Skip to content
Back to announcement

20250207_REFI_Pengumuman Jatuh Tempo Obligasi dan Sukuk_31860613_lamp1.pdf

Other Text extracted REFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 266

Page 1
                                                                                                                                                             JADWAL
                                                             Tanggal Efektif                                        :          31 Januari 2022            Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                     :                          9 Februari 2022
                                                             Masa Penawaran Umum                                    :        3-4 Februari 2022            Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”)         :                          9 Februari 2022
                                                             Tanggal Penjatahan                                     :          7 Februari 2022            Tanggal Pencatatan Efek Pada PT. Bursa Efek Indonesia                   :                         10 Februari 2022
                                                              OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI
                                                              PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM

                                                              PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG
                                                              KOMPETEN.

                                                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI,
                                                              FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.




                                                                                                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
                                                                                                                                             Berkedudukan di Jakarta Barat, Indonesia
                                                                                                                                                    Kegiatan Usaha Utama:
                                                                                                                                      Jasa Pembiayaan Konvensional dan Pembiayaan Syariah
                                                                                                             KANTOR OPERASIONAL                            KANTOR PUSAT                           KANTOR PERWAKILAN
                                                                                                            SOHO West Point Lantai 2                    Menara Batavia Lt. 27                 Jl. T. Amir Hamzah No. 48 O
                                                                                                        Jl. Macan Kav 4-5, Kedoya Utara            JL. K.H. Mas Mansyur Kav. 126                   Sei Agul, Medan Baru
                                                                                                           Kebon Jeruk – Jakarta Barat              Karet Tengsin, Jakarta Pusat                Medan - Sumatera Utara
                                                                                                                Indonesia - 11510                         Indonesia - 10220                          Indonesia - 20117
                                                                                                              Telp : (021) 21192288                     Telp : (021) 57930010                      Telp : (061) 6633065
                                            PROSPEKTUS




                                                                                                                                            Situs Internet : https://reliance-finance.com
Penawaran Umum Obligasi I REFI Tahun 2022




                                                                                                                                                Email: corsec@reliance-finance.com

                                                                                                                                                      PENAWARAN UMUM
                                                                                                                                                  OBLIGASI I REFI TAHUN 2022
                                                                                                                                               DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR
                                                                                                                                      RP. 400.000.000.000,- (EMPAT RATUS MILIAR RUPIAH)
                                                                                                                                                          (“OBLIGASI”)

                                                         Obligasi ini tediri dari 3 (tiga) seri, yaitu Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat
                                                         kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai
                                                         berikut:
                                                             Seri A                                   :                             Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp.100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga
                                                                                                                                    tetap sebesar 8% (delapan persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) hari kalender
                                                                                                                                    terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
                                                             Seri B                                   :                             Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp.100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga
                                                                                                                                    tetap sebesar 9% (Sembilan persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 36 (tiga puluh enam) bulan terhitung
                                                                                                                                    sejak Tanggal Emisi. Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
                                                             Seri C                                   :                             Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp.200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga
                                                                                                                                    tetap sebesar 9,5% (sembilan koma lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri C adalah 60 (enam puluh) bulan
                                                                                                                                    terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
                                                         Obligasi ini di tawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran
                                                         Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 9 Mei 2022 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah
                                                         pada tanggal 19 Februari 2023 untuk Seri A, tanggal 9 Februari 2025 untuk Seri B dan tanggal 9 Februari 2027 untuk Seri C yang juga merupakan Tanggal Pelunasan dari masing-masing Seri Pokok
                                                         Obligasi.


                                                            RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN
                                                            KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.

                                                                                                                                     PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
                                                            GUNA MENJAMIN PEMBAYARAN DARI SELURUH JUMLAH UANG YANG OLEH SEBAB APAPUN TERHUTANG DAN WAJIB DIBAYARKAN OLEH PERSEROAN KEPADA PEMEGANG OBLIGASI BERDASARKAN
                                                            KETENTUAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN, PERSEROAN AKAN MEMBERIKAN JAMINAN KEPADA PEMEGANG OBLIGASI BERUPA PIUTANG PERSEROAN, JAMINAN DARI PEMEGANG SAHAM MAYORITAS
                                                            PERSEROAN YAITU PT RELIANCE CAPITAL MANAGEMENT, DAN JUGA PIUTANG BARU PERSEROAN. PERSEROAN DENGAN INI BERJANJI DAN MENGIKATKAN DIRI AKAN SENANTIASA MEMPERTAHANKAN NILAI
                                                            JAMINAN SEBESAR SEKURANG-KURANGNYA 100% (SERATUS PERSEN) DARI NILAI POKOK OBLIGASI YANG TERUTANG, YANG AKAN DI SERAHKAN SELAMBAT-LAMBATNYA PADA TANGGAL EMISI OBLIGASI, DAN
                                                            PEMBERIAN JAMINAN 120% (SERATUS DUA PULUH PERSEN) DARI NILAI POKOK OBLIGASI YANG TERUTANG, DALAM WAKTU SELAMBAT-LAMBATNYA 90 (SEMBILAN PULUH) HARI KALENDER TERHITUNG SEJAK
                                                            TANGGAL EMISI.

                                                            PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH
                                                            OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN
                                                            OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN MENGENAI
                                                            PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DI DALAM PROSPEKTUS INI.

                                                            PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK
                                                            ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.

                                                                                          DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT HUTANG JANGKA PANJANG DARI:
                                                                                                                                          PT KREDIT RATING INDONESIA (KRI):

                                                                                                                                                          irBBB
                                                                                                                                                        (Triple B)
                                                                                                           KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS INI.

                                                            RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT, DIMANA RISIKO KREDIT YANG DIMAKSUD ADALAH RISIKO YANG TIMBUL AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI
                                                            KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN.


                                                                                                       PENCATATAN ATAS OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)

                                                                                                                                                   PENJAMIN PELAKSANA EMISI




                                                                                                                                              PT RELIANCE SEKURITAS INDONESIA Tbk

                                                                                                                                                      WALI AMANAT
                                                                                                                                PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (“BJB”)

                                                                                                                                 Prospektus ini di terbitkan di Jakarta pada tanggal 2 Februari 2022
Page 2
 Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Penawaran Umum Obligasi I REFI Tahun 2022 dengan No.
 076/UPRI/DIR/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019 kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”), dengan jumlah pokok sebesar
 Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah) kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) di Jakarta. Sesuai dengan persyaratan
 yang ditetapkan dalam Undang- Undang No. 8 tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran
 Negara Republik Indonesia No. 64 tahun 1995, Tambahan No. 3608 beserta peraturan-peraturan pelaksanaannya (“UUPM”).

 Bahwa dalam rangka Penawaran Umum Obligasi tersebut, akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi I REFI Tahun 2022.
 Untuk Obligasi I REFI Tahun 2022 dengan total jumlah pokok sebesar Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah) dan
 dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (“BEI”) sesuai dengan Persetujuan Prinsip atas permohonan Pencatatan Efek dengan
 nomor No.:S-09038/BEI.PP1/11-2021 tanggal 30 November 2021. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak
 terpenuhi, maka Penawaran Umum Obligasi I akan batal demi hukum dan uang pemesanan yang telah diterima akan
 dikembalikan kepada para pemesan sesuai ketentuan- ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

 Seluruh Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Obligasi I ini bertanggung jawab
 sepenuhnya atas data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka, sesuai dengan ketentuan peraturan
 perundang-undangan di sektor Pasar Modal, dan kode etik, norma, serta standar profesi masing-masing.

 Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi I ini, semua pihak, termasuk setiap pihak terafiliasi tidak diperkenankan
 memberikan keterangan atau membuat pernyataan apapun mengenai data atau hal-hal yang tidak diungkapkan dalam
 Prospektus ini tanpa sebelumnya memperoleh persetujuan tertulis dari Perseroan dan para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

 Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi merupakan pihak yang memiliki Afiliasi atau terasosiasi dengan Perseroan. Lembaga dan
 Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Obligasi ini bukan merupakan pihak Afiliasi dengan Perseroan sesuai dengan
 definisi Afiliasi dalam UUPM. Selanjutnya penjelasan mengenai hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan para Penjamin
 Pelaksana Emisi Obligasi dan para Penjamin Emisi Obligasi dapat dilihat pada Bab X tentang Penjaminan Emisi Obligasi.
 Sedangkan penjelasan mengenai hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
 dalam rangka Penawaran Obligasi ini dapat dilihat pada Bab XI tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal Dalam
 Rangka Penawaran Umum Obligasi I.



PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI
NEGARA REPUBLIK INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH NEGARA REPUBLIK INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA
DOKUMEN TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI INI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN
PEMBELIAN OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-
UNDANGAN SERTA KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR INDONESIA TERSEBUT.


PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TELAH DIUNGKAPKAN DAN INFORMASI ATAU FAKTA
MATERIAL TERSEBUT TIDAK MENYESATKAN.

PERSEROAN WAJIB MENYAMPAIKAN PERINGKAT TAHUNAN ATAS SETIAP KLASIFIKASI OBLIGASI KEPADA OJK PALING LAMBAT 10 (SEPULUH)
HARI KERJA SETELAH BERAKHIRNYA MASA BERLAKU PERINGKAT TERAKHIR SAMPAI DENGAN PERSEROAN TELAH MENYELESAIKAN SELURUH
KEWAJIBAN YANG TERKAIT DENGAN OBLIGASI YANG DITERBITKAN, SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN OJK No. 49/POJK.04/2020
TANGGAL 3 DESEMBER 2020 TENTANG PEMERINGKATAN EFEK BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK

PERSEROAN TELAH MENDAPATKAN SURAT PENCATATAN ATAS LAPORAN RENCANA PENERBITAN OBLIGASI PERSEROAN DARI OJK PENGAWAS
IKNB, DENGAN NOMOR S-1349/NB.221/2021 TANGGAL 29 APRIL 2021 TENTANG PENCATATAN ATAS LAPORAN RENCANA PENERBITAN EFEK
MELALUI PENAWARAN UMUM OBLIGASI I PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA, DAN SURAT TERSEBUT BERLAKU SETERUSNYA.
Page 3
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ............................................................................................................................................................................. i
DEFINISI DAN SINGKATAN ..................................................................................................................................................... ii
RINGKASAN .......................................................................................................................................................................... 8
I.    PENAWARAN UMUM ................................................................................................................................................... 17
      1. Keterangan Tentang Obligasi Yang Diterbitkan ........................................................................................................... 18
      2. Hasil Pemeringkatan Obligasi..................................................................................................................................... 29
      3. Perpajakan .............................................................................................................................................................. 30
      4. Cara dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi dan Pembayaran Bunga Obligasi ................................................................. 30
      5. Wali Amanat ............................................................................................................................................................ 30
II.   PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM ...................................................................... 31
III. PERNYATAAN UTANG ................................................................................................................................................... 32
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING ............................................................................................................................ 37
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN ............................................................................................................. 40
VI. FAKTOR RISIKO ............................................................................................................................................................ 53
      1.     Risiko Yang Berkaitan Dengan Usaha Perseroan ........................................................................................................ 53
      2.     Risiko Investasi Yang Berkaitan Dengan Obligasi........................................................................................................ 56
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN....................................................................... 57
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA ....................... 58
      1.     Keterangan Tentang Perseroan ............................................................................................................................... 58
      2.     Kegiatan Usaha Serta Kecenderungan Dan Prospek Usaha Perseroan ......................................................................... 95
IX. PERPAJAKAN ............................................................................................................................................................. 104
X.    PENJAMINAN EMISI OBLIGASI ..................................................................................................................................... 105
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL ................................................................................................... 106
XII. KETERANGAN MENGENAI WALI AMANAT .................................................................................................................... 108
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI ............................................................................................................................. 119
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI ................................................... 123
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM .................................................................................................................................... 124
XVI. LAPORAN KEUANGAN ................................................................................................................................................ 125




                                                                                          i
Page 4
DEFINISI DAN SINGKATAN

Di dalam Prospektus ini, kata-kata di bawah ini mempunyai arti sebagai berikut, kecuali bila kalimatnya menyatakan lain:

“Afiliasi”                        Berarti pihak sebagaimana didefinisikan dalam pasal 1 angka 1 UUPM Nomor 8 tahun 1995,
                                  yaitu:
                                  hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara
                                  horizontal maupun vertikal;
                                  hubungan antara suatu pihak dengan pegawai, direktur atau komisaris dari pihak tersebut;
                                  hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat 1 (satu) atau lebih anggota direksi
                                  atau dewan komisaris yang sama;
                                  hubungan antara perusahaan dengan satu pihak, baik langsung maupun tidak langsung,
                                  mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;
                                  hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan baik langsung maupun tidak
                                  langsung, oleh pihak yang sama; atau
                                  hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama.

“Agen Pembayaran”                 Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan yang akan
                                  membuat Perjanjian Agen Pembayaran dengan Perseroan serta berkewajiban membantu
                                  kepentingan Perseroan dalam melaksanakan pembayaran jumlah Bunga Obligasi, Pokok
                                  Obligasi dan denda (jika ada) kepada Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam
                                  Perjanjian Agen Pembayaran termasuk diantaranya untuk melakukan hal-hal sebagaimana
                                  diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 20/POJK.04/2020 tanggal 23 April
                                  2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk pasal 12.

"Bank Kustodian"                  Berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan untuk
                                  menjalankan kegiatan usaha sebagai Kustodian sebagaimana yang dimaksud dalam Undang-
                                  Undang Pasar Modal.

“Bapepam”                         Berarti Badan Pengawas Pasar Modal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat 1 Undang-
                                  Undang Pasar Modal.

“Bapepam dan LK”                  Berarti Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan yang merupakan
                                  penggabungan dari Bapepam dan Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (DJLK), sesuai
                                  dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 606/KMK.01/2005 tanggal
                                  30 Desember 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengawas Pasar Modal dan
                                  Lembaga Keuangan dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor:
                                  184/PMK.01/2010 tanggal 11 Oktober 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
                                  Keuangan.

“Bunga Obligasi"                  Berarti jumlah bunga Obligasi per tahun dari masing-masing seri Obligasi yang harus dibayar
                                  oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan,
                                  sebagaimana ditentukan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan
                                  tingkat bunga sebagai berikut:
                                   Seri A: 8% (delapan persen) per tahun;
                                   Seri B: 9% (sembilan persen) per tahun; dan
                                   Seri C: 9,5% (sembilan koma lima persen) per tahun.

"Bursa Efek"                      Berarti pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau sarana untuk
                                  mempertemukan penawaran jual dan beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan
                                  memperdagangkan Efek di antara mereka, yang dalam hal ini adalah perseroan terbatas PT
                                  Bursa Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan.

“Daftar Pemegang Rekening”        Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang kepemilikan
                                  Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI yang memuat
                                  keterangan antara lain: nama, jumlah kepemilikan Obligasi, status pajak dan
                                  kewarganegaraan Pemegang Obligasi berdasarkan data yang diberikan oleh Pemegang
                                  Rekening kepada KSEI.

“Debt”                            Berarti utang berbunga

“Denda”                           Berarti sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan kewajiban pembayaran
                                  Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi yaitu sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat

                                                               ii
Page 5
                                bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang
                                dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu kewajiban
                                yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 (satu) tahun
                                adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari
                                Kalender.

“Efek”                          Berarti surat berharga yaitu surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham,
                                obligasi, tanda bukti hutang, Unit Penyertaan Kontrak Investasi Kolektif, Kontrak Berjangka
                                atas Efek dan setiap Derivative Efek.

“Emisi”                         Berarti penawaran umum Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual kepada
                                Masyarakat melalui Penawaran Umum.

“Force Majeure”                 Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan diluar kemampuan dan kekuasaan para
                                pihak seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran, perang atau huru hara di
                                Indonesia, atau menyebarnya wabah penyakit yang mematikan secara nasional, atau
                                ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bencana nasional yang mempunyai
                                akibat negatif secara material terhadap kemampuan masing-masing pihak untuk memenuhi
                                kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.

“Hari Bursa”                    Berarti hari-hari dimana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi perdagangan efek
                                menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku dan ketentuan-ketentuan Bursa Efek
                                tersebut.

“Hari Kalender”                 Berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan kalender Gregorius tanpa kecuali,
                                termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-waktu ditetapkan oleh
                                Pemerintah Republik Indonesia dan Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu
                                ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan hari kerja biasa.

“Hari Kerja”                    Berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang ditetapkan oleh
                                Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu
                                ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa.

“Jumlah Terhutang”              Berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
                                berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian-perjanjian lainnya yang
                                berhubungan dengan Emisi ini termasuk tetapi tidak terbatas pada Pokok Obligasi, Bunga
                                Obligasi serta Denda (jika ada) yang terhutang dari waktu ke waktu.

“Konfirmasi Tertulis”           Berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang
                                diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan
                                Rekening Efek dengan Pemegang Obligasi dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi
                                Pemegang Obligasi untuk mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok
                                Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.

“Konfirmasi Tertulis Untuk RUPO Berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada Pemegang
atau KTUR”                      Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk menghadiri RUPO atau meminta
                                diselenggarakannya RUPO, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI.

“Kredit Rating Indonesia”       Berarti PT Kredit Rating Indonesia, pihak yang melakukan pemeringkatan efek atas Obligasi
                                yang diterbitkan Perseroan.

“KSEI”                          Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan, beserta
                                penerus, pengganti dan penerima hak dan kewajibannya, yang menjalankan kegiatan usaha
                                sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana didefinisikan dalam UUPM
                                yang dalam Emisi bertugas sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian Agen
                                Pembayaran dan mengadministrasikan Obligasi berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi
                                di KSEI, atau pengganti dan penerima hak dan kewajibannya.

“Kustodian”                     Berarti pihak yang memberi jasa penitipan Obligasi dan harta yang berkaitan dengan
                                Obligasi serta jasa lainnya termasuk menerima bunga dan hak-hak lain, menyelesaikan
                                transaksi efek dan mewakili Pemegang Rekening yang menjadi nasabahnya sesuai dengan
                                ketentuan UUPM, yang dalam hal ini meliputi KSEI, Perusahaan Efek dan Bank Kustodian.

“Masyarakat”                    Berarti perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Badan Indonesia maupun
                                Warga Negara Asing/Badan Asing baik yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia
                                maupun yang bertempat tinggal/berkedudukan di luar negeri.
                                                             iii
Page 6
“Obligasi”                  Berarti Obligasi I REFI Tahun 2022 dengan jumlah Pokok                   Obligasi   sebesar
                            Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah) yang terdiri dari:

                            Obligasi seri A dengan tingkat bunga tetap sebesar 8% (delapan persen) per tahun,
                            berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi
                            dalam jumlah sebesar Rp.100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah);
                            Obligasi seri B sebesar 9% (sembilan persen) per tahun, berjangka waktu 36 (tiga puluh
                            enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi dalam jumlah sebesar Rp.100.000.000.000,-
                            (seratus miliar Rupiah).
                            Obligasi seri C sebesar 9,5% (Sembilan koma lima persen) per tahun, berjangka waktu 60
                            (enam puluh) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi dalam jumlah sebesar
                            Rp.200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah).

                            Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelaksanaan
                            pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat
                            Jumbo Obligasi sesuai dengan ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.

“OJK”                       Berarti Otoritas Jasa Keuangan, yaitu lembaga yang independen dan bebas dari campur
                            tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan,
                            pemeriksaan, dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 21 Tahun
                            2011 tanggal 22 November 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (“UU No. 21 Tahun 2011”).
                            Sejak tanggal 31 Desember 2012, fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan dan pengawasan
                            kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal, beralih dari Menteri Keuangan dan Bapepam
                            dan LK ke OJK, sesuai dengan Pasal 55 UU No. 21 Tahun 2011.

"Pemerintah"                Berarti Pemerintah Negara Republik Indonesia.

“Pemegang Obligasi”         Berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi yang
                            disimpan dan diadministrasikan dalam:
                            Rekening Efek pada KSEI; atau
                            Rekening Efek pada KSEI melalui Bank Kustodian atau Perusahaan Efek.

“Pemegang Rekening”         Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI yang meliputi
                            Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau pihak lain yang disetujui oleh KSEI
                            dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

“Penawaran Umum”            Berarti kegiatan penawaran Obligasi oleh Perseroan kepada Masyarakat berdasarkan tata
                            cara yang diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya.

"Pengakuan Hutang”          Berarti akta yang memuat pengakuan Emiten atas utang yang diperoleh sehubungan dengan
                            Emisi Obligasi, sebagaimana dimuat dalam akta Pengakuan Utang Obligasi I REFI Tahun 2022
                            No. 65 tanggal 31 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie S.H., Notaris di
                            Jakarta.

“Penitipan Kolektif”        Berarti jasa penitipan atas efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak yang
                            kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
                            Pasar Modal.

“Penjamin Emisi Obligasi”   Berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk melakukan
                            Penawaran Umum ini atas nama Perseroan dan melakukan pembayaran kepada Perseroan,
                            yang ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, yang dalam
                            hal ini adalah PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk.

“Penjamin Pelaksana Emisi   Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum, yang dalam
Obligasi”                   hal ini adalah PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk sesuai dengan syarat-syarat dan
                            ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

“Peraturan IX.A.2”          Berarti Peraturan Bapepam dan LK No. IX.A.2 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK
                            No. Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka
                            Penawaran Umum.

“Peraturan No. IX.A.7”      Berarti Peraturan Bapepam No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-
                            691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam
                            Penawaran Umum.

                                                        iv
Page 7
“POJK No. 33/2014”                 Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan
                                   Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

“POJK No. 34/2014”                 Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi
                                   dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.

“POJK No. 35/2014”                 Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris
                                   Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.

“POJK No. 30/2015”                 Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang Laporan Realisasi
                                   Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

“POJK No. 55/2015”                 Peraturan OJK No.55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan Dan
                                   Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

“POJK No. 56/2015”                 Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
                                   Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

“POJK No. 7/2017”                  Berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Dokumen
                                   Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek
                                   Bersifat Utang, dan/atau Sukuk.

“POJK No. 9/2017”                  Berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk dan Isi
                                   Prospektus dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang.

“POJK No. 19/2020”                 Berarti Peraturan OJK No.19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang tentang Bank
                                   Umum Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.

“POJK No. 20/2020 ”                Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020
                                   tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

“POJK No. 42/2020”                 Berarti Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi Dan
                                   Transaksi Benturan Kepentingan

“POJK No. 49/2020”                 Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 49/POJK.04/2020 tanggal 3 Desember
                                   2020 tentang Pemeringkat Efek Bersifat Utang Dan / Atau Sukuk.

“Perjanjian Agen Pembayaran”       Berarti Akta Perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal Perihal Pelaksanaan
                                   Pembayaran Bunga Obligasi I REFI Tahun 2022 dengan nomor No. 62 tanggal 26 Januari
                                   2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie S.H., Notaris di Jakarta.

“Perjanjian Pendaftaran Obligasi   Berarti perjanjian antara Emiten dan KSEI perihal pelaksanaan pendaftaran Obligasi di KSEI,
di KSEI”                           nomor SP-008/OBL/KSEI/0122 tanggal 26 Januari 2022, yang dibuat dengan bermeterai
                                   cukup.

“Perjanjian Penjaminan Emisi       Berarti Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi I REFI Tahun 2022 No. 66 tanggal 31
Obligasi”                          Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie S.H., Notaris di Jakarta.

“Perjanjian Perwaliamanatan”       Berarti Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi I REFI Tahun 2022 No. 64 tanggal 31
                                   Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie S.H., Notaris di Jakarta.

“Permohonan Pencatatan Efek        Berarti Permohonan yang di buat oleh Perseroan kepada Bursa Efek Indonesia perihal
Bersifat Utang”                    pencatatan Obligasi, yang dibuat dengan bermaterai cukup, No. 207/UPRI/DIR/X/2021
                                   tanggal 14 Oktober 2021.

“Pernyataan Pendaftaran”           Berarti pernyataan pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Angka 19 Undang-
                                   Undang Pasar Modal juncto POJK No. 7/2017, berikut dokumen-dokumen yang telah
                                   diajukan oleh Perseroan kepada OJK sebelum melakukan Penawaran umum kepada
                                   Masyarakat termasuk perubahan-perubahan, tambahan-tambahan serta pembetulan-
                                   pembetulan untuk memenuhi persyaratan OJK.

“Perseroan”                        Berarti pihak yang melakukan Emisi, yang dalam hal ini adalah PT USAHA PEMBIAYAAN
                                   RELIANCEINDONESIA, berkedudukan di Jakarta Barat, Soho West Point Lt.2, JL. Macan Kav
                                   4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk.

                                                               v
Page 8
"Perusahaan Efek”             Berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, perantara
                              pedagang efek, dan/atau manajer investasi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
                              Pasar Modal.

"Pokok Obligasi”              Berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan Obligasi
                              yang terutang dari waktu ke waktu bernilai nominal dalam jumlah sebesar
                              Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah). yang terdiri dari:

                              Obligasi seri A dengan tingkat bunga tetap sebesar 8% (delapan persen) per tahun,
                              berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi
                              dalam jumlah sebesar Rp.100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah);
                              Obligasi seri B sebesar 9% (sembilan persen) per tahun, berjangka waktu 36 (tiga puluh
                              enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi dalam jumlah sebesar Rp.100.000.000.000,-
                              (seratus miliar Rupiah).
                              Obligasi seri C sebesar 9,5% (Sembilan koma lima persen) per tahun, berjangka waktu 60
                              (enam puluh) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi dalam jumlah sebesar
                              Rp.200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah).

                              Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelaksanaan
                              pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat
                              Jumbo Obligasi sesuai dengan ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.

“Prospektus”                  Berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum dengan tujuan agar
                              pihak lain membeli efek sebagaimana didefinisikan dalam pasal 1 angka 26 UUPM dan POJK
                              No.9/2017

“Rekening Efek”               Berarti rekening yang memuat catatan mengenai posisi Obligasi dan atau dana milik
                              Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI atau Pemegang Rekening berdasarkan
                              perjanjian pembukaan rekening efek yang ditandatangani Pemegang Obligasi.

“RUPO”                        Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Perjanjian
                              Perwaliamanatan.

“RUPS”                        Berarti Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang diselenggarakan sesuai dengan
                              ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

“RUPSLB”                      Berarti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang diselenggarakan sesuai
                              dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

"Satuan Pemindahbukuan dan    Berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening Efek ke
Satuan Perdagangan”           Rekening Efek lainnya adalah sebesar Rp1,- (satu Rupiah) dan kelipatannya dan satuan
                              perdagangan Obligasi yang diperdagangkan adalah senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah)
                              dan/atau kelipatannya.

“Seri Obligasi”               Berarti 3 (tiga) Seri Obligasi yang dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment)
                              sebesar Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah), yaitu:

                              Obligasi seri A dengan tingkat bunga tetap sebesar 8% (delapan persen) per tahun,
                              berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi
                              dalam jumlah sebesar Rp.100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah);
                              Obligasi seri B sebesar 9% (sembilan persen) per tahun, berjangka waktu 36 (tiga puluh
                              enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi dalam jumlah sebesar Rp.100.000.000.000,-
                              (seratus miliar Rupiah).
                              Obligasi seri C sebesar 9,5% (Sembilan koma lima persen) per tahun, berjangka waktu 60
                              (enam puluh) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi dalam jumlah sebesar
                              Rp.200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah).

"Sertifikat Jumbo Obligasi"   Berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan di KSEI yang diterbitkan atas nama KSEI
                              untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, sertifikat tersebut wajib
                              diperbaharui dengan Jumlah Pokok Obligasi yang terhutang setelah Perseroan melakukan
                              pelunasan sebagian sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.

"Pernyataan Efektif"          Berarti pernyataan yang diberikan oleh OJK yang menyatakan bahwa Pernyataan
                              Pendaftaran menjadi Efektif sehingga Perseroan melalui Penjamin Emisi Obligasi berhak
                              menawarkan dan menjual Obligasi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

                                                        vi
Page 9
“Tanggal Emisi”             Berarti tanggal distribusi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
                            berdasarkan penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterima KSEI dari Perseroan, yang
                            juga merupakan Tanggal Pembayaran.

“Tanggal Pelunasan Pokok    Berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar
Obligasi”                   kepada Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening,
                            melalui Agen Pembayaran, dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian
                            Perwaliamanatan, yaitu tanggal 19 Februari 2023 untuk Seri A, tanggal 9 Februari 2025
                            untuk Seri B, dan tanggal 9 Februari 2027 untuk Seri C.

“Tanggal Pembayaran”        Berarti tanggal pembayaran dana hasil Emisi Obligasi kepada Perseroan yang disetor oleh
                            Penjamin Emisi Obligasi melalui Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ke dalam rekening
                            Perseroan (in good funds) berdasarkan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
                            Obligasi.

“Tanggal Pembayaran Bunga   Berarti tanggal-tanggal saat Bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi menjadi jatuh
Obligasi”                   tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar
                            Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran dan dengan memperhatikan ketentuan
                            dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan, serta dengan perincian tanggal-tangal
                            pembayaran Bunga Oligasi pada Bab I.

"Tanggal Pembayaran Pokok   Berarti tanggal-tanggal dimana Jumlah Pokok Obligasi sesuai dengan masing-masing Seri
Obligasi”                   Obligasi telah menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi
                            sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening, melalui Agen Pembayaran
                            dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

“Tanggal Penjatahan”        Berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi, yaitu 1 (satu) hari kerja setelah hari
                            terakhir Penawaran Umum Obligasi.

“UUPM”                      Berarti Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tanggal 10 Nopember 1995 tentang Pasar Modal,
                            yang dimuat dalam Lembaran Negara No. 64 Tahun 1995, Tambahan No. 3608.

”Wali Amanat”               Berarti PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, berkedudukan dan
                            berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat, bertindak untuk diri sendiri dan berdasarkan
                            Perjanjian Perwaliamanatan mewakili kepentingan seluruh Pemegang Obligasi.




                                                       vii
Page 10
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dan harus dibaca bersama-sama dengan keterangan yang lebih
terperinci dan laporan keuangan beserta catatan atas laporan keuangan yang tercantum di dalam Prospektus ini. Ringkasan ini
dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting bagi Perseroan. Semua informasi keuangan
yang tercantum dalam Prospektus ini bersumber dari laporan keuangan Perseroan, yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
(kecuali dinyatakan lain) dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum di Indonesia.

RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

Perseroan adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan berkedudukan di Jakarta.
Perseroan didirikan dengan nama “PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation” sebagaimana termaktub dalam Akta Perseroan Terbatas “PT
Sebaru Sejahtera Finance Corporation No. 38 tanggal 12 Mei 1989, yang dibuat di hadapan M.M.I. Wiardi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2.7473.HT.01.01- Th’89 tanggal 15 Agustus 1989 serta telah
didaftarkan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat di bawah No. 1130/1989 tanggal 22 Agustus 1989 (“Akta Pendirian”).

Perubahan nama Perseroan dari PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation menjadi PT Nation Capital Finance berdasarkan Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation No. 2 tanggal 2 Desember 2002, yang
dibuat di hadapan James Herman Rahardjo, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui
Surat Keputusan No.C-00394 HT.01.04.TH.2003 tanggal 9 Januari 2003 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.
090516545378 tanggal 11 Maret 2004.

Anggaran dasar Perseroan telah diubah untuk menyesuaikan dengan ketentuan UUPT yaitu sebagaimana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat PT Nation Capital Finance No. 7 tanggal 10 Juli 2008, yang dibuat di hadapan Lanawati Dewi
Soegianto, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui Surat Keputusan No. AHU-
51209.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 14 Agustus 2008 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-
0071063.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 14 Agustus 2008.

Adapun perubahan nama Perseroan dari PT Nation Capital Finance menjadi PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia berdasarkan
Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Nation Capital Finance No. 17 tanggal 25 September 2012, yang dibuat
di hadapan Aryani, S.H., M.Kn., Notaris di Tangerang Selatan, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui Surat
Keputusan No.AHU-53399.AH.01.02.Tahun 2012 tanggal 16 Oktober 2012 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.
AHU-0090561.AH.01.09.Tahun 2012 tanggal 16 Oktober 2012.

Pada saat Prospektus ini diterbitkan, ketentuan anggaran dasar Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian telah mengalami
beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir, sebagaimana diubah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para
Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 28
tanggal 24 Juli 2020, yang dibuat di hadapan Dra. Rr. Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta, telah memperoleh
persetujuan Menkumham sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU-0056263.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 14 Agustus 2020 dan
sesuai penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasar No. AHU-AH.01.03-0349739 tanggal 14 Agustus 2020 dan yang
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 063 dan Tambahan BNRI No. 025054 tanggal 6 Agustus
2021, yaitu mengenai perubahan dan pernyataan kembali seluruh ketentuan Anggaran Dasar Perseroan (“Akta No. 24/2020”).


KEGIATAN USAHA PERSEROAN

Berdasarkan Akta Pendirian, kegiatan usaha utama Perseroan sejak Perseroan berdiri adalah melakukan berbagai jenis
pembiayaan, yang antara lain meliputi:
        Sewa Guna Usaha;
        Modal Ventura;
        Perdagangan Surat Berharga;
        Anjak Piutang;
        Pembiayaan Konsumen;
        Mendirikan Perseroan-perseroan lain dengan maksud untuk melakukan kegiatan usaha di bidang pembiayaan lainnya
         sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
        Mendirikan atau melakukan investasi di perusahaan dalam segala bidang usaha.

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Nation Capital Finance No. 7 tanggal 10 Juli 2008, yang dibuat di hadapan
Lanawati Dewi Soegianto, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui Surat Keputusan
No.AHU-51209.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 14 Agustus 2008 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-


                                                                  8
Page 11
0071063.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 14 Agustus 2008, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan adalah dalam bidang
pembiayaan, yang antara lain meliputi:
       Sewa Guna Usaha;
       Pembiayaan Konsumen;
       Anjak Piutang; dan
       Usaha Kartu Kredit.

Adapun pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, sebagaimana ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana
termaktub dalam Akta No. 18/2022, maksud dan tujuan Perseroan saat ini ialah berusaha dalam bidang pembiayaan baik
konvensional dan syariah.

  Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:

  1.   Menjalankan Usaha Pembiayaan Konvensional 64911:
       Mencakup usaha perusahaan pembiayaan yang diselenggarakan secara konvensional, dengan kegiatan usaha meliputi
       pembiayaan barang dan/atau jasa, yaitu: pembiayaan investasi; pembiayaan modal kerja; pembiayaan multiguna;
       dan/atau kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Selain kegiatan usaha
       tersebut, perusahaan pembiayaan konvensional dalam kelompok ini dapat melakukan sewa operasi (operating lease)
       dan/atau kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di
       sektor jasa keuangan.

  2.   Menjalankan usaha Pembiayaan Syariah 64913:
       Mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat perusahaan pembiayaan yang melaksanakan kegiatan pembiayaan
       Syariah dan/atau berfungsi sebagai kantor induk dari kantor yang melaksanakan pembiayaan syariah.

STRATEGI USAHA PERSEROAN

Dengan melihat kondisi dan potensi pasar untuk industri pembiayaan di Indonesia, Perseroan memutuskan untuk fokus kepada
Core Business yang terdiri dari:

Mid-low Mortgage

Bekerjasama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) untuk memberikan kredit kepemilikan rumah kepada masyarakat
berpendapatan menengah dan rendah dan pembiayaan modal kerja kepada pihak pengembang terkait terutama pengembang
dalam skala Usaha Kelas Menengah

Pembiayaan Multiguna
Pemberian pembiayaan ke konsumen dengan menjalin kerjasama dengan pelaku-pelaku utama consumer finance yang
memanfaatkan platform digital dan berbagai institusi untuk memberikan pembiayaan karyawan maupun mahasiswa.

Pembiayaan Produktif
Pemberian pembiayaan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (“UMKM”) dan individu-individu yang bernaung dibawah
sebuah komunitas dan institusi-institusi. Dengan semangat pengembangan inklusi keuangan kami menjalin kerjasama dengan
pelaku-pelaku utama kredit komunitas seperti Koperasi berbentuk Simpan Pinjam dengan Grameen Model dan berbagai institusi
untuk memberikan pembiayaan ke sektor antara lain pertanian dan perikanan

Dengan semakin besarnya bisnis dan jumlah pelanggan Perseroan dan Reliance Group (merupakan group usaha yang terdiri dari
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, PT Asuransi Reliance Indonesia, PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia, PT Usaha Pembiayaan
RelianceIndoneisa, PT Reliace Modal Ventura dan PT Reliance Manager Investasi), Perseroan melihat adanya peluang untuk
memanfaatkan database pelanggan sebagai upaya untuk melakukan strategi repeat order, upselling, maupun cross selling untuk
meningkatkan pertumbuhan perseroan secara efisien. Perseroan juga akan lebih mengoptimalkan menggarap customer based
Reliance Group baik terutama existing customer asuransi.

Perseroan memiliki 4 pillar untuk mencapai rencana jangka panjangnya:

Pilar Pertama: Model Bisnis yang Berkesinambungan.
Menjadi spesialis dalam memberikan pembiayaan kepada individu dan pelaku usaha yang ‘tidak terlayani’ melalui Bisnis Inti
Perseroan.
Pilar Kedua: Keseimbangan Pertumbuhan Bisnis dan Manajemen Risiko.
Menerapkan sistem manajemen risiko berbasis “3 lines of defense mechanism” yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan produk
dan proses dengan sistim monitoring yang aktif.

                                                             9
Page 12
Pilar Ketiga: Pengembangan Produk yang Mengikuti Kebutuhan Pasar.
Pengembangan produk dan proses yang sesuai dengan kebutuhan para mitra bisnis Perseroan yang memiliki keahlian dan
spesialisasi terhadap target dan market yang dibina oleh para mitra tersebut .
Pilar Keempat: Sistem IT Terintegrasi.
Menerapkan sistem IT berbasis digital yang terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan seluruh pemangku kepentingan .

Pemasaran dan Pelanggan
Untuk mendukung Core Business Perseroan kegiatan pemasaran Perseroan memegang peranan yang penting dalam penambahan
jumlah Pembiayaan yang disalurkan oleh Perseroan.

Pemasaran produk-produk Pembiayaan Perseroan dilakukan melalui model “Business To Business To Consumer” (B2B2C) dengan
model distribusi sebagai berikut :
 Produk pembiayaan Mid Low Mortgage, Produk ini dipasarkan dengan bekerja sama dengan para pengembang perumahan
   (“B2B”) dalam skala usaha kelas menengah dengan target masyarakat dengan pendapatan menengah dan rendah, serta yang
   memiliki keterbatasan akses ke Perbankan. Pembiayaan yang dilakukan untuk produk ini adalah :
   - Para pengembang tersebut tadi juga akan menjadi target pemasaran untuk produk Pembiayaan Modal Kerja dalam
       mengembangkan usahanya.
   - Untuk saluran pemasaran Perseroan kepada nasabah individual (“B2C”) juga memanfaat Kerjasama dengan Reli ID
       sebagai fintech aggregator (Inovasi Keuangan Digital) untuk memudahkan pemasaran Produk mid low mortgage ini
       dengan pemanfaatan teknologi informasi.
 Pembiayaan Multiguna, Produk Pembiayaan Multiguna ini dipasarkan bekerja sama dengan Perusahaan berbasis finansial
   teknologi atau fintech aggregator (“B2B”) yang memiliki segmen individual konsumen (“B2C”) dengan pendapatan menengah
   dan rendah baik di sektor formal maupun informal.
 Pembiayaan Produktif, Produk ini dipasarkan dipasarkan bekerja sama dengan komunitas yang bernaung di bawah institusi
   koperasi, ekosistem berbasis teknologi dan Perusahaan berbasis finansial teknologi (“B2B”) yang pembiayaannya diberikan
   kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (“UMKM”) baik individual maupun institusi-institusi yang masih belum bankable.
   Saat ini Perseroan menjalin kerjasama dengan pelaku-pelaku utama kredit komunitas seperti Koperasi berbentuk Simpan
   Pinjam dengan Grameen Model dan berbagai institusi untuk memberikan pembiayaan ke sektor antara lain
   pertanian,perikanan dan sektor produktif skala UMKM lainnya.

Dengan model dan cara pemasaran seperti tersebut diatas, Daerah Pemasaran Perseroan menjadi lebih luas dan menyebar di
berbagai wilayah, keterbatasan jaringan yang dimiliki Perseroan dapat diatasi dengan adanya inovasi pada sistem teknologi
informasi dan pemanfaatan jaringan pemasaran milik Mitra Usaha Perseroan. Sehingga jangkauan daerah Pemasaran Perseroan
menjadi lebih luas.
Fokus wilayah pemasaran produk pembiayaan Perseroan saat ini masih di wilayah Jabodetabek tetapi dengan Kerjasama melalui
para mitra B2B luas jangkauan wilayah pemasaran meliputi seluruh wilayah di Indonesia.

Berikut ini komposisi Penyaluran Pembiayaan Perseroan berdasarkan daerah Pemasaran dalam 2 tahun terakhir.

                                       2019                        2020                     31 Juli 2021
          WILAYAH
                            Nilai (Rp ribuan)    %      Nilai (Rp ribuan)    %      Nilai (Rp ribuan)     %
Jabodetabek                        386.332.914 84,69%          316.037.735 86,70%           354.421.870 85,04%
Jawa Barat                           9.121.320 2,00%             9.022.627 2,48%              2.198.093 0,53%
Jawa Tengah & DIY                   17.634.405 3,87%            22.794.480 6,25%             31.267.190 7,50%
Jawa Timur                           6.058.669 1,33%             9.829.510 2,70%             20.947.755 5,03%
Sumatera                            30.540.455 6,69%             3.943.062 1,08%              6.329.276 1,52%
Bali & Nusa Tenggara                 1.389.985 0,30%                222.096 0,06%               184.049 0,04%
Kalimantan                           2.391.577 0,52%             1.187.262 0,33%              1.216.676 0,29%
Sulawesi                             2.253.833 0,49%                242.041 0,07%               173.563 0,04%
Lainnya                                 475.585 0,10%            1.227.160 0,34%                  30.363 0,01%
TOTAL                              456.198.743 100%            364.505.973 100%             416.768.836 100%

Komposisi Penyaluran Pembiayaan Mid low Mortgage berdasarkan daerah Pemasaran dalam 2 tahun terakhir :




                                                             10
Page 13
Mid low Mortgage
                                        2019                       2020                     31 Juli 2021
          WILAYAH
                             Nilai (Rp ribuan)   %      Nilai (Rp ribuan)    %      Nilai (Rp ribuan)     %
Jabodetabek                        115.899.874 82,72%           94.811.321 85,58%           120.600.273 95,11%
Jawa Barat                            2.736.396 1,95%            2.706.788 2,44%                816.409 0,64%
Jawa Tengah & DIY                    10.499.106 7,49%            9.141.191 8,25%              1.035.815 0,82%
Jawa Timur                            1.817.601 1,30%            2.948.853 2,66%                304.874 0,24%
Sumatera                              9.162.137 6,54%            1.182.919 1,07%              4.037.469 3,18%
Bali & Nusa Tenggara                        -                          -                             -
Kalimantan                                  -                          -                             -
Sulawesi                                    -                          -                             -
Lainnya                                     -                          -                             -
TOTAL                              140.115.113 100%           110.791.071 100%              126.794.839 100%

Komposisi Penyaluran Pembiayaan Multiguna berdasarkan daerah Pemasaran dalam 2 tahun terakhir :
Multiguna
                                      2019                      2020                   31 Juli 2021
          WILAYAH
                           Nilai (Rp ribuan)    %    Nilai (Rp ribuan)    %    Nilai (Rp ribuan)     %
Jabodetabek                        77.266.583 84,69%         63.207.547 86,70%          13.978.820 65,69%
Jawa Barat                          1.824.264 2,00%           1.804.525 2,48%            1.349.800 6,34%
Jawa Tengah & DIY                   3.526.881 3,87%           4.558.896 6,25%            1.205.382 5,66%
Jawa Timur                          1.211.734 1,33%           1.965.902 2,70%            1.716.915 8,07%
Sumatera                            6.108.091 6,69%             788.612 1,08%            2.260.942 10,63%
Bali & Nusa Tenggara                  277.997 0,30%               44.419 0,06%             181.602 0,85%
Kalimantan                            478.315 0,52%             237.452 0,33%              382.003 1,80%
Sulawesi                              450.767 0,49%               48.408 0,07%             173.563 0,82%
Lainnya                                 95.117 0,10%            245.432 0,34%                30.363 0,14%
TOTAL                              91.239.749 100%           72.901.195 100%            21.279.390 100%

Komposisi Penyaluran Pembiayaan Produktif berdasarkan daerah Pemasaran dalam 2 tahun terakhir :
Produktif
                                      2019                     2020                  31 Juli 2021
          WILAYAH
                           Nilai (Rp ribuan)   %    Nilai (Rp ribuan)   %    Nilai (Rp ribuan)      %
Jabodetabek                      193.166.457 85,91%       158.018.868 87,39%         220.675.546 82,13%
Jawa Barat                          4.560.660 2,03%          4.511.314 2,50%               31.883 0,01%
Jawa Tengah & DIY                   8.817.203 3,92%         11.397.240 6,30%          29.025.994 10,80%
Jawa Timur                          3.029.335 1,35%          4.914.755 2,72%          18.925.966 7,04%
Sumatera                           15.270.228 6,79%          1.971.531 1,09%               30.865 0,01%
Bali & Nusa Tenggara                      -                        -                         2.447 0,00%
Kalimantan                                -                        -                         1.905 0,00%
Sulawesi                                  -                        -                           -
Lainnya                                   -                        -                           -
TOTAL                            224.843.882 100%         180.813.707 100%           268.694.606 100%

PROSPEK USAHA PERSEROAN

Pada kuartal III/2021 kondisi perekonomian nasional dimasa pandemi masih belum mengalami pemulihan. Berdasarkan statistik
Otoritas Jasa Keuangan Per September 2021, dari 164 perusahaan pembiayaan dengan total asset sebesar Rp 430,7 triliun
menurun sebesar 10,17% dari nilai Rp 474,6 triliun pada posisi September 2020. Jumlah pembiayaan netto pada posisi
September 2021 adalah sebesar Rp 359,08 triliun menurun sebesar 7,58% atau senilai Rp 27,2 triliun jika dibandingkan dengan
posisi September 2020 yang senilai Rp 386,3 triliun. Sampai dengan bulan Oktober 2021 pemulihan di sektor pembiayaan
kegiatan masyarakat pun masih melambat disebabkan oleh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro
sehingga menahan lajunya perekonomian nasional.

Secara terperinci pembiayaan produktif pada posisi September 2021 mengalami penurunan dimana piutang pembiayaan
investasi yang mencapai Rp 111,6 triliun, turun sebesar 6,54% atau senilai Rp 7,30 triliun dibandingkan posisi bulan September
2020 yang sejumlah Rp 118,9 triliun sedangkan untuk piutang pembiayaan modal kerja mencapai Rp 27,59 triliun atau naik
sebesar 15,10% dibandingkan posisi September 2020 yang senilai Rp Rp 23,42 triliun Sedangkan untuk pembiayaan multiguna
                                                              11
Page 14
yang didominasi dengan pembiayaan kendaraan bermotor mencapai Rp 207,5 triliun mengalami penurunan senilai 11,44% atau
sebesar Rp 4,1 triliun dibandingkan posisi September 2020 yang berjumlah Rp 231,2 triliun. Secara umum pelaku industri
pembiayaan masih optimis pembiayaan akan mengalami pertumbuhan.

Sesuai dengan model bisnis yang dijalankan Perseroan masih meyakini bahwa prospek pembiayaan di sektor perumahan,
Produktif UMKM dan Pembiayaan multiguna untuk masyarakat menengah bawah masih akan mengalami pertumbuhan di
Kuartal IV 2021 dan akan mengalami pertumbuhan yang signifikan di tahun-tahun berikutnya dengan dasar sudah ada pemulihan
atas kondisi pandemi Covid-19 dan jumlah penduduk yang di vaksin mencapai target yang dicanangkan oleh Pemerintah.

Di sektor perumahan berdasarkan data Kementerian PUPR masih terdapat kekurangan kebutuhan perumahan bagi masyarakat
berpenghasilan rendah sebesar 11.4 juta dengan nilai sebesar Rp2.865 triliun, sehingga pemerintah menargetkan untuk
penyediaan perumahan sebanyak 1.25 juta untuk menutupi kekurangan tersebut. Sedangkan di wilayah JABOTABEK baru
mencapai 51% kepemilikan rumah, dengan asumsi nilai pembiayaan rata rata Rp1 juta, maka potensial pembiayaan perumahan
adalah sebesar Rp17,4 triliun. Disektor pembiayaan perumahaan hanya dilakukan oleh beberapa perusahaan pembiayaan.
Dengan kondisi tersebut, maka salah satu fokus pembiayaan Perseroan adalah Pembiayaan Perumahaan untuk masyarakat
berpenghasilan rendah dan menengah. Berdasarkan data Direktorat Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat per 30 September 2021, capaian Program Sejuta Rumah tercatat telah menembus angka 763.127 unit rumah di seluruh
wilayah Indonesia. Program Sejuta Rumah, merupakan sebuah ersama ersama untuk melibatkan para pemangku kepentingan
bidang perumahan baik Kemeterian/ Lembaga terkait, pemerintah daerah, pengembang, perbankan dan masyarakat untuk
terlibat secara aktif untuk membangun rumah yang layak huni sebanyak-banyaknya bagi masyarakat dengan target minimal satu
juta unit rumah per tahun. ( https://perumahan.pu.go.id/news/akhir-september-capaian-psr-tembus-763127-unit )

Di sektor pembiayaan UMKM dan dalam rangka mendukung peningkatan peranan UMKM di dalam pertumbuhan perekonomian
nasional yang berdasarkan data menunjukan bahwa jumlah pelaku usaha UMKM bisa mencapai 98% dari pelaku usaha di
Indonesia. Saat ini diperkirakan 46.6 juta pelaku usaha UMKM belum memiliki akses kredit atau pembiayaan dimana penyaluran
pembiayaan kepada UMKM belum banyak dilakukan oleh perusahaan pembiayaan dan pelaku usaha UMKM juga saat ini
mengalami suatu kendala dalam pengajuan pembiayaan modal kerja melalui perbankan dimana mereka banyak terbentur pada
pemenuhan persyaratan yang ketat dari perbankan.
Peluang ini yang dilihat oleh Perseroan dimana Perseroan saat ini memberikan pembiayaan kepada pelaku UMKM melalui
kerjasama dengan komunitas, koperasi, dan Perusahaan Finansial Teknologi.

Dimasa pemulihan perekonomian nasional, kebutuhan pendanaan jangka pendek bagi masyarakat sangat tinggi dimana setiap
tahunnya mencapai Rp1.600 triliun per tahun. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital, maka Perseroan dalam penyaluran
produk pembiayaan multiguna menggunakan platform digital bekerjasama dengan Perusahaan berbasis Finansial teknologi
termasuk digital platform yang dikembangkan oleh Reliance Group melalui PT RelianceIntegrasi Dunia Anda (Reli:ID). Segmen
masyarakat yang diberikan pembiayaan multiguna adalah masyarakat berpenghasilan tetap dengan skema B2B2C dimana
terlebih dahulu dilakukan kerjasama dengan perusahaan.


KETERANGAN TENTANG OBLIGASI

Nama Obligasi                :   Obligasi I REFI Tahun 2022

Jumlah Pokok                 :   Sebesar Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar rupiah), yang terdiri dari:
                                 Seri A sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar rupiah)
                                 Seri B sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar rupiah)
                                 Seri C sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar rupiah)
Jangka Waktu                 :   Seri A       :   370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi
                                 Seri B       :   36 (tiga puluh enam) bulan sejak Tanggal Emisi
                                 Seri C       :   60 (enam puluh) bulan sejak Tanggal Emisi

Bunga                        :   Seri A       :   8% (delapan persen)
                                 Seri B       :   9% (sembilan persen)
                                 Seri C       :   9,5% (sembilan koma lima persen)

Harga Penawaran              :   100% dari nilai Pokok Obligasi

Satuan Pemesanan             :   Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya
                                                              12
Page 15
Satuan Pemindahbukuan        :   Rp1,- (satu Rupiah)

Mata Uang Obligasi           :   Mata uang Obligasi ini adalah Rupiah.

Pembayaran Kupon Bunga       :   Triwulanan

Jaminan                      :   Sesuai dengan ketentuan Pasal 11 dari Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi I REFI Tahun
                                 2022 No. 64 tanggal 31 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Nanette Cahyanie Handari Adi
                                 Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, jaminan yang diberikan kepada Pemegang Obligasi melalui
                                 Wali Amanat atas Obligasi I REFI Tahun 2022 adalah berupa piutang dan corporate guarantee
                                 dengan rincian sebagai berikut:
                                 a.     Piutang atau hak tagih milik Emiten yang timbul dari kegiatan usaha Emiten, piutang
                                        mana belum jatuh tempo dan dengan kriteria status lancar serta usia penagihannya
                                        tidak lebih dari 90 (sembilan puluh) Hari Kalender sejak tanggal jatuh tempo masing-
                                        masing piutang sebagaimana yang tercantum dalam daftar piutang/berita acara
                                        dan/atau dokumentasi lain yang memuat nilai tagih dan kewajiban pembayaran oleh
                                        pengguna jasa kepada Emiten, yaitu dengan ketentuan sebagai berikut:
                                        - nilai yang harus dimuat dalam akta jaminan fidusia atas Piutang yang
                                            ditandatangani pada Tanggal Emisi adalah sekurang-kurangnya sebesar 75% (tujuh
                                            puluh lima persen) dari nilai Pokok Obligasi; dan
                                        - dalam jangka waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender sejak
                                            Tanggal Emisi, Emiten wajib menambah Piutang hingga nilainya menjadi sekurang-
                                            kurangnya 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi, perubahan mana akan
                                            disepakati Para Pihak dan dituangkan dalam akta perubahan (addendum) jaminan
                                            fidusia atas Piutang.
                                 b.     Jaminan perusahaan (corporate guarantee) oleh PT Reliance Capital Management,
                                        yaitu dengan ketentuan sebagai berikut:
                                        - nilai yang harus dimuat dalam akta jaminan perusahaan (corporate guarantee)
                                            yang ditandatangani pada Tanggal Emisi, adalah sekurang-kurangnya sebesar 25%
                                            (dua puluh lima persen) dari nilai Pokok Obligasi; dan
                                         - setelah nilai Jaminan Piutang milik Emiten telah mencapai nilai sekurang-
                                            kurangnya sebesar 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi yang harus
                                            terpenuhi dalam jangka waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari
                                            Kalender setelah Tanggal Emisi, maka nilai penjaminan perusahaan (corporate
                                            guarantee) akan diubah atau diturunkan nilainya menjadi sekurang-kurangnya
                                            sebesar 20% (dua puluh persen) dari nilai Pokok Obligasi, perubahan mana akan
                                            disepakati Para Pihak dan dituangkan dalam akta perubahan (addendum)
                                            perjanjian jaminan perusahaan (corporate guarantee).
                                 Perseroan dengan ini berjanji dan mengikatkan diri akan senantiasa mempertahankan nilai
                                 jaminan sebesar sekurang-kurangnya 100% (seratus persen) dari nilai pokok obligasi yang
                                 terutang, yang akan di serahkan selambat-lambatnya pada tanggal emisi obligasi, dan
                                 pemberian jaminan 120% (seratus dua puluh persen) dari nilai pokok obligasi yang terutang,
                                 dalam waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari kalender terhitung sejak tanggal
                                 emisi.

Penyisihan Dana Pelunasan    :   -
Obligasi (Sinking Fund)

Pembelian Kembali Obligasi   :   Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah tanggal penjatahan,
(Buy Back)                       Perseroan dapat melakukan pembelian kembali untuk sebagian atau seluruh Obligasi
                                 sebelum tanggal pelunasan pokok Obligasi. Perseroan mempunyai hak untuk memberlakukan
                                 pembelian kembali tersebut untuk dipergunakan sebagai pelunasan Obligasi atau untuk
                                 disimpan dengan memperhatikan ketentuan dalam perjanjian perwaliamanatan dan
                                 peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keterangan selengkapnya mengenai
                                 pembelian kembali (buy back) dapat dilihat pada Bab I Prospektus ini.

Wali Amanat                  :   PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk Keterangan selengkapnya
                                 mengenai wali amanat dapat dilihat pada Bab XII Prospektus ini.




                                                           13
Page 16
KETERANGAN TENTANG EFEK BERSIFAT UTANG YANG BELUM DILUNASI

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki Efek Bersifat Utang yang belum dilunasi yaitu, MTN IVB Tahun
2019 sebesar Rp.200.000.000.000 (dua ratus miliar Rupiah), dengan bunga 10% per tahun yang akan jatuh tempo tanggal 27
Februari 2022.

HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI

Sesuai dengan POJK No. 7/2017 dan POJK No.49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh PT
Kredit Rating Indonesia.

Untuk memenuhi ketentuan POJK No.49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh PT Kredit
Rating Indonesia. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas efek utang jangka panjang sesuai dengan surat No. RC-011/KRI-
DIR/X/2021 tanggal 12 Oktober 2021 sebagaimana telah ditegaskan kembali dengan Surat No. RTG-002/KRI-DIR/I/2012 tanggal
18 Januari 2022 perihal Surat Keterangan Peringkat atas Obligasi I REFI Tahun 2022 (Seri A, Seri B dan Seri C) dari Kredit Rating
Indonesia yang berlaku untuk periode 12 Oktober 2021 sampai dengan 1 Mei 2022 dan yang akan dilakukan review peringkat
dalam periode 1 (satu) tahun sekali, Obligasi Perseroan telah mendapat peringkat:

                                                             irBBB
                                                           (Triple B)

Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT Kredit Rating Indonesia yang bertindak sebagai perusahaan pemeringkat
efek.

RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM

Seluruh Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan dipergunakan seluruhnya
oleh Perseroan untuk:

1.   Melunasi Pokok Medium Term Notes MTN IV B Tahun 2019 sebesar Rp.200.000.000.000, yang di terbitkan pada tanggal 27
     Februari 2019, dengan rincian sebagai berikut :
     1) Sifat Hubungan Afiliasi dengan Kreditur
         a) Pihak berelasi                                   : Rp.163.200.000.000
         b) Tidak berelasi                                   : Rp. 36.800.000.000
     2) Nilai MTN per tanggal 30/11/2021                     : Rp.200.000.000.000
     3) Nilai MTN yang akan dibayarkan/dilunasi              : Rp.200.000.000.000
     4) Nilai MTN Setelah Pembayaran                         : Rp.0
     5) Tingkat Kupon                                        : 10% p.a
     6) Sumber Dana Pembayaran Kupon                         : Internal Kas Perseroan
     7) Jatuh Tempo                                          : 27/02/2022
     8) Tujuan Penggunaan Dana
         a) Pembiayaan KPR                                   : Rp.70.000.000.000
         b) Pembiayaan KPR Modal Kerja/Konstruksi            : Rp.80.000.000.000
         c) Pembiayaan UMKM                                  : Rp.40.000.000.000
         d) Pembiayaan Multiguna                             : Rp.10.000.000.000

     Catatan:
     Pihak berelasi yang memiliki MTN IV B Tahun 2019 yaitu PT Multi Artha Griya, PT Reliance Modal Ventura, PT Reliance
     Sekuritas Indonesia Tbk, PT Viva Medika, Anton Budidjaja, Bagus Abimayu Lulu, Mulyati, Nathania Putri Budidjaja, dan Peter
     Djuliar.

2.   Sisanya, akan digunakan untuk peningkatan portofolio pembiayaan.

STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, komposisi kepemilikan saham Perseroan sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan
Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa No. 56 tanggal 19 Juli 2019, yang dibuat di hadapan Dr. Raden Roro Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notaris di
Jakarta, yang telah diterima dan dicatat dalam database SABH di bawah No. AHU-AH.01.03-0303830 tanggal 26 Juli 2019 serta
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0120456.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 26 Juli 2019 (“Akta No.
56/2019”) adalah sebagai berikut:

                                                              14
Page 17
                                                           Nilai Nominal Rp1.000.000,- per saham
Keterangan                                                                                                          %
                                                  Jumlah Saham               Jumlah Nilai Nominal (Rp)
Modal Dasar                                       400.000                    400.000.000.000,-
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
1. PT Reliance Capital Management                 113.000                         113.000.000.000,-                 84,97
2. PT Asuransi Reliance Indonesia                  20.000                          20.000.000.000,-                 15,03
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh        133.000                         133.000.000.000,-                 100,00
Saham Dalam Portepel                              267.000                         267.000.000.000,-

IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting yang disajikan dibawah ini dengan laporan posisi keuangan
Perseroan untuk tanggal dan tahun-tahun yang berakhir pada 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019 serta laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tanggal dan tahun-tahun yang
berakhir pada 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019 beserta catatan – catatan atas laporan – laporan keuangan tersebut
yang terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia. Calon Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini yang berjudul Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.

Tabel berikut ini merupakan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang berasal dari dan/atau dihitung berdasarkan laporan
keuangan Perseroan untuk tanggal dan tahun-tahun yang berakhir pada 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019 yang
tercantum dalam Prospektus.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Juli 2021 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Heliantono dan Rekan (Parker Randall International), berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh
IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 6 Oktober 2021, yang ditandatangani oleh Yansyafrin (Izin
Akuntan Publik No. AP.1482).

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2020 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono dan Rekan (Parker Randall International), berdasarkan standar audit yang
ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 28 Juli 2021, yang ditandatangani oleh
Yansyafrin (Izin Akuntan Publik No. AP.1482).

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2019 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (an independent member of Moore Stephens International Ltd.),
berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 19 Mei 2020,
yang ditandatangani oleh Suharsono (Izin Akuntan Publik No. AP.0003).

DATA LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                                                                   (dalam Rupiah)
                                                              31 Juli                             31 Desember
                 Keterangan                                    2021                    2020                         2019
                                                             (Audit)                  (Audit)                      (Audit)

 Jumlah Aset                                             520.051.799.661           443.468.194.653              480.563.711.907
 Jumlah Liabilitas                                       312.513.003.288           243.349.291.356              292.416.287.028
 Jumlah Ekuitas                                          207.538.796.373           200.118.903.297              188.147.424.879

DATA LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN


                                                                  31 Juli                                   31 Desember
                     Keterangan
                                                    2021                         2020                  2020            2019
                                                   (Audit)                      (Reviu)               (Audit)         (Audit)

  Pendapatan                                     39.895.068.886             33.869.395.366      53.383.338.884     63.823.087.731
  Beban                                          30.256.816.038             10.181.329.851      24.286.335.903     61.630.528.522
  Laba Tahun Berjalan                             7.426.563.942             17.451.863.415      21.643.928.137      1.621.840.033
  Jumlah Penghasilan Komprehensif                 7.419.893.076             17.765.028.622      22.180.782.778      1.527.974.982
  Laba per saham dasar                                   55.839                    131.217             162.736             12.194
RASIO KEUANGAN PENTING

                                                             15
Page 18
                                                              31 Juli                          31 Desember
                       Keterangan
                                                              2021                    2020                    2019
                                                             (Audit)                 (Audit)                 (Audit)

   ROA (%)                                                    1,43                    4,88                    0,34
   ROE (%)                                                    3,58                   10,82                    0,86
   Gearing ratio (x)                                          1,25                    1,01                    1,32
   Financing to Asset (%)                                    72,38                   82,19                   94,93
   Laba tahun berjalan/pendapatan (%)                        18,62                   40,54                    2,54
   Debt to Equity Ratio (%)                                  150,58                  121,60                  155,42
   Debt to Assets Ratio (%)                                  60,09                   54,87                   60,85
   Debt Service Coverage Ratio (DSCR)                         1,58                    2,53                    3,33
   Interest Coverage Ratio (ICR)                              1,49                    2,31                    1,07


FAKTOR RISIKO

RISIKO YANG BERKAITAN DENGAN USAHA PERSEROAN

 Risiko Utama
 Risiko Utama yang dihadapi oleh Perseroan adalah Risiko Kredit, dimana risiko kredit yang dimaksud adalah risiko yang timbul
 akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada perseroan.

 Risiko Usaha

     a.   Risiko Operasional
     b.   Risiko Pasar
     c.   Risiko Likuiditas
     d.   Risiko Hukum
     e.   Risiko Kepatuhan - Tata Kelola
     f.   Risiko Reputasi
     g.   Risiko Strategi

 Risiko Umum
     a. Risiko Perekonomian
     b. Risiko Perubahan Kurs
     c. Risiko Sosial dan Keamanan
     d. Risiko Kebijakan Moneter
     e. Risiko Dampak Akibat Krisis Global

RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI

    a.    Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan karena tujuan
          pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
    b.    Risiko gagal bayar yang disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga serta utang pokok
          pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam
          perjanjian terkait Obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

Penjelasan lebih lanjut mengenai risiko-risiko usaha Perseroan tersebut dapat dilihat pada Bab VI perihal Faktor Risiko dalam
Prospektus ini.




                                                            16
Page 19
I.          PENAWARAN UMUM
                                                         PENAWARAN UMUM OBLIGASI I REFI TAHUN 2022
                                                                DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR
                                                        RP400.000.000.000,- (EMPAT RATUS MILIAR RUPIAH)

Obligasi ini terdiri dari 3 (tiga) seri, yaitu Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok
Obligasi. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini dijamin
secara kesanggupan penuh (full commitment) dengan jumlah pokok sebesar Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar rupiah) yang memberikan pilihan bagi
masyarakat untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:
       Seri A                        :                          Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp.100.000.000.000,- (seratus miliar
                                                                Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8% (delapan persen) per tahun. Jangka waktu
                                                                Obligasi Seri A adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) hari kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.
                                                                Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
       Seri B                        :                          Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp.100.000.000.000,- (seratus miliar
                                                                Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 9% (sembilan persen) per tahun. Jangka waktu
                                                                Obligasi Seri B adalah 36 (tiga puluh enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran
                                                                Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
       Seri C                        :                          Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp.200.000.000.000,- (dua ratus miliar
                                                                Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,5% (Sembilan koma lima persen) per tahun.
                                                                Jangka waktu Obligasi Seri C adalah 60 (enam puluh) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi.
                                                                Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Jumlah pokok yang ditawarkan Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah) akan dijamin secara kesanggupan penuh (Full Commitment). Bila jumlah
dalam penjaminan secara kesanggupan penuh (Full Commitment) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak
menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan Obligasi tersebut.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi,
sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 9 Mei 2022
sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 19 Februari 2023 untuk Seri A, tanggal 9 Februari 2025 untuk
Seri B dan tanggal 9 Februari 2027 untuk Seri C yang juga merupakan Tanggal Pelunasan dari masing-masing Seri Pokok Obligasi.

                                      OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)


     Dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang (Obligasi) dari PT Kredit Rating Indonesia:


                                                                                     irBBB
                                                                                   (Triple B)




                                                                 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA

                                                                     Berkedudukan di Jakarta Barat, Indonesia

                                                                             Kegiatan Usaha Utama:
                                                                     Jasa Pembiayaan dan Pembiayaan Syariah

                                             KANTOR OPERASIONAL                      KANTOR PUSAT                   KANTOR PERWAKILAN
                                            SOHO West Point Lantai 2              Menara Batavia Lt. 27         Jl. T. Amir Hamzah No. 48 O
                                        Jl. Macan Kav 4-5, Kedoya Utara      JL. K.H. Mas Mansyur Kav. 126              Medan Helvetia
                                           Kebon Jeruk – Jakarta Barat        Karet Tengsin, Jakarta Pusat        Medan - Sumatera Utara
                                                Indonesia - 11510                   Indonesia - 10220                  Indonesia - 20117
                                              Telp : (021) 21192288               Telp : (021) 57930010              Telp : (061) 6633065


                                                                   Situs Internet : https://reliance-finance.com
                                                                       Email: corsec@reliance-finance.com

RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT, DIMANA RISIKO KREDIT YANG DIMAKSUD ADALAH RISIKO YANG
TIMBUL AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN.

RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA
PENAWARAN UMUM INI, ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
KETERANGAN MENGENAI FAKTOR RISIKO DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PERIHAL FAKTOR RISIKO DI DALAM PROSPEKTUS INI.

PERSEROAN TELAH MENDAPATKAN SURAT PENCATATAN ATAS LAPORAN RENCANA PENERBITAN OBLIGASI PERSEROAN DARI OJK PENGAWAS
IKNB, DENGAN NOMOR S-1349/NB.221/2021 TANGGAL 29 APRIL 2021 TENTANG PENCATATAN ATAS LAPORAN RENCANA PENERBITAN EFEK
MELALUI PENAWARAN UMUM OBLIGASI I PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA, DAN SURAT TERSEBUT BERLAKU SETERUSNYA.




                                                                                       17
Page 20
1. KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITERBITKAN

1.1 Nama Obligasi

Obligasi I REFI Tahun 2022.

1.2 Jenis Obligasi

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai
bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya
Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi
Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.

1.3 Jangka Waktu dan Jatuh Tempo

Obligasi ini berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) hari setelah Tanggal Emisi untuk Seri A, 36 (tiga puluh enam) bulan
setelah Tanggal Emisi untuk Seri B dan 60 (enam puluh) bulan setelah Tanggal Emisi untuk Seri C. Jatuh tempo masing- masing
seri adalah pada tanggal 19 Februari 2023 untuk seri A, tanggal 9 Februari 2025 untuk seri B dan tanggal 9 Februari 2027 untuk
seri C.

1.4 Jumlah Pokok Obligasi

Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah pokok sebesar Rp400.000.000.000,- (empat ratus milliar Rupiah), yang terdiri dari
Rp100.000.000.000,- (seratus miliar rupiah) Seri A, Rp100.000.000.000,- (seratus miliar rupiah) Seri B, dan Rp200.000.000.000,-
(dua ratus miliar rupiah) Seri C, dengan satuan pemindahbukuan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya adalah senilai
Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.

1.5 Satuan Pemindahbukuan Obligasi

Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.

1.6 Satuan Perdagangan Obligasi

Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau
kelipatannya.

1.7 Harga Penawaran Obligasi

100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

1.8 Bunga Obligasi

Sifat dan besarnya tingkat bunga adalah tingkat bunga tetap. Bunga Obligasi sebesar 8% (delapan persen) per tahun untuk Seri A,
9% (sembilan persen) per tahun untuk Seri B dan 9.5% (Sembilan koma lima persen) per tahun untuk Seri C akan dibayarkan oleh
Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi di bawah ini. Bunga
Obligasi dibayarkan setiap triwulanan (3 bulan), dimana bunga pertama dibayarkan pada tanggal 9 Mei 2022, sedangkan
pembayaran bunga terakhir sekaligus tanggal jatuh tempo dari Obligasi adalah tanggal 19 Februari 2023 untuk Seri A, tanggal 9
Februari 2025 untuk Seri B dan tanggal 9 Februari 2027 untuk Seri C.

Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari
Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga
puluh) hari.




                                                              18
Page 21
Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:

                 Bunga ke:                    Seri A                     Seri B                     Seri C
                    1                      9 Mei 2022                 9 Mei 2022                 9 Mei 2022
                    2                    9 Agustus 2022             9 Agustus 2022             9 Agustus 2022
                    3                   9 November 2022            9 November 2022            9 November 2022
                    4                   19 Februari 2023            9 Februari 2023            9 Februari 2023
                    5                           -                     9 Mei 2023                 9 Mei 2023
                    6                           -                   9 Agustus 2023             9 Agustus 2023
                    7                           -                  9 November 2023            9 November 2023
                    8                           -                   9 Februari 2024            9 Februari 2024
                    9                           -                     9 Mei 2024                 9 Mei 2024
                    10                          -                   9 Agustus 2024             9 Agustus 2024
                    11                          -                  9 November 2024            9 November 2024
                    12                          -                   9 Februari 2025            9 Februari 2025
                    13                          -                          -                     9 Mei 2025
                    14                          -                          -                   9 Agustus 2025
                    15                          -                          -                  9 November 2025
                    16                          -                          -                   9 Februari 2026
                    17                          -                          -                     9 Mei 2026
                    18                          -                          -                   9 Agustus 2026
                    19                          -                          -                  9 November 2026
                    20                          -                          -                   9 Februari 2027

1.9 Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi

    a.   Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar
         Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain
         oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4
         (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi
         tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh
         KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
    b.   Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi
         melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan berdasarkan Daftar
         Pemegang Rekening.
    c.   Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran
         untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
    d.   Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen
         Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi
         melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian
         Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan.

1.10 Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi

    a.   Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
    b.   Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran
         untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
    c.   Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen
         Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi
         melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian
         Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan.

1.11 Jumlah Minimum Pemesanan

Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya sebesar satu satuan perdagangan sebesar
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.




                                                            19
Page 22
1.12 Jaminan

Sesuai dengan ketentuan Pasal 11 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi I REFI Tahun 2022, jaminan yang diberikan kepada
Pemegang Obligasi melalui Wali Amanat atas Obligasi I REFI Tahun 2022 adalah berupa piutang dan corporate guarantee dengan
rincian sebagai berikut:
a. Piutang atau hak tagih milik Emiten yang timbul dari kegiatan usaha Emiten, piutang mana belum jatuh tempo dan dengan
      kriteria status lancar serta usia penagihannya tidak lebih dari 90 (sembilan puluh) Hari Kalender sejak tanggal jatuh tempo
      masing-masing piutang sebagaimana yang tercantum dalam daftar piutang/berita acara dan/atau dokumentasi lain yang
      memuat nilai tagih dan kewajiban pembayaran oleh pengguna jasa kepada Emiten, yaitu dengan ketentuan sebagai berikut:
      - nilai yang harus dimuat dalam akta jaminan fidusia atas Piutang yang ditandatangani pada Tanggal Emisi adalah
          sekurang-kurangnya sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dari nilai Pokok Obligasi; dan
      - dalam jangka waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi, Emiten wajib
          menambah Piutang hingga nilainya menjadi sekurang-kurangnya 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi,
          perubahan mana akan disepakati Para Pihak dan dituangkan dalam akta perubahan (addendum) jaminan fidusia atas
          Piutang.
b. Jaminan perusahaan (corporate guarantee) oleh PT Reliance Capital Management, yaitu dengan ketentuan sebagai berikut:
      - nilai yang harus dimuat dalam akta jaminan perusahaan (corporate guarantee) yang ditandatangani pada Tanggal Emisi,
          adalah sekurang-kurangnya sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari nilai Pokok Obligasi; dan
      - setelah nilai Jaminan Piutang milik Emiten telah mencapai nilai sekurang-kurangnya sebesar 100% (seratus persen) dari
          nilai Pokok Obligasi yang harus terpenuhi dalam jangka waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender
          setelah Tanggal Emisi, maka nilai penjaminan perusahaan (corporate guarantee) akan diubah atau diturunkan nilainya
          menjadi sekurang-kurangnya sebesar 20% (dua puluh persen) dari nilai Pokok Obligasi, perubahan mana akan disepakati
          Para Pihak dan dituangkan dalam akta perubahan (addendum) perjanjian jaminan perusahaan (corporate guarantee).
Perseroan dengan ini berjanji dan mengikatkan diri akan senantiasa mempertahankan nilai jaminan sebesar sekurang-kurangnya
100% (seratus persen) dari nilai pokok obligasi yang terutang, yang akan di serahkan selambat-lambatnya pada tanggal emisi
obligasi, dan pemberian jaminan 120% (seratus dua puluh persen) dari nilai pokok obligasi yang terutang, dalam waktu selambat-
lambatnya 90 (sembilan puluh) hari kalender terhitung sejak tanggal emisi.

1.13 Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi (Sinking Fund)

Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan
dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi.

1.14 Kelalaian Perseroan

1.   Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Emiten dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu atau lebih dari kejadian-kejadian
     atau hal-hal tersebut di bawah ini :

     a.   Emiten lalai membayar kepada Pemegang Obligasi Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau
          melunasi Pokok Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi; atau
     b.   Emiten dinyatakan lalai sehubungan dengan perjanjian hutang antara Emiten dengan krediturnya (cross-default) dalam
          jumlah hutang melebihi 20% (dua puluh persen) persen) dari Ekuitas Emiten, baik yang telah ada sekarang maupun
          yang akan ada di kemudian hari yang berakibat jumlah yang terhutang oleh Emiten berdasarkan perjanjian hutang
          tersebut seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh kreditur yang bersangkutan sebelum waktunya untuk
          membayar kembali (akselerasi pembayaran kembali); atau
     c.   Emiten lalai melaksanakan atau tidak mentaati dan/atau melanggar salah satu atau lebih ketentuan dalam Perjanjian
          Perwaliamanatan atau yang secara Material berakibat negatif terhadap kemampuan Emiten untuk memenuhi
          kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan; atau
     d.   Keterangan-keterangan dan jaminan-jaminan Emiten tentang keadaan atau status korporasi atau keuangan Emiten
          dan/atau pengelolaan Emiten secara material tidak sesuai dengan kenyataan atau tidak benar adanya, termasuk
          pernyataan dan jaminan Emiten sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 Perjanjian Perwaliamanatan;
     e.   Pengadilan atau instansi pemerintah yang berwenang dengan putusan hukum tetap telah menyita atau mengambil alih
          dengan cara apapun juga semua atau sebagian besar harta kekayaan Emiten atau telah mengambil tindakan yang
          menghalangi Emiten untuk menjalankan sebagian besar atau seluruh usahanya sehingga mempengaruhi secara
          material kemampuan Emiten untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam Perjanjian Perwaliamanatan; atau
     f.   Sebagian besar hak, ijin dan persetujuan lainnya yang dimiliki Emiten dibatalkan atau dinyatakan tidak sah, atau Emiten
          tidak mendapat ijin atau persetujuan yang disyaratkan oleh ketentuan hukum yang berlaku, yang secara material
          berakibat negatif terhadap kelangsungan usaha Emiten dan mempengaruhi secara material terhadap kemampuan
          Emiten untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan; atau



                                                              20
Page 23
     g.   Emiten berdasarkan perintah pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap diharuskan membayar sejumlah dana
          kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan akan mempengaruhi secara material terhadap kemampuan Emiten untuk
          memenuhi kewajiban-kewajiban yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
     h.   Apabila Emiten diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium).

Dalam hal terjadi kondisi kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam:

     1)   Huruf a dan b, pada pasal diatas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus selama 14 (empat
          belas) Hari Kerja, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat sesuai dengan kondisi kelalaian yang dilakukan,
          tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan
          tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat; atau

     2)   Huruf d, e, f, dan g pada pasal diatas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus selama 30 (tiga
          puluh) Hari Kalender, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat sesuai dengan kondisi kelalaian yang
          dilakukan, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan
          keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat; atau

     3)   Huruf c pada pasal diatas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu yang ditentukan
          oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana tercantum dalam teguran
          tertulis Wali Amanat, paling lama 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali
          Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan
          keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat;

     maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa itu kepada Pemegang Obligasi dengan cara
     membuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional atas biaya
     Emiten.

     Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri berhak memanggil RUPO menurut tata cara yang ditentukan dalam Perjanjian
     Perwaliamanatan. Dalam RUPO tersebut, Wali Amanat akan meminta Emiten untuk memberikan penjelasan sehubungan
     dengan kelalaiannya tersebut.

     Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan Emiten, maka apabila diperlukan akan dilaksanakan RUPO
     berikutnya untuk membahas langkah langkah yang harus diambil terhadap Emiten sehubungan dengan Obligasi.

     Jika RUPO berikutnya memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Emiten, maka Wali Amanat dalam
     waktu yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan penagihan kepada Emiten.

2.   Apabila Emiten dibubarkan (selain dari pembubaran karena penggabungan) atau membubarkan diri melalui keputusan
     Rapat Umum Pemegang Saham atau dinyatakan dalam keadaan pailit maka Wali Amanat berhak, tanpa memanggil RUPO,
     bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan mengambil keputusan yang dianggap menguntungkan bagi
     Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi. Dalam
     hal ini Obligasi menjadi jatuh tempo dengan sendirinya.

3.   Apabila Emiten diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium) oleh badan peradilan yang berwenang,
     maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO, bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi ikut serta dalam
     proses penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium) dan mengambil keputusan yang dianggap menguntungkan
     bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi.
     Dalam hal ini Obligasi menjadi jatuh tempo dengan sendirinya.

1.15 Pembelian Kembali Obligasi

Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
    1. pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga
         pasar;
    2. pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek;
    3. pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
    4. pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat memenuhi
         ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
    5. pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi) sebagaimana
         dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO;
    6. pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari Pihak yang tidak terafiliasi;

                                                               21
Page 24
    7.    rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
          sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut di surat kabar;
    8.    pembelian kembali Obligasi, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi.
          Pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
          berperedaran nasional paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali
          dimulai;
    9.    rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir g dan pengumuman sebagaimana dimaksud
          dalam butir h, paling sedikit memuat informasi tentang:
          a. periode penawaran pembelian kembali;
          b. jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali;
          c. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
          d. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
          e. tata cara penyelesaian transaksi;
          f. persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
          g. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
          h. tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
          i.   hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi.
    10.   Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang Obligasi
          yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang Obligasi,
          melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
    11.   Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah disampaikan oleh
          Pemegang Obligasi;
    12.   Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana dimaksud
          dalam butir i dengan ketentuan:
          a. Jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk masing-masing jenis
               Obligasi yang beredar dalam periode satu tahun setelah Tanggal Penjatahan;
          b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan; dan
          c. Obligasi yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali; dan wajib dilaporkan
               kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (kedua) setelah terjadinya pembelian kembali Obligasi.
    13.   Perseroan wajib melaporkan kepada OJK dan Wali Amanat serta mengumumkan kepada publik dalam waktu paling
          lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali Obligasi, informasi yang meliputi antara lain:
          a. jumlah Obligasi yang telah dibeli;
          b. rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali;
          c. harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
          d. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi;
    14.   dalam hal terdapat lebih dari satu obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan, maka pembelian kembali obligasi dilakukan
          dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin;
    15.   dalam hal terdapat lebih dari satu obligasi yang tidak dijamin, maka pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek
          kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali tersebut;
    16.   dalam hal terdapat jaminan atas seluruh obligasi, maka pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek
          kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali obligasi tersebut;
    17.   pembelian kembali Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
          a. hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO, hak suara, dan hak
               memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk pelunasan;
          b. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO, hak
               suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali, jika dimaksudkan
               untuk disimpan untuk dijual kembali.

1.16 Hak-Hak Pemegang Obligasi

    1.    Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan melalui KSEI
          selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang
          bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan
          harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang
          Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

    2.    Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar
          Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain
          oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.

    3.    Apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi,
          Perseroan belum menyetorkan sejumlah uang sesuai dengan poin 2.18.iii.b di bawah ini, maka Perseroan harus
                                                             22
Page 25
         membayar Denda sebesar 1% per tahun di atas bunga Obligasi atas kelalaian tersebut. Jumlah Denda tersebut dihitung
         berdasarkan hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok
         Obligasi hingga Jumlah Terutang tersebut dibayar sepenuhnya. Denda yang dibayar oleh Perseroan merupakan hak
         Pemegang Obligasi akan dibayar kepada Pemegang Obligasi secara proporsional sesuai dengan besarnya Obligasi yang
         dimilikinya.

    4.   Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% dari jumlah
         Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya dapat
         mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR.
         Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR
         tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat
         akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI
         tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.

    5.   Setiap Obligasi sebesar Rp1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan demikian setiap
         Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya.

1.17 Syarat-Syarat Obligasi

Perseroan berjanji dan mengikat diri pada Wali Amanat, baik pada Wali Amanat untuk diri Wali Amanat sendiri maupun kepada
Wali Amanat sebagai kuasa Pemegang Obligasi (janji dan pengikatan diri ini dibuat dan mengikat bagi Perseroan terhadap setiap
Pemegang Obligasi) bahwa Perseroan akan mengeluarkan Obligasi atau melakukan Emisi dengan syarat-syarat sebagai berikut:

    1.   Obligasi Merupakan Bukti Utang:
         a. Berdasarkan pernyataan Perseroan sekarang tetapi berlaku sejak Tanggal Emisi, Obligasi merupakan bukti bahwa
              Perseroan secara sah dan mengikat berutang kepada Pemegang Obligasi sejumlah Pokok Obligasi yang disebut
              dalam Sertifikat Jumbo Obligasi ditambah dengan Bunga Obligasi dan Denda (jika ada) yang wajib dibayar oleh
              Perseroan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Obligasi tersebut
              merupakan bagian penting dan tidak dapat dipisahkan dari Perjanjian Perwaliamanatan.
         b. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang
              Rekening dan diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani
              Pemegang Obligasi dan Pemegang Rekening. Konfirmasi Tertulis tersebut tidak dapat dialihkan atau
              diperdagangkan.

    2.   Pendaftaran Obligasi di KSEI:
         a. Obligasi telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang dibuat di bawah
             tangan bermeterai cukup, dengan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar Modal dan ketentuan KSEI yang
             berlaku.
         b. Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama
             KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening.

    3.   Penarikan Obligasi:
         Penarikan Obligasi dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan pemindahbukuan dari satu Rekening Efek ke
         Rekening Efek lainnya. Penarikan Obligasi keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat obligasi
         tidak dapat dilakukan, kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI atas permintaan Perseroan atau
         Wali Amanat dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal dan keputusan
         RUPO.

    4.   Pengalihan Obligasi:
         Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya.
         Perseroan, Wali Amanat dan Agen Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang Obligasi yang
         sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak
         lain yang berhubungan dengan Obligasi.

    5.   Sanksi:
         Apabila Perseroan tidak memenuhi kewajiban dalam Perjanjian Perwaliamanatan khususnya ketentuan 2.18.iii (b) di
         bawah ini maka Perseroan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan antara lain apabila
         Perseroan lalai menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi
         setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi, maka Perseroan wajib
         membayar Denda. Denda yang dibayar oleh Perseroan merupakan hak Pemegang Obligasi, yang oleh Agen Pembayaran
         akan diberikan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya.

                                                            23
Page 26
    6.   Lain-lain:
         a. Kewajiban Perseroan berdasarkan Obligasi pada setiap waktu merupakan kewajiban Perseroan yang sah dan yang
              tidak bersyarat serta bersifat mutlak.
         b. Pembayaran Bunga Obligasi, Pokok Obligasi dan Denda (jika ada) merupakan hak dari para Pemegang Obligasi.
         c. Bank Kustodian atau Perusahaan Efek yang merupakan Pemegang Rekening dapat bertindak untuk dirinya sendiri
              atau berdasarkan surat kuasa bertindak untuk dan atas nama nasabahnya sebagai Pemegang Obligasi.
         d. Bagi Pemegang Obligasi berlaku ketentuan perpajakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
              berlaku di Negara Republik Indonesia dan apabila Perseroan diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang
              berlaku di Negara Republik Indonesia untuk memotong pajak atas setiap pembayaran yang dilakukan oleh
              Perseroan kepada Pemegang Obligasi, Perseroan melalui Agen Pembayaran harus memotong pajak tersebut dan
              membayarkannya kepada instansi yang ditunjuk untuk menerima pembayaran pajak serta melalui Agen
              Pembayaran akan memberikan bukti pemotongan pajak kepada Pemegang Obligasi.

1.18 Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan

Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terhutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab Perseroan sehubungan
dengan penerbitan Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikat diri bahwa:

    1.   Perseroan tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
         a. Membayar atau membuat atau distribusi pembayaran lain pada tahun buku Perseroan selama Perseroan lalai
              dalam melakukan pembayaran Jumlah Terhutang atau Perseroan tidak melakukan pembayaran Jumlah Terhutang
              berdasarkan ketentuan Perjanjian Perwaliamantan dan Pengakuan Hutang;
         b. memberikan pinjaman atau kredit kepada pihak yang memiliki hubungan Afiliasi (kecuali karyawan Perseroan)
              ataupun pihak ketiga lainnya dimana keseluruhan jumlah dari semua pinjaman tersebut melebihi 25% (dua puluh
              lima persen) dari ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan terkini yang telah diaudit, sehubungan dengan
              hal tersebut, Perseroan akan memberikan pemberitahuan tertulis kepada Wali Amanat;
         c. menjual, menyewakan, mentransfer atau mengalihkan baik melalui jual beli maupun jual sewa atau cara lainnya,
              yang nilai per transaksi lebih dari 40% (empat puluh persen) dari total aktiva Perseroan berdasarkan laporan
              keuangan terkini yang telah diaudit;
         d. melakukan penggabungan, konsolidasi dan peleburan dengan perusahaan atau pihak lain, kecuali dalam
              melakukan penggabungan, konsolidasi atau peleburan dengan perusahaan yang terkonsolidasi dalam induk
              perseroan, Perseroan harus memberitahukan penggabungan, konsolidasi atau peleburan yang diperbolehkan oleh
              Pasal 6.1.(iv) Perjanjian Perwaliamanatan kepada Wali Amanat. Pihak yang tetap berdiri dari hasil penggabungan,
              konsolidasi atau peleburan tersebut tunduk kepada ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Emisi seolah-olah telah
              disebutkan sebagai Perseroan;
         e. melakukan kegiatan usaha selain yang disebutkan dalam Anggaran Dasar Perseroan pada saat ditandatanganinya
              Perjanjian Perwalimanatan;
         f. melakukan penurunan modal dasar dan/atau modal ditempatkan dan/atau modal disetor Perseroan;
         g. mengadakan perjanjian manajemen atau perjanjian serupa lainnya yang mengakibatkan kegiatan usaha Perseroan
              dikendalikan oleh pihak lain yang dapat mengakibatkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha
              Perseroan;
         h. melakukan investasi secara langsung dalam bentuk portofolio saham dari perusahaan lain untuk diperjualbelikan;
         i.   melaksanakan transaksi dan/atau mengadakan kerjasama dan/atau membuat perjanjian yang mempunyai syarat
              dan ketentuan yang dapat membatasi kepentingan serta hak dari para Pemegang Obligasi setiap dan seluruhnya
              dengan mengacu kepada ketentuan-ketentuan mengenai hak dari para Pemegang Obligasi sebagaimana diatur
              dalam Perjanjian Perwaliamanatan;

    2.   Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam nomor 1 di atas akan diberikan oleh Wali Amanat dengan
         ketentuan sebagai berikut :
         a. Permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
         b. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/dokumen pendukung
             lainnya dalamwaktu 15 (lima belas) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut dan dokumen
             pendukungnya diterima secara lengkap oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 15 (lima belas) Hari Kerja tersebut
             Perseroan tidak menerima persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan data/dokumen pendukung lainnya
             dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuannya; dan
         c. Jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya, maka persetujuan atau penolakan wajib
             diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 15 (lima belas) Hari Kerja setelah data/dokumen pendukung lainnya
             tersebut diterima secara lengkap oleh Wali Amanat dan jika dalam waktu 15 (lima belas) Hari Kerja tersebut
             Perseroan tidak menerima persetujuan atau penolakan dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah
             memberikan persetujuan.



                                                            24
Page 27
3.   Perseroan berkewajiban untuk:
     a. menyetorkan dana (in good fund) yang diperlukan untuk pelunasan Pokok Obligasi atau pembayaran Bunga
          Obligasi yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum Tanggal
          Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan menyerahkan kepada Wali Amanat
          fotokopi bukti penyetoran dana tersebut selambat-lambatnya pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau
          Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Apabila lewat jatuh tempo Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
          Pembayaran Bunga Obligasi, Perseroan harus membayar Denda. Jumlah Denda tersebut dihitung harian dengan
          ketentuan bahwa 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30
          (tiga puluh) Hari Kalender sampai dengan pelunasan efektif jumlah denda tersebut diatas. Denda yang dibayarkan
          oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayarkan kepada Pemegang Obligasi secara
          proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya sesuai dengan ketentuan Perjanjian Agen
          Pembayaran.
     b. memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam laporan keuangan konsolidasian
          tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit atau laporan keuangan konsolidasian semesteran yang terakhir,
          diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan Pasal 6.3.(vii) Perjanjian Perwaliamanatan, harus
          mencerminkan rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1 (sepuluh berbanding satu);
     c. memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjaga tetap berlakunya
          segala kuasa, ijin, dan persetujuan (baik dari pemerintah maupun lainnya) dan dengan segera memberikan laporan
          dan melakukan hal-hal yang diwajibkan peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia termasuk
          namun tidak terbatas pada Peraturan OJK Nomor: 47/POJK.05/2020 tanggal 17 November 2020 Tentang Perijinan
          Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah, Peraturan OJK Nomor:
          35/POJK.05/2018 tanggal 28 Desember 2018 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, atau
          perubahan-perubahannya yang berlaku dari waktu kewaktu (kecuali untuk rasio yang diatur dalam pasal 6.3.(iii)
          Perjanjian Perwaliamanatan) sehingga Perseroan dapat secara sah menjalankan kewajibannya berdasarkan setiap
          Dokumen Emisi dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya atau memastikan keabsahan, keberlakuan,
          dapat dilaksanakannya setiap Dokumen Emisi di Republik Indonesia;
     d. mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
     e. memelihara asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan usaha dan harta kekayaan
          Perseroan pada perusahaan asuransi yang bereputasi baik (termasuk tetapi tidak terbatas terhadap segala risiko
          yang biasa dihadapi oleh perusahan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan Perseroan;
     f. mengijinkan Wali Amanat (atas biayanya sendiri) dan/atau orang yang diberikan kuasa oleh Wali Amanat
          (termasuk tetapi tidak terbatas, auditor atau akuntan yang ditunjuk untuk maksud tersebut) dari waktu ke waktu
          memiliki akses dan memeriksa buku-buku, memberikan tanggapan atas segala pertanyaan atau informasi yang
          diminta oleh wakilnya tersebut dan mendiskusikan dengan orang tersebut dengan itikad baik atas segala aspek dari
          pembukuan dan operasi Perseroan;
     g. menyerahkan salinan laporan-laporan yang diminta oleh OJK kepada Wali Amanat dan persetujuan-persetujuan
          sehubungan dengan Emisi sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, dan untuk membuat dan
          mengimplementasikan setiap perjanjian yang berhubungan dengan hal tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas
          penyerahan atas :
          1) laporan keuangan konsolidasian tahunan Perseroan selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender
                setelah tanggal tiap tahun buku berakhir atau pada saat penyerahan laporan keuangan konsolidasian kepada
                OJK yang telah diaudit oleh Akuntan Publik yang telah terdaftar di OJK, mana yang lebih dahulu;
          2) laporan keuangan konsolidasian tengah tahunan Perseroan selambat-lambatnya: 30 (tiga puluh) Hari Kalender
                setelah tanggal tengah tahun buku, jika tidak disertai laporan Akuntan Publik; atau selambat-lambatnya dalam
                waktu 60 (enam puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku jika disertai laporan Akuntan Publik
                Perseroan yang telah terdaftar di OJK dalam rangka penelaahan terbatas; atau selambat-lambatnya dalam
                waktu 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika disertai laporan Akuntan
                Publik Perseroan yang telah terdaftar di OJK yang memberikan pendapat tentang kewajaran laporan keuangan
                konsolidasian secara keseluruhan; atau pada saat penyerahan laporan keuangan konsolidasian Perseroan
                tersebut kepada OJK, mana yang lebih dahulu;
          3) laporan keuangan konsolidasian triwulan Perseroan (tidak diaudit) selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari
                Kalender setelah akhir tanggal triwulan atau pada saat penyerahan laporan keuangan konsolidasian Perseroan
                tersebut kepada OJK dan/atau Bursa Efek.
     h. memelihara sistem akuntansi, pembukuan dan pengawasan biaya sesuai dengan Prinsip Akuntansi Indonesia yang
          berlaku dari waktu ke waktu;
     i.   mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan usahanya berada dalam keadaan
          baik, memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usaha Perseroan;
     j.   memberitahu Wali Amanat atas :
          1) setiap perubahan anggaran dasar, susunan direksi dan komisaris, susunan pemegang saham Perseroan dan
                pembagian dividen lebih dari 50% (lima puluh persen) dari laba bersih Perseroan pada tahun buku berjalan;



                                                         25
Page 28
             2)  perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan yang secara material
                 mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam menjalankan dan mematuhi segala kewajibannya berdasarkan
                 segala Dokumen Emisi;
            3) terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian dengan segera, dan melalui permintaan tertulis dari Wali
                 Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat suatu pernyataan yang ditandatangani oleh seseorang yang dapat
                 diterima oleh Wali Amanat untuk maksud tersebut, yang mengkonfirmasikan bahwa kecuali sebelumnya telah
                 diberitahukan kepada Wali Amanat atau diberitahukan pada saat konfirmasi bahwa peristiwa kelalaian
                 tersebut tidak terjadi, atau apabila terjadi peristiwa kelalaian, memberikan gambaran lengkap atas kejadian
                 tersebut dan tindakan atau langkah-langkah yang diambil (atau diusulkan untuk diambil) oleh Perseroan untuk
                 memperbaiki kejadian tersebut;
            4) setiap kejadian lainnya yang menurut pendapat atau pertimbangan Perseroan dapat mempunyai pengaruh
                 negatif yang material atas jalannya usaha atau operasi atau keadaan keuangan Perseroan (jika ada);
            5) setiap terjadi kejadian atau keadaan penting pada Perseroan dan/atau anak perusahaan (jika ada) yang dapat
                 mempunyai pengaruh penting atas jalannya usaha dan operasi atau keadaan keuangan Perseroan serta
                 pemenuhan kewajiban Perseroan dalam rangka penerbitan dan pelunasan Obligasi, sesuai dengan ketentuan
                 tentang keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan
                 pelaksanaannya, serta menyampaikan dokumen-dokumen sehubungan dengan hal tersebut, baik diminta
                 ataupun tidak diminta oleh Wali Amanat.
            6) Peminjaman hutang baru, atau memberikan persetujuan kepada Anak Perseroan (jika ada) untuk melakukan
                 peminjaman hutang baru, yang memiliki jaminan khusus, kecuali:
                 a. Penjaminan dan/atau pembebanan harta kekayaan yang telah efektif berlaku sebelum
                      ditandatanganinya perjanjian perwaliamanatan ini;
                 b. Agunan yang timbul karena keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap.
         k. mengupayakan bahwa selama jangka waktu Obligasi, pemilikan saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam
            Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung, induk Perseroan tetap merupakan pemegang saham mayoritas
            {lebih dari 50% (lima puluh persen)} dari seluruh saham yang dikeluarkan Perseroan dari waktu ke waktu.
         l. melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan POJK No.49/2020 tentang Pemeringkatan Atas Efek Bersifat
            Utang dan/atau Sukuk, berikut pengubahannya dan atau pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan
            sehubungan dengan pemeringkatan.
         m. Perseroan menunjuk PT Kredit Rating Indonesia untuk melakukan pemeringkatan tahunan sampai dengan
            selesainya seluruh kewajiban Perseroan terhadap Obligasi.
         n. menerapkan prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance) dan melakukan tindakan dari
            waktu ke waktu atas permintaan yang wajar dari Wali Amanat, melaksanakan atau memelihara pelaksanaan
            kewajiban berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan
            Perjanjian Perwaliamanatan, yang berdasarkan pendapat yang wajar dari Wali Amanat diperlukan atau, untuk
            menjalankan Perjanjian Perwaliamanatan ini atau memberikan jaminan yang penuh atas hak, kekuasaan dan
            perbaikan yang diberikan kepada Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian
            lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan.

1.19 Rapat Umum Pemegang Obligasi

Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku ketentuan-ketentuan di
bawah ini, tanpa mengurangi Peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta peraturan Bursa
Efek.

    1.   RUPO diadakan untuk tujuan antara lain:
         a. Mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi bersifat utang mengenai
            perubahan jangka waktu, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau periode pembayaran
            Bunga Obligasi, dan dengan memperhatikan POJK No.20/2020;
         b. Menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan kepada Wali
            Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan Perjanjian
            Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;
         c. Memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan Perjanjian
            Perwaliamanatan;
         d. Mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam penentuan potensi
            kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Perjanjian
            Perwaliamanatan dan dalam POJK No.20/2020.
         e. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam Perjanjian
            Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

    2.   RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:

                                                           26
Page 29
     a.   Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua
          puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan
          dan/atau Afiliasinya, mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO dengan
          melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak
          diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis
          kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut.
          Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis
          dari Wali Amanat.
     b.   Perseroan;
     c.   Wali Amanat;
     d.   OJK.

3.   Permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir 2 poin a), poin b), dan poin d) wajib disampaikan secara tertulis kepada
     Wali Amanat dan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal diterimanya surat permintaan tersebut
     Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.

4.   Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan RUPO, maka Wali
     Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan tembusan kepada
     OJK, paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.

5.   Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO.
     a. Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
         nasional, dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum pemanggilan.
     b. Pemanggilan RUPO dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui paling sedikit 1
         (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
     c. Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum RUPO kedua
         atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah diselenggarakan tetapi tidak mencapai
         kuorum.
     d. Panggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain:
           i. tanggal, tempat dan waktu penyelenggaraan RUPO;
          ii. agenda RUPO;
         iii. pihak yang mengajukan usulan RUPO;
         iv. Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
          v. kuorum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
     e. RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling lambat 21 (dua
         puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.

6.   Tata cara RUPO:
     a. Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan
          menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya.
     b. Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar
          Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO yang diterbitkan oleh KSEI.
     c. Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali Amanat.
     d. Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
          dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai dengan
          tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat atau setelah
          memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal-tanggal
          tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pelaksanaan RUPO.
     e. Setiap Obligasi sebesar Rp 1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan demikian
          setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang
          dimilikinya.
     f. Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan Nomor KTUR, kecuali Wali Amanat
          memutuskan lain.
     g. Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan dalam
          kuorum kehadiran.
     h. Sebelum pelaksanaan RUPO:
          1) Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang Obligasi dari Afiliasinya kepada Wali Amanat;
          2) Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah Obligasi yang dimiliki
                oleh Perseroan dan Afiliasinya;
          3) Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban untuk membuat surat
                pernyataan yang menyatakan mengenaiapakah Pemegang Obligasi memiliki atau tidak memiliki hubungan
                Afiliasi dengan Perseroan.
                                                        27
Page 30
     i.   RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroan dan Wali
          Amanat.
     j.   RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
     k.   Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris untuk membuat
          berita acara RUPO.
     l.   Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, maka RUPO dipimpin oleh
          Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut. Perseroan atau Pemegang
          Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut diwajibkan untuk mempersiapkan acara RUPO dan materi
          RUPO serta menunjuk Notaris untuk membuat berita acara RUPO.

7.   Dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 10.6).g) Perjanjian Perwaliamanatan, kuorum dan pengambilan
     keputusan:
     a. Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan sebagaimana
         dimaksud dalam Pasal 10.1) Perjanjian Perwaliamanatan diatur sebagai berikut:
         1) Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
                i.   dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah
                     Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                     disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
               ii.   dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai, maka wajib
                     diadakan RUPO yang kedua.
              iii.   RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit
                     3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
                     keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
                     jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
              iv.    dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai, maka wajib
                     diadakan RUPO yang ketiga.
               v.    RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit
                     3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
                     keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                     Obligasi yang hadir dalam RUPO.
         2) Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib diselenggarakan dengan
              ketentuan sebagai berikut:
                i.   dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah
                     Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                     disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
               ii.   dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai, maka wajib
                     diadakan RUPO yang kedua.
              iii.   RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit
                     2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
                     keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                     Obligasi yang hadir dalam RUPO.
              iv.    dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai, maka wajib
                     diadakan RUPO yang ketiga.
               v.    RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit
                     2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
                     keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                     Obligasi yang hadir dalam RUPO.
         3) Apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
                i.   dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                     Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                     disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
               ii.   dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai, maka wajib
                     diadakan RUPO yang kedua.
              iii.   RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit
                     1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
                     keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                     Obligasi yang hadir dalam RUPO.
              iv.    dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai, maka wajib
                     diadakan RUPO yang ketiga.
               v.    RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit
                     1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil

                                                        28
Page 31
                          keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
                          Obligasi yang hadir dalam RUPO.
         b.   RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat diselenggarakan dengan
              ketentuan sebagai berikut:
              1) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
                  yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling
                  sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
              2) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 1) tidak tercapai, maka wajib diadakan
                  RUPO kedua.
              3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga
                  per empat) bagian dari jumlah obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah
                  dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                  RUPO.
              4) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 3) tidak tercapai, maka wajib diadakan
                  RUPO yang ketiga.
              5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga
                  per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah
                  dan mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak.

    8.   Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat paling lambat
         7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat, yang ditetapkan dalam
         Perjanjian Perwaliamanatan.

    9.   Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil.

    10. Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali Amanat, karenanya Perseroan, Wali
        Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPO. Keputusan RUPO
        mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lain sehubungan dengan Obligasi,
        baru berlaku efektif sejak tanggal ditandatanganinya perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-
        perjanjian lainnya sehubungan dengan Obligasi.

    11. Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
        berperedaran nasional, biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO tersebut wajib ditanggung oleh
        Perseroan.

    12. Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian Perwaliamanatan
        dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan nilai Pokok Obligasi, perubahan tingkat Bunga
        Obligasi, perubahan tata cara pembayaran Bunga Obligasi, dan perubahan jangka waktu Obligasi dan Perseroan
        menolak untuk menandatangani perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya sehubungan
        dengan hal tersebut maka dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak keputusan RUPO atau
        tanggal lain yang diputuskan RUPO (jika RUPO memutuskan suatu tanggal tertentu untuk penandatanganan perubahan
        Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya tersebut) maka Wali Amanat berhak langsung untuk
        melakukan penagihan Jumlah Terhutang kepada Perseroan tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan RUPO.

    13. Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan bila perlu
        kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat dengan mengindahkan Undang-Undang Pasar
        Modal dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.

    14. Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
        Modal, maka peraturan perundang-undangan tersebut yang berlaku.

1.20 Hukum yang Berlaku

Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi dibuat berdasarkan dan tunduk di bawah hukum yang berlaku
di Negara Republik Indonesia.

2. HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI

Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7/2017 dan POJK No.49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang
dilaksanakan oleh PT Kredit Rating Indonesia.



                                                             29
Page 32
Untuk memenuhi ketentuan POJK No.49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh PT Kredit
Rating Indonesia. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas efek utang jangka panjang sesuai dengan surat No. RC-011/KRI-
DIR/X/2021 tanggal 12 Oktober 2021 sebagaimana telah ditegaskan kembali dengan Surat No. RTG-002/KRI-DIR/I/2012 tanggal
18 Januari 2022 perihal Surat Keterangan Peringkat atas Obligasi I REFI Tahun 2022 (Seri A, Seri B dan Seri C) dari Kredit Rating
Indonesia yang berlaku untuk periode 12 Oktober 2021 sampai dengan 1 Mei 2022 dan yang akan dilakukan review peringkat
dalam periode 1 (satu) tahun sekali, Obligasi Perseroan telah mendapat peringkat:

                                                             irBBB
                                                           (Triple B)

Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari Perseroan serta Laporan Keuangan Perseroan pada tanggal 31
Juli 2021, 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Heliantono & Rekan (Parker Randall International); serta data keuangan
auditan 31 Desember 2017 – 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik sebelumnya.

Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT Kredit Rating Indonesia yang bertindak sebagai perusahaan pemeringkat
efek.

Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi setiap tahun sekali selama jangka waktu Obligasi, sebagaimana diatur
dalam POJK No.49/2020.

Perseroan akan menyampaikan hasil pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali, selama kewajiban
Obligasi tersebut belum lunas dan menyampaikan hasil pemeringkatan baru, pernyataan atau penadapat atas Obligasi tersebut
yang diterbitkan oleh perusahaan pemeringkat efek kepada OJK, Wali Amanat dan BEI tempat Obligasi dicatatkan serta
mengumumkan hasil pemeringkatan paling kurang dalam satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
nasional atau lama (website) Bursa Efek paling lama 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir,
sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020.

3. PERPAJAKAN

Perpajakan atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan peraturan
perpajakan yang berlaku di Indonesia. Keterangan lebih lengkap mengenai perpajakan dapat dilihat pada Bab IX perihal
Perpajakan dalam Prospektus ini.

4. CARA DAN TEMPAT PELUNASAN POKOK OBLIGASI DAN PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI

Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama
Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang menyerahkan konfirmasi kepemilikan Obligasi sesuai dengan syarat-syarat dan
ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di
KSEI sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran
jatuh pada bukan Hari Bursa, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa berikutnya.

5. WALI AMANAT

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi ini
sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat antara Perseroan dengan PT Bank
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:

                                                   Alamat Wali Amanat
                             PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk
                                                       Divisi Treasury
                                          Grup Kustodian dan Wali Amanat
                                              Sinarmas MSIG Tower Lt. 9
                                                Jl. Jend. Sudirman Kav.21
                                                  Jakarta Selatan 12920
                                                    Tel. (021) 5228737
                                               Faksimili: (021) 5228738
                                        Email : trustee_custody@bankbjb.co.id

Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat terdapat dalam bab XII di dalam Prospektus ini.

                                                              30
Page 33
 II.      PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM

 Seluruh Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan dipergunakan seluruhnya
 oleh Perseroan untuk:

1.     Melunasi Pokok Medium Term Notes MTN IV B Tahun 2019 sebesar Rp.200.000.000.000, yang di terbitkan pada tanggal 27
       Februari 2019, dengan rincian sebagai berikut :
        1) Sifat Hubungan Afiliasi dengan Kreditur
            a) Pihak berelasi                                  : Rp.163.200.000.000
            b) Tidak berelasi                                  : Rp. 36.800.000.000
        2) Nilai MTN per tanggal 30/11/2021                    : Rp.200.000.000.000
        3) Nilai MTN yang akan dibayarkan/dilunasi             : Rp.200.000.000.000
        4) Nilai MTN Setelah Pembayaran                        : Rp.0
        5) Tingkat Kupon                                       : 10% p.a
        6) Sumber Dana Pembayaran Kupon                        : Internal Kas Perseroan
        7) Jatuh Tempo                                         : 27/02/2022
        8) Tujuan Penggunaan Dana
            a) Pembiayaan KPR                                  : Rp.70.000.000.000
            b) Pembiayaan KPR Modal Kerja/Konstruksi           : Rp.80.000.000.000
            c) Pembiayaan UMKM                                 : Rp.40.000.000.000
            d) Pembiayaan Multiguna                            : Rp.10.000.000.000

       Catatan:
       Pihak berelasi yang memiliki MTN IV B Tahun 2019 yaitu PT Multi Artha Griya, PT Reliance Modal Ventura, PT Reliance
       Sekuritas Indonesia Tbk, PT Viva Medika, Anton Budidjaja, Bagus Abimayu Lulu, Mulyati, Nathania Putri Budidjaja, dan Peter
       Djuliar.

 2.    Sisanya, akan digunakan untuk peningkatan portofolio pembiayaan.

 Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat penerbitan MTN baru yang dilakukan oleh Perseroan. Adapun bunga
 MTN yang berjalan sampai sekarang, dibayarkan dengan menggunakan internal kas Perseroan.

 Perseroan akan melaporkan realisasi penggunaan dana secara berkala setiap 6 bulan kepada OJK dan Wali Amanat sesuai dengan
 POJK No. 30/2015.

 Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini sebagaimana dimaksud
 di atas, maka Perseroan wajib melaporkan terlebih dahulu rencana perubahan penggunaan dana dimaksud kepada OJK dengan
 mengemukakan alasan dan pertimbangannya paling lambat 14 hari sebelum penyelenggaraan RUPO dan mendapatkan
 persetujuan terlebih dahulu dari RUPO sesuai dengan POJK No. 30/2015.

 Adapun mengenai sumber dana yang akan digunakan dalam halnya dana hasil Penawaran Umum tidak mencukupi untuk
 membiayai kegiatan, maka akan diambil dari internal kas Perseroan dan juga pendanaan diluar pasar modal (perbankan) sesuai
 dengan rencana bisnis yang sudah disampaikan ke OJK.

 Sesuai dengan POJK No. 9/2017, total biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah kurang lebih setara dengan 2,73% dari nilai
 emisi Obligasi yang meliputi:

      Biaya jasa penyelenggaraan: 0,11%;
      Biaya jasa penjaminan emisi: 0,11%;
      Biaya jasa penjualan: 1,65%;
      Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal: 0,57%, yang terdiri dari biaya jasa Akuntan Publik: 0,31%; biaya jasa Konsultan
       Hukum: 0,24%; dan biaya jasa Notaris: 0,02%;
      Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal 0,19%, yang terdiri dari biaya jasa Wali Amanat: 0,03% dan biaya jasa Perusahaan
       Pemeringkat Efek: 0,16%;
      Biaya Lain-lain (Biaya Penerbitan OJK, Biaya Listing BEI, Biaya Agen Pembayar KSEI, Biaya Iklan dan Biaya Percetakan): 0,10%.




                                                                31
Page 34
III. PERNYATAAN UTANG
Pernyataan utang berikut berasal dari laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Juli 2021 yang diambil dari laporan
keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada 31 Juli 2021, yang terdapat di bagian lain dalam
Prospektus ini.

Laporan konsolidasian posisi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Juli 2021 dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan konsolidasian arus kas Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Juli 2021, yang
terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini, telah diaudit oleh KAP Heliantono & Rekan (Parker Randall International)
berdasarkan standar audit yang ditetapkan IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 6 Oktober 2021 yang
ditandatangani oleh Yansyafrin (Izin Akuntan Publik No. AP.1482).

Pada tanggal 31 Juli 2021, Perseroan melaporkan total liabilitas sebesar Rp312.513.003.288, dengan rincian sebagai berikut:


Keterangan                                                                                                              Jumlah

Surat utang jangka menengah                                                                                    249.514.685.654
Utang pajak                                                                                                      1.444.942.451
Pinjaman yang diterima                                                                                          28.893.138.261
Beban akrual                                                                                                     3.382.948.718
Liabilitas lain-lain                                                                                            28.394.390.929
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                                                                            882.897.275
Jumlah                                                                                                         312.513.003.288

Tidak ada pembatasan-pembatasan (negative covenant) yang dapat merugikan hak-hak Pemegang Obligasi, sehingga tidak ada
pencabutan dari pembatasan-pembatasan tersebut.

Surat Utang Jangka Menengah

Saldo Surat Utang Jangka Menengah pada tanggal 31 Juli 2021 adalah sebesar Rp249.514.685.654,- yang terdiri dari:


Keterangan                                                                                                                Jumlah
Nilai nominal:
MTN IV Tahunt 2018                                                                                               50.500.000.000
MTN IVB Tahun 2019                                                                                              199.650.000.000
Biaya transaksi yang belum diamortisasi                                                                           (635.314.346)
Jumlah                                                                                                          249.514.685.654

Rincian nilai nominal surat utang jangka menengah pada tanggal 31 Juli 2021, menurut tahun jatuh temponya adalah sebagai
berikut:


Keterangan                                                                                                                Jumlah


Tahun 2021                                                                                                       50.500.000.000
Tahun 2022                                                                                                      199.650.000.000
Jumlah                                                                                                          250.150.000.000

Perseroan menerbitkan Surat Utang Jangka Menengah atau Medium Term Notes UPRI IV Tahun 2018 dan Medium Term Notes
UPRI IVB Tahun 2019 dengan jumlah nilai pokok masing-masing sebesar Rp 100 miliar dan Rp 200 miliar.

Jangka waktu MTN tersebut adalah 3 (tiga) tahun atau jangka waktu yang lebih singkat jika dilakukan Opsi oleh
Perseroan. Tingkat bunga MTN ini adalah 10% (sepuluh persen) per tahun yang dibayarkan setiap bulan. MTN Perseroan akan
jatuh tempo masing-masing pada 29 Oktober 2021 (MTN UPRI IV Tahun 2018) dan 27 Pebruari 2022 (MTN UPRI IVB Tahun 2019).

MTN ini tidak dijamin dengan agunan khusus namun dijamin dengan piutang pembiayaan, baik yang telah ada maupun yang akan
ada di kemudian hari dan tidak dicatatkan di bursa manapun.

                                                              32
Page 35
Perseroan menunjuk PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, serta pihak-pihak berelasi, dan masing-masing sebagai kustodian MTN.

Pada periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2021 Perseroan melakukan pembelian kembali MTN IV dan MTN IVB
masing-masing sebesar nihil dan Rp38.500.000.000. Pada tahun 2020 Perseroan melakukan pembelian kembali MTN IV dan MTN
IVB masing-masing sebesar Rp159.350.000.000 dan Rp3.000.000.000. Pada tahun 2019 Perseroan melakukan pembelian kembali
MTN IV dan MTN IVB masing-masing sebesar Rp18.000.000.000 dan Rp7.000.000.000 serta menyetujui konversi dari MTN IV
yang dimiliki oleh PT Reliance Capital Management sebesar Rp33.000.000.000 menjadi modal saham Perseroan.

Utang Pajak

Saldo utang pajak pada tanggal 31 Juli 2021 adalah sebesar Rp1.444.942.451,- yang terdiri dari:


Keterangan                                                                                                          Jumlah
Pajak kini
 2019                                                                                                                    -
 2017                                                                                                          686.422.838
 2016                                                                                                          423.432.910
Pajak penghasilan
 Pasal 4 (2)                                                                                                    295.130.137
 Pasal 21                                                                                                        35.429.490
 Pasal 23                                                                                                         4.524.076
 Pasal 25                                                                                                                 -
Jumlah                                                                                                        1.444.942.451

Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh wajib pajak (self-
assessment). Berdasarkan Undang-undang No. 28 Tahun 2007 mengenai Perubahan Ketiga atas Ketentuan Umum dan Tata Cara
Perpajakan, Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak dalam jangka waktu 5 tahun setelah terutangnya
pajak, dengan beberapa pengecualian, sebagaimana diatur dalam Undang-undang tersebut.

Pinjaman yang Diterima

Saldo Pinjaman yang Diterima pada tanggal 31 Juli 2021 adalah sebesar Rp28.893.138.261,- yang terdiri dari:


Keterangan                                                                                                           Jumlah
Pinjaman bank
  PT Bank Central Asia Tbk                                                                                     8.664.712.765

Pinjaman pihak ketiga
  PT Sarana Multigriya Finansial                                                                               9.228.425.496
  PT Wijaya Unggul Sentosa                                                                                                 -
Pinjaman musyarakah                                                                                           11.000.000.000
Jumlah                                                                                                        28.893.138.261


Pada tanggal 30 Januari 2018, Perseroan memperoleh fasilitas kredit berupa installment loan dari PT Bank Central Asia Tbk
sebesar Rp 30 miliar. Fasilitas ini berjangka waktu 5 tahun dan dikenakan suku bunga sebesar 10,75% per tahun. Pinjaman ini
dijamin dengan 2 unit ruang kantor milik PT Suryatama Tigamitra, pihak berelasi, yang terletak di Jl. KH Mas Mansyur Kav. 126
Jakarta. Saldo pinjaman pada tanggal 31 Desember 2020 adalah saldo setelah dikurangi biaya transaksi yang belum diamortisasi
sebesar Rp 68.513.573.

Sehubungan dengan fasilitas di atas, Perseroan diwajibkan untuk memenuhi batasan-batasan tertentu antara lain menjaga
rasio keuangan yang dipersyaratkan oleh bank yaitu menjaga gearing ratio maksimal 5 kali dan Non Performing Financing (NPF)
maksimal 2%, selain itu juga tidak diperbolehkan menerima pinjaman dari pihak lain berhubungan dengan jaminan yang telah
diberikan oleh Perseroan kepada Bank, meminta persetujuan dari Bank apabila akan melakukan penarikan dividen lebih dari
30% dari laba berjalan sebelumnya, memberitahukan Bank apabila terdapat perubahan susunan pengurusan dan pemegang
saham sepanjang Anton Budidjaja masih sebagai ultimate shareholders perseroan dan memberitahukan apabila terdapat
penambahan pinjaman dari pihak lain.


                                                              33
Page 36
Pada tanggal 31 Juli 2021, Perseroan telah mematuhi semua persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian pinjaman. Nilai
tercatat pada biaya perolehan diamortisasi dari pinjaman bank adalah sebagai berikut:


Keterangan                                                                                                             Jumlah
Pinjaman bank                                                                                                   8.700.000.000
BIaya perolehan yang belum diamortisasi                                                                           (35.287.235)
Jumlah                                                                                                          8.664.712.765


PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)

Berdasarkan perjanjian pemberian pinjaman tanggal 9 Nopember 2018, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) setuju
memberikan fasilitas pinjaman sebesar Rp10 miliar yang digunakan untuk refinancing Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Fasilitas ini
berjangka waktu satu tahun sejak tanggal pencairan pinjaman dan dikenakan suku bunga sebesar 9,5% per tahun. Fasilitas ini
dijamin dengan fidusia tagihan KPR sebesar 125%. Pada tanggal 18 Nopember 2019, perseroan telah melunasi seluruh pinjaman
ke PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).

Berdasarkan perjanjian pemberian pinjaman tanggal 30 Oktober 2019, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) setuju
memberikan fasilitas pinjaman sebesar Rp2.641.261.367 yang digunakan untuk refinancing KPR. Fasilitas ini berjangka waktu 5
(lima) tahun sejak tanggal pencairan pinjaman dan dikenakan suku bunga sebesar 8,75% per tahun serta dijamin dengan fidusia
tagihan KPR sebesar 100%.

Berdasarkan perjanjian pemberian pinjaman tanggal 13 Januari 2020, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) setuju memberikan
fasilitas pinjaman sebesar Rp5.151.841.949 yang digunakan untuk refinancing KPR. Fasilitas ini berjangka waktu 5 (lima) tahun
sejak tanggal pencairan pinjaman dan dikenakan suku bunga sebesar 8,60% per tahun serta dijamin dengan agunan portofolio
KPR.

Berdasarkan perjanjian pemberian pinjaman tanggal 29 Desember 2020, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) setuju
memberikan fasilitas pinjaman sebesar Rp4.301.570.566 yang digunakan untuk refinancing KPR. Fasilitas ini berjangka waktu 3
(tiga) tahun sejak tanggal pencairan pinjaman dan dikenakan suku bunga sebesar 9,00% per tahun serta dijamin dengan agunan
portofolio KPR.

PT Wijaya Unggul Sentosa

Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 29 Juni 2019, PT Wijaya Unggul Sentosa setuju untuk memberikan fasilitas pinjaman
sebesar Rp 5 miliar secara bertahap yang digunakan untuk pengembangan usaha. Pinjaman ini dikenakan bunga 18% per tahun
dan berjangka waktu 1 (satu) tahun sejak tanggal perjanjian ini.

Pada tanggal 6 Februari 2020, PT Wijaya Unggul Sentosa (Shopintar) telah memberitahukan pengakhiran kerjasama pembiayaan
dengan Perseroan, dalam Surat Pemberitahuan Pengakhiran Kerjasama (SPPK) yang efektif per tanggal 7 Maret 2020. Seluruh
kewajiban pembayaran kembali atas fasilitas pokok beserta seluruh bunga telah diselesaikan pada tanggal 12 Maret 2020.


Pinjaman Musyarakah

Rincian fasilitas pinjaman musyarakah Perseroan adalah sebagai berikut:
                                               Jumlah
 Shahibul Maal                                                                    Nisbah Bagi Hasil        Jangka Waktu
                                               dan/atau jaminan Pembiayaan

 Koperasi Jasa Gramindo Berkah Madani                           3.000.000.000     17,5%-19,5%              60 bulan
 PT Unicorn Technologi Indonesia                                8.000.000.000     16%-18%                  12 bulan
 Jumlah                                                        11.000.000.000




                                                             34
Page 37
Beban Akrual

Saldo Beban akrual pada tanggal 31 Juli 2021 adalah sebesar Rp3.382.948.718,- yang terdiri dari:


Keterangan                                                                                                          Jumlah
Jasa manajemen                                                                                               1.046.461.600
Jasa professional                                                                                             577.832.200
Bunga                                                                                                         313.814.703
Asuransi tenaga kerja                                                                                                   -
Lain-lain                                                                                                   1.444.840.215
Jumlah                                                                                                      3.382.948.718

Liabilitas Lain-Lain

Saldo Liabilitas lain-lain pada tanggal 31 Juli 2021 adalah sebesar Rp28.394.390.929,- yang terdiri dari:


Keterangan                                                                                                          Jumlah
Titipan konsumen                                                                                            18.035.507.555
Utang developer                                                                                             10.358.883.374
Jumlah                                                                                                      28.394.390.929

Titipan konsumen merupakan uang yang diterima terlebih dahulu sehubungan dengan penerimaan angsuran piutang
pembiayaan dan pembayaran premi asuransi dari konsumen.

Utang kepada developer merupakan utang kepada developer (pihak ketiga) sehubungan dengan kegiatan pembiayaan yang tidak
dikenakan bunga dan biasanya akan dibayarkan sesuai dengan perjanjian yang disepakati.

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

Perseroan menyelenggarakan imbalan kerja jangka panjang untuk 32 karyawan pada tanggal 31 Juli 2021 sesuai Undang- undang
No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Pada tanggal 31 Juli 2021, Perseroan mempunyai saldo liabilitas imbalan kerja jangka panjang sebesar Rp882.897.275,- dengan
mutasi nilai kini kewajiban pasca kerja sebagai berikut:


Keterangan                                                                                                           Jumlah
Saldo awal tahun                                                                                                786.897.946
Biaya jasa kini                                                                                                 54.626.735
Biaya bunga                                                                                                     32.820.202
Pembayaran imbalan pasca kerja                                                                                           -
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti                                                                      8.552.392
Saldo akhir tahun                                                                                              882.897.275

Perhitungan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Muh Imam Basuki dan Rekan,
aktuaris independen.

Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan kerja jangka panjang:

Keterangan                                                                                                     31 Juli 2021
Tingkat Diskonto                                                                                                     7,78%
Tingkat Kenaikan Gaji per tahun                                                                                        5,0%
Tingkat Kematian                                                                                                    TMI IV
Usia Pensiun Normal                                                                                                      57




                                                                35
Page 38
Analisa sensitivitas dari perubahan asumsi-asumsi utama terhadap liabilitas imbalan kerja jangka panjang adalah sebagai berikut:

                                                                                31 Juli 2021
                                                                   Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti
                                                      Perubahan asumsi          Kenaikan asumsi      Penurunan asumsi
 Tingkat diskonto                                           1%                    (24.761.958)          26.428.952
 Tingkat pertumbuhan gaji                                   1%                     24.375.903          (23.208.085)

Perseroan tidak memiliki liabilitas kontinjensi yang signifikan pada tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019.

Perseroan mengadakan perjanjian sewa Kantor Gedung Soho Westpoint, Jl. Macan Kav. 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta
Barat dengan PT Multi Artha Griya untuk periode 1 Juli 2020 sampai dengan 30 Juni 2023. Perseroan telah melakukan
pembayaran di muka beban sewa atas komitmen sewa tersebut diatas dan oleh karenanya tidak ada liabilitas sewa yang diakui di
laporan posisi keuangan.

Komitmen

Perseroan mengadakan perjanjian sewa sebagai berikut :

         Pihak lawan                            Item yang disewa                                  Periode perjanjian

PT Multi Artha Griya                         Kantor pusat di Jakarta                          1 Juli 2020 – 30 Juni 2023

Perseroan sudah melakukan pembayaran di muka beban sewa atas komitmen sewa tersebut diatas dan oleh karenanya tidak ada
liabilitas sewa yang diakui di laporan keuangan.


SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL 31 JULI 2021 TELAH DIUNGKAPKAN DALAM SEMUA HAL YANG MATERIAL
DALAM PROSPEKTUS. SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA PROSPEKTUS, PERSEROAN TELAH MELUNASI SELURUH
LIABILITASNYA YANG TELAH JATUH TEMPO.

SETELAH TANGGAL 31 JULI 2021 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT, DAN DARI TANGGAL
LAPORAN KEUANGAN TERSEBUT SAMPAI DENGAN EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN , PERSEROAN TIDAK MEMILIKI
LIABILITAS DAN IKATAN -IKATAN BARU SELAIN LIABILITAS -LIABILITAS YANG TIMBUL DARI KEGIATAN USAHA NORMAL
PERSEROAN SERTA LIABILITAS -LIABILITAS YANG TELAH DINYATAKAN DI ATAS DAN DALAM SEMUA HAL YANG MATERIAL
DALAM PROSPEKTUS INI.

MANAJEMEN DALAM HAL INI BERTINDAK UNTUK DAN ATAS NAMA PERSEROAN SERTA SEHUBUNGAN DENGAN TUGAS DAN
TANGGUNG JAWABNYA DALAM PERSEROAN DENGAN INI MENYATAKAN KESANGGUPANNYA UNTUK MEMENUHI PADA SAAT
JATUH TEMPO SELURUH LIABILITAS YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN SERTA DISAJIKAN DALAM
PROSPEKTUS INI.

PERSEROAN TELAH MEMENUHI SEMUA RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYAR ATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG PERSEROAN
KECUALI RASIO UTANG BANK KE BANK BCA PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2019.

MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA TIDAK TERDAPAT PINJAMAN PERSEROAN YANG TELAH JATUH TEMPO
TETAPI BELUM DILUNASI.

TIDAK TERDAPAT FAKTA MATER IAL KECUALI SEBAGAIMANA TELAH DIUNGKAPKAN DIDALAM PROSPEKTUS INI YANG
MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN
KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN A KUNTAN
PUBLIK SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN.

TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DILAKUKAN OLEH PERSEROAN
ATAU ENTITAS ANAK DALAM KELOMPOK USAHA PERSEROAN YANG BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP KE LANGSUNGAN
USAHA PERSEROAN.

TIDAK TERDAPAT KEJADIAN LALAI ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN SETELAH TANGGAL LAPORAN
KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA PROSPEKTUS.

SEHUBUNGAN DENGAN LIABILITAS -LIABILITAS YANG TELAH DIUNGKAPKAN TERSEBUT DIATAS, PERSEROAN MENYATAKAN
TIDAK TERDAPAT NEGATIVE COVENANTS YANG AKAN MERUGIKAN HAK -HAK PEMEGANG OBLIGASI.




                                                              36
Page 39
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting yang disajikan dibawah ini dengan laporan posisi keuangan
Perseroan pada tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain,
laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan
2019 beserta catatan – catatan atas laporan – laporan keuangan tersebut yang terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini
telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Calon Investor juga harus membaca Bab V
Prospektus ini yang berjudul Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.

Tabel berikut ini merupakan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang berasal dari dan/atau dihitung berdasarkan laporan
keuangan Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020, dan 2019 yang tercantum dalam
Prospektus.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Juli 2021 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Heliantono dan Rekan (Parker Randall International), berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh
IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 6 Oktober 2021, yang ditandatangani oleh Yansyafrin (Izin
Akuntan Publik No. AP.1482).

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2020 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono dan Rekan (Parker Randall International), berdasarkan standar audit yang
ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 28 Juli 2021, yang ditandatangani oleh
Yansyafrin (Izin Akuntan Publik No. AP.1482).

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2019 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (an independent member of Moore Stephens International Ltd.),
berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 19 Mei 2020,
yang ditandatangani oleh Suharsono (Izin Akuntan Publik No. AP.0003).


Laporan Posisi Keuangan



                                                                       31 Juli                         31 Desember
                       Uraian                                          2021                   2020                    2019
                                                                      (Audit)                (Audit)                 (Audit)
 ASET
 Kas dan bank                                                      7.437.094.502          1.366.472.701          9.095.178.837
 Investasi jangka pendek kepada pihak berelasi                                  -                      -                     -
 Piutang pembiayaan - bersih                                     211.977.241.980        235.385.442.279        314.904.934.178
 Piutang sewa pembiayaan - bersih                                    642.979.331          1.543.839.242         26.146.535.613
 Piutang pembiayaan konsumen - bersih                             78.889.882.941         76.153.728.119         42.067.246.514
 Piutang pembiayaan syariah - bersih                              84.897.292.403         51.422.962.937         73.080.026.944
 Piutang lain-lain
 - Pihak berelasi                                                 70.584.779.635          7.000.000.000          4.000.000.000
 - Pihak ketiga                                                   35.127.275.528         21.737.853.812          2.280.270.598
 Pajak dibayar dimuka                                                          -
 Biaya dibayar dimuka                                              2.291.324.130            223.796.463            223.585.908
 Aset pajak tangguhan                                                194.237.400          1.596.212.481          4.170.794.084
 Aset tetap                                                        2.442.607.638          2.945.364.206            620.727.377
 Aset hak guna                                                     1.414.017.000          1.844.370.000                      -
 Agunan yang diambil alih                                         20.116.958.903         38.834.337.700          3.820.939.354
 Klaim lebih bayar pajak                                           3.752.108.270          3.129.814.713                      -
 Aset lain-lain                                                      284.000.000            284.000.000            153.472.500
 JUMLAH ASET                                                     520.051.799.661        443.468.194.653        480.563.711.907

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS
 Surat utang jangka menengah                                      249.514.685.654       181.533.639.195        235.035.313.737
 Utang pajak                                                        1.444.942.451         1.402.347.594          2.151.105.617
 Pinjaman yang diterima                                            28.893.138.261        28.571.512.931         37.434.499.513
                                                            37
Page 40
 Beban akrual                                                        3.382.948.718             2.558.552.746        1.246.275.568
 Liabilitas lain-lain                                               28.394.390.929            28.496.340.944       15.146.219.808
 Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                               882.897.275               786.897.946        1.402.872.785
 JUMLAH LIABILITAS                                                 312.513.003.288           243.349.291.356      292.416.287.028

 EKUITAS
 Ekuitas yang diatribusikan
 Modal saham                                                       133.000.000.000           133.000.000.000      133.000.000.000
 Tambahan modal disetor                                                 30.000.000                30.000.000           30.000.000
 Saldo laba                                                         74.508.796.373            67.088.903.297       55.117.424.879
 JUMLAH EKUITAS                                                    207.538.796.373           200.118.903.297      188.147.424.879



Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

                                                                                                                             (dalam Rupiah)
                                                                             31 Juli                                  31 Desember
                     Uraian                                         2021                  2020               2020                2019
                                                                   (Audit)               (Reviu)            (Audit)             (Audit)
PENDAPATAN
Bunga
  Pembiayaan                                                  17.727.893.521           20.094.439.671    36.983.614.613      41.982.286.869
  Sewa pembiayaan                                                115.219.169            1.306.123.298     1.742.302.861       6.137.167.823
  Pembiayaan konsumen                                          5.693.464.140            6.205.395.431     5.569.578.304       5.857.239.672
  Marjin/bagi hasil                                           13.902.386.539            4.144.873.875     7.234.532.142       8.341.104.155
  Anjak piutang                                                            -                        -                 -                   -
  Bank                                                             10.005.151          77.429.943            81.412.945          276.605.301
Administrasi                                                     491.371.511          416.632.742         1.144.840.133        1.741.128.399
Denda                                                                 491.579          10.442.283            11.286.262          559.639.265
Asuransi                                                           19.609.205         116.997.504           139.091.287           79.127.840
Keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih                      177.133.512          984.473.633           361.088.973      (1.479.966.565)
Keuntungan penjualan aset tetap                                  (56.526.037)                   -                     -          235.925.000
Lainnya                                                        1.814.020.596          512.586.986           115.591.364           92.829.972
Jumlah pendapatan                                             39.895.068.886       33.869.395.366        53.383.338.884      63.823.087.731
BEBAN
Beban umum dan administrasi                                   10.364.408.405        10.422.480.047        17.714.960.689     14.522.406.589
Beban pemasaran                                                    80.676.868           37.240.464            51.358.264         33.482.260
Cadangan kerugian (pemulihan) penurunan nilai piutang         (5.489.632.459)     (29.376.696.639)      (43.197.696.605)     16.712.819.847
Cadangan Kerugian penurunan nilai agunan yang diambil
alih                                                                        -                    -         4.938.068.773                  -
Beban bunga dan keuangan                                       19.622.123.208       14.197.216.833        22.214.078.916     30.299.198.460
Beban lain-lain                                                 5.679.240.016       14.901.089.146        22.565.565.866         62.621.366
Jumlah beban                                                  30.256.816.038       10.181.329.851        24.286.335.903      61.630.528.522
LABA SEBELUM PAJAK                                              9.638.252.848      23.688.065.515        29.097.002.981       2.192.559.209
BEBAN PAJAK                                                   (2.211.688.906)      (6.236.202.100)       (7.453.074.844)      (570.719.176)
LABA TAHUN BERJALAN                                             7.426.563.942      17.451.863.415        21.643.928.137       1.621.840.033
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi Pengukuran
kembali liabilitas imbalan pasti                                   (8.552.392)           401.493.855        688.275.181       (125.153.402)
Pajak sehubungan dengan pos yang tidak akan
direklasifikasi                                                     1.881.526            (88.328.648)     (151.420.540)          31.288.351
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
   - SETELAH PAJAK                                                (6.670.866)         313.165.207           536.854.641         (93.865.051)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                7.419.893.076       17.765.028.622        22.180.782.778       1.527.974.982
LABA PER SAHAM DASAR                                                   55.839             131.217               162.736               12.194




                                                              38
Page 41
 Rasio Keuangan
                                                                      (dalam persentase, kecuali dinyatakan lainnya)

                                                            31 Juli                 31 Desember
                     Keterangan
                                                             2021         2020                      2019
   Rasio Pertumbuhan (%)
    Pendapatan Usaha                                         17,79               (16,3)                  (6,5)
    Laba (Rugi) Tahun Berjalan                              (57,45)             1.234,5                 (85,7)
    EBITDA                                                  (22,70)              (27,7)                 (14,8)
    Total Aset                                               17,27                (7,7)                  (1,9)
    Total Liabilitas                                         28,42               (16,7)                 (13,1)
    Total Ekuitas                                            3,71                  6,3                    22,4
    Net Interest Margin (NIM)                                4,74                 8,04                    7,02
    Gross Profit Margin (GPM)                                18,5                 22,0                    28,0
   Rasio Keuangan (x)
    Total Liabilitas/Total Ekuitas                           1,51                1,22                      1,55
    Total Liabilitas/Total Aset                              0,60                0,55                      0,61
    Total Ekuitas/Total Aset                                 0,40                0,45                      0,39
   Rasio Usaha(%)
    Laba (Rugi) Tahun Berjalan/Pendapatan Usaha             18,62               40,54                    2,54
    Return on Asset (ROA)                                    1,43                4,88                    0,34
    Return on Equity (ROE)                                   3,58               10,82                    0,86
    Laba periode/tahun berjalan/pendapatan                  18,62               40,54                    2,54
    FAR                                                     72,38               82,19                   94,93
    DER                                                     150,58              121,60                 155,42
    BOPO                                                    79,71               45,90                   94,85
    NPF Gross                                                1,97                1,88                   22,41
   Rasio Kecukupan Modal (x)
    Gearing Ratio                                            1,25                1,01                      1,32
   Rasio Likuiditas (X)
    Current Ratio                                            2,43                3,82                      4,36
    Quick Ratio                                              1,89                2,78                      4,08
    Debt Service Coverage Ratio (DSCR)                       1,58                2,53                      3,33
    Interest Coverage Ratio (ICR)                            1,49                2,31                      1,07



Rasio Keuangan Yang Dipersyaratkan Dalam Perjanjian Utang

                                                                      31 Juli               31 Desember
        Rasio Keuangan                Rasio yang dipersyaratkan
                                                                      2021                2020         2019
   Gearing Ratio (x)                        Maksimum 5x                1,25               1,01         1,32
   Non Performing Financing
   (>90 hari) (%)                           Maksimum 5%                1,97               1,88         22,41




                                                            39
Page 42
V.      ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan yang disajikan dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan “Ikhtisar Data Keuangan
Penting” dan laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan yang tercantum dalam Prospektus ini.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Juli 2021 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Heliantono dan Rekan (Parker Randall International), berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI,
dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 6 Oktober 2021, yang ditandatangani oleh Yansyafrin (Izin Akuntan
Publik No. AP.1482).

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2020 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono dan Rekan (Parker Randall International), berdasarkan standar audit yang ditetapkan
oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 28 Juli 2021, yang ditandatangani oleh Yansyafrin (Izin
Akuntan Publik No. AP.1482).

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2019 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (an independent member of Moore Stephens International Ltd.),
berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 19 Mei 2020,
yang ditandatangani oleh Suharsono (Izin Akuntan Publik No. AP.0003).

Tahun 2020 merupakan tahun yang menantang bagi Perseroan, dimana terdapat sejumlah kendala yang dihadapi oleh Perseroan
antara lain Covid-19 dan keterbatasan sumber pendanaan dimana perbankan banyak yang menghentikan kerjasama dengan
Perusahaan Pembiayaan dalam penyaluran kreditnya. Dengan berjalannya waktu pada 2021 pandemi Covid 19 masih membuat
usaha Perseroan mengalami perlambatan belum sesuai dengan rencana kerja Perseroan yang mana hal ini disebabkan oleh adanya
pelonjakan kasus Covid-19 yang mengakibatkan perlambatan ekonomi dengan adanya kebijakan terkait Pemberlakuan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat Mikro (PPKM Mikro).

Perseroan menyadari bahwa kebijakan pemerintah dapat mempengaruhi kondisi keuangan Perseroan. Dalam hal ini Perseroan
berusaha untuk melakukan upaya-upaya dengan mengantisipasi terjadinya perubahan kebijakan pemerintah tersebut dengan fokus
pada sektor pembiayaan yang tidak terdampak secara langsung terhadap kebijakan PPKM Mikro, seperti sektor pembiayaan
perumahan menengah bawah, pembiayaan multiguna khusus kepada karyawan.

Dalam hal kebijakan pemerintah yang mempengaruhi Perseroan baik secara langsung adalah kebijakan untuk Covid-19, terkait
dengan Covid-19 ini Otoritas Jasa Keuangan pada tahun 2020 mengeluarkan aturan relaksasi keuangan. Aturan ini memberikan
kelonggaran kepada Perseroan dan Perusahaan Pembiayaan lain untuk dapat melakukan recovery serta fokus pada collection.
Setelah aturan ini diterapkan sebagian nasabah yang berdampak terhadap COVID-19 ini mengajukan Restrukturisasi kepada
Perseroan. Sehingga Perseroan harus mengupayakan pengajuan tersebut sesuai aturan relaksasi dari OJK, tentu dengan
Persyaratan yang sudah di tentukan oleh OJK. Perseroan memberikan kebijakan untuk jenis retrukturisasi yaitu adalah
Perpanjangan Tenor, dan penangguhan angsuran.

Namun tidak sedikit juga kebijakan Pemerintah ini memberikan dampak positif terhadap Perseroan. Sebagai contoh program
Pemerintah pengadaan rumah subsidi untuk kalangan kelas menengah, kelas bawah atau pun masyarakat dalam sektor informal
menjadi potensi yang dapat dimanfaatkan sehingga memberikan dampak positif untuk Perseroan. Namun Perseroan mengikuti
perkembangan kondisi perekonomian yang terjadi sehingga Perseroan dapat menyusun berbagai strategi untuk mengantisipasi
terjadinya perubahan kebijakan pemerintah.

1. Umum

Perseroan adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan berkedudukan di Jakarta.
Perseroan didirikan dengan nama “PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation” sebagaimana termaktub dalam Akta Perseroan Terbatas “PT
Sebaru Sejahtera Finance Corporation No. 38 tanggal 12 Mei 1989, yang dibuat di hadapan M.M.I. Wiardi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2.7473.HT.01.01- Th’89 tanggal 15 Agustus 1989 serta telah
didaftarkan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat di bawah No. 1130/1989 tanggal 22 Agustus 1989 (“Akta Pendirian”).

Perseroan menjalankan kegiatan usaha dalam bidang pembiayaan dan pembiayaan syariah yang merupakan Unit Usaha
Syariah, yang antara lain meliputi:
I. Pembiayaan Investasi
II. Pembiayaan Modal Kerja
III. Pembiayaan Multiguna
IV. Pembiayaan Jual Beli (Khusus Syariah)
V. Pembiayaan Jasa (Khusus Syariah)
IV. Kegiatan usaha pembiayaan lain yang telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).



                                                                 40
Page 43
Segmen Operasi

Selain yang tersebut diatas, Perseroan juga mengelola kegiatan usahanya dengan mengidentifikasi segmen sebagai berikut :
 Properti (Perumahan)
    Pembiayaan properti yang dimaksud adalah pembiayaan dengan tujuan pembelian properti dan menyasar segmen
    masyarakat berpendapatan menengah dan bawah. Secara pertumbuhan pada 31 Juli 2021, pembiayaan properti mengalami
    kenaikan dibandingkan posisi 31 Juli 2020 sebesar Rp 52,7 Milyar dari Rp74,81 Milyar menjadi Rp127,53 Milyar atau
    mengalami kenaikan sebesar 70,47%. Atau menyumbang sebesar 33,88% pada tahun 2021 dan sebesar 22,54% terhadap
    total pembiayaan sebesar Rp 376,40 Milyar dan Rp 331,90 Milyar. Dari posisi laba tahun berjalan juga mengalami kenaikan
    dibandingkan posisi 31 Juli 2021 yaitu sebesar Rp 2,24 Milyar dari Rp 7,08 Milyar pada 2020 menjadi Rp 10,04Milyar atau
    naik sebesar 28,74% . segmen ini memberikan kontribusi sebesar 13,60% pada Juli 2020 dan sebesar 23,39% pada tahun Juli
    2021untuk posisi laba tahun berjalan.

   Konsumtif (Multiguna)
    Pembiayaan konsumtif dimaksud disini adalah pembiayaan multiguna baik langsung ataupun dengan kerjasama dengan
    mitra fintech. Secara pertumbuhan pada 31 Juli tahun 2021, pembiayaan konsumtif mengalami kenaikan dibandingkan posisi
    31 Juli 2020 sebesar Rp 12,35 Milyar dari Rp 8,92 Milyar menjadi Rp 21,27 Milyar atau mengalami sebesar 138,50%. Atau
    menyumbang sebesar 5,65%% pada 31 Juli 2020 dan sebesar 2,69% pada 31 Juli 2021 terhadap total pembiayaan sebesar Rp
    331,90 Milyar dan Rp 37640 Milyar.

   Kebutuhan usaha (Modal Kerja)
    Segmen ini untuk kebutuhan usaha baik korporasi maupun pelaku UMKM dengan bekerja sama dengan komunitas dan
    koperasi, baik dalam bentuk pembiayaan modal kerja ataupun pembiayaan investasi atau dalam bentuk pembiayaan
    produktif. Secara pertumbuhan pada 31 Juli tahun 2021, pembiayaan kebutuhan usaha mengalami penurunan dibandingkan
    posisi 31 Juli 2020 sebesar Rp 20,66 Milyar dari Rp 248,16 Milyar menjadi 227,50Milyar atau sebesar 8,33%. Atau
    menyumbang sebesar 74,77% pada tahun 2020 dan sebesar 60,45% pada posisi 2021 terhadap total pembiayaan sebesar Rp
    331,90 Milyar dan Rp 376,40 Milyar. Dari posisi laba tahun berjalan juga mengalami penurunan dibandingkan posisi 31 Juli
    2020 yaitu sebesar Rp 19,06Milyar dari Rp 50,02 Milyar pada 31 Juli 2021 menjadi Rp 30,95Milyar atau tutun sebesar 38,12%
    . segmen ini memberikan kontribusi sebesar 87,18% pada 2020 dan sebesar 72,10% pada tahun 2021 untuk posisi laba tahun
    berjalan.

Visi Perseroan adalah
Menjadi perusahaan pembiayaan terdepan yang memberikan solusi keuangan bagi masyarakat berpenghasilan menengah kebawah
dan pelaku UMKM.

Misi Perseroan adalah
Kemitraan                      :   Kami melakukan kemitraan dengan komunitas yang mengerti kebutuhan dari para
                                   anggotanya.
Skalabilitas                   :   Kami memberikan solusi keuangan kepada para mitra kami sehingga bias menaikkan skala
                                   bisnis para anggota mitra bisnis/komunitas
Kesinambungan                  :   Kami memberikan pelayanan yang dapat diandalkan dan memberi nilai tambah sesuai
                                   dengan kebutuhan target market dan mitra bisnis kami yang dikelola dengan management
                                   risiko yang baik.
Technology                     :   Kami menggunakan teknologi digital untuk dapat menjangkau semua nasabah kami
                                   dengan cara yang efesien.
Good Corporate Governance      :   Kami mengelola bisnis kami dengan secara professional,tata kelola yang bersih, akuntabel
                                   dan transparansi.

2. Perubahan Kebijakan Akuntansi

Perseroan tidak melakukan perubahan kebijakan akuntansi pada tahun 2020 dan 2019.

3. Keuangan

Keterangan yang diberikan dalam bab ini, harus dibaca bersama-sama dengan Laporan Keuangan Perseroan beserta
catatan atas Laporan Keuangan dalamnya, yang terpada pada Bab XVI dalam Prospektus ini. Informasi yang disajikan
berikut bersumber dari Laporan keuangan Perseroan pada tanggal yang berakhir pada 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan (Parker Randall International), berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI,
dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 28 Juli 2021, yang ditandatangani oleh Yansyafrin (Izin Akuntan Publik
No. AP.1482).

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2019 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (an independent member of Moore Stephens International Ltd.), berdasarkan
standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 19 Mei 2020, yang
ditandatangani oleh Suharsono (Izin Akuntan Publik No. AP.0003).



                                                            41
Page 44
a.     Analisa Kinerja Keuangan

Pendapatan
                                                                                                                    (dalam Rupiah)

                                                                     31 Juli                            31 Desember
                   Uraian                              2021                       2020             2020                2019
                                                      (Audit)                    (Reviu)          (Audit)             (Audit)
     PENDAPATAN
     Bunga
       Pembiayaan                                  17.727.893.521              20.094.439.671   36.983.614.613   41.982.286.869
       Sewa pembiayaan                                115.219.169               1.310.393.752    1.742.302.861    6.137.167.823
       Pembiayaan konsumen                          5.693.464.140               6.205.395.431    5.569.578.304    5.857.239.672
       Marjin/bagi hasil                           13.902.386.539               4.144.873.875    7.234.532.142    8.341.104.155
       Anjak piutang                                            -                           -                -                -
       Bank                                             10.005.151             77.429.943           81.412.945       276.605.301
     Administrasi                                     491.371.511             416.632.742        1.144.840.133     1.741.128.399
     Denda                                                 491.579             10.442.283           11.286.262       559.639.265
     Asuransi                                           19.609.205            116.997.504          139.091.287        79.127.840
     Keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih      177.133.512             984.473.633          361.088.973   (1.479.966.565)
     Keuntungan penjualan aset tetap                  (56.526.037)                      -                    -       235.925.000
     Lainnya                                        1.814.020.596             512.586.986          115.591.364        92.829.972
     Jumlah pendapatan                             39.895.068.886          33.869.395.366       53.383.338.884   63.823.087.731



Perbandingan Pendapatan untuk Periode tujuh bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Juli 2021 dan 2020

Jumlah pendapatan Perseroan mengalami peningkatan sebesar 17,79% menjadi Rp39.895.068.886 untuk periode yang berakhir
pada 31 Juli 2021 dari sebelum nya sebesar Rp33.869.395.365 pada periode yang sama tahun 2020. Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan pendapatan margin bagi hasil pembiayaan Syariah pada segmen pembiayaan multiguna yang
meningkat dari Rp 4.144.873.875 pada posisi 31 Juli 2020 menjadi Rp 13.902.386.539 atau naik sebesar 235,41%. Segmen
pembiayaan multi guna menyumbang sebesar Rp 1.962.273.538 atau 14,11%untuk saldo pendapatan bagi hasil Pembiayaan
Syariah.

Perbandingan Pendapatan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 dan 2019

Jumlah pendapatan Perseroan mengalami penurunan sebesar 16,36% menjadi Rp53.383.338.884 untuk periode yang
berakhir pada 31 Desember 2020 dari sebelumnya Rp63.823.087.731 pada periode yang sama tahun 2019. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh menurunnya pembiayaan sebesar Rp4.998.672.256 dari sejumlah Rp41.982.286.869 pada periode yang
berakhir pada 31 Desember 2019 menjadi Rp36.983.614.613 periode yang sama di tahun 2020. Perubahan yang cukup signifikan ini
disebabkan oleh Pelunasan yang dilakukan sebelum jatuh tempo dengan mayoritas Corporate Account dan juga Perseroan yang
melakukan penghentian sementara untuk pembiayaan baru untuk pembiayaan konsumen pada produk multiguna dan mikro
produktif UMKM sebesar Rp1.106.572.013 (13%) selama terjadinya awal pandemi di tahun 2020 dari bulan April 2020 sampai
dengan September 2020.
Selain itu, penurunan pendapatan Perseroan juga disebabkan oleh penurunan pendapatan atas sewa pembiayaan dari
Rp6.137.167.823 pada periode yang berakhir pada 31 Desember 2019 menjadi Rp1.742.302.861 pada periode yang sama di tahun
2020. Penurunan sejumlah Rp4.394.864.962 ini disebabkan oleh Penghapusan sewa pembiayaan atas pembiayaan bermasalah
yang mana jaminannya telah dikuasai Perseroan dan dikategorikan sebagai Aset Yang Diambil Alih (AYDA).
Penghasilan Komprehensif lain mengalami peningkatan senilai Rp630.719.692 dibanding tahun 2019 merupakan kenaikan atas laba
pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti yang dihitung oleh Aktuaria sebesar Rp813.428.583 dan dikurangi pajak atas pos yang
tidak akan direklasifikasikan senilai Rp182.708.891.
Total Penghasilan Komprehensif yang tercatat mengalami kenaikan sebesar 1352% atau senilai Rp20.652.807.796 di tahun 2020
dibandingkan dengan tahun 2019, hal ini disebabkan peningkatan laba bersih sebesar Rp20.022.088.104 dan laba komprehensif
atas pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti senilai 630.719.692.




                                                                42
Page 45
Beban
                                                                                                                                       (dalam Rupiah)

                                                                             31 Juli                                         31 Desember
                 Uraian                                        2021                          2020                       2020                2019
                                                              (Audit)                       (Reviu)                    (Audit)             (Audit)

  BEBAN
  Beban umum dan administrasi                              10.364.408.405              10.422.480.047           17.714.960.689       14.522.406.589
  Beban pemasaran                                              80.676.868                  37.240.464               51.358.264           33.482.260
  Penyisihan (pemulihan) penurunan nilai
  piutang                                                (5.489.632.459)           (29.376.696.639)           (43.197.696.605)       16.712.819.847
  Penyisihan penurunan nilai agunan yang
  diambil alih                                                        -                           -              4.938.068.773                    -
  Beban bunga dan keuangan                               19.622.123.208              14.197.216.833             22.214.078.916       30.299.198.460
  Beban lain-lain                                         5.679.240.016              14.901.089.146             22.565.565.866           62.621.366
  Jumlah Beban                                           30.256.816.038              10.181.329.851             24.286.335.903       61.630.528.522


Perbandingan Beban untuk Periode tujuh bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Juli 2021 dan 2020 (Tidak diaudit)

Jumlah beban Perseroan mengalami peningkatan sebesar 197% atau menjadi senilai Rp30.256.816.039 untuk periode yang berakhir
pada 31 Juli 2021, dari sebelumnya sebesar Rp10.181.329.851 pada periode yang sama tahun 2020. Kontribusi terbesar dari tinggi
nya pemulihan pada posisi Juli 2020 senilai Rp29.376.696.639 yang merupakan dampak atas perubahan saldo laba awal tahun 2020
sebagai dampak atas penerapan PSAK 71 pada tahun 2020. Disamping itu beban bunga dan keuangan yang mengalami kenaikan
senilai Rp 5.424.906.375 atau sebesar 38,21% pada 31 Juli 2021 yang disebabkan oleh pembayaran bunga atas MTN dengan
penyerapan yang tinggi di tahun 2021.

Perbandingan Beban untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 dan 2019

Jumlah beban Perseroan mengalami penurunan sebesar 60,59% menjadi Rp24.286.335.903 untuk periode yang berakhir pada
31 Desember 2020 dari sebelumnya Rp61.630.528.522 pada periode yang sama tahun 2019. Penurunan ini terutama disebabkan
oleh terdapatnya pemulihan sehubungan dengan cadangan kerugian penurunan nilai piutang sebesar Rp59.910.516.452 atau
sekitar 358,47% yang disebabkan oleh kebijakan Perseroan dalam meningkatkan kualitas pembiayaan dengan melakukan
pengambil alihan jaminan atas piutang bermasalah. Di sisi lain, beban lain-lain meningkat 35.934,93% yang disebabkan beban yang
terjadi atas proses pelunasan yang dilakukan sebelum jatuh tempo dan proses pengambil alihan Asset yang dijaminkan nasabah.

Berikut ini gambaran mengenai perkembangan pendapatan, beban dan laba tahun berjalan Perseroan sepanjang tahun
berjalan Perseroan sepanjang tahun 2020 dan 2019:

Laba Tahun Berjalan

                           Pertumbuhan Pendapatan, Beban dan Laba Tahun Berjalan
                  untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019
                                                   (dalam Rupiah)


                                                                           63.823.087.731
                                                                                             61.630.528.522

                            53.383.338.884




                                         24.286.335.903
                                                     21.643.928.137




                                                                                                       1.621.840.033

                                     31 Desember 2020                                  31 Desember 2019

                                              Pendapatan      Beban        Laba Tahun Berjalan




                                                                      43
Page 46
                                  Pertumbuhan Pendapatan, Beban dan Laba Tahun Berjalan
                              untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2021 dan 2020
                                                       (dalam Rupiah)

                               39.895.068.886

                                                                                 33.869.395.365
                                                30.256.816.038




                                                                                                               17.451.863.415

                                                                                              10.181.329.851
                                                         7.426.563.942




                                          31 Juli 2021                                      31 Juli 2020

                                           Jumlah pendapatan          Jumlah beban      Laba Tahun Berjalan


Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai hasil operasi Perseroan, termasuk perincian dan persentase dari tiap komponen
pendapatan dan beban terhadap jumlah pendapatan untuk masing-masing periode di bawah ini:


                                                                                                                                              (dalam Rupiah)

                                                                            31 Juli                                             31 Desember
                Uraian                                            2021                   2020                          2020                    2019
                                                                 (Audit)                (Reviu)                       (Audit)                 (Audit)

Jumlah pendapatan                                         39.895.068.886              33.869.395.365              53.383.338.884        63.823.087.731
Jumlah beban                                              30.256.816.038              10.181.329.851              24.286.335.903        61.630.528.522
LABA TAHUN BERJALAN                                        7.426.563.942              17.451.863.415              21.643.928.137         1.621.840.033


Perbandingan Laba untuk Periode tujuh bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Juli 2021 dan 2020

Untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada 31 Juli 2021 Laba tahun berjalan Perseroan mengalami penurunan sebesar 57,45%
menjadi Rp 7.426.563.942 dari sebelumnya Rp17.451.863.415 pada periode yang sama tahun 2020 dikarenakan adanya penurunan
beban atas dampak Implementasi PSAK 71 terkait penyisihan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN). Ditambah lagi dengan
adanya kenaikan beban bunga dan keuangan yang diakibatkan oleh penambahan jumlah penyerapan surat hutang jangka
menengah.

Pada periode tujuh bulan sampai dengan 31 Juli 2021, Perseroan tetap fokus pada aktivitas “collection dan recovery” termasuk
melakukan penjualan atas AYDA dan juga menjaga kualitas pembiayaan dengan target “Non Performing Loan” untuk akun yang
tertunggak lebih dari 90 hari berada di bawah 2% serta tetap melakukan pembiayaan baru untuk mendorong pertumbuhan
pembiayaan dengan cara yang lebih selektif sehingga pertumbuhan pembiayaan selama semester pertama tahun 2021 hanya
bertumbuh sebesar 17% dan diharapkan akan bertumbuh signifikan pada semester kedua tahun 2021 setelah mulai meredanya
pandemi Covid-19 dengan adanya jumlah masyarakat yang divaksin memenuhi target yang dicanangkan pemerintah dan
pertumbuhan ekonomi yang membaik.

Perbandingan Laba untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 dan 2019

Laba tahun b e r j a l a n Perseroan m e n g a l a m i k e n a i k a n sebesar 1.135% menjadi R p 21.643.928.137 untuk periode yang
berakhir pada 31 Desember 2020 dari sebelumnya Rp.1.621.840.033 pada periode yang sama tahun 2019. Kenaikan yang signifikan
ini terutama disebabkan adanya penurunan beban atas cadangan kerugian penurunan nilai piutang sebesar Rp59.910.516.452
atau sekitar 358,47% yang disebabkan oleh kebijakan Perseroan dalam meningkatkan kualitas pembiayaan dengan melakukan
intesitas “collection dan recovery” dengan melakukan pengambil alihan assets jaminan atas piutang bermasalah menjadi Agunan
Yang Diambil Alih (AYDA).

Dampak pandemi sepanjang tahun 2020 mengakibatkan jumlah pendapatan Perseroan mengalami penurunan karena tidak
tumbuhnya pembiayaan baru terutama di pembiayaan mikro produktif UMKM dan multiguna pada bulan Maret hingga September
2020 walaupun masih terjadi pertumbuhan di sektor pembiayaan perumahan menengah bawah. Dalam hal ini sepanjang tahun
2020 Perseroan melakukan fokus pada penanganan nasabah yang bermasalah dengan melakukan pemulihan penyisihan cadangan
                                                                       44
Page 47
kerugian piutang melalui aktivitas “recovery” atas piutang pembiayaan yang bermasalah melalui Agunan Yang Diambil Alih (AYDA)
sehingga nilai AYDA meningkat signifikan sebesar Rp38.834.337.700 pada posisi neraca per 31 Desember 2020 dari sebelumnya
sebesar Rp 3.820.939.354 pada posisi per 31 Desember 2019.

b.     Analisis Posisi Keuangan

Berikut ini gambaran mengenai perkembangan aset, liabilitas dan ekuitas Perseroan periode 31 Juli 2021, 31
Desember 2020 dan 31 Desember 2019:


                                          Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas
                   untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020
                                                     (dalam Rupiah)




                                          Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas
                untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019
                                                     (dalam Rupiah)




Aset

Tabel berikut ini menjelaskan rincian aset Perseroan per tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019:
                                                                                                                    (dalam Rupiah)

                                                                      31 Juli                         31 Desember
                         Uraian                                        2021                  2020                    2019
                                                                      (Audit)               (Audit)                 (Audit)
 ASET
 Kas dan bank                                                      7.437.094.502          1.366.472.701         9.095.178.837

                                                            45
Page 48
    Piutang pembiayaan - bersih                                   211.977.241.980       235.385.442.279        314.904.934.178
    Piutang sewa pembiayaan - bersih                                  642.979.331         1.543.839.242         26.146.535.613
    Piutang pembiayaan konsumen - bersih                           78.889.882.941        76.153.728.119         42.067.246.514
    Piutang pembiayaan syariah - bersih                            84.897.292.403        51.422.962.937         73.080.026.944
    Piutang lain-lain
    - Pihak berelasi                                               70.584.779.635         7.000.000.000          4.000.000.000
    - Pihak ketiga                                                 35.127.275.528        21.737.853.812          2.280.270.598
    Pajak dibayar dimuka                                                        -
    Biaya dibayar dimuka                                            2.291.324.130           223.796.463            223.585.908
    Aset pajak tangguhan                                              194.237.400         1.596.212.481          4.170.794.084
    Aset tetap                                                      2.442.607.638         2.945.364.206            620.727.377
    Aset hak guna                                                   1.414.017.000         1.844.370.000                      -
    Agunan yang diambil alih                                       20.116.958.903        38.834.337.700          3.820.939.354
    Klaim lebih bayar pajak                                         3.752.108.270         3.129.814.713                      -
    Aset lain-lain                                                    284.000.000           284.000.000            153.472.500
    JUMLAH ASET                                                   520.051.799.661       443.468.194.653        480.563.711.907

Perbandingan Total Aset pada Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020

Aset Perseroan mengalami peningkatan sebesar 17,27% menjadi Rp520.051.799.661 per 31 Juli 2021 dari sebelumnya sebesar
Rp443.468.194.653 per 31 Desember 2020. Penyebab utama kenaikan aset tersebut adalah adanya kenaikan jumlah piutang
sebesar 23% atau senilai Rp 88.875.625.429 pada 31 Juli 2021 dibandingkan posisi per 31 Desember 2020. Peningkatan ini
terutama disebabkan kenaikan pada piutang pembiayaan Syariah sebesar Rp 33.474.329.466.

Perbandingan Total Aset pada Tanggal 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019

Jumlah aset Perseroan mengalami penurunan sebesar 7,72% menjadi Rp443.468.194.653 per 31 Desember 2020 dari
sebelumnya Rp480.563.711.907 per 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan kas dan bank dan
piutang pembiayaan.

       Kas dan bank. Saldo kas dan bank Perseroan menurun sebesar 84,98% menjadi Rp1.366.472.701 per 31
        Desember 2020 dari sebelumnya Rp9.095.178.837 per 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama sejalan dengan
        adanya pembayaran surat utang utang jangka menengah.
       Piutang Pembiayaan. Saldo piutang pembiayaan Perseroan menurun sebesar 25,25% menjadi Rp235.385.442.279 per 31
        Desember 2020 dari sebelumnya Rp314.904.934.178 per 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
        adanya penghapusan atas pembiayaan bermasalah dengan melakukan pengambil alihan jaminan dan ada sebagian
        pembiayaan yang telah lunas.

Liabilitas

Tabel berikut ini menjelaskan rincian liabilitas Perseroan per tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019:
                                                                                                                 (dalam Rupiah)

                                                                       31 Juli                         31 Desember
                          Uraian                                       2021                   2020                    2019
                                                                      (Audit)                (Audit)                 (Audit)
    LIABILITAS
    Surat utang jangka menengah                                   249.514.685.654       181.533.639.195        235.035.313.737
    Utang pajak                                                     1.444.942.451         1.402.347.594          2.151.105.617
    Pinjaman yang diterima                                         28.893.138.261        28.571.512.931         37.434.499.513
    Beban akrual                                                    3.382.948.718         2.558.552.746          1.246.275.568
    Liabilitas lain-lain                                           28.394.390.929        28.496.340.944         15.146.219.808
    Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                           882.897.275           786.897.946          1.402.872.785
    JUMLAH LIABILITAS                                             312.513.003.288       243.349.291.356        292.416.287.028

Perbandingan Total Liabilitas pada Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020

Jumlah liabilitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar 28,42% menjadi Rp312.513.003.289 per 31 Juli 2021 dari sebelumnya
sebesar Rp243.349.291.356 per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya penambahan jumlah
surat utang jangka menengah milik Perseroan senilai 37,45% atau sebesar Rp 67.981.046.459 dari Rp 181.533.639.195 menjadi Rp
249.514.685.654



                                                             46
Page 49
Perbandingan Total Liabilitas pada Tanggal 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019

Jumlah liabilitas Perseroan mengalami penurunan sebesar 16,78% menjadi Rp243.349.291.356 per 31 Desember 2020 dari
sebelumnya Rp292.416.287.028 per 31 Desember 2019. Penurunan tersebut terutama disebabkan adanya pembayaran surat
utang jangka menengah yang sudah jatuh tempo.

Pinjaman Perseroan Yang Masih Terutang Pada Tanggal Laporan Keuangan Terakhir

Berikut ini pinjaman yang masih terutang yang dimiliki Perseroan pada tanggal 31 Desember 2020 antara lain:

 No               Bank/Lembaga Keuangan                                Jenis                 Outstanding
Ja ngka Pendek
  1 PT Agung Kentja na Aba di                                Pi nja ma n Mus ya ra ka h Rp         3.000.000.000,00
  2 PT Sa ra na Mul ti gri ya Fi na ns i a l (Pers ero)      Refi na nci ng KPR         Rp         2.727.062.777,00
  3 PT Ba nk Centra l As i a Tbk                             Angs ura n                 Rp         5.353.347.423,00
Sub Juml a h ja ngka pendek                                                             Rp        11.080.410.200,00
Ja ngka Pa nja ng
  1 PT Ba nk Centra l As i a Tbk                             Angs ura n                 Rp         6.428.139.004,00
  2 PT Sa ra na Mul ti gri ya Fi na ns i a l (Pers ero)      Refi na nci ng KPR         Rp         8.062.963.727,00
  3 Kopera s i Ja s a Gra mi ndo Berka h Ma da ni            Pi nja ma n Mus ya ra ka h Rp         3.000.000.000,00
Sub Juml a h ja ngka pa nja ng                                                                    17.491.102.731,00

Jumlah                                                                                 Rp         28.571.512.931,00

Pinjaman jangka pendek Perseroan mempunyai jangka waktu 12 bulan sedangkan pinjaman jangka panjang yang diterima
merupakan fasilitas angsuran dan Refinancing KPR dengan jangka waktu diatas 1 tahun. Usaha Perseroan juga tidak memiliki
kebutuhan pinjaman musiman.

Berikut ini adalah Analisa jatuh tempo pinjaman pada 31 Desember 2020 :

          Jatuh Tempo                                       Outstanding
Kura ng da ri 1 ta hun                   Rp               11.080.410.200,00
1-2 ta hun                               Rp               8.357.444.487,00
2-3 ta hun                               Rp               9.133.658.244,00

Jumlah                                   Rp               28.571.512.931,00

Berikut ini pinjaman yang masih terutang yang dimiliki Perseroan pada tanggal 31 Juli 2021 antara lain:

 No               Bank/Lembaga Keuangan                                Jenis                 Outstanding
Ja ngka Pendek
  1 PT Uni corn Technol ogi Indones i a                      Pi nja ma n Mus ya ra ka h Rp        8.000.000.000,00
  2 PT Ba nk Centra l As i a Tbk                             Angs ura n                 Rp        5.370.557.373,00
  3 PT Sa ra na Mul ti gri ya Fi na ns i a l (Pers ero)      Refi na nci ng KPR         Rp        2.870.479.860,00
Sub Juml a h ja ngka pendek                                                             Rp       16.241.037.233,00
Ja ngka Pa nja ng
  1 PT Ba nk Centra l As i a Tbk                             Angs ura n                 Rp        3.294.155.392,00
  2 PT Sa ra na Mul ti gri ya Fi na ns i a l (Pers ero)      Refi na nci ng KPR         Rp        6.357.945.636,00
  3 Kopera s i Ja s a Gra mi ndo Berka h Ma da ni            Pi nja ma n Mus ya ra ka h Rp        3.000.000.000,00
Sub Juml a h ja ngka pa nja ng                                                                   12.652.101.028,00

Jumlah                                                                                 Rp        28.893.138.261,00

Pinjaman jangka pendek Perseroan mempunyai jangka waktu 12 bulan sedangkan pinjaman jangka panjang yang diterima
merupakan fasilitas angsuran dan Refinancing KPR dengan jangka waktu diatas 1 tahun. Usaha Perseroan juga tidak memiliki
kebutuhan pinjaman musiman.




                                                                 47
Page 50
Berikut ini adalah Analisa jatuh tempo pinjaman pada 31 Juli 2021 :

          Jatuh Tempo                             Outstanding
Kura ng da ri 1 ta hun            Rp           16.241.037.233,00
1-2 ta hun                        Rp            6.428.267.585,00
2-3 ta hun                        Rp            6.223.833.443,00

Jumlah                            Rp            28.893.138.261,00

Ekuitas

Tabel berikut ini menjelaskan rincian ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019:
                                                                                                                    (dalam Rupiah)

                                                                       31 Juli                        31 Desember
                         Uraian                                         2021                 2020                    2019
                                                                       (Audit)              (Audit)                 (Audit)
 EKUITAS
 Ekuitas yang diatribusikan
 Modal saham                                                       133.000.000.000     133.000.000.000        133.000.000.000
 Tambahan modal disetor                                                 30.000.000          30.000.000             30.000.000
 Saldo laba                                                         74.508.796.373      67.088.903.297         55.117.424.879
 JUMLAH EKUITAS                                                    207.538.796.373     200.118.903.297        188.147.424.879

Perbandingan Ekuitas pada Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020

Ekuitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar 3,71% menjadi Rp207.538.796.373 per 31 Juli 2021 dari sebelum nya sebesar
Rp200.118.903.297 per 31 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan kenaikan saldo laba ditahan Perseroan yang
berasal dari laba bersih kegiatan Perseroan untuk periode yang berakhir 31 Juli 2021

Perbandingan Ekuitas pada Tanggal 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019

Ekuitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar 6,36% menjadi Rp200.118.903.297 per 31 Desember 2020 dari sebelumnya
Rp188.147.424.879 per 31 Desember 2019. Peningkatan tersebut terutama disebabkan kenaikan saldo laba ditahan Perseroan
yang berasal dari laba bersih kegiatan usaha Perseroan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020.

Imbal Hasil Atas Aset

Tingkat imbal hasil atas aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba tahun berjalan dari aset yang dimiliki
Perseroan, yang diukur dari perbandingan antara laba tahun berjalan dengan jumlah aset yang dimiliki Perseroan. Tingkat imbal
hasil atas aset untuk tahun yang berakhir 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing adalah 1,43%, 4,88%, dan
0,34%.

Imbal Hasil Atas Ekuitas

Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba tahun berjalan dari ekuitas yang
ditanamkan, yang diukur dari perbandingan antara laba tahun berjalan dengan jumlah ekuitas. Tingkat imbal hasil ekuitas
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing adalah 3,58%, 10,82% dan
0,86%.

Solvabilitas

Solvabilitas adalah kemampuan Perseroan untuk membayar kembali kewajiban pinjaman jangka pendek maupun jangka panjang
yang mengandung beban bunga (interest bearing). Salah satu pengukur solvabilitas ini adalah rasio kewajiban yang mengandung
beban bunga terhadap ekuitas (gearing ratio) atau tingkat perbandingan kewajiban yang mengandung beban bunga dengan
ekuitas. Rasio tersebut pada tahun yang berakhir pada 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019 adalah masing-masing sebesar
1,25 kali, 1,01 kali dan 1,32 kali.

Likuiditas dan Sumber Pendanaan

Sumber likuiditas utama Perseroan adalah surat utang jangka menengah dan pendanaan dari perbankan dan lembaga keuangan
non bank yang hanya digunakan Perseroan untuk kegiatan pembiayaan. Saat ini belum ada sumber likuiditas lainnya diluar
modal pendanaan tersebut akan tetapi jika dibutuhkan maka bisa dilakukan tambahan pendanaan melalui tambahan modal

                                                             48
Page 51
disetor atau pinjaman dari pemegang saham sesuai kebutuhan Perseroan.
Sumber likuiditas utama Perseroan adalah surat utang jangka menengah yang hanya digunakan Perseroan untuk kegiatan
pembiayaan. Sumber likuiditas lainnya secara material yang masih belum digunakan saat ini adalah dari dana surat utang jangka
menengah yang ini masih belum digunakan untuk pemberian pembiayaan baru dan dicatat sebagai MTN stock di buku
Perseroan. Perseroan saat ini tidak memiliki kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian
dan/atau ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas
Perseroan dikarenakan dalam pengelolaan risiko likuiditas, Manajemen perseroan memantau dan menjaga jumlah kas dan
setara kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Perseroan dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas.
Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang,
dan terus menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.
Penerbitan Obligasi akan turut menambah sumber likuiditas Perseroan untuk kegiatan pembiayaan. Kebutuhan pendanaan
untuk kegiatan pembiayaan secara historis cenderung meningkat dan Perseroan berkeyakinan memiliki sumber pendanaan
yang cukup untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut. Dalam hal terjadi fluktuasi atas permintaan pembiayaan
Perseroan selalu menerapkan kebijakan untuk “matching concept antara sumber dana yang diterima dengan produk
pembiayaan” dengan kerangka model likuiditas sebagai berikut :




Berikut ini rincian arus kas Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Juli 2021 dan 2020 dapat dilihat pada tabel sebagai
berikut:


                             Keterangan                                                        31 Juli
                                                                               2021                %               2020
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi        (61.139.858.191)       (158)         105.805.201.051
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas investasi                             (77.919.000)        49            (151.570.660)
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan        67.288.398.992        159        (113.489.950.571)

Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Kas bersih yang digunakan untuk Perseroan dari aktivitas operasi mencapai Rp(61.139.858.191) untuk periode tujuh bulan yang
berakhir pada 31 Juli 2021 dibanding kas bersih yang diperoleh dari Perseroan untuk aktivitas operasi sebesar Rp105.805.201.051
untuk periode yang sama pada tahun 2020. Hal ini terutama dikarenakan meningkatnya pembiayaan dan meningkatnya
pembayaran bunga pinjaman baik kepada lembaaga bank dan non perbankan, serta pembayaran bunga surat hutang jangka
menengah.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Kas bersih yang digunakan untuk Perseroan dari aktivitas investasi mencapai (Rp77.919.000) untuk periode tujuh bulan yang
berakhir pada 31 Juli 2021 dibanding kas bersih yang digunakan untuk Perseroan dari aktivitas Investasi sebesar Rp(151.570.660)
untuk periode yang sama pada tahun 2020. Hal ini terutama dikarenakan adanya pembelian aset tetap berupa laptop yang
digunakan untuk karyawan guna melaksanakan produktivitas yang akan digunakan untuk Work From Home (WFH).

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Kas bersih yang diperoleh dari Perseroan untuk aktivitas Rp67.288.398.992 untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada 31 Juli
2021 dibanding kas bersih yang digunakan untuk Perseroan dari aktivitas Pendanaan sebesar (Rp113.489.950.571) untuk periode
yang sama pada tahun 2020. Hal ini terutama dikarenakan peningkatan jumlah nilai surat hutang jangka pendek.

Berikut ini rincian arus kas Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan 2019 dapat dilihat pada tabel
sebagai berikut:




                                                             49
Page 52
                                                                                                                  (dalam Rupiah)

                                  Keterangan                                                      31 Desember
                                                                                    2020                %               2019
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi               67.194.281.192        913           6.630.181.675
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas investasi                              (2.682.034.956)      (1683)            169.442.500
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan           (72.240.952.372)        364        (15.565.957.793)

Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Kas bersih yang diperoleh Perseroan dari aktivitas operasi meningkat sebesar 913,46% menjadi Rp67.194.281.192 untuk periode
yang berakhir pada 31 Desember 2020 dari sebelumnya sebesar Rp6.630.181.675 untuk periode yang sama pada tahun 2019.
Hal ini terutama dikarenakan menurunnya pencairan untuk pembiayaan dari sebelumnya Rp204.920.000.000 pada periode
yang berakhir pada 31 Desember 2019 menjadi Rp73.171.769.069 pada periode yang sama tahun 2020.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Kas bersih yang diperoleh Perseroan dari aktivitas investasi menurun sebesar 1.682,86% menjadi (Rp2.682.034.956) untuk
periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 dari sebelumnya sebesar Rp169.442.500 untuk periode yang sama pada tahun
2019. Hal ini terutama dikarenakan adanya pembelian aset tetap yang digunakan untuk renovasi kantor dan pembelian
kendaraan.

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Kas bersih yang digunakan Perseroan dari aktivitas pendanaan meningkat sebesar 364,10% menjadi (Rp72.240.952.372) untuk
periode yang berakhir 31 Desember 2020 dari sebelumnya sebesar (Rp15.565.957.793) untuk periode yang sama pada tahun
2019. Hal ini terutama dikarenakan adanya peningkatan pembayaran surat utang jangka menengah dan pinjaman yang diterima.

Belanja Modal

Belanja modal merupakan pengeluaran biaya yang digunakan untuk membeli aset-aset Perseroan berupa inventaris
kantor, kendaraan dan renovasi kantor. Belanja modal Perseroan pada periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan 2019
adalah masing-masing sebesar Rp2.682.034.956 dan Rp152.057.500. Sumber dana belanja modal Perseroan diperoleh dari kas
internal Perseroan.
Sesuai dengan rencana bisnis Perseroan di tahun 2021 dalam rangka pengembangan IT infrastruktur sudah direncanakan untuk
pengembangan aplikasi IT dan pendukungnya dengan nilai proyeksi sebesar Rp2.000.000.000 walaupun belum dibuat komitmen
kepada pihak manapun secara tertulis.

Aset Moneter Dalam Mata Uang Asing

Perseroan terekspos pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang asing karena terdapat transaksi yang didenominasi mata uang
asing, seperti piutang pembiayaan yang didenominasi dalam Dolar Amerika Serikat. Tabel di bawah ini m eringkas instrumen
Perseroan yang didominasi dalam mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019:

                                          31 Juli 2021              31 Desember 2020                  31 Desember 2019
  Keterangan                      Mata Uang        Ekuivalen   Mata uang       Ekuivalen      Mata uang           Ekuivalen
                                    asing           Rupiah       asing          Rupiah          asing              Rupiah
 Piutang
 pembiayaan      USD                  -                  -     1.045.788    14.750.841.229        1.446.375     20.106.048.095
 Jumlah Aset                          -                  -                  14.750.841.229                      20.106.048.095

Per 31 Juli 2021, Perseroan tidak memiliki eksposure terhadap fluktuasi nilai tukar mata asing karena piutang pembiayaan
tersebut telah dilunasi dan kedepannya Perseroan tidak melakukan transaksi pembiayaan dalam mata uang asing.

Atas aset dalam mata uang asing, jumlah laba/(rugi) selisih kurs yang diakui dalam laporan laba rugi pada periode tujuh bulan
yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2021 dan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar
Rp177.133.512, Rp361.088.973 dan Rp1.479.966.565.




                                                               50
Page 53
Analisis Rasio Keuangan Tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019



                                                               31 Juli                            31 Desember
                       Keterangan
                                                                   2021                   2020                   2019
    Rasio Pertumbuhan (%)
     EBITDA                                                        (22,7)                (27,7)                 (14,8)
     Net Interest Margin (NIM)                                      4,73                  8,04                    7,02
     Gross Profit Margin (GPM)                                      18,5                  22,0                    28,0
    Rasio Usaha(%)
     FAR                                                        72,38                    82,19                   94,93
     DER                                                        150,58                   121,60                 155,42
    Rasio Likuiditas (X)
     Current Ratio                                                 2,43                   3,82                    4,36
     Quick Ratio                                                   1,89                   2,78                    4,08
     Debt Service Coverage Ratio (DSCR)                            1,58                   2,53                    3,33

Rasio Pertumbuhan
     1) EBITDA Perseroan pada posisi 31 Juli 2021 mengalami penurunan jika dibandingkan posisi 31 Juli 2020 sebesar Rp
         8.624.906.292 atau senilai 22,77%, kenaikan EBITDA [ada periode ini diakibatkan oleh meningkatnya pendapat bunga
         dan margin bagi hasil dari pembiayaan yang telah disalurkan. EBITDA Perseroan mengalami penurunan masing –
         masing sebesar Rp 13.6 Milyar atau 28% di tahun 2020 dibandingkan tahun 2019 dan Rp 9 Milyar atau 15% dari tahun
         2018 ke 2019 endisebabkan adanya penurunan pendapatan Perseroan sebesar 16% serta kenaikan beban umum dan
         administrasi sebesar 22% di tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya dan penurunan pendapatan sebesar 7% serta
         kenaikan umum dan administrasi sebesar 40% di tahun 2019 dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan beban umum
         dan administrasi ini sejalan dengan strategi Perseroan yang sejak tahun 2019 dan dilanjutkan di tahun 2020 untuk
         fokus di pembiayaan retail yang membutuhkan lebih banyak SDM
     2) Net Interest Margin (NIM) meningkat sebesar 0,56% pada posisi 31 Juli 2021 jika dibandingkan posisi 31 Juli 2020
         peningkatan penyaluran pembiayaan merupakan hal yang paling mempengaruhi perubahan NIM tersebut, kenaikan
         penyaluran pembiayaan ini juga terbesar adalah Piutang Pembiayaan Syariah. Kenaikan sebesar 15% dari sebelumnya
         7% menjadi 8% terjadi ditahun 2020 disebabkan dalam kondisi terjadi penurunan total piutang pembiayaan sebaliknya
         pembiayaan konsumen baik di pembiayaan perumahan menengah bawah yang memiliki NIM lebih tinggi dibandingkan
         pembiayaan modal kerja korporasi dan pembiayaan sewa mengalami kenaikan sebesar Rp 34 Milyar atau 81%
     3) Gross Profit Margin Perseroan pada posisi 31 Juli 2021 mengalami penurunan sebesar 12,61% dari sebelumnya pada 31
         Juli 2021 sebesar 21,17% menjadi 18,5% , penurunan ini salah satunya disebabkan oleh naiknya pembayaran bunga
         pinjaman dikarenakan kenaikan pinjaman Perseroan baik dalam bentuk Surat Hutang Jangka Pendek, Pinjaman kepada
         Lembaga Bank nan non bank. Pada periode 31 Desember 2020 mengalami penurunan masing – masing sebesar 22% di
         tahun 2020 dibandingkan tahun 2019 dan 15% dari tahun 2018 ke 2019 disebabkan adanya penurunan pendapatan
         Perseroan seperti dijelaskan diatas sementara beban pemasaran dan operasional relatif sama dari tahun sebelumnya.

Rasio Usaha
    1) Financing To Asset Ratio mengalami penurunan sebesar 9,82% pada posisi 31 Juli 2021 dan 13% di tahun 2020
         dibandingkan tahun sebelumnya karena adanya kondisi pandemi dimana Perseroan lebih selektif dalam memberikan
         pembiayaan baru terutama untuk pembiayaan produktif UMKM dan pembiayaan multiguna yang bekerjama dengan
         perusahaan keuangan berbasis tehnologi
    2) Debt To Equity Ratio Perseroan masih masuk kategori sangat baik masing – masing 1,5 kali di periode 31 Juli 2021, 0.9
         kali di tahun 2020 dan 1.2 kali di tahun 2019 dimana jauh di bawah rata – rata industri pembiayaan yang biasa
         menggunakan leverage ratio dengan Gearing Ratio (Total Hutang dibagi dengan Ekuitas) sebesar 2 kali dan secara
         regulasi bisa sampai 10 kali

Rasio Likuiditas
     1) Current Ratio Perseroan masih masuk kategori sangat baik masing–masing 2,43 kali pada posisi 31 Juli 2021, 3.82 kali di
          tahun 2020 dan 4.36 kali di tahun 2019 dimana Perseroan selalu menjaga likuiditas Perseroan dalam memenuhi semua
          kewajiban jangka pendek Perseroan
     2) Quick Ratio Perseroan masih masuk kategori sangat baik masing–masing 1,89 kali pada posisi 31 Juli 2021, 2.78 kali di
          tahun 2020 dan 4.08 kali di tahun 2019 dimana Perseroan selalu menjaga posisi Kas dan Bank serta semua Piutang
          Yang Jatuh Tempo kurang dari satu tahun selalu dapat memenuhi semua kewajiban jangka pendek Perseroan
     3) DSCR Perseroan terjaga sangat baik masing – masing 1,58 pada posisi 31 Juli 2021, 2.5 kali di tahun 2020 dan 3.3 kali di
          tahun 2019 menunjukan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba kas dalam memenuhi semua kewajiban
          yang akan jatuh tempo dalam jangka pendek

Dampak Covid-19 Terhadap Kondisi Keuangan Serta Mitigasi Dari Perseroan

Dampak dari COVID-19 mengakibatkan Perseroan membatasi kegiatan operasional di seluruh jaringan kantor serta Perseroan
juga memutuskan memperketat dalam penyaluran pembiayaan dan memberikan fasilitas kredit secara selektif. Dampak dari
COVID-19 sebagian nasabah yang berdampak terhadap COVID-19 ini mengajukan Restrukturisasi kepada Perseroan. Sehingga

                                                              51
Page 54
Perseroan harus mengupayakan pengajuan tersebut sesuai himbauan dari OJK, tentu dengan Persyaratan yang sudah di
tentukan oleh OJK. Perseroan memberikan kebijakan untuk jenis retrukturisasi yaitu adalah Perpanjangan Tenor, dan
penangguhan angsuran, dimana kebijakan ini akan memberikan kemudahan bagi nasabah yang terdampak sehingga penerimaan
pembayaran kewajiban oleh nasabah tetap terjaga. Hingga semester I 2021 PPKM Mikro masih diterapkan oleh Pemerintah, dan
berdampak pada masih dibatasinya kegiatan Operasional perseroan. Kebijakan relaksasi masih diberlakukan oleh Otoritas Jasa
Keuangan dan Perseroan tetap mengikuti segala kebijakan Pemerintah dan Otoritas.




                                                           52
Page 55
VI. FAKTOR RISIKO
1.     Risiko Yang Berkaitan Dengan Usaha Perseroan

       Sebagaimana halnya dengan kegiatan usaha yang lain, kegiatan usaha yang dijalankan oleh Perseroan juga tidak terlepas dari
       beberapa risiko. Oleh karena itu sebelum memutuskan untuk berinvestasi, para calon investor harus terlebih dahulu secara
       cermat dan hati-hati mempertimbangkan berbagai risiko usaha yang dijelaskan dalam Prospektus ini. Manajemen Perseroan
       menyatakan bahwa semua risiko yang dihadapi oleh Perseroan dalam melaksanakan kegiatan usaha telah diungkapkan dan
       disusun berdasarkan bobot yang di hadapi Perseroan dari dampak msing-masing risiko terhadap kinerja keuangan Perseroan,
       dimulai dari risiko utama Perseroan.

A.     Risiko Utama

     Risiko Kredit / Pembiayaan

     Risiko yang timbul akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada Perseroan. Termasuk akibat kegagalan
     debitur antara lain:
           Risiko Konsentrasi Kredit, merupakan risiko yang timbul akibat terkonsentrasinya penyediaan dana kepada 1 (satu) pihak
            atau sekelompok pihak, industri, sektor, dan/atau area geografis tertentu yang berpotensi menimbulkan kerugian cukup
            besar yang dapat mengancam kelangsungan usaha Perseroan.
           Counterparty credit risk, merupakan risiko yang timbul akibat terjadinya kegagalan pihak lawan dalam memenuhi
            kewajibannya dan timbul dari jenis transaksi yang memiliki kareakteristik tertentu, misalnya transaksi yang dipengaruhi
            oleh pergerakan nilai wajar atau nilai pasar.
           Settlement risk, merupakan risiko yang timbul akibat kegagalan penyerahan kas dan/atau instrument keuangan pada
            tanggal penyelesaian yang telah disepekati dari transaksi penjualan dan/atau pembelian instrumen keuangan.

     Parameter atau indikator yang digunakan, antara lain:
          Strategi penyaluran pembiayaan;
          Komposisi portofolio piutang pembiayaan dan tingkat konsentrasi;
          Kualitas piutang pembiayaan dan kecukupan pencadangan; dan
          Faktor eksternal

B.     Risiko Usaha

     Risiko Operasional

     Risiko yang timbul akibat ketidakcukupkan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem,
     dan/atau adanya kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional Perseroan.

     Sumber Risiko Operasional dapat disebabkan antara lain:
          Kelemahan sumber daya manusia;
          Kelemahan proses internal;
          Sistem dan infrastruktur yang kurang memadai; dan
          Kejadian eksternal yang berdampak buruk terhadap Perseroan.

     Parameter atau indikator yang digunakan dalam menilai Risiko Operasional, antara lain:
          Kompleksitas Organisasi dan Kegiatan Usaha;
          Sumber daya manusia;
          Sistem teknologi dan informasi;
          Risiko Fraud;
          Gangguan terhadap bisnis dan organisasi; dan
          Tingkat interaksi dan ketergantungan Perseroan.

     Risiko Pasar

     Risiko pasar adalah risiko pada posisi aset, liabilitas, ekuitas, dan/atau rekening administratif termasuk transaksi derivatif akibat
     perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar, yaitu antara lain risiko suku bunga, risiko nilai tukar, risiko komoditas dan risiko
     ekuitas.

     Parameter atau indikator yang digunakan, antara lain:
          Strategi dan kebijakan bisnis terkait dengan risiko pasar;
          Volume dan komposisi portofolio aset yang terekspos risiko pasar; dan
          Volume dan komposisi portofolio liabiltas yang terekspos risiko pasar

                                                                   53
Page 56
Dalam hal terjadi perubahan harga terutama jika terjadi kenaikan suku bunga dan tingkat inflasi maka dampaknya terhadap
Perseroan adalah terjadinya penurunan margin dan kenaikan biaya operasional yang menyebabkan turunnya laba besrih
Perseroan.
Untuk itu Perseroan menjalankan strategi dengan melakukan :
      melakukan “matching” antara- arus kas pendanaan (baik pokok maupun bunga yang dibayar) yang bersifat tetap atau
       tidak berfluktuasi dengan model pembiayaan kepada nasabah
      melakukan “matching” antara tenor dari sisi kewajiban dan juga pembiayaan kepada nasabah
      tidak memberikan pembiayaan dalam mata uang asing kedepannya

Risiko Likuiditas

Risiko yang timbul akibat ketidakmampuan Perseroan untuk memenuhi liabilitas/kewajiban yang jatuh tempo dari sumber
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid yang dapat dengan mudah dikonversi menjadi kas, tanpa mengganggu aktivitas dan
kondisi keuangan Perseroan.

Risiko Likuditas juga dapat disebabkan oleh ketidakmampuan Perseroan melikuidasi aset tanpa terkena diskon yang material
karena tidak adanya pasar aktif atau adanya gangguan pasar (market disruption) yang parah, yang disebut sebagai risiko likuiditas
pasar (market liquidity risk)

Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen perseroan memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang dianggap
memadai untuk membiayai operasional Perseroan dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas. Manajemen juga melakukan
evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus menerus melakukan
penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.

Parameter atau indikator yang digunakan, antara lain:
     Komposisi aset dan liabilitas jangka pendek termasuk transaksi rekening administratif;
     Pengelolaan arus kas;
     Kerentanan pada kebutuhan pendanaan; dan
     Akses pada sumber pendanaan

Risiko Hukum

Risiko yang timbul akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek hukum.
Risiko hukum dapat timbul karena ketiadaan dan/atau perubahan peraturan perundang-undangan atau kelemahan perikatan,
seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak atau pengikatan agunan yang tidak sempurna sehingga menyebabkan suatu
transaksi yang telah dilakukan oleh Perseroan menjadi tidak sesuai dengan ketentuan, dan proses litigasi yang timbul dari
gugatan pihak ketiga terhadap Perseroan maupun Perseroan terhadap pihak ketiga.

Parameter atau indikator yang digunakan, antara lain:
     Ketiadaan atau perubahan peraturan perundang-undangan;
     Kelemahan dalam perikatan atau kerjasama; dan
     Proses penyelesaian sengketa

Risiko Kepatuhan – Tata Kelola

Risiko yang timbul akibat Perseroan tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan dan
ketentuan.
Sumber risiko kepatuhan antara lain timbul dari perilaku hukum yaitu perilaku atau aktivitas Perseroan yang menyimpang dari
atau melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan dan perilaku organisasi yaitu perilaku atau aktivitas Perseroan yang
menyimpang atau bertentangan dengan standar yang berlaku secara umum.

Parameter atau indikator yang digunakan, antara lain:
     Jenis dan signifikansi pelanggaran yang dilakukan;
     Frekuensi pelanggaran (termasuk sanksi) atau track record kepatuhan Perseroan;
     Pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan atau standar binis yang berlaku umum; dan
     Tindak lanjut atas pelanggaran.

Risiko Reputasi

Risiko yang timbul akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan yang bersumber dari persepsi negatif
terhadap Perseroan.
Risiko reputasi timbul antara lain karena adanya pemberitaan media dan/atau rumor mengenai Perseroan yang bersifat negatif,
serta strategi komunikasi Perseroan yang yang kurang efektif.



                                                            54
Page 57
     Parameter atau indikator yang digunakan, antara lain:
          Pengaruh reputasi pengurus, pemilik dan grop;
          Pelanggaran etika bisnis;
          Kompleksitas produk dan kerjasama bisnis;
          Frekuensi, materialitas, dan eksposur pemberitaan negatif; dan
          Frekuensi dan meaterialitas keluhan debitur.

     Risiko Strategis

     Risiko yang muncul akibat ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan strategis serta kegagalan
     dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.

     Sumber Risiko Strategis dapat disebabkan antara lain:
          Penetapan strategi yang kurang sejalan dengan visi dan misi Perseroan;
          Analisa lingkungan strategis yang tidak komprehensif;
          Terdapat ketidaksesuaian rencana strategis antar level strategis; dan
          Kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan

     Parameter atau indikator yang digunakan dalam menilai Risiko Strategis, antara lain:
          Kesesuaian strategi bisnis dengan kondisi lingkungan usaha
          Pencapaian realisasi bisnis Perseroan
          Posisi strategis Perseroan di Industri Pembiayaan
          Pemilihan strategi bisnis Perseroan

C.     Risiko Umum

       Risiko Perekonomian

       Risiko perekonomian merupakan risiko yang timbul sehubungan dengan perubahan kondisi perekonomian nasional secara
       umum yang berpengaruh baik langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja Perseroan seperti tingkat pertumbuhan
       ekonomi, tingkat inflasi, tingkat suku bunga dan fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing. Risiko ini mempengaruhi
       secara langsung maupun tidak langsung kepada Perseroan seperti misalnya penyaluran kredit, kualitas aset produktif, biaya
       pendanaan yang selanjutnya berdampak pada kegiatan operasional dan pendapatan Perseroan

       Risiko Perubahan Kurs

       Dengan adanya perubahan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap valuta asing lainnya dalam jangka waktu yang relatif lama
       akan berdampak langsung terhadap sebagian harga. Apabila terjadi kenaikan harga akibat dari perubahan nilai tukar tersebut
       maka hal ini mempengaruhi daya beli masyarakat terutama masyarakat menengah ke bawah yang merupakan salah satu pangsa
       pasar Perseroan. Sebagai akibat dari semakin melemahnya daya beli tersebut akan berdampak kepada kegiatan pembiayaan
       Perseroan

       Risiko Sosial dan Keamanan

       Gejolak sosial, seperti pandemi virus Covid19 dan keamanan dapat berdampak luas pada sektor ekonomi. Gejolak ini
       mengakibatkan turunnya berbagai kegiatan di berbagai sektor industri termasuk sektor kendaraan bermotor. Apabila hal
       tersebut terjadi maka mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan dan menurunkan pendapatan Perseroan

       Risiko Kebijakan Moneter

       Kebijakan moneter dapat mempengaruhi kondisi sumber dana maupun penggunaan dana. Kebijakan uang ketat mengakibatkan
       sumber dana mengecil yang kemudian dapat mengakibatkan naiknya tingkat suku bunga. Deregulasi akan melonggarkan
       sumber dana yang selanjutnya mengakibatkan turunnya tingkat bunga. Situasi tersebut akan menurunkan aktifitas Perseroan
       maupun hasil usaha yang dapat diperoleh

       Risiko Dampak Akibat Krisis Global

       Krisis ekonomi global akibat pandemic Covid 19 yang diantaranya ditandai menurunan hampir seluruh pertumbuhan ekonomi
       dinegara dunia baik negara maju ataupun negara berkembang, akibat hal tersebut adalah likuiditas yang ketat di dunia
       perbankan dan menurunnya daya beli masyarakat sehingga dapat mempengaruhi kinerja Perseroan yang tercermin dari nilai
       peningkatan pembiayaan yang terhambat di tahun 2020 dan juga fokus perseroan pada perbaikan kualitas pembiayaan
       termasuk melakukan restrukturisasi akibat pandemi serta selektif dalam melakukan pembiaayaan.

       Dalam hal terjadi perubahan kebijakan pemerintah (dalam hal ini kebijakan dari sisi regulator jasa keuangan, kebijakan di bidang


                                                                  55
Page 58
      fiskal, kebijakan di sektor produktif UMKM, perumahan) sudah tercermin dalam rencana bisnis Perseroan dan sebagian
      tercermin dalam laporan keuangan perseroan terutama dari sisi perubahan segmentasi pembiayaan Perseroan dari 2019 dan
      2020 dan semester pertama 2021.
      Dampak dari perubahan bisnis model perseroan berdampak pada meningkatnya biaya operasional terutama pada penambahan
      jumlah karyawan terkait perbaikan tata kelola dan pemisahan tugas terutama dengan fokus pada segmen pembiayaan yang
      sebelumnya hanya fokus pada pembiayaan Corporate maka perseroan perlu menyiapkan sumber daya yang cukup terutama
      untuk peningkatan pelayanan pada nasabah pembiayaan konsumen secara langsung untuk pembiayaan perumahan menengah
      bawah dan juga tambahan masing – masing “Person In Charge” untuk melayani mitra – mitra dalam penyaluran pembiayaan di
      mikro produktif UMKM dan pembiayaan konsumen multiguna.

      Dampak lain terkait kebijakan pemerintah dalam hal meringankan masyarakat dan pelaku usaha dalam masa pandemi dengan
      memberikan kelonggaran bagi nasabah yang dimasukkan dalam program restrukturisasi pada perusahaan pembiayaan juga
      mendorong Perseroan melakukan hal tersebut pada tahun 2020 terutama pada pembiayaan konsumen sehingga beberapa
      nasabah diberikan keringanan dalam pembayaran angsuran atas pembiayaan yang diberikan oleh Perseroan walau dalam hal;
      ini tidak menganggu kondisi likuiditas dan kinerja perseroan secara keseluruhan. Kebijakan relaksasi masih diberlakukan oleh
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta adanya program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan kebijakan Pemerintah dalam
      mendukung

2. RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI

 Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

 a.     Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan karena tujuan
        pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.

 b.     Risiko gagal bayar yang disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga serta utang pokok
        pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam
        perjanjian terkait Obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.


MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN DALAM
MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN DAN DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-
MASING RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERSEROAN DALAM PROSPEKTUS.




                                                              56
Page 59
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Perseroan menyatakan bahwa tidak ada kejadian penting yang terjadi setelah tanggal laporan auditor independen tanggal 6
Oktober 2021, sampai dengan tanggal efektifnya pernyataan pendaftaran, yang mempunyai dampak material terhadap keadaan
keuangan dan hasil usaha atas laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada 31 Juli
2021 dan laporan keuangan Perseroan pada tanggal-tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan 31
Desember 2019. Laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019, laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas Perseroan untuk periode tujuh bulan yang berakhir
pada 31 Juli 2021 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, yang terdapat di bagian lain
dalam Prospektus ini, masing-masing telah diaudit oleh KAP Heliantono & Rekan (Parker Randall International) berdasarkan standar
audit yang ditetapkan IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 6 Oktober 2021 yang ditandatangani oleh
Yansyafrin (Izin Akuntan Publik No. AP.1482) dan KAP Heliantono & Rekan (Parker Randall International) berdasarkan standar audit
yang ditetapkan IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 28 Juli 2021 yang ditandatangani oleh Yansyafrin
(Izin Akuntan Publik No. AP.1482) dan KAP Mirawati Sensi Idris (Moore Stephens International) berdasarkan standar audit yang
ditetapkan IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 19 Mei 2020 yang ditandatangani oleh Suharsono (Izin
Akuntan Publik No. AP.0003).




                                                            57
Page 60
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN,                                                KEGIATAN              USAHA,            SERTA
      KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA

1.     KETERANGAN TENTANG PERSEROAN

A.     Riwayat Singkat Perseroan

     Perseroan adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan berkedudukan di
     Jakarta. Perseroan didirikan dengan nama “PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation” sebagaimana termaktub dalam Akta
     Perseroan Terbatas PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation No. 38 tanggal 12 Mei 1989, yang dibuat di hadapan M.M.I.
     Wiardi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No.
     C2.7473.HT.01.01-Th’89 tanggal 15 Agustus 1989 serta telah didaftarkan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat di
     bawah No. 1130/1989 tanggal 22 Agustus 1989 (“Akta Pendirian”).

     Sebagaimana termaktub dalam Akta Pendirian Perseroan, struktur permodalan dan susunan pendiri/pemegang saham
     Perseroan pada saat pendirian adalah sebagai berikut:

                                                                      Nilai Nominal Rp1.000.000,- per Saham
      Keterangan                                                                 Jumlah Nilai Nominal       Persentase
                                                            Jumlah Saham
                                                                                       (Rupiah)                 (%)
      Modal Dasar                                                   10.000            10.000.000.000,-
      Nama Pendiri/Pemegang Saham:
        1. Juska Sudarto Halim                                        2.500               2.500.000.000,-             50,00
        2. Gino Sakiris                                               1.000               1.000.000.000,-             20,00
        3. Johnny Widjaja                                               750                 750.000.000,-             15,00
        4. Martina Widjaja                                              750                 750.000.000,-             15,00
      Modal Ditempatkan dan Disetor                                   5.000               5.000.000.000,-            100,00
      Saham Dalam Portepel                                            5.000               5.000.000.000,-                 -


     Perubahan nama Perseroan dari PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation menjadi PT Nation Capital Finance berdasarkan Akta
     Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation No. 2 tanggal 2 Desember 2002, yang
     dibuat di hadapan James Herman Rahardjo, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
     Asasi Manusia Republik Indonesia (“Menkumham”) melalui Keputusan No.C-00394 HT.01.04.TH.2003 tanggal 9 Januari 2003
     serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. 090516545378 tanggal 11 Maret 2004.

     Anggaran dasar Perseroan telah diubah untuk menyesuaikan dengan ketentuan UUPT yaitu sebagaimana termaktub dalam Akta
     Pernyataan Keputusan Rapat PT Nation Capital Finance No. 7 tanggal 10 Juli 2008, yang dibuat di hadapan Lanawati Dewi
     Soegianto, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui Surat Keputusan No. AHU-
     51209.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 14 Agustus 2008 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-
     0071063.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 14 Agustus 2008, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”)
     No. 096 tanggal 30 November 2021 dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia (“TBNRI”) No. 037363.

     Adapun perubahan nama Perseroan dari PT Nation Capital Finance menjadi PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia adalah
     berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Sirkulasi Para Pemegang Saham PT Nation Capital Finance No. 17 tanggal 25 September
     2012, yang dibuat di hadapan Aryani, S.H., M.Kn., Notaris di Tangerang Selatan, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham
     dengan Keputusan No. AHU-53399.AH.01.02.Tahun 2012 tanggal 16 Oktober 2012 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
     No. AHU-0090561.AH.01.09.Tahun 2012 tanggal 16 Oktober 2012, serta telah diumumkan pada BNRI No. 096 tanggal 30
     November 2021 dan TBNRI No. 037360.

     Perseroan telah beberapa kali mengubah anggaran dasarnya dan terakhir kali perubahannya adalah sebagaimana termaktub
     dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia Sebagai Pengganti
     Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 28 tanggal 24 Juli 2020, yang dibuat di hadapan Dra. Rr. Hariyanti Poerbiantari,
     S.H., Notaris di Jakarta, telah memperoleh persetujuan Menkumham sesuai Keputusan No. AHU-0056263.AH.01.02.TAHUN
     2020 tanggal 14 Agustus 2020 dan telah diterima dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian
     Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“SABH”) di bawah No. AHU-AH.01.03-0349739 tanggal 14 Agustus 2020
     serta telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di bawah No. AHU-0134301.AH.01.11.TAHUN 2020 tanggal 14 Agustus 2020
     dan telah diumumkan dalam BNRI No. 063 dan Tambahan BNRI No. 025054 tanggal 6 Agustus 2021, yaitu mengenai perubahan
     dan pernyataan kembali seluruh ketentuan Anggaran Dasar Perseroan (“Akta No. 28/2020”) juncto Akta Pernyataan Keputusan
     Sirkuler Para Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia Sebagai Pengganti Rapat umum Pemegang Saham Luar
     Biasa No. 18 tanggal 20 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Dra. Roro Hariyanti Poerbiantari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta,
     yang telah memperoleh persetujuan dari Menkumham sesuai Keputusan No. AHU-0005054.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 21


                                                                58
Page 61
     Januari 2022 dan telah diterima dan dicatat dalam database SABH di bawah No. No. AHU-AH.01.03-030046428 tanggal 21
     Januari 2022, serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0014182.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 21
     Januari 2022, yaitu mengenai perubahan ketentuan Pasal 3 dan Pasal 14 Anggaran Dasar Perseroan (“Akta No. 18/2022”).

     Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana termaktub
     dalam Akta No. 18/2022, maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang pembiayaan baik konvensional dan syariah.

     Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:

     1.      Menjalankan Usaha Pembiayaan Konvensional 64911:
             Mencakup usaha perusahaan pembiayaan yang diselenggarakan secara konvensional, dengan kegiatan usaha meliputi
             pembiayaan barang dan/atau jasa, yaitu: pembiayaan investasi; pembiayaan modal kerja; pembiayaan multiguna; dan/atau
             kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Selain kegiatan usaha tersebut,
             perusahaan pembiayaan konvensional dalam kelompok ini dapat melakukan sewa operasi (operating lease) dan/atau
             kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa
             keuangan; dan

     2.     Menjalankan usaha Pembiayaan Syariah 64913:
            Mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat perusahaan pembiayaan yang melaksanakan kegiatan pembiayaan Syariah
            dan/atau berfungsi sebagai kantor induk dari kantor yang melaksanakan pembiayaan syariah.

     Adapun sejak Perseroan berdiri, kegiatan usaha utama perseroan adalah melakukan berbagai jenis pembiayaan, yang antara
     lain meliputi:
           Sewa Guna Usaha;
           Modal Ventura;
           Perdagangan Surat Berharga;
           Anjak Piutang;
           Pembiayaan Konsumen;
           Mendirikan Perseroan-perseroan lain dengan maksud untuk melakukan kegiatan usaha di bidang pembiayaan lainnya
            sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
           Mendirikan atau melakukan investasi di perusahaan dalam segala bidang usaha.

B.        Perkembangan Kepemilikan Saham Perseroan

     Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan, struktur permodalan, susunan pemegang saham dan komposisi kepemilikan saham
     dalam Perseroan pada saat pendirian adalah sebagai berikut:

                                                                          Nilai Nominal Rp1.000.000,- per saham
                                   Keterangan                                                                          %
                                                                        Jumlah Saham      Jumlah Nilai Nominal (Rp)
          Modal Dasar                                                         10.000               10.000.000.000
          Pemegang Saham
          1. Juska Sudarto Halim                                              2.500                 2.500.000.000,-     50,00
          2. Gino Sakiris                                                     1.000                 1.000.000.000,-     20,00
          3. Johnny Widjaja                                                     750                   750.000.000,-     15,00
          4. Martina Widjaja                                                    750                   750.000.000,-     15,00
          Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                 5.000                  5.000.000.000     100,00
          Saham Dalam Portepel                                                5.000                  5.000.000.000

     Berikut ini merupakan perkembangan kepemilikan saham Perseroan dalam periode 2 (dua) tahun terakhir yang juga
     merupakan struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada saat Prospektus ini diterbitkan, yaitu sebagai
     berikut:

     Sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan
     RelianceIndonesia Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 56 tanggal 19 Juli 2019, yang dibuat di
     hadapan Dr. Raden Roro Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diterima dan dicatat dalam database SABH
     di bawah No. AHU-AH.01.03-0303830 tanggal 26 Juli 2019 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No.
     AHU-0120456.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 26 Juli 2019, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan
     adalah sebagai berikut:

                                                                        Nilai Nominal Rp1.000.000,- per saham
     Keterangan                                                                                                        %
                                                                      Jumlah Saham         Jumlah Nilai Nominal (Rp)
     Modal Dasar                                                             400.000             400.000.000.000,-
     Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     1. PT Reliance Capital Management                                      113.000              113.000.000.000,-      84,97
     2. PT Asuransi Reliance Indonesia                                       20.000               20.000.000.000,-      15.03


                                                                 59
Page 62
     Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                                  133.000                  133.000.000.000,-              100,00
     Saham Dalam Portepel                                                                        267.000                  267.000.000.000,-

     Catatan:
     1.    Sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, berdasarkan pernyataan dari Perseroan, Perseroan belum memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT mengenai
           cadangan yang diwajibkan, dikarenakan sampai dengan saat ini Perseroan memutuskan penggunaan laba bersih untuk dimasukkan dan dibukukan sebagai Laba
           Ditahan pada tahun buku yang berakhir pada tahun buku 2020. Namun demikian, Perseroan akan tetap berupaya untuk melakukan penyisihan dari laba bersih
           untuk cadangan dan akan dilakukan secara bertahap sampai cadangan terkait mencapai paling sedikit 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor dan
           selama cadangan terkait belum mencapai paling sedikit 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor.

     2.     Perseroan telah melakukan pemenuhan atas Peraturan Presiden No. 13 tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat Dari Korporasi
            Dalam Rangka Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (“Perpres No. 13/2018”) sebagaimana
            yang tercatat saat ini pada sistem online Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pemilik manfaat akhir
            (ultimate beneficial owner) dari Perseroan adalah Anton Budidjaja dan Perseroan telah melakukan pelaporan atas Pemilik Manfaat tersebut kepada instansi
            yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

            Berdasarkan hasil pemeriksaan kami yang didukung dengan Surat Pernyataan No. 009/BOD-REFI/VII/2021 tanggal 6 Juli 2021, bahwa penetapan Anton
            Budidjaja sebagai pemilik manfaat dengan kriteria sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 4 ayat (1) huruf (d), (e), (f) dan (g) Perpres No. 13/2018, yaitu:
            i. memiliki kewenangan untuk mengangkat, menggantikan atau memberhentikan anggota direksi dan anggota dewan komisaris;
            ii. memiliki kewenangan atau kekuasaan untuk mempengaruhi atau mengendalikan perseroan terbatas tanpa harus mendapat otorisasi dari pihak manapun;
            iii. menerima manfaat dari perseroan terbatas; dan/atau
            iv. merupakan pemilik sebenarnya dari dana atas kepemilikan saham perseroan terbatas.



C.        Perizinan

Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya telah memperoleh perizinan yang cukup sesuai dengan bidang kegiatan
usahanya, yaitu sebagai berikut:

                           Izin                                            Masa Berlaku                                            Keterangan
                                 Perizinan Sehubungan Kegiatan Usaha dan Operasional
 Keputusan Menteri Keuangan Republik          Berlaku sejak tanggal ditetapkan                                                            -
 Indonesia Nomor 1080/KMK.013/1989
 tanggal 26 September 1989 tentang
 Pemberian Izin Usaha Dalam Bidang
 Usaha Lembaga Pembiayaan kepada PT
 Sebaru Sejahtera Finance Corporation.
 Izin ini telah diperpanjang dan diubah
 beberapa kali antara lain dengan
 Keputusan Menteri sebagai berikut:

 1.        Keputusan     Menteri    Keuangan
           Nomor:        KEP-590/KM.10/2012
           tanggal 17 Oktober 2012 tentang
           Perubahan Kedua Atas Keputusan
           Menteri      Keuangan       Nomor
           1080/KMK.013/1989          tentang
           Pemberian Izin Usaha Dalam Bidang
           Usaha Lembaga Pembiayaan kepada
           PT Sebaru Sejahtera Finance
           Corporation; dan

 2.        Keputusan      Menteri   Keuangan
           Nomor:         KEP-629/KM.10/2012
           tanggal 12 November 2012 tentang
           Perubahan Ketiga Atas Keputusan
           Menteri       Keuangan       Nomor
           1080/KMK.013/1989           tentang
           Pemberian Izin Usaha Perusahaan
           Pembiayaan kepada PT Sebaru
           Sejahtera Finance Corporation.

 Izin Pembukaan Unit Usaha Syariah                                                  -                                                     -
 Keputusan Dewan Komisioner Otoritas
 Jasa Keuangan No. KEP-87/NB.223/2017
 tanggal 28 Juli 2017

                                                                                  60
Page 63
 Nomor     Induk    Berusaha      (NIB)                  Selama     Perseroan             melakukan                                 -
 9120114081285 tanggal 18 Oktober 2019                   kegiatan usahanya
 dengan kode dan nama KBLI 64910 -
 Sewa Guna Usaha Dengan Hak Opsi.

 Surat Keterangan Domisili Perusahaan                        13 April 2017 s/d 13 April 2022                                        -
 (SKDP)
 No. 547/27.1BU.1/31.71.07.1003/-
 071.562/e/2017 tanggal 13 April 2017,
 yang terdaftar a.n Perseroan.

 Tanda Daftar Perusahaan (TDP) No.                                21 Mei 2018 s/d 15 Maret                                          -
 09.05.1.64.45378 tanggal 21 Mei 2018                                    2023
 yang terdaftar a.n. Perseroan.

 Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No.                                             -                                                   -
 01.336.255.3-015.000, yang terdaftar
 atas nama Perseroan sejak tanggal 17
 Desember 2002.


 Surat Keterangan Terdaftar No. PEM-                                            -                                                   -
 01603/WPJ.04/KP.0303/2011 tanggal 19
 Oktober 2012

                                Perizinan dan Dokumen Sehubungan Ketenagakerjaan
 Keputusan Kepala Dinas Tenaga Kerja           7 Mei 2021 s.d 7 Mei 2023                                                            -
 dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta
 No. 1338 Tahun 2021 tanggal 7 Mei
 2021 tentang Pengesahan Peraturan
 Perusahaan Perseroan Periode 2021-
 2023

 Sertifikat     Badan    Penyelenggara                         1 Juli 2021 s/d 30 Juni 2022                                         -
 Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS
 Kesehatan) No. 73/SER/0901/0721
 tanggal 5 Juli 2021
 Sertifikat     Badan    Penyelenggara                                         -                                                    -
 Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS
 Ketenagakerjaan) Nomor JJ081616
 tanggal 13 Oktober 2005
 Wajib Lapor Ketenagakerjaan No.                            s/d 07 Desember 2021 (tanggal                                           -
 10220.20201207.0010 *)                                         pendaftaran kembali) *)
*) Catatan: Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perseroan masih dalam proses pendaftaran kembal i di instansi
ketenagakerjaang berwenang setempat.

D.    Pengurusan dan Pengawasan

Berdasarkan, Akta Pernyataan Keputusan Rapat “PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia” No. 23 tanggal 16 Juni 2021, yang
dibuat di hadapan Dra. Rr. Hariyanti Poerbiantari, S.H, Notaris di Jakarta, yang diterima dan dicatat dalam database Sistem
Administrasi Badan Hukum (“SABH”) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-
0384497 tanggal 18 Juni 2021 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0107706.AH.01.11.Tahun 2021
tanggal 18 Juni 2021 (Akta No. 23/2021”), susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang sedang menjabat pada
tanggal diterbitkannya Prospektus ini adalah sebagai berikut:

Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang sedang menjabat pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini adalah
sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama                    :    Anton Budidjaja
Komisaris Independen               :    Braman Setyo


                                                                              61
Page 64
Direksi

Direktur Utama            :   Iman Pribadi
Direktur                  :   Fajar Satritama
Direktur                  :   Ira Rakhmawati

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana tersebut di atas telah diangkat secara sah sesuai dengan
Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk masa jabatan terhitung sejak tanggal 16 Juni 2021
sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun 2026.

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana tersebut di atas telah diangkat secara sah sesuai dengan
Anggaran Dasar dan telah memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik.

Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada saat Prospektus
ini diterbitkan:




                                                           62
Page 65
Dewan Komisaris


                  Anton Budidjaja
                  Komisaris Utama, 52 tahun Warga Negara Indonesia

                  Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan pada tahun 2012. Menyelesaikan
                  pendidikan di California State University Jurusan Finance pada tahun 1991.
                  Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

                   Tahun               Perusahaan
                   2018 - sekarang     Komisaris PT Reliance Capital Management
                   2015 – sekarang     Komisaris Utama PT Reliance Modal Ventura
                   2012 – sekarang     Komisaris Utama PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
                   2012 – sekarang     Komisaris Utama PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
                   2011 – 2018         Direktur Utama PT Reliance Capital Management
                   2010 – 2014         Dewan Pembina Yayasan Pendidikan President University
                   2002 – sekarang     Presiden Komisaris PT Reliance Capital Management
                   2002 – 2015         Presiden Komisaris PT Asuransi Reliance Indonesia
                   2002 – 2013         Komisaris PT Jababeka, Tbk
                   2000 – 2002         Managing Partner PT Victoria Investindo Advisory
                   1993 – 2000         Vice President PT Pan Indonesia Bank Tbk (Panin Group)
                   1992 – 1993         Branch Manager PT Bank Pelita
                   1991 – 1992         Asisten Manajer Kredit PT Bank Susila Bhakti


                  Braman Setyo
                  Komisaris Independen, 63 tahun Warga Negara Indonesia

                  Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2020. Menyelesaikan
                  pendidikan di Universitas Jember di Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen
                  Perusahaan, pada tahun 1984, kemudian melanjutkan pendidikan Magister di
                  Universitas 17 Agustus 1994, jurusan Ilmu Administrasi pada tahun 1998. Pengalaman
                  kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

                   Tahun               Perusahaan
                   2020 - Sekarang     Komisaris PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
                   2018 - 2020         Plt. Dirut LPDB Kementerian Koperasi dan UKM
                   2017 - 2018         Direktur Utama LPDB - KUMKM
                   2015 - 2017         Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Pembiayaan
                   2014 - 2017         Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Umum Jaminan Kredit
                                       Indonesia
                   2013 - 2015         Kementrian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Pengembangan
                                       dan Restrukturisasi Usaha
                   2011 - 2013         Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Produksi
                   2006 - 2011         Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim
                   2005 - 2006         Kepala Biro Umum Setda Pemprov Jatim
                   2003 - 2005         Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jatim
                   2001 - 2003         Kepala Bagian Penyusunan Program Setda Pemprov Jatim
                   1994 - 2001         Kabag Penyusunan Program Pemprov Jatim
                   1992 - 1994         Kasubag Penyusunan Rencana Pemprov Jatim
                   1991 - 1992         Kasubag Perhubungan (Biro Ekonomi) Pemprov Jatim




                                      63
Page 66
Dewan Direksi


                Iman Pribadi
                Direktur Utama, 50 tahun
                Warga Negara Indonesia

                Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2020. Menyelesaikan pendidikan di
                Universitas Brawijaya, Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi pada tahun 1995.
                Kemudian melanjutkan Pendidikan Master of Bussiness Administration di Monash
                University, Australia pada tahun 2004. Pengalaman kerja yang dimiliki adalah
                sebagai berikut:

                 Tahun               Perusahaan
                 2020 - Sekarang     Direktur Utama PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
                 2020                Direktur Utama Fairbanc Technologies Indonesia
                 2017 - 2020         Direktur LPDB - KUMKM
                 2016 - 2017         Komisaris PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia (AJRI)
                                     Komisaris Utama PT Asuransi Reliance Indonesia (ARI)
                                     Direktur Utama PT Reliance Modal Ventura (RMV)
                                     Direktur Keuangan PT Reliance Capital Management (RCM)
                 2014 - 2015         Direktur Utama PT Al Ijarah Indonesia Finance
                 2011 - 2014         Direktur Manajemen Risiko dan IT PT CIMB Niaga Utama
                                     Finance
                 2011                Senior Manager Strategic & Performance PT Gunung Sewu
                                     Kencana
                 2007 - 2011         Kepala Divisi Audit dan Kepatuhan PT Astra Sedaya Finance
                 1997 - 2007         Kadiv Manajemen Risiko dan Bisnis; Kadiv Keuangan & Bisnis
                                     PT Astra CMG Life

                Ira Rakhmawati
                Direktur, 39 tahun
                Warga Negara Indonesia

                Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2018. Menyelesaikan studi di
                Fakultas Hukum, Universitas Padjajaran, Bandung pada tahun 2006. Pengalaman
                kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

                 Tahun               Perusahaan
                 2018 – Sekarang     Direktur PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
                 2018 – 2018         Head of Legal PT Reliance Capital Management
                 2015 – 2016         Legal Consultant Ashurst LLP Singapore
                 2011 – 2017         Senior Associate Oentoeng Suria and Partners
                 2009 – 2011         Senior Associate Susanto and Partners
                 2006 – 2009         Associate Bahar and Partners
                 2005 – 2005         Internship - Legal Credit PT BRI Cabang Naripan,
                                     Bandung

                Fajar Satritama
                Direktur, 49 tahun
                Warga Negara Indonesia

                Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2018. Menyelesaikan pendidikan di
                Fakultas Hukum, Jurusan Hukum Ekonomi, Universitas Indonesia tahun 1989.
                Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

                 Tahun               Perusahaan
                 2018 - Sekarang     Direktur PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
                 2017 - 2018         Kepala Divisi Corporate, SME & Value Chain PT Bank
                                     Ganesha Tbk
                 2011 - 2017         Head of Corporate Banking III Dept PT Bank ICBC
                                     Indonesia
                 2000 - 2010         Team Leader Corporate Finance PT Bank OCBC NISP Tbk
                 1996 - 1999         Senior Account Officer Cabang Matraman PT Bank
                                     Danamon Indonesia Tbk

                                     64
Page 67
Secara umum, Direksi bertanggung jawab dalam memimpin dan mengelola berbagai usaha untuk mencapai obyektif Perseroan
dan memastikan aset Perseroan digunakan dengan semestinya untuk kepentingan para pemegang saham. Direksi melaksanakan
tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan amanat Anggaran Dasar Perseroan dan juga kondisi- kondisi internal dan eksternal.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan
Pembiayaan, seluruh Direksi Perseroan menetap di Indonesia dan tidak merangkap jabatan sebagai direksi pada perusahaan
pembiayaan lain.

Rapat Dewan Komisaris dan Direksi

Rapat Dewan Komisaris sejak 1 Juni 2020 sampai dengan 31 Juli 2021.

 No             Nama                    Jabatan               Jumlah Kehadiran    Persentase Kehadiran

 1.      Anton Budidjaja    Komisaris Utama                      14                    100%
 2.      Braman Setyo       Komisaris Independen                  8                   57,1%
Catatan:
Komisaris Independen baru bergabung di Perseroan dan mulai mengikuti Rapat Dewan Komisaris bulan Desember 2020


Rapat Direksi

Rapat Direksi sejak 1 Juni 2020 sampai dengan 31 Juli 2021.

 No             Nama                    Jabatan               Jumlah Kehadiran    Persentase Kehadiran

 1.      Iman Pribadi       Direktur Utama                         8                    57,1%
 2.      Ira Rakhmawati     Direktur                              14                     100%
 3.      Fajar Satritama    Direktur                              14                     100%
Catatan:
Direktur Utama baru bergabung di Perseroan dan mulai mengikuti Rapat Direksi bulan Desember 2020.

Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris

  No                                       Program KerjaWork Program                                      Realisasialization
        Mengevaluasi dan menyetujui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
   1                                                                                                              √
        Evaluate and approve the Sustainable Financial Action Plan
        Menelaah Laporan Tahunan 2020
   2                                                                                                              √
        Reviewing the 2020 Annual Report
        Mengikuti pelatihan
   3                                                                                                              √
        Take training
        Melakukan pengawasan kebijakan
   4                                                                                                              √
        Supervise policies
        Evaluasi dan Monitoring Pengelolaan Risiko Perusahaan berdasar Laporan Profil Risiko Perusahaan
   5                                                                                                              √
        Evaluation and Monitoring of Company Risk Management based on Company Risk Profile Report
        Review Remunerasi dan Nominasi
   6                                                                                                              √
        Remuneration review and Nomination
        Pembahasan mengenai penunjukan AP dan KAP
   7                                                                                                              √
        Discussion on the appointment of AP and KAP
        Memberikan arahan perubahan organisasi
   8                                                                                                              √
        Provide organizational change direction


Kompensasi Dewan Komisaris dan Direksi

Gaji dan tunjangan Dewan Komisaris dibayarkan oleh selaku pemegang saham utama Perseroan. Jumlah gaji dan tunjangan Direksi
Perseroan untuk periode 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 2.336.740.322 dan tahun yang berakhir pada tanggal- tanggal 31
Desember 2019 sebesar Rp 2.938.998.262.

Program Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya,
Dewan Komisaris secara rutin turut serta dalam pelatihan dan pendidikan yang diselenggarakan oleh pihak eksternal, termasuk
yang berhubungan dengan penerapan GCG.


                                                              65
Page 68
Program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang telah diikuti Dewan Komisaris

Nama                    Jabatan                 Nama Pengembangan           Penyelenggara
                                                Kompetensi
Anton Budidjaja         Komisaris Utama         Seminar       Nasional      Asosiasi Perusahaan
                                                “Arah dan Kebijakan         Pembiayaan Indonesia
                                                Tahun 2020”
Anton Budidjaja         Komisaris Utama         Seminar       Nasional      Asosiasi Perusahaan
                                                “Multifinance Road to       Pembiayaan Indonesia
                                                Recovery”
Braman Setyo            Komisaris Independen    Seminar       Nasional      Asosiasi Perusahaan
                                                “Multifinance     2021      Pembiayaan Indonesia
                                                bertumbuh ditengah
                                                Pandemi”
Braman Setyo            Komisaris Independen    Penguatan        Peran      Otoritas        Jasa
                                                Direksi dan Dewan           Keuangan
                                                Komisaris     Penyedia
                                                Jasa Keuangan Non-
                                                Bank            Dalam
                                                Menunjang Efektivitas
                                                Penerapan Program
                                                APU PPT

Program Pelatihan Dan Peningkatan Kompetensi Direksi

Perseroan senantiasa mendorong semua anggota Direksi untuk terus mengembangkan kemampuan dan kompetensinya agar
mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Hal ini dilakukan dengan mengikutsertakan Direksi dalam berbagai program
pendidikan dan pelatihan sesuai dengan lingkup kerjanya. Program-program yang telah diikuti Direksi antara lain:

Nama                    Jabatan                 Nama Pengembangan           Penyelenggara
                                                Kompetensi
Iman Pribadi            Direktur Utama          Seminar           Online    Asosiasi Perusahaan
                                                “Multifinance       2021    Pembiayaan Indonesia
                                                Bertumbuh ditengah
                                                Pandemi”
Ira Rakhmawati          Direktur                Seminar         Nasional    Asosiasi Perusahaan
                                                “Arah dan Kebijakan         Pembiayaan Indonesia
                                                Tahun 2020”
Ira Rakhmawati          Direktur                Webinar         Nasional    Asosiasi Perusahaan
                                                “Pemulihan Kesehatan        Pembiayaan Indonesia
                                                Industri Pembiayaan
Ira Rakhmawati          Direktur                Seminar           Online    Asosiasi Perusahaan
                                                “Multifinance       2021    Pembiayaan Indonesia
                                                Bertumbuh ditengah
                                                Pandemi”
Ira Rakhmawati          Direktur                Pertemuan         terkait   Otoritas        Jasa
                                                Penghapusan        tanda    Keuangan
                                                “R” atas pelaporan
                                                data             debitur
                                                restrukturisasi
Fajar Satritama         Direktur                Webinar                 “   Asosiasi Perusahaan
                                                Multifinance Road To        Pembiayaan Indonesia
                                                Recovery”
Fajar Satritama         Direktur                Webinar         Nasional    Asosiasi Perusahaan
                                                “Pemulihan Kesehatan        Pembiayaan Indonesia
                                                Industri Pembiayaan

Komite Audit

Pembentukan Komite Audit Perseroan didasarkan dan sesuai dengan ketentuan peraturan peraturan sebagai berikut:

  -    Anggaran Dasar Perseroan
  -    Undang-undang No. 40 Tahun Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas



                                                           66
Page 69
  -    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 30/ POJK.05/2014 tanggal 19 November 2014 tentang Tata Kelola
       Perusahaan yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan.
  -    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 55/ POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
       Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
  -    Surat Keputusan Komisaris No. 010/BOC-REFI/X/2021 tanggal 4 Oktober 2021 tentang Surat Keputusan Pembentukan
       Komite Audit.

Fungsi utama Komite Audit adalah untuk membantu Dewan Komisaris dalam memenuhi tugas pengawasan dan metodologi dan
proses dari pelaporan keuangan, manajemen risiko, audit dan kepatuhan hukum dan peraturan yang berlaku. Pengangkatan
Komite Audit berlaku untuk 2 (dua) tahun dan setiap anggota Komite Audit dapat dipilih kembali hanya untuk 1 periode berikutnya
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, susunan Komite Audit Perseroan adalah sebagai berikut:

Ketua   :   Braman Setyo
Anggota :   Alan Yazid
Anggota :   Saleh Basir


Susunan Komite Audit tersebut diatas telah diangkat berdasarkan Surat keputusan Dewan Komisaris Perseroan No.
010/BOC-REFI/X/2021 tanggal 5 Oktober 2021.

Tugas dan tanggung jawab Komite Audit

Komite Audit PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia (selanjutnya disebut Perseroan) adalah Komite yang dibentuk oleh Dewan
Komisaris dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dalam membantu melaksanakan tugas dan fungsi Dewan Komisaris.
Sebagaimana ditetapkan dalam Piagam Komite Audit, Komite Audit Perseroan memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan
pengawasan atas hal-hal berikut:

  1.   Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan kepada publik dan/atau pihak otoritas
       antara lain laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan;
  2.   Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan
       Perseroan;
  3.   Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan atas jasa yang
       diberikannya;
  4.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan yang didasarkan pada
       independensi, ruang lingkup penugasan dan imbalan jasa;
  5.   Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh
       Direksi atas temuan auditor internal;
  6.   Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi;
  7.   Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan;
  8.   Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan
       Perseroan; dan
  9.   Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.

Riwayat Singkat Anggota Komite Audit

Braman Setyo
Menjabat sebagai Ketua Komite Audit Perseroan sejak tahun 2020. Menyelesaikan pendidikan di Universitas Jember di Fakultas
Ekonomi, Jurusan Manajemen Perusahaan, pada tahun 1984, kemudian melanjutkan pendidikan Magister di Universitas 17
Agustus 1994, jurusan Ilmu Administrasi pada tahun 1998. Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

Tahun                          Perusahaan
2020 - Sekarang                Komisaris PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
2018 - 2020                    Plt. Dirut LPDB Kementerian Koperasi dan UKM
2017 - 2018                    Direktur Utama LPDB - KUMKM
2015 - 2017                    Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Pembiayaan
2014 - 2017                    Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia
2013 - 2015                    Kementrian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha
2011 - 2013                    Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Produksi
2006 - 2011                    Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim
2005 - 2006                    Kepala Biro Umum Setda Pemprov Jatim
2003 - 2005                    Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jatim
2001 - 2003                    Kepala Bagian Penyusunan Program Setda Pemprov Jatim
1994 - 2001                    Kabag Penyusunan Program Pemprov Jatim
1992 - 1994                    Kasubag Penyusunan Rencana Pemprov Jatim
1991 - 1992                    Kasubag Perhubungan (Biro Ekonomi) Pemprov Jatim

                                                            67
Page 70
Alan Yazid
Alan Yazid menjabat sebagai anggota komite audit Perseroan sejak 4 Oktober 2021. Memiliki gelar Master of Business
Administration dari Bowling State University, Ohio, US. Sebelumnya memiliki pengalaman sebagai Rist Monitoring Committee di PT
Jasa Asuransi Indonesia (Persero).


Tahun                           Perusahaan
2021 - Sekarang                 Risk Monitoring Committee di PT. Jasa Asuransi Indonesia (Persero)
2019 - Sekarang                 Working Group Committee in Developing Governance Risk and Complience (GRC) OJK.
2018 - Sekarang                 Formulation Team in Developing Risk Management Syllabus for Non-Bank Industry (IKNB) OJK.
2017 - Sekarang                 Formulation Team in Developing Risk Management Syllabus for Risk Director Based on POJK
                                18/2016.
2016 - 2018                     BSMR Member in Developing OJK’s Multifinance Risk Management Based on POJK 01/2015

Saleh Basir
Saleh Basir menjabat sebagai anggota komite audit Perseroan sejak 4 Oktober 2021. Memiliki gelar Sarjana Ekonomi dan Sarjana
Hukum dari Universitas Indonesia. Sebelumnya memiliki pengalaman sebagai Partner di Granada Law Firm.

Tahun                           Perusahaan
2021 - Sekarang                 Partner di Granada Law Firm
2014 - 2016                     Secretary of Supervisory Board di BPJS Kesehatan
2012 - 2014                     Member of Audit Committee di BPJS Kesehatan
2004 - 2012                     Member of Audit Committee di PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Rapat Komite Audit

Rapat Komite Audit sejak 1 Juni 2020 sampai dengan 31 Juli 2021.

 No            Nama                    Jabatan              Jumlah Kehadiran       Persentase Kehadiran

 1.      Braman Setyo         Ketua Komite Audit                     8                     100%
 2.      Alan Yazid           Anggota Komite Audit                   -
 3.      Saleh Basir          Anggota Komite Audit                   -
Catatan:
Alan Yazid dan Saleh Basir menjadi anggota Komite Audit pada tanggal 5 Oktober 2021

Laporan Komite Audit.

Laporan Komite Audit sepanjang 1 Juni 2020 sampai dengan 31 Juli 2021 adalah:
   1. Laporan Evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian jasa audit tahun buku 2019.
   2. Rekomendasi penunjukan KAP untuk tahun buku 2020.
   3. Laporan Evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian jasa audit tahun buku 2020

Komite Pemantau Risiko

Dasar Pembentukan Komite Pemantau Risiko

Pembentukan Komite Pemantau Risiko didasarkan dan sesuai dengan ketentuan peraturan-peraturan sebagai berikut:

  1.   Anggaran Dasar Perseroan
  2.   Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas
  3.   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 30/POJK.05/2014 tanggal 19 November 2014 tentang Tata Kelola
       Perusahaan yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan;
  4.   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.05/2015 tanggal 23 Maret 2015 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi
       Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank

Fungsi utama Komite Pematau Risiko adalah membantu Dewan Komisaris dalam memenuhi fungsi pengawasannya terhadap
metodologi dan proses manajemen risiko sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta implementasi tata
kelola perusahaan.

Pada saat Prospektus ini diterbitkan, susunan Komite Pemantau Risiko Perseroan adalah sebagai berikut:

Ketua   :     Braman Setyo
Anggota :     Saleh Basir

                                                             68
Page 71
Susunan Komite Pemantau Risiko tersebut diatas telah diangkat berdasarkan Surat keputusan Dewan Komisaris Perseroan
No.009/BOC-REFI/X/2021 tanggal 5 Oktober 2021.

Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko

Sebagaimana ditetapkan dalam Surta Keputusan Pembentukan Komite Pemantau Risiko, Komite Risiko Perseroan memiliki tugas
dan tanggung jawab untuk membantu dewan komisaris atas hal-hal berikut:

      1.   Melakukan pendidikan dan pemantauan pelaksanaan penerapan manajemen risiko yang meliputi identifikasi,
           pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko;
      2.   Menilai efektivitas manajemen risiko termasuk menilai toleransi risiko yang dapat diambil oleh Perseroan;
      3.   Melakukan pendidikan aktif terhadap Direksi dan Dewan Komisaris;
      4.   Mencakup kebijakan, prosedur dan penetapan limit risiko;
      5.   Mencakup pendidikan sistem informasi manajemen risiko; dan
      6.   Mencakup pengendalian internal yang menyeluruh.

Riwayat Singkat Anggota Komite Pemantau Risiko

Braman Setyo
Menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko Perseroan sejak tahun 2020. Menyelesaikan pendidikan di Universitas Jember di
Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen Perusahaan, pada tahun 1984, kemudian melanjutkan pendidikan Magister di Universitas
17 Agustus 1994, jurusan Ilmu Administrasi pada tahun 1998. Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

Tahun                          Perusahaan
2020 – Sekarang                Komisaris PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
2018 – 2020                    Plt. Dirut LPDB Kementerian Koperasi dan UKM
2017 – 2018                    Direktur Utama LPDB - KUMKM
2015 – 2017                    Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Pembiayaan
2014 – 2017                    Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia
2013 – 2015                    Kementrian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha
2011 – 2013                    Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Produksi
2006 – 2011                    Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim
2005 – 2006                    Kepala Biro Umum Setda Pemprov Jatim
2003 – 2005                    Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jatim
2001 – 2003                    Kepala Bagian Penyusunan Program Setda Pemprov Jatim
1994 – 2001                    Kabag Penyusunan Program Pemprov Jatim
1992 – 1994                    Kasubag Penyusunan Rencana Pemprov Jatim
1991 – 1992                    Kasubag Perhubungan (Biro Ekonomi) Pemprov Jatim

Saleh Basir
Saleh Basir menjabat sebagai anggota komite audit Perseroan sejak 4 Oktober 2021. Memiliki gelar Sarjana Ekonomi dan Sarjana
Hukum dari Universitas Indonesia. Sebelumnya memiliki pengalaman sebagai Partner di Granada Law Firm.

Tahun                          Perusahaan
2021 – Sekarang                Partner di Granada Law Firm
2014 – 2016                    Secretary of Supervisory Board di BPJS Kesehatan
2012 – 2014                    Member of Audit Committee di BPJS Kesehatan
2004 – 2012                    Member of Audit Committee di PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Rapat Komite Pemantau Risiko

Rapat Komite Pemantau Risiko sejak 1 Juni 2020 sampai dengan 31 Juli 2021.

 No              Nama                 Jabatan              Jumlah Kehadiran      Persentase Kehadiran

 1.        Braman Setyo      Ketua Komite Pemantau                 6                    100%
                             Risiko
 2.        Saleh Basir       Anggota Komite Pemantau
                             Risiko
Catatan:
Saleh Basir menjadi anggota Komite Pemantau Risiko pada tanggal 5 Oktober 2021




                                                            69
Page 72
Laporan Komite Pemantau Risiko

Laporan Komite Pemantau Risiko sepanjang 1 Juni 2020 sampai dengan 31 Juli 2021 adalah:
   1. Laporan Evaluasi terhadap penerapan Manajemen Risiko Semester I tahun 2020
   2. Laporan Evaluasi terhadap penerapan Manajemen Risiko Tahun 2020

Unit Audit Internal

Mengacu pada dan sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No.56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan
dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal, Perseroan telah membentuk dan memiliki Piagam Internal Audit dan telah
mengangkat Sdr. Bayu Putra Harvianto selaku Kepala Unit Audit Internal terhitung sejak 2 Oktober 2019 berdasarkan Surat
Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. 007/BOC-REFI/X/2019 tentang Pembentukan Unit Audit Internal yang kemudian
diperbaharui dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. 011/BOC-REFI/X/2021 tentang Pembentukan Unit Audit
Internal tertanggal 5 Oktober 2021.

Bayu Putra Harvianto
Bayu Putra Harvianto menjabat sebagai Unit Audit Internal Perseroan sejak 2 Oktober 2019. Memiliki gelar Sarjana Ekonomi dari
Universitas Riau. Sebelumnya memiliki pengalaman sebagai Section Head of Internal Audit & Anti Fraud di PT. MNC Finance.

Tahun                              Perusahaan
2019 - Sekarang                    Internal Audit & Anti Fraud Ass. Manager di PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
2018 - 2019                        Internal Audit & Anti Fraud Section Head di PT MNC Finance
2015 - 2018                        Regional Audit Team Leader di PT Wahana Ottomitra Multiartha

Tugas dan Tanggung Jawab berdasarkan Piagam Internal Audit Perseroan adalah sebagai berikut:
    1. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal tahunan;
    2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan endid manajemen risiko sesuai dengan kebijakan
         Perseroan;
    3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional,
         sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya;
    4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat
         manajemen;
    5. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris;
    6. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
    7. Bekerja sama dengan Komite Audit;
    8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukannya; dan
    9. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.

Piagam Audit Internal Perseroan telah ditandatangani pada tanggal 5 Oktober 2021 oleh masing-masing anggota Direksi Perseroan
dan disetujui oleh Dewan Komisaris Perseroan.

Komite Nominasi Remunerasi

Mengacu pada dan sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No.34/POJK.04/2014 tanggal 28 Desember 2014 tentang Komite
Nominasi dan Remunerasi Perseroan atau Perusahaan Publik, Perseroan telah membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi dan
telah menyusun Komite Perseroan sejak tanggal Surat Keputusan ini adalah sebagai berikut:

Ketua                 :   Braman Setyo
Anggota               :   Anton Budidjaja
Anggota               :   Angga Gunawan

Pengangkatan Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. 019/BOC-
REFI/XII/2021 tanggal 14 Desember 2021 tentang Pengangkatan Komite Nominasi Dan Remunerasi.

Riwayat Singkat Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi

Braman Setyo

Menjabat sebagai Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan sejak tahun 2020. Menyelesaikan pendidikan di Universitas
Jember di Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen Perusahaan, pada tahun 1984, kemudian melanjutkan pendidikan Magister di
Universitas 17 Agustus 1994, jurusan Ilmu Administrasi pada tahun 1998. Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:




                                                               70
Page 73
Tahun                         Perusahaan
2020 – Sekarang               Komisaris PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
2018 – 2020                   Plt. Dirut LPDB Kementerian Koperasi dan UKM
2017 – 2018                   Direktur Utama LPDB - KUMKM
2015 – 2017                   Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Pembiayaan
2014 – 2017                   Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia
2013 – 2015                   Kementrian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha
2011 – 2013                   Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Produksi
2006 – 2011                   Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim
2005 – 2006                   Kepala Biro Umum Setda Pemprov Jatim
2003 – 2005                   Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jatim
2001 – 2003                   Kepala Bagian Penyusunan Program Setda Pemprov Jatim
1994 – 2001                   Kabag Penyusunan Program Pemprov Jatim
1992 – 1994                   Kasubag Penyusunan Rencana Pemprov Jatim
1991 – 1992                   Kasubag Perhubungan (Biro Ekonomi) Pemprov Jatim

Anton Budidajaja

Menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan pada tahun 2020. Menyelesaikan pendidikan di California
State University Jurusan Finance pada tahun 1991. Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

Tahun                         Perusahaan
2018 – sekarang               Komisaris PT Reliance Capital Management
2015 – sekarang               Komisaris Utama PT Reliance Modal Ventura
2012 – sekarang               Komisaris Utama PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia
2012 – sekarang               Komisaris Utama PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
2011 – 2018                   Direktur Utama PT Reliance Capital Management
2010 – 2014                   Dewan Pembina Yayasan Pendidikan President University
2002 – sekarang               Presiden Komisaris PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
2002 – 2015                   Presiden Komisaris PT Asuransi Reliance Indonesia
2002 – 2013                   Komisaris PT Jababeka, Tbk
2000 – 2002                   Managing Partner PT Victoria Investindo Advisory
1993 – 2000                   Vice President PT Pan Indonesia Bank Tbk (Panin Group)
1992 – 1993                   Branch Manager PT Bank Pelita
1991 – 1992                   Asisten Manajer Kredit PT Bank Susila Bhakti

Angga Gunawan

Menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan sejak tahun 2021. Menyelesaikan Pendidikan di Universitas
Budi Luhur, Jakarta dengan gelar Sarjana Ekonomi. Sebelumnya memiliki pengalaman sebagai Human Resources, Compensation &
Benefits di beberapa perusahaan sawit

Tahun                         Perusahaan
2020 – sekarang               HR Manager di PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia
2018 – 2020                   Spv HR Operation & Bussiness Partner di Eagle High Plantations Tbk
2015 – 2018                   Sr Staff Compensation & Benefits di Eagle High Plantations Tbk
2009 – 2015                   Staf Corporate Services di PT BW Plantation Tbk

Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan Remunerasi
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Tentang Pengangkatan Komite Nominasi Dan Remunerasi Perseroan adalah sebagai
berikut:

    1.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
           o Komposisi jabatan anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah;
           o Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi;
           o Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi, Dewan Komisaris , dan Dewan Pengawas Syariah; dan
           o Program pengembangan untuk anggota Direksi, Dewan Komisaris , dan Dewan Pengawas Syariah;
    2.   Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas
         Syariah berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;
    3.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi,
         Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah; dan
    4.   Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris dan anggota Dewan
         Pengawas Syariah untuk disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham.


                                                           71
Page 74
Tugas dan fungsi dalam bidang Remunerasi antara lain:
    1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
            o Struktur remunerasi untuk anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah;
            o Kebijakan atas remunerasi untuk anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah;
            o Bentuk dan besaran remunerasi bagi untuk anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah;
    2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima masing-masing
         anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah.
    3. Melakukan evaluasi terhadap struktur, kebijakan dan besaran remunerasi setidaknya 1 (satu) kali dalam setahun.

Surat Keputusan Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan telah ditandatangani pada tanggal 28 Desember 2020 oleh Dewan
Komisaris Perseroan.

Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi

Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi sejak 1 Juni 2020 sampai dengan 31 Juli 2021.
 No           Nama                   Jabatan              Jumlah Kehadiran       Persentase Kehadiran

 1.        Braman Setyo        Ketua Komite                           4                      100%
 2.        Anton Budidjaja     Anggota                                4                      100%
 3.        Jessica Tambunan    Anggota                                4                      100%
 4.        Angga Gunawan       Anggota                                0                        0

Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi

Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi sepanjang 1 Juni 2020 sampai dengan 31 Juli 2021 adalah:
   1. Laporan Evaluasi Kinerja anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi dan Dewan Pengawas Syariah selama tahun 2019
   2. Memberikan usulan calon Komisaris Independen dan calon Direktur Utama
   3. Laporan Evaluasi Kinerja anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi dan Dewan Pengawas Syariah selama tahun 2020

Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris
Besaran Remunerasi Dewan Komisaris ditetapkan melalui prosedur sebagai berikut:
   1. Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan survey pasar pada perusahaan sejenis dan sekelas Perseroan.
   2. Komite Nominasi dan Remunerasi memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
   3. Dewan Komisaris melakukan pembahasan untuk kemudian diusulkan dalam RUPS
   4. RUPS memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besaran Remunerasi.

Sekretaris Perusahaan

Mengacu pada dan sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik, Perseroan telah menunjuk Sdr. Frans Victor Kailola sebagai Corporate Secretary
Perseroan yang menjalankan tugas-tugas Sekretaris Perusahaan. Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab kepada Direksi dan
memiliki tugas antara lain sebagai berikut:

      1.   Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal.
      2.   Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-
           undangan di bidang Pasar Modal.
      3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola Perseroan yang meliputi:
         - Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada situs website Perseroan:
         - Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu.
         - Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham.
         - Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris dan
         - Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris
      4. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham Perseroan, Otoritas Jasa Keuangan dan Stakeholders.

Nama                :   Frans Victor Kailola
Nomor Telepon       :   (021) 2119 2288
E-mail              :   corsec@reliance-finance.com
Alamat              :   SOHO West Point Lantai 2 Jl. Macan Kav. 4-5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11510

Berikut adalah riwayat singkat dan pengangkatan Sekretaris Perusahaan:
Frans Victor Kailola
Sekretaris perseroan, 48 Tahun
Warga Negara Indonesia


                                                              72
Page 75
Beliau menyelesaikan pendidikan di Universitas Kristen Satya Wacana sebagai Sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi pada tahun
1996. Bergabung dengan perseroan sejak 2015 dan terhitung sejak 02 Oktober 2019 diangkat sebagai Sekretaris perseroan dengan
dasar penunjukan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 010/BOD-REFI/X/2019 Tentang Pengangkatan Sekretaris Perusahaan.

Pengembangan dan Pelatihan Sekretaris Perusahaan.

                                Judul Kegiatan                                      Waktu dan Pelaksanaan       Penyelenggara
 Diklat Sertifikasi APPI                                                            Jakarta, 21 January 2020        APPI
 Inovasi Layanan Keuangan saat New Normal Bank Tradisional vs. Challenger
                                                                                     Jakarta, 15 June 2020           LPPI
 Bank
 Penggunaan Akad Mudharabah bagi Perusahaan Pembiayaan Syariah dan Unit
                                                                                  Jakarta, 07 December 2020           OJK
 Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan
 Sosialiasasi Enhancement Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)                Jakarta, 18 December 2020           OJK
 Sosialisasi Perlindungan Konsumen                                                   Jakarta, 27 April 2021           OJK
 Pencegahan Penyuapan di Industri Jasa Keuangan                                   Jakarta, 18 September 2021          OJK

Komite Manajemen Risiko

Perseroan telah membentuk Komite Manajemen Risiko dengan susunan sebagai berikut:
Ketua   :          Ira Rakhmawati
Anggota :          Iman Pribadi
                   Daniel Rahandri
                   Frans Victor Kailola
Pembentukan dan pengangkatan Komite Manajemen Risiko tersebut adalah berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan No.
020/DIR-REFI/VII/2021 tentang Pembentukan Komite Manajemen Risiko tanggal 6 Juli 2021.

Penerapan Manajemen Risiko

Dalam penerapan manajemen risiko, Perseroan menyadari pentingnya untuk memiliki sebuah mekanisme yang memadai dalam
mengakomodasi risiko-risiko yang dihadapi oleh Perseroan. Penerapan Manajemen Risiko di Perusahaan mencakup:

1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
   Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab atas efektifitas penerapan Manajemen Risiko di Perusahaan. Untuk itu Dewan
   Komisaris dan Direksi menetapkan Risiko – Risiko yang dihadapi Perusahaan dan memberikan arahan yang jelas, melakukan
   pengawasan dan mitigasi secara aktif serta mengembangkan budaya Manajemen Risiko di Perusahaan. Selain itu Dewan
   Komisaris dan Direksi juga memastikan struktur organisasi yang memadai, menetapkan tugas dan tanggung jawab yang jelas
   pada masing-masing bagian, serta kecukupan kuantitas dan kualitas SDM untuk mendukung penerapan Manajemen Risiko
   secara efektif.
2. Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit Risiko.
   Penerapan Manajemen Risiko yang efektif harus didukung dengan kerangka yang mencakup kebijakan dan prosedur
   Manajemen Risiko serta limit Risiko yang ditetapkan secara jelas dan sejalan dengan visi dan misi Perusahaan. Penyusunan
   kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko tersebut dilakukan dengan memperhatikan antara lain jenis, kompleksitas kegiatan
   usaha, profil Risiko dan tingkat Risiko yang akan diambil serta peraturan yang ditetapkan otoritas dan / atau praktek
   pembiayaan yang sehat. Selain itu, penerapan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko yang dimiliki Perusahaan harus
   didukung oleh kecukupan permodalan dan kualitas SDM. Dalam rangka pengendalian Risiko secara efektif, kebijakan dan
   prosedur yang dimiliki Perusahaan harus didasarkan pada strategi Manajemen Risiko dan dilengkapi dengan toleransi Risiko dan
   limit Risiko. Penetapan toleransi Risiko dan limit Risiko dilakukan dengan memperhatikan tingkat Risiko yang akan diambil dan
   strategi Perusahaan secara keseluruhan.
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian Risiko.
   Identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian Risiko merupakan bagian utama dari proses Penerapan Manajemen
   Risiko. Identifikasi Risiko bersifat proaktif, mencakup seluruh aktifitas bisnis Perusahaan dan dilakukan dalam rangka
   menganalisa sumber dan kemungkinan timbulnya Risiko serta dampaknya. Selanjutnya, Perusahaan perlu melakukan
   pengukuran Risiko sesuai dengan karakteristik dan kompleksitas kegiatan usaha. Dalam pemantauan terhadap hasil pengukuran
   Risiko, Perusahaan perlu menetapkan unit yang independen dari pihak yang melakukan transaksi untuk memamntau tingkat
   dan tren serta menganalisis arah Risiko. Selain itu, efektifitas penerapan Manajemen Risiko perlu didukung oleh pengendalian
   Risiko dengan mempertimbangkan hasil pengukuran dan pemantauan Risiko.
4. Sistem Informasi Manajemen Risiko.
   Identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian Risiko merupakan bagian utama dari proses Penerapan Manajemen
   Risiko. Identifikasi Risiko bersifat proaktif, mencakup seluruh aktifitas bisnis Perusahaan dan dilakukan dalam rangka
   menganalisa sumber dan kemungkinan timbulnya Risiko serta dampaknya. Selanjutnya, Perusahaan perlu melakukan
   pengukuran Risiko sesuai dengan karakteristik dan kompleksitas kegiatan usaha. Dalam pemantauan terhadap hasil pengukuran
   Risiko, Perusahaan perlu menetapkan unit yang independen dari pihak yang melakukan transaksi untuk memamntau tingkat
   dan tren serta menganalisis arah Risiko. Selain itu, efektifitas penerapan Manajemen Risiko perlu didukung oleh pengendalian
   Risiko dengan mempertimbangkan hasil pengukuran dan pemantauan Risiko.

                                                            73
Page 76
5. Sistem pengendalian intern yang menyeluruh.
   Proses penerapan Manajemen Risiko yang efektif harus dilengkapi dengan sistem pengendalian intern yang handal. Penerapan
   sistem pengendalian intern secara efektif dapat membantu pengurus Perusahaan menjaga aset Perusahaan, menjamin
   tersediannya pelaporan keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya, meningkatkan kepatuhan Perusahaan terhadap
   ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta mengurangi Risiko terjadinya kerugian, penyimpangan dan
   pelanggaran aspek kehati-hatian. Terselenggaranya sistem pengendalian intern Perusahaan yang handal dan efektif menjadi
   tanggung jawab dari seluruh satuan kerja operasional dan satuan kerja pendukung serta Satuan Kerja Internal Control.

Dewan Pengawas Syariah Perseroan

Perseroan telah mengangkat M. Faisal Muchtar sebagai Dewan Pengawas Syariah sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No.
30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan, yaitu berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan Bersama Para Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia No. 215 tanggal 31 Mei 2017.

Selanjutnya, M. Faisal Muchtar telah dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menjadi Anggota Dewan Pengawas Syariah di
Perseroan berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-4/NB.22/2017 tanggal 3 Maret 2017
tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan M. Faisal Muchtar selaku Calon Anggota Dewan Pengawas Syariah perusahaan
PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia.

Riwayat Singkat Dewan Pengawas Syariah

M. Faisal Muchtar
Menjabat sebagai Dewan Pengawas Syariah Perseroan sejak tahun 2017. Mendapatkan gelar Master Program Major in Ushul Fiqh,
di Al-Azhar University di Cairo, Mesir. Dan juga gelar Master Degree dalam Islamic Economy dari Islamic University, Indonesia.
Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

Tahun                          Perusahaan
2017 – Sekarang                Dewan Pengawas Syariah PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia.
2014 – Sekarang                Risk Management committee member & Audit committee member of pr. BTPN Syariah
2014 – 2015                    Work as Corporate legal & Corporate communication Head of PT. Al ljarah lndonesia Finance
                               (ALIF)
2008 – 2013                    shariah Expert at Dhewanto capital (Private Equity company) ih central Jakarta - lndonesia

Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah

Perseroan telah membentuk Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah dengan susunan sebagai berikut:
Ketua             : Wisna Aksi Budaya
Anggota           : Daniel Rahandri
                    Indra Arya Putra
                    Hilman Syarief
Pembentukan dan pengangkatan Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Perseroan No. 001/DIR/REFI/V/2019 tanggal 13 Mei 2019 tentang Pembentukan Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan
Usaha Syariah Perseroan.

Riwayat Singkat Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah

Wisna Aksi Budaya
Menjabat sebagai Ketua Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah sejak tahun 2019. Mendapatkan gelar Sarjana
Teknik Informatika dari Universitas Atma Jaya di Yogyakarta. Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

Tahun                          Perusahaan
2016 – sekarang                Pimpinan Unit Syariah di PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
2013 – 2015                    RM Kredit Komersial di PT Bank Victoria Syariah
2007 – 2013                    Subbranch Kredit Manager di PT Bank Mega Tbk

Daniel Rahandri
Menjabat sebagai Anggota Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah sejak tahun 2020. Mendapatkan gelar
magister of Science In Syariah Financial dari Universitas Trisakti. Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

Tahun                          Perusahaan
2020 – Sekarang                Risk Departemen Head PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia.
2020 – 2020                    Risk Management and Credit Analyst Consultant di BPR Cahaya ArtaSejati
2014 – 2019                    Risk Management Unit Head and Credit Review Head di PT Bank Dinar Indonesia, Tbk
2013 – 2014                    Accounting Manager - PT Bank Dinar Indonesia, Tbk

                                                            74
Page 77
Indra Arya Putra
Menjabat sebagai Anggota Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah sejak tahun 2019. Mendapatkan gelar
Bachelor of Economics dari Universitas Padjajaran, Bandung. Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

Tahun                          Perusahaan
2016 – Sekarang                Product and Development PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia.
2013 – 2016                    Product & Marketing Manager – Unsecured Loan di Bank CTBC Indonesia
2012 – 2013                    Business Analyst & Project-Direct Marketing Division di AIA Financial Indonesia
2011 – 2012                    Business Intelligent Unit & Risk Dept Head di PT. Bank ICB Bumiputera, Tbk.

Hilman Syarief
Menjabat sebagai Anggota Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah sejak tahun 2021. Mendapatkan gelar
Master of Notary dan Bachelor of Law dari Universitas Diponogoro. Pengalaman kerja yang dimiliki adalah sebagai berikut:

Tahun                          Perusahaan
2021 – Sekarang                Compliance PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
2017 – 2021                    Legal Supervisor di PT Indosurya Inti Finance
2015 – 2017                    Legal Supervisor di PT Bank Mayora
2012 – 2015                    Legal Officer di PT Bank Danamon
2011 – 2012                    Legal Staff di PT Bank Permata

D. Sumber Daya Manusia

Pada Semester I Tahun 2021, Perseroan telah menjalankan program rekruitmen dan pengembangan Sumber Daya Manusia yang
dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia dalam rangka meraih sukses dan menjadi kunci
dalam mempertahankan produktifitas Perseroan. Sumber Daya Manusia merupakan hal yang penting dalam mendukung kinerja
dan menjadi modal yang sangat penting bagi Perseroan sebagai Perusahaan Pembiayaan yang dapat diandalkan (Reliable).

Rekrutmen

Sebagai perusahaan pembiayaan yang dapat diandalkan di Indonesia, Perseroan senantiasa melakukan percepatan dan perluasan
bisnis guna menghadapi dinamika bisnis pembiayaan yang semakin ketat di Indonesia. Guna mendukung seluruh kegiatan usaha
Perseroan tersebut, maka sangat diperlukan Sumber Daya Manusia yang dapat diandalkan untuk mendukung pencapian bisnis
Perseroan.
Proses rekrutmen yang dilakukan melalui beberapa tahap yaitu proses seleksi, tes dan wawancara. Proses rekrutmen disesuaikan
dengan Man Power Planning (MPP) yang ada di Perseroan. Proses rekrutmen mengedepankan asas keterbukaan, kewajaran dan
kesetaraan dengan mempertimbangkan kebutuhan Perseroan dan kompetensi yang dimiliki oleh calon karyawan. Kandidat yang
memiliki kualifikasi administrasi direkrut melalui iklan dan referensi.

Periode Januari – Juli 2021, Perseroan melakukan rektrutmen dan seleksi dengan beberapa cara, antara lain:
a. Internal Perseroan
     Dilakukan dengan seleksi karyawan internal group untuk mengisi lowongan jabatan pada suatu unit kerja sesuai dengan
     kebutuhan dan terbuka bagi karyawan di Reliance Group.
b. Eksternal Perseroan
     Pencarian kandidat dilakukan melalui pemasangan iklan dan referensi.

Komposisi

Pada 31 Juli 2021, Perseroan memiliki karyawan tetap sebanyak 32 orang yang bekerja di Kantor Pusat dan di Kantor Perwakilan
kota Medan. Secara Rinci komposisi karyawan Perseroan yang diklasifikasikan berdasarkan jenjang jabatan, pendidikan dan usia
sebagai berikut:

Komposisi Karyawan Tetap Menurut Jenjang Pendidikan


Keterangan                                       31 Juli 2021               31 Desember 2020                     31 Desember 2019
Sekolah Dasar                                               -                              -                                    -
SLTP                                                        1                              1                                    1
SLTA                                                        1                              2                                    2
Diploma                                                     1                              1                                    1
Sarjana, Magister dan Pasca
Sarjana                                                   29                                 22                               10
Total                                                     32                                 26                               14


                                                            75
Page 78
Komposisi Karyawan Tetap Menurut Jenjang Jabatan

Keterangan                                       31 Juli 2021               31 Desember 2020            31 Desember 2019
Staff                                                      10                             10                           4
Supervisor                                                 13                              9                           3
Manager                                                     9                              7                           7
Total                                                      32                             26                          14


Komposisi Karyawan Tetap Menurut Jenjang Usia

Keterangan                                       31 Juli 2021               31 Desember 2020            31 Desember 2019
18 - 25                                                     2                              2                           -
26 - 35                                                    16                             12                           1
36 - 45                                                     7                              5                           6
46 - 50                                                     3                              3                           3
>50                                                         4                              4                           4
Total                                                      32                             26                          14

Komposisi Karyawan Tetap Menurut Aktivitas Utama

Keterangan                                       31 Juli 2021               31 Desember 2020            31 Desember 2019
Kantor Pusat                                               31                             25                          13
Kantor Cabang                                               -                              -                           -
POS                                                         1                              1                           1
Total                                                      32                             26                          14


Komposisi Karyawan Menurut Status

Keterangan                                       31 Juli 2021               31 Desember 2020            31 Desember 2019
Tetap                                                      32                             23                          14
Kontrak                                                    15                             17                          20
Total                                                      47                             40                          34


Tenaga Kerja Asing

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan Perseroan tidak memiliki Tenaga Kerja Asing.

Tenaga Ahli

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki memiliki pegawai yang dengan ketidak-beradaannya, akan
mengganggu kelangsungan kegiatan operasional/usahanya.

Rencana Pengembangan Organisasi dan Sumber daya Manusia

Tahun 2021, untuk pengembangan dan pelatihan karyawan, Perseroan telah mengaggarkan biaya sebesar Rp.253.600.000 (dua
ratus lima puluh tiga juta enam ratus ribu). Pengembangan dan pelatihan karyawan tersebut akan diprioritaskan pengembangan
yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dalam bentuk Webminar,
Seminar dan/atau Pelatihan.

Selain itu, pengembangan dan pelatihan karyawan juga diprioritaskan untuk peningkatan kompetensi dengan program program
sertifikasi melalui Lembaga yang ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan.




                                                             76
Page 79
E.   Struktur Organisasi Perseroan

Struktur organisasi Perseroan adalah sebagai berikut:




                                                        77
Page 80
Hubungan Pengurusan dan Pengawasan Perseroan dengan Entitas Anak, dan Pemegang Saham Berbentuk Badan Hukum

Hubungan Kepengurusan dan Pengawasan antara Perseroan dengan Entitas Anak dan Pemegang Saham pada saat Prospektus ini
diterbitkan adalah sebagai berikut:


                     Nama                                     Perseroan                     PT Reliance Capital Management

 Anton Budidjaja                                          Komisaris Utama                           Komisaris Utama
 Braman Setyo                                           Komisaris Independen                               -
 Iman Pribadi                                              Direktur Utama                                  -
 Ira Rakhmawati                                                Direktur                                    -
 Fajar Satritama                                               Direktur                                    -

F.    Diagram kepemilikan

     Diagram di bawah ini menjelaskan diagram kepemilikan saham Perseroan pada saat Prospektus ini diterbitkan :

     Sesuai dengan diagram kepemilikan saham dibawah maka susunan pemegang saham utama perseroan adalah PT Reliance
     Capital Management, dimana pemegang saham terbesar PT Reliance Capital Management adalah PT Suryatama Tigamitra.




                                                              78
Page 81
Struktur Kelompok Usaha Reliance (Reliance Group)




Sampai dengan prospektus ini diterbitkan, Pengendali dan Penerima Manfaat Terakhir (Ultimate Beneficiary Owner) dari Perseroan
adalah Anton Budidjaja.


G.   Keterangan Singkat Tentang Pemegang Saham Yang Berbentuk Badan Hukum

PT Reliance Capital Management

a.   Pendirian dan Perubahan

PT Reliance Capital Management didirikan dengan nama “PT Nuansa Citra Bersama” sebagaimana termaktub dalam Akta
Pendirian Perseroan Terbatas PT Nuansa Citra Bersama No. 14 April 1999, yang dibuat di hadapan Siti Pertiwi Henny Singgih,
S.H., Notaris di Jakarta dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C-16741
HT.01.01.Th.99 tanggal 22 September 1999 serta telah didaftarkan di Kantor Kodya Jakarta Selatan di bawah No.
288/BH.09.03/XI/99 tanggal 24 November 1999, dan telah diumumkan dalam Tambahan No. 1738, Berita Negara Republik
Indonesia No. 28 tanggal 7 April 2000 (“Akta Pendirian RCM”).

Anggaran Dasar RCM telah diubah untuk menyesuaikan dengan UUPT sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan
Rapat PT Nuansa Citra Bersama No. 159 tanggal 29 Mei 2009, yang dibuat di hadapan Eliwaty Tjitra, S.H., Notaris di Kota Jakarta
Barat, dan telah memperoleh persetujuan dari Menkumham sesuai Keputusannya No. AHU-30532.AH.01.02.Tahun 2009 tanggal 3
Juli 2009 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0039739.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal 3 Juli 2009.

Selanjutnya Anggaran Dasar RCM telah mengalami beberapa kali perubahan dan perubahan yang terakhir adalah sebagaimana
termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Diluar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Reliance Capital Management
No. 01 tanggal 1 Februari 2019, yang dibuat di hadapan Herlina Latief, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Tangerang Selatan, dan telah
mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui Surat Keputusannya No. AHU-0006257.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 7
Februari 2019 dan telah diterima dan dicatat dalam database SABH di bawah No. AHU-AH.01.03-0073631 tanggal 7 Februari 2019
serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0019856.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 7 Februari 2019 (“Akta
No. 01/2019”), tentang perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar RCM mengenai ketentuan Maksud dan Tujuan RCM dan Pasal 12 ayat
(2) Anggaran Dasar RCM mengenai Direksi.



                                                              79
Page 82
b.     Pengurus dan Pengawasan

Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi RCM sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang
Saham PT Reliance Capital Management No. 150 tanggal 25 September 2018, yang dibuat di hadapan Hasbullah Abdul Rasyid,
S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, dan telah diterima dan dicatat dalam database SABH di bawah No. AHU-AH.01.03-0248155
tanggal 1 Oktober 2018 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0129418.AH.01.11.TAHUN 2018 tanggal 1
Oktober 2018 junctis Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Reliance Capital Management Sebagai
Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 01 tanggal 2 Maret 2021, yang dibuat di hadapan Dra. RR. Hariyanti
Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta yang telah diterima dan dicatat dalam database SABH di bawah No. AHU-AH.01.03-0144728
tanggal 5 Maret 2021 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0042231.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 5 Maret
2021 dan Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Reliance Capital Management Sebagai Pengganti
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 15 tanggal 9 April 2021, yang dibuat dihadapan Dra. RR. Hariyanti
Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta yang telah diterima dan dicatat dalam database SABH di bawah No. AHU-AH.01.03-
0261660 tanggal 26 April 2021 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0075875.AH.01.11.TAHUN 2021
tanggal 26 April 2021, adalah sebagai berikut:

Direksi

Direktur Utama                   : Mulyati
Direktur                         : Gatot Subagio

Dewan Komisaris

Komisaris Utama                  : Anton Budidjaja
Komisaris                        : Michael Jude Fernades

c.     Permodalan

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan susunan pemegang saham dan komposisi kepemilikan saham dalam RCM sebagaimana
termaksud dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Reliance Capital Management No. 598 tanggal 30 Desember 2014, yang
dibuat dihadapan Rosita Rianauli Sianipar, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham
melalui Surat Keputusannya No. AHU-AH.0006036.AH.01.03 Tahun 2015 tanggal 29 Januari 2015 serta telah didaftarkan dalam
Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0011190.AH.01.11 Tahun 2015 tanggal 29 Januari 2015 adalah sebagai berikut:

                                                                           Nilai Nominal Rp50,- Per Saham
                    Keterangan
                                                           Jumlah Saham                  Jumlah Nominal (Rp)           %
Modal Dasar                                                8.000.000.000                   800.000.000.000,-
Pemegang Saham
    1. Suryatama Tigamitra                                 3.793.750.000                 379.375.000.000,-           98,03
    2. Mulyati                                               76.250.000                   7.625.000.000,-            1,97
Modal Ditempatkan dan Disetor                              3.870.000.000                 387.000.000.000,-            100
Saham Dalam Portepel                                       4.130.000.000                 413.000.000.000,-


d.     Kegiatan Usaha

      Berdasarkan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar PT Reliance Capital Management sebagaimana termaktub dalam Akta No.
      01/2019, maksud dan tujuan PT Reliance Capital Management adalah adalah menjalankan usaha dalam bidang:
         a. Aktivitas Perusahaan Holding
         b. Trust, Pembiayaan, Entitas Keuangan Sejenis; dan
         c. Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya.

      Namun, Kegiatan Usaha Utama PT Reliance Capital Management yang saat ini telah berjalan untuk mencapai maksud dan
      tujuan tersebut di atas adalah sebagai berikut:
          a. Kepemilikan sekelompok anak perusahaan dan menguasai aset dari kelompok tersebut;
          b. Mengumpulkan saham atau sekuritas atau aset keuangan lainnya, pembiayaan investasi open-end, pembiayaan
             investasi close-end, trust, estates atau perantara account, unit pembiayaan investasi trust; dan
          c. Memberikan nasihat, bimbingan dan operasional usaha.

PT Asuransi Reliance Indonesia

 a.     Pendirian dan Perubahan
        PT Asuransi Reliance Indonesia didirikan dengan nama “PT Sagita Sarana Raharja” sebagaimana termaktub dalam Akta
        Perseroan Terbatas “PT Sagita Sarana Raharja” No. 25 tanggal 10 Januari 1975, yang dibuat di hadapan Warda
        Sungkar Alurmei, S.H., pengganti Abdul Latief, Notaris di Jakarta dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri

                                                               80
Page 83
        Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A.5/75/19 tanggal 17 April 1975.

       Anggaran Dasar ARI telah mengalami beberapa kali perubahan dan perubahan Anggaran Dasar ARI terakhir kali
       sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Asuransi Reliance Indonesia No. 02 tanggal 17 Maret
       2021, yang dibuat di hadapan Lolani Kurniati Irdham-Idroes, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan
       persetujuan dari Menkumham melalui Surat Keputusannya No. AHU-AH.01.03-0173631 tanggal 18 Maret 2021 serta telah
       didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0050570.AH.01.11.Tahun 2021 tanggal 18 Maret 2021, yang
       isinya antara lain mengubah ketentuan Pasal 17, Pasal 18, Pasal 19, Pasal 20 dan Pasal 21 Anggaran Dasar ARI.


b.     Pengurus dan Pengawasan

        Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi ARI sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler
        Pemegang Saham PT Asuransi Reliance Indonesia Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 04
        tanggal 14 September 2021, yang dibuat dihadapan Lolani Kurniati Irdham-Idroes, S.H., L.LM, Notaris di Jakarta yang telah
        diterima dan dicatat di dalam database SABH Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah No.
        AHUAH.01.03-0450926 tanggal 21 September 2021 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-
        0161811.AH.01.11.Tahun 2021 tanggal 21 September 2021, adalah sebagai berikut:

        Direksi

        Presiden Direktur            :   Mardiana
        Direktur                     :   Wibisono Julianto Somad
        Direktur                     :   Armon Trifery

        Komisaris

        Komisaris Utama              :   Mulyati
        Komisaris                    :   Basuki Soedjarno
        Komisaris Independen         :   I Nyoman Sutedja
        Komisaris Independen         :   Turino Agustriadi

c.     Permodalan

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan susunan pemegang saham dan komposisi kepemilikan saham dalam ARI sebagaimana
termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Asuransi Reliance Indonesia No. 10 tanggal 3 November 2009, yang dibuat
dihadapan Eliwaty Tjitra, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham melalui Surat
Keputusannya No. AHU-AH.01.10-21167 tanggal 25 November 2009 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No.
AHU-0078543.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal 25 November 2009 adalah sebagai berikut:

                                                                            Nilai Nominal Rp50,- Per Saham
                    Keterangan
                                                             Jumlah Saham                 Jumlah Nominal (Rp)                  %
Modal Dasar                                                     750.000                     75.000.000.000,-
Pemegang Saham
    1. PT Reliance Capital Management                           475.000                       47.500.000.000,-               95,00
    2. Anton Budidjaja                                           25.000                        2.500.000.000,-                5,00
Modal Ditempatkan dan Disetor                                   500.000                       50,000,000,000,-              100,00
Saham Dalam Portepel                                            250.000                       25.000.000.000,-


d.     Kegiatan Usaha

     Berdasarkan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar PT Asuransi Reliance Indonesia sebagaimana termaktub dalam Akta No. 02
     tanggal 19 Februari 2019, yang dibuat dihadapan Lolani Kurniati Irdham-Idroes, S.H., L.LM., Notaris di Jakarta Selatan, dan telah
     memperoleh persetujuan Menkumham sesuai dengan Keputusan No. AHU-0011244.AH.01.02.TAHUN 2019 dan telah
     didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0034544.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 28 Februari 2019, maksud dan
     tujuan PT Asuransi Reliance Indonesia adalah menjalankan usaha dalam bidang aktivitas keuangan dan asuransi.

     Namun, Kegiatan Usaha Utama PT Asuransi Reliance Indonesia yang saat ini telah berjalan untuk mencapai maksud dan tujuan
     tersebut di atas adalah sebagai berikut:
     a.    Asuransi Non Jiwa Konvensional
           Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yang khusus menanggung risiko atas kerugian, kehilangan harta benda/milik
           termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yang mungkin terjadi terhadap benda/milik tertanggung karena
           sebab-sebab tertentu dengan suatu nilai pertanggungan yang besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah
           pihak yang dicantumkan dalam surat perjanjian. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa, seperti kecelakaan dan
           asuransi kebakaran, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, asuransi properti, asuransi transportasi, kendaraan


                                                                 81
Page 84
              bermotor, kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan.
     b.       Asuransi Non Jiwa Syariah
              Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dengan prinsip syariah yang khusus menanggung risiko atas kerugian,
              kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yang mungkin terjadi terhadap
              benda/milik tertanggung karena sebab-sebab tertentu dengan suatu nilai pertanggungan yang besarnya telah ditentukan
              dan disetujui oleh kedua belah pihak yang dicantumkan dalam surat perjanjian. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi
              jiwa, seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, asuransi properti, asuransi
              transportasi, kendaraan bermotor, kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan.


H.        Keterangan Singkat Tentang Entitas Anak

     Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki Entitas Anak.


I.        Perjanjian-Perjanjian Dalam Rangka Penerimaan Fasilitas Kredit/Pinjaman

          Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya memiliki perjanjian-perjanjian kredit dan/atau pinjaman, baik dari pihak
          afiliasi ataupun pihak ketiga, antara lain sebagaimana diuraikan sebagai berikut:

          I.1 Perjanjian-perjanjian Dengan Pihak Terafiliasi

            No.                 Perihal                                                   Keterangan
             1.    Nama Perjanjian                      Perjanjian Penjaminan Penerbitan Medium Term Notes UPRI No.
                                                        21A/REFI/MTN/X/2018 Tanggal 29 Oktober 2018
                   Para Pihak                           1. Perseroan (“Penerbit”); dan
                                                        2.PT Reliance Capital Management (”Penjamin”)
                   Ruang Lingkup Perjanjian dan/atau    Penawaran terbatas (private placement) Medium Term Notes (“MTN”) dengan
                   Hak dan Kewajiban Para Pihak         nama Medium Term Notes UPRI IVB Tahun 2019 sebesar Rp300.000.000.000,-,
                                                        yang terdiri dari:
                                                        1. Medium Term Notes Pertama sebesar Rp100.000.000.000,- dengan nama
                                                             “Medium Term Notes UPRI IV Tahun 2018” yang telah dilunasi keseluruhan
                                                             pokok dan bunganya pada Oktober 2021; dan
                                                        2. Medium Term Notes Kedua sebesar Rp200.000.000.000,- dengan nama
                                                             “Medium Term Notes UPRI IVB Tahun 2019”.

                                                        Bunga MTN 10% (sepuluh persen) belum termasuk pajak dihitung atas Pokok MTN.
                                                        Penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penerbitan Medium Term Notes
                                                        dengan nama:

                                                        Medium Term Notes UPRI IVB Tahun 2019 setelah dikurangi dengan biaya-biaya
                                                        emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk Modal kerja usaha pembiayaan yang
                                                        menjadi kegiatan usaha utama dari Penerbit.

                                                        Pembatasan-pembatasan dan Kewajiban-kewajiban Penerbit, antara lain:
                                                         1. Memenuhi kewajiban pembayaran Pokok MTN dan/atau bunga MTN
                                                            selambat- lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum Tanggal Pelunasan Pokok
                                                            MTN dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga MTN pada rekening yang
                                                            ditunjuk Pemegang MTN;
                                                         2. Senantiasa memenuhi, mematuhi dan melaksanakan kewajiban-
                                                            kewajibannya berdasarkan Dokumen Transaksi yang mana Penerbit sebagai
                                                            pihak;
                                                         3. Senantiasa mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang
                                                            mengikat Penerbit;
                                                         4. Memelihara pembukuan, administrasi dan catatan-catatan mengenai
                                                            usaha yang dijalankan oleh Penerbit sesuai dengan dan menurut prinsip-
                                                            prinsip dan praktek-praktek akuntansi yang umum diterima di Indonesia dan
                                                            yang diterapkan secara terus menerus;
                                                         5. Menjaga dan memelihara harta kekayaan dan usaha Penerbit serta
                                                            keberlakukan semua hak, izin dan hal-hal lain yang diperlukan oleh Penerbit
                                                            untuk pelaksanaan dan efektifitas Dokumen Transaksi;
                                                         6. Menginformasikan Pemegang MTN secara tertulis selambat-lambatnya 14
                                                            (empat belas) hari kerja sejak:
                                                            a) Terjadi tuntutan perkara perdata dan/atau pidana terhadap Penerbit;
                                                            b) Timbul suatu perkara atau tuntutan hokum yang terjadi antara

                                                                 82
Page 85
                           Penerbit dengan suatu badan pemerintahan;
                     c) Terjadi kelalaian atau kejadian lain yang dengan lewatnya waktu
                           atau     karena pemberitahuan atau kedua-duanya akan menjadi
                           kelalaian;
                     d) Terjadi perubahan yang dapat merugikan atas asset atau kegiata usaha
                           Penerbit;
                     e) Penerbit mengikat diri sebagai penjamin/avails untuk menjamin hutang
                           orang/pihak lain manapun juga (kecuali hutang dagang yang dibuat
                           dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari);
                     f) Penerbit menjual, menyewakan, mentransfer, memindahkan hak,
                           menghapuskan, menjamin/mengagunkan sebagian besar atau seluruh
                           piutang pembiayaan Penerbit dengan cara bagaimanapun juga dan
                           kepada orang/pihak manapun juga kecuali dalam rangka menjalankan
                           usaha sehari-hari;
                     g) Penerbit melakukan penggabungan usaha/merger atau konsolidasi
                           dengan perusahaan lain atau memperoleh asset atau saham dari
                           perusahaan lain;
                     h) Penerbit membayar atau membayar kembali tagihan-tagihan atau
                           piutang-piutang berupa apapun juga yang sekarang telah dan/atau di
                           kemudian hari akan diberikan oleh para pemegang saham Penerbit
                           kepada Penerbit;
                     i) Penerbit memberikan dan/atau menerima pinjaman, kecuali terhadap
                           pinjaman yang diberikan dan/atau diterima dalam rangka menjalankan
                           kegiatan usaha sehari-hari;
                     j) Penerbit melakukan penerbitan surat hutang kepada pihak ketiga;
                     k) Mengadakan perubahan kegiatan usaha utama Penerbit selain yang
                           telah disebutkan dalam Anggaran Dasar Penerbit; dan
                     l) Mengajukan permohonan pailit atau permohonan penundaan
                           kewajiban pembayaran utang (PKPU) oleh Penerbit selama bunga
                           MTN belum dibayar dan Pokok MTN belum dilunasi oleh Penerbit.
                 7. Melakukan penatausahaan atas penerbitan MTN; dan
                 8. Memastikan bahwa jumlah Pemegang MTN tidak menjadi lebih dari 49
                     (empat puluh sembilan) pihak sehingga dapat dianggap sebagai penawaran
                     public yang wajib didaftarkan pada otoritas pasar modal di Indonesia yaitu
                     Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan melakukan fungsi pengawasan terhadap
                     tindakan pengalihan MTN oleh Pemegang MTN sebagaimana diatur dalam
                     Perjanjian ini.
Pembatasan     Menginformasikan Pemegang MTN secara tertulis selambat-lambatnya 14 (empat
               belas) hari kerja sejak:
               - Penerbit memberikan dan/atau menerima pinjaman, kecuali terhadap
               pinjaman yang diberikan dan/atau diterima dalam rangka menjalankan kegiatan
               usaha sehari-hari; dan
               - Penerbit melakukan penerbitan surat hutang kepada pihak ketiga
Jangka Waktu   1.095 (seribu sembilan puluh lima) hari kalender sejak:
               i.   tanggal 29 Oktober 2018 s/d 29 Oktober 2021 untuk MTN Pertama *); dan
               ii. tanggal 27 Februari 2019 s/d 27 Februari 2022 untuk MTN Kedua; atau akan
               berakhir dengan sendirinya saat Jumlah Terutang dibayar lunas dan seluruh
               kewajiban Wali Amanat dan Perseroan selesai.

Catatan        *) Pada tanggal Prospektus ini, berdasarkan dokumen Medium Term Notes UPRI
               IV Tahun 2018 sebesar Rp100.000.000.000,- (MTN Pertama), telah dibayarkan dan
               dilunasi oleh Penerbit dengan tata cara sebagai berikut:
               (i) sebesar Rp33.000.000.000,- disepakati pembayaran dengan cara konversi
                    saham Perseroan yang diambil bagian oleh PT Reliance Capital Management
                    sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para
                    Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia Sebagai Pengganti
                    Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 56 tanggal 19 Juli 2019, dibuat di
                    hadapan Dr. Raden Roro Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta;
               (ii) sebesar Rp468.384.932,- yang dibuktikan dengan salinan bukti pembayaran
                    BCA – Cash Management System dengan No. Referensi 21102600363801
                    tanggal 26 Oktober 2021, yang diterbitkan PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”);
                    dan
               (ii) sebesar Rp67.000.000.000,- untuk pelunasan MTN ini yang dibuktikan dengan
                    salinan bukti pembayaran BCA – Cash Management System dengan No.
                    Referensi 21102900512536 tanggal 29 Oktober 2021 yang diterbitkan BCA.

                        83
Page 86
                                                Selanjutnya, berdasarkan ketentuan dalam Perjanjian ini, atas penerbitan Obligasi I
                                                REFI Tahun 2022 tidak dibutuhkan adanya persetujuan dari pemegang MTN,
                                                namun terdapat kewajiban untuk melakukan pembaritahuan kepada pemegang
                                                MTN dalam waktu 14 hari kerja setelah dilakukannya transaksi penerbitan Obligasi
                                                I REFI Tahun 2022 ini.

   2.    Nama Perjanjian                        Perjanjian Penyediaan Fungsi Aplikasi RELI.ID Untuk Produk Pembiayaan Antara
                                                PT RelianceIntegrasi Dunia Anda Dengan PT Usaha Pembiayaan
                                                RelianceIndonesia        No.       001/PKS/REFI-RIDA/VII/2020        dan      No.
                                                001/PKS/RELI.ID/VII/2020 tanggal 21 Juli 2020, sebagaimana yang telah diubah
                                                oleh Addendum I Penyediaan Fungsi Aplikasi RELI.ID Untuk Produk Pembiayaan
                                                Antara PT RelianceIntegrasi Dunia Anda Dengan PT Usaha Pembiayaan
                                                RelianceIndonesia        No.       001/PKS/REFI-RIDA/VII/2020        dan      No.
                                                001/PKS/RELI.ID/VII/2020 tanggal 24 Agustus 2021
         Para Pihak                             1. PT RelianceIntegrasi Dunia Anda (“Pihak Pertama”); dan
                                                2.Perseroan (”Pihak Kedua”)
         Ruang Lingkup Perjanjian dan/atau      1. Para Pihak sepakat atas penyediaan fungsi aplikasi RELI.ID oleh Pihak Pertama
         Hak dan Kewajiban Para Pihak               kepada Pihak Kedua untuk memperlancar pelayanan produk pembiayaan yang
                                                    ditawarkan oleh Pihak Kedua kepada pelanggan.
                                                2. Para Pihak sepakat akan menyusun Standard Operating Procedure untuk
                                                    pelaksanaan Perjanjian ini dalam dokumen terpisah dari Perjanjian ini.

                                                Pihak Pertama berhak mendapatkan imbal jasa sebesar Rp1.000.000.000,- untuk
                                                tahun pertama (harga tersebut belum termasuk PPN).

                                                Hak dan kewajiban Para Pihak, antara lain:
                                                Pihak Pertama:
                                                1. Pihak Pertama berhak untuk mendapatkan imbal jasa sebagaimana dimaksud
                                                   dalam Perjanjian ini, berupa komisi dari setiap produk Pihak Kedua yang
                                                   berhasil dijual yang besarannya sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini
                                                   (commission structure), berlaku surut sesuai dengan terjadinya transaksi;
                                                2. Pihak Pertama wajib untuk menerapkan ukuran, persyaratan dan benchmark
                                                   dari Pihak Kedua untuk pemberian produk pembiayaan kepada pelanggan yang
                                                   layak untuk mendapatkan produk pembiayaan Pihak Kedua untuk dijalankan
                                                   pada aplikasi RELI.ID; dan
                                                3. Pihak Pertama wajib mematuhi ketentuan perundang-undangan terkait
                                                   menjaga kerahasiaan data nasabah produk pembiayaan Pihak Kedua.

                                                Pihak Kedua:
                                                1. Pihak Kedua berhak untuk meminta data dari Pihak Pertama mengenai
                                                   pelaksanaan pemberian produk pembiayaan melalui aplikasi RELI.ID;
                                                2. Pihak Kedua berhak untuk memantau dan memonitor pelaksanaan penyediaan
                                                   aplikasi RELI.ID yang disediakan oleh Pihak Pertama; dan
                                                3. Pihak Kedua berhak untuk menyimpan data nasabah yang menggunakan
                                                   produk pembiayaan Pihak Kedua di aplikasi RELI. ID dan menggunakan data
                                                   tersebut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

         Pembatasan                             Tidak ada
         Jangka Waktu                           21 Juli 2020 s/d 21 Juli 2025

I.2 Perjanjian-perjanjian Dengan Pihak Ketiga

  No.                 Perihal                                                       Keterangan
   1.    Nama Perjanjian                        Akta Perjanjian Kredit No. 69 tanggal 30 Januari 2018, yang dibuat
                                                Gunawan Tedjo, S.H., M. Kn., Notaris di Jakarta Pusat
         Para Pihak                             1. PT Bank Central Asia, Tbk. (“BCA”); dan
                                                2. Perseroan (“Debitor”)
         Ruang Lingkup Perjanjian dan/atau      Para Pihak setuju bekerjasama dalam rangka pemberian Fasilitas Installment
         Hak dan Kewajiban Para Pihak           Loan untuk modal kerja, dengan jumlah pagu kredit tidak melebihi
                                                Rp30.000.000.000,- (tiga puluh miliar Rupiah).
                                                Kecuali apabila BCA secara tertulis menetapkan lain, Debitor wajib untuk antara
                                                lain:
                                                1. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis tentang adanya setiap
                                                      perkara yang menyangkut Debitor, baik perdata, tata usaha Negara, tuntutan

                                                          84
Page 87
                    pajak, penyidikan maupun perkara pidana yang akan mempengaruhi usaha
                    maupun kekayaan Debitor;
               2. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis dengan
                    melampirkan dokumen pendukung setiap kali terjadi perubahan anggaran
                    dasar serta perubahan susunan Direksi, Komisaris dan/atau pemegang saham
                    Debitor;
               3. Membayar semua biaya yang timbul dan berhubungan dengan pemberian
                    fasilitas kredit serta pelaksanaan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan
                    Perjanjian Kerdit meskipun fasilitas kredit tidak digunakan dan/atau
                    Perjanjian Kredit dibatalkan;
               4. Mempertahankan Hak Atas Kekayaan Intelektual, antara lain hak cipta, paten
                    dan merek yang telah atau akan dimiliki oleh Debitor;
               5. Menyerahkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik
                    Terdaftar setiap 1 (satu) tahun sekali, selambat-lambatnya 6 (enam) bulan
                    setelah berakhirnya tahun buku;
               6. Piutang yang dibiayai oleh fasilitas I/L tidak boleh dijaminkan ke pihak diluar
                    BCA (negative pledge);
               7. Menyerahkan laporan kolektabilitas piutang bulanan maksimal tanggal 15
                    (lima belas) setiap bulan berikutnya;
               8. Meminta persetujuan BCA apabila akan melakukan penarikan deviden lebih
                    dari 30% (tiga puluh persen) dari laba berjalan tahun sebelumnya.
                    Penarikan deviden diperkenankan apabila tidak terdapat tunggakan fasilitas
                    di BCA dan syarat rasio keuangan terpenuhi;
               9. Menjaga rasio keuangan sebagai berikut:
                         Gearing Ratio (hutang bank + hutang berbunga lainnya/ekuitas)
                          tidak melebihi 5 (lima) kali;
                         % NPF maksimal 2% (dua persen);
               10. Memberitahukan secara tertulis ke BCA apabila terdapat perubahan susunan
                    pengurusan dan pemegang saham sepanjang Bapak Anton Budijaja
                    masih menjadi ultimate shareholder Debitor. Apabila tidak maka wajib
                    minta persetujuan tertulis ke BCA;
               11. Memberitahukan         secara     tertulis  ke    BCA     apabila    terdapat
                    penambahan pinjaman berbunga baik dari bank/lembaga keuangan launnya
                    ataupun penerbitan medium term notes; dan
               12. Aktivitas keuangan tetap dipusatkan di BCA.
Pembatasan     Selama Debitor belum membayar lunas Utang atau Batas Waktu penarikan
               dan/atau penggunaan fasilitas kredit belum berakhir, tanpa persetujuan terlebih
               dahulu dari BCA, Debitor tidak diperkenankan untuk atara lain untuk memperoleh
               pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/atau mengikatkan diri sebagai
               penanggung/penjamin dalam bentuk dan dengan nama apapun dan/atau
               mengagunkan harta kekayaan Debitor kepada pihak lain.

               Memberitahukan secara tertulis ke BCA apabila terdapat penambahan pinjaman
               berbunga baik dari bank/lembaga keuangan launnya ataupun penerbitan medium
               term notes.
Jangka Waktu   Jangka waktu fasilitas per penarikan sesuai jangka waktu pembiayaan yang tertera
               pada surat persetujuan pembiayaan, yaitu maksimal selama 5 (lima) tahun (mana
               yang lebih pendek) *)

               *) Sampai dengan tanggal Prospektus ini, Perseroan telah melakukan penarikan
                 fasilitas kredit ini sebanyak 3 (tiga) kali, yaitu sebagai berikut:
                  1. Penarikan tahap I, yaitu tanggal 6 Juli 2018, sehingga akan jatuh tempo pada
                     tanggal 6 Juli 2023;
                  2. Penarikan tahap II, yaitu tanggal 27 Juli 2018, sehingga akan jatuh tempo pada
                     tanggal 27 Juli 2023; dan
                  3. Penarikan tahap III, yaitu tanggal 15 Oktober 2018, sehingga akan jatuh tempo
                     pada tanggal 15 Oktober 2023.

Catatan          Fasilitas kredit yang diberikan kepada Perseroan oleh BCA berdasarkan
                 Perjanjian ini sampai dengan Tanggal Pemeriksaan masih berlaku, dan sesuai
                 dengan Surat BCA No. 268/SPPK/SBK-W08/17 tanggal 15 November 2017 perihal
                 Persetujuan Pemberian Fasilitas Kredit, memuat ketentuan terkait jangka waktu
                 fasilitas kredit ini, dimana jangka waktu penarikan fasilitas kredit yaitu sejak
                 tanggal 8 Februari 2019 s/d 30 Januari 2019, sedangkan jangka waktu fasilitas
                 yang diberikan sampai dengan tangal jatuh tempo adalah selama 5 (lima) tahun

                        85
Page 88
                                           terhitung sejak tanggal tiap penarikan fasilitas.

                                         • Berdasarkan Surat Perseroan No. 050/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 28 April 2021
                                           perihal Pemberitahuan Rencana Penerbitan Obligasi PT Usaha Pembiayaan
                                           Reliance Indonesia dan surat elektronik (e-mail) Perseroan tertanggal 5 Oktober
                                           2021 perihal Pemberitahuan Rencana Penerbitan Obligasi PT Usaha Pembiayaan
                                           RelianceIndonesia, Perseroan telah mengajukan surat permohonan untuk
                                           persetujuan kepada BCA sehubungan dengan rencana Penawaran Umum
                                           Obligasi I PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia Tahun Tahun 2021 (“Obligasi
                                           I REFI Tahun 2022”). Selanjutnya, Pihak BCA telah menanggapi surat tersebut
                                           melalui surat elektronik (e-mail) tertanggal 13 Oktober 2021 yang menyatakan
                                           bahwa atas rencana Obligasi I REFI Tahun 2022 ini Perseroan hanya cukup untuk
                                           melakukan pemberitahuan secara tertulis kepada BCA terkait dengan rencana
                                           tersebut dan tidak membutuhkan adanya persetujuan dari BCA.

                                         • Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan No. 009/BOD-REFI/X/2021 tanggal 5
                                           Oktober 2021, bahwa selama berlangsungnya Perjanjian ini dan dengan adanya
                                           penerbitan Obligasi I REFI Tahun 2022 ini Perseroan tidak akan melanggar
                                           pembatasan rasio keuangan sebagaimana yang diatur dalam Perjanjian ini.

2.   Nama Perjanjian                     Perjanjian Pemberian Pinjaman Dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
                                         Kepada PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia No. 175/PP/SMF-UPRI/X/2019
                                         dan No. 027/PPP/REFI-SMF/X/2019 tanggal 30 Oktober 2019
     Para Pihak                          1. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (“Pihak Pertama”); dan
                                         2. Perseroan (“Pihak Kedua”)
     Ruang Lingkup Perjanjian dan/atau   Para Pihak setuju untuk bekerjasama dalam rangka penyediaan fasilitas pinjaman
     Hak dan Kewajiban Para Pihak        oleh Pihak Pertama sebesar Rp2.641.261.367,- (dua miliar enam ratus empat
                                         puluh satu juta dua ratus enam puluh satu ribu tiga ratus enam puluh tujuh
                                         Rupiah) yang akan digunakan untuk refinancing Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
                                         dengan agunan portofolio KPR yang telah disalurkan oleh Pihak Kedua. Bunga
                                         fasilitas pinjaman ini adalah sebesar 8,75% per tahun fixed selama jangka waktu
                                         Perjanjian.

                                         1. Selama Pihak Kedua masih berhutang kepada Pihak Pertama, karena sebab
                                            apapun juga, maka Pihak Kedua, antara lain:
                                             a) Selambat-lambatnya dalam waktu 130 (seratus tiga puluh) Hari Kalender
                                                 sejak ditutupnya tahun fiscal/tahun buku, memberikan data laporan
                                                 keuangan sesuai format serta struktur data sebagaimana tersebut pada
                                                 lampiran perjanjian, dengan merujuk pada data-data Laporan Keuangan
                                                 audited untuk tahun buku tersebut yang telah diperiksa oleh Akuntan
                                                 Publik;
                                             b) Selambat-lambatnya dalam waktu 60 (enam puluh) Hari
                                                 Kalender sesudah berakhirnya setiap triwulan, memberikan data-data
                                                 laporan interim;
                                             c) Memberikan keterangan kepada Pihak Pertama dan/atau pihak yang
                                                 ditunjuknya mengenai keadaan keuangan dan kegiatan usaha Pihak
                                                 Kedua termasuk pada isi laporan keuangan, penyaluran Pinjaman dan
                                                 Agunan;
                                             d) Memberikan laporan secara periodik (bulanan) kepada Pihak Pertama;
                                             e) Memberitahukan Pihak Pertama apabila menghadapi proses perdata,
                                                 pidana, administratif, arbitrase, sengketa pajak atau proses gugatan
                                                 lainnya yang mempengaruhi kemampuan Pihak Kedua dalam memenuhi
                                                 kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini;
                                             f) Memberitahukan        kepada      Pihak   Pertama    apabila   terjadi
                                                 perubahan susunan pengurus dan/atau pemegang saham mayoritas
                                                 selambat-lambatnya dalam 7 (tujuh) hari kerja sejak diterimanya
                                                 pengesahan susunan pengurus dan/atau pemegang saham mayoritas;
                                             g) Dalam hal terdapat perubahan pada akta pendirian perusahaan, akta
                                                 perubahan anggaran dasar, akta perubahan susunan direksi/dewan
                                                 komisaris/dewan pengawas syariah, akta perubahan pemegang
                                                 saham/komposisi kepemilikan saham beserta surat penerimaan
                                                 perubahan data perusahaan/persetujuan perubahan anggaran dasar
                                                 yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
                                                 Republik Indonesia, bukti pengumuman di Tambahan Berita Negara
                                                 Republik Indonesia dari perubahan anggaran dasar/perubahan data

                                                  86
Page 89
                                                     perusahaan tersebut, hasil pemeringkatan perusahaan, kartu identitas
                                                     direksi/dewan komsaris/dewan pengawas syariah, alamat domilisi
                                                     pemegang saham badan usaha, alamat domilisi dan kartu identitas
                                                     pemegang saham perorangan, dokumen pembaharuan seluruh izin atau
                                                     persetujuan yang diperlukan bagi Pihak Kedua dalam menjalankan
                                                     usahanya, Pihak Kedua wajib menyampaikan dalam bentuk Laporan
                                                     sesuai format dalam lampiran Perjanjian ini; dan
                                               h) Melakukan pengurangan modal disetor atau modal ditempatkan pada
                                                     Pihak Kedua tanpa persetujuan terlebih dahulu dari Pihak Pertama.
                                         2. Selama Pihak Kedua masih berhutang kepada Pihak Pertama karena sebab
                                              apapun juga, Pihak Kedua juga dilarang untuk melakukan pengurangan
                                              modal      disetor/modal ditempatkan pada Pihak Kedua, tanpa persetujuan
                                              tertulis dari Pihak Pertama.
     Pembatasan                          Tidak ada
     Jangka Waktu                        5 (lima) tahun, terhitung mulai sejak tanggal 31 Oktober 2019 s/d 31 Oktober 2024

3.   Nama Perjanjian                     Perjanjian Pemberian Pinjaman Dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
                                         Kepada PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia No. 005/PP/SMF-UPRI/I/2020
                                         tanggal 13 Januari 2020 tanggal 13 Januari 2020
     Para Pihak                          1. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (“Pihak Pertama”); dan
                                         2. Perseroan (“Pihak Kedua”)
     Ruang Lingkup Perjanjian dan/atau   Para Pihak setuju untuk bekerjasama dalam rangka penyediaan fasilitas pinjaman
     Hak dan Kewajiban Para Pihak        oleh Pihak Pertama sebesar Rp5.151.841.949,- (lima miliar seratus lima puluh
                                         satu juta delapan ratus empat puluh satu ribu sembilan ratus empat puluh
                                         sembilan Rupiah) yang akan digunakan untuk refinancing Kredit Pemilikan
                                         Rumah (KPR) dengan agunan portofolio KPR yang telah disalurkan oleh Pihak
                                         Kedua. Bunga fasilitas pinjaman ini adalah sebesar 8,60% per tahun fixed selama
                                         jangka waktu Perjanjian.

                                         1.   Selama Pihak Kedua masih berhutang kepada Pihak Pertama, karena sebab
                                              apapun juga, maka Pihak Kedua, antara lain:
                                              a) Selambat-lambatnya dalam waktu 130 (seratus tiga puluh) Hari Kalender
                                                   sejak ditutupnya tahun fiscal/tahun buku, memberikan data laporan
                                                   keuangan sesuai format serta struktur data sebagaimana tersebut pada
                                                   lampiran perjanjian, dengan merujuk pada data-data Laporan Keuangan
                                                   audited untuk tahun buku tersebut yang telah diperiksa oleh Akuntan
                                                   Publik;
                                              b) Selambat-lambatnya dalam waktu 60 (enam puluh) Hari
                                                   Kalender sesudah berakhirnya setiap triwulan, memberikan data-data
                                                   laporan interim;
                                              c) Memberikan keterangan kepada Pihak Pertama dan/atau pihak yang
                                                   ditunjuknya mengenai keadaan keuangan dan kegiatan usaha Pihak
                                                   Kedua termasuk pada isi laporan keuangan, penyaluran Pinjaman dan
                                                   Agunan;
                                              d) Memberikan laporan secara periodik (bulanan) kepada Pihak Pertama;
                                              e) Memberitahukan Pihak Pertama apabila menghadapi proses perdata,
                                                   pidana, administratif, arbitrase, sengketa pajak atau proses gugatan
                                                   lainnya yang mempengaruhi kemampuan Pihak Kedua dalam memenuhi
                                                   kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini;
                                              f) Memberitahukan         kepada      Pihak   Pertama    apabila   terjadi
                                                   perubahan susunan pengurus dan/atau pemegang saham mayoritas
                                                   selambat-lambatnya dalam 7 (tujuh) hari kerja sejak diterimanya
                                                   pengesahan susunan pengurus dan/atau pemegang saham mayoritas;
                                              g) Dalam hal terdapat perubahan pada akta pendirian perusahaan, akta
                                                   perubahan anggaran dasar, akta perubahan susunan direksi/dewan
                                                   komisaris/dewan pengawas syariah, akta perubahan pemegang
                                                   saham/komposisi kepemilikan saham beserta surat penerimaan
                                                   perubahan data perusahaan/persetujuan perubahan anggaran dasar
                                                   yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
                                                   Republik Indonesia, bukti pengumuman di Tambahan Berita Negara
                                                   Republik Indonesia dari perubahan anggaran dasar/perubahan data
                                                   perusahaan tersebut, hasil pemeringkatan perusahaan, kartu identitas
                                                   direksi/dewan komsaris/dewan pengawas syariah, alamat domilisi
                                                   pemegang saham badan usaha, alamat domilisi dan kartu identitas
                                                   pemegang saham perorangan, dokumen pembaharuan seluruh izin atau

                                                  87
Page 90
                                                             persetujuan yang diperlukan bagi Pihak Kedua dalam menjalankan
                                                             usahanya, Pihak Kedua wajib menyampaikan dalam bentuk Laporan
                                                             sesuai format dalam lampiran Perjanjian ini; dan
                                                        h) Melakukan pengurangan modal disetor atau modal ditempatkan pada
                                                             Pihak Kedua tanpa persetujuan terlebih dahulu dari Pihak Pertama.
                                                   2. Selama Pihak Kedua masih berhutang kepada Pihak Pertama karena sebab
                                                        apapun juga, Pihak Kedua juga dilarang untuk melakukan pengurangan
                                                        modal disetor/modal ditempatkan pada Pihak Kedua, tanpa persetujuan
                                                        tertulis dari Pihak Pertama.
              Pembatasan                           Tidak ada
              Jangka Waktu                         14 Januari 2020 s/d 14 Januari 2025


J.   Perjanjian-Perjanjian Kerjasama Dalam Rangka Menunjang Kegiatan Usaha Perseroan

     Perseroan dalam menjalankan dan menunjang kegiatan usahanya telah mengadakan kerjasama dan perjanjian, baik dari pihak
     afiliasi ataupun pihak ketiga, antara lain sebagaimana diuraikan sebagai berikut:


     J.1 Perjanjian-Perjanjian Dengan Pihak Terafiliasi

        No.                   Perihal                                                 Keterangan

         1.      Nama Perjanjian                      Perjanjian Bantuan Teknis Nomor 018/RCM/DI/I/2015 tanggal 12 Januari 2015
                                                      sebagaimana yang telah diubah oleh Addendum Perjanjian Bantuan Teknis
                                                      Nomor add.I.018/RCM/DI/I/2015 tanggal 14 Juli 2017, dan terakhir diubah
                                                      dengan Perjanjian Konsultasi Manajemen Dan Pengembangan SDM Internal
                                                      tertanggal 21 Juli 2020
                 Para Pihak                           1. PT Reliance Capital Management (“Pihak Pertama”); dan
                                                      2. Perseroan (“Pihak Kedua”)
                 Ruang      Lingkup Perjanjian        Pihak Pertama setuju untuk memberikan bantuan teknis dan jasa konsultasi
                 dan/atau Hak dan Kewajiban           manajemen teknis dan pengembangan sumber daya manusia secara internal
                 Para Pihak                           kepada Pihak Kedua, antara lain di bidang (a) Konsultasi Manajemen yaitu
                                                      menyediakan support, bantuan, saran, petunjuk dan rekomendasi untuk
                                                      Perseroan pada berbagai aspek persoalan manajemen dan operasional,
                                                      persoalan organisasi dan menajemen lainnya, dan (b) Manajemen Bisnis yaitu
                                                      menyediakan support, bantuan, saran dan rekomendasi untuk Perseroan dalam
                                                      hal meakukan pengusahaan strategi atau perencanaan strategis atau
                                                      perencanaan organisasional yang adaptif terhadap kondisi market, serta
                                                      memenuhi standar bisnis sesuai dengan persyaratan investor, regulasi ataupun
                                                      persyaratan internasional (jika ada).

                                                      Pihak Pertama wajib menyediakan jasa selama jangka waktu Perjanjian ini dalam
                                                      bentuk opini, kosultasi, monitoring, bantuan teknis dan administrasi, sumber
                                                      daya manusia secara internal yang dapat berupa pelatihan sebagaimana relevan
                                                      sesuai dengan kebutuhan Pihak Kedua.

                                                      Imbal jasa atas bantuan teknis berdasarkan Perjanjian ini adalah sebesar
                                                      Rp440.000.000,- untuk tahun pertama, dan imbal jasa untuk tahun kedua serta
                                                      seterusnya akan ditentukan kemudian sesuai kesepakatan Para Pihak dalam
                                                      addendum perjanjian tersendiri.

                                                      Hak dan kewajiban Pihak Pertama adalah sebagai berikut:
                                                      1. Pihak Pertama wajib mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku
                                                          dan beritikad baik;
                                                      2. Pihak Pertama berhak untuk mendapatkan Imbal Jasa sebagaimana
                                                          dimaksud dalam Pasal 2 Perjanjian ini;
                                                      3. Pihak Pertama wajib untuk melaksanakan semua keahlian professional dan
                                                          teknis yang tepat, keterampilan, dan ketekunan yang wajar serta penilaian
                                                          sebagaimana diharapkan dengan bijaksana dan kompeten untuk jasa
                                                          serupa; dan
                                                      4. Pihak Pertama bertindak untuk kepentingan terbaik dari Pihak Kedua pada
                                                          khususnya dan grup Reliance pada umumnya dengan maksud mencapai
                                                          win-win solution atau meminimalisir pengeluaran, biaya maupun konflik.


                                                             88
Page 91
                                     Hak dan kewajiban Pihak Kedua adalah sebagai berikut:
                                     1.    Pihak Kedua wajib mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku
                                           dan beritikad baik;
                                     2.    Pihak Kedua memastikan seluruh personel di dalam Perseroan
                                           bekerjasama dan berkomunikasi dengan baik dengan Pihak Kedua serta
                                           memberikan informasi dan data yang akurat dan benar beserta dokumen
                                           pendukung jika diperlukan;
                                     3.    Pihak Kedua menggunakan upaya yang wajar untuk segera menanggapi
                                           permintaan, undangan rapat ataupun informasi dari Pihak Pertama dalam
                                           kaitannya dengan jasa; dan
                                     4.    Pihak Kedua menggunakan upaya terbaik untuk menerapkan saran,
                                           rekomendasi atau rencana yang dirumuskan oleh Pihak Pertama.
     Pembatasan                      Tidak Ada
     Jangka Waktu                    21 Juli 2020 s/d 21 Juli 2025

2.   Nama Perjanjian                 Perjanjian Pemberian Layanan Jasa Kustodian tertanggal 29 Oktober 2018
     Para Pihak                      1. PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (“Pihak Pertama”); dan
                                     2. Perseroan (“Pihak Kedua”)
     Ruang      Lingkup Perjanjian   Pihak Pertama setuju untuk memberikan jasa kustodian bagi Pihak Kedua dalam
     dan/atau Hak dan Kewajiban      rangka penerbitan MTN Pihak Kedua, dengan biaya jasa sebesar 1% dari nilai
     Para Pihak                      nominal MTN untuk tahun pertama, dan besaran imbal jasa untuk tahun kedua
                                     dan ketiga akan ditentukan kemudian berdasarkan kesepakatan Para Pihak.

                                     Pihak Pertama bertanggung jawab antara lain:
                                     1. mengadministrasikan dan menyimpan Surat Konfirmasi untuk setiap
                                         pembelian dan/atau penjualan kembali MTN serta sertifikat atas nama MTN
                                         IV;
                                     2. mengirimkan laporan-laporan kepada Pihak Kedua sebagaimana diatur
                                         dalam prosedur operasional dan/atau pihak ketiga dan ketentuan hukum
                                         yang berlaku; dan
                                     3. Memberikan konfirmasi mengenai pembagian hasil penjatahan MTN
                                         sebagaimana diatud dalam prosedur operasional (jika ada).

                                     Pihak Kedua bertanggung jawab antara lain:
                                     1. memberikan instruksi-instruksi berkaitan dengan MTN sebagaimana diatur
                                          dalam prosedur operasional; dan
                                     2. menyediakan dana untuk keperluan penjualan kembali dan/atau pembagian
                                          bungan untuk dibayarkan kepada pemegang MTN;
                                     3. sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Pihak Kedua wajib memberikan
                                          kepada Pihak Pertama informasi dan laporan lengkap dan benar
                                          sehubungan dengan pemegang MTN; dan
                                     4. Mematuhi segala ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku di
                                          Indonesia sehubungan dengan kewajibannya selaku penerbit MTN untuk
                                          melaksanakan kewajibannya yang terdapat dalam Prospektus dan
                                          Perjanjian ini.
     Pembatasan                      Tidak Ada
     Jangka Waktu                    Berlaku sejak ditandatangani Perjanjian dan akan berakhir sesuai dengan
                                     kesepakatan Para Pihak.

3.   Nama Perjanjian                 Perjanjian Kerjasama Penutupan Reliance Group Term Life No. 01/AJRI-
                                     PKS/III/2013 tanggal 28 Maret 2013
     Para Pihak                      1. Perseroan (“Pihak Pertama”)
                                     2. PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia (“Pihak Kedua”).
     Ruang      Lingkup Perjanjian   Pihak Pertama menunjuk Pihak Kedua untuk menyediakan asuransi jiwa berupa
     dan/atau Hak dan Kewajiban      Asuransi Jiwa Kredit bagi Peserta Pihak Kedua.
     Para Pihak
                                     Hak dan kewajiban Pihak Pertama, antara lain:
                                     1. Pihak Pertama harus mengirimkan surat permohonan asuransi jiwa dan
                                        syarat keterangan lainnya kepada Pihak Kedua.
                                     2. Pihak Pertama berkewajiban untuk melaksanakan Prosedur Customer
                                        Dilligence, yaitu tindakan mengidentifikasi dan memveridikasi dokumen
                                        pendukung yang diterima para pihak dari calon peserta, yang dalam hal ini
                                        sesuai dengan ketentuan pemerintah mengenai penerapan prinsip mengenal
                                        nasabah.


                                            89
Page 92
                                                   Hak dan Kewajiban Pihak Kedua, antara lain:
                                                   1. Pihak Kedua berhak menolak permohonan asuransi jiwa dari Pihak Pertama
                                                       apabila berdasarkan keterangan pemeriksaan kesehatan calon peserta tidak
                                                       memenuhi persyaratan seleksi yang ditentukan.
                                                   2. Pihak Kedua berkewajiban untuk melaksanakan Prosedur Customer
                                                       Dilligence, yaitu tindakan mengidentifikasi dan memveridikasi dokumen
                                                       pendukung yang diterima para pihak dari calon peserta, yang dalam hal ini
                                                       sesuai dengan ketentuan pemerintah mengenai penerapan prinsip mengenal
                                                       nasabah.
                Pembatasan                         Tidak Ada
                Jangka Waktu                       Berlaku sejak tanggal 28 Maret 2013, dan terus berlaku sampai dengan salah
                                                   satu pihak bermaksud mengakhiri jangka waktu Perjanjian Kerjasama.
J.2 Perjanjian-perjanjian Dengan Pihak Ketiga

       No.                   Perihal                                                Keterangan

       1.     Nama Perjanjian                     Perjanjian Sewa Menyewa Antara PT Multi Artha Griya Dengan PT Usaha
                                                  Pembiayaan Reliance Indonesia No. 004/SOHO-WP/MAG/VII/2020 tanggal 1 Juli
                                                  2020
              Para Pihak                          1. PT Multi Artha Griya (“Pihak Pertama”); dan
                                                  2. Perseroan (“Pihak Kedua”).
              Ruang Lingkup Perjanjian dan/atau   Pihak Pertama menyewakan kepada Pihak Kedua sebagian dari bangunan kantor
              Hak dan Kewajiban Para Pihak        yang terletak Soho Westpoint, Kota Kedoya, Jl. Macan Kav. 4-5, Kel. Kedoya Utara,
                                                  Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat – 11510, seluas semigross ±414m2 yang
                                                  dipergunakan sebagai kantor Pihak Kedua, dengan harga sewa sebesar
                                                  Rp135.000,- per m2 (semi gross) per bulan (belum termasuk PPN 10%), dan
                                                  dibayarkan untuk 3 tahun di muka oleh Pihak Kedua.
              Pembatasan                          Tidak ada
              Jangka Waktu                        3 tahun, sejak 1 Juli 2020 s/d 30 Juni 2023

       2.     Nama Perjanjian                     Perjanjian Kerjasama Antara PT Finnet Indonesia Dengan PT Usaha Pembiayaan
                                                  Reliance Indonesia Tentang Penyediaan Fungsi Aplikasi RELI.ID Untuk Produk
                                                  Pembiayaan No. 024/PKS-001/FINNET-01/IV/2019 dan No. 012/PKS/REFI-
                                                  FINET/IV/2019 tanggal 29 April 2019
              Para Pihak                          1. PT Finnet Indonesia (“Pihak Pertama”); dan
                                                  2. Perseroan (“Pihak Kedua”).
              Ruang Lingkup Perjanjian dan/atau   Para Pihak sepakat atas penyediaan fungsi aplikasi RELI.ID oleh Pihak Pertama
              Hak dan Kewajiban Para Pihak        kepada Pihak Kedua untuk memperlancar pelayanan produk pembiayaan yang
                                                  ditawarkan oleh Pihak Kedua kepada pelanggan.

                                                  Imbal jasa sebesar 0,5% (nol koma lima persen) dari setiap pencairan melalui
                                                  aplikasi RELI.ID

                                                  Hak dan kewajiban para pihak:
                                                  Pihak Pertama, antara lain:
                                                  1. Pihak Pertama berhak untuk mendapatkan imbal jasa; dan
                                                  2. Pihak Pertama wajib untuk menerapkan ukuran, persyaratan dan benchmark
                                                     dari Pihak Kedua untuk pemberian produk pembiayaan kepada pelanggan yang
                                                     layak untuk mendapatkan produk pembiayaan Pihak Kedua untuk dijalankan
                                                     pada aplikasi RELI.ID

                                                  Pihak Kedua, antara lain:
                                                  1. Pihak Kedua berhak untuk meminta data dari Pihak Pertama mengenai
                                                     pelaksanaan pemberian produk pembiayaan melalui aplikasi RELI.ID; dan
                                                  2. Pihak Kedua berhak untuk memantau dan memonitor pelaksanaan penyediaan
                                                     aplikasi RELI.ID yang disediakan oleh Pihak Pertama.
              Pembatasan                          Tidak ada
              Jangka Waktu                        29 April 2019 s/d 29 April 2024

       3.     Nama Perjanjian                     Perjanjian Kerjasama Pemasaran Asuransi Citra Jiwa Proteksi Kredit Ultima
                                                  Antara PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia Dan PT Asuransi Ciputra
                                                  Indonesia No. 026/PKS/REFI/ACI/IX/2019 dan No. 148/DIR-ACI/PKS/IX/2019
                                                  tanggal 30 September 2019

                                                           90
Page 93
     Para Pihak                          1. Perseroan (“Pihak Pertama”); dan
                                         2. PT Asuransi Ciputra Indonesia (“Pihak Kedua”).
     Ruang Lingkup Perjanjian dan/atau   Kerjasama pemasaran Produk Asuransi milik Pihak Kedua melalui model bisnis
     Hak dan Kewajiban Para Pihak        referensi, yang mana akan dijalankan oleh Pihak Pertama kepada konsumen atau
                                         nasabahnya.

                                         Imbal jasa 25% (dua puluh lima persen) dari Premi yang dibayarkan oleh
                                         Tertanggung.

                                         Hak dan kewajiban para pihak:
                                         Pihak Pertama, antara lain:
                                         1. Menerima laporan Tertanggung yang telah mengajukan Klaim dan disetujui
                                            oleh Pihak Kedua untuk selanjutnya Pihak Pertama akan menerima manfaat
                                            Klaim Tertanggung sesuai dengan Lampiran Perjanjian;
                                         2. Mendapatkan komisi sebagaimana tercantum dalam Lampiran 1 dari Perjanjian
                                            ini;
                                         3. Mereferensikan Produk kepada Tertanggung yang akan membeli properti dari
                                            kelompok usaha Pihak Kedua;
                                         4. Melakukan pendebetan pembayaran biaya Premi pada rekening Tertanggung
                                            yang berhasil diikutsertakan pada Produk sesuai dengan laporan rekapitulasi
                                            aktivasi yang dibuat oleh Pihak Kedua dan telah disetujui oleh Para Pihak; dan
                                         5. Menyetorkan Premi yang telah dibayarkan oleh Tertanggung kepada Pihak
                                            Pertama kedalam rekening Pihak Kedua.

                                         Pihak Kedua, antara lain:
                                         1. Berhak menentukan kriteria atas calon Tertanggung Pihak Pertama yang akan
                                            menerima penawaran Produk;
                                         2. Berhak menerima atau menolak calon Tertanggung karena tidak sesuai dengan
                                            kriteria dan ketentuan underwriting yang diatur dalam Lampiran 1 dari
                                            Perjanjian ini;
                                         3. Menolak membayar Klaim karena hal-hal yang tidak sesuai atau dilanggar atau
                                            dikecualikan sebagaimana yang telah ditentukan di dalam Polis Induk;
                                         4. Melakukan proses underwriting dan mekukan aktivasi keikutsertaan Produk
                                            dan bertanggung jawab atas semua keputusan terkait underwriting dan Klaim;
                                            dan
                                         5. Mengirimkan Polis Induk dan Sertifikat Asuransi kepada Pihak Pertama.
     Pembatasan                          Tidak ada
     Jangka Waktu                        30 September 2019 s/d 29 September 2020. *)

                                         *) Catatan:
                                         Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perjanjian ini telah dan akan
                                         diperpanjang secara otomatis selama tidak ada pengakhiran oleh Para Pihak dan
                                         masih berlaku serta mengikat Para Pihak.

4.   Nama Perjanjian                     Akta Perjanjian Antar Kreditur No. 02 tanggal 11 September 2019 yang dibuat
                                         dihadapan Des Rizhal Boestamam, S.H., Notaris di Jakarta
     Para Pihak                          1. Perseroan (“Pihak Pertama”);
                                         2. PT Reliance Modal Ventura (“Pihak Kedua”); dan
                                         3. Koperasi Jasa Gramindo Berhak Madani (“Pihak Ketiga”).
     Ruang Lingkup Perjanjian dan/atau   Para Pihak sepakat melakukan kerja sama untuk:
     Hak dan Kewajiban Para Pihak        a. penyaluran pembiayaan jual beli kepada enduser (channeling) sesuai dengan
                                             kaidah Syariah oleh Pihak Pertama kepada Pihak Ketiga; dan
                                         b. Pemberian modal penyertaan dan pembiayaan mezzanine dari Pihak Kedua
                                             kepada Pihak Ketiga.
     Pembatasan                          Tidak ada
     Jangka Waktu                        5 tahun sejak tanggal penandatanganan Perjanjian ini.

5.   Nama Perjanjian                     Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Dan Pemberian Jaminan No. 022/PKS/REFI-
                                         LKM-ATM/VII/2019 tanggal 4 Juli 2019
     Para Pihak                          1. Perseroan (“Pihak Pertama”);
                                         2. PT Limas Kencana Mandiri (“Pihak Kedua”);
                                         3. PT Anugerah Tirta Mandalawangi (“Pihak Ketiga”).
     Ruang Lingkup Perjanjian dan/atau   Kerjasama antara Pihak Pertama selaku perusahaan pembiayaan dengan Pihak
     Hak dan Kewajiban Para Pihak        Pertama dan Pihak Ketiga (Pihak Pertama dan Pihak Kedua selanjutnya akan


                                                  91
Page 94
                                                      disebut sebagai “Pihak Developer”) selaku developer yang bermaksud untuk
                                                      memasarkan dan menjual rumah kepada konsumen, dimana Pihak Pertama akan
                                                      menyediakan kepada fasilitas pembiayaan konsumen kepada para konsumen dari
                                                      Pihak Developer.

                                                      Pihak Pertama akan memberikan Fasilitas Pembiayaan kepada konsumen untuk
                                                      pembelian rumah dalam proyek yang dikelola oleh Pihak Developer, dengan
                                                      syarat:
                                                      a. Konsumen telah melakukan pembayaran uang muka seusai ketentuan Pihak
                                                          Pertama;
                                                      b. Fasilitas pembiayaan tersebut akan memuat syarat-syarat dan ketentuan-
                                                          ketentuan yang berlaku pada Pihak Pertama; dan
                                                      c. Pihak Pertama bersedia untuk memberikan Fasilitas Pembiayaan kepada
                                                          konsumen dari dana yang telah dialokasikan, sampai dengan maksimal 90%
                                                          dari harga jual Pihak Developer yang sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai
                                                          (PPN) setelah dikurangi diskon (apabila ada) atau sesuai dengan program
                                                          pembiayaan Pihak Pertama yang disetujui Pihak Developer.
                 Pembatasan                           Tidak ada
                 Jangka Waktu                         Perjanjian ini berlaku selama tidak ada pembatalan dari salah satu pihak yang
                                                      terikat dalam Perjanjian ini. Perjanjian dapat diakhiri secara sepihak oleh Pihak
                                                      Pertama berdasarkan pertimbangan Pihak Pertama, bahwa Pihak Developer telah
                                                      melakukan kelalaian berdasarkan Perjanjian ini, atau karena alasan-alasan lainnya,
                                                      dengan terlebih dahulu memberitahukan secara tertulis kepada Pihak Developer
                                                      dalam jangka waktu 30 hari sebelumnya *).

                                                      *) Catatan:
                                                      Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, selama tidak ada pengakhiran
                                                      dari Para Pihak, Perjanjian ini masih berlaku dan mengikat Para Pihak

K.    Keterangan Mengenai Aset Tetap Perseroan

a.    Tanah

                                    Tanggal               Tanggal                                                        Luas
     No        No SHGB                                                                        Lokasi
                                   Penerbitan             Berakhir                                                       (m2)


      1.        20316              09-04-2019            28-01-2037                   Tangerang, Banten                    74

Aset tersebut saat ini digunakan oleh Perseroan untuk penyimpanan dokumen-dokumen dan perlengkapan / peralatan kantor yang
sudah tidak terpakai.

b.    Kendaraan Bermotor

No.                         Kendaraan                           Tahun             No. Polisi                   No. BPKB
 1.        Toyota Kijang Innova 2.0 G A/T                        2016            B 1639 PYO                   M-7757238
 2.        Toyota Harrier 2.4 A/T                                2013            B 1702 FJC                   L-08531578
 3.        Toyota Avanza G 1.3 M/T                               2021            B 2188 POI                   R-02511866

Kendaraan bermotor tersebut digunakan untuk kegiatan operasional kantor.

L.    Perkara-Perkara Yang Sedang Dihadapi Perseroan, Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

                                         Posisi      Tingkat                                                Nilai Tuntutan Perkara
 Pengadilan          No. Perkara                                             Uraian Perkara
                                       Perseroan    Peradilan                                                       (Rupiah)


 Pengadilan       325/Pdt.9/2021/P      Turut      Pengadilan     Hildegard S. Soswrowibowo selaku            Rp716.872.840,-
   Negeri          N.Jkt.Brt tanggal   Tergugat      Negeri       Penggugat menggugat PT Multi Artha         (kerugian material
   Jakarta          16 April 2021
                                                                  Griya (Tergugat) dan Perseroan (Turut         Penggugat)
    Barat
                                                                  Tergugat) atas jual beli 1 (satu) unit            dan
                                                                  apartemen     yang     berlokasi    di     Rp5.000.000.000,-
                                                                  Apartemen West Point Lantai 15 Unit        (kerugian imateriil
                                                                  1502 seluas 27 m2. Bahwa spesifikasi          Penggugat)


                                                                 92
Page 95
                             Posisi     Tingkat                                                Nilai Tuntutan Perkara
Pengadilan   No. Perkara                                       Uraian Perkara
                           Perseroan   Peradilan                                                       (Rupiah)

                                                   dari unit/obyek yang dibeli oleh
                                                   Penggugat tidak sesuai dengan apa
                                                   yang ditawarkan dan telah disepakati
                                                   dalam Surat Pemesanan Apartemen
                                                   No. 1608000688 tanggal 10 Agustus
                                                   2016 yang dibuat antara Penggugat
                                                   dan Tergugat, serta Penggugat telah
                                                   melakukan sebagian pembayaran
                                                   sesuai dengan jadwal pembayaran
                                                   yang disepakati. Turut Tergugat dalam
                                                   hal ini merupakan pihak yang dalam
                                                   kapasitasnya      sebagai    lembaga
                                                   pembiayaan (leasing) yang melakukan
                                                   pembiayaan atas pembelian unit
                                                   apartemen yang dibeli oleh Penggugat.

                                                   Penggugat memohon kepada Majelis
                                                   Hakim antara lain:
                                                   a. Menyatakan         Tergugat      telah
                                                       melakukan Perbuatan Melawan
                                                       Hukum        kepada       Penggugat
                                                       sebagaimana dimaksud dalam
                                                       Pasal 1365 KUHPerdata;
                                                   b. Menghukum dan memerintahkan
                                                       Tergugat untuk melaksanakan
                                                       serah terima unit apartemen No.
                                                       1501        kepada        Penggugat
                                                       berdasarkan PPJB Westpoint No.
                                                       040/2019, segera setelah putusan
                                                       perkara a quo diucapkan;
                                                   c. Menghukum dan memerintah
                                                       Tergugat      untuk       melakukan
                                                       pembayaran        ganti     kerugian
                                                       materiil sebesar atas selisih beda
                                                       luas apartemen kepada Penggugat
                                                       sebesar Rp716.872.840,-;
                                                   d. Menghukum          Tergugat     untuk
                                                       membayar kerugian immaterial
                                                       kepada       Penggugat       sebesar
                                                       Rp5.000.000.000,-;
                                                   e. Menyatakan sah dan berharga sita
                                                       jaminan atas harta tidak bergerak
                                                       milik tergugat sesuai domisili
                                                       Tergugat, antara lain:
                                                       - Gedung Centro City Residence
                                                          Tower A Unit Roof Top (Lantai
                                                          13) Kav. 4-5, Gang Macan Daan
                                                          Mogot, RT 010/RW 001, Kel.
                                                          Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk,
                                                          Jakarta Barat, DKI Jakarta; dan
                                                       - Menara Batavia Lantai 27, Jl. KH.
                                                          Mas Mansyur Kav. 126, Kel.
                                                          Karet Tengsin, Kec. Tanah


                                                   93
Page 96
                                            Posisi     Tingkat                                                Nilai Tuntutan Perkara
 Pengadilan          No. Perkara                                              Uraian Perkara
                                          Perseroan   Peradilan                                                       (Rupiah)

                                                                         Abang, Jakarta        Pusat,   DKI
                                                                         Jakarta.

                                                                  Pada      tanggal    Prospektus     ini
                                                                  diterbitkan, status perkara saat ini
                                                                  sedang dalam proses persidangan di
                                                                  tingkat Pengadilan Negeri (Jakarta
                                                                  Barat. Selama proses persidangan telah
                                                                  dilangsungkan proses antara lain
                                                                  pembacaan gugatan pada tanggal 9
                                                                  November 2021 lalu, sidang tanggapan
                                                                  atas keberatan (Eksepsi) pada tanggal
                                                                  23 November 2021, sidang tanggapan
                                                                  atas jawaban (“Replik”) pada tanggal
                                                                  30 November 2021 dan 7 Desember
                                                                  2021 serta sidang tanggapan terhadap
                                                                  Replik (Duplik) pada tanggal 14
                                                                  Desember 2021 yang kemudian
                                                                  diundur menjadi tanggal 28 Desember
                                                                  2021 dan 11 Januari 2022 dengan
                                                                  Agenda yang sama, dan terakhir sidang
                                                                  pembuktian dari Penggungat pada
                                                                  tanggal 18 Januari 2022, yang mana
                                                                  statusnya saat ini telah dijadwalkan
                                                                  mundur menjadi tanggal 15 Februari
                                                                  2022 dengan Agenda yang sama .

Sampai tanggal prospektus ini diterbitkan dan didukung oleh Surat Pernyataan Perseroan tertanggal 18 Januari 2022, Perkara
hukum yang dihadapi Perseroan sebagaimana tersebut di atas tidak memiliki dampak material terhadap kelangsungan usaha
Perseroan dan rencana Penawaran Umum Obligasi ini. Perseroan tidak pula sedang menghadapi somasi atau klaim, tidak juga
terlibat baik dalam suatu sengketa atau perkara perdata, pidana, tata usaha negara, perburuhan/ketenagakerjaan, perpajakan
maupun perkara arbitrase di hadapan pengadilan/badan arbitrase yang berwenang dan/atau instansi yang berwenang lainnya di
Indonesia ataupun di luar pengadilan, yang dapat berpengaruh secara material terhadap kelangsungan usaha Perseroan, kecuali
atas perkara perdata sebagaimana diuraikan pada kolom diatas.

Sampai tanggal prospektus ini diterbitkan dan turut didukung oleh Surat Pernyataan dari masing-masing anggota Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan yang seluruhnya tertanggal 18 Januari 2022 bahwa masing-masing anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan tidak sedang menghadapi somasi atau klaim, tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa hukum atau perkara
apapun, baik di hadapan pengadilan maupun di luar pengadilan dan/atau instansi yang berwenang di Indonesia yang dapat
berpengaruh secara material terhadap kelangsungan usaha Perseroan.

M. Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)

Pada tanggal prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang terdaftar pada Direktorat
Jenderal Kekayaan Intelektual.

N.    Asuransi

Perseroan telah mengasuransikan harta kekayaan Perseroan dalam beberapa jenis asuransi sebagai berikut :

     No.                Perihal                                                     Uraian
 1            Dokumen Asuransi                : Polis Asuransi Kesehatan Kumpulan Reliance Health Care
              No. Polis & Tanggal Polis       : HJK10021050020800 / 26 April 2021
              Penanggung                      : PT Asuransi Reliance Indonesia
              Obyek Tanggungan                : Karyawan / Karyawati Beserta Keluarga (89 Orang)
              Total Pertanggungan             : Rp. 250.102.725,-
              Periode Asuransi                : 1 Mei 2021 s/d 30 April 2022


                                                                  94
Page 97
 2          Dokumen Asuransi            : Asuransi Kendaraan Bermotor
            No. Polis & Tanggal Polis   : JK-V01-00-2021-09-00017105-000
            Penanggung                  : PT Asuransi Reliance Indonesia
            Obyek Tanggungan            : 1 unit kendaraan mobil yang digunakan untuk operasional kantor Perseroan
            Total Pertanggungan         : Rp. 270.000.000,-
            Periode Asuransi            : 25 September 2021 s/d 25 September 2022
 3          Dokumen Asuransi            : Asuransi Kendaraan Bermotor
            No. Polis & Tanggal Polis   : JK-V01-00-2021-07-00008319-000 / 5 Juli 2021
            Penanggung                  : PT Asuransi Reliance Indonesia
            Obyek Tanggungan            : 1 unit kendaraan mobil yang digunakan untuk operasional kantor Perseroan
            Total Pertanggungan         : Rp. 173.886.500,-
            Periode Asuransi            : 11 Juli 2021 s/d 11 Juli 2022
 4          Dokumen Asuransi            : Asuransi Kendaraan Bermotor
            No. Polis & Tanggal Polis   : JK-V01-00-2021-12-00011247/ 1 Desember 2021
            Penanggung                  : PT Asuransi Reliance Indonesia
            Obyek Tanggungan            : 1 unit kendaraan mobil yang digunakan untuk operasional kantor Perseroan
            Total Pertanggungan         : Rp. 181.700,000,-
            Periode Asuransi            : 1 Desember 2021 s/d 1 Desember 2024
 5          Dokumen Asuransi            : Polis Standar Asuransi Gempa Bumi Indonesia
            No. Polis & Tanggal Polis   : JK-R03-00-2021-07-00009232-000
            Penanggung                  : PT Asuransi Reliance Indonesia
            Obyek Tanggungan            : Ruko Operasional Perusahaan di Kuta Jaya, Pasar Kemis, Tangerang
            Total Pertanggungan         : Rp. 660.000.000,-
            Periode Asuransi            : 2 Juli 2021 s/d 2 Juli 2022
 6          Dokumen Asuransi            : Property All Risk Insurance Policy
            No. Polis & Tanggal Polis   : JK-R02-00-2021-07-00009227-000
            Penanggung                  : PT Asuransi Reliance Indonesia
            Obyek Tanggungan            : Ruko Operasional Perusahaan di Kuta Jaya, Pasar Kemis, Tangerang
            Total Pertanggungan         : Rp. 660.000.000,-
            Periode Asuransi            : 2 Juli 2021 s/d 2 Juli 2022
 7          Dokumen Asuransi            : Property All Risk Insurance Policy
            No. Polis & Tanggal Polis   : JKR02-00-2021-11-00008835-000
            Penanggung                  : PT Asuransi Reliance Indonesia
            Obyek Tanggungan            : Kantor Perseroan yang berlokasi di West Point Apartement and Office Lt. 2,
                                          Jl. Daan Mogot Gg. Macan No. 4, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat,
                                          DKI Jakarta
            Total Pertanggungan         : Rp660.000.000,-
            Periode Asuransi            : 2 Juli 2021 s/d 2 Juli 2022

O.   Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

     Pada dasarnya, tanggung jawab sosial perusahaan dilakukan oleh Perseroan sebagai bentuk tanggung jawab Perseroan
     terhadap seluruh pemangku kepentingan, baik terhadap lingkungan, karyawan, konsumen, komunitas, maupun pemegang
     saham. Kebijakan mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan Perseroan diwujudkan dalam berbagai program,
     diantaranya kami sampaikan dibawah ini:
     1. Pemeriksaan Swab antigen kepada karyawan Perseroan minimal 2 kali dalam sebulan dimulai sejak Januari 2021 –
          Agustus 2021.
     2. Pemeriksaan PCR kepada karyawan Perseroan dimulai sejak Januari 2021 – Agustus 2021 (untuk karyawan yang memiliki
          hasil tes Antigen Positif)
     3. Kegiatan Vaksinasi buat masyarakat sekitar Perseroan dimulai sejak 30 Juli 2021.

2.   Kegiatan Usaha Serta Kecenderungan Dan Prospek Usaha Perseroan

A.   Umum

Perseroan berkedudukan di Jakarta Pusat, didirikan dengan nama PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation pada tahun 1989.
Perseroan memperoleh izin usaha lembaga pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. KEP-1080/KM.013/1989 tanggal 26 September 1989, No. KEP-165/KM.6/2004 tanggal 4 Mei 2004, No. KEP-590/KM.10/2012
tanggal 17 Oktober 2012, dan berdasarkan Surat Keputusan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia No. KEP-629/KM.10/2012
tertanggal 12 Nopember 2012 perseroan mendapakan pemberian izin usaha di bidang lembaga pembiayaan sehubungan
perubahan nama menjadi PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia.

Perseroan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1989. Perseroan juga memperoleh izin pembukaan Unit Usaha Syariah
dari Dewan Komisioner OJK Direktur Industri Keuangan Non Bank Syariah dalam Surat Keputusan No. KEP- 87/NB.223/2017 tanggal
28 Juli 2017

                                                            95
Page 98
B.        Kegiatan Usaha

     Maksud dan tujuan Perseroan ialah melakukan pembiayaan untuk pengadaan barang dan/atau jasa.

     Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha pembiayaan dan
     kegiatan usaha pembiayaan syariah sebagai berikut:

     1.     Menjalankan kegiatan Pembiayaan Investasi untuk pengadaan barang-barang modal beserta jasa yang diperlukan
            untuk aktivitas usaha/investasi, rehabilitasi, modernisasi, ekspansi atau relokasi tempat usaha/investasi yang diberikan
            kepada debitur dengan cara:
             a. Sewa pembiayaan yaitu kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang oleh Perseroan untuk digunakan
                 oleh debitur selama jangka waktu tertentu, yang mengalihkan secara substansial manfaat dan risiko atas barang
                 yang dibiayai;
             b. Jual dan sewa balik yaitu kegiatan pembiayaan dalam bentuk penjualan suatu barang oleh debitur kepada
                 Perseroan yang disertai dengan menyewa pembiayaan kembali barang tersebut kepada debitur yang sama;
             c. Anjak piutang dengan pemberian jaminan dari penjual yaitu transaksi anjak piutang usaha dimana penjual
                 piutang menanggung risiko tidak tertagihnya sebagian atau seluruh piutang yang dijual;
             d. Pembelian dengan Pembayaran Secara Angsuran yaitu kegiatan pembiayaan dalam bentuk pengadaan barang
                 dan/atau jasa yang dibeli oleh debitur dari penyedia barang atau jasa dengan pembayaran secara angsuran;
             e. Pembiayaan Proyek yaitu pembiayaan yang diberikan dalam rangka pelaksanaan sebuah proyek yang
                 memerlukan pengadaan beberapa jenis barang modal dan/atau jasa yang terkait dengan pelaksanaan pengadaan
                 proyek tersebut;
             f. Pembiayaan Infrastruktur dan/atau yaitu pembiayaan dalam bentuk pengadaan barang dan/atau jasa
                 untuk pembangunan infrastruktur;
             g. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

     2.     Menjalankan kegiatan Pembiayaan Modal Kerja untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran-pengeluaran yang habis dalam
            satu siklus aktivitas usaha debitur dengan cara:
             a. Jual dan sewa balik yaitu kegiatan pembiayaan dalam bentuk penjualan suatu barang oleh debitur kepada
                  Perseroan yang disertai dengan menyewa pembiayaan kembali barang tersebut kepada debitur yang sama;
             b. Anjak piutang dengan pemberian jaminan dari penjual yaitu transaksi anjak piutang usaha dimana penjual
                  piutang menanggung risiko tidak tertagihnya sebagian atau seluruh piutang yang dijual;
             c. Fasilitas Modal Usaha yaitu pembiayaan modal kerja yang dibayarkan langsung kepada penyedia barang dan/atau
                  jasa;
             d. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

     3.     Menjalankan kegiatan Pembiayaan Multiguna untuk pengadaan barang dan/atau jasa yang diperlukan oleh debitur
            untuk pemakaian/konsumsi dalam jangka waktu yang diperjanjikan melalui cara pembiayaan:
             a. Sewa pembiayaan yaitu kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang oleh Perseroan untuk
                 digunakan oleh debitur selama jangka waktu tertentu, yang mengalihkan secara substansial manfaat dan risiko atas
                 barang yang dibiayai;
             b. Pembelian dengan Pembayaran Secara Angsuran yaitu kegiatan pembiayaan dalam bentuk pengadaan barang
                 dan/atau jasa yang dibeli oleh debitur dari penyedia barang atau jasa dengan pembayaran secara angsuran;
             c. Fasilitas Dana yaitu pembiayaan barang dan/atau jasa yang disalurkan secara langsung kepada debitur untuk
                 pemakaian/konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha atau aktivitas produksi dalam jangka waktu yang
                 diperjanjikan.
             d. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

     4.     Menjalankan kegiatan Pembiayaan Jual Beli dengan Prinsip Syariah, dalam bentuk penyediaan barang melalui transaksi
            jual beli sesuai dengan akad pembiayaan syariah yaitu:
             a. Murabahah yaitu jual beli suatu barang dengan menegaskan harga belinya (harga perolehan) kepada
                  pembeli dan pembeli membayarnya dengan harga lebih (margin) sebagai laba sesuai dengan kesepakatan para
                  pihak;
             b. Salam yaitu jual beli suatu barang dengan pemesanan sesuai dengan syarat-syarat tertentu dan pembayaran
                  harga barang terlebih dahulu secara penuh;
             c. Istishna yaitu jual beli suatu barang dengan pemesanan pembuatan barang sesuai dengan kriteria dan
                  persyaratan tertentu dan pembayaran harga barang sesuai dengan kesepakatan oleh para pihak.

     5.     Menjalankan kegiatan Pembiayaan Investasi dengan Prinsip Syariah dalam bentuk penyediaan modal dengan jangka
            waktu tertentu untuk kegiatan usaha produktif dengan pembagian keuntungan sesuai dengan perjanjian pembiayaan
            syariah yang disepakati para pihak. Akad pembiayan yang digunakan adalah:
             a. Mudharabah yaitu kerjasama suatu usaha antara pihak pertama (Perseroan) menyediakan seluruh modal, sedang
                  pihak kedua bertindak selaku pengelola dan keuntungan usaha dibagi diantara pihak pertama (Perseroan) dan
                  pihak kedua dengan kesepakatan para pihak;

                                                                 96
Page 99
        b.   Musyarakah yaitu kerjasama antara Perseroan dengan beberapa pihak untuk suatu usaha tertentu dimana
             masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan dan risiko akan ditanggung
             bersama sesuai dengan kesepakatan para pihak;
        c.   Mudharabah Musytarakah yaitu kerjasama bentuk Mudharabah dimana pengelola dana (pihak kedua) turut
             menyertakan modal dalam kerjasama dimana keuntungan dan risiko akan ditanggung bersama sesuai dengan
             kesepakatan para pihak;
        d.   Musyarakah Mutanaqishah yaitu kerjasama secara Musyarakah atau Syirkah yang kepemilkan aset (barang) atau
             modal salah satu pihak berkurang disebabkan pembelian porsi kepemilikan secara bertahap oleh pihak lainnya.

  6.   Menjalankan kegiatan Pembiayaan Jasa dengan Prinsip Syariah dalam bentuk pemberian/penyediaan jasa baik dalam
       bentuk pemberian manfaat atas suatu barang, pemberian pinjaman (dana talangan) dan/atau pemberian pelayanan
       dengan dan/atau tanpa pembayaran imbal asa (ujrah) sesuai dengan perjanjian pembiayaan syariah yang disepakati oleh
       para pihak. Akad pembiayaan yang digunakan adalah:
        a. Ijarah yaitu pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu barang dalam jangka waktu tertentu dengan pembayaran
             sewa, tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan barang itu sendiri;
        b. Ijarah Muntahiyah Bittamlik yaitu pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu barang dalam jangka waktu
             tertentu dengan pembayaran sewa yang disertai dengan janji pemindahaan kepemilikan setelah masa sewa selesai;
        c. Hawalah yaitu pengalihan utang dari suatu pihak yang berutang kepada pihak lain yang wajib
             menanggung pembayarannya;
        d. Hawalah bil Ujrah yaitu pengalihan utang dari suatu pihak yang berutang kepada pihak lain yang wajib
             menanggung pembayarannya dengan pengenaan imbal jasa;
        e. Wakalah yaitu pemberian kuasa dari pemberi kuasa kepada penerima kuasa dalam hal yang boleh diwakilkan,
             dimana penerima kuasa tidak menanggung risiko terhadap apa yang diwakilkan, kecuali karena kecerobohan atau
             wanprestasi;
        f. Wakalah bil Ujrah yaitu pemberian kuasa dari pemberi kuasa kepada penerima kuasa dalam hal yang boleh
             diwakilkan, dimana penerima kuasa mendapatkan imbal jasa dan tidak menanggung risiko terhadap apa yang
             diwakilkan, kecuali karena kecerobohan atau wanprestasi;
        g. Kafalah yaitu jaminan yang diberikan oleh penanggung kepada pihak ketiga untuk memenuhi kewajiban pihak
             kedua atau yang ditanggung;
        h. Kafalah bil Ujrah yaitu jaminan yang diberikan penanggung kepada pihak ketiga untuk memenuhi kewajiban pihak
             kedua atau yang ditanggung dengan pengenaan imbal jasa;
        i. Ju’alah yaitu janji atau komitmen untuk memberikan imbalan tertentu atas pencapaian hasil yang ditentukan dari
             suatu pekerjaan;
        j.   Qardh pinjam meminjam dana tanpa imbalan dengan kewajiban pihak peminjam mengembalikan pokok pinjaman
             secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu tertentu.

  7.   Selain kegiatan usaha Pembiayaan Investasi, Modal Kerja, Multiguna, Pembiayan Jual Beli dengan Prinsip Syariah,
       Pembiayaan Investasi dengan Prinsip Syariah dan Pembiayaan Jasa dengan Prinsip Syariah, Perseroan juga melakukan
       kegiatan pembiayaan lainnya yang terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

  Pemasaran dan Pelanggan
Untuk mendukung Core Business Perseroan kegiatan pemasaran Perseroan memegang peranan yang penting dalam penambahan
jumlah Pembiayaan yang disalurkan oleh Perseroan.

Pemasaran produk-produk Pembiayaan Perseroan dilakukan melalui model “Business To Business To Consumer” (B2B2C) dengan
model distribusi sebagai berikut :
 Produk pembiayaan Mid Low Mortgage, Produk ini dipasarkan dengan bekerja sama dengan para pengembang perumahan
   (“B2B”) dalam skala usaha kelas menengah dengan target masyarakat dengan pendapatan menengah dan rendah, serta yang
   memiliki keterbatasan akses ke Perbankan. Pembiayaan yang dilakukan untuk produk ini adalah :
    1) Para pengembang tersebut tadi juga akan menjadi target pemasaran untuk produk Pembiayaan Modal Kerja dalam
         mengembangkan usahanya.
    2) Untuk saluran pemasaran Perseroan kepada nasabah individual (“B2C”) juga memanfaat Kerjasama dengan Reli ID
         sebagai fintech aggregator (Inovasi Keuangan Digital) untuk memudahkan pemasaran Produk mid low mortgage ini
         dengan pemanfaatan teknologi informasi.
 Pembiayaan Multiguna, Produk Pembiayaan Multiguna ini dipasarkan bekerja sama dengan Perusahaan berbasis finansial
   teknologi atau fintech aggregator (“B2B”) yang memiliki segmen individual konsumen (“B2C”) dengan pendapatan menengah
   dan rendah baik di sektor formal maupun informal.
 Pembiayaan Produktif, Produk ini dipasarkan dipasarkan bekerja sama dengan komunitas yang bernaung dibawah institusi
   koperasi, ekosistem berbasis teknologi dan Perusahaan berbasis finansial teknologi (“B2B”) yang pembiayaannya diberikan
   kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (“UMKM”) baik individual maupun institusi-institusi yang masih belum bankable.
   Saat ini Perseroan menjalin kerjasama dengan pelaku-pelaku utama kredit komunitas seperti Koperasi berbentuk Simpan
   Pinjam dengan Grameen Model dan berbagai institusi untuk memberikan pembiayaan ke sektor antara lain
   pertanian,perikanan dan sektor produktif skala UMKM lainnya.



                                                          97
Page 100
Dengan model dan cara pemasaran seperti tersebut diatas, Daerah Pemasaran Perseroan menjadi lebih luas dan menyebar di
berbagai wilayah, keterbatasan jaringan yang dimiliki Perseroan dapat diatasi dengan adanya inovasi pada sistem teknologi
informasi dan pemanfaatan jaringan pemasaran milik Mitra Usaha Perseroan. Sehingga jangkauan daerah Pemasaran Perseroan
menjadi lebih luas.
Fokus wilayah pemasaran produk pembiayaan Perseroan saat ini masih di wilayah Jabodetabek tetapi dengan Kerjasama melalui
para mitra B2B luas jangkauan wilayah pemasaran meliputi seluruh wilayah di Indonesia.

Berikut ini komposisi Penyaluran Pembiayaan Perseroan berdasarkan daerah Pemasaran dalam 2 tahun terakhir.

                                     2019                        2020                     31 Juli 2021
            WILAYAH
                          Nilai (Rp ribuan)    %      Nilai (Rp ribuan)    %      Nilai (Rp ribuan)     %
Jabodetabek                      386.332.914 84,69%          316.037.735 86,70%           354.421.870 85,04%
Jawa Barat                         9.121.320 2,00%             9.022.627 2,48%              2.198.093 0,53%
Jawa Tengah & DIY                 17.634.405 3,87%            22.794.480 6,25%             31.267.190 7,50%
Jawa Timur                         6.058.669 1,33%             9.829.510 2,70%             20.947.755 5,03%
Sumatera                          30.540.455 6,69%             3.943.062 1,08%              6.329.276 1,52%
Bali & Nusa Tenggara               1.389.985 0,30%                222.096 0,06%               184.049 0,04%
Kalimantan                         2.391.577 0,52%             1.187.262 0,33%              1.216.676 0,29%
Sulawesi                           2.253.833 0,49%                242.041 0,07%               173.563 0,04%
Lainnya                               475.585 0,10%            1.227.160 0,34%                  30.363 0,01%
TOTAL                            456.198.743 100%            364.505.973 100%             416.768.836 100%


Komposisi Penyaluran Pembiayaan Mid low Mortgage berdasarkan daerah Pemasaran dalam 2 tahun terakhir :
Mid low Mortgage
                                     2019                        2020                     31 Juli 2021
            WILAYAH
                          Nilai (Rp ribuan)   %       Nilai (Rp ribuan)    %      Nilai (Rp ribuan)     %
Jabodetabek                     115.899.874 82,72%            94.811.321 85,58%           120.600.273 95,11%
Jawa Barat                         2.736.396 1,95%             2.706.788 2,44%                816.409 0,64%
Jawa Tengah & DIY                 10.499.106 7,49%             9.141.191 8,25%              1.035.815 0,82%
Jawa Timur                         1.817.601 1,30%             2.948.853 2,66%                304.874 0,24%
Sumatera                           9.162.137 6,54%             1.182.919 1,07%              4.037.469 3,18%
Bali & Nusa Tenggara                     -                           -                             -
Kalimantan                               -                           -                             -
Sulawesi                                 -                           -                             -
Lainnya                                  -                           -                             -
TOTAL                           140.115.113  100%           110.791.071   100%            126.794.839 100%


Komposisi Penyaluran Pembiayaan Multiguna berdasarkan daerah Pemasaran dalam 2 tahun terakhir :

Multiguna
                                     2019                        2020                      31 Juli 2021
            WILAYAH
                          Nilai (Rp ribuan)    %      Nilai (Rp ribuan)    %       Nilai (Rp ribuan)     %
Jabodetabek                       77.266.583 84,69%           63.207.547 86,70%             13.978.820 65,69%
Jawa Barat                         1.824.264 2,00%             1.804.525 2,48%               1.349.800 6,34%
Jawa Tengah & DIY                  3.526.881 3,87%             4.558.896 6,25%               1.205.382 5,66%
Jawa Timur                         1.211.734 1,33%             1.965.902 2,70%               1.716.915 8,07%
Sumatera                           6.108.091 6,69%               788.612 1,08%               2.260.942 10,63%
Bali & Nusa Tenggara                 277.997 0,30%                 44.419 0,06%                181.602 0,85%
Kalimantan                           478.315 0,52%               237.452 0,33%                 382.003 1,80%
Sulawesi                             450.767 0,49%                 48.408 0,07%                173.563 0,82%
Lainnya                                95.117 0,10%              245.432 0,34%                   30.363 0,14%
TOTAL                             91.239.749  100%            72.901.195  100%              21.279.390 100%


Komposisi Penyaluran Pembiayaan Produktif berdasarkan daerah Pemasaran dalam 2 tahun terakhir :

Produktif
                                     2019                        2020                     31 Juli 2021
            WILAYAH
                          Nilai (Rp ribuan)   %       Nilai (Rp ribuan)   %       Nilai (Rp ribuan)      %
Jabodetabek                     193.166.457 85,91%          158.018.868 87,39%            220.675.546 82,13%
Jawa Barat                         4.560.660 2,03%             4.511.314 2,50%                  31.883 0,01%
Jawa Tengah & DIY                  8.817.203 3,92%            11.397.240 6,30%             29.025.994 10,80%
Jawa Timur                         3.029.335 1,35%             4.914.755 2,72%             18.925.966 7,04%
Sumatera                          15.270.228 6,79%             1.971.531 1,09%                  30.865 0,01%
Bali & Nusa Tenggara                     -                           -                            2.447 0,00%
Kalimantan                               -                           -                            1.905 0,00%
Sulawesi                                 -                           -                              -
Lainnya                                  -                           -                              -
TOTAL                           224.843.882  100%           180.813.707  100%             268.694.606 100%




                                                                 98
Page 101
TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI

Pihak-pihak afiliasi dan sifat hubungan dengan Perseroan adalah sebagai berikut

           Pihak Berelasi               Sifat dari Hubungan                             Sifat dari Transaksi

                                                                   Piutang lain-lain, Surat utang jangka menengah, Beban umum
 PT Reliance Capital Management        Pemegang Saham
                                                                   dan administrasi, Beban bunga dan beban keuangan lainnya
                                                                   Beban umum dan administrasi, Beban bunga dan beban
 PT Asuransi Reliance Indonesia        Pemegang Saham
                                                                   keuangan lainnya
                                       Dimiliki oleh
 PT Reliance Sekuritas Indonesia                                   Surat utang jangka menengah, Beban umum dan administrasi,
                                       pemegang saham
 Tbk                                                               Beban bunga dan beban keuangan lainnya
                                       pengendali yang sama
                                       Dimiliki oleh
                                                                   Surat utang jangka menengah, Beban bunga dan beban
 PT Reliance Modal Ventura             pemegang saham
                                                                   keuangan lainnya
                                       pengendali yang sama
                                       Dimiliki oleh
                                                                   Piutang lain-lain, Surat utang jangka menengah, Beban bunga
 PT RelianceIntegrasi Dunia Anda       pemegang saham
                                                                   dan beban keuangan lainnya
                                       pengendali yang sama
                                       Dimiliki oleh
 PT Andalan Piranti Indonesia**)       pemegang saham              Beban umum dan administrasi
                                       pengendali yang sama
 PT Bank Kesejahteraan Ekonomi *)
                                       Entitas sepengendali        Kas dan bank
 PT Andaland Jaya Propertindo *)
                                       Entitas sepengendali        Pendapatan bunga pembiayaan, Pendapatan administrasi
                                                                   Piutang pembiayaan, Surat utang jangka menengah,
 PT Multi Artha Griya                  Entitas sepengendali        Pendapatan bunga pembiayaan, Beban umum dan
                                                                   administrasi, Beban bunga dan beban keuangan lainnya
                                                                   Pendapatan bunga pembiayaan, Pendapatan administrasi,
 PT Viva Medika **)                    Entitas sepengendali
                                                                   Beban umum dan administrasi
                                                                   Surat utang jangka menengah, Beban umum dan administrasi,
 PT Suryatama Tigamitra                Entitas sepengendali
                                                                   Beban bunga dan beban keuangan lainnya
                                       Komisaris utama             Surat utang jangka menengah, Beban bunga dan beban
 Anton Budidjaja
                                       Perseroan                   keuangan lainnya
                                       Karyawan kunci Grup         Piutang pembiayaan konsumen, Pendapatan pembiayaan
 Nurwati Tunggal ***)
                                       Perseroan                   konsumen

*) Pada tanggal 31 Desember 2020 sudah tidak memiliki hubungan berelasi dan tidak ada transaksi lagi dengan Perseroan.
**) Pada tanggal 31 Desember 2020 , sudah tidak memiliki transaksi lagi dengan Perseroan.
***) Pada tanggal 31 Desember 2020, sudah tidak lagi menjadi karyawan kunci Group Perseroan

Dalam kegiatan usahanya, Perseroan melakukan transaksi tertentu dengan pihak afiliasi yang meliputi antara lain:
   Perseroan mengadakan perjanjian pembiayaan berupa pembiayaan modal kerja dan/atau investasi dengan PT Andaland Jaya
    Propertindo, PT Multi Artha Griya dan PT Viva Medika. Piutang ini berjangka waktu 2-9 tahun, dikenakan bunga 12% per tahun
    dan dijamin dengan tanah, tanah dan bangunan, apartemen serta mesin dan perlengkapan. Pada tahun 2020 perjanjian
    dengan PT Andaland Jaya Propertindo dan PT Viva Medika sudah berakhir.
   Perseroan telah mengasuransikan asset tetap kepada PT Asuransi Reliance Indonesia
   Perseroan menandatangani perjanjian sewa menyewa ruangan kantor dengan PT Suryatama Tigamitra dengan beban sewa
    tahun 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp356.400.000 dan Rp653.400.000, jangka waktu sewa selama 82 bulan. Pada
    tahun 2020 Perseroan menandatangani perjanjian sewa menyewa ruangan kantor dengan PT Multi Artha Griya untuk jangka
    waktu 36 bulan. Beban amortisasi sewa hak guna untuk tahun 2020 sebesar Rp368.874.000.
   Perseroan mengadakan perjanjian pemberian layanan jasa kustodian dengan PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk sehubungan
    penerbitan MTN. Perseroan akan membayar jasa tersebut sebesar 0,5% - 1% dari nilai nominal MTN. Pada tahun 2020 dan
    2019, beban jasa professional yang diakui masing-masing sebesar Rp1.691.801.733 dan Rp1.338.843.926.
   Perseroan mengadakan perjanjian jasa teknis dengan PT Reliance Capital Management untuk memberikan bantuan teknis dan
    advisory. Berdasarkan addendum perjanjian No. Add.I.018/RCM/DI/I/2015 tanggal 14 Juli 2017, perjanjian tersebut berjangka
    waktu 3 tahun sampai dengan 6 Juli 2020. Perjanjian tersebut kemudian diubah dengan perjanjian bantuan teknis dan
    manajemen No. 6/RCM/INT/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018, dimana Perseroan akan membayar biaya jasa berdasarkan
    persentase tertentu sebagaimana tercantum dalam perjanjian. Perjanjian ini berlaku selama 5 tahun efektif sejak tanggal
    perjanjian.
   Pada tanggal 28 Desember 2018, Perseroan mengadakan perjanjian bantuan teknis dan konsultasi dengan PT Andalan Piranti
    Indonesia, dimana Perseroan akan membayar biaya jasa berdasarkan persentase tertentu sebagaimana tercantum dalam


                                                              99
Page 102
       perjanjian. Perjanjian ini berlaku selama 5 tahun efektif sejak tanggal pinjaman. Pada tanggal 3 Januari 2020 Perseroan telah
       mengakhiri perjanjian kerjasama dengan PT Andalan Piranti Indonesia.
      Aset milik PT Suryatama Tigamitra dijadikan jaminan atas pinjaman yang diterima Perseroan
      PT Reliance Capital Management, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, PT Asuransi Reliance Indonesia, PT Suryatama Tiga
       Mitra, PT Reliance Capital Management, PT Reliance Modal Ventura, PT Multi Artha Griya, PT Reliance Integrasi Dunia Anda
       dan Anton Budidjaja merupakan pemegang surat utang jangka menengah (MTN) yang diterbitkan oleh Perseroan.
      Piutang lain-lain dari PT Reliance Capital Management (RCM) merupakan pemberian pinjaman tanpa bunga, jaminan dan
       jangka waktu pembayaran.
      Perseroan mengadakan perjanjian penyediaan fungsi aplikasi reli.id untuk produk pembiayaan antara PT RelianceIntegrasi
       Dunia Anda dengan PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia tanggal 21 Juli 2020 sebagaimana yang telah diubah oleh
       addendum I penyediaan fungsi aplikasi reli.id untuk produk pembiayaan antara PT RelianceIntegrasi Dunia Anda dengan PT
       Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia tanggal 24 Agustus 2021. Perjanjian dilangsungkan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun,
       terhitung sejak tanggal 21 Juli 2020 dan akan berakhir pada tanggal 21 Juli 2025 dan dapat diperpanjang untuk jangka waktu
       yang akan disepakati kemudian.

C.     Prospek Usaha

    Pada kuartal III/2021 kondisi perekonomian nasional dimasa pandemi masih belum mengalami pemulihan. Berdasarkan statistik
    Otoritas Jasa Keuangan Per September 2021, dari 164 perusahaan pembiayaan dengan total asset sebesar Rp 430,7 triliun
    menurun sebesar 10,17% dari nilai Rp 474,6 triliun pada posisi September 2020. Jumlah pembiayaan netto pada posisi September
    2021 adalah sebesar Rp 359,08 triliun menurun sebesar 7,58% atau senilai Rp 27,2 triliun jika dibandingkan dengan posisi
    September 2020 yang senilai Rp 386,3 triliun. Sampai dengan bulan Oktober 2021 pemulihan di sektor pembiayaan kegiatan
    masyarakat pun masih melambat disebabkan oleh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro sehingga
    menahan lajunya perekonomian nasional.

     Secara terperinci pembiayaan produktif pada posisi September 2021 mengalami penurunan dimana piutang pembiayaan
     investasi yang mencapai Rp 111,6 triliun, turun sebesar 6,54% atau senilai Rp 7,30 triliun dibandingkan posisi bulan September
     2020 yang sejumlah Rp 118,9 triliun sedangkan untuk piutang pembiayaan modal kerja mencapai Rp 27,59 triliun atau naik
     sebesar 15,10% dibandingkan posisi September 2020 yang senilai Rp Rp 23,42 triliun Sedangkan untuk pembiayaan multiguna
     yang didominasi dengan pembiayaan kendaraan bermotor mencapai Rp 207,5 triliun mengalami penurunan senilai 11,44% atau
     sebesar Rp 4,1 triliun dibandingkan posisi September 2020 yang berjumlah Rp 231,2 triliun. Secara umum pelaku industri
     pembiayaan masih optimis pembiayaan akan mengalami pertumbuhan.

     Sesuai dengan model bisnis yang dijalankan Perseroan masih meyakini bahwa prospek pembiayaan di sektor perumahan,
     Produktif UMKM dan Pembiayaan multiguna untuk masyarakat menengah bawah masih akan mengalami pertumbuhan di
     Kuartal IV 2021 dan akan mengalami pertumbuhan yang signifikan di tahun-tahun berikutnya dengan dasar sudah ada
     pemulihan atas kondisi pandemi Covid-19 dan jumlah penduduk yang di vaksin mencapai target yang dicanangkan oleh
     Pemerintah.

     Di sektor perumahan berdasarkan data Kementerian PUPR masih terdapat kekurangan kebutuhan perumahan bagi masyarakat
     berpenghasilan rendah sebesar 11.4 juta dengan nilai sebesar Rp2.865 triliun, sehingga pemerintah menargetkan untuk
     penyediaan perumahan sebanyak 1.25 juta untuk menutupi kekurangan tersebut. Sedangkan di wilayah JABOTABEK baru
     mencapai 51% kepemilikan rumah, dengan asumsi nilai pembiayaan rata rata Rp1 juta, maka potensial pembiayaan perumahan
     adalah sebesar Rp17,4 triliun. Disektor pembiayaan perumahaan hanya dilakukan oleh beberapa perusahaan pembiayaan.
     Dengan kondisi tersebut, maka salah satu fokus pembiayaan Perseroan adalah Pembiayaan Perumahaan untuk masyarakat
     berpenghasilan rendah dan menengah. Berdasarkan data Direktorat Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
     Rakyat per 30 September 2021, capaian Program Sejuta Rumah tercatat telah menembus angka 763.127 unit rumah di seluruh
     wilayah Indonesia. Program Sejuta Rumah, merupakan sebuah ersama ersama untuk melibatkan para pemangku kepentingan
     bidang perumahan baik Kemeterian/ Lembaga terkait, pemerintah daerah, pengembang, perbankan dan masyarakat untuk
     terlibat secara aktif untuk membangun rumah yang layak huni sebanyak-banyaknya bagi masyarakat dengan target minimal satu
     juta unit rumah per tahun. ( https://perumahan.pu.go.id/news/akhir-september-capaian-psr-tembus-763127-unit )

     Di sektor pembiayaan UMKM dan dalam rangka mendukung peningkatan peranan UMKM di dalam pertumbuhan perekonomian
     nasional yang berdasarkan data menunjukan bahwa jumlah pelaku usaha UMKM bisa mencapai 98% dari pelaku usaha di
     Indonesia. Saat ini diperkirakan 46.6 juta pelaku usaha UMKM belum memiliki akses kredit atau pembiayaan dimana penyaluran
     pembiayaan kepada UMKM belum banyak dilakukan oleh perusahaan pembiayaan dan pelaku usaha UMKM juga saat ini
     mengalami suatu kendala dalam pengajuan pembiayaan modal kerja melalui perbankan dimana mereka banyak terbentur pada
     pemenuhan persyaratan yang ketat dari perbankan.
     Peluang ini yang dilihat oleh Perseroan dimana Perseroan saat ini memberikan pembiayaan kepada pelaku UMKM melalui
     kerjasama dengan komunitas, koperasi, dan Perusahaan Finansial Teknologi.

     Dimasa pemulihan perekonomian nasional, kebutuhan pendanaan jangka pendek bagi masyarakat sangat tinggi dimana setiap

                                                                100
Page 103
tahunnya mencapai Rp1.600 triliun per tahun. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital, maka Perseroan dalam penyaluran
produk pembiayaan multiguna menggunakan platform digital bekerjasama dengan Perusahaan berbasis Finansial teknologi
termasuk digital platform yang dikembangkan oleh Reliance Group melalui PT RelianceIntegrasi Dunia Anda (Reli:ID). Segmen
masyarakat yang diberikan pembiayaan multiguna adalah masyarakat berpenghasilan tetap dengan skema B2B2C dimana
terlebih dahulu dilakukan kerjasama dengan Perseroan. Dengan semakin besarnya bisnis dan jumlah pelanggan Perseroan dan
Group, Perseroan melihat adanya peluang untuk memanfaatkan database pelanggan sebagai upaya untuk melakukan strategi
repeat order, upselling, maupun cross selling untuk meningkatkan pertumbuhan Perseroan secara efisien. Perseroan juga akan
lebih mengoptimalkan menggarap customer based RCM Group baik terutama existing customer asuransi.

Rencana Pengembangan Jaringan Kantor

Pada tahun 2021 dimana Era Digitalisasi sedang bertumbuh, maka perkembangan industri pembiayaan tidak lagi membutuhkan
jaringan kantor cabang yang banyak, tetapi peningkatan pelayanan kepada nasabah melalui digitalisasi. Perseroan akan fokus
pada peningkatan pemanfaatan teknologi informasi.

Jumlah Jaringan Kantor

 No     Kantor           Alamat                                        Wilayah
 1      Pusat            Menara Batavia Lt. 27. JL. K.H. Mas           DKI Jakarta
                         Mansyur Kav. 126. Karet Tengsin, Jakarta
                         Pusat. Indonesia - 10220
 2      Operasional      SOHO West Point Lantai 2 Jl. Macan Kav. 4-    DKI Jakarta
                         5, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
                         11510
 3      Perwakilan       Jl. T. Amir Hamzah No.48-O, Sei Agul, Kec.    Sumetera Utara
                         Medan Baru., Kota Medan, Sumatera Utara
                         20117


 Proyeksi Finansial dan Rasio-Rasio
 Tahun 2021, perseroan menargetkan:

                                                                                                2021
 Total AR                                                                                       715.894
 Total Asset                                                                                    689.126
 Total Liabilities                                                                              515.247
 Total Equity                                                                                   173.878

(dalam presentase Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                                2021
 ROE                                                                                            10,04
 ROA                                                                                            3,38
 Gearing Ratio (x)                                                                              2,9
 BOPO                                                                                           74,55
 NIM                                                                                            5,99
 FAR                                                                                            99,51
 NPF                                                                                            2,00
 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Netto terhadap Total Pendanaan                                  141

Asumsi
-  Penggunaan tingkat suku pinjaman tidak terdapat perubahan yang signifikan.
-  Suku bunga pembiayaan minimal 16%
-  Pencatatan masih menggunakan PSAK 71.

Rencana Permodalan
Dalam jangka Panjang (tahun 2025) Perseroan merencanakan untuk melakukan penambahan modal sebesar Rp 50.000.000.000
(lima puluh miliar Rupiah), rencana penambahan modal ini adalah salah satu usaha untuk meningkatkan kemampuan
pendanaan Perseroan sebagai salah satu sumber pendanaan internal Perseroan

Rencana Pendanaan
Dalam rangka pemenuhan pendanaan untuk kegiatan usaha Perseroan, maka sumber pendanaan melalui:


                                                           101
Page 104
 a.      Penerbitan Obligasi
         Perseroan berencana menerbitkan Obligasi dengan total Nilai setinggi tingginya Rp.400.000.000.000 (empat ratus miliar
         Rupiah).
 b.      Pinjaman Bank
         Sumber pendanaan utama Perseroan saat ini bersumber dari Modal Sendiri dan MTN. Pada Tahun 2019, Perseroan
         melakukan perluasan sumber pendanaan melalui fasilitas pinjaman bank. Sesuai dengan Rencana Bisnis tahun 2022,
         Perseroan menargetkan fasilitas pinjaman bank pada tahun 2022 ini mencapai Rp. 50 miliar melalui produk pinjaman
         modal kerja, Channeling ataupun Joint Financing.
 c.      Pinjaman Industri Keuangan non Bank
         Di tahun 2022 Perseroan juga akan menambah fasilitas pendanaan yang berasal dari Industri Keuangan non Bank, baik dari
         PT Sarana Multigriya Financial (Persero) yang sudah eksisting atau dari Lembaga /Badan lain dari Industri Keuangan non
         Bank.

 Persaingan Usaha

 Dalam industri pembiayaan, Perseroan memiliki beberapa pesaing baik itu Perseroan yang bergerak dalam bidang pembiayaan
 maupun lembaga perbankan yang menyediakan jasa Pembiayaan. Dalam kategori Perusahaan Pembiayaan Perseroan masuk
 kedalam kategori Perusahaan Pembiayaan beraset Rp 100 Milyar s/d dibawah Rp 500 Milyar, dengan pesaing antara lain Trust
 Finance Indonesia, Sarana Global Finance Indonesia, Asia Multidana, Asiatic Sejahtera Finance, Fuji Finance Indonesia (sumber :
 Infobanknews). Keunggulan Perseroan dalam persaingan adalah bisnis model Perseroan yang masuk dalam strategi “blue
 ocean” atau memiliki differensiasi dibandingkan Perusahaan Pembiayaan lainnya karena Perseroan fokus kepada core business
 Mid-low Mortgage, Pembiayaan Multiguna, dan Pembiayaan Produktif.

 Beberapa strategi Perseroan untuk memenangkan persaingan usaha:
      Melakukan sinergi dengan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam grup Reliance Capital Management (“RCM”)
        yang beroperasi di industry asuransi, asset management, perbankan dan modal ventura. Sinergi dilakukan dengan cara
        melakukan penawaran untuk pembiayaan bagi nasabah-nasabah Perseroan yang tergabung dalam RCM tersebut (saat
        ini RCM grup sudah melayani lebih dari 7.500.000 nasabah). Produk-produk pembiayaan Perseroan juga dipasarkan di
        cabang-cabang perusahaan yang tergabung di RCM (saat ini RCM grup telah memiliki 37 lokasi kantor di 24 kota besar di
        seluruh Indonesia).
      Untuk memperkuat pendanaan bagi penyaluran pembiayaan Perseroan,
      Bekerjasama dengan komunitas yang membutuhkan pembiayaan khususnya dalam bentuk Koperasi yang berbasis
        tanggung renteng (“Grameen Model”) dan menggunakan digital platform untuk bisa memperluas jangkauan terhadap
        nasabah
      Bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang peer-to-peer lending (FINTECH) untuk dapat
        terus menjaring nasabah retail baru tanpa harus membuka banyak cabang di Indonesia, sehingga membuat biaya
        operasional Perseroan menjadi dapat dikelola dengan baik.
      Melakukan strategi repeat order, upselling, maupun cross selling untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan secara
        efisien. Perseroan juga akan lebih mengoptimalkan menggarap customer based RCM Group baik terutama existing
        nasabah asuransi
      Bekerjasama dengan PT Sarana Multigriya Financial (Persero) dalam hal pendanaan dan sekaligus Perseroan sebagai
       penyalur pembiayaan ke sektor perumahan.

 Ketergantungan Usaha

     Dalam industri pembiayaan terdapat beberapa Perusahaan Pembiayaan memiliki ketergantungan baik kepada
     pemasok,pelanggan ataupun kontrak industrial dan lain-lain. Usaha Perseroan dalam hal ini memiliki debitur inti yang
     diklasifikasi kedalam 25 debitur terbesar pada tahun 2020 dengan nilai sebesar Rp 258,53 Milyar atau sebesar 70,93% dimana
     nilai terbesar denitur inti tersebut adalah Rp 59,77 Miliar atau sebesar 16,40% dimana angka tersebut masih dibawah aturan
     Batas Maksimal Pemberian Pembiayaan (BMPP) yang dipersyaratkan oleh OJK. Terkait hal tersebut Perseroan melakukan
     Langkah-langkah pencegahan untuk menekan nilai pembiayaan kepada debitur inti tersebut dengan melakukan diversifikasi
     pembiayaan dan memperluas kerja sama dengan mitra-mitra usaha Perseroan dan memfokuskan kepada pembiayaan untuk
     masyarakat dengan penghasilan sedang dan rendah serta pembiayaan kepada UMKM. Langkah lainnya adalah menambah mitra
     usaha Perseroan dengan basis komunitas, koperasi dan perusahaan fintech sehingga distribusi Pembiayaan Perseroan dalam
     lebih merata. Dalam hal pendanaan Perseroan tidak bergantung penuh kepada pihak ketiga, pendanaan yang diterima
     Perseroan saat ini didukung oleh beberapa Lembaga baik Perbankan ataupun non perbankan. Saat ini Perseroan terus
     melakukan usaha untuk mendapatkan mitra pembiayaan baik dari Lembaga perbankan dan non perbankan, serta didukung
     dengan penerbitan obligasi ini. Produk Pembiayaan yang dipasarkan oleh Perseroan tidak tergantung pada satu merek tertentu
     atau tidak bergantung pada ATPM tertentu karena core business Perseroan bukan seperti Perusahaan pembiayaan lain yang
     fokus pada pembiayaan kendaraan motor dengan merek dan type tertentu.

D.     Strategi Usaha

Dengan melihat kondisi dan potensi pasar untuk industri pembiayaan di Indonesia, Perseroan memutuskan untuk fokus kepada
Core Business yang terdiri dari:

                                                              102
Page 105
Mid-low Mortgage
Bekerjasama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) untuk memberikan kredit kepemilikan rumah kepada masyarakat
berpendapatan menengah dan rendah dan pembiayaan modal kerja kepada pihak pengembang terkait terutama pengembang
dalam skala Usaha Kelas Menengah

Pembiayaan Multiguna
Pemberian pembiayaan ke konsumen dengan menjalin kerjasama dengan pelaku-pelaku utama consumer finance yang
memanfaatkan platform digital dan berbagai institusi untuk memberikan pembiayaan karyawan maupun mahasiswa.

Pembiayaan Produktif
Pemberian pinjaman kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (“UMKM”) dan individu-individu yang bernaung dibawah sebuah
komunitas dan institusi-institusi. Dengan semangat pengembangan inklusi keuangan kami menjalin kerjasama dengan pelaku-
pelaku utama kredit komunitas seperti Koperasi berbentuk Simpan dengan seperti Grameen Model dan berbagai institusi untuk
memberikan pembiayaan ke sektor pertanian dan perikanan

Dengan semakin besarnya bisnis dan jumlah pelanggan Perseroan dan Group, Perseroan melihat adanya peluang untuk
memanfaatkan database pelanggan sebagai upaya untuk melakukan strategi repeat order, upselling, maupun cross selling untuk
meningkatkan pertumbuhan Perseroan secara efisien. Perseroan juga akan lebih mengoptimalkan menggarap customer based RCM
Group baik terutama existing customer asuransi.
Perseroan memiliki 4 pillar untuk mencapai rencana jangka panjangnya:

     1.   Model Bisnis yang Berkesinambungan. Menjadi spesialis dalam memberikan pinjaman kepada individu dan pelaku usaha
          yang ‘tidak terlayani’ melalui Bisnis Inti Perseroan.
     2.   Keseimbangan Pertumbuhan Bisnis dan Manajemen Risiko. Menerapkan sistem manajemen risiko berbasis “3 lines of
          defense mechanism” yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan produk dan proses dengan sistim monitoring yang aktif.
     3.   Pengembangan Produk yang Mengikuti Kebutuhan Pasar. Pengembangan produk dan proses yang sesuai dengan
          kebutuhan para mitra bisnis Perseroan yang memiliki keahlian dan spesialisasi terhadap target dan market yang dibina
          oleh para mitra tersebut.
          Sistem IT Terintegrasi. Menerapkan sistem IT berbasis digital yang terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan seluruh
          pemangku kepentingan.

E.    Keunggulan Teknologi Informasi

Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan sangat mengandalkan penggunaan teknologi informasi dalam seluruh kegiatan
penyaluran pembiayaan dan operational Perseroan.

Bersama PT RelianceIntergrasi Dunia Anda (Reli:ID), Perseroan telah mengembangkan pembiayaan secara digital dimana setiap
pengajuan pembiayaan dapat dilakukan melalui media smartphone. Saat ini pembiayaan untuk karyawan sudah dilayani secara
digital melalui aplikasi Reli ID yang dapat di unduh melalui “google play”.

Perseroan juga memiliki Credit Scoring System yang saat ini dilakukan melalui analisa terhadap kekuatan finansial dan praktik
proses bisnis dari calon nasabah untuk menentukan kelayakan pembiayaan yang akan diberikan. Berkenaan dengan persetujuan
pemberian pembiayaan yang saat ini tersentralisasi di Kantor Pusat, maka koneksivitas antar jaringan Perseroan dikoordinasikan
langsung oleh bagian IT dan Direksi. Pada saat ini, Perseroan masih mengandalkan hasil credit scoring SLIK yang dimiliki oleh OJK
untuk melakukan Analisa kekuatan finansial dan praktik proses bisnis calon nasabah. Untuk ke depan, Perseroan bermaksud untuk
melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan penyedia credit scoring (seperti Pefindo Biro Kredit) untuk melakukan Analisa
kekuatan finansial calon nasabah.

Saat ini Perseroan sedang dalam tahap pengembangan sarana dan prasarana teknologi informasi, semua proses bisnis akan
menggunakan aplikasi IT yang terintegrasi sebagai berikut:
1. Core system untuk Reliance Finance: LOS (Input aplikasi, asset, sub-asset, nilai tukar, suku bunga, Produk, Aturan Produk,
     Aturan Persetujuan, dll), termasuk juga funsi berikut:
  -    Pelaporan (Internal, External (contoh: SLIK, SIPP))
  -    Pencairan
  -    Pembayaran
2. Accounting –terhubung dengan ERP
3. Gerbang Pembayaran, terintegrasi dengan Fintech
4. DRC (Disaster Recovery Center) dan BCP (Business Continuity Plan)




                                                             103
Page 106
IX. PERPAJAKAN

Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi diperhitungkan
dan diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 100 Tahun 2013 tanggal 31 Desember 2013 tentang Perubahan Atas
Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2009 tanggal 9 Februari 2009 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Berupa Bunga
Obligasi, penghasilan yang diterima atau diperoleh bagi Wajib Pajak berupa bunga dan diskonto Obligasi dikenakan pemotongan
Pajak Penghasilan yang bersifat final:

a.   Atas Bunga Obligasi dengan kupon (interest bearing debt securities) sebesar: (i) 15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk
     usaha tetap (BUT); dan (ii) 20% atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib
     Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap (BUT). Jumlah yang terkena pajak dihitung dari jumlah bruto bunga sesuai dengan
     masa kepemilikan (holding period) Obligasi.

b.   Atas diskonto obligasi dengan kupon sebesar: 15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap (BUT); dan (ii) 20%
     atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk
     usaha tetap (BUT). Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan
     obligasi, tidak termasuk bunga berjalan (accrued interest).

c.   Atas diskonto obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) sebesar: (i) 15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap
     (BUT); dan (ii) 20% atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib Pajak luar
     negeri selain bentuk usaha tetap (BUT). Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di
     atas harga perolehan obligasi.

d.   Atas bunga dan/atau diskonto dari obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak reksadana yang terdaftar pada OJK
     sebesar 5% untuk Tahun 2017 sampai dengan tahun 2020, dan 10% untuk tahun 2021 dan seterusnya.

Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto Obligasi yang diterima atau diperoleh Wajib
Pajak:

1.   Dana pensiun yang pendirian atau pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan memenuhi persyaratan
     sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana
     telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang No. 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-
     undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan; dan

2.   Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.

CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN
KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AIKBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN,
PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN
UMUM OBLIGASI INI.




                                                              104
Page 107
X.     PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada Masyarakat secara
kesanggupan penuh (full commitment) berdasarkan hasil Book Building sebesar Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah).

Perjanjian-perjanjian tersebut di atas merupakan perjanjian lengkap yang menggantikan semua persetujuan atau perjanjian yang
mungkin telah dibuat sebelumnya mengenai perihal yang dimuat dalam perjanjian dan setelah itu tidak ada lagi perjanjian yang
dibuat oleh para pihak yang isinya bertentangan dengan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang dijamin secara kesanggupan penuh
(full commitment) adalah sebagai berikut:


No       Penjamin Pelaksana Emisi                                        Nilai Penjaminan                                     (%)
 .               Obligasi                                              (dalam jutaan Rupiah)
                                               Seri A                Seri B              Seri C                 Jumlah
1.    PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk    Rp100.000,-           Rp100.000,-        Rp200.000,-             Rp400.000,-    100
      Jumlah                                 Rp100.000,-           Rp100.000,-        Rp200.000,-             Rp400.000,-    100

Selanjutnya Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya
masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7.

Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas Penawaran Umum ini adalah PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk.

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal (“UUPM”),
yang dimaksud dengan Afiliasi pada Pihak (orang perserorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi atau kelompok yang
terorganisasi) yang mempunyai:

a.   Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal;
b.   Hubungan antara pihak dengan pegawai, direktur, atau komisaris dari pihak tersebut;
c.   Hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat satu atau lebih anggota direksi atau dewan komisaris yang sama;
d.   Hubungan antara perusahaan dengan Pihak, baik langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan oleh
     perusahaan tersebut;
e.   Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang sama; atau
f.   Hubungan antara perusahaan dengan pemegang saham utama.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi merupakan pihak yang memiliki Afiliasi atau terasosiasi dengan Perseroan.

Penentuan Tingkat Bunga Tetap Pada Pasar Perdana

Tingkat bunga tetap pada Obligasi ini ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dan Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi, dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal (bookbuilding), kondisi
pasar obligasi, benchmark kepada Obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo masing-masing Seri Obligasi), dan risk premium (sesuai
dengan peringkat Obligasi).




                                                             105
Page 108
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum ini adalah sebagai berikut:


Wali Amanat      :       PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
                         Sinarmas MSIG Tower Lt. 9
                         Jl. Jend. Sudirman Kav. 21
                         Jakarta Selatan 12920
                         Telepon : 021-5228737
                         Faksimili : 021-52287378
                         Email : trustee_custody@bankbjb.co.id
                         STTD: 1/PM.2/STTD-WA/2016
                         Pedoman Kerja: Ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Undang-Undang Pasar Modal,
                                          serta peraturan yang berkaitan dengan tugas Wali Amanat. Ditunjuk oleh Perseroan
                                          berdasarkan surat Penunjukan Wali Amanat No. 034/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 12 April
                                          2021.

Tugas Pokok      :       Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar pengadilan mengenai pelaksanaan
                         hak-hak Pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan-
                         ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta peraturan perundang-undangan yang
                         berlaku di Negara Republik Indonesia Khususnya peraturan di bidang pasar modal.


Notaris          :       Ir. Nanette Cahyanie S.H.,
                         Jl. Panglima Polim V No. 11
                         Kebayoran Baru
                         Jakarta 12160

                         -      STTD: STTD.N-41/PM.22/2018 tanggal 21 Maret 2018 atas nama Ir. Nanette Cahyanie, S.H.
                         -      Keanggotaan Asosiasi: Ikatan Notaris Indonesia (INI) No. 1123819721017
                         -      Pedoman Kerja: Peraturan Jabatan Notaris dan UUPM.
                         -      Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukkan No. 024/UPRI/DIR/III/2021, tanggal 03 Maret
                                2021.

Tugas Pokok:     :       Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, antara lain Perjanjian Perwaliamanatan,
                         Pengakuan Hutang dan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, serta akta-akta pengubahannya.


Akuntan Publik       :       Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan
                             Plaza Aminta
                             Jl. TB Simatupang Lt 7
                             Jakarta 12430

                         -      Nama Rekan: Yansyafrin, CPA
                         -      No. STTD: STTD.AP-034/PM.223/2019
                         -      Tanggal STTD: 11 September 2019
                         -      Keanggotaan Asosiasi Institut Akuntan Publik Indonesia 3227
                         -      Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat No.076-30/2.0459/KAP-EL/01/IV/2021 tanggal 01 April
                                2021.

                             Pedoman Kerja: Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP).

Tugas Pokok          :       Melakukan audit berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Standar
                             tersebut mengharuskan Akuntan Publik merencanakan dan melaksanakan audit agar diperoleh keyakinan
                             yang memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji yang material. Suatu audit meliputi
                             pemeriksaan atas dasar pengujian bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam
                             laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi
                             signifikan yang dibuat oleh manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara
                             keseluruhan.


                                                                  106
Page 109
Konsultan            Tumbuan & Partners
Hukum:               Jl Gandaria Tengah III No.8
                     Kebayoran Baru
                     Jakarta 12130

                     - STTD: STTD.KH-28/PM-22/2018 tanggal 14 Maret 2018 atas nama Jennifer Berendina Tumbuan.
                     - Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan berdasarkan Surat Penunjukkan No. 036/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal
                       13 April 2021, yang turut ditandatangani oleh Perseroan.

Tugas Pokok:         Memberikan Pendapat Hukum mengenai Perseroan dalam rangka Penawaran Umum ini. Konsultan Hukum
                     melakukan uji tuntas dari segi hukum atas fakta yang ada mengenai Perseroan dan keterangan lain yang
                     berhubungan dengan itu sebagaimana disampaikan oleh Perseroan. Hasil pemeriksaan dan penelitian mana
                     telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas Dari Segi Hukum yang menjadi dasar dari Pendapat Hukum yang
                     dimuat dalam Informasi Tambahan sepanjang menyangkut segi hukum. Tugas lainnya adalah meneliti
                     informasi yang dimuat dalam Informasi Tambahan sepanjang menyangkut segi hukum. Tugas dan Fungsi
                     Konsultan Hukum yang diuraikan di sini adalah sesuai dengan Standar Profesi dan Peraturan Pasar Modal
                     yang berlaku guna melaksanakan prinsip keterbukaan.

Perusahaan           PT Kredit Rating indonesia
Pemeringkat          Sinarmas Land Plaza Tower 3 Lanti 11
Efek                 JL. M.H Thamrin no 51, Kav 22.
                     Jakarta Pusat, 10350

Tugas Pokok:         Memberikan hasil pemeringkat atas efek (Instrument Rating) dan Entitas (Corporate Rating) atas
                     penerbitan Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan.




Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang tercantum diatas bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan
sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 Nopember 1995 tentang Pasar
Modal.

PERSEROAN DAN SEMUA LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL DENGAN TEGAS MENYATAKAN TIDAK ADANYA
HUBUNGAN AFILIASI ANTARA PERSEROAN DENGAN SELURUH LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
SEBAGAIMANA DIDEFINISIKAN DALAM UUPM.

PERSEROAN DENGAN TEGAS MENYATAKAN TIDAK ADANYA HUBUNGAN KREDIT ANTARA PERSEROAN DENGAN PT BANK
PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT DAN BANTEN TBK SEBAGAI WALI AMANAT.




                                                            107
Page 110
XII. KETERANGAN MENGENAI WALI AMANAT

Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi I REFI Indonesia Tahun 2021, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk,
(selanjutnya disebut sebagai "bank bjb") bertindak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili
kepentingan para Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam UUPM.

Bank bjb dalam penerbitan Obligasi ini bertindak sebagai Wali Amanat dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dengan No.
1/PM.2/STTD-WA/2016 tanggal 4 Januari 2016. Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini telah dibuat Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi antara Perseroan dengan bank bjb.

Bank bjb sebagai Wali Amanat menyatakan menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan yang dituangkan dalam
surat pernyataan tidak terafiliasi 3120/TRE-KWA/2021 tanggal 12 Oktober 2021 dan Wali Amanat saat ini tidak mempunyai
hubungan kredit dengan Perseroan melebihi 25% dari jumlah Obligasi yang diwaliamanati dan/atau tidak merangkap sebagai
penanggung dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi, dan/atau kewajiban Perseroan dan menjadi Wali Amanat dari
Pemegang Obligasi, sesuai dengan Peraturan POJK No. 19/2020 yang dituangkan dalam surat pernyataan tidak mempunyai
hubungan kredit 3121/TRE-KWA/2021 tanggal 12 Oktober 2021.

Bank bjb sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan, dengan Surat
Pernyataan 3122/TRE-KWA/2021 tanggal 12 Oktober 2021 sebagaimana diatur dalam POJK No. 20/2020.

1.   Umum

Pendirian Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 33 tahun 1960
tentang penentuan perusahaan milik Belanda di Indonesia yang dikenakan nasionalisasi. Salah satu perusahaan milik Belanda yang
berkedudukan di Bandung yaitu N.V. Denis (De Eerste Nederlandsche Indische Shareholding) terkena ketentuan tersebut dan
diserahkan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat. Bank telah mulai beroperasi secara komersial pada
tanggal 20 Mei 1961.
Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah No. 33 tahun 1960, Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat
mendirikan Bank Karya Pembangunan, dengan Akta Notaris Noezar No. 152 tanggal 21 Maret 1961 dan No. 184 tanggal 13 Mei
1961 yang kemudian dikukuhkan dengan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat No. 7/GKDN/BPD/61 tanggal 20 Mei 1961
dengan nama PD Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat. Berdasarkan PeraturanDaerah Provinsi Jawa Barat No. 11/PD-
DPRD/72 tanggal 27 Juni 1972, kedudukan hukum PD Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat dikukuhkan sebagai
Perusahaan Daerah yang berusaha di bidang perbankan. Selanjutnya, melalui Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No. 1/DP-
40/PD/1978 tanggal 27 Juni 1978, nama PD Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat diubah menjadi Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat mendapat sebutan “Bank Jabar” dan logo baru berdasarkan Peraturan
Daerah No. 11 tahun 1995.
Berdasarkan surat keputusan Direksi Bank Indonesia No. 25/84/KEP/DIR tanggal 2 November 1992, Bank memperoleh status
sebagai bank devisa. Penyesuaian bentuk badan hukum Bank menjadi Perseroan Terbatas dinyatakan dalam Akta Notaris No. 4
tanggal 8 April 1999 yang dibuat dihadapan Notaris Popy Kuntari Sutresna, S.H., M. Hum., yang telah mendapatkan pengesahan
dari Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan No. C27103.HT.01.01.TH.99 tanggal 16 April 1999 dan diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 39 tanggal 14 Mei 1999. Pada tanggal 12 September 2007, nama Bank diubah menjadi PT Bank
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten berdasarkan pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia melalui
surat No. W8-02673 HT.01.04-TH.2007. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 1065/SK/DIR - PPN/2007 tanggal 29 November
2007, Bank mengubah penyebutan nama menjadi “Bank Jabar Banten”.
Berdasarkan Surat Bank Indonesia No.12/78/APBU/Bd tanggal 30 Juni 2010 perihal Rencana Perubahan Logo Bank, serta Surat
Keputusan Direksi No. 1337/SK/DIR-PPN/2010 tanggal 5 Juli 2010 tentang Perubahan Logo dan Penyebutan Nama serta
pemberlakuan Brand Identity Guidelines, maka pada tanggal 2 Agustus 2010 perubahan penyebutan nama “Bank Jabar Banten”
secara resmi diubah menjadi “bank bjb”.
Anggaran Dasar PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk sebagaimana tertuang di Akta Pendirian No. 4 tanggal 8
April 1999 dan Perbaikan Akta Pendirian Perseroan No. 8 tanggal 15 April 1999 yang telah beberapa kali diubah dan terakhir
diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
dan Banten Tbk No. 02 tanggal 1 September 2020 yang telah diberitahukan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam surat penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.03-0383612 tanggal 08 September 2020, serta Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Perseroan Terbatas PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk No. 10 tanggal 6 April 2021 yang telah
diberitahukan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam surat
penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0255714 tanggal 22 April 2021.




                                                           108
Page 111
2.   Permodalan Wali Amanat

Komposisi permodalan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk per 31 Desember 2020 adalah sebagai berikut:

                                                                                     KEPEMILIKAN
      No.                     PEMEGANG SAHAM                             JUMLAH LEMBAR          % KEPEMILIKAN
                                                                            SAHAM               (TOTAL SAHAM)

             SAHAM SERI A
     A.      Pemerintah Provinsi Jawa Barat                                     3.756.415.785                    38,18%
             Provinsi Jawa Barat                                                3.756.415.785                    38,18%

     B.      Pemerintah Kota & Kab. se-Jawa Barat                               2.363.812.461                    24,03%

             Pemerintah Kota se-Jawa Barat                                        583.201.465                     5,93%
     1       Kota Bandung                                                         116.000.006                     1,18%
     2       Kota Cirebon                                                          17.837.704                     0,18%
     3       Kota Sukabumi                                                         38.545.063                     0,39%
     4       Kota Bekasi                                                           62.493.022                     0,64%
     5       Kota Bogor                                                            46.737.809                     0,48%
     6       Kota Cimahi                                                          104.000.000                     1,06%
     7       Kota Depok                                                            93.777.672                     0,95%
     8       Kota Tasikmalaya                                                      62.810.189                     0,64%
     9       Kota Banjar                                                           41.000.000                     0,42%

             Pemerintah Kabupaten se-Jawa Barat                                 1.780.610.996                    18,10%
     1       Kabupaten Bandung                                                    712.485.914                     7,24%
     2       Kabupaten Cirebon                                                     56.121.123                     0,57%
     3       Kabupaten Karawang                                                    56.863.937                     0,58%
     4       Kabupaten Ciamis                                                      32.721.097                     0,33%
     5       Kabupaten Tasikmalaya                                                130.953.800                     1,33%
     6       Kabupaten Sukabumi                                                    86.889.260                     0,88%
     7       Kabupaten Subang                                                      44.937.610                     0,46%
     8       Kabupaten Indramayu                                                   87.986.270                     0,89%
     9       Kabupaten Bekasi                                                      73.550.504                     0,75%
     10      Kabupaten Sumedang                                                    46.052.684                     0,47%
     11      Kabupaten Bogor                                                      202.523.232                     2,06%
     12      Kabupaten Cianjur                                                    102.416.760                     1,04%
     13      Kabupaten Kuningan                                                    28.797.110                     0,29%
     14      Kabupaten Majalengka                                                  35.462.669                     0,36%
     15      Kabupaten Garut                                                       26.366.698                     0,27%
     16      Kabupaten Purwakarta                                                  51.219.171                     0,52%
     17      Kabupaten Bandung Barat                                                5.263.157                     0,05%

     C.      Pemerintah Provinsi Banten                                           520.589.856                     5,29%
             Provinsi Banten                                                      520.589.856                     5,29%

     D.      Pemerintah Kota & Kab. se-Banten                                     773.896.559                     7,87%
             Pemerintah Kota se-Banten                                            185.749.520                     1,89%
     1       Kota Tangerang                                                       125.117.942                     1,27%
     2       Kota Cilegon                                                          60.631.578                     0,62%

             Pemerintah Kabupaten se-Banten                                       588.147.039                     5,98%
     1       Kabupaten Serang                                                     151.092.304                     1,54%
     2       Kabupaten Tangerang                                                  289.306.189                     2,94%
     3       Kabupaten Lebak                                                       37.586.022                     0,38%
     4       Kabupaten Pandeglang                                                 110.162.524                     1,12%
             TOTAL SAHAM SERI A                                                 7.414.714.661                    75,36%

             SAHAM SERI B
             MASYARAKAT                                                         2.424.072.500                    24,64%
             TOTAL SAHAM SERI B                                                 2.424.072.500                    24,64%
             TOTAL SAHAM                                                        9.838.787.161                   100,00%



                                                         109
Page 112
3.    Pengurus dan Pengawasan

Pada saat Prospektus ini diterbitkan, susunan Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb berdasarkan Akta tanggal 6 April 2021 No. 10,
dibuat dihadapan Raden Tendy Suwarman, Sarjana Hukum, Notaris di Kota Bandung, yang telah mendapatkan penerimaan
pemberitahuan dari Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 22 April 2021 No.
AHU-AH.01.03-0255714, susunan Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama Independen: Farid Rahman
Komisaris                 : Dedi Taufik
Komisaris                 : Ir. H. Muhadi
Komisaris Independen      : Tubagus Raditya Indrajaya
Komisaris Independen      : Fahlino Fauzi Sjuib

Direksi
Direktur Utama                                                              : Yuddy Renaldi
Direktur Kepatuhan                                                          : Cecep Trisna
Direktur Operasional                                                        : Tedi Setiawan
Direktur Information, Technology, Treasury, dan International Banking       : Rio Lanasier
Direktur Keuangan                                                           : Nia Kania
Direktur Konsumer dan Ritel                                                 : Suartini
Direktur Komersial dan UMKM                                                 : Nancy Adistyasari

4.    KEGIATAN USAHA

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, bank bjb didirikan dengan maksud dan tujuan untuk berusaha di bidang perbankan. Untuk
mencapai maksud dan tujuan tersebut, ruang lingkup kegiatan bank bjb antara lain adalah:
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikasi deposito, tabungan
    dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
2. Memberikan kredit.
3. Menerbitkan Surat Pengakuan Utang.
4. Membeli, menjual, atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan perintah nasabahnya :
    a. Surat – surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh Bank yang masa berlakuknya tidak lebih lama dari kebiasaan
         dalam perdagangan surat – surat dimaksud;
    b. Surat pengakuan Utang dan kertas dagang lainnnya; yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan dalam
         perdagangan surat – surat dimaksud;
    c. Kertas Perbendaharaan Negara dan Surat Jaminan Pemerintah;
    d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
    e. Obligasi;
    f. Surat dagang berjangka waktu sampai dengan 1 (satu ) tahun;
    g. Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) tahun;
5. Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun kepentingan nasabah;
6. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada Bank lain, baik dengan menggunakan surat,
    sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya.
7. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga.
8. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga.
9. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak.
10. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat oleh
    Bursa Efek.
11. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan Wali Amanat.
12. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dan/atau sebagai Bank Devisa dengan memenuhi ketentuan yang di tetapkan oleh
    yang berwenang.
13. Melakukan kegiatan pernyertaan modal pada Bank atau perusahaan di bidang jasa keuangan lainnya atau mendirikan
    perusahaan baru sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
14. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, dengan syarat harus menarik
    kembali penyertaannya dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.
15. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan dana pensiun yang berlaku.
16. Menyelenggarakan usaha – usaha perbankan lainnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, baik di dalam maupun di
    luar negeri.

Selain itu, sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb juga membantu Pemerintah Provinsi, Kota/Kabupaten se-Jawa Barat dan
Banten dalam membina Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan institusi jasa keuangan lainnya milik pemerintah Provinsi, Kota/
Kabupaten se-Jawa Barat dan Banten yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Bank bjb, atau Bank bjb sama sekali tidak memiliki
saham namun diminta untuk membantu pembinaan BPR dimaksud.


                                                             110
Page 113
Selain Penghimpunan dan Penyaluran dana, bank bjb melayani jasa-jasa perbankan lainnya seperti Reksa dana, Bancasurannce,
Trade Finance & Services, Produk Treasury, Kiriman Uang dan Western Union, Inkaso, BPDnet Online, bjb DPLK (Dana Pensiun
Lembaga Keuangan) Transfer Kliring Antar Wilayah (Intercity Clearing), Jaminan Bank (Bank Garansi), Fasilitas Safe Deposit Box
(SDB), Mobile Banking (M-ATM Bersama), Layanan Nasabah bjb Precious, Jasa layanan Pembayaran Biaya Penyelenggaraan, Ibadah
Haji (BPIH), Layanan Weekend Banking, Layanan Mobil Edukasi dan juga Jasa Pasar Modal (Jasa Kustodian dan Jasa Wali Amanat).

Bank bjb terdaftar sebagai Wali Amanat berdasarkan Surat Tanda Terdaftar dari OJK sebagai Wali Amanat No. 1/PM.2/STTD-
WA/2016 tanggal 4 Januari 2016. Selain itu, juga melayani Jasa Agen Jaminan, Agen Pembayar dan Jasa Agen Rekening
Penampungan.

Sebagai Bank Umum yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah yang telah go public, bank bjb telah memiliki imej yang kuat sebagai
bank umum yang sedang berkembang dengan pesat dan menjadi bank nasional. Saat ini bank bjb telah memiliki jaringan kantor
yang menyebar di 14 provinsi, terutama Jawa Barat serta Jakarta yang merupakan pusat perekonomian Indonesia. Dari sisi produk,
layanan electronic banking (bjb DIGI) telah medorong berkembangnya berbagai produk bank bjb. Untuk mengoptimalkan
layanannya bagi seluruh nasabah, Bank bjb telah memperluas jaringan layanan perbankan di Indonesia. Saat ini kantor-kantor
cabang bank bjb juga dapat dijumpai di berbagai kota besar seperti Medan, Pekanbaru, Batam, Palembang, Lampung, Jakarta,
Bandung, Tegal, Semarang, Surakarta, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar. Selain itu, Bank bjb juga
mengembangkan jaringan di bawahnya untuk membawa dirinya semakin dekat dengan nasabah. Bank bjb memiliki 65 kantor
cabang, 315 kantor cabang pembantu, 346 kantor kas dan 213 payment point.
Pada 4 Januari 2016 bank bjb telah mendapatkan izin Wali Amanat sebagai pelaku penunjang Pasar Modal. Bank bjb adalah bank
pembangunan daerah pertama yang telah mendapat izin tanda terdaftar sebagai Wali Amanat yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK). Bank bjb berperan aktif sebagai Wali Amanat dan Agen Pemantau sejak Tahun 2016 antara lain sebagai berikut :
-    Obligasi
            No.                                           Nama Obligasi/Sukuk
             1                           Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap I Tahun 2020
             2                            Obligasi I Adhi Commuter Properti Tahun 2021 Seri A
             3                            Obligasi I Adhi Commuter Properti Tahun 2021 Seri B
             4                        Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri A
             5                        Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri B
             6                        Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri C
             7                        Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri D
             8                        Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 Seri A
             9                        Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 Seri B
            10                        Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 Seri C
            11                      Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap I Tahun 2021
            12                      Obligasi Berkelanjutan II Duta Anggada Realty Tahap II Tahun 2021
            13                                 Obligasi I Hutama Karya Tahun 2013 Seri C
            14                          Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2016
            15                         Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap II Tahun 2017
            16                      Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap III Tahun 2017 Seri A
            17                      Obligasi Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap III Tahun 2017 Seri B
            18                      Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri A
            19                      Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri B
            20                      Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri C
            21                 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri A
            22                 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri B
            23                 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 Seri C
            24                           Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap I Tahun 2018 Seri A
            25                           Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap I Tahun 2018 Seri B
            26                          Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap II Tahun 2019 Seri A
            27                          Obligasi Berkelanjutan II PTPP Tahap II Tahun 2019 Seri B
            28                          Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri A
            29                          Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri B

                                                            111
Page 114
          30                           Sukuk Mudharabah I PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri A
          31                           Sukuk Mudharabah I PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri B
          32                         Obligasi Berkelanjutan I PP Properti Tahap II Tahun 2019
          33                         Obligasi Berkelanjutan I PP Properti Tahap III Tahun 2019
          34                      Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap I Tahun 2020 Seri A
          35                      Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap I Tahun 2020 Seri B
          36                         Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap II Tahun 2021
          37                      Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap III Tahun 2021 Seri A
          38                      Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap III Tahun 2021 Seri B
          39                          Obligasi Dengan Opsi Konvesi Wika Realty Tahun 2019

-   Medium Term Notes dan SUKUK
         No.                                            Nama MTN/Sukuk
          1                                       Perum PNRI MTN I Tahun 2018
          2                                 MTN I Perum Perumnas Tahun 2017 Seri A
          3                                 MTN I Perum Perumnas Tahun 2017 Seri B
          4                                MTN III Perum Perumnas Tahun 2018 Seri A
          5                                MTN III Perum Perumnas Tahun 2018 Seri B
          6                                   MTN IV Perum Perumnas Tahun 2019
          7                                MTN V Perum Perumnas Tahun 2019 Seri A
          8                                MTN V Perum Perumnas Tahun 2019 Seri B
          9                                MTN VII Perum Perumnas Tahun 2019 Seri A
         10                                MTN VII Perum Perumnas Tahun 2019 Seri B
         11                                   MTN VIII Perum Perumnas Tahun 2019
         12                                MTN XI Perum Perumnas Tahun 2019 Seri A
         13                                MTN XI Perum Perumnas Tahun 2019 Seri B
         14                                   MTN IX Perum Perumnas Tahun 2019
                 Surat utang Jangka Panjang Yang Ditawarkan Melalui Penawaran Terbatas Perum Perumnas Tahun
         15
                                                           2020 Seri A
                 Surat utang Jangka Panjang Yang Ditawarkan Melalui Penawaran Terbatas Perum Perumnas Tahun
         16
                                                            2020 Seri B
         17                    LTN Subordinasi I Bank Artha Graha Internasional Tahap I Tahun 2020
         18                                   MTN Bintang Oto Global I Tahun 2021
         19                               MTN I HK Realtindo Tahun 2017 Tahap I Seri A
         20                               MTN I HK Realtindo Tahun 2017 Tahap I Seri B
         21                               MTN I HK Realtindo Tahun 2017 Tahap I Seri C
         22                               MTN I HK Realtindo Tahun 2017 Tahap II Seri A
         23                               MTN I HK Realtindo Tahun 2017 Tahap II Seri B
         24                                MTN V Hotel Indonesia Natour Tahun 2019
         25                               MTN II LEN Industri Tahun 2016 Tahap I Seri A
         26                               MTN II LEN Industri Tahun 2016 Tahap I Seri B
         27                               MTN II LEN Industri Tahun 2016 Tahap II Seri A
         28                               MTN II LEN Industri Tahun 2016 Tahap II Seri B
         29                                      MTN III LEN Industri Tahun 2016
         30                                   MTN I Len Industri Tahun 2018 Seri A
         31                                   MTN I Len Industri Tahun 2018 Seri B
         32                                   MTN II Len Industri Tahun 2019 Seri A
         33                                   MTN I MNC Leasing Tahun 2017 Seri A

                                                         112
Page 115
34                           MTN I MNC Leasing Tahun 2017 Seri B
35                              MTN II MNC Leasing Tahun 2018
36                       MTN Syariah Ijarah I MNC Pictures Tahun 2018
37                        MTN Pacific Strategic Financial I Tahun 2021
38                                 MTN II PTPN V Tahun 2021
39                               MTN IV PTPN XIII Tahun 2016
40            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIII Tahun 2017 Seri A
41            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIII Tahun 2017 Seri B
42            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIII Tahun 2017 Seri C
43            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIII Tahun 2017 Seri D
44            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIV Tahun 2017 Seri A
45            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIV Tahun 2017 Seri B
46            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIV Tahun 2017 Seri D
47            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIV Tahun 2017 Seri E
48            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XVI Tahun 2017 Seri A
49            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XVI Tahun 2017 Seri B
50               MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XVII Tahun 2018
51            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XVIII Tahun 2018 Seri A
52            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIX Tahun 2018 Seri A
53            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIX Tahun 2018 Seri B
54            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIX Tahun 2018 Seri C
55            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIX Tahun 2018 Seri D
56            MTN PT Permodalan Nasional Madani (Persero) XIX Tahun 2018 Seri E
57       Sukuk Mudharabah II PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2018 Seri A
58       Sukuk Mudharabah II PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2018 Seri B
59   Sukuk Mudharabah IV PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2020 Tahap I Seri A
60      Sukuk Mudharabah IV PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2020 Seri A
61      Sukuk Mudharabah IV PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2020 Seri D
62      Sukuk Mudharabah IV PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2020 Seri B
63      Sukuk Mudharabah IV PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tahun 2020 Seri C
64                         MTN II PT PNM Venture Capital tahun 2020
65                  Sukuk Mudharabah I PT PNM Ventura Syariah Tahun 2021
66                                  MTN XIV PP Properti Tbk
67                     MTN II Radana Bhaskara Finance Tahun 2016 Seri A
68                     MTN II Radana Bhaskara Finance Tahun 2016 Seri B
69                     MTN II Radana Bhaskara Finance Tahun 2016 Seri C
70                          MTN I Radana Finance Tahun 2017 Seri A
71                          MTN I Radana Finance Tahun 2017 Seri B
72                          MTN I Radana Finance Tahun 2017 Seri C
73                        MTN I SKL Tahun 2017 Terkait KIK DRPT Seri A
74                          MTN II Tunas Baru Lampung Tahun 2017
75                          MTN III Tunas Baru Lampung Tahun 2018
76                            MTN Waskita Toll Road Tahun 2019
77                            MTN II Waskita Toll Road Tahun 2019
78                          MTN PT Waskita Karya Realty Tahun 2021
79                       MTN PT Waskita Fim Perkasa Realti Tahun 2021

                                        113
Page 116
           80                                      MTN IX Wika Realty Tahun 2019
           81                                MTN Pintar Nusantara Sejahtera I Tahun 2017

5.   TUGAS POKOK WALI AMANAT

Berdasarkan Perjanjanjian Perwaliamanatan, pada Pasal 3.2 tugas pokok dan tanggung jawab Wali Amanat
a. Mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan Perjanjian
    Perwaliamanatan, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor : 20/POJK.04/2020 dan ketentuan peraturan perundang-
    undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia;
b. mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam butir a sejak
    menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan dengan Emiten, tetapi perwakilan tersebut mulai berlaku Efektif pada saat
    Obligasi telah dialokasikan kepada Pemegang Obligasi yaitu pada Tanggal Emisi;
c. Melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lainnya yang berkaitan
    dengan Perjanjian Perwaliamanatan; dan
d. Memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas perwaliamanatan kepada OJK.
    Tugas pokok dan tanggung jawab mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi mulai berlaku efektif pada saat Obligasi telah
    dialokasikan kepada pemodal.

6.   PENUNJUKAN, PENGGANTIAN DAN BERAKHIRNYA TUGAS WALI AMANAT

Berdasarkan Pasal 3 Perjanjian Perwaliamanatan, ketentuan mengenai penunjukan, penggantian, dan berakhirnya tugas Wali
Amanat, sebagai berikut:
1. Berdasarkan dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan, Emiten dengan ini menunjuk PT
    Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk, berkedudukan di Bandung, untuk menjalankan tugas selaku Wali
    Amanat dalam rangka Emisi Obligasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal dan selanjutnya PT Bank
    Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk, dengan ini menerima baik penunjukan sebagai Wali Amanat berdasarkan
    syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan dengan tidak mengurangi
    ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia, yang berhubungan dengan tugas dan
    kewajiban selaku Wali Amanat dalam suatu Emisi Obligasi.
2. penggantian Wali Amanat dilakukan bilamana terjadi salah satu dari sebab-sebab sebagai berikut:
    a. Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat sesuai dengan ketentuan
         peraturan perundang-undangan.
    b. izin usaha bank umum yang melakukan kegiatan sebagai Wali Amanat dicabut;
    c. pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat di Pasar Modal;
    d. Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan yang berwenang dan telah mendapatkan putusan yang berkekuatan
         hukum tetap atau oleh suatu badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar berdasarkan ketentuan perundang-
         undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
    e. Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang dan telah mendapatkan putusan yang berkekuatan
         hukum tetap atau dibekukan operasinya dan/atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
    f. Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamantan dan/atau keputusan RUPO
         dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku dibidang Pasar Modal;
    g. Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
         Modal;
    h. atas permintaan para Pemegang Obligasi melalui mekanisme RUPO sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Perjanjian
         Perwaliamanatan;
    i.   timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Emiten setelah penunjukan Wali Amanat, kecuali hubungan
         Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah.
    j.   timbulnya hubungan kredit yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor :
         19/POJK.04/2020; atau
    k. atas permintaan Wali Amanat, dalam hal Wali Amanat mengundurkan diri karena Emiten tidak membayar imbalan jasa
         Wali Amanat sebagaimana tersebut dalam Pasal 4 Perjanjian Perwaliamanatan, setelah Wali Amanat mengajukan
         permintaan pembayaran secara tertulis sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut kepada Emiten atau apabila Emiten
         melakukan kelalaian/cidera janji dengan telah melalui proses sesuai dengan Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan, maka
         Wali Amanat dapat mengajukan permohonan pengunduran diri kepada Emiten
3. Apabila terjadi penggantian Wali Amanat karena salah satu sebab sebagaimana tersebut dalam Pasal 3 ayat 3.7 butir 2) huruf
    a) sampai dengan huruf e) Perjanjian Perwaliamanatan, maka Emiten berkewajiban untuk segera mencari pengganti Wali
    Amanat baru dan menunjuk wali amanat pengganti dalam waktu selambat-lambatnya 45 (empat puluh lima) HariKalender
    sejak kejadian tersebut, dan dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kalender Emiten harus melakukan pengumuman RUPO untuk
    menyelenggarakan RUPO dengan memenuhi ketentuan dalam Pasal 10 Perjanjian Perwaliamanatan, untuk pengukuhan wali
    amanat pengganti tersebut.
4. Penggantian Wali Amanat yang terjadi karena salah satu sebab sebagaimana tersebut dalam Pasal 3 ayat 3.7 butir 2) huruf f)
    sampai dengan huruf h) Perjanjian Perwaliamanatan, maka Emiten berkewajiban untuk segera mencari pengganti Wali
    Amanat baru, penggantian Wali Amanat tersebut harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari RUPO sebagaimana
    diatur dalam Pasal 10 Perjanjian Perwaliamanatan.

                                                           114
Page 117
5.   Dalam hal terjadi salah satu sebab sebagaimana tersebut dalam Pasal 3 ayat 3.7 butir 2) huruf i) sampai dengan huruf k)
     Perjanjian Perwaliamanatan, maka Wali Amanat dapat mengajukan permohonan pengunduran diri kepada Emiten.
     Permohonan pengunduran diri tersebut harus diajukan sekurang-kurangnya 1 (satu) bulan sebelumnya secara tertulis dengan
     menyebutkan alasan alasannya. Atas hal pengunduran diri tersebut Emiten bertanggung jawab untuk menunjuk wali amanat
     pengganti selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah diterima surat pengunduran diri tersebut, dalam hal
     Emiten belum menunjuk wali amanat pengganti, maka selambat lambatnya dalam 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah
     diterimanya surat pengunduran diri Wali Amanat tersebut, Wali Amanat berhak mengusulkan wali amanat pengganti dirinya
     dan kemudian sesegera mungkin menyelenggarakan RUPO.
     Emiten berkewajiban menyelenggarakan RUPO, untuk melaporkan kepada Pemegang Obligasi mengenai rencana
     pengunduran diri Wali Amanat dan mengajukan penunjukan wali amanat pengganti yang harus siap memangku jabatannya
     pada saat efektifnya pengunduran diri Wali Amanat, Wali Amanat baru dapat berhenti bertugas selaku Wali Amanat
     berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan setelah permohonan berhenti tersebut diterima oleh RUPO dan wali amanat yang
     menggantikannya mulai memangku jabatannya, dan Emiten wajib membayar imbalan jasa yang masih terutang merupakan
     kewajiban Emiten kepada Wali Amanat biaya-biaya yang dikeluarkan untuk penyelenggaraan RUPO wajib ditanggung Emiten.

6.   berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat :
     a. Obligasi telah dilunasi baik Pokok Obligasi, Bunga Obligasi termasuk Denda (jika ada) dan Wali Amanat telah menerima
         laporan pemenuhan kewajiban Emiten dari Agen Pembayaran atau dari Emiten, jika Emiten tidak menggunakan Agen
         Pembayaran;
     b. Obligasi telah dikonversi seluruhnya menjadi saham;
     c. tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian
     d. Perwaliamanatan setelah tanggal jatuh tempo Obligasi; atau
     e. setelah diangkatnya wali amanat baru


7.    LAPORAN KEUANGAN PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT DAN BANTEN TBK

Berikut ini adalah kutipan dari Ikhtisar Laporan Keuangan bank bjb per 31 Desember 2020, dan 31 Desember 2019 dan 31
Desember 2018 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, dengan pendapat Wajar
Tanpa Pengecualian:
                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
 KETERANGAN                                              31 Desember 2020       31 Desember 2019       31 Desember 2018
 ASET
 Kas                                                               3.689.045             3.160.771               2.929.207
 Giro pada Bank Indonesia                                          8.046.403             6.512.341               9.981.495
 Giro pada bank lain - pihak ketiga                                  881.541                535.268                611.796
 Cadangan kerugian penurunan nilai                                       (71)                   (66)                   (72)
 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain -
                                                                   5.818.892             7.919.924               9.731.163
 pihak ketiga
 Cadangan kerugian penurunan nilai                                    (2.662)               ( 2.193)                (4.351)
 Tagihan derivatif                                                                                                       76
 Surat berharga - pihak ketiga                                   11.479.763              8.855.293               8.617.220
 Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali               10.121.400              3.162.245               2.815.800
 Wesel ekspor dan tagihan lainnya - pihak ketiga                     740.396                908.060                798.117
 Kredit yang diberikan
 - Pihak berelasi                                                    217.937                261.564                821.825
 - Pihak ketiga                                                  89.232.997             81.625.682             74.528.024
 Cadangan kerugian penurunan nilai                               (1.755.670)             ( 705.300)              (646.522)
 Pembiayaan dan piutang syariah - setelah dikurangi
                                                                   5.761.509             5.402.059               4.641.938
 margin ditangguhkan - pihak ketiga
 Cadangan kerugian penurunan nilai                                 (157.093)             ( 131.102)              (139.053)
 Tagihan akseptasi                                                    52.772                156,084                 82.379
 Penyertaan saham                                                     42.124                 42,124                 42.124
 Cadangan kerugian penurunan nilai                                    (1.303)                (1.303)                (1.303)
 Aset tetap
 - Harga perolehan                                                 5.970.602             4.609.769               4.363.927
 - Akumulasi penyusutan                                          (1.555.254)            (1,.65.544)            (1.092.176)
 Aset pajak tangguhan - neto                                         100.932                 128.13                155.680
 Bunga yang masih akan diterima                                      793.066                650.516                621.430
 Aset lain-lain - neto                                             1.456.676             1.712.169               1.332.663
 TOTAL ASET                                                    140.934.002              12.536.474            120.191.387



                                                           115
Page 118
KETERANGAN                                              31 Desember 2020     31 Desember 2019    31 Desember 2018
LIABILITAS, DANA SYIRKAH
TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas segera                                                1.830.150          1.816.918            1.488.621
Simpanan nasabah
- Pihak berelasi                                                 9.272.176         12.981.014           13.230.691
- Pihak ketiga                                                  90.526.300         70.583.379           68.590.293
Simpanan nasabah - Syariah
- Pihak berelasi                                                        1                   1                   1
- Pihak ketiga                                                    480.093             425.410             376.744
Simpanan dari bank lain
- Pihak berelasi                                                    94.279            423.938              166.117
- Pihak ketiga                                                   2.024.805          1.132.690            4.094.603
Liabilitas derivative                                                   10                  -                    -
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                        -          3.792.336            3.852.844
Liabilitas akseptasi                                                52.802            156.084               82.379
Efek utang yang diterbitkan - neto                               3.236.456          3.487.485            3.240.513
Pinjaman yang diterima - pihak ketiga                           11.300.357          8.791.601            6.708.734
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi                          29.765                369                  579
Utang pajak                                                         77.354             44.323               79.258
Bunga yang masih harus dibayar                                     221.713            178.516              183.446
Liabilitas pajak tangguhan – neto                                        -            169.389              110.522
Liabilitas imbalan kerja                                           206.046            209.983              185.404
Liabilitas lain-lain                                             1.331.870            731.131              648.703
Obligasi subordinasi                                             1.992.707            996.424              996.468
TOTAL LIABILITAS                                               122.676.884        105.920.991          104.035.920

Dana syirkah temporer
Bukan bank
- Pihak berelasi                                                     7.059              2.639                5.449
- Pihak ketiga                                                   6.174.398          5.360.099            4.799.452
Bank
- Pihak ketiga                                                      69.861            210.116               65.251
Total dana syirkah temporer                                      6.251318           5.572.854            4.870.152

EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada entitas induk
Modal saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh                              2.459.697          2.459.697            2.459.697
Tambahan modal disetor                                           1.058.541          1.058.541            1.058.541
Surplus dari revaluasi aset tetap                                2.080.964          2.020.781            1.933.791
Keuntungan (Kerugian) dan perubahan nilai aset
keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual
Pengukuran kembali program imbalan pasti                           116.935             (1.514)
- Setelah pajak tangguhan                                        (138.470)           (179.115)           (170.839)
Saldo laba
-Telah ditentukan penggunaannya                                  3.073.730          3.725.378            5.043.407
- Belum ditentukan penggunaannya                                 3.308.127          2.909.072              911.978
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada entitas
induk                                                           11.959.524         11.992.840           11.236.575
Kepentingan non-pengendali                                          46.276             49.789               48.740
TOTAL EKUITAS                                                   12.005.800         12.042.629           11.285.315
TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN                    140.934.002        123.536.474          120.191.387
EKUITAS




                                                         116
Page 119
                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                     Tahun-tahun yang berakhir pada
                     KETERANGAN                            31 Desember 2020
                                                                                  31 Desember 2019 31 Desember 2018

PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH
Pendapatan bunga dan syariah                                       12.548.614           12.011.703          11.843.595
Pendapatan provisi dan komisi pembiayaan syariah                        72.064               79.727              70.614
BEBAN BUNGA DAN BAGI HASIL SYARIAH                                 (6.123.414)          (6.008.924)         (5.415.178)
PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH NETO                                    6.497.264            6.082.506           6.499.031

PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Provisi dan komisi selain dari kredit yang diberikan                  641.022              599.296             580.577
Penerimaan kembali kredit yang telah dihapus buku                     247.051              267.980             258.650
Keuntungan transaksi valuta asing - neto                               54.658               13.143              15.676
Keuntungan dari penjualan surat berharga yang
diperdagangkan - neto                                                 424.289                58.092               8.847
Keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai
wajar surat berharga yang diperdagangkan - neto                        92.475                25.851                  -
Lain-lain                                                              (1.346)               50.341             70.714


BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
Beban umum dan administrasi                                        (2.499.005)          (2.281.455)         (2.276.047)
Beban tenaga kerja dan tunjangan                                   (2.639.268)          (2.024.828)         (2.160.020)
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan
dan non keuangan - neto Kerugian                                    (142.226)             (321.837)           (517.260)
Kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai
wajar surat berharga yang diperdagangkan - neto                               -                    -           (28.823)
Pemulihan/(penyisihan)     kerugian     komitmen     dan
kontinjensi                                                              2.853                 (149)              1.504
Lain-lain                                                           (465.641)             (409.447)           (394.452)
LABA OPERASIONAL                                                    2.212.126             2.059.493           2.058.397
BEBAN NON-OPERASIONAL - NETO                                          (44.098)              (81.531)          (121.353)
LABA SEBELUM PAJAK                                                  2.168.028             1.977.962           1.937.044
BEBAN PAJAK                                                         (478.032)             (413.470)           (384.648)
LABA TAHUN BERJALAN                                                 1.689.996             1.564.492           1.552.396
Akun yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi
Pengukuran kembali atas program imbalan pasti                          56.551              (10.160)              5.518
Revaluasi aset tetap                                                   60.183                86.990            224.678
Pajak penghasilan                                                    (15.958)                 1.935
Akun yang akan direklasifikasikan ke laba rugi                                                                  (1.419)
 Keuntungan (Kerugian) dari perubahan nilai aset
keuangan dalam        kelompok tersedia untuk dijual                  118.449               (1.514)                   -
Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan –setelah
pajak                                                                 219.225                77.251             228.777
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                              1.909.221             1.641.743           1.781.173
LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik entitas induk                                               1.687.218             1.558.651           1.548.249
Kepentingan non-pengendali                                              2.778                 5.841               4.147
TOTAL      LABA      KOMPREHENSIF        YANG      DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk                                               1.906.495             1.635.851           1.776.973
Kepentingan non pengendali                                              2.726                 5.892               4.200

                                                             117
Page 120
                                                                         Tahun-tahun yang berakhir pada
                 KETERANGAN                      31 Desember 2020
                                                                      31 Desember 2019 31 Desember 2018

LABA PER SAHAM DASAR YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK (NILAI PENUH)                   171.49              156.83             157,36




                                                    Wali Amanat
                           PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk.
                                                    Divisi Treasury
                                       Grup Kustodian dan Wali Amanat
                                            Sinarmas MSIG Tower Lt. 9
                                             Jl. Jend. Sudirman Kav.21
                                               Jakarta Selatan 12920
                                                 Tel. (021) 5228737
                                             Faksimili: (021) 5228738
                                     Email : trustee_custody@bankbjb.co.id




                                                   118
Page 121
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI

1.   Pemesan Yang Berhak

Perorangan warga negara Indonesia dan perorangan warga negara asing dimanapun mereka bertempat tinggal, serta
lembaga/badan hukum Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan.

2.   Pemesanan Pembelian Obligasi

Sesuai dengan arahan Pemerintah Republik Indonesia mengenai Penerapan Social and Physical Distancing, maka dihimbau bagi
para calon investor dalam melakukan pemesanan Obligasi untuk turut serta menerapkan Social and Physical Distancing sesuai
dengan anjuran Pemerintah yang berlaku.
Pemesanan Pembelian Obligasi harus dilakukan sesuai dengan yang tercantum dalam Prospektus. Formulir Pemesanan Pembelian
Obligasi (“FPPO”) dapat diperoleh dari para Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana tercantum pada Bab XIV Prospektus mengenai
Penyebarluasan Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi. Pemesanan Pembelian Obligasi dilakukan dengan
menggunakan FPPO yang dicetak untuk keperluan ini dan dikeluarkan oleh Penjamin Emisi Obligasi yang dibuat dalam 5 (lima)
rangkap. Pemesanan Pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak akan
dilayani.

3.   Jumlah Minimum Pemesanan

Pemesanan Pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.

4.   Masa Penawaran

Masa Penawaran Obligasi adalah tanggal 3 Februari 2022 dan ditutup pada tanggal 4 Februari 2022 pukul 16.00 WIB.

5.   Pendaftaran

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini didaftarkan pada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
(“KSEI”) berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang Di KSEI No. SP-008/OBL/KSEI/0122 tanggal 26 Januari 2022, yang
dibuat di bawah tangan dan bermeterai cukup, oleh dan antara Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di
KSEI maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:

1.   Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang disimpan KSEI untuk
     kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan didistribusikan dalam bentuk elektronik yang diadministrasikan dalam
     Penitipan Kolektif KSEI. Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek pada tanggal 9 Februari
     2022.

2.   Konfirmasi Tertulis berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang diterbitkan oleh KSEI,
     atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek dengan Pemegang Obligasi.

3.   Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, Perusahaan Efek, atau Bank
     Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening.

4.   Pemegang Obligasi yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi,
     memberikan suara dalam RUPO, serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi.

5.   Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi dilaksanakan oleh Perseroan melalui
     KSEI sebagai Agen Pembayaran melalui Rekening Efek di KSEI untuk selanjutnya diteruskan kepada pemilik manfaat (beneficial
     owner) yang menjadi pemegang Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian, sesuai dengan jadwal pembayaran
     Bunga Obligasi maupun pelunasan pokok yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen
     Pembayaran. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data
     kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.

6.   Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh pemilik manfaat Obligasi atau kuasanya dengan membawa asli surat
     Konfirmasi Tertulis untuk RUPO yang diterbitkan oleh KSEI dan Obligasi yang bersangkutan dibekukan sampai dengan
     berakhirnya RUPO .

7.   Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah
     menjadi pemegang rekening di KSEI untuk menerima dan menyimpan Obligasi yang didistribusikan oleh Perseroan.




                                                              119
Page 122
6.   Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi

Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi selama jam kerja
dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang ditunjuk, pada tempat dimana FPPO diperoleh, baik
dalam bentuk hardcopy maupun dalam bentuk softcopy yang disampaikan melalui email.

7.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi

Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan
menyerahkan kembali satu tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya, baik secara hardcopy maupun softcopy melalui
email, sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi, sesuai dengan arahan pemerintah dalam menerapkan Social dan
Physical Distancing selama masa Pandemi COVID-19. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan
jaminan dipenuhinya pesanan.

8.   Penjatahan Obligasi

Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan
oleh kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminannya masing-masing dengan persetujuan
dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No. IX.A.7 angka 1 huruf h. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 7 Februari 2022.

Dalam hal terjadi kelebihan permintaan beli dalam suatu Penawaran Umum, maka Penjamin Emisi Efek, agen penjualan Efek,
Afiliasi dari Penjamin Emisi Efek, atau Afiliasi dari agen penjualan Efek dilarang membeli atau memiliki Efek untuk portofolio Efek
mereka sendiri.

Dalam hal terjadi kekurangan permintaan beli dalam Penawaran Umum, maka Penjamin Emisi Efek, agen penjualan Efek, Afiliasi
dari Penjamin Emisi Efek, atau Afiliasi dari agen penjualan Efek dilarang menjual Efek yang telah dibeli atau akan dibelinya
berdasarkan perjanjian penjaminan emisi Efek dan Peraturan No IX.A.7 angka 1 huruf i sampai dengan Efek tersebut dicatatkan di
Bursa Efek.

Penjamin Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah
tanggal penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2.

Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan
Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12 dan
Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 hari setelah berakhirnya Penawaran Umum.

9.   Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi

Pemesan dapat segera melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau dengan bilyet giro atau cek yang
ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan atau kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi:

                                                             Bank : BCA
                                                    Cabang : Bursa Efek Indonesia
                                                     No. Rekening : 499-051-0151
                                                 PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk

Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek atau bilyet giro yang bersangkutan harus dapat diuangkan atau
ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 8 Februari 2022 pukul 10:00 WIB (in good funds) pada rekening tersebut
diatas. Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika
persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

Dana hasil Penawaran Umum Obligasi akan di transfer ke rekening Perseroan selambat-lambatnya pada tanggal 9 Februari 2022
sebelum pukul 15.00 WIB (in good funds)

10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik

Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 9 Februari 2022, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo
Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-
mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI.

Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi
instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi ke dalam Rekening Efek dari Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan bagian


                                                              120
Page 123
penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka
tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.

11. Penundaan atau Pembatalan Penawaran Umum Obligasi

Dalam jangka waktu sejak Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif sampai dengan berakhirnya masa Penawaran Umum, Perseroan
dapat menunda masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif atau
membatalkan Penawaran Umum apabila terjadi kondisi-kondisi berikut:
(i)      Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 1% selama 3 (tiga) Hari Bursa berturut turut;
(ii)     Bencana alam, perang, huru hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan
         usaha Perseroan; dan/atau
(iii)    Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan.

Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Mengumumkan penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum Obligasi dalam paling kurang satu
     surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah
     penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga
     mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;
b. Menyampaikan informasi penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum Obligasi tersebut kepada
     OJK pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a;
c. Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a kepada OJK paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah
     pengumuman dimaksud; dan
d. Perseroan yang menunda masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum Obligasi yang sedang dilakukan,
     dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada pemesan paling
     lambat 2 (dua) hari kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.

Dalam hal Perseroan melakukan penundaan Penawaran Umum karena alasan sebagaimana dimaksud dalam butir (i) diatas, maka
Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum paling lambat 8 (delapan) Hari Kerja setelah indeks harga saham
gabungan di Bursa Efek mengalami peningkata paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari total penurunan indeks harga saham
gabungan yang menjadi dasar penundaan dan Perseroan wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran
Umum dan informasi tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan masa Penawaran
Umum dan mengumumkannya dalam sekurang-kurangnya satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai
peredaran nasional paling lambat satu hari kerja sebelum dimulainya masa Penawaran Umum.

Keputusan Perseroan untuk menunda ataupun membatalkan Penawaran Umum tersebut harus diberitahukan kepada OJK serta
mengumumkannya dalam sekurang-kurangnya 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional paling
lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar,
Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya.

12. Pengembalian Uang Pemesanan

Jika terjadi penundaan atau pembatalan Penawaran Umum:

a.   Jika Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi telah menerima uang pemesanan, maka wajib mengembalikan uang pemesanan
     kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau sesudah tanggal diumumkannya
     keputusan pembatalan Penawaran Umum tersebut dan jika Perseroan telah menerima uang pemesanan, maka wajib
     mengembalikan uang pemesanan kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau
     pembatalan Penawaran Umum tersebut.
b.   Apabila uang pemesanan telah diterima oleh Perseroan maka tanggung jawab pengembalian tersebut menjadi tanggungan
     Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI, dengan ketentuan Perseroan telah menerima dana hasil Emisi
     dengan demikian Perseroan membebaskan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dari segala
     tanggung jawabnya.
c.   Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau
     Perseroan wajib membayar kepada para pemesan denda untuk tiap hari keterlambatan sebesar 1% (satu persen) diatas
     tingkat Bunga Obligasi per tahun dari jumlah dana yang terlambat dibayar. Denda tersebut di atas dihitung dengan ketentuan
     1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
     Denda dikenakan sejak hari ke-3 (ke-tiga) setelah berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi yang dihitung secara
     harian.
d.   Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk mengambilnya
     dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum tersebut atau
     berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin
     Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.

Setelah Pernyataan Pendaftaran Menjadi Efektif, maka Pembatalan Penawaran Umum hanya dapat dilakukan sesuai dengan
Peraturan No. IX.A.2.

                                                           121
Page 124
13. Lain-lain

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak Pemesanan Pembelian Obligasi secara keseluruhan atau
sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.




                                                         122
Page 125
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
     OBLIGASI
Sesuai dengan arahan Pemerintah Republik Indonesia mengenai Penerapan Social and Physical Distancing, maka dihimbau bagi
para calon investor dalam melakukan pemesanan Obligasi untuk turut serta menerapkan Social and Physical Distancing sesuai
dengan anjuran Pemerintah yang berlaku.
Maka dari itu, Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh melalui Surat Elektronik oleh Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi, dari tanggal 3 Februari 2022 hingga 4 Februari 2022 di Indonesia berikut ini:

                                            Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi




                                           PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
                                                      SOHO West Point
                                             Jl. Macan Kav 4-5, Kedoya Utara,
                                                        Kebon Jeruk,
                                                        Jakarta Barat
                                                 Telepon: +6221 2952 0558
                                                 Faksimili: +6221 2952 0558
                                          Website : https://reliancesekuritas.com/
                                            Email : ib@reliancesekuritas.com




                                                          123
Page 126
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM




                               124
Page 127
XVI. LAPORAN KEUANGAN




                        125
Page 128
HALAMAN INI SENGAJA DIKOSONGKAN
Page 129
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM




                               124
Page 130
    Jakarta, 31 Januari 2022


    No.: 032/T&P/I/22


    Kepada
    1. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
       Gedung Sumitro Djojohadikusumo
       Jl. Lapangan Banteng Timur No. 1-4
       Jakarta 10710
       u.p.: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal

    2. PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
       SOHO WESTPOINT Lantai 2,
       Jalan Macan Kav. 4-5,
       Kedoya Utara, Kebon Jeruk,
       Jakarta Barat, 11510
       u.p.: Direksi


    Perihal : Pendapat Hukum sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi I REFI
              Tahun 2022


    Dengan hormat,

    Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang
    Pasar Modal (”UUPM”), PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia, suatu perseroan
    terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan berkedudukan
    di Jakarta Pusat (“Perseroan”) bermaksud mengajukan pernyataan pendaftaran kepada
    Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) (dahulu bernama Badan Pengawas Pasar Modal dan
    Lembaga Keuangan (“Bapepam dan LK”), untuk melakukan Penawaran Umum
    Obligasi I REFI Tahun 2022 dengan jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp400.000.000.000,-
    (empat ratus miliar Rupiah) yang terdiri dari sebagai berikut:
    1.      Obligasi Seri A sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan tingkat
            bunga sebesar 8% (delapan persen), dan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh)
            hari kalender terhitung sejak Tanggal Emisi;
    2.      Obligasi Seri B sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan tingkat
            bunga sebesar 9% (sembilan persen), dan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan
            terhitung sejak Tanggal Emisi; dan
    3.      Obligasi Seri C sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dengan tingkat
            bunga sebesar 9,50% (sembilan koma lima nol persen), dan jangka waktu 60 (enam
            puluh) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi.
    (selanjutnya “Penawaran Umum Obligasi I REFI Tahun 2022” dengan jumlah pokok
    sebesar Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah) disebut “Obligasi I REFI Tahun
    2022”).


Jl. Gandaria Tengah III No. 8, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12130, Indonesia
T : +62 21 722 7736, 722 7737, 720 8172, 720 2516
F : +62 21 724 4579, 725 7403
E : general@tumbuanpartners.com | www.tumbuanpartners.com
Page 131
Obligasi I REFI Tahun 2022 ini dijamin dengan jaminan berupa piutang dan penjaminan
perusahaan (corporate guarantee), yaitu dengan rincian sebagai berikut:

(a)   Piutang atau hak tagih milik Perseroan yang timbul dari kegiatan usaha Perseroan,
      piutang mana belum jatuh tempo dan dengan kriteria status lancar serta usia
      penagihannya tidak lebih dari 90 (sembilan puluh) Hari Kalender sejak tanggal jatuh
      tempo masing-masing piutang sebagaimana yang tercantum dalam daftar
      piutang/berita acara dan/atau dokumentasi lain yang memuat nilai tagih dan kewajiban
      pembayaran oleh pengguna jasa kepada Perseroan, yaitu dengan ketentuan sebagai
      berikut:
      - nilai yang harus dimuat dalam akta jaminan fidusia atas Piutang yang
          ditandatangani pada Tanggal Emisi adalah sekurang-kurangnya sebesar 75%
          (tujuh puluh lima persen) dari nilai Pokok Obligasi; dan
      - dalam jangka waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender sejak
          Tanggal Emisi, Perseroan wajib menambah Piutang hingga nilainya menjadi
          sekurang-kurangnya 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi, perubahan
          mana akan disepakati Para Pihak dan dituangkan dalam akta perubahan
          (addendum) jaminan fidusia atas Piutang.

(b)   Jaminan perusahaan (corporate guarantee) oleh PT Reliance Capital Management,
      yaitu dengan ketentuan sebagai berikut:
      - nilai yang harus dimuat dalam akta jaminan perusahaan (corporate guarantee)
          yang ditandatangani pada Tanggal Emisi, adalah sekurang-kurangnya sebesar
          25% (dua puluh lima persen) dari nilai Pokok Obligasi; dan
      - setelah nilai Jaminan Piutang milik Perseroan telah mencapai nilai sekurang-
          kurangnya sebesar 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi yang harus
          terpenuhi dalam jangka waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari
          Kalender setelah Tanggal Emisi, maka nilai penjaminan perusahaan (corporate
          guarantee) akan diubah atau diturunkan nilainya menjadi sekurang-kurangnya
          sebesar 20% (dua puluh persen) dari nilai Pokok Obligasi, perubahan mana akan
          disepakati Para Pihak dan dituangkan dalam akta perubahan (addendum)
          perjanjian jaminan perusahan (corporate guarantee).

Perseroan dengan ini berjanji dan karenanya mengikatkan diri untuk senantiasa
mempertahankan setiap saat jumlah nilai seluruh Jaminan sekurang-kurangya sebesar
120% (seratus dua puluh persen) dari nilai Pokok Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam
yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perseroan berkewajiban untuk
menambah dengan uang tunai jika nilai jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan kurang
dari nilai sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Sehubungan dengan jaminan berupa penjaminan perusahaan (corporate guarantee)
sebagaimana diuraikan di atas belum memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal
102 ayat (1) UUPT oleh karena nilai jaminan yang diberikan tidak mencapai 50% (lima puluh
persen) dari jumlah kekayaan bersih PT Reliance Capital Management selaku pemberi
jaminan, namun demikian sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar PT Reliance Capital
Management, dan PT Reliance Capital Management telah memperoleh persetujuan dari
Dewan Komisaris PT Reliance Capital Management atas pemberian jaminan tersebut
sebagaimana termaktub dalam Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris PT Reliance Capital
Management Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris No. Ref. 002/RCM-BOC/X/2021
tanggal 2 Desember 2021.




                                                                                        2
Page 132
Lebih lanjut, PT Reliance Capital Management selaku pemberi jaminan perusahaan dalam
rangka Obligasi I REFI Tahun 2022 dan juga sebagai pemegang saham Perseroan tidak
akan menerima suatu keuntungan dalam bentuk apapun dalam kapasitasnya sebagai
pemberi jaminan perusahaan, namun akan memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya
sebagai pemberi jaminan perusahaan sebagaimana diatur dalam perjanjian penjaminan
perusahaan (corporate guarantee) yang akan ditandatangani kemudian oleh PT Reliance
Capital Management dan Perseroan.

Obligasi I REFI Tahun 2022 dan penjaminan yang diberikan oleh Perseroan yang nilainya
tidak mencapai 50% (lima puluh persen) dari jumlah kekayaan bersih Perseroan yang
dihitung berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan audited yang berakhir pada 31 Juli
2021, sehingga oleh karenanya tidak memenuhi ketentuan yang membutuhkan persetujuan
dari RUPS sebagaimana diatur dalam Pasal 102 ayat (1) UUPT. Namun demikian
berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dalam hal Perseroan menjaminkan
kekayaan Perseroan maka harus dengan persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan,
dimana dalam hal ini Perseroan telah memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris
Perseroan sebagaimana termaktub dalam Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris PT Usaha
Pembiayaan RelianceIndonesia Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris No.
001/BOC/REFI/I/2022 tanggal 18 Januari 2022. Di samping itu, dalam rangka pemenuhan
kewajiban Pasal 73 Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha
Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah menyampaikan rencana Obligasi I REFI Tahun
2021 (yang saat ini telah berubah nama menjadi Obligasi I REFI Tahun 2022) kepada OJK
IKNB yaitu dalam waktu paling lambat 3 bulan sebelum rapat umum pemegang saham
untuk menyetujui penawaran umum sebagaimana termuat dalam Surat No. S-
1349/NB.221/2021 pada tanggal 29 April 2021.

Sebagaimana diungkapkan dalam prospektus Penawaran Umum Obligasi I REFI Tahun
2022 (“Prospektus”), yaitu seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini,
setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk:

1.   Melunasi Pokok Medium Term Notes MTN IV B Tahun 2019 sebesar
     Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) yang diterbitkan pada tanggal 27
     Febriari 2019, dengan rincian sebagai berikut:

     1)    Sifat Hubungan Afiliasi dengan Kreditur
           a) Pihak berelasi                                                 : Rp163.200.000.000,-
           b) Tidak berelasi                                                 : Rp36.800.000.000,-
     2)    Nilai MTN per tanggal 30/11/2021                                  : Rp200.000.000.000,-
     3)    Nilai MTN yang akan dibayarkan/dilunasi                           : Rp200.000.000.000,-
     4)    Nilai MTN Setelah Pembayaran                                      : Rp0,-
     5)    Tingkat Kupon                                                     : 10% p.a.
     6)    Sumber Dana Pembayaran Kupon                                      : Internal Kas Perseroan
     7)    Jatuh Tempo                                                       : 27/02/2022
     8)    Tujuan Penggunaan Dana
            a) Pembiayaan KPR                                                : Rp70.000.000.000,-
            b) Pembiayaan KPR Modal Kerja/Konstruksi                         : Rp80.000.000.000,-
            c) Pembiayaan UMKM                                               : Rp40.000.000.000,-
            d) Pembiayaan Multiguna                                          : Rp10.000.000.000,-; dan
     Catatan:
     Pihak berelasi yang memiliki MTN IV B Tahun 2019 yaitu PT Multi Artha Griya, PT Reliance Modal Ventura, PT Reliance
     Sekuritas Indonesia Tbk., PT Viva Medika, Anton Budidjaja, Bagus Abimanyu Lulu, Mulyati, Nathania Putri Budidjaja dan
     Peter Djuliar.


2.   Sisanya, akan digunakan untuk peningkatan portofolio pembiayaan.

                                                                                                                        3
Page 133
Apabila di kemudian hari Perseroan bermaksud untuk mengubah rencana penggunaan
dana, maka Perseroan wajib:
1.   menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana hasil Obligasi I REFI
     Tahun 2022 kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sebelum
     penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”);
2.   memperoleh persetujuan dari Wali Amanat setelah terlebih dahulu disetujui oleh
     RUPO; dan
3.   menyampaikan hasil RUPO kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah
     penyelenggaraan RUPO sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No.
     30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan
     Dana Hasil Penawaran Umum (”POJK 30/2015”).

Obligasi I REFI Tahun 2022 ini telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Kredit Rating
Indonesia (“KRI”) dengan peringkat “irBBB” (Triple B) sebagaimana termaktub dalam Surat
KRI No. RC-011/KRI-DIR/X/2021 tanggal 12 Oktober 2021 sebagaimana telah ditegaskan
kembali sebagaimana termaktub dalam Surat No. RTG-002/KRI-DIR/I/2012 tanggal 18
Januari 2022 perihal Surat Keterangan Peringkat atas Obligasi I REFI Tahun 2022 (Seri A,
Seri B dan Seri C).

Penawaran Umum Obligasi I REFI Tahun 2022 akan dilaksanakan oleh Perseroan bersama-
sama dengan PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk., selaku penjamin pelaksana emisi
obligasi dan selaku penjamin emisi obligasi yang menjamin dengan kesanggupan penuh (full
commitment) (selanjutnya disebut sebagai “Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi” dan
“Penjamin Emisi Obligasi”) sebagaimana termaktub dalam Akta Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi I REFI Tahun 2021 No. 13 tanggal 13 Oktober 2021 juncto Akta Addendum I
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi I REFI Tahun 2021 No. 34 tanggal 15 November 2021
juncto Akta Addendum II Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi I REFI Tahun 2021 No. 05
tanggal 8 Desember 2021 juncto Akta Addendum III Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi I
REFI Tahun 2021 No. 16 tanggal 12 Januari 2022 juncto Akta Addendum IV Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi I REFI Tahun 2021 No. 61 tanggal 26 Januari 2022 dan
sebagaimana yang telah diubah dan dinyatakan kembali dalam Akta Perubahan dan
Pernyataan Kembali Perjanjian Penjaminan Emisi No. 66 tanggal 31 Januari 2022,
seluruhnya dibuat di hadapan Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di
Jakarta (selanjutnya disebut sebagai “Perjanjian Penjaminan Emisi”).

Wali amanat yang ditunjuk untuk Obligasi I REFI Tahun 2022 ini adalah PT Bank
Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk (selanjutnya disebut ”Wali Amanat”)
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi I REFI Tahun 2021 No. 12 tanggal
13 Oktober 2021 juncto Akta Addendum I Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi I REFI
Tahun 2021 No. 33 tanggal 15 November 2021 juncto Akta Addendum II Perjanjian
Perwaliamatanan Obligasi I REFI Tahun 2021 No. 04 tanggal 8 Desember 2021 juncto Akta
Addendum III Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi I REFI Tahun 2021 No. 14 tanggal 12
Januari 2022 juncto Akta Addendum IV Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi I REFI Tahun
2021 No. 59 tanggal 26 Januari 2022 dan sebagaimana yang telah diubah dan dinyatakan
kembali dalam Akta Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamatan No. 64
tanggal 31 Januari 2022, seluruhnya dibuat di hadapan Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta (selanjutnya disebut sebagai “Perjanjian
Perwaliamanatan”).

Dalam hal ini, Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi mempunyai
hubungan afiliasi dengan Perseroan, yaitu karena adanya hubungan antara 2 (dua)
perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung oleh Pihak yang sama
yaitu Anton Budidjaja, sedangkan Wali Amanat tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan

                                                                                       4
Page 134
Perseroan.

Obligasi I REFI Tahun 2022 ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (“BEI”), dan pada
tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan Perseroan telah memperoleh Persetujuan Prinsip
Pencatatan Efek Bersifat Utang dari BEI sebagaimana termaktub dalam Surat No. S-
09038/BEI.PP1/11-2021 tanggal 30 November 2021 perihal Persetujuan Prinsip Pencatatan
Efek Bersifat Utang.

Sehubungan dengan Obligasi I REFI Tahun 2022, kami menerima penugasan sebagai
Konsultan Hukum Independen sebagaimana termaktub dalam Surat Penunjukan Perseroan
No. 036/UPRI/DIR/IV/21 tanggal 13 April 2021 perihal Penunjukan Konsultan Hukum. Untuk
menjalankan tugas ini, kami telah memenuhi ketentuan sebagaimana disyaratkan dalam
UUPM yaitu telah menjadi anggota Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (”HKHPM”)
dan telah mendaftarkan diri sebagai Konsultan Hukum Pasar Modal dengan memperoleh
Surat Tanda Terdaftar (“STTD”) Profesi Penunjang Pasar Modal yang diterbitkan oleh OJK
atas nama Jennifer Berendina Tumbuan, S.H., LL.M., STTD No. STTD.KH-28/PM.22/2018
tanggal 14 Maret 2018, Anggota HKHPM No. 200211.

Tugas utama kami sebagai Konsultan Hukum Independen dalam rangka Penawaran Umum
Obligasi I REFI Tahun 2022 ini adalah untuk memeriksa aspek hukum Perseroan dan
menerbitkan pendapat dari segi hukum atas Perseroan dengan berpedoman pada Standar
Profesi    Himpunan   Konsultan     Hukum     Pasar   Modal    Keputusan    HKHPM
No. KEP.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018 tentang Standar Profesi Himpunan
Konsultan Hukum Pasar Modal yang telah diubah dengan Keputusan HKHPM
No. KEP.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November 2021 tentang Perubahan Keputusan
HKHPM No. KEP.02/HKHPM/VIII/2018, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 66 UUPM
(“Pendapat Hukum”).

Pendapat Hukum ini diterbitkan berdasarkan hasil pemeriksaan dari segi hukum yang kami
lakukan atas dokumen-dokumen Perseroan sampai dengan tanggal 31 Januari 2022
(“LPSH”) dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
Republik Indonesia termasuk namun tidak terbatas pada UUPM dan Undang-Undang No. 40
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (”UUPT”).

Pendapat Hukum ini mencabut dan menggantikan Pendapat Hukum yang telah kami
terbitkan sebelumnya yaitu Pendapat Hukum No. 026/T&P/I/22 tanggal 26 Januari 2022 dan
karenanya Pendapat Hukum ini merupakan satu-satunya Pendapat Hukum yang berlaku.

I.   ASUMSI-ASUMSI

Dalam melakukan pemeriksaan dari segi hukum, kami mengasumsikan bahwa:

1.   selain dokumen-dokumen yang telah kami terima untuk melakukan pemeriksaan dari
     segi hukum, tidak ada dokumen-dokumen lain mengenai perubahan anggaran dasar,
     perubahan susunan anggota dewan komisaris maupun susunan anggota direksi,
     pembubaran         dan        likuidasi,      izin-izin     usaha,       ataupun
     pencabutan/pembatalan/pembekuan perizinan, serta dokumen-dokumen lain yang
     berkaitan dengan pendirian, pengaturan, keberadaan, pelaksanaan kegiatan usaha,
     kekayaan Perseroan maupun perjanjian-perjanjian antara Perseroan dengan pihak lain
     yang belum diserahkan kepada kami;

2.   semua informasi, data atau dokumen sebagaimana telah diungkapkan dalam
     prospektus maupun laporan pemeriksaan dari segi hukum dan Pendapat Hukum yang

                                                                                      5
Page 135
      telah dibuat dalam rangka Obligasi I REFI Tahun 2022 ini adalah benar dan kami tidak
      mempunyai alasan untuk meragukan kebenaran hal-hal tersebut;

3.    semua pernyataan dan keterangan baik lisan maupun tertulis yang diberikan oleh
      anggota dewan komisaris dan direksi, pegawai, maupun penasihat dari Perseroan
      serta pihak lainnya yang terkait atau berhubungan dengan Perseroan adalah lengkap
      dan sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya serta tidak mengandung suatu
      informasi yang menyesatkan atau tidak lengkap;

4.    semua dokumen yang disampaikan dalam bentuk salinan/fotokopi adalah sama
      dengan aslinya;

5.    semua tanda tangan yang ada pada dokumen asli dari semua dokumen yang
      disampaikan kepada kami adalah tanda tangan asli dari orang-orang yang mempunyai
      kewenangan dan kecakapan hukum untuk menandatangani dokumen-dokumen
      tersebut;

6.    semua pernyataan mengenai atau sehubungan dengan fakta material sebagaimana
      dimuat dalam dokumen-dokumen yang disampaikan kepada kami adalah benar; dan

7.    pihak yang mengadakan perjanjian dengan Perseroan dan/atau para pejabat
      pemerintah yang menandatangani perjanjian atau mengeluarkan perizinan, melakukan
      pendaftaran atau pencatatan untuk kepentingan Perseroan mempunyai wewenang dan
      kekuasaan untuk melakukan tindakan tersebut secara sah dan mengikat.

II.   PENDAPAT HUKUM

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, kami sebagai konsultan hukum independen
menyampaikan Pendapat Hukum atas Perseroan sehubungan dengan Obligasi I REFI
Tahun 2022 ini sebagai berikut:

1.    Perseroan yang bernama PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia (“Perseroan”)
      yang berkedudukan di Jakarta, didirikan dengan nama “PT Sebaru Sejahtera Finance
      Corporation”, adalah suatu badan hukum Indonesia yang berbentuk perseroan
      terbatas yang telah didirikan secara sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-
      undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia, sebagaimana termaktub dalam
      Akta Perseroan Terbatas “PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation No. 38 tanggal 12
      Mei 1989, yang dibuat di hadapan Miryam Magdalena Indrani Wiardi, S.H., Notaris di
      Jakarta dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik
      Indonesia No. C2.7473.HT.01.01-Th’89 tanggal 15 Agustus 1989 serta telah
      didaftarkan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat di bawah No. 1130/1989
      tanggal 22 Agustus 1989.

2     Perubahan anggaran dasar Perseroan terakhir adalah sebagaimana termaktub dalam
      Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan
      RelianceIndonesia Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.
      28 tanggal 24 Juli 2020, yang dibuat di hadapan Dra. Roro Hariyanti Poerbiantari, S.H.,
      Notaris di Jakarta, dan telah memperoleh persetujuan dari Menkumham sesuai dengan
      Keputusannya No. AHU-0056263.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 14 Agustus 2020 dan
      telah diterima dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum
      Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“SABH”) di bawah
      No. AHU-AH.01.03-0349739 tanggal 14 Agustus 2020 serta telah didaftarkan dalam
      Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0134301.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 14

                                                                                           6
Page 136
Agustus 2020, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”)
No. 063 dan Tambahan BNRI No. 025054 tanggal 6 Agustus 2021, yaitu mengenai
perubahan beberapa ketentuan dan pernyataan kembali seluruh ketentuan Anggaran
Dasar Perseroan (“Akta No. 28/2020”) juncto Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler
Para Pemegang Saham PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia Sebagai Pengganti
Rapat umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 18 tanggal 20 Januari 2022, yang
dibuat di hadapan Dra. Roro Hariyanti Poerbiantari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta,
yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui Keputusannya No. AHU-0005054.AH.01.02.TAHUN 2022
tanggal 21 Januari 2022 dan telah diterima dan dicatat dalam SABH di bawah No.
AHU-AH.01.03-0046428 tanggal 21 Januari 2022 serta telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan di bawah No. AHU-0014182.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 21 Januari
2022, yaitu mengenai perubahan ketentuan Pasal 3 dan Pasal 14 Anggaran Dasar
Perseroan (“Akta No. 18/2022”).

Anggaran dasar Perseroan telah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia termasuk UUPT serta telah
disetujui/diberitahukan dan/atau didaftarkan oleh/pada instansi yang berwenang serta
diumumkan sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Negara Republik Indonesia, termasuk telah memperoleh bukti pengumuman
Tambahan BNRI (“TBNRI”), kecuali atas:
a. Akta No. 17 tanggal 15 Oktober 2021, dibuat di hadapan Dra. Roro Hariyanti
     Poerbiantari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta; dan
b. Akta No. 18/2022,
yang belum diumumkan dalam TBNRI.

Selama pengumuman dalam TBNRI mengenai perubahan anggaran dasar belum
dilakukan, maka perubahan anggaran dasar dimaksud dinyatakan berlaku namun
belum memiliki kekuatan mengikat terhadap pihak ketiga.

Dengan demikian perubahan anggaran dasar tersebut hanya berlaku bagi setiap
pemegang saham, anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan. Adapun
yang dimaksud dengan pihak ketiga adalah orang selain mereka yang tersebut di atas,
semisal kreditur bank yang memberikan pinjaman kepada Perseroan.

Oleh karena itu, apabila perubahan anggaran dasar yang mengatur perlunya
persetujuan Dewan Komisaris untuk tindakan hukum tertentu (semula tidak ada), dan
pembatasan tersebut tidak diberitahukan oleh Direksi kepada kreditur bank, maka
kreditur bank harus dianggap sebagai pihak yang beritikad baik sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 117 ayat (2) UUPT, karena tidak dapat mengetahui perubahan
anggaran dasar yang belum diumumkan dalam TBNRI.

Berdasarkan ketentuan Pasal 30 UUPT, pengumuman dalam TBNRI mengenai akta
pendirian perseroan terbatas dan setiap perubahan anggaran dasar perseroan
terbatas dilakukan oleh Menkumham dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari
terhitung sejak tanggal diterbitkannya keputusan Menkumham atau sejak diterimanya
pemberitahuan.

Anggaran dasar Perseroan sebagaimana termaktub dalam Akta No. 28/2020 juncto
Akta No. 18/2022 telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
termasuk UUPT dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal
8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Publik (“POJK 33/2014”).

                                                                                  7
Page 137
3.   Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, saham-saham Perseroan
     telah diterbitkan dengan sah serta telah diambil bagian dan disetor penuh oleh masing-
     masing pemegang saham Perseroan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar
     Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebagaimana termaktub
     dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham PT Usaha
     Pembiayaan RelianceIndonesia Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham
     Luar Biasa No. 56 tanggal 19 Juli 2019, yang dibuat di hadapan Dr. Raden Roro
     Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diterima dan dicatat dalam
     database SABH di bawah No. AHU-AH.01.03-0303830 tanggal 26 Juli 2019 serta telah
     didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0120456.AH.01.11.Tahun
     2019 tanggal 26 Juli 2019, dan telah diumumkan dalam BNRI No. 063 dan TBNRI No.
     025056 tanggal 6 Agustus 2021, struktur permodalan dan susunan pemegang saham
     Perseroan adalah sebagai berikut:

                                             Nilai Nominal Rp1.000.000,- per saham
      Keterangan                       Jumlah Saham             Nilai Nominal
                                                                                        %
                                         (lembar)                    (Rp)
      Modal Dasar                               400.000            400.000.000.000,-        -
      Modal     Ditempatkan     dan
      Disetor Penuh:
      1. PT      Reliance   Capital              113.000           113.000.000.000,-   84,97
         Management
      2. PT     Asuransi   Reliance               20.000            20.000.000.000,-   15,03
         Indonesia
      Jumlah Modal Ditempatkan                   133.000           133.000.000.000,- 100,00
      dan Disetor Penuh
      Saham Dalam Portepel                       267.000           267.000.000.000,-        -

     Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, berdasarkan klarifikasi dari
     Perseroan dan hasil pemeriksaan hukum yang dilakukan terhadap dokumen yang
     disediakan oleh Perseroan, Perseroan belum memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT
     mengenai cadangan yang diwajibkan, dimana Perseroan memiliki kewajiban untuk
     melakukan penyisihan untuk cadangan apabila Perseroan mempunyai saldo laba yang
     positif, yang mana penyisihan laba bersih tersebut dilakukan sampai cadangan
     mencapai paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah modal yang ditempatkan
     dan disetor, dan dalam hal cadangan tersebut belum mencapai jumlah tersebut di atas
     maka hanya boleh digunakan untuk menutup kerugian yang tidak dapat dipenuhi oleh
     cadangan lain. Namun demikian, sebagaimana perkembangan yang ada, Perseroan
     berkomitmen untuk berupaya memenuhi kewajiban tersebut selambat-lambatnya pada
     akhir tahun buku periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang akan
     diputuskan dan dilaksanakan pada RUPS Tahunan pada tahun 2022 ini.

     Pada tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, pihak pengendali langsung dalam
     Perseroan adalah Anton Budidjaja, selaku pihak yang memenuhi kriteria sebagai
     pemilik manfaat sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 4 ayat (1) huruf (d), I,
     (f) dan (g) Peraturan Presiden No. 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip
     Mengenali Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan Dan
     Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Dan Tindak Pidana Pendanaan
     Terorisme, yaitu:
     i. memiliki kewenangan untuk mengangkat, menggantikan atau memberhentikan
          anggota direksi dan anggota dewan komisaris;
     ii. memiliki kewenangan atau kekuasaan untuk mempengaruhi atau mengendalikan
          perseroan terbatas tanpa harus mendapat otorisasi dari pihak manapun;
     iii. menerima manfaat dari perseroan terbatas; dan/atau
                                                                                            8
Page 138
     iv. merupakan pemilik sebenarnya dari dana atas kepemilikan saham perseroan
         terbatas.
     Perseroan telah melakukan pelaporan atas Pemilik Manfaat Perseroan sebagaimana
     telah diuraikan di atas pada tanggal 21 Juli 2021 kepada Menkumham.

4.   Perseroan telah menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan maksud dan tujuan
     serta kegiatan usaha Perseroan berdasarkan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar
     Perseroan yaitu berusaha dalam bidang pembiayaan baik konvensional dan syariah.

     Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan sebagaimana diuraikan di atas,
     telah sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang berlaku
     berdasarkan Peraturan Badan Pusat Statistik No. 2 Tahun 2020 Tentang Klasifikasi
     Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI 2020).

5.   Masing-masing anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana
     termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Usaha Pembiayaan
     RelianceIndonesia No. 23 tanggal 16 Juni 2021, yang dibuat di hadapan Dra. RR.
     Hariyanti Poerbiantari, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diterima dan dicatat dalam
     database SABH di bawah No. AHU-AH.01.03.0384497 tanggal 18 Juni 2021 dan telah
     didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0107706.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal
     18 Juni 2021, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah
     sebagai berikut:

     Direksi
     Direktur Utama               :     Iman Pribadi
     Direktur                     :     Fajar Satritama
     Direktur                     :     Ira Rakhmawati

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama              :     Anton Budidjaja
     Komisaris Independen         :     Drs. Braman Setyo MSI

     telah diangkat sesuai dengan ketentuan dalam anggaran dasar Perseroan dan telah
     diberitahukan serta diterima dan dicatat dalam database SABH serta telah memenuhi
     peraturan perundang-undangan yang berlaku.

     Berdasarkan hasil pemeriksaan hukum yang dilakukan terhadap dokumen yang
     disediakan dan diperkuat dengan Surat Pernyataan dari anggota Direksi dan Dewan
     Komisaris Perseroan, masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi
     Perseroan (i) tidak sedang menghadapi somasi atau klaim, tidak terlibat baik dalam
     perkara perdata, pidana, tata usaha negara, ketenagakerjaan, perpajakan maupun
     perkara arbitrase di muka pengadilan/badan arbitrase yang berwenang dan/atau
     instansi yang berwenang lainnya di Indonesia; (ii) tidak ada permohonan kepailitan
     atau penundaan kewajiban pembayaran utang yang diajukan terhadap/oleh yang
     bersangkutan kepada pengadilan niaga pada pengadilan negeri yang berwenang di
     Indonesia; dan (iii) tidak terlibat dalam sengketa hukum/perselisihan lain di luar
     pengadilan yang dapat berpengaruh secara material terhadap kelangsungan usaha
     Perseroan dan rencana Penawaran Umum Obligasi I REFI Tahun 2022.

     Masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi
     ketentuan POJK 33/2014.



                                                                                          9
Page 139
Selanjutnya seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi
persyaratan kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai anggota Direksi
dan Dewan Komisaris pada perusahaan pembiayaan sesuai dengan ketentuan
Peraturan OJK No. 4/POJK.05/2013 tentang Penilaian Kemampuan Dan Kepatutan
Bagi Pihak Utama Pada Perusahaan Perasuransian, Dana Pensiun, Perusahaan
Pembiayaan Dan Perusahaan Penjaminan (“POJK 4/2013”) junctis Peraturan OJK No.
34/POJK.03/2018 tentang Penilaian Kembali Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa
Keuangan (“POJK 34/2018”) dan Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2021 tentang
Perubahan Atas POJK 34/2018.

Perseroan telah memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang
Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam
melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi melalui Komite Nominasi dan
Remunerasi Perseroan dalam melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi melalui
Komite Nominasi, Remunerasi dan Good Corporate Governance (GCG) sebagaimana
diatur dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. 019/BOC-
REFI/XII/2021 tanggal 14 Desember 2021 tentang Pembentukan Komite Nominasi
Dan Remunerasi.

Pembentukan serta pengangkatan anggota Komite Audit Perseroan telah sesuai
ketentuan dalam Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“POJK 55/2015”) dan POJK 33/2014 yang
mana persyaratan susunan komite audit telah dipenuhi oleh Perseroan yang
susunannya paling sedikit terdiri dari 3 (tiga) orang anggota yang berasal dari
Komisaris Independen dan 2 (dua) pihak luar dari Perseroan, yaitu sebagaimana
termaktub dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. 010/BOC-
REFI/X/2021 tanggal 5 Oktober 2021 tentang Pembentukan Komite Audit.

Perseroan telah mengangkat Sekretaris Perusahaan sesuai ketentuan dalam
Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau
Perusahaan Publik (“POJK 35/2014”) dan telah menyesuaikan fungsi, tugas dan
tanggung jawab Sekretaris Perusahaan Perseroan sesuai ketentuan dalam POJK
35/2014.

Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, Perseroan telah mempunyai
Unit Audit Internal sebagaimana termaktub dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris
Perseroan No. 007/BOC-REFI/X/2019 tanggal 2 Oktober 2019 tentang Pembentukan
Unit Audit Internal dan Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) 2020 tertanggal
23 Desember 2020 yang telah disusun sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

Pembentukan Komite Pemantau Risiko Perseroan sebagaimana Surat Keputusan
Dewan Komisaris Perseroan No. 009/BOC-REFI/X/2021 tanggal 5 Oktober 2021
tentang Pembentukan Komite Pemantau Risiko telah sesuai dengan ketentuan
Peraturan OJK No. 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Jasa
Keuangan Non-Bank (”POJK 44/2020”).

Perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha pembiayaan syariahnya telah memiliki
Dewan Pengawas Syariah yang diangkat sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi
Perusahaan Pembiayaan dan telah membentuk Komite Produk dan Pengembangan
Kegiatan Usaha Syariah sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No.

                                                                                   10
Page 140
     10/POJK.05/2019 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan Syariah
     Dan Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan.

     Selanjutnya Perseroan telah membentuk Komite Manajemen Risiko dengan fungsi,
     wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan POJK 44/2020 dan Surat
     Edaran OJK No. 7/SEOJK.05/2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi
     Perusahaan Pembiayaan Dan Perusahaan Pembiayaan Syariah, serta telah memiliki
     Pedoman Penerapan Manajemen Risiko sesuai dengan ketentuan POJK 44/2020.

6.   Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, berdasarkan hasil
     pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen yang telah disediakan oleh Perseroan dan
     didukung dengan Surat Pernyataan dari Perseroan, Perseroan telah memperoleh izin-
     izin material yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan
     maksud dan tujuan sebagaimana termaktub dalam Anggaran Dasar Perseroan dan
     peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia dan izin-
     izin material tersebut masih berlaku serta telah memenuhi kewajiban-kewajiban
     pelaporan sebagaimana diwajibkan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan
     yang mengatur mengenai izin-izin material terkait.

     Selain itu, Perseroan juga telah terdaftar sebagai anggota pada asosiasi-asosiasi
     terkait dengan kegiatan usahanya, salah satunya pada Asosiasi Perusahaan
     Pembiayaan Indonesia (APPI) dan keanggotaannya masih berlaku hingga saat ini,
     kecuali atas keanggotaan Perseroan pada PT Rapi Utama Indonesia (RAPINDO) yang
     saat ini masih dalam proses pendaftaran kembali keanggotaannya.

7.   Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, Perseroan telah
     mengikutsertakan seluruh karyawannya dalam program Badan Penyelenggara
     Jaminan Sosial (“BPJS”) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Badan Usaha serta
     telah melakukan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan
     Badan Usaha untuk 3 (tiga) bulan terakhir.

     Berdasarkan hasil pemeriksaan hukum yang dilakukan terhadap dokumen yang
     disediakan Perseroan dan didukung dengan surat pernyataan dari Perseroan,
     Perseroan telah memenuhi ketentuan upah minimum yang berlaku dan Perseroan
     tidak sedang terlibat sengketa dengan karyawannya. Perseroan telah mendaftarkan
     tenaga kerjanya pada instansi ketenagakerjaan yang berwenang sesuai dengan
     Undang-Undang No. 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan di
     Perusahaan (”UU WLK”). Perseroan juga telah memiliki Peraturan Perusahaan yang
     telah disahkan oleh instansi yang berwenang dan sampai tanggal Pendapat Hukum ini
     diterbitkan masih berlaku.

8.   Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, aset/harta kekayaan material
     Perseroan berupa tanah dan bangunan serta kendaraan bermotor yang dimiliki oleh
     Perseroan berdasarkan sertifikat hak guna bangunan setelah diteliti bukti
     kepemilikannya adalah benar terdaftar atas nama Perseroan dan telah diperoleh
     sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan serta peraturan perundang-undangan yang
     berlaku, dan karenanya memberi hak kepada Perseroan sebagai pemilik untuk
     melaksanakan haknya sehubungan dengan kepemilikan aset/harta kekayaan material
     tersebut dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
     Negara Republik Indonesia.
     Aset/harta kekayaan material Perseroan tersebut telah diasuransikan dan sampai
     dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, polis asuransi aset/harta kekayaan

                                                                                    11
Page 141
     material tersebut masih berlaku serta jumlah pertanggungan asuransi atas aset/harta
     kekayaan material Perseroan tersebut telah memadai untuk mengganti obyek yang
     diasuransikan atau menutup risiko yang dipertanggungkan.
     Sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, Perseroan menguasai
     aset/harta kekayaan yang berasal dari Agunan Yang Diambil Alih (dikuasai) (“AYDA”).
     Penguasaan AYDA oleh Perseroan telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan
     Otoritas Jasa keuangan No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha
     Perusahaan Pembiayaan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku
     terkait dengan AYDA.

     Selanjutnya, sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, aset/harta
     kekayaan material Perseroan tidak sedang dijaminkan untuk menjamin kewajiban
     kepada pihak ketiga dan aset/harta kekayaan material Perseroan tersebut tidak
     sedang dalam sengketa dengan pihak manapun.

9.   Perjanjian-perjanjian material antara Perseroan dengan pihak lain telah ditandatangani
     oleh pihak yang berwenang mewakili Perseroan dan karenanya sah dan mengikat
     Perseroan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perseroan dan peraturan
     perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Sampai dengan
     tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan, perjanjian-perjanjian material tersebut masih
     berlaku.

     Berdasarkan hasil pemeriksaan hukum yang dilakukan terhadap dokumen yang
     disediakan Perseroan, perjanjian-perjanjian penting yang telah ditandatangani oleh
     dan antara Perseroan dengan pihak lain tidak memuat pembatasan-pembatasan
     (negative covenants) yang sekiranya dapat menghalangi pelaksanaan Obligasi I REFI
     Tahun 2022 termasuk penggunaan dananya dan/atau merugikan kepentingan
     pemegang obligasi Perseroan.

     Sehubungan dengan pemenuhan kewajiban-kewajiban Perseroan selaku debitur
     (affirmative covenants dan/atau negative covenants) berdasarkan perjanjian-perjanjian
     kredit yang diadakan oleh Perseroan dengan pihak bank, yang dapat membatasi
     Perseroan dalam rangka penerbitan Obligasi I REFI Tahun 2022, Perseroan:

     -   telah mengajukan permohonan persetujuan kepada PT Bank Central Asia Tbk.
         (“BCA”) sehubungan dengan rencana Obligasi I REFI Tahun 2022, sebagaimana
         kewajiban berdasarkan ketentuan Pasal 13 huruf (a) dari Akta Perjanjian Kredit No.
         69 tanggal 30 Januari 2018, yang dibuat di hadapan Drs. Gunawan Tedjo, S.H., M.
         Kn., Notaris di Jakarta Pusat, yang berbunyi bahwa “Selama Perseroan belum
         membayar lunas Utang atau Batas Waktu penarikan dan/atau penggunaan fasilitas
         kredit belum berakhir, tanpa persetujuan terlebih dahulu dari BCA, Perseroan tidak
         diperkenankan untuk memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain
         dan/atau mengikatkan diri sebagai penanggung/penjamin dalam bentuk dan
         dengan nama apapun dan/atau mengagunkan harta kekayaan Perseroan kepada
         pihak lain”. Atas hal tersebut Perseroan telah menyampaikan Surat
         No. 050/UPRI/DIR/IV/2021 tanggal 28 April 2021 perihal Pemberitahuan Rencana
         Penerbitan Obligasi I REFI Tahun 2021 (yang saat ini telah berubah nama menjadi
         Obligasi I REFI Tahun 2022), dan surat elektronik (e-mail) Perseroan tertanggal 5
         Oktober 2021 perihal Pemberitahuan Rencana Penerbitan Obligasi I REFI Tahun
         2021 (yang saat ini telah berubah nama menjadi Obligasi I REFI Tahun 2022),
         Perseroan telah mengajukan surat permohonan untuk persetujuan kepada BCA
         sehubungan dengan rencana Penawaran Umum Obligasi I REFI Tahun 2022.

                                                                                        12
Page 142
          Selanjutnya, melalui surat elektronik (e-mail) tertanggal 13 Oktober 2021, BCA
          menyatakan bahwa atas rencana Obligasi I REFI Tahun 2021 (yang saat ini telah
          berubah nama menjadi Obligasi I REFI Tahun 2022) ini kewajiban Perseroan
          hanya cukup untuk melakukan pemberitahuan secara tertulis kepada BCA.

          Bahwa selama berlangsungnya perjanjian kredit dan dengan adanya penerbitan
          Obligasi I REFI Tahun 2022 ini, Perseroan tidak melanggar pembatasan rasio
          keuangan sebagaimana yang diatur dalam perjanjian kredit yang dimiliki
          Perseroan.

      -   akan menyampaikan informasi/pemberitahuan kepada Pemegang MTN secara
          tertulis selambat-lambatnya dalam waktu 14 hari kerja setelah Perseroan
          melakukan penerbitan surat utang (Obligasi I REFI Tahun 2022) kepada pihak
          ketiga dan/atau sejak Perseroan menerima pinjaman, sebagaimana ketentuan
          Pasal 6.8 huruf (i) dan (j) Perjanjian Penjaminan Penerbitan Medium Term Notes
          UPRI No. 21A/REFI/MTN/X/2018 tanggal 29 Oktober 2018, yang dibuat di bawah
          tangan dan bermeterai cukup.

10.   Perjanjian-perjanjian sehubungan dengan penawaran umum Obligasi I REFI Tahun
      2022, yaitu:
      - Perjanjian Penjaminan Emisi;
      - Perjanjian Perwaliamanatan;
      - Akta Pengakuan Utang Obligasi I REFI Tahun 2021 No. 15 tanggal 26 Januari
          2022 sebagaimana telah diubah dan dinyatakan kembali dalam Akta Perubahan
          dan Pernyataan Kembali Pengakuan Utang Obligasi I REFI Tahun 2022 No. 65
          tanggal 31 Januari 2022, seluruhnya dibuat di hadapan Nanette Cahyanie Handari
          Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, oleh Perseroan untuk pengakuan utang
          dalam Obligasi I REFI tahun 2022;
      - Akta Perjanjian Agen Pembayaran No. 62 tanggal 26 Januari 2022, yang dibuat di
          hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, antara
          Perseroan dan KSEI, dimana KSEI bertindak sebagai Agen Pembayaran atas
          utang pokok dan bunga Obligasi; dan
      - Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang Di KSEI No. SP-008/OBL/KSEI/0122
          tanggal 26 Januari 2022, yang dibuat di bawah tangan dan bermeterai cukup, oleh
          dan antara Perseroan dengan KSEI,
      telah ditandatangani oleh pihak yang berwenang mewakili Perseroan dan karenanya
      sah dan mengikat Perseroan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perseroan dan
      peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

11.   Berdasarkan ketentuan anggaran dasar Perseroan, penerbitan Obligasi I REFI Tahun
      2022 memerlukan persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan dan oleh karena itu
      Perseroan telah memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan
      sebagaimana termaktub dalam Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris PT Usaha
      Pembiayaan RelianceIndonesia Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris No.
      001/BOC/REFI/I/2022 tanggal 18 Januari 2022.

12.   Berdasarkan hasil pemeriksaan hukum yang dilakukan terhadap Perseroan dan
      didukung dengan Surat Pernyataan Perseroan No. 007/BOD-REFI/I/2022 tanggal 18
      Januari 2022, sampai dengan tanggal ditandatanganinya surat pernyataan tersebut:

      a. Perseroan tidak sedang menghadapi somasi atau klaim, tidak terlibat baik dalam
         suatu sengketa atau perkara perdata, pidana, tata usaha negara,
         perburuhan/ketenagakerjaan, perpajakan maupun perkara arbitrase di hadapan

                                                                                         13
Page 143
         pengadila/badan arbitrase yang berwenang dan/atau instansi yang berwenang
         lainnya di Indonesia ataupun di luar pengadilan, kecuali atas perkara perdata
         dengan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang melibatkan Perseroan
         sebagai pihak Turut Tergugat, perkara mana telah didaftarkan di Kepaniteraaan
         Pengadilan Negeri Jakarta Barat di bawah No. 325/Pdt.9/2021/PN.Jkt.Brt tanggal
         16 April 2021 (“Perkara PMH”) dan sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini
         diterbitkan, perkara tersebut masih dalam proses persidangan di tingkat
         Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Atas Perkara PMH, Perseroan menyatakan
         bahwa tidak memiliki damp14ancer14etif dan/atau material terhadap kelangsungan
         usaha Perseroan dan rencana Penawaran Umum Obligasi I REFI;
      b. Tidak ada permohonan kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran utang
         yang diajukan terhadap/oleh Perseroan di pengadilan niaga pada pengadilan
         negeri yang berwenang di Indonesia; dan
      c. Perseroan tidak berada dalam keadaan lalai membayar atau melaksanakan suatu
         kewajiban pembayaran sehubungan dengan penerimaan pinjaman uang dan/atau
         fasilitas keuangan dan/atau pemberian jaminan dan juga tidak terdapat atau
         berlangsung suatu pelanggaran/kelalaian atas suatu perjanjian dimana Perseroan
         merupakan salah satu pihak di dalamnya dan tidak ada suatu peristiwa atau
         keadaan yang karena lewatnya waktu atau karena pemberitahuan merupakan
         suatu hal yang dapat dianggap sebagai pelanggaran/kelalaian Perseroan terhadap
         pihak manapun.

       Berdasarkan uraian dan pernyataan Perseroan di atas, perkara PMH tersebut tidak
       memiliki dampak negatif ataupun material terhadap kelangsungan usaha Perseroan
       dan rencana Penawaran Umum Obligasi I REFI Tahun 2022 serta terhadap
       penggunaan dana dari Penawaran Umum Obligasi I REFI Tahun 2022.

13.   Obligasi I REFI Tahun 2022 dijamin dengan jaminan berupa piutang dan penjaminan
      perusahaan (corporate guarantee), yaitu dengan rincian sebagai berikut:

      (a)   Piutang atau hak tagih milik Perseroan yang timbul dari kegiatan usaha
            Perseroan, piutang mana belum jatuh tempo dan dengan kriteria status lancar
            serta usia penagihannya tidak lebih dari 90 (sembilan puluh) Hari Kalender sejak
            tanggal jatuh tempo masing-masing piutang sebagaimana yang tercantum dalam
            daftar piutang/berita acara dan/atau dokumentasi lain yang memuat nilai tagih
            dan kewajiban pembayaran oleh pengguna jasa kepada Perseroan, yaitu dengan
            ketentuan sebagai berikut:
            - nilai yang harus dimuat dalam akta jaminan fidusia atas Piutang yang
                ditandatangani pada Tanggal Emisi adalah sekurang-kurangnya sebesar 75%
                (tujuh puluh lima persen) dari nilai Pokok Obligasi; dan
            - dalam jangka waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender
                sejak Tanggal Emisi, Perseroan wajib menambah Piutang hingga nilainya
                menjadi sekurang-kurangnya 100% (seratus persen) dari nilai Pokok
                Obligasi, perubahan mana akan disepakati Para Pihak dan dituangkan dalam
                akta perubahan (addendum) jaminan fidusia atas Piutang.

      (b)   Jaminan perusahaan (corporate guarantee) oleh PT Reliance Capital
            Management, yaitu dengan ketentuan sebagai berikut:
            - nilai yang harus dimuat dalam akta jaminan perusahaan (corporate
               guarantee) yang ditandatangani pada Tanggal Emisi, adalah sekurang-
               kurangnya sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari nilai Pokok Obligasi;
               dan
            - setelah nilai Jaminan Piutang milik Perseroan telah mencapai nilai sekurang-

                                                                                         14
Page 144
              kurangnya sebesar 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi yang
              harus terpenuhi dalam jangka waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh)
              Hari Kalender setelah Tanggal Emisi, maka nilai penjaminan perusahaan
              (corporate guarantee) akan diubah atau diturunkan nilainya menjadi
              sekurang-kurangnya sebesar 20% (dua puluh persen) dari nilai Pokok
              Obligasi, perubahan mana akan disepakati Para Pihak dan dituangkan dalam
              akta perubahan (addendum) perjanjian jaminan perusahan (corporate
              guarantee).

      Perseroan dengan ini berjanji dan karenanya mengikatkan diri untuk senantiasa
      mempertahankan pada setiap saat jumlah nilai seluruh Jaminan sekurang-kurangya
      sebesar 120% (seratus dua puluh persen) dari nilai Pokok Obligasi sesuai dengan
      ketentuan dalam yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perseroan
      berkewajiban untuk menambah dalam bentuk uang tunai jika nilai jaminan fidusia
      berupa piutang pembiayaan tersebut kurang dari nilai sebagaimana ditentukan dalam
      Perjanjian Perwaliamanatan.

      Obligasi I REFI Tahun 2022 dan penjaminan yang diberikan oleh Perseroan yang
      nilainya tidak mencapai 50% (lima puluh persen) dari jumlah kekayaan bersih
      Perseroan yang dihitung berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan audited yang
      berakhir pada 31 Juli 2021, sehingga oleh karenanya tidak memenuhi ketentuan yang
      membutuhkan persetujuan dari RUPS sebagaimana diatur dalam Pasal 102 ayat (1)
      UUPT. Namun demikian berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dalam
      hal Perseroan menjaminkan kekayaan Perseroan maka harus dengan persetujuan dari
      Dewan Komisaris Perseroan, dimana dalam hal ini Perseroan telah memperoleh
      persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana termaktub dalam
      Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
      Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris No. 001/BOC/REFI/I/2022 tanggal 18
      Januari 2022.

      Sehubungan dengan jaminan berupa penjaminan perusahaan (corporate guarantee)
      sebagaimana diuraikan di atas belum memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam
      Pasal 102 ayat (1) UUPT oleh karena nilai jaminan yang diberikan tidak mencapai 50%
      (lima puluh persen) dari jumlah kekayaan bersih PT Reliance Capital Management
      selaku pemberi jaminan, namun demikian berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar PT
      Reliance Capital Management pemberian jaminan tersebut membutuhkan persetujuan
      dari Dewan Komisaris, dan persetujuan tersebut telah diperoleh dari Dewan Komisaris
      PT Reliance Capital Management sebagaimana termaktub dalam Keputusan Sirkuler
      Dewan Komisaris PT Reliance Capital Management Sebagai Pengganti Rapat Dewan
      Komisaris No. Ref. 002/RCM-BOC/X/2021 tanggal 2 Desember 2021.

      Lebih lanjut, PT Reliance Capital Management selaku pemberi jaminan perusahaan
      dalam rangka Obligasi I REFI Tahun 2022 dan juga sebagai pemegang saham
      Perseroan tidak akan menerima suatu keuntungan dalam bentuk apapun dalam
      kapasitasnya sebagai pemberi jaminan perusahaan, namun akan memenuhi kewajiban
      dan tanggung jawabnya sebagai pemberi jaminan perusahaan sebagaimana diatur
      dalam perjanjian penjaminan perusahaan (corporate guarantee) yang akan
      ditandatangani kemudian oleh PT Reliance Capital Management dan Perseroan.

14.   Pada tanggal diterbitkannya Pendapat Hukum ini, rencana penggunaan dana Obligasi
      I REFI Tahun 2022 adalah sebagaimana diuraikan secara rinci dalam Prospektus,
      yaitu seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi
      biaya-biaya Emisi akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk:

                                                                                      15
Page 145
      1.   Melunasi Pokok Medium Term Notes MTN IV B Tahun 2019 sebesar
           Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) yang diterbitkan pada tanggal 27
           Februari 2019, dengan rincian sebagai berikut:
           1) Sifat Hubungan Afiliasi dengan Kreditur
               a) Pihak berelasi                                : Rp163.200.000.000,-
               b) Tidak berelasi                                : Rp36.800.000.000,-
           2) Nilai MTN per tanggal 30/11/2021                  : Rp200.000.000.000,-
           3) Nilai MTN yang akan dibayarkan/dilunasi           : Rp200.000.000.000,-
           4) Nilai MTN Setelah Pembayaran                      : Rp0,-
           5) Tingkat Kupon                                     : 10% p.a.
           6) Sumber Dana Pembayaran Kupon                      : Internal Kas Perseroan
           7) Jatuh Tempo                                       : 27/02/2022
           8) Tujuan Penggunaan Dana:
               a) Pembiayaan KPR                                : Rp70.000.000.000,-
               b) Pembiayaan KPR Modal Kerja/Konstruksi         : Rp80.000.000.000,-
               c) Pembiayaan UMKM                               : Rp40.000.000.000,-
               d) Pembiayaan Multiguna                          : Rp10.000.000.000,-; dan
           Catatan:
           Pihak berelasi yang memiliki MTN IV B Tahun 2019 yaitu PT Multi Artha Griya, PT Reliance Modal Ventura,
           PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk., PT Viva Medika, Anton Budidjaja, Bagus Abimanyu Lulu, Mulyati,
           Nathania Putri Budidjaja dan Peter Djuliar.


      2.   Sisanya, akan digunakan untuk peningkatan portofolio pembiayaan.

      Perseroan wajib menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana kepada OJK
      sampai dengan seluruh dana hasil penawaran umum telah direalisasikan sebagaimana
      ketentuan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi
      Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum (“POJK No. 30/2015”), yang mana akan
      dilaporkan untuk pertama kali pada tanggal laporan terdekat setelah tanggal
      penyerahan Efek bersifat utang dan selanjutnya wajib dibuat secara berkala setiap 6
      (enam) bulan dengan tanggal laporan setiap tanggal 30 Juni dan tanggal
      31 Desember. Lebih lanjut, apabila di kemudian hari Perseroan bermaksud untuk
      mengubah rencana penggunaan dana, maka Perseroan akan meminta persetujuan
      RUPO terlebih dahulu dan melaporkan hal tersebut kepada OJK dengan
      memperhatikan dan sesuai dengan ketentuan Pasal 10 POJK No. 30/2015.

15.   Berdasarkan hasil pemeriksaan hukum yang dilakukan terhadap dokumen yang
      disediakan dan didukung Surat Pernyataan Perseroan dan Surat Pernyataan Wali
      Amanat serta Surat Pernyataan PT Kredit Rating Indonesia (”KRI”), Perseroan juga
      tidak mempunyai hubungan afiliasi dan hubungan kredit dengan Wali Amanat serta
      tidak terafiliasi dengan KRI sebagai perusahaan pemeringkat efek berkaitan dengan
      Obligasi I REFI Tahun 2022.

      Selanjutnya ketentuan-ketentuan sebagaimana termaktub dalam Perjanjian
      Perwaliamanatan telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
      20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek
      Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

16.   Informasi yang disajikan dalam Prospektus sepanjang yang terkait dengan aspek
      hukum telah sesuai dengan hasil pemeriksaan dari segi hukum sebagaimana
      diungkapkan dalam LPSH.



                                                                                                              16
Page 146

          
Page 147
HALAMAN INI SENGAJA DIKOSONGKAN
Page 148
XVI. LAPORAN KEUANGAN




                        125
Page 149
   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA

Laporan Keuangan                                         Financial Statements
Beserta Laporan Auditor Independen         With Independent Auditors’ Report
Untuk Periode Tujuh Bulan yang Berakhir                  For the Seven-month
pada Tanggal-tanggal                                           Periods Ended
31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal-                  For the Years Ended
tanggal 31 Desember 2020 dan 2019                December 31, 2020 and 2019
Page 150
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
            LAPORAN KEUANGAN                                               FINANCIAL STATEMENT
      Beserta Laporan Auditor Independen                               With Independet Auditor Report
   Untuk Periode Tujuh Bulan yang Berakhir                                  For the Seven-month
             pada Tanggal-tanggal                                               Periods Ended
       31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                             July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal-tanggal                               For the Years Ended
         31 Desember 2020 dan 2019                                      December 31, 2020 and 2019




                                           Daftar Isi/ Table of Contents


                                                   Halaman/ Page


Surat Pernyataan Direksi                                                      Board of Director’s’ Statement

Laporan Auditor Independen                                                     Independent Auditor’s Report

Laporan Posisi Keuangan……………………….                      1-2         ……...………..Statement of Financial Position

Laporan Laba Rugi                                                           Statement of Profit or Loss and
  dan Penghasilan Komprehensif Lain.............        3          ……...……….Other Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas…………………….                     4-5         ……………….Statement of Changes in Equity

Laporan Arus Kas………………………………..                          6          ………………………Statement of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan……………….                  7 – 108      …………….Notes to the Financial Statements
Page 151

          
Page 152
Laporan Auditor Independen/
Independent Auditor’s Report
Per 31 Juli 2021 / July 31, 2021
Page 153

          
Page 154

          
Page 155

          
Page 156
Laporan atas Reviu Informasi Keuangan Interim /
Report on Review of Interim Financial Information
         Per 31 Juli 2020 / July 31, 2020
Page 157

          
Page 158

          
Page 159
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         LAPORAN POSISI KEUANGAN AUDITAN                                                           AUDITED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
                  Tanggal 31 Juli 2021 dan                                                                      As of July 31, 2021 and
                31 Desember 2020 dan 2019                                                                    December 31, 2020 and 2019
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



                                                             Catatan/   31 Juli 2021/           31 Desember/December 31,
                                                              Notes     July 31, 2021           2020                2019

ASET                                                                                                                                                                                   ASSETS
Kas dan bank                                                   4,28       7.437.094.502        1.366.472.701      9.095.178.837                                     Cash on hand and in banks
Piutang pembiayaan - setelah dikurangi cadangan                                                                                                     Financing receivables - net of allowance for
  kerugian penurunan nilai sebesar Rp343.542.804,                                                                                        impairment of Rp343,542,804, Rp4,159,008,802 and
  Rp4.159.008.802 dan Rp19.622.596.604 pada tanggal                                                                                Rp19,622,596,604 as of July 31 2021, December 31, 2020
  31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019                      5,28     211.977.241.980   235.385.442.279       314.904.934.178                                        and 2019, respectively
Piutang sewa pembiayaan - setelah                                                                                                                                    Finance lease receivables
  dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                     net of allowance for impairment of Rp289,521, Rp11,378,441
  sebesar Rp289.521, Rp11.378.441 dan Rp13.932.458.699                                                                               and Rp13,932,458,699 as of July 31 2021, December 31,
  pada tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019          6           642.979.331        1.543.839.242     26.146.535.613                                  2020 and 2019, respectively
Piutang pembiayaan konsumen - setelah                                                                                                        Consumer financing receivables - net of allowance
  dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar                                                                              for impairment of Rp2,479,579,160, Rp3,893,501,731 and
  Rp2.479.579.160, Rp3.893.501.731 dan Rp3.563.874.391                                                                              Rp3,563,874,391 as of July 31, 2021, December 31, 2020
  pada tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019         7,28      78.889.882.941       76.153.728.119     42.067.246.514                                        and 2019, respectively
Piutang pembiayaan syariah - setelah dikurangi                                                                                               Sharia financing receivables - net of allowance for
  cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp394.189.390,                                                                               impairment of Rp394,189,390, Rp733,518,418 and
  Rp733.518.418 dan Rp891.202.341 pada 31 Juli 2021,                                                                               Rp891,202,341 as of July 31, 2021, December 31, 2020
  31 Desember 2020 dan 2019                                     8        84.897.292.403       51.422.962.937     73.080.026.944                                      and 2019, respectively
Piutang lain-lain                                                                                                                                                             Other receivables
  Pihak berelasi                                              9, 28      70.584.779.635        7.000.000.000      4.000.000.000                                                  Related party
  Pihak ketiga                                                  9        35.127.275.528       21.737.853.812      2.280.270.598                                                  Third parties
Biaya dibayar dimuka                                                      2.291.324.130         223.796.463         223.585.908                                                Prepaid expense
Aset pajak tangguhan                                           27d          194.237.400        1.596.212.481      4.170.794.084                                              Deferred tax asset
Aset tetap - setelah dikurangi                                                                                                                                            Fixed Assets - net of
  akumulasi penyusutan sebesar Rp2.213.492.532,                                                                                                accumulated depreciation of Rp2,213,492,532,
  Rp1.745.458.624 dan Rp1.388.060.497 pada tanggal                                                                                Rp1,745,458,624 and Rp1,388,060,497 as of July 31, 2021,
  31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019                      10         2.442.607.638        2.945.364.206        620.727.377                   December 31, 2020 and 2019, respectively
Aset hak guna                                                                                                                                                               Right of use assets
  akumulasi penyusutan sebesar Rp799.227.000 dan                                                                                             accumulated depreciation of Rp799,227,000 and
  Rp368.874.000 pada tanggal 31 Juli 2021 dan                                                                                                         Rp368,874,000 as of July 31, 2021 and
  31 Desember 2020                                             11         1.414.017.000        1.844.370.000                  -                             December 31, 2020, respectively
Agunan yang diambil alih                                       12        20.116.958.903       38.834.337.700      3.820.939.354                                            Repossessed assets
Klaim lebih bayar pajak                                                   3.752.108.270        3.129.814.713                  -                                             Claim for tax refund
Aset lain-lain                                                              284.000.000         284.000.000         153.472.500                                                    Other assets

JUMLAH ASET                                                             520.051.799.661   443.468.194.653       480.563.711.907                                               TOTAL ASSETS




  Lihat catatan atas Laporan Keuangan                                                                                              See accompanying Notes to the
  merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                                            1                       Financial Statements which are an integral part of
  Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                                                                    the Financial Statements
Page 160
     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
         LAPORAN POSISI KEUANGAN AUDITAN                                               AUDITED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
                  Tanggal 31 Juli 2021 dan                                                          As of July 31, 2021 and
                31 Desember 2020 dan 2019                                                        December 31, 2020 and 2019
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



                                                  Catatan/   31 Juli 2021/           31 Desember/December 31,
                                                   Notes     July 31, 2021           2020                2019

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                                                    LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS                                                                                                                                             LIABILITIES
Surat utang jangka menengah                         13       249.514.685.654   181.533.639.195       235.035.313.737                              Medium term notes
Utang pajak                                         27a        1.444.942.451        1.402.347.594      2.151.105.617                                   Taxes payable
Pinjaman yang diterima                              14        28.893.138.261       28.571.512.931     37.434.499.513                                  Loans received
Beban akrual                                        15         3.382.948.718        2.558.552.746      1.246.275.568                               Accrued expenses
Liabilitas lain-lain                                16        28.394.390.929       28.496.340.944     15.146.219.808                                  Other liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang             26           882.897.275         786.897.946       1.402.872.785             Long-term employee benefits liability

Jumlah Liabilitas                                            312.513.003.288   243.349.291.356       292.416.287.028                                 Total Liabilities


EKUITAS                                                                                                                                                       EQUITY
Modal saham -                                                                                                                                         Capital stock -
  nilai nominal Rp 1.000.000 per saham                                                                                             Rp 1,000,000 par value per share
  Modal dasar - 400.000 saham                                                                                                          Authorized - 400,000 shares
  Modal ditempatkan dan disetor - 133.000 saham     18       133.000.000.000   133.000.000.000       133.000.000.000            Issued and paid up - 133,000 shares
Tambahan modal disetor                                            30.000.000          30.000.000          30.000.000                         Additional paid-in capital
Saldo laba                                                    74.508.796.373       67.088.903.297     55.117.424.879                               Retained earnings

Jumlah Ekuitas                                               207.538.796.373   200.118.903.297       188.147.424.879                                     Total Equity

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                520.051.799.661   443.468.194.653       480.563.711.907               TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




  Lihat catatan atas Laporan Keuangan                                                                                  See accompanying Notes to the
  merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                                 2                      Financial Statements which are an integral part of
  Laporan Keuangan secara keseluruhan
Page 161
    PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
               LAPORAN LABA RUGI DAN                                                                     AUDITED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
    PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AUDITAN                                                                   AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
       Untuk Periode Tujuh Bulan yang Berakhir                                                                        For the Seven-month
                  pada Tanggal-tanggal                                                                                   Periods Ended
             31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                                July 31, 2021 and 2020 (review) and
    Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal-tanggal                                                                    For the Years Ended
               31 Desember 2020 dan 2019                                                                         December 31, 2020 and 2019
     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                      31 Juli/July 31,                     31 Desember/December 31,
                                                                                         2020
                                                  Notes        2021              (Reviu/Review)             2020              2019

PENDAPATAN                                                                                                                                                                          REVENUE
Bunga                                                                                                                                                                                  Interest
  Pembiayaan                                       20       17.727.893.521         20.094.439.671        36.983.614.613    41.982.286.869                                         Financing
  Sewa pembiayaan                                  21         115.219.169           1.306.123.298         1.742.302.861     6.137.167.823                                     Finance lease
  Pembiayaan konsumen                              22        5.693.464.140          6.205.395.431         5.569.578.304     5.857.239.672                              Consumer financing
  Marjin/bagi hasil                                23       13.902.386.539          4.144.873.875         7.234.532.142     8.341.104.155                           Margin/revenue sharing
  Bank                                                         10.005.151                 77.429.943        81.412.945       276.605.301                                              Bank
Administrasi                                                  491.371.511                416.632.742      1.144.840.133     1.741.128.399                                       Administrative
Denda                                                             491.579                 10.442.283        11.286.262       559.639.265                                               Penalty
Asuransi                                                       19.609.205                116.997.504       139.091.287        79.127.840                                             Insurance
Keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih                   177.133.512                984.473.633       361.088.973     (1.479.966.565)               Gain (loss) on foreign exchange - net
Keuntungan (kerugian) penjualan aset tetap         10          (56.526.037)                         -                 -      235.925.000                     Gain (loss) on sales fixed assets
Lainnya                                                      1.814.020.596               512.586.986       115.591.364        92.829.972                                                Others

Jumlah Pendapatan                                           39.895.068.886         33.869.395.366        53.383.338.884    63.823.087.731                                      Total Revenue


BEBAN                                                                                                                                                                             EXPENSES
Beban umum dan administrasi                         25      10.364.408.405         10.422.480.047        17.714.960.689    14.522.406.589                General and administrative expenses
Beban pemasaran                                                80.676.868                 37.240.464        51.358.264        33.482.260                                   Marketing expense
Penyisihan (pemulihan) penurunan nilai piutang                                                                                                   Provision for (recovery of) impairment losses
                                                  5,6,7,8   (5.489.632.459)       (29.376.696.639)      (43.197.696.605)   16.712.819.847                                     on receivables
Penyisihan penurunan nilai agunan yang
  diambil alih                                                             -                        -     4.938.068.773                 -     Provision for impairment of repossessed assets
Beban bunga dan keuangan                            24      19.622.123.208         14.197.216.833        22.214.078.916    30.299.198.460             Interest expenses and financial charges
Beban lain-lain                                              5.679.240.016         14.901.089.146        22.565.565.866       62.621.366                                        Other expense

Jumlah Beban                                                30.256.816.038         10.181.329.851        24.286.335.903    61.630.528.522                                     Total Expenses

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN                         9.638.252.848         23.688.065.515        29.097.002.981     2.192.559.209        PROFIT BEFORE INCOME TAX EXPENSE

Beban pajak penghasilan                            27b      (2.211.688.906)        (6.236.202.100)       (7.453.074.844)     (570.719.176)                                Income tax expense

LABA TAHUN BERJALAN/PERIODE                                  7.426.563.942         17.451.863.415        21.643.928.137     1.621.840.033                  PROFIT FOR THE YEAR/PERIOD


PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                           OTHER COMPREHENSIVE INCOME (LOSS)
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke                                                                                                          Item that will not be reclassified subsequently
  laba rugi                                                                                                                                                              to profit or loss
    Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti    26           (8.552.392)              401.493.855       688.275.181       (125.153.402)     Remeasurement of defined benefit liability
    Pajak sehubungan dengan pos yang tidak
     akan direklasifikasi                                        1.881.526               (88.328.648)      (151.420.540)      31.288.351 Tax relating to item that will not be reclassified

Laba (rugi) komprehensif lain - setelah pajak                   (6.670.866)              313.165.207       536.854.641        (93.865.051)    Other comprehensive income (loss) - net of tax

JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                                                                         TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
  TAHUN BERJALAN/PERIODE                                     7.419.893.076         17.765.028.622        22.180.782.778     1.527.974.982                         FOR THE YEAR/PERIOD


LABA PER SAHAM - DASAR                                                                                                                                     EARNINGS PER SHARE - BASIC
  (dinyatakan dalam nilai Rupiah penuh)            19              55.839                   131.217            162.736            12.194               (Expressed in full amount of Rupiah)




 Lihat catatan atas Laporan Keuangan                                                                                                   See accompanying Notes to the
 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                                                   3                     Financial Statements which are an integral part of
 Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                                                                          the Financial Statements
Page 162
                  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
                    LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS AUDITAN                                                          AUDITED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
                   Untuk Periode Tujuh Bulan yang Berakhir pada                                                      For the Seven-month Periods Ended
                  Tanggal-tanggal 31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                    July 31, 2021 and 2020 (review)
                  Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                             For the Years Ended
                             31 Desember 2020 dan 2019                                                                   December 31, 2020 and 2019
                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



                                                                           Tambahan modal
                                            Catatan/   Modal Saham/        disetor/ Additional          Saldo Laba/          Jumlah Ekuitas/
                                             Notes     Capital Stock         Paid-in Capital         Retained Earnings         Total Equity


Saldo pada tanggal 1 Januari 2019                      100.000.000.000              30.000.000            53.589.449.897      153.619.449.897                  Balance as of January 1, 2019

Laba tahun berjalan                                                    -                         -         1.621.840.033         1.621.840.033                                 Profit for the year

Penambahan modal disetor                        18      33.000.000.000                           -                       -      33.000.000.000                         Additional paid in capital

Rugi Komprehensif Lain                                                                                                                                            Other Comprehensive Loss
 Pengukuran kembali liabilitas                                                                                                                                 Remeasurement of long-term
   imbalan kerja jangka panjang                 26                     -                         -           (93.865.051)          (93.865.051)                 employee benefits liability

Saldo pada tanggal 31 Desember 2019                    133.000.000.000              30.000.000            55.117.424.879      188.147.424.879               Balance as of December 31, 2019

  Dampak penerapan awal PSAK 71                                                                                                                                 Impact of initial implication of
   setelah pajak tangguhan                      2b                     -                         -       (10.209.304.360)      (10.209.304.360)                PSAK 71 net of deffered tax

Saldo pada tanggal 1 Januari 2020                      133.000.000.000              30.000.000            44.908.120.519      177.938.120.519                  Balance as of January 1, 2020

Laba tahun berjalan                                                    -                         -        21.643.928.137        21.643.928.137                                 Profit for the year

Laba Komprehensif Lain                                                                                                                                          Other Comprehensive Income
  Pengukuran kembali liabilitas                                                                                                                                Remeasurement of long-term
   imbalan kerja jangka panjang                 26                     -                         -          536.854.641           536.854.641                   employee benefits liability

Saldo pada tanggal 31 Desember 2020                    133.000.000.000              30.000.000            67.088.903.297      200.118.903.297               Balance as of December 31, 2020




 Lihat catatan atas Laporan Keuangan                                                                                                                       See accompanying Notes to the
 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                                             4                                               Financial Statements which are an integral part of
 Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                                                                                              the Financial Statements
Page 163
                  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
                    LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS AUDITAN                                                          AUDITED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
                   Untuk Periode Tujuh Bulan yang Berakhir pada                                                      For the Seven-month Periods Ended
                  Tanggal-tanggal 31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                    July 31, 2021 and 2020 (review)
                  Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                             For the Years Ended
                             31 Desember 2020 dan 2019                                                                   December 31, 2020 and 2019
                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



                                                                           Tambahan modal
                                            Catatan/   Modal Saham/        disetor/ Additional          Saldo Laba/         Jumlah Ekuitas/
                                             Notes     Capital Stock         Paid-in Capital         Retained Earnings        Total Equity


Saldo pada tanggal 31 Desember 2019                    133.000.000.000              30.000.000            55.117.424.879     188.147.424.879               Balance as of December 31, 2019

  Dampak penerapan awal PSAK 71                                                                                                                                Impact of initial implication of
   setelah pajak tangguhan                      2b                     -                         -       (10.209.304.360)     (10.209.304.360)                PSAK 71 net of deffered tax

Saldo pada tanggal 1 Januari 2020                      133.000.000.000              30.000.000            44.908.120.519     177.938.120.519                  Balance as of January 1, 2020

Laba periode berjalan                                                  -                         -        17.451.863.415       17.451.863.415                               Profit for the period

Laba Komprehensif Lain                                                                                                                                         Other Comprehensive Income
  Pengukuran kembali liabilitas                                                                                                                               Remeasurement of long-term
   imbalan kerja jangka panjang                 26                     -                         -          313.165.207          313.165.207                   employee benefits liability

Saldo pada tanggal 31 Juli 2020                        133.000.000.000              30.000.000            62.673.149.141     195.703.149.142                     Balance as of July 31, 2020


Saldo pada tanggal 1 Januari 2021                      133.000.000.000              30.000.000            67.088.903.297     200.118.903.297                  Balance as of January 1, 2021

Laba periode berjalan                                                  -                         -         7.426.563.942        7.426.563.942                               Profit for the period

Rugi Komprehensif Lain                                                                                                                                           Other Comprehensive Loss
 Pengukuran kembali liabilitas                                                                                                                                Remeasurement of long-term
   imbalan kerja jangka panjang                 26                     -                         -            (6.670.866)          (6.670.866)                 employee benefits liability

Saldo pada tanggal 31 Juli 2021                        133.000.000.000              30.000.000            74.508.796.373     207.538.796.373                     Balance as of July 31, 2021




 Lihat catatan atas Laporan Keuangan                                                                                                                      See accompanying Notes to the
 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                                             5                                              Financial Statements which are an integral part of
 Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                                                                                             the Financial Statements
Page 164
    PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                                  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
             LAPORAN ARUS KAS AUDITAN                                                                         AUDITED STATEMENTS OF CASH FLOWS
       Untuk Periode Tujuh Bulan yang Berakhir                                                                           For the Seven-month
                  pada Tanggal-tanggal                                                                                      Periods Ended
             31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                                   July 31, 2021 and 2020 (review) and
   Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal-tang gal                                                                       For the Years Ended
               31 Desember 2020 dan 2019                                                                            December 31, 2020 and 2019
     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



                                                                        31 Juli/July 31,                        31 Desember/December 31,
                                                 Catatan/                               2020
                                                  Notes          2021              (Reviu/Review)                2020                2019
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                                                                     CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari:                                                                                                                                                    Cash received from:
 Pembiayaan                                                  55.018.540.639         177.308.382.891         203.864.407.833     317.192.807.180                                Financing
 Sewa pembiayaan                                              1.142.387.169           5.469.454.653           6.806.334.312       5.757.359.999                           Finance leasee
 Pembiayaan konsumen                                         13.840.489.610          15.821.838.303          35.030.136.558      11.598.805.466                       Consumer financing
 Syariah                                                     21.905.966.268          44.993.888.741          50.722.473.854       8.341.104.155                                   Sharia
 Administrasi                                                   491.371.511             416.632.742           1.144.840.133       1.741.128.399                            Administration
Jumlah penerimaan kas                                        92.398.755.197         244.010.197.330         297.568.192.690     344.631.205.199                               Total cash received
Pengeluaran kas untuk:                                                                                                                                                                 Cash paid for:
 Pembiayaan                                                  (53.741.934.514)        (71.127.715.913)        (73.171.769.069)   (204.920.000.000)                                        Financing
 Sewa pembiayaan                                                (115.219.169)                      -                       -                   -                                   Finance leasee
 Pembiayaan konsumen                                         (14.133.810.151)        (29.536.953.268)        (69.023.988.968)    (19.733.285.724)                             Consumer financing
 Syariah                                                     (52.791.601.884)         (2.186.803.385)        (41.130.776.995)    (64.633.588.932)                                           Sharia
 Pemasok dan karyawan                                         (9.665.221.039)         (6.552.954.262)        (11.133.897.234)    (12.063.993.067)                        Suppliers and employees
 Bunga dan keuangan                                          (19.588.896.870)        (14.197.216.833)        (22.148.421.180)    (30.148.007.232)                   Interest and financial charges
 Lain-lain                                                    (2.114.398.761)        (11.479.657.169)         (8.693.124.634)     (1.506.889.401)                                           Others
Jumlah pengeluaran kas                                      (152.151.082.388)      (135.081.300.830)        (225.301.978.080)   (333.005.764.356)                                  Total cash paid
Kas diperoleh dari (digunakan untuk) operasi                 (59.752.327.191)        108.928.896.500          72.266.214.610      11.625.440.843      Net cash flows provided by (used in) operating
Pembayaran pajak penghasilan                                  (1.387.531.000)         (3.123.695.449)         (5.071.933.418)     (4.995.259.168)                                   Income tax paid
Kas Bersih Diperoleh dari                                                                                                                                              Net Cash Flows Provided by
 (digunakan untuk) Aktivitas Operasi                         (61.139.858.191)        105.805.201.051          67.194.281.192       6.630.181.675                     (used in) Operating Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                                                                                    CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap                         10             37.000.000                        -                    -           321.500.000               Proceed from sale of fixed assets
Perolehan aset tetap                               10           (114.919.000)              (151.570.660)      (2.682.034.956)       (152.057.500)                   Acquisitions of fixed assets
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan Untuk)                                                                                                                   Net Cash Flows Provided by (used in)
 Aktivitas Investasi                                             (77.919.000)              (151.570.660)      (2.682.034.956)        169.442.500                             Investing Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                                                                   CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran surat utang jangka menengah            13, 35     (38.500.000.000)       (122.600.000.000)       (162.350.000.000)   (192.000.000.000)               Payment of medium term notes
Penerimaan dari penjualan surat utang jangka                                                                                                                        Proceeds from issuance of
 menengah                                         13, 35    105.500.000.000           23.500.000.000         107.500.000.000     183.750.000.000                          medium term notes
Pembayaran biaya penerbitan surat utang jangka                                                                                                                               Payment of issued
 menengah                                                                  -          (2.490.000.000)         (2.490.000.000)     (2.820.000.000)                         medium term notes
Pembayaran kepada pihak berelasi                                           -          (1.475.496.000)         (5.972.308.054)     (2.499.797.216)                     Payment to related party
Penerimaan dari pinjaman yang diterima            14, 35       9.440.508.099            5.151.841.949           7.953.412.515     23.141.261.367                           Proceeds from loans
Pembayaran pinjaman yang diterima                 14, 35      (9.152.109.107)        (15.576.296.520)        (16.882.056.833)    (25.137.421.944)                             Payment of loans
Kas Bersih Diperoleh dari                                                                                                                                         Net Cash Flows Provided by
 (digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan                        67.288.398.992        (113.489.950.571)        (72.240.952.372)    (15.565.957.793)               (Used in) Financing Activities
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH                                                                                                                               NET INCREASE (DECREASE) IN CASH
 KAS DAN BANK                                                  6.070.621.801          (7.836.320.180)         (7.728.706.136)     (8.766.333.618)                  ON HAND AND IN BANKS
KAS DAN BANK                                                                                                                                                CASH ON HAND AND IN BANKS AT
 PADA AWAL TAHUN/PERIODE                            4          1.366.472.701               9.095.178.837       9.095.178.837      17.861.512.455       THE BEGINNING OF THE YEAR/PERIOD
KAS DAN BANK                                                                                                                                                 CASH ON HAND AND IN BANKS AT
 PADA AKHIR TAHUN/PERIODE                           4          7.437.094.502               1.258.858.657       1.366.472.701       9.095.178.837              THE END OF THE YEAR/PERIOD




 Lihat catatan atas Laporan Keuangan                                                                                                       See accompanying Notes to the
 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                                                    6                        Financial Statements which are an integral part of
 Laporan Keuangan secara keseluruhan                                                                                                              the Financial Statements
Page 165
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                            NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                  As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                     2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                        July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                           For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                 December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



1.   UMUM                                                   1.   GENERAL

     a.   Pendirian dan Informasi Umum                           a.   Establishment and General Information

          PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia                       PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia
          (Perusahaan) didirikan dengan nama PT                       (the Company) was established under
          Sebaru Sejahtera Finance Corporation                        name of PT Sebaru Sejahtera Finance
          berdasarkan akta No. 38 tanggal 12 Mei                      Corporation based on Notarial Deed No. 38
          1989 dari Miryam Magdalena Indrani                          dated May 12, 1989 of Miryam Magdalena
          Wiardi, S.H., notaris di Jakarta. Akta                      Indrani Wiardi, S.H., notary in Jakarta. The
          pendirian ini telah mendapat persetujuan                    Deed of Establishment was approved by the
          dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia                   Minister of Justice of the Republic Indonesia
          dengan       Surat   Keputusannya       No.                 in     his      Decision      Letter      No.
          C2.7473.HT.01.01-Th’ 89 tanggal 15                          C2.7473.HT.01.01-Th’ 89 dated August 15,
          Agustus 1989. Perusahaan beberapa kali                      1989. The Company’s name has been
          melakukan perubahan nama dan terakhir                       amended several times, most recently
          kali berubah nama menjadi PT Usaha                          changed its name to PT Usaha Pembiayaan
          Pembiayaan              RelianceIndonesia                   RelianceIndonesia by Deed No. 17 dated
          berdasarkan Akta No.17 tanggal 25                           September 25, 2012 of Aryani S.H., M.Kn.,
          September 2012 dari Aryani, S.H., M.Kn.,                    notary in Tangerang Selatan. The deed was
          notaris di Tangerang Selatan. Akta tersebut                 approved by the Minister of Law and Human
          telah mendapat persetujuan dari Menteri                     Rights of the Republic of Indonesia in his
          Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia                      decision letter No. AHU-53399.AH.01.02
          dengan Surat Keputusan No. AHU-                             dated October 16, 2012.
          53399.AH.01.02 tanggal 16 Oktober 2012.

          Anggaran Dasar        Perusahaan telah                      The Company’s Articles of Association have
          mengalami beberapa kali perubahan,                          been amended several times, most recently
          terakhir dengan akta No. 62 tanggal                         by Deed No. 62 dated December 29, 2020
          29 Desember 2020 dari Dra. RR. Hariyanti                    by Dra. RR. Hariyanti Poerbiantari, S.H.,
          Poerbiantari, S.H., notaris di Jakarta,                     notary in Jakarta, regarding changes of
          mengenai     perubahan     Direksi  dan                     Directors and Commissioners. This
          Komisaris. Akta perubahan tersebut telah                    amendment deed was approved by the
          mendapat persetujuan dari Menteri Hukum                     Ministry of Laws and Human Rights with
          dan Hak Asasi Manusia dengan Surat                          Letter No. AHU-AH.01.03.0005181 dated
          Keputusan No. AHU-AH.01.03.0005181                          January 6, 2021.
          tanggal 6 Januari 2021.

          Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar                        In accordance with article 3 of the
          Perusahaan, kegiatan utama Perusahaan                       Company’s Articles of Association, the
          adalah menjalankan usaha di bidang                          Company is engaged in financing and
          pembiayaan konvensional dan pembiayaan                      sharia financing which is a Business Unit of
          syariah yang merupakan Unit Usaha                           Sharia, which include investment financing,
          Syariah meliputi pembiayaan investasi,                      working capital financing, multipurpose
          pembiayaan modal kerja, pembiayaan                          financing, service financing and other
          multiguna, pembiayaan jasa dan kegiatan                     financing business activities based on
          usaha pembiayaan lain berdasarkan                           approval from Financial Service Authority
          persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).                   (OJK).

          Perusahaan    juga    memperoleh      izin                  The Company also obtained license for
          pembukaan Unit Usaha Syariah dari Dewan                     opening Business Unit of Sharia from Board
          Komisioner OJK Direktur Industri Keuangan                   of OJK Director Industry Finance Non Bank
          Non Bank Syariah dalam Surat Keputusan                      Sharia in its Decision Letter No. KEP-
          No. KEP87/NB.223/2017 tanggal 28 Juli                       87/NB.223/2017 dated July 28, 2017.
          2017.




                                                        7
Page 166
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



1.   U M U M (lanjutan)                                       1.   GENERAL (continued)

     a.   Pendirian     dan     Informasi     Umum                 a.   Establishment and General Information
          (lanjutan)                                                    (continued)

          Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan                      The Company is domiciled in Jakarta with
          kantor terletak di SOHO West Point Lt. 2, Jl.                 its office is located at SOHO West Point Fl.
          Macan, Kav 4-5, Kedoya Utara, Kebon                           2, Jl. Macan, Kav 4-5, Kedoya Utara, Kebon
          Jeruk.                                                        Jeruk.

          Perusahaan tergabung dalam kelompok                           The Company operate under Reliance
          usaha Reliance Capital Management.                            Capital Management group business. The
          Pemegang saham akhir Perusahaan                               ultimate parent of the Company is Anton
          adalah Anton Budidjaja yang berdomisili di                    Budidjaja who is domiciled In Indonesia.
          Indonesia.

     b.   Karyawan,      Dewan     Komisaris       dan             b.   Employees, Boards and Directors
          Direksi

           Pada tanggal 31 Juli 2021 dan 31                             As of July 31, 2021 and December 31, 2020
           Desember 2020 dan 2019 masing masing                         and 2019, respectively, based on Deed No.
           berdasarkan Akta No. 38 tanggal 16 Juni                      38 dated June 16, 2021 from Dra. RR.
           2021 dari Dra. RR. Hariyanti Poerbiantari,                   Hariyanti Poerbiantari, S.H., notary in
           S.H., notaris di Jakarta, Akta No. 62                        Jakarta, Deed No. 62 dated December 29,
           tanggal 29 Desember 2020 dari Dra. RR                        2020 from Dra. RR Hariyanti Poerbiantari,
           Hariyanti Poerbiantari, S.H., notaris di                     S.H., notary in Jakarta and Deed No. 44
           jakarja dan Akta No. 44 tanggal 15                           dated October 15, 2019 from Dra. RR
           Oktober 2019 dari Dra. RR Hariyanti                          Hariyanti Poerbiantari, S.H., a notary in
           Poerbiantari, S.H., notaris di Jakarta,                      Jakarta, the Company’s management
           adalah Sebagai Berikut:                                      consist of the following:


                                 31 Juli 2021/       31 Des 2020/       31 Des 2019/
                                 July 31, 2021       Dec 31, 2020       Dec 31, 2019
          Dewan                                                                                          Board of
          Komisaris                                                                                Commissioners
          Komisaris                                                                                      President
            Utama                Anton Budidjaja     Anton Budidjaja Anton Budidjaja                Commissioner
          Komisaris               Drs. Braman         Drs. Braman                                     Independent
            Independen             Setyo, MSI         Setyo, MSI *) Lando Simatupang                Commissioner

          Dewan Direksi                                                                         Board of Directors
          Direktur Utama           Iman Pribadi       Iman Pribadi *)   Fajar Satritama          President Director
          Direktur               Fajar Satritama     Fajar Satritama    Ira Rakhmawati                     Director
          Direktur               Ira Rakhmawati      Ira Rakhmawati      Refky Saputra                     Director
          Direktur                                      Wisna Aksi
                                                                               -                            Director
                                                         Budaya

          *) Telah efektif sejak diterimanya Surat                      *) It has been effective since the receipt of
             Keputusan Anggota Dewan Komisioner                            the Decree of the Members of the Board
             Otoritas Jasa Keuangan terkait Hasil                          of Commissioners of the Financial
             Penilaian Kemampuan dan Kepatutan                             Services Authority regarding the results
             sebagai Direktur     dan Komisaris                            of the Fit and Proper Test as Directors
             Perusahaan pada tanggal 29 Maret                              and Commissioners of the Company on
             2021.                                                         March 29, 2021.




                                                          8
Page 167
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



1.   U M U M (lanjutan)                                      1.   GENERAL (continued)

     c.   Dewan Pengawas Syariah                                  c.   Sharia Supervisory Board

          Pada tanggal 31 Juli 2021 dan                                As of July 31, 2021 and December 31, 2020
          31 Desember 2020 and 2019, Dewan                             and 2019, the Company’s Sharia
          Pengawas Syariah Perusahaan adalah M.                        Supervisory Board is M. Faisal Muchtar.
          Faisal Muchtar.

          Pada tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember                       As of July 31, 2021, December 31, 2020
          2020 dan 2019 jumlah karyawan                                and 2019, the Company had 47 employees,
          Perusahaan masing-masing sebanyak 47                         40 employees and 34 employees,
          karyawan, 40 karyawan dan 34 karyawan                        respectively (unaudited).
          (tidak diaudit).

          Laporan keuangan PT Usaha Pembiayaan                         The financial statements of PT Usaha
          RelianceIndonesia untuk periode tujuh                        Pembiayaan RelianceIndonesia for the
          bulan yang berkahir pada tanggal 31 Juli                     seven-month periods end July 31, 2021
          2021 telah diselesaikan dan diotorisasi                      were completed and authorized for
          untuk terbit oleh Direksi Perusahaan pada                    issuance on October 6, 2021 by the
          tanggal    6    Oktober    2021.   Direksi                   Company’s Directors. Company’s Directors
          Perusahaan bertanggung jawab atas                            are responsible for the preparation and
          penyusunan dan penyajian laporan                             presentation of the financial statements.
          keuangan tersebut.


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                        2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN KEUANGAN PENTING                                   AND FINANCIAL REPORTING POLICIES

     a.   Dasar Penyusunan dan Pengukuran                         a.   Basis    of   Financial  Statements
          Laporan Keuangan                                             Preparation and Measurement

          Laporan keuangan disusun dan disajikan                       The financial statements have been
          dengan menggunakan Standar Akuntansi                         prepared and presented in accordance with
          Keuangan       di   Indonesia,      meliputi                 Indonesian Financial Accounting Standards
          pernyataan      dan    interpretasi   yang                   “FAS”, which comprise the statements and
          diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi                     interpretations issued by the Board of
          Keuangan dan Dewan Standar Akuntansi                         Financial Accounting Standards of the
          Syariah Ikatan Akuntan Indonesia (IAI),                      Institute    of    Indonesia     Chartered
          serta peraturan-peraturan yang diterbitkan                   Accountants (IAI), and the Board of Sharia
          oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).                           Accounting Standards of IAI and regulations
                                                                       issued by Financial Service Authority (OJK).




                                                         9
Page 168
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                         2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                              AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                    (continued)

     a.   Dasar Penyusunan dan Pengukuran                          a.   Basis    of     Financial  Statements
          Laporan Keuangan (lanjutan)                                   Preparation       and     Measurement
                                                                        (continued)

          Laporan keuangan juga disusun dan                             The financial statements have been also
          disajikan sesuai dengan peraturan Badan                       prepared and presented in accordance with
          Pengawas Pasar Modal dan Lembaga                              Capital Market and Financial Institution
          keuangan (“BAPEPAM-LK”) No. VIII.G.7                          Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”) rule
          yang merupakan lampiran Keputusan                             No. VIII.G.7, Attachment to Decision of
          Ketua      BAPEPAM-LK       No.    KEP-                       BAPEPAMLK          ChairmanNo.      KEP-
          347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang                      347/BL/2012 dated June 25, 2012, on the
          “Penyajian dan Pengungkapan Laporan                           “Financial Statements Presentation and
          Keuangan Emiten atau Perusahaan                               Disclosure    for   Issuers   or   Public
          Publik”.                                                      Companies”.

          Dasar pengukuran laporan keuangan ini                         The measurement basis used is the
          adalah konsep biaya perolehan, kecuali                        historical cost, except for certain accounts
          beberapa    akun       tertentu    disusun                    which are measured on the bases
          berdasarkan        pengukuran          lain,                  described in the related accounting policies.
          sebagaimana diuraikan dalam kebijakan                         The financial statements, except for the
          akuntansi masing-masing akun tersebut.                        statements of cash flows, are prepared
          Laporan keuangan ini disusun dengan                           under the accrual basis of accounting.
          metode akrual, kecuali laporan arus kas.

          Laporan arus kas disusun dengan                               The statements of cash flows are prepared
          menggunakan metode langsung dengan                            using the direct method with classifications
          mengelompokkan arus kas dalam aktivitas                       of cash flows into operating, investing and
          operasi, investasi dan pendanaan.                             financing activities.

          Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam                     The accounting policies adopted in the
          penyusunan laporan keuangan untuk                             preparation of the financial statements for
          periode tujuh bulan yang berkahir pada                        the seven-month period ended July 31,
          tanggal 31 Juli 2021 adalah konsisten                         2021 are consistent with those adopted in
          dengan     kebijakan   akuntansi     yang                     the preparation of the financial statements
          diterapkan dalam penyusunan laporan                           for the years ended December 31, 2020.
          keuangan untuk tahun yang berakhir 31
          Desember 2020.

          Mata uang yang digunakan dalam                                The currency used in the preparation and
          penyusunan dan penyajian laporan                              presentation of the financial statements is
          keuangan adalah mata uang Rupiah yang                         the Rupiah (Rupiah) which is also the
          juga merupakan mata uang fungsional                           functional currency of the Company.
          Perusahaan.




                                                         10
Page 169
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                            NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                  As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                     2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                        July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                           For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                 December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                       2.        SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                                 AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                       (continued)

     b.   Perubahan Kebijakan Akuntansi dan                           b.   Changes In Accounting Policies And
          Pengungkapan                                                     Disclosure

          Perusahaan telah menerapkan standar                              The Company has implemented accounting
          akuntansi pada tanggal 1 Januari 2020,                           standards on January 1, 2020, which are
          yang dianggap relevan dengan laporan                             considered relevant to the Company’s
          keuangan Perusahaan, yaitu:                                      financial statements, are as follows:

          a. PSAK No. 71 “Instrumen keuangan”,                   b.        a. SFAS No. 71 “Financial instruments”,
             mengatur klasifikasi dan pengukuran                              regulate      the      classification   and
             keuangan berdasarkan karakteristik dari                          measurement of financial instruments
             arus kas kontraktual dan model bisnis                            based on the characteristics of the entity’s
             entitas;  metode     kerugian    kredit                          contractual cash flows and business
             ekspektasian untuk penurunan nilai                               model; the expected credit loss method
             yang menghasilkan informasi yang lebih                           for impairment that results in information
             tepat waktu, relevan dan dimengerti                              that is more timely, relevant and
             oleh pemakai laporan keuangan;                                   understandable to users of financial
             akuntansi untuk lindung nilai yang                               statements; accounting for hedges that
             merefleksikan manajemen risiko entitas                           better reflect the entity’s risk management
             lebih baik dengan memperkenalkan                                 by introducing more general terms based
             persyaratan    yang    lebih    umum                             on management’s judgment.
             berdasarkan              pertimbangan
             manajemen.

          b. Amandemen PSAK No. 71,”Instrumen                    c.        b. Amendments to SFAS No. 71,
             Keuangan”, fitur pembayaran di muka                              “Financial      Instruments”,     features
             dengan kompensasi. Amandemen ini                                 prepayment            with        negative
             mengklarifikasikan   bahwa      aset                             compensation. The amendments clarify
             keuangan melewati kriteria ”semata-                              that financial assets pass the criterion of
             mata pembayaran pokok dan bunga                                  “solely payment of principal and interest
             atas jumlah pokok terutang” terlepas                             on the principal amount owed”
             dari peristiwa atau keadaan yang                                 regardless       of    the     event     or
             menyebabkan pemutusan awal kontrak                               circumstances that caused the initial
             dan terlepas dari pihak mana                                     termination of the contract and
             membayar atau menerima kompensasi                                regardless of which party paid or
             yang wajar untuk awal pemutusan                                  received reasonable compensation for
             kontrak.                                                         the initial termination of the contract

          c. PSAK No. 73,”Sewa”, menetapkan                      d.        c. SFAS No. 73, “Leases”, establishes the
             prinsip     pengakuan,     pengukuran,                           principles for recognizing, measuring,
             penyajian dan pengungkapan atas                                  presenting and disclosing leases by
             sewa dengan memperkenalkan model                                 introducing a single accounting model
             akuntansi tunggal dengan menyaratkan                             which requires the recognition of right-
             untuk mengakui aset hak-guna (right-of-                          of-use assets and lease liabilities. There
             use assets) dan liabilitas sewa.                                 are 2 (two) optional exceptions to the
             Terdapat 2 (dua) pengecualian opsional                           recognition of leased assets and
             dalam pengakuan aset dan liabilitas                              liabilities, namely: (1) short-term leases
             sewa, yakni untuk: (1) sewa jangka                               and (2) leases with low underlying
             pendek dan (2) sewa yang aset                                    assets.
             pendasarnya      (underlying   assets)
             bernilai rendah.




                                                       11
Page 170
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                         2.        SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                                   AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                         (continued)

     b.   Perubahan Kebijakan Akuntansi Dan                   c.        b.   Changes In Accounting Policies And
          Pengungkapan (lanjutan)                                            Disclosure (continued)

          d. PSAK No. 1, ”Penyajian Laporan                         e.       d. SFAS No. 1, “Presentation of Financial
             Keuangan” dan PSAK No. 25                                          Statements” and PSAK No. 25
             ”Kebijakan     Akuntansi,    Perubahan                             “Accounting Policies, Changes in
             Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”:                                 Accounting Estimates and Errors”:
             Definisi material Amandemen ini                                    Definition of material of this amendment
             mengklarifikasi definisi material dengan                           clarifies the definition of material with
             tujuan menyelaraskan definisi yang                                 the aim of harmonizing the definitions
             digunakan dalam kerangka kerja                                     used in the conceptual framework and
             konseptual dan beberapa PSAK terkait.                              several related SFAS. Apart from that, it
             Selain itu, juga memberikan panduan                                also provides clear guidance regarding
             yang jelas mengenai definisi material                              the definition of material in the context of
             dalam        konteks       pengurangan                             reducing excessive disclosure due to
             pengungkapan yang berlebihan karena                                changes       in    material       definition
             perubahan ambang batas definisi                                    thresholds.
             material.

          Penerapan     PSAK    di   atas,    tidak                          The application of SFAS above, did not
          menimbulkan perubahan yang signifikan                              cause significant changes to the financial
          terhadap    pelaporan   keuangan      dan                          reporting and disclosures in the financial
          pengungkapan dalam laporan keuangan,                               statements, except for the application of
          kecuali untuk penerapan PSAK No. 71:                               SFAS No. 71: Financial Instruments as
          Instrumen Keuangan sebagai berikut:                                follows:

          PSAK 71 : Instrumen Keuangan                        c.             SFAS 71: Financial Instruments

          Perusahaan telah mengadopsi PSAK No.                     d.        The company has adopted SFAS No. 71:
          71: Instrumen Keuangan yang disahkan                               Financial Instruments ratified on July 26,
          pada 26 Juli 2017 dan amandemen PSAK                               2017 and amendments to SFAS 71:
          71: Instrumen Keuangan tentang Fitur                               Financial      Instruments        concerning
          Pelunasan dengan Kompensasi Negatif                                Repayment Features with Negative
          yang disahkan pada 29 Desember 2017                                Compensation which was ratified on
          dengan tanggal penerapan awal adalah 1                             December 29, 2017 with the initial
          Januari 2020. PSAK No. 71 ini secara                               application date being January 1, 2020.
          signifikan mengubah PSAK No. 55:                                   SFAS No. 71 this significantly changes
          Instrumen Keuangan – Pengakuan,                                    SFAS No. 55: Financial Instruments –
          terutama persyaratan terkait klasifikasi dan                       Recognition, particularly requirements
          pengukuran aset keuangan, penurunan                                relating   to    the   classification    and
          nilai, dan akuntansi lindung nilai.                                measurement        of   financial     assets,
                                                                             impairment and hedge accounting.
                                                                   e.




                                                         12
Page 171
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                         2.        SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                                   AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                         (continued)

     b.   Perubahan Kebijakan Akuntansi Dan                   c.        b.   Changes In Accounting Policies And
          Pengungkapan (lanjutan)                                            Disclosure (continued)

          Ringkasan utama atas dampak adopsi                       f.        The main summary of the impact of the
          PSAK 71 terhadap kebijakan akuntansi                               adoption of SFAS 71 on accounting polices
          adalah sebagai berikut:                                            are as following:

                                                        Saldo Laba/
                                                     Retained Earnings

          Saldo pada tanggal 31 Desember 2019             55.117.424.879                Balance as of December 31, 2019

           Dampak penerapan awal PSAK 71                                                  Impact of initial implication of
            setelah pajak tangguhan                       (10.209.304.360)                SFAS 71 net of deffered tax

          Saldo pada tanggal 1 Januari 2020               44.908.120.519                  Balance as of January 1, 2020


          Klasifikasi aset keuangan dan liabilitas            c.             Classification of financial assets and
          keuangan                                                           financial liabilities

          PSAK No. 71 memperkenalkan pengaturan                              SFAS No. 71 introduced arrangements for
          klasifikasi dan pengukuran aset keuangan                           the classification and measurement of
          berdasarkan karakteristik kontraktual arus                         financial assets based on the contractual
          kas dan bisnis model. Klasifikasi aset                             characteristics of cash flows and business
          keuangan secara prinsip dapat dibagi                               models. Classification of financial assets
          menjadi 3, yaitu: diukur pada nilai wajar                          can be divided in principle into 3, namely:
          melalui laba rugi, nilai wajar melalui                             measured at fair value through profit or loss,
          penghasilan komprehensif lain dan biaya                            fair value through other comprehensive
          perolehan diamortisasi. PSAK No. 71                                income and amortized cost. SFAS No. 71
          mengeliminasi klasifikasi berdasarkan                              eliminated the classification under SFAS
          PSAK No. 55 berikut: kredit yang diberikan                         No. 55 following: loans and receivables,
          dan piutang, dimiliki hingga jatuh tempo dan                       held to maturity and available for sale. In
          tersedia untuk dijual. Dalam PSAK No. 71,                          SFAS No. 71, the main contract in an
          kontrak utama pada melekat yang masuk                              embedded derivative that is included in the
          dalam ruang lingkup PSAK No. 71 tidak                              scope of SFAS No. 71 were not separated
          dipisahkan      dan      dianalisis   secara                       and analyzed as a whole to determine their
          keseluruhan         untuk        menentukan                        classification.
          klasifikasinya.




                                                         13
Page 172
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                         2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                              AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                    (continued)

     b.   Perubahan Kebijakan Akuntansi Dan                   c.   b.   Changes In Accounting Policies And
          Pengungkapan (lanjutan)                                       Disclosure (continued)

          Secara garis besar, PSAK No. 71                               Broadly speaking, SFAS No. 71 maintains
          mempertahankan persyaratan PSAK No.                           the requirements of SFAS No. 55 regarding
          55 perihal klasifikasi liabilitas keuangan.                   the classification of financial liabilities.
          Namun demikian, dalam PSAK No. 71                             However, in SFAS No. 71 changes in fair
          perubahan nilai wajar atas liabilitas                         value of financial liabilities designated at fair
          keuangan yang ditetapkan untuk diukur                         value through profit or loss are generally
          pada nilai wajar melalui laba rugi pada                       presented as follows:
          umumnya disajikan sebagai berikut:

          ▪   Nilai yang berasal dari perubahan nilai                   ▪   Value arising from changes in fair value
              wajar atas liabilitas keuangan yang                           of financial liabilities attributable to
              dapat diatribusikan pada perubahan                            changes in credit risk are presented in
              risiko    kredit    disajikan   dalam                         other comprehensive income; and
              penghasilan komprehensif lain; dan
          ▪   Jumlah sisa yang berasal dari                             ▪   The remaining amount resulting from
              perubahan nilai wajar atas liabilitas                         changes in fair value of financial
              keuangan disajikan dalam laba rugi.                           liabilities is presented in profit or loss.

          Dalam PSAK No. 55, semua perubahan                            In SFAS No. 55, all changes in fair value of
          nilai wajar atas liabilitas keuangan yang                     financial liabilities designated at fair value
          ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar                      through profit or loss are presented in profit
          melalui laba rugi disajikan dalam laba rugi.                  or loss.


          Penurunan nilai aset keuangan                       c.        Impairment of financial assets

          PSAK No. 71 memperkenalkan model                              SFAS No. 71 introduced an expected credit
          kerugian kredit ekspektasian (expected                        loss impairment model that is more forward
          credit loss impairment model) yang lebih                      looking in measuring impairment losses on
          melihat ke depan dalam mengukur kerugian                      financial instruments. In contrast to SFAS
          penurunan nilai keuangan. Berbeda                             55 which recognizes credit losses when a
          dengan PSAK 55 yang mengakui kerugian                         credit loss event occurs, the method
          kredit pada saat peristiwa kerugian kredit                    introduced by SFAS 71 requires that at
          terjadi, metode yang diperkenalkan PSAK                       each reporting date, the Company
          71 ini mensyaratkan setiap tanggal                            assesses whether the credit risk on financial
          pelaporan Perusahaan menilai apakah                           instruments has increased significantly
          risiko kredit atas keuangan telah meningkat                   since initial recognition using forward-
          secara signifikan sejak pengakuan awal                        looking information that is reasonable and
          menggunakan informasi forward-looking                         supported.
          yang wajar dan terdukung.

          Model kerugian kredit ekspektasian ini juga                   This expected credit loss model also applies
          diterapkan pada komitmen pinjaman dan                         to certain loan commitments and financial
          kontrak jaminan keuangan tertentu, serta                      guarantee contracts, and does not apply to
          tidak berlaku untuk ekuitas.                                  equity instruments.




                                                         14
Page 173
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                    STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                      As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                         2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                            July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                               For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                     December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                          2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                               AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                     (continued)

     b.   Perubahan Kebijakan Akuntansi Dan                    c.   b.   Changes In Accounting Policies And
          Pengungkapan (lanjutan)                                        Disclosure (continued)

          Transisi                                             d.        Transition

          Perubahan kebijakan akuntansi karena                           Changes in accounting policies due to the
          adopsi PSAK No. 71 telah diterapkan                            adoption of SFAS No. 71 has been applied
          secara retrospektif, dengan pengecualian                       retrospectively, with    the    following
          sebagai berikut:                                               exceptions:

          ▪   Periode komparatif      tidak   disajikan                  ▪   The comparative period is not restated.
              Kembali.

              Selisih antara nilai tercatat aset                             The difference between the carrying
              keuangan sebagai dampak penerapan                              value of financial assets as a result of
              PSAK No. 71 diakui dalam saldo laba                            the application of SFAS No. 71 are
              per 1 Januari 2020. Dengan demikian,                           recognized in retained earnings as of
              periode tahun 2019 tidak mencerminkan                          January 1, 2020. Therefore, the 2019
              persyaratan PSAK No. 71, sehingga                              period does not reflect the requirements
              tidak komparatif dengan periode tahun                          of SFAS No. 71, so it is not comparative
              2020.                                                          with the 2020 period.

          ▪   Penilaian berikut ini dibuat berdasarkan                   ▪   The following judgments are made
              fakta dan keadaan yang ada pada                                based on facts and circumstances that
              tanggal penerapan awal (1 Januari                              existed at the date of initial application
              2020):                                                         (January 1, 2020):
              - Penentuan model bisnis                                       - Determination of the business model
              - Menetapkan suatu investasi dalam                             - Determine an investment in an
                  ekuitas yang dimiliki tidak untuk                              equity instrument that is held not for
                  diperdagangkan untuk diukur pada                               trading to be measured at fair value
                  nilai wajar melalui penghasilan                                through      other   comprehensive
                  komprehensif lain.                                             income.

          ▪   Jika risiko kredit dari keuangan tersebut                  ▪ If the credit risk of the financial
              dinilai rendah, maka Perusahaan                                instrument is assessed as low, the
              mengasumsikan bahwa risiko kredit                              Company assumes that the credit risk
              atas aset keuangan tersebut tidak                              on the financial asset has not increased
              meningkat secara signifikan sejak                              significantly since the date of initial
              tanggal pengakuan awal.                                        recognition.




                                                          15
Page 174
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                         2.        SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                                   AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                         (continued)

     b.   Perubahan Kebijakan Akuntansi Dan                   c.        b.   Changes In Accounting Policies And
          Pengungkapan (lanjutan)                                            Disclosure (continued)

          Transisi (lanjutan)                                 e.             Transition (continued)

          Berikut adalah ikhtisar PSAK dan ISAK                              The following is a summary of the SFAS
          yang telah diterbitkan oleh Dewan Standar                          and ISAK issued by the Financial
          Akuntansi Keuangan (DSAK) dan Dewan                                Accounting Standards Board (FASB) and
          Standar Akuntansi Syariah (DSAS) – IAI                             the Sharia Accounting Standard Board
          yang relevan untuk PT Usaha Pembiayaan                             (FASB) – IAI that are relevant for PT Usaha
          RelianceIndonesia, Efektif berlaku pada                            Pembiayaan RelianceIndonesia, Effective
          atau setelah tanggal 1 Januari 2021:                               valid on or after January 1, 2021:

          a. PSAK No. 22 (Amandemen 2019),                         g.        a. SFAS No. 22 (Amendment 2019),
             ”Kombinasi Bisnis tentang Definisi                                 “Business       Combinations       about
             Bisnis”, Amandemen ini yang diadopsi                               Business Definitions”, This amendment
             dari Amandemen IFRS 3 Business                                     adopted from the IFRS Amendment 3
             Combinations: Definition of Business                               Business Combinations: Definition of
             merupakan hasil dari joint project antara                          Business is the result of a joint project
             International Accounting Standards                                 between the International Accounting
             Board (IASB) dan US Financial                                      Standards Board (IASB) and the US
             Accounting Standards Board (FASB).                                 Financial Accounting Standards Board
             Amandemen ini mengklarifikasi definisi                             (FASB) . This amendment clarifies the
             bisnis dengan tujuan untuk membantu                                definition of a business with the aim of
             entitas dalam menentukan apakah                                    assisting the entity in determining
             suatu transaksi seharusnya dicatat                                 whether a transaction should be
             sebagai kombinasi bisnis atau akuisisi                             accounted      for   as   a     business
             aset.                                                              combination or an asset acquisition.
                                                                   h.
             Perusahaan sedang mengevaluasi dan                    i.           The Company is currently evaluating
             belum menentukan dampak dari                                       and has not yet determined the impact
             standar dan interpestasi tersebut                                  of these standards and interpretations
             terhadap laporan keuangan.                                         on the financial statements.


     c.   Penjabaran Mata Uang Asing                                    c.   Foreign Currency Translation

          Mata Uang Fungsional dan Pelaporan                                 Functional and Reporting Currencies

          Akun-akun yang tercakup dalam laporan                              Items included in the Company’s financial
          keuangan        Perusahaan       diukur                            statements are measured using the
          menggunakan mata uang dari lingkungan                              currency of the primary economic
          ekonomi utama dimana entitas beroperasi                            environment in which the entity operates
          (mata uang fungsional).                                            (the functional currency).

          Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah,                           The financial statements are presented in
          yang merupakan mata uang fungsional dan                            Rupiah which is the Company’s functional
          mata uang penyajian Perusahaan.                                    and presentation currency.




                                                         16
Page 175
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                        2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                             AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                   (continued)

     c.   Penjabaran Mata Uang Asing (lanjutan)                   c.   Foreign        Currency         Translation
                                                                       (continued)

          Transaksi dan Saldo                                          Transactions and Balances

          Transaksi dalam mata uang asing                              Foreign      currency     transactions    are
          dijabarkan ke dalam mata uang fungsional                     translated into the functional currency using
          menggunakan kurs pada tanggal transaksi.                     the exchange rates prevailing at the dates
          Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang                   of the transactions. Foreign exchange gains
          timbul dari penyelesaian transaksi dan dari                  and losses resulting from the settlement of
          penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset                   such transactions and from the translation
          dan liabilitas moneter dalam mata uang                       at year end exchange rates of monetary
          asing diakui dalam laba rugi. Kecuali jika                   assets and liabilities denominated in foreign
          ditangguhkan dalam ekuitas sebagai arus                      currencies are recognized in profit or loss,
          kas yang memenuhi syarat atau lindung                        except when deffered in equity as qualifying
          nilai investasi bersih. Aset non-moneter                     cash flow or net investment hedges.
          yang diukur pada nilai wajar dijabarkan                      Nonmonetary assets that are measured at
          menggunakan kurs pada tanggal nilai wajar                    fair value are translated using the exchange
          ditentukan. Selisih penjabaran akun ekuitas                  rate at the date that the fair value was
          dan akun non-moneter serupa yang diukur                      determined. Translation differences on
          pada nilai wajar diakui dalam laba rugi.                     equities and similar non-monetary items
                                                                       measured at fair value are recognized in
                                                                       profit or loss.

          Pada tanggal 31 Juli 2021 dan 31                             As of July 31, 2021 and December 31, 2020
          Desember 2020 dan 2019, kurs konversi                        and 2019, the conversion rates used by the
          yakni kurs tengah Bank Indonesia, yang                       Company were the middle rates of Bank
          digunakan oleh Perusahaan adalah                             Indonesia had Rp14.491, Rp14.105 and
          masing-masing     sebesar   Rp14.491,                        Rp13,901 per US$ 1, respectively.
          Rp14.105 dan Rp13.901 per US$ 1.

     d.   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi                          d.   Transaction With Related Parties

          Orang atau entitas dikategorikan sebagai                     A person or entity is considered a related
          pihak    berelasi    Perusahaan   apabila                    party of the Company if it meets the
          memenuhi       definisi   pihak  berelasi                    definition of a related party in SFAS No. 7
          berdasarkan PSAK No. 7 “Pengungkapan                         “Related Party Disclosures”.
          Pihak-pihak Berelasi”.

          Semua transaksi signifikan dengan pihak                      All significant transactions with related
          berelasi telah diungkapkan dalam laporan                     parties are disclosed in the financial
          keuangan.                                                    statements.




                                                        17
Page 176
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                        2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                             AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                   (continued)

     e.   Instrumen Keuangan                                      e.   Financial Instruments

          Aset keuangan                                                Financial assets

          Klasifikasi                                                  Classification

          Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan                     Since from January 1, 2020, the Company
          menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan                        has applied PSAK 71, which set the
          pengaturan sebagian keuangan terkait                         requirements       in classification   and
          klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai                  measurement, impairment in value of
          atas keuangan dan akuntansi lindung nilai.                   financial assets and hedging accounting.
          Perusahaan               mengklasifikasikan                  The Company classifies its financial assets
          keuangannya        berdasarkan     kategori                  according to the following categories at
          sebagai berikut pada saat pengakuan awal:                    initial recognition:
          • Aset keuangan yang diukur pada nilai
              wajar melalui laba rugi;                                 •   Financial assets measured at fair value
          • Aset keuangan yang diukur pada nilai                           through profit or loss;
              wajar melalui penghasilan komprehensif                   •   Financial assets measured at fair value
              lain;                                                        through other comprehensive income;
          • Aset keuangan yang diukur pada biaya                       •   Financial assets measured at amortized
              perolehan diamortisasi.                                      cost.

          Klasifikasi dan pengukuran keuangan harus                    Classification and measurement of financial
          didasarkan pada bisnis model dan arus kas                    assets are based on business model and
          kontraktual – apakah semata dari                             contractual cash flows – whether from
          pembayaran pokok dan bunga. Manajemen                        solely payment of principal and interest.
          menentukan klasifikasi keuangan tersebut                     Management determines the classification
          pada pengakuan awal dan tidak bisa                           of its financial assets at initial recognition
          melakukan perubahan setelah penerapan                        and cannot change the classification
          awal tersebut.                                               already made at initial application.

          Pengakuan dan pengukuran awal                                Initial recognition and measurement

          Aset keuangan diukur pada biaya                              Financial assets are measured at amortized
          perolehan diamortisasi jika memenuhi                         cost if they meet the following conditions:
          kondisi sebagai berikut:
          • Aset keuangan dikelola dalam model                         •   Financial assets are managed in a
             bisnis yang bertujuan untuk memiliki                          business model that aims to have
             aset     keuangan      dalam   rangka                         financial assets in order to obtain
             mendapatkan arus kas kontraktual; dan                         contractual cash flow; and:
          • Persyaratan kontraktual dari aset                          •   The contractual terms of the financial
             keuangan tersebut memberikan hak                              asset provide rights on a certain date for
             pada tanggal tertentu atas arus kas                           cash flow obtained solely from payment
             yang      diperoleh     semata    dari                        of principal and interest (SPPI) on the
             pembayaran pokok dan bunga (SPPI)                             principal amount owed.
             dari jumlah pokok terutang.




                                                        18
Page 177
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                         2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                              AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                    (continued)

     e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)                            e.   Financial Instruments (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                      Financial assets (continued)

          Pengakuan dan pengukuran awal (lanjutan)                      Initial recognition   and      measurement
                                                                        (continued)

          Aset keuangan diukur pada nilai wajar                         Financial assets are measured at fair value
          melalui penghasilan komprehensif lain jika                    through other comprehensive income if they
          memenuhi kondisi sebagai berikut:                             meet the following conditions:
          • Aset keuangan dikelola dalam model                          • Financial assets are managed in a
             bisnis    yang     bertujuan     untuk                         business model that aims to obtain
             mendapatkan arus kas kontraktual dan                           contractual cash flow and sell financial
             menjual aset keuangan; dan                                     assets; and
          • Persyaratan kontraktual dari aset                           • The contractual requirements of the
             keuangan tersebut memenuhi kriteria                            financial assets meet the SPPI criteria.
             SPPI.

          Aset keuangan lainnya yang tidak                              Other financial assets that do not meet the
          memenuhi            persyaratan       untuk                   requirements to be classified as financial
          diklasifikasikan sebagai keuangan diukur                      assets measured at amortized cost or fair
          pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai                  value through other comprehensive
          wajar melalui penghasilan komprehensif                        income, are classified as measured at fair
          lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada                    value through profit or loss.
          nilai wajar melalui laba rugi.

          Saat pengakuan awal Perusahaan dapat                          At initial recognition, the Company can
          membuat penetapan yang tidak dapat                            make an irrevocable determination to
          dibatalkan untuk mengukur sebagai yang                        measure assets that meet the requirements
          memenuhi persyaratan untuk diukur pada                        to be measured at amortized cost or fair
          biaya perolehan diamortisasi atau nilai                       value through other comprehensive income
          wajar melalui penghasilan komprehensif                        at fair value through profit or loss, if the
          lain pada nilai wajar melalui laba rugi,                      determination eliminates or significantly
          apabila penetapan tersebut mengeliminasi                      reduces the measurement or recognition
          atau    secara    signifikan mengurangi                       inconsistencies (sometimes referred to as
          inkonsistensi pengukuran atau pengakuan                       “accounting mismatch”).
          (kadang disebut sebagai “accounting
          mismatch”).

          Penilaian model bisnis                                        Valuation of business models

          Model bisnis ditentukan pada level yang                       The business model is defined at a level
          mencerminkan     bagaimana       kelompok                     that reflects how groups of financial assets
          sebagian keuangan dikelola sama untuk                         are managed together to achieve specific
          mencapai tujuan bisnis tertentu.                              business objectives.




                                                         19
Page 178
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                    STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                      As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                         2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                            July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                               For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                     December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                           2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                                AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                      (continued)

     e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)                              e.   Financial Instruments (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                        Financial assets (continued)
          Penilaian model bisnis (lanjutan)                               Valuation of business models (continued)
          Penilaian model bisnis dilakukan dengan                         The evaluation of the business model is
          mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas                         carried out by considering, but not limited to,
          pada, hal-hal berikut:                                          the following:
          • Bagaimana kinerja dari model bisnis                           • How the performance of the business
             dan aset keuangan yang dimiliki dalam                            model and financial assets held in the
             model bisnis dievaluasi dan dilaporkan                           business model are evaluated and
             kepada personil manajemen kunci                                  reported to the Company’s key
             Perusahaan;                                                      management personnel;
          • Apakah risiko yang memengaruhi                                • What risks affect the performance of the
             kinerja dari model bisnis (termasuk aset                         business model (including financial
             keuangan yang dimiliki dalam model                               assets held in the business model) and
             bisnis) dan khususnya bagaimana cara                             specifically how the financial assets are
             aset keuangan tersebut dikelola; dan                             managed; and;
          • Bagaimana penilaian kinerja pengelola                         • How to evaluate the performance of
             aset keuangan (sebagai contoh, apakah                            managers of financial assets (for
             penilaian kinerja berdasarkan nilai wajar                        example,       whether      performance
             dari aset yang dikelola atau arus kas                            appraisals are based on the fair value of
             kontraktual yang diperoleh).                                     the assets being managed or the
                                                                              contractual cash flows obtained).
          Aset keuangan yang dimiliki untuk                               Financial assets held for trading or
          diperdagangkan atau dikelola dan penilaian                      managed      and     which     performance
          kinerjanya berdasarkan nilai wajar diukur                       appraisals based on fair value are
          pada nilai wajar melalui laba rugi.                             measured at fair value through profit or loss.

          Liabilitas keuangan                                             Financial liabilities
          Liabilitas    keuangan        diklasifikasikan                  Financial liabilities are classified into the
          kedalam kategori sebagai berikut pada saat                      following categories at initial recognition:
          pengakuan awal:
          • Liabilitas keuangan yang diukur dengan                        •   Financial liabilities at amortized cost;
             biaya perolehan diamortisasi;
          • Liabilitas keuangan yang diukur dengan                        •   Financial liabilities at Fair Value
             nilai wajar melalui laba rugi atau melalui                       Through Profit and Loss (FVTPL) or
             penghasilan komprehensif lain.                                   Other Comprehensive Income (FVOCI).

          Pengukuran setelah pengukuran awal                              Subsequent measurement
          Aset keuangan dalam kelompok aset                               Financial assets at fair value through other
          keuangan yang diukur pada nilai wajar                           comprehensive income and financial assets
          melalui penghasilan komprehensif lain dan                       and financial liabilities at fair value through
          aset keuangan dan liabilitas keuangan yang                      profit or loss are measured at fair value.
          diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
          diukur pada nilai wajarnya.




                                                           20
Page 179
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                         2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                              AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                    (continued)

     e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)                            e.   Financial Instruments (continued)

          Liabilitas keuangan (lanjutan)                                Financial liabilities (continued)

          Pengukuran    setelah   pengukuran     awal                   Subsequent measurement (continued)
          (lanjutan)

          Aset keuangan kelompok biaya perolehan                        Financial assets classified as amortized
          diamortisasi dan liabilitas keuangan lainnya                  cost and other financial liabilities measured
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi                      at amortized cost using the effective interest
          dengan menggunakan metode suku bunga                          rate method.
          efektif.

          Penurunan nilai aset keuangan                                 Impairment of financial asset

          Pada       setiap     periode   pelaporan,                    At each reporting date, the Company
          Perusahaan menilai apakah risiko kredit                       assess whether the credit risk on a financial
          dari keuangan telah meningkat secara                          instrument has increased significantly since
          signifikan sejak pengakuan awal. Ketika                       initial recognition. When making the
          melakukan         penilaian,   Perusahaan                     assessment, the Company use the change
          menggunakan perubahan atas risiko gagal                       in the risk of a default occurring over the
          bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia                   expected life of the financial instrument
          keuangan daripada perubahan atas jumlah                       instead of the change in the amount of
          kerugian kredit ekspektasian. Dalam                           expected credit losses. To make that
          melakukan         penilaian,   Perusahaan                     assessment, the Company compare the risk
          membandingkan antara risiko gagal bayar                       of a default occurring on the financial
          yang terjadi atas keuangan pada saat                          instrument as at the reporting date with the
          periode pelaporan dengan risiko gagal                         risk of a default occurring on the financial
          bayar yang terjadi atas keuangan pada saat                    instrument as at the date of initial
          pengakuan awal dan mempertimbangkan                           recognition and consider reasonable and
          kewajaran serta ketersediaan informasi,                       supportable information, that is available
          yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada                     without undue cost or effort at the reporting
          saat tanggal pelaporan terkait dengan                         date about past events, current conditions
          kejadian masa lalu, kondisi terkini dan                       and forecasts of future economic
          perkiraan atas kondisi ekonomi di masa                        conditions, that is indicative of significant
          depan, yang mengindikasikan kenaikan                          increases in credit risk since initial
          risiko kredit sejak pengakuan awal.                           recognition.

          Perusahaan menerapkan metode yang                             The Company applied a simplified approach
          disederhanakan untuk mengukur kerugian                        to measure such expected credit loss for
          kredit ekspektasian tersebut terhadap                         trade receivables, other receivables, net
          piutang usaha, piutang lain-lain, investasi                   investment in finance lease and contract
          bersih dalam sewa pembiayaan dan aset                         assets   without    significant  financing
          kontrak tanpa komponen pendanaan yang                         component.
          signifikan.




                                                         21
Page 180
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                          2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                               AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                     (continued)

     e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)                             e.   Financial Instruments (continued)

          Instrumen keuangan disalinghapuskan                            Offsetting financial instruments

          Aset keuangan dan liabilitas keuangan                          Financial assets and liabilities are offset and
          disalinghapuskan dan jumlah netonya                            the net amount is reported in the statement
          dilaporkan pada laporan posisi keuangan                        of financial position when there is a legally
          terdapat hak yang berkekuatan hukum                            enforceable right to offset the amounts and
          untuk melakukan saling hapus atas jumlah                       there is an intention to settle on a net basis,
          yang telah diakui tersebut dan adanya niat                     or realise the asset and settle the liability
          untuk menyelesaikan secara neto, atau                          simultaneously. The legally enforceable
          untuk     merealisasikan       aset     dan                    right must not be contingent on future
          menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.                     events and must be enforceable in the
          Hak saling hapus tidak kontinjen atas                          normal course of business and in the event
          peristiwa di masa depan dan dapat                              of default in solvency or bankcrupty of the
          dipaksakan secara hukum dalam situasi                          company or the counterparty.
          bisnis yang normal dan dalam peristiwa
          gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau
          kebangkrutan Perusahaan atau pihak
          lawan.

     f.   Pengukuran Nilai Wajar                                    f.   Fair Value Measurement

          Pengukuran nilai wajar didasarkan pada                         The fair value measurement is based on the
          asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset                      presumption that the transaction to sell the
          atau mengalihkan liabilitas akan terjadi:                      asset or transfer the liability takes place
                                                                         either:

          •   di pasar utama untuk aset atau liabilitas                  •   in the principal market for the asset or
              tersebut atau;                                                 liability or;

          •   jika tidak terdapat pasar utama, di pasar                  •   in the absence of a principal market, in
              yang paling menguntungkan untuk aset                           the most advantageous market for the
              atau liabilitas tersebut.                                      asset or liability.

          Perusahaan harus memiliki akses ke pasar                       The Company must have access to the
          utama    atau   pasar     yang    paling                       principal or the most advantageous market
          menguntungkan pada tanggal pengukuran.                         at the measurement date.

          Nilai wajar aset atau liabilitas diukur                        The fair value of an asset or a liability is
          menggunakan       asumsi       yang    akan                    measured using the assumptions that
          digunakan pelaku pasar ketika menentukan                       market participants would use when pricing
          harga aset atau liabilitas tersebut, dengan                    the asset or liability, assuming that market
          asumsi bahwa pelaku pasar bertindak                            participants act in their economic best
          dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.                          interest.

          Ketika Perusahaan menggunakan teknik                           When the Company uses valuation
          penilaian,       maka    Perusahaan                            techniques, it maximizes the use of relevant
          memaksimalkan penggunaan input yang                            observable inputs and minimizing the use of
          dapat diobservasi yang relevan dan                             unobservable inputs.
          meminimalkan penggunaan input yang
          tidak dapat diobservasi.



                                                          22
Page 181
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                          2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                               AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                     (continued)

     f.   Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)                         f.   Fair Value Measurement (continued)

          Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai                    All assets and liabilities for which fair value
          wajar aset atau liabilitas tersebut diukur                     is measured or disclosed in the financial
          atau diungkapkan, dikategorikan dalam                          statements are categorized within the fair
          hirarki nilai wajar sebagai berikut:                           value hierarchy as follows:

          •   Level 1 – harga kuotasian (tanpa                           •   Level 1 – quoted (unadjusted) market
              penyesuaian) di pasar aktif untuk aset                         prices in active markets for identical
              atau liabilitas yang identik;                                  assets or liabilities;

          •   Level 2 – teknik penilaian dimana level                    •   Level 2 – valuation techniques for which
              input terendah yang signifikan terhadap                        the lowest level input that is significant
              pengukuran      nilai    wajar     dapat                       to the fair value measurement is directly
              diobservasi, baik secara langsung                              or indirectly observable;
              maupun tidak langsung;

          •   Level 3 – teknik penilaian dimana level                    •   Level 3 – valuation techniques for which
              input terendah yang signifikan terhadap                        the lowest level input that is significant
              pengukuran nilai wajar tidak dapat                             to the fair value measurement is
              diobservasi.                                                   unobservable.

          Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada                     For assets and liabilities that are recognized
          nilai wajar secara berulang dalam laporan                      in the financial statements on a recurring
          keuangan, maka Perusahaan menentukan                           basis, the Company determines whether
          apakah telah terjadi transfer di antara level                  there are transfers between levels in the
          hirarki     dengan      menilai      kembali                   hierarchy by reassessing categorization at
          pengkategorian level nilai wajar pada setiap                   the end of each reporting period.
          akhir periode pelaporan.

     g.   Piutang Pembiayaan                                        g.   Financing Receivables

          Piutang pembiayaan terdiri dari piutang                        Financing receivables consist of working
          pembiayaan modal kerja dan pembiayaan                          capital   financing     receivables and
          investasi.                                                     investment financing receivables.

          Piutang pembiayaan dikategorikan sebagai                       Financing receivables is categorized as
          pinjaman diberikan dan piutang dinyatakan                      loans and receivables are stated at
          pada    biaya    perolehan    diamortisasi                     amortized cost less allowance for any
          dikurangi cadangan kerugian penurunan                          impairment losses.
          nilai.

          Piutang pembiayaan modal kerja adalah                          Working capital financing receivables are
          pembiayaan modal kerja yang dibayarkan                         working capital financing, which directly
          langsung oleh perusahaan pembiayaan                            paid by financing company to supplier
          kepada penyedia barang dan/atau jasa                           goods and/or services over maximum
          dengan jangka waktu paling lama 2 (dua)                        period of 2 (two) years.
          tahun.




                                                          23
Page 182
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                            NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                  As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                     2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                        July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                           For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                 December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                       2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                            AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                  (continued)

     g.   Piutang Pembiayaan (lanjutan)                          g.   Financing Receivables (continued)

          Piutang pembiayaan dihapusbukukan                           Financing receivable are written off through
          dengan mendebit cadangan kerugian                           allowance for impairment losses when
          penurunan nilai piutang pembiayaan pada                     management believes that the accounts
          saat manajemen berpendapat bahwa                            should be written off because the
          konsumen tersebut harus dihapuskan                          consumers are unable to pay or difficult to
          karena secara operasional konsumen                          be collected.
          sudah tidak mampu membayar atau sulit
          untuk ditagih.

     h.   Sewa                                                   h.   Lease

          Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan                    From January 1, 2020, the Company has
          menerapkan PSAK 73 yang mensyaratkan                        applied SFAS 73, which set the requirement
          pengakuan liabilitas sewa sehubungan                        for the recognition of lease liabilities in
          dengan        sewa   yang     sebelumnya                    relation to leases which had been
          diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’.                    previously classified as ‘operating lease’.
          Kebijakan ini berlaku untuk kontrak yang                    This policy is applied to contracts entered
          disepakati atau berubah, pada atau setelah                  into    or    changed,     on    or    after
          1 Januari 2020. Perusahaan telah                             January 1, 2020. The Company has
          menerapkan PSAK 73 menggunakan                              adopted this SFAS 73 uses a modified
          pendekatan retrospektif yang dimodifikasi                   retrospective approach that recognizes
          dengan mengakui dampak kumulatif dari                       impacts cumulative from the beginning of
          awal penerapan PSAK 73.                                     the application of SFAS 73.

          Dengan demikian, informasi komparatif                       Accordingly, comparative information is
          yang disajikan untuk tahun 2019 tidak                       presented for 2019 not restated as
          disajikan kembali sebagaimana dilaporkan                    previously reported, in SFAS 30 and related
          sebelumnya, pada PSAK 30 dan                                interpretations. Determination whether an
          interpretasi terkait. Penentuan apakah                      arrangement is, or contains, a lease is
          suatu     perjanjian  merupakan,    atau                    made based on the substance of the
          mengandung, sewa dibuat berdasarkan                         arrangement and assessment of whether
          substansi perjanjian itu sendiri dan                        fulfilment of the arrangement is dependent
          penilaian    apakah    pemenuhan    atas                    on the use of a specific asset or assets, and
          perjanjian bergantung dari penggunaan                       the arrangement conveys a right to use the
          aset tertentu atau aset, dan apakah                         asset.
          perjanjian    memberikan    hak    untuk
          menggunakan aset.

          Kontrak dapat berisi komponen sewa dan                      Contracts may contain both lease and non-
          non-sewa berdasarkan harga relatif yang                     lease components based on their relative
          berdiri sendiri. Namun, untuk sewa real                     stand-alone prices. However, for leases of
          estat di mana Perusahaan merupakan                          real estate for which the Company is a
          penyewa, ia telah memilih untuk tidak                       lessee, it has elected not to separate lease
          memisahkan komponen sewa dan non-                           and non-lease components and instead
          sewa       dan      sebagai     gantinya                    accounts for these as a single lease
          memperhitungkannya sebagai komponen                         component.
          sewa tunggal.




                                                       24
Page 183
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                         2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                              AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                    (continued)

     h.   Sewa (lanjutan)                                          h.   Lease (continued)

          Persyaratan sewa dinegosiasikan secara                        Lease terms are negotiated on an individual
          individual dan berisi berbagai persyaratan                    bases and contain a wide range of different
          dan ketentuan yang berbeda. Perjanjian                        terms    and conditions.      The lease
          sewa tidak memberlakukan perjanjian apa                       aggreements do not impose any covenants
          pun     selain jaminan      untuk tujuan                      other than the security for borrowing
          peminjaman.                                                   purposes.

          Sewa diakui sebagai aset hak pakai dan                        Leases are recognised as a right-of-use
          liabilitas terkait pada tanggal di mana aset                  asset and a corresponding liability at the
          sewaan tersedia untuk digunakan oleh                          date at which the leased asset is available
          Perusahaan. Setiap pembayaran sewa                            for use by the Company. Each lease
          dialokasikan antara liabilitas dan biaya                      payment is allocated between the liability
          keuangan. Biaya keuangan dibebankan ke                        and finance cost. The finance cost is
          laba rugi selama masa sewa sehingga                           charged to profit or loss over the lease
          menghasilkan suku bunga periodik yang                         period so as to produce a constant periodic
          konstan atas saldo liabilitas yang tersisa                    rate of interest on the remaining balance of
          untuk setiap periode. Aset hak pakai                          the liability for each period. The right-of-use
          didepresiasi selama periode yang lebih                        asset is depreciated over the shorter of the
          pendek antara masa manfaat aset dengan                        asset’s useful life and the lease term on a
          masa sewa dengan metode garis lurus.                          straight-line basis.

          Aset dan liabilitas yang timbul dari sewa                     Assets and liabilities arising from a lease
          pada awalnya diukur dengan basis nilai kini.                  are initially measured on a present value
          Liabilitas sewa termasuk nilai bersih                         basis. Lease liabilities include the net
          sekarang dari pembayaran sewa berikut:                        present value of the following lease
          • Pembayaran          tetap      (termasuk                    payments:
             pembayaran tetap secara substansi),                        • Fixed        payments     (including   in-
             dikurangi piutang insentif sewa                               substance fixed payments), less any
          • Pembayaran sewa yang didasarkan                                lease incentives receivable.
             pada indeks atau tingkat, pada awalnya                     • Variable lease payment that are based
             diukur menggunakan indeks atau                                on an index or a rate, initially
             tingkat pada tanggal mulai.                                   measuredusing the index or rate as at
          • Jumlah yang diperkirakan akan                                  the commencement date.
             dibayarkan oleh penyewa berdasarkan                        • Amounts expected to be payable by the
             jaminan nilai residu                                          lessee under residual value guarantees.
          • Harga       pelaksanaan      dari    opsi                   • The exercise price of a purchase
             pembelian jika penyewa cukup yakin                            option if the lessee is reasonably
             untuk menggunakan opsi tersebut, dan                          certain to exercise that option, and.
          • Pembayaran untuk penghentian sewa,                          • Payments of penalties for terminating
             jika     masa    sewa    mencerminkan                         the lease, if the lease term reflects
             penyewa yang melaksanakan opsi                                the lessee exercising that option.
             tersebut.

          Pembayaran sewa yang harus dilakukan                          Lease payments to be made under
          berdasarkan opsi perpanjangan tertentu                        reasonably certain extension options are
          juga termasuk dalam pengukuran liabilitas.                    also included in the measurement of the
                                                                        liability.




                                                         25
Page 184
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                        2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                             AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                   (continued)

     h.   Sewa (lanjutan)                                         h.   Lease (continued)

          Pembayaran sewa didiskontokan dengan                         The lease payments are discounted using
          menggunakan suku bunga implisit dalam                        the interest rate implicit in the lease. If the
          sewa. Jika tarif tidak dapat segera                          rate cannot be readily determined, which is
          ditentukan, di mana hal tersebut secara                      generally the case for leases in the
          umum      terjadi pada    sewa    dalam                      Company, the lessee’s incremental
          Perusahaan, suku bunga pinjaman                              borrowing rate is used, being the rate that
          incremental penyewa digunakan, yaitu tarif                   the individual lessee would have to pay to
          yang harus dibayar oleh penyewa untuk                        borrow the funds necessary to obtain an
          meminjam dana yang diperlukan untuk                          asset of similar value to the right-of-use
          memperoleh aset dengan nilai yang sama                       asset in a similar economic environment
          dengan aset hak guna dalam lingkungan                        with similar terms, security and conditions.
          ekonomi serupa dengan syarat dan
          ketentuan yang serupa.

          Untuk      menentukan     suku       bunga                   To determine the incremental borrowing
          pinjaman tambahan, Perusahaan:                               rate, the Company:
          • Jika memungkinkan, menggunakan                             • Where possible, uses recent third-party
              pembiayaan pihak ketiga terkini yang                         financing received by the individual
              diterima oleh penyewa individu sebagai                       lessee as a starting point, adjusted to
              titik   awal,    disesuaikan      untuk                      reflect changes in financing conditions
              mencerminkan      perubahan     kondisi                      since third party financing was received;
              pembiayaan sejak pembiayaan pihak
              ketiga diterima;
          • Menggunakan pendekatan build-up                            •   Uses a build-up approach that starts
              yang dimulai dengan suku bunga bebas                         with a risk-free interest rate adjusted for
              risiko yang disesuaikan dengan risiko                        credit risk for leases held by the
              kredit untuk sewa yang dimiliki oleh                         Company which does not have recent
              Perusahaan, yang tidak memiliki                              third-party financing, and.
              pembiayaan pihak ketiga saat ini, dan
          • Membuat penyesuaian spesifik untuk                         •   Makes adjustments specific to the lease
              sewa, misalnya jangka waktu, negara,                         egterm, country, currency and security.
              mata uang dan keamanan.

          Perusahaan dihadapkan pada potensi                           The Company is exposed to potential future
          kenaikan      di   masa     depan   dalam                    increases in variable lease payments based
          pembayaran sewa berdasarkan indeks atau                      on an index or rate, which are not included
          tarif, yang tidak termasuk dalam liabilitas                  in the lease liability until they take effect.
          sewa      sampai     diberlakukan.  Ketika                   When adjustments to lease payments
          penyesuaian         pembayaran       sewa                    based on an index or rate take effect, the
          berdasarkan indeks atau suku bunga mulai                     lease liability is reassessed and adjusted
          berlaku, liabilitas sewa dinilai dan                         against the right-of-use asset.
          disesuaikan dengan aset hak guna.




                                                        26
Page 185
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                            NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                  As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                     2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                        July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                           For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                 December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                       2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN KEUANGAN       PENTING                            AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                  (continued)

     h.   Sewa (lanjutan)                                        h.   Lease (continued)

          Pembayaran sewa dialokasikan antara                         Lease payments are allocated between
          biaya pokok dan keuangan. Biaya                             principal dan finance cost. The finance cost
          keuangan dibebankan pada laporan laba                       is charged to profit or loss over the lease
          rugi selama masa sewa sehingga                              period so as to produce a constant periodic
          menghasilkan suku bunga yang konstan                        rate of interest on the remaining balance of
          atas sisa saldo liabilitas untuk setiap                     the liability for each period.
          periode.

          Aset hak pakai diukur pada biaya                            Right-of-use assets are measured at
          perolehan yang terdiri dari berikut ini:                    cost comprising the following:
          • Jumlah pengukuran awal liabilitas sewa                    • The       amount       of     the initial
          • Pembayaran sewa yang dilakukan                               measurement of lease liability
             pada atau sebelum tanggal dimulainya                     • Any lease payments made at or
             dikurangi insentif sewa yang diterima                       before the commencement date less
                                                                         any lease incentives received
          •   Biaya langsung awal, dan                                • Any initial direct costs, and
          •   Biaya restorasi                                         • Restoration costs.

          Aset hak guna umumnya disusutkan                            Right-of-use      assets     are   generally
          sepanjang waktu yang lebih pendek antara                    depreciated over the shorter of the asset’s
          lama masa manfaat aset dan jangka waktu                     useful life and the lease term on a straight-
          sewa menggunakan metode garis lurus.                        line basis. If the Company is reasonably
          Jika Perusahaan cukup yakin untuk                           certain to exercise a purchase option, the
          melaksanakan opsi pembelian, aset hak                       right-of-use asset is depreciated over the
          guna disusutkan selama masa manfaat                         underlying assets’s useful life. While the
          aset yang mendasarinya. Sementara                           Company revalues its land and buildings
          Perusahaan        menilai   tanah    dan                    that are presented within fixed assets, it has
          bangunannya yang ada di dalam aset tetap                    chosen not to do so for the right-of-use
          Perusahaan       memilih    untuk  tidak                    buildings held by the Company.
          melakukannya untuk bangunan hak guna
          yang dimiliki oleh Perusahaan.

          Sewa jangka pendek (dengan jangka waktu                     Short-term leases (with term of less or equal
          kurang atau sama dengan 12 bulan) dan                       to 12 months) and leases of low-value
          sewa aset bernilai rendah, serta elemen-                    assets, and elements of those leases,
          elemen sewa tersebut, atau seluruhnya                       partially or entirely not applying the
          tidak      menerapkan      prinsip-prinsip                  recognition principles stipulated by SFAS
          pengakuan yang ditentukan oleh PSAK No.                     No. 73 will be treated the same as operating
          73 akan diperlakukan sama dengan sewa                       leases in SFAS No. 30. The Company will
          operasi pada PSAK No. 30. Perusahaan                        recognize these lease payments on a
          akan mengakui pembayaran sewa tersebut                      straight-line basis during the lease period
          dengan dasar garis lurus selama masa                        on the statement of profit or loss and other
          sewa dalam laporan laba rugi dan                            comprehensive income. This expense is
          penghasilan komprehensif lain. Beban ini                    recorded under operating expenses in the
          dicatat pada beban operasi dalam laporan                    statement of profit or loss and other
          laba rugi dan penghasilan komprehensif                      comprehensive income.
          lain.




                                                       27
Page 186
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                        2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                             AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                   (continued)

     h.   Sewa (lanjutan)                                          h.   Lease (continued)

           Penerapan pencatatan PSAK No. 73                             The recording implementation of SFAS No.
           berlaku untuk seluruh sewa (kecuali                          73 is applied for all leases (except as stated
           sebagaimana         yang       disebutkan                    earlier), as follows:
           sebelumnya), yaitu sebagai berikut:
           a. Menyajikan aset hak-guna sebagai                          a. Presents right-of-use assets as part of
               bagian dari aset tetap dan liabilitas                       fixed assets and lease liabilities in the
               sewa dalam laporan posisi keuangan,                         statement of financial position which
               yang diukur pada nilai kini dari                            measured at the present value of the
               pembayaran sewa masa depan;                                 future lease payments;
           b. Mencatat penurunan nilai hak-guna aset                    b. Records depreciation of right-of-use
               dan bunga pada liabilitas sewa di                           assets and interest on lease liabilities in
               laporan laba rugi dan pendapatan                            the statement of profit or loss and other
               komprehensif lain; dan                                      comprehensive income; and
           c. Memisahkan jumlah total pembayaran                        c. Separates the total amount of cash paid
               ke bagian pokok (disajikan dalam                            into a principal portion (presented within
               kegiatan pendanaan) dan bunga                               financing activities) and interest
               (disajikan dalam kegiatan operasional)                      (presented within operating activities) in
               dalam laporan arus kas.                                     the statement of cash flows.

     i.    Piutang Pembiayaan Konsumen                            i.    Consumer Financing Receivables

           Pembiayaan konsumen adalah kegiatan                          Consumer financing is a financing activity
           pembiayaan untuk pengadaan barang                            for procurement of goods based on the
           berdasarkan kebutuhan konsumen dengan                        needs of consumer with payment by
           pembayaran secara angsuran.                                  installment.

           Piutang       pembiayaan      konsumen                       Consumer financing receivables are being
           dikategorikan sebagai pinjaman diberikan                     categorized as loans and receivables and
           dan piutang dan dinyatakan pada biaya                        are stated at amortized cost less any
           perolehan diamortisasi dikurangi dengan                      allowance for impairment losses. Interest
           cadangan kerugian penurunan nilai.                           income is recognized based on the effective
           Pendapatan bunga diakui berdasarkan                          interest rate method.
           metode suku bunga efektif.

           Piutang dinyatakan tidak tertagih apabila                    Receivables are deemed uncollectible if the
           debitur sudah tidak mampu membayar dan                       debitors are unable to pay and have been
           atau sulit untuk ditagih, serta telah                        delinquent for more than 90 days.
           menunggak lebih dari 90 hari.

           Penyelesaian kontrak sebelum masa                            Early termination of a contract is treated as
           pembiayaan        konsumen        berakhir                   a cancellation of an existing contract and
           diperlakukan sebagai pembatalan kontrak                      the resulting gain is recognized in the
           pembiayaan konsumen dan keuntungan                           current profit or loss.
           yang timbul diakui dalam laba rugi periode
           berjalan.




                                                        28
Page 187
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                        2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                             AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                   (continued)

     i.   Piutang Pembiayaan Konsumen                             i.   Consumer Financing Receivables
          (lanjutan)                                                   (continued)

          Piutang pembiayaan konsumen akan                             Consumer financing receivables will be
          dihapusbukukan berdasarkan penelaahan                        written-off based on management review of
          manajemen atas kasus per kasus.                              individual case. Receipts from written-off
          Penerimaan dari piutang yang telah                           receivables are recognized as other income
          dihapusbukukan         diakui      sebagai                   when received.
          pendapatan lain-lain pada saat diterima.

     j.   Piutang Pembiayaan Syariah                              j.   Sharia Financing Receivables

          Murabahah                                                    Murabahah

          Murabahah adalah akad jual beli barang                       Murabahah is goods sell-buy contract with
          dengan harga jual sebesar biaya perolehan                    a selling price amounting to the acquisition
          ditambah keuntungan yang disepakati dan                      cost plus agreed margin and the Company
          Perusahaan harus mengungkapkan biaya                         must disclose the acquisition cost to the
          perolehan    barang     tersebut   kepada                    consumer. When the murabahah contract is
          konsumen. Pada saat akad murabahah,                          signed, murabahah financing receivables
          piutang pembiayaan murabahah diakui                          are recognized as at acquisition cost plus
          sebesar    biaya    perolehan    ditambah                    agreed margin. Murabahah margin is
          keuntungan       (marjin).     Keuntungan                    recognized over the period of the contract
          murabahah diakui selama periode akad                         based on agreed margin of the murabahah
          berdasarkan marjin yang disetujui dari                       financing receivables.
          piutang pembiayaan murabahah.

          Akad murabahah secara substansi                              Substantially, murabahah contract is a
          merupakan suatu pembiayaan, sehingga                         financing, so that margin recognition is
          pengakuan margin dilakukan berdasarkan                       based on standards which regulate
          standar yang mengatur pembiayaan,                            financing, as mentioned in consumer
          seperti yang disebutkan di kebijakan                         financing policy.
          pembiayaan konsumen.

          Mudharabah                                                   Mudharabah

          Pembiayaan dapat dilakukan dengan akad                       Financing with profit sharing scheme can be
          mudharabah. Akad mudharabah dalam                            in form of mudharabah. Mudharabah
          pembiayaan adalah akad kerja sama suatu                      agreement is a co-operation agreement for
          usaha antara pihak pertama (Perusahaan)                      a specific project between first party (the
          yang menyediakan seluruh modal dan                           Company) as owner of fund and second
          pihak kedua (Debitur) yang bertindak                         party (Debitor) as fund manager whereas
          selaku pengelola dana dengan membagi                         the profit sharing will be shared in the
          keuntungan       usaha   sesuai     dengan                   agreement, meanwhile losses will be borne
          persentase tertentu yang disepakati dalam                    by first party except if the second party does
          akad, sedangkan kerugian ditanggung                          negligence, misconduct or violate the
          sepenuhnya oleh pihak pertama kecuali jika                   agreement.
          pihak kedua melakukan kesalahan yang
          disengaja, lalai atau menyalahi perjanjian.




                                                        29
Page 188
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                    STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                      As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                         2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                            July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                               For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                     December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                           2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                                AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                      (continued)

     j.   Piutang Pembiayaan Syariah (lanjutan)                      j.   Sharia      Financing          Receivables
                                                                          (continued)

          Mudharabah (lanjutan)                                           Mudharabah (continued)

          Pembiayaan dengan akad mudharabah                               Financing in form mudharabah is stated at
          dinyatakan sebesar saldo pembiayaan                             the outstanding financing balance less
          dikurangi dengan penyisihan kerugian.                           allowance for impairment losses.

          Apabila      pembiayaan          mudharabah                     In the event that a portion of mudharabah
          mengalami penurunan nilai akibat hilang,                        financing is impaired prior to the start up of
          rusak atau faktor lain sebelum dimulainya                       operations due to damage or any other
          usaha karena adanya kerusakan atau                              reason, without course to negligence or
          sebab lainnya tanpa adanya kelalaian atau                       error on the part of the fund manager,
          kesalahan pihak pengelola dana, maka rugi                       therefore the loss shall reduce the
          tersebut mengurangi saldo pembiayaan                            mudharabah financing balance and shall
          mudharabah dan diakui sebagai kerugian                          be as a loss borne by the Company. In the
          Perusahaan.        Apabila        pembiayaan                    event that a portion of financing is loss,
          mudharabah mengalami penurunan nilai                            impair, or damage after the commencement
          akibat hilang, rusak, atau faktor lain setelah                  of operations for reasons unrelated to
          dimulainya usaha tanpa adanya kelalaian                         negligence or error by the fund manager,
          atau kesalahan pengelola dana maka                              the loss shall be distributed between parties
          kerugian     penurunan       nilai    tersebut                  upon the determination of profit or revenue
          diperhitungkan pada saat bagi hasil.                            sharing between the Company and the fund
          Kerugian pembiayaan mudharabah akibat                           manager. Loss on financing for reasons
          kelalaian atau kesalahan pengelola dana                         related to negligence or error by the fund
          dibebankan pada pengelola dana dan tidak                        manager shall be charged to the fund
          mengurangi pembiayaan mudharabah.                               manager and shall not reduce the
                                                                          mudharabah financing balance.

          Musyarakah Mutanaqisah                                          Musyarakah Mutanaqisah

          Musyarakah Mutanaqisah adalah akad                              Musyarakah Mutanaqishah is a joint
          kerja sama antara Perusahaan dan                                ownership     agreement between the
          konsumen. Ekuitas dari Perusahaan akan                          Company and the customer. The equity of
          dibagi menjadi unit musyarakah dan                              the Company will be divided into
          konsumen akan membeli unit yang dimiliki                        musyarakah unit and the consumer will
          Perusahaan melalui pembayaran cicilan.                          purchase the Company’s unit throught
                                                                          installment payments.

          Pada akhir periode pelaporan, piutang                           At the end of the reporting period, financing
          pembiayaan Musyarakah Mutanaqisah                               Musyarakah Mutanaqishah receivables are
          disajikan sebesar nilai neto yang dapat                         stated at their net realizable value, i.e. the
          direalisasikan,  yaitu    saldo   piutang                       outstanding      amounts      of     deferred
          Musyarakah      Mutanaqishah    dikurangi                       Musyarakah Mutanaqishah is reduced by
          margin yang ditangguhkan dan penyisihan                         margins and allowance for impairment
          kerugian penurunan nilai.                                       losses.




                                                           30
Page 189
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                        2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                             AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                   (continued)

     k.   Biaya Dibayar di Muka                                   k.   Prepaid Expenses

          Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama                     Prepaid expenses are amortized over their
          manfaat masing-masing biaya dengan                           beneficial or contract periods using the
          menggunakan metode garis lurus.                              straight-line method.

     l.   Aset Tetap                                              l.   Fixed Assets

          Aset tetap, dinyatakan berdasarkan biaya                     Fixed assets, are carried at cost, excluding
          perolehan, tetapi tidak termasuk biaya                       day to day servicing, less accumulated
          perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi                   depreciation and any impairment in value.
          penyusutan dan akumulasi rugi penurunan                      Land is not depreciated and is stated at cost
          nilai, jika ada. Tanah tidak disusutkan dan                  less any impairment in value.
          dinyatakan berdasarkan biaya perolehan
          dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai,
          jika ada.

          Biaya perolehan awal aset tetap meliputi                     The initial cost of fixed assets consists of its
          harga perolehan, termasuk bea impor dan                      purchase price, including import duties and
          pajak pembelian yang tidak boleh                             taxes and any directly attributable costs in
          dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat                       bringing the fixed assets to its working
          diatribusikan secara langsung untuk                          condition and location for its intended use.
          membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
          diinginkan    sesuai   dengan    tujuan
          penggunaan yang ditetapkan.

          Beban-beban yang timbul setelah aset                         Expenditures incurred after the fixed assets
          tetap digunakan, seperti beban perbaikan                     have been put into operations,such as
          dan pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi                    repairs and maintenance costs, are
          pada saat terjadinya. Apabila beban-beban                    normally charged to operations in the year
          tersebut    menimbulkan        peningkatan                   such costs are incurred. In situations where
          manfaat ekonomis di masa datang dari                         it can be clearly demonstrated that the
          penggunaan aset tetap tersebut yang dapat                    expenditures have resulted in an increase in
          melebihi kinerja normalnya, maka beban-                      the future economic benefits expected to be
          beban tersebut dikapitalisasi sebagai                        obtained from the use of the fixed assets
          tambahan biaya perolehan aset tetap.                         beyond its originally assessed standard of
                                                                       performance,     the    expenditures     are
                                                                       capitalized as additional costs of fixed
                                                                       assets.

          Penyusutan dihitung berdasarkan metode                       Depreciation are computed on a straight-
          garis lurus (straight-line method) selama                    line method over the fixed assets useful
          masa manfaat aset tetap sebagai berikut:                     lives as follows:

                                                                  Persentase/
                                   Tahun / Year
                                                                  Percentage

          Bangunan                      20                             5%                                    Building
          Peralatan kantor               4                            25%                           Office equipment
          Kendaraan                    4–8                        12,5% - 25%                                Vehicles
          Renovasi Kantor                4                            25%                       Office Improvements




                                                        31
Page 190
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                    STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                      As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                         2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                            July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                               For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                     December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                           2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                                AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                      (continued)

     l.   Aset Tetap (lanjutan)                                      l.   Fixed Assets (continued)

          Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali                      The carrying values of fixed assets are
          dan dilakukan penurunan nilai apabila                           reviewed for impairment when events or
          terdapat peristiwa atau perubahan kondisi                       changes in circumstances indicate that the
          tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat                    carrying values may not be recoverable.
          tersebut      tidak    dapat     dipulihkan
          sepenuhnya.

          Dalam setiap inspeksi yang signifikan,                          When each major inspection is performed,
          biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat                     its cost is recognized in the carrying amount
          aset tetap sebagai suatu penggantian                            of the item of fixed assets as a replacement
          apabila memenuhi kriteria pengakuan.                            if the recognition criteria are satisfied. Such
          Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi                   major inspection is capitalized and
          tersebut diamortisasi selama periode                            amortized over the next major inspection
          sampai dengan saat inspeksi signifikan                          activity.
          berikutnya.

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan                           An item of fixed assets is derecognized
          pengakuannya pada saat dilepaskan atau                          upon disposal or when no future economic
          tidak ada manfaat ekonomis masa depan                           benefits are expected from its use or
          yang diharapkan dari penggunaan atau                            disposal. Any gains or loss arising from
          pelepasannya. Keuntungan atau kerugian                          derecognition of fixed assets is included in
          yang timbul dari penghentian pengakuan                          profit or loss in the year the item is
          aset tetap diakui dalam laba rugi pada                          derecognized.
          tahun terjadinya penghentian pengakuan.

          Nilai residu, umur manfaat, serta metode                        The asset’s residual values, if any, useful
          penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap                       lives and depreciation and amortization
          akhir tahun dan dilakukan penyesuaian                           method are reviewed and adjusted if
          apabila hasil telaah berbeda dengan                             appropriate, at each financial year end.
          estimasi sebelumnya.

     m.   Agunan yang Diambil Alih                                   m.   Repossessed Assets

          Agunan yang diambil alih dinyatakan                             Repossessed assets stated at net
          berdasarkan nilai realisasi bersih yaitu nilai                  realizable value, which is the carrying value
          tercatat piutang pembiayaan konsumen                            of related customer financing receivable
          terkait piutang pembiayaan dikurangi                            deducted for impairment in market value of
          cadangan kerugian penurunan nilai pasar                         the repossessed           assets.  Customer
          atas jaminan yang dikuasai kembali.                             financing receivable are reclassified as
          Piutang         pembiayaan         konsumen                     claims from collateral when collateral assets
          direklasifikasi menjadi agunan yang diambil                     have been repossessed under the
          alih ketika jaminan ditarik karena konsumen                     Company’s authority because customers
          tidak dapat memenuhi kewajibannya.                              can not fulfil their obligations.

          Selisih antara nilai tercatat piutang dengan                    The difference between the carrying value
          nilai realisasi bersih dicatat sebagai                          of related claims and net realizable value is
          “cadangan kerugian penurunan nilai” dari                        recorded as “impairment losses” in the profit
          tagihan dari agunan yang diambil alih dan                       or loss.
          diakui sebagai beban pada laba rugi.




                                                           32
Page 191
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                          2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                               AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                     (continued)

     m.   Agunan yang Diambil Alih (lanjutan)                       m.   Repossessed Assets (continued)
          Selisih lebih antara hasil penjualan dengan                    If the proceeds from sale of collateral is
          nilai tercatat tagihan akan dikembalikan ke                    more than the outstanding balance of the
          konsumen. Sedangkan selisih kurang                             receivable, the excess is refunded to the
          antara nilai tercatat tagihan dengan hasil                     consumer. Otherwise, the excess of
          penjualan akan dihapuskan.                                     receivable over the proceeds from sale is
                                                                         written off.
     n.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan                         n.   Impairment of Non Financial Assets
          Pada setiap akhir periode pelaporan                            The Company assesses at each annual
          tahunan, Perusahaan menelaah apakah                            reporting period whether there is an
          terdapat indikasi suatu aset mengalami                         indication that an asset may be impaired. If
          penurunan nilai. Jika terdapat indikasi                        any such indication exists, or when annual
          tersebut atau pada saat uji tahunan                            impairment testing for an asset is required,
          penurunan nilai aset perlu dilakukan, maka                     the Company makes an estimate of the
          Perusahaan membuat estimasi jumlah                             asset’s recoverable amount.
          terpulihkan aset tersebut.
          Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada                  Where the carrying amount of an asset
          nilai terpulihkannya, maka aset tersebut                       exceeds its recoverable amount, the asset
          dinyatakan mengalami penurunan nilai dan                       is considered impaired and impairment
          rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.                   losses are recognized in profit or loss. In
          Dalam menghitung nilai pakai, estimasi                         assessing the value in use, the estimated
          arus kas masa depan bersih didiskontokan                       net future cash flows are discounted to their
          ke nilai kini dengan menggunakan tingkat                       present value using a pre-tax discount rate
          diskonto       sebelum        pajak      yang                  that reflects current market assessments of
          mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai                   the time value of money and the risks
          waktu uang dan risiko spesifik atas aset.                      specific to the asset.
          Penelaahan dilakukan pada akhir setiap                         An assessment is made at each annual
          periode      pelaporan    tahunan       untuk                  reporting period as to whether there is any
          mengetahui apakah terdapat indikasi                            indication that previously recognized
          bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah                     impairment losses recognized for an asset
          diakui dalam periode sebelumnya mungkin                        may no longer exist or may have
          tidak ada lagi atau mungkin telah menurun.                     decreased. If such indication exists, the
          Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka                         recoverable amount is estimated. A
          Perusahaan         mengestimasi       jumlah                   Company           previously       recognized
          terpulihkan aset tersebut. Kerugian                            impairment loss for an asset is reversed in
          penurunan nilai yang diakui dalam periode                      profit or loss to the extent that the carrying
          sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai                       amount of the assets does not exceed its
          tercatat aset tidak melebihi jumlah                            recoverable amount nor exceed the
          terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto                     carrying amount that would have been
          setelah penyusutan, seandainya tidak ada                       determined, net of depreciation, had no
          rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk                   impairment loss been recognized for the
          aset      tersebut    pada      tahun-tahun                    asset in prior years. After such a reversal,
          sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut,                        the depreciation charge on the said asset is
          penyusutan aset tersebut disesuaikan di                        adjusted in future periods to allocate the
          periode mendatang untuk mengalokasikan                         asset’s revised carrying amount, less any
          nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi                   residual value, on a systematic basis over
          nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis                    its remaining useful life.
          selama sisa umur manfaatnya.



                                                          33
Page 192
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                          2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                               AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                     (continued)

     o.    Surat Utang Jangka Menengah                              o.   Medium Term Notes

           Surat       utang    jangka        menengah                   Medium term notes are classified as
           diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan                  financial liabilities measured at amortized
           yang diukur pada biaya perolehan                              cost using the effective interest method.
           diamortisasi menggunakan metode suku                          Transaction costs that are directly
           bunga efektif. Biaya transaksi yang dapat                     attributable to the acquisition of medium
           diatribusikan secara langsung dengan nilai                    term notes are deducted from the amount
           perolehan surat utang jangka menengah                         medium term notes.
           dikurangkan dari jumlah surat utang jangka
           menengah.

     p.   Pengakuan Pendapatan dan Beban                            p.   Revenue and Expense Recognition

           Pendapatan bunga dan beban bunga diakui                       Interest income and interest expense are
           secara   accrual   dalam    laba   rugi                       recognized in profit or loss on an accrual
           menggunakan metode suku bunga efektif.                        basis using the effective interest rate
                                                                         method.

           Pendapatan adminitrasi yang terjadi                           Administration income in relation financing
           sehubungan dengan transaksi pembiayaan                        transaction are recognized over the term of
           diakui selama jangka waktu pembiayaan                         financing.

           Pendapatan        marjin     pembiayaan                       Margin income from murabahah financing is
           murabahah diakui berdasarkan metode                           recognized based on effective return
           imbal hasil efektif selama jangka waktu                       method during term of contract
           kontrak.
           Pendapatan bagi hasil pembiayaan                              Mudharabah financing income is when cash
           mudharabah diakui pada saat diterima atau                     is received or in a period where the right of
           dalam periode terjadinya hak bagi hasil                       revenue sharing (nisbah) is due based on
           sesuai porsi bagi hasil (nisbah) yang                         agreed portion.
           disepakati.

           Kerugian yang terjadi dalam suatu periode                     Losses incurred in period before the
           sebelum akad mudharabah berakhir diakui                       mudharabah agreement ended as losses
           sebagai kerugian dan dibentuk penyisihan                      and allowance for investment losses. As
           kerugian investasi. Pada saat mudharabah                      mudharabah agreement ended, difference
           berakhir, selisih antara pembiayaan                           between mudharabah financing less
           mudharabah setelah dikurangi penyisihan                       allowance for investment losses and return
           kerugian investasi dan pengembalian                           of mudharabah financing is as gain or
           pembiayaan mudharabah diakui sebagai                          losses.
           keuntungan atau kerugian.




                                                          34
Page 193
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                        2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                             AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                   (continued)

     p.   Pengakuan Pendapatan dan Beban                          p.   Revenue and Expense Recognition
          (lanjutan)                                                   (continued)

          Keuntungan Musyarakah Mutanaqisah                            Profit from Musyarakah Mutanaqishah will
          akan dibagi sesuai dengan persentase                         be shared according to agreed percentage,
          yang disepakati, sedangkan kerugian                          and losses will be born based on the
          ditanggung   berdasarkan  persentase                         percentage    of    ownership      on    the
          kepemilikan sesuai dengan porsi dana                         corresponding fund, from the total fund.
          masing-masing.

          Pendapatan dan beban lainnya diakui pada                     Other income (expenses) are recognized
          saat terjadinya sesuai dengan masa                           when earned (incurred) in accordance with
          manfaatnya (accrual basis).                                  their beneficial periods (accrual basis).

     q.   Imbalan Kerja                                           q.   Employee Benefits

          Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek                       Short-term Employee Benefits Liability

          Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar                   Short-term       employee      benefits  are
          jumlah yang tak-terdiskonto sebagai                          recognized at its undiscounted amount as a
          liabilitas pada laporan posisi keuangan                      liability after deducting any amount already
          setelah dikurangi dengan jumlah yang telah                   paid in the statement of financial position
          dibayar dan sebagai beban dalam laba rugi.                   and as an expense in profit or loss.

          Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang                      Long-term Employee Benefits Liability

          Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                      Long-term employee benefits liability
          merupakan imbalan pasca-kerja manfaat                        represents post-employment benefits,
          pasti yang dibentuk tanpa pendanaan                          unfunded defined-benefit plans which
          khusus dan didasarkan pada masa kerja                        amounts are determined based on years of
          dan jumlah penghasilan karyawan pada                         service and salaries of the employees at the
          saat pensiun yang dihitung menggunakan                       time of pension that calculated using the
          metode Projected Unit Credit. Pengukuran                     Projected Unit Credit. Remeasurement is
          kembali liabilitas imbalan pasti langsung                    reflected immediately in the statement of
          diakui dalam laporan posisi keuangan dan                     financial position with a charge or credit
          penghasilan komprehensif lain pada                           recognized in other comprehensive income
          periode terjadinya dan tidak akan                            in the period in which they occur and not to
          direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi                  be reclassified to profit or loss but reflected
          bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas                     immediately in retained earnings. All other
          imbalan pasti lainnya terkait dengan                         costs related to the defined-benefit plan are
          program imbalan pasti diakui dalam laba                      recognized in profit or loss.
          rugi.

     r.   Perpajakan                                              r.   Taxation

          Beban pajak penghasilan terdiri dari beban                   Income tax expense comprises of current
          pajak kini dan beban pajak tangguhan.                        and deferred tax. Income tax expense is in
          Beban pajak penghasilan diakui pada                          the statement of profit or loss except to the
          laporan laba rugi kecuali untuk bagian yang                  extent it relates to items directly in other
          langsung diakui di komponen ekuitas                          equity components, in which case it is in
          lainnya, dimana beban pajak yang terkait                     other comprehensive income.
          dengan bagian tersebut diakui di
          penghasilan komprehensif lain.




                                                        35
Page 194
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                            PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                  NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                      STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                        As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                           2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                              July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                 For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                       December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                             2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                                  AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                        (continued)
     r.   Perpajakan (lanjutan)                                        r.   Taxation (continued)
          Beban pajak kini adalah hutang pajak yang                         Current tax expense is the expected tax
          ditentukan berdasarkan laba kena pajak                            payable on the taxable income for the
          untuk tahun yang bersangkutan yang                                current year which is calculated using tax
          dihitung berdasarkan tarif pajak yang                             rates enacted or substantively enacted at
          berlaku atau yang secara telah berlaku                            reporting date.
          pada tanggal pelaporan.
          Perusahaan menerapkan metode aset dan                             The Company adopts the asset and liability
          liabilitas  dalam     menghitung    beban                         method in determining its income tax
          pajaknya. Dengan metode ini, aset dan                             expense. Under this method, deferred tax
          liabilitas pajak tangguhan diakui setiap                          assets and liabilities are at each reporting
          tanggal pelaporan sebesar perbedaan                               date for temporary differences between the
          temporer aset dan liabilitas untuk tujuan                         accounting and tax bases of assets and
          akuntansi dan tujuan pajak. Metode ini juga                       liabilities. This method also requires the
          mengharuskan pengakuan manfaat pajak                              recognition of future tax benefits, such as
          di masa akan datang, seperti kompensasi                           tax loss carry forwards, to the extent that of
          rugi, jika kemungkinan realisasi manfaat                          such benefits is probable. Currently enacted
          tersebut di masa mendatang cukup besar                            or substantially enacted tax rates at the year
          (probable). Tarif pajak yang berlaku atau                         of deferred tax assets or liabilities, are used
          yang secara telah berlaku pada tahun                              in the determination of deferred income tax.
          realisasi aset dan liabilitas pajak
          tangguhan, digunakan dalam menentukan
          pajak penghasilan tangguhan.
          Aset pajak tangguhan diakui apabila                               Deferred tax assets are only if it is probable
          terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah                           that future taxable profit will be available to
          laba pada masa datang akan memadai                                compensate the temporary differences
          untuk     mengkompensasi      perbedaan                           which resulted in such deferred tax assets.
          temporer yang menimbulkan aset pajak
          tangguhan tersebut.
          Manajemen secara mengevaluasi posisi                              Management          periodically   evaluates
          yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan                            positions taken in tax return with respect to
          Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi                           situations in which applicable tax regulation
          di mana aturan pajak yang berlaku                                 is subject to interpretation. Management
          membutuhkan interpretasi. Jika perlu,                             establishes provisions where appropriate
          manajemen        menentukan      provisi                          on the basis of amounts expected to be paid
          berdasarkan jumlah yang diharapkan akan                           to the tax authorities.
          dibayar kepada otoritas pajak.
          Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini saling                  Current tax assets and current tax liabilities
          hapus dan nilai netonya disajikan dalam                           shall be offset and the net amount is
          laporan posisi keuangan jika, dan hanya                           presented in the statement of financial
          jika, Perusahaan memiliki hak yang                                position when and only when, the Company
          berkekuatan hukum untuk melakukan                                 has a legal enforceable right to set off the
          saling hapus atas jumlah yang telah diakui                        amounts and intends either to settle on a
          dan berniat untuk menyelesaikan secara                            net basis or to realise the asset and settle
          neto atau untuk merealisasikan aset dan                           the liability simultaneously.
          menyelesaikan         liabilitasnya     secara
          simultan.




                                                             36
Page 195
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                        2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                             AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                   (continued)
     r.   Perpajakan (lanjutan)                                    r.   Taxation (continued)

          Pajak Final                                                   Final tax

          Peraturan     perpajakan    di  Indonesia                     Tax regulation in Indonesia determined that
          mengatur beberapa jenis penghasilan                           certain taxable income is subject to final tax.
          dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak                    Final tax applied on the gross value of
          final yang dikenakan atas nilai bruto                         transactions is applied even when the
          transaksi tetap dikenakan walaupun atas                       parties carrying the transaction incur losses.
          transaksi tersebut      pelaku transaksi
          mengalami kerugian.

          Pajak final tidak termasuk dalam lingkup                      Final tax is not included in the scope of
          yang diatur oleh PSAK No. 46: “Pajak                          SFAS No. 46: “Income Taxes”. Therefore,
          Penghasilan”. Oleh karena itu, Perusahaan                     the Company presents all of the final tax
          menyajikan beban pajak final sehubungan                       arising from time deposits and current
          dengan deposito dan giro sebagai pos                          account a separate line item.
          tersendiri.

     s.   Provisi                                                 s.    Provision

          Provisi diakui jika Perusahaan mempunyai                      Provisions are recognized when the
          kewajiban kini (hukum maupun konstruktif)                     Company has present obligation (legal or
          sebagai akibat peristiwa masa lalu, yang                      constructive) as a result of a past event, it is
          memungkinkan         Perusahaan    harus                      probable that the Company will be required
          menyelesaikan kewajiban tersebut dan                          to settle the obligation, and a reliable
          estimasi yang andal mengenai jumlah                           estimate can be made of the amount of the
          kewajiban tersebut dapat dibuat.                              obligation.

          Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah                     The amount recognized as a provision is the
          hasil estimasi terbaik pengeluaran yang                       best estimate of the consideration required
          diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban                      to settle the obligation at the reporting date,
          kini pada tanggal pelaporan, dengan                           taking into account the risks and
          mempertimbangkan           risiko       dan                   uncertainties surrounding the obligation.
          ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.

     t.   Laba per Saham                                          t.    Earnings per Share

          Laba per saham dihitung dengan membagi                        Earnings per share are computed by
          laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata                   dividing current year net income by the
          tertimbang jumlah lembar saham yang                           weighted average number of outstanding
          beredar selama tahun berjalan.                                shares during the current year.

          Laba per saham dilusian adalah sama                           Diluted earnings per share are the same
          dengan laba per saham dasar dikarenakan                       with basic earnings per share as the
          Perusahaan tidak memiliki saham dilusian                      Company does not have dilutive shares or
          atau instrumen.                                               instrument.




                                                        37
Page 196
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN                         2.   SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     PELAPORAN     KEUANGAN   PENTING                              AND FINANCIAL REPORTING POLICIES
     (lanjutan)                                                    (continued)

     u.   Segmen Operasi                                           u.   Operating Segments

          Segmen operasi adalah suatu komponen                          An operating segment is a component of the
          dari entitas yang terlibat dalam aktivitas                    entity that engages in business activities
          bisnis yang mana memperoleh pendapatan                        from which it may earn revenues and incur
          dan menimbulkan beban, termasuk                               expenses,      including    revenues   and
          pendapatan dan beban terkait dengan                           expenses that relate to transactions with
          transaksi dengan komponen lain dari                           any of the entity’s components, whose
          entitas yang sama, yang hasil operasinya                      operating results are reviewed regularly by
          dikaji ulang secara regular oleh pengambil                    the chief operating decision maker to make
          keputusan operasional untuk membuat                           decisions about resources allocated to the
          keputusan tentang sumber daya yang                            segment and assess its performance, and
          dialokasikan pada segmen tersebut dan                         for which discrete financial information is
          menilai kinerjanya, dan tersedia informasi                    available. The Company’s chief operating
          keuangan      yang    dapat     dipisahkan.                   decision maker are Board of Directors.
          Pengambil       keputusan       operasional                   Segment results that are reported to the
          Perusahaan adalah Dewan Direksi. Hasil                        chief operating decision maker include
          segmen yang dilaporkan kepada pengambil                       items directly attributable to a segment as
          keputusan operasional termasuk bagian                         well as those that can be allocated on a
          yang dapat diatribusikan secara langsung                      reasonable basis.
          kepada segmen dan juga yang dapat
          dialokasikan dengan basis yang wajar.

          Perusahaan mengelola kegiatan usahanya                        The Company manages its business
          dan mengidentifikasi segmen yang                              activities and identifies its segments
          dilaporkan berdasarkan jenis produk dan                       reported based on product categories and
          wilayah geografis.                                            geographic area.

          Perusahaan menentukan dan menyajikan                          The Company determines and presents
          segmen operasi berdasarkan informasi                          operating segments based on the
          yang secara internal diberikan kepada                         information that is internally provided to the
          pengambil keputusan operasional.                              chief operating decision maker.

     v.   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan                      v.   Events After The Reporting Period

          Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah                      Post year-end events that provide additional
          periode pelaporan yang menyediakan                            information about the statement of financial
          tambahan informasi mengenai posisi                            position at the reporting date (adjusting
          keuangan Perusahaan pada tanggal                              events), if any, are reflected in the financial
          laporan     posisi    keuangan (peristiwa                     statements. Post year-end events that are
          penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam                   not adjusting events are disclosed in the
          laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang                    notes to the financial statements when
          terjadi setelah periode pelaporan yang tidak                  material.
          memerlukan        penyesuaian     (peristiwa
          nonpenyesuai), apabila jumlahnya material,
          telah     diungkapkan      dalam    laporan
          keuangan.




                                                         38
Page 197
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                          PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                    STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                      As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                         2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                            July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                               For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                     December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



3.   PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                          3.   MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
     DAN ASUMSI MANAJEMEN                                            JUDGEMENTS AND ASSUMPTIONS

     Dalam      penerapan       kebijakan     akuntansi              In the application of the Company’s accounting
     Perusahaan, seperti yang diungkapkan dalam                      policies, which are described in Note 2 to the
     Catatan 2 pada laporan keuangan, manajemen                      financial statements management, is required to
     harus membuat estimasi, pertimbangan dan                        make estimates, judgments, and assumptions
     asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang             about the carrying amounts of assets and
     tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi                liabilities that are not readily apparent from other
     dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman                     sources. The estimates and assumptions are
     historis dan faktor lain yang dipertimbangkan                   based on historical experience and other factors
     relevan.                                                        that are considered to be relevant.

     Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan                       Management believes that the following
     berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,                       represent a summary of the significant estimates,
     pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat                  judgments, and assumptions made that affected
     oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap                       certain reported amounts and disclosures in the
     jumlah-jumlah    yang     dilaporkan     serta                  financial statements.
     pengungkapan dalam laporan keuangan.

     Pertimbangan                                                    Judgments
     Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh                   The following judgments are made by
     manajemen dalam proses penerapan kebijakan                      management in the process of applying the
     akuntansi Perusahaan yang memiliki dampak                       Company’s accounting policies that have the
     yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah                   most significant effects on the amounts
     yang diakui dalam laporan keuangan:                             recognized in the financial statements:

     a. Mata Uang Fungsional                                         a. Functional Currency

         Mata uang fungsional Perusahaan adalah                          The functional currency of the Company is
         mata uang lingkungan ekonomi utama. Mata                        the currency of the primary economic
         uang tersebut        adalah  yang     paling                    environment. It is the currency, among
         mempengaruhi harga jual barang dan jasa,                        others, that mainly influences sales prices for
         dan mata uang dari negara yang kekuatan                         goods and services, and of the country
         persaingan dan peraturannya sebagian                            whose competitive forces and regulations
         besar menentukan harga jual barang dan                          mainly determine the sales prices of its goods
         jasa, dan merupakan mata uang yang mana                         and services, and the currency in which funds
         dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.                       from financing activities are generated.

     b. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset                       b. Allowance for Impairment of Financial
        Keuangan                                                        Assets

         Pada setiap tanggal laporan posisi                              The Company assesses specifically at each
         keuangan, Perusahaan secara spesifik                            statement of financial position date whether
         menelaah apakah telah terdapat bukti                            there is an objective evidence that a financial
         obyektif bahwa suatu aset keuangan telah                        asset is impaired (uncollectible).
         mengalami penurunan nilai (tidak tertagih).

         Cadangan       yang       dibentuk   adalah                     The level of allowance is based on past
         berdasarkan pengalaman penagihan masa                           collection experience and other factors that
         lalu dan faktor-faktor lainnya yang mungkin                     may affect collectability or significant financial
         mempengaruhi kolektibilitas, antara lain                        difficulties of the debtors or significant delay
         kemungkinan kesulitan likuiditas atau                           in payments.
         kesulitan keuangan yang signifikan dialami
         oleh debitur atau penundaan pembayaran
         yang signifikan.




                                                           39
Page 198
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                       NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                           STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                             As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                   July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                      For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                            December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



3.   PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                                 3.    MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
     DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)                                         JUDGEMENTS   AND    ASSUMPTIONS
                                                                             (continued)

     Pertimbangan (lanjutan)                                                 Judgments (continued)

     b. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset                               b. Allowance for Impairment of Financial
        Keuangan (lanjutan)                                                     Assets (continued)

        Jika terdapat bukti obyektif penurunan nilai,                             If there is an objective evidence of
        maka saat dan besaran jumlah yang dapat                                   impairment, timing and collectible amounts
        ditagih diestimasi berdasarkan pengalaman                                 are estimated based on historical loss data.
        kerugian masa lalu. Cadangan kerugian                                     Allowance is provided on accounts specifically
        penurunan nilai dibentuk atas akun-akun yang                              identified as impaired. Written off loans and
        diidentifikasi secara spesifik telah mengalami                            receivables are based on management’s
        penurunan nilai. Akun pinjaman yang                                       decisions that the financial assets are
        diberikan dan piutang dihapusbukukan                                      uncollectible or cannot be realized in
        berdasarkan keputusan manajemen bahwa                                     whatsoever actions have been taken.
        aset keuangan tersebut tidak dapat ditagih                                Evaluation of receivables to determine the
        atau direalisasi meskipun segala cara dan                                 total allowance to be provided is performed
        tindakan telah dilaksanakan. Suatu evaluasi                               periodically during the year. Therefore, the
        atas piutang, yang bertujuan untuk                                        timing and amount of allowance recorded at
        mengidentifikasi jumlah cadangan yang harus                               each period might differ based on the
        dibentuk, dilakukan secara berkala sepanjang                              judgments and estimates that have been
        tahun. Oleh karena itu, saat dan besaran                                  used.
        jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
        yang tercatat pada setiap periode dapat
        berbeda tergantung pada pertimbangan dan
        estimasi yang digunakan.

        Nilai tercatat pinjaman diberikan dan piutang                             The carrying value of the Company’s loans
        Perusahaan pada tanggal 31 Juli 2021 dan 31                               and receivables as of July 31, 2021 and
        Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai                                     December 31, 2020 and 2019 are as follows:
        berikut:

                                               31 Juli 2021/        31 Desember/December 31,
                                               July 31, 2021          2020               2019


        Kas dan bank                            7.437.094.502     1.366.472.701       9.095.178.837           Cash on hand and in banks
        Piutang pembiayaan - bersih           211.977.241.980   235.385.442.279     314.904.934.178            Financing receivables - net
        Piutang sewa pembiayaan - bersih          642.979.331     1.543.839.242      26.146.535.613        Finance lease receivables - net
        Piutang pembiayaan konsumen -
          bersih                               78.889.882.941    76.153.728.119      42.067.246.514   Consumer financing receivables - net
        Piutang pembiayaan syariah - bersih    84.897.292.403    51.422.962.937      73.080.026.944                Sharia receivable - net
        Piutang lain-lain                     105.712.055.163    28.737.853.812       6.280.270.598                     Other receivables
        Aset lain-lain-uang jaminan               284.000.000       284.000.000          84.000.000         Other assets-security deposit
        Jumlah                                489.840.546.320   393.350.459.848     445.511.657.071                                  Total




                                                                 40
Page 199
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



3.   PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                         3.   MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
     DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)                                JUDGEMENTS   AND    ASSUMPTIONS
                                                                    (continued)

     c. Komitmen Sewa                                               c. Lease Committee

         Komitmen Sewa Operasi – Perusahaan                             Operating Lease Commitments – The
         Sebagai Lessee                                                 Company as Lessee

         Perusahaan telah menandatangani sejumlah                       The Company has entered into various lease
         perjanjian sewa ruangan. Perusahaan                            agreements for commercial spaces. The
         menentukan bahwa sewa tersebut adalah                          Company has determined that it is an
         sewa operasi karena Perusahaan tidak                           operating lease since the Company does not
         menanggung secara signifikan seluruh risiko                    bear substantially all the significant risks and
         dan manfaat dari kepemilikan aset-aset                         rewards of ownership of the related assets.
         tersebut.

         Komitmen    Sewa     Pembiayaan             –                  Finance Lease Commitments              –   The
         Perusahaan Sebagai Lessor                                      Company as Lessor

         Perusahaan       telah     menandatangani                      The Company has entered into vehichles and
         perjanjian sewa kendaraan dan mesin.                           machinery lease agreement. The Company
         Perusahaan menentukan bahwa sewa                               has determined that this is a finance lease
         tersebut adalah sewa pembiayaan, karena                        since lessee bears substantially all the
         lessee menanggung secara signifikan                            significant risks and benefits incidental to the
         seluruh risiko dan manfaat dari kepemilikan                    ownership of these assets.
         aset-aset tersebut.

     d. Pajak Penghasilan                                           d. Income Taxes

         Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan                        Significant judgment is required in
         untuk      menentukan        jumlah     pajak                  determining the provision for income taxes.
         penghasilan. Terdapat sejumlah transaksi                       There      are   many     transactions     and
         dan     perhitungan     yang     menimbulkan                   calculations for which the ultimate tax
         ketidakpastian penentuan jumlah pajak                          determination is uncertain due to different
         penghasilan karena interpretasi atas                           interpretation of tax regulations. Where the
         peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil                       final tax outcome of these matters is different
         pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah                        from the amounts that were initially recorded,
         yang sebelumnya telah dibukukan, maka                          such differences will have an impact on the
         selisih tersebut akan berdampak terhadap                       current and deferred income tax assets and
         aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan                   liabilities in the period in which such
         dalam periode dimana hasil pemeriksaan                         determination is made.
         tersebut terjadi.

     Estimasi dan Asumsi                                            Estimates and Assumptions

     Asumsi utama mengenai masa depan dan                           The key assumptions concerning the future and
     sumber utama lain dalam mengestimasi                           other key sources of estimation uncertainty at the
     ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang                     reporting date that have a significant risk of
     mempunyai risiko signifikan yang dapat                         causing a material adjustment to the carrying
     menyebabkan penyesuaian material terhadap                      amounts of assets and liabilities within the next
     nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode               financial period are disclosed below. The
     berikutnya     diungkapkan      di  bawah     ini.             Company based its assumptions and estimates
     Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi                     on parameters available when the financial
     pada parameter yang tersedia saat laporan                      statements were prepared.
     keuangan disusun.




                                                          41
Page 200
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



3.   PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                        3.   MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
     DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)                               JUDGEMENTS   AND    ASSUMPTIONS
                                                                   (continued)

     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)                                Estimates and Assumptions (continued)

     Kondisi yang ada dan asumsi mengenai                          Existing circumstances and assumptions about
     perkembangan masa depan dapat berubah                         future developments may change due to market
     karena perubahan situasi pasar yang berada di                 changes on circumstances arising beyond the
     luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut                   control of the Company. Such changes are
     tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut                reflected in the assumptions when they occur:
     terjadi:

     a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas                   a. Fair Value of Financial Assets and Liabilities
        Keuangan

        Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia                       Indonesian Financial Accounting Standards
        mensyaratkan pengukuran aset keuangan                         require measurement of certain financial
        dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai                   assets and liabilities at fair values, and the
        wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan                      disclosure requires the use of estimates.
        penggunaan         estimasi.     Komponen                     Significant component of fair value
        pengukuran nilai wajar yang signifikan                        measurement is determined based on
        ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif                   verifiable objective evidence (i.e. foreign
        yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar,                 exchange rate, interest rate), while timing and
        suku bunga), sedangkan saat dan besaran                       amount of changes in fair value might differ
        perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda                   due to different valuation method used.
        karena penggunaan metode penilaian yang
        berbeda.

        Nilai wajar aset keuangan diungkapkan pada                    The fair value of financial assets are set out in
        Catatan 17.                                                   Note 17.

     b. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap                      c.   b. Estimated Useful Lives of Fixed Assets

        Masa manfaat dari masing-masing aset tetap                    The useful life of each of the item of the
        Perusahaan diestimasi berdasarkan jangka                      Company’s fixed assets are estimated based
        waktu aset tersebut diharapkan tersedia                       on the period over which the asset is
        untuk    digunakan.     Estimasi   tersebut                   expected to be available for use. Such
        didasarkan    pada      penilaian   kolektif                  estimation is based on a collective
        berdasarkan bidang usaha yang sama,                           assessment of similar business, internal
        evaluasi teknis internal dan pengalaman                       technical evaluation and experience with
        dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat                    similar assets. The estimated useful life of
        setiap aset ditelaah secara berkala dan                       each asset is reviewed periodically and
        diperbarui jika estimasi berbeda dari                         updated if expectations differ from previous
        perkiraan sebelumnya yang disebabkan                          estimates due to physical wear and tear,
        karena pemakaian, usang secara teknis atau                    technical or commercial obsolescence, and
        komersial serta keterbatasan hak atau                         legal or other limits on the use of the asset.
        pembatasan lainnya terhadap penggunaan
        aset.

        Nilai tercatat aset tetap pada tanggal 31 Juli                The carrying values of these assets as of July
        2021 dan 31 Desember 2020 dan 2019                            31, 2021 and December 31, 2020 and 2019
        diungkapkan pada Catatan 10.                                  are disclosed in Note 10.




                                                         42
Page 201
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



3.   PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                        3.   MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
     DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)                               JUDGEMENTS   AND    ASSUMPTIONS
                                                                   (continued)

     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)                                Estimates and Assumptions (continued)

     c. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan                     d.   c. Impairment of Non Financial Assets

        Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan                     Impairment review is performed when certain
        apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset                impairment        indicators are present.
        tertentu. Penentuan nilai wajar aset                          Determining the fair value of assets requires
        membutuhkan estimasi arus kas yang                            the estimation of cash flows expected to be
        diharapkan akan dihasilkan dari pemakaian                     generated from the continued use and
        berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset                   ultimate disposition of such assets. Any
        tersebut. Perubahan signifikan dalam                          significant changes in the assumptions used
        asumsi-asumsi yang digunakan untuk                            in determining the fair value may materially
        menentukan nilai wajar dapat berdampak                        affect the assessment of recoverable values
        signifikan pada nilai terpulihkan dan jumlah                  and any resulting impairment loss could have
        kerugian penurunan nilai yang terjadi                         a material impact on results of operations.
        mungkin berdampak material pada hasil
        operasi Perusahaan.

        Nilai tercatat dari aset-aset ini pada tanggal                The carrying value of these asset as of July
        31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                         31, 2021 and December 31, 2020 and 2019
        2019 diungkapkan dalam Catatan 10.                            is disclosed in Note 10.

     d. Imbalan Kerja Jangka Panjang                               d. Long Term Employee Benefits

        Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka                     The determination of the long-term employee
        panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu                      benefits is dependent on the selection of
        yang digunakan oleh aktuaris dalam                            certain assumptions used by actuary in
        menghitung jumlah tersebut.                                   calculating such amounts.

        Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam                       Those assumptions are described in Note 26
        Catatan 26 dan mencakup, antara lain,                         and include, among others, rate of salary
        tingkat kenaikan gaji dan tingkat diskonto                    increase, and discount rate which is
        yang ditentukan dengan mengacu pada imbal                     determined after giving consideration to
        hasil pasar atas bunga obligasi pemerintah                    interest rates of high-quality government
        berkualitas tinggi dalam mata uang yang                       bonds that are denominated in the currency in
        sama dengan mata uang pembayaran                              which the benefits are to be paid and have
        imbalan dan memiliki jangka waktu yang                        terms of maturity approximating the terms of
        mendekati estimasi jangka waktu liabilitas                    the related employee benefits liability. Actual
        imbalan kerja jangka panjang tersebut. Hasil                  results that differ from the Company’s
        aktual yang berbeda dengan asumsi                             assumptions are charged to comprehensive
        Perusahaan dibukukan pada penghasilan                         income and therefore, generally affect the
        komprehensif lain dan dengan demikian,                        recognized comprehensive income and
        berdampak pada jumlah penghasilan                             recorded obligation in such future periods.
        komprehensif lain yang diakui dan liabilitas
        yang     tercatat   pada    periode-periode
        mendatang.




                                                         43
Page 202
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



3.   PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN                        3.   MANAGEMENT OF USE AND ESTIMATES,
     DAN ASUMSI MANAJEMEN (lanjutan)                               JUDGEMENTS   AND    ASSUMPTIONS
                                                                   (continued)

     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)                                Estimates and Assumptions (continued)

     d. Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan)                    d. Long Term Employee Benefits (continued)

        Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-                          Management believed that the Company’s
        asumsi yang digunakan adalah tepat dan                        assumptions are reasonable and appropriate,
        wajar, namun demikian, perbedaan signifikan                   significant differences in actual experience or
        pada hasil aktual, atau perubahan signifikan                  significant changes in assumptions may
        dalam asumsi-asumsi tersebut dapat                            materially affect the amount of long-term
        berdampak signifikan pada jumlah liabilitas                   employee benefits liability.
        imbalan kerja jangka panjang.

        Pada tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020
        2020 dan 2019, liabilitas imbalan kerja jangka                and 2019, long-term employee benefits
        panjang       masing-masing           sebesar                 liability amounted to      Rp882.897.275,
        Rp882.897.275,        Rp786.897.946        dan                Rp786,897,946       and  Rp1,402,872,785,
        Rp1.402.872.785 (Catatan 26).                                 respectively (Note 26).

     e. Aset Pajak Tangguhan                                       e. Deferred Tax Assets

        Aset pajak tangguhan diakui untuk semua                       Deferred tax assets are recognized for all
        perbedaan temporer antara nilai tercatat aset                 temporary differences between the financial
        dan liabilitas pada laporan keuangan dengan                   statements’ carrying amounts of existing
        dasar pengenaan pajak jika kemungkinan                        assets and liabilities and their respective
        besar jumlah laba kena pajak akan memadai                     taxes bases to the extent that it is probable
        untuk pemanfaatan perbedaan temporer                          that taxable profit will be available against
        yang diakui.                                                  which the temporary differences can be
                                                                      utilized.

        Estimasi   manajemen      yang signifikan                     Significant management estimates are
        diperlukan untuk menentukan jumlah aset                       required to determine the amount of deferred
        pajak tangguhan yang diakui berdasarkan                       tax assets that can be recognized, based
        kemungkinan waktu terealisasinya dan                          upon the likely timing and the level of future
        jumlah laba kena pajak pada masa                              taxable profits together with future tax
        mendatang serta strategi perencanaan pajak                    planning strategies.
        masa depan.

        Aset pajak tangguhan diungkapkan pada                         Deferred tax assets are disclosed in Note 27.
        Catatan 27.




                                                         44
Page 203
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                           NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                               STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                 As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                    2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                       July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                          For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



4.   KAS DAN BANK                                                          4.    CASH ON HAND AND IN BANKS

                                         31 Juli 2021/               31 Desember/December 31,
                                         July 31, 2021                2020             2019

     Kas                                      7.000.000                  7.000.000            7.000.000                         Cash on hand

     Bank                                                                                                                      Cash in b anks
     Pihak berelasi (Catatan 28)                                                                                       Related party (Note 28)
       PT Bank Kesejahteraan Ekonomi                      -                      -        6.111.295.957     PT Bank Kesejahteraan Ekonomi
     Pihak ketiga                                                                                                                Third Parties
       PT Bank Central Asia Tbk           2.562.063.484              338.875.686            173.498.183           PT Bank Central Asia Tb k
       PT Bank Central Asia Syariah       4.398.738.043              919.786.675          2.676.722.026        PT Bank Central Asia Syariah
       PT Bank Victoria Syariah             253.421.397              100.810.340            126.662.671            PT Bank Victoria Syariah
       PT Bank Syariah Indonesia Tbk        215.871.578                                                      PT Bank Syariah Indonesia Tb k
       Sub-jumlah                         7.430.094.502            1.359.472.701          2.976.882.880                           Sub-total

     Jumlah                               7.437.094.502            1.366.472.701          9.095.178.837                                 Total




5.   PIUTANG PEMBIAYAAN                                                    5.    FINANCING RECEIVABLES

                                          31 Juli 2021/               31 Desember/December 31,
                                          July 31, 2021                2020             2019

     Pembiayaan modal kerja                                                                                          Working capital financing
       Pihak berelasi (Catatan 28)                            -                      -    36.138.626.400            Related parties (Note 28)
       Pendapatan pembiayaan                                                                                                      Unearned
         yang belum diakui                                    -                      -   (11.106.368.335)                  finance income
       Sub-jumlah                                             -                      -    25.032.258.065                           Sub -total

        Pihak ketiga                     103.778.547.811           69.089.919.811         90.995.227.606                        Third parties
        Pendapatan pembiayaan                                                                                                     Unearned
          yang belum diakui              (16.495.384.508)         (12.352.650.810)        (8.154.895.022)                  finance income
        Sub-jumlah                        87.283.163.303           56.737.269.001         82.840.332.584                           Sub -total

     Jumlah                               87.283.163.303           56.737.269.001        107.872.590.649                               Total

     Pembiayaan investasi                                                                                                 Investment financing
       Pihak berelasi (Catatan 28)                            -    62.585.674.802        183.971.636.713            Related parties (Note 28)
       Pendapatan pembiayaan                                                                                                       Unearned
         yang belum diakui                                    -    (2.809.353.342)       (41.841.918.309)                   finance income
       Sub-jumlah                                             -    59.776.321.460        142.129.718.404                            Sub -total

        Pihak ketiga                     163.890.214.494          170.197.073.889        115.010.022.385                        Third parties
        Pendapatan pembiayaan                                                                                                     Unearned
          yang belum diakui              (38.852.593.013)         (47.166.213.269)       (30.484.800.656)                  finance income
        Sub-jumlah                       125.037.621.481          123.030.860.620         84.525.221.729                           Sub -total

     Jumlah                              125.037.621.481          182.807.182.080        226.654.940.133                                 Total

     Cadangan kerugian penurunan nilai      (343.542.804)          (4.159.008.802)       (19.622.596.604)      Allowance for impairment losses

     Jumlah - Bersih                     211.977.241.980          235.385.442.279        314.904.934.178                            Total - Net




                                                                    45
Page 204
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                         NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                             STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                               As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                  2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                     July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                        For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                              December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



5.   PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan)                                      5.     FINANCING RECEIVABLES (continued)

     a.    Suku bunga per tahun piutang Pembiayaan                             a.    Interest rates per annum of finance lease
           untuk periode tujuh bulan yang berakhir                                   receivables for the seven-month period
           pada tanggal 31 Juli 2021, tahun 2020 dan                                 ended July 31, 2021, and in 2020 and 2019
           tahun 2019 masing-masing berkisar 12% -                                   range from 12% - 18%, respectively.
           18%.

     b. Jangka waktu kontrak pembiayaan modal                                  b. The period of working capital financing
        kerja berkisar antara 12 – 24 bulan,                                      contracts ranged from 12 – 24 months, while
        sedangkan       jangka waktu pembiayaan                                   the period of investment financing contracts
        investasi berkisar antara 24 – 108 bulan.                                 range between from 24 – 108 months.

     c. Perusahaan mensyaratkan agunan sebagai                                 c. The Company requires collateral as part of its
        bagian dari persyaratan kredit. Umumnya,                                  credit requirement. Typically, the Company
        Perusahaan menerima dalam bentuk barang                                   accepts capital good, land and building, and
        modal, tanah dan bangunan, dan gadai                                      pledged receivables as collateral.
        piutang.

     d. Berikut ini disajikan rincian piutang                                  d. The details of financing receivables based on
        pembiayaan berdasarkan jatuh temponya:                                    its remaining period until maturity are as
                                                                                  follows:
                                                31 Juli 2021/          31 Desember/December 31,
                                                July 31, 2021           2020             2019

          Jatuh tempo                           20.045.604.822         483.790.000     28.369.812.351                          Overdue
          Belum jatuh tempo                                                                                                Not overdue
            Kurang dari atau sama dengan
              1 tahun                           19.655.072.106     80.632.733.208      34.446.211.141      Less than or equal to 1 year
            Lebih dari 1 tahun sampai dengan
              2 tahun                           20.946.259.436      2.150.806.259     110.426.715.804    More than 1 year until 2 years
            Lebih dari 2 tahun                 151.673.848.420    156.277.121.614     161.284.791.486               More than 2 years
          Jumlah                               212.320.784.784    239.544.451.081     334.527.530.782                               Total

          Cadangan kerugian penurunan nilai       (343.542.804)    (4.159.008.802)    (19.622.596.604)   Allowance for impairment losses
          Jumlah - Bersih                      211.977.241.980    235.385.442.279     314.904.934.178                         Total - Net


     e. Pengelompokkan        kualitas   piutang                               e. The classification of the quality of financing
        pembiayaan       berdasarkan   ketepatan                                  receivables based on the accuracy of
        pembayaran pokok dan/atau bunga adalah                                    principal and/or interest payments is as
        sebagai berikut:                                                          follows:
                                                31 Juli 2021/          31 Desember/December 31,
                                                July 31, 2021           2020             2019

          Lancar                               207.507.500.910    183.895.021.037     267.274.486.728                           Current
          Dalam perhatian khusus                 4.813.283.874     55.649.430.044                   -                   Spesial mention
          Diragukan                                          -                  -      16.178.702.161                          Doubtful
          Macet                                              -                  -      51.074.341.893                             Loss
          Jumlah                               212.320.784.784    239.544.451.081     334.527.530.782                             Total

          Cadangan kerugian penurunan nilai       (343.542.804)    (4.159.008.802)    (19.622.596.604)   Allowance for impairment losses
          Jumlah - Bersih                      211.977.241.980    235.385.442.279     314.904.934.178                         Total - Net




                                                                  46
Page 205
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                         NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                             STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                               As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                  2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                     July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                        For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                              December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



5.   PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan)                                       5.    FINANCING RECEIVABLES (continued)

     f. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai                               f. The changes in the allowance for impairment
        piutang pembiayaan adalah sebagai berikut:                                losses of financing receivable are as follows:
                                               31 Juli 2021/            31 Desember/December 31,
                                               July 31, 2021             2020             2019

          Saldo awal tahun/periode              4.159.008.802       19.622.596.604        16.696.865.338 Balance at beginning of the year/period
          Penyesuaian saldo atas penerapan                                                                      Opening balance adjustment upon
            awal PSAK 71                                       -    14.141.090.806                       -         initial application of PSAK 71
          Penambahan tahun berjalan/periode        40.029.863        2.863.078.748        18.075.731.266           Provision during the year/period
          Pemulihan tahun berjalan/periode     (3.855.495.861)     (32.467.757.356)      (15.150.000.000)         Recovery during the year/period
          Saldo akhir tahun/periode               343.542.804        4.159.008.802        19.622.596.604     Balance at the end of the year/period


          Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap                                     Based on management’s evaluation of the
          kolektibilitas saldo piutang pembiayaan,                                    collectability of the financing receivable, the
          manajemen berpendapat bahwa jumlah                                          management believe that the allowance for
          cadangan kerugian penurunan nilai adalah                                    impairment is adequate to cover the possible
          memadai untuk menutup kemungkinan                                           losses which might arise from uncollectible
          kerugian yang mungkin timbul akibat dari                                    accounts.
          tidak tertagihnya piutang pembiayaan
          tersebut.

     g. Piutang pembiayaan digunakan sebagai                                   g. Financing receivable are used as collateral on
        jaminan dari surat utang jangka menengah                                  medium term notes (Note 13).
        (Catatan 13).

     h. Tidak terdapat piutang pembiayaan yang                                 h. There are no restructured financing receivables
        telah direstrukturisasi pada tanggal 31 Juli                              as of July 31, 2021 and December 31, 2020
        2021 dan 31 Desember 2020 dan 2019.                                       and 2019.

     i.   Piutang pembiayaan dari satu nasabah yang                            i.     Financing receivable from any customer which
          melebihi   10%    dari    jumlah   piutang                                  exceeds 10% of the total financing receivables
          pembiayaan adalah sebagai berikut:                                          are as follows:

                                               31 Juli 2021/            31 Desember/December 31,
                                               July 31, 2021             2020             2019

          PT Multi Artha Griya                             -        59.579.117.720       69.269.858.478                        PT Multi Artha Griya
          PT Bintang Cemerlang Suksesindo      40.503.177.619       39.783.937.516       39.663.870.968        PT Bintang Cemerlang Suksesindo
          PT Trimulia Nusantara Energy         37.266.401.942       31.663.672.128                  -               PT Trimulia Nusantara Energy
          PT Planet Suplemen Indonesia         32.452.561.135       31.590.880.591                  -              PT Planet Suplemen Indonesia
          PT Anugrah Bumi Sion                 21.863.816.057                  -                     -                     PT Anugrah Bumi Sion
          Jumlah - Bersih                     132.085.956.753      162.617.607.955      108.933.729.446                                 Total - Net




                                                                   47
Page 206
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                        NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                            STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                              As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                 2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                    July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                       For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                             December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



6.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN                                            6.     FINANCE LEASE RECEIVABLES

                                             31 Juli 2021/            31 Desember/December 31,
                                             July 31, 2021             2020             2019

         Piutang sewa pembiayaan                675.516.432       1.702.684.432        47.093.178.670         Finance Lease receivables
         Nilai sisa yang terjamin               107.807.300         107.807.300           107.807.300         Guaranteed residual value
         Penghasilan pembiayaan tangguhan       (32.247.580)       (147.466.749)       (7.014.184.358)           Unearned lease income
         Simpanan jaminan                      (107.807.300)          (107.807.300)      (107.807.300)                   Security deposit
         Cadangan kerugian penurunan nilai         (289.521)           (11.378.441)   (13.932.458.699)   Allowance for impairment losses
         Jumlah - Bersih                        642.979.331       1.543.839.242        26.146.535.613                          Total - Net


     a. Suku bunga per tahun piutang sewa                                     a. Interest rates per annum of finance lease
        pembiayaan untuk periode tujuh bulan yang                                receivables for the seven-month period
        berakhir pada tanggal 31 Juli 2021, tahun                                ended July 31, 2021, and in 2020 and 2019
        2020 dan 2019 masing-masing berkisar 12%                                 ranged from 12% - 18%, respectively.
        - 18%.

     b. Jenis aset yang dibiayai sehubungan dengan                            b. The types of assets financed in connection
        piutang sewa pembiayaan adalah mesin dan                                 with finance lease receivables are machinery
        kendaraan.                                                               and vehicles.

     c. Piutang sewa pembiayaan dijamin dengan                                c. Finance lease receivables are secured by the
        barang-barang yang dibiayai.                                             financed item.

     d. Kisaran jangka waktu pembiayaan adalah 3 –                            d. Financing agreements have term of 3 – 5
        5 tahun.                                                                 years.

     e. Piutang sewa pembiayaan digunakan                                     e. Finance lease receivables are used as
        sebagai jaminan dari surat utang jangka                                  collateral for medium term notes (Note 13).
        menengah (Catatan 13).

     f. Berikut ini disajikan rincian piutang sewa                            f. The details of finance lease receivables
        pembiayaan berdasarkan jatuh temponya:                                   based on its remaining period until maturity
                                                                                 are as follows:

                                             31 Juli 2021/            31 Desember/December 31,
                                             July 31, 2021             2020             2019

        Jatuh tempo                                          -                   -     6.789.543.363                            Overdue
        Belum jatuh tempo                                                                                                   Not overdue
          Kurang dari atau sama dengan
            1 tahun                             553.118.635       1.435.813.753       11.018.246.167       Less than or equal to 1 year
          Lebih dari 1 tahun sampai dengan
            2 tahun                              90.150.217                   -        9.670.261.425      More than 1 year until 2 years
          Lebih dari 2 tahun                              -         119.403.930       12.600.943.357                 More than 2 years
        Jumlah                                  643.268.852       1.555.217.683       40.078.994.312                                 Total

        Cadangan kerugian penurunan nilai          (289.521)        (11.378.441)      (13.932.458.699)   Allowance for impairment losses
        Jumlah - Bersih                         642.979.331       1.543.839.242        26.146.535.613                         Total - Net




                                                                 48
Page 207
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                         NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                             STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                               As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                  2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                     July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                        For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                              December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



6.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)                                 6.    FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)

     g. Pengelompokkan kualitas piutang sewa                                  g. The classification of the quality of finance
        pembiayaan       berdasarkan ketepatan                                   lease receivables based on the accuracy of
        pembayaran pokok dan/atau bunga adalah                                   principal and/or interest payments is as
        sebagai berikut:                                                         follows:

                                              31 Juli 2021/            31 Desember/December 31,
                                              July 31, 2021             2020             2019

          Lancar                                 553.118.635        1.435.813.753        5.743.475.193                                 Current
          Dalam perhatian khusus                  90.150.217          119.403.930                    -                         Spesial mention
          Macet                                            -                    -       34.335.519.119                                   Loss
          Jumlah                                 643.268.852        1.555.217.683       40.078.994.312                                   Total

          Cadangan kerugian penurunan nilai         (289.521)         (11.378.441)      (13.932.458.699)       Allowance for impairment losses
          Jumlah - Bersih                        642.979.331        1.543.839.242        26.146.535.613                             Total - Net


     h. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai                              h. The changes in the allowance for impairment
        piutang sewa pembiayaan adalah sebagai                                   losses of finance lease receivable are as
        berikut:                                                                 follows:

                                              31 Juli 2021/            31 Desember/December 31,
                                              July 31, 2021             2020             2019

          Saldo awal tahun/periode                11.378.441      13.932.458.699         1.311.509.893 Balance at beginning of the year/period
          Penyesuaian saldo atas penerapan                                                                 Opening balance adjustment upon
            awal PSAK 71                                      -     (170.849.909)                    -        initial application of PSAK 71
          Penambahan tahun berjalan/periode                -            3.084.832       12.620.948.806         Provision during the year/period
          Pemulihan tahun berjalan/periode       (11.088.920)     (13.753.315.181)                   -         Recovery during the year/period
          Saldo akhir tahun/periode                  289.521           11.378.441       13.932.458.699 Balance at the end of the year/period


          Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap                                    Based on management’s evaluation of the
          kolektibilitas   saldo       piutang     sewa                              finance lease receivables, the management
          pembiayaan,      manajemen        berpendapat                              believe that the allowance for impairment is
          bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan                                   adequate to cover the possible losses which
          nilai adalah memadai untuk menutup                                         might arise from uncollectible accounts.
          kerugian akibat dari tidak tertagihnya piutang
          sewa pembiayaan tersebut.

     i.   Tidak terdapat piutang sewa pembiayaan                              i.     There are no restructured financing lease
          yang direstrukturisasi pada tanggal 31 Juli                                receivables as of July 31, 2021 and December
          2021 dan 31 Desember 2020 dan 2019.                                        31, 2020 and 2019.




                                                                  49
Page 208
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



6.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)                                      6.    FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)

     j.    Piutang sewa pembiayaan dari satu nasabah                               j.    Financing lease receivable from any customer
           yang melebihi 10% dari jumlah piutang sewa                                    which exceeds 10% of the total financing lease
           pembiayaan adalah sebagai berikut:                                            receivables are as follows:

                                                    31 Juli 2021/           31 Desember/December 31,
                                                    July 31, 2021            2020             2019

            PT Adyawinsa Telecommunication And                                                               PT Adyawinsa Telecommunication And
              Electrical                               552.988.064       1.427.520.146       5.686.040.442                            Electrical
            Rosita Rianauli Sianipar                    89.991.267                 -                   -                  Rosita Rianauli Sianipar
            PT Bridge Communication Indonesia                    -                 -        11.689.528.933    PT Bridge Communication Indonesia
            PT Shaftco Niaga Prima                               -                 -         8.770.966.239                PT Shaftco Niaga Prima
            Jumlah - Bersih                            642.979.331       1.427.520.146      26.146.535.614                              Total - Net



7.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN                                             7.    CONSUMER FINANCING RECEIVABLES

                                                 31 Juli 2021/           31 Desember/December 31,
                                                 July 31, 2021            2020             2019

     Pihak berelasi (Catatan 28)                                                                                      Related parties (Note 28)
       Piutang pembiayaan konsumen                               -                 -          16.195.572       Consumer financing receivab les
          Pendapatan pembiayaan konsumen                                                                         Unearned consumer financing
         yang belum diakui                                       -                 -            (669.224)                            income
     Sub-jumlah                                                  -                 -          15.526.348                                Sub -total

     Pihak ketiga                                                                                                                    Third parties
          Piutang pembiayaan konsumen           138.235.318.616      134.757.932.588       74.268.889.855     Consumer financing receivab les
          Pendapatan pembiayaan konsumen                                                                       Unearned consumer financing
           yang belum diakui                    (56.865.856.515)     (54.710.702.738)     (28.653.295.298)                           income
     Sub-jumlah                                  81.369.462.101       80.047.229.850       45.615.594.557                                Sub -total

     Jumlah                                      81.369.462.101       80.047.229.850       45.631.120.905                                     Total

     Cadangan kerugian penurunan nilai           (2.479.579.160)      (3.893.501.731)      (3.563.874.391)       Allowance for impairment losses

     Jumlah - Bersih                             78.889.882.941       76.153.728.119       42.067.246.514                              Total - Net


     a. Suku bunga per tahun piutang pembiayaan                                    a. Interest rates per annum of consumer
        konsumen untuk periode tujuh bulan yang                                       financing receivables for seven-month period
        berakhir pada tanggal 31 Juli 2021, tahun                                     ended July 31, 2021, and in 2020 and 2019
        2020 dan 2019 masing-masing berkisar 12%                                      ranged from 12% - 18%, respectively.
        - 18%.

     b. Aset yang dibiayai Perusahaan adalah                                       b. Assets funded by the Company are vehicles,
        kendaraan, apartemen dan perumahan                                            apartments, and buildings with period of
        dengan tenor pembiayaan adalah 2 – 15                                         financing ranged from 2-15 years.
        tahun.




                                                                       50
Page 209
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                      NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                          STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                            As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                               2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                  July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                     For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                           December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



7.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN                                     7.    CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
     (lanjutan)                                                            (continued)

     c. Manajemen berpendapat bahwa tidak                                  c. Management believes that there are no
        terdapat konsentrasi signifikan pada piutang                          significant concentrations of credit risk in
        pembiayaan konsumen.                                                  consumer financing receivables.

     d. Piutang pembiayaan konsumen dijamin                                d. The consumer financing receivables are
        dengan kendaraan bermotor yang dibiayai                               secured by motor vehicles financed by the
        oleh Perusahaan dan Buku Pemilik                                      Company and Motor Vehicle of Ownership
        Kendaraan Bermotor (BPKB) dari kendaraan                              Book (BPKB) of the related vehicle. While
        yang bersangkutan. Sedangkan piutang                                  consumer financing receivables related to
        pembiayaan konsumen untuk apartemen,                                  apartment, land and land buildings are
        tanah serta tanah dan bangunan dijamin                                secured by Certificates of Ownership (SHM)
        dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) atau                                or Certificates of Building Use Right (SHGB)
        Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atau                              or Certificates of Ownership of Mansions Unit
        Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah                                (SHMASRS).
        Susun (SHMASRS).

     e. Berikut ini disajikan rincian piutang                              e. The details of consumer financing receivables
        pembiayaan konsumen berdasarkan jatuh                                 based on its remaining period until maturity
        temponya:                                                             are as follows:

                                             31 Juli 2021/          31 Desember/December 31,
                                             July 31, 2021           2020             2019

        Jatuh tempo                             218.180.068     3.000.000.000       1.440.120.335                            Overdue
        Belum jatuh tempo                                                                                                Not overdue
          Kurang dari atau sama dengan
            1 tahun                           1.520.885.551     3.313.471.219       6.660.144.643       Less than or equal to 1 year
          Lebih dari 1 tahun sampai dengan
            2 tahun                          10.342.381.842     6.625.608.346       5.168.622.715     More than 1 year until 2 years
          Lebih dari 2 tahun                 69.288.014.640    67.108.150.285      32.362.233.211                More than 2 years
        Jumlah                               81.369.462.101    80.047.229.850      45.631.120.905                                Total

        Cadangan kerugian penurunan nilai    (2.479.579.160)   (3.893.501.731)     (3.563.874.391)    Allowance for impairment losses
        Jumlah - Bersih                      78.889.882.941    76.153.728.119      42.067.246.514                          Total - Net


     f. Pengelompokkan        kualitas     piutang                         f. The classification of the quality of consumer
        pembiayaan     konsumen        berdasarkan                            financing receivables based on the accuracy
        ketepatan pembayaran pokok dan/atau                                   of principal and/or interest payments is as
        bunga adalah sebagai berikut:                                         follows:

                                             31 Juli 2021/          31 Desember/December 31,
                                             July 31, 2021           2020             2019

        Lancar                               71.170.552.732    64.615.362.595       32.219.540.923                            Current
        Dalam perhatian khusus                5.110.758.245     8.944.142.167        4.248.236.604                    Special mention
        Kurang lancar                                     -     2.427.890.515                    -                      Sub-standard
        Diragukan                             3.085.635.293                 -          391.648.585                           Doubtful
        Macet                                 2.002.515.831     4.059.834.573        8.771.694.793                              Loss
        Jumlah                               81.369.462.101    80.047.229.850       45.631.120.905                              Total

        Cadangan kerugian penurunan nilai    (2.479.579.160)   (3.893.501.731)      (3.563.874.391)   Allowance for impairment losses
        Jumlah - Bersih                      78.889.882.941    76.153.728.119       42.067.246.514                         Total - Net




                                                               51
Page 210
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                       NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                           STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                             As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                   July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                      For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                            December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



7.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN                                      7.    CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
     (lanjutan)                                                             (continued)

     g. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai                            g. The changes of allowance for impairment
        piutang pembiayaan konsumen adalah                                     losses of consumer financing receivables are
        sebagai berikut:                                                       as follows:

                                              31 Juli 2021/          31 Desember/December 31,
                                              July 31, 2021           2020             2019

          Saldo awal tahun/periode             3.893.501.731     3.563.874.391        3.288.936.957 Balance at beginning of the year/period
          Penyesuaian saldo atas penerapan                                                              Opening balance adjustment upon
            awal PSAK 71                                   -       706.433.214                    -       initial application of PSAK 71
          Penambahan tahun berjalan/periode    1.573.491.052     2.907.648.737          274.937.434      Provision during the year/period
          Pemulihan tahun berjalan/periode    (2.987.413.623)   (3.284.454.611)                   -      Recovery during the year/period
          Saldo akhir tahun/periode            2.479.579.160     3.893.501.731        3.563.874.391 Balance at the end of the year/period


          Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap                                 Based on management evaluation of the
          kolektibilitas saldo piutang pembiayaan                                 collectability of consumer financing receivables,
          konsumen, manajemen berpendapat bahwa                                   the management believe that the allowance for
          jumlah cadangan kerugian penurunan nilai                                impairment is adequate to cover the possible
          adalah       memadai    untuk   menutup                                 losses which might arise from uncollectible
          kemungkinan kerugian akibat dari tidak                                  accounts.
          tertagihnya piutang pembiayaan konsumen
          tersebut.

     h. Piutang pembiayaan konsumen digunakan                               h. Consumer financing receivable used as
        sebagai jaminan dari surat utang jangka                                collateral on medium term notes and loans
        menengah dan pinjaman yang diterima oleh                               (Notes 13 and 14).
        Perusahaan (Catatan 13 dan 14).

     i.   Piutang pembiayaan konsumen yang telah                            i.    Restructured consumer financing receivables
          direstrukturisasi pada tanggal 31 Juli 2021                             as of July 31, 2021 and 31 December 2020 and
          dan 31 Desember 2020 dan 2019 masing-                                   2019      amounted    to    Rp7,225,217,422,
          masing        sebesar      Rp7.225.217.422,                             Rp5,529,939,540 and nil, respectively.
          Rp5.529.939.540 dan nihil.

     j.   Tidak  terdapat    piutang    pembiayaan                          j.    There were no consumer financing receivable
          konsumen dari satu nasabah yang melebihi                                from any customer which exceeds 10% of the
          10% dari jumlah piutang pembiayaan                                      total consumer financing receivables as of July
          konsumen pada tanggal 31 Juli 2021 dan 31                               31, 2021 and December 31, 2020 and 2019.
          Desember 2020 dan 2019.




                                                                52
Page 211
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                      NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                          STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                            As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                               2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                  July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                     For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                           December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



8.   PIUTANG PEMBIAYAAN SYARIAH                                       8.   SHARIA FINANCING RECEIVABLE

                                           31 Juli 2021/         31 Desember/December 31,
                                           July 31, 2021          2020             2019

     Murabahah                             59.468.683.633     31.622.225.127      2.803.560.455                       Murabahah
     Pendapatan marjin yang belum diakui   (4.492.771.106)    (3.160.287.245)      (928.732.323)          Unearned margin income
     Sub Jumlah                            54.975.912.527     28.461.937.882      1.874.828.132                          Subtotal


     Musyarakah mutanaqisah                28.451.476.940     23.623.960.599      6.395.613.640          Musyarakah mutanaqisah
     Pendapatan bagi hasil yang belum
       diakui                              (12.139.490.864)   (10.422.309.613)   (3.332.283.350)        Unearned sharing revenue
     Sub Jumlah                             16.311.986.076     13.201.650.986     3.063.330.290                         Subtotal

     Mudharabah                            12.675.618.881      9.133.705.338     77.828.785.035                       Mudharabah
     Pendapatan bagi hasil yang belum
       diakui                                (186.551.820)      (132.828.980)    (8.795.714.172)        Unearned sharing revenue
     Sub Jumlah                            12.489.067.061      9.000.876.358     69.033.070.863                         Subtotal

     Investasi Musyarakah                   2.484.189.692      2.619.189.692                  -            Musyarakah investment
     Pendapatan bagi hasil yang belum
       diakui                                (969.673.563)     (1.127.173.563)                -         Unearned sharing revenue
     Sub Jumlah                             1.514.516.129       1.492.016.129                 -                         Subtotal

     Jumlah                                85.291.481.793     52.156.481.355     73.971.229.285                              Total

     Cadangan kerugian penurunan nilai       (394.189.390)      (733.518.418)      (891.202.341)   Allowance for impairment losses

     Jumlah - bersih                       84.897.292.403     51.422.962.937     73.080.026.944                         Total - Net


      a. Marjin bersih/tingkat bagi hasil per tahun                         a. Net margin/unearned sharing revenue per
         pembiayaan untuk periode tujuh bulan yang                             annum of sharia financing receivables for the
         berakhir pada tanggal 31 Juli 2021, tahun                             seven-month period ended July 31, 2021 and
         2020 dan 2019 adalah masing-masing                                    in 2020 and 209 ranged from 15% - 18%.
         berkisar 15% - 18%.

      b. Piutang yang dibiayai Perusahaan adalah                            b. Receivable funded by the Company are sale
         pembiayaan jual beli, investasi dan fasilitas                         and purchase financing, investment and
         dana.                                                                 funding facilities.

      c. Manajemen berpendapat bahwa tidak                                  c. Management believes that there are no
         terdapat konsentrasi signifikan pada piutang                          significant concentrations of credit risk in
         pembiayaan syariah.                                                   sharia financing receivables.

      d. Piutang musyarakah mutanaqisah dan                                 d. Musyarakah mutanaqisah and murabahah
         murabahah dijamin dengan Sertifikat Hak                               receivable are secured by Certificates of
         Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna                                  Ownership (SHM) or Certificates of Building
         Bangunan (SHGB) serta surat kuasa potong                              Use Right (SHGB) or and a power of attorney
         gaji sedangkan piutang mudharabah tidak                               for salary deductions while mudharabah
         mempunyai jaminan.                                                    receivables do not have collateral.




                                                                53
Page 212
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                        NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                            STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                              As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                 2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                    July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                       For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                             December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



8.   PIUTANG PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan)                              8.    SHARIA FINANCING RECEIVABLE
                                                                              (continued)

     e. Berikut ini disajikan rincian piutang syariah                         e. The details of sharia financing receivables
        berdasarkan jatuh temponya:                                              based on its remaining period until maturity
                                                                                 are as follows:
                                               31 Juli 2021/          31 Desember/December 31,
                                               July 31, 2021           2020             2019

          Jatuh tempo                           4.102.627.951         719.209.725                      -                               Overdue
          Belum jatuh tempo                                                                                                        Not overdue
            Kurang dari atau sama dengan
              1 tahun                          62.215.147.555    35.634.209.531          69.837.121.434           Less than or equal to 1 year
            Lebih dari 1 tahun sampai dengan
              2 tahun                             203.953.014       367.592.942             379.006.184         More than 1 year until 2 years
            Lebih dari 2 tahun                 18.769.753.273    15.435.469.157           3.755.101.667                    More than 2 years
          Jumlah - Bruto                       85.291.481.793    52.156.481.355          73.971.229.285                           Total - Gross
          Cadangan kerugian penurunan nilai      (394.189.390)     (733.518.418)           (891.202.341)       Allowance for impairment losses
          Jumlah - Bersih                      84.897.292.403    51.422.962.937          73.080.026.944                             Total - Net


     f.    Pengelompokkan       kualitas     piutang                          f.      The classification of the quality of sharia
           pembiayaan      sebagian      berdasarkan                                  financing receivables based on the accuracy
           ketepatan pembayaran pokok dan/atau                                        of principal and/or interest payments is as
           bunga adalah sebagai berikut:                                              follows:

                                               31 Juli 2021/           31 Desember/December 31,
                                               July 31, 2021            2020             2019

          Lancar                               77.447.553.857    49.767.764.101           70.183.978.072                                Current
          Dalam perhatian khusus                5.457.768.858     1.869.705.365            3.787.251.213                        Special mention
          Kurang lancar                           543.600.000                 -                        -                          Sub-standard
          Diragukan                             1.282.463.843                 -                        -                               Doubtful
          Macet                                   560.095.235       519.011.889                        -                                  Loss
          Jumlah                               85.291.481.793    52.156.481.355           73.971.229.285                                  Total

          Cadangan kerugian penurunan nilai      (394.189.390)        (733.518.418)         (891.202.341)      Allowance for impairment losses
          Jumlah - Bersih                      84.897.292.403    51.422.962.937           73.080.026.944                             Total - Net


     g.    Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai                          g.       The changes in the allowance for impairment
           piutang syariah adalah sebagai berikut:                                    losses of sharia financing receivable are as
                                                                                      follows:

                                               31 Juli 2021/          31 Desember/December 31,
                                               July 31, 2021           2020             2019

          Saldo awal tahun/periode                733.518.418         891.202.341                      - Balance at beginning of the year/period
          Penyesuaian saldo atas penerapan                                                                   Opening balance adjustment upon
            awal PSAK 71                                    -         (691.702.149)                   -       initial application of PSAK 71
          Penambahan tahun berjalan/periode        86.186.188          685.662.855          891.202.341      Provision during the year/period
          Pemulihan tahun berjalan/periode       (425.515.216)        (151.644.629)                   -      Recovery during the year/period
          Saldo akhir tahun/periode               394.189.390          733.518.418          891.202.341 Balance at the end of the year/period




                                                                 54
Page 213
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                     NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                         STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                           As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                              2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                 July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                    For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                          December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



8.   PIUTANG PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan)                          8.     SHARIA FINANCING RECEIVABLE
                                                                           (continued)

          Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap                              Based on management evaluation of the
          kolektibilitas saldo piutang pembiayaan                              collectability of sharia financing receivables,
          syariah, manajemen berpendapat bahwa                                 management believe that the allowance for
          jumlah cadangan kerugian penurunan nilai                             impairment is adequate to cover the possible
          adalah       memadai    untuk   menutup                              losses which might arise from uncollectible
          kemungkinan kerugian akibat dari tidak                               accounts.
          tertagihnya piutang pembiayaan Syariah
          tersebut.

     h.   Piutang       pembiayaan     yang      telah                   h.    Restructured sharia financing receivables as of
          direstrukturisasi pada tanggal 31 Juli 2021                          July 31, 2021 and 31 December 2020 and
          dan 31 Desember 2020 dan 2019 masing-                                2019    amounted       to   Rp1,479,401,446,
          masing        sebesar     Rp1.479.401.446,                           Rp965,325,915 and nil, respectively.
          Rp965.325.915 dan nihil.

     i.   Tidak terdapat piutang dari satu nasabah                       i.    There were no consumer sharia financing
          yang melebihi 10% dari jumlah piutang                                receivable from any customer which exceeds
          pembiayaan pada tanggal 31 Juli 2021 dan                             10% of the total sharia finanting receivables as
          31 Desember 2020 dan 2019.                                           of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
                                                                               2019.


9.   PIUTANG LAIN-LAIN                                              9.     OTHER RECEIVABLES

                                             31 Juli 2021/      31 Desember/December 31,
                                             July 31, 2021       2020             2019

     Pihak berelasi - bersih (Catatan 28)    70.584.779.635    7.000.000.000      4.000.000.000       Related parties - net (Note 28)

     Pihak ketiga                                                                                                       Third parties
       Dana kelolaan                         32.261.510.157   19.251.200.605                  -                   Managed funds
       Lain-lain                              2.865.765.371    2.486.653.207      2.280.270.598                          Others
     Sub-jumlah                              35.127.275.528   21.737.853.812      2.280.270.598                         Sub-total

     Jumlah                                 105.712.055.163   28.737.853.812      6.280.270.598                                Total


     Dana kelolaan merupakan dana yang                                    Managed funds that are placed in a joint account
     ditempatkan pada rekening bersama yang                               established based on a Cooperation Agreement
     dibentuk berdasarkan Perjanjian Kerjasama                            with Rewards (“Akad Wakalah Bil Ujrah”) with a
     Dengan Imbalan (“Akad Wakalah Bil Ujrah”)                            third party, but the funds have not been
     dengan pihak ketiga, namun dana tersebut                             distributed to the recipient of the financing. Based
     belum disalurkan kepada penerima pembiayaan.                         on the agreement, the Company appoints and
     Berdasarkan perjanjian, Perusahaan menunjuk                          authorizes the third party as the Company’s
     dan memberi kuasa kepada pihak ketiga sebagai                        power to distribute the financing facility to the
     kuasa Perusahaan dalam mencairkan fasilitas                          third party customers.
     pembiayaan kepada pelanggan pihak ketiga
     tersebut.




                                                               55
Page 214
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                        NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                            STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                              As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                 2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                    July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                       For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                             December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



10.   ASET TETAP                                                        10.    FIXED ASSETS

                                                     31 Juli 2021/ July 31, 2021
                                Saldo Awal/      Penambahan/              Pengurangan/             Saldo Akhir
                             Beginning Balance     Additions                  Deduction           Ending Balance

      Biaya perolehan                                                                                                                At cost
       Tanah                       21.090.000                   -                         -            21.090.000                     Land
       Bangunan                   218.910.000                   -                         -           218.910.000                  Building
       Inventaris kantor         1.142.216.880       114.919.000                          -         1.257.135.880          Office Equipment
       Kendaraan                  805.841.660                   -              149.641.660            656.200.000                  Vehicles
       Renovasi kantor           2.502.764.290                  -                         -         2.502.764.290       Office Improvements
      Jumlah                     4.690.822.830       114.919.000               149.641.660          4.656.100.170                      Total

      Akumulasi penyusutan                                                                                         Accumulated depreciation
       Bangunan                   190.634.125          6.384.875                          -           197.019.000                  Building
       Inventaris kantor          783.617.227         84.562.574                          -           868.179.801          Office Equipment
       Kendaraan                  544.927.082         70.709.371                56.115.623            559.520.830                  Vehicles
       Renovasi kantor            226.280.190        362.492.711                          -           588.772.901       Office Improvements
      Jumlah                     1.745.458.624       524.149.531                56.115.623          2.213.492.532                      Total

      Nilai buku bersih          2.945.364.206                                                       2.442.607.638           Net book value



                                                 31 Desember 2020/ December 31, 2020
                                Saldo Awal/       Penambahan/             Pengurangan/               Saldo Akhir
                             Beginning Balance      Additions                 Deduction            Ending Balance

      Biaya perolehan                                                                                                                  At cost
       Tanah                        21.090.000                      -                         -         21.090.000                      Land
       Bangunan                    218.910.000                      -                         -        218.910.000                   Building
       Peralatan kantor            930.907.874        211.309.006                             -       1.142.216.880          Office Equipment
       Kendaraan                   656.200.000        149.641.660                             -        805.841.660                   Vehicles
       Renovasi kantor             181.680.000      2.321.084.290                             -       2.502.764.290       Office Improvements
      Jumlah                     2.008.787.874      2.682.034.956                             -       4.690.822.830                      Total

      Akumulasi penyusutan                                                                                           Accumulated depreciation
       Bangunan                    179.688.625         10.945.500                             -        190.634.125                   Building
       Inventaris kantor           731.123.530         52.493.697                             -        783.617.227           Office Equipment
       Kendaraan                   387.325.000        157.602.082                             -        544.927.082                   Vehicles
       Renovasi kantor              89.923.342        136.356.848                             -        226.280.190        Office Improvements
      Jumlah                     1.388.060.497        357.398.127                             -       1.745.458.624                      Total

      Nilai buku bersih            620.727.377                                                        2.945.364.206            Net book value




                                                               56
Page 215
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                     NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                         STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                           As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                              2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                 July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                    For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                          December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



10. ASET TETAP (lanjutan)                                            10.    FIXED ASSETS (continued)

                                                 31 Desember 2019/ December 31, 2019
                                Saldo Awal/       Penambahan/          Pengurangan/         Saldo Akhir
                             Beginning Balance      Additions              Deduction       Ending Balance

      Biaya perolehan                                                                                                         At cost
       Tanah                       21.090.000                    -                     -        21.090.000                     Land
       Bangunan                   218.910.000                    -                     -       218.910.000                  Building
       Peralatan kantor           791.250.374         139.657.500                      -       930.907.874          Office Equipment
       Kendaraan                 1.078.500.000                   -          422.300.000        656.200.000                  Vehicles
       Renovasi kantor            169.280.000          12.400.000                      -       181.680.000       Office Improvements
      Jumlah                     2.279.030.374        152.057.500           422.300.000      2.008.787.874                      Total

      Akumulasi penyusutan                                                                                  Accumulated depreciation
       Bangunan                   168.743.125          10.945.500                      -       179.688.625                  Building
       Inventaris kantor          658.047.676          73.075.854                      -       731.123.530          Office Equipment
       Kendaraan                  551.148.012         172.901.988           336.725.000        387.325.000                  Vehicles
       Renovasi kantor             47.686.658          42.236.684                      -        89.923.342       Office Improvements
      Jumlah                     1.425.625.471        299.160.026           336.725.000      1.388.060.497                      Total

      Nilai buku bersih            853.404.903                                                 620.727.377            Net book value


     Jumlah      beban     penyusutan       sebesar                         Depreciation      expense       amounted       to
     Rp524.149.531,       Rp357.398.127          dan                        Rp524,149,531,        Rp357,398,127          and
     Rp299.160.026 masing-masing untuk periode                              Rp299,160,026 for the seven-month period
     tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli                         ended July 31, 2021 and in 2020 and 2019,
     2021 dan tahun 2020 dan 2019 dan dicatat                               respectively, and recorded under general and
     sebagai bagian dari beban umum dan                                     administrative expenses in the statement of profit
     administrasi pada laporan laba rugi dan                                or loss and comprehensive income (Note 25).
     penghasilan komprehensif lain (Catatan 25).

     Perusahaan memiliki 1 (satu) bidang tanah                              The Company own 1 (one) piece of land
     seluas 74m2 atas nama Perusahaan yang                                  measuring 74m2 on behalf of the Company,
     terletak di Tangerang dengan hak legal berupa                          located in Tangerang with Building Used Rights,
     Hak Guna Bangunan (HGB) yang akan jatuh                                which will be due on January 28, 2037.
     tempo tanggal 28 Januari 2037.

     Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah                           Management believes that there will be no
     dengan perpanjangan HGB, karena seluruh                                difficulty in the extension of HGB since all the
     tanah diperoleh secara sah dan didukung                                land were acquired legally and supported by
     dengan bukti kepemilikan yang memadai.                                 sufficient evidence of ownership.

     Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat                             The management believes that there is no
     penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal 31                        impairment in values of the aforementioned fixed
     Juli 2021, 31 Desember 2020 dan 2019.                                  assets, as of July 31, 2021, December 31,2020
                                                                            and 2019,




                                                                57
Page 216
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                           NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                               STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                 As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                    2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                       July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                          For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



10. ASET TETAP (lanjutan)                                                  10.    FIXED ASSETS (continued)

     Rincian penjualan aset tetap adalah sebagai                                  Detail of sale of fixed assets are as follows:
     berikut:

                                  Untuk Periode Tujuh Bulan
                                 yang Berakhir pada Tanggal                 Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                 31 Juli/For the Seven-month                   31 Desember/ For the Year Ended
                                    Period Ended July, 31                               December, 31
                                                        2020
                                  2021             (Reviu/ Review)                2020                  2019

     Harga jual                   37.000.000                         -                      -          321.500.000          Selling price
     Nilai tercatat bersih        93.526.037                         -                      -           85.575.000     Net carrying value
     Keuntungan (kerugian)
       penjualan                 (56.526.037)                        -                      -          235.925.000    Gain (loss) on sale


     Pada tanggal 31 Juli 2021, dan tanggal 31                                    As of July 31, 2021, December 31, 2020 and
     Desember 2020 dan 2019, bangunan dan                                         2019, buildings and vehicles are insured with PT
     kendaraan telah diasuransikan kepada PT                                      Asuransi Reliance Indonesia, a related party
     Asuransi Reliance Indonesia, pihak berelasi                                  various risk of loss for Rp448.321.500,
     terhadap berbagai risiko kerugian masing-                                    Rp1,533,500,000       and     Rp1,161,390,000,
     masing           sebesar          Rp448.321.500,                             respectively. Management believes that the
     Rp1.533.500.000        dan      Rp1.161.390.000.                             insurance coverage is adequate to cover
     Manajemen         berpendapat      bahwa    nilai                            possible losses rising from such risk on the
     pertanggungan tersebut cukup untuk menutup                                   assets insured.
     kemungkinan kerugian yang timbul atas risiko-
     risiko tersebut atas aset dipertanggungkan.

     Tidak ada aset tetap yang dijaminkan pada                                    There were no fixed assets use as colleteral as
     tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan                                   of July 31, 2021, December 31, 2020 and 2019.
     2019.

     Nilai tercatat bruto dari masing-masing aset tetap                           The gross carrying amount of each fixed assets
     yang telah disusutkan penuh dan masih                                        that has been fully depreciated and is still being
     digunakan adalah sebagai berikut:                                            used is as follows:


                                       31 Juli 2021/                 31 Desember/December 31,
                                       July 31, 2021                 2020                       2019

    Peralatan kantor                      640.307.374            626.677.374                516.402.374                  Office Equipment
    Kendaraan                             298.000.000            298.000.000                             -                       Vehicles
    Renovasi kantor                         17.100.000                   17.100.000             17.100.000            Office Improvements
    Jumlah                                955.407.374            941.777.374                533.502.374                             Total




                                                               58
Page 217
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                       NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                           STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                             As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                   July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                      For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                            December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



11. ASET HAK GUNA                                                     11.    RIGHT OF USE ASSETS

     Mutasi aset hak guna pada periode tujuh bulan                           The movement of the right of use assets for the
     untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Juli                          seven-month period ended July 31, 2021 and for
     2021 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31                            the year ended December 31, 2020 is as follows:
     Desember 2020 adalah sebagai berikut:

                                                       31 Juli 2021/ July 31, 2021
                                Saldo Awal/        Penambahan/         Pengurangan/        Saldo Akhir
                             Beginning Balance       Additions            Deduction       Ending Balance

     Biaya perolehan                                                                                                          At cost
       Bangunan                  2.213.244.000                   -                    -     2.213.244.000                  Buildings
     Jumlah                      2.213.244.000                   -                    -     2.213.244.000                       Total

     Akumulasi penyusutan:                                                                                   Accumulated depreciation
       Bangunan                   368.874.000          430.353.000                    -       799.227.000                  Buildings
     Jumlah                       368.874.000          430.353.000                    -       799.227.000                       Total

     Nilai buku bersih           1.844.370.000                                               1.414.017.000             Net book value



                                                  31 Desember 2020/ December 31, 2020
                                Saldo Awal/        Penambahan/         Pengurangan/        Saldo Akhir
                             Beginning Balance       Additions            Deduction       Ending Balance

     Biaya perolehan                                                                                                          At cost
       Bangunan                               -      2.213.244.000                    -     2.213.244.000                  Buildings
     Jumlah                                   -      2.213.244.000                    -     2.213.244.000                       Total

     Akumulasi penyusutan:                                                                                   Accumulated depreciation
       Bangunan                               -        368.874.000                    -       368.874.000                  Buildings
     Jumlah                                   -        368.874.000                    -       368.874.000                       Total

     Nilai buku bersih                        -                                              1.844.370.000             Net book value


     Beban penyusutan aset hak guna yang                                     Depreciation expense right of use assets
     dibebankan pada laporan laba rugi dan                                   charged to the statement of profit or loss and
     penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang                          other comprehensive income for the seven-
     berakhir pada periode tujuh bulan yang berakhir                         month period ended July 31, 2021 and for the
     pada tanggal 31 Juli 2021 dan tahun yang                                years ended December 31, 2020 amounted to
     berakhir pada tanggal 31 Desember 2020                                  Rp430,353,000        and       Rp368,874,000,
     masing-masing sebesar Rp430.353.000 dan                                 respectively, and recorded as general and
     Rp368.874.000 dan dicatat sebagai bagian dari                           administrative expenses (Note 25).
     beban umum dan administrasi (Catatan 25).




                                                                 59
Page 218
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



12. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH                                                   12. REPOSSESSED ASSETS

                                               31 Juli 2021/             31 Desember/December 31,
                                               July 31, 2021              2020             2019

     PT Tunas Inti Agro Nusa                                   -      28.320.000.000                     -               PT Tunas Inti Agro Nusa
     PT Shaftco Niaga Prima                     8.000.000.000          8.000.000.000                     -               PT Shaftco Niaga Prima
     Radi                                       1.457.613.492                      -                     -                                 Radi
     Ayu Hasanah                                            -                      -         3.820.939.354                         Ayu Hasanah
     Lain-lain                                 10.659.345.411          7.452.406.473                     -                               Others
     Jumlah                                    20.116.958.903         43.772.406.473         3.820.939.354                                Total

     Cadangan kerugian penurunan nilai                    -           (4.938.068.773)                    -       Allowance for impairment losses
     Jumlah - Bersih                           20.116.958.903         38.834.337.700         3.820.939.354                            Total - Net


     Manajemen berpendapat bahwa cadangan                                           Management believes that the allowance for
     kerugian penurunan nilai agunan yang diambil                                   impairment losses on foreclosed assets as of
     alih pada tanggal 31 Desember 2020 telah                                       December 31, 2020 is adequate to cover possible
     memadai      untuk menutup         kemungkinan                                 losses from uncollectible receivables.
     kerugian akibat tidak tertagihnya piutang.

     Pada tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember                                      As of July 31, 2021 and December 31, 2019
     2019, manajemen berpendapat bahwa tidak ada                                    management believes that there are no events or
     peristiwa atau perubahan keadaan yang                                          changes in circumstances that indicate an
     mengindikasikan penurunan nilai dalam nilai                                    impairment in the carrying amount of foreclosed
     tercatat agunan yang diambil alih.                                             assets.

     Realisasi penjualan aset agunan yang diambil                                   The realization of the sale of foreclosed assets
     alih untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada                              for the seven-month period ended July 31, 2021
     tanggl 31 Juli 2021 dan 2020 dan tahun yang                                    and 2020 and the year ended December 31,
     berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah                                  2020 are as follows:
     sebagai berikut:

                                          Untuk Periode Tujuh Bulan
                                         yang Berakhir pada Tanggal            Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                         31 Juli/ For the Seven-month             31 Desember/ For the Year Ended
                                            Period Ended July, 31                          December, 31
                                                                2020
                                          2021             (Reviu/ Review)           2020                2019

     Harga jual                    20.000.000.000           3.200.000.000         3.200.000.000                    -                 Selling price
     Nilai tercatat bersih         23.381.931.227           3.820.939.354         3.820.939.354                    -            Net carrying value
     Rugi penjualan agunan                                                                                                        Loss on sale of
       yang diambil alih           (3.381.931.227)             (620.939.354)       (620.939.354)                   -        repossesed assets


     Rugi penjualan agunan yang diambil alih dicatat                                Loss on sale of repossessed assets were
     sebagai bagian dari beban lain-lain pada laporan                               recorded as other expenses in the statement of
     laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.                                   profit or loss and other comprehensive income.




                                                                        60
Page 219
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



13. SURAT UTANG JANGKA MENENGAH                               13. MEDIUM TERM NOTES

                                    31 Juli 2021/         31 Desember/December 31,
                                    July 31, 2021          2020             2019

     Nilai nominal:                                                                                      Nominal value:
       MTN IV Tahun 2018            50.500.000.000     49.500.000.000     45.000.000.000            MTN IV Year 2018
       MTN IVB Tahun 2019          199.650.000.000    133.650.000.000    193.000.000.000           MTN IVB Year 2019
                                   250.150.000.000    183.150.000.000    238.000.000.000
     Biaya transaksi yang belum                                                                          Unamortized of
       diamortisasi                   (635.314.346)    (1.616.360.805)    (2.964.686.263)             transaction cost
     Jumlah                        249.514.685.654    181.533.639.195    235.035.313.737                          Total


     Rincian nilai nominal surat utang jangka                       The details of nominal value of the medium term
     menengah pada tanggal 31 Juli 2021, 31                         notes as of July 31, 2021, December 31, 2020
     Desember 2020 dan 2019 menurut tahun jatuh                     and 2019 by year of maturity are as follow:
     temponya adalah sebagai berikut:

                                    31 Juli 2021/         31 Desember/December 31,
                                    July 31, 2021          2020             2019

     Tahun 2021                     50.500.000.000     49.500.000.000     45.000.000.000                      Year 2021
     Tahun 2022                    199.650.000.000    133.650.000.000    193.000.000.000                      Year 2022
     Jumlah                        250.150.000.000    183.150.000.000    238.000.000.000                          Total




                                                        61
Page 220
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                     NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                         STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                           As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                              2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                 July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                    For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                          December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



13. SURAT UTANG                   JANGKA      MENENGAH               13. MEDIUM TERM NOTES (continued)
    (lanjutan)

     Rekonsiliasi MTN diterbitkan dengan MTN yang                             Reconciliations of the MTN issued with the
     beredar pada tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember                           outstanding MTN as of July 31, 2021, December
     2020 dan 2021 adalah sebagai berikut:                                    31, 2020 and 2021 are as follows:

                                           31 Juli 2021/          31 Desember/December 31,
                                           July 31, 2021           2020             2019

     Nilai nominal:                                                                                                   Nominal value:
       MTN IV Tahun 2018                67.000.000.000         67.000.000.000      100.000.000.000               MTN IV Year 2018
       MTN IVB Tahun 2019              200.000.000.000        200.000.000.000      200.000.000.000              MTN IVB Year 2019
                                       267.000.000.000        267.000.000.000      300.000.000.000
     Konversi surat utang jangka                                                                           Convertion of medium term
       menengah menjadi modal saham                    -                  -        (33.000.000.000)           notes to share capital
     Pembelian kembali - bersih            (16.850.000.000)   (83.850.000.000)     (29.000.000.000)                    Buy back -net
     Dipegang oleh pemegang MTN        250.150.000.000        183.150.000.000      238.000.000.000              Held by MTN holders


     Perusahaan menerbitkan Surat Utang Jangka                                The Company issued Medium Term Notes (MTN)
     Menengah atau Medium Term Notes (MTN)                                    of UPRI III Year 2016, MTN UPRI IV Year 2018
     UPRI III Tahun 2016, Medium Term Notes UPRI                              and MTN UPRI IVB Year 2019 with the total
     IV Tahun 2018 dan Medium Term Notes UPRI                                 principal amounting to Rp 200 billion,
     IVB Tahun 2019 dengan jumlah nilai pokok                                 Rp 100 billion, and Rp 200 bilion, respectively.
     masing-masing sebesar Rp 200 miliar, Rp 100
     miliar dan Rp 200 miliar.

     Seluruh dana yang diperoleh digunakan untuk                              All fund obtained will be used for the Company’s
     modal kerja Perusahaan.                                                  working capital.

     Jangka waktu MTN tersebut adalah 3 (tiga) tahun                          The availability of MTN is for three (3) years or
     atau jangka waktu yang lebih singkat jika                                may be shorten based on the option of the
     dilakukan Opsi oleh Perusahaan. Tingkat bunga                            Company. The MTN bears interest rate at 10%
     MTN ini adalah 10% (sepuluh persen) per tahun                            (ten percent) per annum and paid by the
     yang dibayarkan setiap bulan. MTN Perusahaan                             Company on a monthly basis. The Company’s
     akan jatuh tempo masing-masing pada tanggal                              MTN will be due on October 29, 2021 (MTN UPRI
     29 Oktober 2021 (MTN UPRI IV Tahun 2018) dan                             IV Year 2018), and February 27, 2022 (MTN
     27 Februari 2022 (MTN UPRI IVB Tahun 2019).                              UPRI IVB Year 2019), respectively.

     MTN ini tidak dijamin dengan agunan khusus                               These Medium Term Notes are not guaranteed
     namun dijamin dengan piutang pembiayaan,                                 by special collateral but are guaranteed by
     baik yang telah ada maupun yang akan ada di                              financing receivables, both existing and future.
     kemudian hari (Catatan 5, 6 dan 7), dan tidak                            (Notes 5, 6 and 7), and are not listed in any stock
     dicatatkan di bursa manapun.                                             exchange.

     Perusahaan menunjuk PT Reliance Sekuritas                                The Company has appointed PT Reliance
     Indonesia Tbk dan PT Reliance Capital                                    Sekuritas Indonesia Tbk and PT Reliance Capital
     Management, pihak-pihak berelasi, masing-                                Management, a related parties, as a custodian
     masing sebagai kustodian dan penjamin MTN.                               and trustee for MTN, respectively.




                                                                62
Page 221
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                            PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                  NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                      STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                        As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                           2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                              July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                 For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                       December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



13. SURAT      UTANG             JANGKA      MENENGAH            13. MEDIUM TERM NOTES (continued)
    (lanjutan)

     Beban bunga atas surat utang jangka menengah                       Interest expense on medium term notes
     ini masing-masing sebesar Rp13.185.904.106,                        amounted          to         Rp13,185,904,106,
     Rp17.323.150.687 dan Rp24.931.232.873 untuk                        Rp17,323,150,687 and Rp24,931,232,873 for
     periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal                     the seven-month period ended July 31, 2021 and
     31 Juli 2021, tahun 2020 dan 2019.                                 in 2020 and 2019, respectively.

     MTN UPRI III telah dilunasi pada tanggal 27                        MTN UPRI III has been settled on February 27,
     Februari 2019.                                                     2019.

     Pada periode tujuh bulan yang berakhir pada                        For the seven-month period ended July 31, 2021
     tanggal 31 Juli 2021 Perusahaan melakukan                          the Company repurchased MTN IV and MTN IVB
     pembelian MTN IV dan MTN IVB masing-masing                         amounting to niil and Rp Rp38,500,000,000,
     sebesar nihil dan Rp38.500.000.000. Pada tahun                     respectively. In 2020 the Company repurchased
     2020 Perusahaan melakukan pembelian MTN IV                         MTN IV and MTN IVB amounting to
     dan MTN IVB masing-masing sebesar                                  Rp159,350,000,000        and  Rp3,000,000,000,
     Rp159.350.000.000 dan Rp3.000.000.000. Pada                        resprctively. In 2019, the Company repurchased
     tahun 2019 Perusahaan melakukan pembelian                          MTN IV and MTN IVB amounting to
     kembali MTN IV dan MTN IVB masing-masing                           Rp18,000,000,000        and   Rp7,000,000,000,
     sebesar           Rp18.000.000.000         dan                     respectively and agreed to convert MTN IV
     Rp7.000.000.000 serta menyetujui konversi dari                     owned by PT Reliance Capital Management
     MTN IV yang dimiliki oleh PT Reliance Capital                      amounting to Rp 33,000,000,000 to share capital
     Management sebesar Rp 33.000.000.000                               (Note 18).
     menjadi modal saham Perusahaan (Catatan 18).


14. PINJAMAN YANG DITERIMA                                       14.    LOANS PAYABLE

                                          31 Juli 2021/      31 Desember/December 31,
                                          July 31, 2021       2020             2019

     Pinjaman bank                                                                                                  Bank loan
      PT Bank Central Asia Tbk             8.664.712.765   11.781.486.427    18.863.993.423        PT Bank Central Asia Tbk

     Pinjaman pihak ketiga                                                                                    Third party loans
      PT Sarana Multigriya Finansial       9.228.425.496   10.790.026.504     2.570.506.090    PT Sarana Multigriya Finansial
      PT Wijaya Unggul Sentosa                         -                -     1.500.000.000       PT Wijaya Unggul Sentosa
     Pinjaman musyarakah                  11.000.000.000    6.000.000.000    14.500.000.000                Musyarakah Loans
     Jumlah                               28.893.138.261   28.571.512.931    37.434.499.513                             Total




                                                            63
Page 222
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                         14. LOANS PAYABLE (continued)

     PT Bank Central Asia Tbk                                     PT Bank Central Asia Tbk

     Pada tanggal 30 Januari 2018, Perusahaan                     On January 30, 2018, the Company obtained
     memperoleh fasilitas kredit berupa installment               installment loan credit facility from PT Bank
     loan dari PT Bank Central Asia Tbk sebesar Rp                Central Asia Tbk amounting to Rp 30 billion. This
     30 miliar. Fasilitas ini berjangka waktu 5 tahun             facility has a term of 5 years and bears interest
     dan dikenakan suku bunga sebesar 10,75% per                  rate at 10.75% per annum. This loan is secured
     tahun. Pinjaman ini dijamin dengan 2 unit ruang              by 2 unit office space of PT Suryatama Tigamitra,
     kantor milik PT Suryatama Tigamitra pihak                    a related party, which is located at Jl. KH Mas
     berelasi, yang berlokasi di Jl. KH Mas Mansyur               Mansyur Kav. 126 Jakarta. The outstanding loan
     Kav. 126 Jakarta. Saldo pinjaman pada tanggal                balance as of July 31, 2021, and of December 31,
     31 Juli 2021, dan tanggal 31 Desember 2020                   2020 and 2019 is net of unamortized transaction
     dan 2019 adalah saldo setelah dikurangi biaya                costs amounting to Rp35,287,235, Rp68,513,573
     transaksi yang belum diamortisasi masing-                    and Rp136,006,577, respectively.
     masing sebesar Rp35.287.235, Rp68.513.573
     dan Rp136.006.577.

     Sehubungan      dengan     fasilitas di     atas,            In relation with the above facility, the Company is
     Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi                         required to fulfill certain covenants including
     batasan-batasan tertentu antara lain menjaga                 maintaining financial ratios set by the bank, as
     rasio keuangan yang dipersyaratkan oleh bank                 follows maintaining a gearing ratio shall be
     yaitu menjaga gearing ratio maksimal 5 kali dan              maximum of 5 times and Non Performing
     Non Performing Financing (NPF) maksimal 2%,                  Financing (NPF) shall be maximum of 2%, and
     selain itu juga tidak diperbolehkan menerima                 not allowed to receive loans from others parties
     pinjaman dari pihak lain berhubungan dengan                  pertaining to collateral given by the Company to
     jaminan yang telah diberikan oleh Perusahaan                 the Bank, request approval from bank for
     kepada Bank, meminta persetujuan dari Bank                   withdrawal dividend more than 30% of retained
     apabila akan melakukan penarikan dividen lebih               earnings, notify the bank if there is a change in
     dari 30% dari laba berjalan sebelumnya,                      the     arrangement       of   management       and
     memberitahukan       Bank    apabila    terdapat             shareholders as long as Anton Budidjaja is still
     perubahan susunan pengurusan dan pemegang                    the Company’s ultimate shareholder and notifies
     saham selama Anton Budidjaja masih sebagai                   if there are additional loans from other parties.
     ultimate    shareholders     Perusahaan      dan
     memberitahukan apabila terdapat penambahan
     pinjaman dari pihak lain.

     Pada tanggal 31 Juli 2021, dan tanggal 31                    As of July 31, 2021, and of December 31, 2020
     Desember 2020 dan 2019, Perusahaan telah                     and 2019, the Company has complied with all
     memenuhi semua rasio keuangan yang                           financial ratios required to be maintained under
     dipersyaratkan dalam perjanjian, kecuali rasio               the agreements, except for the ratio of Non
     Non Performing Financing (NPF) per 31                        Performing Financing (NPF) as of December 31,
     Desember 2019.                                               2019.

     Pada periode tujuh bulan yang berakhir pada                  For the seven-month period ended July 31, 2021,
     tanggal 31 Juli 2021, tahun 2020 dan 2019                    and in 2020 and 2019 the Company has repaid
     Perusahaan telah melakukan pembayaran                        the net loan to PT Bank Central Asia Tbk
     pinjaman bersih kepada PT Bank Central Asia                  amounting      to    Rp      Rp3,150,000,000,
     Tbk masing-masing sebesar Rp3.150.000.000,                   Rp7,150,000,000      and     Rp8,400,000,000,
     Rp7.150.000.000 dan Rp8.400.000.000                          respectively.




                                                         64
Page 223
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                          14.   LOANS PAYABLE (continued)

     PT Bank Central Asia Tbk (lanjutan)                             PT Bank Central Asia Tbk (continued)

     Nilai tercatat pada biaya perolehan diamortisasi                The carrying amount of amortized cost of a bank
     dari pinjaman bank adalah sebagai berikut:                      loan is as follows:

                                     31 Juli 2021/        31 Desember/December 31,
                                     July 31, 2021         2020             2019

     Saldo pinjaman                   8.700.000.000     11.850.000.000     19.000.000.000                 Outstanding loan
     Biaya perolehan yang                                                                                    Unamortized
       belum diamortisasi               (35.287.235)       (68.513.573)      (136.006.577)              transaction costs
     Jumlah                           8.664.712.765     11.781.486.427     18.863.993.423                             Total



     PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                        PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
     Berdasarkan perjanjian pemberian pinjaman                       Based on credit agreement dated November 9,
     tanggal 9 November 2018, PT Sarana Multigriya                   2018, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
     Finansial (Persero) setuju memberikan fasilitas                 agreed to provide loan facility amounting Rp10
     pinjaman sebesar Rp10 miliar yang digunakan                     billion which were use for refinancing Home
     untuk refinancing Kredit Pemilikan Rumah (KPR).                 Ownership Credit (KPR). The term of this facility
     Fasilitas ini berjangka waktu satu tahun sejak                  is for one year from the date of drawn down and
     tanggal pencairan pinjaman dan dikenakan suku                   bears interest rate at 9.5% per annum. This
     bunga sebesar 9,5% per tahun. Fasilitas ini                     facility is collaterized by a fiduciary mortgage
     dijamin dengan fidusia tagihan KPR sebesar                      receivables at an amount of 125% (Note 7). As of
     125% (Catatan 7). Pada tanggal 18 November                      November 18, 2019, the Company has fully paid
     2019, Perusahaan telah melunasi seluruh                         loans to PT Sarana Multigriya Finansial
     pinjaman ke PT Sarana Multigriya Finansial                      (Persero).
     (Persero).
     Berdasarkan perjanjian pemberian pinjaman                       Based on credit agreement dated October 30,
     tanggal 30 Oktober 2019, PT Sarana Multigriya                   2019, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
     Finansial (Persero) setuju memberikan fasilitas                 agreed to provide loan facility amounting
     pinjaman sebesar Rp2.641.261.367 yang                           Rp2,641,261,367 which were use for refinancing
     digunakan untuk refinancing KPR. Fasilitas ini                  KPR. The term of this facility is for 5 (five) year
     berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal                    from the date of drawn down and bears interest
     pencairan pinjaman dan dikenakan suku bunga                     rate at 8.75% per annum. This facility is
     sebesar 8,75% per tahun serta dijamin dengan                    collaterized by a fiduciary mortgage receivables
     fidusia tagihan KPR sebesar 100% (Catatan 7).                   at an amount of 100% (Note 7).

     Berdasarkan perjanjian pemberian pinjaman                       Based on agreement dated January 13, 2020, PT
     tanggal 13 Januari 2020, PT Sarana Multigriya                   Sarana Multigriya Finansial (Persero) agreed to
     Finansial (Persero) setuju memberikan fasilitas                 provide a loan facility of Rp5,151,841,949 which
     pinjaman sebesar Rp5.151.841.949 yang                           is used for mortgage refinancing. This facility has
     digunakan untuk refinancing KPR. Fasilitas ini                  a term of 5 (five) years from the date of loan
     berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal                    disbursement and bears an interest rate of 8.60%
     pencairan pinjaman dan dikenakan suku bunga                     per annum and is secured by collateral for the
     sebesar 8,60% per tahun serta dijamin dengan                    KPR portfolio (Note 7).
     agunan portofolio KPR (Catatan 7).




                                                         65
Page 224
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                        14. LOANS PAYABLE (continued)

     PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                    PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
     (lanjutan)                                                  (continued)

     Berdasarkan perjanjian pemberian pinjaman                   Based on agreement dated December 29, 2020,
     tanggal 29 Desember 2020, PT Sarana                         PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) agreed
     Multigriya Finansial (Persero) setuju memberikan            to provide a loan facility of Rp4,301,570,566
     fasilitas pinjaman sebesar Rp4.301.570.566                  which is used for mortgage refinancing. This
     yang digunakan untuk refinancing KPR. Fasilitas             facility has a term of 3 (three) years from the date
     ini berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak tanggal            of loan disbursement and bears an interest rate
     pencairan pinjaman dan dikenakan suku bunga                 of 9.00% per annum and is secured by collateral
     sebesar 9,00% per tahun serta dijamin dengan                for the KPR portfolio (Note 7).
     agunan portofolio KPR (Catatan 7).

     Pada periode tujuh bulan yang berakhir pada                 For the seven-month period ended July 31, 2021
     tanggal 31 Juli 2021 Perusahaan melakukan                   the Company made a net loan repayment to PT
     pembayaran pinjaman bersih kepada PT Sarana                 Sarana Multigriya Finansial (Persero) amounting
     Multigriya    Finansial   (Persero)   sebesar               to Rp1,561,601,008, in 2020 the Company
     Rp1.561.601.008, tahun 2020 Perusahaan                      received a net loan from PT Sarana Multigriya
     menerima pinjaman bersih dari PT Sarana                     (Persero) amounting to Rp8,221,355.682. While
     Multigriya (Persero) sebesar Rp8.221.355.682.               in 2019 the Company made a net loan repayment
     Sedangkan pada tahun 2019 Perusahaan                        to PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
     melakukan pembayaran pinjaman bersih kepada                 amounting to Rp6,596,160,577.
     PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
     sebesar Rp6.596.160.577.

     PT Wijaya Unggul Sentosa                                    PT Wijaya Unggul Sentosa

     Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 29 Juni             Based on credit agreement dated June 29, 2019,
     2019, PT Wijaya Unggul Sentosa setuju untuk                 PT Wijaya Unggul Sentosa agreed to provide
     memberikan fasilitas pinjaman sebesar Rp 5                  loan facility amounting Rp 5 billion on gradual
     miliar secara bertahap yang digunakan untuk                 basis which was used for business development.
     pengembangan usaha. Pinjaman ini dikenakan                  This loan bears interest rate at 18% per annum
     bunga 18% per tahun dan berjangka waktu                     and term of this facility is for 1 (one) year from the
     1 (satu) tahun sejak tanggal perjanjian ini.                date of draw down.

     Pada tanggal 6 Februari 2020, PT Wijaya                     On Februari 6, 2020, PT Wijaya Unggul Sentosa
     Unggul       Sentosa      (Shopintar)    telah              (Shopintar) has notified the termination of
     memberitahukan pengakhiran pembiayaan                       financing cooperation with the Company, in
     dengan       Perusahaan,      dalam      Surat              Termination of Cooperation Letter (SPPK),
     Pemberitahuan Pengakhiran Kerjasama (SPPK)                  which will be effective on March 7, 2020. All
     yang efektif per tanggal 7 Maret 2020. Seluruh              repayment of principal and interest financing
     kewajiban pembayaran atas fasilitas pokok                   have been settled on March 12, 2020.
     beserta seluruh bunga telah diselesaikan pada
     tanggal 12 Maret 2020.

     Pada tahun 2020 Perusahaan melakukan                        In 2020 the Company made a net loan repayment
     pembayaran pinjaman bersih dari PT Wijaya                   from PT Wijaya Unggul Sentosa amounting to
     Unggul Sentosa sebesar Rp1.500.000.000.                     Rp1,500,000,000. Meanwhile, in 2019 the
     Sedangkan pada tahun 2019 Perusahaan                        Company received a net loan to PT Wijaya
     menerima pinjaman bersih kepada PT Wijaya                   Unggul Sentosa amounting to Rp1,500,000,000.
     Unggul Sentosa sebesar Rp1.500.000.000.




                                                        66
Page 225
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                    PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                          NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                              STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                   2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                      July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                         For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                               December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                     14. LOANS PAYABLE (continued)

     Pinjaman Musyarakah                                                         Musyarakah Loan

     Rincian   fasilitas pinjaman       musyarakah                               The details of the Company musyarakah loan are
     Perusahaan adalah sebagai berikut:                                          as follows:

                                                             Jumlah pinjaman /
                                                                Total loan                           Nisbah Bagi Hasil
         Shahibul Mall (Pemilik Dana)       31 Juli 2021/         31 Desember/December 31,          per tahun/Revenue       Jangka waktu/
                Fund owner                  July 31, 2021          2020              2019         Sharing ratio per annum      Terms

     Koperasi Jasa Gramindo Berkah Madani    3.000.000.000      3.000.000.000     3.000.000.000        17,5% - 19,5%        60 bulan/Months
     PT Unicorn Technologi Indonesia         8.000.000.000                -                  -          16% - 18%           12 bulan/Months
     PT Agung Kentjana Abadi                            -       3.000.000.000     3.000.000.000         18% - 19%           12 bulan/Months
     PT Karya Widuri Utama                              -                 -       7.500.000.000         16% - 18%           12 bulan/Months
     PT Robot Rupiah Timur Baru                         -                 -       1.000.000.000        17,5% -19,5%         12 bulan/Months
     Jumlah/Total                           11.000.000.000      6.000.000.000    14.500.000.000


     Pada tanggal 6 Februari 2020, PT Karya Widuri                               On Februari 6, 2020, PT Karya Widuri Utama
     Utama (Kredit Pintar) telah memberitahukan                                  (Kredit Pintar) has notified the termination of
     pengakhiran pembiayaan dengan Perusahaan                                    financing cooperation with the Company in
     dalam Surat Pemberitahuan Pengakhiran                                       Termination of Cooperation Letter (SPPK),
     Kerjasama (SPPK) yang efektif per tanggal 7                                 which will be effective on March 7, 2020. All
     Maret 2020. Seluruh kewajiban pembayaran                                    repayment of principal and interest financing
     atas fasilitas pokok beserta seluruh bunga telah                            have been settled on March 12, 2020.
     diselesaikan pada tanggal 12 Maret 2020.

     Pada tanggal 14 Maret 2020, Perusahaan dan                                  On March 14, 2020, the Company and PT Robot
     PT Robot Rupiah Timur Baru sepakat untuk                                    Rupiah Timur Baru agreed to financing
     melakukan penangguhan pembiayaan, efektif                                   partnership, effective of April 30, 2020. All
     per tanggal 30 April 2020. Seluruh kewajiban                                repayment of principal and interest financing
     pembayaran atas fasilitas pokok beserta seluruh                             have been settled on April 26, 2020.
     bunga telah diselesaikan pada tanggal 26 April
     2020.

     Pada periode tujuh bulan yang berakhir pada                                 For the seven-month period ended July 31, 2021
     tanggal 31 Juli 2021 Perusahaan menerima                                    the Company received a net loan from
     pinjaman bersih dari Pinjaman Musyarakah                                    Musyarakah      Loans        amounting      to
     sebesar Rp5.000.000.000. Pada tahun 2020                                    Rp5,000,000,000. In 2020 the Company made a
     Perusahaan melakukan pembayaran pinjaman                                    net loan repayment from the Musyarakah Loans
     bersih dari Pinjaman Musyarakah sebesar                                     amounting to Rp8,500,000,000. In 2019 the
     Rp8.500.000.000. Pada tahun 2019 Perusahaan                                 Company received a net loan from Musyarakah
     menerima pinjaman bersih dari Pinjaman                                      Loans amounting to Rp11,500,000,000.
     Musyarakah sebesar Rp11.500.000.000.




                                                                    67
Page 226
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



15. BEBAN AKRUAL                                            15. ACCRUED EXPENSES

                                    31 Juli 2021/       31 Desember/December 31,
                                    July 31, 2021        2020             2019

     Jasa manajemen (Catatan 28)     1.046.461.600      679.098.800                   -         Management fee (Note 28)
     Jasa profesional                  577.832.200      480.708.800        196.354.400                   Professional fee
     Bunga                             313.814.703      259.370.080        425.139.929                           Interest
     Asuransi tenaga kerja                       -        39.315.070                 -                   Labor insurance
     Lain-lain                       1.444.840.215     1.100.059.996       624.781.239                            Others
     Jumlah                          3.382.948.718     2.558.552.746     1.246.275.568                             Total



16. LIABILITAS LAIN-LAIN                                    16.    OTHER LIABILITIES

                                    31 Juli 2021/       31 Desember/December 31,
                                    July 31, 2021        2020             2019

     Titipan konsumen               18.035.507.555    15.250.634.785    11.758.455.009                 Consumer deposit
     Utang kepada developer         10.358.883.374    13.245.706.159      3.387.764.799             Payable to developer
     Jumlah                         28.394.390.929    28.496.340.944    15.146.219.808                              Total


     Titipan konsumen merupakan uang yang                          Consumer deposits are money received in
     diterima terlebih dahulu sehubungan dengan                    advance relation with the receipt of installment
     penerimaan angsuran piutang pembiayaan dan                    financing receivables and payment of insurance
     pembayaran premi asuransi dari konsumen.                      premiums from consumers.

     Utang kepada developer merupakan utang                        Payable to developer are payable to developer
     kepada developer (pihak ketiga) yang                          (third parties) who build housing in relation with
     membangun perumahan sehubungan dengan                         consumer financing for housing. Payable to
     pembiayaan konsumen untuk perumahan. Utang                    developer is not subject interest and shall be paid
     kepada Developer tidak dikenakan bunga dan                    based on agreement.
     akan dibayarkan sesuai dengan perjanjian yang
     disepakati.




                                                       68
Page 227
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                            NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                                STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                                  As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                     2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                        July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                           For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                                 December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



17. PENGUKURAN NILAI WAJAR                                                                  17.     FAIR VALUE MEASUREMENT

     Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar                                                The following table provides the fair value
     aset dan liabilitas tertentu Perusahaan:                                                       measurement of the Company’s certain assets
                                                                                                    and liabilities:

                                                                           31 Juli 2021/ July, 31 2021
                                                                                Pengukuran nilai wajar menggunakan/
                                                                                     Fair value measurement using:
                                                                                                               Input signifikan
                                                                                                                  yang tidak
                                                                                              Input signifikan       dapat
                                                                      Harga kuotasian           yang dapat       diobsenasi
                                                                     dalam pasar aktif          di observasi       (Level 3)/
                                                                          (Level 1)/              (Level 2)/     Significant
                                                                       Quoted prices            Significant     unob servable
                                                  Nilai Tercatat/    in active markets ob servable inputs           inputs
                                                 Carrying Values          (Level 1)               (Level 2)        (Level 3)

     Aset yang nilai wajarnya disajikan                                                                                             Assets for which fair values are disclosed:
       Piutang pembiayaan                        211.977.241.980                  -        211.977.241.980                  -                         Financing receivables
       Piutang sewa pembiayaan                       642.979.331                  -            642.979.331                  -                     Finance lease receivables
       Piutang pembiayaan konsumen                78.889.882.941                  -         78.889.882.941                  -                Consumer financing receivables
       Piutang pembiayaan syariah                 84.897.292.403                  -         84.897.292.403                  -                     Sharia financing receivables
     Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:                                                                                    Liabilities for which fair values are disclosed:
      Pinjaman
      Surat utang
                yang
                   jangka
                       diterima
                            menengah             249.514.685.654                  -        249.514.685.654                  -                             Medium term notes
      Utang
      Pinjaman
            obligasi
                 diterima                         28.893.138.261                  -         28.893.138.261                  -                                Loans received



                                                                    31 Desember 2020/ December 31, 2020
                                                                                Pengukuran nilai wajar menggunakan/
                                                                                     Fair value measurement using:
                                                                                                               Input signifikan
                                                                                                                  yang tidak
                                                                                              Input signifikan       dapat
                                                                      Harga kuotasian           yang dapat       diobsenasi
                                                                     dalam pasar aktif          di observasi       (Level 3)/
                                                                          (Level 1)/              (Level 2)/     Significant
                                                                       Quoted prices            Significant     unob servable
                                                  Nilai Tercatat/    in active markets ob servable inputs           inputs
                                                 Carrying Values          (Level 1)               (Level 2)        (Level 3)

     Aset yang nilai wajarnya disajikan                                                                                             Assets for which fair values are disclosed:
       Piutang pembiayaan                        235.385.442.279                  -        235.385.442.279                 -                           Financing receivables
       Piutang sewa pembiayaan                     1.543.839.242                  -          1.543.839.242                 -                       Finance lease receivables
       Piutang pembiayaan konsumen                76.153.728.119                  -         76.153.728.119                 -                Consumer financing receivables
       Piutang pembiayaan syariah                 51.422.962.937                  -         51.422.962.937                 -                   Sharia financing receivables
     Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:                                                                                    Liabilities for which fair values are disclosed:
       Pinjaman
       Surat utangyang
                    jangka
                       diterima
                            menengah             181.533.639.195                  -        181.533.639.195                 -                               Medium term notes
      Utang
      Pinjaman
            obligasi
                diterima                          28.571.512.931                  -         28.571.512.931                 -                                  Loans received




                                                                                      69
Page 228
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                           NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                               STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                                 As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                    2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                       July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                          For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                                December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



17. PENGUKURAN NILAI WAJAR (lanjutan)                                                     17.     FAIR VALUE MEASUREMENT (continued)

                                                                  31 Desember 2019/ December 31, 2019
                                                                              Pengukuran nilai wajar menggunakan/
                                                                                   Fair value measurement using:
                                                                                                             Input signifikan
                                                                                                                yang tidak
                                                                                            Input signifikan       dapat
                                                                    Harga kuotasian           yang dapat       diobsenasi
                                                                   dalam pasar aktif          di observasi       (Level 3)/
                                                                        (Level 1)/              (Level 2)/     Significant
                                                                     Quoted prices            Significant     unob servable
                                                  Nilai Tercatat/  in active markets ob servable inputs           inputs
                                                 Carrying Values        (Level 1)               (Level 2)        (Level 3)

     Aset yang nilai wajarnya disajikan                                                                                           Assets for which fair values are disclosed:
       Piutang pembiayaan                        314.904.934.178            -            314.904.934.178             -                               Financing receivables
       Piutang sewa pembiayaan                    26.146.535.613            -             26.146.535.613             -                           Finance lease receivables
       Piutang pembiayaan konsumen                42.067.246.514            -             42.067.246.514             -                    Consumer financing receivables
       Piutang pembiayaan syariah                 73.080.026.944            -             73.080.026.944             -                       Sharia financing receivables
     Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:                                                                                  Liabilities for which fair values are disclosed:
       Pinjaman
       Surat utangyang
                    jangka
                       diterima
                            menengah             235.035.313.737            -            235.035.313.737             -                                   Medium term notes
      Utang
      Pinjaman
            obligasi
                yang diterima                     37.434.499.513            -             37.434.499.513             -                                      Loans received


     Nilai   wajar    instrumen     keuangan    yang                                              The fair value of financial instruments traded in
     diperdagangkan      di   pasar     aktif  adalah                                             active markets is based on quoted market prices
     berdasarkan kuotasi harga pasar pada tanggal                                                 at the reporting date. A market is regarded as
     pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi                                              active if quoted prices are readily and regularly
     harga tersedia sewaktu-waktu dan dapat                                                       available from an exchange, dealer or broker,
     diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek                                             industry group pricing service, or regulatory
     atau perantara efek, badan penyedia jasa                                                     agency, and those prices represent actual and
     penentuan harga kelompok industri atau badan                                                 regularly occurring market transaction on an
     pengatur, dan harga tersebut mencerminkan                                                    arm’s lengths basis. The quoted market price
     transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam                                                  used for financial assets held by the Company is
     suatu transaksi yang wajar. Kuotasi harga pasar                                              the current bid price. These instruments are
     yang digunakan untuk aset keuangan yang                                                      included in hierarchy Level 1.
     dimiliki oleh Perusahaan adalah harga
     penawaran (bid price) terkini. Instrumen
     keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki
     Level 1.

     Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak                                                    The fair value of financial instruments that are not
     diperdagangkan di pasar aktif ditentukan                                                     traded in an active market is determined by using
     menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian                                               valuation     techniques.        These    valuation
     ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang                                                 techniques maximize the use of observable
     dapat diobservasi yang tersedia dan sesedikit                                                market data where it is available and rely as little
     mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang                                                  as possible on entity’s specific estimates. If all
     dibuat oleh entitas. Jika seluruh input signifikan                                           significant inputs required to fair value an
     yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar                                                 instrument are observable, the instrument is
     dapat diobservasi, maka instrumen tersebut                                                   included in hierarchy Level 2.
     termasuk dalam hirarki Level 2.




                                                                                   70
Page 229
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                            PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                  NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                      STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                        As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                           2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                              July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                 For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                       December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



17. PENGUKURAN NILAI WAJAR (lanjutan)                           17. FAIR VALUE MEASUREMENT (continued)

     Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil              If one or more of the significant inputs is not
     dari data pasar yang dapat diobservasi, maka                     based on observable market data, the instrument
     instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level                  is included in hierarchy Level 3.
     3.


18. MODAL SAHAM                                                 18. CAPITAL STOCK

     Pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31                        The shareholder of the Company as of July 31,
     Juli 2021, dan tanggal 31 Desember 2020 dan                      2021, and of December 31, 2020 and 2019 is as
     2019 adalah sebagai berikut:                                     follow:

               Nama Pemegang Saham/             Jumlah Saham/           Persentase Pemilikan/      Jumlah Modal Disetor/
               Name of Stockholders            Number of shares        Percentage of ownership   Total Paid-Up Capital Stock
                                                                                 %

      PT Reliance Capital Management                       113.000                          85             113.000.000.000
      PT Asuransi Reliance Indonesia                        20.000                          15              20.000.000.000
      Jumlah                                               133.000                         100             133.000.000.000


     Berdasarkan Akta No. 56 tanggal 19 Juli 2019                     Based on Notarial deed No. 56 dated July 19,
     dari Dra. RR. Hariyanti Poerbiantari, S.H, notaris               2019 from Dra. RR. Hariyanti Poerbiantari, S.H,
     di Jakarta, para pemegang saham Perusahaan                       a public notary in Jakarta, the shareholder agreed
     menyetujui antara lain konversi dari MTN IV                      to convert of MTN IV (Note 13) owned by PT
     (Catatan 13) yang dimiliki oleh PT Reliance                      Reliance Capital Management amounting to Rp
     Capital      Management         sebesar        Rp                33,000,000,000 to share capital and issuance of
     33.000.000.000      menjadi     modal      saham                 new shares of 33,000 shares with a nominal
     Perusahaan dan penerbitan saham baru                             value of Rp 1,000,000 per share.
     Perusahaan sebanyak 33.000 saham dengan
     nilai nominal Rp 1.000.000 per lembar saham.

     Akta perubahan ini telah diterima dan dicatat                    This amendment has been reported to and
     dalam database Sistem Administrasi Badan                         recorded in database of the Legal Entity
     Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi                            Administration System of the Ministry of Laws
     Manusia Republik Indonesia dalam Surat No.                       and Human Rights of the Republic of Indonesia
     AHU-AH.01.03-0303830 tanggal 26 Juli 2019.                       with Letter No. AHU-AH.01.030303830 dated
                                                                      July 26, 2019.

     Manajemen Permodalan                                             Capital Management

     Tujuan utama dari pengelolaan modal                              The primary objective of the Company’s capital
     Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa                         management is to ensure that it maintains
     Perusahaan mempertahankan rasio modal yang                       healthy capital ratios in order to support its
     sehat dalam rangka mendukung bisnis dan                          business and maximize shareholder value. The
     memaksimalkan nilai pemegang saham.                              Company is not required to meet any capital
     Perusahaan tidak diwajibkan untuk memenuhi                       requirements.
     syarat-syarat modal tertentu.




                                                           71
Page 230
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                           NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                               STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                 As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                    2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                       July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                          For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



18. MODAL SAHAM (lanjutan)                                                 18. CAPITAL STOCK (continued)

     Manajemen Permodalan (lanjutan)                                             Capital Management (continued)

     Perusahaan mengelola struktur modal dan                                     The Company manages its capital structure and
     membuat penyesuaian terhadap struktur modal                                 makes adjustments to it, in light of changes in
     sehubungan      dengan    perubahan  kondisi                                economic conditions. The Company monitors its
     ekonomi. Perusahaan memantau modalnya                                       capital using gearing ratios, by dividing net debt
     dengan menggunakan analisa gearing ratio                                    by total capital.
     (rasio utang terhadap modal), yakni membagi
     utang bersih terhadap jumlah modal.

     Rasio utang bersih terhadap modal pada periode                              Ratio of net debt to equity as of seven-month
     tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli                              period ended July 31, 2021 and of December 31,
     2021 dan tanggal 31 Desember 2020 dan 2019                                  2020 and 2019 are as follows:
     adalah sebagai berikut:

                                            31 Juli 2021/              31 Desember/December 31,
                                            July 31, 2021               2020             2019

     Utang berbunga                        267.407.823.914        204.105.152.126          257.969.813.250                  Interest-bearing debts
     Dikurangi: kas dan bank                 7.437.094.502          1.366.472.701            9.095.178.837       Less: cash on hand and in banks
     Utang bunga - bersih                  259.970.729.412        202.738.679.425          248.874.634.413              Net interest-bearing debts
     Ekuitas                               207.538.796.373        200.118.903.297          188.147.424.879                                  Equity
     Rasio utang berbunga terhadap                                                                               Ratio of interest-bearing debt to
       modal (gearing ratio)                            1,25                 1,01                     1,32                equity (gearing ratio)


     Perusahaan telah memenuhi ketentuan gearing                                 The Company’s gearing ratio is in compliance
     ratio sebagaimana yang dipersyaratkan dalam                                 with the requirements of the Regulation of the
     Peraturan        Menteri      Keuangan  No.                                 Minister of Finance of the Republic of Indonesia
     29/PMK.05/2014 tanggal 19 November 2014                                     No. 29/PMK.05/2014 dated November 19, 2014
     yaitu setinggi-tingginya 10 kali.                                           which is maximum of 10 times.


19. LABA PER SAHAM – DASAR                                                 19.   EARNINGS PER SHARE – BASIC

     Laba per saham dihitung dengan membagi laba                                 Earnings per share is calculated by dividing
     tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang                                  income for the year by the weighted average
     jumlah lembar saham yang beredar pada tahun                                 number of shares outstanding during the year.
     bersangkutan.

                                       Untuk Periode Tujuh Bulan
                                      yang Berakhir pada Tanggal           Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                      31 Juli/ For the Seven-month            31 Desember/ For the Year Ended
                                         Period Ended July, 31                         December, 31
                                                              2020
                                       2021              (Reviu/ Review)            2020                 2019

     Laba tahun/periode berjalan     7.426.563.942       17.451.863.415      21.643.928.137           1.621.840.033      Income for the year/period

     Rata-rata tertimbang jumlah                                                                                       Weighted average numb er of
       saham yang beredar                 133.000               133.000               133.000                133.000           share outstanding
     Laba per saham - dasar                55.839               131.217               162.736                 12.194    Earnings per share - basic




                                                                      72
Page 231
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                    PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                          NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                              STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                   2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                      July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                         For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                               December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



19. LABA PER SAHAM – DASAR (lanjutan)                                     19. EARNINGS PER SHARE – BASIC (continued)

     Perusahaan tidak memiliki instrumen yang                                     The Company does not have instrument that
     memberikan dampak efek dilusi pada laba per                                  gives impact of dilution effect on basic earning
     saham dasar.                                                                 per share.


20. PENDAPATAN PEMBIAYAAN                                                 20.     FINANCING INCOME

                                      Untuk Periode Tujuh Bulan
                                     yang Berakhir pada Tanggal           Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                     31 Juli/ For the Seven-month            31 Desember/ For the Year Ended
                                        Period Ended July, 31                         December, 31
                                                             2020
                                      2021              (Reviu/ Review)           2020              2019

     Pihak berelasi (Catatan 28)    3.898.632.231        4.702.308.413       7.806.767.446      14.961.240.355     Related parties (Note 28)
     Pihak ketiga                  13.829.261.290       15.392.131.258      29.176.847.167      27.021.046.514                  Third parties
     Jumlah                        17.727.893.521       20.094.439.671      36.983.614.613      41.982.286.869                         Total



21. PENDAPATAN SEWA PEMBIAYAAN                                            21.     FINANCE LEASE INCOME

     Seluruh pendapatan sewa pembiayaan untuk                                     All financial lease income for the seven-month
     periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal                               period ended July 31, 2021 and 2020, and for the
     31 Juli 2021 dan 2020, dan tahun yang berakhir                               years ended December 31, 2020 and 2019 are
     pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019                                       from third parties amounting to Rp115,219,169,
     adalah dari pihak ketiga masing-masing sebesar                               Rp1,306,123,298,       Rp1,742,302,861      and
     Rp115.219.169,                Rp1.306.123.298,                               Rp6,137,167,823, respectively.
     Rp1.742.302.861 dan Rp6.137.167.823.


22. PENDAPATAN PEMBIAYAAN KONSUMEN                                        22.     CONSUMER FINANCING INCOME

                                      Untuk Periode Tujuh Bulan
                                     yang Berakhir pada Tanggal           Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                     31 Juli/ For the Seven-month            31 Desember/ For the Year Ended
                                        Period Ended July, 31                         December, 31
                                                             2020
                                      2021              (Reviu/ Review)           2020               2019

     Pihak berelasi (Catatan 28)                -                    -                      -         3.985.348    Related parties (Note 28)
     Pihak ketiga                   5.693.464.140        6.205.395.431          5.569.578.304     5.853.254.324                 Third parties
     Jumlah                         5.693.464.140        6.205.395.431          5.569.578.304     5.857.239.672                        Total




                                                                     73
Page 232
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                           NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                               STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                 As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                    2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                       July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                          For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



23. PENDAPATAN MARJIN / BAGI HASIL                                         23.     MARGIN / REVENUE SHARING
                                       Untuk Periode Tujuh Bulan
                                      yang Berakhir pada Tanggal           Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                      31 Juli/ For the Seven-month            31 Desember/ For the Year Ended
                                         Period Ended July, 31                         December, 31
                                                              2020
                                       2021              (Reviu/ Review)           2020                   2019

      Mudharabah                       940.000.000        3.714.055.250          6.338.956.750      7.778.082.034                  Mudharabah
      Musyarakah mutanaqisah         1.283.418.733          255.215.713            511.342.536        332.511.666      Musyarak ah mutanaqisah
      Murabahah                     11.521.467.806          175.602.912            302.216.727        230.510.455                   Murabahah
      Investasi Musyarakah             157.500.000                    -             82.016.129                  -       Musyarak ah investment
      Jumlah                        13.902.386.539        4.144.873.875          7.234.532.142      8.341.104.155                        Total




24.   BEBAN BUNGA DAN BIAYA KEUANGAN                                       24.     INTEREST         EXPENSES           AND        FINANCIAL
                                                                                   CHARGES
                                       Untuk Periode Tujuh Bulan
                                      yang Berakhir pada Tanggal           Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                      31 Juli/ For the Seven-month            31 Desember/ For the Year Ended
                                         Period Ended July, 31                         December, 31
                                                             2020
                                       2021            (Reviu/ Review)             2020                   2019

      Surat utang jangka menengah   13.185.904.106       11.271.041.097      17.323.150.687        24.931.232.873             Medium term notes
      Pinjaman yang diterima         6.436.219.102        2.926.175.736       4.890.928.229         5.367.965.587                 Loan received
      Jumlah                        19.622.123.208       14.197.216.833      22.214.078.916        30.299.198.460                         Total




25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                                            25.     GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

                                       Untuk Periode Tujuh Bulan
                                       yang Berakhir pada Tanggal          Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                      31 Juli/ For the Seven-month            31 Desember/ For the Year Ended
                                          Period Ended July, 31                           December, 31
                                                             2020
                                       2021            (Reviu/ Review)             2020                   2019

      Gaji dan tunjangan             5.676.058.206        4.200.207.104          8.023.662.967      7.179.323.091        Salaries and allowances
      Jasa profesional               1.547.087.625        3.677.189.896          5.371.448.051      3.036.161.692              Professional fees
      Jasa Teknis (Catatan 28f                                                                                          Technical fees (Notes 28f
       dan 28g)                       404.029.467           367.362.800           629.764.800       1.259.529.600                      and 28g)
      Amortisasi aset hak guna                                                                                         Amortization of right of use
       (Catatan 28d)                  430.353.000            61.479.000           368.874.000                      -         assets (Note 28d)
      Penyusutan (Catatan 10)         524.149.531           181.974.107           357.398.127            299.160.026      Depreciation (Note 10)
      Sewa kantor (Catatan 28d)                 -           356.400.000           356.400.000            653.400.000     Office rental (Noted 28d)
      Perbaikan dan pemeliharaan      159.846.087           195.469.814           328.182.476            229.761.293    Repair and maintenance
      Imbalan kerja                                                                                                       Employment b enefits
        (Catatan 26)                   87.446.937           125.191.477           214.613.961            301.848.748                (Note 26)
      Keanggotaan                      146.412.007          144.242.371            249.105.092        299.116.883                    Memb ership
      Lain-lain                      1.389.025.545        1.112.963.478          1.815.511.215      1.264.105.256                        Others
      Jumlah                        10.364.408.405       10.422.480.047      17.714.960.689        14.522.406.589                            Total




                                                                      74
Page 233
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                            NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                  As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                     2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                        July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                           For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                 December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



26. LIABILITAS            IMBALAN        KERJA        JANGKA                26.   LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
    PANJANG

     Pada tahun 2021 Perusahaan mengakui liabilitas                               In 2021 the Company recognizes long-term
     imbalan kerja jangka berdasarkan Peraturan                                   employee benefits liability based on Government
     Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun                                 Regulation of the Republic of Indonesia Number 35
     2021. Sedangkan pada tahun 2020 dan 2019                                     of 2021. Meanwhile in 2020 and 2019 the amount
     besarnya imbalan kerja jangka dihitung                                       of long-term employee benefits liability is calculated
     berdasarkan Undang undang No. 13 Tahun 2003                                  based on Law no. 13 of 2003 dated March 25, 2003.
     tanggal 25 Maret 2003. Tidak terdapat                                        Was formed as a result of this long-term employee
     pendanaan khusus yang dibentuk atas imbalan                                  benefits.
     kerja jangka tersebut.

     Perhitungan aktuaria terakhir atas liabilitas                                The latest actuarial valuation for the long-term
     imbalan kerja jangka tersebut dilakukan oleh                                 employee benefits liability was from Kantor
     Kantor Konsultan Aktuaria Muh Imam Basuki dan                                Konsultan Aktuaria Muh Imam Basuki dan Rekan,
     Rekan, aktuaris, dengan tanggal laporan 21                                   an independent actuary, dated September 21,
     September 2021.                                                              2021.

     Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan                                     Number of eligible employees are 32, 26 and 14 for
     kerja jangka tersebut masing-masing sebanyak                                 the seven-month period ended July 31, 2021, and
     32, 26 dan 14 karyawan pada periode tujuh bulan                              in 2020 and 2019, respectively.
     yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2021, tahun
     2020 dan 2019.

     Beban imbalan kerja yang diakui di laporan laba                              Amounts recognized in the statement of profit or
     rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah:                               loss and other comprehensive income in respect of
                                                                                  these employee benefits are as follows:

                                         Untuk Periode Tujuh Bulan
                                        yang Berakhir pada Tanggal          Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                        31 Juli/ For the Seven-month           31 Desember/ For the Year Ended
                                           Period Ended July, 31                        December, 31
                                                               2020
                                         2021           (Reviu/ Review)            2020               2019

     Biaya jasa kini                     54.626.735           65.861.649          112.905.684        222.803.227               Current service cost
     Biaya bunga                         32.820.202           59.329.828          101.708.277         79.045.521                       Interest cost

                                                                                                                        Component of employee
     Komponen biaya imbalan                                                                                          b enefitas cost recognized
       pasti yang diakui di laba rugi    87.446.937          125.191.477          214.613.961        301.848.748                  in profit or loss

     Pengukuran kembali liabilitas                                                                                    Remeasurement of defined
       imbalan pasti yang diakui                                                                                     b enefit liab ility recognized
       dalam penghasilan                                                                                                in other comprehensive
       komprehensif lain                  8.552.392         (401.493.855)         (688.275.181)      125.153.402                       income
     Jumlah                              87.446.937          125.191.477          (473.661.220)      427.002.150                               Total


     Biaya jasa kini dan biaya bunga untuk tahun                                  The current service cost and the interest cost for the
     berjalan disajikan sebagai bagian dari “Beban                                year are included in the “General and administrative
     umum dan administrasi” pada laporan laba rugi                                expenses” in the statement of profit or loss and
     dan penghasilan komprehensif lain (Catatan 25).                              other comprehensive income (Note 25).




                                                                       75
Page 234
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                 NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                     STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                       As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                          2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                             July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                      December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



26. LIABILITAS IMBALAN                  KERJA          JANGKA                    26.     LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
    PANJANG (lanjutan)                                                                   (continued)

     Pengukuran sebagian atas liabilitas imbalan                                         The remeasurement of the net defined benefit
     pasti diakui dalam penghasilan komprehensif                                         liability is included in other comprehensive income.
     lain. Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti                                     Movements of present value of defined benefit
     adalah sebagai berikut:                                                             obligation are as follows:

                                        Untuk Periode Tujuh Bulan
                                       yang Berakhir pada Tanggal                Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                       31 Juli/ For the Seven-month                 31 Desember/ For the Year Ended
                                          Period Ended July, 31                              December, 31
                                                              2020
                                        2021               (Reviu/ Review)               2020                      2019

                                                                                                                                        Beginning b alance of
     Saldo awal tahun/periode          786.897.946           1.402.872.785             1.402.872.785              975.870.635                 year/period
     Biaya jasa kini                    54.626.735              65.861.649               112.905.684              222.803.227            Current service cost
     Biaya bunga                        32.820.202              59.329.828              101.708.277                79.045.521                    Interest cost
     Pembayaran imbalan pasca                                                                                                    Payment of post-employment
       kerja                                       -           (142.313.619)           (142.313.619)                         -                     b enefits
     Pengukuran kembali liabilitas                                                                                                Remeasurement of defined
       imbalan pasti                     8.552.392             (401.493.855)           (688.275.181)              125.153.402              b enefit liab ility
                                                                                                                                       Balance at the end of
     Saldo akhir tahun/periode         882.897.275             984.256.788              786.897.946              1.402.872.785               the year/period




     Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam                                            The principal actuarial assumptions used in
     perhitungan Liabilitas imbalan kerja jangka                                         valuation of the long-term employee benefits liability
     panjang sebagai berikut:                                                            are as follows:

                                               31 Juli 2021/              31 Desember/December 31,
                                               July 31, 2021               2020             2019

     Tingkat diskonto                             7,78%                   7,15%                    7,25%                            Discount rate per annum
     Tingkat kenaikan gaji per tahun               5,0%                    5,0%                     5,0%                   Salary increment rate per annum
     Tingkat kematian                             TMI IV                     TMI III                   TMI III                                Mortality rate
     Usia pensiun normal                           57                         56                        55                            Normal retirement age




                                                                        76
Page 235
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                    PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                          NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                              STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                   2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                      July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                         For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                               December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



26. LIABILITAS IMBALAN                KERJA         JANGKA                26. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
    PANJANG (lanjutan)                                                        (continued)

     Analisa sensitivitas dari perubahan asumsi-                                The sensitivities analysis of the overall long-term
     asumsi utama terhadap liabilitas imbalan kerja                             employee benefit liabilities to changes in the
     jangka panjang adalah sebagai berikut:                                     weighted principal assumptions are as follows:

                                                        31 Juli 2021/July 31, 2021
                                Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti/Impact on defined b enefit liab ility
                                 Perubahan asumsi/          Kenaikan asumsi/        Penurunan asumsi/
                                Change in assumptions Increase in assumptions Decrease in assumptions

     Tingkat diskonto                     1%                            (24.761.958)             26.428.952           Discount rate
     Tingkat pertumbuhan gaji             1%                              24.375.903           (23.208.085)       Salary growth rate


                                               31 Desember 2020/December 31, 2020
                                Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti/Impact on defined b enefit liab ility
                                 Perubahan asumsi/          Kenaikan asumsi/        Penurunan asumsi/
                                Change in assumptions Increase in assumptions Decrease in assumptions

     Tingkat diskonto                     1%                            (23.936.462)             25.509.470            Discount rate
     Tingkat pertumbuhan gaji             1%                              23.031.393           (22.059.017)       Salary growth rate



                                                  31 Desember/December 31, 2019
                                Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti/Impact on defined b enefit liab ility
                                 Perubahan asumsi/          Kenaikan asumsi/        Penurunan asumsi/
                                Change in assumptions Increase in assumptions Decrease in assumptions

     Tingkat diskonto                     1%                            (56.787.245)             62.813.695            Discount rate
     Tingkat pertumbuhan gaji             1%                              59.853.971           (55.119.678)       Salary growth rate



27. PERPAJAKAN                                                            27. TAXATION

     a. Utang Pajak                                                             a. Tax Payable

                                               31 Juli 2021/            31 Desember/December 31,
                                               July 31, 2021             2020             2019

        Pajak kini                                                                                                         Current tax
          2019                                                 -                  -       432.123.692                         2019
          2017                                    686.422.838           686.422.838       686.422.838                         2017
          2016                                    423.435.910           423.435.910       423.435.910                         2016
        Pajak penghasilan                                                                                                 Income tax
          Pasal 4 (2)                             295.130.137        219.472.602          313.826.712                    Article 4(2)
          Pasal 21                                 35.429.490         72.491.244           38.138.050                     Article 21
          Pasal 23                                  4.524.076            525.000            1.409.582                     Article 23
          Pasal 25                                          -                  -          255.748.833                     Article 25
        Jumlah                                  1.444.942.451      1.402.347.594        2.151.105.617                            Total




                                                                   77
Page 236
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                      NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                          STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                            As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                               2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                  July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                     For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                           December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



27. PERPAJAKAN (lanjutan)                                             27. TAXATION (continued)

     a. Utang Pajak (lanjutan)                                              a. Tax Payable (continued)


        Besarnya pajak yang terutang ditetapkan                                 The filed tax returns are based on the
        berdasarkan perhitungan pajak yang                                      Company’s own calculation of tax liabilities
        dilakukan sendiri oleh wajib pajak (self-                               (self-assessment). Based on the Law No. 28
        assessment). Berdasarkan Undang-undang                                  Year 2007, regarding the third amendment of
        No. 28 Tahun 2007 mengenai Perubahan                                    the General Taxation Provisions and
        Ketiga atas Ketentuan Umum dan Tata Cara                                Procedures’ the time limit for the tax
        Perpajakan, Kantor Pajak dapat melakukan                                authorities to assess or amend taxes was
        pemeriksaan atas perhitungan pajak dalam                                reduced to 5 (five) years, subject to certain
        jangka waktu 5 (lima) tahun setelah                                     exceptions, in accordance with provisions of
        terutangnya pajak, dengan beberapa                                      the Law.
        pengecualian, sebagaimana diatur dalam
        Undang-undang tersebut.

     b. Manfaat (Beban) Pajak                                               b. Tax Benefit (Expense)

        Manfaat (beban) pajak Perusahaan terdiri                                Tax benefit (expense) of the Company consists
        dari:                                                                   of the following:

                                       Untuk Periode Tujuh Bulan
                                      yang Berakhir pada Tanggal            Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                      31 Juli/ For the Seven-month             31 Desember/ For the Year Ended
                                         Period Ended July, 31                          December, 31
                                                               2020
                                      2021               ( Reviu/Review)          2020                 2019

        Pajak kini                    (807.832.300)                    -       (1.254.246.180)      (4.466.257.250)    Current tax
        Pajak tangguhan             (1.403.856.606)       (6.236.202.100)      (6.198.828.664)       3.895.538.074    Deferred tax

        Jumlah                      (2.211.688.906)       (6.236.202.100)      (7.453.074.844)        (570.719.176)         Total


     c. Pajak Kini                                                          c. Current Tax

        Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak                                  A reconciliation between profit before tax per
        penghasilan menurut laporan laba rugi dan                               statements of profit or loss and other
        penghasilan komprehensif lain dengan laba                               comprehensive income and taxable income
        kena pajak Perusahaan adalah sebagai                                    of the Company is as follows:
        berikut:




                                                               78
Page 237
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                      NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                          STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                            As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                               2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                  July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                     For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                           December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



27. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                            27. TAXATION (continued)

     c. Pajak Kini (lanjutan)                                                              c. Current Tax (continued)

         Perhitungan beban dan utang pajak kini                                                  Current tax expenses and payable are
         adalah sebagai berikut:                                                                 computed as follows:

                                                 Untuk Periode Tujuh Bulan
                                                yang Berakhir pada Tanggal              Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                                31 Juli/ For the Seven-month               31 Desember/ For the Year Ended
                                                   Period Ended July, 31                            December, 31
                                                                         2020
                                                2021               ( Reviu/Review)            2020                 2019

        Laba sebelum pajak menurut                                                                                                      Profit before tax per statements
          laporan laba rugi dan penghasilan                                                                                                       of profit or loss and
          komprehensif lain                   9.638.252.848         23.688.065.515        29.097.002.981         2.192.559.209          other comprehensive income

        Perbedaan temporer:                                                                                                                      Temporary differences:
          Cadangan kerugian penurunan         (2.338.544.557)      (28.044.429.394)       (28.044.429.394)     15.280.303.547        Allowance for impairment losses
            (pemulihan) nilai piutang                                                                                             (recovery) in value of receivables
          Cadangan kerugian (pemulihan)
            penurunan nilai agunan yang                                                                                               Allowance for impairment losses
            diambil alih                      (4.130.068.773)                    -         4.130.068.773                    -     (recovery) on repossessed assets
          Imbalan pasca kerja                     87.446.937           (17.122.142)           72.300.342          301.848.748               Post-employment benefits

          Jumlah                              (6.381.166.393)      (28.061.551.535)       (23.842.060.279)     15.582.152.295                                   Total

        Perbedaan tetap:                                                                                                                        Permanent differences:
          Penghasilan bunga yang telah                                                                                                   Interest income that already
            dikenakan pajak final               (10.005.151)           (77.429.943)          (81.412.945)         (276.605.301)               subjected to final tax
          Lainnya                               424.884.592            401.303.026           527.589.634           366.923.010                                 Others

          Jumlah                                414.879.441            323.873.083           446.176.689           90.317.709                                   Total

        Laba Kena Pajak Perusahaan            3.671.965.896         (4.049.612.938)        5.701.119.391       17.865.029.213         Taxable Income of the Company

        Pembulatan                            3.671.965.000         (4.049.612.000)        5.701.119.000       17.865.029.000                                 rounding

        Laba Kena Pajak Perusahaan            3.671.965.000         (4.049.612.000)        5.701.119.000       17.865.029.000         Taxable Income of the Company



                                                 Untuk Periode Tujuh Bulan
                                                yang Berakhir pada Tanggal              Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                                31 Juli/ For the Seven-month               31 Desember/ For the Year Ended
                                                   Period Ended July, 31                            December, 31
                                                                         2020
                                                2021               ( Reviu/Review)            2020                 2019

        Beban pajak kini                                                                                                                            Current tax expense
          (tarif pajak 2021 dan 2020: 22%,                                                                                             (tax rate 2021 and 2020: 22%,
          2019: 25%)                            807.832.300                     -          1.254.246.180         4.466.257.250                            2019: 25%)
        Dikurangi pembayaran
          pajak penghasilan di muka:                                                                                                        Less prepaid income taxes:
             Pasal 25                         (1.430.125.857)       (2.150.932.269)        (4.384.060.893)      (4.034.133.558)                             Article 25

        (Lebih bayar) - Utang pajak kini       (622.293.557)        (2.150.932.269)        (3.129.814.713)        432.123.692     (Overpayment) - Current tax payable




                                                                            79
Page 238
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                           NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                               STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                 As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                    2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                       July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                          For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



27. PERPAJAKAN (lanjutan)                                  27. TAXATION (continued)

    c.   Pajak Kini (lanjutan)                                c.   Current Tax (continued)

         Perhitungan pajak penghasilan untuk tahun                 The calculation of income tax for the years
         yang berakhir pada tanggal 31 Desember                    ended December 31, 2020 and 2019 has
         2020 dan 2019 telah dilaporkan dalam SPT                  been reported in the Annual Income Tax
         Pajak Penghasilan Badan masing-masing                     Return for the resvective years which is
         tahun tersebut yang disampaikan ke Kantor                 reported to the Tax Service Office in
         Pelayanan Pajak sesuai dengan perhitungan                 accordance with the income tax calculation
         pajak penghasilan di atas.                                above.

         Pada tahun 2019, berdasarkan Undang                       In year 2019, based on Law No. 36 Year
         undang No. 36 Tahun 2008, tarif pajak                     2008, the tax rate being used to calculate
         penghasilan Perusahaan menggunakan tarif                  the corporate income tax of the Company is
         tunggal yaitu 25%.                                        using a single rate of 25%.

         Berdasarkan Undang-undang No. 2 Tahun                     Based on Law No. 2 of 2020 dated May 18,
         2020 tanggal 18 Mei 2020 tentang Kebijakan                2020 regarding State Financial Policies and
         Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem                     Financial System Stability for Handling the
         Keuangan untuk Penanganan Pandemi                         Corona       Virus  Disease     (COVID-19)
         Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)                      Pandemic and/or in the Context of Facing
         dan/atau Dalam Rangka Menghadapi                          Threats that Endanger the National
         Ancaman         yang       Membahayakan                   Economy and/or Financial System Stability
         Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas                 (“Law No. 2 of 2020”) regulates the
         Sistem Keuangan (“Undang-undang No. 2                     adjustment of the Income Tax rate for
         Tahun 2020”) mengatur mengenai adanya                     domestic Corporate Taxpayers and
         penyesuaian tarif Pajak Penghasilan Wajib                 permanent business entity regarding the
         Pajak Badan dalam negeri dan bentuk usaha                 rate reduction of Article 17 paragraph (1)
         tetap berupa penurunan tarif Pasal 17 ayat                letter b for the Law on Income Tax to 22%
         (1) huruf b Undang-undang mengenai Pajak                  (twenty two percent) effective for Fiscal
         Penghasilan menjadi sebesar 22% (dua                      Year 2020 – 2021 and 20% (twenty
         puluh dua persen) yang berlaku pada Tahun                 percent) which will be effective for Fiscal
         Pajak 2020 – 2021 dan sebesar 20% (dua                    Year 2022.
         puluh persen) yang mulai berlaku pada
         Tahun Pajak 2022.




                                                      80
Page 239
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                                 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                                       NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                                           STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                                             As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                                2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                                   July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                                      For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                                            December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



27. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                                         27. TAXATION (continued)

     d. Aset Pajak Tangguhan                                                                                  d. Deferred Tax Assets

         Rincian Aset pajak tangguhan Perusahaan                                                                  The details of the Company’s deferred tax
         adalah sebagai berikut:                                                                                  assets are as follows:

                                                             Penyesuaian          Penyesuaian periode     Dikreditkan         Dikreditkan ke
                                                           akibat perubahan       lalu atas penerapan ke laporan laba rugi     penghasilan
                                                               tarif pajak/          PSAK 71/ Prior      komprehensif/      komprehensif lain/
                                                            Adjustment due         period adjustment         Credited           Credited to
                                     1 Januari 2021/         to changes in             of PSAK 71           to income      other comprehensive        31 July 2021/
                                     January 1, 2021            tax rates           implementation         for the year           income              July 31, 2021

         Cadangan kerugian                                                                                                                                                Allowance for impairment
           penurunan nilai piutang       514.479.802                          -                    -          (514.479.802)                    -                      -    losses on receivables
         Cadangan kerugian                                                                                                                                                            Allowance for
           penurunan nilai agunan                                                                                                                                          impairment losses on
           yang diambil alih             908.615.130                          -                    -          (908.615.130)                    -                      -       repossesses assets
         Liabilitas Imbalan                                                                                                                                                       Post-employment
           pasca kerja                   173.117.549                          -                    -            19.238.326             1.881.526         194.237.400             benefits liability

         Jumlah                         1.596.212.481                         -                    -        (1.403.856.606)            1.881.526         194.237.400                          Total




                                                             Penyesuaian          Penyesuaian periode        Dikreditkan         Dikreditkan ke
                                                           akibat perubahan       lalu atas penerapan    ke laporan laba rugi     penghasilan
                                                               tarif pajak/          PSAK 71/ Prior         komprehensif/      komprehensif lain/
                                                            Adjustment due         period adjustment            Credited           Credited to
                                     1 Januari 2020/         to changes in             of PSAK 71              to income      other comprehensive   31 Desember 2020/
                                     January 1, 2020            tax rates           implementation            for the year           income         December 31, 2020

         Cadangan kerugian                                                                                                                                                Allowance for impairment
           penurunan nilai piutang      3.820.075.887          (911.489.219)           3.775.667.601        (6.169.774.467)                    -         514.479.802       losses on receivables
         Cadangan kerugian                                                                                                                                                            Allowance for
           penurunan nilai agunan                                                                                                                                          impairment losses on
           yang diambil alih                           -                      -                    -           908.615.130                     -         908.615.130          repossessed assets
         Liabilitas Imbalan                                                                                                                                                       Post-employment
           pasca kerja                   350.718.197            (42.086.183)                       -            15.906.075          (151.420.540)        173.117.549              benefits liability

         Jumlah                         4.170.794.084          (953.575.402)           3.775.667.601        (5.245.253.262)         (151.420.540)       1.596.212.481                         Total




                                                                            Dikreditkan                    Dikreditkan ke
                                                                        ke laporan laba rugi                penghasilan
                                                                           komprehensif/                 komprehensif lain/
                                                                               Credited                      Credited to
                                            1 Januari 2019/                   to income                 other comprehensive         31 Desember 2019/
                                            January 1, 2019                  for the year                      income               December 31, 2019

        Cadangan kerugian                                                                                                                                        Allowance for impairment
          penurunan nilai piutang                                 -               3.820.075.887                                -           3.820.075.887          losses on receivables
        Liabilitas Imbalan                                                                                                                                              Post-employment
          pasca kerja                              243.967.659                       75.462.187                   31.288.351                 350.718.197                benefits liability

        Jumlah                                     243.967.659                    3.895.538.074                   31.288.351               4.170.794.084                                    Total




                                                                                            81
Page 240
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                         NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                             STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                               As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                  2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                     July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                        For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                              December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



27. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                               27. TAXATION (continued)

    d.   Aset Pajak Tangguhan (lanjutan)                                                     d.     Deferred Tax Assets (continued)


         Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil                                                  A reconciliation between the total tax
         perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak                                                expense and the amounts computed by
         yang berlaku adalah sebagai berikut:                                                       applying the effective tax rates is as follows:

                                                    Untuk Periode Tujuh Bulan
                                                   yang Berakhir pada Tanggal              Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                                   31 Juli/ For the Seven-month               31 Desember/ For the Year Ended
                                                      Period Ended July, 31                            December, 31
                                                                            2020
                                                   2021               ( Reviu/Review)             2020                2019

         Laba sebelum pajak menurut                                                                                                     Profit before tax per statements
           laporan laba rugi dan penghasilan                                                                                                      of profit or loss and
           komprehensif lain                     9.638.252.848         23.688.065.515        29.097.002.981         2.192.559.209       other comprehensive income

         Beban pajak dengan tarif yang berlaku   (2.120.415.429)       (5.211.374.620)        (6.401.340.570)        (548.139.749)      Tax expense at effective tax rate

         Pengaruh pajak atas perbedaan tetap       (91.273.477)           (71.252.078)            (98.158.872)        (22.579.427)   Tax effect of permanent differences

         Dampak perubahan tarif pajak                         -          (953.575.402)         (953.575.402)                    -         Impact of changes in tax rates

         Beban Pajak                             (2.211.688.906)       (6.236.202.100)        (7.453.074.844)        (570.719.176)                         Tax Expense




                                                                               82
Page 241
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                      NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                          STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                            As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                               2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                  July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                     For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                           December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                                                 28.     BALANCE   AND   TRANSACTION                                     WITH
    BERELASI                                                                                 RELATED PARTIES

     Sifat Hubungan Pihak Berelasi                                                           Nature of Relationship

                Pihak berelasi/                         Sifat dari hubungan/                                            Sifat dari trasaksi/
                Related parties                        Nature of relationship                                          Nature of transaction
     PT Reliance Capital Management       Pemegang saham/Shareholders                        Piutang lain-lain, Surat utang jangka menengah, Beban akrual, Beban umum
                                                                                             dan administrasi, Beban bunga dan beban keuangan lainnya/Other
                                                                                             receivables, Medium term notes, Accrued expenses, General and
                                                                                             administrative expenses, Interest expenses and other financial charges
     PT Asuransi Reliance Indonesia       Pemegang saham/Shareholders                        Beban umum dan administrasi, Beban bunga dan beban keuangan
                                                                                             lainnya/General and administrative expenses, Interest expenses and other
                                                                                             financial charges
     PT Reliance Sekuritas Indonesia      Dimiliki oleh pemegang saham pengendali yang       Surat utang jangka menengah, Beban umum dan administrasi, Beban bunga
                                          sama/Owner by the same controling shareholder      dan beban keuangan lainnya/Medium term notes, General and administrative
                                                                                             expenses, Interest expenses and other financial charges
     PT Reliance Modal Ventura            Dimiliki oleh pemegang saham pengendali yang       Surat utang jangka menengah, Beban bunga dan beban keuangan
                                          sama/Owner by the same controling shareholder      lainnya/Medium term notes, Interest expenses and other financial charges
     PT RelianceIntegrasi Dunia Anda      Dimiliki oleh pemegang saham pengendali yang       Piutang lain-lain, Surat utang jangka menengah, Beban bunga dan beban
                                          sama/Owner by the same controling shareholder      keuangan lainnya/Other receivables, Medium term notes, Interest expenses
                                                                                             and other financial charges
     PT Andalan Piranti Indonesia *)      Dimiliki oleh pemegang saham pengendali yang       Beban umum dan administrasi/General and administrative expenses
                                          sama/Owner by the same controling shareholder
     PT Bank Kesejahteraan Ekonomi *)     Entitas sepengendali/Entity under common control   Kas dan bank/Cash on hand and in banks
     PT Andaland Jaya Propertindo *)      Entitas sepengendali/Entity under common control   Pendapatan bunga pembiayaan, Pendapatan administrasi/Financing interest
                                                                                             income, Administrative income
     PT Multi Artha Griya                 Entitas sepengendali/Entity under common control   Piutang pembiayaan, Piutang lain-lain, Surat utang jangka menengah,
                                                                                             Pendapatan bunga pembiayaan, Beban umum dan administrasi, Beban
                                                                                             bunga dan beban keuangan lainnya/Financing Receivables, Other
                                                                                             receivables, Medium term notes, Financing interest income, General and
                                                                                             administrative expenses, Interest expenses and other financial charges
     PT Viva Medika                       Entitas sepengendali/Entity under common control   Pendapatan bunga pembiayaan, Pendapatan administrasi, Beban umum dan
                                                                                             administrasi/Financing interest income, Administrative income, General and
                                                                                             administrative expenses
     PT Suryatama Tigamitra               Entitas sepengendali/Entity under common control   Surat utang jangka menengah, Beban umum dan administrasi, Beban bunga
                                                                                             dan beban keuangan lainnya/Medium term notes, General and administrative
                                                                                             expenses, Interest expenses and other financial charges
     PT Bintang Cemerlang Suksesindo *)   Entitas sepengendali/Entity under common control   Piutang pembiayaan, Pendapatan bunga pembiayaan/Financing Receivables,
                                                                                             Financing interest income
     PT Mithaharum Abadi Jaya *)          Entitas sepengendali/Entity under common control   Piutang pembiayaan, Pendapatan bunga pembiayaan/Financing Receivables,
                                                                                             Financing interest income
     PT Nutrisi Depot Indonesia *)        Entitas sepengendali/Entity under common control   Piutang pembiayaan, Pendapatan bunga pembiayaan/Financing Receivables,
                                                                                             Financing interest income
     Anton Budidjaja                      Komisaris utama perusahaan/President               Surat utang jangka menengah, Beban bunga dan beban keuangan
                                          Commissioner of the Company                        lainnya/Medium term notes, General and administrative expenses, Interest
                                                                                             expenses and other financial charges
     Nurwati Tunggal *)                   Karyawan kunci Grup Perusahan/Key Employee of      Piutang pembiayaan konsumen, Pendapatan pembiayaan
                                          the Company Group                                  konsumen/Consumer financing receivables, Consumer finance income



     *) Pada tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember                                            *) As of July 31, 2021 and December 31, 2020,
       2020 sudah tidak memiliki hubungan berelasi                                             he no longer has a related relationship with the
       lagi dengan Perusahaan.                                                                 Company.




                                                                                83
Page 242
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                            NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                  As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                     2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                        July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                           For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                 December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                        28.   BALANCE   AND    TRANSACTION                WITH
    BERELASI (lanjutan)                                           RELATED PARTIES (continued)

     Transaksi Dengan Pihak Berelasi                              Transactions With Related Parties

     a. Perusahaan     mengadakan     perjanjian                  a. The Company entered consumer financing
        pembiayaan konsumen dengan PT Reliance                       agreement with PT Reliance Sekuritas
        Sekuritas Indonesia Tbk, PT Reliance                         Indonesia Tbk, PT Reliance Manajer
        Manajer Investasi, PT Asuransi Jiwa                          Investasi, PT Asuransi Jiwa Reliance
        Reliance Indonesia dan PT Asuransi                           Indonesia and PT Asuransi Reliance
        Reliance Indonesia sehubungan dengan                         Indonesia in relation to vehicle financing.
        pembiayaan    kendaraan.  Piutang     ini                    This receivable has term of 2 – 4 years, with
        berjangka waktu 2 – 4 tahun, dikenakan                       interest rate at 17% per annum, and secured
        bunga 17% dan dijamin dengan kendaraan                       by the related vehicle.
        yang bersangkutan.

     b. Perusahaan      mengadakan        perjanjian              b.   The Company entered into financing
        pembiayaan berupa pembiayaan modal kerja                       agreement on working capital and
        dan/atau investasi dengan PT Andaland                          investment with PT Andaland Jaya
        Jaya Propertindo, PT Multi Artha Griya dan                     Propertindo, PT Multi Artha Griya and PT
        PT Viva Medika. Piutang ini berjangka waktu                    Viva Medika. This receivable has term of 2-
        2-9 tahun, dikenakan bunga 12% per tahun                       9 years, with interest rate at 12% per annum,
        dan dijamin dengan tanah, tanah dan                            and secured by land, land and building,
        bangunan, apartemen serta mesin dan                            apartment, and machinery and equipment.
        perlengkapan. Pada tahun 2020 perjanjian                       In 2020 the agreement with PT Andaland
        dengan PT Andaland Jaya Propertindo dan                        Jaya Propertindo and PT Viva Medika has
        PT Viva Medika sudah berakhir.                                 ended.

     c. Perusahaan telah mengasuransikan aset                     c. The Company has insured its fixed assets
        tetap kepada PT Asuransi Reliance                            with PT Asuransi Reliance Indonesia (Note
        Indonesia (Catatan 10).                                      10).

     d.   Perusahaan menandatangani perjanjian                    d.   The Company stipulates that each lease
          sewa menyewa ruangan kantor dengan PT                        office space with rent PT Suryatama
          Suryatama Tigamitra dengan beban sewa                        Tigamitra with expenses for 2020 and 2019
          tahun 2020 dan 2019 masing-masing                            amounting      to    Rp356,400,000       and
          sebesar         Rp356.400.000         dan                    Rp653,400,000, respectively, with a lease
          Rp653.400.000, jangka waktu sewa selama                      term of 82 months. In 2020 the Company
          82 bulan. Pada tahun 2020 Perusahaan                         leases office space with PT Multi Artha Griya
          menandatangani perjanjian sewa menyewa                       for a period of 36 months. Amortization
          ruangan kantor dengan PT Multi Artha Griya                   expense for lease rights for seven-month
          untuk jangka waktu 36 bulan. Beban                           period ended July 31, 2021, and in 2020
          amortisasi sewa hak guna untuk periode                       amounted       to    Rp430,353,000       and
          tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31                    Rp368,874,000, respectively.
          Juli 2021, dan tahun 2020 masing-masing
          sebesar         Rp430.353.000         dan
          Rp368.874.000.




                                                       84
Page 243
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                         28.   BALANCE   AND    TRANSACTION                 WITH
    BERELASI (lanjutan)                                            RELATED PARTIES (continued)

     Transaksi Dengan Pihak Berelasi (lanjutan)                    Transactions     With    Related     Parties
                                                                   (continued)
     e.   Perusahaan       mengadakan     perjanjian               e. The Company entered into custodian
          pemberian layanan jasa dengan PT                            services agreement with PT Reliance
          Reliance     Sekuritas   Indonesia    Tbk                   Sekuritas Indonesia Tbk in relation to
          sehubungan penerbitan MTN. Perusahaan                       issuance of MTN. The Company will pay fee
          akan membayar jasa tersebut sebesar 0,5%                    of 0,5% - 1% from nominal value of MTN.
          - 1% dari nilai nominal MTN. Pada periode                   Professional fee recognized for the seven-
          tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31                   month period ended July 31, 2021, and in
          Juli 2021, dan tahun 2020 dan 2019, beban                   2020     and     2019,    amounted        to
          jasa professional yang diakui masing-                       Rp1.190,302,013, Rp1,691,801,733        and
          masing       sebesar     Rp1.190.302.013,                   Rp1,338,843,926, respectively.
          Rp1.691.801.733 dan Rp1.338.843.926.
     f.   Perusahaan mengadakan perjanjian jasa                    f.   The Company entered into technical fee
          teknis dengan PT Reliance Capital                             agreement with PT Reliance Capital
          Management untuk memberikan bantuan                           Management to provide technical and
          teknis dan advisory. Berdasarkan addendum                     advisory assistance. Based on Amendment
          perjanjian     No. Add.I.018/RCM/DI/I/2015                    No. Add.1.018/RCM/DI/I/2015 dated July 14,
          tanggal 14 Juli 2017, perjanjian tersebut                     2017, the agreement has term of 3 years until
          berjangka waktu 3 tahun sampai dengan 6                       July 6, 2020. The Company will pay technical
          Juli 2020. Perusahaan akan membayar jasa                      fee of 8% from net profit before tax and other
          teknis sebesar 8% dari laba bersih sebelum                    expense or income. The agreemen has been
          pajak dan biaya atau pendapatan lain-lain.                    amended with technical assistant and
          Perjanjian tersebut kemudian diubah dengan                    management          agreement              No.
          perjanjian bantuan teknis dan manajemen                       6/RCM/INT/XII/2018 dated December 28,
          No.     6/RCM/INT/XII/2018    tanggal    28                   2018, where the Company willpay the fee
          Desember 2018, dimana Perusahaan akan                         based on certain percentage asstated in the
          membayar       biaya    jasa    berdasarkan                   agreement. This agreement has a term of 5
          persentase tertentu sebagaimana tercantum                     years effective from the date of agreement.
          dalam perjanjian. Perjanjian ini berlaku
          selama 5 tahun efektif sejak tanggal
          perjanjian.
        Pada periode tujuh bulan yang berakhir pada                   Technical fees recognized for the seven-
        tanggal 31 Juli 2021, tahun 2020 dan 2019,                    month period ended July 31, 2021, and in
        beban jasa teknis yang diakui masing-masing                   2020 and 2019, are amounted to
        sebesar Rp404.029.467, Rp629.764.800 dan                      Rp404,029,467,       Rp629,764,800      and
        Rp629.764.800.                                                Rp629,764,800, respectively.
     g. Pada tanggal 28 Desember 2018,                             g. As of December 28, 2018, Company entered
        Perusahaan mengadakan perjanjian bantuan                      into technical fee and consultacy agreement
        teknis dan konsultasi dengan PT Andalan                       with PT Andalan Piranti Indonesia, where
        Piranti Indonesia, dimana Perusahaan akan                     the Company will pay the fee based on
        membayar      biaya     jasa    berdasarkan                   certain percentage as stated in the
        persentase tertentu sebagaimana tercantum                     agreement. This agreement has a term of 5
        dalam perjanjian. Perjanjian ini berlaku                      years effective from the date of agreement.
        selama 5 tahun efektif sejak tanggal                          On January 3, 2020, the Company has
        pinjaman. Pada tanggal 3 Januari 2020                         terminated the cooperation agreement with
        Perusahaan telah mengakhiri perjanjian                        PT Andalan Piranti Indonesia.
        Sebagian dengan PT Andalan Piranti
        Indonesia.




                                                        85
Page 244
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                          28. BALANCE   AND    TRANSACTION                  WITH
    BERELASI (lanjutan)                                           RELATED PARTIES (continued)

     Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan)                   Transactions       with      Related      Parties
                                                                  (continued)

          Beban jasa teknis tahun 2019 yang diakui                     Technical fees recognized in 2019 is
          adalah sebesar Rp 629.764.800.                               amounted to Rp 629,764,800.

     h. Aset milik PT Suryatama Tigamitra dijadikan               h. Asset owned by of PT Suryatama Tigamitra
        jaminan atas pinjaman yang diterima                          are used as collateral for the Company’s
        Perusahaan (Catatan 14).                                     loans (Note 14).


     i.   PT Reliance Capital Management, PT                      i.   PT Reliance Capital Management, PT
          Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, PT                         Reliance Sekuritas Indoensia Tbk, PT
          Asuransi Reliance Indonesia, PT Suryatama                    Asuransi Reliance Indonesia, PT Suryatama
          Tiga    Mitra,   PT     Reliance    Capital                  Tiga    Mitra,   PT    Reliance    Capital
          Management, PT Reliance Modal Ventura,                       Management, PT Reliance Modal Ventura,
          PT Multi Artha Griya, PT RelianceIntegrasi                   PT Multi Artha Griya, PT RelianceIntegrasi
          Dunia Anda dan Anton Budidjaja merupakan                     Dunia Anda and Anton Budidjaja are the
          pemegang surat utang jangka menengah                         holders of medium term notes (MTN) issued
          (MTN) yang diterbitkan oleh Perusahaan.                      by the Company.

     j.   Piutang lain-lain dari PT Reliance Capital              j.   Other receivable from PT Reliance Capital
          Management (RCM) merupakan pemberian                         Management (RCM) represent loans given
          pinjaman tanpa bunga, jaminan dan jangka                     with non-interest bearing, unsecured and
          waktu pembayaran.                                            have no fixed term payment.

     k. Pada tanggal 21 Juli 2020 Perusahaan                      k.   On July 21, 2020, the Company entered into
        mengadakan       perjanjian     dengan     PT                  an agreement with PT RelianceIntergrasi
        RelianceIntergrasi Dunia Anda          terkait                 Dunia Anda regarding the provision of the
        penyediaan fungsi aplikasi RELI.ID untuk                       RELI.ID application function for financing
        produk pembiayaan. Sehubungan dengan                           products.     In     connection      with   this
        Kerjasama       tersebut,       maka       PT                  collaboration, PT RelianceIntegrasi Dunia
        RelianceIntegrasi Dunia Anda berhak untuk                      Anda is entitied to a fee Rp1,000,000,000 for
        mendapatkan      imbalan      jasa   sebesar                   the first year. For fees for the following year
        Rp1.000.000.000 untuk tahun pertama.                           and for other financing products using the
        Untuk imbal jasa tahun berikutnya dan atas                     RELI.ID application. It will be mutually
        produk pembiayaan yang lain yang                               agreed later and set forth in an addendum to
        menggunakan aplikasi RELI.ID akan                              this agreement. The agreement is valid for a
        disepakati    bersama       kemudian      dan                  period 5 (five) years, commencing on July
        dituangkan     dalam     suatu     addendum                    21, 2020 and will expire on July 21, 2025 and
        perjanjian ini. Perjanjian dilangsungkan                       can be extended for a period to be agreed
        untuk jangka waktu 5 (lima) tahun, terhitung                   later. This receivable is not subject to
        sejak tanggal 21 Juli 2020 dan akan berakhir                   interest.
        pada tanggal 21 Juli 2025 dan dapat
        diperpanjang untuk jangka waktu yang akan
        disepakati kemudian. Piutang ini tidak
        dikenakan bunga.




                                                         86
Page 245
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                         28. BALANCE   AND    TRANSACTION                 WITH
    BERELASI (lanjutan)                                          RELATED PARTIES (continued)

     l.   Piutang lain-lain kepada PT Multi Artha               l.   Other receivables to PT Multi Artha Griya
          Griya (MAG) merupakan reklasifikasi dari                   (MAG) represent a reclassification of
          piutang pembiayaan investasi kepada MAG.                   investment financing receivables to MAG.
          Berdasarkan perjanjian tanggal 27 Juni                     Based on the agreement dated June 27,
          2014, Perusahaan memberikan fasilitas                      2014, the Company provided investment
          pembiayaan investasi kepada MAG sebesar                    financing facility to MAG amounting to
          Rp80.000.000.000 dengan jangka waktu 84                    Rp80,000,000,000 with a term of 84 months
          bulan dan jatuh tempo pada tanggal 27 Juni                 and maturity date on June 27, 2021. On June
          2021. Pada tanggal 21 Juni 2021,                           21, 2021, the Company and MAG signed an
          Perusahaan dan MAG menandatangani                          Addendum to the Agreement containing
          Addendum Perjanjian yang memuat                            several amendments. In the previous
          beberapa     perubahan      di   perjanjian                agreement, but on July 9, 2021 MAG
          sebelumnya, namun pada tanggal 9 Juli                      submitted a request for cancellation of the
          2021 MAG mengajukan permohonan                             Addendum to the Agreement and proposed
          pembatalan atas Addendum Perjanjian                        a payment plan as follows:
          tersebut    dan    mengajukan      rencana
          pembayaran sebagai berikut:
           1. MAG akan melunasi sebagian pokok                       1.   MAG will repay the remaining loan
               pinjaman dari perjanjian awal sebesar                      principal from the initial agreement
               Rp19.551.027.432       pada     bulan                      amounting to Rp19,551,027,432 in
               September 2021.                                            September 2021.
           2. MAG juga akan melunasi bunga                           2.   MAG will also pay the current interest
               berjalan dari bulan Desember 2020                          from December 2020 to June 2021
               sampai dengan Juni 2021 sebelum                            before the 2nd week of September 2021.
               minggu ke 2 bulan September 2021.
           3. Sisa pinjaman akan dilunasi selambat-                  3.   The remaining loan will be repaid no
               lambatnya pada bulan Desember                              later than December 2021.
               2021.

          Perusahaan menyetujui permohonan MAG                       The Company approved MAG’s application
          dan melakukan reklasifikasi atas saldo                     and reclassified the outstanding balance of
          piutang pembiayaan kepada MAG yang                         financing receivables to MAG plus interest
          belum dilunasi ditambah piutang bunga                      receivables totaling Rp63,584,779,635 to
          dengan jumlah keseluruhan sebesar                          other receivables in the statement of financial
          Rp63.584.779.635 ke akun piutang lain-lain                 position as of July 31, 2021.
          pada laporan posisi keuangan tanggal 31
          Juli 2021.

          Pada bulan September 2021 MAG telah                        In September 2021 MAG has made a
          melakukan      pembayaran       sebesar                    payment of Rp23,223,340,789 which
          Rp23.223.340.789 yang terdiri dari pokok                   consists of the loan principal plus interest as
          pinjaman ditambah bunga sebagaimana                        stated in the payment plan above. The
          rencana pembayaran di atas. Sisa piutang                   remaining     receivables     amounting      to
          sebesar Rp40.361.438.846 akan dilunasi                     Rp40,361,438,846 will be repaid by MAG no
          oleh MAG selambat-lambatnya pada bulan                     later than December 2021 as planned for
          Desember 2021 sebagaimana rencana                          settlement.
          pelunasan.




                                                        87
Page 246
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                                            NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                                                STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                                                  As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                                     2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                                        July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                                           For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                                                 December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                                                                    28. BALANCE   AND    TRANSACTION                                                                WITH
    BERELASI (lanjutan)                                                                                     RELATED PARTIES (continued)

     m. Rincian transaksi dengan pihak-pihak                                                                     m. The accounts involving transactions with
        berelasi adalah sebagai berikut:                                                                            related parties are as follows:

                                                                                                                    Persentase terhadap Jumlah Aset/ Liabilitas
                                                                                                                        Percentage to Total Assets/Liabilities
                                                    31 Juli 2021/           31 Desember/December 31,          31 Juli 2021/            31 Desember/December 31,
                                                    July 31, 2021            2020             2019            July 31, 2021             2020                   2019
         Aset                                                                                                                                                                                               Assets
           Kas dan bank                                                                                                                                                              Cash on hand and in banks
             PT Bank Kesejahteraan Ekonomi                          -                 -     6.111.295.957              0,00%                      -               1,27%       PT Bank Kesejahteraan Ekonomi
           Piutang pembiayaan                                                                                                                                                              Financing receivables
             PT Multi Artha Griya                                   -    59.776.321.460    69.969.554.018              0,00%                13,48%               14,56%                     PT Multi Artha Griya
             PT Mithaharum Abadi                                    -                 -    25.032.258.065              0,00%                     -                5,21%                   PT Mithaharum Abadi
             PT Bintang Cemerlang Suksesindo                        -                 -    40.064.516.129              0,00%                      -               8,34%      PT Bintang Cemerlang Suksesindo
             PT Nutrisi Depot Indonesia                             -                 -    32.095.648.257              0,00%                      -               6,68%              PT Nutrisi Depot Indonesia
           Piutang pembiayaan konsumen                                                                                                                                           Consumer financing receivables
             Nurwati Tunggal                                        -                 -        15.526.348              0,00%                      -              0,003%                        Nurwati Tunggal
           Piutang lain-lain                                                                                                                                                                   Other receivables
             PT Multi Artha Griya                   63.584.779.635                    -                 -             12,23%                     -                    -                    PT Multi Artha Griya
             PT Reliance Capital Management          6.000.000.000        6.000.000.000     4.000.000.000              1,15%                 1,35%                0,83%       PT Reliance Capital Management
             PT RelianceIntegrasi Dunia Anda         1.000.000.000        1.000.000.000                 -              0,19%                 0,23%                    -       PT RelianceIntegrasi Dunia Anda
         Jumlah                                     70.584.779.635       66.776.321.460   177.288.798.774             13,57%                15,06%                36,89%                                       Total




                                                                                                                    Persentase terhadap Jumlah Aset/ Liabilitas
                                                                                                                        Percentage to Total Assets/Liabilities
                                                    31 Juli 2021/           31 Desember/December 31,          31 Juli 2021/            31 Desember/December 31,
                                                    July 31, 2021            2020             2019            July 31, 2021             2020                   2019
         Liabilitas                                                                                                                                                                                       Liabilities
           Surat utang jangka menengah                                                                                                                                                       Medium Term Notes
             PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk   185.650.000.000       92.100.000.000   129.400.000.000             59,41%                37,85%               44,25%    PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
             PT Suryatama Tigamitra                 13.600.000.000       28.750.000.000       500.000.000              4,35%                11,81%                0,17%                PT Suryatama Tiga Mitra
             PT Reliance Capital Management            600.000.000         500.000.000                  -              0,19%                 0,21%                    -       PT Reliance Capital Management
             PT Reliance Modal Ventura                 650.000.000           50.000.000                 -              0,21%                 0,02%                    -             PT Reliance Modal Ventura
             PT Multi Artha Griya                                   -     1.000.000.000                 -              0,00%                 0,41%                    -                     PT Multi Artha Griya
             PT RelianceIntegrasi Dunia Anda                        -       50.000.000                  -              0,00%                 0,02%                    -       PT RelianceIntegrasi Dunia Anda
             Anton Budidjaja                                        -      750.000.000      2.750.000.000              0,00%                 0,31%                0,94%                       Anton Budidjaja
           Beban akrual                                                                                                                                                                        Accrued expenses
             PT Reliance Capital Management          1.046.461.600         679.098.800                  -              0,33%                 0,28%                    -       PT Reliance Capital Management
         Jumlah                                    201.546.461.600      123.879.098.800   132.650.000.000             64,49%                50,91%                45,36%                                       Total




                                                                                                88
Page 247
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                                                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                                                                 NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                                                                     STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                                                                       As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                                                          2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                                                             July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                                                                For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                                                                      December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                                                                                          28. BALANCE   AND    TRANSACTION                                                                                  WITH
    BERELASI (lanjutan)                                                                                                           RELATED PARTIES (continued)

    m. Rincian transaksi dengan pihak-pihak                                                                                          m. The accounts involving transactions with
       berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                                                                      related parties are as follows: (continued)

                                                                                                                                         Presentase terhadap Pendapatan/Beban yang Bersangkutan/
                                                                                                                                                    Percentage to Related Revenue/Expenses
                                                   Untuk Periode Tujuh Bulan                                                         Untuk Periode Tujuh Bulan
                                                  yang Berakhir pada Tanggal              Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal    yang Berakhir pada Tanggal           Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                                  31 Juli/ For the Seven-month               31 Desember/ For the Year Ended        31 Juli/ For the Seven-month            31 Desember/ For the Year Ended
                                                     Period Ended July, 31                            December, 31                     Period Ended July, 31                         December, 31
                                                                         2020                                                                              2020
                                                   2021             (Reviu/ Review)             2020                2019             2021             (Reviu/ Review)           2020                2019

        Pendapatan                                                                                                                                                                                                                                   Revenue
        Bunga                                                                                                                                                                                                                                         Interest
         Pembiayaan                                                                                                                                                                                                                                 Financing
           PT Multi Artha Griya                  3.898.632.231       4.702.308.413           7.806.767.446       9.003.950.479          10,41%               14,81%               15,15%               21,45%                          PT Multi Artha Griya
           PT Mithaharum Abadi                               -                        -                   -      1.479.299.031                -                    -                    -               3,52%                        PT Mithaharum Abadi
           PT Viva Medika                                    -                        -                   -      1.274.966.609                -                    -                    -               3,04%                            PT Viva Medika
           PT Bintang Cemerlang Suksesindo                   -                        -                   -      2.082.089.912                -                    -                    -               4,96%          PT Bintang Cemerlang Suksesindo
           PT Andaland Jaya Propertindo                      -                        -                   -        408.188.815                -                    -                    -               0,97%               PT Andaland Jaya Propertindo
           PT Nutrisi Depot Indonesia                        -                        -                   -        712.745.509                -                    -                    -               1,70%                 PT Nutrisi Depot Indonesia
         Piutang pembiayaan konsumen                                                                                                                                                                                        Consumer financing receivables
           Nurwati Tunggal                                   -                        -                   -          3.985.348                -                    -                    -              0,068%                             Nurwati Tunggal
         Administrasi                                                                                                                                                                                                                        Administrative
           PT Viva Medika                                    -                        -                   -         11.113.043                -                    -                    -               0,64%                              PT Viva Medika
           PT Andaland Jaya Propertindo                      -                        -                   -         18.727.660                -                    -                    -               1,08%               PT Andaland Jaya Propertindo



                                                                                                                                         Presentase terhadap Pendapatan/Beban yang Bersangkutan/
                                                                                                                                                    Percentage to Related Revenue/Expenses
                                                   Untuk Periode Tujuh Bulan                                                         Untuk Periode Tujuh Bulan
                                                  yang Berakhir pada Tanggal              Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal    yang Berakhir pada Tanggal           Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                                  31 Juli/ For the Seven-month               31 Desember/ For the Year Ended        31 Juli/ For the Seven-month            31 Desember/ For the Year Ended
                                                     Period Ended July, 31                            December, 31                     Period Ended July, 31                         December, 31
                                                                         2020                                                                              2020
                                                   2021             (Reviu/ Review)             2020                2019             2021             (Reviu/ Review)           2020                2019

        Beban umum dan administrasi                                                                                                                                                                                        General and administrative expenses
          PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk    1.190.302.013       1.236.724.213           1.691.801.733       1.338.843.926          11,48%               11,87%                9,55%                9,22%           PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
          PT Suryatama Tigamitra                             -         356.400.000             356.400.000         653.400.000           0,00%                3,42%                2,01%                4,50%                        PT Suryatama Tigamitra
          PT Andalan Piranti Indonesia                       -                   -                       -         629.764.800               -                    -                    -                4,34%                   PT Andalan Piranti Indonesia
          PT Reliance Capital Management           404.029.467         367.362.800             629.764.800         629.764.800           3,90%                3,52%                3,55%                4,34%               PT Reliance Capital Management
          PT Multi Artha Griya                     430.353.000         175.122.000             368.874.000                   -           4,15%                1,68%                2,08%                    -                             PT Multi Artha Griya
          PT Asuransi Reliance Indonesia           166.897.924         105.940.569             218.257.600                   -           1,61%                1,02%                1,23%                    -                PT Asuransi Reliance Indonesia
          PT Viva Medika                            21.480.788           1.534.000              11.344.000                   -           0,21%                0,01%                0,06%                    -                                 PT Viva Medika
        Beban bunga dan beban keuangan lainnya                                                                                                                                                                    Interest expenses and other financial charges
          PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk    8.268.565.754       5.534.972.603           7.766.890.411       7.173.465.727          42,14%               38,99%               34,96%               23,68%           PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
          PT Reliance Capital Management            29.643.836          16.863.014              21.397.260       1.303.013.699           0,15%                0,12%                0,10%                4,30%               PT Reliance Capital Management
          PT Asuransi Reliance Indonesia                     -                   -                       -         586.301.371               -                0,00%                    -                1,94%                PT Asuransi Reliance Indonesia
          PT Suryatama Tiga Mitra                1.167.146.575         787.260.274           1.986.534.247         326.849.315           5,95%                5,55%                8,94%                1,08%                        PT Suryatama Tiga Mitra
          Anton Budidjaja                           39.890.411          30.410.959              61.657.534          45.273.972           0,20%                0,21%                0,28%                0,15%                                Anton Budidjaja
          PT Reliance Modal Ventura                 17.684.932                   -               2.068.493                   -           0,09%                    -                0,01%                    -                     PT Reliance Modal Ventura
          PT Multi Artha Griya                      33.246.575                   -              20.082.192                   -           0,17%                    -                0,09%                    -                             PT Multi Artha Griya
          PT Reliance Sekuritas Integrasi                    -          32.876.712             372.602.740                   -           0,00%                0,23%                1,68%                    -                 PT Reliance Sekuritas Integrasi
          PT Reliance Integrasi Dunia Anda           2.013.699                   -               5.835.616                   -           0,01%                    -                0,03%                    -               PT Reliance Integrasi Dunia Anda




                                                                                                                    89
Page 248
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK                         28. BALANCE   AND    TRANSACTION                   WITH
    BERELASI (lanjutan)                                          RELATED PARTIES (continued)

     Kompensasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi                   The compensation for the Board of
     untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada                   Commissioners and the Board of Directors for
     tanggal 31 Juli 2021 dan tahun-tahun yang                      the seven-month period ended July 31, 2021 and
     berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan                     for the years ended December 31, 2020 and
     2019 adalah sebagai berikut:                                   2019 is as follows:

                                     31 Juli 2021/       31 Desember/December 31,
                                     July 31, 2021        2020             2019

     Dewan Komisaris                    323.810.828       186.900.000          434.750.000       Board of Commissioners
     Direksi                          1.924.539.659     2.149.840.322        1.974.750.000                    Directors


29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN                           29.    FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    RISIKO KEUANGAN                                                 AND POLICIES

     a. Pendahuluan dan Gambaran Umum                               a. Introduction and Overview

         Perusahaan memiliki eksposur terhadap                          The Company is exposed to the following
         risiko-risiko atas instrumen keuangan                          risks relating to its financial instruments:
         sebagai berikut:

         a.   Risiko kredit                                             a.   Credit risk
         b.   Risiko nilai tukar                                        b.   Foreign exchange risk
         c.   Risiko suku bunga                                         c.   Interest risk
         d.   Risiko likuiditas                                         d.   Liquidity risk
         e.   Risiko operasional                                        e.   Operational risk

         Catatan ini menyajikan informasi mengenai                      This note provides information on the
         eksposur Perusahaan terhadap setiap risiko                     Company’s exposure to any risk above, the
         di tas, tujuan, kebijakan dan proses yang                      objectives, policies and processes conducted
         dilakukan oleh Perusahaan dalam mengukur                       by the Company in measuring and managing
         dan mengelola risiko.                                          risk.

         Kerangka Manajemen Risiko                                      Frame of Risk Management

         Sektor pembiayaan banyak dipengaruhi oleh                      Financing sector is suspectible to various
         risiko, baik risiko yang berasal dari faktor                   risks originating from internal and external
         internal maupun eksternal. Dalam rangka                        factors. In order to improve the Company’s
         meningkatkan        kinerja    Perusahaan,                     performance, the Company strives to
         Perusahaan berupaya untuk mengelola                            manage various risks as well as possible, by
         berbagai risiko dengan sebaik-baiknya,                         implementing risk management.
         dengan menerapkan manajemen risiko.




                                                        90
Page 249
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN                           29.   FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                     AND POLICIES (continued)

     a. Pendahuluan      dan   Gambaran      Umum                  a. Introduction and Overview (continued)
        (lanjutan)

         Kerangka Manajemen Risiko (lanjutan)                         Frame of Risk Management (continued)

         Direksi memiliki tanggung jawab secara                       Establishing       and       monitoring   risk
         menyeluruh     atas    penetapan    dan                      management is the overall responsibility of
         pengawasan kerangka manajemen risiko.                        the Board of Directors. The Board of
         Direksi telah menetapkan Departemen                          Directors      has     instructed   the  Risk
         Manajemen Risiko yang bertanggung jawab                      Management Department to develop and
         untuk pengembangan dan pengawasan                            oversee the risk management policies. The
         kebijakan manajemen risiko Perusahaan di                     activities carried out by the Risk Management
         masing-masing area tertentu.Departemen                       Department are regularly reported to the
         Manajemen Risiko melaporkan kegiatan                         Board of Directors.
         yang telah dilaksanakan kepada Direksi
         Perusahaan secara berkala.

         Berikut adalah uraian penerapan manajemen                    Description of the implementation          of
         risiko Perusahaan :                                          Company’s risk management follows:

        1. Manajemen risiko kredit                                    1. Credit risk management

            Manajemen risiko yang diterapkan                             Risk management applied           by   the
            perusahaan adalah sebagai berikut:                           company is as follows:

            -   Kehati-hatian dalam pemberian                            -   Prudence in granting credit
                kredit

                Perusahaan melalui Departemen                                The Company through the Risk
                Manajemen       Risiko    menetapkan                         Management Department determines
                kriteria penerimaan calon nasabah                            the criteria for acceptance of
                yang direview secara berkala baik                            prospective customers which are
                untuk     calon     nasabah    Sewa,                         reviewed periodically for both
                Pembiayaan Konsumen dan Anjak                                prospective customers for Lease,
                Piutang. Dalam memberikan kredit                             Consumer Financing and Factoring.
                pembiayaan konsumen, Perusahaan                              In providing consumer credit, the
                menetapkan        beberapa    proses                         Company establishes several credit
                penilaian kredit dan scoring.                                assessment and scoring processes.

                Perusahaan mengaplikasikan system                            The Company has applied the billing
                penagihan melalui telepon untuk                              and collection system by phone for
                tagihan yang akan jatuh tempo dan                            receivables that will mature and
                memantau laporan overdue secara                              monitor over due accounts on a daily
                harian untuk menentukan tindak lanjut                        basis to ensure appropriate reminder
                yang diperlukan dari setiap debitur                          has been sent to customer with
                lewat waktu. Usaha tersebut dalam                            default account. The Company exerts
                rangka     menjaga     rasio   kredit                        effort to keep the minimum ratio of non
                bermasalah, khususnya dalam masa                             performing loans, particulary in the
                krisis ekonomi global.                                       current global economic crisis.




                                                        91
Page 250
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                        PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                              NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                  STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                    As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                       2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                          July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                             For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                   December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN                            29.   FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                      AND POLICIES (continued)

     a. Pendahuluan      dan    Gambaran     Umum                   a. Introduction and Overview (continued)
        (lanjutan)

        2. Manajemen risiko pendanaan                                  2. Funding risk management

            Manajemen risiko yang ditetapkan                              Risk management implemented by the
            perusahaan adalah sebagai berikut:                            Company follows:

            -   Pemantauan dan analisis kondisi                           -   Monitoring and analyzing the
                usaha dan obyek pembiayaan                                    business conditions and the object of
                                                                              financing

                Perusahaan       terus     melakukan                          The Company conducts periodic
                pemantauan berkala atas kondisi                               monitoring of the condition of its
                usaha dan industri debitur-debitur dan                        debtor’s business and industry
                pengecekan obyek pembiayaan. Hal                              condition and re-examine the object
                ini bertujuan untuk mengantisipasi                            of financing. It aims to assess the
                kemampuan debitur dan kualitas                                capability of the debtor and the quality
                piutang sehingga dapat dilakukan                              of receivables to preven deterioration
                tindakan pencegahan penurunan                                 in credit quality.
                kualitas kredit.

            -   Diversifikasi sumber pendanaan                            -   Diversification of sources of funding

                Dalam rangka mengurangi risiko                                In order to reduce the risk of
                ketergantungan pada satu sumber                               dependence on one source of
                pendanaan, Perusahaan melakukan                               funding, the Company is into
                diversifikasi pendanaan, antara lain                          diversified funding, among others,with
                dengan alternatif sumber dana dari                            alternative sources of funds from
                pinjaman dari bank, pihak ketiga dan                          loans from banks, third parties and
                surat utang jangka menengah.                                  medium term notes.

            -   Pengelolaan ketidaksesuaian suku                          -   Management        of    interest   rate
                bunga                                                         mismatch

                Dalam               mengantisipasi                            In anticipation of interest rate
                ketidaksesuaian suku bunga piutang                            mismatches on loans and receivable,
                dan suku bunga pinjaman yang                                  the Company implemented a policy
                diterima, Perusahaan menerapkan                               limiting the maximum difference
                kebijakan    pembatasan     selisih                           (maximum gap) between the fixed
                maksimum (maximum gap) antara                                 rate that is given to borrowers with
                suku bunga tetap yang diberikan                               fixed rate loans do not exceed the
                kepada debitur dengan pinjaman                                total equity.
                bunga tetap tidak melebihi jumlah
                ekuitas.




                                                         92
Page 251
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                   NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                       STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                         As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                            2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                               July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                  For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                        December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN                    MANAJEMEN             29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                        AND POLICIES (continued)

     a.   Pendahuluan         dan    Gambaran        Umum           a.    Introduction and Overview (continued)
          (lanjutan)

           2.       Manajemen risiko pendanaan                               2.       Funding risk management

                -    Pengelolaan risiko likuiditas                                -    Liquidity risk management

                     Dalam mengelola risiko likuiditas,                                In managing liquidity risk, the
                     Perusahaan menggunakan sumber                                     Company uses the sources of
                     dana    jangka     panjang   untuk                                longterm funding to finance long-term
                     membiayai       piutang     jangka                                receivables. The Company has
                     panjangnya.    Perusahaan     telah                               established cooperation with bank
                     melakukan kerja sama dengan bank                                  and third parties to provide long-term
                     dan pihak ketiga untuk penyediaan                                 funding both in Rupiah, in order to
                     sumber dana jangka panjang, guna                                  strengthen the funding structure.
                     memperkuat struktur pendanaan.

     b. Risiko Kredit                                                    b. Credit Risk

          Risiko kredit adalah risiko terjadinya kerugian                   Credit risk is the risk that the Company will
          keuangan        yang      disebabkan       oleh                   incur a loss arising from the customers or
          ketidakmampuan          counterparty      untuk                   counter parties who failed to fulfill their
          memenuhi liabilitas kontraktualnya. Untuk                         contractual obligations. To ensure that the
          meyakinkan       bahwa       penurunan     nilai                  impairment is detected early, the receivables
          terdeteksi secara dini, portofolio kredit                         are monitored actively at every level and will
          dimonitor secara aktif pada setiap tingkatan                      be reduced through the implementation of
          struktur risiko dan akan dikurangi melalui                        recovery strategies.
          pelaksanaan strategi pemulihan.

          Perusahaan mengantisipasi risiko kredit                           The Company is prudent in anticipating the
          dengan penuh kehati-hatian dengan                                 credit risk by applying policy in credit risk
          menerapkan kebijakan manajemen risiko                             management. Besides providing prudent
          kredit. Selain penilaian kredit dengan penuh                      credit assessment, the Company also has an
          kehati-hatian,Perusahaan juga telah memiliki                      effective internal control, well collection
          pengendalian intern yang kuat, manajemen                          management and continuously perform tight
          penagihan yang baik dan secara berkala                            monitoring and analysis of the condition of
          melakukan pemantauan dan analisa                                  the debtor’s business and financed asset
          terhadap kondisi usaha debitur dan obyek                          during the term of the contract.
          pembiayaan sepanjang kontrak berjalan.

          Berikut adalah ekposur laporan posisi                             The table below shows the statements of
          keuangan yang terkait risiko kredit pada                          financial position’s exposure to credit risk as
          tanggal 31 Juli 2021, 31 Desember 2020 dan                        of July 31, 2021, December 31, 2020 and
          2019:                                                             2019:




                                                             93
Page 252
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                              PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                    NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                        STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                          As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                             2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                   For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                         December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN                                                  29.   FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                                            AND POLICIES (continued)

     b. Risiko Kredit (lanjutan)                                                          b. Credit Risk (continued)

                                                                      31 Juli 2021/July 31, 2021
                                          Belum jatuh
                                        tempo dan tidak        Belum jatuh tempo      Telah jatuh tempo
                                          mengalami             dan mengalami          dan mengalami
                                        penurunan nilai/        penurunan nilai/       penurunan nilai/
                                        Not past due and        Not past due and        Past due and         Jumlah/
                                          unimpaired                impaired              impaired            Total

        Kas dan bank                       7.437.094.502                      -                        -     7.437.094.502               Cash and in banks
        Piutang pembiayaan                             -        191.952.395.193           20.024.846.787   211.977.241.980            Financing receivables
        Piutang sewa pembiayaan                            -        642.979.331                        -      642.979.331         Finance lease receivables
        Piutang pembiayaan konsumen                        -      78.766.157.149            123.725.792     78.889.882.941   Consumer financing receivables
        Piutang pembiayaan syariah                         -      80.804.991.004           4.092.301.399    84.897.292.403      Sharia financing receivables
        Piutang lain-lain                105.712.055.163                        -                      -   105.712.055.163                  Other receivable
        Aset lain-lain - uang jaminan        484.000.000                        -                      -       484.000.000     Other assets - security deposit

        Jumlah                           113.633.149.664        352.166.522.677           24.240.873.978   490.040.546.320                              Total


                                                               31 Desember 2020/ December 31, 2020
                                          Belum jatuh
                                        tempo dan tidak        Belum jatuh tempo      Telah jatuh tempo
                                          mengalami             dan mengalami          dan mengalami
                                        penurunan nilai/        penurunan nilai/       penurunan nilai/
                                        Not past due and        Not past due and        Past due and          Jumlah/
                                          unimpaired                impaired              impaired             Total

        Kas dan bank                       1.366.472.701                      -                       -      1.366.472.701               Cash and in banks
        Piutang pembiayaan                             -        234.905.385.267             480.057.012    235.385.442.279            Financing receivables
        Piutang sewa pembiayaan                            -       1.543.839.242                       -     1.543.839.242        Finance lease receivables
        Piutang pembiayaan konsumen                    -          73.212.332.325           2.941.395.794    76.153.728.119   Consumer financing receivables
        Piutang pembiayaan syariah        12.348.654.838          38.361.488.978             712.819.121    51.422.962.937      Sharia financing receivables
        Piutang lain-lain                 28.737.853.812                        -                      -    28.737.853.812                  Other receivable
        Aset lain-lain - uang jaminan        284.000.000                        -                      -       284.000.000     Other assets - security deposit

        Jumlah                            42.736.981.351        348.023.045.812            4.134.271.927   394.894.299.090                              Total


                                                               31 Desember 2019/ December 31, 2019
                                          Belum jatuh
                                        tempo dan tidak        Belum jatuh tempo      Telah jatuh tempo
                                          mengalami             dan mengalami          dan mengalami
                                        penurunan nilai/        penurunan nilai/       penurunan nilai/
                                        Not past due and        Not past due and        Past due and          Jumlah/
                                          unimpaired                impaired              impaired             Total

        Kas dan bank                       9.088.178.837                       -                       -     9.088.178.837               Cash and in banks
        Piutang pembiayaan               295.282.337.574          13.727.622.963           5.894.973.641   314.904.934.178            Financing receivables
        Piutang sewa pembiayaan           12.214.076.914           7.142.915.336           6.789.543.363    26.146.535.613        Finance lease receivables
        Piutang pembiayaan konsumen       38.503.372.123           2.123.754.056           1.440.120.335    42.067.246.514   Consumer financing receivables
        Piutang pembiayaan syariah        72.188.824.603            891.202.341                        -    73.080.026.944      Sharia financing receivables
        Piutang lain-lain                  6.280.270.598                        -                      -     6.280.270.598                  Other receivable
        Aset lain-lain - uang jaminan         84.000.000                        -                      -        84.000.000     Other assets - security deposit

        Jumlah                           433.641.060.649          23.885.494.696          14.124.637.339   471.651.192.684                              Total




                                                                          94
Page 253
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                         PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                               NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                   STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                     As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                        2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                           July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                              For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                    December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN                                            29.     FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                                        AND POLICIES (continued)

     c.   Risiko Nilai Tukar                                                        c.     Foreign Exchange Risk

          Risiko nilai tukar adalah risiko dimana nilai                                     Foreign exchange rate risk is the risk that the
          wajar atau arus kas kontraktual masa datang                                       fair value or future contractual cash flows of
          dari suatu instrumen keuangan akan                                                a financial instrument will fluctuate because
          terpengaruh akibat perubahan nilai tukar.                                         of changes in foreign exchange rates. The
          Eksposur Perusahaan yang terpengaruh                                              Company’s exposures to the foreign
          risiko nilai tukar terutama terkait dengan                                        exchange risk relates primarily to net
          piutang pembiayaan.                                                               investment in financing receivables.
                                 31 Juli 2021/ July 31, 2021   31 Desember 2020/ December 31, 2020   31 Desember/December 31, 2019
                                                   Setara                            Setara                           Setara
                                                dengan IDR/                       dengan IDR/                       dengan IDR/
                                                 Equivalent                        Equivalent                        Equivalent
                               US$ / USD           in IDR       US$ / USD            in IDR           US$ / USD       in IDR

          Aset                                                                                                                                    Assets
          Piutang pembiayaan         -                     -     1.045.788          14.750.841.229    1.446.375     20.106.048.095   Financing receivables
          Jumlah Aset                -                     -     1.045.788          14.750.841.229    1.446.375     20.106.048.095           Total Assets



     d. Risiko Suku Bunga                                                             d. Interest Rate Risk
          Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai                                      Interest rate risk is the risk that the fair value
          wajar atau arus kas kontraktual masa datang                                       or contractual future cash flows of a financial
          dari suatu instrumen keuangan akan                                                instrument will be affected due to changes in
          terpengaruh akibat perubahan suku bunga                                           market interest rates. The Company’s
          pasar.     Eksposur    Perusahaan      yang                                       exposures to the interest rate risk relates
          terpengaruh risiko suku bunga terutama                                            primarily to loans received.
          terkait dengan pinjaman yang diterima.

          Untuk meminimalkan risiko suku bunga,                                             To minimize interest rate risk, the Company
          Perusahaan mengelola beban bunga melalui                                          manages interest cost through a fixed-rate,
          suku bunga tetap, dengan mengevaluasi                                             by    evaluating    market     rate    trends.
          kecenderungan    suku    bunga      pasar.                                        Management also conducts assessments
          Manajemen juga melakukan penelaahan                                               among interest rates offered by creditors to
          berbagai suku bunga yang ditawarkan oleh                                          obtain the most favorable interest rate before
          kreditur untuk mendapatkan suku bunga                                             takes any decision to enter a new loan
          yang menguntungkan sebelum mengambil                                              agreement.
          keputusan untuk melakukan perikatan utang.

     e.   Risiko Likuiditas                                                           e. Liquidity Risk
          Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang                                     Liquidity risk is a risk arising when the cash
          timbul karena Perusahaan tidak memiliki                                           flow position of the Company is not enough
          arus kas yang cukup untuk memenuhi                                                to cover the liabilities which become due.
          liabilitasnya.
          Untuk mengurangi risiko pendanaan,                                                To reduce the exposure to liquidity risk, the
          Perusahaan mendiversifikasi sumber dana.                                          Company diversified its sources of funding.
          Selain dari modal sendiri dan penerimaan                                          Apart from its own capital and receipt of
          angsuran      pelanggan,      Perusahaan                                          customer payments, the Company obtains
          memperoleh sumber dana dari pinjaman                                              funds from bank loans.
          bank.




                                                                        95
Page 254
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                     NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                         STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                           As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                              2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                 July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                    For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                          December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN                                                  29.      FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                                               AND POLICIES (continued)

     e. Risiko Likuiditas (lanjutan)                                                         e. Liquidity Risk (continued)

         Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas                                                 The table below analyzes the Company’s
         keuangan Perusahaan yang dikelompokkan                                                    financial liabilities based on the remaining
         berdasarkan periode yang tersisa sampai                                                   period to the contractual maturity date. The
         dengan tanggal jatuh tempo kontraktual.                                                   amounts disclosed in the table are the
         Jumlah yang diungkapkan dalam tabel                                                       contractual undiscounted cash flows.
         merupakan arus kas kontraktual yang tidak
         didiskontokan.
                                                                         31 Juli 2021/ July 31, 2021
                                          <= 1 tahun/       1-5 tahun/             Jumlah/           Biaya transaksi/    Nilai Tercatat/
                                          <= 1 Year         1-5 Years               Total           Transaction Costs    As Reported

        Liabilitas                                                                                                                                     Liabilities
          Surat utang jangka menengah   250.150.000.000                 -     250.150.000.000          (635.314.346)    249.514.685.654    Medium term notes
          Pinjaman yang diterima          8.000.000.000    20.928.425.496      28.928.425.496           (35.287.235)     28.893.138.261        Loans payable
          Beban akrual                    3.382.948.718               -         3.382.948.718                   -         3.382.948.718     Accrued expenses
          Liabilitas lain-lain           28.394.390.929               -        28.394.390.929                   -        28.394.390.929        Other liabilities

        Jumlah                          289.927.339.647    20.928.425.496     310.855.765.143          (670.601.581)    310.185.163.562                     Total


                                                                   31 Desember 2020/ December 31, 2020
                                          <= 1 tahun/       1-5 tahun/           Jumlah/        Biaya transaksi/         Nilai Tercatat/
                                          <= 1 Year         1-5 Years             Total        Transaction Costs         As Reported

        Liabilitas                                                                                                                                     Liabilities
          Surat utang jangka menengah    49.500.000.000   133.650.000.000     183.150.000.000         (1.616.360.805)   181.533.639.195    Medium term notes
          Pinjaman yang diterima         11.127.062.778    17.512.963.729      28.640.026.507            (68.513.576)    28.571.512.931        Loans payable
          Beban akrual                    1.875.271.246       683.281.500       2.558.552.746                    -        2.558.552.746     Accrued expenses
          Liabilitas lain-lain           23.487.133.607     5.009.207.337      28.496.340.944                    -       28.496.340.944        Other liabilities

        Jumlah                           36.489.467.631   206.355.452.566     242.844.920.197         (1.684.874.381)   241.160.045.816                     Total


                                                                   31 Desember 2019/December 31, 2019
                                          <= 1 tahun/       1-5 tahun/           Jumlah/        Biaya transaksi/         Nilai Tercatat/
                                          <= 1 Year         1-5 Years             Total        Transaction Costs         As Reported

        Liabilitas                                                                                                                                     Liabilities
          Surat utang jangka menengah                 -   238.000.000.000     238.000.000.000         (2.964.686.263)   235.035.313.737    Medium term notes
          Pinjaman yang diterima         16.596.817.844    20.973.688.246      37.570.506.090           (136.006.577)    37.434.499.513        Loans payable
          Beban akrual                    1.246.275.568                 -       1.246.275.568                      -      1.246.275.568     Accrued expenses
          Liabilitas lain-lain           15.146.219.808                 -      15.146.219.808                      -     15.146.219.808        Other liabilities

        Jumlah                           32.989.313.220   258.973.688.246     291.963.001.466         (3.100.692.840)   288.862.308.626                     Total




                                                                             96
Page 255
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                       PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                             NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                 STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                   As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                      2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                         July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                            For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                  December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN                           29.   FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                     AND POLICIES (continued)

     f. Risiko Operasional                                         g.
                                                                   f. Operational Risk

         Dalam         melaksanakan     kegiatan                      In conducting its business, the Company
         operasionalnya, Perusahaan menghadapi                        faces the risk of negligent implementation of
         risiko   kelalaian   penerapan  standar                      operational standards and procedures and
         operasional     dan   prosedur maupun                        controls that do not support the Company’s
         pengendalian yang tidak menunjang                            growth, especially in analyzing the feasibility
         pertumbuhan Perusahaan, terutama dalam                       of financing and supervision of collection of
         menganalisa kelayakan pembiayaan dan                         receivables. This may affect the business
         pengawasan terhadap penagihan piutang.                       transaction process and might result in
         Hal ini dapat mempengaruhi proses                            disruption of the operations and quality of
         transaksi usaha dan akan mengakibatkan                       service to customers and suppliers, which
         terganggunya kelancaran operasi dan                          affect the performance and competitiveness
         tingkat layanan kepada pelanggan dan                         of the Company.
         pemasok, yang mempengaruhi kinerja dan
         daya saing Perusahaan.

         Untuk meminimalisasi risiko operasional                      To minimize operational risks mentioned
         diatas, manajemen menekankan perlunya                        above, management emphasized the need
         pemahaman setiap karyawan terhadap                           for employee education of the Company
         Standar Operasional Perusahaan (SOP) dan                     Standard Operating Procedures (SOP) and
         kebijakan kredit yang berlaku dengan                         credit policies by conducting training on the
         melakukan pelatihan on the job yang                          job for each new employee and all
         memadai bagi setiap karyawan baru maupun                     employees aside from the need for internal
         seluruh karyawan disamping perlunya peran                    control / audit the Company to detect and
         internal kontrol / internal audit Perusahaan                 analyze any deviation incurred for corrective
         untuk mendeteksi dan menganalisa setiap                      action and checks can be done.
         penyimpangan yang timbul agar tindakan
         perbaikan dan pengecekan dapat dilakukan.

         Menyadari pentingnya setiap karyawan                         Realizing the importance of every employee
         berpartisipasi dalam pelaksanaan SOP dan                     who participates in the implementation of
         kebijakan      Perusahaan,     manajemen                     SOPs and Company’s policies, management
         memasukkan unsur ketaatan SOP dan                            includes adherence to SOP and policy
         kebijakan tersebut dalam sistem penilaian                    elements in employee performance appraisal
         kinerja karyawan.                                            system.


30. LIABILITAS KONTINJENSI                                   30.   CONTINGENT LIABILITY

     Perusahaan tidak memiliki liabilitas kontinjensi              The Company does not have any significant
     yang signifikan pada tanggal 31 Juli 2021, 31                 contingent liability as of July 31, 2021, 31
     Desember 2020 dan 2019.                                       December 2020 and 2019.




                                                        97
Page 256
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                            NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                  As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                     2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                        July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                           For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                 December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



31. KOMITMEN                                               31.    COMMITMENT

     Perusahaan mengadakan        perjanjian   sewa               The Company has an agreement as follows:
     sebagai berikut:

                  Pihak lawan/                   Item yang disewa/                        Periode perjanjian/
                 Counterparties                     Leased items                         Period of agreement

     PT Multi Artha Griya                      Kantor pusat di Jakarta/                1 Juli 2020/July 1, 2020 -
                                                Head office at Jakarta                30 Juni 2023/June 30, 2023

     Perusahaan sudah melakukan pembayaran di                    The Company has made prepayments of rental
     muka beban sewa atas komitmen sewa tersebut                 expenses for the above lease commitments and
     diatas dan oleh karenanya tidak ada liabilitas              therefore no lease liability has been recognized in
     sewa yang diakui di laporan posisi keuangan.                the statement of financial position.




                                                      98
Page 257
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                                     NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                                         STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                                           As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                              2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                                 July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                                    For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                                          December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



32. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN – UNIT                                                              32. SUPPLEMENTARY FINANCIAL
    SYARIAH                                                                                             INFORMATION SHARIA UNIT

                                                            Untuk Periode Tujuh Bulan
                                                           yang Berakhir pada Tanggal               Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                                           31 Juli/ For the Seven-month                31 Desember/ For the Year Ended
                                                              Period Ended July, 31                             December, 31
                                                                                   2020
                                                            2021              (Reviu/ Review)             2020                2019

    Kas dan bank                                         4.868.031.018           735.630.032           1.020.597.015       2.803.384.697                             Cash on hand and in banks

    Dana kelolaan                                       32.261.510.157                          -     19.251.200.605                      -                                      Managed funds

    Pinjaman diterima                                   11.000.000.000         6.000.000.000           6.000.000.000      14.500.000.000                                         Loans Payable

    Piutang pembiayaan mudharabah                                                                                                                             Mudharabah financing receivables
    Piutang pembiayaan mudharabah - bruto               12.675.618.881         9.158.580.140           9.133.705.338      77.828.785.035                Mudharabah financing receivables - gross
    Bagi hasil pembiayaan mudharabah
      yang belum diakui                                   (186.551.820)         (133.590.490)           (132.828.980)      (8.795.714.172)                            Unearned revenue sharing
    Cadangan kerugian penurunan nilai                       (1.507.069)         (658.614.988)            (13.322.604)        (789.094.525)                       Allowance for impairment losses

    Piutang pembiayaan mudharabah - bersih              12.487.559.992         8.366.374.662           8.987.553.754      68.243.976.338                  Mudharabah financing receivables - net

    PENDAPATAN                                                                                                                                                                      REVENUE
    Pendapatan bagi hasil                                  940.000.000         3.714.055.250           6.338.956.750       7.778.082.034                                       Revenue sharing

    Piutang pembiayaan musyarakah mutanaqisah                                                                                                  Musyarakah mutanaqisah financing receivables
    Piutang pembiayaan musyarakah mutanaqisah - bruto   28.451.476.940         6.204.392.362          23.623.960.599       6.395.613.640 Musyarakah mutanaqisah financing receivables - gross
    Bagi hasil pembiayaan musyarakah mutanaqisah
      yang belum diakui                                 (12.139.490.864)      (3.077.067.637)         (10.422.309.613)     (3.332.283.350)                            Unearned revenue sharing
    Cadangan kerugian penurunan nilai                      (309.831.035)         (83.797.346)            (491.829.650)        (67.227.906)                       Allowance for impairment losses

    Piutang pembiayaan musyarakah mutanaqisah - bersih 16.002.155.041          3.043.527.379          12.709.821.336       2.996.102.384      Musyarakah mutanaqisah financing receivables - net

    PENDAPATAN                                                                                                                                                                      REVENUE
    Pendapatan bagi hasil                                1.283.418.733           255.215.713             511.342.536         332.511.666                                       Revenue sharing

    Piutang pembiayaan murabahah                                                                                                                               Murabahah financing receivables
    Piutang pembiayaan murabahah - bruto                59.468.683.634        18.961.374.294          31.622.225.127       2.803.560.455                 Murabahah financing receivables - gross
    Marjin pembiayaan murabahah
      yang belum diakui                                  (4.492.771.106)      (2.003.153.669)          (3.160.287.245)      (928.732.323)                             Unearned margin revenue
    Cadangan kerugian penurunan nilai                       (80.538.777)         (38.783.004)            (212.665.967)       (34.879.910)                        Allowance for impairment losses

    Piutang pembiayaan murabahah - bersih               54.895.373.751        16.919.437.621          28.249.271.915       1.839.948.222                   Murabahah financing receivables - net

    PENDAPATAN                                                                                                                                                                       REVENUE
    Pendapatan marjin                                   11.521.467.806           175.602.912             302.216.727         230.510.455                                         Margin revenue

    Piutang investasi musyarakah                                                                                                                            Musyarakah investment receivables
    Piutang investasi musyarakah - bruto                 2.484.189.692                    -            2.619.189.692                  -               Musyarakah investment receivables - gross
    Marjin investasi musyarakah                                                                                                                    Unrecognized musyarakah investment margin
      yang belum diakui                                   (969.673.563)                   -            (1.127.173.563)                -
    Cadangan kerugian penurunan nilai                       (2.312.510)                   -               (15.700.197)                -                          Allowance for impairment losses

    Piutang investasi musyarakah - bersih                1.512.203.619                    -            1.476.315.932                  -                  Musyarakah Investment receivables - net

    PENDAPATAN                                                                                                                                                                       REVENUE
    Pendapatan marjin                                      157.500.000                    -               82.016.129                  -                                           Margin income




                                                                                          99
Page 258
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                   PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                         NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                             STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                               As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                  2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                     July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                        For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                              December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



33. SEGMEN OPERASI                                                                      33. OPERATING SEGMENT

     Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan                                                   The Company manages its business activities
     mengidentifikasi segmen yang dilaporkan                                                      and identifies its reported segments based on
     berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis.                                              product categories and geographic area. Profit or
     Laba atau rugi dari masing-masing segmen                                                     loss from each segment is used to measure
     digunakan untuk menilai kinerja masing-masing                                                performance of each segments’ information
     segmen. Informasi yang berkaitan dengan                                                      concerning the main segments are set out as
     segmen usaha utama disajikan sebagai berikut:                                                follows:

                                                                          31 Juli 2021/July 31, 2021
                                                                (Dalam ribuan rupiah/In thousands of rupiah )
                                                         Perorangan/ Individual
                                          Properti/       Kebutuhan usaha/         Konsumtif/        Perusahaan/     Jumlah/
                                          Property         Business needs        Consumptive          Corporate       Total
    Pendapatan pembiayaan                   1.578.204              47.671                  -           16.102.019     17.727.894                Financing income
    Pendapatan sewa pembiayaan                 10.130                 -                    -              105.089        115.219          Financing lease income
    Pendapatan pembiayaan konsumen          5.689.147                 -                  4.317                         5.693.464       Consumer financing income
    Pendapatan marjin / bagi hasil          1.015.021          10.767.592            1.962.274            157.500     13.902.387          Margin / revenue sharing

    Laba tahun berjalan                    10.042.779          10.933.134            1.934.804         20.017.882     42.928.597               Income for the year
    Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                             Provision for impairment losses
      Pembiayaan                               94.295                (725)                 -             3.631.723     3.725.292                        Financing
      Sewa pembiayaan                           2.926                 -                    -                 8.163        11.089                   Financing lease
      Pembiayaan konsumen                   1.414.116                 -                   (193)                -       1.413.923             Consumer financing
      Marjin / bagi hasil                     238.940             118.596              (31.594)             13.388       339.329          Margin/ revenue sharing
    Aset                                  127.537.438          52.639.144          21.279.390         215.312.864    416.768.836                            Assets


                                                                  31 Juli 2020/July 31, 2020 (Reviu/ Review)
                                                                (Dalam ribuan rupiah/In thousands of rupiah )
                                                         Perorangan/ Individual
                                          Properti/       Kebutuhan usaha/        Konsumtif/          Perusahaan/    Jumlah/
                                          Property         Business needs       Consumptive            Corporate      Total
    Pendapatan pembiayaan                   1.284.353                  -                  -            18.810.087     20.094.440                Financing income
    Pendapatan sewa pembiayaan                  8.990                  -                  -             1.297.133      1.306.123          Financing lease income
    Pendapatan pembiayaan konsumen          6.013.625                  -              191.770                 -        6.205.395       Consumer financing income
    Pendapatan marjin / bagi hasil            357.124            3.714.055             73.695                 -        4.144.874          Margin / revenue sharing
    Laba (rugi) tahun berjalan              7.801.072            3.753.190            (447.238)        50.020.504     61.127.528         Income (loss) for the year
    Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                             Provision for impairment losses
      Pembiayaan                              388.837                  -                   -           16.772.891     17.161.728                        Financing
      Sewa pembiayaan                             -                    -                  (267)        13.140.393     13.140.126                   Financing lease
      Pembiayaan konsumen                    (212.989)                 -                   -                  -         (212.989)            Consumer financing
      Marjin / bagi hasil                     (38.868)              39.135            (712.436)               -         (712.169)         Margin/ revenue sharing
    Aset                                   75.700.037          15.086.942            8.922.132        232.192.553    331.901.665                            Assets




                                                                                100
Page 259
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                  PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                        NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                            STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                              As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                 2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                    July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                       For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                             December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                          33. OPERATING SEGMENT (continued)

                                                                    31 Desember 2020/December 31, 2020
                                                                 (Dalam ribuan rupiah/In thousands of rupiah )
                                                          Perorangan/ Individual
                                           Properti/       Kebutuhan usaha/       Konsumtif/        Perusahaan/     Jumlah/
                                           Property         Business needs       Consumptive          Corporate      Total
     Pendapatan pembiayaan                   2.619.623                 -                  -           34.363.991     36.983.615                Financing income
     Pendapatan sewa pembiayaan                 17.715                 -                  -            1.724.588      1.742.303          Financing lease income
     Pendapatan pembiayaan konsumen          5.382.078                 -              187.500                -        5.569.578       Consumer financing income
     Pendapatan marjin / bagi hasil            572.315           5.776.457            803.744             82.016      7.234.532          Margin / revenue sharing

     Laba tahun berjalan                    41.164.914           5.687.149            828.313         47.047.347     94.727.725               Income for the year
     Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                           Provision for impairment losses
       Pembiayaan                           32.465.541                 -                  -           (2.860.863)    29.604.679                        Financing
       Sewa pembiayaan                          (3.085)                -                  -           13.753.315     13.750.230                   Financing lease
       Pembiayaan konsumen                     376.806                 -                  -                  -          376.806             Consumer financing
       Marjin / bagi hasil                    (266.079)            (89.308)          (162.931)           (15.700)      (534.018)         Margin/ revenue sharing
     Aset                                  104.176.277          26.808.256         10.025.592        223.495.848    364.505.973                            Assets


                                                                    31 Desember 2019/December 31, 2019
                                                                 (Dalam ribuan rupiah/In thousands of rupiah )
                                                          Perorangan/ Individual
                                           Properti/       Kebutuhan usaha/       Konsumtif/        Perusahaan/     Jumlah/
                                           Property         Business needs       Consumptive          Corporate      Total
     Pendapatan pembiayaan                   3.558.892                 -                  -           38.423.395     41.982.287                Financing income
     Pendapatan sewa pembiayaan                    -                   -                  -            6.137.168      6.137.168          Financing lease income
     Pendapatan pembiayaan konsumen          4.696.018             575.000            586.222                -        5.857.240       Consumer financing income
     Pendapatan marjin / bagi hasil            374.009           7.778.082            189.013                -        8.341.104          Margin / revenue sharing
     Laba tahun berjalan                     7.462.780           8.353.082            775.235         29.013.882     45.604.980               Income for the year

     Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                           Provision for impairment losses
       Pembiayaan                                  -                   -                  -           (2.925.731)    (2.925.731)                       Financing
       Sewa pembiayaan                             -                   -                  -          (12.620.949)   (12.620.949)                  Financing lease
       Pembiayaan konsumen                    (274.937)                -                  -                  -         (274.937)            Consumer financing
       Marjin / bagi hasil                    (891.202)                -                  -                  -         (891.202)         Margin/ revenue sharing
     Aset                                   66.513.657          11.756.052         57.211.869        320.717.165    456.198.743                            Assets




                                                                               101
Page 260
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                                                                PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                                                                      NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                                                                          STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                                                                            As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                                                               2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                                                                  July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                                                                     For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                                                                           December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                                                                         33. OPERATING SEGMENT (continued)

     Berikut adalah informasi yang berkaitan dengan                                                                                            The following tables present information
     segmen usaha utama berdasarkan wilayah                                                                                                    concerning the main segments based on
     geografis:                                                                                                                                geographic area:


                                                                                                                         31 Juli 2021/ July 31, 2021
                                                                                                                (Dalam ribuan rupiah/In thousands of rupiah)
                                           Jabodetabek/     Jawa Barat/      Jawa Tengah dan DIY/   Jawa Timur/       Sumatera/ Bali dan Nusa Tenggara/ Kalimantan/        Sulawesi/       Lainnya/       Jumlah/
                                           Jabodetabek      West Java        Central Java and DIY    East Java        Sumatera Bali and Nusa Tenggara Kalimantan           Sulawesi         Other          Total
     Pendapatan pembiayaan                    17.517.894             -                  210.000              -                -                  -                 -                -              -       17.727.894                Financing income
     Pendapatan sewa pembiayaan                  115.219             -                      -                -                -                  -                 -                -              -          115.219          Financing lease income
     Pendapatan pembiayaan konsumen            5.196.174          52.250                 38.073           13.171          336.218                -              57.578              -              -        5.693.464       Consumer financing income
     Pendapatan marjin / bagi hasil            2.732.989         131.717              6.043.134        4.706.694          208.099             20.156            38.501           17.889          3.208     13.902.387          Margin / revenue sharing
     Laba tahun berjalan                      30.633.923         424.736              6.582.745        4.761.547          380.172             20.028           104.019           18.020          3.405     42.928.596               Income for the year
     Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                                                                                                                 Provision for impairment losses
       Pembiayaan                              3.712.174             -                   13.118             -                  -                 -                 -               -              -         3.725.292                      Financing
       Sewa pembiayaan                            11.089             -                      -               -                  -                 -                 -               -              -            11.089                 Financing lease
       Pembiayaan konsumen                     1.169.067         239.618                162.456            (469)          (164.596)              -               7.846             -              -         1.413.923            Consumer financing
       Marjin / bagi hasil                       179.317           1.150                115.965          42.150                451              (129)                95            131            197         339.329        Margin/ revenue sharing
     Aset                                    354.421.870        2.198.093            31.267.190       20.947.755         6.329.276           184.049          1.216.676        173.563         30.363     416.768.836                            Assets


                                                                                                                 31 Juli 2020/ July 31, 2020 (Reviu/ Review)
                                                                                                                (Dalam ribuan rupiah/In thousands of rupiah)
                                           Jabodetabek/     Jawa Barat/      Jawa Tengah dan DIY/   Jawa Timur/        Sumatera/ Bali dan Nusa Tenggara/ Kalimantan/       Sulawesi/       Lainnya/       Jumlah/
                                           Jabodetabek      West Java        Central Java and DIY    East Java          Sumatera Bali and Nusa Tenggara Kalimantan         Sulawesi         Other          Total
     Pendapatan pembiayaan                    15.474.785             -                      -                -           4.619.654               -                 -                   -              -    20.094.440                Financing income
     Pendapatan sewa pembiayaan                1.306.123             -                      -                -                 -                 -                 -                   -              -     1.306.123          Financing lease income
     Pendapatan pembiayaan konsumen            5.261.766         194.531                    -                -             732.151            16.947               -                   -              -     6.205.395       Consumer financing income
     Pendapatan marjin / bagi hasil              395.892          42.512              3.697.285            2.425             3.968               -               2.792                 -              -     4.144.874          Margin / revenue sharing
     Laba (rugi) tahun berjalan               39.607.441         191.341              3.722.608          (19.390)       17.615.817            15.286             (2.335)         (2.565)          (675)    61.127.529         Income (loss) for the year
     Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                                                                                                                 Provision for impairment losses
       Pembiayaan                              4.190.546              -                     -                -          12.971.182                -                 -               -              -       17.161.728                      Financing
       Sewa pembiayaan                        13.140.126              -                     -                -                 -                  -                 -               -              -       13.140.126                 Financing lease
       Pembiayaan konsumen                       519.627          (36.862)                  -                -            (695.172)              (582)              -               -              -         (212.989)           Consumer financing
       Marjin / bagi hasil                      (681.424)          (8.840)               25.324          (21.815)          (15.967)            (1.080)           (5.127)         (2.565)          (675)      (712.169)       Margin/ revenue sharing
     Aset                                    306.133.442        3.018.795            15.182.765         284.433          6.954.052           209.894            74.711           31.967        11.607     331.901.665                            Assets




                                                                                                                         102
Page 261
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                                                               PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                                                                     NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                                                                         STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                                                                           As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                                                              2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                                                                 July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                                                                    For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                                                                          December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                                                                         33. OPERATING SEGMENT (continued)

                                                                                                                  31 Desember 2020/December 31, 2020
                                                                                                                (Dalam ribuan rupiah/In thousands of rupiah)
                                          Jabodetabek/      Jawa Barat/      Jawa Tengah dan DIY/   Jawa Timur/       Sumatera/ Bali dan Nusa Tenggara/ Kalimantan/       Sulawesi/       Lainnya/       Jumlah/
                                          Jabodetabek       West Java        Central Java and DIY    East Java        Sumatera Bali and Nusa Tenggara Kalimantan          Sulawesi         Other          Total
    Pendapatan pembiayaan                    30.746.927              -                  240.806             -           5.995.881                -                 -                  -          -        36.983.615                Financing income
    Pendapatan sewa pembiayaan                  419.685              -                      -               -                 -                  -           1.322.618                -          -         1.742.303          Financing lease income
    Pendapatan pembiayaan konsumen            3.411.069          562.396                146.519          30.630         1.270.475              6.003            47.457                -       95.030       5.569.578       Consumer financing income
    Pendapatan marjin / bagi hasil            7.086.638           74.537                 66.058             723             2.330                -               4.247                -          -         7.234.532          Margin / revenue sharing
    Laba (rugi) tahun berjalan               42.584.107          354.511                131.078          (26.609)      36.530.994              4.226        15.064.690            (359)       85.085      94.727.725         Income (loss) for the year
    Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                                                                                                                 Provision for impairment losses
      Pembiayaan                               2.800.553              -                 (17.395)             -         26.821.521                -                 -               -              -       29.604.679                      Financing
      Sewa pembiayaan                             56.711              -                     -                -                -                  -          13.693.519             -              -       13.750.230                 Financing lease
      Pembiayaan konsumen                     (1.665.489)        (225.741)             (156.546)          (3.200)       2.442.020             (1.666)           (2.863)            -           (9.710)       376.806            Consumer financing
      Marjin / bagi hasil                       (271.987)         (56.681)             (148.365)         (54.761)          (1.233)              (111)             (287)           (359)          (235)      (534.018)       Margin/ revenue sharing
    Aset                                    316.037.735         9.022.627            22.794.480        9.829.510        3.943.062            222.096         1.187.262        242.041      1.227.160     364.505.973                            Assets


                                                                                                                  31 Desember 2019/December 31, 2019
                                                                                                                (Dalam ribuan rupiah/In thousands of rupiah)
                                          Jabodetabek/      Jawa Barat/      Jawa Tengah dan DIY/   Jawa Timur/       Sumatera/ Bali dan Nusa Tenggara/ Kalimantan/       Sulawesi/       Lainnya/       Jumlah/
                                          Jabodetabek       West Java        Central Java and DIY    East Java        Sumatera Bali and Nusa Tenggara Kalimantan          Sulawesi         Other          Total
    Pendapatan pembiayaan                    39.582.287              -                      -               -           2.400.000                -                -                   -          -        41.982.287                Financing income
    Pendapatan sewa pembiayaan                6.137.168              -                      -               -                 -                  -                -                   -          -         6.137.168          Financing lease income
    Pendapatan pembiayaan konsumen            5.261.899          153.223                 89.461             -             309.895                -             42.762                 -          -         5.857.240       Consumer financing income
    Pendapatan marjin / bagi hasil            8.290.340            3.031                 42.411           2.165             2.403                -                434                 -          320       8.341.104          Margin / revenue sharing
    Laba (rugi) tahun berjalan               42.833.811          156.253                131.873           2.165         2.712.299                -            (231.742)               -          320      45.604.979         Income (loss) for the year

    Penyisihan kerugian penurunan nilai                                                                                                                                                                                 Provision for impairment losses
      Pembiayaan                              (2.925.731)             -                     -                -                -                  -                 -                  -              -    (2.925.731)                     Financing
      Sewa pembiayaan                        (12.620.949)             -                     -                -                -                  -                 -                  -              -   (12.620.949)                Financing lease
      Pembiayaan konsumen                            -                -                     -                -                -                  -            (274.937)               -              -      (274.937)           Consumer financing
      Marjin / bagi hasil                       (891.202)             -                     -                -                -                  -                 -                  -              -      (891.202)       Margin/ revenue sharing
    Aset                                    386.332.914         9.121.320            17.634.405        6.058.669       30.540.455          1.389.985         2.391.577       2.253.833       475.585     456.198.743                            Assets




                                                                                                                          103
Page 262
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                      PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                            NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                  As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                     2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                        July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                           For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                 December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                               33. OPERATING SEGMENT (continued)

     Berikut adalah rekonsiliasi laba neto, aset dan                             The reconciliation of net income, assets and
     liabilitas untuk segmen dilaporkan berdasarkan                              liabilities for reportable segments based on
     jenis produk (dalam ribuan rupiah):                                         product categories as follows (in thousands of
                                                                                 rupiah):

                                     Untuk Periode Tujuh Bulan
                                    yang Berakhir pada Tanggal              Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                    31 Juli/ For the Seven-month               31 Desember/ For the Year Ended
                                       Period Ended July, 31                            December, 31
                                                           2020
                                     2021             (Reviu/ Review)              2020                2019
     Laba untuk segmen                                                                                                    Income for reportab le
       dilaporkan                    42.928.597            61.127.528              94.727.725          45.604.979                  segments
     Jumlah yang tidak
       dialokasikan                 (35.502.033)          (43.675.664)            (73.083.797)        (43.983.139)        Unallocated amounts
     Laba tahun berjalan/periode      7.426.564            17.451.863              21.643.928           1.621.840    Income for the year/period

                                                                                                                           Assets for reportab le
     Aset untuk segmen dilaporkan   416.768.836          331.901.665             364.505.973         456.198.743                    segments
     Jumlah yang tidak
       dialokasikan                 103.282.964            49.276.080              78.962.222          24.364.969         Unallocated amounts
     Aset                           520.051.800          381.177.745             443.468.195         480.563.712                            Assets

     Liabilitas untuk segmen                                                                                            Liab ilities for reportab le
       dilaporkan                              -                        -                    -                   -                     segments
     Jumlah yang tidak
       dialokasikan                 312.513.003          185.505.905             243.349.291         292.416.287          Unallocated amounts
     Liabilitas                     312.513.003          185.505.905             243.349.291         292.416.287                        Liab ilities



     Berikut adalah rekonsiliasi laba neto, aset dan                             The reconciliation of net income, assets and
     liabilitas untuk segmen dilaporkan berdasarkan                              liabilities for reportable segments based on
     wilayah geografis (dalam ribuan rupiah):                                    geographic area as follows (in thousands of
                                                                                 rupiah):

                                     Untuk Periode Tujuh Bulan
                                    yang Berakhir pada Tanggal              Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                    31 Juli/ For the Seven-month               31 Desember/ For the Year Ended
                                       Period Ended July, 31                            December, 31
                                                           2020
                                     2021             (Reviu/ Review)             2020                2019
     Laba untuk segmen                                                                                                   Income for reportab le
       dilaporkan                    42.928.596           61.127.529              94.727.725          45.604.979                  segments
     Jumlah yang tidak
       dialokasikan                 (35.502.032)          (43.675.665)            (73.083.796)        (43.983.139)        Unallocated amounts

     Laba tahun berjalan/periode      7.426.564           17.451.863              21.643.928           1.621.840     Income for the year/period

                                                                                                                           Assets for reportab le
     Aset untuk segmen dilaporkan   416.768.836          331.901.665             364.505.973         456.198.743                    segments
     Jumlah yang tidak
       dialokasikan                 103.282.964           49.276.080              78.962.222          24.364.969          Unallocated amounts
     Aset                           520.051.800          381.177.745             443.468.195         480.563.712                           Assets

     Liabilitas untuk segmen                                                                                           Liab ilities for reportab le
       dilaporkan                              -                        -                   -                   -                     segments
     Jumlah yang tidak
       dialokasikan                 312.513.003          185.505.905             243.349.291         292.416.287          Unallocated amounts
     Liabilitas                     312.513.003          185.505.905             243.349.291         292.416.287                       Liab ilities




                                                                 104
Page 263
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                                     PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                           NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                               STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                                 As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                                    2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                                       July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                          For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                                December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



34. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN –                                                         34. SUPPLEMENTARY              FINANCIAL
    KEUANGAN      YANG    DIISYARATKAN                                                        INFORMATION – FINANCIAL RATIO OF
    OTORITAS JASA KEUANGAN                                                                    FINANCIAL SERVICES AUTHORITY

      Informasi rasio keuangan yang diisyaratkan oleh                                                  Information of financial ratio as required by
      peraturan Otoritas Jasa Keuangan (tidak diaudit)                                                 Financial    Services    Authority  Regulation
      adalah sebagai berikut:                                                                          (unaudited) are as follows:

                                                             31 Juli 2021/            31 Desember/December 31,
                                                             July 31, 2021             2020             2019

      Rasio piutang pembiayaan bersih terhadap total aset       72,38%                82,19%                94,93%                     Net financing receivable to total assets ratio
      Rasio piutang pembiayaan bersih terhadap total
        pinjaman                                               140,76%                178,59%               176,84%                            Net financing receivable to total loans
      Rasio piutang pembiayaan investasi dan pembiayaan                                                                          The ratio of investment financing receivables and
        modal kerja terhadap total piutang pembiayaan           56,88%                 64,17%                67,69%        working capital financing to total financing receivables
      Rasio piutang pembiayaan bermasalah                       1,97%                  1,88%                 22,41%                                    Non performing financing ratio
      Rasio modal sendiri terhadap modal di setor              156,04%                150,47%               141,46%                                        Equity to paid capital ratio
      Rasio permodalan perusahaan                               95,12%                 59,43%                80,83%                                                       Capital ratio
      Gearing ratio                                              1,25                   1,01                  1,32                                                       Gearing ratio
      Tingkat kesehatan keuangan                             Sangat sehat           Sangat sehat              Sehat                                        Financial soundness level



35. REKONSILIASI LIABILITAS YANG BERASAL                                                  35. RECONCILIATION OF LIABILITIES ARISING
    DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                  FROM FINANCING ACTIVITIES

      Tabel berikut menjelaskan perubahan pada                                                         The table below details changes in the
      aktivitas liabilitas Perusahaan yang timbul dari                                                 Company’s liabilities arising from financing
      aktivitas pendanaan, yang meliputi perubahan                                                     activities, including both cash and non-cash
      terkait kas dan nonkas:                                                                          changes.

                                                                                  Perubahan nonkas/Non-cash Changes
                                                               Arus kas             Pergerakan          Amortisasi
                                          1 Januari/         pendanaan/               nonkas/         biaya transaksi/              31 Juli/
                                          Januari 1,          Financing              Non-cash         Amortization of               July 31,
                                             2021             cash flows             Changes         transaction costs               2021

    Surat utang jangka menengah        181.533.639.195      67.000.000.000 *)                      -        981.046.458        249.514.685.654                   Medium term notes

    Pinjaman yang diterima              28.571.512.931         288.398.992 *)                      -         33.226.338         28.893.138.261                       Loans received

    Jumlah liabilitas dari                                                                                                                                      Total liabilities from
      aktivitas pendanaan              210.105.152.126      67.288.398.992                         -       1.014.272.796       278.407.823.915                financing activities



                                                                                  Perubahan nonkas/Non-cash Changes
                                                               Arus kas             Pergerakan          Amortisasi
                                          1 Januari/         pendanaan/               nonkas/         biaya transaksi/          31 Desember/
                                          Januari 1,          Financing              Non-cash         Amortization of           December 31,
                                             2020             cash flows             Changes         transaction costs              2020

    Surat utang jangka menengah        235.035.313.737      (54.850.000.000) *)                    -       1.348.325.458       181.533.639.195                   Medium term notes

    Pinjaman yang diterima              37.434.499.513       (8.928.644.318) *)                    -         65.657.736         28.571.512.931                       Loans received

    Jumlah liabilitas dari                                                                                                                                      Total liabilities from
      aktivitas pendanaan              272.469.813.250      (63.778.644.318)                       -       1.413.983.194       210.105.152.126                financing activities




                                                                                   105
Page 264
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                                             PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                                   NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                                       STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                                         As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                                            2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                                               July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                                  For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                                        December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



35.   REKONSILIASI LIABILITAS YANG BERASAL                                          35. RECONCILIATION OF LIABILITIES ARISING
      DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                          FROM FINANCING ACTIVITIES

                                                                            Perubahan nonkas/Non-cash Changes
                                                         Arus kas             Pergerakan          Amortisasi
                                      1 Januari/       pendanaan/               nonkas/         biaya transaksi/   31 Desember/
                                      Januari 1,        Financing              Non-cash         Amortization of    December 31,
                                         2019           cash flows             Changes         transaction costs       2019

      Surat utang jangka menengah   277.766.469.811   (11.070.000.000) *) (33.000.000.000)         1.338.843.926   235.035.313.737           Medium term notes

      Pinjaman yang diterima         39.308.519.536    (1.996.160.577) *)                  -        122.140.554     37.434.499.513                Loans received

      Jumlah liabilitas dari                                                                                                                 Total liabilities from
        aktivitas pendanaan         317.074.989.347   (13.066.160.577)      (33.000.000.000)       1.460.984.480   272.469.813.250         financing activities


      *) Arus kas dari surat utang jangka menengah                                         *) Cash flow from medium term notes and loan
         dan pinjaman yang diterima merupakan jumlah                                         received are represents net amount of receipts,
         bersih dari penerimaan, pembayaran dan                                              payments and transaction costs in the cash
         biaya transaksi dalam laporan arus kas.                                             flow statement.


36. ASET/LIABILITAS                 DALAM          MATA      UANG                  36. ASSET/LIABILITY  DENOMINATED                                           IN
    ASING                                                                              FOREIGN CURRENCY

      Aset dalam mata uang asing yang dimiliki                                             The Company’s assets denominated in foreign
      Perusahaan adalah sebagai berikut:                                                   currency are as follows:

                                             31 Juli 2021/                   31 Desember/December 31,
                                             July 31, 2021                    2020             2019

      Piutang pembiayaan                                                                                                             Financing receivab les
        USD (nilai penuh)                                     -               1.045.788                   1.446.375                    USD (full amount)
        IDR (ekuivalen)                                       -          14.750.841.229              20.106.048.095                     IDR (ekuivalent)

      Aset neto USD (nilai penuh)                             -               1.045.788                   1.446.375        Aset neto USD (full amount)
      Aset neto IDR (ekuivalen)                               -          14.750.841.229              20.106.048.095         Aset neto IDR (ekuivalent)


      Atas aset dalam mata uang asing, jumlah                                              For assets denominated in foreign currencies,
      laba/(rugi) selisih kurs yang diakui dalam laporan                                   the total foreign exchange gain/(loss) recognized
      laba rugi pada periode tujuh bulan yang berakhir                                     in the statements of income for the seven-month
      pada tanggal 31 Juli 2021, tahun 2020 dan 2019                                       period ended July 31, 2021 and in 2020 and 2019
      masing-masing         sebesar     Rp177.133.512,                                     amounted to Rp177,133,512, Rp361,088,973
      Rp361.088.973 dan (Rp1.479.966.565).                                                 and (Rp1,479,966,565), respectively.




                                                                            106
Page 265
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                           PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                 NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                     STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                       As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                          2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                             July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                      December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



37. PENGUNGKAPAN            TAMBAHAN          LAPORAN            37. SUPPLEMENTAL    DISCLOSURES                      ON
    ARUS KAS                                                         STATEMENTS OF CASHFLOWS

      Aktivitas pendanaan yang tidak mempengaruhi                    The noncash financing activity of the Company’s:
      kas dan bank Perusahaan:

                                       31 Juli 2021/        31 Desember/December 31,
                                       July 31, 2021         2020             2019

      Konversi surat utang jangka                                                                Convertion of medium term
        menengah menjadi modal saham                   -              -    33.000.000.000           notes to share capital



38. PERISTIWA SIGNIFIKAN                                         38. SIGNIFICANT EVENT

      Pada bulan November 2020, Undang-Undang                        In November 2020, Law No. 11/2020 (“Job
      No. 11/2020 (“UU Cipta Kerja”) tentang Cipta                   Creation Law”) on Job Creation comes into
      Kerja mulai berlaku. Pada tanggal otorisasi                    effect. On the authorization date of the financial
      laporan keuangan, Pemerintah secara resmi                      statements, the Government officially passed 51
      mengesahkan 51 peraturan pelaksana UU Cipta                    implementing regulations for the Job Creation
      Kerja. Perusahaan masih melakukan penilaian                    Law. The company is still conducting an
      atas potensi dampak dari peraturan pelaksanaan                 assessment of the potential impact of the
      UU Cipta Kerja terhadap laporan keuangan                       implementing regulations on the Employment
      Perusahaan.                                                    Creation Law on the Company's financial
                                                                     statements.


39. PERISTIWA SETELAH PERIODE LAPORAN                            39. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD

      Perusahaan mengadakan perjanjian pinjaman                      The Company entered into a loan agreement
      tanggal 24 Agustus 2021 dengan PT Sarana                       dated August 24, 2021 with PT Sarana Multigriya
      Multigriya Finansial (Persero). PT Sarana                      Finansial (Persero). PT Sarana Multigriya
      Multigriya Finansial (Persero) setuju memberikan               Finansial (Persero) agreed to provide an
      Uncommitted Facility Line dengan limit setinggi-               Uncommitted Facility Line with a maximum limit
      tingginya Rp10.000.000.000 yang digunakan                      of Rp10,000,000,000 to be used for mortgage
      untuk refinancing KPR. Fasilitas ini berjangka                 refinancing. This facility has a term of 5 (five)
      waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal pencairan                   years from the date of disbursement of the loan
      pinjaman dan dikenakan suku bunga sesuai                       and bears the interest rate as stipulated in the
      dengan yang diatur dalam Surat Penegasan                       Letter of Confirmation of Lending which is issued
      Pemberian Pinjaman yang diterbitkan pada                       on each drawdown and is secured by mortgage
      setiap penarikan serta dijamin dengan agunan                   portfolio as collateral (Note 7).
      portofolio KPR (Catatan 7).


40.   TUJUAN LAPORAN KEUANGAN                                    40. PURPOSE    OF             THE        FINANCIAL
                                                                     STATEMENTS

      Laporan keuangan ini diterbitkan dengan tujuan                 The financial statements were prepared solely
      untuk    dicantumkan      dalam     prospectus                 for inclusion in the prospectus in connection with
      sehubungan dengan rencana penawaran umum                       the proposed public offering of the debt
      efek utang Perusahaan di Bursa Efek Indonesia.                 securities of the Company on Indonesia Stock
                                                                     Exchange.




                                                           107
Page 266
 PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA                            PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN AUDITAN                                  NOTES TO THE AUDITED FINANCIAL
 Tanggal 31 Juli 2021 dan 31 Desember 2020 dan                                      STATEMENTS
    2019 dan Untuk Periode Tujuh Bulan yang                        As of July 31, 2021 and December 31, 2020 and
           Berakhir pada Tanggal-tanggal                           2019 and For the Seven-month Periods Ended
          31 Juli 2021 dan 2020 (reviu) dan                              July 31, 2021 and 2020 (review) and
Untuk Tahun yang berakhir pada Tanggal- tanggal                                 For the Years Ended
            31 Desember 2020 dan 2019                                       December 31, 2020 and 2019
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)



41.   PENERBITAN   KEMBALI     LAPORAN                            41. REISSUANCE   OF   THE   FINANCIAL
      KEUANGAN TANGGAL 31 DESEMBER 2020                               STATEMENTS AS OF DECEMBER 31, 2020
      DAN 2019                                                        AND 2019

      Perusahaan sebelumnya telah menerbitkan                         The Company previously has issued its financial
      laporan keuangan tanggal 31 Desember 2020                       statements as of December 31, 2020 and 2019
      dan 2019 dan tahun yang berakhir pada                           and for the years then ended which have been
      tanggal-tanggal tersebut yang telah diaudit                     audited by Public Accounting Firm Heliantono &
      masing-masing oleh Kantor Akuntan Publik                        Rekan with Independent Auditors’ Reports No.
      Heliantono & Rekan dalam Laporan Auditor                        00225/2.0459/AU.1/09/1482-1/1/IV/2021 dated
      Independen No. 00225/2.0459/AU.1/09/1482-                       April 16, 2021 and Public Accounting Firm
      1/1/IV/2021 tertanggal 16 April 2021 dan Kantor                 Mirawati Sensi Idris with Independent Auditors’
      Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dalam                       Reports       No.    00106/3.0351/AU.1/09/0003-
      Laporan             Auditor            Independen               3/1/V/2020 dated May 19, 2020, respectively. In
      No.     00106/3.0351/AU.1/09/0003-3/1/V/2020                    connection with the Company’s plan to propose
      tertanggal 19 Mei 2020. Sehubungan dengan                       initial public offering of the debt securities, the
      rencana      Perusahaan       untuk     melakukan               Company has reissued the above financial
      penawaran umum efek utang, Perusahaan                           statements and have been audited by Public
      menerbitkan kembali laporan keuangan yang                       Accounting Firm Heliantono & Rekan with
      disebut diatas dan telah diaudit oleh KAP                       Independent         Auditors’      Reports       No.
      Heliantono & Rekan dalam Laporan Auditor                        00687/2.0459/AU.1/09/1482-1/1/VII/2021 dated
      Independen No. 00687/2.0459/AU.1/09/1482-                       July 28, 2021, with additional disclosures in
      1/1/VII/2021 tertanggal 28 Juli 2021, dengan                    notes to the financial statements which are
      beberapa tambahan pengungkapan dalam                            Notes 2a, 2l, 2t, 2u, 5, 6, 7, 8, 14, 19, 27, 28, 30,
      catatan atas laporan keuangan yaitu catatan-                    31, 33, 36, 39, 40 and the addition of basic
      catatan 2a, 2l, 2t, 2u, 5, 6, 7, 8, 14, 19, 27, 28,             earnings per share in the statement of profit or
      30, 31, 33, 36, 39, 40 dan penambahan laba per                  loss and other comprehensive income.
      saham dasar di laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain.




                                                            108

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.71 MB
Published7 Feb 2025
Pages266
Characters1,265,174
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 197 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org RELIANCE SEKURITAS INDONESIA Tbk p.1 ×26
linked org Multi Artha p.16 ×6
linked person Anton Budidjaja · Komisaris Utama p.16 ×27
linked org Bank Central Asia Tbk p.35 ×10
linked person Iman Pribadi · Direktur Utama p.64 ×13
linked org PT Astra Sedaya Finance p.66
linked org Bank Ganesha Tbk p.66 ×2
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.66 ×2
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.66 ×2
linked org Pembangunan Jaya Ancol Tbk. p.70 ×5
linked org Wahana Ottomitra Multiartha p.72
linked org Eagle High Plantations Tbk p.73 ×3
linked person Frans Victor Kailola · Corporate Secretary p.74 ×4
linked org Bank Mega Tbk p.76 ×2
linked org Bank CTBC p.77
linked org PT Bank Danamon p.77
linked org Bank Permata p.77
linked person Yuddy Renaldi p.112
linked person Nia Kania p.112
linked person Nancy Adistyasari p.112
linked org Pemerintah Provinsi p.112
linked org Dana Pensiun p.139
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×6
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×36
possible person Amir Hamzah p.1 ×2
possible org PT RELIANCE CAPITAL MANAGEMENT p.1 ×85
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×24
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.5 ×5
possible org Pan Indonesia Bank Tbk p.65 ×4
possible person Gatot Subagio p.82
possible person Farid Rahman p.112
possible person Ir. H. Muhadi p.112
possible person Cecep Trisna p.112
possible person Tedi Setiawan p.112
possible person Rio Lanasier p.112
possible person Bagus Abimanyu Lulu p.132
unresolved org PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA Berkedudukan p.1 ×2
unresolved person K.H. Mas Mansyur p.1 ×3
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1 ×9
unresolved org PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat p.1 ×12
unresolved org Banten Tbk p.1 ×9
unresolved org Bapepam p.4 ×18
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.4 ×3
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.4
unresolved org Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan p.4
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.4 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan. p.4
unresolved org Indonesia p.5
unresolved org Menteri Keuangan dan Bapepam dan LK p.6
unresolved org PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation p.10 ×12
unresolved person M.M.I. Wiardi · Notaris p.10 ×5
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C p.10 ×4
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Barat p.10 ×3
unresolved org PT Nation Capital Finance p.10 ×9
unresolved person James Herman Rahardjo · Notaris p.10 ×3
unresolved person Lanawati Dewi Soegianto · Notaris p.10 ×5
unresolved person Aryani · Notaris p.10 ×5
unresolved person Dra. Rr. Hariyanti Poerbiantari · Notaris p.10 ×23
unresolved org PT Asuransi Reliance Indonesia p.11 ×14
unresolved org PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia p.11 ×4
unresolved org PT Usaha Pembiayaan RelianceIndoneisa p.11
unresolved org PT Reliace Modal Ventura p.11
unresolved org PT Reliance Manager Investasi p.11
unresolved org Kementerian PUPR p.14
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat p.14
unresolved org PT RelianceIntegrasi Dunia Anda p.14 ×4
unresolved person Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito · Notaris p.15 ×13
unresolved org PT Multi Artha Griya p.16 ×5
unresolved org PT Reliance Modal Ventura p.16 ×6
unresolved org PT Viva Medika p.16 ×3
unresolved person Dr. Raden Roro Hariyanti Poerbiantari · Notaris p.16 ×19
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heliantono dan Rekan p.17 ×6
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heliantono p.17 ×7
unresolved org Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris p.17 ×4
unresolved org Moore Stephens International Ltd. p.17 ×4
unresolved org Heliantono & Rekan p.32 ×4
unresolved org Heliantono p.34 ×3
unresolved org PT Wijaya Unggul Sentosa p.35 ×4
unresolved org PT Suryatama Tigamitra p.35 ×2
unresolved org Koperasi Jasa Gramindo Berkah Madani p.36
unresolved org PT Unicorn Technologi Indonesia p.36
unresolved org Kantor Konsultan Aktuaria Muh Imam Basuki dan Rekan p.37
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan p.43
unresolved org PT Agung Kentja p.49
unresolved org PT Sa p.49 ×4
unresolved org PT Ba p.49 ×4
unresolved org PT Uni p.49
unresolved org Mirawati Sensi Idris p.59
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.60 ×5
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.60 ×3
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia p.62
unresolved org Menteri Keuangan Republik p.62
unresolved org PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation. Izin p.62
unresolved org PT Sebaru Sejahtera Finance Corporation. Izin Pembukaan p.62
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH. p.63
unresolved org Yayasan Pendidikan President University p.65 ×2
unresolved org PT Jababeka p.65 ×2
unresolved org PT Victoria Investindo Advisory p.65 ×2
unresolved org PT Bank Pelita p.65 ×2
unresolved org PT Bank Susila Bhakti Braman Setyo p.65
unresolved org Kementerian Koperasi dan UKM p.65 ×4
unresolved org Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Pembiayaan p.65 ×4
unresolved org Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Produksi p.65 ×4
unresolved org PT Al Ijarah Indonesia Finance p.66
unresolved org PT CIMB Niaga Utama Finance p.66
unresolved org PT Gunung Sewu Kencana p.66
unresolved org PT Astra CMG Life Ira Rakhmawati p.66
unresolved org Legal Consultant Ashurst LLP p.66
unresolved org PT BRI Cabang Naripan p.66
unresolved org PT Bank ICBC Indonesia p.66
unresolved person Ira Rakhmawati · Direktur p.67 ×8
unresolved person Fajar Satritama · Direktur p.67 ×6
unresolved person Kompensasi · Komisaris p.67
unresolved person Seminar · Komisaris Utama p.68 ×6
unresolved person Pertemuan · Direktur p.68
unresolved — Singkat Anggota Komite Audit Braman Setyo Menjabat · Ketua Komite Audit p.69 ×24
unresolved org PT Jasa Asuransi Indonesia (Persero) p.70 ×2
unresolved — Pemantau Risiko Braman Setyo Menjabat · Ketua p.71
unresolved person Bayu Putra Harvianto · Kepala Unit Audit Internal p.72
unresolved org PT. MNC Finance. Tahun p.72
unresolved org PT MNC Finance p.72
unresolved org PT Wahana Ottomitra Multiartha Tugas p.72
unresolved — Remunerasi Braman Setyo Menjabat · Ketua p.72
unresolved — Pemprov Jatim Anton Budidajaja Menjabat · Anggota p.73
unresolved org PT Bank Susila Bhakti Angga Gunawan Menjabat · Anggota p.73
unresolved org PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia p.73 ×2
unresolved org BW Plantation Tbk p.73 ×2
unresolved — Jessica Tambunan · Anggota p.74
unresolved — Angga Gunawan · Anggota p.74
unresolved org Bank Tradisional p.75
unresolved org Bank Penggunaan Akad Mudharabah p.75
unresolved — M. Faisal Muchtar · Dewan Pengawas Syariah p.76
unresolved org PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia. Riwayat Singkat Dewan Pengawas p.76
unresolved org Pengawas Syariah M. Faisal Muchtar Menjabat · Dewan Pengawas Syariah p.76
unresolved org PT. Al p.76
unresolved org Kegiatan Usaha Syariah Wisna Aksi Budaya Menjabat · Ketua p.76
unresolved org PT Bank Victoria Syariah p.76
unresolved org PT Bank Mega Tbk Daniel Rahandri Menjabat · Anggota p.76
unresolved org PT Bank Dinar Indonesia p.76 ×2
unresolved — Indra Arya Putra Menjabat · Anggota p.77
unresolved org Bank CTBC Indonesia p.77
unresolved org PT. Bank ICB Bumiputera p.77
unresolved org Tbk. Hilman Syarief Menjabat · Anggota p.77
unresolved org PT Indosurya Inti Finance p.77
unresolved org PT Bank Mayora p.77
unresolved org PT Bank Permata D. Sumber Daya Manusia p.77
unresolved org Kepengurusan dan Pengawasan p.80
unresolved org PT Reliance Capital Management Anton Budidjaja p.80
unresolved org PT Nuansa Citra Bersama p.81 ×3
unresolved person Siti Pertiwi Henny Singgih · Notaris p.81
unresolved person Eliwaty Tjitra · Notaris p.81 ×3
unresolved person Herlina Latief · Notaris p.81
unresolved person Hasbullah Abdul Rasyid · Notaris p.82
unresolved person Rosita Rianauli Sianipar · Notaris p.82
unresolved org PT Sagita Sarana Raharja p.82 ×2
unresolved person Warda Sungkar Alurmei p.82
unresolved person Lolani Kurniati Irdham-Idroes · Notaris p.83 ×5
unresolved person Gunawan Tedjo p.86
unresolved person Anton Budijaja p.87
unresolved org PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia Tahun Tahun p.88
unresolved org PT Asuransi Reliance Indonesia Obyek Tanggungan p.96
unresolved org PT RelianceIntergrasi Dunia Anda p.105
unresolved org Bank Karya Pembangunan p.110
unresolved org Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat. Berdasarkan PeraturanDaerah p.110
unresolved org Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat p.110 ×2
unresolved org Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat. Bank Pembangunan Daerah p.110
unresolved org Bank Jabar p.110
unresolved org Bank Indonesia p.110 ×3
unresolved person Popy Kuntari Sutresna p.110
unresolved org Menteri Kehakiman p.110
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia p.110
unresolved org Bank Jabar Banten p.110 ×2
unresolved org Bank Devisa p.112
unresolved org Bank Perkreditan Rakyat p.112
unresolved org PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia SOHO WESTPOINT p.130
unresolved person Pembiayaan RelianceIndonesia Sebagai Pengganti · Komisaris p.132 ×2
unresolved org Pusat Statistik p.138
unresolved person Sirkuler · Komisaris p.144
unresolved org PT USAHA PEMBIAYAAN RELIANCEINDONESIA CATATAN ATAS p.165 ×6
unresolved org PT Sebaru Sejahtera Finance p.165
unresolved person Miryam Magdalena Wiardi p.165
unresolved person Indrani Wiardi p.165
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.165
unresolved org Minister of Justice p.165
unresolved org Minister of Law and Human p.165
unresolved person Poerbiantari p.165 ×2
unresolved org Menteri p.165
unresolved org Ministry of Laws and Human Rights p.165
unresolved person Komisioner · Direktur p.165
unresolved org Bank Non Bank Syariah p.165
unresolved person Drs. Braman · Komisaris p.166 ×2
unresolved person Wisna Aksi · Direktur p.166
unresolved — Proper Test · Director p.166
unresolved org PT Usaha RelianceIndonesia p.167

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result