Skip to content
Back to announcement

20250206_BMRI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31860279_lamp1.pdf

Other Text extracted BMRI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1 OCR 0.862
an
mandiri

Nomor 1 CRL.CSC/CMA.0034/2025
Tanggal 1 5 Februari 2025
Lampiran 1 (satu) set
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Kepada Yth. Plaza Mandiri ki
PT. Bursa Efek Indonesia Jl. Jend, Gatot Subroto Kav. 36-38
k ia
Indonesia Stock Exchange Building ae aan na 5095
. en Fax. (62-21) 52/ 48//, 52/5577
Il. end. Sudirman Kav. 52 —53 an ai
lakarta 12190
Perihal 1 Penyampaian Laporan Insidentil mengenai Pemaparan Kinerja Perseroan

Dengan hormat,

Menunjuk perihal tersebut di atas dan mengacu pada ketentuan Butir I!!.2.1.12 Peraturan Bursa
No. I-F tentang Kewajihan Penyampaian Informasi (“Peraturan Bursa I-E”), hersama ini kami
sampaikan bahwa Perseroan telah melaksanakan pemaparan kinerja Triwulan IV Tahun 2024
kepada awak media pada hari Rabu tanggal 5 Februari 2025.

Sehubungan dengan hal tersebut dan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Bursa I-E,
terlampir kami sampaikan materi press release pemaparan kinerja Triwulan IV Tahun 2024
dimaksud.

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. k
CORPORATE SECRETARY GROUP x

e

Satryo Widiarto
Vice President

KOT/2020 FM 001
Page 2 OCR 0.955
PP
mandiri

Siaran Pers
Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Wholesale dan Ekspansi Kredit Berkelanjutan di Tahun 2024

Jakarta, 5 Februari 2025 - Bank Mandiri terus memperkuat perannya dalam mengoptimalkan
ekosistem wholesale untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menegaskan, langkah strategis ini menjadi bagian
dari upaya perseroan dalam menjangkau sektor potensial yang masih dapat dimaksimalkan,
terutama dari sisi penyaluran kredit di berbagai wilayah Indonesia.

Hingga akhir tahun 2024, realisasi kredit Bank Mandiri secara konsolidasi mencapai Rp 1.670,55
triliun naik 19,596 secara year on year (YoY), dengan pertumbuhan yang tetap solid di beberapa
segmen utama. Kredit wholesale yang menjadi core business perseroan terus menjadi pendorong
utama penyaluran kredit.

Pertumbuhan kredit dan tabungan Bank Mandiri lanjut Darmawan, tersebar merata di berbagai
daerah Indonesia yang menjadi bagian dari komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan
ekonomi nasional.

“Sepanjang tahun 2024, Bank Mandiri mampu mendorong pertumbuhan baik kredit maupun
tabungan hingga lebih dari 2 kali lipat pertumbuhan industri, dan pertumbuhan yang sangat baik ini
tersebar dengan merata di seluruh Indonesia,” kata Darmawan,.

Sementara itu, kualitas kredit tetap menjadi perhatian utama Bank Mandiri, tercermin dari upaya
perseroan dalam menjaga rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tetap terkendali
di level 0,97” pada akhir 2024, turun 5 basis poin (bps) dari periode tahun sebelumnya.

"Kami terus berupaya mengoptimalkan potensi di sektor wholesale agar dapat menjangkau lebih
banyak sektor ekonomi yang membutuhkan akses permodalan. Ekosistem ini tidak hanya
memberikan peluang pertumbuhan bagi bisnis tetapi juga mendukung stabilitas ekonomi secara
lebih luas," ujar Darmawan dalam Paparan Kinerja Keuangan Tahun 2024 Bank Mandiri di Jakarta,
Rabu (5/2).

Dalam strategi ekspansi kredit, Bank Mandiri tetap fokus pada sektor-sektor strategis seperti
pertanian & perkebunan, energi, telekomunikasi, industri makanan dan minuman, serta sektor padat
karya yang tersebar di berbagai wilayah. Penyaluran kredit di segmen korporasi tetap menjadi
kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 25,546 secara YoY menjadi Rp 913,3 triliun pada
akhir tahun 2024.

Selain itu, segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga terus mendapatkan perhatian
dengan pertumbuhan mencapai 696 yoy menjadi Rp 135 triliun per akhir 2024. Realisasi ini menurut
Darmawan, sejalan dengan komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat ekonomi berbasis
kerakyatan.
Page 3 OCR 0.950
Pr
mandiri

Bank Mandiri juga memperkuat strategi bisnisnya melalui peningkatan kualitas aset secara
berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian (Prudential Banking)
dalam ekspansi kredit dan penguatan manajemen risiko.

Tercermin dari posisi rasio pencadangan atau coverage ratio Bank Mandiri yang berada di level
30476 pada akhir 2024. “Melalui upaya ini, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mempertahankan
keberlanjutan bisnis yang sehat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional
secara keseluruhan,” imbuh Darmawan.

Dorong Inklusi Keuangan dengan Transformasi Digital

Sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem wholesale dan perluasan inklusi keuangan, Bank
Mandiri terus berinovasi melalui transformasi digital. Platform digital unggulan perseroan, Super App
Livin' by Mandiri dan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri, terus mengalami
perkembangan yang pesat. Hingga akhir tahun 2024, jumlah pengguna Livin' by Mandiri telah
menembus 29,3 juta dengan frekuensi transaksi mencapai 3,9 miliar transaksi atau tumbuh 3846
secara tahunan.

Sementara itu, Kopra by Mandiri telah mengelola transaksi senilai Rp 22.700 triliun dengan
pertumbuhan volume transaksi sebesar 1796 YoY, dengan frekuensi mencapai 1,3 miliar transaksi,
naik 2196 secara YoY. Platform ini terus dikembangkan untuk memberikan layanan yang lebih luas
kepada segmen korporasi dan bisnis dengan berbagai fitur yang semakin terintegrasi.

Darmawan menegaskan bahwa digitalisasi menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing dan
memperkuat ekosistem bisnis di Indonesia. "Kami terus mendorong inovasi digital agar dapat
memberikan layanan perbankan yang lebih efisien, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Transformasi ini menjadi peran kami untuk memperluas akses keuangan bagi lebih banyak pelaku
usaha di Indonesia," tambahnya.

Di tengah tantangan ekonomi yang dinamis, Bank Mandiri terus mengoptimalkan pertumbuhan
pendapatan berbasis komisi (fee-based income) sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber
pendapatan. Sepanjang tahun 2024, fee-based income Bank Mandiri menunjukkan tren positif,
didorong oleh peningkatan transaksi perbankan digital, layanan treasury, trade finance, serta jasa
pengelolaan dana dan investasi.

Hasilnya, pendapatan non-bunga Bank Mandiri berhasil mencapai Rp 42,32 triliun per akhir 2024,
tumbuh 4,1296 secara yoy secara konsolidasi. Bank berkode emiten BMRI ini menyatakan, sejalan
dengan optimalisasi ekosistem bisnis dan penguatan strategi digital, Bank Mandiri mencatatkan laba
bersih konsolidasi sebesar Rp 55,8 triliun pada akhir tahun 2024 naik 1,316 secara YoY.
Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi ekspansi berbasis digital, peningkatan efisiensi
operasional, serta diversifikasi sumber pendapatan yang semakin kokoh.
Page 4 OCR 0.952
Pn
mandiri

“Kami terus mengembangkan solusi layanan yang lebih inovatif dan memberikan nilai tambah
kepada nasabah, untuk memastikan pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan secara jangka
panjang,” ujar Darmawan.

Selain itu, kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri turut mengalami pertumbuhan yang solid,
didukung oleh peningkatan dana murah atau Current Account Savings Account (CASA). Hingga
akhir 2024, DPK Bank Mandiri tercatat tumbuh sebesar 7,7394 YoY menjadi Rp 1.699 triliun,
didorong oleh kenaikan signifikan pada segmen giro dan tabungan. Porsi CASA mencapai 80,346
dari total DPK, mencerminkan efektivitas strategi perseroan dalam mengoptimalkan pendanaan
berbasis dana murah.

Pertumbuhan CASA tersebut terutama didorong oleh peningkatan tabungan yang tumbuh 13,496
YoY menjadi Rp 665 triliun, serta giro yang mengalami ekspansi sebesar 3,696 YoY menjadi Rp 606
triliun. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari optimalisasi layanan digital seperti Livin' by Mandiri, yang
semakin mempermudah transaksi dan perencanaan keuangan bagi nasabah ritel, serta Kopra by
Mandiri, yang memberikan kemudahan dalam pengelolaan keuangan bagi segmen wholesale,”
terangnya.

Pada saat yang sama, Bank Mandiri terus berkomitmen mendukung Program Strategis Nasional
melalui ekspansi kredit berkelanjutan, salah satunya dengan meningkatkan akses pembiayaan bagi
UMKM yang mencapai Rp 135 triliun dengan pertumbuhan di kisaran 696 YoY, dengan kualitas
kredit yang terjaga. Langkah ini lanjut Darmawan, sejalan dengan upaya perseroan dalam
memperkuat ekosistem ekonomi berbasis kerakyatan, sekaligus mendorong ketahanan ekonomi
nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Selain itu, melalui kehadiran platform digital, Bank Mandiri memastikan kemudahan akses keuangan
bagi pelaku usaha serta masyarakat luas. Digitalisasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi
transaksi, tetapi juga mendukung berbagai sektor strategis seperti energi, pangan, dan pendidikan
dalam rangka mencapai target pertumbuhan GDP 894 pada 2028-2029.

"Dengan berbagai inisiatif ini, kami optimis dapat memperluas peran Bank Mandiri dalam
mendorong pembangunan ekonomi nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi,"
tegas Darmawan.

Komitmen pada Keberlanjutan dan ESG

Dalam menjalankan strategi bisnisnya, Bank Mandiri juga terus memperkuat komitmennya terhadap
prinsip keberlanjutan dengan mengedepankan aspek Environmental, Social, dan Governance
(ESG). Sepanjang tahun 2024, Portofolio Berkelanjutan Bank Mandiri tercatat mencapai Rp 293
triliun.

Dari jumlah tersebut, Portofolio Hijau mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 15,275 YoY
mencapai Rp 149 triliun, mencerminkan komitmen perseroan dalam mendukung pembiayaan
berkelanjutan. Salah satunya lewat kontribusi pada sektor Energi Baru Terbarukan (EBT), yang
Page 5 OCR 0.958
PP
mandiri

hingga akhir tahun 2024 telah mencapai Rp 11,8 triliun naik 21” YoY. Pembiayaan di sektor ini
terus didorong melalui berbagai skema, termasuk Sustainability-Linked Loan dan Green Loan yang
ditujukan untuk proyek-proyek berkelanjutan.

Bank Mandiri juga mengukuhkan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam
mendukung inovasi produk berbasis ESG yang semakin relevan dengan tren global. "Ke depan,
kami akan terus memperkuat peran Bank Mandiri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak. Kami optimis
strategi jangka panjang yang telah kami terapkan akan memberikan dampak positif bagi ekonomi
nasional secara keseluruhan," jelas Darmawan.

Selain itu, Bank Mandiri terus berupaya memperluas penetrasi pembiayaan berbasis keberlanjutan
ke sektor-sektor strategis yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi. Upaya ini diharapkan dapat
memberikan dampak jangka panjang yang lebih signifikan dalam memperkuat ketahanan ekonomi
dan mempercepat peralihan ke ekonomi hijau di Indonesia.

Tidak hanya dalam sektor pembiayaan, Bank Mandiri juga memperluas inisiatif ESG di seluruh
rantai nilai bisnisnya, termasuk dalam penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good
Corporate Governance/GCG), peningkatan efisiensi energi di kantor-kantor cabang, serta edukasi
keuangan bagi masyarakat luas. Dengan berbagai upaya ini, Bank Mandiri optimis dapat menjadi
salah satu bank yang memimpin transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Tentang Bank Mandiri

Bank Mandiri merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada
nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Hubungan Kelembagaan, Commercial, Micro &
SME, Consumer Banking, Treasury dan International Banking. Bank Mandiri pada saat ini bersinergi
dengan beragam perusahaan anggota konglomerasi keuangan Mandiri Group untuk menyediakan
bermacam produk dan jasa serta mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan
layanan pasar modal), Bank Syariah Indonesia (perbankan syariah), Bank Mandiri Taspen/Mantap
(kredit UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Mandiri Tunas Finance (jasa
pembiayaan), Mandiri Utama Finance (jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance
(remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial institution), Mandiri Capital Indonesia (pembiayaan
modal ventura), dan Mitra Transaksi Indonesia (payment point online bank). Melalui kolaborasi ini,
seluruh anggota grup keuangan Mandiri Group memiliki kinerja solid dan menjadi pemain utama di
segmen bisnis masing-masing.

Dalam ekspansi bisnis, Bank Mandiri terus mengembangkan layanan dan produk perbankan digital
yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan nasabah korporasi dan retail. Kopra by Mandiri
merupakan solusi digital bagi industri nasional yang menyatukan para korporasi sampai pelaku
Usaha kecil menengah dalam suatu ekosistem digital single access yang sangat mudah dan solutif
seperti layanan Cash Management, Forex, Trade & Guarantee, Supply Chain Management, Virtual
Account sampai solusi keuangan terintegrasi berbasis Application Programming Interface (API).
Sedangkan layanan digital retail meliputi aplikasi Livin' by Mandiri, kartu prabayar Mandiri e-money,
Page 6 OCR 0.946
Po
mandiri

serta layanan informasi berbasis kecerdasan buatan Mandiri Intelligent Assistant (MITA) pada akun
resmi WhatsApp Bank Mandiri di #62 811-84-14000.

Hingga Desember 2024, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia yang meliputi
139 Kantor Cabang (KC) dan 2.053 Kantor Cabang Pembantu (KCP). Layanan distribusi Bank
Mandiri juga dilengkapi dengan 6306 unit ATM, 6563 unit CRM dan 290 unit CSM yang terhubung
dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, 253.528 unit Electronic Data
Capture (EDC) serta jaringan e-banking yang meliputi Livin' by Mandiri, SMS Banking dan Call
Center 14000.

Informasi detail tentang Bank Mandiri bisa diakses melalui www.bankmandiri.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.48 MB
Published6 Feb 2025
Pages6
Characters13,431
Text sourceOCR
OCR confidence0.937

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.1 ×78
linked person Darmawan Junaidi p.2
linked org Mandiri Sekuritas p.5
linked org Bank Syariah Indonesia p.5
linked org Mandiri Tunas Finance p.5
linked org Mandiri Capital p.5
possible org Bursa Efek Indonesia p.1
possible person Gatot Subroto p.1
possible org Bank Mandiri Bank Mandiri p.5
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved person Satryo Widiarto · Vice President p.1
unresolved org Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Wholesale p.2
unresolved org Bank Mandiri Darmawan Junaidi p.2
unresolved org Bank Mandiri Taspen p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result