Skip to content
Back to announcement

20250130_RAJA_Informasi Transaksi Afiliasi_31848470_lamp4.pdf

Asset transaction Needs review RAJA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 39

Page 1

          
Page 2
-   REC akan menugaskan personelnya di PJUC untuk memegang peran sebagai Dewan
    Direksi dan/atau Komisaris PJUC dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan
    perundang-undangan yang berlaku.; dan/atau,
-   Kemungkinan permintaan lainnya sewaktu waktu oleh PJUC.

Pihak-pihak yang Bertransaksi

Berdasarkan Perjanjian Manajemen Konsultasi Fee, pihak-pihak yang akan bertransaksi
adalah sebagai berikut:

1. REC sebagai anak usaha dari Perseroan dan pihak pemberi jasa layanan konsultansi
   manajemen atau penerima manajemen konsultansi fee.
2. PJUC sebagai penerima jasa layanan konsultasi manajemen atau yang membayar
   manajemen konsultansi fee.

Obyek Rencana Transaksi

Obyek Rencana Transaksi adalah Rencana Transaksi berupa Pemberian dan/atau
Penerimaan Management Konsultansi Fee dengan menempatkan Dewan Direksi dan/atau
Komisaris antara REC dan PJUC sebagai pihak afiliasi Perseroan.

Nilai Rencana Transaksi

Nilai Rencana Transaksi adalah minimal sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus
Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan
Rupiah) setara dengan Rp105.311.450 per bulan.

Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran

Maksud dan tujuan pemberian pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi berupa
Pemberian dan/atau Penerimaan Management Konsultansi Fee antara REC dan PJUC
sebagai pihak afiliasi Perseroan adalah dalam rangka pemenuhan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020 tanggal 2 Juli 2020 tentang Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).

Tanggal Penilaian

Tanggal penilaian pendapat kewajaran Rencana Transaksi adalah 30 September 2024.


Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Otoritas jasa Keuangan

Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, pihak-pihak yang bertransaksi merupakan
pihak yang memiliki hubungan afiliasi, Sebagaimana diatur dalam POJK 42/2020, sehingga
Rencana Transaksi termasuk transaksi afiliasi.




Halaman 2                                          00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 3
Pendekatan dan Metodologi Analisis Kewajaran Rencana Transaksi

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/POJK.04/2020, tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), analisis pengkajian
kewajaran Rencana Transaksi dilakukan melalui analisis berikut:
a. Analisis Transaksi
b. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi,
c. Analisis Atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi.
d. Analisis atas faktor lain yang relevan.

Analisis Transaksi

Pemberian dan/atau Penerimaan Management Konsultansi Fee antara REC dan PJUC
sebagai pihak afiliasi Perseroan dengan nilai Rencana Transaksi minimum sebesar
Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu
Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah) setara dengan Rp105.311.450,- per bulan.

Management Konsultansi Fee yang dimaksud dalam Rencana Transaksi adalah dengan
menempatkan Dewan Direksi dan/atau Komisaris di PJUC sebagai pihak afiliasi Perseroan.

Analisis Kualitatif dan Kuantitatif

Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi sebagaimana POJK 42/2020, dimana terdapat
hubungan afiliasi antara Perseroan, REC dan PJUC dalam struktur kepemilikan saham dan
susunan pengurus dan pengawas, Perusahaan.

Pertimbangan bisnis memberikan jasa konsultasi manajemen oleh anak perusahaan (REC)
kepada perusahaan asosiasi (PJUC) dalam rangka untuk memastikan pengelolaan usaha
yang efektif terkait Hak Partisipasi yang di miliki PJUC di Blok Cepu sebesar 2,2423%.

Manfaat yang diharapkan akan diperoleh Perseroan dengan dilakukannya transaksi ini
adalah meningkatkan laba konsolidasian Perseroan di masa yang akan mendatang. Selain
itu, melalui transaksi ini, Perseroan juga dapat memastikan keberlangsungan investasinya di
PJUC berupa kepemilikan saham sebesar 49% melalui REC.

Keuntungan Rencana Transaksi, adanya tambahan pendapatan lain-lain REC atas fee jasa
konsultansi manajemen yang dapat berdampak pada peningkatan laba Perseroan secara
konsolidasi.

Dampak keuangan atas Rencana Transaksi dalam Informasi Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian Proforma Perseroan per tanggal 30 September 2024 adalah sebagai berikut:

1. Pada posisi keuangan konsolidasian proforma Perseroan terdapat pemasukan kas dan
   setara kas sebesar Rp1.263.737.398 atau setara dengan USD83.481 dengan asumsi nilai
   tukar per 30 september 2024 sebesar Rp.15.138, bersumber dari fee jasa konsultansi
   manajemen yang diterima REC dari PJUC.
2. Pada posisi keuangan konsolidasian proforma Perseroan terdapat peningkatan pada
   saldo laba yang belum ditentukan peggunaannya sebesar USD83.481, atas pendapatan




Halaman 3                                              00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 4
   fee manajemen yang diterima REC dari PJUC atas jasa konsultansi manajemen yang
   diberikan.
3. Pada laba rugi komprehensif konsolidasian proforma terdapat tambahan pendapatan
   lain-lain sebesar USD83.481 atas penerimaan fee jasa konsultansi manajemen.

Analisis Kewajaran Nilai Rencana Transaksi

Analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan dengan membandingkan nilai Rencana Transaksi
(gaji atau kompensasi per bulan dari jumlah Dewan Direksi dan/atau Komisaris ditempatkan)
dengan rata-rata gaji perbulan direksi yang ada di data market.
Nilai Rencana Transaksi berdasarkan Perjanjian Manajemen Konsultansi Fee antara REC dan
PJUC sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga
Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah) setara dengan Rp105.311.450,-
per bulan


  Fee Jasa Manajemen Konsultansi      Batas Bawah        Data Pasar Rata-rata         Batas Atas
        (Rencana Transaksi)             ( ± 7,5%)         Gaji Dewan Direksi           ( ± 7,5%)

       Rp105.311.450 / bulan       100.516.667 / bulan   Rp108.666.667 / bulan   Rp116.816.667 / bulan



Berdasarkan tabel diatas, maka biaya jasa manajemen konsultansi berada pada rentang
batas bawah dan batas atas +/- 7.5% sesuai POJK 42/2020.

Analisis atas Faktor Lain yang Relevan

Analisis Inkremental

Analisis Nilai Tambah (Incremental Analysis) dilakukan untuk melihat manfaat Rencana
Transaksi bagi Perseroan. Potensi nilai tambah apabila Rencana Transaksi dilakukan bagi
Perseroan adalah terdapat tambahan dana kas dan setara kas sebesar fee jasa manajemen
konsultansi yang terkonsolidasi di Perseroan dan berdampak pula pada meningkatnya total
aset. Disisi laba sebelum pajak, dengan rencana transaksi, terdapat peningkatan laba atas
Rencana Transaksi. Secara keseluruhan, Rencana Transaksi memberikan nilai tambah bagi
Perseroan dan REC secara konsolidasi.

Analisis Sensitivitas

Rencana Transaksi tidak memiliki dampak signifikan terhadap investasi Perseroan di PJUC
namun secara keseluruhan, Rencana Transaksi masih memberikan potensi nilai tambah bagi
Perseroan dan REC secara konsolidasi.

Asumsi dan Kondisi Pembatas
1. Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
2. Penilai Usaha telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang digunakan
   dalam proses penilaian.
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke
   akuratannya
4. Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajran proyeksi yang
   dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).




Halaman 4                                                00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 5

          
Page 6
                                                                    DAFTAR ISI

SURAT PENGANTAR……………………………………………………………………………………………..1


DAFTAR ISI .............................................................................................................................................. 6
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................................................. 7
    1.1        Uraian Mengenai Penugasan ............................................................................................. 7
    1.2        Identitas Status Penilai .......................................................................................................... 7
    1.3        Identitas Pemberi Tugas ....................................................................................................... 7
    1.4        Identitas Pengguna Laporan .............................................................................................. 8
    1.5        Tanggal Penilaian ................................................................................................................. 8
    1.6        Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran ....................................................................... 8
    1.7        Obyek Rencana Transaksi ................................................................................................... 8
    1.8        Dampak Keuangan dan Transaksi yang Dilakukan ......................................................... 8
    1.9        Pertimbangan Bisnis Yang Digunakan oleh Manajemen Terkait dengan Transaksi .... 9
    1.10       Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan .............. 9
    1.11       Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran ................................................................................ 9
    1.12       Sumber Data dan Informasi .............................................................................................. 10
    1.13       Metodologi Analisis Kewajaran Rencana Transaksi ....................................................... 10
    1.14       Pernyataan Independensi Penilai .................................................................................... 11
    1.15       Distribusi Laporan Pendapat Kewajaran ......................................................................... 11
    1.16       Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ............................... 11
BAB II ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI .................................................................................... 12
    2.1        Latar Belakang Rencanan Transaksi ................................................................................ 12
    2.2        Maksud dan Tujuan Rencana Transaksi ........................................................................... 12
    2.3        Nilai Rencana Transaksi ...................................................................................................... 12
    2.4        Identifikasi Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ........................................................................ 13
    2.5        Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ....................................................................... 17
    2.6        Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi .................... 18
BAB III ANALISIS TENTANG KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI ..................................................... 19
    3.1.       Pendekatan dan Metode Analisis Yang Digunakan...................................................... 19
    3.2.       Analisis Transaksi .................................................................................................................. 19
    3.3.       Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi ........................................................................ 20
    3.4.       Analisis Kuantitatif Atas Rencana Transaksi ..................................................................... 26
    3.5.       Analisis Kewajaran Atas Rencana Transaksi .................................................................... 34
    3.6.       Analisis Faktor Lain yang Relevan ..................................................................................... 34
    3.7.       Kesimpulan .......................................................................................................................... 36
ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS ..................................................................................... 37
PERNYATAAN PENILAI ......................................................................................................................... 38




Halaman 6                                                                                 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 7
                                           BAB I
                                       PENDAHULUAN



1.1   Uraian Mengenai Penugasan

      Berdasarkan Persetujuan atas surat penawaran No. 011/FDI.JKT/PB-FO/XI/2024
      tertanggal 28 November 2024, KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan, dan Rekan Cabang
      Jakarta Selatan (selanjutnya disebut “KJPP FDI” atau “Kami”) mendapat penugasan
      dari PT Rukun Raharja, Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan” atau “RAJA”) untuk
      memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan transaksi afiliasi berupa
      Pemberian dan/atau Penerimaan Management Konsultansi Fee dengan menempatkan
      Dewan Direksi dan/atau Komisaris antara PT Raharja Energi Cepu (“REC”) dan
      PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”) sebagai pihak afiliasi Perseroan selanjutnya
      disebut “Rencana Transaksi”.


1.2   Identitas Status Penilai

      Penilaian ini dilakukan oleh KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (FDI&R) Cabang
      Jakarta, selaku Penilai Independen untuk memberikan pendapat kewajaran yang
      obyektif dan tidak memihak, sesuai KEPI; memiliki kompetensi untuk memberikan opini
      kewajaran atas objek penilaian yang dimaksud. KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan
      Rekan Cabang Jakarta Selatan (FDI&R) adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang
      memegang Izin Usaha No. 582/KM.1/2024 tanggal 19 September 2024 dari Menteri
      Keuangan Republik Indonesia dengan Penilai Publik sebagai berikut:
      a. Pimpinan Cabang, Ferdinand Pardede, adalah seorang Penilai Publik untuk klasifikasi
         penilaian bisnis dengan Izin No. B-1.09.00089 dari Menteri Keuangan Republik
         Indonesia, dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda
         Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) STTD.PB-17/PJ1/PM.02/2023.
         Beliau adalah anggota dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.
      b. Penugasan ini bersifat independen, tidak memiliki keterlibatan atau benturan
         kepentingan baik aktual maupun potensial dengan obyek penilaian dan/ atau
         pemilik aset/properti/ekuitas, menjunjung tinggi obyektifitas, profesional dan tidak
         memihak.
      c. Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu
         kesatuan tim penugasan di bawah kordinator penilai berizin atau penanggung jawab
         laporan penilaian ini


1.3   Identitas Pemberi Tugas

      Pemberi tugas dalam hal ini adalah:
      Nama Pemberi Tugas            : PT Rukun Raharja Tbk
      Alamat                        : Office Park Thamrin Residence Blok A No. 01-05, Jl.
      Thamrin                         Boulevard, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10220
      Bidang Usaha                  : Jasa Distribusi Gas Bumi
      No. Telepon/Fax               : 021-29291053
      Alamat Email                  : Triyono@raja.co.id
      Penanggung Jawab              : Bpk. Triyono



Halaman 7                                            00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 8
1.4   Identitas Pengguna Laporan

      Pengguna laporan dalam hal ini adalah sama dengan Pemberi Tugas.


1.5   Tanggal Penilaian

      Tanggal pendapat kewajaran Rencana Transaksi adalah 30 September 2024


1.6   Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran

      Maksud dan tujuan pemberian pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi berupa
      Pemberian dan/atau Penerimaan Management Konsultansi Fee antara REC dan PJUC
      sebagai pihak afiliasi Perseroan, dan dalam rangka pemenuhan Peraturan Otoritas
      Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020 tanggal 2 Juli 2020 tentang
      Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).

      Laporan pendapat kewajaran ini digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan
      tidak digunakan untuk di luar maksud dan tujuan Pendapat Kewajaran tersebut,
      maupun penggunaan dalam tujuan lainnya. Dalam penugasan ini, bilamana dianggap
      perlu, penilai akan menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnya.


1.7   Obyek Rencana Transaksi

      Obyek penilaian dalam pendapat kewajaran ini adalah Rencana Transaksi afiliasi
      berupa Penerimaan Management Konsultan Fee anak Perusahaan yaitu REC dari entitas
      asosiasi yaitu PJUC minimal sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus Enam Puluh
      Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah).


1.8   Dampak Keuangan dan Transaksi yang Dilakukan

      Dampak keuangan atas Rencana Transaksi dalam Informasi Laporan Posisi Keuangan
      Konsolidasian Proforma Perseroan per tanggal 30 September 2024 adalah sebagai
      berikut:

      1. Pada posisi keuangan konsolidasian proforma Perseroan terdapat pemasukan kas
         dan setara kas sebesar Rp1.263.737.398 atau setara dengan USD83.481 dengan
         asumsi nilai tukar per 30 september 2024 sebesar Rp.15.138, bersumber dari fee jasa
         konsultansi manajemen yang diterima REC dari PJUC.
      2. Pada posisi keuangan konsolidasian proforma Perseroan terdapat peningkatan
         pada saldo laba yang belum ditentukan peggunaannya sebesar USD83.481, atas
         pendapatan fee manajemen yang diterima REC dari PJUC atas jasa konsultansi
         manajemen yang diberikan.
      3. Pada laba rugi komprehensif konsolidasian proforma terdapat tambahan
         pendapatan lain-lain sebesar USD83.481 atas penerimaan fee jasa konsultansi
         manajemen.




Halaman 8                                             00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 9
1.9   Pertimbangan Bisnis Yang Digunakan oleh Manajemen Terkait dengan Transaksi

      Pertimbangan bisnis pemberikan jasa konsultasi manajemen kepada PJUC adalah
      untuk memastikan pengelolaan usaha yang efektif terkait Hak Partisipasi yang di miliki
      PJUC di Blok Cepu sebesar 2,2423% selain itu Perseroan juga dapat memastikan
      keberlangsungan investasinya di PJUC berupa kepemilikan saham sebesar 49% melalui
      REC.


1.10 Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan

      Transaksi Material

      Rencana Transaksi dikategorikan bukan transaksi material. Mengacu pada POJK
      No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK
      17/2020”), Nilai Rencana Transaksi tidak melebihi 20% (dua puluh persen) dari ekuitas
      Perseroan per tanggal 30 September 2024 sebagaimana tercermin dalam tabel berikut:

                                          Total                      Ekuitas
              Keterangan                                                                %
                                      Manajemen Fee                   RAJA
                                  dalam Rp/    Konversi ke
                                    tahun       USD/tahun    USD (30 September 2024)

       Manajemen Konsultansi
                                     1.263.737.398  83.481*              164.912.189   0,05%
       Fee
      Sumber: Laporan Keuangan Perseroan, Perjanjian Manajemen Konsultansi Fee
              *asumsi nilai tukar yang digunakan adalah Rp15.138/USD


      Transaksi Afiliasi

      Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, pihak-pihak yang bertransaksi
      merupakan pihak yang memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, Sebagaimana
      diatur dalam POJK 42/2020, sehingga Rencana Transaksi termasuk dalam transaksi
      afiliasi.


1.11 Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran

      Ruang lingkup pendapat kewajaran dalam laporan ini:
      1. Pendapat kewajaran diberikan setelah penilai bisnis melakukan analisis atas :
         a. Nilai dari objek yang ditransaksikan
         b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
            pemegang saham dan,
         c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh Manajemen Perusahaan terkait
            dengan Rencana Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
            Pemegang Saham.
      2. Pendapat kewajaran wajib diberikan atas keseluruhan Rencana Transaksi dan unsur
         analisis Rencana Transaksi.




Halaman 9                                              00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 10
1.12 Sumber Data dan Informasi

     a. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
        tanggal 30 September 2024, No. 01856/2.1133/AU.1/02/0754-4/1/XII/2024 tanggal 24
        Desember 2024 yang telah diaudit oleh oleh KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono,
        Retno, Palilingan & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material,
     b. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
        tanggal 31 Desember 2023, No. 00415/2.1133/AU.1/02/0754-3/1/III/2024 tanggal 22
        Maret 2024 yang telah diaudit oleh oleh KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material,
     c. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
        tanggal 31 Desember 2022, No. 00511/2.1133/AU.1/02/0754-2/1/III/2023 tanggal 29
        Maret 2023 yang telah diaudit oleh oleh KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material,
     d. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
        tanggal 31 Desember 2021, No. 00748/2.1133/AU.1/02/0754-1/1/III/2022 tanggal 28
        Maret 2022 yang telah diaudit oleh oleh KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material,
     e. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
        tanggal 31 Desember 2020, No. 00029/2.1309/AU.1/02/0083 -2/1/III/2021 tanggal 26
        Maret 2021 yang telah diaudit oleh oleh KAP Husni, Mucharam & Rasidi dengan opini
        wajar dalam semua hal yang material,
     f. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
        tanggal 31 Desember 2019, No. 00051/2.0082/AU.1/02/0083 -1/1/III/2020 tanggal 19
        Maret 2020 yang telah diaudit oleh oleh KAP Husni, Mucharam & Rasidi dengan opini
        wajar dalam semua hal yang material.
     g. Perjanjian Manajemen Konsultasi Nomor.105 Oleh Notaris Evie Mardiana Hidayah
        tanggal 25 Oktober 2024
     h. Laporan Proforma Posisi Keuangan Perseroan periode 30 Septermber 2024 yang
        dibuat dan disusun oleh Manajemen Perseroan.
     i. Proyeksi keuangan Perseroan tanpa dan dengan Rencana Transaksi periode 2024 –
        2030.
     j. Proyeksi keuangan REC tanpa dan dengan Rencana Transaksi periode 2024 - 2034.
     k. Proyeksi Keuangan PJUC periode 2024 - 2035
     l. Surat Pernyataan Manajemen Perseroan RR/DIR/20.012A/I/2025 tanggal 20 Januari
        2025.
     m. Data perkembangan ekonomi berdasarkan laporan kebijakan moneter yang
        dikeluarkan oleh Bank Indonesia (www.bi.go.id)
     n. Data inflasi berdasarkan website https://www.imf.org/en/Publications/WEO/weo-
        database/2024/April.
     o. Draft Keterbukaan Informasi terkait Rencana Transaksi dari manajemen Perseroan.


1.13 Metodologi Analisis Kewajaran Rencana Transaksi

     Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/POJK.04/2020, tentang Penilaian
     dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), analisis
     pengkajian kewajaran Rencana Transaksi dilakukan melalui analisis yang mencakup
     hal–hal sebagai berikut:




Halaman 10                                           00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 11
      a.   Analisis Transaksi
      b.   Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi,
      c.   Analisis Atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi.
      d.   Analisis atas faktor lain yang relevan.


1.14 Pernyataan Independensi Penilai

     Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP FDI bertindak secara
     independen tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak
     pihak lainnya yang terafiliasi dengan Perseroan, REC maupun PJUC. KJPP FDI juga tidak
     memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
     Laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
     merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi
     oleh opini yang dihasilkan dari proses analisis kewajaran ini.


1.15 Distribusi Laporan Pendapat Kewajaran

     Pendapat kewajaran ini diajukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
     dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain dan kepentingan
     lain.

1.16 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)

     Dari tanggal penilaian (cutoff date) per 30 September 2024 hingga laporan penilaian ini
     diterbitkan terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian yakni adanya rencana
     REC menggelar penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO)
     pada awal Januari 2025 dengan kode saham RATU. Dalam IPO ini, RATU akan
     menawarkan sebanyak 543.010.800 lembar saham, yang setara dengan 20% dari total
     modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Setiap saham memiliki nilai nominal
     sebesar Rp10.




Halaman 11                                               00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 12
                                          BAB II
                            ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI



2.1   Latar Belakang Rencanan Transaksi

      REC merupakan anak usaha Perseroan dengan kepemilikan saham sebesar 99,996%.
      REC adalah pemegang 49% (empat puluh sembilan persen) saham PJUC, suatu
      perusahaan yang didirikan untuk memegang dan mengelola Hak Partisipasi sebesar
      2,2423% dalam Kontrak Kerja Sama Blok Cepu (KKS) dan Perjanjian Operasi Bersama
      (Joint Operating Agreement) yang mencakup Wilayah Kerja (WK) Cepu.

      Dalam menjalankan usahanya terkait kepemilikan Hak Partisipasi di Blok Cepu tersebut,
      PJUC berencana menggunakan jasa konsultansi manajemen dari REC dengan lingkup
      layanan konsultansi sebagai berikut:
       - Memberikan saran mengenai aspek manajemen yang terkait dengan kegiatan
          usaha umum PJUC;
       - Memberikan saran kepada PJUC mengenai peraturan-peraturan yang berlaku di
          masa yang akan datang dan perkembangan kebijakan di Indonesia yang dapat
          mempengaruhi usaha PJUC di Indonesia dan hal-hal lain yang relevan dengan
          bidang keahlian konsultan;
       - Mengkaji dan memberikan masukan tentang rencana-rencana bisnis PJUC di
          Indonesia, yang masih relevan dengan bidang keahlian REC.
       - Memberikan saran dan bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan, selama masih
          berkaitan dengan lingkup yang disebutkan di atas, apabila dibutuhkan oleh PJUC.
       - REC akan menugaskan personelnya di PJUC untuk memegang peran sebagai
          anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris PJUC dengan tetap memperhatikan
          ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.; dan/atau,
       - Kemungkinan permintaan lainnya sewaktu waktu oleh PJUC.

2.2   Maksud dan Tujuan Rencana Transaksi

      Pemberian jasa konsultansi manajemen oleh REC ke PJUC dalam rangka untuk
      memastikan pengelolaan usaha yang efektif terkait Hak Partisipasi yang di miliki PJUC di
      Blok Cepu sebesar 2,2423% sehingga dapat memastikan keberlangsungan investasi REC
      di PJUC yang mempunyai kepemilikan saham sebesar 49%.


2.3   Nilai Rencana Transaksi

      Nilai Rencana Transaksi adalah minimal sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus
      Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh
      Delapan Rupiah) setara dengan Rp105.311.450 per bulan.




Halaman 12                                            00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 13
2.4   Identifikasi Pihak-Pihak Yang Bertransaksi

      a. PT Rukun Raharja Tbk (“Perseroan” atau “RAJA”)

      Riwayat Singkat Perseroan


      PT Rukun Raharja Tbk, ("Perusahaan") didirikan berdasarkan akta No. 290 tanggal 24
      Desember 1993 yang dibuat di hadapan Ir. Rusli, S.H., dan diubah dengan akta No. 163
      tanggal 19 Februari 1994 yang dibuat di hadapan Kristianto, S.H., Notaris di Jakarta. Akta
      ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman (sekarang Menteri Hukum dan Hak Asasi
      Manusia) Republik Indonesia No.C2.12743. HT.01.01-Th 94 tanggal 23 Agustus 1994.
      Perusahaan telah melakukan penyesuaian Anggaran Dasar Perusahaan dengan
      Undang-Undang No. 40 Tahun 2007, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.
      35 Tanggal 8 Agustus 2008 yang dibuat oleh Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., Notaris
      di Jakarta, dimana akta tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan
      Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-85276.AH.01.02 Tahun 2008
      tanggal 13 November 2008.


      Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
      No. 1 tanggal 9 Juli 2010 yang dibuat di hadapan Notaris Ny. Rini Yulianti, S.H., pemegang
      saham telah menyetujui perubahan bidang usaha Perusahaan dari sebelumnya
      bergerak dalam bidang real estate menjadi bergerak dalam bidang penyedia energi
      terintegrasi dari hulu sampai dengan hilir. Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan
      tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
      Republik Indonesia melalui surat keputusan No. AHU-35808.AH.01.02 Tahun 2010 tanggal
      16 Juli 2010. Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan yang terakhir dimuat dalam Akta
      Pernyataan Keputusan Rapat No. 9 Tanggal 11 Juni 2014 yang dibuat di hadapan Rini
      Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta dan telah memperoleh persetujuan perubahan
      Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
      No. AHU-02946.40.21.2014 tanggal 13 Juni 2014.


      Perusahaan telah melakukan penyesuaian Anggaran Dasar Perusahaan dengan
      peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan
      Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham dan Peraturan Otoritas Jasa
      Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris, berdasarkan Akta
      Pernyataan Keputusan Rapat No. 14 tanggal 22 Desember 2015 yang dibuat di
      hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta, dimana akta tersebut telah memperoleh
      penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak
      Asasi Manusia RI dengan No. AHU-AH.01.03-0001182 tanggal 8 Januari 2016.

      Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Perseroan

      Berdasarkan auditan laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 30 September
      2024, susunan pemegang saham sebagai berikut:




Halaman 13                                             00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 14
     Tabel 2.1 Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                              30 September 2024
                      Keterangan                                     Jumlah Nilai
                                                   Jumlah Saham                          (%)
                                                                     Nominal (Rp)
      PT Sentosa Bersama Mitra                       1.466.237.404     36.655.935.100    34,69%
      Tn. Hapsoro                                    1.205.491.300     30.137.282.500    28,52%
      PT Basis Utama Prima                              503.174.000    12.579.350.000    11,90%
      PT Zeze Ajuwel Tambang                            280.469.500     7.011.737.500     6,64%
      Masyarakat      (persentase   kepemilikan
                                                        771.710.296    19.292.757.400    18,26%
      dibawah 5%)
      Total                                          4.227.082.500    105.677.062.500   100,00%
     Sumber : Auditan Laporan Keuangan Perseroan


     Susunan Pengurus Perseroan

     Berdasarkan auditan laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 30 September
     2024, susunan Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama                : Rudiantara
     Komisaris                      : M. Arsjad Rasjid P. Mangkuningra
     Komisaris Independen            : Rachmad Gobel
     Komisaris Independen           : D. Andhi Nirwanto
     Komisaris Independen           : Orias Petrus Moedak

     Dewan Direksi
     Direktur Utama                 : Djauhar Maulidi
     Direktur                       : Sumantri
     Direktur                       : Ogi Rulino

     Kegiatan Usaha Perseroan

     Perusahaan bergerak di bidang penyedia energi terintegrasi dari hulu ke hilir dangan
     kegiatan usaha utama Rukun Raharja meliputi: Infrastruktur gas, Perdagangan gas,
     Pembangkit listrik, Bisnis hulu energi.

     b. PT Raharja Energi Cepu (“REC” Entitas anak RAJA)

     Riwayat Singkat REC

     PT Raharja Energi Cepu didirikan dengan nama PT Syabas Usaha Migas berdasarkan
     akta notaris Indah Setyaningsih, S.H., No.07 tanggal 16 Oktober 2006. Akta Pendirian ini
     telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
     Surat Keputusan No. W7-06263 HT.01.01-TH.2007 tanggal 7 Juni 2007 serta diumumkan
     dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18940 tanggal 21 Juli 2007, Tambahan No.
     58.

     Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, diantaranya;
     (a) akta No. 10 tanggal 13 Januari 2009 dari notaris S. P. Henny Singgih, S.H., mengenai



Halaman 14                                              00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 15
     perubahan pemegang saham, peningkatan modal dasar, modal ditempatkan dan
     modal disetor, serta perubahan semua anggaran dasar Perusahaan sesuai Undang-
     Undang No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas dan (b) akta No. 81 tanggal 11 Mei
     2011 dari notaris Mala Mukti, S.H., LL.M., mengenai perubahan pemegang saham, nama
     Perusahaan menjadi PT DSME ENR CEPU dan maksud dan tujuan Perusahaan.
     Perubahan terakhir berdasarkan akta No. 40 tanggal 25 Oktober 2018 dari notaris Rini
     Yulianti, S.H., sehubungan dengan perubahan nama Perusahaan menjadi PT Raharja
     Energi Cepu. Perubahan terakhir ini telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
     Manusia Republik Indonesia dengan surat penerimaan AHU-0022914.AH.01.02 TAHUN
     2018 tanggal 25 Oktober 2018.

     Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham REC

     Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, susunan pemegang saham REC per 30
     September 2024 adalah sebagai berikut:

     Tabel 2.2 Susunan Pemegang Saham REC
                                                          30 September 2024
                   Keterangan                                  Jumlah Nilai
                                             Jumlah Saham                             (%)
                                                              Nominal (Rp)

      PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
                                               2.524.900.000      25.249.000.000      99,996%
      PT Rukun Prima Sarana                         100.000            1.000.000       0,004%
      Total                                   2.525.000.000       25.250.000.000     100,000%
     Sumber: Manajemen Perseroan


     Susunan Pengurus REC

     Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, susunan Dewan Komisaris dan Direksi per
     30 September 2024 sebagai berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama      : Sumantri
     Komisaris Independen : Taufik Ahmad

     Dewan Direksi
     Direktur Utama           : Alexandra Sinta Wahjudewanti
     Direktur                 : Bagus Pinandityo

     Kegiatan Usaha REC

     Kegiatan usaha utama Perusahaan bergerak di bidang aktivitas profesional, ilmiah dan
     teknis. Pada saat ini aktivitas Perusahaan adalah berinvestasi pada satu entitas asosiasi
     yaitu PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) dan satu entitas anak yaitu PT Raharja
     Energi Tanjung Jabung (RETJ).




Halaman 15                                            00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 16
     c. PT Petrogas Jatim Utama Cendana ("PJUC")

     Riwayat Singkat PJUC

     PT Petrogas Jatim Utama Cendana didirikan sesuai dengan peraturan perundang
     undangan yang berlaku di Republik Indonesia berdasarkan Akta No. 5 tanggal 14 Maret
     2007 dari Rosida, S.H., notaris di Surabaya. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
     Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. W10-00796 HT.01.01-TH.2007
     tanggal 3 Juli 2007.

     Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir
     berdasarkan Akta No. 19 tanggal 11 November 2020, dari Evie Mardiana Hidayah, SH,
     notaris di Surabaya, mengenai perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha.
     Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
     Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0076783.AH.01.02.TAHUN
     2020 tanggal 17 November 2020.

     Struktur Permodalan dan Kepemilikan PJUC

     Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, susunan pemegang saham PJUC per 30
     September 2024 adalah sebagai berikut:

     Tabel 2.3 Susunan Pemegang Saham PJUC

                                                 Jumlah       Jumlah Nilai Nominal
                    Keterangan                                                         (%)
                                                 Saham               (Rp)

      PT Petrogas Jatim Utama                          253            253.000.000     50,60%
      PT Raharja Energi Cepu                           245            245.000.000     49,00%
      Koperasi Pegawai
                                                          2             2.000.000       0,40%
      Republik Indonesia Dipertam
      Total                                            500            500.000.000    100,00%
     Sumber : Manajemen Perseroan


     Susunan Pengurus PJUC

     Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, susunan Dewan Komisaris dan Direksi
     PJUC per 30 September 2024 sebagai berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama         : Tiat Surtiati Suwardi
     Komisaris               : M. Oka Lesmana Firdauzi
     Komisaris               : Abd Halim Soebahar

     Dewan Direksi
     Direktur Utama          : Hadi Ismoyo
     Direktur Keuangan       : Bagus Pinandityo
     Direktur Teknik         : Alexandra Sinta Wahjudewanti




Halaman 16                                             00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 17
      Kegiatan Usaha PJUC

      Kegiatan usaha PJUC adalah untuk mengelola Hak participating interest dalam bidang
      usaha Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam pada Wilayah Kerja Blok Cepu.


2.5   Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi

      1. Hubungan afiliasi berdasarkan struktur Kepemilikan Saham

      Hubungan afiliasi pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan struktur kepemilikan saham
      adalah sebagai berikut:

      Gambar 2.1. Hubungan afiliasi berdasarkan struktur Kepemilikan Saham


                         PT Rukun
                        Rahaja Tbk
                          (RAJA)




                        PT Raharja
                       Energi Cepu
                           (REC)

                          99,996%
                                            Manajemen konsultansi
                                            fee Rp1.263.737.398
                                            setara dengan
                                            Rp105.311.450 per bulan.




             PT Raharja         PT Petrogas Jatim
           Energi Tanjung       Utama Cendana
           Jabung (RETJ)             (PJUC)

              99,00%                  49%



      2. Hubungan afiliasi berdasarkan susunan pengurus dan pengawas perusahaan

      Hubungan afiliasi pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan susunan pengurus dan
      pengawas adalah sebaaai berikut:

      Tabel 2.4 Hubungan afiliasi berdasarkan susunan pengurus dan pengawas perusahaan
      No                               Nama                                    RAJA     REC     PJUC
       1     Rudiantara                                                         KU        -       -
       2     M. Arsjad Rasjid P.Mangkuninara                                     K        -       -
       3     Rachmad Gobel                                                       KI       -       -
       4     D. Andhi Nirwanto                                                   KI       -       -
       5     Orias Petrus Moedak                                                 KI       -       -
       6     Djauhar Maulidi                                                    DU        -       -
       7     Sumantri                                                            D       KU       -
       8     Ogi Rulino                                                          D        -       -



Halaman 17                                                        00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 18
         No                             Nama                             RAJA     REC      PJUC
         9      Taufik Ahmad                                               -       KI        -
         10     Alexandra Sinta Wahyudewanti                               -       DU       DT
         11     Bagus Pinandityo                                           -        D       DK
         12     Tiat Surtiati Suwardi                                      -        -       KU
         13     M. Oka Lesmana Firdauzi                                    -        -        K
         14     Abd. Halim Soebahar                                        -        -        K
         15     Hadi Ismoyo                                                -        -       DU
     Sumber : Perseroan, diolah


    Catatan:
    KU : Komisaris Utama                  DU : Direktur Utama
    KI : Komisaris Independen             D : Direktur
    K : Komisaris                         DK : Direktur Keuangan
                                          DT : Direktur Teknik


2.6 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi

    Berdasarkan Perjanjian Manajemen Konsultasi Fee Nomor 105 tanggal 10 Oktober 2024,
    persyaratan yang disepakati dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

    1.       Para Pihak yang bertransaksi
              a. REC sebagai anak usaha dari Perseroan dan pihak pemberi jasa konsultansi atau
                  penerima manajemen konsultansi fee.
              b. PJUC sebagai penerima jasa konsultasi atau yang membayar manajemen
                  konsultansi fee.
    2.       REC telah sepakat memberikan layanan konsultasi kepada PJUC berupa saran
             mengenai aspek manajemen yang terkait kegiatan usaha, peraturan-peraturan
             yang berlaku dimasa yang akan datang dan perkembangan kebijakan di Indonesia
             yang dapat mempengaruhi usaha PJUC serta mengkaji dan memberikan masukan
             tentang rencana-rencana bisnis PJUC di Indonesia yang masih relevan dengan
             bidang keahlian REC.
    3.       Berhubungan dengan jasa layanan konsultansi manajemen, REC menugaskan
             personelnya di PJUC untuk memegang peran sebagai Dewan Direksi dan/atau
             Komisaris.
    4.       Jangka waktu perjanjian dimulai sejak tanggal 01 (satu) bulan 01 (Januari) tahun 2025
             dan berakhir pada tanggal 31 (tiga puluh satu) bulan 12 (Desember) tahun 2025. Dan
             dapat diperpanjang atas kesepakatan tertulis Para Pihak setelah jangka waktu
             Perjanjian berakhir.
    5.       Jumlah biaya yang akan dibayarkan PJUC kepada REC atas layanan tersebut,
             minimal sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh
             Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah),
    6.       Pembayaran biaya jasa layanan tersebut akan dibayarkan pada tanggal 25 setiap
             bulannya oleh PJUC.
    7.       Segala tagihan REC kepada PJUC berdasarkan Perjanjian ini tidak termasuk
             kewajiban-kewajiban Pajak (PPh 23). Kewajiban - kewajiban pajak yang timbul atas
             Perjanjian ini menjadi tanggungan PJUC.




Halaman 18                                                00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 19
                                         BAB III
                     ANALISIS TENTANG KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI



 3.1.   Pendekatan dan Metode Analisis Yang Digunakan

        Berdasarkan POJK 35/2020, analisis pengkajian kewajaran Rencana Transaksi
        dilakukan melalui analisis berikut:
         a. Analisis Transaksi
         b. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi,
         c. Analisis Atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi.
         d. Analisis atas faktor lain yang relevan.


 3.2.   Analisis Transaksi

        a. Latar Belakang dan Alasan Rencana Transaksi

        REC merupakan anak usaha Perseroan dengan kepemilikan saham sebesar 99,996%.
        REC adalah pemegang 49% (empat puluh sembilan persen) saham PJUC, suatu
        perusahaan yang didirikan untuk memegang dan mengelola Hak Partisipasi sebesar
        2,2423% dalam Kontrak Kerja Sama Blok Cepu (KKS) dan Perjanjian Operasi Bersama
        (Joint Operating Agreement) yang mencakup Wilayah Kerja (WK) Cepu.

         Dalam menjalankan usahanya terkait kepemilikan Hak Partisipasi di Blok Cepu
         tersebut, PJUC berencana menggunakan jasa konsultansi manajemen dari REC
         dengan lingkup layanan konsultansi sebagai berikut:
        - Memberikan saran mengenai aspek manajemen yang terkait dengan kegiatan
            usaha umum PJUC;
        - Memberikan saran kepada PJUC mengenai peraturan-peraturan yang berlaku di
            masa yang akan datang dan perkembangan kebijakan di Indonesia yang dapat
            mempengaruhi usaha PJUC di Indonesia dan hal-hal lain yang relevan dengan
            bidang keahlian konsultan;
        - Mengkaji dan memberikan masukan tentang rencana-rencana bisnis PJUC di
            Indonesia, yang masih relevan dengan bidang keahlian REC.
        - Memberikan saran dan bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan, selama masih
            berkaitan dengan lingkup yang disebutkan di atas, apabila dibutuhkan oleh PJUC.
        - REC akan menugaskan personelnya di PJUC untuk memegang peran sebagai
            anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris PJUC dengan tetap memperhatikan
            ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.; dan/atau,
        - Kemungkinan permintaan lainnya sewaktu waktu oleh PJUC.
        -
         b. Nilai Rencana Transaksi

        Nilai Rencana Transaksi adalah minimal sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua
        Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh
        Delapan Rupiah) setara dengan Rp105.311.450 per bulan.




Halaman 19                                             00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 20
        c. Analisis Manfaat & Risiko Rencana Transaksi

        Manfaat Rencana Transaksi

        Manfaat Rencana Transaksi, adanya tambahan pendapatan REC yang berdampak
        pada peningkatan laba konsolidasi Perseroan. Selain itu, melalui transaksi ini, Perseroan
        juga dapat memastikan keberlangsungan investasinya di PJUC atas kepemilikan
        saham sebesar 49% melalui REC.

        Risiko Rencana Transaksi

        Risiko terjadinya kenaikan biaya operasional PJUC yang mengakibatkan perolehan
        bagian laba bersih dari PJUC menjadi berkurang.


 3.3.   Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi

        Analisa Kualitatif

        Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi dilakukan dengan melihat kondisi
        perekonomian dan tinjauan terhadap kinerja industri bidang usaha yang dijalankan
        Perseroan serta melihat potensi atau prospek usaha Perseroan.

    a. Tinjauan Ekonomi Makro

        Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

        Ekonomi Indonesia Triwulan III tahun 2024 sama dengan periode 2023, karena tidak
        ada penurunan maupun peningkatan yaitu sebesar 5,05% (yoy), Rata-rata
        pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam 5 tahun terakhir sebesar 3,40% (yoy).

        Berdasarkan proyeksi GDP harga konstan Indonesia yang dipublikasikan oleh
        International Monetary Fund (IMF), prakiraan rata-rata pertumbuhan PDB Indonesia
        selama periode 2024 sampai dengan 2029 adalah 5,04% (yoy) dengan proyeksi
        pertumbuhan PDB pada tahun 2024 sebesar 4,96% (yoy), dan pada tahun 2029
        adalah sebesar 5,07% (yoy).

        Grafik 3.1 Indonesia's GDP growth (%,                         Grafik 3.2 Indonesia's GDP Growth
           yoy)                                                                  Projection (%yoy)

                                     5,31%
            5,02%                            5,05%                                                      5,07%   5,07%
                                                                                5,06%   5,06%   5,06%
                                                                                                                        5,04%
                             3,70%
                                                             3,40%


                                                     1,84%
                                                                        4,96%




                    -2,07%




         Sumber: International Monetary Fund (IMF)                   Sumber: International Monetary Fund (IMF)




Halaman 20                                                            00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 21
      Inflasi

      Inflasi Indonesia per September tahun 2024 sebesar 1,84%, menurun sebesar 3,21% dari
      periode 31 Desember 2023 dan rata-rata inflasi selama 5 tahun terakhir adalah sebesar
      3,40%.

      Berdasarkan proyeksi Inflasi harga customer rata – rata Indonesia yang dipublikasikan
      oleh International Monetary Fund (IMF) pada April 2024, prakiraan rata-rata Inflasi
      Indonesia selama periode 2024 sampai dengan 2029 adalah 2,54% dengan
      pertumbuhan tertinggi diperkirakan akan terjadi pada tahun 2025 dengan prakiraan
      inflasi sebesar 2,59%, sedangkan prakiraan inflasi pada tahun 2029 adalah sebesar
      2,51%.

      Grafik 3.1 Indonesia Inflation (%,yoy)                     Grafik 3.2 Indonesia Inflation Projection (%yoy)

                                 5,51%
                                                                             2,59%


                                                                    2,56%
         2,72%                                           2,88%
                                         2,61%
                 1,68%   1,87%                   1,84%                                2,53%
                                                                                                2,52%
                                                                                                         2,51%    2,51%




                                                                    2024     2025     2026      2027     2028     2029

      Sumber: International Monetary Fund (IMF)                  Sumber: International Monetary Fund (IMF)

      Nilai Tukar Rupiah

      Perkembangan kurs tengah transaksi Bank Indonesia terhadap Dollar Amerika Serikat
      selama periode lima (5) tahun terakhir tercermin dalam grafik 3.5 Per 30 September
      2024, Nilai tukar Dollar Amerika Serikat terhadap Rupiah adalah sebesar Rp 15.214,-
      (Kurs Jual), dan Rp 15.062,- (Kurs Beli), dengan kurs tengah sebesar Rp 15.138,-.

       Grafik 3.3 Perkembangan Nilai Tukar Rupiah


                                                                  Rp15.731
                                                                                     Rp15.416
                                                                                                        Rp15.138

                                                  Rp14.269
                             Rp14.105
         Rp13.901



             2019                2020                2021           2022               2023              Sep-24



       Sumber: Bank Indonesia, diolah




Halaman 21                                                           00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 22
       Suku Bunga

       Suku bunga atau BI Rate yang digunakan dalam Penilaian ini adalah bersumber dari
       data Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia Bank Indonesia (BI). BI Rate adalah
       suku bunga kebijakan yang mencerminkan sikap atau stance kebijakan moneter
       yang ditetapkan oleh bank Indonesia dan diumumkan kepada publik. Berikut suku
       bunga pinjaman dalam bentuk IDR dan USD yang digunakan dalam Penilaian.

       Tabel 3.1 Development of Bank Persero Loan Interest Rate (%)
                                                         Suku bunga (%)
        Pinjaman Modal Kerja                                                         Sept
                                     2019      2020      2021      2022     2023
                                                                                     2024
        Bank Persero (USD)            4,86%    4,28%      3,71%    5,78%    6,61%    6,48%
        Bank Persero (IDR)            9,27%    8,77%      8,34%    8,29%    8,93%    8,81%
                                                         Suku bunga (%)
        Pinjaman Investasi                                                            Sept
                                     2019      2020      2021      2022     2023
                                                                                      2024
        Bank Persero (USD)            5,05%    4,24%      3,96%    5,97%    6,73%    6,63%
        Bank Persero (IDR)            9,75%    8,87%      8,49%    8,72%    9,41%    9,29%
       Sumber: Bank Indonesia, diolah


       Perkembangan Sektor Industri Minyak dan Gas di Indonesia

       Indonesia merupakan negeri pengekspor LNG terbesar keenam di dunia pada tahun
       2023, dengan kapasitas 23,3 juta ton per tahun (MMTPA), setelah Amerika Serikat,
       Australia,Qatar, Rusia, dan Aljazair.

       Pada tahun 2021, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor minyak dan
       gas bumi meningkat menjadi Rp95 triliun, melampaui target sebesar 26,67%,
       sebagian besar disebabkan oleh tingginya harga minyak yang didorong oleh faktor
       geopolitik global. Memasuki tahun 2022, seiring dengan semakin stabilnya harga
       minyak dan gas, penerimaan migas mencapai Rp148,7 triliun dari target Rp139 triliun.
       Pada tahun 2023, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak migas mencapai Rp117
       triliun, menunjukkan penurunan dari tahun 2022, namun masih 113% dari target yang
       ditetapkan sebesar Rp103,6 triliun.

       Gambar 3.2 Pengekspor LNG Terbesar di Dunia Tahun 2023




       Sumber: Oil and Gas in Indonesia, PWC



Halaman 22                                             00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 23
       Penerimaan ekspor migas tumbuh menjadi 4,35% dari total ekspor pada tahun 2021,
       namun mengalami penurunan menjadi 3,75% pada tahun 2022 dan 2023,
       menandai level terendah dalam satu dekade terakhir.

       Gambar 3.2 Pengekspor LNG Terbesar di Dunia Tahun 2023




       Sumber: Oil and Gas in Indonesia, PWC

       Pada saat yang sama, kontribusi industri minyak dan gas terhadap Produk Domestik
       Bruto (PDB) mengalami penurunan dari 3,46% pada tahun 2021 menjadi 3% pada
       tahun 2022 dan 2,49% pada tahun 2023.

       Gambar 3.3 Ekspor Minyak dan Gas Sebagai Persentase dari Total Ekspor Indonesia




       Sumber: Oil and Gas in Indonesia, PWC


       Entitas Pertamina merupakan penyumbang terbesar yaitu sekitar 50% dari produksi
       minyak dan gas Indonesia.




Halaman 23                                        00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 24
         Gambar 3.4 Produksi Minyak dan Gas dalam Persentase dari Total PDB Indonesia




         Sumber: Oil and Gas in Indonesia, PWC


         Gambar 3.5 Produsen minyak mentah dan gas alam utama Indonesia tahun 2023




         Sumber: Oil and Gas in Indonesia, PWC

    b.   Analisis Operasional dan Prospek Perseroan

         Analisis Operasional

         Operasional usaha Perseroan dikelompokan dalam beberapa jenis operasional
         usaha, yakni
         1. Lifting minyak dan gas,
         2. Bidang usaha pengangkutan gas, kompresi gas, pemeliharaan dan
            pengoperasian infrastruktur gas, air bersih, penyaluran fasilitas terminal LPG, dan
            permodalah dalam Perusahaan lain, dan
         3. Perdagangan gas alam dan CNG.




Halaman 24                                             00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 25
         Kegiatan usaha tersebut dijalankan Perseroan di beberapa wilayah, di antaranya DKI
         Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jambi Riau, Cilegon, dan
         Rembang.

         Dalam usaha lifting minyak dan gas, Perseroan melalui anak usahanya yakni REC
         memiliki investasi di dua blok produksi minyak dan gas bumi. Yang pertama adalah
         Blok Cepu. Melalui Perusahaan Asosiasi, PT Petrogas Jatim Utama Cendana,
         memiliki participating interest sebesar 2,2423%. Dengan ExxonMobil sebagai
         Operator tentunya memberikan keunggulan dalam manajemen operasi dan
         pengembangan blok tersebut.

         Blok kedua yang menjadi aset strategis Perseroan adalah Blok Jabung. Melalui
         Perusahaan       Anak,    PT     Raharja    Energi      Tanjung    Jabung,     Perseroan
         memiliki participating interest sebesar 8%. Blok ini dikelola oleh PetroChina, salah satu
         perusahaan minyak dan gas bumi terbesar di Asia, sebagai operator. Dengan sisa
         kontrak yang masih panjang, yaitu 19 tahun dan sisa cadangan yang cukup besar,
         Blok Jabung menyimpan potensi untuk pengembangan lapangan yang ada saat ini
         maupun dari lapangan-lapangan prospect & lead yang masih memerlukan
         eksplorasi tambahan untuk membuktikan adanya cadangan baru.

         Prospek Perseroan

         Seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kinerja
         kegiatan dunia usaha, peningkatan kebutuhan energi menjadi salah satu hal tak
         terelakkan yang menjadi potensi positif bagi prospek usaha Perseroan sebagai salah
         satu perusahaan investasi di bidang minyak dan gas bumi.

         Saat ini, produksi minyak nasional pada semester I-2024 mencapai 578.272 BOPD
         atau 91% dari target APBN tahun 2024. SKK Migas memproyeksikan produksi minyak
         akan meningkat pada semester II-2024 dengan masuknya kontribusi dari akselerasi
         pemboran sumur (termasuk program workover), salah satunya adalah dari Banyu
         Urip Infill Clastic (”BUIC”) dan proyek onstream seperti lapangan Akatara dan Forel.
         Proyek BUIC merupakan bagian dari Blok Cepu, memiliki perkiraan tambahan minyak
         sebesar 42,92 MMBO melalui pengeboran 7 sumur di Lapangan Banyu Urip. Saat ini
         Grup Perseroan menjadi salah satu Participating Interest di Blok Cepu. Hal ini dapat
         menjadi kesempatan bagi Grup Perseroan untuk terus mengembangkan bisnisnya
         dan turut serta dalam upaya Pemerintah untuk pemenuhan energi nasional.

    c.   Keuntungan dan Kerugian atas Rencana Transaksi

         Keuntungan Rencana Transaksi

         a. Bagi Perseroan, potensi peningkatan laba dimasa datang pada laporan
            keuangan konsolidasi atas peningkatan kinerja anak Perusahaannya.
         b. Bagi REC, memperoleh pendapatan lain-lain yang diterima dari jasa
            manajemen yang sudah diberikan yang dapat bepotensi peningkatan laba
            dimasa datang pada laporan keuangan konsolidasinya. Serta memastikan
            keberlangsungan investasi di PJUC.




Halaman 25                                              00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 26
            c. Bagi PJUC, penggunaan jasa konsultasi meliputi saran pada aspek manajemen,
               peraturan-peraturan yang berlaku, rencana bisnis kedepan, dan bantuan-
               bantuan lain yang diperlukan yang relevan dengan keahlian konsultan dibidang
               migas diharapkan dapat mengoptimalisasi pengelolaan usaha terkait hak
               partisipasinya di Blok Cepu.

           Kerugian Rencana Transaksi

           Kenaikan biaya operasional PJUC yang mengakibatkan perolehan bagian laba
           bersih dari PJUC menjadi berkurang.


 3.4.     Analisis Kuantitatif Atas Rencana Transaksi

        a. Analisis Kinerja Historis Perseroan

          Kinerja historis Perseroan didasarkan atas laporan keuangan audit Perseroan periode
          2019 sampai dengan periode 30 September 2024 yang diperoleh dari Pemberi Tugas:

          Tabel 3-1 Ringkasan Posisi Keuangan
           Keterangan             Satuan      2019          2020          2021          2022          2023       30-Sep-24
           Aset lancar             USD     70.789.312    61.506.974    64.932.853    58.598.231    80.522.149    90.229.724
           Aset tidak lancar       USD     109.650.774   105.137.065   180.653.299   201.906.344   248.125.979   235.527.498
           Total Aset              USD     180.440.086   166.644.039   245.586.152   260.504.575   328.648.128   325.757.222
           Liabilitas jangka
           pendek                  USD     23.516.437    21.807.586    19.701.199    26.985.368    56.349.438    57.671.243
           Liabilitas jangka
           panjang                 USD     34.222.355    21.589.867    100.767.697   100.463.575   117.756.404   103.173.790
           Total Liabilitas        USD     57.738.792    43.397.453    120.468.896   127.448.943   174.105.842   160.845.033
           Total Ekuitas           USD     122.701.295   123.246.585   125.117.256   133.055.632   154.542.286   164.912.189
           Total Liabilitas dan
           Ekuitas                 USD     180.440.087   166.644.038   245.586.152   260.504.575   328.648.128   325.757.222
          Sumber : Laparan Keuangan Konsolidasian Perseroan


          Periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 total aset rata-
          rata mengalami peningkatan sebesar 14,22 %. Peningkatan tersebut didominasi oleh
          meningkatnya aset tidak lancar Perseroan terutama pada akun aset tetap yang
          setiap periodenya mengalami peningkatan dan adanya penambahan akun aset
          lancar berupa properti minyak dan gas pada periode 2023 dan 30 September 2024.
          Sampai dengan periode 31 September 2024 total aset Perseroan tercatat sebesar
          USD325.757.222

          Pada periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024, total
          aset lancar mengalami peningkatan yang disebabkan oleh meningkatnya kas dan
          setara kas, persediaaan, uang dan biaya dibayar dimuka, serta aset lancar lainnya.
          Sampai dengan periode 31 September 2024 total aset lancar Perseroan tercatat
          sebesar USD90.229.724.

          Periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024, total aset tidak
          lancar secara rata-rata mengalami peningkatan sebesar 20,28% dengan peningkatan
          tertinggi terjadi pada periode 2023 yang meningkat sebesar 22,89% dari periode
          sebelumnya . Peningkatan tersebut didominasi oleh meningkatnya aset tetap dan




Halaman 26                                                               00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 27
      property minyak dan gas Perseroan. Sampai dengan periode 31 September 2024 total
      asset tidak lancar Perseroan tercatat sebesar USD235.527.498.
      Pada periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 total
      liabilitas mengalami peningkatan secara rata-rata sebesar 37,51%. Peningkatan
      tersebut terjadi disebabkan oleh meningkatnya aset tidak lancar Perseroan. Total
      liabilitas tertinggi tercatat sebesar USD164.845.033 yang terjadi pada periode 30
      September 2024.

      Periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 total ekuitas
      Perseroan mengalami peningkatan sebesar 6,23%. Sampai dengan periode 31
      September 2024 total ekuitas Perseroan tercatat sebesar USD164.912.189.

      Tabel 3-2      Laba Rugi Konsolidasian
          Keterangan       Satuan       2019           2020           2021            2022            2023         30-Sep-24
       Pendapatan          USD       122.131.956     98.764.724     98.146.630     126.686.088     203.745.960     189.660.195
       Beban pokok
       pendapatan          USD      (105.032.586)   (82.671.896)   (82.725.743)   (101.627.297)   (137.806.002)   (138.244.675)
       Laba Bruto          USD        17.099.370     16.092.828     15.420.887      25.058.791      65.939.958      51.415.520
       Beban umum dan
       administrasi        USD       (14.251.151)   (10.429.479)   (10.810.082)    (12.733.529)    (17.894.728)    (13.530.185)
       Laba Usaha          USD         6.595.395      6.951.686      7.111.172      15.729.936      49.911.522      42.781.034
       Laba Sebelum
       Pajak Penghasilan   USD         9.048.309      4.484.253      4.651.666      13.023.880      40.646.477      35.090.344
       Laba Tahun
       Berjalan            USD         6.337.402      2.523.413      3.396.731      10.839.343      27.149.480      22.133.888
      Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian RAJA


      Pendapatan Perseroan berasal penjualan gas, lifting minyak dan gas, jasa penyaluran
      minyak kerja sama operasi, operasi dan pemeliharaan, jasa penyalran gas, jasa
      fasilitas LNG, jasa kompresi dan transmisi gas, sewa tangka, dan lainnya. Periode 31
      Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 pendapatan Perseroan
      mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan rata-rata peningkatan sebesar
      12,65%. Pendapatan tertinggi tercatat sebesar USD203.745.960 pada periode 2023,
      sementara itu pendapatan terendah tercatat sebesar USD98.146.630 yang terjadi
      pada periode 2021. Sampai dengan periode 30 September 2024 total pendapatan
      Perseroan tercatat sebesar USD189.660.195.

      Pada periode yang sama beban pokok pendapatan secara rata – rata mengalami
      peningkatan sebesar 7,51% atau sebesar 77,75% dari pendapatan. Sampai dengan
      periode 30 September 2024 total beban pokok pendapatan tercatat sebesar
      USD138.244.675 atau sebesar 72,89% dari pendapatan. Dengan demikian Perseroan
      mencatat margin laba kotor secara-rata sebesar 22,25% dari pendapatan.

      Beban umum dan administrasi meliputi seluruh beban yang berhubungan dengan
      aktivitas perseroan dalam menjalankan usahanya. Selama periode 31 Desember 2019
      sampai dengan periode 30 September 2024, Beban umum dan administrasi
      mengalami peningkatan, rata-rata sebesar 2,15%. Beban umum dan administrasi
      pada 30 September 2024 sebesar USD13.530.185 lebih rendah dibandingkan tahun
      2023 yang tercatat sebesar USD17.894.728.




Halaman 27                                                         00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 28
      Pada periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024,
      Perseroan mencatat laba usaha. Laba usaha tertinggi terjadi pada tahun 2023 yaitu
      USD27.149.480. Pada periode tahun 30 September 2024, laba usaha Perseroan tercatat
      sebesar USD22.133.888.

      Tabel 3-3 Arus Kas
              Keterangan          Satuan      2019            2020              2021             2022           2023        30-Sep-24
       Arus Kas dari aktivitas
       operasi                     USD       4.760.366     17.044.962       (3.462.616)        11.036.439     43.494.246     39.189.297
       Arus Kas dari aktivita
       investasi                   USD     (24.084.732)    (1.967.480)     (72.465.029)       (18.046.365)   (53.323.647)     2.662.336
       Arus Kas dari aktivitas
       pendanaan                   USD      21.122.742      1.893.409       75.977.817          (710.186)     14.444.332    (28.617.126)
       Kenaikan dan Penurunan
       kas dan bank                USD       1.798.376     16.970.891            50.172        (7.720.112)     4.614.931     13.234.507
       Kas dan Bank Awal Tahun     USD      20.036.856     21.835.233       38.806.124         38.856.296     31.136.184     35.751.115
       Kas dan Bank Akhir Tahun    USD      21.835.232     38.806.124       38.856.296         31.136.184     35.751.115     48.985.622
      Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan


      Sampai dengan 30 September 2024, Perseroan membukukan arus kas masuk dari
      aktivitas operasionalnya. Arus kas masuk Perseroan dari aktivitas operasi bersumber
      dari penerimaan kas yang berasal dari pelanggan. Perusahaan membukukan arus kas
      masuk sebesar USD39.189.297 dari aktivitas operasinya.

      Sampai dengan periode 30 September 2024, Perseroan membukukan arus kas masuk
      dari aktivitas yang sebagian besar diterima dari dividen kas dari entitas asosiasi.
      Perusahaan membukukan arus kas masuk sebesar USD2.662.336 dari aktivitas
      operasinya.

      Sampai dengan periode 30 September 2024, Perseroan membukukan arus kas keluar
      dari aktivitas pendanaan sebesar minus USD28.617.126 yang sebagian besar
      digunakan untuk pembayaran pinjaman bank, pembayaran dividen kas kepada
      pemilik entitas induk.

      Analisis Rasio Keuangan Perseroan

      Analisis rasio merupakan salah satu bentuk teknis analisis laporan keuangan yang
      digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos pos tertentu dari laporan posisi
      keuangan dan laporan laba rugi secara individu atau kombinasi antara keduanya.
      Berikut adalah tabel berbagai macam rasio keuangan Perseroan.

      Tabel 3-4 Analisa Rasio Keuangan
            RASIO KEUANGAN         2019                   2020           2021          2022         2023        30-Sep-24      Average
       Rasio Likuiditas (X)
       Rasio Lancar                          0,01         0,02           0,02          0,01          0,01          0,06           0,02
       Rasio Cepat                           3,00         2,81           3,27          2,14          1,42          1,55           2,37
       Rasio Kas                             0,93         1,78           1,88          1,12          0,62          0,84           1,19
       Rasio Profitabilitas (%)
       Laba atas aset                       3,51%         1,51%      1,38%             4,16%        8,26%         6,79%          4,27%
       Laba atas ekuitas                    5,16%         2,05%      2,71%             8,15%       17,57%        13,42%          8,18%
       Rasio Solvabilitas(%)



Halaman 28                                                               00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 29
             RASIO KEUANGAN             2019     2020     2021     2022      2023     30-Sep-24   Average
       Total Laibilitas terhadap aset   32,00%   26,04%   49,05%   48,92%   52,98%     49,38%     43,06%
       Total Laibilitas terhadap
       ekuitas                          47,06%   35,21%   96,28%   95,79%   112,66%    97,53%     80,76%

      Rasio Likuiditas

      Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui
      sejauh mana kemampuan Perseroan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya.
      Selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024,
      rata-rata rasio lancar, rasio cepat dan rasio kas sebesar 0,02 x, 2,37x dan 1,19x. Sampai
      dengan 30 September 2024, rasio lancar, rasio cepat dan rasio kas Perseroan sebesar
      0,06x, 1,55 x, dan 0,84x. Hal ini menunjukkan bahwa sepanjang periode historis,
      Perseroan mampu untuk membayar seluruh liabilitas jangka pendeknya dengan
      menggunakan aset lancar yang dimiliki.

      Rasio Profitabilitas

      Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan Perseroan dalam
      menghasilkan laba. Rasio laba atas aset (Return on Assets /ROA) perusahaan selama
      periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 rata-rata 4,27%
      per tahun dimana rasio ini menunjukkan bahwa Perusahaan sudah optimal dalam
      mengelola aset-asetnya untuk menghasilkan laba. Sampai dengan periode 30
      September 2024 rasio laba atas aset adalah 6,79%.

      Ratio laba atas ekuitas (Return on Ekuitas / ROE) Perseroan selama periode 31
      Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 rata-rata sebesar 8,18%
      per tahun dimana rasio ini menunjukan bahwa Perseroan sudah optimal dalam
      menghasilkan laba untuk para pemegang sahamnya. Sampai dengan periode 30
      September 2024 rasio laba atas ekuitas Perseroan adalah sebesar 8,18%

      Rasio Solvabilitas

      Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur
      kemampuan Perseroan untuk melunasi utang-utangnya dengan ekuitas atau aset
      yang dimiliki jika dilikuidasi.
      Rasio rata-rata jumlah kewajiban terhadap jumlah aset dan rasio rata-rata jumlah
      kewajiban terhadap jumlah ekuitas Perseroan selama periode 31 Desember 2019
      sampai dengan periode 30 September 2024 masing-masing adalah sebesar 43,06%
      dan 80,76%. Sampai dengan periode 30 September 2024 masing-masing tercatat
      sebesar 49,38% dan 97,53%.

    b. Analisis Dampak Keuangan Perseroan atas Rencana Transaksi

      Analisis dampak keuangan tanpa dan dengan transaksi dilihat dari seberapa besar
      pengaruh Rencana Transaksi pada Laporan Keuangan Konsolidasian Proforma
      Perseroan. Tabel berikut ini adalah Informasi Proforma Posisi Keuangan dan Laba Rugi
      Konsolidasian tanpa dan dengan Rencana Transaksi Per 30 September 2024 yang
      dibuat manajemen Perseroan.



Halaman 29                                                 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 30
      Tabel 3-5 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma Perseroan
                                                     Nilai Buku Audit                   Proforma
                       Keterangan           Satuan                       Penyesuaian
                                                       30-Sep-24                       30-Sep-24
       ASET LANCAR
       Kas dan setara kas                    USD           48.284.958         83.481    48.368.439
       Piutang usaha                         USD                                   -                -
         Pihak ketiga - bersih               USD           29.307.880              -    29.307.880
       Piutang lain-lain                     USD                                   -                -
         Pihak ketiga - bersih               USD            3.920.142              -      3.920.142
         Pihak berelasi                      USD            3.658.089              -      3.658.089
       Persediaan                            USD             736.517               -       736.517
       Pajak dibayar di muka                 USD            1.853.327              -      1.853.327
       Uang muka dan beban dibayar dimuka    USD            1.034.685              -      1.034.685
       Aset lancar lain-lain                 USD            1.434.126              -      1.434.126
       Jumlah aset lancar                    USD          90.229.724                    90.313.205



       ASET TIDAK LANCAR                     USD         235.527.498                   235.527.498

       TOTAL ASET                            USD         325.757.222                   325.840.703


       LIABILITAS JANGKA PENDEK              USD          57.671.243               -    57.671.243

       LAIBILITAS JANGKA PANJANG             USD         103.173.790               -   103.173.790

       JUMLAH LIABILITAS                     USD         160.845.033               -   160.845.033

       JUMLAH EKUITAS                        USD         164.912.189          83.481   164.995.670

       TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS          USD         325.757.222                   325.840.703


      Tabel 3-6 Laporan Laba Rugi Konsolidasian Proforma Perseroan
                                                     Nilai Buku Audit                   Proforma
                       Keterangan           Satuan                       Penyesuaian
                                                        30-Sep-24                       30-Sep-24
       PENDAPATAN BERSIH                     USD          189.660.195              -    189.660.195
       BEBAN POKOK PENDAPATAN                USD        (138.244.675)              -   (138.244.675)
       LABA BRUTO                            USD           51.415.520              -     51.415.520
                                                                                   -
       Beban umum dan administrasi           USD         (13.530.185)              -    (13.530.185)
       Laba selisih kurs - bersih            USD              354.734              -        354.734
       Pendapatan lain-lain                  USD              577.575         83.481        661.056
       Beban lain-lain                       USD           (1.294.476)             -     (1.294.476)
       LABA USAHA                            USD           37.523.168                    37.606.649
       Bagian laba entitas asosiasi          USD            5.257.866              -      5.257.866
       LABA USAHA SEBELUM BEBAN KEUANGAN
       DAN PAJAK PENGHASILAN                 USD           42.781.034                    42.864.515
       Beban keuangan/bunga                  USD           (7.690.690)             -     (7.690.690)
       LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
       PENGHASILAN                           USD           35.090.344                    35.173.825
       Beban pajak penghasilan               USD         (12.956.456)              -   (12.956.456)
       LABA PERIODE BERJALAN                 USD           22.133.888                    22.217.369
      Sumber : Manajemen Perseroan



Halaman 30                                            00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 31
      Mengacu pada Informasi Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma Perseroan Per 30
      September 2024, dampak keuangan atas Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

       1. Pada posisi keuangan konsolidasian Proforma Perseroan terdapat pemasukan kas
          dan setara kas sebesar Rp1.263.737.398 atau setara dengan USD83.481 dengan
          asumsi nilai tukar per 30 september 2024 sebesar Rp.15.138, yang bersumber dari
          fee jasa konsultansi manajemen yang diterima REC dari PJUC.
       2. Pada posisi keuangan konsolidasian Proforma Perseroan terdapat peningkatan
          pada saldo laba yang belum ditentukan peggunaannya sebesar USD83.481, atas
          pendapatan fee manajemen yang diterima REC dari PJUC atas jasa konsultansi
          manajemen yang diberikan REC.
       3. Pada laba rugi komprehensif konsolidasian Proforma terdapat tambahan
          pendapatan lain-lain sebesar USD83.481 atas penerimaan fee jasa konsultansi
          manajemen.

    a. Penilaian atas Proyeksi Keuangan

      Proyeksi keuangan mengacu pada proyeksi laba rugi dan arus kas konsolidasian
      Perseroan tanpa dan dengan transaksi, yang dibuat oleh manajemen Perseroan
      sebagai berikut:

      Asumsi-Asumsi
      - Proyeksi keuangan disajikan untuk periode tahun 2024 – 2026.
      - Asumsi Pendapatan Perseroan merupakan konsolidasian dari pendapatan
        Perseroan dan Anak Perusahaan yang berbasis pada kontrak pelanggan di industri
        migas dan lain-lain.
      - Beban pokok penjualan diasumsikan pada kisaran 61% sampai dengan 66%.
      - Diasumsikan terdapat tambahan pendapatan lain-lain dari aktivitas anak
        Perusahaan yaitu REC atas fee yang diperoleh dari pemberian jasa konsultansi
        manajemen pada entitas asosiasi yaitu PJUC pada tahun 2025 sebesar
        Rp1.263.737.398 atau setara dengan USD83 ribu (dengan nilai tukar sebesar
        Rp15.138/USD dan diasumsikan terdapat perpanjangan perjanjian manajemen
        konsultansi fee ditahun – tahun selanjutnya dengan menaikan fee jasa konsultansi
        sebesar tingkat inflasi.
      - Taksiran pajak penghasilan pph badan untuk perusahaan diperhitungkan sesuai
        ketentuan yang berlaku yaitu berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021
        tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

      Proyeksi Laba Rugi

      Pendapatan Perseroan bersumber dari pendapatan konsolidasian Perseroan dengan
      Anak Perusahaan berupa pendapatan dari sales of gas downstream, sales oil & gas
      lifting upstream, jasa operating & maintenance, toll free, gas compressor, LPG facility
      services, rental, green energy dan pendapatan lain-lain. Periode tahun 2024,
      Perseroan memproyeksikan perolehan pendapatan sebesar USD258.860 ribu,
      pendapatan diproyeksikan terus meningkat pada tahun-tahun selanjutnya, periode
      tahun 2026, Perseroan memproyeksikan peningkatan pendapatan menjadi sebesar
      USD302.385 ribu.



Halaman 31                                           00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 32
      Atas Rencana Transaksi pemberian jasa konsultansi manajemen yang dilakukan oleh
      Anak Perusahaan Perseroan kepada Entitas Asosiasi , diasumsikan terdapat tambahan
      pendapatan lain-lain pada tahun 2025 sebesar USD83 ribu setara dengan
      Rp1.263.737.398 (dengan nilai tukar sebesar Rp15.138/USD). Jasa konsultansi
      manajemen diasumsikan diperpanjang dengan mengasumsikan                    adanya
      peningkatan pendapatan lain-lain dari jasa konsultansi manajemen tersebut di tahun
      selanjutnya sebesar inflasi 3% dari fee tahun sebelumnya.

      Disisi lain atas, terdapat penurunan atas pendapatan investasi tanpa dan dengan
      Rencana Transaksi, dikarenakan berkurangnya laba bersih atas pembayaran fee jasa
      konsultansi manajemen sehingga Perseroan melalui REC diharapkan dapat mengelola
      biaya operasional PJUC secara efektif dan efisien di masa datang agar pendapatan
      investasi REC atas 49% kepemilikannya di PJUC melalui bagi hasil profit dapat diterima
      optimal.

      Perseroan memproyeksikan laba bersih tahun 2024 sebesar USD29.892 ribu, tanpa
      Rencana Transaksi, laba bersih diproyeksikan meningkat ditahun 2025 menjadi sebesar
      USD33.429. Dan dengan adanya Rencana Transaksi, laba bersih meningkat menjadi
      sebesar USD33.471 ribu.

      Tabel 3-7 Proyeksi Laba Rugi Konsolidasian Perseroan
                                                 Before Transaction                           After Transaction
                    Description                       FY2024        FY2025        FY2024           FY2025       FY2026
                                          Unit
                                                    Projection    Projection    Projection       Projection   Projection
       Revenue                           USD.000       258.860       294.382       258.860          294.382      302.385
          Sales of Gas - Downstream      USD.000       138.081       150.596       138.081          150.596      167.021
          Oil & Gas Lifting - Upstream   USD.000        55.919        64.545        55.919           64.545       55.356
          Oil Transportation Services    USD.000        33.580        36.375        33.580           36.375       36.932
          Operating & Maintenance        USD.000         8.778         6.570         8.778            6.570        6.652
          Toll Fee                       USD.000         9.401         8.263         9.401            8.263       11.820
          Gas Compressor                 USD.000         1.237         5.713         1.237            5.713       13.171
          LPG Facility Services          USD.000         2.548         2.325         2.548            2.325        2.325
          Rental                         USD.000         1.399           618         1.399              618          619
           Green Energy (Solar Panel
                                         USD.000              -             -             -               -               -
             & Bio Energy)
          Others                         USD.000         7.916        19.378         7.916           19.378           8.489
       Cost of Sales                     USD.000     (168.224)     (193.948)     (168.224)        (193.948)       (184.246)
       Depr & Amort                      USD.000      (17.737)      (25.277)      (17.737)         (25.277)        (33.166)
       Gross Profit                      USD.000        72.898        75.157        72.898           75.157          84.972
                                                           28%          26%            28%             26%             28%
       GA Exp                            USD.000      (19.867)      (24.884)      (19.867)         (24.884)        (24.026)
       Depr & Amort                      USD.000          (967)      (1.265)          (967)         (1.265)         (1.196)
       Operating Profit                  USD.000        52.064        49.008        52.064           49.008          59.750
                                                         20,1%          17%          20,1%             17%             20%
       Amort. Contractual, Borrowing
       cost, Depreciation & Goodwill     USD.000       (1.883)        (1.086)      (1.883)          (1.086)         (1.086)
       Impairment
       Interest of Bank Loan & Leasing   USD.000       (9.098)       (8.850)       (9.098)          (8.850)        (10.411)
       Asset Retirement Obligation       USD.000         (564)         (603)         (564)            (603)           (643)
       Investment Income                 USD.000         5.900         4.939         5.900            4.898           6.222
       Management Fee - PJUC             USD.000             -             -             -               83              86
       Other Income (Exp)                USD.000         (466)         5.277         (466)            5.277           1.110
       Profit Before Tax                 USD.000        45.952        48.685        45.952           48.728          55.028
                                                          18%           17%           18%              17%             18%
       Tax                               USD.000      (16.060)      (15.257)      (16.060)         (15.257)        (17.658)
       Net Profit                        USD.000        29.892        33.429        29.892           33.471          37.369
      Sumber: manajemen Perseroan




Halaman 32                                                          00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 33
      Proyeksi Arus Kas

      Perseroan membukukan arus kas masuk dari aktivitas operasionalnya selama periode
      tahun 2024 – 2026. Arus kas masuk Perseroan dari aktivitas operasi bersumber dari
      penerimaan kas yang berasal dari pelanggan, pendapaan bunga pinjaman,
      pendapatan manajemen fee dan pendapatan lainnya. Pada tahun 2025 tanpa
      Rencana Transaksi, Perseroan membukukan arus kas masuk sebesar US63.572 ribu dan
      dengan adanya transaksi, terdapat penambahan arus kas sehingga total arus kas
      masuk ditahun 2025 menjadi sebesar USD63.656 ribu.

      Pada tahun 2025, Perseroan mengeluarkan dana kas dan setara kas dari aktivitas
      sebesar USD62.671 ribu.dan pada tahun yang sama, dari aktivitas pendanaan,
      Perseroan memproyeksikan akan mengeluarkan dana kas sebesar USD61.519 yang
      digunakan untuk membayar utang dan bunga bank serta dividen kepada pemegang
      saham.

      Tabel 3-8 Proyeksi Arus Kas Konsolidasian Perseroan
                                                Before Transaction                       After Transaction
                Description                         FY2024        FY2025          FY2024       FY2025       FY2026
                                         Unit
                                                  Projection    Projection      Projection   Projection   Projection
       Cash Flow from Operating
       Activities:
       Cash receipts from Customers     USD.000      259.178         292.915      259.178      292.915        303.916
       Cash paid to Supplier &
                                        USD.000
            Operational                             (190.022)    (214.489)       (190.022)    (214.489)      (206.115)
       Payment for tax                  USD.000      (13.360)     (15.096)        (13.360)     (15.096)       (17.467)
       Cash receipts from interest
                                        USD.000
            income PJUC                                     -            244             -         244               -
       Cash receipts from
                                        USD.000
            Management Fee PJUC                            -                -           -            83             86
       Payment for Others-net           USD.000          259              (2)         259           (2)            (9)
       Net cash from Operating
                                        USD.000
       Activities                                     56.056          63.572       56.056       63.656         80.411
       Cash Flow from Investing
                                        USD.000
       Activities:
       Acquisition of Fixed Assets      USD.000      (31.706)        (66.428)     (31.706)     (66.428)       (41.365)
       Payment for Asset in Progress    USD.000       (2.694)         (1.249)      (2.694)      (1.249)              -
       Payment for Investment
                                        USD.000
            Acquisition                               (2.672)               -      (2.672)            -              -
       Receipts IPO REC                 USD.000       26.000                       26.000
       Dividend in (PJUC through REC)   USD.000         7.438          5.005         7.438       5.005          6.400
       Asset Sales / Disposal Assets    USD.000           224              -           224           -              -
       Payment for other assets         USD.000         (704)              -         (704)           -              -
       Net cash from Investing
                                        USD.000
       Activities                                     (4.113)     (62.671)         (4.113)     (62.671)       (34.965)
       Cash Flow from Financing
                                        USD.000
       Activities:
       Paid in Capital                  USD.000        14.000                       14.000                           -
       Bank Loan - Drawdown             USD.000        90.580               -       90.580            -              -
       Bank Loan - Instalment           USD.000      (31.434)        (36.434)     (31.434)     (36.434)       (31.419)
       Fund Raising Cost                USD.000         (925)               -        (925)            -              -
       Interest Bank                    USD.000       (9.130)         (8.850)      (9.130)      (8.850)       (10.411)
       Restricted Bank                  USD.000           797               -          797            -              -
       Leasing                          USD.000       (1.648)           (635)      (1.648)        (635)          (122)
       Dividend out RAJA                USD.000      (10.000)        (10.000)     (10.000)     (10.000)       (10.000)
       Dividend out NCI                 USD.000       (1.010)         (5.600)      (1.010)      (5.600)        (6.754)
       Related Parties in               USD.000           605         (6.908)          605      (6.908)              -
       Related Parties (out)            USD.000             -           6.908            -        6.908              -




Halaman 33                                                       00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 34
                                                  Before Transaction                      After Transaction
                  Description                         FY2024       FY2025         FY2024       FY2025       FY2026
                                           Unit
                                                    Projection   Projection     Projection   Projection   Projection
         Cash Flow form Financing
                                         USD.000
         Activities                                     51.835     (61.519)         51.835     (61.519)       (58.706)
                                         USD.000
         Net Cash for this periode       USD.000       103.778     (60.618)        103.778     (60.534)       (13.260)
         Beginning Cash Balance          USD.000        34.868      138.646         34.868      138.646         78.112
         Ending Cash Balance CF Consol   USD.000       138.646       78.028        138.646       78.112         64.852
        Sumber: manajemen Perseroan


 3.5.   Analisis Kewajaran Atas Rencana Transaksi

        Analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan dengan membandingkan nilai Rencana
        Transaksi (gaji atau kompensasi per bulan dari jumlah Dewan Direksi dan/atau
        Komisaris ditempatkan) dengan rata-rata gaji perbulan direksi yang ada di data
        market.

        Berdasarkan Perjanjian Manajemen Konsultasi Fee antara REC dan PJUC sebesar
        Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh
        Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah) setara dengan Rp105.311.450,-
        per bulan

        Data pasar besaran gaji dewan direksi berdasarkan data salary guide 2024 adalah
        sebagai berikut:

        Tabel 3-9     Data Pasar Transaksi Konsultansi Manajemen
                                                                                      Jumlah Gaji per bulan
                                         Jabatan
                                                                                              (Rp)
         Direktur                                                                                150.000.000
         Direktur Keuangan                                                                         80.000.000
         Direktur Teknik                                                                           96.000.000
         Rata-rata gaji Dewan Direksi                                                            108.666.667
        Sumber: Salary Guide 2024


        Berdasarkan tabel diatas, maka biaya jasa manajemen konsultansi berada pada
        rentang batas bawah dan batas atas +/- 7.5% sesuai POJK 42/2020.

            Fee Jasa Manajemen
                                            Batas Bawah            Data Pasar Rata-rata           Batas Atas
                 Konsultansi
                                              ( ± 7,5%)             Gaji Dewan Direksi             ( ± 7,5%)
             (Rencana Transaksi)

            Rp105.311.450 / bulan        100.516.667 / bulan      Rp108.666.667 / bulan      Rp116.816.667 / bulan



 3.6.   Analisis Faktor Lain yang Relevan

        Analisis Inkremental

        Analisis Nilai Tambah (Incremental Analysis) dilakukan untuk melihat manfaat Rencana
        Transaksi bagi Perseroan. Potensi nilai tambah apabila Rencana Transaksi dilakukan
        bagi Perseroan adalah terdapat tambahan dana kas dan setara kas sebesar fee jasa
        manajemen konsultansi yang terkonsolidasi di Perseroan dan berdampak pula pada
        meningkatnya total aset. Disisi laba sebelum pajak, dengan Rencana Transaksi,



Halaman 34                                                         00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 35
      terdapat peningkatan laba atas Rencana Transaksi. Secara keseluruhan, Rencana
      Transaksi memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan REC secara konsolidasi. Analisis
      incremental atas Rencana Transaksi dapat dilihat pada tabel berikut:

      Tabel 3-1        Analisis Incremental
                            URAIAN                  Satuan      2024       2025          2026

       Kas dan Setara Kas
       Tanpa Rencana Transaksi                      USD.000     138.646      78.028       64.691
       Dengan Rencana Transaksi                     USD.000     138.646      78.112       64.852
       Inkremental                                  USD.000            -           83           161


       Aset Lancar
       Tanpa Rencana Transaksi                      USD.000     192.006     132.794      117.926
       Dengan Rencana Transaksi                     USD.000     192.006     132.878      118.086
       Inkremental                                  USD.000            -           83           161


       Aset Tidak Lancar
       Tanpa Rencana Transaksi                      USD.000     262.317     301.876      308.033
       Dengan Rencana Transaksi                     USD.000     262.317     301.835      307.950
       Inkremental                                  USD.000            -          (41)          (83)


       Total Aset
       Tanpa Rencana Transaksi                      USD.000     454.323     434.670      425.959
       Dengan Rencana Transaksi                     USD.000     454.323     434.713      426.036
       Inkremental                                  USD.000            -           43            78


       Total Liabilitas
       Tanpa Rencana Transaksi                      USD.000     241.806     204.324      175.033
       Dengan Rencana Transaksi                     USD.000     241.806     204.324      175.033
       Inkremental                                  USD.000            -             -             -


       Total Ekuitas
       Tanpa Rencana Transaksi                      USD.000     212.517     230.346      250.926
       Dengan Rencana Transaksi                     USD.000     212.517     230.389      251.004
       Inkremental                                  USD.000            -           43            78


       Laba Sebelum Pajak
       Tanpa Rencana Transaksi                      USD.000      45.952      48.685       54.984
       Dengan Rencana Transaksi                     USD.000      45.952      48.728       55.028
       Inkremental                                  USD.000            -           43            44


       Laba Tahun Berjalan
       Tanpa Rencana Transaksi                      USD.000      29.892      33.429       37.325
       Dengan Rencana Transaksi                     USD.000      29.892      33.471       37.369
       Inkremental                                  USD.000            -           43            44


      Sumber: Proyeksi Keuangan Perseroan, diolah




Halaman 35                                               00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 36
        Analisis Sensitivitas

        Rencana Transaksi tidak memiliki dampak signifikan terhadap investasi Perseroan di
        PJUC karena secara keseluruhan, Rencana Transaksi masih memberikan potensi nilai
        tambah bagi Perseroan dan REC secara konsolidasi.

 3.7.   Kesimpulan

        Dengan mempertimbangkan analisis kewajaran atas Rencana Transaksi yang
        dilakukan meliputi analisis Transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis kewajaran
        nilai transaksi, serta analisis inkremental maka kami berpendapat, Rencana Transaksi
        Pemberian dan/atau Penerimaan Management Konsultansi Fee dengan
        menempatkan Dewan Direksi dan/atau Komisaris antara REC dan PJUC sebagai pihak
        afiliasi Perseroan adalah WAJAR.




Halaman 36                                                 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 37
                          ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS




  1.    Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
  2.    Penilai Usaha telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang digunakan
        dalam proses penilaian.
  3.    Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke
        akuratannya.
  4.    Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajran proyeksi yang
        dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
  5.    Laporan penilaian pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik.
  6.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
        Opini Akhir.
  7.    Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum (Perjanjian Manajemen
        Konsultansi Fee) objek penilaian/Rencana Transaksi dari pemberi tugas.
  8.    Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam
        maupun di luar pengadilan) yang berkaitan dengan obyek penilaian tidak menjadi
        tanggung jawab kami.
  9.    Kami ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami
        secara khusus hanya terbatas pada aspek nilai atas obyek penilaian, diluar dari aspek
        perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada diluar lingkup penugasan kami.
  10.   Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang
        berkaitan dengan kondisi obyek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya
        bukan menjadi tanggung jawab kami.
  11.   Laporan penilaian ini disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dala
        laporan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak
        bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
  12.   Laporan penilaian ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran
        dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan
        sebagai dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena laporan
        pendapat kewajaran ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan
        kemampuan yang kami miliki.
  13.   Laporan penilaian ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda tangan
        penilai berijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari KJPP
        FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN.
  14.   Laporan penilaian ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
        dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan penilaian.




Halaman 37                                             00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 38
                                   PERNYATAAN PENILAI



Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang
bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa :
1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
    dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
2. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang,
    maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada terhadap obyek
    Penilaian.
4. Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
5. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode
    Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian
    dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
6. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau
    diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
7. Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi obyek
    penilaian.
8. Penilai telah melakukan wawancara kepada pihak Manajemen Perseroan.
9. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat
    dalam pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana
    yang dinyatakan dalam laporan Penilaian ini.
10. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
    Penilaian.
11. Kami bertanggung jawab atas laporan Penilaian yang telah kami susun berdasarkan
    data yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi tugas dan kami anggap akurat
    serta lengkap. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil laporan ini apabila data-data,
    dokumen dan informasi dari Pemberi Tugas yang diberikan kepada kami tidak sah/legal
    sehingga menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
12. Penugasan Penilaian telah dilakukan terhadap obyek penilaian pada tanggal penilaian
    (cut off date)
13. Analisis dan kesimpulan yang dihasilkan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam
    laporan penilaian.
14. Pendapat Kewajaran yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah
    disajikan sebagai kesimpulan Opini Akhir.
15. Penilai melakukan sesuai dengan Lingkup Penugasan dan data yang dianalisis telah
    diungkapkan.
16. Kesimpulan Opini Akhir telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas.




Halaman 38                                          00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 39

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.02 MB
Published30 Jan 2025
Pages39
Characters105,663
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 59 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Raharja Energi Cepu p.7 ×11
linked org PT Petrogas Jatim Utama Cendana p.7 ×9
linked org Rukun Raharja Tbk p.7 ×14
linked org PT Sentosa Bersama Mitra p.14
linked org PT Basis Utama Prima p.14
linked person Rachmad Gobel p.14 ×2
linked person D. Andhi Nirwanto p.14 ×2
linked person Orias Petrus Moedak p.14 ×2
linked person Djauhar Maulidi p.14 ×2
linked person Ogi Rulino p.14 ×2
linked org PT Raharja Energi Tanjung Jabung p.15 ×2
linked org Koperasi Pegawai p.16
linked person M. Oka Lesmana Firdauzi p.16 ×2
possible org Otoritas jasa Keuangan p.2 ×8
possible person Ir. Rusli p.13 ×2
possible person Hapsoro p.14
possible org Negara Republik Indonesia p.14
possible person Taufik Ahmad · Komisaris Independen p.15 ×2
possible — Rudiantara p.17
possible — Sumantri p.17
possible org Bank Persero p.22 ×4
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.2 ×2
unresolved org KJPP Ferdinand p.7 ×4
unresolved org KJPP FDI p.7 ×3
unresolved org Ichsan dan Rekan p.7 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.7 ×2
unresolved person Triyono Halaman p.7
unresolved org Paul Hadiwinata p.10 ×4
unresolved org Palilingan & Rekan p.10 ×4
unresolved org Husni p.10 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×6
unresolved person Kristianto · Notaris p.13
unresolved org Menteri Kehakiman p.13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.13 ×2
unresolved person Poerbaningsih Adi Warsito · Notaris p.13
unresolved org Menteri p.13
unresolved person Rini Yulianti · Notaris p.13 ×5
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.13 ×5
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI p.13
unresolved org PT Zeze Ajuwel Tambang p.14
unresolved org PT Syabas Usaha Migas p.14
unresolved person Indah Setyaningsih p.14
unresolved person S. P. Henny Singgih p.14
unresolved person Mala Mukti p.15
unresolved org PT DSME ENR CEPU p.15
unresolved org PT Rukun Prima Sarana p.15
unresolved person Rosida p.16
unresolved person Evie Mardiana Hidayah p.16
unresolved org PT Petrogas Jatim Utama p.16
unresolved org Rukun Rahaja Tbk p.17 ×2
unresolved org PT Raharja p.17
unresolved org PT Petrogas Jatim Energi Tanjung p.17
unresolved — M. Arsjad Rasjid P.Mangkuninara p.17 ×3
unresolved — Alexandra Sinta Wahyudewanti p.18 ×4
unresolved — Bagus Pinandityo p.18
unresolved — Tiat Surtiati Suwardi p.18
unresolved person Abd. Halim Soebahar p.18
unresolved — Hadi Ismoyo p.18
unresolved org Bank Persero Loan Interest Rate p.22

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 3920 ms 12 Sep 2026 22:54
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result