Back to announcement
Report PT Geoprima Solusi Tbk - Q1 2026_rev1.pdf
Financial statement Text extracted GPSOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 58
Page 1
PT GEOPRIMA SOLUSI Tbk
LAPORAN KEUANGAN INTERIM
TANGGAL 31 MARET 2026
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 SERTA
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2025 DAN 2024
FINANCIAL STATEMENTS
AS OF MARCH 31, 2026 AND
DECEMBER 31, 2025, AND
FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED
MARCH 31, 2025 AND 2024
Page 2
DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Page
Pernyataan Dewan Direksi Board of Directors' Statement
Laporan Posisi Keuangan 1-2 Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Statements of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain 3 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statements of Changes In Equity
Laporan Arus Kas 5 Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 6 - 55 Notes to the Financial Statements
**********************
Page 3
Page 4
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Laporan Posisi Keuangan Interim Statements of Financial Position Interim
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 As of March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret / 31 Desember /
Catatan/ March 31 December 31
Notes 2026 2025
Aset Assets
Aset Lancar Current Assets
Kas dan bank 3g,5 127.958.491 833.687.279 Cash on hand and cash in banks
Piutang usaha 3h,6 Trade receivables
Pihak berelasi - neto 1.698.584.015 1.753.390.963 Related parties - net
Pihak ketiga - neto 84.993.912 234.508.464 Third parties - net
Piutang lain-lain 3h,7,26b Other receivables
Pihak berelasi 6.781.107.097 6.894.363.399 Related parties
Pihak ketiga 77.000.000 79.100.000 Third parties
Persediaan 3i,8 16.270.104.594 16.425.635.918 Inventories
Uang muka dan beban dibayar dimuka 3j, 9 217.765.644 6.377.517 Advance and prepaid expense
Pajak dibayar dimuka 3p, 17a 1.148.000 - Prepaid tax
Jumlah Aset Lancar 25.258.661.753 26.227.063.540 Total Current Assets
Aset Tidak Lancar Non-Current Assets
Aset tetap - neto 3k, 10 19.267.311.728 19.733.589.208 Fixed assets - net
Aset tak berwujud 3k,11 5.933.195 6.386.892 Intangible assets
Beban tangguhan - - Deferred charges
Aset pajak tangguhan 3p,17d 2.924.295.751 2.924.295.751 Deferred tax assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 22.197.540.674 22.664.271.851 Total Non-Current Assets
Jumlah Aset 47.456.202.427 48.891.335.391 Total Assets
Jakarta, 31 Maret 2026/ March 31, 2026
Dionysius Tjokro Axel Tobias Joel
Direktur Utama/ Direktur/
President Director Director
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying Notes to Financial Statements
dari laporan keuangan secara keseluruhan which are an integral part of the financial statements
-1-
Page 5
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Laporan Posisi Keuangan Interim Statements of Financial Position Interim
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 As of March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret / 31 Desember /
Catatan/ March 31 December 31
Notes 2026 2025
Liabilitas dan Ekuitas Liabilities and Equities
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Utang usaha 12 200.148.649 534.986.306 Trade payables
Utang lain-lain 13 Other payables
Pihak berelasi 1.015.624.656 769.049.000 Related parties
Pihak ketiga 417.203.281 752.103.987 Third parties
Beban yang masih harus dibayar 14 22.306.527 90.721.034 Accrued expenses
Uang muka penjualan 15 - - Unearned revenue
Utang pajak 3p, 17b 319.972.455 349.742.748 Taxes payable
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.975.255.568 2.496.603.075 Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities
Liabilitas imbalan kerja 3q,16 3.362.000.961 3.720.789.127 Employee benefit
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 3.362.000.961 3.720.789.127 Total Non-Current Liabilities
Jumlah Liabilitas 5.337.256.529 6.217.392.202 Total Liabilities
Ekuitas Equity
Modal saham - nilai nominal Share capital - par value
Rp 50 per saham Rp 50 per share
modal dasar - 2.000.000.000 saham. Authorized - 2.000.000.000 shares.
Modal ditempatkan dan disetor Issued and paid up capital
666.741.103 18 33.337.055.150 33.337.055.150 666.741.103
Tambahan modal disetor 19 15.898.758.600 15.898.758.600 Additional paid-in capital
Saldo laba Retained earnings
Ditentukan penggunaannya 5.000.000.000 5.000.000.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya (12.657.672.324) (12.102.675.033) Unappropriated
Komponen ekuitas lainnya 540.804.472 540.804.472 Other component equity
Jumlah Ekuitas 42.118.945.898 42.673.943.189 Total Equity
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 47.456.202.427 48.891.335.391 Total Liabilities and Equity
Jakarta, 31 Maret 2026/ March 31, 2026
Dionysius Tjokro Axel Tobias Joel
Direktur Utama/ Direktur/
President Director Director
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying Notes to Financial Statements
dari laporan keuangan secara keseluruhan which are an integral part of the financial statements
-2-
Page 6
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Laporan Laba Rugi Interim Interim Statements of Profit or Loss
dan Penghasilan Komprehensif Lain and Other Comprehensive Income
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 2025 March 31, 2026 and 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret / March 31 Maret / March
Catatan/ 31 31
Notes 2026 2025
Penjualan 3o,20 466.882.434 949.171.610 Revenue
Beban pokok penjualan 3o,21 (155.531.324) (427.140.988) Cost of revenue
Laba Kotor 311.351.110 522.030.622 Gross Profit
Beban penjualan 3o,22 (10.498.000) (228.372.892) Selling
General and expenses
administrative
Beban umum dan administrasi 3o,23 (851.159.496) (2.132.525.120) expenses
Jumlah beban usaha (861.657.496) (2.360.898.012) Total operating expenses
Laba Operasi (550.306.386) (1.838.867.390) Operating Income
Pendapatan (beban) lain-lain 3o,24 (4.690.905) (113.640.001) Other income (expense)
Laba (Rugi) Sebelum Profit (Loss) Before
Pajak Penghasilan (554.997.291) (1.952.507.391) Income Tax
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Income Tax Benefit (Expense)
Pajak kini 3p,17c - - Current tax
Pajak tangguhan 3p,17d - - Deferred tax
Laba (Rugi) Tahun Berjalan (554.997.291) (1.952.507.391) Profit (Loss) for the Year
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Pos-pos yang tidak akan Items not to be
direklasifikasikan ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Pengukuran kembali atas Remeasurements of
Liabilitas imbalan pasca kerja 3q,16 - - Employee benefit
Pajak Penghasilan terkait 3p,17 - - Related income tax
Jumlah Penghasilan Total Other
Komprehensif Lain - - Comprehensive Income
Jumlah Laba Komprehensif (554.997.291) (1.952.507.391) Total Comprehensive Income
Laba per Saham Dasar 3t,25 (0,83) (2,93) Basic Earnings per Share
Jakarta, 31 Maret 2026/ March 31, 2026
Dionysius Tjokro Axel Tobias Joel
Direktur Utama/ Direktur/
President Director Director
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying Notes to Financial Statements
dari laporan keuangan secara keseluruhan which are an integral part of the financial statements
-3-
Page 7
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Laporan Perubahan Ekuitas Statements of Changes in Equity
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 2025 March 31, 2026 and 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan
Tambahan Saldo Laba / Retained Earnings komprehensif lain/
modal disetor/ Telah ditentukan Belum ditentukan Other
Modal Disetor / Additional penggunaannya/ penggunaannya/ comprehensive Jumlah Ekuitas /
Paid-up Capital paid-in capital Appropriated Unappropriated income Total Equity
Saldo per 1 Januari 2025 33.337.055.150 15.898.758.600 5.000.000.000 (8.927.162.499) 250.573.681 45.559.224.932 Balance as of January 1, 2025
Penghasilan komprehensif Income comprehensive
tahun berjalan - - - (3.175.512.534) 290.230.791 (2.885.281.743) for the year
Saldo per Balance as of
31 Desember 2025 33.337.055.150 15.898.758.600 5.000.000.000 (12.102.675.033) 540.804.472 42.673.943.189 December 31, 2025
Penghasilan komprehensif Income comprehensive
tahun berjalan - - - (554.997.291) - (554.997.291) for the year
Saldo per Balance as of
31 Maret 2026 33.337.055.150 15.898.758.600 5.000.000.000 (12.657.672.324) 540.804.472 42.118.945.898 March 31, 2026
Jakarta, 31 Maret 2026/ March 31, 2026
Dionysius Tjokro Axel Tobias Joel
Direktur Utama/ President Director Direktur/ Director
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying Notes to Financial Statements
dari laporan keuangan secara keseluruhan which are an integral part of the financial statements
-4-
Page 8
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Laporan Arus Kas Interim Statements of Cash Flows Interim
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 2025 As of March 31, 2026 and 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Cash Flows From
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Operating Activities
Penerimaan kas dari pelanggan 673.041.434 4.490.966.621 Cash receipts from customers
Pembayaran kas kepada pemasok (1.273.761.209) (1.490.416.158) Cash paid to suppliers
Penerimaan (pembayaran) lainnya (6.599.243) (47.754.808) Other receipt (payment)
Pembayaran kas ke karyawan (428.542.273) (1.009.565.481) Cash paid to employees
Penerimaan (pembayaran) bunga 70.838 (35.454.866) Interest receipt (payment)
Pembayaran pajak penghasilan (29.770.293) (16.927.663) Income tax paid
Kas Neto Diperoleh Dari (Digunakan Net Cash Provided By (Used In)
untuk) Aktivitas Operasi (1.065.560.746) 1.890.847.645 Operating Activities
Cash Flows From
Arus Kas dari Aktivitas Investasi Non-Current
Investing Activities
Assets
Acquisition of property
Perolehan aset tetap - (35.928.000) and equipment
Receipts from disposal of
Hasil penjualan aset tetap - - property and equipment
Kas Neto Diperoleh Dari (Digunakan Net Cash Provided By (Used In)
untuk) Aktivitas Investasi - (35.928.000) Investing Activities
Cash Flows From
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Financing
Non-CurrentActivities
Assets
Proceeds from due
Penerimaan piutang pihak berelasi 146.167.000 505.024.000 from related parties
Additions of other receivables
Penambahan piutang pihak berelasi (32.910.698) (1.469.000) from related parties
Penerimaan utang pihak berelasi 895.484.656 68.601.132 Proceeds on due to related parties
Pembayaran utang pihak berelasi (648.909.000) (311.034.000) Payment on due to related parties
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan Net Cash Provided By (Used In)
untuk) Aktivitas Pendanaan 359.831.958 261.122.132 Financing Activities
Kenaikan (Penurunan) bersih Net Increase (Decrease) Cash on
Kas Dan Bank (705.728.788) 2.116.041.777 Hand and in Banks
Cash On Hand And in Bank
Kas Dan Bank Awal Tahun 833.687.279 770.372.346 At the Beginning Of The Year
Cash On Hand And in Bank
Kas Dan Bank Akhir Tahun 127.958.491 2.886.414.123 At the Ending Of The Year
Jakarta, 31 Maret 2026/ March 31, 2026
Dionysius Tjokro Axel Tobias Joel
Direktur Utama/ Direktur/
President Director Director
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying Notes to Financial Statements
dari laporan keuangan secara keseluruhan which are an integral part of the financial statements
-5-
Page 9
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
1. Umum 1. General
a. Pendirian Perusahaan dan informasi umum a. The Company's Establishment and general information
PT Geoprima Solusi Tbk ("Perusahaan"), didirikan di PT Geoprima Solusi Tbk (the “Company”) was established in
Republik Indonesia pada tanggal 6 Maret 1997 dalam rangka the Republic of Indonesia on March 6, 1997, under
Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6
tahun 1968 berdasarkan Akta Notaris No. 15 tanggal 6 Maret Year 1968 based on Notarial Deed No. 15 dated March 6,
1997, dari Jimmy Simanungkalit, S.H., Notaris di Jakarta. 1997 of Jimmy Simanungkalit, S.H.,Notary in Jakarta. The
Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum deed of establishment was approved by the Ministry of Law
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat and Human Rights of the Republic of Indonesia in its
Keputusan No. C2-9162HT.01.01.Th.1998 tanggal 20 Juli Decision Letter No.C2-9162HT.01.01.Th.1998 dated July 20,
1998. 1998.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali The Company's Articles of Association have undergone
perubahan, antara lain dengan Akta Notaris No. 11 tanggal several changes, including with Notary Deed No. 11 dated
22 September 2021 dari Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di September 22, 2021 from Rahayu Ningsih, S.H., Notary in
Jakarta Selatan, mengenai perubahan Anggaran Dasar South Jakarta, regarding amendments to the Company's
Perusahaan yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Articles of Association which have been ratified by the
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Keputusan No. AHU 0162523.AH.01.11 TAHUN 2021 Indonesia in Decree No. AHU0162523.AH.01.11 OF 2021
tanggal 22 September 2021, dan telah diterima dan dicatat dated September 22, 2021, and has been accepted and
didalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian recorded in the Legal Entity Administration System of the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0451366 tanggal 22 Indonesia in Decree No. AHU-AH.01.03-0451366 dated
September 2021. September 22, 2021.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang In accordance with its Article 3 of Articles of Association, the
lingkup Perusahaan bergerak dalam bidang pemborong Company’s scope of activities are contractor, trading, land
(kontraktor), perdagangan, pengolahan lahan, pengadaan processing, procurement of goods, service and industry.
barang, jasa dan perindustrian.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun The company started its commercial operation in 1998.
1998.
Perusahaan berdomisili di Jakarta Utara dengan kantor The Company is domiciled in West Jakarta with an
operasional di Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, operational office at Rukan Artha Gading Niaga Blok D No.
Kelapa Gading, Jakarta Utara, 14240. 15A, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 14240.
b. Penawaran Umum Perdana Perusahaan b. The Company's Initial Public Offering
Pada tanggal 26 Agustus 2021, Perusahaan memperoleh On August 26, 2021, the Company obtained its Effective
Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Statement from Financial Services Authority (“OJK”)based on
melalui surat No. S 143/D.04/2021 sehubungan dengan letter No. S 143/D.04/2021 in relation with the Initial Public
Penawaran Umum Perdana Saham (“IPO”) sebesar Offering (“IPO”) for issuance of 166.666.600 ordinary shares
166.666.600 saham biasa atas nama dengan nilai nominal at the nominal price of Rp50 per share and offered to the
Rp50 setiap saham, yang ditawarkan kepada masyarakat public at the price of Rp180 per share. The shares offered to
dengan harga penawaran Rp180 setiap saham. Penawaran the public in the IPO were listed on the Indonesia Stock
kepada masyarakat tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia Exchange on September 06, 2021.
pada tanggal 06 September 2021.
-6-
Page 10
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
c. Komisaris, Direksi dan Karyawan c. Board of Commissioners, Directors and Employees
Berdasarkan Akta No. 174 tanggal 19 Desember 2025 dari Based on Deed No. 174 dated December 19, 2025 from
Christina Dwi Utami, S.H., M.HUM., M.KN., notaris di Kota Christina Dwi Utami, S.H., M.HUM., M.KN., notary in Jakarta,
Jakarta. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan the composition of the Company's Board of Commissioners
per 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai and Directors as of March 31, 2026 and December 31, 2025
berikut: are as follows:
2026
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Karnadi Margaka President Commissioner
Komisaris Adi Sulaiman Commissioner
Komisaris Independen Purwan Habibie Siswanto Independent Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama Dionysius Tjokro President Director
Direktur Axel Tobias Joel Director
2025
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Karnadi Margaka President Commissioner
Komisaris Adi Sulaiman Commissioner
Komisaris Independen Purwan Habibie Siswanto Independent Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama Dionysius Tjokro President Director
Direktur Axel Tobias Joel Director
Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi anggota The key management personnel of the Company comprises
dewan komisaris dan direksi. of the member of the boards of directors and commissioners.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 001/SKD/ Based on Director’’s Decission Letter No.
GPS/III/2020 tanggal 25 Maret 2020, Perusahaan menunjuk 001/SKD/GPS/III/2020 dated March 25, 2020, the Company
Daniel Gunawan sebagai Sekretaris Perusahaan. appointed Daniel Gunawan as the Company’s Secretary.
Berdasarkan Surat Keputusan Komisaris No. 101/IPO- Based on Commisioner’s Decission Letter No. 101/IPO-
GPSO/I/2026 tanggal 05 January 2026, susunan Komite GPSO/I/2026 dated 05 January 2026, the composition of the
Audit adalah sebagai berikut: Company’s Audit Committee were as follows:
Komite Audit Audit Committee
Ketua Komite Audit Purwan Habibie Siswanto Head of Audit Committee
Anggota Theo Hutomo Member
Anggota Esther Lowiyanti Member
Perusahaan telah menyusun Piagam Unit Audit Internal dan The Company has compiled the Charter of the Internal Audit
membentuk Unit Audit Internal pada tanggal 25 Maret 2020 Unit and established the Internal Audit Unit on March 25,
sesuai dengan POJK No. 56/POJK.04/2015, dimana 2020 in accordance with POJK No. 56/POJK.04/2015,
Perusahaan diwajibkan untuk menyusun Piagam Audit whereby the Company is required to prepare an Internal
Internal (Internal Audit Charter) yang ditetapkan oleh Direksi Audit Charter as determined by the Board of Directors after
setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris. Perusahaan obtaining approval from the Board of Commissioners. The
juga telah menunjuk Yoan Yohana Theodora sebagai Kepala Company has also appointed Yoan Yohana Theodora as the
Satuan Audit Internal berdasarkan Surat Penunjukan Head of the Internal Audit Unit based on the Appointment
tertanggal 25 Maret 2020. Letter dated March 25, 2020.
Perusahaan memiliki 4 dan 16 karyawan tetap pada tanggal The Company has 4 and 16 permanent employees as of
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 (tidak diaudit). March 31, 2026 and December 31, 2025 (unaudited).
-7-
Page 11
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
d. Akuisisi Perusahaan d. Acquisition of the Company
Pada tanggal 10 Oktober 2025, Otoritas Jasa Keuangan On October 10, 2025, the Financial Services Authority
menyetujui rencana PT PIMSF Pulogadung untuk melakukan approved PT PIMSF Pulogadung's plan to acquire 45.45% of
pengambilalihan sebesar 45,45% saham Perusahaan yang the Company's shares owned by the previous controlling
dimiliki oleh pemegang saham pengendali sebelumnya yaitu shareholder, Mr. Karnadi Margaka, through letter
Tn. Karnadi Margaka melalui surat 056.CORP/PIMSF- 056.CORP/PIMSF-JKT/X/2025.
JKT/X/2025.
Selanjutnya pada tanggal 16 Oktober 2025, PT PIMSF Subsequently, on the date of October 16, 2025, PT PIMSF
Pulogadung telah menyelesaikan pengambilalihan atas Pulogadung has completed the acquisition of 303,033,800
303.033.800 (tiga ratus tiga juta tiga puluh tiga ribu delapan (three hundred three million thirty-three thousand eight
ratus) lembar saham atau setara dengan 45,45% kepemilikan hundred) shares, equivalent to 45.45% of the company's
saham perusahaan. ownership shares.
Akuisisi saham dilanjutkan dengan Tender Wajib dengan The share acquisition is continued with a Mandatory Tender
pembayaran dilakukan selambat-lambatnya pada tanggal 28 Offer with payment to be made no later than February 28,
Februari 2026, sehingga kepemilikan saham PIMF menjadi 2026, so that PIMF's shareholding becomes 303,033,800
303.033.800 (tiga ratus tiga juta tiga puluh tiga ribu delapan (three hundred three million thirty-three thousand eight
ratus) lembar saham (setara dengan 45,45% kepemilikan). hundred) shares (equivalent to 45.45% ownership).
2. Pernyataan Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi 2. Statement of Compliance With Financial Accounting
Keuangan Standards
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan The financial statements have been prepared and presented in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi accordance with Financial Accounting Standards in Indonesia
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan which include Statements of Financial Accounting Standards
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang (PSAK) and Interpretation of Financial Accounting Standards
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan – Ikatan (ISAK) issued by the Financial Accounting Standards Board –
Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) serta Peraturan No. VIII.G.7 Indonesian Institute of Accountants (DSAK-IAI) and Regulation
tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan no. VIII.G.7 regarding “Presentation and Disclosure of Financial
Emiten atau Perusahaan Publik”. Statements of Issuers or Public Companies”.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi 3. Summary Of Accounting Policies
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi yang diterapkan Presented below is a summary of significant accounting policies
oleh Perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan yang adopted by the Company in preparing the financial statements
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. which are in conformity with Indonesian Financial Accounting
Standards.
a. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis Of Measurement and Preparation of the Financial
Statement
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun The financial statements, except for the statements of cash
berdasarkan konsep akrual dengan menggunakan konsep flows, have been prepared on the accrual basis using the
harga historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang historical cost concept of accounting, except for certain
diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan accounts which are measured on the bases described in the
dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. related accounting policies for those accounts.
-8-
Page 12
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
a. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis Of Measurement and Preparation of the Financial
(Lanjutan) Statement (Continued)
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode The statement of cash flows is prepared using the direct
langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam method by classifying cash flows on the basis of operating,
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan investing and financing activities. For the purpose of the
laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas, kas di statements of cash flows, cash and cash equivalents
bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu includes cash on hand, cash in banks and deposits with a
tiga bulan atau kurang pada saat penempatan, setelah maturity of three months or less, net of overdrafts.
dikurangi cerukan.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar The preparation of financial statements in conformity with
Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan manajemen Indonesian Financial Accounting Standards requires
untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang management to make judgment, estimates and assumptions
mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah that affect the application of accounting policies and the
aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. reported amounts of assets, liabilities, income and expenses.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan Although these estimates are based on management’s best
terbaik dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, knowledge and judgment of current events and actions,
hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang actual results may ultimately differ from those estimates. The
diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau areas involving a higher degree of judgment or complexity, or
kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi areas where assumptions and estimates are significant to the
dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan financial statements are disclosed in Note 4 to the financial
diungkapkan dalam Catatan 4 atas laporan keuangan. statements.
b. Perubahan kebijakan akuntansi b. Changes in accounting principles
Perusahaan telah menerapkan PSAK yang berlaku efektif The Company adopted PSAK which effective on Januari 1,
pada tanggal 1 Januari 2025 yang dianggap relevan terhadap 2025 which is considered relevant to the financial statements
laporan keuangan perusahaan sebagai berikut: of the company as follows:
Amandemen PSAK 221: "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Amendment of PSAK 221: "Effect of Changes in Foreign
Asing". Amendemen ini menjelaskan terkait kekurangan Exchange Rate". This amandement explains clarifies the lack
ketertukaran. of interchangeability.
Amandemen tersebut mengharuskan pengungkapan The amendments require disclosure of information that
informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan enables users of financial statements to understand the
memahami dampak mata uang yang tidak dapat impact of a currency not being exchangeable into the other
dipertukarkan dengan mata uang lain yang memengaruhi, currency affects, or is expected to affect, the entity's financial
atau diperkirakan akan memengaruhi kinerja keuangan, performance, financial position and cash flows.
posisi keuangan, dan arus kas entitas.
Amandemen ini memperjelas pengaturan terkait kondisi This amendment clarifies the regulations regarding the
suatu mata uang tidak tertukarkan serta pengungkapannya. conditions when a currency is not convertible and its
disclosure.
Pada tanggal 1 Januari 2025, Perusahaan menerapkan On January 1, 2025, the Company adopted the new and
pernyataan standar akuntansi keuangan yang direvisi yang revised statement of financial accounting standards effective
efektif sejak tanggal tersebut. from that date.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
b. Perubahan kebijakan akuntansi (Lanjutan) b. Changes in accounting principles (Continued)
-9-
Page 13
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
Penerapan standar yang direvisi tidak menghasilkan Adjustments to the Company accounting policies have been
perubahan besar terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan made as required, in accordance with the transitional
dan tidak memiliki dampak material pada jumlah yang provisions. Adoption of revised standars did not result in
dilaporkan untuk tahun berjalan atau tahun sebelumnya. major changes to the Company's accounting policies and had
no material effect on the amounts reported for the current
prior financial year.
c. Mata Uang Pelaporan, Transaksi dan Saldo Mata Uang c. Reporting Currency, Transactions and Balances Foreign
Asing Currency
Mata Uang Fungsional dan Penyajian Functional and Presentation Currency
Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan Items included in the financial statements of using the
menggunakan mata uang yang sesuai dengan lingkungan currency of the primary economic environment in which the
ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi ("mata uang Company operates ("the functional currency").
fungsional").
Mata uang pelaporan yang digunakan oleh Perusahaan The reporting currency used by the Company is Rupiah.
adalah mata uang Rupiah. Mata uang Rupiah digunakan Rupiah currency used for fulfilling the indicator as the
karena memenuhi indikator sebagai mata uang fungsional, functional currency, which is an indicator of cash flows, the
yaitu indikator arus kas, indikator harga jual dan indikator selling price indicators and indicators of cost. The figures in
biaya. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan the financial statements are stated in Rupiah, except
dalam Rupiah, kecuali bila dinyatakan lain. otherwise stated.
Transaksi dan Saldo Transactions and Balances
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata Foreign currency transactions are translated into Rupiah
uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada using the exchange rates prevailing at the dates of the
tanggal transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan, aset dan transactions. At each reporting date, monetary assets and
liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke liabilities denominated in foreign currency are translated into
dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs penutup. Kurs Rupiah using the closing exchange rate. Exchange rate used
yang digunakan sebagai acuan adalah kurs yang dikeluarkan as benchmark is the rate exchangegains and losses resulting
oleh Bank Indonesia. Keuntungan dan kerugian selisih kurs from the settlement of such transactions and from the
yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang translation at period-end exchange rates of monetary
asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam assetsand liabilities denominated in foreign currencies are
mata uang asing diakui di dalam laporan laba rugi, kecuali recognised in the profit or loss, except when deferred in
jika ditangguhkan di dalam ekuitas sebagai lindung nilai arus equity as qualifying cash flowhedges and qualifying net
kas dan lindung nilai investasi bersih yang memenuhi syarat. investment hedges.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berhubungan Foreign exchange gains and losses that relate to borrowings
dengan pinjaman, serta kas dan setara kas disajikan pada and cash and cash equivalents are presented in the profit or
laporan laba rugi sebagai “penghasilan atau biaya keuangan”. loss within ”finance income or costs”. All other net foreign
Keuntungan atau kerugian neto selisih kurs lainnya disajikan exchange gains and losses are presented in the profit or loss
pada laporan laba rugi sebagai “(kerugian)/keuntungan lain- within “other (losses)/gains -net”.
lain–neto”.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
Transaksi dan Saldo (Lanjutan) Transactions and Balances (Continued)
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, kurs On March 31, 2026 and December 31, 2025, the conversion
konversi yang digunakan Perusahaan adalah sebagai berikut: rate used by the Company is as follows:
- 10 -
Page 14
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
2026 2025
Mata Uang Asing Foreign Currency
Dolar Amerika Serikat 16.993 16.782 US Dollar
d. Klasifikasi lancar dan tidak lancar d. Current and non-current classification
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan The Company presents assets and liabilities in the statement
posisi keuangan berdasarkan klasifikasi lancar/tidak lancar. of financial position based on current/non-current
classification.
Suatu aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i. akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus i. expected to be realised or intended to be sold or
operasi normal, consumed in the normal operating cycle,
ii. untuk diperdagangkan, ii. held primarily for the purpose of trading,
iii. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal iii. expected to be realised within 12 months after the
pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang dibatasi reporting period, or cash or cash equivalent unless
penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi restricted from being exchanged or used to settle a liability
suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah for at least 12 months after the reporting period.
tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar. All other assets are classified as non-current.
Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila: A liability is current when it is:
i. akan dilunasi dalam siklus operasi normal, i. expected to be settled in the normal operating cycle,
ii. untuk diperdagangkan, ii. held primarily for the purpose of trading,
iii. akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, iii. due to be settled within 12 months after the reporting
atau period, or
iv. tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan iv. there is no unconditional right to defer the settlement of
pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal the liability for at least 12 months after the reporting
pelaporan. period.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka All other liabilities are classified as non-current.
panjang.
Persyaratan liabilitas yang dapat, atas opsi pihak lawan, The terms of the liability that could, at the option of the
menghasilkan penyelesaiannya dengan penerbitan instrumen counterparty, result in its settlement by the issue of the equity
ekuitas tidak memengaruhi klasifikasinya. instruments do not affect its classification.
Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak Deferred tax assets are classified as noncurrent assets and
lancar dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai deferred tax liabilities are classified as non-current liabilities.
liabilitas jangka panjang.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
e. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi e. Transactions with related parties
Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. The entity has transactions with related parties. The definition
Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang diatur dalam of a related party is in accordance with that stipulated in
PSAK No. 224, “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. PSAK PSAK No. 224, “Related Party Disclosures”. This PSAK
ini mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan requires disclosure of related party relationships, transactions
saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen dan juga and balances, including commitments and is also applied to
diterapkan terhadap laporan keuangan secara individual. individual financial statements.
- 11 -
Page 15
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau Entitas yang terkait A related party is a person or Entity that is related to the
dengan Entitas (Entitas pelapor): Entity (the reporting Entity):
a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi a) has control or joint control over the reporting entity;
dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama i. has control or joint control over the reporting entity;
atas entitas pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; ii. has significant influence over the reporting entity; or
iii. personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas iii. is a member of the key management personnel of the
induk entitas pelapor. reporting entity or of a parent of the reporting entity.
b) Satu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika b) An entity is related to the reporting entity if any of the
memenuhi salah satu hal berikut: following conditions applies:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari i. The entity and the reporting entity are members of
kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, the same Company (which means that each parent,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait subsidiary and fellow subsidiary is related to the
dengan entitas lain); others);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura ii. One entity is an associate or joint venture of the other
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau entity (or an associate or joint venture of a member of
ventura bersama yang merupakan anggota suatu a Company of which the other entity is a member);
Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari iii. Both entities are joint ventures of the same third
pihak ketiga yang sama; party;
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas iv. One entity is a joint venture of a third entity and the
ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi other entity is an associate of the third entity;
dari entitas ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca v. The entity is a post-employment benefit plan for the
kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas benefit of employees of either the reporting entity, or
pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas an entity related to the reporting entity;
pelapor;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama vi. The entity is controlled or jointly controlled by a
oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a); person identified in (a);
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki vii. A person identified in (a) (i) has significant influence
pengaruh signifikan atas entitas atau personil over the entity or is a member of the key
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari management personnel of the entity (or a parent of
entitas). the entity).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana viii. The entity, or any member of a Company of which it
entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, is a part, provides key management personnel
menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada services to the Company.
Perusahaan.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
e. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (Lanjutan) e. Transactions with related parties (Continued)
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak Significant transactions with related parties, whether or not
berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan persyaratan yang made at similar terms and conditions as those done with third
sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada parties, are disclosed in the financial statements.
laporan keuangan.
f. Instrumen Keuangan f. Financial Instruments
Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi The company classifies financial instruments into financial
aset keuangan dan liabilitas keuangan. Instrumen keuangan assets and financial liabilities. A financial instrument is any
adalah setiap kontrak yang menambah nilai aset keuangan contract that adds value to a financial asset for one entity and
bagi satu entitas dan liabilitas keuangan atau ekuitas bagi a financial liability or equity for another entity. The Company
entitas lain. Perusahaan mengadopsi PSAK 109 pada 1 adopted PSAK 109 as at January 1, 2024.
Januari 2024.
- 12 -
Page 16
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 MaretPerusahaan
2026 dan 31mengklasifikasikan
Desember 2025 instrumen keuangan menjadi The company classifies Marchfinancial
31, 2026instruments
and Decemberinto 31,
financial
2025
aset
(Disajikan keuangan
dalam dankecuali
Rupiah, liabilitas keuangan.
Dinyatakan Instrumen keuangan
Lain) assets and financial
(Expressedliabilities. A financial
in Rupiah, instrumentStated)
unless Otherwise is any
adalah setiap kontrak yang menambah nilai aset keuangan contract that adds value to a financial asset for one entity and
bagi satu entitas dan liabilitas keuangan atau ekuitas bagi a financial liability or equity for another entity. The Company
entitas lain. Perusahaan mengadopsi PSAK 109 pada 1 adopted PSAK 109 as at January 1, 2024.
Januari 2024.
1. Aset Keuangan 1. Financial Assets
Pengakuan dan pengukuran awal aset keuangan Initial recognition and measurement financial assets
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal Financial assets are classified, at initial recognition, and
dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi, subsequently measured at amortized cost, fair value
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan through other comprehensive income, and fair value
nilai wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal The classification of financial assets at initial recognition
tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset depends on the financial asset’s contractual cash flow
keuangan dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola characteristics and the Company’s business model for
aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha managing them. With the exception of trade receivables
yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan that do not contain a significant financing component of
dan atau saat Perusahaan menerapkan panduan praktis, for which the Company has applied the practical
pada saat pengakuan awal Perusahaan mengukur aset expedient, the Company initially measures a financial
keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset asset at its fair value plus, in the case of a financial asset
keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, not at fair value through profit or loss, transactions costs.
biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki Trade receivables that do not contain a significant
komponen pendanaan yang signifikan atau ketika financing component or which the Company has applied
Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai the practical expedient are measured at the transaction
harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK price determined under PSAK 109.
109.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya In order for a financial asset to be classified and
perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui measured at amortized cost or fair value through other
penghasilan komprehensif lain, aset keuangan harus comprehensive income, it needs to give rise to cash flows
memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok that are solely payments of principal and interest on the
dan bunga dari jumlah pokok terutang.Pengujian ini principal amount outstanding. This assessment is referred
dikenal sebagai Solely Payment of Principal and Interest to as the solely payments of principal and interest (SPPI)
(SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. testing and it is performed at instrument level.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang Purchases or sales of financial assets that require delivery
memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang of assets within a time frame established by regulation or
telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang convention in the market place (regular way trades) are
berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada recognized on the trade date, i.e., the date that the
tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan Company commits to buy or sell the asset.
berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
1. Aset Keuangan (Lanjutan) 1. Financial Assets (Continued)
Pengakuan dan pengukuran awal aset keuangan (lanjutan) Initial recognition and measurement financial assets
(continued)
Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset For purposes of subsequent measurement, financial
keuangan diklasifikasikan kedalam empat kategori: assets are classified in four categories:
i. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan i. Financial assets at amortized cost (debt instruments)
diamortisasi (instrumen utang)
Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi This category is the most relevant to the Company.
Perusahaan. Perusahaan mengukur aset keuangan The Company measures financial assets at amortized
pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi cost if both of the following conditions are met:
berikut dipenuhi:
- 13 -
Page 17
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi This category is the most relevant to the Company.
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
Perusahaan. Perusahaan mengukur aset keuangan The Company measures financial assets at amortized
pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi cost if both of the following conditions are met:
berikut dipenuhi:
● Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang ● The financial asset is held within a business model
bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam with the objective to hold financial assets in order to
rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan collect contractual cash flows; and
● Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang ● The contractual terms of the financial asset give rise
pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang on specified dates to cash flows that are solely
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari payments of principal and interest on the principal
jumlah pokok terutang. amount outstanding.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets at amortized cost are subsequently
diamortisasi setelah pengakuan awal diukur measured using the effective interest rate (“EIR”)
menggunakan metode suku bunga efektif dan method and are subject to impairment. Gains and
merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan losses are recognized in profit or loss when the asset
kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan is derecognized, modified or impaired.
pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami
penurunan nilai.
Aset keuangan Perusahaan pada kategori ini meliputi The Company’s financial assets at amortized cost
kas dan bank, piutang usaha. consist of cash on hand and cash in banks and trade
receivables.
ii. Aset keuangan diukur nilai wajar melalui penghasilan ii. Financial assets at fair value through other
komprehensif lain dengan fitur reklasifikasi comprehensive income with recycling of cumulative
keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen gains and losses (debt instruments).
utang).
Perusahaan mengukur instrumen utang pada nilai The Company measures debt instruments at fair
wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika value through other comprehensive income if both of
kedua kondisi berikut dipenuhi: the following conditions are met:
● Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang ● The financial asset is held within a business model
tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus with the objective of both holding to collect
kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan contractual cash flows and selling; and
● Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut ● The contractual terms of the financial asset give rise
memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas on specified dates to cash flows that are solely
yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari payments of principal and interest on the principal
jumlah pokok terutang. amount outstanding.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
1. Aset Keuangan (Lanjutan) 1. Financial Assets (Continued)
Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar For debt instruments at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain, pendapatan comprehensive income, interest income, foreign
bunga, keuntungan atau kerugian selisih kurs, dan exchange revaluation and impairment losses or
kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan reversals are recognized in the statement of profit or
dihitung dengan cara yang sama dengan aset loss and computed in the same manner as for
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. financial assets measured at amortized cost. The
Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada peghasilan remaining fair value changes are recognized in other
komprehensif lain. Ketika aset keuangan dihentikan comprehensive income. Upon derecognition, the
pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif cumulative fair value change recognized in other
yang sebelumnya diakui dalam pendapatan comprehensive income is recycled to profit or loss.
komprehensif lainnya direklasifikasi ke laba rugi.
Perusahaan tidak memiliki instrumen utang yang The Company has no debt instruments classified at
diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive income with
komprehensif lain dengan fitur reklasifikasi recycling of cumulative gains and losses as of March
keuntungan dan kerugian kumulatif per 31 Maret 31, 2026 and December 31, 2025.
2026 dan 31 Desember 2025. - 14 -
Page 18
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
Perusahaan tidak memiliki instrumen utang yang The Company has no debt instruments classified at
diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive income with
komprehensif lain dengan fitur reklasifikasi recycling of cumulative gains and losses as of March
keuntungan dan kerugian kumulatif per 31 Maret 31, 2026 and December 31, 2025.
2026 dan 31 Desember 2025.
iii. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui iii. Financial assets designated at fair value through
penghasilan komprehensif lain tanpa fitur reklasifikasi other comprehensive income with no recycling of
keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian cumulative gains and losses upon derecognition
pengakuan (instrumen ekuitas). (equity instruments).
Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat Upon initial recognition, the Company can elect to
pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan classify irrevocably its equity investments as equity
dalam penghasilan komprehensif lain perubahan nilai instruments designated at fair value through other
wajar investasi dalam instrumen ekuitas yang masuk comprehensive income when they meet the definition
dalam ruang lingkup PSAK 109 dan yang bukan of equity under PSAK 109 and are not held for
merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk trading.
diperdagangkan.
iii. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui iii. Financial assets designated at fair value through
penghasilan komprehensif lain tanpa fitur reklasifikasi other comprehensive income with no recycling of
keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian cumulative gains and losses upon derecognition
pengakuan (instrumen ekuitas). (lanjutan) (equity instruments). (continued)
Pilihan ini dilakukan pada level instrumen per The classification is determined on an instrument- by-
instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset instrument basis. Gains and losses on these financial
keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laba rugi. assets are never recycled to profit or loss. Dividends
Dividen diakui pada laba rugi ketika hak untuk are recognized as other income in the statement of
menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, profit or loss when the right of payment has been
kecuali dividen secara jelas mewakili bagian established, except when the Company benefits from
terpulihkan dari biaya investasi. such proceeds as a recovery of part of the cost of the
financial asset, in which case, such gains are
recorded in other comprehensive income.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
1. Aset Keuangan (Lanjutan) 1. Financial Assets (Continued)
Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar Equity instruments designated at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain tidak other comprehensive income are not subject to
terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Tidak impairment assessment. There were no equity
ada investasi ekuitas yang diklasifikasikan dalam investments elected under this category as of March
kategori ini per tanggal 31 Maret 2026 dan 31 31, 2026 and December 31, 2025.
Desember 2025.
iv Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba iv. Financial assets at fair value through profit or loss
rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba Financial assets at fair value through profit or loss
rugi meliputi aset keuangan yang dikelola untuk include financial assets held for trading, financial
diperdagangkan, aset keuangan yang pada saat awal assets designated upon initial recognition at fair value
ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba through profit or loss, or financial assets mandatorily
rugi, atau aset keuangan yang disyaratkan untuk required to be measured at fair value. Financial
diukur pada nilai wajarnya. Aset keuangan assets are classified as held for trading if they are
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang acquired for the purpose of selling or repurchasing in
diperdagangkan jika perolehannya ditujukan untuk the near term. Derivatives, including separated
dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. embedded derivatives, are also classified as held for
Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, trading unless they aredesignated as effective
juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali- 15 - hedging instruments. Financial assets with cash flows
derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang that are not fulfilled with solely payments of principal
ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang tidak and interest (SPPI) testing are classified and
memenuhi SPPI testing diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or loss,
Page 19
Aset keuangan diukur pada nilai PT wajarGEOPRIMA
melalui laba Financial assets at fair value through profit or loss
SOLUSI, TBK
rugi meliputi aset keuangan yang dikelola untuk include financial assets held for trading, financial
diperdagangkan, aset keuangan yang pada saat awal assets designated upon initial recognition at fair value
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba through profit or loss, or financial assets mandatorily
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
rugi, atau aset keuangan yang disyaratkan untuk required to be measured at fair value. Financial
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
diukur pada nilai wajarnya. Aset keuangan assets are classified as held for trading if they are
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang acquired for the purpose of selling or repurchasing in
diperdagangkan jika perolehannya ditujukan untuk the near term. Derivatives, including separated
dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. embedded derivatives, are also classified as held for
Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, trading unless they aredesignated as effective
juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali hedging instruments. Financial assets with cash flows
derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang that are not fulfilled with solely payments of principal
ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang tidak and interest (SPPI) testing are classified and
memenuhi SPPI testing diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or loss,
melalui laba rugi, terlepas apapun model bisnisnya. irrespective of the business model.
iv Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba iv. Financial assets at fair value through profit or loss
rugi (lanjutan) (continued)
Derivatif yang melekat pada kontrak hybrid, dengan A derivative embedded in a hybrid contract, with a
aset finansial atau host non-finansial, dipisahkan dari financial asset or non-financial host, is separated
host dan dicatat sebagai derivatif terpisah jika: from the host and accounted for as a separate
karakteristik ekonomi dan risiko tidak terkait erat derivative if: the economic characteristics and risks
dengan host; instrumen terpisah dengan ketentuan are not closely related to the host; a separate
yang sama dengan derivatif melekat akan memenuhi instrument with the same terms as the embedded
definisi derivatif; dan kontrak hybrid tidak diukur pada derivative would meet the definition of a derivative;
nilai wajar melalui laba rugi. Derivatif melekat diukur and the hybrid contract is not measured at fair value
pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar diakui through profit or loss. Embedded derivatives are
dalam laba rugi. measured at fair value with changes in fair value
recognised in profit or loss.
Penilaian kembali hanya terjadi jika ada perubahan Reassessment only occurs if there is either a change
dalam syarat-syarat kontrak yang secara signifikan in the terms of the contract that significantly modifies
mengubah arus kas yang sebaliknya akan diperlukan the cash flows that would otherwise be required or a
atau reklasifikasi aset keuangan dari nilai wajar reclassification of a financial asset out of the fair
melalui kategori laba atau rugi. value through profit or loss category.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
1. Aset Keuangan (Lanjutan) 1. Financial Assets (Continued)
Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang Notwithstanding the criteria for debt instruments to be
akan diklasifikasikan pada biaya perolehan classified at amortized cost or at fair value through
diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income, as described above,
komprehensif lain, seperti dijelaskan di atas, debt instruments may be designated at fair value
instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai wajar through profit or loss on initial recognition if doing so
melalui laba rugi pada pengakuan awal jika eliminates, or significantly reduces, an accounting
penerapan itu dapat menghilangkan, atau secara mismatch.
signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau
pengakuan.
Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi Financial assets at fair value through profit or loss are
keuangan diukur pada nilai wajarnya dimana carried in the statement of financial position at fair
keuntungan dan kerugian yang timbul sebagai hasil value with net changes in fair value recognized in the
dari perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba statement of profit or loss. There were no financial
rugi. Tidak ada aset keuangan kategori ini per tanggal assets under this category as of March 31, 2026 and
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025. December 31, 2025.
Kerugian Kredit Ekspektasian Expected credit losses
Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit The Company recognizes an allowance for expected
ekspektasian untuk seluruh instrumen utang yang tidak credit losses for all debt instruments not held at fair value
diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui through profit or loss. expected credit losses are based on
laba rugi. Kerugian kredit ekspektasian didasarkan pada- 16 - the difference between the contractual cash flows due in
perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang accordance with the contract and all the cash flows that
dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan the Company expects to receive, discounted at an
diterima Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku approximation of the original effective interest rate. The
Page 20
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit The Company recognizes an allowance for expected
ekspektasian untuk seluruh instrumen utang yang tidak credit losses for all debt instruments not held at fair value
diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui through profit or loss. expected credit losses are based on
laba rugi. Kerugian kredit ekspektasian didasarkan pada the difference between the contractual cash flows due in
perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang accordance with the contract and all the cash flows that
dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan the Company expects to receive, discounted at an
diterima Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku approximation of the original effective interest rate. The
bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan expected cash flows will include cash flows from the sale
diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan of collateral held or other credit enhancements that are
agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang integral to the contractual terms.
merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.
Kerugian kredit ekspektasian diakui dalam dua tahap. Expected credit losses are recognized in two stages. For
Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak credit exposures for which there has not been a
mengalami peningkatan secara signifikan sejak significant increase in credit risk since initial recognition,
pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian expected credit losses are provided for credit losses that
dilakukan sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. result from default events that are possible within the next
Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang 12-months (a 12-month expected credit losses). For those
mengalami peningkatan secara signifikan sejak credit exposures for which there has been a significant
pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan increase in credit risk since initial recognition, a loss
sepanjang umurnya. allowance is required for credit losses expected over the
remaining life of the exposure, irrespective of the timing of
the default (a lifetime expected credit losses).
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
1. Aset Keuangan (Lanjutan) 1. Financial Assets (Continued)
Kerugian Kredit Ekspektasian (lanjutan) Expected credit losses (lanjutan)
Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Perusahaan For trade receivables and contract assets, the Company
menerapkan panduan praktis dalam menghitung kerugian applies a simplified approach in calculating expected
kredit ekspektasian. Oleh karena itu, Perusahaan tidak credit losses. Therefore, the Company does not track
mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan changes in credit risk, but instead recognizes a loss
mengukur penyisihan kerugian sejumlah kerugian kredit allowance based on lifetime expected credit losses at
ekspektasian sepanjang umur. Perusahaan telah each reporting date. The Company has established a
membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data provision matrix that is based on its historical credit loss
historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor experience, adjusted for forward-looking factors specific
perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait to the debtors and the economic environment.
pelanggan dan lingkungan ekonomi.
Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar For debt instruments at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain, Perusahaan comprehensive incomce, the Company applies the low
menerapkan metode yang disederhanakan. Pada setiap credit risk simplification. At every reporting date, the
tanggal pelaporan, Perusahaan mengevaluasi apakah Company evaluates whether the debt instrument is
instrumen utang dianggap memiliki risiko kredit rendah considered to have low credit risk using all reasonable
menggunakan semua informasi yang masuk akal dan and supportable information that is available without
dapat didukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya undue cost or effort. In making that evaluation, the
yang berlebihan. Dalam melakukan evaluasi itu, Company reassesses the external credit rating of the debt
Perusahaan menilai kembali peringkat kredit eksternal instrument. In addition, the Company considers that there
dari instrumen utang. Selain itu, Perusahaan menganggap has been a significant increase in credit risk when
bahwa telah terjadi peningkatan risiko kredit yang contractual payments are more than 30 days past due.
signifikan ketika pembayaran kontrak lebih dari 30 hari
tunggakan.
- 17 -
Page 21
Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar For debt instruments at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain, Perusahaan comprehensive incomce, the Company applies the low
menerapkan metode yang disederhanakan. Pada setiap credit risk simplification. At every reporting date, the
tanggal pelaporan, Perusahaan mengevaluasi apakah Company evaluates whether the debt instrument is
instrumen utang dianggap memiliki risiko PT GEOPRIMA
kredit rendah SOLUSI,considered
TBK to have low credit risk using all reasonable
menggunakan semua informasi yang masuk akal dan and supportable information that is available without
dapat
Catatan atas didukung
Laporan yang tersedia
Keuangan Interim tanpa biaya atau upaya undue cost or effort.
Notes to In Interim
makingFinancial
that evaluation,
Statementsthe
yang Tiga
Untuk Periode berlebihan.
Bulan yang Dalam
Berakhirmelakukan evaluasi itu,
pada Tanggal Company reassessesFor thethe
external credit rating
Three-Month of the
Period debt
Ended
Perusahaan
31 Maret 2026 menilai kembali
dan 31 Desember 2025 peringkat kredit eksternal instrument. In addition,
March 31,the 2026
Company considers that
and December 31, there
2025
dari instrumen
(Disajikan dalam Rupiah, utang.
kecualiSelain itu, Perusahaan
Dinyatakan Lain) menganggap has been(Expressed
a significant increase
in Rupiah, in Otherwise
unless credit riskStated)
when
bahwa telah terjadi peningkatan risiko kredit yang contractual payments are more than 30 days past due.
signifikan ketika pembayaran kontrak lebih dari 30 hari
tunggakan.
Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan The Company considers a financial asset in default when
memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih contractual payments are 90 days past due. However, in
dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, certain cases, the Company may also consider a financial
Perusahaan juga dapat menganggap aset keuangan asset to be in default when internal or external information
dalam keadaan default ketika informasi internal atau indicates that the Company is unlikely to receive the
eksternal menunjukkan bahwa Perusahaan tidak mungkin outstanding contractual amounts in full before taking into
menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa account any credit enhancements held by the Company.
melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha Trade receivables is written off when there is low
dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk possibility of recovering the contractual cash flow, after all
memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya collection efforts have been done and have been fully
penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya provided for allowance.
dilakukan penyisihan.
2. Liabilitas Keuangan 2. Financial Liabilities
Pengakuan dan pengukuran awal liabilitas keuangan Initial recognition and measurement financial liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan Financial liabilities are classified, at initial recognition, as
awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai financial liabilities at fair value through profit or loss, loans
wajar melalui laba rugi, pinjaman, dan hutang atau and borrowings, payables or as derivatives designated as
sebagai derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen hedging instruments in an effective hedge, as appropriate.
lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, jika sesuai.
- 18 -
Page 22
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
2. Liabilitas Keuangan (lanjutan) 2. Financial Liabilities (continued)
Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai All financial liabilities are recognized initially at fair value
wajar, dan untuk pinjaman sebesar pinjaman yang and, in the case of loan and borrowings and payables, net
diterima setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat of directly attributable transaction costs.
diatribusikan secara langsung.
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya The Company classifies its financial liabilities as financial
sebagai liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui liabilities at fair value through profit or loss or financial
laba rugi atau liabilitas keuangan diukur pada biaya liabilities measured at amortized cost.
perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang usaha, The Company’s financial liabilities include trade and other
utang lain-lain, utang dividen, beban yang masih harus payables, dividends payable, accrued expenses, and
dibayar, dan pinjaman. loan.
Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada The measurement of financial liabilities depends on their
klasifikasinya sebagai berikut: classification, as described below:
i. Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui i. Financial liabilities at fair value through profit or loss
laba rugi
Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui Financial liabilities at fair value through profit or loss
laporan laba rugi adalah liabilitas keuangan yang include financial liabilities held for trading and
diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang pada financial liabilities designated upon initial recognition
saat awal ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar as at fair value through profit or loss. Financial
melalui laba rugi. Liabilitas keuangan diklasifikasikan liabilities are classified as held for trading if they are
sebagai liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika incurred for the purpose of repurchasing in the near
perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli term. This category also includes derivative financial
kembali dalam waktu dekat. Kategori ini mencakup instruments entered into by the Company that are not
juga derivatif yang tidak ditetapkan sebagai instrumen designated as hedging instruments in hedge
lindungnilai. Derivatif melekat yang dipisahkan juga relationships. Separated embedded derivatives are
diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali also classified as held for trading unless they are
derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang designated as effective hedging instruments. Gains or
ditetapkan dan efektif. Keuntungan dan kerugian yang losses on liabilities held for trading are recognized in
timbul diakui dalam laporan laba rugi. the statement of profit or loss.
i. Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui i. Financial liabilities at fair value through profit or loss
laba rugi (lanjutan) (continued)
Penentuan liabilitas keuangan untuk dapat ditetapkan Financial liabilities designated upon initial recognition
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi ditentukan at fair value through profit or loss are designated at
pada saat pengakuan awal, dan hanya jika kriteria- the initial date of recognition, and only if the criteria in
kriteria yang terdapat dalam PSAK 109 terpenuhi. PSAK 109 are satisfied. The Company has not
Perusahaan tidak menetapkan liabilitas keuangan designated any financial liability as at fair value
untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
f. Instrumen Keuangan (Lanjutan) f. Financial Instruments (Continued)
- 19 -
Page 23
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
2. Liabilitas Keuangan (lanjutan) 2. Financial Liabilities (continued)
ii. Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan ii. Financial liabilities measured at amortized cost
diamortisasi
Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi This is the category most relevant to the Company.
Perusahaan. Setelah pengakuan awal, pinjaman After initial recognition, interest- bearing loans and
diukur pada biaya perolehan diamortisasi other borrowings are subsequently measured at
menggunakan metode suku bunga efektif. amortized cost using the EIR method. Gains and
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi losses are recognized in profit or loss when the
hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui liabilities are derecognized as well as through the EIR
proses amortisasi metode suku bunga efektif. Biaya amortisation process. Amortized cost is calculated by
perolehan dimortisasi dihitung dengan taking into account any discount or premium on
mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada acquisition and fees or costs that are an integral part
perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian of the EIR. The EIR amortisation is included as
integral dari metode suku bunga efektif. Amortisasi finance costs in the statement of profit or loss.
metode suku bunga efektif diakui sebagai biaya
pendanaan pada laporan laba rugi.
Saling hapus instrumen keuangan Offsetting financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan Financial assets and liabilities are offset and the net
jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan amount is reported in the statements of financial position
ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk when there is a legally enforceable right to offset the
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui recognized amounts and there is an intention to settle
tersebut dan adanya niat untuk merealisasikan aset dan them on a net basis, or realize the assets and settle the
menyelesaikan liabilitas secara simultan. Hak saling liabilities simultaneously. The right of set-off must not be
hapus harus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan contingent on a future event and must be legally
dan harus dapat dipaksakan secara hukum terhadap enforceable in all of the following circumstances:
seluruh keadaan sebagai berikut:
i. situasi bisnis yang normal; i. the normal course of business;
ii. peristiwa default; dan ii. the event of default; and
iii. peristiwa kepailitan atau kebangkrutan dari iii. the event of insolvency or bankruptcy of the Company
Perusahaan dan seluruh pihak lawan. and all of the counterparties.
Penghentian pengakuan instrumen keuangan Derecognition of financial instruments
Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan The Company derecognizes a financial asset when the
saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset contractual rights to the cash flows from the financial
keuangan tersebut berakhir, atau saat seluruh resiko dan asset expire, or when the Company transfers substantially
manfaat dari aset keuangan tersebut ditransfer secara all the risks and rewards of ownership of the financial
substansial kepada pihak lain. Perusahaan menghentikan asset. The Company derecognizes a financial liability
pengakuan liabilitas keuangan saat kewajiban kontraktual when the obligation specified in the contract is discharged
untuk membayar dilepaskan, dibatalkan atau berakhir. or cancelled or has expired.
g. Kas dan bank g. Cash on hand and Cash in banks
Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, dan deposito Cash on hand and cash in banks are cash on hand, cash in
berjangka yang jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan atau kurang banks and time deposits with maturity periods of 3 (three)
dari tanggal penempatannya dan tidak digunakan sebagai months or less at the time of placement and which are not
jaminan atau dibatasi penggunaannya. used as collateral or not restricted.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
h. Piutang Usaha h. Trade receivables
Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan Trade receivables are recognized initially at fair value and
kemudian diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan subsequently measured at amortized cost using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan interest method, less provision for impairment. If collections
penyisihan untuk penurunan nilai. Jika piutang diharapkan are expected within a one-year period or less (or in the
tertagih dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus- 20 - normal operating cycle of the business, if longer), they are
normal operasi dari bisnis jika lebih lama), piutang tersebut classified as current assets. If more, they are presented as
dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika lebih, piutang non-current assets.
tersebut disajikan sebagai aset tidak lancar.
Page 24
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan Trade receivables are recognized initially at fair value and
kemudian diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan subsequently measured at amortized cost using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan interest method, less provision for impairment. If collections
penyisihan untuk penurunan nilai. Jika piutang diharapkan are expected within a one-year period or less (or in the
tertagih dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus normal operating cycle of the business, if longer), they are
normal operasi dari bisnis jika lebih lama), piutang tersebut classified as current assets. If more, they are presented as
dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika lebih, piutang non-current assets.
tersebut disajikan sebagai aset tidak lancar.
i. Persediaan i. Inventories
Persediaan diakui sebesar nilai terendah antara biaya Inventories are valued at the lower of cost and net realizable
perolehan dan nilai realisasi neto. Beban perolehan value. Cost is determined by the Moving Average Method.
ditentukan dengan metode rata-rata bergerak.
Biaya mencakup biaya pembelian dan pengeluaran lainnya Cost includes the cost of purchase and other expenditure
yang secara langsung terkait dengan pembelian. directly attributable to the purchase.
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan Net realizable value is the estimated selling price in the
usaha normal, dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian ordinary course of business, less estimated costs of
dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan completion and the estimated costs necessary to make the
penjualan. sale.
Perusahaan menetapkan pernyisihan penurunan nilai dan The Company provides allowance for impairment and
keusangan persediaan, berdasarkan hasil penelaahan obsolescence of inventories, based on a periodic review of
berkala atas nilai pasar dan kondisi fisik persediaan, untuk the market value and physical condition of the inventories, to
menurunkan nilai persediaan ke nilai realisasi netonya. reduce the value of inventories to their net realizable values.
j. Biaya Dibayar Dimuka j. Prepaid Expense
Biaya dibayar dimuka merupakan biaya yang dikeluarkan Prepaid expense are costs incurred in the current period but
pada periode berjalan namun belum ada manfaat yang no benefits have been obtained from these costs. This
diperoleh dari biaya tersebut. Manfaat ini akan diperoleh atau benefit will be obtained or felt in the coming year. Prepaid
dirasakan pada tahun yang akan datang. Biaya dibayar expenses will be amortized using the straight-line method
dimuka akan diamortisasi dengan metode garis lurus sesuai over the expected useful life of the period.
dengan masa manfaat selama periode manfaat yang
diharapkan.
k. Aset Tetap k. Fixed Assets
Suatu entitas harus memilih antara model biaya atau model An entity shall choose between the cost model and
revaluasian sebagai kebijakan akuntansi atas aset tetap. revaluation model as the accounting policy for its fixed
Perusahaan telah memilih menggunakan model biaya assets. The Company has chosen the cost model as the
sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap. accounting policy for its fixed assets measurement.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
k. Aset Tetap (Lanjutan) k. Fixed Assets (Continued)
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi Fixed Assets are stated at cost less accumulated
dengan akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. depreciation and impairment losses. The cost includes the
Termasuk juga ke dalam biaya perolehan adalah biaya - cost of replacing part of the fixed assets when that cost is
biaya penggantian bagian dari aset tetap jika biaya itu terjadi, incurred, only when it is probable that future economic
dan apabila terdapat kemungkinan yang besar bahwa benefits associated with the item can be measured reliably.
Perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa
depan dari bagian aset tersebut serta biaya perolehannya
dapat diukur secara andal. - 21 -
Page 25
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi Fixed Assets are stated at cost less accumulated
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
dengan akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. depreciation and impairment losses. The cost includes the
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
Termasuk juga ke dalam biaya perolehan adalah biaya - cost of replacing part of the fixed assets when that cost is
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
biaya penggantian bagian dari aset tetap jika biaya itu terjadi, incurred, only when it is probable that future economic
dan apabila terdapat kemungkinan yang besar bahwa benefits associated with the item can be measured reliably.
Perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa
depan dari bagian aset tersebut serta biaya perolehannya
dapat diukur secara andal.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis Depreciation is computed using the straight-line method
lurus (straight-line method ) berdasarkan taksiran masa based on the estimated useful lives of the asset as follows:
manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut:
Tahun / (Year)
Bangunan 20 tahun / year Building
Kendaraan 5 tahun / year Vehicle
Inventaris kantor 4 tahun / year Office Equipment
Inventaris proyek 8 tahun / year Project Equipment
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan The carrying amount of the fixed assets is reviewed and an
penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan impairment is made if certain events or changes in conditions
kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut indicate that the carrying amount cannot be fully recovered.
tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Jumlah tercatat aset The carrying amount of a fixed asset is derecognized when
tetap dihentikan pengakuannya (derecognized ) pada saat released or no future economic benefits are expected from its
dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan use or disposal. Fixed assets that sold or disposed, are
yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Aset excluded from the Company of fixed assets together with
tetap yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok accumulated depreciation and amortization, accumulated
aset tetap berikut akumulasi penyusutan dan amortisasi serta depreciation and amortization, and accumulated impairment
akumulasi penyusutan dan amortisasi serta akumulasi losses related to these fixed assets.
penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut.
Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset Gains or losses arising from derecognition of fixed assets are
tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil determined at the difference between the net disposal
pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari aset tetap proceeds, if any, with the carrying amount of the fixed assets,
tersebut, dan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif and are recognized in the statement of comprehensive
pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Nilai residu, income in the year the derecognition occurs. The residual
umur manfaat, serta metode penyusutan dan amortisasi value, useful life, and depreciation and amortization methods
ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian are reviewed at the end of each year and adjustments are
apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. made if the results of the study differ from previous
estimates.
l. Aset Takberwujud l. Intangible Assets
Aset takberwujud Perusahaan berupa perangkat lunak. The Company’s intangible assets are software.
Perangkat lunak yang bukan merupakan bagian integral dari Software which is not an integral part of a related hardware is
perangkat keras yang terkait dicatat sebagai aset recorded as an intangible asset and stated at carrying
takberwujud dan dinyatakan sebesar nilai tercatat, yaitu amount, which is cost less accumulated amortization and
sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi impairment loss, if any.
amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
l. Aset Takberwujud (Lanjutan) l. Intangible Assets (Continued)
Biaya perolehan perangkat lunak terdiri dari seluruh Cost of software consists of all expenses directly attributable
pengeluaran yang dapat dikaitkan langsung dalam persiapan to the preparation of such software cost, until it is ready to be
perangkat lunak tersebut sehingga siap digunakan sesuai used of its intended purpose.
tujuannya.
Pengeluaran setelah perolehan perangkat lunak dapat Subsequent expenditure on software is capitalized only when
ditambahkan pada biaya perolehan perangkat lunak atau it increases the future economic benefits of the software, so
dikapitalisasi sebagai perangkat lunak hanya jika that it becomes larger than the originally expected
pengeluaran tersebut menambah manfaat ekonomis masa performance standards. Expenditure with no addition of
depan dari perangkat lunak yang bersangkutan sehingga future economic benefits from the software is directly
menjadi lebih besar dari standar kinerja yang diperkirakan- 22 - recognized as an expense when incurred.
semula. Pengeluaran yang tidak menambah manfaat
ekonomis masa depan dari perangkat lunak diakui sebagai
beban pada saat terjadinya.
Page 26
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
Pengeluaran setelah perolehan perangkat lunak dapat Subsequent expenditure on software is capitalized only when
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
ditambahkan pada biaya perolehan perangkat lunak atau it increases the future economic benefits of the software, so
dikapitalisasi sebagai perangkat lunak hanya jika that it becomes larger than the originally expected
pengeluaran tersebut menambah manfaat ekonomis masa performance standards. Expenditure with no addition of
depan dari perangkat lunak yang bersangkutan sehingga future economic benefits from the software is directly
menjadi lebih besar dari standar kinerja yang diperkirakan recognized as an expense when incurred.
semula. Pengeluaran yang tidak menambah manfaat
ekonomis masa depan dari perangkat lunak diakui sebagai
beban pada saat terjadinya.
Perangkat lunak dengan umur manfaat terbatas diamortisasi Software with a limited useful life is amortized according to
sesuai masa berlaku software yaitu 2 tahun. the software lifetime of 2 years.
Amortisasi perangkat lunak diakui dalam laporan laba rugi Amortization of software is recognized in the statement of
dan penghasilan komprehensif lain, sejak tanggal perangkat profit and loss and other comprehensive income from the
lunak tersebut tersedia untuk dipakai sampai berakhirnya date that is available for use until the economic benefits of
masa manfaat dari perangkat lunak tersebut. software is ended.
Masa manfaat ekonomis dan metode amortisasi ditelaah Estimated useful life and amortization method are reviewed
setiap tahun. every end of year.
Perangkat lunak tidak dimaksudkan untuk dijual, sehingga Software is not intended for sale, thus any gain or losses
jika terjadi penjualan perangkat lunak, laba atau rugi from sale of intangible assets are presented as other
penjualan akan diklasifikasikan sebagai bagian penghasilan operating income.
operasi lain.
m. Utang Usaha dan Utang Lain-lain m. Accounts Payable and Other Payables
Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau Trade payables are obligations to pay for goods or services
jasa yang telah diperoleh dari pemasok dalam kegiatan that have been obtained from suppliers in normal business
usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas activities. Trade payables are classified as short-term
jangka pendek apabila pembayaran jatuh tempo dalam waktu liabilities if the payment is due in one year or less. Otherwise,
satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut trade payables are presented as long-term liabilities.
disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
n. Sewa n. Leases
Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai On the date of commencement of the contract, the Company
apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu assesses whether the contract is, or contains, a lease. A
kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak contract constitutes or contains a lease if the contract grants
tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan the right to control the use of the identification asset for a
aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk period of time in exchange for a reward.
dipertukarkan dengan imbalan.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
n. Sewa (lanjutan) n. Leases (continued)
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk To assess whether the contract confers the right to control
mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Perusahaan the use of the identified assets, the Company considers
mempertimbangkan apakah: whether:
- Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara - The Company has the right to derive substantially the full
subtansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset economic benefits from the use of the identified assets;
identifikasian; dan and
- Perusahaan mengarahkan memiliki hak penggunaan untuk - The company directs to have the right to use for
aset identifikasian. Perusahaan memiliki hak ini ketika identification assets. The Company has this right when the
Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan keputusan Company has the right to relevant decision-making about
yang relevan tentang penentuan bagaimana dan untuk the determination of how and for what purpose the assets
tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya are used has been predetermined and:
dan:
- 23 -
Page 27
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Perusahaan mengarahkan memiliki hak penggunaan untuk The company directs to have the right to use for
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
aset identifikasian. Perusahaan memiliki hak ini ketika identification assets. The Company has this right when the
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan keputusan Company has the right to relevant decision-making about
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
yang relevan tentang penentuan bagaimana dan untuk the determination of how and for what purpose the assets
tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya are used has been predetermined and:
dan:
1. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; 1. The company has the right to operate the assets; or
atau
2. Perusahaan telah mendesain aset dengan cara 2. The company has designed the asset by pre-
menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan determining how and for what purpose the asset will be
apa aset akan digunakan selama periode penggunaan. used during the period of use.
Pada tanggal dimulainya atau pada penilaian kembali atas On the commencement date or on the reassessment of a
kontrak yang mengandung sebuah komponen sewa, contract containing a lease component, the Company
Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke allocates the rewards in the contract to each lease
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri component based on the relative separate price of the lease
relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari component and the aggregate separate price of the nonlease
komponen nonsewa. component.
Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset The Company recognizes a right-of-use asset and a lease
hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak guna diukur pada liability at the lease commencement date. The right-of-use
biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal asset is initially measured at cost, which comprises the initial
liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa amount of the lease liability adjusted for any lease payment
yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, made at or before the commencement date, plus any initial
ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan direct cost incurred and an estimate of costs to dismantle and
estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar remove the underlying asset or to restore the underlying
dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi asset to the condition required by the terms and conditions of
aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan the lease, less any lease incentives received.
sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.
Aset hak guna kemudian disusutkan menggunakan metode The right-of-use asset is subsequently depreciated using the
garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih straight-line method from the commencement date to the
awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset or
masa sewa. the end of the lease term.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang The lease liability is initially measured at the present value of
belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan the lease payments that are not paid at the commencement
dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau date, discounted using the interest rate implicit in the lease
jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka or, if that rate cannot be readily determined, using the
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada incremental borrowing rate. Generally, the Company uses its
umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate as the discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
n. Sewa (lanjutan) n. Leases (continued)
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the lease
liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap, termasuk liability comprise fixed payments, including in-substance fixed
pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang payments less any lease incentive receivable.
insentif sewa.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan sebagai beban Each lease payment is allocated between finance charges
keuangan dan pengurangan liabilitas sehingga menghasilkan and reduction of the lease liability so as to achieve a constant
tingkat suku bunga yang konstan atas saldo liabilitas yang rate on the finance balance outstanding.
tersisa.
Pembayaran atas sewa jangka pendek dan sewa atas aset Payments associated with short-term leases and leases of
bernilai rendah diakui dengan dasar garis lurus sebagai low-value assets are recognized on a straight-line basis as an
beban di dalam laporan laba rugi. Sewa jangka pendek expense in the statements of profit or loss. Short-term leases
adalah sewa dengan jangka waktu sewa hingga 12 bulan. are leases with a lease term up to 12 months.
- 24 -
Page 28
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
Pembayaran atas sewa jangka pendek dan sewa atas aset Payments associated with short-term leases and leases of
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
bernilai rendah diakui dengan dasar garis lurus sebagai low-value assets are recognized on a straight-line basis as an
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
beban di dalam laporan laba rugi. Sewa jangka pendek expense in the statements of profit or loss. Short-term leases
adalah sewa dengan jangka waktu sewa hingga 12 bulan. are leases with a lease term up to 12 months.
o. Pengakuan Pendapatan dan Beban o. Revenue and Expense Recognition
Perusahaan menerapkan PSAK No. 115, “Pendapatan dari The Company implements PSAK No. 115, "Revenue from
Kontrak dengan Pelanggan”, yang mensyaratkan pengakuan Contracts with Customers", which requires revenue
pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis recognition to meet the following 5 (five) steps of analysis:
sebagai berikut:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 1. Identify contract (s) with a customer.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. 2. Identify the performance obligations in the contract.
Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam Performance obligations are promises in a contract to
kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang transfer to a customer goods or services that ate distinct.
memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
3. Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, 3. Determine the transaction price, net of discounts, returns,
retur, insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, sales incentives and value added tax, which an entity
yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi expects to be entitled in exchange for transferring the
atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di promised goods or services to a customer.
kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan 4. Allocate the transaction price to each performance
dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri obligation on the basis of the relative stand-alone selling
relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang prices of each distinct goods or services promises in the
dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara contract. Where these are not directly observable, the
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan relative standalone selling price are estimated based on
berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. expected cost plus margin.
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan 5. Recognize revenue when performance obligation is
telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa satisfied by transferring a promised goods or services to a
yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah customer (which is when the customer obtains control of
memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut). that goods or services).
Perusahaan mengakui pendapatan ketika (atau pada saat) The Company recognizes revenue when (or as) a
kewajiban pelaksanaan terpenuhi, yaitu ketika pengendalian performance obligation is satisfied, i.e. when control of the
barang atau jasa yang mendasari kewajiban pelaksanaan goods or services underlying the particular performance
tertentu dialihkan kepelanggan. obligation is transferred to the customer.
Beban diakui pada saat terjadinya. Expenses are recognized when incurred.
- 25 -
Page 29
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
p. Pajak Penghasilan p. Income taxes
Beban pajak terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak Tax expense consists of current tax expense and deferred
tangguhan. Beban pajak diakui pada laporan laba rugi tax expense. Tax expense is recognized in the statement of
kecuali untuk item yang langsung diakui di ekuitas, dimana income except for items that are directly recognized in equity,
beban pajak yang terkait dengan item tersebut diakui di where the tax expense related to the item is recognized in
ekuitas. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan taksiran equity. Current tax expense is determined based on the
laba kena pajak untuk tahun yang bersangkutan yang estimated taxable income for the year that is calculated
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku, atau yang based on the applicable tax rate, or which has been
secara substansial telah berlaku pada tanggal laporan posisi substantially in effect at the statement of financial position
keuangan. date.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi Deferred tax assets and liabilities are recognized for future
pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tax consequences arising from differences in the carrying
tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan amounts of assets and liabilities according to the financial
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak statements on the basis of the taxation of assets and
tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena liabilities. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable
pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporary differences and deferred tax assets are
temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar recognized for deductible temporary differences, to the extent
kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba that it is probable that they can be utilized to reduce future
kena pajak pada masa yang akan datang. taxable profits.
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak Deferred tax is measured using tax rates that have been
yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada enacted or substantively enacted at the statement of financial
tanggal laporan posisi keuangan. Amandemen terhadap position date. Amendments to tax obligations are recorded
liabilitas perpajakan dicatat pada saat diterimanya surat when an assessment letter is received or if an appeal is
ketetapan atau apabila dilakukan banding, ketika hasil made, when the result of the appeal has been decided.
banding sudah diputuskan.
q. Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan q. Employee Benefits Liabilities
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh Short-term work compensation is an employment
tempo dalam jangka waktu dua belas bulan setelah akhir compensation that is due within twelve months after the end
periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah of the reporting period and is recognized at the time the
memberikan jasa kerjanya. worker has provided his or her services.
Imbalan kerja jangka panjang Long-term employee benefits
Perusahaan mencatat liabilitas imbalan kerja karyawan The Company notes the long-term employee compensation
jangka panjang untuk memenuhi dan menutup imbalan liability to meet and close the minimum compensation that
minimum yang harus dibayar kepada karyawan sesuai must be paid to employees in accordance with Law No. 6 of
dengan Undang-undang No. 6 tahun 2023 (“UUCK”), 2023 ("UUCK"), Government Regulation No. 35 of 2021
Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021 (“PP35”), dan ("PP35"), and Company Regulation (PP)/Collective Labor
Peraturan Perusahaan (PP)/Peraturan Kerja Bersama (PKB). Regulation (PKB). The liabilities are estimated using actuarial
Liabilitas tersebut diestimasi dengan menggunakan calculations using the "Projected Unit Credit" method.
perhitungan aktuarial dengan metode “Projected Unit Credit”.
Keseluruhan dari keuntungan dan kerugian aktuaria diakui The totality of actuarial gains and losses is recognized as
sebagai bagian dari pendapatan komprehensif lain (other part of other comprehensive income methods (other
comprehensive income method). Biaya jasa lalu diakui comprehensive income methods). The service cost is then
seketika didalam laba rugi. recognized immediately in the profit and loss.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
q. Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan (lanjutan) q. Employee Benefits Liabilities (continued)
- 26 -
Page 30
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
Perusahaan mengakui laba atau rugi dari kurtailmen pada The Company recognizes the profit or loss of the curtailment
saat kurtailmen terjadi, yaitu apabila terdapat komitmen at the time of the curtailment, i.e. if there is a commitment to
untuk melakukan pengurangan material terhadap jumlah make a material reduction in the number of employees
karyawan yang ditanggung oleh suatu program atau apabila covered by a program or if there is a change in the provisions
terdapat perubahan terhadap ketentuan-ketentuan pada of a program Definite reward, where the material part of the
suatu program imbalan pasti, dimana bagian yang material service provided by the employee in the future no longer
untuk jasa yang diberikan oleh karyawan pada masa depan provides a reward, or provides a lower reward. Settlement
tidak lagi memberikan suatu imbalan, atau memberikan profit or loss is recognized when there is a transaction that
imbalan yang lebih rendah. Laba atau rugi penyelesaian eliminates all legal or constructive obligations for all rewards
diakui apabila terdapat transaksi yang menghapuskan semua in the defined benefits program. The advantages or
kewajiban hukum atau konstruktif atas seluruh imbalan disadvantages of the curtailment consist of changes that
dalam program manfaat pasti. Keuntungan atau kerugian occur in the present value of liabilities and actuarial gains or
kurtailmen terdiri dari perubahan yang terjadi dalam nilai kini losses and past service charges that have not been
dari liabilitas dan keuntungan atau kerugian aktuarial dan previously recognized.
biaya jasa lalu yang belum diakui sebelumnya.
r. Biaya pinjaman r. Borrowing costs
Biaya pinjaman merupakan bunga dan biaya lainnya yang Borrowing costs are interest and other costs incurred in
terjadi sehubungan dengan peminjaman dana. connection with the borrowing of fund.
Biaya pinjaman diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Borrowing costs are recognised as an expense when
incurred.
s. Segmen Operasi s. Operating Segment
Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat A segment is a specialized part of the Company that is
baik dalam menyediakan produk dan jasa (segmen usaha), involved either in providing products and services (business
maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam segments), or in providing products and services in a
lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang particular economic environment (geographic segment),
memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen which has different risks and rewards from other segments.
lainnya.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen Revenue, expenses, revenues, assets and liabilities of a
termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung segment include items that can be attributed directly to a
kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan segment as well as things that can be allocated on an
dengan dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. appropriate basis to that segment.
t. Laba Per Saham t. Earnings Per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun Basic earnings per share are computed by dividing profit for
berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang the year by the weighted average number of shares
beredar dalam tahun yang bersangkutan. outstanding during the year.
3. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi (Lanjutan) 3. Summary Of Accounting Policies (Continued)
u. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan (lanjutan) u. Subsequent events (continued)
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan Events that occur after the reporting period that provide
yang menyediakan tambahan informasi mengenai posisi additional information about the Company's financial position
keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan at the statement of financial position date (adjustment
(peristiwa penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam events), if any, have been reflected in the financial
laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah statements. Events that occur after the reporting period that
periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian do not require an adjustment (non adjusting events), if the
- 27 -
(peristiwa non penyesuai), apabila jumlahnya material, telah amount is material, has been disclosed in finance.
diungkapkan dalam keuangan.
Page 31
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan Events that occur after the reporting period that provide
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
yang menyediakan tambahan informasi mengenai posisi additional information about the Company's financial position
keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan at the statement of financial position date (adjustment
(peristiwa penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam events), if any, have been reflected in the financial
laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah statements. Events that occur after the reporting period that
periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian do not require an adjustment (non adjusting events), if the
(peristiwa non penyesuai), apabila jumlahnya material, telah amount is material, has been disclosed in finance.
diungkapkan dalam keuangan.
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi 4. Use of Management Estimates, Considerations and
Manajemen Assumptions
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti yang In applying the Company's accounting policies, as disclosed in
diungkapkan dalam Catatan 3, pada laporan keuangan, Note 3, in the financial statements, management must make
manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan estimates, judgments and assumptions about the carrying
asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia amounts of assets and liabilities that are not available by other
oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, sources. These estimates and assumptions are based on
berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang historical experience and other factors considered relevant.
dipertimbangkan relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah Management believes that the following disclosures include
mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan dan asumsi signifikan summary of estimates, judgments and significant assumptions
yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap made by management, which affect the amounts reported as
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam well as disclosures in the financial statements.
laporan keuangan.
Pertimbangan signifikan dalam Penerapan kebijakan akuntansi Significant considerations in applying accounting policies
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan In the process of applying the accounting policies described in
Catatan 3, tidak terdapat pertimbangan signifikan yang memiliki Note 3, there are no significant considerations that have a
dampak material pada jumlah yang diakui dalam laporan material impact on the amounts recognized in the financial
keuangan. statements.
Sumber estimasi ketidakpastian Source of uncertainty estimation
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain The main assumptions regarding the future and other major
dalam mengestimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan sources in estimating uncertainty at the reporting date that have
yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan significant risks that could cause a material adjustment to the
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas carrying amounts of assets and liabilities in the subsequent
dalam periode berikutnya diungkapkan dibawah ini. Perusahaan periods are disclosed below. The company bases assumptions
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang and estimates on parameters available when the financial
tersedia saat laporan keuangan disusun. Kondisi yang ada dan statements are prepared. Existing conditions and assumptions
asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah about future developments may change due to changes in
karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali market situations that are beyond the Company's control. This
Perusahaan. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika change is reflected in the assumptions when the situation
keadaan tersebut terjadi. occurs.
- 28 -
Page 32
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi 4. Use of Management Estimates, Considerations and
Manajemen (Lanjutan) Assumptions (Continued)
- Nilai wajar aset - Fair value of assets.
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan The cost of fixed assets is depreciated using the straight-line
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat method based on the estimated useful lives of the assets.
ekonomisnya. Masa manfaat ekonomis tersebut adalah umur The economic useful life is the age generally expected in the
yang secara umum diharapkan dalam industri dimana industry in which the Company does business. Changes in
Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat the level of usage and technological development can affect
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat the economic useful lives and the residual value of assets,
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, and therefore future depreciation costs may be revised. The
dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin carrying amount of fixed assets has been disclosed in Note
direvisi. Nilai tercatat atas aset tetap telah diungkapkan 10.
dalam catatan 10.
- Estimasi umur manfaat aset tetap - Estimated useful life of fixed assets.
Perusahaan memperkirakan masa manfaat aset tetapnya The company estimates the useful life of its fixed assets
berdasarkan perkiraan penggunaan yang diharapkan dan based on estimates of expected uses and valuation of
penilaian aset kolektif praktek perindustrian, teknik evaluasi collective assets of industrial practices, internal evaluation
internal dan pengalaman dengan penggunaan aset serupa. techniques and experience with the use of similar assets.
Perkiraan masa manfaat dikaji setidaknya setiap tahun dan The estimated useful lives are reviewed at least annually and
diperbaharui jika perkiraan berbeda dari perkiraan updated if the estimates differ from previous estimates due to
sebelumnya yang disebabkan kerusakan fisik dan keausan, physical damage and wear, technical or commercial
keusangan teknis atau komersial dan hukum pembatasan obsolescence and other legal restrictions on the use of
lain dalam penggunaan aset. assets.
Tidak ada perubahan masa manfaat aset tetap selama tahun There is no change in the useful life of fixed assets during the
berjalan. year.
- Nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan - Fair value of financial assets and liabilities
Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu The company records certain financial assets and liabilities at
pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi fair value, which requires the use of accounting estimates.
akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran While significant components of fair value measurement are
nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif yang determined using verifiable objective evidence, the amount of
dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat changes in fair value can be different if the Company uses
berbeda bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian different valuation methodologies. Changes in the fair value
yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas of these financial assets and liabilities can directly affect the
keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung Company's profit or loss.
laba atau rugi Perusahaan.
Penentuan liabilitas imbalan kerja tergantung pada pemilihan The determination of an employee benefit liability depends on
asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris dalam the selection of certain assumptions used by the actuary in
menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut calculating the amount of the liability. These assumptions
termasuk antara lain tingkat diskonto dan tingkat kenaikan include, among others, the discount rate and the rate of
gaji yang ditentukan dengan mengacu pada imbal hasil pasar salary increase determined by reference to market returns on
atas bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi dalam mata high-quality corporate bond interest in the same currency as
uang yang sama dengan mata uang pembayaran imbalan the currency for payment of benefits and to have the term of
dan memiliki jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka the long-term employee benefit liability.
panjang tersebut.
- 29 -
Page 33
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi 4. Use of Management Estimates, Considerations and
Manajemen (Lanjutan) Assumptions (Continued)
- Imbalan kerja jangka panjang - Long-term employee benefits
Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Perusahaan Actual results that differ from the Company's assumptions
dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan dengan are recorded on other comprehensive income and as such,
demikian, berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif have an impact on the amount of other recognized
lain yang diakui dan liabilitas yang pada periode-periode comprehensive income and liabilities in future periods.
mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi Management believes that the assumptions used are
yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikin appropriate and reasonable, but make a significant difference
perbedaan signifikan pada hasil aktual, atau perubahan to the actual results, or significant changes in these
signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak assumptions can have a significant impact on the amount of
signifikan pada jumlah liabilitas imbalan kerja jangka long-term employee benefit liabilities.
panjang.
Pertimbangan Judgements
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka The following judgments are made by management in the
penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki process of applying the Company’s accounting policies that have
pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam the most significant effects on the amounts recognized in the
laporan keuangan: financial statements:
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Financial Assets and Liabilities Classifications
Klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset Classifications of certain assets and liabilities as financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan ditetapkan oleh Perusahaan and financial liabilities by judging if the Company meet the
dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan definition set forth in PSAK No. 109. Accordingly, the financial
PSAK No. 109 dipenuhi. Dengan demikian aset keuangan dan assets and financial liabilities are accounted for in accordance
liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi with accounting policies disclosed in Note 3e.
seperti dijelaskan pada Catatan 3e.
Cadangan Keusangan dan Penurunan Nilai Persediaan Allowance for Obsolescence and Decline in Value of Inventories
Cadangan keusangan dan penurunan nilai persediaan diestimasi Allowance for obsolescence and decline in values of inventories
berdasarkan fakta dan keadaan yang tersedia, termasuk namun is estimated based on the best available facts and
tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, circumstances, including but not limited to, the inventories’ own
harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi physical conditions, their market selling prices, estimated costs
biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali of completion and estimated costs to sell. The provisions are re-
dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang evaluated and adjusted as additional information received
mempengaruhi total yang diestimasi. affects the amount estimated.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan Allowance for Impairment of Financial Assets
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan At each financial position reporting date, the Company shall
menilai apakah risiko kredit atas instrumen keuangan telah assess whether the credit risk of a financial instrument has
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika increased significantly since initial recognition. When making the
melakukan penilaian tersebut, Perusahaan mempertimbangkan assessment, the Company shall use the change in the risk of a
perubahan risiko gagal bayar yang terjadi selama umur default over the expected life of the financial instrument. To
instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, make that assessment, the Company shall compare the risk of a
Perusahaan membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi default occurring on the financial instrument as at the reporting
pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar pada saat date with the risk of a default occurring on the financial
pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk instrument as at the date of initial recognition and consider
informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat reasonable and supportable information, including that which is
perkiraan masa depan (forward-looking ), yang wajar dan forwardlooking, that is available without undue cost or effort.
terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.
- 30 -
Page 34
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi 4. Use of Management Estimates, Considerations and
Manajemen (Lanjutan) Assumptions (Continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgements (continued)
Perusahaan mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, The Company shall measure the loss allowance for a financial
jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah instrument at an amount equal to the lifetime expected credit
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, losses if the credit risk on that financial instrument has increased
maka Perusahaan mengukur cadangan kerugian untuk significantly since initial recognition, otherwise, the Company
instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit shall measure the loss allowance for that financial instrument at
ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk an amount equal to 12-month expected credit losses. Evaluation
mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang of financial assets to determine the allowance for expected loss
harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode to be provided is performed periodically in each reporting period.
pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan Therefore, the timing and amount of allowance for expected
kerugian ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat credit loss recorded at each period might differ based on the
berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang judgments and estimates that are available or valid at each
tersedia atau berlaku pada saat itu. period.
Estimasi dan asumsi Estimation and assumptions
Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasinya pada The Company based its assumptions and estimates on
parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. parameters available when the financial statements were
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan prepared. Existing circumstances and assumptions about future
mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar developments may change due to market changes or
kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam circumstances arising beyond the control of the Company. Such
asumsi terkait pada saat terjadinya. Asumsi utama masa depan changes are reflected in the assumptions when they occur. The
dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal key assumptions concerning the future and other key sources of
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang estimation uncertainty at the reporting date that have a
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun significant risk of causing a material adjustment to the carrying
berikutnya diungkapkan di bawah ini. amounts of assets and liabilities within the next financial year
are disclosed below.
Provisi Provision
Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik Provision is recognized if the Company has present obligations
bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) sebagai akibat (whether legal or constructive) as a result of past events that are
peristiwa masa lalu yang besar kemungkinan penyelesaian likely to result in the outflow of resources containing economic
liabilitas tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang benefits and reliable estimates of the amount of such liabilities
mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal can be made.
mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan Provisions are reviewed at the end of each reporting period and
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik. Jika tidak adjusted to reflect current best estimates. If there is no
terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang possibility of resource outflows containing economic benefits to
mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas settle such liabilities, the provision is cancelled.
tersebut, provisi dibatalkan.
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary
yang dapat dikurangkan, sepanjang besar kemungkinannya differences, to the extent that it is probable that taxable profit will
bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga be available against which the deductible temporary differences
perbedaan temporer tersebut dapat digunakan. Estimasi are used. Significant management estimates are required to
signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan total determine the amount of deferred tax assets that can be
aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat recognized, based upon the likely timing and the level of the
penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta strategi future taxable profits together with future tax planning strategies.
perencanaan pajak masa depan. Penjelasan lebih rinci Further details are disclosed in Notes 3p and 17.
diungkapkan dalam Catatan 3p dan 17.
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi 4. Use of Management Estimates, Considerations and
Manajemen (Lanjutan) Assumptions (Continued)
- 31 -
Page 35
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
Penurunan nilai aset non keuangan Impairment of non-financial assets
Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau UPK An impairment exists when the carrying value of an asset or
melebihi nilai terpulihkannya, yaitu yang lebih besar antara nilai CGU exceeds its recoverable amount, which is the higher of its
wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai fair value less costs to sell and its value in use. The fair value
wajar dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada less costs to sell calculation is based on available data from
ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang mengikat yang binding sales transactions in an arm’s length transaction of
dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar similar assets or observable market prices less incremental
yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang costs for disposing the asset.
dapat diatribusikan dengan pelepasan aset.
Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang The value in use calculation is based on a discounted cash flow
didiskontokan. Arus kas diproyeksikan untuk sepuluh tahun ke model. The future cash flow projection is for a period of ten
depan dan tidak mencakup aktivitas restrukturisasi yang belum years and does not include restructuring activities not yet
ada komitmennya atau investasi signifikan di masa depan yang committed to or significant future investments that will enhance
akan meningkatkan kinerja UPK yang diuji. Nilai terpulihkan the asset’s performance of the CGU being tested. The
paling sensitif terhadap tingkat diskonto yang digunakan untuk recoverable amount is most sensitive to the discount rate used
model arus kas yang didiskontokan dan juga arus kas masuk for the discounted cash flow model as well as the expected
masa depan yang diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang future cash inflows and the growth rate used for extrapolation
digunakan untuk tujuan ekstrapolasi. Manajemen berkeyakinan purposes. Management believes that no impairment loss is
bahwa tidak diperlukan pencatatan kerugian penurunan nilai required at reporting dates.
pada tanggal pelaporan.
- 32 -
Page 36
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
5. Kas dan Bank 5. Cash on hand and Cash in Banks
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Kas Cash on hand
Rupiah 25.151.854 25.660.884 Rupiah
Bank Cash in Banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 13.790.318 490.213.960 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 29.521.184 259.709.398 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank KB Bukopin Tbk 50.380.798 50.336.483 PT Bank KB Bukopin Tbk
PT Bank Permata Tbk 7.639.705 7.766.554 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Panin Tbk 1.474.632 - PT Bank Panin Tbk
PT Bank Mayapada Internasional Tbk - - PT Bank Mayapada Internasional Tbk
Jumlah 127.958.491 833.687.279 Total
Tidak ada saldo kas dan setara kas yang dibatasi penggunaanya There are no restricted cash balances and cash equivalents and
dan yang ditempatkan pada pihak berelasi. placed with related parties.
6. Piutang Usaha 6. Trade Receivables
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Pihak berelasi Third Parties
PT Exsa Internasional 476.648.282 531.455.230 PT Exsa Internasional
PT Duta Omega Indonesia 1.221.935.733 1.221.935.733 PT Duta Omega Indonesia
Jumlah 1.698.584.015 1.753.390.963 Total
Pihak ketiga Third Parties
Khoirul Karim, S.T 535.300.990 535.300.990 Khoirul Karim, S.T
KJSKB Nyodi Prayitno dan Rekan 210.050.000 210.050.000 KJSKB Nyodi Prayitno dan Rekan
PT Gunadharma Cipta Persada 220.000.000 220.000.000 PT Gunadharma Cipta Persada
PT Sarana Primadata 187.500.000 187.500.000 PT Sarana Primadata
Uci Sanusi 178.270.000 178.270.000 Uci Sanusi
PT Sejahtera Lima Belas 152.135.000 152.135.000 PT Sejahtera Lima Belas
PT Radian Delta Wijaya 150.000.000 150.000.000 PT Radian Delta Wijaya
PT Sitau Namonang 136.400.000 136.400.000 PT Sitau Namonang
PT Darma Sakti Adisaputra - - PT Darma Sakti Adisaputra
PT Tigenco Graha Persada - - PT Tigenco Graha Persada
PT Areta Mandani Konsulindo - - PT Areta Mandani Konsulindo
CCCC China Contractor - - CCCC China Contractor
PT Ristek Manajemen Konsultan - - PT Ristek Manajemen Konsultan
Adinda Bagus Prasetyo - - Adinda Bagus Prasetyo
Lain-lain (dibawah Rp 100 juta) 1.974.926.332 2.124.440.884 Others (below Rp 100 million)
Jumlah 5.443.166.337 5.647.487.837 Total
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment loss of
nilai piutang usaha (3.659.588.410) (3.659.588.410) trade receivables
Neto 1.783.577.927 1.987.899.427 Net
- 33 -
Page 37
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
6. Piutang Usaha (Lanjutan) 6. Trade Receivables (Continued)
Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging analysis of these trade receivables are as follows:
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Belum jatuh tempo - - Not yet due
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 1.776.000 77.512.500 1 - 30 days
31 - 60 hari 1.801.000 100.867.370 31 - 60 days
61 - 120 hari 114.000 25.000 61 - 120 days
lebih dari 120 hari 5.439.475.337 5.469.082.967 more than 120 days
Jumlah 5.443.166.337 5.647.487.837 Total
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment loss of
nilai piutang usaha (3.659.588.410) (3.659.588.410) trade receivables
Neto 1.783.577.927 1.987.899.427 Net
Mutasi penyisihan kerugian penurunan nilai untuk tahun-tahun Movements in the allowance for impairment losses for the years
yang berakhir pada 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 ended March 31, 2026 and December 31, 2025 are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Saldo awal 3.659.588.410 5.756.171.305 Beginning balance
Penambahan/ Pengurangan - (2.096.582.895) Addition/ Deduction
Saldo akhir 3.659.588.410 3.659.588.410 Ending balance
Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan The Company applies the simplified approach to provide for
untuk menghitung cadangan kerugian ekspektasian pada tanggal expected credit losses prescribed by PSAK No. 109 on March 31,
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 yang disyaratkan oleh 2026 and December 31, 2025, which permits the use of the lifetime
PSAK No. 109, yang memperbolehkan penerapan cadangan expected loss provison for all trade receivables. To measure the
kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk seluruh piutang expected credit losses, trade receivables have been grouped based
usaha. Untuk mengukur cadangan kerugian ekspektasian on shared credit risk characteristics and the days past due.
tersebut, piutang usaha dikelompokkan berdasarkan karakteristik
risiko kredit yang sejenis dan pola tunggakan atau gagal bayar.
Berdasarkan penelaahan secara kolektif dan individual atas Based on collective and individual review of the status of trade
status piutang usaha, manajemen Perusahaan berpendapat receivables, the Company’s management believes that the above
bahwa cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha telah allowance for impairment of trade receivables is sufficient to cover
memadai untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari the expected credit losses that may arise from uncollectible trade
piutang tak tertagih di masa depan. receivables in the future.
Semua piutang usaha dalam mata uang Rupiah. All trade receivables are denominated in Rupiah currency.
7. Piutang Lain-lain 7. Other Receivables
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Pihak berelasi Related parties
PT Geoprima Sistem Indonesia 3.967.180.616 3.939.679.480 PT Geoprima Sistem Indonesia
PT Exsa Internasional 2.409.101.948 2.554.518.948 PT Exsa Internasional
PT Duta Omega Indonesia 352.340.300 352.280.300 PT Duta Omega Indonesia
Karnadi Margaka 43.007.000 43.007.000 Karnadi Margaka
PT Pulogadung Industry Machine SF 4.599.562 - PT Pulogadung Industry Machine SF
PT Sujatim Kavipa Shipping 4.877.671 4.877.671 PT Sujatim Kavipa Shipping
Jumlah 6.781.107.097 6.894.363.399 Total
Pihak ketiga Third parties
Karyawan 77.000.000 79.100.000 Employee
Jumlah 6.858.107.097 6.973.463.399 Total
- 34 -
Page 38
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
7. Piutang Lain-lain (Lanjutan) 7. Other Receivables (Continued)
Piutang lain-lain tersebut diatas, tidak dikenakan bunga dan tanpa The other receivables are not subject to interest and are unsecured,
jaminan, dan pengembaliannya dalam jangka waktu 1 tahun. and their repayment is within a period of 1 year.
8. Persediaan 8. Inventories
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Alat 16.076.191.193 16.231.642.354 Tools
Suku Cadang 193.913.401 193.993.564 Spareparts
Jumlah 16.270.104.594 16.425.635.918 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak ada persediaan yang As of December 31, 2025, there are no inventory has been insured
diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya. againts fire risk and other risk.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat indikasi Management believes that there is no indication of impairment in the
penurunan nilai persediaan, sehingga manajemen tidak value of inventories, therefore management has not provided any
melakukan penyisihan penurunan nilai. allowance for impairment.
9. Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka 9. Advance and Prepaid Expense
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Website 1.816.670 3.941.669 Website
Asuransi 608.974 2.435.848 Insurance
Uang muka 215.340.000 - Purchase of assets
Jumlah 217.765.644 6.377.517 Total
Uang muka merupakan uang muka atas jasa profesional Advance is an advance for professional service.
10. Aset Tetap 10. Fixed Assets
31 Maret/March 31
2026
Saldo Awal/ Penambahan Pengurangan Saldo Akhir/
Beginning / / Ending
Balance Additions Deductions Balance
Nilai perolehan Acquisition costs
Tanah 7.360.648.970 - - 7.360.648.970 Land
Bangunan 6.905.583.158 - - 6.905.583.158 Building improvement
Kendaraan 2.264.473.820 - - 2.264.473.820 Vehicles
Inventaris kantor 434.033.344 - - 434.033.344 Office equipment
Inventaris proyek 9.154.868.950 - - 9.154.868.950 Project equipment
Jumlah 26.119.608.242 - - 26.119.608.242 Total
- 35 -
Page 39
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
10. Aset Tetap (Lanjutan) 10. Fixed Assets (Continued)
31 Maret / March 31
2026
Saldo Awal/ Penambahan Pengurangan Saldo Akhir/
Beginning / / Ending
Balance Additions Deductions Balance
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 798.176.919 122.195.265 - 920.372.184 Building improvement
Kendaraan 1.604.459.204 55.878.342 - 1.660.337.546 Vehicles
Inventaris kantor 333.368.131 12.434.196 - 345.802.327 Office equipment
Inventaris proyek 3.650.014.780 275.769.677 - 3.925.784.457 Project equipment
Jumlah 6.386.019.034 466.277.480 - 6.852.296.514 Total
Nilai buku 19.733.589.208 19.267.311.728 Book value
31 Desember / December 31
2025
Saldo Awal/ Penambahan Pengurangan Saldo Akhir/
Beginning / / Ending
Balance Additions Deductions Balance
Nilai perolehan Acquisition costs
Tanah 7.360.648.970 - - 7.360.648.970 Land
Bangunan 4.151.031.030 2.754.552.128 - 6.905.583.158 Building improvement
Kendaraan 2.264.473.820 - - 2.264.473.820 Vehicles
Inventaris kantor 319.307.344 114.726.000 - 434.033.344 Office equipment
Inventaris proyek 9.154.868.950 - - 9.154.868.950 Project equipment
Jumlah 23.250.330.114 2.869.278.128 - 26.119.608.242 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 590.625.367 207.551.552 - 798.176.919 Building improvement
Kendaraan 1.380.945.834 223.513.370 - 1.604.459.204 Vehicles
Inventaris kantor 296.958.564 36.409.567 - 333.368.131 Office equipment
Inventaris proyek 2.546.936.073 1.103.078.707 - 3.650.014.780 Project equipment
Jumlah 4.815.465.838 1.570.553.196 - 6.386.019.034 Total
Nilai buku 18.434.864.276 19.733.589.208 Book value
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, As at 31 December 2026 and 2025, the Company had fixed assets
Perusahaan memiliki aset tetap yang telah disusutkan which have been fully depreciated but were still in use to support the
sepenuhnya namun masih digunakan untuk menunjang aktivitas Company’s operation activities amount Rp 3.840.981.975,- and Rp
operasi Perusahaan sebesar Rp 3.840.981.975,- dan Rp 3.840.981.975,-.
3.840.981.975,-.
- 36 -
Page 40
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
10. Aset Tetap (Lanjutan) 10. Fixed Assets (Continued)
Beban penyusutan aset tetap seluruhnya dialokasikan pada All depreciation expense of fixed assets allocated to general and
beban umum dan administrasi (lihat Catatan 23). administrative expenses (see Note 23).
Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak ada aset tetap yang As of December 31, 2025, there are no fixed asset has been insured
diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya. againts fire risk and other risk.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan memperbaharui As of December 31, 2025, the Company renewed insurance with PT
asuransi kepada PT Asuransi Sinar Mas atas aset tetap Asuransi Sinar Mas for fixed assets of several vehicles, with a
beberapa kendaraan, periode pertanggungan dari 1 Januari 2025 coverage period from January 1, 2025, to January 1, 2026.
sampai 1 Januari 2026.
Pada 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, tidak ada aset As of March 31, 2026 and December 31, 2025, there are no fixed
tetap yang dijaminkan untuk pinjaman tertentu. assets that are pledged as collateral for certain loans.
Manajemen telah mereviu estimasi umur ekonomis, metode Management has reviewed the estimated economic life,
penyusutan dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan, depreciation method and residual value at the end of each reporting
manajemen berpendapat tidak ada perubahan estimasi umur period, management believes there is no change in the estimated
ekonomis, metode penyusutan dan nilai residu atas aset tetap economic life, depreciation method and residual value of property,
adalah nol. plant and equipment is zero.
11. Aset Tak Berwujud 11. Intangible Assets
31 Maret / March 31
2026
Saldo Awal/ Penambahan Pengurangan Saldo Akhir/
Beginning / / Ending
Balance Additions Deductions Balance
Nilai perolehan Acquisition costs
Inventaris
peralatan service 7.445.655 - - 7.445.655 Service equipment
Perangkat lunak 254.306.000 - - 254.306.000 Software
Jumlah 261.751.655 - - 261.751.655 Total
Amortisasi Amortization
Inventaris
peralatan service 1.058.763 453.697 - 1.512.460 Service equipment
Perangkat lunak 254.306.000 - - 254.306.000 Software
Jumlah 255.364.763 453.697 - 255.818.460 Total
Nilai buku 6.386.892 5.933.195 Book value
- 37 -
Page 41
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
11. Aset Lain-lain (Lanjutan) 11. Other Assets (Continued)
31 Desember / December 31
2025
Saldo Awal/ Penambahan Pengurangan Saldo Akhir/
Beginning / / Ending
Balance Additions Deductions Balance
Nilai perolehan Acquisition costs
Inventaris
peralatan service 469.955 6.975.700 - 7.445.655 Service equipment
Perangkat lunak 254.306.000 - - 254.306.000 Software
Jumlah 254.775.955 6.975.700 - 261.751.655 Total
Amortisasi Amortization
Inventaris
peralatan service 845.145 213.618 - 1.058.763 Service equipment
Perangkat lunak 242.306.000 12.000.000 - 254.306.000 Software
Jumlah 243.151.145 12.213.618 - 255.364.763 Total
Nilai buku 11.624.810 6.386.892 Book value
12. Utang Usaha 12. Trade Payables
Berdasarkan pemasok: By suppliers:
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Pihak berelasi: Related parties:
UD Karnadi 200.148.649 200.148.649 UD Karnadi
Pihak ketiga Third Parties
South Surveying & Mapping South Surveying & Mapping
Instrument Co Ltd - 334.837.657 Instrument Co Ltd
Jumlah 200.148.649 534.986.306 Total
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Dolar Amerika Serikat - 334.837.657 United States Dollar
Rupiah 200.148.649 200.148.649 Rupiah
Jumlah 200.148.649 534.986.306 Total
Karena sifatnya yang jangka pendek dan belum jatuh tempo, nilai Due to their short-term nature and not yet due, their carrying amount
wajar utang usaha diperkirakan sama dengan nilai tercatatnya. approximates their fair value.
13. Utang Lain-lain 13. Other Payables
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Pihak berelasi: Related parties:
Karnadi Margaka 460.803.772 723.006.000 Karnadi Margaka
PT Pulogadung Industry Machine SF 554.820.884 - PT Pulogadung Industry Machine SF
PT Exsa Internasional - 46.043.000 PT Exsa Internasional
Pihak ketiga: Third parties:
Pemasaran 417.203.281 752.103.987 Marketing
Jumlah 1.432.827.937 1.521.152.987 Total
- 38 -
Page 42
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
14. Beban yang Masih Harus Dibayar 14. Accrued Expenses
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Jasa 20.468.750 82.968.750 Service
Operasional 1.837.777 7.752.284 Operational
Lain-lain - - Others
Jumlah 22.306.526 90.721.034 Total
15. Uang Muka Penjualan 15. Unearned Revenue
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, uang muka As of March 31, 2026 and December 31, 2025, customer deposits
pelanggan dari pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 0,- dan from a third party amounted to Rp 0,- dan Rp 0,- respectively.
Rp 0,-.
16. Liabilitas Imbalan Kerja 16. Employee Benefit Liabilities
Perusahaan telah menghitung kewajibannya sehubungan dengan The Company has calculated its post-employment benefits in
Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 dan relation to the Labor Law No. 13 year 2003 and Government
Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021. Tidak ada pendanaan Regulation No. 35 No. 2021. No funding has been provided for the
yang dilakukan sehubungan dengan program manfaat karyawan employees benefit program.
tersebut.
Perhitungan imbalan pasca kerja per 31 Desember 2025 The calculation of post-employment benefits as of December 31,
mengacu pada laporan aktuaris independen Kantor Konsultan 2025 refers to the independent actuary report of the Bambang
Aktuaria Bambang Sudradjad, M.SC., FSAI, AAAIJ dengan Sudradjad, M.SC., FSAI, AAAIJ Actuarial Consulting Office with
nomor laporan 955/TEK-BS/II/2026 tanggal 3 Februari 2026. report number 955/TEK-BS/II/2026 dated 3 February 2026.
Asumsi utama yang digunakan oleh aktuaris independen adalah The principal actuarial assumptions used by the independent
sebagai berikut: actuarial were as follows:
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Tingkat diskonto 6,59% p.a 6,59% p.a Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 8% p.a 8% p.a Resignation rate
Tingkat kematian TMI-2019 TMI-2019 Mortality rate
Tingkat cacat 5% dari tabel mortalitas Disability rate
5% of mortality table
Tingkat pengunduran diri Usia Tingkat Resignation rate
Age Rate
17 - 29 5.00%
30 - 39 5.00%
40 - 44 3.00%
45 - 49 2.00%
50 - 54 1.00%
> 54 0.00%
Proporsi pensiun normal 100% pada usia pensiun normal 60/ Proportion of normal retirement
100% when reaching normal retirement
age of 60
Usia pensiun normal 60 tahun/ years Normal retirement age
- 39 -
Page 43
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
16. Liabilitas Imbalan Kerja (Lanjutan) 16. Employee Benefit Liabilities (Continued)
Beban (Pendapatan) yang diakui dalam Laporan Laba Rugi Expense (Income) which recognized in the Statements of Profit or
sebagai berikut: Loss are as follows:
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Beban jasa kini - 196.789.754 Current service cost
Beban bunga neto - 254.884.401 Net interest cost
Beban jasa lalu - - Past service cost and (Gains)/
Komponen dari Component of
beban imbalan pasca kerja defined post employment benefit exprnse
imbalan pasti yang diakui recognize in
dalam laba rugi (catatan 23) - 451.674.155 profit or loss (notes 23)
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement on the net defined
imbalan pasti - neto benefit liability
Kerugian (keuntungan) atas asumsi Actuarial losses (gains) from
keuangan - 15.826.366 changes in financial assuptions
Kerugian (keuntungan) aktuarial
yang timbul dari penyesuaian atas Actuarial losses (gains) from arising
pengalaman - (387.917.124) from experience adjustment
Komponen beban (keuntungan) Components of defined post
imbalan pasca kerja imbalan pasti employment benefits expense
yang diakui dalam penghasilan (gain) recognized in other
komprehensif lain - (372.090.758) comprehensive income
Jumlah - 79.583.397 Total
Liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui di laporan posisi Post-employment benefits liability recognized in the statements of
keuangan adalah sebagai berikut: financial position are as follows:
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Saldo awal 3.720.789.127 3.641.205.730 Beginning balance
Beban imbalan pasca kerja - 451.674.155 Post-employment benefits expense
Pengukuran kembali - (372.090.758) Remeasurements
Pembayaran imbalan kerja karyawan (358.788.166) - Payment of employee benefit
Saldo akhir 3.362.000.961 3.720.789.127 Ending balance
- 40 -
Page 44
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
16. Liabilitas Imbalan Kerja (Lanjutan) 16. Employee Benefit Liabilities (Continued)
Sensitivitas liabilitas imbalan pasti terhadap perubahan asumsi The sensitivity of the defined benefit obligation to changes in the
utama tertimbang adalah: weighted principal assumptions:
Dampak Terhadap
Liabilitas Imbalan Pasti/
Impact on Defined
Benefit Obligation
Perubahan Kenaikan Penurunan
Asumsi/ Asumsi/ Asumsi/
Change in Increase in Decrease in
Assumption Assumption Assumption
31 Maret 2026 March 31, 2026
Tingkat diskonto 1% 3.677.546.691 3.770.274.423 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 1% 3.770.765.104 3.676.370.715 Salary increment rate
31 Desember 2025 December 31, 2025
Tingkat diskonto 1% 3.593.822.728 3.694.355.883 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 1% 3.695.511.610 3.591.926.637 Salary increment rate
Program imbalan pasca kerja memberikan eksposur Perusahaan The post-employment benefit plan typically exposes the Company to
terhadap risiko aktuarial seperti risiko tingkat bunga, risiko actuarial risks such as interest rate risk, longevity risk and salary
harapan hidup dan risiko gaji. risk.
Risiko tingkat bunga Interest rate risk
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas A decrease in the bond interest rate will increase the plan liability.
program.
Risiko gaji Salary risk
Nilai kini liabilitas imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada The present value of the defined benefit plan liability is calculated by
gaji masa depan peserta program.Dengan demikian, kenaikan reference to the future salaries of plan participants. As such, an
gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu. increase in the salary of the plan participants will increase the plan’s
liability.
17. Perpajakan 17. Taxation
a. Pajak dibayar dimuka a. Prepaid taxes
Pajak dibayar dimuka merupakan pajak pertambahan Prepaid tax pertains to value added taxes.
nilai.
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
PPh pasal final - - Final income tax
Uang Muka Pph 22 1.020.000 Article 22
Uang Muka Pph 23 128.000 Article 23
Pajak pertambahan nilai - - Value added tax
Jumlah 1.148.000 - Total
- 41 -
Page 45
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
17. Perpajakan (Lanjutan) 17. Taxation (Continued)
b. Utang pajak b. Taxes payable
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Pajak kini - tidak final Current tax - Non final
2023 14.467.459 14.467.459 2023
2021 - - 2021
Pajak penghasilan Income tax
PPN 24.717.070 17.211.539 VAT
Pasal 4(2) 38.717.214 38.717.214 Article 4(2)
Pasal 21 207.066.028 245.591.852 Article 21
Pasal 23 24.609.171 23.359.171 Article 23
Pasal 25 - - Article 25
Denda pajak 10.395.513 10.395.513 Tax penalty
Jumlah 319.972.455 349.742.748 Total
c. Pajak kini c. Current tax
Rekonsiliasi antara rugi Perusahaan sebelum pajak The reconciliation between the Company profit before income tax as
penghasilan menurut laporan keuangan dengan estimasi laba shown in the financial statements and the estimated tax income are
pajak adalah sebagai berikut: as follows:
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Laba (rugi) sebelum Profit (loss) before
pajak penghasilan (554.997.291) (1.952.507.391) income tax
Beda temporer: Temporary differences:
Penyisihan penurunan nilai piutang - - Allowance of impairment of receivables
Laba kugi selisih kurs (83) 71.270.636 Foreign exchange profit and loss
Imbalan pasca kerja - - Employee benefit
Beda tetap: Permanent differences:
Penyusutan dan amortisasi - - Depreciation and amortization
Entertainment pemasaran 2.000.000 - Marketing entertainment
Tunjangan BPJS 12.611.107 24.465.308 BPJS allowance
Laba/ rugi penghapusan aset tetap - - Gain/ loss on disposal fixed asset
Tunjangan Lain-lain 676.000 - Allowance others
Komisi - - Commision
Pajak dan denda pajak - 8.034.700 Tax expense and penalty
Sumbangan - 3.621.334 Donation
Pendapatan bunga bank (487.585) - Bank Interest Income
Lain-lain 1.145.301 36.415.302 Others
Taksiran penghasilan kena pajak (539.052.551) (1.808.700.111) Estimated taxable income
Taksiran penghasilan kena pajak Estimated taxable income
- dibulatkan (539.052.551) (1.808.700.000) - rounded
Taksiran beban pajak tahun berjalan - - Provision for tax expense current year
Dikurang kredit pajak Less income tax credit:
Pasal 22 - - Article 22
Pasal 23 - - Article 23
Pasal 25 - - Article 25
Utang pajak penghasilan 29 - - Tax payable article 29
- 42 -
Page 46
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
17. Perpajakan (Lanjutan) 17. Taxation (Continued)
Laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam Taxable income resulted from the reconciliation used as a base to
pengisian SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan fill the Company's Annual Corporate Income Tax Return for the
Perusahaan untuk tahun 2025. years 2025.
d. Pajak tangguhan d. Deferred tax
Aset pajak tangguhan Perusahaan adalah sebagai berikut: The Company’s deferred tax assets are as follows:
Dibebankan Ke
Penghasilan Penyesuaian 31
Dikreditkan ke Komprehensif Lain/ Tahun Desember
Laba Rugi/ Credit to other Sebelumnya/ 2026/
1 Januari 2026/ Credit to Comprehensive Adjustment for December 31,
January 1, 2026 Profit or Loss Income Prior Year 2026
Rugi fiskal 1.300.612.693 - - - 1.300.612.693 Fiscal losses
Beban perolehan Amortised
diamortisasi - - - - - cost
Alowance for
Cadangan kerugian impairment
nilai piutang loss of trade
usaha 805.109.451 - - - 805.109.451 receivables
Other
Imbalan Employee
kerja karyawan 818.573.607 - - - 818.573.607 benefits
Jumlah 2.924.295.751 - - - 2.924.295.751 Total
Dibebankan Ke
Penghasilan Penyesuaian 31
Dikreditkan ke Komprehensif Lain/ Tahun Desember
Laba Rugi/ Credit to other Sebelumnya/ 2025/
1 Januari 2025/ Credit to Comprehensive Adjustment for December 31,
January 1, 2025 Profit or Loss Income Prior Year 2025
Rugi fiskal 754.683.118 545.929.575 - - 1.300.612.693 Fiscal losses
Beban perolehan Amortised
diamortisasi 1.100.000.000 (1.100.000.000) - - - cost
Trade
Piutang usaha 1.266.357.688 (461.248.237) - - 805.109.451 receivables
Imbalan Employee
kerja karyawan 801.065.260 99.368.314 (81.859.967) - 818.573.607 benefits
Jumlah 3.922.106.066 (915.950.348) (81.859.967) - 2.924.295.751 Total
- 43 -
Page 47
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
17. Perpajakan (Lanjutan) 17. Taxation (Continued)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan Perusahaan tanggal 31 The Company's deferred tax assets and liabilities as of December
Desember 2025 telah dihitung dengan tarif pajak yang 31, 2025 have been calculated at the tax rates that are expected to
diharapkan berlaku pada saat direalisasi. be prevailing at the time they realised.
18. Modal Saham 18. Capital Stock
31 Maret 2026/ March 31, 2026
Persentase
Jumlah Saham/ Kepemilikan/
Number of Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham Shares Ownership (%) Total Stockholders
PT PIMSF Pulogadung 326.369.600 48,95% 16.318.480.000 PT PIMSF Pulogadung
Masyarakat 340.371.503 51,05% 17.018.575.150 Public
Jumlah 666.741.103 100% 33.337.055.150 Total
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Persentase
Jumlah Saham/ Kepemilikan/
Number of Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham Shares Ownership (%) Total Stockholders
PT PIMSF Pulogadung 326.369.600 48,95% 16.318.480.000 PT PIMSF Pulogadung
Masyarakat 340.371.503 51,05% 17.018.575.150 Public
Jumlah 666.741.103 100% 33.337.055.150 Total
Manajemen permodalan Capital Management
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk The primary objective of the Company’s capital management is to
memastikan pemeliharaan peringkat kredit yang tinggi dan rasio ensure that it maintains a strong credit rating and healthy capital
modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan ratios in order to support its businesses, maximize shareholder
imbalan bagi pemegang saham dan mengamankan pembiayaan value and secure access to finance at a reasonable cost.
pada biaya yang wajar.
Perusahan mengelola struktur permodalan dan melakukan The Company manages its capital structure and makes adjustments
penyesuaian, berdasarkan perubahan kondisi ekonomi. Untuk to it, in light of changes in economic conditions. To maintain or
memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan adjust the capital structure, the Company may adjust the dividend
dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang payment to shareholders. No changes were made in the objectives,
saham. Tidak ada perubahan yang dibuat dalam tujuan, policies or processes during the periods presented.
kebijakan, atau proses selama periode yang disajikan.
19. Tambahan Modal Disetor 19. Additional Paid-in Capital
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Pengampunan pajak 450.000.000 450.000.000 Tax amnesty
Penerbitan saham melalui
penawaran umum perdana Issuance of share through
saham, setelah dikurangi Initial Public Offering, net of
penawaran umum perdana 15.448.758.600 15.448.758.600 share issuance costs
Jumlah 15.898.758.600 15.898.758.600 Total
- 44 -
Page 48
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
20. Penjualan Neto 20. Net Revenues
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Penjualan barang dagang 417.432.434 935.218.110 Sales of merchandise inventories
Penjualan jasa 49.450.000 13.953.500 Service revenue
Jumlah 466.882.434 949.171.610 Total
Rincian pelanggan dengan nilai penjualan melebihi 10% dari total The details of customers whose sales value exceeded 10% of the
penjualan sebagai berikut: total sales are as follows:
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Pihak ketiga Third parties
PT Cita Mineral Investindo Tbk 167.000.000 675.000.000 PT Cita Mineral Investindo Tbk
Presentase dari total penjualan neto 36% 71% Percentage of total sales
PT Wijaya Karya Tbk 99.000.000 - PT Wijaya Karya Tbk
Presentase dari total penjualan neto 21% 0% Percentage of total sales
Kantor Pertahanan Kab Wonogiri 72.000.000 - Kantor Pertahanan Kab Wonogiri
Presentase dari total penjualan neto 15% 0% Percentage of total sales
CV Unitech Indosurta 47.297.298 - CV Unitech Indosurta
Presentase dari total penjualan neto 10% 0% Percentage of total sales
PT Adytama Teknologi Indonesia 115.765.766 PT Adytama Teknologi Indonesia
Presentase dari total penjualan neto 0% 12% Percentage of total sales
Transaksi pendapatan seluruhnya dilakukan dengan pihak ketiga. All revenue transactions were made with third parties.
21. Beban Pokok Penjualan 21. Costs of Revenue
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Persediaan awal 16.425.635.918 16.714.129.705 Beginning inventory
Pembelian - 376.349.072 Purchases
Persediaan akhir (16.270.104.594) (16.663.337.789) Ending inventory
Jumlah 155.531.324 427.140.988 Total
Rincian pemasok dengan nilai pembelian melebihi 10% dari total The details of suppliers whose purchase value exceeded 10% of the
pembelian sebagai berikut: total purchase are as follows:
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Pihak ketiga Third parties
South Surveying & Mapping South Surveying & Mapping
Instrument Co.Ltd - 332.045.554 Instrument Co.Ltd
Presentase dari total pembelian neto 0,00% 58,21% Percentage of total purchase
- 45 -
Page 49
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
22. Beban Penjualan 22. Selling Expenses
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Pemasaran 9.132.000 175.768.700 Marketing
Komisi dan insentif - 18.979.528 Commission & Incentive
Promosi dan iklan 676.000 19.144.964 Promotion and advertising
Lain-lain 690.000 14.479.700 Others
Jumlah 10.498.000 228.372.892 Total
23. Beban Umum dan Administrasi 23. General and Administrative Expenses
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Gaji dan tunjangan 71.854.107 1.014.165.481 Salaries and allowance
Penyusutan (catatan 10) 466.277.482 686.417.706 Depreciation (note 10)
Imbalan pasca kerja - - Employee benefits
Proyek 16.918.000 61.639.592 Project
Perijinan dan Jasa Profesional 265.874.563 289.214.286 Licensing and Professional fees
Pajak, dan PBB 6.351.000 8.034.700 Tax, land and building tax
Administrasi 440.000 917.000 Administration
Pemeliharaan dan Perbaikan 2.647.404 22.188.816 Repair and maintenance
Listrik, air, telepon dan internet 4.992.282 8.646.084 Electricity, water, telephone and internet
Donasi, entertainment, dan retribusi 6.100.000 13.986.334 Donation, entertainment, and retribution
Transportasi 6.223.092 6.753.455 Transportation
Amortisasi (catatan 11) 453.697 11.014.779 Amortization (note 11)
Lain-lain 3.027.869 9.546.887 Others
Jumlah 851.159.496 2.132.525.120 Total
24. Pendapatan dan (Beban) Lain-lain 24. Others Income and (Expense)
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Penyisihan penurunan nilai piutang - - Allowance impairment of receivables
Pendapatan bunga bank 487.585 4.237.250 Bank interest income
Kelebihan (kekurangan) setor - (38.804.452) Excess deposit and underpayment deposit
Pendapatan penghapusan utang - Income from payable write-off
Laba (rugi) selisih kurs (5.696.243) (78.030.636) Gain (loss) on foreign exchange
Pajak - Tax
Pajak jasa giro (97.247) (847.451) Interest tax
Administrasi bank (1.222.500) (466.500) Bank administration
Laba (rugi) pelepasan aset tetap - - Gain (loss) on disposal of fixed assets
Lain-lain 1.837.500 271.788 Others
Jumlah (4.690.905) (113.640.001) Total
- 46 -
Page 50
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
25. Laba per Saham 25. Earnings per Share
Perhitungan laba per saham dasar untuk tahun yang berakhir The calculation of basic earnings per share for the years ended
pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 March 2025 adalah sebagai March 31, 2026 and March 31, 2025 are as follows:
berikut:
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Laba (rugi) periode berjalan (554.997.291) (1.952.507.391) Profit (loss) for the period
Rata-rata tertimbang saham beredar 666.741.103 666.741.103 Weighted-average outstanding shares
Laba (rugi) per saham dasar dan Basic and diluted earnings (loss)
dilusian (0,83) (2,93) per share
26. Sifat dan Transaksi Pihak Berelasi 26. Nature of Relationship and Transaction With Related
Parties
a. Sifat hubungan a. Nature of transaction
Karnadi Margaka merupakan pemegang saham dan direktur Karnadi Margaka is the shareholder and director the Company with
Perusahaan dengan sifat transaksi pinjaman dana dan transaksi nature transaction loan and transaction related to the Company’s
terkait dengan operasional Perusahaan. operational activities.
PT Exsa Internasional merupakan perusahaan dibawah PT Exsa Internasional is a company under share capital ownership
kepemilikan modal saham dan dibawah kendali yang sama and under the same control with the nature of related party
dengan sifat transaksi terkait penjualan barang. transactions in the sale of goods.
PT Duta Omega lndonesia merupakan perusahaan dibawah PT Duta Omega Indonesia is a company under share capital
kepemilikan modal saham dan dibawah kendali yang sama ownership and under the same control with the nature of related
dengan sifat transaksi terkait penjualan barang. party transactions in the sale of goods.
PT Sujatim Kavipa Shipping merupakan perusahaan dibawah PT Sujatim Kavipa Shipping is a company under share capital
kepemilikan modal saham dan dibawah kendali yang sama ownership and under the same control with the nature of related
dengan sifat transaksi terkait pengiriman barang. party transactions in the shipping of goods.
PT Geoprima Sistem Indonesia merupakan perusahaan dibawah PT Geoprima Sistem Indonesia is a company under share capital
kepemilikan modal saham dan dibawah kendali yang sama ownership and under the same control with the nature of related
dengan sifat transaksi terkait penjualan barang. party transactions in the sale of goods.
UD Karnadi merupakan perusahaan dibawah kepemilikan modal UD Karnadi is a company under share capital ownership and under
saham dan dibawah kendali yang sama dengan sifat transaksi the same control with the nature of related party transactions in the
terkait penjualan barang. sale of goods.
b. Transaksi dan saldo b. Transactions and balances
Piutang lain-lain pihak berelasi terutama timbul dari pemberian Other receivable from related party represent mainly loan to
pinjaman kepada pemegang saham. Piutang ini tidak dikenakan shareholder. This receivable is not subject to interest with a
bunga dengan jangka waktu pengembalian 1 tahun. Pada repayment period of 1 year. As of March 31, 2026 and December
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 piutang pihak 31, 2025 other receivable from related party amounting to Rp
berelasi sebesar Rp 6.781.107.097 dan Rp 6.894.363.399 atau 6,781,107,097 and Rp 6,894,363,399 or 14.29% and 14.10% from
masing-masing sebesar 14,29% dan 14,10% dari total aset. total assets, respectively.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak diperlukan cadangan Management believes that there’s no need for allowance for
kerugian penurunan nilai atas piutang tersebut untuk menutup impairment loss of the receivables to cover possible losses that may
kerugian yang mungkin timbul dari piutang tak tertagih di masa arise from uncollectible receivables in the future as management
depan karena manajemen berpendapat seluruh piutang tersebut believes that all such receivables are collectible.
dapat ditagih.
- 47 -
Page 51
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
26. Sifat dan Transaksi Pihak Berelasi (Lanjutan) 26. Nature of Relationship and Transaction With Related
Parties (Continued)
Utang lain-lain pihak berelasi terutama timbul dari biaya Other payables to related parties mainly arise from Company
Perusahaan yang dibayarkan terlebih dahulu oleh pihak berelasi. expenses that are advanced by related parties. These payables are
Utang ini tidak dikenakan bunga dengan jadwal pengembalian not subject to interest with a repayment schedule within 1 year.
dalam 1 tahun.
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Piutang usaha Trade receivables
PT Exsa Internasional 476.648.282 531.455.230 PT Exsa Internasional
PT Duta Omega Indonesia 1.221.935.733 1.221.935.733 PT Duta Omega Indonesia
Jumlah piutang usaha - berelasi 1.698.584.015 1.753.390.963 Total trade receivables - related parties
Jumlah aset 47.456.202.427 48.891.335.391 Total assets
Persentasi terhadap total aset 3,58% 3,59% Percentage to total assets
Piutang lain-lain Other receivables
PT Geoprima Sistem Indonesia 3.967.180.616 3.939.679.480 PT Geoprima Sistem Indonesia
PT Exsa Internasional 2.409.101.948 2.554.518.948 PT Exsa Internasional
PT Duta Omega Indonesia 352.340.300 352.280.300 PT Duta Omega Indonesia
PT Sujatim Kavipa Shipping 4.877.671 4.877.671 PT Sujatim Kavipa Shipping
PT Pulogadung Industry Machine SF 4.599.562 -
Karnadi Margaka 43.007.000 43.007.000 Karnadi Margaka
Jumlah piutang lain-lain - berelasi 6.781.107.097 6.894.363.399 Total other receivables - related parties
Jumlah aset 47.456.202.427 48.891.335.391 Total assets
Persentasi terhadap total aset 14,29% 14,10% Percentage to total assets
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
Penjualan Sales
PT Duta Omega Indonesia 6.405.000 - PT Duta Omega Indonesia
Jumlah penjualan - berelasi 6.405.000 - Total sales - related parties
Jumlah Penjualan 466.882.434 949.171.610 Total Sales
Persentasi terhadap total penjualan 1,37% 0,00% Percentage to total sales
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Utang usaha Trade payables
UD Karnadi 200.148.649 200.148.649
Jumlah utang usaha - berelasi 200.148.649 200.148.649 Total trade payables - related parties
Jumlah liabilitas 5.337.256.529 6.217.392.202 Total liabilities
Persentasi terhadap total utang 3,75% 3,22% Percentage to total liabilities
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Utang Lain-lain Trade payables
Karnadi Margaka 460.803.772 723.006.000 Karnadi Margaka
PT Pulogadung Industry Machine SF 554.820.884 - PT Pulogadung Industry Machine SF
PT Exsa Internasional - 46.043.000 PT Exsa Internasional
Jumlah utang usaha - berelasi 1.015.624.656 769.049.000 Total trade payables - related parties
Jumlah liabilitas 5.337.256.529 6.217.392.202 Total liabilities
Persentasi terhadap total utang 19,03% 12,37% Percentage to total liabilities
- 48 -
Page 52
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
26. Sifat dan Transaksi Pihak Berelasi (Lanjutan) 26. Nature of Relationship and Transaction With Related
Parties (Continued)
Transaksi antara Perusahaan dengan pihak berelasi dilakukan Transactions between the Company and related parties were carried
sesuai dengan kontrak yang disepakati dan dilakukan dengan out in accordance with the agreed contract and conducted on an
ketentuan yang setara dengan yang berlaku dalam transaksi yang equivalent basis to those applicable in fair transactions.
wajar.
27. Aset dan Liabilitas Keuangan 27. Financial Aset and Liabilities
Nilai wajar didefinisikan sebagai total dimana instrumen tersebut Fair value is defined as the total in which the instrument can be
dapat dipertukarkan di dalam transaksi jangka pendek antara exchanged in short-term transactions between parties demand and
pihak yang berkeinginan dan memiliki pengetahuan yang adequate knowledge through a reasonable transaction, in addition to
memadai melalui suatu transaksi yang wajar, selain dalam forced sales or sale of liquidity. Fair value is obtained from market
penjualan terpaksa atau penjualan likuiditas. Nilai wajar price quotations, discounted cash flow capital and reasonable
didapatkan dari kuotasi harga pasar, modal arus kas diskonto capital price options.
dan modal penentuan harga opsi yang sewajarnya.
lnstrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi Financial instruments presented in the statement of financial
keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau sebaliknya, disajikan position are recorded at fair value, or otherwise, presented in
dalam modal tercatat apabila total tersebut mendekati nilai recorded capital if the total is close to its fair value or its fair value
wajarnya atau nilai wajarnya tidak dapat di ukur secara handal. cannot be reliably measured.
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat The table below presents a comparison of the registered value and
dengan nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan yang fair value of the financial instruments of the Company recorded in
tercatat dalam laporan keuangan. the financial statements.
31 Maret 2026/ 31 Desember 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Nilai Tercatat/ Nilai wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Amount Fair Value Carrying Amount Fair Value
Aset keuangan Financial assets
Pada beban
perolehan On amortized
diamortisasi: acquisition cost:
Cash on hand
Kas dan bank 127.958.491 127.958.491 833.687.279 833.687.279 and in banks
Piutang usaha Trade receivables
Pihak berelasi 1.698.584.015 1.698.584.015 1.753.390.963 1.753.390.963 Related parties
Pihak ketiga 84.993.912 84.993.912 234.508.464 234.508.464 Third parties
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak berelasi 6.781.107.097 6.781.107.097 6.894.363.399 6.894.363.399 Related parties
Pihak ketiga 77.000.000 77.000.000 79.100.000 79.100.000 Third parties
Total Total
aset keuangan 8.769.643.515 8.769.643.515 9.795.050.105 9.795.050.105 financial assets
- 49 -
Page 53
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
27. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan) 27. Financial Aset and Liabilities (Continued)
31 Maret 2026/ 31 Desember 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Nilai Tercatat/ Nilai wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Amount Fair Value Carrying Amount Fair Value
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pada beban
perolehan On amortized
diamortisasi acquisition cost
Utang usaha 200.148.649 200.148.649 534.986.306 534.986.306 Trade payables
Utang lain-lain Other payables
Pihak berelasi 1.015.624.656 1.015.624.656 769.049.000 769.049.000 Related parties
Pihak ketiga 417.203.281 417.203.281 752.103.987 752.103.987 Third parties
Beban yang masih
harus dibayar 22.306.527 22.306.527 90.721.034 90.721.034 Accrued expense
Total liabilitas Total financial
keuangan 1.655.283.113 1.655.283.113 2.146.860.327 2.146.860.327 liabilities
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diukur dengan dasar The fair value of financial assets and financial liabilities are
sebagai berikut: measured at the following basis:
Nilai wajar atas aset keuangan jangka pendek (umumnya kurang The fair values of financial assets that are short-term in nature
dari satu tahun) seperti kas dan bank, aset keuangan lainnya, (generally less than 1 year) such as cash on hand and in banks,
piutang usaha dan piutang lain-lain mendekati nilai tercatatnya other financial assets, trade receivables and other receivables
karena sifatnya jangka pendek. represent their carrying amounts as these approximates their fair
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar dari piutang lain-lain - pihak berelasi dicatat sebesar The fair value of other receivables - related parties is carried at cost
nilai tercatat karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara because its fair value can not be measured reliably. It is not practice
handal. Tidak praktis untuk mengestimasi nilai wajar dari aset to estimate the fair value of such asset because there is no time
tersebut karena tidak ada jangka waktu pembayaran yang pasti period defined even through payment is not expected within 12
walaupun tidak diharapkan untuk diselesaikan dalam jangka months after the date of the statement of financial position.
waktu 12 bulan setelah tanggal laporan posisi keuangan.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Nilai wajar liabilitas keuangan seperti utang usaha, utang lain-lain, The fair values of financial liabilities such as trade payables, other
akrual dan utang pembelian aset tetap adalah sebesar nilai payables, accruals and liabilities for purchase of property and
tercatat karena mendekati estimasi nilai wajarnya. equipment represent their carrying amounts as these approximates
their fair values.
Nilai wajar utang lain-lain jangka panjang dan utang pembelian The fair value of long-term other payables and liabilities for purchase
aset tetap diperkirakan mendekati nilai tercatatnya karena of property and equipment approximate their carrying amounts due
perubahan tingkat suku bunga dinilai secara berkala. to their interest rates are frequenfly repriced.
28. Aset dan Liabilitas Moneter dalam Mata Uang Asing 28. Monetary Assets and Liabilities Denominated in Foreign
Currencies
Informasi mengenai aset dan liabilitas moneter dalam mata uang Information concerning monetary assets and liabilities denominated
asing pada tanggal 31 Desember 2026 dan nilai setara dalam in foreign currencies as of December 31, 2026 and their Rupiah
Rupiah yang dijabarkan dengan menggunakan rata-rata kurs jual equivalents coverted using the middle exchange rates that were
dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sebagai berikut: published by Bank Indonesia as follows:
Mata Uang Asing/ Nilai Setara Rupiah/
Foreign Currency Rupiah Equivalents
31 Maret / 31 Desember / 31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31 March 31 December 31
2026 2025 2026 2025
Liabilitas Liabilities
Utang usaha - Trade payables -
Dolar Amerika
Serikat - 19.952 - 334.837.657 United States Dollar
29. Manajemen Risiko Keuangan 29. Financial Risk Management
Berbagai aktivitas Perusahaan menyebabkan Perusahaan The Company’s activities contain variety of financial risks,
terekspos terhadap berbagai macam risiko keuangan terutama: especially: foreign currency exchange risk, credit risk and liquidity
risiko nilai tukar mata uang asing, risiko kredit serta risiko risk. The operational activities of the Company are managed in a
likuiditas. Kegiatan operasional Perusahaan dikelola secara -prudential
50 - manner by managing those risks to minimize potential
kehati-hatian dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak losses, include on the unpredictability of financial foreign currency
menimbulkan potensi kerugian bagi Perusahaan, termasuk untuk exchange rate risk.
mengurangi dampak keuangan dan fluktuasi arus kas dalam nilai
Page 54
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
Berbagai aktivitas Perusahaan menyebabkan Perusahaan The Company’s activities contain variety of financial risks,
terekspos terhadap berbagai macam risiko keuangan terutama: especially: foreign currency exchange risk, credit risk and liquidity
risiko nilai tukar mata uang asing, risiko kredit serta risiko risk. The operational activities of the Company are managed in a
likuiditas. Kegiatan operasional Perusahaan dikelola secara prudential manner by managing those risks to minimize potential
kehati-hatian dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak losses, include on the unpredictability of financial foreign currency
menimbulkan potensi kerugian bagi Perusahaan, termasuk untuk exchange rate risk.
mengurangi dampak keuangan dan fluktuasi arus kas dalam nilai
tukar mata uang asing.
Faktor-Faktor Risiko Keuangan Financial Risks Factors
a. Risiko nilai tukar mata uang asing a. Foreign currency exchange rate risk
Risiko mata uang asing adalah risiko dimana nilai wajar atau arus Foreign currency exchange rate risk is the risk that the fair value or
kas masa mendatang dari suatu instrumen keuangan karena future cash flows of a financial instrument will fluctuate because of
perubahan dari nilai tukar mata uang asing. Eksposur fluktuasi changes in foreign exchange rates. The Company is exposed to
nilai tukar Perusahaan berasal dari utang usaha terutama foreign exchange risk arising from trade payable, primarily with
sehubungan dengan mata uang dolar AS. respect to the US dollar.
Untuk mengatur risiko mata uang asing, Perusahaan memonitor To manage foreign currency exchange rate risk, the Company
secara ketat fluktuasi nilai tukar mata uang asing sehingga dapat closely monitors the foreign exchange rate fluctuation and market
mengambil langkah-langkah yang paling menguntungkan expectation so it can take necessary actions benefited most to the
Perusahaan pada waktu yang tepat. Manajemen tidak Company in due time. The management currently does not consider
menganggap perlu untuk melakukan transaksi forward/swap the necessity to forward/swaps.
mata uang asing saat ini.
Untuk mengatur risiko mata uang asing, Perusahaan memonitor To manage foreign currency exchange rate risk, the Company
secara ketat fluktuasi dari nilai tukar mata uang asing sehingga closely monitors the foreign exchange rate fluctuation and market
dapat mengambil langkah yang paling menguntungkan expectation so it can take necessary actions benefited most to the
Perusahaan pada waktu yang tepat. Manajemen tidak Company in due time. The management currently does not consider
menganggap perlu melakukan transaksi forward/swap mata uang the necessity to forward/swaps.
asing saat ini.
b. Risiko kredit b. Credit risk
Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan akan mengalami Credit risk is the risk that the Company will incur a loss arising from
kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak yang gagal the customers or counterparties which fail to fulfill their contractual
memenuhi liabilitas kontrak mereka. Manajemen berpendapat obligations. Management believes that there are no significant
bahwa tidak terdapat konsentrasi risiko kredit yang signifikan. concentrations of credit risk. The Company manages and controls
Perusahaan mengelola dan mengendalikan risiko kredit dengan the credit risk by dealing only with related parties and recognized
pihak berelasi dan hanya berurusan dengan pihak yang diakui and credit worthy parties, setting internal policies on verifications
dan layak kredit, menetapkan kebijakan internal atas verifikasi and authorizations of credit, and regulary monitoring the collectibility
dan otorisasi kredit, dan secara teratur memonitor kolektibilitas of receivables to reduce the exposure of bad debts.
piutang untuk mengurangi risiko kredit macet.
Maksimum eksposur risiko kredit dari aset keuangan adalah The maximum exposure to credit risk of the financial assets is as
sebagai berikut: follows:
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Kas dan bank 127.958.491 833.687.279 Cash on hand and in banks
Piutang usaha 1.783.577.927 1.987.899.427 Trade receivables
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak berelasi 6.781.107.097 6.894.363.399 Related parties
Pihak ketiga 77.000.000 79.100.000 Third parties
Total 8.769.643.515 9.795.050.105 Total
- 51 -
Page 55
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
29. Manajemen Risiko Keuangan (Lanjutan) 29. Financial Risk Management (Continued)
Faktor-Faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risks Factors (continued)
Kualitas kredit instrumen keuangan dikelola oleh Perusahaan The credit quality of financial instruments is managed by the
menggunakan peringkat kredit internal. Instrumen keuangan Company using internal credit ratings. Financial instruments
diklasifikasikan sebagai "belum jatuh tempo atau tidak classified under “neither past due nor impaired” includes high grade
mengalami penurunan nilai" meliputi instrumen dengan kualitas credit quality instruments because there were few or no history of
kredit tinggi karena ada sedikit atau tidak ada pengalaman default on the agreed terms based on the letter of authorization,
kegagalan (default) pada kesepakatan berdasarkan surat kuasa, letter of guarantee or promissory note. “Past due but not impaired
surat jaminan atau promissory note. "Telah jatuh tempo tetapi are items with history of frequent default nevertheless the amount
belum mengalami penurunan nilai" adalah akun-akun dengan due are still collectible. Lastly, “past due and impaired” are those
pengalaman kegagalan (default yang sering namun demikian that are long outstanding and have been provided with allowance for
jumlah terutang masih tertagih. Terakhir, "telah jatuh tempo dan impairment loss.
mengalami penurunan nilai" adalah akun yang telah lama belum
dilunasi dan telah dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai.
Tabel berikut memberikan analisa kualitas kredit dan analisis The following table provides the credit quality and aging analysis of
umur aset keuangan Perusahaan sesuai dengan peringkat kredit the Company’s financial assets according to the Company’s credit
debitur Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 ratings of counter parties as of December 31, 2026 dan 2025:
Desember 2025:
31 Maret/ March 31,
2026
Belum Jatuh
Tempo
dan Tidak
Mengalami Telah Jatuh Telah Jatuh
Penurunan Tempo Tetapi Tempo Tetapi
Nilai/ Tidak Mengalami Mengalami
Neither Past Penurunan Nilai/ Penurunan Nilai/
Due Not Past Due But Not Past Due But Total/
Impaired Impaired Impaired Total/
Kas dan bank 127.958.491 - - 127.958.491 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - 1.783.577.927 3.659.588.410 5.443.166.337 Trade receivables
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak berelasi 6.781.107.097 - - 6.781.107.097 Related parties
Pihak ketiga 77.000.000 - - 77.000.000 Third parties
Total Aset Keuangan 6.986.065.588 1.783.577.927 3.659.588.410 12.429.231.925 Total Financial Assets
31 Desember/ December 31,
2025
Belum Jatuh
Tempo
dan Tidak
Mengalami Telah Jatuh Telah Jatuh
Penurunan Tempo Tetapi Tempo Tetapi
Nilai/ Tidak Mengalami Mengalami
Neither Past Penurunan Nilai/ Penurunan Nilai/
Due Not Past Due But Not Past Due But Total/
Impaired Impaired Impaired Total/
Kas dan bank 833.687.279 - - 833.687.279 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - 1.987.899.427 3.659.588.410 5.647.487.837 Trade receivables
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak berelasi 6.894.363.399 - - 6.894.363.399 Related parties
Pihak ketiga 79.100.000 - - 79.100.000 Third parties
Total Aset Keuangan 7.807.150.678 1.987.899.427 3.659.588.410 13.454.638.515 Total Financial Assets
- 52 -
Page 56
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
29. Manajemen Risiko Keuangan (Lanjutan) 29. Financial Risk Management (Continued)
Faktor-Faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risks Factors (continued)
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko yang timbul ketika posisi arus kas Liquidity risk is a risk arising when the cash flow position of the
Perusahaan tidak cukup untuk menutup liabilitas yang jatuh Company is not enough to cover the liabilities which become due.
tempo.
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan In the management of liquidity risk, management monitors and
menjaga tingkat kas dan bank yang dianggap cukup untuk maintains a level of cash on hand and in banks deemed adequate to
membiayai operasional Perusahaan dan untuk mengurangi finance the Company’s operations and to mitigate the effects of
dampak fluktuasi arus kas. Manajemen juga secara berkala fluctuation in cash flows. Management also regularly evaluates the
mengevaluasi proyeksi dan aktual arus kas, termasuk profil projected and actual cash flows, including liability maturity profiles,
kewajiban yang akan jatuh tempo dan terus menilai kondisi and continuously assesses conditions in the financial markets for
dipasar keuangan untuk mendapatkan kesempatan memperoleh opportunities to obtain optimal funding resources.
sumber pendanaan yang optimal.
Semua liabilitas keuangan Perusahaan jatuh tempo dalam satu All of the Company’s financial liabilities are due within one year from
tahun sejak penyelesaian pelaporan dengan rincian sebagai the end of the reporting period with details as follows:
berikut:
31 Maret / 31 Desember /
March 31 December 31
2026 2025
Utang usaha 200.148.649 534.986.306 Trade payables
Utang lain-lain 1.432.827.937 1.521.152.987 Other payables
Beban yang masih harus dibayar 22.306.527 90.721.034 Accrued expenses
Total 1.655.283.113 2.146.860.327 Total
30. Informasi Segmen 30. Segment Information
Sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2 atas laporan As described in Note 2 to the financial statements, the Company is
keuangan, Perusahaan hanya terdiri atas satu segmen operasi organized as one operating segment, trade of machinery, equipment
yaitu kegiatan perdagangan besar mesin, peralatan dan and other equipment in the same geographic area.
perlengkapan lainnya dalam wilayah geografi yang sama.
31. Perjanjian-perjanjian penting 31. Significant agreements and commitments
Perusahaan melakukan perjanjian dengan South Surveying and The Company entered into agreements with South Surveying and
Mapping Instrument Co., Ltd (South) pada tanggal 5 Januari 2021 Mapping Instrument Co., Ltd (South) on January 5, 2021 regarding
mengenai hak distribusi dan lisensi peralatan survei dengan the distribution and license rights of survey equipment under the
merek South. Harga perolehan peralatan survey tersebut sudah South brand. The license fee is include in the cost of survey
termasuk biaya lisensi. Perusahaan mendapat hak dari South equipment. The Company obtained rights from South regarding
untuk mempromosikan lisensi untuk penjualan GPS, Total promoting licenses for the sale of GPS, Total Station, Theodolite,
Station, Theodolite dan lain-lain kepada para pelanggan dan hak etc and the know-how and technical information for the purpose of
atas know-how dan informasi teknis untuk tujuan pemasaran dan marketing and engineering the products in the territory of Indonesia.
rekayasa produk untuk wilayah Indonesia.
South akan memberikan pelatihan terkait produk, pemasaran, South will provide product, marketing, and support product related
dan produk pendukung di China dengan biaya transportasi training in China with transportation costs borne by the Company.
ditanggung oleh Perusahaan. Perjanjian tersebut berlaku sampai The agreement is valid until December 31, 2027.
dengan 31 Desember 2027.
- 53 -
Page 57
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
32. Informasi Tambahan untuk Laporan Arus Kas 32. Supplementary Information for Cashflows
a. Aktivitas Investasi Non-Kas yang Significant a. Significant Non-Cash Investing Activities
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 For the years ended March 31, 2026 and March 31, 2025, the
Maret 2025, Perusahaan melakukan transaksi investasi yang Company had investing transactions which did not require the use of
tidak memerlukan penggunaan kas dan tidak termasuk dalam cash and were excluded from the statements of cash flows as
laporan arus kas dengan rincian sebagai berikut: follows:
31 Maret / 31 Maret /
March 31 March 31
2026 2025
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penambahan aset tetap dari: Additions if fixed assets through:
Uang muka pembelian aset tetap Advanced payment for purchase
dan beban tangguhan - - of fixed assets and deferred charges
Total - - Total
b. Rekonsiliasi Liabilitas Neto b. Net Liabilities Reconciliation
31 Maret / March 31,
2026
1 Januari/ 31 Desember/
January 1, Penerimaan/ Pembayaran/ December 31,
2026 Proceeds Payment 2026
Utang lain-lain Other Payables -
Pihak berelasi 769.049.000 895.484.656 (648.909.000) 1.015.624.656 Related parties
Total Aset Keuangan 769.049.000 895.484.656 (648.909.000) 1.015.624.656 Total Financial Assets
31 Desember/ December 31,
2025
1 Januari/ 31 Desember/
January 1, Penerimaan/ Pembayaran/ December 31,
2025 Proceeds Payment 2025
Utang lain-lain Other Payables -
Pihak berelasi 1.854.363.500 3.220.984.020 (4.306.298.520) 769.049.000 Related parties
Total Aset Keuangan 1.854.363.500 3.220.984.020 (4.306.298.520) 769.049.000 Total Financial Assets
33. Standar Akuntansi dan Interpretasi Standar yang Telah 33. New Accounting and Interpretation Standards Issued but
Disahkan Namun Belum Berlaku Efektif Not Yet Effective
Amendemen, revisi dan penyesuaian tahunan atas standar yang Amendments, revised and annual improvements to standards which
berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 are effective for periods beginning on or after January 1, 2026, with
Januari 2026, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: early adoption are as follows:
- Amendemen PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK - Amendments PSAK 109 and PSAK 107 regarding Classification
107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi and Measurement of Financial Instrument;
dan Pengukuran Instrumen Keuangan;
- Penyesuaian Tahunan PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, - Annual improvements on PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, and
dan PSAK 207; dan PSAK 207; and
- Revisi PSAK 338: Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali - Revised PSAK 338; Business Combination of Entity Under
terkait ruang lingkup dan penerapan metide penyatuan Common Control regarding the scope and application of the method
kepemilikan. of pooling of interest.
- 54 -
Page 58
PT GEOPRIMA SOLUSI, TBK
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal For the Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 March 31, 2026 and December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, unless Otherwise Stated)
33. Standar Akuntansi dan Interpretasi Standar yang Telah 33. New Accounting and Interpretation Standards Issued but
Disahkan Namun Belum Berlaku Efektif (Lanjutan) Not Yet Effective (Continued)
Standar baru, revisi dan amandemen serta interpretasi atas New, revised and amendment of standards and interpretation of
standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada standard which are effective for periods beginning on or after
atau setelah 1 Januari 2027, dengan penerapan dini January 1, 2027, with early adoption permitted, are as follows:
diperkenankan yaitu:
- PSAK 118; Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan - PSAK 118: Presentation and Disclosure in Financial Statements;
Keuangan
- PSAK 119: Entitas Anak tanpa Akuntabilitas Publik: - PSAK 119: Subsidiaries without Public Accountability: Disclosures;
Pengungkapan;
- Amandemen PSAK 119: Entitas Anak tanpa Akuntabilitas - Amendment PSAK 119: Subsidiaries without Public Accountability:
Publik: Pengungkapan; Disclosures;
- Revisi PSAK 401: Penyajian dan Pengungkapan dalam - Revised PSAK 401: Presentation and Disclosure in Sharia
Laporan Keuangan Syariah; Financial Statements;
- ISAK 403: Komponen Laporan Keuangan Entitas Syariah - ISAK 403: Components of Financial Reports of Sharia Entities
Yang Menerapkan SAK Indonesia Untuk Entitas Privat dan That Apply Indonesian SAK for Private Entities and Indonesian SAK
SAK Indonesia Untuk Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah; for Micro, Small, and Medium Entities;
- PSAK 413: Penurunan Nilai; dan - PSAK 413: Impairment; and
- PSAK 414: Penurunan Nilai Aset Keuangan Syariah bagi - PSAK 414: Impairment of Sharia Financial Assets for Entities
Entitas yang Menerapkan SAK Indonesia untuk Entitas Privat Implementing Indonesian SAK for Private Entities (SAK EP).
(SAK EP).
34. Tanggung Jawab Manajemen dan Persetujuan atas Laporan 34. Management’s Responsibility and Approval of Financial
Keuangan Statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Management is responsible for preparation and fair presentation of
secara wajar laporan keuangan Perusahaan, yang diselesaikan the Company's financial statements, which was completed and
dan diotorisasi untuk terbit oleh Dewan Direksi pada tanggal 08 authorized for issuance by Board of Directors dated on May 08,
Mei 2026. 2026 .
- 55 -
Names mentioned 67 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Jimmy Simanungkalit
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri
p.9 ×2
unresolved
org
Ministry of Law dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
person
Rahayu Ningsih
p.9 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.9
unresolved
org
Kementerian
p.9
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.9
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9 ×2
unresolved
person
Christina Dwi Utami
p.10 ×2
unresolved
org
PT PIMSF
p.11
unresolved
org
Bank Indonesia
p.13 ×3
unresolved
org
PT GEOPRIMA
p.21
unresolved
org
PT Exsa Internasional
p.36 ×13
unresolved
org
PT Duta Omega Indonesia
p.36 ×10
unresolved
person
Third Parties Khoirul Karim
p.36 ×2
unresolved
org
T KJSKB Nyodi Prayitno dan Rekan
p.36
unresolved
org
KJSKB Nyodi Prayitno dan Rekan
p.36
unresolved
org
PT Gunadharma Cipta Persada
p.36 ×2
unresolved
org
PT Sarana Primadata
p.36
unresolved
org
PT Sarana Primadata Uci Sanusi
p.36
unresolved
org
PT Sejahtera Lima Belas
p.36 ×2
unresolved
org
PT Radian Delta Wijaya
p.36 ×2
unresolved
org
PT Sitau Namonang
p.36 ×2
unresolved
org
PT Darma Sakti Adisaputra
p.36 ×2
unresolved
org
PT Tigenco Graha Persada
p.36 ×2
unresolved
org
PT Areta Mandani Konsulindo
p.36
unresolved
org
PT Areta Mandani Konsulindo CCCC China Contractor
p.36
unresolved
org
PT Ristek Manajemen Konsultan
p.36
unresolved
org
PT Ristek Manajemen Konsultan Adinda Bagus Prasetyo
p.36
unresolved
org
PT Geoprima Sistem Indonesia
p.37 ×6
unresolved
org
PT Duta Omega Indonesia Karnadi Margaka
p.37
unresolved
org
PT Pulogadung Industry Machine SF
p.37 ×7
unresolved
org
PT Sujatim Kavipa Shipping
p.37 ×6
unresolved
org
PT Asuransi Sinar Mas
p.40
unresolved
org
Mapping Instrument Co Ltd
p.41
unresolved
org
Instrument Co Ltd
p.41
unresolved
org
PT Exsa Internasional Pihak
p.41
unresolved
org
Bank Interest Income Lain-lain
p.45
unresolved
org
PT PIMSF Pulogadung Masyarakat
p.47 ×2
unresolved
org
PT Adytama Teknologi Indonesia
p.48
unresolved
org
PT Adytama Teknologi Indonesia Presentase
p.48
unresolved
org
Mapping Instrument Co.Ltd
p.48
unresolved
org
Instrument Co.Ltd
p.48
unresolved
org
PT Duta Omega
p.50
unresolved
org
Mapping Instrument Co., Ltd
p.56 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.