the Company allows employees to
      sementara pekerjaan dan melaporkan potensi bahaya kepada                       temporarily halt the work and report potential hazards to the
      pengawas yang bertugas. Pengawas yang bertugas                                 supervisor on duty. The supervisor on duty is responsible for



98     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 99
Tentang ITM dan                  Tata Kelola yang Transparan          Komitmen Kami terhadap              Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan            dan Bertanggung Jawab                Kesejahteraan Manusia               Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and                    Transparent and Responsible          Our Commitment to                   Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report            Governance                           People Wellbeing                    Managing Environmental Impacts




 bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan kerja                            ensuring all employees comply with occupational safety
 dipenuhi oleh seluruh pekerja dan memiliki kewenangan                           measures and has the authority to stop work if it is deemed
 untuk menghentikan pekerjaan jika dinilai membahayakan                          to endanger the lives of employees. ITM ensures that there
 jiwa pekerja. ITM menjamin tidak ada sanksi yang diberikan                      are no penalties for leaving work for safety reasons. [403-2,
 akibat meninggalkan pekerjaan karena alasan keselamatan.                        403-9.][CSS-12.14.3]
 [403-2, 403-9.][CSS-12.14.3]


 Perusahaan berfokus pada optimalisasi evaluasi risiko dan                       The Company focuses on optimizing risk evaluation and
 implementasi perbaikan guna mengurangi potensi insiden                          implementing improvements to reduce the potential incidents
 yang dapat berdampak negatif. ITM juga memastikan                               that could have a negative impact. ITM also ensures
 pelaporan dan investigasi dilakukan secara transparan kepada                    transparent reporting and investigation to relevant parties for
 pihak terkait untuk setiap kecelakaan kerja signifikan, termasuk                any significant work accidents, including fatal cases. We
 kasus fatal. Upaya perbaikan dan pencegahan lebih lanjut                        proactively implement rectification and further prevention
 dijalankan secara proaktif untuk memastikan kejadian serupa                     efforts to ensure that similar incidents do not recur. [403-2]
 tidak terulang. [403-2][CSS-12.14.3]                                            [CSS-12.14.3]


 Meningkatkan Budaya K3                                                          Improving OHS Culture
 ITM menerapkan strategi dengan tiga pilar untuk memastikan                      ITM implements a 3-pillar strategy to ensure the OHS
 budaya K3 di perusahaan terbentuk dan mencapai target                           culture in our company can be formed and meet the
 kinerja yang diharapkan,yaitu Pilar Organisasi dan Sistem,                      expected performance targets. These three pillars are the
 Pilar Karyawan dan Kompetensi, dan Pilar Perilaku.                              Organization and System, the Employee and Competence,
                                                                                 and the Behavior Pillars.

                                                                            Pilar
                                                                         Organisasi
                                                                         dan Sistem




                                                                     PEMBANGUNAN
                                                                     KEBERLANJUTAN


                                                     Pilar
                                                 Karyawan dan                                    Pilar Perilaku
                                                  Kompetensi
                                                                                 `




            Pilar Organisasi dan Sistem                         Pilar Manusia dan Kompetensi                                 Pilar Perilaku
            Organization and System Pillar                       People and Competence Pillar                                Behavior Pillar

   Perencanaan dan penerapan aktivitas K3 telah        Mengembangkan kompetensi, kepedulian,                Menerapkan program yang memotivasi karyawan
   terintegrasi di dalam organisasi dan dilakukan      dan kepemimpinan K3 karyawan dengan                  untuk berperilaku aman walaupun tanpa
   melalui Sistem Manajemen Keselamatan dan            memberikan pelatihan, sosialisasi, dan kampanye      pengawasan dari atasan dan juga melaporkan
   Kesehatan Kerja Lingkungan (SMK3L) yang             secara terus-menerus dengan melibatkan semua         setiap kegiatan dan kondisi tidak aman.
   di dalamnya mencakup kebijakan K3, HSE              karyawan. Perusahaan melengkapi dengan
   Management System, Contractor Management            sistem pelaporan AWAS (Amati, Waspadai,              Implement programs that motivate employees
   System, dan Online Incident Report.                 dan Segera Laporkan) dan Safety Health               to practice safety behavior even without
                                                       Environmental Accountability Program.                supervision from superiors and report any unsafe
   The Organization and System Pillar is reflected                                                          activities and conditions.
   as planning and implementation of OHS               Develop employees' OHS competence,
   activities are integrated in the organization and   awareness and leadership by providing
   conducted through Occupational Health,Safety        continuous training, dissemination and
   and Environment Management System (HSEMS)           campaigns engaging all employees. The
   which includes OHS policies, HSE Management         Company is equipped with the AWAS (Observe,
   System, Contractor Management System, and           Alert and Immediately Report) reporting
   Online Incident Reports.                            system and the Health Safety Environmental
                                                       Accountability Program.




                                                                     Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                  99
Page 100
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       ITM selalu mendorong karyawan untuk aktif berpartisipasi               ITM always encourages all employees to actively participate
       melalui proses pelaporan diri, kegiatan safety talk, pertemuan         in the self-reporting process, safety talks, toolbox meetings,
       toolbox, dan pelatihan bagi seluruh karyawan. Salah satu               and training. The Company uses the Go-safe application,
       sarana yang digunakan adalah aplikasi Go-Safe, yang                    which is accessible to all employees to report unsafe acts,
       merupakan aplikasi yang dapat diakses oleh semua karyawan              unsafe conditions, or hazardous events, directly connected
       untuk melaporkan tindakan tidak aman, kondisi tidak aman,              to supervisors and people in charge of the area for prompt
       atau kejadian berbahaya, yang terhubung langsung ke                    follow-up. The Company also provides health facilities and
       pengawas dan penanggung jawab area untuk tindak lanjut                 services, such as medicines and non-work-related treatments.
       yang cepat. Perusahaan juga memberikan fasilitas dan layanan
       kesehatan, seperti obat-obatan dan perawatan yang tidak
       terkait pekerjaan.

       Sepanjang tahun 2024, terdapat 5 tema kegiatan pelatihan               Throughout 2024, there were 5 themes or titles of OHS-related
       terkait K3 yang diberikan kepada 521 karyawan dan pekerja              training activities for 521 employees and other workers. The
       lainnya. Peserta tersebut terdiri dari karyawan dan pekerja            participants include employees and non-employee workers
       non-karyawan seperti kontraktor, supplier, dan mitra kerja             such as contractors, suppliers, and other partners.
       lainnya.


       Pelatihan K3 untuk Karyawan dan Pekerja Lainnya [403-5][CSS-12.14.6]
       OHS Training for Employees and Other Workers

                                   Tema Kegiatan                                                        Peserta
                                   Activity Theme                                                      Participants

        Implementasi SMKP
                                                                                                           35
        MSMS Implementation

        Dasar-Dasar Keselamatan
                                                                                                           40
        Safety Basic

        Pelatihan LOTO
                                                                                                           78
        LOTO Training

        Budaya Keselamatan Banpu Heart
                                                                                                           273
        Banpu Heart Safety Culture

        Progran Kepemimpinan Keselamatan
                                                                                                           95
        Safety Leadership Program


       Selain pelatihan, Perusahaan telah melaksanakan berbagai               In addition to training, the Company has carried out various
       kegiatan untuk menginternalisasi dan meningkatkan budaya               activities to internalize and enhance the OHS culture and
       K3 serta mendorong kesehatan pekerja dan kontraktor.                   promote the health of employees and contractors. These
       Kegiatan-kegiatan tersebut di antaranya: [403-4, 403-6][CSS-12.14.5,   activities include: [403-4, 403-6][CSS-12.14.5, CSS-12.14.7]
       CSS-12.14.7]


       1. Pengawasan dan audit keselamatan seperti internal                   1. Safety monitoring and audits such as MSMS audit and
          audit SMKP dan CMS-HSE, baik untuk anak usaha ITM                      CMS-HSE for both ITM subsidiaries and contractors
          maupun kontraktor
       2. Kampanye Keselamatan dan Kesadaran untuk                            2. Safety and awareness campaigns to improve awareness
          meningkatkan kesadaran dan pemahaman pekerja                           and understanding
       3. Evaluasi dan pembelajaran dari insiden yang sudah                   3. Evaluation and lesson learned from incident that have
          terjadi                                                                occurred
       4. Pelaksanaan bulan K3 secara serempak di ITM dan                     4. Simultaneous implementation of OHS month both at ITM
          seluruh anak usahanya                                                  and all its subsidiaries

       Kesehatan Kerja                                                        Occupational Health
       ITM menyediakan fasilitas kesehatan di setiap site serta               ITM provides health facilities at each site as well as regular
       pemeriksaan rutin untuk menjaga kesehatan pekerja. Fasilitas           check-ups to maintain employees' health. Health facilities can
       kesehatan juga dapat diakses oleh karyawan mitra kerja yang            also be accessed by employees of partners who do not
       tidak menyediakan fasilitas kesehatan mandiri maupun                   provide their own health facilities and communities around
       masyarakat di sekitar wilayah kerja. Untuk memastikan kualitas         the working area. In ensuring excellent service quality, the
       pelayanan yang prima, Perusahaan secara rutin melakukan                Company regularly evaluates and tests the feasibility of
       evaluasi dan uji kelayakan sarana dan prasarana. ITM juga              facilities and infrastructure. ITM also disseminates information



100      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 101
Tentang ITM dan                Tata Kelola yang Transparan      Komitmen Kami terhadap            Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan          dan Bertanggung Jawab            Kesejahteraan Manusia             Mengelola Dampak Lingkungan              Lampiran
About ITM and                  Transparent and Responsible      Our Commitment to                 Building the Future,                     Appendix
Sustainability Report          Governance                       People Wellbeing                  Managing Environmental Impacts




 melakukan sosialisasi pencegahan Penyakit Menular Seksual                on Sexually Transmitted Diseases (STDs) prevention in the
 (PMS) di tempat kerja melalui anak usaha. Fasilitas kesehatan            workplace through its subsidiaries. Health facilities operate
 beroperasi di bawah pengawasan dokter dan paramedis                      under the supervision of certified doctors and paramedics.
 bersertifikat. Fasilitas klinik ITM di area operasi telah memiliki       ITM's clinic facilities in the operating areas are licensed to
 ijin operasi klinik untuk menjamin bahwa dokter memiliki                 ensure that doctors have the authority to issue prescriptions
 kewenangan mengeluarkan resep guna menjamin kecepatan                    to ensure the promptness of basic treatment needed. [403-3,
 tindakan pengobatan dasar yang dibutuhkan.                               403-8][CSS-12.14.4]
 [403-3, 403-8][CSS-12.14.4]


 Sepanjang tahun 2024, terdapat 6.135 kunjungan on site                   In 2024, there were 6,135 on-site visits by employees and
 karyawan, termasuk mitra kerja sejumlah 27.531 Keluhan                   27,531 partners. The most common complaint was Acute
 terbanyak yaitu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). ITM              Respiratory Infection (ARI). ITM mitigated the condition from
 memitigasi kondisi tersebut agar tidak berulang, melalui: [403-          recurring, through: [403-10][CSS-12.14.11]
 10][CSS-12.14.11]


 1. Melakukan analisis dari hasil kunjungan klinik dan                    1. Analyzing the results of clinic visits and health checks.
    pemeriksaan kesehatan.                                                2. Providing online and offline consultations to monitor
 2. Memberikan konsultasi secara daring maupun luring                        health conditions.
    untuk memantau kondisi kesehatan.                                     3. Presenting health information and holding health
 3. Menyajikan informasi kesehatan dan mengadakan                            seminars (health talk) related to health trends to raise
    seminar kesehatan (health talk) terkait tren kesehatan                   employee awareness.
    untuk meningkatkan kesadaran karyawan.

 ITM memastikan kerahasiaan catatan rekam medis setiap                    ITM ensures the confidentiality of each employee's medical
 karyawan sesuai ketentuan peraturan perundangan yang                     records in compliance with applicable laws and regulations.
 berlaku. Rekam medis hanya dapat diakses oleh tenaga                     Medical records can only be accessed by specially appointed
 kesehatan yang ditunjuk khusus atau dokter pengawas/                     health personnel or supervising/assisting doctors of the health
 pendamping fasilitas kesehatan. ITM juga ikut berupaya                   facilities. ITM aims to improve the quality of community health
 meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui                       by supporting health facilities in the vicinity of ITM's operations
 penguatan fasilitas kesehatan di sekitar wilayah operasi ITM             through provision of adequate medical equipment to hospitals,
 dengan membantu memberikan peralatan kesehatan yang                      community health centers (puskesmas), and integrated health
 memadai kepada rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat                   service posts (posyandu). In addition, health counseling and
 (puskesmas), dan pos pelayanan terpadu (posyandu). Selain                examinations are also provided to the community around the
 itu, penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan juga dilakukan                 area of operations.
 kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.

 Kinerja K3                                                               OHS performance
 Sepanjang tahun 2024, dengan sangat menyesal, terjadi 3                  In 2024, there were regrettably 3 cases of fatal accidents and
 kasus kecelakaan berakibat kematian dan 7 kasus kecelakaan               7 cases of accidents resulting in serious injury and lost
 berakibat cidera berat dan hari kerja hilang yang melibatkan             workdays involving 1 ITM employee and 2 employees of ITM's
 1 karyawan ITM dan 2 karyawan mitra kerja ITM. Dari 12                   partners. Of the 12 resulting in fatalities and lost workdays, 3
 kecelakaan berakibat fatal dan hari kerja hilang, 3 kasus                cases were high consequence work accidents. Total lost
 merupakan kecelakaan kerja dengan konsekuensi tinggi.                    workdays during 2024 amounted to 18,227 days. The company
 Total hari kerja hilang di sepanjang 2024 sebesar 18.227 hari.           has taken strategic measures to mitigate the incident from
 Perusahaan telah mengambil langkah-langkah strategis untuk               recurring. Mitigation efforts include elevate employee
 memitigasi kejadian tidak berulang. Upaya mitigasi mencakup              capability related to HSE through training and improve OHS
 peningkatan kapabilitas karyawan terkait K3 melalui training             culture in Company operational area. {403-9]
 serta peningkatan budaya keselamatan kerja di lingkup
 operasional perusahaan. {403-9]
 Jumlah Kecelakaan Kerja berdasarkan Jenis Cidera Tahun 2024 [403-10]
 Number of Work Accidents by Type of Injury in 2024

                Jenis Cidera                        Karyawan                        Kontraktor                           Jumlah Cidera
                 Injury Type                        Employees                       Contractors                           Total Injuries

   Luka dalam
                                                         2                               5                                         7
   Deep wounds

   Patah tulang
                                                         0                               5                                     5
   Bone fractures

   Luka gores
                                                         0                               7                                         7
   Scratches


                                                                Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                              101
Page 102
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Jumlah Kecelakaan Kerja berdasarkan Jenis Cidera Tahun 2024 [403-10]
       Number of Work Accidents by Type of Injury in 2024

                     Jenis Cidera                                      Karyawan                                       Kontraktor                                    Jumlah Cidera
                      Injury Type                                      Employees                                      Contractors                                    Total Injuries

        Luka bakar
                                                                            0                                                1                                                1
        Burn injuries

        Amputasi
                                                                            0                                                1                                                1
        Amputation

        Jumlah cidera tercatat
                                                                            2                                               19                                                21
        Number of injuries recorded

        Keterangan:
        Tidak ada pekerja yang tidak disertakan dalam pengungkapan ini.
        Pengungkapan Tingkat dan Jumlah Kecelakaan Kerja Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018 serta Standar GRI
        Notes:
        No workers are excluded from this disclosure.
        Disclosure of Level and Number of Occupational Accidents Based on Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources of the Republic of Indonesia Number 1827 K/30/MEM/2018 and GRI
        Standards


       Tingkat dan Jumlah Kecelakaan Kerja [403-9][CSS-12.14.10]
       Rate and Number of Injury

                                                      2024                                                    2023                                                    2022

             Tingkat                                                  Karyawan                                               Karyawan                                                Karyawan
          Kecelakaan                                                   & Mitra                                                & Mitra                                                 & Mitra
              Kerja                                Mitra Kerja                                            Mitra Kerja                                             Mitra Kerja
                                Karyawan                                 Kerja          Karyawan                                Kerja           Karyawan                                Kerja
           Injury Rate                              Business                                               Business                                                Business
                                Employees                             Employees         Employees                            Employees          Employees                            Employees
                                                     Partner                                                Partner                                                 Partner
                                                                      & Business                                             & Business                                              & Business
                                                                        Partner                                                Partner                                                 Partner

        Cedera ringan
                                      0                  1                  1                 0                  0                 0                  0                  1                 1
        Minor Injury

        Cedera berat
                                      0                  6                 6                  1                  2                 3                  0                 2                  2
        Major Injury

        Fatalitas
                                       1                 2                 3                  0                  1                 1*                 0                 0                  0
        Fatality

        Konsekuensi
        tinggi (diluar
        fatalitas)
                                      0                  0                 0                  0                 1**                 1                 0                  1                 1
        High
        consequence
        (exclude fatality)

        Process Safety
                                       1                 3                 4                  2                  2                 4                  0                  1                 1
        Event

        Jumlah jam
        kerja
                                 3,010,930         49,739,416        52,750,346         2,528,807          42,292,119        44,820,926          2,858,581         38,514,784        41,373,365
        Number of
        hours worked

        Tingkat
        konsekuensi
        tinggi
                                      0                  0                 0                  0                0.02              0.02                 0                0.03              0.02
        High
        consequence
        rate

        Total
        Recordable
        Injury                       1.00              0.36              0.40               0.40               0.31               0.31              0.35               0.18              5.63
        Frequency Rate
        (TRIFR)

        Lost Time Injury
        Frequency Rate              0.33               0.18               0.19              0.40               0.07              0.09                 0               0.08               0.07
        (LTIFR)

        Injury Severity
                                  1,992.74           245.82             345.53               1.19             149.5               141.1               0                5.63              5.24
        Rate (ISR)

        Tingkat fatalitas
                                    0.33               0.04              0.06                 0                0.02              0.02                 0                 0                  0
        Fatality rate




102     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 103
Tentang ITM dan                         Tata Kelola yang Transparan                      Komitmen Kami terhadap                    Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                   dan Bertanggung Jawab                            Kesejahteraan Manusia                     Mengelola Dampak Lingkungan                           Lampiran
About ITM and                           Transparent and Responsible                      Our Commitment to                         Building the Future,                                  Appendix
Sustainability Report                   Governance                                       People Wellbeing                          Managing Environmental Impacts




 Tingkat dan Jumlah Kecelakaan Kerja [403-9][CSS-12.14.10]
 Rate and Number of Injury

                                                   2024                                                      2023                                                    2022

        Tingkat                                                    Karyawan                                                Karyawan                                                  Karyawan
     Kecelakaan                                                     & Mitra                                                 & Mitra                                                   & Mitra
         Kerja                                  Mitra Kerja                                               Mitra Kerja                                            Mitra Kerja
                            Karyawan                                  Kerja            Karyawan                               Kerja           Karyawan                                  Kerja
      Injury Rate                                Business                                                  Business                                               Business
                            Employees                              Employees           Employees                           Employees          Employees                              Employees
                                                  Partner                                                   Partner                                                Partner
                                                                   & Business                                              & Business                                                & Business
                                                                     Partner                                                 Partner                                                   Partner

   Keterangan:
   Tidak ada pekerja yang tidak disertakan dalam pengungkapan ini.
   *Terjadi 1 insiden fatal non tambang
   Data kecelakaan kerja mencakup IMM, TCM, BEK, KTD-EMB, JBG, KTD-TDM, GPK, NPR, ITM Balikpapan Office dan ITM Samarinda Office.
   *Pengungkapan Tingkat dan Jumlah Kecelakaan Kerja Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018 serta Standar GRI
   *IFR (berdasarkan regulasi) = LTIFR (berdasarkan ISO 45000). Tingkat kecelakaan kerja dihitung berdasarkan 1.000.000 jam kerja.
   **Kategori tingkat kecelakaan kerja dengan konsekuensi tinggi (tidak termasuk fatalitas) ditentukan berdasarkan KepDirJen Minerba Kementerian ESDM Nomor 185.K/37.04/DJB/2019. Perhitungan
   hari kerja yang hilang berdasarkan Standar GRI menggunakan 1 000.000 jam kerja
   Notes:
   No workers are excluded from this disclosure.
   *1 non mining fatal incident occurred
   Data on work accidents includes IMM, TCM, BEK, KTD-EMB, JBG, KTD-TDM, GPK, NPR, ITM Balikpapan Office and ITM Samarinda Office.
   *Disclosure of Level and Number of Occupational Accidents Based on Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources of the Republic of Indonesia Number 1827 K/30/MEM/2018 and GRI
   Standard [403-9.g].
   *IFR (based on regulation) = LTIFR (based on ISO 45000). Work accident rate is calculated based on 1,000,000 working hours.
   **Category of work accident rate with high consequences (excluding fatalities) is determined based on the Decree of the Directorate General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and
   Mineral Resources Number 185.K/37.04/DJB/2019. Calculation of working days lost based on GRI Standard using 1,000,000 working hours.



 Statistik Kesehatan Kerja ITM [403-9, 403-10][CSS-12.14.10, CSS-12.14.11]
 Occupational Health Statistics of ITM

         Tingkat Kesehatan Kerja1
                                                                        2024                                            2023                                             2022
               Injury Rate 1

   Rasio Kelayakan Kerja
                                                                        89%                                             85%                                              90%
   Employability Ratio

   Angka Kesakitan Kasar
                                                                          1.5                                            1.5                                              0.4
   Crude Morbidity Rate

   Tingkat Kekerapan Kesakitan
                                                                         497                                            509                                               259
   Morbidity Frequency Rate

   Tingkat Keparahan Penyakit
                                                                          1.9                                             1.7                                              2.1
   Spell Severity Rate

   Tingkat Keparahan Penyakit
   berdasarkan Absensi                                                   310                                             340                                              477
   Absence Severity Rate

   Penyakit Akibat Kerja (PAK)
                                                                          0                                               0                                                0
   Occupational Illness

   Jumlah PAK Tercatat
   Total Recordable Occupational Ill-                                     0                                               0                                                0
   Health

   Tingkat Kematian Akibat PAK
                                                                          0                                               0                                                0
   Occupational Ill-Health Fatality Rate

   Keterangan:
   Tidak ada pekerja yang tidak disertakan dalam pengungkapan ini.
   1. Mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal MINERBA 185K/37.04/DJB/2019 dan ketentuan GRI
   Notes:
   1. Referring to the Decree of the Director General of Mineral and Coal No. 185K/37.04/DJB/2019 and GRI provisions

 Sepanjang tahun 2024, tidak ada kasus penyakit akibat kerja                                             Throughout 2024, no cases of work-related ill health occurred.
 yang terjadi. Adapun jenis pekerjaan yang memiliki risiko                                               The types of work that have a risk of PAK are coal shaping
 timbulnya PAK berupa kegiatan pembentukan atau                                                          or crushing activities and coal stacking activities at the port.
 penghancuran (crushing) batubara dan kegiatan penumpukan                                                [403-10]
 batubara di pelabuhan. [403-10]

 Sistem Manajemen Kesehatan telah melindungi 100% pekerja                                                The Health Management System has protected 100% of ITM
 ITM. Data terkait pekerja yang terlindungi didapatkan melalui                                           employees. Data related to protected employees is obtained
 pemetaan site yang telah melakukan audit SMK3 baik secara                                               through mapping of sites which have conducted OHSMS
 internal maupun eksternal. Wilayah yang telah diaudit secara                                            audits both internally and externally. Areas that have been
 internal meliputi Kantor Pusat Jakarta, site yang berada di                                             audited internally include the Jakarta Head Office, sites located
 Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.                                            in East Kalimantan, South Kalimantan, and Central Kalimantan.
 Adapun selain diaudit secara internal, site yang berada di                                              In addition to being internally audited, the site in East
 Kalimantan Timur juga diaudit secara eksternal oleh SGS.                                                Kalimantan was also externally audited by SGS.


                                                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                                    103
Page 104
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Pekerja terlindungi oleh Sistem Manajemen Kesehatan [403-8]
       Employees Protected by Health Management System



                                                                                                 Kalimatan Timur                    Kalimantan Selatan            Kalimantan Tengah
                                                                  Jakarta
                                                                                                  East Kalimantan                    South Kalimantan              Middle Kalimantan
                       Deskripsi
                      Description
                                                         Jumlah                               Jumlah                               Jumlah                         Jumlah
                                                                               %                                    %                                    %                      %
                                                          Total                                Total                                Total                          Total

        Karyawan
                                                           340               100%               1,136             100%                112              100%         0            0
        Employees

        Pekerja nonkaryawan
                                                           202               100%                 0                 0                  0                 0          0            0
        Non-employee workers

        Kontraktor
                                                             0                0%              16,233              100%               353               100%         0            0
        Contractors

                          Total                            542               100%             17,369              100%               465               100%         0            0

        Keterangan:
        1. Kantor Pusat ITM Jakarta tidak memiliki kontraktor. Data pekerja non karyawan yang dilindungi SMK3 dan telah diaudit di wilayah Kalimantan Timur dan
        Kalimantan Selatan termasuk dalam data kontraktor.
        2. Pekerja TRUST dihitung sebagai kontraktor (pekerja bukan karyawan)
        3. Karyawan yang telah diaudit SMK3 di Kalimantan Tengah berasal dari NPR yang belum beroperasi, sehingga tidak memiliki pekerja non karyawan maupun
        kontraktor.
        4. Tidak ada jenis pekerja lainnya yang tidak disertakan dalam pengungkapan ini.
        Notes:
        1. ITM Jakarta Head Office does not have contractors. Data of non-employee workers covered by SMK3 and audited in East Kalimantan and South Kalimantan
        are included in the contractor data.
        2. TRUST employees are counted as contractors (non-employee workers).
        3. SMK3 audited employees in Central Kalimantan are from NPRs that are not yet operational, so they have no non-employee workers or contractors.
        4. There are no other types of workers not included in this disclosure.

                                                                                                           
       Evaluasi Kontraktor Melalui                                                                         Contractor Evaluation Through
       CMS-HSE                                                                                             CMS-HSE
                                                                                                           ITM ensures that the hired contractors have implemented the
       ITM berupaya memastikan kontraktor yang akan dipekerjakan                                           Occupational Health and Safety Management System
       telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan                                                   according to the standards set by the Company.OHS standards
       Kesehatan Kerja dengan baik dan benar sesuai dengan                                                 are applied to contractors through the Contractor Management
       standar yang ditetapkan oleh Perusahaan. Standar K3                                                 System - Health Safety and Environment (CMS-HSE)
       diterapkan pada kontraktor melalui mekanisme Contractor                                             mechanism. Evaluation and assessment of contractors through
       Management System – Health Safety and Environment (CMS-                                             CMS-HSE is carried out annually and continuously with
       HSE). Evaluasi dan penilaian kontraktor melalui CMS-HSE                                             collaboration between functions. The Company uses the
       dilakukan secara rutin tahunan dan berkelanjutan dengan                                             CMS-HSE assessment results as the basis for performance
       kolaborasi antara fungsi-fungsi. Hasill penilaian CMS-HSE                                           appraisals and work contracts. [403-7][CSS-12.14.8] [403-7][CSS-12.14.8]
       digunakan sebagai dasar untuk penilaian kinerja dan kontrak
       kerja. [403-7][CSS-12.14.8] [403-7][CSS-12.14.8]
                                                                                                           During 2024, a total of 55 contractors were assessed through
       Sepanjang tahun 2024, sejumlah 55 kontraktor telah dinilai                                          CMS-HSE. The figure showed an increase compared to 2023
       melalui CMS-HSE. Angka ini menunjukkan peningkatan                                                  as ITM continues to strive to improve work safety and minimize
       dibandingkan tahun 2023 sebagaimana ITM terus berupaya                                              work safety incident risks including for non-employee workers.
       untuk meningkatkan keselamatan kerja serta meminimalisir                                            As many as 7 contractors or 13% received a gold rating.
       risiko insiden keselamatan kerja termasuk di pekerja non-                                           However, 3 contractors received a red rating and 1 contractor
       karyawan. Sebanyak 7 kontraktor atau 13% memperoleh                                                 received a black rating. The management evaluated the
       peringkat emas. Terdapat 3 kontraktor mendapat peringkat                                            contractors who received red and black ratings, and imposed
       merah dan 1 kontraktor yang mendapat peringkat hitam. Bagi                                          sanctions in the form of a stern warning, evaluation of contract
       kontraktor yang mendapatkan peringkat merah dan hitam                                               extensions, or removal from the Company's vendor list.
       akan mendapatkan penilaian dari manajemen, untuk
       selanjutnya diberikan sanksi berupa peringatan keras, evaluasi
       perpanjangan kontrak, atau dikeluarkan dari daftar vendor
       perusahaan.




104     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 105
Tentang ITM dan              Tata Kelola yang Transparan        Komitmen Kami terhadap          Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan        dan Bertanggung Jawab              Kesejahteraan Manusia           Mengelola Dampak Lingkungan        Lampiran
About ITM and                Transparent and Responsible        Our Commitment to               Building the Future,               Appendix
Sustainability Report        Governance                         People Wellbeing                Managing Environmental Impacts




 Hasil Penilaian CMS-HSE
 CMS-HSE Assessment

                 Emas                               Hijau                                Biru                              Merah
                 Gold                               Green                                Blue                               Red

       Jumlah                             Jumlah                             Jumlah                               Jumlah
                        %                                   %                                     %                                %
        Total                              Total                              Total                                Total

          7             13                   13             24                 31                 56                 3             5




 Program Tanggap Darurat                                                  Emergency Response Program
 ITM mengelola program tanggap darurat sebagai upaya                      ITM manages an emergency response program to mitigate
 mitigasi dan menghadapi situasi darurat agar aktivitas                   and handle emergency situations to keep operational activities
 operasional berjalan lancar. Perusahaan menyusun struktur                running smoothly. The Company has a multilevel structure
 bertingkat dimulai dari Tim Tanggap Darurat (ERT) dan Tim                starting from the Emergency Response Team (ERT) and
 Manajemen Darurat (EMT) yang berkedudukan di setiap area                 Emergency Management Team (EMT) assigned to each
 operasional, hingga Tim Manajemen Insiden yang dipimpin                  operational area, up to the Incident Management Team led
 oleh Direktur Perusahaan. Tim Manajemen Darurat bertugas                 by the Company Director. The Emergency Management Team
 untuk mengoordinasikan dan mengelola semua sumber daya                   is tasked with coordinating and managing all company
 perusahaan dalam memitigasi, menginvestigasi, menanggapi                 resources in mitigating, investigating, emergency response
 kondisi kedaruratan, dan memantau pelaksanaan pemulihan.                 and recovery monitoring. ITM has guidelines that apply to all
 ITM telah memiliki pedoman yang berlaku di seluruh unit                  units of the Company, containing procedures for emergency
 Perusahaan, yang berisi prosedur untuk mempersiapkan dan                 preparedness and response. The guidelines are in the form
 menangani keadaan darurat. Pedoman tersebut berupa                       of Business Continuity Management Standard (ITM-MS-HSEC-
 Standar Manajemen Keberlangsungan Usaha (ITM-MS-HSEC-                    HSE.6.5-001_R00_Business Continuity Management).
 HSE.6.5-001_R00_Business Continuity Management).

 ITM telah mengidentifikasi potensi risiko yang memerlukan                ITM has identified potential risks that require emergency
 tanggap darurat, seperti risiko kebakaran pada sarana,                   response, such as fire risk in facilities, infrastructure,
 prasarana, instalasi, dan peralatan (SPIP). Untuk memastikan             installations, and equipment (SPIP). To ensure every
 setiap pemangku kepentingan dapat melaporkan keadaan                     stakeholder can report emergencies to the relevant team,
 darurat kepada tim yang bertanggung jawab, ITM menyediakan               ITM provides a reporting channel that can be accessed via
 saluran pelaporan yang dapat diakses melalui telepon dan                 telephone and radio communication to the emergency
 radio komunikasi kepada tim tanggap darurat (ERT) di masing-             response team (ERT) at each location. Any reports will be
 masing lokasi. Setiap pelaporan akan ditindaklanjuti dengan              followed up with the applicable emergency response
 prosedur tanggap darurat yang berlaku di masing-masing                   emergency response plan at each work site.
 lokasi kerja (emergency response plan).




                                                            Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                          105
Page 106
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Tumbuh                                                                 Grow Together with
                                                                              Our People and
       Bersama                                                                Community
       Pekerja dan
       Masyarakat
                           Skor Keterikatan Karyawan
                                                                             83%
                          Employee Engagement Score

                       Survei Penerapan BANPU HEART                          79%
                     BANPU HEART Implementation Survey
                        Realisasi Jam Pelatihan/Pekerja                      36,793
                                     SROI                                    1:1.62
                   Realisasi Biaya Pemberdayaan Masyarakat                   94.3%




           Pendekatan Manajemen [3-3][CSS-12.9.1, CSS-12.12.1, CSS-152.15.1]
           Management Approach


          Topik Material: Ketenagakerjaan, Masyarakat Lokal, Hak Asasi Manusia
          Materials Topics: Employment, Local Communities, Human Rights
          Kebijakan | Policy
          • Kebijakan Pengembangan Masyarakat No: ITM-P-CD-001
          • Kebijakan Sumber Daya Manusia No: ITM-POL-HR-01 (REV.01)
          • Community Development Policy No: ITM-P-CD-001
          • Human Resources Policy No: ITM-POL-HR-01 (REV.01)



         Dampak dan Pengelolaan | Impact and Management:



          Keberlanjutan bisnis ITM juga mencakup komitmen kuat terhadap penghormatan hak asasi manusia di sepanjang rantai
          nilai operasional, termasuk hak pekerja, masyarakat, maupun pemasok. Perusahaan mengintegrasikan prinsip-prinsip
          HAM ke dalam seluruh aktivitas bisnis. ITM selalu berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan
          aman, peningkatan kompetensi dan keahlian pada pekerja untuk mendukung transisi bisnis yang sedang berjalan,
          serta mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar area operasi. Selain itu, Perusahaan secara berkala melakukan
          evaluasi terhadap praktik bisnis untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar HAM internasional.

          ITM's business sustainability also includes a strong commitment to respecting human rights throughout the operational
          value chain, including the rights of employees, communities, and suppliers. The Company integrates human rights
          principles into all business activities. ITM continuously puts efforts to create an inclusive and safe working environment,
          improve the employees' competencies and skills to support the ongoing business transition, and empower the
          communities around the area of operations. In addition, the Company regularly evaluates its business practices to
          ensure compliance with international human rights standards.




106     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 107
Tentang ITM dan            Tata Kelola yang Transparan     Komitmen Kami terhadap      Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan      dan Bertanggung Jawab           Kesejahteraan Manusia       Mengelola Dampak Lingkungan        Lampiran
About ITM and              Transparent and Responsible     Our Commitment to           Building the Future,               Appendix
Sustainability Report      Governance                      People Wellbeing            Managing Environmental Impacts




    Sumber Daya dan Evaluasi | Resources and Evaluation



     Pengelolaan kinerja pelatihan karyawan menjadi tanggung jawab Divisi Human Resources. ITM memberikan kesempatan
     yang adil bagi seluruh karyawan untuk berkembang dan tumbuh melalui pelatihan teknis dan nonteknis. Kesempatan
     ini diberikan ITM melalui pelatihan maupun program pengembangan karyawan seperti IDP (Rencana Pengembangan
     Pribadi). Pada tahun 2024, 2.156 karyawan ITM mengikuti pelatihan dengan total jam pelatihan mencapai 36.793 jam.

     ITM menjalankan Strategi Human Resources yang sejalan dengan Banpu Heart sebagai nilai-nilai Perusahaan. Pengelolaan
     ketenagakerjaan dilaksanakan melalui beragam pendekatan yaitu model operasi HR yang efektif, budaya perusahaan,
     analisis matrik HR, serta kesiapan pemimpin posisi kunci yang memenuhi persyaratan keterampilan. Divisi Human
     Resources menetapkan target strategis untuk memastikan karyawan mempunyai kemampuan yang sesuai, yaitu dengan
     membuat program pengembangan yang terstruktur dan sistematis. Perusahaan juga menetapkan alokasi dana khusus
     sebagai anggaran yang dikelola fungsi khusus di bawah Divisi Human Resources.

     Pengelolaan kinerja terkait Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) menjadi tanggung jawab Departemen Community
     Engagement and Development. ITM menetapkan target tahunan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM)
     dengan capaian pelaksanaan 100% di semua WIUP, capaian anggaran 94,3% dengan indikator indeks kepuasan
     masyarakat >76% dan Social Return on Investment (SROI) 1:1,62. ITM melaksanakan 16 program unggulan PPM dengan
     nilai konversi 87 yang menandakan bahwa para penerima manfaat atau pemangku kepentingan terkait memberikan
     penilaian program dengan predikat memuaskan.

     The management of employee training performance is the responsibility of the Human Resources Division. ITM provides
     a fair opportunity of all employees to develop and grow through technical and non-technical training. This opportunity
     is provided by ITM through training and employee development programs such as IDP (Individual Development Plan).
     In 2024, 2,156 ITM employees took part in training with a total of 36,793 hours of training.

     ITM implements a Human Resources Strategy that is aligned with Banpu Heart as the Company values. Manpower
     management is implemented through various approaches such as effective HR operating model, corporate culture, HR
     matrix analysis, and readiness of key position leaders who meet skill requirements. The Human Resources Division
     sets strategic targets to ensure employees have the appropriate capabilities, by creating structured and systematic
     development programs. The Company also sets a special budget allocation that is managed by a specific function
     under the Human Resources Division.

     Meanwhile, performance management related to the Community Engagment and Empowerment (CE) Program is the
     responsibility of the Community Development Depatment. ITM has set annual targets for community development and
     empowerment (CDE) with 100% implementation achievement in all WIUP's, 94.3% budget realization with community
     satisfaction index indicator > 76% and Social Return on Investment (SROI) 1:1.62. ITM carried out 16 flagship CDE programs
     with a convertion value of 87, indicating that the beneficiaries or relevant stakeholders gave the programs a satisfactory
     rating.


 ITM secara aktif menginternalisasikan nilai-nilai Banpu Heart,      ITM actively internalizes Banpu Heart values, including the
 termasuk penerapan nilai-nilai inti Banpu Heart dari tingkat        implementation of Banpu Heart core values from management
 manajemen hingga staf serta komunikasi yang                         to staff level as well as continuous communication about
 berkesinambungan mengenai Banpu Heart. Hingga akhir                 Banpu Heart. Until the end of 2024, ITM has conducted a
 tahun 2024, ITM menjalankan serangkaian program, di                 series of programs, including the implementation of Banpu
 antaranya penerapan Banpu Heart Change Leader hingga                Heart Change Leader, training on Banpu Heart as a means
 pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan Banpu Heart               of internalizing Banpu Heart values.
 sebagai bentuk internalisasi nilai Banpu Heart.

 Perusahaan secara rutin melakukan survei keterlibatan               The Company regularly conducts employee engagement and
 karyawan dan survei 'Banpu Heart' untuk mengetahui                  'Banpu Heart' surveys to identify employees' strong
 komitmen yang kuat dari karyawan terhadap pekerjaan, tujuan         commitment to work, company goals and values. The surveys
 perusahaan, dan nilai-nilai perusahaan. Survei dilakukan setiap     are conducted annually and simultaneously across all countries
 tahun dan dilaksanakan secara serentak di seluruh negara            where Banpu operates, including ITM and its subsidiaries.
 Banpu, termasuk ITM dan anak perusahaan.




                                                          Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                    107
Page 108
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Hasil Survei Keterikatan Karyawan
       Employee engagement survey results

                              2024                                                 2023                                          2022

                              83%                                                  79%                                           79%



       Hasil Survei Penerapan Banpu Heart
       Banpu Heart implementation survey results

                              2024                                                 2023                                          2022

                              79%                                                  78%                                           75%



       ITM juga melakukan survei HR Voice of Customer setiap tahun                    ITM also conducts a HR Voice of Customer survey every year
       untuk mengukur kepuasan karyawan terhadap kinerja Divisi                       to measure employee satisfaction with the performance of
       Human Resources dalam mengelola sistem SDM,                                    Human Resources Division in managing HR systems,
       pengembangan kompetensi, proses rekrutmen, dan hal-hal                         competency development recruitment processes, and other
       lain yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya                             matters relatred to human resource management.
       manusia.



       Dukungan terhadap                                                              Support for Human Rights in
       HAM terkait Ketenagakerjaan                                                    Employment

       Keberagaman dan Kesetaraan                                                     Diversity and Equality

       ITM terus berupaya menciptakan lingkungan kerja inklusif                       ITM continuously works on creating an inclusive work
       untuk mendukung setiap individu memiliki kesempatan yang                       environment to support every individual with equal
       setara dalam tumbuh dan berkembang, terlepas dari latar                        opportunities for growth and development, regardless of their
       belakang mereka. Divisi Human Resources senantiasa                             background. The Human Resources Division always plays an
       berperan aktif dalam menjamin bahwa semua proses                               active role in ensuring that all recruitment, development, and
       rekrutmen, pengembangan, dan evaluasi kinerja berjalan adil                    performance evaluation processes are fair and support
       serta mendukung keberagaman dan kesetaraan. Hal tersebut                       diversity and equality. This is also a form of respect for human
       juga menjadi bentuk penghormatan terhadap Hak Asasi                            rights according to the Company's commitment stated in the
       Manusia sesuai dengan komitmen yang telah tercantum dalam                      Sustainability Policy. In 2024, ITM further strengthened its
       Kebijakan Keberlanjutan. Pada tahun 2024, ITM terus                            commitment to eliminating child labor and forced labor in the
       memperkuat komitmennya terhadap penghapusan pekerja                            Company's operations. The process of employee recruitment
       anak dan kerja paksa dalam operasional perusahaan. Proses                      and monitoring is carried out with the precautionary principle
       perekrutan dan pemantauan pekerja tetap dilaksanakan                           and in compliance with applicable regulations. ITM also
       dengan prinsip kehati-hatian dan mematuhi regulasi yang                        conducts continuous evaluations of suppliers and contractors
       berlaku. ITM juga melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap                    to ensure that human rights standards are maintained,
       pemasok dan kontraktor untuk memastikan bahwa standar                          especially concerning child and forced labor. There were no
       hak asasi manusia, terutama terkait dengan pekerja anak dan                    indications of violations on this issue during the reporting
       kerja paksa, tetap dijaga. Tidak ditemukan adanya indikasi                     period, and the Company continues its efforts to improve
       pelanggaran terkait isu ini sepanjang tahun 2024, dan                          knowledge and training to all relevant parties in strengthening
       perusahaan terus berupaya untuk meningkatkan pemahaman                         the protection of workers' rights. [406-1, 408-1, 409-1][CSS-12.16.2,
       dan pelatihan kepada seluruh pihak terkait guna memperkuat                     CSS-12.17.2, CSS-12.19.8]
       perlindungan hak pekerja. [406-1, 408-1, 409-1][CSS-12.16.2, CSS-12.17.2,
       CSS-12.19.8]


       Inisiatif Keberagaman di Tahun 2024                                            Diversity Initiative in 2024
       1. Penyerapan 1.262 pekerja dari tenaga lokal (point of hire                   1. Employment of 1,262 local workforce (point of hire in
          Kalimantan, atau 59,95% dari total pekerja.                                    Kalimantan, or 59.95% of the total employees).
       2. Terdapat 1 pekerja disabilitas untuk melaksanakan                           2. Employment of 1 person with a disability in the HR
          pekerjaan di bagian HR Department                                              Department.




108      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 109
Tentang ITM dan                     Tata Kelola yang Transparan                    Komitmen Kami terhadap                        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan               dan Bertanggung Jawab                          Kesejahteraan Manusia                         Mengelola Dampak Lingkungan                 Lampiran
About ITM and                       Transparent and Responsible                    Our Commitment to                             Building the Future,                        Appendix
Sustainability Report               Governance                                     People Wellbeing                              Managing Environmental Impacts




 Jumlah dan Persentase Karyawan Berdasarkan Gender, Penyandang Disabilitas, dan Pekerja Lokal [405-1]
 Number and Percentage of Employees by Gender, Persons with Disabilities, and Local Employees

                                                                                                                                       2024
                                    Uraian
                                   Description                                                          Jumlah
                                                                                                                                                                %
                                                                                                         Total

                                                  Pria
                                                                                                         1,814                                              86.18
                                                  Male

                                                  Wanita
   Gender                                                                                                   291                                             13.82
                                                  Female

                                                  Jumlah
                                                                                                         2,105                                                  100
                                                  Total

   Penyandang Disabilitas
                                                                                                             1                                              0.05
   Persons with Disabilities

   Pekerja Lokal
                                                                                                         1,262                                              59.95
   Local Employees



 Keberagaman Berdasarkan Level Jabatan [405-1]
 Diversity Based on Position Level

                                                                                                                  2024

                                                                       Laki-laki                                                           Perempuan
                 level Jabatan                                           Male                                                                Female
                 Position Level
                                                       Jumlah
                                                                                                                  Jumlah Pekerja
                                                       Pekerja                           %                                                                            %
                                                                                                                  Total Employees
                                                   Total Employees

   Entry-level                                             1,258                        69.35                            157                                     53.95

   Mid-level                                               512                          28.22                            129                                     44.33

   Senior-level                                             36                          1.98                                 5                                      1.72

   Executive-level                                          8                           0.44                                 0                                        0

   Total                                                   1,814                        100                              291                                        100


 Keberagaman Berdasarkan Level Jabatan dan Usia [405-1]
 Diversity Based on Position Level and Age

                               Entry-level                           Mid-level                          Senior-level                          Executive-level               Jumlah
    Rentang
                                                                                                                                                                            Pekerja
      Usia
                                                                                                                                                                             Total
   Age Range           Laki-laki      Perempuan            Laki-laki        Perempuan           Laki-laki         Perempuan              Laki-laki     Perempuan
                                                                                                                                                                           Employees
                         Male           Female               Male             Female              Male              Female                 Male          Female

      18-25               13                 14                  1                 0               0                     0                    0             0                 28

      26-35              291                 70                 74                 34              0                     0                    0             0                469

      36-45              504                 52              238                   74              4                     2                    0             0                874

      46-55              445                 21              176                   20              20                    2                    6             0                690

       >55                5                  0                23                    1              12                    1                    2             0                 44



 Keberagaman juga terlihat pada komposisi pimpinan                                              Diversity is also reflected in the composition of female leaders
 perempuan pada posisi Dewan Komisaris. ITM memiliki 2                                          of the Board of Commissioners, or 10% of the total 10 members
 orang Dewan Komisaris Perempuan, atau sebanyak 10% dari                                        of the Board of Commissioners. A total of 30% or 3 people
 total Dewan Komisaris yang berjumlah 10 orang. Sebanyak                                        are Independent Commissioners who represent the interests
 30% atau 3 orang merupakan Komisaris Independen yang                                           of minority shareholders and other stakeholders.
 mewakili kepentingan pemegang saham minoritas dan                                              [405-1][CSS-12.9.6]
 pemangku kepentingan lain. [405-1][CSS-12.9.6]




                                                                                   Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                             109
Page 110
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Keberagaman Anggota Direksi dan Dewan Komisaris [405-1]
       Diversity of the Board of Directors and the Board of Commissioners

                                                                                      Direksi                                               Dewan Komisaris
                                                                                 Board of Directors                                       Board of Commissioners
                     Kelompok Usia
                       Age Group
                                                                         Pria                         Wanita                         Pria                           Wanita
                                                                         Male                         Female                         Male                           Female

        <30 tahun
                                                                          0                                0                          0                               0
        <30 years

        30-50 tahun
                                                                          4                                0                          2                               0
        30-50 years

        >50 tahun
                                                                          6                                0                          6                               2
        >50 years

        Jumlah
                                                                          10                               0                          8                               2
        Total




       Dalam mengungkapkan data terkait pekerja, ITM menggunakan                                      In disclosing employee data, ITM uses the headcount method
       metode hitungan orang (headcount) per Desember 2024.                                           as of December 2024. The scope of employee data covers
       Lingkup data pekerja mencakup kantor pusat Jakarta, kantor                                     the Jakarta head office, Balikpapan office, and all subsidiaries'
       Balikpapan, dan seluruh area operasi anak perusahaan.                                          operating areas. In 2024, there were 2,105 employees,
       Sepanjang tahun 2024, terdapat 2.105 pekerja, terdiri dari                                     consisting of 1,814 men and 291 women as a permanent
       1.814 laki-laki dan 291 perempuan pekerja tetap serta 283                                      employees and 283 non-permanent employees. The employee
       pekerja tidak tetap. Komposisi pekerja didominasi oleh pekerja                                 composition is predominantly 87.72% male, as the majority
       laki-laki sebanyak 87,72%, dikarenakan mayoritas peminat di                                    of those interested in mining are male. However, the Company
       bidang pertambangan masih laki-laki. Meskipun demikian                                         continues to offer and support career opportunities for women.
       Perusahaan tetap menawarkan dan mendukung peluang karir                                        [405-1][CSS-12.9.6]
       bagi wanita.[405-1][CSS-12.9.6]

       Jumlah Pekerja ITM Berdasarkan Status Kepegawaian dan Gender [2-7][2-8]
       Total ITM Employees Based on Employment Status and Gender

                                                               2024                                            2023                                         2022
          Status Kepegawaian
           Employment Status
                                                  Pria                     Wanita                   Pria                    Wanita                  Pria               Wanita
                                                  Male                     Female                   Male                    Female                  Male               Female


        Pekerja Tetap
                                         1,617                      260                     1,635                     248                   1,677               254
        Permanent Employees


        Pekerja Tidak Tetap
        Non-Permanent                    197                        31                      354                       28                    467                 28
        Employees

        Alih Daya
                                         1,016                      105                     627                       5                     488                 11
        Outsourcing

                                                 2,830                         396                  2,616                    281                    2,632                 293
        Jumlah
        Total
                                                               3,226                                           2,897                                        2,925

        Keterangan: *Alih daya ITM bekerja sebagai tenaga di berbagai bidang
        Note: *ITM outsourcing works as personnel in various areas




       Sepanjang tahun 2024, sebanyak 54 pekerja, atau 2,5% dari                                      During 2024, a total of 54 employees, or 2.5% of the total
       total pekerja meninggalkan ITM dengan berbagai alasan, di                                      employees left ITM for various reasons, including early
       antaranya pensiun dini, alasan pribadi (sekolah, keluarga, dan                                 retirement, personal reasons (study, family, and health), and
       kesehatan), serta pekerjaan dan pengembangan karir. Adapun                                     work and career development. A total of 301 people assumed
       sebanyak 301 orang menjabat posisi baru, dengan komposisi                                      new positions, with a composition of 43% or 128 locals,
       masyarakat lokal sebanyak 43% atau 128 orang, namun tidak                                      however, there were no senior management from the local
       ada manajemen senior dari tenaga kerja lokal. ITM                                              workforce. ITM defines 'local' based on domicile on ID cards.
       mendefinisikan ‘lokal’ berdasarkan domisili pada KTP. Tidak                                    There are no locals in senior management positions, including
       ada tenaga kerja lokal yang menempati posisi manajemen                                         Directors originating from Kalimantan. [202-2][401-1][CSS-12.8.3]
       senior, yaitu Direktur yang berasal dari Kalimantan. [202-2]                                   [CSS-12.15.2]
       [401-1][CSS-12.8.3][CSS-12.15.2]



110      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 111
Tentang ITM dan                  Tata Kelola yang Transparan          Komitmen Kami terhadap           Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan            dan Bertanggung Jawab                Kesejahteraan Manusia            Mengelola Dampak Lingkungan          Lampiran
About ITM and                    Transparent and Responsible          Our Commitment to                Building the Future,                 Appendix
Sustainability Report            Governance                           People Wellbeing                 Managing Environmental Impacts




 Kebebasan Berserikat                                                            Freedom of Association
 ITM menghargai hak individu untuk berserikat dan berkumpul                      ITM respects the right of individuals to associate and assemble
 dalam suasana hubungan industrial yang harmonis, transparan,                    in a harmonious, transparent, and communicative industrial
 dan komunikatif, sejalan dengan regulasi pemerintah Indonesia                   relations atmosphere, as stipulated by Indonesian government
 dan konvensi International Labour Organization (ILO). Aksi                      regulations and International Labor Organization (ILO)
 nyata tersebut dibuktikan melalui terbentuknya serikat pekerja                  conventions. The establishment of ITM labor unions is a
 ITM yang secara aktif dilibatkan dalam pembentukan Peraturan                    concrete action of the Company in involving employees in
 Perusahaan maupun Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Hak dan                       the formulation of Company Regulations and Collective Labor
 kewajiban pekerja diatur oleh Perjanjian Kerja Bersama (PKB)                    Agreement (CLA). Employee rights and obligations are set
 yang disusun oleh manajemen bersama perwakilan pekerja                          out in the Collective Labor Agreement (CLA), which is jointly
 dalam serikat pekerja. PKB melindungi semua (100%) pekerja                      drafted by management and employee representatives in the
 ITM dan pekerja lain yang bekerja di wilayah izin usaha                         labor union. The CLA protects all (100%) ITM employees and
 pertambangan (WIUP). Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat                       other workers who work in the mining business license area
 perubahan signifikan pada kebijakan kebebasan berserikat,                       (WIUP). During the reporting period, there were no significant
 dan tidak ditemukan adanya risiko terkait pelanggaran                           changes to the freedom of association policy, and no risks
 kebebasan berserikat, baik pada operasi perusahaan maupun                       related to freedom of association violations were found, either
 pemasok. ITM juga terus memantau dan melakukan dialog                           at the Company's operations or suppliers. ITM also continuously
 dengan perwakilan pekerja untuk memastikan lingkungan                           monitors and holds talks with employee representatives to
 kerja yang kondusif bagi semua pihak. [2-30, 407-1][CSS-12.18.2]                ensure a conducive working environment for all parties. [2-30,
                                                                                 407-1][CSS-12.18.2]

 Serikat Pekerja ITM dan Anak Usaha
 Labor Union ITM and Subsidiaries

     ITM dan Anak Usaha                                    Serikat Pekerja                                       Peraturan Perusahaan/PKB
     ITM and Subsidiaries                                   Labor Union                                                   CR/CLA

              JBG                SP KEP SPSI PT JBG

                                 1. Serikat Pekerja Indominco Mandiri (SPIM)
                                    Indominco Mandiri Workers Union
              IMM
                                 2. Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI)
                                    Serikat Buruh Sejahtera Indonesia

                                 1. Serikat Pekerja Trubaindo Coal Mining (SPEKTRO)                                          PKB
                                    Trubaindo Coal Mining Workers Union                                                      CLA
              TCM
                                 2. Serikat Pekerja Tambang PT Trubaindo Coal Mining (Sejati)
                                    Mining Workers Union of PT Trubaindo Coal Mining

                                 Serikat Pekerja Bharinto Ekatama (SPARTA)
              BEK
                                 Bharinto Ekatama Workers Union

            TRUST                SP KEP SPSI PT TRUST

                                 Serikat Pekerja Karyawan ITM (Sekawan)
              ITM
                                 ITM Employee Labor Union

                                 Serikat Pekerja Tambang Graha (SEJATRA)                                                     PP
              GPK
                                 Tambang Graha Labor Union                                                                   CR

              KTD                -


 Remunerasi                                                                      Remuneration
 Kebijakan remunerasi, kompensasi dan tunjangan ditinjau                         ITM regularly reviews its remuneration, compensation and
 secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan                            benefits policies to ensure they comply with regulations and
 peraturan dan pasar. Pada praktiknya, ITM memastikan                            the market. In practice, ITM ensures that all employees receive
 pemberian upah yang layak kepada seluruh karyawannya                            decent pay as prescribed by the applicable government
 sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku di masing-                      regulations in each region. The lowest pay for employees is
 masing wilayah. Upah terendah yang dibayarkan kepada                            higher than the minimum wage established in each working
 pekerja telah melebihi batas upah minimum yang ditetapkan                       area. The ratio of the lowest wage to the minimum wage is
 pada masing-masing wilayah kerja. Persentase perbandingan                       1.3%. The amount of salary and benefits provided to employees
 upah terendah terhadap upah minimum adalah 1,3%. Besaran                        is based on job function, individual performance, and
 gaji dan tunjangan yang diberikan kepada karyawan                               applicable company regulations. ITM also upholds the principle
 didasarkan pada fungsi jabatan, kinerja individu, dan peraturan                 of equality in remuneration with no discrimination based on
 perusahaan yang berlaku. ITM juga menjunjung tinggi prinsip                     gender, race, ethnicity, religion, age, cultural background, or
 kesetaraan dalam memberikan remunerasi dengan tidak ada                         disability status.[202-1][405-2][CSS-12.19.2][CSS-12.19.7]
 diskriminasi berdasarkan gender, ras, etnis, agama, umur,
 latar belakang budaya, atau status disabilitas pekerja. [202-1]
 [405-2][CSS-12.19.2][CSS-12.19.7]



                                                                     Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                          111
Page 112
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       ITM memberikan manfaat lain di luar gaji kepada pekerja                                             The employees also receive other benefits other than salary
       melalui program BPJS Ketenagakerjaan seperti Jaminan                                                from the programs of social security agency for manpower,
       Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian Kerja, Jaminan Hari Tua,                                         BPJS Ketenagakerjaan, such as the Employment Injury
       Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Baik                                             Security, Death Security, Old Age Security, Pension Security,
       pekerja tetap maupun tidak tetap di ITM juga menerima                                               and Job Loss Insurance. At ITM, both permanent and non-
       manfaat yang sama, seperti pemeliharaan kesehatan, bantuan                                          permanent employees receive the same benefits, such as
       transportasi, asuransi jiwa, dan tunjangan relokasi. Tidak ada                                      healthcare, allowance, life insurance, and relocation allowance.
       pembedaan pemberian manfaat berdasar wilayah operasi                                                There is no differentiation in the benefits based on the more
       yang dinilai lebih signifikan. [401-2][CSS-12.15.3]                                                 significant areas of operation. [401-2][CSS-12.15.3]

       Hak Cuti                                                                                            Leave Entitlements
       Berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama, perusahaan                                                    As stipulated in the Collective Labor Agreement (CLA),the
       memberikan hak cuti melahirkan selama 90 hari kalender                                              Company provides maternity leave entitlements to female
       kepada seluruh karyawan perempuan dan cuti melahirkan                                               employees for 90 calendar days, and three-day paternity
       selama tiga hari kepada karyawan laki-laki untuk mendampingi                                        leave for male employees to accompany their wives during
       istri yang melahirkan. Sepanjang tahun 2024, terdapat 8                                             childbirth. Until the end of 2024, a total of 8 female employees
       pekerja perempuan dan 36 pekerja laki-laki yang mendapatkan                                         took maternity leave and 36 male employees took paternity
       cuti melahirkan. Semua (100%) pekerja kembali bekerja sesuai                                        leave. All (100%) employees have returned to work at their
       dengan jabatan masing-masing setelah cuti tersebut selesai.                                         respective positions after their leave period ended . ITM also
       ITM juga memberikan hak istirahat panjang bagi karyawan                                             provides sabbatical leave for employees who have completed
       yang telah menempuh masa kerja 6 tahun dan kelipatannya.                                            6 years of service and its multiplication. [401-3][CSS-12.19.4]
       [401-3][CSS-12.19.4]



       Cuti Kelahiran Anak [401-3]
       Parental Leave

                                         Hak Cuti
                                                                             Total Karyawan                  Total Karyawan                                           Tingkat
                                     Melahirkan/Cuti
                                                                            yang Mengambil                    yang Kembali                  Tingkat Kembali         Karyawan
                                     Istri Melahirkan
           Gender                                                                  Cuti                          Bekerja                         Bekerja          Dipertahankan
                                       Entitlement to
                                                                            Total Employees                   Total Returning              Return to Work Rate   Employee Retained
                                     Maternity Leave/
                                                                              Taking Leave                      Employees                                               Rate
                                      Paternity Leave

        Perempuan
                                             100%                                     8                               8                             100%               100%
        Female

        Laki-laki
                                             100%                                    36                              36                             100%               100%
        Male

        Keterangan: *Persentase karyawan yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan berakhir yang masih dipekerjakan 12 bulan setelah kembali bekerja
        Notes: *Percentage of employees that returned to work after parental leave ended that were still employed 12 months after there return




       Persiapan Masa Pensiun                                                                              Retirement Preparation
       Perusahaan memberikan program persiapan pensiun bagi                                                The Company has a retirement preparation program for
       pekerja yang akan mencapai usia 55 tahun. Program tersebut                                          employees who have reached the age of 55. The program
       berisi pelatihan prakondisi dan kewirausahaan, jaminan hari                                         provides preconditioning and entrepreneurship training,
       tua, dan imbalan pensiun lainnya. ITM juga menyertakan                                              oldage security, and other pension benefits. ITM also includes
       pekerja dalam program Dana Pensiun Lembaga Keuangan                                                 employees in the PPUKP Financial Institution Pension Fund
       (DPLK) PPUKP, dengan kontribusi pembayaran dari Perusahaan                                          (DPLK) program, with 100% payment contribution from the
       sebesar 100%. Pembayaran pensiun ini diterapkan sesuai                                              Company. These pension payments are in compliance with
       dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (PMTK), dengan                                                the Minister of Manpower Regulation (PMTK), with the amount
       besaran yang dibayarkan Perusahaan sejumlah dua kali PMTK                                           paid by the Company being two times the PMTK for employees
       untuk pekerja yang pensiun normal dan tiga kali PMTK untuk                                          who have normal retirement and three times the PMTK for
       pekerja pada tambang yang ditutup. Di tahun 2024, ITM telah                                         employees at closed mines. By 2024, ITM has allocated
       menyisihkan USD32 juta atau 60,8% dari total liabilitas untuk                                       USD32 million or 60.8% of total liabilities for retirement and
       imbalan pensiun dan jangka panjang lainnya. Selain PPUKP,                                           other long-term benefits. In addition to PPUKP, ITM also has
       ITM juga memiliki program pensiun iuran pasti (PPIP) yang                                           a defined contribution pension program (PPIP) which is
       bersifa sukarela untuk diikuti oleh karyawan. Pada tahun                                            voluntary for employees to join. In 2024, the employee
       2024, tingkat partisipasi karyawan pada PPIP, yaitu sebanyak                                        participation rate in PPIP is 70 employees. [201-3, 404-2][CSS-12.3.3]
       70 orang. [201-3, 404-2][CSS-12.3.3]




112      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 113
Tentang ITM dan             Tata Kelola yang Transparan     Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan       dan Bertanggung Jawab           Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan         Lampiran
About ITM and               Transparent and Responsible     Our Commitment to            Building the Future,                Appendix
Sustainability Report       Governance                      People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




 Pengelolaan Sumber Daya terkait Pascatambang                         Management of Resources Related to Post-mining

 ITM berupaya mempersiapkan pekerja dalam menghadapi                  ITM is committed to preparing its workforce for the mine
 masa tutup tambang. Selain memberikan pembayaran tiga                closure period. In addition to providing three PMTK payments,
 kali PMTK. ITM memberikan informasi sesuai dengan rencana            ITM ensures that employees receive timely and transparent
 tambang setidaknya tiga tahun sebelum operasi berhenti               information in alignment with the mine's closure plan. This
 pada setiap lokasi tambang yang memasuki masa tutup                  information is communicated at least three years prior to the
 tambang. Selain itu, ITM memiliki kebijakan untuk melakukan          cessation of operations at any mine site entering the closure
 pemindahan karyawan ke lokasi lain yang masih beroperasi             phase. Furthermore, ITM has established a policy of transferring
 dengan mempertimbangkan kebutuhan internal dan                       employees to other operational sites, taking into account both
 kompetensi karyawan serta memberikan pelatihan                       the company's internal needs and the employees'
 kewirausahaan kepada karyawan. Kebijakan-kebijakan ini               competencies. Additionally, ITM offers entrepreneurship
 tertuang pada Perjanjian Kerja Bersama (PKB). [402-1, 404-2]         training to help employees transition successfully. These
 [CSS-12.3.2, CSS-12.3.3]                                             policies are clearly outlined in the Collective Labor
                                                                      Agreement (PKB). [402-1, 404-2][CSS-12.3.2, CSS-12.3.3]

 Pelatihan dan Pengembangan                                           Employee Competency Training and
 Kompetensi Karyawan                                                  Development
 ITM percaya bahwa setiap karyawan memiliki potensi untuk             ITM believes that every employee has the potential to grow
 tumbuh dan berkembang. Untuk mendukung hal ini,                      and develop. The Company supports this by setting clear
 Perusahaan telah menetapkan standar kompetensi yang jelas            competency standards and providing a variety of training
 dan menyediakan beragam program pelatihan. Perusahaan                programs. The Company is committed to employee
 mempunyai komitmen dalam pengembangan karyawan                       development as one of the efforts to implement the Company's
 sebagai salah satu usaha untuk mencapai strategi Perusahaan,         strategy in preparing employees with the right skills for the
 yaitu karyawan mempunyai kemampuan yang tepat sesuai                 business needs. All employees are given fair opportunities
 dengan kebutuhan bisnis. Kesempatan yang adil diberikan              to develop and grow through technical and non-technical
 bagi seluruh karyawan untuk berkembang dan tumbuh melalui            training. ITM implements a Individual Development Plan (IDP)
 pelatihan teknis dan non-teknis. ITM mengimplementasikan             for employees through two approaches, competency
 Rencana Pengembangan Pribadi (IDP) bagi karyawan melalui             assessment to improve their technical and leadership skills,
 dua pendekatan, yaitu penilaian kompetensi untuk                     and development of non-technical skills based on Banpu
 meningkatkan aspek kemampuan teknis dan kepemimpinan,                Heart. The Company also provides training facilities at the
 serta pengembangan keahlian non-teknis sejalan dengan                BANPU corporate level for selected employees. [404-2][CSS-
 Banpu Heart. Perusahaan juga menyediakan fasilitas pelatihan         12.3.3]
 pada level perusahaan BANPU untuk karyawan terpilih. [404-
 2][CSS-12.3.3]


 ITM memiliki Fungsi Pelatihan dan Pengembangan di setiap             ITM implements a dedicated Training and Development
 unit kerja yang mengembangkan program pelatihan. Program             function within each work unit, ensuring the creation of
 ini terdiri dari tiga kelompok kompetensi, yakni kompetensi          effective training programs. The program consists of three
 inti, fungsional, dan kepemimpinan. Di setiap kelompok, ada          competency groups, namely core, functional, and leadership
 lima tingkat, yang terdiri atas tingkat kesadaran, dasar, madya,     competencies. Within each group, there are five levels,
 lanjutan, dan ahli. Perusahaan juga memiliki program                 consisting of awareness, basic, intermediate, advanced, and
 pengembangan kepemimpinan terstruktur yang dikelola                  mastery levels. The company also has a structured leadership
 langsung oleh tim pelatihan di tingkat korporasi.                    development program, directly managed by the training team
                                                                      at the corporate level.

 ITM membuat program pelatihan sesuai dengan fungsi dan               ITM creates training programs tailored to the functions and
 peran pekerja agar pekerja dapat memaksimalkan potensi               roles of employees to maximize their potential and be ready
 mereka dan siap untuk berpartisipasi secara optimal dalam            to optimally participate in the Company's business
 proses transformasi bisnis Perusahaan. Terdapat empat area           transformation process. There are four key areas selected as
 penting yang ditetapkan sebagai fokus pembelajaran dan               the focus of learning and development, namely: core
 pengembangan, yaitu: pengembangan kompetensi inti dan                competency and leadership development (including
 kepemimpinan (termasuk pembinaan), pengembangan untuk                mentoring), development for internalization of the Company's
 internalisasi budaya Perusahaan (Banpu Heart), pengembangan          culture (Banpu Heart), development related to business and
 yang berkaitan dengan bisnis dan inovasi, serta pengembangan         innovation, as well as technical competency development
 kompetensi teknis dan sertifikasi.                                   and certification.




                                                           Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                      113
Page 114
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       ITM berupaya untuk memberikan penghargaan yang adil                       ITM is determined to reward each employee fairly based on
       kepada setiap karyawan berdasarkan kontribusinya, sehingga                his or her contribution, therefore The Company appreciates
       Perusahaan memberikan apresiasi lebih kepada karyawan                     employees who are considered “high performers”. and low
       yang merupakan “high performer”. Melalui proses kalibrasi                 performers. Through a performance calibration process
       kinerja yang melibatkan komite dari tingkat daerah sampai                 involving committees from regional to central level, the
       pusat, Perusahaan memperoleh data yang objektif mengenai                  Company obtains objective data on individual performance.
       kinerja individu. Sepanjang tahun 2024, seluruh (100%)                    All employees (100%) have participated in performance
       karyawan telah mengikuti penilaian kinerja. Karyawan yang                 appraisals in 2024. Employees identified as high potential
       teridentifikasi sebagai talenta dengan high potential dan high            and high-performing talents received special development
       performance diberikan program pengembangan khusus untuk                   programs to improve their leadership and technical
       meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan teknis serta                     competencies to become potential candidates for succession
       menjadi kandidat potensial dalam perencanaan suksesi di                   planning in strategic positions in the Company's organization.
       posisi-posisi strategis organisasi perusahaan. Pemberian                  Rewards and sanctions to employees are also given through
       penghargaan dan sanksi kepada karyawan juga diberikan                     a merit system based on their abilities, aspirations, and
       dengan sistem meritokrasi berdasarkan kemampuan, aspirasi,                engagement. [404-3]
       dan keterlibatan mereka. [404-3]


                                  Jumlah Pekerja yang telah mengikuti Penilaian Kinerja Tahun 2024 [GRI 404-3]
                                       Number of Employees who have attended Performance Assessment in 2024




                                                                                       1,861                       295
                                                                                         (86.32%)                       (13.68%)
                                                                                          Pria | Male                  Wanita | Female




       Kinerja Pelatihan Karyawan                                                Employee Training Performance

       Sepanjang 2024, sejumlah 36.793 jam pelatihan telah                       In 2024, ITM realized a total of 36,793 training hours. Training
       terlaksana. Program pelatihan dilaksanakan melalui in house               programs were carried out through in-house and off-site
       training dan out site training. Sebanyak 2.156 pekerja telah              training. A total of 2,156 employees participated in the training
       ikut serta pada program-program pelatihan. Perusahaan juga                programs. The Company also provided scholarships to 2
       memberikan dukungan beasiswa kepada 2 pekerja untuk                       employees to pursue their studies.
       keberlanjutan studi mereka.



       Rerata Jam Pelatihan Pekerja Berdasarkan Gender dan Jabatan [404-1][CSS-12.15.6]
       Average Training Hour of Employees Based on Gender and Position

                                      Jumlah Pekerja Peserta                                                                    Rerata jam Pelatihan
                     Uraian                  Pelatihan           Jumlah Jam Pelatihan            Jumlah Pekerja ITM                 Per Pekerja
                    Description      Total Employees Receiving       Training Hour               Total ITM Employees              Average Training
                                              Training                                                                            Hours Employee

        Berdasarkan Gender
        Based on Gender

        Laki-laki
                                               1,861                    31,537                          1,814                            16.95
        Male




114     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 115
Tentang ITM dan                  Tata Kelola yang Transparan     Komitmen Kami terhadap         Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan            dan Bertanggung Jawab           Kesejahteraan Manusia          Mengelola Dampak Lingkungan              Lampiran
About ITM and                    Transparent and Responsible     Our Commitment to              Building the Future,                     Appendix
Sustainability Report            Governance                      People Wellbeing               Managing Environmental Impacts




 Rerata Jam Pelatihan Pekerja Berdasarkan Gender dan Jabatan [404-1][CSS-12.15.6]
 Average Training Hour of Employees Based on Gender and Position

                                    Jumlah Pekerja Peserta                                                             Rerata jam Pelatihan
                Uraian                     Pelatihan           Jumlah Jam Pelatihan         Jumlah Pekerja ITM             Per Pekerja
               Description         Total Employees Receiving       Training Hour            Total ITM Employees          Average Training
                                            Training                                                                     Hours Employee

   Perempuan
                                              295                     5,256                        291                           17.82
   Female

   Berdasarkan Posisi/Jabatan
   Based on Position/Job

   Executives                                  9                       56                           9                            6.22

   Strategy Leader                            34                       479                          40                           14.09

   Senior Operation Leader                    175                     2,826                         116                          16.15

   Operational Leader                         482                     8,053                        341                           16.71

   First Line Leader                          710                     11,520                       593                           16.23

   Foreman Below                              746                     13,859                       1,006                         18.58

   Berdasarkan Usia
   Based on Age

   18-25                                      39                       1,197                        28                           30.69

   26-35                                      446                     8,328                        469                           18.67

   36-45                                      962                     16,082                       874                           16.72

   46-55                                      696                     11,104                       734                           15.95

   55 and up                                   13                      82                           44                           6.31

   Berdasarkan Kewarganegaraan
   Based on Nationality

   Local                                     2,125                   36,362                        2,041                         17.11

   Expat                                       31                      431                          64                           13.90

   Berdasarkan Jenis Pelatihan
   Based on Type of Training

   Softskill                                  522                     13,203                       538                           25.29

   Teknis
                                             1,634                   23,590                        1,567                         14.44
   Technical

   Jumlah
                                             2,156                   36,793                       2,105                          17.07
   Total




                                        BANPU ACADEMY CAMPUS INDONESIA
                   ITM memiliki Banpu Academy Campus Indonesia sebagai platform pengelolaan
                pengetahuan terpusat dan dapat diakses oleh seluruh karyawan. Pada tahun 2024,
                  telah terlaksana 36.793 jam pelatihan bagi 2.156 pekerja ITM, serta rata-rata jam
                    pelatihan per pekerja mencapai 17,07 jam. Realisasi dana pengembangan SDM
                                                mencapai USD1.163.537.
                ITM owns Banpu Academy Campus Indonesia as a centralized knowledge management
                 platform accessible to all employees. In 2024, a total of 2,156 ITM employees attended
               36,793 training hours, with an average of 17.07 training hours per employee. The realization
                                    of HR development funds reached USD1,163,537.


 Pengembangan kompetensi untuk mendukung pencapaian                            Competency development to support the achievement of
 kinerja keberlanjutan diberikan kepada karyawan, Direksi,                     sustainability performance is provided to employees, Board
 maupun Dewan Komisaris di tahun 2024.                                         of Directors and Commissioners in 2024.




                                                                Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                            115
Page 116
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi Keberlanjutan Tahun 2024 [2-17]
       Implementation of 2024 Sustainability Competency Development

                         Aktivitas Pengembangan Kompetensi                                                    Peserta
                          Competency Development Activities                                                  Participant


        Pelatihan Dasar Pemadam Kebakaran
                                                                                                                 63
        Basic Fire Fighting

        Pelatihan Dasar-Dasar AMDAL untuk Pengembangan Komunitas
                                                                                                                 17
        EIA Basic for Community Development

        Dasar-Dasar AMDAL
                                                                                                                 11
        EIA Basics

        Lingkungan, Sosial, Tata Kelola (LST)
                                                                                                                 30
        Environmental, Social, Governance (ESG)

        Kepemimpinan Keselamatan
                                                                                                                 95
        Safety Leadership

        Optimalisasi Implementasi Rekomendasi Risiko
                                                                                                                 44
        Optimizing Implementation of Risks Recommendation

        Peningkatan Kesadaran Perhitungan GRK & Verifikasi Standar Karbon (VCS)
                                                                                                                 23
        Awareness GHG Accounting & Verified Carbon Standard (VCS)

        Workshop Pengembangan Keberlanjutan
                                                                                                                 27
        Sustainability Development Workshop


       Pelibatan dan Pengembangan                                                 Community Development and
       Masyarakat                                                                 Empowerment
       ITM mengimplementasikan program-program Pembangunan                        ITM implements Community Development and Empowerment
       dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sebagai respon                           (CDE) programs in response to the needs and value creation
       terhadap kebutuhan dan penciptaan nilai masyarakat di sekitar              of communities around its operations. The Company refers
       wilayah operasi. Perusahaan mengacu pada Keputusan                         to the Decree of the Ministry of Energy and Mineral Resources
       Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral No. 1824K/30/                   No. 1824K/30/MEM/2018 on Guidelines for the Implementation
       MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembangunan                           of Community Development and Empowerment. Based on
       dan Pemberdayaan Masyarakat. Berdasarkan regulasi ini,                     this regulation, ITM has developed 8 pillars, namely Education,
       ITM mengembangkan 8 pilar, yaitu Pendidikan, Kesehatan,                    Health, Real Income and Employment, Economic
       Pendapatan Riil dan Pekerjaan, Kemandirian Ekonomi, Sosial                 Independence, Socio-Culture, Environment, Local Institutions,
       Budaya, Lingkungan, Institusi Lokal, dan Infrastruktur. Delapan            and Infrastructure. The eight pillars are then structured into
       pilar tersebut kemudian disusun menjadi program-program                    interconnected and sustainable programs. [413-1, 413-2][CSS-12.9.2,
       yang saling terkait dan berkelanjutan. [413-1, 413-2][CSS-12.9.2,          CSS-12.9.3]
       CSS-12.9.3]


       ITM juga menjalankan program prioritas berdasarkan hasil                   ITM also carries out priority programs based on the results
       identifikasi dampak pada AMDAL, pemetaan sosial, serta                     of impact identification in the EIA, social mapping, and other
       pendekatan lainnya untuk mengidentifikasi kebutuhan                        approaches to identify the needs of surrounding communities.
       masyarakat sekitar. Perusahaan melibatkan komunitas melalui                The Company engages communities through the Community
       Forum Konsultatif Masyarakat (FKM). FKM dibentuk di setiap                 Consultative Forum (FKM). FKM is established in each village
       desa yang didampingi ITM, berfungsi sebagai media konsultasi               assisted by ITM, serving as a forum for consultation and
       dan pelibatan masyarakat pada kegiatan-kegiatan Perusahaan.                community involvement in the Company's activities. ITM also
       ITM juga mengidentifikasi isu-isu strategis dan pemangku                   identifies strategic issues and related stakeholders, as well
       kepentingan terkait, dan melakukan penilaian risiko sosial.                as conducts social risk assessments. The issues that need to
       Isu-isu yang perlu dikelola pada pemberdayaan masyarakat                   be managed in community empowerment include socio-
       meliputi sosial ekonomi, yaitu penyerapan tenaga kerja lokal,              economic, such as the absorption of local workforce,
       peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan pencegahan                      improvement of community quality of life, and prevention of
       pencemaran lingkungan. [413-1, 413-2][CSS-12.9.2, CSS-12.9.3]              environmental pollution. [413-1, 413-2][CSS-12.9.2, CSS-12.9.3]

       Hasil pemetaan dan penilaian menjadi dasar pengembangan                    The results of the mapping and assessment are the basis to
       rencana induk program pembangunan masyarakat                               establish a master plan for the community development
       sebagaimana tercantum dalam agenda tahunan. Untuk                          program as stated in the annual agenda. As for the long-term




116      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 117
Tentang ITM dan                     Tata Kelola yang Transparan              Komitmen Kami terhadap                  Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan               dan Bertanggung Jawab                    Kesejahteraan Manusia                   Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and                       Transparent and Responsible              Our Commitment to                       Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report               Governance                               People Wellbeing                        Managing Environmental Impacts



 perencanaan program pembangunan masyarakat jangka                                         community development program planning, ITM uses the
 panjang, ITM menggunakan pendekatan Thematic-Holistic-                                    Thematic-Holistic-Integrative-Spatial (THIS ) approach. By
 Integrative-Spatial (THIS). Melalui pendekatan ini, program                               using this approach, the long-term community development
 pembangunan masyarakat jangka panjang akan mengacu                                        program will refer to the regional development at the provincial
 pada pembangunan wilayah di tingkat provinsi dan kabupaten.                               and regency levels. [413-1, 413-2][CSS-12.9.2, CSS-12.9.3]
 [413-1, 413-2][CSS-12.9.2, CSS-12.9.3]



 Model Rencana Terpadu Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat ITM
 Integrated Planning Model of ITM Community Development


                                                              Construction &                                                                           Post Mine
                                    Pre-Construction                                           Operation                  Mine Closure
                                                              Development                                                                               Closure



                                                                                               Community
                                                                                                                            Community
        Approach                       Community Relations Philanthropy                     Capacity Building
                                                                                                                          Emmpowerment
                                                                                             & Infrastructure



                                                       Health, Education                                               Community
                                                                                                                       Institution
         Priority
         Sectors                                        Social & Culture
                                                                                                                    Income Generating &
                                                                                                                   Economic Self-Reliance
                                                               Insfrastructure, Environment


                                                    Social License to Operate
                                                  and Build Company Reputation                                        Value Added
      CD Strategic                                                                                                   Creation throgh
         Goals                                                                                                       Local Resources
                                                                       Good CD Practices
                                                                    Through SDGs Principals



                                                                    Project                 Operation Excellence
                                             Permit                                                                     Success Criteria              Handover to
       ITM Goals                                                  Completion               (Minimum Community
                                            Approved                                            Disturbance)               Achieved                   Government
                                                                   on Time




 Selain menjalankan program PPM sesuai dengan format PPM                                   In addition to carrying out CDE programs following the Minister
 Kepmen ESDM, ITM juga mengacu pada pedoman standar                                        of Energy and Mineral Resources Decree on CDE format, ITM
 nasional dan internasional, seperti PROPER, ISO 26000:2010,                               also refers to national and international standard guidelines,
 dan AA1000 SES dalam menyusun peta jalan kegiatan                                         such as PROPER, ISO 26000:2010, and AA1000 SES in
 pengembangan masyarakat.                                                                  developing a roadmap for community development activities.

 ITM memastikan bahwa perencanaan program PPM dilakukan                                    ITM ensures that the CDE program planning is carried out
 secara menyeluruh dan tepat sasaran melalui beberapa                                      comprehensively and on target through several steps. [413-1]
 langkah. [413-1] [CSS-12.9.2]                                                             [CSS-12.9.2]



       Identifikasi dampak dan batasan                            Penyusunan rencana induk,
       wilayah sesuai dokumen AMDAL dan                           didasari oleh blueprint PPM dari
       pemetaan sosial (social mapping)                           pemerintah provinsi                                     Penyusunan rencana kerja

       Identification of impacts and area                         Master plan preparation based                           Preparation of work plans
       boundaries according to AMDAL                              on the PPM blueprint from the
       documents and social mapping                               provincial government



 Sepanjang tahun 2024, Perusahaan mengalokasikan biaya                                     Throughout 2024, the Company allocated CDE budget of
 PPM sebesar Rp25,98 miliar Realisasi anggaran mencapai                                    Rp25.98 billion. The budget realization reached 94.3% or a
 94,3% atau sejumlah Rp24,50 miliar.                                                       total of Rp24.50 billion.




                                                                            Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                      117
Page 118
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Realisasi Anggaran PPM (Rp Juta)
       CDE Budget Realization (Rp Million)

                                                                                                   2024
                                                                                                                                   Realisasi           Realisasi
                                    Bidang Program
                                                                                                                                  Realization         Realization
                                    Sector of Program                                   Anggaran           Realisasi
                                                                                                                                    2023                2022
                                                                                         Budget           Realization

        Pendidikan
                                                                                          5,604              4,983                  4,390                3,757
        Education

        Kesehatan
                                                                                          3,620              3,104                  2,935                3,586
        Health

        Tingkat Pendapatan Riil Atau Pekerjaan
                                                                                          3,680              3,641                  3,666                3,411
        Real Income Level and Employment

        Kemandirian Ekonomi
                                                                                          3,253             2,892                    2,156               1,633
        Economic Independence

        Sosial dan Budaya
                                                                                          4,325             3,885                   4,536                5,361
        Social and Culture

        Sosialisasi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan kepada
        masyarakat sekitar tambang
                                                                                           1,849             1,580                   1,126                554
        Socialization of sustainable environmental management to communities
        around the mine site

        Pembentukan kelembagaan komunitas masyarakat dalam menunjang
        kemandirian PPM.
                                                                                           1,210             1,045                   769                 1,348
        Establishment of community institutions in supporting the
        independence of PPM

        Pembangunan Infrastruktur yang Menunjang PPM.
                                                                                          2,433              3,372                   1,291               1,568
        Infrastructure Development that supports PPM

        Jumlah
                                                                                          25,978            24,504                 20,869               21,222
        Total



       ITM melaksanakan 151 kegiatan PPM di seluruh (100%) WIUP                        ITM carried out 151 CDE activities in all (100%) operating WIUP
       yang beroperasi dengan melibatkan masyarakat lokal.                             involving local communities. The activities were carried out
       Kegiatan yang dilaksanakan tersebar di 14 kecamatan, meliputi                   in 14 districts, covering 53 villages in the WIUP. [413-1][CSS-12.9.2]
       53 desa pada WIUP. [413-1][CSS-12.9.2]


       Lokasi Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat [413-1][CSS-12.9.2]
       Community Development and Empowerment Locations

                                                                                                                              Penerima Manfaat
                                                                                                                                Beneficiaries
          Site (Anak Perusahaan)                               Lokasi Kegiatan
              Site (Subsidiary)                                Activity Location
                                                                                                                  Jumlah Desa                   Jumlah Kecamatan
                                                                                                                  Total Villages                  Total Districts

                                       Kalimantan Timur: Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai
                                       Kartanegara, dan Kota Bontang                                          10 desa & 1 kelurahan                3 kecamatan
        Indominco Mandiri
                                       East Kalimantan: East Kutai Regency, Kutai Kartanegara Regency,      10 villages & 1 sub-village              3 districts
                                       and Bontang City

                                       Kalimantan Timur: Kabupaten Kutai Kartanegara                                  4 desa                       1 kecamatan
        Kitadin Embalut
                                       East Kalimantan: Kutai Kartanegara Regency                                    4 villages                       1 district

                                       Kalimantan Timur: Kabupaten Kutai Barat                                        20 desa                      4 kecamatan
        Trubaindo Coal Mining
                                       East Kalimantan: West Kutai Regency                                           20 villages                     4 districts

                                       Kalimantan Selatan: Kabupaten Tanah Laut                                       6 desa                       1 kecamatan
        Jorong Barutama Greston
                                       South Kalimantan: Tanah Laut Regency                                          6 villages                       1 district

                                       Kalimantan Timur & Kalimantan Tengah: Kabupaten Kutai Barat dan
                                       Kabupaten Barito Utara                                                         6 desa                       2 kecamatan
        Bharinto Ekatama
                                       East Kalimantan & Central Kalimantan: West Kutai Regency and                  6 villages                      2 districts
                                       North Barito Regency

                                       Kabupaten Kutai Barat                                                          2 desa                       1 kecamatan
        Tepian Indah Sukses
                                       West Kutai Regency                                                            2 villages                       1 district

                                       Kalimantan Tengah: Kabupaten Barito Utara                                      3 desa                       1 kecamatan
        Nusa Persada Resources
                                       Central Kalimantan: North Barito Regency                                      3 villages                       1 district

                                       Kalimantan Timur: Kabupaten Kutai Barat                                         1 desa                      1 kecamatan
        Graha Panca Karsa
                                       East Kalimantan: West Kutai Regency                                            1 village                       1 district



118     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 119
Tentang ITM dan                    Tata Kelola yang Transparan                 Komitmen Kami terhadap           Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan              dan Bertanggung Jawab                       Kesejahteraan Manusia            Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and                      Transparent and Responsible                 Our Commitment to                Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report              Governance                                  People Wellbeing                 Managing Environmental Impacts




 Untuk menciptakan kemandirian masyarakat di periode                                       In order to create community self-reliance in the post-mining
 pascatambang, ITM membuat 46 agenda pemberdayaan                                          period, ITM created 46 community empowerment agendas
 masyarakat yang tercantum dalam Rencana Induk PPM dan                                     listed in the CDE Master Plan and Mine Closure Plan for each
 Rencana Penutupan Tambang untuk masing-masing site.                                       site.


 Jumlah Kegiatan PPM di Seluruh Wilayah Operasi [203-1, 203-2][CSS-12.8.4, CSS-12.8.5]
 Number of CDE Activities in All Operational Areas

                                                 Bidang Program                                                                             Persentase (%)
                                                                                                                    2024
                                                 Area of Program                                                                             Percentage

   Pendidikan
                                                                                                                      27                           17,9
   Education

   Kesehatan
                                                                                                                      27                           17,9
   Health

   Tingkat Pendapatan Riil atau Pekerjaan
                                                                                                                      24                           15,9
   Real Income Level or Employment

   Kemandirian Ekonomi
                                                                                                                      14                           9,3
   Economic Independence

   Sosial dan Budaya
                                                                                                                     26                            17,2
   Social and Culture

   Pemberian kesempatan kepada masyarakat setempat untuk ikut berpartisipasi dalam
   pengelolaan lingkungan kehidupan masyarakat sekitar tambang yang berkelanjutan
                                                                                                                      17                           11,3
   Providing opportunities for local communities to participate in sustainable management of the
   living environment of the community around the mine

   Pembentukan kelembagaan komunitas masyarakat dalam menunjang kemandirian PPM
                                                                                                                      8                            5,3
   Establishment of community institutions in supporting the independence of CDE

   Pembangunan infrastruktur yang menunjang PPM
                                                                                                                      8                            5,3
   Infrastructure development that supports CDE

   Jumlah
                                                                                                                     151                           100
   Total

 ITM melaksanakan PPM dengan mempertimbangkan strategi                                     ITM implements CDE by considering business strategy and
 bisnis dan diwujudkan menjadi Empat Pilar Strategis CSR.                                  is translated into the Four Strategic Pillars of CSR.


                                                                                                        Kegiatan dan Jumlah Penerima Manfaat
       Pilar                        Inisiatif                        Lokasi
                                                                                                         Activities and Number of Beneficiaries
       Pillar                       Initiative                      Location
                                                                                                         [203-1, 203-2] [CSS-12.8.4, CSS-12.8.5]

   Lestari              Dukungan Kegiatan Pelestarian         Seluruh anak usaha       •   Pelestarian tanaman lokal dan mangrove melalui program pembibitan,
   Bersama ITM          dan Perlindungan Lingkungan                                    •   Edukasi dan kampanye keberlanjutan lingkungan,
                                                                                       •   Edukasi dan pengembangan pengelolaan sampah di wilayah binaan,
   ITM for              Support for Environmental             All subsidiaries         •   Penanaman pohon di sekitar wilayah binaan
   Environment          Conservation and Protection
                        Activities                                                     •   Preservation of local plants and mangroves through nursery programs,
                                                                                       •   Education and environmental sustainability campaigns,
                                                                                       •   Education and development of waste management in the fostered area,
                                                                                       •   Tree planting around the fostered area

   Belajar              Dukungan Akses, Sarana dan            Seluruh anak usaha       •   Bantuan beasiswa untuk siswa di wilayah binaan,
   Bersama ITM          Prasarana Pendidikan Bagi                                      •   Bantuan sarana dan fasilitas pendidikan,
                        Masyarakat                                                     •   Volunteering mengajar di komunitas,
   ITM for                                                                             •   Pengembangan pusat belajar komunitas, Pelatihan keahlian masyarakat
   Education            Support for Access, Educational       All subsidiaries
                        Facilities and Infrastructure for                              •   Scholarship assistance for students in the fostered area,
                        the Community                                                  •   Assistance with educational facilities and amenities,
                                                                                       •   Volunteering to teach in the community,
                                                                                       •   Community learning center development, Community skills training




                                                                           Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                  119
Page 120
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                                                                                 Kegiatan dan Jumlah Penerima Manfaat
            Pilar                  Inisiatif                    Lokasi
                                                                                                  Activities and Number of Beneficiaries
            Pillar                 Initiative                  Location
                                                                                                  [203-1, 203-2] [CSS-12.8.4, CSS-12.8.5]

        Berdaya         Pemberdayan Masyarakat           Seluruh anak usaha    •   Peningkatan pendapatan masyarakat melalui aktivitas pertanian (tanaman
        Bersama ITM     melalui Penguatan Ekonomi dan                              pangan dan hortikultura), perikanan air tawar, dan peternakan (sapi dan
                        Peningkatan Akses Pelayanan                                ayam),
                        Kesehatan                                              •   Mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui UMKM dan
                                                                                   pengembangan BUMDES di setiap wilayah.
        ITM for         Community Empowerment            All subsidiaries      •   Pengembangan penyediaan air bersih yang dilaksanakan oleh seluruh
        Empowerment     through Strengthening the                                  anak usaha,
                        Economy and Increasing Access                          •   Dukungan kegiatan stunting melalui posyandu untuk bayi, ibu hamil,
                        to Health Services                                         balita dan lansia diseluruh anak usaha ITM,
                                                                               •   Pengobatan dan konsultasi kesehatan gratis yang diselenggarakan
                                                                                   diseluruh anak usaha ITM,
                                                                               •   Pembangunan/penyediaan sarana prasarana kesehatan yang
                                                                                   dilaksanakan oleh seluruh anak usaha ITM

                                                                               •   Increasing community income through agricultural activities (food crops
                                                                                   and horticulture), freshwater fisheries, and livestock (cattle and chicken),
                                                                               •   Supporting community economic independence through MSMEs and the
                                                                                   development of BUMDES in each region.
                                                                               •   Development of clean water supply implemented by all subsidiaries,
                                                                               •   Supporting stunting activities through posyandu for infants, pregnant
                                                                                   women, toddlers and the elderly in all ITM subsidiaries,
                                                                               •   Free medical treatment and consultation held in all ITM subsidiaries,
                                                                               •   Construction/provision of health infrastructure facilities carried out by all
                                                                                   ITM subsidiaries.

        Patuh           Pemberdayaan masyarakat          Provinsi Kalimantan   •   Penanaman dalam rangka Rehabilitasi DAS
        Bersama ITM     sekitar hutan melalui program    Selatan, Kalimantan   •   Pelibatan kontraktor lokal dalam kegiatan Rehabilitasi DAS
                        pemenuhan kewajiban sebagai      Timur, DI
        ITM for         pemegang IPPKH (penanaman        Yogyakarta dan        •   Planting as part of Watershed Rehabilitation
        Compliance      dalam rangka Rehabilitasi DAS)   Jawa Tengah.          •   Involvement of local contractors in Watershed Rehabilitation activities

                        Empowerment of communities       Provinces of South
                        around the forest through a      Kalimantan, East
                        program to fulfil obligations    Kalimantan, DI
                        as IPPKH holders (planting for   Yogyakarta and
                        Watershed Rehabilitation)        Central Java.




       Untuk mendukung keberhasilan program PPM, ITM terus                         In support of the success of the CDE program, ITM continues
       meningkatkan kapasitas karyawan yang terlibat, melaksanakan                 to enhance the capacity of the employees involved, improve
       perbaikan proses bisnis dan sistem dokumentasi, serta                       business processes and documentation systems, and provide
       menyediakan pedoman, standar, dan instruksi kerja.                          guidelines, standards, and work instructions. The Company
       Perusahaan selalu memastikan bahwa program PPM dapat                        continues to ensure that the CDE program can have a
       memiliki dampak signifikan dan dapat diukur melalui                         significant and measurable impact through monitoring and
       pemantauan dan evaluasi menggunakan berbagai metode                         evaluation with various assessment methods.
       penilaian.

       Potensi Dampak Negatif                                                      Potential Negative Impacts of
       Kegiatan Operasional [413-2] [CSS-12.9.3]                                   Operational Activities [413-2] [CSS-12.9.3]

       ITM mengidentifikasi bahwa operasi pertambangan memiliki                    ITM identifies that mining operations have the potential to
       potensi untuk berdampak negatif pada komunitas lokal,                       negatively impact local communities, particularly those living
       khususnya mereka yang tinggal di dekat area operasional.                    near operational areas. Any mining and processing activities
       Setiap aktivitas pertambangan dan pengolahan yang tidak                     that do not comply with standards and best practices can
       sesuai dengan standar dan praktik terbaik dapat menimbulkan                 lead to multiple environmental issues such as ecosystem
       berbagai masalah lingkungan seperti gangguan ekosistem,                     disruption, soil and water pollution, dust, noise, and others.
       polusi tanah dan air, debu, kebisingan, dan lainnya. Oleh                   Therefore, ITM consistently complies with relevant regulations
       karena itu, ITM senantiasa berupaya mematuhi peraturan                      and conducts operations based on best mining practices to
       terkait dan menjalankan operasional berdasarkan praktik                     prevent negative impacts and amplify positive impacts.
       pertambangan terbaik untuk mencegah dampak negatif dan
       meningkatkan dampak positif.




120     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 121
Tentang ITM dan                   Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap            Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan             dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia             Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and                     Transparent and Responsible            Our Commitment to                 Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report             Governance                             People Wellbeing                  Managing Environmental Impacts




      Jumlah Wilayah Terdampak                     Bentuk Dampak                   Pengelolaan Dampak                           Investasi Sosial
       Number of Affected Areas                     Form of Impact                  Impact Management                          Social Investment

   TRUBAINDO COAL MINING

   Kecamatan Melak (Desa Muara              Penurunan kualitas udara          3. Melakukan pengambilan            1. Meningkatkan penyadar tahuan
   Bunyut)                                  akibat aktivitas crushing,           sample udara serta                  masyarakat tentang Perilaku Hidup
                                            blending dan pengapalan              melakukan analisis sesuai           Bersih & Sehat (PHBS) termasuk
   Melak District (Muara Bunyut             batubara                             dengan baku mutu udara              namun tidak terbatas mengadakan
   Village)                                                                      ambien.                             pengobatan gratis untuk masyarakat
                                            Air quality degradation due to    4. Melakukan penyiraman                desa terdampak.
                                            coal crushing, blending and          secara rutin untuk               2. Turut andil mensukseskan program
                                            shipping activities                  mengurangi debu.                    stunting pemerintah, sebagai upaya
                                                                                                                     perbaikan gizi dan meningkatkan
                                                                              1. Conducting air sampling and         imunitas.
                                                                                 analysis in accordance with
                                                                                 ambient air quality standards.   1. Increasing community awareness of
                                                                              2. Conducting routine watering         hygienic and healthy lifestyle (PHBS)
                                                                                 to reduce dust.                     including without limitation conducting
                                                                                                                     free medical treatment for affected
                                                                                                                     village communities.
                                                                                                                  2. Contributing to the government's
                                                                                                                     stunting program, as an effort to
                                                                                                                     improve nutrition and increase
                                                                                                                     immunity.

   Kecamatan Muara Lawa (Desa               Penurunan kualitas air            Melakukan pengelolaan settling      1. Dukungan pengembangan sarana air
   Muara Begai dan Desa Lotaq)              permukaan akibat aktivitas        pond (memantau debit air, pH,          bersih di desa terdampak.
                                            penggalian batubara               kadar TSS, besi, dan mangan         2. Melakukan sosialisasi PHBS secara
   Muara Lawa District (Muara Begai                                           secara periodik)                       rutin.
   and Lotaq villages)                      Declining surface water                                               3. Dukungan pembangunan jamban sehat
                                            quality due to coal excavation    Managing the settling pond             untuk desa terdampak.
                                            activities                        (monitoring water debit, pH,
                                                                              TSS, iron, and manganese levels     4. Supporting the development of clean
                                                                              periodically)                          water facilities in affected villages.
                                                                                                                  5. Conducting hygienic and healthy
                                                                                                                     lifestyle (PHBS) dissemination regularly.
                                                                                                                  6. Supporting the construction of healthy
                                                                                                                     latrines for affected villages

   BHARINTO EKATAMA

   Kecamatan Damai (Desa Besiq dan          Persepsi negatif masyarakat       1. Meningkatkan koordinasi          1. Mengoptimalkan forum koordinasi
   Desa Bermai)                             terhadap kegiatan                    baik secara berkala dengan          berkala di tingkat Desa untuk
                                            penambangan yang dilakukan           masyarakat terdampak                mendapatkan isu dan masukan dari
   Damai District (Besiq and Bermai                                              langsung di sekitar wilayah         masyarakat.
   Villages)                                The community's negative             pertambangan.                    2. Berkomunikasi aktif dalam kegiatan
                                            perception of mining activities   2. Memantau forum-forum                forum-forum CSR terkait.
                                            being carried out                    komunikasi masyarakat yang       3. Melakukan studi persepsi secara
   Kecamatan Teweh Timur (Desa                                                   ada.                                berkala dan studi IKM setiap tahunnya.
   Benangin 1, 2, dan 5)                                                      3. Melakukan survei dan analisa     4. Mendesain program pemberdayaan
                                                                                 berkala terhadap persepsi           masyarakat dengan pendekatan
   East Teweh District (Benangin 1, 2,                                           berkala melalui pemetaan            pelibatan pemangku kepentingan.
   and 5 villages)                                                               pemangku kepentingan.
                                                                              4. Menjajaki peluang dukungan       1. Optimizing periodic coordination
                                                                                 dan keterlibatan unsur              forums at the village level to gather
   Kecamatan Melak (Desa Muara                                                   karyawan pada acara/                issues and inputs from the community.
   Bunyut)                                                                       kegiatan masyarakat.             2. Communicating actively in relevant
                                                                                                                     CSR forum activities.
   Melak District (Muara Bunyut Village)                                      1. Improving coordination on        3. Conducting annual surveys on
                                                                                 a regular basis with directly       perception and Community Satisfaction
                                                                                 affected communities around         Index.
                                                                                 the mining area                  4. Designing the community
                                                                              2. Monitoring existing                 empowerment program with a
                                                                                 community communication             stakeholders' engagement approach.
                                                                                 forums.
                                                                              3. Conducting periodic surveys
                                                                                 and analyzing periodic
                                                                                 perceptions through
                                                                                 stakeholder mapping.
                                                                              4. Exploring opportunities
                                                                                 for employee support and
                                                                                 involvement in community
                                                                                 events/activities.




                                                                         Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                121
Page 122
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




           Jumlah Wilayah Terdampak                   Bentuk Dampak                 Pengelolaan Dampak                            Investasi Sosial
            Number of Affected Areas                   Form of Impact                Impact Management                           Social Investment

        Kecamatan Damai (Desa Besiq dan        Penurunan keanekaragaman        1. Mengidentifikasi dan              Melakukan kegiatan biodiversity di wilayah
        Desa Bermai)                           flora darat akibat aktivitas       melakukan analisis terhadap       masyarakat, dengan fokus penanaman
                                               pembersihan lahan                  kondisi revegetasi.               pohon endemik, yang kemudian akan
        Damai District (Besiq and Bermai                                       2. Penanaman tanaman                 dikembangkan menjadi nursery untuk
        villages)                              Declining diversity of             endemik saat proses               suplai bibit pada kegiatan revegetasi
                                               terrestrial flora due to land      revegetasi.
                                               clearing activities                                                  Conducting biodiversity activities in
                                                                               1. Identifying and analyzing         community areas, with a focus on
        Kecamatan Teweh Timur                                                     revegetation conditions.          planting endemic trees, which will later
        (Desa Benangin 1, 2, dan 5)                                            2. Planting endemic plants           be developed into a nursery to supply
                                                                                  during the revegetation           seedlings for revegetation activities.
        East Teweh District                                                       process.
        (Benangin 1, 2, and 5 villages)

        INDOMINCO MANDIRI

        Kecamatan Marangkayu (Desa             Penurunan kualitas udara        1. Pengangkutan batubara             1. Penghijauan wilayah sekitar stockyard,
        Santan Ilir dan Desa Santan Tengah)    akibat pengangkutan dan            dengan kendaraan yang lolos          bufferzone, dan desa terdampak
                                               penimbunan batubara di             uji emisi.                           dengan tanaman yang dapat
        Marangkayu District (Santan Ilir and   stockyard                       2. Melakukan penyiraman                 mengurangi debu.
        Santan Tengah villages)                                                   secara berkala.                   2. Melakukan pengobatan gratis secara
                                               Air quality degradation due     3. Melakukan pengerasan jalan.          rutin 2x setahun.
                                               to coal transportation and
                                               stockpiling in the stockyard    1. Coal transportation with          1. Greening the area around the
                                                                                  vehicles that pass emission          stockyard, buffer zone, and affected
                                                                                  tests.                               villages with plants that can reduce
                                                                               2. Conducting periodic                  dust.
                                                                                  watering.                         2. Conducting free regular medical
        Kecamatan Bontang Selatan                                              3. Conducting road paving.              treatment twice a year.
        (Kelurahan Bontang Lestari)

        South Bontang District (Bontang
        Lestari Village)

        Kecamatan Teluk Pandan (Desa           Peningkatan kesempatan          1. Memberikan informasi              1. Peningkatan kapasitas dan kapabilitas
        Danau Redan, Desa Suka Damai,          kerja, peluang kerja, dan          penerimaan tenaga kerja              SDM di desa Ring-1 melalui pelatihan
        Desa Suka Rahmat, Desam                peluang berusaha                   secara transparan kepada             keahlian.
        Martadinata, Desa Bukit Pandan                                            masyarakat.                       2. Bekerjasama dengan kontraktor,
        Jaya, Desa Teluk Pandan, dan Desa      Increasing opportunities        2. Memprioritaskan penerimaan           melalui Forum CSR Kontraktor, untuk
        Kandolo)                               for jobs, employment, and          tenaga kerja lokal.                  memberikan informasi penerimaan
                                               business                        3. Bekerjasama dengan                   tenaga kerja melalui 1 pintu.
        Teluk Pandan District (Danau Redan,                                       pemerintah desa dan instansi      3. Memprioritaskan BUMDES dalam
        Suka Damai, Rahmat, Desam                                                 pemerintahan terkait lainnya.        pengerjaan proyek infrastruktur PPM di
        Martadinata, Bukit Pandan Jaya,                                                                                masing-masing desanya
        Teluk Pandan, and Kandolo villages)                                    1. Delivering information
                                                                                  on employee recruitment           1. Capacity and capability building of
                                                                                  transparently to the public.         human resources in Ring-1 villages
        Kecamatan Marangkayu (Desa                                             2. Prioritizing the recruitment of      through skills training.
        Santan Ulu, Desa Santan Ilir, dan                                         local workers.                    2. Cooperating with contractors, through
        Desa Santan Tengah)                                                    3. Cooperating with the                 the Contractor CSR Forum, to ensure
                                                                                  village government and               that the recruitment information is
        Marangkayu District (Santan Ulu,                                          other relevant government            provided through a single point of
        Santan Ilir, and Santan Tengah                                            agencies.                            contact.
        villages)                                                                                                   3. Prioritizing BUMDES in working on PPM
                                                                                                                       infrastructure projects in each village.
        Kecamatan Bontang Selatan
        (Kelurahan Bontang Lestari)

        South Bontang District (Bontang
        Lestari Sub-district)

        JORONG BARUTAMA GRESTON

        Kecamatan Jorong (Desa Jorong          Penurunan kualitas udara        Melakukan kegiatan pemantauan        1. Melakukan kegiatan pengobatan
        dan Desa Karang Rejo)                  akibat pemuatan dan             kualitas udara di Desa Jorong           massal
                                               pengangkutan batubara           dan Karang Rejo, yang bermukim       2. Memberikan dukungan fasilitas
        Jorong District (Jorong and Karang                                     di sekitar underpass JBG                kesehatan di desa terdampak.
        Rejo villages)                         Air quality degradation
                                               due to coal loading and         Conducting air quality monitoring    1. Conducting mass medical treatment
                                               transportation                  activities in Jorong and Karang         activities
                                                                               Rejo villages, which are located     2. Supporting health facilities in affected
                                                                               around the JBG underpass.               villages.




122     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 123
Tentang ITM dan                   Tata Kelola yang Transparan           Komitmen Kami terhadap                Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan             dan Bertanggung Jawab                 Kesejahteraan Manusia                 Mengelola Dampak Lingkungan                 Lampiran
About ITM and                     Transparent and Responsible           Our Commitment to                     Building the Future,                        Appendix
Sustainability Report             Governance                            People Wellbeing                      Managing Environmental Impacts




      Jumlah Wilayah Terdampak                    Bentuk Dampak                     Pengelolaan Dampak                             Investasi Sosial
       Number of Affected Areas                    Form of Impact                    Impact Management                            Social Investment

   Kecamatan Jorong (Desa Jorong)           Kegiatan reklamasi dan             Melakukan kegiatan penataan           Pelibatan masyarakat sebagai mitra
                                            revegetasi di area bukaan          lahan, revegetasi, dan                penyedia pupuk pada aktivitas revegetasi,
   Jorong District (Jorong Village)         tambang                            pemeliharaan tanaman                  melalui pengembangan program Bhokasi.

                                            Reclamation and revegetation       Conducting land structuring,          Community involvement in supplying
                                            activities in open pit mine        revegetation, and plant               fertilizers for revegetation activities,
                                            areas                              maintenance activities                through the development of the Bhokasi
                                                                                                                     program.

   TEPIAN INDAH SUKSES

   Kecamatan Bentian Besar (Desa            Getaran yang disebabkan            Melakukan pengambilan                 Melaksanakan kegiatan CSR dalam bentuk
   Suakong)                                 oleh kegiatan penggalian dan       sampling tingkat getaran dengan       tali asih, sesuai dengan proposal yang
                                            penimbunan tanah tertutup          pihak ketiga dan kemudian             diajukan oleh masyarakat terdampak
   Bentian Besar District (Suakong          pada tahap operasi                 dianalisis berdasarkan baku mutu      Menghadiri undangan kegiatan di desa.
   Village)                                 Sikap dan persepsi negatif         yang ada.                             Secara rutin berkala melakukan kunjungan
                                            masyarakat akibat kegiatan         Melakukan pertemuan intensif          ke kantor desa maupun lembaga
                                            pembebasan lahan dan               dengan masyarakat dan tokoh-          masyarakat lainnya.
                                            penerimaan tenaga kerja            tokoh kunci di masyarakat.
                                                                                                                     Carrying out CSR activities in the form of
                                            Vibration caused by                Conducting sampling of vibration      donations based on proposals submitted
                                            excavation and overburden          levels with a third party and         by affected communities.
                                            backfilling in the operation       analyzing them based on existing      Attending invitations to activities in the
                                            phase                              quality standards.                    village.
                                            The community's negative           Holding intensive meetings with       Regularly visiting village offices and other
                                            attitudes and perceptions due      the community and key figures in      community institutions.
                                            to land acquisition and worker     the community.
                                            recruitment activities



 ITM terus berupaya mengurangi dampak lingkungan, di                                 ITM continues its efforts to mitigate environmental impacts,
 antaranya melalui pengelolaan emisi, limbah, dan air.                               including through the management of emissions, waste and
 Perusahaan juga aktif terlibat dalam pemberdayaan                                   water. The Company is also actively involved in empowering
 masyarakat sekitar dan telah menyiapkan Rencana Pasca                               surrounding communities and has prepared a Post-Mining
 Tambang (RPT) untuk pengelolaan area bekas tambang.                                 Plan (RPT) for the management of ex-mining areas.


 Program Unggulan Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2024 [413-1] [CSS-12.9.2]
 Community Empowerment Flagship Program in 2024

            Site             Indominco Mandiri

                             Bank Sampah Berseri
         Program
                             Berseri Waste Bank

                             Program PKBM Damai Mandiri, yang telah menjadi lembaga binaan PT Indominco Mandiri sejak 2012, melahirkan Bank Sampah
                             Mandiri sebagai unit usaha. Pada 27 September 2021, Bank Sampah Berseri dibentuk sebagai unit usaha PKBM dalam
                             mendukung pembiayaan dan fasilitas PKBM untuk kegiatan belajar mengajar. Selain itu, bank sampah juga berperan dalam
                             pengelolaan sampah di Kecamatan Teluk Pandan yang tidak memiliki TPS/TPA, dengan total sampah harian mencapai sekitar 7
                             ton.

                             Saat ini, Bank Sampah Mandiri memiliki Rumah Sampah di Desa Suka Damai dengan warga belajar PKBM Damai Mandiri sebagai
                             pengurus. Bank Sampah ini melibatkan lima desa di Kecamatan Teluk Pandan, dengan 200 nasabah dan 9 unit bank sampah.
                             PT. Indominco Mandiri mendukung penuh program ini karena dapat mengurangi kebiasaan membakar sampah yang berisiko
                             bagi kesehatan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat kini memahami
                             bahwa sampah memiliki nilai ekonomi, dan memilah sampah menjadi kebiasaan yang mendukung keberlanjutan lingkungan
     Latar Belakang &
                             permukiman sesuai dengan SDGs 11, serta meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
     Tujuan Program
   Program Background
                             The PKBM Damai Mandiri program, which has been an institution assisted by PT Indominco Mandiri since 2012, gave birth to
       & Objectives
                             Bank Sampah Mandiri as a business unit. On September 27, 2021, Bank Sampah Berseri was established as a business unit of
                             PKBM in supporting PKBM's financing and facilities for teaching and learning activities. In addition, the waste bank also plays a
                             role in waste management in Teluk Pandan Sub-district which does not have a TPS/TPA, with a total daily waste of around 7 tons.

                             Currently, Bank Sampah Mandiri has a Waste House in Suka Damai Village with PKBM Damai Mandiri learners as administrators.
                             The Waste Bank involves five villages in Teluk Pandan Sub-district, with 200 customers and 9 waste bank units. PT Indominco
                             Mandiri fully supports this program because it can reduce the habit of burning waste which is risky for health, and increase
                             community participation in maintaining environmental cleanliness. The community now understands that waste has economic
                             value, and sorting waste into habits that support the sustainability of the residential environment in accordance with SDGs 11, as
                             well as improving the quality of life and public health.

                             2022: Rp56.000.000,-
                             2023: Rp313.250.000,-
                             2024: Rp115.000.000,-
          Input
        2022-2024
                             2022: Rp56,000,000
                             2023: Rp313,250,000
                             2024: Rp115,000,000




                                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                     123
Page 124
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Program Unggulan Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2024 [413-1] [CSS-12.9.2]
       Community Empowerment Flagship Program in 2024


                               2022:
                               1. Pembuatan Rumah Produksi
                               2. Bantuan Sarana Transportasi Pengangkutan Sampah (Motor Viar 3 Roda)
                               3. Bantuan Seragam Pengurus Bank Sampah
                               4. Pelatihan Manajemen Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang Sampah
                               5. Penguatan bersama Sekolah Adiwiyata
                               6. Studi banding Bank Sampah

                               1.   Creation of Production Center
                               2.   Assistance for Waste Transportation Facilities (Viar motorized 3 wheeler )
                               3.   Uniform Assistance for Waste Bank Management
                               4.   Waste Management and Waste Recycling Training
                               5.   Joint strengthening of Adiwiyata School
                               6.   Waste Bank comparative study
              Aktivitas
                               2023:
              Activities
                               1. Kerjasama dengan CLC Damai Mandiri dan BUMDes sebagai distributor produk 3R
                               2. Pelatihan dan pengembangan Inovasi 3R Produk Sampah
                               3. Penambahan Kelompok Pengelola sampah
                               4. Izin Usaha dan Sertifikasi Produk dan Legalisasi
                               5. Bantuan Sarana Transportasi Pengangkutan Sampah (Mobil pick-up)

                               1.   Cooperation with CLC Damai Mandiri and BUMDes as distributors of 3R products.
                               2.   Training and development of 3R Waste Product Innovations
                               3.   Addition of waste management group
                               4.   Business License and Product Certification and Legalization
                               5.   Assistance for Waste Transportation Facilities (Pick-up car)

                               2024:
                               1. Alat press untuk pengelolaan sampah plastik

                               1.   Press tool for plastic waste management

                               1 bank sampah induk
                               9 bank sampah unit
                               nasabah: 230 orang
               Luaran
               Output
                               1 main waste bank
                               9 waste bank units
                               customers: 230 people

                               Mengelola 5.497 ton sampah
                               Menghasilkan 5 Jenis produk turunan sampah
                               Menghasilkan Rp8.701.300 dari proses pengolahan sampah
               Hasil
              Outcome
                               Managing 5,497 tons of waste
                               Producing 5 types of waste derivative products
                               Generating revenue of Rp8,701,300 from the waste processing process




124     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 125
Tentang ITM dan                 Tata Kelola yang Transparan           Komitmen Kami terhadap              Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan           dan Bertanggung Jawab                 Kesejahteraan Manusia               Mengelola Dampak Lingkungan                 Lampiran
About ITM and                   Transparent and Responsible           Our Commitment to                   Building the Future,                        Appendix
Sustainability Report           Governance                            People Wellbeing                    Managing Environmental Impacts




 Program Unggulan Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2024 [413-1] [CSS-12.9.2]
 Community Empowerment Flagship Program in 2024

                           Nature:
                           1. Terciptanya lingkungan yang bersih dari terkelolanya 750kg-1 ton sampah per bulan, atau 0,34% dari total timbunan pertahun.

                           1.   The creation of a clean environment from the management of 750kg-1 ton of waste per month, or 0.34% of the total waste per
                                year.

                           Economy:
                           1. Pendapatan setiap bulan Bank Sampah sebesar rata-rata` Rp650.000-1.500.000/bln
                           2. Total tabungan nasabah rata-rata Rp50.000 - 120.000/ bulannya

                           1. The average monthly income of the Waste Bank is Rp650,000-1,500,000/month.
                           2. Total average customer savings of Rp50,000 - 120,000/month

                           Wellbeing:
                           1. Terpedaya dan meningkatnya kapasitas pemuda dan kelompok wanita yang menjadi pengelola.
                           2. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat penerima manfaat
        Dampak
                           3. Peningkatan kebersihan Lingkungan Masyarakat
         Impact
   (NEWS) Sustainability
                           1. Empowerment and increase in the capacity of youth and women's groups who become managers.
       Compasss
                           2. Improvement in the welfare of beneficiary communities
                           3. Improvement in the cleanliness of the community environment

                           Society:
                           1. Peningkatan kepedulian Pemerintah dalam partisipasi pengelolaan sampah.
                           2. Sebanyak 7 pemuda menjadi Pengelola Bank Sampah Berseri (PKBM Damai Mandiri).
                           3. Memunculkan 9 Pokja sebanyak 51 orang 31 Perempuan 14 Laki-laki Pengelola Bank sampah baru di sekitar.
                           4. Bank Sampah membuka lapangan kerja bagi ibu-ibu rumah tangga dari Suka Damai, Suka Rahmat, Danau Redan, Santan Ulu
                              4 desa.

                           1. Increase in Government awareness in waste management participation.
                           2. A total of 7 youths became Berseri Waste Bank Administrators (PKBM Damai Mandiri).
                           3. Establishment of 9 working groups, with 51 members, as well as 31 women and 14 men, managing the new waste bank
                              around the neighborhood.
                           4. Waste Bank has created job opportunities for housewives from Suka Damai, Suka Rahmat, Danau Redan, Santan Ulu 4
                              villages.



           Site            Kitadin site EMB

                           Budidaya Padi Sawah di Lahan Kritis Bekas Tambang
         Program
                           Cultivating Paddy Rice on Critical Ex-Mining Land

                           PT Kitadin Site Embalut (EMB) telah memasuki periode penutupan tambang dengan rencana penutupan tambang yang disetujui
                           hingga Februari 2027. Selain revegetasi lahan bekas tambang, EMB juga mengembangkan edukasi wisata terintegrasi dalam
                           konsep "Kitadin Paradise". EMB mengembangkan pertanian produktif di lahan bekas tambang. Salah satu komoditas yang
                           dikembangkan adalah padi sawah di lahan seluas 74 Ha dari total 523.67 Ha lahan bekas tambang yang dialokasikan untuk
                           pertanian padi sawah. Sebesar 58 Ha sudah menjadi lahan produktif, dengan total panen sekitar 195 ton gabah basah pada
                           tahun 2024, tersebar di Blok Timur (24 Ha) dan Blok Barat (50 Ha).

                           EMB memberikan dukungan pada proses penataan dan persiapan lahan, peningkatan kapasitas penerima manfaat, hingga
                           fasilitas pasca panen dengan melibatkan pemangku kepentingan, seperti pemerintah desa. Program ini mendukung
                           Swasembada Pangan Kalimantan Timur serta SDGs nomor 2. Tidak hanya itu, program ini diharapkan juga membuka peluang
     Latar Belakang &
                           penghasilan baru bagi masyarakat Kecamatan Tenggarong Seberang.
     Tujuan Program
   Program Background
                           PT Kitadin Site Embalut (EMB) has entered the mine closure period with an approved mine closure plan until February 2027.
       & Objectives
                           In addition to revegetation of ex-mining land, EMB is also developing integrated tourism education in the concept of “Kitadin
                           Paradise”. EMB develops productive agriculture on ex-mining land. One of the commodities developed is paddy rice on 74 Ha of
                           the total 523.67 Ha of ex-mining land allocated for paddy rice farming. A total of 58 Ha has become productive land, with a total
                           harvest of approximately 195 tons of wet grain in 2024, spread across the East Block (24 Ha) and West Block (50 Ha).

                           EMB provides support in the process of land arrangement and preparation, capacity building of beneficiaries, and post-harvest
                           facilities by involving stakeholders, such as village governments. This program supports East Kalimantan's food self-sufficiency
                           and SDGs number 2. Not only that, this program is also expected to open up new income opportunities for the people of
                           Tenggarong Seberang District.

                           Total anggaran selama tahun 2022-2024 sebesar Rp4.990.730.996
          Input
        2022-2024
                           The total budget for 2022-2024 amounted to Rp4,990,730,996




                                                                     Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                    125
Page 126
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Program Unggulan Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2024 [413-1] [CSS-12.9.2]
       Community Empowerment Flagship Program in 2024

                               2022:
                               1. Penyiapan dan penataan lahan, peningkatan unsur hara, dan penanaman tanaman perintis
                               2. Pencarian local hero untuk mengelola pilot project padi sawah
                               3. Memulai project padi sawah seluas 2,2 Ha.

                               1. Land preparation and landscaping, nutrient enhancement, and planting of pioneer crops
                               2. Search for local heroes to manage the paddy rice pilot project
                               3. Started the 2.2 Ha paddy rice project.

                               2023:
                               1. Pelibatan pemerintah desa dalam memilih kandidat masyarakat sebagai penerima manfaat.
                               2. Pelatihan pertanian untuk penerima manfaat dan calon penerima manfaat sebanyak 80 orang.
                               3. Pembuatan dan penandatanganan aturan program dengan penerima manfaat.
                               4. Pembangunan fasilitas penjemuran seluas 1 Ha.
                               5. Dilakukan pengukuran SROI program.
              Aktivitas
              Activities       1.   Village government involvement in selecting potential community beneficiaries.
                               2.   Agricultural training for 80 beneficiaries and potential beneficiaries.
                               3.   Creation and signing of program rules with beneficiaries.
                               4.   Construction of drying facilities on 1 Ha of land.
                               5.   Conducting SROI measurement of the program.

                               2024:
                               1. Panen raya pertama dengan PJ Gubernur Kalimantan Timur
                               2. Pengadaan mesin giling padi.
                               3. Pembangunan pondok istirahat untuk petani sebanyak 6 unit.
                               4. Melakukan kerjasama dengan PPL pertanian untuk melakukan pendampingan intensif untuk petani.

                               1.   First grand harvest with Acting Governor of East Kalimantan
                               2.   Procurement of rice milling machine.
                               3.   Construction of 6 resting huts for farmers.
                               4.   Collaborating with Field Agriculture Instructor (FAI or PPL) to provide intensive coaching for farmers.

                               1. Total panen 2022-2025:
                                  2022: 5,28 ton
                                  2023: 19,8 Ton
                                  2024: 195 Ton
                               2. Total penerima manfaat per tahun 2024 sebanyak 137 orang
                               3. Petani terlatih sebanyak 17 Orang
                               4. Lahan kritis menjadi produktif seluas 74 Ha
               Luaran
               Output
                               1. Total harvest 2022-2025:
                                  2022: 5.28 tons
                                  2023: 19.8 tons
                                  2024: 195 tons
                               2. Total beneficiaries as of 2024 are 137 people
                               3. 17 trained farmers
                               4. 74 Ha of critical land became productive

                               2022: 5,28 ton dengan estimasi omset mencapai Rp34.970.000
                               2023: 19,8 Ton dengan estimasi omset mencapai Rp128.700.000
                               2024: 195 Ton (atau rerata 2,7 ton/hektar) dengan estimasi harga omset mencapai Rp1.170.000.000, atau laba mencapai
                               Rp409.500.000
               Hasil
              Outcome
                               2022: 5.28 tons with an estimated turnover of IDR 34,970,000
                               2023: 19.8 tons with an estimated turnover of Rp128,700,000
                               2024: 195 tons (or an average of 2.7 tons/hectare) with estimated turnover price reached Rp1,170,000,000, or profit of
                               Rp409,500,000




126     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 127
Tentang ITM dan                 Tata Kelola yang Transparan             Komitmen Kami terhadap            Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan           dan Bertanggung Jawab                   Kesejahteraan Manusia             Mengelola Dampak Lingkungan                  Lampiran
About ITM and                   Transparent and Responsible             Our Commitment to                 Building the Future,                         Appendix
Sustainability Report           Governance                              People Wellbeing                  Managing Environmental Impacts




 Program Unggulan Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2024 [413-1] [CSS-12.9.2]
 Community Empowerment Flagship Program in 2024

                           Nature:
                           1. Pengembalian produktivitas lahan kritis bekas tambang.
                           2. Mengembalikan unsur hara lahan bekas tambang.

                           1. Restoration of productivity of critical ex-mining land.
                           2. Restoring the nutrients of mined land.

                           Economy:
                           1. Bertambahnya lahan produktif sebagai sumber mata pencaharian Kecamatan Tenggarong Seberang.
                           2. Peningkatan pendapatan masyarakat sekitar wilayah Kitadin Embalut sebagai petani.
                           3. Terbentuknya lembaga-lembaga penunjang produksi pertanian dan pasca panen (Koperasi) yang berkontribusi dalam
                              peningkatan ekonomi wilayah.

                           1. Increase in productive land as a source of livelihood for Tenggarong Seberang District.
                           2. Increase in the income of the community around the Kitadin Embalut area as farmers.
                           3. The formation of agricultural and post-harvest production support institutions ( Cooperative) that contribute to improving the
        Dampak                regional economy.
         Impact
   (NEWS) Sustainability   Wellbeing:
       Compasss            1. Meningkatnya taraf kehidupan masyarakat penerima manfaat, setelah sebelumnya tidak memiliki pekerjaan atau hanya
                              bekerja sebagai petani penggarap.
                           2. Adanya peningkatan pengetahuan dan keahlian petani dalam mengelola lahan kritis.

                           1. Improvement in the standard of living of the beneficiary community, after not having a job before or only working as a
                              sharecropper.
                           2. Increase in farmers' knowledge and skills in managing critical land.

                           Society:
                           1. Mendukung swasembada pangan Kecamatan Tenggarong Seberang.
                           2. Menghilangkan paradigma masyarakat jika tambang meninggalkan kerusakan lingkungan bagi masyarakat sekitar wilayah
                              konsesi.
                           3. EMB dapat menjadi role model untuk perusahaan sejenis.

                           1. Supporting food self-sufficiency in Tenggarong Seberang District.
                           2. Eliminating the paradigm that mining causes environmental damage to communities around the concession area.
                           3. EMB can be a role model for similar companies.



           Site            PT Trubaindo Coal Mining

                           Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Citra Mandiri : Gerbang Menuju Kemandirian dan Profesionalisme
         Program
                           Job Training Institute (LPK) Citra Mandiri : Gateway to Independence and Professionalism

                           Sebagai wujud nyata dari program "Belajar Bersama ITM" PT Turbaindo Coal menginisiasi pendirian Lembaga Pelatihan Komputer
                           Media Citra Mandiri untuk memberikan wadah bagi warga Kabupaten Kutai Barat, khususnya Kecamatan Muara Lawa, dalam
                           meningkatkan pengetahuan komputer. Sejak berdiri pada tahun 2016, LPK Media Citra Mandiri telah meluluskan 641 peserta
                           yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, guru, mahasiswa, karyawan, dan pegawai pemerintahan. Keberadaan LPK
                           ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama bagi pemuda usia produktif dan pemerintah setempat. Lulusan
                           LPK memiliki peluang lebih besar dalam memperoleh pekerjaan karena keterampilan komputer yang dimiliki. Selain itu, para
     Latar Belakang &      karyawan yang sudah bekerja juga dapat meningkatkan karir mereka berkat kemampuan mengoperasikan komputer.
     Tujuan Program
   Program Background      As a manifestation of the ITM for Education program, PT Turbaindo Coal initiated the establishment of Media Citra Mandiri
       & Objectives        Computer Training Institute to provide a place for residents of West Kutai Regency, especially Muara Lawa District, to improve
                           their computer knowledge. Since its establishment in 2016, LPK Media Citra Mandiri has graduated 641 participants from various
                           backgrounds, including students, teachers, university students, employees, and government officials. The establishment of this
                           LPK provides great benefits to the community, especially for productive-age youth and the local government. LPK graduates
                           have a greater chance of getting a job because of their computer skills. In addition, employees who are already working can also
                           advance their careers with their computer skills.

                           Total anggaran CD Pilar Pendidikan tahun 2019-2024 sebesar Rp344.212.636
          Input
        2022-2024
                           The total CD budget for the Education Pillar in 2019-2024 was Rp344,212,636.

                           1. Pembangunan Sarana dan Prasarana LPK Citra Mandiri.
                           2. Bantuan Honorarium bagi Instruktur LPK Citra Mandiri.
                           3. Pelatihan komputer untuk guru, siswa, pekerja dan perangkat Desa Payang
         Aktivitas
         Activities
                           1. Construction of facilities and infrastructure for LPK Citra Mandiri.
                           2. Honorarium assistance for instructors of LPK Citra Mandiri.
                           3. Computer training for teachers, students, workers and Payang Village officials.




                                                                      Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                    127
Page 128
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Program Unggulan Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2024 [413-1] [CSS-12.9.2]
       Community Empowerment Flagship Program in 2024

                                 1.   Fasilitas sarana dan prasarana Lembaga Pelatihan Kerja
                                 2.   19 guru menerima pelatihan komputer.
                                 3.   295 pelajar menerima pelatihan komputer.
                                 4.   327 pekerja menerima pelatihan komputer
               Luaran
               Output
                                 1.   Facilities and infrastructure of Vocational Training Institutions
                                 2.   19 teachers received computer training.
                                 3.   295 students received computer training.
                                 4.   327 workers received computer training

                                 1.   Peningkatan kompetensi peserta.
                                 2.   Kemudahan akses bagi para pelajar untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
                                 3.   Peningkatan kesiapan kerja
                                 4.   Transformasi digital dalam peningkatan literasi digital
               Hasil
              Outcome
                                 1.   Increased competence of participants.
                                 2.   Ease of access for students to access knowledge.
                                 3.   Enhanced work readiness
                                 4.   Digital transformation in improving digital literacy

                                 Nature :
                                 1. Pengurangan penggunaan kertas dalam pembuatan laporan pemerintah desa.
                                 2. Mendorong adopsi aplikasi yang mendukung kerja jarak jauh untuk mengurangi jejak karbon dari transportasi.

                                 1. Reduction of paper usage in the village government reports.
                                 2. Encourage the adoption of applications that support remote working to reduce the carbon footprint of transportation.

                                 Economy :
                                 Peningkatan penghasilan bagi para peserta yang mendapatkan pekerjaan

                                 Increase in income for participants who get a job
              Dampak
               Impact
                                 Sosial :
         (NEWS) Sustainability
                                 Meningkatkan taraf hidup masyarakat di bidang digitalisasi untuk masyarakat desa
             Compasss
                                 Improving people's lives in the digitalization of village communities

                                 Wellbeing:
                                 1. Peserta merasa lebih percaya diri dengan keterampilan baru yang dimiliki, terutama saat menghadapi dunia kerja atau
                                    membuka usaha sendiri
                                 2. Munculnya solidaritas antar-peserta dalam berbagi pengalaman serta tantangan selama proses belajar dan bekerja.

                                 1. Participants feel more confident with their new skills, especially when they enter the working world or start their own
                                    business.
                                 2. The solidarity among participants in sharing experiences and challenges during the learning and working process.



                 Site            PT Jorong Barutama Greston

                                 Inovasi Rasa dari Laut: Mendorong Kemandirian Ekonomi melalui Produk Olahan Ikan
              Program
                                 Sea Flavor Innovation: Promoting Economic Independence through Processed Fish Products

                                 Desa Swarangan memiliki potensi besar di sektor perikanan, dengan hasil tangkapan ikan yang melimpah setiap tahunnya.
                                 Namun, pemanfaatan hasil tangkapan masih terbatas pada penjualan ikan segar, yang rentan terhadap fluktuasi harga pasar dan
                                 mudah mengalami penurunan kualitas. Kondisi ini menjadi tantangan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan dan
                                 pelaku usaha kecil berbasis perikanan.
                                 Melihat potensi tersebut, PT Jorong Barutama Greston menginisiasi Program Pengembangan Produk Olahan Ikan untuk
                                 mendorong masyarakat lokal dalam menciptakan berbagai produk inovatif berbasis ikan, seperti nugget ikan, abon ikan, kerupuk
                                 ikan, hingga makanan ringan berbahan dasar ikan. Saat ini, kelompok usaha telah menghasilkan omzet sebesar Rp 2 juta per
           Latar Belakang &
                                 bulan, dengan peluang pengembangan yang masih sangat besar.
           Tujuan Program
         Program Background
                                 Swarangan Village has great potential in the fisheries sector, with abundant fish catches every year. However, the catch is still
             & Objectives
                                 limited to the sale of fresh fish, which is prone to market price fluctuations and quality deterioration. This condition poses a
                                 challenge in increasing the income of fishing communities and fisheries-based small businesses.
                                 PT Jorong Barutama Greston saw this potential and initiated the Fish Processed Product Development Program to encourage
                                 local communities to create innovative fish-based products, such as fish nuggets, shredded fish, fish crackers, and fish-
                                 based snacks. Currently, the business group has generated a turnover of Rp2 million per month, with a vast opportunity for
                                 development.

                                 Total anggaran CD tahun 2016-2024 sebesar Rp222.357.274
               Input
             2022-2024
                                 The total CD budget for 2016-2024 amounted to Rp222,357,274




128     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 129
Tentang ITM dan                 Tata Kelola yang Transparan             Komitmen Kami terhadap             Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan           dan Bertanggung Jawab                   Kesejahteraan Manusia              Mengelola Dampak Lingkungan                 Lampiran
About ITM and                   Transparent and Responsible             Our Commitment to                  Building the Future,                        Appendix
Sustainability Report           Governance                              People Wellbeing                   Managing Environmental Impacts




 Program Unggulan Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2024 [413-1] [CSS-12.9.2]
 Community Empowerment Flagship Program in 2024

                           1.   Pelatihan produk olahan ikan dan diversifikasi produk
                           2.   Pelatihan pemasaran online dan pengemasan
                           3.   Pembangunan dan renovasi dapur produksi
                           4.   Bantuan alat pengolahan ikan dan kemasan
                           5.   Pemasaran dan promosi melalui pameran produk UMKM
                           6.   Dukungan kelembagaan dan administrasi kelompok ( PIRT dan Halal MUI)
         Aktivitas
         Activities
                           1.   Training on processed fish products and product diversification
                           2.   Training on online marketing and packaging
                           3.   Construction and renovation of production kitchen
                           4.   Assistance with fish processing and packaging tools
                           5.   Marketing and promotion through exhibitions of MSME products
                           6.    Institutional support and group administration (PIRT and Halal MUI)

                           1.   2 kelompok (Poklahsar Karya Usaha Bersama, 10 orang anggota) dan ( kelompok Kilau Mutiara Swarangan, 8 orang anggota)
                           2.   Rumah produksi dan peralatan produksi
                           3.   Diversifikasi produk olahan ikan terdiri dari kerupuk, abon ikan dan udang, bakso
                           4.   Sertifikasi PIRT dan Halal
                           5.   Partisipasi pameran produk UMKM
          Luaran
          Output           1.   2 groups ( Joint Business Group of Processing and Marketing Group, 10 members) and ( Kilau Mutiara Swarangan group, 8
                                members)
                           2.   Production center and production equipment
                           3.   Diversification of processed fish products consisting of crackers, shredded fish and shrimp, meatballs
                           4.   PIRT and Halal certification
                           5.   MSME product exhibition participation

                           1. Penambahan pendapatan kisaran Rp2-3 juta perbulan
                           2. Akumulasi Produksi olahan ikan sebanyak 5.680 kg
          Hasil
         Outcome
                           1. Increase in income by approximately Rp2-3 million per month
                           2. Accumulated production of processed fish amounted to 5,680 kg

                           Nature
                           1. Pemanfaatan seluruh bagian ikan dalam proses produksi mengurangi limbah organik yang mencemari lingkungan.
                           2. Limbah hasil produksi dapat dikelola menjadi produk sampingan seperti pupuk organik atau pakan ternak.

                           1. Utilization of all parts of the fish in the production process reduces organic waste that pollutes the environment.
                           2. Production waste can be managed into by-products such as organic fertilizer or animal feed.

                           Economy
                           1. Menciptakan lapangan kerja baru
                           2. Menambah pendapatan ibu-ibu rumah tangga

                           1. Open new job opportunities
        Dampak
                           2. Increasing income for housewives
         Impact
   (NEWS) Sustainability
                           Social
       Compasss
                           1. Terbuka peluang kemitraan dengan perusahaan besar, distributor, dan pemodal pada saat partisipasi pameran UMKM
                           2. Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk lebih memilih dan mendukung produk lokal.

                           1. Partnership opportunities with large companies, distributors, and financiers during participation in MSME exhibitions.
                           2. Increased community awareness to prefer and support local products.

                           Wellbeing
                           1. Penerima manfaat memiliki kemampuan baru dalam produksi, pengemasan, dan pemasaran produk olahan ikan.
                           2. Adanya kelompok usaha meningkatkan rasa kebersamaan dan kerja sama antar anggota masyarakat.

                           1. Beneficiaries gain new skills in production, packaging, and marketing of processed fish products.
                           2. The establishment of business groups increases the sense of unity and cooperation among community members.




           Site            PT Graha Panca Karsa

                           Mencetak Generasi Unggulan Dimulai Dari Perbaikan Gizi Dasar
         Program
                           Creating a Generation of Excellence Starts from Basic Nutrition Improvement




                                                                      Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                    129
Page 130
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                               PT Graha Panca Karsa (GPK) menginisiasi program pencegahan stunting sebagai respons terhadap masalah gizi buruk yang
                               menghambat tumbuh kembang anak, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap pangan bergizi. Program ini bertujuan
                               memberikan intervensi dini melalui bantuan susu formula dan makanan tambahan di Kampung Tukul, Sukomulyo, dan Long Daliq
                               pada 2023-2024.

                               Pada 2023, PT GPK menyalurkan Rp4.000.000 untuk 18 anak di Kampung Tukul dan Rp4.970.000 untuk susu formula serta
                               vitamin di Kampung Sukomulyo. Program berlanjut pada 2024 dengan Rp5.000.000 untuk 12 anak di Kampung Sukomulyo serta
                               Rp5.700.000 untuk makanan tambahan bagi tiga anak. Di Kampung Long Daliq, 18 anak menerima bantuan susu formula senilai
                               Rp5.000.000.

                               Di Kampung Sukomulyo, tujuh anak terdeteksi berisiko stunting. Berkat program ini, fokus intervensi pada tiga anak yang
           Latar Belakang &    membutuhkan perawatan intensif berhasil menurunkan angka stunting, sehingga kini hanya satu anak yang masih memerlukan
           Tujuan Program      perhatian khusus. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan gizi dan kesejahteraan anak-anak di wilayah sasaran.
         Program Background
             & Objectives      PT Graha Panca Karsa (GPK) initiated a stunting prevention program as a response to the issue of malnutrition that hampers child
                               development, especially in areas with limited access to nutritious food. The program aims to provide early intervention through
                               formula milk and supplementary food assistance in Tukul, Sukomulyo, and Long Daliq villages in 2023-2024.

                               In 2023, PT GPK distributed Rp4,000,000 for 18 children in Tukul Village and Rp4,970,000 for formula milk and vitamins in
                               Sukomulyo Village. The program continued in 2024 with Rp5,000,000 for 12 children in Sukomulyo Village and Rp5,700,000 for
                               additional food for three children. In Long Daliq Village, 18 children received formula milk worth Rp5,000,000.

                               In Sukomulyo Village, seven children were detected at risk of stunting. As a result of this program, the focus of intervention
                               on three children who needed intensive care succeeded in reducing the stunting rate, so that now only one child still requires
                               special attention. This program has proven effective in improving the nutrition and welfare of children in the target area.

                               2023: Rp8,970,000
               Input
             2022-2024
                               2024: Rp15,700,000

                               2023:
                               1. Pemberian Makanan Tambahan Kampung Tukul (Pemberian Susu Formula untuk 18 Anak)
                               2. Pemberian Makanan Tambahan Kampung Sukomulyo (Pemberian Susu Formula dan Vitamin anak untuk 15 Orang)

                               1. Provision of Supplementary Food in Tukul Village (Formula Milk for 18 Children)
                               2. Provision of Supplementary Food in Sukomulyo Village (Formula Milk and Vitamin for 15 Children)
              Aktivitas
                               2024:
              Activities
                               1. Pemberian Makanan Tambahan Kampung Sukomulyo (Pemberian Susu Formula untuk 12 Anak)
                               2. Pemberian Makanan Tambahan Kampung Sukomulyo (Pemberian Makanan Tambahan selama 3 bulan untuk 3 Anak)
                               3. Pemberian Makanan Tambahan Kampung Long Daliq (Pemberian Susu Formula untuk 18 Anak)

                               1. Provision of Supplementary Food for Sukomulyo Village (Formula Milk for 12 Children)
                               2. Provision of Supplementary Food for Sukomulyo Village (Provision of Supplementary Food for 3 months for 3 children)
                               3. Provision of Supplementary Food for Long Daliq Village (Provision of Formula Milk for 18 Children)


                               Sepanjang 2023-2024 sebanyak 33 anak di kampung Sukomulyo, Tukul dan Long daliq mendapatkan asupan nutrisi melalui
                               Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan pemberian susu formula serta vitamin.
               Luaran
               Output
                               During 2023-2024, 33 children in Sukomulyo, Tukul and Long daliq villages received nutrition through the provision of additional
                               food and formula milk and vitamins.


                               2 dari 7 anak berstatus stunting di kampung sukomulyo dinyatakan bebas stunting
               Hasil
              Outcome
                               2 out of 7 children with stunting status in Sukomulyo village declared stunting-free




130     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 131
Tentang ITM dan                 Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap              Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan           dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia               Mengelola Dampak Lingkungan                  Lampiran
About ITM and                   Transparent and Responsible            Our Commitment to                   Building the Future,                         Appendix
Sustainability Report           Governance                             People Wellbeing                    Managing Environmental Impacts




                           Nature
                           Program ini memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di daerah sekitar, sehingga mengurangi ketergantungan pada
                           produk luar dan mendukung keberlanjutan sumber daya alam setempat. Dengan demikian, pemanfaatan bahan pangan lokal
                           dapat mengurangi jejak karbon akibat distribusi bahan pangan dari luar daerah serta mendorong praktik konsumsi yang lebih
                           ramah lingkungan.

                           The program utilizes the local food ingredients in the surrounding area, thereby reducing dependence on outside products and
                           supporting the sustainability of local natural resources. As such, the utilization of local food ingredients can reduce the carbon
                           footprint due to food distribution from outside the region and encourage more environmentally friendly consumption practices.

                           Economy
                           1. Bantuan yang diberikan dalam bentuk susu formula dan makanan tambahan mengurangi beban ekonomi keluarga dalam
                              memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.
                           2. Dengan berkurangnya angka stunting, di masa depan anak-anak akan memiliki potensi produktivitas yang lebih tinggi, yang
                              berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah.

                           1. The assistance provided through the provision of formula milk and supplementary food reduces the financial impact on
                              families in fulfilling their children's nutritional needs.
                           2. By reducing the stunting rate, the children will have higher productivity potential in the future, which has a positive impact on
        Dampak                regional economic growth.
         Impact
   (NEWS) Sustainability
       Compasss            Wellbeing
                           1. Anak-anak yang menerima bantuan mengalami peningkatan status gizi, yang berkontribusi pada tumbuh kembang mereka
                              secara optimal.
                           2. Dengan menurunnya jumlah anak yang berisiko stunting, kualitas hidup keluarga dan masyarakat di kampung-kampung
                              sasaran meningkat.

                           1. Children who received the support experienced improved nutritional status, which contributed to their optimal growth and
                              development.
                           2. As the number of children at risk of stunting decreases, the quality of life of families and communities in the targeted villages
                              is improved.

                           Social
                           1. Memperkuat solidaritas sosial dengan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya gizi anak.
                           2. Dengan berkurangnya angka stunting, program ini berkontribusi dalam menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat
                              dan cerdas, yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.

                           1. Strengthen social solidarity by increasing community awareness of the importance of child nutrition.
                           2. By reducing the stunting rate, the program contributes to creating a healthier and smarter future generation, which may bring
                              positive changes to the society.




           Site            PT TRUST

                           Women Empowerment: Wanita Berdaya Pondasi Rumah Tangga Sejahtera
         Program
                           Women Empowerment: Empowered Women as the Foundation of Prosperous Households

                           PT TRUST mengadakan pelatihan membatik dan pembuatan kerajinan tas di Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara,
                           untuk membuka peluang usaha di bidang batik. Program ini diadakan karena belum adanya pengrajin batik di daerah tersebut,
                           meski batik memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi. Pelatihan berlangsung selama tiga bulan di Rumah Kreatif Community
                           Learning Center Desa Benangin I, diikuti 30 peserta dari berbagai kalangan, termasuk remaja dan ibu-ibu. Selain mengenalkan
                           teknik membatik khas Dayak, program ini memberi peluang bagi peserta untuk mengembangkan usaha kerajinan tangan.

                           Setelah pelatihan, peserta berhasil memproduksi batik dan tas yang dipasarkan melalui galeri UMKM serta pesanan langsung.
                           Selain dukungan dari PT TRUST, para pengrajin mendapat apresiasi dan rekomendasi hibah dari Gubernur Kalimantan Tengah
                           melalui Bank BPD dalam acara Gebyar UMKM. Hingga kini, total penjualan produk hasil pelatihan mencapai Rp 120 juta,
                           menunjukkan tingginya minat pasar terhadap kerajinan lokal. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan,
                           ekonomi masyarakat, serta pelestarian budaya batik etnik Dayak, sekaligus membuka peluang pendapatan yang lebih stabil bagi
     Latar Belakang &      warga setempat.
     Tujuan Program
   Program Background      PT TRUST held a batik and bag-making training program in East Teweh Sub-district, North Barito Regency, to open up business
       & Objectives        opportunities in the batik field. This program was held due to the lack of batik craftsmen in the area, despite batik having high
                           cultural and economic value. The training took place over three months at the Rumah Kreatif Community Learning Center in
                           Benangin I Village, with 30 participants from various backgrounds, including teenagers and housewives. In addition to introducing
                           Dayak batik techniques, the program provided opportunities for participants to develop handicraft businesses.

                           Following the training, participants successfully produced batik and bags that were marketed through the MSME gallery as well
                           as direct orders. In addition to support from PT TRUST, the craftsmen received appreciation and grant recommendations from
                           the Governor of Central Kalimantan through BPD Bank in the MSME Gebyar event. To date, the total sales of products from the
                           training have reached Rp 120 million, showing the high market interest in local crafts. This program contributes to improving the
                           skills, community economy, and preservation of ethnic Dayak batik culture, while opening up more stable income opportunities
                           for local residents.

                           2024: Rp170.000.000 (pelatihan selama 1 bulan)
          Input
        2022-2024
                           2024: Rp170,000,000 (1 month training)




                                                                      Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                     131
Page 132
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                 1. Pelatihan pembuatan kerajinan tas dan membatik
                                 2. Bantuan pemasaran (promosi dan wadah penjualan)
              Aktivitas
              Activities
                                 1. Training on bag crafting and batik making
                                 2. Marketing assistance (promotion and sales containers


                                 1.   30 peserta pelatihan memperoleh keterampilan membatik khas Dayak dan membuat kerajinan tas berbahan rotan serta kulit.
                                 2.   Produk hasil pelatihan telah dipasarkan melalui gallery UMKM dan pesanan langsung.
                                 3.   Apresiasi serta rekomendasi hibah dari Gubernur Kalimantan Tengah melalui Bank BPD dalam acara Gebyar UMKM.
                                 4.   Total penjualan produk hasil pelatihan mencapai Rp120 juta, menunjukkan tingginya minat pasar terhadap kerajinan lokal.
               Luaran
               Output            1. 30 trainees acquired the skills to make Dayak batik and rattan and leather bags.
                                 2. Products from the training have been marketed through the UMKM gallery and direct orders.
                                 3. Appreciation and grant recommendation from the Governor of Central Kalimantan through BPD Bank in the MSME Gebyar
                                    event.
                                 4. Total sales of training products reached Rp120 million, indicating high market interest in local crafts.

                                 1.   14 peserta pelatihan berhasil memperoleh tambahan penghasilan dari penjualan hasil kerajinan mereka, meningkatkan
                                      kesejahteraan keluarga mereka.
                                 2.   Program ini menciptakan peluang usaha baru berbasis keterampilan lokal, yang mendorong pertumbuhan ekonomi
                                      masyarakat di Kecamatan Teweh Timur.
                                 3.   Masyarakat lebih menghargai dan melestarikan budaya batik etnik Dayak sebagai bagian dari identitas budaya lokal.
                                 4.   Ekonomi lokal semakin berkembang dengan adanya produk budaya yang memiliki nilai jual tinggi dan mampu bersaing di
                                      pasar.
               Hasil             5.   Meningkatnya kemandirian masyarakat dalam mengelola usaha kerajinan, menciptakan lapangan kerja, dan memperluas
              Outcome                 jaringan pemasaran produk.

                                 1. 14 trainees were able to earn additional income from selling their handicrafts, improving the welfare of their families.
                                 2. The program created new business opportunities based on local skills, which boosted the economic growth of the community
                                    in Teweh Timur Sub-district.
                                 3. The community appreciated and preserved the Dayak ethnic batik culture as part of their local cultural identity.
                                 4. The local economy is growing with cultural products that have high selling value and are able to compete in the market.
                                 5. Increased community independence in managing craft businesses, creating jobs and expanding product marketing networks.

                                 Lingkungan
                                 1. Pemanfaatan bahan baku alami seperti rotan dan kulit dalam pembuatan kerajinan tas, yang mendukung keberlanjutan
                                     sumber daya lokal.
                                 2. Dengan memanfaatkan bahan baku lokal, membantu mengurangi dampak lingkungan akibat distribusi bahan dari luar daerah
                                     serta mendukung praktik produksi yang lebih ramah lingkungan.
                                 3. Pelestarian batik khas Dayak juga berkontribusi pada keberlanjutan warisan budaya berbasis lingkungan yang memanfaatkan
                                     pewarna alami serta teknik produksi tradisional yang minim limbah.

                                 Nature
                                 1. Utilization of natural raw materials such as rattan and leather in bag making, which supports the sustainability of local
                                    resources.
                                 2. By utilizing local raw materials, it helps to reduce the environmental impact due to the distribution of materials from outside
              Dampak
                                    the region as well as supporting more environmentally friendly production practices.
               Impact
                                 3. The preservation of Dayak batik also contributes to the sustainability of an environmentally-based cultural heritage that
         (NEWS) Sustainability
                                    utilizes natural dyes and traditional production techniques with minimal waste.
             Compasss
                                 Ekonomi
                                 1. Meningkatkan keterampilan dan kemampuan ekonomi masyarakat setempat, membuka peluang usaha baru, dan
                                    menciptakan lapangan kerja.
                                 2. Dengan berkembangnya usaha kerajinan lokal, ekonomi daerah semakin kuat dan mampu bersaing dalam pasar yang lebih
                                    luas, baik secara regional maupun nasional.

                                 Economy
                                 1. Improve the skills and economic capabilities of local communities, open up new business opportunities, and create jobs.
                                 2. As local craft businesses develop, the local economy becomes stronger and able to compete in a wider market, both
                                    regionally and nationally.




132     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 133
Tentang ITM dan            Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap             Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan      dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia              Mengelola Dampak Lingkungan                Lampiran
About ITM and              Transparent and Responsible            Our Commitment to                  Building the Future,                       Appendix
Sustainability Report      Governance                             People Wellbeing                   Managing Environmental Impacts




                        Kesejahteraan
                        1. Masyarakat yang mengikuti pelatihan kini memiliki keterampilan baru yang dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hidup.
                        2. Pendapatan tambahan dari hasil penjualan kerajinan memberikan kestabilan finansial bagi keluarga peserta, sehingga
                           meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.
                        3. Dengan adanya wadah pemasaran dan dukungan dari pemerintah serta sektor swasta, peserta pelatihan merasa lebih
                           termotivasi dan percaya diri dalam mengembangkan usaha.

                        Wellbeing
                        1. The community members who participated in the training are now equipped with new skills that can be used to improve their
                           standard of living.
                        2. The additional income from the sale of handicrafts provides financial stability for the families of the participants, thus
                           improving their overall welfare.
                        3. Given the marketing platform and support from the government and private sector, trainees feel more motivated and
                           confident in developing their businesses.

                        Sosial
                        1. Memperkuat komunitas dengan meningkatkan kolaborasi antara peserta, pelatih, dan pihak yang mendukung, seperti PT
                           TRUST dan pemerintah daerah.
                        2. Keberhasilan pelatihan ini mendorong masyarakat untuk lebih menghargai dan melestarikan budaya batik khas Dayak, yang
                           merupakan identitas budaya mereka.
                        3. Dengan meningkatnya produksi dan pemasaran kerajinan lokal, masyarakat setempat memiliki rasa bangga terhadap produk
                           mereka, yang berdampak pada peningkatan solidaritas sosial dan semangat kewirausahaan.

                        Social
                        1. Strengthen the community by increasing collaboration between participants, trainers, and supporting parties, such as PT
                           TRUST and local government.
                        2. The success of this training encourages the community to appreciate and preserve the Dayak batik culture, which is their
                           cultural identity.
                        3. As local handicraft production and marketing increases, the local community has a sense of pride in their products, which
                           results in increased social solidarity and entrepreneurial spirit.




           Site         PT Bharinto Ekatama

                        Youthpreneur : Suksesnya Pembinaan Wirausaha Ayam Petelur di Kampung Besiq
         Program
                        Youthpreneur: Successful Entrepreneurship Program for Laying Hens in Besiq Village

                        PT Bharinto Ekatama (BEK) menginisiasi program pembinaan wirausaha muda di Kampung Besiq untuk mendorong kemandirian
                        ekonomi, mengingat rendahnya jumlah wirausaha di wilayah tersebut. Berdasarkan analisis kebutuhan pasar, program budidaya
                        ayam petelur dipilih sebagai solusi yang tepat, mengingat tingginya permintaan telur serta ketersediaan sumber daya yang
                        mendukung. Program ini difokuskan pada pemuda agar mereka memiliki jiwa wirausaha dan tidak hanya bergantung pada
                        lapangan kerja di perusahaan sekitar.

                        Pembinaan dilakukan secara bertahap untuk menilai komitmen peserta dalam menjalankan usaha. Setelah proses seleksi, Victor
                        Sitompul ditetapkan sebagai local hero dalam program ini, karena keberhasilannya membudidayakan ayam petelur secara
                        mandiri. Pada 2022, PT BEK memberikan 300 DOC ayam sebagai dukungan awal. Setelah evaluasi keberhasilan, pada 2024
                        bantuan ditingkatkan menjadi 1.000 DOC, sementara Victor secara mandiri menambah 500 DOC, sehingga total populasi ayam
                        petelurnya mencapai 1.800 ekor.

                        Sepanjang 2024, usaha ini mencatat omzet sebesar Rp 289.580.000 dengan tingkat produktivitas ayam mencapai 85-90% per
                        bulan. Keberhasilan Victor diharapkan dapat menginspirasi pemuda lainnya di Besiq untuk berwirausaha, sehingga semakin
     Latar Belakang &
                        banyak generasi muda yang berkontribusi dalam menciptakan kemandirian ekonomi di daerah tersebut.
     Tujuan Program
   Program Background
                        PT Bharinto Ekatama (BEK) initiated a youth entrepreneurship development program in Kampung Besiq to encourage economic
       & Objectives
                        independence, given the low number of entrepreneurs in the area. Based on market needs analysis, the layer farming program
                        was chosen as the right solution, due to the high demand for eggs and the availability of supporting resources. The program
                        focuses on youth so that they have an entrepreneurial spirit and are not only dependent on employment in surrounding
                        companies.

                        The program is conducted in stages to assess the participants' commitment in running the business. After the selection process,
                        Victor Sitompul was named as the local hero of this program, due to his success in raising laying hens independently. In 2022,
                        PT BEK provided 300 chickens as initial support. After evaluating the success, in 2024 the support was increased to 1,000 DOC,
                        while Victor independently added 500 DOC, bringing his total layer population to 1,800.

                        Throughout 2024, the business recorded a turnover of Rp 289,580,000 with chicken productivity reaching 85-90% per month.
                        Victor's success is expected to inspire other youth in Besiq to become entrepreneurs, resulting in more young people contributing
                        to creating economic independence in the area.

                        Bantuan 1.300 DOC ayam petelur
          Input
        2022-2024
                        Assistance of 1,300 DOC laying hens


                        1. Pemberian bantuan stimulan DOC ayam petelur (bibit) sebanyak 1.300 DOC
                        2. Monitoring perkembangan usaha
         Aktivitas
         Activities
                        1. Provision of stimulant assistance for laying hen DOC (breeding) as much as 1,300 DOC.
                        2. Monitoring of business development




                                                                 Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                   133
Page 134
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                 1. Terbentuknya program pembinaan wirausaha ayam petelur di Kampung Besiq yang difokuskan pada pemuda.
                                 2. Menghasilkan omzet sebesar Rp289.580.000 dengan produktivitas ayam petelur mencapai 85-90% setiap bulan.
                                 3. Munculnya potensi 1 orang local hero bagi pemuda besiq.
               Luaran
               Output
                                 1. Establishment of a layer chicken entrepreneurship coaching program in Besiq Village focused on youth.
                                 2. Generated a turnover of Rp 289,580,000 with layer productivity reaching 85-90% every month.
                                 3. Potential of 1 local hero for Besiq youth.

                                 1. Peningkatan kapasitas dan keterampilan pemuda dalam bidang wirausaha peternakan ayam petelur.
                                 2. Terciptanya lapangan pekerjaan baru serta peluang usaha berbasis peternakan di Kampung Besiq.
                                 3. Peningkatan ekonomi masyarakat setempat melalui hasil penjualan telur ayam.
                                 4. Bertumbuhnya semangat kemandirian ekonomi bagi pemuda Kampung Besiq untuk tidak hanya bergantung pada pekerjaan
                                    di perusahaan sekitar.
                                 5. Adanya role model wirausaha sukses (Victor) yang dapat menginspirasi dan mengedukasi pemuda lainnya dalam
                                    mengembangkan usaha sendiri.
               Hasil
              Outcome
                                 1. Increased capacity and skills of youth in entrepreneurial laying hen farming.
                                 2. Creation of new jobs and livestock-based business opportunities in Besiq Village.
                                 3. Improvement of the local economy through the sale of chicken eggs.
                                 4. Growth of the spirit of economic independence for the youth of Kampung Besiq to not only depend on jobs in surrounding
                                    companies.
                                 5. The existence of a successful entrepreneurial role model (Victor) that inspires and educates other youth in developing their
                                    own business.

                                 Lingkungan
                                 1. Program budidaya ayam petelur mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal dan berkelanjutan.
                                 2. Kotoran sisa budidaya ayam petelur dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman pertanian di sekitar Besiq.

                                 Nature
                                 1. The layer farming program encouraged optimal and sustainable utilization of local resources.
                                 2. Manure left over from layer farming can be utilized as a source of nutrients for agricultural crops around Besiq.

                                 Ekonomi
                                 1. Meningkatkan jumlah wirausaha muda di Kampung Besiq, mengurangi ketergantungan terhadap pekerjaan di perusahaan
                                    sekitar.
                                 2. Memberikan peluang bisnis baru bagi pemuda lokal dengan potensi keuntungan yang signifikan.
                                 3. Dengan omset yang telah mencapai Rp289.580.000, program ini membuktikan bahwa usaha ayam petelur dapat menjadi
                                    sumber penghasilan yang stabil dan menjanjikan.
                                 4. Menstimulasi perekonomian lokal dengan adanya produksi dan distribusi telur ayam secara berkelanjutan.

                                 Economy
                                 1. Increased number of young entrepreneurs in Besiq Village, reduced dependence on jobs in nearby companies.
                                 2. Provided new business opportunities for local youth with significant profit potential.
                                 3. The program has proven that layer chicken business can be a stable and promising source of income with a turnover of
                                    Rp289,580,000.
                                 4. Stimulated the local economy with the sustainable production and distribution of chicken eggs.
              Dampak
               Impact
                                 Kesejahteraan
         (NEWS) Sustainability
                                 1. Memberikan keterampilan dan pengetahuan bagi pemuda dalam mengelola usaha mandiri sehingga meningkatkan rasa
             Compasss
                                    percaya diri dan kemandirian mereka.
                                 2. Menciptakan kestabilan ekonomi bagi pelaku usaha dan keluarganya melalui penghasilan yang lebih baik.
                                 3. Meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber protein berkualitas melalui produksi telur ayam lokal.

                                 Wellbeing
                                 1. Provided skills and knowledge for youth in managing an independent business to increase their self-confidence and
                                    independence.
                                 2. Created economic stability for business owners and their families through better income.
                                 3. Increased community access to quality protein sources through local chicken egg production.

                                 Sosial
                                 1. Program ini menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya untuk berwirausaha, menciptakan efek domino dalam peningkatan jumlah
                                    wirausahawan di Besiq.
                                 2. Membangun jaringan komunitas peternak ayam petelur yang dapat saling mendukung dan berbagi pengalaman.
                                 3. Mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan adanya peluang usaha yang lebih
                                    luas.

                                 Social
                                 1. The program inspired other youth to become entrepreneurs, creating a domino effect in increasing the number of
                                    entrepreneurs in Besiq.
                                 2. Built a community network of layer farmers to support each other and share experiences.
                                 3. Reduced unemployment and improve the quality of community life with more business opportunities.




134     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 135
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan         Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible   Our Commitment to            Building the Future,                Appendix
Sustainability Report     Governance                    People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




 Komunikasi, Pengaduan dan                                        Grievance and Community
 Survei Kepuasan Masyarakat                                       Satisfaction Survey
 ITM secara aktif berkomunikasi dan melibatkan masyarakat         ITM actively communicates and engages with communities
 untuk meningkatkan dampak positif dari program PPM. Melalui      to enhance the positive impact of the CDE program. Through
 Forum Konsultatif Masyarakat (FKM) yang diadakan minimal         the Community Consultative Forum (FKM) held at least once
 sekali dalam setahun, ITM mengajak masyarakat di sekitar         a year, ITM invites communities around the WIUP areas to
 WIUP untuk berpartisipasi aktif dalam perencanaan dan            actively participate in the planning and evaluation of community
 evaluasi program pemberdayaan masyarakat. Forum ini              empowerment programs. The forum represents various
 mewakili berbagai bagian masyarakat seperti tokoh agama,         elements of the community such as religious leaders, youth,
 pemuda, kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK),            Family Welfare Development (PKK) cadres, and village officials.
 dan aparat desa. Untuk mendatangkan dampak positif yang          In an effort to amplify the positive impact, the program synergy
 lebih besar, sinergi program juga melibatkan kontraktor ITM.     also involves ITM's contractors. In addition, the Company
 Selain itu, perusahaan berkolaborasi aktif dengan pemerintah     actively collaborates with the government to align ITM and
 untuk menyelaraskan program CSR ITM dan entitas anak             its subsidiaries' CSR programs with local government
 dengan program pemerintah daerah.                                programs.

 Selain membentuk FKM, Perusahaan memiliki Voice of               In addition to establishing FKM, the Company has a Voice of
 Stakeholders (VoiS) untuk menerima masukan dan pengaduan         Stakeholders (VoiS) to receive input and complaints from the
 dari masyarakat. Pada tahun 2024, tidak ada keluhan atau         community. In 2024, there were no significant complaints or
 pengaduan yang signifikan dari masyarakat mengenai               grievances from the community regarding CDE activities. The
 kegiatan PPM. Untuk mengukur mengukur tingkat kepuasan           Company also conducted a community satisfaction survey to
 penerima manfaat terhadap program-program PPM yang               measure the level of beneficiaries' satisfaction with its CDE
 dijalankan oleh ITM, Perusahaan juga melakukan survei            programs, with the satisfaction index of 87%.
 kepuasan masyarakat dengan hasil indeks kepuasan sebesar
 87%.




                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                     135
Page 136
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Indeks Kepuasan Masyarakat
       Community Satisfaction Index

                           2024                                           2023                                        2022

                            87%                                            83%                                         85%




       Praktik HAM dan Masyarakat                                             Human Rights Practice and
       Lokal                                                                  Local Communities

       ITM menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal, khususnya              ITM upholds local cultural values, especially the Dayak
       masyarakat Dayak yang merupakan masyarakat adat di                     community who are indigenous people in Kalimantan, where
       Kalimantan, area pertambangan ITM beroperasi. Salah satu               ITM operates. The commitment is manifested, among others,
       wujud komitmen tersebut adalah dengan memberikan                       by paying attention to the Dayak community, especially the
       perhatian kepada masyarakat Dayak, khususnya suku Dayak                Dayak Bentian Besar tribe who live around the operational
       Bentian Besar yang tinggal di sekitar area operasional anak            area of the Company's subsidiary, PT Trubaindo Coal Mining.
       Perusahaan, PT Trubaindo Coal Mining. Pembangunan Rumah                The construction of Lamin Bentian Besar Traditional House
       Adat Lamin Bentian Besar merupakan upaya ITM dalam                     is one of ITM's efforts to support the preservation of Dayak
       mendukung pelestarian budaya Dayak dan menjadikan                      culture and transform the area into an attractive tourist
       kawasan ini sebagai destinasi wisata yang menarik. Kami                destination. We ensure that our empowerment program is
       memastikan program pemberdayaan berjalan sesuai analisa                based on needs analysis, mapping the community's potential
       kebutuhan berbasis pemetaan potensi dan kondisi masyarakat,            and conditions, and identifying vulnerable groups including
       serta mengidentifikasi kelompok rentan termasuk namun                  but not limited to children, people with disabilities, and/or the
       tidak terbatas seperti anak-anak, kaum disabilitas, dan/atau           elderly. The Company also analyzes risks in program
       kelompok lanjut lansia. Perseroan juga menganalisis risiko             management. As for some business unit locations adjacent
       pada pengelolaan program. Adapun terhadap beberapa lokasi              to local community settlements and/or certain customary
       unit usaha berdekatan dengan permukiman masyarakat lokal               entities, ITM actively supports cultural preservation and
       dan/atau entitas adat tertentu, ITM turut aktif mendukung              improves their quality of life. During the reporting period, no
       pelestarian budaya dan meningkatkan perbaikan kualitas                 specific isolated indigenous communities were identified and
       hidup mereka. Selama periode pelaporan, tidak teridentifikasi          there were no incidents or violations of indigenous peoples'
       secara khusus komunitas adat terpencil dan tidak ada kejadian          rights. [411-1][CSS-12.11.2]
       atau pelanggaran hak masyarakat adat. [411-1][CSS-12.11.2]

       Aktivitas pengamanan Perusahaan dilaksanakan dengan                    The Company conducts its security activities in a responsible,
       penuh tanggung jawab, harmonis, adil, dan menjunjung tinggi            harmonious, and fair manner, while upholding the principles
       prinsip-prinsip hak asasi manusia. Perusahaan berkolaborasi            of human rights. The Company collaborates with local police
       dengan kepolisian setempat dalam aktivitas pengamanan,                 in security activities, and provides continuous training for all
       serta memberikan pelatihan berkelanjutan bagi seluruh                  security personnel. All security personnel at the Jakarta office,
       personel keamanan. Seluruh personel keamanan di kantor                 Bontang site (PT IMM), and Samarinda site (PT
       Jakarta, site Bontang (PT IMM), dan site Samarinda (PT Kitadin)        Kitadin) have attended human rights and conflict de-escalation
       telah mengikuti pelatihan HAM dan de-eskalasi konflik                  training to equip them with the knowledge, skills and abilities
       sehingga semua petugas keamanan memiliki pengetahuan,                  to carry out security duties and improve discipline. For other
       kemampuan, dan keterampilan dalam melaksanakan tugas                   sites/subsidiaries, training will be conducted in 2025. [410-1]
       keamanan serta meningkatkan kedisiplinan. Untuk site/anak              [CSS-12.12.2]
       usaha lainnya akan dilakukan pelatihan di tahun 2025. [410-1]
       [CSS-12.12.2]


       Penilaian Sosial dan Evaluasi                                          Social Assessment and Supplier
       Pemasok                                                                Evaluation

       ITM melakukan penilaian dan evaluasi sosial terhadap                   ITM conducts social assessment and evaluation of suppliers,
       pemasok, yaitu evaluasi kinerja vendor bagi pemasok existing           which includes performance evaluation for existing vendors
       dan evaluasi keabsahan dokumen perusahaan bagi pemasok                 and document validity evaluation for new suppliers. The
       baru. Upaya ini dilakukan untuk memastikan komitmen dan                assessment aims to ensure that all partners working with ITM
       kepatuhan terhadap praktik keberlanjutan pada setiap mitra             are committed and compliant with sustainability practices.
       yang bekerja sama dengan ITM. Selama tahun 2024 terdapat               During 2024 there were 225 new suppliers or 42% of the
       225 pemasok baru atau 42% dari total pemasok yang                      total suppliers undergoing social assessment. The assessment



136      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 137
Tentang ITM dan           Tata Kelola yang Transparan    Komitmen Kami terhadap      Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan     dan Bertanggung Jawab          Kesejahteraan Manusia       Mengelola Dampak Lingkungan        Lampiran
About ITM and             Transparent and Responsible    Our Commitment to           Building the Future,               Appendix
Sustainability Report     Governance                     People Wellbeing            Managing Environmental Impacts




 menjalani penilaian sosial. Penilaian dilakukan melalui           is carried out through checking the administrative compliance
 pemeriksaan kelengkapan administrasi terkait aspek                with occupational health and safety (OHS) aspects including
 keselamatan dan kesehatan kerja (K3) meliputi juga Contractor     the Contractor Safety Management System (CSMS), as well
 Safety Management System (CSMS), serta aspek                      as employment aspects such as training for their workers.
 ketenagakerjaan seperti pelatihan bagi pekerja mereka.            [414-1]
  [414-1]


 Secara berkala, Perusahaan juga melakukan evaluasi kinerja        The Company regularly assesses supplier performance,
 pemasok termasuk pengelolaan dampak sosial negatif.               including the management of negative social impacts. These
 Evaluasi dilakukan oleh Departemen Procurement. Metode            evaluations are conducted by the Procurement Department
 evaluasi dilakukan sesuai dengan SOP Procurement. Pada            in accordance with the Procurement SOP. In 2024, a total of
 tahun 2024, sebanyak 100% pemasok telah dievaluasi dengan         100% suppliers were evaluated, with no instances of non-
 hasil tidak ada pemasok yang dikenai sanksi berupa                compliance resulting in sanctions. [414-2]
 ketidaktpatuhan. [414-2]




                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                   137
Page 138
Membangun
Masa Depan,
Mengelola
Dampak
Lingkungan
Building the Future,
Managing Environmental
Impacts




                                                     04.
      Melalui strategi ‘Greener & Smarter’, ITM senantiasa
          mengupayakan inisiatif pengurangan emisi gas
             rumah kaca dan investasi dalam energi yang
                              terbarukan dan lebih bersih.

            Through its 'Greener & Smarter' strategy, ITM
     continues to pursue initiatives to reduce greenhouse
       gas emissions and invest in renewable and cleaner
                                                   energy.
Page 139

          
Page 140
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Sistem                                                                                         Environmental
                                                                                                      Management
       Manajemen                                                                                      System
       Lingkungan
       ITM menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan                                                ITM implements the Occupational Health and Safety &
       Kesehatan Kerja & Lingkungan (SMK3L) yang mengadopsi                                           Environment Management System (HSESMS) that adopts ISO
       ISO 45001, ISO 14001, Sistem Manajemen K3 (SMK3), dan                                          45001, ISO 14001, OHS Management System (OHSMS), and
       Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP).                                              Mining Safety Management System (MSMS). HSEMS is
       SMK3L dikelola oleh Departemen Health, Safety, Environment,                                    managed by the Health, Safety, Environment, and Community
       dan Community Engagement and Development (HSEC) dan                                            Engagement and Development (HSEC) Department and
       didukung oleh Departemen Sustainability Development (SD)                                       supported by the Sustainable Development (SD) Department
       yang bertanggung jawab kepada manajemen. Direktur                                              which reports to management. The Director of Environment,
       Environment, Social and Governance (ESG), sebagai badan                                        Social and Governance (ESG), as the highest governance
       tata kelola tertinggi, mengawasi langsung pengelolaan                                          body, directly oversees the implementation of environmental
       lingkungan yang dilaksanakan.                                                                  management.

       Perusahaan melaksanakan audit pengelolaan SMK3L oleh                                           The Company conducts periodic internal and external audits
       pihak internal dan eksternal secara berkala serta menjalankan                                  of HSEMS management and executes corrective actions for
       tindakan korektif untuk mendorong peningkatan berkelanjutan.                                   continuous improvement. The Company has been
       Perbaikan berkelanjutan terus dilakukan, di antaranya dengan                                   implementing continuous improvement, including through
       menggunakan inovasi dan teknologi ramah lingkungan, dalam                                      environmentally friendly innovations and technologies, in its
       lini bisnis Perusahaan. Hal ini menjadi bagian dari perwujudan                                 business lines. These are part of ITM's commitment to ensure
       komitmen ITM untuk memastikan penaatan terhadap peraturan                                      compliance with environmental regulations, encourage
       lingkungan, mendorong peningkatan kinerja lingkungan dan                                       environmental performance improvement and report
       melaporkan isu-isu lingkungan secara berkala.                                                  environmental issues regularly.




                        Pencapaian ITM dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja
                        Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)
                        menjadi salah satu evaluasi kinerja Perusahaan oleh pemerintah
                        dalam meningkatkan kualitas dan pengelolaan lingkungan hidup.

                        ITM's achievement in the Public Disclosure Program for Environmental Compliance
                        (PROPER) is one of the government's evaluations of the Company's performance
                        in improving the quality and management of the environment.




        Tabel pencapain PROPER perusahaan 2024
        Company PROPER achievements 2024

                                                                                                                                    Pencapaian PROPER
                                                  Site
                                                                                                                                    PROPER Achievement

                                                                                                                                                Hijau
                                                 IMM
                                                                                                                                                Green

                                                                                                                                                Biru
                                                 TCM
                                                                                                                                                Blue

                                                                                                                                                Biru
                                                 BEK
                                                                                                                                                Blue

                                                                                                                                                Hijau
                                                 JBG
                                                                                                                                                Green

        Keterangan:*KTD tidak disertakan dalam penilaian PROPER sejak memasuki tahap pasca tambang sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup
        Note: *KTD was not included in the PROPER assessment postmining due to accordance to the Ministry of Environment and Forestry



140     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 141
Tentang ITM dan                   Tata Kelola yang Transparan           Komitmen Kami terhadap               Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan             dan Bertanggung Jawab                 Kesejahteraan Manusia                Mengelola Dampak Lingkungan            Lampiran
About ITM and                     Transparent and Responsible           Our Commitment to                    Building the Future,                   Appendix
Sustainability Report             Governance                            People Wellbeing                     Managing Environmental Impacts




 Komitmen pengelolaan lingkungan ITM ditegaskan dalam visi                          ITM's environmental management commitment is continuously
 misi, Kebijakan Lingkungan, Rencana Kerja Anggaran Belanja                         emphasized in its vision and mission, Environmental Policy,
 (RKAB), dan Key Performance Indicator (KPI). Sebagai bagian                        Energy and Carbon Management Policy, Budget Work Plan,
 dari komitmen tersebut, ITM secara proaktif mengintegrasikan                       and Key Performance Indicator (KPI). As part of this
 prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya, termasuk dalam                         commitment, ITM proactively integrates sustainability principles
 pengelolaan sumber daya alam dan pengurangan dampak                                into its operations, including natural resource management
 lingkungan. ITM berkomitmen untuk mendukung upaya                                  and impact reduction efforts. ITM is committed to supporting
 adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim. Departemen                           efforts to adapt and mitigate the impacts of climate change.
 HSEC dan SD berperan dalam menjaga lingkungan kerja                                The HSEC and SD departments play a role in maintaining a
 nyaman, aman, dan terkendali; memastikan bahwa target                              comfortable, safe, and controlled working environment;
 kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dapat dicapai;                   ensuring that environmental, social, and governance (ESG)
 dan melakukan evaluasi untuk memastikan perbaikan                                  performance targets are achieved; and conducting evaluations
 berkelanjutan. Hingga akhir periode pelaporan, total biaya                         to ensure continuous improvement. By the end of the reporting
 lingkungan yang dikeluarkan Perusahaan mencapai USD 111,5                          period, the total environmental costs incurred by the Company
 juta yang mencakup biaya pengelolaan bekas tambang (void).                         reached USD111.5 million which includes void management
 [2-25]                                                                             costs. [2-25]

 Sepanjang tahun 2024, ITM tidak menerima pengaduan                                 Throughout 2024, ITM did not receive any significant
 lingkungan yang signifikan, denda maupun sanksi hukum                              environmental complaints related to environmental
 atas pengelolaan lingkungan. ITM menjalankan komunikasi                            management. ITM conducts internal and external
 internal dan eksternal mengenai isu-isu manajemen lingkungan                       communication on environmental management issues through
 salah satunya melalui pertemuan bulanan HSEC. Sepanjang                            HSEC monthly meetings. In 2024, there were 4 training
 tahun 2024, terdapat 4 program pelatihan terkait sistem                            programs on environmental management system attended
 manajemen lingkungan yang diikuti oleh 91 karyawan dan                             by 91 employees and contractors. Details of the environmental
 kontraktor. Detail mengenai topik pelatihan lingkungan yang                        training topics provided are available in the Appendix.
 diberikan dapat dilihat pada Lampiran.

 Sistem Manajemen Lingkungan dalam SMK3L [3-3]
 Environmental Management System in HSESMS

                         Misi                                                                                                    Strategi
                                                                             Target
                        Mission                                                                                                  Strategy

   •   Mencegah, meminimalkan, dan mengelola            •   Pemenuhan standar baku mutu kualitas air          •   Penguatan dan peningkatan kapasitas SDM.
       dampak terhadap lingkungan.                          limbah.                                           •   Pemantauan kualitas lingkungan secara
   •   Mengupayakan pelestarian sumber                  •   Pemenuhan standar baku mutu emisi udara.              berkesinambungan.
       daya alam melalui pengelolaan yang               •   100% limbah B3 terkelola sesuai peraturan.        •   Peningkatan kualitas dan validitas data
       berkelanjutan.                                   •   Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya               lingkungan.
                                                            secara efisien.                                   •   Evaluasi kinerja hasil pemantauan kualitas
   •   Prevent, minimize and manage impacts on          •   Konservasi dan perlindungan lingkungan.               lingkungan.
       the environment.                                 •   Konservasi keanekaragaman hayati.                 •   Pelaksanaan pengelolaan lingkungan melalui
   •   Strive for the preservation of natural           •   Intensitas emisi GRK turun sebesar 5% pada            pendekatan keberlanjutan.
       resources through sustainable management.            2025 dari tahun dasar 2019.                       •   Pemantauan pelaksanaan pengelolaan
                                                        •   Intensitas konsumsi air sebesar 0,176 m3 /            melalui Quality Assurance Review (QAR),
                                                            ton FC.                                               Data Assurance serta eksternal seperti
                                                                                                                  surveillance audit rutin tahunan.
                                                        •   Compliance with quality standards of effluent.
                                                        •   Compliance with quality standards of air          •   HR capacity strengthening and enhancement.
                                                            emissions.                                        •   Continuous monitoring of environmental
                                                        •   100% of hazardous and toxic waste is                  quality.
                                                            managed according to regulations.                 •   Increasing quality and validity of
                                                        •   Management and efficient use of resources.            environmental data.
                                                        •   Conservation and preservation of the              •   Performance evaluation of environmental
                                                            environment.                                          quality monitoring results.
                                                        •   Conservation of biodiversity.                     •   Implementation of environmental
                                                        •   GHG emission intensity decreased by 5% in             management through a sustainability
                                                            2025 from base year 2019.                             approach.
                                                        •   Water consumption intensity of 0.176 m3/          •   Monitoring the implementation of
                                                            ton FC.                                               management through internal audits such
                                                                                                                  as Quality Assurance Review (QAR), Data
                                                                                                                  Assurance, and externally such as annual
                                                                                                                  surveillance audits.


 Kebijakan Lingkungan ITM dapat dilihat pada https://www.                           ITM's Environmental Policy can be accessed at https://www.
 itmg.co.id/files/governance/ITM%20Environmental%20Policy.                          itmg.co.id/files/governance/ITM%20Environmental%20Policy.
 pdf                                                                                pdf




                                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                141
Page 142
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Material                                                               Materials in
                                                                              the Production
       pada Proses                                                            Process
       Produksi
       Selama periode pelaporan, ITM memproduksi 20,2 juta ton                During the reporting period, ITM's coal production was 20.2
       batubara. Dalam prosesnya, ITM menggunakan material                    million tons of coal. In the process, ITM uses renewable
       terbarukan berupa biosolar B35 untuk pengoperasian                     materials such as B35 biodiesel for vehicle operation, solar
       kendaraan, PLTS dan penggunaan kendaraan truk listrik untuk            power plants, and electric truck vehicles for coal transportation.
       proses transportasi batubara. Penjelasan lebih lengkap                 Further details on the amount of water usage, B35 biodiesel,
       mengenai jumlah penggunaan biosolar B35 dan unit truk                  and electric truck units can be found in the sub-chapters of
       listrik dapat dilihat pada sub-sub bab Pengelolaan Energi dan          Energy Management and Greenhouse Gas Emission
       Reduksi Emisi Gas Rumah Kaca dan Pengelolaan Air dan                   Reduction, and Water and Effluent Management. [301-1]
       Efluen. [301-1]

       Proses bisnis utama ITM masih berfokus pada pertambangan               ITM's main business process remains focused on coal mining
       dan produksi batubara. Sepanjang periode pelaporan,                    and production. During the reporting period, the Company
       Perusahaan tidak menggunakan material daur ulang dalam                 did not use any recycled materials in the coal production
       proses produksi batubara. Penggunaan material pendukung,               process. The use of supporting materials, outside the
       di luar proses produksi, yang berasal dari bahan daur ulang            production process, originating from recycled materials
       meliputi limbah organik sebagai kompos dan limbah B3 oli               includes organic waste as compost and used oil hazardous
       bekas yang dimanfaatkan kembali sebagai campuran bahan                 waste which is reused as a mixture for explosives (ANFO). A
       peledak (ANFO). Penjelasan lebih lengkap mengenai jumlah               more detailed explanation of the amount of supporting material
       penggunaan material pendukung dari bahan daur ulang dapat              use from recycled materials can be found in the Waste
       dilihat pada sub-sub bab Pengelolaan Limbah. [301-2]                   Management sub-chapter. [301-2]

       ITM tidak menggunakan kemasan untuk produk batubara                    ITM does not use packaging for its coal products and therefore
       yang dihasilkan sehingga tidak ada material kemasan yang               no reclaimed packaging material. During the reporting period,
       diperoleh kembali. Perusahaan juga tidak melakukan kegiatan            the Company did not reclaim coal waste such as tailings or
       pemerolehan ulang (reclaim) limbah batubara seperti tailing            coal ash from its operational processes. The Company
       atau abu batubara dari proses operasionalnya sepanjang                 generated 1,372.74 tons of bottom ash and fly ash waste.
       periode laporan. Perusahaan menghasilkan 1.372,74 ton                  [301-3]
       limbah abu dasar dan abu terbang. [301-3]




142     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 143
Tentang ITM dan                Tata Kelola yang Transparan        Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan          dan Bertanggung Jawab              Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan         Lampiran
About ITM and                  Transparent and Responsible        Our Commitment to            Building the Future,                Appendix
Sustainability Report          Governance                         People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




 Pengelolaan                                                                Energy
                                                                            Management
 Energi dan                                                                 and Greenhouse
 Reduksi Emisi                                                              Gas Emission
                                                                            Reduction
 Gas Rumah Kaca

      Highlight 2024 | 2024 Highlights




                  3,021,798                                  GJ

                  Intensitas Energi | Energy Intensity                                     Intensitas Emisi | Emission Intensity
                                                                                           Cakupan 1 dan 2 | Scope 1 and 2


                  0.15               GJ/Ton                                                0.06                 Ton CO2eq/Ton




      Pendekatan Manajemen [3-3][CSS-12.1.1]]
      Management Approach


      Topik Material: Energi dan Emisi
      Material Topic: Energy and Emissions
      Kebijakan | Policy
      • Kebijakan Lingkungan
      • Environmental Policy
      Strategi | Strategy
      • Penggunaan energi yang efisien, pengurangan konsumsi energi melalui inisiatif konservasi, dan pemanfaatan
         energi baru terbarukan
      • Penurunan beban emisi, emisi gas rumah kaca dan peningkatan serapan karbon dalam mendukung aksi
         pencegahan perubahan iklim
      • Efficient use of energy, reducing energy consumption through conservation initiatives, and using new and
         renewable energy
      • Reducing the emission load, greenhouse gas emissions, and increasing carbon stock in supporting actions to
         prevent climate change




                                                                  Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                    143
Page 144
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




          Dampak dan Pengelolaan | Impact and Management:



            Kegiatan produksi dan operasional ITM memerlukan energi yang berkontribusi langsung terhadap jumlah emisi yang
            dihasilkan. Emisi tersebut dapat berdampak pada perubahan iklim yang secara tidak langsung memengaruhi keberlanjutan
            kehidupan. Emisi dan energi yang tidak dikelola dengan optimal berisiko meningkatkan biaya operasional dan biaya
            remediasi lingkungan. ITM berkomitmen mengurangi emisi konvensional dan emisi GRK serta memperbesar kapasitas
            penyerapan karbon guna mendukung mitigasi perubahan iklim sesuai dengan kebijakan lingkungannya. Melalui inisiatif
            efisiensi energi, penerapan teknologi ramah lingkungan, pemanfaatan energi terbarukan dan pengembangan Solusi
            Berbasis Alam (Nature Based Solution/NBS), ITM secara konsisten mengelola kinerja lingkungan secara sistematis dan
            terukur demi mendukung tercapainya target net zero .

            ITM's production and operational activities require energy which directly contributes to the amount of emissions
            generated. Such emissions may contribute to climate change which, indirectly, affects the sustainability of life. Failure
            to optimally manage emissions and energy poses the risk of increasing operational and environmental remediation
            costs. ITM is committed to reducing conventional and GHG emissions as well as increasing carbon sequestration
            capacity to support climate change mitigation as set out in its environmental policy. Through energy efficiency initiatives,
            the application of environmentally friendly technology, the utilization of renewable energy and the development of
            Nature-Based Solution (NBS), ITM consistently manages environmental performance in a systematic and measurable
            manner to support the achievement of the net zero target.



          Sumber Daya dan Evaluasi | Resources and Evaluation



            ITM melaporkan dan mengevaluasi kinerja pengelolaan energi dan pengendalian emisi gas rumah kaca secara rutin
            kepada pihak berwenang, seperti KLHK, sebagai bagian dari mekanisme pemantauan yang berkelanjutan. Selain itu,
            Perusahaan telah menyusun rencana strategis tahunan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan lingkungan yang
            diimplementasikan oleh Departemen Mine Operation dengan dukungan dari Departemen HSEC.

            ITM regularly reports and evaluates its energy management and greenhouse gas emission control performance to
            authorities, such as the MoEF, as part of an continuous monitoring mechanism. In addition, the Company has prepared
            an annual strategic plan to improve the environmental management effectiveness which is implemented by the Mine
            Operation Department with support from the HSEC Department.



       Penggunaan Energi dan Efisiensi                                        Energy Use and Energy
       Energi di Dalam Organisasi                                             Efficiency within Organization

       Energi yang digunakan oleh perusahaan untuk kegiatan                   The Company's energy use for operational activities comes
       operasional berasal dari berbagai sumber. ITM menggunakan              from various sources. ITM uses biodiesel with an organic
       biosolar dengan konsentrasi bahan organik sebesar 35%                  matter concentration of 35% (B35), electricity purchased from
       (B35), listrik yang dibeli dari PT PLN (Persero), batubara untuk       PT PLN (Persero), coal for its own power plant, and solar power
       pembangkit sendiri, serta pembangkit listrik tenaga surya              plant (PLTS). B35 is used for vehicles, internal power plants
       (PLTS). B35 digunakan pada unit kendaraan, pembangkit                  (PLTD), and barge deliveries with a total consumption of
       listrik internal (PLTD) dan pengiriman melalui tongkang dengan         64,594,713 liters in 2024. A small amount of gasoline, which
       jumlah penggunaan di tahun 2024 sebesar 64.594.713 liter.              was 40,493 liters, was used to operate lawnmowers. The use
       Sejumlah kecil bensin digunakan untuk mengoperasikan alat              of B35 as an energy source is in line with the Minister of
       pemotong rumput sebesar 40.493 liter. Penggunaan B35                   Energy and Mineral Resources Regulation No. 12 Year 2015.
       sebagai sumber energi sejalan dengan Peraturan Menteri                 ITM does not utilize or trade energy originating from heating,
       ESDM No. 12 Tahun 2015. ITM tidak memanfaatkan ataupun                 cooling, and steam. [302-1][CSS-12.1.2]
       memperjualbelikan energi yang berasal dari pemanas,
       pendingin, dan uap. [302-1][CSS-12.1.2]




144     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 145
Tentang ITM dan                   Tata Kelola yang Transparan         Komitmen Kami terhadap        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan             dan Bertanggung Jawab               Kesejahteraan Manusia         Mengelola Dampak Lingkungan              Lampiran
About ITM and                     Transparent and Responsible         Our Commitment to             Building the Future,                     Appendix
Sustainability Report             Governance                          People Wellbeing              Managing Environmental Impacts




 ITM memanfaatkan energi yang berasal dari pembangkit listrik                   ITM uses energy from the 3 MW solar power plant in Bontang
 tenaga surya 3 MW di Bontang dan 2 MW di Melak, Kalimantan                     and 2 MW in Melak, East Kalimantan for internal needs and
 Timur untuk kebutuhan internal dan tidak diperjualbelikan                      is not traded to other parties. The total electricity generated
 kepada pihak lain. Total energi listrik yang dihasilkan dari                   from these solar power plants in 2024 reached 4,187 MWh.
 PLTS tersebut pada tahun 2024 mencapai 4.187 MWh. Selain                       In addition, through its subsidiary PT JBG, the Company
 itu, melalui anak usaha PT JBG, Perusahaan meningkatkan                        increased the capacity of kinetic energy utilization for lighting
 kapasitas pemanfaatan energi kinetik untuk penerangan dan                      and effluent management in settling ponds from previously
 pengelolaan efluen di kolam pengendap dari satu kolam                          one pond to six settling ponds. The amount of kinetic electrical
 menjadi enam kolam pengendap. Jumlah energi kinetik yang                       energy generated reached 52 MWh.
 dihasilkan mencapai 52 MWh .

 Metode penghitungan energi mengacu pada Manual Energi                          The energy calculation method refers to the Energy Statistic
 Statistik (International Energy Agency (IEA), 2015) dan GHG                    Manual issued by the International Energy Agency (IEA) in
 Protocol: Guidance for Stationary Combustion, dengan                           2015 and the GHG Protocol: Guidance for Stationary
 konversi ke satuan GJ. Metode ini juga digunakan dalam                         Combustion, with conversion to GJ units. This method is also
 perhitungan intensitas energi dan pengurangan konsumsi                         used in the calculation of energy intensity and energy
 energi. Jumlah energi yang digunakan pada tahun 2024                           consumption reduction. The amount of energy used in 2024
 mencapai 3.021.798 GJ turun sebesar 0,56% dari 3.038.767                       reached 3,021,798 GJ, down 0.56% from 3,038,767 GJ in the
 GJ pada tahun sebelumnya. Penurunan konsumsi energi                            previous year. The decrease in energy consumption is
 dipengaruhi oleh diversifikasi energi terbarukan. ITM                          influenced by diversified renewable energy. ITM has conducted
 menerapkan audit energi internal untuk konsumsi energi                         internal energy audits for the Company's energy consumption.
 perusahaan. Hasil audit ini diverifikasi oleh pihak independen                 The results of this audit are verified by an independent certified
 bersertifikasi. Terdapat penyesuaian jumlah energi di dalam                    party. There was an adjustment to the amount of energy within
 organisasi ITM sebagai tanggapan dari audit data yang                          the ITM organization in response to a data audit conducted
 dilakukan oleh pihak ketiga yaitu sebagian energi mitra kerja                  by a third party in which some of the energy used by partners
 sebagai penyedia jasa, yang menyediakan energi secara                          as service providers, who independently supplied their own
 mandiri, dihitung sebagai energi dari luar organisasi.                         energy, was counted as energy from outside the organization.
 Penyesuaian berdampak pada tingkat intensitas energi di                        The adjustment impacted the energy intensity level within
 dalam organisasi. [302-1, 302-2][CSS-12.1.2, CSS-12.1.3]                       the organization. [302-1, 302-2][CSS-12.1.2, CSS-12.1.3]

   Penggunaan Energi Berdasarkan Sumber* [302-1][302-2]
   Energy Consumption by Source*

                            Uraian                              Satuan
                                                                                     2024                     2023                    2022
                           Description                           Unit

   Energi Terbarukan
   Renewable Energy

   Kegiatan Penambangan dan Penunjang
   Mining and Supporting Activities

   Minyak Kelapa Sawit
                                                                                    943,328                  774,902                 738,177
   Palm Oil

   Pembangkit Listrik Tenaga Surya
                                                                 GJ                  15,110                  14,292                   7,363
   Solar Power Plants

   Pembangkit Listrik Tenaga Kinetik
                                                                                      188                      407                     393
   Kinetic Power Plant

   Jumlah Energi Terbarukan
                                                                 GJ                 958,588                 789,600                  745,933
   Total Renewable energy

   Energi Tidak Terbarukan
   Non-renewable Energy

   Kegiatan Penambangan dan Penunjang
   Mining and Supporting Activities

   Diesel                                                                           1,664,173               1,735,909                1,948,194
                                                                 GJ
   Batubara
                                                                                    369,179                 504,593                  563,183
   Coal

   Kegiatan Penunjang
   Supporting Activities




                                                                   Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                             145
Page 146
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




        Penggunaan Energi Berdasarkan Sumber* [302-1][302-2]
        Energy Consumption by Source*

                                   Uraian                                          Satuan
                                                                                                               2024                              2023                               2022
                                  Description                                       Unit

        Listrik dari PLN
                                                                                                              28,516                              7,108                             8,515
        Electricity from PLN
                                                                                      GJ
        Bensin
                                                                                                               1,487                             1,556                              1,814
        Gasoline

        Jumlah Energi Tidak Terbarukan
                                                                                      GJ                    2,063,210                          2,249,167                       2,521,707
        Total Non-renewable Energy

        Intensitas Penggunaan Energi [302-3] [CSS-12.1.4]
        Energy Use Intensity

        Jumlah Penggunaan Energi
                                                                                      GJ                     3,021,798                         3,038,767                       3,267,639
        Total Energy Use

        Jumlah Produksi**                                                         Juta Ton
                                                                                                               19.66                              17.24                              16.7
        Total Production**                                                       Million Ton

        Pendapatan Bersih                                                        USD Juta
                                                                                                               2,304                             2,374                              3,636
        Net Revenue                                                             Million USD

                                                                                   GJ/Ton                       0.15                              0.17                              0.20
        Intensitas Penggunaan Energi***
        Energy Use Intensity
                                                                                   GJ/USD                     0.0013                             0.0013                         0.0009

        Keterangan:
        *Data penggunaan energi mencakup IMM, TCM, BEK, JBG, KTD, TRUST, NPR, GPK, TIS, ITM Head Office Jakarta, ITM Balikpapan Office, dan ITM Samarinda Office (per 31 Desember 2024)
        **Jumlah produksi menggunakan nilai Finished Coal
        ***Termasuk konsumsi bahan bakar dan listrik di dalam organisasi
        Notes:
        *Energy use data includes IMM, TCM, BEK, JBG, KTD, TRUST, NPR, GPK, TIS, ITM Head Office Jakarta, ITM Balikpapan Office, and ITM Samarinda Office (as of December 31, 2023)
        **Total production uses the value of Finished Coal
        ***Include fuel and electricity consumption within organization only




       Penggunaan Energi di Luar Perusahaan Berdasarkan Sumber [302-2][CSS-12.1.3]
       Energy Consumption Outside Organization by Source

                                                             Uraian                                                                      Satuan                              2024

        Energi Terbarukan
        Renewable Energy

        Kegiatan Penambangan dan Penunjang
        Mining and Supporting Activities

        Minyak Kelapa Sawit
                                                                                                                                                                           3,327,866
        Palm Oil

        Pembangkit Listrik Tenaga Surya
                                                                                                                                            GJ                                 168
        Solar Power Plants

        Pembangkit Listrik Tenaga Kinetik
                                                                                                                                                                                0
        Kinetic Power Plant

        Jumlah Energi Terbarukan
                                                                                                                                            GJ                            3,328,034
        Total Renewable energy

        Energi Tidak Terbarukan
        Non-renewable Energy

        Kegiatan Penambangan dan Penunjang
        Mining and Supporting Activities

        Diesel                                                                                                                                                            6,656,604
                                                                                                                                            GJ
        Batubara
                                                                                                                                                                                0
        Coal

        Kegiatan Penunjang
        Supporting Activities




146     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 147
Tentang ITM dan                   Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan             dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia         Mengelola Dampak Lingkungan              Lampiran
About ITM and                     Transparent and Responsible   Our Commitment to             Building the Future,                     Appendix
Sustainability Report             Governance                    People Wellbeing              Managing Environmental Impacts




 Penggunaan Energi di Luar Perusahaan Berdasarkan Sumber [302-2][CSS-12.1.3]
 Energy Consumption Outside Organization by Source

                                                Uraian                                           Satuan                        2024

   Listrik dari PLN
                                                                                                                                0
   Electricity from PLN
                                                                                                    GJ
   Bensin
                                                                                                                               145
   Gasoline

   Jumlah Energi Tidak Terbarukan
                                                                                                    GJ                     6,656,749
   Total Non-renewable Energy

   Intensitas Penggunaan Energi
   Energy Use Intensity

   Jumlah Penggunaan Energi
                                                                                                    GJ                     9,984,783
   Total Energy Use

   Jumlah Produksi                                                                               Juta Ton
                                                                                                                               19.66
   Total Production                                                                             Million Ton

   Intensitas Penggunaan Energi
                                                                                                  GJ/Ton                       0.51
   Energy Use Intensity




 Energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa yang dijual                 Energy required for products and services sold is included in
 termasuk dalam penghitungan intensitas energi termasuk                   the calculation of energy intensity including fuel and electricity,
 bahan bakar dan listrik, yang terbagi menjadi intensitas                 which is divided into fuel consumption intensity within the
 konsumsi bahan bakar di dalam organisasi sebesar 0,15 GJ/                organization of 0.15 GJ/ton FC and electricity consumption
 ton FC dan intensitas konsumsi listrik di dalam organisasi               intensity within the organization of 0.0022 GJ/ton FC. Since
 sebesar 0,0022 GJ/ton FC. Sejak tahun 2023, ITM telah                    2023, ITM has started the process of improving energy
 memulai proses perbaikan rekam data konsumsi energi dari                 consumption data records from partners who have not
 mitra kerja yang belum melaporkan konsumsi energinya dan                 reported their energy consumption and energy use by
 penggunaan energi oleh anak usaha pada tahap pra-tambang.                subsidiaries at the pre-mining stage. Compared to 2023,
 Dibandingkan tahun 2023, kebutuhan energi dari produk dan                energy requirement from products and services sold in 2024
 jasa yang dijual pada tahun 2024 menurun sebesar 0,56%.                  decreased by 0.56%. This reduction is the result of various
 Pengurangan ini merupakan hasil dari berbagai inisiatif, seperti         initiatives, such as the switch from PLTU to solar panels and
 peralihan dari PLTU menjadi solar panel dan pembelian listrik            the purchase of electricity from third parties The calculation
 dari pihak ke tiga. Perhitungan pengurangan penggunaan                   of the reduction in energy use is based on the base year 2019
 energi ini didasarkan pada tahun dasar 2019 yang dipilih                 which was chosen due to corporate requirements To ensure
 karena ketentuan perusahaan untuk memastikan akurasi dan                 the accuracy and consistency of measurements, the company
 konsistensi pengukuran, perusahaan menggunakan standar,                  uses standards, methodologies, and calculation tools that
 metodologi, dan alat perhitungan yang mengacu pada energi                refer to the energy statistics manual issued by IEA.
 statistik manual International Energy Agency (IEA))

 Reduksi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)                                       Reduction of Greenhouse Gas (GHG)
                                                                          Emissions

 Timbulan emisi GRK dari kegiatan operasional ITM meliputi                GHG emissions from ITM's operations include carbon dioxide
 karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitrous oxide (N2O), dan            (CO 2 ), methane (CH 4 ), nitrous oxide (N 2 O), and
 hydrofluorocarbon (HFC) yang dinyatakan dalam satuan ton                 hydrofluorocarbons (HFCs) expressed in tons CO2eq. The
 CO 2 eq. Perusahaan menghitung emisi GRK dengan                          Company calculates GHG emissions using an operational
 menggunakan pendekatan kontrol operasional dan metode                    control approach and methods based on the source of
 yang disesuaikan dengan sumber emisi. ITM menetapkan                     emissions. ITM sets the baseline year 2019 as the benchmark
 tahun dasar 2019 sebagai tolok ukur berdasarkan proses                   based on the integrated management process. The calculation
 pengelolaan terintegrasi. Penghitungan faktor emisi merujuk              of the emission factor refers to the IPCC AR5. Up to the end
 pada IPCC AR5. Hingga akhir tahun 2024, tidak ada perubahan              of 2024, there were no significant changes in business or
 bisnis atau proses lainnya yang signifikan yang memicu                   other processes that would trigger a recalculation of emissions
 penghitungan ulang emisi dari tahun dasar. [305- 1]                      from the base line year. [305-1]
 Guna mendukung aksi reduksi emisi, ITM mengoperasikan                    n supporting emission reduction actions, ITM operates solar
 PLTS di IMM dan TCM. Aksi ini berhasil mengurangi emisi                  power plants at IMM and TCM. This action succeeded in




                                                                Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                          147
Page 148
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       sebesar 4.187 TonCO2eq. Perolehan nilai reduksi berasal dari                    reducing emissions by 4,187 TonCO2eq. The reduction value
       selisih emisi lingkup 1 yang dihasilkan PLTU terhadap emisi                     is the result of the difference between scope 1 emissions from
       lingkup 2 dari pembelian listrik.                                               the power plants and scope 2 emissions from the electricity
                                                                                       purchase.

       Terdapat penyesuaian tingkat emisi GRK ITM sebagai                              There was an adjustment to ITM's GHG emission levels in
       tanggapan dari audit data yang dilakukan oleh pihak ketiga                      response to a data audit conducted by a third party in which
       yaitu sebagian emisi mitra kerja sebagai penyedia jasa, yang                    a portion of the service provider partner's emissions, which
       menyediakan energi secara mandiri, dialihkan ke lingkup 3.                      independently supply their energy, were included in scope
       Penyesuaian berdampak pada tingkat intensitas emisi.                            3. The adjustment affected the emission intensity level.


       Sistem Perhitungan Berdasarkan Sumber Emisi [305-1][CSS-12.1.5]
       Calculation System Based on Emission Sources

                    Sumber Emisi                                                                Sistem Perhitungan
                   Emission Sources                                                             Calculation System

        Bahan bakar biosolar, solar, dan bensin
        untuk kendaraan bergerak                   Sistem perhitungan beban emisi mengacu Permen LH No. 12 Tahun 2012
        Biodiesel, diesel fuel, and gasoline for   Emission load calculation system refers to Minister of Environment Regulation No. 12 of 2012
        operational vehicles

        Emisi GRK                                  Protokol GRK
        GHG Emission                               GHG Protocols

                                                   Sistem Flue Gas Desulfurization (FGD) mengendalikan dan memantau emisi secara rutin. Sementara
        Pembangkit Listrik Tenaga Uap              pemantauan menyeluruh ditunjang oleh Operation Monitoring and Controlling System (microSCADA)
        Coal-fired Power Plant                     The Flue Gas Desulfurization (FGD) system controls and monitors emissions regularly. While the overall
                                                   monitoring is supported by Operation Monitoring and Controlling System (microSCADA)

        Pembangkit Listrik Tenaga Diesel           Sistem pemantauan emisi pembangkit
        Diesel Power Plant                         Monitoring system for generators emissions

        Refrigerator dan peralatan air
                                                   Konversi bobot penggunaan bahan pendingin menggunakan referensi IPCC AR5
        conditioner
                                                   The conversion of the weight of the use of refrigerants uses the IPCC AR5 reference
        Refrigerator and Air Conditioner

                                                   Sistem perhitungan berdasarkan emisi grid yang ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya
        Pembangkit listrik PLN                     Mineral (ESDM) No. 163.K/HK.02/MEM.S/2021
        National Power Plant                       Calculation system based on grid emissions established by the Ministry of Energy and Mineral Resources (EMR)
                                                   No. 163.K/HK.02/MEM.S/2021

        Bahan peledak                              Sistem perhitungan melalui konversi penggunaan jumlah material ammonium nitrat
        Explosive Material                         The calculation system through the conversion of the use of ammonium nitrate material

        Emisi fugitif dari batubara terungkap      Sistem perhitungan dengan mengonversi tingkat emisi gas metana dari batubara yang dihasilkan
        Fugitive emission from coal expose         A calculation system by converting the level of methane gas emissions from the coal produced

        Emisi CO2 biogenik                         Mengacu pada ISO 14064
        Biogenic CO2 emissions                     Referring to ISO 14064



       Emisi GRK Cakupan 1 dan 2 pada tahun 2024 sebesar                               In 2024, GHG emissions from scope 1 and 2 amounted to
       1.100.268 ton CO2eq, naik 13,73% dari 967.426 ton CO2eq                         1,100,268 tons CO2eq, increased 13.73% from 967,426 tons
       pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini disebabkan oleh                             CO2eqin the previous year due to higher coal production.
       meningkatnya produksi batubara. Emisi GRK cakupan 3                             Scope 3 GHG emission increased 10.63% as a result from
       mengalami kenaikan 10,63% karena kenaikan penjualan                             increase in coal sales and use of services. Scope 1, 2 and 3
       batubara dan peningkatan penggunaan jasa. Emisi GRK                             GHG emissions in 2024 amounted to 37,963,892 tons CO2eq,
       Cakupan 1, 2 dan 3 pada tahun 2024 sebesar 37.963.892                           increased 11% from 34,289,327 tons CO2eq in the previous
       ton CO2eq, naik 11% dari 34.289.327 ton CO2eq pada tahun                        year. Since 2023, ITM has separated the calculation of
       sebelumnya. Sejak tahun 2023, ITM telah melakukan                               emissions from ITM and its partners. [305-5][CSS-12.2.3]
       pemisahan untuk perhitungan emisi yang berasal ITM dan
       mitra kerja. [305-5][CSS-12.2.3]




148     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 149
Tentang ITM dan                        Tata Kelola yang Transparan                     Komitmen Kami terhadap                    Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                  dan Bertanggung Jawab                           Kesejahteraan Manusia                     Mengelola Dampak Lingkungan                     Lampiran
About ITM and                          Transparent and Responsible                     Our Commitment to                         Building the Future,                            Appendix
Sustainability Report                  Governance                                      People Wellbeing                          Managing Environmental Impacts




 Reduksi Emisi GRK Absolut per Tahun [302-4][305-5][CSS-12.2.3]
 Absolute GHG Emission Reduction per Year

               Baseline 2019                                          2024                                            2023                                             2022

   1,246,140 Ton CO2eq                                               13.73%                                           -1.90%                                           -12%

   Keterangan:
   • Jenis gas yang termasuk pada perhitungan reduksi emisi GRK: CO2, CH4, N2O, HFC, dan PFC
   • Cakupan emisi GRK di mana pengurangan terjadi: Cakupan 1 dan 2
   • Perhitungan reduksi emisi GRK absolut merupakan perbandingan dari tahun sebelumnya (YoY)
   • Angka yang ditampilkan adalah perubahan dari tahun 2022 ke 2024 bukan angka emisi grk terhadap baseline. hal ini berdasarkan hasil assesment dari data assurance 2024
   Notes:
   • Type of gas included in the GHG emission reduction calculation: CO2, CH4, N2O, HFC, and PFC
   • Scope of GHG emissions where reductions occur: Scope 1 and 2
   • Calculation on reduction of absolute GHG emissions is comparison from the previous year (YoY)
   • The figure shown is the change from 2022 to 2024 not the GHG emission figure to the baseline. This is based on the assessment results of the 2024 data assurance.




 Emisi GRK dari ITM Berdasarkan Sumber [305-1, 305-2, 305-3] [CSS-12.1.5, CSS-12.1.6, CSS-12.1.7]
 GHG Emissions from ITM by Source

                                   Uraian                                                  Satuan
                                                                                                                        2024                        2023*                     2022*
                                  Description                                               Unit

   Emisi GRK Cakupan 1
   Scope 1 GHG Emissions

   Emisi GRK dari Kegiatan Pertambangan dan Penunjang (Cakupan 1)
   GHG Emissions from Mining and Support Activities (Scope 1)

   Solar
                                                                                                                       189,204                             197,780               222,952
   Diesel Fuel
                                                                                         Ton CO2eq
   Minyak Kelapa Sawit
                                                                                                                       94,806                               27,238                26,099
   Palm Oil

   Emisi GRK dari Kegiatan Pertambangan (Cakupan 1)
   GHG Emissions from Mining Activities (Scope 1)

   Batubara
                                                                                                                        26,837                             36,932                     41,543
   Coal

   Bahan Peledak
                                                                                         Ton CO2eq                       7,007                               6,342                    4,665
   Explosive Materials

   Emisi GRK Fugitif
                                                                                                                       835,161                            696,534                 687,131
   Fugitive GHG Emission

   Emisi GRK dari Kegiatan Penunjang (Cakupan 1)
   GHG Emission from Support Activities (Scope 1)

   Bensin
                                                                                                                         702                                    814                     939
   Gasoline

   Refrigerant
                                                                                                                          64                                     15                       7
   Refrigerant

   Emisi Biogenik**
                                                                                                                       62,629                               49,197                    42,119
   Biogenic Emission**

   Emisi Limbah***
                                                                                                                           -                                       -                       -
   Waste Emission***                                                                     Ton CO2eq

   Emisi Venting Fuel Storage***
                                                                                                                           -                                       -                       -
   Venting Fuel Storage Emission***

   Emisi Pemanfaatan Hutan dan Penggunaan Lahan (FOLU)***
                                                                                                                           -                                       -                       -
   Forest and Land Use Emission***

   Emisi Wastewater Treatment Plant***
                                                                                                                           -                                       -                       -
   Wastewater Treatment Plant Emission***

   Jumlah Emisi GRK Cakupan 1
                                                                                         Ton CO2eq                    1,091,155                          965,655                 819,556
   Total Scope 1 GHG Emission

   Emisi GRK Cakupan 2
   Total Scope 2 GHG Emission

   Listrik PLN
                                                                                         Ton CO2eq                       9,113                                1,789                   2,869
   Electricity Purchased

   Jumlah Emisi GRK Cakupan 2
                                                                                         Ton CO2eq                       9,113                               1,789                    2,869
   Total Scope 2 GHG Emission




                                                                                     Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                                  149
Page 150
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Emisi GRK dari ITM Berdasarkan Sumber [305-1, 305-2, 305-3] [CSS-12.1.5, CSS-12.1.6, CSS-12.1.7]
       GHG Emissions from ITM by Source

                                         Uraian                                                    Satuan
                                                                                                                                  2024                        2023*                           2022*
                                        Description                                                 Unit

        Emisi GRK Cakupan 3
        Total Scope 3 GHG Emission

        Batubara terjual****
                                                                                                                              35,937,945                    32,474,134                   29,122,581
        Coal sales****

        Perjalanan Bisnis*****
                                                                                                 Ton CO2eq                         619                         1,004                          123.77
        Business Trip*****

        Penyedia Jasa
                                                                                                                                925,068                       850,118                     648,674
        Services

        Jumlah Emisi GRK Cakupan 3
                                                                                                 Ton CO2eq                   36,863,624                    33,321,901                   29,771,379
        Total GHG Emissions For Scope 3

        Keterangan:
        • Dengan pendekatan operasional, data emisi mencakup PT Indominco Mandiri, PT Trubaindo Coal Mining, PT Bharinto Ekatama, PT Kitadin, PT Jorong Barutama Greston, PT Tambang Raya Usaha
        Tama, ITM HO, ITM Balikpapan Office dan ITM Samarinda Office.
        • Jenis gas rumah kaca yang dihitung dalam perhitungan emisi gas rumah kaca adalah CO2, CH4, N2O, dan HFC
        • Nilai Global Warming Potential (GWP) yang digunakan mengacu pada IPCC AR6
        * Data 2020-2022 belum dilakukan pemisahan antara emisi ITM dan mitra kerja. Emisi 2020-2022 berupa emisi total yang tersedia pada tabel kumulatif emisi ITM dan mitra kerja. Terdapat penyajian
        data kembali (restatement) dikarenakan salah satu kontraktor dikeluarkan dari perhitungan cakupan 1.
        ** Emisi biogenik berupa asam lemak metil ester (Fatty Acid Methyl Ester, FAME) yang berasal dari sumber terbarukan. Emisi biogenik dikecualikan dari total emisi GRK namun dicantumkan dalam
        tabel untuk menunjukkan potensi emisi GRK jika menggunakan hidrokarbon. Konsentrasi FAME rata-rata yang digunakan di 2023 adalah 33%.
        ***Emisi GRK belum dihitung
        ****Volume batubara yang berasal dari tambang sendiri yang dijual
        ***** Emisi dari perjalanan bisnis tahun 2023 berdasarkan penerbangan yang dilakukan oleh karyawan

        Notes:
        - Under the operational approach, emissions data includes PT Indominco Mandiri, PT Trubaindo Coal Mining, PT Bharinto Ekatama, PT Kitadin, PT Jorong Barutama Greston, PT Tambang Raya Usaha
        Tama, ITM HO, ITM Balikpapan Office and ITM Samarinda Office.
        - The types of greenhouse gases calculated in the calculation of greenhouse gas emissions are CO2, CH4, N2O, and HFC.
        - Global Warming Potential (GWP) value used refers to IPCC AR6.
        * 2020-2022 data has not been separated between ITM and partner emissions. 2020-2022 emissions are in the form of total emissions available in the cumulative table of ITM and partner emissions.
        There was a data restatement as one of the contractors was excluded from the scope 1 calculation.
        ** Biogenic emissions in the form of fatty acid methyl ester (FAME) from renewable sources. Biogenic emissions are excluded from total GHG emissions but are included in the table to show potential
        GHG emissions if hydrocarbons were used. The average FAME concentration used in 2023 is 33%
        ***GHG emission not yet calculated
        ****Volume of coal from own mines sold
        ******Emissions from business travel in 2023 are only based on flights by employees.


       Emisi GRK dari ITM dan Mitra Kerja Berdasarkan Jenisnya [305-1] [CSS-12.1.5]
       GHG Emissions from ITM and Business Partners by Type

                            Uraian                                        Satuan
                                                                                                          2024                                 2023                                    2022
                           Description                                     Unit

        Emisi GRK Cakupan 1
        GHG Emissions Scope 1

        Karbon Dioksida (CO2)
                                                                                                         211,937                             221,705                                  221,705
        Carbon Dioxide (CO2)

        Metana (CH4)
                                                                                                        832,360                              702,069                                 702,069
        Methane (CH4)
                                                                        Ton CO2eq
        Dinitrogen Oksida (N2O)
                                                                                                         76,104                               92,883                                  92,883
        Nitrous Oxide (N2O)

        Hidrofluorokarbon (HFC)
                                                                                                            67                                   15                                      15
        Hydrofluorocarbon (HFC)

        Emisi GRK Cakupan 2
        GHG Emissions Scope 2

        Karbon Dioksida (CO2)
                                                                                                           9,113                               1,789                                   2,909
        Carbon Dioxide (CO2)

        Metana (CH4)                                                                                                                              -
                                                                                                             -                                                                            -
        Methane (CH4)
                                                                        Ton CO2eq
        Dinitrogen Oksida (N2O)                                                                                                                   -
                                                                                                             -                                                                            -
        Nitrous Oxide (N2O)

        Hidrofluorokarbon (HFC)                                                                                                                   -
                                                                                                             -                                                                            -
        Hydrofluorocarbon (HFC)




150     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 151
Tentang ITM dan                  Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan            dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan                Lampiran
About ITM and                    Transparent and Responsible            Our Commitment to            Building the Future,                       Appendix
Sustainability Report            Governance                             People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




 Emisi GRK dari ITM dan Mitra Kerja Berdasarkan Jenisnya [305-1] [CSS-12.1.5]
 GHG Emissions from ITM and Business Partners by Type

                    Uraian                            Satuan
                                                                               2024                    2023                            2022
                   Description                         Unit

   Emisi GRK Cakupan 3
   GHG Emissions Scope 3

   Karbon Dioksida (CO2)
                                                                             35,678,985                       32,236,803                    28,918,706
   Carbon Dioxide (CO2)

   Metana (CH4)
                                                                               111,381                            100,635                         84,258
   Methane (CH4)
                                                     Ton CO2eq
   Dinitrogen Oksida (N2O)
                                                                               147,580                            133,342                          119,617
   Nitrous Oxide (N2O)

   Hidrofluorokarbon (HFC)
                                                                                  -                                       -                              -
   Hydrofluorocarbon (HFC)

   Jumlah Emisi GRK Cakupan 1, 2, dan 3
                                                     Ton CO2eq               37,067,527              33,489,241                      30,153,814
   Total GHG Emissions Scope 1, 2, and 3


 Intensitas Emisi GRK [305-4] [CSS-12.1.8]
 GHG Emission Intensity

                    Uraian                                     Satuan
                                                                                           2024                   2023                   2022
                   Description                                  Unit

   Jumlah Produksi                              Juta Ton
                                                                                           19.66                          17.24                      16.7
   Total Production                             Million Ton

   Pendapatan Bersih                            USD Juta
                                                                                           2,304                          2,374                    3,636
   Net Revenue                                  Million USD

                                                Ton CO2eq / Ton Produksi
   Intensitas Emisi GRK                                                                     0.06                              0.06                  0.06
                                                Ton CO2eq / Ton Production
   Cakupan 1 & 2
   GHG Emission Intensity Scope 1 & 2
                                                Ton CO2eq/USD                              0.0005                        0.0004                   0.0002

                                                Ton CO2eq / Ton Produksi
   Intensitas Emisi GRK                                                                     1.88                              1.93                   1.79
                                                Ton CO2eq / Ton Production
   Cakupan 3
   GHG Emission Intensity Scope 3
                                                Ton CO2eq/USD                              0.016                          0.014                    0.008




 Pengendalian dan Reduksi Emisi ODS dan                                           Control and Reduction of ODS Emissions and
 Emisi Udara Lainnya                                                              Other Emissions

 ITM menunjukkan komitmen terhadap perlindungan ozon                              ITM has shown its commitment to ozone protection and climate
 dan pengendalian perubahan iklim, salah satunya dengan                           change control by using R410a refrigerant which is
 menggunakan refrigeran R410a yang ramah lingkungan dan                           environmentally friendly and does not contain ODS. Total 2.6
 tidak mengandung ODS. Sepanjang tahun 2024, sebanyak                             kg CFC-11e was emitted during year 2024 from HCFC-22. ITM
 2,6 kg CFC-11e dihasilkan dari HCFC-22. ITM belum                                has not set targets to reduce Non-GHG air emissions. [305-6,
 menetapkan target untuk mengurangi emisi udara Non-GRK.                          305-7]
 [305-6, 305-7]


 ITM secara aktif melakukan proses pemantauan dan                                 ITM actively monitors and calculates the quality of air emission
 perhitungan beban emisi udara dari NOx, SOx, CO, dan                             loads of NOx, SOx, CO and particulates. These efforts aim to
 partikulat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan                       ensure compliance with the quality thresholds set by the
 terhadap batasan baku mutu yang ditetapkan pemerintah.                           government. ITM calculates SOx, NOx, CO and PM combined
 ITM menghitung beban emisi SOx, NOx, CO dan PM sumber                            emission load of stationary sources. The calculation of the
 tidak bergerak secara kombinasi. Perhitungan beban emisi                         emission load of stationary sources from units that have been
 sumber tidak bergerak dari unit yang telah dilakukan                             measured refers to the measurement results of the laboratory
 pengukuran merujuk pada hasil pengukuran laboratorium uji,                       test, while for sources that have not been measured, the load
 sedangkan bagi sumber yang belum dilakukan pengukuran,                           calculation uses secondary data in the form of the average
 perhitungan beban menggunakan data sekunder berupa                               measurement results from the laboratory test of stationary
 rerata hasil pengukuran laboratorium uji dari hasil pengukuran                   sources that have been measured. Meanwhile, the calculation
 sumber tidak bergerak yang telah diukur. Untuk sumber                            of emission load from mobile sources is estimated using
 bergerak, perhitungan beban emisi diestimasi menggunakan                         secondary data and sulfur concentration.
 data sekunder konsentrasi sulfur.


                                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                             151
Page 152
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Pada tahun 2024, total beban emisi konvensional tercatat                                                In 2024, the total conventional emission load was recorded
       sebesar 623 ton, menunjukkan kenaikan sebesar 47%                                                       at 623 tons, showing an increase 47% compared to the
       dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini disebabkan                                                  previous year. This increase is due to the reinventory process
       oleh proses inventarisasi ulang pembangkit yang beroperasi.                                             of operating power plants.[305-7]
       [305-7]


       Salah satu upaya untuk mengurangi emisi udara Non-GRK                                                   One of the efforts to reduce Non-GHG air emissions by
       adalah dengan melakukan perawatan rutin unit penghasil                                                  conducting regular maintenance of emission-generating unit.
       emisi.


       Jumlah Beban Emisi Konvensional (Ton)
       Total Conventional Emission Loads (Tons)

                               Jenis Emisi
                                                                                            2024                                         2023                                         2022
                              Emission Type

        NOx                                                                                428.09                                       296.41                                       452.53

        SOx                                                                                 39.64                                        27.68                                        187.33

        CO                                                                                  107.18                                       54.06                                       382.83

        Materi Partikulat (PM)
                                                                                            48.14                                        46.86                                        70.63
        Particulate Materials

        Persistent Organic Pollutants (POP)                                                  NA                                           NA                                            NA

        Volatile Organic Compounds (VOC)                                                     NA                                           NA                                            NA

        Hazardous Air Pollutants (HAP)                                                       NA                                           NA                                            NA

        Keterangan:
        ITM tidak mengungkapkan polutan organik yang persisten (POP) sebagai emisi udara yang signifikan karena tidak relevan dengan karakteristik bisnis Perusahaan.
        Perhitungan di atas hanya untuk beban emisi dari genset. Dilakukan pendekatan baru dalam perhitungan beban emisi konvensional, saat ini untuk genset dgn kapasitas 150 KVA ke atas yang
        teridentifikasi sudah dihitung beban emisinya.
        Notes:
        ITM does not disclose persistent organic pollutants (POPs) as significant air emissions as they are not relevant to the characteristics of the Company's business.
        The above calculation is only for the emission load from the generators. New approach to conventional emission load calculation, currently for identified generators with a capacity of 150 KVA and
        above, the emission load is calculated.




152      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 153
Tentang ITM dan               Tata Kelola yang Transparan        Komitmen Kami terhadap       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan         dan Bertanggung Jawab              Kesejahteraan Manusia        Mengelola Dampak Lingkungan           Lampiran
About ITM and                 Transparent and Responsible        Our Commitment to            Building the Future,                  Appendix
Sustainability Report         Governance                         People Wellbeing             Managing Environmental Impacts




 Keanekaragaman                                                            Biodiversity
                                                                           and Postmining
 Hayati dan                                                                Rehabilitation
 Rehabilitasi
 Pascatambang

      Highlight 2024 | 2024 Highlights

                 Jumlah Cadangan Karbon | Total Carbon Stock                              Akumulasi Penanaman pada Lahan Reklamasi seluas
                                                                                          Accumulated Area of Planting on Reclamation Land


                 99.15                   Ton CO2eq                                        16,431                   ha

                 Serah Terima Rehabilitasi DAS seluas                                     Penanaman Bibit Mangrove (Jumlah Bibit)
                 Total Watershed Rehabilitation Hand Over Area                            Mangrove Planting (Number of seedlings)


                 4,633.42                             ha                                  20,000
       Pendekatan Manajemen [3-3][CSS-12.3.1, CSS-12.5.1]
       Management Approach


      Topik Material: Keanekaragaman Hayati dan Pascatambang
      Material Topic: Biodiversity and Postmining
      Kebijakan | Policy:
      • ITM-P-HSE-9.2-002 Kebijakan Lingkungan
      • Manual K3L tentang Pedoman Pengelolaan K3L
      • ITM-P-HSE-9.2-002 Environmental Policy
      • HSE Manual on HSE Management Guidelines




     Sumber Daya dan Evaluasi | Resources and Evaluation



      Upaya pengelolaan keanekaragaman hayati kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hasil penilaian
      tahun 2024 menunjukkan indeks keanekaragaman hayati berkisar pada 1 sampai 2,39. Masukan dari pihak berwenang,
      yang dikumpulkan melalui saluran komunikasi dan FGD, digunakan untuk menyempurnakan kebijakan dan prosedur
      operasional. Selama periode pelaporan, ITM memegang teguh komitmen untuk mengelola area reklamasi sesuai
      dengan persyaratan dokumen lingkungan. Departemen Mine Rehabilitation bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan,
      pemantauan, dan pelaporan inisiatif keanekaragaman hayati dan kinerja pascatambang. ITM menetapkan target
      keanekaragaman hayati pada setiap anak perusahaan pertambangan dan pasca tambang yang telah ditetapkan berupa
      capaian target indeks keanekaragaman hayati di area yang ditentukan.

      ITM conducts regular assessments and evaluations and reports its biodiversity management efforts to the Ministry of
      Environment and Forestry. The 2024 assessment results showed a biodiversity index between 1 to 2.39. Feedback
      from authorities, gathered through communication channels and FGDs, is used to refine policies and operational
      procedures. During the reporting period, ITM upheld its commitment to manage reclamation areas as required by
      environmental documents. The Mine Rehabilitation Department is responsible for overseeing, monitoring, and reporting
      the implementation of biodiversity initiatives and post-mining performance. ITM has assigned each of its mining and
      post-mining subsidiaries to achieve biodiversity index targets in designated areas.




                                                                 Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                      153
Page 154
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Perlindungan Keanekaragaman Hayati                                                Biodiversity Protection
       ITM sangat menekankan pengelolaan dan mitigasi dampak                             ITM emphasizes on the proper management and mitigation
       kegiatan penambangan terhadap ekosistem dan                                       of the impacts of mining activities on ecosystems and
       keanekaragaman hayati. Perusahaan berpedoman pada                                 biodiversity. The Company follows a land clearing and
       rencana pengelolaan pembukaan lahan dan reklamasi sesuai                          reclamation management plan as outlined in the Environmental
       dokumen Analisis mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)                               Impact Assessment (EIA/AMDAL) document for each land
       pada tiap proses pengembalian fungsi lahan. ITM berupaya                          restoration process. ITM strives to achieve a net positive
       untuk mencapai net positive impact terhadap keanekaragaman                        impact on biodiversity by the end of the mine closure phase.
       hayati pada akhir fase penutupan tambang.


        Beberapa Upaya Pengelolaan Lahan Terganggu [304-2][CSS-12.5.3]
        Some Disturbed Land Management Efforts

              Aktivitas Tambang              Risiko dan Dampak Lingkungan                                             Mitigasi
                Mine Activities               Environmental Risk and Impact                                           Mitigation

        Pembukaan Lahan                   Peningkatan laju erosi, peningkatan        1. Penempatan tanah pucuk pada tempat yang aman dari erosi.
        Land Clearing                     sedimentasi, dan penurunan tingkat         2. Penanaman tanaman penutup (cover crop) untuk mengendalikan
                                          kesuburan tanah.                              penggerusan tanah pucuk akibat air larian dan menjaga kesuburan
                                          Increased erosion rate, Increased             tanah.
                                          sedimentation and decreased soil           3. Sempadan sungai yang merupakan Sub-sub DAS sebagai kawasan
                                          fertility.                                    konservasi.
                                                                                     4. Penerapan metode penambangan gali timbun ke belakang atau in pit
                                                                                        dump.
                                                                                     1. Placement of topsoil stock in a safe place from erosion.
                                                                                     2. Plant cover crops to control the drift of topsoil by runoff and maintain
                                                                                        soil fertility.
                                                                                     3. Riparian zones which are the Sub-sub watershed become a
                                                                                        conservation area.
                                                                                     4. Apply a mining method of backfilling or in pit dump.

        Penggalian Batuan Penutup         Perubahan bentang alam, peningkatan        1. Pelaksanaan reklamasi dengan memperhatikan aspek keamanan dan
        Excavation of                     laju erosi, dan peningkatan sedimentasi.      kestabilan timbunan serta revegetasi lahan sesuai dengan rencana
        Overburden                        Changes in landscape, increased               reklamasi.
                                          erosion rates and increased                2. Penyiraman jalan pada tapak tambang, jalan angkut, lokasi
                                          sedimentation.                                pengoperasian fasilitas, sarana dan prasarana tambang.
                                                                                     3. Penerapan aturan kecepatan rendah khususnya untuk kendaraan
                                                                                        angkut batubara (maksimum 40 km/jam).
                                                                                     4. Implementasi reklamasi dan revegetasi lahan sesuai dengan rencana.
                                                                                     5.


        Dampak Lahan Terganggu Terhadap Keanekaragaman Hayati [304-2][CSS-12.5.3]
        The Impact of Disturbed Land on Biodiversity
                                                                                               Jangkauan
                Jenis                 Status IUCN                   Dampak                        Wilayah          Durasi Dampak               Reversibilitas
               Species                IUCN Status                    Impact                   Extent of areas     Duration of Impacts           Reversibility
                                                                                                 impacted

        Famili                    Terancam Punah (EN)     Berkurangnya individu             Pada wilayah         Selama kegiatan          Dapat dipulihkan
        Dipterocarpaceae          Endangered (EN)         famili Dipterocarpaceae           pembukaan lahan      penambangan              sampai dengan
        Family                                            akibat konversi lahan hutan       In the land          berlangsung sampai       kegiatan penanaman
        Dipterocarpaceae                                  menjadi pertambangan              clearing area        kegiatan reklamasi       kembali individu-
                                                          Reduction of                                           dilakukan                individu spesies dari
                                                          Dipterocarpaceae                                       During mining            famili tersebut.
                                                          family individuals due to                              activities until         Can be restored up to
                                                          conversion of forest land to                           reclamation activities   the point of replanting
                                                          mining                                                 are carried out          individual species of
                                                                                                                                          the family.




154     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 155
Tentang ITM dan                Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap                  Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan          dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia                   Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and                  Transparent and Responsible            Our Commitment to                       Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report          Governance                             People Wellbeing                        Managing Environmental Impacts




   Dampak Lahan Terganggu Terhadap Keanekaragaman Hayati [304-2][CSS-12.5.3]
   The Impact of Disturbed Land on Biodiversity
                                                                                             Jangkauan
           Jenis                 Status IUCN                    Dampak                          Wilayah            Durasi Dampak               Reversibilitas
          Species                IUCN Status                     Impact                     Extent of areas       Duration of Impacts           Reversibility
                                                                                               impacted

   Orang Utan dan            Terancam Punah (CE)      Berkurangnya habitat             Pada wilayah              Selama kegiatan          Dapat dipulihkan
   Beruang Madu              dan Rentan (VU)          dan sumber pakan akibat          pembukaan lahan           penambangan              sampai dengan
   Orang Utan and Sun        Critically Endangered    konversi lahan hutan             In the land               berlangsung sampai       kegiatan penanaman
   Bear                      (CE) dan Vulnerable      menjadi pertambangan             clearing area             kegiatan reklamasi       kembali jenis-jenis
                             (VU)                     Reduced habitat and food                                   dilakukan                pohon yang dapat
                                                      sources due to conversion                                  During mining            mengembalikan
                                                      of forest land to mining                                   activities until         habitat dan sebagai
                                                                                                                 reclamation activities   sumber pakan untuk
                                                                                                                 are carried out          kedua spesies
                                                                                                                                          tersebut
                                                                                                                                          Can be restored
                                                                                                                                          through replanting of
                                                                                                                                          tree species that can
                                                                                                                                          restore habitat and
                                                                                                                                          provide food sources
                                                                                                                                          for both species.



 Sebagian besar wilayah operasional pertambangan ITM yang                         Most of ITM's mining operations managed by its subsidiaries
 dikelola oleh entitas anak berada di hutan produksi, hutan                       are located in production forests, industrial plantation forests,
 tanaman industri, dan area penggunaan lainnya. Perusahaan                        and other use areas. The Company has Forest Borrow-to-Use
 telah memperoleh Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH)                         Permits (IPPKH) from the Ministry of Environment and Forestry
 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)                           (MoEF) for each of its operational sites which ensures its
 untuk masing-masing lokasi operasional yang menjamin                             operations are conducted on licensed land and the land uses
 bahwa operasional perusahaan dijalankan pada lahan berizin                       conform to their designations as described in the Appendix.
 dan penggunaan lahan sesuai dengan peruntukannya seperti                         ITM does not have a stake in the ownership, leasing or
 yang diuraikan dalam Lampiran. ITM tidak terlibat dalam                          management of underground or subsurface land. [304-1][CSS-
 kepemilikan, penyewaan, atau pengelolaan lahan di bawah                          12.5.2]
 tanah atau di bawah permukaan. [304-1][CSS-12.5.2]




                              Area konservasi di BEK                                              Area konservasi di JBG (hutan galam)
                              Conservation area in BEK                                            Conservation area in JBG (galam forest area)


                              24.44 ha                                                            99.46 ha
                                 Luas konsesi IMM yang berupa hutan lindung 4.322,11 Ha atau 17,92% dari total 24.121 Ha
                                IMM concession area in the form of protected forest 4,322.11 Ha or 17.92% of the total 24,121 Ha

                        Persentase kawasan hutan lindung dibandingkan dengan keseluruhan total luas konsesi pertambangan 5,18%
                                      Percentage of protected forest areas to the total area of mining concessions 5.18%




 Pada tahun 2024, dilakukan pengukuran cadangan karbon                            In 2024, carbon stock was measured in arboretum forest
 pada tegakan hutan arboretum di kawasan Arboretum 30                             stands in the Arboretum 30 Gemilang and Arboretum
 Gemilang dan Arboreum Kanahuang yang telah ditetapkan                            Kanahuang areas established through IMM subsidiaries in
 melalui anak usaha IMM pada tahun 2022. Hasil pengukuran                         2022. The measurement results showed the total carbon
 menunjukkan cadangan karbon sebesar 99,15 ton CO2eq.                             stock was 99.15 ton CO2eq. To increase the biodiversity value
 Untuk meningkatkan nilai keanekaragaman hayati, ITM                              of these conservation areas, ITM initiated a tree adoption
 menginisiasi program adopsi pohon, yang diterapkan di IMM                        program in IMM involving stakeholders such as government
 melibatkan pemangku kepentingan seperti pemerintah dan                           and community leaders, academics and employees. The total
 tokoh masyarakat, akademisi hingga karyawan. Total jumlah                        number of trees planted in 2024 from the tree adoption
 pohon yang ditanam di sepanjang tahun 2024 dari program                          program reached 540 trees.[304-3][CSS-12.5.4]
 adopsi pohon mencapai 540 pohon.[304-3][CSS-12.5.4]




                                                                    Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                       155
Page 156
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




        Wilayah Operasi yang Berada atau Berdekatan dengan Kawasan Dilindungi dan Area Konservasi [304-1] [CSS-12.5.2]
        Operating Sites Located in or Adjacent to Protected Areas and Conservation Areas




                                                                                            Keterangan | Notes

                                                                                                 Non Hutan
                                                                                                 Non-Forest
                                                                                                 Hutan Lindung & Hutan
                                                                                                 Produksi Terbatas
                                                                                                 Protected Forests & Limited
                                                                                                 Production Forests
                                                                                                 Hutan Tanaman Industri & Area
                                                                                                 Penggunaan Lain
                                                                                                 Industrial Plantation Forest & Area
                                                                                                 for Other Purposes
                                                                                                 Area Penggunaan Lain
                                                                                                 Area for Other Purposes
                         ITM KANTOR PUSAT                                                        Hutan Produksi
                           ITM Head Office                                                         Production Forests




                                                                                            IMM BONTANG
                                                                                               24,121 ha



                            ITM SAMARINDA                                                                              KTD EMB, KUTAI
                                                                                                                       KARTANEGARA
                                                                                                                         2,065.7 ha

               ITM BALIKPAPAN




                                                                                                                                 NPR
                                                                                                                        Konsesi | Concession
                                                                                                                             4,291 ha



                                                                                                                           TIS
                                                                                                                   Konsesi | Concession
                                                                                                                       2,065 ha




                                             KTD TDM
                                         Konsesi | Concession
                                             2,338 ha




                                                         GPK
                                                 Konsesi | Concession
                                                      5,060 ha




                                                                 JBG JORONG
                                                                Konsesi | Concession
                                                                    4,883 ha




                                                                              BEK MELAK
                                                                                17,311 ha




156     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 157
Tentang ITM dan                   Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap               Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan             dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia                Mengelola Dampak Lingkungan                   Lampiran
About ITM and                     Transparent and Responsible            Our Commitment to                    Building the Future,                          Appendix
Sustainability Report             Governance                             People Wellbeing                     Managing Environmental Impacts




 Upaya Perlindungan Habitat pada Kawasan Dilindungi dan Area Konservasi [304-1][304-3][CSS-12.5.4]
 Habitat Protection Efforts in Protected Areas and Conservation Areas
                                                          Posisi Wilayah Operasi
     Wilayah                                          terhadap Wilayah Dilindungi                                                                     Nilai
                         Wilayah Dilindungi dan
      Operasi                                                dan Jenis Operasi                          Kegiatan Tahun 2024                     Keanekaragaman
                                  Luasan
     Operating                                         Position of Operation Area to                       2024 Activities                           Hayati
                        Total Protected Land Area
       Area                                             Protected Area and Type of                                                              Biodiversity value
                                                                 Operation

   IMM Bontang      Hutan lindung. Luas             Tidak terdapat aktivitas operasi      1. Arboretum 30 Gemilang: Adopsi pohon,               1.8-2.1
                    4.322,11 Ha                     (kantor, fasilitas produksi,             Budidaya lebah kelulut, Biodiversity
                    Protected forest. Area          maupun fasilitas ekstraktif)             Monitoring, Perhitungan serapan karbon.
                    4,322.11 Ha                     yang berdekatan atau berada           2. Arboretum Kanahuang: Adopsi pohon,
                    Arboretum 30 Gemilang:          di wilayah yang dilindungi atau          Biodiversity monitoring, dan perhitungan
                    65 Ha                           memiliki nilai keanekaragaman            serapan karbon.
                    Arboretum Kanahuang:            hayati yang tinggi.
                    65 Ha                           There are no operating activities     1. Arboretum 30 Gemilang: Tree adoption,
                                                    (offices, production facilities, or      Kelulut bee cultivation, Biodiversity
                                                    extractive facilities) adjacent to       monitoring, Carbon sequestration
                                                    or in areas that are protected or        calculation.
                                                    have high biodiversity values.        2. Kanahuang Arboretum: Tree adoption,
                                                                                             Biodiversity monitoring, and carbon
                                                                                             sequestration calculation.

   BEK Melak        Area konservasi pada            Tidak terdapat aktivitas operasi      1.   Pemanfaatan Area konservasi sebagai              1.5
                    hutan produksi. Luas 24,44      (kantor, fasilitas produksi,               Sumber Plasma Nutfah.
                    Ha.                             maupun fasilitas ekstraktif)          2.   Pengambilan benih dan cabutan alam
                    Conservation area in            yang berdekatan atau berada                Tanaman Lokal Endemik.
                    production forest. Area         di wilayah yang dilindungi atau       3.   Pengambilan dan penyelamatan anggrek
                    24.44 Ha.                       memiliki nilai keanekaragaman              di area land clearing.
                                                    hayati yang tinggi.                   4.   Pendokumentasian keragaman satwa liar,
                                                    There are no operating activities          baik yang endemik maupun yang tidak
                                                    (offices, production facilities, or        endemik.
                                                    extractive facilities) adjacent to    5.   Mengumpulkan biji buah lokal di sekitar
                                                    or in areas that are protected or          area Benangin bersama tim BRIN dan
                                                    have high biodiversity values.             penduduk setempat.
                                                                                          6.   Melakukan penanaman bibit buah lokal di
                                                                                               area revegetasi.
                                                                                          7.   Memonitor pertumbuhan tanaman buah
                                                                                               lokal di nursery dan di area revegetasi oleh
                                                                                               tim BRIN.
                                                                                          8.   Program SESAJI (Sedekan Satu Biji)
                                                                                               mengumpulkan biji buah dari karyawan
                                                                                               yang telah di konsumsi, program ini
                                                                                               dilaksanakan pada Q4 Desember 2024

                                                                                          1.   Utilization of conservation areas as a
                                                                                               source of germplasm.
                                                                                          2.   Seed collection and natural extraction of
                                                                                               Endemic Local Plants.
                                                                                          3.   Collection and rescue of orchids in land
                                                                                               clearing areas.
                                                                                          4.   Documentation of wildlife diversity, both
                                                                                               endemic and non-endemic.
                                                                                          5.   Collecting local fruit seeds around the
                                                                                               Benangin area with the BRIN team and
                                                                                               local residents.
                                                                                          6.   Planting local fruit seeds in the
                                                                                               revegetation area.
                                                                                          7.   Monitoring the growth of local fruit plants in
                                                                                               the nursery and in the revegetation area by
                                                                                               the BRIN team.
                                                                                          8.   SESAJI (Sedekan Satu Biji) program to
                                                                                               collect fruit seeds from employees that
                                                                                               have been consumed, this program was
                                                                                               implemented in Q4 December 2024.

   JBG Jorong       Area konservasi ekowisata       Tidak terdapat aktivitas operasi      1. Membuat sarang lebah madu Kelulut (Apis            0.5 - 2.2
                    Hutan Galam. Luas 99,46         (kantor, fasilitas produksi,             trigona) sebanyak 10 kotak (IDR 10 juta)
                    Ha.                             maupun fasilitas ekstraktif)          2. Memperbaiki akses Galam Track sepanjang
                    Galam Forest Ecotourism         yang berdekatan atau berada              800 meter (IDR 5 juta)
                    Conservation Area 99.46         di wilayah yang dilindungi atau
                    Ha.                             memiliki nilai keanekaragaman
                                                                                          1. Making Kelulut honey bee hives (Apis
                                                    hayati yang tinggi.
                                                                                             trigona) as many as 10 boxes (Rp10 million)
                                                    There are no operating activities
                                                                                          2. Repairing 800 meters of Galam Track
                                                    (offices, production facilities, or
                                                                                             access (Rp 5 million)
                                                    extractive facilities) adjacent to
                                                    or in areas that are protected or
                                                    have high biodiversity values.




                                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                        157
Page 158
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Upaya Perlindungan Habitat pada Kawasan Dilindungi dan Area Konservasi [304-1][304-3][CSS-12.5.4]
       Habitat Protection Efforts in Protected Areas and Conservation Areas
                                                          Posisi Wilayah Operasi
          Wilayah                                     terhadap Wilayah Dilindungi                                                                  Nilai
                          Wilayah Dilindungi dan
           Operasi                                           dan Jenis Operasi                         Kegiatan Tahun 2024                   Keanekaragaman
                                   Luasan
          Operating                                    Position of Operation Area to                      2024 Activities                         Hayati
                         Total Protected Land Area
            Area                                        Protected Area and Type of                                                           Biodiversity value
                                                                 Operation

        KTD Embalut     Hutan Pendidikan. Luas       Tidak terdapat aktivitas operasi      Pengkayaan & Perawatan tanaman lokal di           2.39
                        80 Ha                        (kantor, fasilitas produksi,          area hutan pendidikan :
                        Education Forest. Area       maupun fasilitas ekstraktif)          1. Melakukan penyulaman pohon buah lokal
                        80 Ha                        yang berdekatan atau berada              di area kebun buah lokal sejumlah 390
                                                     di wilayah yang dilindungi atau          pohon (Kalangkala, ramania, mundar, ihau
                                                     memiliki nilai keanekaragaman            dan asam putar)
                                                     hayati yang tinggi.                   2. Melakukan penyulaman pohon lokal di
                                                     There are no operating activities        area hutan pendidikan heterogen dan
                                                     (offices, production facilities, or      homogen sejumlah 3.858 pohon (Ulin,
                                                     extractive facilities) adjacent to       Meranti blangeran, kapur, laban, nyatoh,
                                                     or in areas that are protected or        gaharu, sungkai dll)
                                                     have high biodiversity values.        3. Melakukan perawatan Hutan Pendidikan
                                                                                              seluas 80 Ha
                                                                                           4. Melakukan monitoring dan evaluasi
                                                                                              vegetasi di hutan pendidikan

                                                                                           Enrichment & maintenance of local plants in
                                                                                           the education forest area :
                                                                                           1. Replanting 390 local fruit trees in the
                                                                                               designated orchard area, including
                                                                                               Kalangkala, Ramania, Mundar, Ihau, and
                                                                                               Asam Putar.
                                                                                           2. Replanting 3,858 local tree species in
                                                                                               both heterogeneous and homogeneous
                                                                                               educational forest areas, including Ulin,
                                                                                               Meranti Blangeran, Kapur, Laban, Nyatoh,
                                                                                               Gaharu, Sungkai, and others.
                                                                                           3. Conducting maintenance activities across
                                                                                               80 hectares of the Educational Forest.
                                                                                           4. Performing continuous monitoring and
                                                                                               evaluation of vegetation within the
                                                                                               Educational Forest.

                                                                                           Penyediaan Infrastruktur/sarana prasarana
                                                                                           penunjang :
                                                                                           1. Perawatan jalan/akses hutan pendidikan
                                                                                              serta pembangunan pintu masuk (gapura)
                                                                                           2. Pembangunan pondok sebagai tempat
                                                                                              informasi hutan pendidikan
                                                                                           3. Pembuatan instalasi dan sistem pw
                                                                                              enyiraman untuk mencegah kekeringan
                                                                                              saat musim kemarau

                                                                                           Provision of Supporting Infrastructure and
                                                                                           Facilities:
                                                                                           1. Maintenance of roads and access routes
                                                                                              within the Educational Forest, including the
                                                                                              construction of an entrance gate.
                                                                                           2. Construction of a shelter to serve as an
                                                                                              information center for the Educational
                                                                                              Forest.
                                                                                           3. Installation of an irrigation system to
                                                                                              prevent drought during the dry season.




158     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 159
Tentang ITM dan                       Tata Kelola yang Transparan                    Komitmen Kami terhadap             Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                 dan Bertanggung Jawab                          Kesejahteraan Manusia              Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and                         Transparent and Responsible                    Our Commitment to                  Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report                 Governance                                     People Wellbeing                   Managing Environmental Impacts




 Pada tahun 2024, ITM melalui anak usahanya PT BEK                                                   In 2024, ITM, through its subsidiary PT BEK, continued its
 melanjutkan kembali kerjasama dengan Badan Riset dan                                                partnership with the National Research and Innovation Agency
 Inovasi Nasional (BRIN) yang telah terjalin sejak akhir tahun                                       (BRIN), a collaboration that began in late 2022. The focus of
 2022. Fokus kerjasama di tahun 2024 yaitu studi diversitas                                          the partnership in 2024 is a study on the diversity of potential
 tumbuhan lokal berpotensi di kawasan konsesi PT Bharinto                                            local plant species in the PT Bharinto Ekatama concession
 Ekatama dan Sekitarnya dengan keluaran buku keragaman                                               area and its surroundings. The outcome will be a book
 tumbuhan buah lokal kalimantan terpilih (dokumentasi,                                               documenting the diversity of selected local fruit plants in
 deskripsi morfologi, kandungan nutrisi, review referensi ilmiah).                                   Kalimantan, including details on documentation, morphological
 Kemudian, terdapat keluaran laporan pengamatan hasil                                                descriptions, nutritional content, and a review of scientific
 penyisipan tumbuhan berpotensi dan buah lokal terpilih,                                             references. Additionally, a report will be produced on the
 termasuk didalamnya kegiatan penyerahan bahan tanam                                                 monitoring of the insertion of potential plants and selected
 untuk pembibitan di nurseri dan kegiatan penyisipan bibit                                           local fruits, which includes activities such as the delivery of
 tumbuhan buah lokal terpilih di area rehabilitasi. Kerjasama                                        planting materials for nursery propagation and the planting
 ini akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2025 mendatang.                                         of selected local fruit seedlings in rehabilitation areas. This
 [304-3]                                                                                             collaboration is set to continue until mid-2025. [304-3]

 Kegiatan Reklamasi Pascatambang                                                                     Post-Mining Reclamation Activities
 ITM melaksanakan kegiatan reklamasi untuk mengembalikan                                             ITM carries out reclamation activities to restore the carrying
 daya dukung ekosistem di lahan bekas tambang, sehingga                                              capacity of the ecosystem on ex-mining land, and to increase
 manfaat dan fungsi lahan dapat meningkat. Pada tahun 2024,                                          the benefits and functions of the land. In 2024, the reclamation
 luas reklamasi mencapai 551,28 ha. Secara keseluruhan, luas                                         area reached 551.28 ha. Overall, the reclamation area reached
 reklamasi mencapai 16.431 ha dan 863,75 ha lahan telah                                              16,431 ha and 863.75 ha of land has been cleared for mining
 dibuka untuk operasi pertambangan. Hingga akhir tahun                                               operations. As of the end of 2024, a total of 29,779 ha of
 2024, terdapat total 29.779 ha lahan yang digunakan untuk                                           land was used for mining. [304-3]
 pertambangan.[304-3]

 Perusahaan juga melaksanakan kegiatan revegetasi sebagai                                            The Company also carried out revegetation activities as a
 bentuk pengelolaan lahan terganggu dengan menanam pohon                                             form of disturbed land management by planting a total of
 sejumlah 625.806 batang. Tanaman yang ditanam termasuk                                              625,806 trees. The plants planted include local plants and
 tanaman lokal dan tanaman yang memiliki nilai ekonomi.                                              plants that have economic value. In addition to revegetation,
 Selain revegetasi, ITM juga melakukan penimbunan material                                           ITM also stockpiled materials in the void area which succeeded
 di area void yang berhasil mengurangi 205 ha total luasan                                           in reducing 205 ha of total void area or down 115% of the void
 void atau turun 115% dari luasan void. Lubang bekas tambang                                         area. The former mining pit that has been covered is then
 yang telah tertutupi kemudian dilanjutkan untuk kegiatan                                            continued for revegetation activities.
 revegetasi.


   Realisasi Kegiatan Reklamasi di Lokasi Tambang [304-3][CSS-12.5.4
   Realization of Reclamation and Revegetation at Mine Sites

                                               Satuan                   Akumulasi
             Parameter                                                                                    2024                   2023                     2022
                                                Unit                   Accumulation

   Lahan Terganggu
                                                                            29,779                        863.75                 691.07                  680.09
   Disturbed Land

   Lahan Reklamasi
                                                  Ha                        16,431                        551.28                 630.40                  774.62
   Reclaimed Land

   Lahan Revegetasi
                                                                             5,791                        501.58                 420.47                  674.36
   Revegetated Land

   Jumlah Pohon                                Batang
                                                                          2,487,561                      625,806                546,485                  496,652
   Number of Trees                              Trees

   Keterangan: *Ada perubahan akumulasi 2022 dari 11.000 ke 15.000 karena penyesuaian AMDAL
   Note: *There has been a cumulative change in 2022 from 11,000 to 15,000 due to AMDAL adjustment




                                                                                     Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                159
Page 160
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Rencana pascatambang telah diterapkan di 100% wilayah                  Post-mining plans have been implemented in 100% of ITM's
       operasional ITM. Sepanjang tahun 2024, reklamasi                       operational areas. During the year, post-mining reclamation
       pascatambang berhasil diselesaikan di PT Kitadin – site                was successfully completed at PT Kitadin – Embalut Site. By
       Embalut. Sampai akhir periode pelaporan, pengeluaran untuk             the end of the reporting period, expenditure on post-mining
       kegiatan pascatambang tercatat sebesar Rp10,3 miliar. [CSS-            activities was recorded at Rp10.3 billion. [CSS-12.3.4, CSS-12.3.5]
       12.3.4, CSS-12.3.5]


       Perlindungan Keanekaragaman                                            Protection of Biodiversity
       Hayati di Luar Lokasi Tambang                                          Outside the Mine Site

       Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS)                                Watershed Rehabilitation
       Pelaksanaan rehabilitasi DAS di luar kawasan tambang ITM               ITM has implemented watershed rehabilitation outside the
       dilakukan sesuai lokasi yang ditetapkan pemerintah, dengan             mining area according to the location designated by the
       kewajiban pelaksanaan penanaman di empat provinsi:                     government, with the planting obligation in four provinces:
       Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, DI Yogyakarta, dan               East Kalimantan, South Kalimantan, Yogyakarta, and Central
       Jawa Tengah. Pelaksanaan rehabilitasi DAS seluas izin konsesi          Java. The watershed rehabilitation in the concession area is
       dijalankan berdasarkan Keputusan Menhut No. 2628/                      carried out based on the Minister of Forestry Decree No.
       Menhut-V/RHL/2012 tanggal 14 Mei 2012 dan Keputusan                    2628/Menhut-V/RHL/2012 dated May 14, 2012, and Minister
       MenLHK No. SK.8671/MenLHK-PDASHL/KTA/ DAS.1/12/218                     of Environment and Forestry Decree No. SK.8671/MenLHK-
       tanggal 18 Des 2018.                                                   PDASHL/KTA/ DAS.1/12/218 dated December 18, 2018.

       Hingga tahun 2026, ITM berkewajiban untuk melaksanakan                 Up until 2026, ITM has an obligation to rehabilitate 48,010.94
       rehabilitasi pada 48.010,94 ha area DAS. Program rehabilitasi          ha of watershed area. The watershed rehabilitation program
       DAS dilaksanakan selama tiga tahun, meliputi penanaman                 is carried out for three years, including planting (P0), the first
       (P0), pemeliharaan tahun pertama (P1), dan pemeliharaan                year maintenance (P1), the second year maintenance (P2),
       tahun kedua (P2), untuk kemudian dilakukan penyerahan                  and then the handover to the government when the planting
       kepada pemerintah jika sudah memenuhi kriteria keberhasilan            meets the success criteria. In 2024, ITM handed over the
       penanaman. Pada tahun 2024, hasil penanaman 932,5 ha                   planting 932.5 ha of watershed rehabilitation area to the
       area rehabilitasi DAS telah diserahkan oleh ITM kepada                 government. ITM prioritized planting local and Multi-Purpose
       pemerintah. ITM memprioritaskan tanaman lokal dan Multi                Tree Species (MPTS), and involved 37 local contractors in the
       Purpose Tree Species (MPTS), dan pada pelaksanaan program              program implementation to drive the local economy.
       turut melibatkan 37 kontraktor lokal dalam rangka                      [304-2]
       menggerakkan perekonomian daerah. [304-2]

       Pada tahun 2024, Pembangun Persemaian Mentawir di Ibu                  In 2024, the development of Mentawir Nursery in the
       Kota Negara (IKN) telah menunjukkan pada tahun 2024, Pusat             Nusantara Capital City (IKN) has shown in 2024, the Mentawir
       Persemaian Mentawir di Ibukota Nusantara (IKN), tepatnya               nursery center in the National Capital City (IKN), precisely in
       Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur telah                  Penajam Paser Utara Regency, East Kalimantan has been
       selesai di bangun. Serah terima Pusat Persemaian kepada                completed. The handover of the nursery center to the
       pemerintah sekaligus peresmian oleh Presiden Joko Widodo               government as well as the inaguration by President Joko
       dilaksanakan pada Juni 2024.                                           Widodo was held in June, 2024.


        Realisasi Kegiatan Rehabilitasi DAS (Ha)
        Realization of Watershed Rehabilitation Activities (Ha)

                                   Kinerja Rehabilitasi DAS                                              Akumulasi
                             Watershed Rehabilitation Performance                                       Accumulation

        Kewajiban Penanaman DAS hingga 2026
                                                                                                         51,093.94
        Watershed Planting Obligation until 202W6

        Penanaman (P0)
                                                                                                         43,793.47
        Planting (P0)

        Pemeliharaan Tahun Pertama (P1)
                                                                                                         37,068.64
        First year maintenance (P1)

        Pemeliharaan Tahun Kedua (P2)
                                                                                                          31,343.74
        Second year maintenance (P2)

        Lahan DAS yang Telah Diserahterimakan
                                                                                                         24,633.42
        Watershed land that has been handed over




160      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 161
Tentang ITM dan                          Tata Kelola yang Transparan                        Komitmen Kami terhadap                Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                    dan Bertanggung Jawab                              Kesejahteraan Manusia                 Mengelola Dampak Lingkungan                      Lampiran
About ITM and                            Transparent and Responsible                        Our Commitment to                     Building the Future,                             Appendix
Sustainability Report                    Governance                                         People Wellbeing                      Managing Environmental Impacts




 Pelestarian Daerah Pesisir                                                                             Coastal Area Preservation

 Melalui anak usaha IMM, ITM melaksanakan pelestarian                                                   Through its subsidiary, IMM, ITM conserves coastal areas in
 wilayah pesisir di Kecamatan Bontang Lestari, Kota Bontang                                             Bontang Lestari District, Bontang City and Marang Kayu
 dan Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.                                                District, Kutai Kartanegara Regency. The activities include
 Kegiatan yang dilakukan berupa penanaman mangrove dan                                                  mangrove planting and coral reef transplantation due to the
 transplantasi terumbu karang, mengingat adanya tingkat                                                 high level of abrasion and the condition of submerged coral
 abrasi tinggi dan kondisi pulau karang tenggelam di wilayah                                            islands in the area during high tide. The conservation activities
 tersebut saat air pasang. Kegiatan pelestarian ini melibatkan                                          involve the surrounding community in cultivating marine biota
 masyarakat sekitar berupa budidaya biota laut serta pelatihan                                          as well as training to increase internal capacity to support
 untuk meningkatkan kapasitas internal untuk mendukung                                                  mangrove management according to regulations to achieve
 pengelolaan mangrove sesuai regulasi agar dapat mencapai                                               the expected planting success rate. This activity is expected
 tingkat keberhasilan penanaman yang diharapkan. Kegiatan                                               to boost ecotourism and number of fauna and prevent the
 ini diharapkan dapat meningkatkan ekowisata dan jumlah                                                 decline of biodiversity.
 fauna serta mencegah penurunan keanekaragaman hayati.
   Realisasi Kegiatan Pelestarian Daerah Pesisir
   Results of the Coastal Conservation Area

              Kinerja Pelestarian Daerah Pesisir                                                                                                                        Akumulasi
                                                                                          2024                          2023                   2022
            Results of the Coastal Conservation Area                                                                                                                   Accumulation

   Penanaman Bibit Mangrove (Jumlah Bibit)
                                                                                         20,000                      50,000                   40,000                        110,000
   Mangrove Planting (Number of seedlings)

   Luas Area Penanaman Mangrove (Ha)
                                                                                             2                           5                         4                          11
   Mangrove Planting Area (ha)

                                                                                                                      50 meja
                                                                                                               transplantasi dengan
   Transplantasi Terumbu Karang (Unit Kubah Beton)
                                                                                                                   total 800 bibit                                       1.440 bibit
   Transplantation of reef coral branching on domeshape                                      0                                                    640
                                                                                                                50 transplant tables                                  1,440 seedlings
   concrete
                                                                                                                 with a total of 800
                                                                                                                     seedlings

   Tingkat Kerapatan Terumbu Karang
                                                                                             0                          75%                       75%                          -
   Coral Reef Density Level

   Keterangan: *Akumulasi realisasi kegiatan sejak tahun 2010
   Note: *Accumulated realization of coastal conservation area activities carried out since 2010




 Nilai Keanekaragaman Plankton di Daerah Pesisir
 Plankton Diversity Index (H’) in Coastal Areas

                                                               2024                                              2023                                          2022
               Uraian
              Description
                                              Q1          Q2          Q3         Q4           Q1        Q2           Q3           Q4         Q1          Q2            Q3             Q4

   Individual Amount per Liter                N/A         108        N/A          4           N/A       14           N/A        19,375      756         1,008          819            5

   Indeks Keanekaragaman
   Hayati (H’)                                N/A        2.07        N/A          0           N/A       2.41         N/A         2.32       1.82        1.89           1.78          1.30
   Diversity Index




 Nilai Keanekaragaman Benthos di Daerah Pesisir
 Benthos Diversity Index (H’) in Coastal Areas

                                                                2024                                             2023                                          2022
               Uraian
              Description
                                               Q1         Q2           Q3          Q4              Q1     Q2             Q3        Q4        Q1         Q2            Q3             Q4

   Individual Amount per Liter                N/A         740         N/A         740            N/A         4          N/A        286       500        275           300             2

   Indeks Keanekaragaman
   Hayati (H’)                                N/A         1.68        N/A           0            N/A     1.95           N/A        1.95     2.27        1.84          2.02          0.97
   Diversity Index




                                                                                          Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                            161
Page 162
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Pengelolaan                                           Water and
                                                             Effluent
       Air dan                                               Management
       Efluen

            Highlight 2024 | 2024 Highlights

                                                          Intensitas Penggunaan Air | Intensity of Water Use



                                                          0.00023                              ML/Ton



          Pendekatan Manajemen [3-3][CSS-12.7.1]
          Management Approach

          Topik Material: Air dan Efluen
          Material Topic: Water and Effluent
          Kebijakan | Policy:
          • Prosedur No. ITM-P-HSE-9.2-002 Kebijakan Lingkungan
          • Procedure No. ITM-P-HSE-9.2-002 Environmental Policy
          Strategi | Strategy:
          • Kepatuhan terhadap baku mutu kualitas air limbah
          • Konservasi air melalui pencegahan atas kehilangan air dan daur ulang air
          • Compliance with quality standards for waste water quality
          • Water conservation through prevention of water loss and water recycling



         Dampak dan Pengelolaan | Impact and Management


          Ketersediaan air merupakan faktor penting bagi kelangsungan operasional bisnis Perusahaan. ITM menyadari bahwa
          pengambilan air tanah dan air permukaan dapat mempengaruhi keseimbangan ketersediaan air dalam jangka panjang.
          Perusahaan berkomitmen untuk memanfaatkan air secara bertanggung jawab dan bijaksana. ITM juga memahami risiko
          yang dapat ditimbulkan atas pembuangan air limbah dari aktivitas tambang seperti pengasaman dan pencemaran
          logam berat pada badan air. Oleh sebab itu, Perusahaan memastikan bahwa air yang dilepaskan telah melalui proses
          pengolahan sesuai standar dan aturan yang ditetapkan untuk menjaga kualitas lingkungan.

          Water availability is a crucial factor for the continuity of the Company's business operations. ITM recognizes that
          groundwater and surface water withdrawals can affect the balance of water availability in the long term. The Company
          is committed to responsible and prudent use of water. ITM also recognizes the risks of discharging wastewater from
          mining activities such as acidification and heavy metal contamination to water bodies. Therefore, the Company ensures
          that the discharged water has undergone a treatment process in accordance with established standards and regulations
          to maintain the quality of environmental.




162     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 163
Tentang ITM dan                  Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap              Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan            dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia               Mengelola Dampak Lingkungan      Lampiran
About ITM and                    Transparent and Responsible   Our Commitment to                   Building the Future,             Appendix
Sustainability Report            Governance                    People Wellbeing                    Managing Environmental Impacts




    Sumber Daya dan Evaluasi | Resources and Evaluation


     Departemen Operation bertanggung jawab melakukan pengelolaan air dan sedangkan Departemen HSEC bertanggung
     jawab memantau efluen. Direktur Operasional dan Direktur Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG) mengawasi
     pengelolaan air serta bertanggung jawab terhadap isu dan pengelolaan risiko terkait kelangkaan air. Evaluasi dilakukan
     setiap tahun melalui mekanisme pelaporan berkala kepada pihak berwenang. Hasil evaluasi serta masukan yang
     diperoleh melalui pelaporan dan diskusi kelompok terfokus (FGD) digunakan sebagai landasan untuk peningkatan
     berkelanjutan dalam memperbaiki kebijakan serta prosedur operasional terkait pengelolaan air. ITM menetapkan target
     tahunan rasio konsumsi air sebesar 0,176 m³/Ton FC, dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan peraturan
     yang berlaku, terutama di area operasional yang berdekatan dengan wilayah bertekanan air. [303-1]



     The Operations Departement is responsible for water management while the HSEC Department is responsible for
     effluent monitoring. The Director of Operations and Director of Environment, Social and Governance (ESG) oversee
     water management and are responsible for issues and risk management related to water scarcity. Evaluation is conducted
     annually through a regular reporting mechanism to the authorities. Evaluation results as well as feedback gathered
     through reporting and focus group discussions (FGDs) are used as a basis for continuous improvement in refining
     policies and operational procedures related to water management. ITM has set an annual target of water consumption
     ratio at 0.176 m³/ton FC, taking into account community needs and applicable regulations, especially in operational
     areas adjacent to water stress areas. [303-1]



 Penggunaan Air                                                          Water Use
 ITM menggunakan sumber air tanah untuk keperluan domestik               ITM uses groundwater sources for domestic and operational
 dan operasional. Selain itu, Perusahaan juga menggunakan                purposes. In addition, the Company also uses seawater and
 air laut dan air permukaan. Air laut digunakan sebagai material         rainwater collected in a collection pond. Seawater is used as
 boiler dan proses pendinginan pada PLTU yang dioperasikan               boiler material and cooling process in the CFPP operated by
 IMM, sedangkan air hujan dimanfaatkan untuk fasilitas                   IMM. Meanwhile, rainwater is used for mining facilities and
 tambang, pencucian kendaraan, penyiraman jalan, dan                     vehicles, road watering, and spraying in stockpiles. Starting
 penyemprotan di stockpile. Mulai pertengahan tahun 2024,                mid of 2024, ITM no longer withdraw seawater as raw water,
 ITM tidak lagi melakukan pengambilan air laut sebagai air               after the Company decided to discontinue CFPP operations.
 baku setelah perusahaan memutuskan penghentian operasi                  [303-1, 303-2][CSS12.7.2, CSS-12.7.3]
 PLTU. [303-1, 303-2][CSS12.7.2, CSS-12.7.3]

 ITM memantau pengambilan dan penggunaan air untuk                       ITM always monitors water withdrawal and use to prevent
 mencegah volume pengambilan air yang berlebihan, serta                  excessive water withdrawal volume, as well as to ensure that
 memastikan air buangan yang dilepas tidak mencemari                     the discharged water does not pollute the environment. ITM
 lingkungan. ITM mencatat pengambilan air menggunakan                    calculates water withdrawal and discharge from primary data
 data primer dari alar ukur sedangkan formula digunakan untuk            and formulas according to tank capacity. Throughout 2024,
 mencatat pembuangan air. Volume pembuangan air dikonversi               use of groundwater sources reached 206,147 ML, a decrease
 dari tinggi muka air yang melimpah melalui v-notch. Sepanjang           by 27% compared to the previous year due to surface water
 tahun 2024, sumber air tanah yang digunakan mencapai                    utilization. Meanwhile, ITM's water consumption reached
 206.147 ML, menurun 27% dibanding tahun sebelumnya                      4,463,085 ML, an increase of 17% from the previous year. The
 karena adanya pemanfaatan air permukaan. Di sisi lain,                  intensity of water usage was recorded at 0,00023 ML/ton FC.
 penggunaan air di ITM mencapai 4.463.085 ML, naik 17% dari              Based on the Aqueduct Risk Atlas, the Company's operating
 tahun sebelumnya. Intensitas penggunaan air tercatat                    area in Kalimantan is not located in a water stress area, thus
 sejumlah 0.00023 ML/ton FC. Berdasarkan Aqueduct Risk                   no water withdrawal from the water stress area. [303-1, 303-2]
 Atlas, wilayah operasi perusahaan di Kalimantan tidak                   [CSS12.7.2, CSS-12.7.3]
 termasuk dalam kawasan stres air sehingga tidak ada
 pengambilan air dari wilayah yang merupakan area stres air.
 [303-1, 303-2][CSS12.7.2, CSS-12.7.3]




                                                               Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                        163
Page 164
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




        Penggunaan Air Berdasarkan Sumber (M3) [303-3, 303-4, 303-5][CSS-12.7.4, CSS-12.7.5, CSS-12.7.6]
        Water Use by Source (M3)

                                      Uraian
                                                                                                     2024                                      2023                                      2022*
                                     Description

        Pengambilan Air
        Water Withdrawal

        Air Hujan
                                                                                                  263,701,115                              245,241,825                               166,749,852
        Rainwater
        Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                         -                                 245,241,825                                       -
        Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
        Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                         -                                         -                                         -
        Other water (>1,000 mg/L Total Dissolved Solids)

        Air Permukaan
                                                                                                   2,528,190                                 1,505,106                                 1,939,595
        Surface water
        Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                   2,502,167                                 1,482,825                                       -
        Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
        Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                    26,023                                     22,281                                        -
        Other water (>1,000 mg/L Total Dissolved Solids)

        Air Tanah
                                                                                                    206,147                                   281,609                                    77.433
        Ground water
        Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                         -                                    281,609                                        -
        Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
        Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                         -                                         -                                         -
        Other water (>1,000 mg/L Total Dissolved Solids)

        Air Laut
                                                                                                    944,072                                   1,138,156                                 1,191,355
        Sea water
        Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                         -                                         -                                         -
        Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)
        Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                         -                                    1,138,156                                      -
        Other water (>1,000 mg/L Total Dissolved Solids)

        Municipal Water
        Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)                                                                                         4,365                                      2,196
        Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)                                                 0
        Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)                                                                                            -                                        -
        Other water (>1,000 mg/L Total Dissolved Solids)

        Jumlah Pengambilan Air
                                                                                                 267,379,524                               248,171,061                               169,960,430
        Total Water Withdrawal

        Pembuangan Air Berdasarkan Tujuan
        Water Discharge

        Air Permukaan
                                                                                                 207,700,891                               284,946,071                                214,248,106
        Surface water

        Air Laut
                                                                                                    938,721                                  2,536,900                                2,406,966
        Sea water

        Jumlah Pembuangan Air
                                                                                                 208,639,612                               287,482,971                               271,457,488
        Total Water Discharge

        Jumlah Penggunaan Air
                                                                                                  4,463,085                                  3,803,912                                2,996,505
        Total Water Use

        Keterangan:
        • Penghitungan pemakaian air dilakukan melalui manajemen pengelolaan kolam endapan dan pemantauan meteran air terpasang.
        • Terdapat penyesuaian perhitungan pada perhitungan penggunaan air di tahun 2022. Hal ini dikarenakan pembuangan air tidak hanya berasal dari pengambilan air, namun juga berasal dari daerah
        tangkapan air dalam proses pertambangan.
        Note:
        • Calculation of water usage is carried out through the management of sediment ponds and monitoring of installed water meters.
        · No water withdrawal from water stress areas
        • There is adjustment in the calculation of water use in 2022. This is because the discharge of water does not only originate from water withdrawal, but also originates from the catchment area in the
        mining process


       Intensitas Penggunaan Air
       Water Use Intensity

                          Uraian                                    Satuan
                                                                                                        2024                                     2023                                     2022
                         Description                                 Unit

        Jumlah Produksi                                            Juta Ton
                                                                                                        19.66                                    17.24                                     16.7
        Total Production                                          Million Ton

        Pendapatan Bersih                                          USD Juta
                                                                                                       2,304                                     2,374                                   3,636
        Net Revenue                                               Million USD

                                                                     ML/Ton                           0.00023                                  0.00022                                  0.00018
        Intensitas Penggunaan Air
        Water Use Intensity
                                                                    ML/USD                          0.0000019                                0.0000016                                0.0000008


164     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 165
Tentang ITM dan                 Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap              Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan           dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia               Mengelola Dampak Lingkungan                Lampiran
About ITM and                   Transparent and Responsible            Our Commitment to                   Building the Future,                       Appendix
Sustainability Report           Governance                             People Wellbeing                    Managing Environmental Impacts




 Pengelolaan Efluen                                                                 Effluent Management
 ITM mengoptimalkan pemanfaatan Instalasi Pengolahan Air                            ITM optimizes the use of Wastewater Treatment Plants (WWTP)
 Limbah (IPAL) dan kolam pengendapan untuk mengolah air                             and settling ponds to treat the wastewater before it is
 limbah sebelum dilepaskan ke badan air atau dimanfaatkan                           discharged into water bodies or reused. It is conducted to
 kembali. Hal ini dilakukan untuk mengurangi timbulan efluen                        reduce the generation of effluent to the environment. ITM
 ke lingkungan. ITM juga telah menetapkan target pengelolaan                        has also set targets for effluent management to comply with
 efluen berupa penataan baku mutu sebelum air dilimpas ke                           quality standards before the water is discharged into water
 badan air.                                                                         bodies.

 Efluen yang ditimbulkan telah melalui proses pengolahan                            The effluent generated has been treated to meet the quality
 yang sesuai dengan standar baku mutu. Pemantauan kualitas                          standards. Effluent quality monitoring in the ponds with the
 efluen di kolam dengan tingkat pencemaran tertinggi dilakukan                      highest pollution rate is carried out in real-time using digital
 secara real-time menggunakan teknologi digital, sementara                          technology, while other ponds are checked manually by
 kolam lainnya diperiksa secara manual oleh laboratorium                            accredited laboratories. A total of 208,640 ML of treated
 terakreditasi. Total 208.640 ML efluen yang telah diolah                           effluent is discharged into water bodies. The Company also
 dialirkan ke badan air. Perusahaan juga secara konsisten                           consistently monitors the water quality of rivers surrounding
 mengawasi kualitas air di sungai-sungai sekitar wilayah operasi                    its subsidiaries' operations to ensure environmental impacts
 anak perusahaan untuk memastikan dampak lingkungan tetap                           are under control. [303-1, 303-2, 303-4] [CSS-12.7.2, CSS12.7.3, CSS-12.7.5]
 terkendali. [303-1, 303-2, 303-4] [CSS-12.7.2, CSS12.7.3, CSS-12.7.5]

 Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat insiden maupun laporan                        During 2024, there were no incidents or reports of
 keluhan lingkungan terkait efluen.                                                 environmental complaints related to effluents.


 Badan Air Tujuan Pelepasan Efluen
 Effluent Discharge Destination Water Bodies

    Anak Perusahaan                                            Badan Air                                           Jumlah Fasilitas Pengolahan Air Limbah
      Subsidiaries                                            Water Bodies                                            Total Wastewater Treatment Plans

                           Sungai Santan, Sungai Kare, Sungai Palakan, Laut Tanjung Merangas, Laut Bontang
           IMM                                                                                                                         15
                           Santan River, Kare River, Palakan River, Tanjung Merangas Sea, Bontang Sea

                           Sungai Mahakam, Sungai Separi, Sungai Embalut
        KTD-EMB                                                                                                                         1
                           Mahakam River, Separi River, Embalut River

                           Sungai Biangan, Sungai Tenaik
           BEK                                                                                                                         6
                           Biangan River, Tenaik River

                           Sungai Lawa, Sungai Separi, Sungai Mahakam, Sungai Bengkirai (Anak Sungai
                           Lawa), Sungai Begai, Sungai Jutung, Sungai Tunau, Sungai Biangan
           TCM                                                                                                                         38
                           Lawa River, Separi River, Mahakam River, Bengkirai River (Tributary of Lawa River),
                           Begai River, Jutung River, Tunau River, Biangan River

                           Sungai Katal-katal, Sungai Nahya, Galam Swamp, Sungai Asam-asam
           JBG                                                                                                                         11
                           Katal-katal River, Nahya River, Galam Swamp, Asam-asam River

       GPK dan TIS         -                                                                                                            -




 Pembuangan Air Tahun 2024 [303-4]
 Water Discharge 2024

              Pembuangan Air Berdasarkan Tujuan Pembuangan                                                       Semua Wilayah
                      Water Discharge by Destination                                                                All Areas


   Air permukaan
                                                                                                                     207,701
   Surface water

   Air laut
                                                                                                                       939
   Seawater

   Total pembuangan air
                                                                                                                    208,640
   Total water discharge

   Pembuangan air berdasarkan air tawar dan air lainnya
   Water discharge by freshwater and other water

   Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                                     196,585
   Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved Solids)




                                                                      Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                     165
Page 166
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Pembuangan Air Tahun 2024 [303-4]
       Water Discharge 2024

                        Pembuangan Air Berdasarkan Tujuan Pembuangan                                                                                    Semua Wilayah
                                Water Discharge by Destination                                                                                             All Areas


        Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                                                                               12,055
        Other water (>1,000 mg/L Total Dissolved Solids)

        Keterangan: ITM tidak beroperasi di wilayah yang mengalami langka air.
        Note: ITM does not operate at the water-stressed area.




       ITM mengidentifikasi zat-zat prioritas atau zat-zat yang                                                  ITM identifies priority substances or substances that cause
       menyebabkan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan terhadap                                                irreversible damage to water bodies, ecosystems or human
       badan air, ekosistem, atau kesehatan manusia pada proses                                                  health in the discharge process, such as Iron (Fe), Manganese
       pembuangan, seperti Besi (Fe), Mangan (Mn), Total Suspended                                               (Mn), Total Suspended Solid (TSS), and pH. ITM ensures that
       Solid (TSS), dan pH. ITM memastikan kandungan zat prioritas                                               the content of priority substances meets the quality standards
       tersebut telah memenuhi baku mutu atau tidak melewati batas                                               or does not exceed the limits according to the South
       sesuai Peraturan Daerah Kalimantan Selatan No.04/2008                                                     Kalimantan Regional Regulation No.04/2008 and East
       dan Peraturan Daerah Kalimantan Timur No.02/2011. [303-4]                                                 Kalimantan Regional Regulation No.02/2011. [303-4]


       Rerata Hasil Pengukuran Kualitas Olahan Efluen Tahun 2024
       Average Results of Effluent Treatment Quality Measurement 2024
                              Baku Mutu*




                                                                                                                     Site/Anak Perusahaan
         Parameter




                               Standard*
                                Quality
                     Satuan




                                                                                                                         Site/Subsidiary
                      Unit




                                                           IMM                                 JBG                               TCM                                     BEK                                KTD-EMB
                                                                       Terendah




                                                                                                          Terendah




                                                                                                                                             Terendah




                                                                                                                                                                                     Terendah




                                                                                                                                                                                                                             Terendah
                                               Rata-rata




                                                                                  Rata-rata




                                                                                                                     Rata-rata




                                                                                                                                                         Rata-rata




                                                                                                                                                                                                Rata-rata
                                                           Tertinggi




                                                                                              Tertinggi




                                                                                                                                 Tertinggi




                                                                                                                                                                         Tertinggi




                                                                                                                                                                                                                 Tertinggi
                                               Average




                                                                                  Average




                                                                                                                     Average




                                                                                                                                                         Average




                                                                                                                                                                                                Average
                                                           Highest




                                                                                              Highest




                                                                                                                                 Highest




                                                                                                                                                                         Highest




                                                                                                                                                                                                                 Highest
                                                                       Lowest




                                                                                                          Lowest




                                                                                                                                             Lowest




                                                                                                                                                                                     Lowest




                                                                                                                                                                                                                             Lowest
        pH                    6.0-9.0      7.4             8.94        6.02       6.96        7.97        6.10       7.23        8.40        6.40       7.46         8.50            6.20       7.21         7.80            6.90


        TSS                   </=300       38.92           230         2          5.80        46.50       1.50       7.07        150         5.00       40.17        217.00          5.00       15.14        27.00           6.00


        Fe                    </= 7.0      0.59            5.96                   0.66        6.89        0.02       0.21        2.80        0.01       0.95         4.30                       0.60         0.80            0.20
                     mg/L

        Mn                    </= 4.0      0.77            3.93        0.01       0.57        3.99        0.01       0.02        0.30        0.01       0.56         2.00            0.03       0.01         0.03            0.01


        Cd**                  </=0.05      -               -           -          0.01        0.01        0.01       -           -           -          -            -               -          -            -               -

        Keterangan:
        N/A: Cd parameter tidak diwajibkan di Regulasi Daerah Kalimantan Timur No.02/2011
        *Berdasarkan Peraturan Daerah Kalimantan Timur No.02/2011 dan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan No. 36/2000
        **Berdasarkan Peraturan Daerah Kalimantan Selatan No.04/2008
        Notes:
        N/A: The Cd parameter is not required in the East Kalimantan Regional Regulation No. 02/2011
        * Based on East Kalimantan Regional Regulation No.02/2011 and Governor of South Kalimantan No.36/2000
        **Based on South Kalimantan Regional Regulation No.04/2008


       Perusahaan melakukan pemantauan dan menghitung nilai                                                      The Company conducts regular monitoring and calculates
       keanekaragaman hayati di badan sungai secara berkala untuk                                                the biodiversity value in the river body to ensure that the
       memastikan bahwa pelepasan olahan efluen tidak                                                            discharge of treated effluent does not affect the aquatic
       mempengaruhi habitat di air. Hasil pengukuran plankton di                                                 habitat. The results of plankton measurements in the water
       badan air juga menunjukkan bahwa ekosistem sungai tidak                                                   body also showed that the river ecosystem was not affected
       terpengaruh oleh pelepasan olahan efluen. Selama tahun                                                    by the discharge of treated effluent. During 2024, there were
       2024, tidak ada insiden terkait pengelolaan air dan efluen                                                no incidents related to water and effluent management that
       yang berdampak terhadap ekosistem sungai. [303-1][CSS-12.7.2]                                             affected the river ecosystem. [303-1][CSS-12.7.2]




166     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 167
Tentang ITM dan                  Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap          Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan            dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia           Mengelola Dampak Lingkungan               Lampiran
About ITM and                    Transparent and Responsible            Our Commitment to               Building the Future,                      Appendix
Sustainability Report            Governance                             People Wellbeing                Managing Environmental Impacts




 Di sisi lain, Perusahaan mengoptimalkan fasilitas drainase                         In addition, the Company optimizes its inlet and outlet drainage
 masuk dan keluar dilakukan untuk mencegah tingginya muka                           facilities to prevent high water levels from disrupting mining
 air yang mengganggu aktivitas penambangan, terutama pada                           activities, especially during the rainy season. ITM also added
 saat musim hujan. ITM juga menambah pompa air untuk                                water pumps to speed up the process of removing water from
 mempercepat proses pengeluaran air dari lubang tambang                             the pit. Until the end of 2024, there were 71 settling ponds
 (pit). Hingga akhir tahun 2024, terdapat 71 kolam endapan                          with a capacity of 7,080,163 m3 to control and treat rainwater
 dengan kapasitas 7.080.163 m3 untuk mengontrol dan                                 runoff into drainage channels. [303-1, 303-2][CSS-12.7.2, CSS-12.7.3]
 mengolah limpasan air hujan (run off) ke saluran drainase.
 [303-1, 303-2][CSS-12.7.2, CSS-12.7.3]


 Untuk pengelolaan Air Asam Tambang (AAT) pada lokasi                               For the management of Acid Mine Drainage (AMD) at mining
 pertambangan, ITM menerapkan strategi pengelolaan                                  sites, ITM implements a management strategy based on mining
 berdasarkan best practice pertambangan pada Banpu AMD                              best practices in the Banpu AMD Management Handbook to
 Management Handbook untuk mengatasi dan mencegah                                   address and prevent negative impacts of AMD.
 dampak negatif yang ditimbulkan AAT.

 Strategi pengelolaan AAT terdiri dari tiga tahap, yaitu:                           The management strategy consists of three stages, namely:
 [CSS-12.7.2]                                                                       [CSS-12.7.2]




                                                                        AMD Preventive
                                                                         Management




                Identifikasi Acid Mine
                   Drainage (AMD)                                                                                         AMD Corrective
                                                               1. Pengembangan metode waste
                Identification of Acid Mine                       handling                                                 Management
                     Drainage (AMD)                               a. Penanganan selektif
                                                                  b. PAF waste covering (kapsulasi,
                                                                     water covering)
                                                               2. Waste scheduling mine
                                                                  development
                                                                  a. Metode backfilling waste
         1. Identifikasi AMD                                   3. Drainage management system                       1. Discharge water treatment
            a. Penilaian geologi                                                                                   2. In situ water treatment
            b. Penilaian geokimia                              1. Development of waste handling                    3. Revegetasi
         2. Karakterisasi AMD                                     methods                                          4. Reparasi gully
         3. Klasifikasi AMD                                       a. Selective handling                            5. Acid leaching management
         4. Modeling AMD                                          b. PAF waste covering
            a. Estimasi volume                                       (capsulation, water covering)                 1. Discharge water treatment
            b. Aktualisasi model                               2. Waste scheduling mine development                2. In situ water treatment
            c. Rekomendasi waste handling                         a. backfilling waste method                      3. Revegetation
                                                               3. Drainage management system                       4. Gully repair
         1. AMD Identification
                                                                                                                   5. Acid leaching management
            a. Geological assessment
            b. Geochemical assessment
         2. AMD characterization
         3. AMD Classification
         4. AMD Modeling
            a. Volume estimation
            b. Model updating
            c. Waste handling recommendation




                                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                              167
Page 168
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Pengelolaan                                                            Waste
                                                                              Management
       Limbah

           Highlight 2024 | 2024 Highlights

                      Pengelolaan Limbah secara 3R | 3R Waste Management                    Intensitas Limbah B3 | Hazardous Waste Intensity



                      51%                                                                   0.17                  Kg/Ton Produksi
                                                                                                                  Kg/Tons Production



           Pendekatan Manajemen [3-3][CSS-12.6.1]
           Management Approach

          Topik Material: Limbah
          Material Topic: Waste
          Kebijakan | Policy:
          • Prosedur No. ITM-P-HSE-9.2-002 Kebijakan Lingkungan
          • Procedure No. ITM-P-HSE-9.2-002 Environmental Policy
          Strategi | Strategy:
          • Kepatuhan terhadap baku mutu kualitas air limbah
          • Konservasi air melalui pencegahan atas kehilangan air dan daur ulang air
          • Compliance with quality standards for waste water quality
          • Water conservation through prevention of water loss and water recycling



         Dampak dan Pengelolaan | Impact and Management
          Limbah yang timbul dari aktivitas penambangan batubara dan kegiatan perkantoran ITM perlu dikelola secara efektif
          untuk mencegah pencemaran lingkungan. Perusahaan mengelola limbah sesuai regulasi sebagai bentuk tanggung
          jawab terhadap lingkungan karena ITM menyadari bahwa limbah dan polusi yang tidak terkontrol dari proses produksi
          dapat mengganggu kesehatan dan keberlanjutan ekosistem, yang secara tidak langsung menunjukkan dampak terhadap
          hak asasi manusia. Selain itu, pengelolaan limbah yang kurang optimal berpotensi menambah biaya operasional secara
          internal dan meningkatkan pengeluaran untuk remediasi lingkungan (eksternal).
          Waste generated from ITM's coal mining and office activities needs to be managed effectively to prevent environmental
          contamination. ITM recognizes that uncontrolled waste and pollution from the production process can be hazardous
          to the health and sustainability of the ecosystem, which indirectly indicates the impact on human rights. In addition,
          poor waste management has the potential to increase internal operating costs and externally increase expenditures
          for environmental remediation. Therefore, sub-optimal was management has the potential to increase operational cost
          internally and increase expanditure on environmental remediation (externally).


         Sumber Daya dan Evaluasi: | Resources and Evaluation:
          Pengelolaan dan pemantauan limbah menjadi tanggung jawab Departemen General Services (GS) dan HSEC. Berdasarkan
          evaluasi pada tahun 2024, timbulan limbah non-B3 didominasi oleh ban bekas. Sebesar 61% dari limbah non-B3 yang
          dihasilkan dikelola secara 3R. Pada tahun 2024, ITM menargetkan timbulan limbah B3 sebanyak <2.940 ton, dan
          pengelolaan limbah non-B3 secara 3R sebesar 452 ton, atau sebesar 21,6 Gr/Ton FC. Umpan balik dari otoritas melalui
          laporan dan diskusi kelompok terarah (FGD) digunakan untuk memperbaiki dan menetapkan kebijakan serta prosedur
          pengelolaan limbah operasional.
          Waste management and monitoring is the responsibility of the General Services (GS) Department and HSEC. Based on
          evaluation in 2024, non-B3 waste generation is dominated by used tires. A total of 61% of non-B3 waste generated is
          managed in a 3R approach. In 2024, ITM targeted a hazardous waste (B3) generation of less than 2,940 tons and the
          management of 452 tons of non-hazardous waste through the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) approach, equivalent to
          21.6 Gr/Ton FC. Feedback from authorities through reports and focus group discussions (FGDs) is used to improve and
          establish operational waste management policies and procedures.



168     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 169
Tentang ITM dan                  Tata Kelola yang Transparan      Komitmen Kami terhadap               Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan            dan Bertanggung Jawab            Kesejahteraan Manusia                Mengelola Dampak Lingkungan              Lampiran
About ITM and                    Transparent and Responsible      Our Commitment to                    Building the Future,                     Appendix
Sustainability Report            Governance                       People Wellbeing                     Managing Environmental Impacts




   Dampak Aktual dan Potensial dari Timbulan Limbah [306-1]
   Actual and Potential Impacts of Waste Generation

   Dampak Internal dan
                                        Limbah B3                                                   Limbah Non-B3
       Eksternal
                                      Hazardous Waste                                             Non-Hazardous Waste
        Impacts

   Aktual                                                      Pembentukan material air asam tambang dari material batuan pembentuk asam
                             -
   Actual                                                      The material formation of acid mine drainage from acid-forming rock material

                             Pencemaran material hidrokarbon
   Potensial                                                   Pencemaran tanah dan air akibat timbulan plastik, kertas bekas dan limbah cair domestik
                             Hydrocarbon material pollution
   Potential                                                   Land and water pollution due to plastic, waste paper and domestic wastewater generation




 Timbulan limbah dari seluruh kegiatan operasional Perusahaan                   The Company's waste generation from all operational activities
 terbagi menjadi limbah padat dan cair berupa limbah non-B3                     is divided into solid and liquid waste in the form of non-
 dan limbah bahan berbahaya beracun (B3). Sebagian besar                        hazardous and hazardous waste. Most of the non-hazardous
 limbah non-B3 berasal dari kantin, kantor dan mess karyawan,                   waste is generated from canteens, offices and employee
 sedangkan limbah B3 dominan berupa oli bekas yang                              mess, while hazardous waste is predominantly in the form of
 bersumber dari perawatan unit operasi. Sebagian timbulan                       used oil from the maintenance of operating units. Some non-
 limbah non-B3 dikelola mandiri, dan beberapa jenis limbah                      hazardous waste is managed independently, while some
 non-B3 lain dikelola bekerja sama dengan pihak ketiga yang                     other types of non-hazardous waste are managed in
 berwenang. ITM mengelola limbah dengan prinsip 3R (reduce,                     collaboration with licensed third parties. ITM manages waste
 reuse, recycle) berdasarkan jenis dan bentuknya dimulai dari                   with the 3R principle (reduce, reuse, recycle) based on its
 tahap penyimpanan, pemindahan, hingga pembuangan akhir,                        type and form starting from the storage, transfer, up to final
 dengan tujuan mengurangi pembuangan limbah dan                                 disposal stages, to reduce waste disposal and save resources.
 menghemat sumber daya. Pengumpulan data limbah dan                             Waste data collection and monitoring processes are carried
 proses pemantauannya dilakukan melalui Performance                             out through the Performance Reporting System (PRS). [306-1,
 Reporting System (PRS). [306-1, 306-2][CSS-12.6.2, CSS-12.6.3]                 306-2][CSS-12.6.2, CSS-12.6.3]


 Sepanjang tahun 2024, jumlah timbulan limbah Non-B3                            Throughout 2024, the amount of Non-B3 waste generation
 sebesar 4.452 ton termasuk abu terbang (fly ash) dan abu                       amounted to 4,452 tons, including fly ash and bottom ash, a
 dasar (bottom ash), menurun 22% dibandingkan tahun                             decrease of 22% compared to the previous year. This is due
 sebelumnya. Hal ini disebabkan disebabkan karena ITM                           to ITM implemented the 3R (Reduce, Reuse, Recycle)
 menerapkan prinsip pengelolaan 3R (Reduce, Reuse, Recycle).                    management principle. The amount of hazardous waste
 Adapun jumlah timbulan limbah B3 sebesar 3.020 ton menurun                     generation amounted to 3,020 tons an a decrease of 1%
 1% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan                           compared to the previous year. This is due to operational
 efisiensi operasional dan perbaikan sistem pengelolaan limbah..                efficiency and improved waste management system. Waste
 Intensitas limbah tahun 2024 sebesar 0,23 Kg/Ton FC.                           intensity in 2024 amounted to 0.23 Kg/Ton FC.

   Jumlah Timbulan Limbah Padat Non-B3 Dihasilkan (Ton) [306-3][CSS-12.6.4]
   Total Volume of Non-Hazardous Solid Waste Generated (Tons)

                  Jenis Limbah Padat Non-B3
                                                                       2024                               2023                          2022
               Type of Non-Hazardous Solid Waste

   Organik                          Domestik
                                                                      1,135.02                            903.5                         868.0
   Organic                          Domestic

                                    Kertas
                                                                       109.24                             149.0                         125.5
                                    Paper

                                    Lainnya
                                                                       79.45                               17.0                          8.5
                                    Others

   Non-organik                      Kaca
                                                                        0.59                               0.5                           1.5
   Non-Organic                      Glass

                                    Plastik
                                                                       90.34                              118.8                         192.8
                                    Plastic

                                    Ban Bekas
                                                                      1,367.43                           1,325.4                        985.8
                                    Used Tire

                                    Lainnya
                                                                       40.24                              53.4                          86.4
                                    Others




                                                                 Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                  169
Page 170
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




        Jumlah Timbulan Limbah Padat Non-B3 Dihasilkan (Ton) [306-3][CSS-12.6.4]
        Total Volume of Non-Hazardous Solid Waste Generated (Tons)

                        Jenis Limbah Padat Non-B3
                                                                                                2024                             2023                         2022
                     Type of Non-Hazardous Solid Waste

        Logam
                                                                                               257.24                             13.4                            17.6
        Metal

        Abu Dasar dan Abu Terbang PLTU**
                                                                                               1,372.74                          3,115.8                     3,065.3
        Fly Ash and Bottom Ash

        Jumlah
                                                                                              4,452.30                           5,697.3                     5,352.3
        Total

        Keterangan: *Limbah Non-B3 terdaftar berdasarkan PP No.22 Tahun 2021 Lampiran XIV
        Note:*Non-hazardous waste listed based on Government Regulation No. 22 of 2021, Appendix XIV




       Jumlah Timbulan Limbah Non-B3 Berdasarkan Komposisi (dalam Ton Metrik) [306-3]
       Non Hazardous Waste by Composition (in metric tons)

                                                                                                           Limbah yang Dialihkan dari            Limbah yang Dikirim ke
                  Komposisi Limbah                               Limbah Dihasilkan
                                                                                                               Pembuangan Akhir                    Pembuangan Akhir
                  Waste composition                               Waste Generated
                                                                                                           Waste Diverted from Disposal         Waste Directed To Disposal

        Domestik
                                                                        1,135.02                                     263.39                               871.63
        Domestic

        Kertas
                                                                         109.24                                       58.36                               50.88
        Paper

        Kaca
                                                                          0.59                                         0.03                                0.56
        Glass

        Plastik
                                                                         90.34                                        43.94                                46.4
        Plastic

        Ban bekas
                                                                        1,367.43                                     665.62                               701.91
        Used tires

        Limbah lainnya
                                                                         119.69                                        2.34                               117.35
        Other waste

        Logam
                                                                         257.24                                       171,91                              86.05
        Metal

        Abu terbang
                                                                         75.57
        Fly ash

        Abu dasar
                                                                        1,297.17
        Bottom ash

        Total limbah
                                                                       4,452.30                                     1,205.60                             1,874.78
        Total waste




       Timbulan limbah B3 ITM yang dihasilkan, ditampung sementara                                        ITM's hazardous waste generated is temporarily stored in
       pada Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) berizin yang                                               licensed temporary waste storage (TPS) owned by the
       dimiliki Perusahaan. Dari TPS, limbah B3 diserahkan ke pihak                                       Company. From the TPS, the hazardous waste is handed over
       ketiga berizin untuk dikelola. ITM tidak menerima limbah B3                                        to licensed third parties for management. ITM does not accept
       dari luar perusahaan atau impor untuk dikelola, serta tidak                                        hazardous waste from outside the company or imports for
       ada kegiatan pembakaran (insinerasi) dengan perolehan                                              management, and there is no incineration with energy
       energi, atau pengerjaan pembuangan lainnya. Semua                                                  recovery, or other disposal operations. All information related
       informasi terkait volume dan pengelolaan limbah B3 dapat                                           to hazardous waste volume and management can be found
       ditemukan pada Lampiran dalam laporan ini. [306-4, 306-5][CSS-                                     in the Appendix of this report. [306-4, 306-5][CSS-12.6.5, CSS-12.6.6]
       12.6.5, CSS-12.6.6]




170      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 171
Tentang ITM dan                          Tata Kelola yang Transparan                  Komitmen Kami terhadap         Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                    dan Bertanggung Jawab                        Kesejahteraan Manusia          Mengelola Dampak Lingkungan                          Lampiran
About ITM and                            Transparent and Responsible                  Our Commitment to              Building the Future,                                 Appendix
Sustainability Report                    Governance                                   People Wellbeing               Managing Environmental Impacts




 Pengelolaan Limbah B3 ITM Tahun 2024 (Ton)
 Hazardous Waste Management in 2024 (Tons)

                                                                     688.6                                           2,346.1*
                                                                     Limbah B3 oli bekas sebagai                     Limbah B3 yang diserahkan
                                                                     campuran bahan peledak ANFO                     ke pihak ketiga berizin 2.346,1*
                                                                     Hazardous waste of used oil as a                Hazardous waste handed over
                                                                     mixture of ANFO explosives                      to licensed third parties 2,346.1*




                                        3,019.6

    Limbah B3 didatangkan               Limbah B3 dihasilkan
    dari luar perusahaan                perusahaan 3.019,6
    Hazardous waste                     Hazardous waste
    imported from outside               generated by
    the company                         the company 3,019.6




                                                                     0                  500                 1,000   1,500               2,000             2,500             3,000


  Keterangan:                                                                          142.9
  *Limbah yang diserahkan ke pihak ketiga termasuk sisa                                Limbah B3 yang
  limbah tahun 2023 yang disimpan di TPS berizin                                       disimpan 142,9
  Notes:
                                                                                       Hazardous waste
  *Waste handed over to the third party includes the
  remaining waste of 2023 stored in the licensed TPS
                                                                                       stored 142.9




   Jumlah Timbulan Limbah B3 (Ton) [306-3, 306-4, 306-5][CSS-12.6.4, CSS-12.6.5, CSS-12.6.6]
   Total Hazardous Waste Generated (Tons)

                                                                                                                     ITM & Kontraktor
                               Jenis Limbah B3                                                                       ITM & Contractors
                      Type of Hazardous and Toxic Waste
                                                                                                   2024                        2023                               2022

   Oli bekas
                                                                                                  2,529.9                    2,585.2                          2,044.3
   Used oil

   Gemuk bekas
                                                                                                    0.54                         3.2                              10.8
   Used grease

   Filter oli
                                                                                                  146.69                       144.9                              97.6
   Oil filter

   Baterai bekas (kecil)
                                                                                                    1.86                        0.8                                0.7
   Used battery (small)

   Baterai bekas (besar)
                                                                                                   73.25                        40.1                              34.3
   Used battery (large)

   Perlengkapan tulis
                                                                                                    0.27                        0.0                               0.0
   Stationary

   Limbah medis
                                                                                                    0.38                        0.3                               0.4
   Clinical waste

   Bahan terkontaminasi
                                                                                                   197.09                      148.4                              127.9
   Contaminated matter

   Limbah laboratorium
                                                                                                    0.00                         1.8                              2.0
   Laboratory waste

   Lainnya
                                                                                                   69.61                       60.9                               34.8
   Others

   Jumlah
                                                                                                 3,019.59                     2,985.7                         2,352.8
   Total

   Keterangan: *Jumlah termasuk sisa limbah tahun sebelumnya yang dikirim ke pihak ketiga
   Note: *The amount includes previous year’s residual waste sent to third party




                                                                                     Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                        171
Page 172
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Limbah B3 Berdasarkan Komposisi (dalam metrik ton) [306-3]
       Hazardous Waste by Composition (in metric tons)

                                                                                Limbah yang Dialihkan dari             Limbah yang Dikirim ke
                     Komposisi Limbah                    Timbulan Limbah
                                                                                    Pembuangan Akhir                     Pembuangan Akhir
                     Waste composition                   Waste Generated
                                                                                Waste Diverted from Disposal          Waste Directed To Disposal

        Oli bekas
                                                             2,529.90                       1,194.00                           688.57
        Used oil

        Gemuk bekas
                                                               0.54                          0.54                                 0
        Used grease

        Filter oli
                                                              146.69                        144.08                                0
        Oil filter

        Baterai bekas (kecil)
                                                                1.86                          2.1                                 0
        Used battery (small)

        Baterai bekas (besar)
                                                               73.25                         72.44                                0
        Used battery (large)

        Perlengkapan tulis
                                                               0.27                          0.27                                 0
        Stationary

        Limbah medis
                                                               0.38                           0.37                                0
        Clinical waste

        Bahan terkontaminasi
                                                               197.09                       193.66                                0
        Contaminated matter

        Limbah laboratorium
                                                                 0                             0                                  0
        Laboratory waste

        Lainnya
                                                               69.61                         50.11                                0
        Others

        Limbah Total
                                                             3,019.59                       1,657.58                           688.57
        Total waste



       ITM juga memanfaatkan limbah B3 berupa oli bekas untuk                 ITM also utilizes hazardous waste in the form of used oil for
       bahan campuran kegiatan peledakan (ANFO), sesuai izin SK               blasting mixtures (ANFO), as permitted by Ministry of
       Kementerian LH No.07.14.03/2014 & SK KLH No.232/2013.                  Environment Decree No.07.14.03/2014 & MOE Decree
       Data limbah pada tabel di bawah merupakan hasil pengukuran             No.232/2013. The waste data in the table below is the result
       langsung untuk pengelolaan on-site, mencakup limbah yang               of direct measurement for on-site management, including
       dialihkan dari pembuangan akhir, catatan pengiriman limbah             waste diverted from final disposal, waste shipment records
       dari pihak ketiga untuk pengelolaan off-site, serta audit data         from third parties for off-site management, as well as audits
       terkait limbah.                                                        of waste-related data.


        Pengelolaan Limbah 3R (Ton) [306-2][306-4][CSS-12.6.3]
        3R Waste Management (Tons)

                                   Bentuk Pengelolaan
                                                                                2024                       2023                       2022
                                   Type of Management

        On-site

        Limbah Organik: Sisa Makanan        Diolah menjadi kompos
                                                                                33.09                          38.7                     -*
        Organic Waste: Food Leftovers       Processed into compost

                                            Dimanfaatkan sebagai campuran
        Limbah B3: Oli Bekas                bahan peledak ANFO
                                                                                688.57                     760.3                       629.1
        Hazardous Waste: Used Oil           Used as a mixture of ANFO
                                            explosives.

        Limbah Non-B3                       Pengelolaan dengan 3R
                                                                                839.4                      437.0                       421.4
        Non-Hazardous Waste                 3R management

        Off-site

        Limbah B3 Lain                      Didaur ulang oleh pihak ketiga
                                                                                2,214.8                   2,043.0                     1,530.4
        Other Hazardous Waste               Recycled by third parties

        Jumlah Limbah yang Dikelola 3R
                                                                                3,775.8                   3,279.0                     2,581.0
        Total Waste Managed with 3Rs




172     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 173
Tentang ITM dan                          Tata Kelola yang Transparan                        Komitmen Kami terhadap                        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                    dan Bertanggung Jawab                              Kesejahteraan Manusia                         Mengelola Dampak Lingkungan                             Lampiran
About ITM and                            Transparent and Responsible                        Our Commitment to                             Building the Future,                                    Appendix
Sustainability Report                    Governance                                         People Wellbeing                              Managing Environmental Impacts




   Pengelolaan Limbah 3R (Ton) [306-2][306-4][CSS-12.6.3]
   3R Waste Management (Tons)

                                  Bentuk Pengelolaan
                                                                                                               2024                                 2023                                 2022
                                  Type of Management

   Jumlah Limbah B3 dan Non B3 Dihasilkan
                                                                                                              7,471.9                              8,682.9                              7,705.2
   Total Hazardous and Non-Hazardous Waste Generated

   Persentase Pengelolaan 3R oleh Anak Usaha ITM dan Pihak Ketiga
                                                                                                                51%                                 38%                                   33%
   Percentage of 3R Management by ITM Subsidiaries and Third Parties

   Keterangan:
   On-Site menunjukkan pembuangan akhir yang berada di dalam kendali ITM, Off-site menunjukkan pembuangan akhir yang berada di luar kendali ITM.
   Terjadinya perbedaan antara berat limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir di tempat dan di luar disebabkan ITM tidak memiliki izin untuk mengelola limbah B3 secara keseluruhan, kecuali
   pada pemanfaatan oli bekas untuk bahan campuran kegiatan peledakan (ANFO).
   *Perubahan pendekatan laporan 2022-2023 dengan menempatkan kompos sebagai bagian dari limbah yang dikelola 3R, sesuai dengan definisi Pemulihan dalam GRI 306
   Note:
   On-Site indicates final disposal within ITM's control, Off-site indicates final disposal outside ITM's control.
   The difference between the weight of waste diverted from on-site and off-site final disposal is due to the fact that ITM does not have a license to manage hazardous waste in its entirety, except for
   the utilization of used oil for blasting mixtures (ANFO).
   *Changes to the 2022-2023 report approach by placing compost as part of the 3R managed waste, according to the definition of Recovery in GRI 306




 Limbah yang Dialihkan Dari Pembuangan Akhir Berdasarkan Pengerjaan Pemulihan (dalam metrik ton) [306-4]
 Waste Diverted from Disposal by Recovery Operation (in metric tons)

                                                                         Onsite                                             Offsite                                              Total

   Limbah B3
   Hazardous waste

   Persiapan untuk penggunaan ulang
                                                                             0                                               86.59                                               86.59
   Preparation for reuse

   Daur ulang
                                                                             0                                              2,128.19                                            2,128.19
   Recycling

   Pengerjaan pemulihan lainnya
                                                                             0                                                  0                                                   0
   Other recovery operations

   Total                                                                     0                                             2,214.78                                            2,214.78

   Limbah Non-B3
   Non-hazardous waste

   Persiapan untuk penggunaan ulang
                                                                         794.49                                              129.50                                             923.99
   Preparation for reuse

   Daur ulang
                                                                          78.03                                               77.07                                              155.10
   Recycling

   Pengerjaan pemulihan lainnya
                                                                             0                                                  0                                                   0
   Other recovery operations

   Total                                                                 872.51                                             206.57                                             1,079.09

   Limbah yang dicegah
   Waste prevented

   Limbah yang dicegah
                                                                         872.51                                             2,421.35                                           3,293.86
   Waste prevented



 Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir Menurut Pengerjaan Pembuangan (dalam metrik ton) [306-5]
 Waste Directed to Disposal by Disposal Operation (in metric tons)

                                                                         Onsite                                             Offsite                                              Total

   Limbah B3
   Hazardous waste

   Insinerasi (dengan perolehan
   energi)                                                                   0                                                  0                                                   0
   Incineration (with energy recovery)

   Insinerasi (tanpa perolehan energi)
   Incineration (without energy                                              0                                               131.36                                              131.36
   recovery)

   Penimbunan di TPA
                                                                             0                                                  0                                                   0
   Landfilling




                                                                                          Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                                           173
Page 174
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir Menurut Pengerjaan Pembuangan (dalam metrik ton) [306-5]
       Waste Directed to Disposal by Disposal Operation (in metric tons)

                                                                         Onsite                                          Offsite                                          Total

        Pengerjaan pembuangan lainnya
                                                                         688.57                                              0                                          688.565
        Other disposal operations

        Total                                                            688.57                                          131.36                                          819.92

        Limbah Non-B3
        Non-hazardous waste

        Insinerasi (dengan perolehan
        energi)                                                             0                                                0                                              0
        Incineration (with energy recovery)

        Insinerasi (tanpa perolehan energi)
        Incineration (without energy                                        0                                                0                                              0
        recovery

        Penimbunan di TPA
                                                                        1,874.78                                         123.65                                         1,998.43
        Landfilling

        Pengerjaan pembuangan lainnya
                                                                            0                                                0                                              0
        Other disposal operations

        Jumlah
                                                                        1,874.78                                         123.65                                        1,998.43
        Total


                                                                                                         ITM also records overburden material generated from mining
       ITM juga mencatat material batuan penutup (overburden)                                            activities. Overburden is mainly used for mine pit backfilling
       yang dihasilkan dari kegiatan penambangan. Batuan penutup                                         and the rest is placed outside the mine. [CSS-12.6.4; 12.6.5; 12.6.6]
       utamanya dimanfaatkan untuk menutup lobang tambang dan
       selebihnya ditempatkan di luar tambang. [CSS-12.6.4; 12.6.5; 12.6.6]

       Batuan Penutup Kegiatan Pertambangan
       Mining Activities Overburden
                     Jenis Limbah
                                                                          2024                                              2023                                         2022
                     Type of Waste

        Batuan Penutup
                                                                      214,133,919                                     217,125,767                                     183,837,184
        Overburden



       Intensitas Limbah
       Waste Intensity

                                  Uraian                                            Satuan
                                                                                                                    2024                           2023                            2022
                                 Description                                         Unit

                                                                            Kg/Ton Produksi
                                                                                                                     0.15                            0.17                           0.14
        Intensitas Limbah B3                                                Kg/Ton Production
        Hazardous Waste Intensity
                                                                            Kg/USD                                 0.00131                        0.00126                         0.00065

                                                                            Kg/Ton Produksi
                                                                                                                    0.23                            0.33                            0.32
        Intensitas Limbah Non-B3                                            Kg/Ton Production
        Non-Hazardous Waste Intensity
                                                                            Kg/USD                                 0.0019                         0.0024                           0.0015

        Keterangan: Terdapat perubahan data intensitas limbah dari tahun sebelumnya karena perubahan status Fly Ash dan Bottom Ash yang sebelumnya limbah B3 menjadi limbah Non-B3 terdaftar
        Note: There is a change in waste intensity data from the previous year due to the change in status of Fly Ash and Bottom Ash from hazardous waste to registered Non-Hazardous waste.



                                                                                                         ITM pays attention to the management of overburden for void
       Perusahaan memperhatikan pengelolaan batuan penutup                                               backfilling to ensure all rock materials can be fully reused.
       lubang tambang agar seluruh material batuan dapat                                                 The Company optimizes the overburden placement to meet
       dimanfaatkan sepenuhnya. Perusahaan mengoptimalkan                                                environmental feasibility and has segregated the overburden
       penempatan material batuan penutup agar memenuhi                                                  for reuse (in pit dump) from that stockpiled outside (out pit
       kelayakan lingkungan dan telah memisahkan batuan penutup                                          dump). [306-3, 306-4, 306-5][CSS-12.6.4, CSS-12.6.5, CSS-12.6.6]
       yang digunakan kembali (in dump pit) dari yang ditimbun di
       luar (out dump pit). [306-3, 306-4, 306-5][CSS-12.6.4, CSS-12.6.5, CSS-




174      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 175
Tentang ITM dan                           Tata Kelola yang Transparan             Komitmen Kami terhadap          Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                     dan Bertanggung Jawab                   Kesejahteraan Manusia           Mengelola Dampak Lingkungan          Lampiran
About ITM and                             Transparent and Responsible             Our Commitment to               Building the Future,                 Appendix
Sustainability Report                     Governance                              People Wellbeing                Managing Environmental Impacts




 12.6.6]
 Pencegahan Tumpahan                                                                        Spill Prevention
 ITM berupaya memitigasi insiden tumpahan dengan mengelola                                  ITM's effort to mitigate spill incidents is by carefully managing
 penggunaan bahan kimia, zat, atau minyak secara hati-hati.                                 the use of chemicals, substances or oil. This has resulted in
 Hal ini memungkinkan tidak adanya kasus tumpahan minyak                                    the absence of oil spills contaminating the environment
 yang mencemari lingkungan sepanjang tahun 2024.                                            throughout 2024.


   Tumpahan Minyak [306-3][CSS-12.3.2]
   Oil Spill

                    Uraian
                                                                           2024                            2023                               2022
                   Description

   Kasus Tumpahan Minyak
                                                                            0                               0                                      0
   Oil Spill Cases

   Keterangan: Berdasarkan standar internal (tidak lebih dari 200 liter)
   Notes: Based on internal standards (no more than 200 liters)




                                                                                  Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                        175
Page 176
Lampiran
Appendix




           05.
Page 177

          
Page 178
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Kinerja Keanekaragaman Hayati [304-1][CSS-12.5.2]
       Biodiversity Performance

                                                     2024                              2023                                   2022

                Uraian
               Description            Beroperasi (a)        Proyek (b)    Beroperasi (a)       Proyek (b)    Beroperasi (a)          Proyek (b)
                                       Operating (a)        Project (b)    Operating (a)       Project (b)   Operating (a)           Project (b)


        Unit bisnis terkait dengan kawasan lindung
        Business units related to protected areas

        Berada dalam wilayah
                                             -                  …..             -                   -              -                      -
        Inside the area

        Berdekatan dengan
                                             -                  …..             -                   -              -                      -
        Adjacent

        Terdapat Sebagian
                                           IMM                  …..           IMM                   -            IMM                      -
        Partially

        Unit bisnis terkait dengan kawasan hutan belantara keanekaragaman hayati yang tinggi
        Business unit related to a high biodiversity forest area

        Berada dalam wilayah
                                        BEK & NPR               …..        BEK & NPR                -             BEK                     -
        Inside the area

        Berdekatan dengan
                                             -                  …..             -                   -              -                      -
        Adjacent

        Terdapat Sebagian
                                            …..                 …..             -                   -              -                      -
        Partially

        Jumlah unit usaha
        Total business units

        Dinilai terkait potensi
        dampak keanekaragaman
        hayati
                                            8                   …..             8                   -              8                      -
        Assessed to have
        potential impacts on
        biodiversity

        Diidentifikasi sebagai
        potensi dampak yang
        tinggi                              3                   …..             3                   -              3                      -
        Identified as high impact
        potential

        Dinilai terkait nilai
        keanekaragaman hayati
                                            8                   …..             8                   -              8                      -
        Assessed to have
        biodiversity value

        Perlu rencana
        pengelolaan
        keanekaragaman hayati               8                   …..             8                   -              8                      -
        Require a biodiversity
        management plan

        Menerapkan
        rencana pengelolaan
        keanekaragaman hayati               8                   …..             8                   -              8                      -
        Implement a biodiversity
        management plan

        Luas (hektar)
        Area (hectare)

        Dinilai terkait potensi
        dampak keanekaragaman
        hayati
                                         80,669                 …..          80,669                 -           80,669                    -
        Assessed to have
        potential impacts on
        biodiversity




178     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 179
Tentang ITM dan                         Tata Kelola yang Transparan                       Komitmen Kami terhadap                  Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                   dan Bertanggung Jawab                             Kesejahteraan Manusia                   Mengelola Dampak Lingkungan                Lampiran
About ITM and                           Transparent and Responsible                       Our Commitment to                       Building the Future,                       Appendix
Sustainability Report                   Governance                                        People Wellbeing                        Managing Environmental Impacts




 Kinerja Keanekaragaman Hayati [304-1][CSS-12.5.2]
 Biodiversity Performance

                                                           2024                                            2023                                         2022

             Uraian
            Description                    Beroperasi (a)            Proyek (b)           Beroperasi (a)            Proyek (b)       Beroperasi (a)            Proyek (b)
                                            Operating (a)            Project (b)           Operating (a)            Project (b)      Operating (a)             Project (b)


   Dinilai terkait nilai
   keanekaragaman hayati
                                               80,669                     …..                  80,669                    -               80,669                     -
   Assessed to have
   biodiversity value

   Memiliki rencana
   pengelolaan
   keanekaragaman hayati                       80,669                     …..                  80,669                    -               80,669                     -
   Have a biodiversity
   management plan

   Area offset
   keanekaragaman hayati                           -                      …..                      -                     -                  -                       -
   Biodiversity offset area

   Proporsi unit usaha
   Business unit proportion

   Dinilai terkait potensi
   dampak keanekaragaman
   hayati
                                                 100%                     …..                   100%                     -                100%                      -
   Assessed to have
   potential impacts on
   biodiversity

   Dinilai terkait nilai
   keanekaragaman hayati
                                                 100%                     …..                   100%                     -                100%                      -
   Assessed to have
   biodiversity value

   Memiliki rencana
   pengelolaan
   keanekaragaman hayati(c)                      100%                     …..                   100%                     -                100%                      -
   Have a biodiversity
   management plan(c)

   Keterangan:
   (a) Unit bisnis yang saat ini beroperasi
   (b) Dalam pengembangan dan konstruksi proyek, termasuk tambang dengan status perawatan & pemeliharaan
   (c) Untuk unit(-unit) bisnis yang diidentifikasi sebagai potensi dampak keanekaragaman hayati yang tinggi saja
   Notes:
   (a) Business units currently operating
   (b) Under project development and construction, including mines with care & maintenance status
   (c) For business unit(s) identified as potential high biodiversity impact only




 Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang dimiliki ITM
 Lease-to Use Forest Permit (IPPKH) held by ITM

                           Wilayah Operasi                                                                               Jenis dan Nomor Izin
                           Operating Area                                                                              License Type and Number

                                                                                SK. 406/Menhut-II/2010 Jo. SK. 671/Menlhk/Setjen/PLA.0/9/2019
   PT Jorong Barutama Greston
                                                                                SK. 637/Menhut-II/2011 jo. SK 1080/MENLHK/setjen/PLA.0/11/2021

                                                                                SK. 549/Menhut-II/2013 jo.SK. 566/MENLHK/Setjen/PLA.0/9/2019
                                                                                SK. 420/Menhut-II/2013
   PT Indominco Mandiri                                                         SK. 538/Menhut-II/2010 jo. SK. 281/ Menlhk/Setjen/PLA.0/5/2021
                                                                                SK. 565/Menhut-II/2010 jo.SK. 169/Menlhk/Setjen/PLA.0/4/2021
                                                                                SK. 174/Menhut-II/2009 jo. SK.656/Menlhk/Setjen/PLA.0/9/2019

                                                                                SK. 621/Menhut-II/2010 jo.SK. 384/Menlhk/Setjen/PLA.0/6/2021
   PT Bharinto Ekatama                                                          SK. 946/Menhut-II/2013 jo. SK 539/2020 jo. SK.216/2021
                                                                                SK.704/Menlhk/Setjen/PLA.0/9/2019

                                                                                SK. 300/Menhut-II/2013
   PT Trubaindo Coal Mining
                                                                                SK. 945/Menhut-II/2013

   PT Graha Panca Karsa                                                         SK 695/Menhut-II/2014

   PT Nusa Persada Resources                                                    SK.100/MENLHK/SETJEN/PLA.O/2/2020

   PT Tepian Indah Sukses                                                       SK.1260/MENLHK/SETJEN/PLA.0/12/2022




                                                                                        Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                        179
Page 180
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Jumlah Limbah B3 yang Dihasilkan (ton) [306-3, 306-4, 306-5][CSS-12.6.4, CSS-12.6.5, CSS-12.6.6]
       Total Hazardous Waste Generated (Tons)

                                                                                                                          ITM & Kontraktor
                                                                                                                          ITM & Contractors

                                                                                           2024                                                            2023
           Jenis Limbah B3
          Type of Hazardous                                                  Off site                                 On site                                      Off site
            and Toxic Waste
                                                                                                                                               Timbulan
                                             Timbulan                      Dikirim                                                                               Dikirim
                                                                                                  Disimpan di TPS               Dimanfaatkan     Waste
                                          Waste Generated              ke Pihak Ketiga*                                                                      ke Pihak Ketiga*
                                                                                                  Temporary Waste                  kembali     Generated
                                                                        Sent To Third                                                                         Sent To Third
                                                                                                      Storage                      Reused
                                                                            Party*                                                                                Party*


        Oli bekas
                                               2,529.90                        1,194                     78.12                     688.57       2,585.2           1818.16184
        Used Oil



        Gemuk bekas
                                                  0.54                         0.54                         -                        0            3.2               3.215
        Used Grease



        Filter oli
                                                 146.69                      144.08                      43.28                       0           144.9             126.222
        Oil Filter



        Baterai bekas (kecil)
                                                  1.86                         2.10                       0.12                       0            0.8               0.552
        Used Battery (Small)



        Baterai bekas (besar)
                                                 73.25                        72.44                       5.80                       0           40.1             38.4294
        Used Battery (Large)



        Perlengkapan tulis
                                                  0.27                         0.27                         -                        0            0.0              0.0212
        Stationary



        Limbah medis
                                                  0.38                         0.37                       0.00                       0            0.3              0.3083
        Clinical Waste


        Bahan terkontaminasi
        Contaminated                             197.09                      193.66                      13.33                       0           148.4             148.133
        Materials


        Limbah Laboratorium
                                                  0.00                        0.00                        0.00                       0            1.8                1.8
        Laboratory Waste



        Lainnya
                                                  69.61                       50.11                       1.40                       0           60.8               59.32
        Others



        Jumlah
                                               3,019.59                     1,657.58                    142.04                     688.57       2,985.6            2,196.2
        Total


        Keterangan: *Limbah B3 yang dikirim ke pihak ketiga dikelola dengan cara reuse, recycle, dan pembakaran tanpa energi
        Note: *Hazardous waste sent to third parties is managed by reuse, recycle, and incineration without energy




180     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 181
Tentang ITM dan                Tata Kelola yang Transparan            Komitmen Kami terhadap            Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan          dan Bertanggung Jawab                  Kesejahteraan Manusia             Mengelola Dampak Lingkungan                Lampiran
About ITM and                  Transparent and Responsible            Our Commitment to                 Building the Future,                       Appendix
Sustainability Report          Governance                             People Wellbeing                  Managing Environmental Impacts




                                                         ITM & Kontraktor
                                                         ITM & Contractors

                      2023                                                                           2022

                  On site                                                           Off site                                  On site

                                                       Timbulan
 Disimpan di TPS                                                                    Dikirim                  Disimpan di TPS
                         Dimanfaatkan kembali       Waste Generated                                                                Dimanfaatkan kembali
Stored at Temporary                                                            ke Pihak Ketiga*             Stored at Temporary
                               Reused                                                                                                     Reuse
   Waste Storage                                                              Sent To Third Party*             Waste Storage



       110.5                   760.261                   2,044.31                   1,418.65                      103.88                  629.12




         -                        0                          10.83                   10.27                         1.66                     0




       43.6                       0                          97.57                   98.21                        26.99                     0




        0.2                       0                          0.74                    0.46                          0.28                     0




       5.2                        0                          34.29                   34.74                        34.94                     0




        0.0                       0                           0.01                   0.01                           0                       0




        0.0                       0                          0.39                    0.40                           0                       0




       10.2                       0                          127.93                 129.24                         9.62                     0




         -                        0                          02.02                  02.02                           0                       0




       1.812                      0                          34.47                   34.47                         1.30                     0




       171.6                    760.3                   2,352.85                   1,729.05                       147.66                  629.12




                                                                      Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                181
Page 182
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Jumlah Spesies Flora Berdasarkan Daftar Merah IUCN [304-4][CSS-12.5.5]
       Number of Flora Species Based on IUCN Red List

                                              Kategori IUCN                                            Jumlah Spesies
            No.
                                             IUCN Category                                            Number of Species

        1           Critically endangered                                                                     4

        2           Endangered                                                                                4

        3           Vulnerable                                                                               9

        4            Near threatened                                                                          7

        5            Least concern                                                                           47



       Jumlah Spesies Fauna Berdasarkan Daftar Merah IUCN [304-4][CSS-12.5.5]
       Number of Fauna Species Based on IUCN Red List

                                             Kategori IUCN                                             Jumlah Spesies
            No.
                                             IUCN Category                                            Number of Species

        1           Critically endangered                                                                    0

        2           Endangered                                                                               5

        3           Vulnerable                                                                               8

        4           Near threatened                                                                          3

        5           Least concern                                                                            30



       Pelatihan Lingkungan
       Environmental Training

                                           Tema Pelatihan
            No.                                                                                        Jumlah Peserta
                                        Environmental Training

                    Dasar-dasar AMDAL
        1                                                                                                    11
                    EIA Basics

                    Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST)
        2                                                                                                    30
                    Environmental, Social, and Governance (ESG)

        3           Awareness GHG Accounting & Verified Carbon Standard (VCS)                                23



       Jumlah Kecelakaan Kerja [403-2, 403-9][CSS-12.14.3] [CSS-12.13.10]
       Number of Occupational Accident

                                                        2024                             2023                             2022
             ITM dan Anak Usaha
              ITM and Subsidiaries                    Berat       Ringan                Berat   Ringan                    Berat   Ringan
                                            Fatal                               Fatal                             Fatal
                                                      Major       Minor                 Major    Minor                    Major   Minor

        PT Bharinto Ekatama                  2          2           0            0        1       0                0       0        0

        PT Kitadin Embalut                   0          0           0            0       0        0                0       0        0

        PT Kitadin Tandung Mayang            0          0           0            NA      NA      NA                0       0        0

        PT Indominco Coal Mining             0          0           0            0       2        0                0       0        0

        PT Jorong Barutama Greston           0          0           0            0       0        0                0       0        0

        PT Trubaindo Coal Mining             0          1           0            0       0        0                0       0        0

        PT. Graha Panca Karsa                0          1           1            0       0        0                0       0        0

        PT. Nusa Persada Resources           0          0           0            0       0        0                0       0        0

        PT. Tepian Indah Sukses              0          0           0            NA      NA      NA               N/A     N/A      N/A

        PT Indo Tambangraya Megah
                                             0          0           0            0       0        0                0       0        0
        – Samarinda Office




182     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 183
Tentang ITM dan                       Tata Kelola yang Transparan                     Komitmen Kami terhadap                        Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                 dan Bertanggung Jawab                           Kesejahteraan Manusia                         Mengelola Dampak Lingkungan                       Lampiran
About ITM and                         Transparent and Responsible                     Our Commitment to                             Building the Future,                              Appendix
Sustainability Report                 Governance                                      People Wellbeing                              Managing Environmental Impacts




 Jumlah Kecelakaan Kerja [403-2, 403-9][CSS-12.14.3] [CSS-12.13.10]
 Number of Occupational Accident

                                                             2024                                                 2023                                                2022
       ITM dan Anak Usaha
        ITM and Subsidiaries                               Berat             Ringan                             Berat           Ringan                                Berat           Ringan
                                             Fatal                                               Fatal                                               Fatal
                                                           Major             Minor                              Major            Minor                                Major           Minor

   PT Indo Tambangraya Megah
                                              0              0                 0                  0                0                  0                 0              0                0
   – Balikpapan Office

   Jumlah
                                              2              4                 1                  0                3                  0                 0              2                1
   Total

   Keterangan:
   Data dalam tabel ini merupakan insiden mining
   TRUST merupakan kontraktor dari WIUP IMM, WIUP TCM dan WIUP BEK
   Notes:
   The data in this table are mining incidents
   TRUST is a contractor from WIUP IMM, WIUP TCM and WIUP BEK




 Injury Rate dan Lost Day Rate [403-2, 403-9][CSS-12.14.3] [CSS-12.14.10]
 Injury Rate and Lost Day Rate

                                                       2024                                            2023                                                    2022
      ITM dan Anak Usaha
       ITM and Subsidiaries                Injury
                                                           Lost day Rate            Injury Rate               Lost day Rate               Injury Rate                  Lost day Rate
                                            Rate

   PT Bharinto Ekatama                       0.29             595.92                      0.06                     7.34                      0.00                             0.00

   PT Kitadin Embalut                         0                    0                      0.00                     0.00                      0.00                             0.00

   PT Kitadin Tandung
                                              0                    0                      NA                        NA                       0.00                             0.00
   Mayang*

   PT Indominco Coal Mining                  0.18             552.18                      0.15                     14.98                     0.25                             17.78

   PT Jorong Barutama
                                              0                    0                      0.00                     0.00                      0.00                             0.00
   Greston

   PT Trubaindo Coal Mining                   0                    0                      0.00                     0.00                      0.00                             0.00

   PT. Graha Panca Karsa                     1.46                11.71                    0.00                     0.00                      0.00                             0.00

   PT. Nusa Persada Resources                 0                    0                      0.00                     0.00                      0.00                             0.00

   PT. Tepian Indah Sukses                    0                    0                      NA                        NA                       N/A                              N/A

   PT Indo Tambangraya
                                              0                    0                      0.00                     0.00                      0.00                             0.00
   Megah – Samarinda Office

   PT. Indo Tambangraya
                                              0                    0                      0.00                     0.00                      0.00                             0.00
   Megah – Balikpapan Office

   Jumlah
                                             0.19             345.33                      0.07                      7.18                     0.07                             5.24
   Total

   Keterangan: TRUST merupakan kontraktor dari WIUP IMM, WIUP TCM dan WIUP BEK
   * PT Kitadin Tandung Mayang tidak beroperasi dan telah menyelesaikan tahap pasca tambang serta telah menyerahkan lahan pinjam pakai kawasan hutan ke pemerintah pada November 2022
   Notes: TRUST is a contractor from WIUP IMM, WIUP TCM and WIUP BEK
   *PT Kitadin Tandung Mayang is not operating and has completed the post-mining stage and has handed over the borrow-to-use forest area to the government on November 2022




 Jumlah Pekerja Berdasarkan Kewarganegaraan dan Gender
 Number of Employees Based on Citizenship and Gender

                                              2024                                                         2023                                                     2022


                               WNI                           WNA                         WNI                             WNA                        WNI                           WNA
       Entitas           Indonesian Citizen                Expatriate              Indonesian Citizen                  Expatriate             Indonesian Citizen                Expatriate
        Entity

                         Pria        Wanita          Pria          Wanita          Pria           Wanita          Pria      Wanita            Pria           Wanita        Pria       Wanita
                         Male        Female          Male          Female          Male           Female          Male      Female            Male           Female        Male       Female

   PT Indo
   Tambangraya            123           35            24                 2          111               33          25            1              108             37          24               1
   Megah




                                                                                    Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                                     183
Page 184
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Jumlah Pekerja Berdasarkan Kewarganegaraan dan Gender
       Number of Employees Based on Citizenship and Gender

                                                  2024                                                       2023                                                2022


                                 WNI                              WNA                       WNI                              WNA                 WNI                             WNA
           Entitas         Indonesian Citizen                   Expatriate            Indonesian Citizen                   Expatriate      Indonesian Citizen                  Expatriate
            Entity

                           Pria        Wanita         Pria              Wanita        Pria        Wanita             Pria       Wanita     Pria        Wanita            Pria          Wanita
                           Male        Female         Male              Female        Male        Female             Male       Female     Male        Female            Male          Female

        PT Indominco
                           447              69             4              0           467              69             4                0   499             69             6              0
        Mandiri

        PT Trubaindo
                           274              34             5              0           296              37             7                0   355             42             6              0
        Coal Mining

        PT Bharinto
                            271             86             8              0           260              80             6                0   273             77             5              0
        Ekatama

        PT Kitadin          14               4             0              0              14             4             0                0    25             12             1              0

        PT Jorong
        Barutama            96              11             2              0              101           10             3                0    115            11             2              0
        Greston

        PT Tambang
        Raya Usaha         460              31             11             1           626              28             13               1    671            23             13             1
        Tama

        PT Gas Emas             0           0              0              0              0             0              0                0    0              0              0              0

        PT Nusa
        Persada             13              2              0              0              9             2              0                0    6              0              0              0
        Resources

        PT ITM
        Bhinneka            12              0              3              1              8             0              3                1    6              0              2              1
        Power

        PT Tepian
                                7           2              0              0              4             2              0                0     1             0              0              0
        Indah Sukses

        PT Energi
        Batubara                3            3             1              0              2             2              1                0    2              2              1              0
        Perkasa

        PT Graha
                            21               7             2              0              19             4             0                0    17              3             0              0
        Panca Karsa

        PT Cahaya
        Power               13               3             0              0              10            2              0                0    6              2              0              0
        Indonesia

                           1,754            287           60              4           1,927            273           62                3   2,084           279           60              3
        Jumlah
                                    2,041                          64                          2,200                          65                   2,363                          63
        Total
                                                  2,105                                                      2,265                                               2,426



       Jumlah Pekerja Berdasarkan Status Kepegawaian dan Lokasi Penempatan [2-7]
       Number of Employee Based on Employment Status

                                                                    2024                                             2023                                         2022
                      Entitas
                      Entity                         Tetap                    Kontrak               Tetap                     Kontrak               Tetap                       Kontrak
                                                   Permanent                  Contract            Permanent                   Contract            Permanent                     Contract

        PT Indo Tambangraya Megah                     147                        37                    132                         38                134                          36

        PT Indominco Mandiri                          508                        12                    533                         7                 567                           7

        PT Trubaindo Coal Mining                      303                        10                    328                         12                390                           13

        PT Bharinto Ekatama                           320                        45                    308                         38                328                          27

        PT Kitadin                                        18                     0                      18                         0                 36                            2




184     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 185
Tentang ITM dan                 Tata Kelola yang Transparan              Komitmen Kami terhadap                       Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan           dan Bertanggung Jawab                    Kesejahteraan Manusia                        Mengelola Dampak Lingkungan                     Lampiran
About ITM and                   Transparent and Responsible              Our Commitment to                            Building the Future,                            Appendix
Sustainability Report           Governance                               People Wellbeing                             Managing Environmental Impacts




 Jumlah Pekerja Berdasarkan Status Kepegawaian dan Lokasi Penempatan [2-7]
 Number of Employee Based on Employment Status

                                                    2024                                           2023                                         2022
               Entitas
               Entity                     Tetap               Kontrak                Tetap                 Kontrak                   Tetap                     Kontrak
                                        Permanent             Contract             Permanent               Contract                Permanent                   Contract

   PT Jorong Barutama Greston              106                   3                         111                   3                     124                        4

   PT Tambang Raya Usaha Tama              412                   91                      402                 266                       314                       394

   PT Gas Emas                              0                    0                         0                  0                        0                          0

   PT Nusa Persada Resources                9                    6                         9                  2                         7                         0

   PT ITM Bhinneka Power                    11                   5                         7                  5                        6                          3

   PT Tepian Indah Sukses                   7                    2                         4                  2                         1                         0

   PT Energi Batubara Perkasa               6                    1                         4                     1                     4                          1

   PT Graha Panca Karsa                     20                  10                         18                 5                        16                         4

   PT Cahaya Power Indonesia                10                   6                         9                     3

                                          1,877                 228                     1,883                382                      1,931                      495
   Jumlah
   Total
                                                    2,105                                          2,265                                        2,426



 Jumlah Pekerja Berdasarkan lokasi Point of Hire
 Number of Employees based on Point of Hire location

                          Wilayah
                                                                          2024                                       2023                          2022
                           Area

  Kalimantan Timur
                                                                           1,149                                     1,282                             1,387
  East Kalimantan

  Kalimantan Selatan
                                                                           109                                        114                              207
  South Kalimantan

  Kalimantan Tengah
                                                                            4                                         8                                 19
  Center Kalimantan

  Luar Kalimantan
                                                                           843                                        861                              813
  Outside Kalimantan

   Jumlah
                                                                          2,105                                      2,265                         2,426
   Total



 Jumlah Pekerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan
 Number of Employees based on Level of Education

                                          2024                                                   2023                                           2022
      Pendidikan
       Education                Pria                Wanita                         Pria                    Wanita                     Pria                      Wanita
                                Male                Female                         Male                    Female                     Male                      Female

  SD
                                 37                    2                            42                       2                         53                         14
  Elementary School

  SMP
                                 69                    0                            79                       1                         93                          5
  Junior High School

  SMA
                                838                    35                          1,018                     37                       946                         42
  Senior High School

  D3
                                166                    36                          165                      35                        150                         32
  Diploma

  S1
                                640                   199                          624                      180                       546                         149
  Bachelor Degree

  S2
                                 62                    19                           57                       21                        44                         18
  Master Degree

  S3
                                    2                  0                            4                        0                         0                           0
  Doctorate




                                                                         Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                                185
Page 186
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Jumlah Pekerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan
       Number of Employees based on Level of Education

                                             2024                                   2023                                         2022
           Pendidikan
            Education                Pria            Wanita                 Pria                  Wanita            Pria                 Wanita
                                     Male            Female                 Male                  Female            Male                 Female

       Lainnya
                                       0                0                     0                     0                1                      0
       Others

                                     1,814             291                  1,989                  276             1,833                   260
        Jumlah
        Total
                                             2,105                  2,265                                                        2,093



       Jumlah Pekerja tahun 2024 Berdasarkan Masa Kerja
       Number of Employees Based on Working Period

                     Entitas                                                                                                               Jumlah
                                             0-5            6-11            12-17           18-23          24-29           30-Up
                      Entity                                                                                                                Total

        PT Indo Tambangraya Megah            53              31              66              28             6               0                   184

        PT Indominco Mandiri                  18             63              147             65            205              22                 520

        PT Trubaindo Coal Mining              19             31              107             151            4                1                  313

        PT Bharinto Ekatama                  136             66              85              67             8                3                 365

        PT Kitadin                            1               1              10               1             4                1                  18

        PT Jorong Barutama Greston            5              6               18              65             15              0                   109

        PT Tambang Raya Usaha Tama           313             70              73              25             19               3                 503

        PT Nusa Persada Resources             9              2                2              2              0               0                   15

        PT ITM Bhinneka Power                 13              3               0              0              0               0                   16

        PT Tepian Indah Sukses                3               1               3              2              0               0                   9

        PT Energi Batubara Perkasa            5              2                0              0              0               0                   7

        PT Graha Panca Karsa                  13              1              10              6              0               0                   30

        PT Cahaya Power Indonesia             16             0                0              0              0               0                   16

        Jumlah
                                             604             277             521            412             261             30              2,105
        Total



       Jumlah Pekerja Berdasarkan Usia dan Gender
       Number of Employees Based on Age and Gender

                                             2024                                   2023                                     2022
          Kelompok Usia
            Age Group                Pria            Wanita                 Pria              Wanita               Pria                  Wanita
                                     Male            Female                 Male              Female               Male                  Female

        18 - 25                       14               14                    41                    21               59                     17

        26 - 35                      365              104                   500                    120             575                    125

        36 - 45                      746              128                   839                    104             921                    108

        46 - 55                      647               43                   586                    29              572                     31

        56 and Up                     42               2                     23                     2               17                     1

                                     1,814            291                   1,989                  276             2,144                  282
        Jumlah
        Total
                                             2,105                                  2,265                                    2,426




186     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 187
Tentang ITM dan          Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap            Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan    dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia             Mengelola Dampak Lingkungan             Lampiran
About ITM and            Transparent and Responsible   Our Commitment to                 Building the Future,                    Appendix
Sustainability Report    Governance                    People Wellbeing                  Managing Environmental Impacts




 Rekrutmen Karyawan Baru Berdasarkan Kelompok Usia dan Gender [401-1][CSS-12.15.2]
 New Employee Recruitment by Age Group and Gender

                                   2024                               2023                                        2022
    Kelompok Usia
      Age Group         Pria                 Wanita         Pria                Wanita                  Pria              Wanita
                        Male                 Female         Male                Female                  Male              Female

   18 - 25                21                    15           17                   13                     22                 9

   26 - 35               86                     18           87                   18                    186                25

   36 - 45               80                    10            41                   4                      144                21

   46 - 55               46                     4             9                   0                      46                 11

   56 and Up             20                     1             11                  1                      10                 -

                         253                   48            165                 36                     408                66
   Jumlah
   Total
                                    301                                201                                         474



 Rekrutmen Karyawan Baru Berdasarkan Gender dan Wilayah [401-1][CSS-12.15.2]
 New Employee Recruitment by Gender and Region

                                   2024                               2023                                        2022
    Area Operasi
    Operation Area      Pria                 Wanita         Pria                Wanita                  Pria              Wanita
                        Male                 Female         Male                Female                  Male              Female

   BEK - JKT OFFICE       18                    11           14                   11                     17                 10

   BEK - MELAK SITE       37                    11           20                   8                      93                36

   CPI - JKT OFFICE       7                     2             6                   2                      6                  2

   EBP - JKT OFFICE       1                     2             0                   0                      3                  1

   GPK - JKT OFFICE       1                     0             2                   0                      0                  0

   GPK - MELAK SITE       8                     2             2                   2                      2                  0

   IBP - JKT OFFICE       6                     0             5                   0                      10                 1

   IMM - BONTANG
                         50                     5             6                   1                      5                  0
   SITE

   ITM - BPN OFFICE       7                     1             3                   0                      0                  2

   ITM - JKT OFFICE      25                     2            13                   0                      12                 3

   JBG - JORONG
                          3                     0             4                   0                      4                  0
   SITE

   KTD - EMBALUT
                          4                     0             1                   0                      0                  0
   SITE

   KTD - TDM SITE         0                     0             0                   0                      0                  0

   NPR - MELAK SITE       8                     0             3                   1                       1                 0

   TCM - MELAK SITE       14                    1             5                   1                      6                  1

   TIS - MELAK SITE       5                     0             3                   2                      0                  0

   TRUST - MELAK
                         54                     9            75                   8                     236                 10
   SITE

   TCM - JKT OFFICE       0                     0             2                   0                      2                  0

   IMM - JKT OFFICE       4                     1             1                   0                      0                  0

   JBG - JKT OFFICE       0                     1             0                   0                       1                 0

   KTD - JKT OFFICE       1                     0             0                   0                      0                  0

                         253                   48            165                 36                     408                66
   Jumlah
   Total
                                    301                                201                                         474




                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                             187
Page 188
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Perputaran Pekerja Sukarela                                            Voluntary Employee Turnover
       [401-1][CSS-12.15.2]                                                   [401-1][CSS-12.15.2]



       Perusahaan melakukan pengelolaan perputaran karyawan                   The company manages voluntary employee turnover by
       sukarela dengan selalu memonitor penyebab perputaran                   always monitoring the causes of employee turnover. The
       karyawan. Hasil dari monitor tersebut akan dianalisa dan               monitoring results will be analyzed and become a reference
       menjadi referensi dalam membuat program-program yang                   in making programs carried out by HR in the company to
       dilakukan oleh HR di perusahaan sehingga tingkat perputaran            maintain voluntary employee turnover rate competitive among
       karyawan sukarela dapat tetap kompetitif dibandingkan                  companies in the same industry.
       dengan perusahaan lain pada industri yang sama. Tingkat
       Perputaran Pekerja Sukarela tahun 2024 (YTD) adalah 2,57%


       Perputaran Pekerja Sukarela berdasarkan Gender di Tahun 2024
       Voluntary Employee Turnover by Gender in 2024

                                                  Alasan                                             Pria     Wanita          Jumlah
                                                  Reason                                             Male     Female           Total

         Pensiun Dini
                                                                                                      7         0               7
         Early Retirement

         Pribadi (Sekolah, Keluarga, Kesehatan)
                                                                                                      9         4               13
         Personal (School, Family, Health)

         Pekerjaan dan Pengembangan Karier
                                                                                                      0         0               0
         Job & Career Development

         Fasilitas dan Tunjangan/Kesejahteraan
                                                                                                      0         0               0
         Facility & Benefit/Welfare

         Tidak Diketahui
                                                                                                      15        0               15
         Unknown

         Kompensasi/Remunerasi
                                                                                                      9         0               9
         Compensation/Remuneration

         Lokasi Kerja
                                                                                                      2         0               2
         Work Location

         Meninggal Dunia
                                                                                                      6         2               8
         Passed Away

         Jumlah
                                                                                                     48         6              54
         Total



       Perputaran Pekerja Sukarela berdasarkan Kelompok Usia di Tahun 2024
       Voluntary Employee Turnover by Age Group in 2024

                                                           Kelompok Usia
                                                                                                                       2024
                                                                Age

         18-25 tahun/years                                                                                              1

         26-35 tahun/years                                                                                              28

         36-45 tahun/years                                                                                              10

         46-55 tahun/years                                                                                              15



       Perputaran Pekerja Sukarela berdasarkan Wilayah di Tahun 2024
       Voluntary Employee Turnover by Region in 2024




188      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 189
Tentang ITM dan                  Tata Kelola yang Transparan           Komitmen Kami terhadap          Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan            dan Bertanggung Jawab                 Kesejahteraan Manusia           Mengelola Dampak Lingkungan          Lampiran
About ITM and                    Transparent and Responsible           Our Commitment to               Building the Future,                 Appendix
Sustainability Report            Governance                            People Wellbeing                Managing Environmental Impacts




                                                        Wilayah
                                                                                                                                   2024
                                                        Region

   Kalimantan
                                                                                                                                    27
   Kalimantan

   Luar Kalimantan
                                                                                                                                    27
   Outside Kalimantan



 Remunerasi
 Remuneration

        Rasio               Satuan
                                                          2024                                  2023                               2022
     Remunerasi              Unit
      Pria dan
       Wanita
                         Perempuan :
    Ratio of Male
                           Laki-laki            HQ                  Site             HQ                 Site              HQ              Site
     and Female
                         Female : Male
    Remuneration

   Rasio remunerasi pria dan wanita – berdasarkan level
   Ratio of male to female remuneration – by rank

   Strategic
   Leader                                       0:8                 0:1                0                 0                  0              0
   (Executive)

   Strategic
                                               5:26                 0:8              1:0.9              1:0.8             1:0.9            0
   Leader

   Senior
                        Perempuan :
   Operational                                 62:14                3:31             1:1.2              1:1.1              1:1.1          1:1.1
                        Laki-laki
   Leader
                        Female : Male
   Operational
                                               57:123              9:149              1:1.1              1:1               1:1.1          1:1.1
   Leader

   First Line
                                               64:61              77:395             1:1.2              1:1.1              1:1.1          1:1.1
   Leader

   Foreman Below                                3:12              59:1,035           1:0.9               1:1               1:1            1:1




                                                                     Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                          189
Page 190
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Referensi POJK 51/2017 (SEOJK
       16/2021) dan Indeks Isi Standar GRI
       POJK 51/2017 (SEOJK 16/2021) Reference and GRI
       Standards Content Index

       Referensi SEOJK Nomor 16/POJK.04/2021 bagian Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan Bagi Emiten dan
       PerusahaanPublik
       Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) Number 16/POJK.04/2021 section Technical Guidelines for
       Preparing Sustainability Reports for Issuers and Public Companies

          No Indeks                                                          Nama Indeks                   Halaman
          No Index                                                            Index Name                    Page

        Strategi Keberlanjutan
        Sustainability Strategy

                          Penjelasan Strategi Keberlanjutan
        A.1
                          Elaboration on Sustainability Strategy

                          Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
                          Summary of Sustainability Aspect Performance

                          Aspek Ekonomi
        B.1
                          Economic Aspects

                          Aspek Lingkungan Hidup
        B.2
                          Environmental Aspects

                          Aspek Sosial
        B.3
                          Social Aspects

                          Profil Perusahaan
                          Company Profile

                          Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
        C.1
                          Vision, Mission, and Values of Sustainability

                          Alamat Perusahaan
        C.2
                          Company's Address

                          Skala Usaha
        C.3
                          Enterprise Scale

                          Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
        C.4
                          Products, Services, and Business Activities

                          Keanggotaan pada Asosiasi
        C.5
                          Membership in Association

                          Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
        C.6
                          Significant Changes in Issuers and Public Companies

                          Penjelasan Direksi
                          The Board of Directors' Explanation

                          Penjelasan Direksi
        D.1
                          The Board of Directors' Explanation

                          Tata Kelola Keberlanjutan
                          Sustainability Governance

                          Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
        E.1
                          Responsible for Implementing Sustainable Finance

                          Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
        E.2
                          Competency Development Related to Sustainable Finance

                          Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
        E.3
                          Risk Assessment of the Implementation of Sustainable Finance

                          Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
        E.4
                          Relations with Stakeholders




190     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 191
Tentang ITM dan                 Tata Kelola yang Transparan             Komitmen Kami terhadap              Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan           dan Bertanggung Jawab                   Kesejahteraan Manusia               Mengelola Dampak Lingkungan            Lampiran
About ITM and                   Transparent and Responsible             Our Commitment to                   Building the Future,                   Appendix
Sustainability Report           Governance                              People Wellbeing                    Managing Environmental Impacts




 Referensi SEOJK Nomor 16/POJK.04/2021 bagian Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan Bagi Emiten dan
 PerusahaanPublik
 Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) Number 16/POJK.04/2021 section Technical Guidelines for
 Preparing Sustainability Reports for Issuers and Public Companies

     No Indeks                                                             Nama Indeks                                                            Halaman
     No Index                                                               Index Name                                                             Page

                    Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
   E.5
                    Problems with the Implementation of Sustainable Finance

                    Kinerja Keberlanjutan
                    Sustainability Performance

                    Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
   F.1
                    Sustainable Culture Development Activities

                    Kinerja Ekonomi
                    Economic Performance

                    Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
   F.2              Comparison of targets to performance of production, portfolio, financing targets, or investments, revenue as well as profit
                    and loss

                    Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek
                    yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
   F.3
                    Comparison of target to performance of portfolio, financing target, or investments in financial instruments or projects in
                    line with the implementation of Sustainable Finance

                    Kinerja Lingkungan Hidup
                    Environmental Performance

                    Aspek Umum
                    General Aspect

                    Biaya Lingkungan Hidup
   F.4
                    Environmental Costs That Incur

                    Aspek Material
                    Material Aspect

                    Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
   F.5
                    Use of Environmentally Friendly Materials

                    Aspek Energi
                    Energy Aspect

                    Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
   F.6
                    Amount and Intensity of Energy Used

                    Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
   F.7
                    Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy

                    Aspek Air
                    Water Aspect

                    Penggunaan Air
   F.8
                    Water usage

                    Aspek Keanekaragaman Hayati
                    Aspects of Biodiversity

                    Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
   F.9
                    Impacts from Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Have Biodiversity

                    Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
   F.10
                    Biodiversity Conservation Efforts

                    Aspek Emisi
                    Emission Aspect

                    Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
   F.11
                    Total and Intensity of Emissions Generated by Type

                    Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
   F.12
                    Efforts and Achievements of Emission Reduction Made

                    Aspek Limbah dan Efluen
                    Waste and Effluent Aspects




                                                                       Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                               191
Page 192
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       Referensi SEOJK Nomor 16/POJK.04/2021 bagian Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan Bagi Emiten dan
       PerusahaanPublik
       Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) Number 16/POJK.04/2021 section Technical Guidelines for
       Preparing Sustainability Reports for Issuers and Public Companies

          No Indeks                                                            Nama Indeks                       Halaman
          No Index                                                              Index Name                        Page

                       Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
        F.13
                       Amount of Waste and Effluent Generated by Type
                       Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
        F.14
                       Waste and Effluent Management Mechanism
                       Tumpahan yang Terjadi ( jika ada)
        F.15
                       Occurring Spills (if any)
                       Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
                       Complaint Aspects Related to the Environment

                       Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
        F.16
                       Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved

                       Kinerja Sosial
                       Social Performance

                       Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
        F.17
                       Commitment to Provide Services on Equal Products and/or Services to Consumers

                       Aspek Ketenagakerjaan
                       Employment Aspect
                       Kesetaraan Kesempatan Bekerja
        F.18
                       Equal Employment Opportunity
                       Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
        F.19
                       Child Labor and Forced Labor
                       Upah Minimum Regional
        F.20
                       Regional Minimum Wage
                       Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
        F.21
                       Decent and Safe Work Environment
                       Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
        F.22
                       Employee Capability Training and Development
                       Aspek Masyarakat
                       Community Aspect
                       Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
        F.23
                       Impact of Operations on Surrounding Communities
                       Pengaduan Masyarakat
        F.24
                       Community Complaints
                       Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
        F.25
                       Corporate Social Responsibility (CSR)
                       Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
                       Responsibility for Sustainable Product/Service Development
                       Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
        F.26
                       Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
                       Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
        F.27
                       Products/Services That Have Been Evaluated for Safety for Customers
                       Dampak Produk/Jasa
        F.28
                       Product/Service Impact
                       Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
        F.29
                       Number of Product Recalls

                       Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
        F.30
                       Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services

                       Lain-lain
                       Others
                       Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen ( jika ada)
        G.1
                       Written Verification from Independent Party (if any)
                       Lembar Umpan Balik
        G.2
                       Feedback Sheet

                       Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
        G.3
                       Responses to Feedback on the Previous Year's Sustainability Report




192      Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 193
Tentang ITM dan                     Tata Kelola yang Transparan                            Komitmen Kami terhadap            Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan               dan Bertanggung Jawab                                  Kesejahteraan Manusia             Mengelola Dampak Lingkungan      Lampiran
About ITM and                       Transparent and Responsible                            Our Commitment to                 Building the Future,             Appendix
Sustainability Report               Governance                                             People Wellbeing                  Managing Environmental Impacts




 Global Reporting Initiative (GRI)
 Indeks Isi Standar GRI
 GRI Standards Content Index

   Pernyataan
                             PT Indo Tambangraya Megah Tbk telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk periode 1 Januari – 31 Desember 2024
   Penggunaan
                             PT Indo Tambangraya Megah Tbk has reported in accordance with the GRI Standards for the period January 1 to December 31 2024.
   Statement of use

   GRI 1 Digunakan           GRI 1: Landasan 2021
   GRI 1 used                GRI 1: Foundation 2021

   Standar Sektor
   GRI yang berlaku          GRI 12: Sektor Batubara 2022
   Applicable of GRI
   Sector Standard(s)        GRI 12: Coal Sector 2022



                                                                                                                      Sektor
     Standar GRI                                                                                                     Standar
                                                                 Pengungkapan                                                                       Lokasi
     GRI Standard                                                                                                      GRI
                                                                   Disclosure                                                                      Location
                                                                                                                    GRI Sector
                                                                                                                    Standard


   GRI 2:
   Pengungkapan
                                Detail Organisasi
   Umum 2021          2-1
                                Organizational details
   GRI 2: General
   Disclosures 2021


                                Entitas yang termasuk dalam pelaporan keberlanjutan organisasi
                      2-2
                                Entities included in the organization’s sustainability reporting


                                Periode pelaporan, frekuensi, dan titik kontak
                      2-3
                                Reporting period, frequency and contact point


                                Penyajian kembali informasi
                      2-4
                                Restatements of information


                                Assurance oleh pihak eksternal
                      2-5
                                External assurance


                                Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya
                      2-6
                                Activities, value chain and other business relationships


                                Karyawan
                      2-7
                                Employees


                                Pekerja yang bukan karyawan
                      2-8
                                Workers who are not employees


   GRI 2:
   Pengungkapan
                                Struktur tata kelola dan komposisi
   Umum 2021          2-9
                                Governance structure and composition
   GRI 2: General
   Disclosures 2021


                                Menominasikan dan memilih badan tata kelola tertinggi
                      2-10
                                Nomination and selection of the highest governance body


                                Ketua badan tata kelola tertinggi
                      2-11
                                Chair of the highest governance body


                                Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan dampak
                      2-12
                                Role of the highest governance body in overseeing the management of impacts


                                Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola dampak
                      2-13
                                Delegation of responsibility for managing impacts


                                Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
                      2-14
                                Role of the highest governance body in sustainability reporting


                                Konflik kepentingan
                      2-15
                                Conflict of interest


                                Mengkomunikasikan hal-hal kritis
                      2-16
                                Communication of critical concerns


                                Perjanjian perundingan kolektif
                      2-17
                                Collective knowledge of the highest governance body


                                Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
                      2-18
                                Evaluation of the performance of the highest governance body


                                Kebijakan remunerasi
                      2-19
                                Remuneration policies


                                Proses untuk menentukan remunerasi
                      2-20
                                Process to determine remuneration


                                Rasio kompensasi total Tahunan
                      2-21
                                Annual total compensation ratio




                                                                                           Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                      193
Page 194
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                                                                                                               Sektor
           Standar GRI                                                                                                        Standar
                                                                        Pengungkapan                                                       Lokasi
           GRI Standard                                                                                                         GRI
                                                                          Disclosure                                                      Location
                                                                                                                             GRI Sector
                                                                                                                             Standard


                                        Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan
                                2-22
                                        Statement on sustainable development strategy


                                        Komitmen kebijakan
                                2-23
                                        Policy commitments


                                        Menanamkan komitmen kebijakan
                                2-24
                                        Embedding policy commitments


                                        Proses untuk memulihkan dampak negatif
                                2-25
                                        Processes to remediate negative impacts


                                        Mekanisme untuk mendapatkan saran dan meningkatkan isu
                                2-26
                                        Mechanisms for seeking advice and raising concerns


        GRI 2:
        Pengungkapan
                                        Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
        Umum 2021               2-27
                                        Compliance with laws and regulations
        GRI 2: General
        Disclosures 2021


                                        Keanggotaan asosiasi
                                2-28
                                        Membership associations

                                       Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan
                               2-29
                                       Approach to stakeholder engagement
                                       Perjanjian perundingan kolektif
                               2-30
                                       Collective bargaining agreements

       Topik Material
       Material topics
       GRI 3: Topik Material
       2021
                                       Proses untuk menentukan topik material
       GRI 3: Material         3-1
                                       Process to determine material topics
       Topics 2021


                                       Daftar topik material
                               3-2
                                       List of material topics

       Kinerja Ekonomi dan Manajemen Rantai Pasok
       Economic Performance and Supply Chain Management
       GRI 3: Topik Material
       2021
                                       Manajemen topik material
       GRI 3: Material         3-3                                                                                          12.8.1
                                       Management of material topics
       Topics 2021


       GRI 201:
       Kinerja Ekonomi 2016            Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan                           12.8.2
                               201-1
       GRI 201: Economic               Direct economic value generated and distributed                                      12.21.2
       Performance 2016
                                       Implikasi finansial, risiko, dan peluang lainnya terkait perubahan iklim
                               201-2                                                                                        12.2.2
                                       Financial implications and other risks and opportunities due to climate change
                                       Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya
                               201-3
                                       Defined benefit plan obligations and other retirement plans
                                       Bantuan finansial dari pemerintah
                               201-4                                                                                        12.21.3
                                       Financial assistance received from government
       GRI 204: Praktik
       Pengadaan 2016
                                       Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
       GRI 204:                204-1                                                                                        12.8.6
                                       Proportion of spending on local suppliers
       Procurement
       Practices 2016
       GRI 207: Pajak 2019             Pendekatan terhadap pajak
                               207-1                                                                                        12.21.4
       GRI 207: Tax 2019               Approach to tax


                                       Tata Kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak
                               207-2                                                                                        12.21.5
                                       Tax governance, control, and risk management


                                       Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian yang berkaitan dengan
                               207-3   pajak                                                                                12.21.6
                                       Stakeholder engagement and management of concerns related to tax
                                       Laporan per negara
                               207-4                                                                                        12.21.7
                                       Country-by-country reporting
       GRI 301: Material
       2016
                                       Material yang digunakan berdasarkan berat dan volume
       GRI 301: Materials      301-1
                                       Materials used by weight or volume
       2016


                                       Material input dari daur ulang yang digunakan
                               301-2
                                       Recycled input materials used
                                       Produk pemerolehan ulang dan material kemasannya
                               301-3
                                       Reclaimed products and their packaging materials
       GRI 308: Penilaian
       Lingkungan Pemasok
                                       Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria lingkungan
       GRI 308: Supplier
                               308-1   New suppliers that were screened
       Environmental
                                       using environmental criteria
       Assessment
       2016
                                       Dampak lingkungan negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil
                               308-2   Negative environmental impacts in
                                       the supply chain and actions taken
       GRI 414: Penilaian
       Sosial Pemasok 2016             Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial
       GRI 414: Supplier       414-1   New suppliers that were screened                                                     12.15.8
       Social Assessment               using social criteria
       2016
                                       Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil
                               414-2                                                                                        12.15.9
                                       Negative social impacts in the supply chain and actions taken



194     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 195
Tentang ITM dan                         Tata Kelola yang Transparan                              Komitmen Kami terhadap                    Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                   dan Bertanggung Jawab                                    Kesejahteraan Manusia                     Mengelola Dampak Lingkungan      Lampiran
About ITM and                           Transparent and Responsible                              Our Commitment to                         Building the Future,             Appendix
Sustainability Report                   Governance                                               People Wellbeing                          Managing Environmental Impacts




                                                                                                                                    Sektor
      Standar GRI                                                                                                                  Standar
                                                                     Pengungkapan                                                                                 Lokasi
      GRI Standard                                                                                                                   GRI
                                                                       Disclosure                                                                                Location
                                                                                                                                  GRI Sector
                                                                                                                                  Standard

  GRI 416: Kesehatan
  dan Keselamatan
  Pelanggan 2016                   Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan pada produk dan jasa
                          416-1
  GRI 416: Customer                Assessment of the health and safety impacts of product and service
  Health and Safety
  2016
                                   Insiden ketidakpatuhan terkait dampak kesehatan dan keselamatan dari produk dan jasa
                          416-2    Incidents of non-compliance concerning the health and safety impacts of products and
                                   services

  Ketenagakerjaan, Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal, Hak Asasi Manusia, Proses dan Standar
  Employment, Local Community Development and Empowerment, Human Rights, Processes and Standards
  GRI 3: Topik Material
  2021                             Manajemen topik material                                                                      12.9.1
                          3-3
  GRI 3: Material                  Management of material topics                                                                 12.12.1
  Topics 2021
  GRI 202 :
  Keberadaan Pasar                  Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum
                                                                                                                                 12.8.3
  2016                    202-1    regional
                                                                                                                                 12.19.2
  GRI 202 : Market                 Ratios of standard entry level wage by gender compared to local minimum wage
  Presence 2016
                                   Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal
                          202-2
                                   Proportion of senior management hired from the local community
  GRI 203: Dampak
  Ekonomi Tidak
  Langsung 2016                    Investasi Infrastruktur dan dukungan layanan
                          203-1                                                                                                  12.8.4
  GRI 203: Indirect                Infrastructure investment and services supported
  Economic Impacts
  2016
                                   Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
                          203-2                                                                                                  12.8.5
                                   Significant indirect economic impacts
  GRI 401:
  Ketenagakerjaan
                                   Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan
  2016                    401-1                                                                                                  12.15.2
                                   New employee hires and employee turnover
  GRI 401: Employment
  2016
                                   Tunjangan yang diberikan karyawan purna waktu yang tidak diberikan kepada karyawan
                                   sementara atau paruh waktu
                          401-2
                                   Benefits provided to full-time employees that are not provided to temporary or part-time
                                   employees
                                   Cuti melahirkan
                          401-3                                                                                                  12.19.4
                                   Parental Leave
  GRI 402: Hubungan
  Tenaga Kerja/
  Manajemen 2016
                                   Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan operasional
  GRI 402: Labor/         402-1                                                                                                  12.3.2
                                   Minimum notice periods regarding operational changes
  Management
  Relations 2016


  GRI 404:
  Pelatihan dan
  Pendidikan 2016                  Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                          404-1                                                                                                  12.15.6
  GRI 404: Training and            Average hours of training per year per employee
  Education 2016


                                   Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan peralihan                12.21.4
                          404-2
                                   Programs for upgrading employee skills and transition assistance programs                     12.3.3
                                   Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan pengembangan
                                   karier
                          404-3
                                   Percentage of employees receiving
                                   regular performance and career development reviews
  GRI 405:
  Keanekaragaman dan
  Kesempatan Setara
  2016                             Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
                          405-1
  GRI 405: Diversity               Diversity of governance bodies and employees
  and Equal
  Opportunity 2016


                                   Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki
                          405-2                                                                                                  12.19.7
                                   Ratio of basic salary and remuneration of women to men
  GRI 406:
  Nondiskriminasi 2016
                          406-1                                                                                                  12.19.8
  GRI 2016 Non-                    Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
  discrimination 2016              Incidents of discrimination and corrective actions taken
  GRI 407: Kebebasan
  Berserikat dan
  Perundingan Kolektif
  2016                             Risiko hak atas kebebasan berserikat dan perundingan kolektif pada operasi dan pemasok
                          407-1                                                                                                  12.18.2
  GRI 407: Freedom                 Right to freedom of association and collective bargaining risks at operations and suppliers
  of Association and
  Collective Bargaining
  2016


  GRI 408 : Pekerja
  anak 2016                        Risiko signifikan terkait pekerja anak pada operasi dan pemasok
                          408-1                                                                                                  12.16.2
  GRI 408: Child Labor             Operations and suppliers at significant risk for incidents of child
  2016


  GRI 409: Kerja Paksa
  atau Wajib Kerja
  2016                             Risiko kerja paksa atau wajib kerja pada operasi dan pemasok
                          409-1                                                                                                  12.17.2
  GRI 409: Forced or               Forced or compulsory labour risks at operations and suppliers
  Compulsory Labor
  2016
  GRI 410: Praktik
  Keamanan 2016
                                   Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak asasi manusia
  GRI 410: Security       410-1                                                                                                  12.12.2
                                   Security personnel trained in human rights policies of procedures
  Practices 2016




                                                                                                Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                               195
Page 196
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                                                                                                                           Sektor
           Standar GRI                                                                                                                    Standar
                                                                         Pengungkapan                                                                  Lokasi
           GRI Standard                                                                                                                     GRI
                                                                           Disclosure                                                                 Location
                                                                                                                                         GRI Sector
                                                                                                                                         Standard

       GRI 411: Hak-hak
       Masyarakat Adat
       2016                             Insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat adat
                               411-1                                                                                                   12.11.2
       GRI 411: Rights of               Incidents of violations involving rights of indigenous peoples
       Indigenous Peoples
       2016
       GRI 413: Masyarakat              Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan program
       Lokal 2016                       pengembangan
                               413-1                                                                                                   12.9.2
       GRI 413: Local                   Operations with local community engagement, impact
       Communities 2016                 assessments, and development programs
                                        Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif signifikan terhadap
                               413-2    masyarakat local                                                                               12.9.3
                                        Operations with significant actual and potential negative impacts on local communities

       Pengelolaan Energi dan Pengelolaan Emisi
       Energy Management and Emission Management
       GRI 3: Topik Material
       2021                             Manajemen topik material
                               3-3                                                                                                     12.1.1
       GRI 3: Material                  Management of material topics
       Topics 2021
       GRI 302: Energi 2016             Konsumsi energi di dalam organisasi
                               302-1                                                                                                   12.1.2
       GRI 302: Energy 2016             Energy consumption within the organization
                                        Konsumsi energi di luar organisasi
                               302-2                                                                                                   12.1.3
                                        Energy consumption outside of the organization
                                        Intensitas energi
                               302-3                                                                                                   12.1.4
                                        Energy intensity
                                        Pengurangan konsumsi energi
                               302-4
                                        Reduction of energy consumption
                                        Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk
                               302-5    dan jasa
                                        Reductions in energy requirements of products and services
       GRI 305:
       Emisi 2016                       Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
                               305-1                                                                                                   12.1.5
       GRI 305: Emissions               Direct (Scope 1) GHG emissions
       2016
                                        Emisi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
                               305-2                                                                                                   12.1.6
                                        Indirect (Scope 2) GHG emissions
                                        Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
                               305-3                                                                                                   12.1.7
                                        Other indirect (Scope 3) GHG emissions
                                        Intensitas Emisi GRK
                               305-4                                                                                                   12.1.8
                                        GHG emissions intensity
                                        Pengurangan emisi GRK
                               305-5                                                                                                   12.2.3
                                        Reduction of GHG emissions
                                        Emisi zat perusak ozon (ODS)
                               305-6
                                        Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
                                        Nitrogen Oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara signifikan lainnya
                               305-7
                                        Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant air emissions

       Keanekaragaman Hayati dan Pascatambang
       Biodiversity and Postmining
       GRI 3: Topik Material
       2021                             Manajemen topik material
                               3-3                                                                                                     12.5.1
       GRI 3: Material                  Management of material topics
       Topics 2021
       GRI 304:
       Keanekaragaman                   Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan dengan, kawasan lindung dan
       Hayati 2016                      kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan lindung
                               304-1                                                                                                   12.5.2
       GRI 304: Biodiversity            Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent to, protected areas and areas of
       2016                             high biodiversity value outside protected areas


                                        Dampak signifikan dari kegiatan, produk, dan jasa pada keanekaragaman hayati
                               304-2                                                                                                   12.5.3
                                        Significant impacts of activities, products and services on biodiversity
                               304-3    Habitat yang dilindungi atau direstorasi Habitats protected or restored                        12.5.4
                                        Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi nasional dengan habitat dalam
                                        wilayah yang terkena efek operasi
                               304-4                                                                                                   12.5.5
                                        IUCN Red List species and national conservation list species with habitats in areas affected
                                        by operations

       Pengelolaan Limbah dan Tailing
       Waste and Tailings Management


       GRI 3: Topik Material
       2021                             Manajemen topik material
                               3-3                                                                                                     12.6.1
       GRI 3: Material                  Management of material topics
       Topics 2021


        GRI 306: Limbah
        2020                             Produksi limbah dan dampak signifikan terkait limbah
                                306-1                                                                                                   12.6.2
        GRI 306: Waste                   Waste generation and significant waste-related impacts
        2020


                                         Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah
                                306-2                                                                                                   12.6.3
                                         Management of significant waste-related impacts


                                         Limbah yang dihasilkan
                                306-3                                                                                                   12.6.4
                                         Waste generated



                                         Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir
                                306-4                                                                                                   12.6.5
                                         Waste diverted from disposal


                                         Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir
                                306-5                                                                                                   12.6.6
                                         Waste directed to disposal




196     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 197
Tentang ITM dan                           Tata Kelola yang Transparan                                Komitmen Kami terhadap                Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan                     dan Bertanggung Jawab                                      Kesejahteraan Manusia                 Mengelola Dampak Lingkungan      Lampiran
About ITM and                             Transparent and Responsible                                Our Commitment to                     Building the Future,             Appendix
Sustainability Report                     Governance                                                 People Wellbeing                      Managing Environmental Impacts




                                                                                                                                  Sektor
      Standar GRI                                                                                                                Standar
                                                                       Pengungkapan                                                                               Lokasi
      GRI Standard                                                                                                                 GRI
                                                                         Disclosure                                                                              Location
                                                                                                                                GRI Sector
                                                                                                                                Standard


   Pengelolaan Air dan Efluen
   Water and Effluent Management


   GRI 3: Topik
   Material 2021                      Manajemen topik material
                          3-3                                                                                                   12.7.1
   GRI 3: Material                    Management of material topics
   Topics 2021


   GRI 303: Air dan
   Efluen 2018                        Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
                          303-1                                                                                                 12.7.2
   GRI 203: Water and                 Interactions with water as a shared resource
   Effluents 2018


                                      Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
                          303-2                                                                                                 12.7.3
                                      Management of water discharge-related impacts


                                      Pengambilan air
                          303-3                                                                                                 12.7.4
                                      Water withdrawal


                                      Pembuangan air
                          303-4                                                                                                 12.7.5
                                      Water discharge


                                      Konsumsi air
                          303-5                                                                                                 12.7.6
                                      Water consumption


   Keselamatan dan Kesejahteraan Kerja (K3)
   Occupational Health and Safety (OHS)


   GRI 3: Topik
   Material 2021                      Manajemen topik material
                          3-3                                                                                                   12.14.1
   GRI 3: Material                    Management of material topics
   Topics 2021


   GRI 403:
   Kesehatan dan
   Keselamatan Kerja
   2018                               Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
                          403-1                                                                                                 12.14.2
   GRI 403:                           Occupational health and safety management system
   Occupational
   Health and Safety
   2018


                                      Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
                          403-2                                                                                                 12.14.3
                                      Hazard identification, risk assessment, and incident investigation


                                      Layanan kesehatan kerja
                          403-3                                                                                                 12.14.4
                                      Occupational health services


                                      Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan kesehatan kerja
                          403-4                                                                                                 12.14.5
                                      Worker participation, consultation, and communication on occupational health and safety


                                      Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja
                          403-5                                                                                                 12.14.6
                                      Worker training on occupational health and safety


                                      Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
                          403-6                                                                                                 12.14.7
                                      Promotion of worker health


                                      Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan kesehatan kerja yang secara
                                      langsung terkait hubungan bisnis
                          403-7                                                                                                 12.14.8
                                      Prevention and mitigation of occupational health and safety impacts directly linked by
                                      business relationships


                                      Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
                          403-8                                                                                                 12.14.9
                                      Workers covered by an occupational health and safety management system


                                      Kecelakaan kerja
                          403-9                                                                                                 12.14.10
                                      Work-related injuries


                                      Penyakit akibat kerja
                          403-10                                                                                                12.14.11
                                      Work-related ill health


   Etika Bisnis
   Business Ethics


   GRI 3: Topik
   Material 2021                      Manajemen topik material
                          3-3                                                                                                   12.20.1
   GRI 3: Material                    Management of material topics
   Topics 2021


   GRI 205:
   Antikorupsi 2016                   Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
                          205-1                                                                                                 12.20.2
   GRI 205: Anti                      Operations assessed for risks related to corruption
   Corruption 2016


                                      Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur anti-korupsi
                          205-2                                                                                                 12.20.3
                                      Communication and training about anti-corruption policies and procedures


                                      Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
                          205-3                                                                                                 12.20.4
                                      Confirmed incidents of corruption and actions taken


   GRI 206: Perilaku
   Antipersaingan
   2016                               Langkah-langkah hukum untuk perilaku antipersaingan, praktik antipakat dan monopoli
                          206-1
   GRI 206: Anti-                     Legal actions for anti-competitive behavior, anti-trust, and monopoly practices
   competitive
   Behavior 2016




                                                                                                 Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                              197
Page 198
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




                                                                                                                                                Sektor
           Standar GRI                                                                                                                         Standar
                                                                             Pengungkapan                                                                                                  Lokasi
           GRI Standard                                                                                                                          GRI
                                                                               Disclosure                                                                                                 Location
                                                                                                                                              GRI Sector
                                                                                                                                              Standard


        GRI 415: Kebijakan
        Publik 2016                          Kontribusi Politik
                                415-1                                                                                                        12.22.2
        GRI 415: Public                      Political contributions
        Policy 2016


        Digitalisasi dan Teknologi
        Digitalization and Technology


        GRI 3: Topik
        Material 2021                        Manajemen topik material
                                3-3
        GRI 3: Material                      Management of material topics
        Topics 2021


        GRI 418:
        Privasi Pelanggan                    Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap privasi pelanggan dan
        2016                                 hilangnya data pelanggan
                                418-1
        GRI 418:                             Substantiated complaints concerning breaches of customer privacy and losses of customer
        Customer Privacy                     data
        2016


        Topik yang Bukan Material
        Non-material Topics


        GRI 417:
        Pemasaran dan
                                             Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa
        Pelabelan 2016          417-1
                                             Requirements for product and service information and labeling
        GRI 417: Marketing
        and Labeling 2016


                                             Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan produk dan jasa
                                417-2
                                             Incidents of non-compliance concerning product and service information and labeling


                                             Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
                                417-3
                                             Incidents of non-compliance concerning marketing communications


        Pengungkapan Sektor Tambahan
        Additional Sector Disclosure


                                             Daftar lokasi operasional yang memiliki rencana atau telah mengalami penutupan dan
                                             rehabilitasi                                                                                    12.3.4
                                             List of operational sites that have planned or undergone closure and rehabilitation


                                             Melaporkan total nilai moneter dari dana yang disediakan untuk penutupan dan rehabilitasi
                                                                                                                                             12.3.5
                                             Report the total monetary value of financial provisions for closure and rehabilitation


        Pengecualian:
        Omission:
        202-1 a. Ketika proporsi yang signifikan dari karyawan mendapatkan kompensasi yang berdasarkan pada upah yang tunduk pada aturan upah minimum, laporkan rasio yang relevan dari upah karyawan pemula
        berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum di lokasi operasi yang signifikan.
        202-1.b. Ketika proporsi yang signifikan dari pekerja lainnya (tidak termasuk karyawan) yang melakukan kegiatan organisasi mendapatkan kompensasi yang berdasarkan pada upah yang tunduk pada aturan upah
        minimum, jelaskan tindakan yang diambil untuk menentukan apakah para pekerja ini dibayar di atas upah minimum.

        202-1.a. When a significant proportion of employees are compensated based on wages subject to minimum wage rules, report the relevant ratio of the entry level wage by gender at significant locations of operation to
        the minimum wage.
        202-1.b. When a significant proportion of other workers (excluding employees) performing the organization’s activities are compensated based on wages subject to minimum wage rules, describe the actions taken to
        determine whether these workers are paid above the minimum wage.

        Alasan:
        Reason:

        Informasi tidak lengkap: ITM belum dapat menghitung pekerja yang bukan karyawan.
        Information incomplete: ITM has not been able to count workers who are not employees.




198     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 199
Tentang ITM dan         Tata Kelola yang Transparan   Komitmen Kami terhadap   Membangun Masa Depan,
Laporan Keberlanjutan   dan Bertanggung Jawab         Kesejahteraan Manusia    Mengelola Dampak Lingkungan      Lampiran
About ITM and           Transparent and Responsible   Our Commitment to        Building the Future,             Appendix
Sustainability Report   Governance                    People Wellbeing         Managing Environmental Impacts




                                                      Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk             199
Page 200
200   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 201
Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk   201
Page 202
202   Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Page 203
Lembar Umpan                                                                                                            Feedback Form

Balik
Terima kasih telah membaca Laporan Keberlanjutan Tahun 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk. Kami mengharapkan masukan, saran dan komentar dari
bapak/ibu/saudara sekalian atas laporan keberlanjutan ini melalui form berikut.
Thank you for reading PT Indo Tambangraya Megah Tbk’s 2024 Sustainability Report. We look forward to your feedbacks, suggestions and comments on this
sustainability report via the following form.


Profil Anda
Your Profile
Nama Lengkap		 : ...................................................................................................
Name
Pekerjaan 		: ...................................................................................................
Profession
Nama Lembaga/Perusahaan : ...................................................................................................
Institution/Company

Golongan Pemangku Kepentingan:
Stakeholder Group to which you belong:
( )        Pemerintah | Government 			                (                                                    )           Komunitas | Community
( )        Pemegang saham | Investor			               (                                                    )           LSM | NGO
( )        Pelanggan | Customer				(                                                                       )           Akademisi | Academia
( )        Kontraktor | Contractor				(                                                                    )           Karyawan | Employee
( )        Vendor dan Pemasok | Vendor and Supplier		 (                                                    )           Lainnya | Others……………

                                                                                                                                                    Setuju                     Netral                  Tidak Setuju
                                                                                                                                                    Agree                      Neutral                   Disagree
  1.        Laporan ini mudah dimengerti
                                                                                                                                                      (.....)                    (.....)                     (.....)
            This report is easy to understand
  2.        Laporan tersebut telah menggambarkan informasi positif dan negatif dari
            Perusahaan                                                                                                                                (.....)                    (.....)                     (.....)
            The report has described positive and negative information of the Company
  3.        Informasi terkait Lingkungan, Sosial, dan Tata kelola (LST) sudah memadai
                                                                                                                                                      (.....)                    (.....)                     (.....)
            Informations related to Environmental, Social and Governance (ESG) are sufficient

Mohon berikan penilaian atas tingkat topik material di bawah (nilai 1=paling signifikan s/d 13=kurang signifikan).
Please provide an assessment of the level of material topics below (value 1 = most significant to 13= less significant).
     o     Pengendalian Emisi 				                                      ( )		                    Hak Asasi Manusia              		                                                                           (       )
           Emission Control				 		Human Rights
     o     Pengelolaan Energi				                                       ( )		                    Pengelolaan Air dan efluen     		                                                                               (       )
           Energy Management						Water and Effluent Management
     o     Pascatambang				                                             ( )		                    Pengelolaan Limbah dan Tailing 		                                                                           (       )
           Post-mining						Waste and Tailings Management
     o     Keanekaragaman Hayati                       		                ( )		                   Manajemen Rantai Pasok                                                                                          (       )
           Biodiversity							Supply Chain Management
     o     Pascatambang				                                             ( )		                    Etika Bisnis			                                                                                                 (       )
           Post-mining					                                                                      Business Ethics
     o     Ketenagakerjaan                    			                       ( )		                    Kinerja Ekonomi                 		                                                                              (       )
           Employment					                                                                       Economic Performance
     o     Kesehatan dan Keselamatan Kerja			                           ( )		                    Digitalisasi dan Teknologi                                                                                  (       )
           Occupational Safety and Health                      			                               Digitalization and Technology
     o     Inovasi dan Bisnis Berkelanjutan			                          ( )		                    Proses dan Standar               		                                                                         (       )
           Innovation and Sustainable Business                              		                   Processes and Standards
     o     Perizinan dan Kepatuhan.       			                           ( )		
           Licensing and Compliance
     o     Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal               ( )
           Local Community Development and Empowerment

Mohon berikan saran/usul/komentar Anda atas laporan ini:
Kindly provide your feedbacks/suggestions/comments about this report: ..........................................................................................................................................................

Terima kasih atas saran dan masukan untuk perbaikan dan kemajuan laporan ini di tahun yang akan datang. Formulir lembar umpan balik dapat disampaikan
melalui:
Thank you for the feedbacks and suggestions for the improvement and progress of this report in the coming year. The feedback sheet form can be submitted
via:

Email: corsecitm@banpuindo.co.id




                                                                                                     Sustainability Report 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk                                                                      203
Page 204
      S t r e n g t h e n i n g Va l u e s f o r S u s t a i n a b l e Tr a n s i t i o n




       2024
       Laporan Keberlanjutan
       Sustainability Report




           PT Indo Tambangraya Megah Tbk

           Pondok Indah Office Tower 3, 3rd Floor
           Jl. Sultan Iskandar Muda, Kav. V-TA,
           Jakarta 12310, Indonesia
           (T) +62-21 2932 8100
           (F) +62-21 2932 7999
           (E) indotambang@banpuindo.co.id

           www.itmg.co.id



204     Laporan Keberlanjutan 2024 PT Indo Tambangraya Megah Tbk

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.44 MB
Published10 Mar 2025
Pages204
Characters1,126,719
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 61 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Indo Tambangraya Megah Tbk p.1 ×226
possible org Bursa Efek Indonesia p.18
possible — Banpu Minerals p.21
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.31 ×2
unresolved person Sambutan · Direktur Utama p.4
unresolved person Emisi Gas Rumah Kaca · Direktur Utama p.4
unresolved person TRANSPARAN · President Director p.4 ×2
unresolved org PT Graha Panca Karsa p.7 ×8
unresolved org PT Tepian Indah Sukses p.7 ×6
unresolved org Menteri Lingkungan p.7
unresolved org PT Bharinto Ekatama p.7 ×7
unresolved org PT CPI p.7 ×2
unresolved org PT IBP Tengah. p.7
unresolved org PT Nusa Persada Resources p.7 ×6
unresolved org PT Jorong Barutama Greston p.7 ×6
unresolved org Riset dan Inovasi Nasional p.7
unresolved org PT Kitadin p.7 ×4
unresolved org PT Cahaya Power Indonesia p.7 ×5
unresolved org PT IBP Hydro Power p.7 ×5
unresolved org Minister of Environment p.7
unresolved org PT IBP p.7 ×2
unresolved org PT Kitadin’s p.7
unresolved org PT Tepian p.9
unresolved org PT Tepian Indah Sukses Indah Sukses p.9
unresolved org PT ITM Bhinneka Power p.9 ×6
unresolved org Kementerian Kehakiman Republik Indonesia p.18
unresolved org Ministry of Justice p.18
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.18
unresolved org Pte. Ltd. p.21
unresolved org PT Indominco Mandiri p.22 ×5
unresolved org PT Graha Panca Karsa Kalimantan Utara North Kalimantan p.22
unresolved org PT Trubaindo Coal Mining p.22 ×6
unresolved org PT Tambang Raya Usaha Tama p.22 ×4
unresolved org PT Tepian Indah Sukses Port p.22
unresolved org PT Centra Multi Suryanesia p.23
unresolved org PT Centra Multi Suryanesia Aset. Aset. Japan China p.23
unresolved org PT Graha p.27
unresolved org PT Tepian Indah Panca Karsa p.27
unresolved org PT Energi Batubara Perkasa p.27
unresolved org PT ITM Indonesia p.27 ×3
unresolved org PT ITM Energi Utama p.27 ×3
unresolved org PT ITM Batubara Utama p.27 ×3
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber p.28
unresolved org Departemen Asset Manajemen p.29
unresolved org Financial Services Authority p.31 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanudiredja p.32
unresolved org Rintis & Rekan p.32 ×2
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.40
unresolved org Ministry of Energy and Mineral Resources p.40
unresolved org PT Kitadin Embalut p.40 ×3
unresolved org PT Trubaindo Coal Mining. Topik Material Ketenagakerjaan Material p.40
unresolved org PT TCM p.40 ×2
unresolved org PT BEK p.40 ×2
unresolved org PT JBG p.40 ×2
unresolved org PT IMM p.40 ×2
unresolved org Milik Desa p.42
unresolved org Departemen Corporate p.74
unresolved org Departemen Operasional p.82
unresolved org Departemen Keuangan p.82
unresolved org Departemen Penjualan p.82
unresolved org Departemen Logistik. Rencana p.82

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result