Back to announcement
20250130_RAJA_Informasi Transaksi Afiliasi_31848470_lamp4.pdf
Asset transaction Needs review RAJASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 39
Page 1
Page 2
- REC akan menugaskan personelnya di PJUC untuk memegang peran sebagai Dewan
Direksi dan/atau Komisaris PJUC dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.; dan/atau,
- Kemungkinan permintaan lainnya sewaktu waktu oleh PJUC.
Pihak-pihak yang Bertransaksi
Berdasarkan Perjanjian Manajemen Konsultasi Fee, pihak-pihak yang akan bertransaksi
adalah sebagai berikut:
1. REC sebagai anak usaha dari Perseroan dan pihak pemberi jasa layanan konsultansi
manajemen atau penerima manajemen konsultansi fee.
2. PJUC sebagai penerima jasa layanan konsultasi manajemen atau yang membayar
manajemen konsultansi fee.
Obyek Rencana Transaksi
Obyek Rencana Transaksi adalah Rencana Transaksi berupa Pemberian dan/atau
Penerimaan Management Konsultansi Fee dengan menempatkan Dewan Direksi dan/atau
Komisaris antara REC dan PJUC sebagai pihak afiliasi Perseroan.
Nilai Rencana Transaksi
Nilai Rencana Transaksi adalah minimal sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus
Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan
Rupiah) setara dengan Rp105.311.450 per bulan.
Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pemberian pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi berupa
Pemberian dan/atau Penerimaan Management Konsultansi Fee antara REC dan PJUC
sebagai pihak afiliasi Perseroan adalah dalam rangka pemenuhan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020 tanggal 2 Juli 2020 tentang Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).
Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian pendapat kewajaran Rencana Transaksi adalah 30 September 2024.
Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Otoritas jasa Keuangan
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, pihak-pihak yang bertransaksi merupakan
pihak yang memiliki hubungan afiliasi, Sebagaimana diatur dalam POJK 42/2020, sehingga
Rencana Transaksi termasuk transaksi afiliasi.
Halaman 2 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 3
Pendekatan dan Metodologi Analisis Kewajaran Rencana Transaksi Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/POJK.04/2020, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), analisis pengkajian kewajaran Rencana Transaksi dilakukan melalui analisis berikut: a. Analisis Transaksi b. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi, c. Analisis Atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi. d. Analisis atas faktor lain yang relevan. Analisis Transaksi Pemberian dan/atau Penerimaan Management Konsultansi Fee antara REC dan PJUC sebagai pihak afiliasi Perseroan dengan nilai Rencana Transaksi minimum sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah) setara dengan Rp105.311.450,- per bulan. Management Konsultansi Fee yang dimaksud dalam Rencana Transaksi adalah dengan menempatkan Dewan Direksi dan/atau Komisaris di PJUC sebagai pihak afiliasi Perseroan. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi sebagaimana POJK 42/2020, dimana terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan, REC dan PJUC dalam struktur kepemilikan saham dan susunan pengurus dan pengawas, Perusahaan. Pertimbangan bisnis memberikan jasa konsultasi manajemen oleh anak perusahaan (REC) kepada perusahaan asosiasi (PJUC) dalam rangka untuk memastikan pengelolaan usaha yang efektif terkait Hak Partisipasi yang di miliki PJUC di Blok Cepu sebesar 2,2423%. Manfaat yang diharapkan akan diperoleh Perseroan dengan dilakukannya transaksi ini adalah meningkatkan laba konsolidasian Perseroan di masa yang akan mendatang. Selain itu, melalui transaksi ini, Perseroan juga dapat memastikan keberlangsungan investasinya di PJUC berupa kepemilikan saham sebesar 49% melalui REC. Keuntungan Rencana Transaksi, adanya tambahan pendapatan lain-lain REC atas fee jasa konsultansi manajemen yang dapat berdampak pada peningkatan laba Perseroan secara konsolidasi. Dampak keuangan atas Rencana Transaksi dalam Informasi Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma Perseroan per tanggal 30 September 2024 adalah sebagai berikut: 1. Pada posisi keuangan konsolidasian proforma Perseroan terdapat pemasukan kas dan setara kas sebesar Rp1.263.737.398 atau setara dengan USD83.481 dengan asumsi nilai tukar per 30 september 2024 sebesar Rp.15.138, bersumber dari fee jasa konsultansi manajemen yang diterima REC dari PJUC. 2. Pada posisi keuangan konsolidasian proforma Perseroan terdapat peningkatan pada saldo laba yang belum ditentukan peggunaannya sebesar USD83.481, atas pendapatan Halaman 3 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 4
fee manajemen yang diterima REC dari PJUC atas jasa konsultansi manajemen yang
diberikan.
3. Pada laba rugi komprehensif konsolidasian proforma terdapat tambahan pendapatan
lain-lain sebesar USD83.481 atas penerimaan fee jasa konsultansi manajemen.
Analisis Kewajaran Nilai Rencana Transaksi
Analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan dengan membandingkan nilai Rencana Transaksi
(gaji atau kompensasi per bulan dari jumlah Dewan Direksi dan/atau Komisaris ditempatkan)
dengan rata-rata gaji perbulan direksi yang ada di data market.
Nilai Rencana Transaksi berdasarkan Perjanjian Manajemen Konsultansi Fee antara REC dan
PJUC sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga
Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah) setara dengan Rp105.311.450,-
per bulan
Fee Jasa Manajemen Konsultansi Batas Bawah Data Pasar Rata-rata Batas Atas
(Rencana Transaksi) ( ± 7,5%) Gaji Dewan Direksi ( ± 7,5%)
Rp105.311.450 / bulan 100.516.667 / bulan Rp108.666.667 / bulan Rp116.816.667 / bulan
Berdasarkan tabel diatas, maka biaya jasa manajemen konsultansi berada pada rentang
batas bawah dan batas atas +/- 7.5% sesuai POJK 42/2020.
Analisis atas Faktor Lain yang Relevan
Analisis Inkremental
Analisis Nilai Tambah (Incremental Analysis) dilakukan untuk melihat manfaat Rencana
Transaksi bagi Perseroan. Potensi nilai tambah apabila Rencana Transaksi dilakukan bagi
Perseroan adalah terdapat tambahan dana kas dan setara kas sebesar fee jasa manajemen
konsultansi yang terkonsolidasi di Perseroan dan berdampak pula pada meningkatnya total
aset. Disisi laba sebelum pajak, dengan rencana transaksi, terdapat peningkatan laba atas
Rencana Transaksi. Secara keseluruhan, Rencana Transaksi memberikan nilai tambah bagi
Perseroan dan REC secara konsolidasi.
Analisis Sensitivitas
Rencana Transaksi tidak memiliki dampak signifikan terhadap investasi Perseroan di PJUC
namun secara keseluruhan, Rencana Transaksi masih memberikan potensi nilai tambah bagi
Perseroan dan REC secara konsolidasi.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
1. Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
2. Penilai Usaha telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses penilaian.
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke
akuratannya
4. Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajran proyeksi yang
dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
Halaman 4 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 5
Page 6
DAFTAR ISI
SURAT PENGANTAR……………………………………………………………………………………………..1
DAFTAR ISI .............................................................................................................................................. 6
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................................................. 7
1.1 Uraian Mengenai Penugasan ............................................................................................. 7
1.2 Identitas Status Penilai .......................................................................................................... 7
1.3 Identitas Pemberi Tugas ....................................................................................................... 7
1.4 Identitas Pengguna Laporan .............................................................................................. 8
1.5 Tanggal Penilaian ................................................................................................................. 8
1.6 Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran ....................................................................... 8
1.7 Obyek Rencana Transaksi ................................................................................................... 8
1.8 Dampak Keuangan dan Transaksi yang Dilakukan ......................................................... 8
1.9 Pertimbangan Bisnis Yang Digunakan oleh Manajemen Terkait dengan Transaksi .... 9
1.10 Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan .............. 9
1.11 Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran ................................................................................ 9
1.12 Sumber Data dan Informasi .............................................................................................. 10
1.13 Metodologi Analisis Kewajaran Rencana Transaksi ....................................................... 10
1.14 Pernyataan Independensi Penilai .................................................................................... 11
1.15 Distribusi Laporan Pendapat Kewajaran ......................................................................... 11
1.16 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ............................... 11
BAB II ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI .................................................................................... 12
2.1 Latar Belakang Rencanan Transaksi ................................................................................ 12
2.2 Maksud dan Tujuan Rencana Transaksi ........................................................................... 12
2.3 Nilai Rencana Transaksi ...................................................................................................... 12
2.4 Identifikasi Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ........................................................................ 13
2.5 Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ....................................................................... 17
2.6 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi .................... 18
BAB III ANALISIS TENTANG KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI ..................................................... 19
3.1. Pendekatan dan Metode Analisis Yang Digunakan...................................................... 19
3.2. Analisis Transaksi .................................................................................................................. 19
3.3. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi ........................................................................ 20
3.4. Analisis Kuantitatif Atas Rencana Transaksi ..................................................................... 26
3.5. Analisis Kewajaran Atas Rencana Transaksi .................................................................... 34
3.6. Analisis Faktor Lain yang Relevan ..................................................................................... 34
3.7. Kesimpulan .......................................................................................................................... 36
ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS ..................................................................................... 37
PERNYATAAN PENILAI ......................................................................................................................... 38
Halaman 6 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 7
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Uraian Mengenai Penugasan
Berdasarkan Persetujuan atas surat penawaran No. 011/FDI.JKT/PB-FO/XI/2024
tertanggal 28 November 2024, KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan, dan Rekan Cabang
Jakarta Selatan (selanjutnya disebut “KJPP FDI” atau “Kami”) mendapat penugasan
dari PT Rukun Raharja, Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan” atau “RAJA”) untuk
memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan transaksi afiliasi berupa
Pemberian dan/atau Penerimaan Management Konsultansi Fee dengan menempatkan
Dewan Direksi dan/atau Komisaris antara PT Raharja Energi Cepu (“REC”) dan
PT Petrogas Jatim Utama Cendana (“PJUC”) sebagai pihak afiliasi Perseroan selanjutnya
disebut “Rencana Transaksi”.
1.2 Identitas Status Penilai
Penilaian ini dilakukan oleh KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (FDI&R) Cabang
Jakarta, selaku Penilai Independen untuk memberikan pendapat kewajaran yang
obyektif dan tidak memihak, sesuai KEPI; memiliki kompetensi untuk memberikan opini
kewajaran atas objek penilaian yang dimaksud. KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan
Rekan Cabang Jakarta Selatan (FDI&R) adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang
memegang Izin Usaha No. 582/KM.1/2024 tanggal 19 September 2024 dari Menteri
Keuangan Republik Indonesia dengan Penilai Publik sebagai berikut:
a. Pimpinan Cabang, Ferdinand Pardede, adalah seorang Penilai Publik untuk klasifikasi
penilaian bisnis dengan Izin No. B-1.09.00089 dari Menteri Keuangan Republik
Indonesia, dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda
Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) STTD.PB-17/PJ1/PM.02/2023.
Beliau adalah anggota dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.
b. Penugasan ini bersifat independen, tidak memiliki keterlibatan atau benturan
kepentingan baik aktual maupun potensial dengan obyek penilaian dan/ atau
pemilik aset/properti/ekuitas, menjunjung tinggi obyektifitas, profesional dan tidak
memihak.
c. Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu
kesatuan tim penugasan di bawah kordinator penilai berizin atau penanggung jawab
laporan penilaian ini
1.3 Identitas Pemberi Tugas
Pemberi tugas dalam hal ini adalah:
Nama Pemberi Tugas : PT Rukun Raharja Tbk
Alamat : Office Park Thamrin Residence Blok A No. 01-05, Jl.
Thamrin Boulevard, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10220
Bidang Usaha : Jasa Distribusi Gas Bumi
No. Telepon/Fax : 021-29291053
Alamat Email : Triyono@raja.co.id
Penanggung Jawab : Bpk. Triyono
Halaman 7 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 8
1.4 Identitas Pengguna Laporan
Pengguna laporan dalam hal ini adalah sama dengan Pemberi Tugas.
1.5 Tanggal Penilaian
Tanggal pendapat kewajaran Rencana Transaksi adalah 30 September 2024
1.6 Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pemberian pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi berupa
Pemberian dan/atau Penerimaan Management Konsultansi Fee antara REC dan PJUC
sebagai pihak afiliasi Perseroan, dan dalam rangka pemenuhan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020 tanggal 2 Juli 2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).
Laporan pendapat kewajaran ini digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan
tidak digunakan untuk di luar maksud dan tujuan Pendapat Kewajaran tersebut,
maupun penggunaan dalam tujuan lainnya. Dalam penugasan ini, bilamana dianggap
perlu, penilai akan menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnya.
1.7 Obyek Rencana Transaksi
Obyek penilaian dalam pendapat kewajaran ini adalah Rencana Transaksi afiliasi
berupa Penerimaan Management Konsultan Fee anak Perusahaan yaitu REC dari entitas
asosiasi yaitu PJUC minimal sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus Enam Puluh
Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah).
1.8 Dampak Keuangan dan Transaksi yang Dilakukan
Dampak keuangan atas Rencana Transaksi dalam Informasi Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian Proforma Perseroan per tanggal 30 September 2024 adalah sebagai
berikut:
1. Pada posisi keuangan konsolidasian proforma Perseroan terdapat pemasukan kas
dan setara kas sebesar Rp1.263.737.398 atau setara dengan USD83.481 dengan
asumsi nilai tukar per 30 september 2024 sebesar Rp.15.138, bersumber dari fee jasa
konsultansi manajemen yang diterima REC dari PJUC.
2. Pada posisi keuangan konsolidasian proforma Perseroan terdapat peningkatan
pada saldo laba yang belum ditentukan peggunaannya sebesar USD83.481, atas
pendapatan fee manajemen yang diterima REC dari PJUC atas jasa konsultansi
manajemen yang diberikan.
3. Pada laba rugi komprehensif konsolidasian proforma terdapat tambahan
pendapatan lain-lain sebesar USD83.481 atas penerimaan fee jasa konsultansi
manajemen.
Halaman 8 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 9
1.9 Pertimbangan Bisnis Yang Digunakan oleh Manajemen Terkait dengan Transaksi
Pertimbangan bisnis pemberikan jasa konsultasi manajemen kepada PJUC adalah
untuk memastikan pengelolaan usaha yang efektif terkait Hak Partisipasi yang di miliki
PJUC di Blok Cepu sebesar 2,2423% selain itu Perseroan juga dapat memastikan
keberlangsungan investasinya di PJUC berupa kepemilikan saham sebesar 49% melalui
REC.
1.10 Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Transaksi Material
Rencana Transaksi dikategorikan bukan transaksi material. Mengacu pada POJK
No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK
17/2020”), Nilai Rencana Transaksi tidak melebihi 20% (dua puluh persen) dari ekuitas
Perseroan per tanggal 30 September 2024 sebagaimana tercermin dalam tabel berikut:
Total Ekuitas
Keterangan %
Manajemen Fee RAJA
dalam Rp/ Konversi ke
tahun USD/tahun USD (30 September 2024)
Manajemen Konsultansi
1.263.737.398 83.481* 164.912.189 0,05%
Fee
Sumber: Laporan Keuangan Perseroan, Perjanjian Manajemen Konsultansi Fee
*asumsi nilai tukar yang digunakan adalah Rp15.138/USD
Transaksi Afiliasi
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, pihak-pihak yang bertransaksi
merupakan pihak yang memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, Sebagaimana
diatur dalam POJK 42/2020, sehingga Rencana Transaksi termasuk dalam transaksi
afiliasi.
1.11 Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran
Ruang lingkup pendapat kewajaran dalam laporan ini:
1. Pendapat kewajaran diberikan setelah penilai bisnis melakukan analisis atas :
a. Nilai dari objek yang ditransaksikan
b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham dan,
c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh Manajemen Perusahaan terkait
dengan Rencana Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
Pemegang Saham.
2. Pendapat kewajaran wajib diberikan atas keseluruhan Rencana Transaksi dan unsur
analisis Rencana Transaksi.
Halaman 9 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 10
1.12 Sumber Data dan Informasi
a. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 30 September 2024, No. 01856/2.1133/AU.1/02/0754-4/1/XII/2024 tanggal 24
Desember 2024 yang telah diaudit oleh oleh KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono,
Retno, Palilingan & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material,
b. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023, No. 00415/2.1133/AU.1/02/0754-3/1/III/2024 tanggal 22
Maret 2024 yang telah diaudit oleh oleh KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
Palilingan & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material,
c. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022, No. 00511/2.1133/AU.1/02/0754-2/1/III/2023 tanggal 29
Maret 2023 yang telah diaudit oleh oleh KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
Palilingan & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material,
d. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021, No. 00748/2.1133/AU.1/02/0754-1/1/III/2022 tanggal 28
Maret 2022 yang telah diaudit oleh oleh KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
Palilingan & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material,
e. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020, No. 00029/2.1309/AU.1/02/0083 -2/1/III/2021 tanggal 26
Maret 2021 yang telah diaudit oleh oleh KAP Husni, Mucharam & Rasidi dengan opini
wajar dalam semua hal yang material,
f. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019, No. 00051/2.0082/AU.1/02/0083 -1/1/III/2020 tanggal 19
Maret 2020 yang telah diaudit oleh oleh KAP Husni, Mucharam & Rasidi dengan opini
wajar dalam semua hal yang material.
g. Perjanjian Manajemen Konsultasi Nomor.105 Oleh Notaris Evie Mardiana Hidayah
tanggal 25 Oktober 2024
h. Laporan Proforma Posisi Keuangan Perseroan periode 30 Septermber 2024 yang
dibuat dan disusun oleh Manajemen Perseroan.
i. Proyeksi keuangan Perseroan tanpa dan dengan Rencana Transaksi periode 2024 –
2030.
j. Proyeksi keuangan REC tanpa dan dengan Rencana Transaksi periode 2024 - 2034.
k. Proyeksi Keuangan PJUC periode 2024 - 2035
l. Surat Pernyataan Manajemen Perseroan RR/DIR/20.012A/I/2025 tanggal 20 Januari
2025.
m. Data perkembangan ekonomi berdasarkan laporan kebijakan moneter yang
dikeluarkan oleh Bank Indonesia (www.bi.go.id)
n. Data inflasi berdasarkan website https://www.imf.org/en/Publications/WEO/weo-
database/2024/April.
o. Draft Keterbukaan Informasi terkait Rencana Transaksi dari manajemen Perseroan.
1.13 Metodologi Analisis Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/POJK.04/2020, tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), analisis
pengkajian kewajaran Rencana Transaksi dilakukan melalui analisis yang mencakup
hal–hal sebagai berikut:
Halaman 10 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 11
a. Analisis Transaksi
b. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi,
c. Analisis Atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi.
d. Analisis atas faktor lain yang relevan.
1.14 Pernyataan Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP FDI bertindak secara
independen tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak
pihak lainnya yang terafiliasi dengan Perseroan, REC maupun PJUC. KJPP FDI juga tidak
memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
Laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi
oleh opini yang dihasilkan dari proses analisis kewajaran ini.
1.15 Distribusi Laporan Pendapat Kewajaran
Pendapat kewajaran ini diajukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain dan kepentingan
lain.
1.16 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Dari tanggal penilaian (cutoff date) per 30 September 2024 hingga laporan penilaian ini
diterbitkan terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian yakni adanya rencana
REC menggelar penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO)
pada awal Januari 2025 dengan kode saham RATU. Dalam IPO ini, RATU akan
menawarkan sebanyak 543.010.800 lembar saham, yang setara dengan 20% dari total
modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Setiap saham memiliki nilai nominal
sebesar Rp10.
Halaman 11 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 12
BAB II
ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI
2.1 Latar Belakang Rencanan Transaksi
REC merupakan anak usaha Perseroan dengan kepemilikan saham sebesar 99,996%.
REC adalah pemegang 49% (empat puluh sembilan persen) saham PJUC, suatu
perusahaan yang didirikan untuk memegang dan mengelola Hak Partisipasi sebesar
2,2423% dalam Kontrak Kerja Sama Blok Cepu (KKS) dan Perjanjian Operasi Bersama
(Joint Operating Agreement) yang mencakup Wilayah Kerja (WK) Cepu.
Dalam menjalankan usahanya terkait kepemilikan Hak Partisipasi di Blok Cepu tersebut,
PJUC berencana menggunakan jasa konsultansi manajemen dari REC dengan lingkup
layanan konsultansi sebagai berikut:
- Memberikan saran mengenai aspek manajemen yang terkait dengan kegiatan
usaha umum PJUC;
- Memberikan saran kepada PJUC mengenai peraturan-peraturan yang berlaku di
masa yang akan datang dan perkembangan kebijakan di Indonesia yang dapat
mempengaruhi usaha PJUC di Indonesia dan hal-hal lain yang relevan dengan
bidang keahlian konsultan;
- Mengkaji dan memberikan masukan tentang rencana-rencana bisnis PJUC di
Indonesia, yang masih relevan dengan bidang keahlian REC.
- Memberikan saran dan bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan, selama masih
berkaitan dengan lingkup yang disebutkan di atas, apabila dibutuhkan oleh PJUC.
- REC akan menugaskan personelnya di PJUC untuk memegang peran sebagai
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris PJUC dengan tetap memperhatikan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.; dan/atau,
- Kemungkinan permintaan lainnya sewaktu waktu oleh PJUC.
2.2 Maksud dan Tujuan Rencana Transaksi
Pemberian jasa konsultansi manajemen oleh REC ke PJUC dalam rangka untuk
memastikan pengelolaan usaha yang efektif terkait Hak Partisipasi yang di miliki PJUC di
Blok Cepu sebesar 2,2423% sehingga dapat memastikan keberlangsungan investasi REC
di PJUC yang mempunyai kepemilikan saham sebesar 49%.
2.3 Nilai Rencana Transaksi
Nilai Rencana Transaksi adalah minimal sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus
Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh
Delapan Rupiah) setara dengan Rp105.311.450 per bulan.
Halaman 12 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 13
2.4 Identifikasi Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
a. PT Rukun Raharja Tbk (“Perseroan” atau “RAJA”)
Riwayat Singkat Perseroan
PT Rukun Raharja Tbk, ("Perusahaan") didirikan berdasarkan akta No. 290 tanggal 24
Desember 1993 yang dibuat di hadapan Ir. Rusli, S.H., dan diubah dengan akta No. 163
tanggal 19 Februari 1994 yang dibuat di hadapan Kristianto, S.H., Notaris di Jakarta. Akta
ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman (sekarang Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia) Republik Indonesia No.C2.12743. HT.01.01-Th 94 tanggal 23 Agustus 1994.
Perusahaan telah melakukan penyesuaian Anggaran Dasar Perusahaan dengan
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.
35 Tanggal 8 Agustus 2008 yang dibuat oleh Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., Notaris
di Jakarta, dimana akta tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-85276.AH.01.02 Tahun 2008
tanggal 13 November 2008.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
No. 1 tanggal 9 Juli 2010 yang dibuat di hadapan Notaris Ny. Rini Yulianti, S.H., pemegang
saham telah menyetujui perubahan bidang usaha Perusahaan dari sebelumnya
bergerak dalam bidang real estate menjadi bergerak dalam bidang penyedia energi
terintegrasi dari hulu sampai dengan hilir. Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan
tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui surat keputusan No. AHU-35808.AH.01.02 Tahun 2010 tanggal
16 Juli 2010. Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan yang terakhir dimuat dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No. 9 Tanggal 11 Juni 2014 yang dibuat di hadapan Rini
Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta dan telah memperoleh persetujuan perubahan
Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
No. AHU-02946.40.21.2014 tanggal 13 Juni 2014.
Perusahaan telah melakukan penyesuaian Anggaran Dasar Perusahaan dengan
peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham dan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris, berdasarkan Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No. 14 tanggal 22 Desember 2015 yang dibuat di
hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta, dimana akta tersebut telah memperoleh
penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia RI dengan No. AHU-AH.01.03-0001182 tanggal 8 Januari 2016.
Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Perseroan
Berdasarkan auditan laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 30 September
2024, susunan pemegang saham sebagai berikut:
Halaman 13 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 14
Tabel 2.1 Susunan Pemegang Saham Perseroan
30 September 2024
Keterangan Jumlah Nilai
Jumlah Saham (%)
Nominal (Rp)
PT Sentosa Bersama Mitra 1.466.237.404 36.655.935.100 34,69%
Tn. Hapsoro 1.205.491.300 30.137.282.500 28,52%
PT Basis Utama Prima 503.174.000 12.579.350.000 11,90%
PT Zeze Ajuwel Tambang 280.469.500 7.011.737.500 6,64%
Masyarakat (persentase kepemilikan
771.710.296 19.292.757.400 18,26%
dibawah 5%)
Total 4.227.082.500 105.677.062.500 100,00%
Sumber : Auditan Laporan Keuangan Perseroan
Susunan Pengurus Perseroan
Berdasarkan auditan laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 30 September
2024, susunan Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Rudiantara
Komisaris : M. Arsjad Rasjid P. Mangkuningra
Komisaris Independen : Rachmad Gobel
Komisaris Independen : D. Andhi Nirwanto
Komisaris Independen : Orias Petrus Moedak
Dewan Direksi
Direktur Utama : Djauhar Maulidi
Direktur : Sumantri
Direktur : Ogi Rulino
Kegiatan Usaha Perseroan
Perusahaan bergerak di bidang penyedia energi terintegrasi dari hulu ke hilir dangan
kegiatan usaha utama Rukun Raharja meliputi: Infrastruktur gas, Perdagangan gas,
Pembangkit listrik, Bisnis hulu energi.
b. PT Raharja Energi Cepu (“REC” Entitas anak RAJA)
Riwayat Singkat REC
PT Raharja Energi Cepu didirikan dengan nama PT Syabas Usaha Migas berdasarkan
akta notaris Indah Setyaningsih, S.H., No.07 tanggal 16 Oktober 2006. Akta Pendirian ini
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. W7-06263 HT.01.01-TH.2007 tanggal 7 Juni 2007 serta diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18940 tanggal 21 Juli 2007, Tambahan No.
58.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, diantaranya;
(a) akta No. 10 tanggal 13 Januari 2009 dari notaris S. P. Henny Singgih, S.H., mengenai
Halaman 14 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 15
perubahan pemegang saham, peningkatan modal dasar, modal ditempatkan dan
modal disetor, serta perubahan semua anggaran dasar Perusahaan sesuai Undang-
Undang No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas dan (b) akta No. 81 tanggal 11 Mei
2011 dari notaris Mala Mukti, S.H., LL.M., mengenai perubahan pemegang saham, nama
Perusahaan menjadi PT DSME ENR CEPU dan maksud dan tujuan Perusahaan.
Perubahan terakhir berdasarkan akta No. 40 tanggal 25 Oktober 2018 dari notaris Rini
Yulianti, S.H., sehubungan dengan perubahan nama Perusahaan menjadi PT Raharja
Energi Cepu. Perubahan terakhir ini telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan surat penerimaan AHU-0022914.AH.01.02 TAHUN
2018 tanggal 25 Oktober 2018.
Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham REC
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, susunan pemegang saham REC per 30
September 2024 adalah sebagai berikut:
Tabel 2.2 Susunan Pemegang Saham REC
30 September 2024
Keterangan Jumlah Nilai
Jumlah Saham (%)
Nominal (Rp)
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
2.524.900.000 25.249.000.000 99,996%
PT Rukun Prima Sarana 100.000 1.000.000 0,004%
Total 2.525.000.000 25.250.000.000 100,000%
Sumber: Manajemen Perseroan
Susunan Pengurus REC
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, susunan Dewan Komisaris dan Direksi per
30 September 2024 sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Sumantri
Komisaris Independen : Taufik Ahmad
Dewan Direksi
Direktur Utama : Alexandra Sinta Wahjudewanti
Direktur : Bagus Pinandityo
Kegiatan Usaha REC
Kegiatan usaha utama Perusahaan bergerak di bidang aktivitas profesional, ilmiah dan
teknis. Pada saat ini aktivitas Perusahaan adalah berinvestasi pada satu entitas asosiasi
yaitu PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) dan satu entitas anak yaitu PT Raharja
Energi Tanjung Jabung (RETJ).
Halaman 15 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 16
c. PT Petrogas Jatim Utama Cendana ("PJUC")
Riwayat Singkat PJUC
PT Petrogas Jatim Utama Cendana didirikan sesuai dengan peraturan perundang
undangan yang berlaku di Republik Indonesia berdasarkan Akta No. 5 tanggal 14 Maret
2007 dari Rosida, S.H., notaris di Surabaya. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. W10-00796 HT.01.01-TH.2007
tanggal 3 Juli 2007.
Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir
berdasarkan Akta No. 19 tanggal 11 November 2020, dari Evie Mardiana Hidayah, SH,
notaris di Surabaya, mengenai perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha.
Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0076783.AH.01.02.TAHUN
2020 tanggal 17 November 2020.
Struktur Permodalan dan Kepemilikan PJUC
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, susunan pemegang saham PJUC per 30
September 2024 adalah sebagai berikut:
Tabel 2.3 Susunan Pemegang Saham PJUC
Jumlah Jumlah Nilai Nominal
Keterangan (%)
Saham (Rp)
PT Petrogas Jatim Utama 253 253.000.000 50,60%
PT Raharja Energi Cepu 245 245.000.000 49,00%
Koperasi Pegawai
2 2.000.000 0,40%
Republik Indonesia Dipertam
Total 500 500.000.000 100,00%
Sumber : Manajemen Perseroan
Susunan Pengurus PJUC
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, susunan Dewan Komisaris dan Direksi
PJUC per 30 September 2024 sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Tiat Surtiati Suwardi
Komisaris : M. Oka Lesmana Firdauzi
Komisaris : Abd Halim Soebahar
Dewan Direksi
Direktur Utama : Hadi Ismoyo
Direktur Keuangan : Bagus Pinandityo
Direktur Teknik : Alexandra Sinta Wahjudewanti
Halaman 16 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 17
Kegiatan Usaha PJUC
Kegiatan usaha PJUC adalah untuk mengelola Hak participating interest dalam bidang
usaha Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam pada Wilayah Kerja Blok Cepu.
2.5 Hubungan Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
1. Hubungan afiliasi berdasarkan struktur Kepemilikan Saham
Hubungan afiliasi pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan struktur kepemilikan saham
adalah sebagai berikut:
Gambar 2.1. Hubungan afiliasi berdasarkan struktur Kepemilikan Saham
PT Rukun
Rahaja Tbk
(RAJA)
PT Raharja
Energi Cepu
(REC)
99,996%
Manajemen konsultansi
fee Rp1.263.737.398
setara dengan
Rp105.311.450 per bulan.
PT Raharja PT Petrogas Jatim
Energi Tanjung Utama Cendana
Jabung (RETJ) (PJUC)
99,00% 49%
2. Hubungan afiliasi berdasarkan susunan pengurus dan pengawas perusahaan
Hubungan afiliasi pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan susunan pengurus dan
pengawas adalah sebaaai berikut:
Tabel 2.4 Hubungan afiliasi berdasarkan susunan pengurus dan pengawas perusahaan
No Nama RAJA REC PJUC
1 Rudiantara KU - -
2 M. Arsjad Rasjid P.Mangkuninara K - -
3 Rachmad Gobel KI - -
4 D. Andhi Nirwanto KI - -
5 Orias Petrus Moedak KI - -
6 Djauhar Maulidi DU - -
7 Sumantri D KU -
8 Ogi Rulino D - -
Halaman 17 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 18
No Nama RAJA REC PJUC
9 Taufik Ahmad - KI -
10 Alexandra Sinta Wahyudewanti - DU DT
11 Bagus Pinandityo - D DK
12 Tiat Surtiati Suwardi - - KU
13 M. Oka Lesmana Firdauzi - - K
14 Abd. Halim Soebahar - - K
15 Hadi Ismoyo - - DU
Sumber : Perseroan, diolah
Catatan:
KU : Komisaris Utama DU : Direktur Utama
KI : Komisaris Independen D : Direktur
K : Komisaris DK : Direktur Keuangan
DT : Direktur Teknik
2.6 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi
Berdasarkan Perjanjian Manajemen Konsultasi Fee Nomor 105 tanggal 10 Oktober 2024,
persyaratan yang disepakati dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
1. Para Pihak yang bertransaksi
a. REC sebagai anak usaha dari Perseroan dan pihak pemberi jasa konsultansi atau
penerima manajemen konsultansi fee.
b. PJUC sebagai penerima jasa konsultasi atau yang membayar manajemen
konsultansi fee.
2. REC telah sepakat memberikan layanan konsultasi kepada PJUC berupa saran
mengenai aspek manajemen yang terkait kegiatan usaha, peraturan-peraturan
yang berlaku dimasa yang akan datang dan perkembangan kebijakan di Indonesia
yang dapat mempengaruhi usaha PJUC serta mengkaji dan memberikan masukan
tentang rencana-rencana bisnis PJUC di Indonesia yang masih relevan dengan
bidang keahlian REC.
3. Berhubungan dengan jasa layanan konsultansi manajemen, REC menugaskan
personelnya di PJUC untuk memegang peran sebagai Dewan Direksi dan/atau
Komisaris.
4. Jangka waktu perjanjian dimulai sejak tanggal 01 (satu) bulan 01 (Januari) tahun 2025
dan berakhir pada tanggal 31 (tiga puluh satu) bulan 12 (Desember) tahun 2025. Dan
dapat diperpanjang atas kesepakatan tertulis Para Pihak setelah jangka waktu
Perjanjian berakhir.
5. Jumlah biaya yang akan dibayarkan PJUC kepada REC atas layanan tersebut,
minimal sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh
Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah),
6. Pembayaran biaya jasa layanan tersebut akan dibayarkan pada tanggal 25 setiap
bulannya oleh PJUC.
7. Segala tagihan REC kepada PJUC berdasarkan Perjanjian ini tidak termasuk
kewajiban-kewajiban Pajak (PPh 23). Kewajiban - kewajiban pajak yang timbul atas
Perjanjian ini menjadi tanggungan PJUC.
Halaman 18 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 19
BAB III
ANALISIS TENTANG KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
3.1. Pendekatan dan Metode Analisis Yang Digunakan
Berdasarkan POJK 35/2020, analisis pengkajian kewajaran Rencana Transaksi
dilakukan melalui analisis berikut:
a. Analisis Transaksi
b. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi,
c. Analisis Atas Kewajaran Nilai Rencana Transaksi.
d. Analisis atas faktor lain yang relevan.
3.2. Analisis Transaksi
a. Latar Belakang dan Alasan Rencana Transaksi
REC merupakan anak usaha Perseroan dengan kepemilikan saham sebesar 99,996%.
REC adalah pemegang 49% (empat puluh sembilan persen) saham PJUC, suatu
perusahaan yang didirikan untuk memegang dan mengelola Hak Partisipasi sebesar
2,2423% dalam Kontrak Kerja Sama Blok Cepu (KKS) dan Perjanjian Operasi Bersama
(Joint Operating Agreement) yang mencakup Wilayah Kerja (WK) Cepu.
Dalam menjalankan usahanya terkait kepemilikan Hak Partisipasi di Blok Cepu
tersebut, PJUC berencana menggunakan jasa konsultansi manajemen dari REC
dengan lingkup layanan konsultansi sebagai berikut:
- Memberikan saran mengenai aspek manajemen yang terkait dengan kegiatan
usaha umum PJUC;
- Memberikan saran kepada PJUC mengenai peraturan-peraturan yang berlaku di
masa yang akan datang dan perkembangan kebijakan di Indonesia yang dapat
mempengaruhi usaha PJUC di Indonesia dan hal-hal lain yang relevan dengan
bidang keahlian konsultan;
- Mengkaji dan memberikan masukan tentang rencana-rencana bisnis PJUC di
Indonesia, yang masih relevan dengan bidang keahlian REC.
- Memberikan saran dan bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan, selama masih
berkaitan dengan lingkup yang disebutkan di atas, apabila dibutuhkan oleh PJUC.
- REC akan menugaskan personelnya di PJUC untuk memegang peran sebagai
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris PJUC dengan tetap memperhatikan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.; dan/atau,
- Kemungkinan permintaan lainnya sewaktu waktu oleh PJUC.
-
b. Nilai Rencana Transaksi
Nilai Rencana Transaksi adalah minimal sebesar Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua
Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh
Delapan Rupiah) setara dengan Rp105.311.450 per bulan.
Halaman 19 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 20
c. Analisis Manfaat & Risiko Rencana Transaksi
Manfaat Rencana Transaksi
Manfaat Rencana Transaksi, adanya tambahan pendapatan REC yang berdampak
pada peningkatan laba konsolidasi Perseroan. Selain itu, melalui transaksi ini, Perseroan
juga dapat memastikan keberlangsungan investasinya di PJUC atas kepemilikan
saham sebesar 49% melalui REC.
Risiko Rencana Transaksi
Risiko terjadinya kenaikan biaya operasional PJUC yang mengakibatkan perolehan
bagian laba bersih dari PJUC menjadi berkurang.
3.3. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
Analisa Kualitatif
Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi dilakukan dengan melihat kondisi
perekonomian dan tinjauan terhadap kinerja industri bidang usaha yang dijalankan
Perseroan serta melihat potensi atau prospek usaha Perseroan.
a. Tinjauan Ekonomi Makro
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Ekonomi Indonesia Triwulan III tahun 2024 sama dengan periode 2023, karena tidak
ada penurunan maupun peningkatan yaitu sebesar 5,05% (yoy), Rata-rata
pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam 5 tahun terakhir sebesar 3,40% (yoy).
Berdasarkan proyeksi GDP harga konstan Indonesia yang dipublikasikan oleh
International Monetary Fund (IMF), prakiraan rata-rata pertumbuhan PDB Indonesia
selama periode 2024 sampai dengan 2029 adalah 5,04% (yoy) dengan proyeksi
pertumbuhan PDB pada tahun 2024 sebesar 4,96% (yoy), dan pada tahun 2029
adalah sebesar 5,07% (yoy).
Grafik 3.1 Indonesia's GDP growth (%, Grafik 3.2 Indonesia's GDP Growth
yoy) Projection (%yoy)
5,31%
5,02% 5,05% 5,07% 5,07%
5,06% 5,06% 5,06%
5,04%
3,70%
3,40%
1,84%
4,96%
-2,07%
Sumber: International Monetary Fund (IMF) Sumber: International Monetary Fund (IMF)
Halaman 20 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 21
Inflasi
Inflasi Indonesia per September tahun 2024 sebesar 1,84%, menurun sebesar 3,21% dari
periode 31 Desember 2023 dan rata-rata inflasi selama 5 tahun terakhir adalah sebesar
3,40%.
Berdasarkan proyeksi Inflasi harga customer rata – rata Indonesia yang dipublikasikan
oleh International Monetary Fund (IMF) pada April 2024, prakiraan rata-rata Inflasi
Indonesia selama periode 2024 sampai dengan 2029 adalah 2,54% dengan
pertumbuhan tertinggi diperkirakan akan terjadi pada tahun 2025 dengan prakiraan
inflasi sebesar 2,59%, sedangkan prakiraan inflasi pada tahun 2029 adalah sebesar
2,51%.
Grafik 3.1 Indonesia Inflation (%,yoy) Grafik 3.2 Indonesia Inflation Projection (%yoy)
5,51%
2,59%
2,56%
2,72% 2,88%
2,61%
1,68% 1,87% 1,84% 2,53%
2,52%
2,51% 2,51%
2024 2025 2026 2027 2028 2029
Sumber: International Monetary Fund (IMF) Sumber: International Monetary Fund (IMF)
Nilai Tukar Rupiah
Perkembangan kurs tengah transaksi Bank Indonesia terhadap Dollar Amerika Serikat
selama periode lima (5) tahun terakhir tercermin dalam grafik 3.5 Per 30 September
2024, Nilai tukar Dollar Amerika Serikat terhadap Rupiah adalah sebesar Rp 15.214,-
(Kurs Jual), dan Rp 15.062,- (Kurs Beli), dengan kurs tengah sebesar Rp 15.138,-.
Grafik 3.3 Perkembangan Nilai Tukar Rupiah
Rp15.731
Rp15.416
Rp15.138
Rp14.269
Rp14.105
Rp13.901
2019 2020 2021 2022 2023 Sep-24
Sumber: Bank Indonesia, diolah
Halaman 21 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 22
Suku Bunga
Suku bunga atau BI Rate yang digunakan dalam Penilaian ini adalah bersumber dari
data Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia Bank Indonesia (BI). BI Rate adalah
suku bunga kebijakan yang mencerminkan sikap atau stance kebijakan moneter
yang ditetapkan oleh bank Indonesia dan diumumkan kepada publik. Berikut suku
bunga pinjaman dalam bentuk IDR dan USD yang digunakan dalam Penilaian.
Tabel 3.1 Development of Bank Persero Loan Interest Rate (%)
Suku bunga (%)
Pinjaman Modal Kerja Sept
2019 2020 2021 2022 2023
2024
Bank Persero (USD) 4,86% 4,28% 3,71% 5,78% 6,61% 6,48%
Bank Persero (IDR) 9,27% 8,77% 8,34% 8,29% 8,93% 8,81%
Suku bunga (%)
Pinjaman Investasi Sept
2019 2020 2021 2022 2023
2024
Bank Persero (USD) 5,05% 4,24% 3,96% 5,97% 6,73% 6,63%
Bank Persero (IDR) 9,75% 8,87% 8,49% 8,72% 9,41% 9,29%
Sumber: Bank Indonesia, diolah
Perkembangan Sektor Industri Minyak dan Gas di Indonesia
Indonesia merupakan negeri pengekspor LNG terbesar keenam di dunia pada tahun
2023, dengan kapasitas 23,3 juta ton per tahun (MMTPA), setelah Amerika Serikat,
Australia,Qatar, Rusia, dan Aljazair.
Pada tahun 2021, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor minyak dan
gas bumi meningkat menjadi Rp95 triliun, melampaui target sebesar 26,67%,
sebagian besar disebabkan oleh tingginya harga minyak yang didorong oleh faktor
geopolitik global. Memasuki tahun 2022, seiring dengan semakin stabilnya harga
minyak dan gas, penerimaan migas mencapai Rp148,7 triliun dari target Rp139 triliun.
Pada tahun 2023, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak migas mencapai Rp117
triliun, menunjukkan penurunan dari tahun 2022, namun masih 113% dari target yang
ditetapkan sebesar Rp103,6 triliun.
Gambar 3.2 Pengekspor LNG Terbesar di Dunia Tahun 2023
Sumber: Oil and Gas in Indonesia, PWC
Halaman 22 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 23
Penerimaan ekspor migas tumbuh menjadi 4,35% dari total ekspor pada tahun 2021,
namun mengalami penurunan menjadi 3,75% pada tahun 2022 dan 2023,
menandai level terendah dalam satu dekade terakhir.
Gambar 3.2 Pengekspor LNG Terbesar di Dunia Tahun 2023
Sumber: Oil and Gas in Indonesia, PWC
Pada saat yang sama, kontribusi industri minyak dan gas terhadap Produk Domestik
Bruto (PDB) mengalami penurunan dari 3,46% pada tahun 2021 menjadi 3% pada
tahun 2022 dan 2,49% pada tahun 2023.
Gambar 3.3 Ekspor Minyak dan Gas Sebagai Persentase dari Total Ekspor Indonesia
Sumber: Oil and Gas in Indonesia, PWC
Entitas Pertamina merupakan penyumbang terbesar yaitu sekitar 50% dari produksi
minyak dan gas Indonesia.
Halaman 23 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 24
Gambar 3.4 Produksi Minyak dan Gas dalam Persentase dari Total PDB Indonesia
Sumber: Oil and Gas in Indonesia, PWC
Gambar 3.5 Produsen minyak mentah dan gas alam utama Indonesia tahun 2023
Sumber: Oil and Gas in Indonesia, PWC
b. Analisis Operasional dan Prospek Perseroan
Analisis Operasional
Operasional usaha Perseroan dikelompokan dalam beberapa jenis operasional
usaha, yakni
1. Lifting minyak dan gas,
2. Bidang usaha pengangkutan gas, kompresi gas, pemeliharaan dan
pengoperasian infrastruktur gas, air bersih, penyaluran fasilitas terminal LPG, dan
permodalah dalam Perusahaan lain, dan
3. Perdagangan gas alam dan CNG.
Halaman 24 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 25
Kegiatan usaha tersebut dijalankan Perseroan di beberapa wilayah, di antaranya DKI
Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jambi Riau, Cilegon, dan
Rembang.
Dalam usaha lifting minyak dan gas, Perseroan melalui anak usahanya yakni REC
memiliki investasi di dua blok produksi minyak dan gas bumi. Yang pertama adalah
Blok Cepu. Melalui Perusahaan Asosiasi, PT Petrogas Jatim Utama Cendana,
memiliki participating interest sebesar 2,2423%. Dengan ExxonMobil sebagai
Operator tentunya memberikan keunggulan dalam manajemen operasi dan
pengembangan blok tersebut.
Blok kedua yang menjadi aset strategis Perseroan adalah Blok Jabung. Melalui
Perusahaan Anak, PT Raharja Energi Tanjung Jabung, Perseroan
memiliki participating interest sebesar 8%. Blok ini dikelola oleh PetroChina, salah satu
perusahaan minyak dan gas bumi terbesar di Asia, sebagai operator. Dengan sisa
kontrak yang masih panjang, yaitu 19 tahun dan sisa cadangan yang cukup besar,
Blok Jabung menyimpan potensi untuk pengembangan lapangan yang ada saat ini
maupun dari lapangan-lapangan prospect & lead yang masih memerlukan
eksplorasi tambahan untuk membuktikan adanya cadangan baru.
Prospek Perseroan
Seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kinerja
kegiatan dunia usaha, peningkatan kebutuhan energi menjadi salah satu hal tak
terelakkan yang menjadi potensi positif bagi prospek usaha Perseroan sebagai salah
satu perusahaan investasi di bidang minyak dan gas bumi.
Saat ini, produksi minyak nasional pada semester I-2024 mencapai 578.272 BOPD
atau 91% dari target APBN tahun 2024. SKK Migas memproyeksikan produksi minyak
akan meningkat pada semester II-2024 dengan masuknya kontribusi dari akselerasi
pemboran sumur (termasuk program workover), salah satunya adalah dari Banyu
Urip Infill Clastic (”BUIC”) dan proyek onstream seperti lapangan Akatara dan Forel.
Proyek BUIC merupakan bagian dari Blok Cepu, memiliki perkiraan tambahan minyak
sebesar 42,92 MMBO melalui pengeboran 7 sumur di Lapangan Banyu Urip. Saat ini
Grup Perseroan menjadi salah satu Participating Interest di Blok Cepu. Hal ini dapat
menjadi kesempatan bagi Grup Perseroan untuk terus mengembangkan bisnisnya
dan turut serta dalam upaya Pemerintah untuk pemenuhan energi nasional.
c. Keuntungan dan Kerugian atas Rencana Transaksi
Keuntungan Rencana Transaksi
a. Bagi Perseroan, potensi peningkatan laba dimasa datang pada laporan
keuangan konsolidasi atas peningkatan kinerja anak Perusahaannya.
b. Bagi REC, memperoleh pendapatan lain-lain yang diterima dari jasa
manajemen yang sudah diberikan yang dapat bepotensi peningkatan laba
dimasa datang pada laporan keuangan konsolidasinya. Serta memastikan
keberlangsungan investasi di PJUC.
Halaman 25 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 26
c. Bagi PJUC, penggunaan jasa konsultasi meliputi saran pada aspek manajemen,
peraturan-peraturan yang berlaku, rencana bisnis kedepan, dan bantuan-
bantuan lain yang diperlukan yang relevan dengan keahlian konsultan dibidang
migas diharapkan dapat mengoptimalisasi pengelolaan usaha terkait hak
partisipasinya di Blok Cepu.
Kerugian Rencana Transaksi
Kenaikan biaya operasional PJUC yang mengakibatkan perolehan bagian laba
bersih dari PJUC menjadi berkurang.
3.4. Analisis Kuantitatif Atas Rencana Transaksi
a. Analisis Kinerja Historis Perseroan
Kinerja historis Perseroan didasarkan atas laporan keuangan audit Perseroan periode
2019 sampai dengan periode 30 September 2024 yang diperoleh dari Pemberi Tugas:
Tabel 3-1 Ringkasan Posisi Keuangan
Keterangan Satuan 2019 2020 2021 2022 2023 30-Sep-24
Aset lancar USD 70.789.312 61.506.974 64.932.853 58.598.231 80.522.149 90.229.724
Aset tidak lancar USD 109.650.774 105.137.065 180.653.299 201.906.344 248.125.979 235.527.498
Total Aset USD 180.440.086 166.644.039 245.586.152 260.504.575 328.648.128 325.757.222
Liabilitas jangka
pendek USD 23.516.437 21.807.586 19.701.199 26.985.368 56.349.438 57.671.243
Liabilitas jangka
panjang USD 34.222.355 21.589.867 100.767.697 100.463.575 117.756.404 103.173.790
Total Liabilitas USD 57.738.792 43.397.453 120.468.896 127.448.943 174.105.842 160.845.033
Total Ekuitas USD 122.701.295 123.246.585 125.117.256 133.055.632 154.542.286 164.912.189
Total Liabilitas dan
Ekuitas USD 180.440.087 166.644.038 245.586.152 260.504.575 328.648.128 325.757.222
Sumber : Laparan Keuangan Konsolidasian Perseroan
Periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 total aset rata-
rata mengalami peningkatan sebesar 14,22 %. Peningkatan tersebut didominasi oleh
meningkatnya aset tidak lancar Perseroan terutama pada akun aset tetap yang
setiap periodenya mengalami peningkatan dan adanya penambahan akun aset
lancar berupa properti minyak dan gas pada periode 2023 dan 30 September 2024.
Sampai dengan periode 31 September 2024 total aset Perseroan tercatat sebesar
USD325.757.222
Pada periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024, total
aset lancar mengalami peningkatan yang disebabkan oleh meningkatnya kas dan
setara kas, persediaaan, uang dan biaya dibayar dimuka, serta aset lancar lainnya.
Sampai dengan periode 31 September 2024 total aset lancar Perseroan tercatat
sebesar USD90.229.724.
Periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024, total aset tidak
lancar secara rata-rata mengalami peningkatan sebesar 20,28% dengan peningkatan
tertinggi terjadi pada periode 2023 yang meningkat sebesar 22,89% dari periode
sebelumnya . Peningkatan tersebut didominasi oleh meningkatnya aset tetap dan
Halaman 26 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 27
property minyak dan gas Perseroan. Sampai dengan periode 31 September 2024 total
asset tidak lancar Perseroan tercatat sebesar USD235.527.498.
Pada periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 total
liabilitas mengalami peningkatan secara rata-rata sebesar 37,51%. Peningkatan
tersebut terjadi disebabkan oleh meningkatnya aset tidak lancar Perseroan. Total
liabilitas tertinggi tercatat sebesar USD164.845.033 yang terjadi pada periode 30
September 2024.
Periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 total ekuitas
Perseroan mengalami peningkatan sebesar 6,23%. Sampai dengan periode 31
September 2024 total ekuitas Perseroan tercatat sebesar USD164.912.189.
Tabel 3-2 Laba Rugi Konsolidasian
Keterangan Satuan 2019 2020 2021 2022 2023 30-Sep-24
Pendapatan USD 122.131.956 98.764.724 98.146.630 126.686.088 203.745.960 189.660.195
Beban pokok
pendapatan USD (105.032.586) (82.671.896) (82.725.743) (101.627.297) (137.806.002) (138.244.675)
Laba Bruto USD 17.099.370 16.092.828 15.420.887 25.058.791 65.939.958 51.415.520
Beban umum dan
administrasi USD (14.251.151) (10.429.479) (10.810.082) (12.733.529) (17.894.728) (13.530.185)
Laba Usaha USD 6.595.395 6.951.686 7.111.172 15.729.936 49.911.522 42.781.034
Laba Sebelum
Pajak Penghasilan USD 9.048.309 4.484.253 4.651.666 13.023.880 40.646.477 35.090.344
Laba Tahun
Berjalan USD 6.337.402 2.523.413 3.396.731 10.839.343 27.149.480 22.133.888
Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian RAJA
Pendapatan Perseroan berasal penjualan gas, lifting minyak dan gas, jasa penyaluran
minyak kerja sama operasi, operasi dan pemeliharaan, jasa penyalran gas, jasa
fasilitas LNG, jasa kompresi dan transmisi gas, sewa tangka, dan lainnya. Periode 31
Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 pendapatan Perseroan
mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan rata-rata peningkatan sebesar
12,65%. Pendapatan tertinggi tercatat sebesar USD203.745.960 pada periode 2023,
sementara itu pendapatan terendah tercatat sebesar USD98.146.630 yang terjadi
pada periode 2021. Sampai dengan periode 30 September 2024 total pendapatan
Perseroan tercatat sebesar USD189.660.195.
Pada periode yang sama beban pokok pendapatan secara rata – rata mengalami
peningkatan sebesar 7,51% atau sebesar 77,75% dari pendapatan. Sampai dengan
periode 30 September 2024 total beban pokok pendapatan tercatat sebesar
USD138.244.675 atau sebesar 72,89% dari pendapatan. Dengan demikian Perseroan
mencatat margin laba kotor secara-rata sebesar 22,25% dari pendapatan.
Beban umum dan administrasi meliputi seluruh beban yang berhubungan dengan
aktivitas perseroan dalam menjalankan usahanya. Selama periode 31 Desember 2019
sampai dengan periode 30 September 2024, Beban umum dan administrasi
mengalami peningkatan, rata-rata sebesar 2,15%. Beban umum dan administrasi
pada 30 September 2024 sebesar USD13.530.185 lebih rendah dibandingkan tahun
2023 yang tercatat sebesar USD17.894.728.
Halaman 27 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 28
Pada periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024,
Perseroan mencatat laba usaha. Laba usaha tertinggi terjadi pada tahun 2023 yaitu
USD27.149.480. Pada periode tahun 30 September 2024, laba usaha Perseroan tercatat
sebesar USD22.133.888.
Tabel 3-3 Arus Kas
Keterangan Satuan 2019 2020 2021 2022 2023 30-Sep-24
Arus Kas dari aktivitas
operasi USD 4.760.366 17.044.962 (3.462.616) 11.036.439 43.494.246 39.189.297
Arus Kas dari aktivita
investasi USD (24.084.732) (1.967.480) (72.465.029) (18.046.365) (53.323.647) 2.662.336
Arus Kas dari aktivitas
pendanaan USD 21.122.742 1.893.409 75.977.817 (710.186) 14.444.332 (28.617.126)
Kenaikan dan Penurunan
kas dan bank USD 1.798.376 16.970.891 50.172 (7.720.112) 4.614.931 13.234.507
Kas dan Bank Awal Tahun USD 20.036.856 21.835.233 38.806.124 38.856.296 31.136.184 35.751.115
Kas dan Bank Akhir Tahun USD 21.835.232 38.806.124 38.856.296 31.136.184 35.751.115 48.985.622
Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
Sampai dengan 30 September 2024, Perseroan membukukan arus kas masuk dari
aktivitas operasionalnya. Arus kas masuk Perseroan dari aktivitas operasi bersumber
dari penerimaan kas yang berasal dari pelanggan. Perusahaan membukukan arus kas
masuk sebesar USD39.189.297 dari aktivitas operasinya.
Sampai dengan periode 30 September 2024, Perseroan membukukan arus kas masuk
dari aktivitas yang sebagian besar diterima dari dividen kas dari entitas asosiasi.
Perusahaan membukukan arus kas masuk sebesar USD2.662.336 dari aktivitas
operasinya.
Sampai dengan periode 30 September 2024, Perseroan membukukan arus kas keluar
dari aktivitas pendanaan sebesar minus USD28.617.126 yang sebagian besar
digunakan untuk pembayaran pinjaman bank, pembayaran dividen kas kepada
pemilik entitas induk.
Analisis Rasio Keuangan Perseroan
Analisis rasio merupakan salah satu bentuk teknis analisis laporan keuangan yang
digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos pos tertentu dari laporan posisi
keuangan dan laporan laba rugi secara individu atau kombinasi antara keduanya.
Berikut adalah tabel berbagai macam rasio keuangan Perseroan.
Tabel 3-4 Analisa Rasio Keuangan
RASIO KEUANGAN 2019 2020 2021 2022 2023 30-Sep-24 Average
Rasio Likuiditas (X)
Rasio Lancar 0,01 0,02 0,02 0,01 0,01 0,06 0,02
Rasio Cepat 3,00 2,81 3,27 2,14 1,42 1,55 2,37
Rasio Kas 0,93 1,78 1,88 1,12 0,62 0,84 1,19
Rasio Profitabilitas (%)
Laba atas aset 3,51% 1,51% 1,38% 4,16% 8,26% 6,79% 4,27%
Laba atas ekuitas 5,16% 2,05% 2,71% 8,15% 17,57% 13,42% 8,18%
Rasio Solvabilitas(%)
Halaman 28 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 29
RASIO KEUANGAN 2019 2020 2021 2022 2023 30-Sep-24 Average
Total Laibilitas terhadap aset 32,00% 26,04% 49,05% 48,92% 52,98% 49,38% 43,06%
Total Laibilitas terhadap
ekuitas 47,06% 35,21% 96,28% 95,79% 112,66% 97,53% 80,76%
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui
sejauh mana kemampuan Perseroan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya.
Selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024,
rata-rata rasio lancar, rasio cepat dan rasio kas sebesar 0,02 x, 2,37x dan 1,19x. Sampai
dengan 30 September 2024, rasio lancar, rasio cepat dan rasio kas Perseroan sebesar
0,06x, 1,55 x, dan 0,84x. Hal ini menunjukkan bahwa sepanjang periode historis,
Perseroan mampu untuk membayar seluruh liabilitas jangka pendeknya dengan
menggunakan aset lancar yang dimiliki.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba. Rasio laba atas aset (Return on Assets /ROA) perusahaan selama
periode 31 Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 rata-rata 4,27%
per tahun dimana rasio ini menunjukkan bahwa Perusahaan sudah optimal dalam
mengelola aset-asetnya untuk menghasilkan laba. Sampai dengan periode 30
September 2024 rasio laba atas aset adalah 6,79%.
Ratio laba atas ekuitas (Return on Ekuitas / ROE) Perseroan selama periode 31
Desember 2019 sampai dengan periode 30 September 2024 rata-rata sebesar 8,18%
per tahun dimana rasio ini menunjukan bahwa Perseroan sudah optimal dalam
menghasilkan laba untuk para pemegang sahamnya. Sampai dengan periode 30
September 2024 rasio laba atas ekuitas Perseroan adalah sebesar 8,18%
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur
kemampuan Perseroan untuk melunasi utang-utangnya dengan ekuitas atau aset
yang dimiliki jika dilikuidasi.
Rasio rata-rata jumlah kewajiban terhadap jumlah aset dan rasio rata-rata jumlah
kewajiban terhadap jumlah ekuitas Perseroan selama periode 31 Desember 2019
sampai dengan periode 30 September 2024 masing-masing adalah sebesar 43,06%
dan 80,76%. Sampai dengan periode 30 September 2024 masing-masing tercatat
sebesar 49,38% dan 97,53%.
b. Analisis Dampak Keuangan Perseroan atas Rencana Transaksi
Analisis dampak keuangan tanpa dan dengan transaksi dilihat dari seberapa besar
pengaruh Rencana Transaksi pada Laporan Keuangan Konsolidasian Proforma
Perseroan. Tabel berikut ini adalah Informasi Proforma Posisi Keuangan dan Laba Rugi
Konsolidasian tanpa dan dengan Rencana Transaksi Per 30 September 2024 yang
dibuat manajemen Perseroan.
Halaman 29 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 30
Tabel 3-5 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma Perseroan
Nilai Buku Audit Proforma
Keterangan Satuan Penyesuaian
30-Sep-24 30-Sep-24
ASET LANCAR
Kas dan setara kas USD 48.284.958 83.481 48.368.439
Piutang usaha USD - -
Pihak ketiga - bersih USD 29.307.880 - 29.307.880
Piutang lain-lain USD - -
Pihak ketiga - bersih USD 3.920.142 - 3.920.142
Pihak berelasi USD 3.658.089 - 3.658.089
Persediaan USD 736.517 - 736.517
Pajak dibayar di muka USD 1.853.327 - 1.853.327
Uang muka dan beban dibayar dimuka USD 1.034.685 - 1.034.685
Aset lancar lain-lain USD 1.434.126 - 1.434.126
Jumlah aset lancar USD 90.229.724 90.313.205
ASET TIDAK LANCAR USD 235.527.498 235.527.498
TOTAL ASET USD 325.757.222 325.840.703
LIABILITAS JANGKA PENDEK USD 57.671.243 - 57.671.243
LAIBILITAS JANGKA PANJANG USD 103.173.790 - 103.173.790
JUMLAH LIABILITAS USD 160.845.033 - 160.845.033
JUMLAH EKUITAS USD 164.912.189 83.481 164.995.670
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS USD 325.757.222 325.840.703
Tabel 3-6 Laporan Laba Rugi Konsolidasian Proforma Perseroan
Nilai Buku Audit Proforma
Keterangan Satuan Penyesuaian
30-Sep-24 30-Sep-24
PENDAPATAN BERSIH USD 189.660.195 - 189.660.195
BEBAN POKOK PENDAPATAN USD (138.244.675) - (138.244.675)
LABA BRUTO USD 51.415.520 - 51.415.520
-
Beban umum dan administrasi USD (13.530.185) - (13.530.185)
Laba selisih kurs - bersih USD 354.734 - 354.734
Pendapatan lain-lain USD 577.575 83.481 661.056
Beban lain-lain USD (1.294.476) - (1.294.476)
LABA USAHA USD 37.523.168 37.606.649
Bagian laba entitas asosiasi USD 5.257.866 - 5.257.866
LABA USAHA SEBELUM BEBAN KEUANGAN
DAN PAJAK PENGHASILAN USD 42.781.034 42.864.515
Beban keuangan/bunga USD (7.690.690) - (7.690.690)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
PENGHASILAN USD 35.090.344 35.173.825
Beban pajak penghasilan USD (12.956.456) - (12.956.456)
LABA PERIODE BERJALAN USD 22.133.888 22.217.369
Sumber : Manajemen Perseroan
Halaman 30 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 31
Mengacu pada Informasi Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma Perseroan Per 30
September 2024, dampak keuangan atas Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
1. Pada posisi keuangan konsolidasian Proforma Perseroan terdapat pemasukan kas
dan setara kas sebesar Rp1.263.737.398 atau setara dengan USD83.481 dengan
asumsi nilai tukar per 30 september 2024 sebesar Rp.15.138, yang bersumber dari
fee jasa konsultansi manajemen yang diterima REC dari PJUC.
2. Pada posisi keuangan konsolidasian Proforma Perseroan terdapat peningkatan
pada saldo laba yang belum ditentukan peggunaannya sebesar USD83.481, atas
pendapatan fee manajemen yang diterima REC dari PJUC atas jasa konsultansi
manajemen yang diberikan REC.
3. Pada laba rugi komprehensif konsolidasian Proforma terdapat tambahan
pendapatan lain-lain sebesar USD83.481 atas penerimaan fee jasa konsultansi
manajemen.
a. Penilaian atas Proyeksi Keuangan
Proyeksi keuangan mengacu pada proyeksi laba rugi dan arus kas konsolidasian
Perseroan tanpa dan dengan transaksi, yang dibuat oleh manajemen Perseroan
sebagai berikut:
Asumsi-Asumsi
- Proyeksi keuangan disajikan untuk periode tahun 2024 – 2026.
- Asumsi Pendapatan Perseroan merupakan konsolidasian dari pendapatan
Perseroan dan Anak Perusahaan yang berbasis pada kontrak pelanggan di industri
migas dan lain-lain.
- Beban pokok penjualan diasumsikan pada kisaran 61% sampai dengan 66%.
- Diasumsikan terdapat tambahan pendapatan lain-lain dari aktivitas anak
Perusahaan yaitu REC atas fee yang diperoleh dari pemberian jasa konsultansi
manajemen pada entitas asosiasi yaitu PJUC pada tahun 2025 sebesar
Rp1.263.737.398 atau setara dengan USD83 ribu (dengan nilai tukar sebesar
Rp15.138/USD dan diasumsikan terdapat perpanjangan perjanjian manajemen
konsultansi fee ditahun – tahun selanjutnya dengan menaikan fee jasa konsultansi
sebesar tingkat inflasi.
- Taksiran pajak penghasilan pph badan untuk perusahaan diperhitungkan sesuai
ketentuan yang berlaku yaitu berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021
tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Proyeksi Laba Rugi
Pendapatan Perseroan bersumber dari pendapatan konsolidasian Perseroan dengan
Anak Perusahaan berupa pendapatan dari sales of gas downstream, sales oil & gas
lifting upstream, jasa operating & maintenance, toll free, gas compressor, LPG facility
services, rental, green energy dan pendapatan lain-lain. Periode tahun 2024,
Perseroan memproyeksikan perolehan pendapatan sebesar USD258.860 ribu,
pendapatan diproyeksikan terus meningkat pada tahun-tahun selanjutnya, periode
tahun 2026, Perseroan memproyeksikan peningkatan pendapatan menjadi sebesar
USD302.385 ribu.
Halaman 31 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 32
Atas Rencana Transaksi pemberian jasa konsultansi manajemen yang dilakukan oleh
Anak Perusahaan Perseroan kepada Entitas Asosiasi , diasumsikan terdapat tambahan
pendapatan lain-lain pada tahun 2025 sebesar USD83 ribu setara dengan
Rp1.263.737.398 (dengan nilai tukar sebesar Rp15.138/USD). Jasa konsultansi
manajemen diasumsikan diperpanjang dengan mengasumsikan adanya
peningkatan pendapatan lain-lain dari jasa konsultansi manajemen tersebut di tahun
selanjutnya sebesar inflasi 3% dari fee tahun sebelumnya.
Disisi lain atas, terdapat penurunan atas pendapatan investasi tanpa dan dengan
Rencana Transaksi, dikarenakan berkurangnya laba bersih atas pembayaran fee jasa
konsultansi manajemen sehingga Perseroan melalui REC diharapkan dapat mengelola
biaya operasional PJUC secara efektif dan efisien di masa datang agar pendapatan
investasi REC atas 49% kepemilikannya di PJUC melalui bagi hasil profit dapat diterima
optimal.
Perseroan memproyeksikan laba bersih tahun 2024 sebesar USD29.892 ribu, tanpa
Rencana Transaksi, laba bersih diproyeksikan meningkat ditahun 2025 menjadi sebesar
USD33.429. Dan dengan adanya Rencana Transaksi, laba bersih meningkat menjadi
sebesar USD33.471 ribu.
Tabel 3-7 Proyeksi Laba Rugi Konsolidasian Perseroan
Before Transaction After Transaction
Description FY2024 FY2025 FY2024 FY2025 FY2026
Unit
Projection Projection Projection Projection Projection
Revenue USD.000 258.860 294.382 258.860 294.382 302.385
Sales of Gas - Downstream USD.000 138.081 150.596 138.081 150.596 167.021
Oil & Gas Lifting - Upstream USD.000 55.919 64.545 55.919 64.545 55.356
Oil Transportation Services USD.000 33.580 36.375 33.580 36.375 36.932
Operating & Maintenance USD.000 8.778 6.570 8.778 6.570 6.652
Toll Fee USD.000 9.401 8.263 9.401 8.263 11.820
Gas Compressor USD.000 1.237 5.713 1.237 5.713 13.171
LPG Facility Services USD.000 2.548 2.325 2.548 2.325 2.325
Rental USD.000 1.399 618 1.399 618 619
Green Energy (Solar Panel
USD.000 - - - - -
& Bio Energy)
Others USD.000 7.916 19.378 7.916 19.378 8.489
Cost of Sales USD.000 (168.224) (193.948) (168.224) (193.948) (184.246)
Depr & Amort USD.000 (17.737) (25.277) (17.737) (25.277) (33.166)
Gross Profit USD.000 72.898 75.157 72.898 75.157 84.972
28% 26% 28% 26% 28%
GA Exp USD.000 (19.867) (24.884) (19.867) (24.884) (24.026)
Depr & Amort USD.000 (967) (1.265) (967) (1.265) (1.196)
Operating Profit USD.000 52.064 49.008 52.064 49.008 59.750
20,1% 17% 20,1% 17% 20%
Amort. Contractual, Borrowing
cost, Depreciation & Goodwill USD.000 (1.883) (1.086) (1.883) (1.086) (1.086)
Impairment
Interest of Bank Loan & Leasing USD.000 (9.098) (8.850) (9.098) (8.850) (10.411)
Asset Retirement Obligation USD.000 (564) (603) (564) (603) (643)
Investment Income USD.000 5.900 4.939 5.900 4.898 6.222
Management Fee - PJUC USD.000 - - - 83 86
Other Income (Exp) USD.000 (466) 5.277 (466) 5.277 1.110
Profit Before Tax USD.000 45.952 48.685 45.952 48.728 55.028
18% 17% 18% 17% 18%
Tax USD.000 (16.060) (15.257) (16.060) (15.257) (17.658)
Net Profit USD.000 29.892 33.429 29.892 33.471 37.369
Sumber: manajemen Perseroan
Halaman 32 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 33
Proyeksi Arus Kas
Perseroan membukukan arus kas masuk dari aktivitas operasionalnya selama periode
tahun 2024 – 2026. Arus kas masuk Perseroan dari aktivitas operasi bersumber dari
penerimaan kas yang berasal dari pelanggan, pendapaan bunga pinjaman,
pendapatan manajemen fee dan pendapatan lainnya. Pada tahun 2025 tanpa
Rencana Transaksi, Perseroan membukukan arus kas masuk sebesar US63.572 ribu dan
dengan adanya transaksi, terdapat penambahan arus kas sehingga total arus kas
masuk ditahun 2025 menjadi sebesar USD63.656 ribu.
Pada tahun 2025, Perseroan mengeluarkan dana kas dan setara kas dari aktivitas
sebesar USD62.671 ribu.dan pada tahun yang sama, dari aktivitas pendanaan,
Perseroan memproyeksikan akan mengeluarkan dana kas sebesar USD61.519 yang
digunakan untuk membayar utang dan bunga bank serta dividen kepada pemegang
saham.
Tabel 3-8 Proyeksi Arus Kas Konsolidasian Perseroan
Before Transaction After Transaction
Description FY2024 FY2025 FY2024 FY2025 FY2026
Unit
Projection Projection Projection Projection Projection
Cash Flow from Operating
Activities:
Cash receipts from Customers USD.000 259.178 292.915 259.178 292.915 303.916
Cash paid to Supplier &
USD.000
Operational (190.022) (214.489) (190.022) (214.489) (206.115)
Payment for tax USD.000 (13.360) (15.096) (13.360) (15.096) (17.467)
Cash receipts from interest
USD.000
income PJUC - 244 - 244 -
Cash receipts from
USD.000
Management Fee PJUC - - - 83 86
Payment for Others-net USD.000 259 (2) 259 (2) (9)
Net cash from Operating
USD.000
Activities 56.056 63.572 56.056 63.656 80.411
Cash Flow from Investing
USD.000
Activities:
Acquisition of Fixed Assets USD.000 (31.706) (66.428) (31.706) (66.428) (41.365)
Payment for Asset in Progress USD.000 (2.694) (1.249) (2.694) (1.249) -
Payment for Investment
USD.000
Acquisition (2.672) - (2.672) - -
Receipts IPO REC USD.000 26.000 26.000
Dividend in (PJUC through REC) USD.000 7.438 5.005 7.438 5.005 6.400
Asset Sales / Disposal Assets USD.000 224 - 224 - -
Payment for other assets USD.000 (704) - (704) - -
Net cash from Investing
USD.000
Activities (4.113) (62.671) (4.113) (62.671) (34.965)
Cash Flow from Financing
USD.000
Activities:
Paid in Capital USD.000 14.000 14.000 -
Bank Loan - Drawdown USD.000 90.580 - 90.580 - -
Bank Loan - Instalment USD.000 (31.434) (36.434) (31.434) (36.434) (31.419)
Fund Raising Cost USD.000 (925) - (925) - -
Interest Bank USD.000 (9.130) (8.850) (9.130) (8.850) (10.411)
Restricted Bank USD.000 797 - 797 - -
Leasing USD.000 (1.648) (635) (1.648) (635) (122)
Dividend out RAJA USD.000 (10.000) (10.000) (10.000) (10.000) (10.000)
Dividend out NCI USD.000 (1.010) (5.600) (1.010) (5.600) (6.754)
Related Parties in USD.000 605 (6.908) 605 (6.908) -
Related Parties (out) USD.000 - 6.908 - 6.908 -
Halaman 33 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 34
Before Transaction After Transaction
Description FY2024 FY2025 FY2024 FY2025 FY2026
Unit
Projection Projection Projection Projection Projection
Cash Flow form Financing
USD.000
Activities 51.835 (61.519) 51.835 (61.519) (58.706)
USD.000
Net Cash for this periode USD.000 103.778 (60.618) 103.778 (60.534) (13.260)
Beginning Cash Balance USD.000 34.868 138.646 34.868 138.646 78.112
Ending Cash Balance CF Consol USD.000 138.646 78.028 138.646 78.112 64.852
Sumber: manajemen Perseroan
3.5. Analisis Kewajaran Atas Rencana Transaksi
Analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan dengan membandingkan nilai Rencana
Transaksi (gaji atau kompensasi per bulan dari jumlah Dewan Direksi dan/atau
Komisaris ditempatkan) dengan rata-rata gaji perbulan direksi yang ada di data
market.
Berdasarkan Perjanjian Manajemen Konsultasi Fee antara REC dan PJUC sebesar
Rp.1.263.737.398 (Satu Miliyar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh
Tujuh Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Rupiah) setara dengan Rp105.311.450,-
per bulan
Data pasar besaran gaji dewan direksi berdasarkan data salary guide 2024 adalah
sebagai berikut:
Tabel 3-9 Data Pasar Transaksi Konsultansi Manajemen
Jumlah Gaji per bulan
Jabatan
(Rp)
Direktur 150.000.000
Direktur Keuangan 80.000.000
Direktur Teknik 96.000.000
Rata-rata gaji Dewan Direksi 108.666.667
Sumber: Salary Guide 2024
Berdasarkan tabel diatas, maka biaya jasa manajemen konsultansi berada pada
rentang batas bawah dan batas atas +/- 7.5% sesuai POJK 42/2020.
Fee Jasa Manajemen
Batas Bawah Data Pasar Rata-rata Batas Atas
Konsultansi
( ± 7,5%) Gaji Dewan Direksi ( ± 7,5%)
(Rencana Transaksi)
Rp105.311.450 / bulan 100.516.667 / bulan Rp108.666.667 / bulan Rp116.816.667 / bulan
3.6. Analisis Faktor Lain yang Relevan
Analisis Inkremental
Analisis Nilai Tambah (Incremental Analysis) dilakukan untuk melihat manfaat Rencana
Transaksi bagi Perseroan. Potensi nilai tambah apabila Rencana Transaksi dilakukan
bagi Perseroan adalah terdapat tambahan dana kas dan setara kas sebesar fee jasa
manajemen konsultansi yang terkonsolidasi di Perseroan dan berdampak pula pada
meningkatnya total aset. Disisi laba sebelum pajak, dengan Rencana Transaksi,
Halaman 34 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 35
terdapat peningkatan laba atas Rencana Transaksi. Secara keseluruhan, Rencana
Transaksi memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan REC secara konsolidasi. Analisis
incremental atas Rencana Transaksi dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 3-1 Analisis Incremental
URAIAN Satuan 2024 2025 2026
Kas dan Setara Kas
Tanpa Rencana Transaksi USD.000 138.646 78.028 64.691
Dengan Rencana Transaksi USD.000 138.646 78.112 64.852
Inkremental USD.000 - 83 161
Aset Lancar
Tanpa Rencana Transaksi USD.000 192.006 132.794 117.926
Dengan Rencana Transaksi USD.000 192.006 132.878 118.086
Inkremental USD.000 - 83 161
Aset Tidak Lancar
Tanpa Rencana Transaksi USD.000 262.317 301.876 308.033
Dengan Rencana Transaksi USD.000 262.317 301.835 307.950
Inkremental USD.000 - (41) (83)
Total Aset
Tanpa Rencana Transaksi USD.000 454.323 434.670 425.959
Dengan Rencana Transaksi USD.000 454.323 434.713 426.036
Inkremental USD.000 - 43 78
Total Liabilitas
Tanpa Rencana Transaksi USD.000 241.806 204.324 175.033
Dengan Rencana Transaksi USD.000 241.806 204.324 175.033
Inkremental USD.000 - - -
Total Ekuitas
Tanpa Rencana Transaksi USD.000 212.517 230.346 250.926
Dengan Rencana Transaksi USD.000 212.517 230.389 251.004
Inkremental USD.000 - 43 78
Laba Sebelum Pajak
Tanpa Rencana Transaksi USD.000 45.952 48.685 54.984
Dengan Rencana Transaksi USD.000 45.952 48.728 55.028
Inkremental USD.000 - 43 44
Laba Tahun Berjalan
Tanpa Rencana Transaksi USD.000 29.892 33.429 37.325
Dengan Rencana Transaksi USD.000 29.892 33.471 37.369
Inkremental USD.000 - 43 44
Sumber: Proyeksi Keuangan Perseroan, diolah
Halaman 35 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 36
Analisis Sensitivitas
Rencana Transaksi tidak memiliki dampak signifikan terhadap investasi Perseroan di
PJUC karena secara keseluruhan, Rencana Transaksi masih memberikan potensi nilai
tambah bagi Perseroan dan REC secara konsolidasi.
3.7. Kesimpulan
Dengan mempertimbangkan analisis kewajaran atas Rencana Transaksi yang
dilakukan meliputi analisis Transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis kewajaran
nilai transaksi, serta analisis inkremental maka kami berpendapat, Rencana Transaksi
Pemberian dan/atau Penerimaan Management Konsultansi Fee dengan
menempatkan Dewan Direksi dan/atau Komisaris antara REC dan PJUC sebagai pihak
afiliasi Perseroan adalah WAJAR.
Halaman 36 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 37
ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
1. Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
2. Penilai Usaha telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses penilaian.
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke
akuratannya.
4. Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajran proyeksi yang
dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
5. Laporan penilaian pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik.
6. Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
Opini Akhir.
7. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum (Perjanjian Manajemen
Konsultansi Fee) objek penilaian/Rencana Transaksi dari pemberi tugas.
8. Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam
maupun di luar pengadilan) yang berkaitan dengan obyek penilaian tidak menjadi
tanggung jawab kami.
9. Kami ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami
secara khusus hanya terbatas pada aspek nilai atas obyek penilaian, diluar dari aspek
perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada diluar lingkup penugasan kami.
10. Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang
berkaitan dengan kondisi obyek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya
bukan menjadi tanggung jawab kami.
11. Laporan penilaian ini disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dala
laporan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak
bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
12. Laporan penilaian ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran
dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan
sebagai dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena laporan
pendapat kewajaran ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan
kemampuan yang kami miliki.
13. Laporan penilaian ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda tangan
penilai berijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari KJPP
FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN.
14. Laporan penilaian ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan penilaian.
Halaman 37 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 38
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang
bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa :
1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
2. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang,
maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada terhadap obyek
Penilaian.
4. Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
5. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode
Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
6. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
7. Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi obyek
penilaian.
8. Penilai telah melakukan wawancara kepada pihak Manajemen Perseroan.
9. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat
dalam pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana
yang dinyatakan dalam laporan Penilaian ini.
10. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
Penilaian.
11. Kami bertanggung jawab atas laporan Penilaian yang telah kami susun berdasarkan
data yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi tugas dan kami anggap akurat
serta lengkap. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil laporan ini apabila data-data,
dokumen dan informasi dari Pemberi Tugas yang diberikan kepada kami tidak sah/legal
sehingga menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
12. Penugasan Penilaian telah dilakukan terhadap obyek penilaian pada tanggal penilaian
(cut off date)
13. Analisis dan kesimpulan yang dihasilkan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam
laporan penilaian.
14. Pendapat Kewajaran yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah
disajikan sebagai kesimpulan Opini Akhir.
15. Penilai melakukan sesuai dengan Lingkup Penugasan dan data yang dianalisis telah
diungkapkan.
16. Kesimpulan Opini Akhir telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas.
Halaman 38 00002/2.0176-02/BS/02/0089/1/I/2025
Page 39
Names mentioned 59 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.2 ×2
unresolved
org
KJPP Ferdinand
p.7 ×4
unresolved
org
KJPP FDI
p.7 ×3
unresolved
org
Ichsan dan Rekan
p.7 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.7 ×2
unresolved
person
Triyono Halaman
p.7
unresolved
org
Paul Hadiwinata
p.10 ×4
unresolved
org
Palilingan & Rekan
p.10 ×4
unresolved
org
Husni
p.10 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×6
unresolved
person
Kristianto
· Notaris
p.13
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.13
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.13 ×2
unresolved
person
Poerbaningsih Adi Warsito
· Notaris
p.13
unresolved
org
Menteri
p.13
unresolved
person
Rini Yulianti
· Notaris
p.13 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.13 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI
p.13
unresolved
org
PT Zeze Ajuwel Tambang
p.14
unresolved
org
PT Syabas Usaha Migas
p.14
unresolved
person
Indah Setyaningsih
p.14
unresolved
person
S. P. Henny Singgih
p.14
unresolved
person
Mala Mukti
p.15
unresolved
org
PT DSME ENR CEPU
p.15
unresolved
org
PT Rukun Prima Sarana
p.15
unresolved
person
Rosida
p.16
unresolved
person
Evie Mardiana Hidayah
p.16
unresolved
org
PT Petrogas Jatim Utama
p.16
unresolved
org
Rukun Rahaja Tbk
p.17 ×2
unresolved
org
PT Raharja
p.17
unresolved
org
PT Petrogas Jatim Energi Tanjung
p.17
unresolved
—
M. Arsjad Rasjid P.Mangkuninara
p.17 ×3
unresolved
—
Alexandra Sinta Wahyudewanti
p.18 ×4
unresolved
—
Bagus Pinandityo
p.18
unresolved
—
Tiat Surtiati Suwardi
p.18
unresolved
person
Abd. Halim Soebahar
p.18
unresolved
—
Hadi Ismoyo
p.18
unresolved
org
Bank Persero Loan Interest Rate
p.22
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
3920 ms
12 Sep 2026 22:54
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}